Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-BBNI-att2.pdf

Other Text extracted BBNI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 649

Page 1
A Heart That Serves, Growing with Indonesia




                             2025              Laporan
                                               Tahunan




                              PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 2
Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab
Laporan Tahunan 2025 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk disusun dengan merujuk pada Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan (“OJK”) No. 29/POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik, Surat
Edaran OJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi LaporanTahunan Emiten atau Perusahaan Publik, Surat
Edaran OJK No. 29/SEOJK.03/2025 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional, serta
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia No. PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata
Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara. BNI juga menyusun Laporan Keberlanjutan
secara terpisah yang menggambarkan strategi dan inisiatif keberlanjutan dalam praktik bisnis perbankan,
dengan mengacu pada Peraturan OJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. [ACGS B.4.7]

Laporan Tahunan ini memuat pernyataan kondisi operasional, keuangan, proyeksi dan rencana, penerapan
strategi dan kebijakan, serta tujuan BNI. Pernyataan-pernyataan prospektif dalam laporan Tahunan ini dibuat
berdasarkan berbagai asumsi mengenai kondisi terkini dan kondisi mendatang, serta lingkungan di mana BNI
menjalankan kegiatan usaha. Pernyataan-pernyataan tersebut memiliki prospek risiko, ketidakpastian, serta
dapat mengakibatkan perkembangan aktual yang secara material berbeda dari yang dilaporkan. [ACGS C.8.3]

Laporan Tahunan ini memuat kata “BNI”, “Perseroan”, atau “Perusahaan”, yang didefinisikan sebagai PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk. Adakalanya kata “Kami” juga digunakan atas dasar kemudahan untuk menyebut
BNI secara umum. Laporan ini disajikan dalam dua bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, yang
dapat dilihat dan diunduh di situs web resmi BNI yaitu www.bni.co.id.
Page 3
                    A Heart that Serves,
                  Growing with Indonesia
Memasuki delapan dekade pengabdian bagi Negeri, BNI mengukuhkan posisinya sebagai
institusi finansial representatif Indonesia dengan jaringan global dan kinerja yang
berkelanjutan. BNI menjalankan fungsi strategis dalam mengorkestrasi sinergi antara potensi
ekonomi nasional dengan pasar internasional serta mendukung posisi dan daya saing
Indonesia dalam sistem keuangan global. Dalam fungsi tersebut, BNI tidak hanya mendorong
pertumbuhan sektor usaha, tetapi juga turut berkomitmen penuh menjadi pilar utama dalam
menyukseskan program strategis pemerintah untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045
sesuai Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka
Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 melalui penguatan struktur ekonomi yang inklusif dan
berdaya saing tinggi. BNI secara proaktif mengintegrasikan langkah strategis Perseroan
untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045 sebagai Negara Nusantara Berdaulat, Maju,
dan Berkelanjutan.

Dengan layanan yang menjangkau segmen ritel, UMKM, korporasi, dan institusi,
BNI memadukan jaringan internasional dengan pengembangan layanan digital yang
mengakselerasi efisiensi transaksi lintas batas. Bagi UMKM, BNI menghadirkan dukungan
komprehensif agar pelaku usaha dapat tumbuh dan naik kelas bersama BNI, memperluas
akses pembiayaan, pendampingan, serta konektivitas ke pasar global. Implementasi tata
kelola perusahaan yang terus menerus ditingkatkan menjadi landasan utama untuk menjaga
kepercayaan nasabah dan memastikan pertumbuhan yang sehat dan berkesinambungan.

Sepanjang 2025, BNI terus meningkatkan kualitas layanan melalui pendekatan yang
berorientasi pada kebutuhan nasabah, integritas, dan kepedulian dalam setiap interaksi yang
selaras dengan standar layanan global. Dedikasi layanan yang berbasis pada ketulusan,
empati, dan integritas ini menjadi fondasi dalam membangun kepercayaan jangka panjang
sekaligus menjadi motor penggerak transformasi ekonomi nasional. Langkah ini merupakan
manifestasi nyata jati diri BNI sebagai Swadarma Bhakti Nagara – pengabdian tulus untuk
mendukung akselerasi Visi Indonesia Emas 2045, demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat,
maju, dan berkelanjutan.

Didukung pengalaman dan kepercayaan yang telah terbangun selama 80 tahun, BNI
berfokus pada penguatan ekosistem usaha nasional dan peningkatan pembiayaan produktif.
Pertumbuhan yang dicapai merupakan wujud kontribusi nyata BNI untuk memberikan
kontribusi nyata bagi perekonomian, memperkuat daya saing nasional menuju Indonesia
Emas 2045, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masa depan ekonomi
Indonesia yang berdaulat, maju, dan tangguh.

                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                 1
                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 4
Kesinambungan Tema




          2021
Melompat Lebih Tinggi
untuk Negeri
Menghadapi pandemi COVID-19 yang
belum juga usai tentu membutuhkan


                                                      2022
semangat juang yang tak berujung.
Keberhasilan Tim Nasional Bulutangkis
Indonesia yang membawa pulang
Thomas Cup setelah menanti 19 tahun
lamanya tentu menginspirasi banyak
pihak. Tema Laporan Tahunan BNI           BNI untuk Indonesia
tahun 2021 “Melompat Lebih Tinggi         Lebih Tangguh
untuk Negeri” dengan menggunakan

                                                                                                 2023
                                          Pandemi       COVID-19      menyisakan
visual pemain bulutangkis, berupaya       berbagai kisah menarik, salah satunya
memberikan gambaran semangat dan          adalah tumbuhnya kesadaran akan
performa BNI yang terus berfokus untuk    pentingnya      aspek     keberlanjutan.
melakukan lompatan dan transformasi       Digelarnya event internasional G20
yang menyeluruh dengan kapabilitas        di Bali, Indonesia, di tahun 2021-2022     Menduniakan
digital dan global untuk mencapai         memberikan penegasan pentingnya            Bisnis Indonesia
kinerja yang unggul sehingga mampu        posisi     Indonesia     dalam     tema    BNI Corporate Transformation yang
menjadi kebanggaan untuk negeri.          keberlanjutan di tingkat global, baik      dijalankan BNI memiliki arah dan tujuan
Tema ini juga selaras dengan tema         peran Indonesia dalam pemulihan            yang jelas. Implementasi transformasi
HUT ke-75 BNI, yakni “Melompat            pasca COVID-19 maupun keinginan            yang bertahap dan berkesinambungan,
Lebih Tinggi”. Di samping itu, BNI        kuat Pemerintah Indonesia untuk            yang diharapkan mampu menavigasi
patut berbangga sebagai BUMN yang         mewujudkan net zero emission di tahun      perjalanan atas rute yang telah
ditunjuk oleh Kementerian BUMN            2060. Tema Laporan Tahunan BNI tahun       ditetapkan, semakin memperlihatkan
sebagai BUMN Pembina Olahraga             buku 2022 juga tak lepas dari seluruh      hasilnya. Di tengah tantangan ekonomi,
Cabang Bulutangkis.                       niat besar tersebut. “Recover Together,    serta kondisi domestik dan global
                                          Recover Stronger”, demikian tema           yang semakin dinamis, BNI Corporate
                                          Presidensi G20, di mana Indonesia          Transformation ini terus dijalankan dan
                                          mengajak seluruh dunia untuk bahu-         memberikan hasil yang positif. Aspirasi
                                          membahu, saling mendukung untuk            pemegang saham agar BNI menjadi bank
                                          pulih bersama serta tumbuh lebih           yang mendunia merupakan salah satu
                                          kuat    dan    berkelanjutan.    Selaras   tujuan dari transformasi tersebut. Dengan
                                          dengan tema Presidensi G20 tersebut,       persaingan yang cukup kompetitif, BNI
                                          BNI bersama seluruh pemangku               berupaya memperbaiki proses bisnisnya
                                          kepentingan yang terlibat dalam rantai     agar mampu hadir dan memberikan
                                          bisnisnya     berupaya     mewujudkan      layanan dalam taraf internasional.
                                          Indonesia     yang    lebih    tangguh.    Dengan target pasar yang begitu luas,
                                          Perwujudan itu dinyatakan baik dari        tentunya BNI dituntut untuk dapat
                                          sisi kinerja bank, penerbitan Green        menjawab tantangan yang ada. Melalui
                                          Bond, hingga berbagai upaya penting        transformasi inilah, BNI berupaya
                                          bersama pemangku kepentingan untuk         menghadirkan layanan jasa keuangan
                                          menciptakan industri perbankan yang        yang agile, adaptif, akuntabel, dan
                                          mapan dan berkelanjutan.                   bersaing dengan unggul.


  2     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 5
            2024
Transforming the Future,


                                               2025
Empowering Indonesia
Mengiringi pertumbuhan negeri selama
lebih dari tujuh dasawarsa menunjukkan
komitmen kuat BNI memberdayakan
berbagai lapisan masyarakat Indonesia.
                                               A Heart that Serves,
Perjalanan panjang BNI melayani nasabah
juga memberikan kemampuan dalam
                                               Growing with Indonesia
                                               Memasuki delapan dekade pengabdian bagi Negeri, BNI mengukuhkan posisinya sebagai
menavigasi era yang senantiasa berubah.
                                               institusi finansial representatif Indonesia dengan jaringan global dan kinerja yang berkelanjutan.
Pada perkembangannya, BNI tidak hanya          BNI menjalankan fungsi strategis dalam mengorkestrasi sinergi antara potensi ekonomi nasional
menghadirkan layanan keuangan untuk            dengan pasar internasional serta mendukung posisi dan daya saing Indonesia dalam sistem
berbagai segmen, namun melengkapinya           keuangan global. Dalam fungsi tersebut, BNI tidak hanya mendorong pertumbuhan sektor
dengan jangkauan global serta inovasi          usaha, tetapi juga turut berkomitmen penuh menjadi pilar utama dalam menyukseskan program
digital yang menjadikannya sebagai             strategis pemerintah untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 sesuai Undang-Undang
mitra tepercaya dalam berbagai aspek           Nomor 59 Tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-
keuangan nasabah. Transformasi yang            2045 melalui penguatan struktur ekonomi yang inklusif dan berdaya saing tinggi. BNI secara
                                               proaktif mengintegrasikan langkah strategis Perseroan untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas
dilakukan BNI secara berkesinambungan
                                               2045 sebagai Negara Nusantara Berdaulat, Maju, dan Berkelanjutan.
sejak     2021    mampu       mengokohkan
fundamental Perusahaan, meningkatkan           Dengan layanan yang menjangkau segmen ritel, UMKM, korporasi, dan institusi, BNI
praktik tata kelola Perusahaan yang            memadukan jaringan internasional dengan pengembangan layanan digital yang mengakselerasi
baik serta mendorong pertumbuhan               efisiensi transaksi lintas batas. Bagi UMKM, BNI menghadirkan dukungan komprehensif agar
yang berkelanjutan. Tahun 2024 menjadi         pelaku usaha dapat tumbuh dan naik kelas bersama BNI, memperluas akses pembiayaan,
tonggak penting dalam perjalanan BNI           pendampingan, serta konektivitas ke pasar global. Implementasi tata kelola perusahaan yang
meningkatkan layanan perbankan dengan          terus menerus ditingkatkan menjadi landasan utama untuk menjaga kepercayaan nasabah dan
mengoptimalkan perkembangan digital            memastikan pertumbuhan yang sehat dan berkesinambungan.
terkini. Peluncuran wondr serta BNIdirect
                                               Sepanjang 2025, BNI terus meningkatkan kualitas layanan melalui pendekatan yang berorientasi
versi terbaru yang didesain untuk
                                               pada kebutuhan nasabah, integritas, dan kepedulian dalam setiap interaksi yang selaras dengan
meningkatkan pengalaman pelanggan              standar layanan global. Dedikasi layanan yang berbasis pada ketulusan, empati, dan integritas
dilengkapi berbagai fitur baru yang relevan,   ini menjadi fondasi dalam membangun kepercayaan jangka panjang sekaligus menjadi motor
merupakan momen yang menandai                  penggerak transformasi ekonomi nasional. Langkah ini merupakan manifestasi nyata jati diri
transformasi digital tahun ini. Sebagai        BNI sebagai Swadarma Bhakti Nagara – pengabdian tulus untuk mendukung akselerasi Visi
bank yang merepresentasikan Indonesia          Indonesia Emas 2045, demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, maju, dan berkelanjutan.
di dunia, BNI senantiasa mengoptimalkan
layanan bagi bisnis asal Indonesia di          Didukung pengalaman dan kepercayaan yang telah terbangun selama 80 tahun, BNI
                                               berfokus pada penguatan ekosistem usaha nasional dan peningkatan pembiayaan produktif.
luar negeri, UMKM milik para diaspora
                                               Pertumbuhan yang dicapai merupakan wujud kontribusi nyata BNI untuk memberikan kontribusi
Indonesia, hingga korporasi Indonesia
                                               nyata bagi perekonomian, memperkuat daya saing nasional menuju Indonesia Emas 2045,
yang ingin melebarkan sayap ke kancah          serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masa depan ekonomi Indonesia yang
global. Berbagai kekuatan tersebut akan        berdaulat, maju, dan tangguh.
mendukung langkah BNI untuk maju pada
saat ini dan di masa mendatang.

                                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                            3
                                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 6
    Keunggulan Kompetitif
    BNI                              [ACGS C.2.3]




    Sepanjang tahun 2025, BNI terus memperkuat perannya sebagai agen
    pembangunan ekonomi nasional dengan menghadirkan layanan
    keuangan yang inovatif, inklusif, dan berdaya saing global. Berbekal
    sejarah panjang, fundamental keuangan yang solid, Sumber Daya
    Manusia yang kompeten, serta kapabilitas teknologi yang mutakhir,
    BNI senantiasa mendampingi masyarakat dan pelaku usaha dalam
    mewujudkan pertumbuhan berkelanjutan.



    01       Reputasi dan Pengalaman yang
             Unggul dalam Perbankan Korporasi
             dan Kelembagaan
                                                    02   Bank Nasional dengan Kapasitas
                                                         Global

                                                         Sebagai bank nasional dengan kapasitas
             BNI senantiasa konsisten menjadi            internasional, BNI terus memperluas
             bank dengan DNA corporate banking           kehadirannya melalui jaringan luar
             yang kuat. Reputasi ini terbangun           negeri yang strategis. Hingga akhir
             dari pengalaman panjang dalam               tahun 2025, BNI memiliki kantor cabang
             mendukung pelaku usaha strategis            di pusat-pusat bisnis global seperti
             di berbagai siklus ekonomi nasional         Singapura, Hong Kong, Tokyo, New
             maupun global. Pada tahun 2025,             York, London, dan Seoul, serta kantor
                                                         perwakilan di Osaka, Amsterdam, dan
             kredit Segmen Corporate Banking
                                                         Sydney. Dengan dukungan aliansi
             mampu tumbuh 20% YoY. Pertumbuhan
                                                         strategis dan mitra koresponden, BNI
             tersebut diarahkan secara selektif
                                                         semakin      memantapkan      posisinya
             dengan berfokus pada debitur yang
                                                         sebagai penghubung perdagangan,
             memenuhi kriteria diamond plus,             investasi, dan layanan keuangan lintas
             sebagai upaya memastikan ekspansi           negara. Kontribusi bisnis internasional
             yang lebih berkualitas serta sejalan        terhadap kinerja konsolidasi BNI pada
             dengan penerapan prinsip kehati-            tahun 2025 menunjukkan semakin
             hatian.                                     besarnya peran BNI dalam mendukung
                                                         pelaku usaha nasional menembus pasar
                                                         global sekaligus melayani kebutuhan
                                                         finansial diaspora Indonesia.




4   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 7
03   Ekosistem Digital yang Terintegrasi

     Transformasi digital menjadi penggerak utama BNI dalam meningkatkan pengalaman
     nasabah melalui strategi one-stop solution digital financial services yang didukung oleh
     ekosistem luas, mencakup sinergi solid dengan perusahaan anak serta kolaborasi strategis
     bersama mitra lintas industri untuk memperluas jangkauan dan mendorong pertumbuhan
     berkelanjutan. Melalui pengembangan wondr by BNI integrasi ekosistem digital yang
     memungkinkan nasabah memenuhi berbagai kebutuhan secara seamless dalam satu
     platform diantaranya seperti mobilitas melalui mitra transportasi seperti Whoosh dan KAI,
     akses hiburan dan olahraga di Java Jazz serta Jakarta Running Festival, hingga urusan
     pendidikan melalui Student Payment Center (SPC) ke berbagai lembaga pendidikan dan
     pembayaran tagihan rutin. Selain itu, sinergi ini juga mencakup layanan keuangan lainnya
     seperti asuransi dan kredit kendaraan, sehingga sepanjang tahun 2025, wondr by BNI telah
     berhasil merangkul 12,1 juta pengguna sebagai kanal digital personal utama dalam proses
     migrasi dari BNI Mobile Banking.

     Sementara itu, BNIdirect mencatat lebih dari 261,5 ribu pengguna pada akhir tahun 2025,
     disertai pertumbuhan volume transaksi yang terus meningkat. Dalam upaya memperkuat
     ekosistem digital yang lebih terintegrasi, BNI terus meningkatkan pemanfaatan layanan API
     yang telah tersedia sehingga mitra bisnis dan fintech dapat terhubung dengan berbagai
     solusi keuangan maupun non-keuangan, termasuk digital KYC dan integrasi data.




04   Bank dengan Praktik Keuangan Berkelanjutan Terdepan di Indonesia

     BNI terus meneguhkan posisinya sebagai pionir dalam penerapan keuangan berkelanjutan
     di Indonesia. Pada tahun 2025, BNI memperluas pembiayaan hijau, termasuk proyek energi
     terbarukan, transportasi berkelanjutan, dan sektor lain yang mendukung transisi menuju
     ekonomi rendah karbon. Portofolio Sustainability Linked Loan (SLL) mencapai Rp6,6
     triliun, sejalan dengan komitmen Perseroan untuk memberikan insentif bagi debitur yang
     meningkatkan kinerja ESG. Melalui program BNI ESG Sustainability & Transition (BEST)
     Event, BNI aktif mendampingi pelaku usaha dalam perjalanan transisi energi dan penerapan
     praktik keberlanjutan.

     Kinerja keberlanjutan ini tercermin dari capaian rating ESG, di mana BNI berhasil
     mempertahankan MSCI ESG Rating di BBB yang dikaitkan dengan manajemen tenaga
     kerja yang kuat, perilaku perusahaan, dan privasi & keamanan data, serta mempertahankan
     Risiko Sedang dari Peringkat Risiko ESG Sustainalytics. [ACGS B.4.3]




05   Jaringan Kantor Domestik yang Inklusif

     BNI terus memperluas akses layanan keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat melalui
     jaringan domestik yang luas. Hingga akhir tahun 2025, BNI memiliki 1.776 outlet, 13.391
     ATM/CRM, dan 217.013 agen Branchless Banking (BNI Agen46) yang tersebar hingga ke
     wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Selain mengembangkan format outlet super
     flagship, business flagship, digital first, dan thematic untuk meningkatkan kualitas layanan,
     keberadaan BNI Agen46 semakin berperan dalam mendorong inklusi keuangan. Pada tahun
     2025, BNI Agen46 mencatatkan volume transaksi mencapai Rp61,2 triliun dan 121,8 juta
     transaksi, menjadikannya salah satu jaringan agen perbankan terluas di Indonesia.




                                                                                Laporan Tahunan 2025
                                                                                                        5
                                                               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 8
Jejak Langkah



1946                                                                                              1960
Berdirinya PT Bank Negara
                                                     1950                  1955                   BNI mendukung
                                                                                                  perekonomian
                                                                           BNI diubah menjadi     Indonesia dan
Indonesia (Persero) Tbk                              BNI sebagai bank      bank umum dan          memperkenalkan
sebagai bank pertama milik                           pembangunan dan       membuka cabang         berbagai layanan
                                                     diberikan hak untuk   pertama di luar        perbankan seperti Bank
Negara, berfungsi sebagai                            bertindak sebagai     negeri yang terletak   Terapung dan Bank
                                                     bank devisa.          di Singapura.          Keliling.
bank sentral dan bank umum.




1997                   1999                    2004                   2007                  2008
Krisis moneter         BNI memperoleh          BNI meluncurkan        BNI menerbitkan       BNI melangkah meningkatkan
melanda Asia           tambahan modal          logo dan identitas     saham baru            nilai di tengah tantangan
dan Indonesia.         dari Pemerintah         korporat baru          yang dicatatkan       krisis ekonomi global,
Sebagaimana            melalui program         sejalan dengan         di Bursa Efek         dengan memperkuat
bank-bank lain,        rekapitalisasi          upaya membangun        Jakarta dan Bursa     landasan finansial
BNI juga terkena       perbankan.              citra Bank yang        Efek Surabaya         melalui 5 (lima) strategi
dampak negatif         BNI berhasil            kokoh dalam            bersamaan dengan      utama yaitu kecukupan
krisis tersebut.       memperoleh              menghadapi             program divestasi     pencadangan kerugian,
Hal ini tercermin      sertifikat ISO 9002     persaingan.            saham pemerintah.     peningkatan kualitas aktiva,
dari menurunnya        sebagai pengakuan                              Dengan selesainya     fokus pada profitabilitas,
indikator kinerja      standar kualitas                               kedua program         menciptakan model bisnis
finansial.             yang meliputi                                  tersebut,             yang berkelanjutan, serta
                       Unit Pemrosesan                                kepemilikan publik    mempertahankan struktur
                       Bersama (UPB).                                 meningkat menjadi     biaya yang efisien.
                                                                      23,64%.




  6    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 9
1968
Sebagai bank umum dengan nama
“Bank Negara Indonesia 1946”, BNI
mendapatkan tugas memperbaiki        1986                                 1989
ekonomi rakyat Indonesia             BNI melaksanakan restrukturisasi
serta berpartisipasi dalam           operasional dan pembenahan           Peluncuran logo baru BNI berupa
pembangunan ekonomi nasional         korporasi, termasuk menyusun         “bahtera berlayar di tengah
dengan memberdayakan berbagai        visi dan misi serta Performance      samudra” sebagai cerminan dan
sektor industri di Indonesia.        Improvement Program (PIP).           ungkapan harapan Bank.




2009                     2010                      2012                   2013                     2013
Pemegang saham           BNI menerbitkan           BNI menerbitkan        BNI melakukan            Laba Bersih BNI
BNI menyetujui untuk     saham baru melalui        Global Bond melalui    kemitraan strategis      untuk pertama
memisahkan Unit          Penawaran Umum            kantor cabang          dengan Sumitomo          kalinya menembus
Usaha Syariah BNI        Terbatas (Rights Issue)   London senilai         Life Insurance           angka dua digit
menjadi entitas bisnis   sehingga kepemilikan      USD500 juta. Global    Company yang             sebesar Rp10,8
yang independen.         publik meningkat          Bond ini didaftarkan   membeli saham baru       triliun sebagai salah
                         menjadi 40%.              pada Bursa Efek        yang diterbitkan PT      satu hasil program
                                                   Singapura.             BNI Life Insurance       transformasi BNI
                                                                          senilai Rp4,2 triliun.   yang dilakukan sejak
                                                                                                   2008.




                                                                                              Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                      7
                                                                             PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 10
2015
Dalam rangka
menyesuaikan diri
dengan perubahan                                     2017
lingkungan usaha                                     Penerbitan Obligasi
yang dinamis,
memenuhi kebutuhan
                          2016
                                                     Berkelanjutan I
                                                     BNI Tahap I Tahun     2018                      2019
seluruh pemangku                                     2017 dengan nilai     Penerbitan Medium         BNI menjadi Bank
kepentingan, dan          Untuk kedua                Rp3 triliun jangka    Term Notes (MTN)          BUMN pertama yang
menyelaraskan             kalinya laba bersih        waktu 5 tahun         Subordinasi I BNI         meluncurkan layanan
dengan regulasi           BNI mencapai dua           dengan kupon          Tahun 2018 dengan         pembukaan rekening
terkait pengelolaan       digit sebesar Rp11,4       sebesar 8% per        nilai Rp100 miliar        secara digital melalui
konglomerasi lembaga      triliun dengan             annum. Obligasi       jangka waktu 5 tahun      aplikasi mobile banking.
keuangan, BNI             fundamental                BNI diterbitkan       dengan tingkat bunga      Penerbitan Negotiable
melakukan restatement     yang lebih baik,           pada tanggal 11       tetap sebesar 8% per      Certificates of Deposit
visinya: “Menjadi         ditunjukkan dengan         Juli 2017 dan         annum. MTN telah          (NCD) dengan nilai
Lembaga Keuangan          coverage ratio             listing di BEI pada   dicatat oleh OJK          Rp2,39 triliun pada
yang Unggul dalam         mencapai 146% dan          tanggal 12 Juli       dengan tanggal efektif    tanggal 25 September
Layanan dan Kinerja”.     CAR 19,4%.                 2017.                 8 Juni 2018.              2019.




2022                                                               2023
• BNI melakukan akuisisi atas PT Bank Mayora. Bank                 • 10 Oktober 2023, BNI melakukan aksi korporasi
  Mayora akan ditransformasi menjadi bank digital yang               berupa Pemecahan Saham atau stock split
  mendukung pengembangan digital BNI dan difokuskan                  dengan rasio 1:2 berlaku efektif pada Bursa
  pada segmen Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).                 Efek Indonesia. Aksi korporasi ini dilakukan
• Pendirian PT BNI Modal Ventura atau disebut “BNI                   dalam rangka meningkatkan demand atas
  Ventures” sebagai strategi BNI untuk mendukung                     saham BNI dengan memperluas basis investor.
  perkembangan ekosistem digital di Indonesia.                     • Pasar merespons positif atas aksi korporasi
• Penambahan penyertaan modal pada PT Bank Syariah                   ini, terbukti dengan menguatnya harga saham
  Indonesia Tbk, di mana kepemilikan saham milik BNI di              BNI sehingga nilai kapitalisasi pasar BNI di
  BSI terdilusi menjadi sebesar 23,24%.                              akhir tahun 2023 mencapai Rp200,5 triliun,
• Penerbitan Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green                   meningkat hingga 16,5% dibandingkan akhir
  Bond) I PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Tahun               tahun 2022 sebesar Rp172,0 triliun. Nilai
  2022 dengan jumlah pokok Rp5 triliun. Obligasi ini                 kapitalisasi pasar ini merupakan yang tertinggi
  menjadi produk Green Bond perdana di Indonesia yang                dalam sejarah BNI sejak melantai di Bursa Efek
  dirilis dalam bentuk mata uang Rupiah.                             Indonesia.




  8    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 11
2020                                                   2021
                                                       • Penerbitan Tier 2 Subordinated Notes (BNI Tier 2 Capital Bond
BNI melakukan restatement Visi “Menjadi Lembaga          2021) di Bursa Efek Indonesia sebesar USD500 juta dengan
Keuangan yang unggul dalam layanan dan kinerja           bunga sebesar 3,75%, serta Additional Tier 1 (“AT-1”) Perpetual
secara berkelanjutan” dan restatement Misi, menjadi      Non-Cumulative Capital Securities di Singapore Stock Exchange
“Memperkuat layanan prima dan solusi digital             sebesar USD600 juta dengan imbal hasil sebesar 4,3% per
kepada seluruh nasabah selaku mitra bisnis pilihan       tahun. Penerbitan Efek Modal AT-1 menjadi monumental karena
utama” dan “Memperkuat layanan internasional             BNI menjadi bank pertama di Indonesia yang menerbitkan
untuk mendukung kebutuhan mitra bisnis global.”          instrumen permodalan Additional Tier 1.
Hal ini dilakukan untuk memperkuat keunggulan          • Penguatan Visi BNI, dari sebelumnya ”Menjadi Lembaga
BNI dalam bisnis internasional melalui jaringan          Keuangan yang Unggul dalam Layanan dan Kinerja secara
di luar negeri dan dalam negeri, kerja sama              Berkelanjutan”, menjadi “Menjadi Lembaga Keuangan yang
partnership serta pengembangan digital banking           Terunggul dalam Layanan dan Kinerja secara Berkelanjutan”.
dalam menjawab tantangan dan persaingan agar             Terdapat penambahan kata imbuhan “Ter” pada kata “Unggul”
BNI selalu unggul dalam layanan dan kinerja              yang menunjukkan komitmen BNI untuk menjadi yang paling
secara berkesinambungan. Selain itu, dalam rangka        unggul.
mendukung terbentuknya Bank syariah nasional           • Penggabungan PT Bank BNI Syariah ke dalam PT Bank BRI
yang berkapasitas global maka BNI bersama Bank           Syariah bersama PT Bank Mandiri Syariah menjadi PT Bank
BRI dan Bank Mandiri menandatangani Perjanjian           Syariah Indonesia Tbk (“BSI”).
Penggabungan BNI Syariah dengan Mandiri Syariah        • BNI Securities Pte. Ltd. (“BSPL”), entitas anak dari PT BNI
dan BRI Syariah.                                         Sekuritas, resmi beroperasi di Singapura.




2024
• Pada tanggal 5 Juli 2024, BNI meluncurkan aplikasi wondr by BNI. Peluncuran
                                                                                   2025
                                                                                   Diselenggarakan di Grha BNI
  wondr by BNI tersebut merupakan realisasi perwujudan transformasi BNI
  dalam menghadirkan inovasi aplikasi perbankan untuk menjawab berbagai
                                                                                   lt. 25, BNI mengumumkan rencana
  tantangan dalam meraih tujuan finansial masa depan.
                                                                                   penerbitan obligasi berlandaskan
• BNI melakukan transformasi pada wholesale digital platform BNIdirect
                                                                                   keberlanjutan (Sustainability Bond)
  sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan layanan digital wholesale.
                                                                                   Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025
  Transformasi ini menyatukan berbagai layanan transaksi digital yang
                                                                                   senilai maksimal Rp5 triliun. Obligasi
  sebelumnya tersebar di platform terpisah menjadi satu platform yang
                                                                                   tersebut merupakan bagian dari
  komprehensif dan terpadu, sehingga dapat memberikan efisiensi serta
                                                                                   Penawaran Umum Berkelanjutan
  kemudahan akses bagi nasabah.
                                                                                   (PUB) dengan total target
• BNI melakukan relokasi kantor luar negeri (KLN) Singapura ke lokasi yang
                                                                                   penghimpunan dana sebesar
  lebih strategis. Selain relokasi, BNI memperoleh hak penamaan atas gedung
                                                                                   Rp15 triliun. Adapun obligasi
  menjadi BNI Tower, efektif per tanggal 23 Juli 2024. Kehadiran gedung baru ini
                                                                                   tersebut terdiri atas dua seri,
  diharapkan dapat memudahkan nasabah dalam menjangkau layanan finansial
                                                                                   yakni Seri A dengan tenor tiga
  BNI.
                                                                                   tahun dan Seri B dengan tenor
• Sebagai bentuk komitmen BNI untuk memperluas jangkauan pelayanan
                                                                                   lima tahun, dengan pembayaran
  perbankan, maka pada tanggal 5 September 2024, BNI meresmikan Kantor
                                                                                   bunga triwulanan dan pelunasan
  Perwakilan BNI di Sydney, Australia. BNI merupakan bank pertama dari
                                                                                   pokok secara bullet payment saat
  Indonesia yang membuka kantor di Australia.
                                                                                   jatuh tempo. Dana hasil penerbitan
• Sebagai bagian dari strategi BNI untuk mendiversifikasi sumber pendanaan
                                                                                   difokuskan untuk pembiayaan
  dan mendukung langkah strategis Perseroan dalam meningkatkan
                                                                                   proyek-proyek yang memenuhi
  pertumbuhan bisnis, maka BNI menerbitkan Global Bonds senilai USD500 juta
                                                                                   kriteria kegiatan usaha berwawasan
  atau setara Rp7,9 triliun, yang termasuk bagian dari penerbitan Euro Medium
                                                                                   lingkungan (KUBL) dan kegiatan
  Term Note (EMTN). Minat investor yang sangat tinggi tercermin pada kelebihan
                                                                                   usaha berwawasan sosial (KUBS).
  permintaan (oversubscribe) hingga 6,4x saat Initial Pricing Guidance (IPG).

                                                                                               Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                       9
                                                                              PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 12
Transformasi
BNI
Berangkat dari Corporate Plan 2024-2028 dan sejalan dengan fokus
strategi yang dijalankan di tahun 2025, Transformasi terus dijalankan
secara keberlanjutan. Tahun 2025 ini, Transformasi BNI mendukung
pencapaian sasaran yang telah ditetapkan sebelumnya, dengan
disertai penajaman eksekusi strategi di wilayah-wilayah yang sejalan
dengan potensi ekonomi unggulan, serta penguatan kolaborasi dalam
pengembangan ekosistem bisnis secara terintegrasi. Berikut adalah
Transformasi yang dijalankan BNI sepanjang tahun 2025:




           Implementasi New Region,                       Branch Transformation Project
      01   Area & Branch Model (BRAVE)               02 - Intelligent Branch - Integrasi
           - Penajaman organisasi, bisnis                 layanan digital/echannel
           proses, network development,                   dengan layanan cabang,
           sales model, untuk eksekusi                    untuk memberikan customer
           strategi dalam merebut market                  experience terbaik.
           share.




           Implemetasi Loan Management                    Wholesale Transaction Banking
  03       System Wholesale (lendix)                 04 Transformation (BNIdirect) -
           - Sistem end to end proses                     Solusi layanan keuangan digital
           kredit segmen wholesale yang                   one stop solution untuk nasabah
           terintegrasi dengan core banking               wholesale.
           dan surrounding​.




 10    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 13
     SME Banking Revamp -                    Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)
05   Perbaikan end to end credit         06 Sanur - Mengoptimalkan support
     process pada segmen bisnis              BNI dalam pembangunan dan
     SME untuk meningkatkan                  pengembangan KEK Sanur serta
     produktivitas RM.                       mengidentifikasi potensi bisnis
                                             sekaligus mengorkestrasikan
                                             eksekusinya.



     RM Tool (connect) & Customer            HC Roadmap - Bagian integral
07   Profitable Report (CPR) - RM tool   08 dari strategi pengembangan
     sebagai Pipeline management             SDM BNI yang mampu
     serta database. CPR untuk               mendukung strategi bisnis BNI.
     menghitung profit/loss nasabah/
     debitur baik group/non group
     secara BNI Wide.​




                                                                Laporan Tahunan 2025
                                                                                        11
                                               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 14
wondr by BNI
wondr by BNI merupakan bagian dari inisiatif pengembangan untuk
mendukung peningkatan layanan bagi nasabah, dilengkapi dengan
teknologi terkini dengan standar global dengan tampilan yang lebih
modern dan fresh, serta memberikan pengalaman pengguna yang lebih
baik. Mengedepankan Hyper Personalization dengan memanfaatkan
data dan analytics untuk menawarkan layanan yang lebih personal dan
disesuaikan dengan kebutuhan setiap Nasabah, wondr by BNI dilengkapi
dengan 3 Dimensi Keuangan yaitu Transaksi, Insight, dan Growth sebagai
fitur unggulan untuk memberikan pengalaman perbankan terbaik dalam
bertransaksi dan merencanakan masa depan.

Meningkatnya kebutuhan transaksi masyarakat menjadikan fitur transaksi di wondr by BNI
bertujuan untuk mendukung kebutuhan keuangan yang cepat, aman dan nyaman secara
real-time bagi Nasabah. Fitur seperti transfer domestik, transfer luar negeri, top-up e-wallet,
top-up TapCash, pembayaran QRIS, pembayaran tagihan, pengaturan jadwal transfer, apply
kartu kredit, installment kartu kredit, kartu kredit dana tunai, dan pembelian kebutuhan lifestyle
seperti transportasi (kereta api, Whoosh dan tiket pesawat), olahraga (reservasi race pack
collection Jakarta Running Festival dan wondr Futsal Series), kredit kendaraan (bekerjasama
dengan BNI Finance) dan entertainment (tiket BNI Java Jazz Festival dan Forestra). Setiap
proses dalam fitur Transaksi di wondr by BNI mengedepankan alur desain yang intuitif dan
mudah dipahami berdasarkan riset mendalam untuk memberikan pengalaman pengguna
yang jauh lebih menyenangkan. Pada Juli 2025, wondr by BNI meluncurkan fitur wondr
multicurrency yang dapat memudahkan Nasabah
untuk cukup membuka satu rekening untuk 12
rekening valuta asing dan mempermudah transaksi
di 32 negara.

Sejalan dengan meningkatnya literasi keuangan
masyarakat Indonesia, wondr by BNI menghadirkan
fitur Insight untuk dapat membantu Nasabah
BNI dalam melakukan pengecekan kesehatan
keuangannya. Transaksi Nasabah yang dilakukan
di seluruh kanal BNI baik melalui ATM, EDC dan
juga digital channel akan langsung muncul dan
dikelompokkan dengan kategorisasi yang telah
disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat modern
seperti makanan & minuman, top up e-wallet,
tagihan bulanan, transportasi, belanja, lifestyle, dan
memberikan gambaran dengan diagram yang mudah
dimengerti mengenai perbandingan pemasukan
dan pengeluaran dari Nasabah dalam satu bulan.
Fitur ini juga memberikan laporan bulanan kondisi
keuangan Nasabah serta memberikan tawaran
produk perbankan yang terpersonalisasi sesuai
dengan behaviour masing-masing Nasabah. Hal ini
diharapkan dapat membantu masyarakat Indonesia
untuk lebih bijak dalam mengelola keuangannya.



 12   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 15
Perencanaan masa depan menjadi hal yang marak dilakukan oleh masyarakat Indonesia saat ini.
Selain memberikan pengalaman bertransaksi dan melihat behaviour spending yang mumpuni, wondr
by BNI juga dilengkapi dengan fitur Growth yang berfokus pada perencanaan masa depan dengan
menyediakan berbagai pilihan produk finansial yang hyper-personalized sesuai dengan kebutuhan dan
risk profile Nasabah, seperti tabungan berjangka, deposito serta instrumen investasi yang meliputi
reksa dana (baik pembelian reguler maupun otomatis) dan obligasi premier. Berbagai kemudahan ini
ditujukan untuk mengajak para Nasabah tumbuh dan berkembang secara finansial sesuai impian masa
depannya masing-masing. wondr by BNI juga memberikan akses kepada penggunanya untuk dapat
melihat seluruh aset yang dimilikinya dalam ekosistem BNI dan juga Perusahaan Anak sepertiTabungan
dan Giro, Tabungan Berjangka, Investasi (Reksa Dana, Obligasi, Saham, DPLK, dan Bancassurance) di
satu layer.




                                                                              Laporan Tahunan 2025
                                                                                                      13
                                                             PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 16
Transformasi BNIdirect


BNIdirect merupakan layanan digital wholesale banking yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan
bisnis nasabah melalui solusi keuangan yang lengkap, mencakup layanan cash management, trade, foreign
exchange, dan supply chain financing, sehingga memungkinkan nasabah melakukan transaksi keuangan
secara cepat, mudah, dan aman. Tahun ini menandai langkah strategis BNI dalam mengoptimalkan
layanan digital melalui transformasi BNIdirect sebagai platform digital wholesale unggulan yang semakin
komprehensif dan terpadu, serta selaras dengan kebutuhan bisnis modern. Transformasi ini mencerminkan
komitmen BNI dalam memperkuat perannya sebagai mitra terpercaya dalam mendukung digitalisasi dan
pertumbuhan bisnis di tengah persaingan yang semakin kompetitif.



Misi Transformasi BNIdirect
Transformasi BNIdirect merupakan agenda strategis BNI untuk memastikan BNIdirect sebagai platform
utama yang mampu mendorong peningkatan nilai bisnis nasabah melalui pengalaman yang unggul,
aman, dan relevan di seluruh segmen.
1. Pendalaman engagement dan peningkatan aktivitas transaksi
   Mengurangi beban operasional melalui proses otomatis yang meningkatkan produktivitas dan
   mengurangi risiko kesalahan manual.
2. Customer-centric dan segment-ready
   Transformasi berangkat dari pemahaman menyeluruh atas alur bisnis nasabah agar solusi semakin
   relevan dan personalized.
3. Transformasi holistik platform dan operating model
   Transformasi mencakup penataan model operasional end-to-end, pengembangan produk,
   penyempurnaan kanal layanan, serta penguatan fondasi data guna memastikan platform semakin
   andal dan siap skala.
4. Keunggulan, keamanan, dan kemudahan sebagai proposisi utama
   Transformasi memastikan BNIdirect menjadi platform transaksi wholesale yang unggul, aman, dan
   mudah digunakan.



Perjalanan Transformasi BNIdirect                         pengembangan infrastruktur dan sistem teknologi
Diluncurkan pertama kali pada tahun 2009, BNIdirect       informasi agar lebih tangguh dan responsif terhadap
telah mengalami berbagai pengembangan untuk               kebutuhan bisnis.
menjawab kebutuhan nasabah korporasi yang
semakin kompleks. Platform ini awalnya hadir sebagai      Saat ini, BNIdirect menyediakan berbagai layanan
layanan internet banking untuk segmen korporasi,          transaksi keuangan yang mencakup manajemen
dan kini telah berkembang menjadi platform digital        kas, pembayaran, perdagangan, hingga transaksi
yang menyeluruh dan adaptif terhadap dinamika             valuta asing. Platform ini dapat diakses secara
bisnis nasabah. Transformasi BNIdirect mencakup           fleksibel melalui website (direct.bni.co.id) maupun
integrasi layanan, peningkatan kapabilitas fitur, serta   menggunakan mobile app, yang memungkinkan
penguatan infrastruktur teknologi dan keamanan.           nasabah       untuk melakukan monitoring dan
Seiring dengan transformasi platform, BNI juga            transaksi keuangan secara real-time dari mana
melakukan perbaikan menyeluruh terhadap proses            saja. Antarmuka BNIdirect dirancang lebih intuitif
end-to-end di area Wholesale Transaction Banking,         dan user-friendly, serta mendukung penggunaan
termasuk peningkatan kapabilitas SDM, penguatan           dalam tiga bahasa (Bahasa Indonesia, Inggris, dan
peran Product Specialists dan         implementor,        Mandarin), sehingga dapat menjangkau nasabah
optimalisasi pemanfaatan data transaksi untuk             dari berbagai latar belakang. Dari sisi keamanan,
mendukung       pengambilan      keputusan,       serta   BNIdirect dilengkapi dengan sistem otorisasi berlapis


 14    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 17
 melalui pengelolaan hak akses pengguna dan            dan pemantauan arus kas dengan instan. Kehadiran
 penggunaan hard token (BNI e-Secure) maupun soft      BNIdirect bisnis diharapkan dapat mendorong
 token (mobile token). Selain itu, BNI menyediakan     peningkatan kapabilitas digital nasabah SME,
 tim khusus untuk memberikan dukungan kepada           memperluas basis pengguna layanan digital BNI,
 nasabah selama proses onboarding maupun dalam         serta memperkuat ekosistem transaksi bisnis secara
 penggunaan platform sehari-hari.                      menyeluruh.

 Sebagai bagian dari roadmap pengembangan              Transformasi BNIdirect memberikan dampak yang
 layanan digital, BNI juga telah meluncurkan           signifikan bagi nasabah maupun BNI. Bagi nasabah,
 BNIdirect bisnis pada bulan Agustus 2025 sebagai      hadirnya platform yang lebih terintegrasi dan andal
 wujud komitmen BNI dalam memperluas inklusi dan       mendukung efisiensi dalam pengelolaan transaksi
 adopsi layanan digital di seluruh segmen nasabah.     keuangan dan meningkatkan pengalaman layanan
 Melalui inisiatif ini, BNI menegaskan bahwa           secara keseluruhan. Sementara bagi BNI, BNIdirect
 transformasi digital tidak hanya difokuskan pada      memperkuat posisi sebagai penyedia layanan digital
 segmen korporasi, namun secara strategis juga         wholesale banking terdepan di Indonesia. Volume
 diarahkan untuk mendukung pertumbuhan pelaku          transaksi yang terus meningkat hingga sebesar
 usaha kecil dan menengah (UMKM) sebagai tulang        26,4% secara YoY melalui platform BNIdirect turut
 punggung perekonomian nasional. BNIdirect bisnis      berkontribusi pada pertumbuhan rata-rata dana
 dirancang untuk menjawab kebutuhan UMKM akan          murah (CASA) digital sebesar 10,8%YoY. Hal tersebut
 solusi transaksi digital yang lebih sederhana, aman   turut menciptakan ekosistem transaksi yang solid,
 dan andal, dengan menghadirkan antarmuka yang         serta mendorong pertumbuhan fee-based income
 ringkas dan mudah digunakan serta fitur utama         secara berkelanjutan.
 yang mencakup pengelolaan pembayaran, transfer,

                                                       •   Fee-Based Income (FBI): Seiring dengan
 Manfaat bagi Nasabah                                      meningkatnya aktivitas transaksi pada platform
 BNIdirect yang baru dirancang untuk                       BNIdirect, BNI memperkuat kontribusi fee-
 memberikan nilai tambah yang nyata bagi                   based income yang dihasilkan, mendukung
 berbagai segmen nasabah. Dengan mendukung                 keberlanjutan bisnis dan ekspansi layanan bagi
 likuiditas usaha, efisiensi pengelolaan                   nasabah.
 keuangan, dan memberikan visibilitas penuh            •   Penguatan Posisi di Pasar Wholesale: Dengan
 atas keuangan, BNIdirect membantu nasabah                 berbagai inovasi digital dan fokus pada layanan
 mengambil keputusan yang lebih cepat dan                  yang lebih terintegrasi, BNI terus memperkuat
 tepat. Selain itu, platform ini memperkuat                posisinya sebagai pemimpin di sektor perbankan
 kemampuan nasabah dalam memberdayakan                     wholesale, baik secara nasional maupun
 bisnis lokal dan global, sekaligus membangun              internasional, dengan memberikan solusi yang
 hubungan jangka panjang dengan mitra usaha.               dirancang untuk memenuhi kebutuhan bisnis
                                                           yang dinamis.


Dampak Bisnis yang Berkelanjutan bagi
BNI                                                        Menuju Masa Depan Digital
BNIdirect tidak hanya memberikan kemudahan                 BNIdirect adalah bukti komitmen BNI dalam
transaksi    tetapi   juga     berkontribusi   pada        mendukung ekosistem bisnis yang lebih efisien,
pertumbuhan bisnis nasabah dan BNI itu sendiri:            terpercaya, dan terintegrasi. Dengan pendekatan
• Peningkatan       Loyalitas    Nasabah:    Dengan        yang customer-centric, platform ini memastikan
   menyediakan solusi perbankan yang lebih                 nasabah dapat fokus pada pengembangan
   terintegrasi, modern, dan efisien, BNI mempererat       bisnis tanpa harus mengkhawatirkan
   hubungan dengan nasabah, membangun                      kompleksitas transaksi keuangan.
   kepercayaan, dan menciptakan hubungan kerja
   sama jangka panjang.                                    Melalui inovasi ini, BNI tidak hanya
• Basis Giro yang Kuat dan Sustain: Peningkatan            menghadirkan solusi finansial, tetapi juga
   berkelanjutan dalam volume transaksi melalui            menjadi mitra strategis yang mendukung
   BNIdirect membantu memperluas basis dana                nasabah dalam mencapai tujuan mereka.
   murah, menciptakan ekosistem yang lebih                 Bersama BNIdirect, BNI mengarahkan bisnis
   solid dan mendukung kestabilan dana untuk               nasabah menuju ketinggian baru, menciptakan
   pertumbuhan bisnis secara berkesinambungan.             masa depan yang lebih cerah bagi semua pihak
                                                           yang terlibat.



                                                                                    Laporan Tahunan 2025
                                                                                                            15
                                                                   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 18
Pencapaian 2025
BNI semakin adaptif dalam menghadapi dinamika lingkungan bisnis global maupun domestik. Pada
tahun 2025, BNI berhasil mencatatkan berbagai pencapaian strategis yang mencerminkan ketangguhan
kinerja serta konsistensi transformasi Perseroan di tengah dinamika ekonomi global dan domestik
yang penuh tantangan. Dengan mengedepankan inovasi layanan, penguatan fundamental bisnis,
serta penerapan tata kelola yang prudent, BNI terus memperkuat posisinya sebagai salah satu institusi
keuangan nasional terdepan, melalui berbagai pencapaian kinerja positif serta memberikan nilai
tambah yang berkelanjutan bagi nasabah, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan.



                             CASA                                                          Kredit




               Rp726,0 triliun                                         Rp899,5 triliun
               tumbuh 28,9% dibandingkan                               tumbuh 15,9% dibandingkan
               tahun sebelumnya sebesar                                tahun sebelumnya sebesar
               Rp563,3 triliun                                         Rp775,9 triliun.


Kinerja transaction banking BNI menunjukkan pertumbuhan yang solid didorong oleh peningkatan
volume transaksi digital serta perluasan solusi keuangan yang terintegrasi bagi kebutuhan nasabah.


       Wholesale Segment Transaction
       Banking
Jumlah User BNIdirect                             Jumlah Transaksi BNIdirect
(dalam ribu)                                      (dalam juta)
                                       262                                         1.451
                                                                       1.272

   24,8%                     210
                                                      14,0%
                 yoy                                             yoy



                            2024      2025                             2024        2025

       Retail Segment Transaction
       Banking

Jumlah User                                       Jumlah Transaksi
(dalam juta)                                      (dalam juta)
                             5,3       12,1                               206,4       1.344


   27%                                                36%                                           BNI Mobile
                yoy                                              yoy                                Banking
                                                                                                    wondr by BNI
                             18,1      17,6                              1.478,5      951,4

                            2024      2025                               2024        2025


 16     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 19
                   Dana                                              Total Aset
                   Pihak Ketiga


      Rp1.040,8 triliun                              Rp1.362,1 triliun
      naik 29,2% dibandingkan                        tumbuh 20,5% dibandingkan
      tahun sebelumnya sebesar                       tahun sebelumnya sebesar
      Rp805,5 triliun.                               Rp1.130,1 triliun.



                   Pendapatan                                       Pendapatan
                   Bunga                                            Selain Bunga


      Rp69,4 triliun                                 Rp24,6 triliun
      meningkat 4,2% dibandingkan                    meningkat 5,2% dibandingkan
      tahun sebelumnya sebesar                       tahun sebelumnya sebesar
      Rp66,6 triliun.                                Rp23,4 triliun.



                   Rasio Non                                         Rasio Loan
                   Performing Loan                                   at Risk (LAR)
                   (NPL) (Bruto)

      1,9%                                           8,5%
      turun 0,1% dibandingkan tahun                  turun 1,8% dibandingkan tahun
      sebelumnya sebesar 2,0%.                       sebelumnya sebesar 10,3%.




idAAA/Stable                                Baa2/Stable
Peringkat Corporate Rating yang diberikan   Peringkat Corporate Rating yang diberikan
PEFINDO                                     Moody’s



BBB/Stable                                  BBB/Stable
Peringkat Corporate Rating yang diberikan   Peringkat Corporate Rating yang diberikan
Fitch Rating                                S&P Global Ratings




                                                                       Laporan Tahunan 2025
                                                                                               17
                                                      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 20
Daftar Isi

A Heart that Serves,
Growing with Indonesia

                                                         03
                                                                                                   86
Kesinambungan Tema                                  2

Keunggulan Kompetitif BNI                           4

Jejak Langkah                                       6
                                                         Profil Perusahaan
Highlight 2025: Transformasi BNI                    10
                                                         Informasi Umum Perusahaan                      88
Highlight 2025: wondr by BNI                        12
                                                         Identitas Perusahaan                           91
Highlight 2025: Transformasi BNIdirect              14
                                                         Riwayat Singkat Perusahaan                     92
Pencapaian 2025                                     16
                                                         Visi, Misi, dan Budaya Perusahaan              94

                                                         Kegiatan Usaha                                 99


01
                                               22
                                                         Wilayah Operasional Perusahaan                 104

                                                         Struktur Organisasi                            106

Performa 2025                                            Daftar Keanggotaan Asosiasi                    108

                                                         Profil Dewan Komisaris                         110
Ikhtisar Data Keuangan Penting                      24
                                                         Profil Direksi                                 120
Ikhtisar Kinerja Bisnis                             30
                                                         Informasi Perubahan Susunan Anggota            137
Informasi Saham                                     33   Direksi dan/atau Anggota Dewan Komisaris
                                                         yang Terjadi Setelah Tahun Buku
Ikhtisar Obligasi, Sukuk, dan/atau Obligasi
                                                    36
Konversi                                                 Profil Senior Executive Vice President         138
Sumber Pendanaan Lainnya                            38   Profil Pejabat Eksekutif                       144
Kilas Peristiwa 2025                                40   Demografi Pegawai                              166

                                                         Struktur dan Komposisi Pemegang Saham          180

                                                         Informasi Pemegang Saham Utama dan             187

02
                                              46
                                                         Pengendali Perusahaan

                                                         Daftar Perusahaan Anak, Perusahaan Cucu        188
                                                         dan/atau Perusahaan Asosiasi
Laporan Manajemen                                        Struktur BNI Grup & Perusahaan Anak            200
Laporan Dewan Komisaris                             48   Kronologi Pencatatan Saham                     202
Laporan Direksi                                     62   Kronologis Pencatatan Efek Lainnya             204
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris            84   Informasi Penggunaan Jasa Akuntan Publik       218
tentang Tanggung Jawab atas Laporan                      (AP) dan Kantor Akuntan Publik (KAP) beserta
Tahunan 2025 PT Bank Negara Indonesia                    Jaringan/Asosiasi/Aliansi
(Persero) Tbk
                                                         Lembaga dan/atau Profesi                       220
Surat Pernyataan Anggota Direksi tentang            85   Penunjang Pasar Modal
Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2025
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                   Informasi yang Tersedia pada Situs Web BNI     222

                                                         Penghargaan dan Sertifikasi                    225




18    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 21
04
                                           236
                                                    Kebijakan Dividen dan Pembagiannya                   399

                                                    Kontribusi BNI terhadap Pembangunan                  402
                                                    Nasional
Analisis & Pembahasan                               Informasi tentang Realisasi Penggunaan Dana 403
Manajemen atas Kinerja                              Hasil Penawaran Umum

Bank                                                Negotiable Certificate of Deposit (NCD)
                                                    Rupiah & Valas
                                                                                                         412


Kondisi Umum Perekonomian                     238   Informasi Material Mengenai Corporate                413
                                                    Action, Investasi, Ekspansi, Divestasi,
Kebijakan Strategis BNI Tahun 2025            246   Penggabungan Usaha, Akuisisi, dan/atau
Tinjauan Operasi per Segmen Usaha             249   Restrukturisasi Utang/Modal

Digital Banking                               306   Informasi Transaksi Material                         414
                                                    yang Mengandung Benturan
Tinjauan Kinerja Keuangan Komprehensif        322   Kepentingan dan/atau Transaksi
                                                    Afiliasi dengan Pihak Afiliasi/Pihak Berelasi
Komitmen dan Kontinjensi                      353
                                                    Larangan, Batasan dan/atau Hambatan                  422
Transaksi Spot, Derivatif, dan Fasilitas      355   Signifikan untuk Melakukan Penyediaan Dana
Lindung Nilai                                       antara Bank dan Entitas Lain dalam Suatu
Aset Bank yang Dijaminkan                     357   Kelompok Usaha

Suku Bunga Dasar Kredit                       358   Perubahan Peraturan Perundang-undangan               423
                                                    yang Berpengaruh Signifikan terhadap BNI
Kemampuan Membayar Utang                      360
                                                    Perubahan Kebijakan Akuntansi                        433
Tingkat Kolektibilitas Piutang Perusahaan/    362
Tingkat Kolektibilitas Pinjaman                     Tingkat Kesehatan Bank                               434

Pengelolaan Risiko Kredit                     365   Laporan Penggunaan Penyertaan Modal                  435
                                                    Negara (PMN) dan/atau Tambahan PMN
Struktur Modal dan Kebijakan Manajemen        375
atas Struktur Modal serta Praktik Manajemen         Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional atau           436
Risiko terkait Permodalan                           Penugasan Lain

Ikatan yang Material untuk Investasi Barang   377
Modal

                                                    05
                                                                                           438
Investasi Barang Modal yang Direalisasikan    379
dalam Tahun Buku Terakhir

Properti untuk Investasi                      380

Informasi dan Fakta Material yang Terjadi     380
                                                    Fungsi Penunjang Bisnis
setelah Tanggal Laporan Akuntan                     Human Capital                                        440
Rencana Pembelian Kembali Saham               380   Teknologi Informasi                                  462
(Buyback)
                                                    Tata Kelola Teknologi Informasi                      487
Pencapaian Target Tahun 2025                  381
                                                    Digitalisasi Layanan                                 494
Informasi Kelangsungan Usaha                  384
                                                    Jaringan dan Layanan                                 502
Rincian Masalah yang Timbul di Tahun 2025     387
                                                    Customer Experience Center                           504
Prospek Usaha Tahun 2026                      388
                                                    Data Management & Analytics                          507
Proyeksi Kinerja Tahun 2026                   393
                                                    Fungsi Kualitas Layanan                              509
Aspek Pemasaran                               395




                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                          19
                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 22
06
                                           516
                                                          Organ Pendukung Dewan Komisaris               907

                                                          Komite di Bawah Direksi                       911

Permodalan dan Praktik                                    Organ Pendukung Direksi                       951

                                                          Sistem Pengendalian Internal                  996
Manajemen Risiko
                                                          Sistem Manajemen Risiko                       1007
Permodalan                                          518
                                                          Tata Kelola Manajemen Risiko Terintegrasi     1024
Praktik Manajemen Risiko                            519
                                                          Audit Eksternal                               1028
Pengungkapan Eksposur Risiko                        564
                                                          Permasalahan Hukum                            1031

                                                          Sanksi Administratif                          1035




                                       648
                                                          Akses Informasi dan Data Perusahaan           1037
07                                                        Kerangka Governansi, Pengelolaan, dan         1082
                                                          Pengendalian Aspek Perpajakan

Tata Kelola Perusahaan                                    Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan       1083
                                                          Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan
Pencapaian Terbaik Penerapan Tata Kelola            650   Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah
Perusahaan                                                Massal (APU, PPT, dan PPPSPM)

Komitmen Penerapan Tata Kelola Perusahaan           651   Kebijakan Antikorupsi                         1087
Secara Berkelanjutan
                                                          Kebijakan Anti Gratifikasi & Anti Suap        1088
Keterkaitan Penerapan Tata Kelola Perusahaan        655
dengan Kinerja Bank                                       Kebijakan Pengadaan Barang dan/atau Jasa      1092

Governance Framework                                656   Kode Etik Perusahaan                          1097

Struktur dan Mekanisme Tata Kelola                  657   Penyediaan Dana untuk Kegiatan Sosial dan     1101
Perusahaan                                                Politik

Peningkatan Kualitas Penerapan GCG secara           660   Penyediaan Dana untuk Pihak-Pihak             1102
Berkelanjutan                                             Terkait (Related Party) dan Penyediaan Dana
                                                          Besar (Large Exposure)
Rapat Umum Pemegang Saham                           673
                                                          Pemberian Kredit kepada Pihak Terkait         1104
Dewan Komisaris                                     699
                                                          Perlindungan Hak Kreditur                     1106
Komisaris Independen                                739
                                                          Transparansi Kondisi Keuangan                 1107
Direksi                                             742   dan Non Keuangan

Penilaian Kinerja Direksi dan                       806   Transparansi Tata Cara Pengaduan Nasabah      1108
Dewan Komisaris                                           dan Penyelesaian Sengketa kepada Nasabah

Nominasi dan Remunerasi Anggota Dewan               811   Integritas Pelaporan dan Sistem Teknologi     1111
Komisaris dan Direksi                                     Informasi

Keberagaman Dewan Komisaris dan Direksi             827   Kebijakan Insider Trading dan Benturan        1112
                                                          Kepentingan
Pengungkapan Hubungan Afiliasi Dewan                830
Komisaris, Direksi, dan Pemegang Saham                    Pembelian Kembali (Buyback) Saham dan         1114
Pengendali                                                Obligasi

Komite-Komite di Bawah                              833   Penyimpangan Internal (Internal Fraud)        1115
Dewan Komisaris
                                                          Kebijakan Pemberian Kompensasi                1118
Prosedur Penggantian Anggota Komite Di              906   Jangka Panjang Berbasis Kinerja
Bawah Komite Dewan Komisaris




20    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 23
                                                   09
                                                                                        1214
Kebijakan Pengungkapan Informasi            1123
Kepemilikan Saham Dewan Komisaris
dan Direksi Serta Pelaksanaannya

Sistem Pelaporan Pelanggaran
(Whistleblowing System)
                                            1127   Komitmen ESG
                                                   Kilas Kinerja Lingkungan, Sosial, dan Tata
Rencana Strategis Bank                      1131                                                       1216
                                                   Kelola (LST) BNI 2025
Transparansi Penyampaian Laporan            1138
                                                   Perkembangan Penerapan LST BNI 2025                 1218
Pengelolaan Laporan Harta Kekayaan          1139
                                                   Komitmen Penerapan LST                              1222
Penyelenggara Negara (LHKPN)
                                                   Pengelolaan Risiko LST BNI                          1225
Praktik Bad Corporate Governance            1141
                                                   Penanggung Jawab Penerapan LST di BNI               1228
Penerapan Tata Kelola Terintegrasi          1142
                                                   Pengawasan dan Evaluasi Penerapan LST BNI           1230
Pelaksanaan Penerapan Aspek dan             1152
Prinsip Tata Kelola Perusahaan Sesuai              Penerapan Keuangan Berkelanjutan di
Ketentuan Otoritas Jasa Keuangan                                                                       1231
                                                   Perusahaan Anak
Penerapan Pedoman Umum                      1160   Indeks LST: Ringkasan Praktik Keberlanjutan
Governansi Korporat Indonesia                                                                          1240
                                                   BNI
(PUGKI)

Pelaksanaan Penerapan ASEAN Corporate       1185
Governance Scorecard

Penerapan Prinsip Tata Kelola Perusahaan
untuk Bank Sesuai Standar Basel Committee
on Banking Supervision
                                            1186   10
                                                                                       1246
                                                   Laporan Keuangan
                                                   Laporan Keuangan                                    1248

08
                                     1192          Lampiran Surat Edaran Otoritas Jasa
                                                   Keuangan Republik Indonesia No. 9/
                                                   SEOJK.03/2020
                                                                                                       1210

Tanggung Jawab                                     Referensi Silang SEOJK No. 16 /
                                                                                                       1210
Sosial dan Lingkungan                              SEOJK.04/2021


Perusahaan
Komitmen dan Kebijakan Penerapan Program
                                            1194
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan

Penugasan Khusus                            1211




                                                                               Laporan Tahunan 2025
                                                                                                        21
                                                              PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 24
 01


PERFORMA
2025
Ikhtisar Data Keuangan Penting   24
Ikhtisar Kinerja Bisnis          30
Informasi Saham                  33
Ikhtisar Obligasi, Sukuk, dan/
                                 36
atau Obligasi Konversi
Sumber Pendanaan Lainnya         38
Kilas Peristiwa 2025             40
Page 25

          
Page 26
                              Performa         Laporan          Profil               Analisis dan Pembahasan             Fungsi
                              2025             Manajemen        Perusahaan           Manajemen atas Kinerja Bank         Penunjang Bisnis




Ikhtisar Data Keuangan Penting                                                                                         [ACGS C.2.2]




Posisi Keuangan Konsolidasian

                                                                             YoY
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain      2025        2024*)      2024-2025        2024         2023         2022        2021
                                                                             (%)
Aset
Kas                                                13.352       13.710          (2,6)       13.710       11.207       13.448      13.684
Giro pada Bank Indonesia                           79.989       51.669          54,8        51.669       65.256       82.922      48.682
Giro pada Bank Lain – Neto                         25.938       22.074           17,5       22.074       35.023       15.922      19.570
Penempatan pada Bank Lain - Neto                   33.780       17.076           97,8       17.076       43.794       51.569      92.290
Efek-efek – Neto                                   63.017       48.534          29,8        48.534       37.165       28.556      25.803
Efek-efek yang Dibeli dengan Janji Dijual
                                                    6.911        7.972        (13,3)         7.972       13.951       16.631          22.011
Kembali – Neto
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya - Neto             13.453       13.243           1,6        13.243      18.999        20.729      19.563
Tagihan Akseptasi – Neto                            19.449       15.926         22,1         15.926       17.091       18.912      20.543
Tagihan Derivatif – Neto                             5.422        1.793       202,4           1.793          996          685         494
Pinjaman yang Diberikan                           899.531      775.872          15,9       775.872      695.085      646.188     582.436
CKPN Pinjaman yang Diberikan                      (35.861)     (38.685)          (7,3)     (38.685)     (47.158)     (50.334)    (50.295)
Obligasi Pemerintah – Neto                         163.510     132.069          23,8       132.069      127.099       121.291     111.429
Pajak Dibayar Dimuka                                 3.090           19    16.163,2              19          643          644       1.051
Beban Dibayar Dimuka                                 2.275        2.941       (22,6)          2.941        2.743        3.244       3.096
Investasi pada entitas asosiasi                     14.354       12.748         12,6         12.748       11.284       10.049       8.689
Penyertaan Saham – Neto                                652          637           2,4           637          564          609         830
Aset Kontrak Asuransi & Reasuransi                      81           99       (18,2)              -            -            -           -
Aset Lain-Lain                                      18.941       14.136         34,0         14.107      16.972        13.856      11.849
Aset Tetap dan Aset Hak Guna – Neto                 31.113       30.408           2,3        30.408       27.765       26.549      26.883
Aset tak berwujud                                      742          743         (0,1)           743          744          753           -
Aset Pajak Tangguhan – Neto                          2.316        7.145        (67,6)         6.950        7.441        7.614       6.230
Jumlah Aset                                     1.362.055    1.130.129          20,5     1.129.806    1.086.664    1.029.837     964.838
Aset Produktif                                  1.385.213    1.143.220          21,2     1.143.220    1.074.587      998.687     919.771
Liabilitas
Liabilitas Segera                                   5.761        5.515          4,5          5.515       5.295        4.686        4.554
Simpanan Nasabah/Dana Pihak Ketiga              1.040.834      805.511         29,2        805.511     810.730      769.269      729.169
Simpanan dari Bank Lain                            11.563       18.548        (37,7)        18.548      11.894       15.245       14.377
Liabilitas Derivatif                                5.399        1.479        265,0          1.479         810          775          110
Efek-efek yang Dijual dengan Janji Dibeli
                                                    7.251       15.891        (54,4)        15.891        6.891        2.885          1.829
Kembali
Liabilitas Akseptasi                                2.325       4.229         (45,0)        4.229        5.748        5.301        5.588
Beban yang Masih Harus Dibayar                        942       1.529         (38,4)        1.529        1.664        1.441        1.242
Utang Pajak                                           416         318           30,8          318          823        1.551        1.284
Imbalan Kerja                                       8.839       7.147           23,7        7.147        7.006        6.880        6.138
Penyisihan                                          1.463       2.283         (35,9)        2.283        2.173        2.712        2.276
Liabilitas Lain-lain                                6.899       8.317          (17,0)      26.564       26.125       21.130       20.542
Liabilitas Kontrak Asuransi                        22.381      19.203           16,5            -            -            -            -
Liabilitas Kontrak Reasuransi                          10           7           42,9            -            -            -            -
Efek-efek yang Diterbitkan                         14.253      12.974             9,9      12.975        4.893        4.897        2.986
Pinjaman yang Diterima                             39.040      42.931           (9,1)      42.931       30.950       35.654       32.458
Efek-efek Subordinasi                              18.340      17.699             3,6      17.699       16.929       17.213       15.765
Jumlah Liabilitas                               1.185.716     963.581           23,1      962.619      931.931      889.639      838.318




 24     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 27
Permodalan & Praktik          Tata Kelola       Tanggung Jawab Sosial        Komitmen            Laporan
Manajemen Risiko              Perusahaan        dan Lingkungan               ESG                 Keuangan




                                                                             YoY
 Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain     2025        2024*)      2024-2025       2024        2023          2022        2021
                                                                             (%)
 Ekuitas
 Modal Saham                                        9.055        9.055          0,0        9.055        9.055         9.055       9.055
 Tambahan Modal Disetor                             17.010       17.010         0,0        17.010       17.010        17.010      17.010
 Cadangan Pembayaran Berbasis Saham                    349          323         8,0           323          260             -           -
 Transaksi dengan Kepentingan Non
                                                    2.257        2.257          0,0         2.257        2.257         2.257       2.257
 Pengendali
 Cadangan Revaluasi Aset                           16.711       16.711          0,0        16.711      15.448        15.441      15.442
 Keuntungan/(Kerugian) yang Belum
 Direalisasi atas Efek-efek dan Obligasi
 Pemerintah yang Diukur pada Nilai Wajar            2.617       (1.432)      (282,8)       (1.465)       (896)       (1.971)       1.949
 melalui Penghasilan Komprehensif Lain
 Setelah Pajak
 Selisih Kurs Karena Penjabaran Laporan
                                                     (124)         (97)       (27,8)         (97)           (58)        (36)        (17)
 Keuangan dalam Mata Uang Asing
 Saldo Laba                                       123.855      118.244          4,7       118.664      107.236        94.060     78.250
 Saham Tresuri                                          -            -          0,0             -        (180)             -      (207)
 Kepentingan Non Pengendali                         4.609        4.477          2,9         4.729        4.601         4.382      2.781
 Jumlah Ekuitas                                   176.339      166.548          5,9       167.187      154.733       140.198    126.520
 Jumlah Liabilitas, dan Ekuitas                 1.362.055    1.130.129         20,6     1.130.129    1.086.921     1.029.837    964.838
*)   Disajikan kembali




Laba (Rugi) dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian

                                                                             YoY
 Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain     2025        2024*)      2024-2025       2024        2023          2022        2021
                                                                             (%)
 Pendapatan Bunga                                 69.394       66.583           4,2       66.583       61.472        54.659     50.026
 Beban Bunga                                    (29.061)     (26.103)          11,3     (26.103)     (20.196)      (13.338)    (11.779)
 Pendapatan Bunga – Neto                          40.333      40.480          (0,4)      40.480       41.276         41.321     38.247
 Pendapatan Premi dan Hasil Investasi                   -            -          0,0        6.741        6.853         6.221       5.887
 Beban Klaim                                          (2)          (2)          0,0      (5.017)      (5.194)       (4.670)     (4.488)
 Pendapatan Premi dan Hasil Investasi
                                                      (2)         (2)          0,0       (1.724)       1.659         1.551       1.399
 – Neto
 Pendapatan asuransi                                1.882       1.993        (5,6)               -           -             -           -
 Beban asuransi                                   (1.746)     (1.536)         13,7               -           -             -           -
 Pendapatan (beban) Asuransi – Neto                   136         457       (70,2)               -           -             -           -
 Pendapatan Hasil Investasi                         2.030       1.256         61,6               -           -             -           -
 Pendapatan Asuransi Keuangan – Bersih            (1.421)       (945)         50,4               -           -             -           -
 Pendapatan Asuransi dan Hasil Investasi
                                                     745         768         (3,0)               -           -             -           -
 – Neto
 Pendapatan Operasional Lainnya                   23.900      22.649           5,5        22.311      19.812        18.600       16.219
 Jumlah Pendapatan Operasional                    64.976      63.895           1,7        64.515      62.747        61.472       55.865
 Beban Operasional Lainnya                      (30.857)     (29.111)          6,0      (29.688)     (27.778)      (27.059)    (24.801)
 Pembentukan Cadangan Kerugian
                                                 (9.724)      (8.211)         18,4       (8.211)      (9.196)      (11.514)    (18.297)
 Penurunan Nilai
 Laba Operasional                                 24.395      26.573         (8,2)       26.616       25.773        22.899      12.767
 Pendapatan (Beban) Bukan Operasional
                                                         2        (4)        150,0          (36)       (133)         (212)       (216)
 – Neto
 Laba Sebelum Beban Pajak                        24.397       26.569         (8,2)       26.580       25.640        22.687      12.551
 Beban Pajak                                     (4.286)      (4.900)       (12,5)       (4.911)      (4.534)       (4.205)     (1.574)
 Laba Tahun Berjalan                             20.111       21.669         (7,2)       21.669       21.106        18.482      10.977
 • Pendapatan/(Kerugian) komprehensif
                                                   3.605        1.031        249,7          997          674        (3.826)        745
   lain periode berjalan setelah pajak




                                                                                                        Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                    25
                                                                                       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 28
                              Performa          Laporan          Profil                  Analisis dan Pembahasan              Fungsi
                              2025              Manajemen        Perusahaan              Manajemen atas Kinerja Bank          Penunjang Bisnis




                                                                                YoY
 Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain      2025        2024*)        2024-2025          2024        2023         2022         2021
                                                                                (%)
 Laba Komprehensif Periode
                                                  23.716       22.700             4,5          22.666       21.780       14.656       11.722
 Berjalan
 • Pemilik Entitas Induk                          20.041        21.464          (6,6)          21.464       20.909       18.312       10.898
 • Kepentingan Non-Pengendali                         70           205         (66,0)             205          197          170           79
 Laba Komprehensif Tahun Berjalan
 yang dapat Diatribusikan kepada:
 • Pemilik Entitas Induk                          23.584       22.551              4,6         22.539       21.560       14.594       11.620
 • Kepentingan Non-Pengendali                        132          149           (11,4)            127          220           62          102
 Laba per Saham Diatribusikan
 kepada Pemilik Entitas Induk (Rupiah                537          576            (6,8)            576          561          983          585
 penuh)
*)   Disajikan kembali




ARUS KAS KONSOLIDASIAN

                                                                                YoY
 Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan
                                                   2025        2024*)        2024-2025          2024        2023         2022         2021
 lain
                                                                                (%)
 Arus Kas dari Aktivitas Operasi                   103.103     (63.218)          263,1         (63.218)      10.393       19.953       97.479
 Arus Kas dari Aktivitas Investasi                (26.638)      (5.270)          405,5          (5.270)     (10.771)     (32.233)     (15.656)
 Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan                 (27.556)      17.718        (255,5)           17.718      (8.493)       2.725        1.719
 Peningkatan/(penurunan) Neto Kas dan
                                                    48.909     (50.770)         (196,3)        (50.770)      (8.871)      (9.555)      83.542
 Setara Kas
 Dampak Kehilangan Pengendalian                            -             -               -              -            -            -   (37.614)
 Dampak Selisih Kurs                                 (132)            (34)       288,2             (34)       (150)          116          505
 Saldo Kas dan Setara Kas pada Awal
                                                  104.075      154.879           (32,8)        154.879      163.900      173.340      126.908
 Tahun
 Saldo Kas dan Setara Kas pada Akhir
                                                  152.852       104.075           46,9         104.075      154.879      163.900      173.340
 Tahun
*)   Disajikan kembali




RASIO-RASIO KEUANGAN (BANK ONLY)

                                                                                                YoY
 Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain                  2025           2024           2024-2025      2023         2022         2021
                                                                                                (%)
 Permodalan
 Rasio Modal Inti Utama/Common Equity                            18,2            18,6             (0,4)        18,8         16,1         16,4
 Tier 1 (CET1)
 Rasio Modal Inti/Rasio Tier 1                                   19,4            20,0             (0,6)        20,3          17,5         17,7
 Rasio Modal Pelengkap/Rasio Tier 2                               1,2             1,4             (0,2)         1,7           1,8          2,0
 Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum                        20,7            21,4             (0,7)        22,0         19,3         19,7
 (KPMM)
 Aset Tetap terhadap Modal                                       18,3            19,4             (1,1)        18,9         19,8         21,1
 Kualitas Aset
 Aset Produktif Bermasalah dan Aset Non Produktif                 1,4             1,5             (0,1)         1,6           2,0          2,8
 Bermasalah terhadap Total Aset Produktif dan Aset
 Non Produktif
 Aset Produktif Bermasalah terhadap Total Aset                    1,3             1,4             (0,1)         1,5           1,9         2,6
 Produktif
 NPL Bruto                                                        1,9             2,0             (0,1)         2,1           2,8         3,7
 NPL Netto                                                        0,7             0,7               0,0         0,6           0,5         0,7
 Rasio Kredit Kualitas Rendah (KKR)/Loan at Risk                  8,5            10,3             (1,8)        12,9         16,0         23,3
 (LaR)
 Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) Aset                    3,1             3,9             (0,8)         5,2           6,0          6,5
 Keuangan terhadap Aset Produktif



     26    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 29
Permodalan & Praktik        Tata Kelola         Tanggung Jawab Sosial     Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan          dan Lingkungan            ESG             Keuangan




                                                                                     YoY
 Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain               2025        2024      2024-2025     2023        2022       2021
                                                                                     (%)
 Pemenuhan CKPN Aset Produktif                                   2,7        3,7        (1,0)          4,7       5,4           5,9
 Pemenuhan CKPN Aset Non Produktif                              37,8      52,6        (14,8)         47,7      43,4          29,4
 NPL Coverage Ratio                                            205,5     255,8        (50,3)      319,0       278,3         233,4
 LaR Coverage Ratio                                             46,9      48,8         (1,9)         52,7      48,8          37,0
 Rasio Kredit terhadap Total Aset Produktif                     63,7      66,6         (2,9)         64,0      64,3          63,2
 Rasio Debitur Inti terhadap Total Kredit di Luar               39,6      31,4           8,2         35,9      28,6          31,2
 Kredit kepada Bank
 Rasio Agunan yang Diambil Alih (AYDA) terhadap                  0,2        0,2          0,0          0,2       0,2           0,3
 Total Kredit
 Profitabilitas
 Return on Assets (ROA)                                          2,1        2,5        (0,4)          2,6       2,5           1,4
 Return on Equity (ROE) - Tier 1 Capital Based                  14,0      15,8         (1,8)         16,8      16,4          10,4
 Return on Equity (ROE) - Equity Based                          12,7       14,2        (1,6)         15,2      14,9           9,4
 Net Interest Margin (NIM)                                       3,8        4,2        (0,4)          4,6       4,8           4,7
 Pendapatan Operasional Lain terhadap                           37,3      35,1           1,7         32,4      31,3          29,9
 Pendapatan Operasional
 Rasio Laba (Rugi) terhadap Total Aset                           1,6        2,0        (0,4)          2,0       1,9           1,1
 Rasio Laba (Rugi) terhadap Total Ekuitas                       12,1      13,4         (1,3)         14,2      14,1           8,9
 Rasio Laba (Rugi) terhadap Pendapatan                          82,9      82,6           0,3         82,3      81,6          87,5
 Rasio Liabilitas terhadap Total Aset                           87,1      85,4           1,7         86,1      86,8          87,3
 Rasio Liabilitas terhadap Total Ekuitas                       677,8     585,9          91,9      618,6       657,0         687,9
 Rasio Fee Based Income terhadap Total Pendapatan               76,7      72,4           4,3         74,2      79,8          84,0
 Operasional Lainnya
 Laba Bersih per Saham (EPS) (Rupiah penuh)                     537        576          (39)         561       983           585
 Likuiditas
 Pinjaman terhadap Total Simpanan (LDR)                         86,4      96,1         (9,7)         85,8      84,2          79,7
 Rasio Aset Likuid terhadap Total Aset                          17,1      15,0           2,1         19,9      21,5          24,8
 Rasio Total Aset Likuid terhadap Pendanaan Jangka              21,6      20,1           1,5         25,6      27,6          31,3
 Pendek
 Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM)                       84,0      93,3         (9,3)         89,0      83,4          74,1
 Rasio Current Account/Saving Account (CASA)                    70,4      70,4           0,0         71,6      72,9          69,4
 Rasio Cost of Fund (CoF)                                        2,7        2,7          0,0          2,2       1,5           1,6
 Rasio Lancar
 Kepatuhan
 Persentase Pelanggaran BMPK
 • Pihak Terkait                                               Nihil      Nihil            -       Nihil      Nihil         Nihil
 • Pihak Tidak Terkait                                         Nihil      Nihil            -       Nihil      Nihil         Nihil
 Persentase Pelampauan BMPK
 • Pihak Terkait                                               Nihil      Nihil            -       Nihil      Nihil         Nihil
 • Pihak Tidak Terkait                                         Nihil      Nihil            -       Nihil      Nihil         Nihil
 Giro Wajib Minimum (GWM)
 • GWM Utama Rupiah                                              6,4        6,5        (0,1)          9,5      11,9           7,7
 • GWM Valuta Asing                                              4,0        4,0          0,0          4,0       4,0           4,0
 Posisi Devisa Neto (PDN)                                        1,1        0,9          0,2          1,7       1,6           0,9
 Efisiensi
 Biaya Operasi terhadap Pendapatan Operasional                  72,9      70,0           2,9         68,4      68,6          81,2
 (BOPO)
 Rasio Biaya terhadap Pendapatan/Cost to Income                 46,5      44,6           1,9         42,9      42,6          43,3
 Ratio (CIR)
 Rasio Lainnya
 Operating Income/Employee (Rp-juta)                           2.301     2.254           2,1      2.182       2.195         1.985
 Jumlah Outlet (nilai penuh, tidak diaudit)                    2.078      2.112        (1,6)      2.122       2.149         2.183
 Jumlah ATM/CRM (nilai penuh, tidak diaudit)                 13.391     13.388        (3,58)     13.390      16.125        16.385
 Jumlah Pegawai (nilai penuh, tidak diaudit)                  27.201     27.203        (0,0)     27.570      27.170        27.177



                                                                                                   Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                             27
                                                                                  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 30
                                  Performa             Laporan              Profil               Analisis dan Pembahasan                        Fungsi
                                  2025                 Manajemen            Perusahaan           Manajemen atas Kinerja Bank                    Penunjang Bisnis




Jumlah Aset                                                                      Pinjaman yang Diberikan
(Rp miliar)                                                                      (Rp miliar)


                                                                1.362.055                                                                            899.531
                                                    1.130.129                                                                             775.872
                                        1.129.806                                                                           775.872
                            1.086.664
                1.029.837                                                                                         695.085
      964.838                                                                                       646.188
                                                                                         582.436




       2021       2022          2023     2024 2024* 2025                                 2021         2022        2023        2024 2024* 2025
       *)   Disajikan kembali                                                            *)   Disajikan kembali




Jumlah Liabilitas                                                                Simpanan Nasabah/Dana Pihak Ketiga
(Rp miliar)                                                                      (Rp miliar)


                                                                1.185.716                                                                           1.040.834

                                        962.619     963.581
                            931.931                                                                                           805.511     805.511
                                                                                                                  810.730
                 889.639
      838.318                                                                            729.169 769.269




       2021       2022          2023     2024 2024* 2025                                 2021         2022        2023        2024 2024* 2025
       *)   Disajikan kembali                                                            *)   Disajikan kembali




 Jumlah Ekuitas                                                                 Current Account Saving Account (CASA) -
 (Rp miliar)                                                                    Bank Only
                                                                                (%)


                                                                176.339                                   72,9         71,6        70,4       70,4
                                        166.548 166.548                                        69,4
                            153.963
                 140.198
      126.520




       2021       2022          2023     2024 2024* 2025                                      2021       2022        2023        2024 2025
       *)   Disajikan kembali




 28     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 31
Permodalan & Praktik               Tata Kelola          Tanggung Jawab Sosial          Komitmen             Laporan
Manajemen Risiko                   Perusahaan           dan Lingkungan                 ESG                  Keuangan




Pendapatan Operasional                                                          Laba Bersih
(Rp miliar)                                                                     (Rp miliar)


                                         64.515     63.895   64.976                                             21.106   21.669   21.669
                  61.472        62.747                                                                                                       20.111
       55.865                                                                                     18.482



                                                                                       10.977




       2021       2022          2023     2024 2024* 2025                               2021       2022          2023     2024 2024* 2025
       *)   Disajikan kembali                                                          *)   Disajikan kembali




Return on Equity (ROE) - Bank Only                                              Rasio Kredit Kualitas Rendah (KKR)/
(Menggunakan rata-rata total ekuitas sebagai                                    Loan at Risk (LaR)
faktor penyebut)                                                                (Rp miliar)

                         14,9        15,2                                                      23,3
                                                 14,2
                                                         12,7
                                                                                                         16,0
                9,4
                                                                                                                     12,9
                                                                                                                              10,3
                                                                                                                                           8,5




              2021      2022        2023     2024 2025                                        2021      2022        2023     2024 2025




                                                                                                                  Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                      29
                                                                                                 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 32
                                      Performa               Laporan                     Profil               Analisis dan Pembahasan                      Fungsi
                                      2025                   Manajemen                   Perusahaan           Manajemen atas Kinerja Bank                  Penunjang Bisnis




Ikhtisar Kinerja Bisnis

Pinjaman yang Diberikan untuk Segmen Business Banking
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
                                                                                                                  YoY
                                   Uraian                                         2025              2024       2024-2025             2023            2022            2021
                                                                                                                  (%)
 Korporasi                                                                        445.202        356.384                 24,9        317.592        255.639         229.027
 Menengah                                                                         131.797        109.929                 19,9        102.460         112.462         99.132
 Kecil                                                                             75.071           75.782               (0,9)           84.892       97.210         95.752
 Luar Negeri                                                                       72.981           75.014               (2,7)           56.611       67.405         58.446
 Jumlah                                                                           725.051        617.109                 17,5        561.555        532.716         482.357


                                                                                                                                                                      445.202
                                                                                                                                     356.384
                                                                                                 317.592
                                                             255.639
                       229.027


            99.132                                  112.462                              102.460                             109.929                         131.797
      95.752                                  97.210                               84.892                              75.782                           75.071
                                     67.405                                                                   75.014                              72.981
58.446                                                                    56.611



            2021                                2022                                     2023                             2024                              2025
                                                       Luar Negeri               Kecil          Menengah               Korporasi




Pinjaman yang Diberikan untuk Segmen Konsumer
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
                                                                                                                  YoY
                                   Uraian                                         2025              2024       2024-2025             2023            2022            2021
                                                                                                                  (%)
 KPR                                                                               72.689           66.506                9,3            58.456       53.502         49.573
 Payroll                                                                           63.510            57.952               9,6            50.575       43.064         35.799
 Kartu Kredit                                                                      16.330           15.000                8,9            13.986       12.341          11.868
 Lainnya                                                                            3.646             3.058              19,2             1.471            695            1.749
 Jumlah                                                                           156.175        142.516                  9,6        124.488        109.602          98.989


                                                                                                                                                  72.689
                                                                                                              66.506
                                                                         58.456                                        57.952                          63.510
                                     53.502
49.573                                                                         50.575
                                              43.064
         35.799


                                                                                           13.986                               15.000                           16.330
                  11.868                           12.341
                           1.749                              695                                   1.471                                3.058                            3.646


            2021                                2022                                     2023                             2024                              2025
                                                       KPR             Payroll              Kartu Kredit               Lainnya




 30        A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 33
Permodalan & Praktik               Tata Kelola             Tanggung Jawab Sosial                    Komitmen            Laporan
Manajemen Risiko                   Perusahaan              dan Lingkungan                           ESG                 Keuangan




Pinjaman yang Diberikan untuk Segmen Korporasi Termasuk Luar Negeri berdasarkan Sektor
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
                                                                           2025
                       Uraian                                                                             2024               2023                2023               2021
                                                               Total Loan        Komposisi
 Perindustrian                                                      108.806                  21,0         116.819             105.030                 94.346         85.361
 Pertanian                                                           29.219                   5,6          29.561              33.662                 30.334         34.241
 Jasa dunia usaha                                                    42.928                   8,3          37.751              35.473                 30.892         26.056
 Listrik, gas, dan air                                               41.598                   8,0          29.025              25.038                 19.871         18.454
 Pengangkutan, pergudangan, dan                                      51.694                  10,0          48.225              39.399                 36.248         31.785
 komunikasi
 Konstruksi                                                         108.710                  21,0          45.405              45.764                 44.112         43.470
 Perdagangan, restoran, dan hotel                                    38.116                   7,4          37.143              34.139                 20.313         23.094
 Pertambangan                                                        53.514                  10,3          45.933              38.233                 31.912         12.524
 Jasa pelayanan sosial                                               42.538                   8,2          39.172              15.866                 13.274         10.127
 Lain-lain                                                             1.072                  0,2           2.538                  2.325               1.742             2.361
 Jumlah                                                             518,195              100,0            431.572            374.930             323.044            287.473
                                                                                                                              Perindustrian

                                                                                                                              Pertanian
                           29,7%               29,2%               28,9%           27,1%                  21,0%
                                                                                                                              Jasa Dunia Usaha
                                                                                                           5,6%
                                                                                       6,8%                                   Listrik, Gas, dan Air
                                                                   9,0%                                    8,3%
                                               9,4%
                           11,9%                                                       8,7%               8,0%                Pengangkutan,
                                               9,6%                9,5%                                                       Pergudangan, dan
                           9,1%                                                        6,7%               10,0%               Komunikasi
                                               6,2%                6,7%
                           6,4%                                                    11,2%
                                               11,2%               10,5%                                                      Konstruksi
                           11,1%                                                                          21,0%
                                                                                   10,5%                                      Perdagangan, Restoran,
                                               13,7%               12,2%                                                      dan Hotel
                           15,1%                                                       8,6%               7,4%
                                               6,3%                9,1%                                                       Pertambangan
                           8,0%                                                10,4%                     10,3%
                                               9,9%             10,2%                                                         Jasa Pelayanan Sosial
                           4,4%                                                 9,1%                      8,2%
                    0,8%           3,5% 0,5%           4,1% 0,6%      4,2% 0,6%                      0,2%                     Lainnya


                         2021                 2022                 2023            2024                   2025

Pinjaman yang Diberikan untuk Business Banking Segmen Kecil
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
                                                                                                              YoY
                             Uraian                                        2025               2024         2024-2025               2023               2022          2021
                                                                                                              (%)
 Branch Credit Management (BCM)                                               32.634           32.141                 1,5           34.088             37.870        44.230
 Kredit Usaha Rakyat (KUR)                                                    26.258           33.166               (20,8)          44.101             52.708        44.008
 Kredit Kepada Lembaga Keuangan (KKLK)                                         1.226                878              39,6               192               128               50
 BNI Wirausaha (BWU)                                                          14.953            9.597                55,8            6.546              6.504            7.464
 Jumlah                                                                       75.071           75.782                (0,9)          84.927             97.210        95.752

                                            52.708
44.230                                                                        44.101
      44.008
                                   37.870
                                                                     34.088                                        33.166                      32.634
                                                                                                          32.141
                                                                                                                                                        26.258

                                                                                                                                                                         14.953
                     7.464                                 6.504                                                                    9.597
                                                                                              6.546
               50                                    128                               192                                   878                                 1.226

          2021                                2022                              2023                                 2024                                    2025
                                                     BCM               KUR                    KKLK                  BWU


                                                                                                                             Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                                           31
                                                                                                            PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 34
                               Performa          Laporan             Profil              Analisis dan Pembahasan               Fungsi
                               2025              Manajemen           Perusahaan          Manajemen atas Kinerja Bank           Penunjang Bisnis




Kinerja Jumlah Dana Pihak Ketiga - Tidak Termasuk Dana Syirkah Temporer
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
                                                                                          YoY
                      Uraian                              2025          2024           2024-2025       2023            2022           2021
                                                                                          (%)
 Giro                                                     439.498        305.734             43,8      345.496         314.625        281.398
 Tabungan                                                 286.460        257.544             11,2       231.981        242.695        224.670
 Deposito                                                 314.875        242.233             30,0      232.665         208.798        223.101
 NCD yang Diterbitkan                                            -                -             -              588       3.151                   -
 Jumlah                                                  1.040.834       805.511             29,2      810.730         769.269        729.169


                                                                                                                     439.498
                                                           345.496
                              314.625                                                    305.734
281.398                                                                                                                          314.875
                                                                       232.665                 257.544
      224.670                      242.695                                                           242.233               286.460
            223.101                                              231.981
                                         208.798




                      -                          3.151                           588                             -                           -

          2021                          2022                          2023                          2024                       2025
                                          Giro            Tabungan           Deposito           NCD yang Diterbitkan




Rating Perusahaan Tahun 2025
                          Lembaga Pemeringkat                                                          Peringkat
                                                                     PEFINDO
 Corporate Rating                                                                                    idAAA/Stable
                                                                     Moody's
 Outlook                                                                                                   Stable
 Foreign Long Term Bank Deposits                                                                           Baa2
 Local Long Term Bank Deposits                                                                             Baa2
 Baseline Credit Assessment                                                                                Baa3
 Adjusted Baseline Credit Assessment                                                                       Baa3
 Counterparty Risk Assessment                                                                          Baa2/P-2
                                                                 Fitch Rating
 Long Term Foreign Currency                                                                           BBB/Stable
 Long Term Local Currency                                                                             BBB/Stable
 Short Term Foreign Currency                                                                                F2
 Viability Rating                                                                                          bbb-
 National Long Term Rating                                                                            AAA/Stable
 National Short Term Rating                                                                                 F1+
                                                             S&P Global Ratings
 Outlook                                                                                                   Stable
 Long Term Foreign Issuer Credit                                                                           BBB
 Long Term Local Issuer Credit                                                                             BBB
 Short Term Foreign Issuer Credit                                                                           A-2
 Short Term Local Issuer Credit                                                                             A-2




 32     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 35
Permodalan & Praktik        Tata Kelola           Tanggung Jawab Sosial       Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan            dan Lingkungan              ESG             Keuangan




Informasi Saham


Sejak 25 November 1996, BNI telah mencatat dan memperdagangkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia
(dahulu Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya) dengan kode saham BBNI, serta menjadikan BNI
sebagai bank pemerintah pertama yang menjadi perusahaan terbuka.

Informasi Pergerakan Saham BBNI 2023-2025 di Bursa Efek Indonesia
                 Jumlah Saham                                Harga Saham                            Rata-rata
                    Beredar                               (Rp/lembar saham)                          Volume           Kapitalisasi
   Periode
                    (lembar                                                                         Transaksi        Pasar (Rp-juta)
                   saham)*          Pembukaan           Tertinggi     Terendah     Penutupan     (lembar saham)
 2025
 Triwulan I       37.297.312.916          4.360           4.880           3.630      4.240          74.191.455        158.140.607
 Triwulan II      37.297.312.916          3.680           4.580           3.610      4.120          77.030.914        153.664.929
 Triwulan III     37.297.312.916          4.120           4.600           3.930      4.100          50.927.383        152.918.983
 Triwulan IV      37.297.312.916          4.050           4.560           3.720      4.370          50.108.112        162.989.257
 2024
 Triwulan I       37.297.312.916          5.375           6.250           5.300      5.900          50.593.808        220.054.146
 Triwulan II      37.297.312.916          5.900           5.900           4.260      4.660          77.031.308        173.805.478
 Triwulan III     37.297.312.916          4.690           5.850           4.630      5.350          56.792.517        199.540.624
 Triwulan IV      37.297.312.916          5.375           5.750           4.260      4.350          47.945.400        162.243.311
 2023
 Triwulan I      18.648.656.458           9.226           9.750           8.426      9.350          30.634.893        174.364.938
 Triwulan II     18.648.656.458           9.350           9.600           8.650      9.150          26.201.752        170.635.207
 Triwulan III    18.648.656.458           9.200           10.426          8.626      10.326         30.092.781        192.566.027
 Triwulan IV*     37.297.312.916          5.163           5.425           4.720      5.375          51.372.390        200.473.051
* Pada tanggal 6 Oktober 2023, BNI secara efektif telah mengimplementasikan stock split (pemecahan saham) dengan rasio pemecahan 1:2
  (1 lembar saham menjadi 2 lembar saham). Stock split tidak menyebabkan perubahan nilai kepemilikan saham oleh investor karena jumlah
  saham beredar BNI meningkat menjadi 2 kali diikuti harga saham yang menyesuaikan 0,5 kali dari harga sebelumnya. Maka, sejak tanggal
  efektif tersebut, saham BNI diperdagangkan dengan harga baru.




                                                                                                     Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                 33
                                                                                    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 36
                                                                                                 Performa                                                   Laporan                                                                Profil                                                            Analisis dan Pembahasan                                                                                                                    Fungsi
                                                                                                 2025                                                       Manajemen                                                              Perusahaan                                                        Manajemen atas Kinerja Bank                                                                                                                Penunjang Bisnis




Grafik Perbandingan Harga Saham BBNI dan LQ45 serta IHSG
di Sepanjang Periode 2023-2025




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               8.647
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  8.509
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     8.164
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        8.061
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           7.830
                                                                                                                                                                                                                                                             7.671



                                                                                                                                                                                                                                                                                       7.574
                                                                                                                                                                                                                                                                          7.528




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              7.484
                                                                                                                                                     7.273



                                                                                                                                                                               7.316

                                                                                                                                                                                            7.289
                                                                                                                                                                  7.208




                                                                                                                                                                                                         7.234




                                                                                                                                                                                                                                                7.256




                                                                                                                                                                                                                                                                                                    7.114




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    7.176
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              7.109
                                                                                                                                        7.081




                                                                                                                                                                                                                                   7.064




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 7.080




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 6.928
                                                                                                                                                                                                                      6.971
                                                                                     6.931

                                                                                                  6.953

                                                                                                               6.940
                                              6.916
       6.839

                    6.843

                                 6.805




                                                                                                                           6.752




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      6.767
                                                           6.633

                                                                        6.662




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        6.511
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           6.271

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        103.097.506

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      108.013.600
      57.378.130

                   50.079.570

                                75.633.476

                                             45.148.500

                                                          65.397.296

                                                                       42.327.059

                                                                                    56.658.060

                                                                                                 53.919.245

                                                                                                              70.606.010

                                                                                                                           52.679.418

                                                                                                                                        56.661.468

                                                                                                                                                     43.734.795

                                                                                                                                                                  45.735.141

                                                                                                                                                                               53.534.416

                                                                                                                                                                                            53.591.572

                                                                                                                                                                                                         79.804.081

                                                                                                                                                                                                                      85.735.717

                                                                                                                                                                                                                                   65.862.211

                                                                                                                                                                                                                                                54.907.274

                                                                                                                                                                                                                                                             55.781.654

                                                                                                                                                                                                                                                                          60.072.495

                                                                                                                                                                                                                                                                                       46.550.548

                                                                                                                                                                                                                                                                                                    44.881.100

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 52.859.484

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              58.032.232

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           62.081.970




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    71.104.977

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 55.087.466

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              40.173.309

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           52.758.205

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        60.962.015

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     73.256.991

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  41.365.760

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               32.229.255
       Jan-23

                    Feb-23

                                 Mar-23

                                              Apr-23

                                                           May-23

                                                                        Jun-23

                                                                                     Jul-23

                                                                                                  Aug-23

                                                                                                               Sep-23

                                                                                                                            Oct-23

                                                                                                                                         Nov-23

                                                                                                                                                      Dec-23

                                                                                                                                                                   Jan-24

                                                                                                                                                                                Feb-24

                                                                                                                                                                                             Mar-24

                                                                                                                                                                                                         Apr-24

                                                                                                                                                                                                                      May-24

                                                                                                                                                                                                                                   Jun-24

                                                                                                                                                                                                                                                Jul-24

                                                                                                                                                                                                                                                             Aug-24

                                                                                                                                                                                                                                                                          Sep-24

                                                                                                                                                                                                                                                                                       Oct-24

                                                                                                                                                                                                                                                                                                    Nov-24

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Dec-24

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              Jan-25

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           Feb-25

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Mar-25

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      Apr-25

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    May-25

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Jun-25

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              Jul-25

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           Aug-25

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Sep-25

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     Oct-25

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  Nov-25

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Dec-25
                                Rata-rata Volume Perdagangan Saham BBNI                                                                                                                                                            Harga Penutupan Saham BBNI                                                                                                                       IHSG




KILAS KINERJA SAHAM PERSEROAN
Pada kuartal pertama tahun 2025, pasar modal Indonesia mengalami volatilitas seiring dengan ketidakpastian
global. Sentimen negatif dipicu oleh eskalasi perang dagang Amerika Serikat, serta indikator makroekonomi
domestik yang masih di bawah ekspektasi investor. Kondisi ini sempat memberikan tekanan pada harga
saham BBNI, terutama di tengah aksi jual investor asing yang mencari aset lindung nilai.

Katalis positif datang dari respons market terhadap hasil keputusan RUPST 2025 mengenai pembagian
dividen tahun buku 2024. BNI menetapkan Dividend Payout Ratio sebesar 65% dari total laba bersih tahun
buku 2024 kepada pemegang saham. Rasio tersebut merupakan rasio tertinggi sepanjang sejarah, di mana
BNI secara bertahap telah meningkatkan Dividend Payout Ratio sejak tahun buku 2021 (Tahun Buku 2021:
25%, Tahun Buku 2022: 40%, Tahun Buku 2023: 50%). Total dividen yang dibagikan setara dengan Rp13,95
triliun atau Rp374,06 per lembar saham. Pencapaian ini mencerminkan respons positif investor terhadap
fundamental keuangan BNI yang solid, keberlanjutan transformasi digital, serta strategi pertumbuhan bisnis
yang konsisten.

Memasuki kuartal kedua tahun 2025, pasar masih mengalami volatilitas yang mengkibatkan harga saham
BBNI tertekan. Hal ini dikarenakan pengumuman implementasi tarif resiprokal oleh Amerika Serikat kepada
seluruh negara mitra dagang sehingga mendorong investor untuk melakukan aksi jual. Ketidakpastian juga
berasal dari sentimen global akibat konflik geopolitik Iran-Israel, serta pelemahan daya beli masyarakat
domestik yang mendorong indeks PMI Manufaktur Indonesia terkontraksi di bawah level 50.

Pada kuartal ketiga 2025, IHSG dan LQ45 mengalami kenaikan masing-masing sebesar 16,4% dan 2,8%
QoQ. Pertumbuhan indeks ini terutama didorong oleh saham-saham di sektor energi dan telekomunikasi.
Di sisi lain, arus modal asing keluar (foreign outflow) sebesar Rp1,2 triliun sehingga menyebabkan saham-
saham perbankan big caps mengalami tekanan, di mana saham BBNI tetap resilient dengan penurunan
relatif terbatas sebesar -0,5% QoQ.




 34                A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 37
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial   Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan          ESG           Keuangan




Pada kuartal keempat 2025, saham BBNI mengalami pemulihan didorong oleh respons positif pasar
terhadap strategi manajemen BNI untuk mengakselerasi pertumbuhan kredit pada November 2025,
didukung oleh likuiditas tinggi dan permodalan yang kuat. Berdasarkan consensus market, analis pasar
modal menempatkan target price (TP) BBNI di kisaran Rp5.168 per lembar saham. Jika dibandingkan dengan
harga penutupan pada akhir tahun 2025 di level Rp4.370 per lembar saham, maka terdapat potensi upside
sebesar 18,3%, mencerminkan keyakinan investor terhadap prospek jangka panjang BBNI.

Secara keseluruhan, tahun 2025 menjadi momentum penting bagi BNI untuk memperkuat fundamental
bisnis sekaligus mendukung agenda prioritas pemerintah di sektor infrastruktur, energi, pangan, hilirisasi
industri, pemberdayaan UKM, dan perumahan. Optimisme pasar juga ditopang oleh komitmen BNI
dalam melanjutkan transformasi digital, memperluas layanan internasional, serta memperkuat keuangan
berkelanjutan. Seluruh faktor tersebut diharapkan dapat menjadi katalis positif yang menjaga kepercayaan
investor terhadap saham BBNI di masa mendatang.


AKSI KORPORASI
Selama tahun buku 2025, BNI tidak menjalankan aksi korporasi yang menyebabkan terjadinya perubahan
pada saham seperti pemecahan, saham (stock split), penggabungan saham (reverse stock), saham bonus,
perubahan nilai nominal saham, penerbitan efek konversi, serta penambahan dan pengurangan modal.


PENGHENTIAN SEMENTARA PERDAGANGAN SAHAM (SUSPENSION) DAN/ATAU
PENGHAPUSAN PENCATATAN SAHAM (DELISTING)
Sepanjang tahun buku 2025, BNI tidak pernah dikenakan sanksi perdagangan saham baik berupa penghentian
sementara perdagangan saham (suspension) maupun penghapusan pencatatan saham (delisting) di Bursa.




                                                                                    Laporan Tahunan 2025
                                                                                                            35
                                                                   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 38
                            Performa      Laporan            Profil            Analisis dan Pembahasan            Fungsi
                            2025          Manajemen          Perusahaan        Manajemen atas Kinerja Bank        Penunjang Bisnis




Ikhtisar Obligasi, Sukuk,
dan/atau Obligasi Konversi

Daftar Obligasi yang masih Beredar di Tahun 2025
                                    Tanggal
        Nama Obligasi                             Tanggal Efektif           Tenor          Mata Uang                Nilai
                                   Penerbitan
Obligasi Berwawasan               21 Juni 2022       21 Juni 2022          5 tahun           Rupiah          Rp1.000.000.000.000
Lingkungan (Green Bond) I
Seri B
BNI Additional Tier I Capital     24 September    24 September        Perpetual, Non        Dolar AS            USD600.000.000
Bond 2021                             2021            2021           Callable 5,5 tahun



Tier 2 Subordinated Notes        30 Maret 2021    30 Maret 2021            5 tahun          Dolar AS            USD500.000.000



Global Bond BNI 2024              05 April 2024      05 April 2024         5 tahun          Dolar AS            USD500.000.000



Long Term Notes (LTN) BP           07 Februari       07 Februari          12,75 tahun        Rupiah             Rp14.036.333.250
Tapera                                2025              2025




Obligasi Berlandaskan              04 Juli 2025      04 Juli 2025          3 tahun           Rupiah          Rp3.500.000.000.000
Keberlanjutan (Sustainability
Bond) Berkelanjutan I BNI
2025 Seri A
Obligasi Berlandaskan              04 Juli 2025      04 Juli 2025          5 tahun           Rupiah          Rp1.500.000.000.000
Keberlanjutan (Sustainability
Bond) Berkelanjutan I BNI
2025 Seri B




 36    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 39
Permodalan & Praktik          Tata Kelola        Tanggung Jawab Sosial       Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko              Perusahaan         dan Lingkungan              ESG            Keuangan




     Harga             Tanggal Jatuh        Tingkat Suku                       Bursa Tempat
                                                               Peringkat                            Wali Amanat       Status
   Penawaran              Tempo                Bunga                            Pencatatan
     100,00            21 Juni 2027                6,85%   idAAA (Pefindo)    Bursa Efek        PT Bank Mandiri        Aktif/
                                                                              Indonesia (IDX)   (Persero) Tbk      Belum Lunas

     100,00              Perpetual.                 4,3%   Ba3 (Moodys)       SGX Listing       HSBC Corp Ltd.         Aktif/
                       Opsi first call                                                                             Belum Lunas
                       pertama pada
                       24 Maret 2027
     100,00            30 Maret 2026               3,75%   Ba2 (Moodys)       SGX Listing       HSBC Corp Ltd.         Aktif/
                                                           BB+ (Fitch                                              Belum Lunas
                                                           Rating)
     100,00            05 April 2029               5,28%   BBB (S&P) and      SGX Listing       HSBC Corp Ltd.         Aktif/
                                                           BBB- (Fitch                                             Belum Lunas
                                                           Rating)
     100,00            07 November                 0,55%   (Mengikuti         Private           -                      Aktif/
                           2037                            rating             Placement                            Belum Lunas
                                                           corporate)         (tanpa
                                                                              penawaran
                                                                              umum
     100,00             04 Juli 2028               6,60%   idAAA (Pefindo)    Bursa Efek        PT Bank Rakyat        Aktif/
                                                                              Indonesia (IDX)   Indonesia         Belum Lunas)
                                                                                                (Persero) Tbk

     100,00             04 Juli 2030               6,65%   idAAA (Pefindo)    Bursa Efek        PT Bank Rakyat        Aktif/
                                                                              Indonesia (IDX)   Indonesia         Belum Lunas)
                                                                                                (Persero) Tbk




                                                                                                    Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                               37
                                                                                   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 40
                           Performa       Laporan            Profil            Analisis dan Pembahasan             Fungsi
                           2025           Manajemen          Perusahaan        Manajemen atas Kinerja Bank         Penunjang Bisnis




Sumber Pendanaan Lainnya

Global Certificate of Deposit (CD) yang Diterbitkan di Tahun 2025
                                                                                            Tanggal
                        Tanggal        Tanggal                               Nilai                        Tingkat
      Nama NCD                                           Tenor                               Jatuh                      Status
                       Penerbitan       Efektif                             (USD)                         Diskonto
                                                                                            Tempo
                          22             02                                                   21
 BBNIJ 0 11/21/2025    November       Desember        354 Hari (1Y)       50.000.000       November        4,92%        Mature
                         2024           2024                                                 2024




Global Certificate of Deposit (CD) yang Dilunasi di Tahun 2025
                                                                                            Tanggal
                        Tanggal        Tanggal                               Nilai                        Tingkat
      Nama NCD                                           Tenor                               Jatuh                      Status
                       Penerbitan       Efektif                             (USD)                         Diskonto
                                                                                            Tempo
                          02             02                                                   21
 Credit Agricole CIB   Desember       Desember          354 Hari          50.000.000       November                     4,92%
                         2024           2024                                                 2024



Surat Utang Senior BNI yang Diterbitkan di Tahun 2025
                                                                                             Tanggal
                        Tanggal        Tanggal                               Nilai                         Tingkat
      Nama NCD                                           Tenor                                Jatuh                      Status
                       Penerbitan       Efektif                              (Rp)                          Diskonto
                                                                                             Tempo
                                                                                               07
Long Term Notes        07 Februari    07 Ferbuari                                                                        Belum
                                                      12,75 Tahun         14.036.333.250    November         0,55%
(LTN) BP Tapera           2025           2025                                                                            Lunas
                                                                                              2037
Obligasi
Berlandaskan
Keberlanjutan
                                                                                                                         Belum
(Sustainability        04 Juli 2025   04 Juli 2025      3 Tahun       3.500.000.000.000    04 Juli 2028      6,60%
                                                                                                                         Lunas
Bond)
Berkelanjutan I BNI
2025 Seri A
Obligasi
Berlandaskan
Keberlanjutan
                                                                                                                         Belum
(Sustainability        04 Juli 2025   04 Juli 2025      5 Tahun       1.500.000.000.000    04 Juli 2030      6,65%
                                                                                                                         Lunas
Bond)
Berkelanjutan I BNI
2025 Seri B




 38     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 41
Permodalan & Praktik        Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan    dan Lingkungan               ESG           Keuangan




Rating Perusahaan Tahun 2025
                       Lembaga Pemeringkat                                             Peringkat
 PEFINDO
 Corporate Rating                                             idAAA/Stable
 Moody's
 Outlook                                                      Stable
 Foreign Long Term Bank Deposits                              Baa2
 Local Long Term Bank Deposits                                Baa2
 Baseline Credit Assessment                                   Baa3
 Adjusted Baseline Credit Assessment                          Baa3
 Counterparty Risk Assessment                                 Baa2/P-2
 Fitch Rating
 Long Term Foreign Currency                                   BBB/Stable
 Long Term Local Currency                                     BBB/Stable
 Short Term Foreign Currency                                  F2
 Viability Rating                                             bbb-
 National Long Term Rating                                    AAA/Stable
 National Short Term Rating                                   F1+
 S&P Global Ratings
 Outlook                                                      Stable
 Long Term Foreign Issuer Credit                              BBB
 Long Term Local Issuer Credit                                BBB
 Short Term Foreign Issuer Credit                             A-2
 Short Term Local Issuer Credit                               A-2




                                                                                              Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                      39
                                                                             PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 42
                                 Performa          Laporan               Profil            Analisis dan Pembahasan               Fungsi
                                 2025              Manajemen             Perusahaan        Manajemen atas Kinerja Bank           Penunjang Bisnis




Kilas Peristiwa 2025

Januari
 15 Januari




BNI direct Appreciation Night 2024
Sebagai bentuk apresiasi kepada 37 nasabah korporasi dan institusi
yang telah menjadi mitra strategis dalam perjalanan transformasi digital
perbankan. disaksikan langsung oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara
(BUMN) Erick Thohir serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani.
Pemberian penghargaan ini menegaskan peran penting nasabah dalam
mendukung ekosistem keuangan yang semakin inovatif dan berdaya saing.




Februari
 3 – 10 Februari                         21 Februari                                                               21 Februari




BNI Customer Gathering                 Fraud Banking Workshop 2025 “Refleksi Fraud Case 2024                      Peringatan Hari Peduli
Imlek                                  dan Mitigasi Fraud 2025: Mitigasi Cyber Crime dan Cyber                    Sampah Nasional (HPSN)
BNI Customer Gathering Imlek           Security Dampak Penerapan POJK 12/2024 tentang Strategi                    Memperingat Hari Peduli Sampah
merupakan bentuk apresiasi BNI                                                                                    Nasional (HPSN), BNI berkolaborasi
terhadap nasabah-nasabah loyal
                                       Anti Fraud dan Risiko Operasional bagi PJP/PIP”                            dengan Bank Sampah Bersinar
                                       Infobank Institute mengundang AFR untuk menjadi narasumber dalam
BNI. Customer Gathering Imlek                                                                                     sebagai    BNI    Agen46    untuk
                                       Fraud Banking Workshop 2025 yang berlokasi di Truntum Hotel Kuta Bali.
2025 dilaksanakan di 3 kota yakni                                                                                 menyelenggarakan acara edukasi
Jakarta, Medan dan Surabaya yang                                                                                  pengelolaan sampah di terusan
                                       AFR menyampaikan materi mengenai penerapan Strategi Anti Fraud
mengundang         nasabah/debitur                                                                                Bojongsoang.
                                       berdasarkan POJK 12/2024, termasuk jenis perbuatan tergolong fraud, Know
kelolaan Corporate Banking &
                                       Your Employee dan kebijakan Strategi Anti Fraud.
International, Enterprise Banking,
Commercial Banking dan Retail
(BNI Emerald, Private & Credit
Card).




 27 Februari                                                                   28 Februari




Investor Daily Roundtable Danantara                                           Penandatanganan Kerja
Acara ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara BNI dan B-Universe,     Sama Mitra Keagenan untuk
menghadirkan diskusi mendalam tentang peluang investasi dan arah              Layanan Keuangan Insklusif
transformasi ekonomi di Indonesia. Hadir sebagai narasumber utama, Dony
Oskaria, Chief Operating Officer Danantara, dan Pandu Patria Sjahrir, Chief   antara BNI dengan
Investment Officer Danantara, berbagi wawasan mengenai tren investasi         PT Arranet Teknologi
serta strategi menghadapi dinamika ekonomi global.                            Indonesia
                                                                              Kerja sama ini memberikan dampak
                                                                              seluruh   jaringan   PT   Arranet
                                                                              Teknologi    Indonesia   berperan
                                                                              sebagai mitra BNI Agen46.



 40       A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 43
Permodalan & Praktik             Tata Kelola           Tanggung Jawab Sosial           Komitmen           Laporan
Manajemen Risiko                 Perusahaan            dan Lingkungan                  ESG                Keuangan




Maret
 14 Maret                                                                        21 Maret




Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian                             Launching Layanan Wealth Management di Singapura
Koperasi RI dengan BNI                                                          Peluncuran BNI Emerald Singapore menjadi langkah maju bagi BNI dalam
Diselenggarakan di Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sidomulyo,                 menyediakan layanan wealth management bagi nasabahnya yang tersebar
Kelurahan Sidomulyo, Kabupaten Sleman, DI. Yogyakarta, dan dihadiri oleh        di berbagai belahan dunia. Dengan menggandeng mitra investasi ternama
Wakil Menteri Koperasi RI beserta Jajaran dan Wakil Direktur Utama BNI.         seperti Schroders & Fullerton, BNI semakin mempertegas perannya sebagai
Acara ini merupakan bagian dari program pengembangan kelembagaan                institusi keuangan yang terus berkembang di kancah global.
Gapoktan menjadi Koperasi dan Pengembangan Koperasi menuju Koperasi
Desa Merah Putih.




April
 16 April




Launching Rejeki wondr BNI
BNI kembali menghadirkan program Undian Rejeki wondr BNI sebagai
bentuk apresiasi kepada nasabah setia dan menjaring nasabah baru yang
berlangsung sejak April 2025 hingga 31 Januari 2026. BNI menyiapkan
hadiah seperti 2 unit mobil Mercedes-Benz New E300, 14 unit Chery J6, 20
unit Honda HR-V, 170 unit Honda Beat, serta ratusan smartphone dan hadiah
menarik lainnya. Nasabah dapat mengumpulkan kupon undian selama
periode program melalui aktivitas perbankan seperti pembukaan rekening,
aktivasi wondr, peningkatan saldo tabungan, serta transaksi finansial melalui
aplikasi wondr by BNI. Program ini juga menjadi bagian dari strategi BNI
untuk meningkatkan pengalaman digital nasabah melalui aplikasi wondr.
Selain memudahkan akses perbankan, wondr by BNI juga mendorong
peningkatan jumlah pengguna, volume transaksi, serta pertumbuhan dana
pihak ketiga dari produk tabungan.




                                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                 41
                                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 44
                                  Performa           Laporan               Profil             Analisis dan Pembahasan                Fungsi
                                  2025               Manajemen             Perusahaan         Manajemen atas Kinerja Bank            Penunjang Bisnis




Mei
 24 Mei                                   27 Mei                                 30 Mei - 1 juni




Re-Launch BNI Private:                  Latest Update in Indonesia’s
Hadir dengan Wajah Baru,                Investment Landscape
Maknai Kesuksesan Antar                 Acara      “Latest     Update      in
                                        Indonesia’s Investment Landscape”
Generasi HNWI                           diselenggarakan di BNI Hong Kong
BNI Private hadir dengan wajah
                                        Gallery sebagai wadah diskusi
baru menawarkan pengelolaan
                                        strategis mengenai perkembangan
kekayaan dan value proposition
                                        terkini dunia investasi di Indonesia.
ekslusif untuk nasabah Private.                                                 BNI Java Jazz Festival 2025
Peluncuran wajah baru BNI Private                                               Sebagai bagian dukungan BNI dalam event International BNI Java Jazz
                                        Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa
ini juga diumumkan pada acara                                                   Festival 2025, BNI menyiapkan deretan promo menarik selama festival
                                        tokoh penting, antara lain Mr. Mirza
Tatler Indonesia Relaunch Gala.                                                 musik terbesar di Asia Tenggara tersebut berlangsung. Masyarakat
                                        Adityaswara – Vice Chairman of
                                        the Board of Commissioners OJK,         bisa meraih berbagai keuntungan, dengan menjadi nasabah BNI serta
Dalam acara tersebut, BNI Private                                               melakukan aktivasi dan transaksi menggunakan wondr by BNI. BNI
                                        Mr. Yul Edison – Konsul Jenderal
juga memperkenalkan dua kartu                                                   Java Jazz Festival memiliki audiens yang sangat sesuai dengan segmen
                                        Republik Indonesia untuk Hong
eksklusif:                                                                      nasabah BNI, di antaranya generasi muda gemar nonton musik jazz
                                        Kong dan Makau, Mr. Agung
• Kartu Debit BNI Private yang                                                  bersama teman dan keluarga. Momentum ini menjadi peluang strategis
                                        Prabowo – Director of Corporate
   menjadi Debit Mastercard World                                               untuk mengakselerasi akuisisi nasabah baru dan peningkatan transaksi
                                        Banking BNI, serta Mr. Rudy
   Elite pertama di Indonesia                                                   melalui berbagai touchpoint kreatif selama event berlangsung. Melalui
                                        Tandjung – President Commissioner
   dengan desain metal futuristik.                                              event ini, BNI juga mengajak masyarakat untuk merasakan kemudahan dan
                                        BNI Sekuritas.
• Kartu Kredit BNI Visa Infinite                                                manfaat bertransaksi digital dengan wondr by BNI, dalam suasana festival
   Private berbahan metal yang                                                  musik yang penuh keceriaan.
                                        Forum      ini    bertujuan     untuk
   menawarkan beragam privileges
                                        memberikan        wawasan     terkini
   skala global.
                                        kepada      investor    dan     mitra
                                        perbankan       mengenai     peluang
                                        dan     dinamika      investasi    di
                                        Indonesia, sekaligus memperkuat
                                        kepercayaan pelaku pasar terhadap
                                        prospek        ekonomi      nasional.
                                        Dengan menggandeng KJRI Hong
                                        Kong, investor, dan counterparty
                                        banks,     kegiatan    ini   menjadi
                                        ajang kolaborasi penting untuk
                                        memperluas jejaring bisnis serta
                                        membuka peluang kerja sama
                                        strategis di sektor keuangan dan
                                        investasi.




Juni                                                                            Juli
 12 Juni                                                                         21 Juli




Penerbitan Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan                                  Launching Koperasi Desa Merah Putih
(Sustainability Bond) Berkelanjutan I BNI 2025 sebesar                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menegaskan komitmennya
                                                                                dalam mendukung Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang
Rp5 Triliun                                                                     diluncurkan Presiden RI Prabowo Subianto di Desa Bentangan, Klaten.
Diselenggarakan di Grha BNI lt. 25, BNI mengumumkan rencana penerbitan
                                                                                Sebagai bagian dari Himbara, BNI terlibat aktif mengelola 22 koperasi
obligasi berlandaskan keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan
                                                                                percontohan melalui dukungan layanan keuangan digital, penguatan
I Tahap I Tahun 2025 senilai maksimal Rp5 triliun. Obligasi tersebut
                                                                                kelembagaan, dan pembiayaan. Program ini diharapkan menjadi pilar
merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) dengan total
                                                                                penggerak kedaulatan ekonomi rakyat berbasis gotong royong serta
target penghimpunan dana sebesar Rp15 triliun. Adapun obligasi tersebut
                                                                                mempercepat pemerataan kesejahteraan desa secara berkelanjutan.
terdiri atas dua seri, yakni Seri A dengan tenor tiga tahun dan Seri B dengan
tenor lima tahun, dengan pembayaran bunga triwulanan dan pelunasan
pokok secara bullet payment saat jatuh tempo. Dana hasil penerbitan akan
difokuskan untuk pembiayaan proyek-proyek yang memenuhi kriteria
kegiatan usaha berwawasan lingkungan (KUBL) dan kegiatan usaha
berwawasan sosial (KUBS).




  42      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 45
Permodalan & Praktik           Tata Kelola         Tanggung Jawab Sosial            Komitmen            Laporan
Manajemen Risiko               Perusahaan          dan Lingkungan                   ESG                 Keuangan




Agustus
 8 Agustus                            15 Agustus                             15-17 Agustus




Edukasi dan Pelindungan              BNIdirect bisnis Launching
Konsumen kepada                      Event
mahasiswa baru Universitas           BNIdirect bisnis resmi diluncurkan
                                     dalam acara BNI wondrX 2025 di
Indonesia                            ICE BSD,Tangerang. Platform digital
Sosialisasi Edukasi Pelindungan
                                     terbaru ini dirancang khusus untuk
Konsumen dilakukan pada acara
                                     menjawab kebutuhan Usaha Mikro,
PKKMB UI 2025. Momen ini penting
                                     Kecil, dan Menengah (UMKM)
                                                                            BNI wondrX 2025
dalam memperkuat engagement                                                 Mengusung konsep experience-based dengan tema “More Than Just an
                                     dalam mengelola keuangan secara
dan memberikan edukasi keuangan                                             Expo”, BNI wondrX 2025 hadir dari 15 sd 17 Agustus 2025 menghadirkan
                                     lebih sederhana, cepat, efisien, dan
serta    pelindungan   konsumen                                             berbagai inovasi digital, penawaran eksklusif, dan kolaborasi lintas industri
                                     terintegrasi. BNIdirect bisnis hadir
kepada mahasiswa baru Universitas                                           untuk memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung. BNI wondrX
                                     dengan tagline #BisnisGakRibet,
Indonesia.     Pada  kesempatan                                             dirancang sebagai wadah untuk mempertemukan nasabah dengan lebih
                                     mempermudah UMKM mengakses
ini, BNI sebagai narasumber                                                 dari 300 mitra strategis BNI dari fashion, sport/hobby apparel, beauty,
                                     layanan perbankan digital sesuai
menyampaikan materi mengenai                                                dan kuliner. Pengunjung dapat menikmati berbagai pengalaman layanan
                                     kebutuhan mereka. Fitur unggulan
edukasi bahaya pinjaman online                                              transaksi perbankan digital melalui wondr by BNI, promo kartu debit,
                                     seperti rekap finansial real-time,
dan cara melindungi diri dari                                               kredit, dan QRIS, promo suku bunga Griya, OTO, Fleksi, serta pengalaman
                                     instant transfer, dan single user
modus-modus penipuan.                                                       layanan premium nasabah Emerald BNI. Dalam event tersebut juga
                                     payment dirancang agar transaksi
                                                                            dilakukan pengumuman pemenang tahap pertama program undian Rejeki
                                     dapat    dilakukan     kapan     pun
                                                                            wondr BNI dengan hadiah berupa unit Mercedes-Benz New E300, 7 unit
                                     dan di mana pun, memastikan
                                                                            Chery J6, 10 unit Honda HR-V, 85 unit Honda Beat, ratusan smartphone,
                                     operasional bisnis tetap berjalan
                                                                            serta hadiah menarik lainnya. Masih ada undian tahap kedua bagi nasabah
                                     tanpa hambatan.
                                                                            untuk berkesempatan memperoleh hadiah menarik dengan makin banyak
                                                                            bertransaksi menggunakan kartu debit dan wondr by BNI.




 15-17 Agustus                        17 Agustus                             17 Agustus




BNI wondrX 2025                      Event Lokal Merdeka
Partisipasi unit RR di BNI wondrX    Bertransaksi di BNI Agen46
2025 dengan membangun booth
dengan flagship “BNI Lelang
                                     Koperasi Desa/Kelurahan
Agunan”.     Partisipasi  kegiatan   Merah Putih
tersebut     merupakan      upaya    PT     Bank    Negara     Indonesia
pemasaran jaminan-jaminan kredit     (Persero) Tbk (BNI) melalui BNI
Unit RR.                             Agen46          menyelenggarakan       Wondr Everywhere – Beijing Edition
                                     kegiatan bertema “BNI Agen46           Acara Wondr Everywhere – Beijing Edition diselenggarakan pada 17 Agustus
                                     Merdeka     Bertransaksi”    dalam     2025 di KBRI Beijing untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan
                                     rangka meriahkan Hari Ulang            Republik Indonesia ke-80 dengan penuh semangat. Kegiatan ini menjadi
                                     Tahun Republik Indonesia ke-80         momen istimewa bagi komunitas Indonesia di China untuk merayakan
                                     pada tanggal 17 Agustus 2025           semangat kebangsaan sekaligus memperkenalkan inovasi layanan
                                     yang     berkolaborasi     bersama     keuangan modern.
                                     17     Koperasi    Desa/Kelurahan
                                     Merah Putih (KDKMP) di seluruh         Peringatan HUT RI ini dihadiri oleh jajaran pejabat KBRI Beijing, seluruh
                                     Indonesia salah satunya KDKMP          diaspora Indonesia di Beijing, serta masyarakat setempat China yang turut
                                     Bukit Duri. Kegiatan tersebut          meramaikan suasana perayaan. Kehadiran lintas komunitas ini memperkuat
                                     dikombinasikan dengan lomba 17         hubungan budaya dan bisnis antara Indonesia dan China dalam suasana
                                     Agustusan yang diikuti warga dari      kebersamaan yang hangat.
                                     berbagai usia, sekaligus menjadi
                                     ajang edukasi layanan perbankan        BNI Hong Kong aktif berpartisipasi dengan menggelar promosi dan kegiatan
                                     inklusif  seperti   Laku    Pandai,    marketing untuk aplikasi Wondr serta Kartu Multicurrency, memberikan
                                     layanan keuangan digital, dan          kesempatan kepada diaspora dan mitra lokal untuk mengenal kemudahan
                                     e-payment tanpa harus ke kantor        layanan perbankan digital BNI yang inovatif dan praktis. Partisipasi strategis
                                     cabang. Melalui kolaborasi ini, BNI    ini tidak hanya mempererat hubungan dengan komunitas diaspora, tetapi
                                     Agen46 membantu memperluas             juga membuka peluang pemasaran produk retail unggulan BNI untuk
                                     akses layanan keuangan dan             diaspora Indonesia di China.
                                     meningkatkan literasi keuangan
                                     masyarakat,     sejalan     dengan
                                     semangat      kebersamaan       dan
                                     kemerdekaan bangsa.




                                                                                                              Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                    43
                                                                                             PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 46
                                    Performa         Laporan              Profil              Analisis dan Pembahasan                 Fungsi
                                    2025             Manajemen            Perusahaan          Manajemen atas Kinerja Bank             Penunjang Bisnis




 17 Agustus - 28 September
                                                                                September
                                                                                 11 September                          16 September




                                                                                Strengthening Strategic               Compliance Forum:
                                                                                Partnership, Unlocking New            Pengambilan Keputusan
                                                                                Economic Opportunities of             berdasarkan Prinsip
                                                                                Indonesia - South Korea               Business Judgment Rule
                                                                                - Business Forum diselenggarakan      dalam Rangka Good
                                                                                  bersama antara BNI dengan
Wondr ITB Ultra Marathon 2025                                                     KBRI        Seoul,    Indonesia     Corporate Governance dan
Wondr ITB Ultra Marathon adalah ajang lari jarak jauh tahunan yang                Investment Promotion Centre         Anti Korupsi
menghubungkan Jakarta dan Bandung sejauh 180 km dengan 3.900 jumlah               (IIPC) Seoul, Indonesia Trade       BNI berkolaborasi dengan KPK
peserta. Yang dihadiri oleh Bapak Brian Yuliarto (Menteri Pendidikan Tinggi,      Promotion Centre (ITPC) Busan       menyelenggarakan       Compliance
Sains, danTeknologi), Bapak Muhammad Farhan (Wali Kota Bandung), Bapak            dan      Pemerintah     Daejeon     Forum dengan tema “Pengambilan
Tatacipta Dirgantara (Rektor ITB), Ibu Vera Febyanthy (Komisaris Independen       Metropolitan City pada tanggal      Keputusan Berdasarkan Prinsip
BNI) dan Bapak Eko Setyo Nugroho (Direktur Institutional Banking BNI).            11 September 2025.                  Business      Judgement       Rule
                                                                                - Event     tahunan ini bertujuan     dalam Rangka Good Corporate
Acara ini digagas oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama Yayasan           untuk    memperkuat     bilateral   Governance dan Anti Korupsi”
Solidarity Forever untuk mempererat silaturahmi alumni sekaligus                  cooperation antar kedua negara      dengan Opening Speech Bapak
menggalang Dana Lestari ITB. Selain berlari, kegiatan Community Run juga          di bidang bisnis dan ekonomi.       Putrama Wahju Setiawan (Direktur
sarat nilai kebersamaan. Para pelari berkolaborasi dengan teman-teman             Pada business forum tersebut        Utama BNI) dan Bapak Johanis
difabel untuk berlari dan berjalan bersama. Momen ini menghadirkan                General Manager BNI Seoul,          Tanak (Pimpinan KPK) sebagai
semangat inklusivitas dan solidaritas yang memberi makna lebih dari               Edy Pramono, meyampaikan            narasumber. Acara ini melibatkan
sekadar olahraga.                                                                 pemaparan atas keberadaan           jajaran Dewan Komisaris, Direksi,
                                                                                  Korea Desk yang dimiliki BNI        SEVP,   Komisaris   dan    Direksi
                                                                                  dalam       membantu     pelaku     Perusahaan Anak, Senior Leader,
                                                                                  bisnis Korea dalam melakukan        Ahli Pembangun Integritas (API),
                                                                                  investasi dan perdagangan di        Penyuluh Anti Korupsi (PAKSI), dan
                                                                                  Indonesia.                          segenap BNI Hi-Movers.

                                                                                                                      Kegiatan ini dilaksanakan pada
                                                                                                                      Selasa, 16 September 2025 secara
                                                                                                                      hybrid bertempat di Ballroom Grha
                                                                                                                      BNI dan secara live melalui Youtube
                                                                                                                      Channel BNU Corpu TV.




 27 September                              29 September                                                                29 September




Sosialisasi Kredit Program                Akad Kredit Massal untuk 26.000 Masyarakat Berpenghasilan                   Akad Massal Kredit
Perumahan Di Banten                       Rendah (MBR)                                                                Perumahan Sejahtera FLPP
Sosialisasi      Kredit      Program      Dirangkaikan dengan serah terima kunci menjadi bukti nyata percepatan       Diselenggarakan     di   Cileungsi
Perumahan di Banten menjadi               realisasi program perumahan rakyat. Kegiatan ini berlangsung dengan         Bekasi, dihadiri oleh Presiden
momentum          strategis     dalam     kehadiran Presiden Republik Indonesia serta jajaran Direksi BNI,            RI, Bapak Prabowo Subianto.
memperkuat dukungan pembiayaan            menegaskan peran aktif BNI dalam mendukung kebijakan pemerintah             Perumahan     Sejahtera     adalah
perumahan        bagi    masyarakat.      menyediakan hunian yang layak dan terjangkau. Acara ini tidak hanya         perumahan yang disediakan untuk
Acara ini dihadiri langsung oleh          menandai dimulainya kepemilikan rumah bagi puluhan ribu keluarga, tetapi    rakyat berpenghasilan rendah.
Menteri Perumahan dan Kawasan             juga memperkuat kolaborasi strategis antara pemerintah dan perbankan
Permukiman (PKP) serta Direktur           dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Utama BNI beserta jajaran, sebagai
wujud sinergi antara pemerintah
dan perbankan dalam mendorong
akses kepemilikan rumah yang
terjangkau.    Melalui      sosialisasi
ini,    diharapkan       pemahaman
masyarakat      terhadap     program
kredit      perumahan         semakin
meningkat, sekaligus memperkuat
peran BNI dalam mendukung
program      perumahan        nasional
secara berkelanjutan.




  44       A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 47
Permodalan & Praktik              Tata Kelola          Tanggung Jawab Sosial             Komitmen            Laporan
Manajemen Risiko                  Perusahaan           dan Lingkungan                    ESG                 Keuangan




Oktober
 15 Oktober                               21 Oktober                              23-26 Oktober




IDX Channel Anugerah                     Akad Massal KUR dan Kredit
Inovasi Indonesia 2025                   Program Perumahan
Kategori        Terbaik      dalam       Diselenggarakan di Surabaya dan
mengembangkan inovasi keuangan           dihadiri oleh Menteri Koordinator
berkelanjutan melalui penyusunan         Bidang Perekonomian, Menteri            Wondr Jakarta Running Fest 2025
Sustainability Bond 2025 (Dari Anak      UMKM, Wamen UMKM, Menteri               Wondr Jakarta Running Fest 2025 merupakan acara lari tahunan yang
Perusahaan BEI)                          PUPR, Wamen KP2MI, Direktur             diselenggarakan di Istora Senayan, Jakarta, dan melibatkan berbagai
                                         INS1. Hal ini merupakan bentuk          kategori lomba lari, seperti 5K, 10K, half marathon & Marathon. Divisi Card
                                         dukungan      pembiayaan     bagi       Business berpartisipasi dalam memberikan program pembelian tiket cicilan
                                         UMKM.                                   0%, Cashback sampai dengan 200K dan BNI Rewards Point untuk transaksi
                                                                                 on event serta program akuisisi Kartu Kredit BNI.



November
 16 November




Sosialisasi & Literasi Perencanaan Keuangan DPLK BNI bagi
UMKM Binaan Pemerintah Daerah Yogyakarta
Asosiasi Aglonema Nusantara Sleman
Dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Tahun 2025 serta implementasi
prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) DPLK BNI melalui
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) 2025 melaksanakan
kegiatan literasi dan inklusi keuangan bagi pelaku UMKM yang menjadi
bagian penting dalam mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai
pengelolaan keuangan yang bijak, memperkuat kapasitas bisnis, serta
mendorong penerapan prinsip ESG dalam kegiatan ekonomi masyarakat.



Desember
 4 Desember                               5 Desember                              20 Desember                             23 Desember




Gala Premiere Film TIMUR                 wondr BrightUp Cup 2025                 Akad Massal KPR FLPP                   Penandatanganan PKS
BNI hadir dalam Gala Premier Film        Sebuah pertandingan eksibisi yang       sebanyak 50.030 Unit                   Penyaluran 17.356 unit KPR FLPP
TIMUR sebagai wujud komitmen             digelar untuk memberikan apresiasi      Digelar     secara    hybrid    dan    pada tahun 2026, yang ditandai
mendorong talenta Indonesia naik         kepada para atlet bulutangkis,          dipusatkan di Perumahan Pondok         dengan           penandatanganan
kelas ke panggung internasional          dengan para legenda bulutangkis         Banten Indah, Serang, Banten. Acara    perjanjian kerja sama bersama
sekaligus    menguatkan       industri   serta atlet olahraga lainnya, ditutup   ini dihadiri oleh Presiden Republik    Kementerian     Perumahan     dan
perfilman nasional serta peluncuran      oleh penampilan Silet Open Up dan       Indonesia     Prabowo      Subianto,   Kawasan Permukiman dan BP
TapCash edisi special Film TIMUR         Juicy Luicy sukses membuat basket       Menteri      Koordinator     Bidang    Tapera pada 23 Desember 2025,
yang diselenggarakan pada tanggal        hall Senayan Jakarta semakin            Infrastruktur dan Pembangunan          yang disaksikan oleh Maruarar
4 Desember 2025 di Epicentrum XXI,       meriah.                                 Kewilayahan      Agus      Harimurti   Sirait selaku Menteri Perumahan
Kuningan - Jakarta. Acara ini dihadiri                                           Yudhoyono, Menteri Perumahan           dan Kawasan Permukiman serta
oleh Iko Uwais (pemeran utama                                                    dan      Kawasan        Permukiman     Heru     Pudy   Nugroho    selaku
TIMUR sekaligus sutradara), Nagita                                               Maruarar Sirait, Komisioner BP         Komisioner BP Tapera, dan dihadiri
Slavina (produser eksekutif), Direktur                                           Tapera, serta Direktur Utama BNI       oleh Rian Erriane Kaslan, Direktur
Utama & Wakil Direktur Utama BNI                                                 Putrama Wahju Setyawan beserta         Network & Retail Funding BNI.
beserta jajaran, para Cast & Film                                                jajaran manajemen.
Makers serta public figure.




                                                                                                                   Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                      45
                                                                                                  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 48
02
LAPORAN
MANAJEMEN



Laporan Dewan Komisaris          48
Laporan Direksi                  62
Surat Pernyataan Anggota         84
Dewan Komisaris
tentang Tanggung Jawab atas
Laporan Tahunan 2025 PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk
Surat Pernyataan Anggota         85
Direksi tentang Tanggung Jawab
atas Laporan Tahunan 2025
PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk
Page 49

          
Page 50
Laporan Dewan Komisaris



Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris terus
memperkuat perannya dalam mengawasi perumusan
dan pelaksanaan strategi serta kebijakan BNI guna
menghadapi dinamika ekonomi global dan domestik
yang semakin kompleks.




PARA PEMEGANG SAHAM DAN                                konsistensi penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola
PEMANGKU KEPENTINGAN YANG                              Perusahaan yang baik (GCG). Semua ini merupakan
TERHORMAT,                                             bagian dari komitmen kami untuk memastikan BNI
                                                       terus melangkah maju sebagai institusi keuangan
Dengan penuh rasa syukur, kami mewakili seluruh        yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing tinggi di
anggota Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi         tingkat nasional maupun global.
yang setinggi-tingginya atas ketangguhan dan
capaian yang berhasil diraih PT Bank Negara            MAKROEKONOMI GLOBAL DAN NASIONAL
Indonesia (Persero) Tbk sepanjang tahun 2025.          SERTA PERBANKAN TAHUN 2025
Tahun ini kembali menghadirkan dinamika ekonomi
dan industri yang menantang, menuntut respons          Kondisi perekonomian global pada tahun 2025
strategis yang cepat, kepemimpinan yang visioner,      masih ditandai oleh berbagai ketidakpastian yang
serta ketahanan organisasi yang kokoh.                 tetap tinggi, dipengaruhi oleh dinamika geopolitik
                                                       yang kompleks serta arah kebijakan ekonomi
Memahami kondisi ini, Dewan Komisaris terus            yang terus mengalami pergeseran. Tarif resiprokal
menjalankan fungsi pengawasan dan pemberian            oleh Amerika Serikat (AS) yang dikenakan untuk
nasihat strategis kepada Direksi secara independen     negara mitra dagang pun turut memengaruhi laju
dan objektif. Kami juga memastikan bahwa setiap        pertumbuhan. IMF memproyeksikan pertumbuhan
kebijakan dan langkah strategis yang diambil selaras   ekonomi global pada tahun 2025 sebesar 3,2% YoY,
dengan Anggaran Dasar, Rencana Bisnis Bank (RBB),      sedikit melambat dibandingkan tahun sebelumnya
serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku.       3,3% YoY dan lebih rendah dibandingkan rata-rata
Dalam pelaksanaannya, Dewan Komisaris tetap            pertumbuhan pra-pandemi global di 3,4%.
menjaga batas yang tegas untuk tidak terlibat dalam
pengambilan keputusan operasional, sehingga            Tantangan ekonomi global yang terlihat semakin
peran pengawasan dapat berjalan secara optimal         prevalen adalah divergensi arah pertumbuhan
dan kredibel.                                          ekonomi. Tren perlambatan ekonomi terjadi di
                                                       negara-negara utama, seperti AS yang dipengaruhi
Melalui laporan ini, Dewan Komisaris menyampaikan      oleh ketidakpastian pasar tenaga kerja akibat US
pandangan dan evaluasi terhadap kinerja Direksi        government shutdown terpanjang dalam sejarah
sepanjang 2025, efektivitas implementasi strategi      dan efek penerapan tarif resiprokal. Tiongkok,
bisnis, prospek usaha yang telah dirancang, serta      sebagai negara yang berkontribusi besar terhadap


 48    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 51
Omar Sjawaldy Anwar
Komisaris Utama/Komisaris Independen
Page 52
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




perekonomian global (20% dari ekonomi global)            senantiasa menggunakan perspektif strategis
juga menunjukkan sinyal perlambatan akibat               pemegang saham dalam mengevaluasi kinerja
konsumsi domestik yang moderat. Di sisi lain,            Direksi, agar dapat mengoptimalkan seluruh sumber
tren pertumbuhan di negara Eropa cenderung               daya yang dimiliki Perusahaan. Perspektif ini menjadi
meningkat, seperti di Jerman dan Italia, setelah         dasar penting dalam memastikan pelaksanaan
mengalami perlambatan tajam atau kontraksi               pengawasan yang menyeluruh terhadap kinerja
ekonomi di periode-periode sebelumnya.                   BNI, dengan menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas
                                                         dan kehati-hatian (prudential).
Ketidakpastian yang muncul akibat kebijakan tarif
resiprokal, ditambah tekanan inflasi yang bersifat       Sebagai bagian dari mekanisme pengawasan
sementara, menyebabkan bank sentral AS (The Fed)         tersebut, Dewan Komisaris melakukan penilaian
lebih lambat dalam memulai siklus penurunan suku         kinerja Direksi secara komprehensif dengan
bunga acuan Fed Fund Rate (FFR) pada 2025, dimana        mempertimbangkan faktor-faktor internal dan
pemangkasan FFR baru dimulai pada September              eksternal, termasuk dinamika perekonomian
2025 dan diikuti dengan pemangkasan lanjutan di          nasional maupun global, serta kondisi industri
bulan Oktober dan Desember.                              perbankan yang terus berkembang. Parameter
                                                         penilaian kinerja Direksi dirumuskan berdasarkan
Dalam konteks domestik, ekonomi Indonesia                pelaksanaan tugas dan tanggung jawab, capaian
menunjukkan resiliensi, dimana pertumbuhan               target yang telah ditetapkan, termasuk target pada
ekonomi tetap solid sebesar 5,1% di 2025. Meski          entitas anak. Hasil kajian kinerja Direksi selanjutnya
demikian, struktur pemulihan konsumsi masih              menjadi landasan dalam penyusunan Rencana
menunjukkan pola pemulihan yang tidak merata             Bisnis Bank (RBB) yang dikonsultasikan dengan
(K-shaped recovery). Hal ini tercermin dari konsumsi     Dewan Komisaris sebelum disampaikan kepada
produk proksi kelas menengah-bawah yang masih            Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
stagnan di kisaran 4%, berbeda dengan leisure
consumption activities, yang tumbuh di kisaran 6%.       Kerangka penilaian pelaksanaan tugas Direksi juga
Kondisi di atas sejalan dengan pertumbuhan sektor        dilakukan melalui Indikator Pencapaian Kinerja (Key
tersier yang mencatatkan rata-rata pertumbuhan           Performance Indicators/KPI). Penilaian ini dilakukan
lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada sektor        secara tahunan mengacu pada ketentuan Peraturan
primer sepanjang 2025.                                   Menteri BUMN No. PER-2/MBU/03/2023 tentang
                                                         Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi
Tren pemulihan ekonomi domestik yang belum               Signifikan Badan Usaha Milik Negara, serta surat
merata memengaruhi kinerja sektor perbankan.             Kementerian BUMN No. S-7/Wk.D.MBU/02/2025
Pertumbuhan kredit moderat di 9,6% YoY (vs. 10,5%        tanggal 20 Februari 2025 sebagai dasar pelaksanaan
YoY pada Des-2024) dimana kredit investasi, kredit       penilaian kinerja tahun 2025.
konsumsi, dan kredit modal kerja, masing-masing
tumbuh sebesar 20,8% YoY; 6,6% YoY; dan 4,5% YoY         Kriteria penilaian kinerja Direksi mencakup KPI
per Desember 2025. Pertumbuhan kredit perbankan          kolegial dan KPI individual yang selaras dengan
di atas ditopang oleh pertumbuhan dana pihak ketiga      strategi dan fokus BNI dalam periode berjalan
(DPK) sebesar 13,8%YoY per Desember 2025 (vs. 4,5%       sebagaimana tertuang dalam RBB. KPI kolegial
YoY pada Des-2024). Dengan tingkat pertumbuhan           Direksi dijabarkan ke dalam lima program
sedemikian rupa, posisi loan-to-deposit ratio adalah     prioritas, yaitu: (1) Penciptaan Nilai Ekonomi dan
sebesar 85,4% per Desember 2025.                         Sosial untuk Indonesia, (2) Inovasi Model Bisnis,
                                                         (3) Kepemimpinan Teknologi, (4) Peningkatan
Di tengah berbagai tantangan, baik dari sisi ekonomi     Investasi, serta (5) Pengembangan Talenta. Setiap
riil, kondisi pasar keuangan, maupun industri            program prioritas memiliki KPI yang mencerminkan
perbankan, BNI tetap menunjukkan kinerja bisnis          sasaran kinerja keuangan dan non-keuangan yang
yang solid dan prudent sepanjang 2025. Ke depan,         sejalan dengan inisiatif strategis BNI. Sementara
kemampuan BNI dalam menavigasi dinamika                  itu, KPI individual Direksi disusun dengan
ekonomi global dan domestik menjadi aset penting         mempertimbangkan tugas, fungsi, dan tanggung
untuk menghadapi sejumlah tantangan yang                 jawab masing-masing anggota Direksi.
diperkirakan masih persisten.
                                                         Perolehan capaian KPI Direksi, baik secara
PENILAIAN ATAS KINERJA DIREKSI                           kolegial maupun individual, disampaikan secara
                                                         berkala kepada Dewan Komisaris sebagai bentuk
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab               akuntabilitas kinerja. Selanjutnya, hasil capaian
untuk melakukan fungsi pengawasan terhadap               tersebut diverifikasi oleh Kantor Akuntan Publik
pengelolaan BNI oleh Direksi, Dewan Komisaris            (KAP) yang mengaudit laporan keuangan BNI



 50    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 53
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG           Keuangan




untuk memastikan objektivitas dan keandalan data.            memastikan penerapan prinsip tata kelola yang baik
Hasil penilaian akhir kemudian dilaporkan kepada             (good corporate governance) secara konsisten di
pemegang saham mayoritas sebagai dasar evaluasi              seluruh tingkatan organisasi.
kinerja tahunan Direksi.
                                                             Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris terus
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris menilai                memperkuat      perannya      dalam    mengawasi
Direksi telah menjalankan tugas dan tanggung                 perumusan dan pelaksanaan strategi serta kebijakan
jawabnya dengan baik. Penilaian ini didasarkan               BNI guna menghadapi dinamika ekonomi global
pada pencapaian KPI kolegial dan individual                  dan domestik yang semakin kompleks. Pengawasan
yang menunjukkan kinerja solid dibandingkan                  dilakukan secara menyeluruh, mencakup evaluasi
dengan target dalam Rencana Kerja dan Anggaran               atas Corporate Plan dan Rencana Bisnis Bank (RBB),
Perusahaan (RKAP) maupun tolok ukur lainnya.                 pemantauan kinerja keuangan secara berkala,
Dewan Komisaris memberikan apresiasi atas                    memberikan rekomendasi atas penunjukan Auditor
langkah-langkah strategis Direksi dalam memperkuat           Eksternal, menyampaikan laporan kinerja kepada
kinerja BNI di tengah dinamika lingkungan usaha              Badan Pengaturan (BP) BUMN secara triwulanan,
yang menantang. Ke depan, Dewan Komisaris                    serta    memastikan      efektivitas  pelaksanaan
menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi yang            pengendalian internal.
berkelanjutan antara Direksi dan seluruh pemangku
kepentingan untuk menjaga kualitas pertumbuhan               Fokus pengawasan Dewan Komisaris pada tahun
kinerja secara berkesinambungan.                             2025 diarahkan pada beberapa area strategis
                                                             utama, antara lain penyaluran kredit yang
Secara umum, Dewan Komisaris menyambut                       berkualitas, perbaikan struktur dan kualitas aset,
baik capaian kinerja BNI sepanjang tahun 2025.               optimalisasi penghimpunan dana pihak ketiga
Keberhasilan      Perseroan     mempertahankan               dan fee based income, kapabilitas IT dan Security
fundamental bisnis yang sehat dan memperkuat                 System, pengembangan bisnis internasional
posisi keuangannya menjadi fondasi penting untuk             BNI,    serta   peningkatan    produktivitas   dan
pertumbuhan jangka panjang. Hal ini tercermin                efisiensi. Dalam proses perumusan RBB, Dewan
dari pertumbuhan kredit yang mencapai 15,9% YoY,             Komisaris memastikan bahwa aspirasi pemangku
diikuti dengan perbaikan rasio kredit bermasalah             kepentingan—khususnya investor dan pemegang
(NPL bruto) menjadi 1,9%, menunjukkan profil risiko          saham—terakomodasi secara optimal, sehingga
yang semakin terjaga.                                        arah strategis Perseroan senantiasa selaras dengan
                                                             kepentingan jangka panjang para pemangku
Dari sisi pendanaan, tabungan sebagai komponen               kepentingan tersebut.
utama dana murah mencatat pertumbuhan yang
kuat sebesar 11,3% YoY, lebih tinggi dibandingkan            Sejalan dengan transformasi korporasi yang
pertumbuhan industri yang sebesar 7,3% YoY.                  telah dijalankan sejak 2021, tahun 2025 menjadi
Kinerja tersebut berkontribusi menjaga rasio dana            momentum penting bagi BNI dalam memperkuat
murah (Current Account/Saving Account atau CASA)             model bisnis dan mengokohkan budaya kerja baru
di level 69,7%, yang memberikan dampak positif               melalui inisiatif New Way of Working (NWOW).
terhadap efisiensi biaya dana dan profitabilitas             Implementasi inisiatif ini diharapkan terus
Perseroan. Pencapaian ini menunjukkan bahwa                  menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi
arah pengelolaan BNI berada pada jalur yang                  seluruh lini operasional perbankan BNI. Di tahun
selaras dengan aspirasi pemegang saham untuk                 2025, BNI melahirkan inisiatif baru, yaitu Branch,
menciptakan nilai yang berkelanjutan.                        Region & Area Value Empowerment (BRAVE) sebagai
                                                             upaya lanjutan untuk penguatan lini operasional BNI
HASIL PENGAWASAN TERHADAP                                    sejalan dengan Corporate Plan dan RBB BNI.
PERUMUSAN DAN IMPLEMENTASI
STRATEGI DAN KEBIJAKAN OLEH DIREKSI                          Dalam melaksanakan fungsi pengawasan, Dewan
                                                             Komisaris mengoptimalkan berbagai mekanisme
Hubungan kerja antara Dewan Komisaris dan                    tata kelola, antara lain melalui Rapat Dewan
Direksi senantiasa dibangun di atas prinsip saling           Komisaris mengundang Direktur Sektor terkait,
menghormati, profesionalisme, serta keseimbangan             Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi, rapat
peran. Kedua organ perseroan memiliki batas                  komite-komite di bawah Dewan Komisaris, serta
tanggung jawab yang jelas: Direksi berfokus pada             pemberian saran, nasihat, dan keputusan strategis
pengelolaan operasional dan bisnis Perseroan                 baik melalui forum Rapat maupun secara tertulis.
secara menyeluruh, sementara Dewan Komisaris                 Kunjungan kerja Dewan Komisaris ke beberapa
menjalankan     fungsi   pengawasan      terhadap            Divisi, Kantor Wilayah, dan Perusahaan Anak
jalannya pengurusan BNI dan kelompok usahanya                juga dilakukan secara terarah untuk memperoleh
oleh Direksi, memberikan nasihat strategis, serta            pandangan langsung terhadap implementasi


                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk   51
Page 54
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




strategi bisnis, kondisi kinerja, tata kelola, dan       PANDANGAN ATAS IMPLEMENTASI
manajemen risiko. Dewan Komisaris berperan aktif         TEKNOLOGI INFORMASI DAN UPAYA
dalam memastikan penerapan prinsip dan praktik           MEWUJUDKAN DIGITAL BANKING
Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) terlaksana        TERDEPAN
secara menyeluruh, tidak hanya di tingkat BNI
sebagai entitas utama, tetapi juga di seluruh lembaga    Dewan Komisaris sepenuhnya memahami bahwa
jasa keuangan dalam Konglomerasi Keuangan BNI.           di era digital saat ini, Teknologi Informasi (TI)
                                                         merupakan tulang punggung transformasi bisnis
PANDANGAN ATAS PENGELOLAAN                               dan keunggulan kompetitif di industri jasa keuangan.
SUMBER DAYA MANUSIA                                      Sejalan dengan hal tersebut, Dewan Komisaris
                                                         mendukung penuh langkah strategis Direksi dalam
Dalam aspek pengelolaan Sumber Daya Manusia              memperkuat kapabilitas TI melalui penyusunan
(SDM),    Dewan     Komisaris    menilai  bahwa          Master Plan Teknologi Informasi atau Rencana
implementasi strategi dan kebijakan Human                Strategis TI 2024–2028, yang merupakan kelanjutan
Capital yang dijalankan Direksi sepanjang Tahun          dari periode sebelumnya dan diselaraskan dengan
2025 telah berlangsung secara terarah, terukur,          Corporate Plan BNI 2024–2028. Dokumen strategis
dan selaras dengan strategi bisnis Perseroan.            ini menjadi pedoman utama dalam mengarahkan
Pengelolaan Human Capital dipandang telah                pengembangan teknologi yang terintegrasi dengan
memberikan kontribusi positif dalam mendukung            strategi bisnis Perseroan secara menyeluruh.
kinerja perusahaan secara keseluruhan, seiring
dengan dinamika industri perbankan yang semakin          Dewan Komisaris menilai bahwa keberadaan Master
kompetitif dan menuntut kesiapan kapabilitas             Plan Teknologi Informasi ini telah memberikan
organisasi secara berkelanjutan.                         arah yang jelas bagi BNI dalam mengoptimalkan
                                                         pemanfaatan      teknologi   untuk   memperkuat
Dewan Komisaris mengapresiasi upaya Direksi              operasional, meningkatkan efisiensi proses, serta
dalam memperkuat pengelolaan Human Capital               mendorong inovasi digital secara berkelanjutan.
melalui pendekatan yang terintegrasi dengan              Sepanjang tahun 2025, seluruh proyek strategis
strategi jangka panjang Perseroan. Pendekatan            TI menunjukkan kinerja yang sangat baik, dengan
tersebut mendorong penguatan kompetensi,                 tingkat penyelesaian mencapai 98,21% sesuai
peningkatan kapabilitas, serta pembentukan talenta       milestone yang ditetapkan. Pencapaian ini
unggul yang mendukung agenda transformasi                mencerminkan kedisiplinan dalam pengelolaan
BNI, sekaligus meningkatkan kualitas employee            proyek serta efektivitas koordinasi lintas unit.
experience dan nilai tambah bagi pegawai.                Selain itu, sejumlah proyek berhasil diselesaikan
                                                         lebih cepat dari jadwal yang direncanakan
Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, Dewan             sehingga turut memperkuat kontribusi TI terhadap
Komisaris memberikan apresiasi atas sejumlah             pencapaian target transformasi dan peningkatan
kebijakan dan inisiatif strategis di bidang Human        kapabilitas operasional Bank. Penyelesaian proyek
Capital yang telah dijalankan sepanjang Tahun 2025.      dilakukan secara tepat waktu, bahkan beberapa
Hal tersebut antara lain tercermin dari persetujuan      proyek diselesaikan lebih cepat dari jadwal yang
atas Kebijakan Umum Tenaga Alih Daya (TAD) BNI           direncanakan. Hal ini mencerminkan komitmen dan
sebagai langkah penguatan tata kelola tenaga kerja       konsistensi Direksi dalam mewujudkan transformasi
yang lebih terstruktur dan patuh terhadap ketentuan,     digital yang terarah, terukur, dan memberikan
pelaksanaan BNI Employee Excellence (BEE) Award          dampak nyata terhadap keberlangsungan bisnis
2025 sebagai upaya penguatan budaya apresiasi dan        serta daya saing perusahaan.
kinerja pegawai, serta persetujuan atas perubahan
peraturan Dana Pensiun BNI guna memastikan               Dewan       Komisaris    akan   terus    mendorong
keberlanjutan     pengelolaan     manfaat   pensiun      Direksi untuk memperkuat infrastruktur TI agar
dan perlindungan jangka panjang bagi pegawai.            BNI dapat beradaptasi dengan cepat terhadap
Keseluruhan langkah tersebut          mencerminkan       perubahan lanskap keuangan global yang semakin
komitmen Direksi dalam mengelola Human Capital           terdigitalisasi. Inovasi layanan digital diharapkan
secara prudent, bertanggung jawab, dan selaras           terus menjadi prioritas utama agar BNI mampu
dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.         memberikan pengalaman perbankan digital yang
                                                         unggul dan kompetitif.
Dewan Komisaris meyakini bahwa penguatan
SDM yang berkelanjutan tidak hanya memberikan            Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah key
kontribusi signifikan terhadap kinerja BNI, tetapi       technologies yang diadopsi telah memberikan
juga membentuk karakter Hi-Movers yang adaptif,          kontribusi signifikan terhadap pengembangan
berintegritas, dan kompetitif dalam menghadapi           produk dan layanan digital BNI. Dewan Komisaris
tantangan industri keuangan yang terus berevolusi.       memandang langkah ini sebagai fondasi penting


 52    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 55
Permodalan & Praktik   Tata Kelola    Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan     dan Lingkungan               ESG            Keuangan




dalam membangun kapabilitas digital yang                      PANDANGAN ATAS PENERAPAN TATA
berkelanjutan, serta memperkuat posisi BNI sebagai            KELOLA BANK
institusi keuangan terdepan dalam menghadapi
tantangan dan peluang ekonomi digital.                        Dewan Komisaris menyadari sepenuhnya bahwa
                                                              Tata Kelola Perusahaan yang baik (Good Corporate
PROSPEK USAHA TAHUN 2026 DAN                                  Governance/GCG) atau yang saat ini juga dikenal
PANDANGAN ATAS PROYEKSI KINERJA BNI                           sebagai governansi korporat, merupakan fondasi
TAHUN MENDATANG                                               utama dalam menjaga keberlanjutan bisnis serta
                                                              memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan.
Memasuki tahun 2026, tantangan ekonomi global                 Sejalan dengan hal tersebut, Dewan Komisaris
masih cukup tinggi mulai moderasi pertumbuhan                 secara konsisten mendukung internalisasi prinsip
ekonomi global, ramifikasi potensi dampak kebijakan           governansi korporat yakni ETAK (Perilaku beretika,
tarif AS, perlambatan ekonomi Tiongkok, serta arah            Transparansi, Akuntabilitas, dan Keberlanjutan),
kebijakan pemerintahan baru di sejumlah negara                dalam setiap aktivitas dan proses bisnis BNI.
utama yang berpotensi mempertegas kebijakan                   Prinsip-prinsip tersebut mencakup perlindungan
ekonomi berorientasi inward-looking.                          hak-hak pemegang saham, pemenuhan kepentingan
                                                              pemangku kepentingan, penerapan aturan pokok
Sekalipun dilatarbelakangi oleh tantangan di atas,            pengelolaan dan pengawasan korporasi, serta
pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan                   penegakan etika bisnis, manajemen risiko, dan
tetap solid di kisaran 4,9%–5,4% (dengan proyeksi             keterbukaan informasi.
point estimate di 5,2%). Konsumsi rumah tangga dan
investasi diperkirakan menjadi motor pertumbuhan,             Dewan Komisaris memandang bahwa implementasi
seiring implementasi program prioritas pemerintah             GCG di BNI menunjukkan peningkatan yang
yang difokuskan pada penguatan daya beli                      konsisten dari waktu ke waktu. Hal ini tercermin
masyarakat     serta    percepatan   pembangunan              dari langkah Direksi dalam memperkuat perangkat
infrastruktur produktif guna mendukung ketahanan              kebijakan, memperbarui pedoman tata kelola,
pangan dan energi nasional.                                   serta melakukan evaluasi dan pemantauan yang
                                                              berkesinambungan terhadap pelaksanaannya di
Dalam konteks perbankan, BNI memproyeksikan                   seluruh lini organisasi. Komitmen ini menunjukkan
pertumbuhan kredit di rentang 9%–13% pada                     keseriusan Direksi dalam memastikan prinsip-
tahun 2026, sejalan dengan prospek pemulihan                  prinsip tata kelola tidak hanya menjadi kepatuhan
ekonomi dan serangkaian kebijakan moneter,                    formal, tetapi benar-benar terintegrasi dalam
makroprudensial, dan fiskal. Pertumbuhan kredit               budaya dan praktik operasional Perusahaan.
ini ditopang oleh kenaikan pertumbuhan DPK
di rentang 8%–12% sejalan dengan solidnya                     Salah satu faktor penting dalam keberhasilan
pertumbuhan ekonomi. Adaupun beberapa risiko                  penerapan GCG adalah sinergi dan kolaborasi yang
yang perlu kita cermati di antaranya volatilitas nilai        efektif antara organ pendukung Dewan Komisaris
tukar, perkembangan berbagai kebijakan global,                dan organ pendukung Direksi. Melalui peran aktif
serta kebijakan dalam negeri.                                 komite-komite di bawah Dewan Komisaris—seperti
                                                              komite audit, komite pemantau risiko, dan komite
Menyikapi kondisi makroekonomi tersebut, Dewan                tata kelola dan remunerasi—pengawasan terhadap
Komisaris menilai bahwa arah kebijakan Perseroan              kepatuhan, manajemen risiko, sumber daya
yang tertuang dalam Rencana Bisnis Bank (RBB)                 manusia, dan teknologi informasi dapat dijalankan
telah disusun secara cermat dan berada pada jalur             secara menyeluruh dan sistematis. Kolaborasi
yang tepat. Direksi menunjukkan kemampuan                     ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat
yang baik dalam mengantisipasi dinamika                       akuntabilitas dan efektivitas tata kelola di lingkungan
ekonomi melalui penyusunan strategi yang adaptif,             BNI.
berbasis asumsi ekonomi yang realistis, dan
proyeksi jangka menengah yang terukur. Dengan                 Dalam rangka memperkuat independensi fungsi
optimalisasi keunggulan kompetitif yang dimiliki,             pengawasan, komposisi Komisaris Independen BNI
Dewan Komisaris meyakini BNI akan mampu                       saat ini telah mencapai lebih dari 50% dari total
mempertahankan kinerja pertumbuhan yang sehat                 anggota Dewan Komisaris. Komposisi mayoritas
dan berkelanjutan pada tahun 2026 dan seterusnya.             ini memperkuat peran Dewan Komisaris untuk
                                                              dapat menjalankan tugas secara objektif, aktif, dan
                                                              konstruktif dalam menjaga kepentingan perusahaan
                                                              dan seluruh pemangku kepentingan.




                                                                                            Laporan Tahunan 2025
                                                                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk   53
Page 56
                         Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                         2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Dalam hal kepatuhan, Dewan Komisaris memandang          Sejalan dengan ketentuan POJK No. 12 Tahun 2024,
bahwa kepatuhan yang dijalankan BNI secara              Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi telah
konsisten dan menyeluruh telah menjadi fondasi          mengambil langkah yang tepat dalam menerapkan
utama dalam menjaga integritas, transparansi, serta     Strategi Anti Fraud secara menyeluruh melalui
keberlanjutan operasional Bank. Kepatuhan terhadap      pendekatan three lines model. Pada tahun 2025, fokus
ketentuan peraturan perundang-undangan, regulasi        penguatan diarahkan pada pilar pencegahan dan
otoritas, dan kebijakan internal berfungsi sebagai      deteksi, antara lain melalui internalisasi budaya anti
instrumen pengendalian risiko hukum dan reputasi,       fraud, peningkatan kapabilitas pegawai, penguatan
serta menjadi elemen penting dalam membangun            penerapan Know Your Employee, pemanfaatan
kepercayaan     pemangku       kepentingan     dan      Fraud Detection System, serta pengawasan transaksi
menopang pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.          dan aktivitas operasional secara lebih intensif dan
Oleh karena itu, Dewan Komisaris menempatkan            berbasis teknologi. Dewan Komisaris akan terus
kepatuhan sebagai bagian integral dari tata kelola      memantau efektivitas penerapan strategi tersebut
dan pengambilan keputusan strategis Bank.               melalui forum rapat dan evaluasi berkala bersama
                                                        Direksi dan komite terkait.
Dalam      menjalankan    peran    pengawasannya,
Dewan Komisaris secara aktif mengevaluasi               Dalam rangka menjaga integritas dan menegakkan
efektivitas fungsi kepatuhan melalui penelaahan         prinsip antikorupsi, Dewan Komisaris memandang
laporan Direktur Kepatuhan serta pemantauan             pengendalian gratifikasi sebagai bagian yang
atas penerapan berbagai kerangka dan sistem             tidak terpisahkan dari sistem tata kelola Bank. BNI
pendukung, termasuk Sistem Manajemen Anti               telah membentuk Unit Pengendalian Gratifikasi
Penyuapan, Strategi Anti Fraud, Whistleblowing          serta menerapkan kebijakan dan prosedur yang
System, serta program Anti Pencucian Uang dan           ketat, termasuk penandatanganan pakta integritas
Pencegahan Pendanaan Terorisme dan Pencegahan           oleh pegawai, Direksi, dan Dewan Komisaris,
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal.          pelaksanaan deklarasi gratifikasi dan anti suap
Melalui mekanisme tersebut, Dewan Komisaris             secara berkala, serta penerapan Sistem Manajemen
memastikan bahwa fungsi kepatuhan dijalankan            Anti Penyuapan yang tersertifikasi. Upaya-upaya
secara independen, terintegrasi, dan melekat pada       tersebut mencerminkan komitmen BNI untuk
seluruh aktivitas operasional dan bisnis Bank.          memastikan seluruh aktivitas usaha dijalankan
                                                        secara bersih, transparan, dan berintegritas.
Dewan Komisaris juga menekankan bahwa
kepatuhan    di   lingkungan   BNI    senantiasa        Lebih lanjut, Dewan Komisaris mencermati
mengedepankan pendekatan preventif sejak tahap          penguatan internalisasi nilai-nilai inti AKHLAK
perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan usaha.          sebagai pedoman perilaku seluruh insan BNI
Pendekatan ini sejalan dengan misi BNI untuk            dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
menjadi acuan dalam penerapan kepatuhan dan             Implementasi nilai-nilai tersebut didukung oleh
tata kelola perusahaan yang baik bagi industri,         pedoman pengendalian gratifikasi serta pelaksanaan
sehingga Fungsi Kepatuhan diharapkan mampu              program kerja pengendalian gratifikasi oleh Satuan
menjadi penggerak utama dalam menanamkan                Kerja Kepatuhan pada tahun 2025, termasuk kerja
budaya kepatuhan serta menjaga standar tata kelola      sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
yang tinggi dan berkesinambungan di seluruh lini        Dewan Komisaris meyakini bahwa konsistensi
organisasi.                                             dalam pengendalian gratifikasi dan penguatan
                                                        budaya integritas akan menjadi fondasi penting
Seiring dengan hal tersebut, Dewan Komisaris            dalam menjaga reputasi, kepercayaan publik, dan
memandang bahwa penguatan penerapan Strategi            keberlanjutan BNI ke depan.
Anti Fraud merupakan bagian penting dari upaya
menjaga kepercayaan pemangku kepentingan dan            Keberhasilan penerapan GCG di BNI juga tercermin
melindungi keberlanjutan usaha Perseroan. Dewan         dari hasil penilaian self-assessment GCG semester
Komisaris menekankan pentingnya penegakan               I dan II tahun 2025 yang secara konsisten berada
sanksi yang tegas dan konsisten terhadap setiap         pada peringkat 2 (Baik). Pencapaian ini semakin
pelanggaran dan tindak kecurangan, sebagai bentuk       diperkuat melalui berbagai pengakuan eksternal
ketegasan Bank dalam menciptakan efek jera dan          yang menegaskan kredibilitas dan komitmen
menutup peluang terjadinya fraud. Dalam kerangka        BNI dalam menjalankan praktik tata kelola yang
tersebut, Dewan Komisaris mengarahkan Direksi           berintegritas sepanjang tahun, di antaranya
untuk terus memperkuat kerangka pengendalian            penghargaan Leadership in Corporate Governance
fraud berbasis empat pilar—pencegahan, deteksi,         – Big Cap pada The 16th IICD Corporate Governance
investigasi, serta pemantauan dan evaluasi—             Conference & Award 2025, predikat The Most
dengan penekanan pada penguatan pilar deteksi           Trusted Company dalam Corporate Governance
melalui sistem, proses, dan pemantauan perilaku.        Perception Index 2025, serta penghargaan


 54   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 57
Permodalan & Praktik   Tata Kelola    Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan     dan Lingkungan               ESG            Keuangan




Indonesia Excellence Good Corporate Governance                telah melaksanakan pengelolaan risiko dengan
Ethics pada Indonesia Excellence Good Corporate               pendekatan proaktif dan forward-looking, melalui
Governance Awards 2025. BNI juga berhasil                     proses    manajemen        risiko   yang     sistematis
meraih Annual Report Awards 2025 kategori                     mencakup identifikasi, pengukuran, pemantauan,
BUMN Go Publik Keuangan Klaster 5T serta                      dan pengendalian risiko. Ketersediaan sistem
menedapatkan penghargaan sebagai Perusahaan                   pengendalian internal yang efektif menjadi fondasi
dengan Peningkatan Desk Evaluation Tertinggi,                 untuk memastikan proses manajemen risiko berjalan
yang diberikan oleh Komite Nasional Kebijakan                 secara terstruktur, efisien, dan sesuai ketentuan yang
Governansi (KNKG).                                            berlaku. Prinsip segregation of duties diterapkan
                                                              secara konsisten untuk memastikan tidak ada
Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa                     individu atau unit yang memiliki kendali penuh atas
BNI secara konsisten menjunjung tinggi etika,                 suatu proses, sehingga potensi penyalahgunaan
akuntabilitas, transparansi, dan keberlanjutan                dapat dicegah secara optimal.
dalam setiap aspek pengelolaan korporasi. Ke
depan, Dewan Komisaris akan terus memberikan                  Pelaksanaan manajemen risiko BNI juga didukung
perhatian khusus terhadap komponen kunci tata                 oleh tim pengelola risiko yang kompeten dan
kelola, terutama penguatan manajemen risiko,                  berpengalaman, yang mampu memberikan analisis
sistem pengendalian internal, serta efektivitas               risiko secara mendalam dan responsif terhadap
whistleblowing system, sebagai bagian dari                    dinamika perubahan lingkungan bisnis dan regulasi.
komitmen berkelanjutan dalam menjaga integritas
dan daya saing Perseroan.                                     Berdasarkan hasil penelaahan dan diskusi Dewan
                                                              Komisaris bersama manajemen, auditor internal,
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DAN                              komite-komite di bawah Dewan Komisaris, serta
MANAJEMEN RISIKO                                              auditor independen, Dewan Komisaris menilai
                                                              bahwa pada tahun 2025 BNI memiliki tingkat
Dewan Komisaris menyadari sepenuhnya bahwa                    kecukupan manajemen risiko yang kuat dan efektif.
sistem pengendalian internal dan manajemen                    Hal ini tercermin dari hasil penilaian Profil Risiko
risiko merupakan pilar utama dalam menjaga                    BNI per 31 Desember 2025 yang berada pada
keberlangsungan dan stabilitas bisnis perbankan.              peringkat 2 (Low to Moderate) serta Tingkat
Keduanya       berperan      sebagai      mekanisme           Kesehatan Bank yang tetap terjaga pada peringkat
perlindungan terhadap potensi risiko yang dapat               “Sehat”. Pencapaian ini menunjukkan bahwa
mengganggu kinerja dan reputasi Perseroan. Dewan              manajemen risiko telah menjadi bagian strategis
Komisaris memandang bahwa BNI telah memiliki                  dari proses pengambilan keputusan di BNI.
kerangka sistem pengendalian internal yang kokoh,
selaras dengan profil risiko Perusahaan, serta                PENERAPAN SISTEM PELAPORAN
dijalankan secara efektif sebagai bagian integral dari        PELANGGARAN ATAU WHISTLEBLOWING
tata kelola dan manajemen operasional yang sehat              SYSTEM (WBS)
dan berkelanjutan.
                                                              Sebagai bagian dari inisiatif penguatan GCG, Dewan
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris telah                   Komisaris sepenuhnya mendukung manajemen
menjalankan      fungsi    pengawasan     terhadap            dalam penerapan Whistleblowing System (WBS)
efektivitas penerapan sistem pengendalian internal            di BNI guna mewujudkan terciptanya budaya
dan manajemen risiko di seluruh lini organisasi               kerja yang transparan, berintegritas, dan dapat
dan kelompok usaha BNI. Pengawasan dilakukan                  dipertanggungjawabkan. Kehadiran WBS bertujuan
melalui persetujuan atas Kebijakan Umum                       untuk mendeteksi secara dini dan mencegah berbagai
Manajemen Risiko dan Kebijakan Umum Sistem                    bentuk potensi penyimpangan atau pelanggaran
Pengendalian Intern, serta pengawasan terhadap                pada seluruh aktivitas bisnis Bank, serta menjamin
penerapan manajemen risiko terintegrasi di seluruh            terlaksananya mekanisme pelaporan yang menjaga
Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dalam Konglomerasi                kerahasiaan pelapor. Melalui sistem ini, pelapor
Keuangan BNI melalui Kebijakan Umum Manajemen                 baik Insan BNI, mitra kerja, maupun pihak eksternal
Risiko Terintegrasi. Langkah ini bertujuan untuk              diberikan saluran pelaporan yang aman, rahasia, dan
memastikan bahwa seluruh entitas dalam kelompok               independen, sehingga memberikan perlindungan
usaha BNI mengimplementasikan prinsip kehati-                 kepada pelapor dan menjaga kepercayaan seluruh
hatian dan pengendalian risiko secara konsisten.              stakeholders.

Dalam aspek manajemen risiko, Dewan Komisaris                 Implementasi “WBS to CEO” merupakan
terlibat aktif dalam memantau pelaksanaan                     langkah konkret BNI dalam memperkuat sistem
manajemen risiko yang dijalankan oleh Direksi.                pengawasan dan membangun lingkungan kerja
Dewan Komisaris berpandangan bahwa BNI                        yang produktif. Selain itu, pengelolaan WBS


                                                                                            Laporan Tahunan 2025
                                                                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk   55
Page 58
                          Performa       Laporan     Profil         Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan     Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




dilakukan secara profesional melalui penunjukan          Tindak lanjut atas laporan WBS yang masuk melalui
pihak eksternal independen, yaitu Deloitte,              saluran WBS to CEO menunjukkan komitmen
sebagai pengelola saluran WBS. Kolaborasi ini            penegakan kepatuhan dan penerapan prinsip tata
mempertegas komitmen BNI dalam membangun                 kelola perusahaan yang baik. Dewan Komisaris
sistem pelaporan yang kredibel, independen, dan          memastikan bahwa seluruh laporan pengaduan yang
objektif sehingga dapat mendorong partisipasi aktif      diterima Bank selama 2025 ditindaklanjuti secara
seluruh Insan BNI, mitra bisnis dan pihak eksternal      hati-hati dan profesional oleh pihak penanggung
dalam melaporkan setiap indikasi pelanggaran             jawab, sesuai prosedur internal yang berlaku di BNI.
dan/atau fraud. Hal tersebut sekaligus memperkuat
komitmen BNI terhadap prinsip zero tolerance atas        Dewan Komisaris menilai bahwa penerapan WBS
segala bentuk pelanggaran.                               pada tahun 2025 telah berjalan dengan baik dan
                                                         konsisten mendukung penguatan tata kelola
Sejak 2 Maret 2021, BNI juga telah menjalin kerja        BNI. Meski demikian, Dewan Komisaris tetap
sama strategis dengan Komisi Pemberantasan               memberikan arahan kepada Direksi untuk terus
Korupsi (KPK) dalam penanganan pengaduan                 memperluas sosialisasi dan internalisasi nilai-nilai
terkait upaya pemberantasan tindak pidana korupsi.       integritas melalui WBS. Upaya berkelanjutan ini
Kerja sama ini mencerminkan keseriusan BNI               diharapkan dapat semakin meningkatkan partisipasi
dalam menjadikan WBS sebagai bagian dari sistem          pegawai maupun stakeholders, serta memastikan
pengawasan yang terintegrasi dan dilaporkan              terciptanya lingkungan kerja yang bersih, kondusif,
secara berkala kepada KPK.                               dan berintegritas tinggi.

Dalam pelaksanaannya, Dewan Komisaris bersama            FREKUENSI DAN CARA PEMBERIAN
Komite Audit menjalankan fungsi pengawasan               NASIHAT KEPADA ANGGOTA DIREKSI
terhadap efektivitas operasional WBS. Pengawasan
dilakukan untuk memastikan bahwa sistem                  Dalam menjalankan fungsi pengawasan dan
berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai      pemberian nasihat kepada Direksi, Dewan Komisaris
ketentuan. Dewan Komisaris juga aktif melakukan          senantiasa memastikan bahwa setiap saran, nasihat,
evaluasi dan memberikan arahan atas tindak lanjut        pandangan strategis, dan masukan diberikan secara
laporan yang diterima.                                   sistematis dan terstruktur. Pemberian nasihat
                                                         dan saran tersebut dilakukan melalui berbagai
Setiap laporan yang disertai data dan bukti              mekanisme, antara lain rapat Dewan Komisaris, rapat
pendukung     yang     relevan     akan   dilakukan      komite di bawah Dewan Komisaris, penyampaian
pemeriksaan oleh Internal Audit Division (IAD),          arahan dan pendapat tertulis, serta kunjungan kerja
Senior Operational Risk Executive (SORX), Anti Fraud     ke unit-unit operasional. Berikut ini adalah beberapa
Unit (AFR), maupun unit terkait secara profesional,      upaya yang telah dilakukan Dewan Komisaris dalam
dan apabila hasil laporan WBS terbukti melanggar         menjalankan fungsi pengawasan dan pemberian
ketentuan yang berlaku akan ditindaklanjuti dengan       nasihat kepada Direksi:
pemberian sanksi administratif yang tegas sesuai
tingkat pelanggaran.                                     1. Pelaksanaan Rapat Dewan Komisaris
                                                            Rapat Dewan Komisaris dilaksanakan baik secara
Selama Tahun 2025, BNI menerima 359 laporan WBS,            internal antar anggota Dewan Komisaris maupun
dengan kanal pelaporan melalui e-mail (43,45%)              dengan mengundang Direktur terkait atau
masih menjadi saluran utama pengaduan. Laporan              Senior Executive Vice President sesuai agenda
WBS didominasi oleh 137 laporan Pengaduan                   pembahasan. Selain itu, Dewan Komisaris juga
Kepegawaian Bersifat Pribadi (38,16%) dan 126               menyelenggarakan rapat gabungan dengan
laporan perihal Keluhan Nasabah (35,09%). Dari              Direksi secara rutin sebagai forum strategis
jumlah tersebut, sebanyak 241 laporan telah                 untuk membahas kinerja, arah kebijakan, serta
selesai diproses diantaranya 99 laporan dinyatakan          isu-isu penting yang membutuhkan koordinasi
terbukti, didominasi sebanyak 52 laporan mengenai           dan keputusan bersama.
Keluhan Nasabah, 35 laporan mengenai Pengaduan
Kepegawaian Bersifat Pribadi, dan 5 laporan mengenai         Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris
Kelakuan Tidak Etis. Atas laporan yang dinyatakan            telah menyelenggarakan rapat secara internal
terbukti, BNI telah menindaklanjuti dengan langkah           maupun dengan mengundang Direktur atau
perbaikan layanan untuk keluhan nasabah, dan                 Senior Executive Vice President terkait, dengan
tindakan kepegawaian mulai dari Konseling/Coaching           frekuensi sebanyak 36 (tiga puluh enam) kali.
hingga pemberian sanksi administratif kepada                 Sementara itu, rapat gabungan Dewan Komisaris
pegawai yang dinyatakan melanggar ketentuan, di              dengan Direksi telah dilaksanakan sebanyak 8
antaranya 9 pegawai diberikan sanksi dengan range            (delapan) kali. Seluruh rapat tersebut terlaksana
antara Surat Pembinaan hingga Demosi.


 56    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 59
Permodalan & Praktik        Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan      dan Lingkungan               ESG           Keuangan




   secara efektif, sebagaimana tercermin dari                       3. Saran, Nasihat, dan Pendapat Tertulis
   frekuensi pertemuan yang dilaksanakan sesuai                        Selain melalui rapat formal, pemberian nasihat
   dengan ketentuan regulasi serta tingginya tingkat                   kepada Direksi juga dilakukan melalui saran
   kehadiran anggota Dewan Komisaris dan Direksi                       dan nasihat tertulis dalam bentuk Surat Dewan
   pada setiap pertemuan. Hal ini mencerminkan                         Komisaris kepada Direksi. Sepanjang tahun 2025,
   komitmen bersama dalam menjaga komunikasi                           Dewan Komisaris telah menyampaikan berbagai
   yang terbuka, koordinasi yang solid, serta proses                   saran, nasihat, dan pendapat tertulis terkait
   pengambilan keputusan yang terarah dan                              laporan kinerja Direksi, permohonan persetujuan
   strategis atas beberapa hal yang memerlukan                         atas beberapa hal yang memerlukan persetujuan
   persetujuan Dewan Komisaris.                                        Dewan Komisaris, serta isu-isu strategis dan
                                                                       signifikan.
2. Rapat Komite-Komite di Bawah Dewan Komisaris
   Komite-komite di bawah Dewan Komisaris                              Mekanisme tertulis ini memastikan adanya
   berperan aktif dalam mendukung kelancaran                           dokumentasi yang jelas, transparan, dan dapat
   pelaksanaan fungsi pengawasan. Melalui                              ditelusuri, serta sekaligus menjadi bagian
   pelaksanaan rapat komite secara berkala,                            integral dari penerapan tata kelola perusahaan
   evaluasi mendalam, serta kajian terhadap isu-isu                    yang akuntabel, efektif, dan berkesinambungan.
   strategis, komite memberikan rekomendasi yang
   memperkuat peran Dewan Komisaris dalam                           4. Kunjungan Kerja Dewan Komisaris
   menjalankan fungsi pengawasan dan pemberian                         Dalam     rangka    memperoleh      pemahaman
   saran/nasihat kepada Direksi, serta pengambilan                     langsung mengenai kondisi operasional, Dewan
   keputusan atas beberapa hal yang memerlukan                         Komisaris secara berkala melakukan kunjungan
   persetujuan Dewan Komisaris.                                        kerja ke unit-unit kerja BNI. Berdasarkan
                                                                       hasil kunjungan tersebut, Dewan Komisaris
   Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris telah                         memberikan saran, nasihat, dan masukan
   menyelenggarakan rapat bersama komite-                              kepada Direksi/SEVP dan Pemimpin Unit terkait,
   komite pendukung di bawahnya sebagai                                terutama yang berkaitan dengan peningkatan
   bentuk pelaksanaan fungsi pengawasan, guna                          kinerja bisnis, operasional, mitigasi risiko, dan
   memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional,                      penguatan tata kelola.
   pengelolaan risiko, serta penerapan tata kelola
   perusahaan di lingkup BNI telah berjalan sesuai                     Pada tahun 2025, Dewan Komisaris bersama
   dengan ketentuan yang berlaku dan prinsip                           Komite-Komite     pendukungnya      telah
   kehati-hatian.                                                      melaksanakan 24 (dua puluh empat) kali
                                                                       kunjungan kerja.


PENILAIAN KINERJA KOMITE-KOMITE DI BAWAH DEWAN KOMISARIS
                                          Komite Pendukung Dewan Komisaris

                                              Komite                       Komite                   Komite
                   Komite
                                             Pemantau                    Nominasi &               Tata Kelola
                    Audit
                                               Risiko                    Remunerasi               Terintegrasi




Pelaksanaan tugas dan fungsi Dewan Komisaris dalam mengawasi jalannya pengurusan BNI didukung oleh
4 (empat) komite yang secara struktural berada di bawah Dewan Komisaris, yaitu Komite Audit, Komite
Pemantau Risiko, Komite Nominasi & Remunerasi, serta Komite Tata Kelola Terintegrasi. Dalam pandangan
Dewan Komisaris, keempat komite tersebut telah menunjukkan kontribusi pengawasan yang optimal dan
signifikan dengan menjunjung standar kompetensi dan profesionalisme yang tinggi.

Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris menilai bahwa komite-komite tersebut telah bekerja dengan baik
sesuai dengan uraian tugas dan tanggung jawab yang ditetapkan dalam piagam (charter) masing-masing
komite. Komite-komite Dewan Komisaris juga secara aktif melakukan sinergi dan kolaborasi untuk melakukan
rapat maupun penelaahan secara bersama-sama untuk beberapa hal/isu yang menjadi kompetensi lebih
dari 1 (satu) komite, sehingga menghasilkan kajian dan rekomendasi bersama lintas komite. Secara khusus,
indikator evaluasi kinerja yang digunakan Dewan Komisaris dalam memberikan penilaian terhadap komite-




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk   57
Page 60
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




komite tersebut, antara lain meliputi penilaian          3) Komite Nominasi & Remunerasi
kinerja komite secara kolegial, keterlibatan aktif          Komite Nominasi & Remunerasi berkontribusi
para anggota dalam setiap rapat bersama Dewan               optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas
Komisaris, pemenuhan kompetensi dan keahlian                pengawasan Dewan Komisaris terutama dalam
setiap anggota, serta kontribusi pemberian                  mengawasi pelaksanaan kebijakan nominasi
rekomendasi dan saran kepada Dewan Komisaris                dan remunerasi di seluruh tingkatan organisasi,
sesuai bidang tanggung jawabnya.                            mencakup Dewan Komisaris, Direksi, hingga
                                                            pegawai, sesuai ketentuan dan praktik tata
1) Komite Audit                                             kelola yang berlaku. Komite memastikan bahwa
   Dewan Komisaris menilai bahwa Komite Audit               kebijakan dan praktik yang diterapkan oleh
   telah berperan aktif melakukan pemantauan dan            perusahaan mendukung terciptanya sistem
   evaluasi atas sistem pengendalian internal serta         SDM yang berdaya saing, adil, dan sejalan
   secara efektif mendukung Dewan Komisaris                 dengan strategi bisnis perusahaan. Pada tahun
   dalam menjalankan pengawasan terhadap                    2025, Komite Nominasi & Remunerasi telah
   pelaksanaan fungsi audit internal maupun                 menyelenggarakan 12 (dua belas) kali rapat
   eksternal. Komite Audit juga telah membantu              dengan tingkat kehadiran rata-rata seluruh
   Dewan Komisaris dalam melakukan penelaahan               anggota adalah 93%.
   atas informasi keuangan yang akan dipublikasikan
   kepada masyarakat dan/atau disampaikan                4) Komite Tata Kelola Terintegrasi
   kepada otoritas terkait. Dalam menjalankan               Menurut pandangan Dewan Komisaris, Komite
   tugasnya, Komite Audit menyelenggarakan rapat            Tata Kelola Terintegrasi berperan aktif dalam
   rutin bersama Dewan Komisaris, rapat dengan              memberikan masukan yang berharga terkait
   mengundang Direktur Sektor/Bidang, Satuan                pengawasan atas penerapan Tata Kelola
   Kerja Audit Internal, auditor eksternal, serta           Terintegrasi    di   lingkungan    Konglomerasi
   divisi-divisi terkait lainnya, termasuk melakukan        Keuangan BNI. Ruang lingkup pengawasan
   koordinasi lintas komite untuk memastikan                tersebut mencakup pelaksanaan Pedoman Tata
   efektivitas fungsi pengawasan. Pada tahun 2025,          Kelola Terintegrasi, kualitas pelaksanaan fungsi
   Komite Audit telah menyelenggarakan 12 (dua              kepatuhan dan manajemen risiko terintegrasi,
   belas) kali rapat dengan tingkat kehadiran rata-         serta efektivitas struktur, proses, dan hasil
   rata seluruh anggota adalah 98%.                         penerapan tata kelola terintegrasi. Selain itu,
                                                            Komite juga memantau kinerja keuangan
2) Komite Pemantau Risiko                                   terintegrasi serta rencana sinergi antara BNI
   Komite Pemantau Risiko telah menunjukkan                 dan entitas anak maupun antar entitas anak,
   peran aktif dalam melakukan penelaahan                   guna memastikan terwujudnya tata kelola yang
   dan     memberikan         rekomendasi   strategis       konsisten, kuat, dan berkelanjutan di seluruh
   kepada Dewan Komisaris terkait implementasi              Grup BNI. Pada tahun 2025, Komite Tata Kelola
   manajemen risiko dan aspek tata kelola di                Terintegrasi telah menyelenggarakan 11 (sebelas)
   lingkup BNI, termasuk manajemen risiko                   kali rapat dengan tingkat kehadiran rata-rata
   terintegrasi dalam konglomerasi keuangan.                seluruh anggota adalah 77%.
   Dalam menjalankan tugasnya, Komite Pemantau
   Risiko secara aktif menyelenggarakan rapat            PENGAWASAN ASPEK KEBERLANJUTAN
   dengan mengundang Direktur Sektor/SEVP serta          DAN DUKUNGAN PELAKSANAAN
   divisi-divisi terkait lainnya, termasuk melakukan     TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN
   koordinasi lintas komite untuk berkolaborasi          LINGKUNGAN
   dalam melakukan pendalaman dan penelaahan
   terhadap suatu concern/isu tertentu, sehingga         BNI terus menunjukkan komitmen yang kuat dalam
   menghasilkan saran, nasihat, dan rekomendasi          mendorong terbentuknya ekosistem industri hijau di
   bersama. Melalui Komite Pemantau Risiko,              Indonesia, khususnya melalui permodalan berbasis
   Dewan Komisaris dapat memastikan efektivitas          Green Bond, pendanaan Sustainability Linked Loan
   pengelolaan risiko di BNI telah dilakukan secara      (SLL), serta berbagai skema pembiayaan hijau
   menyeluruh, terukur, dan selaras dengan profil        dengan penetapan pricing yang kompetitif. Inisiatif
   risiko BNI. Pada tahun 2025, Komite Pemantau          ini sejalan dengan agenda transisi energi nasional
   Risiko telah menyelenggarakan 14 (empat belas)        dan upaya Indonesia mencapai target emisi nol
   kali rapat dengan tingkat kehadiran rata-rata
   seluruh anggota adalah 95%.




 58    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 61
Permodalan & Praktik             Tata Kelola            Tanggung Jawab Sosial              Komitmen                Laporan
Manajemen Risiko                 Perusahaan             dan Lingkungan                     ESG                     Keuangan




bersih. Dewan Komisaris menyambut dengan                                           PERUBAHAN SUSUNAN ANGGOTA DEWAN
sangat baik berbagai langkah strategis tersebut dan                                KOMISARIS
terus mendorong BNI untuk memperluas cakupan
dan skala pembiayaan hijau, sehingga kontribusinya                                 Sepanjang tahun 2025, terdapat 2 (dua) kali
terhadap pembangunan berkelanjutan semakin                                         perubahan dalam susunan anggota Dewan
nyata dan signifikan.                                                              Komisaris yang dilakukan dengan tujuan untuk terus
                                                                                   mengoptimalkan fungsi pengawasan dan pemberian
Dewan Komisaris memberikan apresiasi yang tinggi                                   nasihat agar semakin efektif dan adaptif terhadap
serta dukungan penuh atas implementasi aspek                                       dinamika bisnis perbankan. Perubahan komposisi ini
keuangan berkelanjutan dan ESG yang semakin                                        ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham
terintegrasi dalam strategi bisnis BNI. Sepanjang                                  Tahunan (RUPST) pada tanggal 26 Maret 2025, yang
tahun 2025, Direksi dinilai telah berhasil melanjutkan                             antara lain memutuskan untuk memberhentikan
dan memperkuat program Tanggung Jawab Sosial                                       dengan hormat Pradjoto, Pahala Nugraha Mansury,
dan Lingkungan (TJSL) serta mengembangkan                                          Sigit Widyawan, Askolani, Asmawi Syam, Septian
inisiatif lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG)                                Hario Seto, Iman Sugema, Erwin Rijanto Slamet,
secara sistematis, terukur, dan terpadu. Upaya ini                                 Fadlansyah Lubis, Robertus Billitea, dan Mohamad
mencakup peningkatan efektivitas pelaksanaan                                       Yusuf Permana dari jabatannya sebagai Komisaris,
program, penguatan tata kelola keberlanjutan, serta                                serta Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
penajaman pengelolaan dampak untuk memastikan                                      (RUPSLB) pada tanggal 15 Desember 2025, yang
keselarasan dengan prioritas strategis dan target                                  antara lain memutuskan untuk memberhentikan
keberlanjutan yang ditetapkan.                                                     dengan hormat Suminto dari jabatannya sebagai
                                                                                   Komisaris. Atas nama Dewan Komisaris dan seluruh
Ke depan, Dewan Komisaris berharap agar kinerja                                    BNI Hi-Movers, kami menyampaikan apresiasi dan
keberlanjutan yang solid pada tahun 2025 dapat                                     terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi,
dipertahankan dan ditingkatkan secara konsisten                                    kontribusi, dan pengabdian yang telah diberikan
di tahun-tahun berikutnya. Peningkatan tersebut                                    selama masa tugasnya untuk kemajuan BNI.
diharapkan dapat mempercepat kontribusi BNI
terhadap pencapaian target net zero emisi Gas                                      Dalam RUPST tanggal 26 Maret 2025 para pemegang
Rumah Kaca (GRK) serta mendukung realisasiTujuan                                   saham juga menyetujui untuk mengangkat Omar
Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable                                   Sjawaldy Anwar, Tedi Bharata, Suminto, Donny
Development Goals (SDGs) yang menjadi agenda                                       Hutabarat, Vera Febyanthy, dan Didik Junaedi
global dan prioritas utama Pemerintah Indonesia.                                   Rachbini sebagai anggota Dewan Komisaris baru,
                                                                                   serta dalam RUPSLB tanggal 15 Desember 2025
                                                                                   para pemegang saham juga menyetujui untuk
                                                                                   mengangkat Febrio Nathan Kacaribu sebagai
                                                                                   anggota Dewan Komisaris baru, sebagai bagian dari
                                                                                   upaya penyegaran struktur organisasi pengawasan
                                                                                   dan untuk memperkuat tata kelola BNI ke depan.




Dengan demikian, susunan keanggotaan Dewan Komisaris per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

        Nama                    Jabatan                 Dasar Pengangkatan                    Periode Jabatan                 Tanggal Efektif Menjabat
 Omar Sjawaldy            Komisaris                RUPST 26 Maret 2025                    2025-2030                     30 Juni 2025
 Anwar                    Utama/Komisaris                                                 (Periode Pertama)
                          Independen
 Tedi Bharata             Wakil Komisaris          RUPST 26 Maret 2025                    2025-2030                     5 Juni 2025
                          Utama                                                           (Periode Pertama)
 Vera Febyanthy           Komisaris                RUPST 26 Maret 2025                    2025-2030                     13 Agustus 2025
                          Independen                                                      (Periode Pertama)
 Didik Junaedi            Komisaris                RUPST 26 Maret 2025                    2025-2030                     13 Agustus 2025
 Rachbini                 Independen                                                      (Periode Pertama)
 Donny Hutabarat          Komisaris                RUPST 26 Maret 2025                    2025-2030                     16 Oktober 2025
                                                                                          (Periode Pertama)
 Febrio Nathan            Komisaris*               RUPSLB 15 Desember 2025                2025-2030                     Sedang dalam proses Fit &
 Kacaribu                                                                                 (Periode Pertama)             Proper Test OJK
 *Dapat menjalankan tindakan, tugas, dan fungsinya setelah mendapatkan persetujuan Fit dan Proper Test dari OJK.




                                                                                                                       Laporan Tahunan 2025
                                                                                                     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk          59
Page 62
                          Performa       Laporan      Profil         Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen    Perusahaan     Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Per 31 Desember 2025 hingga ditandatanganinya              kepentingan, Dewan Komisaris yakin bahwa BNI
Laporan Tahunan ini, tidak terdapat perubahan              akan mampu menjawab tantangan zaman sekaligus
susunan dan komposisi Dewan Komisaris.                     menciptakan nilai jangka panjang bagi nasabah,
                                                           pemegang saham, dan masyarakat luas.
APRESIASI DAN PENUTUP
                                                           Dalam kesempatan ini, kami menyampaikan
Dengan semangat kolaborasi yang kuat antara                penghargaan setinggi-tingginya kepada Direksi,
Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh BNI Hi-              jajaran manajemen, serta seluruh karyawan BNI atas
Movers, Perseroan mampu mempertahankan                     dedikasi, kerja keras, dan komitmen tinggi yang telah
kinerja yang solid sepanjang tahun 2025, sekaligus         ditunjukkan sepanjang tahun 2025. Kepada mitra
menciptakan fondasi yang kokoh untuk pertumbuhan           kerja, pemegang saham, dan seluruh pemangku
jangka panjang yang berkelanjutan. Kami percaya            kepentingan, kami juga menyampaikan terima kasih
bahwa BNI, di bawah kepemimpinan Direksi yang              atas kepercayaan dan dukungan berkesinambungan.
visioner saat ini, serta didukung semangat kolektif        Semoga pencapaian dan kemajuan yang telah
seluruh insan BNI Hi-Movers, akan terus menapaki           diraih menjadi pijakan kuat bagi BNI untuk terus
jalan pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan               maju, berinovasi, dan memberikan kontribusi positif
pondasi tata kelola yang kuat, strategi yang adaptif,      dalam perjalanan transformasi dan pertumbuhan
dan kolaborasi yang erat dengan pemangku                   masa depan.




                                             Jakarta, 13 Februari 2026
                                           Atas nama Dewan Komisaris
                                      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk,




                                              Omar Sjawaldy Anwar
                                      Komisaris Utama/Komisaris Independen




 60    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 63
SPACE BACKGROUND HARUS DITAMBAH




  Dewan Komisaris




                        Omar Sjawaldy Anwar                                   Tedi Bharata                                     Febrio Nathan Kacaribu*
                Komisaris Utama/Komisaris Independen                     Wakil Komisaris Utama                                        Komisaris


Didik Junaedi Rachbini                             Vera Febyanthy                                            Donny Hutabarat
Komisaris Independen                             Komisaris Independen                                           Komisaris

  *Dapat menjalankan tindakan, tugas, dan fungsinya setelah mendapatkan persetujuan Fit & Proper Test dari OJK.
Page 64
Laporan Direksi



BNI terus melanjutkan agenda transformasi sebagai
langkah fundamental yang mencerminkan dedikasi dan
komitmen BNI untuk terus bertumbuh, beradaptasi, dan
menjadi lebih kompetitif di tengah perubahan lanskap
bisnis nasional dan global.




PARA PEMEGANG SAHAM DAN                               disiplin manajemen risiko, serta penguatan inisiatif
PEMANGKU KEPENTINGAN YANG                             transformasi di berbagai lini. Pencapaian ini
TERHORMAT,                                            menunjukkan ketangguhan model bisnis BNI dalam
                                                      menjawab dinamika lingkungan eksternal sekaligus
Merupakan suatu kehormatan bagi kami, mewakili        memenuhi aspirasi pemegang saham, investor,
seluruh jajaran Direksi PT Bank Negara Indonesia      dan seluruh pemangku kepentingan. Transformasi
(Persero) Tbk, untuk menyampaikan Laporan             yang dijalankan secara konsisten juga memberikan
Tahunan Tahun Buku 2025. Kinerja dan capaian yang     fondasi yang semakin kokoh bagi pengelolaan
diraih sepanjang tahun ini mencerminkan komitmen      bisnis dan operasional yang berdaya saing.
kuat seluruh insan BNI dalam menghadirkan
pertumbuhan yang berkelanjutan serta menciptakan      PEREKONOMIAN GLOBAL DAN NASIONAL
nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.       SERTA INDUSTRI PERBANKAN TAHUN 2025

Memasuki tahun 2025, BNI menghadapi lanskap           Sepanjang tahun 2025, perekonomian global
ekonomi global dan nasional yang jauh lebih dinamis   dihadapkan oleh berbagai dinamika. Diawali dari
serta diliputi dengan ketidakpastian yang menuntut    kepemimpinan baru di berbagai negara, terutama
kelincahan strategi, ketangguhan organisasi, dan      di Amerika Serikat (AS) serta diikuti dengan eskalasi
kepemimpinan transformasional untuk menjaga           geopolitik di Eropa, Timur Tengah, dan Asia. Lebih
pertumbuhan berkelanjutan. Geopolitik dunia           lanjut, perlambatan ekonomi terlihat di negara-
yang belum stabil serta kebijakan moneter yang        negara utama, seperti AS dan Tiongkok, karena
cenderung ketat di berbagai negara berdampak          dampak ketidakpastian dari tarif resiprokal AS.
langsung terhadap pergerakan pasar keuangan dan
aktivitas perdagangan internasional. Perlambatan      Tren pertumbuhan ekonomi global yang melambat
ekonomi di sejumlah kawasan, turut memengaruhi        disertai dengan moderasi inflasi menyediakan ruang
arah pertumbuhan ekonomi nasional, yang pada          bagi berbagai bank sentral memangkas suku bunga
gilirannya memberikan tantangan tersendiri bagi       acuan di tahun 2025. Sedangkan, penurunan suku
sektor perbankan di Indonesia.                        bunga acuan di AS atau Fed Fund Rate cenderung
                                                      lebih lambat akibat peningkatan risiko inflasi
Di tengah kondisi tersebut, BNI berhasil menjaga      ditengah kebijakan tarif resiprokal AS. Sebagai
kinerja bisnis dan keuangan secara solid melalui      gambaran, siklus pemangkasan FFR baru dimulai
pelaksanaan strategi pertumbuhan yang selektif,       pada Sep-2025 dan berturut-turut hingga akhir
                                                      tahun sebesar 75bps di triwulan IV-2025.

 62   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 65
Putrama Wahju Setyawan
         Direktur Utama
Page 66
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Akibat dinamika global serta geopolitik di atas,         teknologi terdepan dalam melayani nasabah.
pasar finansial global mengalami volatilitas cukup       Arah strategis tersebut menjadi unique value
tinggi, terefleksi dari penurunan bursa saham global     propositions yang akan dibangun BNI di masa
(Dow Jones, Nikkei, Hang Seng, FTSE) pada periode        mendatang, dengan fokus pada tiga pilar utama:
Maret - April, yang diikuti dengan penurunan dolar       Productivity, Platform, dan Proposition. Berdasarkan
AS (direpresentasikan oleh Indeks Dolar DXY)             Corporate Plan tersebut, fokus Perseroan pada
secara konsisten ke level <100. Imbal hasil obligasi     tahun 2025 diarahkan untuk melanjutkan penguatan
AS juga pernah mencapai tingkat 4,8% di Januari          produktivitas melalui peningkatan kapabilitas
2025. Dari sisi pasar komoditas, serangkaian             organisasi, penyempurnaan role design, optimalisasi
ketidakpastian global membuat komoditas emas             jaringan kantor dan analytics, serta pembangunan
sebagai komoditas safe-haven utama dimana harga          dan penguatan platform digital untuk meningkatkan
komoditas tersebut mengalami kenaikan signifikan         kualitas layanan dan client experience. Fokus ini
sebesar 65% sepanjang 2025.                              diwujudkan dalam beberapa strategi utama tahun
                                                         2025, yaitu:
Dalam      konteks      perekonomian         domestik,   1. Peningkatan produktivitas bisnis dan market
pertumbuhan ekonomi tetap solid dan menunjukkan              share di wilayah melalui transformasi outlet.
resiliensi sebesar 5,1% di 2025, didukung oleh           2. Peningkatan Tabungan dan Deposito Ritel, serta
pertumbuhan ekspor neto dan investasi. Sedangkan             Giro berbasis transaksi.
pertumbuhan konsumsi rumah tangga mendekati              3. Pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan
5% dengan pemulihan antar kelompok konsumen                  di seluruh segmen, dengan fokus utama pada
yang belum sepenuhnya merata (K-shaped                       segmen korporasi dan turunannya, serta
recovery). Dengan beragam latar belakang situasi             konsumer & wealth yang berkualitas.
global dan kondisi domestik di atas, pertumbuhan         4. Menjaga kualitas aset untuk mendorong
kredit perbankan Indonesia tumbuh moderat di                 penurunan Loan at Risk (LaR).
9,6% YoY pada Desember 2025, sekalipun likuditas         5. Pengembangan berkelanjutan dari wondr by BNI,
perbankan relatif memadai, sebagaimana terefleksi            dan BNIdirect, serta platform yang mendukung
oleh pertumbuhan DPK yang mencapai 13,8% YoY di              customer journey.
periode yang sama. Kondisi tersebut menyebabkan          6. Penguatan       enablers    yang    menghasilkan
posisi loan-to-deposit ratio (LDR) industri perbankan        peningkatan      produktivitas   dan     efisiensi
yang mencapai 85,4% di Desember 2025, lebih                  operasional.
rendah dibandingkan akhir 2024 sebesar 88,6%
                                                         Sejalan dengan strategi utama tersebut, BNI terus
Dalam konteks risiko, beberapa risiko perlu terus        melanjutkan agenda transformasi sebagai langkah
dimonitor, mencakup depresiasi nilai tukar dan isu       fundamental yang mencerminkan dedikasi dan
perbaikan daya beli kelas menengah. Isu perbaikan        komitmen BNI untuk terus bertumbuh, beradaptasi,
daya beli kelas menengah tersebut perlu menjadi          dan menjadi lebih kompetitif di tengah perubahan
salah satu prioritas mengingat konsumsi rumah            lanskap bisnis nasional dan global. Hasilnya
tangga mempunyai porsi lebih besar dari 50% kue          tercermin pada peningkatan profitabilitas yang
ekonomi Indonesia. Dari sisi industri perbankan,         berkesinambungan,      salah    satunya   melalui
risiko likuiditas masih menjadi risiko paling tinggi     pencapaian ROE yang mencapai 12,7% pada akhir
ditengah ketidakpastian global dan kebutuhan             2025, naik signifikan dari posisi 9,4% pada 2021.
pembiayaan ekonomi Indonesia.                            Peningkatan ini dicapai di tengah kenaikan nilai
                                                         ekuitas menunjukkan kinerja bisnis yang solid dan
STRATEGI DAN KEBIJAKAN STRATEGIS                         berkelanjutan.
BNI TAHUN 2025 SERTA PERTUMBUHAN
KINERJA                                                  Fokus strategi pada tahun 2025 diarahkan pada
                                                         peningkatan produktivitas bisnis dan market
BNI senantiasa mencermati setiap perkembangan            share wilayah melalui transformasi outlet. Melalui
makroekonomi yang terjadi serta melakukan langkah        pemetaan dan fokus menggarap sentra dan
mitigasi yang terukur terhadap dampaknya dalam           kawasan bisnis potensial di wilayah dan penataan
lingkungan bisnis perbankan. Upaya ini bertujuan         jaringan distribusi, baik konvensional maupun
untuk memastikan realisasi kebijakan strategis,          digital. Peningkatan produktivitas melalui kekuatan
pencapaian kinerja bisnis tahun berjalan, sekaligus      kapabilitas outlet termasuk new sales model, serta
menjaga kesinambungan pertumbuhan sesuai arah            melakukan streamlining proses di outlet melalui
rencana jangka panjang Perseroan.                        digitalisasi, solusi online-offline, dan penguatan
                                                         back office.
Rencana jangka panjang Perseroan tertuang dalam
Corporate Plan BNI 2024–2028, dengan aspirasi            Sebagai bagian dari strategi digital, BNI terus
untuk menjadi bank dengan kapabilitas SDM dan            mengembangkan aplikasi wondr by BNI, yang


 64    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 67
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG            Keuangan




diluncurkan pada Juli 2024 sebagai personal                  didorong oleh sinergi BNI Group melalui joint
transaction platform berbasis teknologi terkini.             financing dan penguatan hibank sebagai future
Dalam kurun waktu setahun sejak peluncurannya,               growth engine di segmen UMKM.
jumlah pengguna terus meningkat signifikan,
mencapai lebih dari 8 juta pengguna hingga akhir             Akselerasi pertumbuhan kredit ini turut didukung
2025, dengan tingkat pengguna aktif yang jauh                oleh dukungan kebijakan fiskal dan moneter
lebih tinggi dibandingkan platform sebelumnya.               sehingga BNI dapat memperluas pembiayaan
Engagement nasabah yang meningkat ini                        ke berbagai sektor termasuk infrastruktur,
memperkuat posisi wondr by BNI sebagai game                  perdagangan, energi, jasa sosial, serta pembiayaan
changer dalam ekosistem digital banking nasional.            hijau. Strategi ini diiringi dengan ketahanan
                                                             struktur pendanaan dengan proporsi dana
BNI juga terus menyempurnakan platform BNIdirect             murah (CASA) yang sehat, sehingga Cost of Fund
yang mencakup layanan Cash Management, Trade,                (CoF) dapat dijaga pada tingkat yang optimal.
Bank Guarantee, dan Supply Chain Financing guna
memberikan pengalaman transaksi yang lebih                   Pencapaian dana pihak ketiga (DPK) yang kuat
komprehensif bagi nasabah. Sepanjang tahun 2025,             menjadi salah satu penopang utama kinerja
BNIdirect mencatat pertumbuhan jumlah pengguna               keuangan 2025. Pertumbuhan dana murah dengan
dan volume transaksi yang signifikan, masing-                pertumbuhan CASA mencapai 28,9%YoY, ditopang
masing meningkat sebesar 24,8% dan 26,4%                     oleh pertumbuhan giro sebesar 43,8%YoY dan
secara YoY. Kinerja ini berkontribusi langsung pada          tabungan yang mencatat pertumbuhan 11,2%YoY.
penguatan dana giro korporasi yang tumbuh secara             Struktur pendanaan yang sehat tersebut menopang
konsisten dan berkelanjutan.                                 pencapaian Net Interet Margin (NIM) sebesar 3,8%
                                                             dengan total Net Interest Income (NII) mencapai
Perseroan terus memperkuat perannya sebagai                  Rp40,3 triliun, seiring peningkatan aktivitas pada
orkestrator bisnis Indonesia ke pasar global, melalui        platform digital.
perluasan jaringan internasional di delapan pusat
keuangan dunia, serta kemitraan strategis dengan             Dari sisi kualitas aset, perbaikan terus berlanjut
lebih dari 1.300 bank koresponden di 90 negara dan           dengan rasio NPL turun menjadi 1,9%, Loan at
16 mata uang. Peran ini didukung oleh pengelolaan            Risk turun ke 8,5%, mencerminkan penurunan
bisnis Multi National Companies (MNC) oleh Divisi            eksposur risiko kredit secara menyeluruh dan sudah
Corporate Banking & fungsi International Desk yang           kembali ke kondisi sebelum pandemi. Kombinasi
terhubung dengan seluruh Kantor Luar Negeri,                 pertumbuhan kredit yang kuat, struktur pendanaan
memperkuat posisi BNI sebagai mitra utama bagi               yang semakin solid, peningkatan pendapatan
investasi asing ke Indonesia.                                berbasis biaya (fee-based income), dan kualitas aset
                                                             yang membaik, menghasilkan laba bersih sebesar
Penerapan strategi utama dan transformasi yang               Rp20,0 triliun yang dapat diatribusikan kepada
konsisten tersebut memberikan dampak positif                 pemilik entitas induk.
terhadap kinerja keuangan Perseroan. Hingga
akhir 2025, penyaluran kredit mencatat akselerasi            Fundamental keuangan BNI juga tetap kuat, dengan
pertumbuhan yang positif dan berimbang secara                LDR mencapai 86,4% dan KPMM berada di level
keseluruhan. BNI mencatatkan pertumbuhan kredit              20,7%, mencerminkan peran intermediasi yang
sebesar 15,9%YoY sepanjang 2025, mencerminkan                optimal serta struktur permodalan yang sehat. Ke
kinerja intermediasi yang tetap solid di tengah              depan, BNI berkomitmen untuk menjaga momentum
tantangan ekonomi global. Pertumbuhan kredit                 positif ini, didukung oleh proyeksi permintaan kredit
korporasi mencapai 20,1%YoY menjadi Rp518,2                  yang masih tinggi, terutama di segmen korporasi,
triliun, didukung peningkatan pembiayaan kepada              serta arah kebijakan fiskal dan moneter yang
korporasi swasta, BUMN, dan institusi. Sementara             semakin ekspansif pada masa mendatang.
segmen menengah tumbuh 19,9%YoY dan kredit
UMKM non-KUR meningkat 14,5%YoY, menandakan                  PERAN DIREKSI DALAM PERUMUSAN
komitmen BNI dalam memperkuat sektor riil                    STRATEGI DAN KEBIJAKAN STRATEGIS
dan mendorong kemandirian ekonomi nasional.
Segmen konsumer juga menunjukkan kinerja positif             Dalam     menjalankan     mandat     pengelolaan
dengan pertumbuhan 9,6%YoY menjadi Rp156,2                   Perseroan, Direksi memegang peranan sentral
triliun, ditopang pembiayaan KPR, personal loan              dalam merumuskan arah kebijakan dan strategi
dan kartu kredit.                                            bisnis yang menjadi fondasi pertumbuhan jangka
                                                             panjang BNI. Setiap tahunnya, strategi tersebut
Kontribusi perusahaan anak juga semakin signifikan,          dituangkan secara sistematis dalam Rencana Bisnis
dengan total penyaluran kredit dan pembiayaan                Bank (RBB) dan disampaikan kepada Otoritas Jasa
mencapai Rp18,3 triliun atau tumbuh 12,7%YoY,                Keuangan (OJK) sebagai bagian dari proses tata


                                                                                           Laporan Tahunan 2025
                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk   65
Page 68
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




kelola yang transparan dan akuntabel. Penyusunan         fase (wave), dengan setiap wave mencakup sejumlah
RBB ini berpedoman pada Corporate Plan untuk             proyek yang memiliki rencana kerja (workplan) yang
periode lima tahun ke depan, yang dibangun di            jelas dan terukur. Pendekatan ini dirancang untuk
atas landasan visi dan misi Perseroan. Seluruh           meningkatkan tingkat keberhasilan (success rate)
proses perencanaan dilakukan oleh Direksi dengan         dari keseluruhan agenda transformasi Perseroan.
pengawasan serta arahan dari Dewan Komisaris,
serta memperhatikan aspirasi pemegang saham,             Pada tahun 2025, Direksi BNI mengimplementasikan
baik mayoritas melalui Kementerian Badan Usaha           Branch, Region & Area Value Empowerment
Milik Negara (KBUMN) maupun pemegang saham               (BRAVE) melalui penataan jaringan distribusi digital
publik melalui optimalisasi fungsi investor relations.   yang terintegrasi. Transformasi ini diselaraskan
                                                         dengan tahapan customer journey serta model
Kebijakan strategis yang telah dirumuskan                operasi yang berbasis pada pendekatan advisory
kemudian dijabarkan secara operasional dan               dan service-to-sales, dengan mempertimbangkan
menjadi pedoman bagi seluruh unit kerja untuk            potensi unik pada setiap Point of Interest (POI) di
dilaksanakan sesuai tugas pokok dan fungsi masing-       masing-masing wilayah. Dalam model ini, Wilayah
masing. Mengacu pada Pedoman dan Tata Tertib             diposisikan sebagai ecosystem orchestrator yang
Kerja Direksi, setiap anggota Direksi mengambil          menghubungkan berbagai pelaku bisnis melalui
peran aktif untuk memastikan bahwa implementasi          solusi keuangan terintegrasi. Poin krusial dari
kebijakan dan rencana kerja dapat berjalan efektif       transformasi ini adalah penerapan pelaporan kinerja
dan terukur. Selain itu, Direksi juga berperan sebagai   mandiri hingga ke level unit terkecil, di mana setiap
pengambil keputusan strategis tertinggi, terutama        outlet akan mempunyai laporan laba-rugi (Profit
untuk keputusan yang menyangkut pengembangan             and Loss Statement) secara independen. Selain
produk, ekspansi bisnis, pemasaran dan penjualan,        itu, dilakukan streamlining proses di setiap outlet
manajemen risiko, serta penerapan prinsip tata           melalui akselerasi digitalisasi, penyediaan solusi
kelola perusahaan yang baik (Good Corporate              online-to-offline, serta penguatan fungsi back office
Governance/GCG).                                         untuk meningkatkan efisiensi layanan.

Seluruh strategi yang tercantum dalam RBB                Dalam pelaksanaannya, Direksi berperan aktif
kemudian diturunkan menjadi Key Performance              memastikan bahwa seluruh target dan kebijakan
Indicator (KPI), yang secara langsung mengaitkan         yang tertuang dalam Rencana Bisnis Bank
peran Direksi dengan pencapaian kinerja strategis        (RBB) dapat dipahami secara menyeluruh dan
Perseroan. Hal ini mendorong keterlibatan                diimplementasikan secara konsisten. Pendekatan
aktif Direksi dalam merancang, merumuskan,               top-down dan bottom-up diterapkan secara
dan     mengimplementasikan      strategi  secara        seimbang untuk membuka ruang inovasi dari
konsisten. Dengan demikian, keseluruhan proses           seluruh lapisan organisasi, termasuk melalui peran
perumusan dan pelaksanaan kebijakan strategis            komite dan organ pendukung Direksi. Meskipun
tersebut mencerminkan komitmen kuat BNI untuk            demikian, Direksi tetap memegang otoritas penuh
menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian serta            dalam pengambilan keputusan strategis, dengan
penerapan tata kelola perusahaan yang baik dalam         memastikan setiap keputusan sejalan dengan
setiap langkah pertumbuhan di tahun 2025 dan             kaidah yang berlaku serta berorientasi pada tujuan
seterusnya.                                              jangka panjang BNI.

PROSES YANG DILAKUKAN DIREKSI                            Untuk mendukung efektivitas pengendalian dan
DALAM RANGKA MEMASTIKAN                                  pemantauan kinerja, Direksi membentuk fungsi
IMPLEMENTASI STRATEGI                                    Corporate Planning & Performance Management
                                                         di tingkat divisi. Selain itu, Direksi secara rutin
Dalam rangka memastikan implementasi strategi            mengadakan rapat dan koordinasi melalui berbagai
dan kebijakan Perseroan berjalan efektif di seluruh      komite tingkat Direksi, antara lain Komite Manajemen
lini organisasi, Direksi secara konsisten memberikan     Kinerja, Komite Perusahaan Anak, Komite Bisnis,
arahan strategis dan penguatan eksekusi kepada           Komite Asset & Liability, Komite Manajemen
seluruh jajaran agar setiap rancangan dan rumusan        Teknologi, Komite Manajemen Risiko Terintegrasi,
strategi dapat diterjemahkan dengan tepat ke dalam       Komite Kredit, Komite Kebijakan Perkreditan, serta
tindakan operasional. Sejalan dengan hal tersebut,       Komite Human Capital. Seluruh komite ini menjadi
Direksi telah mencanangkan BNI Corporate                 mekanisme penting dalam menjaga efektivitas
Transformations sejak 2021 guna memastikan arah          pelaksanaan strategi serta memastikan proses
strategis dalam Corporate Plan Perseroan 2024–2028       pengambilan keputusan yang terukur, transparan,
dapat terlaksana sesuai target melalui pendekatan        dan akuntabel. [ACGS D.1.5, D.1.6]
project management yang terstruktur. Pelaksanaan
program transformasi ini dibagi ke dalam beberapa


 66    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 69
Permodalan & Praktik       Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial        Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan      dan Lingkungan               ESG               Keuangan




PERBANDINGAN TARGET DAN REALISASI TAHUN 2025

Keberhasilan strategi yang telah diterapkan pada awal tahun 2025 dapat terlihat dari highlight pencapaian
BNI dalam perbandingan antara target dengan realisasi sebagaimana yang tercantum di bawah ini.
                                                                                                       Pencapaian Target 2025
                           Uraian                             Realisasi 2025          Target 2025
                                                                                                                (%)
 Penyaluran Kredit (Rp miliar)                                         899.531             855.738              105,1
 Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) (Rp miliar)                     1.040.834            924.085              112,6
 Non Performing Loan (NPL) Gross (%)                                        1,9                2,0               95,0
 Laba Bersih (Rp miliar)                                                20.041              21.427               93,5
 Return on Asset (ROA) (%)                                                  2,1                2,3               91,3
 Return on Equity (ROE) Equity Based (%)                                   12,7               13,4               94,8
 Net Interest Margin (NIM) (%)                                              3,8                3,9               97,4
 Beban Operasional terhadap Pendapatan (BOPO) (%)                         72,9                71,5              101,9
 Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) (%)                      20,7                20,0              103,5


Secara rinci informasi mengenai perbandingan                       KENDALA, TANTANGAN, DAN
antara target dan realisasi tahun 2025 dapat dilihat               ANTISIPASINYA
pada Bab “Analisis & Pembahasan Manajemen atas
Kinerja Bank” dalam laporan tahunan ini.                           Sepanjang tahun 2025, BNI masih menghadapi
                                                                   dinamika perekonomian global dan domestik yang
Secara umum, kinerja BNI pada 2025 menunjukkan                     ditandai oleh ketidakpastian kebijakan moneter,
akselerasi yang solid dibandingkan dengan target                   volatilitas pasar keuangan, serta meningkatnya
yang telah ditetapkan. Ekspansi bisnis melalui                     persaingan likuiditas. Dalam kondisi tersebut, BNI
penyaluran kredit dan penghimpunan Dana Pihak                      memfokuskan strategi penyaluran kredit pada
Ketiga (DPK) berhasil terealisasi dengan hasil                     pertumbuhan yang berkualitas melalui pendalaman
yang baik. Keberhasilan tersebut diperkuat dengan                  ekosistem bisnis, penguatan disiplin risiko, serta
fondasi aset yang sehat dan berkualitas, tercermin                 optimalisasi kapabilitas yang telah dibangun pada
dari realisasi rasio Non-Performing Loan (NPL) yang                periode sebelumnya.
berada di bawah target tahun 2025.                                 Sebagai langkah antisipasi, BNI menjalankan
                                                                   beberapa inisiatif utama sebagai berikut:
Ketahanan kinerja profitabilitas tercermin dari laba               1. Penyempurnaan end-to-end credit process untuk
bersih, Return on Assets (ROA), dan Return on Equity                  meningkatkan kualitas portofolio kredit melalui
(ROE) tetap terjaga meski menghadapi tekanan                          penguatan manajemen risiko dan penerapan
margin. Perseroan juga mampu mengendalikan                            disiplin risiko yang konsisten di seluruh segmen.
beban dan biaya secara efisien sehingga Net Interest               2. Pendalaman bisnis berbasis ekosistem melalui
Margin (NIM) dapat dijaga pada level yang sehat                       penyediaan solusi keuangan terintegrasi bagi
untuk mengelola inisiatif strategis dan efisiensi                     nasabah kelembagaan, nasabah prima, serta
operasional yang berkelanjutan.                                       institusi pendidikan terpilih.
                                                                   3. Mendorong pertumbuhan kredit selektif pada
Dari sisi permodalan, strategi pengelolaan                            segmen kecil dan menengah, dengan fokus pada
modal BNI juga berjalan efektif, tercermin dari                       UMKM berorientasi ekspor dan penguatan value
rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum                              chain yang terintegrasi dengan debitur korporasi.
(KPMM) tahun 2025 yang berhasil dicapai di                         4. Pengembangan          bisnis    wealth     melalui
atas target. Hasil positif ini merupakan buah dari                    optimalisasi layanan dan produk investasi guna
penguatan fundamental dan peningkatan kinerja                         meningkatkan kontribusi pendapatan berbasis
yang konsisten selama beberapa tahun terakhir.                        fee dan memperkuat hubungan jangka panjang
Selanjutnya, untuk tahun 2026, Perseroan akan                         dengan nasabah.
terus menjaga kinerja fundamental tersebut                         5. Perluasan kolaborasi digital dengan fintech,
sebagai fondasi dalam menghadapi dinamika                             e-commerce, dan platform digital strategis untuk
ekonomi dan pasar yang semakin kompleks.                              meningkatkan akses nasabah ke ekosistem
                                                                      keuangan yang lebih terhubung dan efisien.
                                                                   6. Pemanfaatan data dan analytics dalam
                                                                      proses pengambilan keputusan kredit, untuk
                                                                      mendukung penilaian risiko yang lebih akurat,
                                                                      meningkatkan kualitas akuisisi nasabah, serta
                                                                      memperkuat monitoring portofolio kredit secara
                                                                      berkelanjutan.
                                                                                                    Laporan Tahunan 2025
                                                                                  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk   67
Page 70
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Penyaluran kredit tahun 2025 dilakukan dengan            5. Melakukan ekspansi kredit segmen menengah
sangat selektif salah satunya fokus pada segmen              dan kecil yang berkualitas untuk memperbaiki
korporasi dan turunannya, serta konsumer &                   market share, dengan fokus pada industri
wealth yang berkualitas dengan mengutamakan                  prospektif, optimalisasi Supply Chain Financing
budaya risiko. Selain itu, BNI terus mengoptimalkan          debitur korporasi, serta pemanfaatan sinergi
penyediaan dana/pembiayaan kepada pihak terkait              dengan BUMN.
maupun Perusahaan Anak untuk peningkatan bisnis.         6. Penyempurnaan implementasi value chain,
Fokus strategi penanaman dana 2025 adalah pada               termasuk penguatan sales execution dan client
peningkatan kualitas kredit dengan mengutamakan              acquisition team, guna meningkatkan efektivitas
budaya risiko serta ekspansi bisnis secara                   akuisisi dan pengelolaan nasabah.
berkelanjutan dengan beberapa inisiatif antara lain :    7. Mengakselerasi konsolidasi dan penguatan
1. Melanjutkan perluasan portofolio Corporate                bisnis segmen kecil dan menengah, guna
   Banking yang berfokus pada sektor prioritas serta         meningkatkan kualitas kredit dan mendorong
   penyediaan solusi beyond lending, termasuk                pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan sejalan
   structured finance dan layanan trade, guna                dengan perkembangan pasar.
   meningkatkan nilai tambah dan pendalaman              8. Melakukan business process reengineering pada
   hubungan dengan nasabah korporasi.                        segmen retail dan wholesale, khususnya dalam
2. Meningkatkan mortgage pada segmen prioritas,              proses kredit, melalui digitalisasi end-to-end
   melalui penetrasi yang lebih agresif pada                 serta enhancement BNI Move untuk segmen
   primary market, khususnya Top Developers dan              retail.
   Corporate Client, guna mendorong pertumbuhan          9. Penguatan manajemen risiko melalui penerapan
   kredit konsumer yang berkelanjutan.                       credit scoring yang lebih komprehensif serta
3. Meningkatkan payroll loan melalui optimalisasi            penerapan disiplin ekspansi kredit sesuai dengan
   basis payroll eksisting, penguatan cross-selling          Risk Acceptance Criteria (RAC).
   dalam ekosistem Business Banking, serta               10. Melakukan pemetaan dan fokus penggarapan
   perluasan kerja sama dengan berbagai institusi.           sentra dan kawasan bisnis potensial di wilayah,
4. Meningkatkan bisnis wealth melalui perbaikan              guna memperluas basis pembiayaan dan
   proposisi    bisnis,     penguatan    kapabilitas         mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
   Relationship Manager, serta pengembangan
   kapasitas global untuk menjawab kebutuhan
   nasabah dengan profil investasi yang semakin
   beragam.




 68    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 71
Permodalan & Praktik          Tata Kelola         Tanggung Jawab Sosial            Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko              Perusahaan          dan Lingkungan                   ESG            Keuangan




PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA

Pengelolaan Sumber Daya Manusia di BNI diarahkan untuk memastikan kesiapan organisasi dalam
mendukung kinerja bisnis, agenda transformasi, dan keberlanjutan perusahaan. Human Capital dikelola
sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari strategi bisnis, dengan fokus pada kesiapan pegawai, kualitas
kepemimpinan, serta budaya kerja yang mendorong pencapaian kinerja secara konsisten.

Sebagai arah pengelolaan Human Capital, BNI menetapkan HC Roadmap sebagai landasan pelaksanaan
kebijakan dan program pengelolaan SDM secara terencana dan berkelanjutan. HC Roadmap tersebut
menitikberatkan pada peningkatan produktivitas dan kinerja pegawai, penyiapan kapabilitas yang relevan
dengan kebutuhan bisnis, serta pengembangan pemimpin yang mampu mengambil peran strategis dan
memberikan dampak nyata bagi organisasi.




                                                               Key Objective

                       To become a leading financial institution through high-performing, future-proofed, and impact
                                                               oriented people




                       High-Performing                        Future-Proofed                         Impact-Oriented
                           People                               Workforce                               Leaders

                    Achieve best-in-class                Ensure employee are equipped             Line and functional leaders
                 productivity for key business            with skills and competencies           who are capable, inspirational,
                        battlegrounds                    to meet business needs, today,           and able to build teams that
                                                                 and tomorrow                    deliver sustainable outcomes




                                                 Holistic performance management system

                                       Growth-oriented, multi-faceted talent management system

                                                   Next-gen digital human capital tools

                                   Strong collaboration between business, finance & human capital




Sepanjang tahun 2025, implementasi HC Roadmap memasuki fase Deliver, di mana berbagai kebijakan
dan inisiatif Human Capital mulai dijalankan secara lebih nyata dalam proses bisnis dan aktivitas kerja
sehari-hari. Pada tahap awal ini, Human Capital BNI memprioritaskan sejumlah quick wins yang memiliki
dampak langsung terhadap kinerja, khususnya pada penguatan budaya kinerja, peningkatan efektivitas
peran pimpinan, serta pengembangan kapabilitas pada fungsi-fungsi utama bisnis dan kepemimpinan.
Pendekatan ini memastikan bahwa implementasi HC Roadmap tidak bersifat konseptual, tetapi mulai
menghasilkan perubahan perilaku kerja dan kontribusi yang terukur.

Dalam mendukung pengembangan kapabilitas pegawai, BNI secara konsisten menyelenggarakan berbagai
program pendidikan dan pelatihan melalui BNI University sebagai pusat pengembangan kompetensi
perusahaan. Program pembelajaran dirancang selaras dengan kebutuhan bisnis, mencakup penguatan
kompetensi teknis, pengembangan kepemimpinan, serta peningkatan kapasitas manajerial. Sepanjang
tahun 2025, berbagai program pelatihan dan pengembangan tersebut diikuti oleh pegawai dari berbagai
unit kerja, dengan tujuan memastikan kesiapan pegawai dalam menjalankan peran operasional sekaligus
menghadapi perubahan lingkungan bisnis yang semakin dinamis.




                                                                                                            Laporan Tahunan 2025
                                                                                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk   69
Page 72
                         Performa       Laporan                 Profil          Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                         2025           Manajemen               Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Seiring dengan itu, BNI terus memperkuat pengelolaan Human Capital melalui pemanfaatan teknologi dan
platform digital yang terintegrasi. Digitalisasi proses Human Capital mendukung konsistensi pengelolaan
kinerja, pengembangan pegawai, serta pemantauan capaian berbasis data, sekaligus meningkatkan
kemudahan akses layanan Human Capital bagi seluruh pegawai.

Dalam mendukung produktivitas yang berkelanjutan, BNI juga memperhatikan aspek kesejahteraan pegawai
sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan kondusif, sehingga pegawai
dapat bekerja secara optimal dan memberikan kontribusi terbaik bagi Perseroan.

Melalui pengelolaan Human Capital yang terarah dan konsisten, BNI menjaga kesiapan organisasi dalam
mendukung transformasi bisnis, memperkuat daya saing, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan
bagi perusahaan dan seluruh pemangku kepentingan.




                                                      yee Well
                                                 Emplo        -Be
                                               I                 i                 ng
                                          BN
                                            HEALTH
                                            Mental & Physical
                                            Consultation
                                            • EAP 2.0
                                            • BNI Daycare
                                                                               FINANCIAL
                                                                                    Financial
                                                                                 Consultation
                                                                             • EAP 2.0 -
                                                                               Financial Checkup
                                                         Happy & Healthy     • New Dana
                                                          BNI Hi-Movers        Kesehatan Masa
                                                                               Pensiun (DKMP)




                                                 SOCIAL
                                                Social Communities
                                                46 Society (Komunitas)




BNI juga secara konsisten menyelenggarakan berbagai program pelatihan dan pengembangan kompetensi
bagi seluruh pegawai sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, serta
kemampuan dalam merespons dinamika dan tantangan industri perbankan yang terus berkembang. Melalui
BNI University sebagai pusat pengembangan kompetensi, BNI merancang strategi pembelajaran yang
terarah dan berkelanjutan, mencakup berbagai program pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan
bisnis serta peningkatan kapasitas kepemimpinan dan manajerial.

Sepanjang tahun 2025, BNI telah menyelenggarakan berbagai program pelatihan dan pengembangan
kepada 26.937 peserta, dengan rata-rata setiap pegawai mengikuti pelatihan sebanyak 15 kali dalam
setahun. Program pelatihan ini dirancang untuk memastikan seluruh pegawai memiliki kompetensi yang
relevan, baik dalam mengelola fungsi operasional BNI maupun dalam menghadapi perubahan lingkungan
bisnis secara adaptif dan inovatif.




 70   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 73
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG           Keuangan




PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI                              Store dan 4,8 di Play Store, yang mencerminkan
DAN DIGITAL BANKING                                          tingginya tingkat kepuasan nasabah terhadap
                                                             layanan dan pengalaman digital yang diberikan.
Kami terus berfokus pada berbagai penerapan                  Kinerja tersebut mencerminkan pertumbuhan yang
kebijakan     dan     inisiatif   strategis      guna        signifikan, dengan wondr by BNI telah melampaui
menyempurnakan proses bisnis, memperkuat                     BNI Mobile Banking sebagai kanal transaksi utama
ketersediaan sistem, serta mengembangkan                     bagi nasabah individu. Dalam periode migrasi yang
Teknologi Informasi (TI) sebagai enabler digital yang        dilakukan secara bertahap, BNI Mobile Banking tetap
andal. Upaya ini mencakup penguatan infrastruktur,           dioperasikan secara berdampingan guna menjaga
jaringan komunikasi, serta peningkatan layanan               keberlanjutan layanan dan kenyamanan nasabah,
produk digital yang sejalan dengan perkembangan              hingga wondr by BNI sepenuhnya siap menjadi
industri perbankan. PengembanganTI juga diarahkan            kanal digital utama bagi nasabah ritel dengan
pada peremajaan infrastruktur TI, termasuk dari sisi         layanan yang lebih modern dan berorientasi pada
sistem aplikasi maupun jaringan yang terintegrasi,           preferensi nasabah.
guna mendukung peningkatan volume transaksi
serta memperkuat kapabilitas keamanan siber                  BNI terus mendorong proses migrasi secara bertahap
(cyber security).                                            agar seluruh nasabah dapat beralih ke wondr by BNI
                                                             dan menikmati pengalaman layanan digital yang
Transformasi digital menjadi penggerak utama                 lebih baik, modern, dan terpersonalisasi.
BNI dalam meningkatkan pengalaman nasabah
melalui strategi one stop solution digital financial         Selain menyasar segmen ritel, BNI juga memperkuat
services serta mendorong peralihan transaksi ke              layanan digital untuk nasabah melalui transformasi
kanal digital. wondr by BNI dikembangkan dengan              platform BNIdirect. Platform ini dirancang ulang
teknologi berstandar global dan pendekatan                   untuk memberikan pengalaman transaksi yang
hyper-personalization    melalui      tiga   Dimensi         lebih efisien dan komprehensif, dengan fitur yang
Keuangan, yaitu Transaksi, Insight, dan Growth.              menyediakan visibilitas data secara menyeluruh
Dengan adanya 3 dimensi tersebut, wondr by BNI               dan real-time. Kemampuan ini memungkinkan
memberikan kemudahan pengelolaan keuangan                    nasabah untuk mengakses informasi yang relevan
yang komprehensif untuk meningkatkan nilai                   dengan cepat, sehingga mendukung proses
aset pengguna serta memberikan pengalaman                    perencanaan dan analisis keuangan yang lebih
bertransaksi yang lebih nyaman. Sepanjang tahun              akurat. Melalui otomasi dan integrasi layanan,
2025, wondr by BNI menghadirkan di antaranya fitur           BNIdirect memberikan efisiensi operasional yang
multicurrency untuk transaksi di 32 negara dengan            tinggi sekaligus memastikan stabilitas transaksi.
12 valuta asing, peningkatan kapabilitas fitur
Insight untuk memantau arus kas secara praktis,              Sepanjang tahun 2025, BNIdirect mencatat kinerja
serta peningkatan kapabilitas fitur Growth yang              yang solid dengan pertumbuhan jumlah pengguna
menyediakan solusi investasi dan tabungan sesuai             sebesar 24,8%, mencapai lebih dari 261,5 ribu
kebutuhan nasabah. Sejak peluncurannya, wondr                pengguna. Sementara itu, volume transaksi
by BNI telah diunduh oleh 16,7 juta pengguna                 meningkat signifikan hingga 26,4% YoY. Pencapaian
sepanjang tahun 2025, dengan tingkat pengguna                ini memperkokoh posisi BNIdirect sebagai solusi
aktif bertransaksi mencapai sekitar 72,1%. Disamping         digital terpercaya bagi nasabah.
itu, wondr by BNI juga memperoleh apresiasi positif
dari nasabah dengan raihan rating 4,9 di App




                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk   71
Page 74
                          Performa       Laporan     Profil         Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan     Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




PENGEMBANGAN JARINGAN KERJA DAN                           Pada tahun 2025, BNI melakukan penataan dan
MITRA USAHA                                               evaluasi organisasi untuk mendukung dan selaras
                                                          dengan visi, misi, dan arah strategi BNI ke depan.
BNI terus memperkuat kehadirannya melalui                 Sejalan dengan arah strategi BNI ke depan, BNI telah
aliansi strategis dan jaringan bank koresponden           melakukan penguatan organisasi yang mendukung
di berbagai negara. Upaya ekspansi jaringan kerja         peningkatan pertumbuhan bisnis, penguatan risiko
dilakukan secara menyeluruh, mencakup skala               yang prudent, penguatan fungsi Kantor Wilayah
nasional hingga global, dengan memanfaatkan basis         serta pengembangan artificial intelligence (AI) untuk
nasabah, mitra usaha, dan jejaring internasional          mendukung pencapaian kinerja perusahaan.
sebagai target pasar potensial. Selain itu, BNI aktif
menjalin berbagai bentuk kerja sama strategis untuk
memperluas jangkauan bisnis serta meningkatkan            Aktivitas Utama serta Jenis Produk dan
kinerja secara berkelanjutan.                             Jasa yang Ditawarkan
                                                          Kegiatan usaha utama BNI berfokus pada penyediaan
Hingga akhir tahun 2025, BNI memiliki 1 (satu)            layanan perbankan dan aktivitas usaha penunjang
kantor pusat, 17 kantor wilayah, 10 jaringan kantor       yang mencakup penghimpunan serta penyaluran
luar negeri, serta 1.834 jaringan kantor dalam negeri     dana kepada masyarakat, dengan menawarkan
yang terdiri dari kantor cabang, kantor cabang            suku bunga yang kompetitif bagi nasabah. Dalam
pembantu, dan sentra bisnis. Dari 10 jaringan kantor      pelaksanaannya, BNI menyediakan beragam
luar negeri tersebut, terdiri atas 6 kantor luar negeri   produk dan jasa perbankan yang dirancang untuk
berlisensi branch, 2 kantor perwakilan, 1 sub-branch      memenuhi kebutuhan berbagai segmen nasabah,
luar negeri, dan 1 kantor cabang remittance, yang         termasuk penyaluran kredit kepada debitur usaha
tersebar di 8 negara strategis.                           kecil dan menengah. Rincian lebih lanjut mengenai
                                                          produk dan jasa yang dihasilkan dapat dilihat pada
BNI Agen46 ( Branchless Banking) menjadi salah satu       Bab Profil Perusahaan, bagian Produk dan Jasa yang
pilar penting dengan jangkauan hingga ke 35.729           Dihasilkan dalam laporan tahunan ini.
kelurahan/desa di seluruh Indonesia, termasuk
wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).           Tingkat Suku Bunga Penghimpunan dan
Sepanjang tahun 2025, BNI Agen46 mencatatkan              Penyediaan Dana
jumlah mitra sebanyak 217.013 dengan volume               Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) digunakan
transaksi mencapai Rp61,2 triliun, dan sebanyak           sebagai acuan oleh bank untuk menentukan suku
121,8 juta transaksi. Hal tersebut mencerminkan           bunga kredit yang dikenakan kepada nasabah.
peran signifikan Agen46 dalam memperluas akses            SBDK merupakan suku bunga terendah yang
layanan keuangan dan mendorong inklusi keuangan           mencerminkan kewajaran biaya yang dikeluarkan
nasional.                                                 oleh Bank, termasuk ekspektasi keuntungan yang
                                                          akan diperoleh, namun belum memperhitungkan
KINERJA LAINNYA                                           komponen estimasi premi risiko yang besarnya
                                                          tergantung dari penilaian Bank terhadap risiko untuk
Struktur Organisasi                                       masing-masing debitur atau kelompok debitur. Pada
BNI terus melakukan penguatan struktur organisasi         tahun 2025, tingkat suku bunga penghimpunan dan
secara terus-menerus, sebagaimana tercermin               penyediaan dana untuk mata uang Rupiah yang
dalam bab Profil Perusahaan dalam LaporanTahunan          dimiliki BNI sebagai berikut:
ini, yang dilakukan melalui proses identifikasi dan
pengembangan suksesor. Secara berkelanjutan,
BNI juga melakukan evaluasi terhadap struktur
organisasi guna meningkatkan efektivitas, efisiensi,
dan memastikan kelangsungan usaha dalam jangka
panjang.




 72    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 75
Permodalan & Praktik     Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial        Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko         Perusahaan      dan Lingkungan               ESG               Keuangan




                                                                                                             (efektif % per tahun)
                                               Suku Bunga Dasar Kredit Rupiah (Prime Lending Rate)
                                                            Berdasarkan Jenis Kredit
        Bulan
                          Kedit Non UMKM                          Kredit UMKM                                      Non KPR/
                                                                                                   KPR/KPA
                       Korporasi       Ritel        Menengah*        Kecil*          Mikro                         NonKPA

 Januari 2025             8,67%        8,82%             9,86%        11,12%          12,04%         9,26%            10,57%
 Februari 2025            8,41%        8,56%             9,54%        10,81%           11,63%        8,96%            10,17%
 Maret 2025               8,55%        8,76%             9,76%        10,95%           11,72%        9,08%            10,31%
 April 2025               8,53%        8,81%             9,82%        10,95%           11,82%        9,10%            10,34%
 Mei 2025                 8,60%        8,90%             9,92%        11,06%           11,91%        9,14%            10,37%
 Juni 2025                8,52%        8,75%             9,80%        11,05%           11,79%        9,09%            10,33%
 Juli 2025                8,57%        8,77%             9,87%        11,15%           11,77%        9,14%            10,39%
 Agustus 2025             8,57%        8,86%             9,87%        11,17%           11,86%        9,20%            10,44%
 September 2025           8,46%        8,70%             9,69%        10,53%           11,71%        9,05%            10,30%
 Oktober 2025             8,35%        8,59%             9,61%        10,42%           11,60%        9,00%            10,24%
 November 2025            8,35%        8,59%             9,61%        10,42%           11,60%        9,00%            10,24%
 Desember 2025            8,14%        8,39%             9,46%        10,29%           11,58%        8,88%            10,16%




Jumlah, Jenis, dan Lokasi Kantor                                 Kepemilikan Direksi, Dewan Komisaris, dan
Dalam rangka mendukung strategi ekspansi                         Pemegang Saham dalam Kelompok Usaha
bisnis yang efektif dan optimal, BNI melakukan                   Bank
pengelolaan jaringan kantor atau outlet secara                   Pada tahun 2025, informasi mengenai kepemilikan
terencana dan terukur. Pengelolaan ini bertujuan                 saham (langsung dan tidak langsung) anggota
untuk memastikan bahwa setiap jaringan yang                      Dewan Komisaris dan Direksi yang menjabat dan/
dimiliki dapat beroperasi secara lebih efisien dan               atau diangkat pada tahun buku adalah sesuai dengan
memberikan kontribusi maksimal sesuai dengan                     yang diinformasikan pada Bab Profil Perusahaan
potensi bisnis di wilayah masing-masing. Dengan                  dalam Laporan Tahunan ini.
upaya ini, BNI dapat memperkuat kehadirannya
di pasar sekaligus meningkatkan kualitas layanan                 PERUBAHAN-PERUBAHAN PENTING YANG
kepada nasabah.                                                  TERJADI PADA BANK DAN KELOMPOK
                                                                 USAHA BANK
Hingga saat ini, BNI terus meningkatkan customer
experience dalam rangka mendukung pertumbuhan                    Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat adanya
bisnis, dengan menawarkan berbagai produk dan                    perubahan-perubahan penting yang terjadi pada
layanan yang komprehensif melalui 1 (satu) kantor                BNI ataupun Kelompok Usaha BNI.
pusat, 17 kantor wilayah, 10 (sepuluh) jaringan
kantor luar negeri dan 1.834 jaringan kantor yang                PROSPEK USAHA 2026, PERKEMBANGAN
terdiri dari kantor cabang, kantor cabang pembantu               PEREKONOMIAN, DAN TARGET PASAR
dan sentra bisnis. BNI memiliki 10 (sepuluh) jaringan
kantor luar negeri yang tersebar di 8 (delapan)                  BNI    terus   melanjutkan    agenda     perbaikan
negara, terdiri dari 6 (enam) kantor luar negeri, 1              menyeluruh terhadap lingkungan internal melalui
(satu) sub-branch, 1 (satu) kantor cabang remittance,            program BNI Corporate Transformation sebagai
dan 2 (dua) kantor perwakilan.                                   upaya strategis untuk memperkuat daya saing dan
                                                                 ketahanan kinerja Perseroan. Transformasi ini tidak
                                                                 hanya berfokus pada penyempurnaan proses bisnis
                                                                 dan peningkatan kapabilitas organisasi, tetapi juga
                                                                 diarahkan untuk memastikan BNI mampu merespons
                                                                 dinamika industri keuangan yang semakin cepat
                                                                 dan kompleks. Dengan fondasi transformasi yang
                                                                 semakin kuat, BNI menatap tahun 2026 dengan
                                                                 optimisme tinggi untuk mencapai pertumbuhan
                                                                 yang berkelanjutan dan kinerja yang unggul.




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk       73
Page 76
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Kondisi di atas harus diseimbangkan dengan               PERKEMBANGAN PENERAPAN TATA
kewaspadaan terhadap dinamika ekonomi global             KELOLA BANK
dan domestik, serta penerapan strategi yang adaptif.
Sebagai gambaran terhadap ketidakpastian di atas,        Penerapan Tata Kelola atau yang saat ini disebut
IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global            Governansi telah menjadi komitmen mendasar
melambat ke 3,1% (vs. 3,3% dan 3,2% di tahun 2024        bagi seluruh anggota Dewan Komisaris, Direksi,
dan 2025) dikarenakan pemulihan antar negara yang        serta segenap pegawai BNI dalam menjalankan
masih divergen serta fragmentasi geopolitik.             kegiatan usaha. Komitmen ini diwujudkan
                                                         melalui implementasi yang konsisten dan
Dari     sisi   domestik, BNI     memproyeksikan         berkesinambungan terhadap 4 (empat) pilar
pertumbuhan ekonomi tetap solid di 5,2% didorong         Governansi Indonesia yang dikeluarkan oleh Komite
oleh konsumsi rumah tangga dan investasi.                Nasional Kebijakan Governansi (KNKG), yaitu Etika,
Menguatnya konsumsi rumah tangga ini sejalan             Transparansi, Akuntabilitas, dan Keberlanjutan
dengan kebijakan fiskal serta moneter yang               (ETAK). Keempat pilar tersebut menjadi landasan
akomodatif. Selain itu, Rupiah diperkiran berada         utama dalam setiap pengambilan keputusan yang
di kisaran Rp15.900 - Rp17.000 di tahun 2026. Hal        bertanggung jawab, mendorong optimalisasi
ini dikarenakan pelebaran defisit neraca transasksi      kinerja, menghindari benturan kepentingan, serta
berjalan di tengah penurunan harga komoditas dan         memperkuat akuntabilitas untuk mendukung
risiko-risiko eksternal.                                 pencapaian prospek bisnis yang telah ditetapkan.

Adapun beberapa risiko eksternal yang BNI                Dalam rangka menjalankan tugas dan tanggung
identifikasi dan perlu dimonitor ke depan. Pertama,      jawabnya serta memastikan kepatuhan terhadap
risiko ketidakpastian perdagangan global karena          seluruh prinsip tata kelola guna menghadapi
tarif resiprokal. Kedua, kondisi perlambatan             dinamika makroekonomi dan lingkungan bisnis,
ekonomi di mitra-mitra dagang utama Indonesia.           pada Tahun 2025 Direksi telah menyelenggarakan
Ketiga, perlambatan lebih dalam ekonomi Tiongkok         46 (empat puluh enam) kali rapat Direksi dan
berisiko terhadap ekonomi Indonesia mengingat            8 (delapan) kali rapat Direksi bersama Dewan
konsentrasi ekonomi dengan Tiongkok signifikan.          Komisaris. Selain itu,          untuk memastikan
Lebih lanjut, Tiongkok masih harus menghadapi            bahwa dalam setiap keputusan strategis telah
permasalahan struktural di jangka menengah               memperhatikan tata kelola, BNI melakukan penataan
seperti populasi produktif yang menurun, krisis          Komite di bawah Direksi meliputi pembentukan sub
properti, dan tingginya utang swasta terhadap PDB        komite, penyesuaian keanggotaan serta tugas dan
(mencapai kisaran 190% terhadap PDB). Keempat,           tanggung jawab sehingga sesuai dengan regulasi
risiko nilai tukar akibat dari gejolak ekonomi global.   terkini, best practice, dan organisasi BNI.

Dengan mempertimbangkan proyeksi kondisi                 Pada tahun 2025, BNI melakukan beberapa penilaian
makroekonomi global dan nasional tersebut, BNI           atas kualitas penerapan tata kelola yang dilakukan
menargetkan pertumbuhan kinerja yang solid dan           secara internal maupun oleh pihak eksternal dengan
realistis pada tahun 2026. Strategi pencapaiannya        capaian sebagai berikut:
akan difokuskan pada pengelolaan likuiditas yang         1. Penilaian Self Assessment yang dilakukan secara
prudent, ekspansi kredit yang berkelanjutan,                periodik setiap semester, yakni pada bulan
penguatan kualitas aset, serta peningkatan                  Juni dan Desember berdasarkan Peraturan
kapabilitas digital dan operasional. BNI meyakini           OJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata
bahwa kombinasi antara transformasi internal yang           Kelola bagi Bank Umum dan Surat Edaran OJK
kuat dan adaptasi strategis terhadap lingkungan             No. 14/SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata
eksternal akan menjadi kunci dalam memperkuat               Kelola bagi Bank Umum. Hasil Self Assessment
posisi Perseroan sebagai bank nasional berkapasitas         menunjukkan nilai komposit peringkat 2 yang
global yang mampu tumbuh secara berkelanjutan.              mencerminkan BNI telah melakukan penerapan
                                                            Tata Kelola secara umum baik;
                                                         2. Penilaian    ASEAN      Corporate     Governance
                                                            Scorecard (ACGS) oleh Indonesia Institute for
                                                            Corporate Directorship (IICD) dengan hasil score
                                                            secara keseluruhan tertimbang (overall score) BNI
                                                            adalah sebesar 118,24 poin dan termasuk dalam
                                                            predikat “Leadership in Corporate Governance”
                                                            atau Level 5, di mana hal ini berarti praktik GCG
                                                            yang dilakukan BNI secara keseluruhan sudah
                                                            mengadopsi standar internasional.



 74    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 77
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG            Keuangan




3. Penilaian Corporate Governance Perception                    (earning’s sustainability), dan manajemen
   Index (CGPI) oleh Indonesia Independen Cipta                 Rentabilitas.
   Governansi (IICG) dan mempertahankan predikat             4. Permodalan (Capital)
   The Most Trusted Companies dengan score                      Penilaian atas faktor Permodalan meliputi
   sebesar 92,60.                                               evaluasi terhadap kecukupan Permodalan dan
                                                                kecukupan pengelolaan Permodalan. Dalam
Ketiga hasil penilaian tersebut menjadi landasan                melakukan penilaian kecukupan Permodalan,
penting bagi BNI dalam melakukan penyempurnaan                  BNI mengaitkan kecukupan modal dengan Profil
berkelanjutan dan memperkuat penerapan pilar                    Risikonya.
Governance secara lebih optimal. Direksi secara
konsisten    berkomitmen     untuk    memperkuat             BNI melakukan penilaian Tingkat Kesehatan
penerapan prinsip tata kelola yang baik, didukung            Bank serta melaporkannya kepada Otoritas Jasa
oleh implementasi sistem manajemen risiko dan                Keuangan (OJK) setiap 6 (enam) bulan (semesteran)
kepatuhan yang terintegrasi, guna mendorong                  pada periode Juni dan Desember. Pada periode 31
peningkatan kualitas pengelolaan Perusahaan                  Desember 2025, hasil penilaian Tingkat Kesehatan
yang sehat, berlandaskan prinsip kehati-hatian,              Bank BNI berada pada peringkat “Sehat” yang
profesionalisme, dan etika bisnis yang tinggi.               berarti bahwa:
Direksi meyakini bahwa penerapan prinsip GCG                 1. Kondisi BNI secara umum sehat, sehingga dinilai
yang konsisten dapat meminimalkan potensi risiko                mampu menghadapi pengaruh negatif yang
yang berdampak terhadap keberlangsungan usaha                   signifikan dari perubahan kondisi bisnis dan
BNI, sehingga stabilitas dan kinerja organisasi                 faktor eksternal lainnya.
senantiasa terjaga dengan baik serta mendukung               2. Peringkat faktor-faktor penilaian (Profil Risiko,
pencapaian visi dan misi secara berkelanjutan.                  Tata Kelola, Rentabilitas, dan Permodalan)
                                                                secara umum baik. Apabila terdapat kelemahan,
MANAJEMEN RISIKO DAN TINGKAT                                    maka secara umum kelemahan tersebut kurang
KESEHATAN BANK                                                  signifikan.

Tingkat Kesehatan Bank merupakan hasil penilaian             Profil risiko BNI, sebagai salah satu faktor penilaian
terhadap kondisi BNI yang mencakup aspek risiko              TKB periode 31 Desember 2025 berada pada
(Risk-Based Bank Rating) serta kinerja secara                peringkat 2 (Low to Moderate) serta Tingkat
keseluruhan. BNI memanfaatkan parameter Tingkat              Kesehatan Bank yang tetap terjaga pada peringkat
Kesehatan Bank sebagai alat untuk melakukan                  “Sehat”. Pencapaian ini menunjukkan bahwa
identifikasi dini terhadap potensi permasalahan,             manajemen risiko telah menjadi bagian strategis
menyusun serta melaksanakan langkah perbaikan                dari proses pengambilan keputusan di BNI.
(corrective action), dan menetapkan strategi
bisnis yang tepat untuk mendukung pertumbuhan                PENGEDALIAN INTERNAL ATAS
berkelanjutan di masa mendatang.                             PELAPORAN KEUANGAN

Penilaian Tingkat Kesehatan BNI merujuk pada                 Sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga
Peraturan OJK No. 4/POJK.03/2016 tentang Penilaian           integritas, akurasi, dan transparansi informasi
Tingkat Kesehatan Bank Umum serta Surat Edaran               keuangan, Direksi memastikan bahwa penerapan
OJK No. 14/SEOJK.03/2017 tentang Penilaian                   Pengendalian Internal atas Pelaporan Keuangan
Tingkat Kesehatan Bank Umum, yang dilakukan                  (Internal Control over Financial Reporting/
berdasarkan 4 (empat) faktor sebagai berikut:                ICOFR) dilaksanakan secara menyeluruh dan
1. Profil Risiko (Risk Profile)                              berkelanjutan. Pengendalian internal tersebut
   Penilaian Profil Risiko dilakukan dengan menilai          mencakup proses penyusunan, penyajian, dan
   Risiko Inheren (risiko yang melekat pada aktivitas        pelaporan keuangan yang dilakukan secara benar,
   BNI) dan Kualitas Penerapan Manajemen Risiko              andal, dan dapat dipertanggungjawabkan, guna
   (KPMR) terhadap 8 (delapan) jenis risiko.                 mendukung pengambilan keputusan manajemen
2. Tata Kelola (Good Corporate Governance)                   serta memenuhi kebutuhan pemangku kepentingan.
   Penilaian Tata Kelola Perusahaan merupakan                Dalam implementasinya, BNI mengacu pada
   penilaian terhadap kualitas manajemen BNI                 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 15 Tahun
   atas pelaksanaan prinsip-prinsip Tata Kelola              2024 tentang Integritas Pelaporan Keuangan Bank,
   Perusahaan.                                               yang bertujuan memperkuat ketepatan, keandalan,
3. Rentabilitas (Earnings)                                   dan transparansi laporan keuangan, serta
   Penilaian atas faktor Rentabilitas meliputi               memastikan seluruh proses pelaporan didukung
   evaluasi terhadap kinerja Rentabilitas, sumber-           oleh sistem pengendalian internal yang efektif dan
   sumber Rentabilitas, kesinambungan rentabilitas           memadai.



                                                                                           Laporan Tahunan 2025
                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk   75
Page 78
                          Performa         Laporan      Profil       Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                          2025             Manajemen    Perusahaan   Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




Selain itu, penerapan ICOFR juga selaras dengan Keputusan Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen
Risiko Kementerian BUMN Nomor SK-5/DKU.MBU/11/2024 tentang Petunjuk Teknis Pengendalian Internal
atas Pelaporan Keuangan, yang menjadi pedoman wajib bagi BUMN dalam memastikan integritas dan
reliabilitas pelaporan keuangan. Untuk memenuhi ketentuan regulasi tersebut serta prinsip-prinsip
pengendalian internal yang berlaku, BNI menerapkan kerangka ICOFR yang terstruktur dan terintegrasi ke
dalam proses bisnis, pengelolaan risiko, serta tata kelola Perusahaan.

Kerangka ICOFR dilaksanakan melalui lima tahapan utama yang dirancang, meliputi perancangan,
implementasi dan pemantauan berkelanjutan, evaluasi, remediasi, dan pelaporan. Kelima tahapan tersebut
dijalankan untuk memastikan efektivitas pengendalian, memitigasi risiko, serta mendukung terciptanya
pelaporan keuangan yang berkualitas dan berkesinambungan.

PENILAIAN ATAS KINERJA KOMITE-KOMITE DI BAWAH DIREKSI

Dalam memimpin jalannya pengurusan BNI, Direksi didukung oleh sejumlah komite yang dibentuk sesuai
dengan ketentuan perbankan yang berlaku, dengan tujuan untuk meningkatkan efektivitas pengambilan
keputusan serta efisiensi dalam pelaksanaan operasional BNI.

                                             Komite Pendukung Direksi

                                                                                                     Komite
                                Komite                                      Komite
        Komite                                          Komite                                     Manajemen
                               Kebijakan                                    Asset &
        Kredit                                          Bisnis                                        Risiko
                              Perkreditan                                   Liability
                                                                                                   Terintegrasi


         Komite
                                 Komite                 Komite              Komite                   Komite
      Manajemen
                                 Human                 Manajemen          Manajemen                Perusahaan
      Risiko & Anti
                                 Capital                Kinerja            Teknologi                  Anak
          Fraud



Pada tahun 2025, Direksi telah melakukan evaluasi           INISIATIF KEUANGAN BERKELANJUTAN
terhadap kinerja seluruh komite dan memberikan              DAN PENERAPAN LINGKUNGAN, SOSIAL
penilaian positif atas kontribusi serta kinerja yang        DAN TATA KELOLA (LST) SERTA KOMITMEN
telah dicapai. Evaluasi tersebut didasarkan pada            ATAS TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN
tolok ukur yang telah ditetapkan dan disepakati             LINGKUNGAN
sejak awal tahun, meliputi realisasi pelaksanaan
tugas sesuai dengan Piagam Komite, pemenuhan                Inisiatif Keuangan Berkelanjutan (Sustainable
kompetensi dan keterampilan setiap anggota                  Finance) serta penerapan prinsip Lingkungan,
komite, capaian kinerja tahun 2025, serta partisipasi       Sosial, dan Tata Kelola (LST/ESG) dan komitmen
kehadiran masing-masing anggota yang tinggi                 terhadap Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
baik pada rapat internal komite ataupun rapat               (TJSL) merupakan bagian integral dari strategi
bersama Direksi, termasuk menimbang keputusan               bisnis jangka panjang BNI. Langkah ini bertujuan
yang diambil saat pembahasan rapat. Berdasarkan             untuk memastikan keberlanjutan bisnis sekaligus
hasil evaluasi tersebut, Direksi menilai bahwa              memenuhi prinsip-prinsip keberlanjutan yang
seluruh komite telah menjalankan tugas dan                  diakui secara global. Fokus BNI tidak hanya
fungsinya dengan baik serta selaras dengan tujuan           pada peningkatan kinerja keuangan, tetapi juga
pembentukannya.                                             pada kontribusi positif terhadap masyarakat dan
                                                            lingkungan.

                                                            Penerapan     prinsip  keuangan    berkelanjutan
                                                            telah terintegrasi dalam bisnis fundamental
                                                            BNI. Dari sisi permodalan, pada tahun 2025 BNI
                                                            menerbitkan Sustainability Bond sebesar Rp5
                                                            triliun dan memperoleh pemeringkatan “idAAA”
                                                            dari Pefindo dengan peringkat “idAAA” dan telah
                                                            mendapatkan opini independen dari Sustainalytics
                                                            yang menyatakan bahwa kerangka Sustainability
                                                            Bond BNI kredibel dan sesuai dengan standar
                                                            internasional dan ASEAN. Dana yang diperoleh


 76    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 79
Permodalan & Praktik           Tata Kelola             Tanggung Jawab Sosial           Komitmen             Laporan
Manajemen Risiko               Perusahaan              dan Lingkungan                  ESG                  Keuangan




akan digunakan untuk penyaluran pembiayaan baru                                Sebagai salah satu pionir Green Banking di Indonesia,
ataupun pembiayaan yang sudah ada baik langsung                                BNI    berkomitmen       menginternalisasi    prinsip
maupun tidak langsung atas kegiatan-kegiatan                                   keuangan berkelanjutan ke dalam nilai-nilai, budaya
yang termasuk dalam kategori Kegiatan Usaha                                    kerja, strategi bisnis, kebijakan operasional, serta
Berwawasan Lingkungan (KUBL) dan Kegiatan                                      sistem dan prosedur operasionalnya. Komitmen
Usaha Berwawasan Sosial (KUBS) sebagaimana                                     ini diwujudkan melalui penerapan strategi yang
diatur dalam POJK No. 18 Tahun 2023. Di samping                                terintegrasi dengan seluruh aspek kinerja ESG,
itu, BNI juga pernah menerbitkan Green Bond senilai                            sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi
Rp5 triliun pada tahun 2022, dengan peringkat                                  pemangku kepentingan dan lingkungan hidup.
“idAAA” dari PEFINDO serta memperoleh Second
Party Opinion dari Sustainalytics.                                             Sebagai Agent of Development, BNI juga
                                                                               memainkan peran aktif dalam mendorong transisi
Di sisi pembiayaan, BNI meningkatkan portofolio                                hijau di Indonesia. BNI memandang transisi hijau
berkelanjutan       dengan        memperkenalkan                               sebagai kebutuhan strategis untuk mencapai
Sustainability Linked Loan (SLL) yang memberikan                               masa depan yang berkelanjutan. Dalam konteks
insentif bagi nasabah untuk meningkatkan kinerja                               ini, Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia
ESG mereka. Selain itu, BNI juga menawarkan                                    (TKBI) menjadi pilar penting untuk mengarahkan
skema pembiayaan hijau (green financing), untuk                                investasi pada proyek-proyek yang berkelanjutan
mendorong terciptanya dampak positif yang                                      dan memberikan manfaat bagi masyarakat. TKBI
berkelanjutan di berbagai sektor industri. BNI juga                            disusun oleh regulator sebagai respons terhadap
secara konsisten melakukan upaya penurunan emisi                               perkembangan keuangan berkelanjutan nasional
sebagai bagian dari kontribusi terhadap target Net                             dan internasional, sekaligus menjawab tantangan
Zero Emission 2060.                                                            pembiayaan perubahan iklim, mendukung transisi
                                                                               menuju Net Zero Emission (NZE), serta mendorong
                                                                               pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
                                                                               (TPB/SDGs).

BNI menyadari bahwa proses transisi menuju ekonomi hijau membutuhkan dukungan modal dan investasi
yang signifikan. Oleh karena itu, BNI menyalurkan Sustainability Linked Loan (SLL) sebagai salah satu
instrumen pembiayaan strategis bagi debitur yang memiliki target keberlanjutan (sustainability target)
yang sejalan dengan strategi bisnis mereka. Program ini diberikan kepada debitur yang telah memperoleh
endorsement dari Second Opinion Party, yakni lembaga independen yang menilai kesesuaian dan kredibilitas
target keberlanjutan tersebut.

                                                             Pilar Keberlanjutan BNI

    Visi                   Menjadi Lembaga Keuangan Global Terpercaya yang Unggul dalam Inovasi dan Kinerja secara Berkelanjutan


 Aspirasi &                                                                 1. ESG Blueprint
  Target                                                           2. Target Net Zero Emission (NZE)


    Pilar                  Sustainable Finance                          Corporate Sustainability                       Inclusion & Resiliance


                       Pengembangan sustainable                        Pengelolaan energi dan emisi untuk            Penguatan inklusi dan literasi
                01                                                01                                            01
                       financing, funding dan program di               mencapai target Net Zero Emission             keuangan serta pemberdayaan
                       Seluruh Segmen                                  (NZE)                                         masyarakat dalam praktik bisnis
                                                                                                                     yang berkelanjutan
                       Internalisasi Standard ESG Nasional             Pengembangan program untuk
                02                                                02
 Strategi &            dan Internasional                               mendukung praktik operasional           02    Mitra strategis debitur dalam
                                                                       berkelanjutan                                 melaksanakan transisi menuju
  Inisiatif            Peningkatan transparansi dan                                                                  praktik usaha berkelanjutan
                03
                       akuntabilitas praktik keberlanjutan             Penguatan kapabilitas pegawai
                                                                  03
                                                                       dalam penerapan ESG                     03    Pelestarian nature & biodiversity

                                                                       Penguatan keamanan siber dan
                                                                  04   perlindungan data nasabah



  Enabler                                                     Governance, People, IT & Data Infrastructure



BNI memiliki Pilar Keberlanjutan sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan yang disusun berdasarkan
visi BNI. Pilar Keberlanjutan BNI dibangun atas 3 fokus utama yaitu Sustainable Finance, Corporate
Sustainabillity, dan Inclusion & Resilience yang mencakup pengelolaan risiko ekonomi, sosial, lingkungan,


                                                                                                                   Laporan Tahunan 2025
                                                                                                 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                  77
Page 80
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




termasuk risiko perubahan iklim. Pilar keberlanjutan     PERUBAHAN SUSUNAN ANGGOTA DIREKSI
ini merupakan hasil perumusan intisari dari 5 Pilar
keberlanjutan BNI, menggambarkan 3 fokus utama           Dalam rangka memastikan BNI tetap kompetitif,
BNI dalam pengelolaan keberlanjutan.                     selaras dengan regulasi, serta adaptif terhadap
                                                         dinamika lingkungan bisnis perbankan, pada tahun
Kemudian, dalam penerapan Tanggung Jawab                 2025 BNI melakukan perubahan susunan anggota
Sosial dan Lingkungan (TJSL), BNI memaknainya            Direksi melalui Rapat Umum Pemegang Saham
tidak sekadar sebagai kewajiban pemenuhan                (RUPS) Tahunan yang diselenggarakan pada 26
regulasi,   melainkan    sebagai   bagian    dari        Maret 2025.
implementasi Pilar Keberlanjutan BNI, khususnya
Pilar Inclusion & Resilience untuk membangun             RUPS Tahunan 2025 memberhentikan dengan
hubungan yang harmonis, kolaboratif, dan saling          hormat Bapak Royke Tumilaar sebagai Direktur
menguntungkan dengan lingkungan, komunitas,              Utama, Bpk. I Made Sukajaya sebagai Direktur
serta para pemangku kepentingan di tingkat lokal,        Enterprise and Commercial Banking, Bapak
nasional, maupun global. Melalui pendekatan              Mucharom sebagai Direktur Human Capital and
ini, BNI berupaya memberikan pengaruh positif            Compliance, dan Ibu Novita Widya Anggraini
terhadap pola pikir masyarakat sekaligus tumbuh          sebagai Direktur Finance. Kami beserta segenap BNI
dan berkembang bersama masyarakat Indonesia.             Hi-Movers mengucapkan terima kasih atas dedikasi
                                                         dan pengabdian yang telah diberikan selama ini
BNI secara tegas menghindari pelaksanaan program         guna kemajuan BNI.
TJSL yang hanya berorientasi pada pencitraan
semata. Fokus utama BNI adalah pada pemahaman            RUPS Tahunan 2025 mengalihkan penugasan
tujuan program serta dampak positif yang dihasilkan,     kepada Sdr. Putrama Wahju Setyawan semula
sehingga pelaksanaan TJSL dapat berjalan secara          menjabat sebagai Wakil Direktur Utama menjadi
ideal, objektif, tepat sasaran, dan berkesinambungan,    Direktur Utama, Sdr. Hussein Paolo Kartadjoemena
sejalan dengan prinsip keuangan berkelanjutan            yang semula Direktur Digital and Integrated
dan mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan             Transaction Banking menjadi Direktur Finance &
Berkelanjutan (TPB/SDGs).                                Strategy, Sdr. Munadi Herlambang yang semula
                                                         Direktur Institutional Banking menjadi Direktur
Dalam menjalankan strategi dan program TJSL, BNI         Human Capital and Compliance, Sdr. Agung Prabowo
berpedoman pada konsep keuangan berkelanjutan            yang semula Direktur Wholesale and International
dengan mempertimbangkan harapan pemangku                 Banking menjadi Direktur Corporate Banking, dan
kepentingan, kepatuhan terhadap hukum yang               Sdr. Toto Prasetyo yang semula Direktur Technology
berlaku, serta konsistensi dengan norma-norma            and Operations menjadi Direktur Information
perilaku    internasional.   Untuk   memastikan          Technology.
penerapan keberlanjutan yang kuat dan terukur, BNI
secara berkala melakukan penilaian Environmental,        RUPS Tahunan 2025 juga mengangkat Sdri.
Social, and Governance (ESG) dari Morgan Stanley         Alexandra Askandar sebagai Wakil Direktur Utama,
Capital International (MSCI) dan Sustainalytics.         Sdri. Rian Kaslan sebagai Direktur Network & Retail
Saat ini, BNI memperoleh MSCI ESG Rating “A”,            Funding, Sdr. Muhammad Iqbal sebagai Direktur
yang mencerminkan kinerja baik dalam aspek               Commercial Banking, Sdr. Abu Santosa Sudradjat
manajemen tenaga kerja, perilaku perusahaan,             sebagai Direktur Treasury & International Banking,
serta privasi dan keamanan data. Selain itu, BNI         dan Sdr. Eko Setyo Nugroho sebagai Direktur
juga berhasil mempertahankan peringkat “Risiko           Kelembagaan. Atas nama Direksi dan BNI Hi-
Sedang” (Medium Risk) dari Sustainalytics, yang          Movers, kami mengucapkan selamat datang dan
menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga                  selamat bekerja bagi seluruh anggota Direksi baru,
standar keberlanjutan secara global.                     kami yakin susunan keanggotaan Direksi saat ini
                                                         mampu untuk terus menumbuhkan kinerja yang
                                                         berkelanjutan bagi BNI.




 78    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 81
Permodalan & Praktik    Tata Kelola         Tanggung Jawab Sosial     Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko        Perusahaan          dan Lingkungan            ESG            Keuangan




Dengan demikian, susunan anggota Direksi hingga 31 Desember 2025 berjumlah 13 (tiga belas) orang terdiri
dari 1 (satu) orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama, dan 11 (sepuluh) orang Direktur.

                                                                                                         Tanggal Efektif
         Nama               Jabatan                   Dasar Pengangkatan            Periode Jabatan
                                                                                                          Menjabat *)
 Putrama Wahju         Direktur Utama         Keputusan RUPS Luar Biasa                2022-2027           5 Juni 2025
 Setyawan                                     tanggal 31 Agustus 2022              (Periode Pertama)
 Alexandra Askandar    Wakil Direktur         Keputusan RUPS Tahunan                   2025-2030           5 Juni 2025
                       Utama                  tanggal 26 Maret 2025                (Periode Pertama)
 Hussein Paolo         Direktur Finance &     Keputusan RUPS Tahunan                   2024-2029        2 September 2024
 Kartadjoemena         Strategy               tanggal 4 Maret 2024                 (Periode Pertama)
 Corina Leyla          Direktur Consumer      Keputusan RUPS Tahunan tanggal           2020-2025           25 Juni 2020
 Karnalies             Banking                20 Februari 2020, diangkat kembali   (Periode Pertama)    (Periode Pertama)
                                              melalui Keputusan RUPS Tahunan           2025-2030          26 Maret 2025
                                              tanggal 26 Maret 2025                 (Periode Kedua)      (Periode Kedua)
 David Pirzada         Direktur Risk          Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal        2020-2025       30 November 2020
                       Management             2 September 2020, diangkat kembali   (Periode Pertama)   (Periode Pertama)
                                              melalui Keputusan RUPS Tahunan           2025-2030         26 Maret 2025
                                              tanggal 26 Maret 2025                 (Periode Kedua)     (Periode Kedua)
 Ronny Venir           Direktur Operations    Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal        2020-2025        5 November 2020
                                              2 September 2020, diangkat kembali   (Periode Pertama)    (Periode Pertama)
                                              melalui Keputusan RUPS Tahunan           2025-2030          26 Maret 2025
                                              tanggal 26 Maret 2025                 (Periode Kedua)      (Periode Kedua)
 Toto Prasetio         Direktur               Keputusan RUPS Luar Biasa                2022-2027         31 Januari 2023
                       Information            tanggal 31 Agustus 2022              (Periode Pertama)
                       Technology
 Agung Prabowo         Direktur Corporate     Keputusan RUPS Tahunan                   2024-2029         9 Oktober 2024
                       Banking                tanggal 4 Maret 2024                 (Periode Pertama)
 Muhammad Iqbal        Direktur               Keputusan RUPS Tahunan                   2025-2030        13 Agustus 2025
                       Commercial             tanggal 26 Maret 2025                (Periode Pertama)
                       Banking
 Rian Eriana Kaslan    Direktur Network &     Keputusan RUPS Tahunan                   2025-2030        13 Agustus 2025
                       Retail Funding         tanggal 26 Maret 2025                (Periode Pertama)
 Abu Santosa           Direktur Treasury      Keputusan RUPS Tahunan                   2025-2030        13 Agustus 2025
 Sudradjat             & International        tanggal 26 Maret 2025                (Periode Pertama)
                       Banking
 Eko Setyo Nugroho     Direktur               Keputusan RUPS Tahunan                   2025-2030        13 Agustus 2025
                       Kelembagaan            tanggal 26 Maret 2025                (Periode Pertama)
 Munadi Herlambang     Direktur Human         Keputusan RUPS Tahunan                   2024-2029        1 Desember 2025
                       Capital &              tanggal 4 Maret 2024                 (Periode Pertama)
                       Compliance




                                                                                               Laporan Tahunan 2025
                                                                             PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk      79
Page 82
                         Performa       Laporan      Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                         2025           Manajemen    Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Per 31 Desember 2025 hingga ditandatanganinya             insan BNI telah menjadi pendorong utama dalam
Laporan Tahunan ini, tidak terdapat perubahan             mewujudkan Visi, Misi, dan Rencana Bisnis Bank
susunan dan komposisi Direksi.                            selama tahun 2025.

APRESIASI DAN PENUTUP                                     Kami juga menyampaikan terima kasih kepada
                                                          seluruh pemangku kepentingan lainnya atas kerja
Sebagai penutup, izinkan kami, mewakili seluruh           sama yang erat dan berkelanjutan, sehingga BNI
anggota menyampaikan ucapan terima kasih dan              dapat terus menjalankan kegiatan bisnis di tengah
apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dewan            dinamika dan tantangan industri yang semakin
Komisaris atas segala saran, arahan, dan nasihat          kompetitif.
yang telah diberikan dalam mendukung pelaksanaan
tugas dan tanggung jawab Direksi sepanjang tahun.         Memandang ke depan, kami optimis bahwa seluruh
Penghargaan yang sama juga kami sampaikan                 pencapaian ini akan menjadi fondasi yang kuat bagi
kepada seluruh pemegang saham, nasabah, dan               BNI untuk mengoptimalkan potensi dan meraih
mitra usaha atas dukungan, kepercayaan, serta kerja       kinerja terbaik di masa yang akan datang. Semoga
sama yang telah terjalin dengan baik.                     Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melimpahkan
                                                          keberkahan, kemudahan, dan kesempurnaan
Kepada seluruh BNI Hi-Movers, Direksi memberikan          dalam setiap langkah kita untuk terus berkarya,
apresiasi mendalam atas karya, komitmen,                  memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan BNI,
dedikasi, dan kecintaan yang telah ditunjukkan            serta mendukung pertumbuhan perekonomian
dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab                Indonesia.
masing-masing. Semangat dan kerja keras seluruh




                                            Jakarta, 13 Februari 2026
                                               Atas nama Direksi
                                     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk,




                                             Putrama Wahju Setyawan
                                                  Direktur Utama




 80   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 83
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial   Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan          ESG           Keuangan




                                                                                     Laporan Tahunan 2025
                                                                   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk   81
Page 84
   Direksi




          Toto Prasetio                    Muhammad Iqbal                    Eko Setyo Nugroho               Putrama Wahju Setyawan
Direktur Information Technology      Direktur Commercial Banking            Direktur Kelembagaan                  Direktur Utama


                         David Pirzada                           Rian Eriana Kaslan                Hussein Paolo Kartadjoemena
                   Direktur Risk Management              Direktur Network & Retail Funding          Direktur Finance & Strategy




     82    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 85
Alexandra Askandar                     Corina Leyla Karnalies                   Abu Santosa Sudradjat
Wakil Direktur Utama                Direktur Consumer Banking         Direktur Treasury & International Banking


                Munadi Herlambang                        Ronny Venir                              Agung Prabowo
       Direktur Human Capital & Compliance           Direktur Operations                     Direktur Corporate Banking



                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk     83
Page 86
                            Performa       Laporan          Profil            Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                            2025           Manajemen        Perusahaan        Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2025
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk


Kami yang bertanda tangan di bawah ini, Dewan Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
menyatakan bahwa kami telah memeriksa dan menyetujui Laporan Tahunan PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk dan menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk tahun 2025 telah dimuat secara lengkap, dan kami bertanggung jawab penuh atas kebenaran
isi Laporan Tahunan dimaksud.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.

Jakarta, 13 Februari 2026
                                                       Dewan Komisaris




                                                   Omar Sjawaldy Anwar
                                          Komisaris Utama/Komisaris Independen




                                                         Tedi Bharata
                                                   Wakil Komisaris Utama




                                 Vera Febyanthy                          Didik Junaedi Rachbini
                              Komisaris Independen                       Komisaris Independen




                                Donny Hutabarat                      Febrio Nathan Kacaribu*
                                       Komisaris                               Komisaris




* Belum Efektif



 84      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 87
Permodalan & Praktik    Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial       Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko        Perusahaan    dan Lingkungan              ESG           Keuangan




Surat Pernyataan Anggota Direksi
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2025
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk


Kami yang bertanda tangan di bawah ini, Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyatakan
bahwa kami telah memeriksa dan menyetujui Laporan Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
dan menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
tahun 2025 telah dimuat secara lengkap, dan kami bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan
Tahunan dimaksud.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.

Jakarta, 13 Februari 2026
                                                     Direksi




                                          Putrama Wahju Setyawan
                                                 Direktur Utama




                                               Alexandra Askandar
                                               Wakil Direktur Utama




   Hussein Paolo Kartadjoemena                Corina Leyla Karnalies                       David Pirzada
               Direktur                             Direktur                                Direktur
          Finance & Strategy                    Consumer Banking                       Risk Management




              Ronny Venir                         Toto Prasetio                         Agung Prabowo
                Direktur                             Direktur                              Direktur
               Operations                     Information Technology                   Corporate Banking




          Muhammad Iqbal                       Rian Eriana Kaslan                   Abu Santosa Sudradjat
             Direktur                              Direktur                                Direktur
         Commercial Banking                Network & Retail Funding            Treasury & International Banking




                            Eko Setyo Nugroho                     Munadi Herlambang
                                   Direktur                            Direktur
                                Kelembagaan                    Human Capital & Compliance



                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk   85
Page 88
03
PROFIL
PERUSAHAAN
Informasi Umum Perusahaan      88    Informasi Pemegang Saham         187
                                     Utama dan Pengendali
Identitas Perusahaan           91
                                     Perusahaan
Riwayat Singkat Perusahaan     92
                                     Daftar Perusahaan Anak,          188
Visi, Misi, dan Budaya         94    Perusahaan Cucu dan/atau
Perusahaan                           Perusahaan Asosiasi
Kegiatan Usaha                 99    Struktur BNI Grup & Perusahaan   200
                                     Anak
Wilayah Operasional            104
Perusahaan                           Kronologi Pencatatan Saham       202
Struktur Organisasi            106   Kronologis Pencatatan Efek       204
                                     Lainnya
Daftar Keanggotaan Asosiasi    108
                                     Informasi Penggunaan Jasa        218
Profil Dewan Komisaris         110
                                     Akuntan Publik (AP) dan Kantor
Profil Direksi                 120   Akuntan Publik (KAP) beserta
                                     Jaringan/Asosiasi/Aliansi
Informasi Perubahan Susunan    137
Anggota Direksi dan/atau             Lembaga dan/atau Profesi         220
Anggota Dewan Komisaris yang         Penunjang Pasar Modal
Terjadi Setelah Tahun Buku
                                     Informasi yang Tersedia          222
Profil Senior Executive Vice   138   pada Situs Web BNI
President
                                     Penghargaan dan Sertifikasi      225
Profil Pejabat Eksekutif       144
Demografi Pegawai              166
Struktur dan Komposisi         180
Pemegang Saham
Page 89

          
Page 90
                            Performa       Laporan              Profil         Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                            2025           Manajemen            Perusahaan     Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




Informasi Umum Perusahaan                                                                            [ACGS B.5.1]




Nama Perusahaan                                                      Jumlah Pegawai
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                               • 2024: 27.203 orang
                                                                     • 2025: 27.201 orang
Nama Panggilan
BNI                                                                  Data Jaringan Kantor 2025
                                                                     • 1 Kantor Pusat
Informasi Perubahan Nama                                             • 17 Kantor Wilayah
Tidak terdapat perubahan nama pada tahun buku 2025.                  • 197 Kantor Cabang
                                                                     • 1.579 Kantor Cabang Pembantu
Domisili
                                                                     • 20 Commercial Business Center
Jakarta
                                                                     • 26 SME Business Center
Kegiatan Usaha                                                       • 12 Consumer Loan Processing Center
Perbankan dan Kegiatan Usaha Penunjang Lainnya.                      • 13.391 ATM/CRM (termasuk 9 ATM di Luar Negeri)
                                                                     • 330 BNI DigiCS
Segmen Usaha                                                         • 6 Perusahaan Anak
• Wholesale & International Banking                                  • 2 Cucu Perusahaan
• Treasury                                                           • 10 Jaringan Kantor Luar Negeri
• Institutional Banking
• Enterprises & Commercial Banking                                   Informasi lebih rinci terkait jaringan kantor terdapat
• Retail Banking                                                     pada bagian Wilayah Operasional, Daftar Perusahaan
• Kantor Pusat                                                       Anak dan Perusahaan Asosiasi serta Akses terhadap
• Perusahaan Anak dan Cucu                                           Perusahaan Termasuk Kantor Cabang atau Kantor
                                                                     Perwakilan di Bab Profil Perusahaan dalam Laporan
Tanggal Pendirian                                                    Tahunan ini.
5 Juli 1946
                                                                     BNI Agen46
Dasar Hukum Pendirian                                                157.632 (2021)
• Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 2 tahun 1946                 164.979 (2022)
• Lembaran Negara RI No. 70 Tahun 1968                               185.697 (2023)
• UU No. 17 Tahun 1968 Tentang Bank Negara Indonesia                 213.370 (2024)
  1946                                                               217.013 (2025)
• PP No. 19 Tahun 1992 Tentang Penyesuaian Bentuk
  Hukum Bank Negara Indonesia Menjadi Perusahaan                     Perusahaan Anak
  Perseroan (Persero)                                                • PT BNI Multifinance
• Akta Pendirian: Akta Notaris No. 131 tanggal 31 Juli               • PT BNI Sekuritas
  1992                                                               • PT BNI Life Insurance
                                                                     • BNI Remittance Ltd.
Jumlah Aset 2025                                                     • PT Bank Hibank Indonesia
Rp1.362.054.731.115.090,00                                           • PT BNI Modal Ventura
Modal Dasar                                                          Perusahaan Cucu
Rp15.000.000.000.000,00                                              • PT BNI Asset Management
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                                  • BNI Securities Pte. Ltd.
Rp9.054.806.974.125,00                                               Pengaduan Gratifikasi dan Anti Suap
Pencatatan di Bursa Efek Indonesia                                   Compliance Information Management System (CIMS)
25 November 1996                                                     dengan alamat www.cims.bni.co.id
                                                                     E-mail : gratifikasi@bni.co.id
Kode Saham
BBNI                                                                 Whistleblowing System
                                                                     Telepon: 021 - 57853377
Kepemilikan Saham Posisi 31 Desember 2025                            Website: http://bni-transparan.tipoffs.com.sg
                                                  Persentase
                                                                     E-mail: bni-transparan@tipoffs.com.sg
                                Jumlah Saham                         Surat: BNI Transparan, P.O. BOX 2646, JKP 10026
     Kepemilikan Saham                            Kepemilikan
                                  (lembar)
                                                      (%)            SMS/WhatsApp: 0811-970-1946
Negara Republik Indonesia                    1        0,00
PT Danantara Asset
                                 22.378.387.749      60,00
Management (Persero)
Masyarakat                       14.918.925.166      40,00




88    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 91
Permodalan & Praktik      Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial       Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan      dan Lingkungan              ESG            Keuangan




Akses Terhadap Perusahaan Termasuk Kantor Cabang
atau Kantor Perwakilan
 Kantor Pusat                                                     Kantor Wilayah 06
                                                                  Jl. Jend. A. Yani No. 286
                                                                  Gedung Graha Pangeran Lt. 3-4 Surabaya 60292
 Grha BNI                                                         Tel. : (031) 8292820 - 26
 Jl. Jenderal Sudirman Kav. 1                                     Fax. : (031) 8292805, 8292841
 Jakarta 10220
                                                                  Kantor Wilayah 07
 Tel.    : (62-21) 251 1946
                                                                  Jl. Jend. Sudirman No. 1 Lt. 3
 E-mail : bnicall@bni.co.id
                                                                  Makassar 90115
 PO Box 1946
                                                                  Tel. : (0411) 3620355-56, 3621926
 Situs Web                                                        Fax. : (0411) 3619562, 3625395
 Website: www.bni.co.id
                                                                  Kantor Wilayah 08
 Kontak Perusahaan                                                Jl. Raya Puputan Renon No. 27 Lantai 2,
 Sekretaris Perusahaan                                            Renon Denpasar 82265
 Okki Rushartomo                                                  Tel. : (0361) 263304 - 08
 Grha BNI Lantai 24                                               Fax. : (0361) 227874, 263319
 Jl. Jenderal Sudirman Kav. 1
                                                                  Kantor Wilayah 09
 Jakarta 10220
                                                                  Jl. Lambung Mangkurat No. 30 Banjarmasin 70111
 E-mail : corporate.secretary@bni.co.id
                                                                  Tel. : (0511) 3353689, 3357063
 Hubungan Investor                                                Fax. : (0511) 3354409, 3357066
 Divisi Investor Relations
                                                                  Kantor Wilayah 10
 Grha BNI lantai 21
                                                                  Jl. Jend. Gatot Subroto No. 55
 Jl. Jenderal Sudirman Kav 1
                                                                  Jakarta Pusat 10210
 Jakarta 10220
                                                                  Tel. : (021) 2500025, 5706057 (Hunting)
 Tel.    : (62-21) 572 8308
                                                                  Fax. : (021) 2500033
 E-mail : ir@bni.co.id
                                                                  Kantor Wilayah 11
 Call Center
                                                                  Jl. Dotulolong Lasut No. 1
 Layanan 24 jam BNI Call 1500046
                                                                  Manado 95122
 Kontak Layanan dari Luar Negeri:
                                                                  Tel. : (0431) 868019, 862777
 +62-21-30500046
                                                                  Fax. : (0431) 851852/865458
 Media Sosial
                                                                  Kantor Wilayah 12
 X            : @BNI
                                                                  Jl. Lada No. 1 Jakarta 11110
 Facebook : BNI
                                                                  Tel. : (021) 6901131, 2601090, 2601148
 Instagram : @bni46
                                                                  Fax. : (021) 6901131, 6901182, 2601165, 2601179
                                                                  Kantor Wilayah 14
                                                                  Gedung BNI Kantor Wilayah Jakarta BSD, Lt.7
 Kantor Wilayah                                                   Kav. Sunburst Lot.1-5
                                                                  Jl. Pahlawan Seribu Lengkong Gudang BSD City Kota
 Kantor Wilayah 01                                                Tangerang Selatan, Banten
 Jl. Pemuda No. 12, Lantai 4                                      Tel. : (021) 80826860
 Medan 20151                                                      Fax. : (021) 29514074
 Tel. : (061) 4567110, 4567002                                    Kantor Wilayah 15
 Fax. : (061) 4567105, 4515754                                    Gedung Jatinegara 88 Office
 Kantor Wilayah 02                                                Jl. Jatinegara Timur No. 88
 Jl. Dobi No. 1, Lantai 3 Padang 25138                            Jakarta Timur 13310
 Tel. : (0751) 890005-08                                          Tel. : (021) 22898972
 Fax. : (0751) 890010-11                                          Fax. : (021) 22898972
 Kantor Wilayah 03                                                Kantor Wilayah 16
 Jl. Jend. Sudirman No. 132                                       Jl. Kelapa II Entrop, Kota Jayapura Papua 99224
 Palembang 30126                                                  Tel. : (0967) 5355311, 522354
 Tel. : (0711) 361961-65, 321046                                  Fax. : (0967) 533316
 Fax. : (0711) 361966, 374160                                     Kantor Wilayah 17
 Kantor Wilayah 04                                                Jl. Trikora No. 1
 Jl. Perintis Kemerdekaan No. 3                                   Yogyakarta 55122
 Bandung 40117                                                    Tel. : (0274) 376287
 Tel. : (022) 4240431-39, 4240534                                 Fax. : (0274) 2872414
 Fax. : (022) 4240432-4214926-4213107                             Kantor Wilayah 18
 Kantor Wilayah 05                                                Jl. Jend. Basuki Rahmat No. 75 – 77 Malang 65179
 Jl. Letjen. M.T. Haryono No. 16                                  Tel. : (0341) 3611945-47
 Semarang 50122                                                   Fax. : (0341) 324565, 354767
 Tel. : (024) 3556747, 3556746
 Fax. : (024) 3547686, 3520636




                                                                                              Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                      89
                                                                             PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 92
                         Performa       Laporan     Profil          Analisis dan Pembahasan         Fungsi
                         2025           Manajemen   Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank     Penunjang Bisnis




Kantor Luar Negeri                                       Kantor Perwakilan Sydney
                                                         30th floor Salesforce Tower,
                                                         Suite 30.1B.
KANTOR LUAR NEGERI SINGAPURA                             180 George St, Sydney NSW 2000,
BNI Tower                                                Australia
30 Raffles Place #26-01 & #27-01
Singapore 048622
Tel. : +65 6225 7755
Fax. : +65 6225 4757                                     Perusahaan Anak
KANTOR LUAR NEGERI HONG KONG
G/F Far East Finance Center,                             PT BNI Multifinance
16 Harcourt Road, Admiralty,                             Graha Binakarsa Lantai 11 Lot. E-F dan Lantai 12, Jl. HR.
Central Hong Kong                                        Rasuna Said Kav. C-18, Kuningan,
Tel. : +852 25299871, 28618600                           Jakarta Selatan 12940
Fax. : +852 28656500                                     Hotline : (021) 2519 5646
KANTOR LUAR NEGERI TOKYO                                 Website : www.bnifinance.co.id
Nurihiko Building South Tower                            PT BNI Sekuritas
1st & 9th Floor, 2-10-2 Kyobashi,                        Sudirman Plaza Indofood Tower Lt. 16,
Chuo-ku, Tokyo 104-0031, Japan                           Jl. Jend. Sudirman Kav. 76-78
Tel. : +81 3 5579 9990                                   Jakarta 12910
Fax. : +81 3 3561 3331                                   Phone: (021) 2554 3946
KANTOR LUAR NEGERI LONDON                                Fax: (021) 5793 5831
30 King Street, London EC2V 8AG United Kingdom           E-mail: corcomm@bnisekuritas.co.id
Tel. : +44 20 7776 4646                                  Website: www.bnisekuritas.co.id
Fax. : +44 20 7776 4699                                  Customer Care: 14016
KANTOR LUAR NEGERI NEW YORK                              PT BNI Life Insurance
One Liberty Plaza 27th Floor,                            Centennial Tower Lantai 11
1 Liberty St. New York,                                  Jl. Gatot Subroto Kav. 24-25
NY 10006, USA.                                           Jakarta 12930
Tel. : +1 212 943 4750                                   Tel.         : (021) 2953 9999
Fax. : +1 212 344 5723                                   Fax.         : (021) 2953 9998
                                                         Website      : www.bni-life.co.id
KANTOR LUAR NEGERI SEOUL
                                                         E-mail       : care@bni-life.co.id
The Korea Chamber of Commerce
                                                         Call Center : 1-500-045
& Industry (KCCI) Building
2nd & 6th Floor                                          BNI Remittance Ltd.
39, Sejongdaero, Jung-gu, Seoul,                         Shop 3, on GF, Keswick Court
South Korea 04513                                        No. 3 Keswick Street, Causeway Bay Hong Kong
Tel. : +82 2 6050 1932/1946                              Tel. : +852 28908082
Fax. : +82 2 6050 1929                                   Fax. : +852 28908182
                                                         PT Bank Hibank Indonesia
                                                         Rajawali Place, Lantai 22-23
                                                         Jl. H.R. Rasuna Said Kav.B4
Sub-Branch Luar Negeri                                   Setiabudi, Jakarta Selatan 12910
                                                         Tel.         : (021) 86657888/86657899
KANTOR SUB BRANCH OSAKA                                  Website      : www.hibank.co.id
Tatsuno Honmachi Building 3rd Floor                      E-mail       : customercare@hibank.co.id
3-5-2 Honmachi Chuo-ku Osaka,                            Call Center : 1500910
541-0053, Japan                                          PT BNI Modal Ventura
Tel. : +81 6 4963 2186                                   Menara BNI Lantai 2
Fax. : +81 6 4963 2486                                   Jl. Pejompongan Raya No.7, Bendungan Hilir, Tanah Abang,
                                                         Jakarta Pusat 10210
                                                         Website: www.bniventures.co.id
Remittance Center                                        Email: corporate@bniventures.co.id

Limited Purpose Branch (LPB)
City Plaza                                               Perusahaan Cucu
810 Geylang Road #01-100/101
Singapore 409286                                         PT BNI Asset Management
Tel. : +65 6745 1946                                     Centennial Tower Lantai 19
                                                         Jl. Gatot Subroto Kav. 24-25
                                                         Jakarta 12930
Kantor Perwakilan                                        Tel.     : (021) 2996 9646
                                                         		 (021) 2996 9647
                                                         Website: www.bni-am.co.id
Kantor Perwakilan Amsterdam
                                                         E-mail: customerservices@bni-am.co.id
World Trade Center (WTC) Amsterdam,
Tower C, 12th Floor,                                     BNI Securities Pte. Ltd.
Strawinskylaan 1251, 1077 XX Amsterdam                   BNI Tower
Tel. : +31 618832758                                     30 Raffles Place #26-01
                                                         Singapore 048622
                                                         Website : https://bnisecurities.com.sg
                                                         E-mail: corporate.secretary@ bnisecurities.com.sg




90    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 93
Permodalan & Praktik      Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial   Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan    dan Lingkungan          ESG           Keuangan




Identitas Perusahaan




                       Slogan “Melayani Negeri, Kebanggaan Bangsa”
                       merupakan filosofi dan visi Perusahaan untuk
                       memberikan high impact yang dapat dirasakan
                       oleh seluruh masyarakat Indonesia


Sebagai Bank negara pertama di Indonesia yang berdiri pada tanggal 5 Juli 1946, dan dikenal
oleh masyarakat dengan nama BNI 46, maka pemilihan angka 46 sebagai logo BNI semakin
memperkuat signature korporat sebagai bank milik Pemerintah yang telah melayani selama
79 tahun. Penggunaan warna dalam logo angka 46 pada logo BNI lebih didominasi oleh
warna orange yang melambangkan semangat BNI yang terus bergerak maju berkompetisi dan
tangkas menangkap peluang bisnis di era digital untuk menjadi Digital Financial Institution
yang terkemuka. Warna orange, juga menggambarkan suatu gairah baru di mana BNI selalu
melakukan inovasi “tiada henti untuk melayani” semua segmen masyarakat Indonesia,
selain itu warna orange juga menyampaikan pesan bahwa BNI memiliki keyakinan yang kuat
untuk mencapai harapan dan selalu bersinar sepanjang masa. Sedangkan warna turquoise
pada logo BNI mencerminkan kekuatan, kewibawaan serta kemapanan BNI, sekaligus yang
menyiratkan citra yang unik dan modern.


Sejak tahun 2021, BNI menetapkan value proposition sebagai Penyedia Solusi Finansial
Terintegrasi Berbasis Digital dengan Keunggulan Internasional. Sebagai Digital Financial
Institution yang komprehensif dan terpercaya, BNI akan terus memberikan pengalaman
inovasi digital, baik secara korporasi maupun konsumer bagi masyarakat di seluruh pelosok
negeri hingga mancanegara.




                                                                                       Laporan Tahunan 2025
                                                                                                               91
                                                                      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 94
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Riwayat Singkat Perusahaan


PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (selanjutnya      Pada tahun 1992, melalui Peraturan Pemerintah
disebut “BNI”) didirikan oleh Pemerintah Republik        No. 19 Tahun 1992 Tanggal 29 April 1992 tentang
Indonesia pada tanggal 5 Juli 1946 melalui Peraturan     Penyesuaian Bentuk Hukum Bank Negara Indonesia
Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun           1946 menjadi Perusahaan Perseroan (Persero),
1946 tentang Pembentukan Bank Negara Indonesia           BNI mengalami penyesuaian bentuk badan hukum
(BNI), yang disebut sebagai UU BNI Tahun 1946            menjadi Perusahaan Perseroan (Persero). Melalui
tanggal 5 Juli 1946. Melalui Peraturan tersebut, BNI     Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 1992 ini, Bank
yang sebelumnya bernama “Poesat Bank Indonesia”          Negara Indonesia 1946 dinyatakan bubar dengan
dengan badan hukum yayasan, resmi menjadi                ketentuan bahwa segala hak dan kewajiban,
“Bank Negara Indonesia” dan melaksanakan fungsi          kekayaan serta pegawai dari Bank Negara Indonesia
sebagai bank sirkulasi/bank sentral dan bank umum.       1946 yang ada pada saat pembubarannya beralih
                                                         kepada Perusahaan Perseroan (Persero).
BNI memiliki hak tunggal sebagai bank sirkulasi/
bank sentral untuk mengatur pengeluaran dan              Penyesuaian bentuk hukum ini pun tercatat
peredaran Oeang Republik Indonesia (ORI) dalam           sebagai tonggak awal berdirinya Perusahaan
batas-batas wilayah kekuasaan RI. Selain itu, BNI        Perseroan (Persero) Bank Negara Indonesia,
juga menjalankan fungsi sebagai bank umum,               dimana pendiriannya memiliki maksud dan tujuan,
melanjutkan pekerjaan Poesat Bank Indonesia              sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 2 Bab II
sebelumnya. Peresmian BNI dilaksanakan di                Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 1992, yaitu
Yogyakarta pada hari ulang tahun pertama                 menyelenggarakan usaha di bidang perbankan
Proklamasi Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus             dalam arti seluas-luasnya, dan usaha lain yang
1946. Dalam Konferensi Meja Bundar yang berakhir         menunjang kegiatan usaha tersebut.
2 November 1949, status BNI sebagai bank sentral
ditiadakan dan menetapkan De Javasche Bank               Penyesuaian bentuk hukum menjadi Persero
sebagai Bank Sentral, sedangkan BNI ditetapkan           dikukuhkan melalui Akta Notaris No. 131, tanggal
sebagai Bank Pembangunan.                                31 Juli 1992, dibuat di hadapan Muhani Salim,
                                                         S.H., dan telah disahkan oleh Menteri Kehakiman
Pada 4 Februari 1955, BNI ditetapkan sebagai bank        Republik Indonesia No. C2-6582. HT.01.01.TH.92
umum melalui Undang-Undang Darurat No. 2 Tahun           serta telah diumumkan dalam Berita Negara
1955 tentang Bank Negara Indonesia. Kemudian pada        Republik Indonesia No. 73 Tanggal 11 September
tahun 1961, UU Darurat tersebut dijadikan undang-        1992 Tambahan No. 1A.
undang serta menjadikan tugas dan kegiatan usaha
BNI untuk membantu dan memajukan kemakmuran              Pada tahun 1996, BNI mencatatkan sahamnya
rakyat dan pembangunan perekonomian nasional.            di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya
                                                         (sekarang BEI), langkah ini menjadikan BNI sebagai
Pada tahun 1965, BNI kembali mengalami                   bank BUMN (Badan Usaha Milik Negara) pertama
perubahan nama menjadi “Bank Negara Indonesia            yang menjadi perusahaan publik. Pencatatan saham
Unit III” melalui Penetapan Presiden No. 17 Tahun        di Bursa Efek ini bertujuan untuk memperkuat
1965 tentang Pengintegrasian Bank-bank Umum              struktur keuangan dan meningkatkan persaingan
Negara dan Bank Tabungan Pos ke dalam suatu bank         usaha di industri perbankan. Langkah aksi korporasi
tunggal.                                                 lain yang dilakukan BNI, antara lain, proses
                                                         rekapitalisasi oleh Pemerintah di tahun 1999,
Pada tahun 1968, melalui UU No. 17 Tahun 1968            divestasi saham Pemerintah di tahun 2007, dan
yang khusus mengatur kegiatan usaha Bank                 penawaran umum saham terbatas di tahun 2010.
Negara Indonesia, ditetapkan bahwa nama resmi
“Bank Negara Indonesia Unit III” diganti dengan          Pada tanggal 6 Oktober 2023, Perseroan melakukan
“Bank Negara Indonesia 1946”. Melalui undang-            Pemecahan Saham (Stock Split) dengan mengacu
undang tersebut, BNI memiliki mandat untuk               pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
memperbaiki ekonomi rakyat dan berpartisipasi            Republik Indonesia No. 15/POJK.04/2022 tentang
dalam pembangunan nasional.                              Pemecahan Saham dan Penggabungan Saham


 92    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 95
Permodalan & Praktik        Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan      dan Lingkungan               ESG            Keuangan




oleh Perusahaan Terbuka (“POJK No. 15/2022”)                        juga didukung oleh sejumlah perusahaan anak
setelah mendapatkan Persetujuan RUPS Luar Biasa                     guna memperkuat layanan finansial secara terpadu,
yang diselenggarakan tanggal 19 September 2023.                     meliputi PT BNI Multifinance, PT BNI Sekuritas,
Stock Split dilakukan dalam rangka meningkatkan                     PT BNI Life Insurance, BNI Remittance Ltd., PT Bank
demand atas saham Perseroan dengan memperluas                       Hibank Indonesia, dan PT BNI Modal Ventura.
basis investor. Stock Split dilakukan dengan rasio
pemecahan 1:2.                                                      Hingga saat ini, BNI tercatat sebagai salah satu bank
                                                                    nasional terbesar di Indonesia, dari sisi total aset,
Pada akhir tahun 2025, sebanyak 60% saham                           total kredit, maupun total dana pihak ketiga. BNI
BNI dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia                     senantiasa menghadirkan layanan penghimpunan
(sebanyak 1 lembar saham yang atau mewakili                         dana dan fasilitas pembiayaan yang menyeluruh,
0,000% dimiliki oleh Badan Pengaturan Badan                         mencakup segmen korporasi, bisnis menengah,
Usaha Milik Negara dan sebanyak 22.378.387.749                      hingga usaha kecil. Ragam produk dan layanan
lembar saham atau mewakili 60,000% dimiliki oleh                    BNI juga terus dikembangkan agar selaras dengan
PT Danantara Aset Management (Persero)) dan 40%                     kebutuhan setiap tahap kehidupan nasabah, mulai
dimiliki oleh masyarakat, baik individu maupun                      dari usia kanak-kanak, remaja, dewasa, hingga masa
institusi, domestik dan asing. Di samping itu, BNI                  pensiun.




INFORMASI PERUBAHAN NAMA

Hingga akhir tahun 2025, BNI telah mengalami 5 (lima) kali perubahan nama dengan rincian penjelasan
dalam tabel berikut:
                                                                                                            Tanggal Efektif
 No.          Nama                                        Alasan Perubahan
                                                                                                           Perubahan Nama
  1.   Bank Negara             Pada tahun 1946 melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-                    1946
       Indonesia               Undang No. 2 Tahun 1946, nama BNI resmi berubah dari “Poesat Bank
                               Indonesia” menjadi “Bank Negara Indonesia”.
  2.   Bank Negara             Pada tahun 1965, BNI mengubah nama dari Bank Negara Indonesia                     1965
       Indonesia Unit III      menjadi “Bank Negara Indonesia Unit III” melalui UU No. 17 Tahun 1965.
  3.   Bank Negara             Pada tahun 1968, melalui UU No. 17 Tahun 1968, Pemerintah mengatur                1968
       Indonesia 1946          kembali kegiatan usaha BNI dan mengubah nama Bank Negara Indonesia
                               Unit III menjadi Bank Negara Indonesia 1946.
  4.   Perusahaan              Penyesuaian bentuk hukum oleh Pemerintah Indonesia melalui Peraturan          29 April 1992
       Perseroan (Persero)     Pemerintah No. 19 Tahun 1992 tanggal 29 April 1992 tentang Penyesuaian
       Bank Negara             Bentuk Hukum Bank Negara Indonesia 1946 menjadi Perusahaan
       Indonesia               Perseroan (Persero).
  5.   PT Bank Negara          Penyesuaian dengan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang                    13 Juni 2008
       Indonesia               Perseroan Terbatas, sehingga nama BNI harus ditambahkan dengan kata
       (Persero) Tbk           “PT” sebagai Perseroan terbatas dan “Tbk” sebagai Perusahaan Terbuka.




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                         93
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 96
                         Performa       Laporan     Profil       Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                         2025           Manajemen   Perusahaan   Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Visi, Misi, dan Budaya Perusahaan                                                                [ACGS D.1.4]




      VISI                    Menjadi Lembaga Keuangan
                              yang Terunggul dalam Layanan
                              dan Kinerja secara Berkelanjutan




Penjabaran Visi

              MENJADI LEMBAGA KEUANGAN
   01         a. Perkembangan teknologi di era digital dan perubahan preferensi nasabah menjadikan
                 perbankan harus mampu mengembangkan proposisi produk dan layanan untuk memenuhi
                 kebutuhan nasabah yang semakin kompleks. Perkembangan ini didukung oleh produk layanan
                 keuangan yang semakin terintegrasi dan saling melengkapi, termasuk juga dengan dimulainya
                 era teknologi finansial (tekfin) dalam layanan jasa keuangan.
              b. Kebutuhan nasabah yang semakin kompleks terhadap layanan keuangan, untuk kebutuhan
                 transaksi perbankan, investasi, asuransi, dan alternatif pembiayaan selain kredit.
              c. Kebijakan regulator (OJK) mendorong dilakukannya tata kelola terintegrasi (corporate
                 governance, compliance, audit, dan risk management) dalam pengelolaan konglomerasi bagi
                 group perusahaan yang memiliki bank dan jasa keuangan lainnya.
              TERUNGGUL DALAM LAYANAN
  02          a. Layanan merupakan hal utama yang ditawarkan kepada nasabah dari perusahaan penjual jasa
                 keuangan.
              b. Layanan yang terunggul dan pengalaman interaksi yang positif (customer experience) akan
                 menjadi nilai tambah bagi nasabah dalam memilih lembaga keuangan.
              c. Layanan dalam lembaga keuangan dituntut untuk dapat mencakup semua segmen nasabah
                 sehingga menjadikan lembaga keuangan yang menjadi lifetime financial partner dan
                 menyediakan total financial solution secara customize sesuai dengan kebutuhan nasabah,
                 termasuk dalam melayani ekosistem bisnis secara terintegrasi.

              TERUNGGUL DALAM KINERJA
  03          a. Kinerja keuangan perusahaan merupakan aspek yang dinilai dapat meningkatkan nilai bagi
                 nasabah, investor, pegawai, komunitas, dan industri.
              b. Kinerja perusahaan yang baik merupakan tolak ukur dalam melihat tingkat kesehatan dan
                 keunggulan perusahaan di industri.
              c. Kinerja perusahaan yang baik juga meningkatkan keberlangsungan perusahaan (sustainable
                 growth) melalui perbaikan secara terus-menerus untuk menjadi yang terbaik.
              d. Kinerja perusahaan didukung dengan kinerja seluruh organisasi pada semua level untuk
                 menjadi yang terbaik.

              SECARA BERKELANJUTAN
  04          a. Layanan kepada nasabah dan kinerja perusahaan menjadi gambaran keberhasilan perusahaan
                 yang harus tetap dijaga dalam mendukung eksistensi perusahaan di bidang industri keuangan.
              b. Layanan dan kinerja yang terunggul perlu dijalankan untuk memberikan timbal balik yang
                 positif kepada shareholder dalam jangka waktu yang tidak terbatas.




 94   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 97
Permodalan & Praktik   Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan      dan Lingkungan               ESG            Keuangan




     MISI
                            1. Memberikan layanan prima dan solusi digital kepada seluruh nasabah
                               selaku mitra bisnis pilihan utama.
                            2. Memperkuat layanan internasional untuk mendukung kebutuhan mitra
                               bisnis global.
                            3. Meningkatkan nilai investasi yang unggul bagi investor.
                            4. Menciptakan kondisi terbaik bagi karyawan sebagai tempat
                               kebanggaan untuk berkarya dan berprestasi.
                            5. Meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab kepada lingkungan dan
                               masyarakat.
                            6. Menjadi acuan pelaksanaan kepatuhan dan tata kelola Perusahaan
                               yang baik bagi industri.




Misi BNI mencakup 5 (lima) stakeholder utama yang berpengaruh terhadap pencapaian Visi BNI dalam
memberikan layanan dan kinerja yang terunggul. 5 (lima) stakeholder utama tersebut adalah:


          1                     2                       3                         4                         5
     Nasabah                Investor                Pegawai                    Komunitas              Pemerintah
    (termasuk                                                                  Masyarakat
  nasabah bisnis
      global)


Penjabaran Misi                                                2. Memperkuat layanan internasional untuk
Adapun penjabaran atas Misi BNI tersebut adalah                   mendukung kebutuhan mitra bisnis global
sebagai berikut:                                                  a. Memberikan solusi layanan internasional
1. Memberikan layanan prima dan solusi digital                        dalam memenuhi kebutuhan bisnis bagi
   kepada seluruh nasabah selaku mitra bisnis                         nasabah institusi maupun perorangan;
   pilihan utama                                                  b. Menyediakan fasilitas atau media gateway
   a. Menyediakan       produk/jasa-jasa    lembaga                   bagi investor luar negeri yang menanamkan
       keuangan (termasuk solusi digital) yang                        modal ke dalam negeri;
       lengkap, terpadu,berkualitas, terpercaya, dan              c. Aktif    melakukan      pengembangan        dan
       dapat diandalkan;                                              perbaikan sesuai kondisi kebutuhan mitra
   b. Memberikan layanan one stop solution baik                       bisnis dan kondisi eksternal yang terjadi.
       untuk nasabah bisnis maupun individual;                 3. Meningkatkan nilai investasi yang unggul bagi
   c. Memberikan kualitas produk dan layanan                      investor
       yang best-inclass;                                         a. Pencapaian      laba   (profitabilitas)  usaha
   d. Meningkatkan customer experience dalam                          maksimal;
       proses-proses yang dianggap kritikal oleh                  b. Pertumbuhan yang berkesinambungan dan
       nasabah;                                                       dapat dipertanggungjawabkan (sustainable
   e. Secara proaktif melakukan penyesuaian dan                       growth);
       perbaikan sesuai dengan perkembangan                       c. Lembaga Keuangan yang sehat;
       kebutuhan dan tuntutan nasabah akan                        d. Pengendalian biaya (cost effectiveness);
       kualitas produk/jasa yang ditawarkan BNI;                  e. Harga saham yang stabil dan terus meningkat.
   f. Memberikan kemudahan bagi nasabah
       dalam bertransaksi baik secara konvensional
       maupun digital.




                                                                                            Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                    95
                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 98
                         Performa       Laporan     Profil       Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                         2025           Manajemen   Perusahaan   Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




4. Menciptakan kondisi terbaik bagi karyawan               b. Aktif mencari dan memasuki bisnis baru
   sebagai tempat kebanggaan untuk berkarya dan               yang sejalan dengan peraturan dan regulasi
   berprestasi                                                terbaru;
   a. Pemberian kesempatan yang sama dan luas              c. Aktif mengembangkan bisnis internasional
      bagi peningkatan pengetahuan, keterampilan,             untuk perluasan bisnis di negara yang
      dan kepastian jenjang karier;                           prospektif;
   b. Menciptakan dan mendukung program talent             d. Aktif meningkatkan kualitas lingkungan dan
      management untuk mencetak pemimpin                      komunitas sejalan dengan pengembangan
      di masa yang akan datang baik untuk BNI                 bisnis.
      maupun untuk Indonesia;                           6. Menjadi acuan pelaksanaan kepatuhan dan tata
   c. Menyediakan     fasilitas  dan  lingkungan           kelola perusahaan yang baik bagi industri
      kerja yang aman, nyaman, dan harmonis                a. Pelaksanaan risk management yang terpadu;
      sehingga menunjang sasaran peningkatan               b. Mengakomodasi       whistleblower      bagi
      produktivitas.                                          kepentingan perusahaan;
5. Meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab              c. Senior Leadership aktif berkomunikasi
   kepada lingkungan dan masyarakat                           dengan workforce dan menjadi role model;
   a. Aktif melayani kebutuhan perbankan untuk             d. Aktif memperbarui ketentuan, peraturan,
      segenap lapisan masyarakat;                             serta melaksanakannya secara disiplin dan
                                                              tersistem, untuk menjadi lembaga keuangan
                                                              yang terpercaya.


REVIU VISI DAN MISI OLEH DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI

Visi dan Misi BNI disusun dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan antara lain Dewan Komisaris,
Manajemen, Perusahaan Anak, perwakilan semua lapisan karyawan, masyarakat, investor, nasabah dan
pemerintah, serta ahli-ahli terkait dalam industri keuangan melalui beberapa metode seperti survei,
wawancara, dan diskusi bersama.

Visi dan Misi BNI dituangkan dalam Rencana Jangka Panjang sesuai persetujuan Dewan Komisaris
No. DK/60 tanggal 24 November 2023 dan Dokumen Rencana Bisnis Bank (RBB) 2024-2026 sesuai Persetujuan
Dewan Komisaris No. DK/181 tanggal 14 November 2024. Setiap tahun Visi dan Misi ditinjau ulang sesuai
dengan kondisi BNI terkini sebagai acuan dalam menyusun strategi bisnis di masa mendatang.

Sejalan dengan perubahan lanskap industri perbankan, percepatan transformasi digital, serta meningkatnya
intensitas persaingan di tingkat internasional, BNI telah melakukan penyempurnaan dan penajaman Visi,
Misi, dan Strategi sebagai bagian dari proses evaluasi strategis yang berkelanjutan. Langkah ini dilakukan
untuk memperjelas arah strategis Perseroan, mempertajam fokus bisnis, serta memastikan kesiapan BNI
dalam bersaing di level global.

Penyempurnaan dan penajaman tersebut mencakup penguatan posisi BNI sebagai institusi keuangan yang
memiliki kapabilitas dan daya saing global, berorientasi pada penciptaan nilai berkelanjutan, serta mampu
menghadirkan solusi keuangan yang terintegrasi dan relevan bagi nasabah. Pemanfaatan inovasi dan
teknologi menjadi enabler utama dalam mendukung pelaksanaan visi dan misi yang telah disempurnakan.

Dengan penajaman ini, Visi dan Misi BNI tidak hanya berfungsi sebagai pernyataan arah jangka panjang,
namun juga menjadi landasan strategis yang lebih fokus dan operasional dalam perumusan strategi
bisnis, penetapan prioritas, serta akselerasi transformasi BNI ke depan. Selaras dengan hal ini, pada masa
mendatang, BNI akan meneguhkan Visi “Menjadi Lembaga Keuangan Global Terpercaya yang Unggul dalam
Inovasi dan Kinerja secara Berkelanjutan”, yang disertai dengan Misi “1) Menyediakan Layanan Keuangan
dan Solusi Digital yang Inovatif untuk Memenuhi Kebutuhan Nasabah Domestik maupun Internasional; 2)
Menciptakan Nilai yang Optimal bagi Investor, serta Menjaga Integritas dan Tata Kelola Perusahaan yang
Baik; serta 3) Menjadi Mitra Strategis untuk Pertumbuhan Ekonomi Indonesia”.



STRATEGI PENCAPAIAN VISI DAN MISI

Strategi yang sudah dituangkan dalam dokumen jangka panjang dan jangka pendek yang menjadi acuan
dalam menjalankan bisnis BNI dimana strategi tersebut berikut realisasinya dilaporkan secara berkala ke
pihak regulator (OJK).


 96   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 99
Permodalan & Praktik    Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial   Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko        Perusahaan    dan Lingkungan          ESG           Keuangan




Budaya Perusahaan

BNI menetapkan dan memberlakukan “AKHLAK” yang terdiri dari Amanah, Kompeten, Harmonis,
Loyal, Adaptif, Kolaboratif sebagai nilai utama yang harus diimplementasikan oleh segenap insan BNI
dalam menjalankan/melaksanakan tugas sehari-hari.




                       Amanah
                       Memegang teguh kepercayaan yang diberikan.
                       • Memenuhi janji dan komitmen;
                       • Bertanggung jawab atas tugas, keputusan, dan tindakan yang dilakukan;
                       • Berpegang teguh kepada nilai moral dan etika.


                       Kompeten
                       Terus belajar dan mengembangkan kapabilitas.
                       • Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah;
                       • Membantu orang lain belajar;
                       • Menyelesaikan tugas dengan kualitas terbaik.


                       Harmonis
                       Saling peduli dan menghargai pebedaan.
                       • Menghargai setiap orang apapun latar belakangnya;
                       • Suka menolong orang lain;
                       • Membangun lingkungan kerja yang kondusif.


                       Loyal
                       Berdedikasi dan mengutamakan kepentingan Bangsa dan Negara.
                       • Menjaga nama baik sesama karyawan, pimpinan, BUMN, dan Negara;
                       • Rela berkorban untuk mencapai tujuan yang lebih besar;
                       • Patuh kepada pimpinan sepanjang tidak bertentangan dengan hukum dan etika.


                       Adaptif
                       Terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan ataupun menghadapi
                       perubahan.
                       • Cepat menyesuaikan diri untuk menjadi yang lebih baik;
                       • Terus-menerus melakukan perbaikan;
                       • Bertindak proaktif.


                       Kolaboratif
                       Membangun kerja sama yang sinergis.
                       • Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi
                       • Terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah
                       • Menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama.


                                                                                     Laporan Tahunan 2025
                                                                                                             97
                                                                    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 100
                         Performa       Laporan     Profil       Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                         2025           Manajemen   Perusahaan   Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Sosialisasi dan Internalisasi Budaya
Perusahaan
PENERAPAN AKHLAK

Penerapan AKHLAK di BNI didukung dan diakselerasi dengan adanya transformasi budaya kerja yang
bertujuan untuk menyelaraskan nilai-nilai yang dimiliki oleh BNI. Core Values AKHLAK (Amanah, Kompeten,
Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) yang diamanatkan oleh Kementerian BUMN. Proses internalisasi
core values AKHLAK telah dilaksanakan selama empat tahun dan akan terus dilakukan melalui berbagai
aktivitas dan metode yang senantiasa dievaluasi agar implementasi dari values tersebut dapat berjalan
dengan optimal.

Pada tahun 2025, BNI kembali melanjutkan program internalisasi dan sosialisasi penerapan AKHLAK dengan
menjalankan program transformasi Budaya Kerja serta melakukan internalisasi transformasi budaya dengan
sosialisasi kepada segenap Kantor Wilayah dan Kantor Pusat. Sosialisasi dilakukan kepada segenap RACE
Captain dan RACE Champion. Selain itu, pada tahun 2025 setiap Kantor Wilayah dan Divisi di Kantor Pusat
telah menjalankan setiap program budaya kerja yang disusun.




 98   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 101
Permodalan & Praktik      Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial      Komitmen           Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan       dan Lingkungan             ESG                Keuangan




Kegiatan Usaha

Kegiatan Usaha Berdasarkan Anggaran Dasar Terakhir dan yang Sudah
Dijalankan Pada Tahun Buku
Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana tertuang dalam Akta No. 27 tanggal 22 April
2025 yang dibuat oleh Ashoya Ratam S.H., M.Kn dan telah mendapatkan Surat Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Anggaran Dasar dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui
Surat No. AHU-AH.01.03-0110504 tanggal 23 April 2025, dan telah diperbarui melalui Akta No. 06 tanggal
13 Januari 2026 yang dibuat oleh Notaris Titik Krisna Murti Wikaningsih Hastuti, S.H., MKn. dan telah
mendapatkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Republik Indonesia melalui
Surat No. AHU-AH.01.03-0037600 tanggal 10 Februari 2026, maksud dan tujuan Perseroan adalah melakukan
usaha di bidang perbankan serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki Perseroan untuk
menghasilkan jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat untuk mendapat/mengejar keuntungan
guna meningkatkan nilai Perseroan dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas. Dalam rangka
melaksanakan maksud dan tujuan tersebut, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha, sebagai berikut:

                                                                                                 Kegiatan
                                                                                                               Kegiatan
                                                                                               Usaha yang
                                     Kegiatan Usaha                                                           Usaha yang
                                                                                                Dijalankan
                               Berdasarkan Anggaran Dasar                                                       Belum
                                                                                               hingga Akhir
                                                                                                              Dijalankan
                                                                                                Tahun 2025
  1    Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito                  √             -
       berjangka, tabungan, dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu.
  2    Menyalurkan dana dalam bentuk kredit.                                                        √             -
  3    Menerbitkan dan/atau melaksanakan transaksi surat berharga untuk kepentingan                 √             -
       Perseroan dan/atau nasabah.
  4    Memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan                     √             -
       nasabah.
  5    Menempatkan dana pada, meminjam dana dari, atau meminjamkan dana kepada bank                 √             -
       lain, baik dengan menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun dengan wesel
       unjuk, cek, atau sarana lainnya.
  6    Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan               √             -
       dengan atau antar pihak ketiga.
  7    Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga.                                √             -
  8    Melakukan kegiatan penitipan barang dan/atau surat berharga untuk kepentingan                √             -
       pihak lain berdasarkan suatu kontrak.
  9    Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah lainnya dalam bentuk                   √             -
       surat berharga yang tidak tercatat di Bursa Efek.
 10    Melakukan pembiayaan dan/atau melakukan kegiatan lain termasuk melakukan                     √             -
       kegiatan berdasarkan prinsip syariah, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh
       otoritas yang berwenang.
  11   Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit, dan kegiatan wali amanat.              √             -
 12    Melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan              √             -
       oleh otoritas yang berwenang.
 13    Melakukan kegiatan penyertaan modal pada lembaga jasa keuangan dan/atau                      √             -
       perusahaan lain yang mendukung industri perbankan, dengan memenuhi ketentuan
       yang berlaku.
 14    Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat kegagalan               √             -
       kredit, termasuk kegagalan pembiayaan berdasarkan prinsip syariah dengan syarat
       harus menarik kembali penyertaannya, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
 15    Bertindak sebagai pendiri Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) dan pengurus                  √             -
       DPLK sesuai dengan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan.
 16    Menyelenggarakan kegiatan jasa sistem pembayaran.                                            √
 17    Melakukan kegiatan pengalihan piutang.                                                       √
 18    Melakukan kegiatan lainnya dengan persetujuan OJK.                                           √


                                                                                              Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                      99
                                                                             PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 102
                             Performa       Laporan     Profil          Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                             2025           Manajemen   Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




Selain kegiatan usaha sebagaimana dimaksud di atas, Perseroan dapat melakukan kegiatan usaha
pendukung/penunjang dalam rangka optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki untuk
mendukung/menunjang kegiatan usaha utama sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan.


Produk dan Jasa yang Dihasilkan
BNI merupakan Perseroan yang bergerak dalam bidang perbankan yang memiliki beragam produk
simpanan, produk pinjaman, serta berbagai layanan perbankan. Produk dan jasa yang dihasilkan oleh BNI,
sebagai berikut:

Konsumer Ritel




                                                            Kartu Kredit
Simpanan                                                    •   Kartu Kredit Reguler
•    BNI Taplus                                                 » BNI Visa Gold
•    BNI Taplus Muda                                            » BNI Mastercard Gold
•    BNI Taplus Bisnis                                          » BNI JCB Gold
•    BNI Tappa (Taplus Pegawai/Taplus Anggota)                  » BNI Amex Vibe
•    BNI Tapenas                                                » BNI Mastercard Titanium
•    BNI Taplus Anak                                            » BNI Visa Platinum
•    BNI Taplus Diaspora                                        » BNI JCB Precious
•    BNI Simpanan Pelajar                                       » BNI JCB Ultimate
•    BNI Pandai                                                 » BNI Mastercard World
•    Tabunganku                                                 » BNI Visa Signature
•    BNI Dollar (USD/SGD/AUD)                                   » BNI Visa Infinite
•    BNI Deposito (IDR/USD/SGD/JPY/HKD/EUR/GBP/AUD)         •   Kartu Kredit Co-Branding
•    BNI Simponi (DPLK BNI)                                     » BNI Pertamina
•    Tabungan Indonesia Pintar (PIP)                            » BNI Telkomsel
•    Emerald Saving                                             » BNI LOTTE Mart
•    BNI Tabungan RDN (Rekening Dana Nasabah)                   » BNI Bank BJB
                                                                » BNI Siloam Hospitals
Pinjaman                                                        » BNI XL Prioritas
•    BNI Griya                                                  » BNI MAPCLUB
•    BNI Griya Multiguna                                        » BNI Batik Air
•    BNI Griya KPR Subsidi                                      » Garuda BNI
•    BNI Fleksi                                             •   Kartu Kredit Affinity
•    BNI Fleksi Pensiun                                         » Kartu Kredit Affinity Universitas
•    BNI Instan                                                 » Kartu Kredit Affinity Ikatan Alumni
•    BNI Oto                                                    » Kartu Kredit Affinity Komunitas/Organisasi
                                                                » Kartu Kredit Affinity Pegawai Perusahaan




    100   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 103
Permodalan & Praktik      Tata Kelola    Tanggung Jawab Sosial          Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan     dan Lingkungan                 ESG             Keuangan




•   Kartu Kredit Corporate
                                                                 Produk Asuransi
    » BNI Visa Corporate Card Gold
                                                                 •   In Branch
    » BNI Visa Corporate Card Platinum
                                                                     » BNI Life Mprotection
    » BNI Mastercard Corporate Card Platinum
                                                                     » Maksima Sehat
    » BNI JCB Corporate Card Ultimate
                                                                     » BNI Life Mprotection Plus
    » BNI Kartu Kredit Indonesia Segment Pemerintah
                                                                     » BLife Perisai Prima
•   Kartu Kredit Private Label
                                                                     » BLife Plan Multi Protection Plus
    » BNI Travelling Card
                                                                     » Blife Term Pro
    » BNI Health Card
                                                                     » Asuransi BLife Solusi Cerdas
    » BNI Distribution Card
                                                                     » Asuransi BLife Solusi Pasti
    » BNI Kartu Tunai
                                                                     » BLife Hy-End Pro
                                                                     » Anuitas Swadana
Kartu Debit                                                          » BLife Fixed Protection
•   Kartu Debit Reguler                                              » BNI Life Infinite Protection
    » Kartu Debit Silver                                             » BNI Life Steady Protection+
    » Kartu Debit Gold                                               » BNI Life Ultima Protection+
    » Kartu Debit Taplus Muda                                        » Solusi Proteksi Dana pensiun
    » Kartu Debit Taplus Anak                                        » BNI Life Solusi Dana Kesehatan
    » Kartu Debit GPN                                                » Asuransi Mikro BNI Life Pandai+
•   Kartu Debit Premium                                          •   Employee Benefit
    » Kartu Debit Platinum                                           » Optima Group Health
    » Kartu Debit Emerald                                            » Optima Group Life
    » Kartu Debit Private                                            » Optima Group Protection
•   Kartu Debit Co-Brand                                             » Optima Group Saving
    » Kartu Debit Garuda                                         •   Telesaving
    » Kartu Debit Citilink                                           » Proteksi Prima
    » Kartu Debit Batik Air                                          » BNI Life Active
    » Kartu Debit Lotte Grosir                                       » BNI Life Smart Protection Plus
    » Kartu Debit Indogrosir                                         » PA Protection Plus
•   Kartu Debit Affinity                                             » Definite Protection
    » Kartu Debit Kerjasama Universitas                          •   Kredit Konsumer
    » Kartu Debit Kerjasama Anggota (Alumni/Organisasi/              » AJK BLife Mortgage
      Komunitas)                                                     » AJK BLife Non Mortgage
    » Kartu Debit Kerjasama Pegawai Perusahaan                   •   Alternative Distribution
•   Kartu Debit BNI Emerald                                          » BNI Life Digi Micro Protection
    » Kartu Keluarga Sejahtera                                   •    Telecredit Card
    » Kartu Indonesia Pintar                                         » PA Protection Plus
    » Kartu Tani                                                     » Solusi Proteksi Sehat
                                                                     » Maxi Health Protection
Layanan Emerald                                                      » Perisai Plus
•   Layanan BNI Emerald                                          •    Tapenas
                                                                     » Blife Tapenas
Produk Investasi
•   Reksa Dana Pasar Uang (dalam IDR dan USD)                    Digital Banking
•   Reksa Dana Pendapatan Tetap (dalam IDR dan USD)              •   wondr by BNI
•   Reksa Dana Campuran (dalam IDR dan USD)                      •   BNI Mobile Banking
•   Reksa Dana Saham (dalam IDR dan USD)                         •   BNI ATM/CRM
•   Surat Berharga Negara Ritel (ORI, SR, SBR, ST)               •   BNI DigiCs
•   Surat Berharga Negara via mekanisme pasar sekunder           •   BNI SMS Banking
    dan Lelang Kemenkeu dalam IDR (FR, PBS) dan USD              •   BNI Internet Banking
    (Indon, Indois)                                              •   BNI Phone Banking
•   Obligasi Korporasi (dalam IDR dan USD)                       •   BNI iPay
•   Depo Swap (dalam IDR, USD, SGD & EUR)                        •   BNI TapCash
•   Depo Plus (dalam USD)                                        •   BNI Agen46
•   Market Linked Dual Currency Investment                       •   BNI QRIS
•   Referral Brokerage Saham                                     •   BNI Debit Online
•   Foreign Exchange




                                                                                                Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                        101
                                                                               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 104
                             Performa       Laporan     Profil          Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                             2025           Manajemen   Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




•    BNI EDC                                                •   Kredit Usaha Rakyat (KUR)
•    BNI EDC Mini ATM                                       •   BNI Wirausaha (BWU)
•    BNI API Digital Services
•    BNI Pembukaan Rekening Digital (DOA)
•    BNI E-Form Program Kartu Pra Kerja
                                                            Jasa-Jasa
                                                            •   Wholesale Solutions
•    BNI Direct Debit
                                                                » Cash Management
•    BNI ATM Drive Thru
                                                                   * Collection Management
                                                                       • Virtual Account
Jasa-Jasa                                                              • BNI e-collection
•    Kiriman Uang Dalam Negeri                                         • Auto Debit
•    Kiriman Uang Internasional                                        • Cash Pick-Up
•    Safe Deposit Box                                                  • Student Payment Center
•    Inkaso                                                            • Autopay
•    BNI Surat Keterangan Bank                                     * Liquidity Management
•    Traveller’s Cheque                                                • Cash Pooling
•    Uang Kertas Asing                                                 • Cash Distribution
                                                                       • Range Balance Account
Business Banking                                                       • Depo Swap
                                                                       • Notional Pooling
Simpanan                                                           * Payment Management
•    BNI Giro Peorangan                                                • E-Tax
•    BNI Giro Non-Perorangan                                           • E-PBB
•    BNI Giro Joint Account                                            • E-Tax Kepabeanan – PNBP
•    BNI Giro Persero Perorangan                                       • Billing Payments
•    Deposito Berjangka Perusahaan                                     • Utility Payments
•    BNI Giro Multi Currency                                           • Payroll
                                                                       • BNI POPS (Pertamina Ordering and Payment
Digital Banking                                                            Solutions)
•    BNIdirect                                                         • Integrated Payment Management (ERP)
      - BNIdirect cash                                                 • E-mail/Beneficiary Advice
      - BNIdirect supply chain                                         • Smart Commerce Pay
      - BNIdirect trade                                                • Transfer Management
      - BNIdirect receivables                                          • Information Management
      - BNIdirect API                                              * ECOSmart
      - BNIdirect fx                                               * Edupatrol
•    BNIdirect Mobile                                              * Remittance
•    BNIdirect bisnis                                              * Intraday Services


Produk Pinjaman                                                 » Trade Products
•    Kredit Modal Kerja (KMK)                                     * Trade Services
•    Kredit Investasi (KI)                                          • Import LC Issuance
•    Kredit Term Loan                                                  - Sight LC
•    Garansi Bank (GB)                                                 - Usance LC
•    Stand-by LC (SBLC)                                                - Back to Back LC (BBLC)
•    Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN)                      - Transferable Letter of Credit
•    Plafond Letter of Credit (LC) Impor                            • Export LC:
•    Kredit Ekspor                                                     - LC Export Advising
•    Kredit Impor                                                      - LC Export Collection
•    Kredit Sindikasi                                               • Inward Documentary Collection
•    Kredit dengan Kontra Garansi                                   • Outward Documentary Collection
•    Kredit Transaksional                                           • Shipping Guarantee
•    Treasury Line                                                  • Standby Letters of Credit
•    Money Market Line                                              • BNI Trade Online
•    Kredit Kepada Pemerintah atau Lembaga Pemerintah               • Demand Guarantee
•    Cash Collateral Credit (CCC)                                   • Bank Guarantee Undercounter
•    Bonds Collateral Credit                                        • Domestic Bank Guarantee
•    Supply Chain Financing                                         • Confirm LC/SKBDN
•    Kredit Kepada Lembaga Linkage (KKLK)




    102   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 105
Permodalan & Praktik      Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial          Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan       dan Lingkungan                 ESG               Keuangan




      * Trade Finance                                              •   Escrow Agent
        • Export & Import LC Negotiation                           •   Safe Deposit Box
        • Trust Receipt                                            •   Bare Trust
        • Bill Collection Financing
        • Open Account Financing
           • Bills Discounting
                                                                   Produk Financial Institution
                                                                   •   Forfaiting & Risk Participation
           • LC Refinancing
                                                                   •   Trade Based Refinancing
           • Forfaiting
                                                                   •   Trade Advanced Financing
           • Trade Advance Financing
                                                                   •   Bilateral & Syndicated Term Loan
    » Sindikasi
                                                                   •   Global Payment & Nostro Account
      * Structured Finance
      * Arrangement
      * Agen Fasilitas (Facility Agent)
                                                                   Produk Custody
                                                                   •   Custodian Services
      * Agen Jaminan (Security Agent)
                                                                   •   Wali Amanat
      * Agen Penampungan (Escrow Agent)
                                                                   •   Trust
      * Agen Pembayaran (Paying Agent)
    » Fund Services
      * Fund Accounting, Fund Administration,
                                                                   Produk Non-Bank Financial Institution
                                                                   •   Loan Facility to Non Bank Financial Institution
         Pengawasan Pelaporan dan Publikasi
                                                                   •   Commercial Line to Non Bank Financial Institution
      * Core Banking BNI
                                                                   •   Intraday to Non Bank Financial Institution
      * Agen Transfer (Transfer Agency)
      * Performance Bond/Garansi Bank Pelaksanaan
                                                                   Treasury
      * Maintenance Bond/Retention Bond/Garansi Bank
                                                                   •   Foreign Exchange
         Pemeliharaan
                                                                       » Today
      * Payment Bond/Garansi Bank Pembayaran
                                                                       » Tom
      * Custom Bond
                                                                       » Spot
                                                                       » Bank Notes
Treasury & Internasional                                           •   Investasi
Produk Pinjaman                                                        » Deposit on Call (DOC)
•   Corporate Loan (Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi, dan          » Money Market Account (MMA)
    Kredit Term Loan)                                                  » Obligasi Retail
•   Diaspora Loan                                                      » Depo Swap
•   Overdraft Facility                                                 » Market Linked-Dual Currency Investment (MLDCI)
•   Pembiayaan Trade                                                   » Depo Plus
•   Kredit Sindikasi                                               •   Lindung Nilai (Hedging)
•   Pembiayaan Proyek                                                  » Currency Forward
•   Discount Bills                                                        * Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF)
•   Loan on Bills                                                         * PAR Forward
•   Two Steps and Channeling Loan kepada Perusahaan Lokal                 * Flexible Forward
    dari Indonesia                                                     » Currency Swap
                                                                       » Currency Option
Produk Jasa Ritel                                                      » Interest Rate Swap (IRS)
•   BNI Current Account (SGD, HKD, CNY, JPY, KRW, dan                     * Overnight Index Swap (OIS)
    USD)                                                               » Cross Currency Swap (CCS)
•   BNI Fixed Deposit (SGD, HKD, CNY, JPY, KRW, dan USD)               » Call Spread Option (CSO)
•   BNI Saving Account (SGD, HKD, CNY, JPY, KRW, dan                      * Series of Call Spread
    USD)                                                           •   Repo Obligasi/Reverse Repo
•   Demand Deposits
•   Negotiable Deposits
•   Remittance
•   Hospital Guarantee
•   BNI Singapore Payment System (MEPS)
•   BNI Hong Kong Payment System (HKD Chats)
•   BNI New York Payment System (USD Fedwire)
•   BNI Tokyo Payment System (Local Currency Settlement/
    LCS)
•   BNI Seoul Payment System (Local Currency Transaction/
    LCT)




                                                                                                  Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                           103
                                                                                 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 106
                                     Performa         Laporan                   Profil              Analisis dan Pembahasan                       Fungsi
                                     2025             Manajemen                 Perusahaan          Manajemen atas Kinerja Bank                   Penunjang Bisnis




Wilayah Operasional Perusahaan

Hingga tahun buku 2025, BNI memiliki 1 (satu) Kantor Pusat, 17 Kantor Wilayah, 10 jaringan Kantor Luar Negeri,
serta 1.834 jaringan Kantor Dalam Negeri yang terdiri dari Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, dan Sentra
Bisnis. Dari 10 jaringan Kantor Luar Negeri tersebut, terdiri atas 6 Kantor Luar Negeri berlisensi branch, 2 Kantor
Perwakilan, 1 sub-branch Luar Negeri, dan 1 Kantor Cabang remittance, yang tersebar di 8 negara strategis.

Seluruh jaringan kantor BNI berfokus pada pemberian layanan perbankan, solusi bisnis, dan kemudahan transaksi bagi
nasabah, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Dalam mendorong pengembangan bisnis nasabah pada segmen
Corporate, Treasury & International Banking, Institutional Banking, Enterprises & Commercial Banking, Consumer
Banking, Kantor Pusat, hingga Entitas Anak, BNI didukung dengan SDM yang kompeten, profesional, dan berdedikasi
tinggi. Untuk semakin memperluas akses layanan keuangan yang inklusif, BNI juga memperkuat jaringan BNI Agen46
sebagai sarana branchless banking. Hingga akhir 2025, jumlah BNI Agen46 mencapai 217.013 agen yang tersebar di
seluruh Indonesia, berperan penting dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Informasi lebih
rinci mengenai wilayah operasional BNI, termasuk jaringan kantor dan BNI Agen46 per wilayah, dapat dilihat pada tabel
berikut:
                                                              W01

W01 (Medan)
Coverage: Sumatera Utara
•   12 Kantor Cabang
•   79 Kantor Cabang Pembantu
•   1 Commercial Business Center
•   1 SME Business Center
•   1 Consumer Loan Processing Center
•   517 ATM/171 CRM
•   13.014 BNI Agen46
                                                                         W02



W02 (Padang)
Coverage: Sumatera Barat, Riau, dan
                                                                                                     W03
Kepulauan Riau                                                                                                                                                       W09
•   13 Kantor Cabang
•   99 Kantor Cabang Pembantu
•   2 Commercial Bussines Center
•   1 SME Business Center
•   1 Consumer Loan Processing Center
•   409 ATM/369CRM
                                                                                                                   W10,
•   14.674 BNI Agen46
                                                                                                                  W12, W14,
                                                                                                                    W15
                                                                                                                          W04
W03 (Palembang)                          W06 (Surabaya)                                                                                     W05             W06
Coverage: Sumatera Selatan, Jambi,       Coverage: Jawa Timur Bagian Utara
Bengkulu, Bangka Belitung, dan                                                                                                                                 W18
                                         •   12 Kantor Cabang                                                                                 W17
Lampung                                                                                                                                                                    W08
                                         •   113 Kantor Cabang Pembantu
•   15 Kantor Cabang                     •   3 Commercial Business Center
•   102 Kantor Cabang Pembantu           •   4 SME Business Center
•   1 Commercial Business Center         •   1 Consumer Loan Processing Center
•   1 SME Business Center                •   334 ATM/615 CRM
•   1 Consumer Loan Processing Center    •   16.156 BNI Agen46
•   467 ATM/370 CRM
•   19.431 BNI Agen46


W04 (Bandung)                            W07 (Makassar)                             W09 (Banjarmasin)                           W11 (Manado)
Coverage: Jawa Barat                     Coverage: Sulawesi Barat,                  Coverage: Kalimantan Barat,                 Coverage: Sulawesi Utara, Sulawesi
                                         Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan        Kalimantan Tengah, Kalimantan               Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara
•   15 Kantor Cabang                     dan Maluku                                 Selatan, Kalimantan Timur, dan
•   106 Kantor Cabang Pembantu                                                      Kalimantan Utara                            •   11 Kantor Cabang
•   1 Commercial Business Center         •   11 Kantor Cabang                                                                   •   56 Kantor Cabang Pembantu
•   2 SME Business Center                •   99 Kantor Cabang Pembantu              •   21 Kantor Cabang                        •   1 Consumer Loan Processing Center
•   1 Consumer Loan Processing Center    •   1 Commercial Business Center           •   126 Kantor Cabang Pembantu              •   294 ATM/164 CRM
•   463 ATM/597 CRM                      •   1 SME Business Center                  •   2 Commercial Business Center            •   9.584 BNI Agen46
•   15.801 BNI Agen46                    •   1 Consumer Loan Processing Center      •   1 SME Business Center
                                         •   541 ATM/278 CRM                        •   1 Consumer Loan Processing Center
                                         •   9.621 BNI Agen46                       •   727 ATM/349 CRM
                                                                                    •   16.429 BNI Agen46

W05 (Semarang)                           W08 (Denpasar)                             W10 (Jakarta Senayan)                       W12 (Jakarta Kota)
Coverage: Jawa Tengah Bagian Utara       Coverage: Bali, Nusa Tenggara Barat,       Coverage: Jakarta Barat, Jakarta Pusat,     Coverage: Jakarta Utara, Jakarta Pusat,
                                         dan Nusa Tenggara Timur                    Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan          dan Jakarta Barat
•   11 Kantor Cabang
•   77 Kantor Cabang Pembantu            •   9 Kantor Cabang                        •   7 Kantor Cabang                         •   7 Kantor Cabang
•   1 Commercial Business Center         •   97 Kantor Cabang Pembantu              •   115 Kantor Cabang Pembantu              •   90 Kantor Cabang Pembantu
•   1 SME Business Center                •   1 Commercial Business Center           •   2 Commercial Business Center            •   1 Commercial Business Center
•   1 Consumer Loan Processing Center    •   1 SME Business Center                  •   2 SME Business Center                   •   4 SME Business Center
•   213 ATM/455 CRM                      •   1 Consumer Loan Processing Center      •   214 ATM/285 CRM                         •   1 Consumer Loan Processing Center
•   17.209 BNI Agen46                    •   476 ATM/305 CRM                        •   5.580 BNI Agen46                        •   272 ATM/201 CRM
                                         •   13.388 BNI Agen46                                                                  •   3.063 BNI Agen46




    104    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 107
      Permodalan & Praktik               Tata Kelola          Tanggung Jawab Sosial             Komitmen               Laporan
      Manajemen Risiko                   Perusahaan           dan Lingkungan                    ESG                    Keuangan




      Jaringan Kantor Luar Negeri




                                                                                                                              6 Kantor Luar Negeri
                                                                                                                              •   New York, Amerika Serikat
                                                                                                                              •   London, Inggris
                          W11                                                                                                 •   Seoul, Korea Selatan
                                                                                                                              •   Tokyo, Jepang
                                                                                                                              •   Hong Kong
                                                                                                                              •   Singapura

                                                                                                                              1 Kantor Sub-Branch
                                                                                                                              Luar Negeri
                                                                                                                              • Osaka, Jepang

                                                                                                                 W16          1 Kantor Cabang Remittance
                                                                                                                              • Singapura

                                                                                                                              2 Kantor Perwakilan

W07                                                                                                                           • 1 Amsterdam, Belanda
                                                                                                                              • 1 Sydney, Australia

                                                                                                                              9 ATM
                                                                                                                              • 8 Hong Kong
                                                                                                                              • 1 Singapura



                                                                                                                              Ringkasan Jaringan BNI
                                                                                                                                   1     Kantor Pusat

                                                                                                                                   17    Kantor Wilayah

                                                                                                                                  197    Kantor Cabang

      W14 (Jakarta BSD)                        W16 (Papua)                             W18 (Malang)                               1.579 Kantor Cabang
      Coverage: Jakarta Selatan,               Coverage: Papua, Papua Barat, Papua     Coverage: Jawa Timur Bagian Selatan              Pembantu
      Depok, Bogor, dan Banten                 Tengah, Papua Selatan, Papua Barat
                                               Daya, dan Papua Pegunungan              •   14 Kantor Cabang
      •   10 Kantor Cabang                                                             •   69 Kantor Cabang Pembantu               20    Commercial
      •   109 Kantor Cabang Pembantu           •   6 Kantor Cabang                     •   253 ATM/606 CRM
      •   1 Commercial Business Center         •   36 Kantor Cabang Pembantu           •   16.964 BNI Agen46                             Business Center
      •   2 SME Business Center                •   81 ATM/87 CRM
      •   491 ATM/795 CRM                      •   6.538 BNI Agen46                                                                26    SME Business
      •   13.025 BNI Agen46
                                                                                                                                         Center

                                                                                                                                   12    Consumer Loan
      W15 (Jakarta Kemayoran)                  W17 (Yogyakarta)                                                                          Processing Center
      Coverage: Jakarta Timur, Bekasi,         Coverage: Yogyakarta dan
      Jababeka dan Karawang                    Jawa Tengah Bagian Selatan                                                         330    BNI DigiCS
      •   8 Kantor Cabang                      •   15 Kantor Cabang
      •   109 Kantor Cabang Pembantu           •   97 Kantor Cabang Pembantu                                                      6.565 ATM
      •   2 Commercial Business Center         •   1 Commercial Business Center
      •   3 SME Business Center                •   2 SME Business Center                                                          6.817 CRM
      •   475 ATM/521 CRM                      •   1 Consumer Loan Processing Center
      •   8.341 BNI Agen46                     •   257 ATM/649 CRM
                                               •   18.195 BNI Agen46                                                          217.013 BNI Agen46


                                                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                              105
                                                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 108
                                                        Performa              Laporan                 Profil                       Analisis dan Pembahasan                              Fungsi
                                                        2025                  Manajemen               Perusahaan                   Manajemen atas Kinerja Bank                          Penunjang Bisnis




Struktur Organisasi
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                                                                                                                                           RAPAT UMUM
                                                                                                                                                                               PEMEGANG SAHAM
                                                                                                                                                                                    (RUPS)


                                                             Komite Dewan Komisaris
                                                                                           Komite                                  Komite
       Komite Audit
                                              Komite Pemantau Risiko               Nominasi & Remunerasi                   Tata Kelola Terintegrasi
    Ketua: Didik Junaedi
                                               Ketua: Vera Febyanthy                Ketua: Omar Sjawaldy                   Ketua: Omar Sjawaldy
         Rachbini
                                                                                            Anwar                                  Anwar



                                                                                                                                                                                            Direksi

                                                                                                                                                                                    Direktur Utama
                                                                                                                                                                               Putrama Wahju Setyawan


                                                                                                                                                                                  Wakil Direktur Utama
                                                                                                                                                                                  Alexandra Askandar


                                                                                                         Direktur
                                                                                                                                                                                  Direktur
                              Direktur                                  Direktur                       Treasury &                          Direktur
                                                                                                                                                                             Consumer Banking
                          Corporate Banking                          Kelembagaan                 International Banking                 Commercial Banking
                                                                                                                                                                                Corina Leyla
                           Agung Prabowo                           Eko Setyo Nugroho                  Abu Santosa                       Muhammad Iqbal
                                                                                                                                                                                 Karnalies
                                                                                                        Sudradjat




                                              SEVP                                                                                                                                           SEVP
                                                                                 SEVP                                                                    SEVP
                                            Wholesale                                                                 SEVP                                                                  Wealth
                                                                              Government                                                              Commercial
                                           Solutions &                                                              Treasury                                                              Management
                                                                               Solution                                                                 & SME
                                           Value Chain                                                         Ita Tetralastwati                                                            Steven
                                                                                Efrizal                                                              Andy Yusdiman
                                          Pancaran Affendi                                                                                                                                  Suryana


Environmental,                             Syndication                                       International                                                                                              Enterprise Risk
                      Corporate                                                                                                                       Commercial        Consumer
   Social &                                & Structured       Institutional   Government       & Financial                          Enterprise                                              Wealth       Management
                       Banking 1                                                                                  Treasury                             Banking 1         Segment
 Governance                                   Finance          Banking 1       Solution       Institutions                          Banking 1                                             Management       Rayendra
                       Andrean                                                                                   Rini Yuniar                           Muh. Evan           Grace
  Rayendra                                Nyimas Sulistia       Meiliana          Aries      Roekma Hari                           Andri Achyadi                                           Henny Woe       Minarsa
                      Palonggam                                                                                                                       Zulkarnaen        Situmeang
   Minarsa                                 Sriwulandari                       Firdiansyah         Adji                                                                                                    Goenawan
  Goenawan
                      Corporate              Wholesale                                                                               Enterprise                                                         Operational
                                            Transaction       Institutional                  Office of Chief                                          Commercial        Consumer
                      Banking 2                                                                                 Pension Fund         Banking 2                                                              Risk
                                             Product &         Banking 2                      Economist                                                Banking 2         Product
                        Ditya                                                                                     Ikhwani           I Dewa Gde                                                          Management
                                            Value Chain          Donny                        Leo Putera                                              Edo Septian        Febrian
                      Maharhani                                                                                   Fauzana           Ngurah Yoga                                                          Putu Bagus
                                           I Gede Widya        Chairuman                        Rinaldy                                                 Permadi         Sugiharta
                      Harninda                                                                                                        Pratama                                                              Kresna
                                            Anantayoga

                                            Wholesale                                                                                 Senior                          Card Business
                      Corporate                                                                                                                                                                          Anti Fraud
                                           Transaction                                          Overseas                             Business        SME Business         Grace
                      Banking 3                                                                                                                                                                          Wilhelmus
                                          Digital Channel                                       Network                              Executive       Faizal Isnaeni    Situmeang
                    Liza Sulaiman                                                                                                                                                                        Max Charles
                                            Efransyah                                                                                                                     (Pgs)
                                             Mudani                                                                             - Martinus
                                                                                            Kantor Luar Negeri                    Matondang                            Retail Digital
                                                                                            Singapore - Yuli                    - Ridwan                Business
                      Corporate                                                                                                                                          Product &                      Senior Credit
                                                                                            Tokyo - Hariadi Hendrawan             Resmana               Program
                      Banking 4                                                                                                                                         Partnership                     Risk Executive
                                                                                            Seoul - Edy Pramono                 - Warda                I Nyoman
                     Arief Wibawa                                                                                                                                      Mesah Roni
                                                                                            Hong Kong - Farid Faraitody           Nadjamuddin          Astiawan
                                                                                                                                                                          Ginting
                                                                                            New York - Erwanza                  - Rommel TP.                                                           - Aryani Dwi Satiti
                                                                                            London - Gandipa Jaya                 Sitompul                                                             - Agus Sutanto
                       Senior                                                               Sydney Rep. Office - Randy Tjahjana - Litasari Wahju W                                                     - Yanar Siswanto
                                                                                                                                                                        Marketing
                      Business                                                              Amsterdam Rep. Office - Dwi Wibowo - Muhammad                                                              - Renosari
                                                                                                                                                                      Communications
                      Executive                                                                                                   Safri Hidayat                                                        - Badriansyah
                                                                                                                                                                        Erick Runtu
                                                                                                                                - Eddy Winata                                                          - Eko Setiawan
                   - Amalia Savitri                                                                                             - Mohamad Rizki                                                        - Muhammad Jufri
                   - Mochamad Roland Perdana                                                                                      Rahman                                                               - Retna Mumpuni
                                                                                                                                                                         SORX**
                                                                                                                                                                                                       - Bernardus
                                                                                                                                                                        Consumer
                                                                                                                                                                        Banking &                      - Julius D. Aritonang
                       SORX*
                      Wholesale                                                                                                                                         Corporate                      - Wirawan Ari Rachmana
                       Banking                                                                                                                                           Function

                                                                                                                                                                      Hari Satriyono
                 Ester Dian Fajar Rainy




                        BNI                                                                     BNI                                    BNI                                                                   BNI
                     SEKURITAS                                                               REMITTANCE                                LIFE                                                               FINANCE


                        BNI
                     SECURITIES


                    BNI ASSET
                   MANAGEMENT



   Keterangan:                                            Garis supervisi                                        Garis komunikasi &                                                            Dewan Komisaris
                                                                                                                 penyampaian informasi
                                                          Garis koordinasi                                                                                                                     Komite
                                                                                                        * SORX: Senior Operational Risk Executive


       106           A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 109
             Permodalan & Praktik                        Tata Kelola                 Tanggung Jawab Sosial                   Komitmen                 Laporan
             Manajemen Risiko                            Perusahaan                  dan Lingkungan                          ESG                      Keuangan




                                                                                                                                 Komite Direksi

           Dewan Komisaris                                                  Komite                  Komite Kebijakan                    Komite                       Komite                   Komite Manajemen
                                                                            Kredit                    Perkreditan                       Bisnis                   Asset & Liability             Risiko Terintegrasi
           Komisaris Utama/
           Komisaris Independen Omar Sjawaldy Anwar
           Wakil Komisaris Utama Tedi Bharata
           Komisaris Independen Vera Febyanthy                             Komite                  Komite Manajemen              Komite Manajemen              Komite Manajemen                     Komite
           Komisaris Independen Didik Junaedi Rachbini                   Human Capital                  Kinerja                  Risiko & Anti Fraud              Teknologi                     Perusahaan Anak
           Komisaris Donny Hutabarat
           Komisaris Febrio Nathan Kacaribu




                                           Direktur                     Direktur                                                     Direktur                                      Direktur
     Direktur                                                                                    Direktur
                                      Finance & Strategy              Information                                                 Human Capital                               Network & Retail
Risk Management                                                                                 Operations
                                         Hussein Paolo                Technology                                                  & Compliance                                     Funding
  David Pirzada                                                                                 Ronny Venir
                                        Kartadjoemena                Toto Prasetio                                              Munadi Herlambang                             Rian Eriana Kaslan




                                                                                 SEVP
                         SEVP                                                                                                        SEVP                                                    SEVP
     SEVP                                                                    Information                                                                 SEVP
                      Remedial &                                                                                                    Legal &                                                Network &
   Credit Risk                                                               Technology                                                             Human Capital
                       Recovery                                                                                                    Governance                                                Sales
   Bun Hendra                                                                 Victor Erico                                                          Efita Praharani
                       Saridatun                                                                                                   Johansyah                                                Sri Indira
                                                                               Korompis


                      Corporate           Corporate                                                                                                                                         Network
    Corporate                             Planning &                          Wholesale                                                             Human Capital
                      Remedial &                           IT Strategy &                           Credit         Compliance           Legal                             Retail Digital    Strategy &
   Credit Risk                           Performance                        Digital Delivery                                                           Strategy                                               Regional
                       Recovery                             Architecture                         Operations     Mochammad           Pudyo Bayu                             Channel        Development
  Ujuan Marihot                          Management                             Alfonso                                                               Yenni Sari                                               Office
                        Rangga                               Ari Pratiwi                          Erisman       Irfan Maulana        Hartawan                          Indra Gunawan       Beby Lolita
      H. P.                              Aldi Advianto                        Tambunan                                                                  Dewi
                      Bhirawa W.                                                                                                                                                            Indriani
                                           Baskara
                      Enterprise &                                                                Digital
    Enterprise                                                                                                                                      Human Capital                         Sales Strategy
                      Commercial                              CISO           Retail Digital     Operations                            Policy
    Credit Risk                                                                                                   AML-CFT                              Services          Agen46            & Execution     Internal Audit
                       Remedial &        Accounting         Chong Chin         Delivery         Muhammad                            Governance
  Rendi Ardianto        Recovery                                                                                 Rahmawati                          Afthon Shodaq      Rahma Dhoni           Novian        Hedmon Yusfid
                                         Setyo Susilo         Meng           Heri Atmoko         Gunawan                           Hendra Susila
       (Pgs)                                                                                                                                             Noor                             Prasetyo (Pgs)
                         Prihati                                                                  Putra

                                                           AI & Big Data                                                                                                                      Branch         Corporate
   Commercial            Retail                                              Application          Banking                                                                 SORX*
                                         Procurement         Analytics                                                                              BNI University                                           Secretary
    Credit Risk       Collection                                            Development          Operations                                                               Network
                                        & Fixed Assets        Handika                                                                                 Dandy P.                            Transformation       Okki
  I. B. K. Purwa      & Recovery                                            Setiawan Anis       Herry Setiadi                                                             & Retail
                                          Made Dany           Fakhrizal                                                                              Sjamsudin                                Project       Rushartomo
      Atmaja         Nur Lies Diana                                            Widjojo            Munawir
                                           Pratiwi B.          Hakim                                                                                                                                       Budiprabowo
                                                                                                                                                                       Suryo Utomo
                                                                                                 Customer
     Retail                                                   SORX*         IT Application
                                                                                                 Experience                                          HC Business
   Credit Risk                              Investor       Technology &        Services
                                                                                                   Center                                              Partner
     Made                                  Relations        Operations      Nugroho Gito
                                                                                                  Rahmat
   Nariswari                              Yohan Setio                          Prasodjo                                                                                               Kantor Wilayah
                                                                                                  Pertinda
                                                             Munajat                                                                               -		Sandy Dwinanto                  01 - Rustianto
                                                                                                                                                   -		Nurhaena                        02 - Khairul Salam
                                                                                                 Operations
                                                                                  IT                                                                                                  03 - Zamzami
                                                                                                 Strategy &
                                         Subsidiaries                       Infrastructure                                                                                            04 - Roy Wahyu Maulana
                                                                                                Development
                                        Management                          Management                                                                                                05 - Dr. I. Gst. Nym. Dharma Putra
                                                                                                Herry Setiadi
                                        M. Emil Azhary                      Sonny Setiadi                                                                                             06 - Maya Agustina
                                                                                                Munawir (Pgs)
                                                                                                                                                                                      07 - Muhammad Arafat
                                                                                                                                                                                      08 - Komang Arya Wira Kusuma Atmaja
                                                                                                                                                                                      09 - Sari Anggraini
                                          Corporate
                                                                                                                                                                                      10 - Anak Agung Agustiya Novitayanti
                                        Development &
                                        Transformation                                                                                                                                11 - Didi Suprijanto
                                          R. Pratama                                                                                                                                  12 - Rudy Sihombing
                                        Prabawaputra                                                                                                                                  14 - Faizal Arief Setiawan
                                                                                                                                                                                      15 - Koko Prawira Butar Butar
                                                                                                                                                                                      16 - Himawan Susanto Nugraha
                                                                                                                                                                                      17 - Ariyanto Soewondo Geni
                                        Transformation                                                                                                                                18 - Soesetyo Priharjanto
                                            Project



                                                              BNI
                                           HIBANK
                                                           VENTURES




                 Direksi                                                                       Divisi                                                     Perusahaan Anak
                 SEVP                                                                          Unit Fungsional                                            Anak Usaha BNI Sekuritas


                                                                                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                                                                           107
                                                                                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 110
                           Performa            Laporan      Profil           Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                           2025                Manajemen    Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Daftar Keanggotaan Asosiasi


Hingga 31 Desember 2025, BNI telah terdaftar sebagai anggota dalam berbagai keanggotaan dan organisasi
yang berkaitan dengan penerapan keuangan berkelanjutan, sebagaimana disajikan dalam tabel berikut:

                   Nama Asosiasi/Organisasi                                          Peran Keanggotaan
Internasional
All Banks Fair Trade Council, Jepang                             Anggota
America Bankers Association                                      Anggota
American Indonesian Chamber of Commerce                          Anggota
Asosiasi Pengusaha Indonesia – Jepang (APIJ)                     Wakil Ketua
European Association for Secure Transactions (E.A.S.T)           Associate Member
Asia Pacific Loan Market Association (APLMA), Singapura          Anggota
Association of Banks in Singapore (ABS)                          Anggota
Association Foreign Bank (AFB)                                   Anggota
Chuo Ward Financial Institutions Crime Prevention Liaison        Anggota
Council
Credit Bureau Singapore                                          Anggota
Deposit Protection Scheme (DPS)                                  Anggota
DTCC Data Repository (Singapore) Pte. Ltd                        Anggota
European Foundation for Management Development (EFMD) A          Anggota
Financial Industry Dispute Resolution Centre (FIDReC),           Anggota
Singapura
Financial Services – Information Sharing and Analysis Center     Anggota
(FS-ISAC), US
Foreign Bank Group, Korea Selatan                                Anggota
Foreign Bankers Association, Belanda                             Anggota
Indonesian Bankers Club, US                                      • Pembina
                                                                 • Anggota
International Bankers Association of Japan (IBA)                 Anggota
International Banking Asociation Jepang (IBA)                    Anggota
Institute of Banking & Finance (IBF), Singapura                  Anggota
Institute of International Bankers (IIB), US                     Anggota
Japan Indonesia Asociation (JAPINDA)                             Anggota
Japan Syndication and Loan-trading Association                   Anggota
Japanese Bankers Association (JBA)                               Anggota
Korean Federation of Bank, Korea Selatan                         Anggota
Loan Sydication & Trading Association (LSTA), US                 Anggota
MAS Electronic Payment System                                    Anggota
Overseas Bankers Association of Australia                        Anggota
Securities Investor Protection Fund (SIPF)                       Anggota
Singapore Automated Clearing House                               Anggota
Singapore Business Federation (SBF)                              Anggota
Singapore Deposit Insurance Corporation (SDIC)                   Anggota
Singapore National Employers Federation (SNEF)                   Anggota
Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunications     Anggota
(SWIFT)
The Commercial Credit Reference Agency (CCRA)                    Anggota
The Hong Kong Association of Banks (HKAB)                        Anggota
The Hong Kong Institute of Bankers (HKIB)                        Anggota



108    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 111
Permodalan & Praktik        Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial         Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan       dan Lingkungan                ESG               Keuangan




                   Nama Asosiasi/Organisasi                                                Peran Keanggotaan
 Nasional
 Asosiasi Pasar Uang dan Valuta Asing Indonesia                      Pendiri
 Task Force Cyber Security BUMN                                      Ketua Tim Subtim Bidang
                                                                     Cyber Security Guideline
 Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA)                                Ketua
 Asosiasi Corporate University (Wiyata Kinarya Nusantara)            Wakil Ketua
 Bankers Association for Risk Management (BARa)                      •   Direktur Direktorat Financial Risk Management
                                                                     •   Wakil Direktur Bidang Risiko Kredit & ESG
                                                                     •   Wakil Direktur Bidang Standarisasi Kompetensi Asessor
                                                                     •   Anggota Tim Bidang Enterprise Risk Management
                                                                     •   Anggota Tim Bidang Standarisasi Kompetensi Asesor
                                                                     •   Anggota Tim Bidang Standarisasi Kompetensi Risk
                                                                         Managemer
 Forum Manajemen Risiko (FMR) – BUMN                                 • Wakil Ketua Bidang Event & Talent Development
                                                                     • Anggota Tim Bidang Event & Talent Development
                                                                     • Anggota Bidang Experience Sharing & Benchmarking
 Afiliasi Penukaran Valuta Asing (APVA) Indonesia                    Pengurus
 Asosiasi Wali Amanat Indonesia (AWAI)                               Pengurus
 Association Cambiste International (ACI) FMA Indonesia              Pengurus
 Association Bank Appointed Cross Currency Dealers (ACCD)            Pengurus
 Indonesia Foreign Exchange Market Committee (IFEMC)                 Pengurus
 Perhimpunan Pedagang Surat Utang Negara (HIMDASUN)                  Pengurus
 Asosiasi Bank Kustodian Indonesia (ABKI)                            Tim Ahli
 Forum Komunikasi - Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Sistem             Sekretaris II
 Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah (SPPUR)
 Aplikasi SIKAP (Siber Ungkap) dari Polda Metro Jaya                 Anggota
 Asia Anti Fraud Management                                          Anggota
 Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI)                              Anggota
 Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI)                 Anggota
 Asosiasi Kartu Kredit Indonesia                                     Anggota
 Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia                   Anggota
 (ASPEBTINDO)
 Asosiasi Sistem Pembayaran                                          Anggota
 Central Counterparty Transaksi Derivatif Suku Bunga dan Nilai       Anggota
 Tukar Over the Counter (CCP SBNT)
 Certified Practising Accountant - CPA Australia                     Anggota
 Chartered Accountants - CA ANZ                                      Anggota
 Computer Security Incident Response Team (CSIRT) BSSN               Anggota
 Foreign Bank Group                                                  Anggota
 Foreign Bankers Association                                         Anggota
 Forum CISO Himpunan Bank Negara                                     Anggota
 Gabungan Perusahaan Alat-Alat Kesehatan dan Laboratorium            Anggota
 Ikatan Notaris Indonesia                                            Anggota
 Indonesia Anti Scam Centre                                          Anggota
 Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)                    Anggota
 International Swaps and Derivatives Association (ISDA)              Anggota
 Korean Federation of Bank                                           Anggota
 London Stock Exchange (LSEG)                                        Anggota
 Perkumpulan Dana Pensiun Lembaga Keuangan                           Anggota
 Pusat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan (PUSAKA)               Anggota
 Rapi Utama Indonesia (RAPINDO)                                      Anggota
 Primary Dealer Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing                    Anggota
 Sistem Penyelenggara Pasar Alternatif (SPPA) BEI                    Anggota/Pengguna Jasa
 Triparty Agent Repo KPEI                                            Anggota/Pengguna Jasa
 Asosiasi Service Quality Indonesia (ASQI)                           Anggota
 Indonesia Contact Center Association (ICCA)                         Anggota




                                                                                                      Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                              109
                                                                                     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 112
                          Performa        Laporan        Profil          Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                          2025            Manajemen      Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




Profil Dewan Komisaris                                                    [ACGS C.2.5, D.4.1, D.4.2]




                                                             OMAR SJAWALDY ANWAR
                                                             Komisaris Utama/Komisaris Independen

                                                             Usia
                                                             Per 31 Desember 2025 berusia 65 tahun
                                                             Kewarganegaraan
                                                             Warga Negara Indonesia
                                                             Domisili
                                                             Jakarta, Indonesia
                                                             Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
                                                             • Bachelor of Science (S1) jurusan Akuntansi dari University
                                                               of Maryland, USA
                                                             • Master of Business Administration/MBA (S2) jurusan
                                                               Finance dari George Washington University, USA
                                                             • Doctor of Philosophy/PhD (S3) Strategic Management dari
                                                               Universitas Indonesia
                                                             • Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko
                                                               Perbankan Kualifikasi 6 oleh Lembaga Sertifikasi Profesi
                                                               Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (LSP BSMR) (2025)




Riwayat Jabatan

Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris             Pengalaman Kerja
Perusahaan                                                   • Senior Executive Vice President di PT Bank Mandiri (Persero)
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris Utama/Komisaris        Tbk (1999-2003)
Independen BNI melalui keputusan RUPS Tahunan tanggal        • Managing Director di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2003-
26 Maret 2025, yang diaktakan melalui Akta Rapat Umum          2008)
Pemegang Saham Tahunan PT Bank Negara Indonesia              • President Director di PT Rio Tinto Indonesia (2008-2009)
(Persero) Tbk No. 36 tanggal 26 Maret 2025 dan mendapatkan   • Deputy President Director & CEO di PT Pertamina (Persero)
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 26 Juni       (2009-2010)
2025.                                                        • President Director di PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
                                                               (2010-2012)
Periode Menjabat                                             • President Commissioner di PT OVI Energy (2012-2014)
2025-2030 (Periode Pertama)                                  • Independent Commissioner di PT Bank Bukopin (2014)
                                                             • Senior Advisor di PT ORIX Indonesia Finance (2014)
Rangkap Jabatan                                              • Executive Chairman di PT Nomura Sekuritas Indonesia
BNI:                                                           (2014-2017)
• Ketua Komite Nominasi & Remunerasi                         • President Director di PT Aberdeen Standard Investments
• Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi                        Indonesia (2018-2021)
• Anggota Komite Audit                                       • President Director di PT Prudential Syariah Life Assurance
                                                               (2021-2023)
Perusahaan Terbuka Lainnya:                                  • Executive Chairman di PT IBM Indonesia Technolgy (2023-
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.         saat ini)
                                                             • Komisaris Utama/Komisaris Independen PT Bank Negara
Institusi Lainnya:                                             Indonesia (Persero) Tbk (2025-saat ini)
Executive Chairman di PT IBM Indonesia Technology (2023-
saat ini)                                                    Hubungan Afiliasi
                                                             Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
                                                             Komisaris lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang
                                                             Saham Utama dan Pengendali.

                                                             Pernyataan Independensi
                                                             Pernyataan Independensi Komisaris Independen diungkapkan
                                                             pada Bab Tata Kelola Perusahaan, Laporan Tahunan ini.

                                                             Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
                                                             Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
                                                             bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
                                                             Dewan Komisaris, bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan
                                                             Tahunan ini.

                                                             Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
                                                             Tidak memiliki lembar saham BBNI
 110   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 113
Permodalan & Praktik     Tata Kelola        Tanggung Jawab Sosial          Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko         Perusahaan         dan Lingkungan                 ESG            Keuangan




                                                                    TEDI BHARATA
                                                                    Wakil Komisaris Utama

                                                                    Usia
                                                                    Per 31 Desember 2025 berusia 42 tahun
                                                                    Kewarganegaraan
                                                                    Warga Negara Indonesia
                                                                    Domisili
                                                                    Jakarta, Indonesia
                                                                    Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
                                                                    • Sarjana (S1) jurusan Komputer dan Sistem Manajemen
                                                                      Informasi dari Universitas Pelita Harapan
                                                                    • Master of Public Administration/MPA (S2) dari Columbia
                                                                      University
                                                                    • Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko
                                                                      Perbankan Kualifikasi 6 oleh Lembaga Sertifikasi Profesi
                                                                      Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (LSP BSMR) (2024)




Riwayat Jabatan

Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris                    Pengalaman Kerja
Perusahaan                                                          • Wakil Direktur Indonesia Investment Promotion Center
Diangkat pertama kali sebagai Wakil Komisaris Utama BNI               (IIPC) (2009-2012)
melalui keputusan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025,               • Kepala Seksi Infrastruktur Energi di Badan Koordinasi
yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham                  Penanaman Modal (2012-2014)
Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 36               • Staf Khusus Menteri Perdagangan (2014)
tanggal 26 Maret 2025 dan mendapat persetujuan Otoritas             • Capstone Project Consultant di Bank of America Merrill
Jasa Keuangan (OJK) tanggal 5 Juni 2025.                              Lynch (2016)
                                                                    • Kepala Seksi Industri Telematika di Badan Koordinasi
Periode Menjabat                                                      Penanaman Modal (2016-2019)
2025-2030 (Periode Pertama)                                         • Vice President Office of The Board di PT Indonesia Asahan
                                                                      Alumunium (2019-2021)
Rangkap Jabatan                                                     • Head Tim Substansi Menteri BUMN di Kementerian Badan
BNI:                                                                  Usaha Milik Negara (2021)
• Anggota Komite Nominasi & Remunerasi                              • Staf Khusus V Menteri BUMN di Kementerian Badan Usaha
• Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi                             Milik Negara (2021)
                                                                    • Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi, dan
Perusahaan Terbuka Lainnya:                                           Informasi di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (2021-
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.                2025)
                                                                    • Komisaris di PT Pertamina Patra Niaga (2021-2022)
Institusi Lainnya:                                                  • Komisaris PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (2022-
Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara                2024)
(2025-saat ini)                                                     • Komisaris PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2024-2025)
                                                                    • Wakil Komisaris Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero)
                                                                      Tbk (2025-saat ini)
                                                                    • Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara
                                                                      (2025-saat ini)

                                                                    Hubungan Afiliasi
                                                                    Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
                                                                    Komisaris lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang
                                                                    Saham Utama dan Pengendali.

                                                                    Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
                                                                    Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
                                                                    bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
                                                                    Dewan Komisaris bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan
                                                                    Tahunan ini.

                                                                    Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
                                                                    Tidak memiliki lembar saham BBNI




                                                                                                  Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                            111
                                                                                 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 114
                           Performa       Laporan          Profil           Analisis dan Pembahasan            Fungsi
                           2025           Manajemen        Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank        Penunjang Bisnis




                                                                VERA FEBYANTHY
                                                                Komisaris Independen

                                                                Usia
                                                                Per 31 Desember 2025 berusia 54 tahun
                                                                Kewarganegaraan
                                                                Warga Negara Indonesia
                                                                Domisili
                                                                Jakarta, Indonesia
                                                                Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
                                                                • Sarjana (S1) Hubungan Internasional dari Universitas
                                                                  Prof Dr Moestopo (Beragama)
                                                                • Master (S2) Political Science, dari Universitas Indonesia.
                                                                • Doctor of Philosophy/Phd (S3) Administrasi Publik, dari
                                                                  Universitas Padjajaran.
                                                                • Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko
                                                                  Perbankan Kualifikasi 6 oleh Lembaga Sertifikasi Profesi
                                                                  Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (LSP BSMR) (2025)




Riwayat Jabatan

Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris                Pengalaman Kerja
Perusahaan                                                      • Anggota Komisi XI DPR RI dan Badan Anggaran DPR RI
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris Independen BNI            untuk Periode:
melalui keputusan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025,             - 2004-2009
yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham              - 2009-2014
Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 36             - 2019-2024
tanggal 26 Maret 2025 dan mendapat persetujuan Otoritas           Ruang Lingkup Komisi XI DPR RI: Keuangan, Perbankan
Jasa Keuangan (OJK) tanggal 12 Agustus 2025.                      dan Lembaga Keuangan Non-Bank, meliputi: Kementerian
                                                                  Keuangan, Kementerian PPN/Bappenas, Bank Indonesia,
Periode Menjabat                                                  Otoritas Jasa Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan,
2025-2030 (Periode Pertama)                                       Badan Pemeriksa Keuangan, Badan Pengawasan Keuangan
                                                                  dan Pembangunan, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang
Rangkap Jabatan                                                   dan Jasa Pemerintah, dan Himpunan Bank Milik Negara
BNI:                                                              (Himbara).
• Ketua Komite Pemantau Risiko                                  • Komisaris Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero)
• Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi                          Tbk (2025-saat ini).
• Anggota Komite Audit
• Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi                       Hubungan Afiliasi
                                                                Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
Perusahaan Terbuka Lainnya:                                     Komisaris lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.          Saham Utama dan Pengendali.

Institusi Lainnya:                                              Pernyataan Independensi
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,   Pernyataan Independensi Komisaris Independen diungkapkan
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan         pada Bab Tata Kelola Perusahaan, Laporan Tahunan ini.
lain di perusahaan lainnya.
                                                                Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
                                                                Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
                                                                bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
                                                                Dewan Komisaris bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan
                                                                Tahunan ini.

                                                                Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
                                                                Tidak memiliki lembar saham BBNI




 112    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 115
Permodalan & Praktik      Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial          Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan       dan Lingkungan                 ESG            Keuangan




                                                                   DIDIK JUNAEDI RACHBINI
                                                                   Komisaris Independen

                                                                   Usia
                                                                   Per 31 Desember 2025 berusia 65 tahun
                                                                   Kewarganegaraan
                                                                   Warga Negara Indonesia
                                                                   Domisili
                                                                   Depok, Indonesia
                                                                   Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
                                                                   • Sarjana (S1) dari Institut Pertanian Bogor
                                                                   • Master (S2) di bidang Studi Pembangunan dari Central
                                                                     Luzon State University, Filipina
                                                                   • Doktor (S3) di bidang Studi Pembangunan dari Central
                                                                     Luzon State University, Filipina
                                                                   • Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko
                                                                     Perbankan Kualifikasi 6 oleh Lembaga Sertifikasi Profesi
                                                                     Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (LSP BSMR) (2025)




Riwayat Jabatan

Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris                   Pengalaman Kerja
Perusahaan                                                         • Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris Independen BNI               Indonesia (MPR RI) (1998-1999)
melalui keputusan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025,              • Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU)
yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham                 (2000-2004)
Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 36              • Anggota Oversight Committee Badan Penyehatan
tanggal 26 Maret 2025 dan mendapat persetujuan Otoritas              Perbankan Nasional (BPPN) (2001-2004)
Jasa Keuangan (OJK) tanggal 12 Agustus 2025.                       • Wakil Ketua Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik
                                                                     Indonesia (DPR RI) (2004-2008)
Periode Menjabat                                                   • Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik
2025-2030 (Periode Pertama)                                          Indonesia (DPR RI) (2008-2009)
                                                                   • Anggota Penasihat Presiden RI di dalam Komite Ekonomi
Rangkap Jabatan                                                      Nasional (KEN) (2009-2014)
BNI:                                                               • Ketua LP3EI Institute for Research and Developmet - KADIN
• Ketua Komite Audit                                                 (2010-2020)
• Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi                           • Anggota Lembaga Pengkajian Majelis Permusyawaratan
• Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi                            Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) (2014-2019)
                                                                   • Direktur Pasca Sarjana Universitas Mercu Buana (2014-2018)
Perusahaan Terbuka Lainnya:                                        • Komisaris PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk.
Presiden Komisaris Independen di PT Lippo Cikarang Tbk               (2017-2025)
(2022-saat ini)                                                    • Komisaris PT Bina Busana Internusa (2017-2025)
                                                                   • Ketua Dewan Pengurus Institute for Education, Research
Institusi Lainnya:                                                   and Information for Social and Economics (LP3ES) (2018-
• Rektor di Universitas Paramadina (2021-saat ini)                   2022)
                                                                   • Komisaris PT Dharma Polimetal Tbk. (2021-2025)
                                                                   • Rektor di Universitas Paramadina (2021-saat ini)
                                                                   • Presiden Komisaris Independen di PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                     (2022-saat ini)
                                                                   • Komisaris Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero)
                                                                     Tbk (2025-saat ini)

                                                                   Hubungan Afiliasi
                                                                   Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
                                                                   Komisaris lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang
                                                                   Saham Utama dan Pengendali.

                                                                   Pernyataan Independensi
                                                                   Pernyataan Independensi Komisaris Independen diungkapkan
                                                                   pada Bab Tata Kelola Perusahaan, Laporan Tahunan ini.

                                                                   Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
                                                                   Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
                                                                   bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
                                                                   Dewan Komisaris, bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan
                                                                   Tahunan ini.

                                                                   Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
                                                                   Tidak memiliki lembar saham BBNI

                                                                                                  Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                           113
                                                                                 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 116
                           Performa       Laporan          Profil           Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                           2025           Manajemen        Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




                                                                DONNY HUTABARAT
                                                                Komisaris

                                                                Usia
                                                                Per 31 Desember 2025 berusia 58 tahun
                                                                Kewarganegaraan
                                                                Warga Negara Indonesia
                                                                Domisili
                                                                Jakarta, Indonesia
                                                                Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
                                                                • Sarjana Ekonomi (S1) Jurusan Manajemen dari
                                                                  Universitas Kristen Indonesia
                                                                • Mengikuti berbagai Program Pendidikan dan
                                                                  Pengembangan seperti Program Pengembangan
                                                                  Management and Leadership dari Oxford University, UK
                                                                  dan London Business School (LBS), UK
                                                                • Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko
                                                                  Perbankan Kualifikasi 6 oleh Lembaga Sertifikasi Profesi
                                                                  Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (LSP BSMR) (2025)



Riwayat Jabatan

Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris                Pengalaman Kerja
Perusahaan                                                      • Kepala Dealing Room Bank Indonesia Perwakilan London
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris BNI melalui               (1999-2003)
keputusan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025, yang              • Senior Dealer Kelompok Forex Dealing Room Bank
diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham                   Indonesia Jakarta (2003-2005)
Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 36           • Deputi Kepala Bagian Penyelesaian Transaksi Devisa Bank
tanggal 26 Maret 2025 dan mendapat persetujuan Otoritas           Indonesia (2005)
Jasa Keuangan (OJK) tanggal 14 Oktober 2025.                    • Head of Forex Market Market Pengelolaan Devisa Bank
                                                                  Indonesia (2005-2009)
Periode Menjabat                                                • Kepala Divisi Operasi Moneter Rupiah Bank Indonesia
2025-2030 (Periode Pertama)                                       (2009-2013)
                                                                • Direktur Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia
Rangkap Jabatan                                                   (2013-2017)
BNI:                                                            • Kepala Perwakilan Bank Indonesia London (2017-2020),
• Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi                        • Kepala Departemen Pengembangan Pasar Keuangan Bank
• Anggota Komite Pemantau Risiko                                  Indonesia (2020-2025)
• Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi                       • Anggota Komite Market Committee of Bank for International
                                                                  Settlement (MC-BIS) Basel, Switzerland (2020-2025)
Perusahaan Terbuka Lainnya:                                     • Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.            (2025-saat ini)

Institusi Lainnya:                                              Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,   Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan         Komisaris lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang
lain di perusahaan lainnya.                                     Saham Utama dan Pengendali.

                                                                Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
                                                                Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
                                                                bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
                                                                Dewan Komisaris bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan
                                                                Tahunan ini.

                                                                Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
                                                                200 lembar saham BBNI




 114    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 117
Permodalan & Praktik              Tata Kelola           Tanggung Jawab Sosial               Komitmen              Laporan
Manajemen Risiko                  Perusahaan            dan Lingkungan                      ESG                   Keuangan




                                                                                   FEBRIO NATHAN KACARIBU*)
                                                                                   Komisaris

                                                                                   Usia
                                                                                   Per 31 Desember 2025 berusia 47 tahun
                                                                                   Kewarganegaraan
                                                                                   Warga Negara Indonesia
                                                                                   Domisili
                                                                                   Jakarta, Indonesia
                                                                                   Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
                                                                                   • Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Indonesia
                                                                                   • Master of International Development Economics (S2)
                                                                                     in Crawford School of Public Policy di Australian
                                                                                     National University
                                                                                   • Doctor of Philosophy/PhD (S3) in College of Liberal Arts
                                                                                     & Sciences di University of Kansas
                                                                                   • Certified Governance Oversight Professional (CGOP)




Riwayat Jabatan

Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris                                   Pengalaman Kerja
Perusahaan                                                                         •   Konsultan Asia Now, Singapura (2004-2006)
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris BNI melalui                                •   Peneliti di LPEM FEB Universitas Indonesia (2005-2007)
keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 15 Desember 2025, yang                           •   Dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia
diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham Luar                                   (2012-2019)
Biasa PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 2 tanggal                         •   Dosen di Department of Economics, Baylor University,
15 Desember 2025 dan masih dalam proses Fit and Proper                                 Texas, Amerika Serikat (2012-2015)
Test dari OJK.                                                                     •   Kepala Bidang Makroekononi dan Kebijakan Sektor
                                                                                       Keuangan LPEM FEB UI (2015-2020)
Periode Menjabat                                                                   •   Lektor (Asisten Profesor) di Fakultas Ekonomi Universitas
2025-2030 (Periode Pertama)                                                            Indonesia (2019-saat ini)
                                                                                   •   Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan
Rangkap Jabatan                                                                        (2020-2025)
Belum ditetapkan sebagai anggota komite Dewan Komisaris                            •   Komisaris PT Pupuk Indonesia (Persero) (2020-2025)
karena masih dalam proses Fit and Proper Test oleh OJK                             •   Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian
                                                                                       Keuangan (2025 - saat ini)
Perusahaan Terbuka Lainnya:                                                        •   Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.                                 (2025-saat ini)
                                                                                   Hubungan Afiliasi
Institusi Lainnya:                                                                 Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
• Lektor (Asisten Profesor) di Fakultas Ekonomi Universitas                        Komisaris lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang
  Indonesia (2019-saat ini).                                                       Saham Utama dan Pengendali.
• Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian
  Keuangan (2025 - saat ini)                                                       Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
                                                                                   Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
                                                                                   bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
                                                                                   Dewan Komisaris, bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan
                                                                                   Tahunan ini.

                                                                                   Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
                                                                                   Tidak memiliki lembar saham BBNI



*) Dapat menjalankan tindakan, tugas, dan funsinya setelah mendapatkan persetujuan Fit and Proper Test dari OJK




                                                                                                                       Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                               115
                                                                                                      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 118
                                   Performa            Laporan            Profil           Analisis dan Pembahasan                Fungsi
                                   2025                Manajemen          Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank            Penunjang Bisnis




HUBUNGAN AFILIASI ANGGOTA DEWAN KOMISARIS

Hubungan Afiliasi Dewan Komisaris
                                          Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Komisaris
                                                     Hubungan Keluarga Dengan             Hubungan Keuangan Dengan             Hubungan
                                                                                                                             Kepengurusan
                                                                           Pemegang                               Pemegang      di BNI,
                                               Dewan                        Saham     Dewan                        Saham      Perusahaan
        Nama                 Jabatan                         Direksi                                 Direksi
                                              Komisaris                   Utama dan Komisaris                    Utama dan Anak, maupun
                                                                          Pengendali*                            Pengendali* Perusahaan
                                                                                                                                Afiliasi
                                               Ya Tidak Ya Tidak           Ya    Tidak   Ya Tidak Ya Tidak        Ya      Tidak     Ya     Tidak
 Omar Sjawaldy            Komisaris                     √           √             √           √           √                √                  √
 Anwar                    Utama/
                          Komisaris
                          Independen
 Tedi Bharata             Wakil                         √           √             √           √           √                √                  √
                          Komisaris
                          Utama
 Vera Febyanthy           Komisaris                     √           √             √           √           √                √                  √
                          Independen
 Didik Junaedi            Komisaris                     √           √             √           √           √                √                  √
 Rachbini                 Independen
 Donny Hutabarat          Komisaris                     √           √             √           √           √                √                  √

 Febrio Nathan            Komisaris                     √           √             √           √           √                √                  √
 Kacaribu **
* Langsung maupun tidak langsung
** Masih dalam proses Fit and Proper Test oleh OJK




PERUBAHAN KOMPOSISI ANGGOTA DEWAN KOMISARIS DAN ALASAN PERUBAHANNYA

Selama tahun 2025, telah terjadi 3 (tiga) kali perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris yang dilakukan
dalam rangka meningkatkan kinerja BNI. Berdasarkan keputusan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025
dan RUPS Luar Biasa tanggal 15 Desember 2025, perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris adalah
sebagai berikut:
[ACGS (B).D.4.1]


Komposisi Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2025 – 26 Maret 2025
Komposisi Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2025 sampai dengan 26 Maret 2025 sebanyak 11 (sebelas)
orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, 1 (satu) orang
Wakil Komisaris Utama, 5 (lima) orang Komisaris Independen dan 4 (empat) orang Komisaris. Komposisi
dan dasar pengangkatan Dewan Komisaris dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2025 – 26 Maret 2025
                                                                                                               Periode
 No          Nama                        Jabatan               Domisili         Dasar Pengangkatan                             Tanggal Efektif*
                                                                                                               Menjabat
   1    Pradjoto             Komisaris Utama/                  Jakarta      Keputusan RUPS              2020-2025              19 Februari 2024
                             Komisaris Independen***                        Luar Biasa tanggal 19       (Periode
                                                                            September 2023              Pertama)**
   2    Pahala               Wakil Komisaris Utama             Jakarta      Keputusan RUPS              2023-2028              19 Februari 2024
        Nugraha                                                             Luar Biasa tanggal 19       (Periode
        Mansury                                                             September 2023              Pertama)
   3    Sigit                Komisaris Independen                  Solo     Keputusan RUPS Tahunan      2023-2028              15 Maret 2023
        Widyawan                                                            tanggal 15 Maret 2023       (Periode Kedua)
   4    Askolani             Komisaris                         Jakarta      Keputusan RUPS Tahunan      2024-2029              4 Maret 2024
                                                                            tanggal 4 Maret 2024        (Periode Kedua)
   5    Asmawi Syam Komisaris Independen***                    Jakarta      Keputusan RUPS Tahunan      2020-2025              17 Juni 2020
                                                                            tanggal 20 Februari 2020    (Periode
                                                                                                        Pertama)




  116     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 119
Permodalan & Praktik         Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial         Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko             Perusahaan       dan Lingkungan                ESG               Keuangan




                                                                                                    Periode
 No           Nama                 Jabatan             Domisili       Dasar Pengangkatan                            Tanggal Efektif*
                                                                                                    Menjabat
      6   Septian Hario   Komisaris Independen***       Jakarta   Keputusan RUPS Tahunan         2020-2025          14 Agustus 2020
          Seto                                                    tanggal 20 Februari 2020       (Periode
                                                                                                 Pertama)
      7   Iman Sugema     Komisaris Independen***       Bogor     Keputusan RUPS Tahunan         2020-2025          14 Agustus 2020
                                                                  tanggal 20 Februari 2020       (Periode
                                                                                                 Pertama)
      8   Erwin Rijanto   Komisaris Independen          Jakarta   Keputusan RUPS Tahunan         2021-2026          6 Agustus 2021
          Slamet                                                  tanggal 29 Maret 2021          (Periode
                                                                                                 Pertama)
      9   Fadlansyah      Komisaris                     Jakarta   Keputusan RUPS Luar            2022-2027          23 Desember
          Lubis                                                   Biasa tanggal 31 Agustus       (Periode           2022
                                                                  2022                           Pertama)
  10      Robertus        Komisaris                     Depok     Keputusan RUPS Tahunan         2023-2028          11 September
          Billitea                                                tanggal 15 Maret 2023          (Periode           2023
                                                                                                 Pertama)
  11      Mohamad         Komisaris                     Bogor     Keputusan RUPS Tahunan         2024-2029          2 September
          Yusuf                                                   tanggal 4 Maret 2024           (Periode           2024
          Permana                                                                                Pertama)
 *)  Dewan Komisaris efektif menjabat setelah mendapat persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test).
     Hal ini sesuai dengan Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak
     Utama Lembaga Jasa Keuangan.
 **) Mengikuti masa jabatan sebelumnya sebagai Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen BNI.
 ***)Efektif menjabat sebagai Dewan Komisaris sampai dengan 20 Februari 2025, sehubungan dengan masa jabatan sebagai Dewan Komisaris
     telah habis 5 (lima) tahun sejak tanggal pengangkatan


Komposisi Dewan Komisaris Periode 26 Maret 2025 – 8 Oktober 2025
Pada tanggal 26 Maret 2025, RUPS Tahunan 2025 memutuskan perubahan susunan pengurus Dewan
Komisaris BNI sebagai berikut:
1. Memberhentikan dengan hormat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
   a. Pradjoto sebagai Komisaris Utama/Komisaris Independen;
   b. Pahala Nugraha Mansury sebagai Wakil Komisaris Utama;
   c. Septian Hario Seto sebagai Komisaris Independen;
   d. Iman Sugema sebagai Komisaris Independen;
   e. Asmawi Syam sebagai Komisaris Independen;
   f. Sigit Widyawan sebagai Komisaris Independen;
   g. Erwin Rijanto Slamet sebagai Komisaris Independen;
   h. Robertus Billitea sebagai Komisaris;
   i. Fadlansyah Lubis sebagai Komisaris;
   j. Mohamad Yusuf Permana sebagai Komisaris;
   k. Askolani sebagai Komisaris;

2. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
   a. Omar Sjawaldy Anwar sebagai Komisaris Utama/Komisaris Independen;
   b. Tedi Bharata sebagai Wakil Komisaris Utama;
   c. Vera Febyanthy sebagai Komisaris Independen;
   d. Didik Junaedi Rachbini sebagai Komisaris Independen.
   e. Suminto sebagai Komisaris;
   f. Donny Hutabarat sebagai Komisaris;

Dengan demikian, komposisi Dewan Komisaris pada periode 26 Maret 2025 sampai dengan 8 Oktober
2025 sebanyak 6 (enam) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama merangkap Komisaris
Independen, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama, 2 (dua) orang Komisaris Independen dan 2 (dua) orang
Komisaris. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan Komisaris dapat dilihat pada tabel di bawah ini. [ACGS
(B).D.4.1]




                                                                                                     Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                  117
                                                                                    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 120
                                Performa       Laporan           Profil            Analisis dan Pembahasan             Fungsi
                                2025           Manajemen         Perusahaan        Manajemen atas Kinerja Bank         Penunjang Bisnis




Komposisi dan Dasar Pengangkatan Komisaris
                                                                                                    Periode
 No               Nama                 Jabatan        Domisili      Dasar Pengangkatan                               Tanggal Efektif*
                                                                                                    Menjabat
   1   Omar Sjwaldy Anwar Komisaris Utama/            Jakarta     Keputusan RUPS Tahunan        2025-2030            30 Juni 2025
                          Komisaris                               tanggal 26 Maret 2025         (Periode
                          Independen                                                            Pertama)
   2   Tedi Bharata               Wakil Komisaris     Jakarta     Keputusan RUPS Tahunan        2025-2030            5 Juni 2025
                                  Utama                           tanggal 26 Maret 2025         (Periode
                                                                                                Pertama)
   3   Vera Febyanthy             Komisaris           Jakarta     Keputusan RUPS Tahunan        2025-2030            13 Agustus 2025
                                  Independen                      tanggal 26 Maret 2025         (Periode
                                                                                                Pertama)
   4   Didik Junaedi              Komisaris           Depok       Keputusan RUPS Tahunan        2025-2030            13 Agustus 2025
       Rachbini                   Independen                      tanggal 26 Maret 2025         (Periode
                                                                                                Pertama)
   5   Suminto                    Komisaris           Jakarta     Keputusan RUPS Tahunan        2025-2030            13 Agustus 2025
                                                                  tanggal 26 Maret 2025         (Periode
                                                                                                Pertama)
   6   Donny Hutabarat            Komisaris           Jakarta     Keputusan RUPS Tahunan        2025-2030            16 Oktober 2025
                                                                  tanggal 26 Maret 2025         (Periode
                                                                                                Pertama)
 *) Dewan Komisaris efektif menjabat setelah mendapat persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test). Hal
    ini sesuai dengan Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama
    Lembaga Jasa Keuangan.




Komposisi Dewan Komisaris Periode 8 Oktober 2025 – 15 Desember 2025
Pada tanggal 15 Desember 2025, RUPS Luar Biasa 2025 memutuskan perubahan susunan pengurus Dewan
Komisaris BNI, yaitu mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Sdr. Suminto sebagai Komisaris
terhitung sejak tanggal 8 Oktober 2025 dan mengangkat Sdr. Febrio Nathan Kacaribu sebagai Komisaris.

Dengan demikian, komposisi Dewan Komisaris pada periode 8 Oktober 2025 sampai dengan 15 Desember
2025 sebanyak 5 (lima) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama merangkap Komisaris
Independen, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama, 2 (dua) orang Komisaris Independen dan 1 (satu) orang
Komisaris. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan Komisaris dapat dilihat pada tabel di bawah ini. [ACGS
(B).D.4.1]


Komposisi dan Dasar Pengangkatan Komisaris
                                                                                                    Periode
 No               Nama                 Jabatan        Domisili      Dasar Pengangkatan                               Tanggal Efektif*
                                                                                                    Menjabat
   1   Omar Sjwaldy Anwar Komisaris Utama/            Jakarta     Keputusan RUPS Tahunan        2025-2030            30 Juni 2025
                          Komisaris                               tanggal 26 Maret 2025         (Periode
                          Independen                                                            Pertama)
   2   Tedi Bharata               Wakil Komisaris     Jakarta     Keputusan RUPS Tahunan        2025-2030            5 Juni 2025
                                  Utama                           tanggal 26 Maret 2025         (Periode
                                                                                                Pertama)
   3   Vera Febyanthy             Komisaris           Jakarta     Keputusan RUPS Tahunan        2025-2030            13 Agustus 2025
                                  Independen                      tanggal 26 Maret 2025         (Periode
                                                                                                Pertama)
   4   Didik Junaedi              Komisaris           Depok       Keputusan RUPS Tahunan        2025-2030            13 Agustus 2025
       Rachbini                   Independen                      tanggal 26 Maret 2025         (Periode
                                                                                                Pertama)
   5   Donny Hutabarat            Komisaris           Jakarta     Keputusan RUPS Tahunan        2025-2030            16 Oktober 2025
                                                                  tanggal 26 Maret 2025         (Periode
                                                                                                Pertama)
 *) Dewan Komisaris efektif menjabat setelah mendapat persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test). Hal
    ini sesuai dengan Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama
    Lembaga Jasa Keuangan.




 118         A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 121
Permodalan & Praktik        Tata Kelola        Tanggung Jawab Sosial         Komitmen         Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan         dan Lingkungan                ESG              Keuangan




Komposisi Dewan Komisaris Periode 15 Desember 2025 – 31 Desember 2025
Selanjutnya, komposisi Dewan Komisaris pada periode 15 Desember 2025 sampai dengan 31 Desember
2025 sebanyak 6 (enam) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama merangkap Komisaris
Independen, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama, 2 (dua) orang Komisaris Independen dan 2 (dua) orang
Komisaris. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan Komisaris dapat dilihat pada tabel di bawah ini. [ACGS
(B).D.4.1]


Komposisi dan Dasar Pengangkatan Komisaris
                                                                                                    Periode
 No           Nama                   Jabatan         Domisili       Dasar Pengangkatan                               Tanggal Efektif*
                                                                                                    Menjabat
   1   Omar Sjwaldy Anwar Komisaris Utama/           Jakarta     Keputusan RUPS Tahunan         2025-2030            30 Juni 2025
                          Komisaris                              tanggal 26 Maret 2025          (Periode
                          Independen                                                            Pertama)
   2   Tedi Bharata            Wakil Komisaris       Jakarta     Keputusan RUPS Tahunan         2025-2030            5 Juni 2025
                               Utama                             tanggal 26 Maret 2025          (Periode
                                                                                                Pertama)
   3   Vera Febyanthy          Komisaris             Jakarta     Keputusan RUPS Tahunan         2025-2030            13 Agustus 2025
                               Independen                        tanggal 26 Maret 2025          (Periode
                                                                                                Pertama)
   4   Didik Junaedi           Komisaris             Depok       Keputusan RUPS Tahunan         2025-2030            13 Agustus 2025
       Rachbini                Independen                        tanggal 26 Maret 2025          (Periode
                                                                                                Pertama)
   5   Donny Hutabarat         Komisaris             Jakarta     Keputusan RUPS Tahunan         2025-2030            16 Oktober 2025
                                                                 tanggal 26 Maret 2025          (Periode
                                                                                                Pertama)
   6   Febrio Nathan           Komisaris             Jakarta     Keputusan RUPS                 2025-2030            (Proses fit dan
       Kacaribu                                                  Luar Biasa tanggal 15          (Periode             proper test oleh
                                                                 Desember 2025                  Pertama)             OJK)
 *) Dewan Komisaris efektif menjabat setelah mendapat persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test). Hal
    ini sesuai dengan Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama
    Lembaga Jasa Keuangan.




                                                                                                      Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                    119
                                                                                     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 122
                           Performa       Laporan            Profil          Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                           2025           Manajemen          Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




Profil Direksi                             [ACGS C.2.5, D.4.1]




                                                                 PUTRAMA WAHJU SETYAWAN
                                                                 Direktur Utama

                                                                 Usia
                                                                 Per 31 Desember 2025 berusia 56 tahun
                                                                 Kewarganegaraan
                                                                 Warga Negara Indonesia
                                                                 Domisili
                                                                 Bekasi, Indonesia
                                                                 Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
                                                                 • Sarjana (S1) Kehutanan, Universitas Gadjah Mada,
                                                                   Indonesia
                                                                 • Magister (S2) Manajemen, Universitas Gadjah Mada,
                                                                   Indonesia
                                                                 • Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
                                                                   Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2024)




Riwayat Jabatan

Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi                 Pengalaman Kerja
Perusahaan                                                       • Direktur Bisnis Korporasi PT Bank Negara Indonesia
Diangkat sebagai Direktur Utama BNI melalui keputusan              (Persero) Tbk. (2018-2020)
RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025, yang diaktakan dengan        • Direktur Treasury dan Internasional PT Bank Negara
Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank                     Indonesia (Persero) Tbk. (2020)
Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 36 tanggal 26 Maret 2025,     • Direktur Utama PT Jaminan Kredit Indonesia (2020-2022)
dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan         • Direktur Treasury PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
tanggal 5 Juni 2025.                                               (2022-2023)
                                                                 • Direktur Retail Banking PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Periode Menjabat                                                   Tbk. (2023-2024)
2022-2027 (Periode Pertama)                                      • Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero)
                                                                   Tbk. (2024-2025)
Rangkap Jabatan                                                  • Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
BNI:                                                               (2025 – saat ini)
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata          Hubungan Afiliasi
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi.        Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
                                                                 Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Perusahaan Terbuka Lainnya:                                      Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.           kepada pemilik individu.

Institusi Lainnya:                                               Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,    Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan          bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
lain di perusahaan lainnya.                                      Direksi bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
                                                                 ini.

                                                                 Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
                                                                 5.997.426 lembar saham




 120    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 123
Permodalan & Praktik      Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial          Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan       dan Lingkungan                 ESG            Keuangan




                                                                   ALEXANDRA ASKANDAR
                                                                   Wakil Direktur Utama

                                                                   Usia
                                                                   Per 31 Desember 2025 berusia 53 tahun
                                                                   Kewarganegaraan
                                                                   Warga Negara Indonesia
                                                                   Domisili
                                                                   Jakarta, Indonesia
                                                                   Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
                                                                   • Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Indonesia
                                                                   • Magister (S2) Finance, Boston University, USA
                                                                   • Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
                                                                     Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2024)




Riwayat Jabatan

Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi                   Pengalaman Kerja
Perusahaan                                                         • Senior Executive Vice President Corporate Banking PT Bank
Diangkat sebagai Wakil Direktur Utama BNI melalui keputusan          Mandiri (Persero) Tbk. (2016-2018)
RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025, yang diaktakan dengan          • Direktur Hubungan Kelembagaan PT Bank Mandiri (Persero)
Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank                       Tbk. (2018-2019)
Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 36 tanggal 26 Maret 2025,       • Direktur Corporate Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan             (2019-2020)
tanggal 5 Juni 2025.                                               • Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (2020-
                                                                     2025)
Periode Menjabat                                                   • Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero)
2025-2030 (Periode Pertama)                                          Tbk (2025-saat ini)

Rangkap Jabatan                                                    Hubungan Afiliasi
BNI:                                                               Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di              Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata            Pengendali, baik langsung maupunww tidak langsung sampai
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi.          kepada pemilik individu.

Perusahaan Terbuka Lainnya:                                        Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.             Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
                                                                   bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Institusi Lainnya:                                                 Direksi bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,      ini.
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan
lain di perusahaan lainnya.                                        Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
                                                                   Tidak memiliki saham BBNI




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                           121
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 124
                           Performa       Laporan          Profil           Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                           2025           Manajemen        Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




                                                                HUSSEIN PAOLO
                                                                KARTADJOEMENA
                                                                Direktur Finance & Strategy

                                                                Usia
                                                                Per 31 Desember 2025 berusia 46 tahun
                                                                Kewarganegaraan
                                                                Warga Negara Indonesia
                                                                Domisili
                                                                Jakarta, Indonesia
                                                                Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
                                                                • Sarjana bidang Ekonomi di Harvard University (2002)
                                                                • Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
                                                                  Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2024)




Riwayat Jabatan

Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi                Pengalaman Kerja
Perusahaan                                                      • SVP Corporate Development PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS              (2012)
Tahunan tanggal 4 Maret 2024, yang diaktakan dengan Akta        • General Manager, Corporate Finance & Investor Relations
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Negara                  PT Apexindo Pratama Duta Tbk (2014)
Indonesia (Persero) Tbk No. 3 tanggal 4 Maret 2024, dan telah   • Chief Executive Officer PT Royal Indo Mandiri (2017)
mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan tanggal 30       • Chief Executive Officer PT Royal Lestari Utama (2018)
Agustus 2024.                                                   • Senior Executive Vice President & Chief Transformation
                                                                  Officer PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2020)
Periode Menjabat                                                • Senior Executive Vice President - Corporate Development
2024-2029 (Periode Pertama)                                       & Transformation PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                  (2020-2024)
Rangkap Jabatan                                                 • Komisaris Utama PT Bank Hibank Indonesia (2023-2024)
BNI:                                                            • Direktur Digital and Integrated Transaction Banking PT Bank
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di             Negara Indonesia (Persero) Tbk (2024-2025)
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata         • Direktur Finance & Strategy PT Bank Negara Indonesia
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi.         (Persero) Tbk (2025-saat ini)

Perusahaan Terbuka Lainnya:                                     Hubungan Afiliasi
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.          Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi
                                                                dan anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan
Institusi Lainnya:                                              Pemegang Saham Utama dan Pengendali.
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan         Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
lain di perusahaan lainnya.                                     Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
                                                                bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
                                                                Direksi bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
                                                                ini.

                                                                Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
                                                                3.075.911 lembar saham




 122    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 125
Permodalan & Praktik      Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial          Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan       dan Lingkungan                 ESG            Keuangan




                                                                   CORINA LEYLA KARNALIES
                                                                   Direktur Consumer Banking

                                                                   Usia
                                                                   Per 31 Desember 2025 berusia 57 tahun
                                                                   Kewarganegaraan
                                                                   Warga Negara Indonesia
                                                                   Domisili
                                                                   Jakarta, Indonesia
                                                                   Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
                                                                   • Sarjana Fisika dari Universitas Indonesia (1992)
                                                                   • Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
                                                                     Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2024)




Riwayat Jabatan

Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi                   • Credit Support & Risk Management Division Head PT Bank
Perusahaan                                                           CIMB Niaga Tbk (2005)
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS               • Retail Collection & Recovery Group Head PT Bank CIMB
Tahunan tanggal 20 Februari 2020, yang diaktakan dengan              Niaga Tbk (2006)
Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank                     • Collection & Recovery Head Consumer Banking ABN Amro
Negara Indonesia (Persero) No. 21 tanggal 20 Februari 2020,          Bank (2007)
dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan           • Collection & Recovery Head RBS/A Amro Bank (2007)
tanggal 25 Juni 2020.                                              • VP Deputy Division Head Operations Kartu Kredit &
                                                                     Acquiring Bisnis PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Diangkat kembali sebagai Direktur BNI melalui keputusan              (2010)
RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025 yang diaktakan dengan           • VP Deputy Division Head Collection Management PT Bank
Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank                       Negara Indonesia (Persero) Tbk (2013)
Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 36 tanggal 26 Maret 2025.       • SVP – Pemimpin Divisi Bisnis Kartu PT Bank Negara
                                                                     Indonesia (Persero) Tbk (2015)
Periode Menjabat                                                   • SVP – Pemimpin Divisi Product Development Management
2020-2025 (Periode Pertama)                                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2018)
2025-2030 (Periode Kedua)                                          • SVP – Pemimpin Divisi Data Management dan Analytic PT
                                                                     Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2019)
Rangkap Jabatan                                                    • Direktur Consumer Banking PT Bank Negara Indonesia
BNI:                                                                 (Persero) Tbk (2020-2023)
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di              • Direktur Digital & Integrated Transaction Banking PT Bank
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata              Negara Indonesia (Persero) Tbk (2023-2024)
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi.          • Direktur Retail Banking PT Bank Negara Indonesia (Persero)
                                                                     Tbk (2024–2025)
Perusahaan Terbuka Lainnya:                                        • Direktur Consumer Banking PT Bank Negara Indonesia
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.               (Persero) Tbk (2025–saat ini)

Institusi Lainnya:                                                 Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,      Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan            Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
lain di perusahaan lainnya.                                        Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
                                                                   kepada pemilik individu.
Pengalaman Kerja
•   Senior Collector/Leader Citibank (1995)                        Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
•   Collection Head Standard Chartered Bank (1997)                 Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
•   Collection & Recovery Head Bank Universal (1999)               bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
•   Credit Department Manager Bank Universal (2000)                Direksi bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
•   Deputy Card Management Bank Universal (2003)                   ini.
•   Operation Credit Card Division Head PT Bank Permata Tbk
    (2003)                                                         Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
                                                                   5.513.174 lembar saham




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                           123
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 126
                           Performa       Laporan          Profil           Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                           2025           Manajemen        Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




                                                                DAVID PIRZADA
                                                                Direktur Risk Management

                                                                Usia
                                                                Per 31 Desember 2025 berusia 57 tahun
                                                                Kewarganegaraan
                                                                Warga Negara Indonesia
                                                                Domisili
                                                                Jakarta, Indonesia
                                                                Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
                                                                • Sarjana Sains bidang Teknik Elektro di Northeastern
                                                                  University, Boston, Massachusetts, USA (1990)
                                                                • Master Business dari bidang Manajemen Bisnis dari New
                                                                  Hampshire College Manchester, USA (1992)
                                                                • Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
                                                                  Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2024)




Riwayat Jabatan

Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi                Pengalaman Kerja
Perusahaan                                                      • Account Officer The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS Luar         (1993)
Biasa tanggal 2 September 2020, yang diaktakan dengan Akta      • Senior Analyst The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara               (2000)
Indonesia (Persero) Tbk No. 1 tanggal 2 September 2020,         • Co-Head of Commercial Portfolio Administration The Bank
dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan          of Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd (2005)
tanggal 30 November 2020.                                       • Head of Commercial Portfolio Administration The Bank of
                                                                  Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd (2007)
Diangkat kembali sebagai Direktur BNI melalui keputusan         • Head of Credit and Market Middle Department The Bank of
RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025 yang diaktakan dengan          Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd (2009)
Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank                  • Head of Risk Administration Departement The Bank of
Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 36 tanggal 26 Maret 2025.      Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd (2010)
                                                                • Country Chief Risk Officer The Bank of Tokyo – Mitsubishi
Periode Menjabat                                                  UFJ Ltd (2015)
2020-2025 (Periode Pertama)                                     • SEVP Wholesale Risk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2018)
2025-2030 (Periode Kedua)                                       • Direktur Risk Management PT Bank Negara Indonesia
                                                                  (Persero) Tbk (2020-saat ini)
Rangkap Jabatan
BNI:                                                            Hubungan Afiliasi
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di           Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata         Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi.       Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
                                                                kepada pemilik individu.
Perusahaan Terbuka Lainnya:
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.          Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
                                                                Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
Institusi Lainnya:                                              bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,   Direksi bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan         ini.
lain di perusahaan lainnya.
                                                                Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
                                                                4.866.684 lembar saham




 124    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 127
Permodalan & Praktik      Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial          Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan       dan Lingkungan                 ESG            Keuangan




                                                                   RONNY VENIR
                                                                   Direktur Operations

                                                                   Usia
                                                                   Per 31 Desember 2025 berusia 58 tahun
                                                                   Kewarganegaraan
                                                                   Warga Negara Indonesia
                                                                   Domisili
                                                                   Jakarta, Indonesia
                                                                   Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
                                                                   • Sarjana bidang Peternakan dari Universitas Padjadjaran
                                                                     (1993)
                                                                   • Master bidang Agribisnis dari Institut Pertanian Bogor
                                                                     (2000)
                                                                   • Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
                                                                     Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2024)




Riwayat Jabatan

Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi                   • Relationship Manager Pemasaran Usaha Kecil Divisi Usaha
Perusahaan                                                           Kecil PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2005)
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS Luar          • AVP Pemasaran Usaha Kecil Divisi Usaha Kecil PT Bank
Biasa tanggal 2 September 2020, yang diaktakan dengan Akta           Negara Indonesia (Persero) Tbk (2006)
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara                • Pemimpin Kelompok Pengembangan Bisnis Divisi Usaha
Indonesia (Persero) Tbk No. 1 tanggal 2 September 2020,              Kecil PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2007)
dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan           • Pemimpin Sentra Kredit Kecil Graha Pangeran Surabaya PT
tanggal 5 November 2020.                                             Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2008)
                                                                   • Wakil Pemimpin Divisi Bisnis Usaha Kecil PT Bank Negara
Diangkat kembali sebagai Direktur BNI melalui keputusan              Indonesia (Persero) Tbk (2010)
RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025 yang diaktakan dengan           • Wakil Pemimpin Divisi Bisnis Komersial & Kecil PT Bank
Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank                       Negara Indonesia (Persero) Tbk (2012)
Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 36 tanggal 26 Maret 2025.       • Pemimpin Bisnis Banking Kantor Wilayah Palembang PT
                                                                     Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2014)
Periode Menjabat                                                   • Pemimpin Kantor Wilayah 02 (Sumbar, Riau, Kepri) PT Bank
2020-2025 (Periode Pertama)                                          Negara Indonesia (Persero) Tbk (2016)
2025-2030 (Periode Kedua)                                          • Pemimpin Kantor Wilayah 12 (Jakarta Kota) PT Bank Negara
                                                                     Indonesia (Persero) Tbk (2017)
Rangkap Jabatan                                                    • Pemimpin Divisi Bisnis Usaha Kecil PT Bank Negara
BNI:                                                                 Indonesia (Persero) Tbk (2018)
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di              • SEVP Bisnis Menengah PT Bank Negara Indonesia (Persero)
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata              Tbk (2018)
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi.          • SEVP Jaringan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                     (2019)
Perusahaan Terbuka Lainnya:                                        • Direktur Network & Services PT Bank Negara Indonesia
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.               (Persero) Tbk (2020-2025)
                                                                   • Direktur Operations PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Institusi Lainnya:                                                   Tbk (2025-saat ini)
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan            Hubungan Afiliasi
lain di perusahaan lainnya.                                        Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
                                                                   Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Pengalaman Kerja                                                   Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
• Pengelola Pemasaran Bisnis Kantor Cabang Tebet PT Bank           kepada pemilik individu.
  Negara Indonesia (Persero) Tbk (1995)
• Penyelia Pemasaran Produk Kantor Cabang Pecenongan PT            Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
  Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (1997)                       Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
• Manager Koordinasi Pelayanan Bisnis PT Bank Negara               bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
  Indonesia (Persero) Tbk (2003)                                   Direksi bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
• Pengelola Pemasaran Kemitraan & Program PT Bank                  ini.
  Negara Indonesia (Persero) Tbk (2004)
                                                                   Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
                                                                   5.546.296 lembar saham




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                           125
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 128
                           Performa       Laporan          Profil           Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                           2025           Manajemen        Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




                                                                TOTO PRASETIO
                                                                Direktur Information Technology

                                                                Usia
                                                                Per 31 Desember 2025 berusia 59 tahun
                                                                Kewarganegaraan
                                                                Warga Negara Indonesia
                                                                Domisili
                                                                Jakarta, Indonesia
                                                                Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
                                                                • Vordiplom Teknik Mesin dari University of Stuttgart,
                                                                  Jerman (1989)
                                                                • Diplom Ingenieur (Dipl.-ing) Teknik Mesin dari University
                                                                  of Stuttgart, Jerman (1992)
                                                                • Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
                                                                  Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2024)




Riwayat Jabatan

Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi                Pengalaman Kerja
Perusahaan                                                      • Head of IT Project Management PT Bank Mega Tbk (2015-
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS Luar         2017)
Biasa tanggal 31 Agustus 2022, yang diaktakan dengan Akta       • Group Head IT Application Support PT Bank Mandiri
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara               (Persero) Tbk (2017-2019)
Indonesia (Persero) Tbk No. 16 tanggal 31 Agustus 2022,         • SEVP Teknologi Informasi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan          (2019-2022)
(OJK) tanggal 26 Januari 2023.                                  • Direktur Technology & Operations PT Bank Negara
                                                                  Indonesia (Persero) Tbk (2022-2025)
Periode Menjabat                                                • Direktur Information Technology PT Bank Negara Indonesia
2022-2027 (Periode Pertama)                                       (Persero) Tbk (2025-saat ini)

Rangkap Jabatan                                                 Hubungan Afiliasi
BNI:                                                            Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di           Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata         Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi.       kepada pemilik individu.

Perusahaan Terbuka Lainnya:                                     Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.          Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
                                                                bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Institusi Lainnya:                                              Direksi bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,   ini.
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan
lain di perusahaan lainnya.                                     Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
                                                                4.222.896 lembar saham




 126    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 129
Permodalan & Praktik      Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial          Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan       dan Lingkungan                 ESG            Keuangan




                                                                   AGUNG PRABOWO
                                                                   Direktur Corporate Banking

                                                                   Usia
                                                                   Per 31 Desember 2025 berusia 55 tahun
                                                                   Kewarganegaraan
                                                                   Warga Negara Indonesia
                                                                   Domisili
                                                                   Jakarta, Indonesia
                                                                   Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
                                                                   • Sarjana (S1) Accounting and Business Administration,
                                                                     University of Kansas, USA (1994)
                                                                   • Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
                                                                     Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2024)




Riwayat Jabatan

Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi                   Pengalaman Kerja
Perusahaan                                                         • Direktur PT UBS Sekuritas Indonesia (2013-2021)
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS               • Direktur Utama PT BNI Sekuritas (2021-2024)
Tahunan tanggal 4 Maret 2024, yang diaktakan dengan Akta           • Direktur Wholesale and International Banking PT Bank
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Negara                     Negara Indonesia (Persero) Tbk (2024-2025)
Indonesia (Persero) Tbk No. 3 tanggal 4 Maret 2024, dan telah      • Direktur Corporate Banking PT Bank Negara Indonesia
mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan tanggal 7             (Persero) Tbk (2025-saat ini)
Oktober 2024.
                                                                   Hubungan Afiliasi
Periode Menjabat                                                   Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
2024-2029 (Periode Pertama)                                        Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
                                                                   Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
Rangkap Jabatan                                                    kepada pemilik individu.
BNI:
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di              Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata            Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi.          bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
                                                                   Direksi bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
Perusahaan Terbuka Lainnya:                                        ini.
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
                                                                   Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
Institusi Lainnya:                                                 1.915.356 lembar saham
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan
lain di perusahaan lainnya.




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                           127
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 130
                           Performa       Laporan          Profil           Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                           2025           Manajemen        Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




                                                                MUHAMMAD IQBAL
                                                                Direktur Commercial Banking

                                                                Usia
                                                                Per 31 Desember 2025 berusia 52 tahun
                                                                Kewarganegaraan
                                                                Warga Negara Indonesia
                                                                Domisili
                                                                Jakarta, Indonesia
                                                                Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
                                                                • Sarjana (S1) Teknik Industri dari Institut Teknologi
                                                                  Bandung
                                                                • Master (S2) General Management dari IPMI International
                                                                  Business School
                                                                • Master (S2) MBA dari Monash University
                                                                • Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
                                                                  Badan Sertifikasi Management Risiko (BSMR) (2024)




Riwayat Jabatan

Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi                Pengalaman Kerja
Perusahaan                                                      • Direktur Enterprise & Commercial Banking PT Bank Negara
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS              Indonesia (Persero) Tbk (2022-2023)
Tahunan tanggal 26 Maret 2025, yang diaktakan dengan Akta       • Direktur Institutional Banking PT Bank Negara Indonesia
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Negara                  (Persero) Tbk (2023-2024)
Indonesia (Persero) Tbk No. 36 tanggal 26 Maret 2025, dan       • Direktur SME and Retail Funding PT Bank Tabungan Negara
telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan              (Persero) Tbk (2024-2025)
tanggal 12 Agustus 2025.                                        • Direktur Commercial Banking PT Bank Negara Indonesia
                                                                  (Persero) Tbk (2025-saat ini)
Periode Menjabat
2025-2030 (Periode Pertama)                                     Hubungan Afiliasi
                                                                Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Rangkap Jabatan                                                 Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
BNI:                                                            Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di           kepada pemilik individu.
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi.       Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
                                                                Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
Perusahaan Terbuka Lainnya:                                     bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.          Direksi bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
                                                                ini.
Institusi Lainnya:
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,   Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan         3.064.085 lembar saham
lain di perusahaan lainnya.




 128    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 131
Permodalan & Praktik      Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial          Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan       dan Lingkungan                 ESG             Keuangan




                                                                   RIAN ERIANA KASLAN
                                                                   Direktur Network & Retail Funding

                                                                   Usia
                                                                   Per 31 Desember 2025 berusia 49 tahun
                                                                   Kewarganegaraan
                                                                   Warga Negara Indonesia
                                                                   Domisili
                                                                   Jakarta, Indonesia
                                                                   Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
                                                                   • Bachelor of Arts in Business Administration dari Clark
                                                                     University
                                                                   • Master (S2) International Management and Marketing
                                                                     dari Boston University, USA
                                                                   • Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
                                                                     Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2024)




Riwayat Jabatan

Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi                   Pengalaman Kerja
Perusahaan                                                         • Executive Vice President Commonwealth Bank Indonesia
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS                 Jakarta, Head of Digital Strategy & Delivery (2006-2021)
Tahunan tanggal 26 Maret 2025, yang diaktakan dengan Akta          • Senior Executive Vice President Retail Digital Solutions PT
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Negara                     Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2021-2025)
Indonesia (Persero) Tbk No. 36 tanggal 26 Maret 2025, dan          • Komisaris Utama PT BNI Modal Ventura (2022-2024)
telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan               • Komisaris Utama PT Hibank Indonesia (2024-2025)
tanggal 12 Agustus 2025.                                           • Direktur Network & Retail Funding PT Bank Negara
                                                                     Indonesia (Persero) Tbk (2025-saat ini)
Periode Menjabat
2025-2030 (Periode Pertama)                                        Hubungan Afiliasi
                                                                   Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Rangkap Jabatan                                                    Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
BNI:                                                               Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di              kepada pemilik individu.
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi.          Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
                                                                   Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
Perusahaan Terbuka Lainnya:                                        bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.             Direksi bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
                                                                   ini.
Institusi Lainnya:
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,      Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan            802.397 lembar saham
lain di perusahaan lainnya.




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                          129
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 132
                           Performa       Laporan          Profil           Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                           2025           Manajemen        Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




                                                                ABU SANTOSA SUDRADJAT
                                                                Direktur Treasury & International Banking

                                                                Usia
                                                                Per 31 Desember 2025 berusia 56 tahun
                                                                Kewarganegaraan
                                                                Warga Negara Indonesia
                                                                Domisili
                                                                Jakarta, Indonesia
                                                                Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
                                                                • Sarjana (S1) Business Management dari Towson State
                                                                  University
                                                                • Master (S2) International Management dari Southeastern
                                                                  University
                                                                • Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
                                                                  Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2024)




Riwayat Jabatan

Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi                Pengalaman Kerja
Perusahaan                                                      • Group Head Treasury PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019-
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS              2020)
Tahunan tanggal 26 Maret 2025, yang diaktakan dengan Akta       • GM Overseas & Singapore Branch PT Bank Mandiri
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Negara                  (Persero) Tbk (2020-2024)
Indonesia (Persero) Tbk No. 36 tanggal 26 Maret 2025, dan       • Senior Executive Vice President International Banking &
telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan              Financial Institutions Group PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
tanggal 12 Agustus 2025.                                          (2024-2025)
                                                                • Direktur Treasury & International Banking PT Bank Negara
Periode Menjabat                                                  Indonesia (Persero) Tbk (2025-saat ini)
2025-2030 (Periode Pertama)
                                                                Hubungan Afiliasi
Rangkap Jabatan                                                 Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
BNI:                                                            Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di           Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata         kepada pemilik individu.
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi.
                                                                Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
Perusahaan Terbuka Lainnya:                                     Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.          bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
                                                                Direksi bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
Institusi Lainnya:                                              ini.
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan         Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
lain di perusahaan lainnya.                                     Tidak memiliki saham BBNI




 130    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 133
Permodalan & Praktik      Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial          Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan       dan Lingkungan                 ESG             Keuangan




                                                                   EKO SETYO NUGROHO
                                                                   Direktur Kelembagaan

                                                                   Usia
                                                                   Per 31 Desember 2025 berusia 56 tahun
                                                                   Kewarganegaraan
                                                                   Warga Negara Indonesia
                                                                   Domisili
                                                                   Jakarta, Indonesia
                                                                   Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
                                                                   • Sarjana (S1) Jurusan Teknik Planologi dari Institut
                                                                     Teknologi Bandung
                                                                   • Master (S2) Master Business Administration dari Institut
                                                                     Teknologi Bandung
                                                                   • Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
                                                                     Badan Sertifikasi Management Risiko (BSMR) (2025)




Riwayat Jabatan

Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi                   Pengalaman Kerja
Perusahaan                                                         • Pemimpin Kantor Luar Negeri Tokyo PT Bank Negara
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS                 Indonesia (Persero) Tbk (2016-2018)
Tahunan tanggal 26 Maret 2025, yang diaktakan dengan Akta          • Pemimpin Kantor Wilayah 08 PT Bank Negara Indonesia
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Negara                     (Persero) Tbk (2018-2019)
Indonesia (Persero) Tbk No. 36 tanggal 26 Maret 2025, dan          • Pemimpin Divisi Internasional PT Bank Negara Indonesia
telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan                 (Persero) Tbk (2019-2021)
tanggal 12 Agustus 2025.                                           • Pemimpin Kantor Wilayah 14 PT Bank Negara Indonesia
                                                                     (Persero) Tbk (2021)
Periode Menjabat                                                   • Pemimpin Divisi Distribution Network & Sales PT Bank
2025-2030 (Periode Pertama)                                          Negara Indonesia (Persero) Tbk (2022)
                                                                   • Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Pupuk
Rangkap Jabatan                                                      Iskandar Muda (2023-2025)
BNI:                                                               • Direktur Kelembagaan PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di                Tbk (2025-saat ini)
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi.          Hubungan Afiliasi
                                                                   Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Perusahaan Terbuka Lainnya:                                        Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.             Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
                                                                   kepada pemilik individu.
Institusi Lainnya:
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,      Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan            Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
lain di perusahaan lainnya.                                        bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
                                                                   Direksi bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
                                                                   ini.

                                                                   Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
                                                                   311.797 lembar saham




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                           131
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 134
                           Performa       Laporan          Profil           Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                           2025           Manajemen        Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




                                                                MUNADI HERLAMBANG
                                                                Direktur Human Capital & Compliance

                                                                Usia
                                                                Per 31 Desember 2025 berusia 46 tahun
                                                                Kewarganegaraan
                                                                Warga Negara Indonesia
                                                                Domisili
                                                                Jakarta, Indonesia
                                                                Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
                                                                • Sarjana (S1) Jurusan Teknik Kimia dari Institut Teknologi
                                                                  Sepuluh November (1997)
                                                                • Master (S2) International Business dari University of
                                                                  London (2003)
                                                                • Doktor (S3) Bidang Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan
                                                                  dari Universitas Gadjah Mada (2024)
                                                                • Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
                                                                  Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) (2024)



Riwayat Jabatan

Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi                Pengalaman Kerja
Perusahaan                                                      • Direktur Keuangan, HC, dan Manajemen Risiko PT Wijaya
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS              Karya Bitumen (2019-2021)
Tahunan tanggal 4 Maret 2024, yang diaktakan dengan Akta        • Direktur Hubungan Kelembagaan PT Jasa Raharja (2021-
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Negara                  2024)
Indonesia (Persero) Tbk No. 3 tanggal 4 Maret 2024.             • Direktur Institutional Banking PT Bank Negara Indonesia
                                                                  (Persero) Tbk (2024-2025)
RUPS menyetujui pengalihan penugasan semula Direktur            • Direktur Human Capital & Compliance PT Bank Negara
Institutional Banking menjadi Direktur Human Capital &            Indonesia (Persero) Tbk (2025-saat ini)
Compliance dalam RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025,
yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham            Hubungan Afiliasi
Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 36           Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
tanggal 26 Maret 2025, dan telah mendapatkan persetujuan        Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Otoritas Jasa Keuangan tanggal 28 November 2025.                Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
                                                                kepada pemilik individu.
Periode Menjabat
2024-2029 (Periode Pertama)                                     Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
                                                                Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
Rangkap Jabatan                                                 bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
BNI:                                                            Direksi bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di           ini.
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi.       Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
                                                                Tidak memiliki saham BBNI
Perusahaan Terbuka Lainnya:
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.

Institusi Lainnya:
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan
lain di perusahaan lainnya.




 132    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 135
Permodalan & Praktik         Tata Kelola       Tanggung Jawab Sosial       Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko             Perusahaan        dan Lingkungan              ESG            Keuangan




HUBUNGAN AFILIASI ANGGOTA DIREKSI

                                       Hubungan Keuangan, Keluarga, dan Kepengurusan Direksi
                                             Hubungan Keluarga dengan           Hubungan Keuangan dengan           Hubungan
                                                                                                                 Kepengurusan
                                                                Pemegang                              Pemegang      di BNI,
                                          Dewan                  Saham     Dewan                       Saham      Perusahaan
      Nama                Jabatan                    Direksi                              Direksi
                                         Komisaris             Utama dan Komisaris                   Utama dan Anak, maupun
                                                               Pengendali*                           Pengendali* Perusahaan
                                                                                                                    Afiliasi
                                           Ya Tidak Ya Tidak     Ya    Tidak   Ya Tidak Ya Tidak      Ya   Tidak   Ya      Tidak
 Putrama Wahju         Direktur
                                               √          √            √           √          √            √               √
 Setyawan              Utama
 Alexandra             Wakil Direktur
                                               √          √            √           √          √            √               √
 Askandar              Utama
                       Direktur
 Hussein Paolo
                       Finance &               √          √            √           √          √            √               √
 Kartadjoemena
                       Strategy
                       Direktur
 Corina Leyla
                       Consumer                √          √            √           √          √            √               √
 Karnalies
                       Banking
                       Direktur Risk
 David Pirzada                                 √          √            √           √          √            √               √
                       Management
                       Direktur
 Ronny Venir                                   √          √            √           √          √            √               √
                       Operations
                       Direktur
 Toto Prasetio         Information             √          √            √           √          √            √               √
                       Technology
                       Direktur
 Agung Prabowo         Corporate               √          √            √           √          √            √               √
                       Banking
                       Direktur
 Muhammad
                       Commercial              √          √            √           √          √            √               √
 Iqbal
                       Banking
                       Direktur
 Rian Eriana
                       Network &               √          √            √           √          √            √               √
 Kaslan
                       Retail Funding
                       Direktur
 Abu Santosa           Treasury &
                                               √          √            √           √          √            √               √
 Sudradjat             International
                       Banking
 Eko Setyo             Direktur
                                               √          √            √           √          √            √               √
 Nugroho               Kelembagaan
                       Direktur
 Munadi                Human
                                               √          √            √           √          √            √               √
 Herlambang            Capital &
                       Compliance
*) Langsung maupun tidak langsung




                                                                                                   Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                               133
                                                                                  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 136
                              Performa        Laporan             Profil             Analisis dan Pembahasan              Fungsi
                              2025            Manajemen           Perusahaan         Manajemen atas Kinerja Bank          Penunjang Bisnis




PERUBAHAN KOMPOSISI ANGGOTA DIREKSI DAN ALASAN PERUBAHANNYA
Selama tahun 2025, telah terjadi 1 (satu) kali perubahan komposisi anggota Direksi yang dilakukan dalam
rangka terus menumbuhkan kinerja BNI. Berdasarkan keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 yang
diselenggarakan pada tanggal 26 Maret 2025, perubahan komposisi anggota Direksi adalah sebagai berikut:

Komposisi Direksi Periode 1 Januari 2025 - 26 Maret 2025
Pada periode 1 Januari 2025 – 26 Maret 2025, jumlah Direksi BNI sebanyak 12 (dua belas) orang yang terdiri
dari 1 (satu) orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama, dan 10 (sepuluh) orang Direktur.

       Nama               Jabatan         Domisili       Dasar Pengangkatan                Periode Menjabat           Tanggal Efektif*
 Royke Tumilaar     Direktur Utama        Jakarta     Keputusan RUPS Luar              2020-2025                     19 November 2020
                                                      Biasa tanggal 2 September        (Periode Pertama)
                                                      2020
 Putrama Wahju      Wakil Direktur        Bekasi      Keputusan RUPS Tahunan           2022-2027                     2 September 2024
 Setyawan           Utama                             tanggal 4 Maret 2024             (Periode Pertama)
 Novita Widya        Direktur Finance     Jakarta     Keputusan RUPS Luar              2020-2025                     19 November 2020
 Anggraini                                            Biasa tanggal 2 September        (Periode Pertama)
                                                      2020
 Corina Leyla        Direktur Retail      Jakarta     Keputusan RUPS Tahunan           2020-2025                     26 Juni 2020
 Karnalies           Banking                          tanggal 20 Februari 2020         (Periode Pertama)
 David Pirzada       Direktur Risk        Jakarta     Keputusan RUPS Luar              2020-2025                     1 Desember 2020
                     Management                       Biasa tanggal 2 September        (Periode Pertama)
                                                      2020
 Ronny Venir         Direktur Network     Jakarta     Keputusan RUPS Luar              2020-2025                     6 November 2020
                     and Services                     Biasa tanggal 2 September        (Periode Pertama)
                                                      2020
 Mucharom            Direktur Human       Jakarta     Keputusan RUPS Luar              2022-2027                     6 Januari 2023
                     Capital and                      Biasa tanggal 31 Agustus         (Periode Pertama)
                     Compliance                       2022
 Toto Prasetio       Direktur             Jakarta     Keputusan RUPS Luar              2022-2027                     31 Januari 2023
                     Technology and                   Biasa tanggal 31 Agustus         (Periode Pertama)
                     Operations                       2022
 I Made              Direktur             Jakarta     Keputusan RUPS Tahunan           2024-2029                     2 September 2024
 Sukajaya            Enterprise and                   tanggal 4 Maret 2024             (Periode Pertama)
                     Commercial
                     Banking
 Hussein Paolo       Direktur Digital     Jakarta     Keputusan RUPS Tahunan           2024-2029                     2 September 2024
 Kartadjoemena       and Integrated                   tanggal 4 Maret 2024             (Periode Pertama)
                     Transaction
                     Banking
 Agung               Direktur             Jakarta     Keputusan RUPS Tahunan           2024-2029                     9 Oktober 2024
 Prabowo             Wholesale and                    tanggal 4 Maret 2024             (Periode Pertama)
                     International
                     Banking
 Munadi              Direktur             Jakarta     Keputusan RUPS Tahunan           2024-2029                     Belum Efektif
 Herlambang**        Institutional                    tanggal 4 Maret 2024             (Periode Pertama)
                     Banking
*) Direksi efektif menjabat setelah mendapat persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test). Hal ini sesuai
    dengan Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga
    Jasa Keuangan.
**) Belum efektif

Komposisi Direksi Periode 26 Maret 2025 – 31 Desember 2025
Pada periode 26 Maret 2025 – 31 Desember 2025 terdapat perubahan komposisi dan pengalihan penugasan
anggota Direksi sesuai RUPS Tahunan 26 Maret 2025 sebagai berikut:
1. Memberhentikan dengan hormat nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
   a) Corina Leyla Karnalies sebagai Direktur Retail Banking

2. Mengukuhkan pemberhentian dengan hormat nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
   a) Mucharom sebagai Direktur Human Capital and Compliance
   b) Novita Widya Anggraini sebagai Direktur Finance




 134     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 137
Permodalan & Praktik        Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial     Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan       dan Lingkungan            ESG             Keuangan




3. Memberhentikan dengan hormat nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
   a) Royke Tumilaar sebagai Direktur Utama
   b) I Made Sukajaya sebagai Direktur Enterprise and Commercial Banking
   c) Ronny Venir sebagai Direktur Network and Services
   d) David Pirzada sebagai Direktur Risk Management

4. Mengalihkan penugasan nama tersebut di bawah ini sebagai anggota Perseroan:
   a) Putrama Wahju Setyawan semula Wakil Direktur Utama menjadi Direktur Utama
   b) Hussein Paolo Kartadjoemena semula Direktur Digital and Integrated Transaction Banking menjadi
      Direktur Finance & Strategy
   c) Munadi Herlambang semula Direktur Institutional Banking menjadi Direktur Human Capital &
      Compliance
   d) Agung Prabowo semula Direktur Wholesale and Internasional Banking menjadi Direktur Corporate
      Banking
   e) Toto Prasetio semula Direktur Technology and Operations menjadi Direktur Information Technology

5. Mengubah nomenklatur jabatan anggota-anggota Direksi Perseroan:
                                 Semula                                                      Menjadi
       a) Direktur Wholesale and Internasional Banking               Direktur Treasury & International Banking
      b) Direktur Digital and Integrated Transaction Banking         Direktur Commercial Banking
       c)   Direktur Retail Banking                                  Direktur Consumer Banking
      d) Direktur Finance                                            Direktur Finance & Strategy
       e) Direktur Enterprise and Commercial Banking                 Direktur Corporate Banking
       f)   Direktur Institutional Banking                           Direktur Kelembagaan
      g) Direktur Technology and Operations                          Direktur Information Technology
      h) Direktur Network and Services                               Direktur Network & Retail Funding
       i)   -                                                        Direktur Operations


6. Mengangkat nama tersebut di bawah ini sebagai anggota Direksi Perseroan sebagai berikut:
   a) Alexandra Askandar sebagai Wakil Direktur Utama
   b) David Pirzada sebagai Direktur Risk Management
   c) Corina Leyla Karnalies sebagai Direktur Consumer Banking
   d) Ronny Venir sebagai Direktur Operations
   e) Agung Prabowo sebagai Direktur Corporate Banking
   f) Rian Kaslan sebagai Direktur Network & Retail Banking
   g) Abu Santosa Sudradjat sebagai Direktur Treasury & Internasional Banking
   h) Muhammad Iqbal sebagai Direktur Commercial Banking
   i) Eko Setyo Nugroho sebagai Direktur Kelembagaan




                                                                                               Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                       135
                                                                              PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 138
                           Performa       Laporan           Profil          Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                           2025           Manajemen         Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




Dengan demikian, komposisi Direksi pada periode 26 Maret 2025 – 31 Desember 2025 sebanyak 13 (tiga
belas) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama, dan
11 (sebelas) orang Direktur. Komposisi dan dasar pengangkatan Direksi dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

       Nama           Jabatan         Domisili        Dasar Pengangkatan         Periode Menjabat          Tanggal Efektif*
Putrama Wahju Direktur Utama          Bekasi     Keputusan RUPS Tahunan      2022-2027                    5 Juni 2025
Setyawan                                         tanggal 26 Maret 2025       (Periode Pertama)
Alexandra        Wakil Direktur       Jakarta    Keputusan RUPS Tahunan      2025-2030                    5 Juni 2025
Askandar         Utama                           tanggal 26 Maret 2025       (Periode Pertama
Hussein Paolo    Direktur Finance     Jakarta    Keputusan RUPS Tahunan      2024-2029                    2 September 2024
Kartadjoemena    & Strategy                      tanggal 4 Maret 2024        (Periode Pertama)
Corina Leyla     Direktur             Jakarta    Keputusan RUPS Tahunan      2020-2025                    26 Juni 2020
Karnalies        Consumer                        tanggal 26 Maret 2025       (Periode Pertama)
                 Banking                                                     2025-2030
                                                                             (Periode Kedua)
David Pirzada    Direktur Risk        Jakarta    Keputusan RUPS Tahunan      2020-2025                    1 Desember 2020
                 Management                      tanggal 26 Maret 2025       (Periode Pertama)
                                                                             2025-2030
                                                                             (Periode Kedua)
Ronny Venir      Direktur             Jakarta    Keputusan RUPS Tahunan      2020-2025                    6 November 2020
                 Operations                      tanggal 26 Maret 2025       (Periode Pertama)
                                                                             2025-2030
                                                                             (Periode Kedua)
Toto Prasetio    Direktur             Jakarta    Keputusan RUPS Luar         2022-2027                    31 Januari 2023
                 Information                     Biasa tanggal 31 Agustus    (Periode Pertama)
                 Technology                      2022
Agung            Direktur             Jakarta    Keputusan RUPS Tahunan      2024-2029                    9 Oktober 2024
Prabowo          Corporate                       tanggal 4 Maret 2024        (Periode Pertama)
                 Banking
Muhammad         Direktur             Jakarta    Keputusan RUPS Tahunan      2025-2030                    13 Agustus 2025
Iqbal            Commercial                      tanggal 26 Maret 2025       (Periode Pertama)
                 Banking
Rian Eriana      Direktur Network     Bekasi     Keputusan RUPS Tahunan      2025-2030                    13 Agustus 2025
Kaslan           & Retail Funding                tanggal 26 Maret 2025       (Periode Pertama)
Abu Santosa      Direktur Treasury    Jakarta    Keputusan RUPS Tahunan      2025-2030                    13 Agustus 2025
Sudradjat        & International                 tanggal 26 Maret 2025       (Periode Pertama)
                 Banking
Eko Setyo        Direktur             Jakarta    Keputusan RUPS Tahunan      2025-2030                    13 Agustus 2025
Nugroho          Kelembagaan                     tanggal 26 Maret 2025       (Periode Pertama)
Munadi           Direktur Human       Jakarta    Keputusan RUPS Tahunan      2024-2029                    1 Desember 2025
Herlambang       Capital &                       tanggal 4 Maret 2024        (Periode Pertama)
                 Compliance




 136    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 139
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial   Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan          ESG           Keuangan




Informasi Perubahan Susunan
Anggota Direksi dan/atau Anggota
Dewan Komisaris yang Terjadi Setelah
Tahun Buku

Tidak terdapat perubahan susunan Anggota Direksi dan/atau Anggota Dewan Komisaris setelah Tahun Buku
2025 sampai dengan batas waktu penyampaian Laporan Tahunan.




                                                                                    Laporan Tahunan 2025
                                                                                                            137
                                                                   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 140
                             Performa         Laporan             Profil           Analisis dan Pembahasan              Fungsi
                             2025             Manajemen           Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank          Penunjang Bisnis




Profil Senior Executive Vice President




Ita Tetralastwati                                                     Victor Erico Korompis
SEVP Treasury                                                         SEVP Information Technology

Usia                                                                   Usia
Per 31 Desember 2025 berusia 55 tahun                                  Per 31 Desember 2025 berusia 51 tahun
Kewarganegaraan                                                        Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia                                                 Warga Negara Indonesia
Domisili                                                               Domisili
Jakarta, Indonesia                                                     Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi                                Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana bidang Ekonomi di Universitas Gadjah Mada (1996)             • Bina Nusantara University (1992-1996)
• Kompetensi Treasury Dealer Level Advance oleh Lembaga                • Universitas Indonesia (Master Information Technology) Graduated
  Sertifikasi Profesi Perbankan (2023)                                   with Cum Laude (1999-2001)
• Kompetensi Bidang Pembiayaan Sub Bidang Pengawasan Jenjang           • The Innovative Technology Leader at Standford University (2023)
  Kualifikasi 6 oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (2024)         • Venture Capital Executive Program oleh Berkeley University San
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh                 Fransisco (2024)
  Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (2025)                     • Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
                                                                         Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2025).
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan                               Riwayat Jabatan:
Diangkat sebagai SEVP Treasury berdasarkan Surat Keputusan             Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan
Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. KP/374/DIR/R        Diangkat sebagai SEVP Information Technology berdasarkan
tanggal 09 November 2020.                                              Surat Keputusan Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                       No. DIR/006/R tanggal 20 Januari 2023.
Rangkap Jabatan
BNI                                                                    Rangkap Jabatan
Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI.                                 BNI
                                                                       Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI.
Perusahaan Terbuka Lainnya
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.                 Perusahaan Terbuka Lainnya
                                                                       Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Institusi Lainnya
Komisaris PT BNI Multifinance (2024 – saat ini) – Keputusan OJK        Institusi Lainnya
Nomor KEP 147/PL.02/2025 tanggal 02 Juli 2025                          Komisaris Utama PT BNI Modal Ventura (2024 – saat ini)
Pengalaman Kerja                                                       Pengalaman Kerja
• Money Market Dealer PT Bank Pembangunan Indonesia (Persero)          • IBM Business Partner - PT Mitra Integrasi Komputindo (1996-2002)
  (1998-1999)                                                          • AVP, IT Programme Management Office Head – PT Bank Danamon
• Cash & Liquidity Dealer PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (1999-2007)      Indonesia Tbk (2001-2004)
• Fixed Income Dealer PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2007-2008)        • Vice President, IT Cons. Finance, Touchpoint & Payment Head –
• Money Market Dealer PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2008-2009)          PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2004-2007)
• Chief Dealer Treasury Cash & Liquidity Management PT Bank            • Senior VP, IT Electronic Channels and Card Head (2007–2010)
  Mandiri (Persero) Tbk (2009-2011)                                    • Executive VP, IT Business Solution & System Integration Head –
• Vice President Treasury Interest Rate Trading PT Bank Mandiri          PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2010–2016)
  (Persero) Tbk (2011-2015)                                            • Acting Chief Information Officer - PT Bank Danamon Indonesia
• Vice President Treasury FX Trading PT Bank Mandiri (Persero) Tbk       Tbk (2015–2016)
  (2015-2016)                                                          • Senior Vice President, Head of Information Technology - PT Bank
• Senior Vice President Market Risk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk        Mandiri (Persero) Tbk (2016–2018)
  (2016-2018)                                                          • Senior Vice President, Head of Digital Banking Delivery Group -
• Non Executive Director Bank Mandiri Europe Limited (2018-2020)         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019-2022)
• Senior Vice President Market & Operasional Risk PT Bank Mandiri      • Senior Executive Vice President Information Technology – PT Bank
  (Persero) Tbk (2020)                                                   Negara Indonesia (Persero) Tbk (2023–saat ini)
• Senior Executive Vice President Treasury PT Bank Negara
  Indonesia (Persero) Tbk (2020-saat ini)                              Hubungan Afiliasi
                                                                       Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan
Hubungan Afiliasi                                                      anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan       Saham Utama dan Pengendali.
anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang
Saham Utama dan Pengendali                                             Pelatihan di Tahun 2025
                                                                       Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive
Pelatihan di Tahun 2025                                                Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan
Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive       Tahunan ini.
Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan
Tahunan ini.


 138    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 141
Permodalan & Praktik         Tata Kelola        Tanggung Jawab Sosial         Komitmen           Laporan
Manajemen Risiko             Perusahaan         dan Lingkungan                ESG                Keuangan




Steven Suryana                                                          Bun Hendra
SEVP Wealth Management                                                  SEVP Credit Risk

 Usia                                                                   Usia
 Per 31 Desember 2025 berusia 53 tahun                                  Per 31 Desember 2025 berusia 48 tahun
 Kewarganegaraan                                                        Kewarganegaraan
 Warga Negara Indonesia                                                 Warga Negara Indonesia
 Domisili                                                               Domisili
 Jakarta, Indonesia                                                     Jakarta, Indonesia
 Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi                                Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
 • Sarjana Ekonomi Universitas Tarumanegara (1995)                      • Sarjana Teknik, Universitas Tarumanagara (1995-1999)
 • Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh               • Magister Manajemen, Universitas Indonesia (2001-2003)
   Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2025).             • Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
                                                                          Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2025)
 Riwayat Jabatan:
 Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan                               Riwayat Jabatan:
 Diangkat sebagai SEVP Wealth Management berdasarkan Surat              Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan
 Keputusan Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk               Diangkat sebagai SEVP Credit Risk berdasarkan Surat Keputusan
 No. DIR/062 tanggal 16 Mei 2023.                                       Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. KP/743/DIR/R
                                                                        tanggal 25 Oktober 2023
 Rangkap Jabatan
 BNI                                                                    Rangkap Jabatan
 Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI.                                 BNI
                                                                        Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI.
 Perusahaan Terbuka Lainnya
 Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.                 Perusahaan Terbuka Lainnya
                                                                        Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
 Institusi Lainnya
 Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,          Institusi Lainnya
 anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan lain di        Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
 perusahaan lainnya.                                                    anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan lain di
                                                                        perusahaan lainnya.
 Pengalaman Kerja
 • General Manager – Standard Chartered Bank Philippines (2007)         Pengalaman Kerja
 • Head of Wealth Management - ABN AMRO Bank (Royal bank of             • SVP and Credit Review Division Co Head - PT Bank Ekonomi
   Scotland) (2007-2010)                                                  Rahardja Tbk (2010 – 2013)
 • Group Head, Sales & Marketing – PT Manulife Aset Manajemen           • Director, Head of Research & Analysis, Indonesia – PT ANZ
   Indonesia (2010-2011)                                                  Indonesia (2014 – 2016)
 • SVP & Head of Wealth Management – HSBC Indonesia (2011 –             • Executive Vice President, Global Corporate Credit Head - PT Bank
   2019)                                                                  CIMB Niaga Tbk (2016-2019)
 • Director, Retail Banking Head – Citibank Indonesia (2019 - 2023)     • Executive Director, Head of Credit Risk Specialist - PT Bank DBS
 • Senior Executive Vice Presiden Wealth Management - PT Bank             Indonesia (2019 – 2023)
   Negara Indonesia (Persero) Tbk (2023 – saat ini)                     • Senior Executive Vice President Credit Risk PT Bank Negara
                                                                          Indonesia (Persero) tbk (2023 – saat ini)
 Hubungan Afiliasi
 Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan       Hubungan Afiliasi
 anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang                 Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan
 Saham Utama dan Pengendali.                                            anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang
                                                                        Saham Utama dan Pengendali
 Pelatihan di Tahun 2025
 Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive       Pelatihan di Tahun 2025
 Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan            Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive
 Tahunan ini.                                                           Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan
                                                                        Tahunan ini.




                                                                                                       Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                     139
                                                                                      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 142
                             Performa        Laporan            Profil           Analisis dan Pembahasan             Fungsi
                             2025            Manajemen          Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank         Penunjang Bisnis




Pancaran Affendi                                                    Andy Yusdiman
SEVP Wholesale Solutions & Value Chain                              SEVP Commercial & SME

Usia                                                                 Usia
Per 31 Desember 2025 berusia 52 tahun                                Per 31 Desember 2025 berusia 53 tahun
Kewarganegaraan                                                      Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia                                               Warga Negara Indonesia
Domisili                                                             Domisili
Jakarta, Indonesia                                                   Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi                              Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Organizational Leadership - IMD Business School (2014)             • S2 Finance Universitas Gadjah Mada Tahun 2010
• Civil Engineering - Universitas Tarumanegara (1997)                • S1 Akuntansi Universitas Islam Bandung Tahun 1997
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh             • Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh Badan
  Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2024).             Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) (2025).
Riwayat Jabatan:                                                     Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan                             Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan
Diangkat sebagai SEVP Corporate Banking berdasarkan Surat            Diangkat sebagai SEVP Commercial & SME berdasarkan Surat
Keputusan Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk             Keputusan Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
No. KP/742/DIR/R tanggal 25 Oktober 2023.                            No. KP/350/DIR/R tanggal 28 Juli 2025.
Rangkap Jabatan                                                      Rangkap Jabatan
BNI                                                                  BNI
Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI.                               Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI.
Perusahaan Terbuka Lainnya                                           Perusahaan Terbuka Lainnya
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.               Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Institusi Lainnya                                                    Institusi Lainnya
Komisaris BNI Sekuritas (2024)                                       Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
                                                                     anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan lain di
Pengalaman Kerja                                                     perusahaan lainnya.
• Civil Structural Designer PT Partono Fondas (1997 – 1998)
• Assistant to BOC, RM, Corporate Banking Analyst PT Bank Central    Pengalaman Kerja
  Asia Tbk (1998 – 2004)                                             • Wakil Pemimpin Divisi Commercial Banking (2021 - 2023)
• AVP - Corporate Banking DBS Bank (2004 – 2005)                     • Area Head - Regional Office 09 (2023 - 2024)
• VP – Corporate Banking ABN AMRO Bank N.V (2005 –2008)              • Regional CEO - Regional Office 09 (2024 - 2025)
• Managing Director – Country Head of Global Corporate &             • Senior Executive Vice President (SEVP) Commercial & SME (2025
  Institutional Banking MUFG Bank (2008 -2023)                         – saat ini)
• SEVP Corporate Banking PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
  (2023 - 2024)                                                      Hubungan Afiliasi
• SEVP Wholesale Solutions & Value Chain PT Bank Negara              Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan
  Indonesia (Persero) Tbk (2024 - saat ini)                          anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang
                                                                     Saham Utama dan Pengendali
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan     Pelatihan di Tahun 2025
anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang               Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive
Saham Utama dan Pengendali.                                          Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan
                                                                     Tahunan ini.
Pelatihan di Tahun 2025
Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive
Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan
Tahunan ini.




 140    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 143
Permodalan & Praktik         Tata Kelola        Tanggung Jawab Sosial         Komitmen           Laporan
Manajemen Risiko             Perusahaan         dan Lingkungan                ESG                Keuangan




Efrizal                                                                 Saridatun
SEVP Government Solution                                                SEVP Remedial & Recovery

 Usia                                                                   Usia
 Per 31 Desember 2025 berusia 55 tahun                                  Per 31 Desember 2025 berusia 53 tahun
 Kewarganegaraan                                                        Kewarganegaraan
 Warga Negara Indonesia                                                 Warga Negara Indonesia
 Domisili                                                               Domisili
 Jakarta, Indonesia                                                     Jakarta, Indonesia
 Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi                                Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
 • Sarjana Hukum Perdata di Universitas Andalas (1995)                  • S1 – Jurusan Teknologi Industri Pertanian, Universitas Gadjah
 • Magister Manajemen Pemasaran di Universitas Negeri Padang              Mada (1994)
   (2013)                                                               • S2 – Jurusan Mangement Accounting, Universitas Gadjah Mada
 • Executive Development: Developing Strategic Thinking & Action          (1996)
   oleh Melbourne Business School (2023)                                • Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh Badan
 • SESPIBANK Batch 78 Resilient Leadership to Strengthen the              Sertifikasi Manajemen Risiko (2025)
   Business Ecosystem Sustainability oleh LPPI (2024)
 • Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh Badan         Riwayat Jabatan:
   Sertifikasi Manajemen Risiko (2025)                                  Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan
                                                                        Diangkat sebagai SEVP Remedial & Recovery berdasarkan Surat
 Riwayat Jabatan:                                                       Keputusan Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
 Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan                               No. KP/283/DIR/R tanggal 25 Juni 2025
 • Diangkat sebagai Pelaksana Jabatan (PJ) SEVP Government &
   Solution berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Bank Negara          Rangkap Jabatan
   Indonesia (Persero) Tbk No. KP/350/DIR/R tanggal 28 Juli 2025.       BNI
 • Diangkat sebagai SEVP Government & Solution berdasarkan              Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI.
   Surat Keputusan Human Capital Services Division PT Bank
   Negara Indonesia (Persero) Tbk No. KP/2410/HCE/1/R tanggal 06        Perusahaan Terbuka Lainnya
   November 2025.                                                       Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.

 Rangkap Jabatan                                                        Institusi Lainnya
 BNI                                                                    Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
 Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI.                                 anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan lain di
                                                                        perusahaan lainnya.
 Perusahaan Terbuka Lainnya
 Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.                 Pengalaman Kerja
                                                                        • Head of Corporate Recovery – Corporate Remedial Recovery
 Institusi Lainnya                                                        (2012-2013)
 Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,          • Group Head Corporate Recovery – Corporate Remedial Recovery
 anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan lain di          (2013-2016)
 perusahaan lainnya.                                                    • Head of Regional Remedial & Recovery – Regional Remedial &
                                                                          Recovery Jakarta II (2016-2017
 Pengalaman Kerja                                                       • Pemimpin Penyelamatan & Penyelesaian Kredit Wilayah – Kantor
 • Pemimpin Cabang, Kantor Cabang Utama Medan PT Bank Negara              Wilayah Jakarta Kemayoran (2017-2018)
   Indonesia Tbk (Persero) (2016-2018)                                  • Wakil Pemimpin – Corporate Remedial & Recovery Division (2018-
 • Pemimpin Konsumer Banking Wilayah, Kantor Wilayah Medan                2022)
   PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) (2018-2020)                   • Wakil Pemimpin – Corporate Remedial & Recovery Kredit
 • Pemimpin Konsumer Banking Wilayah, Kantor Wilayah Bandung              Korporasi (2022-2023)
   PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) (2020-2021)                   • Department Head – Enterprise & Commercial Remedial &
 • Pemimpin Divisi Penjualan, PT Bank Negara Indonesia Tbk                Recovery Division (2023-2024)
   (Persero) (2021-2022)                                                • General Manager - Enterprise & Commercial Remedial & Recovery
 • Pemimpin Divisi Institutional Banking 2 PT Bank Negara Indonesia       Division (2024-2025)
   Tbk (Persero) (2022-2025)                                            • Senior Executive Vice President Remedial Recovery (2025- Saat
 • Komisaris PT BNI Asset Management (2022-2025)                          Ini)
 • Senior Executive Vice President Government & Solution PT Bank
   Negara Indonesia Tbk (Persero) Tbk (2025-saat ini)                   Hubungan Afiliasi
                                                                        Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan
 Hubungan Afiliasi                                                      anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang
 Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan       Saham Utama dan Pengendali.
 anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang
 Saham Utama dan Pengendali                                             Pelatihan di Tahun 2025
                                                                        Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive
 Pelatihan di Tahun 2025                                                Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan
 Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive       Tahunan ini.
 Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan
 Tahunan ini.




                                                                                                       Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                   141
                                                                                      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 144
                              Performa         Laporan             Profil           Analisis dan Pembahasan             Fungsi
                              2025             Manajemen           Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank         Penunjang Bisnis




Sri Indira                                                             Efita Praharani
SEVP Network & Sales                                                   SEVP Human Capital

Usia                                                                    Usia
Per 31 Desember 2025 berusia 55 tahun                                   Per 31 Desember 2025 berusia 58 tahun
Kewarganegaraan                                                         Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia                                                  Warga Negara Indonesia
Domisili                                                                Domisili
Jakarta, Indonesia                                                      Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi                                 Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Teknologi Industri Pertanian di Institut Pertanian Bogor      • Sarjana Psikologi Universitas Gadjah Mada (1992)
  (1993)                                                                • Master Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (2005)
• Magister Manajemen di Universitas Gadjah Mada (2018)                  • Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh LSP
• Profesional Tata Kelola Risiko Berkualifikasi (QRGP) oleh CMRS          Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (2025)
  Indonesia (2023)
• Kompetensi Manajemen Risiko Level 7 oleh Lembaga Sertifikasi          Riwayat Jabatan:
  Profesional Perbankan (2025)                                          Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan
                                                                        Diangkat sebagai SEVP Human Capital berdasarkan Surat Keputusan
Riwayat Jabatan:                                                        Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. KP/285/DIR/R
Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan                                tanggal 26 Juni 2025.
• Diangkat sebagai SEVP Network & Sales dengan pola Pelaksana
  Jabatan (PJ) berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Bank              Rangkap Jabatan
  Negara Indonesia (Persero) Tbk No. KP/350/DIR/R tanggal 28 Juli       BNI
  2025.                                                                 Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI.
• Pengukuhan sebagai SEVP Network & Sales terhitung mulai
  tanggal 23 September 2025 berdasarkan Surat Keputusan Human           Perusahaan Terbuka Lainnya
  Capital Services Division PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk      Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
  No KP/01961/HCE/1/R tanggal 01 Oktober 2025.
                                                                        Institusi Lainnya
Rangkap Jabatan                                                         Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
BNI                                                                     anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan lain di
Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI.                                  perusahaan lainnya.
Perusahaan Terbuka Lainnya                                              Pengalaman Kerja
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.                  • SVP Business Partner - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                          (2022 – 2023)
Institusi Lainnya                                                       • Human Capital Business Partner Head - PT Bank Negara Indonesia
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,             (Persero) Tbk (2023 -2025)
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan lain di         • SEVP Human Capital - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
perusahaan lainnya.                                                       (2025 – Saat ini)
Pengalaman Kerja                                                        Hubungan Afiliasi
• AVP Cash Management Sales - Citibank NA Jakarta (2007)                Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan
• Vice President - Wholesales Transaction Sales Bank Permata (2007      anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang
  - 2009)                                                               Saham Utama dan Pengendali
• VP Sales Advisory Divisi Transactional Banking & Financial Service
  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2009-2013)                    Pelatihan di Tahun 2025
• Deputy Division Head (Cash Management) Divisi Jasa                    Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive
  Transaksional Perbankan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk        Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan
  (2014 - 2017)                                                         Tahunan ini.
• Pemimpin Konsumer Banking Kantor Wilayah Yogyakarta PT Bank
  Negara Indonesia (Persero) Tbk (2017 - 2019)
• Pemimpin Divisi E-Banking PT Bank Negara Indonesia (Persero)
  Tbk (2019 - 2021)
• Pemimpin Divisi Solusi Ritel PT Bank Negara Indonesia (Persero)
  Tbk (2021 - 2023)
• Pemimpin Divisi Consumer Product PT Bank Negara Indonesia
  (Persero) Tbk (2023)
• Consumer Segment Division Head PT Bank Negara Indonesia
  (Persero) Tbk (2023 - 2025)
• Komisaris PT BNI Life Insurance (2023-2024)
• SEVP Network & Sales PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
  (Agustus 2025 - Saat ini)
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan
anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang
Saham Utama dan Pengendali.
Pelatihan di Tahun 2025
Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive
Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan
Tahunan ini.



 142    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 145
Permodalan & Praktik          Tata Kelola         Tanggung Jawab Sosial   Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko              Perusahaan          dan Lingkungan          ESG           Keuangan




Johansyah
SEVP Legal & Governance

 Usia
 Per 31 Desember 2025 berusia 44 tahun
 Kewarganegaraan
 Warga Negara Indonesia
 Domisili
 Jakarta, Indonesia
 Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
 • Ilmu Hukum Universitas Hasanuddin (2004)
 • Magister Kenotariatan Universitas Jayabaya (2022)
 • Advokat oleh Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) (2010)
 • Kurator dan Pengurus oleh Asosiasi Kurator dan Pengurus
   Indonesia (AKPI) (2011)
 • Kompetensi Manajemen Risiko Level 7 oleh Badan Sertifikasi
   Manajemen Risiko (BSMR) (2025)
 • Indonesia Internal Audit Practitioner (IIAP) oleh The Institute of
   Internal Auditors Indonesia (2025)
 Riwayat Jabatan:
 Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan
 • Diangkat sebagai SEVP Legal & Governance dengan pola
   Pelaksana Jabatan (PJ) berdasarkan Surat Keputusan Direksi
   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. KP/146/DIR/R tanggal
   28 Agustus 2025.
 • Pengukuhan sebagai SEVP Legal & Governance terhitung mulai
   tanggal 01 Oktober 2025 berdasarkan Surat Keputusan Human
   Capital Services Division PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
   No. KP/2411/HCE/1/R tanggal 06 November 2025.
 Rangkap Jabatan
 BNI
 Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI.

 Perusahaan Terbuka Lainnya
 Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.

 Institusi Lainnya
 Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
 anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan lain di
 perusahaan lainnya.
 Pengalaman Kerja
 • Assistant Vice President Perkara Perdata, Legal Division PT Bank
   Negara Indonesia (Persero) Tbk (2014- 2018)
 • Vice President Litigasi Perkara Pidana & Klaim, Legal Division
   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2018)
 • General Manager, Legal Division PT Bank Negara Indonesia
   (Persero) Tbk (2018 - 2023)
 • General Manager, Corporate Remedial & Recovery Division
   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2023 - 2024)
 • Chief Audit Executive PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
   (2024 - 2025)
 • Senior Executive Vice President Legal & Governance PT Bank
   Negara Indonesia (Persero) Tbk (Agustus 2025 – Saat ini)
 Hubungan Afiliasi
 Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan
 anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang
 Saham Utama dan Pengendali
 Pelatihan di Tahun 2025
 Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive
 Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan
 Tahunan ini.




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                         143
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 146
                         Performa        Laporan        Profil           Analisis dan Pembahasan         Fungsi
                         2025            Manajemen      Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank     Penunjang Bisnis




Profil Pejabat Eksekutif

Division Head pada Direktorat Utama




                   Hedmon Yusfid                             Okki Rushartomo
                   Internal Audit Head                       Corporate Secretary Division Head


                   Per 31 Desember 2025 berusia              Per 31 Desember 2025 berusia 45 tahun.
                   52 tahun. Meraih gelar Magister di        Meraih gelar Sarjana di bidang Teknik
                   bidang Manajemen dan Bisnis dari          Industri dari Institut Teknologi Bandung.
                   Institut Pertanian Bogor. Menjabat        Menjabat sebagai Division Head –
                   sebagai Internal Audit Head berdasarkan   Divisi Komunikasi & Kesekretariatan
                   Surat Keputusan Direksi No. KP/147/       Perusahaan         berdasarkan      Surat
                   DIR/R tanggal 28 Agustus 2025.            Keputusan Direksi No. KP/367/DIR/R
                                                             tanggal 19 September 2022 dan
                                                             perubahan penamaan unit menjadi
                                                             Corporate Secretary Division, Ybs
                                                             menjabat sebagai Corporate Secretary
                                                             Division Head berdasarkan Surat
                                                             Keputusan Direksi No. KP/208/DIR/R
                                                             tanggal 31 Mei 2023.

Division Head pada Wakil Direktorat Utama




                                         Rayendra Minarsa Goenawan
                                         Environmental, Social & Governance
                                         Division Head merangkap Enterprise
                                         Risk Management Division Head
                                         Per 31 Desember 2025 berusia
                                         41 tahun. Meraih gelar Magister di
                                         bidang Management dari Universitas
                                         Bina Nusantara. Menjabat sebagai
                                         Environmental, Social & Governance
                                         Division Head merangkap Enterprise
                                         Risk Management Division Head
                                         berdasarkan Surat Keputusan Direksi
                                         No. KP/618/DIR/R tanggal 27 Oktober
                                         2025.




144   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 147
Permodalan & Praktik      Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial       Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan       dan Lingkungan              ESG             Keuangan




Division Head pada Direktorat Corporate Banking




Andrean Palonggam                          Ditya Maharhani Harninda                   Liza Sulaiman
Corporate Banking 1 Division Head          Corporate Banking 2 Division Head          Corporate Banking 3 Division Head


Per 31 Desember 2025 berusia               Per 31 Desember 2025 berusia 44 tahun.     Per 31 Desember 2025 berusia 46 tahun.
42 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang   Meraih gelar Master of Commerce            Meraih gelar Magister di bidang Finance
Manajemen dari Universitas Katolik         dari University of New South Wales.        dari Universitas Gadjah Mada. Menjabat
Atma Jaya. Menjabat sebagai Corporate      Menjabat sebagai Corporate Banking         sebagai Corporate Banking 3 Division
Banking 1 Division Head berdasarkan        2 Division Head berdasarkan Surat          Head berdasarkan Surat Keputusan
Surat Keputusan Direksi No. KP/820/        Keputusan Direksi No. KP/327/DIR/R         Direksi No. KP/283/DIR/R tanggal 25 Juni
DIR/R tanggal 6 Desember 2023.             tanggal 22 Juni 2023.                      2025.




Arief Wibawa                               Nyimas Sulistia Sriwulandari               I Gede Widya Anantayoga
Corporate Banking 4 Division Head          Syndication & Structured Finance           Wholesale Transaction Product &
                                           Division Head                              Value Chain Division Head

Per 31 Desember 2025 berusia               Per 31 Desember 2025 berusia               Per 31 Desember 2025 berusia
47 tahun. Meraih gelar Sarjana di          37 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang   45 tahun. Meraih gelar Magister di
bidang Teknik Industri dari Universitas    Manajemen dari Universitas Indonesia.      bidang Manajemen dan Bisnis dari
Telkom. Menjabat sebagai Corporate         Menjabat sebagai Syndication &             Institut Pertanian Bogor. Menjabat
Banking 4 Division Head berdasarkan        Structured Finance Division Head           sebagai Wholesale Transaction Product
Surat Keputusan Direksi No. KP/244/        berdasarkan Surat Keputusan Direksi        & Value Chain Division Head berdasarkan
DIR/R tanggal 12 Juni 2023.                No. KP/283/DIR/R tanggal 25 Juni 2025.     Surat Keputusan Direksi No. KP/377/
                                                                                      DIR/R tanggal 1 Agustus 2025.




                                                                                                Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                        145
                                                                               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 148
                           Performa       Laporan         Profil           Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                           2025           Manajemen       Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




Efransyah Mudani                          Ester Dian Fajar Rainy                    Amalia Savitri
Wholesale Transaction Digital Channel     SORX Wholesale Banking                    SBX Corporate Banking
Division Head

Per 31 Desember 2025 berusia 43 tahun.    Per 31 Desember 2025 berusia 39 tahun.    Per 31 Desember 2025 berusia
Meraih gelar Sarjana di bidang Material   Meraih gelar Master di bidang Business    48 tahun. Meraih gelar Magister di
Engineering dari Institut Teknologi       Administration dari The University of     bidang Manajemen Keuangan dari
Bandung. Menjabat sebagai Wholesale       Manchester. Menjabat sebagai Senior       Universitas     Indonesia.    Menjabat
Transaction Digital Channel Division      Operational Risk Executive (SORX)         sebagai Senior Business Executive
Head berdasarkan Surat Keputusan          Wholesale Banking berdasarkan Surat       (SBX) berdasarkan Surat Keputusan
Direksi No. KP/163/DIR/R tanggal 26       Keputusan Direksi No. KP/283/DIR/R        Direksi No. KP/591/DIR/R tanggal 10 Juli
April 2024.                               tanggal 25 Juni 2025.                     2023.




                                          Mochamad Roland Perdana
                                          SBX Corporate Banking


                                          Per 31 Desember 2025 berusia
                                          41 tahun. Meraih gelar Doktor di bidang
                                          Manajemen dari Universitas Brawijaya.
                                          Menjabat sebagai Senior Business
                                          Executive (SBX) berdasarkan Surat
                                          Keputusan Direksi No. KP/200/DIR/R
                                          tanggal 27 Mei 2024.




 146    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 149
Permodalan & Praktik       Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial       Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan       dan Lingkungan              ESG             Keuangan




Division Head pada Direktorat Kelembagaan




Meiliana                                    Donny Chairuman                            Aries Firdiansyah
Institutional Banking 1 Division Head       Institutional Banking 2 Division Head      Government Solution Head


Per 31 Desember 2025 berusia                Per 31 Desember 2025 berusia               Per 31 Desember 2025 berusia
53 tahun. Meraih gelar Magister di          48 tahun. Meraih gelar Sarjana di          40 tahun. Meraih gelar Magister di
bidang Agribisnis dari Institut Pertanian   bidang Akuntansi dari Universitas          bidang Manajemen dari Universitas
Bogor. Menjabat sebagai Institutional       Trisakti. Menjabat sebagai Institutional   Gadjah Mada. Menjabat sebagai
Banking 1 Division Head berdasarkan         Banking 2 Division Head berdasarkan        Government Solution Head berdasarkan
Surat Keputusan Direksi No. KP/283/         Surat Keputusan Direksi No. KP/618/        Surat Keputusan Direksi No. KP/618/
DIR/R tanggal 25 Juni 2025.                 DIR/R tanggal 27 Oktober 2025.             DIR/R tanggal 27 Oktober 2025.




Division Head pada Direktorat Treasury & International Banking




Roekma Hari Adji                            Rini Yuniar                                Ikhwani Fauzana
International & Financial Institutions      Treasury Division Head                     Pension Fund Division Head
Division Head

Per 31 Desember 2025 berusia                Per 31 Desember 2025 berusia 54 tahun.     Per 31 Desember 2025 berusia
55 tahun. Meraih gelar Magister di bidang   Meraih gelar Magister di bidang Internal   45 tahun. Meraih gelar Magister di
Manajemen dari Universitas Pancasila.       Auditing dari Universitas Gadjah Mada.     bidang Manajemen dari Universitas
Menjabat sebagai International &            Menjabat sebagai Treasury Division         Gadjah Mada. Menjabat sebagai Pension
Financial Institutions Division Head        Head berdasarkan Surat Keputusan           Fund Division Head berdasarkan Surat
berdasarkan Surat Keputusan Direksi         Direksi No. KP/260/DIR/R tanggal 10 Juni   Keputusan Direksi No. KP/820/DIR/R
No. KP/283/DIR/R tanggal 25 Juni 2025.      2025.                                      tanggal 6 Desember 2023.




                                                                                                Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                        147
                                                                               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 150
                           Performa        Laporan         Profil          Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                           2025            Manajemen       Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




                                           Leo Putera Rinaldy
                                           Office of Chief Economist


                                           Per 31 Desember 2025 berusia 42 tahun.
                                           Meraih gelar Sarjana di bidang Ilmu
                                           Ekonomi dari Universitas Indonesia.
                                           Menjabat sebagai Chief Economist
                                           berdasarkan Surat Keputusan Direksi
                                           No. KP/755/DIR/R tanggal 31 Oktober
                                           2023.




Division Head pada Direktorat Commercial Banking




Andri Achyadi                              I Dewa Gde Ngurah Yoga Pratama           Muh. Evan Zulkarnaen
Enterprise Banking 1 Division Head         Enterprise Banking 2 Division Head       Commercial Banking 1 Division Head


Per 31 Desember 2025 berusia               Per 31 Desember 2025 berusia             Per 31 Desember 2025 berusia 55 tahun.
43 tahun. Meraih gelar Magister di         46 tahun. Meraih gelar Magister di       Meraih gelar Magister di bidang Industri
bidang Administrasi Bisnis dari Institut   bidang Manajemen dari Universitas        Kecil Menengah dari Institut Pertanian
Teknologi Bandung. Menjabat sebagai        Katolik Indonesia Atma Jaya. Menjabat    Bogor. Menjabat sebagai Commercial
Enterprise Banking 1 Division Head         sebagai Enterprise Banking 2 Division    Banking 1 Division Head berdasarkan
berdasarkan Surat Keputusan Direksi        Head berdasarkan Surat Keputusan         Surat Keputusan Direksi No. KP/382/
No. KP/382/DIR/R tanggal 5 Agustus         Direksi No. KP/382/DIR/R tanggal 5       DIR/R tanggal 5 Agustus 2025.
2025.                                      Agustus 2025.




 148    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 151
Permodalan & Praktik     Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial     Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko         Perusahaan       dan Lingkungan            ESG             Keuangan




Edo Septian Permadi                       I Nyoman Astiawan                        Faizal Isnaeni
Commercial Banking 2 Division Head        Business Program Division Head           SME Business Division Head


Per 31 Desember 2025 berusia              Per 31 Desember 2025 berusia             Per 31 Desember 2025 berusia
37 tahun. Meraih gelar Sarjana di         55 tahun. Meraih gelar Sarjana di        48 tahun. Meraih gelar Magister di
bidang Hubungan Internasional dari        bidang Manajemen dari Universitas        bidang Manajemen dari Universitas
Universitas Airlangga. Menjabat sebagai   Brawijaya. Menjabat sebagai Business     Lampung. Menjabat sebagai SME
Commercial Banking 2 Division Head        Program Division Head berdasarkan        Business Division Head berdasarkan
berdasarkan Surat Keputusan Direksi       Surat Keputusan Direksi No. KP/382/      Surat Keputusan Direksi No. KP/382/
No. KP/157/DIR/R tanggal 11 April 2025.   DIR/R tanggal 5 Agustus 2025.            DIR/R tanggal 5 Agustus 2025.




Martinus Matondang                        Warda Nadjamuddin                        Ridwan Resmana
SBX Enterprise Banking                    SBX Enterprise Banking                   SBX Enterprise Banking


Per 31 Desember 2025 berusia              Per 31 Desember 2025 berusia             Per 31 Desember 2025 berusia
54 tahun. Meraih gelar Sarjana di         54 tahun. Meraih gelar Magister di       53 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang
bidang Pembangunan dari Universitas       bidang Manajemen dari Universitas        Akuntansi dari Universitas Siliwangi.
Bung Hatta. Menjabat sebagai Senior       Sam Ratulangi. Menjabat sebagai Senior   Menjabat sebagai Senior Business
Business Executive (SBX) berdasarkan      Business Executive (SBX) berdasarkan     Executive (SBX) berdasarkan Surat
Surat Keputusan Direksi No. KP/450/       Surat Keputusan Direksi No. KP/450/      Keputusan Direksi No. KP/450/DIR/R
DIR/R tanggal 9 September 2025.           DIR/R tanggal 9 September 2025.          tanggal 9 September 2025.




                                                                                             Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                     149
                                                                            PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 152
                            Performa        Laporan        Profil          Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                            2025            Manajemen      Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




Rommel TP. Sitompul                         Litasari Wahju W                        Muhammad Safri Hidayat
SBX Enterprise Banking                      SBX Enterprise Banking                  SBX Enterprise Banking


Per 31 Desember 2025 berusia                Per 31 Desember 2025 berusia            Per 31 Desember 2025 berusia 46 tahun.
55 tahun. Meraih gelar Magister di bidang   54 tahun. Meraih gelar Magister di      Meraih gelar Sarjana di bidang Ilmu
Manajemen Pemasaran dari Universitas        bidang Manajemen dari Universitas       Ekonomi dan Studi Pembangunan dari
Persada Indonesia YAI. Menjabat             Gadjah Mada. Menjabat sebagai Senior    Universitas Gadjah Mada. Menjabat
sebagai Senior Business Executive           Business Executive (SBX) berdasarkan    sebagai Senior Business Executive
(SBX) berdasarkan Surat Keputusan           Surat Keputusan Direksi No. KP/450/     (SBX) berdasarkan Surat Keputusan
Direksi No. KP/450/DIR/R tanggal            DIR/R tanggal 9 September 2025.         Direksi No. KP/450/DIR/R tanggal
9 September 2025.                                                                   9 September 2025.




                      Eddy Winata                               Mohamad Rizki Rahman
                      SBX Enterprise Banking                    SBX Enterprise Banking


                      Per 31 Desember 2025 berusia 55 tahun.    Per 31 Desember 2025 berusia
                      Meraih gelar Magister di bidang Finance   48 tahun. Meraih gelar Magister di
                      dari Universitas Gadjah Mada. Menjabat    bidang Manajemen dari Sekolah Tinggi
                      sebagai Senior Business Executive         Manajemen PPM Jakarta. Menjabat
                      (SBX) berdasarkan Surat Keputusan         sebagai Senior Business Executive
                      Direksi No. KP/450/DIR/R tanggal          (SBX) berdasarkan Surat Keputusan
                      9 September 2025.                         Direksi No. KP/450/DIR/R tanggal
                                                                9 September 2025.




 150    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 153
Permodalan & Praktik      Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial        Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan       dan Lingkungan               ESG             Keuangan




Division Head pada Direktorat Consumer Banking




Grace Situmeang                            Febrian Sugiharta                           Erick Runtu
Consumer Segment Division Head dan         Consumer Product Division Head              Marketing Communications
Pengganti Sementara Card Business                                                      Division Head
Division Head
Per 31 Desember 2025 berusia               Per 31 Desember 2025 berusia                Per 31 Desember 2025 berusia
52 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang   45 tahun. Meraih gelar Sarjana di           48 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang
Hubungan Internasional dari Universitas    bidang Agribisnis dari Institut Pertanian   Akuntansi dari Sekolah Tinggi Ilmu
Indonesia. Menjabat sebagai Consumer       Bogor. Menjabat sebagai Consumer            Ekonomi Nusantara. Menjabat sebagai
Segment Division Head berdasarkan          Product Division Head berdasarkan           Marketing Communications Division
Surat Keputusan Direksi No. KP/382/        Surat Keputusan Direksi No. KP/211/         Head berdasarkan Surat Keputusan
DIR/R tanggal 5 Agustus 2025.              DIR/R tanggal 31 Mei 2024.                  Direksi No. KP/283/DIR/R tanggal 25 Juni
Ybs juga menjabat sebagai Pengganti                                                    2025.
Sementara Card Business Division Head
berdasarkan Surat Keputusan Direksi
No. KP/393/DIR/R tanggal 12 Agustus
2025.




Mesah Roni Ginting                         Henny Woe                                   Hari Satriyono
Retail Digital Product & Partnership       Wealth Management Division Head             SORX Consumer Banking & Corporate
Division Head                                                                          Function

Per 31 Desember 2025 berusia               Per 31 Desember 2025 berusia                Per 31 Desember 2025 berusia
44 tahun. Meraih gelar Magister di         50 tahun. Meraih gelar Sarjana di           55 tahun. Meraih gelar Magister
bidang Manajemen dari Universitas          bidang Akuntansi dari Universitas           di bidang Finance dari Universitas
Gadjah Mada. Menjabat sebagai Retail       Tarumanagara.     Menjabat     sebagai      Gadjah Mada. Menjabat sebagai Senior
Digital Product & Partnership Division     Wealth Management Division Head             Operational Risk Control (SORX)
Head berdasarkan Surat Keputusan           berdasarkan Surat Keputusan Direksi         Consumer Banking & Corporate
Direksi No. KP/372/DIR/R tanggal 23 Juni   No. KP/267/DIR/R tanggal 14 Juni 2023.      Function berdasarkan Surat Keputusan
2023.                                                                                  Direksi No. KP/382/DIR/R tanggal
                                                                                       5 Agustus 2025.




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                          151
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 154
                           Performa        Laporan        Profil          Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                           2025            Manajemen      Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




Division Head pada Direktorat Risk Management




Rayendra Minarsa Goenawan                  Putu Bagus Kresna                       Wilhelmus Max Charles
Enterprise Risk Management Division        Operational Risk Management             Anti Fraud Head
Head merangkap Environmental, Social       Division Head
& Governance Division Head
Per 31 Desember 2025 berusia               Per 31 Desember 2025 berusia            Per 31 Desember 2025 berusia
41 tahun. Meraih gelar Magister di         53 tahun. Meraih gelar Magister di      50 tahun. Meraih gelar Sarjana di
bidang Management dari Universitas         bidang Manajemen Keuangan dari          bidang Manajemen dari Universitas
Bina Nusantara. Menjabat sebagai           Universitas    Indonesia.   Menjabat    Gunadarma.        Menjabat sebagai
Enterprise Risk Management Division        sebagai Operational Risk Management     Anti Fraud Head berdasarkan Surat
Head     merangkap    Environmental,       Division Head berdasarkan Surat         Keputusan Direksi No. KP/290/DIR/R
Social & Governance Division Head          Keputusan Direksi No. KP/382/DIR/R      tanggal 16 Juni 2023.
berdasarkan Surat Keputusan Direksi        tanggal 5 Agustus 2025.
No. KP/618/DIR/R tanggal 27 Oktober
2025.




Ujuan Marihot H. P.                        Rendi Ardianto                          Made Nariswari
Corporate Credit Risk Division Head        Pengganti Sementara Enterprise Credit   Retail Credit Risk Division Head
                                           Risk Division Head

Per 31 Desember 2025 berusia               Per 31 Desember 2025 berusia            Per 31 Desember 2025 berusia
50 tahun. Meraih gelar Magister di         41 tahun. Meraih gelar Magister         51 tahun. Meraih gelar Sarjana di
bidang Civil Engineering dari University   di bidang Internasional Business        bidang Manajemen dari Universitas
of Wolverhamton dan Magister di            dari Leeds Metropolitan University.     Indonesia. Menjabat sebagai Retail
bidang Manajemen dari Universitas          Menjabat sebagai Pengganti Sementara    Credit Risk Division Head berdasarkan
Indonesia. Menjabat sebagai Corporate      Enterprise Credit Risk Division Head    Surat Keputusan Direksi No. KP/820/
Credit Risk Division Head berdasarkan      berdasarkan Surat Keputusan Direksi     DIR/R tanggal 6 Desember 2023.
Surat Keputusan Direksi No. KP/382/        No. KP/452/DIR/R tanggal 10 September
DIR/R tanggal 5 Agustus 2025.              2025.




 152    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 155
Permodalan & Praktik      Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial       Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan       dan Lingkungan              ESG             Keuangan




I.B.K. Purwa Atmaja                        Rangga Bhirawa Wicaksana                   Prihati
Commercial Credit Risk Division Head       Corporate Remedial & Recovery              Enterprise & Commercial Remedial &
                                           Division Head                              Recovery Division Head

Per 31 Desember 2025 berusia 54 tahun.     Per 31 Desember 2025 berusia               Per 31 Desember 2025 berusia
Meraih gelar Magister di bidang Finance    41 tahun. Meraih gelar Magister            46 tahun. Meraih gelar Magister di
dari Universitas Gadjah Mada. Menjabat     di bidang Manajemen dari Institut          bidang Manajemen dari Universitas
sebagai Commercial Credit Risk Division    Teknologi Bandung. Menjabat sebagai        Gadjah Mada. Menjabat sebagai
Head berdasarkan Surat Keputusan           Corporate Remedial & Recovery Division     Enterprise & Commercial Remedial &
Direksi No. KP/283/DIR/R tanggal 25 Juni   Head berdasarkan Surat Keputusan           Recovery Division Head berdasarkan
2025.                                      Direksi No. KP/283/DIR/R tanggal 25 Juni   Surat Keputusan Direksi No. KP/283/
                                           2025.                                      DIR/R tanggal 25 Juni 2025.




Nur Lies Diana                             Muhammad Jufri                             Yanar Siswanto
Retail Collection & Recovery               SCX Corporate & Enterprise Credit Risk     SCX Corporate & Enterprise Credit Risk
Division Head

Per 31 Desember 2025 berusia               Per 31 Desember 2025 berusia               Per 31 Desember 2025 berusia
55 tahun. Meraih gelar Magister di         56 tahun. Meraih gelar Magister di         56 tahun. Meraih gelar Magister di
bidang Manajemen dari Universitas          bidang Manajemen dari Universitas          bidang Agribisnis dari Institut Pertanian
Gadjah Mada. Menjabat sebagai Retail       Trisakti. Menjabat sebagai Senior Credit   Bogor. Menjabat sebagai Senior Credit
Collection & Recovery Division Head        Risk Executive (SCX) berdasarkan Surat     Risk Executive (SCX) berdasarkan Surat
berdasarkan Surat Keputusan Direksi        Keputusan Direksi No. KP/123/DIR/R         Direksi No. DIR/653 tanggal 19 Agustus
No. KP/382/DIR/R tanggal 5 Agustus         tanggal 2 April 2024.                      2025.
2025.




                                                                                               Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                         153
                                                                              PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 156
                            Performa        Laporan         Profil            Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                            2025            Manajemen       Perusahaan        Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




Agus Sutanto                                Aryani Dwi Satiti                          Renosari
SCX Corporate & Enterprise Credit Risk      SCX Commercial Credit Risk                 SCX Commercial Credit Risk


Per 31 Desember 2025 berusia 47 tahun.      Per 31 Desember 2025 berusia 53 tahun.     Per 31 Desember 2025 berusia
Meraih gelar Magister di bidang Finance     Meraih gelar Magister di bidang Finance    52 tahun. Meraih gelar Magister di
dari Universitas Indonesia. Menjabat        dari Universitas Gadjah Mada. Menjabat     bidang Banking and Financial Law
sebagai Senior Credit Risk Executive        sebagai Senior Credit Risk (SCX)           dari Boston University dan Magister di
(SCX) berdasarkan Surat Keputusan           berdasarkan Surat Keputusan Direksi        bidang Hukum Ekonomi dari Universitas
Direksi No. KP/409/DIR/R tanggal 27 Juni    No. KP/283/DIR/R tanggal 25 Juni 2025.     Indonesia. Menjabat sebagai Senior
2023.                                                                                  Credit Risk Executive (SCX) berdasarkan
                                                                                       Surat Keputusan Direksi No. KP/466/
                                                                                       DIR/R tanggal 22 Oktober 2024.




Julius D. Aritonang                         Eko Setiawan                               Bernardus
SCX Commercial Credit Risk                  SCX Commercial Credit Risk                 SCX Commercial Credit Risk


Per 31 Desember 2025 berusia                Per 31 Desember 2025 berusia 55 tahun.     Per 31 Desember 2025 berusia
54 tahun. Meraih gelar Magister di bidang   Meraih gelar Magister di bidang Finance    55 tahun. Meraih gelar Magister di
Manajemen Keuangan dan Perbankan            dari Universitas Gadjah Mada. Menjabat     bidang Manajemen Akuntansi dari
dari Universitas Indonesia. Menjabat        sebagai Senior Credit Risk Executive       Universitas Gadjah Mada. Menjabat
sebagai Senior Credit Risk Executive        (SCX) berdasarkan Surat Keputusan          sebagai Senior Credit Risk Executive
(SCX) berdasarkan Surat Keputusan           Direksi No. KP/410/DIR/R tanggal 27 Juni   (SCX) berdasarkan Surat Keputusan
Direksi No. KP/466/DIR/R tanggal            2023.                                      Direksi No. KP/412/DIR/R tanggal 27 Juni
22 Oktober 2024.                                                                       2023.




 154    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 157
Permodalan & Praktik      Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial       Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan       dan Lingkungan              ESG             Keuangan




Badriansyah                                Retna Mumpuni                              Wirawan Ari Rachmana
SCX Commercial Credit Risk                 SCX Commercial Credit Risk                 SCX Commercial Credit Risk


Per 31 Desember 2025 berusia               Per 31 Desember 2025 berusia 54 tahun.     Per 31 Desember 2025 berusia
56 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang   Meraih gelar Magister di bidang Finance    52 tahun. Meraih gelar Magister di
Akuntansi dari Universitas Padjadjaran.    dari Universitas Gadjah Mada. Menjabat     bidang Manajemen dari Universitas
Menjabat sebagai Senior Credit Risk        sebagai Senior Credit Risk Executive       Diponegoro. Menjabat sebagai Senior
Executive (SCX) berdasarkan Surat          (SCX) berdasarkan Surat Keputusan          Credit Risk Executive (SCX) berdasarkan
Keputusan No. KP/2225/HCE/1/R tanggal      Direksi No. KP/591/DIR/R tanggal 10 Juli   Surat Keputusan Direksi No. KP/466/
29 Oktober 2025.                           2023.                                      DIR/R tanggal 22 Oktober 2024.




Division Head pada Direktorat Finance & Strategy




Aldi Advianto Baskara                      Setyo Susilo                               Made Dany Pratiwi B.
Corporate Planning & Performance           Accounting Division Head                   Procurement & Fixed Assets
Management Division Head                                                              Division Head

Per 31 Desember 2025 berusia               Per 31 Desember 2025 berusia 53 tahun.     Per 31 Desember 2025 berusia
40 tahun. Meraih gelar Magister di         Meraih gelar Magister di bidang Industri   54 tahun. Meraih gelar Magister di bidang
bidang Business Administration dari        Kecil dan Menengah dari Institut           Aktuaria dari Universitas Indonesia.
University of Birmingham. Menjabat         Pertanian Bogor. Menjabat sebagai          Menjabat sebagai Procurement & Fixed
sebagai     Corporate     Planning   &     Accounting Division Head berdasarkan       Assets Division Head berdasarkan Surat
Performance Management Division            Surat Keputusan Direksi No. KP/688/        Keputusan Direksi No. KP/233/DIR/R
Head berdasarkan Surat Keputusan           DIR/R tanggal 26 September 2023.           tanggal 6 Juni 2023.
Direksi No. KP/200/DIR/R tanggal 27 Mei
2024.




                                                                                               Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                         155
                                                                              PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 158
                             Performa      Laporan         Profil               Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                             2025          Manajemen       Perusahaan           Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




Yohan Setio                                M. Emil Azhary                                R. Pratama Prabawaputra
Investor Relations Division Head           Subsidiaries Management                       Corporate Development &
                                           Division Head                                 Transformation Division Head

Per 31 Desember 2025 berusia               Per 31 Desember 2025 berusia                  Per 31 Desember 2025 berusia
40 tahun. Meraih gelar Master of           47 tahun. Meraih gelar Magister di            38 tahun. Meraih gelar Magister di
Business Administration dari University    bidang Business Administration dari           bidang Global Banking and Finance dari
of Cambridge. Menjabat sebagai             Northeastern    University.  Menjabat         University of Birmingham. Menjabat
Investor Relations Division Head           sebagai    Subsidiaries   Management          sebagai    Corporate     Development
berdasarkan Surat Keputusan Direksi        Division Head berdasarkan Surat               & Transformation      Division  Head
No. KP/229/DIR/R tanggal 6 Juni 2023.      Keputusan Direksi No. KP/237/DIR/R            berdasarkan Surat Keputusan Direksi
                                           tanggal 6 Juni 2023.                          No. KP/040/DIR/R tanggal 29 Januari
                                                                                         2024.




Division Head pada Direktorat Information Technology




Ari Pratiwi                                Chong Chin Meng                               Handika Fakhrizal Hakim
IT Strategy & Architecture                 Chief Information Security Officer            AI & Big Data Analytics Division Head
Division Head

Per 31 Desember 2025 berusia               Per 31 Desember 2025 berusia                  Per 31 Desember 2025 berusia
52 tahun. Meraih gelar Doktor di           49 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang      39 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang
bidang Ilmu Ekonomi dari Universitas       Computer Science dari Informatics             International Business dari Curtin
Trisakti. Menjabat sebagai IT Strategy &   College, Kuala Lumpur. Menjabat               University of Technology. Menjabat
Architecture Division Head berdasarkan     sebagai Chief Information Security            sebagai AI & Big Data Analytics Division
Surat Keputusan Direksi No. KP/377/        Officer berdasarkan Surat Keputusan           Head berdasarkan Surat Keputusan
DIR/R tanggal 26 Juni 2023.                No. KP/499/HCE/1/R tanggal 20 Maret           Direksi No. KP/618/DIR/R tanggal
                                           2025.                                         27 Oktober 2025.




 156    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 159
Permodalan & Praktik         Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial       Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko             Perusahaan    dan Lingkungan              ESG             Keuangan




Alfonso Tambunan                           Heri Atmoko                                Setiawan Anis Widjojo
Wholesale Digital Delivery                 Retail Digital Delivery Division Head      Application Development Division Head
Division Head

Per 31 Desember 2025 berusia               Per 31 Desember 2025 berusia               Per 31 Desember 2025 berusia
52 tahun. Meraih gelar Sarjana di          47 tahun. Meraih gelar Magister di         54 tahun. Meraih gelar Magister di
bidang Business Administration dari The    bidang Manajemen Sistem Informasi          bidang Internal Auditing dari Universitas
Ohio State University. Menjabat sebagai    dari Universitas Budi Luhur. Menjabat      Gadjah Mada. Menjabat sebagai
Wholesale Digital Delivery Division        sebagai Retail Digital Delivery Division   Application Development Division Head
Head berdasarkan Surat Keputusan No.       Head berdasarkan Surat Keputusan           berdasarkan Surat Keputusan Direksi
KP/1652/HCE/1/R tanggal 27 September       Direksi No. KP/379/DIR/R tanggal 26 Juni   No. KP/378/DIR/R tanggal 26 Juni 2023.
2024.                                      2023.




Nugroho Gito Prasodjo                      Sonny Setiadi                              Munajat
IT Application Services Division Head      IT Infrastructure Management               SORX Technology & Operations
                                           Division Head

Per 31 Desember 2025 berusia 47 tahun.     Per 31 Desember 2025 berusia               Per 31 Desember 2025 berusia
Meraih gelar Magister di bidang Ilmu       53 tahun. Meraih gelar Magister            53 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang
Komputer dari Universitas Indonesia.       di bidang Perbankan dari Institut          Manajemen Keuangan dan Perbankan
Menjabat    sebagai    IT Application      Keuangan Perbankan dan Informatika         dari STIE Perbanas. Menjabat sebagai
Services Division Head berdasarkan         Asia Perbanas. Menjabat sebagai IT         Senior Operational Risk Executive
Surat Keputusan Direksi No. KP/382/        Infrastructure Management Division         (SORX) Technology & Operations
DIR/R tanggal 5 Agustus 2025.              Head berdasarkan Surat Keputusan           berdasarkan Surat Keputusan Direksi
                                           Direksi No. KP/380/DIR/R tanggal 26 Juni   No. KP/480/DIR/R tanggal 31 Oktober
                                           2023.                                      2024.




                                                                                                Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                         157
                                                                               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 160
                           Performa       Laporan         Profil             Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                           2025           Manajemen       Perusahaan         Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




Division Head pada Direktorat Operations




Erisman                                   Muhammad Gunawan Putra                      Herry Setiadi Munawir
Credit Operations Division Head           Digital Operations Division Head            Banking Operations Division Head
                                                                                      dan Pengganti Sementara Operations
                                                                                      Strategy & Development Division Head

Per 31 Desember 2025 berusia              Per 31 Desember 2025 berusia                Per 31 Desember 2025 berusia 44 tahun.
55 tahun. Meraih gelar Sarjana di         55 tahun. Meraih gelar Magister di          Meraih gelar Sarjana di bidang Akuntansi
bidang Keteknikan Pertanian dari          bidang Strategic Management dari            dari Universitas Klabat. Menjabat
Institut Pertanian Bogor. Menjabat        Universitas Gadjah Mada. Menjabat           sebagai Banking Operations Division
sebagai Credit Operations Division Head   sebagai Digital Operations Division         Head berdasarkan Surat Keputusan
berdasarkan Surat Keputusan Direksi       Head berdasarkan Surat Keputusan            Direksi No. KP/001/DIR/R tanggal
No. KP/768/DIR/R tanggal 22 Desember      No. KP/002/SEVP/R tanggal 15 Mei 2023.      15 Mei 2023. Ybs juga menjabat sebagai
2025.                                                                                 Pengganti     Sementara      Operations
                                                                                      Strategy & Development Division Head
                                                                                      berdasarkan Surat Keputusan Direksi
                                                                                      No. KP/247/DIR/R tanggal 12 Juni 2023.




                                          Rahmat Pertinda
                                          Customer Experience Center
                                          Division Head

                                          Per 31 Desember 2025 berusia
                                          53 tahun. Meraih gelar Magister di
                                          bidang Ilmu Hukum dari Universitas
                                          Trisakti. Menjabat sebagai Customer
                                          Experience Center Division Head
                                          berdasarkan Surat Keputusan Direksi
                                          No. KP/212/DIR/R tanggal 31 Mei 2023.




 158    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 161
Permodalan & Praktik       Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial       Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan    dan Lingkungan              ESG             Keuangan




Division Head pada Direktorat Human Capital & Compliance




Mochammad Irfan Maulana                  Pudyo Bayu Hartawan                        Rahmawati
Compliance Division Head                 Legal Division Head                        AML – CFT Division Head


Per 31 Desember 2025 berusia             Per 31 Desember 2025 berusia               Per 31 Desember 2025 berusia 55 tahun.
46 tahun. Meraih gelar Magister di       44 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang   Meraih gelar Magister di bidang Hukum
bidang Manajemen dari Universitas        Hukum dari Universitas Brawijaya.          Ekonomi dari Universitas Indonesia.
Indonesia dan Business Administration    Menjabat sebagai Legal Division Head       Menjabat sebagai AML – CFT Division
dari   University  of   Birmingham.      berdasarkan Surat Keputusan Direksi        Head berdasarkan Surat Keputusan
Menjabat sebagai Compliance Division     No. KP/249/DIR/R tanggal 2 Juni 2025.      Direksi No. KP/382/DIR/R tanggal
Head berdasarkan Surat Keputusan                                                    5 Agustus 2025.
Direksi No. KP/767/DIR/R tanggal 22
Desember 2025.




Hendra Susila                            Yenni Sari Dewi                            Afthon Shodaq Noor
Policy Governance Division Head          Human Capital Strategy Division Head       Human Capital Services Division Head


Per 31 Desember 2025 berusia             Per 31 Desember 2025 berusia 47 tahun.     Per 31 Desember 2025 berusia 54 tahun.
46 tahun. Meraih gelar Magister di       Meraih gelar Magister di bidang General    Meraih gelar Magister di bidang Finance
bidang Manajemen Keuangan dari           Business dari Universitas Gadjah Mada.     dari Universitas Gadjah Mada. Menjabat
Universitas Putra Indonesia YPTK.        Menjabat sebagai Human Capital             sebagai Human Capital Services Division
Menjabat sebagai Policy Governance       Strategy Division Head berdasarkan         Head berdasarkan Surat Keputusan
Division Head berdasarkan Surat          Surat Keputusan Direksi No. KP/250/        Direksi No. KP/259/DIR/R tanggal 13 Juni
Keputusan Direksi No. KP/820/DIR/R       DIR/R tanggal 13 Juni 2023.                2023.
tanggal 6 Desember 2023.




                                                                                             Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                      159
                                                                            PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 162
                           Performa        Laporan         Profil            Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                           2025            Manajemen       Perusahaan        Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




Dandy P. Sjamsudin                         Nurhaena                                   Sandy Dwinanto
BNI University Division Head               Human Capital Business Partner Head        Human Capital Business Partner Head


Per 31 Desember 2025 berusia               Per 31 Desember 2025 berusia 56 tahun.     Per 31 Desember 2025 berusia
54 tahun. Meraih gelar Magister di         Meraih gelar Magister di bidang Ilmu       52 tahun. Meraih gelar Magister
bidang Finance/Banking dari University     Administrasi dari Universitas Indonesia.   di bidang Manajemen Risiko dari
of Monash. Menjabat sebagai BNI            Menjabat sebagai Human Capital             Universitas Indonesia. Menjabat sebagai
University Division Head berdasarkan       Business Partner Head berdasarkan          Human Capital Business Partner Head
Surat Keputusan Direksi No. KP/261/        Surat Keputusan Direksi No. KP/382/        berdasarkan Surat Keputusan Direksi
DIR/R tanggal 13 Juni 2023.                DIR/R tanggal 5 Agustus 2025.              No. KP/283/DIR/R tanggal 25 Juni 2025.




Division Head pada Direktorat Network & Retail Funding




Indra Gunawan                              Rahma Dhoni                                Beby Lolita Indriani
Retail Digital Channel Division Head       Agen46 Division Head                       Network Strategy & Development
                                                                                      Division Head

Per 31 Desember 2025 berusia               Per 31 Desember 2025 berusia 48 tahun.     Per 31 Desember 2025 berusia
44 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang   Meraih gelar Magister di bidang Sains      55 tahun. Meraih gelar Magister di bidang
Computer Sciences dari University of       Manajemen dari Universitas Indonesia.      Manajemen Perbankan dari Universitas
Texas. Menjabat sebagai Retail Digital     Menjabat sebagai Agen46 Division Head      Padjadjaran. Menjabat sebagai Network
Channel Division Head berdasarkan          berdasarkan Surat Keputusan Direksi        Strategy & Development Division Head
Surat Keputusan Direksi No. KP/062/        No. KP/153/DIR/R tanggal 3 Mei 2023.       berdasarkan Surat Keputusan Direksi
DIR/R tanggal 19 Februari 2024.                                                       No. KP/382/DIR/R tanggal 5 Agustus
                                                                                      2025.




 160    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 163
Permodalan & Praktik       Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial         Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan      dan Lingkungan                ESG             Keuangan




                       Novian Prasetyo                             Suryo Utomo
                       Pengganti Sementara Sales Strategy &        SORX Network & Retail
                       Execution Division Head

                       Per 31 Desember 2025 berusia                Per 31 Desember 2025 berusia
                       50 tahun. Meraih gelar Sarjana di           54 tahun. Meraih gelar Magister di
                       bidang Manajemen dari Sekolah Tinggi        bidang Sains Akuntansi dari Universitas
                       Ilmu Ekonomi Supra. Menjabat sebagai        Diponegoro. Menjabat sebagai Senior
                       Pengganti Sementara Sales Strategy &        Operational Risk Executive (SORX)
                       Execution Division Head berdasarkan         Network & Retail berdasarkan Surat
                       Surat Keputusan Direksi No. KP/492/         Keputusan Direksi No. KP/377/DIR/R
                       DIR/R tanggal 30 September 2025.            tanggal 1 Agustus 2025.




Regional CEO




Rustianto                                 Khairul Salam                                 Zamzami
Regional CEO pada Kantor Wilayah 01       Regional CEO pada Kantor Wilayah 02           Regional CEO pada Kantor Wilayah 03


Per 31 Desember 2025 berusia              Per 31 Desember 2025 berusia                  Per 31 Desember 2025 berusia
54 tahun. Meraih gelar Magister di        52 tahun. Meraih gelar Sarjana di             55 tahun. Meraih gelar Magister di
bidang Manajemen dari Universitas         bidang Manajemen Informatika dari             bidang Manajemen dari STIM LPMI.
Sebelas Maret. Menjabat sebagai           STMIK YPTK Padang. Menjabat sebagai           Menjabat sebagai Regional CEO pada
Regional CEO pada Kantor Wilayah 01       Regional CEO pada Kantor Wilayah 02           Kantor Wilayah 03 berdasarkan Surat
berdasarkan Surat Keputusan Direksi       berdasarkan Surat Keputusan Direksi           Keputusan Direksi No. KP/312/DIR/R
No. KP/634/DIR/R tanggal 16 Agustus       No. KP/284.2/DIR/R tanggal 15 Juni 2023.      tanggal 17 Juli 2024.
2023.




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                         161
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 164
                          Performa       Laporan         Profil            Analisis dan Pembahasan         Fungsi
                          2025           Manajemen       Perusahaan        Manajemen atas Kinerja Bank     Penunjang Bisnis




Roy Wahyu Maulana                        I Gst. Nym. Dharma Putra                   Maya Agustina
Regional CEO pada Kantor Wilayah 04      Regional CEO pada Kantor Wilayah 05        Regional CEO pada Kantor Wilayah 06


Per 31 Desember 2025 berusia 55 tahun.   Per 31 Desember 2025 berusia 54 tahun.     Per 31 Desember 2025 berusia 52 tahun.
Meraih gelar Sarjana di bidang Ekonomi   Meraih gelar Doktor di bidang Ilmu         Meraih gelar Sarjana di bidang Ekonomi
dari Universitas Kristen Indonesia.      Agama dan Kebudayaan dari Universitas      Pertanian dan Sumberdaya dari Institut
Menjabat sebagai Regional CEO pada       Hindu Indonesia. Menjabat sebagai          Pertanian Bogor. Menjabat sebagai
Kantor Wilayah 04 berdasarkan Surat      Regional CEO pada Kantor Wilayah 05        Regional CEO pada Kantor Wilayah 06
Keputusan Direksi No. KP/820/DIR/R       berdasarkan Surat Keputusan Direksi        berdasarkan Surat Keputusan Direksi
tanggal 6 Desember 2023.                 No. KP/284.5/DIR/R tanggal 15 Juni 2023.   No. KP/820/DIR/R tanggal 6 Desember
                                                                                    2023.




Muhammad Arafat                          Komang Arya Wira Kusuma                    Sari Anggraini
Regional CEO pada Kantor Wilayah 07      Atmaja                                     Regional CEO pada Kantor Wilayah 09
                                         Regional CEO pada Kantor Wilayah 08
Per 31 Desember 2025 berusia             Per 31 Desember 2025 berusia               Per 31 Desember 2025 berusia
55 tahun. Meraih gelar Magister di       47 tahun. Meraih gelar Sarjana di          52 tahun. Meraih gelar Magister di
bidang Manajemen Keuangan dari           bidang Teknik dan Manajemen Industri       bidang Manajemen dari Universitas
Universitas    Hasanuddin.   Menjabat    dari Institut Teknologi Nasional Malang.   Jenderal Soedirman. Menjabat sebagai
sebagai Regional CEO pada Kantor         Menjabat sebagai Regional CEO pada         Regional CEO pada Kantor Wilayah 09
Wilayah     07    berdasarkan   Surat    Kantor Wilayah 08 berdasarkan Surat        berdasarkan Surat Keputusan Direksi
Keputusan Direksi No. KP/284.7/DIR/R     Keputusan Direksi No. KP/312/DIR/R         No. KP/618/DIR/R tanggal 27 Oktober
tanggal 15 Juni 2023.                    tanggal 17 Juli 2024.                      2025




 162   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 165
Permodalan & Praktik     Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial     Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko         Perusahaan      dan Lingkungan            ESG             Keuangan




Anak Agung Agustiya                      Didi Suprijanto                          Rudy Sihombing
Novitayanti                              Regional CEO pada Kantor Wilayah 11      Regional CEO pada Kantor Wilayah 12
Regional CEO pada Kantor Wilayah 10

Per 31 Desember 2025 berusia             Per 31 Desember 2025 berusia             Per 31 Desember 2025 berusia
45 tahun. Meraih gelar Magister di       55 tahun. Meraih gelar Magister di       53 tahun. Meraih gelar Magister
bidang Ekonomi Pembangunan dari          bidang Manajemen dari Universitas        di bidang Business Administration
Universitas Udayana. Menjabat sebagai    Semarang. Menjabat sebagai Regional      University of Saint Louis. Menjabat
Regional CEO pada Kantor Wilayah 10      CEO pada Kantor Wilayah 11 berdasarkan   sebagai Regional CEO pada Kantor
berdasarkan Surat Keputusan Direksi      Surat Keputusan Direksi No. KP/382/      Wilayah     12     berdasarkan Surat
No. KP/312/DIR/R tanggal 17 Juli 2024.   DIR/R tanggal 5 Agustus 2025.            Keputusan Direksi No. KP/312/DIR/R
                                                                                  tanggal 17 Juli 2024.




Faizal Arief Setiawan                    Koko Prawira Butar Butar                 Himawan Susanto Nugraha
Regional CEO pada Kantor Wilayah 14      Regional CEO pada Kantor Wilayah 15      Regional CEO pada Kantor Wilayah 16


Per 31 Desember 2025 berusia             Per 31 Desember 2025 berusia             Per 31 Desember 2025 berusia 47 tahun.
55 tahun. Meraih gelar Magister di       45 tahun. Meraih gelar Magister          Meraih gelar Magister di bidang Industri
bidang Finance dari Universitas Gadjah   di bidang Ekonomi Pembangunan            Kecil Menengah dari Institut Pertanian
Mada. Menjabat sebagai Regional CEO      dari Universitas Sumatera Utara.         Bogor. Menjabat sebagai Regional CEO
pada Kantor Wilayah 14 berdasarkan       Menjabat sebagai Regional CEO pada       pada Kantor Wilayah 16 berdasarkan
Surat Keputusan Direksi No. KP/284.12/   Kantor Wilayah 15 berdasarkan Surat      Surat Keputusan Direksi No. KP/618/
DIR/R tanggal 15 Juni 2023.              Keputusan Direksi No. KP/284.13/DIR/R    DIR/R tanggal 27 Oktober 2025.
                                         tanggal 15 Juni 2023.




                                                                                            Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                    163
                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 166
                           Performa        Laporan         Profil          Analisis dan Pembahasan         Fungsi
                           2025            Manajemen       Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank     Penunjang Bisnis




                     Ariyanto Soewondo Geni                    Soesetyo Priharjanto
                     Regional CEO pada Kantor Wilayah 17       Regional CEO pada Kantor Wilayah 18


                     Per 31 Desember 2025 berusia 55 tahun.    Per 31 Desember 2025 berusia 52 tahun.
                     Meraih gelar Magister di bidang Ilmu      Meraih gelar Magister di bidang Industri
                     Hukum dari Universitas Indonesia.         Kecil Menengah dari Institut Pertanian
                     Menjabat sebagai Regional CEO pada        Bogor. Menjabat sebagai Regional CEO
                     Kantor Wilayah 17 berdasarkan Surat       pada Kantor Wilayah 18 berdasarkan
                     Keputusan Direksi No. KP/820/DIR/R        Surat Keputusan Direksi No. KP/382/
                     tanggal 6 Desember 2023.                  DIR/R tanggal 5 Agustus 2025.




Pemimpin pada Overseas Branch




Edy Pramono                                Hariadi Hendrawan                        Farid Faraitody
Seoul Overseas Branch                      Tokyo Overseas Branch                    Hong Kong Overseas Branch
General Manager                            General Manager                          General Manager

Per 31 Desember 2025 berusia               Per 31 Desember 2025 berusia             Per 31 Desember 2025 berusia 47 tahun.
44 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang   42 tahun. Meraih gelar Magister di       Meraih gelar Sarjana di bidang Ilmu
Manajemen dari Universitas Indonesia.      bidang Manajemen dari Universitas        Hubungan Internasional dari Universitas
Menjabat sebagai Seoul Overseas            Diponegoro. Menjabat sebagai Tokyo       Jember. Menjabat sebagai Hong Kong
Branch General Manager berdasarkan         Overseas Branch General Manager          Overseas Branch General Manager
Surat Keputusan No. KP/0097/INT/1/R        berdasarkan Surat Keputusan Direksi      berdasarkan Surat Keputusan No.
tanggal 14 Desember 2023.                  No. KP/260/DIR/R tanggal 10 Juni 2025.   KP/0087/INT/1/R tanggal 14 Desember
                                                                                    2023.




 164    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 167
Permodalan & Praktik       Tata Kelola         Tanggung Jawab Sosial         Komitmen           Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan          dan Lingkungan                ESG                Keuangan




Gandipa Jaya                                   Erwanza                                         Yuli
London Overseas Branch                         New York Overseas Branch                        Singapore Overseas Branch
General Manager                                General Manager                                 General Manager

Per 31 Desember 2025 berusia                   Per 31 Desember 2025 berusia 45 tahun.          Per 31 Desember 2025 berusia
46 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang       Meraih gelar Sarjana di bidang Teknik           44 tahun. Meraih gelar Magister di
Teknik Mesin dari Universitas Sriwijaya.       Elektro dari Institut Teknologi Bandung.        bidang Manajemen dari Universitas
Menjabat sebagai London Overseas               Menjabat sebagai New York Overseas              Sriwijaya. Menjabat sebagai Singapore
Branch General Manager berdasarkan             Branch General Manager berdasarkan              Overseas Branch General Manager
Surat Keputusan Direksi No. KP/283/            Surat Keputusan Direksi No. KP/158/             berdasarkan Surat Keputusan Direksi
DIR/R tanggal 25 Juni 2025.                    DIR/R tanggal 11 April 2025.                    No. KP/283/DIR/R tanggal 25 Juni 2025.




                       Dwi Putranto Cahyo Wibowo                       Rendy Tjahjana
                       Head of Amsterdam                               Head of Sydney
                       Representative Office                           Representative Office

                       Per 31 Desember 2025 berusia                    Per 31 Desember 2025 berusia
                       40 tahun. Meraih gelar Magister of              44 tahun. Meraih gelar Magister
                       Science di bidang Finance and Business          of Science di bidang Analytics dari
                       Economics dari Manchester Business              Columbia University dan Magister
                       School, the University of Manchester.           di bidang Business Administration
                       Menjabat sebagai Head of Amsterdam              dari Melbourne Business School,
                       Representative Office berdasarkan Surat         University of Melbourne. Menjabat
                       Keputusan No. KP/108/INT/1/R tanggal            sebagai Head of Sydney Representative
                       14 Desember 2023.                               Office berdasarkan Surat Keputusan
                                                                       No. INT/1/251/R tanggal 12 Agustus
                                                                       2024.




                                                                                                     Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                165
                                                                                    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 168
                               Performa                Laporan              Profil               Analisis dan Pembahasan                     Fungsi
                               2025                    Manajemen            Perusahaan           Manajemen atas Kinerja Bank                 Penunjang Bisnis




Demografi Pegawai
Pada tahun 2025, jumlah pegawai BNI tercatat mencapai 27.201 orang. Secara rinci, informasi mengenai
demografi pegawai BNI berdasarkan jenis kelamin, level jabatan, usia, tingkat pendidikan, dan status
ketenagakerjaan (tetap/kontrak) dalam tahun buku 2025 dan perbandingannya dengan tahun buku 2024
sebagai berikut:

Jumlah Pegawai Berdasarkan Jenis Kelamin
(dalam satuan orang)
  Jenis Kelamin                    2025                       2024
Laki-Laki                      13.011                       13.054
Perempuan                      14.190                       14.149
Jumlah                         27.201                       27.203


Jumlah Pegawai Berdasarkan Level Jabatan
(dalam satuan orang)
                                                       2025                                                                 2024
                                   Laki-Laki                         Perempuan                          Laki-Laki                      Perempuan
 Level Jabatan
                                        Persentase                          Persentase                       Persentase                           Persentase
                       Jumlah                                  Jumlah                           Jumlah                              Jumlah
                                         Pegawai                             Pegawai                          Pegawai                              Pegawai
                       Pegawai                                Pegawai                          Pegawai                             Pegawai
                                            (%)                                 (%)                              (%)                                  (%)
Entry-level             9.545                  35,1           11.890              43,7          9.612               35,3           11.965             44
Mid-level               3.156                  11,6               2.190            8,1          3.146               11,6            2.081             7,6
Senior-level                299                 1,1                101             0,4           286                 1,1              98              0,4
Executive-level               11                0,0                  9             0,0             10                0,0               5              0,0
Total Pegawai          13.011                  47,8           14.190              52,2         13.054               48,0           14.149            52,0


Jumlah Pegawai Berdasarkan Rentang Usia
(dalam satuan orang)
                                                                              2025
  Rentang                                                                 Level Jabatan                                                             Jumlah
    Usia
                       Entry-level                          Mid-level                     Senior-level                     Executive-level          Pegawai
  (Tahun)
                  Laki-Laki    Perempuan              Laki-Laki      Perempuan      Laki-Laki    Perempuan           Laki-Laki      Perempuan
18-25                 852              1.194                  1              0             0                 0                0               0       2.047
>25-35              4.480              5.765              590              395             1                 2                0               0      11.233
>35-45              2.748              3.396             1.013             760            68                35                1               1       8.022
>45-55              1.465              1.535            1.543             1.026          209                60                9               7       5.854
>55                     0                  0                  9              9           21                  4                1               1         45



                                                                              2024
  Rentang                                                                 Level Jabatan                                                             Jumlah
    Usia
                       Entry-level                          Mid-level                     Senior-level                     Executive-level          Pegawai
  (Tahun)
                  Laki-Laki    Perempuan              Laki-Laki      Perempuan      Laki-Laki    Perempuan           Laki-Laki      Perempuan
18-25                 710                 975                 2              1             0                 0                0               0       1.688
>25-35              4.767              6.298              570              383             4                 3                0               0      12.025
>35-45              2.686              3.258              961              718            68                30                1               0       7.722
>45-55              1.449              1.434             1.611             979           207                61                9               4       5.754
>55                     0                   0                 2              0             7                 4                0               1         14




 166     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 169
Permodalan & Praktik         Tata Kelola            Tanggung Jawab Sosial       Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko             Perusahaan             dan Lingkungan              ESG               Keuangan




Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan
(dalam satuan orang)
                                                             2025                                              2024
        Tingkat Pendidikan
                                      Laki-Laki           Perempuan           Total          Laki-Laki       Perempuan         Total
Strata 3                                      14                   5              19              13                 3               16
Strata 2                                    1.594             1.305            2.899            1.634           1.274           2.908
Strata 1                                   10.649            11.812           22.461          10.531           11.620          22.151
Akademi                                      497              1.066            1.563             593            1.249              1.842
SD-SMA                                       257                   2            259              283                 3              286
Jumlah                                 13.011               14.190            27.201          13.054           14.149          27.203



Jumlah Pegawai Berdasarkan Status Ketenagakerjaan
(dalam satuan orang)
                                                             2025                                              2024
    Status Ketenagakerjaan
                                      Laki-Laki           Perempuan           Total          Laki-Laki       Perempuan         Total
Tetap                                      12.109           13.157            25.266          12.200           13.178         25.378
Kontrak                                      540                 728           1.268             521             697               1.218
Trainee                                      362                 305            667              333             274                607
Jumlah                                 13.011               14.190            27.201          13.054           14.149         27.203



Tingkat Pergantian Pegawai
(dalam satuan orang)
                                                          2025                                                2024
    Jumlah Pergantian
        Pegawai                                               Persentase Pegawai                                     Persentase Pegawai
                                  Jumlah Pegawai                                           Jumlah Pegawai
                                                                      (%)                                                   (%)
Jumlah Pegawai Resign                       515                         1,9                        451                       1,7
Jumlah Pegawai Baru/
                                           1.596                        5,8                        976                       3,6
pengganti



Jumlah Pegawai Berdasarkan Generasi
(dalam satuan orang)
                                                            2025                                               2024
           Generasi
                                    Laki-Laki            Perempuan            Total          Laki-Laki       Perempuan         Total
Baby Boomer (59-77 tahun)                     3                    1                  4            2                 2                4
Gen X (47-58 tahun)                    2.861                 2.198             5.059           2.696            2.035           4.731
Gen Y (29-46 tahun)                    8.007                 9.221            17.228           8.233            9.402          17.635
Gen Z (13-28 tahun)                    2.140                 2.770             4.910            2.123           2.710           4.833
Jumlah                                13.011                14.190            27.201          13.054           14.149         27.203



Pegawai Lain Bukan Pegawai BNI
Selain pegawai full-time, di lingkungan kerja BNI juga terdapat pegawai lain yang berasal dari kerja sama
alih daya/outsourcing dengan perusahaan penyedia jasa (vendor) yang bertugas untuk mendukung
kelancaran operasional bank. Pada tahun 2025, terdapat 16.636 pegawai yang merupakan pegawai alih
daya/outsourcing. BNI memastikan bahwa seluruh pegawai, termasuk pegawai alih daya/outsourcing,
memperoleh lingkungan kerja yang dilingkupi oleh sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi hak
asasi manusia. Dalam melakukan kerja sama dengan pihak ketiga, BNI terus berupaya untuk mematuhi
setiap regulasi dan peraturan perundangan yang berlaku.




                                                                                                           Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                       167
                                                                                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 170
                               Performa         Laporan             Profil             Analisis dan Pembahasan               Fungsi
                               2025             Manajemen           Perusahaan         Manajemen atas Kinerja Bank           Penunjang Bisnis




Jumlah Kecelakaan Kerja
         Tahun            Frekuensi Kecelakaan Kerja            Persentase Kecelakaan Kerja Serius dan Fatal dari Total Pegawai (%)
2025                  -                                     -




PENGEMBANGAN KOMPETENSI [ACGS B.6.2]
Sebagai upaya mendukung Visi BNI menjadi lembaga keuangan global terpercaya yang unggul dalam
inovasi dan kinerja berkelanjutan, BNI secara konsisten melaksanakan berbagai program pelatihan dan
pengembangan kompetensi pegawai. Inisiatif ini ditujukan untuk membentuk pegawai BNI yang produktif
dan adaptif dalam menghadapi dinamika masa depan, sekaligus menumbuhkan pemimpin yang inspiratif
serta memberikan dampak strategis bagi keberlanjutan kinerja perusahaan.

Program pengembangan kompetensi dirancang dan dilaksanakan berdasarkan pemetaan kebutuhan
kompetensi pegawai, baik terhadap tuntutan posisi saat ini maupun peran yang akan diemban di masa
mendatang. BNI memastikan setiap pegawai memperoleh kesempatan yang setara untuk mengembangkan
diri melalui penguatan Technical Competency dan Behavioral Competency (termasuk di dalamnya Leadership
Competency).

Pengembangan Kompetensi Berdasarkan Program
                            Program Pengembangan                                                        Jumlah Peserta*
 Leadership Program                                                                                            3.724
 Finance & Human Capital Program                                                                              23.741
 IT, Digital & Operations Program                                                                             10.971
 Legal, Governance, Audit & Compliance Program                                                                17.261
 Network & Services Program                                                                                   11.573
 Retail Banking Program                                                                                       20.604
 Risk and Anti Fraud Program                                                                                  29.419
 Wholesale, Treasury & International Banking Program                                                          22.963
 S2 Program (Kampus Global & Nasional)                                                                             68
* Jumlah peserta merupakan akumulasi partisipasi pelatihan; satu orang pegawai dapat tercatat lebih dari satu kali, baik pada jenis program
  yang sama maupun berbeda.




Pengembangan Kompetensi Berdasarkan Level Jabatan (Termasuk Dewan Komisaris dan Direksi)
                             Level Peserta Pelatihan                                         Jumlah Pegawai Dilatih Tahun 2025*
 Dewan Komisaris                                                                                                    6
 Direktur                                                                                                          13
 SEVP - SVP                                                                                                      124
 VP - AVP                                                                                                      1.582
 MGR - AMGR                                                                                                   15.164
 Assistant (Assistant & Pegawai Dasar)                                                                        10.067
* Total pegawai dilatih sebanyak 26.956 orang terdiri dari 26.937 pegawai (exclude Pegawai MPP, Cuti di Luar Tanggungan, Sakit, dan Non Aktif
  per 31 Desember 2025) serta 19 orang anggota Dewan Komisaris dan Direksi.



Jumlah Hari dan Jam Training (Man Hours) Tahun 2025
                                                                              Sum of Durasi Pelatihan           Rata-rata Jam Pelatihan
                 Gender                     Jumlah Pegawai Dilatih*
                                                                                      (Jam)                       per Pegawai (Jam)
 Perempuan                                            14.050                           1.996.027                           142,1
 Laki-laki                                            12.887                           1.954.812                           151,7
 Total                                                26.937                           3.950.839                          146,67
 * Exclude Pegawai MPP, Cuti di Luar Tanggungan, Sakit dan Non Aktif per 31 Desember 2025




 168      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 171
Permodalan & Praktik          Tata Kelola       Tanggung Jawab Sosial          Komitmen           Laporan
Manajemen Risiko              Perusahaan        dan Lingkungan                 ESG                Keuangan




                                                                              Sum of Durasi Pelatihan          Rata-rata Jam Pelatihan
            Level Pegawai                   Jumlah Pegawai Dilatih*
                                                                                      (Jam)                      per Pegawai (Jam)
 > SVP                                                  124                              9.218                              74,34
 VP - AVP                                              1.582                           222.155                              140,4
 MGR - AMGR                                          15.164                         2.664.589                               174,4
 Assistant (Assistant & Pegawai
                                                     10.067                          1.074.876                              106,7
 Dasar)
 Total                                               26.937                         3.950.839                              146,67
 * Exclude Pegawai MPP, Cuti di Luar Tanggungan, Sakit dan Non Aktif per 31 Desember 2025

BNI berkomitmen untuk menyediakan kesempatan yang setara bagi seluruh pegawai dalam mengikuti
program pelatihan dan pengembangan kompetensi. Sepanjang tahun 2025, BNI telah menyelenggarakan
berbagai program pendidikan dan pelatihan yang diikuti oleh 26.937 pegawai atau setara dengan 99,96%
dari total pegawai BNI.

   Rata-rata jam pelatihan per pegawai                 Jumlah pegawai yang ikut                  Persentase jumlah pegawai yang ikut
         dalam tahun Pelaporan                       serta dalam program pelatihan                    serta dalam pelatihan (%)
             146,67 jam/pegawai                                    26.937                                        99,96%*
* Dari total pegawai sebanyak 26.947 orang (exclude pegawai dengan status nonaktif yaitu cuti sakit, MPP, dsb), terdapat 10 pegawai yang
  baru aktif pada akhir Desember 2025 dan akan memperoleh onboarding program di awal tahun 2026.


BIAYA PENGEMBANGAN KOMPETENSI
Sepanjang tahun 2025, realisasi biaya pendidikan dan pelatihan BNI mencapai sebesar Rp192,9 miliar, turun
4,08% dibandingkan pada tahun 2024. Penurunan ini dikarenakan adanya peningkatan efektivitas delivery
pembelajaran, antara lain internalisasi Self-Directed Learning yang memanfaatkan beragam digital learning
platform.

                  2025                                            2024                                            2023
                (Miliar Rp)                                     (Miliar Rp)                                     (Miliar Rp)
                   192,8                                           201,0                                           346,2



Pengembangan Kompetensi Senior Executive Vice President (SEVP)
              Nama Pelatihan/Workshop/                     Tanggal                  Tempat                 Jenis
 No.                                                                                                                       Penyelenggara
                 Konferensi/Seminar                      Pelaksanaan              Pelaksanaan            Pelatihan
 Ita Tetralastwati – SEVP Treasury
   1. Business Meeting BNI 2025                      19-21 Januari 2025        Bogor                   Workshop         PT Bank Negara
                                                                                                                        Indonesia
                                                                                                                        (Persero) Tbk
   2. CEO Gathering Asosiasi Pertambangan            6 Februari 2025           Jakarta                 Forum            Bank Indonesia
      Batubara Indonesia
   3. Business Meeting Tresuri Tahun 2025            9 Februari 2025           Yogyakarta              Forum            PT Bank Negara
                                                                                                                        Indonesia
                                                                                                                        (Persero) Tbk
   4. Pembelajaran Reinforcement Core                12, 14, & 16 Februari Jakarta                     Pelatihan        PT Bank Negara
      Credit Skill for Executive Leaders             2025                                                               Indonesia
                                                                                                                        (Persero) Tbk
   5. BNI Investor Daily Routine                     27 Februari 2025          Jakarta                 Forum            PT Bank Negara
                                                                                                                        Indonesia
                                                                                                                        (Persero) Tbk
   6. Townhall Meeting                               23 Mei 2025               Jakarta                 Forum            PT Bank Negara
                                                                                                                        Indonesia
                                                                                                                        (Persero) Tbk
   7.    Pembekalan Sertifikasi Manajemen            3 Juni 2025               Jakarta                 Pembekalan       Lembaga
         Risiko JK 7                                                                                                    Pengembangan
                                                                                                                        Perbankan
                                                                                                                        Indonesia (LPPI)




                                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                       169
                                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 172
                            Performa        Laporan         Profil               Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                            2025            Manajemen       Perusahaan           Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




            Nama Pelatihan/Workshop/                    Tanggal               Tempat                Jenis
No.                                                                                                             Penyelenggara
               Konferensi/Seminar                     Pelaksanaan           Pelaksanaan           Pelatihan
  8. Keynote Speaker LCT Forum Group            11 Juni 2025             Seoul                  Forum          Bank Indonesia
     Discussion with BI and KBRI Seoul
  9.   Sharing Session BNI dan Kementerian      4 Agustus 2025           Jakarta                Forum          PT Bank Negara
       Koperasi "Penguatan Ekonomi                                                                             Indonesia
       Kerakyatan Berbasis Gotong Royong”                                                                      (Persero) Tbk
 10. Seminar Economic Outlook 2026              2 September 2025         Online Meeting         Seminar        Asosiasi
                                                                                                               Perusahaan
                                                                                                               Pembiayaan
                                                                                                               Indonesia (APPI)
 11. Hijrah Finansial - BSI                     12 September 2025        Jakarta                Forum          PT Bank Negara
                                                                                                               Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
12. Compliance Forum Tahun 2025                 16 September 2025        Jakarta                Forum          PT Bank Negara
                                                                                                               Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
13.    CEO Direction                            1 November 2025          Jakarta                Forum          PT Bank Negara
                                                                                                               Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
14.    Rakernas SP BNI                          7 November 2025          Jakarta                Forum          PT Bank Negara
                                                                                                               Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
15.    Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko       14 November 2025         Jakarta                Sertifikasi    Lembaga
       JK 7                                                                                                    Sertifikasi Profesi
                                                                                                               Perbankan (LSPP)
16.    BNI Emerald Market Outlook               1 Desember 2025          Jakarta                Forum          PT Bank Negara
                                                                                                               Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
 17. Corporate Gathering - Human Capital        9 Desember 2025          Jakarta                Forum          PT Bank Negara
     Executive Forum : Tema "The New                                                                           Indonesia
     Growth Engine"                                                                                            (Persero) Tbk
18.    BNI HC Leader Talk                       9 Desember 2025          Jakarta                Forum          PT Bank Negara
                                                                                                               Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
Victor Eriko K. – SEVP Information Technology
  1.   BNI Investor Daily Round Table and       15 Januari 2025          Jakarta                Seminar        PT Bank Negara
       Appreciation Night 2024                                                                                 Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
  2. Business Meeting BNI Tahun 2025            20-21 Januari 2025       Bogor                  Seminar        PT Bank Negara
                                                                                                               Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
  3. Earnings Call and Press Conference         22 Januari 2025          Jakarta                Conference     PT Bank Negara
     FY - 2024                                                                                                 Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
  4.   Juri Grand Final Pitching BINNOVA        20 Februari 2025         Jakarta                Pembicara      PT Bank Negara
       Batch 4                                                                                                 Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
  5. Sharing Session IT BNI NWOW                26 Februari 2025         Jakarta                Pembicara      PT Bank Negara
                                                                                                               Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
  6. Sharing Session IT BNI NWOW                20 Maret 2025            Jakarta                Pembicara      PT Bank Negara
                                                                                                               Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
  7. Sharing Session ODP IT Batch 332           25 April 2025            Jakarta                Pembicara      PT Bank Negara
                                                                                                               Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
  8. Earnings Call 1Q-2025                      28 April 2025            Online Meeting         Conference     PT Bank Negara
                                                                                                               Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk




170     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 173
Permodalan & Praktik       Tata Kelola         Tanggung Jawab Sosial      Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan          dan Lingkungan             ESG               Keuangan




             Nama Pelatihan/Workshop/                    Tanggal               Tempat               Jenis
 No.                                                                                                             Penyelenggara
                Konferensi/Seminar                     Pelaksanaan           Pelaksanaan          Pelatihan
   9. Pembekalan Sertifikasi Manajemen             3 Juni 2025            Jakarta               Pembekalan     Lembaga
      Risiko JK 7                                                                                              Pengembangan
                                                                                                               Perbankan
                                                                                                               Indonesia (LPPI)
  10.   Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko         11 Juni 2025           Jakarta               Sertifikasi    Lembaga
        JK 7                                                                                                   Sertifikasi Profesi
                                                                                                               Perbankan (LSPP)
  11. Earnings Call 2025                           25 Juli 2025           Jakarta               Conference     PT Bank Negara
                                                                                                               Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
  12. Alibaba Cloud - Building Trust in AI -       13 Agustus 2025        Jakarta               Panel          Alibaba
      Powered Finance                                                                           Discussion
  13. IBM AI Leadership Exchange Indonesia         14 Agustus 2025        Jakarta               Panel          IBM Indonesia
                                                                                                Discussion
  14. Correspondent Banking Forum                  17 Agustus 2025        London                Conference     JP Morgan
  15. Singapore Fintech 2025                       11 November 2025       Singapura             Conference     Singapore Fintech
  16. Nusantara AI Intelligence                    3 Desember 2025        Jakarta               Appreciation   Alibaba
                                                                                                Night
  17.   BNI HC Leaders Talk                        9 Desember 2025        Jakarta               Sharing        PT Bank Negara
                                                                                                Session        Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
 Na Steven Suryana – SEVP Wealth Management
   1. Business Meeting Wilayah 06                  9 Januari 2025         Surabaya              Sharing        PT Bank Negara
                                                                                                Session        Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
   2. Workshop Sektor REB Tahun 2025               14 - 15 Januari 2025   Bogor                 Workshop       PT Bank Negara
                                                                                                               Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
   3.   BNI Investor Daily Round Table             15 Januari 2025        Jakarta               Workshop       PT Bank Negara
                                                                                                               Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
   4. Business Meeting BNI 2025                    20-21 Januari 2025     Bogor                 Workshop       PT Bank Negara
                                                                                                               Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
   5. Earnings Call and Press Conference           22 Januari 2025        Jakarta               Workshop       PT Bank Negara
      FY - 2024                                                                                                Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
   6.   Pembelajaran Reinforcement Core            12,14 & 16 Februari    Jakarta               Pelatihan      PT Bank Negara
        Credit Skill for Executive Leaders         2025                                                        Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
   7.   Okezone Forum Narasumber Talkshow          25 Februari 2025       Jakarta               Sharing        Okezone Forum
        Cerdas Mengatur Keuangan untuk                                                          Session
        Gen Z
   8.   BNI Investor Daily Round Table             27 Februari 2025       Jakarta               Workshop       PT Bank Negara
                                                                                                               Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
   9. Earnings Call and Press Conference           28 April 2025          Jakarta               Workshop       PT Bank Negara
      1Q-2025                                                                                                  Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
  10. Townhall Meeting BNI 2025                    23 Mei 2025            Jakarta               Workshop       PT Bank Negara
                                                                                                               Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
  11.   Pembekalan Sertifikasi Manajemen           3 Juni 2025            Jakarta               Pembekalan     Lembaga
        Risiko JK 7                                                                                            Pengembangan
                                                                                                               Perbankan
                                                                                                               Indonesia (LPPI)




                                                                                                     Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                               171
                                                                                    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 174
                          Performa         Laporan           Profil               Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                          2025             Manajemen         Perusahaan           Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




           Nama Pelatihan/Workshop/                    Tanggal                 Tempat                Jenis
No.                                                                                                              Penyelenggara
              Konferensi/Seminar                     Pelaksanaan             Pelaksanaan           Pelatihan
12.   Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko       11 Juni 2025               Jakarta                Sertifikasi    Lembaga
      JK 7                                                                                                      Sertifikasi Profesi
                                                                                                                Perbankan (LSPP)
13. Earnings Call 1H-2025                      25 Juli 2025               Jakarta                Workshop       PT Bank Negara
                                                                                                                Indonesia
                                                                                                                (Persero) Tbk
14. Sharing Session BNI & Kementerian          4 Agustus 2025             Jakarta                Workshop       PT Bank Negara
    Koperasi: "Penguatan Ekonomi                                                                                Indonesia
    Kerakyatan Berbasis Gotong Royong"                                                                          (Persero) Tbk
15. Compliance Forum Tahun 2025                16 September 2025          Jakarta                Workshop       PT Bank Negara
                                                                                                                Indonesia
                                                                                                                (Persero) Tbk
 16   Pelaksanaan CEO Direction -              1 Oktober 2025             Jakarta                Workshop       PT Bank Negara
      Implementasi New Region, Area, dan                                                                        Indonesia
      Branch Model                                                                                              (Persero) Tbk
 17. Earnings Call 3Q-2025                     24 Oktober 2025            Jakarta                Workshop       PT Bank Negara
                                                                                                                Indonesia
                                                                                                                (Persero) Tbk
 18 Event Customer Gathering Sinarmas          15 November 2025           Jakarta                Workshop       PT Bank Negara
    Land                                                                                                        Indonesia
                                                                                                                (Persero) Tbk &
                                                                                                                Sinarmas Land
19. Leaders Gathering and Reception:           26 November 2025           Jakarta                Sharing        Mastercard
    Building Financial Resilience in a                                                           Session
    Digital Economy
20. Event BNI Emerald Market Outlook           1 Desember 2025            Jakarta                Sharing        PT Bank Negara
    2025                                                                                         Session        Indonesia
                                                                                                                (Persero) Tbk
 21. Konsinyering Komisi XI DPR RI             8 Desember 2025            Jakarta                Sharing        PT Bank Mandiri
     bersama Himbara dan BSI                                                                     Session        (Persero) Tbk
Bun Hendra – SEVP Credit Risk
  1. Business Meeting BNI 2025                 19 - 21 Januari 2025       Bogor                  Workshop       PT Bank Negara
                                                                                                                Indonesia
                                                                                                                (Persero) Tbk
 2.   Pembelajaran Reinforcement Core          12,14 & 16 Februari        Jakarta                Pelatihan      PT Bank Negara
      Credit Skill for Executive Leaders       2025                                                             Indonesia
                                                                                                                (Persero) Tbk
 3. Sharing session : Mindset of a             24 April 2025              Jakarta                Workshop       MUFG & PT Bank
    Distressed Banker, Considerations for                                                                       Negara Indonesia
    managing loans at risk - Kerjasama                                                                          (Persero) Tbk
    dengan MUFG Facilitator : Angelina
    Bopp - Head of Credit Managerd
    Assets (APAC MUFG Bank) & Lauren
    Anderson (Credit Managed Assets
    Global Corporate & Investment
    Banking)
 4.   Pembekalan Sertifikasi Manajemen         3 Juni 2025                Jakarta                Pembekalan     Lembaga
      Risiko JK 7                                                                                               Pengembangan
                                                                                                                Perbankan
                                                                                                                Indonesia (LPPI)
 5.   Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko       11 Juni 2025               Jakarta                Sertifikasi    Lembaga
      JK 7                                                                                                      Sertifikasi Profesi
                                                                                                                Perbankan (LSPP)




172    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 175
Permodalan & Praktik       Tata Kelola        Tanggung Jawab Sosial      Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan         dan Lingkungan             ESG               Keuangan




             Nama Pelatihan/Workshop/                   Tanggal               Tempat               Jenis
 No.                                                                                                            Penyelenggara
                Konferensi/Seminar                    Pelaksanaan           Pelaksanaan          Pelatihan
   6. Narasumber pada Virtual Seminar LPPI        13 Juni 2025           Online Meeting        Workshop       Lembaga
      ke-104 Topic: LPPI Virtual Seminar 104                                                                  Pengembangan
      "Penerapan ICoFR untuk Meningkatkan                                                                     Perbankan
      Integritas Laporan Keuangan dan                                                                         Indonesia (LPPI)
      Kepercayaan Publik"
   7. Acara Sharing Season Dirjenbun              5 Agustus 2025         Online Meeting        Workshop       PT Bank Negara
      sosialisasi Kebijakan Plasma Industri                                                                   Indonesia
      Kelapa Sawit                                                                                            (Persero) Tbk
   8. OnBoarding Retail Productive Credit         14 Agustus 2025        Online Meeting        Pelatihan      PT Bank Negara
      Risk (RPR), serta Pelatihan Head of                                                                     Indonesia
      Retail Productive Credit Risk (HRP) dan                                                                 (Persero) Tbk
      Head of Commercial Credit Risk (HOR)
   9. Compliance Forum Tahun 2025                 16 September 2025      Jakarta               Workshop       PT Bank Negara
                                                                                                              Indonesia
                                                                                                              (Persero) Tbk
  10.   Pelatihan Wawasan Kebangsaan              17 Oktober 2025        Magelang              Pelatihan      PT Bank Negara
                                                                                                              Indonesia
                                                                                                              (Persero) Tbk
  11.   BEST (BNI ESG & Sustainability            19 November 2025       Jakarta               Workshop       PT Bank Negara
        Transition)                                                                                           Indonesia
                                                                                                              (Persero) Tbk
  12. Knowledge Sharing terkait Analisa           11 Desember 2025       Jakarta               Workshop       Otoritas Jasa
      Kredit Korporasi Perbankan                                                                              Keuangan (OJK)
      (Fasilitator)
 Pancaran Affendi – SEVP Wholesale Solutions & Value Chain
   1.   BNI Investor Daily Round Table (BNI       15 Januari 2025        Jakarta               Seminar        PT Bank Negara
        IDRT) dan Appreciation Night 2024                                                                     Indonesia
                                                                                                              (Persero) Tbk
   2. Business Meeting BNI 2025                   19 - 21 Januari 2025   Bogor                 Workshop       PT Bank Negara
                                                                                                              Indonesia
                                                                                                              (Persero) Tbk
   3. Earnings Call dan Press Conference          22 Januari 2025        Jakarta               Seminar        PT Bank Negara
      FY-2024                                                                                                 Indonesia
                                                                                                              (Persero) Tbk
   4. Pembelajaran Reinforcement Core             12,14 & 16 Februari    Jakarta               Pelatihan      PT Bank Negara
      Credit Skill for Executive Leaders          2025                                                        Indonesia
                                                                                                              (Persero) Tbk
   5. Acara Thought Leadership Forum              18 Februari 2025       Jakarta               Seminar        PT Bank Negara
      - Pertamina Forum: Ïndonesia's Oil                                                                      Indonesia
      & Gas Future: Economic Trends &                                                                         (Persero) Tbk
      Commodity Market Insight
   6. Opening Speech BNIdirect                    22 April 2025          Surabaya              Sharing        PT Bank Negara
      Capabilities & Supply Chain Event                                                        Session        Indonesia
      Vol.1 "Redefining Transaction Banking                                                                   (Persero) Tbk
      Experience"
   7. Sharing Session "Mindset of a               24 April 2025          Jakarta               Sharing        PT Bank Negara
      Distressed Banker"                                                                       Session        Indonesia
                                                                                                              (Persero) Tbk
   8. Earnings Call 1Q2025                        28 April 2025          Online Meeting        Seminar        PT Bank Negara
                                                                                                              Indonesia
                                                                                                              (Persero) Tbk
   9. Program Pemeliharaan SMR JK 07 dari         7 Mei 2025             Online Meeting        Pembekalan     Badan Sertifikasi
      BSMR                                                                                                    Manajemen
                                                                                                              Risiko (BSMR)
  10. Townhall Meeting BNI 2025                   23 Mei 2025            Jakarta               Forum          PT Bank Negara
                                                                                                              Indonesia
                                                                                                              (Persero) Tbk




                                                                                                    Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                            173
                                                                                   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 176
                           Performa        Laporan           Profil             Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                           2025            Manajemen         Perusahaan         Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




            Nama Pelatihan/Workshop/                    Tanggal                Tempat              Jenis
No.                                                                                                            Penyelenggara
               Konferensi/Seminar                     Pelaksanaan            Pelaksanaan         Pelatihan
 11. Workshop BNI - BCG Priority               3 Juni 2025                Jakarta              Workshop       BCG - PT Bank
     Alignment on Avatar                                                                                      Negara Indonesia
12. Opening Speech BNIdirect                   24 Juni 2025               Makassar             Sharing        PT Bank Negara
    Capabilities & Supply Chain Event                                                          Session        Indonesia
    Vol.2 "Redefining Transaction Banking                                                                     (Persero) Tbk
    Experience"
13.    Konsinyering Komisi XI DPR RI           22 Juli 2025               Jakarta              Forum          PT Bank Negara
       bersama Himbara dan BSI                                                                                Indonesia
                                                                                                              (Persero) Tbk
14. Earnings Call 1H-2025                      25 Juli 2025               Online Meeting       Seminar        PT Bank Negara
                                                                                                              Indonesia
                                                                                                              (Persero) Tbk
15. BNIdirect Capabilities Event Vol.3         25 Juli 2025               Medan                Sharing        PT Bank Negara
    "Redefining Transaction Banking                                                            Session        Indonesia
    Experience"                                                                                               (Persero) Tbk
 16 Sharing Session BNI & KEMENKOP             4 Agustus 2025             Jakarta              Sharing        PT Bank Negara
    "Penguatan Ekonomi Kerakyatan                                                              Session        Indonesia
    Berbasis Gotong Royong"                                                                                   (Persero) Tbk
 17.   Sharing Session "Enhance Kebijakan      5 Agustus 2025             Jakarta              Sharing        PT Bank Negara
       terkait Industri Kelapa Sawit di                                                        Session        Indonesia
       Indonesia 2025"                                                                                        (Persero) Tbk
18.    BNI - Sinar Mas Agri Workshop           21 Agustus 2025            Jakarta              Workshop       PT Bank Negara
       Economis Update 2025: Strategi                                                                         Indonesia
       Investasi di Tengah Tantangan Ekonomi                                                                  (Persero) Tbk
       Global
19. Workshop Debt Pushdown in cross-           10 September 2025          Jakarta              Workshop       PT Bank Negara
    Border Financing: An Indonesia Lawa                                                                       Indonesia
    Perspective                                                                                               (Persero) Tbk
20. Compliance Forum "Pengambilan              16 September 2025          Jakarta              Forum          PT Bank Negara
    Keputusan Berdasarkan Prinsip                                                                             Indonesia
    Business Judgement Rule Dalam                                                                             (Persero) Tbk
    Rangka Good Corporate Governance
    dan Anti Fraud Korupsi"
21. CEO Direction - Implementasi New           1 Oktober 2025             Jakarta              Workshop       PT Bank Negara
    Region, Area, dan Branch Model                                                                            Indonesia
                                                                                                              (Persero) Tbk
22. Earnings Call 3Q-2025                      24 Oktober 2025            Online Meeting       Seminar        PT Bank Negara
                                                                                                              Indonesia
                                                                                                              (Persero) Tbk
23. Forum Diskusi Makroprudensial              14 November 2025           Jakarta              Forum          Bank Indonesia
    Terbatas dengan topik "Penguatan
    Kebijakan Makroprudensial dalam
    Mendorong Percepatan Intermediasi
    Perbankan"
24. ESG Sustainability & Transition "BEST"     19 November 2025           Jakarta              Sharing        PT Bank Negara
    Event Peluncuran Advisory Playbook                                                         Session        Indonesia
    Perkebunan Kelapa Sawit                                                                                   (Persero) Tbk
25. Event BNI Emerald Market Outlook           1 Desember 2025            Jakarta              Sharing        PT Bank Negara
    2025                                                                                       Session        Indonesia
                                                                                                              (Persero) Tbk
26. Capabilities Event Vol.4 "Building a       2 Desember 2025            Jakarta              Sharing        PT Bank Negara
    Resilient FMCG Ecosystem through                                                           Session        Indonesia
    Digital Finance & Supply Chain                                                                            (Persero) Tbk
    Transparency"
27. Mini Workshop Digital Economy dan          31 Desember 2025           Jakarta              Workshop       PT Bank Negara
    Penutupan Akhir Tahun 2025                                                                                Indonesia
                                                                                                              (Persero) Tbk




174     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 177
Permodalan & Praktik       Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial     Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan       dan Lingkungan            ESG               Keuangan




             Nama Pelatihan/Workshop/                 Tanggal              Tempat               Jenis
 No.                                                                                                         Penyelenggara
                Konferensi/Seminar                  Pelaksanaan          Pelaksanaan          Pelatihan
 Andy Yusdiman – SEVP Commercial & SME
   1. Sharing Session BNI & KEMENKOP:           4 Agustus 2025        Jakarta               Forum          Kementerian
      "Penguatan Ekonomi Kerakyatan                                                                        Koperasi dan
      Berbasis Gotong Royong"                                                                              Usaha Kecil
                                                                                                           dan Menengah
                                                                                                           (KemenKopUKM)
   2. Pembicara Utama dalam Acara PwC           5 Agustus 2025        Jakarta               Forum          PWC
      Indonesia dan PwC Singapura dalam
      Talkshow "Debt Financing Strategies
      Amid Economic Uncertainty”
   3. Progress Update - Koperasi Desa/          7 Agustus 2025        Jakarta               Forum          Danantara
      KDMP                                                                                                 Indonesia
   4. Pre Class Program Top Gun Program         8 Agustus 2025        Jakarta               Pelatihan      Danantara
      2025                                                                                                 Indonesia
   5. Kunker Komisi XI DPR RI                   12 - 13 Agustus       Balikpapan            Forum          Dewan
                                                2025                                                       Perwakilan
                                                                                                           Rakyat Republik
                                                                                                           Indonesia (DPR
                                                                                                           RI)
   6. Launching Program Cross Referal           13 Agustus 2025       Jakarta               Forum          PT Bank Negara
      Commercial                                                                                           Indonesia
                                                                                                           (Persero) Tbk
   7. Pre Class Chief Business Director         13 Agustus 2025       Jakarta               Forum          Danantara
                                                                                                           Indonesia
   8. Assesmen Profesional Qualification        3 September 2025      Jakarta               Forum          PT Daya Dimensi
      (PQ)                                                                                                 Indonesia
   9. Compliance Forum Tahun 2025               16 September 2025     Jakarta               Forum          PT Bank Negara
                                                                                                           Indonesia
                                                                                                           (Persero) Tbk
  10.   Juri Grand Final Pitching Binnova       18 September 2025     Jakarta               Forum          PT Bank Negara
        Batch 5                                                                                            Indonesia
                                                                                                           (Persero) Tbk
  11.   Operasionalisasi & Pengembangan         26 September 2025     Jakarta               Forum          Koperasi Desa/
        KDKMP                                                                                              Kelurahan Merah
                                                                                                           Putih (KDMP)
  12. Pembekalan Sertifikasi Manajemen          11 November 2025      Jakarta               Pembekalan     Indonesian Risk
      Risiko JK 7                                                                                          Professional
                                                                                                           Association
                                                                                                           (IRPA)
  13. Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko        14 November 2025      Jakarta               Sertifikasi    Badan Sertifikasi
      JK 7                                                                                                 Manajemen
                                                                                                           Risiko (BSMR)
  14. BNI HC Leaders Talk                       9 Desember 2025       Jakarta               Forum          PT Bank Negara
                                                                                                           Indonesia
                                                                                                           (Persero) Tbk
 Efrizal – SEVP Government & Solution
   1. Compliance Forum Tahun 2025               16 September 2025     Jakarta               Forum          PT Bank Negara
                                                                                                           Indonesia
                                                                                                           (Persero) Tbk
   2. Pelatihan Reinforcement Core Credit       17 September 2025,    Jakarta               Pelatihan      PT Bank Negara
      Skill – Training Consultant “Moodys       8 & 10 Oktober 2025                                        Indonesia
      Analytics                                                                                            (Persero) Tbk
   3. Pelaksanaan CEO Direction -               1 Oktober 2025        Jakarta               Workshop       PT Bank Negara
      Implementation New Region, Area dan                                                                  Indonesia
      Branch Model                                                                                         (Persero) Tbk




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                         175
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 178
                             Performa       Laporan         Profil             Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                             2025           Manajemen       Perusahaan         Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




            Nama Pelatihan/Workshop/                    Tanggal               Tempat              Jenis
No.                                                                                                           Penyelenggara
               Konferensi/Seminar                     Pelaksanaan           Pelaksanaan         Pelatihan
  4. Earnings Call 3Q-2025 via Zoom             24 Oktober 2025          Jakarta              Workshop       PT Bank Negara
                                                                                                             Indonesia
                                                                                                             (Persero) Tbk
  5.   Rakernas SP BNI                          7 November 2025          Jakarta              Sharing        PT Bank Negara
                                                                                              Session        Indonesia
                                                                                                             (Persero) Tbk
  6.   Pembekalan Sertifikasi Manajemen         11 November 2025         Jakarta              Pembekalan     Indonesian Risk
       Risiko JK 7                                                                                           Professional
                                                                                                             Association
                                                                                                             (IRPA)
  7. Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko         14 November 2025         Jakarta              Sertifikasi    Badan Sertifikasi
     JK 7                                                                                                    Manajemen
                                                                                                             Risiko (BSMR)
  8.   BNI HC Leaders Talk                      9 Desember 2025          Jakarta              Sharing        PT Bank Negara
                                                                                              Session        Indonesia
                                                                                                             (Persero) Tbk
Saridatun – SEVP Remedial & Recovery
  1. Compliance Forum Tahun 2025                16 September 2025        Jakarta              Forum          PT Bank Negara
                                                                                                             Indonesia
                                                                                                             (Persero) Tbk
  2. Earnings Call 3Q-2025 via Zoom             24 Oktober 2025          Jakarta              Workshop       PT Bank Negara
                                                                                                             Indonesia
                                                                                                             (Persero) Tbk
  3.   Rakernas SP BNI                          7 November 2025          Jakarta              Workshop       PT Bank Negara
                                                                                                             Indonesia
                                                                                                             (Persero) Tbk
  4.   Pembekalan Sertifikasi Manajemen         11 November 2025         Jakarta              Pembekalan     Indonesian Risk
       Risiko JK 7                                                                                           Professional
                                                                                                             Association
                                                                                                             (IRPA)
  5.   Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko       14 November 2025         Jakarta              Sertifikasi    Badan Sertifikasi
       JK 7                                                                                                  Manajemen
                                                                                                             Risiko (BSMR)
  6.   Anugerah Reksa Bandha Tahun 2025         18 Desember 2025         Jakarta              Forum          Kementerian
                                                                                                             Keuangan
Sri Indira – SEVP Network & Sales
  1.   Sharing Session BNI & Kementerian        4 Agustus 2025           Jakarta              Sharing        PT Bank Negara
       Koperasi: "Penguatan Ekonomi                                                           Session        Indonesia
       Kerakyatan Berbasis Gotong Royong""                                                                   (Persero) Tbk
  2. Press Conference wondrX                    7 Agustus 2025           Jakarta              Narasumber     PT Bank Negara
                                                                                                             Indonesia
                                                                                                             (Persero) Tbk
  3. Scale Up 2.0 : Generate Your               23 - 24 Agustus          Jakarta              Workshop       Aksoro Business
     Exponential Business Growth                2025                                                         School
  4. Onboarding Tim Proyek New Region,          25 Agustus 2025          Jakarta              Sharing        PT Bank Negara
     Area, dan Branch Model                                                                   Session        Indonesia
                                                                                                             (Persero) Tbk
  5.   CRM Blueprint Batch 5: Optimasi          6 - 7 September          Online Meeting       Workshop       Aksoro Business
       Strategi CRM                             2025                                                         School
  6. Compliance Forum Tahun 2025                16 September 2025        Jakarta              Forum          PT Bank Negara
                                                                                                             Indonesia
                                                                                                             (Persero) Tbk
  7.   Pelatihan Persiapan Implementasi New     24 Oktober 2025          Online Meeting       Narasumber     PT Bank Negara
       Region, Area, dan Branch Model Tahun                                                                  Indonesia
       2025 untuk W08 dan W15                                                                                (Persero) Tbk




176     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 179
Permodalan & Praktik       Tata Kelola         Tanggung Jawab Sosial     Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan          dan Lingkungan            ESG               Keuangan




             Nama Pelatihan/Workshop/                    Tanggal              Tempat               Jenis
 No.                                                                                                            Penyelenggara
                Konferensi/Seminar                     Pelaksanaan          Pelaksanaan          Pelatihan
   8. Pembelajaran Reinforcement Core              17 September 2025,    Jakarta               Pelatihan      PT Bank Negara
      Credit Skill for Executive Leaders           8 & 10 Oktober 2025                                        Indonesia
                                                                                                              (Persero) Tbk
   9. Pelaksanaan CEO Direction -                  1 Oktober 2025        Jakarta               Workshop       PT Bank Negara
      Implementation New Region, Area dan                                                                     Indonesia
      Branch Model                                                                                            (Persero) Tbk
  10.   Sosialisasi Implementasi Kapabilitas       3 - 4 Oktober 2025    Bali                  Narasumber     PT Bank Negara
        T-2                                                                                                   Indonesia
                                                                                                              (Persero) Tbk
  11.   Pelatihan Persiapan Pensiun - Materi       22 Oktober 2025       Online Meeting        Pelatihan      PT Bank Negara
        Hak & Kewajiban Pegawai terkait Masa                                                                  Indonesia
        Pensiun                                                                                               (Persero) Tbk
  12. Earnings Call 3Q-2025                        24 Oktober 2025       Jakarta               Workshop       PT Bank Negara
                                                                                                              Indonesia
                                                                                                              (Persero) Tbk
  13. Diskusi Model Bisnis dan Digitalisasi        7 November 2025       Jakarta               Narasumber     PT Bank Negara
      yang Efektif untuk Memenangkan                                                                          Indonesia
      Pasar                                                                                                   (Persero) Tbk
  14. Pelatihan "How To Manage Territory           8 November 2025       Jakarta               Narasumber     PT Bank Negara
      dan Manage Portfolio"                                                                                   Indonesia
                                                                                                              (Persero) Tbk
  15. Pembekalan Sertifikasi Manajemen             11 November 2025      Jakarta               Pembekalan     Indonesian Risk
      Risiko JK 7                                                                                             Professional
                                                                                                              Association
                                                                                                              (IRPA)
  16. Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko           14 November 2025      Jakarta               Sertifikasi    Badan Sertifikasi
      JK 7                                                                                                    Manajemen
                                                                                                              Risiko (BSMR)
  17.   BNI HC Leaders Talk                        9 Desember 2025       Jakarta               Sharing        PT Bank Negara
                                                                                               Session        Indonesia
                                                                                                              (Persero) Tbk
 Efita Praharani – SEVP Human Capital
   1. In-class Session Talent Acceleration         16 Juli 2025          Jakarta               Workshop       PT Bank Negara
      Program (TACT) - Amidextrous                                                                            Indonesia
      Leadership                                                                                              (Persero) Tbk
   2. Earnings Call 1H-2025                        25 Juli 2025          Online Meeting        Seminar        PT Bank Negara
                                                                                                              Indonesia
                                                                                                              (Persero) Tbk
   3. Compliance Forum Tahun 2025                  16 September 2025     Jakarta               Forum          PT Bank Negara
                                                                                                              Indonesia
                                                                                                              (Persero) Tbk
   4. Pembelajaran Reinforcement Core              17 September 2025,    Jakarta               Pelatihan      PT Bank Negara
      Credit Skill for Executive Leaders           8 & 10 Oktober 2025                                        Indonesia
                                                                                                              (Persero) Tbk
   5. CEO Direction - Implementasi New             1 Oktober 2025        Jakarta               Workshop       PT Bank Negara
      Region, Area, dan Branch Model                                                                          Indonesia
                                                                                                              (Persero) Tbk
   6.   Sosialisasi Kapabilitas T-2                3 Oktober 2025        Jakarta               Sharing        PT Bank Negara
        Implementasi New Region, Area,                                                         Session        Indonesia
        dan Branch Model                                                                                      (Persero) Tbk
   7. Sharing session (Forum Malam                 16 Oktober 2025       Jakarta               Sharing        PT Bank Negara
      Aspirasi/Formasi)                                                                        Session        Indonesia
                                                                                                              (Persero) Tbk




                                                                                                    Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                            177
                                                                                   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 180
                            Performa          Laporan        Profil              Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                            2025              Manajemen      Perusahaan          Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




            Nama Pelatihan/Workshop/                    Tanggal                Tempat               Jenis
No.                                                                                                             Penyelenggara
               Konferensi/Seminar                     Pelaksanaan            Pelaksanaan          Pelatihan
 8. Earnings Call 3Q-2025                         24 Oktober 2025         Online Meeting        Seminar        PT Bank Negara
                                                                                                               Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
 9.    Implementasi New Region Model W08          31 Oktober - 1          Bali                  Sharing        PT Bank Negara
       bersama Direktur Utama                     November 2025                                 Session        Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
10.    Rakernas SP BNI                            7 November 2025         Jakarta               Sharing        PT Bank Negara
                                                                                                Session        Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
 11.   Narasumber Program Pelatihan               8 November 2025         Jakarta               Sharing        PT Bank Negara
       Implementasi Project BRAVE W15 Th                                                        Session        Indonesia
       2025 dengan Tema: Materi How to                                                                         (Persero) Tbk
       Manage Territory and Manage Portfolio
12.    Pembekalan Sertifikasi Manajemen           11 November 2025        Jakarta               Pembekalan     Indonesian Risk
       Risiko JK 7                                                                                             Professional
                                                                                                               Association
                                                                                                               (IRPA)
13.    Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko         14 November 2025        Jakarta               Sertifikasi    Badan Sertifikasi
       JK 7                                                                                                    Manajemen
                                                                                                               Risiko (BSMR)
14. Narasumber di acara Strengthening             24 November 2025        Jakarta               Workshop       PT Bank Negara
    RHM : Empowering People, Driving                                                                           Indonesia
    Business Through Digital Mindset                                                                           (Persero) Tbk
15. Corporate Gathering - Human Capital           9 Desember 2025         Jakarta               Sharing        PT Bank Negara
    Executive Forum dengan tema "The                                                            Session        Indonesia
    New Growth Engine"                                                                                         (Persero) Tbk
16.    BNI Human Capital Leaders Talk             9 Desember 2025         Jakarta               Sharing        PT Bank Negara
                                                                                                Session        Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
 17. Workshop & Enablement Persiapan              12 Desember 2025        Jakarta               Workshop       PT Bank Negara
     Pembentukan Fungsi Branch Banking                                                                         Indonesia
     Officer (BBO), Area Bussines Support                                                                      (Persero) Tbk
     (ABS), dan Persiapan Rollout T2-
     Implementasi New Region, Area dan
     Branch Model
18. Human Capital Alignment Workshop              24 Desember 2025        Jakarta               Workshop       PT Bank Negara
    2025                                                                                                       Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
Johansyah – SEVP Legal & Governance
  1.   Seminar dan Rapat Anggota Tahunan          26 Agustus 2025         Jakarta               Forum          Asosiasi Kurator
       AKPI                                                                                                    dan Pengurus
                                                                                                               Indonesia (AKPI)
 2. Compliance Forum Tahun 2025                   16 September 2025       Jakarta               Forum          PT Bank Negara
                                                                                                               Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
 3.    CEO Direction - Implementasi New           1 Oktober 2025          Jakarta               Workshop       PT Bank Negara
       Region, Area, dan Branch Model                                                                          Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
 4.    Pembelajaran Reinforcement Core            8, 10 Oktober 2025      Jakarta               Pelatihan      PT Bank Negara
       Credit Skill for Executive Leaders                                                                      Indonesia
                                                                                                               (Persero) Tbk
 5.    Seminar FKDKP Batch 2 - Memahami           16 Oktober 2025         Online Meeting        Seminar        Forum
       pentingnya integritas dalam                                                                             Komunikasi
       pengelolaan lembaga keuangan                                                                            Direktur
                                                                                                               Kepatuhan
                                                                                                               Perbankan
 6.    Sertifikasi Indonesia Internal Audit       24 Oktober 2025         Jakarta               Pelatihan      The Institute of
       Practitioner (IIAP)                                                                                     Internal Auditors




178     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 181
Permodalan & Praktik       Tata Kelola       Tanggung Jawab Sosial   Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan        dan Lingkungan          ESG               Keuangan




             Nama Pelatihan/Workshop/                  Tanggal            Tempat               Jenis
 No.                                                                                                        Penyelenggara
                Konferensi/Seminar                   Pelaksanaan        Pelaksanaan          Pelatihan
   7. Earnings Call 3Q-2025 via Zoom             24 Oktober 2025     Jakarta               Workshop       PT Bank Negara
                                                                                                          Indonesia
                                                                                                          (Persero) Tbk
   8.   Rakernas SP BNI                          7 November 2025     Jakarta               Workshop       PT Bank Negara
                                                                                                          Indonesia
                                                                                                          (Persero) Tbk
   9.   Pembekalan Sertifikasi Manajemen         11 November 2025    Jakarta               Pembekalan     Indonesian Risk
        Risiko JK 7                                                                                       Professional
                                                                                                          Association
                                                                                                          (IRPA)
  10.   Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko       14 November 2025    Jakarta               Sertifikasi    Badan Sertifikasi
        JK 7                                                                                              Manajemen
                                                                                                          Risiko (BSMR)
  11.   BNI HC Leaders Talk                      9 Desember 2025     Jakarta               Sharing        PT Bank Negara
                                                                                           Session        Indonesia
                                                                                                          (Persero) Tbk




                                                                                                Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                        179
                                                                               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 182
                         Performa       Laporan         Profil             Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                         2025           Manajemen       Perusahaan         Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




Struktur dan Komposisi
Pemegang Saham                                              [ACGS C.1.2]



Struktur Pemegang Saham Posisi 31 Desember 2025

      Negara Republik Indonesia                       PT Danantara Asset
                                                                                                     Masyarakat
              BP BUMN                                Management (Persero)
                                                                                                         40,000%
              0,000%                                        60,000%




                    Jalur Pengendali            Jalur Pemegang Saham Utama                  Jalur Non Pengendali



Perubahan Struktur Pemegang Saham setelah Tanggal Laporan Keuangan
Sehubungan dengan pelaksanaan ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 yang mengatur
mengenai kepemilikan saham Negara pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN), per tanggal 5 Januari 2026
telah terjadi perubahan susunan kepemilikan saham pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).

Perubahan tersebut dilakukan melalui pengalihan sebagian saham Seri B milik PT Danantara Aset
Management (Persero) (“PT DAM”) kepada Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara Republik
Indonesia (“BP BUMN”), sebagaimana dituangkan dalam Perjanjian Pengalihan Saham Milik Negara
Republik Indonesia Berupa Saham Seri B Pada BUMN Kepada Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara
Nomor PERJ-1/BPU/01/2026 dan Nomor LGL1.001/PERJ/DI-DAM.DO/2026 tanggal 5 Januari 2026, yang
ditandatangani antara BP BUMN dan PT DAM.
      Susunan Kepemilikan Saham Sebelum Transaksi                    Susunan Kepemilikan Saham Setelah Transaksi
                                                            BP BUMN
BP BUMN
                                                            1 (satu) lembar saham Seri A Dwiwarna
1 (satu) lembar saham Seri A Dwiwarna
                                                            223.783.877 lembar saham Seri B
Persentase hak suara: 0,0000%
                                                            Persentase hak suara: 0,60%
PT DAM                                                      PT DAM
434.012.799 lembar saham Seri B (1,16%)                     210.228.922 lembar saham Seri B (0,56%)
21.944.374.950 lembar saham Seri C (58,84%)                 21.944.374.950 lembar saham Seri C (58,84%)


Transaksi pengalihan saham ini dilaksanakan dalam rangka pemenuhan ketentuan Undang-Undang Nomor
16 Tahun 2025, yang mengatur bahwa kepemilikan saham Negara pada BUMN melekat kepada BP BUMN
sebesar 1% (satu persen).

Kepemilikan BP BUMN sebesar 1% (satu persen) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang
Nomor 16 Tahun 2025 dimaksudkan sebagai 1% dari kepemilikan saham Negara pada Perseroan.
Mengingat total kepemilikan Negara Republik Indonesia pada Perseroan melalui BP BUMN dan
PT DAM adalah 60%, maka kepemilikan BP BUMN sebesar 1% dari kepemilikan Negara tersebut setara
dengan 0,60% dari seluruh saham yang diterbitkan dan disetor penuh Perseroan. Dengan demikian:
- Kepemilikan saham BP BUMN pada Perseroan telah sepenuhnya memenuhi ketentuan Undang-Undang
   Nomor 16 Tahun 2025.
- Negara Republik Indonesia tetap menjadi Pemilik Manfaat Akhir (ultimate beneficial owner) Perseroan;
- Kepemilikan Negara dilakukan secara:
   • langsung melalui BP BUMN atas saham Seri A Dwiwarna dan saham Seri B; serta
   • tidak langsung melalui PT DAM atas saham Seri B dan Seri C, yang terkonsolidasi pada Badan
     Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara.

Transaksi ini tidak mengubah status pengendalian Negara Republik Indonesia atas Perseroan dan tidak
berdampak terhadap kegiatan operasional Perseroan.



180   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 183
Permodalan & Praktik          Tata Kelola        Tanggung Jawab Sosial     Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko              Perusahaan         dan Lingkungan            ESG             Keuangan




Komposisi Pemegang Saham Perseroan Per 1 Januari 2025
                                                                         Jumlah Pemegang                          Kepemilikan
 No.                            Status Pemilik                                                Jumlah Saham
                                                                              Saham                                   %
 Pemodal Nasional
  1      Negara Republik Indonesia                                                       1     22.378.387.750         60,00000
  2      Perorangan Indonesia                                                     180.049       2.307.796.799           6,18757
  3      Koperasi                                                                       21            2.924.158         0,00784
  4      Yayasan                                                                        39        47.330.300            0,12690
  5      Dana Pensiun                                                                  162      1.597.524.708           4,28322
  6      Asuransi                                                                      187       385.738.578            1,03423
  7      Bank                                                                            6            6.306.900         0,01691
  8      Perseroan Terbatas                                                            376        112.817.487           0,30248
  9      Lembaga Pemerintah                                                              1                 132         0,00000
 10      Badan Usaha Lain                                                                5              10.596         0,00003
  11     Reksadana                                                                     282       740.691.958            1,98591
 Sub Total                                                                        181.129     27.579.529.366           73,94509
 Pemodal Asing
  1      Perseorangan Asing                                                            339            3.189.860        0,00855
  2      Badan Usaha Asing                                                            1.401    9.714.593.690           26,04636
 Sub Total                                                                            1.740    9.717.783.550           26,05491
 Total                                                                            182.869     37.297.312.916           100,0000


Komposisi Pemegang Saham Perseroan Per 31 Desember 2025
                                                                         Jumlah Pemegang                          Kepemilikan
 No.                            Status Pemilik                                                Jumlah Saham
                                                                              Saham                                   %
 Pemodal Nasional
  1      Negara Republik Indonesia                                                       1                   1         0,00000
  2      Perorangan Indonesia                                                     172.534       2.459.114.299           6,59327
  3      Koperasi                                                                       21            3.012.258         0,00808
  4      Yayasan                                                                        49        54.763.432            0,14683
  5      Dana Pensiun                                                                  173     2.059.559.358            5,52200
  6      Asuransi                                                                      212       696.215.571            1,86666
  7      Bank                                                                            6            6.024.800         0,01615
  8      Perseroan Terbatas                                                            421     22.511.714.267          60,35747
  9      Lembaga Pemerintah                                                              1                  66         0,00000
 10      Badan Usaha Lain                                                                5              10.596         0,00003
  11     Reksadana                                                                     285        811.287.115           2,17519
 Sub Total                                                                        173.708     28.601.701.763           76,68568
 Pemodal Asing
  1      Perseorangan Asing                                                            351            2.959.060        0,00793
  2      Badan Usaha Asing                                                            1.270    8.692.652.093           23,30638
 Sub Total                                                                            1.621    8.695.611.153           23,31431
 Total                                                                            175.329     37.297.312.916         100,00000




                                                                                                  Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                           181
                                                                                 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 184
                          Performa       Laporan          Profil             Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                          2025           Manajemen        Perusahaan         Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar Per 1 Januari 2025
 No           Pemegang Saham                Jumlah Saham               %                     Status                 Lokasi
 1    Negara Republik Indonesia               22.378.387.750      60,0000000       Negara Republik Indonesia      Indonesia
 2    DJS Ketenagakerjaan Program JHT          1.173.238.336       3,1456377             Dana Pensiun             Indonesia
 3    Retail Individual                          746.000.000       2,0001441         Perorangan Indonesia         Indonesia
 4    BNYM RE BNYMLB RE Employees                 387.462.306      1,0388478          Badan Usaha Asing            Malaysia
      Providentfd Board-2039927326
 5    SSB 52B0 MFS Emerging Markets             269.910.400            0,7236725      Badan Usaha Asing            Amerika
      Equity Fund -2183964118                                                                                      Serikat
 6    JPMSE AMS RE AIF CLT RE-                  252.313.764            0,6764931      Badan Usaha Asing            Belanda
      Stichting Depositary APG Emerging
      Markets Equity Pool
 7    JPMCB NA RE-Vanguard Total                 208.876.012           0,5600297      Badan Usaha Asing            Amerika
      International Stock Index Fund                                                                               Serikat
 8    Morgan Stanley and Co INTL PLC -           207.861.721           0,5573102      Badan Usaha Asing            Inggris
      FIRM AC
 9    JPMCB NA RE - Vanguard Emerging           189.362.952            0,5077121      Badan Usaha Asing           Amerika
      Markets Stock Index Fund                                                                                     Serikat
 10   DJS Ketenagakerjaan Program JP             177.374.300           0,4755686        Dana Pensiun             Indonesia
 11   BNYMSANV RE Sanvlux RE Invesco             167.495.100           0,4490809      Badan Usaha Asing         Luxembourg
      Funds
 12   HSBC Bank PLC S/A Saudi Central           155.843.376            0,4178408      Badan Usaha Asing          Arab Saudi
      Bank-No. 2-FE-Invesco HBEU as
      Agent
 13   Citibank New York S/A Government          143.304.200            0,3842212      Badan Usaha Asing           Norwegia
      of Norway - 16
 14   SSB AAHA Principal GLB Investors          135.678.700            0,3637761      Badan Usaha Asing            Amerika
      Collctve INVT TST-2183966095                                                                                 Serikat
 15   SSB 2Q27 Ishares Core MSCI                 131.307.700           0,3520567      Badan Usaha Asing            Amerika
      Emerging Markets ETF -2183966403                                                                             Serikat
 16   BNYMSANV RE BNYM RE People's              131.033.300            0,3513210      Badan Usaha Asing             China
      Bank of China
 17   BBH Luxembourg S/A Fidelity               125.753.600            0,3371653      Badan Usaha Asing         Luxembourg
      Funds-Asian Smaller Companies
      Pool
 18   Citibank New York S/A Government          125.152.500            0,3355537      Badan Usaha Asing           Norwegia
      of Norway - 15
 19   NTC-CAPE ANN Global Developing             114.426.800           0,3067964      Badan Usaha Asing            Amerika
      Markets Fund                                                                                                 Serikat
 20   HSBC-Fund Services A/C 086 HBAP            112.010.700           0,3003184      Badan Usaha Asing             China
      - Invesco Ltd A/C Best Investment
      Corporation


Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar Per 31 Desember 2025
 No           Pemegang Saham                Jumlah Saham               %                     Status                 Lokasi
 1    PT DANANTARA ASSET                      22.378.387.749      60,0000000           Perseroan Terbatas         Indonesia
      MANAGEMENT (PERSERO)
 2    DJS KETENAGAKERJAAN                      1.308.007.936           3,5069763         Dana Pensiun             Indonesia
      PROGRAM JHT
 3    RETAIL INDIVIDUAL                         750.000.000            2,0108687     Perorangan Indonesia         Indonesia
 4    BNYM RE BNYMLB RE EMPLOYEES               419.855.506            1,1256991      Badan Usaha Asing            Malaysia
      PROVIDENTFD
      BOARD-2039927326
 5    SSB 52B0 MFS EMERGING                      276.311.200           0,7408341      Badan Usaha Asing            Amerika
      MARKETS EQUITY FUND                                                                                          Serikat
      -2183964118
 6    MORGAN STANLEY AND CO INTL                253.122.450            0,6786614      Badan Usaha Asing            London
      PLC - FIRM AC
 7    JPMSE AMS RE AIF CLT RE-                   230.301.732           0,6174754      Badan Usaha Asing            Belanda
      STICHTING DEPOSITARY APG
      EMERGING MARKETS EQUITY
      POOL
 8    PT TASPEN (PERSERO) PENSIUN –              207.152.000           0,5554073         Dana Pensiun             Indonesia
      FVTOCI




182    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 185
Permodalan & Praktik       Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial          Komitmen         Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan       dan Lingkungan                 ESG              Keuangan




 No                Pemegang Saham              Jumlah Saham                %                      Status                  Lokasi
     9   SSB HFMQ THE HARTFORD                       201.782.844           0,5410117       Badan Usaha Asing              Amerika
         INTERNATIONAL VALUE FUND                                                                                         Serikat
         -2183964280
 10      BNYMSANV RE SANVLUX RE                      189.622.000          0,5084066        Badan Usaha Asing            Luxembourg
         INVESCO FUNDS
  11     DJS KETENAGAKERJAAN                         183.174.300           0,4911193          Dana Pensiun               Indonesia
         PROGRAM JP
 12      JPMCB NA RE-VANGUARD TOTAL                   175.411.912         0,4703071        Badan Usaha Asing              Amerika
         INTERNATIONAL STOCK INDEX                                                                                        Serikat
         FUND
 13      JPMCB NA RE - VANGUARD                      162.433.952           0,4355111       Badan Usaha Asing              Amerika
         EMERGING MARKETS STOCK                                                                                           Serikat
         INDEX FUND
 14      PT TASPEN (ASURANSI) - FVTOCI               162.110.900          0,4346450          Dana Pensiun               Indonesia
 15      HSBC BANK PLC S/A SAMA NO                   159.304.376          0,4271202        Badan Usaha Asing            Arab Saudi
         2 - ASIA PACIFIC - INVESCO HBEU
         AS AGENT
 16      NTC-CAPE ANN GLOBAL                         156.681.327          0,4200874        Badan Usaha Asing              Amerika
         DEVELOPING MARKETS FUND                                                                                          Serikat
 17      CITIBANK NEW YORK S/A ISHARES               153.078.700          0,4104282        Badan Usaha Asing              Amerika
         CORE MSCI EMERGING MARKETS                                                                                       Serikat
         ETF
 18      BBH LUXEMBOURG S/A FIDELITY                 148.538.300          0,3982547        Badan Usaha Asing            Luxembourg
         FUNDS-ASIAN SMALLER
         COMPANIES POOL
 19      HSBC BANK PLC AS TRUSTEE FOR                 147.510.500         0,3954990        Badan Usaha Asing              Inggris
         PUTM BOTHWE LL EMERGING
         MARKETS EQUITY FUND
 20      CITIBANK NEW YORK S/A                       146.304.200          0,3922647        Badan Usaha Asing             Norwegia
         GOVERNMENT OF NORWAY-16


Pemegang Saham yang Memiliki 5% atau Lebih
                                                1 Januari 2025                                    31 Desember 2025

     Nama Pemegang Saham                                         Persentase                                        Persentase
                                    Jumlah Saham                                       Jumlah Saham
                                                                 Kepemilikan                                       Kepemilikan
                                      (lembar)                                           (lembar)
                                                                     %                                                 %
 PT Danantara Asset
                                                        -                       -          22.378.387.749                    60,000
 Management (Persero)


Pemegang Saham Masyarakat yang Memiliki Kurang Dari 5%
                                                    1 Januari 2025                                31 Desember 2025
          Kelompok Pemegang          Jumlah            Jumlah         Persentase        Jumlah           Jumlah         Persentase
 No
                Saham               Pemegang           Saham          Kepemilikan      Pemegang          Saham          Kepemilikan
                                     Saham            (lembar)            %             Saham           (lembar)            %
 Investor Lokal
 1     Perorangan Indonesia              180.049     2.307.796.799         6,18757          172.534    2.459.114.299         6,59327
 2     Koperasi                               21         2.924.158         0,00784               21        3.012.258         0,00808
                                                        47.330.300
 3       Yayasan                               39                          0,12690                49       54.763.432        0,14683

                                                      1.597.524.708
 4       Dana Pensiun                        162                           4,28322              173    2.059.559.358         5,52200

 5     Asuransi                              187    385.738.578            1,03423              212    696.215.571           1,86666
 6     Bank                                    6       6.306.900           0,01691                6      6.024.800           0,01615
 7     Perseroan Terbatas                    376     112.817.487           0,30248              421 22.511.714.267          60,35747
 8     Lembaga Pemerintah                      1             132           0,00000                1              66          0,00000
 9     Badan Usaha Lain                        5          10.596           0,00003                5         10.596           0,00003
 10    Reksadana                             282    740.691.958            1,98591              285     811.287.115          2,17519
 Sub Total                               181.129 27.579.529.366           73,94509          173.708 28.601.701.763          76,68568
 Investor Asing
 1     Badan Usaha Asing                     339      3.189.860            0,00855              351      2.959.060           0,00793
 2     Perorangan Asing                    1.401 9.714.593.690            26,04636            1.270 8.692.652.093           23,30638
 Sub Total                                 1.740 9.717.783.550            26,05491            1.621 8.695.611.153           23,31431
 Total                                   182.869 37.297.312.916           100,0000          175.329 37.297.312.916         100,00000


                                                                                                     Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                 183
                                                                                    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 186
                                   Performa           Laporan               Profil                Analisis dan Pembahasan                   Fungsi
                                   2025               Manajemen             Perusahaan            Manajemen atas Kinerja Bank               Penunjang Bisnis




Kepemilikan Saham (Langsung dan Tidak Langsung) Oleh Direksi dan Dewan Komisaris [ACGS C.1.3]
                                                                                                                    1 Januari 2025
                                                                                           Kepemilikan Langsung Kepemilikan Tidak Langsung
            Nama                                        Jabatan                                                             Jumlah Saham
                                                                                             Jumlah Persentase                           Persentase
                                                                                                                              (lembar)/
                                                                                             Saham Kepemilikan                           Kepemilikan
                                                                                                                                Nama
                                                                                            (lembar)    (%)                                  (%)
                                                                                                                             Perusahaan
DIREKSI
Royke Tumilaar1)                 Direktur Utama                                              6.017.941       0,0161351                        -                  -
Putrama Wahju
                                 Wakil Direktur Utama                                        5.997.426      0,0160800                         -                  -
Setyawan2)
Novita Widya
                                 Direktur Finance                                           5.150.584        0,0138095                        -                  -
Anggraini3)
Corina Leyla Karnalies           Direktur Retail Banking                                    5.513.174        0,0147817                        -                  -
David Pirzada                    Direktur Risk Management                                   4.866.684        0,0130484                        -                  -
Ronny Venir                      Direktur Network & Services                                5.546.296        0,0148705                        -                  -
Mucharom5)                       Direktur Human Capital & Compliance                        4.547.848        0,0121935                        -                  -
Toto Prasetio                    Direktur Technology & Operations                           4.170.396         0,0111815                       -                  -
                                 Direktur Enterprise and Commercial
I Made Sukajaya1)                                                                           2.465.912       0,0015468                         -                  -
                                 Banking
Hussein Paolo                    Direktur Digital and Integrated Transaction
                                                                                             2.807.611      0,0075276                         -                  -
Kartadjoemena                    Banking
Agung Prabowo                    Direktur Wholesale & International Banking                 1.990.356       0,0053365                         -                  -
Munadi Herlambang                Direktur Institutional Banking                                     0               0                         -                  -
Alexandra Askandar6)             Wakil Direktur Utama                                               -               -                         -                  -
Muhammad Iqbal7)                 Direktur Commercial Banking                                        -               -                         -                  -
Rian Eriana Kaslan7)             Direktur Network & Retail Funding                                  -               -                         -                  -
Abu Santosa
                                 Direktur Treasury & International Banking                             -                -                     -                  -
Sudradjat7)
Eko Setyo Nugroho7)              Direktur Kelembagaan                                                  -                -                     -                  -
DEWAN KOMISARIS
Pradjoto8)                       Komisaris Utama (Komisaris Independen)                                0               0                      -                  -
Pahala Nugraha
                                 Wakil Komisaris Utama                                      1.680.091       0,0045046                         -                  -
Mansury8)
Sigit Widyawan8)                 Komisaris Independen                                               0               0                         -                  -
Askolani8)                       Komisaris                                                  2.708.062       0,0072607                         -                  -
Asmawi Syam8)                    Komisaris Independen                                               0               0                         -                  -
Septian Hario Seto8)             Komisaris Independen                                               0               0                         -                  -
Iman Sugema8)                    Komisaris Independen                                               0               0                         -                  -
Erwin Rijanto Slamet8)           Komisaris Independen                                               0               0                         -                  -
Fadlansyah Lubis8)               Komisaris                                                  1.942.460       0,0052080                         -                  -
Robertus Billitea8)              Komisaris                                                  1.819.666       0,0048788                         -                  -
Mohamad Yusuf
                                 Komisaris                                                    899.500        0,0024117                        -                  -
Permana8)
Omar Sjawaldy
                                 Komisaris Utama (Komisaris Independen)                                -                -                     -                  -
Anwar9)
Tedi Bharata10)                  Wakil Komisaris Utama                                                 -                -                     -                  -
Didik Junaedi
                                 Komisaris Independen                                                  -                -                     -                  -
Rachbini11)
Donny Hutabarat12)               Komisaris                                                             -                -                     -                  -
Vera Febyanthy11)                Komisaris Independen                                                  -                -                     -                  -
Febrio Nathan
                                 Komisaris                                                             -                -                     -                  -
Kacaribu13)
1)
      Berhenti menjabat sebagai Direksi sejak tanggal 26 Maret 2025.
2)
      Mendapatkan pengalihan penugasan semula sebagai Wakil Direktur Utama menjadi Direktur Utama sejak tanggal 26 Maret 2025 dan efektif berdasarkan
      persetujuan OJK sejak tanggal 5 Juni 2025.
3)
      Berhenti menjabat sebagai Direksi sejak tanggal 25 Maret 2025.
5)
      Berhenti menjabat sebagai Direksi sejak tanggal 24 Maret 2025.
6)
      Diangkat sebagai Direksi sejak tanggal 26 Maret 2025 dan efektif berdasarkan persetujuan OJK tanggal sejak 5 Juni 2025.
7)
      Diangkat sebagai Direksi sejak tanggal 26 Maret 2025 dan efektif berdasarkan persetujuan OJK tanggal sejak 13 Agustus 2025.
8)
      Berhenti menjabat sebagai Dewan Komisaris sejak tanggal 26 Maret 2025.
9)
      Diangkat sebagai Dewan Komisaris sejak tanggal 26 Maret 2025 dan efektif berdasarkan persetujuan OJK tanggal sejak 30 Juni 2025.
10)
      Diangkat sebagai Dewan Komisaris sejak tanggal 26 Maret 2025 dan efektif berdasarkan persetujuan OJK tanggal sejak 5 Juni 2025.
11)
      Diangkat sebagai Dewan Komisaris sejak tanggal 26 Maret 2025 dan efektif berdasarkan persetujuan OJK tanggal sejak 13 Agustus 2025.
12)
      Diangkat sebagai Dewan Komisaris sejak tanggal 26 Maret 2025 dan efektif berdasarkan persetujuan OJK tanggal sejak 16 Oktober 2025.
13)
      Menjabat sebagai Dewan Komisaris sejak tanggal 15 Desember 2025 dan dapat menjalankan tindakan, tugas, dan fungsinya setelah mendapatkan persetujuan Fit
      and Proper Test dari OJK.




184        A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 187
Permodalan & Praktik        Tata Kelola       Tanggung Jawab Sosial       Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan        dan Lingkungan              ESG            Keuangan




                                                      Per 31 Desember 2025
                       Kepemilikan Langsung                                       Kepemilikan Tidak Langsung

         Jumlah Saham                Persentase Kepemilikan           Jumlah Saham (lembar)/        Persentase Kepemilikan
           (lembar)                           (%)                       Nama Perusahaan                      (%)



                                 -                              -                              -                                -

                         5.997.426                     0,0160800                               -                                -

                                 -                              -                              -                                -

                        5.513.174                      0,0147817                               -                                -
                        4.866.684                      0,0130484                               -                                -
                        5.546.296                      0,0148705                               -                                -
                                -                              -                               -                                -
                        4.222.896                      0,0113223                               -                                -

                                 -                              -                              -                                -

                         3.075.911                     0,0082470                               -                                -

                        1.915.356                      0,0051354                               -                                -
                                0                              0                               -                                -
                                0                              0                               -                                -
                        3.064.085                      0,0082153                               -                                -
                          802.397                      0,0021514                               -                                -

                                0                               0

                          311.797                      0,0008360

                                 -                              -                              -                                -

                                 -                              -                              -                                -

                                 -                              -                              -                                -
                                 -                              -                              -                                -
                                 -                              -                              -                                -
                                 -                              -                              -                                -
                                 -                              -                              -                                -
                                 -                              -                              -                                -
                                 -                              -                              -                                -
                                 -                              -                              -                                -

                                 -                              -                              -                                -

                                0                               0                              -                                -

                                0                               0                              -                                -

                                0                               0                              -                                -

                              200                       0,000005                               -                                -
                                0                              0                               -                                -

                                0                               0                              -                                -




                                                                                                  Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                          185
                                                                                 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 188
                           Performa       Laporan         Profil        Analisis dan Pembahasan            Fungsi
                           2025           Manajemen       Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank        Penunjang Bisnis




Pemegang Saham dan Persentase Kepemilikan Berdasarkan Klasifikasi
                                        1 Januari 2025                                 31 Desember 2025
    Kelompok            Jumlah                           Persentase      Jumlah                            Persentase
 Pemegang Saham                         Jumlah Saham                                    Jumlah Saham
                       Pemegang                          Kepemilikan    Pemegang                           Kepemilikan
                                          (Lembar)                                        (Lembar)
                        Saham                                (%)         Saham                                 (%)
             Lokal           180.049     2.307.796.799      6,1871870        118.458      1.594.259.654           4,27446
Individu
             Asing               339         3.189.528      0,0085517            296          3.701.924           0,00993
             Lokal             1.080    25.204.337.521     67,5768194            962     25.579.433.391       68,5825100
 Institusi
             Asing              1.401    9.714.353.690     26,0457223          1.519      10.119.917.947         27,13310




Kepemilikan Saham Pejabat Eksekutif/Senior Manajemen
Kepemilikan Saham Pejabat Eksekutif [ACGS C.1.4]
Kepemilikan saham pegawai yang merupakan Pejabat Eksekutif/Senior Manajemen menjadi bagian dari
Remunerasi yang Bersifat Variabel bagi pegawai yang pengungkapannya tertuang pada Laporan Tahunan
ini dalam pembahasan Opsi Saham yang Dimiliki Dewan Komisaris, Direksi, dan Pejabat Eksekutif di Bab
Tata Kelola Perusahaan.




186     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 189
Permodalan & Praktik       Tata Kelola             Tanggung Jawab Sosial      Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan              dan Lingkungan             ESG               Keuangan




Informasi Pemegang Saham Utama
dan Pengendali Perusahaan                                                                                [ACGS C.1.2]



Per 31 Desember 2025, Pemegang saham utama/pengendali Bank baik langsung maupun tidak langsung,
adalah Negara Republik Indonesia, yang diwakili oleh Pemerintah Republik Indonesia/Badan Pengaturan
Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Republik Indonesia, dengan kepemilikan sebesar 0,000% atau 1
lembar Saham Seri A Dwiwarna. Pemerintah Republik Indonesia sekaligus menjadi nama pemilik akhir dari
Perseroan.




                       Negara Republik Indonesia melalui BP BUMN           PT Danantara Asset Management (Persero)

                                         0,000%                                           60,000%




                                                  Jalur Pengendali             Jalur Pemegang Saham Utama




Sampai dengan terbitnya laporan tahunan ini, tidak terdapat perubahan Pengendali Perusahaan pada
Perseroan.




                                                                                                       Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                               187
                                                                                      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 190
                              Performa          Laporan          Profil             Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                              2025              Manajemen        Perusahaan         Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




Daftar Perusahaan Anak, Perusahaan
Cucu dan/atau Perusahaan Asosiasi                                                                                              [ACGS C.1.5]




                                                                                                                  Tahun Beroperasi
               Nama                            Bidang Usaha               Domisili             Tahun Berdiri
                                                                                                                     Komersial

PERUSAHAAN ANAK
PT BNI Multifinance                     Pembiayaan                            Jakarta              1983                 1983
PT BNI Sekuritas                        Perantara Perdagangan                 Jakarta              1995                 1995
                                        Efek; Penjamin Emisi Efek;
                                        Agen Penjual Reksa Dana
                                        (APERD); dan kegiatan
                                        terkait lainnya
PT BNI Life Insurance                   Jasa Asuransi Jiwa                    Jakarta              1996                 1997
BNI Remittance Ltd.                     Jasa Pengiriman Uang             Hong Kong                 1997                 1998
PT Bank Hibank Indonesia                Perbankan                             Jakarta              1993                 1993
PT BNI Modal Ventura                    Modal Ventura                         Jakarta              2022                2022
PERUSAHAAN CUCU
PT BNI Asset Management*)               Manajer Investasi                     Jakarta              2011                 2011


BNI Securities Pte. Ltd.*)              Jasa Broker, Underwriting,       Singapura                 2021                2021
                                        dan Aktivitas Advisory
                                        dalam pasar modal
PERUSAHAAN ASOSIASI
PT Pemeringkat Efek Indonesia           Pemeringkat Efek                      Jakarta              1994                 1994
PT Kustodian Sentral Efek               Kustodian Sentral                     Jakarta              1998                 1998
Indonesia
PT Kliring Penjaminan Efek              Kliring dan Penjaminan                Jakarta              1996                 1996
Indonesia
PT Bank Mizuho Indonesia                Perbankan                             Jakarta              2001                2001
PT Bank SMBC Indonesia Tbk              Perbankan                             Jakarta              1958                 1960
PT Bank Syariah Indonesia Tbk           Perbankan                             Jakarta              2021                2021
*)
       Kepemilikan oleh BNI Sekuritas
**)
       Unaudited
***)
       Data November 2025




188       A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 191
Permodalan & Praktik   Tata Kelola       Tanggung Jawab Sosial       Komitmen         Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan        dan Lingkungan              ESG              Keuangan




                                     Kepemilikan oleh BNI
   Tahun Penyertaan                          (%)                                                    Jumlah Aset 2025
                                                                                Status Operasi
     Modal Terakhir                                                                                    (Rp juta)
                                2025                      2024


          2023                          99,99%                    99,99%         Beroperasi                 5.641.675**
          2019                         75,00%                    75,00%          Beroperasi                 2.848.933**




          2012                         60,00%                    60,00%          Beroperasi                30.630.862**
          2009                         100,00%                   100,00%         Beroperasi                    10.466**
          2022                          63,92%                    63,92%         Beroperasi                24.063.616**
          2022                          99,98%                    99,98%         Beroperasi                   541.236**


          2011                          99,90%                    99,90%         Beroperasi                   206.876**


          2024                         100,00%                   100,00%         Beroperasi                     89.534**




          2014                           0,14%                     0,14%         Beroperasi                    445.963**
          2022                           2,50%                     2,50%         Beroperasi                  5.359.057**

          2024                           1,11%                     1,11%         Beroperasi                  6.622.667**

          2020                          1,00%                     1,00%          Beroperasi                90.356.155**
          2020                           0,11%                     0,15%         Beroperasi              204.718.643***
          2021                          23,24%                    23,24%         Beroperasi                 456.192.606




                                                                                            Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                    189
                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 192
                             Performa         Laporan           Profil        Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                             2025             Manajemen         Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




INFORMASI SINGKAT PERUSAHAAN ANAK



                         PT BNI MULTIFINANCE

Bidang Usaha             Pembiayaan
Profil Perusahaan        PT BNI Multifinance didirikan tanggal 8 April 1983 berdasarkan Akta Notaris Kartini Muljadi, S.H., No.
                         21, dengan nama PT BNI-AMEX Leasing, hasil kerja sama antara PT Bank Negara Indonesia (Persero)
                         Tbk (BNI) dengan American Express Leasing Corporation (AMEX). PT BNI-AMEX Leasing telah diubah
                         beberapa kali dan yang terakhir menjadi PT BNI Multifinance (“BNI Multifinance”) yang keputusannya
                         diaktakan dalam Akta No. 103 tanggal 27 Juni 1994. Untuk memperkuat identitas, BNI Multifinance
                         melakukan perubahan commercial brand menjadi “BNI Finance” sejak Oktober 2023.

                         BNI Finance beroperasi secara komersial pada tahun 1983 di bidang pembiayaan investasi, modal
                         kerja, multiguna, dan sewa operasi. Pada tahun 2022, BNI Finance melakukan refocusing bisnis ke
                         pembiayaan segmen consumer. Sebagai upaya untuk menjadi Market Leader in Consumer Finance,
                         pada tahun 2023 BNI Finance telah menambah outlet menjadi 30 (tiga puluh) kantor cabang yang
                         tersebar di beberapa kota besar Indonesia. Dan di tahun 2024, BNI finance kembali melakukan ekspansi
                         dengan membuka sebanyak 22 outlet baru sehingga sampai dengan saat ini, terdapat 52 kantor cabang
                         BNI Finance yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Dan sebagai mesin pertumbuhan bisnis, BNI
                         Finance telah bekerja sama dengan 1.633 dealer rekanan.

                         Dalam upaya menjaga keamanan dan kerahasiaan informasi konsumen, BNI Finance berhasil
                         mendapatkan sertifikasi ISO 27001:2022 terkait penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi
                         (SMKI).

                         BNI Finance didukung oleh sumber daya yang kompeten di bidang pembiayaan. Saat ini jumlah
                         karyawan BNI Finance sebanyak 695 karyawan dengan sebaran sebanyak 29% karyawan di kantor
                         pusat dan 79% karyawan di kantor cabang.

Tahun Pendirian          1983
Jumlah Aset 2025         Rp 5.641.675 Juta (unaudited)
Kepemilikan Saham        99,998%
Status Operasi           Beroperasi
Alamat                   Graha Binakarsa lantai 11 Lot. E-F dan lantai 12
                         Jl. HR. Rasuna Said Kav. C-18
                         Kuningan, Jakarta Selatan 12940
Pengurus                 Dewan Komisaris
Perusahaan               • Komisaris Utama/Independen : Suhartono*
                         • Komisaris                  : Hari Satriyono
                         • Komisaris                  : Ita Tetralastwati

                         Direksi
                         • Direktur Utama : Yenanto Siem*
                         • Direktur       : Albertus Henditrianto
                         • Direktur       : Legendariah
* Berlaku efektif setelah proses pengangkatan kembali selesai




190     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 193
Permodalan & Praktik      Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial        Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan       dan Lingkungan               ESG             Keuangan




                       PT BNI SEKURITAS

 Bidang Usaha          Perantara Perdagangan Efek; Penjamin Emisi Efek; dan Agen Penjual Reksa Dana (APERD)
 Profil Perusahaan     PT BNI Sekuritas (“BNI Sekuritas” atau “Perusahaan”) merupakan perusahaan anak dari PT Bank
                       Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI”). BNI Sekuritas mengukuhkan posisinya sebagai salah satu
                       pelaku pasar modal Indonesia sejak didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 22 pada tanggal 12
                       April 1995 di Jakarta (revisi Akta No. 39 tanggal 3 Mei 1995). Dengan izin resmi dari otoritas terkait,
                       Perusahaan menjalankan berbagai layanan keuangan termasuk Perantara Pedagang Efek, Penjamin
                       Emisi Efek, Agen Penjual Reksa Dana, serta kegiatan terkait lainnya, sebagaimana diatur dalam SK No.
                       KEP-19/PM/1995, KEP-020/PM/1995 tanggal 8 Agustus 1995, KEP-07/PM-MI/1995 tanggal 23 Oktober
                       1995, dan Izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

                       Sejalan dengan perkembangan regulasi dan dinamika industri pasar modal, BNI Sekuirtas menyesuaikan
                       struktur bisnisnya unutk tetap relevan dan kompetitif. Salah satu tonggak penting dalam perjalanan
                       Perusahaan terjadi pada 31 Desember 2009, ketika implementasi Peraturan Bapepam-LK No. V.D.11
                       yang mengharuskan pemisahan fungsi Manajer Investasi. Atas hal tersebut, BNI Sekuritas membentuk
                       PT BNI Asset Manajemen (BNI AM) sebagai entitas terpisah, dengan kepemilikan saham mayoritas
                       sebesar 99,99%. Keputusan ini telah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham
                       Luar Biasa (RUPSLB) pada 1 Maret 2011.

                       Transformasi kepemilikan saham menjadi bagian dari strategi penguatan Perusahaan. Pada tahun
                       2011, SBI Sekuritas Co. Ltd. Menyuntikkan modal ke BNI Sekuritas, mengubah struktur kepemilikan
                       saham menjadi 75% oleh BNI dan 25% oleh SBI Sekuritas Co. Ltd. Kemudian pada Oktober 2014,
                       seluruh saham yang dimiliki oleh SBI Sekuritas Co. Ltd. dialihkan kepada SBI Financial Services Co. Ltd.

                       Sebagai bagian dari strategi ekspansi dan penguatan layanan, BNI Sekuritas semakin mengukuhkan
                       kehadirannya di pasar internasional. Pada tahun 2021, dalam rangka meningkatkan layanan wholesale
                       banking yang memungkinkan nasabah untuk berinvestasi dengan lebih mudah, BNI Sekuritas
                       memperluas jangkauannya ke luar negeri melalui pendirian BNI Securities Pte. Ltd. di Singapura, yang
                       merupakan kolaborasi strategis dengan Grup BNI.

                       Menapaki 30 tahun berkiprah di industri sekuritas dan pasar modal, BNI Sekuritas terus mengedepankan
                       inovasi dalam pengembangan produk dan layanan guna memenuhi kebutuhan nasabah dan klien
                       yang semakin berkembang. Kesuksesan ini didukung oleh Penerapan Tata Kelola Perusaaan yang Baik
                       secara berkelanjutan termasuk menjalankan usaha yang beretika dan patuh pada regulasi.

                       Di samping itu, Perusahaan terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat kapabilitas teknologi,
                       dan menjaga hubungan yang baik dengan para pemangku kepentingan. Melalui dedikasi terhadap
                       profesionalisme dan integritas serta fondasi GCG yang kuat, BNI Sekuritas siap menghadapi tantangan
                       pasar dan memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham dan pemangku
                       kepentingan termasuk nasabah dan masyarakat.
 Tahun Pendirian       1995
 Jumlah Aset 2025      Rp2.848.933 juta (unaudited)
 Kepemilikan Saham     75,00%
 Status Operasi        Beroperasi
 Alamat                Sudirman Plaza Indofood Tower, Lantai 16
                       Jl. Jenderal Sudirman Kav. 76-78, Jakarta 12910, Indonesia
 Pengurus              Dewan Komisaris
 Perusahaan            • Komisaris Utama/Independen : Rudy Tandjung
                       • Komisaris                  : Kenji Nakanishi
                       Direksi
                       • Plt. Direktur Utama        : Vera Ongyono
                       • Direktur                   : Yoga Mulya
                       • Direktur                   : Teddy Wishadi




                                                                                                Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                           191
                                                                               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 194
                          Performa       Laporan           Profil            Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                          2025           Manajemen         Perusahaan        Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




                      PT BNI LIFE INSURANCE

Bidang Usaha          Jasa Asuransi Jiwa
Profil Perusahaan     PT BNI Life Insurance (“BNI Life”) merupakan Perusahaan Anak BNI yang menjalankan usaha dalam
                      bidang asuransi jiwa termasuk usaha asuransi jiwa dengan prinsip Syariah. BNI Life menawarkan
                      berbagai produk asuransi seperti asuransi jiwa, kesehatan, pendidikan, investasi, pensiun, dan syariah.

                      Pada awalnya, BNI Life didirikan dengan nama PT Asuransi Jiwa BNI Jiwasraya berdasarkan Akta
                      Notaris No. 24 tanggal 28 November 1996 di Jakarta. Pada tanggal 26 November 2004, PT Asuransi Jiwa
                      BNI Jiwasraya telah mengubah namanya menjadi PT BNI Life Insurance, dan telah disahkan dengan
                      Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. C-31600 HT.01.04.TH.2004
                      tanggal 29 Desember 2004.

                      Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan adalah menjalankan
                      usaha dalam bidang asuransi jiwa termasuk usaha asuransi jiwa dengan prinsip syariah. Perusahaan
                      memperoleh izin usaha sebagai perusahaan asuransi jiwa berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan
                      Republik Indonesia No. 305/KMK.017/1997 tanggal 7 Juli 1997. Perusahaan juga telah memperoleh izin
                      pembukaan kantor cabang dengan prinsip syariah berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik
                      Indonesia No. KEP-186/KM.6/2004 tanggal 19 Mei 2004.

                      Pada awal Mei 2014, Sumitomo Life Insurance Company (“Sumitomo Life”) yang merupakan salah satu
                      perusahaan asuransi terbesar di Jepang, secara resmi menjadi salah satu pemegang saham BNI Life
                      dengan penyertaan modal sebesar Rp4,2 triliun dengan kepemilikan saham sebesar 40% pada BNI Life.

                      Kerja sama strategis dengan Sumitomo Life mempercepat pertumbuhan bisnis dan memberi ruang
                      yang besar untuk memenangkan peluang bisnis ke depan. Sebagai bukti keseriusan Sumitomo Life
                      dalam pengembangan bisnis BNI Life, Sumitomo Life menempatkan perwakilan di manajemen BNI Life
                      baik sebagai Komisaris, Direksi, maupun tenaga ahli profesional.

                      BNI Life menawarkan berbagai produk asuransi seperti asuransi jiwa, kesehatan, pendidikan, investasi,
                      pensiun, dan syariah. Operasi bisnis BNI Life didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten
                      di bidang perasuransian. Saat ini BNI Life telah memiliki 707 pegawai dengan kompetensi yang terus
                      dikembangkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

                      Saat ini, BNI Life mengoperasikan 7 (tujuh) Service Point sebagai berikut:
                      1. Jakarta: Menara BNI Pejompongan L1, Podium Area Jl. Pejompongan Raya No.7, RT.1/RW.5,
                         Bend. Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10210
                      2. Bandung: Jl. Burangrang No. 38, Lengkong;
                      3. Denpasar: Jl. Tantular No.99X Denpasar 80114;
                      4. Semarang: Jl. Sriwijaya No.630 Candisari, Semarang 50254 (sebelah Kantor Gapensi & Hotel Weis);
                      5. Surabaya: Gedung Graha Pangeran Lt. XI, Jl. Achmad Yani No. 286;
                      6. Palembang: Jl. Basuki Rahmat No. 24B, Palembang;
                      7. Yogyakarta: Jl. Laksda Adisucipto No. 27, Gondokusuman, Yogyakarta.

                      Serta pada tahun 2024 BNI Life membuka Kantor Operasional yang beralamat di Jalan KS Tubun Nomor
                      67, RT 002, RW 003, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

                      Untuk menjaga komitmen dalam keberlanjutan usaha, BNI Life terus meningkatkan kualitas dan
                      perbaikan proses bisnis seperti:
                      1. Mendorong efisiensi dan skalabilitas operasional melalui percepatan digitalisasi proses bisnis dan
                         layanan nasabah, termasuk pengembangan layanan e-Policy, bPOS, Mobile DigiClaim, dan teknologi
                         Face Recognition.
                      2. Meningkatkan akurasi pengambilan keputusan dan kecepatan layanan dengan penerapan Robotic
                         Process Automation (RPA) dan teknologi Artificial Intelligence (AI) pada fungsi Underwriting dan
                         Klaim.
                      3. Penguatan manajemen risiko dan kepatuhan melalui control testing secara sistematis untuk
                         memastikan efektivitas pengendalian internal dan kepatuhan terhadap regulasi.
                      4. Menjaga relevansi dan ketahanan organisasi melalui evaluasi dan penyempurnaan struktur
                         organisasi serta review proses bisnis secara berkala.
                      5. Memperluas jangkauan pemasaran produk asuransi jiwa kredit produktif bagi segmen UMKM.
                      6. Meningkatkan kualitas layanan nasabah dengan pendekatan berbasis data dan umpan balik
                         kepuasan nasabah.
                      7. Mengoptimalkan kapabilitas data analytics dan data management untuk mendukung segmentasi
                         bisnis yang lebih tepat sasaran dalam pengembangan peluang cross-selling.
Tahun Pendirian       1996
Jumlah Aset 2025      Rp30.630.863 Juta (unaudited)
Kepemilikan Saham     60,00%
Status Operasi        Beroperasi
Alamat                Centennial Tower Lt. 11, Jl. Gatot Subroto Kav. 24-25, Jakarta Selatan



192    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 195
Permodalan & Praktik     Tata Kelola       Tanggung Jawab Sosial      Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko         Perusahaan        dan Lingkungan             ESG             Keuangan




 Pengurus              Dewan Komisaris
 Perusahaan            • Komisaris            : Beby Lolita Indriani
                       • Komisaris            : Takafumi Igarashi
                       • Komisaris Independen : Alwi Abdurrahman Shihab
                       • Komisaris Independen : Eko Yuliantoro

                       Direksi
                       • Direktur Keuangan (merangkap Plt. Direktur Utama) : Agung Turanto Sutarno
                       • Direktur                                          : Masaaki Fuse
                       • Direktur                                          : Motoharu Niijima

                       Dewan Pengawas Syariah
                       • Ketua   : H. Agus Haryadi
                       • Anggota : H. Utang Ranuwijaya
                       • Anggota : Hj. Siti Haniatunnisa




                       BNI REMITTANCE LTD.

 Bidang Usaha          Jasa Pengiriman Uang
 Profil Perusahaan     BNI Remittance Limited didirikan oleh BNI Hong Kong pada tahun 1997 yang awalnya bernama “BNI
                       Nakertrans Ltd.” Tujuan dari pendirian tersebut adalah untuk membantu memfasilitasi para Pekerja
                       Migran Indonesia (PMI) yang berada di Hong Kong untuk melakukan pengiriman uang.

                       Kemudian untuk lebih mengoptimalkan aktivitas bisnis dan menyesuaikan dengan koridor aturan
                       otoritas setempat, pada tahun 2009, BNI Nakertrans Ltd resmi bergabung sebagai salah satu Perusahaan
                       Anak BNI dan dilakukan perubahan nama menjadi BNI Remittance Ltd.

                       Saat ini, BNI Remittance terdaftar sebagai Money Service Operator dengan nomor register 12-08-00768
                       dan tunduk kepada Hong Kong Custom and Excise Department. BNI Remittance mengelola outlet yang
                       tersebar di 3 (tiga) area Hong Kong, yaitu Kantor Utama Keswick di Hong Kong Island, Kantor Cabang
                       Tsuen Wan, dan Kantor Cabang Yuen Long di New Territories.

                       Di samping pelayanan melalui outlet tersebut, BNI Remittance bekerja sama dengan BNI berupa
                       program keuangan inklusi, program ini memberikan akses keuangan melalui layanan digital untuk
                       mempermudah Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong dalam melakukan transaksi pengiriman
                       uang. Keberadaan 8 (delapan) unit mesin ATM BNI di Hong Kong, menjadikan nasabah lebih leluasa
                       untuk melakukan transaksi keuangan, melalui fitur layanan yang sama dengan mesin ATM di Indonesia
                       yaitu penarikan tunai, cek saldo, transfer antar rekening BNI/bank lain, pembelian pulsa/tiket dan
                       pembayaran tagihan. Kemudian sejak pertengahan tahun 2017, layanan BNI Mobile Banking dapat
                       diaktivasi langsung dari Hong Kong untuk semakin memperkuat layanan digital.

                       Pada bulan November 2024, BNI Remittance Ltd resmi menempati kantor baru yang berlokasi di Shop
                       3, G/F, Keswick Court, 3 Keswick Street, Causeway Bay, Hong Kong. Diharapkan, dengan beroperasinya
                       kantor baru ini, nasabah akan merasa semakin nyaman dalam melakukan transaksi di BNI Remittance
                       Ltd.

                       Selain itu, pada tahun 2025, BNI Remittance Ltd. juga telah sukses menyelenggarakan program kelas
                       kewirausahaan bagi Pekerja Migran Indonesia sebagai bekal ketika kembali ke tanah air setelah bekerja
                       di Hong Kong.
 Tahun Pendirian       1997
 Jumlah Aset 2025      Rp 10.466 juta (unaudited)
 Kepemilikan Saham     100,00%
 Status Operasi        Beroperasi
 Alamat                Shop 3, on GF, Keswick Court
                       No. 3 Keswick Street, Causeway Bay Hong Kong
 Pengurus              Direksi
 Perusahaan            Direktur : Indra Kusuma




                                                                                               Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                        193
                                                                              PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 196
                          Performa       Laporan           Profil          Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                          2025           Manajemen         Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




                      PT BANK HIBANK INDONESIA

Bidang Usaha          Perbankan
Profil Perusahaan     PT Bank Hibank Indonesia (hibank) merupakan bank swasta nasional yang beroperasi sejak 28 Juli 1993,
                      sebelumnya bernama PT Bank Mayora, dengan izin usaha Bank Umum sesuai SK Menteri Keuangan RI
                      No. 719/KMK.017/1993 tanggal 14 Juli 1993 dan menjadi Bank Umum Devisa di tahun 2013 sesuai Surat
                      Keputusan Gubernur BI No. 15/5/KEP.DPG/2013 tanggal 7 Mei 2013. Sejak 18 Mei 2022, hibank resmi
                      menjadi salah satu anak usaha BNI Group melalui surat Menkumham No. AHU-AH.01.03-0238599
                      perihal penerimaan pemberitahuan perubahan anggaran dasar hibank, serta Surat Menkumham No.
                      AHU-AH.01.09-0013352 perihal penerimaan pemberitahuan perubahan data perseroan hibank.

                      Perubahan nama PT Bank Mayora menjadi PT Bank Hibank Indonesia dilaksanakan berdasarkan
                      keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Mayora yang diselenggarakan
                      pada 6 Januari 2023 dan 11 April 2023. Perubahan nama tersebut telah memperoleh persetujuan
                      Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia pada 14 April 2023, serta persetujuan
                      Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 17 Mei 2023.

                      Pemilihan nama hibank mencerminkan identitas baru yang selaras dengan visi dan misi hibank,
                      sekaligus menggambarkan karakter sebagai bank digital yang ramah, sederhana, dan bersahabat,
                      serta dapat diandalkan dalam mendukung kebutuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
                      Perubahan nama dan logo ini juga menegaskan penguatan positioning dan pengalaman hibank dalam
                      industri jasa keuangan, yang didukung oleh kapabilitas, sinergi, dan reputasi BNI Group.

                      hibank memiliki visi untuk menjadi bank UMKM berbasis digital pertama di Indonesia. Sejalan
                      dengan visi tersebut, hibank terus meneguhkan peran strategisnya sebagai orkestrator ekosistem
                      UMKM dengan menghadirkan beragam solusi keuangan digital yang terintegrasi. Melalui pendekatan
                      ekosistem ini, hibank berkomitmen untuk mendukung UMKM dalam meningkatkan kinerja usaha
                      secara lebih optimal, inklusif, dan berkelanjutan.

                      Pada tahun 2025, hibank secara resmi meluncurkan aplikasi mobile banking hi by hibank sebagai
                      solusi digital terintegrasi yang dirancang khusus untuk mendukung digitalisasi serta pengembangan
                      UMKM di Indonesia. Aplikasi ini menghadirkan kemudahan layanan keuangan dalam satu platform
                      yang mencakup perencanaan, pengelolaan, pencatatan transaksi, pembiayaan, hingga pengembangan
                      usaha, sehingga memungkinkan pelaku UMKM mengelola bisnis secara lebih efisien sekaligus
                      terhubung dengan ekosistem digital secara menyeluruh.
Tahun Pendirian       1993
Jumlah Aset 2025      Rp24.063.616 juta (unaudited)
Kepemilikan Saham     63,92%
Status Operasi        Beroperasi
Alamat                Rajawali Place Lt. 22-23
                      Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B4, Setia Budi, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan,
                      Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12910
Pengurus              Dewan Komisaris
Perusahaan            • Komisaris Independen : Rufina Tinawati Marianto
                      • Komisaris Independen : Joys Djajanto

                      Direksi
                      • Direktur Utama : Jenny Wiriyanto
                      • Direktur       : Ricky Budiono
                      • ​​Direktur     : Adi Syaf Putra​
                      • Direktur       : Andi M. Andries
                      • Direktur       : Prihadiyanto




194    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 197
Permodalan & Praktik          Tata Kelola        Tanggung Jawab Sosial     Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko              Perusahaan         dan Lingkungan            ESG             Keuangan




                          PT BNI MODAL VENTURA

 Bidang Usaha             Modal Ventura
 Profil Perusahaan        PT BNI Modal Ventura (“BNI Ventures”) merupakan perusahaan anak PT Bank Negara Indonesia
                          (Persero) Tbk (“BNI”) yang bergerak di bidang usaha modal ventura. BNI Ventures didirikan
                          berdasarkan Akta No. 17 tanggal 12 April 2022 yang dibuat di hadapan Ariani L. Rachim, S.H., Notaris
                          di Jakarta Selatan, dan telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
                          Republik Indonesia berdasarkan Surat No. AHU-0027437.AH.01.01.Tahun 2022 tanggal 19 April 2022
                          serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.032 Tambahan Berita Negara Republik
                          Indonesia No. 014450 tanggal 22 April 2022.

                          Direksi dan Dewan Komisaris BNI Ventures telah lulus uji penilaian kemampuan dan kepatutan bagi
                          pihak utama BNI Ventures (Fit and Proper Test). Adapun izin usaha perusahaan modal ventura diperoleh
                          BNI Ventures berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor: KEP2/D.05/2023tanggal 27
                          Januari 2023 tentang Pemberian Izin Usaha Perusahaan Modal Ventura kepada PT BNI Modal Ventura.

                          BNI Ventures telah mendapatkan penyertaan modal sebesar Rp500.100.000.000,00 (lima ratus miliar
                          seratus juta rupiah) pada tanggal 12 Mei 2022. Komposisi saham BNI Ventures terdiri dari BNI dengan
                          total kepemilikan sebesar 99,98% (setara 500.000 lembar saham) dan PT BNI Asset Management (BNI-
                          AM) dengan porsi kepemilikan sebesar 0,02% (setara 100 lembar saham).

                          Sejak memperoleh izin usaha, BNI Ventures telah aktif dalam mengembangkan ekosistem industri
                          startup di Indonesia melalui berbagai aktivitas investasi maupun peran sebagai ecosystem builder.
                          Hingga akhir 2025, BNI Ventures telah melakukan investasi pada 4startup yang memiliki sinergi erat
                          dengan BNI Group. Selain itu, BNI Ventures bersama dengan 4 Corporate Ventures Capital (CVC) milik
                          BUMN lainnya, membentuk Dana Ventura MCI Merah Putih (Merah Putih Fund “MPF”) yang fokus pada
                          penciptaan startup unicorn baru asli Indonesia.

                          Tidak hanya berfokus pada kegiatan investasi, BNI Ventures berperan dalam mewujudkan kolaborasi
                          bernilai tambah melalui aktivitas sinergi dan inovasi. Hingga akhir tahun 2025 BNI Ventures telah
                          merealisasikan lebih dari 5 sinergi yang terimplementasi dengan BNI Group serta menjalankan
                          program BNV Arcade sebagai platform inovasi bagi startup dan industry player di dalamnya. Selain
                          itu, BNI Ventures turut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan dan program di industri seperti seminar,
                          talkshow serta berperan sebagai Dewan Juri dan Tim Penilai dalam sesi pitching, speed dating, dan
                          business matchmaking.
 Tahun Pendirian          2022
 Jumlah Aset 2025         Rp 541.236 juta (unaudited)
 Kepemilikan Saham        99,98% : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                          0,02% : PT BNI Asset Management
 Status Operasi           Beroperasi
 Alamat                   Menara BNI Lantai 2
                          Jl. Pejompongan Raya No. 7, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat
                          Kode Pos 10210
 Pengurus                 Dewan Komisaris
 Perusahaan               • Komisaris Utama      : Victor Erico Korompis
                          • Komisaris Independen : Kartika Hendrawan

                          Direksi
                          • Direktur Utama : Mardianto E. Danusaputro*
                          • Direktur       : Lugas Prancafitri
 *) Berlaku efektif setelah pengangkatan kembali selesai




                                                                                                   Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                            195
                                                                                  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 198
                          Performa       Laporan     Profil          Analisis dan Pembahasan         Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank     Penunjang Bisnis




INFORMASI SINGKAT PERUSAHAAN ANAK                         Direksi
TIDAK LANGSUNG                                            Direktur Utama                  Mungki Ariwibowo Adil
                                                          Direktur                        Ade Yusriansyah
PT BNI ASSET MANAGEMENT                                   Direktur                        Putut Endro Andanawarih
PT BNI Asset Management (BNI-AM) merupakan
salah satu Pelaku Usaha Jasa Keuangan di
industri Pasar Modal. Sebagai pelopor bisnis             BNI SECURITIES PTE. LTD.
Manajer Investasi di Indonesia, BNI-AM memiliki          BNI Securities Pte. Ltd. (“BSPL”), perusahaan anak
izin kegiatan sebagai Manajer Investasi (MI) dari        PT BNI Sekuritas sepenuhnya yang beroperasi di
Otoritas Pasar Modal dengan izin No. KEP-05/BL/          luar negeri, didirikan di Singapura pada tanggal 22
MI/2011. Bisnis Manajer Investasi ini telah dirintis     Maret 2021. BSPL didirikan untuk bertindak sebagai
sejak 23 Oktober 1995 saat masih bergabung dengan        penghubung bagi BNI Group dalam hal aktivitas
PT BNI Sekuritas. Dengan berkembangnya bisnis            pasar modal internasional, termasuk menjalin
MI, tanggal 7 Juli 2011 BNI-AM melakukan spin off        komunikasi dengan institusi investasi berbasis
dari BNI Sekuritas sebagai Perusahaan Terbatas.          global.

BNI-AM memberikan jasa pengelolaan investasi             BSPL memiliki izin Capital Markets Services yang
Dana Pihak Ketiga melalui berbagai instrumen             dikeluarkan oleh Monetary Authority of Singapore
investasi berupa produk Reksa Dana yang lengkap          (“MAS”) untuk melakukan aktivitas yang telah diatur
dan juga Kontrak Pengelolaan Dana. Produk Reksa          oleh MAS, secara khusus di pasar modal, mencakup
Dana yang disediakan adalah produk Reksa Dana            perdagangan efek, dengan fokus awal pada Fixed
Reguler, Reksa Dana Terstruktur, Reksa Dana              Income dan lainnya yang sejalan dengan bisnis
Khusus serta pengelolaan dana yang disesuaikan           utama di bidang Capital Markets. BSPL juga telah
dengan Risk Appetite nasabah, dan periodenya             memperoleh lisensi tambahan dari MAS dalam
disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. BNI-AM             bidang Advising on Corporate Finance.
juga menyediakan jasa Penasihat Investasi sesuai
izin yang dikeluarkan oleh OJK No. KEP-50/D.04/2017.     Susunan Direksi BSPL adalah sebagai berikut:
                                                          Direksi
BNI-AM adalah bagian dari konglomerasi BNI                Executive Director              Chew Wen Yu, Edwin
sebagai salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia
                                                          Non Executive Director          Rudy Sihombing
yang telah masuk dalam jajaran perusahaan publik
Indonesia yang diperhitungkan di kelas global.
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, bisnis BNI-
AM tumbuh bersinergi dengan perusahaan anak BNI          INFORMASI SINGKAT ENTITAS ASOSIASI
lainnya yaitu BNI Life, BNI Sekuritas, BNI Finance,
BNI Remittance, dan hibank.                              PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA
                                                         PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) didirikan
Didukung oleh pemahaman mengenai investasi               pada tanggal 21 Desember 1993 atas prakarsa
Pasar Modal di Indonesia yang kuat serta memiliki        Badan Pengawas Pasar Modal/BAPEPAM (sekarang
Tim Investasi yang profesional dibidangnya, BNI-         Otoritas Jasa Keuangan) dan Bank Indonesia.
AM siap membantu pengelolaan dana para investor          Sebagai lembaga pemeringkat kredit independen
melalui berbagai produk investasi Reksa Dana mulai       pertama di Indonesia yang telah teruji keandalannya,
dari Reksa Dana Open-end, Reksa Dana Terproteksi,        PEFINDO berperan untuk menganalisis probabilitas
maupun alternative investment seperti Reksa Dana         gagal bayar suatu perusahaan atau instrumen utang
Penyertaan Terbatas (RDPT), Kontrak Investasi            di Indonesia.
Kolektif Efek Beragun Asset (KIK-EBA), dan lain-
lain. Kantor Pusat BNI Asset Management terletak di      Telah aktif berkontribusi selama lebih dari 25 tahun
Centennial Tower Lt. 19, Jl. Gatot Subroto Kav. 24-25,   untuk memberikan jasa pemeringkatan di Indonesia,
Jakarta Selatan.                                         PEFINDO telah melakukan pemeringkatan kepada
                                                         lebih dari 1.100 entitas dan berbagai instrumen pasar
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT BNI Asset         modal antara lain Obligasi dan Obligasi Subordinasi,
Management sebagai berikut:                              Sukuk, Surat Berharga Jangka Menengah (MTN),
Dewan Komisaris                                          Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK-
Komisaris Utama/Komisaris      Eko Priyo Pratomo
                                                         EBA), Reksa Dana, dan Dana Investasi Real Estat
Independen                                               dan Surat Berharga Komersial. Dalam rangka
Komisaris                      Henny Woe                 mendukung rencana penerbitan obligasi daerah




 196   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 199
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG           Keuangan




di Indonesia, PEFINDO sejak tahun 2011 juga telah            Next Generation (Next-G) pada 8 Agustus 2018.
memulai melakukan analisis dan pemeringkatan                 Peluncuran C-BEST Next-G merupakan upaya KSEI
terhadap pemerintah daerah di Indonesia.                     dalam mendukung perkembangan Pasar Modal
                                                             Indonesia terutama dari sisi peningkatan jumlah
Selain jasa pemeringkatan, PEFINDO juga                      investor dan peningkatan jumlah penyelesaian
memperluas pendapatannya dengan aktif melakukan              transaksi. Upaya meningkatkan kepercayaan
riset di pasar modal Indonesia dengan menerbitkan            investor untuk berinvestasi diwujudkan KSEI melalui
indeksnya sendiri yaitu PEFINDO25 dan PEFINDO                kewajiban kepemilikan Single Investor Identification
i-Grade serta produk-produk publikasinya yang                (SID) pada tahun 2012. SID sebagai nomor identitas
menjadi salah satu tolak ukur pertimbangan pelaku            tunggal bagi investor yang memberikan kemudahan
pasar modal di Indonesia seperti Indonesia Sectoral          pada proses identifikasi investor sekaligus landasan
Review/ISR dan Indonesia Rating Highlight/IRH dan            berbagai pengembangan pasar modal lainnya,
produk-produk lainnya yang memberikan informasi              termasuk fasilitas AKSes (Acuan Kepemilikan
tentang pasar modal Indonesia.                               Sekuritas).

Jumlah lembar saham yang dimiliki BNI di PEFINDO             Pada tahun 2016, KSEI telah mengimplementasikan
saat ini mencapai 143 lembar, yang setara dengan             sistem pengelolaan investasi terpadu (S-INVEST),
0,122% kepemilikan. Adapun jumlah lembar saham               sehingga Pasar Modal Indonesia memiliki
yang dimiliki BNI Sekuritas di PEFINDO saat ini              platform     yang    terintegrasi   untuk   industri
mencapai 15 lembar, yang setara dengan 0,013%                pengelolaan investasi. Terobosan tersebut berhasil
kepemilikan, sehingga total kepemilikan saham BNI            mengantarkan KSEI meraih penghargaan sebagai
Grup di PEFINDO sebesar 0,14%.                               The Best Central Securities Depository in Southeast
                                                             Asia in 2016 versi Alpha Southeast Asia Magazine
                                                             dan menjadikan Indonesia sebagai negara pertama
PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA
                                                             di kawasan Asia Tenggara yang memiliki sistem
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
                                                             pengelolaan investasi terpadu. Optimisme dan
merupakan       Lembaga      Penyimpanan         dan
                                                             dedikasi menjadi penyulut semangat KSEI untuk
Penyelesaian (LPP) di Pasar Modal Indonesia yang
                                                             memajukan Pasar Modal Indonesia. Dengan
menyediakan layanan jasa Kustodian sentral dan
                                                             dukungan dari pemegang saham yang terdiri
penyelesaian transaksi Efek yang teratur, wajar, dan
                                                             dari SRO (BEI dan KPEI), Perusahaan Efek, Bank
efisien, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 8
                                                             Kustodian, dan Biro Administrasi Efek, KSEI terus
tahun 1995 tentang Pasar Modal. KSEI didirikan di
                                                             melaju mewujudkan kinerja terbaik melalui berbagai
Jakarta pada 23 Desember 1997 dan memperoleh
                                                             inisiatif. Beragam inisiatif yang diterapkan serta
izin usaha pada 11 November 1998.
                                                             riset yang diaplikasikan, terus dikembangkan secara
                                                             berkelanjutan agar sesuai dengan tren industri
KSEI merupakan salah satu Self-Regulatory
                                                             terkini serta kebutuhan pasar.
Organization (SRO) bersama PT Bursa Efek
Indonesia (BEI) dan PT Kliring Penjaminan Efek
                                                             Terkait dengan afiliasinya dengan BNI, KSEI
Indonesia (KPEI). KSEI mulai menjalankan kegiatan
                                                             merupakan perusahaan anak minoritas dengan
operasional penyelesaian transaksi Efek dengan
                                                             penyertaan langsung, di mana BNI mulai memiliki
warkat pada tanggal 9 Januari 1998, mengambil
                                                             saham kepemilikan sejak 24 September 1998.
alih fungsi sejenis dari PT Kliring Depositori
                                                             Jumlah lembar saham yang dimiliki BNI di KSEI saat
Efek Indonesia (KDEI) sebagai Lembaga Kliring
                                                             ini mencapai 60 lembar, yang setara dengan 1,00%
Penyimpanan dan Penyelesaian (LKPP). Tahun
                                                             kepemilikan. Adapun jumlah lembar saham yang
2000, KSEI bersama SRO lainnya menerapkan
                                                             dimiliki BNI Sekuritas di KSEI saat ini mencapai 90
transaksi perdagangan dan penyelesaian Efek tanpa
                                                             lembar, yang setara dengan 1,50% kepemilikan,
warkat (scripless trading) di Pasar Modal Indonesia.
                                                             sehingga kepemilikan saham BNI Grup di KSEI
Penerapan tersebut didukung oleh sistem utama
                                                             sebesar 2,50%.
KSEI, yaitu The Central Depository and Book Entry
Settlement System (C-BEST).
                                                             PT KLIRING PENJAMINAN EFEK INDONESIA
Melihat perkembangan transaksi di pasar modal                PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI)
kita yang sudah sangat cepat, serta perkembangan             didirikan di tahun 1996 dengan fungsi sebagai
sistem dan teknologi yang sudah semakin maju, KSEI           Lembaga Kliring dan Penjaminan atau Central
berinisiatif melakukan pengembangan berkelanjutan            Counterparty (CCP) untuk pasar modal Indonesia.
atas sistem C-BEST melalui generasi baru C-BEST              Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 tahun




                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                 197
                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 200
                          Performa       Laporan     Profil       Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan   Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




1995 tentang Pasar Modal, Pemerintah Republik            Terkait dengan afiliasinya dengan BNI, Bank Mizuho
Indonesia kemudian menetapkan KPEI sebagai               merupakan perusahaan anak minoritas dengan
bagian dari Self-Regulatory Organization (SRO)           penyertaan langsung, di mana BNI mulai memiliki
pasar modal Indonesia bersama dengan PT Bursa            saham kepemilikan sejak 13 Oktober 2003. Jumlah
Efek Indonesia (BEI) dan PT Kustodian Sentral Efek       lembar saham yang dimiliki BNI di Bank Mizuho saat
Indonesia (KSEI).                                        ini mencapai 73.847 lembar, yang setara dengan
                                                         1,00% kepemilikan.
Sebagai sebuah entitas, bidang usaha KPEI
adalah menyelenggarakan kegiatan kliring atas
                                                         PT BANK SMBC INDONESIA TBK
transaksi Bursa dan transaksi di luar Bursa, serta
                                                         Bank SMBC Indonesia (Bank SMBCI) sebelumnya
menyelenggarakan        penjaminan      penyelesaian
                                                         bernama PT Bank BTPN Tbk yang merupakan bank
transaksi Bursa. Perkembangan industri dan ekonomi
                                                         devisa hasil penggabungan usaha (merger) antara
memungkinkan KPEI untuk mengembangkan
                                                         PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN)
aktivitas usahanya dengan menyelenggarakan
                                                         dengan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (Bank
aktivitas penunjang jasa keuangan lainnya, sesuai
                                                         Sumitomo Indonesia) yang efektif pada tanggal 1
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan
                                                         Februari 2019.
mengacu pada peraturan perundang-undangan
yang berlaku. Tahun 2020 menandai jejak langkah
                                                         Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan
KPEI dalam berupaya untuk memperluas perannya
                                                         kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 5 Februari
yaitu sebagai Central Counterparty (CCP) pasar
                                                         2019, sejak tanggal 1 Februari 2019 terjadi
OTC Derivatif, sekaligus guna mendukung program
                                                         perubahan komposisi pemegang saham PT Bank
Pemerintah menuju pengembangan pasar keuangan
                                                         BTPN Tbk. Pada 29 Agustus 2024 PT Bank BTPN
yang berintegritas, efisien, dan transparan.
                                                         Tbk resmi berganti nama menjadi PT Bank SMBC
                                                         Indonesia Tbk yang saat ini 91,05% sahamnya
KPEI terus menerus melakukan peningkatan kualitas
                                                         dimiliki Sumitomo Mitsui Banking Corporation,
layanan jasa dan produk secara berkelanjutan, serta
                                                         PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) 0,11%,
berupaya untuk melakukan inovasi atas setiap jenis
                                                         PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) 1,03%, dan Publik
layanan dan produk untuk memenuhi ekspektasi
                                                         7,81%.
pelaku pasar. Sebagai pengembangan institusional,
KPEI juga selalu berupaya dalam melakukan
                                                         Sebelum merger BTPN merupakan bank yang fokus
perbaikan infrastruktur, riset dan pengembangan,
                                                         pada penyaluran kredit kepada mass market (ritel),
serta penerapan praktik terbaik standar internasional
                                                         sedangkan Bank Sumitomo Indonesia fokus pada
sebagai Central Counterparty (CCP).
                                                         segmen bisnis korporasi. Sebagai hasil merger
                                                         antara kedua bank tersebut, Bank SMBCI akan
Terkait dengan afiliasinya dengan BNI, KPEI
                                                         menjadi suatu bank universal yang memiliki bisnis
merupakan perusahaan anak minoritas dengan
                                                         lebih lengkap dan melayani segmen nasabah yang
penyertaan langsung, di mana BNI telah
                                                         lebih luas, mulai dari segmen mass market (ritel)
melaksanakan penyertaan modal kepada KPEI sejak
                                                         hingga korporasi.
25 September 2024. Jumlah lembar saham yang
dimiliki BNI di KPEI saat ini mencapai 2.500 lembar,
                                                         Terkait dengan afiliasinya dengan BNI, Bank SMBCI
yang setara dengan 1,11% kepemilikan.
                                                         merupakan perusahaan anak minoritas dengan
                                                         penyertaan langsung, di mana BNI mulai memiliki
PT BANK MIZUHO INDONESIA                                 saham kepemilikan sejak 18 April 2004. Jumlah
PT Bank Mizuho Indonesia (“Bank Mizuho”) pada            lembar saham yang dimiliki BNI di Bank SMBCI saat
awalnya didirikan dengan nama PT Fuji Bank               ini mencapai 12.007.137 lembar, yang setara dengan
International Indonesia. Perubahan Anggaran Dasar        0,11% kepemilikan.
Bank menyangkut, antara lain, perubahan nama
dari PT Bank Fuji International Indonesia menjadi        PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
PT Bank Mizuho Indonesia dan perubahan modal             Bank Syariah Indonesia (“BSI”) merupakan satu
Bank serta susunan Dewan Komisaris dan Direksi,          entitas baru yang lahir dari hasil bergabungnya
sebagai hasil dari penggabungan PT Bank Dai-Ichi         tiga bank syariah milik Bank BUMN yaitu Bank
Kangyo Indonesia (BDKI) dan PT Bank IBJ Indonesia        Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah pada
(IBJ) dengan PT Fuji Bank International Indonesia        1 Februari 2021.
yang berlaku efektif sejak tanggal 1 Oktober 2001.




 198   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 201
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG           Keuangan




Menilik sejarah dari sisi BNI, Bank BNI Syariah              untuk membentuk aliansi strategis. Pada 1 Februari
awalnya merupakan suatu Unit Usaha Syariah                   2021 yang bertepatan dengan 19 Jumadil Akhir 1442
(UUS) dalam organisasi BNI. Kemudian pada                    H menjadi penanda sejarah bergabungnya Bank
Oktober 2009, Manajemen BNI melalui Rapat                    Syariah Mandiri, BNI Syariah, ke dalam BRI Syariah
Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)                      menjadi satu entitas dan me-rebranding namanya
menyetujui rencana pemisahan (spin off) Unit                 menjadi BSI. Penggabungan ini menyatukan
Usaha Syariah (UUS) menjadi Bank Umum Syariah                kelebihan dari ketiga Bank Syariah sehingga
(BUS) dengan mempertimbangkan perkembangan                   menghadirkan layanan yang lebih lengkap,
bisnis perbankan syariah yang semakin maju                   jangkauan lebih luas, serta memiliki kapasitas
serta tuntutan konsumen yang menginginkan                    permodalan yang lebih baik. Didukung sinergi
bank syariah murni pada saat itu. Pada Juni 2010,            dengan perusahaan induk (Mandiri, BNI, dan BRI)
Manajemen BNI meresmikan pemisahan (spin-off)                serta komitmen pemerintah melalui Kementerian
Unit Usaha Syariah (UUS) BNI menjadi entitas baru            BUMN, BSI didorong untuk dapat bersaing di tingkat
bernama PT Bank BNI Syariah.                                 global.

Untuk menangkap peluang ekonomi syariah di                   Sebagai salah satu pemegang saham pengendali di
Indonesia yang bertumbuh besar, maka tiga bank               BSI, jumlah lembar saham yang dimiliki BNI di BSI
syariah milik Bank BUMN, yaitu Bank Syariah                  hingga akhir 2025 mencapai 10.720.230.418 lembar
Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah memutuskan             saham atau setara dengan 23,24%.




                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                 199
                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 202
                           Performa          Laporan         Profil             Analisis dan Pembahasan            Fungsi
                           2025              Manajemen       Perusahaan         Manajemen atas Kinerja Bank        Penunjang Bisnis




Struktur BNI Grup & Perusahaan Anak




                                 Pembiayaan                             Sekuritas                        Asuransi Jiwa
             MAYORITAS




                              1983 | 99,99%                          1995 | 75,00%                        1996 | 60,00%




                                                                                                              25,00%




                                                    Manajer Investasi                  Sekuritas

                                                     2011 | 99,90%                   2021 | 100,00%
             MINORITAS




                                                                                                        0,013%            0,122%




                                   Fintech                Pasar Modal               Sistem pembayaran          Peringkat Efek
                                 2018 | 9,82%             1977 | 1,20%                2017 | 17,50%            1994 | 0,135%




Catatan:
           Penyertaan oleh BNI
                                                                          Persentase kepemilikan BNI
           Penyertaan oleh BNI Sekuritas
                                                                          Persentase kepemilikan BNI Sekuritas
           Penyertaan oleh BNI Asset Management
           Penyertaan oleh Strategic Partner                              Persentase kepemilikan Strategic Partner




200   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 203
        Permodalan & Praktik    Tata Kelola        Tanggung Jawab Sosial       Komitmen          Laporan
        Manajemen Risiko        Perusahaan         dan Lingkungan              ESG               Keuangan




          Remitansi                            Perbankan                          Venture Cap.
        1996 | 100,00%                        2022 | 63,92%                       2023 | 99,98%




             40,00%                                   36,08%                             0,02%




                                                                           Mayora Inti
                                                                            Utama




1,50%             1,00%


                                                                                                       *)



          Kustodian Sentral          Perbankan                 Perbankan                   Perbankan                 Kliring
             1998 | 2,50%           2003 | 1,00%               2024 | 0,11%               2021 | 23,24%           2024 | 1,11%




        Catatan:
        *) Pada tahun 2021, Bank BNI Syariah resmi merger dengan 2 Bank Syariah lainnya menjadi Bank Syariah Indonesia




                                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                  201
                                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 204
                          Performa       Laporan     Profil       Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan   Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Kronologi Pencatatan Saham

PENAWARAN UMUM PERDANA SAHAM                             dana rekapitalisasi kepada Pemerintah Indonesia.
                                                         Pengembalian tersebut telah disetujui oleh
Pada tanggal 28 Oktober 1996, BNI melakukan              pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang
penawaran umum perdana atas 1.085.032.000                Saham Luar Biasa pada tanggal 25 Juni 2001.
saham Seri B dengan nilai nominal sebesar Rp500
(nilai penuh) setiap saham dan harga penawaran           PENAWARAN UMUM SAHAM TERBATAS II
setiap saham sebesar Rp850 (nilai penuh) kepada
masyarakat di Indonesia. Saham yang ditawarkan           Pada tanggal 30 Juli 2007, pada Rapat Umum
tersebut mulai diperdagangkan di Bursa Efek              Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Pemegang
Jakarta dan Bursa Efek Surabaya (sekarang Bursa          Saham telah memutuskan untuk melakukan
Efek Indonesia atau BEI) pada tanggal 25 November        Penawaran Umum Terbatas II kepada para
1996.                                                    pemegang saham dalam rangka penerbitan sampai
                                                         dengan sejumlah 1.992.253.110 saham Seri C baru
PENAWARAN UMUM SAHAM TERBATAS I                          dengan nilai nominal Rp375 (nilai penuh) setiap
                                                         lembar saham.
Pada tanggal 30 Juni 1999, BNI melakukan Penawaran
Umum Terbatas I dalam rangka penerbitan Hak              Setiap pemegang 20 saham lama yang namanya
Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak            tercatat dalam Daftar Pemegang Saham BNI pada
151.904.480.000 saham Seri C dengan nilai nominal        tanggal 9 Agustus 2007 pukul 16.00 WIB mempunyai 1
sebesar Rp25 (nilai penuh) setiap saham. Setiap          (satu) HMETD, di mana setiap 1 HMETD memberikan
pemegang 1 (satu) saham lama berhak membeli              hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak
35 saham baru dengan harga Rp347,58 (nilai               1 (satu) saham baru dengan harga pelaksanaan
penuh) setiap saham. Dari penawaran umum ini,            Rp2.025 (nilai penuh) setiap saham. Dari Penawaran
BNI meningkatkan modal sahamnya sebanyak                 Umum Terbatas II, BNI mendapatkan tambahan
683.916.500 lembar saham Seri C yang diterbitkan         modal disetor sebesar Rp747.094 serta tambahan
kepada masyarakat umum pada tanggal 21 Juli              agio saham sebesar Rp3.287.218 dan biaya emisi
1999 dan terdaftar di Bursa Efek Jakarta dan Bursa       penerbitan saham sebesar Rp195.280. Perdagangan
Efek Surabaya (sekarang BEI). BNI juga menerbitkan       perdana dilaksanakan pada tanggal 13 Agustus
151.220.563.500 lembar saham Seri C kepada               2007 di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya
Pemerintah Indonesia pada tanggal 7 April 2000           (sekarang BEI).
dan 30 Juni 2000 melalui program rekapitalisasi
berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 52 tahun            PENAWARAN UMUM SAHAM TERBATAS III
1999.
                                                         Pada tanggal 25 November 2010, dalam Rapat
REKAPITALISASI                                           Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB),
                                                         Pemegang Saham telah memutuskan antara lain
Pada tanggal 30 Maret 2000, Menteri Keuangan             untuk menyetujui peningkatan modal ditempatkan
menyetujui rekapitalisasi BNI sebesar Rp61,8 triliun,    dan disetor BNI melalui Penawaran Umum Terbatas
yang meningkat sebesar Rp9 triliun dibandingkan          III (PUT III) dengan penerbitan HMETD sebesar
dengan jumlah yang ditetapkan dalam Peraturan            3.374.715.948 saham Seri C baru dengan nilai
Pemerintah No. 52 tahun 1999. Sehubungan                 nominal Rp375 (nilai penuh) setiap lembar saham
dengan peningkatan rekapitalisasi tersebut, yang         dengan harga pelaksanaan Rp3.100. HMETD
telah disetujui melalui Peraturan Pemerintah No.         tersebut dapat diperdagangkan di dalam dan di
32 tahun 2000, BNI menerbitkan tambahan saham            luar Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai tanggal 10
Seri C sebanyak 44.946.404.500 saham tanpa Hak           Desember 2010 sampai dengan 16 Desember 2010,
Memesan Efek Terlebih Dahulu.                            dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku
                                                         di bidang pasar modal. Dari PUT III tersebut, BNI
Pada tanggal 20 Juli 2001, modal saham BNI               mendapatkan tambahan modal disetor sebesar
berkurang sebanyak 1.965.701.500 saham Seri C            Rp1.265.518 dan tambahan agio saham, bersih
sehubungan dengan pengembalian kelebihan                 setelah dikurangkan dengan biaya emisi penerbitan
                                                         saham, sebesar Rp8.950.869.




202    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 205
Permodalan & Praktik       Tata Kelola        Tanggung Jawab Sosial         Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan         dan Lingkungan                ESG            Keuangan




PELAKSANAAN STOCK SPLIT

Pada tanggal 19 September 2023, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui
pemecahan saham dan perubahan Anggaran Dasar Perseroan tentang Permodalan Perseroan. Perseroan
telah melaksanakan pemecahan saham (Stock Split) dengan rasio pemecahan 1 (satu) saham lama menjadi
2 (dua) saham baru (1:2) dan telah efektif pada tanggal 06 Oktober 2023 sehingga nilai nominal per Saham
Seri A Dwiwarna dan Seri B menjadi sebesar Rp3.750 (tiga ribu tujuh ratus lima puluh Rupiah) dan nilai
nominal per Saham Seri C menjadi Rp187,50 (seratus delapan puluh tujuh koma lima nol Rupiah).

NAMA BURSA TEMPAT SAHAM PERUSAHAAN DICATATKAN

Seluruh saham BNI telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.

Kronologi Pencatatan Saham BNI
                                                                                   Nilai           Harga
     Tanggal                        Deskripsi                         Saham                                      Jumlah Saham
                                                                                  Nominal        Penawaran
 Sebelum IPO       -                                                    -                    -               -                  -
 November 1996     Initial Public Offering (IPO)                      Seri-A           @Rp500                -                  1
                                                                      Seri-B           @Rp500            850       4.340.127.999
                   Total modal ditempatkan dan disetor                                                             4.340.128.000
 Juni 1999         Rights Issue (1:35)                                Seri-A           @Rp500                -                  1
                                                                      Seri-B           @Rp500            850       4.340.127.999
                                                                      Seri-C           @Rp25          347,58     151.904.480.000
                   Total modal ditempatkan dan disetor                                                           156.244.608.000
 Juni 2000         Issuance of new shares without pre-                Seri-A           @Rp500                -                  1
                   emptive rights
                                                                      Seri-B           @Rp500            850       4.340.127.999
                                                                      Seri-C           @Rp25          347,58     196.850.884.500
                   Total modal ditempatkan dan disetor                                                           201.191.012.500
 Juli 2001         Repayment of excess amount in                      Seri-A           @Rp500                -                  1
                   Government Bonds
                                                                      Seri-B           @Rp500            850       4.340.127.999
                                                                      Seri-C           @Rp25          347,58     194.885.183.000
                   Total modal ditempatkan dan disetor                                                           199.225.311.000
 Desember 2003     Reverse Stock Split (15:1)                         Seri-A       @Rp7.500                  -                  1
                                                                      Seri-B       @Rp7.500           12.750         289.341.866
                                                                      Seri-C           @Rp375         5.213,7     12.992.345.533
                   Total modal ditempatkan dan disetor                                                            13.281.687.400
 13 Agustus        Rights Issue (20:3)                                Seri-A       @Rp7.500                  -                  1
 2007
                                                                      Seri-B       @Rp7.500           12.750         289.341.866
                                                                      Seri-C           @Rp375          2.025      14.984.598.643
                   Total modal ditempatkan dan disetor                                                            15.273.940.510
 Agustus 2010      Divestasi Saham Negara RI                          Seri-A       @Rp7.500                  -                  1
                   pada BNI eks green shoe
                                                                      Seri-B       @Rp7.500           12.750         289.341.866
                                                                      Seri-C           @Rp375          2.025      14.984.598.643
                   Total modal ditempatkan dan disetor                                                            15.273.940.510
 10 Desember       Rights Issue (110.473:500.000)                     Seri-A       @Rp7.500                  -                  1
 2010
                                                                      Seri-B       @Rp7.500           12.750         289.341.866
                                                                      Seri-C           @Rp375          3.100      18.359.314.591
                   Total modal ditempatkan dan disetor                                                            18.648.656.458
 6 Oktober 2023    Stock Split                                        Seri-A       @Rp3.750                  -                  1
                   (1:2)
                                                                      Seri-B       @Rp3.750                  -      578.683.733
                                                                      Seri-C           @187,50               -    36.718.629.182
                   Total modal ditempatkan dan disetor                                                            37.297.312.916




                                                                                                   Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                           203
                                                                                  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 206
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Kronologis Pencatatan Efek Lainnya

Untuk mendukung pertumbuhan bisnis, penguatan            Bertindak sebagai Wali Amanat adalah PT Bank
permodalan dengan sumber dana yang cukup                 Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
dan sebaran tenor yang baik, BNI telah melakukan
beberapa kali penerbitan obligasi dalam mata uang        TIER 2 CAPITAL BOND 2021 (GLOBAL
Rupiah dan Valas. Obligasi tersebut adalah Global        BOND)
Bond BNI di tahun 2012, kemudian dilanjutkan
dengan penerbitan Obligasi Berkelanjutan BNI             BNI menerbitkan instrumen utang berkarakteristik
tahun 2017 dengan dana yang dikumpulkan sebesar          modal dalam bentuk Tier 2 Capital Bond yang
Rp3 triliun dan tenor 5 (lima) tahun. Selanjutnya,       didaftarkan di Bursa Singapura (SGX Listing) dengan
pada tahun 2021 BNI kembali melakukan penerbitan         jumlah pokok emisi sebesar USD500.000.000
Global dengan menerbitkan Tier 2 Capital Bond            (nilai penuh) memiliki fitur write down dan dapat
dan Additional Tier 1 Capital Bond, dengan dana          diperhitungkan sebagai komponen modal Tier 2
yang dikumpulkan masing-masing USD500.000.000            melalui surat OJK No. S-64/PB.31/2021 tanggal
(nilai penuh) dan USD600.000.000 (nilai penuh).          31 Maret 2021. Penerbitan Tier 2 Capital Bond
Pada tahun 2022, BNI juga menerbitkan Green              tersebut merupakan salah satu strategi BNI dalam
Bond denominasi Rupiah dengan total dana yang            penambahan permodalan Bank melalui Tier 2
dikumpulkan masing-masing sebesar Rp5 triliun            Capital.
tenor 3 tahun dan 5 tahun.
                                                         Tier 2 Capital Bond ditawarkan dengan tingkat
GLOBAL BOND 2012                                         bunga tetap sebesar 3,75% p.a. berjangka waktu
                                                         5 (lima) tahun. Bertindak sebagai lembaga dan
BNI menerbitkan obligasi senior berdenominasi USD        profesi penunjang dalam penerbitan Tier 2 Capital
(global bond) pada 27 April 2012 dengan nilai pokok      Bond tersebut adalah HSBC dan Citi Group.
sebesar USD500.000.000 (nilai penuh). Obligasi           Konsultan Hukum yang digunakan adalah Ginting
tersebut diterbitkan di harga 98,89% dengan kupon        & Reksodiputro dan Allen & Overy serta HSBC
sebesar 4,125% yang dibayar setiap 6 bulan sekali.       bertindak sebagai Trustee dan Paying Agent. Obligasi
Obligasi tersebut memiliki jangka waktu 5 (lima)         tersebut telah memperoleh hasil pemeringkatan
tahun dan telah jatuh tempo pada 27 April 2017. Bank     atas surat utang jangka panjang dari Fitch Rating
telah melunasi seluruh nilai pokok obligasi sebesar      dengan peringkat BB dan Moody’s Rating Ba2.
USD500.000.000 (nilai penuh) di harga 100,00%.
                                                         ADDITIONAL TIER 1 CAPITAL BOND 2021
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN                             (GLOBAL BOND)
OBLIGASI RUPIAH 2017
                                                         BNI menerbitkan instrumen utang berkarakteristik
Pada tanggal 22 Juni 2017, BNI telah mendapatkan         modal kembali dalam bentuk Additional Tier 1
pernyataan efektif dari OJK melalui surat No.            Capital Bond yang didaftarkan di Bursa Singapura
S-349/D.04/2017 untuk menerbitkan Obligasi               (SGX Listing) dengan jumlah pokok emisi sebesar
Berkelanjutan I BNI Rupiah Tahap I Tahun 2017            USD600.000.000 (nilai penuh) memiliki fitur write
(“Obligasi”). Nilai obligasi yang diterbitkan sebesar    down dan dapat diperhitungkan sebagai komponen
Rp3.000.000.000.000 (nilai penuh), jangka waktu 5        modal Tier I melalui surat OJK No. S-210/PB.31/2021
(lima) tahun, dengan kupon sebesar 8% per tahun          tanggal 30 September 2021.
yang akan dibayarkan secara triwulanan. Obligasi
BNI diterbitkan pada tanggal 11 Juli 2017 dan listing    Penerbitan Additional Tier 1 Capital Bond tersebut
di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 12 Juli 2017.       bertujuan untuk meningkatkan Modal Tier 1,
Pembayaran kupon pertama kepada para pemegang            pendanaan umum, dan meningkatkan struktur
obligasi telah dilakukan pada tanggal 11 Oktober         dana jangka panjang. Additional Tier 1 Capital
2017.                                                    Bond ditawarkan dengan tingkat bunga tetap
                                                         sebesar 4,30% p.a. berjangka waktu perpetual
Bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek          (tidak memiliki jatuh tempo) dengan opsi call
adalah PT BNI Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas,           setelah 5,5 (lima setengah) tahun. Bertindak sebagai
PT Bahana Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas,             lembaga dan profesi penunjang dalam penerbitan
PT Indo Premier Sekuritas dan PT BCA Sekuritas.          Additional Tier 1 Capital Bond tersebut adalah BNI



204    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 207
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG           Keuangan




Sekuritas, JP Morgan dan UBS. Konsultan Hukum                GLOBAL BOND 2024
yang digunakan adalah Hadiputranto, Hadinoto &
Partners dan Baker McKenzie serta HSBC bertindak             BNI menerbitkan obligasi senior berdenominasi
sebagai Trustee dan Paying Agent. Obligasi tersebut          US Dollar pada tanggal 05 April 2024 dengan nilai
telah memperoleh hasil pemeringkatan atas surat              pokok sebesar USD500.000.000 (nilai penuh) yang
utang jangka panjang dari Moody’s Rating yaitu Ba3.          di daftarkan di Bursa Singapura (SGX Listing).
                                                             BNI Global Bond 2024 diterbitkan di harga 100%
GLOBAL BOND OBLIGASI BERWAWASAN                              dengan kupon sebesar 5,28% yang dibayar setiap 6
LINGKUNGAN (GREEN BOND) I BNI 2022                           bulan sekali (semi-annually). BNI Global Bond 2024
                                                             memiliki jangka waktu 5 (lima) tahun dan akan jatuh
Pada tanggal 10 Juni 2022, BNI telah mendapatkan             tempo pada 05 April 2029.
pernyataan efektif dari OJK melalui surat No.
S-93/D.04/2022     untuk   menerbitkan     Obligasi          Dana hasil penerbitan Obligasi ini akan digunakan
Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I PT Bank                 untuk keperluan pembiayaan dan pendanaan umum
Negara Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2022 pada               perseroan. Bertindak sebagai lembaga dan profesi
tanggal 21 Juni 2022. Jumlah Pokok Green Bond yang           penunjang dalam penerbitan Global Bond 2024
diterbitkan adalah sebesar Rp5.000.000.000.000               tersebut adalah BNI Securities Pte Ltd, JP Morgan
(lima triliun Rupiah) dengan bunga Green Bond                dan Citi Group. Konsultan Hukum yang digunakan
sebesar 6,35% (enam koma tiga lima persen) per               adalah Ginting & Reksodiputro yang terasosiasi
tahun untuk seri A dan 6,85% (enam koma delapan              dengan Allen & Overy Singapore. Kemudian HSBC
lima persen) per tahun untuk seri B. Green Bond              bertindak sebagai Trustee dan Paying Agent. Obligasi
I 2022 ditawarkan dengan nilai 100% (seratus                 tersebut telah memperoleh hasil pemeringkatan
persen) dari jumlah pokok obligasi, dengan kupon             atas surat utang jangka panjang dari S&P dengan
dibayarkan setiap kuartalan, dan tercatat di Bursa           peringkat BBB dan Fitch rating dengan peringkat
Efek Indonesia (IDX) pada 22 Juni 2022. Pembayaran           BBB-.
kupon pertama kepada para pemegang obligasi
telah dilakukan pada tanggal 21 September 2022.              LONG TERM NOTES (LTN) TAPERA 2025

Dana hasil penerbitan obligasi setelah dikurangi             Pada tanggal 7 Februari 2025, PT Bank Negara
biaya biaya emisi, seluruhnya akan digunakan BNI             Indonesia (Persero) Tbk menerbitkan Long Term
untuk pembiayaan maupun pembiayaan kembali                   Notes (LTN) yang dilakukan tanpa melalui penawaran
proyek-proyek dalam kategori Kegiatan Usaha                  umum dengan nominal Rp.14.036.333.250 (nilai
Berwawasan Lingkungan (KUBL), yaitu proyek-                  penuh) dengan bunga sebesar 0,55% per tahun dan
proyek yang berkaitan dengan energi terbarukan,              cicilan pokok dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sejak
efisiensi energi, pengolahan sampah menjadi energi           LTN diterbitkan. Penerbitan LTN tidak dilakukan
dan manajemen limbah, penggunaan sumber daya                 pemeringkatan khusus untuk LTN dan tidak
alam dan penggunaan tanah yang berkelanjutan,                menggunakan Jasa Agen Pemantau.
konservasi keanekaragaman hayati darat dan air,
transportasi ramah lingkungan, pengelolaan air dan           Penerimaan hasil penerbitan LTN ini dipergunakan
air limbah yang berkelanjutan, adaptasi perubahan            seluruhnya khusus untuk pembiayaan maupun
iklim, gedung berwawasan lingkungan, dan                     membiayai kembali kredit perumahan pesertaTapera
pertanian berkelanjutan, dengan memperhatikan                sebagaimana dimaksud pada undang-undang No.4
Peraturan OJK No. 60/POJK.04/2017 tentang                    Tahun 2016 tentang Tabungan Perumahan Rakyat,
Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang               peraturan pemerintah Republik Indonesia No 21
Berwawasan Lingkungan (Green Bond).                          Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Tabungan
                                                             Perumahan Rakyat, Peraturan Badan Pengelola
Bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek              Tabungan Perumahan Rakyat Nomor 2 Tahun 2023
adalah PT BNI Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT                tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Badan
Mandiri Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT            Pengelolaan Rakyat Nomor 6 Tahun 2021 Tentang
CIMB Niaga Sekuritas, dan PT Maybank Sekuritas.              Pembiayaan Perumahan bagi Peserta Tabungan
Bertindak sebagai Wali Amanat adalah PT Bank                 Perumahan Rakyat serta Perjanjian Kerjasama dan
Mandiri (Persero) Tbk.                                       Kesepakatan antara Badan Pengelola Tabungan
                                                             Perumahan Rakyat dan PT Bank Negara Indonesia
                                                             (Persero) Tbk yang berlaku.




                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                 205
                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 208
                                       Performa          Laporan              Profil                     Analisis dan Pembahasan                    Fungsi
                                       2025              Manajemen            Perusahaan                 Manajemen atas Kinerja Bank                Penunjang Bisnis




SUSTAINABILITY BOND 2025                                                             sebagai Penjamin pelaksana efek dalam penerbitan
                                                                                     Sustainability Bond 2025 tersebut adalah PT BNI
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                                               Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas
menerbitkan obligasi berwawasan keberlanjutan                                        serta PT Trimegah Sekuritas Indonesia dan yang
(Sustainability Bond) berdenominasi Rupiah pada                                      bertindak sebagai Wali Amanat adalah PT Bank
tanggal 04 Juli 2025 dengan nilai pokok sebesar                                      Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
IDR 3.500.000.000.000 tenor 3 tahun dengan bunga
6,60% per tahun untuk seri A dan IDR 1.500.000.000                                   Obligasi   tersebut   telah   memperoleh      hasil
tenor 5 tahun dengan bunga 6,65% per tahun untuk                                     pemeringkatan atas surat utang jangka panjang dari
seri B. BNI Sustainability Bond 2025 ditawarkan                                      Pefindo dengan peringkat idAAA (triple A) dan telah
dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah                                       mendapatkan opini independen dari Sustainalytics
pokok obligasi, dengan kupon dibayarkan setiap                                       yang menyatakan bahwa kerangka Sustainability
kuartalan, dan tercatat di Bursa Efek Indonesia                                      Bond BNI kredibel dan sesuai dengan standar
(IDX) pada 7 Juli 2025. Pembayaran kupon pertama                                     internasional dan ASEAN.
kepada para pemegang obligasi telah dilakukan
pada tanggal 6 Oktober 2025.                                                         NAMA BURSA TEMPAT OBLIGASI
                                                                                     PERUSAHAAN DICATATKAN
Dana hasil penerbitan Obligasi ini akan digunakan
untuk keperluan pembiayaan kategori Kegiatan                                         Seluruh Efek dengan mata uang Rupiah BNI
Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) dengan                                            telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI),
porsi maksimal 30% & Kegiatan Usaha Berwawasan                                       sedangkan Efek dengan mata uang Valas dicatatkan
Sosisal (KUBS) dengan porsi minimal 70%. Bertindak                                   pada Bursa Singapura.


Kronologi Pencatatan Obligasi BNI
                                                                                                Tanggal       Tingkat                    Peringkat Efek
                  Tanggal         Tanggal               Mata                          Nilai                               Status                                Wali
  Nama Efek                                    Tenor            Jumlah Obligasi                  Jatuh         Suku
                   Terbit          Efektif              Uang                       Penawaran                            Pembayaran       2025       2024       Amanat
                                                                                                Tempo         Bunga

Global Bond     27 April      -              5 Tahun   USD          500.000.000      98,89     27 April     4,125% p.a Lunas         -          -          HSBC
                2012                                                                           2017

Obligasi        11 Juli 2017 22 Juni         5 Tahun   IDR     3.000.000.000.000    100,00     11 Juli      8,00% p.a   Lunas        idAAA     idAAA     PT BRI
Berkelanjutan                2017                                                              2022                                  (Pefindo) (Pefindo) (Persero)
I BNI Tahap I
Tahun 2017

BNI Tier 2      30 Maret      30 Maret       5 Tahun   USD          500.000.000     100,00     30 Maret     3,75% p.a   Belum Lunas BB (Fitch) BB (Fitch) HSBC Corp
Capital Bond    2021          2021                                                             2026                                 Ba2        Ba2        Ltd.
2021                                                                                                                                (Moodys) (Moodys)

BNI Additional 24        24        Perpetual, USD                   600.000.000     100,00     24 Maret     4,30% p.a   Belum Lunas Ba3      Ba3      HSBC Corp
Tier 1 Capital September September Non                                                         2027                                 (Moodys) (Moodys) Ltd.
Bond 2021      2021      2021      Callable
                                   5,5 tahun

Obligasi       21 Juni        10 Juni        3 Tahun   IDR     4.000.000.000.000    100,00     21 Juni      6,35% p.a   Belum Lunas idAAA     idAAA     PT Bank
Berwawasan     2022           2022                                                             2025                                 (Pefindo) (Pefindo) Mandiri
Lingkungan                                                                                                                                              (Persero)
(Green Bond) I                                                                                                                                          Tbk
BNI 2022

Obligasi       21 Juni        10 Juni        5 Tahun   IDR     1.000.000.000.000    100,00     21 Juni      6,85% p.a   Belum Lunas idAAA     idAAA     PT Bank
Berwawasan     2022           2022                                                             2027                                 (Pefindo) (Pefindo) Mandiri
Lingkungan                                                                                                                                              (Persero)
(Green Bond) I                                                                                                                                          Tbk
BNI 2022

Global Bond     05 April      05 April       5 Tahun   USD          500.000.000     100,00     05 April     5,28% p.a   Belum Lunas BBB         BBB        HSBC Corp
2024            2024          2024                                                             2029                                 (S&P)       (S&P)      Ltd.
                                                                                                                                    BBB-        BBB-
                                                                                                                                    (Fitch)     (Fitch)

Long Term       07 Februari 07 Februari 12,75          IDR        14.036.333.250    100,00     07       0,55% p.a       Belum Lunas -           -          -
Notes (LTN)     2025        2025        Tahun                                                  November
BP Tapera                                                                                      2037

Obligasi        04 Juli 025   04 Juli 025    3 Tahun   IDR     3.500.000.000.000    100,00     04 Juli      6.60% p.a   Belum Lunas IdAAA                  PT Bank
Berlandaskan                                                                                   2028                                 (Pefindo)              Rakyat
Keberlanjutan                                                                                                                                              Indonesia
(Sustainability                                                                                                                                            (Persero)
Bond)                                                                                                                                                      Tbk
Berkelanjutan
I BNI 2025
Seri A

Obligasi        04 Juli 025   04 Juli 025    5 Tahun   IDR     1.500.000.000.000    100,00     04 Juli      6.65% p.a   Belum Lunas IdAAA                  PT Bank
Berlandaskan                                                                                   2030                                 (Pefindo)              Rakyat
Keberlanjutan                                                                                                                                              Indonesia
(Sustainability                                                                                                                                            (Persero)
Bond)                                                                                                                                                      Tbk
Berkelanjutan
I BNI 2025
Seri B




206       A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 209
Permodalan & Praktik         Tata Kelola    Tanggung Jawab Sosial   Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko             Perusahaan     dan Lingkungan          ESG             Keuangan




KRONOLOGI PEMBAYARAN BUNGA OBLIGASI

Global Bond memiliki bunga tahunan sebesar 4,125% dari jumlah pokok pinjaman. Bunga ini dibayarkan
oleh Bank setiap 6 (enam) bulan dengan tanggal perdana pembayaran bunga obligasi tersebut jatuh pada
tanggal 29 Oktober 2012 dan pembayaran bunga obligasi terakhir telah dibayarkan pada saat jatuh tempo
pada 27 April 2017.

Kronologi Pembayaran Bunga Global Bond
    Bunga Ke-                  Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi               Bunga (%)         Status Pembayaran
         1             29 Oktober 2012                                          4,125%                  Lunas
         2             29 April 2013                                            4,125%                  Lunas
         3             28 Oktober 2013                                          4,125%                  Lunas
         4             28 April 2014                                            4,125%                  Lunas
         5             27 Oktober 2014                                          4,125%                  Lunas
         6             27 April 2015                                            4,125%                  Lunas
         7             27 Oktober 2015                                          4,125%                  Lunas
         8             27 April 2016                                            4,125%                  Lunas
         9             27 Oktober 2016                                          4,125%                  Lunas
        10             27 April 2017                                            4,125%                  Lunas


Obligasi Berkelanjutan I BNI Rupiah Tahap I Tahun 2017 memiliki tingkat suku bunga sebesar 8% per annum
yang dibayarkan periodik setiap 3 bulan dengan jadwal sebagai berikut:

Kronologi Pembayaran Bunga PUB
    Bunga Ke-                  Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi               Bunga (%)         Status Pembayaran
         1             11 Oktober 2017                                            8%                    Lunas
         2             11 Januari 2018                                            8%                    Lunas
         3             11 April 2018                                              8%                    Lunas
         4             11 Juli 2018                                               8%                    Lunas
         5             11 Oktober 2018                                            8%                    Lunas
         6             11 Januari 2019                                            8%                    Lunas
         7             11 April 2019                                              8%                    Lunas
         8             11 Juli 2019                                               8%                    Lunas
         9             11 Oktober 2019                                            8%                    Lunas
        10             11 Januari 2020                                            8%                    Lunas
        11             11 April 2020                                              8%                    Lunas
        12             11 Juli 2020                                               8%                    Lunas
        13             11 Oktober 2020                                            8%                    Lunas
        14             11 Januari 2021                                            8%                    Lunas
        15             11 April 2021                                              8%                    Lunas
        16             11 Juli 2021                                               8%                    Lunas
        17             11 Oktober 2021                                            8%                    Lunas
        18             11 Januari 2022                                            8%                    Lunas
        19             11 April 2022                                              8%                    Lunas
        20             11 Juli 2022                                               8%                    Lunas




                                                                                           Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                   207
                                                                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 210
                         Performa       Laporan       Profil       Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                         2025           Manajemen     Perusahaan   Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




Tier 2 Capital Bond BNI Tahun 2021 memiliki tingkat suku bunga sebesar 3,75% per annum, yang dibayarkan
periodik setiap 6 bulan dengan pembayaran bunga pertama dilaksanakan pada 30 September 2021 dan
berakhir pada tanggal 30 Maret 2026 dengan jadwal sebagai berikut:

Kronologi Pembayaran Bunga Tier 2 Capital Bond
   Bunga Ke-              Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi            Bunga (%)             Status Pembayaran
       1          30 September 2021                                       3,75%                    Lunas
       2          30 Maret 2022                                           3,75%                    Lunas
       3          30 September 2022                                       3,75%                    Lunas
       4          30 Maret 2023                                           3,75%                    Lunas
       5          30 September 2023                                       3,75%                    Lunas
       6          30 Maret 2024                                           3,75%                    Lunas
       7          30 September 2024                                       3,75%                    Lunas
       8          30 Maret 2025                                           3,75%                    Lunas
       9          30 September 2025                                       3,75%                    Lunas
       10         30 Maret 2026                                           3,75%                  Belum Lunas


Additional Tier 1 Capital Bond BNI Tahun 2021 memiliki tingkat suku bunga sebesar 4,3% per annum dengan
pembayaran bunga pertama dilaksanakan pada 24 Maret 2022 dan berakhir pada tanggal 24 Maret 2027
yang dibayarkan periodik setiap 6 bulan dengan jadwal sebagai berikut:

Kronologi Pembayaran Bunga Additional Tier 1 Capital Bond
   Bunga Ke-              Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi            Bunga (%)             Status Pembayaran
       1          24 Maret 2022                                           4,3%                     Lunas
       2          24 September 2022                                       4,3%                     Lunas
       3          24 Maret 2023                                           4,3%                     Lunas
       4          24 September 2023                                       4,3%                     Lunas
       5          24 Maret 2024                                           4,3%                     Lunas
       6          24 September 2024                                       4,3%                     Lunas
       7          24 Maret 2025                                           4,3%                     Lunas
       8          24 September 2025                                       4,3%                     Lunas
       9          24 Maret 2026                                           4,3%                   Belum Lunas
       10         24 September 2026                                       4,3%                   Belum Lunas
       11         24 Maret 2027                                           4,3%                   Belum Lunas

Obligasi berwawasan Lingkungan (Green Bond) I BNI Tahun 2022 memiliki tingkat suku bunga sebesar
6,35% per annum untuk tenor 3 tahun dan suku bunga 6,85% untuk tenor 5 tahun dengan pembayaran
bunga pertama dilaksanakan pada 21 September 2022 dan berakhir pada tanggal 21 Juni 2025 untuk tenor 3
tahun dan 21 Juni 2027 untuk tenor 5 tahun yang dibayarkan periodik setiap 3 bulan dengan jadwal sebagai
berikut:

Kronologi Pembayaran Bunga Obligasi Berwawasan Lingkungan Tenor 3 Tahun
   Bunga Ke-              Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi            Bunga (%)             Status Pembayaran
       1          21 September 2022                                       6,35%                    Lunas
       2          21 Desember 2022                                        6,35%                    Lunas
       3          21 Maret 2023                                           6,35%                    Lunas
       4          21 Juni 2023                                            6,35%                    Lunas
       5          21 September 2023                                       6,35%                    Lunas
       6          21 Desember 2023                                        6,35%                    Lunas
       7          21 Maret 2024                                           6,35%                    Lunas
       8          21 Juni 2024                                            6,35%                    Lunas
       9          21 September 2024                                       6,35%                    Lunas




208   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 211
Permodalan & Praktik        Tata Kelola    Tanggung Jawab Sosial   Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan     dan Lingkungan          ESG             Keuangan




    Bunga Ke-                 Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi               Bunga (%)         Status Pembayaran
        10             21 Desember 2024                                        6,35%                   Lunas
        11             21 Maret 2025                                           6,35%                   Lunas
        12             21 Juni 2025                                            6,35%                   Lunas



Kronologi Pembayaran Bunga Obligasi Berwawasan Lingkungan Tenor 5 Tahun
    Bunga Ke-                 Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi               Bunga (%)         Status Pembayaran
         1             21 September 2022                                       6,85%                   Lunas
         2             21 Desember 2022                                        6,85%                   Lunas
         3             21 Maret 2023                                           6,85%                   Lunas
         4             21 Juni 2023                                            6,85%                   Lunas
         5             21 September 2023                                       6,85%                   Lunas
         6             21 Desember 2023                                        6,85%                   Lunas
         7             21 Maret 2024                                           6,85%                   Lunas
         8             21 Juni 202                                             6,85%                   Lunas
         9             21 September 2024                                       6,85%                   Lunas
        10             21 Desember 2024                                        6,85%                   Lunas
        11             21 Maret 2025                                           6,85%                   Lunas
        12             21 Juni 2025                                            6,85%                   Lunas
        13             21 September 2025                                       6,85%                   Lunas
        14             21 Desember 2025                                        6,85%                   Lunas
        15             21 Maret 2026                                           6,85%                Belum Lunas
        16             21 Juni 2026                                            6,85%                Belum Lunas
        17             21 September 2026                                       6,85%                Belum Lunas
        18             21 Desember 2026                                        6,85%                Belum Lunas
        19             21 Maret 2027                                           6,85%                Belum Lunas
        20             21 Juni 2027                                            6,85%                Belum Lunas


Kronologi Pembayaran Bunga Global Bond 2024
BNI Global Bond 2024 memiliki bunga tahunan sebesar 5,28% dari jumlah pokok pinjaman. Bunga ini
dibayarkan oleh Bank setiap 6 (enam) bulan dengan tanggal perdana pembayaran bunga obligasi tersebut
jatuh pada tanggal 04 Oktober 2024 dan pembayaran bunga obligasi terakhir telah dibayarkan pada saat
jatuh tempo pada 05 April 2024. Adapun jadwal pembayaran sebagai berikut:

    Bunga Ke-                 Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi               Bunga (%)         Status Pembayaran
         1             05 Oktober 2024                                         5,28%                   Lunas
         2             05 April 2025                                           5,28%                   Lunas
         3             05 Oktober 2025                                         5,28%                   Lunas
         4             05 April 2026                                           5,28%                Belum Lunas
         5             05 Oktober 2026                                         5,28%                Belum Lunas
         6             05 April 2027                                           5,28%                Belum Lunas
         7             05 Oktober 2027                                         5,28%                Belum Lunas
         8             05 April 2028                                           5,28%                Belum Lunas
         9             05 Oktober 2028                                         5,28%                Belum Lunas
        10             05 April 2029                                           5,28%                Belum Lunas




                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                  209
                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 212
                          Performa       Laporan       Profil       Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                          2025           Manajemen     Perusahaan   Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




Kronologi Pembayaran Bunga Long Term Notes (LTN) Tapera 2025
BNI Long Term Notes (LTN) Tapera 2025 memiliki bunga tahunan sebesar 0,55% dari jumlah pokok pinjaman.
Bunga ini dibayarkan oleh Bank setiap 3 (tiga) bulan dengan tanggal perdana pembayaran bunga obligasi
tersebut jatuh pada tanggal 07 Mei 2025 dan pembayaran bunga obligasi terakhir telah dibayarkan pada
saat jatuh tempo pada 07 November 2037. Adapun jadwal pembayaran sebagai berikut:

   Bunga Ke-               Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi            Bunga (%)             Status Pembayaran
       1           07 Mei 2025                                             0,55%                    Lunas
       2           07 Agustus 2025                                         0,55%                    Lunas
       3           07 November 2025                                        0,55%                    Lunas
       4           07 Februari 2026                                        0,55%                  Belum Lunas
       5           07 Mei 2026                                             0,55%                  Belum Lunas
       6           07 Agustus 2026                                         0,55%                  Belum Lunas
       7           07 November 2026                                        0,55%                  Belum Lunas
       8           07 Februari 2027                                        0,55%                  Belum Lunas
       9           07 Mei 2027                                             0,55%                  Belum Lunas
       10          07 Agustus 2027                                         0,55%                  Belum Lunas
       11          07 November 2027                                        0,55%                  Belum Lunas
       12          07 Februari 2028                                        0,55%                  Belum Lunas
       13          07 Mei 2028                                             0,55%                  Belum Lunas
       14          07 Agustus 2028                                         0,55%                  Belum Lunas
       15          07 November 2028                                        0,55%                  Belum Lunas
       16          07 Februari 2029                                        0,55%                  Belum Lunas
       17          07 Mei 2029                                             0,55%                  Belum Lunas
       18          07 Agustus 2029                                         0,55%                  Belum Lunas
       19          07 November 2029                                        0,55%                  Belum Lunas
       20          07 Februari 2030                                        0,55%                  Belum Lunas
       21          07 Mei 2030                                             0,55%                  Belum Lunas
       22          07 Agustus 2030                                         0,55%                  Belum Lunas
       23          07 November 2030                                        0,55%                  Belum Lunas
       24          07 Februari 2031                                        0,55%                  Belum Lunas
       25          07 Mei 2031                                             0,55%                  Belum Lunas
       26          07 Agustus 2031                                         0,55%                  Belum Lunas
       27          07 November 2031                                        0,55%                  Belum Lunas
       28          07 Februari 2032                                        0,55%                  Belum Lunas
       29          07 Mei 2032                                             0,55%                  Belum Lunas
       30          07 Agustus 2032                                         0,55%                  Belum Lunas
       31          07 November 2032                                        0,55%                  Belum Lunas
       32          07 Februari 2033                                        0,55%                  Belum Lunas
       33          07 Mei 2033                                             0,55%                  Belum Lunas
       34          07 Agustus 2033                                         0,55%                  Belum Lunas
       35          07 November 2033                                        0,55%                  Belum Lunas
       36          07 Februari 2034                                        0,55%                  Belum Lunas
       37          07 Mei 2034                                             0,55%                  Belum Lunas
       38          07 Agustus 2034                                         0,55%                  Belum Lunas
       39          07 November 2034                                        0,55%                  Belum Lunas
       40          07 Februari 2035                                        0,55%                  Belum Lunas
       41          07 Mei 2035                                             0,55%                  Belum Lunas
       42          07 Agustus 2035                                         0,55%                  Belum Lunas
       43          07 November 2035                                        0,55%                  Belum Lunas
       44          07 Februari 2036                                        0,55%                  Belum Lunas




 210   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 213
Permodalan & Praktik         Tata Kelola    Tanggung Jawab Sosial   Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko             Perusahaan     dan Lingkungan          ESG             Keuangan




    Bunga Ke-                  Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi               Bunga (%)         Status Pembayaran
        45             07 Mei 2036                                              0,55%                Belum Lunas
        46             07 Agustus 2036                                          0,55%                Belum Lunas
        47             07 November 2036                                         0,55%                Belum Lunas
        48             07 Februari 2037                                         0,55%                Belum Lunas
        49             07 Mei 2037                                              0,55%                Belum Lunas
        50             07 Agustus 2037                                          0,55%                Belum Lunas
        51             07 November 2037                                         0,55%                Belum Lunas


Kronologi Pembayaran Bunga BNI Sustainability Bond 2025
BNI Sustainability Bond 2025 Tahun 2025 memiliki tingkat suku bunga sebesar 6,60% per annum untuk
tenor 3 tahun dan suku bunga 6,65% untuk tenor 5 tahun dengan pembayaran bunga pertama dilaksanakan
pada 06 Oktober 2025 dan berakhir pada tanggal 04 Juli 2028 untuk tenor 3 tahun dan 04 Juli 2030 untuk
tenor 5 tahun yang dibayarkan periodik setiap 3 bulan dengan jadwal sebagai berikut:

BNI Sustainability Bond Tenor 3 Tahun
    Bunga Ke-                  Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi               Bunga (%)         Status Pembayaran
         1             06 Oktober 2025                                          6,60%                   Lunas
         2             05 Januari 2026                                          6,60%                Belum Lunas
         3             06 April 2026                                            6,60%                Belum Lunas
         4             06 Juli 2026                                             6,60%                Belum Lunas
         5             05 Oktober 2026                                          6,60%                Belum Lunas
         6             04 Januari 2027                                          6,60%                Belum Lunas
         7             05 April 2027                                            6,60%                Belum Lunas
         8             05 Juli 2027                                             6,60%                Belum Lunas
         9             04 Oktober 2027                                          6,60%                Belum Lunas
        10             04 Januari 2028                                          6,60%                Belum Lunas
        11             04 April 2028                                            6,60%                Belum Lunas
        12             04 Juli 2028                                             6,60%                Belum Lunas



BNI Sustainability Bond Tenor 5 Tahun
    Bunga Ke-                  Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi               Bunga (%)         Status Pembayaran
         1             06 Oktober 2025                                          6,65%                   Lunas
         2             05 Januari 2026                                          6,65%                Belum Lunas
         3             06 April 2026                                            6,65%                Belum Lunas
         4             06 Juli 2026                                             6,65%                Belum Lunas
         5             05 Oktober 2026                                          6,65%                Belum Lunas
         6             04 Januari 2027                                          6,65%                Belum Lunas
         7             05 April 2027                                            6,65%                Belum Lunas
         8             05 Juli 2027                                             6,65%                Belum Lunas
         9             04 Oktober 2027                                          6,65%                Belum Lunas
        10             04 Januari 2028                                          6,65%                Belum Lunas
        11             04 April 2028                                            6,65%                Belum Lunas
        12             04 Juli 2028                                             6,65%                Belum Lunas
        13             04 Oktober 2028                                          6,65%                Belum Lunas
        14             04 Januari 2029                                          6,65%                Belum Lunas
        15             04 April 2029                                            6,65%                Belum Lunas
        16             04 Juli 2029                                             6,65%                Belum Lunas
        17             04 Oktober 2029                                          6,65%                Belum Lunas
        18             04 Januari 2030                                          6,65%                Belum Lunas
        19             04 April 2030                                            6,65%                Belum Lunas
        20             04 Juli 2030                                             6,65%                Belum Lunas


                                                                                           Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                   211
                                                                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 214
                                   Performa             Laporan               Profil             Analisis dan Pembahasan                    Fungsi
                                   2025                 Manajemen             Perusahaan         Manajemen atas Kinerja Bank                Penunjang Bisnis




MEDIUM TERM NOTES SUBORDINASI                                                     MTN Subordinasi I BNI Tahun 2018 ditawarkan
RUPIAH 2018                                                                       dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,00% p.a.
                                                                                  berjangka waktu 5 (lima) tahun. Bertindak sebagai
Pada tahun 2018, BNI menerbitkan instrumen utang                                  lembaga dan profesi penunjang dalam penerbitan
berkarakteristik modal dalam bentuk Medium Term                                   MTN Subordinasi tersebut adalah BNI Sekuritas,
Notes (MTN) melalui penawaran terbatas dengan                                     Danareksa Sekuritas, dan Mandiri Sekuritas.
nama “MTN Subordinasi I BNI Tahun 2018” yang                                      Konsultan Hukum yang digunakan adalah Hanafiah
memilki fitur write down yang dapat diperhitungkan                                Ponggawa & Partners. Notaris yang digunakan
sebagai komponen modal dan telah dicatat dalam                                    adalah Ir. Nanette Cahyanie, S.H. PT Kustodian
administrasi pengawasan Otoritas Jasa Keuangan                                    Sentral Efek Indonesia (KSEI) bertindak sebagai
dengan tanggal efektif 8 Juni 2018 dengan jumlah                                  Paying Agent.
pokok emisi sebesar Rp100 miliar.
                                                                                  Sesuai dengan POJK No. 07/2017 dan Peraturan
Penerbitan MTN Subordinasi tersebut bertujuan                                     No. IX.C.11, dalam rangka penerbitan Obligasi ini,
untuk memenuhi Peraturan OJK No. 14/POJK.03/2017                                  BNI telah memperoleh hasil pemeringkatan atas
Pasal 24 dan Pasal 37 tentang Recovery Plan, di                                   surat utang jangka panjang dari PT Pemeringkat
mana bank sistemik wajib memiliki surat utang                                     Efek Indonesia (“Pefindo”) untuk periode 06 Maret
berkarakteristik modal paling lambat 31 Desember                                  2023 sampai dengan 10 Agustus 2023 sesuai dengan
2018.                                                                             suratnya No. RC-143/PEF-DIR/III/2023 tanggal 6 Maret
                                                                                  2023 dengan peringkat idAA (Double A) terhadap
                                                                                  Medium Term Notes Subordinasi I BNI Tahun 2018.
                                                                                  BNI akan melakukan pemeringkatan atas obligasi
                                                                                  yang diterbitkan setiap tahun selama kewajiban atas
                                                                                  efek tersebut belum lunas.


Kronologi Penerbitan Medium Term Notes (MTN) BNI
                                                                                             Tanggal    Tingkat                      Peringkat
                  Tanggal    Tanggal               Mata                           Harga                             Status                              Wali
   Uraian                                 Tenor              Jumlah Obligasi                  Jatuh      Suku
                   Terbit     Efektif              Uang                         Penawaran                         Pembayaran      2020        2019     Amanat
                                                                                             Tempo      Bunga

MTN                                                                                                                                                    PT Bank
Subordinasi      10 Agustus 10 Agustus                                                      10 Agustus                         idAA        idAA        Rakyat
                                       5 tahun    IDR       100.000.000.000     100,00%                8,00%      Lunas
I BNI Tahun      2018       2018                                                            2023                               (Pefindo)   (Pefindo)   Indonesia
2018                                                                                                                                                   (Persero)


Kronologi Pembayaran Bunga MTN
     Bunga Ke-                          Tanggal Pembayaran Bunga MTN                                   Bunga (%)                  Status Pembayaran
            1               10 November 2018                                                               8%                              Lunas
            2               10 Februari 2019                                                               8%                              Lunas
            3               10 Mei 2019                                                                    8%                              Lunas
            4               10 Agustus 2019                                                                8%                              Lunas
            5               10 November 2019                                                               8%                              Lunas
            6               10 Februari 2020                                                               8%                              Lunas
            7               10 Mei 2020                                                                    8%                              Lunas
            8               10 Agustus 2020                                                                8%                              Lunas
            9               10 November 2020                                                               8%                              Lunas
            10              10 Februari 2021                                                               8%                              Lunas
            11              10 Mei 2021                                                                    8%                              Lunas
            12              10 Agustus 2021                                                                8%                              Lunas
            13              10 November 2021                                                               8%                              Lunas
            14              10 Februari 2022                                                               8%                              Lunas
            15              10 Mei 2022                                                                    8%                              Lunas
            16              10 Agustus 2022                                                                8%                              Lunas
            17              10 November 2022                                                               8%                              Lunas
            18              10 Februari 2023                                                               8%                              Lunas
            19              10 Mei 2023                                                                    8%                              Lunas
            20              10 Agustus 2023                                                                8%                              Lunas




 212        A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 215
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG            Keuangan




BNI telah melakukan penawaran Negotiable Certificate of Deposit (NCD) Rupiah
scripless (tanpa warkat) dalam dua tahap dengan realisasi penerbitan sebesar
Rp5,22 triliun yang terdiri dari beberapa seri pada tahun 2016. Kemudian
BNI kembali menerbitkan NCD pada tahun 2017 dengan realisasi penerbitan
sebesar Rp2,7 triliun. Selanjutnya pada tahun 2019, BNI menerbitkan NCD
dalam tiga tahap dengan realisasi penerbitan sebesar Rp4,34 triliun yang
terdiri dari beberapa seri.


Pihak Arrangers dari penerbitan NCD Rupiah BNI                  b. NCD Rupiah BNI Tahun 2022 Seri B dengan
tersebut adalah BNI Sekuritas, Danareksa Sekuritas,                emisi sebesar Rp500 miliar;
Mandiri Sekuritas, dan BCA Sekuritas. Notaris yang              c. NCD Rupiah BNI Tahun 2022 Seri C dengan
digunakan adalah Fathiah Helmi, SE. PT Kustodian                   emisi sebesar Rp1 triliun.
Sentral Efek Indonesia (KSEI) bertindak sebagai              2. NCD US Dollar BNI Tahun 2022 dengan nilai emisi
Paying Agent. Penerbitan NCD tersebut merupakan                 sebesar USD31,5 juta.
strategi Bank untuk menambah likuiditas Rupiah.
                                                             Pihak Arrangers dari penerbitan NCD BNI tersebut
Pada tahun 2020, BNI berhasil menerbitkan                    adalah BNI Sekuritas, BCA Sekuritas, dan Trimegah
Negotiable Certificate of Deposit (NCD) Rupiah               Sekuritas Indonesia, di mana PT Kustodian Sentral
scripless (tanpa warkat) yang terdiri dari 4 (empat)         Efek Indonesia (KSEI) bertindak sebagai Paying
seri sebagai berikut:                                        Agent. Penerbitan NCD tersebut merupakan
1. NCD Rupiah BNI I Tahun 2020 Seri A dengan                 strategi Bank untuk ekspansi kredit dalam rangka
   emisi sebesar Rp400 miliar;                               pengembangan bisnis.
2. NCD Rupiah BNI I Tahun 2020 Seri B dengan
   emisi sebesar Rp580 miliar;                               Selain itu, BNI juga telah melakukan penerbitan
3. NCD Rupiah BNI I Tahun 2020 Seri C dengan                 Global Certificate of Deposit (CD) USD scripless
   emisi sebesar Rp50 miliar;                                (tanpa warkat) melalui Kantor Luar Negeri (KLN)
4. NCD Rupiah BNI I Tahun 2020 Seri D dengan                 New York di Januari 2020. BNI melalui KLN New York
   emisi sebesar Rp360 miliar.                               menjadi Bank Indonesia pertama yang menerbitkan
                                                             CD dalam demominasi USD sebagai produk investasi
Pada tanggal 8 Desember 2022, BNI kembali                    jangka pendek untuk pasar global. Adapun Arranger
melakukan penerbitan Negotiable Certificate of               terpilih dari penerbitan CD ini adalah Bank DBS,
Deposit (NCD) scripless, masing-masing dalam                 Citibank sebagai Issuing & Paying Agent (IPA), dan
denominasi Rupiah dan USD. NCD yang diterbitkan              juga terdapat 11 (sebelas) Dealers dalam penerbitan
adalah sebagai berikut:                                      ini, yaitu: Citibank, Credit Suisse, BNP Paribas, DBS,
1. NCD Rupiah BNI Tahun 2022 dengan nilai emisi              HSBC, Mizuho, MUFG, SMBC Nikko, ANZ, UOB dan
   sebesar Rp2,5 triliun dengan 3 (tiga) seri yaitu:         Credit Agricole. BNI juga telah menerbitkan kembali
   a. NCD Rupiah BNI Tahun 2022 Seri A dengan                Global Certificate of Deposit (CD) USD scripless
      emisi sebesar Rp1 triliun;                             melalui Kantor Luar Negeri (KLN) New York di bulan
                                                             September 2022.




                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                  213
                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 216
                                Performa        Laporan           Profil            Analisis dan Pembahasan              Fungsi
                                2025            Manajemen         Perusahaan        Manajemen atas Kinerja Bank          Penunjang Bisnis




NAMA BURSA TEMPAT NCD PERUSAHAAN DICATATKAN

Seluruh NCD BNI telah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Kronologis Penerbitan Negotiable Certificate of Deposit (NCD)
                                   Tanggal          Tanggal               Mata    Nilai        Tanggal Jatuh      Tingkat      Status
           Uraian                                               Tenor
                                    Terbit           Efektif              Uang    (juta)          Tempo           Diskonto   Pembayaran
NCD BNI Tahun 2016
NCD Tahap I Seri A                              -              6 Bulan            390.000    16 Desember 2016        7,00%     Lunas
NCD Tahap I Seri B                              -              9 Bulan             20.000    16 Maret 2017           7,20%     Lunas
NCD I Seri C                                    -              370 Hari            42.000    23 Juni 2017            7,55%     Lunas
                                 16 Juni 2016                             Rp
NCD I Seri D                                    -              18 Bulan           415.000    15 Desember 2017        7,75%     Lunas
NCD I Seri E                                    -              24 Bulan          1.231.000   15 Juni 2018           8,25%      Lunas
NCD I Seri F                                    -              36 Bulan           925.000    14 Juni 2019           8,40%      Lunas
NCD II Seri A                                   -              370 Hari           225.000    2 Oktober 2017          7,20%     Lunas
NCD II Seri B                    27             -              18 Bulan           390.000    26 Maret 2018           7,60%     Lunas
                                 September                                 Rp
NCD II Seri C                    2016           -              24 Bulan           770.000    26 September 2018       7,90%     Lunas
NCD II Seri D                                   -              36 Bulan           815.000    26 September 2019       8,10%     Lunas
NCD BNI Tahun 2017
NCD BNI Tahun 2017 Seri A                       -              370 Hari          2.195.000   15 Maret 2018           7,55%     Lunas
NCD BNI Tahun 2017 Seri B        10 Maret       -              18 Bulan           350.000    3 September 2018        7,90%     Lunas
                                                                           Rp
NCD BNI Tahun 2017 Seri C        2017           -              24 Bulan           150.000    28 Februari 2019       8,05%      Lunas
NCD BNI Tahun 2017 Seri D                       -              36 Bulan             5.000    24 Februari 2020       8,35%      Lunas
NCD BNI Tahun 2019
NCD BNI I Tahun 2019 Seri A                     -              3 bulan             60.000    2 Juli 2019             7,30%     Lunas
NCD BNI I Tahun 2019 Seri B      28 Maret       -              6 bulan            140.000    24 September 2019       7,58%     Lunas
NCD BNI I Tahun 2019 Seri C      2019           -              9 bulan            150.000    20 Desember 2019        7,68%     Lunas
NCD BNI I Tahun 2019 Seri D                     -              370 Hari           600.000    1 April 2020            7,77%     Lunas
NCD BNI II Tahun 2019 Seri A                    -              3 bulan             110.000   27 September 2019       7,17%     Lunas
NCD BNI II Tahun 2019 Seri B                    -              6 bulan            150.000    20 Desember 2019        7,50%     Lunas
                                 28 Juni 2019
NCD BNI II Tahun 2019 Seri C                    -              9 bulan     Rp     100.000    20 Maret 2020           7,59%     Lunas
NCD BNI II Tahun 2019 Seri D                    -              370 Hari           640.000    2 Juli 2020             7,62%     Lunas
NCD BNI III Tahun 2019 Seri A                   -              3 bulan            430.000    3 Januari 2020        6,306%      Lunas
NCD BNI III Tahun 2019 Seri B                   -              6 bulan            250.000    1 April 2020           6,50%      Lunas
                                 25
NCD BNI III Tahun 2019 Seri C    September      -              9 bulan             50.000    1 Juli 2020           6,599%      Lunas
                                 2019
NCD BNI III Tahun 2019 Seri D                   -              372 Hari          1.600.000   1 Oktober 2020        6,698%      Lunas
NCD BNI III Tahun 2019 Seri E                   -              372 Hari            60.000    1 Oktober 2020        6,798%      Lunas
NCD BNI Tahun 2020
NCD BNI I Tahun 2020 Seri A
                                                -              3 bulan            400.000    10 Agustus 2020        5,40%      Lunas

NCD BNI I Tahun 2020 Seri B      12 Mei 2020    -              6 bulan     Rp     580.000    9 November 2020        5,60%      Lunas
NCD BNI I Tahun 2020 Seri C                     -              9 bulan             50.000    8 Februari 2021        5,70%      Lunas
NCD BNI I Tahun 2020 Seri D                     -              360 Hari           360.000    7 Mei 2021             5,80%      Lunas
NCD BNI Tahun 2022
NCD Rupiah BNI Tahun 2022        8 Desember
                                                -              180 Hari    Rp    1.000.000   6 Juni 2023            5,90%      Lunas
Seri A                           2022
NCD Rupiah BNI Tahun 2022        8 Desember
                                                -              271 Hari    Rp     500.000    5 September 2023       6,00%      Lunas
Seri B                           2022
NCD Rupiah BNI Tahun 2022        8 Desember
                                                -              365 Hari    Rp    1.000.000   8 Desember 2023        6,20%      Lunas
Seri C                           2022
                                 8 Desember
NCD Valas BNI Tahun 2022                        -              180 Hari   USD         31,5   6 Juni 2023            4,25%      Lunas
                                 2022




 214    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 217
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial   Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan          ESG           Keuangan




                                                                                    Laporan Tahunan 2025
                                                                                                            215
                                                                   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 218
                          Performa       Laporan      Profil             Analisis dan Pembahasan         Fungsi
                          2025           Manajemen    Perusahaan         Manajemen atas Kinerja Bank     Penunjang Bisnis




Kronologis Penerbitan Efek Lainnya BNI (Global Certificate of Deposit)
                       Uraian                           Tanggal Terbit          Tanggal Efektif           Tenor
Global CD BNI
Zero Coupon (Tanpa Bunga)
CD BNI Januari 2020 USD CD – Mizuho                  13 Januari 2020        17 Januari 2020            188 hari
CD BNI Januari 2020 USD CD – Mizuho                  13 Januari 2020        17 Januari 2020            273 hari
CD BNI Januari 2020 USD CD – Mizuho                  22 Januari 2020        30 Januari 2020            182 hari
CD BNI Januari 2020 USD CD - Mizuho                  22 Januari 2020        30 Januari 2020            274 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – BNP Paribas            28 Januari 2020        4 Februari 2020            184 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – BNP Paribas            28 Januari 2020        4 Februari 2020            353 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – BNP Paribas            4 Februari 2020        11 Februari 2020           184 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – BNP Paribas            4 Februari 2020        11 Februari 2020           353 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – BNP Paribas            5 Februari 2020        12 Februari 2020           90 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD -MUFG                    5 Februari 2020        12 Februari 2020           182 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – BNP Paribas            12 Februari 2020       19 Februari 2020           182 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – BNP Paribas            12 Februari 2020       19 Februari 2020           355 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – MUFG                   13 Februari 2020       21 Februari 2020           355 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – Mizuho                 14 Februari 2020       21 Februari 2020           355 hari
CD BNI Maret 2020 USD CD – BNP Paribas               3 Maret 2020           10 Maret 2020              184 hari
CD BNI Maret 2020 USD CD – MUFG                      10 Maret 2020          17 Maret 2020              184 hari
CD BNI Maret 2020 USD CD – Mizuho                    17 Maret 2020          20 Maret 2020              188 hari
CD BNI Juli 2020 USD CD – MUFG                       9 Juli 2020            15 Juli 2020               184 hari
CD BNI Juli 2020 USD CD – MUFG                       9 Juli 2020            14 Juli 2020               184 hari
CD BNI Agustus 2020 USD CD – MUFG                    25 Agustus 2020        28 Agustus 2020            92 hari
CD BNI November 2020 USD CD – MUFG                   9 November 2020        17 November 2020           181 hari
CD BNI November 2020 USD CD – MUFG                   17 November 2020       20 November 2020           188 hari
CD BNI November 2020 USD CD – MUFG                   17 November 2020       20 November 2020           188 hari
CD BNI Januari 2021 USD CD – MUFG                    21 Januari 2021        28 Januari 2021            355 hari
CD BNI Desember 2022 USD CD – MUFG                   16 Desember 2022       22 Desember 2022           186 hari
CD BNI Januari 2023 USD CD - DBS                     18 Januari 2023        26 Januari 2023            175 hari
CD BNI Januari 2023 USD CD - Credit Agricole         27 Januari 2023        03 Februari 2023           89 hari
CD BNI Maret 2023 USD CD - MUFG                      08 Maret 2023          15 Maret 2023              184 hari
CD BNI Maret 2023 USD CD - DBS                       09 Maret 2023          16 Maret 2023              182 hari
CD BNI Oktober 2023 USD CD - Credit Agricole         11 Oktober 2023        18 Oktober 2023            355 hari
CD BNI Oktober 2023 USD CD - DBS                     12 Oktober 2023        18 Oktober 2023            355 hari
Fixed Coupon (dengan bunga)
CD BNI Januari 2020 USD CD – MUFG                    21 Januari 2020        28 Januari 2020            91 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD - MUFG                   03 Februari 2020       10 Februari 2020           274 hari
CD BNI Maret 2020 USD CD - MUFG                      3 Maret 2020           10 Maret 2020              92 hari
CD BNI Juni 2020 USD CD - HSBC                       09 Juni 2020           17 Juni 2020               91 hari
CD BNI September 2020 USD CD – Credit Agricole       1 September 2020       10 September 2020          91 hari
CD BNI November 2020 USD CD – Credit Agricole        6 November 2020        13 November 2020           91 hari
CD BNI September 2020 USD CD – Mizuho                3 Desember 2020        10 Desember 2020           90 hari
CD BNI September 2022 USD CD – MUFG                  22 September 2022      28 September 2022          182 hari
CD BNI Januari 2023 USD CD - Credit Agricole         27 Januari 2023        03 Februari 2023           89 hari
CD BNI Oktober 2023 USD CD - DBS                     12 Oktober 2023        18 Oktober 2023            355 hari
CD BNI Oktober 2023 USD CD – Credit Agricole         11 Oktober 2023        18 Oktober 2023            355 hari
CD BNI November 2024 USD CD – Credit Agricole        22 November 2024       02 Desember 2024           354 hari




 216   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 219
Permodalan & Praktik   Tata Kelola         Tanggung Jawab Sosial       Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan          dan Lingkungan              ESG           Keuangan




       Mata Uang            Nilai (juta)           Tanggal Jatuh Tempo            Tingkat Diskonto    Status Pembayaran




          USD                   4.000.000          23 Juli 2020                        2,35%                Lunas
          USD                   4.000.000          16 Oktober 2020                     2,40%                Lunas
          USD                   2.000.000          30 Juli 2020                        2,35%                Lunas
          USD                   2.000.000          30 Oktober 2020                     2,40%                Lunas
          USD                   6.000.000          6 Agustus 2020                      2,35%                Lunas
          USD                   2.000.000          22 Januari 2021                     2,50%                Lunas
          USD                   9.800.000          13 Agustus 2020                     2,40%                Lunas
          USD                   4.700.000          29 Januari 2021                     2,55%                Lunas
          USD                    9.100.000         12 Mei 2020                         2,40%                Lunas
          USD                  35.000.000          12 Agustus 2020                     2,58%                Lunas
          USD                    4.100.000         19 Agustus 2020                     2,40%                Lunas
          USD                    1.500.000         08 Februari 2021                    2,50%                Lunas
          USD                  15.000.000          10 Februari 2021                    2,55%                Lunas
          USD                   5.000.000          10 Februari 2021                    2,55%                Lunas
          USD                   4.800.000          14 Januari 2021                     1,75%                Lunas
          USD                   4.000.000          17 September 2020                   1,40%                Lunas
          USD                   4.400.000          24 September 2020                   1,45%                Lunas
          USD                  15.000.000          15 Januari 2021                     1,15%                Lunas
          USD                  23.200.000          14 Januari 2021                     1,15%                Lunas
          USD                  12.700.000          28 November 2020                    0,90%                Lunas
          USD                  25.000.000          17 Mei 2021                         0,95%                Lunas
          USD                  18.000.000          27 Mei 2021                         0,95%                Lunas
          USD                  25.000.000          27 Mei 2021                         0,95%                Lunas
          USD                  50.000.000          18 Januari 2022                     1,10%                Lunas
          USD                  18.600.000          26 Juni 2023                        5,45%                Lunas
          USD                  20.000.000          20 Juli 2023                        5,58%                Lunas
          USD                  54.000.000          03 Mei 2023                         5,40%                Lunas
          USD                  50.000.000          15 September 2023                   5,95%                Lunas
          USD                  23.500.000          14 September 2023                   5,95%                Lunas
          USD                  35.000.000          07 Oktober 2024                     6,05%                Lunas
          USD                  40.000.000          07 Oktober 2024                     6,07%                Lunas


          USD                  28.000.000          28 April 2020                       2,30%                Lunas
          USD                  74.200.000          10 November 2020                    2,33%                Lunas
          USD                  72.600.000          10 Juni 2020                        1,68%                Lunas
          USD                 122.600.000          16 September 2020                  0,685%                Lunas
          USD                 138.000.000          10 Desember 2020                    0,75%                Lunas
          USD                  32.200.000          12 Februari 2021                    0,69%                Lunas
          USD                  50.000.000          10 Maret 2021                      0,695%                Lunas
          USD                  60.000.000          28 Desember 2022                    4,00%                Lunas
          USD                  94.000.000          29 Desember 2022                    4,00%                Lunas
          USD                  40.000.000          07 Oktober 2024                     6,07%                Lunas
          USD                  35.000.000          07 Oktober 2024                     6,05%                Lunas
          USD                  50.000.000          21 November 2025                    4,92%             Belum Lunas




                                                                                              Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                       217
                                                                             PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 220
                            Performa        Laporan         Profil            Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                            2025            Manajemen       Perusahaan        Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




Informasi Penggunaan Jasa Akuntan
Publik (AP) dan Kantor Akuntan Publik
(KAP) beserta Jaringan/Asosiasi/Aliansi
[ACGS C.6.1, C.6.2]

 Nama KAP                  KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan PricewaterhouseCoopers)
 Nama AP                   Jimmy Pangestu S.E., CPA
 Alamat KAP                WTC 3, Jl. Jend. Sudirman Kav. 29-31, Jakarta 12920 – INDONESIA
                           Tel.    : (62-21) 50992901/31192901
                           Fax.    : (62-21) 52905555/52905050
                           Website : www.pwc.com/id
 Periode Penugasan KAP     5 (Lima) Tahun
 Periode Penugasan AP      5 (Lima) Tahun
 Jasa Audit                Laporan Keuangan Konsolidasian (termasuk Perusahaan Anak dan Kantor Luar Negeri),
                           Laporan PUMK, dan Laporan DPLK.
 Jasa Non-Audit            ICR, Format Koran, Prosedur yang Disepakati Bersama (AUP) Jasa Kustodian, LHEK, PSA 62, KPI BOD, LTI,
                           LK Agregasi BUMN dan Jasa Non-Assurance Lainnya
 Fee Audit                 Rp34.643.991.599
 Fee Non-Audit             Rp16.942.658.401



IMBALAN JASA AUDIT DAN JASA LAIN YANG DIBERIKAN KAP RINTIS, JUMADI, RIANTO &
REKAN DAN FIRMA ANGGOTA JARINGAN PRICEWATERHOUSECOOPERS [ACGS C.6.1]

Selama tahun 2025, imbalan jasa audit dan jasa lain yang diberikan KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan
(firma anggota jaringan PricewaterhouseCoopers) adalah sebagai berikut:
                                                                                                              Jumlah (Rp)
 No                                            Jenis Penugasan                                              termasuk PPN &
                                                                                                                 OPE
 JASA AUDIT LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN BNI
  1.    Audit atas laporan keuangan konsolidasian PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                        16.130.490.183
 SUBTOTAL JASA AUDIT LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN BNI                                                         16.130.490.183
 JASA AUDIT ENTITAS ANAK DAN ENTITAS LAINNYA
  1.    Audit atas Laporan Keuangan PT BNI Life Insurance ("BNI Life")                                           3.051.890.037
  2.    Audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian PT BNI Sekuritas                                                 598.394.187
  3.    Audit atas Laporan Keuangan PT BNI Asset Management (termasuk di dalamnya adalah Agreed                    385.625.572
        Upon Procedures (“AUP”) MKBD)
  4.    Audit atas Laporan Keuangan Interim PT BNI Asset Management tanggal 31 Oktober 2025 dan                   380.000.000
        Untuk Periode Sepuluh Bulan Terakhir Pada Tanggal Tersebut
  5.    Audit atas Laporan Keuangan PT BNI Multifinance                                                            501.057.543
  6.    Audit atas Laporan Keuangan PT Bank Hibank Indonesia                                                     1.515.041.743
  7.    Audit atas Laporan Keuangan PT BNI Modal Ventura                                                           457.291.437
  8.    Audit atas Laporan Keuangan BNI Remittance Limited                                                         533.416.650
  9.    Audit atas Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil ("PUMK")                                          364.769.432
 10.    Audit atas laporan keuangan dan portofolio Dana Pensiun Lembaga Keuangan (“DPLK”)                          199.050.225
 SUBTOTAL JASA AUDIT ENTITAS ANAK DAN ENTITAS LAINNYA                                                            7.986.536.826




 218     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 221
Permodalan & Praktik      Tata Kelola        Tanggung Jawab Sosial    Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan         dan Lingkungan           ESG            Keuangan




                                                                                                          Jumlah (Rp)
 No                                             Jenis Penugasan                                         termasuk PPN &
                                                                                                             OPE
 JASA AUDIT KANTOR LUAR NEGERI
  1.   Group reporting atas The Hong Kong Branch of PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI             1.010.353.890
       Hong Kong")
  2.   Group reporting atas The Tokyo Branch of PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI Tokyo")        2.345.774.200
  3.   Audit atas laporan keuangan dan group reporting atas The Seoul Branch of PT Bank Negara              1.009.536.500
       Indonesia (Persero) Tbk (“BNI Seoul”)
  4.   Audit atas laporan keuangan dan group reporting atas The Singapore Branch of PT Bank Negara          4.619.550.000
       Indonesia (Persero) Tbk (“BNI Singapore”)
  5.   Group reporting atas The London Branch of PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI                 515.000.000
       London")
  6.   Group reporting atas The New York Branch of PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI New         1.026.750.000
       York")
 SUBTOTAL JASA AUDIT KANTOR LUAR NEGERI                                                                    10.526.964.590
 TOTAL IMBAL JASA AUDIT                                                                                    34.643.991.599
 JASA AGREED UPON PROCEDURES ("AUP")
  1.   Penelaahan dan validasi laporan keuangan konsolidasian PT Bank Negara Indonesia (Persero)                57.189.578
       Tbk (format koran, sesuai dengan format OJK)
  2.   Internal Control Report (Management Letter)                                                             111.774.261
  3.   Penerapan prosedur yang disepakati bersama (“AUP”) sehubungan dengan Kegiatan Unit Kerja               193.600.239
       Kustodian
  4.   Penerapan prosedur yang disepakati bersama (“AUP”) sehubungan dengan Laporan Hasil                     193.600.239
       Evaluasi Kinerja
  5.   Penerapan prosedur yang disepakati bersama (“AUP”) sehubungan dengan PSA 62 (Laporan                    352.497.988
       atas Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-Undangan dan Pengendalian Internal)
  6.   Penerapan prosedur yang disepakati bersama sehubungan Kontrak Manajemen dan Kontrak                    534.719.935
       Manajemen Tahunan Direksi BUMN
  7.   Penerapan prosedur yang disepakati bersama (“AUP”) sehubungan dengan Laporan Realisasi                  80.414.245
       Kinerja untuk keperluan Target Kinerja Long-Term Incentives (“LTI”) Direksi dan Dewan
       Komisaris
  8.   Penerapan prosedur yang disepakati bersama (“AUP”) sehubungan Laporan Keuangan Agregasi                 562.211.916
       BUMN
 SUBTOTAL AGREED UPON PROCEDURES (“AUP”)                                                                    2.086.008.401
 JASA PERIKATAN LAINNYA
  1.   Limited Review Informasi Keuangan Interim Konsolidasi Jasa Bank dan Entitas Anak Untuk              10.800.000.000
       Priode tanggal 31 Oktober 2025 dan Untuk Periode Sepuluh Bulan Terakhir Pada tanggal Tersebut.
  2.   BNI Sustainability Bonds Tahun 2025                                                                  4.000.000.000
  3.   Non-Audit Assurance Engagement (“NAAE”) atas Laporan Modal Kerja Bersih Disesuaikan                     56.650.000
       (MKBD) PT BNI Sekuritas
 SUBTOTAL JASA PERIKATAN LAINNYA                                                                           14.856.650.000
 TOTAL IMBAL JASA NON AUDIT                                                                                16.942.658.401
 TOTAL IMBAL JASA AUDIT DAN NON AUDIT                                                                      51.586.650.000


Total biaya yang dikeluarkan oleh BNI untuk jasa non-audit tercatat lebih rendah dibandingkan dengan
biaya jasa audit yang dikeluarkan pada tahun 2025. [ACGS C.6.2]

HASIL PEMERIKSAAN

Hasil Pemeriksaan yang dilakukan oleh auditor eksternal disampaikan dalam bentuk Opini Audit Laporan
Keuangan Konsolidasian. Laporan Keuangan Konsolidasian PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk dan Entitas Anak telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan
PricewaterhouseCoopers) dengan partner penanggung jawab adalah Jimmy Pangestu, S.E., CPA, auditor
independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia, dengan
opini tanpa modifikasian, sebagaimana tercantum dalam laporannya tertanggal 02 Februari 2026.




                                                                                              Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                      219
                                                                             PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 222
                             Performa           Laporan               Profil          Analisis dan Pembahasan               Fungsi
                             2025               Manajemen             Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank           Penunjang Bisnis




Lembaga dan/atau Profesi
Penunjang Pasar Modal
Perdagangan dan          PT Bursa Efek Indonesia
Pencatatan Saham         Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1
                         Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
                         Jakarta 12190, Indonesia
                         Tel.      : (62-21) 5150515
                         Fax.      : (62-21) 5154153
                         Website : www.idx.co.id
                         E-mail : listing@idx.co.id
                         Singapore Exchange Regulation Pte. Ltd.
                         11 North BuonaVista Drive, #06-07 The Metropolis Tower 2, Singapore
                         Tel.     : +65 6236 8888
                         Website : sgx.com
                         E-mail : asksgx@sgx.com
Konsultan Hukum          Hiswara Bunjamin & Tandjung
                         18th floor, Tower I Sudirman 7.8
                         JI. Jend. Sudirman Kav. 7-8, Jakarta 10220
                         Tel.       : 021 – 3973 8000
                         Fax.       : 021-3973 6110
                         E-mail : hbtlaw@hsfkramer.com
                         Website : www.hbtlaw.com
                         Hadiputranto, Hadinoto & Partners
                         Pacific Century Place, Lv 35 SCBD Lot 10,
                         Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53
                         Jakarta 12190, Indonesia
                         Tel.      : 021 – 2960 8888
                         Fax.      : 021 – 2960 8999
                         Website : www.hhp.co.id
                         Hanafiah Ponggawa & Partners
                         Wisma 46 – Kota BNI, lantai 32 dan lantai 41 Main Reception, Jl. Jend. Sudirman Kav.1, Jakarta, 10220, Indonesia
                         Tel.    : +62 21 5701837
                         Fax.    : +62 21 5701835
                         Website : https://dentons.hprplawyers.com
                         UMBRA - Strategic Legal Solutions
                         Telkom Landmark Tower 49th Floor - The Telkom Hub.
                         Jl. Gatot Subroto Kav. 52, Jakarta 12710 - Indonesia
                         Tel.      : + 62 21 5082 0999
                         Website : www.umbra.law
                         Assegaf Hamzah & Partners
                         Capital Place, Level 36 & 37
                         Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav. 18, Jakarta 12710
                         Tel: +62 21 2555 7800
                         Fax: +62 21 2555 7899
                         E-mail : info@ahp.id
                         Website : www.ahp.id
Biro Administrasi Efek   PT Datindo Entrycom
                         Jl. Hayam Wuruk No. 28, Jakarta 10120
                         Tel.     : (62-21) 3508077
                         Website : www.datindo.com
                         E-mail : corporatesecretary@datindo.com
Lembaga Pemeringkat      Standard & Poor‘s
Efek                     12 Marina Boulevard
                         Marina Bay Financial Centre Tower 3, Level 23
                         Singapore 018982
                         Tel.    : (65) 6239 6335
                         Website : www.spglobal.com
                         Moody‘s Investors Service Singapore Pte. Ltd
                         71 Robinson Road #05-01, Singapore 068895
                         Tel.    : (+65) 6398 8316
                         Website : www.moodys.com
                         PT Fitch Ratings Indonesia
                         DBS Bank Tower, Lt. 24 Suite 2403
                         Jl. Prof. Dr. Satrio Kav 3-5 Jakarta 12940
                         Tel.       : (62-21) 2988 6800
                         Fax.       : (62-21) 2988 6822
                         Website : www.fitchratings.com
                         PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
                         Equity Tower Lantai 30 SCBD Lot 9
                         Jl. Jenderal Sudirman Kav.52-53
                         Jakarta 12190
                         Tel.     : (62-21) 509 684 69
                         Fax.     : (62-21) 509 684 68
                         Website : www.pefindo.com

220     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 223
Permodalan & Praktik      Tata Kelola         Tanggung Jawab Sosial             Komitmen         Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan          dan Lingkungan                    ESG              Keuangan




 Kustodian             PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
                       Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower II, Lantai 3
                       Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190, Indonesia
                       Tel.      : (62-21) 515 2855
                       Fax.      : (62-21) 5299 1199
                       Website : www.ksei.co.id
                       E-mail : helpdesk@ksei.co.id
 Wali Amanat           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
                       Plaza Mandiri 1
                       Jl. Jend. Sudirman Kav. 54-55, Jakarta 12190
                       Tel.      : (62-21) 526 5045; 526 5095
                       Fax.      : (62-21) 527 4477; 527 5577
                       Fax.      : (62-21) 5752444
                       The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited
                       Issuer Services, L24 HSBC Main Building, No.1
                       Queen’s Road Central, Hong Kong
                       Web      : www.hsbc.com.hk
                       PT Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
                       Gedung BRI
                       Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46, Jakarta 10210
                       Tel.      : (62-21) 575 2019
                       Fax.      : (62-21) 575 2010
 Notaris               Titik Krisna Murti Wikaningsih Hastuti, S.H., M.Kn
                       Notaris & PPAT Kota Administrasi Jakarta Selatan
                       Jl. Suryo No. 54, Kebayoran Baru Jakarta 12180
                       Tel.      : (021) 2923 6060
                       Fax.      : (021) 2923 6070
                       E-mail : notaris.titikrisna@gmail.com
 Konsultan Pajak       PB Taxand
                       Menara Imperium Lantai 27
                       Jl. H.R. Rasuna Said Kav.1 Jakarta 12980
                       Tel.      : (021) 835 6363
                       Fax.      : (021) 8379 3939
                       Website : www.pbtaxand.com
 KAP Penjatahan        Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali Registered Public Accountants
 Obligasi              Menara Kuningan Lantai 11
                       Jl. H.R. Rasuna Said Blok X-7 Kav.5 Jakarta 12940
                       Tel.      : (021) 5790 3548
                       Fax.      : (021) 5790 3548
 Konsultan Ahli        Sustainalytics US Inc.
 Lingkungan            Four World Trade Center, Floor 48, 150 Greenwich Street
                       New York, 10007 United States
                       Tel.    : (+65) 6329 7596 (APAC)
                       Website : www.sustainalytics.com
 Arranger              The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited
                       HSBC Main Building, 1 Queen’s Road Central,
                       Hong Kong
                       Tel.    : (+852) 2748 8288
                       Website : www.hsbc.com.hk
                       Citigroup Global Markets Limited
                       Citigroup Centre, Canada Square
                       Canary Wharf London E14 5LB United Kingdom
                       Tel.     : (020) 7986 4000
                       Website : www.citigroup.com
                       PT. BNI Sekuritas
                       Sudirman Plaza, Indofood Tower lantai 16
                       Jl. Jend. Sudirman Lantai 16, Kav 76-78
                       Jakarta 12910, Indonesia
                       Tel.      : (021) 2554 3946
                       Fax.      : (021) 5793 5831
                       Website : www.bnisekuritas.co.id
                       J.P. MORGAN SECURITIES PLC
                       88 Market Street, 26th Floor, CapitaSpring, Singapore 048948
                       Tel.    : +65 6882 2913
                       M       : +65 8518 7697
                       UBS Investment Bank
                       Sequis Tower Level 22 unit 22-1, Jl. Jend Sudirman Kav.71 SCBD Lot 11B,
                       Jakarta 12190
                       Tel.     : +622125547000
                       BNI Securities Pte. Ltd
                       BNI Tower
                       30 Raffles Place #26-01
                       Singapore 048622
                       Website : https://bnisecurities.com.sg
                       E-mail : corporate.secretary@bnisecurities.com.sg




                                                                                                       Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                               221
                                                                                      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 224
                             Performa        Laporan           Profil               Analisis dan Pembahasan             Fungsi
                             2025            Manajemen         Perusahaan           Manajemen atas Kinerja Bank         Penunjang Bisnis




Informasi yang Tersedia
pada Situs Web BNI                                                     [ACGS B.5.1, C.7.2]




                                   Situs web BNI memuat informasi sebagai berikut:

             BERANDA                          INDIVIDU                          UMKM                           KORPORASI
      Berisi informasi mengenai       Berisi informasi mengenai        Berisi informasi mengenai         Berisi informasi mengenai
      Kabar BNI, Promo & Acara,       Simpanan, Pinjaman, Kartu        perbankan UMKM produk                  Perbankan Bisnis,
      Informasi Perseoan, Suku         Debit, Kartu Kredit, Jasa-     turunannya seperti XPORA.           Internasional, Tresuri, dan
       Bunga Dasar Kredit, serta       Jasa, Simpanan Pensiun,                                           solusi wholesale. Informasi
       Tingkat Bunga Pinjaman.       Bancassurance, dan simulasi                                        di menu Bisnis dikhususkan
                                      produk. Informasi di menu                                         untuk menyajikan solusi bagi
                                     Personal dikhususkan untuk                                         nasabah perseroan/korporat.
                                         nasabah perorangan.




                               WEALTH                        E-BANKING                         INVESTOR
                      Berisi informasi mengenai       Berisi mengenai Laporan            Berisi mengenai BNI ATM,
                     produk, layanan, promo, dan     Keuangan, Laporan Tahunan,          BNI Agen46, EDC BNI, BNI
                       program priority banking        Laporan Keberlanjuutan            SMS Banking, BNI Mobile
                      yang dimiliki BNI yaitu BNI     dan Lainnya, kegiatan dan           Banking, Layanan Gerak,
                                Emerald.             presentasi, informasi saham         BNI Debit Online, dan BNI
                                                       dan obligasi, serta berita             Internet Banking.
                                                               investor.




BNI memiliki situs web resmi yang ditujukan dalam rangka memenuhi komitmen BNI terhadap pelaksanaan
Undang-Undang Nomor 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal serta meningkatkan pelaksanaan Tata Kelola
perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) khususnya kepada pemegang saham, nasabah,
masyarakat, pemerintah, serta pemangku kepentingan lainnya. Situs web resmi BNI yaitu www.bni.
co.id, dibuat dengan memperhatikan Peraturan OJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten atau
Perusahaan Publik. Situs web BNI dapat diakses oleh masyarakat luas dalam Bahasa Indonesia dan Inggris.
Informasi detail mengenai situs web resmi BNI sebagai berikut:




222     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 225
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial     Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan            ESG            Keuangan




1. Informasi pada situs web BNI diperbarui secara               •  Laporan keberlanjutan tahunan untuk
   berkala dengan informasi yang aktual dan terkini.               periode 5 (lima) tahun buku terakhir;
2. Informasi umum BNI yang diungkapkan dalam                    • Laporan dana pensiun tahunan untuk
   situs web BNI antara lain:                                      periode 5 (lima) tahun buku terakhir;
   a. Nama, alamat, dan kontak kantor pusat dan/                • Laporan tahunan program kemitraan bina
       atau kantor perwakilan BNI; yang meliputi                   lingkungan untuk periode 5 (lima) tahun
       nomor telepon, nomor faksimile, dan alamat                  terakhir;
       surat elektronik; [ACGS C.10.1]                          • Presentasi Korporasi dalam bentuk file
   b. Riwayat singkat BNI;                                         presentasi, audio dan video untuk periode
   c. Struktur organisasi BNI;                                     5 (lima) tahun terakhir; dan
   d. Penghargaan Perusahaan;                                   • Ikhtisar data keuangan penting, dalam
   e. Struktur kepemilikan BNI, meliputi:                          bentuk perbandingan untuk 5 (lima) tahun
       • Uraian tentang nama pemegang saham                        buku terakhir; antara lain:
          dan persentase kepemilikannya setiap                     - Pendapatan;
          akhir bulan;                                             - Laba bruto;
       • Informasi mengenai pemegang saham                         - Laba (rugi);
          utama dan pengendali BNI, baik langsung                  - Jumlah laba (rugi) yang dapat
          maupun tidak langsung, sampai kepada                         diatribusikan kepada pemilik entitas
          pemilik individu yang disajikan dalam                        induk dan kepentingan non pengendali;
          bentuk skema atau diagram; dan                           - Total laba (rugi) komprehensif;
       • Nama entitas anak, perusahaan asosiasi,                   - Laba (rugi) per saham;
          perusahaan ventura bersama di mana                       - Jumlah aset;
          BNI memiliki pengendalian bersama                        - Jumlah liabilitas;
          entitas, beserta persentase kepemilikan                  - Jumlah ekuitas;
          saham, bidang usaha, dan status operasi                  - Rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset;
          perusahaan tersebut.                                     - Rasio laba (rugi) terhadap ekuitas;
   f. Profil Direksi, Dewan Komisaris, Komite,                     - Rasio laba (rugi) terhadap pendapatan;
       Sekretaris Dewan Komisaris, dan Sekretaris                  - Rasio lancar;
       Perusahaan yang meliputi:                                   - Rasio liabilitas terhadap ekuitas;
       • Foto;                                                     - Rasio liabilitas terhadap jumlah aset;
       • Nama;                                                         dan
       • Riwayat jabatan, termasuk rangkap                         - Informasi dan rasio keuangan lainnya
          jabatan;                                                     yang relevan dengan perusahaan dan
       • Riwayat Pendidikan;                                           jenis industrinya.
       • Hubungan afiliasi anggota Direksi dan               d. Informasi RUPS, yang meliputi: [ACGS C.9.4, C.9.5]
          anggota     Dewan        Komisaris dengan             • Pengumuman dan Pemanggilan;
          anggota Direksi dan/atau anggota Dewan                • Bahan mata acara yang dibahas dalam
          Komisaris lainnya serta pemegang saham.                  RUPS;
   g. Nama dan alamat                                           • Ringkasan Risalah RUPS;
       • Akuntan Publik yang mengaudit laporan                  • Rapat Umum Pemegang Saham;
          keuangan BNI dalam tahun berjalan;                    • Hasil RUPS;
       • Pemeringkat Efek;                                      • Berita Acara.
       • Wali amanat; dan                                    e. Informasi saham, yang meliputi:
       • Biro Administrasi Efek.                                • Jumlah saham beredar;
   h. Dokumen Anggaran Dasar [ACGS C.9.6]                       • Saham bonus;
3. Informasi bagi Pemodal atau Investor yang                    • Kronologis pencatatan saham;
   diungkapkan dalam situs web BNI antara lain:                 • Harga saham;
   a. Prospektus Penawaran Umum;                                • Stuktur Kepemilikan Saham;
   b. Laporan tahunan, untuk periode 5 (lima)                f. Informasi obligasi dan/atau sukuk, paling
       tahun buku terakhir; dan [ACGS C.9.3]                    kurang meliputi:
   c. Informasi Keuangan, yang meliputi: [ACGS C.9.1]           • Nilai obligasi yang belum lunas/terhutang
       • Laporan keuangan tahunan, untuk periode                   (outstanding bond) dana/atau sukuk;
          5 (lima) tahun buku terakhir;                         • Hasil pemeringkatan obligasi dan/atau
       • Laporan keuangan triwulanan, untuk                        sukuk;
          periode 5 (lima) tahun buku terakhir;                 • Tanggal jatuh tempo; dan
       • Laporan keuangan bulanan, untuk periode                • Tingkat bunga obligasi dan/atau imbal
          5 (lima) tahun buku terakhir;                            hasil sukuk.
       • Laporan keuangan tengah tahunan untuk
          periode 5 (lima) tahun buku terakhir


                                                                                       Laporan Tahunan 2025
                                                                                                               223
                                                                      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 226
                          Performa        Laporan          Profil          Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                          2025            Manajemen        Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




   g. Informasi dividen.                                       5. Informasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
   h. Informasi untuk pemodal atau investor, media                 yang diungkapkan dalam situs web BNI antara
      publik, dan/atau analis. [ACGS C.9.2]                        lain:
   i. Informasi terkait aksi korporasi yang dilakukan              a. Informasi tanggung jawab sosial (CSR)
      BNI dan tindakan yang dilakukan oleh pihak                       perusahaan melalui BNI Berbagi telah
      lain terhadap BNI, meliputi:                                     memuat kebijakan, jenis program, dan biaya
      • Transaksi       Afiliasi    dan     Benturan                   yang dikeluarkan oleh BNI di dalam laporan
          Kepentingan Transaksi Tertentu;                              keberlanjutan.
      • Pembagian Saham Bonus;                                     b. Informasi terimplementasinya Environmental,
      • Pembelian Kembali Saham oleh BNI dalam                         Social, and Governance (ESG) yang
          kondisi pasar yang berpotensi krisis; dan                    diungkapkan dalam situs web BNI antara
      • Program kepemilikan saham oleh anggota                         lain: Pencapaian BNI pada bidang ESG, Jenis
          Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan                        Aktivitas, dan video profil ESG BNI.
          karyawan dari BNI atau pihak terkendali                  c. Kebijakan, jenis program, dan biaya
          lain.                                                        sebagaimana dimaksud pada huruf a terkait
   j. Informasi atau Fakta Material selain yang                        aspek:
      telah diungkapkan dalam Peraturan Otoritas                       i) Lingkungan hidup;
      Jasa Keuangan.                                                   ii) Praktik ketenagakerjaan, kesehatan, dan
4. Informasi Tata Kelola Perusahaan yang                                    keselamatan kerja;
   diungkapkan dalam situs web BNI antara lain:                        iii) Pengembangan            sosial      dan
   a. Pedoman kerja Direksi, Dewan Komisaris, Tata                          kemasyarakatan; dan
      Kelola Terintegrasi, dan Audit Internal;                         iv) Tanggung jawab produk dan/atau layanan,
   b. Pengangkatan, pemberhentian, dan/atau                                 dengan disertai informasi pendukungnya.
      kekosongan Sekretaris Perusahaan, termasuk               6. Informasi mengenai Suku Bunga Dasar Kredit
      Sekretaris Perusahaan sementara, serta                       dan Tingkat Bunga Pinjaman
      informasi pendukungnya;                                  7. Informasi Layanan Wealth Management meliputi:
   c. Piagam Unit Audit Internal;                                  a. BNI Private
   d. Kode Etik;                                                   b. BNI Emerald
   e. Pedoman kerja komite;                                        c. Produk
   f. Anggaran Dasar Perusahaan;                                   d. Benefit
   g. Pelaporan Whistleblowing System (WBS);                   8. Informasi Solusi Korporasi meliputi:
   h. Pengangkatan dan pemberhentian anggota                       a. Perbankan Korporasi
      Komite Audit;                                                b. Intenasional
   i. Kebijakan manajemen risiko;                                  c. Tresuri
   j. Kebijakan mekanisme sistem pelaporan                         d. Solusi Wholesale
      pelanggaran;                                             9. Informasi terkait Pelindungan Konsumen yang
   k. Kebijakan Antikorupsi;                                       meliputi:
   l. Kebijakan terkait seleksi pemasok dan hak                    a. Customer Protection
      kreditur;                                                    b. Ringkasan Informasi Produk dan Layanan
   m. Kebijakan dalam peningkatan kemampuan                            (RIPLAY)
      vendor;                                                  10. Informasi Nilai Tukar Kurs Terkini
   n. Laporan tata Kelola dan tata Kelola                      11. Informasi mengenai Rilis Berita BNI
      terintegrasi.                                            12. Informasi mengenai Berita Pengadaan BNI,
                                                                   Pengumuman, dan Tips & Edukasi

                         E-Banking                                                     Kontak BNI
 Berisi informasi mengenai BNI ATM, BNI SMS Banking, BNI         Berisi informasi mengenai Lokasi Kantor Pusat, Corporate
 Agen46, BNI Mobile Banking, BNI SMS Notifikasi, TapCash,       Secretary, BNI Layanan Call 24/7, dan Prosedur Pelayanan &
 BNI Debit Online, QRIS, EDC BNI, BNI DigiCS, BNI Ipay, dan                            Pengaduan.
         BNI Smartpay, BNI SPRINT, dan wondr by BNI.
                     Pencari Lokasi BNI                                            Jaringan Global BNI
   Berisi informasi mengenai lokasi BNI ATM, BNI Agen46,         Berisi informasi mengenai Lokasi Kantor Luar Negeri BNI.
      Kantor Cabang BNI, BNI DigiCS, dan BNI SPRINT.
                                                        PPID BNI
  Berisi informasi mengenai sarana layanan online bagi pemohon informasi publik sebagai salah satu wujud pelaksanaan
                        keterbukaan informasi publik di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.




224    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 227
Permodalan & Praktik                Tata Kelola         Tanggung Jawab Sosial         Komitmen               Laporan
Manajemen Risiko                    Perusahaan          dan Lingkungan                ESG                    Keuangan




Penghargaan dan Sertifikasi

      Penghargaan Internasional




  18th Annual Transaction Banking            18th Annual Transaction Banking    The Alliance For Green Commercial             Mastercard Forum 2025
            Awards 2024                               Awards 2024                             Banks                     Best Travel Credit Card Proposition
         Best Online Trade                          Best Cross Border           Manifesto For Excellence In Green              for Mass Market-BNI
       Facilitation Solution in                    Payment Solution in                  Commercial Banking                     Titanium Credit Card
          Indonesia 2024                             Indonesia 2024
                                                                                            Maret 2025                            29 April 2025
          Februari 2025                              Februari 2025              International Finance Corporation           PT. Mastercard Indonesia
       Alpha Southeast Asia                       Alpha Southeast Asia               (IFC) World Bank Group




      Digital Banker – Digital CX             Digital Banker – Digital CX           Digital Banker – Digital CX               iF Design Award 2025
             Awards 2025                             Awards 2025                            Awards 2025                 wondr by BNI dinobatkan sebagai
 Best Technology Implementation for          Outstanding Digital CX – Trade     Best Wholesale/Transaction Bank          salah satu desain terbaik untuk
   Digital CX - Indonesia - Winner           Finance Initiative - Digital CX    for Digital CX - Indonesia - Highly          kategori Apps/Software
                                            Awards 2025 - Indonesia - Winner                 Acclaimed
             April 2025                                                                                                            April 2025
         The Digital Banker                            April 2025                           April 2025                        iF Design Foundation
                                                   The Digital Banker                   The Digital Banker




    ASEAN Fintech Awards 2025                   18th Alpha Southeast Asia           18th Alpha Southeast Asia             Global Council of Corporate
       Best CIO of the Year                            Awards 2025                         Awards 2025                  Universities (GCCU) Awards 2025
                                            Best Corporate Treasury Sales and     Best FX Bank for Retail Clients       Best Corporate University – Gold
            Mei 2025                                 Structuring Team                                                    Awards Branding & Durability
       ASEAN Fintech Forum                                                                12 Mei 2025
                                                      12 Mei 2025                     Alpha Southeast Asia                        12 Mei 2025
                                                  Alpha Southeast Asia                                                    Global Council of Corporate
                                                                                                                             Universities (GCCU)




                                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                     225
                                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 228
                                      Performa         Laporan                  Profil              Analisis dan Pembahasan               Fungsi
                                      2025             Manajemen                Perusahaan          Manajemen atas Kinerja Bank           Penunjang Bisnis




 The Asset - Triple A Awards 2025            The Asset - Triple A Awards 2025          The Asset - Triple A Awards 2025    Alpha Southeast Asia Awards 2025
   Category Service Provider:                      Editor’s Triple Star                 Innovation Leader of the Year           Best Trade Finance Bank
 The Best Specialist Public Sector                                                                                                    in Indonesia
                                                                                                  Mei 2025
           Mei 2025                                     Mei 2025                             The Asset – Triple A                      Mei 2025
       The Asset - Triple A                        The Asset – Triple A                                                           Alpha Southeast Asia




     Asian Banking & Finance                   Asian Banking & Finance                      Gov-Media Awards 2025                Indonesia Public Sector
 Corporate & Investment Banking             Corporate & Investment Banking             Indonesia Digital Transformation            Initiative of the Year
            Award 2025                                Award 2025                       of the Year – Finance for Govtech    Indonesia Public Sector Initiative
Project Infrastructure Finance Deal          Green Deal of Year - Indonesia           Projects – Supporting Government     of the Year – Finance award for BNI
      of the Year - Indonesia                                                               Digitalization Initiatives              Smart Ecosystem
                                                        Juli 2025
            Juli 2025                            Asian Banking & Finance                          Juli 2025                            Juli 2025
     Asian Banking & Finance                                                                     Gov-Media                            Gov-Media




Asian Banking & Finance Wholesale             Global BankTech Awards 2025              Global BankTech Awards 2025           Global BankTech Awards 2025
       Banking Awards 2025                   Best API/Open Banking Platform               Outstanding SME Cash                Outstanding SME Payments
   Indonesia Domestic Health &                  Provider for SME Banking              Management Solution by a Vendor             Solution by a Bank
     Wellness Bank of the Year
                                                      Agustus 2025                             Agustus 2025                          Agustus 2025
            Juli, 2025                              The Digital Banker                       The Digital Banker                    The Digital Banker
     Asian Banking & Finance




  Global BankTech Awards 2025                Global BankTech Awards 2025              Global Retail Banking Innovation     Global Retail Banking Innovation
 Best API/Open Banking Platform                  Outstanding Payments                          Awards 2025                          Awards 2025
 Provider for Transaction Banking            and Collection Service Provider                 Best API Initiative             Best SME Banking Platform

          Agustus 2025                                Agustus 2025                             Agustus 2025                          Agustus 2025
        The Digital Banker                          The Digital Banker                       The Digital Banker                    The Digital Banker




226      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 229
Permodalan & Praktik              Tata Kelola         Tanggung Jawab Sosial         Komitmen              Laporan
Manajemen Risiko                  Perusahaan          dan Lingkungan                ESG                   Keuangan




       FX Awards Indonesia                      FX Awards Indonesia            Asia Sustainability Reporting          International Customer Experience
 Most Active Fxall Bank (Taker) 2024      Best State Bank - First Runner Up      Awards (ASRA) ke-11, 2025                   Awards (ICXA) 2025
              - Winner                                                        Kategori Asia’s Best Suistanability        Gold Award, Best Learning &
                                                15 September 2025               Report (Public Sector) - Silver           Development - International
        15 September 2025                            LSEG FX                                                         Customer Experience Awards (ICXA)
             LSEG FX                                                                  24 Oktober 2025                                2025
                                                                                Asia Sustainability Reporting
                                                                                          Awards                             13 November 2025
                                                                                                                                   ICXA




International Customer Experience        Contact Centre Asia Pacific Award    Investor and Financial Education       Financial Insight Innovation Awards
       Awards (ICXA) 2025                              2025                          Award (Corporate)                 Leader in Customer Engagement
Best Use of Technology - Over 5.000        Contact Center Operations -                  Bronze Award
 Employees – Silver Award Winner                    Platinum                                                                     Juli 2025
                                                                                         Maret 2025                           IDC Asia/Pacific
          November 2025                           November 2025               Investor and Financial Education
              ICXA                                  CC-APAC




               Extel                      HR Asia Best Companies to Work          HCM Excellence Awards                   HCM Excellence Awards
   Honored Company in Asia (ex-                  for in Asia Awards                    Best Corporate                    Best Benefits Wellness and
    Japan) for Executive Team:           Best Companies to Work for in Asia   Culture Transformation - Bronze            Well Being Program - Gold
       - Board of Directors
       - Investor Relations                          Juni 2025                            2025                                    2025
                                                      HR Asia                       Brandon Hall Group                      Brandon Hall Group
          September 2025
               Extel




       500 Best Companies in
          Asia Pacific 2025

               2025
           TIME - Statista




                                                                                                               Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                  227
                                                                                              PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 230
                                   Performa          Laporan                Profil             Analisis dan Pembahasan                     Fungsi
                                   2025              Manajemen              Perusahaan         Manajemen atas Kinerja Bank                 Penunjang Bisnis




          Penghargaan Internasional Lainnya


                                              Penghargaan                                                    Bulan dan Tahun             Penyelenggara
BNI Masuk Daftar 500 Perusahaan Terbaik Asia Pasifik Versi TIME                                                   Februari 2025                Time
Investor and Financial Education Award 2024                                                                        Maret 2025           IFEC Hong Kong
Penghargaan Perunggu sebagai bank dengan program literasi
terbaik bagi pekerja domestik Indonesia di Hong Kong
Mastercard Forum 2025                                                                                              April 2025            PT Mastercard
Excellence in Consumer Payment Awards for Wondr BNI Debit and Credit                                                                       Indonesia
Mastercard Forum 2025                                                                                              April 2025            PT Mastercard
Best New Affluent Debit Card for World Elite Debit                                                                                         Indonesia
Mastercard Forum 2025                                                                                              April 2025            PT Mastercard
Outstanding E-commerce Acquirer                                                                                                            Indonesia
Euromoney Awards for Excellence 2025                                                                                Mei 2025               Euromoney
Best Digital Bank for SMEs 2025
Euromoney Awards for Excellence 2025                                                                                Mei 2025               Euromoney
Indonesia’s Best Investment Bank for Equity Capital Market (ECM) 2025
(BNI Sekuritas)
BNI Masuk Daftar Global 2000 Forbes 2025, Bukti Kinerja Positif yang Diakui Dunia                                  Juni 2025                  Forbes




         Penghargaan Nasional




Rangkaian acara penandatanganan             The 10th WOW BRAND 2025:                      The Most Active                     JCB Indonesia Award 2025
Perjanjian Kerja Sama Pengelolaan        Experiential & Emotional Branding                Price Taker Trader               Best Issuing Total Sales Volume in
 Kas Negara yang berlangsung di           DPLK BNI meraih Penghargaan.               (a.n Hari Juangga Siregar)            Indonesia 2024 dan Outstanding
  Gedung A.A. Maramis, Jakarta              Brands For Good (BFG) Club                                                      Usage Program with Prominent
  Bank Operasional Terbaik Tahun                                                          24 Februari 2025                   Merchants in Indonesia 2024
 2024 untuk kategori Bank BUMN                     26 Februari 2025                          SPPA-IDX
                                              MarkPlus, Inc. & Marketeers                                                            11 Februari 2025
            Januari 2025                                                                                                        JCB International Indonesia
Direktorat Jenderal Perbendaharaan
   (DJPb) Kementerian Keuangan
           (Kemenkeu) RI




   JCB Indonesia Award 2025                    Peraih Bronze Asia’s Best           Indonesia Top Financial Woman                Markplus Institute
Outstanding Usage Program with                   Sustainability Report                       Leaders 2025                  Dream Workplace foÅr Learning
Prominent Merchants in Indonesia                                                   Direktur Consumer Banking BNI                     - 2025
             2024                                  7 Maret 2025                   Raih Top Financial Woman Leaders
                                        Asia Sustainability Reporting Award                      2025
                                                      (ASRA)                                                                          23 Mei 2025
         11 Februari 2025                                                                    April 2025                             Markplus Institute
    JCB International Indonesia                                                              HerStory




228      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 231
Permodalan & Praktik               Tata Kelola         Tanggung Jawab Sosial           Komitmen              Laporan
Manajemen Risiko                   Perusahaan          dan Lingkungan                  ESG                   Keuangan




      Gold Award Cost Effective                 Gold Award Cost Effective       Pengguna Jasa Pilot Transaksi Repo          Pembayaran Iuran Tercepat
           Implementation                            Implementation             Implementasi Transaksi Repurchase
 - at Indonesia Operations Banking         - at Indonesia Operations Banking      Agreement (Transaksi Repo) di                   17 Juni 2025
              Summit.                                   Summit.                   Sistem Penyelenggaraan Pasar                   BPJS Kesehatan
 Streamline Settlement Process for          Automation Instruction Credit by                Alternatif
         Data Entry by SIAPP                              ASIC
                                                                                           13 Juni 2025
           28 Mei 2025                              28 Mei 2025                                IDX
    Forum Komunikasi Direktur                Forum Komunikasi Direktur
  Operasional Perbankan (FKDOP)            Operasional Perbankan (FKDOP)




 22nd Indonesia Best Bank in Service      22nd Indonesia Best Bank in Service   22nd Indonesia Best Bank in Service     22nd Indonesia Best Bank in Service
           Excelence 2025                           Excelence 2025                        Excelence 2025                          Excelence 2025
   The Best Call Center dari Bank         The Best Phone Banking dari Bank       The Best Social Media dari Bank        The 2nd Best Email dari Bank Service
   Service Excellence Award 2025            Service Excellence Award 2025         Service Excellence Award 2025                      Excellence

            24 Juni 2025                             24 Juni 2025                          24 Juni 2025                            24 Juni 2025
             Info Bank                                Info Bank                             Info Bank                               Info Bank




     Indonesia Excellence Good              22nd Banking Service Excellence      22nd Banking Service Excellence           Infobank 22nd Banking Service
Corporate Governance Awards 2025                  Awards (BSEA) 2025                   Awards (BSEA) 2025                 Excellence Awards (BSEA) 2025
     Indonesia Excellence Good                    Platinum Champion                     Golden Champion                   The Best Conventional Bank in
  Corporate Governance Ethics in              The Best Conventional Bank          The Best Conventional Bank in          Service Excellence 2025 – Contact
 Building Transparent, Accountable,          in Excellence E-Banking for 10      Excellence Digital Channel for 5                      Center
  and Secure Banking Ecosystem               Consecutive Years (2015-2024)        Consecutive Years (2021-2025)         for 3 Consecutive Years (2023-2025)

           Juni 2025                                   Juni 2025                            Juni 2025                               Juni 2025
   WartaEkonomi.co.id Research                   Infobank Media Group                 Infobank Media Group                    Infobank Media Group
         and Consulting




         20 Top Companies                  BRAVO 500 Summit Awards 2025              Lomba Digitalilasi Pasar                       ESG NOW
          to Watch in 2025                  Excellence in Financial Inclusion    Penghargaan Lomba Digitalisasi         Kategori Governance Sustainability
                                                  through Technology                       Pasar sebagai                Reporting Anugerah ESG Republika
           Juni 2025                                                              Digitalisasi Keuangan Terbaik 1                     2024
  Bloomberg Technoz Intelligence                       Juli 2025                 Dalam Rangka Lomba Digitalisasi
                                                       XLSmart                      Pasar Tahun 2025 Kategori                   19 September 2025
                                                                                     “Digitalisasi Perbankan”                       Republika

                                                                                         21 Agustus 2025
                                                                                 Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa
                                                                                  Keuangan (OJK), dan Perumda
                                                                                            Pasar Jaya




                                                                                                                  Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                      229
                                                                                                 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 232
                                    Performa         Laporan                 Profil              Analisis dan Pembahasan                Fungsi
                                    2025             Manajemen               Perusahaan          Manajemen atas Kinerja Bank            Penunjang Bisnis




Indonesian Contact Center Awards          Indonesian Contact Center Awards         Indonesian Contact Center Awards      Indonesian Contact Center Awards
            (ICCA) 2025                              (ICCA) 2025                              (ICCA) 2025                           (ICCA) 2025
 Platinum Medal - The Best Contact          Gold Medal - The Best Customer            Gold Medal - The Best Digital         Gold Medal - The Best People
         Center Operations                           Experience                                Innovation                          Development

        September 2025                             September 2025                          September 2025                         September 2025
    Indonesia Contact Center                   Indonesia Contact Center                Indonesia Contact Center               Indonesia Contact Center
          Association                                Association                             Association                            Association




Indonesian Contact Center Awards                Indonesia Corporate               The 16th IICD Corporate Governance     Indonesia Climate Finance Dialogue
           (ICCA) 2025                    Communication & Sustainability              Conference & Award 2025                 Financing Impact at Scale:
   Gold Medal - The Best Sales                      Summit 2025                     Top 50 Big Capitalization Public       Unlocking Private Investment for
          Contribution                    Juara 2 - Social Media Campaign                    Listed Company                 Climate Solutions in Indonesia
                                                 ICCS Summit 2025
        September 2025                                                                     September 2025                       September 2025
    Indonesia Contact Center                       1 Oktober 2025                  Indonesian Institute for Corporate         Kementerian Keuangan
          Association                               ICCS Summit                           Directorship (IICD)




 The Digital Banker – Global Bank                ESG Awards 2025                     CNN Indonesia Awards 2025           Marketeers Editor’s Choice Award
         Tech Award 2025                   BNI Sabet Platinum Star Award              Outstanding Contribution to                 (MECA) 2025
      Best API/Open Banking                                                            Empowering MSMEs and               SME Development Program of
    Platform Provider for SME                       Oktober 2025                  Expanding Inclusive Village Finance,               the Year
              Banking                               Investor Trust                  sebagai bentuk pengakuan atas
                                                                                   komitmennya dalam memperkuat                    Oktober 2025
          Oktober 2025                                                               keuangan berkelanjutan dan           Marketeers Editor’s Choice Award
        The Digital Banker                                                        mendorong ekonomi hijau di Tanah                    (MECA)
                                                                                                  Air

                                                                                            Oktober 2025
                                                                                     CNN Indonesia TV/Transmedia




  IDX Channel Anugerah Inovasi                Satya JKN Awards 2025                 Komitmen Tinggi dan Kontribusi            Mandaya Awards 2025
         Indonesia 2025                   Apresiasi Terbaik Nasional Badan            Nyata dalam Menyukseskan             Penghargaan Kategori Dedikasi
       Kategori Terbaik atas              Usaha Patuh Dalam Program JKN             Gerakan Orang Tua Asuh Cegah                  dan Kontribusi
      keberhasilannya dalam                          Tahun 2025                          Stunting (GENTING)
mengembangkan inovasi keuangan                                                                                                   16 Oktober 2025
berkelanjutan melalui penyusunan                   14 Oktober 2025                        15 Oktober 2025                     Kementerian Koordinator
 Sustainability Bond Framework                     BPJS Kesehatan                   Kementerian Kependudukan dan             Pemberdayaan Masyarakat
   sebagai landasan penerbitan                                                      Pembangunan Keluarga/BKKBN
     Sustainability Bond 2025

         10 Oktober 2025
           IDX Channel




230      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 233
Permodalan & Praktik             Tata Kelola         Tanggung Jawab Sosial         Komitmen              Laporan
Manajemen Risiko                 Perusahaan          dan Lingkungan                ESG                   Keuangan




    KPR BNI as Steady Growth in           Kategori IMPACT EXCELLENCE         Penghargaan kepada Bank Negara              Dharma Wanita Persatuan
         Mortgage Business                           AWARDS                  Indonesia atas Kinerja Mitra Kerja        Pelatihan dan Pengembangan
  12 Properti Indonesia Award 2025                                                                                               Kapasitas
                                                  Oktober 2025                      13 November 2025
          23 Oktober 2025                        Investortrust.id                        TASPEN                             19 November 2025
         Properti Indonesia                                                                                               Kementerian Kesehatan




   Piagam Penghargaan sebagai                    BI Awards 2025                       BI Awards 2025                 Anugerah Bakti Nusantara (ABN)
     Bank Penyalur Peringkat 1           Bank Mitra Pengendalian Moneter         Bank Penggerak Ekonomi                            2025
 Kategori Penyalur dengan tingkat                 Rupiah Terbaik               Kerakyatan Bank KBMI 3 dan 4            Kategori penggerak ekonomi,
Keterhunian Tinggi (Diatas 94%) dan                                                                                 khususnya melalui kontribusi dalam
 Jumlah Rumah Dihuni Terbanyak                  28 November 2025                     28 November 2025                menghadirkan layanan prima dan
                                                 Bank Indonesia                       Bank Indonesia                        inklusi keuangan
        25 November 2025
            BP TAPERA                                                                                                        November 2025
                                                                                                                             Nusantaratv.com




  Anugerah Penggerak Nusantara             Good Corporate Governance                 Apresiasi ESG 2025             Indonesia ESG Leadership Awards
                 2025                             Awards 2025                  Environment & Sustainability,                      2025
   Penggerak Transformasi Digital          Penganugerahan CGPI 2024          konsistensi BNI dalam menerapkan       Leadership AA – Excellence Leader
  berkat pengembangan ekosistem             Indonesia The Most Trusted       prinsip Environmental, Social, and           in ESG Transparency
        digital wondr by BNI                Companies Award sebagai           Governance (ESG) pada seluruh
                                          Perusahaan Sangat Terpercaya                    lini bisnis                       November 2025
          November 2025                                                                                                 Bumi Global Karbon (BGK)
        iNews Media Group                         November 2025                       November 2025                           Foundation
                                          Majalah SWA bersama Indonesia                 B-Universe
                                        Independen Cipta Governansi (IICG)




   Women in SDG’s Action 2025             CNBC Indonesia Awards 2025            BNI Raih Penghargaan dari               BNI Raih Juara 2 Kelompok 1
 Kategori SDG’s No Poverty (Tanpa         Brand Reputation & Strategic         Keterbukaan Informasi Publik          Kategori Penjual Lelang Terbaik di
 Kemiskinan), berkat kontribusinya           Communication Award                    Kategori Informatif              ajang Pengharhaan Reksa Bandha
dalam memperluas akses keuangan
    digital dan memberdayakan                    Desember 2025                       Desember 2025                            Desember 2025
masyarakat berpenghasilan rendah                 CNBC Indonesia                Keterbukaan Informasi Publik               Dirjen Kekayaan negara

         November 2025
         Bisnis Indonesia




                                                                                                              Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                   231
                                                                                             PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 234
                                     Performa           Laporan                 Profil               Analisis dan Pembahasan              Fungsi
                                     2025               Manajemen               Perusahaan           Manajemen atas Kinerja Bank          Penunjang Bisnis




  BNI Raih Penghargaan di Ajang                 CNBC Indonesia Awards 2025              Annual Report Awards 2025             Annual Report Awards 2025
        Dikstisaintek 2025                      Exclusive in Monetary Policy          Perusahaan Dengan Peningkatan           BUMN Go Publik Keuangan
                                                          Support                         Desk Evaluation Tertinggi                   Klaster 5T
        Desember 2025
   Kementerian Pendidikan dan                         Desember 2025                         15 Desember 2025                      8 Desember 2025
         Kebudayaan                                   CNBC Indonesia                     Komite Nasional Kebijakan             Komite Nasional Kebijakan
                                                                                           Governance (KNKG)                     Governance (KNKG)




 Piagam Apresiasi Bank Indonesia               Editors’ Choice Award 2025              Anugerah Diktisaintek 2025           Global Banking and Corporate
Bank Kontributor Jakarta Interbank         Best Literacy For Climate Resilience       Most Strategic Partner for Digital           Finance Growth
  Offered Rate (JIBOR) dan peran                                                       Campus Financial Ecosystem           Kategori: “Bursa dan Finansial :
serta mendukung transparansi suku                     5 Desember 2025                                                                 Perbankan”
       bunga acuan Rupiah                           Investing On Climate                    19 Desember 2025
                                                                                       Kementerian Pendidikan Tinggi,               Desember 2025
         5 Desember 2025                                                                   Sains, dan Teknologi                     Bisnis Indonesia
          Bank Indonesia




  TOP CEO INDONESIA AWARDS                 DISWAY Awards Anugerah Brand               DISWAY Awards Anugerah Brand         Apresiasi Wirausaha Inspiratif 2025
              2025                              Populer Indonesia 2025                    Populer Indonesia 2025           Kategori Kolaborator Enterpreneur
    Putrama Wahju Setyawan -              Kategori I Jasa Keuangan Perbankan          Pemenang Kategori BUMN Jasa                      HUB 2025
 The Guardian of BNI Institutional                       Umum                                   Keuangan
           Resilience                                                                                                                Desember 2025
                                                      Desember 2025                             Desember 2025                      Kementerian UMKM
          Desember 2025                              DISWAY, Infovesta                         DISWAY, Infovesta
          IDN - MetroTV




       Investor Daily ESG                         Investor Daily ESG                         Investor Daily ESG                 ESG Index Awards 2025
       Appreciation Night                        Appreciation Night                          Appreciation Night
  Appreciated Circular Economy              Appreciated Diversity Inclusivity           Most Appreciated ESG Report         Finance Bank Sector Governance
           ESG Report                                 ESG Report                                                                        Winner
                                                                                                       2025
                2025                                        2025                             Investor Daily Indonesia                    2025
      Investor Daily Indonesia                    Investor Daily Indonesia                                                      Katadata Insight Center




232      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 235
Permodalan & Praktik           Tata Kelola         Tanggung Jawab Sosial        Komitmen             Laporan
Manajemen Risiko               Perusahaan          dan Lingkungan               ESG                  Keuangan




    Best Employer Awards 2025                 Prima Awards 2025                  Prima Awards 2025                   Prima Awards 2025
 Top 5 Engagement Excellent Award               Diamond Award                      Diamond Award                       Diamond Award
                                             Best Issuing Bank ATM         Best Acquiring Bank All Features        Best Acquiring Bank ATM
              2025
        Telkom University                            2025                               2025                                2025
                                                   Infobank                           Infobank                            Infobank




             Penghargaan Nasional Lainnya


                                     Penghargaan                                          Bulan dan Tahun            penyelenggara
 Distinguished Award on Outstanding Leadership in Banking Transformation                   Desember 2025                IDN Times
 The Most Engage Dealer (Total Transaction Frequency)                                       Februari 2025               SPPA-IDX
 PUBLIC RELATIONS INDONESIA AWARDS (PRIA) 2025                                              Februari 2025            PR INDONESIA
 Terpopuler di Media Online dan Media Sosial PR Indonesia Awards 2025
 8th Infobank-MRI Satisfaction, Loyalty, and Engagement 2025                                Februari 2025       Infobank-MRI Satisfaction
 Bank dengan Kelompok Bank Modal Inti (KBMI) IV terbaik peringkat kedua
 di kategori Marketing Customer Engagement
 8th Infobank-MRI Satisfaction, Loyalty, and Engagement 2025                                Februari 2025       Infobank-MRI Satisfaction
 Bank dengan Kelompok Bank Modal Inti (KBMI) IV terbaik, peringkat ketiga
 di Most Satisfying Customer Loyalty
 8th Infobank-MRI Satisfaction, Loyalty, and Engagement 2025                                Februari 2025       Infobank-MRI Satisfaction
 Bank dengan Kelompok Bank Modal Inti (KBMI) IV terbaik, peringkat ketiga
 di Most Satisfying Branch Office
 8th Infobank-MRI Satisfaction, Loyalty, and Engagement 2025                                Februari 2025       Infobank-MRI Satisfaction
 Bank dengan Kelompok Bank Modal Inti (KBMI) IV terbaik, peringkat ketiga
 Most Satisfying di Mobile Banking
 Excellent Service Experience Award (ESEA) 2025                                               Maret 2025          Majalah Marketing &
 Category : Reguler Banking For Excellent in Delivering Positive Costomer                                                Carre
 Experience Based Experience Audit ESEi 2025
 Performa Terbaik ATM Bank 2024 - 2025                                                           Mei 2025               Info Bank
 Performa Terbaik Cash Recycling Machine (CRM) Bank 2024-2025                                    Mei 2025               Info Bank
 Performa terbaik ATM Tunai di Public Area Bank 2024 - 2025                                      Mei 2025               Info Bank
 Top Brand Award 2025                                                                            Juni 2025         Frontier Group dan
 BNI Griya – Kategori KPR (Top Brand 100)                                                                          Majalah Marketing
 Top Brand Award 2025                                                                            Juni 2025         Frontier Group dan
 BNI Deposito – Kategori Deposit Account                                                                           Majalah Marketing
 Top Brand Award 2025                                                                            Juni 2025         Frontier Group dan
 BNI Tapenas – Kategori Installment Savings                                                                        Majalah Marketing
 Top Brand Award 2025                                                                            Juni 2025         Frontier Group dan
 BNI Taplus Anak – Kategori Children’s Savings                                                                     Majalah Marketing
 Top Brand Award 2025                                                                            Juni 2025         Frontier Group dan
 BNI Kartu Kredit – Kategori Credit Card                                                                           Majalah Marketing
 Indonesia Property & Bank Award ke XIX Tahun 2025                                               Juni 2025        Propertynbank.com
 The Most Recommended Bank with a Creative Mortgage Program
 Infobank 22nd Banking Service Excellence Awards (BSEA) 2025                                     Juni 2025       Infobank Media Group
 The Best Conventional Bank in Service Excellence selama 20 tahun
 berturut-turut sejak 2006
 BNI Raih Best Digital Banking Innovation Adoption 2025                                          Juli 2025            Investor Trust
 Solo Pos Best Brand and Innovation (SBBI) Award 2025                                            Juli 2025               Solopos
 Kategori Children’s Financial Literacy



                                                                                                           Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                         233
                                                                                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 236
                             Performa        Laporan         Profil              Analisis dan Pembahasan            Fungsi
                             2025            Manajemen       Perusahaan          Manajemen atas Kinerja Bank        Penunjang Bisnis




                                  Penghargaan                                      Bulan dan Tahun             penyelenggara
Yearly Excellent Performance Banks KBMI 4                                           Agustus 2025                 Infobank
Hari Indonesia Menabung dan Puncak Bulan Literasi Keuangan 2025                     Agustus 2025        Otoritas Jasa Keuangan
di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan                                                                        (OJK)
Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) dengan Pembentukan
Program OJK Peduli (Penggerak Duta Literasi) Termasif
Hari Indonesia Menabung dan Puncak Bulan Literasi Keuangan 2025 di                  Agustus 2025        Otoritas Jasa Keuangan
Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan                                                                           (OJK)
Mitra Kerja Sama Satuan Pendidikan Berbasis Agama Implementasi KEJAR
Terbaik
Dukungan dan Kontribusi dalam Pembangunan Perumahan dan Kawasan                     Agustus 2025        Kementerian Perumahan
Permukiman                                                                                             dan Kawasan Permukiman
Digital Banking Awards (DBA) 2025                                                  September 2025              Investor Trust
Digital Banking Awards 2025 KBMI 4 kategori dimensi Manajemen Risiko
Building Resilience through Good Governance 2025 : Thriving in Turbulent Times     September 2025         IICD & LKBN Antara
Leadership in Corporate Governance - The 16th IICD Corporate Governance
Conference and Award
Top 100 Indonesia 2025 La Tofi ESG Rating & Sustainibility Communication           September 2025       La Tofi School Of Social
Awards 2025                                                                                                  Responsibility
Platinum Alignment
HIPMI Leadership Excellence Awards 2025                                             Oktober 2025           HIPMI (Himpunan
Best Corporate Banking Support For Enterpreneur Award 2025                                                 Pengusaha Muda
                                                                                                       Indonesia) dan Danantara
                                                                                                      Indonesia Business Forum
Indonesia Corporate Sustainability Award 2025                                      November 2025                  (ACEXI)
Best Economic in Local Community
detikcom Awards 2025                                                               November 2025                 detikCom
Strategi Efektif Komunikasi Perbankan Skala Global
detikcom Awards 2025                                                               November 2025                 detikCom
Bank Dengan Dana Simpanan Tertinggi di Himbara
Apresiasi ESG 2025                                                                 November 2025                 detikCom
Environment & Sustainability, konsistensi BNI dalam menerapkan prinsip
Environmental, Social, and Governance (ESG) pada seluruh lini bisnis
Anugerah Penggerak Nusantara (APN) 2025                                            November 2025          iNews Media Group
Penghargaan Penggerak Transformasi Digital berkat pengembangan
ekosistem digital wondr by BNI
(a.n Miranda Julia Prisillia S. L - Dealer Money Market)                           Desember 2025                 SPPA-IDX
The Most Active RFO Trader
(a.n Miranda Julia Prisillia S. L - Dealer Money Market)                           Desember 2025                 SPPA-IDX
The Most Active RFQ Trader
(a.n Miranda Julia Prisillia S. L - Dealer Money Market)                           Desember 2025                 SPPA-IDX
The Most Active Market Maker Trader
(a.n Hari Juangga Siregar)                                                         Desember 2025                 SPPA-IDX
The Most Active Price Giver Trader
TOP 100 CEO & THE NEXT FUTURE LEADERS 2025                                         Desember 2025                 Infobank
CEO OF THE YEAR 2025 (Putrama Wahju Setyawan, Dirut BNI)
TOP 100 CEO & THE NEXT FUTURE LEADERS 2025                                         Desember 2025                 Infobank
BANKERS OF THE YEAR 2025 (Alexandra Askandar, Wadirut BNI)
TOP 100 CEO & THE NEXT FUTURE LEADERS 2025                                         Desember 2025                 Infobank
THE NEXT FUTURE LEADERS 2025 (Rian Eriana Kaslan,
Direktur Network & Retail Funding)
TOP 100 CEO & THE NEXT FUTURE LEADERS 2025                                         Desember 2025                 Infobank
THE NEXT FUTURE LEADERS 2025 (Bun Hendra, SEVP Credit Risk, Pgs.
SEVP Remedial Recovery)
TOP 100 CEO & THE NEXT FUTURE LEADERS 2025                                         Desember 2025                 Infobank
THE NEXT FUTURE LEADERS 2025 (Okki Rushartomo,
SVP Corporate Secretary)
Climate Editors Choice Awards 2025                                                 Desember 2025          Investing on Climate
Kategori BEST SOCIAL IMPACT                                                                           Editors Choice Awards 2025
Investing on Climate Editors Choice Awards 2025                                    Desember 2025          Investing on Climate
Kategori BEST INNOVATIVE CONSERVATION                                                                 Editors Choice Awards 2025




234     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 237
Permodalan & Praktik       Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan       dan Lingkungan               ESG            Keuangan




                 Sertifikasi


                       Sertifikasi                                  Bulan dan Tahun                   penyelenggara
 ISO 9001:2015                                                       26 Juni 2027               PT. Llyod’s Register Quality
                                                                                                   Assurance Indonesia
 ISO 9001:2015                                             26 Maret 2023 – 9 Maret 2026              PT SGS Indonesia
 Quality Management System
 (Certificate ID17/03935)
 ISO 30301:2019                                                23 Desember 2024 –                  PT Tuv Sud Indonesia
 Quality Management System for Provision of                     22 Desember 2027
 Filling and Archieving Services untuk Unit Archive
 Management
 ISO 9001:2015                                                 14 November 2024 –                  PT Tuv Sud Indonesia
 Quality Management untuk                                       26 November 2026
 Unit Vendor Management
 ISO 9001:2015                                                 14 November 2024 –                  PT Tuv Sud Indonesia
 Quality Management untuk                                       11 November 2026
 Unit Harga Perkiraan Sendiri
 Platinum Greenship New Building V.1.2                   30 Januari 2025 – 30 Januari 2028         Green Building Council
 untuk Gedung Plaza BNI                                                                                  Indonesia
 Gold Greenship New Building V.1.2.                      30 Januari 2025 – 30 Januari 2028         Green Building Council
 untuk Gedung Menara BNI                                                                                 Indonesia
 ISO 27001:2022                                                       2025 - 2028                  CBQA Global Indonesia




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                            235
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 238
04
ANALISIS &
PEMBAHASAN
MANAJEMEN ATAS
KINERJA BANK
Kondisi Umum Perekonomian         238   Aspek Pemasaran                     395
Kebijakan Strategis BNI Tahun     246   Kebijakan Dividen dan               399
2025                                    Pembagiannya
Tinjauan Operasi per Segmen       249   Kontribusi BNI terhadap             402
Usaha                                   Pembangunan Nasional
Digital Banking                   306   Informasi tentang Realisasi         403
                                        Penggunaan Dana Hasil
Tinjauan Kinerja Keuangan         322
                                        Penawaran Umum
Komprehensif
                                        Negotiable Certificate of Deposit   412
Komitmen dan Kontinjensi          353
                                        (NCD) Rupiah & Valas
Transaksi Spot, Derivatif, dan    355
                                        Informasi Material Mengenai         413
Fasilitas Lindung Nilai
                                        Corporate Action, Investasi,
Aset Bank yang Dijaminkan         357   Ekspansi, Divestasi,
                                        Penggabungan Usaha, Akuisisi,
Suku Bunga Dasar Kredit           358
                                        dan/atau Restrukturisasi Utang/
Kemampuan Membayar Utang          360   Modal
Tingkat Kolektibilitas            362   Informasi Transaksi Material        414
Piutang Perusahaan/Tingkat              yang Mengandung Benturan
Kolektibilitas Pinjaman                 Kepentingan dan/atau Transaksi
                                        Afiliasi dengan Pihak Afiliasi/
Pengelolaan Risiko Kredit         365
                                        Pihak Berelasi
Struktur Modal dan Kebijakan      375
                                        Larangan, Batasan dan/atau          422
Manajemen atas Struktur Modal
                                        Hambatan Signifikan untuk
serta Praktik Manajemen
                                        Melakukan Penyediaan Dana
Risiko terkait Permodalan
                                        antara Bank dan Entitas Lain
Ikatan yang Material untuk        377   dalam Suatu Kelompok Usaha
Investasi Barang Modal
                                        Perubahan Peraturan                 423
Investasi Barang Modal yang       379   Perundang-undangan yang
Direalisasikan dalam Tahun Buku         Berpengaruh Signifikan
Terakhir                                terhadap BNI
Properti untuk Investasi          380   Perubahan Kebijakan Akuntansi       433
Informasi dan Fakta Material      380   Tingkat Kesehatan Bank              434
yang Terjadi setelah Tanggal
                                        Laporan Penggunaan                  435
Laporan Akuntan
                                        Penyertaan Modal Negara (PMN)
Rencana Pembelian Kembali         380   dan/atau Tambahan PMN
Saham (Buyback)
                                        Pelaksanaan Proyek Strategis        436
Pencapaian Target Tahun 2025      381   Nasional atau Penugasan Lain
Informasi Kelangsungan Usaha      384
Rincian Masalah yang Timbul di    387
Tahun 2025
Prospek Usaha Tahun 2026          388
Proyeksi Kinerja Tahun 2026       393
Page 239

          
Page 240
                            Performa       Laporan          Profil               Analisis dan Pembahasan         Fungsi
                            2025           Manajemen        Perusahaan           Manajemen atas Kinerja Bank     Penunjang Bisnis




Kondisi Umum Perekonomian

KONDISI PEREKONOMIAN GLOBAL                                         negosiasi dagang dengan AS dan mendapatkan
                                                                    penurunan tarif. Negara-negara ASEAN, misalnya,
Pertumbuhan Ekonomi                                                 rata-rata mendapatkan pengenaan tarif 19%
Ekonomi global diproyeksikan tumbuh sebesar 3,2%                    (Contoh: Indonesia, Thailand, Malaysia) dan 20%
dan 3,1% pada 2025 dan 2026, berdasarkan laporan                    untuk Vietnam. Negosiasi tarif dengan Tiongkok,
IMF per Oktober 2025, dimana trennya menurun                        yang awalnya sulit akibat kegigihan kedua negara
dibandingkan dengan 2024 sebesar 3,3%. Salah satu                   untuk saling retaliasi, juga akhirnya menemukan
tantangan terbesar yang menyebabkan ekonomi                         titik tengah per Nov-2025 dengan pengenaan tarif
global tumbuh melambat adalah meningkatnya                          sebesar 47%. Sampai laporan ini dituliskan, dari
ketidakpastian akibat kebijakan tarif resiprokal                    negara-negara perekonomian utama, hanya India
yang diberlakukan Amerika Serikat (AS) terhadap                     yang masih dalam tahap negosiasi untuk penurunan
sejumlah mitra dagangnya. Meskipun ketidakpastian                   tarif dari tingkat 50% yang ditetapkan pemerintahan
akan tarif mewarnai sebagian besar ekonomi global                   Trump sebagai respons atas pembelian minyak
di sepanjang April – Agustus 2025; memasuki Sep-                    India dari Rusia.
2025, banyak negara telah berhasil melakukan

Proyeksi IMF untuk Pertumbuhan Ekonomi Global
                                                        Realisasi        Proyeksi IMF-WEO                 Poyeksi IMF-WEO
                Kawasan and Negara
                                                       IMF-WEO              per Jul-2025                     per Oct-25
              Pertumbuhan Ekonomi %                     FY2024           2025F           2026F           2025F        2026F
 World GDP                                                3,3             3,0              3,1            3,2          3,1
 Negara-Negara Ekonomi Maju                               1,8             1,5              1,6            1,6          1,6
 Amerika Serikat                                          2,8             1,9              2,0            2,0          2,1
 Kawasan Eropa                                            0,9             1,0              1,2            1,2          1,1
 Jepang                                                   0,1             0,7              0,5            1,1          0,6
 Inggris Raya                                             1,1             1,2              1,4            1,3          1,3
 Negara-Negara Ekonomi Berkembang                         4,3             4,1              4,0            4,2          4,0
 Tiongkok                                                 5,0             4,8              4,2            4,8          4,2
 India                                                    6,5             6,4              6,4            6,6          6,2
 Rusia                                                    4,3             0,9              1,0            0,6          1,0
 ASEAN-5                                                  4,6             4,1              4,1            4,2          4,1
   Indonesia                                              5,0             4,8              4,8            4,9          4,9
   Malaysia                                               5,1             4,5              4,0            4,5          4,0
   Filipina                                               5,7             5,5              5,9            5,4          5,7
   Thailand                                               2,5             2,0              1,7            2,0          1,6
Sumber: IMF


Di AS sendiri, tantangan ekonomi datang dari berbagai sisi. Tekanan inflasi AS persisten sepanjang 2025
dengan realisasi inflasi Personal Consumption Expenditure/PCE per November 2025 sebesar 2,8% YoY, naik
sedikit dari posisi Desember 2024 sebesar 2,7% YoY. Inflasi inti PCE juga masih berada di kisaran 2,8% atau
belum konvergen ke batas 2%. Kenaikan inflasi yang dialami AS ini diakibatkan oleh ekspektasi naiknya
tarif impor yang terefleksi dalam kenaikan harga domestik. Berdasarkan catatan Peterson Institute for
International Economics (PIIE), pasca kebijakan tarif resiprokal, tarif impor keseluruhan yang dikenakan
AS terhadap negara-negara mitra dagang naik signifikan menjadi rata-rata 19,5% dari sebelumnya 3%.
Selanjutnya, saat inflasi tengah mengalami tekanan naik, pasar tenaga kerja AS juga menunjukkan sinyal
pelemahan. Angka pengangguran per Desember 2025 mencetak 4,4% (vs. 4,1% di YE2024), mencerminkan
permintaan tenaga kerja yang menurun.




 238     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 241
Permodalan & Praktik         Tata Kelola                 Tanggung Jawab Sosial        Komitmen            Laporan
Manajemen Risiko             Perusahaan                  dan Lingkungan               ESG                 Keuangan




Tantangan-tantangan yang berbeda juga terjadi di negara-negara lain dan turut mempengaruhi realisasi
pertumbuhan ekonomi. Sepanjang tahun 2025, beberapa negara menunjukkan fenomena perlambatan,
misalnya di kawasan Amerika, seperti AS, Brasil, dan Meksiko yang melambat menjadi 2,2%, 2,4%, dan 0,5%
(vs. 2,8%, 3,4%, dan 1,4% pada 2024); begitu juga negara-negara ASEAN seperti Malaysia dan Filipina yang
masing-masing tumbuh 4,7% dan 4,5% (vs. 5,1% dan 5,7% pada 2024). Tren perlambatan ini juga dialami
oleh negara-negara di Eropa seperti Italia dan Prancis yang masing-masing tumbuh sebesar 0,4% dan 0,8%
(vs. 0,7% dan 1,1% pada 2024). Selain itu, terdapat juga negara-negara yang bertumbuh relatif sama dengan
periode sebelumnya misalnya Tiongkok dan Thailand yang bertumbuh 5,0% dan 2,4% di 2025.

                                  Perbandingan Pertumbuhan Ekonomi Antarnegara




                                                                                                                                                           8,0
                                                                                                                                               7,8

                                                                                                                                                     7,1
                                                                                                                                         6,5
                                                                                             5,7




                                                                                                                                   5,0
                                                                                                                           5,0
                                                                                                                           5,0




                                                                                                                                 5,1
                                                                                                         5,1


                                                                                                               4,4
                                                                                                                     4,7
                                                                                                         4,7
                                                                                                   4,5
                                                                                       3,4
                                                                        2,8


                                                                              2,5




                                                                                     2,4
                                                                              2,4
                                 2,0




                                                                       2,2
                                                                 1,8
                                                   1,4
                    1,4


                           1,1




                                                         1,4
                                                         1,1
                                       1,0




                                                               1,0
          0,7




                          0,8
                 0,5
         0,4
  -0,5




                                             0,1
   0,2




  GER ITA* MEX FRA               KOR JPN* GBR* AUS* USA* THA* BRA* PHL MYS* SGP CHN                                              IDN IND* VNM

                                 Pertumbuhan Ekonomi FY24                        Pertumbuhan Ekonomi FY25

  *) Pertumbuhan Ekonomi 9M25

  Sumber: IMF, CEIC, BNI Office of Chief Economist




                                                                                                               Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                           239
                                                                                              PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 242
                                      Performa            Laporan                 Profil                   Analisis dan Pembahasan                     Fungsi
                                      2025                Manajemen               Perusahaan               Manajemen atas Kinerja Bank                 Penunjang Bisnis




Inflasi dan Suku Bunga Global                                                            AS masih tetap tinggi, dengan inflasi konsumen per
Seiring dengan perlambatan pertumbuhan ekonomi,                                          Des-2025 sebesar 2,7% YoY (2,9% YoY Des-2024).
inflasi global juga menunjukan gejala penurunan di                                       Salah faktornya adalah kebijakan tarif resiprokal
tahun 2025 dibandingkan dengan 2024. Penurunan                                           yang diberlakukan AS membuat ekspektasi biaya
inflasi terjadi di beberapa negara pada Desember                                         impor meningkat untuk banyak barang. Selanjutnya
2025, seperti Jepang 2,1% YoY (vs 3,7% YoY per Des-                                      produsen dan importir memindahkan sebagian
24), India 1,3% YoY (vs 5,2% YoY), dan Thailand -0,3%                                    beban biaya tambahan ini ke harga jual konsumen,
YoY (vs 1,2% YoY). Pada saat inflasi berbagai negara                                     sehingga laju penurunan inflasi melambat.
menunjukkan tren yang menurun, sebaliknya inflasi

                                              Perbandingan Angka Inflasi Tahunan di Berbagai Negara
              5,2




                                                                                                                                                     3,7
                                                                                                           3,5
                                                                                               3,4
                                2,9




                                                    2,9




                                                                                                     2,9




                                                                                                                                         2,9
                                                                                                                                               2,7
                                                                                                                 2,6
                                                                                         2,5




                                                                                                                                                                 2,4
                                                                                                                                                           2,1



                                                                                                                                                                       2,0
                                                          1,8




                                                                                                                       1,8
                                        1,7
                          1,6




                                                                1,5
                                              1,6
                    1,3




                                                                                                                             1,3
                                                                      1,2

                                                                            1,2
        0,8




                                                                                                                                   0,8
                                                                                  -0,3
  0,1




   CHN         IND         IDN          MYS         PHL         SGP*)       THA          GBR         VNM         GER         FRA         USA         JPN         EUR

                                                    Inflasi Des-2024 (YoY %)                     Inflasi Des-2025 (YoY %)

  Sumber: CEIC, BNI Office of Chief Economist


Ketidakpastian akibat kebijakan tarif resiprokal yang diikuti dengan efek tekanan dari inflasi pada gilirannya
mendorong bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), menunda melakukan siklus pemangkasan suku
bunga Fed Funds Rate (FFR) pada tahun 2025. The Fed menjadi bank sentral yang paling akhir melonggarkan
kebijakannya tahun ini, karena baru memulai siklus pemangkasan FFR pada Sep-2025. Pemangkasan ini
dilakukan berturut-turut hingga akhir tahun, sehingga di akhir 2025, the Fed telah memangkas suku bunga
acuan sebesar 75bps (masing-masing 25bps pada September, Oktober, dan Desember).

Kebijakan moneter longgar telah dilakukan di beberapa negara besar dunia, seperti Inggris dan Uni Eropa
yang telah melakukan pemangkasan suku bunga sebesar 4 kali. Hal ini dilakukan untuk mendorong
perekonomian agar tumbuh lebih baik di tengah melemahnya permintaan domestik. Sampai Desember
2025, Bank of England (BOE) telah memangkas suku bunga sebesar 100bps dan bank sentral Eropa/European
Central Bank (ECB) sebesar 100bps. Di negara ASEAN, melambatnya pertumbuhan permintaan domestik
juga menjadi kekhawatiran ekonomi, yang mendorong negara-negara ASEAN melakukan pemangkasan
suku bunga. Hingga akhir 2025, Filipina telah memangkas suku bunga sebanyak 125bps (5 kali), Thailand
100bps (4 kali), dan Malaysia sebesar 25bps (1 kali).

Hanya beberapa negara perekonomian utama yang mengambil langkah kebijakan pengetatan moneter,
misalnya Jepang dan Brasil yang menaikkan suku bunga acuan mereka sebesar 50bps dan 275bps menjadi
0,75% dan 15,0%. Di Jepang, kenaikan suku bunga mulai dilakukan pada awal tahun (Jan-2025) seiring
dengan ekonominya yang berhadapan dengan tekanan inflasi yang tinggi, serupa dengan Brasil yang
menaikkan suku bunga sejak Mar-2025. Sama dengan Brasil, salah satu pemicu kenaikan inflasi di Jepang
adalah tingginya harga pangan dan bahan baku (barang input).




240       A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 243
Permodalan & Praktik        Tata Kelola        Tanggung Jawab Sosial   Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan         dan Lingkungan          ESG           Keuangan




Berbagai Bank Sentral Telah Melakukan Pemotongan Suku Bunga dalam Menghadapi Moderasi
Ekonomi
                                                                                                           Δ Dec-25 YTD
             Negara                    FY2024 (%)          2Q25 (%)       3Q25 (%)        Dec-25 (%)
                                                                                                           (poin persen)
 Meksiko                                  10,00               8,00           7,50               7,00            -300
 India                                     6,50               5,50          5,50              5,25              -125
 Indonesia                                 6,00               5,50          4,75              4,75              -125
 Filipina                                  5,75               5,25          5,00              4,50              -125
 Singapura                                  2,11              1,56          1,20              0,89              -122
 Kawasan Eropa                             3,15               2,15          2,15                2,15            -100
 Kanada                                    3,25               2,75          2,50              2,25              -100
 Inggris Raya                              4,75               4,25          4,00              3,75              -100
 Thailand                                  2,25               1,75          1,50              1,25              -100
 Amerika Serikat                           4,50               4,50          4,25              3,75               -75
 Australia                                 4,35               3,85          3,60              3,60               -75
 Korea Selatan                             3,00               2,50          2,50              2,50               -50
 Malaysia                                  3,00               3,00          2,75              2,75               -25
 Tiongkok 1-y LPR                          3,10               3,00          3,00              3,00               -10
 Vietnam                                   4,50               4,50          4,50              4,50                    0
 Brunei Darussalam                         5,50               5,50          5,50              5,50                    0
 Jepang                                    0,25               0,50          0,50              0,75                50
 Brazil                                   12,25              15,00         15,00             15,00               275
Sumber: Bloomberg, BNI Office of Chief Economist


Pasar Modal dan Pasar Keuangan
Di sebagian besar 2025, ketidakpastian akan kebijakan tarif resiprokal AS juga menyebabkan volatilitas
terjadi di pasar finansial global. Beberapa indeks acuan dunia seperti Dow Jones, Nikkei, Hang Seng,
dan FTSE mengalami penurunan di Maret hingga April 2025 sebesar -0,8% hingga -4,3% setelah sempat
mengalami penguatan di awal tahun/Triwulan I – 2025 (rata-rata sebesar 3,6%). Indikator volatilitas VIX,
yang merupakan proksi dari risiko pasar finansial global, sempat mencapai level tertingginya di angka 40
pada Apr-2025 ketika tarif resiprokal AS pertama kali diumumkan. Hingga Desember 2025, VIX telah stabil
dengan rata-rata indeks berada di level 18,9. Emas sebagai kelas aset yang dianggap memiliki lindung nilai
yang tinggi (hedging asset) dan juga merupakan aset safe-haven mengalami kenaikan mencapai 64,6% YTD
hingga Des-2025. Lebih lanjut, emas mencapai titik tertinggi di harga USD4.533/oz pada akhir Desember
2025. Hal ini menunjukkan bahwa permintaan investor terhadap emas tinggi sebagai upaya untuk menjaga
dari ketidakpastian.

Bagi pasar Indonesia, tingginya ketidakpastian telah menyebabkan investor asing mencatatkan arus modal
keluar (net foreign outflow) dari pasar finansial Indonesia sebesar USD-7,40 milliar FY2025 dimana dana
keluar terbesar bersumber dari SRBI sebesar USD -6,69 milliar, diikuti oleh pasar saham sebesar USD -0,98
milliar. Sedangkan untuk arus modal masuk (net foreign inflows) pada obligasi pemerintah tercatat sebesar
USD 0,27 miliar. Tekanan arus modal keluar ini membawa nilai tukar Rupiah melemah -3,7% FY2025, jauh
di bawah kinerja rata-rata negara berkembang yang justru mencatatkan rata-rata apresiasi sebesar 4,4%.
Kinerja Rupiah merupakan yang ke-2 terendah di antara negara perekonomian utama lainnya dan hanya
lebih baik dibandingkan dengan India. Di pasar obligasi, imbal hasil obligasi SBN tenor 10-tahun Indonesia
telah turun sebesar -93bps ke 6,07% pada akhir Desember 2025, sejalan dengan negara-negara berkembang
di Asia lainnya.




                                                                                              Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                          241
                                                                             PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 244
                                       Performa                       Laporan                  Profil                  Analisis dan Pembahasan                          Fungsi
                                       2025                           Manajemen                Perusahaan              Manajemen atas Kinerja Bank                      Penunjang Bisnis




                              Kinerja Pasar Modal dan Nilai Tukar Mengalami Pelemahan sebagai
                                           Dampak Dinamika Pasar Sepanjang 2025

Kinerja Pasar Saham YTD 2025                                                                    Perubahan Yield Obligasi YTD 2025
(%)
Korea Selatan                                                                           75,6           Jepang                                                                         97
Republik Ceko                                                          52,6                     Korea Selatan                                                                  51
Afrika Selatan                                                37,7                              Republik Ceko                                                                 44
          Brazil                                            34,0                                     Tiongkok                                                            18
                                                                                                                              YTD 2025
       Meksiko                                         29,9                                                India                                                  -17
                                                                                                                              Per 31 Desember 2025
   Hang Seng                                          27,8                                           Malaysia                                                -31
        Jepang                                       26,2                                      Amerika Serikat                                              -40
    Indonesia                                   22,1                                                 Thailand                                         -61
       UK FTSE                                  21,5                                                   Filipina                                 -83
       Tiongkok                               18,4                                                  Indonesia                                  -93
       S&P 500                           16,4                                                   Afrika Selatan -212
          Turki                          14,6                YTD 2025
   Dow Jones                            13,0                 Per 31 Desember 2025
          India                        10,5
       Malaysia                  2,3
        Filipina   -7,3
       Thailand -10,0

                                                                       Kinerja Nilai Tukar di Tahun 2025
                                                                       (%)
                                            Swedia                                                                                             16,8
                                    Republik Ceko                                                                                           15,5
                                            Meksiko                                                                                  13,5
                                              Swiss                                                                               12,7
                                     Afrika Selatan                                                                              12,1
                                                 EU                                                                             11,9
                                              Brazil                                                                           11,4
                                           Malaysia                                                                       9,2
                                           Thailand                                                                   7,6
                                                 UK                                                                 7,1
                                         Singapore                                                                5,9
                              Average EX Arg & Tur                                                              5,7
                                        ASEAN Avg                                                             5,2
                                            Kanada                                                          4,6
                          EM Average - EX Arg & Tur                                                        4,4
                                              China                                                        4,3     Data per:
                                     Korea Selatan                                                   2,2           31 Desember 2025
                                            Jepang                                              0,3
                                              Rusia                                            0,0                 Positif DXY adalah apresiasi
                                            Filipina                                  -1,7     Filipina
                                          Indonesia                            -3,7            Indonesia
                                               India                       -5,0                India
                                              DXY*)            -9,4                            DXY*)


Sumber: Bloomberg, BNI Office of Chief Economist

                                                              Aliran Modal Asing (dalam Miliar USD)
                                                              Aliran Modal
                                                                       dataAsing  (dalam Miliar USD)
                                                                            per 31-Dec-25
                                                                                 data per 31-Dec-25
   6
                                                                   Saham              Obligasi Pemerintah              SRBI            Total
   4
   2
                                                                                                                                                                                    0,27
   0

  -2                                                                                                                                                                                -0,98
  -4

  -6                                                                                                                                                                                -6,69

  -8
                                                                                                                                                                                    -7,40
 -10
 -12
         W1-Jan-25
         W2-Jan-25
         W3-Jan-25

         W5-Jan-25

         W2-feb-25
        W3-Feb-25
        W4-Feb-25
        W1-Mar-25
        W2-Mar-25
        W3-Mar-25
        W4-Mar-25




        W2-May-25
        W3-May-25
        W4-May-25
        W5-May-25
        W1-Ju ne-25
        W2-Ju ne-25
        W3-Ju ne-25
        W4-Ju ne-25
         W1-Ju l-25
          w2-Jul-25
         W3-Ju l-25
          w4-Jul-25
        W1-Aug-25
        W2-Aug-25
         w3-Aug-25
         w4-Aug-25

         W1 Sep-25
        W2-Sep-25
        W3-Sep-25
        W4-Sep-25
         W1-Oct-25
         W2-Oct-25
         W3-Oct-25
         W4-Oct-25
         W5-Oct-25
        W1-Nov-25
        W2-Nov-25
        W3-Nov-25
        W4-Nov-25
         w5Au g-25




        W1-Dec-25
        W2-Dec-25
        W3-Dec-25
        W4-Dec-25
        W5-Dec-25
         w4-Jan-25

         w1-feb-25




        W2-Apr-25
        W3-Apr-25
        W4-Apr-25
        W1 May-25




 242       A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 245
Permodalan & Praktik        Tata Kelola           Tanggung Jawab Sosial        Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan            dan Lingkungan               ESG               Keuangan




KONDISI PEREKONOMIAN DOMESTIK                                             di sepanjang 2025, yang mencakup bantuan pangan
                                                                          dan langsung tunai (BLT), subsidi upah, program
Pertumbuhan Ekonomi                                                       magang berbayar, hingga diskon tarif transportasi.
Dalam konteks perekonomian domestik, Badan
Pusat Statistik mencatat pertumbuhan ekonomi                              Dari sisi kontribusi sektoral, pertumbuhan ekonomi
Indonesia mencapai 5,1% di 2025, dimana kinerja                           2025 masih ditopang oleh kinerja sektor primer dan
ekonomi ditopang oleh ekspor neto dan investasi                           sekunder, seperti pertanian dan industri manufaktur
yang masing-masing meningkat sebesar 18,3% dan                            yang masing-masing tumbuh 5,3%. Selain itu,
5,1% di 2025. Secara spesifik, pertumbuhan investasi                      sektor tersier yang mengalami pertumbuhan
bersumber dari investasi non-konstruksi (10,1%)                           baik mencakup perdagangan (5,5%), informasi &
yang didukung oleh investasi berbentuk mesin dan                          komunikasi (8,4%), transportasi & logistik (8,8%),
peralatan (18,0%).                                                        konstruksi (3,8%), serta penyediaan akomodasi
                                                                          & makanan minuman (7,4%). Pola pertumbuhan
Di sisi lain, pemulihan konsumsi rumah tangga belum                       sektoral tersebut juga mengkonfirmasi temuan
sepenuhnya pulih atau menunjukkan pola pemulihan                          awal BNI mengenai pemulihan yang bersifat tidak
K-shaped recovery. Pertumbuhan konsumsi produk                            merata (k-shaped recovery), dimana sektor jasa
yang merupakan proksi kelas menengah-bawah,                               primer tumbuh stagnan akibat daya beli kelompok
seperti makanan & minuman, pakaian, dan alas                              menengah-bawah         yang     belum   sepenuhnya
kaki masih stagnan di 4,2% pada 2025. Sebaliknya,                         pulih; sedangkan pertumbuhan sektor jasa
konsumsi rumah tangga yang merupakan proksi                               tersier tinggi karena lebih banyak didukung oleh
kelas menengah atas, seperti belanja pelesiran                            kelompok menengah-atas dan atas. Di samping
(leisure) yang termasuk transportasi, komunikasi,                         itu, pertumbuhan di sektor tersier khususnya jasa
hotel & restoran tumbuh masih kuat sebesar 6,3% di                        transportasi juga diperkuat oleh berbagai program
2025. Untuk mendukung perbaikan konsumsi rumah                            stimulus pemerintah, termasuk pemberian diskon
tangga, pemerintah meluncurkan program stimulus                           tiket kereta api, pesawat udara, dan kapal laut di
                                                                          semester pertama dan kedua tahun 2025.


Pertumbuhan Ekonomi Stabil di level 5% Didukung oleh Pertumbuhan Investasi
 PDB Pengeluaran % YoY          1Q23      2Q23      3Q23     4Q23     1Q24     2Q24     3Q24     4Q24    1Q25      2Q25    3Q25    4Q25
PDB                              5,04      5,17      4,94     5,04      5,11    5,05     4,95     5,02    4,87      5,12    5,04    5,39
Konsumsi Rumah Tangga            4,53      5,22      5,05     4,47     4,91     4,93     4,91     4,98    4,95      4,97    4,89    5,11
      Makanan & Minuman          3,42      3,80      4,01     2,56     4,30     4,08     4,20     4,30    4,06      4,18    4,14    4,42
      Pakaian & Alas Kaki        3,78      7,01      3,58     3,49     1,92     1,86     3,60     3,58    6,84      2,93    3,87    4,56
      Peralatan                  2,77      3,78      3,77     4,85     4,97     4,39     3,67     4,32    5,05      4,32    3,73    4,30
     Kesehatan &                 2,58      5,51      4,23     3,66     3,69     3,71     4,35     4,31    3,66      4,16    4,15    4,80
Pendidikan
    Transportasi &                7,89     7,60      7,68      7,24    6,44     6,88     6,57     6,50    6,12      6,45    6,39    6,31
Komunikasi
      Restoran & Hotel           5,88      6,75      6,52     6,35     6,43     6,80     6,61     6,30    6,02      6,77    6,43    6,28
      Lainnya                    2,69      3,72      3,04     2,16     2,78     3,70     3,79     3,34    3,68      4,26    4,84    4,57
Konsumsi LNPRT                   6,29      8,78      6,40    18,37    24,13     9,79    11,46     6,06    3,07      7,82    3,76    5,90
Belanja Pemerintah               3,33     10,52     -3,86     2,94    20,44     2,03     4,62     4,61   -1,22     -0,32    5,66    4,55
Pembentukan Modal Tetap          1,53      4,05      5,08     4,32     3,78     4,42     5,16     5,03    2,12      6,99    5,04    6,12
Bruto
      Bangunan                   0,08      3,32      6,31     6,42     5,46     5,31     6,02     5,26    1,35      4,89    3,02    3,74
      Mesin & Peralatan          4,62      7,67     -1,01     2,00     2,93     6,08    11,17     9,30      7,26   24,58   17,00   22,16
      Kendaraan                 24,09     15,50     21,27     3,20    -13,33    -7,73   -15,28   -4,13    4,16      2,67    6,24    7,29
      Peralatan Lainnya          -5,26    -5,29     -5,64     0,45     4,99    10,70    19,17    11,74   -3,73      5,37    5,92   -5,05
      Perlambatan Aset           -8,46    -6,45     -9,61    -12,71    3,24     4,21     1,00    -0,51   -1,78      0,19    2,74   -0,13
Biologi
      Produk Kekayaan            5,06      9,28       7,74    4,08     5,15    -3,97     4,27     4,88    6,20      0,69    0,19    5,97
Intelektual
Ekspor                          11,72     -2,84     -3,91     1,66     1,48     8,13     8,79     7,89    5,91     10,14    9,14    3,25
Impor                            4,12     -3,25     -6,82     0,14     1,50     7,79     11,92   10,68    3,57     11,15    0,86    3,96
Net Export                       67,10    -0,67     12,32     8,86     1,41     9,83     -5,62   -4,35   16,49      5,20   53,76   -0,31
 Sumber: BPS, CEIC, BNI Office of Chief Economist


                                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                    243
                                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 246
                                                                       Performa                                   Laporan                                           Profil                                            Analisis dan Pembahasan                                                                           Fungsi
                                                                       2025                                       Manajemen                                         Perusahaan                                        Manajemen atas Kinerja Bank                                                                       Penunjang Bisnis




Sektor Tersier menjadi Akselerator Pertumbuhan Ekonomi Sepanjang 2025
                        PDB Riil % YoY                                                               1Q23                 2Q23                  3Q23                 4Q23                 1Q24                     2Q24                 3Q24                 4Q24                  1Q25                 2Q25                  3Q25                 4Q25
 PDB                                                                                                      5,04                 5,17                 4,94                 5,04                  5,11                 5,05                  4,95                 5,02                  4,87                  5,12                 5,04                     5,39
 Pertanian, Kehutanan & Perikanan                                                                         0,44                 2,03                 1,49                 1,13                 -3,54                 3,25                  1,70                 0,72                10,53                   1,66                 4,93                     5,14
 Pertambangan & Penggalian                                                                                4,92                 5,01                 6,95                  7,46                 9,31                 3,17                 3,46                  3,95                 -1,23                  2,03                -1,98                -1,31
 Industri Manufaktur                                                                                      4,43                 4,88                 5,19                 4,07                  4,13                 3,95                 4,72                  4,89                  4,55                  5,68                 5,54                     5,40
 Ketenagalistrikan & Gas                                                                                  2,67                 3,15                 5,06                 8,68                  5,35                 5,39                 5,02                  3,42                   5,11                 0,90                 2,86                     3,55
 Pengadaan Air & Pengelolaan
                                                                                                          5,70                 4,78                 4,49                 4,66                  4,44                 0,85                 0,04                  1,06                  0,18                  0,82                 3,32                -0,51
 Limbah
 Konstruksi                                                                                               0,32                 5,23                 6,39                  7,68                 7,59                  7,29                 7,48                 5,81                  2,18                  4,98                 4,21                 3,89
 Perdagangan Besar & Ritel                                                                                4,94                 5,30                 5,10                 4,09                  4,58                 4,87                 4,85                  5,23                  5,04                  5,38                 5,46                 6,07
 Transportasi & Logistik                                                                             15,93                15,28                 14,74                10,33                     8,66                 9,56                 8,64                   7,92                 9,01                  8,52                 8,62                 8,98
 Akomodasi & Makan Minum                                                                             11,54                     9,91             10,93                     7,88                 9,34                10,00                 8,21                  6,47                  5,75                  8,18                 8,50                     7,15
 Informasi & Komunikasi                                                                                   7,11                 8,03                 8,51                 6,74                  8,41                  7,66                6,82                   7,45                  7,72                 7,92                 9,65                 8,09
 Jasa Keuangan                                                                                            4,45                 2,86                 5,24                 6,56                  3,93                  7,90                5,49                  1,74                  3,98                  3,20                 0,77                     7,92
 Real Estate                                                                                              0,37                 0,96                 2,21                 2,18                  2,54                 2,16                 2,32                  2,97                  2,94                  3,71                 3,95                 3,71
 Jasa Perusahaan                                                                                          6,37                 9,59                 9,37                  7,62                 9,63                  7,96                 7,93                 8,08                  9,27                  9,31                 9,94                     7,90
 Administrasi Publik                                                                                      2,13                 8,18             -6,24                    1,63             18,89                     2,90                 3,96                  1,16                  4,79                  4,70                 4,33                 1,63
 Jasa Pendidikan                                                                                          1,02                 5,42             -2,09                    2,63                  7,43                 2,46                 2,58                  2,95                  5,04                  1,40               10,59                  3,43
 Jasa Kesehatan                                                                                           4,77                 8,27                 2,92                 3,09                 11,65                 8,59                  7,67                 5,20                  5,78                  3,80                 6,83                 5,95
 Jasa Lainnya                                                                                             8,90             11,89                11,14                10,15                    8,92                  8,85                 9,95                11,36                   9,84                11,31                  9,92                 8,71
 Sumber: BPS, CEIC, BNI Office of Chief Economist




Inflasi dan Suku Bunga Indonesia
Dari sisi inflasi, tren inflasi konsumen Indonesia mengalami peningkatan ke 2,9% YoY pada Des-2025
dibandingkan dengan posisi akhir tahun 2024, yakni sebesar 1,6% YoY. Kenaikan inflasi ini terjadi seiring
dengan naiknya inflasi pangan menjadi sebesar 4,6% YoY (vs 1,9% YoY per Des-2024). Pada inflasi inti,
kenaikan secara umum berada di level 2,4% YoY dan lebih tinggi dibandingkan YE2024 (2,3% YoY), namun
kenaikannya lebih disebabkan oleh melonjaknya harga emas. Apabila efek harga emas dikecualikan, maka
berdasarkan perhitungan BNI, inflasi inti berada di 1,2% YoY dan menunjukkan perlambatan dibandingkan
1,7% YoY di Desember 2024. Penurunan tersebut merupakan konfirmasi terhadap penurunan daya beli yang
tercermin dalam lemahnya permintaan konsumen.

                        Inflasi Harga Konsumen Mengalami Tren Peningkatan ke 2,9% pada Desember 2025

 7,00                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     4,00

6,00                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      3,50

5,00                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      3,00

4,00                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       2,38 2,50

3,00                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      2,00

2,00                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      1,50
                                                                                                                                                                                                                                                                                   1,03
                                                                                                                                                                                                                                                                    0,76




1,00                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      1,00
                                                                                                                                                                                                                                                                           -0,09
                                                                                                                        4,00




                                                                                                                                                                                                     3,00
               2,06
                      2,64
                             3,47
                                    3,55
                                           4,35
                                                  4,94
                                                         4,69
                                                                5,95
                                                                       5,71
                                                                              5,42
                                                                                     5,51
                                                                                            5,28
                                                                                                   5,47
                                                                                                          4,97
                                                                                                                 4,33


                                                                                                                               3,52
                                                                                                                                      3,08
                                                                                                                                             3,27
                                                                                                                                                    2,28
                                                                                                                                                           2,56
                                                                                                                                                                  2,86
                                                                                                                                                                         2,61
                                                                                                                                                                                2,57
                                                                                                                                                                                       2,75
                                                                                                                                                                                              3,05


                                                                                                                                                                                                            2,84
                                                                                                                                                                                                                   2,51



                                                                                                                                                                                                                                        1,84
                                                                                                                                                                                                                                               1,71
                                                                                                                                                                                                                                                      1,55
                                                                                                                                                                                                                                                             1,57




                                                                                                                                                                                                                                                                                          1,95
                                                                                                                                                                                                                                                                                                 1,60
                                                                                                                                                                                                                                                                                                        1,87
                                                                                                                                                                                                                                                                                                               2,36
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      2,31
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             2,65
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    2,86
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           2,72
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  2,92
        2,18




                                                                                                                                                                                                                          2,13
                                                                                                                                                                                                                                 2,12




0,00                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      0,50

-1,00                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     0,00
        Jan-22
        Feb-22
        Mar-22
        Apr-22
        Mei-22
        Jun-22
         Jul-22
        Ags-22
        Sep-22
        Okt-22
        Nov-22
        Des-22
        Jan-23
        Feb-23
        Mar-23
        Apr-23
        Mei-23
        Jun-23
         Jul-23
        Ags-23
        Sep-23
        Okt-23
        Nov-23
        Des-23
        Jan-24
        Feb-24
        Mar-24
        Apr-24
        Mei-24
        Jun-24
         Jul-24
        Ags-24
        Sep-24
        Okt-24
        Nov-24
        Des-24
        Jan-25
        Feb-25
        Mar-25
        Apr-25
        Mei-25
        Jun-25
         Jul-25
        Ags-25
        Sep-25
        Okt-25
        Nov-25
        Des-25




                                                                                                            Inflasi Umum YoY (%)                                                                              Inflasi Inti YoY (%)

 Sumber: BPS, CEIC, BNI Office of Chief Economist




 244            A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 247
Permodalan & Praktik         Tata Kelola         Tanggung Jawab Sosial        Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko             Perusahaan          dan Lingkungan               ESG               Keuangan




Berdasarkan kondisi ekonomi yang terjadi,                                Kredit modal kerja dan konsumsi, dimana keduanya
mencakup      moderasi    pertumbuhan      ekonomi                       tumbuh sebesar 4,5% YoY dan 6,6% YoY (vs 8,4%
dan inflasi inti yang mengecualikan kenaikan                             YoY dan 10,6% YoY per Des-2024); sedangkan Kredit
harga emas, sepanjang 2025 Bank Indonesia                                investasi masih tumbuh kuat di 20,8% YoY (vs 13,8%
telah menurunkan BI-rate sebesar 125bps, yakni                           YoY Des-2024). Pertumbuhan Kredit perbankan ini
sebesar 50bps di 1H25 dan 75bps di 2H25. Dalam                           ditopang oleh pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK)
upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, BI juga                             sebesar 13,8% YoY per Desember 2025 (vs. 4,5% YoY
mempertajam melalui kebijakan makroprudensial                            pada Des-2024).
melalui penebalan insentif likuiditas (KLM) sebesar
50bps menjadi 5,5% guna mendorong penyaluran                             Lebih lanjut, rasio Kredit terhadap DPK (LDR)
kredit melalui perbankan.                                                sebesar 85% per Desember yang dipengaruhi oleh
                                                                         penambahan likuiditas dari pemerintah pada Sep-
Perkembangan Industri Perbankan                                          2025; sedangkan rasio kecukupan modal (Capital
Dari sisi perbankan, sejalan dengan tren PDB                             Adequacy Ratio/CAR) perbankan tetap stabil per
dan kondisi pasar finansial yang penuh dengan                            Des-2025 sebesar 25,9% dibandingkan dengan
ketidakpasian, pertumbuhan kredit menunjukkan                            YE2024 sebesar 26,7%. Sementara itu, rasio Kredit
tren perlambatan pada Desember 2025 sebesar 9,6%                         bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) perbankan
YoY (vs. 10,5% YoY per Des-2024). Adapun sumber                          stabil di level 2,1% di Des-2025 (vs. 2,1% YE2024).
perlambatan datang dari moderasi pertumbuhan




             Pertumbuhan Kredit dan DPK per Desember 2025 Mencapai 9,6% YoY dan 13,8% YoY
14,0%
16,0%
14,0%
12,0%                                                                                                                            13,8%
12,0%
10,0%
10,0%
 8,0%                                                                                                                            9,6%
 8,0%
 6,0%
 6,0%
 4,0%
 4,0%
 2,0%
 2,0%
 0,0%
 0,0%
 -2,0%
-2,0%
 -4,0%
-4,0%
 -6,0%
-6,0%
            Apr-21
           Ma y-21


           Aug-21
           Sep-21
            Jun-21
             Jul-21


            Oct-21
           Nov-21
           Dec-21
            Jan-22
           Feb-22

            Apr-22
           Ma y-22
            Jun-22
             Jul-22
           Aug-22
           Sep-22
            Oct-22
           Nov-22
           Dec-22
            Jan-23
           Feb-23

            Apr-23
               y-23
            Jun-23
             Jul-23
           Aug-23
           Sep-23
            Oct-23
           Nov-23
           Dec-23

           Feb-24

            Apr-24
           Ma y-24

             Jul-24
           Aug-24
           Sep-24
            Oct-24
           Nov-24
           Dec-24

           Feb-25

            Apr-25
           Ma y-25


           Aug-25
           Sep-25
            Jan-24




            Jun-24




            Jan-25




            Jun-25
             Jul-25


            Oct-25
           Nov-25
           Dec-25
           Ma r-21




           Ma r-22




           Ma r-23




           Ma r-24




           Ma r-25
         Mar-21
         Apr-21
         Mei-21
         Jun-21
          Jul-21
         Ags-21
         Sep-21
         Okt-21
         Nov-21
         Des-21
         Jan-22
         Feb-22
         Mar-22
         Apr-22
         Mei-22
         Jun-22
          Jul-22
         Ags-22
         Sep-22
         Okt-22
         Nov-22
         Des-22
         Jan-23
         Feb-23
         Mar-23
         Apr-23
         Mei-23
         Jun-23
          Jul-23
         Ags-23
         Sep-23
         Okt-23
         Nov-23
         Des-23
         Jan-24
         Feb-24
         Mar-24
         Apr-24
         Mei-24
         Jun-24
          Jul-24
         Ags-24
         Sep-24
         Okt-24
         Nov-24
         Des-24
         Jan-25
         Feb-25
         Mar-25
         Apr-25
         Mei-25
         Jun-25
          Jul-25
         Ags-25
         Sep-25
         Okt-25
         Nov-25
         Des-25
           Ma




                                                  Series1                     Series2
                                           Pertumbuhan kredit YoY (%)        Pertumbuhan DPK YoY (%)

  Sumber: OJK, BNI Office of Chief Economist




                                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                 245
                                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 248
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Kebijakan Strategis BNI Tahun 2025


Sepanjang tahun 2025, BNI senantiasa menunjukkan         Sejalan dengan upaya penguatan struktur
resiliensi dan konsistensi kinerja keuangan yang         pendanaan, BNI juga melakukan pengelolaan
positif dan berkelanjutan, meski dihadapkan              bauran pinjaman secara lebih strategis dengan
pada volatilitas pasar keuangan global, dinamika         meningkatkan porsi pembiayaan dalam denominasi
geopolitik, serta kondisi likuiditas domestik yang       Rupiah. Langkah ini merupakan bagian dari strategi
cenderung ketat. Lingkungan usaha yang penuh             untuk mengurangi eksposur terhadap pendanaan
tantangan tersebut mendorong BNI untuk tetap             valuta asing yang berpotensi menimbulkan tekanan
mengedepankan prinsip kehati-hatian, disiplin            terhadap Cost of Fund, sekaligus memperkuat
risiko, dan fleksibilitas strategis dalam mengelola      ketahanan keuangan BNI di tengah fluktuasi nilai
pertumbuhan bisnis. Dengan fondasi permodalan            tukar global.
yang kuat dan likuiditas yang terjaga, BNI mampu
mempertahankan          momentum        pertumbuhan      Dalam aspek pendanaan, BNI terus mengoptimalkan
sekaligus menjaga kualitas aset secara berkelanjutan.    CASA sebagai sumber pendanaan utama yang
                                                         berkelanjutan. Optimalisasi CASA dilakukan melalui
Dalam konteks penyaluran kredit, BNI berhasil            penguatan kapabilitas digital dan pemanfaatan
menjaga        pertumbuhan     yang     sehat    dan     kanal transaksi berbasis teknologi, termasuk
terdiversifikasi. Fokus utama diarahkan pada             aplikasi wondr by BNI yang diluncurkan pada tahun
pembiayaan kepada debitur di segmen Korporasi            sebelumnya. Sepanjang tahun 2025, wondr by
Swasta dan BUMN yang memiliki fundamental usaha          BNI berkembang menjadi salah satu pilar utama
kuat dan profil risiko yang terkelola dengan baik. Di    dalam memperluas basis dana ritel, meningkatkan
sisi lain, pertumbuhan pada segmen Konsumer tetap        frekuensi transaksi, serta memperdalam engagement
terjaga, terutama melalui kredit Pemilikan Rumah         nasabah. Berbagai fitur transaksi keuangan
(KPR) serta kredit tanpa agunan (personal loan) yang     modern—mulai dari pembayaran QRIS, top up
didukung ddengan strategi pemasaran berbasis data        e-wallet, transfer domestik dan internasional, virtual
dan penguatan credit scoring. Dukungan terhadap          account, hingga fitur pengelolaan keuangan dan
segmen UMKM dan Konsumer juga terus diperluas            investasi—dirancang untuk menjawab kebutuhan
melalui sinergi dengan perusahaan anak, yakni            nasabah yang semakin beragam dan dinamis.
hibank dan BNI Finance, sebagai bagian dari upaya
membangun ekosistem pembiayaan yang inklusif             Melalui penguatan ekosistem digital yang
dan berkelanjutan.                                       terintegrasi dengan jaringan layanan fisik, BNI
                                                         terus berfokus pada peningkatan volume transaksi
BNI secara konsisten melanjutkan penerapan               serta pendampingan nasabah dalam perjalanan
kebijakan strategis yang telah terbukti efektif pada     finansialnya. BNI mendorong transformasi nasabah
tahun-tahun sebelumnya, dengan melakukan                 dari pengguna transaksi dasar menuju perencanaan
penyesuaian yang adaptif terhadap dinamika pasar.        keuangan yang lebih matang dan berkelanjutan,
Langkah-langkah utama yang diterapkan mencakup           sejalan dengan aspirasi kebijakan strategis jangka
penyesuaian suku bunga pinjaman secara selektif,         menengah yang berfokus pada tiga prioritas utama,
diversifikasi sumber pendanaan untuk menjaga             yakni Productivity, Platform, dan Proposition (3P).
stabilitas likuiditas, serta pengelolaan Loan to
Deposit Ratio (LDR) pada level yang sehat. Kebijakan     Tahun 2025 menjadi fase penting pada tahapan
tersebut diperkuat dengan pemanfaatan insentif           strategi Platform, yang difokuskan pada Business
Giro Wajib Minimum (GWM) dari Bank Indonesia,            Process     Reengineering     dan     pengembangan
sehingga memberikan ruang yang lebih optimal             infrastruktur   pendukung.      Membangun      dan
bagi BNI dalam mengelola likuiditas dan mendukung        memperbaiki      infrastruktur    dilakukan  untuk
pertumbuhan kredit secara berimbang.                     mendorong peningkatan produktivitas, sekaligus
                                                         meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman
                                                         nasabah di seluruh segmen bisnis. Penguatan
                                                         infrastruktur ini menjadi fondasi penting dalam
                                                         memastikan operasional Bank berjalanlebih efektif,
                                                         efisien, dan adaptif terhadap perubahan kebutuhan
                                                         pasar.

246    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 249
Permodalan & Praktik   Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan      dan Lingkungan               ESG            Keuangan




Seluruh kebijakan dan inisiatif strategis tersebut                Lebih lanjut, BNI terus mengoptimalkan
dirumuskan dan dijalankan dengan mengacu pada                     pengelolaan giro debitur dengan menjaga rasio
Rencana Jangka Panjang BNI yang tercantum dalam                   giro terhadap Kredit Modal Kerja (KMK) secara
dokumen Corporate Plan BNI 2024–2028. Dalam                       disiplin melalui penerapan tactical account plan
kerangka tersebut, kebijakan strategis BNI tahun 2025             yang terstruktur serta peningkatan penetrasi
difokuskan untuk memastikan pencapaian sasaran                    solusi transaction banking. Sejalan dengan
yang telah ditetapkan sebelumnya, dengan disertai                 hal tersebut, penguatan lending model juga
penajaman eksekusi strategi di Region-Region yang                 dilakukan sebagai enabler untuk mendorong
sejalan dengan potensi ekonomi unggulan, serta                    peningkatan CASA secara berkelanjutan.
penguatan kolaborasi dalam pengembangan dan
penggarapan ekosistem bisnis secara terintegrasi.              3. Pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan
Seluruh inisiatif strategis tersebut dijalankan dengan            di seluruh segmen, dengan fokus utama pada
tetap menjaga keseimbangan yang optimal antara                    segmen korporasi dan turunannya, serta
pertumbuhan usaha, peningkatan profitabilitas,                    konsumer & wealth yang berkualitas.
dan penerapan manajemen risiko yang prudent.                      BNI mendorong pertumbuhan bisnis yang
Berdasarkan arah strategis tersebut, kebijakan                    berkelanjutan melalui penguatan portofolio
strategis BNI tahun 2025 ditetapkan sebagai berikut:              korporasi pada sektor-sektor prioritas yang
                                                                  memiliki prospek jangka panjang, disertai
1. Peningkatan produktivitas bisnis dan market                    pengembangan       solusi    beyond     lending.
   share di Region melalui transformasi outlet.                   Pertumbuhan      pada     segmen      Konsumer
   BNI terus mendorong peningkatan produktivitas                  difokuskan pada pembiayaan mortgage dan
   bisnis dan penguatan market share di Region                    payroll loan yang berkualitas melalui kolaborasi
   melalui transformasi outlet yang terarah dan                   strategis dengan corporate client, pengembang
   terintegrasi. Fokus diarahkan pada pemetaan                    properti utama, dan institusi terkait, dengan
   serta penggarapan sentra dan kawasan bisnis                    tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta
   potensial, yang didukung oleh penataan jaringan                pengelolaan risiko yang terukur.
   distribusi konvensional dan digital secara selaras
   dengan customer journey serta model operasi                    Di sisi lain, bisnis wealth management diperkuat
   advisory & service-to-sales. Implementasi strategi             melalui peningkatan proposisi produk dan
   tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan                     layanan, penguatan kapabilitas Relationship
   karakteristik ekonomi Region serta keberadaan                  Manager, serta pemanfaatan kapasitas dan
   dan intensitas jaringan bank pesaing.                          jaringan global BNI. Ekspansi segmen menengah
                                                                  dan kecil dilakukan secara selektif dengan fokus
   Penguatan kapabilitas outlet juga terus dilakukan              pada industri prospektif, optimalisasi supply
   melalui penerapan new sales model yang lebih                   chain financing, penguatan sinergi BUMN
   efektif untuk meningkatkan efektivitas akuisisi                dan value chain, serta peningkatan efektivitas
   dan kinerja penjualan. Sejalan dengan itu, BNI                 sales execution dan sinergi Perusahaan Anak
   melakukan streamlining proses di outlet melalui                guna memperluas jangkauan pembiayaan dan
   digitalisasi, integrasi solusi online–offline, serta           memperkuat daya saing.
   penguatan fungsi back office guna meningkatkan
   efisiensi operasional, mempercepat proses                   4. Menjaga kualitas aset untuk mendorong
   layanan, dan menjaga kualitas layanan secara                   penurunan Loan at Risk (LaR).
   berkelanjutan.                                                 BNI menjaga kualitas aset melalui konsolidasi
                                                                  dan penguatan bisnis pada segmen kecil
2. Peningkatan Tabungan dan Deposito Ritel, serta                 dan menengah sebagai fondasi utama dalam
   Giro berbasis transaksi.                                       mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.
   BNI terus mendorong pertumbuhan tabungan                       Upaya tersebut dilakukan dengan memastikan
   dan deposito ritel, serta giro berbasis transaksi              keseimbangan antara ekspansi dan pengendalian
   melalui penguatan CASA yang berfokus pada                      risiko, serta penguatan kualitas portofolio melalui
   pengembangan closed loop transaction dan                       pendekatan yang lebih selektif dan berbasis data.
   optimalisasi aktivitas transaksi nasabah. Strategi
   ini diarahkan untuk meningkatkan basis dana                    Penyempurnaan proses bisnis pada segmen
   murah yang berkelanjutan. Penetrasi nasabah                    retail dan wholesale dilaksanakan melalui
   payroll dan pertumbuhan CASA ritel juga terus                  Business Process Reengineering secara end-to-
   ditingkatkan melalui pemanfaatan kanal digital                 end, percepatan digitalisasi, serta enhancement
   dengan lebih intensif.                                         aplikasi BNI Move untuk meningkatkan efisiensi,
                                                                  akurasi, dan kecepatan layanan di segmen retail.




                                                                                            Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                    247
                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 250
                         Performa       Laporan     Profil         Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                         2025           Manajemen   Perusahaan     Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




   Sejalan dengan itu, penguatan manajemen risiko       6. Penguatan enablers yang menghasilkan
   dilakukan melalui penerapan credit scoring yang         peningkatan produktivitas dan efisiensi
   lebih komprehensif dan disiplin ekspansi kredit         operasional
   yang selaras dengan Risk Acceptance Criteria            BNI terus melakukan penguatan pada key
   (RAC), guna menurunkan Loan at Risk secara              enablers utama melalui transformasi human
   berkelanjutan dan menjaga kualitas aset.                capital secara end-to-end pada seluruh employee
                                                           life cycle, dengan fokus pada pengembangan
5. Pengembangan berkelanjutan dari wondr                   SDM yang berkarakter pemimpin serta berjiwa
   by BNI dan BNIdirect, serta platform yang               intrapreneurship. Pengembangan kapabilitas
   mendukung customer journey                              SDM diarahkan pada penguasaan future
   BNI melanjutkan pengembangan wondr by                   capabilities dan new core business yang selaras
   BNI yang didukung oleh kampanye pemasaran               dengan unique business potential di masing-
   berbasis analytics untuk meningkatkan akuisisi,         masing Region, guna mendukung akselerasi
   aktivasi, dan engagement nasabah secara                 strategi pertumbuhan dan transformasi bisnis
   berkelanjutan. Sejalan dengan itu, proposisi            secara berkelanjutan.
   Wholesale Transaction Banking diperkuat
   melalui penyediaan platform terintegrasi yang            Sejalan dengan penguatan SDM, BNI memperkuat
   mencakup layanan cash management, trade,                 arsitektur teknologi informasi pada sisi back-
   foreign exchange, serta supply chain financing           end, front-end, dan security guna memastikan
   guna mendukung kebutuhan transaksi nasabah               kesiapan infrastruktur dalam mendukung
   secara end-to-end.                                       kebutuhan bisnis yang semakin kompleks serta
                                                            meningkatkan keandalan dan keamanan sistem.
   Selain penguatan kapabilitas internal, BNI juga          Upaya ini dilengkapi dengan peningkatan
   meningkatkan kolaborasi dengan pihak ketiga              efisiensi biaya dan operations excellence melalui
   dan mitra strategis untuk memperluas ekosistem           percepatan digitalisasi serta penerapan disiplin
   digital, mempercepat inovasi produk dan layanan,         pengelolaan biaya operasional secara konsisten.
   serta memperkuat platform yang mendukung
   customer        journey   secara    menyeluruh.
   Pendekatan ini diarahkan untuk meningkatkan
   nilai tambah bagi nasabah, memperdalam
   integrasi layanan, dan memperkuat posisi BNI
   sebagai bank transaksi dan mitra finansial utama
   di era digital.




248   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 251
Permodalan & Praktik        Tata Kelola    Tanggung Jawab Sosial   Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan     dan Lingkungan          ESG           Keuangan




Tinjauan Operasi per Segmen Usaha


Penjelasan mengenai tinjauan segmen operasi berikut juga disajikan dalam Catatan atas Laporan Keuangan
Konsolidasian yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam Laporan Tahunan ini. Segmen BNI pada
tahun buku 2025 dibagi berdasarkan 2 (dua) aspek, yaitu:

1. Segmen operasi, yang menggambarkan segmen bisnis BNI berdasarkan kelompok Nasabah utama
   dan produk sebagai berikut: Corporate Banking, Institutional Banking, Commercial Banking, Consumer
   Banking, Treasury & International Banking, Kantor Pusat dan Perusahaan Anak; serta
2. Segmen geografis, yang menggambarkan persebaran bisnis BNI secara geografis, terbagi ke dalam
   Region Indonesia, Amerika Serikat, Eropa, dan Asia.




                        Segmen                                                      Segmen
                        Geografis                                                   Operasi
                                                  Pembagian
                       Menggambarkan                                          Berdasarkan kelompok
                          persebaran              Segmen BNI                   Nasabah utama dan
                       bisnis BNI secara                                             produk
                           geografis




Dalam rangka mencapai hasil yang maksimal guna memenuhi kebutuhan Nasabah secara end-to-end,
dibutuhkan strategi yang memperhatikan kondisi pasar dan portofolio yang seimbang di masing-masing
segmen. Penentuan Segmen Operasi juga bertujuan untuk mengembangkan solusi untuk Nasabah
secara end-to-end lintas channel baik fisik maupun digital, ataupun lintas produk. Nasabah akan dapat
memanfaatkan secara maksimal seluruh produk BNI sesuai dengan kebutuhan melalui layanan satu pintu
yang diwakili oleh masing-masing relationship manager.

BNI menggunakan customer analysis and management portofolio, untuk menerjemahkan kebutuhan-
kebutuhan Nasabah di sektor Business Banking ke dalam bentuk value-based industry analysis, pengaturan
portofolio sektor Business Banking, review dan penyempurnaan sistem dan prosedur Kredit Business
Banking serta melakukan customized loan untuk Nasabah-Nasabah dengan minimal risk. Berbagai hasil
analisis tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan BNI yang fokus pada prinsip “customer
centric” yang lebih tajam terhadap upaya pemenuhan kebutuhan Nasabah.

Dengan adanya pendekatan ini, membuktikan BNI semakin mampu untuk terus berbenah secara menyeluruh
baik yang ada di cabang, Region, Kantor Pusat, maupun kantor cabang di luar negeri dalam hal penyediaan
informasi guna pengambilan keputusan dan perbaikan yang dilakukan berdasarkan data dan customer needs
agar lebih memaksimalkan kinerja BNI. Pengadopsian sistem Segmen Operasi tersebut juga berdampak
pada cara pengukuran dan kinerja Segmen Operasi BNI berdasarkan kepemilikan Nasabah.




                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                  249
                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 252
                           Performa        Laporan             Profil            Analisis dan Pembahasan               Fungsi
                           2025            Manajemen           Perusahaan        Manajemen atas Kinerja Bank           Penunjang Bisnis




SEGMEN OPERASI

Informasi mengenai masing-masing pelaporan per segmen dalam pelaporan Segmen Operasi BNI mencakup
sebagai berikut:


                                                                                                             Consumer Banking

                                                                                                         Pinjaman yang diberikan,
                                      Institutional Banking              Commercial Banking
      Corporate Banking                                                                                     simpanan Nasabah,
                                                                                                          dan transaksi-transaksi
                                   Pinjaman yang diberikan,          Pinjaman yang diberikan,
   Pinjaman yang diberikan,                                                                                lainnya milik Nasabah
                                       simpanan Nasabah               simpanan Nasabah dan
    simpanan Nasabah dan                                                                                Consumer termasuk kredit
                                    dan transaksi-transaksi         transaksi-transaksi lainnya
  transaksi-transaksi lainnya                                                                            kepemilikan rumah, kartu
                                     lainnya milik Nasabah             milik Nasabah dengan
   milik Nasabah korporasi,                                                                               kredit, serta produk dan
                                    Kementerian, Lembaga            skala menengah/komersial
     baik BUMN dan badan                                                                                 jasa lainnya seperti Dana
                                   Negara dan Pemerintahan,           termasuk Nasabah SME
         usaha swasta.                                                                                     Pihak Ketiga, transaksi
                                    serta Perguruan Tinggi.             dan kredit Program.
                                                                                                        pembayaran, dan transaksi
                                                                                                           lainnya milik Nasabah
                                                                                                                perorangan.


                                                          Kantor Pusat
                   Treasury & International
                           Banking
                                                      Mengelola aset dan
                                                                                            Perusahaan Anak
                                                      liabilitas BNI selain
                   Kegiatan treasury Bank
                                                      yang telah dikelola
                  seperti foreign exchange,                                            Seluruh transaksi yang
                                                     oleh Segmen Operasi
                     money market, fixed                                             dilakukan oleh Perusahaan
                                                       lainnya, termasuk
                   income, dan derivative                                                Anak yang bergerak
                                                   menerima alokasi biaya
                     serta pinjaman yang                                                 di bidang asuransi,
                                                     atas penyediaan jasa
                     diberikan, simpanan                                              pembiayaan konsumen,
                                                   servis secara sentralisasi
                   nasabah dan transaksi-                                            perbankan, modal ventura,
                                                    kepada segmen lainnya
                    transaksi lainnya milik                                          sekuritas dan manajemen
                                                    serta pendapatan/biaya
                       nasabah institusi                                                      investasi.
                                                     yang tidak teralokasi
                   keuangan dan nasabah
                                                     ke pelaporan segmen
                      kantor luar negeri.
                                                             lainnya.



Informasi mengenai gambaran awal tentang bisnis dari Segmen Operasi tersebut, berikut disampaikan
kontribusi per segmen terhadap laba, Kredit yang disalurkan, serta penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK)
BNI.

Laporan Laba Rugi per Segmen Operasi
                                                          2025                         2024                  Kenaikan (Penurunan)
               Segmen Operasi                                                                                 Nominal      Persentase
                                                Rp-miliar          %           Rp-miliar         %
                                                                                                             (Rp miliar)       (%)
Corporate Banking                                    10.451            52,0       12.457             57,5        (2.006)        (16,1)
Institutional Banking                                 1.415              7,0        1.702              7,9         (287)        (16,9)
Commercial Banking                                    3.967            19,7        3.652             16,9           315            8,6
Consumer Banking                                      6.931            34,5        8.251             38,1        (1.320)        (16,0)
Treasury & International Banking                      3.637            18,1        2.827             13,0           810          28,6
Kantor Pusat                                         (6.051)        (30,1)        (7.683)         (35,5)           1.632         21,2
Perusahaan Anak                                         146             0,7          569              2,6          (423)        (74,3)
Penyesuaian dan Eliminasi                              (385)           (1,9)        (106)            (0,5)         (279)        263,2
Total Laba Rugi Bersih Segmen Operasi                20.111          100,0        21.669          100,0          (1.558)         (7,2)




250    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 253
Permodalan & Praktik        Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial                Komitmen           Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan      dan Lingkungan                       ESG                Keuangan




Komposisi Laba Rugi per Segmen Operasi
(%)


         (35,5)            2,6                                              0,7
                                                     (30,1)
 13,0                                57,5                                               52,0
                                                 18,1                                                   Corporate Banking
                                                                                                        Institutional Banking
                                                                                                        Commercial Banking

                    2024                                         2025                                   Consumer Banking
                                                                                                        Treasury & International Banking
 38,1                                         34,5
                                                                                                        Kantor Pusat
                                                                                                        Perusahaan Anak

         16,9                      7,9               19,7                                7,0




Kredit per Segmen Operasi
                                                              2025                             2024                Kenaikan (Penurunan)
                  Segmen Operasi                                                                                    Nominal      Persentase
                                               Rp-miliar             %                 Rp-miliar       %
                                                                                                                   (Rp miliar)       (%)
 Corporate Banking                                   431.646             48,0            359.699           46,4        71.947          20,0
 Institutional Banking                                40.612              4,5              37.523           4,8         3.089           8,2
 Commercial Banking                                  210.138             23,4            179.464           23,1        30.674          17,1
 Consumer Banking                                    152.795             17,0            139.187           17,9        13.608           9,8
 Treasury & International Banking                     47.823              5,3             45.678            5,9         2.145           4,7
 Perusahaan Anak                                      18.304              2,0             16.247            2,1         2.057          12,7
 Penyesuaian dan Eliminasi                            (1.787)            (0,2)            (1.925)          (0,2)          138           7,2
 Total Kredit Segmen Operasi                         899.531         100,0               775.872        100,0         123.658          15,9


Komposisi kredit per Segmen Operasi
(%)


                           2,1                                            2,0
         5,9                                          5,3
                                     46,4                                               48,0
      17,9                                       17,0                                                   Corporate Banking
                                                                                                        Institutional Banking
                                                                                                        Commercial Banking

                    2024                                         2025                                   Consumer Banking
  23,1                                        23,4                                                      Treasury & International Banking
                                                                                                        Perusahaan Anak



                             4,8                                                 4,5




                                                                                                            Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                       251
                                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 254
                                 Performa          Laporan              Profil                  Analisis dan Pembahasan             Fungsi
                                 2025              Manajemen            Perusahaan              Manajemen atas Kinerja Bank         Penunjang Bisnis




Dana Pihak Ketiga per Segmen Operasi
                                                                    2025                               2024               Kenaikan (Penurunan)
                        Segmen                                                                                             Nominal      Persentase
                                                       Rp-miliar             %             Rp-miliar          %
                                                                                                                          (Rp miliar)       (%)
Corporate Banking                                           273.498              26,3           199.178           24,7         74.320          37,3
Institutional Banking                                       215.796              20,7            117.817          14,6         97.979         83,2
Commercial Banking                                          198.397              19,1           155.359           19,3         43.038          27,7
Consumer Banking                                            305.004              29,3           294.602           36,6         10.402           3,5
Treasury & International Banking                             29.198               2,8            25.716            3,2          3.482         13,5
Perusahaan Anak                                              19.708               1,9            13.347            1,7          6.361          47,7
Penyesuaian dan Eliminasi                                      (768)             (0,1)             (508)          (0,1)         (260)         51,2
Total Dana Pihak Ketiga Segmen Operasi                  1.040.834             100,0             805.511         100,0         235.322         29,2


Dana Pihak Ketiga per Segmen Operasi
(%)


                  1,7                                                  1,9
          3,2                                                 2,8
                                        24,7                                                    26,3
                                                                                                                Corporate Banking
                                                                                                                Institutional Banking
                                                                                                                Commercial Banking
                    2024                                                 2025                                   Consumer Banking
 36,6                                                29,3
                                                                                                                Treasury & International Banking
                                            14,6                                                   20,7         Perusahaan Anak


                                 19,3                                                    19,1




CORPORATE BANKING

Dalam upaya mendukung ekosistem bisnis nasabah di skala domestik dan global, Corporate Banking
menghadirkan rangkaian solusi finansial yang menyeluruh. Layanan ini mencakup fasilitas pembiayaan yang
komprehensif dan customized, optimalisasi pengelolaan likuiditas, serta berbagai layanan transaksional
untuk mendukung keberlangsungan ekspansi bisnis nasabah.

Corporate Banking juga memberikan solusi kepada Nasabah dalam penyaluran Kredit, yang terbagi atas
Corporate Finance, Project Finance, Supply Chain Financing maupun Structured Finance. Dalam pengelolaan
dana dan aktivitas transaksional, Corporate Banking BNI beriorientasi kepada kebutuhan Nasabah dalam
mengelola transaksi keuangannya.

Kriteria pengelolaan Nasabah pada segmen Corporate Banking adalah Nasabah non-perorangan baik
perusahaan swasta, BUMN, dan Multi National Company (MNC) dengan parameter sebagai berikut:

Parameter Profil Nasabah Corporate Banking
      Parameter                                                              Profil Nasabah
                        Perusahaan dengan Gross Annual Sales (GAS) > Rp1,5 triliun (termasuk grup usahanya) dan Maksimum
Size Perusahaan
                        Kredit > Rp500 miliar dan/atau Average DPK > Rp100 miliar.
                        1. Perusahaan Domestik
                           150 Richest Indonesia versi Globe beserta grupnya; Forbes 500 beserta grupnya; LQ45 beserta grupnya;
                           BUMN beserta grupnya; Perusahaan Tbk beserta grupnya; Perusahaan Non Tbk beserta grupnya.
Nasabah
                        2. Perusahaan Multi National (MNC)
                           Perusahaan segmen corporate dengan kepemilikan saham lebih 50% atau secara mayoritas dimiliki
                           asing.




 252     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 255
Permodalan & Praktik   Tata Kelola    Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan     dan Lingkungan               ESG           Keuangan




Keunggulan Kompetitif dan Inovasi                             BNI hadir sebagai solusi yang mendukung
Corporate Banking                                             ekspansi global nasabah korporasi melalui layanan
                                                              pembiayaan terstruktur (structured financing) dan
Keunggulan Kompetitif                                         pembiayaan proyek (project financing). Selain
Sebagai wujud komitmen untuk menjadi mitra                    menyediakan jasa advisory, BNI juga memastikan
strategis bagi perusahaan korporasi, BNI terus                kelancaran aktivitas dagang lintas negara dengan
memperkuat keunggulan kompetitifnya melalui                   solusi trade finance, pengelolaan risiko nilai
transformasi digital yang berorientasi pada                   tukar (forex), serta manajemen likuiditas yang
kebutuhan nasabah. Kami secara berkelanjutan                  komprehensif, sehingga nasabah dapat beroperasi
melakukan pengembangan fitur pada platform                    di pasar internasional dengan lebih optimal dan
BNIdirect guna menghadirkan solusi keuangan                   efisien.
yang lebih relevan dan responsif. Salah satu
inovasi utama yang diluncurkan pada Agustus                   Rencana dan Strategi Corporate Banking
2025 adalah BNIdirect bisnis, sebuah platform                 Tahun 2025
digital yang dirancang khusus untuk merangkul dan
mempermudah bisnis berskala UMKM agar dapat                   Strategi Portofolio
menikmati layanan perbankan digital yang setara               Melanjutkan fokus utama portofolio bisnis kepada
dengan perusahaan korporasi. BNIdirect bisnis hadir           sektor:
sebagai solusi atas tantangan digitalisasi perbankan          a. Unggulan      yaitu    sektor   yang     memiliki
yang kerap dianggap kompleks oleh pelaku usaha                   pertumbuhan PDB yang tinggi dan produktivitas
berskala SME.                                                    yang tinggi seperti konstruksi, transportasi &
                                                                 pergudangan, pertambangan & penggalian,
Melalui integrasi platform BNIdirect dan BNIdirect               informasi & telekomunikasi serta listrik & gas.
bisnis, BNI menghadirkan solusi Supply Chain                  b. Potensial,    yaitu    sektor   yang     memiliki
Financing (SCF) yang inklusif untuk mengoptimalkan               pertumbuhan PDB rendah dan produktivitas
modal kerja di seluruh rantai pasok, mulai dari                  yang tinggi seperti manufaktur, penyediaan
hulu hingga hilir. Digitalisasi ini tidak hanya                  akomodasi & makanan, dan real estate.
mempermudah akses pendanaan bagi vendor dan                   c. Sektor-sektor yang menjadi fokus pemerintah
distributor, tetapi juga menciptakan manajemen                   dalam asta cita seperti agro-maritim, pendidikan,
likuiditas yang lebih transparan dan efisien.                    healthcare, digital economy, food & beverages.
Dengan memperkuat ketahanan finansial para
mitra korporat, BNI berperan aktif dalam menjaga              Strategi Bisnis
stabilitas operasional nasabah korporasi serta                a. Memberikan one stop financial solution yang
membangun ekosistem bisnis yang sinergis dan                     sesuai dengan kebutuhan nasabah korporasi
memiliki daya saing tinggi.                                      dan mitra korporat melalui kolaborasi dengan
                                                                 divisi terkait dan anak perusahaan, sehingga
Dengan fokus pada inovasi, kolaborasi, dan layanan               BNI melalui sektor Corporate Banking dapat
terbaik, BNI terus menciptakan peluang baru bagi                 menjadi pilihan utama nasabah untuk membantu
Nasabah korporasi dan mitranya di seluruh dunia.                 mengembangkan          perusahaannya       secara
BNI memiliki peran strategis dalam menyediakan                   berkelanjutan.
solusi keuangan terintegrasi bagi Nasabah korporasi,          b. Melalui platform BNIdirect, BNI telah menerapkan
mencakup grup usaha serta mitra bisnis seperti                   digitalisasi dengan menghadirkan revolusi
supplier dan buyer dari debitur BNI. BNI berkontribusi           Cash Management yang mengintegrasikan
aktif dalam pembiayaan Kredit sindikasi kelas atas               pengelolaan likuiditas, pembayaran vendor,
(top-tier syndicated loans) dan menawarkan skema                 hingga layanan Trade Finance secara real-time
pembiayaan khusus, seperti supply chain financing,               dan aman.
guna mendukung kelancaran rantai pasok global dan             c. Strategi Supply Chain Financing (SCF) juga
memperkuat stabilitas bisnis nasabah.                            menjadi keunggulan kompetitif BNI. Dengan
                                                                 membiayai ekosistem bisnis nasabah dari hulu
Untuk memberikan layanan yang menyeluruh                         ke hilir, BNI memastikan stabilitas arus kas para
kepada Nasabah korporasi dan ekosistem bisnisnya,                mitra kerja dan distributor nasabah korporat
BNI memanfaatkan kapabilitas internal yang                       BNI, sehingga tercipta ketahanan bisnis yang
terintegrasi, termasuk dukungan jaringan Kantor                  berkelanjutan secara menyeluruh.
Luar Negeri (KLN) BNI. Jaringan ini memungkinkan              d. BNI       berkomitmen      untuk      menerapkan
BNI untuk tetap melayani kebutuhan Nasabah                       Environmental,     Social,    dan     Governance
korporasi beserta mitra usaha mereka di luar negeri,             (ESG) dengan meningkatkan Sustainable
khususnya dalam mendukung aktivitas bisnis lintas                Portfolio, melalui penyaluran Green Loans dan
negara, tanpa mengurangi fokus utama BNI sebagai                 Sustainability-Linked Loans (SLL).
mitra strategis Nasabah korporasi di dalam negeri.


                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                  253
                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 256
                            Performa     Laporan               Profil          Analisis dan Pembahasan        Fungsi
                            2025         Manajemen             Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank    Penunjang Bisnis




Produktivitas dan Profitabilitas Corporate Banking

Produktivitas Segmen Corporate Banking
                                                                                                Kenaikan (Penurunan)
                                                 2025                     2024
               Produktivitas                                                                Nominal           Persentase
                                               Rp-miliar                Rp-miliar
                                                                                           (Rp-miliar)            (%)
Total Kredit                                         431.646                359.699              71.948                    20,0
Total Dana Pihak Ketiga                              273.498                199.178              74.320                    37,3
Giro                                                 219.181                141.652              77.529                    54,7
Tabungan                                                424                    274                  150                    54,6
Deposito                                              53.892                 57.251              (3.359)                   (5,9)


Profitabilitas Segmen Corporate Banking
                                                                                                Kenaikan (Penurunan)
                                                 2025                     2024
               Profitabilitas                                                               Nominal           Persentase
                                               Rp-miliar                Rp-miliar
                                                                                           (Rp-miliar)            (%)
Pendapatan bunga – neto                                9.973                  9.512                 461                  4,8
Pendapatan operasional lainnya                         3.466                  3.792               (326)                 (8,6)
Beban operasional lainnya                            (3.121)                (2.950)               (171)                  5,8
Pembentukan cadangan kerugian
                                                        133                   2.103              (1.970)               (93,7)
penurunan nilai
Laba operasional                                      10.451                 12.457              (2.006)               (16,1)
Pendapatan (beban) bukan operasional
                                                           -                        -                    -                  -
neto
Laba sebelum beban pajak                              10.451                 12.457              (2.006)               (16,1)



Pada tahun 2025, Kredit Segmen Corporate Banking                   Prospek, Potensi dan Strategi Segmen
mampu tumbuh 20% YoY. Pertumbuhan tersebut                         Corporate Banking Tahun 2026
berfokus pada debitur dengan penambahan                            Segmen Corporate Banking senantiasa meneguhkan
kriteria diamond plus untuk pertumbuhan yang                       komitmennya untuk mendorong pertumbuhan
lebih berkualitas. Sedangkan Dana Pihak Ketiga                     usaha yang berkelanjutan dan berkualitas.
mengalami kenaikan sebesar 37,3% YoY.                              Komitmen ini diproyeksikan untuk terus berlanjut
                                                                   pada tahun 2026, seiring dengan arah kebijakan
Dari sisi profitabilitas, laba sebelum pajak pada                  pemerintah melalui delapan misi pembangunan
tahun 2025 tercatat sebesar Rp10,5 triliun yang                    nasional (Asta Cita) yang diharapkan menjadi
didukung oleh kinerja net interest income melalui                  katalis   penguatan     perekonomian  Indonesia.
perbaikan COF Giro dan pencapaian pendapatan non                   Dalam merespons dinamika tantangan sekaligus
operasional selain recovery seiring pertumbuhan                    memanfaatkan peluang yang ada pada tahun 2026,
volume transaksi melalui layanan yang menyeluruh.                  Segmen Corporate Banking telah merumuskan
Jika dibandingkan dengan laba sebelum pajak                        dan akan mengimplementasikan sejumlah rencana
tahun 2024, secara PPOP masih relatif stabil dan jika              strategis sebagai berikut:
mengabaikan recovery maka tumbuh sebesar 3,4%
ditopang dari NII dan FBI.




254    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 257
Permodalan & Praktik          Tata Kelola          Tanggung Jawab Sosial     Komitmen            Laporan
Manajemen Risiko              Perusahaan           dan Lingkungan            ESG                 Keuangan




Strategi Portofolio
Dalam penerapan strategi portofolio, Perseroan akan melanjutkan fokus utama portofolio bisnis kepada
sektor:
1. Mendorong akuisisi Nasabah Top Priority dan menguatkan relationship serta meningkatkan penetrasi
   pada kebutuhan ekosistem bisnis value chain Nasabah Top Priority.
2. Meningkatkan ekspansi pasar secara global dengan keandalan kapabilitas pegawai termasuk dalam hal
   digital capability, risk culture, advance analytic dan pemahaman terhadap pasar.
3. Meningkatkan pertumbuhan Kredit, Interest Income, FBI, dan giro yang berkelanjutan dengan tetap
   mempertimbangkan optimalisasi manajemen risiko.
4. Pertumbuhan portofolio bisnis perusahaan dan diversifikasi pendapatan melalui penawaran solusi
   keuangan yang lebih beragam kepada Nasabah korporat.
5. Akselerasi penguatan kapasitas sektor expertise.

Strategi Bisnis
Implementasi strategi bisnis diarahkan dengan menjalankan beberapa inisiatif sebagai berikut:
1. Memberikan layanan prima dan solusi keuangan secara terintegrasi & komprehensif kepada Nasabah
   korporasi.
2. Meningkatkan ekspansi bisnis yang selektif diikuti ekosistem transaksi sehingga BNI dapat menjadi
   solusi keuangan yang berkelanjutan yang akan berdampak pada pertumbuhan market share.
3. Meningkatkan kontribusi Corporate Banking terhadap laba BNI secara keseluruhan dengan
   mengedepankan prinsip kehati-hatian dan berkelanjutan.
4. Mengoptimalisasi sinergi dengan anak-anak usaha BNI.



    Testimoni                                                              Testimoni




                                Handaka Santoso                                                       Rusdi Kirana
                                Direktur PT Mitra Adiperkasa Tbk                                      Co-Founder, PT Lion Mentari
                                                                                                      Airlines




      Kami mengucapkan terima kasih atas support yang diberikan             BNI telah menjadi mitra strategis yang sangat penting bagi
      oleh BNI kepada Mitra Adiperkasa (MAP) Group melalui                  LION dalam menyediakan solusi finansial yang efektif,
      pelayanan yang responsif dan profesional, juga kesiapan               proses pembiayaan yang terstruktur, dan pelayanan yang
      dalam setiap transaksi dan kebutuhan bisnis.                          responsif yang telah memberikan kontribusi signifikan dalam
                                                                            mendukung keberlangsungan dan kesuksesan operasional
      Inovasi yang digunakan BNI memudahkan kami dalam                      bisnis kami.
      bertransaksi. Suku Bunga yang kompetitif dan fasilitas kredit
      yang fleksibel memudahkan kami dalam mengelola keuangan               Selama 20 tahun kerja sama yang telah terjalin, kami berharap
      perusahaan. Apresiasi kami akan solusi Supply Chain                   kemitraan strategis ini dapat terus berlanjut dan berkembang,
      Financing untuk anak perusahaan kami yang bergerak di                 tidak hanya sebagai pendorong pertumbuhan bisnis yang
      bidang ekspor handicraft, berupa kemudahan akses likuiditas           berkelanjutan, tetapi juga sebagai sumber penciptaan
      untuk pengrajin yang mayoritas adalah UMKM.                           nilai tambah yang lebih besar bagi kedua perusahaan.
                                                                            Dengan demikian, LION dan BNI dapat bekerja sama untuk
      BNI turut berkontribusi dalam kolaborasi pemasaran dan                memberikan kontribusi yang lebih besar kepada masyarakat
      meningkatkan Financial Awareness karyawan MAP Group.                  Indonesia.
      Kiranya kemitraan ini dapat berkelanjutan dan semakin
      inovatif.




                                                                                                       Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                            255
                                                                                      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 258
                              Performa         Laporan              Profil               Analisis dan Pembahasan               Fungsi
                              2025             Manajemen            Perusahaan           Manajemen atas Kinerja Bank           Penunjang Bisnis




  Testimoni                                                                    Testimoni




                               Agoes Projosasmito                                                         Arief Widyawan Sidarto
                               Direktur Utama, PT AP Investment                                           Presiden Direktur, PT Amman
                                                                                                          Mineral Internasional Tbk




      BNI telah menjadi mitra perbankan yang konsisten dan                       AMMAN telah membangun hubungan kerja yang konstruktif
      terpercaya dalam mendukung kebutuhan bisnis kami. BNI                      dan profesional dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero)
      telah membuktikan perannya sebagai strategic enabler yang                  Tbk (BNI) selama bertahun-tahun. BNI sangat tanggap tidak
      mampu memberikan high-impact solutions dengan high                         saja dalam memberikan dukungan perbankan, tetapi juga
      velocity execution.                                                        dalam memahami kebutuhan bisnis, sehingga kontribusinya
                                                                                 dirasa sangat positif bagi operasional kami sehari-hari.
      Kami mengapresiasi komitmen BNI dalam menjaga kualitas
      layanan, memperkuat tata kelola, serta terus berinovasi                    Selama itu, BNI selalu menunjukkan konsistensi dan
      mengikuti perkembangan digital. Sinergi yang terjalin                      profesionalisme yang selaras dengan nilai-nilai AKHLAK—
      bersama BNI memberikan nilai tambah yang berkelanjutan                     menjaga kepercayaan, memberikan layanan yang kompeten,
      dan mendukung pertumbuhan bisnis kami ke depan.                            beradaptasi dengan kondisi bisnis yang terus berkembang,
                                                                                 dan terlibat secara kolaboratif dalam memenuhi kebutuhan
                                                                                 kami.

                                                                                 Kami sangat menghargai kerja sama dan dukungan yang
                                                                                 diberikan BNI kepada kami selama ini dan berharap agar
                                                                                 dapat melanjutkan kemitraan yang bermanfaat ini.




                                         Testimoni




                                                                    Jimmy Pramono
                                                                    Wakil Direktur Utama
                                                                    PT SMART Tbk




                                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk konsisten
                                          menunjukkan komitmen dalam memberikan layanan
                                          yang profesional dan terpercaya. Dukungan BNI melalui
                                          penyediaan produk serta layanan keuangan yang inovatif
                                          berkontribusi secara positif terhadap pertumbuhan dan
                                          keberlangsungan usaha Sinar Mas Agribusiness and Food
                                          dan seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem usaha
                                          Perusahaan.

                                          Kami mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dengan baik
                                          selama ini, dan berharap PT Bank Negara Indonesia (Persero)
                                          Tbk bersama PT SMART Tbk dapat terus memperkuat sinergi
                                          antara sektor keuangan dan agribisnis sebagai bagian dari
                                          upaya mendukung perputaran roda perekonomian Indonesia,
                                          serta berkontribusi secara berkelanjutan terhadap penguatan
                                          kedaulatan dan pemerataan ekonomi, sosial, dan energi,
                                          sejalan dengan arah pembangunan nasional.




256     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 259
Permodalan & Praktik     Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko         Perusahaan      dan Lingkungan               ESG            Keuangan




INSTITUTIONAL BANKING

Segmen Institutional Banking menyediakan berbagai produk dan jasa layanan perbankan yang ditujukan
bagi Kementerian, Lembaga atau Institusi yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
(APBN). Segmen Institutional Banking memberikan solusi perbankan meliputi pengelolaan layanan simpanan
(giro dan deposito), penyaluran gaji dan tunjangan kinerja ASN, penyaluran bantuan sosial, penerimaan
negara (Pajak, PNBP, dan lain-lain), digital banking (virtual account, kolaborasi platform/ekosistem, dan
lain-lain), pinjaman dalam/luar negeri dan pelayanan jasa perbankan lainnya untuk memenuhi kebutuhan
Kementerian, Lembaga, dan Perguruan Tinggi sehingga BNI dapat melayani ekosistem bisnis secara
keseluruhan.

Segmen Institutional Banking melayani nasabah yang terbagi dalam Klaster Kementerian Keuangan, Kemenko
Bidang Politik dan Keamanan, Kemenko Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan,
Kemenko Bidang Perekonomian, Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kemenko
Bidang Pembangunan KeRegionan, Kemenko Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kemenko Bidang Pangan,
Badan/Lembaga Negara, Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi dan Kementerian Pendidikan
Dasar dan Menengah, Kementerian Kebudayaan, Self-Regulatory Organization (SRO), SKK Migas Grup,
Social Insurance, dan Perguruan Tinggi yang di dalamnya termasuk Badan Layanan Umum, Satuan Kerja,
dan Pemerintah Daerah.

Parameter Profil Nasabah Institutional Banking
       Parameter                                                    Profil Nasabah
                         Kementerian; Badan/Lembaga; Perguruan Tinggi yang dikelola di level Kantor Pusat; Lembaga
                         Pendidikan & Riset (Top 100 Universitas/Perguruan Tinggi yang ditetapkan oleh Lembaga
 Institutional Banking
                         Pemeringkat yang Kredibel); Lembaga regulator Hulu & Hilir Migas; Penyelenggara Jaminan Sosial
                         milik Pemerintah; PEMDA dengan kriteria khusus.



Keunggulan Kompetitif dan Inovasi                                Rencana dan Strategi Segmen Institutional
Institutional Banking                                            Banking Tahun 2025
Segmen Institutional Banking merupakan ecosystem                 Pada tahun 2025, BNI melakukan beberapa upaya
orchestrator untuk mengakuisisi ekosistem dan                    guna mengembangkan bisnis pada segmen
bisnis turunan APBN, serta sebagai agent of                      Institutional Banking, yaitu:
development yang menjadi mitra dari Kementerian,                 1. Optimalisasi penerimaan dan pengeluaran
Badan/Lembaga, dan Perguruan Tinggi dalam                           (transaksional) pada Kementerian, Lembaga, dan
menjalankan      program-program      pemerintah                    Perguruan Tinggi.
antara lain Bantuan Pangan non Tunai (BPNT),                     2. Mengoptimalkan penghimpunan dana pihak
Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Subsidi                     ketiga yang bersumber dari program pemerintah,
Upah (BSU), Bantuan Operasional Kesehatan                           transaksional Lembaga dan BLU, Penerimaan
(BOK) Puskesmas, Program Kartu Prakerja, Kartu                      Iuran serta pembayaran uang kuliah di Perguruan
Indonesia Pintar (KIP), Program Indonesia Pintar                    Tinggi dan Peningkatan Rekening Dana Nasabah
(PIP), Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/                   DHE SDA.
Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Bantuan Sosial                    3. Meningkatkan Fee Based Income melalui
lainnya, karena merupakan Liquidity Support dalam                   peningkatan kerja sama transaksi keuangan
memenuhi kebutuhan likuiditas bank.                                 yaitu BNIdirect, Trading Valas, Bank Garansi, dan
                                                                    Kustodi.
Segmen Institutional Banking telah melakukan                     4. Meningkatkan jumlah akuisisi Satuan Kerja
digitalisasi layanan keuangan negara melalui                        (Satker) menjadi mitra perbankan melalui solusi
berbagai produk seperti migrasi giro Kementerian                    keuangan yang komprehensif dan mendukung
menjadi virtual account yang dilengkapi dengan                      serta       mensukseskan        Program-Program
Cash Management System (CMS), Kartu Kredit                          Pemerintah.
Pemerintah (KKP), serta solusi digital (Govtech)                 5. Mengoptimalkan dan melakukan pengembangan
dalam       menunjang     Program     Pemerintah,                   solusi digital (Govetch) yang bersifat costumized
ekosistem APBN dan ekosistem bisnis institusi                       sebagai pintu masuk ekosistem keuangan
yang menjadikan BNI sebagai mitra utama dalam                       dalam layanan transaksi digital untuk Nasabah
transaksi operasional serta berperan memberikan                     Kementerian, Badan/Lembaga, dan Perguruan
advokasi di lingkup Kementerian, Badan/Lembaga,                     Tinggi yang bertujuan untuk mendapatkan
dan Perguruan Tinggi.                                               CASA murah dan Fee Based Income (FBI) serta
                                                                    melakukan percepatan dan monitoring project
                                                                    berjalan.
                                                                                              Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                      257
                                                                             PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 260
                            Performa     Laporan            Profil                Analisis dan Pembahasan        Fungsi
                            2025         Manajemen          Perusahaan            Manajemen atas Kinerja Bank    Penunjang Bisnis




6. Eksekusi strategi bisnis dengan fokus pada peningkatan kinerja ekosistem nasabah Kementerian, Badan/
   Lembaga, dan Perguruan Tinggi untuk memberikan solusi nasabah melalui optimalisasi dan kolaborasi
   dengan Region, Sentra, Cabang, dan Perusahaan Anak (RAM dan SAM) dalam mengoptimalkan
   penyerapan dana APBN dan penyaluran Kredit kepada pihak ketiga (Vendor, Satker, dan BLU).
7. Meningkatkan pertumbuhan Kredit Nasabah Kementerian, Badan/Lembaga, dan Perguruan Tinggi
   melalui pinjaman dalam/luar negeri dan melakukan pemantauan rencana realisasi pipeline/komitmen
   yang telah dimiliki serta menjaga kualitas Kredit dengan baik.
8. Continuous people development melalui pelatihan untuk menciptakan sumber daya manusia yang
   andal.


PRODUKTIVITAS DAN PROFITABILITAS SEGMEN INSTITUTIONAL BANKING

Produktivitas Segmen Institutional Banking
                                                                                                   Kenaikan (Penurunan)
                                                 2025                  2024
               Produktivitas                                                                   Nominal           Persentase
                                               Rp-miliar             Rp-miliar
                                                                                              (Rp-miliar)            (%)
Total Kredit                                    40.612                   37.523                  3.088             8,2
Total Dana Pihak Ketiga                        215.798               117.817                    97.981            83,2
Giro                                            76.647                   51.806                 24.841            48,0
Tabungan                                             426                   534                    (108)          (20,2)
Deposito                                       138.724                   65.477                 73.247            111,9


Profitabilitas Segmen Institutional Banking
                                                                                                   Kenaikan (Penurunan)
                                                 2025                  2024
               Profitabilitas                                                                  Nominal           Persentase
                                               Rp-miliar             Rp-miliar
                                                                                              (Rp-miliar)            (%)
Pendapatan bunga - neto                          2.306                    2.560                   (254)           (9,9)
Pendapatan operasional lainnya                       144                   139                       5             3,3
Beban operasional lainnya                       (1.023)                   (977)                    (46)            4,7
Pembentukan cadangan kerugian
                                                     (11)                  (19)                      8           (42,9)
penurunan nilai
Laba operasional                                 1.415                    1.702                   (287)          (16,9)
Pendapatan (beban) bukan operasional
                                                        -                     -                       -               -
neto
Laba sebelum beban pajak                         1.415                    1.702                   (287)          (16,9)


Secara YoY, dana pihak ketiga tumbuh sebesar 83,2% didorong oleh pertumbuhan Giro dan Deposito. Giro
tumbuh sebesar 48,0% seiring optimalisasi Institusional Banking sebagai ecosystem orchestrator untuk
mengakuisisi ekosistem dan bisnis turunan APBN sedangkan Deposito tumbuh sebesar 111,9% seiring
masuknya Dana Sisa Anggaran Lebih (SAL) dari Kemenkeu sebesar Rp55 triliun. Pada sisi aset, Kredit yang
diberikan sebesar Rp40,6 triliun mengalami peningkatan 8,2% secara YoY dengan kontribusi terbesar dari
pembiayaan sektor alutsista (alat utama sistem senjata).

Secara profitabilitas tahun 2025, segmen Institutional Banking membuku laba sebelum pajak sebesar Rp1,4
triliun. Pendapatan operasional lainnya Rp144 miliar mengalami peningkatan 3,3% yang merupakan sinyal
positif meningkatnya peran BNI khususnya dalam mendorong transaksi operasional melalui Kementerian,
Lembaga, atau Perguruan Tinggi serta fokus kepada peningkatan Giro Transaksional melalui closedloop
transaction pada ekosistem Nasabah Institutional Banking.

Prospek Usaha Institutional Banking Tahun 2026
Segmen Institutional Banking melihat potensi pengembangan bisnis yang masih sangat besar di tahun
2026 dengan fokus pengembangan bisnis yang sejalan dengan fokus prioritas Pemerintah untuk tahun
2026 seperti Penguatan Ketahanan Nasional, transformasi ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan rakyat.
Selain itu Institutional Banking akan meningkatkan market share BNI pada penyaluran APBN, penetrasi
dan bisnis turunan pada Kementerian/Lembaga, Self-Regulatory Organization (SRO), Perguruan Tinggi dan
Social Insurance.


258    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 261
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG            Keuangan




Dalam mendukung penyerapan dana APBN, segmen                 4. Meningkatkan jumlah akuisisi Satuan Kerja
Institutional Banking akan memanfaatkan ekosistem               (Satker) menjadi mitra perbankan melalui solusi
bisnis dari nasabah Kementerian, Lembaga dan                    keuangan yang komprehensif dan mendukung
Perguruan Tinggi untuk meningkatkan CASA dengan                 serta      mensukseskan        Program-Program
fokus pada optimalisasi transaksi nasabah beserta               Pemerintah.
ekosistem turunannya. Segmen Institutional Banking           5. Mengoptimalkan dan melakukan pengembangan
juga berupaya melakukan akuisisi Kementerian/                   solusi digital (Govetch) yang bersifat costumized
Lembaga yang dapat membantu dalam memberikan                    sebagai pintu masuk ekosistem keuangan
akses ke mitra perusahaan yang terhubung dalam                  dalam layanan transaksi digital untuk Nasabah
ekosistem institusi, sehingga dapat meningkatkan                Kementerian, Lembaga, dan Perguruan Tinggi
dana murah (DPK mitra dan payroll pegawai),                     yang bertujuan untuk mendapatkan CASA murah
consumer loan dan ekosistem business banking.                   dan Fee Based Income (FBI) serta melakukan
                                                                percepatan dan monitoring project berjalan.
RAPBN Belanja Kementerian/Lembaga Pusat                      6. Eksekusi strategi bisnis dengan fokus pada
tahun 2026 direncanakan sebesar Rp3.136,4 triliun.              peningkatan      kinerja   ekosistem      nasabah
Anggaran tersebut selain dimanfaatkan untuk                     Kementerian, Lembaga, dan Perguruan Tinggi
mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif                     untuk memberikan solusi nasabah melalui
dan berkelanjutan, juga dimanfaatkan dalam                      optimalisasi dan kolaborasi dengan Region,
mendukung pendanaan proyek yang bersifat                        Sentra, Cabang, dan Perusahaan Anak (RAM dan
lintas tahun, penguatan alat utama sistem senjata               SAM) dalam mengoptimalkan penyerapan dana
(alutsista)/peralatan material khusus (almatsus) dan            APBN dan penyaluran Kredit kepada pihak ketiga
program unggulan pendukung strategi kebijakan                   (Vendor, Satker, dan BLU).
fiskal jangka pendek.                                        7. Meningkatkan pertumbuhan Kredit Nasabah
                                                                Kementerian,      Lembaga,     dan      Perguruan
Rencana Kerja Institutional Banking Tahun                       Tinggi melalui pinjaman dalam/luar negeri
2026                                                            dan melakukan pemantauan rencana realisasi
Pada tahun 2026, ekonomi dalam negeri diperkirakan              pipeline/komitmen yang telah dimiliki serta
akan melanjutkan perbaikan dan pemulihan di                     menjaga kualitas Kredit dengan baik.
tengah ekonomi global yang menantang. Ke depan,              8. Continuous      people    development      melalui
segmen Institutional Banking akan menjalankan                   pelatihan untuk menciptakan sumber daya
strategi sebagai berikut:                                       manusia yang andal.
1. APBN masih menjadi salah satu sumber
   likuiditas melalui optimalisasi penerimaan dan            COMMERCIAL BANKING
   pengeluaran (transaksional) pada Kementerian,
   Lembaga, dan Perguruan Tinggi.                            Segmen Commercial Banking terus berfokus pada
2. Mengoptimalkan penghimpunan dana pihak                    pertumbuhan yang berkualitas serta melanjutkan
   ketiga yang bersumber dari program pemerintah,            perbaikan kualitas Kredit. Segmen Enterprise dan
   transaksional Lembaga dan BLU, Penerimaan                 Commercial terus melakukan ekspansi bisnis turunan
   Iuran serta pembayaran uang kuliah di Perguruan           dan ekosistem dari segmen korporasi unggulan
   Tinggi dan Peningkatan Rekening Dana Nasabah              serta sektor prioritas dengan mengutamakan
   DHE SDA.                                                  budaya risiko sedangkan Segmen Small konsisten
3. Meningkatkan Fee Based Income melalui                     menyediakan kemudahan akses pembiayaan dan
   peningkatan kerja sama transaksi keuangan                 layanan transaksi bagi UMKM.
   yaitu BNIdirect, Trading Valas, Bank Garansi, dan
   Kustodi.




                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                  259
                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 262
                          Performa       Laporan        Profil          Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                          2025           Manajemen      Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




      Parameter                                                 Profil Nasabah
                         Perusahaan dengan Gross Annual Sales (GAS) > Rp300 miliar s.d Rp1,5 triliun (termasuk grup
                         usahanya) dan Maksimum Kredit > Rp150 miliar s.d Rp500 miliar dan/atau Average DPK > Rp50
Enterprise Banking       miliar s.d Rp100 miliar
                         Kredit dan Dana nasabah perusahaan Tbk beserta grupnya; perusahaan Non Tbk beserta grupnya;
                         Lembaga Pendidikan dan Yayasan.
                         Perusahaan dengan Gross Annual Sales (GAS) > Rp30 miliar s.d Rp300 miliar (termasuk grup
                         usahanya) dan Maksimum Kredit > Rp10 miliar s.d Rp150 miliar dan/atau Average DPK > Rp10
Commercial Banking       miliar s.d Rp50 miliar.
                         Kredit dan Dana Nasabah perusahaan Tbk beserta grupnya; perusahaan Non Tbk beserta grupnya;
                         Lembaga Pendidikan dan Yayasan.
                         Segmen yang mengelola Kredit produktif atas debitur Perorangan dan Non Perorangan serta
                         Dana Pihak Ketiga (DPK) dhi. Giro, Tabungan dan Deposito atas nasabah Non Perorangan dengan
SME Business
                         kriteria Gross Annual Sales (GAS) sampai dengan Rp 30 M dan Maksimum Kredit dan/atau
                         Average DPK sampai dengan Rp10 Miliar
                         Nasabah perorangan dan non-perorangan dengan Gross Annual Sales (GAS) sampai dengan Rp30
Business Program         miliar (termasuk grup usahanya) serta memiliki Kredit produktif BNI atau Kredit program dengan
                         maksimum Kredit sampai dengan Rp1 Miliar.


Rencana dan Strategi Segmen Commercial                          e. Ekspansi perusahaan top tier pada masing-
Banking Tahun 2025                                                 masing sektor ekonomi.
Pada tahun 2025, Segmen Commercial Banking terus                f. Meningkatkan monitoring aktivitas bisnis
berfokus pada pertumbuhan yang berkualitas dan                     melalui tools connect untuk mendorong
berkelanjutan serta memperkuat perbaikan kualitas                  peningkatan produktivitas, leads berkualitas,
Kredit. Pertumbuhan bisnis berkualitas diwujudkan                  dan mendukung proses percepatan pipeline
melalui penguatan pipeline management dengan                       management.
mengembangkan Risk Acceptance Criteria (RAC)                 2. Peningkatan Dana & Transaksi
untuk memastikan seleksi nasabah berkualitas.                   a. Peningkatan cross-selling untuk produk
Selain itu, ekspansi juga diarahkan pada target                    transaction banking termasuk BNIdirect, trade
market yang berasal dari debitur pada sektor                       finance, escrow, dan payroll.
prioritas setiap Region, pelaku ekspor, value chain/            b. Membentuk central team untuk monitoring
suppy chain Nasabah korporasi, serta nasabah                       cross-sales dan penetrasi produk non-lending,
potensial lainnya.                                                 dengan memanfaatkan data dari RM Connect.
                                                                c. Kolaborasi dengan unit Transaction Banking
Strategi umum Commercial Banking yang dijalankan                   untuk penyempurnaan platform transaksi
selama tahun 2025 sebagaimana yang telah                           nasabah guna menjawab kebutuhan masa
dijelaskan sebelumnya terwujud dalam langkah aksi                  depan.
sebagai berikut:                                                d. Pengembangan, penataan & penguatan
1. Pertumbuhan Bisnis Berkualitas & Sustainable                    fungsi pengelolaan dana dan transaksi
    a. Pertumbuhan bisnis pada sektor prioritas                    nasabah Segmen Enterprise dan Commercial.
       dengan membentuk cakupan RM dan produk                3. Memperkuat posisi BNI sebagai one stop
       yang disesuaikan serta mengidentifikasi                  solution banking yang mendorong UMKM Go
       sektor target di setiap Region melalui evaluasi          Productive, Go Digital dan Go Global melalui
       pertumbuhan sektor, NPL, rating risiko, dan              berbagai kemudahan-kemudahan layanan bagi
       informasi lapangan dari CMC.                             UMKM. Pengembangan dan pemberdayaan
    b. Peningkatan        Pembiayaan      Hijau     &           UMKM, melalui sinergi dan kolaborasi pada 3
       Berkelanjutan, dengan fokus pada sektor                  aspek sebagai berikut yaitu
       energi terbarukan & product eco efficient.               a. UMKM Ekspor & Diaspora
    c. Pengembangan skema Pembiayaan untuk                         Program pemberdayaan UMKM berorientasi
       mendukung program-program Pemerintah,                       ekspor untuk siap bersaing di kancah global
       termasuk pembiayaan makanan bergizi,                        melalui Platform BNI Xpora yang membantu
       Pembangunan perumahan, renovasi &                           pelaku usaha memperluas pengembangan
       Pembangunan sekolah, lumbung pangan                         bisnis ke pasar internasional. BNI Xpora
       nasional dan inisiatif lainnya.                             berperan sebagai penghubung eksportir
    d. Pengembangan & Evaluasi Skema Kredit                        dan importir serta memfasilitasi business
       dengan berfokus ekspansi pada bisnis                        matching untuk memastikan transaksi
       turunan korporasi dan skema pembiayaan                      berjalan aman dan efisien. Inisiatif ini juga
       SCF Diamond Client Korporasi.                               diperkuat oleh keberadaan 8 Kantor Cabang




260    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 263
Permodalan & Praktik       Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan    dan Lingkungan               ESG               Keuangan




      BNI di Luar Negeri (Singapura, Hong Kong,                  4. Peningkatan Kapabilitas & Kompetensi Pengelola
      Tokyo, New York, London, Osaka, Seoul,                        Nasabah
      dan Amsterdam) yang turut menyediakan                         a. Pengembangan SDM pada technical &
      kemudahan akses pendanaan dan transaksi                          analytical skill secara berkelanjutan dengan
      bagi UMKM Ekspor dan Diaspora.                                   pelaksanaan learning journey dan program
   b. Digital Value Chain                                              terstruktur serta membangun kompetensi
      BNI juga menyediakan kemudahan akses                             pada masing-masing sektor
      pendanaan bagi bisnis turunan nasabah                         b. Penyempurnaan        RM    Connect     melalui
      korporasi dan mitra BNI, melalui skema-                          penambahan fitur sales enablement seperti
      skema value chain lending berbasis digital, di                   wallet sizing, panduan pricing & cross selling,
      antaranya melalui platform BNIdirect supply                      performance tracking tingkat portfolio dan
      chain yang berguna untuk mengakomodir                            rekening
      kebutuhan pembiayaan atas transaksi jual beli                 c. Melanjutkan implementasi end-to-end credit
      yang membantu corporate mengoptimalkan                           tools untuk percepatan dan digitalisasi proses
      modal kerja dan pengelolaan cashflow dalam                       bisnis sekaligus penyempurnaan credit
      bekerja sama dengan mitra UMKM.                                  underwriting & monitoring.
   c. Ekosistem Unggulan                                            d. Optimalisasi RM/SRM dan pemenuhan rasio
      BNI mendorong pembentukan ekosistem                              RM-BA 2:1
      unggulan pada setiap area layanan dengan                      e. Memperkuat System Integrated Monitoring
      memanfaatkan potensi besar segmen UMKM,                          tools yang dapat memantau kondisi debitur
      melalui penyaluran pembiayaan Kredit                             sehingga diperoleh penetapan account
      Usaha Rakyat (KUR) hingga Kredit Komersial                       strategi yang tepat bagi setiap nasabah
      dengan fokus kepada sektor produksi                           f. Mengembangkan kemampuan leadership
      low risk segment sebagai bentuk support                          dan potensi tim, melalui program coaching
      terbentuknya ekosistem UMKM Go Global                            and mentoring.
      melalui program pemberdayaan UMKM
      Xpora, digitalisasi transaksi keuangan UMKM
      kerja sama dengan startup untuk pencatatan
      keuangan, dan kolaborasi akses pemasaran
      secara online melalui e-commerce.


Produktivitas Segmen Commercial Banking
                                                                                              Kenaikan (Penurunan)
                                               2025                   2024
                Produktivitas                                                              Nominal             Persentase
                                             Rp-miliar              Rp-miliar
                                                                                          (Rp-miliar)              (%)
 Total Kredit                                       210.138               179.464                  30.674      17,1
 Total Dana Pihak Ketiga                            198.397               155.359                  43.038      27,7
 Giro                                               127.147                 96.227                 30.920      32,1
 Tabungan                                            42.702                 28.808                   13.893    48,2
 Deposito                                            28.549                 30.324                 (1.775)     (5,9)


Profitabilitas Segmen Commercial Banking
                                                                                              Kenaikan (Penurunan)
                                               2025                   2024
                Produktivitas                                                              Nominal             Persentase
                                             Rp-miliar              Rp-miliar
                                                                                          (Rp-miliar)              (%)
 Pendapatan bunga – neto                        11.522                11.977                 (455)             (3,8)
 Pendapatan operasional lainnya                 5.399                  5.062                  337               6,7
 Beban operasional lainnya                     (6.740)                (6.481)                (259)              4,0
 Pembentukan cadangan kerugian
                                               (6.214)                (6.906)                 692             (10,0)
 penurunan nilai
 Laba operasional                               3.967                  3.652                   315              8,6
 Pendapatan (beban) bukan operasional
                                                     -                      -                      -               -
 neto
 Laba sebelum beban pajak                       3.967                  3.652                   315              8,6




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                         261
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 264
                           Performa      Laporan           Profil          Analisis dan Pembahasan        Fungsi
                           2025          Manajemen         Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank    Penunjang Bisnis




Pada tahun 2025, Kredit Segmen Commercial                      Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Enterprise &
Banking terbuku Rp210,1 triliun, mengalami                     Commercial Banking
kenaikan sebesar 17,1% YoY sebagai wujud dari                  Segmen Enterprise & Commercial Banking
disiplin eksekusi pipeline.                                    mengelola seluruh aktivitas transaksi perbankan
                                                               yang dilakukan oleh nasabah beserta group
Dana Pihak Ketiga Segmen Commercial Banking                    usahanya dengan memberikan solusi menyeluruh
sebesar Rp198,4 triliun mengalami pertumbuhan                  (one stop solution) melalui digital platform yang
hingga 27,7% YoY yang didominasi oleh                          terintegrasi, dengan produk-produk unggulan
pertumbuhan dana murah, dimana giro dan                        seperti wondr by BNI, BNIdirect, BNI Debit/Credit
tabungan tumbuh masing-masing 32,1% dan 48,2%                  Card, Trade Finance, Bank Garansi, Asuransi,
YoY.                                                           serta produk-produk Treasury dengan melakukan
                                                               kolaborasi bersama unit-unit terkait.
Pada sisi profitabilitas, segmen Commercial Banking
membukukan laba sebelum beban pajak sebesar                    Segmen Enterprise & Commercial Banking
Rp4,0 triliun tumbuh 8,6% YoY. Kontribusi terbesar             menawarkan keunggulan kompetitif bagi nasabah
kenaikan tersebut berasal dari kenaikan Pendapatan             dengan memberikan aspekberikut ini:
Operasional Lainnya. Kenaikan ini sejalan dengan               1. Penyediaan      solusi     komprehensif      untuk
peningkatan Fee Based Income yang mencerminkan                    mendukung operasional nasabah melalui ragam
penguatan penetrasi produk-produk transaksional                   produk aset, liabilities, dan transaksional sesuai
BNI pada Nasabah segmen Commercial Banking,                       kebutuhan nasabah melalui beragam channel
serta upaya recovery yang optimal atas aset-                      yang tersedia dari kantor cabang, sentra bisnis,
aset berkualitas rendah. Secara kualitas aset,                    maupun produk digital unggulan seperti wondr
Beban CKPN berhasil ditekan turun hingga 10%                      by BNI dan BNIdirect.
YoY yang di-support oleh perbaikan kualitas aset               2. Relasi yang kuat dengan anchor clients yang
segmen Enterprise dan Commercial sedangkan                        membuka peluang penetrasi value chain dari
untuk segmen SME dan Business Program, BNI                        nasabah segmen Corporate dan Institutional
mengambil langkah prudent dalam mengantisipasi                    yang memiliki potensi bisnis turunan pada
kondisi debitur di masa yang akan datang sejalan                  segmen pasar Enterprise & Commercial Banking.
dengan konsep Expected Credit Loss (ECL).
                                                               Segmen Enterprise & Commercial Banking terus
Enterprise & Commercial Banking                                berinovasi untuk menyempurnakan proses bisnis
Segmen Enterprise & Commercial Banking terus                   internal dan memberikan solusi yang menjawab
melakukan ekspansi bisnis turunan dan ekosistem                kebutuhan nasabah, antara lain:
dari segmen korporasi unggulan serta sektor                    1. Pengembangan Risk Acceptance Criteria (RAC)
prioritas dengan mengutamakan budaya risiko yang                  berbasis sektor ekonomi serta kalibrasi klasifikasi
bertujuan agar pengelolaan nasabah menjadi lebih                  nasabah sebagai nasabah Prima melalui tools
fokus dengan distribusi pengelolaan sesuai dengan                 connect sebagai asesmen awal potensi bisnis.
kapabilitas yang telah ditetapkan. Enterprise Banking          2. Pengembangan skema Sustainability Linked
diarahkan pada penguasaan sektor ekonomi,                         Loan (SLL) dan tim khusus untuk mendukung
sedangkan Commercial Banking diarahkan pada                       ekonomi berkelanjutan sesuai dengan prinsip
penguasaan secara geografis melalui pembentukan                   Environmental, Social, & Governance (ESG)
Divisi Commercial Banking 1 yang mengelola area                   untuk nasabah Enterprise.
Sumatera, Kalimantan serta sebagian Jabodetabek                3. Penyusunan guidance ekspansi berbasis sektor
dan Divisi Commercial Banking 2 yang mengelola                    ekonomi dan menyusun arah ekspansi pada
area sebagian Jabodetabek, Jawa, Bali, Nusa                       sektor yang berada di kuadran 1 (sector to be
Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Papua.                            push).


Produktivitas Segmen Enterprise & Commercial Banking
                                                                                            Kenaikan (Penurunan)
                                                 2025                 2024
               Produktivitas                                                            Nominal           Persentase
                                               Rp-miliar            Rp-miliar
                                                                                       (Rp-miliar)            (%)
Total Kredit                                         131.433              100.117               31.316    31,3
Total Dana Pihak Ketiga                               84.326               57.400               26.926    46,9
Giro                                                  60.133               39.448               20.684    52,4
Tabungan                                               6.564                2.343                4.221   180,2
Deposito                                              17.630               15.609                2.021    12,9




262    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 265
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG           Keuangan




Pada tahun 2025, Kredit Segmen Enterprise dan                   d. Pengembangan & Evaluasi Skema Kredit
Commercial Banking terbuku 131,4 triliun, tumbuh                   dengan berfokus ekspansi pada bisnis
31,3% sebagai cerminan dari disiplin eksekusi                      turunan korporasi dan skema pembiayaan
pipeline. Dana Pihak Ketiga mencapai Rp84,3                        SCF Diamond Client Korporasi
triliun, tumbuh signifikan 46,9% YoY, didorong                  e. Ekspansi perusahaan top tier pada masing-
oleh optimalisasi transaksi debitur dan nasabah                    masing sektor ekonomi.
BNI. Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga didominasi                   f. Meningkatkan monitoring aktifitas bisnis
oleh dana murah, dimana CASA tumbuh 59,6%                          melalui tools connect untuk peningkatan
sedangkan deposito tumbuh 12,9%.                                   produktivitas,     leads   berkualitas,    dan
                                                                   mendukung proses percepatan pipeline
Prospek Usaha Enterprise & Commercial                              management.
Banking Tahun 2026                                           2. Peningkatan Dana & Transaksi
BNI melihat bahwa kebijakan pemerintah yang                     a. Peningkatan cross-selling untuk produk
konsisten mendorong industrialisasi, termasuk                      transaction banking seperti BNIdirect, trade
hilirisasi yang meningkatkan nilai tambah,                         finance, escrow, dan payroll
mengurangi impor dan meningkatkan ekspor, akan                  b. Membentuk central team untuk monitoring
menjadi katalis pertumbuhan. Oleh karena itu,                      cross-sales dan penetrasi produk non-lending,
pada tahun 2026, segmen Enterprise & Commercial                    dengan memanfaatkan data dari RM Connect
Banking akan memperkuat pertumbuhan bisnis                      c. Kolaborasi dengan unit Transaction Banking
yang berkualitas dan berkelanjutan dengan fokus                    untuk penyempurnaan platform transaksi
utama pada hal-hal berikut:                                        nasabah menjawab kebutuhan masa depan.
1. Eksplorasi potensi bisnis dari target market                 d. Pengembangan, penataan & penguatan
    yang telah ditetapkan berdasarkan value chain                  fungsi pengelolaan dana dan transaksi
    Nasabah korporasi dan sektor-sektor ekonomi                    nasabah Segmen Enterprise dan Commercial.
    yang berkelanjutan sesuai penguatan portofolio           3. Peningkatan Kapabilitas & Kompetensi Pengelola
    ESG.                                                        Nasabah
2. Implementasi        berbagai    inisiatif  untuk             a. Pengembangan SDM pada technical &
    mendorong pertumbuhan bisnis berkualitas                       analytical skill secara berkelanjutan dengan
    dengan digitalisasi monitoring & proses Kredit                 pelaksanaan learning journey dan program
    melalui RM Tools (Connect), Single Integrated                  terstruktur serta membangun kompetensi
    Monitoring Tools (SIMON), dan end-to-end credit                pada setiap sektor
    tools serta inisiatif pada Corporate Plan 2024-             b. Penyempurnaan melengkapi RM Connect
    2028.                                                          dengan fitur sales enablement seperti wallet
                                                                   sizing, panduan pricing & cross selling,
Rencana Kerja Enterprise & Commercial Banking                      performance tracking tingkat portfolio dan
Tahun 2026                                                         rekening
Pada tahun 2026, segmen Enterprise & Commercial                 c. Melanjutkan implementasi end-to-end credit
Banking akan menjalankan rencana kerja disertai                    tools untuk percepatan dan digitalisasi proses
dengan penerapan strategi komprehensif, selaras                    bisnis sekaligus penyempurnaan credit
dengan aspirasi pada Corporate Plan 2024-2028                      underwriting & monitoring
yang dirumuskan sebagai berikut:                                d. Optimalisasi RM/SRM dan pemenuhan rasio
1. Pertumbuhan Bisnis Berkualitas & Sustainable                    RM-BA 2:1
   a. Pertumbuhan bisnis pada sektor prioritas                  e. Memperkuat System Integrated Monitoring
      dengan membentuk cakupan RM dan produk                       tools yang dapat memantau kondisi debitur
      yang disesuaikan serta mengidentifikasi                      sehingga diperoleh penetapan account
      sektor target di setiap Region melalui evaluasi              strategi yang tepat bagi setiap nasabah
      pertumbuhan sektor, NPL, rating risiko, dan               f. Mengembangkan kemampuan leadership
      informasi lapangan dari CMC                                  dan potensi tim, melalui program coaching
   b. Meningkatkan        Pembiayaan      Hijau    &               and mentoring.
      Berkelanjutan, menyasar pertumbuhan pada
      energi terbarukan & product eco efficient              SME Business & Business Program
   c. Pengembangan skema Pembiayaan untuk                    SME Business & Business Program merupakan
      mendukung Program Pemerintah, termasuk                 segmen BNI yang mengelola Kredit kecil dan dana
      pembiayaan makanan bergizi, Pembangunan                pihak ketiga non perorangan sampai dengan Rp10
      perumahan, renovasi & Pembangunan                      miliar. Segmen ini menawarkan kemudahan akses
      sekolah, lumbung pangan nasional dan                   pembiayaan dan kemudahan bertransaksi bagi
      program lainnya.                                       UMKM.




                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                 263
                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 266
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Keunggulan Kompetitif dan Inovasi SME                    5. Kredit Kepada Lembaga Linkage (KKLK)
Business & Business Program                                  Sebagai bentuk keberpihakan BNI untuk
BNI menawarkan kemudahan layanan solusi                      pengembangan lembaga-lembaga keuangan di
finansial bagi nasabah melalui channel digital yang          Indonesia, BNI memberikan solusi pembiayaan
inovatif serta jaringan outlet yang tersebar luas di         berupa Kredit kepada Lembaga Keuangan
seluruh Indonesia, hingga layanan cabang di luar             (KKLK). Kredit kepada Lembaga Keuangan adalah
negeri yang memfasilitasi transaksi lintas Region.           fasilitas Kredit yang diberikan kepada dan atau
Didukung oleh portofolio bisnis korporasi yang               melalui Lembaga Keuangan untuk dipinjamkan
solid, BNI memiliki keunggulan kompetitif dalam              kepada end user yang dilakukan dengan cara
menggarap potensi ekosistem dan bisnis turunan               aliansi strategis (kerja sama).
dari segmen Wholesale, yang kemudian menjadi             6. Cash Collateral Credit (CCC)
salah satu motor penggerak utama pertumbuhan                 Cash Collateral Credit (CCC) adalah Kredit
bisnis Retail Banking. Sinergi antara kekuatan               yang dijamin dengan simpanan dalam bentuk
jaringan, inovasi digital, dan basis nasabah korporasi       deposito/giro/tabungan yang diterbitkan BNI,
yang kuat menjadikan BNI mampu memperluas                    yang dapat digunakan sebagai tambahan modal
jangkauan layanan serta memperdalam hubungan                 kerja usaha nasabah.
dengan berbagai segmen nasabah.                          7. Bond Collateral Credit (BCC)
                                                             Fasilitas Kredit yang diberikan kepada nasabah
BNI berkomitmen mendorong pertumbuhan UMKM                   perorangan dan non perorangan berbentuk
di Indonesia dengan terus berinovasi, menawarkan             Perseroan Terbatas (PT) dengan jaminan Kredit
layanan yang cepat dan mudah bagi mitra UMKM                 berupa Securities Negara (SBN) yang diterbitkan
melalui digitalisasi pemrosesan Kredit berbasis              oleh Pemerintah Republik Indonesia yang
aplikasi BNIMove (BNI Mobile Innovation) serta               dapat diperdagangkan. Fasilitas Kredit dapat
mendukung UMKM dapat Go Global melalui BNI                   dipergunakan untuk tambahan modal kerja
Xpora yang menawarkan kemudahan bagi UMKM                    usaha nasabah.
berorientasi ekspor.                                     8. Kredit Usaha Rakyat (KUR)
                                                             Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan program
Business Program & SME Business memberikan                   pembiayaan bersubsidi dari pemerintah yang
pilihan solusi pembiayaan bagi nasabah yang ingin            dirancang untuk meningkatkan akses permodalan
meningkatkan kapasitas bisnis dengan menambah                bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
modal serta memberikan layanan finansial untuk           9. BNI Wirausaha (BWU)
memudahkan nasabah bertransaksi, sebagai berikut:            BWU merupakan fasilitas Kredit untuk usaha
1. Kredit Modal Kerja (KMK)                                  produktif, baik dalam bentuk Kredit Modal Kerja
    Kredit yang dipergunakan untuk menambah                  (KMK) maupun Kredit Investasi (KI), dengan
    modal kerja suatu perusahaan seperti pembelian           maksimum Kredit hingga Rp1 miliar
    bahan baku, biaya-biaya produksi, pemasaran,         10. Kredit Industri Padat Karya (KIPK)
    dan lain-lain.                                           Kredit Industri Padat Karya adalah Kredit investasi
2. Kredit Investasi                                          atau Kredit investasi yang dikombinasikan
    Kredit jangka menengah atau panjang untuk                dengan Kredit modal kerja kepada debitur
    pembelian barang-barang modal beserta jasa               individu/perseorangan atau badan usaha
    yang diperlukan untuk rehabilitasi, modernisasi,         yang produktif di industri padat karya, dengan
    maupun ekspansi proyek yang sudah ada                    maksimum Kredit >Rp500 Juta hingga Rp10
    pendirian proyek yang akan ada.                          miliar
3. Kredit Ekspor Fast Trex                               11. Kredit Program Perumahan (KPP)
    Fast Trex merupakan salah satu solusi Xpora              Kredit Program Perumahan (KPP) adalah Kredit
    dalam mendukung UMKM Go Productive                       Investasi atau Kredit Modal Kerja yang diberikan
    dengan menyediakan pembiayaan yang mudah                 kepada UMKM berupa individu/perseorangan
    dan terintegrasi bagi pelaku UMKM berorientasi           atau badan usaha yang dilakukan dalam rangka
    ekspor (direct dan indirect).                            mendukung pencapaian program prioritas
4. Supply Chain Financing (SCF) Retail                       dibidang perumahan. KPP disalurkan dalam
    BNI Supply Chain Financing Retail (BNI SCF               dua skema yaitu Kredit Program Perumahan
    Retail) adalah solusi pembiayaan BNI kepada              (KPP) Sisi Permintaan Rumah (Demand) dengan
    Mitra Korporat melalui percepatan penerimaan             maksimum Kredit >Rp10 Juta hingga Rp500
    pembayaran dari Bowheer maupun dalam                     Juta dan Kredit Program Perumahan (KPP) Sisi
    melakukan pembayaran kepada Principal.                   Penyediaan Rumah (Supply) dengan maksimum
                                                             Kredit di atas Rp500 Juta




264    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 267
Permodalan & Praktik       Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan    dan Lingkungan               ESG               Keuangan




Produktivitas Segmen SME Business & Business Program
                                                                                              Kenaikan (Penurunan)
                                               2025                   2024
                Produktivitas                                                              Nominal            Persentase
                                             Rp-miliar              Rp-miliar
                                                                                          (Rp-miliar)             (%)
 Total Kredit                                        78.705                79.346                   (641)                 (0,8)
 Total Dana Pihak Ketiga                            114.071                97.959                  16.112                 16,4
 Giro                                                67.014                56.778                  10.235                 18,0
 Tabungan                                            36.138                26.465                   9.673                 36,5
 Deposito                                            10.919                14.715                  (3.796)               (25,8)



Kredit segmen SME Business & Business Program                    Sektor Consumer Banking mencakup beberapa
tercatat sebesar Rp78,7 triliun terkoreksi 0,8% YoY              segmen dan aktivitas perbankan konsumer sebagai
dimana pada tahun 2025 fokus utama Kredit adalah                 berikut:
upaya peningkatan kualitas portofolio Kredit dan
penguatan fungsi pengelolaan portofolio Loan at                  1. Consumer Segment, merupakan segmen yang
Risk. DPK segmen ini tumbuh 16,4% yang utamanya                     mengelola Nasabah perorangan dengan Asset
ditopang oleh pertumbuhan dana murah.                               Under Management (AUM) hingga Rp500
                                                                    juta, melalui penawaran produk dan layanan
Rencana dan Strategi Segmen SME Business &                          tabungan, deposito, Kredit konsumtif, serta
Business Program Tahun 2026                                         pengelolaan transaksi perbankan
Pada tahun 2026, Segmen SME dan Business                         2. Wealth Management, merupakan segmen
Program menerapkan beberapa fokus strategi                          yang mengelola nasabah perorangan dengan
sebagai berikut:                                                    Asset Under Management (AUM) Rp500
1. Memperkuat pengembangan bisnis value                             juta dan nasabah high net worth individual
   chain dan ekosistem nasabah wholesale                            (HNWI) dengan dana kelolaan mulai dari
   untuk mendorong pertumbuhan CASA retail,                         Rp1 miliar ke atas melalui layanan Perbankan
   peningkatan PHR nasabah dan cross selling                        yang personal dan premium sesuai kebutuhan
   produk yang berfokus pada peningkatan closed                     Nasabah, didukung dengan Produk dan layanan
   loop transaction.                                                yang dikurasi dan dipadukan dengan nasihat
2. Peningkatan CASA retail berbasis transaksi                       holistic terbaik dari tim professional BNI.
   dengan fokus pada closed loop transaction                     3. Consumer Product, bertanggung jawab atas
   dan peningkatan PHR guna meningkatkan                            penyediaan produk retail perbankan, dengan
   engagement nasabah                                               portofolio utama terdiri dari BNI Griya (KPR), BNI
3. Fokus ekspansi Kredit produktif kepada top tier                  Fleksi (KTA), Pinjaman Konsumer Lainnya serta
   player sektor unggulan Region serta ekosistem                    Simpanan nasabah dalam bentuk tabungan dan
   bisnis                                                           deposito.
4. Peningkatan       kualitas  Kredit     melalui                4. Credit Card, mengelola bisnis kartu Kredit,
   penyempurnaan proses underwriting serta                          termasuk      akuisisi    Nasabah,     pengelolaan
   peningkatan risk culture.                                        portofolio, serta pengembangan fitur dan
5. Mendorong UMKM Go Global melalui program                         manfaat kartu Kredit.
   Xpora BNI                                                     5. Retail Digital Product, bertanggung jawab pada
                                                                    pengembangan produk perbankan digital retail
CONSUMER BANKING                                                    dan memperluas kemitraan strategis, khususnya
                                                                    dalam ekosistem digital payment, merchant dan
Sektor Consumer Banking BNI merupakan sektor                        uang elektronik.
yang berfokus pada penyediaan layanan perbankan
bagi Nasabah perorangan, yang mencakup produk                    Sektor Consumer Banking secara konsisten
simpanan, pinjaman, serta solusi digital. Sektor ini             mengembangkan       sinergi  produk    konsumer
terus bertumbuh dengan tujuan menjadi Lifetime                   meliputi simpanan, pinjaman konsumtif, kartu, dan
Banking Partner bagi Nasabah.                                    ekosistem merchant—yang selaras dengan value
                                                                 proposition segmen Nasabah, serta diperkuat oleh
                                                                 strategi komunikasi pemasaran end-to-end untuk
                                                                 mendorong pertumbuhan, akuisisi, dan loyalitas
                                                                 Nasabah.




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                          265
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 268
                           Performa       Laporan           Profil          Analisis dan Pembahasan         Fungsi
                           2025           Manajemen         Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank     Penunjang Bisnis




Parameter Profil Nasabah Consumer Banking
       Parameter                                                   Profil Nasabah
Consumer Banking        Nasabah perorangan dengan Asset Under Management (AUM) < Rp500 juta
Wealth Management       Nasabah perorangan dengan Asset Under Management (AUM) > Rp500 juta, dimana AUM yang
                        diperhitungkan meliputi dana perorangan di rekening Tabungan, deposito, giro, produk investasi
                        (Reksa Dana, Obligasi) dan asuransi (Bancassurance).



Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Consumer Banking
Sektor Consumer Banking BNI memiliki keunggulan kompetitif yang kuat, ditopang oleh jaringan dan basis
Nasabah yang luas, portofolio produk konsumer yang lengkap, serta kapabilitas digital yang terintegrasi.
Dengan pendekatan pengelolaan Nasabah berbasis segmentasi, BNI secara konsisten mengembangkan
sinergi produk simpanan, pinjaman konsumtif, kartu, serta ekosistem merchant yang relevan dengan
kebutuhan dan gaya hidup Nasabah.

Didukung oleh portofolio bisnis korporasi yang solid, BNI memiliki keunggulan kompetitif dalam menggarap
potensi ekosistem dan bisnis turunan dari segmen wholesale, yang kemudian menjadi salah satu motor
pertumbuhan bisnis consumer. Keunggulan ini semakin diperkuat melalui inovasi berkelanjutan berupa
pengembangan solusi digital end-to-end, pemanfaatan analitik data untuk mendorong penawaran yang
lebih personal dan tepat sasaran, serta penguatan strategi komunikasi pemasaran yang terintegrasi. Selain
itu, BNI secara berkelanjutan meningkatkan value proposition produk dan layanannya dengan menghadirkan
bundling package yang relevan dan terintegrasi, selaras dengan customer journey pada segmen payroll-
based customer, business owner, dan professional, serta memperkuat penetrasi akuisisi nasabah young
generation. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan loyalitas dan kepuasan nasabah sekaligus
memperluas basis nasabah berkualitas secara berkelanjutan. Strategi ini juga menjadi fondasi penguatan
ekosistem konsumer BNI untuk mendorong pertumbuhan bisnis jangka panjang yang berkelanjutan dan
berbasis hubungan nasabah.

Rencana dan Strategi Consumer Banking Tahun 2025
Pada tahun 2025, beberapa fokus strategi yang telah diimplementasikan BNI pada segmen Consumer
Banking adalah sebagai berikut:
1. Memperkuat pengembangan bisnis value chain dan ekosistem Nasabah wholesale untuk mendorong
   pertumbuhan CASA retail, peningkatan PHR Nasabah dan cross selling produk yang berfokus pada
   peningkatan closed loop transaction.
2. Pengembangan berkelanjutan dari wondr by BNI guna peningkatan customer journey & transaksional
   sesuai segmen fokus nasabah.
3. Fokus ekspansi berkualitas pada top tier developer & selected partner untuk Kredit konsumer.
4. Meningkatkan bisnis wealth melalui peningkatan value proposition, penguatan RM dan pengembangan
   kapasitas global melalui peluncuran layanan BNI Emerald Singapore
5. Peningkatan bisnis kartu Kredit melalui inovasi produk baru dan pengembangan berkelanjutan produk
   eksisting, akuisisi yang berfokus pada segmen berkualitas, serta peningkatan akuisisi melalui optimalisasi
   digital channel wondr by BNI.

Produktivitas dan Profitabilitas Sektor Consumer Banking

Produktivitas Sektor Consumer Banking
                                                                                             Kenaikan (Penurunan)
                                                  2025                 2024
               Produktivitas                                                             Nominal            Persentase
                                                Rp-miliar            Rp-miliar
                                                                                        (Rp-miliar)             (%)
Total Kredit                                          152.795              139.187               13.608                   9,8
Total Dana Pihak Ketiga                               305.004              294.602               10.402                   3,5
Giro                                                    2.828                3.348                (520)              (15,5)
Tabungan                                              241.944              226.915               15.029                   6,6
Deposito                                               60.232               64.338              (4.107)                  (6,4)




266     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 269
Permodalan & Praktik        Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan    dan Lingkungan               ESG               Keuangan




Profitabilitas Sektor Consumer Banking
                                                                                               Kenaikan (Penurunan)
                                                2025                   2024
                Profitabilitas                                                              Nominal             Persentase
                                              Rp-miliar              Rp-miliar
                                                                                           (Rp-miliar)              (%)
 Pendapatan bunga – neto                              13.863                 13.941                      (78)              (0,6)
 Pendapatan operasional lainnya                          8.051                  8.053                     (2)              (0,0)
 Beban operasional lainnya                           (11.984)               (11.407)                   (577)                 5,1
 Pembentukan cadangan kerugian
                                                      (2.999)                (2.337)                   (662)               28,3
 penurunan nilai
 Laba operasional                                        6.931                  8.251                 (1.320)             (16,0)
 Pendapatan (beban) bukan operasional
                                                             -                      -                       -                  -
 neto
 Laba sebelum beban pajak                                6.931                  8.251                 (1.320)             (16,0)


Pada tahun 2025, segmen Consumer Banking berhasil mencatat pertumbuhan Kredit dan dana pihak
ketiga masing-masing sebesar 9,8% dan 3,5% dibandingkan dengan posisi yang sama di tahun 2024.
Pertumbuhan dana pihak ketiga ini didorong oleh meningkatnya tabungan segmen konsumer hingga
6,6% di tahun 2025. Hal ini sejalan dengan strategi BNI yang berfokus mendorong peningkatan CASA
serta optimalisasi transactional banking dengan memanfaatkan potensi value chain dan peningkatan
transaksi melalui wondr by BNI.

Dari sisi profitabilitas, laba sebelum pajak pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp6,9 triliun atau turun sebesar
16,0% secara YoY. Penurunan tersebut disebabkan oleh tekanan pada interest expense sebagai dampak
dari kondisi likuiditas yang ketat. Namun demikian, untuk fee based income mampu tumbuh sebesar 2,8%
YoY seiring dengan penetrasi volume transaksi salah satunya melalui digital channel.

Produktivitas, Kinerja Operasional dan Bisnis dari Kartu Kredit
Produktivitas kartu Kredit tercermin dalam pertumbuhan outstanding kartu Kredit selama tahun 2025 yang
mengalami pertumbuhan positif. Outstanding kartu Kredit 2025 mengalami pertumbuhan sebesar 8,9%
dibandingkan posisi akhir tahun 2024.

Hal ini sejalan dengan strategi kartu untuk terus mendorong digitalisasi produk dan layanan serta memperluas
penetrasi ekosistem merchant dan partnership.

                                                                                               Kenaikan (Penurunan)
                                                 2025                   2024
                   Produk                                                                   Nominal             Persentase
                                              (Rp-miliar)            (Rp-miliar)
                                                                                           (Rp-miliar)              (%)
 Kartu Kredit                                   16.330                 15.000                 1.330                8,9



Consumer Banking
Consumer       Banking    menargetkan        nasabah              finansial untuk memudahkan nasabah bertransaksi,
perorangan dengan kategori affluent, upper mass                   sebagai berikut:
dan mass yang dibedakan berdasarkan pengelolaan                   1. Kredit Kepemilikan Rumah – BNI Griya
AUM s.d Rp 500 juta. Selain itu, fokus strategi bisnis               BNI Griya merupakan fasilitas Kredit yang
nasabah segmen Consumer Banking dilakukan                            ditujukan kepada perorangan untuk kebutuhan
berdasarkan fokus bisnis payroll, profesi, dan                       kepemilikan rumah tinggal, apartemen, ruko/
business owner untuk menyasar secara selektif                        rukan dan rumah peristirahatan (villa) untuk
terhadap kebutuhan transaksi keuangan berbasis                       pembelian       kavling/tanah,    pembangunan,
solusi. Kebutuhan transaksi tersebut dikemas dalam                   renovasi, refinancing, take over dan top up.
bundling package yang menguntungkan sehingga                      2. Kredit Tanpa Agunan – BNI Fleksi
dapat menciptakan close loop transaction bagi                        KTA BNI Fleksi adalah fasilitas pinjaman tanpa
seluruh aktivitas keuangan nasabah.                                  agunan/jaminan       yang    diperuntukan    bagi
                                                                     pemohon perorangan, khususnya payroll seperti
Consumer Banking menawarkan berbagai solusi                          pegawai aktif, calon pensiunan, pensiunan,
keuangan bagi nasabah baik melalui akses                             profesional,     maupun      nasabah    emerald/
pembiayaan konsumtif yang mudah serta layanan                        private BNI, untuk memenuhi segala keperluan
                                                                     konsumtif.


                                                                                                  Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                           267
                                                                                 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 270
                          Performa       Laporan     Profil         Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan     Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




3. BNI Instan                                                   non perorangan, yang dilengkapi dengan fitur
   BNI Instan adalah produk Kredit dengan jaminan               dan fasilitas yang memberikan kemudahan
   Giro, Tabungan, Deposito maupun Securities                   dan fleksibilitas dalam mendukung usaha
   Negara (SBN) yang dapat diperdagangkan.                      bisnis.
4. Kartu Kredit                                              c. TAPPA (Taplus Pegawai/Anggota), merupakan
   Kartu Kredit merupakan salah satu produk                     tabungan yang diperuntukkan bagi Pegawai/
   pinjaman konsumer sebagai alat pembayaran                    Anggota       suatu     Perusahaan/Lembaga/
   dengan menggunakan kartu maupun virtual card                 Asosiasi/Organisasi Profesi yang menjalin
   yang dapat digunakan oleh individu maupun                    kerja sama dengan BNI yang berfungsi
   korporasi untuk melakukan pembayaran atas                    sebagai sarana tabungan, kartu identitas
   kewajiban yang timbul seperti transaksi belanja              Pegawai/Member.
   dan/atau penarikan tunai. Produk-produk kartu             d. Taplus Muda, merupakan produk simpanan
   Kredit BNI terdiri dari:                                     dalam bentuk tabungan yang diperuntukkan
   a. Kartu Kredit Reguler, yang terdiri dari: BNI Visa         bagi kaum muda dengan usia mulai dari 17
      Gold, BNI Mastercard Gold, BNI JCB Gold,                  (tujuh belas) tahun sampai dengan 35 (tiga
      BNI Amex Vibe, BNI Mastercard Titanium, BNI               puluh lima) tahun.
      Visa Platinum, BNI JCB Precious, BNI JCB               e. Taplus Anak, merupakan produk tabungan
      Ultimate, BNI Mastercard World, BNI Visa                  untuk membantu mengajarkan anak-anak
      Signature, dan BNI Visa Infinite.                         menabung sejak usia dini, diperuntukkan
   b. Kartu Kredit Co-Branding, yang terdiri dari               bagi anak-anak usia di bawah 17 (tujuh belas)
      BNI Pertamina, BNI Telkomsel, BNI LOTTE                   tahun.
      Mart, BNI Bank BJB, BNI Siloam Hospitals,              f. Tapenas & Lifegoals, merupakan produk serta
      BNI XL Prioritas, BNI MAPCLUB, BNI Batik Air,             fitur simpanan berjangka untuk membantu
      dan Garuda BNI.                                           perencanaan keuangan dalam mewujudkan
   c. Kartu Kredit Affinity, yang terdiri dari: Kartu           tujuan masa depan dengan lebih pasti melalui
      Affinity Universitas, Kartu Affinity Ikatan               kemudahan autodebet bulanan dengan
      Alumni, Kartu Affinity Komunitas/Organisasi,              pengembangan dana yang lebih tinggi
      dan Kartu Affinity Pegawai Perusahaan.                    dibandingkan dengan tabungan reguler.
   d. Kartu Kredit Corporate, yang terdiri dari: BNI            Kemudahan ini dapat diakses melalui aplikasi
      Visa Corporate Card Gold, BNI Visa Corporate              wondr by BNI atau dibuka di kantor cabang
      Card Platinum, BNI Mastercard Corporate                   BNI.
      Card Platinum, BNI JCB Corporate Card                  g. wondr multicurrency, merupakan produk
      Ultimate, BNI Kartu Kredit Indonesia Segment              simpanan dalam bentuk tabungan dengan
      Pemerintah.                                               opsi hingga 12 valuta asing dengan kapabilitas
   e. Kartu Kredit Private Label yang terdiri dari:             transaksi dengan local currency lebih dari 32
      BNI Travelling Card, BNI Health Card, dan BNI             Negara dan transaksi jual beli valas secara
      Distribution Card.                                        realtime.
   f. BNI Kartu Tunai merupakan pinjaman tanpa            2. Produk Giro
      agunan yang bersifat revolving dan dapat               Segmen konsumer menawarkan produk Giro
      diubah menjadi cicilan tetap, hanya dapat              Perorangan     kepada     nasabahnya     sebagai
      digunakan untuk melakukan tarik tunai di               rekening penampungan dan transaksional. Giro
      cabang atau ATM BNI. BNI Kartu Tunai juga              Perorangan ditawarkan kepada nasabah segmen
      bekerja sama bersama perusahaan fintech                konsumer dalam bentuk bundling package
      melalui penyediaan pinjaman dalam bentuk               bersama dengan produk konsumer lainnya.
      cash loan yang dilakukan dengan skema peer             Fokus penawaran ditujukan kepada nasabah
      to peer lending.                                       business owner sebagai upaya menggarap cash-
                                                             to-cash cycle bisnis dari hulu ke hilir sehingga
BNI memiliki produk simpanan yang beragam                    dapat menciptakan one-stop-solution bagi
untuk pengelolaan simpanan nasabah atau DPK,                 keuangan nasabah business owner.
guna memenuhi kebutuhan seluruh nasabah, yang             3. Produk Deposito
mencakup produk tabungan, giro, dan deposito.                BNI Deposito merupakan simpanan berjangka
1. Produk Tabungan                                           dalam berbagai pilihan mata uang (IDR/USD/
   a. Tabungan Plus (Taplus), merupakan Tabungan             SGD/JPY/HKD/EUR/GBP/AUD) dengan tingkat
      yang memberikan layanan PLUS dengan                    suku bunga yang menarik. BNI Deposito dapat
      berbagai macam fitur dan manfaat.                      menjadi pilihan investasi bagi nasabah yang
   b. Taplus Bisnis, adalah produk tabungan yang             menginginkan imbal hasil yang relatif lebih
      diperuntukkan bagi pelaku usaha maupun                 tinggi.
      bukan pelaku usaha, baik perorangan maupun



268    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 271
Permodalan & Praktik       Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan    dan Lingkungan               ESG               Keuangan




Wealth Management
Wealth Management BNI menargetkan nasabah perorangan dengan Asset Under Management (AUM)
Rp500 juta dan nasabah High Net Worth Individual (HNWI) dengan Asset Under Management (AUM) ≥ Rp1
miliar, yang diklasifikasikan ke dalam dua segmen utama, yaitu BNI Emerald dengan AUM minimal Rp1
miliar dan BNI Private Banking dengan AUM minimal Rp15 miliar.

Dalam menjalankan strategi bisnisnya, BNI Wealth Management berfokus untuk memperkuat posisinya
sebagai bank yang strong in Global Privilege dengan mengedepankan layanan berkualitas tinggi, baik di
dalam maupun luar negeri. Strategi tersebut didukung melalui sinergi yang kuat dengan BNI Group serta
kolaborasi dengan Top Tier Manajer Investasi di Indonesia dan Singapura, guna menyediakan solusi produk
wealth yang komprehensif.

Rangkaian produk yang ditawarkan mencakup Reksa Dana (Mutual Fund), Obligasi (Bonds), Produk Treasury,
serta Bancassurance, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan kekayaan nasabah secara
menyeluruh dan berkelanjutan.

Kinerja Segmen Wealth Management
                                                                                              Kenaikan (Penurunan)
                                               2025                   2024
                  Uraian                                                                   Nominal            Persentase
                                             Rp-miliar              Rp-miliar
                                                                                          (Rp-miliar)             (%)
 AUM                                          224.110                204.318                19.792                 9,7
 FBI Investasi                                    389                   288                    101                35,1




Tahun 2025, AUM atas segmen Wealth Management                    solusi finansial yang terintegrasi guna meningkatkan
tumbuh sebesar 9,7% YoY. Pertumbuhan tersebut                    pengalaman dan loyalitas Nasabah. Kondisi ini
terutama ditopang oleh segmen BNI Private Banking                membuka peluang bagi segmen Consumer untuk
yang tumbuh agresif hingga 30% YoY, sementara                    terus mencatat pertumbuhan yang berkelanjutan di
segmen BNI Emerald mencatatkan pertumbuhan                       masa mendatang.
sebesar 5% YoY.
                                                                 Dalam      rangka      mengoptimalkan        potensi
Komposisi dana kelolaan Wealth Management                        pertumbuhan      bisnis   consumer,     BNI    akan
masih didominasi oleh produk jangka pendek seperti               menerapkan     strategi   yang     berfokus    pada
tabungan dan deposito. Namun demikian, seiring                   peningkatan CASA Retail berbasis transaksi guna
meningkatnya pemahaman dan kebutuhan nasabah                     memperkuat struktur pendanaan yang stabil dan
terhadap optimalisasi imbal hasil, semakin banyak                berbiaya rendah. BNI juga akan melanjutkan
nasabah yang melakukan diversifikasi portofolio                  pengembangan kanal digital secara berkelanjutan
ke produk investasi, khususnya Reksa Dana, yang                  untuk meningkatkan kenyamanan, kemudahan,
mencatatkan pertumbuhan signifikan lebih dari                    dan kualitas layanan kepada Nasabah. Strategi
278% YoY.                                                        tersebut diperkuat melalui peningkatan penetrasi
                                                                 bisnis yang bersumber dari value chain Nasabah
Sejalan dengan pertumbuhan AUM tersebut, kinerja                 segmen wholesale, sehingga dapat memperluas
bisnis Wealth Management juga tercermin dari                     basis Nasabah retail secara organik. Selain itu, BNI
peningkatan FBI yang tumbuh sebesar 20% YoY,                     akan menghadirkan bundling package produk yang
terutama didorong oleh kinerja produk investasi                  disesuaikan dengan kebutuhan Nasabah sebagai
yang meningkat hingga 35% YoY.                                   bagian dari penyediaan layanan one stop solution
                                                                 yang terintegrasi dan bernilai tambah tinggi.
Prospek Usaha Consumer Banking Tahun 2026
Pada tahun 2026, perekonomian Indonesia                          Rencana Kerja Consumer Banking Tahun 2026
diperkirakan akan melanjutkan tren perbaikan di                  Pada tahun 2026, Segmen Consumer Banking
tengah tingginya ketidakpastian ekonomi global.                  diharapkan menjadi salah satu motor penggerak
Sejalan dengan kondisi tersebut, prospek bisnis                  utama bisnis BNI dengan highlight strategi sebagai
Consumer Banking pada tahun 2026 diperkirakan                    berikut:
tetap kuat dan berpotensi terus menjadi motor utama              1. Fokus pada Transformasi Digital dan Customer
pertumbuhan bisnis BNI. Industri perbankan dituntut                 Journey. BNI terus memperkuat digital banking
untuk senantiasa meningkatkan kapabilitas digital,                  sebagai pilar utama strategi perbankan
memperluas inklusi keuangan, serta menghadirkan                     consumer untuk mengakuisisi, melayani, dan
                                                                    mempertahankan Nasabah retail


                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                         269
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 272
                          Performa       Laporan        Profil           Analisis dan Pembahasan         Fungsi
                          2025           Manajemen      Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank     Penunjang Bisnis




2. Memperkuat payroll institusi sebagai anchor               6. Peningkatan bisnis kartu Kredit melalui akuisisi
   utama akuisisi Nasabah konsumer, pertumbuhan                 yang berkualitas pada selected nasabah,
   CASA, dan entry point dalam melakukan cross                  menggarap potensi ekosistem bisnis serta
   selling produk consumer.                                     peningkatan volume transaksi melalui penguatan
3. Mengembangkan ekosistem merchant dan                         digital capability.
   business owner yang berfokus pada peningkatan             7. Diferensiasi proposisi (khususnya bagi nasabah
   closed loop transaksi Nasabah, pengendapan                   Private Banking) dengan memberikan hyper
   dana, dan ekspansi basis Nasabah konsumer                    personalized financial advice untuk menjaga
   secara organik                                               kekayaan lintas generasi termasuk akses layanan
4. Memperkuat bisnis perbankan consumer pada                    wealth secara global melalui kolaborasi dengan
   ekosistem pendidikan sebagai pintu masuk                     KLN (e.g. Wealth Singapore).
   akuisisi young generation dan membangun                   8. Meningkatkan posisi kompetitif BNI Group
   engagement digital perbankan sejak dini                      dengan mendorong penetrasi Perusahaan Anak
5. Ekspansi Kredit konsumer yang berkualitas pada               pada customer base BNI.
   selected partner, penguatan dan percepatan end
   to end proses Kredit konsumer, serta pengelolaan
   risiko yang disiplin dan terukur




TREASURY & INTERNATIONAL BANKING

Pada segmen Treasury & International Banking, BNI berkomitmen memberikan solusi untuk segala
kebutuhan finansial (one stop financial solution) dengan tetap mengutamakan kebutuhan dan jenis risiko
Nasabah. Hal ini dilakukan melalui produk-produk perbankan terbaik guna mendukung kegiatan bisnis
nasabah lokal maupun internasional.

Parameter Profil Nasabah Treasury & International Banking
    Parameter                                                 Profil Nasabah
                   a. Domestik:
                      1. Lembaga Keuangan Bank dan Bukan Bank; Dana Pensiun Regulatory dan Non Regulatory; Anak
                         Usaha Bank Himbara; Indonesian Financial Group (IFG); Fintech yang terkait pembiayaan; Venture
   International         Capital
      Banking      b. Luar Negeri:
                      1. Lembaga Keuangan Bank dan Bukan Bank di luar negeri termasuk remittance company
                      2. Perusahaan yang berlokasi dan berbadan hukum di luar negeri
                      3. Diaspora Indonesia di Luar Negeri



Rencana dan Strategi Segmen Treasury & International Banking Tahun 2025
Di tahun 2025, Treasury & International Banking berkomitmen untuk memberikan solusi keuangan yang
komprehensif serta menerapkan langkah-langkah strategis untuk menjaga kondisi likuiditas yang sehat
dan mewujudkan permodalan yang kuat serta memberikan kontribusi laba yang maksimal, baik di pasar
domestik dan internasional. Sepanjang tahun 2025, Treasury & International Banking telah menerapkan
strategi sebagai berikut:
1. Treasury
   a. Strategi Finansial
       i. Melakukan pengelolaan likuiditas rupiah dan valas yang optimal.
       ii. Mengoptimalkan excess liquidity pada instrumen yang memberikan return (yield) terbaik dengan
            tetap memperhatikan kondisi likuiditas jangka pendek.
       iii. Meningkatkan portofolio Securities dan forex trading book dengan risiko yang terukur, baik melalui
            Pasar Perdana maupun Pasar Sekunder.
       iv. Optimalisasi pengelolaan Securities banking book dan Posisi Devisa Neto dengan memperhatikan
            kebutuhan likuditas, kebutuhan Nasabah, rasio-rasio yang ada, serta kondisi pasar keuangan
            domestik maupun global.
       v. Optimalisasi pengelolaan produk lindung nilai (hedging) untuk mendukung peningkatan layanan
            solusi lindung nilai (hedging) kepada Nasabah, meningkatkan FBI, dan mendukung pendalaman
            pasar keuangan.


270    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 273
Permodalan & Praktik   Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan      dan Lingkungan               ESG            Keuangan




       vi. Optimalisasi transaksi produk treasury                    vii. Menetapkan strategi program marketing
            segmen Wholesale dan Retail melalui                           yang efektif & efisien melalui marketing
            platform digital BNI untuk produk Forex                       above/below the line sesuai dengan kriteria
            dan Obligasi.                                                 Nasabah dan pemasaran produk digital
       vii. Optimalisasi carryover open position                          Treasury yang agresif untuk meningkatkan
            USD/IDR dengan pengelolaan risiko yang                        volume transaksi forex, derivatif dan
            terukur.                                                      obligasi dari flow customer.
       viii.Optimalisasi produk yield enhancement              2. International Banking
            untuk meningkatkan FBI dan dengan                     a. Strategi Potfolio
            pengelolaan risiko yang terukur.                         Optimalisasi eksposur terhadap FI dan NBFI
       ix. Optimalisasi pengelolaan platform digital                 berkualitas tinggi, dengan pendekatan selektif
            BNI untuk meningkatkan layanan investasi                 dan berbasis risiko. Penguatan portofolio
            obligasi dan penggunaan transaksi valuta                 FI difokuskan pada hubungan bank-to-
            asing untuk meningkatkan pengalaman                      bank yang mendukung transaksi, likuiditas,
            penggunaan kepada Nasabah.                               dan pembiayaan perdagangan, sementara
       x. Optimalisasi penggunaan tools pendukung                    portofolio NBFI diarahkan pada kemitraan
            aktivitas harian dalam transaksi dan                     yang berkelanjutan dan memiliki potensi
            pengelolaan portofolio Nasabah.                          pertumbuhan jangka panjang. Portofolio NBFI
                                                                     berfokus pada pemberian layanan untuk top-
   b. Strategi Non-finansial                                         tier companies di industri keuangan non-bank
      i. Melakukan             pengembangan/migrasi                  dan lembaga pembiayaan.
           Treasury Management System (TMS)
           untuk mendukung bisnis Treasury yang                   b. Strategi Bisnis
           lebih optimal                                             Mendorong pertumbuhan melalui peningkatan
      ii. Meningkatkan sinergi dengan unit bisnis                    volume dan kualitas transaksi lintas negara,
           terkait antara lain Corporate Banking,                    pengembangan solusi trade finance dan
           Institutional Banking, Syndication &                      transaction banking, serta optimalisasi peran
           Corporate Solution, International, dan                    KLN sebagai hub regional. Untuk segmen FI,
           Region/Cabang untuk melakukan akuisisi                    fokus diarahkan pada peningkatan kolaborasi
           Nasabah top tier dan diamond client                       lintas jaringan, pengembangan layanan
           termasuk melalui regional sales.                          transaksi internasional, serta penguatan
      iii. Proaktif    memberikan      edukasi     dan               peran Bank dalam arus pembayaran dan
           menawarkan        produk   lindung      nilai             likuiditas. Sementara itu, untuk segmen NBFI,
           (hedging) kepada Nasabah sehingga dapat                   strategi difokuskan pada pengembangan
           membantu mereka memilih solusi lindung                    layanan bernilai tambah, termasuk kustodian,
           nilai yang tepat sesuai karakteristik bisnis              trustee, dan solusi digital yang mendukung
           dan risk appetite-nya untuk produk FX dan                 efisiensi dan skalabilitas bisnis. Segmen
           Bonds (Bond forward dan Bond Option)                      NBFI terus mendukung pemberian jasa dan
      iv. Mengembangkan           kompetensi       dan               layanan keuangan (seperti pemberian Kredit
           kapabilitas Pemasar/RM/Front Liner di                     produktif) untuk top tier financing companies
           unit-unit    bisnis/Kantor   Region/Kantor                sekaligus berkolaborasi dengan berbagai
           Cabang terkait produk-produk Treasury                     pihak di industri keuangan & asuransi untuk
           sebagai one stop solution untuk kebutuhan                 memperkuat posisi BNI sebagai key player di
           Nasabah serta meningkatkan cross selling                  pasar.
           dan market share dari flow customer.
      v. Menjadi treasury expert dalam memberikan                    Seluruh strategi tersebut didukung oleh
           knowledge enhancement literasi produk-                    inisiatif   transformasi    yang   mencakup
           produk Treasury kepada pihak internal                     penguatan kapabilitas digital, peningkatan
           maupun eksternal termasuk menjadi                         kualitas layanan, serta penyempurnaan proses
           narasumber dan mitra regulator dalam                      dan tata kelola. Dengan tetap mengedepankan
           rangka pendalaman pasar keuangan.                         prinsip Good Corporate Governance, guna
      vi. Meningkatkan customer engagement                           memastikan bahwa pertumbuhan bisnis
           terutama Nasabah-Nasabah potensial                        berjalan sejalan dengan pengelolaan risiko
           melalui program customer loyalty, sharing                 dan kepatuhan yang berkelanjutan.
           session/customer       gathering/workshop
           terkait produk-produk Treasury untuk
           meningkatkan market share transaksi
           Treasury.



                                                                                            Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                    271
                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 274
                          Performa       Laporan            Profil                 Analisis dan Pembahasan        Fungsi
                          2025           Manajemen          Perusahaan             Manajemen atas Kinerja Bank    Penunjang Bisnis




Profitabilitas Tresury dan International Banking
                                                                                                    Kenaikan (Penurunan)
                                                 2025                  2024
             Profitabilitas                                                                     Nominal           Persentase
                                               Rp-miliar             Rp-miliar
                                                                                               (Rp-miliar)            (%)
Pendapatan bunga – neto                          1.580                    1.498                      82                5,5
Pendapatan operasional lainnya                   4.022                    3.084                     938               30,4
Beban operasional lainnya                       (1.919)                  (1.730)                   (189)              10,9
Pembentukan cadangan kerugian
                                                     (47)                  (25)                     (22)              90,1
penurunan nilai
Laba operasional                                 3.637                    2.827                     810               28,6
Pendapatan (beban) bukan operasional
                                                        -                      -                       -                   -
neto
Laba sebelum beban pajak                         3.637                    2.827                     810               28,6



International & Financial Institutions                          Selain    itu,   keunggulan     dalam    hubungan
International & Financial Institutions menawarkan               kelembagaan dengan Financial Institutions (FI)
segala kebutuhan finansial (one stop financial                  dan Non-Bank Financial Institutions (NBFI), baik di
solution) guna mendukung kegiatan bisnis                        dalam maupun luar negeri berperan besar sebagai
nasabah lokal maupun internasional, baik dari sisi              penggerak utama integrasi ekosistem keuangan
penyaluran Kredit, pengelolaan dana serta aktivitas             internasional BNI, dengan memanfaatkan jaringan
transaksional lainnya secara komprehensif.                      global, kapabilitas produk, dan sinergi lintas unit
                                                                untuk mendukung arus transaksi, pendanaan, dan
International & Financial Institutions memberikan               investasi yang terkait dengan Indonesia.
layanan sebagai penghubung utama antara aktivitas
bisnis domestik dan internasional yang juga                     Kehadiran    jaringan     internasional     tersebut
berperan sebagai enabler untuk arus perdagangan,                memperkuat peran BNI sebagai mitra strategis
investasi, dan transaksi keuangan antarnegara yang              dalam mendukung aktivitas bisnis internasional,
semakin kompleks.                                               sekaligus membuka akses layanan keuangan yang
                                                                lebih luas. Hal ini memberikan kontribusi nyata
Melalui Kantor Luar Negeri, Integrasi antara produk,            terhadap penguatan posisi ekonomi Indonesia di
layanan, dan jaringan internasional memungkinkan                kancah global, serta mendukung upaya ekspansi
BNI untuk membangun transaksi yang efisien, aman,               nasabah korporasi dan ritel ke pasar internasional.
dan berkelanjutan. Selain itu, keberadaan cabang
luar negeri (KLN) di berbagai pusat keuangan                    Melalui jaringan internasional yang luas, Kantor
dan perdagangan internasional memberikan nilai                  Luar Negeri (KLN) BNI mendukung kebutuhan
strategis yang signifikan. KLN berfungsi sebagai                pembiayaan korporasi besar dalam aktivitas
saluran distribusi layanan antarnegara, serta                   perdagangan lintas negara, termasuk trade finance,
sebagai sumber informasi pasar dan penguatan                    pengelolaan risiko nilai tukar (forex hedging), dan
hubungan bisnis. KLN juga menjadi sarana untuk                  pengelolaan likuiditas (treasury management).
memperluas kehadiran BNI di ekosistem global                    Kantor Luar Negeri (KLN) BNI berperan sebagai
dengan dukungan sumber daya manusia yang                        mitra strategis bagi perusahaan yang memperluas
memahami internasional dan lokal.                               operasi mereka ke pasar internasional, dengan
                                                                menyediakan layanan seperti advisory, pembiayaan
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi International                 proyek (project financing), dan pembiayaan
& Financial Institutions                                        terstruktur (structured financing).

Keunggulan Kompetitif                                           Kantor Luar Negeri (KLN) BNI secara aktif
BNI terus menegaskan posisinya sebagai bank                     memfasilitasi    transaksi   perdagangan    lintas
Indonesia dengan jaringan global terbesar. Jaringan             negara, mulai dari settlement perdagangan hingga
internasional BNI mencakup Kantor Luar Negeri                   pembayaran lintas mata uang, untuk memastikan
(KLN) yang tersebar di berbagai pusat keuangan                  kelancaran operasional nasabah korporasi. Dengan
dunia, seperti Singapura, Hong Kong, Tokyo,                     fokus pada segmen wholesale, BNI terus berinovasi
London, New York, dan Seoul. Selain itu, BNI juga               untuk menghadirkan solusi keuangan yang
memiliki Representative Office di Amsterdam dan                 dirancang guna mendorong pertumbuhan bisnis
Sydney, serta Sub-Branch di Osaka dan kantor                    global serta meningkatkan daya saing perusahaan
cabang remittance di Singapura, yang memperluas                 Indonesia di pasar internasional.
jangkauannya ke pasar global secara strategis.


272    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 275
Permodalan & Praktik       Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen            Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan    dan Lingkungan               ESG                 Keuangan




Sebagai bentuk komitmen terhadap diaspora                        Melalui sinergi dengan berbagai pihak, Kantor Luar
Indonesia, Kantor Luar Negeri (KLN) BNI memberikan               Negeri (KLN) BNI juga mendukung pertumbuhan
dukungan kepada pengusaha diaspora di luar negeri                perdagangan Indonesia dengan negara lain dan
melalui solusi keuangan yang dirancang untuk                     investasi ke Indonesia dari luar negeri, sejalan
mendukung pengembangan usaha mereka serta                        dengan strategi perusahaan untuk memperkuat
business matching dengan pengusaha Indonesia                     jaringan global dan memberikan layanan terbaik
melalui program Xpora. BNI membantu pengusaha                    kepada nasabah korporasi maupun pengusaha
diaspora berkontribusi pada penguatan ekonomi                    diaspora.
Indonesia sekaligus memperkuat hubungan bisnis
lintas negara.


Produktivitas Sektor International & Financial Institutions
                                                                                                 Kenaikan (Penurunan)
                                               2025                   2024
                Produktivitas                                                                Nominal            Persentase
                                             (Rp-miliar)            (Rp-miliar)
                                                                                             (Rp-miliar)            (%)
 Total Kredit                                         47.823                 45.678                    2.145                 4,7
 Total Dana Pihak Ketiga                              29.198                 25.716                    3.482               13,5
 Giro                                                  7.917                  8.456                    (539)               (6,4)
 Tabungan                                                  220                    173                      47                27,5
 Deposito                                             21.062                 17.088                    3.973               23,3


Pada tahun 2025, Kredit segmen International Banking tumbuh 4,7% YoY seiring dengan meningkatnya
portofolio nasabah lembaga keuangan bukan bank. Selain itu, Dana Pihak Ketiga juga mencatatkan
peningkatan sebesar 13,5% YoY seiring optimalisasi peran hubungan kelembagaan dengan Financial
Institutions (FI) dan Non-Bank Financial Institutions (NBFI) melalui penetrasi kepada nasabah - nasabah
Dana Pensiun dan Sekuritas.

Prospek, Potensi dan Strategi International & Financial Institutions Tahun 2026
Divisi International & Financial Institutions berkomitmen untuk melakukan pengembangan sejalan dengan
meningkatnya aktivitas FI dan NBFI dalam mendukung perdagangan, investasi, dan pengembangan pasar
keuangan. Kebutuhan akan layanan transaksi lintas negara yang andal, efisien, dan sesuai standar global
akan terus meningkat, memberikan peluang bagi BNI untuk memperkuat perannya sebagai mitra strategis.

Pada tahun 2026, BNI memfokuskan strategi pada penguatan international network melalui optimalisasi
peran cabang Kantor Luar Negeri (KLN) dan jaringan bank koresponden melalui beberapa inisiatif berikut:
a. Penguatan dalam mendukung bisnis Indonesia-related, baik bagi korporasi nasional yang berekspansi ke
   luar negeri maupun bagi entitas internasional yang memiliki keterkaitan usaha dengan Indonesia. Melalui
   pemanfaatan jaringan global, BNI diharapkan dapat memberikan layanan perbankan internasional yang
   lebih terintegrasi.
b. BNI juga menargetkan peningkatan peran sebagai investor relation utamanya dalam menyediakan
   layanan finansial untuk memfasilitasi arus investasi dari luar negeri ke Indonesia, khususnya melalui
   penguatan fungsi international desk dan pengembangan kemitraan dengan NBFI di luar negeri.
c. Penguatan cross-border transaction menjadi fokus utama dalam memperdalam hubungan dengan
   segmen FI. Melalui optimalisasi infrastruktur transaksi internasional, peningkatan kolaborasi dengan FI
   global, serta pemanfaatan jaringan koresponden, BNI berupaya meningkatkan kualitas dan skala layanan
   transaksi lintas negara.

Dengan fondasi yang kuat di segmen FI dan NBFI, serta dukungan jaringan internasional yang semakin solid,
BNI diharapkan tidak hanya menjadi penggerak pertumbuhan bisnis internasional, tetapi juga berkontribusi
secara signifikan dalam memperkuat ekosistem keuangan nasional dan meningkatkan daya saing BNI di
tingkat global.




                                                                                                   Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                           273
                                                                                  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 276
                              Performa          Laporan             Profil           Analisis dan Pembahasan                   Fungsi
                              2025              Manajemen           Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank               Penunjang Bisnis




  Testimoni                                                                 Testimoni




                               Luther T. Panjaitan                                                      Ferdian Timur Satyagraha
                               Head of PR and Government                                                Direktur Keuangan dan
                               Relation BYD Indonesia                                                   Perencanaan Strategis
                                                                                                        PT Pegadaian




      BYD menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada                          Pegadaian dan BNI telah menjalin kemitraan yang kuat dalam
      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atas dukungan yang              layanan pendanaan dan transaksi, mulai dari fasilitas pinjaman
      diberikan dalam penerbitan Bank Guarantee Under Counter                dan kolaborasi bisnis, hingga penagihan, pencairan, dan
      (BGUC) dengan total nilai mencapai Rp16,5 triliun. BNI                 solusi pembayaran API terintegrasi yang mempercepat dan
      telah menunjukkan kapabilitas yang kuat dalam memenuhi                 menyederhanakan pembayaran. Sinergi ini sangat membantu
      ekspektasi BYD, khususnya dalam hal kecepatan layanan                  kami dalam hal manajemen likuiditas, meningkatkan efisiensi
      dan pemenuhan Service Level Agreement (SLA) yang kami                  operasional, dan memberikan pengalaman transaksi yang
      butuhkan. Penerbitan BGUC ini merupakan komponen                       lebih nyaman bagi pelanggan Pegadaian di seluruh Indonesia.
      yang sangat krusial dalam mendukung kelancaran serta
      realisasi rencana investasi strategis BYD di Indonesia, dan
      mencerminkan peran BNI sebagai mitra perbankan yang
      andal dan responsif bagi investor global.




  Testimoni                                                                 Testimoni




                               Sylvanus Gani Kukuh                                                      Feriansyah
                               Mendrofa                                                                 Owner Restoran Bakso Rindu
                               Direktur PT Adira                                                        Kampung dan Halo Indonesia
                               Dinamika Multi Finance Tbk                                               di Korea Selatan




      BNI senantiasa menunjukkan komitmen, profesionalisme,                  Saya mengucapkan terima kasih atas support yang diberikan
      serta dukungan yang responsive dalam memenuhi kebutuhan                oleh BNI Seoul selama ini sehingga usaha kami dapat
      perbankan dan pembiayaan Adira Finance. Sinergi yang                   berkembang baik di Korea Selatan.
      terbangun tidak hanya memberikan nilai tambah secara
      bisnis, tetapi juga memperkuat kepercayaan dan kemitraan               Kami telah menjadi debitur BNI Seoul sejak 2022 hingga saat
      jangka panjang yang berkelanjutan. Kami yakin kerja sama               ini, dimana BNI Seoul membantu pembiayaan usaha kami
      Adira Finance dengan BNI dapat terus terjalin dengan baik              yang pertama yaitu restoran Indonesia Bakso Rindu Kampung
      dan semakin berkembang di masa mendatang.                              yang terletak di kawasan Itaewon - Seoul melalui pembiayaan
                                                                             pinjaman Diaspora dengan suku bunga yang kompetitif dan
                                                                             proses yang mudah. Dengan support BNI Seoul tersebut,
                                                                             kami dapat mengembangkan usaha kami dengan mendirikan
                                                                             cabang baru di lokasi strategis lainnya.

                                                                             Kami berharap support dari BNI Seoul akan terus berjalan
                                                                             seiring dengan peningkatan usaha kami sehingga usaha
                                                                             UMKM Indonesia di Korea Selatan akan terus berkembang.




274     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 277
Permodalan & Praktik          Tata Kelola          Tanggung Jawab Sosial        Komitmen            Laporan
Manajemen Risiko              Perusahaan           dan Lingkungan               ESG                 Keuangan




    Testimoni                                                                 Testimoni




                                Mr. Nishiyama                                                            Ibu Suprapti
                                PT Ohkuma Industries Indonesia                                           Owner Waroeng Padang Lapek




      Dengan adanya persaingan global yang menuntut                            Sebagai pelaku usaha diaspora, kami membangun usaha
      perusahaan-perusahaan lokal yang berorientasi ekspor untuk               jauh dari tanah air dengan banyak keterbatasan, termasuk
      lebih efisien dalam hal cost of money, PT Ohkuma Industries              dalam akses pembiayaan. Central kitchen sangat penting
      Indonesia sangat terbantu atas dukungan dari BNI melalui                 bagi Waroeng Padang Lapek karena seluruh proses memasak
      fasilitas yang diberikan melalui produk-produk International             kami lakukan di satu tempat agar kualitas rasa tetap terjaga.
      Banking sejak tahun 2022 antara lain dukungan penjaminan                 Dukungan pembiayaan dari BNI membantu kami mewujudkan
      SBLC dari The Shoko Chukin Bank. Dengan dukungan dari                    kebutuhan ini secara bertahap dan realistis. Prosesnya kami
      BNI International Desk tersebut Ohkuma Industries Indonesia              rasakan cukup jelas dan sesuai dengan kondisi usaha kecil
      dapat terus mengembangkan usahanya melalui ekspansi                      yang sedang berkembang di luar negeri.”
      bisnis. Kerja sama antara BNI dan The Shoko Chukin Bank
      untuk menyediakan jaminan SBLC kepada PT Ohkuma                          Bagi kami, kehadiran BNI bukan hanya sebagai bank, tetapi
      Industries Indonesia ini merupakan dukungan terhadap                     sebagai mitra yang memahami perjalanan usaha diaspora
      peningkatan hubungan ekonomi antara Indonesia dengan                     Indonesia. Pendekatan yang diberikan terasa dekat dan
      Jepang. Langkah ini menurut kami merupakan upaya untuk                   tidak rumit, sehingga memudahkan kami dalam mengelola
      memaksimalkan investasi asing di tanah air, menyusul                     usaha sehari-hari. Dukungan ini memberi kami kepercayaan
      semakin besarnya arus investasi asing khususnya investasi                diri untuk terus berkembang dan membuka peluang kerja
      Jepang ke Indonesia.                                                     bagi komunitas sekitar. Kami melihat komitmen BNI sebagai
                                                                               bentuk nyata dukungan terhadap pelaku usaha diaspora
      Kami berharap kerja sama antara Bank BNI, The Shoko                      Indonesia agar bisa tumbuh secara berkelanjutan.
      Chukin Bank dan Ohkuma Industries Indonesia dapat terus
      berlangsung sehingga dapat memberikan manfaat bisnis bagi
      kedua belah pihak selain tentunya bagi peningkatan ekonomi
      Indonesia.




Treasury                                                                      a. Forex – TOD
Treasury BNI memberikan solusi investasi dengan                                  Jual beli valuta asing di mana kesepakatan
tetap mengutamakan kebutuhan dan jenis risiko                                    transaksi    dan    penyelesaian      transaksi
Nasabah      melalui   penawaran    produk-produk                                dilakukan pada hari yang sama.
perbankan terbaik. Kegiatan usaha Treasury                                    b. Forex – TOM
meliputi transaksi foreign exchange (forex), money                               Jual beli valuta asing di mana penyelesaian
market, fixed income dan derivative. Treasury BNI                                transaksi dilakukan 1 (satu) hari kerja setelah
tersebar di seluruh Indonesia melalui kantor pusat                               tanggal kesepakatan transaksi.
dan kantor regional (Treasury Regional Area) yang                             c. Forex – SPOT
tersebar di berbagai kota besar di Indonesia yaitu                               Jual beli valuta asing di mana penyelesaian
Medan, Batam, Palembang, Bandung, Semarang,                                      transaksi dilakukan 2 (dua) hari kerja setelah
Solo, Surabaya, Denpasar, Balikpapan, Manado,                                    tanggal kesepakatan transaksi.
dan Makassar. BNI melalui segmen Treasury juga                                d. Forex – Bank Notes
memberikan solusi transaksi digital web based                                    Transaksi yang melibatkan pertukaran
melalui BNIFX maupun melalui aplikasi BNI Mobile                                 kepemilikan fisik dari mata uang (banknotes)
Banking (FX Mobile dan Fitur Investasi Obligasi                                  yang terlibat dalam transaksi.
Sekunder) dan wondr by BNI (wondr multi currency                           2. Investasi
dan Fitur Transfer Luar Negeri).                                              Produk investasi Treasury terdiri dari Obligasi,
                                                                              Depo Swap, dan Market Linked-Dual Currency
Ragam Produk dan Layanan Treasury                                             Investment (ML-DCI). Rincian terkait produk-
Produk Treasury BNI diklasifikasikan ke dalam                                 produk investasi diuraikan sebagai berikut:
produk Transaksional, produk Investasi, dan produk                            a. Obligasi
Lindung Nilai (hedging), dengan rincian sebagai                                  Obligasi adalah bukti utang dari penerbit
berikut:                                                                         (issuer) yang akan dibayar kembali pada saat
                                                                                 jatuh tempo sesuai dengan kondisi dan syarat
1. Transaksional                                                                 yang telah ditetapkan sebelumnya. Transaksi
   Produk transaksional ini terdiri dari Forex-TOD,                              obligasi yang dapat dilakukan antara Treasury
   Forex-TOM, Forex-SPOT, dan Forex-Bank Notes.                                  dengan Nasabah Individu adalah transaksi
   Rincian terkait produk-produk transaksional                                   berikut:
   diuraikan sebagai berikut:



                                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                               275
                                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 278
                          Performa       Laporan     Profil           Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




      •   Pada pasar primer meliputi obligasi                     •Minimal penempatan Rp100 juta atau
          perusahaan dan Obligasi Pemerintah non-                  USD75 ribu.
          ritel;                                            b. Money Market Account (MMA)
      • Pada pasar sekunder meliputi obligasi                  • Penempatan dana jangka waktu minimal 1
          perusahaan, Obligasi Pemerintah ritel, dan               (satu) hari sampai dengan 1 (satu) tahun
          Obligasi Pemerintah non-ritel dan obligasi           • Tingkat suku bunga mengacu tingkat suku
          Pemerintah Negara lain.                                  bunga interbank;
   b. Depo Swap                                                • Dapat dicairkan setiap saat;
      Depo Swap merupakan produk investasi                     • Minimal penempatan Rp1 miliar atau
      dalam mata uang valas dengan tingkat imbal                   USD100 ribu.
      hasil yang maksimal dan pokok penempatan           4. Lindung nilai (Hedging)
      investasi terjamin 100%. Depo Swap                    a. Currency Forward
      merupakan gabungan transaksi forex berupa                Jual beli valuta asing di mana penyelesaian
      FX Swap dan deposit. Dalam transaksi ini                 transaksi dilakukan lebih dari 2 (dua) hari
      Nasabah menukarkan mata uang valasnya                    kerja setelah tanggal transaksi. Kurs yang
      menjadi mata uang valas lainnya sekaligus                digunakan pada transaksi forward ini
      menukarkan kembali mata uang valas                       memperhitungkan forward points.
      tersebut di masa yang akan datang pada tenor             • Domestic        Non-Deliverable      Forward
      dan kurs yang telah ditetapkan pada awal                     (DNDF)
      kesepakatan transaksi. Keuntungan selisih                    Transaksi derivatif valuta asing terhadap
      kurs atas transaksi penukaran mata uang                      rupiah yang standar (plain vanilla) berupa
      asing tersebut (forex gain) menjadi imbal                    transaksi forward dengan mekanisme
      hasil yang optimal atas investasi penempatan                 fixing yang dilakukan di pasar domestik.
      dana Nasabah.                                                Mekanisme fixing adalah mekanisme
   c. Market Linked-Dual Currency Investment (ML-                  penyelesaian transaksi tanpa pergerakan
      DCI)                                                         dana pokok dengan cara menghitung
      ML-DCI adalah structured product yang                        selisih antara kurs transaksi forward dan
      merupakan        gabungan    antara    produk                kurs acuan pada tanggal tertentu yang
      simpanan valuta asing dan FX Option. Produk                  telah ditetapkan di dalam kontrak (fixing
      ini memberikan imbal hasil yang tinggi jika                  date).
      dibandingkan dengan produk simpanan                      • PAR Forward
      konvensional karena menggabungkan produk                     PAR Forward adalah suatu kontrak derivatif
      simpanan dengan view pergerakan nilai tukar.                 untuk melakukan serangkaian penjualan/
      Produk ini memiliki karakteristik non capital                pembelian suatu mata uang (reference
      protected/tidak menjamin pokok investasi.                    currency) terhadap mata uang lainnya
   d. Depoplus                                                     (non-reference currency) dalam suatu
      Depoplus adalah structured product yang                      periode, dimana penyelesaian/penyerahan
      merupakan        gabungan    antara    produk                dana (settlement) dilakukan lebih dari 2
      simpanan dan transaksi derivatif FX Digital                  (dua) hari kerja setelah tanggal terjadinya
      Option. Produk ini memberikan imbal hasil                    kesepakatan transaksi (trade date).
      yang tinggi jika dibandingkan dengan                     • Flexible Forward
      produk simpanan konvensional karena                          Flexible Forward adalah suatu kontrak
      menggabungkan produk simpanan dengan                         derivatif yang memberikan fleksibilitas
      view pergerakan nilai tukar. Produk ini                      untuk melakukan penjualan/pembelian
      memiliki karakteristik principal protected/                  suatu mata uang (reference currency)
      menjamin pokok investasi sampai jatuh                        terhadap mata uang lainnya (non-
      tempo transaksi.                                             reference currency) dalam suatu periode,
3. Simpanan                                                        dengan nilai tukar yang sudah disepakati
   Produk Simpanan Treasury terdiri dari Deposit                   di awal transaksi (trade date).
   on Call (DOC) dan Money Market Account                   b. Currency Swap
   (MMA). Rincian terkait produk-produk simpanan               Transaksi ‘jual dan beli’ atau ‘beli dan jual’
   diuraikan sebagai berikut:                                  suatu mata uang terhadap mata uang yang
   a. Deposit on Call (DOC)                                    lain yang dilaksanakan (secara simultan)
      • Penempatan dana jangka waktu minimal 3                 dalam waktu bersamaan dengan counterparty
          (tiga) hari sampai dengan 30 (tiga puluh)            (Nasabah) yang sama.
          hari;                                             c. Currency Option
      • Tingkat suku bunga mengacu tingkat suku                Perjanjian untuk memberikan hak dan bukan
          bunga interbank;                                     kewajiban dari penjual (option writer) kepada
      • Dapat dicairkan setiap saat;                           pembeli (option holder) untuk membeli atau


276    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 279
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG            Keuangan




      menjual sejumlah nominal mata uang tertentu            Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Treasury
      untuk masa yang akan datang pada harga                 Sepanjang tahun 2025, Treasury BNI sebagai salah
      yang telah ditetapkan sebelumnya (strike               satu pelaku utama dalam market di Indonesia, terus
      price) pada atau sebelum waktu tertentu                menunjukkan kinerja yang baik. Hal ini terlihat
      (expiry date).                                         melalui penghargaan yang diterima sepanjang
   d. Interest Rate Swap (IRS)                               tahun buku di level internasional antara lain: Best FX
      Kesepakatan antara dua pihak untuk                     Bank for Retail Clients - Alpha Southeast Asia, Best
      melakukan pertukaran rangkaian pembayaran              Corporate Treasury Sales and Structuring Team -
      bunga secara tetap (fixed rate) dalam satu mata        Alpha Southeast Asia, Most Active Fxall Bank (Taker)
      uang dengan seri atau rangkaian pembayaran             - LSEG FX dan First Runner Up Best State Bank -
      bunga secara fluktuatif (variable rate) dalam          LSEG FX. Sedangkan di level nasional, penghargaan
      mata uang yang sama (atau sebaliknya),                 dan apresiasi yang diterima antara lain:
      tanpa pertukaran pokok pinjaman.                       1. The Most Engage Dealer (Total Transaction
   e. Overnight Index Swap (OIS)                                 Frequency) - SPPA-IDX
      OIS adalah produk derivatif suku bunga                 2. The Most Active Price Taker Trader - SPPA-IDX
      yakni kontrak/perjanjian antara 2 pihak untuk          3. Pengguna Jasa Pilot dalam Implementasi
      mempertukarkan aliran suku bunga dalam                     Transaksi Repurchase Agreement (Transaksi
      Rupiah secara periodik selama masa kontrak                 Repo) di Sistem Penyelenggara Pasar Alternatif
      tertentu yang perhitungannya menggunakan                   (SPPA) - SPPA-IDX
      basis bunga harian (Daily Compunding).                 4. Anugerah Terbaik Sektor Keuangan Kategori
      Skema transaksinya sama dengan Interest                    Sustainability Dengan Inovasi Sustainability
      Rate Swap (IRS) namun cara perhitungan                     Bond – IDX
      bunga adalah secara daily compounding                  5. Bank Mitra Pengendalian Moneter Rupiah Terbaik
      dengan suku bunga acuan overnight.                         2025 - Bank Indonesia
   f. Cross Currency Swap (CCS)                              6. The Most Active RFO Trader - SPPA-IDX
      Kesepakatan antara dua pihak untuk                     7. The Most Active RFQ Trader - SPPA-IDX
      menukarkan pokok pinjaman dan pembayaran               8. The Most Active Market Maker Trader - SPPA-IDX
      bunga dalam mata uang yang berbeda.                    9. The Most Active Price Giver Trader - SPPA-IDX
      Pertukaran pokok pinjaman menggunakan                  10. Bank Kontributor JIBOR “Apresiasi atas
      nilai tukar pada saat dimulainya transaksi.                komitmen, dedikasi, kontribusi dan peran serta
   g. Call Spread Option (CSO)                                   mendukung transparansi suku bunga acuan
      Call Spread Option merupakan salah satu                    rupiah” - Bank Indonesia.
      Structured Product dengan kombinasi 2 (dua)
      transaksi Currency Option yakni Buy Call               Pada tahun 2025, BNI terus mengkampanyekan
      Option (pembelian atas hak untuk membeli               penggunaan aplikasi wondr by BNI yang dapat
      mata uang tertentu) dan Sell Call Option               memudahkan Nasabah untuk bertransaksi valuta
      (penjualan atas hak untuk membeli mata uang            asing. Dengan fitur Transaksi Valuta Asing pada
      tertentu), dengan nominal dan jangka waktu             wondr by BNI, Nasabah dapat bertransaksi valuta
      transaksi yang sama namun dengan strike                asing dengan lebih mudah, cepat dan praktis dengan
      price yang berbeda untuk masing-masing                 kurs yang kompetitif.
      Buy Call Option dan Sell Call Option tersebut.
      • Series of Call Spread                                Transaksi Treasury senantiasa mengikuti ketentuan
          Series of CSO adalah suatu kontrak atas            peraturan dari Regulator, serta secara aktif terlibat
          serangkaian Call Spread Option dalam               dalam melakukan pengembangan pendalaman
          suatu periode.                                     pasar di antaranya sebagai Agent Bank Indonesia
                                                             dalam menjalankan operasi moneter untuk stabilitas
                                                             pasar serta sebagai Dealer Utama BNI aktif terlibat
                                                             dalam penerbitan obligasi pasar perdana untuk SBN
                                                             dan SBSN yang dilakukan oleh pemerintah.




                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                  277
                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 280
                          Performa       Laporan             Profil           Analisis dan Pembahasan        Fungsi
                          2025           Manajemen           Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank    Penunjang Bisnis




Produktivitas, Profitabilitas, Kinerja Operasional dan Bisnis dari Treasury

Fee Based Income Treasury
                                                                                               Kenaikan (Penurunan)
                                                 2025                   2024
             Fee Based Income                                                              Nominal           Persentase
                                               Rp-miliar              Rp-miliar
                                                                                          (Rp-miliar)            (%)
Marketable Securities Related                        2.955                1.859               1.096               59,0
FX Related                                           1.039                1.261               (222)              (17,6)
Total Fee Based Income                               3.994                3.120                 874               28,0


Treasury BNI terus berfokus untuk melayani                       Strategi Treasury di Tahun Mendatang
kebutuhan transaksi Nasabah khususnya transaksi                  Dalam rangka mendukung pencapaian di tahun
Forex Related dan Marketable Securities. Pada tahun              depan, maka strategi pengembangan Treasury di
2025, Treasury BNI mencatat kenaikan pendapatan                  tahun 2026 sebagai berikut:
berbasis biaya (fee-based income) sebesar 28,0%
(YoY) yang didorong oleh kenaikan volume transaksi               Strategi Finansial
Nasabah.                                                         1. Penguatan manajemen likuiditas rupiah dan
                                                                    valuta asing secara menyeluruh, mencakup
Prospek dan Potensi                                                 pengelolaan likuiditas struktural, intrahari, dan
Memandang ke depan, dinamika perekonomian                           proyeksi kebutuhan likuiditas berbasis perilaku
global dan domestik pada tahun 2026 diperkirakan                    nasabah, guna memastikan ketahanan Bank
masih dihadapkan pada berbagai tantangan. Di                        di tengah volatilitas pasar dan pengetatan
tengah kondisi tersebut, pasar domestik Indonesia                   pendanaan.
diperkirakan tetap menunjukkan ketahanan yang                    2. Diversifikasi dan optimalisasi sumber likuiditas,
baik dan terus menawarkan peluang bisnis yang                       melalui penguatan akses pasar antarbank,
menjanjikan, didukung oleh fundamental ekonomi                      pemanfaatan instrumen pasar uang, serta
yang relatif kuat.                                                  pendanaan berbasis pasar, untuk mengurangi
                                                                    ketergantungan pada sumber dana tertentu dan
Bank Indonesia memandang bahwa prospek                              meningkatkan fleksibilitas neraca.
perekonomian Indonesia pada tahun 2026 tetap                     3. Pengelolaan excess liquidity secara selektif
positif, dengan pertumbuhan ekonomi yang terjaga,                   dan berbasis risiko, dengan penempatan
inflasi yang terkendali, serta stabilitas nilai tukar               pada instrumen berimbal hasil optimal tanpa
yang didukung oleh bauran kebijakan moneter dan                     mengorbankan kesiapan likuiditas jangka pendek
makroprudensial yang konsisten. Sejalan dengan hal                  dan stabilitas neraca.
tersebut, kinerja sektor perbankan diperkirakan tetap            4. Optimalisasi pengelolaan portofolio Securities
solid, dengan pertumbuhan Kredit yang didukung                      dan aktivitas treasury trading, baik pada trading
oleh aktivitas investasi, pembiayaan modal kerja,                   book maupun banking book, melalui pendekatan
serta konsumsi domestik yang berkelanjutan.                         risk-adjusted return, pengelolaan Posisi Devisa
                                                                    Neto yang disiplin, serta pemanfaatan peluang
Prospek tersebut didorong oleh berlanjutnya                         di Pasar Perdana dan Pasar Sekunder sesuai
realisasi investasi, penguatan aktivitas sektor riil,               kondisi pasar domestik dan global.
serta peran intermediasi perbankan yang semakin                  5. Penguatan pengelolaan volatilitas pasar dan nilai
strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi                       tukar, termasuk pengelolaan carry-over open
nasional. Dengan mempertimbangkan kondisi                           position USD/IDR secara terukur serta penerapan
pasar sepanjang tahun 2026, BNI Treasury optimis                    stress scenario–based treasury playbook sebagai
dapat terus memperkuat pertumbuhan bisnis yang                      panduan pengambilan keputusan pada kondisi
berkualitas dan berkelanjutan melalui pengelolaan                   pasar ekstrem.
likuiditas yang pruden, manajemen risiko yang                    6. Pengembangan solusi treasury dan produk
disiplin, serta pengembangan solusi Treasury yang                   lindung nilai yang lebih terstruktur dan
adaptif terhadap kebutuhan nasabah dan dinamika                     fleksibel, termasuk structured hedging dan yield
pasar.                                                              enhancement solutions, untuk mendukung
                                                                    mitigasi risiko nasabah, meningkatkan Fee Based
                                                                    Income, serta menjawab kebutuhan pasar yang
                                                                    semakin kompleks.




278    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 281
Permodalan & Praktik          Tata Kelola          Tanggung Jawab Sosial        Komitmen           Laporan
Manajemen Risiko              Perusahaan           dan Lingkungan               ESG                Keuangan




7. Peningkatan peran Treasury sebagai market                               2. Peningkatan sinergi dan kolaborasi lintas unit
   participant dan liquidity provider yang aktif,                             bisnis, termasuk Corporate Banking, Institutional
   melalui partisipasi yang lebih luas di pasar uang                          Banking, Syndication & Corporate Solution,
   dan pasar valas domestik, serta kontribusi nyata                           International, serta Region dan Cabang, untuk
   dalam pendalaman pasar keuangan nasional                                   mendukung akuisisi dan pengelolaan nasabah
   sejalan dengan inisiatif Bank Indonesia.                                   top tier dan diamond client, termasuk melalui
8. Akselerasi digitalisasi dan straight-through                               pendekatan regional sales.
   processing (STP) aktivitas treasury, mencakup                           3. Penguatan peran Treasury sebagai center of
   optimalisasi platform digital untuk transaksi                              expertise dalam edukasi, literasi, dan advisory
   valuta asing dan investasi obligasi, pemanfaatan                           produk Treasury, khususnya produk lindung
   data analytics untuk pricing dan pengukuran                                nilai dan solusi terstruktur, baik kepada internal
   risiko, serta peningkatan pengalaman nasabah.                              Bank maupun nasabah, serta sebagai mitra
9. Penguatan fondasi tata kelola dan kapabilitas                              aktif regulator dalam rangka pendalaman pasar
   Treasury, melalui peningkatan kompetensi                                   keuangan.
   sumber daya manusia, penguatan sistem dan                               4. Pengembangan kompetensi dan kapabilitas
   tools pendukung, integrasi agenda keberlanjutan                            Pemasar, Relationship Manager, dan Front Liner,
   dan stabilitas sistem keuangan, serta koordinasi                           agar mampu berperan sebagai one stop solution
   strategis dengan regulator dan pelaku pasar.                               bagi kebutuhan nasabah Treasury, sekaligus
                                                                              mendorong peningkatan cross-selling, market
Strategi Non Finansial                                                        share, dan kualitas flow transaksi.
1. Penguatan kapabilitas sistem dan infrastruktur                          5. Peningkatan      customer      engagement     dan
   Treasury, melalui pengembangan dan/atau                                    relationship management, melalui program
   migrasi Treasury Management System (TMS)                                   customer loyalty, sharing session, customer
   serta optimalisasi sistem pendukung lainnya,                               gathering, dan workshop produk Treasury,
   guna meningkatkan efektivitas proses, kualitas                             guna memperkuat loyalitas nasabah serta
   data, dan pengambilan keputusan Treasury                                   meningkatkan volume dan kualitas transaksi
   secara end-to-end.                                                         Treasury.
                                                                           6. Penguatan tata kelola, budaya risiko, dan
                                                                              koordinasi     strategis    Treasury,   termasuk
                                                                              peningkatan kesiapan organisasi, manajemen
                                                                              risiko non-finansial, serta koordinasi yang lebih
                                                                              erat dengan regulator dan pelaku pasar untuk
                                                                              mendukung keberlanjutan fungsi Treasury.



    Testimoni Nasabah Treasury                                                Testimoni Nasabah Treasury




                                Mr Wu Lei                                                               Hermin Sutanto
                                President Director                                                      General Manager Finance &
                                PT Indonesia BTR New Energy                                             Treasury
                                Material                                                                Gunung Prisma Group




      BNI melalui Divisi Treasury telah memberikan dukungan                    Kami mengucapkan terima kasih kepada Bank BNI yang telah
      layanan yang profesional dan konsisten dalam pengelolaan                 menjadi mitra perbankan Grup Gunung Prisma sejak tahun
      kebutuhan Treasury perusahaan kami. Ketersediaan solusi                  2020. Sebagai perusahaan di bidang perdagangan besi dan
      yang relevan, didukung dengan pemahaman pasar yang                       baja dengan transaksi mata uang asing, Bank BNI sangat
      baik, membantu perusahaan dalam menjaga efektivitas                      membantu melalui layanan pembayaran yang cepat dan
      pengelolaan transaksi keuangan dan risiko nilai tukar.”                  mudah serta solusi hedging untuk melindungi nilai transaksi
                                                                               kami. Kami mengapresiasi dukungan dan profesionalisme
      “Kami mengapresiasi komitmen BNI dalam memberikan                        Bank BNI dalam mendukung kelancaran bisnis perusahaan
      layanan yang andal dan berorientasi pada kebutuhan                       kami.
      nasabah, serta berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut
      secara berkelanjutan.




                                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                             279
                                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 282
                               Performa          Laporan             Profil          Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                               2025              Manajemen           Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




   Testimoni Nasabah Treasury                                            KANTOR PUSAT

                                                                         Segmen Kantor Pusat mengelola aset dan liabilitas
                                                                         BNI Wide seperti aset non produktif dan share
                                                                         investment fee Perusahaan anak. Selain itu, segmen
                                Aradita Priyanti
                                Direktur Operasional & Keuangan
                                                                         Kantor Pusat juga melakukan pengelolaan termasuk
                                PT Sarana Multi Infrastruktur            menerima alokasi biaya operasional atas jasa servis
                                (Persero)
                                                                         yang dilakukan secara sentralisasi kepada segmen
                                                                         lainnya serta pendapatan serta biaya yang tidak
                                                                         teralokasi ke segmen lainnya.
      BNI Treasury berperan sebagai mitra PT Sarana Multi
      Infrastruktur (Persero) dalam pengelolaan likuiditas melalui       PERUSAHAAN ANAK
      transaksi Repurchase Agreement (Repo) dan transaksi Swap
      sebagai alternatif pemenuhan likuiditas. Kerja sama tersebut
      mencakup pelaksanaan transaksi repo non-perbankan untuk            Dalam rangka mendukung visi BNI untuk menjadi
      pertama kali nya di pasar keuangan Indonesia, yang dilakukan       lembaga keuangan yang terunggul dalam layanan
      dengan memperhatikan kebutuhan pendanaan dan profil
      risiko PT SMI.                                                     dan kinerja secara berkelanjutan, BNI mendirikan
      Kami mengapresiasi kerja sama dengan BNI Treasury ini,             sejumlah Perusahaan Anak yang bergerak di
      utamanya dalam mendukung pelaksanaan pengelolaan                   berbagai bidang industri. Langkah ini merupakan
      likuiditas PT SMI melalui penyediaan alternatif pendanaan
      jangka pendek yang terstruktur, sehingga membantu menjaga          bagian dari strategi BNI untuk menjadi one stop
      ketersediaan likuiditas sesuai dengan kebutuhan operasional        financial solution yang komprehensif, dengan
      dan kebijakan internal perusahaan.
                                                                         menghadirkan beragam produk dan layanan
                                                                         terbaik yang dapat menjawab kebutuhan nasabah
                                                                         secara menyeluruh. Kehadiran Perusahaan Anak
                                                                         tersebut juga memperkuat sinergi ekosistem BNI
                                                                         dalam menciptakan nilai tambah dan memperluas
                                                                         jangkauan bisnis secara berkelanjutan.




Perusahaan Anak berperan sangat penting dalam rangka melengkapi kebutuhan transaksional Masyarakat,
sekaligus berperan dalam peningkatan kinerja BNI secara keseluruhan. Hingga 31 Desember 2025, BNI
memiliki 6 Perusahaan Anak, dengan kepemilikan mayoritas yaitu pada PT BNI Life Insurance 60,00%, PT
BNI Sekuritas 75,00%, PT BNI Multifinance 99,99%, BNI Remittance Ltd 100,00%, PT Bank Hibank Indonesia
63,92% dan PT BNI Modal Ventura 99,98%.




             Pembiayaan             Sekuritas           Asuransi Jiwa       Kiriman Uang         Bank          Venture Cap.




              99,99%                75,00%                60,00%             100,00%           63,92%              99,98%


Kepemilikan saham minoritas BNI antara lain pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk 23,24%, PT Pemeringkat
Efek Indonesia 0,14%, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia 2,50%, PT Bank Mizuho Indonesia 1,0%,
PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia 1,11% dan PT Bank SMBC Indonesia Tbk 0,11%.

Pada tahun 2025, Perusahaan Anak menghadapi tantangan yang cukup berat atas dinamika kondisi pasar
sehingga kinerjanya belum optimal, dimana laba bersih dibuku sebesar Rp146 miliar, turun 70,2% (YoY)
terutama pada hibank, BNI Finance dan BNI Sekuritas Group, namun sebagai upaya memperkuat kinerja
Perusahaan Anak di masa yang akan datang, optimalisasi sinergi BNI Group terus ditingkatkan.




280     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 283
Permodalan & Praktik             Tata Kelola           Tanggung Jawab Sosial                  Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko                 Perusahaan            dan Lingkungan                         ESG             Keuangan




Kinerja Laba Perusahaan Anak BNI
                                                                                                         Kenaikan (Penurunan)
                                                  2025*                        2024**                         2024-2025
         Anak Perusahaan
                                                (Rp-miliar)                   (Rp-miliar)            Nominal              Persentase
                                                                                                     (Rp-miliar)             (%)

 BNI Life***                                                  349                           280                     69              24,7
 BNI Sekuritas                                                 19                            86                    (67)            (77,7)
 BNI Finance                                                (260)                           (11)               (249)            (2.225,4)
 BNI Remittance                                                (2)                           (3)                     1                 37,6
 hibank                                                        50                           132                    (82)            (62.0)
 BNI Ventures                                                  12                             8                      4              55,2
* Unaudited
** Data Audited Final
*** Pada Penyajian Kinerja di atas (2025 & 2024) telah menggunakan PSAK 117




PT BNI Life Insurance (“BNI Life”)                                                   Sementara itu, BNI Life mencatat kenaikan premi
BNI Life bergerak di bidang asuransi jiwa termasuk                                   sebesar 5,7% YoY, tumbuh positif jika dibandingkan
asuransi jiwa Syariah. Produk-produk yang                                            dengan industri yang mengalami penurunan.
ditawarkan BNI Life adalah asuransi seperti asuransi
jiwa, kesehatan, pendidikan, investasi, pensiun, dan                                 Dalam rangka mempertahankan kinerja tersebut,
syariah. Berikut adalah struktur kepemilikan BNI                                     BNI Life berkomitmen untuk melakukan inovasi
Life.                                                                                dengan menciptakan produk-produk unggulan, yang
                                                                                     sesuai dengan kebutuhan dan melakukan perbaikan
        Struktur Kepemilikan Saham BNI Life                                          tiada henti, sehingga BNI Life dapat menjadi pilihan
        (%)
                                                                                     dalam layanan dan perlindungan asuransi terbaik
                   0,000003 0,000003                                                 bagi masyarakat.
         39,999993
                                             60,000000                               Adapun kebijakan strategis manajemen di tahun
                                                                                     2025 adalah:
                                                                                     1. Meningkatkan Portofolio Premi Reguler dan
                                                                                        Produk yang Berorientasi Profitabilitas
                                                                                     2. Penyempurnaan Model Bisnis yang Berkelanjutan
                                                                                        dan Adaptif
                                                                                     3. Penguatan Manajemen Keuangan Perusahaan
                                                                                     4. Optimalisasi Efisiensi dan Pengendalian Beban
                                                                                        Usaha
                   BNI                                                               5. Penguatan Mitigasi dan Pengelolaan Risiko
                   Sumitomo Life Insurance Company                                   6. Peningkatan dan Penyederhanaan Proses Bisnis
                   Yayasan Kesejahteraan Pegawai BNI
                                                                                     7. Pengembangan Organisasi dan Sumber Daya
                                                                                        Manusia yang Unggul
                   Yayasan Dana Swadharma
                                                                                     8. Persiapan Strategis Pelaksanaan Spin Off Unit
                                                                                        Usaha Syariah

Memasuki tahun 2025, kondisi perekonomian global                                     Sepanjang tahun 2025, PT BNI Life Insurance
yang semakin dinamis dan penuh ketidakpastian                                        selalu beradaptasi atas perubahan yang terjadi
menuntut setiap pelaku industri untuk terus                                          untuk mendapatkan pertumbuhan premi. Selain
berinovasi dan melakukan creative disruption guna                                    itu,  perusahaan    terus   berkomitmen     untuk
mempertahankan daya saing. Berdasarkan data                                          selalu memberikan pelayanan terbaik kepada
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), pada                                        nasabah. Sejalan dengan ini, BNI Life terus
kuartal III tahun 2025, pendapatan premi industri                                    meningkatkan proses bisnis berbasis digitalisasi
asuransi jiwa mengalami penurunan sebesar 1,7%                                       serta perkembangan di area operasional dengan
(YoY). Penurunan ini mencerminkan adanya tekanan                                     penyederhanaan sistem kerja pada area operasional.
dari sisi daya beli masyarakat, perubahan preferensi
konsumen, serta dinamika pasar keuangan global.




                                                                                                                     Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                              281
                                                                                                    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 284
                                  Performa            Laporan               Profil               Analisis dan Pembahasan         Fungsi
                                  2025                Manajemen             Perusahaan           Manajemen atas Kinerja Bank     Penunjang Bisnis




Kinerja Keuangan BNI Life
                                                                                                       Kenaikan (Penurunan)
                                                 2025*                       2024
              Pos Akun                                                                              Nominal             Persentase
                                               (Rp-miliar)                (Rp-miliar)
                                                                                                   (Rp-miliar)              (%)
 Posisi Keuangan
 Aset Non Investasi                                        1.813                        1.776                     36                 2,0
 Aset Produktif/Investasi                                 28.818                       25.145               3.673                14,6
 Kewajiban                                                24.583                       21.240               3.344                15,7
 Ekuitas                                                   6.047                        5.682                    366                 6,4
 Laba Rugi
 Pendapatan Jasa Asuransi                                   1.876                       1.934                    (58)            (3,0)
 Biaya Jasa Asuransi                                      (1.596)                      (1.488)               (108)                    7,3
 Pendapatan/(Beban) Bersih
                                                             (88)                        (50)                     38             74,8
 Reasuransi
 Hasil Jasa Asuransi                                          191                         395                (204)              (51,7)
 Pendapatan Hasil Investasi                                1.998                        1.256                    742             59,1
 Pendapatan/(Beban)
                                                          (1.425)                       (948)                    476             50,2
 Keuangan Asuransi
 Pendapatan/(Beban)
                                                              3,5                         3,6                (0,1)               (1,6)
 Keuangan Reasuransi
 Pendapatan/(Beban)
                                                            (313)                       (297)                     16                 5,3
 Operasional Lainnya
 Pendapatan/(Beban) Non
                                                            (108)                        (97)                     11                 11,8
 Operasional
 Laba Sebelum Pajak                                          347                          313                     35                 11,1
 Pajak                                                          2                        (33)                     35           (104,7)
 Laba Bersih                                                 349                          280                     69             24,7
*Unaudited (Pada penyajian kinerja di atas (2025 & 2024) telah menggunakan PSAK 117)



Pada tahun 2025, terdapat peningkatan pada pertumbuhan aset non investasi dan aset produktif/investasi
dimana masing-masing tumbuh sebesar 2,0% YoY dan 14,6% YoY. Pencapaian ini menggambarkan
kondisi keuangan yang kuat dan kemampuan perusahaan untuk mengelola dan meningkatkan nilai aset.
Peningkatan kewajiban mencerminkan strategi keuangan yang bertujuan untuk mendukung pertumbuhan
bisnis, menunjukkan keterlibatan perusahaan dalam mengelola keuangan dengan baik. Peningkatan ekuitas
mencerminkan upaya perusahaan untuk mendukung pertumbuhan melalui strategi pendanaan yang
seimbang. Hal ini memberikan gambaran positif tentang kemampuan perusahaan untuk berkembang dan
bersaing di pasar.

Hasil jasa asuransi mengalami penurunan 51,7% (YoY), sementara pendapatan hasil investasi naik sebesar
59,1% (YoY) mencapai Rp742,2 miliar. Kinerja keuangan perusahaan selama periode ini menunjukkan
pertumbuhan yang positif dan manajemen yang efisien sehingga tahun 2025 laba bersih BNI Life mencapai
Rp348,9 miliar atau tumbuh 24,7% (YoY).

Kinerja Rasio Keuangan BNI Life
                                                                          2025*                      2024                  Kenaikan
                         Pos Akun
                                                                           (%)                        (%)               (Penurunan) %
 Return On Asset (ROA)                                                                   1,2                      1,1                       0,1
 Return On Equity (ROE)                                                                  6,0                      5,0                       1,0
 Hasil Investasi/Aset Investasi                                                          6,9                      5,0                       1,9
 Risk Based Capital (RBC)                                                              943,0                 888,9                     54,1
 *Unaudited




 282       A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 285
Permodalan & Praktik        Tata Kelola       Tanggung Jawab Sosial       Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan        dan Lingkungan              ESG           Keuangan




Kinerja finansial tahun buku 2025 yang baik memberikan pengaruh terhadap pencapaian rasio-rasio keuangan
BNI Life yang juga turut meningkat. Return on Asset (ROA) naik 0,1% dari 1,1% di tahun 2024 menjadi 1,2%
di tahun 2025. Return on Equity (ROE) mencapai 6,0%, naik 1,0% dibandingkan tahun sebelumnya yakni
sebesar 5,0%. Kenaikan ini tergolong moderat, peningkatan ROE dapat diartikan sebagai hasil yang baik,
karena mencerminkan kemampuan perusahaan dalam memberikan return kepada para pemegang saham
yang meningkat.

Rasio Hasil tasi naik 1,9% dari 5,0% pada Desember tahun 2024 menjadi 6,9% di tahun 2025. Peningkatan
hasil investasi dapat diartikan bahwa strategi investasi perusahaan berhasil menghasilkan return yang lebih
baik dan memberikan kontribusi positif terhadap kinerja finansial secara keseluruhan. Risk-Based Capital
(RBC) naik 54,1% dari 888,9% menjadi 943,0% Peningkatan ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki
kecukupan modal yang lebih besar untuk menanggung risiko. Hal ini memberikan keyakinan bahwa
perusahaan memiliki daya tahan keuangan yang kuat dan mampu mengatasi tantangan yang timbul seiring
waktu.

BNI Life juga kembali meraih berbagai penghargaan pada tahun 2025 sebagai pengakuan atas kinerja yang
telah diraih, di antaranya sebagai berikut:
 No    Nama Penghargaan            Predikat        Kategori     Penyelenggara               Uraian                 Tanggal
  1    Indonesia Digital       -   Indonesia 20   Life          The Iconomics   Penghargaan ini diberikan         14 Februari
       Financial Brands            Top Digital    Insurance >                   pada tanggal 14 Februari 2025     2025
       Award 2025                  Financial      15 T                          oleh Majalah The Iconomics
                                   Brands                                       Penghargaan ini di berikan
                                   Awards 2025                                  sebagai bentuk apresiasi kepada
                               -   Tittle :                                     institusi yang telah berinovasi
                                   E-Customer                                   dalam ranah marketing dan
                                   Service                                      digital di Indonesia.
  2    Indonesia Popular       -   Indonesia      Life          The Iconomics   Penganugerahan penghargaan        14 Februari
       Digital Product             20 Popular     Insurance                     Digital Product Awards 2025 di    2025
       Award 2025                  Digital                                      berikan bagi para perusahaan
                                   Products                                     dengan nilai survey tertinggi
                                   Award 2025                                   di Indonesia pada (sub)
                               -   Brand : Plan                                 kategorinya.
                                   Blife
  3    InvestorTrust Best      BNI Life           Unitlink      Investortrust   Penghargaan ini diberikan         26 Februari
       Unit Link Award         Syariah            Award                         pada tanggal 26 Februari 2025     2025
       2025                    Balanced                                         oleh Majalah Investor Trust
                               Fund - Kategori                                  Penghargaan ini di berikan
                               Campuran                                         sebagai bentuk apresiasi
                               Syariah Periode                                  bagi produk yang terbukti
                               5 Tahun                                          unggul dari sisi kinerja dan
                                                                                sekaligus menjadi pemacu
                                                                                bagi perusahaan asuransi jiwa
                                                                                untuk menerbitkan produk
                                                                                yang berkualitas dan mampu
                                                                                memberikan manfaat optimal
                                                                                kepada publik.
  4    InvestorTrust Best      BNI Life           Unitlink      Investortrust   BNI Life Syariah Balanced Fund    26 Februari
       Unit Link Award         Syariah            Award                         kategori Campuran Syariah         2025
       2025                    Balanced                                         Periode 5 Tahun
                               Fund - Kategori
                               Campuran
                               Syariah Periode
                               7 Tahun
  5    InvestorTrust Best      BNI Life           Unitlink      Investortrust   BNI Life Syariah Balanced Fund    26 Februari
       Unit Link Award         Syariah Fixed      Award                         kategori Campuran Syariah         2025
       2025                    Income Fund                                      Periode 7 Tahun
                               - Kategori
                               Pendapatan
                               Tetap Syariah
                               Periode 3 Tahun
  6    InvestorTrust Best      BNI Life           Unitlink      Investortrust   BNI Life Syariah Fixed Income     26 Februari
       Unit Link Award         Syariah Fixed      Award                         Fund kategori Campuran Syariah    2025
       2025                    Income Fund                                      Periode 3 Tahun
                               - Kategori
                               Pendapatan
                               Tetap Syariah
                               Periode 5 Tahun


                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                         283
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 286
                           Performa         Laporan         Profil           Analisis dan Pembahasan             Fungsi
                           2025             Manajemen       Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank         Penunjang Bisnis




No    Nama Penghargaan          Predikat         Kategori    Penyelenggara                  Uraian                    Tanggal
 7    InvestorTrust Best     BNI Life           Unitlink     Investortrust    BNI Life Syariah Fixed Income         26 Februari
      Unit Link Award        Syariah Fixed      Award                         Fund kategori Campuran Syariah        2025
      2025                   Income Fund                                      Periode 5 Tahun
                             - Kategori
                             Pendapatan
                             Tetap Syariah
                             Periode 7 Tahun
 8    InvestorTrust Best     BNI Life           Unitlink     Investortrust    •BNI Life Syariah Fixed Income        26 Februari
      Unit Link Award        Pendapatan         Award                         Fund kategori Campuran Syariah        2025
      2025                   Tetap SL                                         Periode 7 Tahun
                             Secure USD
                             - Kategori
                             Pendapatan
                             Tetap USD
                             Periode 5 Tahun
 9    Media Asuransi         Kelompok           Unitlink     Media            Penghargaan ini diberikan             4 Maret
      Best Unit Link         Unitlink           Award        Asuransi         pada tanggal 4 Maret 2025             2025
      Award 2025             Campuran                                         oleh Majalah Media Asuransi
                             Rupiah Atas                                      Penghargaan ini di berikan
                             Produk: BLife                                    kepada perusahaan yang
                             Link Campuran                                    memenuhi persyaratan :
                             Kombinasi                                        Produk tersebut sudah ada
                                                                              selama 2 tahun (30 Desember
                                                                              2022), Produk tersebut tidak
                                                                              menunjukkan anomaly dan
                                                                              Perusahaannya tidak terlibat
                                                                              kasus hukum yang mengikat
                                                                              atau sanksi dari OJK.
10    Media Asuransi         Kelompok           Unitlink     Media            1. BLife Link Campuran                4 Maret
      Best Unit Link         Unitlink Saham     Award        Asuransi         Kombinasi                             2025
      Award 2025             Syariah Atas
                             Produk: BNI
                             Life Syariah
                             Equity Fund
11    Media Asuransi         Kelompok           Unitlink     Media            2. BLife Pendapatan Tetap Stabil      4 Maret
      Best Unit Link         Unitlink           Award        Asuransi         Plus                                  2025
      Award 2025             Pendapatan
                             Tetap Syariah
                             Atas Produk:
                             BNI Life
                             Syariah Fixed
                             Income Fund
12    Media Asuransi         Kelompok           Unitlink     Media            3. Blife Link Pasar uang Liquid       4 Maret
      Best Unit Link         Unitlink Saham     Award        Asuransi                                               2025
      Award 2025             Rupiah Atas
                             Produk: BLife
                             Link Saham
                             Aktif
13    Media Asuransi         Kelompok           Unitlink     Media            4. BLife Link Saham Aktif             4 Maret
      Best Unit Link         Unitlink           Award        Asuransi                                               2025
      Award 2025             Pendapatan
                             Tetap Rupiah
                             Atas Produk:
                             BLife Link
                             Pendapatan
                             Tetap Stabil
                             Plus
14    Media Asuransi         Kelompok           Unitlink     Media            5. BNI Life Syariah Fixed Income      4 Maret
      Best Unit Link         Unitlink Pasar     Award        Asuransi         Fund                                  2025
      Award 2025             Uang Rupiah
                             Atas Produk:
                             BLife Link Pasar
                             Uang Likuid




284    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 287
Permodalan & Praktik         Tata Kelola         Tanggung Jawab Sosial     Komitmen         Laporan
Manajemen Risiko             Perusahaan          dan Lingkungan            ESG              Keuangan




 No    Nama Penghargaan             Predikat          Kategori     Penyelenggara                 Uraian                  Tanggal
 15    Indonesian Digital       The Most            Life           Warta ekonomi   Penghargaan ini diberikan            21 Maret
       Innovation Award         Innovative          Insurance                      pada tanggal 21 Maret 2025           2025
       2025                     Digitalization of                                  oleh Majalah Warta Ekonomi.
                                Life Insurance                                     Pemberian penghargaan ini
                                2025 for                                           diharapkan dapat mendorong
                                Enhancing                                          perusahaan untuk terus
                                Insurance Sales                                    mengembangkan inovasi
                                through the                                        digitalnya agar proses bisnis
                                Use of Digital                                     perusahaan semakin efisien
                                Platforms                                          dan produktif sehingga dapat
                                                                                   meningkatkan kebermanfaatan
                                                                                   bagi para stakeholders.
                                                                                   penghargaan di ajang Indonesia
                                                                                   Digital Innovation Awards 2025
                                                                                   BNI Life sebagai penerima
                                                                                   penghargaan : The Most
                                                                                   Innovative Digitalization of Life
                                                                                   Insurance 2025 for Enhancing
                                                                                   Insurance Sales through the Use
                                                                                   of Digital Platforms
 16    Indonesia                Most Strategic      Life           Hukum Online    Penghargaan ini diberikan pada       9 Mei 2025
       Regulatory               Enterprice          Insurance                      tanggal 9 Mei 2025 oleh Hukum
       Compliance Awards        in regular                                         Online. Pemberian penghargaan
       (IRCA)                   compliance                                         prestisius untuk mengapresiasi
                                sector financial                                   perusahaan yang menjadi
                                service non                                        pionir dalam kepatuhan hukum,
                                bank                                               penghargaan ini juga sebagai
                                                                                   cerminan komitmen perusahaan
                                                                                   dalam menjaga kepatuhan
                                                                                   hukum serta tata kelola yang
                                                                                   baik dan berintegritas.
 17    Indonesia TOP            Indonesia           Life           The Iconomics   Penghargaan ini diberikan            27 Mei
       Insurance Award          TOP Insurance       Insurance,                     pada tanggal 27 Mei 2025             2025
       2025                     Award 2025          Asset 10-25                    oleh Majalah The Iconomics
                                                    Trilion                        sebagai bentuk apresiasi
                                                                                   kepada perusahaan asuransi di
                                                                                   Indonesia yang menunjukkan
                                                                                   kinerja terbaik berdasarkan
                                                                                   indikator keuangan yang
                                                                                   objektif. Penghargaan ini
                                                                                   tidak hanya mengukur
                                                                                   kinerja keuangan, tetapi juga
                                                                                   mendorong perusahaan
                                                                                   untuk meningkatkan kualitas
                                                                                   layanan dan inovasi dalam
                                                                                   menghadapi tantangan industri.
                                                                                   Indonesia Top Insurance Award
                                                                                   merupakan indikator penting
                                                                                   bagi konsumen dan investor
                                                                                   dalam menilai kredibilitas dan
                                                                                   kinerja perusahaan asuransi di
                                                                                   Indonesia.
 18    Indonesia Financial      Indonesia           Life           Warta ekonomi   Penghargaan ini diberikan            27 Mei
       Top Leader Award         Top Leader in       Insurance,                     pada tanggal 27 Mei 2025 oleh        2025
       2025                     Life Insurance      Total Assets                   Majalah Warta Ekonomi sebagai
                                Industry 2025       Above 25 T                     bentuk kepada pemimpin
                                for Increasing                                     perusahaan industri jasa
                                Premium                                            keuangan yang memiliki peran
                                Revenue                                            strategis dalam memastikan
                                Growth                                             sektor ini tetap stabil, inovatif,
                                through                                            dan berdaya saing di tengah
                                Responsive                                         dinamika ekonomi global dan
                                Service and                                        domestik.
                                Business
                                Segment
                                Optimization




                                                                                                    Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                 285
                                                                                   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 288
                            Performa         Laporan            Profil           Analisis dan Pembahasan            Fungsi
                            2025             Manajemen          Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank        Penunjang Bisnis




No    Nama Penghargaan            Predikat        Kategori       Penyelenggara                  Uraian                   Tanggal
19    Indonesia Exellence     Indonesia          Life            Warta            Penghargaan ini diberikan            25 Juni
      GCG Awards 2025         Excellence         Insurance       Ekonomi          pada tanggal 25 Juni 2025            2025
                              Good                                                oleh Majalah Warta Ekonomi
                              Corporate                                           Penghargaan ini diharapkan
                              Governance                                          dapat menjadi wadah inspiratif
                              Ethics in                                           yang mendorong tata kelola
                              Integrating                                         yang unggul dan berkelanjutan.
                              Sustainability                                      Indonesia Excellence Good
                              Initiatives into                                    Corporate Governance Awards
                              Governance                                          2025 menjadi simbol komitmen
                              Processes and                                       perusahaan dalam membangun
                              Operations                                          dunia usaha Indonesia yang
                                                                                  lebih transparan, berintegritas
                                                                                  dan kompetitif.
20    Investortrust Best      Spesial Award      Life            Investortrust    Penghargaan ini diberikan            25 Juni
      Insurance 2025          For Sustained      Insurance                        pada tanggal 25 Juni 2025 oleh       2025
                              Earnings                                            Majalah. BNI Life menerima
                              Growth                                              penghargaan: Investortrust
                                                                                  Best Insurance 2025 for
                                                                                  Sustained Earnings Growth.
                                                                                  Penghargaan ini di berikan
                                                                                  untuk perusahaan yang telah
                                                                                  melalui proses seleksi yang ketat
                                                                                  dan dinilai berdasarkan kinerja
                                                                                  keuangan, kekuatan strategi
                                                                                  bisnis, inovasi produk, kualitas
                                                                                  layanan, dan komitmen terhadap
                                                                                  keberlanjutan industri.
21    Infobank 26 th          The Exellence      Life            Infobank         Penghargaan ini diberikan            1 Agustus
      Insurance Award         Performance        Insurance                        pada tanggal 1 Agustus 2025          2025
      2025                    Life Insurance     Equity                           oleh Majalah Infobank, BNI
                              Company            Class                            Life menerima penghargaan:
                                                 Above 5                          The Excellent Performance Life
                                                 Trillion                         Insurance Company Equity
                                                                                  Class Above IDR 5 Trillion,
                                                                                  Penghargaan ini merupakan
                                                                                  bentuk apresiasi atas pencapaian
                                                                                  perusahaan dalam mencatat
                                                                                  kinerja yang sangat baik pada
                                                                                  tahun 2024.
22    Indonesia Best          Indonesia Best     Life            Warta            Penghargaan ini diberikan            27 Agustus
      Insurance Awards        Life Insurance     Insurance       Ekonomi          pada tanggal 27 Agustus 2025         2025
      2025                    2025 for           Total Assets                     oleh Majalah Warta Ekonomi
                              Maintaining        Above 25                         dengan kategori Life Insurance,
                              Performance        Trillion                         Total Assets Above 25 Trillion.
                              Stability                                           Penghargaan sebagai apresiasi
                              through                                             kepada perusahaan asuransi
                              Product                                             atas pencapaian dalam kinerja
                              Development                                         finansial, inovasi produk, tata
                              and                                                 kelola dan adaptasi digital.
                              Digitalization
23    Stellar Workplace       Top 5              Human           Kontan           Penghargaan ini diberikan pada       25
      Award 2025              Companies          Capital                          tanggal 25 September 2025            September
                              with Most                                           oleh Majalah Kontan dengan,          2025
                              Innovative Well-                                    Kategori :
                              Being Program
24    Stellar Workplace       Top 10             Human           Kontan           • Top 5 Companies with Most          25
      Award 2025              Organizations      Capital                          Innovative Well-Being Program        September
                              with Best                                                                                2025
                              Future-Ready
                              Workplace
                              Program
25    Stellar Workplace       Top 3 Best         Human           Kontan           • Top 10 Organizations with          25
      Award 2025              Stellar            Capital                          Best Future-Ready Workplace          September
                              Workplace                                           Program                              2025
                              Award in
                              Medium-Size
                              Organizations
                              Category




286    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 289
Permodalan & Praktik       Tata Kelola        Tanggung Jawab Sosial       Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan         dan Lingkungan              ESG             Keuangan




 No    Nama Penghargaan           Predikat         Kategori     Penyelenggara                  Uraian                 Tanggal
 26    Stellar Workplace      Stellar            Human         Kontan           •    Top 3 Best Stellar Workplace    25
       Award 2025             Workplace          Capital                             Award in Medium-Size            September
                              Recognition                                            Organizations Category          2025
                              in Employee
                              Commitment
 27    Stellar Workplace      Stellar            Human         Kontan           •    Stellar Workplace Recognition   25
       Award 2025             Workplace          Capital                             in Employee Commitment          September
                              Recognition                                                                            2025
                              in Employee
                              Satisfaction
 28    Best Sharia Award      BNI Life           Best Unit     Investortrust    Penghargaan ini diberikan pada       30
       2025                   Syariah Fixed      Link Sharia                    tanggal 30 September 2025 oleh       September
                              Income Fund        Pendapatan                     Majalah Investortrust dengan,        2025
                                                 Tetap                          Kategori :
                                                 Syariah
                                                 Periode 5
                                                 tahun
 29    Best Sharia Award      BNI Life           Best Unit     Investortrust    •    Best Unit Link Sharia           30
       2025                   Syariah            Link Sharia                         Pendapatan Tetap Syariah        September
                              Balance Fund       Campuran                            Periode 5 tahun                 2025
                                                 Syariah                        •    Best Unit Link Sharia
                                                 Periode 3                           campuran Syariah periode 3
                                                 Tahun                               tahun & periode 5 tahun
                                                 Campuran
                                                 Syariah
                                                 Periode 5
                                                 Tahun
 30    Infobank The Best      Excellence         Life          Infobank         Penghargaan ini diberikan pada       2 Oktober
       SOE 2025               Performance        Insurance                      tanggal 2 Oktober 2025 oleh          2025
                              state Owned                                       Majalah Asianpost Kategori : The
                              Enterprise                                        Best State-Owned Enterprise
                              Subsidiary                                        (SOE) 2025 category Excellence
                              2025 (Base                                        Performance State-Owned
                              on Financial                                      Enterprise Subsidiary 2025
                              Performace
                              2024)
 31    Infobank Sharia        The Exellence      Life          Infobank         Penghargaan ini diberikan pada       2 Oktober
       Award 2025             Performance        Insurance                      tanggal 2 Oktober 2025 oleh          2025
                              Sharia Life                                       Majalah Asianpost Kategori :
                              Insurance                                         14th Sharia Financial Institution
                              Bussines Unit                                     Award 2025 category The
                              2024 (Based                                       Excellence Performance Sharia
                              on Financial                                      Life Insurance Business Unit
                              Performance                                       2025
                              2024))
 32    Indonesia Most         20 Most            Life          The Iconomics    Penghargaan ini diberikan pada       9 Oktober
       Innovative CFO         Innovative CFO     Insurance                      tanggal 9 Oktober 2025 oleh          2025
       Awards                 Awards                                            Majalah The Iconomics Kategori
                                                                                : Indonesia Most Innovative CFO
                                                                                Awards Penghargaan Indonesia
                                                                                Most Innovative CFO Awards
                                                                                diberikan sebagai apresiasi
                                                                                kepada CFO yang memiliki peran
                                                                                besar dalam menggawangi
                                                                                pengendalian keuangan
                                                                                korporasi.
 33    Indonesia Best         Best Brand         Asset 25-40   The Iconomics    Penghargaan ini diberikan pada       9 Oktober
       Financial Awards       Image in Life      Trillion                       tanggal 9 Oktober 2025 oleh          2025
       2025                   Insurance                                         Majalah The Iconomics Kategori:
                                                                                Indonesia Best Financial
                                                                                Awards 2025 Category Life
                                                                                Insurance – Asset 25-40 Trillion
                                                                                penghargaan Indonesia Best
                                                                                Financial Awards 2025 diberikan
                                                                                kepada perusahaan berdasarkan
                                                                                4 kriteria yaitu popularitas, citra,
                                                                                layanan, dan kontribusi sosial,
                                                                                yang akan diberikan berdasarkan
                                                                                survei publik secara online di 10
                                                                                kota besar di Indonesia.

                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                           287
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 290
                                   Performa         Laporan         Profil           Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                                   2025             Manajemen       Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




 No        Nama Penghargaan              Predikat        Kategori    Penyelenggara                  Uraian                  Tanggal
 34        Top Digital Financial     Asuransi Jiwa      Life         Media            Penghargaan ini diberikan           12-Nov-25
           Award 2025                Ekuitas di         Insurance    Asuransi         pada tanggal 12 November
                                     atas 1,5 triliun                                 2025 oleh Majalah Media
                                     rupiah                                           Asuransi Kategori: Asuransi
                                                                                      Jiwa Ekuitas di atas 1,5
                                                                                      triliun rupiah. Penghargaan
                                                                                      ini dilakukan melalui proses
                                                                                      penilaian komprehensif yang
                                                                                      mencakup penelitian sekunder,
                                                                                      survei pelanggan, evaluasi oleh
                                                                                      pembeli misterius, serta validasi
                                                                                      dari panel juri independen dan
                                                                                      ahli industri, dengan Pinnacle
                                                                                      Analytics sebagai salah satu
                                                                                      lembaga yang turut berperan
                                                                                      dalam proses penjurian.
                                                                                      Penilaian juga dilakukan dengan
                                                                                      mempertimbangkan lima aspek
                                                                                      utama yang mencerminkan
                                                                                      kematangan digital dan fokus
                                                                                      pada pelanggan : Keterlibatan
                                                                                      Pelanggan (Customer
                                                                                      Engagement), Pengalaman
                                                                                      Pelanggan (Customer
                                                                                      Experience), Kepercayaan &
                                                                                      Persepsi Pelanggan (Customer
                                                                                      Trust & Perception), Wawasan
                                                                                      Pelanggan (Customer Insight)
                                                                                      dan Inklusivitas Pelanggan
                                                                                      (Customer Inclusion).
 35        Future Leaders 2025       Top 100 CEO        Future       Infobank         Penghargaan ini diberikan pada      8
           Award 2025                and The Future     Leaders                       tanggal 8 Desember 2025 oleh        desember
                                     Leaders Forum                                    Majalah Infobank Asuransi           2025
                                     2025.                                            Kategori : Top 100 CEO and The
                                                                                      Future Leaders Forum 2025.




PT BNI Sekuritas (“BNI Sekuritas”)                                      Di tengah dinamika pasar yang semakin kompleks
BNI Sekuritas merupakan Perusahaan Anak BNI                             serta percepatan transformasi digital di industri
yang menjalankan berbagai layanan keuangan                              jasa keuangan, BNI Sekuritas menempatkan inovasi
termasuk Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi                        sebagai penggerak utama dalam menciptakan nilai
Efek, Agen Penjual Reksa Dana, serta kegiatan terkait                   tambah bagi nasabah dan pemangku kepentingan.
lainnya yang berhubungan dengan kegiatan tersebut                       Penguatan kapabilitas teknologi dengan peluncuran
dengan memperhatikan peraturan perundangan-                             New BIONS, pengembangan produk dan layanan
undangan yang berlaku.                                                  yang adaptif, serta integrasi aspek lingkungan,
                                                                        sosial, dan tata kelola (ESG) menjadi fokus
   Struktur Kepemilikan Saham BNI Sekuritas                             dalam mendukung pertumbuhan yang inklusif
   (%)
                                                                        dan bertanggung jawab. Melalui penerapan
                                                                        strategi yang berorientasi pada keberlanjutan,
      25                                 75                             BNI Sekuritas berkomitmen untuk memastikan
                                                                        bahwa setiap inisiatif pertumbuhan tidak hanya
                                                                        memberikan kinerja finansial yang optimal, tetapi
                                                                        juga berkontribusi positif terhadap stabilitas jangka
                                                                        panjang perusahaan dan ekosistem pasar modal
                                                                        secara keseluruhan.




             BNI
             SBI Financial Service Co., Ltd




288         A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 291
Permodalan & Praktik        Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial                  Komitmen           Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan    dan Lingkungan                         ESG                Keuangan




Kinerja Keuangan BNI Sekuritas
                                                                                                    Kenaikan (Penurunan)
                                            2025*                        2024
               Pos Akun                                                                         Nominal               Persentase
                                          (Rp-miliar)                 (Rp-miliar)
                                                                                               (Rp-miliar)                (%)
 Neraca
 Aset                                              2.849                         1.968                       881                44,7
 Kewajiban                                         1.509                            667                      841               126,0
 Ekuitas                                           1.340                         1.301                        40                    3,0
 Laba/Rugi
 Pendapatan Operasional                                 553                         699                 (146)                 (20,9)
 Brokerage commissions                                  188                         200                      (12)               (6,1)
 Investment management fees                              89                          98                       (9)               (9,6)
 Brokerage comm. from fix income
                                                         28                          29                       (1)               (2,4)
 activities
 Fees from investment banking
                                                        154                         298                 (144)                 (48,3)
 activities
 Increase/(decrease) on net asset
                                                          1                           3                       (2)              (67,8)
 value of mutual funds
 Interest revenue from fund
                                                         38                          26                       12                43,5
 separation & bond & dividend
 Gain (Loss) on trading of
                                                         13                          10                        3                36,0
 marketable securities - net
 Margin and overdue revenue                              34                          23                       11                50,1
 Pendapatan Operasional Lainnya                           8                          12                       (4)             (31,1)
 Biaya Usaha                                       (510)                         (593)                        83               (14,0)
 Pendapatan Lain-lain                                    21                          30                       (9)             (28,4)
 Biaya Bunga dan Keuangan Lainnya                       (40)                        (35)                      (5)               13,8
 Total Pendapatan                                       574                         729                 (155)                 (21,3)
 Total Biaya                                       (550)                         (628)                        78               (12,5)
 Laba Sebelum Pajak                                      24                         101                      (77)             (75,9)
 Pajak                                                   (5)                        (15)                      10              (65,7)
 Laba Setelah Pajak                                      19                          86                      (67)              (77,7)
 *Unaudited



Total Aset BNI Sekuritas tahun 2025 sebesar Rp2.849 miliar mengalami peningkatan sebesar 45%
dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar Rp1.968 miliar yang terutama disebabkan oleh naiknya piutang
transaksi nasabah berkaitan dengan peningkatan transaksi perdagangan efek perusahaan di akhir tahun
2025.

Kewajiban perusahaan per 31 Desember 2025 mengalami kenaikan terutama disebabkan oleh kenaikan
utang transaksi nasabah yang sejalan dengan kenaikan piutang transaksi nasabah. Pergerakan ekuitas BNIS
Per 31 Desember 2025 terutama terkait dengan laba tahun berjalan perusahaan.

Kinerja Rasio Keuangan BNI Sekuritas
                                                               2025*                         2024                      Kenaikan
                       Pos Akun
                                                                (%)                           (%)                   (Penurunan) %
 Return On Asset (ROA)                                                     0.7                         4.4                      (3.7)
 Return On Equity (ROE)                                                    1.4                         6.6                      (5.2)
 Beban Operasional Terhadap Pendapatan
                                                                          92.3                        84.9                          7.5
 Operasional (BOPO)
 *Unaudited




                                                                                                            Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                          289
                                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 292
                              Performa      Laporan           Profil             Analisis dan Pembahasan            Fungsi
                              2025          Manajemen         Perusahaan         Manajemen atas Kinerja Bank        Penunjang Bisnis




ROA dan ROE mengalami penurunan terutama disebabkan oleh penurunan dari laba konsolidasi perusahaan
dari sebesar Rp86 miliar pada FY2024 menjadi sebesar Rp19 miliar pada FY2025. Penurunan tersebut terjadi
di seluruh lini bisnis perusahaan, dimana untuk pendapatan brokerage terutama terkait dengan volatilitas
pasar, serta untuk pendapatan investment banking terutama terkait penundaan pelaksanaan aksi korporasi
sehubungan dengan ketidakpastian kondisi pasar yang terjadi di tahun 2025.

BNI Sekuritas terus meraih berbagai penghargaan sepanjang tahun 2025, sebagai apresiasi atas kinerja
yang bertumbuh dari tahun ke tahun, di antaranya sebagai berikut:
 No     Nama Penghargaan                  Bidang                      Kriteria              Lembaga                  Tanggal
  1   19th Annual Alpha             Best Investment        IB Deals                   Alpha Southeast          12 Februari 2025
      Southeast Asia Best           Bank and Best M&A                                 Asia
      Financial Institution         House in Indonesia
      Award 2025
  2   17th Islamic Finance          Best Islamic Finance   IB Deals                   Alpha Southeast          12 Februari 2025
      Awards 2025 & 18th            Sukuk House in                                    Asia
      Private Wealth Awards         Indonesia
      2025
  3   Indonesia Best Business       Best Business          Strategic Planning         SWA                      29 Juli 2025
      Transformation by SWA         Transformation
                                    2025
  4   Asian Banking &               Equity Deal of the     IB Deals                   Asian Banking &          30 Juli 2025
      Finance | Corporate &         Year - Indonesia                                  Finance
      Investment Banking
      Awards 2025
  5   Euromoney Awards for          Indonesia’s Best       IB Deals                   Euromoney                13 September 2025
      Excellence 2025               Investment Bank
                                    for Equity Capital
                                    Market (ECM) 2025
  6   Company Corporate             Trusted Company        Compliance -               Indonesia Institute      25 November 2025
      Governance Perception                                Membangun                  for Corporate
      Index (CGPI) Award 2024                              Kapabilitas Dinamis        Governance (IICG)
                                                           PerusahaanDalam            bekerja sama
                                                           Kerangka Good              dengan majalah
                                                           Corporate Governance       SWA


PT BNI Multifinance (“BNI Finance”)                                        Struktur Kepemilikan Saham BNI Finance
                                                                           (%)
Ruang lingkup kegiatan BNI Finance yaitu pada
pembiayaan multiguna, pembiayaan investasi,
pembiayaan modal kerja, dan pembiayaan sewa                                                      0,002
operasi. Pada pembiayaan multiguna atau segmen                                    99,998
konsumer, produk unggulan BNI Finance adalah
pembiayaan kendaraan roda empat regular
khususnya pembiayaan mobil baru dengan sumber
order yang berasal dari dealer rekanan. Selain itu
juga terdapat produk BNI OTO yang merupakan
pembiayaan kendaraan khusus untuk nasabah BNI
dan BNI Group.

BNI Finance juga memiliki produk Fleet yaitu
pembiayaan kendaraan passenger dan non
                                                                                     BNI
passenger (Bus, Truk dan kendaraan operasional),
                                                                                     Koperasi Karyawan PT BNI Multifinance
alat berat dengan selected customer dan captive.




290    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 293
Permodalan & Praktik       Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial          Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan    dan Lingkungan                 ESG               Keuangan




Sejalan dengan semangat perusahaan dalam menciptakan pertumbuhan bisnis yang sehat dengan selalu
mengedepankan prinsip kehati-hatian, pada tahun 2025 BNI Finance melakukan pengembangan langkah
strategis yang terbagi dalam 7 aspek yaitu :
1. Pertumbuhan Asset yang Berkualitas
   Dilakukan melalui strategi yang berfokus pada peningkatan pertumbuhan low risk kepada selected target
   market.
2. Penguatan Proses Bisnis
   Perusahaan senantiasa melakukan penguatan & pengembangan terhadap proses bisnis agar tercipta
   proses yang efektif dan efisien
3. Penguatan Pengendalian Internal
   Dalam upaya menciptakan bisnis yang sehat dan berkelanjutan, maka perusahaan meningkatkan sistem
   pengendalian internal yang handal
4. Pengembangan Teknologi Informasi
   Dalam upaya menciptakan daya saing di era digital, perusahaan senantiasa melakukan pengembangan
   IT untuk menciptakan kinerja yang optimal
5. Pengembangan Sumber Daya Manusia
   Perusahaan secara berkesinambungan berupaya untuk meningkatkan kompetensi pegawai, dengan
   melakukan pelatihan selama tahun 2025
6. Penguatan Pendanaan
   Dalam mendukung pertumbuhan pembiayaan, perusahaan melakukan penguatan pendanaan baik dari
   induk maupun lembaga keuangan lainnya
7. Sinergi dengan BNI Group
   Untuk melengkapi kebutuhan customer BNI Group, sinergi bersama BNI Induk maupun antar Perusahaan
   Anak BNI terus ditingkatkan

Kinerja Keuangan BNI Finance
                                                                                          Kenaikan (Penurunan)
                                           2025*                 2024
              Pos Akun                                                                 Nominal             Persentase
                                         (Rp-miliar)         (Rp-miliar)
                                                                                      (Rp-miliar)             (%)

 Neraca
 Aset                                              5.641                6.050                   (408)                (6,7)
 Pembiayaan                                        5.390                5.686                   (295)                (5,2)
 CKPN Pembiayaan                                   (225)                 (196)                      (28)             14,4
 Sewa Guna Usaha                                   1.435                1.164                       270              23,2
 Pembiayaan Konsumen                               3.945                4.501                   (556)               (12,4)
 Anjak Piutang                                          11                  20                       (9)            (44,6)
 Liabilitas                                        5.068                5.215                   (148)                (2,8)
 Ekuitas                                               574                 834                  (260)               (31,2)
 Laba/Rugi
 Pendapatan Sewa Guna Usaha                            167                  86                       81              94,3
 Pendapatan Pembiayaan Konsumen                        498                 465                       33                 7,1
 Pendapatan Anjak Piutang                                2                   3                       (1)            (24,9)
 Total Pendapatan Bunga                                667                 554                      113              20,5
 Beban Bunga                                       (370)                (282)                       (88)             31,1
 Pendapatan Bunga Bersih                               297                 272                       25                 9,4
 Pendapatan Sewa Operasi                                58                  64                       (7)            (10,4)
 Fee Based Income                                        5                  38                      (33)            (86.9)
 Pendapatan Recovery                                    16                   6                        9             151,8
 Pendapatan Operasional lainnya                         25                  66                      (41)            (61,6)
 Total Pendapatan Operasional                          400                 445                      (45)            (10,1)
 Total Beban Operasional                           (310)                (306)                        (4)                1,3
 PPOP                                                   90                 139                      (49)            (35,3)
 Provisi                                           (353)                (207)                   (146)                70,4
 Pendapatan (Beban) Lain                                 5                  11                       (6)            (55,1)
 Laba/(Rugi) Bersih Setelah Pajak                  (260)                   (11)                 (249)           (2.225,4)
 *Unaudited

                                                                                                   Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                              291
                                                                                  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 294
                            Performa      Laporan      Profil           Analisis dan Pembahasan         Fungsi
                            2025          Manajemen    Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank     Penunjang Bisnis




Total Aset per Desember 2025 sebesar Rp 5,64 triliun, menurun sebesar 6,7% jika dibandingkan dengan
Desember 2024 sebesar Rp 6,05 trilun. Penurunan ini disebabkan karena penurunan new booking khususnya
pembiayaan kendaraan baru yang merupakan dampak dari penurunan daya beli masyarakat, kenaikan suku
bunga, serta ketidakpastian ekonomi global. Selain itu, perusahaan terus berupaya melakukan perbaikan
asset quality yang mengalami pemburukan secara end to end melalui ekpansi bisnis yang selektif dengan
risiko yang terukur serta melalui penguatan Collection Management untuk merangsang perbaikan kualitas
pembiayaan.

Kinerja Rasio Keuangan BNI Finance
                                                      2025*                 2024                  Kenaikan
                   Pos Akun
                                                       (%)                   (%)               (Penurunan) %
Non Performing Financing (NPF) (%)                               3,5                  3,2                      0,3
Return on Asset (ROA) (%)                                      (4,4)                 (1,1)                 (3,3)
Return on Equity (ROE) (%)                                    (35,4)                 (1,3)               (34,1)
Beban Operasional Terhadap Pendapatan
                                                               134,1                109,3                  24,8
Operasional (BOPO) (%)
Debt Equity Ratio (DER) (kali)                                   8,6                  6,0                      2,6
*Unaudited



Debt Equity Ratio (DER) BNI Finance per Desember              memenuhi kebutuhan Pekerja Migran Indonesia
2025 sebesar 8,6 kali atau meningkat jika                     (PMI) di Hong Kong. Selain bisnis remitansi,
dibandingkan dengan DER dibulan Desember 2024                 keberadaan BNI Remittance di Hong Kong memiliki
sebesar 6,0 kali. Walaupun mengalami peningkatan,             peran strategis sebagai representatif layanan ritel
namun DER Perseroan masih berada di bawah                     BNI di Hong Kong di mana nasabah BNI yang
ambang batas threshold regulator sebesar maksimal             berada di Hong Kong dapat menggunakan layanan
10 kali. Dari sisi Non-Performing Loan Gross (NPL             BNI dengan mudah seperti layanan di tanah air.
Gross) ratio mengalami peningkatan dari 3,2%
di Desember 2024 menjadi 3,5% per Desember                    Sinergi dengan BNI terus dilakukan dengan berbagai
2025. BNI Finance senantiasa melakukan berbagai               layanan digital BNI yang juga dapat diakses dengan
langkah perbaikan asset quality dalam menekan                 mudah di Hong Kong, yang pertama adalah layanan
angka NPL perusahaan agar sesuai dengan ambang                BNI Mobile Banking yang saat ini menjadi favorit
batas aman.                                                   nasabah di Hong Kong untuk melakukan transaksi
                                                              finansial, kemudian pembukaan rekening BNI Taplus
Rasio profitabilitas yaitu Return on Asset (ROA)              secara digital baik melalui wondr by BNI maupun
dan Rasio Return on Equity (ROE) mengalami                    melalui eForm. BNI Remittance juga aktif terlibat
penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.                      dalam beberapa kegiatan dengan PMI seperti
Selain itu, rasio efisiensi yaitu BOPO perseroan              capacity building, literasi keuangan, kunjungan ke
mengalami peningkatan sebesar 24,8% dari 109,3%               komunitas-komunitas PMI di Hong Kong, dan lain
menjadi 134,1% yang menunjukkan bahwa terjadi                 sebagainya.
peningkatan beban operasional.
                                                              BNI Remittance bersama dengan BNI KLN Hong
BNI Remittance Limited (“BNI Remittance”)                     Kong akan melakukan transformasi bisnis untuk
BNI Remittance merupakan Perusahaan Anak                      meningkatkan market share dan sebagai langkah
BNI yang bergerak dalam bidang remitansi yang                 responsif terhadap perubahan pola transaksi
sepenuhnya dimiliki oleh BNI. BNI Remittance                  nasabah yang saat ini sudah mulai beralih ke
bekerja sama dengan BNI dalam program keuangan                channel digital.
inklusi yang memberikan akses keuangan untuk




292     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 295
Permodalan & Praktik             Tata Kelola           Tanggung Jawab Sosial                  Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko                 Perusahaan            dan Lingkungan                         ESG               Keuangan




Kinerja Keuangan BNI Remittance
                                                                                                                Kenaikan (Penurunan)
                                                         2025*                      2024
                  Pos Akun                                                                                  Nominal                Persentase
                                                      (Rp-miliar)                 (Rp-miliar)
                                                                                                           (Rp-miliar)                 (%)

 Neraca
 Aset                                                                10                           9                         2                 18,4
 Aset Lancar                                                          4                           6                        (2)               (36,0)
 Aset Tetap                                                         0,1                         0,2                      (0,1)               (53,5)
 Aset Lainnya                                                         7                           3                         4                127,2
 Liabilitas                                                           6                           3                         3                 117,1
 Liabilitas Jangka Pendek                                             6                           3                         3                 117,1
 Ekuitas                                                              4                           3                         1                 39,4
 Laba/Rugi
 Pendapatan Komisi                                                    4                           3                       0,2                    7,0
 Keuntungan/Kerugian Transaksi
                                                                      1                           1                       0,1                 14,8
 Valuta Asing
 Pendapatan Komisi Lainnya                                            5                           5                 (0,03)                    (0,5)
 Total Pendapatan                                                    10                           9                       0,3                    3,4
 Beban Operasional                                                  (12)                        (12)                        1                 (6,2)
 Laba Sebelum Pajak                                                  (2)                         (3)                        1                 37,6
 Pajak**
 Laba Setelah Pajak                                                  (2)                         (3)                        1                 37,6
*Unaudited
** Belum terdapat kewajiban pajak bagi BNI Remittance disebabkan akumulasi saldo laba yang masih negatif pada komponen ekuitas




Pada tahun 2025, meskipun BNI Remittance masih membukukan laba negatif, namun sudah mengalami
pertumbuhan dibandingkan dengan tahun lalu, dengan pertumbuhan laba setelah pajak sebesar 37,6% YoY.
Dari sisi pendapatan, secara keseluruhan mengalami pertumbuhan positif walapun masih belum optimal
dimana secara total pendapatan tumbuh 3,4% YoY. Sementara dari sisi beban operasional mengalami
penurunan sebesar 6,2% YoY. Saat ini BRL sedang dalam tahap koordinasi dengan BNI untuk merencanakan
transformasi bisnis sehingga diharapkan dengan transformasi ke bisnis digital akan dapat menggarap
market remittance di Hong Kong dengan optimal.

Kinerja Rasio Keuangan BNI Remittance
                                                                           2025*                         2024                       Kenaikan
                         Pos Akun
                                                                            (%)                           (%)                    (Penurunan) %
 Return On Asset (ROA) (%)                                                           (17,4)                      (30,1)                       12,7         ↑
 Return On Equity (ROE) (%)                                                         (30,7)                       (38,9)                          8,2       ↑
 Beban Operasional Terhadap Pendapatan
                                                                                     118,4                       130,4                       (12.1)    ↓
 Operasional (BOPO) (%)
*Unaudited




ROA dan ROE BNI Remittance tahun 2025 tercatat sebesar minus 17,4% dan minus 30,7%, mengalami
peningkatan dibandingkan dengan tahun 2024, hal ini seiring dengan pertumbuhan YoY laba bersih BNI
Remittance.

PT Bank Hibank Indonesia (“hibank”)
PT Bank Hibank Indonesia (“hibank”) secara resmi menjadi Perusahaan Anak BNI pada 18 Mei 2022 melalui
pengambilalihan saham mayoritas Bank Mayora oleh BNI, dan selanjutnya berganti nama menjadi hibank
setelah memperoleh persetujuan OJK pada 17 Mei 2023. Sejak itu, hibank terus menjalankan transformasi
sebagai Bank Digital dengan visi menjadi “Bank Digital UMKM Unggulan di Indonesia”.Transformasi tersebut
diwujudkan melalui penguatan fondasi pertumbuhan di berbagai aspek, termasuk perkreditan, layanan jasa
perbankan, teknologi informasi, sumber daya manusia, manajemen risiko, serta infrastruktur.




                                                                                                                        Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                       293
                                                                                                       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 296
                            Performa         Laporan          Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                            2025             Manajemen        Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Sejak bergabung dalam BNI Group, hibank secara                       sedikit menurun dari capaian rasio CASA
konsisten melakukan pengembangan di berbagai                         41,65% di 2024, langkah ini merupakan bentuk
aspek kinerja keuangan. Beragam inisiatif perbaikan                  adaptasi positif untuk mengoptimalkan biaya
dijalankan dengan mengedepankan sinergi bersama                      dana dan memperkuat stabilitas likuiditas
BNI Group guna menciptakan nilai tambah serta                        guna mendukung pertumbuhan kredit yang
meningkatkan efisiensi biaya secara terintegrasi                     lebih agresif dan menguntungkan. Bank akan
di tingkat grup. Dalam perjalanannya, hibank juga                    meningkatkan transaksi Nasabah baik Individu
berperan aktif dalam mendukung segmen UMKM                           maupun Korporasi melalui digital banking
melalui penyediaan beragam produk simpanan dan                       (Internet banking/mobile banking retail, Internet
pembiayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan                         banking bisnis) dalam memberikan solusi
nasabah.                                                             layanan perbankan kepada nasabah;
                                                                  4. Pendapatan        operasional    selain    bunga
   Struktur Kepemilikan Saham hibank                                 diproyeksikan tumbuh sebesar 20,39% YoY
   (%)
                                                                     sampai dengan akhir tahun 2025. Bank akan
          36,08                                                      meningkatkan fee based income dari pendapatan
                                   63,92                             terkait pinjaman, produk-produk Bancassurance,
                                                                     pendapatan Forex serta pendapatan yang terkait
                                                                     dengan Digital Banking;
                                                                  5. Bank akan terus melakukan review terhadap
                                                                     kinerja kantor cabang yang dimiliki saat ini serta
                                                                     secara rutin melakukan peninjauan terhadap
                                                                     tingkat produktivitas, profitabilitas dan tingkat
                                       BNI
                                                                     akuisisi serta transaksi nasabah di semua kantor
                                                                     sekaligus potensi bisnis di daerah tersebut. Dari
                                       PT Mayora Inti Utama
                                                                     hasil review ini, Bank melakukan penutupan
                                                                     terhadap 2 (dua) Kantor Cabang Pembantu (KCP)
hibank     secara     berkelanjutan   melanjutkan                    di tahun 2025 yang berlokasi di Jawa Barat,
transformasi digital untuk mengoptimalkan kinerja                    yaitu KCP Chemco Cikarang dan KCP Chemco
operasional Bank sekaligus meningkatkan kualitas                     Karawang;
layanan kepada nasabah. Pada tahun 2025, hibank                   6. hibank secara resmi meluncurkan aplikasi
merumuskan dan menjalankan strategi utama                            mobile banking hi by hibank pada Februari
melalui penerapan sejumlah inisiatif strategis                       2025, sebagai solusi digital terintegrasi yang
sebagai berikut:                                                     dirancang khusus untuk mendukung digitalisasi
1. Penyaluran kredit untuk mendukung pertumbuhan                     dan pengembangan UMKM di Indonesia.
   usaha Bank dilakukan secara selektif, dengan                      Aplikasi ini menghadirkan kemudahan layanan
   fokus pertumbuhan pemberian kredit kepada                         keuangan dalam satu platform yang mencakup
   UMKM. Bank juga melakukan beberapa                                perencanaan, pengelolaan, pencatatan transaksi,
   kemitraan dengan Anchor untuk Supply Chain                        pembiayaan, hingga pengembangan usaha,
   Ecosystem Financing. Penyaluran kredit secara                     sehingga      memungkinkan       pelaku   UMKM
   total ditargetkan sebesar Rp 13,89 triliun, atau                  mengelola bisnis secara lebih efisien dan
   tumbuh sebesar 31,68% (YoY). Sesuai dengan                        terhubung dengan ekosistem digital. Melalui
   komitmen Bank dalam pemberdayaan segmen                           berbagai fitur unggulan seperti edukasi keuangan
   UMKM, komposisi pemberian kredit kepada                           digital, konsultasi bisnis berbasis digital
   UMKM ditingkatkan dari semula 30,09% di tahun                     relationship manager, pencatatan transaksi,
   2024 menjadi 31,00% dari total penyaluran kredit                  akses pembiayaan berbasis ekosistem, serta
   di tahun 2025;                                                    dukungan promosi usaha, hi by hibank menjadi
2. Pertumbuhan penyaluran kredit yang hendak                         wujud komitmen hibank dalam menghadirkan
   dicapai oleh Bank akan tetap memperhatikan                        kemudahan finansial di ujung jari dan mendorong
   aspek prudential, dan memitigasi risiko-risiko                    UMKM untuk naik kelas secara berkelanjutan,
   yang mungkin timbul, sehingga kualitas aset yang                  sekaligus melengkapi transformasi digital BNI
   sehat dan produktif dapat tetap terus terjaga.                    Group;
   Bank menargetkan rasio kredit bermasalah atau                  7. Target market Bank akan dilakukan melalui
   NPL gross berada di kisaran 1,75%;                                pendekatan       ekosistem    komunitas    seperti
3. Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) secara                        komunitas Industri, Asosiasi, maupun Demografi.
   total akan meningkat sebesar 55,24% di tahun                      Bank akan menjalankan strategi akuisisi Nasabah
   2025 Menghadapi tren penurunan BI 7-Day                           melalui berbagai channel yang mencakup
   Repo Rate di 2025, hibank secara strategis                        jaringan kantor cabang yang dimiliki, value chain
   menargetkan rasio CASA 40,00%. Meski                              maupun digital channel;



294      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 297
Permodalan & Praktik         Tata Kelola           Tanggung Jawab Sosial          Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko             Perusahaan            dan Lingkungan                 ESG             Keuangan




8. Bank akan menjadi orkestrator by connecting the                         9. Bank akan mengoptimalkan potensi sinergi
   dot antar UMKM dimana hibank menciptakan                                   dan kolaborasi dengan BNI Group dan Mayora
   pasar UMKM, dan membesarkan pasar melalui                                  Group, untuk meningkatkan competitiveness
   edukasi dan pembiayaan melalui Hi!Platform.                                Bank di pasar serta turut mendorong kinerjanya.
   Single Hi!Platform dapat memenuhi kebutuhan                                Beberapa potensi sinergi dan kolaborasi yang
   individu, mikro, maupun SME dalam bertransaksi,                            akan dijalankan di antaranya pemanfaatan
   pengajuan pinjaman, beberapa value added                                   ATM BNI sebagai channel hibank, BNI sebagai
   service, dan yang terutama akan memberikan                                 agregator acquiring QRIS untuk merchant hibank
   konektivitas bagi UMKM tergabung;                                          dengan tarif yang kompetitif, BNI sebagai bank
                                                                              koresponden dalam transaksi Trade Finance
                                                                              nasabah hibank, dan penyaluran kredit supplier
                                                                              financing bekerja sama dengan Mayora Group.


Kinerja Keuangan hibank
                                                                                                Kenaikan (Penurunan)
                                           2025*                   2024
              Pos Akun                                                                       Nominal           Persentase
                                      (Rp-miliar)                (Rp-miliar)
                                                                                         (Rp-miliar)              (%)

 Posisi Keuangan
 Aset                                              24.064                   17.799                     6.265                35,2
 Penempatan pada BI                                 4.261                      1.948                   2.313            118.8
 Penempatan pada Bank
                                                      548                      1.338                   (790)            (59,1)
 Lain
 Securities                                         5.174                      2.773                   2.401                86,6
 kredit                                            12.914                   10.561                     2.353                22,3
 CKPN                                               (386)                      (174)                   (212)            121,8
 Liabilitas                                        19.388                   13.199                     6.189                46,9
 Dana Pihak Ketiga                                 19.026                   12.643                     6.383                50,5
 Giro                                               5.981                      4.426                   1.555                35,1
 Tabungan                                             744                       840                     (96)            (11,4)
 Deposito                                          12.301                      7.377                   4.924                66,7
 Ekuitas                                            4.676                      4.599                     77                  1,7
 Laba Rugi
 Pendapatan Operasional                               751                       692                      59                  8,5
 Pendapatan Bunga Bersih                              694                       645                      49                   7,6
 Pendapatan Bunga                                   1.399                      1.157                    242                 20,9
 Beban Bunga                                        (705)                      (511)                   (194)                38,0
 Pendapatan Operasional
                                                       57                        47                      10                 22,0
 Lainnya
 Beban Operasional                                  (567)                      (488)                    (79)                16,2
 Pendapatan Operasional
                                                      184                       204                     (20)                (9,9)
 Sebelum Pencadangan
 Provisi                                            (245)                       (36)                   (209)            580,2
 Laba (Rugi) Setelah Pajak                             50                       132                     (82)            (62.0)
 *Unaudited




                                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                    295
                                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 298
                            Performa      Laporan      Profil           Analisis dan Pembahasan         Fungsi
                            2025          Manajemen    Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank     Penunjang Bisnis




Kinerja Rasio Keuangan hibank
                                                      2025*                 2024                  Kenaikan
                     Pos Akun
                                                       (%)                   (%)               (Penurunan) %

Return On Asset (ROA)                                            0,3                  1,1                  (0,7)     ↓

Return On Equity (ROE)                                           1,2                  3,1                  (2,0)     ↓
Beban Operasional Terhadap Pendapatan
                                                               104,2                 86,0                  18,2      ↑
Operasional (BOPO)
Current Account Saving Account (CASA)                           35,3                 41,7                  (6,3)     ↓
Net Interest Margin (NIM)                                        3,7                  4,4                  (0,7)     ↓
Loan to Deposit Ratio (LDR)                                     67,9                 83,5                 (15.6)     ↓
Cost of Fund (COF)                                               4,9                  4,8                      0,1   ↑
Capital Adequacy Ratio (CAR)                                    40,7                  47,0                 (6,3)     ↓
*Unaudited



Secara garis besar, di tengah tekanan suku bunga              Rasio ROE dan ROA pada Desember 2025 tercatat
dan tantangan dari meningkatnya risiko perbankan              masing-masing sebesar 1,2% dan 0,3%. Rasio
nasional akibat kondisi ekonomi yang belum                    tersebut mengalami penurunan dibandingkan
menentu, hibank dapat mencatatkan kinerjanya                  dengan periode serupa setahun sebelumnya
secara positif.                                               seiring dengan penurunan Laba Setelah Pajak yang
                                                              tercatat sebesar Rp82 miliar, akibat kenaikan biaya
Pada tahun 2025, hibank menunjukkan resiliensi                pencadangan kerugian dan investasi pada teknologi.
operasional yang tercermin pada Pendapatan Bunga              Kendati menghadapi dinamika perekonomian
yang tumbuh sebesar 20,9% (YoY) menjadi Rp1.399               yang menantang, hibank tetap menjaga efektivitas
miliar. Hal ini menandakan bahwa Bank tetap fokus             strategi pendanaan. Rasio CASA berada pada level
pada fungsi intermediasi di tengah dinamika pasar.            35,3% pada Desember 2025. Meskipun terdapat
Meskipun Beban Bunga mengalami peningkatan                    pergeseran dari tahun sebelumnya, hibank terus
sebesar 38,0% (YoY) seiring dengan tekanan suku               berkomitmen meningkatkan porsi dana murah
bunga global dan domestik, Pendapatan Bunga                   melalui inovasi layanan digital.
Bersih masih mampu bertumbuh sebesar 7,6%
(YoY).                                                        Dari sisi likuiditas, Loan to Deposit Ratio (LDR)
                                                              terjaga pada tingkat yang sehat yakni sebesar
Pendapatan operasional lainnya tumbuh positif                 67,9% per Desember 2025. Angka ini menunjukkan
sebesar 22,0% (YoY) menjadi Rp57 miliar. Hal                  bahwa hibank memiliki ruang likuiditas yang sangat
ini mencerminkan keberhasilan Bank dalam                      cukup untuk mendukung ekspansi kredit di masa
mengoptimalkan pendapatan non-bunga untuk                     mendatang seiring dengan membaiknya kondisi
memitigasi tekanan pada margin bunga bersih                   ekonomi.
(NIM) yang berada di level 3,7%.
                                                              Dari sisi permodalan, Rasio Kecukupan Modal (CAR)
Beban Operasional tercatat meningkat 16.2% (YoY)              Bank tetap berada pada level yang sangat kuat yaitu
menjadi Rp567 miliar. Peningkatan ini merupakan               40,7% per Desember 2025. Level permodalan yang
konsekuensi dari langkah strategis perusahaan                 jauh di atas ketentuan regulator ini mencerminkan
utamanya implementasi pengembangan teknologi                  ketahanan (resilience) dan kemampuan hibank yang
informasi dalam rangka transformasi digital yang              sangat solid dalam menopang pertumbuhan bisnis
komprehensif, serta upaya memperkuat infrastruktur            secara berkelanjutan serta menghadapi risiko pasar
layanan perbankan masa depan.                                 di masa depan.




296     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 299
Permodalan & Praktik      Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial         Komitmen         Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan       dan Lingkungan                ESG              Keuangan




Di samping itu, hibank juga meraih berbagai penghargaan pada tahun 2025 sebagai bentuk apresiasi dari
pihak ketiga atas kinerjanya, di antaranya sebagai berikut:
 No                    Nama Penghargaan                           Tanggal                  Nama Acara            Penyelenggara
 1     THE BEST MOBILE BANKING                                 20 Maret 2025        14th Digital Brand Awards      Infobank
       BANK UMUM
       KONVENSIONAL 2025 - KBMI
       1 - Peringkat 1
  2    THE 3rd BEST BANK DIGITAL 2025 - KBMI 1 -               20 Maret 2025        14th Digital Brand Awards      Infobank
       Peringkat 1
  3    The Best Indonesia Sales                                30 April 2025        Indonesia Sales &              Economic
       Marketing Awards 2025                                                        Marketing Awards 2025           Review

       Gold Award (B) Excellent (4 Star)
       Category: Private Comapany-Bank-Asset:
       Rp10T - 15T
  4    The Best Indonesia Finance Award 2025                       28 Mei 2025      Indonesia Finance Award        Economic
                                                                                    2025                            Review
       Platinum Award (A) (Very Excellent) (5 Star *****)
       Category: Bank - Private Company - Asset > Rp10 T
  5    Innovative Future Finance Awards 2025                       19 Juni 2025     Innovative Future              Plus Idea
                                                                                    Awards                        Komunika &
       The Most Innovative Future Finance Awards 2025 for                           2025                         goodmoney.id
       Encouraging MSME Development
       and Increasing Sustainable Financing Disbursement"
       dalam kategori Digital Bank.
  6    Indonesia Best Bank Awards 2025                             25 Juni 2025     Indonesia Best Bank          wartaekonomi.
                                                                                    Awards 2025                       co.id
       Indonesia Best Bank 2025 for Empowering MSMEs
       through Integrated Digital Solutions,
       (Category: KBMI 1, Bank Digital)
  7    Indonesia IT & Digital Operational Excellence Award    15 Agustus 2025       Indonesia IT & Digital         Economic
       2025                                                                         Operational Excellence          Review
                                                                                    Award 2025
       Indonesia IT & Digital Operational Excellence Award
       2025
       PLATINUM Award (A) (Very Excellent) (5 Star ****)
  8    THE EXCELLENT PERFORMANCE BANK - KBMI 1                29 Agustus 2025       Economy Mastery Forum          Infobank
                                                                                    2025
  9    Top GRC Awards 2025 (4 Star)                            8 September          Top GRC Awards 2025          Top Business
                                                                   2025
 10    Champions of Growth (Kategori KBMI 1)                  17 September          Bisnis Indonesia Financial        Bisnis
                                                                   2025             Awards (BIFA) 2025             Indonesia
  11   THE ASIANPOST BEST STATE-OWNED ENTERPRISE              2 Oktober 2025        Indonesia Economic              Infobank
       2025                                                                         Summit 2025
 12    The Best Indonesia Annual Report Awards 2025            14 November          Indonesia Annual Report        Economic
                                                                   2025             Awards 2025                     Review


PT BNI Modal Ventura (“BNI Ventures”)
BNI Ventures merupakan perusahaan modal ventura yang didirikan oleh BNI dalam rangka menjawab
tantangan dan peluang yang muncul dari perkembangan ekosistem ekonomi digital yang semakin pesat.
Sebagai corporate venture capital yang berfokus pada investasi yang mempunyai nilai tambah sinergi, BNI
Ventures mengedepankan kolaborasi dan sinergi dengan seluruh ekosistem BNI Group. Pendekatan ini tidak
hanya mendorong akselerasi pertumbuhan startup dan bisnis digital potensial, tetapi juga memperkuat
integrasi layanan keuangan berbasis teknologi, memastikan keberlanjutan inovasi, serta menciptakan
nilai tambah bagi BNI Group. Melalui langkah ini, BNI Ventures berkomitmen untuk menjadi katalisator
transformasi digital yang relevan, adaptif, dan berdampak nyata.

BNI Ventures memiliki visi untuk menjadi corporate venture capital terkemuka di Asia Tenggara, dengan
fokus pada menciptakan nilai sinergi dan menghasilkan kinerja investasi yang unggul dan tumbuh secara
berkelanjutan. Untuk mencapai visi tersebut, perusahaan menjalankan berbagai kegiatan usaha dalam bentuk
investasi penyertaan saham (equity participation), pembelian obligasi konversi (quasi equity participation),
maupun program inkubasi dan akselerasi untuk startup tahap awal. BNI Ventures juga menargetkan untuk
mengelola dana ventura, yang tidak hanya memberikan keuntungan finansial melalui potensi imbal hasil
investasi yang tinggi tetapi juga manfaat strategis berupa akses ke inovasi, perluasan ekosistem bisnis, dan
penguatan daya saing BNI Group di sektor ekonomi digital.


                                                                                                   Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                           297
                                                                                  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 300
                              Performa       Laporan                Profil               Analisis dan Pembahasan               Fungsi
                              2025           Manajemen              Perusahaan           Manajemen atas Kinerja Bank           Penunjang Bisnis




Secara bertahap BNI Ventures telah menyusun                             4. Finance & Strategy
langkah-langkah strategis 5 (lima) fokus utama                             Mengoptimalkan perencanaan dan pengelolaan
dalam rencana kerja, yaitu:                                                sumber daya keuangan untuk mencapai target
1. Governance, Legal & Compliance                                          dan tujuan, mendukung eksekusi rencana
   Mengawal kegiatan usaha dan operasional                                 strategis, dan menjadi jembatan bagi para
   perusahaan dari sisi hukum dan kepatuhan                                pemegang kepentingan.
   dengan mengakomodasi kebutuhan perusahaan                            5. People & Culture
   tanpa mengabaikan perlindungan kepentingan                              Mendorong peningkatan kapabilitas, kinerja
   perusahaan serta kepatuhan terhadap peraturan                           pegawai dan membangun budaya kerja
   yang berlaku.                                                           yang positif, kreatif, agile serta kolaboratif
2. Investment & Risk Management                                            untuk mendukung pertumbuhan dan sinergi
   Secara proaktif, mengidentifikasi peluang                               perusahaan secara berkelanjutan, sekaligus
   investasi dan berinvestasi pada startup yang                            memperkuat keterlibatan, kemampuan, dan rasa
   berpotensi memberikan keuntungan finansial                              kepemilikan pegawai.
   dengan risiko yang terkendali, sekaligus
   memberikan      kontribusi  positif  terhadap                             Struktur Kepemilikan Saham BNI Ventures
                                                                             (%)
   pengembangan bisnis dalam ekosistem BNI
   Group, dengan tetap berpegang pada prinsip                                                      0,02
   kehati-hatian. Strategi investasi ini juga
                                                                                                                       99,98
   difokuskan untuk memperkuat sinergi bisnis
   dan mendukung pertumbuhan ekosistem digital
   secara berkelanjutan.
3. Synergy & Innovation
   Berperan aktif dalam mengaktifkan ekosistem
   dan mendorong inovasi di industri, sekaligus
   menjadi jembatan yang menghubungkan solusi
   bisnis dari startup dengan unit-unit bisnis di
   dalam BNI Group.
                                                                                                          BNI
                                                                                                          BNIAM



Kinerja Keuangan BNI Ventures
                                                                                                   Kenaikan (Penurunan)
                                                2025*                    2024
                 Pos Akun                                                                       Nominal              Persentase
                                              (Rp-miliar)              (Rp-miliar)
                                                                                               (Rp-miliar)               (%)
 Neraca
 Aset                                                    541,2                     523,9                     17,3                  3,3
 Aset Lancar                                             453,8                     458,9                     (5,1)               (1,1)
 Aset Penyertaan Modal Ventura                              86,3                     62,2                    24,1                 38,7
 Aset Tetap                                                  0,6                      2,0                    (1,4)              (70,0)
 Aset Lainnya                                                0,5                      0,8                    (0,3)               (37,5)
 Liabilitas                                                 13,2                      8,1                     5,1                 63,0
 Ekuitas                                                 528,0                     515,8                     12,2                  2,4
 Laba/Rugi
 Pendapatan operasional                                     16,0                       7,6                    8,4                110,5
 Pendapatan operasional lainnya                             28,3                     30,6                    (2,3)                (7,5)
 Total Pendapatan                                           44,3                     38,2                     6,1                 16,0
 Beban Operasional                                       (23,7)                  (23,8)                      (0,1)               (0,3)
 Laba Sebelum Pajak                                         20,6                     14,4                     6,2                 43,1
 Pajak yang ditangguhkan                                    (2,6)                    (0,4)                   (2,2)              550,0
 Pajak                                                      (5,7)                    (6,1)                   (0.4)               (6,6)
 Laba Setelah Pajak                                         12,3                       7,9                    4,4                 55,2
*Unaudited




 298       A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 301
Permodalan & Praktik        Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial           Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan    dan Lingkungan                  ESG               Keuangan




Kinerja Rasio Keuangan BNI Ventures
                                                        2025*                        2024                 Kenaikan
                       Pos Akun
                                                         (%)                         (%)               (Penurunan) %
 Return On Asset (ROA)                                              2,3                        1,5                     0,8
 Return On Equity (ROE)                                             2,3                        1,5                     0,8
 *Unaudited


Pada tahun 2025, BNI Ventures terus menunjukkan                   tahun sebelumnya. Komponen biaya operasional
komitmennya dalam mewujudkan pertumbuhan                          mencakup biaya sumber daya manusia, biaya jasa
berkelanjutan      melalui     aktivitas     investasi,           profesional, serta keperluan kantor lainnya dalam
sesuai dengan mandat pendiriannya. Di tengah                      mendukung pengembangan bisnis dan memenuhi
ketidakpastian kondisi makro dan global, serta iklim              kebutuhan     strategis  perusahaan.    Kombinasi
investasi perusahaan rintisan di tanah air yang penuh             peningkatan pendapatan dan relatif stabilnya
tantangan, BNI Ventures melakukan penguatan                       komponen biaya tersebut mendukung capaian
proses investasi dengan lebih menekankan pada                     laba bersih tahun 2025 sebesar Rp12,3 miliar, atau
aspek fundamental dan tata-kelola startup. Pada                   meningkat 55,7% dibandingkan tahun 2024.
kuartal ke-3 tahun 2025, BNI Ventures berhasil
menyelesaikan satu investasi pada perusahaan                      Capaian positif ini perlu dimaknai sebagai milestone
rintisan yang bergerak dalam bidang insurtech.                    pengembangan bisnis perusahaan secara konsisten
Investasi tersebut merupakan perwujudan dari                      dan berkelanjutan, yang tidak hanya menghasilkan
thesis fintech ecosystem dalam rangka penguatan                   kontribusi laba positif bagi BNI Group, namun juga
akses BNI Group pada ekosistem kesehatan. Selain                  membawa nilai sinergi yang dapat mendukung
itu, BNI Ventures juga terus aktif menjajaki peluang              proses inovasi dan problem solving di ekosistem BNI.
investasi lainnya, baik secara langsung maupun                    Melalui pelaksanaan program inovasi BNV Arcade,
secara tidak langsung melalui pembentukan dana                    BNI Ventures mendorong terjadinya kolaborasi
ventura.                                                          sinergistik antara BNI Group dengan ekosistem
                                                                  startup sebagai salah satu upaya penciptaan nilai
Kinerja keuangan BNI Ventures tumbuh dengan baik                  tambah baik bagi BNI Group maupun bagi industri
dengan pendapatan tercatat sebesar Rp44,3 miliar,                 startup digital di Indonesia. Dalam rangkaian
tumbuh sebesar 16,0% dibandingkan periode yang                    aktivitas tersebut, BNI Ventures menyelenggarakan
sama tahun sebelumnya. Proporsi pendapatan                        program      akselerasi    dan   inkubasi    dengan
operasional terhadap total pendapatan naik dari                   menggandeng mitra strategis, serta membuka
20% di tahun 2024 menjadi 36% di tahun 2025,                      pintu match-making antara perusahaan rintisan
mengindikasikan tren peningkatan kapasitas bisnis                 dengan unit bisnis terkait di BNI Group. Program
yang positif. Peningkatan pendapatan ini didorong                 ini dirancang untuk mempercepat pertumbuhan
dari hasil pencatatan revaluasi aset investasi,                   startup agar mencapai potensi optimalnya, sekaligus
pendapatan bunga dari investasi convertible notes,                memberikan keuntungan strategis bagi BNI Grup
serta imbal hasil dari penempatan dana. Di sisi                   dalam menghadapi persaingan di sektor ekonomi
lain, biaya operasional pada tahun 2025 tercatat                  digital serta mendorong percepatan transformasi
sebesar Rp23,7 miliar yang relatif stabil dari                    digital.




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                             299
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 302
                           Performa       Laporan        Profil           Analisis dan Pembahasan              Fungsi
                           2025           Manajemen      Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank          Penunjang Bisnis




Profitabilitas Segmen Perusahaan Anak
Secara keseluruhan, pendapatan dan profitabilitas segmen Perusahaan Anak termasuk komponen internal
transfer pricing antar segmen operasi disajikan sebagai berikut:
                                                                                    Kenaikan (Penurunan)
                                             2025             2024
              Pos Akun                                                           Nominal            Persentase
                                           (Rp-miliar)      (Rp-miliar)
                                                                                (Rp-miliar)              (%)

Laba (Rugi)
Pendapatan bunga - bersih                    1.086              990                  96                   9,7           ↑
Pendapatan premi – bersih                     (1,5)            (1,7)                 0,2                (13,1)          ↓
Pendapatan Asuransi dan Hasil
                                               800              768                  32                   4,1           ↑
Investasi – Bersih
Pendapatan operasional lainnya                 774            1.037                (263)                (25,4)          ↓
Pembentukan cadangan penurunan
                                             (568)            (230)                (338)                147,1           ↑
nilai
Beban operasional lainnya                   (1.850)          (1.866)                 16                  (0,8)          ↓
Laba operasional                               240              698                (457)                (65,8)          ↓
Pendapatan (beban) bukan
                                               (13)             (88)                 75                  85,7           ↑
operasional – bersih
Laba sebelum beban pajak                       228              610                (382)                (62,7)          ↓
Beban pajak                                    (81)             (41)                (40)                 97,0           ↑
Laba bersih                                    146              569                (422)                (74,3)          ↓
Posisi Keuangan
Total Aset                                  63.719           53.377              10.341                  19,4           ↑
Total Liabilitas                            50.571           40.362              10.208                  25,3           ↑




Prospek, Potensi, dan Strategi Segmen                        Perusahaan juga sudah melaksanakan implementasi
Perusahaan Anak di Tahun 2025 dan Masa                       Pernyataan Standar Akutansi Keuangan (PSAK) 117
Mendatang                                                    yang berlaku efektif sejak 1 Januari 2026.

BNI Life                                                     Selain itu, ke depannya Perusahaan akan mengadopsi
Perusahaan senantiasa berupaya memperkuat                    teknologi secara lebih luas, termasuk pemanfaatan
kapasitasnya    dalam     menghadapi        berbagai         aplikasi mobile, analitik data, dan kecerdasan
tantangan di industri asuransi jiwa, sekaligus terus         buatan (AI). Melalui penerapan teknologi tersebut,
menciptakan nilai tambah bagi para pemangku                  Perusahaan diharapkan dapat meningkatkan
kepentingan serta memastikan keberlanjutan bisnis            efektivitas dan efisiensi dalam mendistribusikan
di masa depan.                                               produk serta layanan kepada masyarakat, sekaligus
                                                             memperluas jangkauan pasar secara signifikan.
Tingginya angka klaim kesehatan beberapa waktu
belakangan menjadi isu yang hangat di industri               Adapun strategi utama BNI Life di tahun 2026 adalah
asuransi jiwa. Hal itu terjadi karena adanya inflasi         sebagai berikut:
biaya medis, over-utilisasi benefit, overtreatment           1. Optimalisasi Penetrasi Pasar melalui Sinergi dan
perawatan di rumah sakit serta perubahan iklim                  Kolaborasi Strategis
yang ekstrem terjadi. Menanggapi hal tersebut,               2. Optimalisasi     Imbal   Hasil    Investasi  dan
BNI Life telah melakukan perbaikan di antaranya                 Diversifikasi Portofolio
penguatan Underwriting serta evaluasi kesesuaian             3. Penguatan      Transparansi,    Visibilitas, dan
produk dan premi.                                               Pengendalian Beban Usaha
                                                             4. Peningkatan Risk Awareness dan Percepatan
                                                                Transformasi Digital
                                                             5. Penguatan Budaya Perusahaan dan Leadership
                                                             6. Pelaksanaan Spin Off Syariah serta Persiapan
                                                                Strategis Konsolidasi Danantara




300     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 303
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG            Keuangan




BNI Sekuritas                                                transformasi, untuk memastikan pertumbuhan
Untuk dapat meningkatkan posisi BNI Sekuritas                bisnis yang berkelanjutan dengan fokus utama pada
di pasar modal Indonesia dan mampu untuk terus               Segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
memberikan solusi-solusi terbaik bagi klien dan
nasabah, di tahun 2026 Perusahaan melakukan                  Strategi pengembangan bisnis Bank pada tahun
pengembangan teknologi dan segmen usaha,                     2026:
peningkatan kualitas layanan, dan memperkuat                 Strategi Bank di tahun 2026 berfokus pada
sinergi dengan BNI Grup pada sejumlah bisnis                 transformasi peran dari sekadar penyedia jasa
diantaranya Perantara Perdagangan Efek (Retail               keuangan menjadi penggerak utama (orchestrator)
Brokerage, Institutional Equities Brokerage, dan             dalam ekonomi digital yang terintegrasi. Strategi ini
Institutional Fixed Income Brokerage) dan Penjamin           bertumpu pada tiga pilar utama:
Emisi Efek.
                                                             1. Orkestrasi Ekosistem Bernilai Tambah Bank
BNI Finance                                                     memfokuskan pertumbuhan pada penguasaan
Dalam menghadapi persaingan usaha yang kian                     rantai nilai secara terintegrasi, memposisikan diri
kompetitif serta pasar yang semakin menantang,                  sebagai orkestrator utama yang menghubungkan
BNI Finance akan berfokus pada segmen captive                   seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem
market baik retail ataupun fleet dengan menggarap               digital untuk memperkuat dominasi di sektor
database ekosistem BNI. Dengan memaksimalkan                    strategis.
kerjasama antara cabang BNI dan juga divisi yang             2. Modernisasi Arsitektur dan Efisiensi Digital
menggarap konsumen korporasi, diharapkan dapat                  Transformasi      diarahkan      pada  penguatan
menunjang pertumbuhan portofolio perusahaan.                    infrastruktur operasional melalui otomasi dan
Untuk lebih mengoptimalkan penetrasi ke pasar,                  keputusan berbasis data. Langkah ini bertujuan
perusahaan melakukan diversifikasi produk melalui               menciptakan proses bisnis yang ramping dan
pembiayaan used car. Perusahaan juga akan tetap                 akselerasi akuisisi nasabah yang lebih presisi
berfokus menggarap pasar mobil baru dengan                      melalui kanal digital.
memaksimalkan kerjasama dealer rekanan yang                  3. Optimalisasi Talenta dan Budaya Kerja Bank
sudah terjalin melalui program yang kompetitif dan              berfokus pada penguatan kapasitas SDM dan
proses yang lebih prudent.                                      pembangunan budaya kerja yang berorientasi
Adapun langkah strategis yang akan dijalan oleh                 pada hasil. Melalui lingkungan kerja yang
BNI Finance di tahun 2026 yang dijalankan dengan                kompetitif dan adaptif, Bank memastikan kesiapan
menlanjutkan langkah strategis tahun sebelumnya,                organisasi dalam menghadapi tantangan industri
yaitu:                                                          dan memenangkan persaingan pasar.
1. Peningkatan Kualitas Sumber daya Manusia
2. Penetrasi Captive Market                                  Untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang selaras
3. Penyempurnaan Credit dan Perbaikan Kualitas               dengan Visi dan Misi, berikut adalah ringkasan
   AR                                                        rencana kerja dan inisiatif Bank yang optimis dan
4. Perbaikan Struktur Pendanaan dan Cashflow                 penuh harapan selama tahun 2026 sebagai berikut:
5. Diversifikasi Produk                                      1. Pengembangan bisnis yang prudent pada
6. Pengembangan Teknologi Informasi                             digital supply chain melalui pendekatan kepada
                                                                principal, suppliers, distributor, sub-distributor,
BNI Remittance                                                  dan retailer.
Saat ini, BNI Remittance bersama dengan BNI                  2. Memperkuat end-to-end visibility pada ekosistem
KLN Hong Kong sedang melakukan kajian secara                    terpilih dalam memperkokoh peran sebagai
komprehensif untuk mempersiapkan transformasi                   orkestrator ekosistem UMKM.
bisnis. Hal ini dilakukan sebagai langkah responsif          3. Otomasi proses bisnis untuk mendukung
terhadap perubahan pola transaksi nasabah di Hong               digitalisasi proses bisnis dari middle sampai ke
Kong. Tahun 2026, ditargetkan transformasi bisnis               back end.
sudah dapat dilakukan sehingga pola bisnis yang              4. Bersaing dan berusaha menjadi yang terdepan
efisien dan peningkatan market share terhadap                   dalam kapabilitas SDM dengan budaya yang
bisnis remittance di Hong Kong dapat di eksekusi                berorientasi kinerja tinggi.
dengan baik.                                                 5. Meningkatkan efisiensi bisnis melalui digitalisasi
                                                                operasional, proses, serta budaya kerja.
hibank                                                       6. Peningkatan akuisisi nasabah melalui channel
Pada tahun 2026, sebagai kelanjutan dari tahapan                digital dengan data-driven insights.
proses transformasi yang sudah dilalui, hibank akan
terus melanjutkan ke tahapan proses selanjutnya,
membangun dan memperkokoh infrastruktur
dan organisasi yang sudah dilakukan di tahap


                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                  301
                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 304
                          Performa       Laporan     Profil         Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan     Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




BNI Ventures                                                 kualitas deal flow, BNI Ventures akan secara
Ditengah iklim investasi perusahaan modal                    proaktif membangun pipeline investasi melalui
ventura yang masih penuh dengan tantangan ini,               aktivitas scouting di inkubator, akselerator,
BNI Ventures berada pada posisi strategis untuk              venture builder, dan berbagai forum startup, serta
memperkuat perannya sebagai penggerak investasi              meningkatkan kolaborasi co-investment dengan
dan inovasi di ekosistem digital Indonesia. Dengan           VC dan CVC strategis, dengan penggunaan
dukungan BNI Group serta dinamika pertumbuhan                instrumen investasi yang fleksibel seperti
startup nasional, BNI Ventures memiliki prospek              pembelian saham, obligasi konversi, maupun
yang kuat untuk meningkatkan skala investasi,                instrumen lain yang disepakati para pihak.
memperdalam sinergi bisnis, dan menciptakan nilai
jangka panjang yang berkelanjutan. Pendekatan             2. Diversifikasi dan Ekspansi Melalui Pengelolaan
investasi yang terdiversifikasi, disiplin, dan selaras       Dana Ventura
dengan kebutuhan strategis grup akan menjadi                 Sebagai       langkah    peningkatan      skala
fondasi utama dalam pengembangan bisnis BNI                  dan keberlanjutan bisnis, BNI Ventures
Ventures.                                                    mempersiapkan penerbitan Dana Ventura
                                                             dengan menggandeng mitra strategis. Dana
Potensi utama BNI Ventures terletak pada peran dan           Ventura ini akan dikelola secara mandiri,
kemampuannya dalam mengintegrasikan aktivitas                prudent, dan terpisah dari neraca perusahaan,
investasi dengan agenda transformasi digital BNI             yang sekaligus menjadi sumber pendapatan
Group. Melalui identifikasi startup yang relevan             baru yang berkelanjutan. Melalui Dana Ventura,
dengan kebutuhan bisnis perbankan dan jasa                   BNI Ventures juga dapat memperluas eksposur
keuangan, BNI Ventures dapat menghasilkan nilai              investasi ke sektor-sektor lain yang memiliki
tambah yang bersifat langsung dan terukur bagi               potensi imbal hasil optimal sesuai dengan tema
grup. Di sisi lain, pengembangan instrumen dana              dan mandat dana ventura.
ventura membuka peluang baru untuk memperluas
basis portofolio, pendekatan ini juga berpotensi          3. Sinergi Grup dan Program Inovasi
menciptakan sumber pendapatan yang lebih stabil              BNI Ventures akan semakin aktif menjalankan
dan berulang. Kolaborasi dengan VC dan CVC lain,             program sinergi dan inovasi BNV Arcade
serta keterlibatan aktif dalam inkubator, akselerator,       sebagai bagian dari kontribusinya terhadap
dan startup summit, semakin memperkuat potensi               pengembangan industri. Program match-making,
pembentukan pipeline investasi yang berkualitas              inkubator, akselerator, dan venture builder akan
dan berkelanjutan.                                           dikembangkan untuk meningkatkan kapasitas
                                                             dan kapabilitas startup, sekaligus mendorong
Berikut uraian fokus strategi BNI Ventures untuk             terciptanya inovasi yang relevan dengan
tahun 2026:                                                  kebutuhan BNI Group. Integrasi solusi startup ke
                                                             dalam ekosistem digital BNI Group akan menjadi
1. Strategi Investasi dan Pengelolaan Portofolio             fokus utama untuk menciptakan dampak bisnis
   BNI Ventures akan menerapkan strategi                     yang nyata dan terukur.
   investasi dan pendekatan diversifikasi yang
   menyeimbangkan investasi pada startup tahap
   awal dan tahap bertumbuh dengan fokus pada             SEGMEN GEOGRAFIS
   sektor-sektor strategis yang memiliki potensi
   sinergi terukur dengan unit bisnis BNI Group,          Selain menyajikan segmen operasi berdasarkan
   seperti fintech, fintech enabler, fintech ecosystem,   kelompok Nasabah utama dan produk, Laporan
   AI applications, dan green tech. Penguatan             Keuangan Auditan BNI juga menyajikan informasi
   dan percepatan proses investasi juga menjadi           segmen geografis yang dapat memberikan
   fokus internal, didukung oleh pengembangan             gambaran persebaran bisnis BNI. Segmen geografis
   kapabilitas internal dan fine tuning proses due        BNI terbagi ke dalam Region Indonesia, Amerika
   diligence, pengambilan keputusan investasi, serta      Serikat, Eropa, dan Asia. Untuk dapat memberikan
   pengelolaan portofolio secara berkelanjutan,           gambaran tentang persebaran bisnis dari segmen
   dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-             geografis, berikut disampaikan kontribusi per
   hatian, manajemen risiko, serta kepatuhan              Region terhadap pendapatan bunga dan jumlah aset
   terhadap prosedur internal dan regulasi yang           BNI.
   berlaku. Untuk menjaga keberlanjutan dan




302    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 305
Permodalan & Praktik               Tata Kelola        Tanggung Jawab Sosial              Komitmen               Laporan
Manajemen Risiko                   Perusahaan         dan Lingkungan                     ESG                    Keuangan




Komposisi Pendapatan Bunga - Bersih per Segmen Geografis
                                                            2025                           2024                   Kenaikan (Penurunan)
                    Segmen                         Jumlah       Komposisi        Jumlah         Komposisi         Nominal             Persentase
                                                 (Rp-miliar)       (%)          (Rp-miliar)        (%)            (Rp-miliar)            (%)

 Indonesia                                           38.929        96,5%              39.082            96,5             (153)             -0,4%
 Amerika Serikat                                          281        0,7%                311             0,8               (30)            -9,6%
 Eropa                                                    170        0,4%                132             0,3                38            28,8%
 Asia                                                     951        2,4%                953             2,4                (2)            -0,2%
 Penyesuaian dan Eliminasi                                  2        0,0%                  2               0                     -            0,0%
 Jumlah Pendapatan Bunga –
                                                     40.333        100,0%             40.480        100,0                (147)             -0,4%
 Bersih



      Komposisi Pendapatan Bunga - Bersih per Segmen Geografis
      (%)

                           0,3                                                  0,4
                     0,8            2,4                                     1             2




                            2024                                                 2025                                    Indonesia
                                                                                                                         Amerika Serikat
                                                                                                                         Eropa
                                                   96,5                                                   97             Asia




Komposisi Aset Bank per Region
                                                            2025                           2024                  Kenaikan (Penurunan)
                    Segmen                         Jumlah       Komposisi        Jumlah         Komposisi         Nominal            Persentase
                                                 (Rp-miliar)       (%)          (Rp-miliar)        (%)           (Rp-miliar)            (%)

 Indonesia                                         1.248.299       91,6%         1.022.444              90,5        225.855              22,1%
 Amerika Serikat                                     22.397          1,6%             21.339             1,9             1.058            5,0%
 Eropa                                                17.625         1,3%             15.820             1,4             1.805           11,4%
 Asia                                                81.731          6,0%             77.876             6,9           3.855              5,0%
 Penyesuaian dan Eliminasi                           (7.998)        -0,6%             (7.673)           (0,7)            (325)            4,2%
 Jumlah Aset                                       1.362.054       100,0%        1.129.806          100,0           232.248              20,6%

Komposisi Aset Bank per Region
(%)

                                                                         1,4
              1,4            6,9                                    2             6,6
        1,9




                     2024                                                 2025                                    Indonesia
                                                                                                                  Amerika Serikat
                                                                                                                  Eropa
                                            90,5                                                   92             Asia




                                                                                                                   Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                     303
                                                                                                  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 306
                          Performa          Laporan             Profil            Analisis dan Pembahasan               Fungsi
                          2025              Manajemen           Perusahaan        Manajemen atas Kinerja Bank           Penunjang Bisnis




Dari tabel dan grafik di atas, terlihat bahwa pada tahun 2025, Region Indonesia tetap memberikan kontribusi
terbesar terhadap pendapatan bunga bersih BNI serta total aset Bank. Kontribusi Region Indonesia terhadap
pendapatan bunga neto Bank tahun 2025 tercatat sebesar Rp38,9 triliun atau 97%, mengalami penurunan
sebesar Rp1,5 triliun atau 0,4% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp39,1 triliun atau 96,5%. Sementara
itu, kontribusi Region Indonesia terhadap total aset Bank tahun 2025 tercatat sebesar 92%, mengalami
peningkatan sebesar Rp225,9 triliun atau 22,9% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 90,5%,
dengan kenaikan Rp27,4 triliun atau 2,8% dari tahun 2024.

Kinerja keuangan Segmen Geografis tahun 2024-2025 dapat disampaikan sebagai berikut:
                                               Indonesia                                            Amerika Serikat

       Pos Akun                                        Kenaikan (Penurunan)                                    Kenaikan (Penurunan)
                           2025           2024                                      2025           2024
                         (Rp-miliar)    (Rp-miliar)    Nominal       Persentase   (Rp-miliar)    (Rp-miliar)   Nominal       Persentase
                                                       (Rp-miliar)      (%)                                    (Rp-miliar)      (%)
Laba (Rugi)
Pendapatan bunga –           38.929         39.082          (153)        -0,4%           281            311           (30)       -9,5%
bersih
Pendapatan premi –                (2)            (2)             -        0,0%               -             -             -        0,0%
bersih
Pendapatan                   23.152         22.103          1.049         4,7%             64             55             9       15,9%
operasional
Pembentukan                 (9.530)        (8.046)         (1.484)       18,4%               -            15          (15)     -100,0%
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai
Beban operasional          (29.426)       (28.097)         (1.329)        4,7%         (215)           (198)          (17)        8,4%
lainnya
Laba operasional             23.924         25.810         (1.886)        -7,3%          130            182           (52)      -28,7%
Pendapatan (beban)                 2           (17)             19     -112,1%             (1)            10          (11)      100,0%
bukan operasional
neto
Laba sebelum beban           23.926         25.793         (1.867)        -7,2%          130            192           (62)      -32,2%
pajak
Beban pajak                 (4.286)        (4.900)            614       -12,5%               -             -             -        0,0%
Laba bersih                  19.640         21.669         (2.029)       -9,4%           130            192           (62)      -32,2%
Posisi Keuangan                                                  -
Total Aset               1.248.299      1.022.767        225.532         22,1%        22.397         21.339         1.058         5,0%
Total Liabilitas         1.066.682        850.829        215.853         25,4%        22.499         21.496         1.003         4,7%




304    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 307
Permodalan & Praktik          Tata Kelola           Tanggung Jawab Sosial           Komitmen            Laporan
Manajemen Risiko              Perusahaan            dan Lingkungan                  ESG                 Keuangan




                               Eropa                                                                    Asia

                                       Kenaikan (Penurunan)                                                     Kenaikan (Penurunan)
     2025              2024                                                 2025            2024
  (Rp-miliar)       (Rp-miliar)        Nominal          Persentase      (Rp-miliar)       (Rp-miliar)          Nominal           Persentase
                                      (Rp-miliar)          (%)                                                 (Rp-miliar)          (%)


            170               132               38           28,8%                 951             953                   (2)          -0,2%

                -                 -                 -            0,0%                 -                 -                    -            0,0%

            315               206              109           52,9%                 593             490                  103           21,0%

            28                40              (12)          -30,0%                 (29)          (219)                  190          -86,8%



         (385)             (230)             (155)           67,4%             (918)             (687)                (231)           33,6%

            129               148             (19)          -12,8%                 597             538                   59           11,0%
                -                 -                 -       100,0%                    2                 4                (2)         -50,0%



            129               148             (19)          -12,8%                 599             542                   57           10,5%

                -                 -                 -            0,0%                 -                 -                    -            0,0%
            129               148             (19)          -12,8%                 599             542                   57           10,5%
                -
       17.625            15.820             1.805            11,4%           81.731            77.876                3.855                5,0%
       17.728            15.985             1.743            10,9%           82.037            78.375                3.662                4,7%




                                                                                                            Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                 305
                                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 308
                         Performa       Laporan     Profil         Analisis dan Pembahasan        Fungsi
                         2025           Manajemen   Perusahaan     Manajemen atas Kinerja Bank    Penunjang Bisnis




Digital Banking


Inisiatif digital banking menjadi salah satu agenda     perbankan yang lebih lengkap dan modern. Inovasi
strategis utama BNI dalam memperkuat daya               digital BNI juga diarahkan untuk mendukung
saing dan memperluas akses layanan keuangan             kebijakan pemerintah dan Bank Indonesia dalam
di era ekonomi digital. Melalui inisiatif digital       mempercepat digitalisasi sistem pembayaran serta
banking, BNI berkomitmen menyediakan layanan            memperluas inklusi keuangan nasional.
perbankan yang modern, inklusif, dan mudah
diakses untuk mendukung aktivitas transaksi             Dalam mendukung kemudahan transaksi nasabah
keuangan Nasabah secara online melalui berbagai         personal, BNI menyediakan produk digital untuk
platform digital. Upaya ini tidak hanya difokuskan      segmen ritel melalui wondr by BNI dan BNI
pada pengembangan internal, tetapi juga sejalan         Mobile Banking, serta BNIdirect untuk segmen
dengan arah kebijakan nasional melalui Blueprint        wholesale. Produk-produk tersebut dikembangkan
Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030 yang            dengan pendekatan yang berorientasi pada
dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Dukungan tersebut      kebutuhan nasabah, didukung kapabilitas TI yang
diwujudkan melalui percepatan transformasi              memadai, serta pemanfaatan sistem internal untuk
industri pembayaran dalam kerangka open banking,        meningkatkan keamanan transaksi nasabah.
keterbukaan data (data openness), peningkatan
sistem pembayaran ritel, serta penguatan interlink      RAGAM PRODUK DAN LAYANAN DIGITAL
antara perbankan dan pelaku jasa keuangan digital.      BANKING UNTUK KONSUMER

Kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital          1. 	Mobile Banking
nasional terus menunjukkan pertumbuhan yang                 Sejak peluncurannya tanggal 05 Juli 2024 wondr
kuat. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) Kinerja          by BNI merupakan aplikasi mobile banking
transaksi ekonomi dan keuangan digital hingga               BNI yang dikembangkan untuk mendukung
Agustus 2025 tetap kuat seiring meningkatnya                kemudahan     transaksi    serta     peningkatan
aktivitas korporasi dan pemerintah. Transaksi Bank          pengalaman nasabah retail. Aplikasi ini dirancang
Indonesia-Real Time Gross Settlement (BI-RTGS)              dengan pemanfaatan teknologi dan pendekatan
pada triwulan IV 2025 meningkat 31,04% (yoy)                pengembangan yang relevan dengan kebutuhan
sehingga mencapai Rp65.069,78 triliun. Dari sisi            pengguna, serta mengedepankan layanan yang
ritel, volume transaksi BI-FAST tumbuh 30,44% (yoy)         lebih personal melalui pemanfaatan data dan
mencapai 1.358,65 juta transaksi. Transaksi digital         analitik.
payment tercatat 14,26 miliar transaksi atau tumbuh
sebesar 39,21% (yoy). Transaksi QRIS terus tumbuh           Dalam perjalanannya di tahun 2025 menjadi
pesat sebesar 139,99% (yoy). Sementara transaksi            momentum penting bagi wondr by BNI
TapCash, Uang Elektronik berbasis kartu BNI tumbuh          untuk semakin memperluas jangkauan serta
23,3% (YoY) mencapai 142,0 juta transaksi. Nominal          menghadirkan pengalaman perbankan yang
transaksi QRIS tumbuh pesat sebesar 130,4% (YoY)            lebih nyaman dan aman untuk seluruh nasabah.
mencapai Rp48.9 triliun.                                    Pada dimensi Transaction, layanan mencakup
                                                            kebutuhan transaksi harian nasabah personal
Sepanjang tahun 2025, BNI terus melakukan                   seperti transfer domestik, transfer luar negeri, top-
penyempurnaan dan pengembangan kapabilitas                  up e-wallet, top-up TapCash, pembayaran QRIS,
digital    banking   agar    dapat   menghadirkan           pembayaran tagihan, pengaturan jadwal transfer,
kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan bagi                   kartu Kredit apply, kartu Kredit installment, kartu
Nasabah. Layanan digital BNI dapat diakses melalui          Kredit dana tunai, serta berbagai fitur Lifestyle
berbagai kanal seperti wondr by BNI, BNI Mobile             seperti transportasi (kereta api, whoosh dan tiket
Banking, BNIdirect, Internet Banking, SMS Banking,          pesawat), olahraga (reservasi race pack collection
BNI Agen46, serta ATM dan CRM. Melalui kanal-               Jakarta Running Festival (JRF 2025) dan wondr
kanal ini, BNI menghadirkan berbagai fitur unggulan         Futsal Series), Kredit kendaraan (bekerjasama
seperti Debit Online, SMS Notifikasi, dan Digital           dengan BNI Finance) dan entertainment (tiket BNI
Card Issuance untuk mendukung pengalaman                    Java Jazz Festival dan Forestra). Pada dimensi



306   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 309
Permodalan & Praktik              Tata Kelola           Tanggung Jawab Sosial               Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko                  Perusahaan            dan Lingkungan                      ESG               Keuangan




       Insight layanan bertujuan untuk memberikan,                                      dan pengembangan keuangan jangka menengah
       ringkasan dan analisis aktivitas keuangan untuk                                  dan panjang, wondr by BNI juga memungkinkan
       membantu nasabah memahami pola transaksi.                                        pengguna melihat seluruh aset dalam ekosistem
       Sementara itu, dimensi Growth wondr by BNI                                       BNI dan Perusahaan Anak mulai dari Tabungan
       menghadirkan berbagai pilihan produk dan                                         dan Giro, Tabungan Berjangka, hingga berbagai
       layanan keuangan yang mendukung perencanaan                                      produk investasi dalam satu layar.




Kinerja Mobile Banking
                                                                                                               Kenaikan (Penurunan)
                                                                  2025                    2024                                Persentase
                                                                                                             Nominal
                                                                                                                                  (%)

     Pengguna (juta)                                             29,71)                    23,4                  6,3               27
     Jumlah Transaksi (juta)                                 2.295,4   2)
                                                                                       1.685,0                 610,4               36
     Volume Transaksi (Rp-triliun)                            1.972,33)                1.551,4                420,9                27
*
 catatan: Informasi yang disajikan adalah gabungan dari kinerja wondr by BNI dan BNI Mobile Banking
1)
   59,4% dari total pengguna merupakan pengguna BNI Mobile Banking
2)
   41,4% dari jumlah transaksi dilakukan melalui BNI Mobile Banking
3)
   40,0% volume transaksi berasal dari BNI Mobile Banking


Sejalan dengan pengembangan yang dilakukan, kinerja menunjukkan pertumbuhan signifikan, dengan
wondr by BNI sebagai kanal transaksi utama nasabah individu, sementara BNI Mobile Banking tetap
beroperasi selama proses migrasi dengan kontribusi sebesar 59,4%. Berbagai inovasi yang dilakukan
sepanjang tahun 2025 mengantarkan wondr meraih penghargaan dalam negeri dan luar negeri di tahun
2025, seperti iF Design Award yang diselenggarakan oleh iF International Forum Design sebuah organisasi
desain independen tertua di dunia yang berpusat di Hannover, Jerman pada Maret 2025 dan Anugerah
Penggerak Transformasi Digital dari Anugerah Penggerak Nusantara 2025 yang diselenggarakan oleh iNews
Media Group pada November 2025, sekaligus mencerminkan komitmen dalam meningkatkan kualitas
layanan, mendorong adopsi kanal digital, dan mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

2. 	ATM dan CRM
       Kanal layanan perbankan, yang siap memfasilitasi nasabah selama 24 jam dalam melakukan transaksi
       setor tarik tunai (Cash Recycle Machine/CRM), cek saldo, transfer, pembayaran dan pembelian. Layanan
       ATM/CRM BNI saat ini berjumlah 13.391 mesin per Desember 2025 ada di antaranya terdapat 3.472
       ATM Disabilitas yang tersebar di seluruh Indonesia dan terkoneksi dengan Jaringan ATM Link, Merah
       Putih, Bersama, Prima, Alto, serta Jaringan Internasional seperti Mastercard, Visa, Visa Electron, Plus,
       JCB, Asian Payment Network, Union Pay, dan Cirrus.

Kinerja ATM/CRM
                                                                                                               Kenaikan (Penurunan)
                                                                  2025                    2024                                Persentase
                                                                                                             Nominal
                                                                                                                                  (%)

     Jumlah Transaksi (juta)                                    703,0                   912,0               (209,0)              (23)
     Volume Transaksi (Rp triliun)                              501,9                   630,0               (128,1)              (20)
     Availability ATM CRM (%)                                     99,9                    99,8                    -               0,1


       Penurunan transaksi ATM/CRM mencerminkan pergeseran perilaku nasabah yang semakin mengandalkan
       kanal digital BNI, khususnya mobile banking, untuk memenuhi kebutuhan transaksi harian.Tren digitalisasi
       dan adopsi transaksi non-tunai (cashless), terutama di Region perkotaan, turut mendorong berkurangnya
       ketergantungan nasabah terhadap penggunaan uang tunai. Saat ini, lima transaksi utama yang masih
       mendominasi penggunaan ATM/CRM meliputi tarik tunai, transfer antar bank, transfer antar BNI, bill
       payment, dan uang elektronik. Secara keseluruhan, rata-rata frekuensi transaksi ATM/CRM mengalami
       penurunan sekitar 23%, sejalan dengan meningkatnya preferensi nasabah terhadap layanan digital yang
       lebih praktis dan efisien. Meski demikian, BNI tetap mengoptimalkan kanal ATM/CRM melalui kerja sama
       dengan berbagai pihak untuk melayani segmen yang masih membutuhkan transaksi tunai.




                                                                                                                       Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                               307
                                                                                                      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 310
                          Performa       Laporan            Profil              Analisis dan Pembahasan             Fungsi
                          2025           Manajemen          Perusahaan          Manajemen atas Kinerja Bank         Penunjang Bisnis




  Pengembangan ATM/CRM difokuskan pada kemitraan dengan pihak ketiga, seperti partner e-commerce
  dan BPD, guna menyediakan layanan tarik tunai tanpa kartu dan layanan lainnya. Selain itu, penguatan
  kanal CRM memungkinkan nasabah melakukan setor dan tarik tunai tanpa ke cabang, sekaligus
  mendukung transisi bertahap dari transaksi tunai ke digital.

3. BNI SMS Banking
  BNI SMS Banking merupakan layanan perbankan untuk transaksi transfer, pembayaran, dan pembelian
  yang dapat diakses melalui aplikasi BNI SMS Banking, SMS dengan format tertentu, serta USSD *141#.
  Layanan ini memberikan kemudahan dan inklusivitas transaksi, khususnya bagi nasabah di Region
  dengan keterbatasan konektivitas internet.

Kinerja SMS Banking
                                                                                            Kenaikan (Penurunan)
                                                 2025                2024                                     Persentase
                                                                                         Nominal
                                                                                                                 (%)

Pengguna (juta)                                      12,4                12,7               (0,3)                  (2)
Jumlah Transaksi (juta)                          725,9               688,0                  37,9                       6
Volume Transaksi (Rp-triliun)                         3,4                 8,5               (5,1)                (60)


  SMS Banking masih menjadi pilihan sebagian nasabah untuk bertransaksi. Seiring meluasnya
  infrastruktur digital hingga Region rural, penggunaan layanan ini cenderung menurun. Meski demikian,
  BNI tetap mempertahankan SMS Banking sebagai kanal alternatif untuk melayani nasabah di Region
  dengan keterbatasan akses internet.

4. BNI Internet Banking
  Melalui BNI Internet Banking, nasabah dapat mengakses layanan perbankan digital melalui web browser
  dengan alamat resmi Internet Banking BNI. Untuk menjamin keamanan transaksi, BNI Internet Banking
  didukung oleh standar pengamanan berlapis dengan dua metode otorisasi transaksi finansial, yaitu BNI
  e-Secure dan BNI m-Secure, sesuai dengan kebutuhan nasabah dalam melakukan transaksi bisnis.

Kinerja Internet Banking
                                                                                          Kenaikan (Penurunan)
                                              2025                2024                                         Persentase
                                                                                         Nominal
                                                                                                                  (%)

Pengguna (juta)                                 2,2                 2,2                             0            (0,3)
Jumlah Transaksi (juta)                         4,7                10,3                       (5,6)              (54)
Volume Transaksi (Rp-miliar)                   10,1                18,9                       (8,8)              (47)


5. 	Credit Card                                                     a. Digital Card Issuance atau penerbitan kartu
  Kartu Kredit merupakan salah satu produk                             Kredit digital bagi applicant yang melakukan
  pinjaman konsumer sebagai alat pembayaran                            pengajuan kartu Kredit BNI melalui channel
  dengan menggunakan kartu maupun virtual card                         digital, sehingga pemegang kartu dapat
  yang dapat digunakan oleh individu maupun                            mempergunakan kartu Kredit digitalnya
  korporasi untuk melakukan pembayaran atas                            untuk bertransaksi di merchant e-commerce
  kewajiban yang timbul seperti transaksi belanja                      maupun melakukan transaksi di wondr by
  dan/atau penarikan tunai.                                            BNI.

  Sebagai salah satu alat pembayaran, saat ini                            Pengajuan penerbitan kartu Kredit digital
  kartu Kredit telah bertransformasi dari semula                          tersebut sejalan dengan proses digitalisasi
  merupakan instrument pembayaran dalam                                   yang menggunakan fitur Biometric Face
  bentuk fisik kartu menjadi ekosistem pembayaran                         Recognition & Liveness sebagai e-KYC
  ataupun source of fund yang dapat digunakan                             sehingga       memberikan     kemudahan,
  secara digital. Transformasi ini memberikan                             keamanan, dan kenyamanan bagi calon
  berbagai fitur tambahan yang dapat dinikmati                            pemegang kartu.
  oleh nasabah antara lain:




308    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 311
Permodalan & Praktik           Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial       Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko               Perusahaan    dan Lingkungan              ESG             Keuangan




       b. Source of fund kartu Kredit memungkinkan                     dapat di-request melalui BNI Mobile Banking
          nasabah dapat melakukan transaksi kartu                      sehingga memberikan kenyaman bagi Nasabah
          Kredit BNI di super apps wondr by BNI melalui                yang bertransaksi. Selain itu, Virtual Card
          fitur QRIS, card to cash, dan pembayaran                     Number juga meningkatkan keamanan akun
          tagihan untuk memberikan kemudahan &                         Nasabah dengan mencegah nomor kartu debit
          customer experience yang lebih baik dalam                    asli Nasabah untuk dapat diketahui oleh pihak
          melakukan transaksi.                                         ketiga.
       c. Pengaturan kartu Kredit melalui wondr by
          BNI dimana nasabah dapat menggunakan                       8. BNI Agen46
          berbagai fitur yang terdapat di wondr seperti                BNI Agen46 merupakan mitra strategis BNI
          aktivasi, ubah PIN, notifikasi transaksi,                    dalam menghadirkan layanan perbankan yang
          informasi BNI Rewards Point, ubah transaksi                  inklusif hingga ke berbagai lapisan masyarakat,
          cicilan, kenaikan limit, dan pemblokiran kartu.              termasuk di Region yang belum terjangkau
       d. Virtual Card Number merupakan fitur kartu                    outlet Bank maupun ATM. Melalui jaringan agen
          Kredit BNI yang digunakan sebagai alternatif                 yang terus berkembang, BNI Agen46 tidak hanya
          pembayaran transaksi kartu Kredit yang                       menyediakan layanan transaksi perbankan
          lebih efektif dan efisien serta memberikan                   harian yang lebih mudah, cepat, dan dekat, tetapi
          kenyamanan dan kemudahan dalam transaksi                     juga mendukung pelaksanaan program-program
          online (card not present) dengan virtual                     pemerintah seperti penyaluran bantuan sosial
          number yang unik sebagai pengganti nomor                     Program Keluarga Harapan (PKH), Program
          asli kartu Kredit yang akan digunakan dalam                  Sembako, Program Indonesia Pintar (PIP), dan
          kartu Kredit corporate BNI.                                  Bantuan Langsung Tunai Sembako Kesejahteraan
                                                                       rakyat (BLTS Kesra) bagi Penerima Manfaat. bagi
6. SMS Notifikasi                                                      Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
       Merupakan layanan informasi terhadap transaksi
       perbankan yang dilakukan oleh Nasabah                           Keberadaan BNI Agen46 membuat transaksi
       yang disampaikan melalui SMS ke nomor                           masyarakat menjadi lebih fleksibel karena dapat
       handphone. yang didaftarkan Nasabah untuk                       melayani Nasabah di luar jam operasional
       notifikasi transaksi debit/Kredit yang dilakukan                kantor serta mengalihkan transaksi bernilai
       oleh Nasabah, khususnya pemegang rekening                       kecil dari outlet BNI kepada agen, sehingga
       BNITaplus/BNI Giro IDR Perorangan. Melalui                      meningkatkan kenyamanan Nasabah sekaligus
       SMS Notifikasi, Nasabah akan senantiasa terinfo                 efisiensi operasional cabang. Selain itu, BNI
       mengenai seluruh transaksi keuangan yang                        Agen46     berperan     sebagai   perpanjangan
       terjadi di rekeningnya dan mencegah adanya                      channel BNI dalam menggarap potensi bisnis
       potensi transaksi yang tidak terotorisasi.                      masyarakat sekitar melalui pembukaan rekening
                                                                       BNI Pandai dan BNI Simpanan Pelajar, serta
7. BNI Debit Online                                                    pemberian referral untuk berbagai produk BNI
       BNI Debit Online (BDO) adalah salah satu                        lainnya seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), BNI
       metode pembayaran transaksi online dengan                       Wirausaha (BWU), Kartu Kredit BNI, wondr by
       menggunakan Virtual Card Number (VCN) yang                      BNI, dan produk perbankan BNI lainnya.


Kinerja BNI Agen46
                                                                                          Kenaikan (Penurunan)
                                                    2025                2024                             Persentase
                                                                                        Nominal
                                                                                                             (%)

     Jumlah BNI Agen46 (agen)                      217.013             213.370             3.643               1,7
     Jumlah Transaksi (juta)                         121,8                79,4              42,4              53,4
     Fee Based Income (Rp-miliar)                    189,5               164*               25,5              15,6
     DPK BNI Agen46 (Rp-triliun)                        7,1                4,8               2,2              46,4
 Disajikan ulang
*)




                                                                                                  Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                          309
                                                                                 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 312
                          Performa       Laporan           Profil           Analisis dan Pembahasan             Fungsi
                          2025           Manajemen         Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank         Penunjang Bisnis




  Jumlah BNI Agen46 terus mengalami peningkatan                    Sekolah Rakyat, dan Bank Sampah. Peningkatan
  dan jangkauan layanan transaksi perbankan                        bisnis BNI Agen46 ke depan akan dijalankan
  kepada Masyarakat yang semakin luas. Pada                        melalui eksekusi bisnis yang masif dengan
  tahun 2025, jumlah BNI Agen46 tumbuh 1,7% dan                    menyasar komunitas, captive market nasabah
  telah tersebar di 6.174 kecamatan serta 35.729                   dan debitur, value chain ecosystem, serta potential
  kelurahan/desa di seluruh Indonesia. Sepanjang                   customer base, yang diimbangi pengembangan
  tahun 2025, BNI Agen46 menghasilkan 121,8                        sistem, perluasan kerja sama mitra super agen,
  juta transaksi yang didominasi oleh transaksi                    optimalisasi fitur multiple user, dan penguatan
  tarik tunai, transfer, setor, pembelian pulsa,                   marketing campaign secara berkelanjutan.
  pembayaran listrik, serta pembelian tiket
  perjalanan. Peningkatan transaksi BNI Agen46                  9. BNI TapCash
  tersebut memberikan dampak positif terhadap                      Sebagai bagian dari all-in-one digital financial
  pencapaian fee based income yang tumbuh                          ecosystem BNI memiliki produk unggulan uang
  sebesar 15,6% (YoY), sekaligus mendorong                         elektronik berbasis chip yaitu BNI TapCash.
  peningkatan DPK Operasional BNI Agen46 yang                      Beberapa keunggulan BNI TapCash yaitu:
  tumbuh sebesar 46,4% (YoY) pada tahun 2025.                      a. Pengalaman transaksi cukup dengan tapping
                                                                   b. Kecepatan transaksi yang cepat
  BNI Agen46 ditargetkan untuk terus berekspansi                   c. Kemudahan kanal top up BNI TapCash melalui
  baik dari sisi jumlah agen maupun pertumbuhan                       beberapa kanal BNI antara lain wondr by BNI,
  FBI. Strategi ekspansi akan difokuskan pada                         BNI Mobile Banking, ATM dan CRM, EDC,
  akuisisi calon BNI Agen46 yang berkualitas,                         dan BNI Agen46, serta kanal mitra strategis
  dengan mempertimbangkan coverage lokasi                             seperti Tokopedia, Shopee, Gopay, LinkAja,
  kantor dan outlet BNI, jaringan ATM/CRM, serta                      Blibli, Indomaret, Alfagroup, dan beberapa
  area berpotensi tinggi seperti Region transaksi                     mitra strategis lainnya.
  nasabah penerima manfaat dan program-                            d. Akseptasi kartu BNI TapCash diberbagai
  program pemerintah. Selain itu, ekspansi juga                       ekosistem pembayaran, seperti tol, parkir,
  diarahkan untuk memperkuat coverage ekosistem                       transportasi (KRL, LRT, MRT, TransJakarta),
  value chain, mencakup perusahaan payroll                            modern retail store (Alfagroup, Indomaret),
  potensial, nasabah institusi, debitur komersial                     tempat pariwisata, institusi pemerintahan
  dan korporasi, serta mendukung bisnis KDKMP,                        dan berbagai ekosistem pembayaran lainnya.


Kinerja TapCash
                                                                                        Kenaikan (Penurunan)
                                                 2025               2024                                  Persentase
                                                                                     Nominal
                                                                                                             (%)
Jumlah Transaksi (juta)                                 142,0              115,2              26,8                 23,3
Volume Transaksi (Rp-triliun)                            3,42              2,78               0,64                 23,2


  Hingga Desember 2025, BNI mencatatkan peningkatan jumlah transaksi BNI TapCash mencapai 142,0
  juta atau meningkat sebesar 23,3% (YoY) dari sebelumnya yang sebesar 115,2 juta. Volume Transaksi juga
  meningkat sebesar 23,2% (YoY) atau mencapai Rp3,42 triliun dari Rp2,78 trililun di tahun sebelumnya.
  Pergerakan masyarakat selama momentum lebaran serta banyaknya periode long weekend yang
  ditetapkan pemerintah merupakan salah satu kontributor peningkatan transaksi BNI TapCash, volume
  penggunaan kartu BNI TapCash meningkat di berbagai sarana transportasi yang digunakan untuk mudik
  seperti jalan tol, rest area, dan tempat wisata.

  Peningkatan transaksi kartu BNITapCash juga didorong oleh sejumlah faktor antara lain, pengembangan
  mekanisme top up TapCash di dalam aplikasi wondr by BNI, luasnya kanal top up TapCash melalui mitra
  strategis seperti Tokopedia, Shopee, Gopay, LinkAja, Blibli, Indomaret, Alfagroup, dan beberapa mitra
  strategis lainnya. Berdasarkan jumlahnya, transaksi top up TapCash di tahun 2025 tumbuh sebesar 37,1%
  dari tahun sebelumnya.

  Selain itu, perluasan akseptasi transaksi TapCash tumbuh di sektor transportasi khususnya perparkiran
  karena meningkatnya mitra parkir yang bekerja sama dengan BNI. Di samping itu, BNI juga bekerja
  sama dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) maupun lembaga lainnya untuk menyediakan layanan
  non-tunai melalui BNI TapCash. Adapun di tahun 2025, BNI berinovasi melalui TapCash dalam bentuk
  keychain serta menjalin kerjasama strategis untuk merilis TapCash berdesain K-Pop. Kemudian, BNI


310    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 313
Permodalan & Praktik       Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial     Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan    dan Lingkungan            ESG             Keuangan




   juga senantiasa melakukan ekspansi ke berbagai                b. RFP (Request for Payment): Fitur ini
   merchant baru seperti merchant Food and                          memungkinkan Nasabah untuk dengan
   Beverage (F&B) maupun entertainment.                             mudah membuat permintaan transfer dana
                                                                    ke Nasabah lain. Proses yang lebih lancar
10.BI-FAST                                                          ini diharapkan dapat mengurangi kesulitan
   BI-Fast    merupakan      infrastruktur sistem                   dalam transaksi keuangan sehari-hari.
   pembayaran Bank Indonesia untuk memfasilitasi                 c. Bulk Credit Transfer: Fitur ini memungkinkan
   pembayaran ritel yang dapat diakses setiap                       Nasabah korporasi menggunakan BNIdirect
   saat. BNI sebagai BUMN merupakan peserta BI-                     untuk melakukan transfer kepada beberapa
   Fast sejak kali pertama diluncurkan pada tahun                   tujuan rekening secara bersamaan.
   2021 lalu. BNI sebagai salah satu bank BUMN
   telah menjadi peserta dalam rangka mendukung                  Manfaat dari inovasi ini termasuk:
   terciptanya ekosistem digital yang integrated,                a. Cepat: Transaksi       yang    lebih  efisien
   interoperable, dan interconnected.                               memungkinkan penghematan waktu.
                                                                 b. Mudah: Antarmuka pengguna yang intuitif
   Dalam rangka peningkatan layanan, tahun 2025                     memudahkan dalam melakukan transaksi.
   telah diimplementasikan fitur-fitur baru dalam                c. Murah: Biaya transaksi yang kompetitif untuk
   sistem transaksi BI- Fast, yang mencakup:                        semua jenis pembayaran.
   a. Pengembangan API BI FAST: dilakukan untuk                  d. Aman: Fitur keamanan terkini untuk
       mempermudah layanan transfer antar bank                      melindungi data dan dana Nasabah.
       dengan skema BI FAST sesuai standar yang                  e. Handal: Sistem yang stabil dan dapat
       diterbitkan Bank Indonesia (SNAP API).                       diandalkan untuk semua transaksi finansial.


Kinerja BI FAST
                                                                                    Kenaikan (Penurunan)
                                                2025             2024                              Persentase
                                                                                  Nominal
                                                                                                       (%)

 Jumlah Transaksi (juta)                               367,8            253,4            114,4               45,1
 Volume Transaksi (Rp-triliun)                      1.064,0             761,8            302,2               39,7


   Sepanjang tahun 2025, total transaksi BI-Fast yang dilayani meningkat 45,1% dengan peningkatan total
   nominal transaksi mencapai 39,7% dari tahun sebelumnya. Data tersebut menunjukkan adopsi dan
   kepercayaan yang terus meningkat dari nasabah terhadap sistem pembayaran yang cepat dan efisien.
   Peningkatan penggunaan layanan BI-Fast yang signifikan, sejalan dengan upaya peningkatan sistem dan
   layanan kepada nasabah. Strategi untuk meningkatkan transaksi BI-FAST adalah meliputi peningkatan
   infrastruktur teknologi, dan peningkatan fitur keamanan.

11.BNI Merchant Business
   BNI memiliki layanan Merchant Business yang terdiri dari Electronic Data Capture (EDC), Quick Response
   Code Indonesian Standard (QRIS) serta transaksi Merchant Online (Acquiring Online) sebagai bagian
   dalam meningkatkan digitalisasi transaksi keuangan khususnya transaksi retail. Salah satu strategi BNI
   dalam pengembangan bisnis merchant adalah akuisisi berkualitas di hype location di Indonesia dan
   layanan after sales yang prima.

   Jaringan EDC BNI melayani transaksi pembayaran menggunakan alat pembayaran berupa kartu (kartu
   debit, Kredit, dan prepaid) dengan metode dip maupun contactless serta QRIS. Jaringan merchant BNI
   memiliki akseptasi luas yang merupakan kerja sama antara BNI dengan principal global seperti VISA,
   MasterCard, JCB, American Express (AMEX), China UnionPay, dan Standar Nasional yaitu Gerbang
   Pembayaran Nusantara (GPN). EDC BNI telah memiliki kelengkapan fitur terkini yang meliputi smart
   spending (fitur cicilan) yang memberikan opsi transaksi tambahan bagi Nasabah, fitur loyalty yang
   memfasilitasi Nasabah untuk bertransaksi menggunakan point yang dimiliki serta fitur release cardver
   untuk memfasilitasi pembatalan transaksi kartu Kredit yang umumnya digunakan di merchant hotel.
   Secara device, BNI juga telah melakukan penyesuaian user interface dan user experience (UI/UX) pada
   EDC Android BNI untuk memberikan pengalaman penggunaan EDC BNI yang lebih ramah pengguna dan
   mudah digunakan.




                                                                                            Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                    311
                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 314
                          Performa       Laporan           Profil           Analisis dan Pembahasan             Fungsi
                          2025           Manajemen         Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank         Penunjang Bisnis




  BNI      juga   memiliki    layanan    unggulan                  Untuk memfasilitasi transaksi internasional
  yaitu pembayaran melalui QRIS BNI yang                           melalui QR, BNI telah meluncurkan produk QR
  menggunakan standar kode QR Nasional.                            Cross Border yang memudahkan Nasabah BNI
  Melalui QRIS, Merchant BNI dapat menerima                        dapat melakukan transaksi pembayaran berbasis
  pembayaran dari aplikasi wondr by BNI, BNI                       QRIS di negara-negara sepertiThailand, Malaysia,
  Mobile Banking maupun aplikasi dari penyedia                     Singapura & Jepang (menyusul negara-negara
  jasa pembayaran lainnya (Aplikasi Bank lain,                     seperti Vietnam, Brunei Darusalam, India, China,
  aplikasi e-wallet seperti Gojek, DANA, dan lain-                 dan Korea Selatan).
  lain). Terdapat 2 jenis pembayaran QRIS yang
  digunakan di BNI, yaitu:                                         BNI juga mendukung kemudahan merchant
  a. Merchant Presented Mode (MPM) yaitu                           melalui aplikasi BNI Merchant yang menawarkan
      Nasabah QR yang ada di Merchant BNI dapat                    beberapa fitur unggulan seperti pembayaran
      ditransaksikan oleh seluruh penyedia aplikasi                merchant di hari yang sama, pendaftaran
      yang terhubung dalam jaringan QRIS.                          merchant secara digital, notifikasi transaksi
  b. Customer Presented Mode (CPM) yaitu                           secara real time report transaksi, dan kapabilitas
      Nasabah BNI Mobile Banking dapat                             biometric login.
      bertransaksi QRIS di seluruh merchant
      jaringan QRIS dengan cukup menunjukkan                       Selain EDC dan QRIS, BNI juga memiliki produk
      kode QR yang dihasilkan oleh aplikasi BNI                    Online Acquiring yang merupakan layanan
      Mobile Banking.                                              yang diberikan untuk merchant e-commerce
                                                                   atau online merchant. Melalui online acquiring,
  Dalam rangka meningkatkan transaksi QRIS, BNI                    Nasabah dapat melakukan berbagai jenis
  telah melakukan berbagai kolaborasi dengan                       transaksi seperti pembelian barang dan jasa
  mitra strategis seperti Institusi pemerintahan                   secara online serta layanan lainnya.
  mencakup Kementerian Keuangan dan BPJS
  Ketenagakerjaan, fintech, ekosistem pendidikan,                  Untuk     mendukung    kemudahan     transaksi
  rumah sakit, pasar, dan lain -lain melalui QRIS                  digital nasabah perorangan, BNI menyediakan
  API.                                                             layanan Direct Debit berstandar SNAP BI.
                                                                   Layanan ini dirancang untuk mempermudah
  Dari   sisi   produk,    BNI    juga    telah                    pembayaran rutin, sehingga nasabah tidak perlu
  mengimplementasikan QRIS Tap In Tap Out                          lagi melakukan transfer manual setiap kali ada
  yang memfasilitasi Nasabah untuk bertransaksi                    tagihan.
  dengan mudah dan cepat di sektor transportasi.


Kinerja QRIS
                                                                                        Kenaikan (Penurunan)
                                                 2025               2024                                  Persentase
                                                                                     Nominal
                                                                                                             (%)

Jumlah Transaksi (juta)                                 325,0              145,4            179,6                   123,6
Volume Transaksi (Rp-triliun)                            48,9               21,2               27,7                 130,4


  BNI terus mencatatkan pertumbuhan transaksi QRIS yang pesat seiring dengan meningkatnya transaksi
  pembayaran digital. Hingga Desember 2025, transaksi QRIS tumbuh sebesar 123,6% (YoY). Adapun dari
  sisi volume transaksi meningkat hingga 130,4% (YoY) mencapai Rp48,9 triliun. BNI akan terus memperluas
  jaringan dan kerja sama penggunaan QRIS melalui BNI Mobile Banking dan akseptasi merchant QRIS.

Kinerja Bisnis Merchant
                                                                                        Kenaikan (Penurunan)
                                                 2025               2024                                  Persentase
                                                                                     Nominal
                                                                                                             (%)

Jumlah Transaksi (juta)                                 666,9              459,4             207,5           45,2
Volume Transaksi (Rp-triliun)                           145,7              113,1              32,6           27,6




 312   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 315
Permodalan & Praktik             Tata Kelola           Tanggung Jawab Sosial              Komitmen             Laporan
Manajemen Risiko                 Perusahaan            dan Lingkungan                     ESG                  Keuangan




       Pada tahun 2025, BNI mencatatkan pertumbuhan transaksi sebesar 45,2% (YoY) dan volume transaksi
       meningkat sebesar 28,8% (YoY). Melalui kemitraan strategis dengan jaringan principal seperti VISA,
       MasterCard, JCB, American Express (AMEX), China UnionPay, dan Standar Nasional yaitu Gerbang
       Pembayaran Nusantara (GPN), serta perluasan jaringan merchant dan layanan after sales yang prima
       BNI untuk mendukung peningkatan akseptasi serta kinerja bisnis merchant.

13.BNI DigiCS
       BNI DigiCS merupakan self-service machine yang menggantikan aktivitas petugas Customer Service
       (CS). Dengan BNI DigiCS, nasabah dapat melakukan aktivitas CS secara mandiri (self-service). Adapun
       fitur yang dimiliki, di antaranya adalah pembukaan rekening, penggantian kartu, buka blokir kartu debit,
       aktivasi e-channel, reset PIN, pembelian dan top up Tapcash, dan cetak mutasi/history rekening.

       Dengan adanya layanan DigiCS, petugas CS di cabang dapat berfokus kepada aktivitas advisory dan
       sales CS. Di samping itu layanan ini juga mengurangi waktu tunggu nasabah. Aktivitas dapat dilakukan
       dengan cepat, mudah dan aman berkat teknologi yang user friendly.

       Kinerja produk dan layanan Digital Banking untuk Konsumer dapat dilihat di bawah ini.

Komposisi Pengguna E-Banking*)
                                                              2025                                   2024                     Kenaikan (Penurunan)
                                                   Jumlah           Komposisi           Jumlah           Komposisi           Nominal           Persentase
                                                 (pengguna)             (%)            (pengguna)              (%)          (pengguna)              (%)

     Mobile Banking**) (juta)                             29,7                  67              23,4                 61,1              6,3                 5,9
     SMS Banking (juta)                                   12,4                28,1              12,7                 33,2            (0,3)                (5,1)
     Internet Banking (juta)                                2,2                4,9               2,2                  5,7                0                (0,8)
     Total                                                44,4                100               38,3                 100               6,1                15,8
*)
     Data disajikan berdasarkan jumlah pengguna terdaftar di masing-masing produk, tidak memperhitungkan kemungkinan Nasabah terdaftar sebagai pengguna multi
     produk.
**)
    Jumlah pengguna Mobile Banking terdiri dari pengguna wondr by BNI dan BNI Mobile Banking.




             Komposisi Pengguna E-Banking
             (%)


                                      5,7                                                      4,9
                                                   61,1                                                     67,0
                                                                         28,1

                                                                                                                             Mobile Banking dan
             33,2                                                                                                            wondr by BNI

                                 2024                                                   2025                                 SMS Banking

                                                                                                                             Internet Banking




Dari komposisi pengguna Digital Banking di atas, dapat diketahui bahwa hingga di penghujung tahun 2025,
Mobile Banking menjadi pilihan utama nasabah dalam bertransaksi, berbagai program dan pengembangan
yang dilakukan oleh BNI menunjukkan dampak yang positif. Hal ini dilakukan oleh BNI untuk mendukung
baik program pemerintah maupun inisiatif internal Perusahaan guna mendukung pertumbuhan ekonomi di
Indonesia melalui sektor keuangan digital.




                                                                                                                      Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                          313
                                                                                                     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 316
                          Performa       Laporan     Profil         Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan     Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




RAGAM PRODUK DAN LAYANAN DIGITAL                             Platform ini dapat diakses melalui web
BANKING UNTUK NASABAH KORPORASI,                             maupun aplikasi seluler, sehingga memberikan
INSTITUSI DAN NASABAH BISNIS                                 kenyamanan bagi Nasabah dengan mobilitas
                                                             tinggi. Selain itu, BNIdirect menyediakan layanan
BNIdirect                                                    multibahasa, mencakup Bahasa Indonesia,
                                                             Inggris, dan Mandarin, untuk mendukung
BNIdirect merupakan platform digital dengan                  beragam kebutuhan Nasabah. Dukungan tersebut
antarmuka modern dan intuitif, dirancang untuk               dilengkapi dengan kehadiran tim khusus yang
memberikan pengalaman terbaik bagi pelaku                    responsif, yang memberikan pendampingan
usaha. Dengan fokus pada kemudahan, efisiensi,               menyeluruh dalam setiap tahap transaksi, baik
dan keamanan, BNIdirect mendukung pengelolaan                sebelum maupun setelah proses berlangsung.
keuangan bisnis secara optimal melalui fitur-fitur
unggulan berikut:                                            a. Collection Management
a. 360 view Financial Dashboard                                 BNIdirect cash mendukung pengumpulan
   Fitur ini memberikan visibilitas penuh atas                  dana secara efisien melalui layanan
   kondisi keuangan Nasabah, mencakup arus kas,                 Autodebet, yang memungkinkan otomatisasi
   pinjaman, deposito, dan informasi keuangan                   penarikan dana, serta Virtual Account,
   lainnya secara real-time. Dengan Financial                   yang memberikan identifikasi unik untuk
   Dashboard, Nasabah dapat memantau tren                       setiap transaksi. Fitur ini dirancang untuk
   cash flow, informasi pinjaman, deposito, hingga              mempermudah rekonsiliasi dana secara real-
   kurs valuta asing dalam satu tampilan yang                   time, mendukung kelancaran operasional
   terintegrasi. Informasi yang disajikan secara                bisnis.
   menyeluruh ini mendukung pengambilan                      b. Payment Management
   keputusan strategis secara cepat dan berbasis                Layanan ini memfasilitasi berbagai jenis
   data akurat, yang menjadikan BNIdirect elemen                pembayaran, termasuk pembayaran massal,
   kunci dalam kesuksesan bisnis.                               payroll, pembayaran billing, transaksi
b. Proses Onboarding yang Mudah                                 transfer ke luar negeri, transaksi forex, dan
   Proses onboarding di BNIdirect dirancang untuk               pembayaran pajak, dengan efisiensi tinggi
   mempermudah Nasabah memulai layanan                          dan ketepatan waktu. Dengan dukungan
   tanpa terjebak prosedur administratif yang                   konektivitas internasional, Nasabah juga
   kompleks. Kini, Nasabah dapat dengan mudah                   dapat melakukan pembayaran dalam berbagai
   membuka rekening Giro dan Tabungan Bisnis                    mata uang secara terintegrasi, meningkatkan
   melalui platform ini, memastikan akses yang                  fleksibilitas dalam transaksi global.
   cepat ke solusi keuangan yang dibutuhkan untuk            c. Liquidity Management
   mendukung operasional bisnis.                                Fitur ini mengoptimalkan pengelolaan arus
c. Keamanan dengan Autentikasi Multi-Faktor                     kas melalui solusi strategis seperti:
   Keamanan menjadi prioritas utama BNIdirect.                  • Cash Pooling: Penggabungan saldo
   Melalui implementasi autentikasi multi-faktor,                   rekening       untuk       memaksimalkan
   platform ini memastikan hanya pihak yang                         penggunaan likuiditas perusahaan.
   berwenang yang dapat mengakses transaksi,                    • Range Balance & Target Balance:
   memberikan perlindungan tambahan yang                            Pengelolaan     saldo    rekening   untuk
   esensial di era digital. Pendekatan ini memberikan               memastikan kecukupan operasional.
   rasa aman bagi Nasabah dalam menjalankan                     • Notional Pooling: Pengelolaan lintas mata
   aktivitas finansial secara daring.                               uang tanpa memindahkan fisik dana,
                                                                    memberikan fleksibilitas yang lebih besar
1. BNIdirect cash                                                   dalam mengelola keuangan.
   BNIdirect cash dirancang untuk memberikan                 d. Online Open Account
   kemudahan dan efisiensi dalam transaksi                      Nasabah dapat membuka rekening Giro dan
   melalui    fitur-fitur komprehensif,     seperti             Deposito secara daring melalui proses real-
   collection management, payment management,                   time, yang memberikan kenyamanan dan
   liquidity management, transaksi valuta asing,                efisiensi waktu. Solusi ini dirancang untuk
   perdagangan daring (trade online), serta                     mendukung kemudahan akses layanan
   manajemen rantai pasok. Keamanan transaksi                   tanpa melalui prosedur administratif yang
   terjamin melalui sistem otorisasi berbasis hard              kompleks.
   token (BNI e-Secure) atau soft token (mobile              e. Information Management
   token) yang dikombinasikan dengan pengaturan                 Fitur ini memberikan akses komprehensif
   kewenangan pengguna yang fleksibel sesuai                    terhadap informasi keuangan, termasuk:
   kebutuhan Nasabah.                                           • Saldo Rekening dan Mutasi Rekening
                                                                    Koran: Memastikan visibilitas penuh atas


 314   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 317
Permodalan & Praktik   Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan      dan Lingkungan               ESG           Keuangan




           kondisi keuangan.                                     b. Automatic Settlement, pelunasan kewajiban
       •   Kurs Nilai Tukar dan Suku Bunga: Informasi               secara otomatis pada tanggal jatuh tempo
           terkini untuk mendukung pengambilan                      pembiayaan.
           keputusan strategis.                                  c. Push Notification, pengiriman notifikasi
       •   Laporan Keuangan: Laporan yang dapat                     transaksi ke alamat email nasabah yang
           diunduh atau dikirimkan melalui e-mail                   terdaftar.
           untuk mendukung analisis keuangan yang                d. Customized Report, penyediaan laporan
           mendalam.                                                transaksi sesuai kebutuhan nasabah.
                                                                 e. Dashboard Monitoring, pemantauan aktivitas
2. BNIdirect supply chain                                           transaksi dan limit fasilitas dalam suatu
   BNIdirect supply chain merupakan platform                        dashboard yang lengkap dan informatif
   digital berbasis web yang menyediakan solusi                  f. Konektivitas yang fleksibel sesuai kebutuhan
   terintegrasi bagi Korporat (Anchor) dan Mitra                    nasabah (Integration With File, Integration
   Korporat (Supplier/Buyer) dalam melakukan                        With API)
   transaksi pembiayaan invoice secara elektronik.               g. Real-time Disbursement, pencairan langsung/
                                                                    real-time ke rekening tujuan setelah proses
   BNIdirect supply chain memberikan nilai tambah                   approve/release dilakukan.
   bagi nasabah dalam pembiayaan supply chain
   melalui penyediaan solusi digital yang aman,                3. BNIdirect trade
   efisien dan terintegrasi, dengan keunggulan,                  BNIdirect trade merupakan platform digital
   diantaranya:                                                  berbasis web yang digunakan oleh nasabah
   a. Penerapan      standar      keamanan      system           untuk memfasilitasi transaksi Bank Guarantee/
       internasional yang didukung authorization                 Garansi Bank secara online dalam bentuk
       matrix    pada      setiap   transaksi,    guna           elektronik.
       memastikan keamanan dan perlindungan
       transaksi nasabah.                                        Fitur-fitur utama BNIdirect trade antara lain:
   b. Kemudahan         pengecekan       status    dan           a. e-Application untuk pengajuan penerbitan
       monitoring transaksi, serta limit fasilitas                   dan amandemen Garansi Bank secara online
       nasabah secara real-time, hingga ketersediaan             b. e-Tracking untuk memantau status penerbitan
       report yang komprehensif.                                     dan amandemen Garansi Bank secara real-
   c. Optimalisasi       efisiensi    proses     bisnis              time
       Nasabah melalui pengajuan dan pelunasan                   c. e-Reporting untuk menyajikan laporan
       pembiayaan invoice yang dilakukan secara                      Garansi Bank yang diterbitkan/diamandemen
       digital melalui platform berbasis web.                        dan diterima
                                                                 d. e-Checking yang memungkinkan verifikasi
   Layanan     transaksi    SCF     yang   tersedia                  keabsahan warkat Garansi Bank secara online
   melalui BNIdirect supply chain mencakup:                          melalui BNIdirect trade yang memberikan
   a. Supplier Financing: Pembiayaan kepada Mitra                    kemudahan dan keamanan dalam setiap
      Korporat (Supplier) atas tagihan/piutang                       transaksi nasabah.
      kepada Korporat yang dapat dibayarkan lebih
      cepat dengan potongan diskonto.                            Selain itu, fitur BNI m-BG Checking memperkuat
   b. Distributor Financing: Pembiayaan kepada                   layanan BNIdirect trade dengan menyediakan
      Mitra Korporat (Distributor/Buyer) untuk                   layanan pengecekan keabsahan warkat Garansi
      membayar utang kepada Korporat dengan                      Bank dengan cara scan QR Code yang tersedia
      perpanjangan tenor oleh Bank dan biaya/                    pada warkat Garansi Bank yang diterima
      bunga yang dibebankan saat pelunasan.                      nasabah menggunakan aplikasi m-BG Checking
   c. Receivable Financing: Pembiayaan kepada                    di handphone nasabah, sehingga memastikan
      Korporat (penjual) atas piutang usaha/tagihan              fleksibilitas dan keandalan layanan di mana saja
      yang belum dibayarkan.                                     dan kapan saja.
   d. Payable Financing: Fasilitas pembiayaan
      kepada Korporat (pembeli) untuk melunasi                   Untuk layanan trade online, BNI juga
      utang kepada Mitra Korporat (Supplier)                     memfasilitasi transaksi trade (ekspor, impor,
      sebelum tanggal jatuh tempo.                               dan transaksi perdagangan lokal/SKBDN) secara
                                                                 online.
   Fitur-fitur utama yang yang tersedia di BNIdirect
   supply chain adalah sebagai berikut:
   a. Flexible Automatic Payment, pencairan
       invoice yang fleksibel dan otomatis sesuai
       tanggal yang ditentukan oleh nasabah.


                                                                                           Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                   315
                                                                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 318
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




   Fitur-fitur utama yang ditawarkan meliputi antara     ini dirancang untuk mempermudah pelaku UMKM
   lain:                                                 dalam memantau arus kas dengan ‘Lebih Simple
   a. Layanan lengkap, meliputi: Import LC/SKBDN         dan Instan’ memenuhi kebutuhan transaksi lainnya,
       Terbit, Export LC/SKBDN Terima, Inward            serta menghadirkan tampilan yang lebih segar
       Document Collection, Financing (Open              dan modern. Kehadiran kapabilitas ini diharapkan
       Account Financing, pembiayaan berbasis            mampu memberikan pengalaman yang lebih
       Import LC/SKBDN Terbit, Export LC/SKBDN           personal dan memudahkan transaksi bagi nasabah.
       Terima, dan Inward Document Collection).
   b. Pengecekan status dan monitoring status            Dalam mendukung UMKM untuk go global, BNIdirect
       transaksi secara real-time                        bisnis dilengkapi dengan fitur unggulan seperti
   c. Report transaksi yang komprehensif                 transfer internasional yang cepat, pengelolaan
   d. Calender of Event untuk mengetahui event           multi-mata uang dalam satu rekening, serta integrasi
       penting suatu transaksi                           dengan berbagai solusi keuangan digital lainnya.

4. BNIdirect API                                         Platform ini mempermudah pengelolaan transaksi
   BNIdirect API memberikan solusi digital bagi          harian secara efisien tanpa proses yang rumit,
   nasabah korporasi untuk terintegrasi langsung         mendukung pembayaran dan penerimaan dengan
   dengan layanan perbankan BNI secara mudah             cepat, aman, dan terpercaya. BNIdirect bisnis
   dan aman. Melalui layanan ini, nasabah atau           juga dilengkapi dengan fitur yang memungkinkan
   perusahaan dapat mengintegrasikan berbagai            nasabah untuk mengkategorikan dan menandai
   fitur transaksi keuangan langsung ke sistem           transaksi berdasarkan jenisnya, memberikan
   internal mereka, yang memungkinkan transaksi          panduan yang lebih baik untuk memantau transaksi
   perbankan dapat dilakukan secara langsung             yang sering terjadi, sekaligus memberikan perhatian
   melalui platform perusahaan. Saat ini, BNIdirect      khusus pada area yang memerlukan pengelolaan
   API telah memiliki 280 layanan yang disetujui         lebih detail.
   oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan telah
   menerapkan Standar Nasional API Pembayaran            Selain itu, BNIdirect bisnis menyederhanakan proses
   (SNAP), yang merupakan standar inovasi untuk          persetujuan (simple approval process) dengan
   meningkatkan keamanan dan keandalan sistem            desain antarmuka pengguna (UI/UX) yang modern
   pembayaran di Indonesia.                              dan intuitif. Tampilan baru ini memastikan nasabah
                                                         UMKM dapat dengan mudah memahami dan
   Layanan BNIdirect API mencakup berbagai fitur         mengakses fitur-fitur yang ada, tanpa memerlukan
   transaksional seperti disbursement & collection.      pelatihan yang intensif. Fitur ini juga mendukung
   Selain itu, BNIdirect API ini juga mendukung          perjalanan      pengguna     (user  journey)   yang
   fitur non-transaksional, seperti proses Account       sederhana, menjadikan pengalaman bertransaksi
   Inquiry, Inquiry Saldo, Account Statement             lebih menyenangkan dan efisien.
   dan informasi rekening lainnya. Dukungan ini
   memungkinkan nasabah untuk mempercepat                Untuk mendukung pengambilan keputusan strategis,
   proses bisnis sekaligus meningkatkan efisiensi        BNIdirect bisnis menyediakan laporan keuangan
   operasional.                                          terintegrasi yang memudahkan UMKM dalam
                                                         perencanaan bisnis, pengajuan Kredit, dan analisis
   Melalui BNIdirect API, mitra BNI akan                 keuangan. Dengan akses terhadap posisi keuangan
   mendapatkan panduan langkah demi langkah,             seperti saldo kas, piutang, dan kewajiban, nasabah
   mulai dari pendaftaran hingga uji coba aplikasi       dapat mengelola keuangan mereka secara efektif,
   dalam lingkungan sandbox yang tersedia                mendorong pertumbuhan usaha, dan meningkatkan
   pada portal BNI Digital Services. Portal ini          daya saing, baik di pasar lokal maupun global.
   juga dilengkapi dengan spesifikasi teknis yang
   komprehensif, Software Development Kit                Melalui pemahaman yang mendalam terhadap
   (SDK) dan pelacakan perubahan dokumentasi,            kebutuhan UMKM, BNIdirect bisnis tidak hanya
   sehingga memberikan pengalaman integrasi              menjadi platform transaksi, tetapi juga mitra
   yang mudah dipahami oleh mitra.                       strategis yang mendukung keberlanjutan dan
                                                         kesuksesan bisnis UMKM di era digital.
BNIdirect bisnis
                                                         Dengan fitur-fitur tersebut, BNI melalui BNIdirect
Sebagai wujud komitmen BNI dalam mendukung               bisnis ingin memastikan bahwa setiap kebutuhan
transformasi digital di sektor usaha mikro, kecil, dan   transaksi nasabah, baik yang berskala besar maupun
menengah (UMKM), pada bulan Agustus 2025 BNI             kecil, dapat terpenuhi dengan mudah, aman, dan
telah meluncurkan BNIdirect bisnis khusus untuk          terpercaya.
memudahkan operasional bisnis Nasabah. Platform


 316   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 319
Permodalan & Praktik       Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan    dan Lingkungan               ESG             Keuangan




Value utama yang ditawarkan BNI untuk Nasabah                    melakukan transaksi secara instan dan praktis, serta
UMKM adalah: “Simplify Transaction, Personalized,                memantau aktivitas transaksi secara real-time kapan
and Comprehensive Financial Report.”                             saja dan di mana saja.
1. Simplify Transaction
   BNIdirect bisnis memungkinkan nasabah UMKM                    Kemudahan ini didukung oleh fitur keamanan
   untuk lebih efisien dalam mengelola transaksi                 canggih yang dirancang untuk memastikan setiap
   harian tanpa melalui proses yang rumit. Platform              transaksi terlindungi. Sistem keamanan mencakup
   ini mempermudah transaksi pembayaran                          penggunaan M-PIN, hard token (BNI e-Secure),
   dan penerimaan, baik melalui transfer bank,                   dan soft token (mobile token) sebagai alat otorisasi
   pembayaran digital, maupun sistem pembayaran                  transaksi. Kombinasi teknologi ini tidak hanya
   lainnya, dengan kecepatan dan keamanan yang                   memberikan perlindungan maksimal, tetapi juga
   lebih baik.                                                   memastikan proses transaksi tetap efisien dan
2. Personalized                                                  mudah digunakan.
   Layanan pada BNIdirect Bisnis dirancang
   sesuai dengan kebutuhan UMKM dengan                           Dengan inovasi ini, BNIdirect Mobile mendukung
   memungkinkan pengguna melakukan berbagai                      pengalaman bisnis yang lebih cepat, aman, dan
   jenis transaksi keuangan, seperti pembayaran                  nyaman, selaras dengan kebutuhan nasabah di era
   gaji, pembayaran bahan baku, dan biaya                        digital yang dinamis.
   operasional lainnya. Hal ini membantu UMKM                    • Keunggulan BNIdirect Mobile
   mengelola transaksi bisnis sesuai aktivitas                      a. Diakses melalui device yang berbasis Android
   usahanya.                                                            dan iOS
3. Comprehensive Financial Report                                   b. Tampilan sesuai ukuran layar
   UMKM diberikan kemudahan dalam menyusun                          c. Keamanan berlapis
   laporan keuangan yang terintegrasi, sehingga                     d. Auto update fitur BNIdirect Mobile (tidak perlu
   mendukung pengambilan keputusan bisnis yang                          install ulang)
   lebih cepat dan tepat. Fitur ini mempermudah                  • Keamanan BNIdirect Mobile
   perencanaan bisnis, pengajuan kredit, hingga                     a. Autentifikasi transaksi menggunakan hard
   analisis keuangan serta pemasukan dan                                token (BNI e-Secure) atau soft token (mobile
   pengeluaran bisnis mereka secara cepat,                              token)
   termasuk saldo kas, piutang, dan kewajiban,                      b. Akses ke menu yang sensitif diperlukan M-PIN
   yang membantu mengelola keuangan dengan                          c. Komunikasi data antara Device dan App
   lebih efektif, mendorong pertumbuhan usaha,                          server ter-enkripsi AES 256
   dan meningkatkan daya saing.                                     d. Verifikasi Web Application Firewall (WAF)
                                                                 • Syarat dan Ketentuan Menjadi Nasabah
Laman BNIdirect bisnis dapat diakses melalui:                       Pengguna BNIdirect Mobile
directbisnis.bni.co.id                                              a. Sudah terdaftar pada aplikasi BNIdirect versi
                                                                        web
BNIdirect Mobile                                                    b. Untuk Nasabah baru, menggunakan Aplikasi
                                                                        Pendaftaran      BNIdirect/BNIdirect   Mobile
BNIdirect Mobile merupakan pelengkap dari                               dengan menambahkan fitur BNIdirect Mobile
BNIdirect versi website yang dirancang untuk                            dan mencantumkan nomor mobile/HP
memfasilitasi nasabah dalam melakukan transaksi                         masing-masing user
melalui perangkat telepon pintar. Aplikasi ini tersedia             c. Untuk Nasabah lama (existing), menggunakan
untuk sistem operasi Android dan iOS, memberikan                        aplikasi maintenance BNIdirect/BNIdirect
fleksibilitas akses bagi nasabah dengan mobilitas                       Mobile untuk ditambahkan fitur BNIdirect
tinggi. Dengan BNIdirect Mobile, nasabah dapat                          Mobile dan nomor mobile/HP masing-masing
                                                                        user.


Kinerja BNIdirect
                                                                                       Kenaikan (Penurunan)
                                                2025                 2024                             Persentase
                                                                                     Nominal
                                                                                                          (%)

 Volume Transaksi (Rp-triliun)                  11.406                9.025            2.380             26,4
 Jumlah Transaksi (Juta)                         1.451                1.273              179             14,0
 Jumlah Pengguna                               261.815              209.811           52.004             24,8




                                                                                               Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                       317
                                                                              PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 320
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Pertumbuhan jumlah pengguna BNIdirect yang               Dalam mendukung agenda Go Digital, Portal BNI
mencapai 24,8% tahun 2025 berhasil meningkatkan          Xpora (www.xpora.bni.co.id) hadir sebagai platform
volume transaksi BNIdirect sebesar 26,4%. Hal            terintegrasi yang menyediakan rekomendasi solusi
tersebut mencerminkan tingginya adopsi dan               keuangan dan solusi digital secara komprehensif,
kepercayaan Nasabah terhadap solusi digital yang         disesuaikan dengan tingkat kematangan bisnis
ditawarkan BNI untuk mendukung efisiensi dan             pelaku usaha melalui fitur Cek Level Bisnis. Portal ini
produktivitas dalam pengelolaan keuangan.                juga memperkaya kapabilitas UMKM melalui akses
                                                         wawasan dan pembelajaran bisnis berbasis video
Ke depan, BNI akan terus berkomitmen untuk               dan modul pelatihan, serta menghadirkan inspirasi
menghadirkan solusi-solusi baru yang lebih lengkap       pengembangan usaha.
dan relevan, yang diharapkan mampu mendukung
kebutuhan bisnis yang semakin kompleks di masa           Untuk memperluas akses UMKM ke pasar
mendatang.                                               internasional, BNI Xpora memfasilitasi peluang
                                                         ekspor melalui program Ekspansi Market (Business
BNIsmart Ecosystem                                       Matching) yang menghubungkan pelaku UMKM
                                                         dengan diaspora Indonesia serta global buyers.
Sebagai wujud komitmen untuk menjadi mitra               Inisiatif ini dirancang untuk mempercepat penetrasi
strategis yang tumbuh bersama nasabah, BNI               pasar dan meningkatkan kesiapan UMKM dalam
memperkuat inisiatif BNIsmart Ecosystem melalui          menghadapi persaingan global.
pendekatan co-creation. Strategi ini difokuskan
untuk menghadirkan solusi digital yang terkurasi         Sebagai penguatan ekosistem digital, BNI Xpora juga
(tailor-made) bagi kebutuhan spesifik di sektor-sektor   menyediakan berbagai SME Tools sebagai sarana
kunci, meliputi pendidikan, kesehatan, kawasan           pendukung operasional usaha, serta fitur Market
bisnis, hingga Fast-Moving Consumer Goods                Insight yang menyajikan informasi pasar strategis di
(FMCG). Melalui integrasi sistem yang seamless,          negara-negara tujuan ekspor. Selain itu, portal BNI
solusi BNIsmart Ecosystem tidak hanya hadir              Xpora dilengkapi dengan informasi valuta asing,
sebagai layanan transaksional, melainkan tertanam        business pitching, serta integrasi dengan BNIdirect
(embedded) menjadi bagian tak terpisahkan dari           bisnis guna mendukung kebutuhan transaksi dan
client’s journey dan operasional harian nasabah.         pengelolaan keuangan UMKM secara efisien dan
Inisiatif ini terbukti efektif mendorong loyalitas       terintegrasi.
dan volume transaksi, tercermin dari peningkatan
volume transaksi pada sektor terkait sebesar 41%         Sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekspor,
(61 triliun menjadi 85 triliun) serta penambahan         BNI Xpora juga melakukan pembinaan dengan
3 (tiga) kemitraan strategis baru sepanjang tahun        ecosystem ekspor melalui kemitraan yang
2025. Solusi digital ini telah mendapatkan apresiasi     strategis dalam memperluas pasar ekspor dengan
dari pasar dan dianugerahi penghargaan oleh              melakukan partnership bersama mitra potensial
lambaga-lembaga internasional bereputasi seperti         baik Kementerian, Lembaga, Regulator, Asosiasi,
Asian Banking & Finance (ABF) hingga The Triple A        dan lain-lain. Salah satunya bekerja sama dengan
Asset Media.                                             Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
                                                         dalam menyediakan informasi ketentuan dan
BNI Xpora                                                persyaratan ekspor melalui integrasi dengan sistem
                                                         LAMANSITU. BNI Xpora juga menghadirkan layanan
Sejalan dengan pengembangan Xpora sebagai                legalitas digital untuk mendukung kebutuhan hukum
ekosistem UMKM berorientasi ekspor, BNI secara           UMKM, termasuk pembuatan kontrak dan pendirian
berkelanjutan mendukung peningkatan kapasitas            badan usaha melalui kolaborasi dengan Kontrak
UMKM Indonesia agar mampu tumbuh menjadi                 Hukum, serta berbagai layanan pendukung lainnya.
pelaku usaha yang produktif, terdigitalisasi, dan
berdaya saing global (Go Productive, Go Digital, and     Hingga 31 Desember 2025, program BNI Xpora telah
Go Global). Inisiatif ini sekaligus memperkuat peran     mendorong 12.094 pelaku UMKM untuk meraih
BNI sebagai pusat layanan bagi diaspora Indonesia        pasar global. Dari layanan Xpora, nilai penyaluran
di berbagai negara.                                      Kredit ekspor BNI untuk UMKM di 2025 mencapai
                                                         Rp35,0 triliun, dan tumbuh sebesar 5,6% dari tahun
                                                         sebelumnya.




 318   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 321
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG           Keuangan




BNI DPLK Sure                                                Website DPLK BNI

BNI DPLK SURE merupakan aplikasi untuk                       Pengembangan website terbaru BNI, dengan laman
mendukung bisnis DPLK BNI dalam memberikan                   https://newdplk.bni.co.id. Fitur-fitur New Website
kemudahan dan solusi pengelolaan perencanaan                 DPLK BNI yaitu:
pensiun Nasabah DPLK BNI. Layanan yang terdapat              • Cek Saldo dan download e-statement
pada BNI DPLK SURE terdiri dari pembukaan                    • Cetak bukti kepesertaan (E-Card)
rekening, setoran, klaim, informasi saldo, serta             • Pengkinian data kepesertaan
pengelolaan dana sesuai dengan paket investasi               • Artikel & Berita Terkini
yang dipilih oleh Nasabah. Selain itu BNI DPLK
SURE juga terhubung dengan wondr by BNI,                     Trade Finance Overseas
ATM BNI, dan BNIdirect sehingga Nasabah dapat                Salah satu bisnis unggulan BNI yang sekarang
melakukan transaksi kapan saja dan dimana saja.              masih terus dikembangkan adalah Trade Finance
Paket Investasi DPLK BNI terdiri dari berbagai               untuk mendukung misi BNI yaitu Memperkuat
Produk, yaitu Deposito, Obligasi, Reksa dana, Reksa          Layanan Internasional untuk Mendukung Kebutuhan
dana Syariah, dan lain-lain.                                 Mitra Bisnis Global. Untuk itu, BNI terus berusaha
                                                             meningkatkan performa dari aplikasi Trade Finance
Kemudian di luar layanan utama untuk Nasabah                 yang dimiliki. Guna mengadopsi SWIFT Changes
tersebut, terdapat modul lain dalam DPLK SURE,               2023 dimana terdapat impact pada pemrosesan
seperti modul rekonsiliasi, integrasi, daily accrual,        transaksi trade, pada tahun 2024 BNI telah
modul pelaporan ke regulator dan operational                 melakukan upgrade aplikasi Trade Finance (TiPlus)
monitoring, yang memperkuat keandalan DPLK                   pada Kantor Luar Negeri (KLN) Singapura dan
SURE, sekaligus memenuhi persyaratan dari                    Hong Kong. Pembaruan format SWIFT ini juga
regulator.                                                   merupakan salah satu upaya BNI memenuhi aspek
                                                             compliance terhadap regulasi terbaru.
Pada 8 Agustus 2025, DPLK BNI telah merilis
tambahan jenis peserta baru, yaitu Peserta Pasca             Kontribusi Digital Banking terhadap Kinerja
Kerja, di mana peserta ini terdaftar di DPLK Sure            Keuangan BNI
melalui program Dana Kompensasi Pasca Kerja                  Ragam produk dan layanan digital banking yang
(DKPK). DKPK sendiri merupakan penghasilan yang              dikembangkan BNI terus memperkuat citra BNI
dibayarkan oleh pemberi kerja kepada pegawai,                sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia.
sehubungan dengan berakhirnya masa kerja atau                Selain itu, produk dan layanan digital banking
terjadi pemutusan hubungan kerja. Berbeda dengan             juga memberikan dampak positif terhadap kinerja
program yang sudah ada sebelumnya di DPLK                    keuangan BNI secara keseluruhan, dalam bentuk
Sure yaitu Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP), di            peningkatan Current Account Saving Account
mana peserta dari PPIP ini merupakan pegawai dari            (CASA) dan perolehan Fee Based Income.
suatu perusahaan maupun individu yang membuka
rekening DPLK secara mandiri, peserta DPLK                   Total CASA BNI di Desember 2025 mencapai
program DKPK merupakan perusahaan pemberi                    Rp726 triliun. Pencapaian ini turut didukung oleh
kerja dan pegawai dari peserta DKPK tidak memiliki           keberhasilan BNI dalam melakukan peningkatan
rekening DPLK, hanya perusahaan pemberi kerja                kapabilitas digital yang mampu meningkatkan
yang memiliki rekening DPLK.                                 engagement dan pengalaman transaksi Nasabah.

Sejak tahun 2001, DPLK BNI berhasil menjadi market
leader dalam industri pengelolaan dana pensiun di
Indonesia. Hingga 31 Desember 2025, AUM (Asset
Under Management) DPLK BNI mencapai Rp36,23
triliun dengan jumlah Nasabah lebih dari 884 ribu,
yang terdiri dari Nasabah korporasi dan individu.




                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                 319
                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 322
                          Performa          Laporan             Profil                Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                          2025              Manajemen           Perusahaan            Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




Berikut disampaikan kontribusi produk dan layanan digital banking yang dikembangkan BNI terhadap
pencapaian fee based income:

                                            2025                               2024                   Kenaikan (Penurunan)
                               Jumlah          Komposisi          Jumlah          Komposisi          Nominal        Persentase
                              (Rp-miliar)          (%)           (Rp-miliar)            (%)          (Rp-miliar)       (%)

ATM & e-channel                      1.754               61,9           1.549                 61,5           205             13,3
Payment Point Online
Banking (PPOB) & Bill                 405                14,3            389                  15,2             16             4,2
Payment
Wholesale Digital
                                      860                23,8            724                  23,3           136             18,8
Transcation
Jumlah                               2.835               100           2.525               100,0             310             12,3



Pada tahun 2024, total fee based income dari                        Fee dari PPOB & Bill Payment di tahun 2025
layanan digital mencapai Rp2,8 triliun. Fee dari                    mengalami peningkatan 4,2% dibanding tahun lalu.
ATM & e-channel mengalami peningkatan terutama                      Sementara fee dari Wholesale Digital Transactional
dipengaruhi oleh implementasi sistem pembayaran                     Platform meningkat 15,2% dibanding tahun 2024
nasional (BI Fast) yang memiliki tarif transaksi lebih              tercermin dari nilai transaksi melalui BNIdirect
rendah. Saat ini lebih dari 90% transaksi transfer                  meningkat 26,4% secara Year-on-Year.
antar bank yang dilakukan oleh Nasabah BNI telah
dilakukan melalui BI Fast. Hal ini merupakan bentuk                 Hal ini menunjukkan keberhasilan strategi BNI
dukungan BNI terhadap program pemerintah dalam                      dalam meningkatkan transaksi digital oleh Nasabah
mengintegrasikan sistem pembayaran nasional.                        sehingga layanan digital BNI terutama Mobile
                                                                    Banking di Segmen Retail dan BNIdirect di Segmen
                                                                    Business Banking telah juga digunakan untuk
                                                                    bertransaksi selain pengiriman uang.




320    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 323
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial   Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan          ESG           Keuangan




                                                                                    Laporan Tahunan 2025
                                                                                                            321
                                                                   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 324
                              Performa         Laporan                 Profil            Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                              2025             Manajemen               Perusahaan        Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




Tinjauan Kinerja Keuangan
Komprehensif

PENYAJIAN DAN KESESUAIAN DENGAN                                            CPA), auditor independen, berdasarkan Standar
STANDAR AKUNTANSI YANG BERLAKU DI                                          Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik
INDONESIA                                                                  Indonesia, dengan opini tanpa modifikasian,
                                                                           sebagaimana tercantum dalam laporannya masing-
Pembahasan tinjauan kinerja keuangan berikut                               masing tertanggal 02 Februari 2026, 22 Januari 2025,
merujuk pada Laporan Keuangan Konsolidasian                                dan 25 Januari 2024. Karena informasi keuangan
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan                                 konsolidasian di atas diambil dari Laporan Keuangan
Perusahaan Anak yang disusun oleh manajemen                                Konsolidasian Auditan, dengan demikian informasi
Bank sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan                              tersebut bukan merupakan penyajian yang lengkap
Indonesia. Laporan Keuangan Konsolidasian                                  dari Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan.
BNI pada tanggal dan tahun-tahun yang berakhir                             Penyajian nilai untuk akun-akun yang dijelaskan
pada tanggal 31 Desember 2025, 2024, dan 2023                              dalam laporan ini merupakan nilai bersih setelah
telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto                              dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan
& Rekan (dahulu KAP Tanudiredja, Wibisana,                                 nilai, kecuali dinyatakan lain.
Rintis & Rekan dan merupakan firma anggota
jaringan PricewaterhouseCoopers) dengan partner                            Laporan Keuangan Tahunan audit dirilis dalam
penanggung jawab adalah Jimmy Pangestu,                                    waktu kurang dari 60 hari sejak akhir tahun keuangan
S.E., CPA (2023: Drs. M. Jusuf Wibisana, M.Ec,.                            yaitu pada tanggal 02 Februari 2026. [ACGS (B) C.1.1]




ANALISIS KINERJA KEUANGAN

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
                                                                                Kenaikan (Penurunan)             Kenaikan (Penurunan)
                               2025         2024*)         2023                      2024-2025                        2023-2024
           Pos Akun
                             (Rp-miliar)   (Rp-miliar)   (Rp-miliar)
                                                                           Nominal         Persentase       Nominal         Persentase
                                                                           (Rp-miliar)         (%)          (Rp-miliar)         (%)

 Aset                         1.362.055     1.130.129     1.086.664           231.926         20,5               43.208         4,0      ­
 Liabilitas                   1.185.716       963.581       931.931           222.134         23,1               30.623         3,3      ­
 Ekuitas                        176.339       166.548       154.733              9.791         5,9               12.585         8,2      ­
*) Disajikan kembali



ASET

Perseroan menyusun laporan keuangan dengan mempertimbangkan karakteristik kegiatan usaha perbankan
BNI yang lebih relevan, sehingga laporan posisi keuangan tidak mengklasifikasikan aset ke dalam kelompok
aset lancar dan aset tidak lancar, melainkan kepada Aset Keuangan dan Aset Non-Keuangan. Pendekatan ini
mencerminkan praktik umum dalam industri perbankan, mengingat siklus operasi dan pengelolaan likuiditas
Bank tidak dapat ditentukan secara jelas dalam jangka waktu tertentu. Informasi mengenai aset yang
memiliki tingkat likuiditas tinggi atau yang diperkirakan dapat direalisasikan dalam jangka waktu pendek
tetap diungkapkan secara memadai dalam Catatan atas Laporan Keuangan, khususnya pada penjelasan
mengenai kebijakan akuntansi dan rincian masing-masing akun aset terkait.

Total aset BNI pada tahun 2025 mencapai Rp1.362 triliun, meningkat sebesar Rp231,9 triliun atau 20,5%
dibandingkan dengan posisi tahun 2024. Peningkatan total aset tersebut didukung oleh pertumbuhan pada
aset keuangan.

Aset keuangan pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp1.308,2 triliun, tumbuh sebesar 21,6% secara tahunan,
sejalan dengan peningkatan aset produktif yang mencapai Rp1.408,2 triliun atau tumbuh sebesar 21,3%.


 322       A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 325
Permodalan & Praktik           Tata Kelola           Tanggung Jawab Sosial                 Komitmen                 Laporan
Manajemen Risiko               Perusahaan            dan Lingkungan                        ESG                      Keuangan




Pertumbuhan tersebut terutama berasal dari peningkatan aset produktif berupa pinjaman yang diberikan.
Kontribusi pinjaman yang diberikan terhadap total aset mencapai 66,0% pada tahun 2025, mencerminkan
karakteristik bisnis utama BNI sebagai penyalur kredit. Selain itu, kontribusi signifikan lainnya berasal dari
aset produktif berupa Obligasi Pemerintah, yang mencapai 12,0% terhadap total aset dan meningkat sebesar
23,8% dari Rp132,1 triliun pada tahun 2024 menjadi Rp163,5 triliun pada tahun 2025.

Sementara itu, aset non-keuangan mengalami penurunan sebesar 0,2% menjadi Rp53,9 triliun pada tahun
2025. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh berkurangnya aset pajak tangguhan (neto) sebesar
Rp4,8 triliun.

                                                          Jumlah Aset
                                                          (Rp miliar)
                                                                                               1.362.055

                                                                                   1.130.129
                                                                       1.129.806

                                                         1.086.664




                                                           2023         2024 2024*) 2025

                                                                          Kenaikan (Penurunan)                                                   Kenaikan (Penurunan)
                                         2025            2024*)                2024-2025                     2024              2023                   2023-2024
                Pos Akun
                                       (Rp-miliar)      (Rp-miliar)                                        (Rp-miliar)       (Rp-miliar)
                                                                        Nominal         Persentase                                             Nominal           Persentase
                                                                        (Rp-miliar)        (%)                                                 (Rp-miliar)          (%)

 Aset Keuangan
 Kas                                          13.352         13.710           (358)            (2,6)            13.710            11.207             2.503           22,3
 Giro pada Bank Indonesia                     79.989         51.669         28.320             54,8             51.669           65.256           (13.587)          (20,8)
 Giro pada bank lain - Neto                   25.938         22.074           3.864            17,5             22.074           35.023           (12.949)          (37,0)
 Penempatan pada bank lain dan
                                              33.780         17.076         16.704             97,8             17.076           43.794           (26.718)          (61,0)
 Bank Indonesia - Neto
 Efek-efek - Neto                             63.017        48.534           14.483            29,8            48.534             37.165            11.369           30,6
 Efek-efek yang dibeli dengan janji
                                               6.911          7.972         (1.061)        (13,3)                7.972           13.951            (5.979)          (42,9)
 dijual kembali - Neto
 Wesel ekspor dan tagihan lainnya
                                              13.453        13.243              210             1,6            13.243            18.999            (5.756)          (30,3)
 - Neto
 Tagihan akseptasi - Neto                     19.449        15.926            3.523            22,1            15.926             17.091           (1.165)           (6,8)
 Tagihan derivatif                             5.422          1.793           3.629        202,4                 1.793                996              797           80,0
 Pinjaman yang diberikan                     899.531       775.872         123.659             15,9           775.872           695.085            80.787            11,6
 CKPN Pinjaman yang diberikan                (35.861)      (38.685)           2.824            (7,3)          (38.685)          (47.158)             8.473          (18,0)
 Obligasi Pemerintah - Neto                  163.510       132.069           31.441            23,8           132.069            127.099             4.970            3,9
 Penyertaan saham - Neto                         652            637                15           2,4                 637               564               73           12,9
 Aset lain-lain - Neto                        18.941         14.136           4.805            34,0             14.107           16.972            (2.865)          (16,9)
 Aset kontrak asuransi dan
                                                  81              99            (18)       (18,2)                        -                 -                 -            -
 reasuransi
 Jumlah Aset Keuangan                   1.308.165        1.076.125         232.041             21,6         1.075.997         1.036.044            39.953             3,9
 Aset Non-Keuangan
 Pajak dibayar di muka                         3.090              19          3.071     16.163,2                     19               643            (624)          (97,0)
 Beban dibayar di muka                         2.275          2.941           (666)        (22,6)                2.941             2.743               198             7,2
 Investasi pada entitas asosiasi              14.354         12.748           1.606            12,6             12.748            11.284             1.464           13,0
 Aset tetap dan Aset Hak Guna - Neto          31.113        30.408              705             2,3            30.408             27.765             2.643            9,5
 Aset tak berwujud                               742            743              (1)           (0,1)                743               744               (1)          (0,1)
 Aset pajak tangguhan - Neto                   2.316          7.145         (4.829)        (67,6)                6.950             7.441             (491)           (6,6)
 Jumlah Aset Non-Keuangan                     53.890        54.004            (114)            (0,2)           53.809            50.620              3.189            6,3
 Total Aset                             1.362.055        1.130.129       (231.926)             20,5         1.129.806         1.086.664            43.142             4,0
 Total Aset Produktif                   1.408.227        1.161.387         246.840             21,3         1.161.387         1.085.279            76.108             7,0
*) Disajikan kembali

                                                                                                                        Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                                          323
                                                                                                       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 326
                                    Performa                   Laporan                   Profil                 Analisis dan Pembahasan                              Fungsi
                                    2025                       Manajemen                 Perusahaan             Manajemen atas Kinerja Bank                          Penunjang Bisnis




Kas
Pada tahun 2025, BNI mencatatkan kas sebesar Rp13,4 triliun turun 2,6% dibandingkan posisi tahun 2024
sebesar Rp13,7 triliun. Penurunan terdapat pada kas dalam mata uang Rupiah sebesar 4,03% sebesar Rp12,1
triliun di tahun 2025, sementara kas dalam mata uang asing mengalami kenaikan yang didominasi mata
uang USD. Porsi kas dalam mata uang Rupiah tetap dominan sebesar 90,7% terhadap total kas BNI.

Giro pada Bank Indonesia
BNI dan Perusahaan Anak dipersyaratkan untuk memiliki Giro Wajib Minimum (GWM) dalam mata uang
Rupiah dalam kegiatannya sebagai bank umum, serta GWM dalam mata uang asing dalam kegiatannya
melakukan transaksi mata uang asing.

                                                                                     Kenaikan                                                                           Kenaikan
                             2025                        2024*)                    (Penurunan)                   2024                         2023                    (Penurunan)
   Pos Akun                                                                         2024-2025                                                                          2023-2024
                       Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
                   (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)    (%)       (Rp-miliar)     (%)          (Rp-miliar)     (%)          (Rp-miliar)    (%)

 Rupiah                  71.516           89,4      43.717              84,6       27.799 63,6              43.717            84,6       57.795            88,6     (14.078) (24,4)

 Dolar
 Amerika                  8.473           10,6        7.952             15,4          521    6,6             7.952            15,4        7.461            11,4          491    6,6 ­
 Serikat
 Jumlah                  79.989      100,0          51.669         100,0          28.320 54,8               51.669       100,0          65.256        100,0         (13.587) (20,8)
*) Disajikan kembali




Pada tahun 2025, BNI membukukan Giro pada Bank Indonesia sebesar Rp80,0 triliun atau naik 54,8% dari
tahun lalu sebesar Rp51,7 triliun. Akun ini memiliki porsi sebesar 5,9% mengalami kenaikan dari tahun
sebelumnya 4,6%. Giro Wajib Minimum (GWM) BNI telah sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI)
No. 24/4/PBI/2022 tanggal 25 Februari 2022 tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum Dalam Rupiah dan
Valuta Asing bagi Bank Umum Konvensional dan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) No. 8 tahun
2025 tanggal 27 Maret 2025.

                                                                                                    2025                              2024                              2023
                        Giro Wajib Minimum (GWM)
                                                                                                      (%)                              (%)                               (%)
 GWM - Rupiah                                                                                         6,4                              6,5                               9,5
 GWM - Valas                                                                                          4,0                              4,0                               4,0



Per 31 Desember 2025, GWM Primer BNI untuk mata uang Rupiah adalah 6,4% dan 6,5% per 31 Desember
2024. Sedangkan GWM untuk Valuta Asing sebesar 4,0% pada masing-masing tahun 2025 dan 2024.

Giro pada Bank Lain
                                                                                     Kenaikan                                                                           Kenaikan
                             2025                        2024*)                    (Penurunan)                   2024                         2023                    (Penurunan)
   Pos Akun                                                                         2024-2025                                                                          2023-2024
                       Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
                   (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)    (%)       (Rp-miliar)     (%)          (Rp-miliar)     (%)          (Rp-miliar)    (%)
 Rupiah                    422             1,6          192              0,9          230 119,8                192             0,9           602            1,7        (410) (68,1)
 Valuta Asing            25.516           98,4       21.882             99,1        3.634    16,6           21.882            99,1      34.421             98,3     (12.539) (36,4)
 Cadangan
 kerugian
                              -              -             -               -             -      - -               -              -             -              -             -     -
 penurunan
 nilai
 Jumlah –
                         25.938      100,0           22.074        100,0            3.864    17,5           22.074       100,0          35.023        100,0         (12.949) (37,0)
 neto

Giro pada Bank Lain tahun 2025 mencapai Rp25,9 triliun dengan kolektibilitas lancar yang mengalami
peningkatan 17,5% dibanding tahun 2024 sebesar Rp22,1 triliun. Peningkatan terutama pada Giro pada Bank
Lain dalam mata uang Valuta Asing (Valas) yang mencapai Rp3,6 triliun atau naik 16,6% dibanding posisi
tahun sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh kegiatan operasional dengan bank counterparty dalam rangka
optimalisasi likuiditas. Kontribusi akun ini terhadap Total Aset adalah sebesar 1,9% di tahun 2025, menurun
dibandingkan dengan porsi tahun sebelumnya yaitu sebesar 2,0%.




 324       A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 327
Permodalan & Praktik                Tata Kelola                Tanggung Jawab Sosial                  Komitmen                 Laporan
Manajemen Risiko                    Perusahaan                 dan Lingkungan                         ESG                      Keuangan




Penempatan pada Bank Lain dan Bank Indonesia
                                                                                     Kenaikan                                                                          Kenaikan
                             2025                        2024*)                    (Penurunan)                 2024                          2023                    (Penurunan)
   Pos Akun                                                                         2024-2025                                                                         2023-2024
                       Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
                   (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)    (%)     (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)     (%)          (Rp-miliar)    (%)

 Deposit                 28.678           84,9       10.125             59,3      18.553 183,2 ­          10.125             59,3      39.429             90,0     (29.304) (74,3)
 Call money               1.927            5,7        3.142             18,4      (1,215) (38,7)           3.142             18,4        1.364             3,1        1.778 130,4 ­
 Deposito
                          3.175            9,4        3.809             22,3        (634) (16,6)           3.809             22,3        2.963             6,8          846    28,6 ­
 berjangka
 Negotiable
 Certificate                  -              -             -               -             -      -               -               -           38             0,1          (38) (100)
 Deposits
 Cadangan
 kerugian
                              -              -             -               -             -      -               -               -             -              -             -       -    -
 penurunan
 nilai
 Jumlah - neto           33.780      100,0          17.076         100,0          16.704     97,8 ­      17.076          100,0         43.794        100,0         (26.718) (61,0)
*) Disajikan kembali




Penempatan pada Bank lain dan Bank Indonesia tercatat senilai Rp33,8 triliun atau naik 97,8% dari tahun
sebelumnya. Kenaikan ini disebabkan karena BNI fokus kepada peningkatan aset produktif yang memiliki
imbal hasil yang lebih tinggi. Suku bunga per tahun untuk akun ini dalam mata uang Rupiah adalah masing-
masing 1,0-6,5% dan 0,0-7,0%, sedangkan untuk valuta asing (USD) sebesar 2,0-4,2% dan 2,0-5,2% untuk
tahun 2025 dan 2024.

Efek-efek
Efek-efek merupakan salah satu alternatif penempatan dana yang dilakukan BNI selain pada pos pinjaman
yang diberikan. Di samping mendapatkan pendapatan bunga dari investasi efek-efek ini, BNI juga
mendapatkan pendapatan yang bersifat non bunga atas transaksi penjualan dan mark to market atas
efek-efek ini. Per 31 Desember 2025, Bank membukukan total efek-efek sebesar Rp63,0 triliun, naik 29,8%
dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya sebesar Rp48,5 triliun. Komposisi efek-efek yang dimiliki BNI
adalah sebagai berikut:

Efek-efek Berdasarkan Jenis
                                                                                     Kenaikan                                                                          Kenaikan
                             2025                        2024*)                    (Penurunan)                 2024                          2023                    (Penurunan)
    Efek-efek                                                                       2024-2025                                                                         2023-2024
                       Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
                   (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)    (%)     (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)     (%)          (Rp-miliar)    (%)

 Reksa dana              25.299           40,1       21.721             44,8        3.578    16,5         21.721             44,8       24.199            64,7      (2.478) (10,2)
 Obligasi                 8.130           12,9        6.782             14,0        1.347    19,9          6.782             14,0        7.348            19,6        (566)    (7,7)
 Obligasi
                           312             0,5          353              0,7          (41) (11,5)            352              0,7          607             1,6        (255) (42,0)
 Subordinasi
 Sekuritas
 Rupiah
 Bank                    27.976           44,4      18.496              38,1        9.480    51,3        18.496              38,1        3.700             9,9      14.796 399,9
 Indonesia
 (SRBI)
 Sekuritas
 Valas Bank
                            34             0,1             -               -           34 100,0                 -               -           76             0,2          (76)(100,0)
 Indonesia
 (SVBI)
 Efek
                          1.266            2,0        1.183              2,4           83     7,0          1.183              2,4        1.478             4,0        (295) (19,9)
 Lainnya
 Cadangan
 kerugian
                            (0)                          (0)                             0    (0)           (0,3)             (0)        (243)                          243 (99,9)
 penurunan
 nilai
 Jumlah - neto           63.017      100,0          48.535         100,0          14.482     23,8 ­      48.534          100,0         37.165        100,0          11.369     30,6 ­
*) Disajikan Kembali




                                                                                                                                     Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                                                  325
                                                                                                                    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 328
                                    Performa                   Laporan                   Profil                        Analisis dan Pembahasan                              Fungsi
                                    2025                       Manajemen                 Perusahaan                    Manajemen atas Kinerja Bank                          Penunjang Bisnis




Efek-efek Berdasarkan Jenis dan Klasifikasi Aset Keuangan
                                                                                     Kenaikan
                                                                                                                                                                         Kenaikan (Penurunan)
                             2025                        2024*)                    (Penurunan)                          2024                         2023
                                                                                                                                                                              2023-2024
    Efek-efek                                                                       2024-2025
                       Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
                   (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)     (%)             (Rp-miliar)     (%)          (Rp-miliar)     (%)          (Rp-miliar)     (%)

 Nilai Wajar Melalui Laporan Laba Rugi
 Reksa dana              3.426             5,4        2.885              5,9          541     18,8                  2.885             5,9        4.745            12,7      (1.860)     (39,2)
 Sekuritas
 Rupiah Bank
                        25.051            39,8      18.496              38,1        6.555     35,4 ­              18.496             38,1        2.549             6,8      15.947      625,6 ­
 Indonesia
 (SRBI)
 Sekuritas
 Valas Bank
                              -              -             -               -             -           -                   -              -           76             0,2          (76)   (100,0)
 Indonesia
 (SVBI)
 Obligasi                 1.926            3,2        1,297              2,7          629     48,5         ­        1.297             2,7          642             1,7          655     102,0      ­
 Obligasi
                           131             0,2          122              0,3             9      7,4                   122             0,3          269             0,7        (147)     (54,6)
 Subordinasi
 Efek lainnya             1.266            2,1        1.160              2,4          106      9,1         ­        1.160             2,4             1            0,0        1.159 115.800,3      ­
 Jumlah Nilai
 Wajar Melalui
                        31.800            50,5      23.960              49,4        7.840     32,7         ­      23.959             49,4        8.282            22,1      15.678      189,3      ­
 Laporan Laba
 Rugi
 Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif lain
 Reksadana               21.873           34,7      18.836              38,8        3.037     16,1         ­      18.836             38,8       19.454            52,0        (618)      (3,2)
 Obligasi
                         6.137             9,7        5.121             10,6        1.016     19,8         ­        5.121            10,6        6.101            16,3        (980)     (16,1)
 lainnya
 Obligasi
                           181             0,3          231              0,5          (50)   (21,3)        ­          231             0,5          338             0,9        (107)     (31,7)
 Subordinasi
 Sekuritas
 Rupiah Bank
                         2.925             4,6             -               -        2.925    100,0         ­             -              -        1.151             3,1      (1.151)    (100,0)
 Indonesia
 (SRBI)
 Sekuritas
 Valas Bank
                            34             0,1             -               -           34    100,0         ­             -              -             -              -             -           -
 Indonesia
 (SVBI)
 Efek Lainnya                 -              -                             -             -           - ­                 -              -        1.477             3,9      (1.477)    (100,0)
 Jumlah Nilai
 Wajar Melalui
 Penghasilan            31.150            49,4      24.188              49,8        6.962     28,8         ­      24.188             49,8      28.521             76,2      (4.333)     (15,2)
 Komprehensif
 Lain
 Biaya Perolehan Diamortisasi
 Obligasi
                            67             0,1          364              0,8        (297)    (81,6)                   364             0,7          605             1,6        (241)     (39,8)
 lainnya
 Efek lainnya                 -              -           23              0,0          (23)   100,0                     23             0,0             -              -           23     100,0
 Jumlah Biaya
 Perolehan                  67             0,1          387              0,8        (320)    (82,7)                   387             0,8          605             1,6        (218)     (36,0)
 Diamortisasi
 Cadangan
 kerugian
                             0                         (0,3)                           (0)   (94,5)                  (0,3)                       (243)                          243     (99,9)
 penurunan
 nilai
 Jumlah - neto          63.017       100,0          48.535         100,0          14.448      29,8                48.534        100,0          37.165        100,0          11.369       30,6
*) Disajikan Kembali




Pada tahun 2025, pertumbuhan efek-efek yang dimiliki oleh BNI adalah 29,8% atau sebesar Rp14,4 triliun.
Peningkatan tersebut utamanya dikontribusikan oleh peningkatan efek-efek dengan jenis instrumen yang baru
diterbitkan oleh Bank Indonesia pada tahun 2025 yaitu Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dengan total
portofolio sebesar Rp28,0 triliun.




 326        A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 329
Permodalan & Praktik                Tata Kelola                Tanggung Jawab Sosial                Komitmen                 Laporan
Manajemen Risiko                    Perusahaan                 dan Lingkungan                       ESG                      Keuangan




                                                                                     Kenaikan                                                                        Kenaikan
   Efek-Efek                 2025                        2024*)                    (Penurunan)               2024                          2023                    (Penurunan)
  Berdasarkan                                                                       2024-2025                                                                       2023-2024
    Penerbit           Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
                   (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)    (%)   (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)     (%)          (Rp-miliar)     (%)
 Korporasi               31.592           50,1       27.993             57,7        3.599    12,9       27.993             57,7      30.646             81,9      (2.653)    (8,7)
 Bank                     3.416            5,4        2.046              4,2        1.370    67,0        2.045              4,2        2.986             8,0        (941) (31,5)

 Bank
                        28.009            44,5      18.496              38,1        9.513    51,4      18.496              38,1        3.776            10,1      14.720 389,8
 Indonesia
 Sub Jumlah              63.017      100,0          48.534         100,0          14.483     29,8      48.535          100,0          37.408       100,0           11.126    29,7
 Cadangan
 kerugian
                            (0)                        (0,3)                             0 (94,5)         (0,3)                        (243)                          243 (99,9)
 penurunan
 nilai
 Jumlah - neto           63.017                     48.534                        14.483     29,8      48.534                        37.165                       11.369     30,6
*) Disajikan kembali


Apabila dilihat dari komposisi penerbit efek-efek                                              masing-masing sebesar 66,7% pada tahun 2025 dan
tersebut, efek-efek yang diterbitkan oleh korporasi                                            74,8% pada tahun 2024. Wesel ekspor dan tagihan
memiliki porsi terbesar yang mencapai 50,1% atau                                               lainnya berupa Surat Keterangan Berdokumen
setara dengan Rp31,6 triliun di tahun 2025 naik                                                Dalam Negeri (SKBDN), wesel ekspor, Open Account
dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar                                                   Financing dan Supply Chain Financing.
Rp28,0 triliun (gross).
                                                                                               Tagihan Akseptasi
Dilihat dari sisi kolektibilitas, efek-efek yang dimiliki                                      Tagihan akseptasi mengalami peningkatan sebesar
BNI sebagian besar masuk dalam kategori lancar                                                 Rp3,5 triliun menjadi Rp19,4 triliun dibandingkan
dengan porsi masing-masing sebesar 99,6% dan                                                   dengan tahun sebelumnya sebesar Rp15,9 triliun.
99,3% untuk periode yang berakhir pada tanggal                                                 Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh
31 Desember 2025 dan 2024. Manajemen menilai                                                   kenaikan tagihan akseptasi dalam mata uang
jumlah cadangan kerugian penurunan nilai atas                                                  asing sebesar Rp4,6 triliun, yang diiringi dengan
efek-efek yang dimiliki oleh Bank telah memadai.                                               penurunan tagihan akseptasi dalam mata uang
                                                                                               Rupiah sebesar Rp1,1 triliun. Berdasarkan ketentuan
Efek-efek yang Dibeli dengan Janji Dijual                                                      kolektibilitas sesuai dengan Peraturan Otoritas
Kembali                                                                                        Jasa Keuangan (OJK), sebagian besar tagihan
Hingga 31 Desember 2025, terdapat efek-efek yang                                               akseptasi tergolong dalam klasifikasi lancar, dengan
dibeli dengan janji dijual kembali sebesar Rp6,9                                               pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai
triliun dengan klasifikasi lancar turun sebesar 13,3%                                          yang telah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang
dimana posisi yang sama tahun lalu outstanding                                                 berlaku. Manajemen berpendapat bahwa cadangan
pada akun ini sebesar Rp8,0 triliun. Suku bunga                                                kerugian penurunan nilai yang telah dibentuk
kontraktual untuk efek-efek yang dibeli dengan janji                                           tersebut telah memadai.
dijual kembali pada posisi 31 Desember 2025 dan
31 Desember 2024 masing-masing adalah sebesar                                                  Tagihan Derivatif
4,2%-4,9% dan 6,5%-6,8%.                                                                       Dalam melakukan usaha bisnis, BNI melakukan
                                                                                               transaksi instrumen keuangan derivatif seperti
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya                                                               kontrak berjangka mata uang asing, swap mata
Pada tahun 2025, BNI membukukan wesel ekspor                                                   uang asing, swap atas suku bunga dan transaksi
dan tagihan lainnya sebesar Rp13,5 triliun, tumbuh                                             spot untuk keperluan pembiayaan, perdagangan,
sebesar 1,6% dibandingkan dengan posisi tahun 2024                                             dan lindung nilai. Instrumen yang dipakai BNI
yang tercatat sebesar Rp13,2 triliun. Peningkatan                                              diklasifikasikan berdasarkan jenis risiko terkait nilai
tersebut terutama disebabkan oleh bertambahnya                                                 tukar, suku bunga, dan keduanya. Berdasarkan nilai
transaksi Wesel Ekspor dalam mata uang asing                                                   tukar, tagihan derivatif berupa kontrak berjangka
sebesar Rp1,2 triliun atau 34,6%, sehingga total                                               jual/beli, swap mata uang asing jual/beli, spot mata
transaksi Wesel Ekspor dalam mata uang asing pada                                              uang asing jual/beli, dan option mata uang asing
tahun 2025 mencapai Rp4,5 triliun, meningkat dari                                              jual/beli. Instrumen terkait suku bunga adalah swap
Rp3,3 triliun pada tahun sebelumnya. Sementara itu,                                            atas suku bunga sedangkan instrumen terkait nilai
wesel ekspor dan tagihan lainnya dalam mata uang                                               tukar dan suku bunga adalah swap mata uang asing
Rupiah tetap mendominasi portofolio, dengan porsi                                              dan suku bunga Dolar AS.




                                                                                                                                   Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                                                327
                                                                                                                  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 330
                                    Performa                   Laporan                   Profil               Analisis dan Pembahasan                              Fungsi
                                    2025                       Manajemen                 Perusahaan           Manajemen atas Kinerja Bank                          Penunjang Bisnis




Secara kumulatif, tagihan derivatif BNI senilai                                                 Serikat dengan kontribusi sebesar 16,8% dan 20,4%
Rp5,4 triliun di tahun 2025 mengalami peningkatan                                               terhadap total kredit pada tahun 2025 dan 2024.
sebesar 202,4% dari pencapaian tahun 2024 sebesar
Rp1,8 triliun. Dari total tagihan derivatif tersebut,                                           Per 31 Desember 2025, tingkat suku bunga dasar
instrumen swap mata uang asing-jual dalam Dolar                                                 kredit (prime lending rate) tercatat mencapai 8,14%
AS membukukan nominal USD1,3 miliar di tahun                                                    untuk segmen korporasi, 8,39% untuk segmen retail,
2025 dari USD1,5 miliar di tahun 2024. Seluruh                                                  9,46%-11,58% untuk segmen UMKM, dan 8,88%
tagihan derivatif per 31 Desember 2025 termasuk                                                 untuk kredit konsumtif kepemilikan rumah (KPR),
dalam klasifikasi lancar.                                                                       serta 10,16% untuk kredit konsumtif selain KPR.

Pinjaman yang Diberikan                                                                                   Jumlah Pinjaman yang Diberikan
                                                                                                          (Rp miliar)
Pinjaman yang Diberikan adalah bisnis utama
                                                                                                                                                   899.531
BNI dengan kontribusi sebesar 66,0% terhadap
Total Aset di tahun 2025 dan 68,7% di tahun 2024.
                                                                                                                                       775.872
Berdasarkan jenis kredit, BNI memberikan pinjaman
dalam bentuk kredit modal kerja, kredit investasi,
                                                                                                                       695.085
kredit konsumen, kredit sindikasi, kredit karyawan,
dan kredit program pemerintah.

Pinjaman yang diberikan BNI mencapai Rp899,5
triliun, tumbuh sebesar 15,9% dibandingkan dengan
tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp775,9                                                                          2023            2024       2025
triliun. Pertumbuhan pinjaman tersebut terutama
disebabkan oleh peningkatan kredit Investasi                                                    Kredit modal kerja merupakan kontributor terbesar
yang mencatatkan kenaikan sebesar 27,3% atau                                                    dalam portofolio kredit BNI (gross) dengan porsi
Rp35,9 triliun, sehingga posisi kredit Investasi pada                                           masing-masing sebesar 52,7% dan 51,5% pada
tahun 2025 menjadi Rp167,5 triliun dibandingkan                                                 tahun 2025 dan 2024. Secara keseluruhan, portofolio
dengan Rp144,5 triliun pada tahun 2024. Pinjaman                                                kredit BNI terdiversifikasi secara memadai, dengan
yang diberikan dalam mata uang Rupiah tetap                                                     kontribusi signifikan dari jenis kredit lainnya, antara
mendominasi       dengan    porsi    masing-masing                                              lain kredit investasi sebesar 18,6%, kredit konsumen
sebesar 82,5% pada tahun 2025 dan 78,8% pada                                                    sebesar 17,6%, dan kredit sindikasi sebesar 10,8%
tahun 2024. Sementara itu, kredit dalam mata uang                                               pada tahun 2025. Komposisi kredit berdasarkan
asing didominasi oleh mata uang Dolar Amerika                                                   jenis kredit disajikan sebagai berikut:


                                                                                     Kenaikan                                                                         Kenaikan
                             2025                        2024*)                    (Penurunan)                 2024                         2023                    (Penurunan)
   Kredit per                                                                       2024-2025                                                                        2023-2024
     Jenis
                       Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
                   (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)     (%)    (Rp-miliar)     (%)          (Rp-miliar)     (%)          (Rp-miliar)     (%)

 Modal kerja            473.954           52,7     399.771              51,5       74.183     18,6      399.771             51,5     352.886             50,8      46.885      13,8
 Investasi              167.519           18,6     131.623              17,0      35.986      27,3      131.623             17,0      117.616            16,9      14.007      11,9
 Konsumen               158.083           17,6     144.460              18,6      13.593       9,4      144.460             18,6     123.317             17,7       21.143      17,1
 Karyawan                 2.406            0,3        2.894              0,4        (488)    (16,9)        2.894             0,4        3.635             0,5        (741)    (20,4)
 Sindikasi               97.597           10,8       97.121             12,5          476      0,5        97.121            12,5       97.600            14,0        (479)     (0,5)

 Program
                             2             0,0             3             0,0           (1)   (33,3)             3            0,0           31             0,0          (28)   (91,5)
 Pemerintah

 Jumlah -
                        899.531      100,0         775.872         100,0         123.659      15,9      775.872        100,0         695.085        100,0          80.787      11,6
 bruto
 Cadangan
 Kerugian
                       (35.861)                    (38.685)                         2.824     (7,3)     (38.685)                     (47.158)                        8.474     (18)
 Penurunan
 Nilai
 Jumlah - neto          863.670                    737.187                       126.483      17,2      737.187                      647.927                       89.261      13,8
*) Disajikan kembali




 328       A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 331
Permodalan & Praktik                Tata Kelola                Tanggung Jawab Sosial                     Komitmen                   Laporan
Manajemen Risiko                    Perusahaan                 dan Lingkungan                            ESG                        Keuangan




Terkait dengan pinjaman sindikasi, keikutsertaan BNI dalam pinjaman sindikasi dengan bank-bank lain adalah
sebesar Rp97,6 triliun dan Rp97,1 triliun masing-masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. Persentase
porsi partisipasi BNI dalam pinjaman sindikasi, di mana BNI bertindak sebagai pimpinan sindikasi, masing-
masing berkisar antara 5,0% hingga 100,0% pada tahun 2025 dan 2024.

Pinjaman karyawan adalah pinjaman yang diberikan kepada karyawan BNI dengan tingkat bunga sebesar 3%-
5% per tahun yang ditujukan untuk pembelian rumah dan keperluan lainnya dengan jangka waktu berkisar
antara 1 tahun sampai 20 tahun. Pembayaran pokok pinjaman dan bunga dilunasi melalui pemotongan gaji
setiap bulan. Kredit Program Pemerintah terdiri dari kredit Ketahanan Pangan (KKP) Two Steps Loan (TSL),
kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS), dan Revitalisasi Perkebunan yang dapat didanai sebagian dan/atau
seluruhnya oleh Pemerintah.

                                                                                     Kenaikan                                                                                  Kenaikan
                             2025                        2024*)                    (Penurunan)                    2024                            2023                       (Penurunan)
   Kredit per                                                                       2024-2025                                                                                 2023-2024
     Jenis
                    Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
                   (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)   (%)         (Rp-miliar)         (%)        (Rp-miliar)          (%)        (Rp-miliar)     (%)

 Korporasi          445.202          49,5        356.384           45,9          88.818        24,9      365.945              47,2        317.592             45,7         48.353         15,2
 Rupiah             369.287          41,1        278.738           35,9          90.548        32,5       287.996              37,1       252.995             36,4         35.001         13,8
 Valas                  75.916            8,4      77.646          10,0          (1.730)       (2,2)       77.949             10,0         64.597              9,3         13.352         20,7
 Menengah           131.797          14,7        109.929           14,2          21.868        19,9      100.422              12,9        102.460             14,7         (2.038)      (19,9)
 Rupiah             123.535          13,7          98.379          12,7          25.156        25,6        89.175              11,5        91.224             13,1         (2.049)       (2,2)
 Valas                   8.262        0,9          11.550           1,5          (3.288)      (28,5)       11.247              1,4         11.236              1,6              11         0,1
 Kecil                  75.071        8,3          75.782           9,8            (712)       (0,9)       75.752              9,8         84.892             12,2         (9.140)      (10,8)
 Rupiah                 75.067        8,3          75.777           9,8            (710)       (0,9)       75.747              9,8         84.876             12,2         (9.129)      (10,8)
 Valas                      4         0,0                5          0,0               (2)     (28,2)             5             0,0              16             0,0            (11)      (68,8)
 Konsumer           156.175          17,4        142.516           18,4          13.659          9,6     142.492              18,4        124.487             17,9         18.005         14,5
 Rupiah             156.157           17,4        142.493          18,4          13.664          9,6      142.469             18,4        124.463              17,9        18.006         14,5
 Valas                     18         0,0               23          0,0               (5)     (21,6)            23             0,0              24             0,0              (1)      (4,2)
 Luar Negeri            72.981        8,1          75,014           9.7          (2.033)       (2,7)       75.014              9,7         56.611              8,1         18.043         32,5
 Rupiah                      -              -             -               -             -            -            -                 -             -                 -             -            -
 Valas                  72.981        8,1          75,014           9.7          (2.033)       (2,7)       75.014              9,7         56.611              8,1         18.043        32,5
 Perusahaan             18.304        2,0          16,247           2.1           2.057        12,7        16.247              2,1          9.043              1,3          7.204        79,7
 Anak
 Rupiah                 18.250        2,0          16,197           2.1           2.053        12,7        16.197              2,1          9.033              1,3           7.165       79,3
 Valas                     54         0,0               50          0.0                5         9,1            50             0,0              10             0,0              40      400,0
 Total              899.531         100,0        775,872          100.0         123.659        15,9      775.872             100,0        695.085            100,0         80.787        11,6
 Pinjaman
 Total Rupiah       742.295          82,5        611,584           78.8         130.712        21,4      611.584              78,8        562.591             80,9         48.993          8,7
 Total Valas        157.235          17,5        164,288           21.2          (7.053)       (4,3)     164.288              21,2        132.494             19,1         31.794        24,0
 *) Disajikan kembali



                                                                               Kenaikan (Penurunan)                                                                       Kenaikan (Penurunan)
   Kredit per                2025                        2024*)                                                       2024                            2023
                                                                                    2024-2025                                                                                  2023-2024
    Sektor
   Ekonomi          Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
                   (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)    (%)         (Rp-miliar)        (%)          (Rp-miliar)        (%)          (Rp-miliar)    (%)

 Perdagangan,
 restoran, dan          137.117           15,2     125.412              16,2       11.705     9,3           125.412                16,2     130.427                18,8      (5.015)     (3,8)
 hotel
 Perindustrian          145.565           16,2     159.581              20,6     (14.016)    (8,8)          159.581                20,6     137.662                19,8       21.919     15,9
 Pertanian               50.294            5,6      48.890               6,3        1.404     2,9            48.890                 6,3      56.438                 8,1       (7.548)   (13,4)
 Jasa dunia
                         65.359            7,3      52.323               6,7      13.036     24,9            52.323                 6,7       47.189                6,8        5.134     10,9
 usaha
 Konstruksi             118.266           13,2      60.442               7,8       57.824    95,7            60.442                 7,8      54.444                 7,8        5.998     11,0
 Pengangkutan,
 pergudangan,
                         63.930            7,1       57.825              7,5        6.105    10,6             57.825                7,5      49.271                 7,1        8.554     17,4
 dan
 komunikasi




                                                                                                                                        Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                                                         329
                                                                                                                       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 332
                                    Performa                   Laporan                   Profil               Analisis dan Pembahasan                               Fungsi
                                    2025                       Manajemen                 Perusahaan           Manajemen atas Kinerja Bank                           Penunjang Bisnis




                                                                               Kenaikan (Penurunan)                                                               Kenaikan (Penurunan)
  Kredit per                 2025                        2024*)                                                 2024                         2023
                                                                                    2024-2025                                                                          2023-2024
   Sektor
  Ekonomi          Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
                  (Rp-miliar)       (%)          (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)    (%)      (Rp-miliar)     (%)          (Rp-miliar)     (%)           (Rp-miliar)     (%)

Listrik, gas,
                        45.008             5,0       31.643              4,1      13.365     42,2          31.643             4,1       21.541             3,1        10.102      46,9
dan air
Jasa
pelayanan               47.637             5,3       40.740              5,3        6.897    16,9          40.740             5,3       14.431             2,1       26.309      182,3
sosial
Pertambangan            65.840             7,3       51.660              6,7       14.180    27,4          51.660             6,7      48.943               7,0        2.717       5,6
Lain-lain              160.515            17,8      147.356              19       13.159      8,9         147.356            19,0     134.739             19,4       12.617        9,4
Sub Jumlah             899.531       100,0         775.872         100,0         123.659     15,9        775.872         100,0        695.085         100,0          80.787       11,6
Cadangan
kerugian
                       (35.861)                    (38.685)                         2.824    (7,3)       (38.685)                     (47.158)                       (8.473)     (18,0)
penurunan
nilai
Jumlah - neto          863.670                     737.187                       126.483     17,2        737.187                      647.927                        89.260       13,8
*) Disajikan kembali




Apabila dilihat dari sektor ekonomi, pinjaman yang diberikan BNI juga terdiversifikasi dengan baik sehingga
tidak terpapar risiko konsentrasi kredit pada sektor ekonomi tertentu. Tiga sektor ekonomi yang memiliki
kontribusi tertinggi atas pinjaman yang diberikan di tahun 2025 adalah sektor perindustrian atau manufaktur
dengan porsi 16,2%; perdagangan, restoran dan hotel (15,2%); dan konstruksi (13,2%). Di tahun sebelumnya
porsi penyaluran kredit untuk ketiga sektor tersebut masing-masing sebesar 20,6%; 16,2%; dan 7,8%.

                                                      Kenaikan                                               Kenaikan
  Pinjaman           2025             2024*)        (Penurunan)            2024              2023          (Penurunan)
yang Diberikan                                       2024-2025                                              2023-2024
 Kantor Luar
   Negeri      Jumlah  Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah  Komposisi Jumlah  Komposisi Nominal Persentase
                  (Rp-miliar)       (%)          (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)   (%)      (Rp-miliar)      (%)         (Rp-miliar)      (%)         (Rp-miliar)      (%)

BNI Tokyo                6.980             9,6        7.524             10,0        (544)    (7,2)        7.524          10,0          6.510          11,5           1.014       15,6
BNI Hong
                        17.687            24,2      18.967              25,3      (1.280)    (6,7)      18.967           25,3          8.618          15,2         10.349       120,1
Kong
BNI
                        17.321            23,7      18.215              24,3        (894)    (4,9)      18.215           24,3        18.900           33,4           (685)      (3,6)
Singapura
BNI New York            12.887            17,7      14.039              18,7      (1.152)    (8,2)      14.039           18,7        12.621           22,3           1.418       11,2
BNI London              14.912            20,4      13.137              17,5        1.775    13,5       13.137           17,5          7.531          13,3           5.606       74,4
BNI Seoul                3.193             4,4        3.132              4,2           61     2,0         3.132              4,2       2.431              4,3          701       28,8
Jumlah                  72.981       100,0          75.014         100,0          (2.033)    (2,7)      75.014         100,0         56.611         100,0          18.403        32,5
*) Disajikan kembali




Dilihat berdasarkan sebaran Kantor Luar Negeri (KLN), pinjaman yang diberikan BNI KLN mengalami
perlambatan sebesar Rp2,0 triliun atau -2,7% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.




330      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 333
Permodalan & Praktik                 Tata Kelola                Tanggung Jawab Sosial                        Komitmen                Laporan
Manajemen Risiko                     Perusahaan                 dan Lingkungan                               ESG                     Keuangan




                BNI Tokyo                                                       BNI Hong Kong                                               BNI Singapura
                (Rp miliar)                                                     (Rp miliar)                                                 (Rp miliar)
                             7.524                                                            18.967                                        18.900
                                                                                                          17.687                                        18.215
                                           6.980
                                                                                                                                                                        17.321


                  6.510                                                         8.618




                2023        2024           2025                                 2023          2024        2025                              2023        2024            2025


                BNI New York                                                    BNI London                                                  BNI Seoul
                (Rp miliar)                                                     (Rp miliar)                                                 (Rp miliar)
                                                                                                          14.912                                                        3.193
                            14.039

                                           12.887                                             13.137                                                    3.132
                 12.621
                                                                                7.531                                                       2.431




                2023        2024           2025                                 2023          2024        2025                              2023        2024            2025



                                                                                      Kenaikan                                                                                Kenaikan
                             2025                         2024*)                    (Penurunan)                       2024                          2023                    (Penurunan)
 Kolektibilitas                                                                      2024-2025                                                                               2023-2024
  Pinjaman
                       Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
                   (Rp-miliar)       (%)          (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)       (%)       (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)      (%)

 Lancar                 859.246            95,5     731.053              94,2     128.193          17,5       731.053              94,2     646.349              93,0      84.704       13,1
 Dalam
 Perhatian               22.912             2,6      29.566               3,8      (6.654)       (22,5)        29.566               3,8       33.901              4,9      (4.335)     (12,8)
 Khusus
 Kurang
                          2.170             0,2        3.838              0,5      (1.668)       (43,5)            3.838            0,5        2.954              0,4            884      30
 Lancar
 Diragukan                2.403             0,3        2.138              0,3           265       12,4             2.138            0,3        2.822              0,4        (684)     (24,2)
 Macet                   12.800             1,4        9.277              1,2        3.523        38,0             9.277            1,2        9.059              1,3            218     2,4
 Sub Jumlah             899.531       100,0         775.872         100,0         123.659        100,0        775.872          100,0        695.085         100,0          80.787       11,6
 Cadangan
 kerugian
                       (35.861)                     (38.685)                         3.077        (8,0)       (38.685)                      (47.158)                         8.473     (18,0)
 penurunan
 nilai
 Jumlah - neto          863.670                     737.187                       126.736         17,2        737.187                       647.927                        89.260       13,8
*) Disajikan kembali




Dalam hal kolektibilitas sesuai Peraturan OJK, kolektiblitas pinjaman yang diberikan BNI sebagian besar
masuk dalam kategori lancar dengan porsi sebesar 95,5% dan 94,2% untuk tahun 2025 dan 2024. Rasio kredit
bermasalah secara gross (sebelum dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai) BNI dan Perusahaan Anak
per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebesar 2,0%. Sedangkan rasio kredit bermasalah - Bank saja secara
neto untuk periode yang sama adalah sebesar 1,0%.




                                                                                                                                           Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                                                          331
                                                                                                                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 334
                                    Performa                   Laporan                   Profil               Analisis dan Pembahasan                              Fungsi
                                    2025                       Manajemen                 Perusahaan           Manajemen atas Kinerja Bank                          Penunjang Bisnis




Penghapusan Aset Pinjaman yang Diberikan dan Perolehan Kembali
Pada tahun 2025, BNI melakukan penghapusan aset pinjaman yang diberikan sebesar Rp15,6 triliun, lebih
rendah dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp18,7 triliun. Dalam pelaksanaannya. Manajemen BNI
memprioritaskan debitur-debitur yang pailit dan bermasalah hukum. dimana telah dilakukan upaya-upaya
yang maksimal. Jika dibandingkan dengan total pinjaman yang diberikan bank saja, rasio penghapusan
aset pinjaman yang diberikan relatif rendah pada kisaran 1,7%. Sedangkan penerimaan kembali pinjaman
yang dihapus buku (recovery) sebesar Rp5,4 triliun dengan recovery rate di tahun 2025 sebesar 35,0%,
meningkat dibandingkan tahun 2024 sebesar 32,2%.

Obligasi Pemerintah
Obligasi Pemerintah adalah instrumen keuangan yang masuk pada kriteria berisiko rendah namun
menawarkan tingkat suku bunga yang kompetitif. Di sisi lain, instrumen ini juga turut membantu pendanaan
Pemerintah dalam mengelola APBN.

                                                                                     Kenaikan                                                                         Kenaikan
                             2025                        2024*)                    (Penurunan)                 2024                         2023                    (Penurunan)
 Kolektibilitas                                                                     2024-2025                                                                        2023-2024
  Pinjaman
                       Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
                   (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)     (%)    (Rp-miliar)     (%)          (Rp-miliar)     (%)          (Rp-miliar)     (%)

 Nilai Wajar
 melalui
                          5.594            3,4        3.957              3,0        1.637    41,4          3.957             3,0        4.188             3,3        (231)    (5,5)
 Laporan Laba
 Rugi
 Nilai Wajar
 melalui
 Penghasilan            123.038           75,3      90.904              68,8      32.133     35,3        90.905             68,8      86.549             68,1        4.356     5,0
 Komprehensif
 Lain
 Biaya
 Perolehan
                         34.881           21,3       37.210             28,2     (2.329 )    (6,3)        37.210            28,2      36.363             28,6          847     2,3
 yang
 Diamortisasi
 Jumlah                 163.513      100,0         132.072         100,0           31.441    23,8       132.072        100,0          127.100       100,0            4.972     3,9
 Suku Bunga
                        163.513      100,0         131.972              99,9       31.541    23,9       131.972             99,9      127.001            99,9        4.971     3,9
 Tetap
 Suku Bunga
                              -              -          100              0,1        (100) (100)              100             0,1           99             0,1             1    1,0
 Mengambang
 Jumlah                 163.513      100,0         132.072         100,0          31.441     23,8       132.072        100,0         127.100        100,0            4.972     3,9
*) Disajikan kembali


Obligasi Pemerintah merupakan instrumen keuangan yang masuk pada kriteria berisiko rendah namun
menawarkan tingkat suku bunga yang kompetitif. Di sisi lain, instrumen ini juga turut membantu pendanaan
Pemerintah dalam mengelola APBN. Per 31 Desember 2025, BNI mencatatkan Obligasi Pemerintah sebesar
Rp163,5 triliun atau meningkat sebesar 23,8% jika dibandingkan dengan posisi yang sama pada tahun 2024.
BNI memiliki Obligasi Pemerintah dalam mata uang Rupiah maupun valas. Transaksi Obligasi Pemerintah
dalam Rupiah mencapai Rp131,7 triliun atau meningkat 32,8% di tahun 2025, dibandingkan posisi tahun
sebelumnya sebesar Rp99,2 triliun. Sementara itu, transaksi Obligasi Pemerintah dalam valas senilai Rp31,8
triliun dan Rp32,8 triliun di tahun 2025 dan 2024. Kontribusi akun ini terhadap total aset BNI di tahun 2025
dan 2024 masing-masing sebesar 12,0%.

Dilihat dari jenis suku bunga Obligasi Pemerintah, transaksi Obligasi Pemerintah dengan suku bunga tetap
memiliki porsi dominan sebesar 100% di tahun 2025 dan 99,9% di tahun 2024. Sedangkan untuk obligasi
suku bunga mengambang, porsi transaksi Obligasi Pemerintah adalah sebesar nihil dan 6,3% di tahun 2025
dan 2024.

Untuk tingkat bunga tetap, harga pasar Obligasi Pemerintah berkisar antara 82,4% sampai dengan 131,0%
dan antara 81,0% sampai dengan 129,3% masing-masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
Sementara itu, harga pasar Obligasi Pemerintah dengan tingkat bunga mengambang adalah 100,0% dan
100,0% pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.

Dalam instrumen keuangan Obligasi Pemerintah, terdapat Obligasi Pemerintah dari program rekapitalisasi,
jumlah obligasi rekapitalisasi pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 adalah masing-masing
sebesar Rp100 miliar.


 332       A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 335
Permodalan & Praktik          Tata Kelola            Tanggung Jawab Sosial             Komitmen                Laporan
Manajemen Risiko              Perusahaan             dan Lingkungan                    ESG                     Keuangan




Pada tahun 2025, tingkat suku bunga kontrak Obligasi Pemerintah untuk suku bunga tetap adalah 4,9%-12,0%
dalam mata uang Rupiah, 0,5-7,8% dalam Dolar AS, dan 1,3%-2,9% dalam Dolar Singapura. Sedangkan
tingkat suku bunga kontrak untuk suku bunga tetap pada tahun sebelumnya untuk ketiga jenis mata uang
tersebut adalah sebesar 4,9%-12,0%, 0,5-7,8%, dan 0,5%-1,3%. Di sisi lain, tingkat suku bunga mengambang
tahunan untuk Obligasi Pemerintah di tahun 2025 adalah sebesar 0% dari 6,3% di tahun sebelumnya.

Pajak Dibayar di Muka dan Beban Dibayar di Muka
BNI membukukan pajak dan beban dibayar di muka untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2025 sebesar Rp3,1 triliun dan Rp2,3 triliun. Di tahun sebelumnya kedua akun tersebut masing-masing
mencapai Rp19 miliar dan Rp2,9 triliun.

Penyertaan Saham dan Investasi pada Entitas Asosiasi
                                                                                   2025                             2024                            2023
                                                                                    (%)                             (%)                             (%)

 PT Bank Syariah Indonesia Tbk                                                     23,2                             23,2                            23,2
 PT Penyelesaian Transaksi Elektronik Nasional (PTEN)                               17,5                             17,5                            17,5
 PT Fintek Karya Nusantara                                                           9,8                             9,8                             9,8
 PT Kustodian Sentral Efek Indonesia                                                 2,5                             2,5                             2,5
 PT Bursa Efek Indonesia                                                             1,0                             1,2                             1,2
 PT Bank Mizuho Indonesia                                                            1,0                             1,0                             1,0
 PT Pemeringkat Efek Indonesia                                                       0,1                             0,1                             0,2
 PT Bank SMBC Indonesia Tbk                                                          0,1                             0,1                             0,2
 PT PANN Pembiayaan Maritim                                                               -                               -                         48,4



Pada tahun 2025, penyertaan saham dan Investasi pada Entitas asosiasi BNI neto mencapai Rp14,4 triliun,
lebih tinggi dibandingkan posisi tahun 2024 sebesar Rp12,7 triliun dari pengakuan porsi laba PT Bank
Syariah Indonesia Tbk sepanjang tahun 2025.

Aset Lain-lain
Pada tahun 2025, Aset Lain-lain neto BNI mencapai mencapai Rp18,9 triliun naik 34,3% dibandingkan posisi
tahun 2024 senilai Rp14,1 triliun. Peningkatan ini disebabkan oleh peningkatan beberapa akun di antaranya
piutang transaksi ATM dan kartu Kredit serta piutang nasabah.

Aset Tetap
                                                                      Kenaikan (Penurunan)                                              Kenaikan (Penurunan)
                                            2025        2024*)             2024-2025                    2024           2023                  2023-2024
                 Pos Akun
                                       (Rp-miliar)     (Rp-miliar)                                    (Rp-miliar)    (Rp-miliar)
                                                                     Nominal       Persentase                                         Nominal       Persentase
                                                                     (Rp-miliar)          (%)                                         (Rp-miliar)           (%)

 Tanah                                      17.169         17.169             0           0,0   -         17.169          16.364             805            4,7
 Bangunan                                   11.848         9.970          1.878       18,8                9.970               9.246          724            7,3
 Perlengkapan Kantor dan Kendaraan
                                            17.891        16.300          1.591           9,8            16.300           15.187           1.113            6,8
 Bermotor
 Total Biaya Perolehan                      46.908        43.438         3.469            8,0            43.439           40.797          2.642             6,1
 Aset Dalam Penyelesaian                     1.196         2.267        (1.071)      (47,3)               2.267               1.239        1.028          45,3
 Aset Hak Guna                               2.627          3.110         (483)     (15,5)                 3.110              2.652          458          14,7
 Total Biaya Perolehan                      50.731        48.816          1.915           3,9            48.816           44.688          4.128             8,5
 Akumulasi Penyusutan
 Bangunan                                    4.542         3.877            665       17,2                3.877               3.366          511          15,2
 Perlengkapan Kantor dan Kendaraan
                                            14.045        13.175            870           6,6            13.175           12.317             858            7,0
 Bermotor
 Aset Hak Guna                               1.031          1.356         (325)     (24,0)                 1.356              1.240          116            9,4
 Total Akumulasi Penyusutan                 19.618        18.408          1.210           6,6            18.408           16.923           1.485            8,8
 Nilai Buku Neto                             31.113       30.408            705           2,3            30.408           27.765          2.643             9,5
*) Disajikan kembali




                                                                                                                     Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                                  333
                                                                                                    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 336
                            Performa          Laporan                Profil          Analisis dan Pembahasan                       Fungsi
                            2025              Manajemen              Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank                   Penunjang Bisnis




Pada tahun 2025, BNI membukukan nilai aset tetap                         mengingat pengelolaan sumber pendanaan dan
bersih senilai Rp31,1 triliun naik sebesar 2,3% dari                     kewajiban Bank sangat terkait dengan manajemen
tahun 2024 sebesar Rp30,4 triliun. Seluruh aset tetap                    likuiditas dan tidak semata-mata didasarkan pada
BNI tidak ada yang dijaminkan. Adapun aset hak                           jangka waktu jatuh tempo kontraktual. Informasi
guna per 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp1,6                           mengenai liabilitas, termasuk sifat, jatuh tempo, dan
triliun (neto). Selain itu, manajemen berkeyakinan                       risiko terkait, tetap diungkapkan secara memadai
bahwa tidak terdapat penurunan nilai aset tetap                          dalam Catatan atas Laporan Keuangan, khususnya
yang dimiliki BNI selama tahun berjalan karena                           pada penjelasan mengenai kebijakan akuntansi dan
manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat                               rincian masing-masing akun liabilitas yang relevan.
aset tetap tidak melebihi estimasi nilai yang dapat
diperoleh kembali. Kontribusi aset tetap (neto)                          Pada tahun 2025, Liabilitas BNI tumbuh 23%
terhadap total aset BNI di tahun 2025 sebesar 2,3%                       menjadi Rp1.186 triliun yang didominasi oleh
dan 2024 sebesar 2,7%.                                                   kenaikan simpanan dari Bank Lain, Efek-efek yang
                                                                         Dijual dengan janji Dibeli kembali, Efek-efek yang
Aset Pajak Tangguhan - Neto                                              Diterbitkan dan Pinjaman Yang Diterima. DPK BNI
Pada tahun 2025, Aset Pajak Tangguhan Neto BNI                           naik 29% menjadi Rp1.040 triliun sejalan dengan
adalah sebesar Rp2,3 triliun. Pencapaian ini lebih                       penurunan Current Account Saving Account (CASA)
rendah dibandingkan posisi tahun sebelumnya                              sebesar Rp563,278 triliun menjadi Rp725,929 triliun
Rp7,1 triliun yang dipengaruhi oleh pembebanan                           atau kenaikan 29% dari tahun sebelumnya.
cadangan kerugian penurunan nilai aset produktif –
selain pinjaman yang diberikan.                                                         Jumlah Liabilitas
                                                                                        (Rp miliar)
                                                                                                                        1.185.716
LIABILITAS
                                                                                                              963.581
Perseroan menyusun laporan keuangan dengan                                                         962.619
mempertimbangkan karakteristik kegiatan usaha
                                                                                        931.931
perbankan BNI yang lebih relevan disajikan
berdasarkan tingkat likuiditas, sehingga laporan
posisi keuangan tidak mengklasifikasikan liabilitas
ke dalam kelompok liabilitas jangka pendek dan
liabilitas jangka panjang, melainkan kepada Liabilitas
Keuangan dan Non-Keuangan. Pendekatan ini                                               2023       2024 2024*) 2025
sejalan dengan praktik umum di industri perbankan,



                                                        Kenaikan (Penurunan)                                            Kenaikan (Penurunan)
                            2025          2024*)             2024-2025                 2024            2023                  2023-2024
    Liabilitas Segera
                          (Rp-miliar)    (Rp-miliar)                                 (Rp-miliar)     (Rp-miliar)
                                                       Nominal          Persentase                                   Nominal           Persentase
                                                       (Rp-miliar)         (%)                                       (Rp-miliar)           (%)

Liabilitas Keuangan
Liabilitas Segera               5.761          5.515           246         4,5             5.515             5.295           220          4,2
Simpanan Nasabah/
                           1.040.834        805.511       235.323         29,2          805.511         810.730           (5.219)        (0,6)
Dana Pihak Ketiga
Simpanan dari Bank
                               11.563         18.548       (6.985)       (37,7)           18.548          11.894           6.654         55,9
Lain
Liabilitas Derivatif            5.399          1.479         3.920       265,0             1.479              810            669         82,6
Efek-efek yang Dijual
dengan Janji Dibeli             7.251         15.891       (8.640)       (54,4)           15.891             6.891         9.000        130,6
Kembali
Liabilitas Akseptasi            2.325          4.229       (1.904)       (45,0)            4.229             5.748        (1.519)       (26,4)
Beban yang Masih
                                   942         1.529         (587)       (38,4)            1.529             1.664          (135)        (8,1)
Harus Dibayar
Liabilitas Lain-lain            6.899          8.317        (1.418)      (17,0)           26.564          26.125             439          1,7
Efek-efek yang
                               14.253         12.974         1.279         9,9            12.975             4.893         8.082        165,2
Diterbitkan
Pinjaman yang Diterima         39.040         42.931       (3.891)        (9,1)           42.931          30.950           11.981        38,7
Efek-efek Subordinasi          18.340         17.699           641         3,6            17.699          16.929             770          4,5




334      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 337
Permodalan & Praktik      Tata Kelola             Tanggung Jawab Sosial               Komitmen           Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan              dan Lingkungan                      ESG                Keuangan




                                                           Kenaikan (Penurunan)                                           Kenaikan (Penurunan)
                           2025             2024*)              2024-2025                   2024            2023               2023-2024
    Liabilitas Segera
                         (Rp-miliar)       (Rp-miliar)                                    (Rp-miliar)     (Rp-miliar)
                                                          Nominal           Persentase                                   Nominal        Persentase
                                                          (Rp-miliar)          (%)                                       (Rp-miliar)        (%)

 Liabilitas Kontrak
 Asuransi dan                 22.391            19.210          3.181         16,6
 Reasuransi
 Jumlah Liabilitas        1.174.998           953.833        221.165          23,2           952.871         921.929          30.942       3,4
 Keuangan

 Liabilitas Non                        -                                -         -
 Keuangan
 Utang Pajak                      416              318              98        30,8                 318             823         (505)     (61,4)
 Imbalan Kerja                 8.839              7.147         1.692         23,7               7.147          7.006            141       2,0
 Penyisihan                    1.463             2.283          (820)        (35,9)              2.283          2.173             110      5,1
 Jumlah Liabilitas Non        10.718             9.748            970         10,0               9.748         10.002          (254)      (2,5)
 Keuangan

 Jumlah Liabilitas        1.185.716           963.581        222.135          23,1           962.619         931.931          30.688       3,3




Liabilitas Keuangan di tahun 2025 mengalami                                  Pencapaian DPK ini terutama didorong dari
kenaikan sebesar Rp221,2 triliun atau 23,2%                                  Tabungan yang mampu tumbuh 11,2% dibanding
dari tahun sebelumnya yang didominasi oleh                                   pencapaian tahun sebelumnya, menjadi sebesar
peningkatan Simpanan Nasabah/Dana Pihak                                      Rp286,5 triliun di 2025 sehingga CASA Ratio dapat
Ketiga sebesar Rp235,3 triliun atau 29,2%, Liabilitas                        terjaga di level 69,7% atau sebesar Rp726,0 triliun.
Derivatif sebesar Rp3,9 triliun atau 265,0% dan                              Peningkatan Tabungan ini sesuai dengan strategi
Liabilitas Kontrak Asuransi dan Reasuransi sebesar                           kami untuk lebih fokus pada penghimpunan dana
Rp3,2 triliun atau 16,6% dari tahun sebelumnya.                              murah melalui peningkatan kapabilitas layanan
                                                                             digital nasabah melalui peluncuran wondr by BNI di
Liabilitas Non Keuangan di tahun 2025 mengalami                              tahun sebelumnya.
peningkatan sebesar Rp969 miliar atau 9,9%
dari tahun sebelumnya yang didominasi oleh                                   DPK dalam bentuk Deposito meningkat sebesar
peningkatan Imbalan Kerja sebesar Rp1,6 triliun                              Rp72,6 triliun atau 30,3% dari tahun sebelumnya
atau 23,7%.                                                                  menjadi Rp314,9 triliun di tahun 2025.

Liabilitas Segera                                                            Ditinjau dari sisi mata uang, DPK BNI dalam mata
Liabilitas segera BNI mengalami kenaikan sebesar                             uang Rupiah memiliki porsi dominan yakni 82,6%
Rp246 miliar atau 4,5% menjadi Rp5,8 triliun dari                            dan 79,6% di tahun 2025 dan 2024 sejalan dengan
posisi sebelumnya sebesar Rp5,5 triliun. Kenaikan                            penyaluran pinjaman yang juga didominasi dalam
pos ini seiring dengan peningkatan Kewajiban                                 mata uang Rupiah. Di sisi lain, porsi DPK dalam valas
sebagai issuer bank (ATM) sebesar Rp1,3 triliun                              sebesar 17,4% dan 20,4% di tahun 2025 dan 2024.
dan Dana Setoran smartpay sebesar Rp33                                       Dari DPK dalam valas yang mencapai Rp180,7 triliun
miliar dibanding tahun 2024, di sisi lain terdapat                           tersebut, DPK dalam mata uang Dolar AS memiliki
penurunan Kerjasama pihak ketiga di tahun 2025                               porsi dominan yang mencapai Rp166,9 triliun di
sebesar Rp300,8 miliar.                                                      tahun 2025 dan Rp151,2 triliun di tahun 2024.

Simpanan Nasabah                                                             Pada tahun 2025, tingkat suku bunga dan bagi hasil
Sepanjang tahun 2025, BNI membukukan total DPK                               per tahun untuk DPK dalam mata uang Rupiah
senilai Rp1.040,8 triliun di tengah kondisi likuiditas                       sebesar 0,0%-6,8%; 0,0%-5,3% (Dolar AS); 0,0%-
industri perbankan yang ketat. Portofolio DPK BNI                            2,3% (Dolar Singapura); 0,0%-2,6% (Euro Eropa)
terdiversifikasi dengan baik dengan komposisi                                dan 0,0%-1,3% (Yen Jepang). Sementara tahun
tabungan dan giro (CASA) secara konsolidasi                                  sebelumnya tingkat suku bunga dan bagi hasil per
sebesar 69,7% setara Rp726,0 triliun, sedangkan                              tahun untuk DPK dalam mata uang Rupiah sebesar
deposito berjangka 30,3% setara Rp314,9 triliun di                           0,0%-8,1%; 0,0%-6,3% (Dolar AS); 0,0%-2,3% (Dolar
tahun 2025.                                                                  Singapura); 0,0%-0,1% (Euro Eropa) dan 0,0%-0,1%
                                                                             (Yen Jepang).




                                                                                                             Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                  335
                                                                                            PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 338
                                    Performa                   Laporan                    Profil                  Analisis dan Pembahasan                               Fungsi
                                    2025                       Manajemen                  Perusahaan              Manajemen atas Kinerja Bank                           Penunjang Bisnis




                                                                Jumlah Simpanan Nasabah
                                                                (Rp miliar)
                                                                                                              1.040.834


                                                                                         805.511    805.511


                                                                           810.730




                                                                           2023          2024 2024*) 2025

                                                                                      Kenaikan                                                                             Kenaikan
   Simpanan                  2025                         2024*)                    (Penurunan)                   2024                           2023                    (Penurunan)
  Berdasarkan                                                                        2024-2025                                                                            2023-2024
     Jenis             Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
                   (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)       (%)          (Rp-miliar)       (%)   (Rp-miliar)       (%)          (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)        (%)

Giro                    439.499           42,2     305.734               37,9     133.765     43,8        305.734               37,9     345.496              42,6     (39.762) (11,5)
  Rupiah                308.227           29,6     192.230               23,8     115.997     60,3        192.231               23,8     203.157              25,1     (10.926)     (5,4)
  Mata Uang
                        131.271           12,6     113.503               14,1       17.768    15,7        113.503               14,1     142.339              17,6     (28.836) (20,3)
  Asing
Tabungan                286.460           27,5     257.544                32       28.916     11,2        257.544               32,0     231.982              28,6      25.562      11,0
  Rupiah                273.547           26,3     247.370               30,7      26.177     10,6        247.370               30,7     222.513              27,4      24.857      11,2
  Mata Uang
                         12.913            1,2       10.174               1,3        2.739    26,9            10.174             1,3        9.469              1,2            705       7,4
  Asing
Total Giro dan
                        725.959           69,7     563.278               69,9     162.681     28,9        563.278               69,9     577.478              71,2     (14.200)     (2,5)
Tabungan
Deposito                314.875           30,3     242.233               30,1      72.642     30,0        242.233               30,1     232.664              28,7        9.569         4,1
  Rupiah                278.351           26,7     201.908               25,1      76.443     37,9        201.908               25,1     208.275              25,7      (6.367)     (3,1)
  Mata Uang
                         36.525            3,5      40.325                 5        -3.800    -9,4            40.325             5,0      24.389               3,0      15.936      65,3
  Asing
Negotiable
Certificate
of Deposit               -           -                -             -                -        -               -            -                    588            0,1        (588) (100,0)
(NCD) yang
Diterbitkan
  Rupiah                 -           -                -             -                -        -               -            -                -            -                -         -
  Mata Uang
                         -           -                -             -                -        -               -            -                    588            0,1        (588) (100,0)
  Asing
Total
Simpanan           1.040.834         100,0         805.511               100      235.323     29,2        805.511          100,0         810.730         100,0          (5.219)     (0,6)
Nasabah
  Rupiah                860.126           82,6     641.509               79,6     218.617     34,1        641.509               79,6     633.945              78,2        7.564         1,2
  Mata Uang
                        180.709           17,4     164.002               20,4      16.707     10,2        164.002               20,4     176.785              21,8     (12.783)     (7,2)
  Asing
*) Disajikan Kembali




 336      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 339
Permodalan & Praktik                Tata Kelola                Tanggung Jawab Sosial                          Komitmen                  Laporan
Manajemen Risiko                    Perusahaan                 dan Lingkungan                                 ESG                       Keuangan




                                                          Komposisi Simpanan Nasabah
                                                          Persentase (%)

                                                                                                                                        42,2
                                                  2025                                                       27,5
                                                                                                                30,3

                                                                                                                             37,9
                                                  2024                                                              32,0
                                                                                                                30,1

                                                                                                                                     42,6
                                                  2023                                                        28,6
                                                                                                              28,7

                                                                     Giro                    Tabungan                  Deposit



Simpanan dari Bank Lain
                                                                                     Kenaikan                                                                                   Kenaikan
                             2025                        2024*)                    (Penurunan)                         2024                           2023                    (Penurunan)
   Pos Akun                                                                         2024-2025                                                                                  2023-2024
                       Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
                   (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)       (%)          (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)      (%)

Giro                      3.487           30,2        3.725             20,1        (238)      (6,4)                3.725            20,1        4.376             36,8          (651)(14,9)
Deposito
                           747             6,5           832             4,5          (85) (10,2)                    832              4,5          804              6,8            28    3,5
berjangka
Simpanan
                           900             7,8           926             5,0          (26)     (2,8)                 926              5,0        1.080              9,1          (154)(14,3)
lainnya
Pinjaman pasar
                          6.430           55,6      12.294              66,3      (5.864) (47,7)                12.294               66,3        5.118             43,0          7.176 140,2
uang antar bank
Negotiable
Certificate of                -              -           771             4,2        (771)(100,0)                     771              4,2          516              4,3           255 49,4
Deposit (NCD)
Jumlah                   11.563      100,0          18.548              100       (6.985) (37,7)                18.548            100,0        11.894         100,0              6.654 55,9
*) Disajikan kembali




Pada tahun 2025, Simpanan dari Bank Lain BNI mencapai Rp11,6 triliun mengalami penurunan sebesar
37,7% dibandingkan posisi tahun 2024 senilai Rp18,5 triliun. Penurunan tersebut terdapat pada instrumen
Pasar Uang Antar Bank (PUAB) sebesar Rp6,4 triliun turun sebesar Rp5,9 triliun atau 47,7% dibandingkan
posisi 2024 sebesar Rp12,3 triliun.

Tingkat suku bunga dan bagi hasil per tahun untuk simpanan dari bank lain dalam mata uang Rupiah di
tahun 2025 sebesar 0,0%-4,8% (Rupiah); 0,0%-4,9% (Dolar AS); 0,0%-1,3% (Yen Jepang); dan 0,0%-1,9%
(Dolar Singapura). Untuk tahun 2024, tingkat suku bunga dan bagi hasil per tahun untuk akun ini dari
keempat jenis mata uang tersebut masing-masing sebesar 0,0%-6,9% (Rupiah); 0,0%-5,1% (Dolar AS); 0,0%-
0,8% (Yen Jepang); dan 0,0%-3,3% (Dolar Singapura).

Liabilitas Derivatif
                                                                               Kenaikan (Penurunan)                                                            Kenaikan (Penurunan)
                                     2025                2024*)                     2024-2025                              2024                2023                 2023-2024
         Pos Akun
                                  (Rp-miliar)          (Rp-miliar)                                                     (Rp-miliar)          (Rp-miliar)
                                                                            Nominal            Persentase                                                     Nominal              Persentase
                                                                            (Rp-miliar)                (%)                                                    (Rp-miliar)                (%)

 Pihak berelasi                             977                 155                   822         530,3                           155                 136                   19          14,0
 Pihak ketiga                              4.422               1.324               3.098          234,0                       1.324                   674                 650           96,4
 Jumlah                                    5.399               1.479               3.920          265,0                       1.479                   810                 669           82,6
 *) Disajikan kembali




                                                                                                                                            Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                                                               337
                                                                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 340
                            Performa              Laporan                     Profil            Analisis dan Pembahasan                             Fungsi
                            2025                  Manajemen                   Perusahaan        Manajemen atas Kinerja Bank                         Penunjang Bisnis




BNI melakukan transaksi instrumen keuangan derivatif dalam menjalankan usaha bisnis, seperti kontrak
berjangka mata uang asing, swap mata uang asing, swap atas suku bunga dan transaksi spot untuk keperluan
pembiayaan, perdagangan dan lindung nilai. Liabilitas derivatif BNI mengalami peningkatan sebesar Rp3,9
triliun atau 265,0% menjadi Rp5,4 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp1,5 triliun. Peningkatan liabilitas
derivatif khususnya berasal dari liabilitas derivatif kepada pihak ketiga sebesar 234,0% atau Rp3,1 triliun.

Efek-efek yang Dijual dengan Janji Dibeli Kembali
Pada tahun 2025, BNI mencatatkan efek-efek yang dijual dengan janji dibeli turun sebesar Rp8,6 triliun atau
54,4% dari Rp15,9 triliun di tahun 2024 menjadi Rp7,3 triliun. Adapun tingkat suku bunga tahunan untuk
efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali adalah 4,8%-8,4% (Rupiah) dan 1,9%-4,8% (Dolar AS) untuk
tahun 2025.

Liabilitas Akseptasi
Pada tahun 2025, BNI mencatatkan penurunan liabilitas akseptasi sebesar Rp1,9 triliun atau 45,0% dari
Rp4,2 triliun di tahun 2024 menjadi Rp2,3 triliun dari tahun sebelumnya. Penurunan ini berasal dari tagihan
akseptasi kepada pihak ketiga dari tahun sebelumnya Rp3,3 triliun menjadi Rp1,8 triliun di tahun 2025.

Beban yang Masih Harus Dibayar
                                                                 Kenaikan (Penurunan)                                                  Kenaikan (Penurunan)
                            2025              2024*)                  2024-2025                   2024               2023                   2023-2024
        Pos Akun
                          (Rp-miliar)        (Rp-miliar)                                        (Rp-miliar)        (Rp-miliar)
                                                                Nominal            Persentase                                         Nominal             Persentase
                                                                (Rp-miliar)            (%)                                            (Rp-miliar)             (%)

Kewajiban sebagai
                                    212                245               (33)      (13,3)                 245                461              (216)       (46,9)
Bank Penerbit
Biaya Kantor                        394                413               (19)       (4,7)                 413                467               (54)       (11,6)
Biaya Teknologi dan
                                    128                615              (487)      (79,2)                 615                559                    56     10,0­
Telekomunikasi
Biaya Loyalty                            9                 49            (40)      (81,9)                     49                 50                 (1)    (2,0)
Biaya Promosi                           32                  5                 27   533,8                       5                  5                  0      0,0­
Lain-Lain                           167                202               (35)      (17,2)                 202                122                    80     65,6­
Jumlah                              942             1,529               (587)      (38,4)               1.529              1.664              (135)        (8,1)
*) Disajikan kembali



Pada tahun 2025, beban yang masih harus dibayar BNI mencapai Rp942 miliar. Nilai akun tersebut relatif
menurun 38,4% dibandingkan posisi tahun 2024 yang mencapai Rp1,5 triliun. Penurunan beban yang masih
harus dibayar khususnya berasal dari biaya teknologi dan telekomunikasi sebesar Rp615 miliar menjadi
Rp128 miliar.

Utang Pajak
                                                                 Kenaikan (Penurunan)                                                  Kenaikan (Penurunan)
                            2025              2024*)                  2024-2025                   2024               2023                   2023-2024
        Pos Akun
                          (Rp-miliar)        (Rp-miliar)                                        (Rp-miliar)        (Rp-miliar)
                                                                Nominal            Persentase                                         Nominal             Persentase
                                                                (Rp-miliar)            (%)                                            (Rp-miliar)             (%)

Pajak penghasilan
                                    263                223                    40    18,0                  223                702              (479)       (68,2)
badan
Pajak lainnya                       152                    95                 57    59,8                      95             121               (26)       (21,5)
Jumlah - neto                       415                318                    97    30,5                  318                823              (505)       (61,4)
*) Disajikan kembali




338      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 341
Permodalan & Praktik     Tata Kelola           Tanggung Jawab Sosial                  Komitmen            Laporan
Manajemen Risiko         Perusahaan            dan Lingkungan                         ESG                 Keuangan




Pada tahun 2025, BNI membukukan peningkatan utang pajak sebesar 30,5% dari Rp318 miliar di tahun
2024 menjadi Rp415 miliar. Peningkatan ini sejalan dengan kenaikan utang pajak penghasilan badan dari
Rp223 miliar di tahun 2024 menjadi Rp263 miliar di tahun 2025 dengan peningkatan sebesar 17,9% atau naik
Rp40 miliar dari tahun sebelumnya.

Imbalan Kerja
                                                         Kenaikan (Penurunan)                                               Kenaikan (Penurunan)
                          2025           2024*)               2024-2025                     2024             2023                2023-2024
         Pos Akun
                        (Rp-miliar)     (Rp-miliar)                                       (Rp-miliar)      (Rp-miliar)
                                                        Nominal             Persentase                                     Nominal         Persentase
                                                        (Rp-miliar)             (%)                                        (Rp-miliar)         (%)

 Imbalan kerja jangka
                               3.923           3.230              693        21,5                 3.230           2.525              705    27,9
 pendek
 Imbalan pasca kerja
                               4.916           3.917              999        25,5                 3.917           4.481            (564)   (12,6)
 jangka panjang
 Jumlah                        8.839           7.147           1.692         23,7                 7.147           7.006              141     2,0
 *) Disajikan kembali




Pada tahun 2025, imbalan kerja mencapai Rp8,8 triliun, naik 23,7% dibandingkan posisi tahun 2024 sebesar
Rp7,1 triliun. BNI membukukan peningkatan imbalan kerja jangka pendek sebesar Rp693 miliar naik 21,5%
dari Rp3,2 triliun di tahun 2024. Untuk imbalan kerja jangka panjang naik sebesar Rp999,1 miliar atau 25,5%
yang didominasi oleh program pensiun manfaat pasti turun sebesar Rp731 miliar.

Penyisihan
Akun penyisihan BNI terdiri dari estimasi kerugian atas komitmen dan kontinjensi serta penyisihan atas
perkara hukum dan lainnya. Pada tahun 2025, BNI membukukan penyisihan sebesar Rp1,5 triliun, mengalami
penurunan dibandingkan posisi tahun sebelumnya sebesar Rp2,3 triliun. Peningkatan provisi ini berasal
dari estimasi kerugian atas komitmen dan kontinjensi yaitu sebesar Rp1,5 triliun dari sebelumnya sebesar
Rp2,3 triliun. Hal ini disebabkan adanya pembentukan provisi atas akun-akun off balance sheet sebagai
dampak implementasi PSAK 109 di tahun 2020. Sementara itu cadangan perkara hukum dan lainnya naik
sebesar Rp2 miliar dibandingkan posisi sebelumnya.

Liabilitas Lain-Lain
Pada tahun 2025, liabilitas lain-lain mengalami penurunan sebesar 17,0% menjadi Rp6,9 triliun dari Rp8,3
triliun pada tahun 2024. Kenaikan tersebut didorong oleh Liabilitas kepada pemegang polis naik sebesar
Rp3 miliar dan disisi lain terdapat penurunan Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor (TD DHE) sebesar
Rp509 miliar dibandingkan tahun 2024.

Efek-efek yang Diterbitkan
                                                         Kenaikan (Penurunan)                                               Kenaikan (Penurunan)
                          2025           2024*)               2024-2025                     2024             2023                2023-2024
 Berdasarkan Hubungan
                        (Rp-miliar)     (Rp-miliar)                                       (Rp-miliar)      (Rp-miliar)
                                                        Nominal             Persentase                                     Nominal         Persentase
                                                        (Rp-miliar)             (%)                                        (Rp-miliar)         (%)

 Pihak berelasi                 1.886           1.892                 (6)    (0,3)                1.892            1.764             128      7,3
 Pihak ketiga                 12.368           11.082           1.286        11,6                11.083           3.129            7.954   254,2
 Jumlah                       14.253          12.974           1.279          9,9                12.975           4.893           8.082    165,2
 *) Disajikan kembali



Pada tanggal 4 Juli 2025, BNI telah menerbitkan Sustainability Bond 2025 dengan denominasi IDR dengan
nilai nominal sebesar Rp5.000.000.000.000,- (lima triliun rupiah) dengan tenor 3 tahun dan 5 tahun. Pada
tanggal 31 Desember 2025, BNI Sustainability Bond 2025 memiliki nilai bersih sebesar Rp4.996.653 juta
setelah dikurangi biaya penerbitan yang belum diamortisasi sebesar Rp3.347 juta.




                                                                                                             Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                     339
                                                                                            PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 342
                              Performa              Laporan                     Profil                Analisis dan Pembahasan                             Fungsi
                              2025                  Manajemen                   Perusahaan            Manajemen atas Kinerja Bank                         Penunjang Bisnis




Pinjaman yang Diterima
                                                                   Kenaikan (Penurunan)                                                      Kenaikan (Penurunan)
   Jenis Pinjaman yang        2025               2024*)                 2024-2025                          2024            2023                   2023-2024
         Diterima           (Rp-miliar)        (Rp-miliar)
                                                                  Nominal           Persentase
                                                                                                      (Rp-miliar)        (Rp-miliar)
                                                                                                                                            Nominal             Persentase
                                                                  (Rp-miliar)          (%)                                                  (Rp-miliar)            (%)

 Pinjaman penerusan                       54                 49                 5        9,8                        49                 52                 (3)      (5,8)
 Kredit likuiditas untuk
 kredit koperasi primer                    1                  1                 -            -                       1                  1                   -       0,0
 kepada anggotanya
 Pinjaman bilateral               33.681             35.115             (1.434)        (4,1)                 35.115            21.856             13.259           60,7
 Bankers acceptance                 1.812             4.171             (2.359)       (56,5)                  4.171               7.768           (3.597)         (46,3)
 Lain-lain                         3.492              3.595               (103)        (2,9)                  3.595              1.273             2.322          182,4
 Jumlah                           39.040             42.931             (3.891)        (9,1)                 42.931            30.950             11.981           38,7
*) Disajikan Kembali



Pinjaman yang diterima BNI terdiri atas berbagai jenis pinjaman meliputi pinjaman penerusan, kredit
likuiditas untuk kredit koperasi primer kepada anggotanya, pinjaman bilateral, bankers acceptance serta
pinjaman lainnya.Total pinjaman yang diterima untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
sebesar Rp39,0 triliun atau turun 9,1% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp42,9 triliun. Penurunan
tersebut terutama disebabkan oleh penurunan Bankers acceptance sebesar 56,6% menjadi Rp1,8 triliun
pada tahun 2025 dari Rp4,2 triliun pada tahun sebelumnya.

Efek-efek Subordinasi
                                                                   Kenaikan (Penurunan)                                                      Kenaikan (Penurunan)
                              2025              2024*)                  2024-2025                          2024            2023                   2023-2024
 Berdasarkan Hubungan
                            (Rp-miliar)        (Rp-miliar)                                            (Rp-miliar)        (Rp-miliar)
                                                                  Nominal           Persentase                                              Nominal             Persentase
                                                                  (Rp-miliar)          (%)                                                  (Rp-miliar)            (%)

 BNI Tier 2                        8.337              8.046                 291          3,6                  8.046               7.696               350           4,5
 BNI Additional Tier 1            10.003              9.653                 350          3,6                  9.653             9.233                 420           4,5
 Jumlah                           18.340             17.699                 641          3,6                 17.699            16.929                 770           4,5
*) Disajikan kembali



Pada tanggal 31 Desember 2025, BNI Tier 2 Subordinated Notes memiliki nilai bersih sebesar Rp8,3 triliun
setelah dikurangi biaya penerbitan yang belum diamortisasi sebesar Rp265,0 juta, dan telah memperoleh
hasil pemeringkatan dari Moody’s dan Fitch dengan peringkat masing-masing Ba2 dan BB.

EKUITAS

Pada tahun 2025, jumlah ekuitas BNI tercatat sebesar Rp176,5 triliun naik 6,0% dari tahun 2024 sebesar
Rp166,5 triliun. Peningkatan yang signifikan ini berasal dari kenaikan saldo laba sebesar 4,8% atau setara
Rp5,7 triliun dibandingkan tahun sebelumnya sebagai dampak dari pertumbuhan laba BNI.

                                                              Jumlah Ekuitas
                                                              (Rp miliar)
                                                                                                 176.339


                                                                        167.187     166.548


                                                             154.733




                                                              2023       2024 2024*) 2025




 340       A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 343
Permodalan & Praktik        Tata Kelola             Tanggung Jawab Sosial                  Komitmen                 Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan              dan Lingkungan                         ESG                      Keuangan




                                                                Kenaikan (Penurunan)                                                 Kenaikan (Penurunan)
                             2025             2024*)                 2024-2025                      2024               2023               2023-2024
         Pos Akun
                           (Rp-miliar)       (Rp-miliar)                                          (Rp-miliar)        (Rp-miliar)
                                                               Nominal           Persentase                                         Nominal           Persentase
                                                               (Rp-miliar)          (%)                                             (Rp-miliar)          (%)

 Modal saham: modal
 ditempatkan dan                 9.055             9.055                     -       0,0      -         9.055              9.055                  -      0,0
 disetor penuh
 Tambahan modal
                                17.010            17.010                     -       0,0      -        17.010             17.010                  -      0,0
 disetor
 Cadangan Pembayaran
                                    349              323                 26          8,0                   323                260             63        24,2
 Berbasis Saham
 Transaksi dengan
 kepentingan non                 2.257             2.257                     -       0,0                2.257              2.257                  -      0,0
 pengendali
 Cadangan revaluasi
                                16.711            16.711                     -       0,0               16.711             15.448          1.263          8,2
 aset
 Keuntungan/Kerugian
 Neto yang Belum
 Direalisasikan atas
 Efek-efek dan Obligasi
 Pemerintah dalam                2.617           (1.432)             4.049       (282,8)              (1.465)              (896)          (569)         63,5
 Kelompok Nilai Wajar
 melalui Penghasilan
 Komprehensif Lain
 Setelah Pajak
 Selisih kurs penjabaran
 laporan keuangan                (124)               (97)              (27)         27,8                  (97)               (58)           (39)         67,2
 dalam mata uang asing
 Saldo laba                   123.855           118.244              5.611           4,7             118.664             107.236         11.428         10,7
 Kepentingan non-
                                 4.609             4.477               132           2,9                4.729              4.601            128          2,8
 pengendali
 Modal saham diperoleh
                                         -                 -                 -         -                        -          (180)            180       (100,0)
 kembali
 Jumlah Ekuitas               176.339           166.548              9.791           5,9             167.187            154.733          11.815          7,6
 *) Disajikan kembali



Jumlah Ekuitas BNI di tahun 2025 tercatat Rp176,3                                 Cadangan Pembayaran Berbasis Saham
triliun atau naik 5,9% dibanding tahun lalu sebagai                               Mengacu pada PSAK 102 tentang pembayaran
dampak dari semakin meningkatnya profitabilitas                                   berbasis   saham,    bank      wajib  membentuk
BNI dibandingkan tahun lalu, sebagaimana akan                                     pencadangan Pembayaran Berbasis Saham sesuai
dijelaskan secara rinci pada poin-poin di bawah ini.                              dengan harga pasar saat tanggal pemberian
                                                                                  (Grant Date). Perseroan memiliki program
Modal Saham                                                                       remunerasi kepemilikan saham untuk Direksi,
Pada tahun 2025, modal saham di BNI mencapai                                      Dewan Komisaris non independen serta pegawai
Rp9,1 triliun. Pencapaian tersebut tidak mengalami                                yang pembagiannya sudah dilakukan pada tahun
perubahan dari 2024 sebesar Rp9,1 triliun.                                        2022. Namun pembukaan periode lock up atas
                                                                                  pembagian tersebut dilakukan bertahap hingga
Tambahan Modal Disetor                                                            tahun 2025 mendatang. Sebagai dampak program
Tambahan modal disetor/agio saham di BNI                                          dan mekanisme pembukaan lock up periode yang
mencapai Rp17,0 triliun di 2025. Pencapaian tersebut                              masih sampai tahun 2025 tersebut, maka bank juga
tidak mengalami perubahan dari 2024 sebesar                                       menyisihkan pencadangan pembayaran berbasis
Rp17,0 triliun.                                                                   saham senilai Rp349 miliar di tahun 2025.

Cadangan Revaluasi Aset                                                           Transaksi dengan Kepentingan Non
Cadangan revaluasi aset pada tahun 2025 tercatat                                  Pengendali
sebesar Rp16,7 triliun, mengalami kenaikan sebesar                                Pada tahun 2025, transaksi dengan kepentingan
Rp0 triliun atau 0% dari tahun 2024 sebesar Rp16,7                                non pengendali tercatat sebesar Rp2,3 triliun
triliun. Hal ini dikarenakan adanya pencatatan                                    tidak mengalami perubahan dari tahun 2024. Nilai
realisasi hasil revaluasi aset tetap tanah dan                                    transaksi dengan kepentingan pengendali adalah
bangunan yang dilaksanakan di tahun 2025.                                         seluruh penerimaan dari Sumitomo Life setelah
                                                                                  dikurangi dengan biaya transaksi atas kemitraan
                                                                                  strategis akuisi 40% saham BNI Life oleh Sumitomo
                                                                                  Life pada tahun 2013.



                                                                                                                     Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                                341
                                                                                                    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 344
                           Performa          Laporan     Profil          Analisis dan Pembahasan               Fungsi
                           2025              Manajemen   Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank           Penunjang Bisnis




Keuntungan/Kerugian Neto yang Belum                          Kepentingan Non-Pengendali
Direalisasikan atas Efek-efek dan Obligasi                   Kepentingan non pengendali atas aset neto
Pemerintah dalam Kelompok Nilai Wajar                        perusahaan anak yang konsolidasi di BNI pada tahun
melalui Penghasilan Komprehensif Lain                        2025 mencapai Rp4,6 triliun mengalami peningkatan
Setelah Pajak                                                sebesar 3,0% atau Rp132 miliar dari Rp4,5 triliun di
Keuntungan Neto yang belum direalisasikan                    tahun 2024. Peningkatan tersebut didorong oleh
dari kenaikan nilai wajar efek-efek dan Obligasi             kenaikan dari laba perusahaan anak BNI.
Pemerintah yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain setelah dikurangi              LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN
pajak tangguhan di BNI sebesar Rp2,6 triliun di 2025.        KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
Kerugian meningkat sebesar Rp4.049 miliar dari
tahun 2024 yang mengalami kerugian unrealized                Pada tahun 2025, BNI kembali berhasil membukukan
sebesar Rp1.432 miliar. Peningkatan tersebut                 laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada
dikarenakan perhitungan mark to market atas                  pemilik entitas induk sebesar Rp20 triliun yang
Securities FVOCI dan AC dengan turunnya tingkat              turun 6,6% secara tahunan dan Laba Komprehensif
suku bunga acuan di pasar di tahun 2025 dibanding            periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada
tahun 2024.                                                  pemilik entitas induk sebesar Rp23,6 triliun atau
                                                             tumbuh 4,6% secara tahunan. Pertumbuhan laba
Selisih Kurs Penjabaran Laporan Keuangan                     tersebut terutama karena peningkatan Pendapatan
dalam Mata Uang Asing                                        Operasional selain Bunga sebesar 5,2% YoY, salah
Pada tahun 2025, kerugian dari selisih kurs karena           satunya dari fee based income digital sebagai hasil
penjabaran laporan keuangan dalam mata uang                  dari upaya Perseroan membangun kapabilitas
asing di BNI mencapai Rp124 miliar. Kerugian                 transaksional dan layanan digital baik untuk Segmen
tersebut mengalami peningkatan Rp27 miliar                   Retail melalui wondr by BNI maupun Segmen
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp97 miliar.                 Wholesale melalui BNIdirect.

Saldo Laba                                                       Laba Bersih (Laba yang Diatribusikan
Pada tahun 2025, saldo laba mencapai Rp123,9                     kepada Pemilik Entitas Induk - sebagai
triliun, mengalami peningkatan Rp5,7 triliun atau                acuan pembagian dividen)
                                                                 (Rp miliar)
4,7% dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar
                                                                                        21.464   21.464
Rp118,2 triliun. Peningkatan pencapaian profit tahun
2025 ini didukung oleh ekspansi bisnis BNI yang
sehat pada segmen berisiko rendah, peningkatan                                 20.909
                                                                                                          20.041
fee based income dan perbaikan kualitas aset.
Kenaikan saldo laba ini telah dikurangi pembayaran
cash dividend atas laba tahun buku 2025 sebesar
Rp14 triliun.

             Jumlah Saldo Laba
             (Rp miliar)                                                       2023     2024 2024*) 2025
                                           123.855


                       118.664   118.244


             107.236




             2023      2024 2024*) 2025




342    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 345
Permodalan & Praktik       Tata Kelola               Tanggung Jawab Sosial                     Komitmen             Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan                dan Lingkungan                            ESG                  Keuangan




Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lainnya
                                                                   Kenaikan (Penurunan)                                                Kenaikan (Penurunan)
                            2025               2024*)                   2024-2025                    2024              2023                 2023-2024
         Pos Akun
                          (Rp-miliar)         (Rp-miliar)                                          (Rp-miliar)       (Rp-miliar)
                                                                  Nominal           Persentase                                        Nominal            Persentase
                                                                  (Rp-miliar)          (%)                                            (Rp-miliar)           (%)

 Pendapatan bunga               69.394              66.583                2.811          4,2              66.583           61.472             5.111          8,3
 Beban bunga                  (29.061)            (26.103)              (2.958)         11,3           (26.103)          (20.196)           (5.907)         29,2
 Pendapatan bunga –
                                40.333              40.480                (147)        (0,4)              40.480           41.276             (796)         (1,9)
 neto
 Pendapatan premi-neto                  (2)                 (2)                 -        0,0               1.724             1.659                  65       3,9
 Pendapatan operasional
                                24.645              23.417                1.228          5,2              22.311           19.812            2.499          12,6
 lainnya
 Total pendapatan
                                64.976              63.895               1.081           1,7              64.515           62.747            1.768           2,8
 operasional
 Beban operasional
                              (30.857)             (29.111)             (1.746)        (6,0)           (29.688)           (27.778)          (1.910)          6,9
 lainnya
 Pembentukan cadangan
 kerugian penurunan             (9.724)             (8.211)             (1.513)         18,4              (8.211)          (9.196)              985        (10,7)
 nilai
 Laba operasional               24.395              26.573              (2.178)        (8,2)              26.616           25.773               843          3,3
 Pendapatan (beban)
                                         2                  (4)                 6    (150,0)                (36)              (133)                 97     (72,9)
 bukan operasional-neto
 Laba sebelum beban
                                24.397              26.569              (2.172)        (8,2)              26.580           25.640               940          3,7
 pajak
 Beban pajak                    (4.286)             (4.900)                 614       (12,5)              (4.911)          (4.534)            (377)          8,3
 Laba tahun berjalan            20.111              21.669              (1.558)        (7,2)              21.669           21.106               563          2,7
 Penghasilan
 komprehensif
                                 3.605                1.031               2.574       249,7                  997               674              323          47,9
 lain, setelah pajak
 penghasilan
 Jumlah laba
 komprehensif periode           23.716              22.700               1.016           4,5              22.666           21.780               886          4,1
 berjalan
 Laba tahun berjalan
 yang dapat
 diatribusikan kepada:
 Pemilik entitas induk          20.041              21.464              (1.423)        (6,6)              21.464           20.909               555          2,7
 Kepentingan non
                                        70              205               (135)       (66,0)                 205               197                   8       4,1
 pengendali
 Jumlah laba
 komprehensif periode
 berjalan yang dapat
 diatribusikan kepada:
 Pemilik entitas induk          23.584              22.551                1.033          4,6              22.539           21.560               979          4,5
 Kepentingan non
                                    132                 149                (17)       (11,4)                 127               220             (93)        (42,3)
 pengendali
 Laba per Saham
 Diatribusikan kepada
                                    537                 576                (39)        (6,8)                 576               561                  15       2,7
 Pemilik Entitas Induk
 (EPS) (Rupiah penuh)
*) Disajikan kembali




                                                                                                                      Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                                  343
                                                                                                     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 346
                                      Performa                  Laporan                   Profil               Analisis dan Pembahasan                              Fungsi
                                      2025                      Manajemen                 Perusahaan           Manajemen atas Kinerja Bank                          Penunjang Bisnis




Pendapatan Bunga
                                                                                      Kenaikan                                                                         Kenaikan
                             2025                         2024*)                    (Penurunan)                 2024                         2023                    (Penurunan)
   Pos Akun                                                                          2024-2025                                                                        2023-2024
                       Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
                   (Rp-miliar)       (%)          (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)     (%)    (Rp-miliar)     (%)          (Rp-miliar)     (%)          (Rp-miliar)     (%)

 Pinjaman
 yang                    57.957            83,5      55.681              83,6        2.276    4,1 ­­      55.681             83,6      50.753             82,6        4.928    9,7 ­­
 diberikan
 Obligasi
 Pemerintah               7.957            11,5        7.245             10,9          712    9,8 ­­        7.245            10,9        6.695            10,9          550    8,2 ­­
 dan efek-efek
 Penempatan
 pada bank
                          2.414             3,5        2.282              3,4          132    5,8 ­­        2.282             3,4        2.781             4,5        (499) (17,9) ­­
 lain dan Bank
 Indonesia
 Wesel ekspor
 dan tagihan              1.057             1,5        1.133              1,7          (76) (6,7) ­­        1.133             1,7        1.091             1,8           42    3,8 ­­
 lainnya

 Lain-lain                   9              0,0          242              0,4        (233)(96,3) ­­           242             0,4          152             0,2           90 59,2 ­­

 Jumlah                  69.394        100,0         66.583         100,0            2.811    4.2 ­­      66.583        100,0          61.472        100,0            5.111    8,3 ­­

*) Disajikan kembali



                                                                                              83,5
                                    11,5
              2025           3,5
                            1,5                                                                           Pinjaman yang diberikan

                           0,0                                                                            Obligasi Pemerintah dan efek-efek

                                                                                              83,6        Penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia
                                   10,9
                                                                                                          Wesel ekspor dan tagihan lainnya
              2024           3,4
                                                                                                          Lain-lain
                            1,7
                           0,4

                                                                                              82,6
                                    10,9
              2023           4,5
                            1,8
                           0,2




Pada tahun 2025, BNI membukukan pendapatan bunga sebesar Rp69,4 triliun, mengalami kenaikan 4,2%
YoY. Pendapatan bunga dari pinjaman yang diberikan masih memberikan kontribusi terbesar yaitu sebesar
83,5% dari total pendapatan bunga di tahun 2025. Kemudian diikuti oleh pendapatan bunga dari Obligasi
Pemerintah dan Efek-Efek sebesar 11,5%.




 344       A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 347
Permodalan & Praktik                Tata Kelola                Tanggung Jawab Sosial                         Komitmen               Laporan
Manajemen Risiko                    Perusahaan                 dan Lingkungan                                ESG                    Keuangan




Beban Bunga
                                                                                     Kenaikan                                                                              Kenaikan
                             2025                        2024*)                    (Penurunan)                     2024                          2023                    (Penurunan)
   Pos Akun                                                                         2024-2025                                                                             2023-2024
                       Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
                   (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)     (%)       (Rp-miliar)       (%)          (Rp-miliar)     (%)          (Rp-miliar)     (%)

 Simpanan
 nasabah dan             24.411           84,0        21.276            81,5        3.135 14,7 ­­              21.276            81,6      16.458             81,5        4.818 29,3 ­­
 bank lain
 Pinjaman
                          3.093           10,6         3.483            13,3        (390) (11,2) ­­            3.483             13,3        2.713            13,4          770 28,4 ­­
 yang diterima
 Efek-efek
 yang                     1.543            5,3         1.334             5,1          209 15,7 ­­               1.334             5,1        1.014             5,0          320 31,6 ­­
 diterbitkan

 Lain-lain                  13             0,0            10             0,0             3 30,0 ­­                10                0            11            0,1           (1) (9,1) ­­

 Jumlah                  29.060         100,0         26.103       100,0            2.957 11,3 ­­             26.103         100,0         20.196        100,0            5.907 29,2 ­­

*) Disajikan kembali




                                                                                                       84,0
                                              10,6
                         2025
                                        5,3
                                    0,0
                                                                                                                        Simpanan nasabah dan bank lain

                                                                                                       81,6             Pinjaman yang diterima

                                              13,3                                                                      Efek-efek yang diterbitkan
                         2024
                                        5,1                                                                             Lain-lain
                                    0


                                                                                                      81,5
                                               13,4
                         2023
                                        5,0
                                    0,1



Komposisi beban bunga pada tahun 2025 mengalami kenaikan sebesar Rp3 triliun atau 11,3% dibandingkan
dengan periode sebelumnya. Selain didominasi oleh simpanan nasabah dan bank lain yang menjadi sumber
utama pendanaan BNI dengan kontribusi sebesar 84% di tahun 2025 dan 81,6% di tahun 2024, kenaikan
beban bunga juga dipengaruhi oleh penurunan beban bunga pinjaman yang diterima sebesar Rp390 miliar
atau 11,2% dan beban bunga atas efek-efek yang diterbitkan sebesar Rp209 miliar atau 15,7% dari tahun
sebelumnya.

Pendapatan Bunga Neto
Pada tahun 2025, BNI membukukan pendapatan bunga neto sebesar Rp40,3 triliun turun tipis 0,4% dibanding
tahun sebelumnya, disebabkan kenaikan beban bunga yang lebih agresif sebesar 11,3% YoY dibanding
kenaikan pendapatan bunga yang sebesar 4,2% YoY. Kenaikan beban bunga yang signifikan tersebut,
sebagai dampak dari ketatnya likuiditas yang mengakibatkan tren kenaikan suku bunga di pasar.




                                                                                                                                        Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                                                      345
                                                                                                                       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 348
                                  Performa                Laporan                    Profil              Analisis dan Pembahasan                              Fungsi
                                  2025                    Manajemen                  Perusahaan          Manajemen atas Kinerja Bank                          Penunjang Bisnis




                Pendapatan Bunga - Neto
                (Rp miliar)                                                                2024 yang tercatat sebesar Rp1,7 triliun. Selain itu,
                                                                                           perolehan pendapatan investasi juga dipengaruhi
                                                         40.333                            oleh fluktuasi harga pasar efek-efek dan Obligasi
                                                                                           Pemerintah yang menjadi sarana investasi BNI Life
                                40.480        40.480                                       untuk pengembangan portofolionya.

                       41.276                                                                             Pendapatan Premi - Neto
                                                                                                          (Rp miliar)
                                                                                                                                                        2


                                                                                                                         1.724              2


                       2023     2024 2024*) 2025                                                               1.659



Pendapatan Premi - Neto
Akun ini merupakan porsi dari BNI Life sebagai
salah satu anak perusahaan BNI yang berkontribusi
terhadap pendapatan BNI secara konsolidasi. Pada                                                              2023       2024 2024*) 2025
tahun 2025, Premi neto BNI Life mencapai Rp0 triliun
naik 0% atau sebesar Rp0 miliar dibandingkan tahun




Pendapatan Operasional Lainnya
                                                                       Kenaikan (Penurunan)                                                      Kenaikan (Penurunan)
                                  2025                 2024*)               2024-2025                      2024            2023                       2023-2024
         Pos Akun
                                (Rp-miliar)       (Rp-miliar)                                            (Rp-miliar)     (Rp-miliar)
                                                                      Nominal             Persentase                                            Nominal            Persentase
                                                                      (Rp-miliar)            (%)                                                (Rp-miliar)           (%)

 Provisi dan komisi
                                       11.168             10.559                609             5,8 ­­         10.559            10.120                     439         4,3 ­­
 lainnya
 Laba dari entitas
                                         1.627              1.523               104             6,8 ­­           1.523            1.328                     195       14,7 ­­
 asosiasi
 Penerimaan Kembali
 aset yang telah                         5.439              6.025             (586)           (9,7) ­­          6.025             5.030                     995       19,8 ­­
 dihapusbukukan
 Keuntungan/(kerugian)
 yang belum direalisasi
 dari perubahan nilai
                                          142                   145                 (3)       (2,1) ­­             145                 74                     71      95,9 ­­
 wajar aset keuangan
 yang diukur pada nilai
 wajar melalui laba rugi
 Keuntungan dari
 penjualan dari aset
 keuangan yang diukur
 pada nilai wajar
                                         2.886              1.769             1.117           63,1 ­­            1.769            1.180                     589       49,9 ­­
 melalui penghasilan
 komprehensif lain dan
 nilai wajar melalui laba
 rugi
 Laba selisih kurs – neto                1.037              1.259             (222)          (17,6) ­­           1.259            1.019                     240       23,6 ­­
 Lainnya                                 2.345              2.096               249           11,9 ­­           2.096             1.062                 1.034          97,4 ­­
 Jumlah                               24.644              23.376             1.268              5,4 ­­         23.376            19.812                3.564          18,0 ­­
*) Disajikan kembali



Pada tahun 2025, BNI membukukan pendapatan operasional lainnya sebesar Rp24,6 triliun naik 5,4% dari
posisi tahun 2024 sebesar Rp23,4 triliun. Penurunan terbesar berasal dari penerimaan kembali aset yang
telah dihapusbukukan sebesar Rp0,6 triliun turun sebesar 9,7% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.
BNI juga mencatat pendapatan operasional dari laba entitas asosiasi PT Bank Syariah Indonesia Tbk sebesar
Rp1,6 triliun, meningkat 0,3% dibandingkan periode Desember 2024 sebesar Rp1,5 triliun. Pendapatan dari
provisi dan komisi lainnya juga mengalami kenaikan sebesar Rp609 miliar atau 5,8% dibandingkan realisasi
tahun sebelumnya.



 346       A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 349
Permodalan & Praktik                Tata Kelola                 Tanggung Jawab Sosial                     Komitmen                Laporan
Manajemen Risiko                    Perusahaan                  dan Lingkungan                            ESG                     Keuangan




                                                               Pendapatan Operasional Lainnya
                                                               (Rp miliar)
                                                                                                                 23.900


                                                                                         22.311       22.649


                                                                           19.812




                                                                           2023         2024 2024*) 2025

Beban Operasional Lainnya
                                                                                     Kenaikan                                                                             Kenaikan
                             2025                        2024*)                    (Penurunan)                     2024                         2023                    (Penurunan)
   Pos Akun                                                                         2024-2025                                                                            2023-2024
                       Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
                   (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)     (%)       (Rp-miliar)      (%)          (Rp-miliar)     (%)          (Rp-miliar)    (%)

 Beban
 gaji dan                14.529           47,1      13.782              47,3          747    5,4 ­­            13.782           47,3      12.834             46,2          948    7,4 ­­
 tunjangan
 Beban
 umum dan                 9.395           30,4        9.025             31,0          370    4,1 ­­             9.025           31,0        9.193            33,1        (168) (1,8) ­­
 administrasi
 Beban
                          1.188            3,9        1.103              3,8           85    7,7 ­­             1.103            3,8        1.066             3,8           37    3,5 ­­
 promosi
 Premi
 penjaminan               1.704            5,5        1.567              5,4          137    8,7 ­­             1.567            5,4        1.476             5,3           91    6,2 ­­
 simpanan
 Lain-lain                4.041           13,1        3.634             12,5          407 11,2 ­­               3.634           12,5        3.208            11,5          426 13,3 ­­
 Jumlah                  30.857       100,0          29.111        100,0            1.746    6,0 ­­            29.111       100,0          27.777       100,0            1.334    4,8 ­­
*) Disajikan kembali




             Jumlah Beban Operasional Lainnya                                                     Peningkatan beban operasional lainnya didominasi
             (Rp miliar)
                                                                                                  beban lain-lain yang tumbuh 11,2% YoY disebabkan
                                                        30.857                                    tahun ini BNI meningkatkan investasi layanan
                                                                                                  digital perbankan melalui peluncuran wondr by BNI
                             29.688        29.111
                                                                                                  dan BNIdirect untuk peningkatan transaksi nasabah
                                                                                                  dan diharapkan menjadi katalis peningkatan bisnis
                  27.778
                                                                                                  ke depannya.

                                                                                                  Pembentukan Cadangan Kerugian
                                                                                                  Penurunan Nilai
                                                                                                  Pada tahun 2025, pembentukan beban cadangan
                 2023        2024 2024*) 2025                                                     kerugian penurunan nilai mengalami kenaikan
                                                                                                  sebesar Rp1.514 miliar atau sebesar 18,4% menjadi
                                                                                                  Rp9,7 triliun dari tahun 2024 sebesar Rp8,2 triliun.
Pada tahun 2025, beban operasional lainnya                                                        Pembentukan beban cadangan kerugian penurunan
mengalami kenaikan sebesar 6,0% atau Rp1,7 triliun                                                nilai ini seiring dengan perbaikan kualitas aset yang
menjadi Rp30,9 triliun dari posisi Rp29,1 triliun di                                              konsisten dan dampak dari akselerasi bisnis di
tahun 2024. Peningkatan tersebut untuk menunjang                                                  segmen berisiko rendah.
ekspansi bisnis BNI sepanjang tahun 2025.




                                                                                                                                        Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                                                     347
                                                                                                                       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 350
                                   Performa            Laporan                   Profil            Analisis dan Pembahasan                          Fungsi
                                   2025                Manajemen                 Perusahaan        Manajemen atas Kinerja Bank                      Penunjang Bisnis




Laba Sebelum Beban Pajak                                                              Penghasilan Komprehensif Lain, Setelah
Pada tahun 2025, BNI membukukan laba sebelum                                          Pajak Penghasilan
pajak sebesar Rp24,4 triliun, turun 8,2% dibandingkan                                 Pada tahun 2025, laba komprehensif lain BNI berada
tahun 2024 sebesar Rp26,6 triliun.                                                    pada posisi keuntungan sebesar Rp3.605 miliar,
                                                                                      dari tahun 2024 sebesar Rp1.031 miliar. Hal tersebut
                 Laba Sebelum Beban Pajak                                             didominasi oleh keuntungan dari perubahan nilai
                 (Rp miliar)
                                                                                      aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
                                                     24.397                           penghasilan komprehensif lain sebesar Rp5.084
                                                                                      miliar.
                                26.580     26.569

                                                                                      Total Laba Komprehensif Periode Berjalan
                       25.640
                                                                                      Atribusi laba dan penghasilan komprehensif BNI
                                                                                      mencapai Rp23,7 triliun. Pencapaian tersebut
                                                                                      mengalami kenaikan sebesar Rp1.016 miliar atau
                                                                                      4,5% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp22,7
                                                                                      triliun.
                       2023     2024 2024*) 2025
                                                                                         Jumlah Laba Komprehensif Periode Berjalan
                                                                                         (Rp miliar)

Beban Pajak                                                                                                                            23.716

Pada tahun 2025, BNI membukukan beban pajak
                                                                                                                  22.666     22.700
senilai Rp4,3 triliun turun 13,6% dibandingkan pada
tahun 2024 sebesar Rp4,9 triliun. Penurunan beban
                                                                                                       21.780
pajak tersebut terutama disebabkan karena adanya
penurunan laba sebelum pajak sebesar Rp2.172
miliar dari tahun 2024 sebesar Rp26,6 triliun menjadi
Rp24,4 triliun pada tahun 2025.

                                                                                                       2023       2024 2024*) 2025


Laba per Saham Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
Laba tahun berjalan per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan diatribusikan kepada
pemilik entitas induk dengan rata-rata tertimbang jumlah lembar saham biasa yang beredar pada tahun
bersangkutan.

                                                                    Kenaikan (Penurunan)                                               Kenaikan (Penurunan)
                                   2025             2024*)               2024-2025                     2024             2023                2023-2024
           Perihal
                                 (Rp-miliar)      (Rp-miliar)                                      (Rp-miliar)        (Rp-miliar)
                                                                   Nominal           Persentase                                       Nominal            Persentase
                                                                   (Rp-miliar)          (%)                                           (Rp-miliar)           (%)

 Laba tahun berjalan
 yang dapat
 diatribusikan kepada                    20.111         21.464           (1.353)        (6,3) ­­          21.464            20.909              555          2,7 ­­
 pemilik entitas induk
 (Rp-miliar)
 Rata-rata tertimbang
 jumlah lembar saham
                                         37.297         37.290                   7        0,0 ­­          37.290            37.257                  33       0,1 ­­
 biasa yang beredar
 (juta lembar saham)
 Laba per saham dasar
 diatribusikan kepada
                                           537               576            (39)        (6,8)                   576             561                 15       2,7 ­­
 pemilik entitas induk
 (Rupiah penuh)**)
*) Disajikan kembali



Di tahun 2023 BNI melakukan aksi korporasi berupa pemecahan saham atau stock split dengan rasio 1:2
yang efektif mulai 6 Oktober 2023. Stock split tidak menyebabkan perubahan nilai kepemilikan saham oleh
investor karena jumlah saham yang beredar naik menjadi 2 kali lipat diikuti harga saham yang menyesuaikan
0,5 kali dari harga sebelumnya.




 348       A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 351
Permodalan & Praktik           Tata Kelola                 Tanggung Jawab Sosial           Komitmen                  Laporan
Manajemen Risiko               Perusahaan                  dan Lingkungan                  ESG                       Keuangan




Pada tahun 2025, Laba per Saham Diatribusikan                                      LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
kepada Pemilik Entitas Induk tercatat sebesar Rp537                                Pada tahun 2025, BNI membukukan peningkatan
turun dari tahun 2024 sebesar Rp576 atau turun                                     arus kas bersih sebesar Rp48,9 triliun, naik sebesar
sebesar 6,8%.                                                                      196,3% dibandingkan penurunan arus kas bersih
                                                                                   pada tahun 2024 sebesar Rp50,8 triliun. Penurunan
              Laba per Saham Dasar                                                 arus kas bersih dipengaruhi oleh aktivitas pendanaan
              (Rp miliar)
                                                                                   pembayaran dividen atas laba berjalan tahun buku
                                                        537                        2024 serta, aktivitas investasi atas pembelian Efek-
                                                                                   Efek dan Obligasi Pemerintah selama tahun 2025.
                               576           576
                                                                                   Arus kas bersih dari Aktivitas Operasi, Investasi
                                                                                   dan Pendanaan pada tahun 2025 masing-masing
                      561
                                                                                   sebesar Rp103,1 triliun, Rp26,6 triliun, dan Rp27,6
                                                                                   triliun.

                                                                                               Kas dan Setara Kas di Akhir Tahun
                                                                                               (Rp miliar)
                                                                                                                                            152.852
                   2023      2024 2024*) 2025
                                                                                                                      104.075 104.075


                                                                                                           154.879




                                                                                                           2023       2024 2024*) 2025

Laporan Arus Kas Konsolidasian
                                                                     Kenaikan (Penurunan)                                           Kenaikan (Penurunan)
                              2025             2024                       2024-2025                           2023                       2023-2024
         Perihal
                            (Rp-miliar)      (Rp-miliar)                                                    (Rp-miliar)
                                                               Nominal          Persentase                                   Nominal             Persentase
                                                              (Rp-miliar)            (%)                                     (Rp-miliar)              (%)

 Kas neto diperoleh
                                103.103            (63.218)       166.321           (263,1)     ­­                10.393         (73.611)             (708,3)        ­­
 dari aktivitas operasi
 Kas neto digunakan
 untuk aktivitas                (26.638)            (5.270)       (21.368)            405,5                     (10.771)            5.501              (51,1)
 investasi
 Kas neto diperoleh
 dari/(digunakan
                                (27.556)            17.718        (45.274)          (255,5)                      (8.493)           26.211             (308,6)
 untuk) aktivitas
 pendanaan
 Peningkatan/
 (penurunan) neto kas            48.909            (50.770)        99.679            (196,3)         ­­          (8.871)         (41.899)              472,3    ­­
 dan setara kas
 Dampak selisih kurs                 (132)             (34)            (98)           288,2     ­­                   (150)            116              (77,3)        ­­
 Kas dan setara kas di
                                104.075            154.879        (50.804)            (32,8)                    163.900           (9.021)               (5,5)
 awal tahun
 Kas dan setara kas di
                                152.852            104.075         48.777              46,9                     154.879          (50.804)              (32,8)
 akhir tahun



Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Pada tahun 2025, BNI membukukan kas neto yang diterima dari aktivitas operasi sebesar Rp103,1 triliun di
tahun 2025 dan yang digunakan di tahun 2024 sebesar Rp63,2 triliun. Aktivitas arus kas operasi tersebut
dipengaruhi oleh simpanan nasabah sebesar Rp235,3 triliun di tahun 2025 sedangkan di posisi tahun
2024 sebesar (Rp5,2) triliun. Selain itu dari sisi aset operasi, peningkatan arus kas aktivitas operasi juga
dipengaruhi oleh Efek-efek dan Obligasi Pemerintah yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi sebesar
Rp1,6 triliun dari sebelumnya sebesar Rp14,0 triliun di tahun 2024 menjadi Rp12,4 triliun di tahun 2025.




                                                                                                                           Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                                349
                                                                                                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 352
                                                                            Performa                                    Laporan                                           Profil                                               Analisis dan Pembahasan                                                                          Fungsi
                                                                            2025                                        Manajemen                                         Perusahaan                                           Manajemen atas Kinerja Bank                                                                      Penunjang Bisnis




Arus Kas dari Aktivitas Investasi                                                                                                                                                          Rp32,6 triliun serta pembayaran efek-efek yang
Pada tahun 2025, BNI membukukan penggunaan                                                                                                                                                 dijual dengan janji dibeli kembali sebesar Rp32,6
kas neto yang dalam aktivitas investasi sebesar                                                                                                                                            triliun. Selain itu juga terdapat penambahan efek-
Rp26,6 triliun yang didominasi oleh pembelian                                                                                                                                              efek yang dijual dengan janji dibeli kembali (neto)
Obligasi Pemerintah yang diukur pada nilai wajar                                                                                                                                           Rp13,6 triliun dan pembayaran atas Efek-Efek
melalui penghasilan komprehensif lain dan biaya                                                                                                                                            Diterbitkan (neto) sebesar Rp4,0 triliun, di sisi lain
perolehan yang diamortisasi (neto) sebesar Rp170,0                                                                                                                                         terdapat pembayaran dividen sebesar Rp14 triliun.
triliun serta pembelian atas Efek-Efek (neto) sebesar
Rp98,1 triliun dan pembelian aset tetap sebesar                                                                                                                                            Kas dan Setara Kas Akhir Periode
Rp2,9 triliun.                                                                                                                                                                             Pada tahun 2025, BNI membukukan kas dan setara
                                                                                                                                                                                           kas akhir tahun 2025 adalah sebesar Rp152,9 triliun,
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan                                                                                                                                                          meningkat sebesar Rp48,9 triliun yang didominasi
                                                                                                                                                      PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
Pada tahun 2025, kas bersih yang digunakan untuk                                                                                                         DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
                                                                                                                                                                                           oleh arus kas pinjaman yang diterima dari aktivitas
        LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN                                                                                                                                                                                                                           CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
aktivitas pendanaan tercatat sebesar Rp27,6 triliun.
        UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                                                           operasional dan kenaikan simpanan nasabah di sisi                               FOR THE YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
                                                                                                                                                                                                                                                                             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

Terdapat 2 aktivitas pendanaan yang mendominasi                                                                           Keuntungan yang
                                                                                                                          belum direalisasi
                                                                                                                                                                                           liabilitas operasi.
yaitu pembayaran pinjaman yang diterima sebesar
                                                                                                                            atas efek-efek
                                                                                                                             dan Obligasi
                                                                                                                             Pemerintah
                                                                                                                             yang diukur
                                                                                                                              pada nilai
                                                                                                                            wajar melalui
                                                                                                                             penghasilan
                                                                                                                            komprehensif             Selisih
                                                                                                                             lain setelah        kurs karena
                                                                                                                                 pajak/          penjabaran
                                                                                                                              Unrealised            laporan                  Saldo laba/Retained earnings


LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS                                                 Modal
                                                                                                            Transaksi
                                                                                                              dengan
                                                                                                                                  gain
                                                                                                                            on marketable
                                                                                                                              securities
                                                                                                                           and Government
                                                                                                                                                  keuangan
                                                                                                                                                 dalam mata
                                                                                                                                                 uang asing/
                                                                                                                                                  Exchange
                                                                                                                                                                           Dicadangkan/
                                                                                                                                                                           Appropriated

                                                                      ditempatkan                          kepentingan         Bonds at         difference on   Cadangan    Cadangan                                           Cadangan
                                                                       dan disetor                        nonpengendali/       fair value       translation of  revaluasi     umum                                            pembayaran       Total ekuitas
                                                                         penuh/         Tambahan           Transactions     through other           foreign       aset/     dan wajib/                                      berbasis saham/   pemilik entitas        Kepentingan
                                                                       Issued and      modal disetor/           with       comprehensive           currency       Asset       General          Tidak                          Share-based       induk/Total         nonpengendali/
                                                       Catatan/       fully paid-up      Additional       non-controlling      income -            financial   revaluation   and legal     dicadangkan/                         payment        equity owners        Non-controlling       Total ekuitas/
                                                        Notes            capital       paid-in capital        interest        net of tax               PT BANK NEGARA
                                                                                                                                                 statements      reserve INDONESIA
                                                                                                                                                                             reserves (PERSERO)        Tbk
                                                                                                                                                                                          Unappropriated  *)                    reserve          of parent              interest           Total equity
                                                                                                                                                          DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
        Saldo pada tanggal 31 Desember 2024 **)                           9,054,807        17,010,254           2,256,999         (1,431,633)           (96,998)      16,711,395          2,778,412          115,465,415           322,589         162,071,240             4,476,767            166,548,007           Balance as of 31 December 2024 **)
        LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN                                                                                                                                                                                                                           CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
        UNTUK
        Laba tahunTAHUN-TAHUN
                   berjalan      YANG BERAKHIR 31 DESEMBER- 2025 DAN 2024
                                                                       -                                                -                  -                     -                 -                 -        19,562,342                  -         19,562,342             FOR  THE YEARS
                                                                                                                                                                                                                                                                            70,337           ENDED 31 DECEMBER 2025
                                                                                                                                                                                                                                                                                           19,632,679                        AND
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Profit      2024
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 for the year
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                                                                                                                                             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
        Laba komprehensif lainnya                                                                                                                                                                                                                                                                                          Other comprehensive income
           untuk tahun berjalan                           8,13                     -                 -                  -          4,048,670            (27,347)                   -                 -                 -                  -          4,021,323                62,120              4,083,443                             for the year

        Pembagian dividen                                  35                      -                 -                   - Keuntungan yang-                      -                 -                 -       (13,951,339)                 -         (13,951,339)                                (13,951,339)                    Distribution of dividends
                                                                                                                           belum direalisasi
        Saham treasuri                                                             -                 -                   -   atas efek-efek -                    -                 -                 -                 -                  -                     -                     -                     -                           Treasury shares
                                                                                                                              dan Obligasi
        Penambahan cadangan pembayaran                                                                                        Pemerintah                                                                                                                                                                                       Additional of share-based
           berbasis saham                                  44                      -                 -                   -    yang diukur -                      -                 -                 -                 -             26,578             26,578                        -              26,578                         payment reserve
                                                                                                                               pada nilai
        Saldo pada tanggal 31 Desember 2025                               9,054,807        17,010,254            2,256,999   wajar 2,617,037
                                                                                                                                    melalui            (124,345)      16,711,395          2,778,412          121,076,418           349,167         171,730,144             4,609,224            176,339,368           Balance as of 31 December 2025
                                                                                                                              penghasilan
                                                                                                                             komprehensif            Selisih
                                                                                                                              lain setelah       kurs karena
                                                                                                                                  pajak/         penjabaran
                                                                                                                               Unrealised           laporan                             Saldo laba/Retained earnings
                                                                                                                                   gain           keuangan
                                                                                                                             on marketable       dalam mata                            Dicadangkan/
                                                                                                            Transaksi          securities        uang asing/                           Appropriated
                                                                          Modal                               dengan        and Government        Exchange
                                                                      ditempatkan                          kepentingan          Bonds at        difference on         Cadangan          Cadangan                               Cadangan
                                                                       dan disetor                        nonpengendali/       fair value       translation of        revaluasi           umum                                pembayaran       Total ekuitas
                                                                         penuh/         Tambahan           Transactions      through other          foreign             aset/           dan wajib/                          berbasis saham/   pemilik entitas        Kepentingan
                                                                       Issued and      modal disetor/           with        comprehensive          currency             Asset             General             Tidak           Share-based       induk/Total         nonpengendali/
                                                       Catatan/       fully paid-up      Additional       non-controlling       income -           financial         revaluation        and legal         dicadangkan/          payment        equity owners        Non-controlling       Total ekuitas/
                                                        Notes            capital       paid-in capital        interest         net of tax        statements            reserve           reserves        Unappropriated*)       reserve          of parent              interest           Total equity


        Saldo pada tanggal 31 Desember 2024 **)                           9,054,807        17,010,254           2,256,999         (1,431,633)           (96,998)      16,711,395          2,778,412          115,465,415           322,589         162,071,240             4,476,767            166,548,007           Balance as of 31 December 2024 **)

        Laba tahun berjalan                                                        -                 -                  -                  -                     -                 -                 -        19,562,342                  -         19,562,342                70,337             19,632,679                            Profit for the year

        Laba komprehensif lainnya                                                                                                                                                                                                                                                                                          Other comprehensive income
            untuk tahun berjalan                          8,13                     -                 -                  -          4,048,670            (27,347)                   -                 -                 -                  -          4,021,323                62,120              4,083,443                             for the year

        Pembagian dividen                                  35                      -                 -                  -                  -                     -                 -                 -       (13,951,339)                 -         (13,951,339)                                (13,951,339)                    Distribution of dividends

        Saham treasuri                                                             -                 -                  -                  -                     -                 -                 -                 -                  -                     -                     -                     -                           Treasury shares

        Penambahan cadangan pembayaran                                                                                                                                                                                                                                                                                         Additional of share-based
           berbasis saham                                  44                      -                 -                  -                  -                     -                 -                 -                  -            26,578             26,578                        -              26,578                         payment reserve

        Saldo pada tanggal 31 Desember 2025                               9,054,807        17,010,254           2,256,999          2,617,037           (124,345)      16,711,395          2,778,412          121,076,418           349,167         171,730,144             4,609,224            176,339,368           Balance as of 31 December 2025



        *) Termasuk di dalam saldo laba tidak dicadangkan adalah pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja.                                                                                                                                          *)   Included in unappropriated retained earnings is the remeasurement of post employment benefit.
        **) Disajikan kembali (lihat Catatan 60).                                                                                                                                                                                                                                                                             **) Restated (see Note 60)




        Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang                                                                                                                                                            The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these
        tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.                                                                                                                                                                                                       consolidated financial statements taken as a whole.

                                                                                                                                                                          Halaman - 8 - Page



KEMAMPUAN BEROPERASI SERTA KEMAMPUAN MENGHASILKAN LABA DAN
MELAKUKAN EFISIENSI
                                                                                                                                                                                                                                                                                                Selisih                                     Selisih
                                                                                                                                                                     2025                                        2024                                       2023
                                                                 Perihal                                                                                                                                                                                                                       2024-2025                                   2023-2024
                                                                                                                                                                     (%)                                            (%)                                      (%)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                           (%)                                        (%)

Kualitas
   *) TermasukAset
              di dalam saldo laba tidak dicadangkan adalah pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja.                                                                                                                                                *)   Included in unappropriated retained earnings is the remeasurement of post employment benefit.
        **) Disajikan kembali (lihat Catatan 60).                                                                                                                                                                                                                                                                             **) Restated (see Note 60)


Non Performing Loan (NPL)                                                                                                                                                              1,9                                       2,0                                        2,1                                    (0,1)                                      (0,1)
        Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang                                                                                                                                                            The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these
                                                                                                                                                                                                                                                                                        consolidated financial statements taken as a whole.
NPL Coverage Ratio                                                                                                                                                           205.5                                          255,8                                     319,0                                      (50,3)                                      (63,2)
        tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.

                                                                                                                                                                          Halaman - 8 - Page

Profitabilitas
Return on Assets (ROA)                                                                                                                                                                 2,1                                       2,5                                        2,6                                    (0,4)                                      (0,1)
Return on Equity (ROE)                                                                                                                                                             14,0                                       15,8                                       16,8                                      (1,8)                                      (1,0)
Return on Equity (ROE) - Equity Based                                                                                                                                              12,7                                       14,2                                       15,2                                      (1,5)                                      (1,0)
Net Interest Margin (NIM)                                                                                                                                                              3,8                                       4,2                                        4,6                                    (0,4)                                      (0,4)
Efisiensi
Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional
                                                                                                                                                                                   72,9                                       70,0                                       68,4                                          2,9                                     1,8
(BOPO)
Cost to Income (CIR)                                                                                                                                                               46,5                                       44,6                                       42,9                                          1,9                                     1,7
Likuiditas
Loan to Deposit Ratio (LDR)                                                                                                                                                        86,4                                       96,1                                       85,8                                      (9,7)                                      10,3
Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM)                                                                                                                                           84,0                                       93,3                                       89,0                                      (9,3)                                       4,3




350                 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 353
Permodalan & Praktik        Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen           Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan    dan Lingkungan               ESG                Keuangan




RASIO KUALITAS ASET                                               Rasio Efisiensi
1. Rasio Non Performing Loan (NPL)                                1. Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan
   NPL BNI per 31 Desember 2025 mengalami                            Operasional
   penurunan dari tahun sebelumnya sebesar                           Rasio BOPO (Beban Operasional terhadap
   2,0% menjadi 1,9%, sementara NPL Neto tidak                       Pendapatan Operasional) BNI mengalami
   mengalami peningkatan dari 0,7% menjadi 0,7%.                     peningkatan menjadi 72,9% di tahun 2025
   Pencapaian ini tidak terlepas dari kebijakan                      dari 70,0% di tahun 2024. Hal ini seiring
   BNI dalam pengelolaan aset produktif yang                         dengan peningkatan beban bunga akibat
   prudence di tengah ekspansi pinjaman yang                         tekanan likuiditas di pasar, yang berdampak
   diberikan di antaranya dengan selektif memilih                    pada penurunan NIM.
   sektor penerima kredit yang berfokus pada                      2. Cost to Income Ratio (CIR)
   debitur Top Tier beserta bisnis turunannya                        Cost to Income Ratio (CIR) adalah salah satu
   didukung pengelolaan atas debitur bermasalah                      rasio yang dapat mengukur tingkat efisiensi
   melalui skema remedial and restructuring untuk                    atas beban operasional yang dikeluarkan untuk
   mendukung perbaikan kondisi keuangan dan                          mendapatkan pendapatan secara optimal.
   bisnis debitur menjadi kunci pengelolaan NPL                      CIR BNI naik 1,9% dari 44,6% pada tahun 2024
   BNI.                                                              menjadi 46,5% di tahun 2025 seiring dengan
2. NPL Coverage Ratio                                                kenaikan beban operasional pada tahun 2025
   NPL Coverage Ratio BNI 31 Desember 2025 terjaga                   terutama pada digitalization cost, karena saat ini
   pada level 205.5% seiring dengan perbaikan                        kami memang menginvestasikan lebih banyak
   kualitas yang dilakukan, terlihat dari penurunan                  resources pada upaya peningkatan layanan
   rasio NPL. Perbaikan rasio NPL disertai dengan                    digital kami.
   menjaga NPL coverage ratio membuktikan BNI
   senantiasa melakukan pertumbuhan bisnis                        Rasio Likuiditas
   secara sehat dan prudent.                                      1. Pinjaman terhadap Total Simpanan (LDR)
                                                                     Pinjaman terhadap Total Simpanan melaporkan
Rasio Profitabilitas                                                 rasio pinjaman yang disalurkan terhadap
1. Return on Asset (ROA)                                             simpanan yang dihimpun oleh BNI. Pada tahun
   Return on Assets (ROA) BNI periode 31 Desember                    2025, LDR BNI tercatat sebesar 86,4%, menurun
   2025 berada pada level 2,1% seiring dengan                        9,7% dibandingkan tahun 2024 sebesar 96,1%.
   pencapaian laba BNI di tahun 2025 sebesar                      2. Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM)
   Rp20,0 triliun.                                                   Pada     tahun   2025,    Rasio    Intermediasi
2. Return on Equity (ROE)                                            Makroprudensial BNI mengalami peningkatan
   Return on Equity (ROE) - Equity Based BNI tercatat                menjadi sebesar 84,0% dibandingkan tahun
   sebesar 12,7% seiring dengan pencapaian laba                      2024 sebesar 93,3%. Level rasio RIM BNI telah
   BNI di tahun 2025 ini sebesar Rp20,0 triliun.                     memenuhi ketentuan regulator yaitu pada range
3. Net Interest Margin (NIM)                                         84%-94%.
   Net Interest Margin (NIM) BNI mengalami
   perubahan dari 4,2% di tahun 2024 menjadi 3,8%
   di tahun 2025 yang dipengaruhi oleh persentase
   kenaikan beban bunga yang cukup signifikan, di
   atas pertumbuhan pendapatan bunga.


Rasio Kepatuhan
                                                                                                         Selisih          Selisih
                                                      2025              2024             2023
                       Perihal                                                                          2024-2025        2023-2024
                                                       (%)              (%)               (%)
                                                                                                           (%)              (%)

 Giro Wajib Minimum (GWM)
 GWM (Rupiah)                                                 6,4               6,5              9,5             (0,1)            (3,0)
 GWM (Valuta Asing)                                           4,0               4,0              4,0                 -                -
 Posisi Devisa Neto                                           1,1               0,9              1,7              0,2             (0,8)
 Persentase Pelanggaran BMPK                                 Nihil             Nihil            Nihil                -                -
 Persentase Pelampauan BMPK                                  Nihil             Nihil            Nihil                -                -




                                                                                                   Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                  351
                                                                                  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 354
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




1. Giro Wajib Minimum (GWM)                              2. Posisi Devisa Neto
   Secara konsisten, BNI mampu menjaga tingkat              Posisi Devisa Neto (PDN) BNI untuk periode yang
   kecukupan likuiditas yang optimal untuk                  berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 tercatat
   mendukung operasional harian dan memenuhi                sebesar 1,1%, lebih besar dibandingkan posisi
   ketentuan Bank Indonesia melalui Giro Wajib              periode yang sama tahun sebelumnya sebesar
   Minimum (GWM). Pada tahun 2025, posisi GWM               0,9%. Angka tersebut masih jauh di bawah
   Rupiah BNI sebesar 6,4% dan GWM Valuta Asing             jumlah maksimum yang ditetapkan BI pada PBI
   sebesar 4,0% mengalami kenaikan dibandingkan             No. 5/13/PBI/2003 tentang Posisi Devisa Neto
   posisi tahun 2024 terutama pada GWM Rupiah               Bank Umum sebagaimana telah diubah terakhir
   sebesar 6,5%. Giro Wajib Minimum (GWM) BNI               dengan PBI No. 17/5/PBI/2015, yaitu sebesar 20%
   tersebut telah sesuai dengan Peraturan Bank              dari modal.
   Indonesia (PBI) No. 24/4/PBI/2022 tanggal 1 Maret     3. Pemenuhan Kepatuhan terkait Batas Maksimum
   2022 tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum                Pemberian Kredit (BMPK)
   Dalam Rupiah dan Valuta Asing Bagi Bank Umum             Sepanjang     tahun    2025,   tidak    terdapat
   Konvensional dan Peraturan Anggota Dewan                 Pelanggaran maupun Pelampauan BMPK.
   Gubernur (PADG) Nomor 2 tahun 2023 tanggal 1             BNI memiliki kebijakan yang memadai serta
   April 2023. Penurunan GWM Rupiah disebabkan              melakukan pemantauan dengan memonitor
   BNI     mendapatkan       insentif   kelonggaran         batas maksimum pemberian kredit atau BMPK
   GWM sesuai dengan Kebijakan Likuiditas                   dan House Limit untuk debitur besar.
   Makroprudensial (KLM) Bank Indonesia.




352    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 355
Permodalan & Praktik        Tata Kelola         Tanggung Jawab Sosial         Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan          dan Lingkungan                ESG             Keuangan




Komitmen dan Kontinjensi


BNI memiliki komitmen dan kontinjensi dengan rincian yang dinyatakan dalam nilai kontrak sebagai berikut:
                                                                    Kenaikan (Penurunan)                 Kenaikan (Penurunan)
                          2025        2024          2023                 2024-2025                            2023-2024
      Pos Akun             (Rp-        (Rp-          (Rp-      Nominal                             Nominal
                          miliar)     miliar)       miliar)                      Persentase                        Persentase
                                                                 (Rp-                                (Rp-
                                                                                     (%)                               (%)
                                                                miliar)                             miliar)
 Tagihan Komitmen
 Pembelian
 berjangka mata
                          248.308         211.120     95.743      37.188             17,6           115.377           120,5       ­
 uang asing yang
 belum diselesaikan
 Lain-lain                     156            87          83             69          79,3                   4           5,3       ­
 Jumlah                   248.464     211.207         95.826      37.257             17,6           115.381           120,4       ­
 Liabilitas Komitmen
 Fasilitas kredit
 kepada nasabah
                           93.616          57.553     55.883      36.063             62,7                1.670          3,0       ­
 yang belum
 digunakan
 Irrevocable Letters
 of Credit yang             11.087          9.953     16.854       1.134             11,4            (6,901)          (40,9)      ¯
 masih berjalan
 Penjualan
 berjangka mata
                           247.565        210.838     95.576      36.727             17,4           115.262           120,6       ­
 uang asing yang
 belum diselesaikan
 Lain-lain                     156            87          84             69          79,3                   3           3,6       ­
 Jumlah                   352.424     278.431        168.397      73.993             26,6           110.034            65,3       ­
 Tagihan Kontinjensi
 Garansi Bank yang
                            46.210         27.162     23.426      19.048             70,1                3.736         15,9
 diterima
 Pendapatan
 bunga dalam                11.063         11.790     12.030       (727)             (6,2)               (240)         (2,0)      ¯
 penyelesaian
 Lain-lain                     634           533         459            100          18,9                  74          16,1       ­
 Jumlah                    57.907         39,485      35.915      18.421             46,7                3.570          9,9
 Liabilitas Kontinjensi
 Garansi yang
 diterbitkan
                           49.233         29.531      29.116      19.702             66,7                 415           1,4       ­
 dalam bentuk
 Performance Bond
 Advance Payment
                           22.845         12,002      11.951      10.843             90,3                  51           0,4       ­
 Bonds
 Standby Letters of
                           16.554         20.640      15.062      (4.086)           (19,8)               5.578         37,0       ­
 Credit
 Garansi Bank
                           15.230           9.717      9.465       5.513             56,7                 252           2,7
 lainnya
 Bid Bonds                   2.255          1.560      1.183            695          44,6                 377          31,9       ­
 Lain-lain                   4.449          3.120      2.001       1.330             42,6                1.119         55,9
 Jumlah                   110.566         76.570      68.778      33.996             44,4                7.792         11,3




                                                                                                     Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                353
                                                                                    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 356
                            Performa           Laporan               Profil                  Analisis dan Pembahasan             Fungsi
                            2025               Manajemen             Perusahaan              Manajemen atas Kinerja Bank         Penunjang Bisnis




Transaksi komitmen dan kontinjensi yang terjadi dalam kegiatan normal Bank yang mempunyai risiko kredit,
dijelaskan pada tabel berikut:
                                                                                                             Kenaikan (Penurunan)
                                                        2025                       2024                           2024-2025
                                                      (Rp-miliar)              (Rp-miliar)              Nominal                 Persentase
                                                                                                        (Rp-miliar)                 (%)
Garansi Bank yang diterbitkan
Pihak yang berelasi                                          24.327                   22.790                          1.537                   6,7
Pihak ketiga                                                 82.299                   50.661                      31.638                     62,5
Irrevocable Letters of Credit
Pihak yang berelasi                                               6.809                   3.908                       2.901                  74,2
Pihak ketiga                                                      4.278                   6.044                  (1.766)                    (29,2)
Fasilitas kredit kepada debitur yang belum digunakan
Pihak yang berelasi                                           37.346                  16.172                      21.174                    130,9
Pihak ketiga                                                 56.270                   41.381                      14.889                       36
Jumlah                                                       211.329                 140.956                     70.373                      49,9


Transaksi komitmen dan kontinjensi yang mempunyai risiko kredit berdasarkan kolektibilitas dijelaskan
dalam tabel berikut:
                                                                           Kenaikan (Penurunan)                       Kenaikan (Penurunan)
                          2025          2024          2023                      2024-2025                                  2023-2024
      Pos Akun
                       (Rp-miliar)    (Rp-miliar)   (Rp-miliar)     Nominal               Persentase          Nominal           Persentase
                                                                    (Rp-miliar)                (%)            (Rp-miliar)           (%)

Lancar                   208.724        137.900       135.987             70.824               51,4                   1.913          1,4
Dalam Perhatian
                            1.999          2.128         2.879             (129)               (6,1)                  (751)        (26,1)
Khusus
Kurang Lancar                    40            42            68              (2)               (4,8)                   (26)        (38,2)        ­
Diragukan                       104            54            80              50                92,6                    (26)        (32,5)        ­
Macet                           462          832           501             (370)             (44,5)                    331          66,1         ­
Jumlah                    211.329       140.956       139.515             70.373               49,9                   1.441          1,0         ­


Tagihan komitmen pada tahun 2025 meningkat 17,6% atau sebesar Rp37,3 triliun yang didominasi oleh
Pembelian Berjangka Mata Uang Asing yang belum diselesaikan. Jumlah liabilitas komitmen pada tahun
2025 mengalami peningkatan sebesar Rp74,0 triliun atau 26,6% dibandingkan dengan tahun 2024 yang
sebagian besar dipengaruhi oleh peningkatan Penjualan berjangka mata uang asing yang belum diselesaikan.
Tagihan kontinjensi pada tahun 2025 meningkat sebesar 46,7% dibandingkan tahun 2024 yang didominasi
oleh peningkatan Garansi Bank yang diterima sebesar 70,1%. Posisi liabilitas kontinjensi meningkat sebesar
46,1% di tahun 2025 dibandingkan tahun 2024 yang dipengaruhi oleh kenaikan Garansi yang diterbitkan
dalam bentuk Performance Bond sebesar 66,7%. Secara garis besar fluktuasi dari pergerakan pos komitmen
dan kontinjensi ini sejalan dengan pertumbuhan kredit, mengingat debitur semakin mengoptimalkan
penggunaan produk dan layanan BNI yang beragam dengan fitur yang bersaing.




354      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 357
Permodalan & Praktik         Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial           Komitmen         Laporan
Manajemen Risiko             Perusahaan       dan Lingkungan                  ESG              Keuangan




Transaksi Spot, Derivatif,
dan Fasilitas Lindung Nilai

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk secara                         dampak real-time dari pergerakan pasar. Pengukuran
aktif melakukan transaksi instrumen keuangan                          nilai wajar didasarkan pada model diskonto arus
derivatif, baik untuk kepentingan pengelolaan                         kas (discounted cash flow), model penentuan harga
posisi keuangan Bank maupun dalam rangka                              keuangan (pricing models), atau harga yang dikutip
memenuhi kebutuhan transaksi Nasabah. Melalui                         oleh broker atas instrumen serupa yang memiliki
penerapan strategi yang terstruktur dan terukur, BNI                  karakteristik pasar yang sama.
memanfaatkan berbagai instrumen derivatif seperti
SPOT, Forward, Currency Swap, Interest Rate Swap,                     BNI memiliki keahlian dan pengalaman dalam
Cross Currency Swap, serta Option untuk mengelola                     mengeksekusi instrumen derivatif dengan strategi
eksposur terhadap berbagai risiko pasar, terutama                     yang seimbang antara kebutuhan internal Bank
risiko nilai tukar mata uang asing dan risiko tingkat                 dan Nasabah. Fokus pada kepatuhan, efisiensi, dan
suku bunga. Pemanfaatan instrumen derivatif ini                       akurasi memungkinkan BNI untuk memberikan nilai
tidak hanya berfungsi sebagai sarana lindung nilai                    tambah yang signifikan bagi investor.
(hedging), tetapi juga menjadi bagian dari strategi
manajemen risiko yang proaktif, guna menjaga                          Dengan langkah ini, BNI tidak hanya menjaga
stabilitas keuangan serta mendukung kegiatan                          stabilitas keuangannya tetapi juga memberikan
bisnis BNI dan Nasabah secara berkelanjutan.                          solusi inovatif untuk pengelolaan risiko bagi para
                                                                      Nasabah. Kombinasi ini menciptakan keunggulan
Semua instrumen derivatif diakui dalam laporan                        kompetitif yang mendukung visi BNI sebagai mitra
posisi keuangan konsolidasian pada nilai wajar                        keuangan terpercaya di tingkat nasional maupun
sesuai standar akuntansi yang berlaku. Aset derivatif                 global.
dicatat apabila nilai wajar kontrak menunjukkan
angka positif, dan Liabilitas derivatif dicatat apabila               Dengan komitmen untuk mengutamakan prinsip
nilai wajar kontrak menunjukkan angka negatif.                        tata kelola perusahaan yang baik (GCG), BNI
                                                                      terus berinovasi dalam memberikan nilai tambah
Perubahan nilai wajar dicatat langsung pada laporan                   yang optimal bagi pemegang saham dan seluruh
laba rugi konsolidasian, sehingga mencerminkan                        pemangku kepentingan.




Tagihan dan Liabilitas Derivatif Berdasarkan Jenis dan Mata Uang
                                            2025                                                      2024
                                                    Nilai Wajar                                               Nilai Wajar
   Instrumen       Jumlah Nosional                                             Jumlah Nosional
                   Mata Uang Asing          Tagihan          Liabilitas        Mata Uang Asing        Tagihan          Liabilitas
                       (jumlah penuh)       Derivatif        Derivatif           (jumlah penuh)       Derivatif        Derivatif
                                            (Rp-juta)         (Rp-juta)                               (Rp-juta)         (Rp-juta)
 Terkait Nilai Tukar
 Kontrak Berjangka - Beli
 JPY                      800.000.000                    -            (832)                       -               -                 -
 CNY                        83.714.862              3410              (105)          490.150.593              5.156           (4.938)
 USD                       394.951.526              9918          (29.501)           619.063.138          145.043           (16.782)
 AUD                                    -                -                -              1.000.000                -            (727)
 Kontrak Berjangka - Jual
 EUR                         1.000.000                  92                -                       -               -                 -
 USD                     1.034.156.201             40.067          (4.284)           709.039.849             35.034         (114.357)




                                                                                                      Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                355
                                                                                     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 358
                           Performa       Laporan            Profil                Analisis dan Pembahasan              Fungsi
                           2025           Manajemen          Perusahaan            Manajemen atas Kinerja Bank          Penunjang Bisnis




                                          2025                                                        2024
                                                  Nilai Wajar                                                    Nilai Wajar
  Instrumen       Jumlah Nosional                                              Jumlah Nosional
                  Mata Uang Asing         Tagihan           Liabilitas         Mata Uang Asing        Tagihan             Liabilitas
                    (jumlah penuh)        Derivatif         Derivatif            (jumlah penuh)       Derivatif           Derivatif
                                          (Rp-juta)         (Rp-juta)                                 (Rp-juta)            (Rp-juta)
Swap Mata Uang Asing - Beli
EUR                      22.500.000                   738           (1.350)            7.000.000                    -              (1.565)
GBP                                   -                                                2.500.000                    -               (828)
JPY                  44.081.288.940                    56          (92.108)       35.963.593.684              5.170               (74.125)
SGD                                   -                                               43.000.000                    -              (1.599)
USD                   1.919.556.688           127.587             (79.099)         1.720.986.416          423.786                (55.650)
Swap Mata Uang Asing - Jual
AUD                      15.000.000                   757                  -             200.000                   68                     -
EUR                      80.945.142               1.076           (13.640)           118.766.365             43.757                (1.458)
GBP                      24.000.000               1.303             (2.368)           20.500.000              5.724                  (401)
NZD                                   -                 -                  -           7.000.000                  117                     -
SGD                       9.465.462                     -           (2.711)           57.890.550              1.953                (6.592)
USD                   1.293.220.034              40.458           (53.289)         1.454.456.761             41.171             (256.972)
Spot Mata Uang Asing - Beli
AUD                       1.250.000                     2               (45)             461.560                    3                   (5)
EUR                      16.500.000                     3            (446)             6.550.000                   16                (117)
GBP                      12.000.000                     -           (1.086)            2.100.000                    -                  (47)
USD                    309.900.000                    398         (18.475)           233.043.126                  218            (13.280)
Spot Mata Uang Asing - Jual
AUD                                   -                 -                  -           8.000.000                   41               (160)
CNY                                   -                 -                  -          90.000.000              1.484                       -
EUR                      23.000.000                   100               (44)           1.402.632                    5                   (7)
GBP                       2.000.000                    75               (48)               97.000                   1                     -
USD                     404.907.010              20.152             (1.148)          361.110.000             12.705                 (394)
OTC Option Beli
USD                   2.930.000.000         4.576.248                      -       2.490.000.000          362.558                 (73.145)
OTC Option Jual
USD                   2.930.000.000                     -       (4.636.529)        2.490.000.000          106.802               (362.141)
Terkait Nilai Tukar dan Suku Bunga
Swap atas Suku Bunga
USD                     372.310.055              99.752           (90.245)           530.138.055           167.815              (139.124)
Swap Mata Uang Asing dan Suku Bunga
USD                     645.845.780           455.684            (348.614)           758.826.078          340.969               (243.174)
Overnight Index Swap
IDR                100.000.000.000                     52               (39)                      -                 -                     -
USD                     105.840.203               5.901             (3.529)                       -                 -                     -
Risk Free Rate
IDR               1.000.000.000.000              15.576             (5.960)    1.000.000.000.000             22.306               (16.153)
USD                     369.791.977              22.944            (13.404)          672.791.977             71.076              (95.444)
Jumlah                                      5.422.349           (5.398.899)                              1.792.978             (1.479.185)




356   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 359
Permodalan & Praktik    Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen            Laporan
Manajemen Risiko        Perusahaan    dan Lingkungan               ESG                 Keuangan




Tagihan dan Liabilitas Derivatif Berdasarkan Hubungan
                                                                                                    Kenaikan (Penurunan)
                                                                2025               2024                  2024-2025
                                                              (Rp-miliar)        (Rp-miliar)       Nominal           Persentase
                                                                                                   (Rp-miliar)          (%)
 Tagihan Derivatif
 Pihak Berelasi
 Mata Uang Asing                                                  768.083            341.832           426.251                124,7
 Pihak Ketiga
 Rupiah                                                            15.628             22.306            (6.678)            (30,0)
 Mata Uang Asing                                                4.638.266          1.428.840         3.209.426                224,6
 Jumlah                                                         5.421.977          1.792.978         3.628.999                202,4
 Liabilitas Derivatif
 Pihak Berelasi
 Rupiah                                                                 (2)                    -                 -            100,0
 Mata Uang Asing                                                 (977.117)         (154.840)           822.277                531,0
 Pihak Ketiga
 Rupiah                                                            (5.997)           (16.153)          (10.156)            (62,9)
 Mata Uang Asing                                              (4.415.783)         (1.308.192)         3.107.591               237,5
 Jumlah                                                       (5.398.899)        (1.479.185)         3.919.714                265,0

Seluruh tagihan derivatif pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 diklasifikasikan ke dalam golongan
lancar berdasarkan hasil penelaahan dan evaluasi manajemen Bank.




Aset Bank yang Dijaminkan

Hingga tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, BNI tidak menjaminkan aset Bank.




                                                                                               Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                               357
                                                                              PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 360
                          Performa       Laporan            Profil                Analisis dan Pembahasan            Fungsi
                          2025           Manajemen          Perusahaan            Manajemen atas Kinerja Bank        Penunjang Bisnis




Suku Bunga Dasar Kredit


Berdasarkan Peraturan OJK No. 37/POJK.03/2019,                    bunga kredit yang kompetitif, berimbang, dan
sebagaimana diperbaharui melalui POJK No. 13                      tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dalam
Tahun 2024 tanggal 30 Juli 2024 tentangTransparansi               pengelolaan risiko kredit.
dan Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)
bagi Bank Umum Konvensional (BUK), ditetapkan                     Secara umum SBDK dihitung berdasarkan 3 (tiga)
bahwa Bank Umum Konvensional wajib menyusun,                      komponen, yaitu Harga Pokok Dana untuk kredit
mengumumkan, dan menyampaikan SBDK.                               (HPDK) yang timbul dari kegiatan penghimpunan
                                                                  dana Nasabah, beban operasional yang dikeluarkan
Implementasi SBDK di BNI bertujuan untuk                          untuk kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran
memberikan transparansi dan kejelasan kepada                      kredit serta komponen profit margin yang
Nasabah, sehingga Nasabah dapat dengan                            ditetapkan Perusahaan dalam kegiatan penyaluran
mudah mempertimbangkan manfaat, biaya, serta                      kredit. Perhitungan SBDK belum memperhitungkan
risiko kredit yang ditawarkan. Penerapan SBDK                     komponen premi risiko dari debitur, yang besarnya
juga berperan penting dalam menciptakan iklim                     tergantung dari penilaian terhadap risiko masing-
persaingan yang sehat di industri perbankan, antara               masing debitur. Dengan demikian besarnya suku
lain melalui terbentuknya disiplin pasar (market                  bunga kredit yang dikenakan kepada debitur belum
discipline) yang lebih baik.                                      tentu sama dengan SBDK.

Selain sebagai instrumen transparansi, SBDK juga                  BNI diwajibkan untuk melaporkan perhitungan SBDK
digunakan sebagai acuan dalam menentukan                          kepada OJK dan masyarakat. Dengan berlakunya
besaran suku bunga kredit yang akan dikenakan                     POJK No. 13 Tahun 2025, terdapat beberapa
kepada Nasabah. Oleh karena itu, BNI secara                       perubahan atas penyusunan SBDK per September
konsisten melakukan pembaruan dan penyesuaian                     2025, di antaranya metode/rujukan penyusunan
SBDK mengikuti perkembangan suku bunga acuan                      SBDK dan penambahan Segmentasi kredit, dari
yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Langkah                      yang sebelumnya 5 (lima) segmentasi menjadi 7
ini dilakukan untuk memastikan kebijakan suku                     (tujuh) segmentasi.


Informasi mengenai SBDK oleh BNI pada tahun 2025 sebagai berikut:
                                                                                                                   (efektif % per tahun)
                                                Suku Bunga Dasar Kredit Rupiah (Prime Lending Rate)
                                                             Berdasarkan Jenis Kredit
      Bulan
                          Kedit Non UMKM                           Kredit UMKM                                           Non KPR/
                                                                                                        KPR/KPA
                       Korporasi        Ritel        Menengah*           Kecil*           Mikro                          NonKPA

Januari 2025              8,67%          8,82%            9,86%          11,12%            12,04%          9,26%            10,57%
Februari 2025             8,41%          8,56%            9,54%          10,81%            11,63%          8,96%            10,17%
Maret 2025                8,55%          8,76%            9,76%          10,95%            11,72%          9,08%            10,31%
April 2025                8,53%          8,81%            9,82%          10,95%            11,82%          9,10%            10,34%
Mei 2025                  8,60%          8,90%            9,92%          11,06%            11,91%          9,14%            10,37%
Juni 2025                 8,52%          8,75%            9,80%          11,05%            11,79%          9,09%            10,33%
Juli 2025                 8,57%          8,77%            9,87%          11,15%            11,77%          9,14%            10,39%
Agustus 2025              8,57%          8,86%            9,87%          11,17%            11,86%          9,20%            10,44%
September 2025            8,46%          8,70%            9,69%          10,53%            11,71%          9,05%            10,30%
Oktober 2025              8,35%          8,59%            9,61%          10,42%            11,60%          9,00%            10,24%
November 2025             8,35%          8,59%            9,61%          10,42%            11,60%          9,00%            10,24%
Desember 2025             8,14%          8,39%            9,46%          10,29%            11,58%          8,88%            10,16%




358    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 361
Permodalan & Praktik           Tata Kelola            Tanggung Jawab Sosial            Komitmen           Laporan
Manajemen Risiko               Perusahaan             dan Lingkungan                   ESG                Keuangan




DAMPAK PERUBAHAN TINGKAT SUKU                                                 mempertahankan BI-Rate pada level 4,75% tetap
BUNGA TERHADAP KINERJA BNI                                                    konsisten dengan fokus kebijakan moneter yang
                                                                              pro-stability yaitu untuk penguatan stabilisasi nilai
Sepanjang tahun 2025, Bank Indonesia telah                                    tukar Rupiah serta langkah pre-emptive dan forward
menurunkan suku bunga acuan sebanyak 5 (lima) kali                            looking untuk memastikan inflasi tetap terkendali
sejak awal tahun. Suku bunga acuan di awal tahun                              dalam sasaran 2,5 ± 1% pada 2025.
berada di level 6,00% dan pertama kali diturunkan
pada bulan Januari 2025 sebesar 25 bps menjadi                                Pergerakan suku bunga acuan tersebut tidak
5,75%, disusul penurunan pada bulan Mei, Juli, dan                            memengaruhi SBDK secara langsung. Hal ini terlihat
Agustus, hingga terakhir diturunkan kembali pada                              pada variasi perubahan yang terjadi pada SBDK BNI
September 2025 sebesar 25 bps menjadi 4,75%.                                  segmen Korporasi, Ritel, Menengah, Kecil, Mikro,
Kemudian, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank                                     KPR/KPA, dan Non-KPR. Non-KPA dari bulan Januari
Indonesia pada 16-17 Desember 2025 memutuskan                                 sampai dengan November 2025. Hal ini disebabkan
untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%,                                   masih terdapat komponen SBDK lainnya khususnya
suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku                           Over Head Cost (OHC) yang tidak dipengaruhi
bunga Lending Facility sebesar 5,50%. Keputusan                               pergerakan suku bunga pasar.


AKSELERASI PERTUMBUHAN FEE BASED INCOME

                                                                                                Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
                        2025                          2024                      2023
                                                                                                     2024-2025            2023-2024
 Pos Akun
               Jumlah        Komposisi       Jumlah       Komposisi    Jumlah       Komposisi Nominal Persentase Nominal Persentase
              (Rp-miliar)       (%)         (Rp-miliar)       (%)     (Rp-miliar)       (%)       (Rp-miliar)    (%)    (Rp-miliar)     (%)

 Recurring
                 17.682           95,8       16.010           96,3     14.438           97,7        1.673        10,4     1.572         10,9
 Fee
 Non
 Recurring             779            4,2       614            3,7        344            2,3          164        26,7       270         78,6
 Fee
 Jumlah          18.461          100,0      16.624           100,0    14.782           100,0        1.837        11,1     1.842         12,5


Pada tahun 2025, Fee Based Income mencapai Rp18,5 triliun secara konsolidasian atau tumbuh 11,1% dari
tahun sebelumnya sebesar Rp16,6 triliun. Peningkatan terbesar di-recurring fee yang mampu tumbuh 10,4%
YoY, terutama didorong dari fee ATM & E Channel yang dipengaruhi oleh implementasi sistem pembayaran
Nasional (BI Fast), serta Fee Cash Management (API, Cash Pooling) yang mampu tumbuh 15,2% YoY sebagai
dampak positif dari peningkatan layanan digital perbankan melalui peluncuran wondr by BNI dan BNIdirect.




                                                                                                                Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                          359
                                                                                               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 362
                          Performa       Laporan        Profil          Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                          2025           Manajemen      Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




Kemampuan Membayar Utang


Hingga akhir tahun buku 2025, BNI mencatatkan posisi likuiditas dan solvabilitas yang tetap solid. Hal ini
tercermin dari kemampuan Perseroan dalam memenuhi seluruh kewajiban jatuh tempo secara tepat waktu,
baik untuk pembayaran pokok pinjaman maupun beban bunga. Kondisi likuiditas yang terjaga dengan baik
menunjukkan efektivitas manajemen aset dan liabilitas BNI, serta kesiapan Perseroan dalam menghadapi
dinamika pasar keuangan dan kebutuhan pendanaan yang bersifat jangka pendek maupun menengah.

Selain itu, tingkat solvabilitas yang kuat mencerminkan struktur permodalan yang sehat dan manajemen
risiko yang prudent, sehingga BNI mampu menjaga kepercayaan investor, deposan, dan seluruh pemangku
kepentingan. Kinerja ini juga memperkuat fondasi keuangan BNI untuk mendukung ekspansi bisnis yang
berkelanjutan dan menghadapi potensi tekanan likuiditas di tengah kondisi pasar global dan domestik yang
dinamis.

1. Likuiditas Bank: Kemampuan Membayar Utang Jangka Pendek
   Kemampuan BNI dalam memenuhi kewajiban jangka pendek dilakukan dengan pengelolaan likuiditas
   yang baik. Dalam rangka meningkatkan ketahanan likuiditas jangka pendek, BNI senantiasa menjaga
   kecukupan likuiditas dengan melakukan pengelolaan beberapa indikator antara lain Primary Reserve
   (Giro Wajib Minimum dan Kas), Secondary Reserve (cadangan likuiditas), dan Liquidity Coverage Ratio
   (LCR) sesuai ketentuan regulator.

   LCR merupakan rasio perbandingan antara High Quality Liquid Assets (HQLA) dengan estimasi total
   arus kas keluar bersih (net cash outflow) selama 30 hari ke depan dalam skenario krisis. Pada Desember
   2025, LCR BNI mencapai 171,93% (bank only) dan 176,49% (konsolidasi), di atas ketentuan regulator yang
   menetapkan pemenuhan LCR paling rendah 100%.

   BNI menjaga Net Stable Funding Ratio (NFSR) dalam rangka pengelolaan likuiditas untuk jangka waktu
   yang lebih panjang (1 tahun), dengan meningkatkan stabilitas pendanaan Bank yang disesuaikan dengan
   komposisi aset dan rekening administratif. NSFR merupakan rasio perbandingan jumlah dana stabil
   yang tersedia (Available Stable Funding) dengan jumlah dana stabil yang dibutuhkan (Required Stable
   Funding). Per Desember 2025, NSFR BNI sebesar 141,87% (bank only) dan 142,49% (konsolidasi), di atas
   ketentuan regulator yang menetapkan pemenuhan NSFR paling rendah 100%.

                                                     2025       2024      2023     Selisih 2024-2025   Selisih 2023-2024
                      Perihal
                                                      (%)       (%)        (%)            (%)                 (%)
Liquidity Coverage Ratio (LCR)
Bank Saja                                            171,93    147,95     191,5      23,98      ­­      (43,55)     ­­
Konsolidasian                                        176,49    150,67      197,2     25,82      ­­      (46,53)     ­­
Net Stable Funding Ratio (NFSR)
Bank Saja                                            141,87    132,48     145,3        9,39     ­­      (12,82)     ­­
Konsolidasian                                        142,49    133,08     146,4        9,41     ­­      (13,32)     ­­




360    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 363
Permodalan & Praktik        Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial           Komitmen           Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan    dan Lingkungan                  ESG                Keuangan




2. Solvabilitas Bank: Kemampuan Membayar Utang Jangka Panjang
   Permodalan Bank merupakan komponen terpenting dalam mengukur kemampuan membayar utang
   jangka panjang (rasio solvabilitas). Karena itu, BNI senantiasa memastikan bahwa permodalan yang
   dimiliki mampu memenuhi ketentuan Rasio Kecukupan Modal Capital Adequacy Ratio (CAR).

                                           2025         2024        2023        Selisih 2024-2025        Selisih 2023-2024
                  Perihal
                                            (%)         (%)         (%)                  (%)                    (%)

 Capital Adequacy Ratio (CAR)-Tier I          19,4        20,0        20,3           (0,6)        ­­        (0,3)        ­­
 Capital Adequacy Ratio (CAR)-Tier II             1,2         1,4         1,7        (0,2)        ­­        (0,3)        ­­
 Capital Adequacy Ratio (CAR) (Risiko
                                              20,7        21,4        22,0           (0,7)        ­­        (0,6)        ­­
 Kredit, Pasar dan Operasional)



Rasio kecukupan modal BNI (Capital Adequacy Ratio - CAR) adalah rasio modal terhadap aset tertimbang
menurut risiko/Risk Weighted Assets - RWA). Di tahun 2025, CAR BNI adalah sebesar 20,7% turun 3,3%, dari
21,4% di tahun 2024, tetapi masih menunjukkan bahwa struktur permodalan BNI memiliki kapabilitas untuk
dapat mengimbangi risiko kredit, risiko pasar, dan risiko operasional di mana rasio tersebut lebih tinggi dari
rasio kecukupan modal minimum yang ditetapkan oleh regulator.




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                              361
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 364
                             Performa          Laporan             Profil              Analisis dan Pembahasan                 Fungsi
                             2025              Manajemen           Perusahaan          Manajemen atas Kinerja Bank             Penunjang Bisnis




Tingkat Kolektibilitas
Piutang Perusahaan/Tingkat
Kolektibilitas Pinjaman
KUALITAS ASET

                                                     2025           2024         2023
                  Perihal                                                                      Selisih 2024-2025 (%) Selisih 2023-2024 (%)
                                                      (%)            (%)         (%)

Non-Performing Loan (NPL) Neto                              0,7            0,7         0,6                (0,0)                    0,1
Non-Performing Loan (NPL) Gross                             1,9            2,0         2,1                (0,1)                   (0,1)
Non-Performing Loan (NPL) Coverage
Ratio/Rasio Kecukupan Pencadangan
                                                        205,5          255,8      319,0                  (50,3)                 (63,2)
Kerugian terhadap Pinjaman yang
Bermasalah


Pada Desember 2025, NPL Gross Ratio BNI tercatat sebesar 1,9%, membaik 0,1% dibandingkan tahun
sebelumnya. Perbaikan ini mencerminkan keberhasilan BNI melakukan upaya-upaya selektif dalam menjaga
kualitas kredit melalui penerapan strategi ekspansi yang selektif pada sektor-sektor unggulan yang berisiko
rendah, penguatan proses underwriting kredit, serta peningkatan efektivitas monitoring Loan secara
berkelanjutan. Sejalan dengan penurunan NPL tersebut, BNI juga secara konsisten menjaga kecukupan
pencadangan risiko kredit. Hal ini tercermin dari NPL Coverage Ratio yang terjaga pada level 205,5% di tahun
berjalan, sebagai bagian dari upaya BNI dalam menjaga ketahanan dan keberlanjutan kinerja keuangan.

RESTRUKTURISASI PINJAMAN YANG DIBERIKAN

Jumlah total pinjaman yang direstrukturisasi per 31 Desember 2025 sebesar Rp38,5 triliun mengalami
penurunan sebesar Rp353 miliar atau 0,9% dari tahun sebelumnya sebesar Rp38,8 triliun.

Pinjaman yang Direstrukturisasi berdasarkan Kategori Restrukturisasi
                                                                       Kenaikan (Penurunan)                         Kenaikan (Penurunan)
                        2025            2024         2023                   2024-2025                                    2023-2024
      Kategori
                      (Rp-miliar)    (Rp-miliar)   (Rp-miliar)    Nominal         Persentase                 Nominal          Persentase
                                                                  (Rp-miliar)            (%)                (Rp-miliar)           (%)

Penurunan suku
                         25.159          25.710       23.729           (551)             (2,1)      ­­             1.981           8,3     ­­
bunga kredit
Perpanjangan
                         26.400          24.754       25.940           1.646                 6,6    ­­            (1.186)         (4,6)    ­­
jangka waktu kredit
Skema
restrukturisasi             10.444       16.294       26.122         (5.850)            (35,9)      ­­            (9.828)        (37,6)    ­­
lainnya
Jumlah                   62.003          66.758       75.791         (4.755)             (7,1)      ­­            (9.033)        (11,9)    ­­
Cadangan kerugian
                        (23.529)        (27.930)     (33.615)          4.301             15,4       ­­             5.685         (16,9)    ­­
penurunan nilai
Jumlah – neto            38.374          38.828       42.176           (454)             (1,2)      ­­            (3.348)         (7,9)    ­­




362    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 365
Permodalan & Praktik         Tata Kelola          Tanggung Jawab Sosial          Komitmen                   Laporan
Manajemen Risiko             Perusahaan           dan Lingkungan                 ESG                        Keuangan




Pinjaman yang Direstrukturisasi per Kolektibilitas
                                                                        Kenaikan (Penurunan)                           Kenaikan (Penurunan)
                            2025                                             2024-2025                                      2023-2024
                                           2024        2023
          Perihal            (Rp-
                                       (Rp-miliar)   (Rp-miliar)   Nominal          Persentase                   Nominal         Persentase
                            miliar)
                                                                   (Rp-miliar)         (%)                      (Rp-miliar)          (%)

 Lancar                     35.344         34.478       40.863            866            2,5      ­­               (6.385)          (15,6)    ­­
 Dalam Perhatian
                            18.348         25.255       29.500        (6.907)          (27,3)     ­­               (4.245)          (14,4)    ­­
 Khusus
 Kurang Lancar                1.457         2.954         2.388       (1.497)         (50,7)      ­­                    566          23,7     ­­
 Diragukan                      617           667           678           (50)          (7,5)     ­­                    (11)         (1,6)    ­­
 Macet                        6.238         3.404         2.362         2.834           83,3      ­­                   1.042         44,1     ­­
 Jumlah                     62.004         66.758       75.791        (4.754)          (7,1)      ­­               (9.033)          (11,9)    ­­


Pinjaman yang Direstrukturisasi per Jenis Sektor Usaha
                                                                        Kenaikan (Penurunan)                           Kenaikan (Penurunan)
                           2025            2024        2023                  2024-2025                                      2023-2024
         Perihal
                         (Rp-miliar)   (Rp-miliar)   (Rp-miliar)   Nominal          Persentase                   Nominal         Persentase
                                                                   (Rp-miliar)         (%)                      (Rp-miliar)          (%)

 Jasa dunia usaha             6.957         6.942         9.129            15               0,2                    (2.187)          (24,0)         ­­
 Jasa pelayanan
                                242           823           995         (581)          (70,6)          ­­              (172)        (17,3)         ­­
 sosial
 Konstruksi                 12.149         13.093       13.156          (944)           (7,2)          ­­               (63)         (0,5)         ­­
 Lain-lain                    3.513         3.546         3.765           (33)          (0,9)          ­­              (219)         (5,8)         ­­
 Listrik, gas, dan air        2.033           788           364         1.245          158,0           ­­               424         116,5          ­­
 Pengangkutan,
 pergudangan, dan             5.161         5.279         5.258         (118)           (2,2)          ­­                21            0,4         ­­
 Komunikasi
 Perdagangan,
                            10.508          9.406       13.292          1.102           11,7           ­­          (3.886)          (29,2)         ­­
 Restoran dan hotel
 Pertambangan                 1.780         5.771         7.743       (3.991)          (69,2)          ­­          (1.972)          (25,5)         ­­
 Perindustrian              18.889         19.517       19.073          (628)           (3,2)          ­­               444            2,3         ­­
 Pertanian                      772         1.593         3.016         (821)          (51,5)          ­­          (1.423)          (47,2)         ­­
 Jumlah                     62.004         66.758       75.791        (4.754)               7,1        ­­          (9.033)          (11,9)         ­­


Penurunan jumlah restrukturisasi kredit didorong dari penurunan pada sektor-sektor yang paling terdampak
seperti sektor Pertambangan yang turun sebesar Rp3,9 triliun atau sebesar 69,2%, sektor Konstruksi yang
turun Rp0,9 triliun atau sebesar 7,2%, sektor Pertanian yang turun Rp0,8 triliun atau sebesar 51,5% dan
sektor Jasa Pelayanan Sosial turun Rp0,6 triliun atau 70,6% dari posisi tahun sebelumnya.

Pinjaman yang Direstrukturisasi per Jenis Peruntukan
                                                                        Kenaikan (Penurunan)                           Kenaikan (Penurunan)
                           2025            2024        2023                  2024-2025                                      2023-2024
     Peruntukan
                         (Rp-miliar)   (Rp-miliar)   (Rp-miliar)   Nominal          Persentase                   Nominal         Persentase
                                                                   (Rp-miliar)         (%)                      (Rp-miliar)          (%)

 kredit Modal Kerja          47.068        50.651       54.956        (3.583)           (7,1)          ­­          (4.305)           (7,8)         ­­
 kredit Investasi            11.421        12.561        17.095       (1.140)           (9,1)          ­­          (4.534)          (26,5)         ­­
 kredit Konsumtif             3.515         3.546         3.740           (31)          (0,9)          ­­              (194)         (5,2)         ­­
 Jumlah                     62.004         66.758       75.791        (4.754)           (7,1)          ­­          (9.033)          (11,9)         ­­



Jumlah Pinjaman yang direstrukturisasi mengalami penurunan signifikan atau sebesar Rp4,8 triliun jika
dibandingkan dengan tahun 2024 atau mengalami penurunan sebesar 7,1%. Komposisi Pinjaman yang
direstrukturisasi per 31 Desember 2025 didominasi oleh kredit Modal Kerja sebesar Rp47,1 triliun atau
sebesar 76,0% dari total pinjaman yang direstrukturisasi.




                                                                                                        Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                              363
                                                                                       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 366
                            Performa          Laporan             Profil          Analisis dan Pembahasan         Fungsi
                            2025              Manajemen           Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank     Penunjang Bisnis




Pinjaman yang Direstrukturisasi per Jenis Segmen
                                                                      Kenaikan (Penurunan)             Kenaikan (Penurunan)
                          2025         2024          2023                  2024-2025                        2023-2024
        Segmen
                       (Rp-miliar)   (Rp-miliar)   (Rp-miliar)   Nominal        Persentase        Nominal        Persentase
                                                                 (Rp-miliar)        (%)           (Rp-miliar)        (%)

Konsumer                      290           935         3.738         (645)        (69,0)    ­­      (2.803)        (75,0)    ­­
Korporasi                 42.808        45.692        49.319        (2.884)         (6,3)    ­­      (3.627)         (7,4)    ­­
Kecil                      11.479         8.646         9.328         2.833         32,8     ­­        (682)         (7,3)    ­­
Menengah                    7.427        11.485       13.406        (4.058)        (35,3)    ­­      (1.921)        (14,3)    ­­
Jumlah                    62.004        66.758        75.791        (4.754)         (7,1)    ­­      (9.033)        (11,9)    ­­


Segmen yang mengalami penurunan pinjaman yang direstrukturisasi berasal dari segmen menengah yang
mengalami penurunan sebesar Rp4,1 triliun atau sebesar 35,3% (YoY), diikuti oleh segmen korporasi turun
sebesar Rp2,9 triliun atau sebesar 6,3% (YoY) dan segmen konsumer yang mengalami penurunan sebesar
Rp0,6 triliun atau sebesar 69,0% (YoY).




364      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 367
Permodalan & Praktik   Tata Kelola    Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan     dan Lingkungan               ESG           Keuangan




Pengelolaan Risiko Kredit


Pengelolaan risiko kredit di BNI menjadi salah satu           Pada tahun 2025, BNI menetapkan kebijakan
pilar utama dalam menjaga stabilitas dan kualitas             strategis yang didukung oleh inisiatif penguatan
portofolio aset Perseroan. Proses ini dilakukan secara        manajemen risiko dan disiplin proses kredit.
menyeluruh untuk mengantisipasi dan memitigasi                Strategi dan kebijakan BNI dalam rangka penguatan
potensi kerugian yang dapat timbul akibat                     manajemen risiko yang telah dilakukan pada tahun
kegagalan debitur dalam memenuhi kewajiban                    2025 pada segmen Corporate, Enterprise, dan
kreditnya. Sepanjang tahun 2025, BNI secara                   Commercial antara lain sebagai berikut:
konsisten menerapkan strategi penyaluran kredit               1. Pengembangan Pipeline Management
yang selektif dan berorientasi pada Nasabah dengan               a. Peningkatan portofolio Segmen Corporate,
profil risiko yang sehat. Proses pemberian kredit                    Enterprise dan Commercial yang berfokus
dilakukan dengan prinsip kehati-hatian (prudent                      pada sektor prioritas.
banking), mulai dari tahap analisis kelayakan hingga             b. Ekspansi kredit yang berkualitas dengan
persetujuan kredit. Selain itu, pemantauan dan                       berfokus pada industri prospektif melalui
evaluasi kualitas kredit dilakukan secara ketat dan                  review Industry Risk Appetite (IRA), Risk
berkesinambungan, guna memastikan portofolio                         Acceptance Criteria (RAC), Risk Appetite
kredit tetap sehat dan mendukung pertumbuhan                         Statement (RAS) untuk Risiko kredit dan
bisnis yang berkelanjutan.                                           Loan Exposure Limit (LEL) serta penajaman
                                                                     guidance kuadran sektor ekspansi dalam
STRATEGI DAN KEBIJAKAN TAHUN 2025                                    menggarap potensi bisnis masing-masing
                                                                     sektor industri pada masing-masing Region.
Strategi dan kebijakan pengelolaan risiko kredit                 c. Menjadikan faktor Environmental, Social
BNI dilakukan secara berkesinambungan agar                           and Corporate Governance (ESG) sebagai
dapat menghasilkan pertumbuhan kredit yang                           pertimbangan dalam melakukan ekspansi
berkualitas. BNI juga terus mengoptimalkan credit                    kredit.
risk management dan melakukan enhancement                        d. Penguatan pipeline process untuk debitur
dalam setiap tahapan proses kredit yang diawali                      Kantor Cabang Luar Negeri (KLN) melalui
dengan penentuan target market berdasarkan sektor                    implementasi IRA dan RAC.
prioritas, pengembangan pipeline management                      e. Memperkuat credit risk analytics, terutama
dengan pre screening, dan Risk Acceptance Criteria                   sensitivity analysis dan stress testing
(RAC) yang lebih dipertajam dari sebelumnya,                         komoditas, untuk meningkatkan kualitas
penguatan pada proses underwriting, monitoring                       pengambilan keputusan kredit dan menjaga
kredit, hingga credit remedial & recovery.                           keberlanjutan portofolio pembiayaan.
                                                                 f. Optimalisasi      solusi   transaksi   dalam
Pada tahun 2025, BNI kembali melanjutkan inisiatif                   meningkatkan ekspansi pasar global, fee
New Way of Working (NWOW) dengan penguatan                           based income, dan CASA yang sustain melalui
pada credit risk management di seluruh segmen                        Xpora, Supply Chain Financing/Open Account
kredit di BNI dengan dibantu oleh SEVP Credit                        Financing, dan Trade Finance lainnya.
Risk dan Senior Credit Risk Executive (SCX) serta                g. Enhancement dan optimalisasi penggunaan
penguatan fungsi risiko di segenap unit operasional.                 aplikasi Connect dan 3D (Direktori Debitur
Dalam upaya perbaikan kredit, BNI melakukan                          Ditolak) dalam upaya penguatan Pipeline
peningkatan budaya risiko melalui program                            Management dan Pre-Screening.
transformasi end-to-end proses kredit termasuk
penguatan strategi pengelolaan LaR.                           2. Pengembangan Underwriting Process
                                                                 a. Self  assessment      kriteria pemenuhan
                                                                    ESG sesuai dengan sektor industri untuk
                                                                    meningkatkan kinerja ESG BNI.




                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                  365
                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 368
                          Performa       Laporan      Profil         Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen    Perusahaan     Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




   b. Pengembangan            Loan   Management                  dengan restrukturisasi, masuknya strategic
      System (LMS) Wholesale pada segmen                         investor, phase out ataupun downsizing
      Corporate, Enterprise, dan Commercial yang                 melalui penjualan jaminan (joint effort unit
      mengintegrasikan seluruh proses kredit mulai               bisnis, risiko dan remedial recovery).
      dari proses pipeline management, analysis,              f. Penyempurnaan pelaksanakan Komite Kredit
      approval, administration serta remedial                    Risk Portofolio dalam rangka mengoptimalkan
      & recovery yang berdampak terhadap                         pengelolaan risiko kredit yang dapat
      peningkatan efisiensi, produktivitas, dan                  memengaruhi        tingkat   kesehatan   bank
      kualitas aset.                                             dengan melakukan assessment risiko kredit
   c. Mendukung ekspansi kredit yang berkualitas                 sebagai dasar untuk menentukan kecukupan
      melalui pembuatan kajian risiko berdasarkan                pencadangan, pembahasan perkembangan
      sektor prioritas.                                          kondisi berikut dengan kualitas portofolio,
   d. Memperkuat fungsi manajemen risiko dalam                   dan penetapan strategi tindak lanjut atas
      memberikan masukan dan review atas                         pengelolaan kredit.
      ketentuan dan kebijakan perkreditan sebagai             g. Manajemen portofolio kredit Business
      bagian penerapan prinsip kehati-hatian                     Banking melalui pemantauan kualitas kredit
      (prudent)                                                  dengan lebih presisi untuk ketercapaian target
   e. Enhancement credit risk analytics melalui                  bankwide.
      sensitivity analysis dan stress testing
      portofolio kredit beserta perubahan kondisi          4. Meningkatkan Kapabilitas dan Kompetensi
      ekonomi, review metodologi risiko kredit,               Sumber Daya Manusia
      risk-based     pricing,    dan enhancement              a. Meningkatkan kompetensi dan risk awareness
      impairment model.                                          SDM melalui pelatihan/sertifikasi serta
   f. Memperkuat serta mengoptimalkan tools                      memperlengkapi analisa dengan informasi
      underwriting yang disesuaikan dengan                       dari industry expertise.
      kebijakan dan mengakomodasi kebutuhan                   b. Meningkatkan kapabilitas SDM dalam
      bisnis.                                                    manajemen        risiko    melalui     program
   g. Implementasi PACE 2.0 secara web based                     pengembangan Risk Culture yang fokus dan
      sebagai alat bantu dalam meningkatkan                      terstruktur sesuai dengan AKHLAK.
      kualitas verifikasi rekening koran pada                 c. Meningkatkan kapabilitas dan kompetensi
      segmen Commercial.                                         SDM baik soft skill maupun hard skill melalui
                                                                 training, sosialisasi terkait sistem & otomasi
3. Penguatan Proses Monitoring                                   proses perkreditan, serta sertifikasi.
   a. Penguatan     dan     enhancement          Single       d. Enhancement pelaksanaan Credit Risk Review
      Integrated Monitoring Tools (SIMON) secara                 dan kapabilitas SDM Kantor Cabang Luar
      berkelanjutan untuk seluruh segmen.                        Negeri (KLN) yang menjalankan fungsi risiko
   b. Pengembangan Checklist Monitoring fase II                  untuk menghasilkan kualitas kredit yang lebih
      untuk segmen Corporate & Enterprise yang                   baik, meningkatkan nilai trade dan investment
      dapat membantu pengelola dalam memantau                    center untuk memperkuat positioning BNI
      kondisi debitur setiap kuartalnya.                         sebagai global banking.
   c. Optimalisasi penggunaan tools pemantauan
      a.l. EWS Moody’s, Bloomberg, Checklist               5. Penguatan Remedial & Recovery
      Monitoring sebagai screening awal untuk                 Upaya penyelamatan dan penyelesaian kredit
      action terhadap debitur (Incl. Kantor Cabang            dilaksanakan secara prudent melalui penerapan
      Luar Negeri (KLN)).                                     strategi penguatan yang berlandaskan pada
   d. Penetapan action plan berdasarkan hasil                 prinsip risk based approach dilakukan antara lain
      pemantauan terhadap performa debitur                    melalui restrukturisasi kredit terhadap debitur
      yang meliputi historis utilisasi fasilitas kredit,      NPL yang masih memiliki prospek dan memenuhi
      pemenuhan covenant, ketepatan pembayaran                prinsip tiga pilar, pelaksanaan penjualan agunan
      kewajiban, transaksi, dan penilaian adanya              baik secara bawah tangan (AJB) maupun lelang
      potensi gugatan hukum.                                  (fiat dan non fiat), upaya pemasaran agunan
   e. Pemantauan kondisi debitur secara intensif,             secara intensif (antara lain melalui kegiatan BNI
      disertai dengan evaluasi dan penanganan                 Wondr 2025/BNI Expo.
      menyeluruh      terhadap      debitur       untuk
      mengetahui tingkat pinjaman debitur yang             6. Perluasan implementasi ASIC pada segmen
      lebih sustain dan penanganan debitur                    wholesale untuk rekening pinjaman yang
      bermasalah dengan lebih progresif antara lain           mempunyai booking office di seluruh Indonesia.




366    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 369
Permodalan & Praktik    Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial     Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko        Perusahaan      dan Lingkungan            ESG           Keuangan




7. Document Management System (DMS) untuk                          2) Penyesuaian ketentuan pemrosesan BNI
   pengelolaan dokumen kredit secara digital yang                     Griya dalam rangka perbaikan kualitas
   saat ini masih diimplementasikan pada segmen                       kredit pada Loan Processing Center (LNC)
   Corporate & Enterprise.                                            atau Kantor Cabang yang memiliki kualitas
                                                                      kredit NPL BNI Griya di atas threshold.
8. Collateral Management System (CMS) sebagai                      3) Ekspansi pada segmen non fixed income
   pengembangan otomasi pengelolaan database                          secondary market dilakukan dengan
   agunan yang dapat membantu fungsi penilaian                        mempedomani prinsip kehati-hatian serta
   agunan baik menggunakan mekanisme RM                               mengacu pada ketentuan yang berlaku.
   Silang atau Unit Collateral Valuation.                       b. BNI Fleksi
                                                                   1) Perluasan pasar penyaluran BNI Fleksi
Pada segmen kredit retail, rencana kerja dan strategi                 Pensiun (BFP) kepada Corporate Client.
perbaikan kualitas kredit yang telah diterapkan                    2) Penyesuian kebijakan untuk BNI Fleksi Aktif
selama tahun 2025 sebagai berikut :                                   berdasarkan profiling perusahaan untuk
1. Ekspansi kredit dengan mengutamakan budaya                         segmen pegawai Perusahaan Swasta.
   risiko berfokus pada low risk segment                           3) Review berkala terkait fitur maupun
   a. BNI GRIYA pada fixed income selected                            program BNI Fleksi Aktif
       (Pegawai     BUMN/BUMD/BHMN,            Instansi            4) Mengoptimalkan        dataleads     melalui
       Pemerintah, Lembaga Pendidikan Anggota                         program BNI Fleksi Mobile Banking Digital
       TNI/Polri), Diamond Client, Deal Team, dan                     Loan dengan filtering debitur eligible pada
       Nasabah Dana, Emerald, Debitur Eksisting.                      bank data payroll BNI.
       Mengoptimalkan penetrasi pada selected                   c. Kartu Kredit
       developer (Top Highly Developer Selected,                   1) Pemberian Referensi Manajemen secara
       Highly Selected, dan Top 10 Region Local                       selektif untuk pengajuan kartu Kredit
       Selected).                                                     berdasarkan historis kualitas kredit.
   b. BNI FLEKSI pada Fixed Income Selected                        2) Increase credit limit kartu Kredit yang
       (Pegawai BUMN/BUMD/BHMN, PTN, CASN/                            dilakukan     secara     selected   kepada
       ASN, Regulator, Lembaga Tinggi/Instansi                        pemegang kartu yang loyal dan aktif
       Pemerintah) dan pegawai institusi kelolaan                     menggunakan layanan perbankan BNI.
       kantor pusat.                                               3) Selektif dalam memberikan kartu Kredit
   c. Kartu Kredit pada Nasabah dana, payroll,                        dengan mekanisme Pre Embossed dengan
       selected company, dan referensi manajemen                      penambahan corrective action kepada
       yang memiliki mature relationship dengan                       Region pengusul.
       BNI.                                                        4) Bekerja sama dengan anak perusahaan
   d. Kredit BNI Wirausaha (BWU) dan Kredit                           BNI untuk menggarap potensi market baru
       Usaha Rakyat (KUR) pada data leads yang                        dengan tetap prudent.
       berasal dari Ecosystem Value Chain, Eksisting               5) Perbaikan dan perluasan channel telesales
       to Bank (ETB), Cluster – Point of Interest (POI),              (debitur fintech, debitur griya, debitur
       dan Community.                                                 fleksi, dan user wondr by BNI) sebagai
   e. Kredit SME Business pada data leads yang                        channel akuisisi Kartu Kredit.
       berasal dari potensi Supply Chain Financing                 6) Optimalisasi akuisisi Kartu Kredit melalui
       (SCF) dan value chain Nasabah Diamond                          channel e-form dengan assessment kredit
       Client, Xpora, Nasabah dan Giran BNI, pemain                   card for card dari selected bank.
       utama dan ekosistem di setiap Region                     d. Kredit BNI Wirausaha (BWU) dan KUR
2. Kerjasama penyaluran kredit secara linkage                      1) Pengembangan produk BWU Pandu Mikro
   (baik executing maupun channeling) ke lembaga                      Digital untuk meningkatkan ekspansi kredit
   keuangan lain dengan penetapan Risk Acceptance                     program kepada value chain dan mitra
   Criteria (RAC) yang terukur untuk produk fleksi,                   digital, melalui kemudahan persyaratan
   kartu Kredit, BWU, dan SME Business.                               agunan      tambahan      namun     dengan
                                                                      tetap memperhatikan mitigasi risiko
3. Melakukan      assessment     proses     kredit                    melalui pemilihan potensi yang berbasis
   untuk peningkatan ekspansi bisnis dengan                           transaksional serta ekosistem digital.
   mengutamakan budaya risiko secara prudent:                      2) Penyempurnaan perhitungan Perputaran
   a. BNI Griya                                                       Modal Kerja (PMK) untuk fasilitas kredit
      1) Simplifikasi proses kredit untuk pada                        modal kerja pada segmen business
         selected developer (Top Highly Developer                     program.
         Selected, Highly Selected, dan Top 10                     3) Implementasi        kebijakan      ekspansi
         Region Local Selected) dengan tetap                          secara selektif berdasarkan leads yang
         menjalankan proses verifikasi.                               berkualitas.


                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                 367
                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 370
                         Performa       Laporan     Profil          Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                         2025           Manajemen   Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




    4) Implementasi corrective action dimana                     10) Penambahan jumlah SME Credit Risk
       performance kredit setiap unit menjadi                        Region (HSR) dan implementasi SME
       dasar apakah unit tersebut akan berfokus                      Credit Risk (SMR) dedicated untuk
       kepada ekspansi atau berfokus pada                            memperkuat fungsi manajemen risiko
       perbaikan kualitas.                                           kredit SME dengan penempatan SME
 e. Kredit SME Business                                              Credit Risk (SMR) di setiap unit pemroses
    1) Meningkatkan fungsi manajemen risiko                          kredit.
       dalam pengembangan skim khusus untuk
       mendukung pertumbuhan kredit SME                 4. Meningkatkan risk awareness dan budaya risiko
       Business.                                           terutama untuk kredit retail melalui berbagai
    2) Penyempurnaan perhitungan Perputaran                channel digital antara lain: ujian pegawai
       Modal Kerja (PMK) untuk produk kredit               melalui menu “deep46” pada aplikasi pegawai,
       SME Business.                                       menu “Knowledege” pada aplikasi BNIMove,
    3) Penyempurnaan        dalam    pengelolaan           penyampaian rutin lesson learned ke segenap
       portofolio kredit SME Business dengan               unit pemroses kredit retail dan lain-lain.
       penetapan kategori Region dan unit
       berdasarkan indikator kualitas kredit yang       5. Memperkuat      digital      capability  melalui
       menjadi acuan kebijakan ekspansi di                 enhancement underwriting process melalui:
       Region dan unit.                                    a. Pengembangan aplikasi untuk otomasi
    4) Penyusunan kebijakan kredit Program                    analisa mutasi rekening koran calon debitur
       Pemerintah melalui skema-skema baru,                   dan debitur existing.
       seperti kredit Program Perumahan (KPP),             b. Optimalisasi penggunaan sistem BNIdirect
       Kredit Industri Padat Karya (KIPK), Kredit             Supply Chain yang telah terintegrasi dengan
       Usaha Alsintan (KUA) yang dilakukan                    BNIMove untuk proses pencairan kredit
       secara prudent dan sesuai dengan kaidah                produk BNI Wirausaha Pinjaman Andalan
       perkreditan BNI sehingga dapat menjaga                 UMKM (BWU Pandu).
       kepentingan BNI dengan penyusunan                   c. Pengembangan infrastruktur aplikasi eLO
       petunjuk pelaksanaan maupun petunjuk                   Konsumer (sebagai kredit Origination), dalam
       teknis.                                                rangka sentralisasi system /user sales dan
    5) Proses kredit pada kredit SME Business                 kredit operasional untuk mendukung new
       yang saat ini telah menggunakan credit                 region model.
       scoring s.d Rp10 Miliar saat ini masih              d. Memperluas      parameter      dan   keyword
       dilakukan pengembangan tools perkreditan               pencarian data informasi debitur pada SLIK,
       sehingga dapat menyempurnakan end to                   sehingga penarikan data debitur menjadi
       end credit process secara keseluruhan.                 lebih komprehensif dalam mendukung proses
    6) Pemantauan debitur Kolektibilitas 1 yang               pengajuan kredit digital.
       menunggak dan pemenuhan dana pada
       rekening     pencadangan      pembayaran         6. Mengoptimalkan upaya perbaikan kualitas kredit
       kewajiban sesuai dengan Perjanjian kredit           dan recovery segmen kredit retail melalui:
       sebagai proses monitoring dalam menjaga             a. Perubahan struktur organisasi penagihan
       kualitas kredit.                                       ritel yang semula berbasis produk menjadi
    7) Pelaksanaan one on one terhadap debitur                organisasi berdasar area untuk penguatan
       pemberian tahun 2024 dan 2025 yang                     supervisi penagihan di Region dan cabang
       mengalami penurunan kualitas/down-                     dengan sistem cluster
       grade sebagai langkah pendalaman                    b. Penggunaan teknologi Artificial Intelligence
       debitur dan lesson learned.                            (AI) untuk penagihan melalui Robo Call,
    8) Pelaksanaan sharing knowledge oleh                     disamping penagihan digital eksisting
       segenap SME Credit Risk (SMR) kepada                   dunner, WA blast dan Voice blast
       Retail RM dan Business Team Leader                  c. Perluasan jaringan pemasaran jaminan
       (BTL) kelolaan SMR sebagai langkah                     melalui:
       peningkatan kemampuan analisa kredit                   • Web Lelang Agunan BNI (https://
       Retail RM dan BTL.                                         lelangaguan.bni.co.id)
    9) Melakukan brevet dan pelatihan secara                  • Kerjasama dengan agen properti dan Balai
       berkala terkait ketentuan dan proses kredit                Lelang swasta
       SME kepada unit pemroses kredit termasuk               • Investor gathering
       SME Credit Risk Region (HSR) maupun                 d. Kerjasama dengan pihak ketiga (agen
       SME Credit Risk (SMR) yang bertindak                   penagihan) untuk unsecured loan
       sebagai pemutus kredit sehingga putusan
       kredit semakin berkualitas.


368   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 371
Permodalan & Praktik   Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan      dan Lingkungan               ESG            Keuangan




   e. Peningkatan kompetensi dan kapabilitas SDM               PEMANTAUAN KREDIT
      untuk melakukan restrukturisasi maupun
      lelang bekerjasama dengan divisi terkait                 BNI senantiasa melakukan pemantauan kredit dan
      maupun pihak eksternal seperti KPKNL                     kondisi industri debitur serta penagihan kredit
   f. Penggunaan aplikasi mobile collection untuk              secara intensif guna menciptakan pertumbuhan
      monitor aktivitas dan produktivitas SDM                  aset yang berkualitas. Bentuk pemantauan tersebut
      penagihan.                                               diwujudkan antara lain dengan melihat kondisi
   g. Pemberian stimulus khusus untuk debitur                  usahanya baik secara tidak langsung (secara online)
      yang terdampak bencana terutama Bencana                  maupun secara langsung, melakukan review
      Banjir Sumatera sesuai POJK yang berlaku                 kelayakan pinjaman debitur, dan pemantauan
                                                               pembayaran kewajiban debitur. Pada prinsipnya
7. Memberikan      kemudahan     akses   database              proses pemantauan kredit tersebut berdasarkan
   Perjanjian Kerja sama (PKS) developer BNI Griya             pada penilaian atas 3 (tiga) pilar dalam ketentuan
   dalam menunjang aktivitas operasional collateral            OJK tentang kualitas aktiva produktif.
   valuation segmen retail.
                                                               Berbagai upaya yang dilakukan BNI dalam proses
PENYEMPURNAAN PROSES PEMBERIAN                                 monitoring kualitas kredit pada segmen Business
KREDIT                                                         Banking antara lain:
                                                               1. Pengembangan dan penguatan Single Integrated
BNI senantiasa melakukan penyempurnaan alur                       Monitoring Tools (SIMON) sebagai early
proses pemberian kredit pada Business Banking                     warning system untuk mendeteksi debitur yang
(Segmen Corporate, Enterprise, Commercial,                        berpotensi bermasalah serta memonitor action
dan Retail Banking). Penyempurnaan alur proses                    plan-nya.
pemberian kredit yang dilakukan meliputi:                      2. Penajaman analisis manajemen portofolio
1. Penajaman fungsi unit bisnis dalam melakukan                   melalui monitoring secara intensif terhadap
   perencanaan daftar prospek, pemasaran,                         kecukupan dan ketersediaan dana di rekening
   melakukan penilaian kelayakan kredit secara                    debitur untuk pemenuhan kewajibannya.
   menyeluruh (termasuk analisa first way out dan              3. Mengoptimalkan pengelolaan portofolio LaR
   second way out) dan pemantauan debitur.                        dengan melakukan 4M (mapping, menurunkan,
2. Penajaman fungsi unit risiko yang dimulai dari                 menghindarkan, dan mengendalikan).
   tahap Pipeline Management, melakukan analisis               4. Penetapan action plan berdasarkan hasil
   risiko kredit (deep dive) dan identifikasi-mitigasi/           pemantauan terhadap performa debitur KLN
   risk control, serta menganalisis dan memantau                  yang meliputi historis utilisasi fasilitas kredit,
   informasi terkait dengan kredit dan industri                   pemenuhan covenant, ketepatan pembayaran
   debitur.                                                       kewajiban, transaksi, dan penilaian adanya
3. Implementasi fungsi collateral valuation pada                  potensi gugatan hukum.
   Credit Operations yang dilakukan secara                     5. Melaksanakan Komite Kredit Risk Portofolio
   bertahap untuk melakukan check & balance                       dalam rangka mengoptimalkan pengelolaan
   terhadap hasil penilaian Kantor Jasa Penilai                   risiko kredit yang dapat memengaruhi tingkat
   Publik (KJPP), perhitungan CEV agunan, penilaian               kesehatan bank dengan melakukan assessment
   agunan pada segmen retail, implementasi fungsi                 risiko kredit sebagai dasar untuk menentukan
   advisory terkait dengan struktur fasilitas kredit              kecukupan       pencadangan,       pembahasan
   dalam komite kredit, serta credit operations                   perkembangan kondisi berikut dengan kualitas
   documentary.                                                   portofolio, dan penetapan strategi tindak lanjut
4. Simplifikasi alur proses pencairan kredit BNI                  atas pengelolaan kredit.
   Fleksi berupa otomasi BNI-105 melalui aplikasi              6. Manajemen portofolio kredit Business Banking
   Electronic Loan Origination (ELO) dengan                       melalui pemantauan kualitas kredit untuk
   tetap memperhatikan mitigasi risiko dari setiap                menjaga ketercapaian target bankwide.
   tahapan.
5. Review terkait tiering kewenangan validasi                  Sedangkan untuk pemantauan pada segmen kredit
   dokumen kredit (SKK) pada unit Commercial                   retail dilakukan dengan:
   Credit Operations.                                          1. Penetapan threshold kualitas kredit (Pra NPL
                                                                  dan NPL) untuk setiap program dan kerja sama
Selain itu, untuk meminimalisasi risiko pada saat                 dengan pihak ketiga.
pemberian kredit untuk segmen Business Banking                 2. Pemantauan dan pembatasan proses kredit BNI
telah terdapat aplikasi Direktori Debitur Ditolak                 Griya dan BNI Fleksi terhadap segmen-segmen
(3D), di mana melalui aplikasi tersebut unit Bisnis               tertentu pada Kantor Cabang yang masuk dalam
melakukan akses data dalam melakukan verifikasi                   corrective action dan institusi tempat bekerja
terkait debitur atau calon debitur yang ditolak.                  debitur yang masuk dalam warning list.


                                                                                            Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                    369
                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 372
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




3. Melakukan review performance developer yang           2. Proaktif melakukan pemantauan dan Joint Effort
    bekerja sama dengan BNI Griya secara triwulanan         Loan at Risk (LaR).
4. Melakukan supervisi kepada unit pemroses kredit       3. Meningkatkan penagihan angsuran pokok &
    SME Business dalam rangka evaluasi proses               bunga.
    perkreditan dan pemaparan kualitas kredit.           4. Penjualan agunan dalam rangka downsizing
5. Peningkatan monitoring debitur melalui aplikasi          fasilitas kredit untuk menyesuaikan kemampuan
    Single Integrated Monitoring (SIMON) dengan             debitur.
    penguatan fungsi SME Credit Risk (SMR) sebagai
    approval SIMON.                                      Sedangkan strategi penyelesaian diterapkan kepada
6. Melakukan pemantauan secara rutin atas                debitur yang dinilai sudah tidak memiliki prospek,
    Implementasi tools SIMON.                            dan atau kemampuan membayar, antara lain:
7. Pemantauan intensif atas ketersediaan dana            1. Penjualan agunan (lelang dan non lelang).
    debitur untuk pembayaran kewajibannya kepada         2. Penyelesaian utang melalui investor strategis.
    Bank.                                                3. Legal action melalui litigasi, kepailitan/PKPU,
8. Segmentasi prioritas penagihan berdasarkan               gugatan perdata, dan penagihan terhadap
    analisa scoring historis transaksi dan historis         penjamin utang (personal guarantee dan
    pembayaran kartu Kredit.                                company guarantee).
9. Memprioritaskan       penagihan     berdasarkan
    segmentasi institusi warning list untuk produk       Selain upaya tersebut di atas, dilakukan juga
    BNI Fleksi.                                          alternatif proses penyelamatan atau penyelesaian
10. Peningkatan produktivitas collection melalui         kredit melalui inisiatif program, antara lain yaitu:
    implementasi aplikasi Mobile Collection untuk        1. Percepatan penyelesaian aset bermasalah
    produk kartu Kredit.                                     melalui program lelang dengan meningkatkan
11. Penyampaian monitoring kualitas kredit kepada            koordinasi dan kerja sama dengan pihak terkait
    sentra/cabang.                                           (DJKN/KPKNL dan ATR/BPN).
12. Penyesuaian tanggal jatuh tempo debitur              2. Program       percepatan     penyelesaian       aset
    berdasarkan payment behaviour.                           bermasalah melalui skema yang governed
13. Kerja sama buyback guarantee kepada developer            (cessie atau program lainnya).
    terkait.                                             3. Penguatan kerja sama dengan pihak ketiga
14. Pemantauan terhadap dokumen kredit/debitur               (Lawyer, Collection Agent, JPN, Sekuritas dan
    yang sudah jatuh tempo serta menyampaikan                lain-lain).
    pemberitahuan kepada debitur dan pemilik             4. Investor Gathering.
    agunan untuk segera memperpanjang dokumen
    agunan yang akan jatuh tempo melalui Notaris/        KINERJA PENGELOLAAN RISIKO KREDIT
    PPAT yang ditunjuk Bank.                             TAHUN 2025

PENYELAMATAN DAN PENYELESAIAN                            Rasio NPL Gross BNI pada akhir tahun 2025,
KREDIT                                                   mengalami perbaikan dibandingkan akhir tahun
                                                         2024, yaitu dari 2,0% menjadi 1,9% atau membaik
BNI senantiasa melaksanakan beragam upaya                secara YoY. Hal yang sama juga terlihat pada rasio
penanganan kredit bermasalah secara optimal              LaR yang membaik 1,8% (YoY) dari Desember 2024
yang diikuti dengan peningkatan coverage ratio           10,3% menjadi 8,5% pada Desember 2025.
secara prudent guna memperkuat fundamental
keuangan dan menjaga kualitas kredit. Dalam hal          STRATEGI DAN RENCANA KERJA DI TAHUN
ini, termasuk kredit yang sudah dihapus buku juga        MENDATANG
terus diupayakan penyelesaiannya secara maksimal
untuk memperkecil kerugian Bank.                         Pada tahun 2026, BNI akan tetap melakukan
                                                         optimalisasi program yang telah dilakukan pada
Upaya penanganan kredit bermasalah pada segmen           tahun sebelumnya. BNI juga telah menetapkan
Corporate, Enterprise & Commercial Banking,              kebijakan strategis pada segmen Corporate,
dan Retail secara umum ditempuh melalui 2 (dua)          Enterprise, dan Commercial dengan menerapkan
strategi, yaitu penyelamatan dan penyelesaian            beberapa strategi dan rencana kerja sebagai berikut:
kredit. Strategi penyelamatan dilakukan antara lain:
1. Restrukturisasi (restructuring, reconditioning,
   reschedulling) terhadap debitur yang dinilai
   masih prospektif sesuai 3 (tiga) pilar (prospek
   usaha,      performance,    dan     kemampuan
   membayar).



370    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 373
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG            Keuangan




1. Pengembangan Pipeline Management                             b. Implementasi Loan Management System
   a. Peningkatan portofolio kredit berbasis sektor                (LMS) Wholesale pada Segmen Corporate,
      prioritas dan lending program antara lain                    Enterprise,      dan      Commercial      yang
      SPAN dan Xpora, serta mendukung program                      mengintegrasikan seluruh proses kredit mulai
      pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis                      dari proses Pipeline Management, analysis,
      (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih                          approval, administration serta remedial
      (KDMP).                                                      & recovery yang berdampak terhadap
   b. Optimalisasi ekosistem bisnis/value chain                    peningkatan efisiensi, produktivitas, dan
      debitur korporasi melalui pembiayaan                         kualitas aset.
      berbasis rantai pasok atau supply chain                   c. Penerapan risk register dan kajian industri
      financing dimana bank tidak hanya membiayai                  sebagai lesson learned guna mendukung
      anchor company tetapi juga supplier dan                      ekspansi kredit yang berkualitas
      distributor utamanya dengan struktur fasilitas            d. Enhancement credit risk analytics melalui
      yang terkontrol, monitoring yang ketat serta                 sensitivity analysis dan stress testing
      data transaksi sebagai dasar penilaian risiko.               portofolio kredit beserta perubahan kondisi
   c. Peningkatan      portofolio      green     loan              ekonomi, review metodologi risiko kredit,
      dengan mengintegrasikan pertimbangan                         risk-based     pricing,    dan    enhancement
      Environmental,     Social,     and    Corporate              impairment model.
      Governance (ESG) dalam proses pemberian                   e. Memperkuat dan mengoptimalkan tools
      kredit guna mendukung pembiayaan yang                        underwriting secara berkelanjutan yang
      berkelanjutan dan bertanggung jawab sesuai                   selaras dengan kebijakan perkreditan serta
      tren global dan regulasi.                                    kerangka manajemen risiko, sekaligus
   d. Mendorong pertumbuhan kredit yang selektif                   adaptif terhadap kebutuhan bisnis, guna
      dan berkelanjutan melalui fokus pada industri                meningkatkan kualitas analisis, konsistensi
      prospektif di seluruh segmen, dengan                         pengambilan keputusan, serta efektivitas dan
      memperkuat kerangka risk governance                          efisiensi proses pemberian kredit.
      melalui review Industry Risk Appetite (IRA),              f. Enhancement dan implementasi PACE 2.0
      Risk Acceptance Criteria (RAC), Risk Appetite                secara web based sebagai alat bantu dalam
      Statement (RAS) Risiko kredit, dan Loan                      meningkatkan kualitas verifikasi rekening
      Exposure Limit (LEL), serta penyempurnaan                    koran pada segmen Commercial.
      guidance kuadran sektor ekspansi untuk                    g. Penguatan aspek manajemen risiko dalam
      optimalisasi potensi bisnis lintas Region.                   pengembangan produk dan skema kredit
   e. Fokus meningkatkan eksposure ekspansi                        yang selaras dengan kebijakan bank serta
      pembiayaan pasar global, fee based income,                   mengakomodasi kebutuhan bisnis.
      dan CASA yang sustain melalui strategi                    h. Memperkuat fungsi manajemen risiko
      Xpora,     Supply    Chain      Financing/Open               dalam memberikan masukan dan review
      Account Financing, dan trade finance lainnya                 atas ketentuan, kebijakan dan prosedur
      serta menerapkan inisiatif strategi melalui                  perkreditan yang menyesuaikan kondisi pasar
      percepatan alur proses pemberian dengan                      dan regulasi dengan tetap memperhatikan
      tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian                    prinsip kehati-hatian (prudent).
      (prudent).                                             3. Penguatan Proses Monitoring
   f. Meningkatkan closed loop transaksi nasabah                a. Penguatan       dan     enhancement      Single
      sebagai salah satu pertimbangan dalam proses                 Integrated Monitoring Tools (SIMON) secara
      pembiayaan guna memperoleh informasi                         berkelanjutan untuk seluruh segmen.
      dan behaviour transaksi nasabah secara                    b. Pengembangan Checklist Monitoring fase II
      menyeluruh, sehingga dapat memperkuat                        untuk segmen Corporate & Enterprise yang
      kualitas pipeline kredit, peningkatan akurasi                dapat membantu pengelola dalam memantau
      penilaian risiko, dan mendukung ekspansi                     kondisi debitur setiap kuartalnya.
      kredit yang lebih prudent, terukur dan selaras            c. Melakukan        pemantauan       berkelanjutan
      dengan risk appetite bank.                                   terhadap perkembangan kondisi geopolitik,
   g. Enhancement dan optimalisasi penggunaan                      bencana alam, force majeure dan fluktuasi
      aplikasi Connect dan 3D (Direktori Debitur                   harga komoditas, serta melakukan mitigasi
      Ditolak) dalam upaya penguatan Pipeline                      risiko terhadap kinerja debitur yang berpotensi
      Management dan Pre-Screening .                               terdampak.
2. Pengembangan Underwriting Process                            d. Optimalisasi penggunaan tools pemantauan
   a. Self    assessment      kriteria    pemenuhan                a.l. EWS Moody’s, Bloomberg, Checklist
      ESG sesuai dengan sektor industri untuk                      Monitoring sebagai screening awal untuk
      meningkatkan kinerja ESG BNI.                                action terhadap debitur (Incl. Kantor Cabang
                                                                   Luar Negeri (KLN)).


                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                  371
                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 374
                          Performa       Laporan       Profil         Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen     Perusahaan     Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




   e. Penetapan action plan berdasarkan hasil                  melalui restrukturisasi kredit terhadap debitur
       pemantauan terhadap performa debitur                    NPL yang masih memiliki prospek dan memenuhi
       yang meliputi historis utilisasi fasilitas kredit,      prinsip tiga pilar, pelaksanaan penjualan agunan
       pemenuhan covenant, ketepatan pembayaran                baik secara bawah tangan (AJB) maupun lelang
       kewajiban, transaksi, dan penilaian adanya              (fiat dan non fiat), upaya pemasaran agunan
       potensi gugatan hukum.                                  secara intensif (antara lain melalui kegiatan BNI
   f. Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap                   Expo, Press Release dan Iklan Visual Lelang BNI di
       debitur serta menetapkan strategi penanganan            medsos, website lelang bni.co.id, dan lain-lain),
       yang tepat bagi debitur bermasalah, antara              optimalisasi kerja sama dengan Pihak Ketiga
       lain melalui restrukturisasi, masuknya                  (antara lain dengan DJKN, Balai Lelang Swasta,
       strategic investor, phase out, downsizing dan           Perusahaan Agen Properti, Eksternal Lawyer,
       pelunasan melalui penjualan asset dengan                dan lain-lain), pelaksanaan program penjualan
       joint effort unit bisnis, risiko, dan remedial          agunan kredit bermasalah melalui pemberian
       recovery.                                               reward kepada pegawai BNI, upaya tracing &
   g. Penyempurnaan pelaksanakan Komite Kredit                 eksekusi aset milik Personal Guarantee (PG) dan
       Risk Portofolio dalam rangka mengoptimalkan             Company Guarantee (CG), dan lain-lain.
       pengelolaan risiko kredit yang dapat                 6. Perluasan implementasi ASIC pada semua
       memengaruhi       tingkat    kesehatan      bank        segmen Retail untuk rekening pinjaman yang
       dengan melakukan assessment risiko kredit               mempunyai booking office di seluruh Indonesia.
       sebagai dasar untuk menentukan kecukupan             7. Implementasi Document Management System
       pencadangan, pembahasan perkembangan                    (DMS) untuk pengelolaan dokumen kredit secara
       kondisi berikut dengan kualitas portofolio,             digital pada segmen Commercial dan Retail.
       dan penetapan strategi tindak lanjut atas            8. Collateral Management System (CMS) sebagai
       pengelolaan kredit.                                     pengembangan otomasi pengelolaan database
   h. Manajemen portofolio kredit Business                     agunan yang dapat membantu fungsi penilaian
       Banking melalui pemantauan kualitas kredit              agunan baik menggunakan mekanisme RM
       dengan lebih presisi untuk ketercapaian target          Silang atau Unit Collateral Valuation.
       bankwide.
4. Meningkatkan Kapabilitas dan Kompetensi                  Sementara itu, untuk rencana dan strategis untuk
   Sumber Daya Manusia                                      perbaikan kualitas kredit pada segmen kredit retail
   a. Penguatan risk culture SDM melalui                    pada tahun 2026 antara lain:
       penyampaian lesson learned dan risk                  1. Fokus ekspansi bisnis yang mengutamakan
       awareness untuk membangun early risk                    budaya risiko dengan fokus pada segmen low
       mindset.                                                risk:
   b. Penguatan kapabilitas SDM melalui pelatihan/             a. BNI GRIYA pada segmen fixed income
       video learning/sertifikasi/sosialisasi untuk                selected, yaitu pegawai BUMN/BUMD/BHMN,
       meningkatkan pemahaman sistem/otomasi                       instansi pemerintah, lembaga pendidikan,
       proses perkreditan, market knowledge,                       anggota TNI/Polri, corporate client, Nasabah
       industry expertise, global banking, business                dana, Nasabah Emerald, serta debitur
       acumen, digital mindset, dan advanced                       eksisting dengan kinerja (performance) yang
       analytics guna mendukung peningkatan                        baik, sekaligus meningkatkan market share
       kualitas kredit dan efektivitas proses bisnis.              pada selected developer (Top Highly Selected,
   c. Penguatan kapabilitas pegawai Kantor Cabang                  Highly Selected, dan Selected Developer).
       Luar Negeri (KLN) melalui pelatihan/sertifikasi         b. BNI FLEKSI pada segmen Fixed Income
       pada fungsi risiko untuk menghasilkan                       Selected, meliputi pegawai BUMN/BUMD/
       kualitas kredit yang lebih baik, meningkatkan               BHMN, PTN, CASN/ASN, regulator, lembaga
       nilai trade dan investment center untuk                     tinggi/instansi pemerintah, pegawai institusi/
       memperkuat positioning BNI sebagai global                   perusahaan yang dikelola kantor pusat,
       banking.                                                    tenaga profesional, serta Nasabah Emerald.
   d. Menyusun perencanaan kepegawaian yang                    c. Kartu Kredit ditujukan kepada Nasabah dana,
       terstruktur berbasis talent management,                     payroll, selected company, serta Nasabah
       workforce planning, career roadmap dan                      berdasarkan referensi manajemen yang
       productivity monitoring dalam mendukung                     memiliki hubungan (mature relationship)
       perkembangan bisnis.                                        yang baik dengan BNI.
5. Penguatan Remedial & Recovery                               d. Kredit BNI Wirausaha (BWU) dan Kredit
   Upaya penyelamatan dan penyelesaian kredit                      Usaha Rakyat (KUR) pada data leads dengan
   dilaksanakan secara prudent melalui penerapan                   kategori yang berasal dari Ecosystem Value
   strategi penguatan yang berlandaskan pada                       Chain, Eksisting to Bank (ETB), Cluster – Point
   prinsip risk based approach dilakukan antara lain               of Interest (POI), dan Community.


 372   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 375
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial     Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan            ESG           Keuangan




   e. Kredit SME Business pada data leads yang               c. Kartu Kredit
       berasal dari potensi Supply Chain Financing              1) Pemberian Referensi Manajemen secara
       (SCF) dan value chain Nasabah Diamond                       selektif untuk pengajuan kartu Kredit
       Client, Xpora, Nasabah dan Giran BNI, pemain                berdasarkan historis kualitas kredit yang
       utama dan ekosistem di setiap Region                        dihasilkan dari channel tersebut.
2. Kerja sama channeling dengan pihak ketiga                    2) Increase credit limit kartu Kredit yang
   (fintech dan lembaga keuangan lainnya) melalui                  dilakukan     secara     selected   kepada
   penetapan Risk Acceptance Criteria (RAC) yang                   pemegang kartu yang loyal dan aktif
   terukur untuk produk fleksi, kartu Kredit, dan                  menggunakan layanan perbankan BNI.
   Linkage Channeling.                                          3) Percepatan proses Increase Credit Limit
3. Melakukan        assessment       proses    kredit              Kartu Kredit melalui mekanisme Auto
   untuk peningkatan ekspansi bisnis dengan                        Approve di wondr by BNI kepada segmen
   mengutamakan budaya risiko secara prudent:                      low risk.
   a. BNI Griya                                                 4) Selektif dalam memberikan kartu Kredit
       1) Simplifikasi    proses       kredit  untuk               dengan mekanisme Pre Embossed dengan
          peningkatan portfolio sekaligus market                   penambahan corrective action kepada
          share pada selected developer (Top Highly                Region pengusul.
          Selected, Highly Selected, dan Selected               5) Bekerja sama dengan anak perusahaan
          Developer) dengan tetap memperhatikan                    BNI untuk menggarap potensi market baru
          prinsip kehati-hatian.                                   dengan tetap prudent.
       2) Percepatan proses kredit melalui program              6) Perbaikan dan perluasan channel telesales
          khusus untuk Nasabah emerald dan                         (debitur fintech, debitur griya, debitur
          Nasabah payroll BNI dalam rangka                         fleksi, dan user wondr by BNI) sebagai
          meningkatkan portfolio sekaligus cross                   channel akuisisi Kartu Kredit.
          selling product Nasabah eksisting.                    7) Optimalisasi akuisisi Kartu Kredit melalui
       3) Penyesuaian ketentuan pemrosesan BNI                     channel e-form dengan assessment kredit
          Griya dalam rangka perbaikan kualitas                    card for card dari selected bank.
          kredit pada LNC atau Kantor Cabang yang               8) Simplifikasi pengajuan e-Form Kartu
          memiliki kualitas kredit NPL BNI Griya di                Kredit melalui wondr by BNI.
          atas threshold.                                    d. Kredit BWU dan KUR
       4) Ekspansi pada segmen non fixed income                 1) Pengembangan produk BWU Pandu Mikro
          secondary market tetap dilakukan dengan                   Digital untuk meningkatkan ekspansi
          berpegang pada prinsip kehati-hatian serta                kredit program kepada value chain
          mengacu pada ketentuan yang berlaku.                      dan mitra digital, melalui kemudahan
       5) Kerjasama pengalihan piutang konsumen                     persyaratan agunan tambahan namun
          developer melalui skema cessie.                           dengan tetap memperhatikan mitigasi
   b. BNI Fleksi                                                    risiko melalui pemilihan potensi yang
       1) Perluasan pasar penyaluran BNI Fleksi                     berbasis transaksional serta ekosistem
          Pensiun (BFP) kepada segmen Corporate                     digital.
          Client.                                               2) Pengembangan produk BWU Pandu
       2) Penyesuian kebijakan untuk BNI Fleksi Aktif               Likuiditas dengan memperhatikan historis
          berdasarkan profiling perusahaan untuk                    transaksi BNI Agen46.
          segmen pegawai Perusahaan Swasta.                     3) Otomasi perhitungan Angsuran kredit
       3) Review berkala terkait fitur BNI Fleksi                   untuk program KUR dan Produk BWU.
          Aktif dan BNI Fleksi Pensiun dalam rangka             4) Pengembangan Artificial Inteligence (AI)
          ekspansi yang berkualitas.                                dalam rangka penguatan mitigasi risiko
       4) Mengoptimalkan         dataleads    melalui               dalam penyaluran kredit KUR dan BWU
          program BNI Fleksi Digital Loan via wondr          e. Kredit SME Business
          by BNI dengan filtering debitur eligible              1) Meningkatkan fungsi manajemen risiko
          pada datamart.                                            dalam pengembangan dan pemantauan
       5) Optimalisasi data payroll BNI melalui                     skim     khusus      untuk     mendukung
          skema BNI Fleksi Pre Approve melalui                      pertumbuhan kredit SME Business.
          Telesales dengan filtering Nasabah dan/               2) Penyempurnaan        dalam      pengelolaan
          atau debitur eligible untuk mendapatkan                   portofolio kredit SME Business dengan
          penawaran BNI Fleksi.                                     penetapan kategori Region dan unit
                                                                    berdasarkan indikator kualitas kredit yang
                                                                    menjadi acuan kebijakan ekspansi di
                                                                    Region dan unit.



                                                                                      Laporan Tahunan 2025
                                                                                                              373
                                                                     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 376
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




      3) Pengawalan terhadap skema-skema kredit             c. Implementasi Retail CreditTools (RCT) sebagai
          program pemerintah untuk mendukung                   bagian dari re-engineering end to end retail
          pertumbuhan ekonomi secara nasional.                 lending business process pada segmen retail.
      4) Pelaksanaan one on one bersama dengan              d. Optimalisasi BNIMove untuk produk Business
          unit pengelola bisnis sebagai langkah                Program dan perluasan pengembangan pada
          monitoring atas kondisi debitur dan                  produk SME serta pengembangan sistem AI
          deep dive atas temuan yang terdapat di               untuk mendukung percepatan proses kredit.
          lapangan.                                         e. Optimalisasi penggunaan kredit biro pada
      5) Penguatan fungsi pemantauan debitur                   sistem pemrosesan kredit khususnya untuk
          Kolektibilitas 1 yang menunggak dan                  digital loan.
          pemenuhan Debt Service Reserve Account            f. Pengembangan infrastruktur aplikasi eLO
          (DSRA) debitur sebagai proses monitoring             Konsumer (sebagai Loan Origination),
          dan menjaga kualitas serta pemenuhan                 dalam rangka sentralisasi system /user unit
          debitur atas Perjanjian kredit.                      processing untuk mendukung new region
      6) Penguatan aktivitas sharing knowledge                 model.
          oleh segenap SME Credit Risk (SMR)                g. Pengembangan dashboard turn around
          kepada RM dan Business Team Leader                   time (TAT) produk kredit Konsumer untuk
          (BTL) kelolaan SMR sebagai langkah                   membantu proses monitoring aplikasi kredit
          peningkatan kemampuan analisa kredit                 yang sedang dan/atau telah mendapat
          RM dan BTL.                                          keputusan.
      7) Melakukan brevet dan pelatihan secara           7. Mengoptimalkan upaya perbaikan kualitas kredit
          berkala terkait ketentuan dan proses              dan recovery segmen kredit retail melalui:
          kredit retail kepada unit pemroses kredit         a. Penyesuian tanggal jatuh tempo (cycle date)
          termasuk SME Credit Risk Region (HSR)                kredit konsumer maksimal tanggal 25 untuk
          maupun SME Credit Risk (SMR) yang                    produk Griya & Fleksi untuk memberikan
          bertindak sebagai pemutus kredit sehingga            waktu yang cukup dalam penagihan.
          putusan kredit semakin berkualitas.               b. Penguatan intensitas penagihan kredit retail
4. Meningkatkan risk awareness dan budaya risiko               melalui sentralisasi dunner penagihan (tele
   terutama untuk kredit retail melalui berbagai               collection).
   channel digital antara lain: ujian pegawai               c. Penyempurnaan (revamp) web site lelang
   melalui menu “deep46” pada aplikasi pegawai,                agunan BNI.
   menu “Knowledege” pada aplikasi BNI Move,                d. Enhancement Account Handling pengaihan
   penyampaian rutin lesson learned ke segenap                 (dhi. aplikasi Interface Common Collection)
   unit pemroses kredit retail dan lain-lain.                  untuk memudahkan pengelolaan account
5. Memperkuat         digital   capability    melalui          penagihan dan meningkatkan produktivitas
   enhancement underwriting process melalui:                   petugas penagihan
   a. Pengembangan aplikasi untuk otomasi                   e. Pembuatan portal monitoring collection yang
      analisa mutasi rekening koran calon debitur              mencangkup monitoring daily payment,
      dan debitur baik BNI maupun rekening Bank                data lead, pipeline, kualitas aset, monitoring
      lain dan terintegrasi dengan Loan Origination            lelang, Opex & Capex, serta produktivitas
      System (LOS) pada produk SME Business.                   collection & recovery.
   b. Optimalisasi penggunaan sistem BNIdirect              f. Perluasan kerjasama dengan penyedia jasa
      yang telah terintegrasi dengan BNIMove                   penagihan (pihak ketiga : agency penagihan)
      untuk proses pencairan kredit produk BWU                 untuk penagihan debitur kredit KUR dan BNI
      Pandu.                                                   Griya FLPP.




374    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 377
Permodalan & Praktik      Tata Kelola    Tanggung Jawab Sosial       Komitmen           Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan     dan Lingkungan              ESG                Keuangan




Struktur Modal dan Kebijakan
Manajemen atas Struktur Modal
serta Praktik Manajemen Risiko
terkait Permodalan

Rincian Struktur Modal Bank
                                                                           Kenaikan (Penurunan)          Kenaikan (Penurunan)
                                                                                2024-2025                     2023-2024
       Komponen Modal (Bank Saja)           2025      2024       2023
                                                                                        Persentase                   Persentase
                                                                           Nominal                       Nominal
                                                                                            (%)                         (%)

 Modal Inti (Rp-miliar)                    155.838   142.043     130.938     13.795                9,7      11.105             8,5
 Modal Pelengkap (Rp-miliar)                 9.792    10.264      11.079        (494)         (4,8)         (815)             (7,4)
 Total Modal Inti dan Modal Pelengkap      165.630   152.307     142.016     13.302                8,7     10.291              7,2
 (Rp-miliar
 Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)     749.998   660.200     609.161     88.084               13,3     51.039              8,4
 untuk Risiko kredit (Rp miliar)
 Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)      40.384     37.411     34.967        2.973             7,95      2.444             6,99
 untuk Risiko Operasional (Rp miliar)
 Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)      11.223    14.162       2.812     (2.939)         (20,8)        11.350         403,6
 untuk Risiko Pasar (Rp miliar)
 Rasio Modal Inti (%)                         19,4       20,0       20,2        (0,5)                        (0,2)
 Rasio Kewajiban Penyediaan Modal             20,7       21,4       22,0        (0,7)                        (0,6)
 Minimum untuk Risiko kredit, Risiko
 Operasional, dan Risiko Pasar (%)


Kebijakan Manajemen Atas Struktur Modal Bank [ACGS B.3.1]
Dalam rangka menghadapi dinamika ekonomi domestik maupun global serta peningkatan eksposur risiko
yang dihadapi, BNI menerapkan sistem pengelolaan permodalan yang efektif, prudent, dan terintegrasi.
Sistem ini dirancang untuk mendukung pencapaian kinerja yang berkelanjutan sekaligus memperkuat daya
saing Perseroan di industri perbankan. Pengelolaan permodalan dilakukan dengan mempertahankan posisi
permodalan yang kuat, guna mendukung ekspansi bisnis, menjaga kepercayaan investor, deposan, Nasabah,
serta pasar, dan memastikan pemenuhan seluruh ketentuan permodalan yang ditetapkan oleh regulator.
Selain itu, kecukupan modal juga dikelola secara optimal untuk mengantisipasi dan meng-cover berbagai
risiko yang dihadapi Bank, sehingga dapat menopang pertumbuhan usaha yang sehat dan berkelanjutan di
tengah tantangan ekonomi tahun 2025.

Dalam pengelolaan permodalan, BNI memelihara modal sesuai dengan tingkat risiko dan di-review secara
periodik. BNI juga mempertimbangkan faktor-faktor seperti pengembalian modal yang optimal pada
pemegang saham, menjaga keseimbangan antara keuntungan yang lebih tinggi dengan gearing ratio serta
keamanan yang diberikan oleh posisi modal yang sehat. Hal ini dilakukan karena BNI memiliki komitmen
yang kuat untuk selalu menjaga komposisi struktur modal sesuai dengan ketentuan dan tidak melanggar
ketentuan batas minimum yang diterapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator perbankan.




                                                                                             Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                              375
                                                                            PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 378
                         Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                         2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Dasar Penentuan Kebijakan                               2. Menghitung Kewajiban Penyediaan Modal
1. Modal Inti                                              Minimum sesuai dengan profil risiko BNI.
   Modal inti adalah modal bank yang terdiri dari          Profil risiko BNI, sebagai salah satu faktor
   modal inti utama dan modal inti tambahan                penilaian TKB periode 31 Desember 2025 berada
   sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                 pada peringkat 2 (Low to Moderate). Sebagai
   (POJK) tentang “Kewajiban Penyediaan Modal              dampak dari profil risiko BNI yang berada pada
   Minimum Bank Umum”. Modal inti BNI naik 9,7%            tingkat Low to Moderate dan sesuai perhitungan
   atau meningkat dari Rp142,0 triliun pada tahun          menggunakan         Internal  Capital Adequacy
   2024 menjadi Rp155,8 triliun pada tahun 2025.           Assessment Process (ICAAP), maka CAR
   Peningkatan ini berasal dari laba Bank sepanjang        minimum sesuai profil risiko sebesar 9,95%.
   tahun 2025 dan peningkatan nilai wajar aset          3. Selain menghitung KPMM berdasarkan modal
   keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui           minimum sesuai profil risiko, BNI juga menghitung
   penghasilan komprehensif lain tahun 2025                tambahan modal sebagai penyangga (buffer),
   sebesar Rp2,5 triliun.                                  apabila terjadi krisis keuangan dan ekonomi yang
                                                           dapat mengganggu stabilitas sistem keuangan.
2. Modal Pelengkap (maksimum 100% dari modal               Tambahan modal tersebut berupa capital
   inti)                                                   conservation buffer, countercyclical buffer, dan
   Modal pelengkap (mengacu pada modal bank)               capital surcharge untuk Bank Sistemik. Tambahan
   terdiri dari cadangan umum aset produktif dan           modal penyangga dilakukan sesuai dengan
   instrumen modal yang memenuhi persyaratan               ketentuan Regulator.
   Tier 2. Modal pelengkap BNI turun 4,6% dari             a. Capital Conservation Buffer adalah tambahan
   Rp10,3 triliun pada tahun 2024 menjadi Rp9,8               modal yang berfungsi sebagai penyangga
   triliun pada tahun 2025. Penurunan sebesar                 (buffer) apabila terjadi kerugian pada periode
   Rp472 miliar tersebut didominasi oleh amortisasi           krisis.
   Surat Berharga berkarakteristik Modal yang              b. Countercyclical Buffer adalah tambahan
   dimiliki senilai USD500.000.000. Penurunan                 modal yang berfungsi sebagai penyangga
   dari amortisasi nilai obligasi subordinasi yang            (buffer) untuk mengantisipasi kerugian apabila
   dapat diperhitungkan sebagai komponen modal                terjadi pertumbuhan kredit perbankan yang
   pelengkap mencapai Rp1,6 triliun. Di sisi lain             berlebihan sehingga berpotensi mengganggu
   cadangan umum aset produktif meningkat Rp1,1               stabilitas sistem keuangan.
   triliun.                                                c. Capital Surcharge adalah tambahan kapasitas
                                                              permodalan yang berfungsi untuk mengurangi
Praktik Manajemen Risiko terkait                              dampak negatif terhadap stabilitas sistem
Permodalan                                                    keuangan dan perekonomian dalam hal terjadi
Untuk mengukur kemampuan modal BNI dalam                      kegagalan Bank Sistemik melalui peningkatan
menyerap risiko, dilakukan dengan menghitung                  kemampuan Bank Sistemik dalam menyerap
KPMM sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh                   kerugian.
Regulator, yaitu dengan tahapan:
1. Menghitung kecukupan penyediaan modal                Apabila ditambah dengan modal penyangga (buffer)
   minimum sesuai metode pengukuran Aset                yaitu Conservation Buffer 2,50%, Countercyclical
   Tertimbang Menurut Risiko (ATMR).                    Buffer 0% dan Capital Surcharge 1,50%, maka
   a. Risiko     kredit:   Pendekatan Standar           batas rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
      (Standardized Approach)                           (KPMM) BNI adalah 13,95%.
   b. Risiko     Pasar:    Pendekatan Standar
      (Standardized Approach)
   c. Risiko Operasional: Pendekatan Standar
      (Standardized Approach)




376   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 379
Permodalan & Praktik       Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial      Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan    dan Lingkungan             ESG             Keuangan




Ikatan yang Material untuk Investasi
Barang Modal

Sepanjang tahun 2025, BNI mencatatkan adanya ikatan yang material untuk investasi barang modal sebagai
berikut:

 No.                     Nama Proyek                                                Pemasok
  1    Pembangunan Gedung Pantai Indah Kapuk 2         PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk
                                                       PT Virama Karya (Persero)
                                                       PT Alien Desain Nusantara
                                                       PT Perintis Dinamika Sekatama
                                                       PT Datum Ciptaloka Sejahtera
  2    Replacement ATM with CRM                        PT Emneltech Solusi Indonesia
  3    DRC Colo 2                                      PT Neptus Teknologi Indonesia
                                                       KJPP Rengganis, Hamid & Rekan
                                                       PT Dinamika Sistem Integrasi Solusi
                                                       PT Infracom Technology
                                                       PT Metrocom Global Solusi
                                                       PT Mitra Integrasi Informatika
                                                       PT Prodata Sistem Teknologi
                                                       PT Sentra Paramitra
                                                       PT Software Information System Nusantara
                                                       PT Swadharma Duta Data
  4    Enterprise License IBM & Oracle                 PT Metrocom Global Solusi
                                                       PT Multipolar Technology
  5    Pengembangan Wondr R2-R4                        PT Accenture
                                                       PT Izeno Teknologi Indonesia
                                                       PT Mitra Integrasi Informatika
                                                       PT Cloud Ace Integra
  6    Additional Hardware Capacity                    PT Infracom Technology
                                                       PT Mastersystem Infotama
  7    Pengembangan Perangkat Office Automation        PT Bhinneka Mentaridimensi
                                                       Lakoni Lintang Langgeng
                                                       PT Air Mas Perkasa
                                                       PT Belpin Blessin Indonesia
                                                       PT Berca Hardayaperkasa
                                                       PT Bismacindo Perkasa
                                                       PT Cyber Network Indonesia
                                                       PT Datascrip
                                                       PT Digital Teknologi Nusa
                                                       PT Karlin Mastrindo
                                                       PT Mitra Integrasi Informatika
                                                       PT Multipolar Technology
                                                       PT Nextindo Global Solusi
                                                       PT Nusantara Compnet Integrator
                                                       PT Pandu Siwi Sentosa
                                                       PT Sarana Reswara Abadi
                                                       PT Sentra Paramitra
                                                       PT Trimuda Nuansa Citra Tbk
                                                       PT World Infinite Network
  8    License Server Virtualisasi                     PT Mitra Integrasi Informatika




                                                                                            Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                    377
                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 380
                          Performa       Laporan      Profil          Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen    Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




No.                    Nama Proyek                                              Pemasok
 9    Wondr MMP 1                                    KJPP Toha, Okky, Heru dan Rekan
                                                     PT Accenture
                                                     PT Adi Data Informatika
                                                     PT Asiatek Solusi Indonesua
                                                     PT Bhinneka Mentaridimensi
                                                     PT Deloitte Konsultan Indonesia
                                                     PT Dymar Jaya Indonesia
                                                     PT Fan Integrasi Teknologi
                                                     PT Idpay Asia Jaya
                                                     PT Indocyber Global Teknologi
                                                     PT Infracom Technology
                                                     PT Ipsos Market Research
                                                     PT Izeno Teknologi Indonesia
                                                     PT Karlin Mastrindo
                                                     PT Mastersystem Infotama
                                                     PT Mitra Integrasi Informatika
                                                     PT Niagaprima Paramitra
                                                     PT NTT Indonesia Technology
                                                     PT Nusantara Compnet Integrator
                                                     PT Phintraco Technology
                                                     PT Sentra Paramitra
                                                     PT Swadharma Duta Data
 10   Sewa Lokasi DC Colo                            PT DCI Indonesia Tbk



TUJUAN IKATAN
Sebagaimana yang telah direncanakan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) BNI, ikatan yang material yang
dilakukan BNI untuk investasi barang modal memiliki tujuan untuk memastikan adanya komitmen pihak-
pihak yang terlibat dalam investasi untuk melaksanakan transaksi pembelian barang modal.

SUMBER DANA
BNI menggunakan sumber dana yang berasal dari sisa anggaran investasi, total beban penyusutan, dan
pembagian atau persentase laba bersih dari tahun buku sebelumnya sebagai sumber pendanaan atas
belanja modal.

MATA UANG YANG MENJADI DENOMINASI
Seluruh transaksi yang dilakukan dalam rangka pengikatan material investasi barang modal adalah dalam
mata uang Rupiah.

LANGKAH YANG DIRENCANAKAN DALAM MELINDUNGI RISIKO MATA UANG ASING
BNI tidak melakukan proteksi atau perlindungan atas risiko perlindungan mata uang asing karena seluruh
pengikatan investasi barang modal dilakukan dalam mata uang Rupiah.




378    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 381
Permodalan & Praktik       Tata Kelola           Tanggung Jawab Sosial           Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan            dan Lingkungan                  ESG             Keuangan




Investasi Barang Modal
yang Direalisasikan dalam
Tahun Buku Terakhir
BNI mengeluarkan dana untuk investasi Barang Modal (Capital Expenditure) sebagai bagian dari strategi
penguatan fundamental bisnis dan peningkatan kapabilitas operasional. Dana tersebut digunakan untuk
pembelian serta penambahan nilai aset tetap dan aset hak guna, termasuk pengembangan infrastruktur
teknologi informasi, optimalisasi jaringan kantor dan layanan, serta peningkatan sarana pendukung
operasional lainnya.

Jenis Investasi Barang Modal
Pada tahun 2025, realisasi investasi barang modal BNI tercatat sebesar Rp3.131 miliar yang terdiri dari
bangunan dan tanah, perabotan otomasi, perabotan non-otomasi, dan kendaraan masing-masing sebesar
Rp1.307 miliar, Rp1.625 miliar, Rp175 miliar, dan Rp23 miliar.

Tujuan Investasi Barang
Modal BNI melakukan pembelian barang modal tersebut bertujuan mendukung dan menunjang aktivitas
operasional kegiatan Perusahaan secara menyeluruh. Investasi ini juga diharapkan dapat memberikan
manfaat ekonomi yang sesuai, mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, serta memperkuat
daya saing BNI di tengah dinamika industri perbankan yang terus berkembang.

Nilai Investasi Barang Modal yang Dikeluarkan
Tabel berikut menjelaskan rincian nilai investasi barang modal.
                                                                        Kenaikan (Penurunan)                Kenaikan (Penurunan)
   Jenis Investasi       2025            2024          2023                  2024-2025                           2023-2024
   Barang Modal        (Rp-miliar)   (Rp-miliar)     (Rp-miliar)   Nominal          Persentase        Nominal         Persentase
                                                                   (Rp-miliar)         (%)           (Rp-miliar)          (%)

 Bangunan dan
                            1.307         1.689           1.027         (381)          (22,6)                662           64,4
 Tanah
 Perabotan Otomasi          1.625         1.869           1.236         (244)          (13,1)                634           51,3
 Perabotan Non
                              175           274             207          (99)          (36,1)                 67           32,5
 Otomasi
 Kendaraan                      23              62            1          (39)          (62,7)                 61        5.917,8
 Jumlah                     3.131         3.894           2.471         (763)          (19,6)               1.423          57,6




                                                                                                        Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                   379
                                                                                       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 382
                          Performa       Laporan     Profil       Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan   Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Properti untuk Investasi


Properti BNI digunakan untuk tujuan pelaksanaan kegiatan perbankan atau penunjang operasional seperti
rumah dinas pegawai, gudang penyimpanan. Dan tidak ada yang digunakan selain untuk tujuan investasi
lainnya.




Informasi dan Fakta Material yang
Terjadi setelah Tanggal
Laporan Akuntan
Tidak terdapat informasi dan fakta material yang terjadi antara periode setelah tanggal Laporan akuntan per
tanggal 2 Februari 2026 sampai dengan disahkannya Laporan Tahunan ini. [ACGS C.8.1, C.8.2, C.8.3]




Rencana Pembelian Kembali
Saham (Buyback)

Perseroan telah melakukan Pengumuman Rencana Pembelian Kembali Saham (Buyback) yang dikeluarkan
oleh Perusahaan terbuka dan Rencana Pengalihan Saham Hasil Buyback pada tanggal 4 Februari 2025.
Kemudian Perseroan melakukan Pengkinian Keterbukaan Informasi dalam rangka Rencana Buyback dan
Rencana Pengalihan Saham Hasil Buyback pada tanggal 17 Februari 2025. Selanjutnya, rencana Buyback
dan pengalihan saham hasil Buyback telah dimintakan persetujuan pada Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024 yang diselenggarakan pada tanggal 26 Maret 2025. Adapun buyback
saham yang telah disetujui dalam RUPST tersebut, pelaksanaannya dilakukan pada bulan Januari dan
Februari 2026, sehingga sampai dengan akhir Desember 2025 tidak ada pelaksanaan buyback saham.




380    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 383
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG           Keuangan




Pencapaian Target Tahun 2025                                                                    [ACGS C.2.1]




ASUMSI-ASUMSI YANG DIGUNAKAN                                 Dari sisi harga, BNI memperkirakan bahwa akan
DALAM PERUMUSAN TARGET TAHUN                                 terjadi tekanan inflasi naik di 2025 dibandingkan
2025                                                         2024 (1,6%), namun tetap dalam rentang sasaran
                                                             Bank Indonesia. Kondisi iklim pasca dampak El-
Asumsi-asumi yang dibangun dalam proses                      Nino di 2024 menyebabkan adanya normalisasi
perumusan target tahun 2025 didasarkan oleh                  harga pangan di semester pertama 2025. Namun,
kondisi ekonomi global dan domestik. Kondisi-                memasuki Semester II – 2025, naiknya permintaan
kondisi tersebut di antaranya mencakup, proyeksi             bahan pangan, turut memberikan kontribusi
moderasi pertumbuhan ekonomi global, baik di                 terhadap peningkatan inflasi bahan pangan dan
negara maju maupun di negara berkembang,                     mendorong inflasi secara keseluruhan. Proyeksi
dimana IMF (WEO April 2025) memproyeksikan                   inflasi BNI untuk 2025 berada di rentang 1,5-2,7%
pertumbuhan ekonomi global di 2025 melambat                  dengan kecenderungan inflasi berada di batas atas
ke 2,8% dibandingkan 3,3% di 2024. Lebih lanjut,             rentang proyeksi.
dinamika kebijakan global cukup berubah di tengah
pergantian kepemimpinan baik di dalam negeri dan             Di tengah tingginya ketidakpastian global akibat
khususnya di luar negeri, yang secara dominan                terpilihnya Donald Trump sebagai presiden AS
ditandai oleh terpilihnya Donald Trump menjadi               periode 2025-2029, BNI memproyeksikan rata-
presiden Amerika Serikat. Implementasi program               rata nilai tukar Rupiah akan berada di rentang Rp
Trump yang paling mewarnai pergerakan ekonomi                16.500 – 17.500/USD untuk 2025, atau terdepresiasi
pada 2025 adalah kebijakan tarif resiprokal pada             dibandingkan posisi akhir 2024 sebesar rata-rata
berbagai negara mitra dagangnya.                             Rp15.844. Di sisi lain, proyeksi moderasi ekonomi
                                                             dan pelemahan daya beli menjadi landasan BNI
Dari dalam negeri, beberapa isu domestik terjadi             melihat peluang penurunan BI-rate ke rentang 4,5
sejak pemulihan pasca Covid-19, di antaranya                 – 5,75% di tahun 2025. Secara global, hal ini juga
melemahnya pertumbuhan konsumsi rumah tangga,                dilatarbelakangi oleh tren penurunan suku bunga
serta pemulihan yang tidak seimbang (fenomena                berbagai negara.       Terpilihnya Trump sebagai
K-shaped recovery) antar kelompok konsumer                   presiden AS baru mengubah arah kebijakan AS
menjadi tekanan kebawah bagi ekonomi domestik.               yang lebih berorientasi ke dalam (inward-looking)
Maka dari itu, arah kebijakan dari presiden terpilih         dan bersifat lebih akomodatif. Secara realisasi,
di akhir 2024 difokuskan untuk menjawab tantangan            pemotongan suku bunga FFR terjadi di Triwulan
konsumsi di atas serta isu pelemahan daya beli               III-IV 2025, dimana penurunan suku bunga FFR ini
masyarakat. Sebagai contoh, adalah program Makan             semakin menguatkan tren penurunan suku bunga
Bergizi Gratis dan ketahanan pangan. Selanjutnya,            global yang memberikan landasan momentum
untuk menjawab tantangan pemulihan daya beli,                pemotongan suku bunga BI-rate. Dalam realisasinya,
pemerintah juga melakukan berbagai stimulus sejak            suku bunga BI-rate di 2025 ditutup di 4,75% dan
awal tahun 2025.                                             dalam rentang proyeksi BNI.

Atas dasar perkembangan tersebut di atas, proyeksi           Dengan postur ekonomi dan finansial tersebut,
pertumbuhan ekonomi pada 2025 diperkirakan                   BNI memproyeksikan pertumbuhan kredit industri
berada dalam rentang 4,7%-5,2%. Hal ini didukung             perbankan di 2025 akan berada di kisaran 7,0 –
oleh pertumbuhan permintaan domestik yang akan               11,0%, ditopang oleh pertumbuhan Dana Pihak
ditopang oleh peningkatan konsumsi dari efek belanja         Ketiga (DPK) sebesar 5,0 – 8,0%. Dalam realisasinya
fiskal yang pro-pertumbuhan dan pro-konsumsi                 hingga Des-2025, pertumbuhan kredit berada di
pada pemerintahan baru sehingga berdampak                    9,6% atau berada pada rentang proyeksi, sedangkan
langsung terhadap permintaan domestik. Rentang               pertumbuhan DPK di 13,8% YoY, di atas rentang
pertumbuhan ekonomi ini dipertahankan sepanjang              proyeksi BNI.
2025 tanpa mengalami revisi, dimana pertumbuhan
ekonomi Indonesia mencapai 5,1% di 2025.




                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                 381
                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 384
                              Performa            Laporan          Profil              Analisis dan Pembahasan             Fungsi
                              2025                Manajemen        Perusahaan          Manajemen atas Kinerja Bank         Penunjang Bisnis




Proyeksi dan Realisasi Variabel Makroekonomi 2025
                  Indikator                                     Proyeksi 2025                               Realisasi 2025
 Pertumbuhan Ekonomi (%)                                          4,7 – 5,2                                      5,1%
 Tingkat Inflasi (%)                                              1,5 – 2,7                                      2,9%
 Nilai Tukar Rupiah (Rp/USD)                                   16.500 – 17.500                                  16.465
 BI-7 Days Repo Rate (%)                                          4,5 – 5,75                                    4,75%
 Pertumbuhan Kredit (%)                                           7,0 – 11,0                                     9,6%
 Pertumbuhan DPK (%)                                              5,0 – 8,0                                     13,8%
Sumber: BPS, BI, BNI Office of Chief Economist



PERBANDINGAN ANTARA TARGET DAN REALISASI TAHUN 2025

Perbandingan antara Target dan Realisasi Bisnis Tahun 2025
                                                                                                             Pencapaian Realisasi
                                         Realisasi Tahun 2025                  Target Tahun 2025
            Perihal                                                                                       Terhadap Target Tahun 2025
                                                 (Rp-miliar)                       (Rp-miliar)
                                                                                                                         (%)

 Kredit yang diberikan                             899.531                           855.738                             105,1
 Simpanan dari Nasabah                           1.040.834                           924.085                             112,6
 Giro                                              439.498                           380.041                             115,6
 Tabungan                                          286.460                           301.609                              95,0
 Deposito                                          314.876                           242.435                            129,9


Secara umum, BNI mampu mencapai target yang ditetapkan di tahun 2025. Pencapaian yang baik ini diperoleh
dengan cara adaptif terhadap lingkungan bisnis yang dinamis di 2025 berbekal fundamental keuangan
yang sehat dan platform digital yang kompetitif. Beberapa strategi yang dilakukan untuk mengoptimalkan
pencapaian bisnis, di antaranya:
• Akselerasi pertumbuhan kredit yang solid dan seimbang ke sektor-sektor produktif.
• Penguatan struktur pendanaan yang berbasis dana murah (CASA) sehingga menopang efisiensi biaya
   dana.
• Penguatan manajemen risiko dan kualitas aset yang konsisten melalui early warning system, risk
   acceptance criteria dan credit scoring.
• Optimalisasi data analytics untuk men-generate leads dan mendorong cross selling.
• Penguatan platform digital untuk meningkatkan kualitas layanan dan customer experience secara
   berkelanjutan.

BNI juga berhasil menutup tahun 2025 dengan pencapaian yang cukup positif.

PERBANDINGAN ANTARA TARGET DAN REALISASI PROFITABILITAS SERTA RASIO-RASIO
KEUANGAN PENTING LAINNYA TAHUN 2025
                                                                                                             Pencapaian Realisasi
              Perihal                     Realisasi Tahun 2025                 Target Tahun 2025          Terhadap Target Tahun 2025
                                                                                                                         (%)

 Pendapatan Bunga Neto
                                                     40.333                            40.958                                  98,5
 (Rp-miliar)
 Laba Bersih (Rp-miliar)                              20.111                           21.427                                  93,9
 Return on Asset (ROA) (%)                               2,1                               2,3                                 91,3
 Return on Equity (ROE) (%)                             14,0                              14,9                                 94,0
 Return on Equity (ROE) -
                                                        12,7                              13,4                                 94,8
 Equity Based (%)
 Net Interest Margin (NIM) (%)                           3,8                               3,9                                 97,4
 Beban Operasional terhadap
                                                        72,9                              71,5                             102,0
 Pendapatan (BOPO) (%)
 Cost to Income Ratio (CIR) (%)                         46,5                              45,3                             102,6




 382     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 385
Permodalan & Praktik            Tata Kelola       Tanggung Jawab Sosial         Komitmen             Laporan
Manajemen Risiko                Perusahaan        dan Lingkungan                ESG                  Keuangan




Realisasi profitabilitas BNI menunjukkan kinerja yang cukup memuaskan, dengan indikator profitabilitas
seperti Laba bersih, Net Interest Margin (NIM), Return on Equity (ROE), dan Return On Asset (ROA). Laba
bersih BNI pada tahun buku 2025 tercatat sebesar Rp20,0 triliun. Pencapaian laba ini berada 93,5% dari
target dan inline dengan ekspektasi market (consensus).

PERBANDINGAN ANTARA TARGET DAN REALISASI STRUKTUR MODAL DAN KUALITAS
ASET TAHUN 2025
                                                                                                               Pencapaian Realisasi
                                          Realisasi Tahun 2025                Target Tahun 2025
               Perihal                                                                                      Terhadap Target Tahun 2024
                                                   (%)                                (%)
                                                                                                                          (%)

     Rasio Kewajiban
     Penyediaan Modal                               20,7                              20,0                                103,5
     Minimum (KPMM)
     Non Performing Loan (NPL)
                                                     1,9                                2,0                                95,0
     Gross


Strategi pengelolaan modal BNI tergambarkan dari pencapaian target struktur modal, yaitu rasio
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) tahun 2025 dengan pencapaian di atas target yang telah
ditetapkan. Pencapaian target dari Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) tersebut disebabkan
oleh profitabilitas BNI yang meningkat di tahun 2025, sehingga memungkinkan peningkatan akumulasi
modal terjadi secara organik. Tidak hanya itu, keberhasilan BNI juga terlihat dari pengelolaan kualitas aset
produktif. Realisasi Non Performing Loan (NPL) Gross mampu ditekan dari tahun sebelumnya di level 1,9%
serta mencapai target yang telah ditetapkan. Hal ini menunjukkan komitmen kuat BNI untuk terus menjaga
kualitas aset yang dimilikinya.

PERBANDINGAN ANTARA TARGET DAN REALISASI DI BIDANG SUMBER DAYA MANUSIA
TAHUN 2025
                                                                                                                   Pencapaian Realisasi
                   Perihal                      Realisasi Tahun 2025             Target Tahun 2025              Terhadap Target Tahun 2025
                                                                                                                           (%)

     Jumlah Karyawan (orang)                               27.201                           27.200                              100
     Jumlah pegawai yang ikut serta                        26.937                       26.947  *)
                                                                                                                          99,96**)
     dalam pelatihan (orang)
     Biaya Pendidikan dan Pelatihan                         192,8                           192,8                               100
     (Rp-miliar)
*)
      Exclude Pegawai MPP, Cuti di Luar Tanggungan, Sakit dan Non Aktif per 31 Desember 2025
**)
      Terdapat 10 pegawai baru yang mulai aktif pada bulan Desember 2025 dan akan mengikuti proses onboarding pada Januari 2026


BNI menyadari bahwa untuk mencapai semua target yang ditetapkan dibutuhkan Sumber Daya Manusia
(SDM) yang kompeten, profesional, dan berintegritas. BNI senantiasa menyelenggarakan pengembangan
SDM sebagai investasi dalam meraih keterampilan, pengetahuan, dan attitude (sikap kerja) pegawai yang
dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing Bank.

Pada tahun 2025, jumlah karyawan BNI mencapai 27.201 orang dengan investasi pada pembiayaan
penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan mencapai Rp192,8 miliar. Realisasi biaya Pendidikan dan
pelatihan tersebut setara dengan 3,53% dari total gross salary, lebih tinggi dari level yang diatur oleh
regulator dalam POJK No. 24 tahun 2022 sebesar 3,5% dari gross salary. Biaya pendidikan dan pelatihan
tersebut merupakan investasi yang penting bagi BNI di masa yang akan datang.




                                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                      383
                                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 386
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Informasi Kelangsungan Usaha


HAL-HAL YANG BERPOTENSI                                  Dari sisi potensi manfaat, BNI melihat bahwa
BERPENGARUH SIGNIFIKAN TERHADAP                          pemerintahan baru dengan arah dan fokus baru juga
KELANGSUNGAN USAHA BANK DI TAHUN                         dapat menciptakan daya dorong bagi perekonomian
2025                                                     nasional. Program-program mendasar seperti
                                                         Makan Bergizi Gratis (MBG), pemberdayaan
BNI mengidentifikasi sejumlah risiko ekonomi             masyarakat melalui koperasi, ketahanan pangan
yang       berpotensi      memengaruhi        kinerja    dan energi, apabila dijalankan dengan baik dan tetap
perekonomian Indonesia dan industri perbankan            memperhatikan mekanisme pasar yang berlaku,
ke depan. Pertama, risiko ramifikasi dampak              dapat mengurangi persoalan pelemahan daya beli
implementasi kebijakan tarif impor oleh AS dan           masyarakat sekaligus mendukung inovasi usaha kecil
potensi dinamika menurunnya kepercayaan atas             menengah, yang pada gilirannya dapat menaikkan
kerjasama internasional yang secara bertahap juga        pertumbuhan konsumsi rumah tangga melalui efek
memperkuat fenomena perdagangan berdasarkan              limpahan (spillover). Ke depannya, dominannya
kedekatan/friend-shoring. Kedua, dalam kaitannya         populasi muda Indonesia serta semakin kokohnya
dengan risiko pertama di atas, risiko lainnya adalah     Indonesia sebagai negara kelas menengah atas
munculnya ketegangan perdagangan dan geopolitik          (dengan pendapatan yang telah melebihi USD 5000
antara dua negara perekonomian besar, AS dan             per kapita) juga dapat memiliki manfaat ekonomi
Tiongkok serta sekutu dari kedua negara, yang            apabila diarahkan dengan baik dan secara strategis.
menurunkan keyakinan investor dan optimisme              Populasi muda adalah populasi produktif dengan
pasar, serta menciptakan ketidakpastian ekonomi.         tingkat konsumsi yang tinggi. Selanjutnya, seiring
Ketiga, risiko perlambatan pertumbuhan ekonomi           naiknya pendapatan per kapita, pada umumnya
domestik, baik yang muncul sebagai dampak                suatu perekonomian akan memiliki pola konsumsi
terbatasnya ruang gerak fiskal untuk mendukung           yang semakin terdiversifikasi, dengan proporsi
pertumbuhan ekonomi akibat belum tercapainya             konsumsi terhadap barang tahan lama (durable
penerimaan pajak yang sesuai target pemerintah.          goods) dan jasa juga diperkirakan akan meningkat,
Keempat, volatilitas dan depresiasi nilai tukar          menciptakan peluang pertumbuhan yang lebih luas
yang menciptakan ketidakpastian dalam transaksi          bagi berbagai sektor ekonomi, termasuk sektor
ekonomi serta kenaikan biaya produksi. Kelima,           pembiayaan dan layanan perbankan.
risiko perlambatan ekonomi Tiongkok sebagai
perekonomian besar dan mitra dagang utama                ASSESSMENT MANAJEMEN ATAS HAL-
Indonesia, yang berdampak terhadap menurunnya            HAL YANG BERPOTENSI BERPENGARUH
volume permintaan barang dan jasa global serta           SIGNIFIKAN TERHADAP KELANGSUNGAN
turunnya harga komoditas. Perlambatan Tiongkok           USAHA BANK
itu sendiri terjadi disebabkan oleh kombinasi faktor
fundamental seperti demografi penduduk yang              Secara umum, BNI melakukan analisis skenario
rata-rata yang semakin menua dan penurunan               mencakup 2 (dua) besaran krisis, yaitu likuiditas dan
usia produktif serta juga dapat diperparah dengan        solvabilitas. Skenario stress likuiditas untuk melihat
ketegangan perdagangan antara AS dan Tiongkok.           dampak kondisi stress terhadap kondisi likuiditas
Keenam, BNI juga mewaspadai fenomena                     BNI yang ditunjukkan oleh indikator likuiditas yaitu
menurunnya pertumbuhan ekonomi dan konsumsi              GWM, LCR, dan NSFR. Sedangkan skenario stress
rumah tangga domestik dari lensa struktural, yakni       solvabilitas untuk melihat dampak kondisi stress
disebabkan dari ketidaktersediaan lapangan kerja         terhadap kualitas aset (NPL Gross dan NPL Net),
yang memadai dan fenomena ekonomi informal               rentabilitas (ROA, ROE, dan BOPO) serta permodalan
yang semakin besar.                                      (KPMM dan KPMM CET 1) BNI. Untuk setiap kondisi
                                                         krisis meliputi skenario kondisi krisis idiosyncratic,
                                                         market-wide shock, dan kombinasi keduanya.




384    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 387
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG           Keuangan




1. Skenario Stress Test Likuiditas                              Adapun      perubahan      pendapatan,    nilai
   Skenario stress likuiditas dibagi menjadi 3 (tiga)           pencadangan, dan unrealized gain/loss serta
   skenario, yaitu idiosyncratic, market wide, dan              other comprehensive income Bank akan
   combination yang disusun berdasarkan skenario                ditransmisikan lebih lanjut memengaruhi Laba/
   granular stress test Bank Indonesia dan skenario             rugi periode berjalan yang berdampak terhadap
   perhitungan LCR yang disesuaikan dengan                      modal Bank. Pada akhirnya perubahan laba/rugi
   kondisi internal BNI.                                        dan ATMR tersebut akan berpengaruh terhadap
                                                                Kecukupan Penyediaan Modal Bank (KPMM).
2. Skenario Stress Test Solvabilitas
   Uji stress aspek solvabilitas disusun guna                ASUMSI YANG DIGUNAKAN MANAJEMEN
   mendapatkan       dampak     perubahan      faktor        DALAM MELAKUKAN ASSESSMENT
   internal (idiosyncratic), serta faktor eksternal          ATAS HAL-HAL YANG BERPOTENSI
   (market wide) maupun secara bersama-sama,                 BERPENGARUH SIGNIFIKAN TERHADAP
   baik secara langsung maupun tidak langsung                KELANGSUNGAN USAHA BANK
   terhadap solvabilitas Bank. Skenario tersebut
   saling berkaitan dengan uji stress pada indikator-        Beberapa asumsi yang menjadi pertimbangan
   indikator kualitas aset, rentabilitas, maupun             BNI dalam melakukan assessment terhadap
   permodalan.                                               kelangsungan usaha antara lain:
                                                             1. Asumsi Stress Test Likuiditas
   Sejumlah faktor internal maupun eksternal                    Asumsi stress test likuiditas untuk masing-
   (market wide) dalam kondisi stress diskenariokan             masing skenario adalah sebagai berikut:
   saling berdiri sendiri maupun saling berkaitan               a. Skenario Idiosyncratic
   memengaruhi beberapa variabel kinerja Bank.                     Stress likuiditas yang dipicu oleh penurunan
   Perubahan tersebut selanjutnya ditransmisikan                   kepercayaan atau reputasi BNI yang dapat
   ke dalam pos-pos Neraca dan Laba/Rugi sehingga                  diakibatkan oleh berbagai macam penyebab
   berdampak terhadap rasio keuangan Bank.                         seperti penurunan rating BNI, kegagalan IT,
   Keterkaitan antara masing-masing indikator                      terjadinya fraud internal yang signifikan atau
   solvabilitas pada masing-masing skenario stress                 peristiwa risiko lainnya yang berdampak pada
   tersebut pada akhirnya akan berdampak pada                      menurunnya kepercayaan publik terhadap
   rasio Permodalan (KPMM).                                        BNI yang dapat memicu penarikan DPK
                                                                   secara besar-besaran oleh nasabah.
   Skenario uji stress dilakukan dalam 3 skenario,              b. Skenario Market-wide
   dalam skenario pertama kondisi shock dipicu oleh                Stress likuiditas yang dipicu oleh penurunan
   faktor internal (idiosyncratic) berupa penurunan                likuiditas di pasar antar bank akibat
   kualitas kredit khususnya pada sejumlah Debitur                 memburuknya kondisi perekonomian secara
   yang bergeser dari kualitas lancar menjadi                      keseluruhan, baik domestik dan/atau global
   default, selanjutnya dalam skenario kedua                       sehingga menyebabkan penarikan DPK
   faktor pemicu yang diperhitungkan berasal                       secara signifikan serta sulitnya memperoleh
   dari faktor eksternal. Adapun skenario ketiga                   pendanaan di pasar, baik melalui likuidasi
   bersifat kombinasi faktor pemicu dari internal                  aset yang dimiliki maupun melalui pinjaman
   (idiosyncratic) bersama-sama dengan eksternal                   antar Bank.
   (market wide).                                               c. Skenario Combination
                                                                   Stress likuiditas dipicu oleh stress akibat
   Sejumlah gangguan tersebut ditransmisikan ke                    kombinasi peristiwa idiosyncratic dan market-
   dalam kinerja keuangan Bank berupa perubahan                    wide.
   pada sejumlah variabel. Perubahan kualitas
   portofolio kredit, Net Open Position, maupun
   harga pasar pada portofolio Securities dan
   obligasi akan memengaruhi nilai Aset Tertimbang
   Menurut Risiko (ATMR).




                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                 385
                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 388
                          Performa       Laporan     Profil         Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan     Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




2. Asumsi Stress Test Solvabilitas                           b. Skenario Market-wide Stress solvabilitas
   Asumsi stress test solvabilitas untuk masing-                dipicu oleh kondisi keuangan global yang
   masing skenario adalah sebagai berikut:                      ketat, gejolak keuangan pasar, dan resesi
   a. Skenario Idiosyncratic Stress solvabilitas                ekonomi yang akan berdampak pada kondisi
      dipicu atas faktor-faktor internal bank seperti           solvabilitas Bank baik pada sisi risiko kredit
      strategi bank dalam menetapkan arah dan                   maupun risiko pasar, di antaranya:
      pertumbuhan kredit yang kurang tepat, proses              • Menurunnya tingkat pertumbuhan PDB
      pemantauan hingga mitigasi yang kurang                    • Kenaikan inflasi
      memadai, dan faktor-faktor lainnya yang                   • Kenaikan tingkat suku bunga
      menyebabkan debitur default. Penentuan                    • Perubahan nilai tukar
      debitur default ditetapkan berdasarkan hasil              • Pemburukan harga komoditas
      assessment dampak kondisi makroekonomi                    • Pemburukan makro ekonomi lainnya
      terhadap portofolio kredit BNI.                           • Risiko Pasar meningkat akibat tingginya
                                                                   yield obligasi pemerintah
                                                             c. Skenario Combination
                                                                Stress solavabilitas dipicu oleh stress pada
                                                                kondisi idiosyncratic dan market-wide yang
                                                                berpengaruh secara bersamaan.




386    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 389
Permodalan & Praktik      Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial       Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan       dan Lingkungan              ESG             Keuangan




Rincian Masalah yang Timbul
di Tahun 2025

Di tengah berbagai tantangan yang terjadi sepanjang tahun 2025 dan memengaruhi lingkungan bisnis
perbankan, Perseroan secara cermat terus memantau dinamika eksternal maupun internal yang berpotensi
berdampak pada kinerja bisnis. Berbagai langkah mitigasi ditempuh secara strategis dan terukur guna
menjaga stabilitas operasional serta memastikan pencapaian target yang telah ditetapkan. Adapun rincian
permasalahan yang muncul, dampak terhadap kinerja, serta langkah penanganan yang telah dilakukan BNI,
adalah sebagai berikut:

 Dinamika Eksternal:
 Ketidakpastian Dampak Tarif Resiprokal US & Volatilitas Pasar Keuangan
 Sejak April 2025 dan difinalisasi di Agustus 2025, Presiden Donald Trump telah menerapkan tarif resiprokal untuk mayoritas
 negara di seluruh dunia, yang menaikkan rata-rata tarif impor AS dari seluruh dunia (di luar Tiongkok) ke rata-rata 20% dari
 sebelumnya di 3%. Hal ini mendatangkan gejolak di pasar keuangan, naiknya ketidakpastian ekonomi, serta potensi ramifikasi
 dampak tarif yang berkelanjutan terhadap ekonomi masing-masing negara dunia, termasuk Indonesia. Selain itu, kebijakan
 yang berorientasi ke dalam ini (inward-looking policy) juga menguatkan sentimen fragmentasi kerjasama ekonomi dan
 fenomena friend-shoring, yaitu strategi kerjasama dan perdagangan internasional (mencakup rantai pasok/supply chain dan
 proses produksi) yang dilandaskan atas kedekatan hubungan antarnegara.

 Tingginya ketidakpastian ekonomi dari sisi global (sebagaimana dicerminkan oleh Indeks VIX yang rata-rata di 2025 adalah
 sebesar 18,9 atau naik dibandingkan 15,6 di 2024) juga dikhawatirkan menyebabkan keengganan investor dan dunia usaha
 untuk melakukan investasi dan ekspansi bisnis.

 Sepanjang 2025, disinyalir juga terjadi pergeseran dana ke aset-aset dalam kategori safe-haven. Sebagai contoh, per Desember
 2025, harga emas cenderung meningkat hingga mencapai 64,6% YTD dan mencapai titik tertinggi hingga USD4.533/troy ounce
 pada akhir Desember 2025. Pada kelas aset obligasi, imbal hasil SBN tenor 10 tahun juga telah turun hingga -93bps ke 6,07%
 pada akhir Des-2025.

 Dampaknya Terhadap BNI dan Mitigasi yang Dilakukan:
 Meningkatnya ketidakpastian global dan volatilitas pasar keuangan mengakibatkan moderasi permintaan pembiayaan dari
 sektor-sektor yang sensitif terhadap perdagangan internasional serta meningkatnya eksposur risiko pasar dan likuiditas.
 Menyikapi kondisi tersebut, BNI memperkuat kerangka pengelolaan risiko melalui pemantauan sektor yang lebih intensif, serta
 pemeliharaan buffer likuiditas yang memadai. Selain itu, BNI melakukan stress testing secara konsisten guna memastikan
 ketahanan neraca.

 Dinamika Internal:
 Melemahnya Daya Beli Masyarakat & Moderasi Pertumbuhan Sektor Manufaktur dalam Jangka Menengah
 Tantangan internal yang merupakan kelanjutan dari beberapa permasalahan struktural Indonesia mencakup melemahnya
 daya beli sebagai akibat pemulihan yang tidak seimbang (K-shaped) dan beberapa pergeseran struktural lainnya, seperti
 penurunan proporsi sektor manufaktur dalam ekonomi Indonesia. Padahal, ekonomi Indonesia diisi oleh sebagian besar
 aktivitas konsumsi rumah tangga (>50% dari porsi PDB), sehingga perlambatan permintaan dari sisi konsumsi berpotensi
 menimbulkan limpahan/spillover ke ekonomi lainnya, misalnya aktivitas produksi, dan dengan demikian, kontribusi pajak
 perusahaan terhadap penerimaan negara. Di sisi lain, tantangan pemulihan ini juga secara sentimental berdampak pada aliran
 modal ke luar mencapai USD-7,40 miliar FY2025, yang melemahkan nilai tukar sebesar -3,7% FY2025.

 Dampaknya Terhadap BNI dan Mitigasi yang Dilakukan:
 Melemahnya daya beli masyarakat dan moderasi pertumbuhan sektor manufaktur berdampak pada peningkatan risiko kredit.
 Menyikapi dinamika tersebut, BNI memperkuat strategi pertumbuhan secara lebih selektif dan prudent dengan mengarahkan
 ekspansi pembiayaan pada value chain nasabah wholesale serta memperluas diversifikasi portofolio. BNI juga memastikan
 proses penilaian kredit yang cepat dan akurat, didukung pemanfaatan data leads dan penerapan scoring model berbasis data.
 Langkah-langkah ini memperkuat ketahanan portofolio dan menempatkan BNI pada posisi yang solid untuk tumbuh secara
 berkelanjutan.




                                                                                               Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                        387
                                                                              PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 390
                         Performa       Laporan     Profil       Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                         2025           Manajemen   Perusahaan   Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Prospek Usaha Tahun 2026


MAKROEKONOMI                                            pro-konsumsi. Stimulus terakhir di Semester II
                                                        – 2025 (Paket Stimulus 8+4+5) mencapai Rp16,2
BNI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi                  triliun diharapkan akan memiliki dampak yang
Indonesia berada di kisaran 4,9 – 5,4% (dengan          lebih luas dan direncanakan berlanjut hingga
proyeksi poin di 5,2%) di tahun 2026 atau               tahun 2026, mencakup 8 program akselerasi pada
meningkat dibandingkan estimasi 5,1% pada 2025.         tahun 2025, empat program lanjutan di tahun
Permintaan domestik diperkirakan akan menjadi           2026, serta 5 program unggulan yang difokuskan
motor utama perbaikan ekonomi didukung oleh             untuk memperluas kesempatan kerja. Selain itu,
kebijakan pemerintah yang lebih pro-konsumsi,           pemerintah juga meluncurkan stimulus berupa
dimana konsumsi masyarakat memiliki porsi lebih         Bantuan Langsung Tunai (BLT) dengan total Rp
besar dari 50% kue ekonomi Indonesia. Anggaran          30triliun, yang ditargetkan kepada 35 juta rumah
program makan bergizi gratis (MBG) direncanakan         tangga.
naik 186% ke Rp335 trilliun di 2026 dengan target
penerima program mencapai 82,9 juta siswa, balita       Secara lebih detail, delapan program akselerasi
serta ibu hamil. Kenaikan anggaran MBG yang             di 2025 diarahkan untuk memperkuat konsumsi
signifikan tersebut diharapkan dapat menciptakan        domestik dan percepatan infrastruktur prioritas.
efek pengganda (multiplier effect) terhadap ekonomi     Sementara itu, empat program lanjutan di tahun
melalui perbaikan daya beli dan peningkatan             2026 ditujukan untuk memastikan kesinambungan
konsumsi, serta penciptaan lapangan pekerjaan.          insentif fiskal dan pengembangan sektor prioritas.
Selain itu, pemerintah juga berkomitmen untuk tetap     Kemudian, lima program unggulan diharapkan
mendukung perputaran ekonomi di tingkat desa            meningkatkan penyerapan tenaga kerja serta
dan kelurahan dengan mengalokasikan anggaran            menciptakan lapangan kerja baru di sektor padat
sebesar Rp182 triliun pada APBN 2026 untuk UMKM         karya. Kami melihat bahwa melalui kombinasi
dan koperasi.                                           kebijakan     ini,   pemerintah    berharap dapat
                                                        mendorong konsumsi di akhir 2025 dan 2026, serta
Sepanjang   tahun  2025,   pemerintah   telah           mengakselerasi pertumbuhan ekonomi sekaligus
mengeluarkan beberapa program stimulus untuk            memperluas basis tenaga kerja formal, terutama di
mendukung pertumbuhan ekonomi dan kebijakan             sektor industri, jasa, dan pariwisata.




388   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 391
Permodalan & Praktik       Tata Kelola          Tanggung Jawab Sosial      Komitmen         Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan           dan Lingkungan             ESG              Keuangan




Paket Ekonomi 8+4+5 Pemerintah Diharapkan Membantu Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi 2025
 9 Program Akselerasi 2025
                                                                                                                   Estimasi
                                      Penerima                                                      Sumber         Anggaran
 No             Program                                          Besaran Manfaat
                                      Manfaat                                                      Pendanaan     2025       2026
                                                                                                                 (Rp tn)    (Rp tn)

  1    Program Magang               80,000           Uang Saku (setara dengan UMP sekitar       APBN TA 2025       0,80       0,20
       Lulusan Perguruan Tinggi     Penerima         Rp 3.3jt/bulan selama 6bulan               APBN TA 2026
       - REVISION                   Manfaat
  2    Bantuan Langsung Tunai       35 juta          Bantuan langsung tunai Rp300,000/          APBN TA 2025       30,0            -
       (BLT) - NEW                  rumah            bulan periode Oct-Dec 2025
                                    tangga
  3    Perluasan PPh 21 DTP: -      552,000          100% PPh 21 selama 3 bulan (Sisa           APBN TA 2025       0,12
       untuk pekerja di sektor      pekerja          Tahun Pajak 2025)                          APBN TA 2026                  0,48
       terkait pariwisata
  4    Bantuan Beras (dua           18.3 juta        10 kg beras selama 2 bulan (Okt-Nov)       APBN TA 2025        7,00
       bulan)                       KPM              *) Opsi ditambah di Bulan Des jika                                            -
                                                     realisasi anggaran belum optimal
                                                     *) Dengan asumsi harga beras Rp
                                                     18,500 termasuk biaya distribusi
  5    Bantuan Iuran JKK            731,361          Diskon 50% Iuran JKK dan Iuran JKM         BPJS               0,04
       dan JKM bagi pekerja         orang            untuk 6 bulan                                                                 -
       Bukan Penerima Upah                           JKK: Santunan Kematian 48x Upah,
       (BPU) - mitra pengemudi                       santunan cacat 56x Upah, Beasiswa
       transportasi online/OJOL,                     untuk 2 orang Anak JKM: Total manfaat
       ojek pangkalan, supir,                        Rp 42juta.
       kurir, logistik.
  6    Program Manfaat              1,050 unit       Relaksasi manfaat bunga KPR/KPA/           BPJS               0,15       0,00
       Layanan Tambahan                              PUMP/PRP maksimum BI rate +3%
       (MLT) Perumahan BPJS
       Ketenagakerjaan
  7    Padat Karya Tunai (Cash      609,465          Upah Harian(proyek September -             APBN TA 2025       5,30            -
       for Work) Kemenhub dan       orang            Desember 2025)                             (KemenPU dan
       KemenPU                                                                                  Kemenhub)
  8    Percepatan Deregulasi        2025 -> 50       Percepatan Aturan Turunan PP28             APBN TA 2025         0,2
       PP28 (Integrasi Sistem       daerah           (Permen K/L) ;                             APBN TA 2026                  1,05
       K/L & RDTR Digital ke        2026-> 300        RDTR Digital dan Integrasi ke sistem
       OSS)                         daerah           OSS; Rp 3.5M per RDTR (Rp 3M pusat,
                                                     Rp 0.5M daerah)
  9    Program perkotaan                             Tahap Awal Piloting DKI Jakarta, akan      Dana                 2,7
       (Pilot Project DKI                            diperluas untuk daerah Jabar, Jateng,      contingency                        -
       Jakarta): Peningkatan                         Jatim , Banten, Bali, Manado, Makassar     Pemda DKI
       kualitas pemukiman dan                        dan Batam                                  (Rp2.7tn)
       Penyediaan tempat untuk                                                                  APBN 2025
       gig economy                                                                              (Kementerian
                                                                                                Ekraf)
 Total Anggaran (Rp tn) - Anggaran tahun 2026 masih bersifat sementara dan hanya dialokasikan pada                 46,3         1,7
 beberapa program
 Total anggaran yang bersumber dari APBN                                                                        12.8++          1,7
 Sumber: Kementerian Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, BNI Office of Chief Economist




                                                                                                    Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                              389
                                                                                   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 392
                           Performa        Laporan            Profil              Analisis dan Pembahasan                 Fungsi
                           2025            Manajemen          Perusahaan          Manajemen atas Kinerja Bank             Penunjang Bisnis




                             Rekapitulasi 4 Program Paket Ekonomi: Dilanjutkan di Program 2026
                                                                                                                Budget
 No                Program                                           Penjelasan                                               Recipients
                                                                                                                (Rp tn)

  1   Perpanjangan jangka waktu            1. Pemberian insentif PPH final 0.5% bagi Wajib Pajak            2,0               542,000
      pemanfaatan PPh Final 0.5%              Orang Pribadi UMKM untuk meringankan beban pajak                                MSMEs
      bagi wajib pajak UMKM sampai            dan menyderhanakan kewajiban administrasi.
      dengan tahun 2029 serta              2. Tahun 2025 dialokasikan anggaran Rp2tn.
      penyesuaian penerima PPh Final       3. WP UMKM terdaftar 542.000 (Sumber: DJP).
      0.5% bagi wajib pajak UMKM           4. Diperpanjang sampai 2029 (proses revisi PP).
  2   Perpanjangan PPh Pasal 21 DTP        1. Pemberian insentif PPH Pasal 21 DTP sektor terkait            0,5               0.6juta
      (untuk pekerja di sektor terkait        pariwisata untuk pekerja dengan gaji hingga Rp10Jt/                             orang
      pariwisata (APBN 2026)                  bulan.
                                           2. Estimasi anggarn sekitar Rp480bn (setahun).
  3   PPh Pasal 21 DTP (untuk pekerja      1. Tahun 2025 industri padat karya yang mendapatkan              0,8               1.7juta
      di industri padat karya (APBN           insentif ini adalah: alas kaki, tekstil dan pakaian jadi,                       orang
      2026)                                   furnitur, kulit dan barang dari kulit.
                                           2. Pekerja dengan penghasilan maksimal Rp10mn per
                                              bulan, menyasar 1.7mn pekerja.
                                           3. Alokasi anggaran tahun 2025 sebesar Rp800bn.
  4   Diskon iuran JKK dan JKM             Program diusulkan untuk dilanjutkan di TA 2026 dan bisa          0,8               10juta
      bukan pekerja upah (BPU)             diperluas ke Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) lainnya                             orang
                                           segemen: Petani, Pedagang, Nelayan, Buruh Bangunan,
                                           Pekerja Rumah Tangga, dll dengan total 9.962.568 orang
                                           (Per 31 Agustus 2025). Perikraan anggaran Rp753bn.
Total Estimasi Anggaran 2026 (Rp tn)                                                                        4,1


                                               Program Penyerapan Tenaga Kerja
 No               Program                                            Penjelasan                                       Recipients
  1   Koperasi Desa/Kelurahan             81.487 koperasi berbadan hukum telah didirikan per 14                 681.000 pada Sep-
      Merah Putih                         September 2025. KDMP/KKMP diperkirakan akan merekrut                  2025
                                          681ribu orang hingga Sep-2025 dan akan bertambah di atas 1            1.385.279 pada Des-
                                          juta orang di akhir Des-2025                                          2025
  2   Kampung Nelayan Merah Putih         Tahun ini 100 Desa diharapkan menyerap 8.645 tenaga kerja.            8.645 pada 2025
                                          Dalam jangka panjang diperkirakan menciptakan 200.000                 200.000 jangka
                                          tenaga kerja                                                          menengah
  3   Revitalisasi Tambak Pantura         Revitalisasi area seluas 20.000 hektar yang dapat menyerap            168.000
                                          168.000 tenaga kerja
  4   Modernisasi Kapal Nelayan           Program modernisasi 1.000 kapal nelayan diperkirakan                  200.000
                                          menciptakan hampir 200.000 tenaga kerja
  5   Perkebunan Rakyat                   Program penanaman kembali seluas 870.000 hektar oleh                  1.600.000 dalam dua
                                          Kementerian Pertanian yang diproyeksikan membuka 1,6juta              tahun
                                          tenaga kerja dalam 2 tahun
Total Penyerapan Tenaga Kerja Tahun Ini                                                                         2,2 juta tenaga kerja
Total Penyerapan Tenaga Kerja Jangka Menengah                                                                   3,6 juta tenaga kerja
Sumber: Kementerian Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, BNI Office of Chief Economist




Dari sisi harga, kami melihat bahwa proyeksi inflasi               Di sisi lain, kestabilan harga dari sisi eksternal yang
akan naik ke level ~3,1% pada tahun 2026, dan tetap                tercermin oleh nilai tukar, juga diperkirakan masih
berada di dalam rentang target Bank Indonesia di                   akan mengalami risiko tekanan ke rata-rata Rp16.600
2,5% +/- 1%. Kenaikan inflasi terjadi seiring dengan               FY2026. Secara fundamental, kami melihat bahwa
beberapa hal, yakni efek low-base dari periode awal                potensi pelebaran defisit neraca transaksi berjalan
2025, dimana pemerintah memberikan diskon tarif                    dapat terjadi di 2026, dilandasi oleh normalisasi
listrik yang akan berdampak pada naiknya inflasi                   ekspor pasca efek frontloading yang dilakukan di
listrik di 2026, potensi inflasi pangan akibat naiknya             2025 sebagai langkah antisipatif terhadap kebijakan
permintaan pangan, dan disrupsi supply beberapa                    tarif era Trump seiring dengan potensi kenaikan
bahan pangan seiring dengan bencana alam di                        impor yang ditunjang oleh perbaikan permintaan
Sumatera dan proses pemulihannya yang masih                        dan kemungkinan naiknya impor pangan. Selain itu,
berjalan bertahap.                                                 ekspektasi penambalan surplus neraca pembayaran




390    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 393
Permodalan & Praktik        Tata Kelola       Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan        dan Lingkungan               ESG            Keuangan




(Balance of Payment) dari sisi neraca modal dan                       belanja kesehatan pemerintah, serta investasi besar
finansial (Capital and Financial Account) juga                        pada energi terbarukan menjadikan ketiga sektor di
masih terbatas, mengingat masih tingginya risiko                      atas tidak hanya prospektif dari sisi ekonomi, tetapi
geopolitik global.                                                    juga mendukung agenda pembangunan jangka
                                                                      panjang.
Pemerintah dan Bank Indonesia juga telah melakukan
serangkaian     kebijakan   mencakup       kebijakan                  Secara keseluruhan, sektor-sektor prospektif
pelonggaran moneter, ekspansi fiskal, hingga injeksi                  tersebut mencerminkan kombinasi ideal antara
likuiditas perbankan. Dari sisi kebijakan moneter,                    kinerja pertumbuhan tinggi, dukungan kebijakan,
pelonggaran moneter mencakup pemangkasan                              serta resiliensi terhadap gejolak eksternal. Dengan
suku bunga sebanyak 125bps di 2025 dan potensi                        permintaan domestik yang solid, investasi yang
penurunan satu kali lagi di 2026 sebesar 25bps                        meningkat, dan dorongan kebijakan fiskal maupun
yang diikuti oleh kebijakan makroprudensial yaitu                     moneter, sektor prospektif ini diharapkan menjadi
Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM), yakni                     lokomotif utama perekonomian Indonesia dalam
pemberian diskon Giro Wajib Minimum (GWM) untuk                       periode 2025-2026, sekaligus prioritas utama bagi
penyaluran kredit ke sektor-sektor tertentu. Selain                   ekspansi pembiayaan perbankan.
itu, terdapat penempatan likuiditas oleh pemerintah
kepada bank-bank milik negara (Himbara) yang                          Selain hal di atas, kami memandang terdapat
diberikan di September dan November 2025 dalam                        potensi manfaat yang akan didapatkan untuk
upaya mendorong momentum pertumbuhan kredit.                          perekonomian Indonesia setelah penanda tanganan
Adanya potensi kenaikan permintaan domestik                           kerja sama perdagangan Indonesia-Uni Eropa
karena kombinasi kebijakan seperti dijelaskan                         (IEU CEPA) berlaku efektif pada 2027. Sektor-sektor
di atas diperkirakan dapat menjaga momentum                           yang berpotensi diuntungkan antara lain sektor
pertumbuhan kredit di rentang 9-13% di 2026                           pertanian seperti kelapa sawit, kopi, perikanan
(dengan point estimate di 11%) yang ditopang oleh                     dan aneka rempah. Di samping itu, produk tekstil
akselerasi pertumbuhan DPK menjadi di rentang                         seperti pakaian jadi dan alas kaki juga berpotensi
8-12% (dengan point estimate di 10%).                                 mendapatkan pemotongan tarif hingga 0%. Saat
                                                                      implementasi     kesepakatan    tersebut,   produk
Proyeksi Makroekonomi BNI OCE 2025-2026                               Indonesia langsung akan menikmati tarif 0% di 90%
                       2024A       2025E            2026F             pasar Uni Eropa dan dengan pengurangan tarif lebih
 Pertumbuhan
                                                                      lanjut yang akan menyusul secara bertahap.
                          5,0         4,7 – 5,2       4,9 – 5,4
 PDB (%, FY)
 Inflasi (%, FY)          1,6         1,5 – 2,7       2,2 – 3,1       Kedepan, risiko makroekonomi yang masih
                                                                      perlu dipantau adalah ketidakpastian geopolitik
 BI7DRRR (%)             6,00      4,50 – 5,75      4,25 – 5,50
                                                                      dan implikasinya ke pasar keuangan. Hal ini
 Nilai Tukar (Rp/
                       15.844 16.500 – 17.500 15.900 – 17.000         mempertimbangkan         bahwa    kondisi   global
 USD, rerata)
                                                                      yang menghadapi VUCA (volatility, uncertainty,
 Pertumbuhan
 DPK (% YoY)
                          4,5         5,0 – 8,0      8,0 – 12,0       complexity, ambiguity) masih akan berlanjut di
                                                                      tengah penerapan tarif resiprokal oleh AS. Lebih
 Pertumbuhan
 Kredit (% YoY)
                         10,4        7,0 – 11,0      9,0 – 13,0       detail, efek tarif terhadap perekonomian Tiongkok
                                                                      harus terus dimonitor mengingat bahwa konsentrasi
                                                                      ekonomi Indonesia dengan negara tersebut paling
Dari sudut pandang sektoral, sektor prospektif 2026                   tinggi dibandingkan negara-negara lainnya.
didominasi oleh industri makanan dan minuman,
informasi dan komunikasi, serta pergudangan dan                       Secara domestik, salah satu risiko yang diperkirakan
jasa penunjang angkutan. Ketiganya konsisten                          tetap akan mewarnai perekonomian domestik
mencatat pertumbuhan PDB sektor dan kredit                            adalah risiko volatilitas nilai tukar. Kondisi twin
di atas rata-rata nasional dan disertai dengan                        deficits Indonesia (defisit neraca transaksi berjalan
NPL rendah. Pengeluaran fiskal pemerintah serta                       dan defisit anggaran fiskal) dapat memberikan
naiknya penetrasi terhadap kanal perdagangan                          tekanan terhadap Rupiah apabila tidak diikuti oleh
melalui sistem elektronik/PMSE (e-commerce)                           aliran investasi langsung (DDI dan FDI). Maka dari
dan logistik menjadi faktor utama yang menjaga                        itu, keberlanjutan reformasi struktural baik dari
daya tarik sektor-sektor tersebut. Selain itu, sektor                 sisi hard infrastructure maupun soft infrastructure
industri barang logam elektronik, & komputer, jasa                    (reformasi pendidikan, birokrasi, kepastian hukum
kesehatan, angkutan laut, dan angkutan rel, serta                     serta kepastian kebijakan) merupakan proses krusial
ketenagalistrikan juga menempati posisi strategis                     untuk menarik investasi langsung lebih tinggi
dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Stimulus                         kedepan.
ekonomi dari diskon tarif transportasi, peningkatan



                                                                                                   Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                           391
                                                                                  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 394
                                 Performa           Laporan              Profil           Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                                 2025               Manajemen            Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




Tarif IEU CEPA
                                                          Tarif Sebelum      Tarif Setelah
    Asal                       Produk                                                               Waktu Efektif Pengenaan Tarif
                                                              IEU-CEPA         IEU-CEPA

 EU >>          Kendaraan bermotor                            Up to 50%           0%         Sebagian besar akan dihapus dalam 5 tahun
 Indonesia
                Mesin dan peralatan listrik                   Up to 15%           0%         Sebagian besar bebas bea saat perjanjian
                                                                                             mulai berlaku, sisanya dalam 5 tahun
                Bahan kimia                                   Up to 25%           0%
                Produk farmasi                                Up to 15%           0%         Sebagian besar bebas bea saat perjanjian
                                                                                             mulai berlaku, sisanya dalam 3 tahun
                Makanan olahan                                Up to 30%           0%         Sebagian akan dihapus saat perjanjian
                                                                                             mulai berlaku, sisanya setelah masa transisi
                                                                                             singkat
                Produk susu                                   Up to 10%           0%         Sebagian besar dihapus saat perjanjian
                                                                                             mulai berlaku
                Produk daging                                     5-20%           0%
 Indonesia      Minyak Kelapa Sawit (CPO &                        7-10%*          0%         Saat implementasi kesepakatan tersebut,
 >> EU          turunannya, Biodiesel)                                                       produk Indonesia langsung akan menikmati
                                                                                             tarif 0% di 90,40% pasar Uni Eropa dan
                Tekstil dan Produk Turunannya                     9-12%*          0%
                                                                                             dengan pengurangan tarif lebih lanjut yang
                Alas Kaki                                         7-11%*          0%         akan menyusul secara bertahap.
                Perikanan (Tuna, Udang, dll)                      6-10%*          0%
                Kopi & Rempah-rempah                               1-3%           0%
Sumber: WITS, European Commision, BNI Office of Chief Economist
*tahun tarif 2023




 392       A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 395
Permodalan & Praktik      Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan       dan Lingkungan               ESG           Keuangan




Proyeksi Kinerja Tahun 2026


Dengan mempertimbangkan prospek dan potensi bisnis yang menjanjikan serta kondisi makro dan mikro
ekonomi yang secara umum masih mendukung pertumbuhan industri perbankan, BNI telah menyusun
Rencana Bisnis Bank (RBB) Tahun 2026. Penyusunan RBB tersebut dilakukan secara komprehensif dengan
memperhatikan dinamika ekonomi, arah kebijakan pemerintah, perkembangan regulasi, serta tren industri
keuangan. Dalam RBB 2026, BNI menetapkan sejumlah fokus strategis utama sebagai landasan untuk
memperkuat kinerja bisnis dan menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan, di antaranya sebagai berikut:

                       Indikator Kinerja                                           Proyeksi Tahun 2026
 Pertumbuhan Neraca yang berkualitas
 Pertumbuhan kredit                                            8,0%-10,0%
 Pertumbuhan DPK                                               4,0%-6,0%
 CASA Ratio                                                    > 70%
 NPL Gross                                                     < 2,0%
 Credit Cost (Biaya CKPN terhadap Total Kredit)                1,0%-1,2%
 Profitabilitas
 Net Interest Margin (NIM)                                     3,5%-3,8%
 Return on Equity (ROE) - Equity Based                         12,0%-13,0%
 Struktur Modal
 Capital Adequacy Ratio (CAR)                                  18,0%-21,0%



Pertumbuhan kredit secara historis memiliki korelasi yang kuat dengan pertumbuhan PDB. Dengan masih
terjaganya stabilitas perekonomian domestik, peningkatan peran intermediasi perbankan juga diperkirakan
akan terus berlanjut. Penyaluran kredit di 2026 diproyeksikan akan melanjutkan tren positif pada sektor yang
resilien dan sektor-sektor yang menjadi prioritas pemerintah. Dari sisi internal, BNI juga memiliki aspirasi
untuk tumbuh lebih baik pada level 8,0% - 10,0% dibandingkan tahun 2025 (year on year). Selain dari segmen
korporasi dan konsumer yang menjadi mesin pertumbuhan utama, BNI melihat peluang pertumbuhan kredit
yang lebih baik dari segmen kecil dan menengah.

DPK industri perbankan diperkirakan masih dapat tumbuh sehat, meskipun likuiditas perbankan mungkin
akan cukup ketat pada paruh pertama 2026. Namun dengan menjaga fokus pertumbuhan DPK pada dana
retail dan dana transaksional, melanjutkan optimalisasi dan pengembangan wondr by BNI (personal
banking super-app) dan BNIdirect (business banking transactional platform), serta platform digital lainnya
yang memperkuat customer journey, serta mendorong seluruh jaringan outlet dan perusahaan anak untuk
meningkatkan produktivitas dan melihat potensi bisnis unggulan di masing-masing Region, Perseroan
memproyeksikan pertumbuhan DPK di kisaran 4,0%-6,0% year on year (YoY).

Dari sisi kualitas aset, melalui transformasi yang berjalan sejak 2021, Perseroan melakukan perbaikan
fundamental pada proses kredit dan manajemen risiko, termasuk penggunaan credit scoring dan digitalisasi
di segmen kecil, serta optimalisasi value chain segmen korporasi yang akan memungkinkan untuk tumbuh
secara sehat di segmen kecil dan menengah. Seiring dengan pertumbuhan kredit yang selektif dan prudent,
rasio NPL terus menunjukkan perbaikan yang impresif dan berkelanjutan dengan proyeksi di 2026 akan
membaik di bawah 2,0%.




                                                                                               Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                       393
                                                                              PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 396
                         Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                         2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Proyeksi pertumbuhan neraca yang berkualitas            2. Memperkuat        struktur    pendanaan     dan
tersebut diharapkan dapat memberikan dampak                meningkatkan transactional banking melalui
yang positif terhadap peningkatan profitabilitas           akselerasi transformasi digital
BNI di tahun 2026, sehingga NIM diproyeksikan              BNI memperkuat struktur pendanaan dan
akan berada di level 3,5%-3,8% dan ROE Equity              transactional banking melalui fokus pada CASA
Based pada kisaran 12,0%-13,0%. Proyeksi kenaikan          franchise/retail counter rate serta wholesale
profitabilitas ini diharapkan mampu memperkuat             operating account. Pengembangan CASA
permodalan yang tercermin dari Capital Adequacy            sustain dilakukan berbasis POI, termasuk
Ratio (CAR) yang terjaga kisaran 18,0%-21,0%. Level        payroll, merchant, business owner, dan potensi
ini memberikan BNI kemampuan untuk memenuhi                transaksi lainnya. Optimalisasi platform digital,
kebutuhan ekspansi bisnis dan investasi BNI Group,         termasuk wondr by BNI sebagai channel utama
serta dividen yang menjanjikan tanpa berdampak             ritel dan BNIdirect untuk segmen wholesale,
negatif pada kecukupan modal.                              serta penguatan international banking melalui
                                                           platform nostro dan global payments, dilakukan
Sesuai prospektus saham BNI, kebijakan dividen BNI         untuk mendorong transaksi dan fee based
adalah minimum 25% dari laba bersih per tahun,             income.
yang jumlahnya akan ditentukan pada saat RUPS.
                                                        3. Diversifikasi pertumbuhan bisnis di seluruh
Dengan proyeksi kinerja yang semakin baik                  segmen yang seimbang, sehat, dan resilien
tersebut, Perseroan optimis laba tahun 2026 akan           BNI mendorong diversifikasi pertumbuhan bisnis
meningkat. Hal ini sejalan dengan komitmen BNI             yang seimbang melalui penguatan segmen
dalam memberikan value yang optimal bagi seluruh           korporasi pada corporate solution, BUMN, dan
pemangku kepentingan, terutama para pemegang               K/L, serta optimalisasi value chain di segmen
saham.                                                     enterprise dan commercial. Pada segmen small,
                                                           fokus diarahkan pada penetrasi micro market
Dalam mencapai proyeksi yang telah ditetapkan,             prospektif dan dukungan pengembangan
Berdasarkan Rencana Bisnis yang tercantum di               UMKM. Pertumbuhan konsumer difokuskan
dalam dokumen Rencana Bisnis Bank (RBB) 2025-              pada payroll loan, primary mortgage, dan FLPP,
2027, BNI telah menetapkan kebijakan strategis di          disertai penguatan layanan wealth melalui BNI
2026 sebagai upaya untuk terus tumbuh sejalan              Emerald dan BNI Private untuk meningkatkan
dengan permintaan pasar, yang meliputi:                    daya saing BNI Group.
1. Melanjutkan Branch Transformation Journey
   fokus pada peningkatan produktivitas bisnis,         4. Management risiko proaktif melalui peningkatan
   layanan, dan peningkatan market share di                kapabilitas dan budaya risiko
   Region                                                  BNI memperkuat manajemen risiko secara
   BNI melanjutkan Branch Transformation Journey           proaktif melalui penguatan budaya dan
   melalui implementasi New Region, Area, dan              kapabilitas risiko pada three lines of defense.
   Branch Model serta penataan jaringan distribusi         Business process reengineering dilakukan di
   konvensional dan digital yang terintegrasi              segmen retail dan wholesale, khususnya pada
   dengan customer journey dan model advisory &            proses kredit melalui digitalisasi. Monitoring
   service-to-sales. Peran Region diperkuat sebagai        risiko diperkuat, terutama pada deteksi dan
   ekosistem orchestrator dengan memanfaatkan              pengelolaan LAR/NPL, serta ditopang oleh
   Point of Interest (POI) di masing-masing Region.        kolaborasi yang lebih erat antara unit bisnis dan
   Upaya ini dilengkapi dengan streamlining proses         unit risiko.
   outlet melalui digitalisasi dan integrasi solusi
   online–offline guna meningkatkan produktivitas       5. Penguatan     enablers   yang    menghasilkan
   dan kualitas layanan.                                   peningkatan     produktivitas   dan  efisiensi
                                                           operasional
                                                           BNI memperkuat enablers melalui pemanfaatan
                                                           advanced analytics dan optimalisasi proses
                                                           operasional untuk meningkatkan produktivitas.
                                                           Arsitektur IT pada back-end, front-end, dan
                                                           security diperkuat guna mendukung keandalan
                                                           sistem dan kebutuhan bisnis. Operations
                                                           excellence didorong melalui digitalisasi dan
                                                           disiplin pengelolaan biaya operasional, serta
                                                           dilengkapi dengan kelanjutan transformasi
                                                           human capital secara berkelanjutan.



394   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 397
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG           Keuangan




Aspek Pemasaran


STRATEGI PEMASARAN                                           menjadi dasar dari corporate message BNI, yang
                                                             pada peringatan HUT ke-79 di tahun 2025 kembali
BNI berkomitmen untuk senantiasa menghadirkan                ditegaskan melalui tema komunikasi strategis yang
produk dan layanan terbaik guna memperluas                   mengusung semangat transformasi dan peran aktif
pangsa pasar, memperkuat citra merek, serta                  dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku
kepentingan. Di tengah percepatan era digital, BNI           Dalam     hal    digital  marketing,  BNI    terus
secara konsisten memperkuat strategi transformasi            mengoptimalkan pemanfaatan platform media milik
digital untuk menjadi lembaga keuangan terkemuka             sendiri (owned media) untuk menjangkau audiens
yang     unggul   dalam    beradaptasi   terhadap            yang lebih luas dan beragam. Sepanjang tahun 2025,
perubahan dan kebutuhan pasar yang dinamis serta             BNI aktif membangun interaksi melalui kanal media
menghadapi persaingan industri yang semakin                  sosial resmi seperti Instagram @bni46 dengan
kompetitif.                                                  2.019.227 followers, Facebook dengan 448.905
                                                             fans, Twitter/X @BNI dengan 1.139.017 followers,
Dalam      mengomunikasikan        produk       dan          TikTok dengan 908.218 followers, serta YouTube
layanan terbaiknya, BNI menerapkan strategi                  dengan 63.564 subscribers. Aktivitas organik yang
komunikasi pemasaran yang terintegrasi dengan                intensif dan konten yang relevan menjadikan media
memaksimalkan berbagai kanal digital, baik untuk             sosial BNI sebagai salah satu kanal dengan tingkat
publikasi korporat maupun promosi produk. Pesan              pengikut dan engagement tertinggi di industri
komunikasi ini berangkat dari aspirasi BNI untuk             perbankan nasional.
menjadi bank BUMN berkapabilitas global, sekaligus
bank berbasis digital yang modern dan inklusif.              Selain melalui media digital, BNI juga menjalankan
                                                             berbagai kampanye di media konvensional seperti
Sebagai bank dengan jaringan internasional, BNI              televisi, radio, OOH, dan transportasi publik
terus memperkuat posisinya di luar negeri sebagai            untuk menjangkau audiens secara offline dengan
penghubung bisnis antara Indonesia dan dunia.                cakupan yang lebih luas. Di sisi lain, strategi
BNI berperan sebagai pintu bagi para investor,               media online seperti publisher, KOL/influencer,
diaspora, dan nasabah potensial untuk mendorong              dan platform digital lainnya terus dimanfaatkan
kinerja international banking. Sejalan dengan itu,           untuk memperluas jangkauan ke seluruh segmen
BNI mengembangkan berbagai produk dan layanan                masyarakat. Untuk target segmen tertentu, BNI
digital untuk segmen wholesale dan retail, sehingga          secara aktif melakukan berbagai aktivitas branding
dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap              dan engagement melalui event, sponsorship, dan
pertumbuhan ekonomi nasional. Aspirasi ini juga              aktivasi di lokasi-lokasi premium dan strategis.




                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                 395
                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 398
                                 Performa         Laporan            Profil              Analisis dan Pembahasan                Fungsi
                                 2025             Manajemen          Perusahaan          Manajemen atas Kinerja Bank            Penunjang Bisnis




PANGSA PASAR

                                                                                                   Kenaikan (Penurunan) 2024-2025
                  Pos Akun                       2025            2024             2023                        Persentase
                                                                                                Nominal                               Tren
                                                                                                                  (%)
     Berdasarkan Aset Industri Perbankan
     Industri*) (Rp-miliar)                        13.390           12.461           11.766            929                7,5
     BNI (Rp-miliar)                                 1.362           1.130            1.087            232              20,5
     Pangsa Pasar terhadap Industri (%)                 10,2            9,1              9,2                             1,1
     Berdasarkan Outstanding Kredit Industri Perbankan
     Industri*) (Rp-miliar)                          8.314            7.827           7.090            487               6,2
     BNI (Rp-miliar)                                    900             776              695           124              16,0
     Pangsa Pasar terhadap Industri (%)                 10,8            9,9              9,8                             0,9
     Berdasarkan Outstanding Dana Pihak Ketiga Industri Perbankan
     Industri*) (Rp-miliar)                          9.898           8.837           8.458            1.061             12,0
     BNI (Rp-miliar)                                 1.041              806              811           235              29,2
     Pangsa Pasar terhadap Industri (%)                 10,5            9,1              9,6                             1,4
     Perbandingan Capital Adequacy Ratio (CAR) dengan Rata-Rata Industri Bank Umum
     Industri*) (%)                                   26,1            26,7               27,7                           (0,6)
     BNI (%)                                          20,7            21,4             22,0                             (0,7)
     Perbandingan Rasio Beban Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) dengan Rata-Rata Industri Bank Umum
     Industri*) (%)                                   73,1            81,3             78,9                             (8,2)
     BNI (%)                                          72,9            70,0             68,4                              2,9
     Perbandingan Rasio Return On Asset (ROA) dengan Rata-Rata Industri Bank Umum
     Industri*) (%)                                      2,5            2,7              2,7                            (0,2)
     BNI (Rp-miliar)                                     2,1            2,5              2,6                            (0,4)
     Perbandingan Rasio Pinjaman terhadap Total Simpanan (LDR) dengan Rata-Rata Industri Bank Umum
     Industri*) (%)                                   84,0            88,6             83,8                             (4,6)
     BNI (%) - Entitas Induk                          86,4            96,1             85,8                             (9,7)
*)
      Sumber: Statistik Perbankan Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Posisi per November 2025



PANGSA PASAR BERDASARKAN ASET

BNI semakin mempertegas perannya sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia berdasarkan total
aset. Sepanjang tahun 2025, total aset BNI tumbuh menjadi Rp1.362 triliun, dengan pangsa pasar aset
mencapai 10,2% dari industri perbankan nasional. Kinerja ini mencerminkan fundamental bisnis yang solid,
pengelolaan aset yang pruden, serta keberhasilan implementasi strategi pertumbuhan berkelanjutan dalam
mendukung penciptaan nilai jangka panjang.


PANGSA PASAR BERDASARKAN DANA PIHAK KETIGA (DPK)

Dari sisi penghimpunan dana, BNI terus memperkuat posisinya sebagai salah satu bank dengan Dana Pihak
Ketiga (DPK) terbesar di Indonesia. Pada tahun 2025, DPK BNI tercatat mencapai Rp1.041 triliun dengan
pangsa pasar sebesar 10,5% terhadap industri perbankan nasional. Capaian ini mencerminkan tingkat
kepercayaan nasabah yang berkelanjutan serta keberhasilan strategi penghimpunan dana yang terintegrasi,
didukung oleh penguatan basis dana ritel, optimalisasi portofolio produk, serta pemanfaatan kapabilitas
digital secara konsisten untuk mendukung struktur pendanaan yang berkelanjutan.




     396     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 399
Permodalan & Praktik        Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial      Komitmen           Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan      dan Lingkungan             ESG                Keuangan




PANGSA PASAR BERDASARKAN PINJAMAN YANG DIBERIKAN

Dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, kualitas aset, dan manajemen risiko yang terintegrasi,
BNI secara strategis mengakselerasi penyaluran kredit sepanjang tahun 2025. Total kredit yang disalurkan
mencapai Rp900 triliun, dengan pangsa pasar sebesar 10,8% terhadap industri perbankan nasional.
Pencapaian ini menegaskan kapabilitas BNI dalam mengelola pertumbuhan kredit yang berkualitas melalui
alokasi pembiayaan yang selektif, terdiversifikasi, dan berorientasi pada sektor-sektor produktif, guna
mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan bisnis
jangka panjang Perseroan.

PERBANDINGAN KINERJA SAHAM BNI DAN INDEKS LQ-45 (YTD) DI TAHUN 2025




                                                                                                                            2,4%
   0                                                                                                                        0,5%




  Dec-24    Jan-25     Feb-25   Mar-25    Apr-25   May-25    Jun-25   Jul-25     Aug-25    Sep-25    Oct-25   Nov-25      Dec-25


                                                            BBNI          LQ45


Di tengah berbagai dinamika eksternal sepanjang tahun 2025, BNI kembali menunjukkan resiliensi dan kinerja
yang solid. Perseroan berhasil menjaga pertumbuhan yang sehat, menghasilkan imbal hasil optimal bagi
pemegang saham, serta memperkuat kepercayaan pasar. Komitmen terhadap transformasi yang berfokus
pada penguatan fundamental tercermin melalui keberhasilan BNI dalam meningkatkan kecukupan likuiditas
dan permodalan, memperluas portofolio pembiayaan secara seimbang di seluruh segmen, serta menjaga
profil risiko yang tercermin dari rasio NPL dan Credit Cost yang terjaga. Transformasi ini menjadi fondasi
utama BNI dalam upaya memberikan tingkat Return on Equity (ROE) yang optimal secara berkelanjutan.

Seiring berjalannya tahun pertama pemerintahan baru, BNI menempatkan diri sebagai salah satu mitra
strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Berbagai peluang bisnis muncul
seiring dengan kebijakan ekonomi prioritas yang diarahkan pada peningkatan PDB, penguatan ketahanan
energi dan pangan, pemberdayaan UMKM, hilirisasi industri, serta pembangunan sektor perumahan.
Transisi pemerintahan yang berjalan stabil memberikan kepercayaan pasar dan menjadi katalis positif bagi
ekspansi kredit perbankan.

Tahun 2025 menjadi fase penting dalam kelanjutan agenda transformasi BNI. Fokus diarahkan pada penguatan
struktur dana pihak ketiga, khususnya dari segmen ritel yang lebih stabil dan berbiaya rendah. Dua langkah
strategis dijalankan secara simultan. Pertama, transformasi jaringan kantor cabang terus dilanjutkan dengan
memperkuat peran cabang sebagai pusat aktivitas penjualan (sales culture), menggantikan fungsi tradisional
yang hanya berfokus pada layanan transaksi. Inisiatif ini menciptakan pola kerja yang lebih produktif dan
responsif terhadap kebutuhan nasabah.




                                                                                                  Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                            397
                                                                                 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 400
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Kedua, BNI memperdalam transformasi digital              18,2% dibandingkan FY24, seiring penyesuaian
untuk memperkuat posisi sebagai salah satu bank          ekspektasi investor terhadap kondisi pasar dan
sistemik terdepan di Indonesia. Setelah peluncuran       sektor perbankan selama tahun berjalan.
wondr by BNI dan transformasi BNIdirect pada
tahun sebelumnya, sepanjang tahun 2025 BNI terus         Selain itu, kapitalisasi pasar BBNI pada akhir tahun
memperkaya fitur dan meningkatkan pengalaman             2025 tercatat mencapai Rp163 triliun. Likuiditas
pengguna melalui integrasi ekosistem digital,            perdagangan juga tetap tinggi dengan total nilai
pemanfaatan data analytics, serta penguatan              transaksi mencapai Rp62,5 triliun, menjadikan BBNI
kapabilitas cybersecurity. Saat ini, pengguna            sebagai salah satu saham dengan turnover tertinggi
terdaftar wondr by BNI mencapai lebih dari 12 juta,      di pasar. Sepanjang tahun 2025, BNI mencatatkan
yang turut memperkuat ekosistem digital Bank             nilai jual bersih oleh investor asing (Net Foreign
serta mendukung peningkatan penghimpunan dana            Sell) sebesar -Rp4,22 triliun atau setara dengan 2,6%
murah (CASA) secara berkelanjutan.                       dari total market cap akibat faktor eksternal

Hingga penutupan perdagangan Bursa Efek                  Dengan fundamental yang solid dan transformasi
Indonesia pada 30 Desember 2025, saham BBNI              yang konsisten, BNI optimis untuk terus
ditutup pada harga Rp4.370 per lembar, mencatatkan       meningkatkan profitabilitas secara berkelanjutan
kenaikan sebesar 0,5% YoY, sejalan dengan kinerja        dan menciptakan nilai tambah bagi seluruh
indeks LQ45 yang juga positif sebesar 2,4% YoY.          pemangku kepentingan. Strategi yang dijalankan
Pergerakan harga saham tersebut mencerminkan             sepanjang tahun 2025 menjadi fondasi penting
stabilisasi di akhir tahun, di tengah dinamika pasar     untuk menjaga peran BNI sebagai pilar utama dalam
sepanjang 2025. Secara rata-rata, harga saham BBNI       mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
sepanjang FY25 tercatat sebesar Rp4.283, atau turun




398    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 401
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial         Komitmen         Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan                ESG              Keuangan




Kebijakan Dividen
dan Pembagiannya                                             [ACGS C.2.4]




DASAR KEBIJAKAN PEMBAGIAN DIVIDEN                            DIVIDEN YANG DIBAGIKAN DI TAHUN 2025
                                                             DAN RIWAYAT PEMBAGIAN DIVIDEN
BNI menerapkan kebijakan pembayaran dividen
tunai merujuk pada Anggaran Dasar Bank. Dalam                RUPS Tahunan BNI untuk tahun buku 2024 yang
Anggaran Dasar tersebut diatur bahwa dalam RUPS              diselenggarakan pada tanggal 26 Maret 2025 telah
Tahunan, Direksi wajib menyampaikan usulan                   menyetujui penggunaan Laba Bersih Tahun Buku
penggunaan laba bersih jika Bank mempunyai laba              2024 sebesar Rp21.463.598.519.413,70 (dua puluh
positif kepada RUPS Tahunan mengenai besarnya                satu triliun empat ratus enam puluh tiga miliar
jumlah dividen kepada Pemegang Saham. Dividen                lima ratus sembilan puluh delapan juta lima ratus
hanya dibayarkan berdasarkan keputusan yang                  sembilan belas ribu empat ratus tiga belas rupiah
diambil dalam RUPS Tahunan. Perseroan wajib                  koma tujuh kosong sen) dengan rincian sebagai
melaksanakan pembayaran dividen tunai kepada                 berikut:
Pemegang Saham yang berhak paling lambat 30
(tiga puluh) hari setelah diumumkannya Ringkasan             1. Sebesar           65%         atau       sejumlah
Risalah RUPS yang memutuskan pembagian                          Rp13.951.339.037.618,90          atau      sebesar
dividen tunai. Kemudian, merujuk pada Pasal 70 dan              Rp374,05748422250 per saham ditetapkan
Pasal 71 Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang                sebagai      Dividen     Tunai.    Pembayarannya
Perseroan Terbatas mengatur bahwa seluruh laba                  dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:
bersih setelah dikurangi penyisihan untuk cadangan              a. Dividen bagian Negara Republik Indonesia
dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen,                     sebesar Rp8.370.803.422.720,61 disetorkan ke
kecuali ditentukan lain dalam RUPS. Penggunaan                       rekening Kas Umum Negara.
laba bersih termasuk penentuan jumlah penyisihan                b. Dividen untuk Tahun Buku 2024 dibayarkan
untuk cadangan diputuskan oleh RUPS. Dividen                         secara proporsional kepada setiap Pemegang
hanya boleh dibagikan apabila Bank mempunyai                         Saham yang namanya tercatat dalam daftar
saldo laba yang positif.                                             Pemegang Saham pada tanggal pencatatan
                                                                     (Recording Date).
BNI telah memiliki dan menjalankan Pedoman                      c. Direksi diberi kuasa dan wewenang dengan
Kebijakan Dividen dan telah dipublikasi pada situs                   hak substitusi untuk melakukan:
web BNI. Dalam Pedoman Kebijakan pembagian                   i. Penetapan jadwal dan tata cara pembagian yang
dividen BNI adalah minimum 25% dari laba bersih                 berkaitan dengan pembayaran Dividen untuk
per tahun selaras dengan prospektus BNI, yang                   tahun buku 2024 sesuai dengan ketentuan yang
jumlahnya ditentukan pada saat RUPS. Pedoman                    berlaku.
Kebijakan dividen BNI mengatur antara lain:                     ii. Pemotongan pajak Dividen sesuai Peraturan
1. Tujuan Kebijakan Dividen.                                         perpajakan yang berlaku.
2. Prinsip Pembagian Dividen.                                   iii. Hal-hal terkait teknis lainnya sesuai dengan
3. Pertimbangan Perseroan dalam pembagian                            ketentuan yang berlaku.
    Dividen.                                                 2. Sebesar 35% atau senilai Rp7.512.259.481.794,79
4. Jenis Dividen                                                ditetapkan sebagai Saldo Laba Ditahan.
5. Besaran Dividen yang diberikan
6. Mekanisme persetujuan usulan pembagian                    Berdasarkan keputusan tersebut, maka RUPS telah
    Dividen                                                  menyetujui pembayaran dividen dari laba bersih
7. Jangka waktu pelaksanaan pembayaran Dividen               sebesar Rp13.951.339.037.618,90 atau sekurang-
8. Ketentuan perpajakan atas pembagian Dividen               kurangnya sebesar Rp374,05748422250 per lembar
9. Kewenangan Otoritas Jasa Keuangan dan                     saham yang akan dibagikan kepada pemegang
    Perseroan dalam keadaan tertentu                         saham dengan jadwal dan tata cara pembagian
10. Komunikasi kebijakan                                     dividen tunai Tahun Buku 2024 sebagai berikut:
11. Periode pengkinian Kebijakan Dividen




                                                                                             Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                     399
                                                                            PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 402
                                  Performa           Laporan               Profil                Analisis dan Pembahasan                   Fungsi
                                  2025               Manajemen             Perusahaan            Manajemen atas Kinerja Bank               Penunjang Bisnis




 No                                                       Keterangan                                                                    Tanggal
        Akhir Periode Perdagangan Saham dengan Hak Dividen (Cum Dividen)
        • Pasar Reguler dan Negosiasi                                                                                                14 April 2025
        • Pasar Tunai                                                                                                                16 April 2025
        Awal Periode Perdagangan Saham Tanpa Hak Dividen (Ex Dividen)
        • Pasar Reguler dan Negosiasi                                                                                                15 April 2025
        • Pasar Tunai                                                                                                                17 April 2025
        Tanggal Daftar Pemegang Saham yang Berhak Dividen (Recording Date)                                                           16 April 2025
        Tanggal Pembayaran Dividen Tunai                                                                                             25 April 2025
Keterangan: Dengan memperhatikan best practice internasional, maka perseroan melakukan pembayaran di tahun 2024 dalam kurun waktu kurang dari 30 (tiga puluh)
hari sejak tanggal RUPS yang menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan untuk dibayarkan sebagai dividen tunai. [ACGS A.1.1]




Tata cara pembagian dividen tunai dari laba bersih                                  diinvestasikan di Region Republik Indonesia.
BNI Tahun Buku 2024 adalah sebagai berikut:                                         Bagi WPOP DN yang tidak memenuhi ketentuan
1. Dividen Tunai dibagikan kepada Pemegang                                          investasi sebagaimana disebutkan di atas,
   Saham yang namanya tercatat dalam Daftar                                         maka Dividen Tunai yang diterima oleh yang
   Pemegang Saham (“DPS”) atau recording date                                       bersangkutan akan dikenakan pajak penghasilan
   dan/atau pemilik saham pada sub rekening efek                                    (“PPh”) sesuai dengan ketentuan perundang-
   di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”)                                  undangan yang berlaku, dan PPh tersebut wajib
   pada penutupan perdagangan tanggal 16 April                                      disetor sendiri oleh WPOP DN yang bersangkutan
   2025.                                                                            sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah
2. Bagi Pemegang Saham yang sahamnya                                                No. 9 Tahun 2021 tentang Perlakuan Perpajakan
   dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI,                                        Untuk Mendukung Kemudahan Berusaha.
   pembayaran dividen tunai dilaksanakan melalui                                 5. Pemegang saham dapat memperoleh konfirmasi
   KSEI dan didistribusikan pada tanggal 25 April                                   pembayaran dividen melalui perusahaan efek
   2025 ke dalam Rekening Dana Nasabah (RDN)                                        dan atau bank kustodian di mana Pemegang
   pada perusahaan efek dan/atau bank kustodian                                     saham membuka rekening efek, selanjutnya
   di mana Pemegang Saham membuka rekening                                          pemegang saham wajib bertanggung jawab
   efek. Sedangkan bagi Pemegang Saham yang                                         melakukan pelaporan penerimaan dividen
   sahamnya tidak dimasukkan dalam penitipan                                        termaksud dalam pelaporan pajak pada tahun
   kolektif KSEI, maka pembayaran dividen tunai                                     pajak yang bersangkutan sesuai peraturan
   akan ditransfer ke rekening Pemegang Saham.                                      perundang-undangan perpajakan yang berlaku.
3. Dividen tunai tersebut dikenakan pajak sesuai                                 6. Bagi Pemegang Saham yang merupakan Wajib
   dengan      peraturan      perundang-undangan                                    Pajak Luar Negeri yang pemotongan pajaknya
   perpajakan yang berlaku.                                                         akan menggunakan tarif berdasarkan Persetujuan
4. Berdasarkan peraturan perundang-undangan                                         Penghindaran Pajak Berganda (“P3B”) wajib
   perpajakan yang berlaku, dividen tunai tersebut                                  memenuhi persyaratan Peraturan Direktur
   akan dikecualikan dari objek pajak jika diterima                                 Jenderal Pajak No. PER-25/PJ/2018 tentang Tata
   oleh pemegang saham wajib pajak badan dalam                                      Cara Penerapan Persetujuan Penghindaran Pajak
   negeri (“WP Badan DN”) dan Perseroan tidak                                       Berganda serta menyampaikan dokumen bukti
   melakukan pemotongan Pajak Penghasilan atas                                      rekam atau tanda terima DGT/SKD yang telah
   dividen tunai yang dibayarkan kepada WP Badan                                    diunggah ke laman Direktorat Jenderal Pajak
   DN tersebut. Dividen tunai yang diterima oleh                                    kepada KSEI atau BAE dengan tenggat waktu
   pemegang saham wajib pajak orang pribadi                                         sesuai peraturan dan ketentuan KSEI, tanpa
   dalam negeri (“WPOP DN”) akan dikecualikan                                       adanya dokumen dimaksud, dividen tunai yang
   dari objek pajak sepanjang dividen tersebut                                      dibayarkan akan dikenakan PPh Pasal 26 sebesar
                                                                                    20%.




400       A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 403
Permodalan & Praktik      Tata Kelola           Tanggung Jawab Sosial                   Komitmen           Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan            dan Lingkungan                          ESG                Keuangan




Riwayat pembagian dan pembayaran Dividen 5 (lima) tahun terakhir adalah sebagai berikut:
                                                                        Tahun Pembagian Dividen
                              2025                         2024                         2023                    2022                    2021
                        (untuk hasil usaha           (untuk hasil usaha        (untuk hasil usaha         (untuk hasil usaha      (untuk hasil usaha
                           tahun 2024)                  tahun 2023)               tahun 2022)                tahun 2021)             tahun 2020)

 Dividen Kas yang                 13.951,3                       10.454,7                      7.324,8                 2.724,6                 820,1
 Dibagikan
 (Rp-miliar)
 Dividen per                      Rp374,1                          280,5                        196,4                   146,3                    44,0
 Lembar Saham
 (Rp)
 Persentase Jumlah     65% dari                 50% dari                     40% dari                    25% dari                25% dari
 Dividen Terhadap      laba bersih              laba bersih                  laba bersih                 laba bersih             laba bersih
 Laba Bersih (%)       tahun berjalan           tahun berjalan               tahun berjalan              tahun berjalan          tahun berjalan
                       yang dapat               yang dapat                   yang dapat                  yang dapat              yang dapat
                       diatribusikan            diatribusikan                diatribusikan               diatribusikan           diatribusikan
                       kepada pemilik           kepada pemilik               kepada pemilik              kepada pemilik          kepada pemilik
                       entitas induk            entitas induk                entitas induk               entitas induk           entitas induk
                       tahun buku 2024          tahun buku 2023              tahun buku 2022             tahun buku 2021         tahun buku 2020
 Tanggal                 27 Maret 2025                5 Maret 2024              16 Maret 2023              17 Maret 2022           31 Maret 2021
 Pengumuman
 Tanggal                 25 April 2025                 2 April 2024             14 April 2023              14 April 2022           30 April 2021
 Pembayaran



                                        Perkembangan Jumlah Dividen Kas yang
                                        Dibagikan 5 Tahun Terakhir
                                        (Rp miliar)

                                                                                        13.951,3




                                                                             10.454,7


                                             820,1     2.724,6     7.324,8




                                          2021          2022       2023      2024        2025




                                                                                                                  Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                401
                                                                                                 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 404
                                    Performa            Laporan                 Profil                  Analisis dan Pembahasan            Fungsi
                                    2025                Manajemen               Perusahaan              Manajemen atas Kinerja Bank        Penunjang Bisnis




Kontribusi BNI terhadap
Pembangunan Nasional

PAJAK
BNI senantiasa menjalankan kewajiban perpajakan dengan penuh kepatuhan dan tepat waktu, mencakup
pembayaran PPh Badan, PPh Pemotongan/Pemungutan, PPN, dan bea meterai serta pajak lainnya. Selain itu,
BNI juga secara konsisten menyampaikan dokumen kewajiban perpajakan, baik SPT Tahunan maupun SPT
Bulanan, serta berbagai dokumen pelaporan lainnya kepada lembaga regulator sesuai dengan ketentuan
yang berlaku. Sebagai bagian dari komitmen untuk memberikan kontribusi nyata kepada negara, BNI
berperan aktif sebagai wajib pajak sekaligus pemotong/pemungut pajak.

Pembayaran Pajak 2023 - 2025 (Bank Only)
                                                                                                      Kenaikan (Penurunan)       Kenaikan (Penurunan)
                                                          2025           2024           2023               2024-2025                  2023-2024
                   Jenis Pajak
                                                       (Rp-miliar)    (Rp-miliar)    (Rp-miliar)      Nominal       Persentase   Nominal       Persentase
                                                                                                      (Rp-miliar)      (%)       (Rp-miliar)      (%)

 PPN                                                          678            537            653              141     26,3%            (116)     (17,76)
 PPh Pemotongan/Pemungutan*)                                6.894          6.125          4.910              769     12,6%            1.215      24,74
 PPh Badan                                                  3.066          4.131          4.387           (1.065)   (25,8%)           (255)      (5,82)
 Pajak Lainnya                                                159            101             111              58      57,4%             (11)     (9,74)
 Jumlah                                                   10.797         10.894         10.061               (97)    (0,9%)             833        8,3
*) PPh Pemotongan/Pemungutan terdiri dari PPh Pasal 21/26, 15, 22, 23/26, dan PPh Pasal 4 ayat (2).




DIVIDEN
Pembayaran Dividen tunai oleh BNI dilaksanakan                                        Sesuai prospektus saham BNI, kebijakan dividen BNI
dengan mengacu pada Anggaran Dasar Bank                                               adalah minimum 25% dari laba bersih per tahun,
mengatur bahwa dalam RUPS Tahunan Direksi wajib                                       yang jumlahnya akan ditentukan pada saat RUPS.
menyampaikan usulan penggunaan laba bersih
jika Bank mempunyai laba positif dan seluruh laba                                     RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 BNI yang
bersih setelah dikurangi penyisihan untuk cadangan,                                   diselenggarakan pada tanggal 26 Maret 2025 telah
dibagikan kepada Pemegang Saham sebagai dividen                                       menyetujui pembayaran dividen dari laba bersih BNI
kecuali ditentukan lain oleh RUPS. Mengacu pada                                       Tahun Buku 2024 sebesar Rp13.951.339.037.618,90,-
Pasal 70 dan Pasal 71 Undang-Undang No. 40 Tahun                                      (65% dari laba bersih untuk Tahun Buku 2024), atau
2007 tentang Perseroan Terbatas mengatur bahwa                                        sekurang-kurangnya sebesar Rp374,05748422250
seluruh laba bersih setelah dikurangi penyisihan                                      per lembar saham dengan besaran Dividen atas
untuk cadangan dibagikan kepada pemegang saham                                        1 (satu) lembar saham bagian Pemegang Saham
sebagai dividen, kecuali ditentukan lain dalam                                        Seri A Dwiwarna sebesar Rp374,06, Pemegang
RUPS. Penggunaan laba bersih termasuk penentuan                                       Saham lebih dari 5% kepada PT Biro Klasifikasi
jumlah penyisihan untuk cadangan diputuskan oleh                                      Indonesia sesuai dengan Surat Menteri BUMN No.
RUPS. Dividen hanya boleh dibagikan apabila Bank                                      S-270/MBU/03/2025 tanggal 27 Maret 2025 sebesar
mempunyai saldo laba yang positif.                                                    Rp8.370.803.422.346,56. Dividen tunai dibayarkan
                                                                                      secara proporsional kepada setiap Pemegang Saham
                                                                                      yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang
                                                                                      Saham pada tanggal pencatatan (Recording Date)
                                                                                      yaitu pada tanggal 16 April 2025. Dividen tunai telah
                                                                                      dibayarkan pada tanggal 25 April 2025.




 402       A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 405
Permodalan & Praktik      Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial        Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan       dan Lingkungan               ESG             Keuangan




Informasi tentang Realisasi
Penggunaan Dana Hasil
Penawaran Umum
PENAWARAN UMUM EFEK SAHAM                                          Total Perolehan Dana
                                                                   Dari PUT III tersebut, Nilai bersih realisasi setelah
Pada tanggal 25 November 2010, dalam Rapat                         dikurangkan dengan biaya emisi penerbitan saham
Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB),                           adalah sebesar Rp10,2 triliun. Rencana Penggunaan
Pemegang Saham telah memutuskan antara lain                        Dana yang bersumber dari Hasil Penawaran Umum
untuk menyetujui peningkatan modal ditempatkan                     Terbatas III digunakan untuk:
dan disetor penuh BNI melalui Penawaran Umum                       1. 80% digunakan untuk penyaluran Kredit
Terbatas III (PUT III) dengan penerbitan Hak Memesan                  Korporasi, Komersial, Usaha Kecil, serta
Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebesar 3.374.715.948                    Konsumsi.
saham Seri C baru dengan nilai nominal Rp375                       2. 15%       digunakan     untuk     pengembangan
(nilai penuh) setiap lembar saham. HMETD tersebut                     infrastruktur pada teknologi informasi, outlet,
dapat diperdagangkan di dalam dan di luar Bursa                       ATM dan lain-lain.
Efek Indonesia (BEI) mulai tanggal 10 Desember                     3. 5% digunakan untuk pengembangan anak
2010 sampai dengan 16 Desember 2010, dengan                           perusahaan yaitu BNI Life, BNI Syariah, BNI
memperhatikan ketentuan yang berlaku di bidang                        Sekuritas dan BNI Finance.
pasar modal.

Saldo Dana
Pada 31 Desember 2018, Dana Hasil Penawaran Umum Terbatas III adalah Nihil atau dengan kata lain sudah
disalurkan 100% dari dana yang diperoleh.

        Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Terbatas III                                Nominal
 Nilai bersih realisasi hasil penawaran umum (setelah dikurangi biaya-biaya)    Rp10.216.388.163.029
 Realisasi Penggunaan Dana
 Sekitar 80% digunakan untuk penyaluran kredit korporasi, usaha komersial,
                                                                                per 31 Desember 2014 Rp8.173.110.530.423,-
 usaha kecil serta konsumsi
 Sekitar 15% digunakan untuk pengembangan infrastruktur pada teknologi
                                                                                per 31 Desember 2014 Rp1.532.458.224.454,-
 informasi, outlet, ATM dan lain-lain
 Sekitar 5% digunakan untuk pengembangan Perusahaan Anak BNI Life, BNI
                                                                                per 31 Desember 2014 Rp510.819.408.152,-
 Syariah, BNI Sekuritas dan BNI Finance
 Sisa Hasil Penggunaan Dana                                                     Nihil


Pada tahun 2025, BNI tidak memiliki kewajiban untuk menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana
hasil penawaran umum sesuai dengan Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi
Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum.

PENAWARAN UMUM EFEK BERSIFAT UTANG

MTN Subordinasi
BNI menerbitkan MediumTerm Notes (MTN) Subordinasi dengan tujuan untuk memperkuat modal pelengkap
(tier 2) dan modal kerja dalam rangka pengembangan usaha terutama pemberian kredit serta peningkatan
komposisi struktur perhimpunan dana jangka panjang, sesuai dengan Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2016
tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum sebagaimana telah diubah dengan Peraturan
OJK No. 34/POJK.03/2016.




                                                                                                Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                        403
                                                                               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 406
                             Performa       Laporan          Profil           Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                             2025           Manajemen        Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




MTN Subordinasi ini tidak dijamin dengan agunan khusus termasuk tidak dijamin oleh Bank atau Perusahaan
Anak, Negara Republik Indonesia atau pihak ketiga lainnya dan tidak dimasukkan dalam program penjaminan
bank yang dilaksanakan oleh Lembaga Penjaminan Simpanan atau penggantinya sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku dan mengikuti ketentuan pasal 19 ayat (1) huruf f Peraturan OJK No. 11/
POJK.03/2016, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 34/POJK.03/2016
dan merupakan kewajiban Bank yang disubordinasi, sesuai dengan ketentuan perjanjian penerbitan MTN
Subordinasi. Hak pemegang MTN Subordinasi adalah junior dengan hak-hak Kreditur perusahaan lain.

Keterangan tentang MTN Subordinasi yang Ditawarkan
MTN Subordinasi diterbitkan sebesar Rp100.000.000.000,00 memiliki periode pembayaran kupon sebesar
8% p.a dan setiap 3 bulan (kuartalan), dengan basis perhitungan bunga 30/360 dengan tenor selama 5 (lima)
tahun.

Nama                                     Medium Term Notes Subordinasi I BNI Tahun 2018
Jumlah Pokok                             Rp100.000.000.000
Harga Penawaran                          100,0% dari nilai pokok MTN Subordinasi
Jangka Waktu                             5 (lima) tahun sejak tanggal Emisi
Tingkat Suku Bunga                       8,0% per tahun
Jenis Tingkat Suku Bunga                 Tetap
Periode Pembayaran Bunga                 Triwulanan
Tanggal Pembayaran Bunga Pertama         10 November 2018
Jaminan                                  MTN Subordinasi ini tidak dijamin dengan agunan khusus termasuk tidak dijamin
                                         oleh BNI atau Perusahaan Anak, Negara Republik Indonesia atau pihak ketiga
                                         lainnya dan tidak dimasukkan dalam program penjaminan bank yang dilaksanakan
                                         oleh lembaga penjaminan simpanan atau penggantinya sesuai dengan peraturan
                                         perundang-undangan yang berlaku dan mengikuti ketentuan pasal 19 ayat (1) huruf
                                         f Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2016 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan
                                         Otoritas Jasa Keuangan No. 34/POJK.03/2016 dan merupakan kewajiban BNI yang
                                         disubordinasi, sesuai dengan perjanjian penerbitan MTN Subordinasi. Hak pemegang
                                         MTN Subordinasi adalah junior dengan hak-hak Kreditur lain pada saat likuidasi sesuai
                                         dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Peringkat Efek                           idAA (double A flat) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)



Tujuan Penggunaan Dana MTN Subordinasi
Penerbitan MTN Subordinasi tersebut bertujuan untuk memenuhi Peraturan OJK No. 14/POJK.03/2017 pasal
24 dan pasal 37 tentang Recovery Plan, di mana bank sistemik wajib memiliki surat utang berkarakteristik
modal paling lambat 31 Desember 2018.

Sisa Saldo Dana MTN Subordinasi
Sampai dengan 31 Desember 2025, BNI tidak lagi memiliki saldo dana dari MTN Subordinasi. Seluruh MTN
Subordinasi telah dilunasi.

Jadwal Pembayaran Bunga MTN
Subordinasi Tingkat suku bunga sebesar 8% per tahun yang dibayarkan periodik setiap 3 (tiga) bulan dengan
jadwal sebagai berikut:

Pembayaran Bunga MT Subordinasi
 Bunga Ke-                                 Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi                                    Bunga (%)
      1        10 November 2018                                                                                     8,0
      2        10 Februari 2019                                                                                     8,0
      3        10 Mei 2019                                                                                          8,0
      4        10 Agustus 2019                                                                                      8,0
      5        10 November 2019                                                                                     8,0
      6        10 Februari 2020                                                                                     8,0
      7        10 Mei 2020                                                                                          8,0
      8        10 Agustus 2020                                                                                      8,0
      9        10 November 2020                                                                                     8,0


404       A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 407
Permodalan & Praktik        Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial      Komitmen           Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan      dan Lingkungan             ESG                Keuangan




 Bunga Ke-                                Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi                                    Bunga (%)
     10       10 Februari 2021                                                                                     8,0
     11       10 Mei 2021                                                                                          8,0
     12       10 Agustus 2021                                                                                      8,0
     13       10 November 2021                                                                                     8,0
     14       10 Februari 2022                                                                                     8,0
     15       10 Mei 2022                                                                                          8,0
     16       10 Agustus 2022                                                                                      8,0
     17       10 November 2022                                                                                     8,0
     18       10 Februari 2023                                                                                     8,0
     19       10 Mei 2023                                                                                          8,0
     20       10 Agustus 2023                                                                                      8,0


Tier II Capital Bond 2021
BNI menerbitkan instrumen utang berkarakteristik modal dalam bentuk Tier II Capital Bond yang didaftarkan
di Bursa Singapura (SGX Listing) dengan jumlah pokok emisi sebesar USD500.000.000,00 memiliki fitur write
down dan dapat diperhitungkan sebagai komponen modal Tier II melalui surat OJK No. S-64/PB.31/2021
tanggal 31 Maret 2021. Penerbitan Tier II Capital Bond tersebut merupakan salah satu strategi BNI dalam
penambahan permodalan Bank melalui Tier 2 Capital.

Tier II Capital Bond ditawarkan dengan tingkat bunga tetap sebesar 3,75% p.a. berjangka waktu 5 (lima)
tahun. Bertindak sebagai lembaga dan profesi penunjang dalam penerbitan Tier II Capital Bond tersebut
adalah HSBC dan Citi Group. Konsultan Hukum yang digunakan adalah Ginting & Reksodiputro dan Allen
& Overy serta HSBC bertindak sebagai Trustee dan Paying Agent. Obligasi tersebut telah memperoleh hasil
pemeringkatan atas surat utang jangka panjang dari Fitch Rating dengan peringkat BB dan Moody’s Rating
Ba2.

Keterangan tentang Tier II Capital Bond yang Ditawarkan
Tier II Capital Bond diterbitkan sebesar USD500.000.000,00 memiliki periode pembayaran kupon sebesar
3.75% p.a dan setiap 6 bulan (semesteran), dengan basis perhitungan bunga 30/360 dengan tenor selama
5 tahun.

 Nama SS                                                      Tier II Capital Bond 2021
 Jumlah Pokok                                                 USD500.000.000,00
 Harga Penawaran                                              100,0% dari nilai pokok
 Jangka Waktu                                                 5 (lima) tahun sejak tanggal emisi
 Tingkat Suku Bunga                                           3,75% per tahun
 Jenis Tingkat Suku Bunga                                     Tetap
 Periode Pembayaran Bunga                                     Semesteran
 Tanggal Pembayaran Bunga Pertama                             30 September 2021
 Loss Absorption                                              Permanent write-down (parsial diperbolehkan) sebesar yang
                                                              ditentukan oleh issuer dan atas persetujuan OJK
 Peringkat Efek                                               Fitch Rating dengan peringkat BB Moody’s Rating Ba2.


Tujuan Penggunaan Dana Tier II Capital Bond
Penerbitan Tier II Capital Bond tersebut bertujuan untuk meningkatkan permodalan Bank melalui Modal Tier
II, untuk kebutuhan pendanaan umum dan meningkatkan pendanaan jangka panjang.

Saldo Dana Tier II Capital Bond
Sampai dengan 31 Desember 2025 sisa saldo dana dari Tier II Capital Bond sebesar Rp8.046 miliar atau
dengan kata lain sudah disalurkan 100% dari dana yang diperoleh.

Jadwal Pembayaran Bunga Tier II Capital Bond
Tingkat suku bunga sebesar 3,75% per tahun yang dibayarkan periodik setiap 6 (enam) bulan dengan jadwal
sebagai berikut:


                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                         405
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 408
                             Performa       Laporan          Profil           Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                             2025           Manajemen        Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




Pembayaran Bunga Tier II Capital Bond
 Bunga Ke-                                 Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi                                     Bunga (%)
      1        30 September 2021                                                                                    3,75%
      2        30 Maret 2022                                                                                        3,75%
      3        30 September 2023                                                                                    3,75%
      4        30 Maret 2023                                                                                        3,75%
      5        30 September 2024                                                                                    3,75%
      6        30 Maret 2024                                                                                        3,75%
      7        30 September 2024                                                                                    3,75%
      8        30 Maret 2025                                                                                        3,75%
      9        30 September 2025                                                                                    3,75%
    10         30 Maret 2025                                                                                        3,75%


Additional Tier I Capital Bond 2021
BNI menerbitkan instrumen utang berkarakteristik modal dalam bentuk Additional Tier I Capital Bond yang
didaftarkan di Bursa Singapura (SGX Listing) dengan jumlah pokok emisi sebesar USD600.000.000,00
memiliki fitur write down dan dapat diperhitungkan sebagai komponen modal Tier I melalui surat OJK No.
S-210/PB.31/2021 tanggal 30 September 2021.

Penerbitan Additional Tier I Capital Bond tersebut bertujuan untuk meningkatkan Modal Tier I,
pendanaan umum, dan meningkatkan struktur dana jangka panjang. Additional Tier I Capital Bond
ditawarkan dengan tingkat bunga tetap sebesar 4,30% p.a. berjangka waktu perpetual (tidak memiliki
jatuh tempo) dengan opsi call setelah 5,5 (lima setengah) tahun. Bertindak sebagai lembaga dan
profesi penunjang dalam penerbitan Additional Tier I Capital Bond tersebut adalah BNI Sekuritas,
JP Morgan dan UBS. Konsultan Hukum yang digunakan adalah Hadiputranto, Hadinoto & Partners
dan Baker McKenzie serta HSBC bertindak sebagai Trustee dan Paying Agent. Obligasi tersebut telah
memperoleh hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang dari Moody’s Rating yaitu Ba3.

Keterangan tentang Additional Tier I Capital Bond yang Ditawarkan
Additional Tier I Capital Bond diterbitkan sebesar USD600.000.000,00 memiliki periode pembayaran kupon
sebesar 4,3% p.a dan setiap 6 bulan (semesteran), dengan basis perhitungan bunga 30/360 dengan tenor
selama 5,5 tahun hingga tanggal opsi call.

Nama                                      Additional Tier I Capital Bond BNI Tahun 2021
Jumlah Pokok                              USD600.000.000,00
Harga Penawaran                           100,0% dari nilai pokok
Jangka Waktu                              Perpetual, Non Callable 5,5 tahun sejak tanggal Emisi
Tingkat Suku Bunga                        4,3% per tahun
Jenis Tingkat Suku Bunga                  Tetap
Periode Pembayaran Bunga                  Semesteran
Tanggal Pembayaran Bunga Pertama          24 Maret 2022
Loss Absorption                           Write-down permanen (full atau partial) pada saat kondisi Point of Non-Viability
                                          ditentukan oleh OJK.
Peringkat Efek                            Moody’s Rating Ba3.


Tujuan Penggunaan Dana Additional Tier I Capital Bond
Penerbitan Additional Tier I Capital Bond tersebut bertujuan untuk meningkatkan permodalan Bank melalui
Modal Tier II, untuk kebutuhan pendanaan umum dan meningkatkan pendanaan jangka panjang.

Saldo Dana Additional Tier I Capital Bond
Sampai dengan 31 Desember 2024 sisa saldo dana dari Additional Tier I Capital Bond sebesar Rp9.653 miliar
atau dengan kata lain sudah disalurkan 100% dari dana yang diperoleh.




406       A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 409
Permodalan & Praktik      Tata Kelola       Tanggung Jawab Sosial        Komitmen         Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan        dan Lingkungan               ESG              Keuangan




Jadwal Pembayaran Bunga Additional Tier I Capital Bond
Tingkat suku bunga sebesar 4,30% per tahun yang dibayarkan periodik setiap 6 (enam) bulan dengan jadwal
sebagai berikut:

Pembayaran Bunga Additional Tier I Capital Bond
 Bunga Ke-                               Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi                                      Bunga (%)
     1         24 Maret 2022                                                                                       4,3%
     2         24 September 2023                                                                                   4,3%
     3         24 Maret 2023                                                                                       4,3%
     4         24 September 2024                                                                                   4,3%
     5         24 Maret 2024                                                                                       4,3%
      6        24 September 2025                                                                                   4,3%
      7        24 Maret 2025                                                                                       4,3%
      8        24 September 2026                                                                                   4,3%
      9        24 Maret 2026                                                                                       4,3%
     10        24 September 2026                                                                                   4,3%
     11        24 Maret 2027                                                                                       4,3%

Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I
BNI telah mendapatkan pernyataan efektif dari OJK melalui surat No. S-93/D.04/2022 di tanggal 10 Juni 2022
untuk menerbitkan Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk Tahun 2022 (“Green Bond”). Green Bond diterbitkan dengan nilai Rp5.000.000.000.000,00 dan terdiri
dari 2 (dua) seri, yaitu seri A dan B, dengan tenor berturut-turut yaitu 3 tahun dan 5 tahun serta besar kupon
berturut-turut yaitu sebesar 6,35% dan 6,85%. Green Bond kemudian diterbitkan pada tanggal 21 Juni 2022
dan dicatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 22 Juni 2022. BNI telah memperoleh Rating idAAA
atas Green Bond dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) dan Opini Pihak Kedua yang diberikan oleh
Sustainalytics.

 Nama Obligasi                          Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I PT Bank Negara Indonesia (Persero)
                                        Tbk Tahun 2022
 Jumlah Pokok Obligasi                  Sebesar Rp5.000.000.000.000,00
 Harga Penawaran                        100,00% dari jumlah pokok Obligasi
 Jangka Waktu                           Seri A: 3 (tiga) tahun sejak tanggal Emisi Seri
                                        B: 5 (lima) tahun sejak tanggal Emisi
 Satuan Pemindahbukuan                  Rp1 atau kelipatannya
 Satuan/Perdagangan                     Rp5.000.000 atau kelipatannya
 Tingkat Suku Bunga Obligasi            Seri A: 6,35% per tahun
                                        Seri B: 6,85% per tahun
 Jenis Tingkat Suku Bunga               Tetap
 Periode Pembayaran Bunga               Triwulanan
 Tanggal Pembayaran Bunga Pertama       21 September 2022
 Jaminan                                Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta
                                        kekayaan Bank baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah
                                        ada maupun yang akan ada di kemudian hari menjadi jaminan bagi Pemegang Obligasi
                                        ini sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-Undang Hukum
                                        Perdata. Hak Pemegang Obligasi ini adalah paripassu tanpa hak preferen dengan hak-
                                        hak kreditur lainnya baik yang ada sekarang maupun di kemudian hari, kecuali hak-
                                        hak kreditur yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Bank baik yang telah ada
                                        maupun yang akan ada di kemudian hari.
 Peringkat Efek                         idAAA (triple A) dari Pefindo
 Dana Pelunasan Obligasi (Sinking       Bank tidak menyelenggarakan penyisihan dana pelunasan Pokok Obligasi dengan
 Fund)                                  pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil emisi sesuai dengan
                                        tujuan rencana penggunaan dana emisi.
 Pembelian Kembali (Buyback)            Green Bond ini mempunyai opsi untuk pembelian kembali (buyback) berdasarkan
                                        syarat-syarat dan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan
 Wali Amanat                            PT Bank Mandiri (Persero) Tbk telah ditunjuk sebagai Wali Amanat dalam penerbitan
                                        Obligasi ini sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian
                                        Perwaliamanatan.


                                                                                                  Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                          407
                                                                                 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 410
                              Performa         Laporan              Profil              Analisis dan Pembahasan            Fungsi
                              2025             Manajemen            Perusahaan          Manajemen atas Kinerja Bank        Penunjang Bisnis




Rencana Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Berwawasan Lingkungan
(Green Bond) I
Dana hasil penerbitan Green Bond setelah dikurangi biaya emisi, seluruhnya akan digunakan BNI untuk
pembiayaan maupun pembiayaan kembali proyek-proyek dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan
Lingkungan (KUBL), yaitu proyek-proyek yang berkaitan dengan energi terbarukan, efisiensi energi,
pengolahan sampah menjadi energi dan manajemen limbah, penggunaan sumber daya alam dan
penggunaan tanah yang berkelanjutan, konservasi keanekaragaman hayati darat dan air, transportasi
ramah lingkungan, pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan, adaptasi perubahan iklim, gedung
berwawasan lingkungan, dan pertanian berkelanjutan, dengan memperhatikan Peraturan OJK No. 60/
POJK.04/2017 tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan (Green
Bond).

Informasi Perubahan Penggunaan Dana
Sepanjang tahun 2024 tidak terdapat perubahan penggunaan dana.

Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

                             Nilai Realisasi Hasil Penawaran          Rencana Penggunaan            Realisasi Penggunaan
                                          Umum                               Dana                           Dana
                                                               Pembiayaan               Pembiayaan                             Sisa Dana
                            Jumlah                               maupun                   maupun                                  Hasil
     Jenis
                 Tanggal Penawaran       Biaya
                                                               pembiayaan               pembiayaan                              Jumlah
  Penawaran                 Umum                                 Kembali                  Kembali
                  Efektif              Penawaran Hasil Bersih                Total                    Total                    Penawaran
    Umum                     Hasil                               proyek-                  proyek-
                                         Umum     (Rp-miliar)              (Rp-miliar)              (Rp-miliar)                  Umum
                          Penawaran (Rp-miliar)               proyek dalam             proyek dalam                             (Rp-miliar)
                            Umum                                 kategori                 kategori
                           (Rp-miliar)                            KBUL*                    KBUL*
                                                                      (Rp-miliar)                   (Rp-miliar)
 Obligasi
 Berwawasan
 Lingkungan
 (Green
                 10 Juni
 Bond) I PT                     5.000             16        4.929            4.929         4.929           4.929       4.929                  -
                   2022
 Bank Negara
 Indonesia
 (Persero) Tbk
 Tahun 2022
*) Kategori KUBL (Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan): proyek-proyek yang berkaitan dengan energi terbarukan, efisiensi energi,
   pengolahan sampah menjadi energi dan manajemen limbah, penggunaan sumber daya alam dan penggunaan tanah yang berkelanjutan,
   konservasi keanekaragaman hayati darat dan air, transportasi ramah lingkungan, pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan, adaptasi
   perubahan iklim, gedung berwawasan lingkungan, dan pertanian berkelanjutan, dengan memperhatikan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
   Nomor 60/POJK.04/2017 tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan (Green Bond).


Saldo Dana
Sampai dengan 31 Desember 2024 sisa saldo dana dari Green Bond sebesar Rp4.929 miliar atau dengan
kata lain sudah disalurkan 100% dari dana yang diperoleh.

Jadwal Pembayaran Bunga
                                                       Pembayaran Bunga Green Bond

  Bunga                                  Seri A                                                          Seri B
   Ke-           Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi             Bunga (%)            Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi          Bunga (%)
     1                     21 September 2022                        6,35%                   21 September 2022                     6,85%
     2                     21 Desember 2022                         6,35%                   21 Desember 2022                      6,85%
     3                       21 Maret 2023                          6,35%                     21 Maret 2023                       6,85%
     4                        21 Juni 2023                          6,35%                      21 Juni 2023                       6,85%
     5                     21 September 2023                        6,35%                   21 September 2023                     6,85%
     6                     21 Desember 2023                         6,35%                   21 Desember 2023                      6,85%
     7                       21 Maret 2024                          6,35%                     21 Maret 2024                       6,85%
     8                        21 Juni 2024                          6,35%                      21 Juni 2024                       6,85%



408      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 411
Permodalan & Praktik       Tata Kelola            Tanggung Jawab Sosial    Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan             dan Lingkungan           ESG               Keuangan




                                                     Pembayaran Bunga Green Bond

  Bunga                                  Seri A                                                    Seri B
   Ke-          Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi              Bunga (%)    Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi        Bunga (%)
     9                 21 September 2024                         6,35%                  21 September 2025              6,85%
    10                   21 Desember 2024                        6,35%                  21 Desember 2025               6,85%
    11                    21 Maret 2025                          6,35%                    21 Maret 2026                6,85%
    12                      21 Juni 2025                         6,35%                    21 Juni 2026                 6,85%
    13                                                                                  21 September 2025              6,85%
    14                                                                                  21 Desember 2025               6,85%
    15                                                                                    21 Maret 2026                6,85%
    16                                                                                    21 Juni 2026                 6,85%
    17                                                                                  21 September 2026              6,85%
    18                                                                                  21 Desember 2026               6,85%
    19                                                                                    21 Maret 2027                6,85%
    20                                                                                    21 Juni 2027                 6,85%



Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I 2025
BNI telah mendapatkan pernyataan efektif dari OJK melalui surat No. S-47/D.04/2025 di tanggal 25 Juni 2025
untuk menerbitkan Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2025. Sustainability Bond diterbitkan dengan nilai Rp5.000.000.000.000,00
dan terdiri dari 2 (dua) seri, yaitu seri A dan B, dengan tenor berturut-turut yaitu 3 tahun dan 5 tahun serta
besar kupon berturut-turut yaitu sebesar 6,60% dan 6,65%. Green Bond kemudian diterbitkan pada tanggal
04 Juli 2025 dan dicatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 07 Juli 2022. BNI telah memperoleh
Rating idAAA (Triple A) atas Sustainability Bond dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) dan Opini
Pihak Kedua yang diberikan oleh Sustainalytics.

 Nama Obligasi                             Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I PT Bank
                                           Negara Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2025
 Jumlah Pokok Obligasi                     Rp5.000.000.000.000,00
 Harga Penawaran                           100,00% dari jumlah pokok Obligasi
 Jangka Waktu                              Seri A: 3 (tiga) tahun sejak tanggal Emisi
                                           Seri B: 5 (lima) tahun sejak tanggal Emisi
 Satuan Pemindahbukuan                     Rp1 atau kelipatannya
 Satuan/Perdagangan                        Rp5.000.000 atau kelipatannya
 Tingkat Suku Bunga Obligasi               Seri A: 6,60% per tahun
                                           Seri B: 6,65% per tahun
 Jenis Tingkat Suku Bunga                  Tetap
 Periode Pembayaran Bunga                  Triwulanan
 Tanggal Pembayaran Bunga Pertama          06 Oktober 2025
 Jaminan                                   Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta
                                           kekayaan Bank baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah
                                           ada maupun yang akan ada di kemudian hari menjadi jaminan bagi Pemegang Obligasi
                                           ini sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-Undang Hukum
                                           Perdata. Hak Pemegang Obligasi ini adalah paripassu tanpa hak preferen dengan hak-
                                           hak kreditur lainnya baik yang ada sekarang maupun di kemudian hari, kecuali hak-
                                           hak kreditur yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Bank baik yang telah ada
                                           maupun yang akan ada di kemudian hari.
 Peringkat Efek                            idAAA (triple A) dari Pefindo
 Dana Pelunasan Obligasi (Sinking          Bank tidak menyelenggarakan penyisihan dana pelunasan Pokok Obligasi dengan
 Fund)                                     pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil emisi sesuai dengan
                                           tujuan rencana penggunaan dana emisi.
 Pembelian Kembali (Buyback)               Sustainability Bond ini mempunyai opsi untuk pembelian kembali (buyback)
                                           berdasarkan syarat-syarat dan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan
 Wali Amanat                               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk telah ditunjuk sebagai Wali Amanat dalam
                                           penerbitan
                                           Obligasi ini sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian
                                           Perwaliamanatan.


                                                                                                    Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                            409
                                                                                   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 412
                                   Performa          Laporan                Profil               Analisis dan Pembahasan                   Fungsi
                                   2025              Manajemen              Perusahaan           Manajemen atas Kinerja Bank               Penunjang Bisnis




Rencana Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan
(Sustainability Bond) Berkelanjutan I
Dana hasil penerbitan Sustainability Bond seluruhnya akan digunakan BNI untuk pembiayaan maupun
pembiayaan kembali proyek-proyek dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL)
dengan porsi maksimal 30% & kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS) dengan porsi minimal
70%.

Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability
Bond) Berkelanjutan I PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2025, sebagai berikut:
                                               Nilai Realisasi Hasil                  Nilai Realisasi Hasil               Realisasi
                                               Penawaran Umum                         Penawaran Umum                  Penggunaan Dana
                                                                             Pembiayaan                Pembiayaan
                                                                               maupun                    maupun                  Sisa Dana
                                        Jumlah                                                                                  Hasil Jumlah
      Jenis             Tanggal                                              pembiayaan                pembiayaan
                                     Penawaran        Biaya                                                                      Penawaran
 Penawaran Umum          Efektif                                               kembali                   Kembali
                                     Umum Hasil     Penawaran Hasil Bersih                   Total                     Total       Umum
                                                                                proyek-                   proyek-
                                     Penawaran        Umum      (Rp-miliar)               (Rp-miliar)               (Rp-miliar) (Rp-miliar)
                                                                            proyek dalam              proyek dalam
                                        Umum        (Rp-miliar)
                                                                            kategori KUBL                kategori
                                      (Rp-miliar)
                                                                               & KUBS*                    KBUL*
                                                                              (Rp-miliar)               (Rp-miliar)
 Penawaran Umum
 Berkelanjutan
 Obligasi
 Berlandaskan
 Keberlanjutan
                        4 Juli       5.000           4              4.996           4.996          4.996           4.996          4.996         -
 (Sustainability
 2025 Bond)
 Berkelanjutan I
 Bank BNI Tahap I
 Tahun 2025
*) Kategori KUBL (Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan) : proyek-proyek yang berkaitan dengan energi terbarukan, efisiensi energi, pengolahan sampah menjadi
  energi dan manajemen limbah, penggunaan sumber daya alam dan penggunaan tanah yang berkelanjutan, konservasi keanekaragaman hayati darat dan air,
  transportasi ramah lingkungan, pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan, adaptasi perubahan iklim, gedung berwawasan lingkungan, dan pertanian
  berkelanjutan, dengan memperhatikan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18 Tahun 2023 tentang Penerbitan Dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Dan Sukuk
  Berlandaskan Keberlanjutan.
*) Kategori KUBS (Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial) : proyek-proyek yang berkaitan dengan Layanan infrastruktur dasar, Pembiayaan UMKM, Akses Layanan
  Esensial, Perumahan Terjangkau, Ketahanan Pangan & Sistem Pangan Berkelanjutan, Peningkatan & Pemberdayaan Sosio-Ekonomi dengan memperhatikan
  Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18 Tahun 2023 tentang Penerbitan Dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Dan Sukuk Berlandaskan Keberlanjutan.


Jadwal Pembayaran Bunga
                                                         Pembayaran Bunga Sustainability Bond

   Bunga                                      Seri A                                                                   Seri B
    Ke-           Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi                     Bunga (%)           Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi                   Bunga (%)
      1                          06 Oktober 2025                            6,60%                       06 Oktober 2025                             6,65%
      2                          05 Januari 2026                            6,60%                       05 Januari 2026                             6,65%
      3                            06 April 2026                            6,60%                          06 April 2026                            6,65%
      4                            06 Juli 2026                             6,60%                             06 Juli 2026                          6,65%
      5                          05 Oktober 2026                            6,60%                       05 Oktober 2026                             6,65%
      6                          04 Januari 2027                            6,60%                       04 Januari 2027                             6,65%
      7                            05 April 2027                            6,60%                          05 April 2027                            6,65%
      8                            05 Juli 2027                             6,60%                             05 Juli 2027                          6,65%
      9                          04 Oktober 2027                            6,60%                       04 Oktober 2027                             6,65%
     10                          04 Januari 2028                            6,60%                       04 Januari 2028                             6,65%
     11                            04 April 2028                            6,60%                          04 April 2028                            6,65%
     12                            04 Juli 2028                             6,60%                             04 Juli 2028                          6,65%
     13                                                                                                 04 Oktober 2028                             6,65%
     14                                                                                                 04 Januari 2029                             6,65%
     15                                                                                                    04 April 2029                            6,65%
     16                                                                                                       04 Juli 2029                          6,65%
     17                                                                                                 04 Oktober 2029                             6,65%




 410      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 413
Permodalan & Praktik     Tata Kelola            Tanggung Jawab Sosial    Komitmen         Laporan
Manajemen Risiko         Perusahaan             dan Lingkungan           ESG              Keuangan




                                                Pembayaran Bunga Sustainability Bond

  Bunga                                Seri A                                                    Seri B
   Ke-         Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi             Bunga (%)    Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi       Bunga (%)
    18                                                                              04 Januari 2030                 6,65%
    19                                                                                 04 April 2030                6,65%
    20                                                                                 04 Juli 2030                 6,65%




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                         411
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 414
                                Performa      Laporan     Profil         Analisis dan Pembahasan         Fungsi
                                2025          Manajemen   Perusahaan     Manajemen atas Kinerja Bank     Penunjang Bisnis




Negotiable Certificate of
Deposit (NCD) Rupiah & Valas

BNI telah menerbitkan Negotiable Certificate of                4. Pada scripless I 2019, BNI menerbitkan NCD
Deposit (NCD) Rupiah dan Valas scripless (tanpa                   Rupiah scripless sebanyak dua kali dengan total
warkat) yang bertujuan untuk likuiditas serta                     realisasi emisi sebesar Rp950 miliar (NCD Rupiah
memperkuat struktur dan komposisi pendanaan                       I BNI Tahun 2019) dan Rp1 triliun (NCD Rupiah II
Rupiah. Secara rinci, informasi mengenai NCD yang                 BNI Tahun 2019).
diterbitkan BNI adalah sebagai berikut:                        5. Pada Semester II 2019, BNI kembali menerbitkan
1. Pada semester I 2016, BNI berhasil menerbitkan                 NCD Rupiah scripless dengan nilai emisi sebesar
   NCD Rupiah scripless untuk pertama kalinya                     Rp2,39 triliun.
   dengan emisi sebesar Rp3,0 triliun dalam 6 seri             6. Pada Semester I 2020, BNI menerbitkan NCD
   tenor (6 bulan sampai dengan 3 tahun).                         Rupiah scripless dengan nilai emisi sebesar
2. Pada semester II 2016, BNI kembali menerbitkan                 Rp1,39 triliun.
   NCD Rupiah scripless dengan total realisasi                 7. Pada Semester II 2022, BNI menerbitkan NCD
   emisi sebesar Rp2,2 triliun, dari target semula                Rupiah scripless dengan nilai emisi sebesar
   Rp1 triliun (oversubscribe). Oversubscription ini              Rp2,5 Triliun dan NCD USD scripless dengan nilai
   menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan dan                  emisi sebesar USD31,5 juta (eq. Rp500 miliar).
   minat investor kepada BNI.
3. Pada semester I 2017, BNI menerbitkan NCD
   Rupiah scripless dengan total realisasi emisi
   sebesar Rp2,7 triliun.




   Tahap                                                   Principal              Jumlah               Average Rate
                       Tanggal             Mata Uang
 Penerbitan                                               (Rp-miliar)            (Rp-miliar)               (%)

       1         16 Juni 2016               Rupiah          3.023                   2.598                  8,20%
       2         27 September 2016          Rupiah          2.200                    1.877                 6,70%
       3         10 Maret 2017              Rupiah          2.700                   2.483                  7,00%
       4         28 Maret 2019              Rupiah          1.000                     950                   7,70%
       5         28 Juni 2019               Rupiah          1.000                    1.000                  7,55%
       6         25 September 2019          Rupiah          2.390                   2.232                  6,61%
       7         12 Mei 2020                Rupiah           1.390                   611,6                 5,60%
       8         8 Desember 2022            Rupiah          2.500                   2.390                  6,04%
       9         8 Desember 2022             USD              500                     489                  4,25%




 412       A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 415
Permodalan & Praktik      Tata Kelola       Tanggung Jawab Sosial     Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan        dan Lingkungan            ESG             Keuangan




Informasi Material Mengenai
Corporate Action, Investasi, Ekspansi,
Divestasi, Penggabungan Usaha,
Akuisisi, dan/atau Restrukturisasi
Utang/Modal

INFORMASI MATERIAL MENGENAI REALISASI ATAS RENCANA AKSI KORPORASI

Sepanjang tahun 2025, BNI tidak melakukan aksi korporasi dan setoran modal.

INFORMASI MATERIAL MENGENAI PENERBITAN SURAT UTANG

  1.   Tanggal Kejadian                 7 Juli 2025
  2.   Jenis Informasi atau Fakta       Penyampaian lnformasi Pencatatan Efek atas Penerbitan Obligasi Berlandaskan
       Material                         Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun 2025.
  3.   Uraian Informasi atau Fakta      Masa Penawaran Umum Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond)
       Material                         Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun 2025 berakhir pada tanggal 1 Juli 2025,
                                        dan pada tanggal 4 Juli 2025 proceed atas Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan
                                        (Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun 2025 telah efektif di
                                        BNI dan di tanggal yang sama telah dilakukan Distribusi Elektronik oleh KSEI kepada
                                        Investor sesuai dengan hasil penjatahan.
                                        Selanjutnya pada tanggal 7 Juli 2025, Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan
                                        (Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun 2025 telah dicatat di
                                        Bursa Efek oleh PT Bursa Efek Indonesia.
  4.   Dampak kejadian, informasi       Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI
       atau fakta material tersebut     Tahap I Tahun 2025 ini akan memberikan dampak positif terhadap kondisi keuangan
       terhadap kegiatan operasional,   Perseroan.
       hukum, kondisi keuangan, atau
       kelangsungan usaha Emiten
       atau Perusahaan Publik.
  5.   Keterangan lain-lain             -
  6.   Nilai Realisasi                  Rp5 triliun



INFORMASI MATERIAL MENGENAI INVESTASI

Sepanjang tahun 2025 tidak ada informasi material mengenai investasi.

INFORMASI MATERIAL MENGENAI EKSPANSI, DIVESTASI, PENGGABUNGAN USAHA,
AKUISISI, DAN RESTRUKTURISASI UTANG/MODAL

Selama tahun 2025, Perseroan tidak melakukan transaksi material mengenai ekspansi, divestasi,
penggabungan usaha, akuisisi, dan restrukturisasi utang/modal sehingga informasi terkait tujuan, nilai
transaksi, dan sumber dana kegiatan ekspansi, divestasi, penggabungan usaha, akuisisi, dan restrukturisasi
utang/modal tidak disajikan. [ACGS A.3.1]




                                                                                              Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                       413
                                                                             PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 416
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Informasi Transaksi Material
yang Mengandung Benturan
Kepentingan dan/atau Transaksi
Afiliasi dengan Pihak Afiliasi/Pihak
Berelasi
Setiap    transaksi    material  khususnya    yang       dianggap menyetujui keputusan yang dibuat oleh
mengandung benturan kepentingan dan/atau                 pemegang saham minoritas. [ACGS A.9.2]
transaksi afiliasi dilakukan melalui prosedur yang
memadai guna melindungi kepentingan pemegang             Sepanjang tahun 2025 tidak terdapat transaksi
saham dan pemangku kepentingan. [ACGS A.8.1]             material maupun transaksi yang mengandung
                                                         benturan kepentingan yang memerlukan persetujuan
Direksi BNI memastikan bahwa transaksi material          pemegang saham independen/minoritas dalam
maupun transaksi afiliasi/pihak berelasi dilaksanakan    RUPS.
sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum.
Dewan Komisaris dan Komite Audit juga berperan           TRANSAKSI AFILIASI DENGAN PIHAK
dalam memastikan transaksi tersebut dilaksanakan         AFILIASI/PIHAK BERELASI
sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum
serta dilakukan melalui prosedur yang memadai,           Definisi Pihak Afiliasi/Berelasi
antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip            Yang dimaksud dengan afiliasi adalah:
transaksi yang wajar (arm’s length principle), serta     1. Hubungan keluarga karena perkawinan dan
menunjuk pihak independen untuk mengevaluasi                keturunan sampai derajat kedua, baik secara
kewajaran nilai transaksi. [ACGS A.3.1, A.8.1, A.9.1]       horizontal maupun vertikal.
                                                         2. Hubungan antara pihak dengan pegawai,
Transaksi material dan transaksi afiliasi/pihak             direktur, atau komisaris dari pihak tersebut.
berelasi dilakukan berpedoman pada peraturan             3. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan di mana
perundang-undangan antara lain PSAK, Peraturan              terdapat 1 (satu) atau lebih anggota direksi atau
OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi          dewan komisaris yang sama.
dan Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK 42”),          4. Hubungan antara perusahaan dan pihak, baik
serta Peraturan OJK No. 32/POJK.03/2018 tentang             langsung maupun tidak langsung, mengendalikan
Batas Maksimum Pemberian Kredit Bank Umum                   atau dikendalikan oleh perusahaan tersebut.
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan OJK            5. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang
No. 38/POJK.03/2019 tentang Perubahan Peraturan             dikendalikan, baik langsung maupun tidak
OJK No. 32/POJK.03/2018 tentang Batas Maksimum              langsung, oleh pihak yang sama.
Pemberian Kredit Bank Umum.                              6. Hubungan antara perusahaan dan pemegang
                                                            saham utama.
TRANSAKSI MATERIAL DAN TRANSAKSI
YANG MENGANDUNG BENTURAN                                 Kebijakan Perusahaan terkait Mekanisme
KEPENTINGAN                                              Penelaahan (Review) dan Persetujuan atas
                                                         Transaksi dan Pemenuhan Peraturan dan
Dengan memperhatikan POJK 42, terhadap transaksi         Ketentuan Terkait
afiliasi/pihak berelasi yang memenuhi batasan            BNI berkomitmen memastikan setiap transaksi
nilai transaksi material, Perseroan menerapkan           dengan pihak afiliasi dan berelasi dilaksanakan
ketentuan bahwa transaksi wajib terlebih dahulu          sesuai standar kepatuhan yang ketat. Pelaksanaan
memperoleh      persetujuan     pemegang      saham      transaksi tersebut senantiasa mengacu pada PSAK
independen atau pemegang saham minoritas                 7 tentang “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”
(disinterested shareholders). Dalam RUPS, suara          dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.
setuju harus diberikan oleh lebih dari 50% pemegang      42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan
saham yang tidak berkepentingan atas transaksi           Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK 42”),
(disinterested shareholders). Pemegang saham             dan POJK No. 38/POJK.03/2019 tentang Batas
pengendali yang memiliki benturan kepentingan            Maksimum Pemberian Kredit dan Penyediaan


 414   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 417
Permodalan & Praktik      Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan       dan Lingkungan               ESG            Keuangan




Dana Besar bagi Bank Umum sebagaimana telah                        informasi kepada publik dengan mengacu pada
diubah dengan POJK No. 38/POJK.03/2019 tentang                     POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi
Perubahan POJK No. 32/POJK.03/2018 tentang Batas                   Afiliasi dan Benturan Kepentingan dan POJK No.
Maksimum Pemberian Kredit Bank Umum (“POJK                         17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
BMPK”).                                                            Perubahan Kegiatan Usaha. [ACGS A.8.1, A.9.1]

Selaras pada POJK 42,Transaksi Afiliasi didefinisikan              Seluruh transaksi afiliasi di BNI dilakukan
sebagai setiap aktivitas dan/atau transaksi yang                   berdasarkan prosedur yang memadai dan dipastikan
dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan                  memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arm’s-
terkendali dengan afiliasi dari perusahaan terbuka                 length principle) serta praktik bisnis yang berlaku
atau afiliasi dari anggota Direksi, anggota Dewan                  umum guna melindungi kepentingan seluruh
Komisaris, Pemegang Saham Utama, atau                              pemegang saham. [ACGS A.8.1, A.9.1]
Pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau
transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka                   Mekanisme pelaporan transaksi afiliasi dan/
atau perusahaan terkendali untuk kepentingan                       atau benturan kepentingan di BNI
afiliasi dari perusahaan terbuka atau afiliasi dari                Guna memastikan akuntabilitas dan kepatuhan,
anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris,                          setiap unit kerja yang berencana melakukan transaksi
Pemegang Saham Utama, atau Pengendali.                             dengan pihak terafiliasi wajib menginformasikannya
                                                                   secara tertulis kepada Corporate Secretary sebagai
Dewan Komisaris wajib memberikan persetujuan                       langkah awal penelaahan. Selanjutnya, CSE akan
penyediaan dana kepada pihak terkait Bank di mana                  turut dalam koordinasi Divis/Satuan terkait untuk
hal ini selaras dengan POJK BMPK dan ketentuan                     memastikan proses evaluasi dari sisi Governance,
internal Bank. Setiap permintaan persetujuan                       Legal, dan Compliance (GRC) yang dilakukan Divisi/
penyediaan dana kepada pihak terkait Bank kepada                   Satuan terkait.
Dewan Komisaris, permintaan telah melalui
serangkaian proses koordinasi antara unit yang                     Dalam pelaksanaannya, BNI mengklasifikasikan
diawali dengan pelaporan secara tertulis, yang                     transaksi afiliasi berdasarkan ambang batas
selanjutnya diikuti dengan rangkaian proses review                 materialitas dan dampaknya terhadap kelangsungan
dan evaluasi dari Divisi/Satuan dari sisi Governance,              usaha Perseroan. Sesuai dengan mandat POJK 42,
Legal, dan Compliance. Untuk transaksi material                    untuk transaksi yang memenuhi kriteria materialitas
dengan pihak terkait dan transaksi yang berpotensi                 tertentu, BNI berkomitmen untuk:
menimbulkan benturan kepentingan bagi Bank,                        1. Menggunakan jasa Penilai Independen guna
Komite Audit akan menelaah dan memberikan                              memastikan kewajaran nilai objek transaksi;
rekomendasi kepada Dewan Komisaris guna                            2. Melakukan Keterbukaan Informasi kepada publik
memastikan transaksi dilakukan untuk kepentingan                       secara tepat waktu; serta
terbaik Perseroan. Persetujuan Dewan Komisaris                     3. Memperoleh persetujuan pemegang saham
wajib didasari oleh rekomendasi tersebut dan                           independen melalui RUPS untuk transaksi yang
diberikan sebelum transaksi material dengan                            berdampak signifikan bagi struktur permodalan
pihak afiliasi dilaksanakan. Transaksi tersebut wajib                  dan operasional Perseroan.
disampaikan kepada OJK dan dilakukan keterbukaan


Secara teknis, klasifikasi tersebut diimplementasikan melalui matriks kategori sebagai berikut:

            Kategori Transaksi
                                                                     Prosedur dan Tindakan Kepatuhan
     (Berpedoman Pada POJK 42/2020)
 Kategori 1 & 2 (Nilai di bawah ambang         Wajib disampaikan melalui laporan berkala kepada Otoritas Jasa Keuangan
 batas)                                        (OJK).
 Kategori 3 (Memenuhi kriteria Materialitas)   Wajib melakukan Keterbukaan Informasi kepada publik paling lambat 2 hari
                                               kerja setelah tanggal transaksi.
 Kategori 4 (Sangat Material/Benturan          1. Menggunakan jasa Penilai Independen untuk uji kewajaran nilai.
 Kepentingan)                                  2. Melakukan Keterbukaan Informasi kepada publik.
                                               3. Memperoleh Persetujuan Pemegang Saham Independen melalui RUPS.


Seluruh transaksi afiliasi dalam kategori tersebut telah dipaparkan dalam Laporan Tahunan ini. Sebagai
bentuk kepatuhan, transaksi Kategori 1 telah dilaporkan kepada OJK, sementara transaksi Kategori 3 dan 4
telah dilakukan Keterbukaan Informasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Seluruh proses ini dilakukan
untuk memastikan pemenuhan prinsip transaksi yang wajar (arm’s-length principle) guna melindungi
kepentingan seluruh pemegang saham. [ACGS A.8.1, A.9.1]


                                                                                               Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                          415
                                                                              PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 418
                             Performa       Laporan           Profil             Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                             2025           Manajemen         Perusahaan         Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Pernyataan Direksi dan Dewan Komisaris                             kepentingan yang melekat. Hal ini termasuk
atas Transaksi Afiliasi                                            membentuk dan atau melibatkan Komite Audit.
BNI dalam menjalankan transaksi afiliasi senantiasa                Komite Audit BNI memiliki tugas untuk me-review
memperhatikan POJK 42. Dengan merujuk pada                         dan memberikan rekomendasi atas transaksi pihak
peraturan tersebut, Direksi menyatakan bahwa                       afiliasi/berelasi yang signifikan, dan menyampaikan
setiap transaksi afiliasi telah melalui prosedur                   hal tersebut kepada Dewan Komisaris guna
yang memadai untuk memastikan bahwa transaksi                      menentukan apakah transaksi tersebut merupakan
afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis                 kepentingan terbaik bagi Perusahaan. Jika demikian,
yang berlaku umum, antara lain melalui proses                      maka Komite Audit dapat menentukan persyaratan
penelaahan, dilakukan dengan memenuhi prinsip                      yang adil dan reasonable. [ACGS C.4.1]
transaksi yang wajar (arms-length principle),
memperhatikan ketentuan terhadap Pasal 3 POJK                      PENGUNGKAPAN TRANSAKSI AFILIASI/
42, serta melalui prosedur persetujuan berdasarkan                 BERELASI
tiering kewenangan khususnya terhadap transaksi                    POJK 42 mengatur mengenai kewajiban prosedur
dengan pihak berelasi yang material/signifikan.                    bagi PerusahaanTerbuka termasuk pengecualiannya,
Dewan Komisaris dan Komite Audit berperan                          dalam hal melaksanakan Transaksi Afiliasi. Sesuai
dalam melakukan prosedur yang memadai untuk                        Pasal 8 dan Pasal 9 POJK 42, Transaksi Afiliasi
memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan                   yang merupakan kegiatan usaha yang dijalankan
sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum                     dalam rangka menghasilkan pendapatan usaha
antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip                      dan dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau
transaksi yang wajar (arms-length principle). [ACGS                berkelanjutan, diungkapkan dalam laporan tahunan
A.8.1, A.9.1]                                                      atau laporan keuangan tahunan PerusahaanTerbuka.

Dewan Komisaris bersama dengan Direksi terus                       Pada tahun 2025, transaksi afiliasi/berelasi yang
mengembangkan, mengadopsi, mengungkapkan                           dijalankan BNI dalam rangka menghasilkan
dan menyempurnakan kebijakan terkait transaksi                     pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin,
afiliasi/berelasi, serta menjalankan proses yang                   berulang, dan/atau berkelanjutan adalah sebagai
kuat untuk menyetujui, meninjau, dan memantau                      berikut:
transaksi tersebut apabila terdapat konflik


Pengungkapan Transaksi Pihak Afiliasi/Berelasi [ACGS C.4.2]
  Pihak Afiliasi/Berelasi/Pihak                                                                                Nilai Transaksi
                                    Jenis Transaksi Afiliasi/Berelasi       Sifat Hubungan Afiliasi/Berelasi
       yang Bertransaksi                                                                                        (Rp miliar)
 Badan Penyelenggara              Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik      Pengendalian melalui Pemerintah                6
 Jaminan Sosial Kesehatan                                                  Republik Indonesia
                                  Pinjaman yang Diberikan                                                                 -
 Kementerian Keuangan             Efek-efek yang Dimiliki                  Pengendalian melalui Pemerintah            1.727
 Republik Indonesia                                                        Republik Indonesia
                                  Efek-efek yang Diterbitkan                                                            50
                                  Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik                                                7.320
                                  Letter of Credit                                                                     746
                                  Pinjaman yang Diberikan                                                           43.889
                                  Pinjaman yang Diterima                                                                54
 Lain-lain                        Pinjaman yang Diberikan                  Pengendalian melalui Pemerintah               -
                                                                           Republik Indonesia
 Manajemen Kunci                  Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik      Pengendali Kegiatan Perusahaan               70
                                  Pinjaman yang Diberikan                                                              274
                                  Simpanan Nasabah                                                                     284
 Pemerintah Republik              Obligasi Pemerintah                      Pengendalian melalui Pemerintah         158.574
 Indonesia                                                                 Republik Indonesia
 Perum BULOG                      Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik      Pengendalian melalui Pemerintah                5
                                                                           Republik Indonesia
                                  Pinjaman yang Diberikan                                                           20.824
 Perum Jasa Tirta I               Garansi Bank yang Diterbitkan            Pengendalian melalui Pemerintah               1
                                                                           Republik Indonesia
 Perum Perumnas                   Pinjaman yang Diberikan                  Pengendalian melalui Pemerintah              108
                                                                           Republik Indonesia
 Perum Peruri                     Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik      Pengendalian melalui Pemerintah                2
                                                                           Republik Indonesia
                                  Garansi Bank yang Diterbitkan                                                        133
                                  Letter of Credit                                                                     168


 416      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 419
Permodalan & Praktik      Tata Kelola       Tanggung Jawab Sosial      Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan        dan Lingkungan             ESG             Keuangan




 Pihak Afiliasi/Berelasi/Pihak                                                                              Nilai Transaksi
                                   Jenis Transaksi Afiliasi/Berelasi    Sifat Hubungan Afiliasi/Berelasi
      yang Bertransaksi                                                                                      (Rp miliar)
                                 Pinjaman yang Diberikan                                                               141
 PT Adhi Karya (Persero) Tbk     Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik   Pengendalian melalui Pemerintah                   1
                                                                       Republik Indonesia
                                 Garansi Bank yang Diterbitkan                                                    2.003
                                 Pinjaman yang Diberikan                                                          1.525
                                 Tagihan Akseptasi                                                                   40
                                 Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya                                                   120
 PT Agrinas Jaladri Nusantara    Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik   Pengendalian melalui Pemerintah                -
 (Persero)                                                             Republik Indonesia
                                 Garansi Bank yang Diterbitkan                                                          18
                                 Pinjaman yang Diberikan                                                               100
 PT Agrinas Palma Nusantara      Garansi Bank yang Diterbitkan         Pengendalian melalui Pemerintah                   2
 (Persero)                                                             Republik Indonesia
 PT Agrinas Pangan               Pinjaman yang Diberikan               Pengendalian melalui Pemerintah           46.697
 Nusantara                                                             Republik Indonesia
 PT Agrinas Pangan               Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik   Pengendalian melalui Pemerintah           19.303
 Nusantara (Persero)                                                   Republik Indonesia
 PT ASDP Indonesia Ferry         Pinjaman yang Diberikan               Pengendalian melalui Pemerintah                 32
 (Persero)                                                             Republik Indonesia
 PT Asuransi Jiwasraya           Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik   Pengendalian melalui Pemerintah                   -
 (Persero)                                                             Republik Indonesia
 PT Aviasi Pariwisata            Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik   Pengendalian melalui Pemerintah                   3
 Indonesia (Persero)                                                   Republik Indonesia
                                 Garansi Bank yang Diterbitkan                                                        32
                                 Pinjaman yang Diberikan                                                           2.349
 PT Bahana Pembinaan             Efek-efek yang Dimiliki               Pengendalian melalui Pemerintah             2.395
 Usaha Indonesia (Persero)                                             Republik Indonesia
                                 Efek-efek yang Diterbitkan                                                            235
                                 Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik                                                     4
                                 Garansi Bank yang Diterbitkan                                                          24
                                 Pinjaman yang Diberikan                                                               217
 PT Bank Mandiri (Persero)       Efek-efek Subordinasi                 Pengendalian melalui Pemerintah                   3
 Tbk                                                                   Republik Indonesia
                                 Efek-efek yang dijual dengan janji                                                     52
                                 dibeli kembali
                                 Efek-efek yang Dimiliki                                                           2.088
                                 Efek-efek yang Diterbitkan                                                          431
                                 Garansi Bank yang Diterbitkan                                                     1.156
                                 Giro pada Bank Lain                                                                  78
                                 Liabilitas Akseptasi                                                                304
                                 Liabilitas Derivatif                                                                 19
                                 Penempatan pada Bank Lain                                                           476
                                 Pinjaman yang Diberikan                                                           1.072
                                 Pinjaman yang Diterima                                                            1.374
                                 Tagihan Akseptasi                                                                   198
                                 Tagihan Derivatif                                                                     9
                                 Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya                                                  1.683
 PT Bank Rakyat Indonesia (      Efek-efek yang Diterbitkan            Pengendalian melalui Pemerintah               617
 Persero) Tbk                                                          Republik Indonesia
 PT Bank Rakyat Indonesia        Efek-Efek Yang Dibeli Dengan Janji    Pengendalian melalui Pemerintah             4.024
 (Persero) Tbk                   Dijual Kembali                        Republik Indonesia
                                 Efek-efek yang Dimiliki                                                           1.458
                                 Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik                                                 461
                                 Garansi Bank yang Diterbitkan                                                       241
                                 Giro pada Bank Lain                                                                   1
                                 Liabilitas Akseptasi                                                                142
                                 Liabilitas Derivatif                                                                 10
                                 Penempatan pada Bank Lain                                                         1.359
                                 Pinjaman yang Diberikan                                                          11.140
                                 Tagihan Akseptasi                                                                    23
                                 Tagihan Derivatif                                                                     6
                                 Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya                                                  1.114

                                                                                               Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                         417
                                                                              PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 420
                          Performa        Laporan           Profil             Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025            Manajemen         Perusahaan         Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Pihak Afiliasi/Berelasi/Pihak                                                                                Nilai Transaksi
                                  Jenis Transaksi Afiliasi/Berelasi       Sifat Hubungan Afiliasi/Berelasi
     yang Bertransaksi                                                                                        (Rp miliar)
PT Bank Syariah Indonesia       Investasi pd entitas asosiasi            Pengendalian melalui Pemerintah          14.354
                                                                         Republik Indonesia
PT Bank Tabungan Negara         Efek-efek yang Dimiliki                  Pengendalian melalui Pemerintah               71
(Persero) Tbk                                                            Republik Indonesia
                                Giro pada Bank Lain                                                                    -
                                Penempatan pada Bank Lain                                                            219
                                Tagihan Akseptasi                                                                     13
                                Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya                                                     334
PT Bio Farma (Persero)          Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik      Pengendalian melalui Pemerintah               1
                                                                         Republik Indonesia
                                Pinjaman yang Diberikan                                                             1.603
PT Brantas Abipraya             Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik      Pengendalian melalui Pemerintah               25
(Persero)                                                                Republik Indonesia
                                Garansi Bank yang Diterbitkan                                                         691
                                Letter of Credit                                                                        8
                                Pinjaman yang Diberikan                                                               360
                                Tagihan Akseptasi                                                                      66
                                Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya                                                       34
PT Danareksa (Persero)          Efek-efek yang Dimiliki                  Pengendalian melalui Pemerintah            3.228
                                                                         Republik Indonesia
                                Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik                                                    52
                                Garansi Bank yang Diterbitkan                                                       1.434
                                Letter of Credit                                                                       92
                                Pinjaman yang Diberikan                                                               438
                                Tagihan Akseptasi                                                                     117
                                Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya                                                      130
PT Djakarta Lloyd (Persero)     Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik      Pengendalian melalui Pemerintah                -
                                                                         Republik Indonesia
PT Fintek Karya Nusantara       Penyertaan Saham                         Pengendalian melalui Pemerintah             291
                                                                         Republik Indonesia
PT Garuda Indonesia             Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik      Pengendalian melalui Pemerintah                2
(Persero)                                                                Republik Indonesia
                                Garansi Bank yang Diterbitkan                                                           4
                                Pinjaman yang Diberikan                                                             3.677
PT Hutama Karya (Persero)       Efek-efek yang Dimiliki                  Pengendalian melalui Pemerintah              394
                                                                         Republik Indonesia
                                Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik                                                   115
                                Garansi Bank yang Diterbitkan                                                       2.345
                                Letter of Credit                                                                       21
                                Liabilitas Akseptasi                                                                    -
                                Pinjaman yang Diberikan                                                             1.473
                                Tagihan Akseptasi                                                                     183
                                Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya                                                      400
PT Industri Kereta Api          Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik      Pengendalian melalui Pemerintah                5
(Persero)                                                                Republik Indonesia
                                Garansi Bank yang Diterbitkan                                                          59
                                Letter of Credit                                                                       63
                                Pinjaman yang Diberikan                                                             1.016
PT Industri Telekomunikasi      Garansi Bank yang Diterbitkan            Pengendalian melalui Pemerintah                1
Indonesia (Persero)                                                      Republik Indonesia
PT Inspeksi Sertifikasi Dan     Garansi Bank yang Diterbitkan            Pengendalian melalui Pemerintah             139
Survey Indonesia                                                         Republik Indonesia
PT Jasa Marga (Persero) Tbk     Efek-efek yang Dimiliki                  Pengendalian melalui Pemerintah                6
                                                                         Republik Indonesia
                                Garansi Bank yang Diterbitkan                                                          39
                                Liabilitas Derivatif                                                                    -
                                Pinjaman yang Diberikan                                                            17.908
PT Kereta Api Indonesia         Efek-efek yang Dimiliki                  Pengendalian melalui Pemerintah               51
(Persero)                                                                Republik Indonesia
                                Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik                                                    4
                                Garansi Bank yang Diterbitkan                                                          3
                                Letter of Credit                                                                     517


418    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 421
Permodalan & Praktik         Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial      Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko             Perusahaan       dan Lingkungan             ESG             Keuangan




 Pihak Afiliasi/Berelasi/Pihak                                                                                Nilai Transaksi
                                     Jenis Transaksi Afiliasi/Berelasi    Sifat Hubungan Afiliasi/Berelasi
      yang Bertransaksi                                                                                        (Rp miliar)
                                   Pinjaman yang Diberikan                                                           5.422
 PT Krakatau Steel (Persero)       Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik   Pengendalian melalui Pemerintah             1.259
                                                                         Republik Indonesia
                                   Garansi Bank yang Diterbitkan                                                        48
                                   Letter of Credit                                                                    190
                                   Liabilitas Akseptasi                                                                  9
                                   Pinjaman yang Diberikan                                                           4.623
                                   Tagihan Akseptasi                                                                    83
                                   Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya                                                     21
 PT Len Industri (Persero)         Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik   Pengendalian melalui Pemerintah               279
                                                                         Republik Indonesia
                               Garansi Bank yang Diterbitkan                                                         2.601
                               Letter of Credit                                                                        692
                               Liabilitas Akseptasi                                                                      -
                               Pinjaman yang Diberikan                                                               3.483
                               Tagihan Akseptasi                                                                       157
 PT Mineral Industri Indonesia Efek-efek yang Dimiliki                   Pengendalian melalui Pemerintah                37
 (Persero)                                                               Republik Indonesia
                               Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik                                                       6
                               Garansi Bank yang Diterbitkan                                                             4
                               Letter of Credit                                                                          4
                               Pinjaman yang Diberikan                                                               3.826
 PT Pelabuhan Indonesia        Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik       Pengendalian melalui Pemerintah                 5
 (Persero)                                                               Republik Indonesia
                               Garansi Bank yang Diterbitkan                                                            63
                               Letter of Credit                                                                      1.684
                               Pinjaman yang Diberikan                                                                   1
 PT Pelayaran Nasional         Letter of Credit                          Pengendalian melalui Pemerintah                12
 Indonesia (Persero)                                                     Republik Indonesia
 PT Pembangunan                Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik       Pengendalian melalui Pemerintah                   5
 Perumahan (Persero) Tbk                                                 Republik Indonesia
                               Garansi Bank yang Diterbitkan                                                             395
                               Pinjaman yang Diberikan                                                                    95
                               Tagihan Akseptasi                                                                         594
 PT Pengembangan               Garansi Bank yang Diterbitkan             Pengendalian melalui Pemerintah                  83
 Pariwisata Indonesia ITDC                                               Republik Indonesia
 (Persero)                     Pinjaman yang Diberikan                                                                    43
 PT Perkebunan Nusantara III   Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik       Pengendalian melalui Pemerintah                   3
 (Persero)                                                               Republik Indonesia
                               Letter of Credit                                                                         84
                               Pinjaman yang Diberikan                                                               7.503
 PT Pertamina (Persero)        Efek-efek yang Dimiliki                   Pengendalian melalui Pemerintah                90
                                                                         Republik Indonesia
                                   Efek-efek yang Diterbitkan                                                           13
                                   Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik                                                 458
                                   Garansi Bank yang Diterbitkan                                                     4.684
                                   Letter of Credit                                                                  1.631
                                   Liabilitas Derivatif                                                                 22
                                   Pinjaman yang Diberikan                                                           2.828
                                   Tagihan Derivatif                                                                    22
 PT PLN (Persero)                  Efek-efek yang Dimiliki               Pengendalian melalui Pemerintah               501
                                                                         Republik Indonesia
                                   Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik                                                  14
                                   Garansi Bank yang Diterbitkan                                                     1.351
                                   Letter of Credit                                                                    289
                                   Liabilitas Derivatif                                                                926
                                   Pinjaman yang Diberikan                                                          21.933
                                   Tagihan Akseptasi                                                                 4.216
                                   Tagihan Derivatif                                                                   730
 PT Pos Indonesia (Persero)        Garansi Bank yang Diterbitkan         Pengendalian melalui Pemerintah                 2
                                                                         Republik Indonesia
                                   Pinjaman yang Diberikan                                                               343

                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                           419
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 422
                            Performa       Laporan           Profil             Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                            2025           Manajemen         Perusahaan         Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Pihak Afiliasi/Berelasi/Pihak                                                                                 Nilai Transaksi
                                   Jenis Transaksi Afiliasi/Berelasi       Sifat Hubungan Afiliasi/Berelasi
     yang Bertransaksi                                                                                         (Rp miliar)
PT Primissima (Persero)         Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik       Pengendalian melalui Pemerintah                -
                                                                          Republik Indonesia
PT Pupuk Indonesia Holding      Efek-efek yang Dimiliki                   Pengendalian melalui Pemerintah               50
Company (Persero)                                                         Republik Indonesia
                                Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik                                                  4.263
                                Garansi Bank yang Diterbitkan                                                        3.357
                                Letter of Credit                                                                       518
                                Liabilitas Akseptasi                                                                    38
                                Liabilitas Derivatif                                                                     -
                                Pinjaman yang Diberikan                                                              3.301
                                Tagihan Akseptasi                                                                      223
                                Tagihan Derivatif                                                                        -
PT Rajawali Nusantara           Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik       Pengendalian melalui Pemerintah                -
Indonesia (Persero)                                                       Republik Indonesia
                                Garansi Bank yang Diterbitkan                                                          36
                                Pinjaman yang Diberikan                                                               691
PT Reasuransi Indonesia         Efek-efek yang Diterbitkan                Pengendalian melalui Pemerintah              50
Utama (Persero)                                                           Republik Indonesia
PT Semen Indonesia              Efek-efek yang Dimiliki                   Pengendalian melalui Pemerintah               13
(Persero) Tbk                                                             Republik Indonesia
                                Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik                                                      9
                                Garansi Bank yang Diterbitkan                                                           69
                                Letter of Credit                                                                        90
                                Liabilitas Akseptasi                                                                     6
                                Pinjaman yang Diberikan                                                              3.392
                                Tagihan Akseptasi                                                                      116
                                Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya                                                     1.416
PT Taspen (Persero)             Efek-efek yang Diterbitkan                Pengendalian melalui Pemerintah              100
                                                                          Republik Indonesia
PT Telkom Indonesia             Efek-efek yang Dimiliki                   Pengendalian melalui Pemerintah             124
(Persero) Tbk                                                             Republik Indonesia
                                Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik                                                 3.664
                                Garansi Bank yang Diterbitkan                                                       1.641
                                Pinjaman yang Diberikan                                                            13.745
                                Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya                                                       74
PT Waskita Karya (Persero)      Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik       Pengendalian melalui Pemerintah               1
Tbk                                                                       Republik Indonesia
                                Garansi Bank yang Diterbitkan                                                          298
                                Liabilitas Akseptasi                                                                     3
                                Liabilitas Derivatif                                                                     -
                                Pinjaman yang Diberikan                                                             11.164
PT Wijaya Karya (Persero)       Garansi Bank yang Diterbitkan             Pengendalian melalui Pemerintah            1.325
Tbk                                                                       Republik Indonesia
                                Letter of Credit                                                                         -
                                Pinjaman yang Diberikan                                                              1.780
                                Tagihan Akseptasi                                                                       27
                                Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya                                                        12
Dana Pensiun ("DP")BNI          Efek-efek yang Diterbitkan                Berdasarkan Kepemilikan dan/atau              50
                                                                          Kepengurusan
Dana Pensiun Lembaga            Efek-efek yang Diterbitkan                Berdasarkan Kepemilikan dan/atau            340
Keuangan ("DPLK") BNI                                                     Kepengurusan
PT Asuransi Tripakarta          Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik       Berdasarkan Kepemilikan dan/atau               1
                                                                          Kepengurusan
                                Garansi Bank yang Diterbitkan                                                           47
Entitas Dikendalikan melalui    Simpanan Bank Lain                        Pengendalian melalui Pemerintah            2.945
Pemerintah Republik                                                       Republik Indonesia
Indonesia                       Simpanan Nasabah                                                                  290.524
                                                                                                                  809.871




420    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 423
Permodalan & Praktik        Tata Kelola          Tanggung Jawab Sosial           Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan           dan Lingkungan                  ESG               Keuangan




Realisasi Saldo dan Transaksi Pihak-Pihak Afiliasi/Berelasi
Informasi mengenai saldo dan transaksi masing-masing pihak afiliasi/berelasi yang dibukukan BNI dapat
dilihat pada Catatan atas Laporan Keuangan Nomor 46. Transaksi dengan Pihak Berelasi sebagai dokumen
yang tidak terpisahkan dari laporan tahunan ini. Adapun realisasi saldo dan transaksi pihak-pihak afiliasi/
berelasi dapat disampaikan sebagai berikut:

Realisasi Saldo dan Transaksi Pihak Berelasi pada Periode Tahun Buku 2024 dan 2025
                                                                          Persentase dari
                                                                                                     Kenaikan (Penurunan) 2024-2025
                                            2025          2024             Jumlah Aset
 Saldo Pihak Berelasi dalam Aset
                                          (Rp-miliar)   (Rp-miliar)       2025        2024         Nominal           Persentase
                                                                          (%)          (%)         (Rp-miliar)           (%)

 Giro pada bank lain                               80            43             0,0          0,0            37        86,0
 Penempatan pada bank lain                      2.054         1.620             0,2          0,1           434        26,8
 Efek-efek yang dimiliki                      12.233        10.157              0,9          0,9         2.076        20,4
 Efek-efek yang dibeli dengan
                                                4.024                 -         0,3          0,0         4.024       100,0
 janji dijual kembali
 Obligasi Pemerintah                         158.574       126.661          11,6            11,2       31.913         25,2
 Wesel ekspor dan tagihan
                                                5.339         6.209             0,4          0,5          -870       -14,0
 lainnya
 Tagihan akseptasi                              6.054         2.825             0,4          0,2         3.228       114,3
 Tagihan derivatif                                768           342             0,1          0,0           426       124,6
 Pinjaman yang diberikan                     239.017       159.403           17,5           14,1       79.614         49,9
 Investasi pada entitas asosiasi
                                              14.645         13.118             1,1          1,2         1.527        11,6
 dan penyertaan saham
 Total Aset dari Pihak-pihak
                                             442.787       320.378          32,5         28,3         122.409         38,2
 Berelasi
 Total Aset                                1.362.055     1.130.129          10,0        100,0         231.926         20,5



Pada tahun 2025, saldo aset dari pihak-pihak berelasi mengalami kenaikan sebesar Rp122,4 triliun atau
38,2% dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut didominasi oleh peningkatan saldo pihak berelasi
pinjaman yang diberikan sebesar Rp79,6 triliun atau sebesar 49,9% dari tahun sebelumnya.

                                                                          Persentase dari
                                            2025          2024                                      Kenaikan (Penurunan) 2024-2025
    Saldo Pihak Berelasi dalam                                             Jumlah Aset
                                          (Rp-miliar)   (Rp-miliar)
             Liabilitas                                                   2025        2024         Nominal           Persentase
                                                                          (%)          (%)         (Rp-miliar)           (%)

 Simpanan nasabah                            290.808       112.834          24,5            11,7      177.973        157,7
 Simpanan bank lain                            2.945          4.165             0,2          0,4        -1.220       -29,3
 Efek-efek yang diterbitkan                     1.886         1.892             0,2          0,2             -6       -0,3
 Pinjaman yang diterima                         1.428         1.574             0,1          0,2          -146        -9,3
 Efek-efek Subordinasi                              3             3             0,0          0,0                 -     0,0
 Liabilitas derivatif                             977           155             0,1          0,0           822       530,3
 Liabilitas akseptasi                             502           901             0,0          0,1          -399       -44,3
 Efek-efek yang dijual dengan
                                                   52                 -         0,0            -            52       100,0
 janji dibeli kembali
 Total Liabilitas dari Pihak-pihak
                                             298.601       121.523          25,2         12,6         177.076        145,7
 Berelasi
 Total Liabilitas                          1.185.716       963.581         100,0        100,0         222.134         23,1



Saldo liabilitas dari pihak-pihak berelasi mengalami kenaikan sebesar Rp177,1 triliun atau 145,7% dibanding
tahun sebelumnya, Kenaikan tersebut didominasi oleh penurunan saldo pihak berelasi simpanan nasabah
sebesar Rp177,9 triliun atau 157,7%.




                                                                                                        Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                  421
                                                                                       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 424
                             Performa         Laporan           Profil             Analisis dan Pembahasan            Fungsi
                             2025             Manajemen         Perusahaan         Manajemen atas Kinerja Bank        Penunjang Bisnis




Larangan, Batasan dan/atau
Hambatan Signifikan untuk
Melakukan Penyediaan Dana
antara Bank dan Entitas Lain dalam
Suatu Kelompok Usaha

BNI melakukan penyediaan dana kepada pihak terkait (individu maupun kelompok, termasuk Pejabat
Eksekutif, Direksi, dan Komisaris Bank) berdasarkan pada kebijakan internal, dan telah dilaksanakan secara
wajar dengan syarat yang wajar dengan persetujuan Dewan Komisaris. Transaksi penyediaan dana kepada
pihak terkait dijelaskan dalam bab Transaksi Material Benturan Kepentingan dan Transaksi dengan Pihak
Afiliasi/Pihak Berelasi.

                                 Total Penyediaan Dana Bank kepada Pihak Terkait Hingga Desember 2025
                              Perihal                                                         Nilai (Rp-miliar)
Total Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait                                                                                  2.112,56
Modal                                                                                                                     165.608,63
BMPK (10% dari Modal)                                                                                                      16.560,86
Over (Under) terhadap BMPK                                                                                   14.448,31 (Under BMPK)


                                     Jenis Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait Hingga Desember 2025
                     Pihak Terkait                               Jenis Penyediaan Dana                  Penyediaan Dana (Rp-miliar)
PT Bank Syariah Indonesia (Tbk)                         Securities                                                              97,47
BNI Finance                                             Loans, Bank Guarantees                                              1.568,00
BNI Life Insurance                                      Bank Guarantees                                                         3,24
BNI Sekuritas                                           Loans                                                                    250
Hibank                                                  Bank Guarantees                                                               -
Perseorangan                                            Loans                                                                 193,84
Total Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait                                                                                  2.112,56
Modal                                                                                                                     165.608,63
BMPK (10% dari Modal)                                                                                                      16.560,86
Over (Under) terhadap BMPK                                                                                    14.448,31 (Under BMPK)




422      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 425
Permodalan & Praktik             Tata Kelola          Tanggung Jawab Sosial               Komitmen               Laporan
Manajemen Risiko                 Perusahaan           dan Lingkungan                      ESG                    Keuangan




Perubahan Peraturan Perundang-
undangan yang Berpengaruh
Signifikan terhadap BNI
                                                                                                                             Dampak dan               Dampak
            Peraturan
                                               Pokok Pengaturan                              Latar Belakang                Penyesuaian yang          terhadap
 No.       Perundang-
                                      atau Perubahan Signifikan yang Baru                 Penerbitan Peraturan              Dilakukan BNI             Laporan
            undangan
                                                                                                                         dan Anak Perusahaan         Keuangan

 1.    Undang-Undang        1.   Presiden membentuk Badan Pengaturan Badan            -   Untuk mewujudkan          1.   Penyesuaian data alamat
       Nomor 19 Tahun            Usaha Milik Negara (“BP BUMN”) dalam jangka              kesejahteraan                  Pemegang Saham Seri
       2003 tentang Badan        waktu paling lambat 3 (tiga) bulan terhitung sejak       masyarakat melalui             A Dwiwarna pada Daftar
       Usaha Milik Negara        UU 16/2025 berlaku atau 6 Januari 2026 untuk             Badan Usaha Milik              Pemegang Saham BNI,
       sebagaimana telah         menggantikan peran Kementerian BUMN sehingga             Negara sebagai                 dari semula Kementerian
       beberapa kali             kepemilikan saham pada BUMN beralih kepada BP            kepanjangan tangan             BUMN menjadi BP
       diubah terakhir           BUMN.                                                    dari negara;                   BUMN.
       dengan Undang-                                                                 -   Untuk mengoptimalkan           Tindakan dan/atau aksi
       Undang Nomor 16                                                                    pengelolaan Badan              korporasi tertentu yang
       Tahun 2025 tentang                                                                 Usaha Milik Negara             memerlukan pelaporan
       Perubahan Keempat                                                                  guna memberikan                maupun persetujuan
       Atas Undang-                                                                       kontribusi bagi                kepada Pemegang Saham
       Undang Nomor 19                                                                    perekonomian nasional          Seri A Dwiwarna kini
       Tahun 2003 tentang                                                                 pada umumnya dan               ditujukan kepada BP
       Badan Usaha                                                                        penerimaan negara              BUMN.
       Milik Negara (“UU                                                                  pada khususnya;
       BUMN”)               2.   BP BUMN memiliki 1% (satu persen) saham seri         -   Perlu dilakukan           2.   Perubahan komposisi
                                 A Dwiwarna (semula 1 lembar) dan BPI Danantara           penyesuaian materi             kepemilikan saham
                                 memiliki 99% (sembilan puluh sembilan persen)            muatan Undang-                 Negara RI di BNI. Oleh
                                 saham seri B pada BUMN. BPI Danantara juga               Undang Nomor 19                karena itu, diperlukan
                                 memiliki seluruh saham pada Holding Operasional          Tahun 2003 tentang             adanya penyesuaian
                                 (dhi. PT Danantara Asset Management (Persero))           Badan Usaha Milik              terhadap Anggaran Dasar
                                 dan Holding Investasi (dhi. PT Danantara                 Negara sebagaimana             BNI.
                                 Investment Management (Persero)) (tanpa adanya           telah beberapa kali
                                 kepemilikan saham Seri A Dwiwarna).                      diubah terakhir
                                                                                          dengan Undang-
                            3.   Pengelolaan BUMN oleh Presiden dikuasakan                                          3.   Penyesuaian pengajuan
                                                                                          Undang Nomor 1
                                 kepada BP BUMN dan/atau BPI Danantara sebagai                                           persetujuan atas
                                                                                          Tahun 2025 tentang
                                 pemegang saham, dengan Kepala BP BUMN                                                   tindakan dan/atau aksi
                                                                                          Perubahan Ketiga
                                 berperan sebagai regulator dengan penambahan                                            korporasi tertentu sesuai
                                                                                          atas Undang-Undang
                                 kewenangan pengawasan atas kepatuhan                                                    dengan kewenangan
                                                                                          Nomor 19 Tahun 2003
                                 BUMN, sementara BPI Danantara melaksanakan                                              kelembagaan terbaru,
                                                                                          tentang Badan Usaha
                                 pengelolaan BUMN termasuk penetapan pedoman/                                            antara lain persetujuan
                                                                                          Milik Negara sesuai
                                 kebijakan strategis BUMN.                                                               hapus buku dan/
                                                                                          kebutuhan hukum
                                                                                                                         atau hapus tagih aset
                                                                                          masyarakat.
                                                                                                                         BUMN dan persetujuan
                                                                                                                         pedoman/kebijakan
                                                                                                                         strategis BUMN.

                            4.   BP BUMN dapat mengatur bahwa WNA dapat                                             4.   BP BUMN memiliki
                                 diangkat sebagai anggota Direksi BUMN.                                                  kewenangan untuk
                                                                                                                         menetapkan WNA
                                                                                                                         sebagai anggota
                                                                                                                         Direksi BNI, dengan
                                                                                                                         memperhatikan hal-hal
                                                                                                                         sebagai berikut:
                                                                                                                         1) Hanya untuk
                                                                                                                             bidang tugas
                                                                                                                             Tresuri, Manajemen
                                                                                                                             Risiko, Teknologi
                                                                                                                             Informasi, kredit
                                                                                                                             atau Pembiayaan,
                                                                                                                             Investor Relation
                                                                                                                             atau Customer
                                                                                                                             Relation, Pemasaran,
                                                                                                                             dan Keuangan serta
                                                                                                                             dilarang ditempatkan
                                                                                                                             pada bidang tugas
                                                                                                                             Personalia dan
                                                                                                                             Kepatuhan.
                                                                                                                         2) Dicantumkan dalam
                                                                                                                             Rencana Bisnis Bank.
                                                                                                                         3) Memperoleh
                                                                                                                             persetujuan Rencana
                                                                                                                             Penggunaan Tenaga
                                                                                                                             Kerja Asing (RPTKA)
                                                                                                                             dari Kementerian
                                                                                                                             Tenaga Kerja.




                                                                                                                     Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                         423
                                                                                                    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 426
                                Performa            Laporan                Profil               Analisis dan Pembahasan                       Fungsi
                                2025                Manajemen              Perusahaan           Manajemen atas Kinerja Bank                   Penunjang Bisnis




                                                                                                                            Dampak dan                Dampak
           Peraturan
                                              Pokok Pengaturan                             Latar Belakang                 Penyesuaian yang           terhadap
No.       Perundang-
                                     atau Perubahan Signifikan yang Baru                Penerbitan Peraturan               Dilakukan BNI              Laporan
           undangan
                                                                                                                        dan Anak Perusahaan          Keuangan

                                                                                                                        4)   Mengingat BNI
                                                                                                                             merupakan Bank
                                                                                                                             yang sahamnya
                                                                                                                             dimiliki kurang dari
                                                                                                                             25% (dua puluh
                                                                                                                             lima persen) oleh
                                                                                                                             warga negara asing
                                                                                                                             dan/atau badan
                                                                                                                             hukum asing, maka
                                                                                                                             pengangkatan WNA
                                                                                                                             sebagai anggota
                                                                                                                             Direksi memerlukan
                                                                                                                             persetujuan
                                                                                                                             pengecualian atas
                                                                                                                             jabatan tertentu
                                                                                                                             dari OJK, dan masa
                                                                                                                             jabatan paling lama
                                                                                                                             1 tahun serta dapat
                                                                                                                             diperpanjang dengan
                                                                                                                             persetujuan OJK
                                                                                                                             paling banyak 2 (dua)
                                                                                                                             kali, masing-masing
                                                                                                                             paling lama 1 (satu)
                                                                                                                             tahun.

                           5.   BUMN dapat melakukan hapus buku dan hapus                                          5.   Penyesuaian mekanisme
                                tagih aset BUMN dengan persetujuan BPI                                                  dan kewenangan
                                Danantara atas usulan dari Holding Operasional                                          persetujuan hapus buku
                                dimana penetapan kriteria hapus buku dan hapus                                          dan hapus tagih pada
                                tagih aset BUMN dilakukan oleh BP BUMN dan                                              Anggaran Dasar BNI dan
                                BUMN melaporkan pelaksanaan hapus buku dan                                              ketentuan internal BNI
                                hapus tagih kepada kepala BP BUMN dan BPI                                               dengan memperhatikan
                                Danantara dalam laporan tahunan BUMN.                                                   ketentuan lebih lanjut
                                                                                                                        yang akan diatur dalam
                                                                                                                        Peraturan BP BUMN.

                           6.   Rencana kerja jangka Panjang dipersiapkan oleh                                     6.   Pelaksanaan RUPS untuk
                                Direksi, ditandatangani Direksi dan Komisaris, dan                                      mendapatkan persetujuan
                                disetujui oleh RUPS serta Rencana kerja tahunan                                         atas Rencana Kerja
                                dan anggaran disusun oleh Direksi dan disetujui                                         Jangka Panjang dan
                                oleh RUPS setelah dilakukan penelaahan oleh                                             Rencana Kerja Tahunan
                                Dewan Komisaris.                                                                        dimana perlu dilakukan
                                                                                                                        penyesuaian terhadap
                                                                                                                        Anggaran Dasar BNI
                                                                                                                        mengenai mekanisme
                                                                                                                        persetujuan Rencana
                                                                                                                        Kerja Jangka Panjang dan
                                                                                                                        Rencana Kerja Tahunan.

                           7.   Anggota Direksi dan Komisaris BUMN dilarang                                        7.   Anggota Direksi dan
                                merangkap jabatan sebagai Menteri dan Wakil                                             Dewan Komisaris BNI
                                Menteri.                                                                                dilarang merangkap
                                                                                                                        jabatan termasuk sebagai
                                                                                                                        Menteri dan Wakil
                                                                                                                        Menteri.

                           8.   Peraturan Pemerintah dapat mengatur perlakuan                                      8.   BNI perlu menyesuaikan
                                perpajakan atas transaksi yang melibatkan Badan,                                        mekanisme dan sistem
                                Holding Investasi, Holding Operasional dan                                              perpajakan internal agar
                                entitas yang dimilikinya serta Pihak ketiga yang                                        selaras dengan ketentuan
                                bertransaksi dengan Badan, Holding Investasi,                                           Peraturan Pemerintah
                                Holding Operasional, dan entitas yang dimilikinya.                                      yang akan diterbitkan.

2.    Peraturan Presiden   Pembentukan BP BUMN sebagai lembaga pemerintah            Pembentukan BP                BP BUMN sebagai
      Republik Indonesia   yang menyelenggarakan tugas pemerintah di bidang          BUMN sebagai                  lembaga/instansi
      Nomor 105 Tahun      pengaturan badan usaha milik negara. BP BUMN              regulator yang bertugas       pengelola pemerintahan
      2025 tentang Badan   menyelenggarakan fungsi:                                  menetapkan kebijakan,         di bidang BUMN dimana
      Pengaturan Badan     a. perumusan dan penetapan kebijakan teknis di            mengatur, membina,            pembentukan BP BUMN
      Usaha Milik Negara      bidang kebijakan dan strategi, sumber daya             mengoordinasikan,             mengalihkan pembinaan
                              manusia dan keberlanjutan, hukum dan kepatuhan,        dan mengawasi                 dan pengendalian strategis
                              fasilitasi dan sinergi pembangunan, serta              penyelenggaraan kebijakan     BNI dari Kementerian BUMN
                              peningkatan nilai badan usaha milik negara;            pengelolaan badan usaha       kepada BP BUMN sehingga
                           b. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan teknis            milik negara berdasarkan      arah kebijakan, sinergi antar-
                              di bidang kebijakan dan strategi, sumber daya          ketentuan Pasal 3A ayat (3)   BUMN, pengelolaan SDM,
                              manusia dan keberlanjutan, hukum dan kepatuhan,        dan ayat (6) UU BUMN.         serta kebijakan dividen dan
                              fasilitasi dan sinergi pembangunan, serta                                            peningkatan nilai perusahaan
                              peningkatan nilai badan usaha milik negara;                                          menjadi lebih terpusat
                           c. pengelolaan dividen saham Seri A Dwiwarna badan                                      dan selaras, sehingga
                              usaha milik negara atas persetujuan Presiden                                         BNI perlu menyesuaikan
                              sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-                                         tata kelola, hubungan
                              undangan;                                                                            kelembagaan, perencanaan
                           d. koordinasi pelaksanaan tugas, pembinaan, dan                                         korporasi, pengelolaan
                              pemberian dukungan administrasi kepada seluruh                                       organ perusahaan, fungsi
                              unsur organisasi di lingkungan BP BUMN;                                              hukum dan kepatuhan,
                           e. pengelolaan barang milik/kekayaan negara yang                                        serta mekanisme sinergi,
                              menjadi tanggung jawab BP BUMN;                                                      penugasan, dan pelaporan
                           f. pelaksanaan dukungan yang bersifat substantive                                       kinerja agar sejalan
                              kepada seluruh unsur organisasi di lingkungan BP                                     dengan kebijakan dan arah
                              BUMN;                                                                                pengendalian BP BUMN.
                           g. pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan
                              BP BUMN; dan
                           h. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh
                              Presiden.




424     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 427
Permodalan & Praktik              Tata Kelola           Tanggung Jawab Sosial                 Komitmen              Laporan
Manajemen Risiko                  Perusahaan            dan Lingkungan                        ESG                   Keuangan




                                                                                                                               Dampak dan               Dampak
             Peraturan
                                                Pokok Pengaturan                                Latar Belakang               Penyesuaian yang          terhadap
 No.        Perundang-
                                       atau Perubahan Signifikan yang Baru                   Penerbitan Peraturan             Dilakukan BNI             Laporan
             undangan
                                                                                                                           dan Anak Perusahaan         Keuangan

 3.    PBI No 3 Tahun 2025   1.   Kewajiban Eksportir terkait Pemasukan,                  Perlunya penyesuaian         BNI telah melakukan             Tidak
       Tentang Perubahan          Penempatan, Penggunaan, dan Pemanfaatan DHE             pengaturan terkait           penyesuaian terhadap            berdampak
       atas PBI No 7 tahun        SDA.                                                    kewajiban penempatan         Pedoman Perusahaan internal     terhadap
       2023 tentang Devisa   2.   Kewajiban Bank terkait penatausahaan instrumen          DHE SDA, penambahan          terkait, memastikan nasabah     Laporan
       Hasil Ekspor dan           penempatan berupa SVBI dan SUVBI sebagai                instrumen penempatan         eksportir mengetahui dan        Keuangan.
       Devisa Pembayaran          penemapatan DHE SDA. Selain itu, Bank wajib             DHE SDA berupa SVBI          memedomani ketentuan
       Impor (DHE & DPI)          memastikan pelaksanaan pemanfaatan DHE SDA              dan SUVBI, pemanfaatan       tentang DHE DPI, serta
                                  oleh Eksportir dan/atau Bank sesuai ketentuan.          instrumen tersebut oleh      memedomani ketentuan
                             3.   Ketentuan Pengawasan yang dilakukan oleh Bank           Eksportir dan Bank, serta    tersebut dalam hal menerima
                                  Indonesia terhadap Eksportir DHE SDA.                   penggunaan DHE SDA           dan menempatkan dan
                             4.   Penghapusan jangka waktu maksimal 1 tahun               khususnya penukaran DHE      eksportir DHE SDA.
                                  untuk penerimaan bukti pemenuhan kewajiban              SDA ke rupiah.
                                  pemasukan DHE dan pemenuhan kewajiban
                                  pelaporan Devisa Pelaporan Impor.

 4.    PADG No 7 Tahun       1.   Penyesuaian cakupan sektor tertentu yang                Dalam rangka mendukung       BNI telah memedomani            Berdampak
       2025 Tentang               ditetapkan Bank Indonesia.                              pertumbuhan ekonomi          dalam hal pengelolaan           terhadap
       Perubahan Ketiga      2.   Penyesuaian besaran KLM sehingga besaran KLM            yang berkelanjutan, BI       GWM Rupiah dan menyusun         Laporan
       Atas PADG No               secara keseluruhan menjadi paling banyak sebesar        mendorong penyaluran         Pedoman Perusahaan terkait      Keuangan.
       11 tahun 2023              5%.                                                     kredit atau Pembiayaan       KLM. Selain itu, BNI telah
       tentang Peraturan     3.   Penyesuaian pengaturan mengenai tambahan                perbankan melalui            melakukan koordinasi internal
       Pelaksanaan                besaran KLM.                                            penguatan kebijakan          dalam hal penyampaian
       Kebijakan             4.   Penyesuaian batas waktu penerimaan data,                makroprudensial longgar      laporan ke BI.
       Insentif Likuiditas        penyampaian informasi, dan penelitian ulang dan         berupa penguatan KLM.
       Makroprudensial            perhitungan ulang.
       (KLM)

 5.    PADG No 8 Tahun       1.   Penyesuaian besaran bagian tertentu dari                Mendukung pertumbuhan        BNI telah melakukan             Tidak
       2025 Tentang               pemenuhan kewajiban GWM dalam rupiah yang               ekonomi berkelanjutan        penyesuaian terhadap            berdampak
       Perubahan Ketiga           diberikan remunerasi GWM bagi BUK, atau                 dengan tetap menjaga         Pedoman Perusahaan internal     terhadap
       Atas PADG no               insentif GWM berupa pemberian (‘athaya) bagi            prinsip kehati-hatian        terkait dan memedoman           Laporan
       24/8/PADG/2022             BUS dan UUS setelah memperhitungkan besaran             pada RDG Februari            ketentuan tersebut dalam hal    Keuangan.
       tentang Peraturan          pelonggaran atas kewajiban pemenuhan GWM,               2025 ditetapkan untuk        pengelolaan GWM Rupiah.
       Pelaksanaan                yakni KLM.                                              menambah besaran insentif
       Pemenuhan Giro        2.   Besaran bagian tertentu dari pemenuhan kewajiban        KLM dari paling besar 4%
       Wajib Minimum              GWM dalam rupiah yang diberikan remunerasi              menjadi paling besar 5%
       Dalam Rupiah               GWM bagi BUK, atau insentif GWM berupa                  dari DPK. KLM diberikan ke
       dan Valuta asing           pemberian (‘athaya) bagi BUS dan UUS                    bank berupa pelonggaran
       bagi bank Umum                                                                     dari kewajiban pemenuhan
       Konvensional                                                                       GWM Rupiah secara rata-
       (BUK), Bank Umum                                                                   rata.
       Syariah (BUS), dan
       Unit Usaha Syariah
       (UUS)

 6.    PBI No 4 Tahun 2025   1.   Bauran Kebijakan Bank Indonesia (BKBI) adalah           Kompleksnya tantangan        BNI telah memedomani            Tidak
       Tentang Kebijakan          integrasi kebijakan yang saling melengkapi dan          yang dihadapi oleh Bank      ketentuan tersebut.             berdampak
       Sistem Pembayaran          memperkuat antar kebijakan utama, dengan                Indonesia dalam hal                                          terhadap
                                  ditopang oleh kebijakan pendukung, untuk                perubahan lingkungan                                         Laporan
                                  menghasilkan kebijakan yang konsisten dalam             strategis baik internal                                      Keuangan.
                                  pelaksanaan tugas dan pencapaian tujuan Bank            maupun eksternal terkait
                                  Indonesia.                                              sistem pembayaran,
                             2.   Kebijakan Sistem Pembayaran adalah Kebijakan            diperlukan penguatan
                                  Bank Indonesia yang ditetapkan dan dilaksanakan         kerangka kerja Kebijakan
                                  guna memelihara stabilitas sistem pembayaran.           Sistem Pembayaran yang
                                  Kebijakan Sistem Pembayaran bertujuan untuk             sejalan dengan Bauran
                                  memelihara Stabilitas Sistem Pembayaran dalam           Kebijakan Bank Indonesia.
                                  rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang
                                  berkelanjutan. Stabilitas Sistem Pembayaran
                                  memiliki keterkaitan dan saling mendukung
                                  dengan stabilitas nilai rupiah dan stabilitas sistem
                                  keuangan.
                             3.   Kebijakan Sistem Pembayaran dilaksanakan dengan
                                  berlandaskan pada prinsip:
                                  a. forward-looking;
                                  b. sasaran yang jelas;
                                  c. praktik terbaik (best practices) internasional;
                                  d. sinergi antar otoritas lintas sektor dan industri,
                                      dengan tetap menjaga independensi kebijakan;
                                      dan
                                  e. tata kelola yang baik dari sisi akuntabilitas dan
                                      transparansi.
                             4.   Dalam melaksanakan tugas Bank Indonesia di
                                  bidang Sistem Pembayaran, Bank Indonesia dapat
                                  melakukan pengaturan mengenai pelaporan..
                             5.   Bank Indonesia melakukan pengawasan terhadap
                                  pelaksanaan Kebijakan Sistem Pembayaran
                                  melalui pengawasan langsung dan pengawasan
                                  tidak langsung. BNI sebagai penyelenggara jasa
                                  Sistem Pembayaran wajib melaksanakan tindak
                                  lanjut pengawasan yang ditetapkan oleh BI. Dalam
                                  hal BNI melakukan pelanggaran atas ketentuan
                                  tersebut, akan dikenakan sanksi.




                                                                                                                        Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                            425
                                                                                                       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 428
                                 Performa            Laporan                Profil                 Analisis dan Pembahasan                     Fungsi
                                 2025                Manajemen              Perusahaan             Manajemen atas Kinerja Bank                 Penunjang Bisnis




                                                                                                                              Dampak dan              Dampak
           Peraturan
                                               Pokok Pengaturan                               Latar Belakang                Penyesuaian yang         terhadap
No.       Perundang-
                                      atau Perubahan Signifikan yang Baru                  Penerbitan Peraturan              Dilakukan BNI            Laporan
           undangan
                                                                                                                          dan Anak Perusahaan        Keuangan

7.    POJK No 7 Tahun       1.   POJK No. 7 Tahun 2025 tentang Laporan Bank             Perkembangan dan               BNI telah melakukan           Tidak
      2025 Tentang               Umum sebagai Kustodian ini merupakan bentuk            kompleksitas bisnis di         penyesuaian Pedoman           berdampak
      Laporan Bank               integrasi pengaturan kewajiban penyampaian             industri jasa keuangan,        Perusahaan internal terkait   terhadap
      Umum sebagai               laporan Bank Kustodian.                                terdapat irisan                dan memedomani ketentuan      Laporan
      Kustodian             2.   POJK ini mengatur antara lain mengenai:                kelembagaan maupun             POJK Nomor 7 Tahun 2025       Keuangan.
                                 a. Kewajiban Bank Kustodian dalam                      proses bisnis lintas sektor,   dalam hal penyampaian
                                     menyampaikan laporan berkala dan/atau              seperti bidang sektor          laporan berkala.
                                     laporan insidental, serta jenis laporan berkala    pengawasan perbankan
                                     dan/atau laporan insidental Bank Kustodian;        beririsan dengan sektor
                                 b. Tata cara penyampaian laporan berkala dan/          pengawasan pasar modal
                                     atau laporan insidental Bank Kustodian,            maupun dengan sektor
                                     termasuk koreksi atas laporan berkala dan/atau     pengawasan perasuransian.
                                     laporan insidental Bank Kustodian; dan             Hal tersebut berpotensi
                                 c. Pengawasan atas laporan berkala dan/atau            menimbulkan adanya
                                     laporan insidental Bank Kustodian.                 ketentuan pengaturan yang
                                                                                        juga beririsan diantara
                                                                                        bidang sektor pengawasan,
                                                                                        diantaranya pengaturan
                                                                                        terkait pelaporan Bank
                                                                                        Kustodian.

8.    PBI No 6 Tahun 2025   1.   Pengelolaan likuiditas untuk mendukung                 Dalam rangka menetapkan        BNI telah memedomani          Tidak
      Tentang Pengelolaan        pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan                 dan melaksanakan               ketentuan PBI Nomor 6 Tahun   berdampak
      Likuiditas untuk           didasarkan pada prinsip sistem tata kelola kebijakan   Kebijakan Moneter, Bank        2025                          terhadap
      Mendukung                  Bank Indonesia yang baik, yang dilaksanakan            Indonesia mengelola                                          Laporan
      Pertumbuhan                melalui elemen sistem tata kelola Kebijakan Bank       likuiditas untuk                                             Keuangan.
      Ekonomi yang               Indonesia.                                             pertumbuhan ekonomi.
      berkelanjutan         2.   Pencapaian sasaran pengelolaan likuiditas              Pengelolaan likuiditas
                                 untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang               tersebut merupakan bagian
                                 berkelanjutan dilaksanakan dengan menggunakan          dari pelaksanaan bauran
                                 instrumen dan/atau mekanisme yang meliputi:            Kebijakan Bank Indonesia
                                 a. Pengaturan Giro Wajib Minimum (GWM)                 yang merupakan integrasi
                                 b. Pembelian atau penjualan Securities negara di       kebijakan secara dinamis
                                      pasar sekunder;                                   yang saling melengkapi
                                 c. Pembelian atau penjualan Securities berkualitas     dan memperkuat antar-
                                      lainnya di pasar sekunder;                        Kebijakan Utama, dengan
                                 d. Penempatan dana pada lembaga keuangan               ditopang oleh Kebijakan
                                      dalam rangka pengembangan pasar uang;             Pendukung untuk
                                 e. Pembelian surat utang negara berjangka              memperoleh kebijakan
                                      pendek di pasar primer; dan/atau                  yang konsisten dalam
                                 f. Instrumen dan/atau mekanisme lain yang              pelaksanaan tugas dan
                                      ditetapkan oleh Bank Indonesia.                   pencapaian tujuan Bank
                            3.   Dalam rangka menetapkan dan melaksanakan               Indonesia.
                                 pengelolaan likuiditas untuk mendukung
                                 pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, Bank
                                 Indonesia berwenang untuk:
                                 a. menyelenggarakan survei;
                                 b. memperoleh data dan informasi dari pihak
                                      terkait; dan
                                 c. memperoleh data dan informasi dari dan/
                                      atau melakukan pertukaran data dan informasi
                                      dengan otoritas dan/atau kementerian atau
                                      lembaga terkait.
                            4.   Dalam melaksanakan tugas mengenai pengelolaan
                                 likuiditas untuk mendukung pertumbuhan
                                 ekonomi yang berkelanjutan, Bank Indonesia dapat
                                 melakukan pengaturan mengenai pelaporan. Bank
                                 Indonesia juga berwenang melakukan pengawasan
                                 atas pelaksanaan pengelolaan likuiditas.

9.    POJK No 6 Tahun       1.   Agen penjual efek reksa dana wajib menyampaikan        Perkembangan dan               BNI telah memedomani          Tidak
      2025 Tentang               laporan berkala kepada OJK secara lengkap, akurat,     kompleksitas bisnis di         ketentuan tersebut dan        berdampak
      Laporan Agen               kini, dan tepat waktu.                                 industri jasa keuangan,        melakukan penyesuaian         terhadap
      Penjual Efek Reksa    2.   Laporan berkala terdiri dari:                          terdapat irisan                Pedoman Perusahaan internal   Laporan
      Dana                       a. Laporan Tahunan; dan                                kelembagaan maupun             terkait.                      Keuangan.
                                 b. Laporan Bulanan.                                    proses bisnis lintas sektor,
                            3.   Agen penjual efek reksa dana wajib menyampaikan        seperti bidang sektor
                                 laporan tahunan yang memuat rencana kegiatan           pengawasan perbankan
                                 tahun berjalan kepada OJK paling lambat Tanggal        beririsan dengan sektor
                                 15 Januari tahun berjalan sesuai dengan format         pengawasan pasar modal.
                                 rencana kegiatan tahun berjalan.                       Hal tersebut berpotensi
                            4.   Agen penjual efek reksa dana wajib menyampaikan        menimbulkan adanya
                                 laporan bulanan kepada OJK paling lambat Tanggal       ketentuan pengaturan yang
                                 15 (lima belas) bulan berikutnya.                      juga beririsan diantara
                            5.   Apabila agen penjual reksa dana tidak mematuhi         bidang sektor pengawasan,
                                 ketentuan dan jangka waktu tentang pelaporan           diantaranya pengaturan
                                 berkala sebagaimana yang diatur dalam POJK             terkait pelaporan Agen
                                 ini, maka agen penjual reksa dana akan diberikan       Penjual Efek Reksa Dana.
                                 sanksi administratif berupa:                           POJK ini merupakan bentuk
                                 a. Peringatan tertulis;                                integrasi pengaturan
                                 b. Denda yaitu kewajiban untuk membayar                kewajiban penyampaian
                                      sejumlah uang tertentu;                           laporan Agen Penjual Efek
                                 c. Pembatasan kegiatan usaha;                          Reksa Dana.
                                 d. Pembekuan kegiatan usaha;
                                 e. Pencabutan izin usaha;
                                 f. Pembatalan persetujuan; dan/atau
                                 g. Pembatalan pendaftaran.




426     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 429
Permodalan & Praktik               Tata Kelola          Tanggung Jawab Sosial             Komitmen               Laporan
Manajemen Risiko                   Perusahaan           dan Lingkungan                    ESG                    Keuangan




                                                                                                                           Dampak dan              Dampak
            Peraturan
                                                 Pokok Pengaturan                            Latar Belakang              Penyesuaian yang         terhadap
 No.       Perundang-
                                        atau Perubahan Signifikan yang Baru               Penerbitan Peraturan            Dilakukan BNI            Laporan
            undangan
                                                                                                                       dan Anak Perusahaan        Keuangan

                              6.   Setiap kesalahan informasi yang disampaikan
                                   dalam laporan berkala berdasarkan temuan OJK
                                   atau agen penjual efek reksa dana akan dikenai
                                   sanksi denda sebesar Rp 100.000,00 (seratus ribu
                                   rupiah) per kesalahan isian dan paling banyak
                                   Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah) per-laporan
                                   berkala.
                              7.   Agen penjual efek reksa dana wajib memberikan
                                   informasi dan/atau data berupa dokumen yang
                                   diminta kepada OJK dalam rangka pelaksanaan
                                   pengawasan oleh OJK.
                              8.   Agen penjualan efek reksa dana wajib
                                   menatausahakan laporan berkala untuk
                                   kepentingan pengawasan.

 10.   SEOJK No 5/            1.   Jenis Laporan, terdiri atas:                        Diperlukan petunjuk teknis   BNI telah memedomani          Tidak
       SEOJK.04/2025               a. Laporan Berkala Agen Penjual Efek Reksa Dana     dari pelaksanaan kewajiban   ketentuan tersebut.           berdampak
       Tentang Pedoman                 (APERD) terdiri atas Laporan tahunan; dan       pelaporan APERD dan Bank                                   terhadap
       Pelaporan Agen                  Laporan bulanan.                                Kustodian sebagaimana                                      Laporan
       Penjualan Efek Reksa        b. Laporan Berkala Bank Kustodian terdiri atas      diatur dalam POJK 6                                        Keuangan.
       Dana dan Bank                   Laporan bulanan; dan Laporan tahunan yang       Tahun 2025 dan POJK 7
       Umum Sebagai                    merupakan hasil pemeriksaan operasional         Tahun 2025, maka disusun
       Kustodian                       akuntan publik; dan/atau                        Surat Edaran Otoritas
                                   c. Laporan Insidental Bank Kustodian terdiri atas   Jasa Keuangan tentang
                                       Laporan pembukaan cabang jasa Kustodian,        Pedoman Pelaporan Agen
                                       Laporan perubahan pejabat penanggungjawab       Penjual Efek Reksa Dana
                                       Kustodian; dan/atau Laporan perubahan           dan Bank Umum sebagai
                                       kelembagaan Kustodian.                          Kustodian
                              2.   Batas waktu penyampaian laporan antara lain:
                                   a. Laporan Berkala Agen Penjualan Efek Reksa
                                       Dana, Laporan tahunan disampaikan kepada
                                       OJK paling lambat tanggal 15 Januari tahun
                                       berjalan sesuai dengan format rencana
                                       kegiatan tahun berjalan; dan Laporan bulanan
                                       disampaikan kepada OJK paling lambat tanggal
                                       15 (lima belas) bulan berikutnya.
                                   b. Laporan Berkala Bank Kustodian, Laporan
                                       bulanan disampaikan kepada OJK paling
                                       lambat tanggal 15 (lima belas) bulan
                                       berikutnya; dan tahunan yang merupakan
                                       hasil pemeriksaan operasional akuntan publik
                                       disampaikan kepada OJK paling lambat 90
                                       (sembilan puluh) hari setelah periode laporan
                                       tahunan berakhir; dan/atau
                                   c. Laporan Insidental Bank Kustodian disampaikan
                                       kepada OJK paling lambat 7 (tujuh) hari
                                       kerja sejak terjadinya pembukaan dan/atau
                                       perubahan.
                              3.   Format penyusunan laporan berkala dan/atau
                                   laporan insidental APERD dan Bank Kustodian
                                   disesuaikan dengan Lampiran SEOJK.

 11.   PADG No 11 Tahun       1.   Penyesuaian pengaturan Penyangga Likuiditas         Dalam rangka mendukung       BNI telah memedomani          Tidak
       2025 Tentang                Makroprudensial (PLM) sebagai berikut:              pertumbuhan ekonomi          ketentuan tersebut.           berdampak
       Rasio Intermediasi          a. Besaran PLM dari 5% menjadi 4% dari DPK BUK      yang berkelanjutan, Bank                                   terhadap
       Makroprudensial dan             dalam rupiah.                                   Indonesia mendorong                                        Laporan
       Penyangga Likuiditas        b. Penggunaan Securities BUK dalam transaksi        penyaluran kredit atau                                     Keuangan.
       Makroprudensial                 repo dan transaksi PasBI yang dapat             pembiayaan perbankan.
       bagi Bank Umum                  diperhitungkan untuk pemenuhan paling           Untuk itu, Bank Indonesia
       Konvensional, Bank              banyak dari 5% menjadi 4% dari DPK BUK.         melakukan penguatan
       Umum Syariah, dan      2.   Penyesuaian pengaturan PLM Syariah sebagai          kebijakan makroprudensial
       unit Usaha Syariah          berikut:                                            berupa penurunan besaran
                                   a. Besaran PLM Syariah dari 3,5% menjadi 2,5%       rasio Penyangga Likuiditas
                                       dari DPK BUS dalam rupiah.                      Makroprudensial (PLM) dan
                                   b. Penggunaan Securities BUS dalam transaksi        besaran rasio PLM Syariah
                                       repo dan transaksi PasBI yang dapat             yang ditujukan untuk
                                       diperhitungkan untuk pemenuhan paling           meningkatkan fleksibilitas
                                       banyak 3,5 % menjadi 2,5% dari DPK BUS          pengelolaan likuiditas
                                       dalam rupiah.                                   oleh perbankan guna
                              3.   Penyesuaian Contoh Pemenuhan Giro RIM,              mendorong penyaluran
                                   Giro RIM Syariah, PLM, dan PLM Syariah, serta       kredit atau pembiayaan
                                   perhitungan sanksi kewajiban membayar dan           perbankan.
                                   Contoh Pemenuhan Giro RIM dan PLM bagi Bank
                                   yang Melakukan Penggabungan pada Lampiran
                                   PADG dimaksud.

 12.   PADG No 16 tahun       Matchmaking Transaksi Pasar Uang yang mengatur           Untuk meningkatkan           BNI telah melakukan           Berdampak
       2025 tentang           a.l. Mekanisme Matchmaking, operator matchmaking,        likuiditas dan               penyesuaian terhadap          terhadap
       Perubahan atas         Publikasi hasil Matchmaking.                             mengakselerasi               Pedoman Perusahaan internal   Laporan
       PADG no 13 Tahun                                                                pendalaman Pasar Uang,       yang terkait.                 Keuangan.
       2024 tentang                                                                    diperlukan pengembangan
       Transaksi Pasar                                                                 jenis Transaksi Pasar
       Uang                                                                            Uang yang sesuai dengan
                                                                                       kebutuhan industri.
                                                                                       Pengembangan jenis
                                                                                       Transaksi Pasar Uang akan
                                                                                       mengoptimalkan peran
                                                                                       Pasar Uang sebagai salah
                                                                                       satu sumber pembiayaan
                                                                                       ekonomi.




                                                                                                                     Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                       427
                                                                                                    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 430
                                Performa           Laporan                 Profil              Analisis dan Pembahasan                    Fungsi
                                2025               Manajemen               Perusahaan          Manajemen atas Kinerja Bank                Penunjang Bisnis




                                                                                                                          Dampak dan              Dampak
           Peraturan
                                              Pokok Pengaturan                             Latar Belakang               Penyesuaian yang         terhadap
No.       Perundang-
                                     atau Perubahan Signifikan yang Baru                Penerbitan Peraturan             Dilakukan BNI            Laporan
           undangan
                                                                                                                      dan Anak Perusahaan        Keuangan

13.   SEOJK No 14/         1.   penyesuaian pilar/faktor penilaian penerapan tata   Ketentuan ini merupakan        BNI telah melakukan           Tidak
      SEOJK.03/2025             kelola menjadi 16 pilar/faktor penilaian.           pedoman atau ketentuan         penyesuaian terhadap          berdampak
      Tentang Penerapan    2.   SEOJK ini mengatur secara lebih rinci mengenai      pelaksanaan atas               Pedoman Perusahaan internal   terhadap
      Tata Kelola Bagi          tugas dan tanggung jawab Direksi, termasuk          penerapan tata kelola          yang terkait                  Laporan
      Bank Umum                 masa jabatan, direktur pengganti, independensi,     bagi Bank Umum yang                                          Keuangan.
                                dan proses pemberhentian/penggantian direksi,       menyempurnakan 2 (dua)
                                salah satunya penambahan mekanisme Direktur         ketentuan sebelumnya
                                Pengganti (Plt).                                    yaitu SEOJK No. 13/
                           3.   Pengaturan lebih rinci mengenai Pemberhentian       SEOJK.03/2017 tentang
                                atau penggantian sebelum berakhirnya masa           Penerapan Tata Kelola
                                jabatan anggota Dewan Komisaris mengedepankan       bagi Bank Umum dan
                                kepentinga nutama Bank.                             SEBI No. 12/13/DPbS
                           4.   Terdapat penambahan ketentuan terkait benturan      tentang Pelaksanaan Good
                                kepentingan yaitu mengenai “Pihak yang Memiliki     Corporate Governance bagi
                                Hubungan Istimewa”.                                 Bank Umum Syariah dan
                           5.   Cakupan ketentuan yang diatur mencakup Bank         Unit Usaha Syariah.
                                Umum Konvensional dan Bank Umum Syariah;
                           6.   Melakukan penilaian sendiri (self assessment)
                                secara berkala (setiap semester) menggunakan
                                kertas kerja penilaian sendiri dan ditandatangani
                                oleh Direksi Bank. Pertama kali sesuai SEOJK ini
                                untuk posisi bulan Desember 2025.
                           7.   Hasil Self-Assessment yang disampaikan Bank,
                                dilaksanakan sesuai dengan POJK mengenai
                                Pelaporan Bank Umum melalui Sistem Pelaporan
                                OJK dan POJK mengenai Transparansi dan Publikasi
                                Laporan Bank.

14.   POJK No 14 Tahun     1.   Pelaksanaan RUPS, RUPO, dan RUPSu Secara            Penyusunan POJK ini            BNI telah melakukan           Tidak
      2025 Pelaksanaan          Elektronik.                                         dilaksanakan dalam             penyesuaian terhadap          berdampak
      Rapat umum           2.   Kewajiban Penyedia Sistem.                          rangka menerbitkan             Pedoman Perusahaan internal   terhadap
      Pemegang Saham,      3.   Tata Cara Pelaksanaan RUPS secara Elektronik.       landasan hukum atas            yang terkait                  Laporan
      Rapat umum           4.   Tata Cara Pelaksanaan RUPO secara Elektronik atau   pelaksanaan RUPO dan                                         Keuangan.
      Pemegang Obligasi,        RUPSu secara Elektronik.                            RUPSu secara elektronik
      dan Rapat umum       5.   Hak Pemegang Obligasi dan/atau Sukuk dan            oleh Emiten, melaksanakan
      Pemegang Sukuk            Pemberian Kuasa secara Elektronik dalam RUPO        kewenangan OJK dalam
      Secara Elektronik         dan/atau RUPSu secara Elektronik.                   menetapkan kebijakan
                           6.   Risalah RUPS, RUPO, atau RUPSu Dan Ringkasan        mengenai pemanfaatan
                                Risalah RUPS, RUPO, atau RUPSu.                     teknologi informasi dalam
                           7.   Media Pengumuman dan Bahasa Pengumuman              penyelenggaraan RUPO
                                                                                    dan RUPSu sebagaimana
                                                                                    amanat UU P2SK
                                                                                    dan menggabungkan
                                                                                    (kodifikasi) seluruh
                                                                                    ketentuan mengenai
                                                                                    pelaksanaan rapat umum
                                                                                    pemegang saham, rapat
                                                                                    umum pemegang obligasi,
                                                                                    dan rapat umum pemegang
                                                                                    sukuk secara elektronik
                                                                                    dalam 1 (satu) POJK.

15.   SEOJK No. 20/        1.   publikasi penanganan pengaduan;                     SEOJK No. 20/                  BNI telah melakukan           Tidak
      SEOJK.08/2025        2.   penanggung jawab publikasi penanganan               SEOJK.08/2025 Tentang          penyesuaian terhadap          berdampak
      Tentang Publikasi         pengaduan;                                          Publikasi Penanganan           Pedoman Perusahaan internal   terhadap
      Penanganan           3.   bentuk dan penyusunan laporan layanan               Pengaduan dan Laporan          yang terkait                  Laporan
      Pengaduan dan             pengaduan;                                          Layanan Pengaduan                                            Keuangan.
      Laporan Layanan      4.   penyampaian laporan layanan pengaduan;              disusun dalam rangka
      Pengaduan            5.   penanggung jawab laporan layanan pengaduan;         melaksanakan amanat Pasal
                                dan                                                 6 ayat (2) POJK Nomor
                           6.   tata cara penyampaian laporan layanan pengaduan.    18/POJK.07/2018 tentang
                                                                                    Layanan Pengaduan
                                                                                    Konsumen di Sektor Jasa
                                                                                    Keuangan dan Pasal 81 ayat
                                                                                    (4) POJK Nomor 22 Tahun
                                                                                    2023 tentang Pelindungan
                                                                                    Konsumen dan Masyarakat
                                                                                    di Sektor Jasa Keuangan.

16.   POJK No.18 tentang   1.   Laporan Publikasi wajib disajikan dalam mata uang   POJK Nomor 18 Tahun 2025       BNI telah melakukan:          Berdampak
      Transparasi dan           Rupiah.                                             merupakan harmonisasi          a. Penyesuaian terhadap       terhadap
      Publikasi Laporan    2.   Laporan Publikasi wajib disusun secara lengkap,     dari peraturan perundang-          Pedoman Perusahaan        Laporan
      Bank                      akurat, kini, utuh, tepat waktu, dan dapat          undangan terkini serta             internal yang terkait.    Keuangan.
                                diperbandingkan Angka dalam laporan publikasi       mengatur lebih jelas terkait   b. Memedomani tata cara
                                sesuai dengan angka yang diungkapkan pada           Transparansi dan Publikasi         pelaporan dan ketentuan
                                laporan keuangan. Untuk posisi data bulan           Laporan Bank.                      POJK tersebut.
                                Desember wajib diaudit oleh akuntan publik.
                           3.   Laporan Keuangan berdasarkan standar akuntansi
                                disajikan dalam bentuk:
                                a. Laporan keuangan secara individu; dan/atau
                                b. Laporan keuangan secara konsolidasi.
                           4.   Penyusun Laporan Keuangan:
                                a. Penunjukan Pejabat Eksekutif (PE)
                                b. Kompetensi Penyusun dan Anggota Penyusun
                                    Laporan Keuangan.
                                c. Penggantian PE dan/atau Anggota Penyusun
                                    Laporan Keuangan.
                                d. Pemenuhan kompetensi dilaksanakan paling
                                    lambat 24 bulan sejak POJK ini berlaku.




428     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 431
Permodalan & Praktik             Tata Kelola          Tanggung Jawab Sosial               Komitmen               Laporan
Manajemen Risiko                 Perusahaan           dan Lingkungan                      ESG                    Keuangan




                                                                                                                            Dampak dan            Dampak
            Peraturan
                                               Pokok Pengaturan                              Latar Belakang               Penyesuaian yang       terhadap
 No.       Perundang-
                                      atau Perubahan Signifikan yang Baru                 Penerbitan Peraturan             Dilakukan BNI          Laporan
            undangan
                                                                                                                        dan Anak Perusahaan      Keuangan

                            5.   Jenis Laporan Publikasi Bank sebagai berikut:
                                 a. Laporan Publikasi Keuangan dan Informasi
                                     Kinerja
                                 b. Laporan Publikasi Eksposur Risiko dan
                                     Permodalan
                                 c. Laporan Publikasi Informasi atau Fakta Material
                                 d. Laporan Publikasi Suku Bunga Dasar kredit.
                                 e. Laporan Keberlanjutan
                                 f. Laporan Tahunan Pelaksanaan Tata Kelola
                                     Terintergrasi Bank yang merupakan perusahaan
                                     induk konglomerasi keuangan.
                                 g. Laporan Keuangan Tahunan bagi Bank yang
                                     merupakan Emiten atau Perusahaan Publik.
                                 h. Laporan Lain.
                            6.   Periode Laporan:
                                 a. Bulanan
                                 b. Triwulanan
                                 c. Semesteran
                                 d. Tahunan
                                 e. Insidental.
                            7.   Bank pertama kali mengumumkan laporan
                                 sebagaimana diatur dalam POJK ini.

 17.   POJK No. 22 Tahun    Mengatur mengenai kewajiban bagi bank umum untuk           meningkatkan efisiensi       BNI telah mempedomani tata   Tidak
       2025 Tentang         menyampaikan Laporan secara daring melalui sistem          pengawasan sektor            cara penyampaian laporan     berdampak
       Pelaporan Bank       pelaporan OJK yang mecakup laporan berkala dan             perbankan, Otoritas Jasa     sebagaimana diatur pada      terhadap
       Umum Melalui         laporan insidental. Selain itu, POJK ini juga mengatur     Keuangan mengembangkan       POJK dimaksud.               Laporan
       Sistem Pelaporan     penunjukan penanggung jawab pelaporan, periodisasi         sistem pelaporan sebagai                                  Keuangan.
       Otoritas Jasa        pelaporan, tata cara penyampaian laporan, dan              sarana untuk mendapatkan
       Keuangan             penggabungan beberapa informasi/laporan dalam              informasi kondisi keuangan
                            laporan induk serta penghapusan laporan sebagai            dan kegiatan usaha bank
                            bentuk penyederhanaan pelaporan bagi bank umum.            yang komprehensif,
                                                                                       lengkap, akurat, terkini,
                                                                                       utuh, dan tepat waktu.
                                                                                       Penyampaian informasi
                                                                                       kondisi keuangan dan
                                                                                       kegiatan usaha bank
                                                                                       perlu difokuskan dengan
                                                                                       mempertimbangkan
                                                                                       relevansi dan kebutuhan
                                                                                       dalam proses pengawasan
                                                                                       terkini sehingga dilakukan
                                                                                       penyederhanaan
                                                                                       (simplifikasi) Laporan
                                                                                       yang disampaikan kepada
                                                                                       Otoritas Jasa Keuangan.
                                                                                       Selain itu, diperlukan
                                                                                       metode pelaporan yang
                                                                                       efisien dan cepat secara
                                                                                       daring melalui Sistem
                                                                                       Pelaporan Otoritas Jasa
                                                                                       Keuangan dan digitalisasi
                                                                                       pelaporan khususnya
                                                                                       laporan yang masih
                                                                                       disampaikan secara luring
                                                                                       untuk meningkatkan
                                                                                       efektivitas fungsi
                                                                                       pengawasan Otoritas Jasa
                                                                                       Keuangan

 18.   PADG No. 23          1.   Penambahan jenis Securities/Securities syariah        Dalam rangka mendukung       BNI telah melakukan          Berdampak
       Tahun 2025 Tentang        yang diperhitungkan dalam PLM/PLM Syariah             pertumbuhan ekonomi          penyesuaian terhadap         terhadap
       Rasio Intermediasi        (BI-FRN, Securities yang diterbitkan oleh lembaga     yang berkelanjutan, Bank     Pedoman Perusahaan           Laporan
       Makroprudensial           jasa keuangan lain yang dibentuk atau didirikan       Indonesia mendorong          internal yang terkait dan    Keuangan.
       Dan Penyangga             pemerintah untuk mendukung program pemerintah         penyaluran kredit atau       telah memedomani PADG
       Likuiditas                bagi kesejahteraan masyarakat, yang ditetapkan        Pembiayaan perbankan.        dimaksud.
       Makroprudensial           oleh Bank Indonesia)                                  Untuk itu, Bank Indonesia
       Bagi Bank Umum       2.   Penambahan pengaturan bahwa Bank Indonesia            melakukan penguatan
       Konvensional, Bank        dapat menetapkan Securities/Securities syariah lain   kebijakan makroprudensial
       Umum Syariah, Dan         beserta kriteria atau mekanismenya untuk dapat        yang didukung dengan
       Unit Usaha Syariah        diperhitungkan dalam RIM/RIM Syariah.                 penguatan pengaturan
                            3.   Penyesuaian komponen Pembiayaan untuk                 instrumen perkreditan
                                 perhitungan RIM Syariah: Data Pembiayaan dalam        atau Pembiayaan bagi
                                 rupiah dan valuta asing sebagaimana diperoleh         BUK, BUS, dan UUS yaitu
                                 dari pos Pembiayaan Non-Bank dalam Kelompok           instrumen RIM dan RIM
                                 Informasi Keuangan - Informasi dalam laporan          Syariah serta penguatan
                                 posisi keuangan Harian dalam LBUT.                    pengaturan instrumen
                            4.   Penambahan pengaturan untuk menegaskan                batasan risiko likuiditas
                                 perlakuan Securities korporasi/Securities syariah     bagi BUK dan BUS yaitu
                                 korporasi yang dimiliki bank yang sedang              instrumen PLM dan PLM
                                 digunakan dalam transaksi repo antarbank/repo         Syariah.
                                 syariah antarbank/transaksi Sertifikat Pengelolaan
                                 Dana Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank
                                 (SiPA) dan Securities korporasi/Securities syariah
                                 korporasi yang dimiliki bank yang sedang
                                 digunakan dalam transaksi repo kepada Bank
                                 Indonesia dalam rangka operasi pasar terbuka
                                 dalam perhitungan RIM dan RIM Syariah.




                                                                                                                     Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                      429
                                                                                                    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 432
                                 Performa            Laporan                 Profil                 Analisis dan Pembahasan                     Fungsi
                                 2025                Manajemen               Perusahaan             Manajemen atas Kinerja Bank                 Penunjang Bisnis




                                                                                                                                Dampak dan               Dampak
           Peraturan
                                               Pokok Pengaturan                                Latar Belakang                 Penyesuaian yang          terhadap
No.       Perundang-
                                      atau Perubahan Signifikan yang Baru                   Penerbitan Peraturan               Dilakukan BNI             Laporan
           undangan
                                                                                                                            dan Anak Perusahaan         Keuangan

19.   POJK No. 24           1.   Pembagian klasifikasi rekening menjadi rekening          Dalam rangka memperkuat       BNI telah:                      Tidak
      Tentang Pengelolaan        aktif, rekening tidak aktif, dan rekening dormant.      penerapan tata kelola yang     a.            melakukan         berdampak
      Rekening pada Bank    2.   Aktivitas rekening giro dan tabungan yang               baik (good governance)         pengawasan yang lebih ketat     terhadap
      Umum                       dihasilkan oleh sistem bank tidak termasuk dalam        dalam kegiatan perbankan,      terhadap rekening tidak aktif   Laporan
                                 aktivitas dalam pemasukan atau penarikan untuk          d iperlukan pengaturan         dan rekening dormant dalam      Keuangan.
                                 penentuan kriteria keaktifan dalam pengelolaan          yang standar mengenai          penerapan program APU-PPT
                                 rekening. Aktivitas ini antara lain pembayaran          pengelolaan rekening Giro      dan PPPSPM serta Anti Fraud;
                                 bunga rekening, pemotongan kewajiban pajak,             dan Tabungan nasabah           b.            melakukan
                                 pengenaan biaya administrasi, dan auto debet            pada Bank Umum.                penyesuaian terhadap
                                 otomatis berdasarkan standing instruction nasabah       Selama ini, kebijakan          Pedoman Perusahaan internal
                                 pemilik rekening giro dan tabungan.                     internal masing-masing         yang terkait;
                            3.   Kewajiban Bank dalam Pengelolaan Rekening pada          bank menimbulkan               c.            menyampaikan
                                 Bank Umum.                                              variasi dalam prosedur         informasi kepada Nasabah
                            4.   Kewajiban Nasabah pemilik rekening Giro dan             pembukaan, penutupan,          mengenai status rekening
                                 Tabungan.                                               dan pengaktifan kembali        Giro dan Tabungan dengan
                            5.   Pengelolaan Rekening Giro dan tabungan                  rekening, penentuan kriteria   klasifikasi Rekening Tidak
                                 berdasarkan klasifikasinya.                             rekening tidak aktif atau      Aktif dan Rekening Dormant.
                            6.   Kewajiban Bank dalam pengawasan rekening tidak          dormant, serta mekanisme
                                 aktif dan rekening dormant.                             komunikasi dengan
                                                                                         nasabah. Variasi tersebut
                                                                                         berpotensi menimbulkan
                                                                                         ketidakpastian atas hak
                                                                                         dan kewajiban nasabah
                                                                                         serta perbedaan layanan
                                                                                         antarbank.

20.   SEOJK No. 26/         1.   ILAAP merupakan proses yang tidak terpisahkan           Perlu adanya kebutuhan         BNI telah memedomani            Berdampak
      SEOJK,.03/2025             dari manajemen risiko likuiditas Bank sebagaimana       akan aturan yang mengatur      ketentuan SEOJK tersebut.       terhadap
      tentang Proses             ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai               tentang penerapan ILAAP                                        Laporan
      Asesmen Kecukupan          penerapan manajemen risiko bagi Bank. Dengan            bagi Bank. Bank wajib                                          Keuangan.
      Likuisitas Secara          demikian, ILAAP pada dasarnya merupakan                 melakukan ILAAP yang
      Internal (Internal         penerapan manajemen risiko likuiditas secara            disesuaikan dengan
      Liquidity Adequacy         spesifik dengan penekanan antara lain pada              ukuran, karakteristik, dan
      Assessment Process)        likuiditas intrahari, profil pendanaan, survival        kompleksitas usaha Bank.
      bagi Bank Umum             period monitoring.
                            2.   Bank secara berkala menyampaikan laporan ILAAP
                                 kepada Otoritas Jasa Keuangan yang akan dijadikan
                                 bahan pertimbangan dalam penilaian profil risiko
                                 untuk risiko likuiditas sesuai dengan Peraturan
                                 Otoritas Jasa Keuangan mengenai penerapan
                                 manajemen risiko bagi Bank dan self assessment
                                 tingkat kesehatan Bank sesuai dengan ketentuan
                                 Otoritas Jasa Keuangan mengenai penilaian tingkat
                                 kesehatan Bank.
                            3.   Laporan ILAAP terdiri dari Laporan Penerapan
                                 ILAAP, Laporan Likuiditas Intrahari, Laporan
                                 LCR dalam Mata Uang Asing yang Signifikan,
                                 Laporan Profil Pendanaan, Laporan Survival
                                 Period Monitoring (SPM), serta Laporan Nasabah
                                 Displaced Commercial Risk (DCR) dan Strategi
                                 Perataan Bagi Hasil (bagi Bank Umum Syariah dan
                                 Unit Usaha Syariah).
                            4.   Periode penyampaian laporan pertama kali
                                 dan pelaksanaan uji coba didasarkan pada
                                 pengelompokan Bank sebagai KBMI 1, KBMI 2,
                                 KBMI 3, KBMI 4, dan/atau Bank Asing per tanggal 31
                                 Desember 2025.
                            5.   OJK melakukan Liquidity Supervisory Review and
                                 Evaluation Process (LSREP) yang merupakan proses
                                 evaluasi OJK atas hasil ILAAP Bank.
                            6.   Dalam hal berdasarkan ILAAP dan LSREP, Bank
                                 dinilai memiliki tingkat risiko luiditas yang tinggi,
                                 Bank mengambil langkah-langkah antara lain
                                 seperti penguatan kondisi likuiditas dan penguatan
                                 manajemen risiko ILAAP.

21.   SEOJK No.29/          1.   Prinsip Laporan Publikasi                               Sebagai ketentuan              BNI telah memedomani            Berdampak
      SEOJK.03/2025              a. Laporan Publikasi adalah laporan yang                pelaksanaan dari POJK          ketentuan SEOJK tersebut.       terhadap
      tentang                        diumumkan kepada masyarakat dan/atau                No.18 Tahun 2025 tentang                                       Laporan
      Transaparansi dan              disampaikan kepada OJK.                             Transparansi dan Publikasi                                     Keuangan.
      Publikasi Laporan          b. Laporan Publikasi disusun dalam Bahasa               Laporan Bank.
      Bank Umum                      Indonesia dan dapat dilengkapi bahasa asing.
      Konvensional               c. Format Laporan Publikasi merupakan standar
                                     minimum yang harus dipenuhi oleh Bank.
                                 d. Informasi moneter disajikan dalam jutaan
                                     Rupiah.
                            2.   Pengumuman Pertama Kali terhadap Laporan
                                 Publikasi keuangan dan Informasi Kinerja Keuangan
                                 periode Bulanan, Semesteran, Triwulanan, dan
                                 Tahunan serta Laporan Publikasi Eksposur Risiko
                                 dan Permodalan untuk Periode Triwulanan dan
                                 Tahunan.`




430     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 433
Permodalan & Praktik             Tata Kelola         Tanggung Jawab Sosial                Komitmen               Laporan
Manajemen Risiko                 Perusahaan          dan Lingkungan                       ESG                    Keuangan




                                                                                                                            Dampak dan             Dampak
            Peraturan
                                               Pokok Pengaturan                             Latar Belakang                Penyesuaian yang        terhadap
 No.       Perundang-
                                      atau Perubahan Signifikan yang Baru                Penerbitan Peraturan              Dilakukan BNI           Laporan
            undangan
                                                                                                                        dan Anak Perusahaan       Keuangan

 22.   SEOJK No.31/         1.   Ketentuan Umum Pelaporan, mencakup:                  Sebagai Ketentuan              BNI telah mempedomani tata   Tidak
       SEOJK.03/2025             a. Periodisasi Pelaporan                             Pelaksana dari POJK No.        cara penyampaian laporan     berdampak
       tentang Pelaporan         b. Kondisi/Kriteria Wajib Lapor                      22 Tahun 2025 tentang          sebagaimana diatur pada      terhadap
       Bank Umum                 c. Kelompok Informasi Pelaporan.                     Pelaporan Bank Umum            POJK dimaksud.               Laporan
       Konvensional         2.   Laporan Insidental disampaikan pertama kali          Melalui Sistem Pelaporan                                    Keuangan.
       Melalui Sistem            melalui APOLO mulai tanggal 1 Januari 2026.          Otoritas Jasa Keuangan.
       Pelaporan Otoritas   3.   Mekanisme penyampaian penunjukan atau
       Jasa Keuangan             perubahan penanggung jawab pelaporan serta
                                 penyampaian pertanyaan.
                            4.   Lampiran SEOJK ini sebagai berikut:
                                 a. Jenis Laporan, Batas Waktu, Posisi Data
                                     Pertama Kali via APOLO.
                                 b. Format dan Pedoman Penyusunan Laporan
                                     Berkala.
                                 c. Format dan Pedoman Penyusunan Laporan
                                     Insidental.
                                 d. Format Surat Penunjukan ARO.

 23.   PADK No 37/          Materi yang diatur pada PADK di atas antara lain:         melaksanakan amanat            BNI telah memedomani         Tidak
       PADK.08/2025         a. Penyediaan informasi produk dan layanan, dengan        Pasal 236 ayat (3)             ketentuan dan dalam          berdampak
       Tentang Penyediaan      prinsip utama:                                         Undang-Undang Nomor            proses penyesuaian materi    terhadap
       Informasi dan           -    Jelas: Menggunakan Bahasa Indonesia yang          4 Ta hun 2023 tentang          sebagaimana diatur dalam     Laporan
       Penyampaian                  mudah dimengerti dan ukuran tulisan yang          Pengembangan dan               PADK dimaksud.               Keuangan.
       Informasi untuk              dapat dibaca.                                     Penguatan Sektor
       Pemasaran Produk        -    Akurat: Menyertakan sumber informasi atau         Keuangan dan Pasal 29
       dan Layanan Jasa             referensi yang dapat dipertanggungjawabkan.       ayat (7) serta Pasal 33
       Keuangan                -    Jujur: Sesuai dengan keadaan dan kenyataan        ayat (9) POJK Nomor
                                    sebenarnya.                                       22 Tahun 2023 tentang
                               -    Mudah Diakses: Dapat diperoleh melalui            Pelindungan Konsumen
                                    berbagai media komunikasi yang disediakan         dan Masyarakat di Sektor
                                    PUJK.                                             Jasa Keuangan. PADK ini
                               -    Tidak Menyesatkan: Tidak memberikan               memberikan pedoman
                                    pemahaman keliru atau multitafsir                 yang lebih komprehensif
                            b. Penyampaian informasi untuk pemasaran produk           dan terstandardisasi
                               dan layanan yang wajib disediakan dalam 2 (dua)        mengenai penyediaan
                               versi yaitu:                                           informasi, penyampaian
                               -    Versi Umum                                        informasi untuk pemasaran,
                               -    Versi Personal                                    serta penyajian Ringkasan
                               Dengan paling sedikit harus memuat nama/jenis          Informasi Produk dan/atau
                               produk, nama penerbit, fitur utama, manfaat, risiko,   Layanan sesuai ketentuan
                               persyaratan & tata cara, biaya, informasi tambahan,    peraturan perundang-
                               serta simulasi/ilustrasi kinerja (untuk produk         undangan.
                               penghimpunan/penyaluran dana).
                            c. Kerja sama PUJK dengan pihak ketiga dalam
                               penyediaan dan penyampaian informasi untuk
                               pemasaran produk dan layanan;
                            d. Pendokumentasian materi informasi produk dan
                               layanan oleh PUJK.
                            e. Ketentuan pemasaran melalui iklan yang mengatur
                               tentang aturan dalam pembuatan iklan, yaitu:
                               -    Pernyataan Pengawasan: Wajib mencantumkan
                                    kalimat "PUJK berizin dan diawasi oleh Otoritas
                                    Jasa Keuangan" secara proporsional, namun
                                    dilarang menggunakan logo OJK atau simbol
                                    yang menyerupainya.
                               -    Larangan Kata Superlatif: Dilarang
                                    menggunakan kata "paling", "nomor satu",
                                    "ter-", kecuali disertai bukti dari lembaga
                                    independen.
                               -    Ketentuan Hadiah: Jika menjanjikan hadiah,
                                    harus merinci syarat keikutsertaan, masa
                                    berlaku, jumlah, dan mekanisme penyerahan
                                    secara lengkap.
                               -    Tanda Asteris (*): Penggunaan tanda bintang
                                    tidak boleh digunakan untuk menyembunyikan
                                    informasi penting atau menyesatkan konsumen.

 24.   PADG No. 31          Perubahan pengaturan dalam PADG ini mencakup:             Bauran kebijakan Bank          BNI telah memedomani         Tidak
       Tahun 2025 Tentang   a. penegasan bahwa Bank Indonesia dapat                   Indonesia diarahkan            ketentuan PADG tersebut.     berdampak
       Perubahan Keempat        menetapkan pengecualian atas komponen DPK             untuk mencapai                                              terhadap
       atas Peraturan           dalam cara perhitungan GWM                            stabilitas nilai rupiah,                                    Laporan
       Anggota Dewan        b. pemberian remunerasi atas excess reserves.; dan        memelihara stabilitas                                       Keuangan.
       Gubernur Nomor       c. penyesuaian acuan sanksi pelanggaran GWM bagi          sistem pembayaran, dan
       24/8/PADG/2022           BUS dan UUS.                                          turut menjaga stabilitas
       tentang Peraturan                                                              sistem keuangan dalam
       Pelaksanaan                                                                    rangka mendukung
       Pemenuhan Giro                                                                 pertumbuhan ekonomi
       Wajib Minimum                                                                  yang berkelanjutan. Untuk
       dalam Rupiah                                                                   mencapai stabilitas nilai
       dan Valuta Asing                                                               rupiah, Bank Indonesia
       bagi Bank Umum                                                                 melaksanakan kebijakan
       Konvensional, Bank                                                             moneter diantaranya
       Umum Syariah, dan                                                              melalui pengaturan Giro
       Unit Usaha Syariah                                                             Wajib Minimum (GWM).
                                                                                      Kebijakan pengaturan GWM
                                                                                      terus diperkuat agar sejalan
                                                                                      dengan perkembangan
                                                                                      karakteristik DPK
                                                                                      perbankan, perkembangan
                                                                                      likuiditas perbankan,
                                                                                      dan perkembangan
                                                                                      karakteristik suku bunga di
                                                                                      perekonomian.




                                                                                                                     Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                       431
                                                                                                    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 434
                               Performa            Laporan                 Profil              Analisis dan Pembahasan                       Fungsi
                               2025                Manajemen               Perusahaan          Manajemen atas Kinerja Bank                   Penunjang Bisnis




                                                                                                                          Dampak dan                Dampak
           Peraturan
                                              Pokok Pengaturan                             Latar Belakang               Penyesuaian yang           terhadap
No.       Perundang-
                                     atau Perubahan Signifikan yang Baru                Penerbitan Peraturan             Dilakukan BNI              Laporan
           undangan
                                                                                                                      dan Anak Perusahaan          Keuangan

25.   PBI No. 10 Tahun      Materi yang diatur pada PBI ini mencakup:               PBI ini diterbitkan dalam      BNI akan memedomani            Tidak
      2025 Tentang          a. Pihak Yang Diatur meliputi BI, PSP, PJP, PIP, Bank   rangka menata industri         ketentuan PBI dimaksud.        berdampak
      Pengaturan Industri      Umum, Penyelenggara Penunjang, Peserta               Sistem Pembayaran                                             terhadap
      Sistem Pembayaran        Infrastruktur Sistem Pembayaran, Pihak Terhubung     nasional yang mendukung                                       Laporan
      (PBI PISP)               dan pihak lain meliputi SRO, pihak yang melakukan    integrasi ekonomi keuangan                                    Keuangan
                               kerja sama dengan PSP dan Peserta, serta pihak       digital dalam struktur yang
                               yang terafiliasi dengan PSP.                         konsolidatif dan berdaya
                            b. Ruang Lingkup Pengaturan                             tahan sesuai Blueprint
                            c. Aktivitas Sistem Pembayaran meliputi                 Sistem Pembayaran
                               penatausahaan Sumber Dana, penerusan transaksi,      Indonesia (BSPI) 2030
                               kliring, dan setelmen                                yang merupakan
                            d. Produk Sistem Pembayaran terdiri atas Sumber         keberlanjutan dari BSPI
                               Dana berupa simpanan, nilai uang dalam uang          2025. PBI ini sekaligus
                               elektronik, dan deferred payment; dan akses          menjadi wujud komitmen
                               ke Sumber Dana berupa instrumen, kanal, dan          Bank Indonesia dalam
                               akses ke sumber dana lain yang ditetapkan Bank       memelihara stabilitas
                               Indonesia                                            Sistem Pembayaran yang
                            e. Skema Harga (Pricing) Sistem Pembayaran              merupakan salah satu
                            f. Inovasi Teknologi Sistem Pembayaran                  tujuan Bank Indonesia
                            g. TIKMI                                                sebagaimana diamanatkan
                            h. Strategic Business Plan (SBP) dan Rencana Bisnis     dalam Undang-Undang
                               Sistem Pembayaran (RBSP)                             Nomor 4 Tahun 2023
                            i. Pelaku Industri Sistem Pembayaran                    tentang Pengembangan
                            j. Klasifikasi PSP                                      dan Penguatan Sektor
                            k. Paket (Bundling) Aktivitas PJP                       Keuangan. Untuk
                            l. Perizinan sebagai PJP atau Penetapan sebagai PIP     memastikan seluruh
                            m. Peserta                                              inisiatif BSPI 2030
                            n. Pengembangan Aktivitas, Pengembangan Produk,         diimplementasikan dengan
                               dan/atau Kerja Sama                                  optimal dan mampu
                            o. Kerja Sama dan Penyelenggara Penunjang               mendukung tujuan Bank
                            p. Infrastruktur Sistem Pembayaran dan Infrastruktur    Indonesia tersebut, perlu
                               Data Sistem Pembayaran                               adanya pengaturan kriteria
                            q. Tata Kelola dan Manajemen Risiko                     sebagai acuan penerapan
                            r. Praktik Pasar (Market Practice)                      prinsip same activities,
                            s. Data dan/atau Informasi Sistem Pembayaran            same risk, and same
                            t. Pengawasan                                           regulation melalui penilaian
                            u. Pengakhiran                                          pemenuhan kriteria berupa
                            v. Koordinasi dan Kerja Sama                            transaksi, interkoneksi,
                            w. Transisi                                             kompetensi, manajemen
                                                                                    risiko, dan infrastruktur
                                                                                    teknologi informasi atau
                                                                                    yang disebut sebagai TIKMI.
                                                                                    Penilaian pemenuhan
                                                                                    TIKMI oleh industri
                                                                                    Sistem Pembayaran
                                                                                    digunakan Bank Indonesia
                                                                                    dalam perizinan,
                                                                                    penetapan, persetujuan,
                                                                                    akses kepesertaan,
                                                                                    penyelenggaraan,
                                                                                    pengawasan,
                                                                                    dan pengakhiran
                                                                                    penyelenggaraan Sistem
                                                                                    Pembayaran




432     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 435
Permodalan & Praktik    Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial      Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko        Perusahaan      dan Lingkungan             ESG             Keuangan




Perubahan Kebijakan Akuntansi
dan Dampaknya Terhadap BNI

 Amandemen PSAK 117: Kontrak Asuransi
 Penjelasan atas Perubahan Kebijakan      :   Amandemen PSAK 117 merupakan adopsi dari IFRS 17 yang menggantikan
 Akuntansi yang Diberlakukan                  PSAK 62. Standar ini mengubah secara signifikan perlakuan akuntansi atas
                                              kontrak asuransi, khususnya terkait pengukuran liabilitas kontrak asuransi,
                                              pengakuan pendapatan, serta penyajian dan pengungkapan risiko asuransi.
                                              PSAK 117 memperkenalkan pendekatan pengukuran berbasis estimasi arus
                                              kas masa depan yang didiskontokan, penyesuaian risiko, serta contractual
                                              service margin (CSM) untuk mencerminkan keuntungan yang belum diakui.
 Dampak Terhadap BNI                      :   Amandemen ini tidak memiliki dampak yang material pada pelaporan
                                              maupun substansial terhadap kebijakan akuntansi pada BNI dan entitas
                                              anak.


 Amandemen PSAK 221: Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing
 Penjelasan atas Perubahan Kebijakan      :   Amandemen PSAK 221 memberikan klarifikasi terkait kondisi ketika suatu
 Akuntansi yang Diberlakukan                  mata uang tidak dapat dipertukarkan (lack of exchangeability). Dalam
                                              kondisi tersebut, entitas diwajibkan menggunakan kurs estimasian yang
                                              mencerminkan nilai tukar yang dapat diperoleh melalui transaksi alternatif.
                                              Amandemen ini bertujuan meningkatkan konsistensi dan relevansi
                                              pengukuran transaksi valuta asing.
 Dampak Terhadap BNI                      :   Amandemen ini tidak memiliki dampak yang material pada pelaporan
                                              maupun substansial terhadap kebijakan akuntansi pada BNI dan entitas
                                              anak.




                                                                                            Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                    433
                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 436
                               Performa   Laporan     Profil           Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                               2025       Manajemen   Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




Tingkat Kesehatan Bank


Tingkat Kesehatan Bank (TKB) merupakan penilaian          A. Tingkat Kesehatan Bank berdasarkan
menyeluruh atas kondisi Bank yang mencakup                   Ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
aspek risiko dan kinerja secara terintegrasi, serta       Sesuai POJK Nomor 4/POJK.03/2016, penilaian
berfungsi sebagai instrumen early warning untuk           Tingkat Kesehatan Bank dilakukan dengan
mengidentifikasi potensi permasalahan yang dapat          pendekatan Risk-based Bank Rating (RBBR), baik
memengaruhi keberlanjutan usaha. Melalui TKB,             secara individu maupun konsolidasi. Penilaian
Bank menetapkan langkah perbaikan (corrective             tersebut mencakup empat faktor utama, yaitu:
action), mengaitkan permodalan dengan tingkat             1. Profil Risiko (Risk Profile), merupakan penilaian
risiko, serta mendukung pengambilan keputusan                atas Risiko Inheren dan Kualitas Penerapan
strategis guna memperkuat daya saing dan                     Manajemen Risiko (KPMR) terhadap delapan
ketahanan Bank.                                              jenis risiko utama Bank.
                                                          2. Tata Kelola (Good Corporate Governance) yaitu
Penilaian Tingkat Kesehatan BNI dilaksanakan                 penilaian atas kualitas penerapan prinsip-prinsip
sesuai dengan POJK Nomor 4/POJK.03/2016                      tata kelola oleh manajemen Bank.
tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum             3. Rentabilitas (Earnings) merupakan evaluasi
serta Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/                    terhadap kinerja, sumber, kesinambungan, dan
MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan                  pengelolaan rentabilitas Bank.
Kegiatan Korporasi Signifikan BUMN.                       4. Permodalan (Capital) yaitu evaluasi atas
                                                             kecukupan dan pengelolaan permodalan,
                                                             dengan mengaitkan kecukupan modal terhadap
                                                             profil risiko Bank.

Penilaian Tingkat Kesehatan Bank disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara semesteran,
yaitu pada periode Juni dan Desember. Hasil penilaian Tingkat Kesehatan Bank BNI per 31 Desember 2025
disajikan dalam tabel berikut:

                                                                          Penilaian (Peringkat)
                     Faktor Penilaian
                                                        Per 31 Desember 2025               Per 31 Desember 2024
Profil Risiko (Risk Profile)                                       2                                 2
Tata Kelola (Good Corporate Governance)                            2                                 2
Rentabilitas (Earnings)                                            2                                 2
Permodalan (Capital)                                               2                                 2
Peringkat Komposit Tingkat Kesehatan Bank                          2                                 2




434     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 437
Permodalan & Praktik     Tata Kelola       Tanggung Jawab Sosial      Komitmen         Laporan
Manajemen Risiko         Perusahaan        dan Lingkungan             ESG              Keuangan




Hasil penilaian Tingkat Kesehatan Bank BNI per                      yang ditetapkan oleh lembaga pemeringkat
31 Desember 2025 berada pada kategori “Sehat”                       nasional dan/atau internasional. Pemeringkatan
(Peringkat Komposit 2), yang menunjukkan bahwa                      tersebut dilaksanakan satu kali dalam satu tahun
kondisi Bank secara umum berada pada tingkat yang                   berdasarkan kinerja laporan keuangan audit
baik dan mampu menghadapi dampak negatif dari                       konsolidasi tahun buku berjalan dan disampaikan
perubahan kondisi bisnis maupun faktor eksternal.                   kepada Badan Pengaturan BUMN paling lambat
Seluruh faktor penilaian, yang meliputi Profil                      pada bulan Mei tahun berjalan.
Risiko, Tata Kelola, Rentabilitas, dan Permodalan,
berada pada tingkat yang memadai, dengan                            Dalam rangka memenuhi ketentuan Pasal 80
potensi kelemahan yang tidak signifikan dan tidak                   ayat (1) Permen BUMN dimaksud, penilaian
memengaruhi keberlangsungan usaha Bank.                             Tingkat Kesehatan Bank melalui pemeringkatan
                                                                    dilakukan     oleh     lembaga      pemeringkat
B. Tingkat Kesehatan Bank berdasarkan                               internasional (Fitch Ratings, Moody’s, dan S&P)
   Ketentuan Badan Pengaturan Badan                                 serta lembaga pemeringkat nasional (Pefindo).
   Usaha Milik Negara (BUMN)                                        Hasil pemeringkatan Tingkat Kesehatan PT Bank
   Sesuai Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-                         Negara Indonesia (Persero) Tbk disajikan sebagai
   2/MBU/03/2023, penilaian Tingkat Kesehatan                       berikut:
   BUMN dilakukan melalui pemeringkatan (rating)




Peringkat Akhir (Final Rating)
   Lembaga Pemeringkat                 Peringkat                   Tingkat Kesehatan                 Klasifikasi
 Fitch Ratings               BBB/Stable                                  AAA                        Sangat Sehat
 Moody’s                     Baa2/Stable                                 AAA                        Sangat Sehat
 S&P                         BBB/Stable                                  AAA                        Sangat Sehat
 Pefindo                     idAAA/Stable                                AAA                        Sangat Sehat



Dengan demikian, Tingkat Kesehatan untuk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk adalah AAA dengan
klasifikasi Sangat Sehat.




Laporan Penggunaan Penyertaan
Modal Negara (PMN) dan/atau
Tambahan PMN
Sepanjang tahun 2025, BNI tidak menerima Penyertaan Modal Negara (PMN) berikut tambahan PMN.




                                                                                              Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                      435
                                                                             PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 438
                         Performa       Laporan         Profil           Analisis dan Pembahasan         Fungsi
                         2025           Manajemen       Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank     Penunjang Bisnis




Pelaksanaan Proyek Strategis
Nasional atau Penugasan Lain

Selama tahun 2025, BNI tidak mencatatkan adanya penunjukan BNI dalam Proyek Strategis Nasional (PSN)
yang diberikan oleh pemerintah. Namun, terdapat penugasan lain yang diberikan oleh pemerintah yakni
penyaluran bantuan sosial, diantaranya terdapat penyaluran Program Fasilitas Likuiditas Pembayaran
Perumahan (FLPP), penyaluran bantuan sosial, dan lain-lain, dengan detail informasi sebagai berikut:

                                  Tahun
        Dasar Hukum             Dimulainya      Penugasan Pemerintah     Kompensasi                Keterangan
                                Penugasan
Surat Kementerian                   2007      Penyaluran Kredit Usaha    DPK           Jumlah Penerima : 51.983
Koordinator Bidang                            Rakyat                                   Nominal: Rp11.701.922.302.500
Perekonomian                                                                           Tahun Anggaran 2025
Republik Indonesia
Nomor B/PK.KUR/264/
D.I.M.EKON/11/2025 tanggal 20
November 2025
Surat Kementerian                   2025      Penyaluran Kredit          DPK           Jumlah Penerima : 707
Koordinator Bidang                            Program Perumahan                        Nominal: Rp708.388.200.000
Perkenomian Republik                                                                   Tahun Anggaran 2025
Indonesia Nomor
B/PK.KUR/284/
D.I.M.EKON/12/2025 tanggal
12 Desember 2025
Surat Kementerian                   2025      Penyaluran Kredit Usaha    DPK           Jumlah Penerima: 7
Koordinator Bidang                            Alat dan Mesin Pertanian                 Nominal: Rp4.740.187.000
Perkenomian                                                                            Tahun Anggaran 2025
Republik Indonesia
Nomor B/PK.KUR/65/
D.I.M.EKON/04/2025 tanggal
25 April 2025
PKS No. 11/PMO/PK.PKP/              2020      Penyaluran Dana Insentif   DPK           Jumlah Penerima: 1.530.968
PKS/08/2021 dan No. DIR/612.1                 dalam Program Kartu                      Penerima
                                              Prakerja                                 Nominal: Rp6.430.065.600.000
                                                                                       Tahun Anggaran 2024
PKS No. 9/PKS/BP-TPR/               2025      Penyaluran Program         DPK           Jumlah Penerima: 15.159 Unit
IV/12/2024 dan No. DIR/1057                   Fasilitas Likuiditas                     Nominal KPR :
                                              Pembiayaan Perumahan                     Rp2.540.641.721.000
                                              (FLPP)                                   Nominal FLPP :
                                                                                       Rp1.900.163.725.125
                                                                                       Tahun Anggaran 2025




436   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 439
Permodalan & Praktik      Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial      Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan       dan Lingkungan             ESG            Keuangan




PENYALURAN BANTUAN SOSIAL

                                             Tahun
                                                            Penugasan                                  Realisasi per
              Dasar Hukum                  Dimulainya                        Kompensasi
                                                            Pemerintah                              31 Desember 2025
                                           Penugasan
 •   UU No.7 Tahun 1992                        2015      Penyaluran        Penyaluran           Jumlah Penerima:
 •   Peraturan Menteri Keuangan                          Bantuan Sosial    (disbursement)       4.029.752
     No. 254/PMK.05/2015                                 Program           dana alokasi         Nominal:
 •   PMK No. 228/PMK.05/2016                             Indonesia         bantuan yang         Rp6.314.403.600.000
 •   Perpres No. 63 Tahun 2017                           Pintar (PIP)      bersumber dari
 •   Surat Edaran OJK No. S-15/PP.1/2017                 Kemendikbud       APBN ke rekening
     tanggal 7 Juni tahun 2017                           Ristek RI         penerima bantuan.
 •   Peraturan Menteri Pendidikan
                                               2015      Bantuan                                Jumlah Penerima: 5.173
     No. 10 Tahun 2020
                                                         Operasional                            Nominal:
 •   Persesjen Kemdikbud
                                                         Sekolah (BOS)                          Rp256.279.838.774
     No. 20 Tahun 2023
 •   Addendum III Perjanjian Kerjasama         2019      Penyaluran                             Jumlah Penerima: 324,319
     antara Kemdikbud dengan BNI                         Bantuan Sosial                         Nominal:
     No. 316/PLPP.3/KU/I/2024 &                          Kartu Indonesia                        Rp2.750.330.458.560
     Nomor BNI: INS2/001.1/PKS/2024                      Pintar-Kuliah
     tanggal 19 Januari 2024                             (KIP-K)
 •   Addendum Perjanjian Kerjasama                       Kemendikbud
     Penyaluran Bantuan Biaya                            Ristek RI
     Pendidikan Kartu Indonesia Pintar         2019      Beasiswa                               Jumlah Penerima: 10,003
     (KIP Kuliah) dan Beasiswa Unggulan                  Unggulan                               Nominal:
     PKS No. 1143/J5/KU.01.02/2022 &                                                            Rp155.602.142.926
     Nomor BNI: HLB-2/017/PKS/2022
     tanggal 08 Agustus 2022                  2020       Penyaluran                             Jumlah Penerima: 391,726
 •   PKS Pelayanan Jasa Perbankan                        Tunjangan                              Nominal:
     dalam rangka Penyaluran Aneka                       Guru                                   Rp2.229.352.149.472
     Tunjangan untuk Guru, Pendidik           2023       Afirmasi                               Jumlah Penerima: 2.084
     Lainnya, dan Tenaga Kependidikan      (penyaluran   Pendidikan                             Nominal:
     Non Aparatur Sipil Negara Daerah        s.d Feb     Dikmen                                 Rp52.605.397.869
     Tahun 2024 No.0067/PLPP.3/KU/I/2024      2024)
     & Nomor BNI: INS2/001/PKS/2024
 •   PKS Penyaluran Dana Pembiayaan           2024       Bantuan                                Jumlah Penerima: 249
     Program Pengembangan Kompetensi                     Pemerintah SD                          Nominal:
     Non Gelar Micro Credential Nomor                                                           Rp4.900.000.000
     Manual 075/B5/GT.01.15/2024 &
                                              2024       Bantuan                                Jumlah Penerima: 544
     Nomor BNI: INS2/022/PKS/2024
                                                         Pemerintah                             Nominal:
     tanggal 8 Juli 2024
                                                         Pendidikan                             Rp20.597.200.000
 •   PKS Penyaluran Dana Bantuan
                                                         Menengah dan
     Pemerintah Pendidikan Masyarakat
                                                         Pendidikan
     dan Pendidikan Khusus Tahun
                                                         Khusus
     Anggaran 2024 No 07.25.021/C6-
     PPK/KU.01.02/2024 & Nomor BNI:           2024       Bantuan                                Jumlah Penerima: 100
     INS2/026/PKS/2024 tanggal 25 Juli                   Microcredential                        Nominal:
     2024                                                                                       Rp819.200.000
 •   PKS Penyaluran Dana Bantuan              2024       Bantuan                                Jumlah Penerima: 2.491
     Tanggap Darurat dan Pemulihan                       Belmawa                                Nominal:
     Pasca Bencana untuk Sekolah Dasar                                                          Rp143.496.461.228
     No. 16087/C3.3/BP2.03/VII/PKS.
     RKD/2024 & PKS No. INS2/022.1/
     PKS/2024 dan No.INS2/022.2/
     PKS/2024 tanggal 8 Juli 2024




                                                                                              Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                       437
                                                                             PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 440
05

FUNGSI
PENUNJANG
BISNIS
Human Capital                     440
Teknologi Informasi               462
Tata Kelola Teknologi Informasi   487
Digitalisasi Layanan              494
Jaringan dan Layanan              502
Customer Experience Center        504
Data Management & Analytics       507
Fungsi Kualitas Layanan           509
Page 441

          
Page 442
                            Performa          Laporan          Profil               Analisis dan Pembahasan                     Fungsi
                            2025              Manajemen        Perusahaan           Manajemen atas Kinerja Bank                 Penunjang Bisnis




Human Capital


Tahun 2025 merupakan fase penting dalam                               yang memiliki dampak langsung terhadap kinerja,
transformasi Human Capital Bank Negara                                kesiapan talenta, dan efektivitas kepemimpinan.
Indonesia, pada tahun ini berbagai desain strategis
yang telah disusun dalam HC Roadmap 2025–2029                         Sebagai pilar strategis dalam Corporate Plan
mulai diterjemahkan ke dalam eksekusi nyata                           BNI, Human Capital diposisikan sebagai fondasi
dan terintegrasi. Di tengah tantangan industri                        strategis penciptaan nilai jangka panjang Perseroan.
perbankan yang semakin kompetitif, tekanan                            Pengelolaan sumber daya manusia tidak lagi
terhadap produktivitas, serta tuntutan tata kelola                    dipandang sebagai fungsi pendukung administratif,
dan keberlanjutan yang semakin kompleks,                              melainkan sebagai strategic enabler yang berperan
Human Capital diarahkan untuk memberikan                              langsung dalam mendorong kinerja bisnis, menjaga
hasil awal (quick wins) yang relevan bagi bisnis                      keberlanjutan    organisasi,    serta   memperkuat
sekaligus membangun fondasi jangka panjang                            ketahanan jangka panjang BNI di tengah dinamika
organisasi melalui implementasi inisiatif prioritas                   industri keuangan.




                                                           Key Objective

                 To become a leading financial institution through high-performing, future-proofed, and impact-
                                                         oriented people




                 High-Performing                          Future-Proofed                          Impact-Oriented
                     People                                 Workforce                                Leaders

                 Achieve best-in-class                   Ensure employees are                  Line and functional leaders
              productivity for key business             equipped with skills and              who are capable, inspirational,
                     battlegrounds                       competencies to meet                  and able to build teams that
                                                       business needs, today, and             deliver sustainable outcomes
                                                               tomorrow



                                              Holistic performance management system

                                    Growth-oriented, multi-faceted talent management system

                                                Next-gen digital human capital tools

                                Strong collaboration between business, finance & human capital




440   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 443
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG           Keuangan




HUMAN CAPITAL STRATEGY & ROADMAP                             FUTURE-PROOFED WORKFORCE
EXECUTION
HC Roadmap 2025–2029 disusun untuk menjawab                  Ensuring Workforce Readiness and
tantangan organisasi, mulai dari peningkatan                 Capability Relevance
produktivitas, kesiapan tenaga kerja masa depan,             Dalam menghadapi dinamika bisnis dan perubahan
hingga penguatan kepemimpinan di seluruh lini.               kebutuhan kapabilitas, BNI menempatkan kesiapan
Setelah melalui fase Diagnose dan Design pada                pegawai sebagai prioritas strategis. Pengelolaan
periode sebelumnya, tahun 2025 menjadi tahun                 pegawai difokuskan baik pada pemenuhan
pertama implementasi dengan pendekatan selective             kebutuhan jangka pendek, dan mempersiapkan
execution, di mana Human Capital memprioritaskan             tenaga kerja yang relevan, adaptif, dan siap
inisiatif yang memberikan dampak signifikan dalam            menghadapi tantangan masa depan.
jangka pendek. Quick wins Human Capital pada
2025 difokuskan untuk:                                       Pada tahun 2025, implementasi awal HC Roadmap
• Menguatkan disiplin kinerja dan efektivitas                pada pilar ini diwujudkan melalui penguatan
    eksekusi,                                                Strategic Workforce Planning dan pengelolaan
• Memastikan kesiapan kapabilitas pada fungsi-               talent pipeline yang lebih terstruktur. Rekrutmen
    fungsi kritikal,                                         dan pengembangan diarahkan sebagai bagian dari
• Meningkatkan peran leader untuk mendorong                  satu ekosistem pengelolaan talent, sehingga strategi
    kinerja                                                  development Human Capital menjadi lebih tepat
                                                             sasaran dan selaras dengan arah strategi bisnis
Pendekatan ini memastikan bahwa transformasi                 sekaligus memitigasi risiko dalam mengantisipasi
Human Capital tidak berhenti pada desain kebijakan,          kebutuhan kapabilitas di masa yang akan datang.
melainkan dapat menghasilkan dampak bagi
pencapaian strategi organisasi.                              IMPACT-ORIENTED LEADERS

HIGH-PERFORMING PEOPLE                                       Strengthening Leadership as an Execution
                                                             Lever
Driving Productivity through Performance                     BNI memahami bahwa kepemimpinan merupakan
Discipline                                                   pengungkit utama efektivitas dan konsistensi
BNI memposisikan kinerja sebagai sistem                      eksekusi strategi. Oleh karena itu, pengembangan
manajemen yang terintegrasi dengan fokus yang                kepemimpinan difokuskan pada peran-peran
diarahkan pada penguatan disiplin kinerja yang               yang memiliki dampak langsung terhadap kinerja
konsisten, objektif, dan selaras dengan prioritas            dan stabilitas organisasi, baik di tingkat strategis
bisnis, khususnya pada peran dan fungsi yang                 maupun operasional.
memiliki kontribusi langsung terhadap produktivitas.
                                                             Pada tahun 2025, implementasi awal HC Roadmap
Pada tahun 2025, implementasi awal HC Roadmap                pada pilar kepemimpinan diarahkan pada penguatan
pada pilar ini difokuskan pada penguatan efektivitas         kapabilitas pemimpin unit dan line manager.
fungsi penjualan melalui peningkatan kapabilitas             Program akselerasi kepemimpinan dilakukan
fungsi RM/Sales. Pendekatan ini mencerminkan                 secara terintegrasi sehingga pengembangan
pilihan strategis Human Capital untuk mendorong              kepemimpinan berjalan seiring dengan strategi
hasil awal (quick wins) pada area dengan dampak              bisnis.
bisnis paling signifikan.
                                                             Penguatan kepemimpinan di level operasional
Penguatan       kapabilitas   penjualan    ditujukan         diarahkan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan
untuk     meningkatkan      kompetensi      individu,        unit kerja, efektivitas eksekusi, serta keteladanan
menyempurnakan kualitas eksekusi, akuntabilitas              pimpinan dalam mendorong budaya kinerja.
kinerja, serta keterkaitan antara target bisnis dan          Implementasi awal ini menjadi fondasi dalam
perilaku kerja. Pendekatan ini menjadi fondasi dalam         membangun pipeline kepemimpinan yang lebih
membangun budaya kinerja yang lebih disiplin dan             siap, berdampak, dan berkelanjutan.
berorientasi hasil secara berkelanjutan.




                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                 441
                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 444
                           Performa         Laporan              Profil             Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                           2025             Manajemen            Perusahaan         Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




TRANSFORMASI BUDAYA UNTUK MENDORONG KINERJA BISNIS SECARA
BERKELANJUTAN

Sejak tahun 2023, BNI telah mengimplementasikan Framework Pengelolaan Transformasi Budaya sebagai
landasan strategis dalam membangun budaya kerja yang mendukung pencapaian kinerja dan keberlanjutan
bisnis. Framework ini dirancang selaras dengan arah strategi Perseroan dan menjadi panduan dalam
mengarahkan perubahan perilaku kerja secara konsisten di seluruh organisasi.

Framework Transformasi Budaya BNI dibangun atas tiga komponen utama yang saling terintegrasi, yaitu
Tema Transformasi, Core Values, dan Beliefs. Tema Transformasi merepresentasikan fokus budaya strategis
yang dipandang krusial untuk mendorong BNI melakukan lompatan kinerja dan menjawab tantangan
bisnis ke depan. Core Values menjadi prinsip dasar dan identitas bersama insan BNI dalam menjalankan
organisasi, sekaligus berfungsi sebagai perekat Budaya Kerja BUMN yang mendukung peningkatan kinerja
secara berkelanjutan. Sementara itu, Beliefs merupakan keyakinan dan asumsi dasar yang dibentuk dari
pengalaman organisasi, yang berperan dalam mengarahkan perilaku kerja yang diharapkan.




                                                                           VISI
       Strategi                                   Menjadi lembaga keuangan yang
                                      terunggul dalam layanan dan kinerja secara berkelanjutan

                                                 BNI Strategic Objectives 2021-2025
                                                Tema Transformasi 2022-2025: RACE
         Tema
     Transformasi
   2022-2025: RACE            Risk Culture                    Agile               Collaboration           Execution
                                                                                                            Oriented




      Core Values
                                   manah             ompeten          armonis         oyal       daptif     olaboratif

                                                           Kami Insan BNI,
                          Kami Insan BNI, memiliki      menetapkan integritas
                                                                                     Kami Insan BNI,
                              kompetensi dan          sebagai nilai yang hakiki
                                                                                       berkomitmen              Kami Insan
                          karakter terbaik sebagai       dalam membangun
                                                                                   memberikan layanan        BNI, senantiasa
                             sikap dasar dalam        kepercayaan dari seluruh
                                                                                      terbaik kepada        proaktif berinovasi
        Beliefs            menjalankan kegiatan        pemangku kepentingan,
                                                                                     pelanggan untuk          dan melakukan
                            usaha, berorientasi            mendahulukan
                                                                                   tumbuh bersama dan     penyempurnaan untuk
                          pada pencapaian kinerja     kepentingan perusahaan
                                                                                  membangun hubungan      memberikan hasil yang
                          unggul untuk membawa            dan menjalankan
                                                                                  kemitraan yang saling          optimal.
                            perusahaan sebagai         kegiatan usaha dengan
                                                                                     menguntungkan.
                               Market Leader.          prinsip Good Corporate
                                                         Governance (GCG).




Ketiga komponen tersebut diperkuat oleh Swadharma Bhakti Nagara sebagai jati diri BNI yang berfungsi
sebagai keyakinan inti, komitmen spiritual, serta landasan moral dalam menjalankan amanah dan pengabdian
kepada negara. Swadharma Bhakti Nagara menjiwai penerapan Tema Transformasi, Core Values, dan Beliefs,
serta menjadi fondasi etis dalam setiap perilaku dan pengambilan keputusan insan BNI.

Melalui pendekatan yang terstruktur ini, BNI meyakini transformasi budaya mampu menjadi pengungkit
utama dalam mendorong pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan, sekaligus mendukung pencapaian
strategic objectives dan Visi BNI.




442     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 445
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG           Keuangan




Implementasi transformasi budaya kerja didukung oleh RACE Network sebagai jaringan change agent yang
berperan sebagai role model dan informal leader dalam menginternalisasikan nilai, perilaku, dan kebiasaan
kerja yang selaras dengan arah transformasi budaya di seluruh BNI dan BNI Group.

MILESTONE TRANSFORMASI BUDAYA KERJA




   2022                                                      2023-2024
   Fondasi Transformasi Budaya                               Akselerasi dan Internalisasi
   BNI memulai transformasi budaya kerja melalui             Transformasi budaya kerja dilanjutkan melalui
   penyusunan kerangka transformasi budaya yang              penerapan kerangka pengelolaan budaya
   selaras dengan strategi Perseroan. Fokus utama            yang lebih terstruktur. Inisiatif ini mencakup
   diarahkan pada penyelarasan kepemimpinan                  penyusunan      best     practice    transformasi
   untuk membangun kesamaan pemahaman                        budaya, pembentukan culture change agent,
   dan komitmen pimpinan dalam mendorong                     serta perluasan internalisasi budaya melalui
   perubahan perilaku kerja di seluruh organisasi.           pendekatan trainee for trainer di unit kerja.




   2024 - 2025                                               2025 & Beyond
   Penguatan Implementasi                                    Integrasi dan Keberlanjutan
   BNI memfokuskan upaya pada penguatan                      Mulai tahun 2025, BNI melakukan penguatan
   implementasi       transformasi  budaya     kerja         dan akselerasi transformasi budaya kerja melalui
   melalui mekanisme monitoring dan evaluasi                 integrasi budaya ke dalam sistem manajemen
   yang berkelanjutan. Kegiatan dilakukan melalui            kinerja, penguatan peran RACE Network sebagai
   culture site visit, focus group discussion, serta         informal leader, serta penuansaan simbol budaya
   pelaksanaan BNI Culture Fest sebagai salah satu           yang konsisten di seluruh organisasi.
   milestone untuk meningkatkan keterlibatan dan
   partisipasi BNI Hi-Movers.




                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                 443
                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 446
                                     Performa            Laporan               Profil                 Analisis dan Pembahasan                 Fungsi
                                     2025                Manajemen             Perusahaan             Manajemen atas Kinerja Bank             Penunjang Bisnis




Implementasi performance culture diperkuat melalui penerapan BNI Habits yang didukung oleh keteladanan
pimpinan dan diterapkan secara nyata dalam aktivitas kerja sehari-hari. Seluruh upaya tersebut terus
ditopang oleh penanaman nilai Swadharma Bhakti Nagara sebagai jati diri BNI, yang menjiwai perilaku,
kebiasaan, dan pengambilan keputusan insan BNI.

Fokus transformasi budaya pada tahun 2025 diarahkan pada penciptaan budaya kerja yang konsisten, terukur,
dan selaras dengan strategic objectives, guna mendukung pertumbuhan kinerja BNI secara berkelanjutan.

STRUKTUR ORGANISASI PENGELOLA HUMAN CAPITAL BNI

BNI memiliki organisasi pengelolaan Human Capital yang disupervisi oleh Direktur Human Capital &
Compliance serta SEVP Human Capital. Organisasi pengelolaan Human Capital ini terdiri atas beberapa Unit
Strategis yang terdiri dari Divisi Human Capital Strategy yang berwenang menetapkan kebijakan dan arah
strategis pengelolaan Human Capital; Divisi Human Capital Services yang berperan dalam operasionalisasi
kebijakan tersebut; BNI University yang berperan dan bertanggung jawab atas pengembangan kapabilitas
dan kompetensi Pegawai; serta HC Business Partner yang berfungsi sebagai mitra strategis dalam mendukung
kebutuhan Unit Bisnis. Selain itu dalam menjalankan fungsinya, pengelolaan Human Capital BNI senantiasa
berkolaborasi erat dengan fungsi bisnis dan keuangan, guna memastikan keselarasan dengan strategi serta
tujuan Perseroan secara menyeluruh.

                                                             Direktur Human Capital & Compliance




                                        SEVP Human Capital                                                      SEVP Legal & Governance




    Human Capital           Human Capital          BNI University      HC Business            Legal           Policy             Compliance        AML-CFT
      Strategy                Services                                   Partner                            Governance



      HC Policy &
                           Talent Acquisition      Banking Academy
       Analytics
                              Department             1 Department
      Department


        HC Individual
                             Outsourcing
        Performance                                Banking Academy
                             & Partnership
    Management & Job                                 2 Department
   Evaluation Department
                              Department


                              HC Benefit              Strategy,
      HC Culture &                                  Governance &
                               Services &
      Engagement                                     Assessment
                               Operation
      Department                                     Department
                              Department

      HC Career
    Management &           HC Digital Services
     Development              Department               Learning
     Department                                       Consultant


      HC Talent
     Management            Industrial Relation
     & Succession             Department
     Department


   HC Compensation             Employee
       & Benefit              Misconduct
     Department               Department




PROFIL PEGAWAI

Hingga 31 Desember 2025, jumlah pegawai BNI tercatat sebanyak 27.201 orang, relatif stabil dibandingkan
posisi 31 Desember 2024 sebesar 27.203 orang. Stabilitas jumlah pegawai ini mencerminkan kebijakan
strategis BNI dalam mengelola pertumbuhan tenaga kerja secara terukur, dengan fokus pada peningkatan
produktivitas dan efektivitas organisasi.

Pada tahun 2025, pengelolaan pegawai diarahkan untuk mendukung agenda peningkatan kinerja melalui
optimalisasi proses bisnis, penguatan kapabilitas, serta percepatan digitalisasi layanan. Pendekatan tersebut
menegaskan komitmen BNI untuk mendorong penciptaan nilai yang berkelanjutan yang diiringi dengan
optimalisasi proses bisnis.




444        A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 447
Permodalan & Praktik        Tata Kelola         Tanggung Jawab Sosial         Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan          dan Lingkungan                ESG               Keuangan




Upaya peningkatan produktivitas pegawai tercermin                       serta menentukan tindak lanjut yang diperlukan.
dari indikator earning per employee (EPE) yang                          Coaching menjadi bagian dari praktik kerja sehari-
pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp 746,18 juta                         hari, dengan fokus pada kejelasan ekspektasi dan
per pegawai. Indikator ini merefleksikan kinerja                        upaya perbaikan kinerja yang konkret.
organisasi dalam mengelola sumber daya manusia
secara efisien di tengah dinamika bisnis dan                            Melalui penguatan proses, pemanfaatan data, dan
investasi transformasi yang sedang berjalan.                            peningkatan peran line manager, BNI membangun
                                                                        fondasi pengelolaan kinerja yang lebih disiplin dan
Informasi mengenai profil atau demografi pegawai                        terukur. Upaya ini diarahkan untuk mendukung
BNI, dapat dilihat di Bab Profil Perusahaan dalam                       perbaikan produktivitas secara bertahap dan
Laporan Tahunan ini.                                                    berkelanjutan di tingkat individu maupun unit kerja.

IMPLEMENTASI STRATEGI PENGELOLAAN                                       Untuk    mendukung     proses     tersebut,   BNI
HUMAN CAPITAL TAHUN 2025                                                menggunakan DigiHC sebagai sistem yang
                                                                        mengelola pelaksanaan siklus kinerja secara end-
Peningkatan Produktivitas Pegawai melalui                               to-end dan dapat diakses oleh seluruh pegawai.
Penguatan Performance Culture                                           Melalui DigiHC, proses penetapan sasaran,
Pada tahun 2025, BNI memfokuskan pengelolaan                            pemantauan kinerja, evaluasi, hingga tindak lanjut
kinerja untuk memperkuat disiplin dan konsistensi                       pengembangan dijalankan dalam satu alur kerja.
pelaksanaan kinerja di seluruh organisasi. Langkah
ini ditempuh sebagai bagian dari upaya peningkatan                      Sistem ini digunakan untuk meningkatkan
produktivitas, seiring dengan dinamika kinerja dan                      transparansi pengelolaan kinerja serta memudahkan
agenda transformasi yang sedang berjalan.                               line manager dan pegawai dalam memantau
                                                                        capaian dan tindak lanjut yang diperlukan. Informasi
Pengelolaan kinerja dijalankan melalui siklus yang                      kinerja yang tercatat selanjutnya digunakan sebagai
berlangsung sepanjang tahun, mulai dari penetapan                       rujukan bagi proses Human Capital lainnya,
sasaran, pengawalan pelaksanaan, hingga evaluasi                        termasuk pengembangan kompetensi, learning &
kinerja. Proses ini digunakan untuk memperjelas                         development, pengelolaan talenta, dan perencanaan
arah kerja, menjaga kualitas eksekusi, serta                            karier.
memastikan hasil evaluasi dimanfaatkan sebagai
dasar pengambilan keputusan dan pengembangan                            Dengan dukungan proses dan sistem yang
pegawai.                                                                digunakan secara konsisten, pengelolaan kinerja
                                                                        dijalankan secara lebih terstruktur. Pendekatan ini
Peran line manager diperkuat dalam mengelola                            membentuk dasar penguatan produktivitas secara
kinerja unit kerja secara lebih terstruktur. Data                       bertahap pada level individu dan unit kerja, sejalan
kinerja digunakan untuk memantau capaian secara                         dengan kebutuhan bisnis BNI.
berkala, mengidentifikasi potensi kendala lebih dini,




                           Goal
                          Setting                                       Goal Setting




                                                                        Daily Planner      On Going
                                                                                           Feedback



       Performance                        Performance
        Evaluation                          Driving
                                                                         Multirater       Performance      Reward
                                                                                           Evaluation      System




                     Performance Cycle                                      Performance Boosting with DigiHC




                                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                 445
                                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 448
                         Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                         2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Strategic Workforce Planning yang Selaras               Pengelolaan       talenta     dilakukan     dengan
dengan Strategi Bisnis BNI                              mengintegrasikan kinerja, potensi, dan kebutuhan
Perubahan di industri perbankan dan arah                organisasi dalam satu alur pengembangan.
transformasi bisnis mendorong BNI untuk                 Penetapan kompetensi, pengembangan individu,
memperkuat perencanaan tenaga kerja secara lebih        serta kesiapan suksesi digunakan sebagai dasar untuk
terarah. Dalam konteks ini, Strategic Workforce         memastikan bahwa talenta yang dikembangkan
Planning digunakan untuk menjaga keselarasan            relevan dengan peran kepemimpinan yang akan
antara kebutuhan bisnis, struktur organisasi, dan       dijalankan.
ketersediaan kapabilitas yang dibutuhkan.
                                                        Kompetensi sebagai Dasar Pengembangan
Pada tahun 2025, penerapan Strategic Workforce          BNI menggunakan kamus kompetensi yang
Planning difokuskan pada area-area yang memiliki        mencakup kompetensi teknis dan kompetensi
keterkaitan langsung dengan agenda transformasi         perilaku sebagai rujukan dalam pengelolaan pegawai.
dan prioritas bisnis BNI. Fokus diarahkan pada          Kompetensi teknis mencerminkan pengetahuan dan
fungsi corporate dan international banking,             keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan
penguatan kapabilitas IT dan digital, serta fungsi      peran kepemimpinan secara efektif, sementara
yang berkontribusi terhadap peningkatan CASA dan        kompetensi perilaku menggambarkan cara kerja
fee-based income.                                       yang     mendukung       kolaborasi,  pengambilan
                                                        keputusan, dan akuntabilitas kinerja.
Rekrutmen     dilakukan   sebagai    bagian    dari
pengelolaan pipeline talenta. BNI memanfaatkan          Penyelarasan kompetensi dilakukan untuk menjaga
berbagai sumber rekrutmen, termasuk kerja sama          kesesuaian antara tuntutan peran pimpinan, arah
dengan perguruan tinggi, instansi pemerintah, serta     pengembangan pegawai, dan kebutuhan bisnis
program nasional, untuk menjangkau talenta muda         yang dijalankan.
dan memenuhi kebutuhan kapabilitas pada fungsi-
fungsi yang dibutuhkan.                                 Pengembangan Individu melalui Individual
                                                        Development Plan
Pada tahun 2025, BNI berpartisipasi dalam Program       Penerapan Individual Development Plan (IDP)
Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi yang                dilakukan oleh perusahaan bagi setiap pegawai
dikoordinasikan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.       sebagai wujud komitmen dalam mengembangkan
Melalui program ini, BNI menerima 5.101 peserta         kompetensi secara berkelanjutan, sekaligus menjadi
magang yang ditempatkan pada berbagai fungsi            basis dalam mengidentifikasi serta mempersiapkan
pendukung dan fungsi bisnis.                            kader    pemimpin    masa     depan.     Individual
                                                        Development Plan dirancang untuk menjembatani
Penempatan peserta magang dilakukan untuk               kesenjangan kompetensi (competency gap) yang
memberikan pengalaman kerja yang relevan                dimiliki pegawai melalui penyelarasan antara
sekaligus   meningkatkan    kapabilitas lulusan         kompetensi yang dipersyaratkan pada suatu posisi,
baru (fresh graduate). Program pemagangan ini           pencapaian kinerja pegawai, serta aspirasi karier
merupakan bagian dari kontribusi BNI dalam              individu yang sejalan dengan sasaran strategis
mendukung agenda pemerintah di bidang                   perusahaan.
pengembangan talenta muda dan peningkatan
kualitas sumber daya manusia.                           Penyusunan IDP dilakukan melalui diskusi dua
                                                        arah (One-on-One Discussion) antara pegawai
Mempersiapkan Kepemimpinan melalui                      dan atasan langsung guna memastikan arah
Pengelolaan Talenta yang Terintergasi                   pengembangan individu selaras dengan kebutuhan
Pada tahun 2025, Human Capital BNI melanjutkan          organisasi. Landasan penyusunan ini menggunakan
pengelolaan talenta dengan fokus untuk memastikan       data objektif yang mencakup profil kinerja, hasil
kesinambungan kepemimpinan di dalam organisasi.         asesmen kompetensi teknis (technical) dan perilaku
Fokus ini diarahkan untuk memastikan bahwa              (behavioral), serta Learning Roadmap yang relevan
pengembangan pegawai berjalan sejalan dengan            dengan posisi serta jenjang jabatan. Realisasi
kebutuhan bisnis dan dinamika organisasi yang           rencana pengembangan dalam IDP dilaksanakan
terus berkembang.                                       melalui pendekatan 70:20:10 yang mengintegrasikan
                                                        pengalaman kerja nyata (Experiential Learning-70),
                                                        pendampingan melalui coaching dan mentoring
                                                        (Social Learning-20), serta pembelajaran formal
                                                        terstruktur yang didukung dengan fitur predictive
                                                        learning (Formal Learning-10).




446   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 449
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG           Keuangan




Integrasi antara perencanaan yang personal                   Akselerasi Talent untuk Mempersiapkan
dan ekosistem pembelajaran yang adaptif ini                  Pimpinan di Masa Depan
memastikan setiap pegawai memiliki jalur                     Untuk mendukung kesiapan pengisian posisi
pengembangan yang terarah, sehingga perusahaan               pimpinan di level strategis, BNI melaksanakan
senantiasa memiliki kesiapan leadership pipeline             program akselerasi talenta bagi pegawai berpotensi.
yang kuat untuk mendukung pertumbuhan bisnis                 Program ini difokuskan pada peningkatan kesiapan
yang berkelanjutan.                                          peran, kualitas pengambilan keputusan, dan
                                                             pemahaman terhadap kompleksitas bisnis bagi
Menjaga Keberlanjutan Kepemimpinan melalui                   pegawai BOD-2 untuk mengisi posisi BOD-1. Program
Succession Planning                                          ini dirancang untuk menjawab dinamika perubahan
BNI memperkuat proses succession planning untuk              lingkungan bisnis, tantangan internal organisasi,
memastikan ketersediaan talenta internal yang siap           serta kebutuhan akan pemimpin yang adaptif, agile,
mengisi posisi pimpinan sesuai dengan kebutuhan              dan berorientasi pada kinerja. Melalui program
organisasi. Fokus utama dari proses ini adalah               ini, BNI memperkuat pipeline kepemimpinan
menjaga kesinambungan kepemimpinan serta                     yang adaptif dan berdaya saing guna mendukung
kualitas pengambilan keputusan di berbagai level             keberlanjutan kinerja dan transformasi bisnis.
organisasi.
                                                             Pengembangan Kepemimpinan melalui
Succession planning dijalankan melalui penilaian             Pendidikan Pascasarjana Global
kinerja, potensi, dan kompetensi talenta, dengan             Perusahaan      secara     konsisten     berupaya
mempertimbangkan kebutuhan organisasi dalam                  meningkatkan daya saing pegawai agar memiliki
jangka menengah dan panjang. Hasil penilaian                 kompetensi berstandar global melalui pemberian
tersebut digunakan untuk mengidentifikasi kandidat           beasiswa pendidikan pascasarjana. Kesempatan
yang dipersiapkan untuk mengisi posisi pimpinan,             ini diberikan kepada talenta-talenta terbaik untuk
serta menentukan arah pengembangan yang                      menempuh studi S2 di jajaran 30 Universitas
relevan dengan tuntutan peran.                               Terbaik Dunia (Top 30 World Class Universities)
                                                             sebagai bagian dari komitmen dalam membangun
Sebagai bagian dari penguatan proses tersebut, BNI           sumber daya manusia unggul yang berwawasan
menyusun rencana pengembangan yang spesifik                  internasional.
bagi kandidat dalam pool suksesor. Pengembangan
ini disesuaikan dengan kebutuhan posisi yang dituju          Penyelenggaraan Global Postgraduate Program
dan dipantau secara berkala untuk memastikan                 (GPP) terus dilanjutkan sebagai inisiatif strategis
kemajuan kesiapan kandidat.                                  untuk mencetak pemimpin masa depan BNI (next
                                                             leaders). Melalui program ini, pegawai berpotensi
Melalui penguatan succession planning ini, BNI               tinggi (high-potential talents) dibekali dengan
menjaga keberlanjutan kepemimpinan secara lebih              pendidikan lanjutan di universitas terkemuka dunia
terencana dan terukur, sejalan dengan dinamika               guna memperkaya wawasan global, memperluas
organisasi dan kebutuhan bisnis yang terus                   jejaring   internasional,    serta    meningkatkan
berkembang.                                                  kapabilitas dalam menghadapi tantangan bisnis
                                                             perbankan di tingkat global.

                                                             Program ini diproyeksikan menjadi salah satu
                                                             sumber dalam penguatan leadership pipeline
                                                             perusahaan, guna memastikan tersedianya jajaran
                                                             pemimpin yang kompeten dan memiliki daya saing
                                                             internasional untuk mendukung pertumbuhan
                                                             bisnis di masa depan.

                                                             GPP telah dilaksanakan sejak tahun 2016 sebagai
                                                             wujud nyata komitmen BNI dalam pengembangan
                                                             pegawai. Hingga saat ini, program tersebut telah
                                                             diikuti oleh 62 pegawai yang dipersiapkan untuk
                                                             memperluas wawasan global dan memperkuat
                                                             kapasitas kepemimpinan di lingkungan BNI.




                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                 447
                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 450
                               Performa           Laporan             Profil           Analisis dan Pembahasan                    Fungsi
                               2025               Manajemen           Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank                Penunjang Bisnis




   Testimoni Pegawai                                                          Testimoni Pegawai


                                                                                                          DICKY ALFIANS ADI
                                                                                                          NUGROHO
                                AYU MENTARI                                                               Master of Science in Business
                                Masters In Finance​,                                                      with Marketing
                                London Business School (Rank 12)                                          University of Warwick (Rank 26)
                                Treasury Structuring & Derivative                                         MGR Operations Business
                                Product Senior Dealer, Treasury                                           Process Optimization, Operation
                                Division                                                                  Strategy & Development Division



      BNI Global Postgraduate Program memberikan nilai tambah                  Program Beasiswa BNI Global Postgraduate Program (GPP)
      yang sangat signifikan bagi pegawai melalui exposure global,             menjadi pengalaman transformasional bagi saya selama
      perluasan jejaring profesional internasional, serta penguatan            menempuh studi pascasarjana di Warwick Business School
      kapabilitas kepemimpinan dan pengembangan diri yang                      (WBS), United Kingdom. Lingkungan akademik yang sangat
      relevan dengan tantangan perbankan global. Saya merasa                   competitive di WBS mendorong saya untuk terus mengasah
      program ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik,                     critical thinking, analytical capability, dan strategic mindset
      tetapi juga membentuk pola pikir strategis dan adaptif dalam             melalui diskusi berbasis global case studies serta kolaborasi
      lingkungan internasional.                                                dengan mahasiswa dari berbagai latar belakang internasional.
                                                                               Pengalaman ini tidak hanya memperluas wawasan akademik,
      Dukungan BNI sejak tahap pra-keberangkatan juga sangat                   tetapi juga menumbuhkan healthy competitiveness yang
      kuat dan terstruktur, mulai dari persiapan IELTS/GMAT, proses            relevan.
      pendaftaran universitas, hingga pendampingan administratif
      lainnya. Dukungan ini menjadi sangat krusial mengingat                   Selama menjalani studi di UK, saya beradaptasi dengan fast-
      sebagian besar awardee undangan tetap memegang peran                     paced academic environment, ekspektasi kualitas analisis
      operasional yang penting dan menjadi tumpuan tim dalam                   yang tinggi, serta budaya diskusi yang open and challenging.
      kegiatan bisnis harian. Dorongan dan fasilitasi aktif dari               Proses ini membentuk resilience, meningkatkan self-
      perusahaan menciptakan lingkungan yang kondusif dan                      confidence dalam menyampaikan ide dan argumen secara
      suportif, sehingga karyawan dapat mempersiapkan seluruh                  profesional, serta melatih keberanian untuk berkontribusi
      proses studi secara optimal tanpa mengorbankan tanggung                  aktif di lingkungan yang sangat kompetitif. Setiap tantangan
      jawab profesionalnya.                                                    akademik menjadi ruang pembelajaran untuk terus
                                                                               meningkatkan kapasitas diri dan membangun confidence to
      Selain itu, BNI juga memberikan dukungan pembiayaan                      compete di tingkat internasional.
      yang komprehensif. Dukungan ini mencerminkan komitmen
      perusahaan dalam menciptakan lingkungan belajar yang                     Dukungan pembiayaan dari BNI melalui Program GPP
      aman dan berkelanjutan, serta memungkinkan peserta untuk                 memungkinkan saya untuk fokus secara optimal pada proses
      memaksimalkan hasil pembelajaran secara optimal.                         pembelajaran di Warwick Business School. Lebih dari sekadar
                                                                               financial support, program ini merepresentasikan komitmen
                                                                               BNI dalam mengembangkan talenta dengan global exposure,
                                                                               competitive capability, dan leadership readiness. Saya
                                                                               memaknai kesempatan ini sebagai amanah untuk membawa
                                                                               kembali best practices, global insights, serta semangat
                                                                               continuous improvement guna memberikan kontribusi
                                                                               nyata bagi penguatan kapabilitas dan daya saing BNI yang
                                                                               berkelanjutan.




Pengembangan Mandiri melalui Self Development Program
Perusahaan turut memberikan dukungan bagi pegawai yang memiliki inisiatif untuk menyelesaikan
pendidikan akademik pada jenjang Strata-1, Strata-2, hingga Strata-3 di universitas terbaik di dalam negeri.
Dukungan ini diwujudkan melalui Self Development Program (SDP), sebuah inisiatif yang dirancang untuk
memfasilitasi peningkatan kualifikasi akademik pegawai guna memperkuat pondasi intelektual calon
pemimpin masa depan.

Penyelenggaraan program ini bertujuan untuk terus mendorong budaya belajar sepanjang hayat
(continuous learning) sekaligus memastikan kader pemimpin memiliki kedalaman wawasan yang relevan
dengan kompleksitas bisnis global. Melalui bantuan pendidikan yang diberikan, pegawai diharapkan dapat
mengintegrasikan keilmuan akademik dengan praktik profesional, sehingga mampu memberikan kontribusi
strategis dan kepemimpinan yang lebih optimal bagi kemajuan bisnis perusahaan.

Executive Development Program for BOD-1
BNI menyelenggarakan program pengembangan khusus bagi Senior Leader pada jenjang jabatan satu
tingkat di bawah Direksi (BOD–1) guna memastikan kesiapan kader pemimpin puncak perusahaan.
Pengembangan kepemimpinan pada jenjang ini dilaksanakan melalui berbagai inisiatif strategis, antara lain
partisipasi dalam program pengembangan yang diselenggarakan oleh Danantara Learning, serta rangkaian
program pelatihan eksekutif (executive training) melalui kerja sama dengan konsultan pembelajaran dan
sekolah bisnis unggulan berkelas dunia.




448     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 451
Permodalan & Praktik      Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial     Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan      dan Lingkungan            ESG            Keuangan




Keikutsertaan pegawai dalam program pengembangan yang diselenggarakan oleh Danantara Learning
merupakan bagian dari inisiatif strategis untuk memastikan pengembangan talenta selaras dengan
skema pengembangan Danantara. Sementara itu, program pelatihan eksekutif yang dilaksanakan melalui
kerja sama dengan konsultan pembelajaran dan sekolah bisnis unggulan berkelas dunia—termasuk di
dalamnya Advanced Management Leadership Program (AMLP)—difokuskan pada penguatan kapabilitas
kepemimpinan strategis, wawasan global, serta kemampuan pengambilan keputusan di tingkat korporasi.

Seluruh inisiatif pengembangan tersebut dirancang untuk memastikan tersedianya talenta pemimpin
puncak organisasi yang siap bersaing dan berkontribusi secara optimal di lingkungan bisnis.

Leadership Development Program
Perusahaan menyelenggarakan rangkaian program pengembangan kepemimpinan berjenjang yang
dirancang secara komprehensif guna menyiapkan talenta unggul sebagai pemimpin masa depan berkelas
global (future global leaders). Inisiatif ini merupakan bagian penting dalam memperkuat kompetensi
perilaku agar setiap individu mampu menghadapi tantangan bisnis yang dinamis.

Dalam kerangka ini, setiap pegawai diarahkan untuk mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinan
secara bertahap, dimulai dari Leading Self (kepemimpinan yang berlandaskan kemampuan memahami dan
mengelola diri), Leading Others (kemampuan membangun hubungan yang efektif, memberikan arah, serta
menginspirasi tim dalam mencapai tujuan bersama), hingga Leading Business (kemampuan memahami
dinamika bisnis dan mengambil keputusan strategis untuk mendukung keberlanjutan organisasi).

Sebagai bentuk nyata dari komitmen ini, perusahaan menyelenggarakan program leadership berjenjang
yang terdiri atas Firstline Management Leadership Program (FMLP), Middle Management Leadership
Program (MMLP), Advanced Management Leadership Program (AMLP), hingga Board Level Leadership
Program.

   Program Pengembangan
                                                                  Penjelasan Program
         Leadership
                                Program Pengembangan Kepemimpinan Tingkat Dasar bagi Pegawai Firstline, yang
 Firstline Management
                                dirancang untuk membekali kompetensi esensial sebagai persiapan dalam membentuk calon
 Leadership Program (FMLP)
                                Pemimpin Tim.
                                Program Pengembangan Kepemimpinan Intermediate untuk Pegawai Middle Management,
 Middle Management
                                dirancang untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan berperspektif global dalam
 Leadership Program (MMLP)
                                rangka menyiapkan talenta succession ready posisi BOD-2.
                                Program Pengembangan Kepemimpinan Tingkat Lanjut bagi Senior Leaders, yang dirancang
 Advanced Management
                                untuk mempersiapkan Division Head/Regional CEO dengan pemahaman atas tren global
 Leadership Program (AMLP)
                                terkini agar mampu berperan strategis dalam mendukung optimalisasi bisnis BNI.
                                Program Pengembangan Kepemimpinan Board Level, yang dirancang untuk memastikan
 Board Level Leadership
                                kepemimpinan yang berorientasi strategis dan adaptif terhadap dinamika pasar dalam
 Program
                                rangka mendukung implementasi Corporate Plan dan prioritas strategis perusahaan.




                                                                                            Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                    449
                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 452
                                Performa        Laporan                 Profil              Analisis dan Pembahasan              Fungsi
                                2025            Manajemen               Perusahaan          Manajemen atas Kinerja Bank          Penunjang Bisnis




Strategi Pengembangan Kompetensi Pegawai untuk Mendorong Produktivitas Bisnis
Berkelanjutan
Penguatan kinerja berkelanjutan serta peningkatan daya saing global dilakukan perusahaan melalui
penyelarasan program pengembangan kompetensi dengan visi, misi, dan arah strategis organisasi.
Pengelolaan modal manusia ini dipusatkan melalui corporate university yang dikenal sebagai BNI University,
guna memastikan setiap inisiatif pembelajaran berdampak langsung pada produktivitas bisnis.

Implementasi pengembangan kompetensi tersebut dirancang secara sistematis menggunakan kerangka
Learning Value Chain (LVC). Melalui pendekatan terstruktur ini, perusahaan memastikan setiap tahapan
pembelajaran—mulai dari identifikasi kebutuhan hingga evaluasi dampak—berjalan selaras dengan
dinamika industri perbankan yang semakin adaptif.



      Learning Need                    Learning Design &                      Learning Dekivery &                  Learning Impact
      Analysis (LNA)                   Development (LND)                       Deployment (LDD)                   Measurement (LIM)

 Conducting employee needs             Developing development                 Development program                 Learning evaluation is conducted
 analysis through Development          programs based on employee             implementation refers to the        end-to-end, including business
 Needs Analysis (DNA) and              competency gaps in current and         10-20-70 (Formal, Social, and       impact, as a basis for continuous
 Learning Needs Analysis.              future roles.                          Experiential Learning) framework.   improvement at all stages of
                                                                                                                  the LVC.




Dalam    rangka      membentuk    pegawai    yang                           Realisasi atas rencana pengembangan tersebut
memiliki inisiatif tinggi untuk terus belajar dan                           dilaksanakan melalui pendekatan Blended Learning
mengembangkan diri, sejak tahun 2024 dilakukan                              dengan metode 70:20:10 yang mengintegrasikan
transformasi mindset pengembangan pegawai.                                  aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara
Pola pengembangan yang sebelumnya bersifat                                  terintegrasi.
HC Centric, di mana Tim HC memegang tanggung                                • Experiential Learning (70%), diwujudkan melalui
jawab penuh atas proses pengembangan, beralih                                   penugasan khusus, On-the-Job Training (OJT),
menjadi Co-Creation Centric.                                                    dan program Secondment untuk memperkuat
                                                                                penerapan kompetensi di lingkungan kerja nyata.
Melalui pendekatan ini, terdapat “sharing                                   • Social Learning (20%), dilakukan melalui
responsibility” dalam pengembangan pegawai,                                     pendampingan dalam program Regular Coaching
yaitu Pegawai sebagai Performer (50%), Leader                                   & Mentoring oleh atasan untuk memberikan
sebagai Coach (40%), dan HC Unit sebagai Strategic                              umpan balik serta memantau kemajuan
Partner (10%), sehingga proses pengembangan                                     pengembangan secara berkala.
menjadi lebih kolaboratif, berkelanjutan, dan                               • Formal Learning (10%), difasilitasi melalui
berdampak nyata terhadap kinerja.                                               pembelajaran mandiri yang saat ini telah
                                                                                didukung fitur predictive learning untuk
Pengembangan kompetensi pegawai dilakukan pada                                  memberikan rekomendasi materi yang sejalan
penguatan aspek teknis (technical competency) dan                               dengan posisi dan kebutuhan pengembangan.
perilaku (behavioral competency) guna mengatasi
kesenjangan kompetensi (competency gap) sesuai                              Melalui ekosistem pembelajaran ini, seluruh aktivitas
kebutuhan posisi saat ini maupun proyeksi karier di                         pengembangan—baik yang bersifat penugasan di
masa depan. Sebagai tindak lanjut secara organisasi,                        lapangan (experiential), pendampingan (social),
perusahaan      melakukan    analisis   konsolidasi                         maupun pelatihan formal dirancang agar mampu
terhadap seluruh rencana pembelajaran (learning                             memberikan dampak nyata bagi peningkatan
plan) yang tertuang dalam Individual Development                            kapabilitas pegawai di seluruh unit kerja. Setelah
Plan (IDP) yang telah disepakati. Proses analisis                           pelaksanaan pengembangan, dilakukan evaluasi
ini memastikan bahwa arah pengembangan                                      pembelajaran secara komprehensif yang mengukur
setiap individu selaras dengan isu aktual, strategi                         tingkat pemahaman materi, memantau perubahan
organisasi, serta kebutuhan bisnis perusahaan.                              perilaku di tempat kerja, serta menganalisis dampak
                                                                            program pengembangan terhadap peningkatan
                                                                            kinerja dan produktivitas bisnis secara berkelanjutan.




450     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 453
Permodalan & Praktik         Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko             Perusahaan      dan Lingkungan               ESG            Keuangan




Dalam rangka mendukung terciptanya ekosistem pembelajaran yang optimal, perusahaan secara
berkelanjutan mengembangkan infrastruktur pembelajaran digital guna mempermudah akses pegawai
dalam pengembangan kompetensi. Melalui platform pembelajaran BNI Smarter, pegawai dapat mengakses
berbagai modul pembelajaran, video pembelajaran interaktif, serta microlearning yang dirancang fleksibel
dan dapat diakses kapan saja dan di mana saja.

Untuk memastikan bahwa proses pengembangan yang dilaksanakan selaras dengan strategi organisasi,
maka terdapat 8 akademi dengan masing-masing fokus pengembangan sebagai berikut.

           Academies                                                          Function
                                     Mengelola pengembangan kapabilitas kepemimpinan untuk mendukung efektivitas dan
 Leadership Academy
                                     keberlanjutan organisasi.
 Finance & Human Capital             Mengelola pengembangan kompetensi di bidang keuangan dan human capital guna
 Academy                             mendukung kinerja dan tata kelola organisasi.
 Legal, Governance, Audit, &         Mengelola pengembangan kompetensi legal, governance, audit, dan compliance untuk
 Compliance Academy                  memastikan kepatuhan serta penguatan tata kelola perusahaan.
 IT, Digital, & Operations           Mengelola pengembangan kompetensi IT, digital, dan operasional untuk mendukung
 Academy                             transformasi digital dan keunggulan operasional.
                                     Mengelola pengembangan kompetensi jaringan dan layanan guna meningkatkan kualitas
 Network & Service Academy
                                     layanan dan pengalaman nasabah.
                                     Mengelola pengembangan kompetensi perbankan ritel untuk mendorong pertumbuhan
 Retail Banking Academy
                                     bisnis dan kualitas layanan ritel.
 Wholesale, Treasury, &              Mengelola pengembangan kompetensi wholesale, treasury, dan international banking
 International Banking Academy       untuk memperkuat daya saing dan pertumbuhan bisnis korporasi dan global.
                                     Mengelola pengembangan kompetensi manajemen risiko untuk mendukung pengambilan
 Risk Academy
                                     keputusan yang prudent dan berkelanjutan.




Sebagai      implementasi    dari     komitmen                       b. Pengembangan Kompetensi Teknis (Technical
pengembangan yang berkelanjutan, penguatan                              Competency)
diarahkan pada aspek kompetensi perilaku                                Pengembangan kompetensi teknis dilakukan
(behavioral) sekaligus teknis (technical) yang                          untuk     memastikan        pegawai       memiliki
menunjang performa bisnis. Keseluruhan program                          pengetahuan, keterampilan dan keahlian teknis
pengembangan dirancang secara sistematis                                yang relevan dengan kebutuhan kompetensi
guna menghadapi dinamika industri yang terus                            posisi dan jenjang, tuntutan bisnis, regulasi, serta
berkembang.                                                             perkembangan industri yang semakin dinamis.

a. Pengembangan Kompetensi Perilaku (Behavioral                         Fokus     pengembangan       kompetensi    teknis
   Competency)                                                          disesuaikan dengan job family yang mencakup
   Perusahaan berkomitmen untuk memperkuat                              penguasaan fungsi inti perbankan, antara lain
   kompetensi perilaku seluruh pegawai guna                             perkreditan, finance & treasury, transactional
   memastikan setiap individu memiliki standar                          banking, operasional perbankan, IT & digital
   sikap yang selaras dengan nilai-nilai organisasi                     banking, data analytics, cyber security,
   serta tuntutan bisnis yang dinamis. Dalam                            manajemen risiko, serta kepatuhan dan tata
   rumpun    kompetensi    ini,    pengembangan                         kelola. Melalui pendekatan pembelajaran yang
   kepemimpinan diposisikan sebagai bagian                              komprehensif, dengan mengintegrasikan formal
   penting yang dirancang secara bertahap untuk                         learning, social learning, dan experiential
   mendukung efektivitas kerja di setiap level                          learning, diharapkan mampu meningkatkan
   jabatan.                                                             kapabilitas teknis pegawai untuk memberikan
                                                                        solusi bisnis yang efektif, meningkatkan kualitas
   Pengembangan kompetensi perilaku diarahkan                           layanan serta mendukung pencapaian kinerja
   untuk memperkuat profesionalisme pegawai,                            dan keberlanjutan bisnis perbankan secara
   integritas dalam bekerja, serta kemampuan                            jangka panjang.
   adaptasi yang berkelanjutan dalam merespons
   dinamika dan perubahan industri.




                                                                                                  Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                          451
                                                                                 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 454
                                Performa          Laporan            Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                                2025              Manajemen          Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




   Testimoni Pegawai                                                     Filosofi Total Rewards: FoR MoRe Benefit
                                                                         WE GO
                                                                         Filosofi Total Rewards BNI dirancang sebagai
                                                                         pendekatan menyeluruh dalam memberikan
                                                                         penghargaan kepada pegawai, yang diformulasikan
                                DIDIT MARWANTO
                                REGIONAL FINANCE & CONTROL
                                                                         dalam kerangka FoR MoRe Benefit WE GO. Filosofi ini
                                DEPT. HEAD –                             mencerminkan cara BNI memaknai reward sebagai
                                REGIONAL OFFICE 15
                                Peserta Program Persiapan
                                                                         bagian dari pengelolaan kinerja, kesejahteraan, dan
                                Implementasi BRAVE                       pengembangan pegawai secara berkelanjutan.

                                                                         Pendekatan Total Rewards BNI mencakup:
      Dalam rangka meningkatkan produktivitas pegawai serta
      mendukung pencapaian kinerja bisnis secara berkelanjutan,          • FoR (Foundational Rewards) sebagai dasar
      BNI terus melakukan transformasi dan inovasi organisasi,              penghasilan pegawai;
      salah satunya melalui penataan ulang organisasi Wilayah
      guna memperluas market share dan memperkuat daya saing             • MoRe       (Motivational   Rewards)     sebagai
      dengan peers melalui implementasi Program Branch, Region              penghargaan berbasis kinerja;
      & Area Value Empowerment (BRAVE).
                                                                         • Benefit sebagai dukungan kesejahteraan pegawai
      Sehubungan dengan implementasi Program BRAVE, telah
      diselenggarakan berbagai pembekalan yang disesuaikan                  selama masa kerja hingga persiapan pasca-kerja;
      dengan kompetensi yang dibutuhkan. Program pelatihan               • WE (Working Environment) sebagai penciptaan
      ini memberikan nilai tambah yang signifikan, tidak hanya
      dalam memperluas wawasan, tetapi juga dalam memperkuat                lingkungan kerja yang kondusif; serta
      kompetensi saya dalam melakukan pemetaan wilayah,                  • GO (Growth Opportunities) sebagai kesempatan
      penyusunan strategi bisnis, pengelolaan portofolio, serta
      evaluasi kinerja secara berkelanjutan.                                pengembangan kapabilitas dan karier secara
      Pendekatan pembelajaran yang aplikatif memungkinkan
                                                                            berkelanjutan.
      implementasi strategi yang lebih selaras antara Kantor Pusat
      dan unit kerja di wilayah. Ke depan, saya berharap hasil
      pembelajaran ini dapat diimplementasikan secara optimal            Filosofi ini menjadi dasar dalam penetapan kebijakan
      untuk mendorong peningkatan kinerja unit kerja serta               dan praktik Reward & Remuneration yang selaras
      memberikan kontribusi berkelanjutan terhadap pencapaian
      tujuan BNI.                                                        dengan arah bisnis dan kebutuhan organisasi.

                                                                         Mendukung Performance Culture melalui
                                                                         Strategi Remunerasi
                                                                         Sejalan dengan filosofi Total Rewards, BNI
Strategi Reward & Remuneration yang                                      menyelaraskan        strategi  remunerasi  dengan
Optimal                                                                  pencapaian kinerja perusahaan, unit, dan individu.
BNI menerapkan kebijakan remunerasi yang                                 Penyelarasan ini memastikan bahwa penghargaan
mengacu pada ketentuan internal serta peraturan                          diberikan secara proporsional terhadap kontribusi
perundang-undangan      yang    berlaku,    dengan                       yang dihasilkan, serta mendorong akuntabilitas dan
memastikan struktur dan skala upah berada                                disiplin kinerja di seluruh organisasi.
pada tingkat yang kompetitif di pasar. Penetapan
remunerasi dilakukan berdasarkan bobot jabatan                           Implementasi strategi remunerasi dilakukan melalui
dan dievaluasi secara berkala untuk menjaga daya                         peninjauan berkala atas skema insentif, penerapan
saing serta keselarasan dengan kondisi bisnis                            komponen remunerasi variabel berbasis kinerja,
Perseroan. Kebijakan remunerasi diterapkan secara                        serta pemberian apresiasi atas kontribusi pegawai.
adil dan objektif, tanpa pembedaan berdasarkan                           Pendekatan ini memperkuat peran remunerasi
gender, ras, maupun latar belakang lainnya.                              dalam membentuk perilaku kerja yang konsisten,
                                                                         berorientasi pada hasil, dan selaras dengan sasaran
Sebagai bagian dari strategi pengelolaan Human                           kinerja BNI.
Capital, Reward & Remuneration diarahkan untuk
mendukung pencapaian kinerja dan keberlanjutan
organisasi. Pendekatan ini menekankan keselarasan
antara kontribusi, kinerja, dan penghargaan yang
diterima pegawai, serta menjadi bagian dari
penguatan Employee Value Proposition (EVP) BNI
melalui pendekatan total rewards.




452      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 455
Permodalan & Praktik          Tata Kelola          Tanggung Jawab Sosial     Komitmen           Laporan
Manajemen Risiko              Perusahaan           dan Lingkungan            ESG                Keuangan




Penyelarasan Kebijakan Reward & Remuneration di BNI Group [ACGS B.6.3]
Sebagai bagian dari BNI Group, kebijakan Reward & Remuneration diselaraskan secara konsisten di seluruh
entitas untuk mendukung tujuan bersama. Penyelarasan tersebut mencakup prinsip pengelolaan remunerasi
dan penghargaan pegawai, guna memastikan konsistensi kebijakan, keselarasan strategi, serta sinergi antar
unit usaha dalam grup.

Apresiasi Kinerja melalui BNI Employee Excellence Award
Sebagai bagian dari penguatan budaya kinerja, BNI secara konsisten menyelenggarakan BNI Employee
Excellence (BEE) Award sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan kinerja unggul pegawai BNI Group.
Penghargaan ini diberikan kepada pegawai yang menunjukkan pencapaian kinerja yang konsisten,
memberikan dampak nyata bagi unit kerja, serta menjadi rujukan perilaku kerja yang selaras dengan nilai-
nilai Perseroan.

BEE Award diposisikan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi terbaik pegawai, sekaligus penegasan
bahwa pencapaian kinerja menjadi dasar utama dalam sistem penghargaan di BNI. Pelaksanaannya
melibatkan Manajemen dan jajaran pimpinan Perseroan sebagai wujud komitmen terhadap penguatan
budaya kinerja di seluruh organisasi.


    Testimoni Pegawai                                                      Testimoni Pegawai




                                Septi Ameliani                                                       AHMAD FATTAYA
                                Branch Manager – Bandung                                             Non-Bank Financial Institution
                                Branch Office – Regional Office 04                                   Relationship Manager​
                                                                                                     International Banking & Financial
                                                                                                     Institution Division




      BEE Award merupakan salah satu bentuk apresiasi nyata                 Penghargaan BEE Award 2025 dari manajemen BNI menjadi
      darj Manajemen BNI kepada pegawai-pegawai terbaiknya.                 kebanggaan sekaligus motivasi bagi saya untuk terus
      Apresiasi tsb dirasakan bukan hanya oleh pegawai terkait              memberikan kontribusi terbaik bagi kinerja perusahaan.​
      tetapi juga oleh keluarga, rekan kerja bahkan unit tempat
      bekerja.                                                              Terima kasih kepada jajaran manajemen atas arahan dan
                                                                            kepercayaannya, serta rekan-rekan kerja atas dukungan yang
      Saya sangat bersyukur telah terpilih sebagai salah satu dari
      60 BNI Best Employee 2025, dan merasa bangga karena telah             luar biasa dan lingkungan kerja yang positif serta nyaman.​
      diberikan Apresiasi yang luar biasa oleh manajemen BNI.
                                                                            Dengan semangat kolaborasi dan budaya kerja BNI, saya
      Bagi saya menjadi BNI Best Employee bukan sekedar                     yakin BNI Hi-Movers akan terus tumbuh dan melangkah lebih
      gelar dan penghargaan, tapi juga AMANAH. Untuk itu saya               jauh ke depan.​
      berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi yang
      optimal untuk BNI, menjadi Leader yang memimpin dengan                Saya bangga menjadi BNI Hi-Movers!​
      hati dan menciptakan talent-talent terbaik BNI.

      Terima kasih kepada Manajemen BNI dan saya sangat bangga
      menjadi BNI Hi-Movers.




                                                                                                       Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                          453
                                                                                      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 456
                         Performa         Laporan             Profil               Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                         2025             Manajemen           Perusahaan           Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




                                    Testimoni Pegawai




                                                              FEBRY INDRA SETYAWAN
                                                              Head of Tech Modernization​
                                                              Bank Hibank Indonesia




                                     Mendapatkan penghargaan BEE BNI Award 2025 sebagai
                                     satu-satunya perwakilan dari anak perusahaan BNI adalah
                                     kehormatan yang luar biasa bagi saya. Apresiasi ini bukan
                                     hanya pencapaian pribadi, tetapi juga kebanggaan tersendiri
                                     bagi Bank Hibank Indonesia sebagai bagian dari keluarga
                                     besar BNI Group.​

                                     Sebagai Head of Tech Modernization, saya berkesempatan
                                     untuk berkontribusi dalam transformasi digital yang menjadi
                                     kunci kemajuan perbankan modern. Penghargaan ini
                                     membuktikan bahwa dedikasi dan inovasi yang kami lakukan
                                     di Bank Hibank Indonesia mendapat pengakuan setara dengan
                                     insan BNI lainnya.​

                                     Terima kasih kepada manajemen BNI dan Bank Hibank
                                     Indonesia yang telah memberikan kepercayaan dan
                                     kesempatan untuk terus berinovasi. Penghargaan ini menjadi
                                     motivasi besar bagi saya untuk terus memberikan kontribusi
                                     terbaik dalam modernisasi teknologi perbankan dan
                                     memajukan BNI Group di era digital.​

                                     Saya bangga menjadi bagian dari ekosistem BNI dan
                                     berkomitmen untuk terus berkarya bersama seluruh Hi-
                                     Movers BNI!​




BEE Award dalam Pengembangan Talenta dan Kepemimpinan
Pelaksanaan BEE Award tidak hanya berfungsi sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga berkontribusi dalam
mendukung pengembangan talenta dan kesinambungan kepemimpinan di lingkungan BNI Group. Sejumlah
penerima BEE Award pada periode sebelumnya telah menunjukkan perkembangan peran dan tanggung
jawab yang signifikan, termasuk menempati posisi kepemimpinan di berbagai unit kerja.

Hal ini menunjukkan bahwa BEE Award menjadi salah satu referensi dalam mengenali pegawai dengan
kinerja unggul dan potensi kepemimpinan yang relevan dengan kebutuhan organisasi. Melalui pendekatan
ini, BNI memastikan bahwa pengembangan karier didasarkan pada kontribusi nyata dan kesiapan peran,
sehingga mendukung penyiapan pemimpin masa depan yang memiliki kapabilitas, integritas, dan
pemahaman bisnis yang kuat.

Peran BEE Award sebagai bagian dari penguatan pipeline kepemimpinan tercermin dari perkembangan
karier para penerimanya, yang saat ini telah dipercaya menempati posisi Pemimpin Divisi dan Pemimpin
Wilayah.




454   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 457
Permodalan & Praktik    Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko        Perusahaan    dan Lingkungan               ESG           Keuangan




Zamzami                               R. Pratama Prabawaputra                   Komang Arya Wira Kusuma
Regional CEO pada Kantor Wilayah 03   Corporate Development &                   Atmaja
                                      Transformation Division Head              Regional CEO pada Kantor Wilayah 08
Pemenang BEE Award BNI Tahun 2024
                                      Pemenang BEE Award BNI Tahun 2023         Pemenang BEE Award BNI Tahun 2024




Ester Dian Fajar Rainy                Donny Chairuman                           Prihati
SORX Wholesale & International        Institutional Banking 2 Division Head     Enterprise & Commercial Remedial &
Banking                                                                         Recovery Division Head
                                      Pemenang BEE Award BNI Tahun 2025
Pemenang BEE Award BNI Tahun 2024                                               Pemenang BEE Award BNI Tahun 2025




MENCIPTAKAN LINGKUNGAN KERJA YANG                             Respectful Working Place (RWP) sebagai
INKLUSIF, KONDUSIF DAN PRODUKTIF                              Upaya Menciptakan Lingkungan Kerja
UNTUK SELURUH PEGAWAI                                         yang Aman, Nyaman, dan Menghargai
                                                              Kesetaraan
BNI memandang lingkungan kerja sebagai prasyarat              BNI menerapkan prinsip Respectful Working
penting dalam menjaga produktivitas, keterlibatan,            Place (RWP) sebagai bagian dari komitmen untuk
dan keberlanjutan kinerja pegawai. Oleh karena                menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman,
itu, penguatan kinerja dan kepemimpinan di BNI                dan saling menghormati. RWP menegaskan sikap
dilengkapi dengan upaya berkelanjutan untuk                   tegas Perusahaan terhadap segala bentuk pelecehan,
membangun lingkungan kerja yang inklusif, aman,               perundungan, diskriminasi, serta perilaku tidak
dan kondusif bagi seluruh pegawai.                            pantas lainnya di lingkungan kerja.

Lingkungan kerja yang sehat dan saling menghargai             Sebagai tindak lanjut atas arahan Kementerian BUMN
memungkinkan pegawai untuk berkontribusi secara               melalui Surat Nomor SE-1/MBU/01/2024 tanggal
optimal, berkolaborasi secara efektif, serta menjaga          18 Januari 2024, BNI telah menetapkan ketentuan
keseimbangan antara kinerja dan kesejahteraan.                penerapan RWP melalui Pedoman Perusahaan
Upaya ini dijalankan secara konsisten melalui                 Nomor Instruksi IN/013/HCS/001. Implementasi RWP
penguatan kebijakan, pemanfaatan dukungan                     didukung oleh mekanisme pelaporan yang aman
digital, serta penerapan prinsip kesetaraan dan               dan rahasia, proses penanganan yang profesional
perlindungan hak pegawai di seluruh BNI Group.                dan berkeadilan, serta sosialisasi berkelanjutan
                                                              untuk memperkuat pemahaman dan perilaku saling
                                                              menghormati di seluruh unit kerja.




                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                  455
                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 458
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Kebijakan Mengenai Pekerja Anak dan/atau                 memperluas akses terhadap kesempatan kerja yang
Pekerja Paksa                                            inklusif, tetapi juga memperkaya keberagaman
Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan            organisasi yang mendukung inovasi, kinerja, dan
etika, BNI memastikan bahwa seluruh aktivitas            keberlanjutan Perseroan.
operasional     senantiasa   mematuhi      hukum
ketenagakerjaan     nasional   maupun     standar        Lingkungan Kerja yang Sehat, Nyaman dan
internasional yang melarang pekerja anak dan             Aman untuk Meningkatkan Produktivitas
pekerja paksa. Melalui proses rekrutmen yang             Pegawai [ACGS B.6.1]
ketat dan audit yang dilakukan secara berkala, BNI       BNI memandang lingkungan kerja yang sehat,
menjaga komitmen untuk melindungi hak asasi              aman, dan nyaman sebagai prasyarat penting dalam
pekerja serta mendukung praktik ketenagakerjaan          menjaga produktivitas dan keberlanjutan kinerja
yang adil dan berkelanjutan.                             pegawai. Oleh karena itu, BNI secara konsisten
                                                         memastikan tersedianya tempat kerja yang layak
Komitmen Penegakan Hak Asasi Manusia                     melalui penerapan standar keselamatan dan
Sebagai    wujud    tanggung     jawab    terhadap       kesehatan kerja, penguatan disiplin operasional,
pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif, BNI         serta penyediaan fasilitas pendukung yang relevan
berkomitmen untuk menegakkan Hak Asasi Manusia           dengan kebutuhan pegawai.
(HAM) dalam setiap aspek operasional Bank. Dengan
mengedepankan nilai-nilai keadilan, kesetaraan, dan      Pendekatan tersebut diarahkan untuk memitigasi
transparansi, BNI memastikan seluruh kebijakan dan       risiko kerja sekaligus menciptakan suasana kerja
tindakan senantiasa selaras dengan prinsip-prinsip       yang memungkinkan pegawai bekerja secara fokus,
HAM yang diakui secara internasional. Melalui            aman, dan berkelanjutan. Lingkungan kerja yang
pendekatan kolaboratif dengan para pemangku              terjaga dengan baik menjadi fondasi bagi kinerja
kepentingan, BNI senantiasa berupaya menciptakan         yang stabil, kolaborasi yang sehat, dan pencapaian
lingkungan kerja yang aman, menghormati                  hasil kerja yang optimal di seluruh unit kerja BNI
keberagaman, serta mendukung perlindungan hak-           Group.
hak individu dan komunitas di sekitar lingkungan
BNI. Komitmen ini menjadi fondasi dalam menjaga          Sejalan dengan hal tersebut, BNI menyadari bahwa
kepercayaan dan memberikan dampak positif bagi           produktivitas jangka panjang tidak terlepas dari
masyarakat luas.                                         kesejahteraan pegawai secara menyeluruh. Pada
                                                         tahun 2025, BNI melanjutkan penguatan BNI Holistic
Rekrutmen Penyandang Disabilitas                         Employee Wellbeing Program yang dirancang
BNI secara konsisten memperkuat komitmennya              untuk mendukung terciptanya happy and healthy
dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif           BNI hi-movers. Program ini mencakup tiga pilar
dengan menyediakan tempat kerja yang ramah               utama, yaitu kesehatan mental dan fisik, kesehatan
disabilitas, baik melalui penyesuaian infrastruktur      finansial, serta kesehatan sosial, yang diwujudkan
maupun       pembukaan     kesempatan       berkarier    melalui berbagai inisiatif seperti layanan konsultasi
yang setara. Komitmen ini diwujudkan melalui             kesehatan dan EAP 2.0, dukungan perencanaan
pelaksanaan rekrutmen pegawai disabilitas secara         keuangan dan persiapan masa pensiun, serta
berkelanjutan setiap tahun, yang membuka                 penguatan komunitas sosial pegawai. Pendekatan
ruang bagi talenta disabilitas untuk bergabung,          holistik ini menjadi bagian dari upaya BNI dalam
berkontribusi, dan berkembang secara profesional         menjaga keseimbangan antara kinerja dan kualitas
di BNI. Melalui pendekatan tersebut, BNI tidak hanya     kehidupan kerja pegawai secara berkelanjutan.




456    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 459
Permodalan & Praktik         Tata Kelola          Tanggung Jawab Sosial               Komitmen              Laporan
Manajemen Risiko             Perusahaan           dan Lingkungan                      ESG                   Keuangan




                                                               yee Well
                                                          Emplo        -Be
                                                        I                 i                    ng
                                                   BN
                                                      HEALTH
                                                      Mental & Physical
                                                      Consultation
                                                      • EAP 2.0
                                                      • BNI Daycare
                                                                                           FINANCIAL
                                                                                                Financial
                                                                                             Consultation
                                                                                         • EAP 2.0 -
                                                                                           Financial Checkup
                                                                    Happy & Healthy      • New Dana
                                                                     BNI Hi-Movers         Kesehatan Masa
                                                                                           Pensiun (DKMP)




                                                           SOCIAL
                                                          Social Communities
                                                          46 Society (Komunitas)




1. Menjaga Kesehatan Mental dan Fisik Pegawai
   BNI Employee Assistance Program (EAP) 2.0
   Sebagai bagian dari penguatan kesejahteraan pegawai, BNI melanjutkan penyempurnaan pelaksanaan
   BNI Employee Assistance Program (EAP) 2.0. Program ini menyediakan akses layanan konsultasi
   profesional terkait kesehatan mental dan fisik yang bersifat personal dan rahasia, guna membantu
   pegawai mengelola tantangan kerja maupun personal secara lebih sehat.

   Hasil implementasi EAP menunjukkan bahwa 64% pegawai yang memanfaatkan layanan konsultasi
   mengalami perbaikan kondisi kesehatan mental. Pembelajaran ini menjadi dasar penguatan pendekatan
   kesejahteraan pegawai yang lebih terstruktur dan berkelanjutan melalui BNI Holistic Employee Wellbeing
   Program 2025.


    Testimoni Pegawai                                                              Testimoni Pegawai




                               HABIBULLAH ZUBER                                                                UKHTI AMALIA
                               MATONDANG                                                                       Institutional Banking Business
                               Retail Productive Business                                                      Development​
                               Team Leader​                                                                    Institutional Banking 2
                               RCC Jatinegara




      Program EAP ini memberikan pengalaman yang sangat                             Program EAP BNI membantu saya menyadari bahwa kesehatan
      bermanfaat. Saya merasa sangat terbantu dengan adanya                         mental itu sejalan dengan performa kerja. Dengan bimbingan
      program ini. Aplikasinya juga mudah digunakan dan                             coach profesional, saya belajar teknik manajemen waktu dan
      menyediakan berbagai fitur yang mendukung kesehatan                           cara mengatasi rasa cemas saat menghadapi deadline besar.
      mental serta keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi,                        Saya merasa lebih berenergi dan ‘hadir’ sepenuhnya pada
      ditambah lagi saya dapat berkomunikasi dan berdiskusi                         saat rapat, yang secara otomatis meningkatkan output kerja
      langsung dengan para ahlinya. Program ini membantu saya                       saya dibandingkan sebelumnya.​
      menjadi lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan diri,
      sehingga dapat bekerja dengan lebih fokus dan produktif.​                     Bukan cuma soal konsultasi mental, tapi juga panduan pola
                                                                                    makan dan olahraga. Ketika badan terasa lebih fit dan pikiran
      Terima kasih BNI​                                                             lebih tenang, fokus saya di kantor jadi jauh lebih tajam.
                                                                                    Saya tidak lagi merasa cepat lelah di tengah hari, sehingga
                                                                                    produktivitas tetap konsisten dari pagi sampai sore.​




                                                                                                                Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                    457
                                                                                               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 460
                                Performa          Laporan            Profil            Analisis dan Pembahasan                  Fungsi
                                2025              Manajemen          Perusahaan        Manajemen atas Kinerja Bank              Penunjang Bisnis




  Dukungan Keseimbangan Kerja dan Keluarga melalui BNI Little Explorers Daycare
  BNI melanjutkan penyelenggaraan BNI Little Explorers Daycare sebagai bagian dari komitmen mendukung
  keseimbangan kerja dan keluarga. Fasilitas penitipan anak ini dirancang untuk memberikan dukungan
  nyata bagi pegawai, khususnya dalam menjalankan peran profesional dan keluarga secara seimbang.

  Daycare dikelola oleh mitra profesional melalui proses seleksi yang ketat, dilengkapi dengan tenaga
  pendamping berkompeten, pengawasan kesehatan berkala, serta fasilitas yang aman dan ramah
  anak. Pemanfaatan aplikasi pemantauan aktivitas anak secara real-time memberikan rasa aman dan
  kepercayaan bagi pegawai selama menjalankan aktivitas kerja.

  Sebagai bagian dari ekosistem BNI Little Explorers Daycare, BNI juga menyelenggarakan Webinar
  Parenting untuk membekali pegawai dengan wawasan praktis dalam mendampingi tumbuh kembang
  anak di tengah dinamika pekerjaan.


   Testimoni Pegawai                                                         Testimoni Pegawai




                                                                                                         Amanda Puspitasari
                                                                                                         Channel & Service Management
                                 Daniel Setiawan
                                                                                                         Senior Staff Channel & Service
                                 Program Relation Manager​
                                                                                                         Management Section - Regional
                                 Kantor Cabang Senayan
                                                                                                         Office 12



      “Program Daycare BNI memberikan rasa aman bagi saya                     Daycare BNI membantu saya menjaga keseimbangan antara
      dan keluarga selama menjalani aktivitas kerja. Fasilitas ini            karier dan peran sebagai ibu. Kehadiran fasilitas ini adalah
      memungkinkan anak saya berada dalam lingkungan yang                     bentuk nyata dukungan BNI terhadap menjaga kesehatan
      aman, terkelola dengan baik, serta mendukung proses                     mental pegawai. Sejak menggunakan Daycare BNI, rutinitas
      tumbuh kembangnya.                                                      kerja saya jauh lebih fokus dan ringan. Anak dekat dengan
                                                                              tempat kerja, terpantau dengan baik, dan tumbuh berkembang
      Selain itu, anak-anak mendapatkan pendampingan yang                     dengan ceria.
      ramah, kegiatan yang edukatif, serta pengawasan yang
      memadai melalui sistem CCTV, yang mencerminkan perhatian                Hal ini membuat saya bekerja dengan hati yang lebih tenang
      BNI baik terhadap pegawai dan maupun keluarganya.”                      dan penuh semangat tanpa khawatir karna disupport tenaga
                                                                              pengasuh yang profesional dan fasilitas yang memadai.
                                                                              Aktivitas hariannya pun sangat beragam sehingga anak tidak
                                                                              merasa bosan dan dapat bereksplorasi dengan maksimal.​

                                                                              Besar harapan program ini dapat dilanjutkan dan ditambah
                                                                              pada fasilitas gedung-gedung BNI yang lain tidak hanya di
                                                                              Menara BNI tapi di Gedoeng BNI, Grha BNI, Plaza BNI maupun
                                                                              Emerald Tower (PIK) sehingga fasilitas ini bisa dirasakan oleh
                                                                              lebih banyak pegawai yang mungkin membutuhkan fasilitas
                                                                              Daycare ini.




2. Menjaga Kesehatan Finansial Pegawai
  Dalam mendukung kesejahteraan pegawai secara menyeluruh, BNI menyediakan layanan konsultasi
  perencanaan keuangan melalui mitra profesional berbasis aplikasi. Layanan ini ditujukan untuk
  meningkatkan literasi keuangan dan membantu pegawai mengelola keuangan pribadi secara lebih
  terencana, sehingga tercipta stabilitas finansial yang mendukung fokus dan produktivitas kerja.

  Dana Kesehatan Masa Pensiun (DKMP): Investasi Sehat untuk Masa Depan Sejahtera [ACGS B.6.3]
  BNI memahami bahwa masa pensiun merupakan periode penting untuk menikmati hasil kerja keras
  dengan tenang dan sejahtera. Salah satu tantangan utama yang dihadapi pada fase ini adalah memastikan
  akses berkelanjutan terhadap layanan kesehatan yang berkualitas. Untuk menjawab kebutuhan tersebut,
  BNI menghadirkan Dana Kesehatan Masa Pensiun (DKMP), sebuah program yang dirancang untuk
  memberikan perlindungan kesehatan menyeluruh bagi pegawai di masa pensiun.




458      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 461
Permodalan & Praktik          Tata Kelola          Tanggung Jawab Sosial       Komitmen           Laporan
Manajemen Risiko              Perusahaan           dan Lingkungan              ESG                Keuangan




   Seiring meningkatnya kebutuhan layanan                                  3. Menjaga Kesehatan Sosial Pegawai
   kesehatan pada usia lanjut, DKMP menjadi                                  BNI meyakini bahwa interaksi sosial yang sehat
   solusi strategis yang tidak hanya memberikan                              berperan penting dalam menjaga keseimbangan
   perlindungan finansial, tetapi juga ketenangan                            dan produktivitas pegawai. Untuk itu, BNI
   bagi pegawai di masa depan. Melalui program                               memfasilitasi pembentukan komunitas pegawai
   ini, BNI memastikan pegawai tetap memperoleh                              sebagai ruang kolaborasi, ekspresi minat
   jaminan akses terhadap layanan kesehatan yang                             dan bakat, serta penguatan kebersamaan di
   memadai, mengurangi kekhawatiran terhadap                                 lingkungan kerja.
   potensi biaya kesehatan tak terduga, serta
   mendukung terciptanya kualitas hidup yang                                 Melalui wadah 46 Society, yang menaungi
   optimal di masa pensiun.                                                  lebih dari 25 komunitas berbasis minat dan
                                                                             hobi, pegawai tidak hanya memperluas jejaring
                                                                             internal, tetapi juga berpartisipasi dalam berbagai
                                                                             kegiatan dan ajang yang mewakili BNI. Inisiatif
                                                                             ini berkontribusi dalam membangun lingkungan
                                                                             kerja yang lebih harmonis dan mendukung
                                                                             kinerja secara menyeluruh.



    Testimoni Komunitas                                                      Testimoni Komunitas




                                46 VESPA BNI                                                           DIAMOND46




      Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-               Komunitas       Diamond46     dibentuk    sebagai   wadah
      besarnya kepada Manajemen BNI atas dukungan, perhatian,                 pengembangan minat dan bakat pegawai di bidang olahraga
      dan kepercayaan yang telah diberikan kepada Komunitas 46                softball, sejalan dengan meningkatnya antusiasme pegawai
      Vespa BNI. Dukungan tersebut menjadi motivasi bagi kami                 terhadap olahraga tersebut. Kehadiran Diamond46 diharapkan
      untuk terus menjaga kekompakan, menumbuhkan rasa                        dapat mendukung terciptanya work-life balance yang sehat
      bangga sebagai BNI Hi-Movers, serta berkontribusi positif               serta memperkuat kolaborasi antarpegawai lintas unit kerja,
      dalam membangun citra BNI melalui semangat kebersamaan                  sekaligus selaras dengan strategi manajemen BNI dalam
      komunitas.​                                                             meningkatkan employee engagement dan produktivitas.​

      Komunitas 46 Vespa BNI merupakan wadah kebersamaan                      Sejak berdiri, Diamond46 aktif menyelenggarakan latihan
      untuk seluruh BNI Hi-Movers yang memiliki minat dan hobi                rutin dan berpartisipasi dalam kompetisi softball antar
      terhadap otomotif, khususnya Vespa. Komunitas ini dibentuk              perusahaan untuk meningkatkan keterampilan, daya saing,
      sebagai sarana untuk mempererat solidaritas, meningkatkan               dan semangat kompetitif yang positif. Kami menyampaikan
      engagement pegawai, serta mendukung terciptanya                         apresiasi dan terima kasih kepada manajemen BNI atas
      keseimbangan antara pekerjaan dan hobi (Work life balance).             dukungan yang diberikan, yang menjadi fondasi penting
                                                                              dalam pengembangan bakat, pencapaian prestasi, dan
      Sejak terbentuk hingga saat ini, Komunitas 46 Vespa BNI                 penguatan kolaborasi melalui olahraga.​
      secara aktif melaksanakan berbagai kegiatan seperti riding
      bersama, touring, kegiatan sosial, serta partisipasi dalam
      event internal maupun eksternal yang membawa nama baik
      BNI.​

      Dalam pelaksanaan kegiatan komunitas, kami senantiasa
      berkolaborasi dan berkoordinasi dengan Manajemen BNI
      secara efektif dan berkesinambungan, sehingga setiap
      aktivitas dapat berjalan dengan tertib, aman, dan memberikan
      dampak positif bagi anggota komunitas maupun institusi.​




                                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                            459
                                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 462
                          Performa       Laporan     Profil       Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan   Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




MENINGKATKAN EMPLOYEE EXPERIENCE                         DAMPAK ATAS INISIATIF STRATEGIS
MELALUI INFRASTRUKTUR DIGITAL YANG                       PENGELOLAAN HUMAN CAPITAL TAHUN
TERINTEGRASI                                             2025

Dalam mendukung transformasi Human Capital               Selama tahun 2025, BNI memfokuskan pengelolaan
yang berorientasi pada kinerja dan keberlanjutan,        Human Capital pada penguatan fondasi kinerja
BNI secara konsisten memperkuat pemanfaatan              dan keterlibatan pegawai sebagai bagian dari fase
infrastruktur digital sebagai fondasi pengelolaan        Deliver dalam Human Capital Roadmap. Berbagai
pengalaman kerja pegawai (employee experience).          strategi dan inisiatif yang dijalankan diarahkan
Pendekatan ini diarahkan untuk memastikan bahwa          untuk membangun lingkungan kerja yang lebih
setiap proses Human Capital berjalan secara lebih        terstruktur, terukur, dan mendukung peningkatan
sederhana, transparan, dan mudah diakses oleh            produktivitas secara berkelanjutan.
seluruh pegawai.
                                                         Dampak awal dari implementasi inisiatif tersebut
Sebagai      wujud    komitmen     tersebut,  BNI        tercermin pada tingkat keterlibatan pegawai yang
mengembangkan DigiHC sebagai platform Human              diukur melalui Employee Engagement Score (EES)
Capital terintegrasi yang digunakan oleh seluruh         menggunakan metode e-NPS, dengan capaian
BNI Hi-Movers. DigiHC diposisikan sebagai one            tingkat engagement sebesar 35%. Capaian ini
app for all dalam pengelolaan Human Capital, yang        menunjukkan adanya basis keterlibatan pegawai
menyatukan berbagai proses utama ke dalam satu           yang mulai terbentuk, sekaligus menjadi area yang
platform terpadu. Melalui DigiHC, pegawai dapat          terus diperkuat melalui penyempurnaan sistem
mengelola aktivitas kerja harian secara mandiri,         kerja, kepemimpinan, dan pengalaman kerja
mulai dari presensi, perencanaan dan realisasi           pegawai pada tahap selanjutnya.
kerja, pengisian survei, pemberian dan penerimaan
umpan balik, hingga akses terhadap informasi             Dari sisi pengelolaan tenaga kerja, jumlah
kebijakan Human Capital secara real-time.                pegawai BNI pada tahun 2025 tercatat sebanyak
                                                         27.201 pegawai, relatif stabil dibandingkan tahun
Pemanfaatan DigiHC tidak hanya meningkatkan              sebelumnya. Stabilitas tersebut sejalan dengan
kemudahan akses dan efisiensi proses, tetapi             arah strategi BNI yang menekankan peningkatan
juga memperkuat keterlacakan dan konsistensi             produktivitas melalui penguatan proses kerja,
pengelolaan Human Capital di seluruh organisasi.         pemanfaatan sistem digital, serta peningkatan
Bagi pimpinan dan line manager, platform ini             efektivitas peran, dibandingkan dengan ekspansi
menyediakan dasar informasi yang lebih andal untuk       jumlah pegawai.
memantau pelaksanaan kerja, menindaklanjuti isu
kinerja, serta mendukung pengambilan keputusan           Produktivitas pegawai, yang diukur melalui earning
yang lebih cepat dan berbasis data.                      per employee (EPE), tercatat sebesar Rp746,18 juta
                                                         per pegawai. Indikator ini mencerminkan kontribusi
Sejalan dengan penguatan sistem kerja tersebut,          Human Capital dalam mendukung kinerja bisnis
BNI juga mengembangkan BNI Smarter sebagai               Perseroan, sekaligus menjadi tolok ukur awal untuk
platform pendukung pengembangan kapabilitas dan          mendorong perbaikan produktivitas yang lebih
pembelajaran pegawai. BNI Smarter memungkinkan           konsisten pada periode berikutnya.
pegawai untuk merencanakan, memantau, dan
mencatat aktivitas pembelajaran sesuai dengan            Secara keseluruhan, implementasi strategi Human
kebutuhan       pengembangan         masing-masing       Capital sepanjang tahun 2025 menjadi landasan
individu. Melalui platform ini, proses learning tidak    penting bagi penguatan kinerja organisasi ke
lagi bersifat sporadis, tetapi menjadi bagian yang       depan, dengan fokus pada peningkatan keterlibatan
terstruktur dan terintegrasi dengan perjalanan           pegawai, produktivitas, serta kesiapan kapabilitas
pengembangan pegawai.                                    yang selaras dengan arah dan kebutuhan bisnis BNI.

Integrasi antara DigiHC dan BNI Smarter                  APRESIASI DAN PENGHARGAAN TAHUN
memperkuat pengalaman kerja pegawai secara               2025
end-to-end, mulai dari pengelolaan kinerja hingga
pengembangan      kapabilitas.  Pendekatan     ini       Pada tahun 2025, BNI kembali meraih apresiasi dan
memastikan bahwa employee experience di BNI              penghargaan dalam pengelolaan Human Capital
tidak hanya berfokus pada kemudahan sistem,              antara lain sebagai berikut:
tetapi juga mendukung produktivitas, kesiapan            1. 500 Best Companies in Asia Pacific 2025 – TIME
kompetensi, serta keberlanjutan kinerja pegawai          2. Best Companies to Work for in Asia 2025 – HR
dalam jangka panjang.                                       Asia



460    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 463
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG           Keuangan




3. World’s Best Employers 2025 - Forbes                         dapat diimplementasikan secara konsisten,
4. Gold Medals Best Benefits Wellness and Well                  terukur, dan berdampak nyata terhadap kinerja
   Being Program – Brandon Hall Group HCM                       organisasi.
   Excellence Award 2025
5. Bronze      Medals Best Corporate Culture                    Melalui penguatan platform digital Human
   Transformation – Brandon Hall Group HCM                      Capital, BNI memastikan keterlacakan proses,
   Excellence Award 2025                                        ketersediaan data yang andal, serta pengambilan
6. Gold Awards Branding & Durability Best                       keputusan yang lebih cepat dan berbasis
   Corporate University – Global Council of                     informasi. Pendekatan ini memungkinkan
   Corporate Univesities (GCCU) Award 2025                      pengelolaan kinerja, pengembangan talenta,
7. Gold Award Winner Best Learning & Development                dan pengalaman kerja pegawai berjalan secara
   Over 5,000 Employees – International Customer                lebih terstruktur, sekaligus menjadi enabler bagi
   Experience Awards (ICXA) Tahun 2025                          seluruh inisiatif Human Capital lainnya.
8. Dream Workplace for Learning – Markplus
   Institute                                                 2. Penguatan Performance Management dan
9. SRIKANDI Pemenang Komunitas Sosial Dalam                     Performance Culture
   Pemberdayaan       Perempuan    –   Perempuan                Dengan fondasi sistem yang semakin kuat,
   Inspiratif 2025 TVOne                                        BNI    melanjutkan     penguatan     pengelolaan
                                                                kinerja untuk memastikan keselarasan sasaran
TINJAUAN PENGELOLAAN HUMAN                                      individu, unit, dan strategi bisnis. Performance
CAPITAL TAHUN DAN ARAH STRATEGIS                                management diarahkan untuk memperjelas
TAHUN 2026                                                      akuntabilitas, memperkuat peran line manager,
                                                                serta mendorong perbaikan kinerja yang
Sepanjang tahun 2025, pengelolaan Human                         berkelanjutan.
Capital BNI difokuskan pada penguatan fondasi
implementasi kebijakan dan sistem sebagai bagian                Sejalan dengan hal tersebut, penguatan
dari fase Deliver dalam Human Capital Roadmap.                  performance culture difokuskan pada internalisasi
Berbagai inisiatif yang dijalankan pada periode ini             nilai dan perilaku kerja yang berorientasi pada
menjadi dasar awal untuk memastikan keselarasan                 hasil, sehingga kinerja menjadi bagian dari cara
antara arah strategis Perseroan, kesiapan organisasi,           kerja sehari-hari di seluruh organisasi.
serta praktik pengelolaan SDM yang lebih terstruktur
dan terukur. Pembelajaran dari implementasi tahun            3. Optimalisasi Total Reward untuk Mendukung
2025 memberikan gambaran awal atas area yang                    Kinerja
telah berjalan efektif, sekaligus ruang perbaikan               BNI mengoptimalkan kebijakan total reward
yang perlu diperkuat untuk mendukung transformasi               untuk memastikan penghargaan selaras dengan
bisnis BNI ke depan.                                            kontribusi dan pencapaian kinerja pegawai.
                                                                Pendekatan ini mendukung motivasi, menjaga
Selaras dengan RJPP BNI, tahun 2026 menjadi                     daya saing, serta memperkuat retensi talenta
fase penting untuk memperkuat peran Human                       yang memberikan kontribusi signifikan terhadap
Capital sebagai enabler strategis dalam mendorong               kinerja Perseroan.
transformasi bisnis yang berkelanjutan. Pada
periode ini, pengelolaan Human Capital diarahkan                Optimalisasi total reward juga berperan dalam
untuk meningkatkan konsistensi implementasi,                    memperkuat performance culture melalui
efektivitas sistem, serta dampak nyata terhadap                 pemberian penghargaan yang konsisten dan
kinerja organisasi.                                             proporsional terhadap hasil kerja.

Berdasarkan evaluasi atas tahun 2025 dan arah                4. Penguatan Talent, Career, dan Succession
bisnis BNI, maka strategi Human Capital tahun                   Pipeline
2026 difokuskan pada penguatan area prioritas                   BNI memperkuat pengelolaan talenta secara
yang berdampak langsung terhadap produktivitas,                 end-to-end      untuk    memastikan     kesiapan
kepemimpinan dan kesiapan organisasi.                           pegawai dalam mengisi peran strategis dan
                                                                posisi pimpinan di masa depan. Pengelolaan
1. Penguatan Human Capital IT dan Digitalisasi                  karier dan succession planning diarahkan
   sebagai Fondasi Pengelolaan HC                               untuk membangun pipeline kepemimpinan
   BNI menempatkan Human Capital IT dan                         yang berkelanjutan, selaras dengan kebutuhan
   digitalisasi sebagai fondasi utama pengelolaan               bisnis dan dinamika organisasi. Pendekatan ini
   Human Capital pada tahun 2026. Penguatan ini                 memastikan kesinambungan kepemimpinan
   menjadi prasyarat penting untuk memastikan                   serta stabilitas kinerja organisasi dalam jangka
   kebijakan, proses, dan praktik Human Capital                 panjang.


                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                 461
                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 464
                         Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                         2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Teknologi Informasi


PERAN STRATEGIS TEKNOLOGI INFORMASI                     VISI DAN MISI TEKNOLOGI INFORMASI BNI
DALAM AKSELERASI BISNIS DAN
TRANSFORMASI BNI 2025                                   Visi
                                                        Menjadi pendukung utama untuk mendorong
Dalam menghadapi era digital yang terus                 transformasi BNI menuju pertumbuhan bisnis yang
berkembang pesat, Teknologi Informasi (TI) menjadi      berkelanjutan.
salah satu pilar utama dalam memperkuat daya
saing dan pertumbuhan bisnis BNI. TI berperan           Visi ini selaras dengan visi BNI yaitu “Menjadi
strategis dalam mendorong transformasi bisnis,          Lembaga Keuangan yang Terunggul dalam Layanan
mulai dari peningkatan efisiensi operasional,           dan Kinerja secara Berkelanjutan”. TI sebagai
optimalisasi layanan nasabah, hingga penciptaan         enabler mendukung BNI dalam mewujudkan visi
inovasi digital yang relevan dengan kebutuhan           untuk menjadi lembaga keuangan yang terunggul
pasar yang semakin dinamis dan kompetitif.              dalam layanan dan kinerja dengan mendorong BNI
                                                        bertransformasi untuk pertumbuhan bisnis yang
Sepanjang tahun 2025, BNI terus mengakselerasi          berkelanjutan dengan menyediakan pengalaman
berbagai inisiatif digital dengan mengacu pada          terbaik bagi nasabah dan meningkatkan efisiensi
Corporate Plan 2024–2028, guna menjawab                 secara keseluruhan.
kebutuhan perkembangan bisnis serta memperkuat
fondasi transformasi jangka panjang. Dengan             Misi
aspirasi “4-t-6 Technology Formula of Transforming      1. Fostering Core of Excellence with Enterprise
BNI with IMPACT” atau disingkat “46 with IMPACT”,          Agility
BNI menetapkan visi, misi, dan program utama            2. Catalyst for Data Driven Transformation
TI sebagai peta jalan strategis dalam lima tahun        3. Fortify Resilience with Future-proof Innovation
ke depan. Inisiatif TI tersebut berfokus pada empat     4. Revolutionize beyond Ecosystem
misi utama, yaitu:
1. Enterprise Agility – meningkatkan kelincahan         Penjabaran dari Visi TI tersebut disampaikan dalam
   organisasi dalam merespons perubahan pasar.          4 Misi TI BNI, sebagai berikut:
2. Data Driven Transformation – mengoptimalkan
   pengambilan keputusan melalui analitik data.         1. Fostering Core of Excellence with Enterprise
3. Future-Proof Innovation – menghadirkan inovasi          Agility
   yang relevan untuk masa depan.                          Misi    ini   berkaitan     pada   upaya   untuk
4. Revolutionize Beyond Ecosystem – memperluas             meningkatkan produktivitas melalui inisiatif
   kolaborasi lintas industri melalui pemanfaatan          yang berkelanjutan meliputi transformasi SDM,
   teknologi mutakhir.                                     peningkatan kolaborasi antar tim, sentralisasi
                                                           fungsi kerja pada bidang tertentu (Center of
Sepanjang tahun 2025, TI BNI menjaga tingkat               Excellence), dan adopsi pendekatan agile dalam
eksekusi perencanaan investasi TI tetap stabil dari        aktivitas organisasi TI dalam rangka membangun
tahun sebelumnya. Dengan alokasi investasi TI              fondasi yang kuat bagi BNI dalam perjalanan
yang relatif sama, BNI memperkuat sistem TI dalam          transformasi yang berkelanjutan.
mendukung bisnis bank (change the bank) dan juga
secara bersamaan menjaga kualitas operasional           2. Catalyst for Data Driven Transformation
TI (run the bank) dengan proporsi investasi                Misi ini berkaitan pada peran TI sebagai
yang seimbang, guna mendukung keberlanjutan                pendorong utama dalam mengubah cara bank
pertumbuhan dan menciptakan nilai jangka panjang           beroperasi dengan memanfaatkan data secara
bagi pemegang saham                                        maksimal, dimana TI tidak hanya menjadi
                                                           pendukung teknis, tetapi juga menjadi katalisator
                                                           dalam mengubah budaya organisasi, proses
                                                           bisnis, dan pengambilan keputusan yang
                                                           didorong oleh data. Dengan memanfaatkan data
                                                           secara efektif, bank dapat membuat keputusan


462   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 465
Permodalan & Praktik   Tata Kelola    Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan     dan Lingkungan               ESG           Keuangan




   bisnis yang lebih baik, meningkatkan efisiensi,            2. INDI 4.0 Level 4 (Sudah Menerapkan)
   memberikan pengalaman pelanggan yang lebih                    Dalam rangka memenuhi pelaksanaan asesmen
   personal, dan meningkatkan daya saing dan                     Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI
   relevansi di era digital.                                     4.0) untuk BUMN yang tertuang dalam MoU
                                                                 antara KBUMN dan Kemenperin No. MoU-
3. Fortify Resilience with Future-proof Innovation               03/MBU/04/2021 No. 1 Tahun 2021, BNI telah
   Misi ini berkaitan pada upaya untuk memperkuat                melakukan self-assessment INDI 4.0 dan
   ketahanan bank terhadap berbagai risiko, baik                 melaporkan hasilnya kepada Kementerian
   itu dari dalam maupun luar organisasi. Hal ini                BUMN per 30 Desember 2025 dengan hasil level
   mencakup kemampuan untuk menghadapi                           4 (tingkat: sudah menerapkan). Pengawalan
   gangguan, perubahan regulasi, serangan                        tingkat pencapaian INDI 4.0 ini dapat dipenuhi
   siber, dan ketidakpastian bisnis lainnya. Dalam               melalui evaluasi berkala dan adaptasi terhadap
   implementasi-nya, hal tersebut didukung oleh                  perubahan      lingkungan    bisnis,   investasi
   inovasi teknologi yang tidak hanya relevan saat               berkelanjutan dalam teknologi, pengembangan
   ini, tetapi juga dapat bertahan dan berkembang                sumber daya manusia termasuk pembentukan
   di masa depan.                                                budaya inovasi dan kreativitas, serta melakukan
                                                                 implementasi tata kelola yang kuat. Keberhasilan
4. Revolutionize beyond Ecosystem                                penjagaan level INDI 4.0 ini menunjukkan
   Misi ini berkaitan pada upaya untuk melakukan                 kesiapan BNI sebagai bank yang sesuai dengan
   transformasi yang inovatif di luar batasan                    standar industri.
   ekosistem perbankan tradisional. Dengan misi
   ini, BNI terus berkembang melalui proposisi                3. Kapabilitas Disaster Recovery
   yang inovatif dan mencari peluang baru di                     Guna memastikan keberlangsungan operasional
   luar layanan perbankan konvensional dengan                    TI, termasuk apabila terjadi bencana maupun
   ekspansi ekosistem, dimana hal ini juga dapat                 gangguan massal, BNI memanfaatkan sistem
   membantu BNI untuk menjaga keunggulan                         cadangan      pemulihan      bencana,    dengan
   kompetitif.                                                   penempatan baik pada pusat data terpisah yang
                                                                 difungsikan sebagai Disaster Recovery Center
KEUNGGULAN TEKNOLOGI INFORMASI BNI                               (DRC) maupun dengan konfigurasi redundansi
                                                                 yang difungsikan sebagai High Availability
Dalam bidang TI, BNI memiliki berbagai keunggulan                (HA). Selanjutnya, guna memastikan kesiapan
yang mampu mendukung bisnis untuk terus                          sistem cadangan dalam menghadapi kondisi
tumbuh, yaitu:                                                   darurat, dilakukan pengujian proses pengalihan
1. IT Maturity Level 4 (Predictable)                             operasi dari sistem utama ke sistem alternatif
   Guna membantu pencapaian tujuan bisnis                        lainnya (Switch Over) dan kembali lagi ke sistem
   melalui penggunaan teknologi informasi yang                   utama (Switch Back). Aktivitas Switch Over dan
   efektif dan efisien, BNI mengimplementasikan                  Switch Back (SO-SB) ini dilakukan untuk menguji
   framework COBIT 5 dan selanjutnya COBIT 2019                  sistem kedua atau cadangan dalam menjalankan
   sebagai acuan tata kelola dan manajemen TI.                   layanan, terutama pada aplikasi kritikal dan
   Keberhasilan dalam penerapan framework COBIT                  transaksional. Inisiatif otomasi ini memberikan
   tersebut diukur sebagai tingkat IT Maturity, yang             rasa aman dan kepercayaan bagi nasabah.
   menunjukkan seberapa baik praktik-praktik TI
   diterapkan dan diintegrasikan.                             4. Optimalisasi Core Banking
                                                                 BNI meningkatkan kapasitas dan kapabilitas
   IT Maturity BNI berhasil dipertahankan pada                   sistem Core Banking melalui berbagai inisiatif
   kapabilitas level 4 (predictable) melalui evaluasi            optimalisasi secara berkelanjutan. Hasil dari
   berkala, upaya peningkatan berkelanjutan,                     upaya ini sangat signifikan, dengan percepatan
   komitmen manajemen dalam memberikan                           proses End-of-Day (EOD), percepatan proses End-
   dukungan      terhadap     inisiatif    peningkatan           of-Month (EOM), dan percepatan proses End-of-
   tersebut,    pelatihan     dan       pengembangan             Year (EOY) dibandingkan periode sebelumnya.
   kompetensi karyawan, peningkatan awareness                    Peningkatan ini tidak hanya memperkuat efisiensi
   dan ownership terhadap tata kelola TI, serta                  operasional, tetapi juga memastikan layanan
   pemantauan kinerja terhadap KPI yang relevan.                 yang lebih cepat dan akurat bagi nasabah.
   Hal ini menunjukkan bahwa proses dan tata
   kelola TI BNI telah sejalan dengan best practice.          5. Pengamanan Endpoint Berkelanjutan
   Hal ini didukung oleh upaya peningkatan                       BNI secara berkelanjutan melakukan penjagaan
   IT Maturity melalui pemenuhan gap hasil                       dan peningkatan pengamanan terhadap end
   assessment, termasuk pemenuhan kewajiban                      point, yaitu perangkat yang terhubung ke
   kepada regulator dan pemegang saham.                          jaringan komputer baik di sisi server dan client


                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                  463
                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 466
                         Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                         2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




   yang menjadi titik akhir dalam pertukaran data,      Mengedepankan Hyper-Personalization dengan
   termasuk pengamanan dari ancaman eksternal.          memanfaatkan data dan analytics untuk menawarkan
   Hal ini dilakukan sebagai pengawalan keandalan       layanan yang lebih personal dan disesuaikan dengan
   keamanan sistem TI BNI sekaligus untuk               kebutuhan setiap Nasabah, wondr by BNI dilengkapi
   melindungi data sensitif dari ancaman keamanan       dengan 3 Dimensi Keuangan yaitu Transaksi,
   siber.                                               Insight, dan Growth sebagai fitur unggulan untuk
                                                        memberikan pengalaman perbankan terbaik dalam
6. IT Competency Model                                  bertransaksi dan merencanakan masa depan.
   Sebagai penjagaan kualitas sumber daya
   manusia, Satuan Kerja TI (SKTI) BNI menerapkan       Meningkatnya kebutuhan transaksi masyarakat
   kerangka kerja terstandar untuk mengelola dan        menjadikan fitur Transaksi di wondr by BNI bertujuan
   mengembangkan kompetensi pegawai di bidang           untuk mendukung kebutuhan keuangan yang cepat,
   TI, termasuk keterampilan, manajemen kinerja,        aman dan nyaman secara real-time bagi Nasabah.
   komunitas dan jalur karier. Pemanfaatan IT           Fitur seperti transfer domestik, transfer luar negeri,
   Competency Model ini memungkinkan pegawai            top-up e-wallet, top-up TapCash, pembayaran
   agar mampu meningkatkan keahlian yang                QRIS, pembayaran tagihan, dan pengaturan jadwal
   sejalan dengan aktivitas kesehariannya dalam         transfer yang semuanya dapat dilakukan hanya
   mendukung tujuan perusahaan.                         dalam tiga langkah sederhana untuk memudahkan
                                                        nasabah dalam pengelolaan transaksi harian.
REALISASI PROGRAM                                       Setiap proses dalam fitur Transaksi di wondr by
PENYELENGGARAAN TI                                      BNI mengedepankan desain flow yang intuitif dan
                                                        self explanatory berdasarkan riset mendalam untuk
TI BNI berperan aktif dalam menyediakan dan             memberikan pengalaman pengguna yang jauh lebih
mengembangkan solusi teknologi informasi yang           menyenangkan.
selaras dengan kebutuhan bisnis, guna mendukung
pencapaian strategi dan transformasi BNI secara         Sejalan dengan meningkatnya literasi keuangan
menyeluruh. Sepanjang tahun 2025, berbagai              masyarakat Indonesia, wondr by BNI menghadirkan
program penyelenggaraan TI telah dijalankan secara      fitur Insight untuk dapat membantu Nasabah
terarah dan terukur, dengan fokus pada peningkatan      BNI dalam melakukan pengecekan kesehatan
kapabilitas teknologi, efisiensi operasional, serta     keuangannya. Transaksi Nasabah yang dilakukan
optimalisasi layanan kepada nasabah dan unit            di seluruh channel BNI baik melalui ATM, EDC dan
bisnis. Program-program tersebut dirancang              juga digital channel akan langsung muncul dan
untuk mendukung agenda pertumbuhan BNI                  dikelompokan dengan kategorisasi yang telah
melalui integrasi teknologi dalam proses bisnis         disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat modern
inti, peningkatan keandalan infrastruktur TI, serta     seperti Makanan & Minuman, Top Up e-wallet,
penerapan standar keamanan yang tinggi. Selain          Tagihan Bulanan,Transportasi, Belanja, Lifestyle, dan
itu, setiap program dilengkapi dengan indikator         lain-lain. Fitur ini juga akan memberikan gambaran
kinerja dan mekanisme evaluasi untuk memastikan         dengan diagram yang mudah dimengerti mengenai
efektivitas implementasi serta kesesuaian dengan        perbandingan pemasukan dan pengeluaran dari
target strategis Perseroan.                             Nasabah dalam satu bulan. Hal ini diharapkan dapat
                                                        membantu masyarakat Indonesia untuk lebih bijak
Beberapa program penyelenggaraan TI BNI beserta         dalam mengelola keuangannya.
capaian kinerja dan hasil evaluasinya sepanjang
2025 dapat dilihat sebagai berikut:                     Perencanaan masa depan menjadi hal yang marak
                                                        dilakukan oleh masyarakat Indonesia saat ini,
Pengembangan Layanan Perbankan pada                     selain memberikan pengalaman bertransaksi dan
area Retail                                             melihat behaviour spending yang mumpuni, wondr
Pengembangan ini berfokus untuk memberikan              by BNI juga dilengkapi dengan fitur Growth yang
pengalaman pengguna yang optimal, meningkatkan          berfokus pada perencanaan masa depan dengan
adopsi layanan, serta mendukung pertumbuhan             menyediakan berbagai pilihan produk finansial yang
bisnis. Salah satu hasil pengembangan TI yang           hyper-personalized sesuai dengan kebutuhan dan
menjadi unggulan di tahun 2025 adalah wondr by BNI.     risk profile Nasabah, seperti tabungan berjangka,
                                                        deposito dan juga instrument investasi, untuk
wondr by BNI merupakan banking app baru dari BNI        mengajak para Nasabah tumbuh dan berkembang
yang dilengkapi dengan teknologi terkini dengan         secara finansial sesuai impian masa depannya
standar global, dilengkapi dengan tampilan yang         masing-masing. wondr by BNI juga memberikan
lebih modern dan fresh, serta memberikan                akses kepada penggunanya untuk dapat melihat
pengalaman    pengguna      yang   lebih   baik.        seluruh aset yang dimilikinya dalam ekosistem BNI



464   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 467
Permodalan & Praktik   Tata Kelola    Tanggung Jawab Sosial         Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan     dan Lingkungan                ESG           Keuangan




dan juga Perusahaan Anak seperti Tabungan dan                 -   BNIdirect bisnis, merupakan solusi cash
Giro, Tabungan Berjangka, Investasi (Reksadana,                   management untuk segment SME
Obligasi, Saham, DPLK, dan Bancassurance) di satu             -   BNIdirect API, merupakan Layanan Banking as
layar.                                                            a Service memungkinkan nasabah Wholesale
                                                                  melakukan transaksi perbankan dari sistem
                                                                  mereka sendiri melalui integrasi API
                                                              -   BNIdirect supply chain, merupakan solusi supply
                                                                  chain financing bagi pelaku usaha
                                                              -   BNIdirect receivables, merupakan solusi yang
                                                                  memberikan fasilitas penagihan bagi nasabah
                                                                  Wholesale
                                                              -   BNIdirect trade, merupakan solusi pembiayaan
                                                                  ekspor import
                                                              -   BNIdirect fx, merupakan aplikasi digital berbasis
                                                                  web yang dapat diakses melalui jaringan Internet
                                                                  oleh nasabah Corporate untuk melakukan
                                                                  transaksi Valas non-fisik secara langsung dengan
                                                                  Dealer BNI Treasury.

                                                              Branding name BNIdirect sebelumnya dikenal
                                                              sebagai channel Cash Management. Seiring dengan
Pengembangan aplikasi wondr by BNI telah                      pengembangan channel Wholesale Transaction
mencapai release pertama dengan peluncurannya.                Banking yang terintegrasi, BNIdirect berubah
Selanjutnya, sampai dengan akhir tahun 2025 ini,              menjadi branding name untuk integrated Wholesale
wondr by BNI berada dalam fase koeksistensi                   portal BNI yang dapat diakses melalui https://direct.
dengan BNI Mobile Banking, dimana proses migrasi              bni.co.id sedangkan channel Cash Management
fitur-fitur yang ada sedang berlangsung, untuk                mempunyai branding name baru, yaitu: BNIdirect
penyelesaian beberapa bulan ke depan. Setelah                 cash.
migrasi fitur-fitur tersebut selesai dilengkapi, wondr
by BNI akan menggantikan BNI Mobile Banking                   Seluruh    pengembangan      channel    Wholesale
sebagai kanal digital pribadi bagi nasabah BNI.               Transaction Banking dilakukan secara berkelanjutan
                                                              dengan mengakomodasi berbagai masukan dan
wondr by BNI telah diunduh lebih dari 12 juta                 insight dari nasabah, sehingga layanan yang
kali sepanjang 2025 sejak peluncurannya dan                   dihadirkan semakin efektif, efisien, dan selaras
menunjukkan jumlah pengguna aktif bertransaksi                dengan kebutuhan bisnis.
±65% yang secara konsisten meningkat lebih tinggi
dibandingkan dengan BNI Mobile Banking. Hal                   Beberapa      Inisiatif  Pengembangan     Layanan
ini menunjukkan bukti komitmen BNI untuk terus                Wholesale Tahun 2025
menjadi main transaction platform pilihan nasabah.            Sepanjang tahun 2025, BNI telah merealisasikan
                                                              berbagai pengembangan layanan perbankan
Pengembangan Layanan Perbankan pada                           Wholesale, antara lain:
area Wholesale                                                1. BNIdirect bisnis untuk Segmen SME, yang
Pengembangan layanan perbankan pada area                         diluncurkan pada ajang BNI WondrX pada
Wholesale     difokuskan   untuk     menghadirkan                tanggal 15–17 Agustus 2025 di ICE BSD. Solusi
pengalaman pengguna yang optimal bagi nasabah                    ini dirancang khusus untuk segmen SME dengan
korporasi dan pelaku usaha. Seiring dengan                       kemudahan single user authorization, alur
perkembangan bisnis nasabah, kebutuhan internal                  transaksi yang lebih sederhana, serta tampilan
bank, serta pemenuhan ketentuan regulator, BNI                   UI/UX yang sangat user-friendly.
secara berkelanjutan melakukan peningkatan fitur                 • Fitur Unggulan BNIdirect bisnis Segmen
dan kapabilitas layanan digital Wholesale guna                       SME, meliputi:
menjaga daya saing, serta memenuhi kebutuhan                         a. Akses single user
transaksi nasabah secara end-to-end.                                 b. Financial summary berupa laporan
                                                                         keuangan yang lengkap dan transparan
Pengembangan semua channel di area Wholesale                         c. Pengalaman      layanan    yang    lebih
Transaction Banking dilakukan menggunakan                                personalized
branding BNIdirect, yang meliputi:                                   d. Kemudahan instant transfer, pembayaran,
- BNIdirect cash, merupakan solusi cash                                  dan pembelian
   management untuk segment corporate dan                            e. Dukungan      yang   lebih   kuat   bagi
   Commercial                                                            pengembangan UMKM


                                                                                           Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                   465
                                                                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 468
                         Performa       Laporan     Profil       Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                         2025           Manajemen   Perusahaan   Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




2. Peningkatan Layanan BNIdirect API                    3. Peningkatan Layanan BNIdirect cash
   Selain pengembangan di channel Cash                     BNIdirect cash tetap menjadi channel utama bagi
   Management,       BNI      juga     melakukan           nasabah Wholesale dalam melakukan transaksi
   pengembangan layanan API untuk mendukung                keuangan. Sepanjang tahun 2025, kinerja
   kebutuhan integrasi sistem nasabah Wholesale.           BNIdirect cash menunjukkan pertumbuhan
   Layanan API ini memungkinkan nasabah                    yang solid dengan total Gross Transaction Value
   korporasi untuk mengintegrasikan sistem                 (GTV) mencapai Rp11.406 triliun, meningkat
   keuangan internal dengan sistem perbankan BNI           26,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah
   secara aman, andal, dan sesuai standar industri.        pengguna BNIdirect cash tercatat sebanyak
                                                           261.815 nasabah per Desember 2025, meningkat
   Peningkatan layanan API di tahun 2025 meliputi;         24,8% dibandingkan tahun sebelumnya, yang
   penguatan pengamanan, penguatan integrasi               mencerminkan tingginya tingkat adopsi dan
   transaksi host-to-host, perluasan ekosistem             kepercayaan nasabah terhadap layanan digital
   digital dengan mitra, peningkatan proses                Wholesale BNI.
   onboarding dan operasional API, serta dukungan
   pengelolaan layanan API secara end-to-end guna
   mendukung pertumbuhan layanan digital Bank.




BNI Anti Money Laundering (AML) System
Pengembangan BNI AML System dirancang untuk mencegah dan mendeteksi pencucian uang serta
pendanaan terorisme. BNI menerapkan program AML yang komprehensif untuk memastikan kepatuhan
terhadap regulasi, khususnya POJK No. 8 Tahun 2023, dan menjaga integritas sistem keuangan.

Peningkatan Kapabilitas Sistem dan Infrastruktur TI secara Hygiene
Peningkatan Kapabilitas Sistem dan Infrastruktur TI secara Hygiene bertujuan untuk memastikan bahwa
sistem dan infrastruktur teknologi informasi tetap andal, aman, dan sesuai dengan kebutuhan bisnis yang
berkembang.

Optimalisasi Core Banking
BNI telah berhasil meningkatkan kapasitas dan kapabilitas sistem Core Banking melalui berbagai inisiatif
optimalisasi. Hasil dari upaya ini sangat signifikan, dengan percepatan proses End-of-Day (EOD) sebesar
242%, percepatan proses End-of-Month (EOM) sebesar 233%, dan percepatan proses repost transaction
mencapai 500%. Peningkatan ini tidak hanya memperkuat efisiensi operasional, tetapi juga memastikan
layanan yang lebih cepat dan akurat bagi nasabah.

Configuration Management Database
BNI telah menerapkan Configuration Management Database (CMDB) sebagai sarana untuk memantau
dan mengelola perubahan konfigurasi sistem dan layanan, sekaligus menjadi single source of truth dalam
pengelolaan data TI yang akurat dan terintegrasi.


466   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 469
Permodalan & Praktik   Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan      dan Lingkungan               ESG           Keuangan




New Core Treasury Management System                               Rencana Kerja & Anggaran Perusahaan (RKAP)
(TMS)                                                             tahun 2025, dengan tetap mengacu pada
BNI telah mengimplementasikan New Core TMS                        Corporate Plan BNI periode tahun 2024-2028.
sejak 7 Juli 2025 untuk Head Office, sementara enam               Pelaksanaan RSTI tersebut dilakukan agar
KLN dijadwalkan menyusul dengan target go-live                    penyelenggaraan TI terus mengikuti Kebijakan
bertahap pada Juli hingga Agustus 2026.                           Direksi, strategi bisnis, dan pelaksanaan
                                                                  transformasi BNI, dengan mempertimbangkan
Dari sisi keunggulan fungsional, New Core TMS                     tren TI serta regulasi di sektor perbankan baik
merupakan platform unified cross-asset front-to-                  lokal maupun global.
back, sehingga seluruh proses mulai dari trading,
risk management, hingga operations berada dalam                   RSTI ini menjadi peta jalan bagi transformasi
satu kesatuan sistem. Platform ini juga mendukung                 digital BNI, dengan tujuan utama untuk
STP (StraightThrough Processing) penuh, baik untuk                mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam
transaksi dari trading platform maupun penarikan                  mendukung operasional, meningkatkan efisiensi,
market data secara langsung dari Bloomberg dan                    dan mendorong inovasi. Aktivitas tahunan
Refinitiv. Selain itu, transaksi terkait surat berharga           dituangkan dalam Rencana Pengembangan TI
juga dapat STP langsung ke JITU BI-SSSS, sehingga                 (RPTI), sepanjang tahun 2025 seluruh proyek
meningkatkan kecepatan proses dan menurunkan                      strategis TI telah berhasil diselesaikan sesuai
risiko operasional.                                               rencana Pencapaian ini mencerminkan komitmen
                                                                  TI untuk terus mendukung upaya berkelanjutan
Dari    sisi   perbedaan      dibandingkan      sistem            BNI dalam mengintegrasikan strategi TI ke dalam
sebelumnya, New Core TMS memungkinkan                             strategi bisnis perusahaan.
transaksi dan market data untuk langsung diproses
secara otomatis dengan berbagai surrounding                    2. Evaluasi atas Efektivitas Penyelenggaraan
applications. Sistem ini dibangun dengan arsitektur               Teknologi Informasi (TI)
horizontal scaling yang mampu menangani volume                    Evaluasi atas Efektivitas Penyelenggaraan
transaksi besar secara real-time, sehingga sangat                 Teknologi Informasi (TI) Kementerian BUMN
cocok untuk kebutuhan bank dengan aktivitas                       telah menetapkan kerangka kerja tata kelola
treasury intensif. Coverage produk yang didukung                  TI yang berstandar internasional serta prioritas
juga jauh lebih luas—mulai dari rates, FX, credit,                implementasinya sebagai pedoman untuk
derivatives, securities, repos, collateral management             mengevaluasi penyelenggaraan TI (tata kelola,
hingga clearing—dan sudah dirancang memenuhi                      kinerja serta pemanfaatan teknologi). Framework
kebutuhan cross-asset serta regulatory reporting                  untuk penilaian penyelenggaraan TI tersebut
secara komprehensif.                                              menggunakan Control Objective for Information
                                                                  and Related Technologies (COBIT) 2019 dengan
REALISASI PROGRAM ASPIRASI                                        model kapabilitas proses 2 (dua) dimensi, yaitu
PEMEGANG SAHAM TAHUN 2025                                         berdasarkan dimensi kategori proses (domain)
                                                                  dan kategori level capability.
Pada tahun 2025, BNI terus mendukung serta
mengakomodasi Aspirasi Pemegang Saham (APS)                       Kementerian BUMN menetapkan bahwa 24 dari
untuk menumbuhkembangkan BNI melalui berbagai                     40 proses pada COBIT 2019 menjadi prioritas
program TI sebagai berikut:                                       untuk diimplementasikan dan harus mencapai
                                                                  nilai minimal level 3 (tiga). Berdasarkan hasil
1. Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI)                   asesmen terakhir, BNI telah memenuhi ketetapan
   Sebagai bentuk komitmen TI BNI dalam selalu                    tersebut, dimana atas 24 proses yang menjadi
   menyelaraskan strategi dengan kebutuhan                        prioritas telah mendapatkan nilai minimal level 3
   dan arah bisnis Bank, RSTI dilaksanakan guna                   (tiga) dengan rincian sebagai berikut:
   mendukung Rencana Bisnis Bank (RBB) dan




                                                                                           Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                   467
                                                                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 470
                              Performa        Laporan             Profil            Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                              2025            Manajemen           Perusahaan        Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




 •     Level 3 (Established) : 3 proses
 •     Level 4 (Predictable) : 19 proses
 •     Level 5 (Optimized) : 2 proses

 BNI telah melakukan asesmen IT Maturity Level dengan menggunakan framework COBIT 2019 oleh asesor
 (PT Deloitte Konsultan Indonesia) pada tahun 2023 – 2024 dengan penilaian yang difokuskan kepada
 process activities yang terdiri dari 5 domain dan dijabarkan dalam 40 sub domain/proses mencakup
 seluruh siklus pengelolaan TI mulai dari perencanaan strategis hingga evaluasi dan pemantauan kinerja.
 Adapun hasil penilaian penyelenggaraan TI BNI tahun 2023-2024 dengan menggunakan framework
 COBIT 2019 adalah 4,08 (dari maksimal 4,65) seperti bagan berikut:

                                     Skor                                                                      Target
     No.         Proses       Skor             Area of Improvement             Rencana Tindak Lanjut                          Status
                                     Max                                                                     Pemenuhan
      1.     EDM01             4         4   Tidak terdapat gap dan      Mempertahankan pencapaian                -             S
             Ensured                         rekomendasi karena          level yang sudah dicapai saat
             Governance                      kriteria telah terpenuhi.   ini melalui disiplin pencatatan
             Framework                                                   dan pengkinian data serta
             Setting and                                                 dokumentasi proses.
             Maintenance
      2.     EDM02             4         5   Melakukan perbaikan         Melakukan pengukuran                 Q1-2025           S
             Ensured                         berdasarkan review          kinerja produk atau proyek
             Benefit                         atas laporan kinerja        secara konsisten berdasarkan
             Delivery                        portofolio, program dan     dokumen Feasibility Study
                                             TI untuk memastikan
                                             bahwa nilainya telah
                                             dioptimalkan dan
                                             tindakan perbaikan telah
                                             dikendalikan.
      3.     APO01             4         5   a. Melakukan evaluasi       a. Review prosedur                   Q4 - 2024         S
             Managed I&T                        dan pengkinian              diprioritaskan untuk proses
             Management                         kebijakan/prosedur          terkait SDLC.
             Framework                          minimal setahun          b. Menyesuaikan kebijakan/
                                                sekali dilengkapi           prosedur/ juknis untuk
                                                dengan log perubahan        seluruh proses berdasarkan
                                                (versioning).               struktur organisasi terkini.  
                                             b. Penetapan KPI            c. Telah terdapat penetapan
                                                terhadap project            KPI berdasarkan IT
                                                IT Operation                Operation Transformation
                                                Transformation              Project diantaranya KPI
                                                yang mendukung              persentase kesesuaian
                                                tata kelola TI serta        jumlah CI pada CMDB.
                                                dijadikan business as
                                                usual.




468        A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 471
Permodalan & Praktik      Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial           Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan       dan Lingkungan                  ESG               Keuangan




                                  Skor                                                                     Target
     No.       Proses     Skor             Area of Improvement             Rencana Tindak Lanjut                            Status
                                  Max                                                                    Pemenuhan
      4.   APO02            4       4    Tidak terdapat gap dan        Mempertahankan pencapaian              -               S
           Managed                       rekomendasi karena            level yang sudah dicapai saat
           Strategy                      kriteria telah terpenuhi.     ini melalui disiplin pencatatan
                                                                       dan pengkinian data serta
                                                                       dokumentasi proses.
      5.   APO03            4       5    Melakukan Architecture        Updating prosedur ARF dan          Q3 - 2024           S
           Managed                       Forum secara berkala          selanjutnya konsisten dalam
           Enterprise                    serta menindaklanjuti         penyelenggaraannya serta
           Architecture                  hasilnya.                     dilengkapi dengan monitoring
                                                                       tindak lanjutnya.   
      6.   APO05            4       5    Pendokumentasian atas         Identifikasi inisiatif baru        Q4 - 2024           S
           Managed                       pelaksanaan inisiatif baru    sebagai hasil tindakan korektif
           Portfolio                     sebagai tindakan korektif     atas progres realisasi yang
                                         terhadap hasil realisasi      tidak mencapai target atau
                                         yang tidak mencapai           yang mengalami penyesuaian
                                         target.                       target.  
      7.   APO06            4       5    Pendokumentasian              Dokumentasi atas lesson            Q4 - 2024           S
           Managed                       atas evaluasi dari hasil      learned terhadap anggaran
           Budget &                      monitoring anggaran           dan realisasinya sehingga
           Costs                         sehingga penyusunan           anggaran tahun depan dapat
                                         anggaran di masa yang         disusun secara lebih akurat
                                         akan datang dapat lebih
                                         akurat.
      8.   APO09            4       4    Telah mencapai level          Telah dilakukan sosialisasi        Q1-2025             S
           Managed                       maksimal namun masih          service request yaitu inisiatif
           Service                       dapat ditingkatkan            perubahan parameter/
           Agreements                    dengan melakukan              data tanpa penambahan
                                         aktivitas sosialisasi         fitur/fungsional atau tanpa
                                         atau notifikasi terhadap      perubahan source code
                                         perubahan pada katalog        pada aplikasi eksisting untuk
                                         layanan kepada unit           mengakomodir kebutuhan
                                         bisnis, baik melalui tim IT   operasional (Requested by
                                         BP atau secara langsung.      Business Unit/SKTI) antara lain
                                                                       Sarana pendukung kegiatan
                                                                       operasional unit kerja,
                                                                       Perubahan aplikasi/sistem,
                                                                       penurunan data, perubahan
                                                                       master data ke seluruh SKTI
                                                                       termasuk tim IT BP.
      9.   APO10            4       5    a. Melakukan asesmen          Melakukan evaluasi hasil           Q4 - 2024           S
           Managed                          atas hasil evaluasi        kinerja penyedia jasa TI dan
           Vendors                          kinerja Penyedia Jasa      dilaporkan kepada manajemen
                                            TI dan identifikasi        secara berkala.
                                            peningkatan atas
                                            kinerja penyedia jasa
                                            TI.
                                         b. Mendefinisikan,
                                            mengkomunikasikan,
                                            dan menyepakati
                                            action plan perbaikan
                                            dengan penyedia Jasa
                                            TI dan melaporkan
                                            kepada pemangku
                                            kepentingan.
     10.   APO12            3       5    Menentukan serangkaian        Indikator risiko perlu             Q4 - 2024           S
           Managed Risk                  indikator risiko yang         dicantumkan ke dalam
                                         memungkinkan                  parameter profil risiko dan
                                         identifikasi dan              dilakukan review secara
                                         pemantauan risiko saat        berkala.
                                         ini dan tren risiko secara
                                         cepat.




                                                                                                    Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                              469
                                                                                   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 472
                               Performa        Laporan             Profil               Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                               2025            Manajemen           Perusahaan           Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




                                      Skor                                                                         Target
  No.             Proses       Skor             Area of Improvement              Rencana Tindak Lanjut                            Status
                                      Max                                                                        Pemenuhan
      11.     APO13             5         5   Telah mencapai level           Telah terdapat Standar               Q4-2024           S
              Managed                         maksimal namun masih           Pengamanan Aplikasi
              Security                        dapat ditingkatkan             dan database yang dapat
                                              dengan penetapan               digunakan sebagai acuan
                                              kebijakan secara detail        dalam melakukan penyesuaian
                                              terkait parameter security     parameter.
                                              yang digunakan misalnya
                                              Bank menggunakan
                                              database Oracle 19c
                                              maka perlu dibuatkan
                                              1 kebijakan/ standar
                                              khusus untuk Oracle
                                              19c sehingga dapat
                                              digunakan sebagai
                                              acuan saat melakukan
                                              penyesuaian parameter.
      12.     APO14             3         5   a. Memiliki panduan            Enhancement atas Prosedur            Q4 - 2025        BS
              Managed Data                       yang jelas terhadap         Manajemen Data Bab
                                                 Implementasi dan            Metadata Management telah
                                                 evaluasi keakuratan         disusun. Prosedur tersebut
                                                 penerapan metadata          berisi panduan terhadap
                                                 dan strategi kualitas       implementasi dan keakuratan
                                                 data.                       penerapan metadata dan
                                              b. Memiliki panduan            strategi kualitas data, profiling
                                                 yang jelas terhadap         data, koreksi data, kriteria
                                                 data profiling untuk        kualitas data serta SLA. Saat
                                                 evaluasi kesesuaian         ini prosedur telah diajukan ke
                                                 konten data dengan          Direksi untuk mendapatkan
                                                 metadata dan standar        persetujuan.
                                                 yang disetujui.   
                                              c. Memiliki panduan
                                                 yang jelas terhadap
                                                 Koreksi data
                                                 yang mencakup
                                                 perbandingan
                                                 repositori, verifikasi
                                                 sumber, dan logic
                                                 checks.  
                                              d. Memiliki Pedoman
                                                 mengenai SLA dan
                                                 kriteria kualitas data.  
      13.     BAI02             4         4   Tidak terdapat gap dan         Melakukan pemenuhan                      -             S
              Managed                         rekomendasi karena             data, pengkinian data dan
              Requirements                    kriteria telah terpenuhi.      dokumentasi proses di setiap
              Definition                                                     level untuk mempertahankan
                                                                             pencapaian level yang sudah
                                                                             dicapai saat ini.
      14.     BAI03             4         4   Tidak terdapat gap dan         Mempertahankan pencapaian                -             S
              Managed                         rekomendasi karena             level yang sudah dicapai saat
              Solutions                       kriteria telah terpenuhi.      ini melalui disiplin pencatatan
              Identification                                                 dan pengkinian data serta
              and Build                                                      dokumentasi proses.




470         A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 473
Permodalan & Praktik        Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial           Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan       dan Lingkungan                  ESG               Keuangan




                                    Skor                                                                      Target
     No.       Proses       Skor             Area of Improvement             Rencana Tindak Lanjut                            Status
                                    Max                                                                     Pemenuhan
     15.   BAI04              3       5    a. Menyusun                   a. Melakukan proses                Q4 - 2024           S
           Managed                            skenario untuk                perencanaan kapasitas
           Availability &                     menggambarkan                 secara berkala dan bisa
           Capacity                           kebutuhan kapasitas           dilakukan prioritisasi sesuai
                                              TI masa depan                 dengan perubahan proses
                                              berdasarkan kebijakan         bisnis, layanan, aplikasi dan
                                              Perencanaan TI Bank.          infrastruktur.
                                           b. Memprioritaskan            b. Continuous improvement
                                              perbaikan dan buat            dalam melakukan
                                              rencana ketersediaan          perencanaan kapasitas
                                              serta kapasitas yang          secara berkala.
                                              efisien dari segi biaya
                                              berdasarkan evaluasi
                                              tersebut.
                                           c. Mengintegrasikan
                                              tindakan perbaikan
                                              hasil evaluasi
                                              ke dalam proses
                                              perencanaan
                                              dan manajemen
                                              perubahan.
     16.   BAI06              4       4    Tidak terdapat gap dan        Mempertahankan pencapaian              -               S
           Managed IT                      rekomendasi karena            level yang sudah dicapai saat
           Changes                         kriteria telah terpenuhi.     ini melalui disiplin pencatatan
                                                                         dan pengkinian data serta
                                                                         dokumentasi proses.
     17.   BAI07              4       5    Bank agar melakukan           Telah dilakukan identifikasi       Q3 - 2024           S
           Managed                         tindak lanjut atas isu        issue-issue yang ditemukan
           IT Change                       yang teridentifikasi pada     dalam proses PTR dan
           Acceptance &                    saat Post Implementation      bagaimana tindak lanjut
           Transitioning                   Review (PIR) termasuk         perbaikannya dengan
                                           mengenai deployment           melibatkan SKTI dan business
                                           process dan melibatkan        user.   
                                           business process owner
                                           dan SKTI dalam hal
                                           penyusunan rencana
                                           tindak lanjut atas PIR.   
     18.   BAI09              4       5    a. Menyusun strategi          Dalam perkembangannya              Q3 - 2025           S
           Managed                            penggantian atau           terdapat beberapa progress
           Assets                             pembaruan aset             sebagai berikut:
                                              dengan asas value for      1. Penggantian dan
                                              money dan opsi biaya          pembaharuan aset sudah
                                              terendah.                     menerapkan asas value
                                           b. Melakukan Identifikasi        for money, salah satunya
                                              nilai utilitas untuk          pengadaan enterprise
                                              mengidentifikasi aset         license agreement yang
                                              yang redundan atau            dilakukan dengan harapan
                                              tidak terutilitas, serta      BNI mendapatkan benefit
                                              menentukan disposal           yang maksimal, antara
                                              atau penggantian              lain Standarisasi TI,
                                              demi efisiensi biaya.         total biaya sotware dan
                                           c. Menentukan                    maintenance yang Iebih
                                              mekanisme review              rendah, mengakomodasi
                                              berkala oleh Divisi           kebutuhan lisensi untuk
                                              terkait untuk peluang         pertumbuhan ke depan,
                                              standardisasi                 serta mempermudah
                                              pengadaan,                    pengelolaan lisensi.
                                              pemanfaatan, dan
                                              pemeliharaan aset.




                                                                                                      Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                471
                                                                                     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 474
                               Performa        Laporan             Profil            Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                               2025            Manajemen           Perusahaan        Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




                                      Skor                                                                     Target
  No.             Proses       Skor             Area of Improvement             Rencana Tindak Lanjut                          Status
                                      Max                                                                    Pemenuhan
                                                                          2. Penggunaan tool untuk
                                                                             melakukan discovery aset
                                                                             secara real time atas asset
                                                                             software dan hardware
                                                                             di Data Center dan End
                                                                             Point, atas aset software
                                                                             OS (operating system)
                                                                             yang sudah end of support
                                                                             untuk disampaikan kepada
                                                                             segenap user pengguna
                                                                             secara berkala.
                                                                          3. Pemenuhan kebutuhan
                                                                             lisensi dengan
                                                                             menggunakan metode
                                                                             enterprise license yang
                                                                             didasari oleh kebutuhan
                                                                             standarisasi teknologi serta
                                                                             pengembangan Aplikasi
                                                                             Enterprise Finansial
                                                                             System (EFS) yang
                                                                             mengintegrasikan antar
                                                                             sistem dan mendukung
                                                                             seluruh aktifitas dari
                                                                             budgeting, procurement,
                                                                             hingga realisasinya.
                                                                             sehingga proses
                                                                             rekonsiliasi, konsolidasi,
                                                                             dan monitoring menjadi
                                                                             lebih cepat serta membantu
                                                                             proses pengambilan
                                                                             keputusan yang lebih
                                                                             akurat.
      19.     BAI11             4         4   Tidak terdapat gap dan      Mempertahankan pencapaian                -             S
              Managed                         rekomendasi karena          level yang sudah dicapai saat
              Projects                        kriteria telah terpenuhi.   ini melalui disiplin pencatatan
                                                                          dan pengkinian data serta
                                                                          dokumentasi proses.
      20.     DSS01             5         5   Bank telah melakukan        Mempertahankan pencapaian                -             S
              Managed                         pemantauan dan              level yang sudah dicapai saat
              Operations                      pemeliharaan perangkat      ini melalui disiplin pencatatan
                                              yang secara proaktif        dan pengkinian data serta
                                              mendeteksi ancaman          dokumentasi proses.
                                              lingkungan (fire, water,
                                              smoke, humidity) secara
                                              berkala. Diharapkan Bank
                                              tetap konsisten untuk
                                              melakukan pemantauan
                                              dan pemeliharaan
                                              perangkat ini.
      21.     DSS02             4         5   Bank telah melakukan        Melakukan peningkatan                Q3 - 2024         S
              Managed                         analisa trend insiden       dengan mengidentifikasi
              Service                         yang terjadi dan            aktivitas yang dilakukan
              Request &                       dimanfaatkan untuk          apakah telah memberikan
              Incident                        perbaikan.                  dampak sesuai kebutuhan/
                                                                          berjalan efektif.
      22.     DSS04             4         5   Menyusun kebijakan/         a. Dalam rangka                      Q3 - 2025        BS
              Managed                         prosedur dan melakukan         meningkatkan
              Continuity                      implementasi bahwa             kesiapsiagaan BNI
                                              seluruh perubahan yang         terhadap potensi ancaman
                                              dilakukan pada BCP/DRP         siber, telah dilakukan
                                              perlu terdokumentasikan        Enterprise Crisis Simulation
                                              dalam proses                   Exercise (ECSE) - Cyber
                                              pengendalian perubahan.        Table Top, yaitu simulasi
                                                                             penanganan krisis siber
                                                                             yang melibatkan berbagai
                                                                             pemangku kepentingan
                                                                             untuk menguji efektivitas
                                                                             koordinasi, respon, serta
                                                                             mekanisme eskalasi apabila
                                                                             terjadi insiden siber yang
                                                                             signifikan.




472         A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 475
Permodalan & Praktik      Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial         Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan       dan Lingkungan                ESG               Keuangan




                                  Skor                                                                   Target
     No.       Proses     Skor             Area of Improvement           Rencana Tindak Lanjut                            Status
                                  Max                                                                  Pemenuhan
                                                                     b. Simulasi Call Tree BNI Wide
                                                                        telah dilakukan sebagai
                                                                        upaya untuk memastikan
                                                                        kecepatan, akurasi, dan
                                                                        keandalan mekanisme
                                                                        komunikasi darurat unit
                                                                        kerja, sekaligus untuk
                                                                        mengukur tingkat respon
                                                                        pegawai dalam kondisi
                                                                        krisis.
                                                                     c. Pada saat launching Wondr
                                                                        dan BNldirect pentama
                                                                        kali, segenap unit telah
                                                                        mempersiapkan Playbook
                                                                        CMT Emergency Protocol
                                                                        Wondr dan BNldirect, yang
                                                                        dapat digunakan sebagai
                                                                        panduan yang lebih handy
                                                                        oleh setiap unit terkait
                                                                        bilamana kondisi krisis
                                                                        terjadi sehingga CMT
                                                                        diaktifkan. Menindaklanjuti
                                                                        hal tersebut telah dilakukan
                                                                        process improvement untuk
                                                                        CMT Emergency Protocol
                                                                        Wondr dan BNldirect
                                                                        sebagai bentuk perbaikan
                                                                        proses penanganan kondisi
                                                                        krisis pada aplikasi Wondr
                                                                        dan BNldirect. Sebagai
                                                                        bagian dari kelengkapan
                                                                        laporan, dokumen
                                                                        pendukung akan kami
                                                                        sampaikan melalui email
                                                                        kepada Divisi STA.
     23.   DSS05            4       4    Tidak terdapat gap dan      Mempertahankan pencapaian              -               S
           Managed                       rekomendasi karena          level yang sudah dicapai saat
           Security                      kriteria telah terpenuhi.   ini melalui disiplin pencatatan
           Services                                                  dan pengkinian data serta
                                                                     dokumentasi proses.
     24.   MEA01            4       5    Melakukan review &          Review KPI telah dilakukan dan     Q4 - 2024           S
           Managed                       merekomendasikan            dilaporkan secara berkala ke
           Performance                   perubahan pada KPI dan      management.
           and                           target atas laporan KPI.
           Conformance
           Monitoring



   Asesor juga memberikan rekomendasi (area of improvement) atas 16 proses lainnya. Atas rekomendasi
   tersebut juga telah ditetapkan rencana tindak lanjut dan target pemenuhannya sebagaimana rincian
   berikut:

                                  Skor                                                                   Target
     No.       Proses     Skor             Area of Improvement           Rencana Tindak Lanjut                            Status
                                  Max                                                                  Pemenuhan
      1.   EDM03            4       4    Tidak terdapat gap dan      Mempertahankan pencapaian              -               S
           Ensured Risk                  rekomendasi karena          level yang sudah dicapai saat
           Optimization                  kriteria telah terpenuhi.   ini melalui disiplin pencatatan
                                                                     dan pengkinian data serta
                                                                     dokumentasi proses.
      2.   EDM04            4       4    Tidak terdapat gap dan      Mempertahankan pencapaian              -               S
           Ensured                       rekomendasi karena          level yang sudah dicapai saat
           Resource                      kriteria telah terpenuhi.   ini melalui disiplin pencatatan
           Optimization                                              dan pengkinian data serta
                                                                     dokumentasi proses.
      3.   EDM05            4       4    Tidak terdapat gap dan      Mempertahankan pencapaian              -               S
           Ensured                       rekomendasi karena          level yang sudah dicapai saat
           Stakeholder                   kriteria telah terpenuhi.   ini melalui disiplin pencatatan
           Engagement                                                dan pengkinian data serta
                                                                     dokumentasi proses.




                                                                                                  Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                            473
                                                                                 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 476
                               Performa        Laporan             Profil            Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                               2025            Manajemen           Perusahaan        Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




                                      Skor                                                                     Target
  No.             Proses       Skor             Area of Improvement             Rencana Tindak Lanjut                          Status
                                      Max                                                                    Pemenuhan
      4.      APO04             4         4   Tidak terdapat gap dan       Mempertahankan pencapaian               -             S
              Managed                         rekomendasi karena           level yang sudah dicapai saat
              Innovation                      kriteria telah terpenuhi.    ini melalui disiplin pencatatan
                                                                           dan pengkinian data serta
                                                                           dokumentasi proses.
      5.      APO07             4         4   Tidak terdapat gap dan       Mempertahankan pencapaian               -             S
              Managed                         rekomendasi karena           level yang sudah dicapai saat
              Human                           kriteria telah terpenuhi.    ini melalui disiplin pencatatan
              Resources                                                    dan pengkinian data serta
                                                                           dokumentasi proses.
      6.      APO08             5         5   Tidak terdapat gap dan       Mempertahankan pencapaian               -             S
              Managed                         rekomendasi karena           level yang sudah dicapai saat
              Relationships                   kriteria telah terpenuhi.    ini melalui disiplin pencatatan
                                                                           dan pengkinian data serta
                                                                           dokumentasi proses.
      7.      APO11             5         5   Tidak terdapat gap dan       Mempertahankan pencapaian               -             S
              Managed                         rekomendasi karena           level yang sudah dicapai saat
              Quality                         kriteria telah terpenuhi.    ini melalui disiplin pencatatan
                                                                           dan pengkinian data serta
                                                                           dokumentasi proses.
      8.      BAI01             5         5   Tidak terdapat gap dan       Mempertahankan pencapaian               -             S
              Managed                         rekomendasi karena           level yang sudah dicapai saat
              Programs                        kriteria telah terpenuhi.    ini melalui disiplin pencatatan
                                                                           dan pengkinian data serta
                                                                           dokumentasi proses.
      9.      BAI05             4         5   a. Mengidentifikasi,         a. Melakukan quick win              Q4 - 2024         S
              Managed                            memprioritaskan,             review terhadap perubahan
              Organizational                     dan mengeksekusi             organisasi saat ini.
              Change                             quick win re-             b. Melakukan review
                                                 organisasi dengan            efektivitas perubahan
                                                 mengkomunikasikan            organisasi.
                                                 manfaat quick win
                                                 untuk menunjukkan
                                                 bahwa visi berjalan
                                                 sesuai rencana.
                                              b. Memperkuat
                                                 momentum
                                                 dengan dukungan
                                                 kepemimpinan dan
                                                 mengambil langkah
                                                 untuk memperluas
                                                 keberhasilan.
                                              c. Memantau
                                                 operasional dan
                                                 penerapan perubahan
                                                 secara berkala, dan
                                                 identifikasi perbaikan.
                                              d. Melakukan
                                                 compliance audit
                                                 konsisten untuk
                                                 mengidentifikasi root
                                                 cause kesenjangan
                                                 pasca-perubahan dan
                                                 lakukan perbaikan.
      10.     BAI08             5         5   Tidak terdapat gap dan       Mempertahankan pencapaian               -             S
              Managed                         rekomendasi karena           level yang sudah dicapai saat
              Knowledge                       kriteria telah terpenuhi.    ini melalui disiplin pencatatan
                                                                           dan pengkinian data serta
                                                                           dokumentasi proses.
      11.     BAI10             4         5   Melakukan perbandingan       KPI Tim Configuration               Q4 - 2024         S
              Managed                         tingkat kelengkapan          Management sudah ditetapkan
              Configuration                   dan akurasi terhadap         dan sudah mengakomodir
                                              target dan mengambil         diantaranya persentase
                                              tindakan perbaikan           kesesuaian jumlah CI pada
                                              untuk meningkatkan           CMDB yang selanjutnya untuk
                                              kualitas data repositori     diukur dan dinilai tingkat
                                              dengan menilai               pencapaiannya.
                                              tingkat pencapaian
                                              KPI tim Configuration
                                              Management dan
                                              melakukan action plan
                                              sebagai improvement.




474         A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 477
Permodalan & Praktik    Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial          Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko        Perusahaan       dan Lingkungan                 ESG               Keuangan




                                Skor                                                                     Target
     No.       Proses   Skor             Area of Improvement            Rencana Tindak Lanjut                            Status
                                Max                                                                    Pemenuhan
     12.   DSS03          4       5    a. Bank perlu melakukan      Selain laporan berkala             Q4 - 2025          BS
           Managed                        pemantauan secara         ke management terkait
           Problems                       konsisten terhadap        Incident Report dan Problem
                                          problem yang belum        Management, saat ini sedang
                                          terselesaikan disertai    dilakukan identifikasi terhadap
                                          dengan pemantauan         potensi biaya yang dikeluarkan
                                          terhadap layanan          atas incident atau problem
                                          yang terganggu            yang terjadi dan untuk form
                                          karena problem            potensi biaya tersebut telah
                                          tersebut dan total        disediakan. Untuk selanjutnya
                                          cost, pencatatan          tim terkait akan lebih konsisten
                                          perubahan yang            untuk melakukan identifikasi
                                          dilakukan untuk           insiden dan problem dengan
                                          menerapkan solusi         melengkapi potensi biaya yang
                                          dari problem dan          timbul atau yang dikeluarkan
                                          membuat laporan           untuk untuk menjadi lesson
                                          terkait.                  learned bagi semua pihak yang
                                       b. Bank telah melakukan      berkepentingan.
                                          analisa trend insiden
                                          yang terjadi dan
                                          dimanfaatkan untuk
                                          perbaikan. Hal ini juga
                                          dapat ditingkatkan
                                          kembali dengan
                                          mengidentifikasi
                                          aktivitas peningkatan
                                          yang dilakukan
                                          apakah telah
                                          memberikan dampak
                                          sesuai kebutuhan/
                                          berjalan efektif.
                                          Tindakan peningkatan
                                          ini juga dilakukan
                                          secara berkelanjutan
                                          (continuous
                                          improvement).  
     13.   DSS06          4       5    Melakukan perbaikan          Telah dilakukan proses             Q3 - 2024           S
           Managed                     secara berkelanjutan         Control Testing (CT) secara
           Business                    terhadap desain dan          menyeluruh dan rutin,
           Process                     pelaksanaan atas             sehingga diharapkan dapat
           Controls                    business process control     mengidentifikasi improvement
                                       dengan memastikan            berupa Control Improvement
                                       proses control testing       Plan (CIP) terhadap desain
                                       yang telah dilakukan         dan pengoperasian business
                                       terlaksana secara            process control.
                                       menyeluruh dan
                                       rutin untuk dapat
                                       mengidentifikasi
                                       improvement
                                       terhadap desain dan
                                       pengoperasian business
                                       process control.
     14.   MEA02          4       5    Melakukan evaluasi           Memastikan pelaksanaan             Q4 - 2024           S
           Managed                     performa internal control    review performa organisasi
           System of                   framework, melakukan         terkait sistem internal control
           Internal                    benchmarking, dan            bank.
           Control                     mengimplementasikan
                                       best practice
                                       terkait untuk dapat
                                       melakukan perbaikan
                                       secara berkelanjutan
                                       (continuous
                                       improvement) terhadap
                                       proses monitoring
                                       internal control.




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                           475
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 478
                                 Performa        Laporan            Profil               Analisis dan Pembahasan              Fungsi
                                 2025            Manajemen          Perusahaan           Manajemen atas Kinerja Bank          Penunjang Bisnis




                                         Skor                                                                      Target
    No.           Proses         Skor             Area of Improvement            Rencana Tindak Lanjut                                Status
                                         Max                                                                     Pemenuhan
      15.     MEA03                  4      5   Memiliki ketentuan untuk     a. Ketentuan untuk melakukan          Q3 - 2024            S
              Managed                           melakukan review dan            review Kebijakan/Standar/
              Compliance                        memperbaiki kebijakan,          Prosedur serta proses
              with external                     standar, prosedur,              dan aktivitas IT dan bisnis
              Requirements                      metodologi, serta proses        sudah terdapat dalam PP
                                                dan aktivitas terkait IT        Tata Kelola Kepatuhan
                                                dan bisnis secara berkala.   b. Pengukuran tingkat
                                                                                kepatuhan terhadap
                                                                                ketentuan eksternal (contoh
                                                                                dalam penurunan denda
                                                                                laporan SLIK setiap tahun).
      16.     MEA04                  4      4   Tidak terdapat gap dan       Mempertahankan pencapaian                  -               S
              Managed                           rekomendasi karena           level yang sudah dicapai saat
              Assurance                         kriteria telah terpenuhi     ini melalui disiplin pencatatan
                                                                             dan pengkinian data serta
                                                                             dokumentasi proses.



3. Tindak Lanjut Hasil Assessment INDI 4.0
   Dalam rangka memenuhi pelaksanaan asesmen Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) untuk
   BUMN yang tertuang dalam MoU antara KBUMN dan Kemenperin No. MoU-03/MBU/04/2021 No. 1
   Tahun 2021, BNI telah melakukan self-assessment INDI 4.0 dan melaporkan hasilnya kepada Kementerian
   BUMN per 30 Desember 2025 dengan hasil level 4 (tingkat: sudah menerapkan). Pengawalan tingkat
   pencapaian INDI 4.0 ini dapat dipenuhi melalui evaluasi berkala dan adaptasi terhadap perubahan
   lingkungan bisnis, investasi berkelanjutan dalam teknologi, pengembangan sumber daya manusia
   termasuk pembentukan budaya inovasi dan kreativitas, serta melakukan implementasi tata kelola yang
   kuat. Keberhasilan penjagaan level INDI 4.0 ini menunjukkan kesiapan BNI sebagai bank yang sesuai
   dengan standar industri.

4. Program Digital Talent BUMN
   Untuk mendukung Program Digital Talent BUMN, sejak tahun 2022 Bank telah melakukan pengembangan
   kapabilitas pegawai IT & Digital yang terdiri dari IT & Digital Bootcamp, IT Capability Training, Digital
   Capability Training, IT Security Training, Data Management Training, dan Certification. Pembelajaran
   dilaksanakan antara lain melalui classical training, online training, webinar suplemen pengetahuan, dan
   daily exercise employee program, serta modul pembelajaran pada BNI Smarter.

   Implementasi pengembangan digital talent dilakukan melalui pelaksanaan learning plan pengembangan
   kapabilitas talent digital berdasarkan learning roadmap yang telah disusun sesuai dengan development
   need analysis.

5. Budaya Inovasi dan Mendorong Kolaborasi Riset dan Inovasi
   BNI mengembangkan lingkungan dengan budaya inovasi mendukung kreativitas dan ide-ide baru, solusi
   inovatif terhadap berbagai tantangan. BNI mendorong inovasi berbasis data dapat mengambil keputusan
   yang lebih baik dan mengembangkan produk atau layanan yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar.

   Berikut merupakan inovasi TI BNI yang telah berlangsung hingga Desember 2025:

    No                     Inovasi                                           Deskripsi                                         Status
      1       Manajemen dan                     Pengelolaan dan orkestrasi berbagai jenis infrastruktur TI yang        Live
              Orchestrator Infrastruktur TI     dimiliki Bank secara terpusat dan terpadu.
      2       Manajemen Konfigurasi             Pengelolaan infrastruktur yang lebih efisien, aman, dan Live
              dan Otomasi Infrastruktur         konsisten, sehingga mendukung operasional yang stabil dan
                                                scalable untuk menunjang pertumbuhan bisnis.
      3       Database Core Banking             Pemenuhan Exadata baru di DC Co-Location untuk memastikan Fase Delivery
              untuk Pemenuhan DC                ketersediaan dan keandalan Core Banking.
              CoLocation
      4       Blockchain                        Teknologi buku besar digital terdesentralisasi yang mencatat           Fase Delivery
                                                transaksi secara aman dan transparan.                                  (Development)
      5       Metadata Management               Penyediaan      solusi     metadata      management  untuk Fase Demand
                                                mendefinisikan, menyimpan, dan memelihara metadata
                                                dengan tujuan meningkatkan data discoverability, memastikan
                                                konsistensi definisi data antar unit bisnis.



476         A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 479
Permodalan & Praktik        Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial       Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan      dan Lingkungan              ESG             Keuangan




     No                Inovasi                                      Deskripsi                                   Status
      6    Security Orchestration         Solusi    pengamanan     siber yang    mengintegrasikan, Fase Inisiasi
           Automation & Response          mengorkestrasi dan mengotomasi perangkat dan proses
           (SOAR)                         pengamanan untuk menyederhanakan proses deteksi dan
                                          investigasi, sehingga dapat memberikan respon cepat atas
                                          ancaman yang datang.
      7    Enhancement Endpoint           Solusi pengamanan siber yang dirancang untuk mendeteksi,       Fase Demand (Pra-
           Detection & Response           menganalisis, dan merespons ancaman pada endpoint (seperti     Pengadaan)
           (EDR)                          komputer, server, dan perangkat lain).
      8    Secure Access Service Edge Framework yang menggabungkan layanan keamanan jaringan             Fase Demand
           (SASE)                     (seperti firewall, secure web gateway, zero trust network
                                      access) dengan kemampuan jaringan wide-area (WAN).
      9    Attack Surface                 Mekanisme sistematis dalam mengelola seluruh aset digital Fase Delivery
           Management (ASM)               perusahaan yang dapat diakses dari luar (internet facing)
                                          yang berpotensi menjadi celah masuk bagi attacker untuk
                                          menyerang sistem internal perusahaan.
     10    Alternative Solusi Robotic     BNI secara proaktif terus memperkuat inisiatif otomasi melalui Fase Demand
           Process Automation (RPA)       pemanfaatan Robotic Process Automation (RPA) yang telah (Pengadaan)
                                          terbukti meningkatkan efisiensi operasional. Sebagai bagian
                                          dari strategi keberlanjutan dan optimalisasi biaya, BNI juga
                                          mengeksplor alternatif solusi RPA yang sebanding secara
                                          kapabilitas, lebih fleksibel secara arsitektur, dan mendukung
                                          pengelolaan teknologi yang lebih mandiri dan adaptif ke depan.
     11    Alternative Solusi x86         BNI secara proaktif mengevaluasi alternatif solusi virtualisasi Fase Demand
           Virtualisasi dan Virtual       yang setara secara kapabilitas, lebih efisien, dan sejalan dengan
           Machine Management             prinsip arsitektur terbuka, guna memperkuat kemandirian
                                          teknologi dan mengurangi risiko vendor lock-in.
     12    Application Modernization      Sebagai bagian dari strategi application modernization, BNI Fase Delivery
                                          mulai bertransformasi dari arsitektur berbasis virtualisasi
                                          tradisional ke pendekatan containerization yang lebih efisien,
                                          portabel, dan scalable. Inisiatif ini memperkuat kapabilitas
                                          cloud-native, CI/CD, dan DevSecOps, sekaligus mendukung
                                          optimalisasi biaya infrastruktur serta percepatan inovasi
                                          layanan digital secara lebih agile dan resilient
     13    Enterprise Project             BNI mengimplementasikan pendekatan Enterprise Project Fase Demand
           Management                     Management      (EPM)     untuk   meningkatkan      efektivitas
                                          pelaksanaan inisiatif strategis TI melalui pengelolaan
                                          portofolio proyek secara terpusat dan terstandarisasi. Inisiatif
                                          ini memperkuat keselarasan strategis, akuntabilitas, serta
                                          kolaborasi lintas unit, sekaligus mendukung monitoring
                                          kinerja, pengendalian risiko, dan pelaporan real-time kepada
                                          manajemen.
     14    Alternative Container          Adopsi container dan Kubernetes di BNI telah mendorong Fase Demand
           Management                     percepatan inovasi dan implementasi arsitektur cloud-native.
                                          Untuk menjaga kemandirian teknologi dan efisiensi biaya, BNI
                                          kini mengevaluasi alternatif solusi container management yang
                                          lebih terbuka dan fleksibel guna mengurangi potensi risiko
                                          vendor lock-in dari platform eksisting, tanpa mengorbankan
                                          keamanan dan stabilitas operasional.
     15    Developer AI Assistant         BNI tengah menginisiasi penerapan Developer AI Assistant Fase Demand
                                          untuk mempercepat produktivitas pengembangan aplikasi
                                          serta meningkatkan kualitas kode secara menyeluruh. Solusi
                                          ini memanfaatkan teknologi Generative AI dan Large Language
                                          Model (LLM). Fungsinya meliputi code generation, code
                                          review, unit testing, documentation auto-generation, serta
                                          impact analysis terhadap perubahan kode kompleks (termasuk
                                          COBOL, Java, .NET, dan Python).
     16    Test Data Management           Saat ini dalam melakukan kegiatan testing menggunakan Fase Demand
                                          data dummy yang ada pada data production namun belum
                                          dilakukan mekanisme pengamanan, sehubungan dalam
                                          rangka membantu mengurangi risiko kebocoran data dan
                                          untuk membagikan data production secara aman dalam proses
                                          pengujian aplikasi. Perlu disusun strategi untuk menentukan
                                          solusi atas kebutuhan terkait dengan Test Data Management.




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                         477
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 480
                              Performa         Laporan        Profil              Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                              2025             Manajemen      Perusahaan          Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




    No                 Inovasi                                        Deskripsi                                      Status
      17     Modernisasi Aplikasi           Infrastruktur BNI sangat bergantung pada aplikasi berbasis Fase Demand
             dengan Gen AI                  Windows Server & .NET Framework yang berjalan di VM
                                            tradisional (±493 VM). Modernisasi dilakukan dengan strategi
                                            Windows Containerization, Replatform, dan Refactor dengan
                                            AI tools. Tujuan: mempercepat deployment lewat CI/CD,
                                            menyederhanakan patching & kontrol image, menurunkan
                                            dependency VM, serta mengurangi vendor lock-in. PoC berhasil
                                            membuktikan aplikasi .NET Framework 3.5 dapat dijalankan
                                            di AKS Windows Container tanpa modifikasi besar. Dengan
                                            bantuan Gen AI, partner POC dapat melakukan Refactoring
                                            dalam waktu singkat.


6. Tindak Lanjut Hasil Audit dan/atau Penilaian TI
   Berdasarkan hasil asesmen INDI pada tahun 2022, terdapat 45 (empat puluh lima) gap yang semuanya
   telah selesai ditindaklanjuti, sedangkan untuk Penilaian Penyelenggaraan TI dengan menggunakan
   framework COBIT 2019, berdasarkan 20 proses yang memerlukan tindak lanjut, sebanyak 17 proses telah
   dipenuhi dan terdapat 3 proses yang sedang dalam proses pemenuhan tindak lanjut.

   Sementara itu sepanjang tahun 2024 telah dilaksanakan 33 penugasan audit internal, atas 33 penugasan
   audit internal tersebut sebanyak 30 penugasan audit telah selesai ditindaklanjuti dan 3 penugasan lainnya
   berstatus nihil (tidak terdapat tindak lanjut hasil audit). Sedangkan sampai periode Q3 tahun 2025 telah
   dilaksanakan 21 penugasan audit internal, dimana atas 21 penugasan audit internal tersebut sebanyak
   6 penugasan audit sedang dalam proses pemenuhan tindak lanjut dan 15 penugasan audit lain sedang
   dalam proses penyusunan laporan.

   Ringkasan tindak lanjut dari setiap proses audit dan /atau Penilaian Penyelenggaraan TI digambarkan
   dalam tabel berikut:

                                                                                      Jumlah          Status         Presentase
                                                                 Asesor/Auditor
    No                Penilaian/Audit              Tahun                              Tindak                        Tindak Lanjut
                                                              (Internal/Eksternal)               BS     S       T
                                                                                       Lanjut                        Selesai (%)
      1      Asesmen INDI 4.0                       2022       Asesor Eksternal          45       -     45      -       100%
      2      Penilaian Penyelenggaraan TI         2023-2024    Asesor Eksternal          20       -     20      -       100%
             (COBIT 2019)
      3      Aktivitas Pengelolaan Vendor IT        2024            Internal             5        -     5       -       100%
      4      Audit Aktivitas Pengelolaan            2024            Internal             14       -     14      -       100%
             Jaringan Komunikasi IT
      5      Audit Aplikasi BNI Move                2024            Internal             2        -     2       -       100%
      6      Audit Aplikasi Core Banking            2024            Internal             15       -     15      -       100%
             iCons (Pinjaman)
      7      Audit Aplikasi Globs                   2024            Internal             6        -     6       -       100%
      8      Audit Aplikasi Pendukung               2024            Internal             3        -     3       -       100%
             Akuntansi
      9      Audit APU PPT PPPSPM BNI               2024            Internal             3        -     3       -       100%
      10     Audit Digital Account Opening          2024            Internal             3        -     3       -       100%
             (DAO)
      11     Audit End to End EDC                   2024            Internal              -       -      -      -         -
      12     Audit End to End QRIS                  2024            Internal             4        -     4       -       100%
      13     Audit Mandatory Alat                   2024            Internal             5        -     5       -       100%
             Pembayaran Menggunakan
             Kartu (APMK)
      14     Audit Mandatory APU PPT                2024            Internal             1        -     1       -       100%
             Pension Fund
      15     Audit Mandatory Security SKNBI         2024            Internal             9        -     9       -       100%
      16     Audit Migrasi Core Banking HO          2024            Internal             10       -     10      -       100%
      17     Audit New SDLC                         2024            Internal             11       -     11      -       100%
      18     Audit Pengelolaan Aplikasi             2024            Internal             5        -     5       -       100%
             Pendukung RM (RM Tools &
             SIMON)



478        A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 481
Permodalan & Praktik         Tata Kelola       Tanggung Jawab Sosial         Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko             Perusahaan        dan Lingkungan                ESG               Keuangan




                                                                                        Jumlah            Status        Presentase
                                                                 Asesor/Auditor
     No                Penilaian/Audit             Tahun                                Tindak                         Tindak Lanjut
                                                              (Internal/Eksternal)                 BS       S      T
                                                                                         Lanjut                         Selesai (%)
     19    Audit Pengelolaan Data                   2024               Internal           3         -       3      -      100%
           Kepegawaian
     20    Audit Pengelolaan Garansi Bank           2024               Internal            -        -       -      -         -
     21    Audit Pengelolaan IT KLN                 2024               Internal           4         -       4      -      100%
           Singapore
     22    Audit Pengelolaan Payroll                2024               Internal           4         -       4      -      100%
     23    Audit Pengelolaan SLIK                   2024               Internal           7         -       7      -      100%
     24    Audit Pengelolaan Tapcash                2024               Internal           3         -       3      -      100%
     25    Audit Pengelolaan TI Kartu Kredit        2024               Internal           4         -       4      -      100%
     26    Audit Probity V.02 Treasury              2024               Internal           7         -       7      -      100%
           Management System (TMS)
     27    Audit Robotics Process                   2024               Internal           7         -       7      -      100%
           Automation (RPA)
     28    Audit Tematik Digital Branch &           2024               Internal           4         -       4      -      100%
           Touch Point
     29    Audit Tematik Phone Banking              2024               Internal           3         -       3      -      100%
     30    Audit Third Party Risk                   2024               Internal           6         -       6      -      100%
     31    Mandatory SPBI (BI-RTGS, BI-             2024               Internal           5         -       5      -      100%
           ETP, BI-SSSS, BI-FAST, SKNBI,
           KPDHN)
     32    Review BNI Direct                        2024               Internal           10        -      10      -      100%
     33    Review Implementasi                      2024               Internal           6         -       6      -      100%
           Configuration Management
           Database (CMDB)
     34    Review Mandatory SWIFT KLN               2024               Internal           1         -       1      -      100%
     35    Audit Divisi CISO                        2025               Internal           11        -       11     -      100%
     36    Audit Pengelolaan Single                 2025               Internal           5         -       5      -      100%
           Customer View (SCV)
     37    Audit Pengelolaan Sistem Wondr           2025               Internal           12        -      12      -      100%
     38    Audit Pengelolaan User Akses             2025               Internal           5         -       4      1       80%
           Aplikasi Transaksional Kategori
           Very Critical
     39    Audit Pengembangan dan                   2025               Internal           6         -       6      -      100%
           Pengamanan Sistem API
     40    Review Proses Promosi Aplikasi           2025               Internal           7         -       7      -      100%
           TI
     41    Audit Switching System                   2025               Internal           5         -       5      -      100%
           Modernization (UBP & New
           CMS)
     42    Audit Surrounding Kredit                 2025               Internal           1         1       -      -       0%
           (IDEAS, Smartdigi, Digisales dan
           CBAS)
     43    Audit Sistem Layanan Informasi           2025               Internal           7         -       7      -      100%
           Keuangan (SLIK)
     44    Audit Pengelolaan ATM                    2025               Internal           9         9       -      -       0%
     45    Review Implementasi IBS                  2025               Internal           11       10       1      -       9%
           (Integrated Biometric System)
     46    Audit Pengelolaan Internet               2025               Internal           1         1       -      -       0%
           Banking & SMS Banking
     47    Audit Proyek LMS Wholesale               2025               Internal           16       15       -      1       0%
     48    Audit Pengelolaan IT Service             2025               Internal           3         3       -      -       0%
           Management (ITSM)
     49    Audit Implementasi Proyek                2025               Internal           3         3       -      -       0%
           Inventory Management System
     50    Audit Pengelolaan Kustodi                2025               Internal           6         6       -      -       0%




                                                                                                      Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                 479
                                                                                     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 482
                                  Performa          Laporan     Profil               Analisis dan Pembahasan            Fungsi
                                  2025              Manajemen   Perusahaan           Manajemen atas Kinerja Bank        Penunjang Bisnis




                                                                                           Jumlah          Status        Presentase
                                                                   Asesor/Auditor
     No                 Penilaian/Audit                 Tahun                              Tindak                       Tindak Lanjut
                                                                (Internal/Eksternal)                 BS      S      T
                                                                                            Lanjut                       Selesai (%)
      51     Audit Remittance                            2025         Internal               5        5       -     -        0%
      52     Audit Agen46                                2025         Internal               4        4       -     -        0%
      53     Review Pengelolaan One-Time                 2025         Internal               0        0      0      0       100%
             Password (OTP) Kartu Kredit
      54     Audit Pengelolaan Firewall                  2025         Internal               7        7       -     -        0%
      55     ISO 2700:2022 Information                   2025         Internal               2        2       -     -        0%
             Security
      56     Audit SPC (Student Payment                  2025         Internal               2        2       -     -        0%
             Center)
      57     Audit Pengelolaan Data Pribadi              2025         Internal               8        8       -     -        0%
             (System)
      58     Audit Implementasi Enterprise               2025         Internal               5        5       -     -        0%
             Architecture
      59     Proyek Sentralisasi IT Services             2025         Internal               4        4       -     -        0%
             KLN
      60     Audit Pengelolaan Aplikasi Fraud            2025         Internal               8        8       -     -        0%
             Management
      61     Audit Disaster Recovery Plan                2025         Internal               3        3       -     -        0%
             (DRP) / Audit Pemulihan Bencana
      62     Audit Regulatory KLN Singapura              2025         Internal               0        0      0      0       100%
      63     Audit Data Privacy                          2025         Internal               0        0      0      0       100%
      64     Cyber Resilience Assessment                 2025         Internal               0        0      0      0       100%
             Framework (C-RAF)
      65     Digital Maturity Assessment                 2025         Internal                -       -       -     -         -
             Bank (DMAB) 2025*
      66     Independent Review Remittance               2025         Internal                -       -       -     -         -
             Kerjasama Baru Second Switcher
             Wise*
      67     Audit Sistem Pembayaran*                    2025         Internal                -       -       -     -         -
      68     Independent Review QRIS CPM                 2025         Internal                -       -       -     -         -
             (Customer Presented Mode)*
      69     Audit Penyelanggaran TI*                    2025         Internal                -       -       -     -         -
      70     Review Tingkat Maturitas                    2025         Internal                -       -       -     -         -
             Ketahanan Siber*
      71     Audit Security SKNBI & BI FAST*             2025         Internal                -       -       -     -         -
    Total                                                                                   392      96     293     2        75%
   Keterangan:
   BS = Belum Selesai, S = Selesai, T = Terlambat
   * = Proses Penyusunan Laporan



7. Realisasi Rencana Pembiayaan TI
                                                                  Alokasi Anggaran           Realisasi FY 2025         % Realisasi
                               IT Spending
                                                                  FY 2025 (Rp Juta)              (Rp Juta)          Terhadap Rencana
    CAPEX IT (Otomasi Dalam Negeri)                                          1.604.421                1.604.421                    100,0
    OPEX TI (SKTI)                                                               543.046                  527.819                   97,2
    Jumlah                                                                   2.147.467                2.132.240                     99,3


Pengembangan Solusi Berdasarkan IT Application Architecture
BNI telah menyusun Rencana Strategis TI (RSTI) untuk mengoptimalkan dan menyelaraskan tujuan bisnis
dengan strategi TI. Langkah ini memudahkan bank dalam menciptakan solusi TI yang efektif dan efisien,
sehingga biaya pengembangan TI dapat dioptimalkan. Salah satu bagian dari RSTI adalah Enterprise
Architecture berbasis TOGAF Framework yang disusun sebagai standar pengembangan, yang mencakup
Arsitektur Bisnis, Arsitektur Aplikasi, Arsitektur Teknologi, Arsitektur Data, dan Arsitektur Keamanan.




480        A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 483
Permodalan & Praktik   Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan      dan Lingkungan               ESG            Keuangan




Enterprise Architecture BNI ini telah menjadi standar          5. Enterprise Support
dalam pengembangan sistem dan aplikasi TI, baik                   Menyediakan dukungan bagi seluruh fungsi di
untuk produk Digital Bank maupun Open Banking.                    tingkat perusahaan. Terdiri atas 4 (empat) fokus
Keselarasan antar komponen Enterprise Architecture                kapabilitas, yaitu:
mendukung BNI dalam memberikan solusi inovatif                    a. Finance & Accounting: Pengelolaan keuangan
untuk penyempurnaan proses bisnis, sehingga                          dan akuntansi bank, termasuk pelaporan
mempermudah integrasi solusi BNI dengan para                         keuangan, pengendalian anggaran, dan audit.
stakeholder.                                                      b. Human Resources Management: Manajemen
                                                                     sumber daya manusia, mencakup rekrutmen,
Enterprise Architecture Landscape telah mengadopsi                   pelatihan, pengembangan, dan pengelolaan
Banking Industry Architecture Network (BIAN) dan                     kinerja karyawan.
dikelompokkan sebagai berikut:                                    c. Content & Document Management: Sistem
1. Channels                                                          pengelolaan konten dan dokumen untuk
   Mencakup seluruh channel interaksi yang                           menyimpan, mengatur, dan mengakses
   menghubungkan bank dengan nasabahnya.                             informasi secara efisien.
   Terdiri atas 3 (tiga) fokus kapabilitas, yaitu:                d. Team Collaboration: Alat dan platform
   a. Bank (Assisted) Channels (Subdomain)                           yang mendukung kolaborasi tim, seperti
      memfasilitasi interaksi langsung dengan                        komunikasi,      berbagi     dokumen,       dan
      petugas.                                                       manajemen proyek.
   b. Customer Channels (Subdomain) mendukung                  6. Integration
      swalayan nasabah.                                           Menjamin interoperabilitas antar sistem yang
   c. Open Banking.                                               mencakup API Management, Messaging, dan
2. Customer Relationship Management                               Data Integration. Terdiri atas 3 (tiga) fokus
   Mengelola        hubungan       nasabah       secara           kapabilitas, yaitu:
   komprehensif, mulai dari Customer, Marketing,                  a. API Management: Pengelolaan Application
   Sales, hingga Service.                                            Programming        Interface    (API)     untuk
3. Products & Services                                               memungkinkan komunikasi dan pertukaran
   Mencakup portofolio produk dan layanan bank.                      data antar aplikasi dengan aman dan efisien.
   Terdiri atas 6 (enam) fokus kapabilitas, yaitu:                b. Enterprise     Service     Bus:   Infrastruktur
   a. Credit Card: Layanan pembelian dengan kartu                    perantara yang mengintegrasikan berbagai
      kredit, termasuk manfaat tambahan seperti                      aplikasi dan layanan dalam organisasi, guna
      poin reward dan cashback.                                      memungkinkan komunikasi dan pertukaran
   b. Treasury: Pengelolaan likuiditas, investasi,                   data yang lancar.
      dan risiko keuangan bank.                                   c. Transaction Switch: Sistem yang memproses
   c. Trade Finance: Dukungan terhadap proses                        dan mengarahkan transaksi keuangan antar
      perdagangan, seperti letter of credit dan bank                 berbagai sistem pembayaran dan jaringan.
      guarantee.                                               7. Risk & Compliance
   d. Loan, Payment: Layanan pinjaman dan                         Mengelola risiko dan memastikan kepatuhan,
      berbagai metode pembayarannya.                              mencakup Operational Risk Management, Market
   e. Card Management: Pengelolaan siklus hidup                   Risk Management, Credit Risk Management,
      dari kartu perbankan.                                       dan Financial Crime Compliance. Terdiri atas 6
   f. Core Banking: Sistem inti utama yang                        (enam) fokus kapabilitas, yaitu:
      mengelola operasi harian bank.                              a. Credit Risk: Pengelolaan risiko terkait
4. Operational Services                                              kemungkinan gagal bayar oleh peminjam
   Menjamin operasional bank berjalan lancar,                        atau pihak lain yang berhutang kepada bank.
   aman, dan patuh. Terdiri atas 5 (lima) fokus                   b. Enterprise Risk: Manajemen risiko secara
   kapabilitas:                                                      menyeluruh di seluruh organisasi BNI,
   a. Remittance: Layanan pengiriman uang antar                      mencakup berbagai jenis risiko yang dapat
      bank, baik domestik maupun internasional.                      memengaruhi strategi bank.
   b. Statements: Penyediaan laporan transaksi                    c. Operational Risk: Pengelolaan risiko yang
      rekening nasabah secara berkala.                               timbul dari kegagalan proses internal,
   c. Merchant: Layanan pengelolaan pembayaran                       manusia, sistem, atau faktor eksternal yang
      untuk pedagang, termasuk pemrosesan kartu                      dapat mengganggu operasional bank.
      kredit, debit dan metode pembayaran lainnya.                d. Asset & Liabilities Management: Pengelolaan
   d. Clearing & Settlement: Proses penyelesaian                     aset dan kewajiban bank untuk memastikan
      transaksi antar bank untuk memastikan dana                     keseimbangan antara risiko dan keuntungan,
      ditransfer dengan benar.                                       serta menjaga likuiditas dan profitabilitas.
   e. Loan Operation: Pengelolaan dan administrasi
      pinjaman, mulai dari pengajuan hingga
      pelunasan.
                                                                                            Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                    481
                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 484
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




   e. Regulatory: Kepatuhan terhadap peraturan           Network (SD-WAN), guna mendukung keberlanjutan
      dan regulasi yang berlaku di sektor perbankan      layanan serta meningkatkan efisiensi operasional.
      untuk memastikan operasi bank sesuai
      dengan hukum dan standar industri.                 Dalam rangka meningkatkan kualitas dan keandalan
   f. Anti Money Laundering: Program untuk               layanan TI, BNI juga telah mengimplementasikan
      mencegah       dan     mendeteksi   pencucian      Configuration Management Database (CMDB)
      uang serta pendanaan terorisme, termasuk           sebagai bagian dari penerapan IT Service
      verifikasi identitas nasabah dan pemantauan        Management (ITSM). Selain itu, BNI memanfaatkan
      transaksi mencurigakan.                            berbagai real-time monitoring tools yang tidak
8. Enterprise Information System                         hanya berfungsi untuk pengawasan operasional,
   Mengelola data dan informasi perusahaan yang          tetapi juga mendukung perencanaan kapasitas
   mencakup Big Data, Data Science, Business             secara prediktif dan otomatisasi operasional melalui
   Intelligence, dan Data Governance. Terdiri atas 2     pemanfaatan Artificial Intelligence (AI). Dengan
   (dua) fokus kapabilitas, yaitu:                       dukungan teknologi tersebut, serta peran aktif
   a. Business       Intelligence   &      Analytics:    tim Helpdesk dan IT Service Management, BNI
      Pengumpulan, analisis, dan penyajian data          memastikan pemantauan dan penanganan layanan
      bisnis untuk mendukung pengambilan                 secara optimal selama 24 jam sehari dan 7 hari
      keputusan yang lebih baik.                         seminggu.
   b. Information Governance: Kerangka kerja dan
      kebijakan untuk mengelola informasi secara         Melalui berbagai inisiatif tersebut, BNI berkomitmen
      efektif dan aman, mencakup pengelolaan data,       untuk    senantiasa    menjaga       keandalan   dan
      kepatuhan atas regulasi, dan perlindungan          ketersediaan layanan digital yang prima, sehingga
      informasi sensitif, serta untuk memastikan         nasabah dapat terus merasakan keamanan,
      integritas dan keamanan data.                      kenyamanan, dan kepercayaan dalam memanfaatkan
                                                         produk dan layanan perbankan digital BNI.
Infrastruktur Teknologi Informasi
BNI didukung dengan tiga Data Center (DC) dan            Penggunaan Platform Pemantauan Dan
bersertifikasi dari Uptime Institute untuk mendukung     Manajemen Kinerja di BNI
keberlangsungan dan keandalan layanan digital            BNI     telah     mengimplementasikan      platform
yang optimal bagi seluruh nasabah. Sebagai bagian        pemantauan dan manajemen kinerja aplikasi
dari komitmen untuk memberikan layanan yang              berbasis kecerdasan buatan (AI) yang berfungsi
andal, BNI secara konsisten melakukan pengujian          untuk menganalisis dan mengoptimalkan performa
IT Disaster Recovery Plan (DRP), yang mencakup           aplikasi, infrastruktur, serta pengalaman pengguna
peningkatan aktivitas uji keandalan sistem melalui       secara menyeluruh. Penerapan platform ini
Switch Over & Switch Back (SOSB), guna memastikan        memungkinkan deteksi dini terhadap potensi
kesiapan sistem cadangan, terutama pada aplikasi         gangguan, peningkatan keandalan layanan digital,
kritikal dan transaksional saat terjadi bencana.         serta percepatan pengambilan keputusan berbasis
                                                         data secara real time. Lebih lanjut, platform ini
BNI terus berupaya untuk memberikan pelayanan            berperan penting dalam membantu tim DevOps,
yang optimal, berkelanjutan, dan meningkatkan            Developer, dan TI BNI mendeteksi masalah
tingkat ketersediaan layanan, guna memberikan            performa dengan cepat dan memastikan sistem
rasa aman dan nyaman bagi nasabah. Sepanjang             berjalan secara efisien.
tahun 2025, tingkat ketersediaan layanan TI BNI
mencapai uptime 99,97%.                                  Fitur-fitur utama yang digunakan di BNI meliputi:
                                                         1. Full Stack Monitoring: Pemantauan menyeluruh
Sejalan dengan peningkatan kebutuhan bisnis                  dari front-end hingga back-end aplikasi, termasuk
dan digitalisasi layanan, BNI terus memperkuat               server, database, dan jaringan.
kapasitas dan kapabilitas infrastruktur TI melalui       2. Real User Monitoring: Pemantauan aktivitas
implementasi teknologi terkini. Melalui program              pengguna secara nyata untuk memahami
peremajaan infrastruktur yang berkesinambungan,              pengalaman pengguna secara langsung.
BNI mengadopsi paradigma Software-Defined                3. Synthetic Monitoring: Pengujian aplikasi secara
Everything untuk menyederhanakan tata kelola dan             otomatis dengan simulasi pengguna untuk
operasional infrastruktur TI. Implementasi tersebut          mendeteksi masalah sebelum pengguna nyata
mencakup Software-Defined Data Center (SDDC),                mengalaminya.
Cloud dan Virtualisasi, Software-Defined Storage
berbasis Hyperconverged, serta Software-Defined
Network (SDN) dan Software-Defined Wide Area




482    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 485
Permodalan & Praktik         Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial   Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko             Perusahaan    dan Lingkungan          ESG           Keuangan




4. Infrastructure Monitoring: Pemantauan infrastruktur IT seperti server, jaringan, dan perangkat keras
   untuk memastikan kinerja optimal.
5. Distributed Tracing: Pelacakan alur permintaan melalui berbagai layanan dan komponen aplikasi untuk
   mengidentifikasi sumber masalah kinerja.
6. AI-Powered Root Cause Analysis: Analisis penyebab masalah kinerja menggunakan kecerdasan buatan
   untuk menemukan akar masalah dengan cepat.
7. Auto Discovery & Auto Instrumentation: Deteksi otomatis dan penerapan alat pemantauan pada
   komponen aplikasi tanpa intervensi manual.
8. Cloud-Native Monitoring: Pemantauan aplikasi yang berjalan di lingkungan cloud untuk memastikan
   kinerja dan skalabilitas.

Aplikasi-aplikasi BNI yang dipantau dengan platform ini mencakup berbagai layanan perbankan digital dan
sistem internal, yang semuanya berkontribusi pada peningkatan efisiensi operasional dan kualitas layanan
kepada nasabah.

Pengendalian Keamanan Informasi




                                       POJK                        COBIT



            ISO                                                                             NIST
           27001

        PLAN            DO                                                                  IDENTIFY    DETECT

         ACT           CHECK                                                                PROTECT RESPOND

                                                                                                 RECOVER




BNI terus memperkuat keamanan siber melalui berbagai langkah strategis sebagai wujud komitmen dalam
melindungi data nasabah serta menjaga keberlanjutan operasional TI yang aman dan andal. Upaya tersebut
dilakukan secara terarah dan berkesinambungan, antara lain:
1. Penguatan fungsi keamanan informasi dengan mengembangkan fungsi CISO (Chief Information Security
    Officer) dalam usaha untuk fokus terhadap keamanan siber BNI;
2. Implementasi governance, regulation dan compliance yang senantiasa dilakukan agar keamanan
    informasi dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan internal, ketentuan perundangan-
    undangan serta best practice yang berlaku;
3. Implementasi arsitektur security pengamanan informasi terhadap aset, data, application, endpoint,
    network dan parameter security yang senantiasa dilakukan untuk memastikan prinsip kerahasiaan
    (confidentiality), keutuhan (integrity), dan ketersediaan (availability) dapat berjalan dengan baik;
4. Hingga akhir tahun 2025, BNI telah melakukan Audit Keamanan Informasi di lingkup BNI yang dilakukan
    oleh Eksternal Auditor dan telah tersertifikasi ISO 27001:2022 – Information Security Management
    System in The Provision of Open API Services dengan hasil Kriteria “Certified”.




                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                  483
                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 486
                          Performa       Laporan     Profil         Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan     Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




BNI berkomitmen untuk terus mengembangkan                    c. Melakukan pemantauan proaktif 24x7 atas
cybersecurity, dalam rangka mengawal inovasi                    ancaman cyber; dan
layanan perbankan sehingga aspek kepercayaan dan             d. Secara terus menerus melakukan review atas
kenyamanan nasabah dapat selalu terjaga dengan                  kontrol-kontrol security yang telah diterapkan
baik. Upaya ini secara konsisten dilakukan seiring              dan pembaharuannya.
dengan arah perkembangan bisnis menuju digital
banking. BNI juga telah mengimplementasikan              4. Respond
beberapa upaya yang dilakukan untuk menjamin                a. Mekanisme perlindungan nasabah terhadap
keberlanjutan bisnis dari ancaman cybercrime yang              transaksi fraud yang diakibatkan oleh malware
terbagi menjadi beberapa domain antara lain:                   banking maupun social engineering;
                                                            b. Threat Hunting melalui mekanisme deteksi
1. Identify                                                    dan melakukan takedown website palsu yang
   a. Implementasi governance, regulation, dan                 mengatasnamakan BNI;
      compliance yang senantiasa dilakukan agar
      keamanan informasi dapat berjalan dengan           5. Recover
      baik dan sesuai dengan ketentuan internal,            Bekerja sama dengan badan resmi negara (dhi.
      ketentuan perundangan-undangan, ketentuan             BI, OJK dan BSSN), principal perangkat security
      regulatory serta best practice yang berlaku;          dan komunitas penggiat cyber security lainnya
   b. Melakukan     pengembangan        aspek-aspek         untuk mendapatkan informasi terkait ancaman
      security di setiap pengembangan aplikasi              dan kelemahan, teknologi dan produk terbaru,
      dengan penerapan framework Secure SDLC                serta dukungan ketika terjadi insiden;
      sehingga security terlibat dalam seluruh fase,
      baik demand maupun delivery. Selain itu,           Penguatan pada ke 5 domain di atas merupakan
      security berperan aktif dalam security testing,    upaya BNI untuk meningkatkan cyber maturity
      baik setelah project selesai maupun berkala        dengan berfokus pada Cyber Security Framework
      pada environment testing dan production.           (CSF) Upaya peningkatan cyber maturity tersebut
                                                         dilakukan pada aspek people, proses, dan teknologi
2. Protect                                               BNI menggunakan pendekatan yang holistik.
   a. Implementasi arsitektur security pengamanan        1. Dari aspek people, peningkatan kesadaran
      informasi terhadap aset, data, application,            keamanan siber menjadi langkah krusial.
      endpoint, network dan perimeter security               Selain itu, program pelatihan lanjutan bagi
      yang senantiasa dilakukan untuk memastikan             tim IT Security dan incident response harus
      prinsip kerahasiaan (confidentiality), keutuhan        diperkuat agar memiliki kemampuan untuk
      (integrity), dan ketersediaan (availability)           mengidentifikasi, menganalisis, dan merespons
      dapat berjalan dengan baik;                            serangan dengan cepat. Penguatan budaya
   b. Implementasi       multi-layer   of     defense        keamanan siber di seluruh organisasi, mulai
      perangkat keamanan yang mengacu pada                   dari level eksekutif hingga staf operasional, akan
      standar internasional sebagaimana yang                 membantu mengurangi risiko yang disebabkan
      telah diterapkan di perbankan nasional;                oleh faktor manusia. Sebagai tambahan, BNI
   c. Edukasi kepada pegawai untuk meningkatkan              sedang memproses untuk meningkatkan sumber
      kewaspadaan terhadap keamanan cyber dan                daya siber dengan talent acquisition professional
      melakukan simulasi phishing kepada pegawai             siber maupun dengan program pelatihan untuk
      secara berkala;                                        meningkatkan skill dari sumber daya siber yang
   d. Edukasi awareness berkelanjutan dengan                 dimiliki.
      program pengembangan kompetensi Sumber              2. Dari aspek proses, BNI secara berkesinambungan
      Daya Manusia; dan                                      mengembangkan kebijakan dan prosedur yang
   e. Secara      berkala   melakukan      pengujian         matang serta selaras dengan Cyber Security
      keamanan terhadap aplikasi BNI untuk                   Framework (CSF). Ini mencakup pembuatan
      penguatan aplikasi BNI dari serangan siber.            ataupun pengkinian semua prosedur yang
                                                             mendukung pengamanan dan perlindungan
3. Detect                                                    siber. Penerapan proses audit keamanan
   a. Implementasi solusi security menggunakan               siber secara berkala telah dilakukan guna
      sistem keamanan machine learning dan                   mengidentifikasi      gaps    dan     memastikan
      artificial intelligence;                               kepatuhan terhadap standar keamanan. Saat ini
   b. Implementasi         solusi security   untuk           BNI sudah memiliki tim cybersecurity governance
      pengamanan end point dengan improvement                yang bertugas memantau penerapan kebijakan
      pada kontrol, privasi data dan perlindungan            serta memastikan koordinasi antar divisi berjalan
      serangan siber;                                        efektif dalam menanggapi ancaman siber.



484    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 487
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG           Keuangan




3. Dari aspek teknologi, investasi pada teknologi               h. BNI menerapkan security assessment untuk
   keamanan yang terkini sangat penting untuk                      mengidentifikasi celah keamanan atau
   mengantisipasi ancaman siber antara lain:                       kerentanan pada aplikasi melalui kegiatan
   a. Mengimplementasikan Endpoint Detection                       Penetration Testing, Vulnerability Assessment,
      and Response (EDR) untuk memantau                            dan Application Security Testing (SAST,
      aktivitas endpoint secara real-time dan                      DAST).
      merespons insiden keamanan serta potensi                  i. Menerapkan         Next-Generation Firewall
      ancaman.                                                     dan, Intrusion Prevention Systems (IPS)
   b. Menerapkan Network Access Control (NAC)                      untuk pengendalian akses/traffic sistem/
      untuk meningkatkan kontrol dan manajemen                     aplikasi yang aman serta memberikan sistem
      akses jaringan, mencegah akses yang tidak                    pertahanan yang dapat mendeteksi aktivitas
      sah, serta memastikan perangkat yang                         mencurigakan atau upaya serangan siber.
      terhubung memenuhi standar BNI.                           j. Menerapkan manajemen identitas dengan
   c. Memiliki sistem keamanan yang handal                         menggunakan         Lightweight       Directory
      melalui Security Operation Center (SoC),                     Access Protocol (LDAP) secara terpusat
      yang melakukan pemantauan aktif 24 jam                       untuk memudahkan pengaturan hak akses
      sehari, 7 hari seminggu, untuk mendeteksi                    yang konsisten dan sesuai dengan prinsip
      ancaman keamanan secara cepat dan efisien                    keamanan dalam pemberian akses user.
      dengan menggunakan sistem Security                        k. Menerapkan Privileged Access Management
      Information and Event Management (SIEM).                     (PAM) untuk memberikan pengamanan dan
      Pemantauan ini mencakup keamanan pada                        pengawasan khusus terhadap akun-akun
      Endpoint, Network, Aplikasi, dan Server.                     dengan hak akses tinggi (Admin/Super User)
      Setiap insiden yang berhasil dimitigasi akan                 melalui perekaman aktivitas dan pembatasan
      dilaporkan bersama dengan hasil analisisnya,                 izin untuk mencegah penyalahgunaan
      yang digunakan sebagai pembelajaran dan                      wewenang.
      dasar untuk perbaikan di masa depan. Selain
      itu, BNI juga memiliki tim Cyber Security              Dengan menggabungkan elemen people, proses,
      Incident Response Team (CSIRT) yang secara             dan teknologi, BNI dapat mencapai cyber maturity
      proaktif menangani semua insiden keamanan              yang lebih tinggi secara berkelanjutan dan adaptif
      internal.                                              terhadap ancaman yang terus berkembang.
   d. Melakukan identifikasi terhadap aktivitas
      mencurigakan dan serangan siber, termasuk              BNI memberikan perhatian lebih terhadap tren
      melakukan threat hunting dan penutupan                 serangan cyber yang saat ini semakin meluas ke
      situs web palsu yang mengatasnamakan BNI.              nasabah, serta menerapkan beberapa pengamanan
      Sebagai langkah preventif untuk mengurangi             pada sisi nasabah, di antaranya:
      risiko penipuan, Tim Cyber Threat Intelligence         1. Mekanisme multi-factor authentication dan
      akan melaporkan aktivitas transaksi kartu                 face recognition (liveness detection) untuk
      debit yang terindikasi telah memasukkan data              meningkatkan keamanan dan mengurangi risiko
      mereka pada situs web palsu.                              penyalahgunaan indentitas nasabah.
   e. Menerapkan sistem Data Loss Prevention                 2. Edukasi yang terus menerus dilakukan kepada
      (DLP) sebagai perlindungan perimeter untuk                nasabah tentang perlindungan diri melalui
      mencegah pencurian data kredensial dan                    pengamanan password, pengamanan internet
      akses ilegal terhadap data rahasia.                       banking,    pengamanan        mobile banking,
   f. Menggunakan teknologi enkripsi untuk                      pengamanan transaksi pada ATM dan lain-lain.
      melindungi data internal dan pelanggan dari
      ancaman potensial, memastikan keamanan                 Rencana Strategis TI BNI
      data yang disimpan dan dikirim, serta                  Upaya peningkatan kapabilitas teknologi digital
      menjaga informasi tetap aman dari pihak                diharapkan dapat membawa BNI menjadi bank yang
      yang tidak berkepentingan.                             mampu bersaing di era digital serta menginspirasi
   g. Setiap pengembangan produk, aplikasi,                  industri jasa perbankan di masa mendatang. Hingga
      atau layanan baru di BNI melalui proses                akhir tahun 2025, program TI BNI mampu menopang
      Software Development Life Cycle (SDLC)                 pertumbuhan bisnis secara konsisten melalui
      yang mencakup tahapan keamanan secara                  perluasan akses pasar dan efisiensi operasional.
      menyeluruh, seperti penilaian keamanan
      dan risiko, tinjauan desain, kode, konfigurasi,
      serta uji penetrasi.




                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                 485
                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 488
                           Performa         Laporan               Profil             Analisis dan Pembahasan              Fungsi
                           2025             Manajemen             Perusahaan         Manajemen atas Kinerja Bank          Penunjang Bisnis




Sebagai pedoman pelaksanaan dukungan TI untuk mencapai tujuan bisnis dan mendukung Corporate Plan
BNI saat ini, telah ditetapkan Rencana Strategis TI (RSTI) 2024-2028. Memandang ke depan, rencana inisiatif
RSTI tersebut merupakan 4 misi yang diturunkan dari Visi TI, dan selanjutnya dijabarkan menjadi enam
program utama TI.



   Fostering Core of
    Excellence with
                                      Catalyst for                                  Fortify Resilience with             REVOLUTIONIZE
   ENTERPRISE                     DATA DRIVEN                                       FUTURE-PROOF                           BEYOND
     AGILITY                    TRANSFORMATION                                       INNOVATION                          ECOSYSTEM




         P1                   P2                      P3                       P4                             P5               P6

       Inspiring         Maximazing               Productivity            Automate IT                   Cultivate        Transforming in
   Innovation and        Growth with             Optimization              Resilience                 Sustainable         the Digital and
   Transformation        Data Insights              through               and Hygiene              Technology with a      Cognitive Age
        through         and Innovative            Automation              for Smooth                Unified, Scalable      to Empower
  Collaboration and     Personalization         and Data-driven          Operations and              & Future-ready         People and
        Agile IT                                   Efficiency           Reliable Delivery               Platform        Improve Customer
                                                                                                                            Experience




Penjabaran atas enam program utama TI adalah                             dan siap menghadapi tantangan masa depan.
sebagai berikut:                                                         Hal ini berarti menciptakan platform terpadu
1. Inspiring Innovation and Transformation through                       yang dapat berkembang seiring pertumbuhan
   Collaboration and Agile IT                                            bisnis bank, sekaligus memastikan keberlanjutan
   Program ini menggarisbawahi pentingnya                                teknologi dalam jangka panjang.
   kolaborasi dan penerapan metodologi Agile                          6. Transforming in the Digital and Cognitive Age
   dalam organisasi TI untuk mendorong inovasi                           to Empower People and Improve Customer
   dan transformasi berkelanjutan di BNI.                                Experience
2. Maximizing Growth with Data Insights and                              Program ini menggarisbawahi pentingnya
   Innovative Personalization                                            Perseroan untuk beradaptasi dengan perubahan
   Program ini berupaya untuk memanfaatkan data                          pesat di era digital dan memanfaatkan teknologi
   secara maksimal untuk mendorong pertumbuhan                           kognitif untuk memberikan layanan yang lebih
   bisnis melalui pemahaman yang mendalam                                baik kepada pelanggan. Inti dari program ini
   terhadap nasabah dan penyediaan layanan yang                          adalah transformasi digital yang mendalam,
   dipersonalisasi.                                                      di mana teknologi tidak hanya menjadi alat,
3. Productivity Optimization through Automation                          tetapi juga menjadi pendorong utama dalam
   and Data-driven Efficiency                                            memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan
   Program ini berupaya untuk meningkatkan                               masyarakat.
   produktivitas     dan    efisiensi  operasional
   bank melalui otomatisasi proses bisnis dan                         RSTI ini akan terus di-review dan diperbarui sesuai
   pemanfaatan data secara optimal.                                   dengan pembaruan Corporate Plan, Kebijakan
4. Automate IT Resilience and Hygiene for Smooth                      Direksi, strategi bisnis, dan strategi transformasi
   Operations and Reliable Delivery                                   BNI. Peninjauan ini juga mempertimbangkan
   Program ini menyoroti pentingnya otomatisasi                       tren teknologi informasi serta regulasi di sektor
   dalam menjaga ketahanan dan keamanan                               perbankan, baik lokal maupun global. Langkah ini
   sistem TI di BNI. Dengan otomatisasi, BNI dapat                    merupakan bentuk komitmen TI BNI untuk selalu
   memastikan operasi berjalan lancar, pengiriman                     menyelaraskan strategi dengan kebutuhan dan arah
   layanan tidak terganggu, dan risiko keamanan                       bisnis Bank.
   siber dapat diminimalisir.
5. Cultivate Sustainable Technology with a Unified,
   Scalable & Future-ready Platform
   Program ini menyoroti pentingnya membangun
   sebuah fondasi teknologi yang kokoh, fleksibel,




486     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 489
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG            Keuangan




Tata Kelola Teknologi Informasi                                                                  [ACGS (B).D.5.1]




Dalam pengembangan Teknologi Informasi (TI), BNI             memastikan prinsip kerahasiaan (confidentiality),
senantiasa berupaya untuk melakukan penguatan                keutuhan (integrity), dan ketersediaan (availability)
serta ketahanan Perseroan terhadap berbagai risiko,          dapat berjalan dengan baik.
baik itu dari dalam maupun luar organisasi, termasuk
kemampuan         untuk  menghadapi      gangguan/           Dalam rangka memastikan keberlangsungan
disruption, cyber security (keamanan dunia maya),            operasional Teknologi Informasi, termasuk dalam
dan disaster recovery (pemulihan bencana),                   menghadapi potensi bencana maupun gangguan
perubahan regulasi, serta ketidakpastian bisnis              massal, BNI telah mengimplementasikan sistem
lainnya. BNI juga menjaga tata kelola/governansi             cadangan pemulihan bencana yang andal. Upaya
TI disusun secara komprehensif guna memastikan               ini mencakup penempatan infrastruktur pada pusat
seluruh risiko utama dapat diidentifikasi, dikelola,         data terpisah yang difungsikan sebagai Disaster
dan dilaporkan secara berkala kepada Direksi. Dalam          Recovery Center (DRC), serta penerapan konfigurasi
penerapannya, ketahanan Bank terhadap risiko                 redundansi High Availability (HA) untuk menjaga
tersebut didukung oleh inovasi teknologi yang tidak          kelangsungan layanan TI secara optimal.
hanya relevan saat ini, tetapi juga dapat bertahan
dan berkembang di masa depan. [ACGS (B).D.5.1]               IMPLEMENTASI TATA KELOLA TEKNOLOGI
                                                             INFORMASI
Dengan penerapan tata kelola dan sistem pemulihan
bencana yang baik, BNI mampu menjaga keandalan               Tata Kelola TI merupakan kerangka kerja dan
operasional dan kualitas layanan, sekaligus                  seperangkat    proses    yang    berfungsi untuk
memperkuat ketahanan teknologi dalam mendukung               menjamin keselarasan pengelolaan TI BNI dengan
strategi bisnis Bank secara menyeluruh. Di samping           arah dan tujuan strategis perusahaan, sehingga
itu, BNI juga terus memperkuat keamanan siber                mampu mendukung penciptaan nilai bisnis secara
dengan menjalankan berbagai inisiatif guna                   optimal. Penerapan tata kelola TI juga bertujuan
mewujudkan komitmen dalam melindungi data                    untuk mengelola risiko TI secara komprehensif,
nasabah serta menjaga keberlanjutan operasional              meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional,
TI tetap aman. Beberapa upaya yang dilakukan                 serta memastikan kepatuhan terhadap ketentuan
BNI berkaitan dengan keamanan siber di antaranya             dan regulasi yang berlaku.
melakukan penguatan fungsi keamanan informasi
dengan mengembangkan fungsi CISO (Chief                      BNI menerapkan Tata Kelola TI melalui penyelarasan
Information Security Officer); serta penerapan               Rencana Strategis TI dengan strategi bisnis,
governance, regulation dan compliance yang                   optimalisasi pemanfaatan sumber daya TI,
dilakukan agar keamanan informasi dapat berjalan             pengukuran kinerja yang terstruktur, serta
dengan baik. BNI juga menerapkan arsitektur                  penerapan manajemen risiko yang efektif. Seluruh
keamanan informasi yang efektif melibatkan                   proses tersebut dijalankan dengan tetap mengacu
perlindungan terhadap aset, data, application,               pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan
endpoint, network dan parameter security dengan              Bank Indonesia (BI). Penerapan Tata Kelola TI di BNI
mengadopsi pendekatan defense-in-depth untuk                 mencakup hal-hal sebagai berikut:




                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                    487
                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 490
                            Performa      Laporan           Profil              Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                            2025          Manajemen         Perusahaan          Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




                                                         Pengawasan
                                                       Aktif Direksi dan
                                                       Dewan Komisaris


                                                    Kecukupan Kebijakan dan
                                                     Prosedur Penggunaan TI


                                           Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
                                             Pemantauan dan Pengendalian Risiko
                                                        Penggunaan TI


                                                   Sistem Pengendalian Intern
                                                       atas Penggunaan TI



Penggunaan TI di BNI diatur dalam kebijakan, standar, dan prosedur yang diterapkan secara konsisten dan
berkesinambungan sesuai ketentuan regulasi Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2022 perihal Penyelenggaraan
Teknologi Informasi oleh Bank Umum.




             01                               02                                03                             04


      Tata Kelola TI Bank                                             Manajemen Risiko TI                Ketahanan dan
                                       Arsitektur TI Bank                                               Keamanan Siber

                               05                             06                                07

                                                                                        Pengelolaan Data dan
                     Penggunaan Pihak                 Penempatan Sistem                  Perlindungan Data
                      Penyedia Jasa TI                    Elektronik                           Pribadi

             08                               09                                10                             11

       Penyedia Jasa TI                                                                                 Penilaian Tingkat
                                    Pengendalian Intern dan                Pelaporan                    Maturitas Digital
         Oleh Bank                       Audit Intern                                                         Bank




Secara garis besar Tata Kelola TI BNI dibagi atas 4 (empat) cakupan, yaitu: Perencanaan, Pengembangan,
Operasional, dan Pengamanan TI.




                              Perencanaan              Pengembangan                     Operasional
                                   TI                       TI                              TI




                                                       Pengamanan TI


488   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 491
Permodalan & Praktik   Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan      dan Lingkungan               ESG            Keuangan




PERENCANAAN TEKNOLOGI INFORMASI                                1. Penyusunan Feasibility Study (FS), merupakan
                                                                  proses penjabaran tujuan implementasi proyek,
Perencanaan TI mencakup beberapa proses dan                       ruang lingkup proyek secara ringkas, kebutuhan
aktivitas, antara lain:                                           anggaran, serta manfaat yang akan didapatkan
1. Penyusunan         IT  Strategic  Plan   yang                  Bank. FS digunakan sebagai tolok ukur uji
   menggambarkan roadmap, strategi teknologi                      kelayakan usulan proyek TI (cost & benefit
   BNI, visi dan misi Satuan Kerja Teknologi                      analysis).
   Informasi, prinsip-prinsip utama yang menjadi               2. Prioritisasi usulan proyek TI, merupakan proses
   acuan dalam pengembangan dan penggunaan                        review serta analisa kelayakan usulan proyek TI
   TeknoIogi Informasi untuk memenuhi kebutuhan                   mengacu pada FS, sehingga dapat dipastikan
   bisnis saat ini dan akan datang, serta selaras                 usulan proyek yang diprioritaskan dapat
   dengan rencana strategis jangka panjang BNI.                   memberikan manfaat (business value) terbaik
                                                                  bagi Bank.
   IT Strategic Plan terdiri atas beberapa bagian
   yaitu:                                                      Dalam fase delivery terdapat pengkayaan aktivitas
   a. IT Business Alignment                                    atau proses implementasi untuk memastikan
   b. IT Enterprise Architecture & IT Resource                 kualitas delivery atau hasil pengembangan telah
      Capability                                               optimal dan sesuai dengan kebutuhan user, yaitu
   c. IT Roadmap                                               dengan adanya aktivitas Architecture Review Forum
   d. IT Investment Plan                                       (ARF) dan Release Control Board (RCB).
                                                               1. ARF merupakan aktivitas peninjauan dan
2. Rencana Tahunan TI yang mencakup:                              evaluasi lebih lanjut terhadap arsitektur yang
   a. Rencana Pengembangan Aplikasi TI                            diusulkan dalam proyek TI, guna memastikan
   b. Rencana Pengembangan Infrastruktur TI                       keselarasan dengan standar dan strategi
   c. Rencana Pendidikan dan Pelatihan SDM TI                     arsitektur di BNI. Dalam ARF dilakukan evaluasi
   d. Rencana Peningkatan Tata Kelola TI                          atas desain arsitektur, identifikasi potensi risiko
   e. Anggaran Biaya Investasi dan Biaya                          dan masalah yang mungkin timbul, kepatuhan
      Operasional                                                 terhadap standar dan pedoman yang telah
   f. Indikator kinerja Satuan Kerja TI tingkat risiko            ditetapkan, sekaligus mendorong potensi inovasi
      terkait, dan skala prioritas proyek TI, dikaitkan           di dalamnya. Dengan ARF, BNI dapat memastikan
      dengan bisnis bank dan Rencana Strategis TI.                bahwa setiap proyek TI berjalan sesuai rencana,
                                                                  mengurangi        kemungkinan        pengulangan
PENGEMBANGAN TATA KELOLA                                          pekerjaan, dan meningkatkan kualitas serta
TEKNOLOGI INFORMASI                                               kecepatan penyelesaian proyek TI.
                                                               2. RCB bertujuan untuk melakukan review dan
Tata Kelola TI juga mencakup proses pengembangan                  verifikasi atas kesiapan promosi baik secara
TI    secara     end-to-end   dengan      penerapan               administrasi maupun secara teknikal, antara
Software Development Life Cycle (SDLC), baik                      lain kelengkapan dokumen, perizinan, kesiapan
secara waterfall dan agile. Pada tahun 2025, BNI                  infrastruktur untuk selanjutnya memberikan
menyusun dan menerapkan prosedur New SDLC                         persetujuan atas rencana promosi dari setiap
dengan pengembangan alur pada fase demand                         pengembangan yang telah dilakukan. Dalam
dan delivery, dimana seluruh inisiatif TI akan                    RCB dilakukan evaluasi terhadap rencana rilis,
melalui alur ini. Fase demand dimulai dari proses                 koordinasi dengan tim yang terlibat untuk
pendaftaran inisiatif pengembangan TI, define                     meminimalisir dampak negatif, memastikan
requirement, implementation approach selection,                   kepatuhan terhadap standar dan regulasi.
prioritization sampai dengan terbentuknya project                 Dengan adanya RCB, BNI dapat memastikan
charter. Fase delivery dimulai dari project kick off,             bahwa setiap rilis dapat dilakukan dengan aman,
detailing requirement & design, development,                      efisien, dan sesuai dengan tujuan bisnis.
testing, deployment preparation, release control
board, migration, Production Trial Run (PTR), go live,         Selain itu, untuk penetapan standar layanan serta
sampai dengan project closure.                                 sarana dan prasarana pendukung, kami telah
                                                               mengimplementasikan Kritikalitas Aplikasi. Melalui
Dalam fase demand, terdapat pengkayaan aktivitas               penilaian kritikalitas aplikasi, akan ditentukan
atau proses perencanaan untuk memastikan kualitas              prioritas, alokasi sumber daya, dan strategi mitigasi
proyek yang akan diimplementasikan memberikan                  risiko yang dibutuhkan terhadap suatu aplikasi.
manfaat bagi Bank, yaitu:




                                                                                            Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                    489
                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 492
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




OPERASIONAL TATA KELOLA TEKNOLOGI                        Pengelolaan kerangka kerja COBIT di BNI didasarkan
INFORMASI                                                pada sinergi antara tujuan bisnis dan tujuan TI,
                                                         dengan fokus pada data dan informasi. Kerangka
Lebih lanjut, operasional Tata Kelola TI di BNI          kerja ini fleksibel dan dapat mengikuti arah kerja
mencakup berbagai proses dan aktivitas penting           perusahaan, serta dapat digunakan bersamaan
yang mendukung kelancaran sistem dan layanan             dengan standar kerangka kerja lainnya. Dengan
TI secara menyeluruh. Aktivitas tersebut meliputi        demikian, COBIT membantu BNI dalam memastikan
pengelolaan operasional data center, pengelolaan         bahwa pengelolaan TI sejalan dengan strategi bisnis
sistem dan jaringan komunikasi, penanganan               dan memberikan nilai tambah yang optimal.
insiden dan permasalahan sistem, pengelolaan
operasional sistem TI yang dilakukan oleh pihak          Information Technology Information Library
ketiga, serta pengelolaan risiko dalam operasional       (ITIL)
TI. Melalui pelaksanaan proses-proses tersebut,          ITIL adalah kerangka kerja standar untuk IT Service
BNI memastikan keandalan infrastruktur teknologi,        Management (ITSM), yang digunakan TI BNI dalam
menjaga kontinuitas layanan, serta memperkuat            menyelaraskan layanan pendukung TI kepada bisnis
keamanan dan stabilitas operasional untuk                BNI. ITIL berfokus pada proses, prosedur, task dan
mendukung seluruh aktivitas bisnis dan layanan           service level IT untuk mendukung strategi Bank,
perbankan.                                               memberikan nilai tambah, serta menjaga tingkat
                                                         kompetensi TI. Dengan ITIL tersebut, operasional
PENGAMANAN TATA KELOLA TEKNOLOGI                         TI BNI menetapkan baseline sebagai tolok ukur
INFORMASI                                                layanan, sebagai landasan untuk perencanaan,
                                                         implementasi dan pengukuran pencapaiannya.
Pengamanan Tata Kelola TI di BNI berfokus pada
cyber security framework yang terbagi atas 3 (tiga)      International Standard to Manage
pilar, yaitu:                                            Information Security – ISO/IEC 27001
1. Governance: mencakup security awareness,              ISO 27001 merupakan standar internasional
    ketentuan pengamanan informasi, arsitektur           untuk sistem manajemen keamanan informasi
    keamanan dan pengembangan kapabilitas tim            atau lebih sering disebut dengan Information
    dan organisasi;                                      Security Management System (ISMS). ISO 27001
2. Protection: terdiri dari mekanisme multi layer        merupakan standar information security framework
    defense, asesmen keamanan (penetration testing       yang banyak dipilih, memiliki akseptasi yang luas,
    dan vulnerability Assessment), serta manajemen       dipercaya oleh beragam organisasi, dan menjadi
    insiden dan forensik;                                acuan framework information security lainnya
3. Operation: mencakup Security Operation Center         seperti NIST Cybersecurity Framework, SANS, dan
    (SOC) 24x7, threat intelligence, keamanan jaringan   lain-lain. Dengan demikian, standarisasi ISO 27001
    dan endpoint serta user access management            dapat digunakan untuk meningkatkan keamanan
    BNI senantiasa menjaga keseimbangan antara           TI dan berkorelasi positif untuk mendorong tingkat
    aspek People, Process dan Technology dalam           kepercayaan baik nasabah dan business partner/
    pemilihan kerangka kerja (framework). Atas           pihak ketiga maupun organisasi.
    pertimbangan tersebut, implementasi Tata Kelola
    TI di BNI mengadopsi berbagai kerangka kerja         Dalam rangka memperkuat daya saing BNI dengan
    yang sesuai dengan area layanan TI di BNI.           peers serta industri fintech, maka standarisasi
                                                         ISO 27001 menjadi pencapaian penting untuk
Control Objectives for Information and                   mendapatkan manfaat-manfaat sebagai berikut:
Related Technologies (COBIT)                             1. Menjadikan BNI lebih kompetitif pada industri
COBIT (Control Objectives for Information and               perbankan, fintech, dan lembaga keuangan
Related Technologies) merupakan kerangka kerja              lainnya dalam memberikan citra positif dan
manajemen dan tata kelola TI yang membantu BNI              persepsi yang baik dalam mengamankan
dalam mengelola TI untuk memenuhi kebutuhan                 nasabah dan business partner/pihak ketiga.
para pemangku kepentingan. Melalui pengelolaan           2. Meningkatkan tata kelola keamanan informasi
kelompok     proses   dan   enabler-nya, COBIT              sesuai standar nasional dan/atau internasional
memetakan tujuan bisnis menjadi tujuan TI, serta            yang berlaku sehingga relatif akan lebih mudah
mengukur pencapaian dan tingkat kematangan                  mendapatkan izin dari pihak regulator.
(maturity) proses TI.                                    3. Memberi      kemudahan     bagi     BNI    untuk
                                                            meningkatkan     kontrol   terkait    keamanan
                                                            informasi terhadap proses bisnis digital banking.




490    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 493
Permodalan & Praktik    Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko        Perusahaan      dan Lingkungan               ESG           Keuangan




KOMITE PENGARAH TI                                              12. Training Oracle Apex (Application Express)
                                                                    Application Development
BNI telah membentuk komite pengarah teknologi                   13. Training MONGODB: Database For Modern Apps
informasi melalui Surat Keputusan Direksi No.                       & Spending Hands-on
KP/461/DIR/R tanggal 10 September 2025 perihal                  14. Training ITIL V4 Foundation Certification
Penataan Komite Manajemen Teknologi (KMT).                      15. Training Basic Design Thinking For Innovation
Komite Manajemen Teknologi dibentuk dengan                      16. Training Agile Ways Of Working & Scrum
tujuan membantu Dewan Komisaris dan Direksi                         Framework Bootcamp
dalam     melaksanakan   pengawasan      terhadap               17. Training Excel
kegiatan Teknologi Informasi (TI). Informasi                    18. Training End User Project Enterprise Financial
terperinci tentang Komite Manajemen Teknologi                       System
telah disampaikan pada Bab Tata Kelola Perusahaan
dalam Laporan Tahunan.                                          BNI juga telah mendukung dan memfasilitasi SDM TI
                                                                untuk juga mengikuti pelatihan secara online dalam
PROGRAM PENGEMBANGAN DAN                                        berbagai platform pembelajaran seperti Udemy,
SERTIFIKASI SDM TI                                              LinkedIn Learning, dan platform lainnya.

Guna meningkatkan kualitas rencana strategis                    IT SKILL-BASED ORGANIZATION
TI serta menciptakan competitive advantage bagi
bisnis, BNI menyadari pentingnya melakukan                      Dalam rangka menjawab tantangan di masa yang
penyesuaian program pengembangan TI agar                        akan datang, TI BNI telah melakukan penerapan IT
tetap selaras dengan dinamika dan perubahan di                  Skill-based Organization yang berstandar industri
era digital. Langkah ini menjadi fondasi penting                internasional guna meningkatkan kapabilitas SDM TI
untuk memastikan setiap inisiatif TI mendukung |                serta pemenuhan formasi sesuai dengan kebutuhan
pencapaian tujuan bisnis secara optimal dan                     bisnis yang berkembang serta menciptakan SDM
berkelanjutan. Untuk itu, BNI melakukan penyesuaian             TI yang mampu menjadi talenta digital dalam
kapabilitas baik sisi process, technology, serta people.        mendukung transformasi digital BNI. Penerapan
                                                                IT Skill-based Organization ini terus ditanamkan
BNI melalui Satuan Kerja TI membekali SDM TI                    sebagai budaya di Satuan Kerja Teknologi Informasi
dengan     berbagai     macam      pelatihan   untuk            (SKTI) agar organisasi menjadi semakin agile dan
mengembangkan soft skill maupun hard skill.                     berorientasi digital.
Pengembangan soft skill dilakukan melalui pelatihan
digital leadership, technology presentation skill,              Berbagai upaya yang dilakukan diharapkan dapat
serta communication & negotiation skill. Sedangkan              mencapai SDM TI dalam SKTI yang kompeten serta
pembekalan hard skill dilakukan dengan pelatihan                selaras dengan kebutuhan industri. Di samping itu,
project management, IT architecture, programming,               BNI juga terus meningkatkan engagement SDM TI
CI/CD, secure coding, cloud security, dan sebagainya.           agar senantiasa selaras dengan tujuan serta visi dan
                                                                misi IT BNI.
Sepanjang tahun 2025, BNI telah mengikutsertakan
SDM TI untuk mengikuti beragam pendidikan dan                   AUDIT PENYELENGGARAAN TI
pelatihan, beberapa di antaranya adalah:
1. Training Data Engineer                                       BNI senantiasa melakukan audit berkala sebagai
2. Training Data Analyst                                        bentuk komitmen BNI dalam melakukan Tata
3. Leading Digital Ecosystem : Strategy & Innovation            Kelola Teknologi yang baik. BNI melakukan audit
4. AI Driven Customer Insight                                   penyelenggaraan Teknologi Informasi secara
5. Training IT Software Development Life Cycle                  mandiri yang dilakukan oleh Internal Audit yang
    (SDLC) level MGR, AVP & VP                                  dilakukan BNI berpedoman terhadap Peraturan
6. Training Artificial Intelligence (AI) Foundation for         Menteri BUMN No. PER-2/MBU/03/2023 Tentang
    Banking Digital Transformation                              Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi
7. Training Workshop IBM Product Knowledge                      Signifikan Badan Usaha Milik Negara terutama
    Update - Data Al & Automation                               pasal 210. Dalam pelaksanaannya audit yang
8. Training Web Method Batch 1-3                                dilakukan Bank mencakup evaluasi atas pelaksanaan
9. Training Product Knowledge Wondr By Bni                      Rencana Strategis TI dan evaluasi atas efektivitas
10. Training Project Management                                 penyelenggaraan TI.
11. Training Process Improvement 3 Legged 5 Why
    (3L5W) BCV




                                                                                            Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                    491
                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 494
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Audit yang dilakukan BNI selain sebagai bentuk           PENGHARGAAN BIDANG TI 2025
pemenuhan BNI atas aspek regulatory dan
compliance, juga merupakan untuk memeriksa               BNI melalui kapabilitas BNIdirect cash, BNIdirect
tingkat    kesiapan     BNI    dalam     mengelola       bisnis dan BNIdirect API berhasil meraih berbagai
Teknologi Informasi. Pada tahun 2025, BNI telah          penghargaan bergengsi di tingkat internasional
menindaklanjuti 24 aktivitas audit atas berbagai         antara lain:
aktivitas seperti audit mandatory security BI, audit     1. Penghargaan BNIdirect API Tahun 2025
proyek strategis, audit pengadaan TI, dan aktivitas         · Best Technology Implementation for Digital
audit lainnya.                                                 CX – Indonesia (April 2025 - Digital CX Awards)
                                                            · Best API Initiative (Agustus 2025 - Digital
SINERGI PENERAPAN TEKNOLOGI                                    Banker - Global Retail Banking Innovation
INFORMASI DENGAN PERUSAHAAN ANAK                               Awards 8)
                                                            · Best API/Open Banking Platform Provider for
Pengembangan         Teknologi      Informasi    BNI           SME Banking (Oktober 2025 - Digital Banker -
menerapkan konsep IT Agile and Lean Organization               Global Bank Tech Award)
yang bertujuan memperkuat kolaborasi dan sinergi            · Outstanding       SME Cash         Management
antara BNI dengan perusahaan anak. Pendekatan ini              Solution by a Vendor (Oktober 2025 - Digital
difokuskan pada efisiensi serta optimalisasi sumber            Banker - Global Bank Tech Award)
daya TI guna meningkatkan efektivitas operasional           · Outstanding SME Payment Solution by a
dan efisiensi biaya, sehingga dapat memberikan                 Bank (Oktober 2025 - Digital Banker - Global
nilai tambah yang signifikan dalam mendukung                   Bank Tech Award)
aktivitas layanan maupun bisnis. Selain itu, strategi       · Best API/Open Banking Platform Provider for
ini juga membuka peluang sinergi digital yang                  Transaction (Oktober 2025 - Digital Banker -
lebih luas untuk mendukung pengembangan dan                    Global Bank Tech Award)
penguatan kapabilitas perusahaan anak. Beberapa             · Outstanding Payments and Collection
potensi sinergi digital tersebut antara lain:                  Services Provider (Oktober 2025 - Digital
1. Sinergi Kapabilitas & Integrasi                             Banker - Global Bank Tech Award)
    a. BNI Multifinance                                  2. Penghargaan BNIdirect cash Tahun 2025
       Melakukan sinergi dalam integrasi proses             · Best Wholesale/Transaction Bank for Digital
       Joint Financing dan Collection Payment.                 CX – Indonesia (April 2025 – Digital CX
    b. BNI Life                                                Awards)
       Melakukan sinergi dalam integrasi proses             · Category Editors’Triple Star for New BNIdirect
       pembuatan polis asuransi dan autodebit                  (Mei 2025 - The Asset Triple A Treasurise
       pembayaran premi asuransi.                              (Treasury, Trade, Supply Chain, Risk, ESG)
    c. hibank                                                  Award)
       Melakukan sinergi dalam integrasi transaksi          · Best Bank for Transaction Banking in
       ATM & EDC melalui aggregator.                           Indonesia (Mei 2025 - AlphaSEA - 19th Best
    d. BNI Sekuritas                                           Financial Institution Awards 2025)
       Melakukan sinergi dalam integrasi proses          3. Penghargaan BNIdirect bisnis Tahun 2025
       transaksi RDN dan Investor Account                   · Best SME Banking Platform (Agustus 2025
       Management.                                             - Digital Banker - Global Retail Banking
    e. BNI Ventures                                            Innovation Awards 8)
    f. BNI Asset Management
2. Sinergi Teknologi
3. Sinergi Sumber Daya
    Pemanfaatan infrastruktur dan jaringan BNI yang
    luas untuk mendukung ekspansi perusahaan
    anak di berbagai wilayah.




492    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 495
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG           Keuangan




RENCANA PENGEMBANGAN TEKNOLOGI                               Sejalan dengan arah tersebut, BNI akan terus
INFORMASI KE DEPAN                                           melakukan berbagai perbaikan dan peningkatan
                                                             kapabilitas TI di masa mendatang. Seiring dengan
BNI    terus   berkomitmen      untuk    melakukan           meningkatnya volume transaksi, kompleksitas
pengembangan        teknologi    informasi     serta         layanan,      serta   ketergantungan     terhadap
menghadirkan layanan TI yang andal, aman, dan                integrasi sistem internal dan eksternal, eksposur
memberikan manfaat optimal, sejalan dengan                   terhadap risiko teknologi informasi juga semakin
ketentuan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-                  meningkat. Oleh karena itu, pada tahun 2026
2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan                fokus pengembangan diarahkan pada penguatan
Kegiatan Korporasi Badan Usaha Milik Negara.                 aspek keamanan (security) sebagai fondasi utama
Seluruh pengembangan layanan TI dilaksanakan                 keberlanjutan dan ketahanan layanan TI, serta
dengan berlandaskan praktik terbaik (best practices)         beberapa prioritas utama TI lainnya.
dan mengacu pada Rencana Strategis TI yang telah
disusun secara komprehensif. Satuan Kerja TI telah           Meningkatkan kemampuan deteksi dan pencegahan
mendefinisikan empat misi strategis yang tertuang            fraud melalui transaction security monitoring
dalam Rencana Strategis TI, yaitu Enterprise Agility,        yang mengintegrasikan data analytics, rule-based
Data Driven Transformation, Future-Proof Innovation          controls, untuk memberikan perlindungan proaktif
dan Revolutionize Beyond Ecosystem.                          atas transaksi nasabah Wholesale.




                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                 493
                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 496
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Digitalisasi Layanan


BNI sebagai salah satu pionir digital banking            BNI secara berkelanjutan telah memanfaatkan
di Indonesia, senantiasa memperkuat inisiatif            jasa dari berbagai Lembaga Riset dan Advisory
digitalisasi layanan dalam rangka mengakselerasi         Internasional Independen untuk memperoleh
transformasi di seluruh lini bisnis dan operasional.     berbagai referensi, wawasan strategis, serta tren
Sepanjang tahun 2025, BNI secara konsisten               terkini terkait teknologi dan perkembangan industri
menghadirkan berbagai inisiatif digital yang             global maupun perbankan. Langkah ini menjadi
berfokus pada peningkatan efisiensi, kemudahan           landasan penting dalam mendorong inovasi
akses layanan, serta optimalisasi proses bisnis.         berkelanjutan, baik dari sisi pemanfaatan teknologi
Melalui langkah ini, BNI meyakini bahwa inovasi          maupun optimalisasi proses bisnis. Berbagai key-
digital akan memberikan kontribusi signifikan            technologies yang diadopsi telah memberikan
terhadap peningkatan kinerja operasional dan             kontribusi signifikan terhadap pengembangan
profitabilitas, sekaligus memperkokoh posisi BNI         produk dan layanan perbankan digital BNI dalam
sebagai lembaga keuangan terdepan di era digital.        beberapa tahun terakhir, sehingga memperkuat
                                                         daya saing dan meningkatkan pengalaman nasabah.
Perkembangan teknologi informasi dan digital saat
ini seperti bertumbuhnya pemanfaatan internet,           Sebagai wujud nyata dari pemanfaatan teknologi
Artificial Intelligence (AI), Data Analytics, Cloud,     tersebut, BNI telah mengembangkan beragam
dan tren Internet of Things (IoT) telah membawa          produk dan layanan digital yang inovatif dan adaptif
perubahan yang signifikan di berbagai bidang             terhadap kebutuhan pasar, di antaranya sebagai
industri. Hal ini ditandai dengan meningkatnya           berikut:
pemanfaatan jaringan komunikasi dan internet
untuk berbagai keperluan, proses otomasi yang            BNIdirect
terintegrasi dengan pemanfaatan AI, pengambilan
keputusan menggunakan insight yang didapatkan            Sejalan dengan ambisi BNI untuk menjadi “Leading
dari analisis data, optimalisasi penggunaan              in Wholesale Transaction Banking, BNI terus
Cloud untuk kebutuhan bisnis maupun personal,            memperkuat kapabilitas digital guna mendukung
serta terhubungnya berbagai perangkat sehari-            kebutuhan transaksi keuangan nasabah korporasi,
hari dengan internet. Dinamika ini kemudian              Institusi, komersial, dan SME melalui BNIdirect.
memengaruhi perilaku nasabah serta mendorong             BNIdirect merupakan layanan digital Wholesale
penciptaan model bisnis yang lebih inovatif dan          banking yang dirancang untuk mendukung
adaptif.                                                 pertumbuhan bisnis nasabah melalui solusi
                                                         keuangan yang lengkap, mencakup layanan cash
Memahami perkembangan ini, BNI senantiasa                management, trade, foreign exchange, dan supply
melakukan pembenahan dan menghadirkan berbagai           chain financing, sehingga memungkinkan nasabah
inovasi untuk menciptakan produk serta layanan           melakukan transaksi keuangan secara cepat, mudah,
yang relevan dengan kebutuhan nasabah. Sepanjang         dan aman. Tahun 2025 menandai langkah strategis
tahun 2025, BNI berkomitmen untuk menjaga dan            BNI dalam mengoptimalkan layanan digital melalui
meningkatkan kualitas layanan, sekaligus secara          transformasi BNIdirect sebagai platform digital
proaktif mendorong pengembangan berbagai solusi          Wholesale unggulan yang semakin komprehensif
digital yang adaptif terhadap dinamika pasar. BNI        dan terpadu, serta selaras dengan kebutuhan bisnis
terus menyesuaikan diri dengan perubahan perilaku        modern. Transformasi ini mencerminkan komitmen
nasabah ke arah digital melalui eksplorasi inovasi,      BNI dalam memperkuat perannya sebagai mitra
pemanfaatan teknologi terkini, serta penerapan tren      terpercaya dalam mendukung digitalisasi dan
digital modern guna menghadirkan pengalaman              pertumbuhan bisnis di tengah persaingan yang
perbankan yang lebih mudah, cepat, dan bernilai          semakin kompetitif.
tambah.




494    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 497
Permodalan & Praktik   Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan      dan Lingkungan               ESG            Keuangan




Saat ini, BNIdirect menyediakan berbagai layanan               Ke depan, BNIdirect akan terus dikembangkan
transaksi keuangan yang mencakup manajemen                     sebagai global wholesale transaction banking,
kas, pembayaran, perdagangan, hingga transaksi                 dengan      penambahan       kapabilitas      analitik,
valuta asing. Platform ini dapat diakses secara                personalisasi layanan sesuai dengan kebutuhan
fleksibel melalui website (direct.bni.co.id) maupun            nasabah solusi transaksi cross border, serta integrasi
menggunakan mobile app, memungkinkan nasabah                   yang lebih luas dengan ekosistem bisnis nasabah.
untuk melakukan monitoring dan transaksi keuangan              Inisiatif ini diharapkan mampu memperkuat
secara real-time dari mana saja. Antarmuka BNIdirect           pengalaman digital nasabah sekaligus mendukung
dirancang lebih intuitif dan user-friendly, serta              pertumbuhan Wholesale Transaction Banking BNI
mendukung penggunaan dalam tiga bahasa (Bahasa                 secara berkelanjutan.
Indonesia, Inggris, dan Mandarin), sehingga dapat
menjangkau nasabah dari berbagai latar belakang.               BNIdirect bisnis
Dari sisi keamanan, BNIdirect dilengkapi dengan
sistem otorisasi berlapis melalui pengelolaan                  Sebagai bagian dari roadmap pengembangan
hak akses pengguna dan penggunaan hard token                   layanan digital, BNI juga telah meluncurkan BNIdirect
(BNI e-Secure) maupun soft token (mobile token).               bisnis pada bulan Agustus 2025 sebagai wujud
Selain itu, BNI menyediakan tim khusus untuk                   komitmen BNI dalam memperluas inklusi dan adopsi
memberikan dukungan kepada nasabah selama                      layanan digital di seluruh segmen nasabah. Melalui
proses onboarding, maupun dalam penggunaan                     inisiatif ini, BNI menegaskan bahwa transformasi
platform sehari-hari.                                          digital tidak hanya difokuskan pada segmen
                                                               korporasi, tetapi juga secara strategis diarahkan
Saat ini, kanal transaksi Wholesale Transaction                untuk mendukung pertumbuhan pelaku usaha kecil
Banking melayani segmen dan kebutuhan spesifik                 dan menengah (UMKM) sebagai tulang punggung
yang terdiri dari:                                             perekonomian nasional. BNIdirect bisnis dirancang
1. BNIdirect cash                                              untuk menjawab kebutuhan UMKM akan solusi
2. BNIdirect bisnis                                            transaksi digital yang lebih sederhana, namun tetap
3. BNIdirect fx                                                aman dan andal, dengan menghadirkan antarmuka
4. BNIdirect receivables                                       yang ringkas dan mudah digunakan serta fitur
5. BNIdirect supply chain                                      utama yang mencakup pengelolaan pembayaran,
6. BNIdirect trade                                             transfer, dan pemantauan arus kas secara real-
7. BNIdirect API                                               time. Kehadiran BNIdirect bisnis diharapkan dapat
                                                               mendorong peningkatan kapabilitas digital nasabah
Masing-masing kanal transaksi memiliki karakteristik           UMKM, memperluas basis pengguna layanan
dan fungsi yang berbeda, namun secara strategis                digital BNI, serta memperkuat ekosistem transaksi
dikembangkan untuk dapat saling terintegrasi                   bisnis secara menyeluruh.
Sejak tahun 2024, BNI secara berkelanjutan
mengembangkan single integrated platform yang                  Platform ini mempermudah pengelolaan transaksi
mampu mengonsolidasikan seluruh kanal tersebut                 harian secara efisien tanpa proses yang rumit,
guna meningkatkan customer experience dan                      mendukung pembayaran dan penerimaan dengan
mendorong pertumbuhan transaksi.                               cepat, aman, dan terpercaya.

Sebagai bagian dari transformasi digital Wholesale             Selain itu, BNIdirect bisnis menyederhanakan proses
Transaction Banking, BNIdirect dikembangkan dan                persetujuan (Single Authorization process) dengan
diposisikan sebagai gerbang utama (single entry                desain antarmuka pengguna (UI/UX) yang modern
point) bagi nasabah untuk mengakses seluruh                    dan intuitif. Tampilan baru ini memastikan nasabah
layanan dalam BNIdirect. Portal ini menjadi titik awal         UMKM dapat dengan mudah memahami dan
interaksi nasabah dengan berbagai solusi Wholesale             mengakses fitur-fitur yang ada, tanpa memerlukan
melalui mekanisme Single Sign-On (SSO). Selain                 pelatihan yang intensif. Fitur ini juga mendukung
berfungsi sebagai gerbang akses, BNIdirect juga                perjalanan      pengguna     (user  journey) yang
dilengkapi dengan fitur financial dashboard yang               sederhana, menjadikan pengalaman bertransaksi
menyajikan informasi ringkas dan komprehensif                  lebih menyenangkan dan efisien.
terkait aktivitas keuangan nasabah. Dashboard ini
dirancang untuk memberikan visibilitas menyeluruh              Untuk     mendukung      pengambilan    keputusan
atas posisi keuangan, arus kas, status transaksi, serta        strategis, BNIdirect bisnis menyediakan rekap
ringkasan aktivitas lintas produk dan layanan dalam            finansial terintegrasi yang memudahkan UMKM
satu tampilan. Dengan demikian, nasabah dapat                  dalam perencanaan bisnis, pengajuan kredit, dan
melakukan monitoring, pengambilan keputusan,                   analisis keuangan. Dengan akses real-time terhadap
dan pengelolaan keuangan secara lebih cepat,                   posisi keuangan seperti saldo kas, piutang, dan
efektif dan tepat.                                             kewajiban, nasabah dapat mengelola keuangan


                                                                                            Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                    495
                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 498
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




mereka secara efektif, mendorong pertumbuhan             dan terintegrasi, termasuk akses real-time terhadap
usaha, dan meningkatkan daya saing, baik di pasar        posisi likuiditas, saldo kas, serta arus masuk
lokal maupun global.                                     dan keluar dana. Informasi tersebut membantu
                                                         perusahaan      dalam   melakukan       perencanaan
Melalui pemahaman yang mendalam terhadap                 keuangan, optimalisasi pengelolaan likuiditas, serta
kebutuhan UMKM, BNIdirect bisnis juga dapat              evaluasi kinerja keuangan secara berkelanjutan.
menjadi    mitra   strategis yang    mendukung
keberlanjutan dan kesuksesan bisnis UMKM di era          Melalui pemahaman yang mendalam terhadap
digital.                                                 kebutuhan nasabah korporasi, BNIdirect cash dapat
                                                         menjadi solusi strategis yang mendukung efisiensi
Dengan fitur-fitur tersebut, BNI melalui BNIdirect       operasional, penguatan tata kelola keuangan, serta
bisnis ingin memastikan bahwa setiap kebutuhan           keberlanjutan dan daya saing bisnis perusahaan di
transaksi nasabah, baik yang berskala besar maupun       era digital.
kecil, dapat terpenuhi dengan mudah, aman, dan
terpercaya.                                              Di tahun 2025, BNIdirect cash memenangkan 3
                                                         International Awards di ajang Digital CX Awards,
Di tahun 2025, BNIdirect bisnis memenangkan              The Asset Triple A Treasurise (Treasury, Trade, Supply
International award dari Digital Banker - Global         Chain, Risk, ESG) Award dan AlphaSEA - 19th Best
Retail Banking Innovation Awards 8 untuk kategori:       Financial Institution Awards 2025 di kategori:
Best SME Banking Platform.                               1. Best Wholesale / Transaction Bank for Digital CX –
                                                            Indonesia - Digital CX Awards
BNIdirect cash                                           2. Category Editors’ Triple Star for New BNIdirect
                                                            - The Asset Triple A Treasurise (Treasury, Trade,
Dalam mendukung kebutuhan transaksi dan                     Supply Chain, Risk, ESG) Award
pengelolaan keuangan nasabah korporasi, BNIdirect        3. Best Bank for Transaction Banking in Indonesia -
cash menghadirkan berbagai fitur unggulan yang              AlphaSEA - 19th Best Financial Institution Awards
dirancang untuk memenuhi kebutuhan bisnis                   2025
berskala menengah hingga besar serta membangun
ekosistem keuangan perusahaan yang terintegrasi.         BNIdirect API
Nilai utama yang ditawarkan melalui BNIdirect cash
adalah “Simplified Transaction, Secure Control, and      BNI menyediakan fasilitas open banking dalam
Comprehensive Financial Insight”, yang menjadi           menjangkau berbagai ekosistem digital khususnya
fondasi dalam memberikan pengalaman layanan              yang relevan dengan gaya hidup terkini masyarakat,
yang andal bagi nasabah korporasi.                       melalui API services yang dapat diakses oleh
                                                         berbagai e-commerce, platform ride hailing,
Platform ini memfasilitasi pengelolaan transaksi         teknologi finansial (fintech), beragam perusahaan
keuangan perusahaan secara efisien dan terstruktur,      rintisan (startup), universitas, Perusahaan BUMN,
mencakup layanan transfer management, mass               Kementerian, dan sebagainya. Inisiasi digital yang
payment, serta liquidity management, guna                dilaksanakan BNI melalui layanan open banking
mendukung proses pembayaran dan penerimaan               mencakup produk, digital platform, dan perluasan
dana yang cepat, aman, dan terpercaya. Dengan            layanan pada ekosistem berbasiskan model
sistem yang terintegrasi, nasabah korporasi dapat        business to business to consumer (B2B2C). Pada
melakukan pengelolaan arus kas dari berbagai             tahun 2025, untuk meningkatkan pengalaman
rekening secara optimal dalam satu platform.             pengguna dan memenuhi kebutuhan yang terus
                                                         berkembang dari nasabah, BNIdirect API telah
BNIdirect cash juga dilengkapi dengan mekanisme          dilengkapi     dengan    penambahan      kapabilitas
persetujuan transaksi (approval workflow) yang           keamanan, serta kemudahan integrasi melalui:
fleksibel dan terkontrol, serta didukung oleh desain
antarmuka pengguna (UI/UX) yang modern dan               Penambahan servis API mencakup Software
intuitif. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk          Development Kits (SDKs) serta lingkungan Sandbox
menerapkan prinsip tata kelola dan pengendalian          interaktif yang dilengkapi fitur otomatisasi data dan
internal    yang   kuat,    sekaligus   memastikan       katalog API lengkap. Fasilitas ini memungkinkan
kemudahan penggunaan bagi seluruh pengguna               pengembang melakukan simulasi pengujian end-
sesuai dengan kewenangan yang ditetapkan.                to-end secara mandiri dengan panduan contoh
                                                         request/response yang detail, sehingga menjamin
Untuk     mendukung    pengambilan     keputusan         kesiapan aplikasi sebelum implementasi production
strategis perusahaan, BNIdirect cash menyediakan         dan secara signifikan mempercepat time-to-market
laporan keuangan dan transaksi yang komprehensif         layanan perbankan digital.



496    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 499
Permodalan & Praktik   Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan      dan Lingkungan               ESG            Keuangan




Komitmen BNI dalam inovasi digital melalui                     b. Distributor Financing: Pembiayaan kepada Mitra
BNIdirect API dibuktikan dengan diraihnya tujuh (7)               Korporat (Distributor/Buyer) untuk membayar
penghargaan di tahun 2025 pada award Digital CX                   utang kepada Korporat dengan perpanjangan
Award, The Digital Banker – Global Bank Tech Award                tenor oleh Bank dan biaya/bunga yang
2025 dan Digital Banker - Global Retail Banking                   dibebankan saat pelunasan.
Innovation Awards 8 di level International dengan              c. Receivable Financing: Pembiayaan kepada
memenangkan kategori berikut:                                     Korporat (penjual) atas piutang usaha/tagihan
1. Best Technology Implementation for Digital CX –                yang belum dibayarkan.
   Indonesia – Digital CX Award                                d. Payable Financing: Fasilitas pembiayaan kepada
2. Best API Initiative - Digital Banker - Global Retail           Korporat (pembeli) untuk melunasi utang kepada
   Banking Innovation Awards 8                                    Mitra Korporat (Supplier) sebelum tanggal jatuh
3. Best API/Open Banking Platform Provider for                    tempo.
   SME Banking - Digital Banker - Global Bank Tech
   Award                                                       Fitur-fitur utama yang yang tersedia di BNIdirect
4. Outstanding SME Cash Management Solution                    supply chain adalah sebagai berikut:
   by a Vendor - Digital Banker - Global Bank Tech             a. Flexible Automatic Payment, pencairan invoice
   Award                                                           yang fleksibel dan otomatis sesuai tanggal yang
5. Outstanding SME Payments Solution by a Bank -                   ditentukan oleh nasabah.
   Digital Banker - Global Bank Tech Award                     b. Automatic Settlement, pelunasan kewajiban
6. Best API/Open Banking Platform Provider for                     secara otomatis pada tanggal jatuh tempo
   Transaction Banking - Digital Banker - Global                   pembiayaan.
   Bank Tech Award                                             c. Push Notification, pengiriman notifikasi transaksi
7. Outstanding Payments and Collection Services                    ke alamat email nasabah yang terdaftar.
   Provider - Digital Banker - Global Bank Tech                d. Customized Report, penyediaan laporan transaksi
   Award                                                           sesuai kebutuhan nasabah.
                                                               e. Dashboard Monitoring, pemantauan aktivitas
BNIdirect supply chain                                             transaksi dan limit fasilitas dalam suatu
                                                                   dashboard yang lengkap dan informatif
BNIdirect supply chain merupakan platform digital              f. Konektivitas yang fleksibel sesuai kebutuhan
berbasis web yang digunakan oleh Korporat                          nasabah (Integration With File, Integration with
(Anchor) dan Mitra Korporat (Supplier/Buyer) untuk                 API)
melakukan transaksi pembiayaan invoice (Supply                 g. Real-time Disbursement, pencairan langsung/
Chain Financing) secara online dalam bentuk                        real-time ke rekening tujuan setelah proses
elektronik.                                                        approve/release dilakukan.

BNIdirect supply chain menawarkan berbagai                     BNIdirect fx
keunggulan dalam proses pembiayaan supply chain
nasabah, diantaranya:                                          BNIdirect fx, merupakan aplikasi digital berbasis
a. Keamanan integritas transaksi dijaga melalui                web yang dapat diakses melalui jaringan internet
   penerapan mekanisme kontrol akses bertingkat                oleh nasabah korporasi untuk melakukan transaksi
   (multi-layered access control) pada proses                  Valas non-fisik secara langsung dengan Dealer BNI
   transaksi, guna memitigasi risiko unauthorized              Treasury.
   access dan penyalahgunaan wewenang.
b. Kemudahan pengecekan status dan monitoring                  Dengan memiliki fitur sebagai berikut:
   transaksi dan limit fasilitas nasabah secara                1. Fitur News
   real-time, serta ketersediaan report yang                      Fitur News pada BNI FX memberikan informasi
   komprehensif.                                                  berupa berita berita terupdate mengenai kondisi
c. Efisiensi transaksi dimana inisiasi pengajuan dan              pasar valuta asing saat ini.
   pelunasan pembiayaan invoice dapat dilakukan                2. Kurs Valas yang realtime dan hittable
   dimana saja melalui platform digital berbasis                  Kurs valas yang ditampilkan menggambarkan
   web.                                                           harga pasar yang real pada saat aplikasi diakses
                                                                  dan harga yang tertera adalah harga yang dapat
Layanan transaksi Supply Chain Financing yang                     ditransaksikan oleh Nasabah (bukan indikasi).
tersedia melalui BNIdirect supply chain meliputi:              3. Trade Menu
a. Supplier Financing: Pembiayaan kepada Mitra                    Memungkinkan Nasabah untuk dapat melakukan
   Korporat (Supplier) atas tagihan/piutang kepada                perdagangan jual atau beli berbagai macam
   Korporat yang dapat dibayarkan lebih cepat                     mata uang valuta asing.
   dengan potongan diskonto.                                   4. Menu Report
                                                                  Menampilkan detail transaksi yang telah
                                                                  dilakukan Nasabah.
                                                                                            Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                    497
                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 500
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




BNIdirect receivables                                    kredit untuk mendapatkan informasi transaksi
                                                         mereka melalui smartphone. BNI Card Mobile telah
BNIdirect receivables hadir untuk mendukung              dilengkapi fitur seperti informasi tagihan, transaksi
kebutuhan nasabah dalam pengelolaan penerimaan           terbuku, konversi cicilan, pendaftaran bill payment
dana secara efektif. Layanan ini dirancang untuk         dan asuransi, penarikan dana tunai, serta layanan
mempermudah identifikasi mitra atau pelanggan            pengajuan increase credit limit maupun pengkinian
yang melakukan pembayaran melalui fitur Virtual          data dan pengajuan aplikasi kartu kredit baru. BNI
Account, yang berfungsi sebagai nomor identifikasi       Credit Card Mobile juga menyediakan informasi
unik. Setiap transaksi yang dilakukan pada Virtual       terkait promo dan produk Kartu Kredit BNI.
Account secara otomatis tercatat dan terbuku
langsung ke rekening utama nasabah, sehingga
memastikan proses rekonsiliasi berjalan cepat,
                                                         E-KYC BIOMETRIC FACE
akurat, dan tanpa kesalahan.                             RECOGNITION & LIVENESS
Melalui platform BNIdirect receivables, nasabah          Penggunaan fitur Biometric Face Recognition &
dapat memanfaatkan berbagai fitur unggulan,              Liveness sebagai e-KYC pada proses pengajuan
seperti:                                                 kartu kredit secara digital memberikan kemudahan,
• Identifikasi Pembayaran Secara Real-Time:              keamanan dan kenyamanan bagi calon pemegang
   Memastikan transparansi dan kemudahan                 kartu dalam proses pengajuan kartu kredit.
   pemantauan pembayaran dari mitra atau
   pelanggan.                                            DIGITAL CARD ISSUANCE
• Laporan     Transaksi    yang   Komprehensif:
   Memberikan pelaporan yang detail dan dapat            Penerbitan Kartu Kredit Digital bagi applicant yang
   disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.                 melakukan pengajuan kartu kredit BNI melalui
• Efisiensi Rekonsiliasi: Mengurangi beban kerja         channel digital, sehingga pemegang kartu dapat
   manual dan risiko kesalahan dalam pencatatan          mempergunakan kartu kredit digitalnya untuk
   transaksi.                                            bertransaksi di merchant e-commerce maupun
                                                         melakukan transaksi di BNI Mobile Banking.
Dengan fleksibilitas dan skalabilitas yang tinggi,
BNIdirect receivables mendukung nasabah dari
berbagai sektor, termasuk korporasi, institusi
                                                         VIRTUAL CARD NUMBER KARTU
pendidikan, hingga e-commerce, dalam mengelola           KREDIT BNI
aliran dana secara efisien.
                                                         Fitur Kartu Kredit BNI yang digunakan sebagai
BNIdirect trade                                          alternatif pembayaran transaksi kartu kredit
                                                         yang lebih efektif dan efisien serta memberikan
BNIdirect trade adalah bagian dari kapabilitas digital   kenyamanan dan kemudahan dalam transaksi online
BNI yang memungkinkan nasabah untuk melakukan            (card not present) dengan virtual number yang unik
transaksi trade finance secara online, termasuk          sebagai pengganti nomor asli kartu kredit yang akan
pengajuan dan pemantauan transaksi perdagangan           digunakan pada Kartu Kredit Corporate BNI.
seperti Letter of Credit (LC), Documentary Collection,
dan fasilitas pendanaan terkait perdagangan, melalui
antarmuka web yang dapat diakses kapanpun dan
                                                         QRIS SUMBER DANA KARTU
di manapun. Layanan ini menghadirkan fleksibilitas       KREDIT PEMERINTAH DOMESTIK
akses 24 jam serta kemampuan penyesuaian alur            (KKPD)
otorisasi pengguna sesuai kebutuhan perusahaan,
sehingga mempercepat penyelesaian transaksi
dan mendukung efisiensi operasional nasabah              Fitur pembayaran QRIS dengan sumber dana
dalam pengelolaan perdagangan domestik dan               Kartu Kredit Pemerintah Domestik menggunakan
internasional.                                           BNI Mobile Banking bertujuan untuk memfasilitasi
                                                         pembelanjaan operasional dan perjalanan dinas
BNI CREDIT CARD MOBILE                                   Satuan Kerja (Satker), baik di tingkat pusat maupun
                                                         daerah dengan skema pembayaran Kartu Kredit
Selain menggunakan aplikasi Mobile Banking,              Pemerintah (KKP) yang pemrosesannya dilakukan
layanan kartu kredit BNI dapat pula di akses             melalui 1 domestik.
melalui aplikasi BNI Credit Card Mobile. Aplikasi
ini memberi kemudahan bagi pemegang kartu




498    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 501
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG           Keuangan




FITUR CONTACTLESS                                            BNI Agen46 menawarkan berbagai fitur unggulan
                                                             yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan
Dengan fitur Contactless, pemegang kartu kredit              nasabah dan agen secara optimal. Fitur-fitur ini
dapat melakukan transaksi secara mudah, cepat dan            mengakomodir pembukaan rekening, setoran/
aman dengan hanya mendekatkan atau tap kartu                 penarikan tunai, transfer dana ke sesama rekening
kredit pada mesin EDC Contactless, tanpa harus               BNI maupun antarbank, pembelian produk digital
menggunakan PIN (nominal tertentu). Transaksi                (seperti pulsa, paket data, tiket transportasi),
dapat dilakukan kapan saja oleh pemegang kartu di            pembayaran tagihan (seperti PLN, PDAM, IPL,
merchant dengan simbol contactless.                          SPC), pencairan bantuan pemerintah (seperti PKH,
                                                             sembako, dan subsidi) serta referal produk BNI
BNI MOBILE BANKING                                           lainnya (seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), BNI
                                                             Wirausaha (BWU), wondr, dan Kartu Kredit BNI).
BNI Mobile Banking adalah salah satu layanan digital
BNI yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan                  Pada tahun 2025, Agen46 menghadirkan rilisan
nasabah (customer-centric) dan memberikan                    berbagai fitur baru yang dirancang untuk
kemudahan dalam melakukan transaksi perbankan                meningkatkan      pengalaman      pengguna      dan
secara menyeluruh (end-to-end), mulai dari                   memenuhi kebutuhan yang terus berkembang:
proses onboarding pengguna hingga aktivitas                  • Agen46 Self Registration: Fasilitas baru untuk
transaksional.                                                  masyarakat mendaftar menjadi agen secara
                                                                mandiri melalui platform digital, tanpa perlu
Hingga saat ini, BNI telah melakukan berbagai                   datang ke kantor cabang.
pengembangan produk dan layanan perbankan                    • Pembukaan        Rekening    Simpanan     Pelajar:
digital yang berfokus pada BNI Mobile Banking.                  Mendukung literasi keuangan generasi muda
Tentunya, hal ini dilakukan mengingat BNI Mobile                dengan membuka akses tabungan yang mudah
Banking     menawarkan     kemudahan       nasabah              dan terjangkau untuk pelajar.
bertransaksi dengan mudah, di manapun dan                    • Fitur Incoming Remittance: Memudahkan
kapanpun. Pada tahun 2025, pengembangan                         pengiriman uang lintas negara, memperluas
platform mobile banking kami berfokus pada tiga                 layanan agen untuk melayani nasabah dengan
aspek utama: peningkatan keamanan (security),                   kebutuhan transaksi Internasional.
perbaikan fitur yang sudah ada, dan pengoptimalan            • Pembaruan Fitur PLN: Memberikan pengalaman
layanan untuk memberikan pengalaman terbaik                     pembayaran tagihan listrik yang lebih mudah,
bagi nasabah. Langkah strategis ini sejalan dengan              cepat, dan akurat.
komitmen kami untuk menjaga kepercayaan                      • Pembelian Tiket Ferizy ASDP: Meningkatkan
pengguna sekaligus memastikan bahwa layanan                     experience nasabah saat melakukan pembelian
kami tetap relevan, responsif, dan aman di tengah               tiket   Ferizy   terutama    untuk   melakukan
perkembangan teknologi dan ancaman siber.                       pengecekan status transaksi secara real-time.
                                                             • Pembelian Tiket PELNI: Mempermudah agen
BNI AGEN46                                                      dalam melayani customer yang membutuhkan
                                                                tiket PELNI dengan proses yang cepat dan efisien.
BNI Agen46 adalah layanan keagenan dari BNI                  • Kustomisasi Username: Memberikan keleluasaan
yang memberikan kesempatan kepada masyarakat                    kepada agen untuk memilih dan menyesuaikan
untuk menjadi perpanjangan tangan BNI dalam                     username mereka, sehingga lebih personal.
menyediakan layanan perbankan. Dengan BNI                    • Integrasi      Digital   Handling     Complaint:
Agen46, nasabah dapat mengakses layanan                         Pengembangan sistem handling complaint online
perbankan tanpa harus datang ke kantor cabang,                  terintegrasi agar dapat diakses secara mudah,
sehingga meningkatkan inklusi keuangan di                       efisien tanpa biaya sehingga memudahkan
berbagai wilayah Indonesia.                                     BNI Agen46 dalam mengelola operasional dan
                                                                bisnisnya.
Hingga saat ini BNI Agen46 menawarkan beberapa               • Media Promosi Mandiri: BNI Agen46 dapat
channel transaksi yang memudahkan nasabah                       mendesain dan mencetak poster serta spanduk
Agen46 dan agen dalam menjalankan layanan                       promosi secara langsung melalui aplikasi
perbankan, yaitu Mobile Apps Android/iOS, Web,                  BNI Agen46 untuk memudahkan peningkatan
Electronic Data Capture (EDC) Konvensional dan                  efektivitas pemasaran lokal mereka.
Android.                                                     • Peningkatan Security: Implementasi sistem
                                                                keamanan terbaru pada aplikasi BNI Agen46.




                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                 499
                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 502
                             Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                             2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




•    Pembelian Asuransi Mikro: Pelanggan dapat              8. Single Sign-On untuk Operasional yang Efisien
     melakukan pembelian asuransi Mikro BNI Life               Sistem Single Sign-On (SSO) mempermudah
     Pandai+ melalui BNI Agen46 dengan premi yang              akses bagi tim operasional, meningkatkan
     murah untuk perlindungan atas risiko kecelakaan.          efisiensi dalam mendukung layanan nasabah.
                                                            9. Dashboard Monitoring Terpadu
wondr by BNI                                                   Dashboard all-in-one memberikan pengawasan
                                                               real-time atas kinerja aplikasi dan sistem
Menandai komitmen kami untuk terus menghadirkan                backend, memastikan masalah teknis dapat
layanan mobile banking yang modern, aman, dan                  diatasi sebelum memengaruhi pengguna.
sesuai dengan kebutuhan nasabah. Melalui berbagai
inovasi strategis, kami fokus pada peningkatan              Dengan inovasi-inovasi ini, kami terus berkomitmen
performa teknologi, pengalaman pengguna, dan                untuk menghadirkan layanan yang relevan, aman,
efisiensi operasional. Berikut adalah pencapaian            dan terintegrasi dengan kebutuhan finansial
utama kami:                                                 maupun gaya hidup nasabah.
1. Modernisasi Platform Aplikasi Mobile
    Kami memperbarui arsitektur aplikasi mobile             BNI DigiCS & DigiCS LITE
    dengan teknologi terkini untuk meningkatkan
    performa, stabilitas, dan skalabilitas. Langkah         BNI DigiCS & DigiCS Lite merupakan self-service
    ini memastikan aplikasi tetap andal dan mampu           machine yang menggantikan aktivitas petugas
    memenuhi kebutuhan nasabah yang terus                   Customer Service (CS). Dengan BNI DigiCS &
    berkembang.                                             DigiCS Lite, nasabah dapat melakukan aktivitas
2. Pengalaman Pengguna yang Lebih Baik                      CS secara mandiri (self-service), Adapun fitur yang
    Antarmuka yang intuitif dan proses transaksi            dimiliki, di antaranya adalah pembukaan rekening,
    yang lebih mudah mendukung kenyamanan                   penggantian kartu, buka blokir kartu debit, aktivasi
    pengguna. Keamanan menjadi prioritas dengan             e-channel, reset pin, pembelian dan top up Tapcash,
    penerapan otentikasi multi-faktor dan enkripsi          dan cetak mutasi/history rekening.
    data. Hasilnya, tingkat kepuasan nasabah
    meningkat secara signifikan. [ACGS B.4.1]               Dengan adanya layanan DigiCS & DigiCS Lite,
3. Digitalisasi Proses KYC melalui Video Call               petugas CS di cabang dapat berfokus kepada
    Implementasi sistem KYC berbasis video call             aktivitas advisory dan sales CS. Disamping itu
    memudahkan pengguna melakukan verifikasi                layanan ini juga mengurangi waktu tunggu nasabah.
    identitas tanpa harus ke kantor cabang,                 Aktivitas dapat dilakukan dengan cepat, mudah dan
    memastikan efisiensi dan keamanan data sesuai           aman berkat teknologi yang user friendly. Informasi
    regulasi.                                               selengkapnya dapat diakses melalui https://
4. Fitur Personal Finance Management (PFM)                  digitalservices.bni.co.id.
    Kami menghadirkan fitur PFM yang membantu
    nasabah mengelola keuangan melalui pencatatan           BNI DPLK SURE
    otomatis,    pengkategorian         transaksi,  dan
    rekomendasi finansial berbasis AI, menjadikan           BNI DPLK SURE merupakan aplikasi yang
    aplikasi solusi finansial holistik.                     mendukung bisnis DPLK BNI dalam memberikan
5. Integrasi Gaya Hidup Digital                             kemudahan dan solusi pengelolaan perencanaan
    Aplikasi kami kini terintegrasi dengan layanan          pensiun nasabah DPLK BNI. Layanan yang terdapat
    gaya hidup, seperti pembelian tiket kereta              pada BNI DPLK SURE terdiri dari pembukaan
    whoosh,      menjadikan       pengalaman       yang     rekening, setoran, klaim, informasi saldo, serta
    seamless bagi kebutuhan finansial dan gaya              pengelolaan dana sesuai dengan paket investasi
    hidup nasabah.                                          yang dipilih oleh nasabah. Selain itu BNI DPLK
6. Aplikasi Mobile Native yang Fleksibel                    SURE juga terhubung dengan BNI Mobile Banking,
    Aplikasi kami dirancang untuk kompatibel                ATM BNI, dan BNIdirect sehingga nasabah dapat
    di berbagai perangkat, dengan pengalaman                melakukan transaksi kapan saja dan dimana saja.
    hyper-personalized yang disesuaikan dengan              Paket Investasi DPLK BNI terdiri dari berbagai
    kebutuhan individu nasabah.                             Produk, yaitu Deposito, Obligasi, Reksadana,
7. Performa Tinggi dan Skalabel pada Sistem                 Reksadana Syariah, dan lain-lain.
    Backend
    Arsitektur        microservices          mendukung
    pemrosesan cepat, skalabilitas yang andal,
    meskipun terjadi lonjakan aktivitas.




    500   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 503
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG            Keuangan




Kemudian di luar layanan utama untuk Nasabah                 Jika saldo tersebut tidak di-update hingga akhir
tersebut, terdapat modul lain dalam DPLK SURE,               hari (End of Day), maka secara otomatis sistem
seperti modul rekonsiliasi, integrasi, daily accrual,        akan melakukan reversal atau mengembalikan
modul pelaporan ke regulator dan operational                 saldo pending tersebut ke rekening nasabah atau
monitoring, yang memperkuat keandalan DPLK                   rekening sumber dana top up. Dengan adanya
SURE, sekaligus memenuhi persyaratan dari                    fitur ini, nasabah dapat merasa lebih tenang
regulator.                                                   karena saldo mereka otomatis kembali tanpa harus
                                                             menyampaikan komplain.
Pada 8 Agustus 2025, DPLK BNI telah merilis
tambahan jenis peserta baru, yaitu Peserta Pasca             Kombinasi berbagai fitur ini menunjukkan komitmen
Kerja, di mana peserta ini terdaftar di DPLK Sure            BNI New Prepaid System untuk memberikan layanan
melalui program Dana Kompensasi Pasca Kerja                  yang lebih andal, aman dan ramah pengguna.
(DKPK). DKPK sendiri merupakan penghasilan yang              Sehingga meningkatkan kepuasan nasabah dalam
dibayarkan oleh pemberi kerja kepada pegawai,                bertransaksi
sehubungan dengan berakhirnya masa kerja atau
terjadi pemutusan hubungan kerja. Berbeda dengan             Website DPLK BNI
program yang sudah ada sebelumnya di DPLK
Sure yaitu Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP), di            Website DPLK BNI terbaru dengan laman newdplk.
mana peserta dari PPIP ini merupakan pegawai dari            bni.co.id yang mendukung pengembangan bisnis
suatu perusahaan maupun individu yang membuka                DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan) dan
rekening DPLK secara mandiri, peserta DPLK                   untuk mendukung pertumbuhan bisnis dengan
program DKPK merupakan perusahaan pemberi                    mengintegrasikan teknologi informasi, sumber daya
kerja dan pegawai dari peserta DKPK tidak memiliki           manusia, produk dan jasa perbankan yang lengkap
rekening DPLK, hanya perusahaan pemberi kerja                serta potensi pasar yang dimiliki. Program pensiun
yang memiliki rekening DPLK.                                 dari Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT Bank
                                                             Negara Indonesia (DPLK BNI) beroperasi sejak 1994
Sejak tahun 2001, DPLK BNI berhasil menjadi market           berdasarkan UU Dana Pensiun. Program ini terbuka
leader dalam industri pengelolaan dana pensiun di            untuk semua kalangan, termasuk pegawai negeri/
Indonesia. Hingga 31 Desember 2025, AUM (Asset               swasta, BUMN/BUMD, profesional, dan pelaku
Under Management) DPLK BNI mencapai Rp36,23                  usaha, yang menginginkan kesejahteraan di masa
triliun dengan jumlah nasabah lebih dari 884 ribu,           pensiun.
yang terdiri dari nasabah korporasi dan individu.
                                                             Website DPLK BNI ini memberikan kemudahan dan
BNI NEW Prepaid system                                       solusi pengelolaan perencanaan pensiun nasabah
                                                             DPLK BNI. Layanan yang terdapat pada website
BNI telah mengembangkan sistem guna mendukung                DPLK BNI terdiri dari cetak bukti kepesertaan
bisnis produk kartu prepaid Bank BNI yaitu TapCash.          (e-card), pengkinian data, informasi saldo, serta
Beberapa fitur yang sudah beroperasi dan dapat               pengelolaan dana sesuai dengan paket investasi
digunakan oleh nasabah adalah, Top-up Online                 yang dipilih oleh nasabah. Paket Investasi DPLK
TapCash dan Retry Update Balance. Fitur Retry                BNI terdiri dari berbagai Produk, yaitu Deposito,
Update Balance merupakan fitur unggulan yang                 Obligasi, Reksadana, Reksadana Syariah, dan lain-
ada dalam BNI New Prepaid System, karena fitur ini           lain. Selain layanan utama untuk Nasabah tersebut,
dapat memberikan kemudahan bagi nasabah untuk                terdapat layanan lain, seperti informasi maps
memastikan saldo berhasil ter-update meskipun                cabang, dashboard, consolidate saldo, e-statement,
terjadi kegagalan dalam proses Update Balance.               historis transaksi.
Melalui fitur tersebut, Nasabah diberikan hingga 3
(tiga) kali kesempatan untuk melakukan tap Update            BNI terus melakukan upgrade sistem dalam upaya
Balance agar saldo pada kartu dapat tersinkronisasi          untuk terus memberikan pengalaman terbaik
dengan benar. Selanjutnya, BNI New Prepaid System            kepada pengguna. sistem tersebut dirancang untuk
juga dilengkapi dengan fitur Reversal Pending End            meningkatkan tiga aspek utama yang meliputi
of Day (EOD). Fitur ini dirancang untuk memberikan           keamanan sistem yang lebih terjamin, performa
perbaikan user experience kepada nasabah dalam               yang lebih cepat dan responsif, serta fitur baru untuk
situasi di mana proses top-up sukses namun belum             kebutuhan terkini pengguna.
dilakukan update balance sampai dengan akhir hari.




                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                  501
                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 504
                          Performa       Laporan      Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen    Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




BNI MERCHANT (EDC DAN QRIS)                                BI SNAP (STANDAR NASIONAL
Merupakan aplikasi berbasis mobile yang digunakan
                                                           OPEN API PEMBAYARAN)
oleh merchant BNI dalam mendukung transaksi
harian baik itu QRIS maupun EDC. BNI Merchant              BI SNAP merupakan standarisasi messaging yang
dilengkapi dengan berbagai fitur unggulan antara           berlaku nasional, yang mengatur penyelenggaraan
lain pembayaran merchant di hari yang sama,                Open Application Programming Interfaces (API)
pendaftaran merchant secara digital, notifikasi            Pembayaran guna meningkatkan akses dan layanan
transaksi secara real time dan teknologi biometric         pembayaran digital di Indonesia.
login. Ke depannya akan ditambahkan beberapa
fitur unggulan antara lain fitur kasir dan fitur layanan   SNAP BI bertujuan untuk:
after sales.                                               • Menjamin keamanan data nasabah
                                                           • Mencegah penyalahgunaan data pribadi
TapcashGO                                                  • Menciptakan industri sistem pembayaran yang
                                                             sehat, kompetitif, dan inovatif
BNI TapCash merupakan uang elektronik berbasis             • Mendorong integrasi, interkoneksi,
chip sebagai pengganti uang tunai yang dapat                 interoperabilitas, serta keamanan dan keandalan
diisi. ulang dan digunakan untuk pembayaran pada
merchant-merchant yang bekerja sama dengan BNI.            SNAP BI menstandarkan beberapa hal, seperti:
                                                           • Protokol komunikasi
Berikut merupakan beberapa keuntungan dengan               • Tipe arsitektur API
menggunakan BNI TapCash. Transaksi pembayaran              • Struktur dan format dana
lebih cepat (transaksi < 2 detik). Dapat dimiliki oleh     • Metode otentikasi, otorisasi, dan enkripsi
Nasabah BNI maupun non Nasabah. Dapat diisi                • Ketentuan tentang pengelolaan akses API
ulang (top up). Tidak ada nilai minimum transaksi.         • Format permintaan dan tanggapan data
Dapat dipindahtangankan kepada pihak manapun.
Tidak memerlukan PIN dan tanda tangan.




Jaringan dan Layanan
BNI terus berkomitmen untuk menghadirkan                   fungsi Kantor Wilayah dengan menjalankan strategi
layanan perbankan terbaik kepada nasabah                   dan rencana kerja sebagai berikut:
melalui sinergi antara layanan digital yang inovatif       1. Mengembangkan jaringan distribusi yang
dan layanan tatap muka yang personal, guna                    unggul untuk mencapai target bisnis wilayah
menghadirkan pengalaman bertransaksi yang                     dan peningkatan market share Wilayah sesuai
mudah, cepat, dan nyaman. Sepanjang tahun 2025,               dengan potensi bisnis daerah.
BNI terus memperkuat pengembangan jaringan                 2. Meningkatkan fungsi outlet sebagai point of
dan peningkatan kualitas layanan melalui inisiatif            sales yang berorientasi pada kepuasan nasabah,
Branch Transformation, yang menjadi salah satu                peningkatan volume bisnis dan peningkatan
fokus strategis dalam menjawab kebutuhan nasabah              market share.
yang semakin beragam. Transformasi ini tidak hanya         3. Mengembangkan standarisasi dan inovasi
memperluas akses layanan perbankan, tetapi juga               premises untuk mendukung pencapaian target
mendorong efisiensi operasional dan memperkuat                layanan dan kinerja.
posisi BNI sebagai lembaga keuangan yang unggul            4. Membangun dan meningkatkan risk awareness
dalam layanan dan kinerja secara berkelanjutan.               dalam meminimalisir risiko operasional serta
                                                              meningkatkan kualitas supervisi operasional.
STRATEGI DAN KEBIJAKAN TAHUN 2025                          5. Meningkatkan produktivitas frontliner dalam
                                                              mendukung shifting transaction to digital dan
Pada tahun 2025, BNI bertanggung jawab                        mendukung pencapaian target outlet.
menjalankan fungsi dan tugas network business              6. Meningkatkan produktivitas Wilayah dan Cabang
strategy & performance management, network                    melalui inisiasi program peningkatan bisnis
development & implementation, network service                 dengan tetap berkoordinasi dan diselaraskan
excellence, dan branch operations & support, serta            dengan program peningkatan bisnis dari Divisi
melaksanakan administrasi terkait aktivitas dan               Segmen dan Produk.


502    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 505
Permodalan & Praktik   Tata Kelola    Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan     dan Lingkungan               ESG            Keuangan




7. Mendorong eksekusi value chain nasabah                     mengoperasikan 330 BNI DigiCS serta 13.391 ATM/
   korporasi, institusi dan commercial serta eksekusi         CRM yang tersebar di berbagai wilayah strategis.
   Komite Bisnis Wilayah untuk mendorong                      Jaringan layanan diperluas melalui branchless
   pencapaian target outlet dengan berkolaborasi              banking dengan dukungan 217.013 BNI Agen46,
   bersama divisi-divisi terkait.                             yang berperan penting dalam meningkatkan inklusi
                                                              keuangan hingga ke daerah-daerah yang belum
KINERJA TAHUN 2025                                            terjangkau.

Pada tahun 2025, BNI juga telah melakukan                     Di tingkat internasional, BNI memiliki 6 Kantor
implementasi New Region, Area, & Branch Model                 Luar Negeri yang berlokasi di New York (Amerika
(BRAVE) pada wilayah-wilayah strategis yang                   Serikat), London (Inggris), Seoul (Korea Selatan),
ditunjuk sebagai proyek percontohan. Inisiatif ini            Tokyo (Jepang), Hong Kong, dan Singapura, yang
difokuskan pada penguatan struktur organisasi di              berfungsi mendukung transaksi internasional,
berbagai tingkatan, dimulai dari optimalisasi Kantor          pembiayaan perdagangan, serta layanan bagi
Wilayah sebagai think-tank yang bertanggung                   nasabah global. Selain itu, Bank mengoperasikan 1
jawab dalam merumuskan implementasi strategi                  Kantor Sub-Branch di Osaka, Jepang, serta 1 Kantor
dari Kantor Pusat. Pada level Area, peran diperkuat           Remittance di Singapura untuk memperkuat layanan
sebagai dirigen atau dirigen eksekusi strategi                pengiriman dana internasional. Kehadiran global
bisnis (how to win) yang mengoordinasikan Kantor              Bank juga diperkuat melalui 2 Kantor Perwakilan,
Cabang (KC) dan Kantor Cabang Pembantu (KCP)                  masing-masing di Amsterdam, Belanda, dan
guna meningkatkan penetrasi bisnis.                           Sydney, Australia, sebagai sarana pengembangan
                                                              jejaring bisnis dan kerja sama internasional.
Sejalan dengan hal tersebut, KC dan KCP difokuskan
pada penguatan eksekusi bisnis, khususnya                     STRATEGI DAN RENCANA KERJA TAHUN
dalam mengoptimalkan potensi point of sales.                  2026
Seluruh penataan proses bisnis dalam model baru
ini tetap mengedepankan prinsip keunggulan                    Berdasarkan evaluasi berkala, BNI mengidentifikasi
kompetitif (competitive advantage) serta efektivitas          berbagai opportunity for improvement yang telah
operasional. Sebagai tahap akhir dari fase ini,               disesuaikan dengan Corporate Plan BNI 2024 -
perusahaan akan melakukan evaluasi menyeluruh                 2028. Fokus strategis diarahkan pada peningkatan
terhadap hasil uji coba tersebut. Langkah evaluasi ini        produktivitas bisnis dan market share melalui
bertujuan untuk melakukan penyempurnaan model                 transformasi outlet yang komprehensif. Seluruh
secara mendalam sebelum dilakukan implementasi                inisiatif selaras untuk memastikan transformasi
secara menyeluruh (rollout) di seluruh jaringan bank          outlet berjalan dengan terarah, terintegrasi, dan
secara nasional (bankwide).                                   melibatkan seluruh Unit terkait sesuai dengan
                                                              design organisasi Wilayah, melalui pembentukan
BNI memiliki jaringan operasional yang tersebar               New Region, Area, & Branch Model (BRAVE).
luas dan terintegrasi secara nasional maupun
internasional. Secara domestik, struktur organisasi           BNI berkomitmen untuk mengimplementasikan
jaringan terdiri dari 1 Kantor Pusat yang didukung            New Region, Area, & Branch Model yang baru
oleh 17 Kantor Wilayah sebagai pengendali                     melalui penataan jaringan distribusi digital yang
operasional regional. Jaringan layanan tersebut               terintegrasi. Transformasi ini diselaraskan dengan
diperkuat oleh 197 Kantor Cabang dan 1.579 Kantor             tahapan customer journey serta model operasi
Cabang Pembantu yang berperan dalam menjangkau                yang berbasis pada pendekatan advisory dan
kebutuhan nasabah di seluruh Indonesia.                       service-to-sales,     dengan    mempertimbangkan
                                                              potensi unik pada setiap Point of Interest (POI) di
Dalam mendukung layanan segmen bisnis dan                     masing-masing wilayah. Dalam model ini, Wilayah
pembiayaan produktif, BNI mengoperasikan                      diposisikan sebagai ecosystem orchestrator yang
20 Commercial Business Center serta 26 Retail                 menghubungkan berbagai pelaku bisnis melalui
Productive Business Center, yang secara khusus                solusi keuangan terintegrasi. Poin krusial dari
melayani nasabah korporasi, komersial, dan usaha              transformasi ini adalah penerapan pelaporan kinerja
produktif retail. Selain itu, proses pembiayaan               mandiri hingga ke level unit terkecil, di mana setiap
konsumer didukung oleh 12 Consumer Loan                       outlet akan mempunyai laporan laba-rugi (Profit
Processing Center guna memastikan efektivitas dan             and Loss Statement) secara independen. Selain
efisiensi layanan kredit retail.                              itu, dilakukan streamlining proses di setiap outlet
                                                              melalui akselerasi digitalisasi, penyediaan solusi
Sebagai bagian dari transformasi digital dan                  online-to-offline, serta penguatan fungsi back office
penguatan layanan omnichannel, Bank juga                      untuk meningkatkan efisiensi layanan.



                                                                                           Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                   503
                                                                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 506
                          Performa       Laporan      Profil         Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen    Perusahaan     Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Selain itu, dalam upaya mengakselerasi transformasi        Selaras dengan pengembangan wondr by BNI,
digital dan memperkuat ekosistem transactional             strategi penguatan struktur Dana Pihak Ketiga
banking, BNI berkomitmen untuk melakukan                   (DPK) diarahkan secara disiplin pada pertumbuhan
optimalisasi secara masif terhadap wondr by BNI            CASA (Current Account Savings Account) yang
sebagai saluran utama (primary channel) bagi               berkelanjutan. Fokus utama diletakkan pada
nasabah di segmen mass. Melalui berbagai fitur yang        peningkatan retail counter rate untuk menjaring
berorientasi pada kebutuhan gaya hidup dan solusi          dana murah dari nasabah perorangan serta
keuangan harian, BNI bertujuan untuk memigrasikan          penguatan wholesale operating account untuk
aktivitas transaksi konvensional ke platform digital       mengelola arus kas operasional nasabah korporasi
guna meningkatkan customer engagement serta                secara menyeluruh. Pendekatan ini dirancang
frekuensi transaksi. Platform wondr by BNI ini             secara strategis untuk mengoptimalkan komposisi
diharapkan tidak hanya memberikan kemudahan                likuiditas sehingga mampu menekan Cost of Fund
bagi nasabah, tetapi juga berperan penting dalam           (CoF) ke level yang lebih kompetitif.
menghimpun basis data perilaku konsumen yang
dapat dioptimalkan melalui advanced analytics
untuk strategi cross-selling yang lebih presisi.




Customer Experience Center
BNI membentuk Customer Experience Center                   -   CX wondr merupakan layanan video call yang
sebagai pusat layanan terpadu dengan berbagai                  terhubung dari aplikasi wondr by BNI untuk
fungsi strategis, antara lain sebagai touch point, voice       mempermudah nasabah yang mengalami
of customer, penasihat keuangan (financial advisor),           kendala pada saat aktivasi atau saat pembukaan
mediator dengan regulator, serta pelindungan                   rekening tabungan melalui wondr by BNI.
konsumen. Salah satu fungsi utama yang dimiliki
Customer Experience Center adalah menjadi salah            STRATEGI DAN KEBIJAKAN TAHUN 2025-
satu touch point BNI yang mampu memberikan                 2028
layanan terbaik secara cepat, mudah, dan terjangkau
bagi nasabah. Melalui platform omni channel yang           Selaras dengan Corporate Plan BNI, Customer
terintegrasi, nasabah dapat memperoleh informasi,          Experience Center berkomitmen untuk menjaga dan
melakukan transaksi, serta mendapatkan solusi atas         meningkatkan kualitas layanan serta mendukung
berbagai kebutuhan dan permasalahan dengan                 terciptanya branch transformation, peningkatan
lebih efisien. Kehadiran Customer Experience               transaksi dan pertumbuhan market share. Strategi
Center ini diharapkan dapat membentuk persepsi             dan rencana kerja tahun 2025-2028 dituangkan ke
positif terhadap pengalaman nasabah (customer              dalam 5 (lima) fokus utama, sebagai berikut:
journey), memperkuat hubungan jangka panjang               1. Penambahan fitur Customer Experience pada
dengan nasabah, serta mendorong pertumbuhan                   aplikasi wondr by BNI untuk memudahkan
bisnis yang berulang (repetitive growth) secara               nasabah     retail  dalam    bertransaksi   dan
berkelanjutan.                                                berinteraksi dengan BNI.
                                                           2. Penambahan fitur Customer Experience pada
Layanan Customer Experience Center terdiri dari:              aplikasi BNIdirect agar nasabah wholesale lebih
- Layanan Telepon 24 Jam: BNI Call 1500046 (akses             mudah, murah, dan cepat dalam menyampaikan
   dari dalam negeri) atau +62 21-30500046 (akses             pengaduan dan melacak status penyelesaian
   dari luar negeri), 1500098 (Nasabah Emerald),              pengaduan.
   dan 1500146 (Merchant Care dan BNI Agen46)              3. Integrasi seluruh nomor telepon call center
- E-mail: bnicall@bni.co.id.                                  untuk kemudahan nasabah dan meningkatkan
- BNI Live Chat: Chat with us di www.bni.co.id,               Customer Experience yang lebih baik.
   WhatsApp 0811-588-1946, dan Tanya BNI di BNI            4. Menjaga konsistensi dalam meningkatkan
   Mobile Banking.                                            Customer Experience melalui peningkatan
- Social     Media     Platform:   Instagram     di           kompetensi SDM atau people development.
   @bni46, Facebook di BNI, dan X di @BNI &
   @BNICustomerCare.




504    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 507
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG           Keuangan




5. Implementasi culture transformation di BNI                Customer Experience Center juga menjadi tempat
   melalui indikator CX 100 Index Danantara melalui          benchmarking di bidang Customer Experience bagi
   program strategis seperti edukasi dan program             perusahaan lain di Indonesia yang menunjukkan
   yang selaras dengan CX 100 untuk menciptakan              bahwa BNI menjadi tolak ukur Customer Experience
   new culture service dan people productivity.              Center di Indonesia.

PRESTASI TAHUN 2025                                          PELINDUNGAN KONSUMEN

Pada tahun 2025, Customer Experience Center BNI              BNI terus berkomitmen untuk memperhatikan
kembali mencatatkan prestasi membanggakan                    pelindungan konsumen dan masyarakat dengan
melalui berbagai penghargaan yang berhasil                   memberikan layanan terbaik serta penyampaian
diraih sebagai bentuk pengakuan atas komitmen                produk yang selaras dengan kebutuhan nasabah.
BNI dalam memberikan layanan terbaik kepada                  Komitmen ini merupakan wujud nyata atas kepatuhan
nasabah. Penghargaan tersebut antara lain adalah:            kepada regulator sesuai dengan ketentuan yang
1. The Best Overall Contact Center dari Bank Service         berlaku, termasuk POJK No. 22 Tahun 2023 tentang
    Excellence Award 2025                                    Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor
2. The Best Call Center dari Bank Service Excellence         Jasa Keuangan dan Peraturan Bank Indonesia
    Award 2025                                               No. 3 Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen
3. The Best Phone Banking dari Bank Service                  Bank Indonesia serta peraturan perundang-
    Excellence Award 2025                                    undangan terkait lainnya.
4. The Best Social Media dari Bank Service
    Excellence Award 2025                                    Untuk itu, BNI telah membentuk Departemen
5. The 2nd Best Email dari Bank Service Excellence           Pelindungan Konsumen di bawah Divisi Customer
    Award 2025                                               Experience Center yang bertujuan agar implementasi
6. Pemenang Platinum Kategori The Best Contact               pelindungan konsumen dapat dirasakan secara
    Center Operation dari The Best Contact Center            nyata oleh konsumen dan masyarakat dengan
    Indonesia 2025                                           fungsi dan ruang lingkup antara lain melaksanakan
7. Pemenang Gold Kategori The Best People                    perencanaan dan pelaksanaan, sosialisasi dan
    Development dari The Best Contact Center                 edukasi   pelindungan     konsumen,     melakukan
    Indonesia 2025                                           pemantauan dan evaluasi atas aktivitas pelindungan
8. Pemenang Gold Kategori The Best Customer                  konsumen serta melakukan pelaporan kepada
    Experience dari The Best Contact Center                  Manajemen BNI (Direksi dan Dewan Komisaris) dan
    Indonesia 2025                                           kepada regulator (Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
9. Pemenang Gold Kategori The Best Digital                   dan Bank Indonesia (BI)).
    Innovation dari The Best Contact Center
    Indonesia 2025                                           BNI telah memiliki kebijakan pelindungan konsumen
10. Pemenang Gold Kategori The Best Sales                    melalui pedoman perusahaan yang menjadi
    Contribution dari The Best Contact Center                acuan bagi seluruh insan BNI. Dengan adanya
    Indonesia 2025                                           pedoman ini, maka segenap insan BNI diharapkan
11. Pemenang Platinum Kategori The Best Contact              memiliki pemahaman yang baik dalam rangka
    Center Manager dari The Best Contact Center              mengimplementasikan pelindungan konsumen
    Indonesia 2025                                           termasuk dalam melakukan aktivitas produk dan
12. Pemenang Silver Kategori The Best Agent Social           layanan BNI sesuai ketentuan yang diatur oleh
    Media dari The Best Contact Center Indonesia             regulator, antara lain:
    2025                                                     1. Desain produk dan/atau layanan.
13. Pemenang Bronze Kategori The Best Quality                2. Penyediaan informasi produk dan/atau layanan.
    Assurance dari The Best Contact Center Indonesia         3. Penyampaian       informasi    produk   dan/atau
    2025                                                        layanan.
14. Pemenang Bronze Kategori The Best Team Leader            4. Pemasaran produk dan/atau layanan.
    Inbound dari The Best Contact Center Indonesia           5. Penyusunan perjanjian terkait produk dan/atau
    2025                                                        layanan.
15. Pemenang Bronze Kategori The Best Agent                  6. Pemberian layanan atas penggunaan produk
    Inbound dari The Best Contact Center Indonesia              dan/atau layanan.
    2025                                                     7. Penanganan pengaduan dan penyelesaian
16. Pemenang Platinum Kategori The Best Contact                 sengketa atas produk dan/atau layanan.
    Center Operation dari Contact Center Asia Pacific
    2025




                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                 505
                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 508
                         Performa       Laporan     Profil       Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                         2025           Manajemen   Perusahaan   Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Dalam implementasi Pelindungan Konsumen dan             Kontribusi BNI dalam melaksanakan implementasi
Masyarakat, BNI secara konsisten berkomitmen            pelindungan konsumen tidak hanya dilakukan pada
untuk memastikan bahwa setiap produk dan/atau           platform digital namun telah melaksanakan berbagai
layanan yang disediakan telah memenuhi aspek            agenda sosialisasi dan edukasi pelindungan
Pelindungan Konsumen dan Masyarakat. Komitmen           konsumen secara luring antara lain:
tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan aktivitas       1. Edukasi     Pelindungan    Konsumen      kepada
assessment atas setiap usulan produk dan/                  Mahasiswa Universitas Sam Ratulangi di Manado
atau layanan baru. Sebagai bentuk transparansi             bersama OJK
informasi produk dan layanan, BNI juga terus            2. Edukasi Pelindungan Konsumen kepada PMI dan
mengembangkan microsite Customer Protection,               Perempuan memperingati Hari Kartini di Jakarta
yang salah satu isinya memuat Ringkasan Informasi          bersama OJK
Produk dan Layanan (RIPLAY) untuk seluruh produk        3. Edukasi Pelindungan Konsumen dan Sharing
dan layanan BNI.                                           Penanganan Keluhan kepada pegawai KJRI
                                                           Hong Kong di Hong Kong
BNI secara proaktif melaksanakan berbagai               4. Edukasi     Pelindungan    Konsumen      kepada
langkah strategis dalam implementasi pelindungan           mahasiswa baru di Universitas Indonesia (UI)
konsumen dan masyarakat, antara lain melalui            5. Piloting project Pojok PeKA – Gerai CERDAS
kegiatan sosialisasi dan edukasi pelindungan               yang berlokasi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis
konsumen yang dilakukan secara daring maupun               Universitas Indonesia (UI). Gerai ini sebagai
luring. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan             ruang edukasi bagi mahasiswa untuk memahami
pemahaman nasabah dan masyarakat terhadap hak              pelindungan konsumen secara komprehensif,
dan kewajiban mereka, serta mendorong terciptanya          mulai dari peduli dan menjaga keamanan data
hubungan yang sehat dan berkelanjutan antara BNI           pribadi, mengenali modus-modus penipuan,
dan nasabah.                                               hingga mampu mengambil tindakan cepat dan
                                                           tepat saat menghadapi risiko transaksi digital.
Sosialisasi dan edukasi secara daring dilakukan
melalui media sosial Instagram dan Tiktok dengan        Peran aktif dan kontribusi BNI dalam pelaksanaan
nama akun @cxc.protection yang berisi konten-           piloting project Pojok PeKA – Gerai CERDAS di UI
konten edukasi dengan tema, antara lain:                mendapatkan apresiasi dari Bank Indonesia sebagai
1. Tips Aman Bertransaksi Keuangan                      Penyelenggara Pendukung Utama Gerai CERDAS
2. Waspada Modus Kejahatan Digital Perbankan            Gerakan Bersama Pelindungan Konsumen (Geber
3. Hindari Judi Online (Judol)                          PK).
4. Waspada Jebakan Investasi Ilegal/Bodong
5. Pengenalan Produk dan Layanan Resmi BNI




506   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 509
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG           Keuangan




Data Management & Analytics


STRATEGI DAN KEBIJAKAN TAHUN 2025                            Selain itu, BNI telah mengembangkan analisis
                                                             berbasis Artificial Intelligence (AI) dengan
Data Management & Analytics merupakan salah satu             menggunakan metode mutakhir (state-of-the-
strategi penting BNI dalam mengelola, menyimpan,             art) untuk mendukung peningkatan kinerja bisnis,
dan menganalisis data secara terstruktur untuk               operasional, dan manajemen risiko. Berbagai
mendukung proses pengambilan keputusan bisnis                temuan dan insight dari proses analisis tersebut
yang lebih tepat, efisien, dan akurat. Melalui               diwujudkan dalam sejumlah proyek prioritas dalam
pengelolaan data yang optimal serta pemanfaatan              program transformasi digital RACE, yang berperan
teknik analitik yang canggih, BNI mampu                      penting dalam mendorong pertumbuhan bisnis
menciptakan keunggulan kompetitif, meningkatkan              di setiap segmen secara lebih tepat sasaran dan
efisiensi operasional, serta mempercepat inovasi             berkelanjutan.
bisnis. Strategi ini menjadi pondasi penting dalam
upaya BNI mewujudkan visinya sebagai lembaga                 Pada tahun 2025, Divisi DMA juga menjalankan
keuangan yang unggul dalam layanan dan kinerja               fokus pada pelaksanaan strategi sebagai berikut:
secara berkelanjutan.                                        1. Efektivitas analytics/leads yang berdampak pada
                                                                peningkatan kinerja bisnis meliputi segmen,
Terdapat     3   (tiga)  strategi    kunci    yang              product, dan channel.
diimplementasikan Data Management & Analytics                2. Improvement platform data management untuk
Division (DMA) guna mendukung kinerja bisnis BNI                berbagai kebutuhan support bisnis.
serta aspek kepatuhan regulator, sebagai berikut:            3. Implementasi Data Lake House untuk mendukung
1. Pengembangan kapabilitas SDM melalui                         skalabilitas pemrosesan, penyimpanan dan
   pelatihan dan sertifikasi untuk mempercepat                  analisis data dalam mendukung berbagai jenis
   adaptasi terhadap perubahan, membangun                       laporan, dashboard dan analytics.
   budaya data-savvy, serta meningkatkan                     4. Implementasi Metadata Management Platform
   pemahaman       penggunaan       data  dalam                 untuk mendukung data governance framework
   pengambilan keputusan bisnis.                                dan single source of truth.
2. Penerapan     advanced      analytics   untuk             5. Implementasi campaign management untuk
   menghasilkan      leads    berkualitas   yang                mendukung peningkatan bisnis dan sentralisasi
   berkontribusi pada peningkatan kinerja bisnis,               leads management.
   terutama pada saluran digital channel.                    6. Implementasi metode advanced analytics untuk
3. Penggunaan       teknologi     terbaru    dan                memberikan leads/solusi/rekomendasi, maupun
   peningkatan kemampuan teknologi untuk                        inovasi berbasis AI sebagai perwujudan value
   memberikan nilai tambah bagi nasabah ritel                   creation bagi bisnis.
   melalui penerapan personalisasi produk yang               7. Eksplorasi data teknologi terkini yang ada di
   disesuaikan dengan kebutuhan menggunakan                     market untuk mengoptimalkan proses kerja di
   sistem rekomendasi.                                          DMA maupun optimalisasi proses bisnis.
                                                             8. Mendukung terbentuknya data culture yang kuat
Selama tahun 2025, BNI berhasil mengoptimalkan                  melalui self service dashboard.
pemanfaatan data untuk melakukan analisis potensi            9. Peningkatan kapabilitas Sumber Daya Manusia
bisnis, potensi leads, serta penyusunan laporan dan             (SDM) melalui development, training dan
dashboard yang mendukung pencapaian target                      sertifikasi.
bisnis secara lebih terarah. Untuk meningkatkan
efektivitas   analisis,    BNI   terus   melakukan           INOVASI TAHUN 2025
improvement berkelanjutan dalam pengelolaan
data, termasuk modernisasi laporan dalam bentuk              Divisi DMA secara konsisten melakukan perbaikan
dashboard interaktif serta penguatan kapabilitas             yang berkelanjutan dengan berfokus pada
sistem dan SDM di bidang data analytics.                     penyediaan data dan analytics untuk mendukung
                                                             Proyek Transformasi BNI. Pada tahun 2025, activity
                                                             highlight dari Divisi DMA antara lain:



                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                 507
                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 510
                         Performa       Laporan     Profil         Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                         2025           Manajemen   Perusahaan     Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Departemen Business Analytic                                kepatuhan BNI terhadap regulasi pemerintah.
1. Implementasi Strategi Offensive Defensive                Upaya dukungan kepatuhan meliputi pembuatan
   untuk peningkatan portofolio Tabungan dan                Records of Processing Activities (ROPA) dengan
   Giro                                                     tujuan untuk mendokumentasikan aktivitas
   Penyusunan strategi peningkatan tabungan dan             pemrosesan data pribadi bank, pengadaan
   giro lewat beberapa approach, seperti akuisisi           Konsultan UU PDP untuk membantu penerapan
   nasabah baru, serta winback dan retain nasabah           best practice implementasi UU PDP, serta sharing
   existing yang telah dieksekusi seluruh wilayah.          persiapan penerapan UU PDP pada Perusahaan
2. Implementasi Dashboard Monitoring Leads                  Anak (subsidiaries) BNI dan KLN BNI.
   Business Banking
   Pengembangan dashboard monitoring leads              STRATEGI DAN RENCANA KERJA TAHUN
   business banking yang berasal dari berbagai          2026
   channel, yaitu BNI Connect, BNI Move, dan
   Digisales untuk evaluasi eksekusi leads value        Pada tahun 2026, Divisi DMA akan berfokus pada
   chain.                                               pelaksanaan strategi yang dapat mendukung
3. Implementasi Peningkatan User BNIdirect &            pertumbuhan bisnis selaras dengan Rencana Bisnis
   Wondr dan Strategi Akuisisi Merchant                 Bank sebagai berikut:
   Penyusunan strategi peningkatan user dan usage       1. Efektivitas insight/leads berbasis big data
   transaksi Wondr dan BNIdirect serta akuisisi            analytics yang berdampak pada peningkatan
   merchant off us di seluruh wilayah.                     kinerja bisnis dan market share meliputi
4. Optimalisasi kapasitas war room untuk                   segment, product, dan channel.
   mendukung visualisasi data yang lebih                2. Improvement platform data management
   efektif dan mampu diakses oleh lebih banyak             untuk berbagai kebutuhan support bisnis.
   pengguna. Dilengkapi dengan peningkatan              3. Implementasi Data Lake House untuk
   kemudahan penggunaan melalui integrasi                  mendukung         skalabilitas    pemrosesan,
   sistem login berbasis LDAP, sehingga                    penyimpanan dan analisa data dalam
   diharapkan dapat meningkatkan jumlah                    mendukung berbagai jenis laporan, dashboard
   pengguna      serta   mempermudah        akses          dan analytics.
   dan pemanfaatan dashboard oleh seluruh               4. Implementasi Metadata Management Platform
   pemangku kepentingan terkait.                           untuk mendukung data governance framework
5. Pengembangan dan penyempurnaan report                   dan single source of truth.
   yang dirancang secara komprehensif untuk             5. Implementasi        campaign     management
   memenuhi kebutuhan bisnis yang semakin                  dan sentralisasi leads management untuk
   dinamis. Bertujuan untuk menyediakan                    mendukung peningkatan bisnis dan market
   informasi yang relevan, akurat, dan mudah               share.
   dipahami oleh para pemangku kepentingan              6. Implementasi metode advanced analytics
   bisnis dalam mendukung proses pengambilan               untuk memberikan leads/solusi/rekomendasi,
   keputusan berbasis data di seluruh lini bisnis.         maupun inovasi berbasis AI sebagai
6. Mendukung terbentuknya data culture yang                perwujudan value creation bagi bisnis.
   kuat melalui self service dashboard disertai         7. Eksplorasi data teknologi terkini yang ada di
   dengan peningkatan jumlah pengguna                      market untuk mengoptimalkan proses kerja di
   yang memiliki akses, sehingga mendorong                 DMA maupun optimalisasi proses bisnis.
   pemanfaatan data secara menyeluruh dan               8. Mendukung terbentuknya data culture yang
   berkelanjutan di seluruh unit kerja.                    kuat melalui self service dashboard.
7. Implementasi Undang-Undang Perlindungan              9. Peningkatan kapabilitas Sumber Daya Manusia
   Data Pribadi (UU PDP)                                   (SDM) melalui development, training dan
   Mendukung implementasi UU PDP yang                      sertifikasi.
   disahkan pada 20 September 2022 sebagai upaya




508   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 511
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial   Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan          ESG             Keuangan




Fungsi Kualitas Layanan


LAYANAN YANG UNGGUL TINGKATKAN                                   yang mudah diakses dengan materi dalam
KEPUASAN NASABAH DAN KEBERHASILAN                                bentuk soft skills maupun hard skills sesuai
BISNIS BNI                                                       dengan kompetensi yang dibutuhkan.
                                                                 Program ini bertujuan untuk mendukung
Peningkatan kualitas layanan menjadi salah satu                  peningkatan standar kompetensi dalam
strategi utama BNI dalam mendorong percepatan                    pemahaman produk dan layanan BNI
pertumbuhan bisnis, baik melalui akuisisi nasabah                terkini, budaya kerja, prinsip kehati-hatian
baru maupun peningkatan loyalitas nasabah                        serta implementasi budaya risiko dan anti-
eksisting. Dengan layanan yang unggul, BNI                       fraud awareness.
mampu merespons persaingan industri perbankan
yang semakin ketat, memanfaatkan peluang                         Tahapan FLA terdiri dari :
pertumbuhan di era digital, serta memperkuat
posisinya sebagai salah satu pemain utama di                     •   Basic
pasar. BNI terus berupaya menciptakan layanan                        Dilakukan secara self-learning dengan
prima di seluruh touch point untuk mewujudkan visi                   format penyampaian berupa e-learning,
menjadi Lembaga Keuangan yang Terunggul dalam                        post test, dan micro learning. Frontliner
Layanan dan Kinerja secara berkelanjutan. Upaya                      akan mendapatkan materi terkait
ini diharapkan dapat menghadirkan pengalaman                         pengantar dan pengetahuan umum
positif bagi nasabah, membangun hubungan jangka                      perusahaan, produk dan layanan
panjang, serta meningkatkan kepuasan dan loyalitas                   BNI yang dapat di akses melalui fitur
terhadap BNI.                                                        Frontliner Academy di BNI Smarter
                                                                     melalui gadget-nya masing-masing.
INISIATIF DAN STRATEGI PENGEMBANGAN
LAYANAN                                                          •   Intermediate
                                                                     Peserta yang bisa mengikuti tahap ini
Selaras dengan meningkatnya intensitas persaingan                    adalah sudah dinyatakan lulus dalam
dalam industri perbankan di tahun 2025, BNI secara                   seluruh rangkaian pembelajaran pada
konsisten menjalankan berbagai inisiatif dan                         tahap Basic. Materi yang diberikan
strategi penyempurnaan untuk menghadirkan nilai                      disesuaikan disesuaikan dengan posisi
tambah melalui peningkatan kualitas layanan yang                     jabatan (Customer Service Dedicated,
selaras dengan kebutuhan dan ekspektasi nasabah.                     Teller Dedicated, BNI Digital Assistant
Sepanjang tahun 2025, BNI tetap berfokus pada                        dan Frontliner sebagai Roster). Pada
tiga langkah strategis utama dalam pengembangan                      tahap ini para peserta juga akan
layanan, yaitu:                                                      mendapatkan format penyampaian
A. Peningkatan Preferensi Nasabah                                    materi seperti halnya pada tahap Basic.
B. Peningkatan Produktivitas Outlet
C. Optimalisasi Proses Bisnis Digital                            •   Advance
                                                                     Merupakan tahapan pembelajaran
1. Peningkatan Preferensi Nasabah                                    yang     dilaksanakan    setelah  para
   a. Memberikan      layanan    yang     cepat,                     peserta menyelesaikan tahap Basic dan
      personalized, solutif dan create business                      Intermediate. Di tahap akhir program
      melalui peningkatan kapabilitas petugas di                     FLA ini pelatihan dibagi dalam dua sesi
      seluruh touch point nasabah. Strategi ini                      yaitu Self Learning dan sesi In Class
      meliputi:                                                      Training.

       i) Frontliner Academy (FLA)                           ii) Sharing Informasi Seputar Operasional
          Tahapan pendidikan yang wajib diikuti oleh             dan Layanan (SIS OLA) Cabang/Outlet
          seluruh frontliner baik yang baru maupun               Program rutin weekly yang digunakan
          eksisting setiap tahun yang disampaikan                oleh product owner dalam menyampaikan
          dalam platform pembelajaran terintegrasi               dan menjelaskan materi/program/produk/


                                                                                      Laporan Tahunan 2025
                                                                                                              509
                                                                     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 512
                         Performa       Laporan     Profil           Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                         2025           Manajemen   Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




         promo secara langsung via online kepada                      Koordinasi, Komunikasi dan Kerjasama;
         seluruh frontliner. Adanya program ini                       Hasil     Kerja/Output;    Proses   Kerja;
         sebagai upaya percepatan penerimaan                          Komitmen/SLA; Pegawai; dan Penyediaan
         informasi demi pencapaian target bisnis                      Data/Informasi.
         dan meningkatkan potensi bisnis atas                    ii) Service Experience Index (SEI)
         setiap nasabah yang datang melalui                           Metode pengukuran dan pemantauan
         peningkatan kualitas layanan dan product                     yang dilakukan secara periodik dan
         knowledge.                                                   berkelanjutan atas kualitas layanan
                                                                      BNI yang mencakup seluruh Wilayah,
      iii) BNI Employee Excellence for Frontliner                     Cabang dan Outlet. SEI diukur melalui
           (BEE Thematic)                                             3 (tiga) dimensi yang memiliki tingkat
           Ajang pemilihan Best Frontliner yang                       independensi yang kuat sehingga hasil
           bertujuan untuk mendapatkan pegawai                        pengukurannya dapat memperlihatkan
           terbaik dari setiap kategori baik Customer                 kondisi layanan outlet secara lebih riil
           Service, Teller maupun Satpam. Seleksi                     yang meliputi :
           dilakukan secara berjenjang dari tingkat                   1. Dimensi 1: Performa Layanan BNI pada
           Cabang kemudian tingkat Wilayah dan                            Industri Perbankan Nasional
           terakhir tingkat Nasional. Ujian yang                      2. Dimensi 2: Customer Experience
           diberikan berupa test kompetensi online,                   3. Dimensi 3: People Competency
           presentasi dan roleplay untuk mengetahui                       SEI juga sebagai salah satu upaya
           pemahaman terkait budaya kerja, budaya                         BNI untuk mendorong segenap outlet
           risiko, produk dan layanan BNI. Para                           dalam peningkatan bisnis melalui
           pemenang dijadikan role model sekaligus                        perbaikan dan peningkatan atas
           talent pool di BNI.                                            kualitas layanannya kepada nasabah
                                                                          serta memberikan dukungan terhadap
      iv) Fun Referral                                                    pencapaian target layanan dan bisnis
          Program kerja sama dengan BNI Life                              BNI.
          untuk meningkatkan selling skill dan                   iii) Branch Visit
          communication skill serta kepercayaan                       Aktivitas melakukan kunjungan ke cabang
          diri segenap Frontliners dan Pimpinan di                    dan outlet baik secara resmi maupun
          Outlet dalam menawarkan produk BNI dan                      shopper dengan berperan sebagai nasabah
          BNI Life guna peningkatan kinerja bisnis                    dan melakukan transaksi perbankan untuk
          BNI dan BNI Life.                                           memastikan tingkat pemahaman petugas
                                                                      outlet terkait layanan dan melihat kondisi
      v) BNI Service Agent                                            premises secara riil di lapangan.
         Program Quick Win untuk meningkatkan                    iv) Monitoring CCTV Outlet
         kompetensi dan kapabilitas frontliner                        Pemantauan aktivitas layanan frontliner
         yang akan menjadi service agent maupun                       melalui rekaman CCTV outlet yang
         role model baik di cabang/outlet dalam                       diambil secara sampling waktu maupun
         peningkatan dan monitoring layanan di                        outlet-nya untuk memastikan layanan dan
         cabang/outlet.                                               prosedur sudah dilakukan secara benar
                                                                      dan konsisten.
 b. Pengukuran dan pemantauan performa                           v) BNI Service Rating
    kualitas layanan dalam mengakselerasi bisnis                      Media pengukuran tingkat kepuasan
    di outlet dan sebagai salah satu media untuk                      (feedback) nasabah atas layanan yang
    mendapatkan feedback dari nasabah secara                          diberikan BNI melalui penilaian (rating)
    langsung terkait peningkatan bisnis, layanan                      yang diberikan secara langsung oleh
    dan operasional.                                                  nasabah terhadap kualitas layanan yang
    i) Customer Satisfaction Survey (CSS)                             telah diberikan oleh Pemimpin, Customer
        Survei     yang     dilaksanakan   untuk                      Service, Teller maupun Satpam serta
        mengidentifikasi dan mengukur tingkat                         penilaian atas kondisi premises di outlet
        kepuasan nasabah eksternal dan internal                       untuk kemudian dilakukan tindak lanjut
        BNI atas kualitas layanan yang diberikan.                     perbaikan/penyempurnaan (evaluasi).
        Survei ini merupakan voice of customer
        yang mengevaluasi kepuasan nasabah              2. Peningkatan Produktivitas Outlet
        melalui aspek 7P yaitu: Product, Price,            Meningkatkan kapabilitas petugas layanan
        Place, Promotion, People, Process, dan             yang mampu mengidentifikasi kebutuhan
        Physical Environment serta kepuasan                nasabah dengan solusi service melalui
        pegawai dengan aspek penilaian meliputi            peningkatan transaksi digital melalui shifting


510   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 513
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial     Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan            ESG           Keuangan




   transaction to digital serta memperkuat dan                  pada jenis lokasi dan model bisnis yang
   mengoptimalkan perangkat otomasi dan                         digunakan untuk menyediakan layanan
   digital untuk peningkatan kualitas layanan                   perbankan kepada nasabah yang bervariasi
   kepada nasabah. Aktivitas yang dilakukan                     antara lain tergantung pada tiering kota
   berupa:                                                      (Top Metro, Metro, Urban dan Rural) dan
                                                                kompleksitas transaksi.
   a. Pelatihan Selling Skill for FL
      Pengembangan kapabilitas untuk petugas                    Penentuan format outlet dalam rangka
      frontliner (customer service & teller) dalam              melakukan diferensiasi sesuai dengan lokasi
      memberikan solusi produk dan jasa keuangan                dan kebutuhan spesifik nasabah. Outlet
      yang berorientasi kepada solusi keuangan                  tersebut didukung layout yang mengusung
      terintegrasi untuk keperluan pribadi maupun               konsep zoning serta dilengkapi dengan
      usaha nasabah melalui aktivitas pemberian                 e-channel dan digital tools yang terintegrasi.
      referral, cross selling maupun upselling.
                                                             New Format Outlet:
   b. New Channel Model                                      • Super Flagship
      BNI telah melakukan Program Corporate                    Merupakan format outlet untuk kantor
      Transformation sebagai upaya transformasi                cabang yang berfungsi sebagai financial
      bisnis secara menyeluruh di semua aspek                  supermarket bagi seluruh nasabah terutama
      dan memutuskan 5 (lima) format outlet,                   bagi nasabah wholesale dan priority banking
      untuk kantor cabang dan kantor cabang                    serta didominasi portofolio AUM (Asset Under
      pembantu yaitu Super Flagship, Business                  Management) Emerald dan jumlah diamond
      Flagship, Thematic, Digital First dan Smart              client yang tinggi dan hanya berada di tiering
      Conventional. Format outlet tersebut merujuk             kota Top Metro.




   •   Business Flagship
       Format outlet ini diperuntukkan bagi kantor cabang yang memiliki fasilitas relatif lengkap,
       baik dari sisi people, kewenangan, infrastruktur dan memungkinkan untuk dilengkapi dengan
       business lounge (sesuai kebutuhan), terutama untuk mendukung aktivitas nasabah wholesale
       dan commercial atau SME (Small Medium Enterprise) dengan jumlah transaksi yang tinggi.
       Kantor cabang Business Flagship dapat berfungsi sebagai community center bagi seluruh
       nasabah terutama nasabah wholesale yang berada di tiering kota Top Metro, Metro dan Urban.




                                                                                      Laporan Tahunan 2025
                                                                                                              511
                                                                     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 514
                         Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                         2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




 •    Thematic
      Merupakan format untuk kantor cabang pembantu yang disesuaikan dengan gaya hidup di sekitar
      outlet, seperti lokasi wisata/tourism (experience center), pendidikan/edukasi, bisnis (community
      center), upscale residence, rumah sakit serta dapat disesuaikan juga dengan lingkup bisnis yang
      ditangani outlet OBO (Optimalisasi Bisnis Outlet) atau untuk melayani transaksi wholesale. Outlet
      Thematic berada di tiering kota Top Metro, Metro dan Urban.




 •    Digital First
      Format outlet ini diperuntukkan bagi kantor cabang pembantu yang didominasi oleh transaksi
      sederhana (simple transaction) dan dapat diselesaikan di mesin e-channel yang tersedia secara
      lengkap. Outlet Digital First terdapat di tiering kota Top Metro, Metro dan Urban serta berada di mall,
      stasiun atau bandara, untuk memfasilitasi transaksi nasabah yang bersifat fast moving transaction.




512   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 515
Permodalan & Praktik    Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial     Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko        Perusahaan      dan Lingkungan            ESG           Keuangan




   •   Smart Conventional
       Format outlet ini diperuntukkan bagi kantor cabang dan kantor cabang pembantu. Smart Conventional
       relatif sama dengan kondisi saat ini (eksisting), namun dilengkapi dengan mesin e-channel dan layanan
       nasabah menggunakan flow yang berorientasi pada transaksi digital. Outlet Smart Conventional
       terdapat di tiering kota Urban dan Rural.




3. Optimalisasi Proses Bisnis Digital                                  kertas A4 (cetak rekening koran), kertas
   Peningkatan fungsi layanan perbankan berbasis                       struk (cetak 10 transaksi terakhir) maupun
   otomasi dan self service yang dapat dinikmati oleh                  cetak rekening koran paperless (dikirim via
   nasabah/calon nasabah dengan mengedepankan                          email nasabah yang terdaftar di sistem).
   proses digital melalui layanan yang cepat, andal                iv) T-Care
   dan personalized serta peningkatan keamanan                         Mesin hitung uang yang dapat digunakan
   dan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi                           untuk membantu nasabah melakukan
   berupa:                                                             transaksi setoran tunai secara Self Service
                                                                       dengan lebih cepat tanpa antri di Teller.
   a. Layanan Digital Cabang
      Upaya peningkatan shifting transaction to                 b. Biometric Fingerprint
      digital dengan menyediakan mesin-mesin                       Tools yang digunakan sebagai media
       handal di outlet yang dapat digunakan untuk                 verifikasi kebenaran identitas nasabah/calon
       bertransaksi oleh nasabah/non nasabah                       nasabah dengan melakukan proses matching
       secara self service dan one touch point yang                fingerprint dengan data yang ada di Disdukcapil
       biasanya dilakukan di petugas Customer                      dalam melakukan transaksi perbankan
       Service maupun Teller, di antaranya adalah:                 baik di Customer Service maupun di Teller.
       i) DigiCS                                                   Selain itu juga digunakan untuk melakukan
            Mesin      layanan      perbankan       yang           approval/otorisasi transaksi oleh supervisor.
            menyediakan       fitur    utama      berupa           Dengan adanya tools ini dapat memitigasi
            menu pembukaan rekening tabungan,                      risiko operasional (fraud) yang disebabkan
            penggantian kartu, pembelian kartu                     pembukaan rekening, maintenance data dan
            prepaid TapCash pada 330 cabang/outlet/                transaksi dilakukan tanpa kehadiran nasabah
            tempat yang dapat digunakan secara Self-               maupun penyalahgunaan User ID/Password.
            Service oleh nasabah BNI maupun non-
            nasabah BNI yang datang langsung (Walk                 Modul biometric fingerprint terdiri dari:
            in Customer).                                          • Enrollment (perekaman sidik jari nasabah)
       ii) DigiCS Lite                                             • Pembukaan Rekening
            Mesin layanan perbankan dengan fitur                   • Transaksi
            serupa dengan DigiCS yang tersedia pada                • Maintenance data nasabah
            1.380 outlet yang tidak memiliki layanan               • Otorisasi Supervisor
            mesin DigiCS. Kehadiran mesin ini untuk
            mendukung kebutuhan transaksi nasabah                  Hingga 31 Desember 2025, biometric
            terkait layanan digital tetap terjaga.                 fingerprint telah diimplementasikan pada
       iii) BNI SPRINT (Self Service Passbook Printer)             1.776 dari 1.776 outlet dengan data sebagai
            Mesin yang disediakan oleh outlet bagi                 berikut:
            nasabah yang ingin melakukan pencetakan                • 197 KC (100%)
            mutasi transaksi tabungan berbasis kartu               • 1.579 KCP (100%)
            debit baik menggunakan buku tabungan,



                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                 513
                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 516
                          Performa       Laporan     Profil       Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan   Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




PRESTASI BNI DALAM MEMBERIKAN LAYANAN BERKUALITAS DI SETIAP TOUCH POINT

BNI berkomitmen untuk senantiasa menjaga dan meningkatkan kualitas layanan di setiap touch point guna
menciptakan kepuasan serta loyalitas nasabah. Upaya ini merupakan bagian dari langkah strategis BNI
dalam mewujudkan visi sebagai Lembaga Keuangan yang Terunggul dalam Layanan dan Kinerja secara
berkelanjutan. Komitmen tersebut tercermin dari berbagai capaian yang diraih sepanjang tahun 2025, di
mana BNI kembali memperoleh sejumlah penghargaan bergengsi dengan kualifikasi yang memuaskan
sebagai berikut:
1. The Best Conventional Bank in Service Excellence,
2. The Best Conventional Bank in Service Excellence – Contact Center,
3. The Best Conventional Bank in Excellence SMS Banking,
4. The Best Conventional Bank in Excellence Phone Banking,
5. The Best Conventional Bank in Excellence Mobile Opening Account,
6. The Best Conventional Bank in Excellence Call Center,
7. The Best Conventional Bank in Excellence Social Media,
8. The Best Conventional Bank in Excellence Public ATM,
9. The Best Conventional Bank in Excellence Branch ATM,
10. The 2nd Best Conventional Bank in Service Excellence – E-Banking,
11. The 2nd Best Conventional Bank in Service Excellence – Digital Channel,
12. The 2nd Best Conventional Bank in Excellence Mobile Banking,
13. The 2nd Best Conventional Bank in Excellence E-Mail Service
14. Regular Banking for Excellence Performance in Delivering Positive Customer Experience

Penghargaan ini menjadi bukti pengakuan atas konsistensi BNI dalam memberikan layanan prima,
memahami kebutuhan nasabah secara mendalam, serta terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas
pengalaman nasabah di seluruh kanal layanan.




 514   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 517
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial   Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan          ESG           Keuangan




                                                                                    Laporan Tahunan 2025
                                                                                                            515
                                                                   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 518
06
PERMODALAN
DAN
PRAKTIK
MANAJEMEN
RISIKO
Permodalan                     518
Praktik Manajemen Risiko       519
Pengungkapan Eksposur Risiko   564
Page 519

          
Page 520
                            Performa       Laporan           Profil              Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                            2025           Manajemen         Perusahaan          Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




Permodalan


KEBIJAKAN MANAJEMEN ATAS STRUKTUR                                      karakteristik portofolio secara lebih akurat.
MODAL                                                               2. BNI menghitung KPMM sesuai profil risiko Bank.
                                                                       Dengan profil risiko berada pada peringkat 2 (low
Pengelolaan permodalan di BNI bertujuan untuk                          to moderate), BNI wajib menjaga rasio Capital
memastikan tersedianya modal yang memadai guna                         Adequacy Ratio (CAR) minimum pada rentang
menyerap risiko, mendukung strategi pertumbuhan                        9% hingga kurang dari 10%, dimana KPMM BNI
bisnis, serta memenuhi ketentuan regulator. Dalam                      berada di 9,95%.
menghitung kecukupan modal, BNI mengacu pada                        3. BNI juga menghitung kebutuhan modal penyangga
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), antara                         (capital buffer) untuk mengantisipasi potensi
lain POJK No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban                        tekanan terhadap sistem keuangan, yang terdiri
Penyediaan Modal Minimum Bank Umum beserta                             dari Capital Conservation Buffer sebesar 2,5% dari
perubahan terakhir melalui POJK No. 27 Tahun                           ATMR, Countercyclical Buffer sebesar 0%, serta
2022, serta SEOJK No. 26/SEOJK.03/2016 mengenai                        Capital Surcharge untuk Bank Sistemik sebesar
KPMM sesuai profil risiko.                                             1,5% dari ATMR. Total kewajiban modal minimum
                                                                       BNI posisi 31 Desember berada pada level 13,95%.
Untuk menilai kemampuan modal dalam menyerap
risiko, BNI melakukan perhitungan Kewajiban                         Secara struktur permodalan, hingga Desember
Penyediaan Modal Minimum (KPMM) melalui                             2025 BNI memiliki modal inti (Tier-1) sebesar
tahapan sebagai berikut:                                            Rp155.838.242 juta (bank only) dan Rp160.884.905
1. BNI menghitung kecukupan modal minimum                           juta (konsolidasi), serta modal pelengkap (Tier-
    sebesar 8% dari total Aset Tertimbang Menurut                   2) sebesar Rp9.791.851 juta (bank only) dan
    Risiko (ATMR) dengan menggunakan Pendekatan                     Rp10.010.924 juta (konsolidasi), dengan rasio CAR
    Standar (Standardized Approach) untuk seluruh                   Tier-1 mencapai 19,44% (bank only) dan 19,61%
    jenis risiko, yaitu risiko kredit, risiko pasar, dan risiko     (konsolidasi). Pada posisi 31 Desember 2025, BNI
    operasional. Pendekatan standar yang digunakan                  memiliki CAR sebesar 20,66% (bank only) dan 20,83%
    telah disesuaikan dengan ketentuan terbaru OJK                  (konsolidasi), lebih tinggi dari ketentuan minimum
    yang mengadopsi kerangka Basel III Reforms,                     regulator, yang menunjukkan kapasitas permodalan
    yang menghasilkan perhitungan ATMR yang                         yang kuat untuk mendukung pertumbuhan bisnis
    lebih sensitif terhadap risiko dan merefleksikan                yang berkelanjutan dan menjaga ketahanan Bank.

RINCIAN STRUKTUR MODAL

Uraian rincian struktur modal disajikan sebagai berikut:
                                                      Struktur Permodalan
                       Uraian                                     2025 (Rp miliar)                      2024 (Rp miliar)
 Modal Inti (Tier 1)                                                  155.838                              142.043
 Modal Inti Utama (CET 1)                                             145.833                              132.386
 Modal Pelengkap (Tier 2)                                                9.792                               10.264
 Total Modal Tersedia                                                 165.630                              152.307
 ATMR untuk Risiko Kredit                                             749.998                              660.200
 ATMR untuk Risiko Pasar                                                11.223                               14.162
 ATMR untuk Risiko Operasional                                          40.384                                37.411
 Total ATMR                                                           801.605                              711.774
 Rasio CAR                                                            20,66%                               21,40%
 Rasio CET 1                                                           18,19%                               18,60%
 Rasio Tier 1                                                          19,44%                               19,96%
 Rasio Tier 2                                                           1,22%                                1,44%
 CAR Minimum Berdasarkan Profil Risiko                                  9,95%                                9,80%
 CAR Minimum + Buffer                                                 13,95%                                13,80%




 518    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 521
Permodalan & Praktik   Tata Kelola    Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan     dan Lingkungan               ESG            Keuangan




Praktik Manajemen Risiko


Pada tahun 2025, sektor jasa keuangan Indonesia               kesiapan pemulihan layanan. Upaya ini dilakukan
tetap menunjukkan ketahanan yang baik dalam                   untuk memastikan keandalan layanan perbankan,
mendukung stabilitas ekonomi nasional, meskipun               perlindungan data dan informasi nasabah, serta
lingkungan global masih diwarnai ketidakpastian.              meminimalkan potensi gangguan yang dapat
Perlambatan     pertumbuhan     ekonomi      dunia,           berdampak pada reputasi dan kepercayaan publik.
ketegangan geopolitik yang berkelanjutan, volatilitas
pasar keuangan, serta fragmentasi ekonomi global              Selain itu, BNI mengintegrasikan aspek Lingkungan,
menjadi faktor risiko yang terus memengaruhi                  Sosial, dan Tata Kelola (LST) ke dalam praktik
industri perbankan dan diperkirakan masih akan                manajemen risiko dan proses pengambilan
berlanjut dalam beberapa tahun ke depan.                      keputusan bisnis. BNI secara bertahap meningkatkan
                                                              pembiayaan        berkelanjutan   dan     pengelolaan
Di tengah dinamika tersebut, perekonomian                     portofolio hijau, serta menerapkan penilaian aspek
Indonesia relatif terjaga dengan dukungan                     LST dalam proses pemberian kredit dan evaluasi
konsumsi domestik, investasi, serta kebijakan fiskal          debitur sesuai dengan kebijakan yang berlaku.
dan moneter yang responsif. Namun demikian,                   Integrasi aspek LST ini bertujuan untuk mengelola
risiko eksternal seperti fluktuasi harga komoditas,           risiko jangka panjang, termasuk risiko transisi
perubahan arus modal global, serta dampak                     dan risiko fisik terkait perubahan iklim, sekaligus
perubahan iklim tetap memerlukan kewaspadaan                  memastikan pertumbuhan bisnis yang selaras
dan pengelolaan risiko yang cermat oleh sektor                dengan prinsip keberlanjutan. Dengan kerangka
perbankan.                                                    tata kelola risiko yang kuat, adaptif, dan terintegrasi,
                                                              BNI optimistis mampu menghadapi tantangan ke
Menghadapi kondisi tersebut, BNI menempatkan                  depan serta menciptakan nilai jangka panjang yang
manajemen risiko sebagai elemen strategis dan                 berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
bagian integral dari pengambilan keputusan
bisnis guna menjaga keberlanjutan usaha. BNI                  DASAR PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
menerapkan pengelolaan risiko secara terintegrasi
dan forward looking untuk mengidentifikasi,                   Penerapan Manajemen Risiko BNI berlandaskan pada
mengukur, memantau, dan mengendalikan seluruh                 regulasi nasional maupun internasional, meliputi
risiko material yang melekat pada aktivitas bisnis dan        Undang-Undang (UU), Peraturan Kementerian
operasional Bank. Pendekatan ini memungkinkan                 Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Peraturan
BNI untuk mengantisipasi potensi risiko secara dini,          Lembaga Penjamin Simpanan (PLPS), Peraturan
menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan                   Otoritas Jasa Keuangan (POJK), Peraturan Bank
kehati-hatian, serta memastikan bahwa ekspansi                Indonesia (PBI), dan dokumen Basel Committee on
bisnis tetap sejalan dengan risk appetite dan risk            Banking Supervision (BCBS). Beberapa regulasi
tolerance yang telah ditetapkan. Praktik manajemen            yang terkait dengan Manajemen Risiko Bank antara
risiko yang kuat berperan penting dalam menjaga               lain:
stabilitas keuangan Bank, melindungi kepercayaan              1. Undang-Undang Republik Indonesia No. 4
nasabah dan investor, memastikan kepatuhan                        Tahun 2023 tanggal 12 Januari 2023 tentang
terhadap ketentuan regulator, serta mendukung                     Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan
pencapaian kinerja yang berkelanjutan.                        2. Undang-Undang Republik Indonesia No. 27
                                                                  Tahun 2022 tanggal 17 Oktober 2022 tentang
Seiring dengan percepatan transformasi digital di                 Pelindungan Data Pribadi
industri perbankan, BNI juga secara aktif memperkuat          3. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara
pengelolaan risiko digital dan keamanan siber sebagai             (BUMN) No. PER-2/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret
bagian dari upaya menjaga ketahanan operasional                   2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan
Bank. Peningkatan pemanfaatan teknologi dan                       Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara
layanan digital diimbangi dengan penguatan tata               4. Peraturan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)
kelola teknologi informasi, peningkatan kapabilitas               No. 2 Tahun 2024 tanggal 13 Agustus 2024
pengamanan siber, pemantauan ancaman secara                       tentang Rencana Resolusi bagi Bank Umum
berkelanjutan, serta pengujian ketahanan sistem dan


                                                                                           Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                   519
                                                                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 522
                          Performa       Laporan     Profil         Analisis dan Pembahasan        Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan     Manajemen atas Kinerja Bank    Penunjang Bisnis




5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 4/               limit risiko, serta sebagai acuan bagi seluruh unit kerja
    POJK.03/2016 tanggal 26 Januari 2016 tentang         dalam menjalankan aktivitas bisnis secara prudent.
    Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum
6. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 18/              Selama tahun 2025, BNI telah memiliki kecukupan
    POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang           kebijakan, toleransi risiko, dan limit risiko yang
    Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank                 secara berkala dikaji ulang dan memperoleh
    Umum, sebagaimana telah dicabut sebagian             persetujuan Direksi dan/atau Dewan Komisaris. BNI
    dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.          juga menerapkan proses manajemen risiko yang
    13/POJK.03/2021 tanggal 30 Juli 2021 tentang         berkesinambungan terhadap seluruh faktor risiko
    Penyelenggaraan Produk Bank Umum                     material, yang didukung oleh Sistem Informasi
7. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 38/              Manajemen Risiko untuk memastikan efektivitas
    POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 tentang            pengelolaan risiko.
    Penerapan Manajemen Risiko secara Konsolidasi
    bagi Bank yang Melakukan Pengendalian                Efektivitas Sistem Informasi Manajemen Risiko
    terhadap Perusahaan Anak                             BNI tercermin dari tersedianya informasi risiko
8. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 30               yang akurat dan tepat waktu bagi manajemen dan
    Tahun 2024 tanggal 19 Desember 2024 tentang          regulator, dukungan terhadap penerapan kebijakan
    Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk           dan limit risiko, serta pengelolaan risiko model
    Konglomerasi Keuangan                                melalui Model Risk Management Framework.
9. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 11/              Sistem ini juga didukung oleh pengelolaan
    POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan            dokumentasi dan pengkinian sistem secara berkala
    Modal Minimum Bank Umum sebagaimana                  guna memastikan pengendalian yang melekat dan
    telah beberapa kali diubah terakhir dengan           kemudahan audit trail.
    Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 27 Tahun
    2022 tanggal 26 Desember 2022                        PRINSIP MANAJEMEN RISIKO
10. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 5
    Tahun 2024 tanggal 27 Maret 2024 tentang             Untuk memastikan penerapan manajemen risiko
    Penetapan Status Pengawasan dan Penanganan           yang efektif, BNI berpedoman pada prinsip-prinsip
    Permasalahan Bank Umum                               sebagai berikut:
11. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 18              1. Terintegrasi
    Tahun 2025 tanggal 8 Agustus 2025 tentang               Manajemen risiko diterapkan secara menyeluruh
    Transparansi dan Publikasi Laporan Bank                 dan menjadi bagian dari tata kelola, strategi,
                                                            serta proses pengambilan keputusan di seluruh
KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO BANK                             jenjang organisasi.
                                                         2. Terstruktur dan Komprehensif
Risiko merupakan potensi kerugian yang dapat                BNI menggunakan pendekatan manajemen
timbul akibat suatu peristiwa, baik yang dapat              risiko yang terstruktur dan menyeluruh guna
diperkirakan (expected) maupun yang tidak dapat             menghasilkan pengelolaan risiko yang konsisten,
diperkirakan (unexpected), yang berdampak negatif           andal, dan dapat dibandingkan antar periode
terhadap kinerja keuangan, pendapatan, dan                  maupun antar unit kerja.
permodalan Bank.                                         3. Fleksibel dan Kontekstual (Customized)
                                                            Kerangka dan proses manajemen risiko
Manajemen risiko di BNI merupakan serangkaian               disesuaikan      dengan   karakteristik  bisnis,
metodologi dan prosedur untuk mengidentifikasi,             kompleksitas kegiatan usaha, serta dinamika
mengukur, memantau, dan mengendalikan seluruh               lingkungan internal dan eksternal Bank.
risiko yang melekat pada kegiatan usaha Bank.            4. Inklusif
Penerapan manajemen risiko mencakup upaya                   BNI      melibatkan   pemangku      kepentingan
mitigasi untuk meminimalkan potensi kerugian                yang relevan dalam pengelolaan risiko untuk
finansial maupun non-finansial yang dapat timbul            meningkatkan kesadaran risiko dan kualitas
dari produk, aktivitas bisnis, hubungan dengan              pengambilan keputusan.
nasabah dan pihak ketiga, serta proses internal Bank.    5. Dinamis dan Responsif
                                                            Manajemen risiko dirancang untuk mampu
Kebijakan Manajemen Risiko dirancang untuk                  mengantisipasi dan merespons perubahan risiko
memastikan risiko dikelola secara terstruktur,              secara tepat waktu dan proporsional seiring
konsisten, dan terintegrasi, guna menjaga stabilitas        perubahan kondisi usaha.
keuangan Bank serta mendukung pertumbuhan                6. Berbasis Informasi yang Andal
usaha jangka panjang. Kebijakan ini menjadi dasar           Pengelolaan risiko didasarkan pada informasi
dalam penetapan risk appetite, risk tolerance, dan          historis dan terkini yang relevan, dengan
                                                            pengelolaan keterbatasan dan ketidakpastian
                                                            informasi secara transparan.

520    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 523
Permodalan & Praktik      Tata Kelola       Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan        dan Lingkungan               ESG            Keuangan




7. Didukung SDM dan Budaya Risiko                                   5. Memastikan       kecukupan    dan     ketahanan
   Efektivitas manajemen risiko diperkuat melalui                      permodalan Bank dalam mengantisipasi serta
   peningkatan kompetensi sumber daya manusia                          menyerap potensi kerugian yang timbul dari
   dan pengembangan budaya risiko yang konsisten                       risiko usaha.
   di seluruh organisasi.                                           6. Memperkuat reputasi, kepercayaan pemangku
8. Perbaikan Berkelanjutan                                             kepentingan, dan posisi strategis BNI melalui
   BNI secara berkelanjutan melakukan evaluasi                         penerapan prinsip kehati-hatian, kepatuhan, dan
   dan penyempurnaan manajemen risiko untuk                            integritas dalam pengelolaan risiko.
   menyesuaikan dengan perkembangan bisnis,                         7. Mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat
   regulasi, dan teknologi.                                            dan berkelanjutan serta penciptaan nilai
                                                                       jangka panjang bagi pemegang saham dan
TUJUAN PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO                                      seluruh pemangku kepentingan, didukung oleh
DI BNI                                                                 kompetensi sumber daya manusia dan budaya
                                                                       risiko yang kuat.
Penerapan Manajemen Risiko di BNI bertujuan untuk
memastikan seluruh kegiatan usaha Bank dijalankan                   KERANGKA KERJA MANAJEMEN RISIKO
secara prudent, terukur, dan berkelanjutan dengan
berlandaskan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang                    Kerangka kerja Manajemen Risiko BNI dimulai dari
Baik (Good Corporate Governance).                                   penetapan strategi risiko dan risk appetite yang
                                                                    selaras dengan strategi dan tujuan bisnis Bank.
Penerapan Manajemen Risiko di BNI diarahkan                         Kerangka ini memastikan bahwa pengambilan
untuk:                                                              risiko dilakukan secara terukur dan terkendali untuk
1. Mengelola seluruh risiko material yang melekat                   mendukung pencapaian kinerja yang berkelanjutan.
   pada produk, aktivitas, dan inovasi Bank agar
   tetap berada dalam batas risk appetite dan risk                  Penerapan Manajemen Risiko dijalankan melalui risk
   tolerance yang telah ditetapkan.                                 operating model yang mencakup tata kelola risiko,
2. Memberikan early warning yang memadai                            proses manajemen risiko, kebijakan manajemen
   kepada Manajemen atas potensi risiko dan                         risiko, serta penggunaan alat (tools) dan metodologi
   kerugian di masa mendatang, sehingga langkah                     yang memadai. Seluruh elemen tersebut dirancang
   mitigasi dapat dilakukan secara tepat waktu dan                  untuk memastikan risiko dapat diidentifikasi,
   efektif.                                                         diukur, dipantau, dan dikendalikan secara efektif di
3. Meningkatkan kualitas pengambilan keputusan                      seluruh aktivitas usaha Bank. Efektivitas penerapan
   strategis melalui pendekatan yang sistematis                     kerangka kerja Manajemen Risiko juga didukung
   dan berbasis informasi risiko yang andal dan                     oleh kecukupan infrastruktur teknologi informasi,
   terkini.                                                         ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten
4. Menjaga dan meningkatkan kualitas Profil Risiko                  dan memadai, serta penguatan kesadaran risiko
   BNI, baik secara individu, konsolidasi, maupun                   melalui internalisasi budaya risiko di seluruh jenjang
   terintegrasi sebagai bagian dari Konglomerasi                    organisasi.
   Keuangan, sesuai dengan ketentuan regulator.

Kerangka kerja Manajemen Risiko BNI secara keseluruhan digambarkan pada bagan berikut.


                                             Strategi dan Tujuan Bisnis

                                                          Alignment



         1                              Strategi Risiko dan Risk Appetite

                                                 Risk Operating Model
                                              Proses Manajemen                Kebijakan                   Tools &
         2     Tata Kelola Risiko       3     Risiko                      4   Manajemen Risiko       5    Metodologi



         6                                         Teknologi
                                                       KomiteInformasi
                                                              Audit



         7                                         SDM & Risk Culture


                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                         521
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 524
                          Performa       Laporan     Profil           Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




1. Strategi Risiko dan Risk Appetite                              Risk Appetite Statement BNI
   Strategi Manajemen Risiko BNI dirumuskan                       Risk Appetite Statement (RAS) merupakan
   secara     tertulis    dan    komprehensif   serta             pernyataan tertulis yang menggambarkan
   diselaraskan dengan strategi dan tujuan bisnis                 tingkat dan jenis risiko yang bersedia diambil
   Bank. Strategi ini mempertimbangkan tingkat                    oleh BNI dalam rangka mencapai sasaran dan
   risiko yang akan diambil (risk appetite) dan                   strategi bisnis Bank. RAS menjadi pedoman
   toleransi risiko (risk tolerance) untuk memastikan             utama dalam pengambilan keputusan agar
   seluruh eksposur risiko dikelola secara terkendali             sejalan dengan prinsip kehati-hatian dan
   sesuai kebijakan internal dan ketentuan yang                   kapasitas risiko Bank.
   berlaku.
                                                                  RAS BNI disusun secara kualitatif dan
   Penetapan strategi manajemen risiko bertujuan                  kuantitatif. RAS kualitatif mencerminkan arah
   menjaga keseimbangan antara pertumbuhan                        pengelolaan risiko, termasuk target kinerja,
   bisnis dan prinsip kehati-hatian, sehingga                     reputasi, dan kepatuhan, sedangkan RAS
   BNI mampu mencapai sasaran usaha secara                        kuantitatif diterjemahkan ke dalam indikator
   berkelanjutan dengan tetap menjaga stabilitas                  risiko terukur (risk appetite metrics) yang
   keuangan.                                                      mencakup risk appetite dan risk tolerance.

   Strategi manajemen risiko BNI berorientasi                     Eksposur risiko diukur dan dikendalikan
   jangka panjang, bersifat komprehensif dalam                    dengan      mengacu       pada     metodologi
   mengelola risiko secara individu, konsolidasi                  pengukuran risiko, limit yang ditetapkan, serta
   Perusahaan Anak, dan terintegrasi dalam                        kecukupan dan perencanaan permodalan,
   Konglomerasi Keuangan BNI, serta didukung                      sehingga seluruh aktivitas bisnis BNI tetap
   oleh kecukupan permodalan dan alokasi sumber                   berjalan secara terukur dan terkendali.
   daya yang memadai. Penyusunan strategi ini
   mempertimbangkan perkembangan ekonomi                          Tujuan Risk Appetite Statement (RAS)
   dan industri, kondisi keuangan Bank, struktur                  Risk Appetite Statement (RAS) ditetapkan
   organisasi dan infrastruktur pendukung, serta                  sebagai pedoman bagi Manajemen dan
   bauran dan diversifikasi portofolio bisnis.                    pegawai dalam menentukan tingkat risiko
                                                                  yang dapat diterima untuk mencapai
   Sebagai bagian dari strategi tersebut, BNI                     sasaran strategis dan tujuan bisnis Bank.
   menetapkan Pernyataan Selera Risiko (Risk                      RAS      memastikan      keselarasan    antara
   Appetite Statement) di tingkat korporat                        strategi bisnis, kebijakan manajemen risiko,
   yang mencakup risk capacity, risk appetite,                    dan pengelolaan permodalan, sekaligus
   risk tolerance, dan risk limit. Risk capacity                  mendukung pengambilan keputusan yang
   mencerminkan kemampuan maksimum Bank                           lebih terukur dan konsisten. Penerapan RAS
   dalam menanggung risiko sesuai kecukupan                       juga berperan dalam memperkuat budaya
   modal dan likuiditas. Risk appetite menunjukkan                risiko di seluruh organisasi melalui kesamaan
   tingkat risiko yang bersedia diambil untuk                     pemahaman dan perilaku dalam menghadapi
   mencapai tujuan strategis, risk tolerance                      risiko.
   menetapkan batas maksimum yang dapat
   diterima, sedangkan risk limit berfungsi sebagai               RAS dikaji ulang secara berkala paling sedikit
   alat pengendalian agar eksposur risiko tetap                   satu kali dalam satu tahun atau disesuaikan
   berada dalam koridor yang ditetapkan.                          apabila terjadi perubahan signifikan pada
                                                                  kondisi bisnis BNI.
   Melalui strategi risiko dan risk appetite tersebut,
   BNI memastikan setiap pengambilan keputusan                    BNI menetapkan risk appetite dan risk
   bisnis dilakukan secara terukur, terkendali, dan               tolerance yang selaras dengan sasaran
   selaras dengan tujuan jangka panjang Bank.                     strategis Bank, yang digunakan sebagai
                                                                  acuan tingkat risiko yang akan diambil Bank
                                                                  dalam pencapaian sasaran bisnis. Adapun
                                                                  Risk Appetite Statement (RAS) BNI tahun
                                                                  2025, sebagai berikut:




522    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 525
Permodalan & Praktik              Tata Kelola            Tanggung Jawab Sosial                 Komitmen               Laporan
Manajemen Risiko                  Perusahaan             dan Lingkungan                        ESG                    Keuangan




   Jenis Risiko                                                                 Risk Appetite Statement
 Permodalan               Memelihara modal sesuai dengan tingkat risiko dan di-review secara periodik
 Rentabilitas             Memelihara rentabilitas secara berkesinambungan dalam jangka panjang untuk mendukung
                          pertumbuhan permodalan dan kinerja Bank
 Risiko Kredit            a. Memelihara pertumbuhan kredit yang berkualitas fokus pada sektor prioritas. Pemberian kredit
                             kepada sektor industri dan kegiatan usaha berisiko tinggi dilakukan dengan sangat hati-hati dan
                             selektif
                          b. Mengelola risiko konsentrasi pada level yang menghasilkan return optimum
                          c. Meningkatkan kualitas kredit dan efektivitas pengelolaan kredit bermasalah
 Risiko Pasar             Memelihara tingkat risiko pasar sesuai ketentuan dengan tetap memperhatikan pencapaian target bisnis
 Risiko Likuiditas        Memelihara tingkat risiko likuiditas sesuai ketentuan dengan tetap memperhatikan pencapaian target
                          bisnis
 Risiko                   a. Intolerance pada internal fraud
 Operasional              b. Integritas sepenuhnya terintegrasi ke dalam semua proses pengambilan keputusan dan perencanaan
                          c. Bank memiliki risk appetite yang rendah atas risiko operasional sehingga perlu perbaikan terus
                             menerus terhadap kualitas Identifikasi dan Pengendalian Risiko
                          d. Manajemen risiko yang kuat untuk keberlangsungan layanan IT
                          e. Menjaga implementasi proyek IT sesuai jadwal yang ditetapkan
                          f. Business Continuity Management (BCM) yang kuat untuk meminimalkan dampak external event
                             terhadap SDM, layanan dan aset BNI
 Risiko Hukum             Meminimalisir potensi kerugian akibat permasalahan hukum dalam kegiatan usaha BNI
 Risiko Stratejik         a. Menghasilkan pendapatan yang berkelanjutan dengan risiko yang terjaga
                          b. Memelihara kecukupan permodalan berada di atas ketentuan minimum regulator dan memenuhi
                             kebutuhan saat normal maupun krisis
                          c. Menjaga kinerja bisnis yang berkelanjutan dengan risiko yang terjaga
                          d. Menjaga Tingkat Kesehatan Bank minimal pada predikat Sehat
 Risiko Kepatuhan         Meminimalisir secara berkelanjutan denda dari Regulator sehingga menurun dari waktu ke waktu
 Risiko Reputasi          a. Memantau dan menjaga rating BNI agar tetap di level invesment grade
                          b. Meningkatkan kepercayaan dan persepsi positif melalui Customer Journey untuk mendukung
                             pertumbuhan bisnis


2. Tata Kelola Risiko

                                                             DEWAN KOMISARIS
                                       Akuntabilitas terhadap pemangku kepentingan atas pengawasan organisasi


                                 Peran Dewan Komisaris: Integritas, Kepemimpinan, dan Transparansi




                                            DIREKSI                                                                 AUDIT INTERNAL
                                                                                                                                                          AUDIT EKSTERNAL

                        Tindakan (termasuk pengelolaan risiko) untuk
                             mencapai tujuan-tujuan organisasi                                                     Asurans yang independen

       Risk Taking Unit or 1st Line Roles      Risk Control Unit or 2nd Line Roles                              Risk Assurance Unit or 3rd Line
       Bertanggungjawab terhadap               Bertanggungjawab dalam penyusunan                                Roles Bertanggungjawab dalam
       risiko yang diambil, eksekusi           framework, kebijakan, prinsip dan                                menilai secara independen
       dan hasilnya (day to day risk           metodologi pengelolaan risiko Bank.                              efektivitas implementasi
       management & control).                  • Menyiapkan usulan strategi dan                                 manajemen risiko.
       • Bertanggungjawab                         kebijakan manajemen risiko                                    • Melakukan audit intern secara
           terhadap pengelolaan dan               termasuk risk appetite dan limit.                                independen dan periodik
           pengendalian risiko yang            • Menyusun kerangka, kebijakan,                                     terhadap implementasi
           melekat pada aktivitas                 prinsip, perangkat, metodologi, dan                              manajemen risiko dan
           keseharian (day to day)                standar pengelolaan risiko.                                      pengendalian intern.
           bisnis atau fungsinya.              • Sebagai risk oversight unit,                                   • Menyusun rekomendasi
       • Mengidentifikasi,                        melakukan agregasi dan pelaporan                                 dan masukan/corrective
           mengukur, memantau,                    risiko secara keseluruhan.                                       action serta memantau
           dan mengendalikan risiko            • Memberikan advice atau                                            pelaksanaannya.
           yang melekat pada aktivitas            rekomendasi kepada 1st Line Roles                             • Melaporkan hasil audit ke
           bisnis/fungsi sesuai dengan            dalam mengimplementasikan                                        Komite Audit dan key stake
           strategi/kebijakan/parameter           kebijakan risiko sesuai kewenangan.                              holder sesuai kewenangan
           risiko yang telah diterapkan        • Melakukan eskalasi permasalahan/
           oleh 2nd Line Roles                    keputusan penting ke Senior
                                                  Management/Direksi/Risk
                                                  Management Committee.


                                                   Legend:
                                                        Akuntabilitas,           Delegasi, Mengarahkan, Menyediakan                Keselarasan, Komunikasi,
                                                        Pelaporan                Sumber Daya, dan Pengawasan                       Koordinasi, dan Kolaborasi




                                                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                                            523
                                                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 526
                         Performa       Laporan     Profil           Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                         2025           Manajemen   Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




 Tata kelola risiko di BNI mengatur peran dan           3. Proses Manajemen Risiko
 tanggung jawab, keterkaitan antar fungsi,
 serta penetapan kebijakan untuk memastikan
 risiko dikelola secara efektif, konsisten, dan
 akuntabel. Penerapan tata kelola risiko dilakukan                  1                       2
 berdasarkan konsep Three Lines Model sebagai                    Identifikasi
                                                                    Risiko               Pengukuran
 kerangka pengendalian risiko yang terintegrasi
                                                                                           Risiko
 di seluruh organisasi.

 Dalam Three Lines Model, Lini Pertama (First Line)
                                                                                3
 merupakan unit bisnis dan fungsi operasional
 (risk taking units) yang bertanggung jawab
 langsung atas pengelolaan risiko dalam kegiatan
                                                                           Pemantauan
                                                                             Risiko
                                                                                                      4
                                                                                                   Pengendalian
 sehari-hari. Lini ini memastikan bahwa setiap                                                        Risiko
 aktivitas bisnis dilaksanakan sesuai dengan
 kebijakan, prosedur, dan parameter risiko yang
 telah ditetapkan.                                               Proses manajemen risiko di BNI meliputi
                                                                 identifikasi, pengukuran, pemantauan dan
 Lini Kedua (Second Line) berperan sebagai                       pengendalian terhadap seluruh risiko secara
 fungsi pengendalian risiko (risk control                        berkesinambungan terhadap seluruh faktor
 functions), termasuk Satuan Kerja Manajemen                     risiko yang bersifat material.
 Risiko dan fungsi kepatuhan, yang bertanggung
 jawab dalam penyusunan kerangka, kebijakan,                1) Identifikasi Risiko
 metodologi, serta pemantauan risiko secara                    BNI melakukan identifikasi risiko secara
 independen dari kegiatan bisnis. Lini kedua                   proaktif dan berkesinambungan terhadap
 juga memberikan arahan, rekomendasi, dan risk                 seluruh aktivitas bisnis untuk menganalisis
 oversight kepada lini pertama serta mendukung                 sumber risiko, kemungkinan terjadinya risiko,
 pengambilan keputusan manajemen.                              serta potensi dampaknya terhadap kinerja
                                                               dan keberlanjutan usaha Bank.
 Lini Ketiga (Third Line) dijalankan oleh fungsi
 Audit Internal yang memberikan asurans                          Proses identifikasi risiko dilaksanakan secara
 independen     atas    efektivitas   penerapan                  menyeluruh dengan memanfaatkan metode
 manajemen risiko dan pengendalian intern.                       dan sistem yang memadai serta didukung oleh
 Audit Internal melakukan evaluasi secara                        data dan informasi yang akurat, mutakhir, dan
 berkala, menyampaikan rekomendasi perbaikan,                    relevan. Selain itu, BNI melakukan identifikasi
 serta memantau tindak lanjut hasil audit sesuai                 risiko secara khusus terhadap setiap produk
 dengan ketentuan yang berlaku.                                  dan aktivitas baru guna memastikan bahwa
                                                                 seluruh risiko yang melekat telah melalui
 Penerapan Three Lines Model di BNI didukung                     proses manajemen risiko yang memadai
 oleh fungsi pengendalian intern yang kuat,                      sebelum produk atau aktivitas tersebut
 baik di tingkat Bank maupun Perusahaan Anak,                    diperkenalkan atau dijalankan.
 untuk memastikan bahwa pengendalian yang
 melekat (embedded controls) telah berjalan                 2) Pengukuran Risiko
 secara optimal. Dengan struktur tata kelola risiko            Pengukuran      risiko    dilakukan    untuk
 ini, BNI memastikan adanya keseimbangan                       mengetahui besarnya eksposur risiko sebagai
 antara pengambilan risiko, pengendalian, dan                  dasar pengendalian risiko serta untuk
 pengawasan guna mendukung pencapaian                          keperluan perhitungan Kewajiban Penyediaan
 tujuan bisnis yang berkelanjutan.                             Modal Minimum (KPMM). Pengukuran risiko
                                                               dilaksanakan secara berkala terhadap seluruh
                                                               produk, portofolio, dan aktivitas bisnis BNI
                                                               dengan menggunakan metodologi yang
                                                               sesuai dengan karakteristik dan kompleksitas
                                                               kegiatan usaha Bank.




524   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 527
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG           Keuangan




       Sebagai pelengkap, BNI juga melaksanakan                   Operasional bekerja sama dengan Satuan
       stress testing dengan berbagai skenario untuk              Kerja Manajemen Risiko guna memastikan
       mengestimasi potensi kerugian dalam kondisi                efektivitas pengendalian dan perlindungan
       pasar yang tidak normal. Stress testing                    terhadap eksposur risiko Bank.
       bertujuan untuk menilai sensitivitas kinerja
       Bank terhadap perubahan faktor risiko serta           4. Kebijakan Manajemen Risiko
       mengidentifikasi potensi dampak signifikan               BNI telah memiliki kebijakan Manajemen Risiko
       terhadap portofolio BNI.                                 yang komprehensif sebagai pedoman utama
                                                                dalam pengelolaan risiko dan pengendalian
   3) Pemantauan Risiko                                         intern di lingkungan Bank maupun Konglomerasi
      Pemantauan      risiko    dilakukan    secara             Keuangan.      Kebijakan  tersebut    mencakup
      berkesinambungan       untuk     memastikan               Kebijakan Umum Manajemen Risiko, Kebijakan
      bahwa risiko telah dikelola secara efektif dan            Umum Manajemen Risiko Terintegrasi dan
      sesuai dengan kebijakan, prosedur, serta                  Permodalan Terintegrasi, serta Kebijakan Umum
      batasan risiko yang ditetapkan. Pemantauan                Sistem Pengendalian Intern. Seluruh kebijakan
      mencakup evaluasi atas besarnya eksposur                  ini menjadi dasar dalam pelaksanaan aktivitas
      risiko, tingkat toleransi risiko, kepatuhan               usaha dengan fokus pada risiko-risiko yang
      terhadap limit atau threshold, hasil stress               relevan dan material terhadap kegiatan bisnis
      testing, serta konsistensi pelaksanaan                    BNI.
      kebijakan dan prosedur internal.
                                                               Untuk memastikan implementasi yang efektif,
       Proses pemantauan dilakukan oleh Satuan                 kebijakan Manajemen Risiko dijabarkan ke
       Kerja Operasional sebagai risk taking unit              dalam Prosedur Manajemen Risiko yang bersifat
       dan Satuan Kerja Manajemen Risiko sebagai               operasional dan digunakan sebagai acuan oleh
       risk control unit sesuai dengan peran dan               seluruh Unit Pengelola Risiko dalam menjalankan
       tanggung jawab masing-masing. Hasil                     pengelolaan risiko secara konsisten. Prosedur
       pemantauan disusun dalam bentuk laporan                 tersebut didokumentasikan secara memadai
       yang disampaikan secara berkala kepada                  guna mendukung penerapan manajemen risiko
       Manajemen dan Regulator secara akurat,                  yang terstruktur dan dapat ditelusuri.
       lengkap, dan tepat waktu, serta didukung
       oleh sistem dan prosedur backup untuk                   Selanjutnya, Prosedur Manajemen Risiko
       memastikan       keberlangsungan    proses              dijabarkan lebih rinci ke dalam Petunjuk Teknis
       pemantauan risiko.                                      Manajemen Risiko yang mengatur tata cara
                                                               pelaksanaan manajemen risiko untuk produk
   4) Pengendalian Risiko                                      dan/atau aktivitas tertentu. Kebijakan, Prosedur,
      Pengendalian     risiko   difokuskan   pada              dan Petunjuk Teknis Manajemen Risiko tersebut
      risiko-risiko yang berpotensi mengganggu                 dikaji ulang secara berkala dan disesuaikan
      kelangsungan       usaha     Bank.   Proses              dengan perkembangan regulasi, dinamika bisnis,
      pengendalian risiko disesuaikan dengan                   serta kebutuhan pengelolaan risiko Bank.
      tingkat eksposur risiko, risk appetite, risk
      tolerance, serta limit risiko yang berlaku.            5. Tools dan Metodologi
      Sistem pengendalian risiko disusun secara                 Dalam menerapkan manajemen risiko, BNI
      memadai dan selaras dengan kebijakan serta                telah dilengkapi dengan berbagai tools dan
      prosedur yang telah ditetapkan.                           metodologi,    termasuk     penerapan  Model
                                                                Risk Management (MRM) sebagai kerangka
       Dalam pelaksanaannya, mekanisme lindung                  pengelolaan risiko model, guna meningkatkan
       nilai (hedging) dan langkah-langkah mitigasi             kualitas penerapan manajemen risiko. Beberapa
       risiko dilaksanakan oleh Satuan Kerja                    tools dan metodologi yang telah diterapkan,
                                                                antara lain namun tidak terbatas pada:




                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                 525
                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 528
                            Performa        Laporan          Profil            Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                            2025            Manajemen        Perusahaan        Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




1)     Risiko Kredit          •   Internal Rating System (IRS 2.0), merupakan aplikasi untuk menilai eksposur risiko kredit dari
                                  setiap debitur
                              •   RM Tools, aplikasi untuk meningkatkan efisiensi proses kredit dengan digitalisasi dari
                                  berbagai proses agar lebih terintegrasi sehingga mampu mengoptimalkan sales journey RM
                              •   Loan Management System (LMS), merupakan tools penyempurnaan digitalisasi kredit
                                  secara end to end untuk mempermudah dan mempercepat proses akuisisi debitur, serta
                                  memperkuat proses underwriting lebih standar dengan risiko yang terukur
                              •   Single Integrated Monitoring (SIMON), merupakan tools Monitoring debitur sebagai early
                                  warning system untuk mendeteksi debitur yang berpotensi bermasalah serta melakukan
                                  monitor atas action plan-nya
                              •   Central Limit System, sebagai one stop information terkait limit dan facility grade untuk
                                  setiap debitur atau grup
2)     Risiko Pasar           Treasury Management System (TMS) Murex merupakan aplikasi yang digunakan untuk
                              pemantauan risiko pasar.
3)     Risiko Operasional     New Periskop yang di dalamnya mencakup modul Risk Control Self-Assessment (RCSA),
                              Operational Risk Event (ORE), dan Business Continuity Management (BCM)




6. Teknologi Informasi                                                risiko berperan sebagai perekat organisasi
   Penerapan Manajemen Risiko di BNI didukung                         yang menyatukan cara pandang pegawai
   oleh kecukupan Teknologi Informasi yang                            dalam menghadapi risiko, sehingga sangat
   memadai untuk memastikan proses pengelolaan                        memengaruhi efektivitas penerapan manajemen
   risiko berjalan secara efektif, terintegrasi, dan                  risiko serta pencapaian kinerja Bank secara
   berkelanjutan. Teknologi Informasi berperan                        berkelanjutan.
   sebagai enabler utama dalam penyediaan tools,
   metodologi, serta sistem pendukung Manajemen                       Dalam rangka meningkatkan risk culture dan
   Risiko yang andal, termasuk dalam pengolahan                       risk awareness, selama tahun 2025 BNI telah
   data risiko, pemantauan eksposur risiko, dan                       melaksanakan berbagai inisiatif dan program
   penyusunan pelaporan risiko secara tepat waktu.                    budaya risiko, antara lain:
                                                                      1. Peningkatan Operational Risk Awareness
     Pengelolaan      dan   pengembangan     sistem                       Dilakukan melalui kegiatan sosialisasi secara
     Teknologi Informasi Manajemen Risiko didukung                        berkelanjutan dalam berbagai bentuk,
     oleh Satuan Kerja Teknologi Informasi (SKTI)                         antara lain video edukasi, poster, wallpaper
     yang bertanggung jawab dalam memberikan                              Personal Computer (PC), buletin internal,
     arahan strategis, perencanaan, hingga eksekusi                       serta pelatihan manajemen risiko baik secara
     implementasi inisiatif Teknologi Informasi BNI.                      daring maupun luring.
     SKTI memastikan bahwa inisiatif TI selaras
     dengan kebutuhan bisnis dan manajemen risiko,                    2. Culture Reinforcement Program
     serta mendukung integrasi sistem, keandalan                         Melanjutkan        pelaksanaan        Culture
     infrastruktur, dan keamanan informasi.                              Reinforcement Program berbasis peer
                                                                         learning yang didukung oleh digital
     Melalui dukungan Teknologi Informasi yang kuat,                     engagement tools. Program ini bertujuan
     BNI mampu meningkatkan kualitas pengelolaan                         memastikan nilai-nilai perusahaan (Corporate
     risiko, memperkuat pengambilan keputusan                            Values) terinternalisasi secara konsisten di
     berbasis data, serta memastikan bahwa proses                        seluruh jenjang organisasi, serta diterapkan
     manajemen risiko dapat beradaptasi terhadap                         dalam aktivitas sehari-hari dan pengambilan
     dinamika bisnis, perkembangan teknologi, dan                        keputusan bisnis.
     tuntutan regulasi yang terus berkembang.
                                                                      3. Peningkatan Awareness Risiko Siber
7. Sumber Daya Manusia (SDM) dan Risk Culture                            Dilakukan melalui uji coba pengiriman
   Salah satu fokus utama BNI dalam meningkatkan                         phishing email secara berkala untuk mengukur
   kualitas penerapan Manajemen Risiko adalah                            tingkat kewaspadaan pegawai terhadap
   melalui penguatan Sumber Daya Manusia (SDM)                           ancaman siber. Pegawai yang teridentifikasi
   dan pengembangan budaya risiko (risk culture)                         memerlukan peningkatan pemahaman akan
   yang kuat dan berkelanjutan. Budaya risiko                            mengikuti pelatihan atau sosialisasi khusus
   merupakan refleksi kolektif dari nilai, persepsi,                     terkait keamanan informasi dan pencegahan
   sikap, dan perilaku seluruh pegawai BNI dalam                         serangan siber.
   memahami dan mengelola risiko. Budaya




526      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 529
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG            Keuangan




   4. Peningkatan Awareness Risiko ESG                       PROSES MANAJEMEN RISIKO
      Dilaksanakan melalui kampanye internal,                TERINTEGRASI
      antara lain poster dan imbauan pengurangan
      konsumsi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK),               Sebagai PIKK, BNI bersama seluruh Lembaga
      sebagai bagian dari penguatan kesadaran                Jasa Keuangan (LJK) anggota Konglomerasi
      terhadap pengelolaan risiko Lingkungan,                Keuangan BNI menerapkan proses Manajemen
      Sosial, dan Tata Kelola (LST).                         Risiko Terintegrasi untuk mengelola seluruh
                                                             risiko material yang dapat memengaruhi kinerja,
   5. Pendampingan Penerapan Manajemen Risiko                stabilitas, dan kelangsungan usaha konglomerasi
      di Perusahaan Anak                                     secara keseluruhan. Proses ini dilaksanakan secara
      Meliputi pelaksanaan Penilaian Risk Maturity           konsisten dan selaras dengan ketentuan regulator.
      Index (RMI) Tahun 2025 atas kinerja Tahun
      2024, serta pendampingan berkelanjutan                 1. Identifikasi Risiko Terintegrasi
      untuk meningkatkan kualitas penerapan                     Konglomerasi Keuangan BNI mengelola 10
      manajemen risiko di Perusahaan Anak.                      (sepuluh) jenis risiko secara terintegrasi, meliputi
                                                                Risiko Kredit, Risiko Pasar, Risiko Operasional,
   6. Pemantauan Penerapan Manajemen Risiko di                  Risiko Likuiditas, Risiko Hukum, Risiko Stratejik,
      Perusahaan Anak                                           Risiko Reputasi, Risiko Kepatuhan, Risiko
      Dilakukan melalui site visit ke Perusahaan Anak           Transaksi Intra-Grup, dan Risiko Asuransi.
      guna memastikan efektivitas implementasi                  Identifikasi risiko dilakukan secara disiplin
      manajemen risiko serta memperkuat budaya                  dan terstruktur dengan menggunakan data
      risiko di lingkungan Konglomerasi Keuangan                dan informasi yang lengkap, akurat, dan
      BNI.                                                      relevan, guna memperkuat ketahanan usaha,
                                                                meningkatkan kualitas pengambilan keputusan,
   7. Pendampingan Manajemen Risiko di Kantor                   serta memastikan penerapan prinsip kehati-
      Luar Negeri (KLN)                                         hatian dan tata kelola yang baik.
      Dilaksanakan melalui penyampaian Risk
      Pulse Analysis kepada seluruh Kantor Luar              2. Pengukuran Risiko Terintegrasi
      Negeri sebagai sarana pemantauan risiko                   Pengukuran risiko terintegrasi dilakukan melalui
      dan peningkatan kesadaran risiko secara                   penilaian Profil Risiko Terintegrasi, penetapan
      konsisten di jaringan internasional BNI.                  Risk Appetite Statement Terintegrasi, Limit Risiko
                                                                Terintegrasi, Leading Risk Indicator seluruh LJK
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO                                      anggota, KPMM Terintegrasi, serta pelaksanaan
TERINTEGRASI                                                    stress testing terintegrasi. Seluruh entitas
                                                                anggota mendukung ketersediaan data yang
BNI menerapkan Manajemen Risiko Terintegrasi                    diperlukan secara tepat waktu. Pengukuran risiko
untuk memastikan seluruh risiko yang melekat                    dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi
dalam Konglomerasi Keuangan BNI dapat dikelola                  terkini dan pendekatan forward looking untuk
secara menyeluruh, konsisten, dan selaras dengan                menangkap potensi risiko lintas entitas secara
strategi serta tujuan bisnis grup. Pendekatan                   lebih komprehensif.
terintegrasi ini bertujuan untuk mengantisipasi
potensi dampak risiko lintas entitas yang dapat              3. Pemantauan Risiko Terintegrasi
memengaruhi kinerja, stabilitas keuangan, dan                   BNI sebagai PIKK melakukan pemantauan
kelangsungan usaha BNI secara keseluruhan.                      Risiko Terintegrasi berdasarkan hasil penilaian
                                                                Profil Risiko masing-masing LJK, Profil Risiko
Per 31 Desember 2025, penerapan Manajemen                       Terintegrasi, Leading Risk Indicator, Risk Appetite
Risiko Terintegrasi mencakup seluruh entitas                    Statement Terintegrasi, Limit Risiko Terintegrasi,
dalam Konglomerasi Keuangan BNI, antara lain                    serta KPMM Terintegrasi.
BNI Finance, BNI Life, BNI Sekuritas, BNI Asset
Management, BNI Securities Pte. Ltd., hibank, BNI               Pemantauan dilakukan melalui on site visit dan
Remittance, BNI Ventures, Dana Pensiun BNI, Dana                off site review dengan fokus pada risiko signifikan
Pensiun Lembaga Keuangan BNI, serta Asuransi Tri                dan kecukupan perangkat manajemen risiko
Pakarta.                                                        di masing-masing entitas. Untuk memperkuat
                                                                koordinasi dan evaluasi, BNI menyelenggarakan
                                                                Forum Pemantauan Terintegrasi Konglomerasi
                                                                Keuangan sebagai mekanisme pengawasan
                                                                terpadu lintas entitas.




                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                  527
                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 530
                          Performa       Laporan     Profil         Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan     Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




4. Pengendalian Risiko Terintegrasi                          d. Prosedur penyusunan dan evaluasi Profil
   Pengendalian risiko terintegrasi difokuskan                  Risiko Terintegrasi
   pada risiko yang berpotensi mengganggu                    e. Prosedur Manajemen Risiko Transaksi Intra-
   kelangsungan usaha Konglomerasi Keuangan                     Grup
   BNI. Pengendalian dilakukan secara menyeluruh             f. Prosedur        pengelolaan      Permodalan
   dan berkesinambungan melalui penetapan limit                 Terintegrasi
   risiko terintegrasi di tingkat konglomerasi, per          g. Prosedur Leading Risk Indicator Terintegrasi
   jenis risiko, dan per LJK anggota, penetapan              h. Prosedur pengelolaan risiko untuk Lini Bisnis
   metode mitigasi yang sesuai, mekanisme                       Baru
   eskalasi atas pelampauan limit, serta tindak              i. Prosedur Stress Testing Terintegrasi
   lanjut (corrective action) atas hasil pemantauan          j. Prosedur      penguatan     Budaya     Risiko
   dan keputusan Komite Manajemen Risiko                        Terintegrasi
   Terintegrasi (KMRT).
                                                         Seluruh kebijakan dan prosedur Manajemen Risiko
   Efektivitas pengendalian risiko terintegrasi dikaji   Terintegrasi tersebut dikaji ulang secara berkala
   ulang secara berkala dan diperkuat melalui            dan disesuaikan dengan perkembangan regulasi,
   koordinasi intensif antar fungsi manajemen            dinamika bisnis, serta profil risiko Konglomerasi
   risiko di tingkat entitas induk dan anggota           Keuangan BNI, guna memastikan efektivitas
   konglomerasi.                                         penerapannya secara berkelanjutan.

   Melalui penerapan proses Manajemen Risiko             PELAKSANAAN IMPLEMENTASI BASEL
   Terintegrasi yang disiplin dan adaptif, BNI
   berupaya menjaga kesinambungan usaha,                 BNI secara konsisten menerapkan kerangka Basel
   melindungi kepentingan pemangku kepentingan,          sebagai bagian dari penguatan Manajemen Risiko
   serta memperkuat ketahanan Konglomerasi               dan ketahanan permodalan Bank. Implementasi
   Keuangan dalam menghadapi dinamika risiko             tersebut dilakukan secara bertahap dan selaras
   lintas entitas.                                       dengan ketentuan regulator serta praktik terbaik
                                                         internasional, dengan cakupan utama sebagai
KEBIJAKAN DAN PROSEDUR                                   berikut:

Dalam penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi,           1. Integrasi Basel dengan Strategi dan Tata Kelola
BNI sebagai PIKK menetapkan kebijakan dan                   Bank
prosedur yang menjadi pedoman bagi seluruh                  BNI memastikan bahwa implementasi Basel tidak
Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dalam Konglomerasi              hanya berfungsi sebagai pemenuhan ketentuan
Keuangan BNI, guna memastikan pengelolaan                   regulator, tetapi juga terintegrasi dengan tata
risiko dilakukan secara konsisten, terkoordinasi, dan       kelola, strategi bisnis, dan proses pengambilan
terintegrasi.                                               keputusan Bank. Kerangka Basel digunakan
                                                            sebagai acuan dalam menjaga keseimbangan
Kebijakan dan prosedur tersebut meliputi:                   antara pertumbuhan usaha, profil risiko, dan
1. Kebijakan Umum Manajemen Risiko Terintegrasi             ketahanan permodalan secara berkelanjutan.
   dan Permodalan Terintegrasi
   Kebijakan ini menjadi landasan utama dalam            2. Keterkaitan Basel dengan Risk Appetite dan
   pengelolaan risiko dan permodalan secara                 Manajemen Permodalan
   terintegrasi di tingkat konglomerasi, termasuk           Hasil implementasi Basel, termasuk ICAAP,
   pengaturan prinsip, kerangka kerja, serta                pengelolaan risiko kredit, pasar, likuiditas, dan
   pendekatan pengendalian risiko lintas entitas.           operasional, menjadi dasar dalam penetapan
                                                            risk appetite, perencanaan permodalan, serta
2. Prosedur Manajemen Risiko Terintegrasi                   alokasi modal yang efisien. Dengan pendekatan
   Prosedur ini disusun sebagai pedoman                     ini, setiap keputusan bisnis mempertimbangkan
   operasional dalam pelaksanaan Manajemen                  dampaknya terhadap profil risiko dan kecukupan
   Risiko Terintegrasi dan mencakup, antara lain:           modal Bank.
   a. Pengaturan        organisasi,   akuntabilitas,
      serta jenjang delegasi kewenangan dalam            3. Penguatan Kualitas Data, Metodologi, dan
      Manajemen Risiko Terintegrasi                         Sistem Pendukung
   b. Prosedur penetapan dan pemantauan Risk                BNI secara berkelanjutan memperkuat kualitas
      Appetite Statement Terintegrasi                       data, metodologi, dan sistem pendukung
   c. Prosedur penetapan dan pengelolaan Limit
      Risiko Terintegrasi



528    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 531
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG            Keuangan




   pengukuran risiko untuk memastikan perhitungan            JENIS RISIKO DAN CARA PENGELOLAANNYA
   ATMR, stress testing, serta pelaporan permodalan
   dilakukan secara akurat, konsisten, dan tepat             BNI mengelola 8 (delapan) jenis risiko pada tingkat
   waktu. Upaya ini sejalan dengan prinsip Basel             Bank dan 10 (sepuluh) jenis risiko pada tingkat
   terkait risk data aggregation and risk reporting          Konglomerasi Keuangan. Jenis risiko yang dikelola
   guna mendukung pengambilan keputusan yang                 meliputi risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas,
   andal.                                                    risiko operasional, risiko hukum, risiko stratejik,
                                                             risiko reputasi, dan risiko kepatuhan. Khusus
4. Penerapan Stress Testing sebagai Alat                     pada tingkat Konglomerasi Keuangan, cakupan
   Manajemen Risiko                                          pengelolaan risiko diperluas dengan risiko transaksi
   Pelaksanaan stress testing dalam kerangka Basel           intra-group dan risiko asuransi, guna memastikan
   dimanfaatkan tidak hanya untuk memenuhi                   pengelolaan risiko yang terintegrasi, konsisten, dan
   kebutuhan pengawasan, tetapi juga sebagai                 selaras di seluruh entitas dalam grup.
   alat manajemen untuk mengidentifikasi potensi
   kerentanan Bank terhadap skenario tekanan. Hasil          PENGELOLAAN RISIKO KREDIT
   stress testing digunakan sebagai bahan evaluasi
   dalam penguatan permodalan, likuiditas, serta             Risiko kredit merupakan risiko kerugian yang timbul
   strategi mitigasi risiko.                                 akibat kegagalan pihak lain dalam memenuhi
                                                             kewajibannya kepada Bank, termasuk risiko
5. Peran Aktif Direksi dan Dewan Komisaris                   konsentrasi kredit, risiko pihak lawan (counterparty
   Direksi dan Dewan Komisaris secara aktif                  credit risk), risiko settlement, dan risiko negara
   memantau       implementasi    Basel    melalui           (country risk). Risiko ini terutama bersumber
   pembahasan berkala atas indikator permodalan              dari aktivitas penyaluran kredit yang merupakan
   dan risiko, antara lain KPMM, capital buffer,             eksposur utama dalam kegiatan usaha BNI, selain
   leverage ratio, LCR, NSFR, serta hasil stress             transaksi surat berharga, pembiayaan perdagangan,
   testing. Pengawasan ini memastikan bahwa                  transaksi antarbank, serta komitmen dan kontinjensi
   kebijakan permodalan dan pengelolaan risiko               lainnya.
   tetap selaras dengan profil risiko Bank dan
   dinamika lingkungan usaha.                                Sepanjang tahun 2025, perekonomian global masih
                                                             diwarnai ketidakpastian, meskipun tekanan pasar
6. Persiapan Penguatan Pengelolaan Risiko                    keuangan relatif lebih terkendali dibandingkan
   Likuiditas melalui ILAAP                                  periode sebelumnya. Di tengah risiko global yang
   Sejalan     dengan     perkembangan    standar            masih berlanjut, stabilitas inflasi dan daya tahan
   internasional, BNI mempersiapkan penerapan                permintaan domestik memberikan dukungan
   Internal Liquidity Adequacy Assessment Process            terhadap aktivitas perbankan nasional. Dalam
   (ILAAP) sebagai pelengkap ICAAP. ILAAP menjadi            kondisi tersebut, BNI menerapkan pertumbuhan
   bagian dari penguatan pengelolaan risiko                  kredit secara selektif dan prudent dengan fokus
   likuiditas yang lebih komprehensif dan forward            pada sektor dan nasabah berkualitas tinggi serta
   looking, serta mendukung kesinambungan usaha              penguatan manajemen risiko kredit.
   Bank dalam berbagai kondisi.
                                                             Pertumbuhan kredit BNI pada 2025 didorong
7. Evaluasi dan Penyempurnaan Berkelanjutan                  terutama   oleh   segmen     Korporasi,  disertai
   BNI secara berkelanjutan melakukan evaluasi dan           pertumbuhan     yang   terukur    pada  segmen
   penyempurnaan atas implementasi Basel untuk               Konsumer. Strategi penyaluran kredit dilakukan
   memastikan keselarasan dengan perkembangan                dengan mengedepankan pendekatan relationship-
   regulasi, kondisi ekonomi, dan dinamika                   based banking, pemilihan sektor prioritas, serta
   bisnis. Pendekatan ini memperkuat ketahanan               pengelolaan konsentrasi portofolio guna menjaga
   permodalan,      meningkatkan     kepercayaan             keseimbangan antara pertumbuhan dan risiko.
   pemangku kepentingan, serta mendukung posisi
   BNI sebagai bank yang prudent, resilien, dan              Kualitas kredit BNI menunjukkan perbaikan yang
   berdaya saing                                             berkelanjutan, tercermin dari tren penurunan rasio
                                                             Non-Performing Loan (NPL) dan membaiknya rasio
                                                             Loan at Risk (LaR). Perbaikan tersebut didukung
                                                             oleh disiplin penerapan manajemen risiko kredit,
                                                             mulai dari proses akuisisi, pemantauan portofolio
                                                             secara berkelanjutan, hingga penanganan dan




                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                  529
                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 532
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




penyelesaian kredit bermasalah. Sejalan dengan           Kebijakan dan Prosedur
itu, BNI tetap menjaga kecukupan pencadangan             BNI   menetapkan      kebijakan   dan   prosedur
melalui rasio coverage yang memadai sebagai              manajemen risiko kredit untuk mendukung
langkah antisipatif terhadap potensi risiko di masa      penyaluran kredit yang sehat, pengendalian risiko,
mendatang.                                               serta penanganan kredit bermasalah. Kebijakan
                                                         dan prosedur tersebut menjadi dasar pelaksanaan
Untuk memperkuat pengelolaan risiko kredit secara        proses perkreditan secara end-to-end dengan tetap
end-to-end, BNI terus menyempurnakan kerangka            menjaga keseimbangan antara kualitas kredit dan
manajemen risiko kredit melalui penetapan risk           pencapaian target bisnis.
acceptance criteria, penguatan analisis kelayakan
kredit, serta pemanfaatan sistem pemantauan dan          Sebagai pedoman utama, BNI memiliki Kebijakan
early warning system. Upaya tersebut dilakukan           Perkreditan Bank (KPB) yang ditetapkan melalui
untuk     meningkatkan     kualitas  pengambilan         Forum Komite Kebijakan Perkreditan dan Bisnis serta
keputusan, mempercepat langkah mitigasi, serta           disetujui oleh Dewan Komisaris. KPB selanjutnya
memastikan ketahanan portofolio kredit BNI tetap         dijabarkan ke dalam Pedoman Perusahaan
terjaga secara berkelanjutan.                            Perkreditan dan berbagai prosedur perkreditan
                                                         sesuai segmen bisnis dan produk, termasuk
Tata Kelola dan Organisasi                               Korporasi, Komersial, Kecil, Konsumer, Kartu Kredit,
BNI menerapkan four eyes principles dalam proses         Trade Finance, serta Kantor Luar Negeri.
perkreditan melalui mekanisme persetujuan
oleh Komite Kredit, yang melibatkan pejabat dari         Selain itu, BNI memiliki Kebijakan Umum
unit bisnis dan unit risiko sesuai kewenangan            Manajemen Risiko yang diturunkan ke dalam
yang ditetapkan. Dalam struktur ini, unit bisnis         Prosedur Manajemen Risiko Kredit dan Petunjuk
dan unit risiko berperan sebagai first line (risk        Teknis, antara lain pengaturan limit eksposur kredit,
owner) yang bertanggung jawab atas pengelolaan           internal rating dan scoring system, stress testing
dan pengendalian risiko kredit dalam aktivitas           risiko kredit, perhitungan ATMR, serta validasi
operasional sehari-hari.                                 model. Seluruh kebijakan dan prosedur tersebut
                                                         telah dibakukan dalam Pedoman Perusahaan dan
Dari    aspek   organisasi,    BNI     melakukan         tersedia secara digital melalui BNI e-PP, sebagai
penyempurnaan kewenangan pemutusan kredit                acuan yang konsisten bagi seluruh unit kerja.
melalui penambahan fungsi Senior Business
Executive (SBX) dan Senior Credit Risk Executive         Proses Manajemen Risiko
(SCX) pada segmen Korporasi, Enterprise,                 Proses manajemen risiko kredit diterapkan secara
Commercial, serta unit Remedial Recovery, guna           menyeluruh dalam seluruh siklus perkreditan BNI,
memperkuat kualitas pengambilan keputusan kredit         mulai dari perencanaan dan pemasaran kredit
melalui keseimbangan peran bisnis dan risiko.            hingga pelunasan. Penerapan dilakukan secara
                                                         berkesinambungan melalui tahapan perencanaan
Untuk mempercepat perbaikan kualitas kredit, BNI         strategi,   pemahaman    nasabah,     pengelolaan
membentuk Tim Optimalisasi Penanganan Loan               portofolio, pemrosesan dan administrasi kredit,
at Risk (LaR) yang berfokus pada pemantauan dan          serta pemantauan dan optimalisasi portofolio.
penanganan debitur berisiko secara lebih dini dan
intensif. Peran ini diperkuat oleh Unit Remedial         Pada tingkat operasional, manajemen risiko
Recovery melalui pelaksanaan remedial action yang        kredit dijalankan oleh Unit Bisnis dan Unit Risiko
lebih awal guna memitigasi potensi peningkatan           Bisnis melalui tahapan identifikasi, pengukuran,
risiko kredit.                                           pemantauan, dan pengendalian risiko. Proses ini
                                                         didukung oleh verifikasi data debitur, penggunaan
Satuan Kerja Manajemen Risiko bersama unit Tata          scoring dan rating, pemantauan melalui early
Kelola Kebijakan menjalankan peran second line           warning system, serta pengendalian risiko melalui
melalui penyusunan kebijakan dan prosedur kredit,        penetapan limit, covenant, dan langkah mitigasi
penetapan limit kewenangan, pengembangan                 lainnya.
sistem rating dan scoring, serta pemantauan
portofolio kredit. Sementara itu, Satuan Kerja Audit     1. Identifikasi Risiko Kredit
Internal sebagai third line melakukan pengawasan            Identifikasi risiko kredit dilakukan secara
melalui immediately post review dan pemeriksaan             berkala untuk menganalisis sumber dan
secara sampling untuk memastikan efektivitas tata           potensi risiko kredit yang dapat berdampak
kelola, kepatuhan, dan kualitas kredit tetap terjaga.       terhadap pencapaian sasaran Bank, dengan
                                                            mempertimbangkan karakteristik produk dan
                                                            aktivitas bisnis. Identifikasi dilakukan pada
                                                            tingkat individual dan portofolio.


530    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 533
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG           Keuangan




   Pada tingkat individual, identifikasi risiko                 memastikan kualitas kredit, kepatuhan terhadap
   dilakukan melalui analisis prospek usaha,                    perjanjian kredit (covenant), kecukupan agunan,
   kinerja keuangan, dan kemampuan bayar                        serta deteksi dini migrasi kredit ke kategori
   debitur. Sementara itu, pada tingkat portofolio,             bermasalah sehingga corrective action dapat
   identifikasi difokuskan pada risiko konsentrasi              dilakukan lebih cepat dan tepat.
   kredit dengan mempertimbangkan faktor
   idiosinkratik debitur serta faktor sistematik                Pada     level   portofolio,    BNI     memantau
   seperti kondisi ekonomi makro dan dinamika                   pertumbuhan kredit, kualitas aset, dan konsentrasi
   pasar, termasuk melalui analisis risiko industri             eksposur dibandingkan Loan Exposure Limit (LEL),
   pada sektor-sektor ekonomi prioritas.                        Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK), limit
                                                                counterparty serta limit negara (Country Exposure
2. Pengukuran Risiko Kredit                                     Limit). Pendekatan ini memastikan risiko kredit
   Pengukuran risiko kredit merupakan bagian                    tetap berada dalam koridor risk appetite dan limit
   integral dari penerapan manajemen risiko                     yang telah disetujui Direksi.
   kredit untuk menghitung eksposur risiko dan
   memperkirakan potensi kerugian yang dapat                    Pemantauan diperkuat oleh ekosistem risk
   timbul. Hasil pengukuran ini digunakan sebagai               monitoring tools bankwide, termasuk SIMON
   dasar dalam pengendalian risiko kredit serta                 (Single Integrated Monitoring), Dashboard
   perencanaan permodalan Bank.                                 BNIMove, RM Tools (Connect), serta Behavior
                                                                & Collection Modelling. BNI juga terus
   Dalam proses perkreditan, BNI menggunakan                    meningkatkan kapabilitas untuk mendukung
   Internal Rating System untuk segmen wholesale                seluruh proses manajemen risiko kredit dengan
   guna menilai dan memantau perubahan profil                   pengembangan Loan Monitoring System (LMS)
   risiko debitur secara dini. Sementara itu, untuk             untuk segmen Wholesale dan Retail, guna
   segmen ritel, BNI menerapkan sistem scoring                  mempercepat pengambilan keputusan berbasis
   yang mencakup application score, behavior                    data risiko dan respons manajemen yang lebih
   score, dan collection score sebagai alat analisis            proaktif.
   kualitas debitur, pemantauan risiko, serta
   optimalisasi proses penagihan.                            4. Pengendalian Risiko Kredit
                                                                BNI menerapkan pengendalian risiko kredit
   Untuk     mengendalikan      risiko   konsentrasi            secara disiplin dan forward looking untuk
   portofolio, BNI menetapkan Loan Exposure Limit               mencegah kerugian yang lebih dalam, baik pada
   (LEL) berdasarkan sektor ekonomi dan segmen                  eksposur individual maupun portofolio. Strategi
   bisnis, serta Country Exposure Limit (CEL) untuk             pengendalian mencakup penerapan mitigasi
   membatasi eksposur lintas negara. Penilaian                  berbasis agunan, penetapan limit dan covenant,
   risiko industri didukung oleh Industry Risk Rating           pengelolaan konsentrasi dalam Rencana Bisnis
   (IRR), standar rasio keuangan, serta penetapan               Bank, serta mekanisme eskalasi dan corrective
   sektor ekonomi prospektif dan industry risk                  action apabila terjadi pelampauan limit atau
   appetite sebagai pedoman ekspansi kredit yang                penurunan kualitas kredit.
   prudent.
                                                                Evaluasi efektivitas pengendalian dilakukan
   Dalam      rangka      pemenuhan        kecukupan            secara berkala di forum Komite Manajemen Risiko
   permodalan, BNI menghitung Aset Tertimbang                   & Anti-Fraud Sub Komite Manajemen Risiko (KRA-
   Menurut       Risiko    (ATMR)     Risiko   Kredit           RMC), sebagai mekanisme challenge, koordinasi
   menggunakan Pendekatan Standar (Standardized                 tindak lanjut, dan pemantauan implementasi
   Approach) sesuai ketentuan regulator. Selain itu,            action plan seperti perbaikan debitur Loan at
   BNI secara berkala melaksanakan stress testing               Risk (LaR), sektor prioritas, maupun portfolio
   risiko kredit untuk mengukur sensitivitas kinerja            berkonsentrasi tinggi. Hal ini memastikan setiap
   dan kecukupan modal terhadap skenario tekanan,               keputusan dan mitigasi risiko memiliki dampak
   serta sebagai dasar penyusunan langkah mitigasi              nyata terhadap stabilitas kualitas kredit dan
   apabila teridentifikasi potensi kerentanan.                  ketahanan modal Bank.

3. Pemantauan Risiko Kredit                                  5. Sistem Informasi Manajemen Risiko Kredit
   BNI melakukan pemantauan risiko kredit secara                Sebagai pilar pendukung, BNI memiliki sistem
   berkelanjutan terhadap seluruh eksposur, dengan              informasi manajemen risiko kredit untuk
   prioritas pada risiko yang bersifat material dan             mendukung pemantauan dan pengambilan
   berpotensi menimbulkan kerugian. Pemantauan                  keputusan Direksi. Cakupan sistem informasi
   dilakukan di level individual dan portofolio untuk           risiko kredit meliputi pemantauan portofolio
                                                                kredit dan kualitas aset, pencadangan, remedial


                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                 531
                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 534
                          Performa       Laporan     Profil         Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan     Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




   recovery, perhitungan ATMR untuk Risiko Kredit,       •   Credit Concentration tools, untuk mengendalikan
   serta stress testing solvency dan credit portfolio        konsentrasi portofolio dengan menetapkan limit
   resilience. BNI juga terus memperkuat risk data           penyaluran kredit yang selaras dengan risk
   aggregation, otomatisasi pelaporan risiko, serta          appetite dan risk tolerance, termasuk house limit
   visualisasi dashboard berbasis indikator risiko           yang lebih konservatif sebagai mitigasi tambahan
   utama.                                                    terhadap potensi pelampauan BMPK serta Loan
                                                             Exposure Limit (LEL) per sektor ekonomi untuk
Perangkat dan Metode                                         menjaga diversifikasi dan batas konsentrasi
BNI     memiliki  ekosistem     pengukuran  dan              risiko. Dengan kerangka ini, ekspansi kredit BNI
pengendalian risiko kredit yang mencakup model               diarahkan pada sektor dan debitur berkualitas,
rating untuk segmen wholesale, enterprise dan                terdiversifikasi, serta mendukung pertumbuhan
commercial serta sistem scoring untuk segmen                 yang sehat dan berkelanjutan sesuai arahan
ritel produktif sampai dengan Rp10 miliar.                   Direksi.
Model Internal Rating System (IRB/IRS 2.0) telah         •   Stress testing risiko kredit yang dilakukan berkala
mempertimbangkan faktor ESG dalam parameter                  dan insidentil sesuai kebutuhan pengawasan,
risiko, sementara credit scoring digunakan untuk             guna menguji sensitivitas portofolio terhadap
seleksi, early warning, dan optimalisasi proses              perubahan makro (harga komoditas, suku bunga,
collection.                                                  nilai tukar, dan potensi credit shock pada sektor
                                                             prioritas), sekaligus menyiapkan langkah koreksi
Untuk meningkatkan kualitas penerapan risiko                 strategi ex-ante.
kredit, BNI memperkuat kapabilitas model dan             •   Digital credit documentation melalui e-PAK,
sistem keputusan kredit secara bertahap, terutama            memastikan embedded control, data lineage,
melalui:                                                     approval evidence, dan audit trail yang jelas atas
• Penguatan model Internal Rating Based (IRB)                proses kredit.
    beserta struktur sistem pemeringkatan internalnya
    untuk meningkatkan kualitas keputusan kredit         Pembentukan Cadangan Kerugian
    dan ketahanan portofolio. Enhancement ini            Penurunan Nilai (CKPN)
    memperluas penggunaan model sebagai dasar            Pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan
    penetapan harga dan evaluasi kinerja berbasis        Nilai (CKPN) BNI mengikuti implementasi dari
    risiko, serta pengelolaan portofolio kredit yang     Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)
    lebih efisien dan terukur. Penyempurnaan IRB         No. 109 “Instrumen Keuangan” sebagai standar
    juga memperkuat fungsi pemantauan debitur di         akuntansi yang mengatur tentang instrumen
    segmen wholesale secara lebih dini melalui early     keuangan dan berlaku efektif per tanggal 1 Januari
    warning, sekaligus menjadi basis perhitungan         2020. PSAK 109 mensyaratkan penyertaan informasi
    pencadangan yang lebih presisi dan selaras           yang berkaitan dengan kejadian masa lalu, kondisi
    dengan standar akuntansi domestik yang relevan.      saat ini dan perkiraan kondisi ekonomi masa
• Implementasi IDEAS (Integrated Decision &              depan. Proyeksi perubahan kerugian kredit harus
    Automation System), sebagai decision engine          mencerminkan perubahan kondisi terkait pada
    yang mendorong credit processing lebih cepat         satu periode. Perhitungan pengakuan kerugian atas
    dan adaptif, dengan credit scorecard berbasis        risiko di masa mendatang (Expected Credit Loss/
    data nasabah secara end-to-end (pipeline insight,    ECL) membutuhkan estimasi forward looking dari
    approval, disbursement, behavior monitoring,         Probability of Default (PD), Loss Given Default (LGD)
    hingga      collection    workflows).    Integrasi   dan Exposure at Default (EAD).
    mencakup e-LO (konsumtif & produktif), e-Form
    Credit Card, common collection framework,            Sesuai dengan persyaratan akuntansi, cakupan aset
    core system Cardlink, serta monitoring perilaku      keuangan yang dinilai untuk perhitungan Expected
    transaksi digital melalui iCONS dan channel          Loss atau Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
    mobile banking.                                      (CKPN) berdasarkan PSAK 109 adalah:
• Industry Risk Management Tools sebagai                 a. Aset keuangan yang merupakan instrumen
    panduan ekspansi kredit, mencakup Industry              utang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
    Risk Rating (IRR), standar rasio keuangan, dan          atau diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
    Industry Risk Appetite (IRA). Dalam penyusunan          komprehensif lainnya atau Fair Value through
    IRA, BNI menambahkan faktor Environmental,              Other Comprehensive Income (FVOCI) termasuk
    Social, and Governance (ESG) sebagai                    pinjaman dan efek utang.
    pertimbangan pelengkap dalam menilai risiko          b. Komitmen pinjaman yang dikeluarkan tidak
    dan prospek sektor industri. Pendekatan ini             diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau Fair
    menjadi guardrail selektivitas agar pertumbuhan         Value through Profit or Loss (FVTPL).
    kredit tetap prudent dan berorientasi risk-return
    optimal.


 532   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 535
Permodalan & Praktik   Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan      dan Lingkungan               ESG            Keuangan




c. Kontrak penjaminan keuangan yang diterbitkan                   kredit yang diharapkan dari semua kejadian gagal
   yang berada dalam lingkup PSAK 109 dan tidak                   bayar yang mungkin terjadi selama perkiraan
   diukur pada FVTPL.                                             umur dari instrumen keuangan tersebut.
                                                               3. Stage 3: mencakup instrumen keuangan yang
Perhitungan penurunan nilai dilakukan melalui                     telah terbukti mengalami penurunan nilai secara
2 (dua) metode, yaitu penurunan nilai secara                      objektif pada tanggal pelaporan. Tahap ini terdiri
individual atau kolektif:                                         dari debitur yang mengalami gagal bayar.
a. Penurunan Nilai Individual
   Menurut PSAK 109, ECL untuk kredit secara                   Probability of Default (PD)
   individu     dihitung     dengan     menggunakan            Probability of Default (PD) merupakan komponen
   metode Discounted Cash Flow yang sudah                      utama dalam perhitungan CKPN dan untuk menilai
   mempertimbangkan skenario forward looking                   potensi default suatu kelompok debitur berdasarkan
   yang ada berdasarkan 3 (tiga) skenario yaitu                indikator kualitas aktiva produktif pada masing-
   kondisi ekonomi wajar, optimis dan pesimis.                 masing aset. Untuk memenuhi kaidah dan prinsip
b. Penurunan Nilai Kolektif                                    PSAK 109, PD perlu dibentuk menjadi suatu transisi
   Penurunan nilai dengan metodologi kolektif                  yang memiliki dimensi waktu yang dikenal sebagai
   diterapkan pada portofolio yang tidak memenuhi              PD forward looking.
   kriteria portofolio yang dihitung secara individual.
   Perhitungan penurunan nilai secara kolektif                 PD forward looking akan mendefinisikan potensi
   menggunakan komponen Probability of Default                 gagal bayar tidak terbatas 1 (satu) tahun namun
   (PD), Loss Given Default (LGD), dan Exposure at             hingga tenor terpanjang yang dimiliki oleh bank.
   Default (EAD).                                              PD forward looking akan didistribusikan pada setiap
                                                               masing-masing tahun/bulan proyeksi tenor fasilitas.
Definisi gagal bayar yang dipergunakan dalam                   Distribusi ini dikenal sebagai PD forward looking
perhitungan Probability of Default dan Loss Given              term structure.
Default untuk portofolio kredit, selain mengacu pada
peraturan regulator tentang Penilaian Kualitas Aset            PD forward looking term structure diperlukan untuk
Bank Umum dan perubahannya di masa datang, BNI                 perhitungan CKPN disesuaikan dengan stage pada
juga menggunakan definisi gagal bayar yaitu jumlah             masing-masing fasilitas. Dalam menghasilkan
hari tunggakan lebih dari 90 (sembilan puluh) hari,            nilai PD, BNI menggunakan 3 (tiga) pendekatan
internal rating default, atau kolektibilitas sama              berdasarkan ketersediaan data portofolio, yaitu
dengan atau lebih dari 3 (tiga). Untuk portofolio              Model Vasicek, Model Skalar Bayesian (Internal
non kredit, definisi gagal bayar mengacu pada                  Rating), dan Model Transisi Matriks.
peraturan regulator tentang penilaian Kualitas Aset
Bank Umum dan penilaian rating yang dipublikasi                Loss Given Default (LGD)
oleh lembaga pemeringkat eksternal. Berdasarkan                Dalam menghitung CKPN PSAK 109, perkiraan
pendekatan umum perhitungan penurunan nilai                    nilai Loss Given Default (LGD) mempertimbangkan
PSAK 109, aset keuangan dikategorikan ke dalam                 data recovery BNI dari akun gagal bayar. Terdapat
3 (tiga) stage. Setiap stage menunjukkan kualitas              2 (dua) segmentasi LGD, yaitu Secured LGD dan
kredit dari aset keuangan terkait, yaitu:                      Unsecured LGD. Secured LGD terdiri dari Model
                                                               Terapresiasi, Model Terdepresiasi dan Model Statis.
1. Stage 1: mencakup instrumen keuangan yang                   Untuk Unsecured LGD terdiri dari Model Selisih
   tidak mengalami peningkatan risiko kredit secara            Baki Debet yang Terdiskonto. Di dalam perhitungan
   signifikan dibandingkan dengan tingkat risiko               LGD, terdapat komponen Recovery Secured yaitu
   pada pengakuan awal atau memiliki risiko kredit             merupakan recovery yang dipenuhi oleh agunan
   rendah pada tanggal pelaporan. Untuk aset-aset              atau porsi LGD dari collateral recovery yang
   ini akan berlaku perhitungan ECL paling lama 12             telah didiskonto sesuai workout period. Recovery
   (dua belas) bulan atau sesuai dengan sisa tenor.            Unsecured merupakan recovery yang berasal dari
2. Stage 2: mencakup instrumen keuangan yang                   cash recovery yang telah didiskonto sesuai dengan
   mengalami peningkatan risiko kredit sejak                   workout period. Direct Cost yaitu biaya langsung
   pengakuan awal (kecuali risiko kredit pada                  yang timbul pada saat proses penagihan atau
   tanggal pelaporan yang tergolong rendah)                    eksekusi jaminan.
   namun mengalami kondisi atau memenuhi
   syarat gagal bayar/default. Untuk aset-aset ini,            Collateral Recovery/Recovery Secured dibagi
   akan berlaku perhitungan ECL sepanjang sisa                 menjadi 3 (tiga) tipe, yaitu agunan terapresiasi,
   tenor atau sesuai dengan ekspektasi sisa tenor.             agunan     terdepresiasi  dan   agunan    statis.
   ECL seumur hidup adalah ekspektasi kerugian                 Penentuan dan pengelolaan/mengubah rules untuk




                                                                                            Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                    533
                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 536
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




mengelompokkan segmentasi agunan ke dalam                Eksposur risiko pasar pada Trading Book mayoritas
ketiga tipe agunan tersebut dilakukan secara berkala.    berasal dari aktivitas treasury, baik di dalam negeri
                                                         maupun melalui Kantor Luar Negeri. Sementara itu,
Untuk perhitungan Recovery Rate Unsecured,               risiko pasar pada Banking Book terutama Interest
populasi yang menjadi observasi adalah rekening-         Rate Risk in the Banking Book (IRRBB) dan Posisi
rekening yang pernah mengalami default namun             Devisa Neto (PDN/FX risk) bersumber dari aktivitas
masih berstatus default hingga akhir periode cut off     neraca Bank secara keseluruhan. Seluruh eksposur
modelling dan memiliki usia default melebihi batas       dipantau dan dikelola secara prudent, terukur, dan
work out period.                                         berkelanjutan untuk menjaga stabilitas pendapatan
                                                         dan ketahanan modal.
Exposure at Default (EAD)
Exposure at Default (EAD) merupakan estimasi             Tata Kelola dan Organisasi
nilai tercatat pada saat terjadi gagal bayar, dengan     Dalam pengelolaan risiko pasar, BNI menerapkan
mempertimbangkan arus kas instrumen keuangan             pemisahan fungsi treasury ke dalam front office,
terkait, serta kemungkinan penarikan tambahan dari       middle office, dan back office untuk memastikan
limit kredit sampai dengan tanggal gagal bayar. EAD      proses berjalan independen dan saling mengontrol.
juga mempertimbangkan jadwal pembayaran dan              Front office menjalankan aktivitas transaksi dan
amortisasi serta perubahan dalam utilisasi saldo         pencapaian target bisnis, sekaligus bertindak sebagai
yang belum ditarik menjelang terjadinya kegagalan        risk owner pada lini pertama dengan kewajiban
bayar.                                                   menjaga eksposur dalam risk appetite dan limit yang
                                                         ditetapkan. Middle office melakukan pemantauan
Pemodelan EAD akan dilakukan berdasarkan                 dan pengendalian risiko secara independen,
karakteristik dari instrumen keuangan terkait, yang      termasuk pemeriksaan kewajaran harga, kepatuhan
dibagi ke dalam beberapa kategori yaitu kredit           penggunaan limit, dan deteksi indikasi transaksi
angsuran, kredit revolving, produk trade finance dan     off-market. Back office bertanggung jawab atas
treasury.                                                konfirmasi, pembukuan, dan settlement transaksi
                                                         untuk menjaga kepastian dan integritas eksekusi.
Beberapa fasilitas akan dikenakan tarif faktor
konversi kredit atau Credit Conversion Factor            Dari sisi second line, Divisi Enterprise Risk
(CCF) di dalam term structure EAD-nya. CCF akan          Management (ERM) memberikan pemantauan
dikenakan kepada fasilitas yang memiliki kriteria        strategis atas efektivitas kerangka, metodologi, dan
sebagai berikut:                                         kontrol risiko pasar. ERM melakukan pemantauan
1. Memiliki kelonggaran tarik yang dapat digunakan       risiko pasar dan kepatuhan atas limit risiko baik
   kembali jika dilakukan pembayaran pokok.              limit risiko pasar, limit kewenangan maupun limit
2. Mekanisme pencairan kredit dapat dilakukan            counterpart, melakukan validasi terhadap fixing
   tanpa melalui mekanisme analisa risiko kredit.        price, memeriksa kewajaran harga atas transaksi
                                                         tresuri dan investigasi terjadinya off market dan
Expected Credit Loss (ECL)                               me-review penggunaan limit. Pengawasan Direksi
Secara garis besar, CKPN diukur dengan nilai             atas risiko pasar dilakukan melalui forum-forum
Expected Credit Loss (ECL) seumur hidup, jika            utama di tingkat Direksi, termasuk KRA-RMC, untuk
terdapat peningkatan risiko kredit secara signifikan     memastikan arah bisnis treasury tetap prudent,
sejak pengakuan awal. Jika pada tanggal pelaporan,       terdiversifikasi, dan berkelanjutan, selaras dengan
tidak ada peningkatan risiko kredit secara signifikan    ketahanan modal dan strategi pertumbuhan Bank.
sejak pengakuan awal, maka pengukuran CKPN dari
aset keuangan dilakukan maksimum ECL 12 (dua             Kebijakan dan Prosedur
belas) bulan.                                            Untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang
                                                         sehat dan prudent, BNI telah memiliki Pedoman
PENGELOLAAN RISIKO PASAR                                 Perusahaan (PP) Risiko Pasar yang mengatur tata
                                                         laksana, metodologi, model pengukuran, dan
Risiko pasar di BNI bersumber dari posisi neraca,        kontrol risiko pasar, termasuk untuk aktivitas tresuri
rekening administratif, dan transaksi derivatif,         dan bisnis internasional. Pedoman ini menjadi
termasuk risiko perubahan harga option. Sebagai          acuan operasional bagi unit bisnis dalam menjaga
bank umum, BNI tidak melakukan transaksi ekuitas         eksposur agar tetap terukur dan dalam batas selera
(saham) dan komoditas di trading book, sehingga          risiko Bank.
eksposur risiko tersebut hanya muncul dalam
konteks pengelolaan risiko pasar secara konsolidasi      Agar implementasi market risk management berjalan
dan terintegrasi bersama Perusahaan Anak.                efektif dan independen, kebijakan dan prosedur
                                                         tersebut dikaji dan di-update secara berkala oleh



534    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 537
Permodalan & Praktik   Tata Kelola    Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan     dan Lingkungan               ESG           Keuangan




Divisi Enterprise Risk Management (ERM) untuk                    risiko suku bunga pada Banking Book melalui
menjaga konsistensi penerapan risiko pasar secara                perspektif IRRBB (economic value dan earnings
adaptif, berbasis data terbaik, dan selaras dengan               sensitivity terhadap pergerakan suku bunga).
strategi Bank.                                                   Dengan kerangka pengukuran yang disiplin dan
                                                                 bertahap, BNI memastikan risiko pasar selalu
Proses Manajemen Risiko                                          terukur, terkendali, dan selaras dengan arahan
Proses manajemen risiko pasar di BNI mencakup                    strategis untuk menjaga stabilitas pendapatan
identifikasi, pengukuran,  pemantauan,    dan                    dan ketahanan modal Bank secara berkelanjutan.
pengendalian terhadap eksposur yang bersifat
material.                                                     3. Pemantauan Risiko Pasar
                                                                 Pemantauan Risiko Pasar di BNI dilakukan secara
1. Identifikasi Risiko Pasar                                     berkala untuk memastikan eksposur selalu
   Identifikasi risiko pasar dilakukan secara proaktif           terukur dan menjadi dasar respons manajemen
   sesuai karakteristik aktivitas bisnis Bank, dengan            yang cepat saat kondisi pasar berubah. Proses ini
   tujuan utama:                                                 mencakup:
   a. menetapkan produk dan transaksi yang                       (1) pemantauan seluruh portofolio yang memiliki
      memiliki eksposur pasar,                                       risiko pasar,
   b. mengelompokkan risiko berdasarkan faktor                   (2) pemantauan kepatuhan realisasi risiko
      penggerak utamanya seperti sensitivitas suku                   dibanding limit yang disetujui, serta
      bunga, nilai tukar, dan karakteristik instrumen            (3) penyusunan rekomendasi tindak lanjut
      derivatif, serta                                               jika terjadi pelampauan limit atau sinyal
   c. menyusun          dasar     pengukuran      dan                peningkatan risiko.
      pengendalian yang selaras dengan selera
      risiko Bank.                                               Pada Banking Book, BNI memantau indikator
                                                                 utama sesuai ketentuan regulator, terutama
2. Pengukuran Risiko Pasar                                       Posisi Devisa Neto (PDN) untuk risiko nilai
   Pengukuran risiko pasar di BNI dilakukan secara               tukar dan sensitivitas suku bunga terhadap nilai
   berkala terhadap portofolio Trading Book dan                  ekonomi dan pendapatan (interest rate risk gap),
   Banking Book yang memiliki eksposur pasar.                    termasuk pada portofolio Kantor Luar Negeri.
   Untuk pemenuhan Kewajiban Penyediaan Modal                    Hasil pemantauan dan rekomendasi dilaporkan
   Minimum (KPMM) Risiko Pasar, BNI menggunakan                  secara periodik kepada Manajemen melalui
   Pendekatan Standar sesuai ketentuan regulator,                forum strategis Komite Manajemen Risiko &
   yang mencakup pengukuran risiko suku bunga                    Anti-Fraud (KRA-RMC) dan rapat komite lainnya
   dan nilai tukar, termasuk pada aktivitas treasury             di tingkat Direksi.
   domestik maupun Kantor Luar Negeri. Kerangka
   ini mengacu pada prinsip kehati-hatian dalam               4. Pengendalian Risiko Pasar
   pengukuran permodalan (capital adequacy                       Pengendalian Risiko Pasar di BNI dilakukan untuk
   based on market risk exposure).                               menjaga potensi kerugian tetap terukur melalui
                                                                 penetapan limit risiko di Divisi Treasury dan
   Untuk pengelolaan dan pengambilan keputusan                   Kantor Luar Negeri, mencakup:
   internal, BNI juga menggunakan metode Value                   a. Value at Risk (VaR) Limit, sebagai batas
   at Risk (VaR) sebagai alat ukur potensi kerugian                 maksimum potensi kerugian dalam kondisi
   maksimum dalam kondisi pasar yang normal,                        pasar normal pada horizon waktu dan tingkat
   dilengkapi pengukuran sensitivitas DV01 (per 1                   keyakinan tertentu.
   bps) pada portofolio surat berharga, serta delta              b. Stress VaR (SVaR) Limit, merupakan
   untuk transaksi option. Pendekatan ini sejalan                   pengukuran tambahan untuk membatasi
   dengan praktik market risk measurement yang                      potensi kerugian saat pasar berada dalam
   forward looking, berbasis data terbaik, dan                      kondisi tekanan (stress condition).
   menjadi dasar evaluasi limit, strategi mitigasi,              c. Budget Loss Limit, yaitu batas toleransi
   serta risk-based pricing pada portofolio tresuri.                realisasi kerugian dari aktivitas transaksi
                                                                    bisnis.
   BNI menerapkan kebijakan valuasi mark-                        d. Management Action Trigger (MAT), sebagai
   to-market    untuk   instrumen   yang   aktif                    ambang peringatan dini untuk mendorong
   diperdagangkan, dan harga wajar dari sumber                      aksi manajemen ketika kerugian bergerak
   independen untuk instrumen yang kurang                           mendekati batas yang ditoleransi.
   likuid. Seluruh eksposur VaR dipantau harian,                 e. Limit Pembelian Surat Berharga, yaitu
   dengan pelaporan mingguan dan bulanan                            pembatasan konsentrasi pembelian corporate
   kepada Manajemen, termasuk pemantauan                            securities berdasarkan rating dan mata uang.



                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                  535
                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 538
                          Performa       Laporan     Profil         Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan     Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




   f. IRRBB Limit (NII & EVE), merupakan batas            b. Aplikasi untuk pemantauan risiko pasar dan risiko
      risiko suku bunga di Banking Book yang                 transaksi treasury diantaranya Value at Risk (VaR),
      diukur dari sensitivitas terhadap pendapatan           Stop Loss Limit (Budget Loss Limit), Sensitivity
      bunga bersih (Net Interest Income/NII) dan             DV01, Sensitivity Delta Option, Off Market Price
      nilai ekonomi ekuitas (Economic Value of               Limit, Transaction Limit (Deal Ticket Size), Open
      Equity/EVE).                                           Position Limit, dan Credit Counterparty Limit.
   g. Nominal Open Position Limit, sebagai batas          c. Aplikasi pemantauan limit kewenangan transaksi
      nominal posisi terbuka yang dapat dikelola             merupakan aplikasi untuk memantau Transaction
      dealer.                                                Limit (Deal Ticket Size), Position Limit, dan Stop
   h. DV01 Limit, yaitu limit sensitivitas harga             Loss Limit (Budget Loss Limit).
      instrumen keuangan terhadap perubahan               d. Aplikasi pemantauan Credit Counterparty Limit
      suku bunga sebesar 1 bps.                              dimana terdapat pengembangan perhitungan
   i. Delta Option Limit, merupakan batas                    Forex Counterparty Limit dengan menggunakan
      sensitivitas nilai option terhadap perubahan           Faktor Konversi Kredit (FKK).
      harga underlying asset.                             e. Aplikasi pemantauan Value at Risk (VaR) untuk
   j. PDN/FX Limit Internal, batas maksimum                  Head Office (HO) maupun Kantor Luar Negeri
      pengelolaan posisi devisa neto, baik untuk             (KLN).
      nominal absolut maupun rasio posisi terbuka.
                                                          Langkah-langkah memperkuat pengelolaan risiko
5. Sistem Informasi Manajemen Risiko Pasar                pasar dalam rangka menghadapi perubahan kondisi
   Sistem Informasi Manajemen Risiko Pasar di BNI         ekonomi sepanjang 2025 antara lain melakukan
   mendukung seluruh siklus market risk, mulai dari       pemantauan secara aktif terhadap pergerakan
   identifikasi hingga pengendalian eksposur yang         faktor pasar yang berpotensi memberikan dampak
   bersifat material. Sistem ini dibangun berbasis        pada Bank. Bank melakukan pemantauan terhadap
   kuantifikasi risiko secara berkala dan menjadi         indikator pasar melalui perangkat Early Warning
   sumber utama risk reporting bagi Direksi dan           Signal Forex dan Warning Signal Suku Bunga.
   Dewan Komisaris.
                                                          Untuk mengetahui potensi dampak perubahan
   Sistem Informasi Manajemen Risiko Pasar Pasar          kondisi internal dan eksternal pada bank, telah
   menyediakan pemantauan eksposur harian,                dilakukan Scenario Analysis dan Stress Testing
   mingguan, dan bulanan atas kepatuhan limit             secara periodik dan insidentil. Stress Testing secara
   (VaR, SVaR, DV01, PDN/FX), hasil stress testing,       periodik menggunakan skenario yang mengacu
   serta perhitungan ATMR Risiko Pasar untuk              pada ketentuan Regulator dan skenario internal
   pelaporan KPMM. Sistem ini memastikan data             Bank. Skenario Stress Testing insidentil dan Scenario
   risiko akurat, konsisten, dan dapat ditindaklanjuti,   Analysis menyesuaikan kondisi faktor makro
   sehingga keputusan treasury tetap prudent,             ekonomi dan faktor pasar pada saat itu. Masing-
   responsif, dan selaras dengan strategi Bank.           masing Kantor Luar Negeri juga melakukan Stress
                                                          Testing sesuai ketentuan internal dan ketentuan
Perangkat dan Metode                                      regulator setempat. Hasil stress testing tersebut
Dalam rangka peningkatan kapabilitas risiko               digunakan untuk menyiapkan Contingency Plan
pasar, telah dikembangkan perangkat pendukung             agar risiko yang terjadi tetap dapat dimitigasi dan
pemantauan yang dapat meningkatkan kualitas               dikelola dengan baik.
dan akurasi hasil pemantauan, antara lain sebagai
berikut:                                                  PENGELOLAAN RISIKO LIKUIDITAS
a. Aplikasi pemantauan Interest Rate Risk in The
   Banking book (IRRBB) merupakan aplikasi untuk          Risiko likuiditas di BNI mencakup potensi
   melakukan pengukuran dampak perubahan                  ketidakmampuan Bank memenuhi kewajiban jangka
   suku bunga pada Banking Book dengan                    pendek baik kepada deposan, investor, kreditur,
   mempertimbangkan kompleksitas data, produk,            maupun pemenuhan Giro Wajib Minimum yang
   dan model yang digunakan. Metode perhitungan           dapat dipicu oleh keterbatasan akses pendanaan
   dilakukan dengan 2 (dua) pendekatan, yaitu metode      atau hambatan likuidasi aset pada harga wajar.
   Net Interest Income (NII) dan metode Economic          Manajemen risiko likuiditas bertujuan menjaga
   Value of Equity (EVE). Dalam perhitungan IRRBB,        kecukupan arus kas dan memperkuat likuiditas
   BNI melakukan simulasi shock suku bunga sesuai         struktural neraca untuk mendukung pertumbuhan
   ketentuan Regulator dengan 2 (dua) skenario            jangka panjang yang sehat dan berkelanjutan.
   shock pada metode Net Interest Income (NII) dan
   6 (enam) skenario shock pada metode Economic
   Value of Equity (EVE).



536    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 539
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial         Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan                ESG            Keuangan




Sumber utama pemicu risiko likuiditas yang                   neraca Bank untuk mendukung pertumbuhan jangka
diantisipasi Bank meliputi:                                  panjang yang berkesinambungan.
1. keterbatasan arus kas dari aset produktif maupun
   penjualan aset, termasuk aset likuid, dan                 1. Identifikasi Risiko Likuiditas
2. hambatan arus kas dari penghimpunan dana,                    BNI melakukan identifikasi risiko likuiditas
   transaksi antar Bank, maupun pinjaman yang                   dengan cara mengumpulkan dan menganalisis
   diterima.                                                    seluruh sumber risiko likuiditas yang melekat
                                                                pada aktivitas bisnis, produk, dan transaksi.
Identifikasi dan pemantauan atas pemicu ini                     Setiap aktivitas/produk dinilai untuk memastikan
dilakukan secara periodik untuk memastikan kondisi              risiko likuiditas telah teridentifikasi, diukur secara
likuiditas tetap manageable dan dalam batas selera              akurat, serta dapat dikelola dan dikendalikan
risiko Bank.                                                    dengan metode yang tepat.

Tata Kelola dan Organisasi                                   2. Pengukuran Risiko Likuiditas
Tata kelola risiko likuiditas di BNI dijalankan oleh            Pengukuran risiko likuiditas BNI dilakukan melalui
Divisi Enterprise Risk Management (ERM), Divisi                 berbagai alat ukur utama, yang mencakup:
Treasury (TRS), dan Kantor Luar Negeri, dengan                  a. Rasio likuiditas, termasuk Liquidity Coverage
pemisahan peran yang jelas dan saling menguatkan.                  Ratio (LCR) dan Net Stable Funding Ratio
ERM menyusun kebijakan dan prosedur sebagai                        (NSFR);
panduan strategis, sementara TRS dan Kantor Luar                b. Profil maturitas dan proyeksi arus kas untuk
Negeri mengeksekusi strategi likuiditas, termasuk                  menilai kecukupan likuiditas dalam berbagai
pengelolaan arus kas dan penempatan buffer likuid.                 horizon waktu;
                                                                c. Stress testing likuiditas untuk mengevaluasi
Sebagai second line oversight, ERM melakukan                       dampak kondisi pasar yang menekan
monitoring berkala atas implementasi strategi                      terhadap arus kas Bank.
likuiditas TRS, terutama kepatuhan limit dan sinyal
peringatan dini, untuk memastikan kondisi likuiditas         3. Pemantauan Risiko Likuiditas
tetap terukur dan terkendali.                                   BNI melakukan pemantauan likuiditas secara
                                                                berkala untuk memastikan eksposur risiko tetap
Kebijakan dan Prosedur                                          berada dalam batas aman dan mendukung
Kebijakan dan Prosedur Risiko Likuiditas di BNI                 stabilitas neraca Bank. Cakupan pemantauan
disusun berjenjang. Bank memiliki Kebijakan                     meliputi:
Umum Manajemen Risiko yang dijabarkan ke dalam                  a. Pemantauan eksposur risiko likuiditas pada
Prosedur Manajemen Risiko Likuiditas sebagai                       seluruh produk dan aktivitas yang bersifat
panduan operasional, mencakup:                                     material.
1. Ketersediaan Alat Likuid: Kas, Giro Wajib                    b. Pemantauan kepatuhan limit internal melalui
   Minimum (GWM), Secondary Reserve (Cadangan                      perbandingan antara realisasi dan limit yang
   Likuiditas), Tertiary Reserve, EWS (Early Warning               telah ditetapkan.
   Signal) Likuiditas, Liquidity Contigency Plan                c. Pemantauan Early Warning Signal (EWS)
   Head Office maupun Kantor Luar Negeri                           sebagai mekanisme deteksi dini terhadap
2. Pengukuran Risiko Likuiditas: Rasio Likuiditas                  potensi tekanan likuiditas.
   Proyeksi Arus Kas, Profil Maturitas, Rasio                   d. Pelaporan likuiditas kepada manajemen dan
   Kecukupan Likuiditas, dan stress testing                        regulator secara berkala (harian, mingguan,
   Likuiditas                                                      dan bulanan) untuk memastikan respons
3. Perhitungan Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan                  risiko yang cepat dan terukur.
   Net Stable Funding Ratio (NSFR)                              e. Pemantauan kecukupan cadangan likuiditas
4. Pemantauan Risiko Likuiditas                                    bertingkat yang mencakup kas dan Giro Wajib
5. Pengendalian Risiko Likuiditas                                  Minimum sebagai primary reserve, cadangan
6. Penetapan Limit Likuiditas: Pagu Kas Wilayah                    likuid berkualitas tinggi sebagai secondary
   dan Bank Wide, limit Safety Level, Limit Profil                 reserve, serta buffer tambahan sebagai
   Maturitas dan Limit Pembatasan Kredit Valas                     tertiary reserve untuk memperkuat ketahanan
   berdasarkan ketersediaan likuiditas Valas.                      Bank dalam berbagai kondisi pasar.

Proses Manajemen Risiko                                      4. Pengendalian Risiko Likuiditas
Pengelolaan risiko likuiditas bertujuan untuk                   Sebagai bagian dari penguatan resiliensi neraca
meminimalkan kemungkinan ketidakmampuan                         dan perlindungan terhadap potensi disrupsi
Bank dalam memperoleh sumber pendanaan arus                     pendanaan, BNI menetapkan dan mengelola
kas, dan membangun kekuatan likuiditas struktural               limit likuiditas internal secara disiplin dan adaptif.



                                                                                           Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                   537
                                                                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 540
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




   Komponen utama pengendalian meliputi:                 Early Warning Signal (EWS) Likuiditas
   a. Penetapan Pagu Kas BNI Wide sebagai batas          EWS Likuiditas dijabarkan dalam indikator-indikator
      optimal pemeliharaan saldo kas Rupiah dan          internal dan eksternal pada kondisi normal, moderat
      valuta asing, yang dikaji secara semi-annual.      siaga atau krisis baik untuk Rupiah maupun valuta
   b. Penetapan          minimum          secondary      asing. Indikator Internal yang digunakan antara lain
      reserve berdasarkan Safety Level, yang             tren dana nasabah, konsentrasi nasabah dominan,
      memperhitungkan volatilitas Dana Pihak             dan rasio-rasio likuiditas bank. Indikator eksternal
      Ketiga (DPK) dan kemampuan likuidasi               yang digunakan antara lain tren tingkat suku
      aset likuid, dengan batas yang disesuaikan         bunga BI Rate, INDONIA, TERM SOFR, outstanding
      menurut kondisi likuiditas (normal, moderat,       Likuiditas di Pasar (Market Net Liquidity) dan Fed
      dan ketat).                                        Fund Rate (FFR).
   c. Penetapan limit gap maturitas likuiditas
      secara kumulatif sampai dengan 1 (satu)            Penetapan likuditas bank menjadi acuan dalam
      bulan, yang dikelola terpisah untuk Rupiah         penetapan Safety Level (batasan cadangan likuiditas)
      dan valuta asing.                                  yang harus disediakan oleh bank. Selanjutnya
   d. Pengendalian       ekspansi    kredit   valuta     penetapan kondisi likuiditas tersebut akan menjadi
      asing secara selektif, melalui pembatasan          panduan dalam Liquidity Contigency Plan (LCP),
      penyaluran maksimum dana valas untuk               yaitu seperangkat panduan dalam kondisi likuiditas
      pembiayaan onshore, offshore, dan local            ketat yang mencakup namun tidak terbatas pada
      loan, dengan tetap mempertimbangkan                langkah-langkah alternatif strategi.
      ketersediaan sumber pendanaan yang stabil
      dan berkualitas.                                   Stress Testing Likuiditas
   e. Evaluasi efektivitas mitigasi risiko dan           BNI melakukan stress testing likuiditas secara
      mekanisme eskalasi aksi korektif apabila           berkala untuk menilai ketahanan Bank dalam
      terjadi pelampauan limit atau dinamika             kondisi krisis. Pengujian dilakukan menggunakan
      pasar yang menekan posisi likuiditas Bank.         dua skenario utama:
      Pendekatan ini memastikan pengelolaan              1. Idiosyncratic Scenario, mensimulasikan tekanan
      risiko likuiditas tetap prudent, adaptif, dan         likuiditas   akibat   penurunan    kepercayaan
      selaras dengan strategi pertumbuhan BNI               deposan atau investor terhadap Bank. Skenario
      yang berkelanjutan.                                   ini mengasumsikan terjadi arus keluar dana
                                                            signifikan yang dipicu oleh isu spesifik internal
5. Sistem Informasi Manajemen Risiko Likuiditas             Bank.
   Sistem Informasi Manajemen Risiko Likuiditas          2. Market      Wide    Scenario,   menyimulasikan
   di BNI berfungsi sebagai sistem pendukung                gangguan likuiditas akibat kondisi pasar atau
   utama dalam pelaksanaan manajemen risiko,                sistem keuangan yang tertekan, termasuk
   mencakup proses identifikasi, pengukuran,                volatilitas   ekstrem,    disrupsi   pendanaan
   pemantauan, dan pengendalian risiko likuiditas           antarbank, atau shock ekonomi makro yang
   secara terintegrasi.                                     berdampak luas pada sektor keuangan.

   Sistem ini menyediakan informasi kondisi              Hasil stress testing menjadi dasar penyusunan
   likuiditas baik dalam situasi normal maupun           rencana pendanaan darurat dan funding plan,
   krisis, yang disajikan dalam bentuk laporan           untuk memastikan kecukupan buffer likuid, respons
   berkala harian, mingguan, dan bulanan kepada          mitigasi yang cepat, serta keberlangsungan
   manajemen dan regulator. Cakupan informasi            operasional Bank dalam berbagai kondisi tekanan.
   yang      dihasilkan   meliputi     perbandingan
   parameter likuiditas terhadap limit internal, serta   Rasio Kecukupan Likuiditas
   hasil stress testing likuiditas sebagai bagian        BNI menjaga ketahanan likuiditas melalui dua rasio
   dari pemantauan ketahanan pendanaan dan               utama yaitu Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net
   kecukupan buffer likuid Bank.                         Stable Funding Ratio (NSFR). LCR dikelola dengan
                                                         memelihara High Quality Liquid Assets (HQLA)
Perangkat dan Metode                                     guna memastikan pemenuhan kebutuhan likuiditas
Dalam mengelola risiko likuiditas, BNI menggunakan       30 (tiga puluh) hari dalam skenario stress. BNI
proyeksi arus kas harian dan profil maturitas            mempertahankan LCR di atas 100%, baik pada level
bulanan, baik secara kontraktual maupun behavioral,      Bank only maupun konsolidasi dengan entitas anak,
agar dapat menetapkan strategi yang sesuai dan           sehingga mendukung respons likuiditas yang cepat
akurat untuk mengantisipasi kondisi likuiditas bank      dan terukur.
di masa mendatang.




538    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 541
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG            Keuangan




Untuk resiliensi jangka panjang, BNI mengelola Net           Proses Manajemen Risiko
Stable Funding Ratio (NSFR) dengan memastikan                BNI menjalankan proses Risk Control Self-
ketersediaan sumber pendanaan stabil terhadap                Assessment (RCSA) yang merupakan sebuah
aset stabil. BNI mempertahankan NSFR di atas 100%,           proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
pada level individual maupun konsolidasi. Indikator          pengendalian risiko operasional yang dilakukan
ini mencerminkan komitmen BNI dalam menjaga                  periodik secara self-assessment oleh segenap unit
kecukupan buffer likuid dan kesinambungan                    kerja, yang bertujuan untuk mengidentifikasi potensi
pendanaan di tengah dinamika makroekonomi.                   kelemahan kontrol yang ada sehingga risiko dapat
                                                             dimitigasi sedini mungkin. Pada proses identifikasi
PENGELOLAAN RISIKO OPERASIONAL                               risiko, telah ditetapkan taksonomi risiko operasional
                                                             sebagai acuan dalam pemetaan semua risiko yang
Risiko    Operasional    terjadi   karena   adanya           ada, sehingga identifikasi menjadi lebih granular
ketidakcukupan atau tidak berfungsinya proses                dan tindak lanjut serta prioritas yang diambil dapat
internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem,               menjadi lebih fokus.
atau adanya kejadian eksternal yang memengaruhi
operasional Bank. Kejadian Risiko Operasional                Proses RCSA dengan mekanisme atau pendekatan
merupakan kejadian risiko yang melekat pada setiap           Process, Risk, Control dan Monitoring (PRCM)
proses bisnis dan operasional yang dijalankan Bank           merupakan dasar pelaksanaan Control Testing (CT)
dan dapat memicu terjadinya Risiko Reputasi, Risiko          oleh SORX untuk mengidentifikasikan Control
Hukum, Risiko Kepatuhan, serta Risiko lainnya                Improvement Plan (CIP) atau perbaikan kontrol yang
apabila tidak dikelola dengan baik.                          dibutuhkan. Selain bersumber dari aktivitas RCSA,
                                                             CIP juga dapat dihasilkan dari tindak lanjut kejadian
Kebijakan dan Prosedur                                       risiko operasional serta proses identifikasi lainnya
Dalam rangka menerapkan manajemen risiko                     Hal ini bertujuan agar perbaikan dan peningkatan
operasional, BNI mengacu pada ketentuan Otoritas             kontrol dilakukan secara berkelanjutan serta
Jasa Keuangan, Bank Indonesia, serta International           merupakan cerminan dari budaya risiko yang kuat.
Best Practices. BNI juga memiliki prosedur
manajemen risiko operasional yang disusun dan                Terkait dengan kejadian risiko operasional, BNI
dievaluasi secara berkala sebagai pedoman bagi               menetapkan mekanisme identifikasi kejadian
segenap unit kerja dalam melaksanakan kerangka               risiko operasional, mencatat, melaporkan dan
kerja manajemen risiko operasional yang telah                menganalisis kejadian yang ada melalui prosedur
ditetapkan oleh Bank. Strategi Manajemen Risiko              Operational Risk Event (ORE) Management.
Operasional dirumuskan sesuai strategi dan tujuan            ORE sebagai suatu sarana untuk menganalisa
bisnis secara keseluruhan dengan memperhatikan               akar permasalahan dan menyusun tindak lanjut
tingkat risiko yang akan diambil (risk appetite) dan         yang diperlukan melalui tindakan preventif ke
toleransi risiko (risk tolerance).                           depannya dan tindakan remediasi yang diperlukan.
                                                             Selain itu, BNI memiliki mekanisme pelaporan
Tata Kelola dan Organisasi                                   Risiko Operasional sebagai pertimbangan dalam
Tata   kelola    manajemen      risiko operasional           pengambilan keputusan strategis dan eskalasi
diimplementasikan berdasarkan konsep Three Lines             kepada Manajemen dengan tujuan kecepatan
Model yang membedakan antara Satuan Kerja                    informasi atas kejadian risiko operasional disertai
Operasional (Risk Taking Unit) yang merupakan Risk           dengan tindak lanjut.
and Control Owner, Satuan Kerja Manajemen Risiko
yang independen, dan Satuan Kerja Audit Intern.              Dalam perhitungan Modal Minimum Risiko
Satuan Kerja Operasional dalam konteks risiko                Operasional dan Aset Tertimbang Menurut Risiko
operasional bermitra dengan Senior Operational               (ATMR) untuk Risiko Operasional BNI menggunakan
Risk Executive (SORX) dalam memitigasi risiko yang           Pendekatan Standar sesuai dengan dengan
dihadapi pada area cakupan atau sektor masing-               regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang
masing. Satuan Kerja Manajemen Risiko bertugas               dipergunakan sebagai salah satu elemen dalam
memantau risiko dan menyediakan kebijakan/                   mengukur kecukupan modal (Capital Adequacy
prosedur terkait manajemen risiko serta mereviu              Ratio).
produk bank baru. Satuan Kerja Audit Intern
bertugas memastikan efektivitas pengelolaan risiko           Proses manajemen risiko operasional memerlukan
dan pengendalian intern.                                     dukungan organisasi dengan gambaran jelas terkait
                                                             tugas dan tanggung jawab yang dipahami secara
                                                             utuh oleh semua unit kerja. Check & Balance terjadi
                                                             dalam organisasi sehingga proses manajemen
                                                             risiko operasional dapat berjalan sesuai dengan
                                                             yang direncanakan.


                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                  539
                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 542
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Penggunaan dan penerapan teknologi informasi             penetapan metodologi untuk mengidentifikasi
dapat mendukung proses manajemen risiko                  proses bisnis yang kritikal (Business Impact Analysis
operasional dimana dengan kompleksitas bank,             - BIA), penilaian potensi risiko dan ancaman (Threat
otomasi proses dan otomasi proses kontrol dapat          Risk Assessment - TRA), pembuatan rencana
memaksimalkan upaya mitigasi risiko. Serta adanya        penanganan kondisi darurat (Emergency Response
data yang terintegrasi untuk risiko operasional          Plan – ERP) dan membuat Strategi Pemulihan
dapat menghasilkan informasi yang lengkap dan            (Recovery Strategy).
akurat yang dapat digunakan dalam pengelolaan
risiko operasional serta sebagai data pendukung          Dalam framework tersebut juga diatur pembentukan
dalam pengambilan keputusan oleh manajemen.              Emergency Task Force (ETF) di unit kerja untuk
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, BNI telah             menangani kondisi darurat dan Crisis Management
mengembangkan Operational Risk Management                Team (CMT) yang terdiri dari gabungan unit-unit
System (ORMS) yang diberi nama New PERISKOP              kerja yang bekerja sesuai dengan keahliannya
(Perangkat Risiko Operasional).                          dalam menangani krisis.

Pondasi yang terpenting dan fundamental dalam            Tata kelola BCM juga memastikan dilakukannya
manajemen risiko operasional di BNI adalah budaya        proses pengujian dan simulasi BCM dan pengkinian
risiko yang kuat, perilaku pegawai yang sesuai atas      dokumen BCM secara teratur. Hal ini memastikan
risk & control, dan mindset yang tepat atas              setiap unit dapat mengevalusi rencana yang
manajemen risiko. Dengan terpenuhinya aspek ini,         ditetapkan, memperbaikinya, dan meningkatkan
maka proses manajemen risiko dapat berjalan dengan       kesiapan dalam menghadapi kondisi bencana atau
efektif dimana garda terdepan yang berhadapan            krisis.
dengan risiko dapat secara optimal memitigasi risiko
dan hal ini juga akan dilengkapi oleh metodologi         MANAJEMEN RISIKO TEKNOLOGI
lainnya, sehingga upaya manajemen risiko dapat           INFORMASI (TI) & DIGITAL
bermanfaat secara maksimal. Upaya-upaya untuk
meningkatkan budaya risiko operasional dilakukan         Seiring dengan perkembangan inovasi bisnis
antara lain melalui berbagai program risk awareness      perbankan melalui penerapan platform-based
yang disampaikan secara konsisten, berkelanjutan,        dan layanan fully digital yang didukung oleh
dan fokus melalui berbagai macam media seperti           advanced digital capability serta pemanfaatan
buletin, poster, PC wallpaper, video, dan sebagainya.    data secara strategis, Bank memperkuat kerangka
                                                         manajemen risiko TI dan digital secara terintegrasi
BUSINESS CONTINUITY MANAGEMENT                           serta meningkatkan ketahanan siber (cyber
                                                         resilience) dalam menjaga keandalan operasional
BNI telah memiliki dan menerapkan Manajemen              dan kepercayaan nasabah. Penguatan tersebut
Kelangsungan     Usaha    (Business   Continuity         dilakukan melalui implementasi keamanan siber
Management/BCM) pada seluruh unit kerja, baik di         (cyber security) yang komprehensif, pelaksanaan
dalam maupun di luar negeri, untuk mengantisipasi        pengujian ketahanan dan keamanan siber secara
potensi gangguan atau bencana yang dapat                 berkala, serta dukungan mekanisme pelaporan
disebabkan oleh faktor alam dan/atau faktor non          yang efektif dan berkesinambungan atas risiko TI &
alam maupun faktor manusia pada fungsi-fungsi            Digital, sehingga Bank dapat menyediakan layanan
usaha BNI yang kritikal.                                 perbankan yang berkelanjutan, efisien, dan aman.

Penerapan kebijakan tersebut sejalan dengan              Tata Kelola dan Kebijakan
ketentuan yang diatur oleh regulator. Untuk Kantor       Tata kelola Manajemen Risiko TI & Digital mencakup
Luar Negeri, kerangka kerja BCM diimplementasikan        kerangka kerja, kebijakan, proses, dan struktur
sesuai dengan regulasi BCM di negara setempat.           yang memastikan pengelolaan risiko TI & Digital
                                                         selaras dengan tujuan bisnis atau organisasi,
BNI telah memiliki Kerangka Kerja (Framework)            mengoptimalkan nilai dari investasi teknologi,
BCM yang merupakan bagian yang terintegrasi              memastikan        kepatuhan,    dan    mengarahkan
dengan kebijakan manajemen risiko Bank secara            pengambilan keputusan terkait teknologi secara
keseluruhan dan diharapkan dapat meminimalisir           efektif, efisien, dan bertanggung jawab. Tata kelola
risiko operasional serta memastikan aktivitas bisnis     manajemen risiko TI & Digital mengelola integrasi
dan layanan BNI dapat tetap berjalan pada saat           strategi TI dengan strategi bisnis untuk mendorong
terjadi kondisi darurat atau bencana dan dapat           pertumbuhan dan keberlanjutan di era digital
segera dipulihkan pada kesempatan pertama. Salah         dengan mempertimbangkan risiko.
satu bagian dari kerangka kerja tersebut adalah




540    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 543
Permodalan & Praktik    Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko        Perusahaan      dan Lingkungan               ESG            Keuangan




Strategi   manajemen       risiko TI   &     Digital            Proses Manajemen Risiko
diimplementasikan melalui tata kelola yang                      Dalam mengelola risikoTI & Digital, BNI menerapkan
efektif dan menyeluruh, sehingga menghasilkan                   manajemen risiko yang komprehensif untuk
pengelolaan manajemen risiko yang bersifat                      melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan
proaktif dan forward looking. Penerapan tata kelola             dan pengendalian risiko bisnis digital, mencakup
manajemen risiko di BNI dilakukan melalui Kebijakan             identifikasi risiko yang melekat pada layanan digital,
Umum Manajemen Risiko (KUMR), framework                         pengukuran dan penerapan kontrol, pemantauan
Manajemen Risiko TI & Digital, dan prosedur yang                penerapan kontrol dan proses manajemen risiko
diterapkan secara konsisten dan berkesinambungan                TI & Digital, serta pengendalian risiko residual TI &
sesuai ketentuan regulasi.                                      Digital secara strategis.

Tata kelola manajemen risiko TI & Digital menjadi               Proses manajemen risiko TI & Digital memastikan
pondasi utama penyelenggaraan manajemen risiko                  terpenuhinya         prinsip-prinsip    kerahasiaan
TI & Digital Bank dalam memenuhi ekspektasi                     (confidentiality), integritas (integrity), keaslian
nasabah, stakeholder dan regulator. Manajemen                   (authentication), ketersediaan (availability), serta
risiko TI & Digital dilakukan atas 9 (sembilan)                 tidak terbantahkan (nonrepudiation). Penjabaran
taksonomi risiko TI & digital, yaitu:                           proses manajemen risiko TI & digital adalah sebagai
1. Technology       risk    merupakan       risiko   dari       berikut:
    penggunaan        atau    ketergantungan        pada        1. Identifikasi Risiko TI & Digital
    teknologi, seperti kelemahan system design,                    Identifikasi risiko dilakukan secara proaktif
    kegagalan perangkat keras dan perangkat lunak,                 terhadap seluruh aktivitas, proses, dan produk
    miskonfigurasi, dan lain-lain.                                 digital dengan melakukan:
2. Cybersecurity Risk yaitu risiko ancaman serangan                a. Identifikasi aset berisiko berupa aset
    cyber atas bisnis digital, identifikasi dan respons                informasi, sistem, sumber daya manusia, dan
    atas insiden cyber.                                                framework/pedoman perusahaan
3. Information & data privacy risk merupakan risiko                b. Sumber ancaman
    akibat keterbatasan pengamanan informasi                       c. Kerentanan
    atas    aktivitas     penggunaan,       pengolahan,            d. Severity dari kerentanan yang ada
    penyimpanan,         transmisi,     serta     potensi
    pelanggaran privasi dan kebocoran data.                        Identifikasi risiko TI & digital dilakukan
4. Third Party Digital Risk adalah risiko kerentanan               pada seluruh environment Bank serta pada
    cyber dan kelemahan pengamanan informasi                       seluruh tahapan pengembangan, production,
    atas kerja sama pihak ketiga maupun eksternal                  maintenance dan kondisi ad-hoc layanan digital.
    yang memiliki akses ke infrastruktur atau data
    Bank.                                                       2. Pengukuran Risiko TI & Digital
5. Workforce/Digital Talent Risk merupakan risiko                  Pengukuran risiko dilakukan dalam rangka
    akibat tidak terpenuhinya skill set TI & Digital               mengetahui perkembangan dan besarnya
    pada tenaga kerja (pegawai, vendor, atau                       eksposur risiko TI & digital sebagai acuan untuk
    outsource), serta risiko yang terkait dengan                   melakukan pengendalian. Risiko yang telah
    model kerja fleksibel (any device, anywhere,                   diidentifikasi diukur serta dipetakan sesuai
    anytime) yang memengaruhi privasi, kepatuhan                   dengan likelihood dan impact yang melekat
    hingga otentikasi, akses, dan lain-lain.                       pada risiko TI & digital, diikuti dengan penerapan
6. Process Automation Risk adalah risiko proses                    kontrol antara lain preventive, deterrent,
    otomatisasi      digital    atas     perkembangan              detective, corrective, maupun compensating
    transformasi digital.                                          control.
7. Resiliency Risk adalah risiko ketahanan dalam TI
    & Digital saat tumbuh semakin digital.                      3. Pemantauan Risiko TI & Digital
8. Digital Compliance risk yaitu risiko ketidakpatuhan             Pemantauan risiko dilakukan untuk memastikan
    atas perubahan peraturan, ketidaktersediaannya                 bahwa risiko telah dikelola dengan baik,
    ketentuan, atau kegagalan dalam penerapan                      antara lain dengan melakukan pemantauan
    standar/regulasi yang berlaku dari implementasi                performance layanan digital melalui log
    model bisnis berbasis TI & Digital.                            Monitoring, Security Operation Center (SOC),
9. Cloud Related Risk adalah risiko keamanan                       vulnerability assessment, penetration testing,
    berbasis cloud, dengan menjaga visibilitas                     threat intelligence, pengujian Cyber Resiliency,
    keamanan aplikasi cloud serta pengamanan atas                  thematic review, dan lain-lain.
    Cloud Service Provider​ (CSP).




                                                                                             Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                     541
                                                                            PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 544
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




4. Pengendalian Risiko TI & Digital                      PENGELOLAAN RISIKO HUKUM
   Pengendalian risiko TI & digital dilakukan untuk
   mengelola risiko residual, mengacu pada               Risiko hukum adalah risiko yang timbul dari tuntutan
   kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan,         hukum atau kelemahan aspek yuridis. Di BNI, sumber
   limit risiko, serta kontrol risiko yang telah         risikonya mencakup potensi kelemahan perikatan/
   diimplementasikan. Dalam pengendalian risiko          kontrak, dampak perubahan atau ketidaktersediaan
   TI & digital, strategi pengendalian risiko antara     regulasi, serta proses litigasi baik gugatan terhadap
   lain dengan memperkuat kontrol risiko seperti         BNI maupun gugatan BNI kepada pihak lain.
   peningkatan solusi pengamanan, pengelolaan
   aset teknologi informasi, manajemen akses, dan        BNI mengelola risiko hukum secara proaktif
   lain-lain.                                            melalui penguatan kualitas perjanjian, pemantauan
                                                         perkembangan regulasi, dan penanganan litigasi
Manajemen risiko TI & digital Bank diterapkan            yang terukur, untuk memastikan kepatuhan transaksi
melalui kolaborasi antara unit first line dan            dan perlindungan kepentingan Bank. Kerangka ini
second line, serta third line sebagai evaluator dan      dijalankan dengan kolaborasi fungsi bisnis, risiko,
reviewer implementasi manajemen risiko. Dalam            dan hukum, serta didukung dokumentasi dan kontrol
penerapannya, Bank juga memiliki beberapa                perikatan yang memadai guna menjaga kepastian
program penguatan pengelolaan risiko TI & digital        hukum dan keberlanjutan operasional.
antara lain dengan melakukan:
1. IT & Digital Product Risk Assessment yaitu            Tata Kelola dan Organisasi
   proses assessment yang bertujuan untuk                Manajemen risiko hukum di BNI dijalankan oleh
   mengidentifikasi risiko yang terkait dengan           Divisi Legal di bawah koordinasi Direktur Human
   teknologi informasi dan produk digital sebelum        Capital & Compliance. Sebagai fungsi legal watch,
   diimplementasikan/dilakukan          enhancement/     Divisi Legal berkolaborasi dengan satuan hukum
   perubahan. Proses ini mencakup penilaian              di wilayah dan unit bisnis untuk memberikan
   keamanan, kepatuhan, dan dampak operasional           analisis dan nasihat hukum di setiap level, guna
   dari produk atau teknologi baru/eksisting guna        meminimalkan dampak risiko akibat kelemahan
   mengurangi potensi risiko serta memastikan            perikatan, perubahan regulasi, maupun proses
   bahwa produk digital sesuai dengan standar            litigasi.
   yang ditetapkan.
2. Thematic Review dilakukan unit second line            Pengelolaan risiko hukum diperkuat melalui
   melalui analisis kerentanan secara komprehensif       sinergi berkala dengan Divisi Enterprise Risk
   pada sistem Bank dengan menyimulasikan                Management (ERM) dalam penilaian, pemantauan,
   serangan       nyata    untuk      mengidentifikasi   dan penyelarasan risiko hukum di level Bank
   kelemahan yang tidak terdeteksi oleh metode           dan konglomerasi keuangan. Melalui tata kelola
   yang telah dijalankan unit first line.                hukum yang berlapis, kolaboratif, dan adaptif, BNI
3. Pengujian Ketahanan Siber (Cyber Resiliency)          memastikan setiap aktivitas usaha memiliki landasan
   sebagai pemantauan kapabilitas dan maturitas          yuridis yang kuat, terkendali sesuai ketentuan, serta
   people, process, dan technology Bank dalam            mendukung stabilitas dan keberlanjutan operasional
   prevensi, deteksi, dan remediasi dapat dilakukan      Bank.
   melalui program seperti Table-Top Exercise,
   Social Engineering Technique Program (SETP),          Kebijakan dan Prosedur
   dan lain-lain.                                        Penerapan manajemen risiko hukum di BNI
4. IT & Digital Risk Research & Development              mengacu pada Pedoman Perusahaan Manajemen
   merupakan proses penelitian dan pengembangan          Risiko Hukum serta kebijakan lain yang relevan
   mencakup analisis tren ancaman, pengembangan          dalam pengelolaan risiko hukum.
   tools dan teknik baru untuk mitigasi risiko, serta
   inovasi dalam proses manajemen risiko TI &            Untuk memastikan kebijakan tetap efektif dan selaras
   Digital.                                              dengan dinamika regulasi, Divisi Legal bersama
                                                         Divisi Enterprise Risk Management secara berkala
Program penguatan pengelolaan risiko IT & digital        melakukan evaluasi, penyesuaian, dan pengkinian
tersebut dilakukan secara continuous, sehingga           kebijakan serta prosedur pengendalian risiko hukum
menghasilkan suatu risk response yang efektif,           sesuai dengan perkembangan peraturan perundang-
cepat dan efisien.                                       undangan dan kebutuhan bisnis Bank.




542    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 545
Permodalan & Praktik   Tata Kelola    Tanggung Jawab Sosial       Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan     dan Lingkungan              ESG           Keuangan




Proses Manajemen Risiko                                         oleh Divisi Legal sebagai pemilik domain risiko
Dalam menjalankan fungsi pengelolaan Risiko                     hukum.
Hukum, BNI menerapkan proses manajemen risiko
hukum yang terdiri dari:                                        Pemantauan risiko hukum meliputi:
                                                                a. Litigasi, pengawasan dan penanganan perkara
1. Identifikasi Risiko Hukum                                       pidana maupun perdata secara bankwide.
   BNI melakukan identifikasi risiko hukum secara               b. Kualitas perikatan, koordinasi dengan unit
   berkala dan proaktif dengan menganalisis                        bisnis dalam penyusunan dan penyempurnaan
   seluruh sumber risiko hukum yang dilakukan                      perjanjian agar enforceable dan melindungi
   terhadap produk dan aktivitas usaha BNI serta                   kepentingan Bank.
   risiko hukum dari produk dan aktivitas baru.                 c. Perubahan regulasi, pemantauan dampak
   Fokus identifikasi adalah sumber dan pemicu                     ketiadaan atau perubahan peraturan terhadap
   risiko, termasuk:                                               kesesuaian dan keberlanjutan produk/
   a. Potensi litigasi dari sengketa perdata/pidana,               aktivitas, termasuk pemenuhan dokumen dan
   b. Kekuatan enforceability perikatan/kontrak,                   SLA yang relevan.
   c. Dampak perubahan atau ketiadaan regulasi
       yang dapat membatalkan transaksi atau                    Hasil pemantauan yang mencakup evaluasi
       membuat produk tidak comply.                             terhadap eksposur risiko hukum tersebut disusun
                                                                dalam suatu Sistem Informasi Manajemen Risiko
   Proses ini memastikan setiap produk/fitur baru               Hukum (SIM Risiko Hukum) yang menyediakan
   telah melalui kajian risiko dan kontrol hukum                laporan eksposur risiko hukum secara berkala
   yang layak sebelum dijalankan.                               (bulanan, triwulanan dan tahunan) termasuk
                                                                tindak lanjut yang diperlukan.
2. Pengukuran Risiko Hukum
   BNI     menggunakan         metode    pengukuran           4. Pengendalian Risiko Hukum
   Risiko Hukum yang selaras dengan kerangka                     Pengendalian risiko hukum dilakukan untuk
   manajemen risiko Bank, mencakup pendekatan                    menjaga keberlangsungan usaha, melindungi
   kuantitatif dan kualitatif. Pengukuran difokuskan             hak Bank, dan mencegah kerugian material
   pada estimasi dampak kerugian dan kekuatan                    akibat lemahnya aspek yuridis maupun proses
   aspek yuridis, menggunakan indikator utama                    litigasi.
   berupa potensi kerugian dari tuntutan litigasi,
   risiko pembatalan perjanjian akibat kelemahan                Cakupan pengendalian risiko hukum BNI
   perikatan, serta dampak perubahan atau                       meliputi:
   ketiadaan regulasi yang dapat menyebabkan                    a. Penilaian yuridis atas produk baru atau
   produk menjadi tidak selaras dengan ketentuan                   perubahan fitur sebelum diimplementasikan,
   yang berlaku.                                                   untuk     memastikan       kesesuaian  dan
                                                                   enforceability.
   Review parameter, bobot, dan limit pengukuran                b. Pemberian advis dan pendampingan hukum
   Risiko Hukum dilakukan oleh Divisi Legal secara                 kepada unit operasional dalam eksekusi
   independen,     dengan     mempertimbangkan                     transaksi dan penyelesaian isu hukum.
   masukan Direksi, Divisi Enterprise Risk                      c. Review berkala atas format perjanjian
   Management, serta standar regulator. Hasil                      standar, khususnya perjanjian kredit, agar
   pengukuran mencerminkan penilaian atas Risiko                   selalu sesuai regulasi yang berlaku.
   Inheren dan Kualitas Penerapan Manajemen                     d. Penilaian ulang (scoring) atas kontrak/
   Risiko (KPMR), yang dituangkan dalam Profil                     perjanjian dengan pihak eksternal untuk
   Risiko Hukum sebagai dasar pemantauan,                          memastikan validitas hak dan proses
   mitigasi, dan pengambilan keputusan strategis                   enforceability.
   Bank secara berkelanjutan.                                   e. Pemantauan intensif dan penanganan
                                                                   gugatan Perbuatan Melawan Hukum yang
3. Pemantauan Risiko Hukum                                         melibatkan BNI sebagai Tergugat/Turut
   BNI memiliki sistem dan prosedur pemantauan                     Tergugat di seluruh region.
   risiko yang memadai, mencakup pemantauan                     f. Penyediaan template dokumen hukum
   atas besarnya eksposur Risiko Hukum yang                        utama (termasuk garansi bank dan perjanjian
   melekat, toleransi risiko, kepatuhan terhadap limit             jaminan) sebagai acuan transaksi yang aman
   internal, serta konsistensi implementasi dengan                 dan enforceable.
   kebijakan dan prosedur Bank. Pemantauan                      g. Penguatan legal risk awareness melalui
   dilakukan oleh unit pelaksana (Risk Owner)                      pelatihan dan penyuluhan hukum kepada unit
   dan Satuan Kerja Manajemen Risiko, termasuk                     bisnis dan operasional.



                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                 543
                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 546
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




5. Sistem Informasi Manajemen Risiko Hukum                   b. Unit-level: strategi yang dijalankan pada
   BNI memiliki sistem informasi yang mendukung                 tingkat divisi, wilayah, sentra, atau kantor
   pengambilan keputusan risiko hukum secara                    cabang, tetap berada dalam koridor kebijakan
   cepat, akurat, dan terdokumentasi, mencakup:                 dan risk appetite grup.

   a. Laporan periodik, disampaikan bersamaan            3. Penguatan pengelolaan
      dengan pelaporan profil risiko Bank, yang             a. Keputusan        strategis    BNI      selalu
      memuat:                                                  mempertimbangkan kecukupan modal dan
      1) Data potensi kerugian dari isu hukum                  likuiditas, daya tahan laba, diversifikasi
         material,                                             portofolio, serta kesiapan operasional dalam
      2) Hasil legal review perjanjian (standar dan            kondisi normal maupun tertekan.
         non-standar),                                      b. Transformasi digital, penguatan keamanan
      3) Status regulasi atas produk/aktivitas baru            siber, dan pembacaan sinyal risiko makro
         atau perubahan fitur, termasuk gap atau               dilakukan secara proaktif agar strategi Bank
         perubahan peraturan.                                  tetap adaptif dan resilien.
                                                            c. Risiko Stratejik juga mencakup pemantauan
   b. Laporan insidentil, untuk memastikan                     atas potensi dampak dari perubahan teknologi,
      eskalasi dan respons risiko berjalan tepat               kondisi makroekonomi, kompetisi pasar, serta
      waktu, meliputi:                                         kebijakan regulator, untuk memastikan Bank
      1) Daftar perkara aktif (pidana, perdata, dan            siap merespons lebih cepat dari guncangan
         PMH),                                                 yang mungkin muncul.
      2) Laporan perkembangan perkara kepada
         Direksi dan/atau Dewan Komisaris,               Tata Kelola dan Organisasi
      3) Laporan ad-hoc atas pelampauan limit,           Manajemen Risiko Stratejik dijalankan oleh Divisi
         temuan legal risk baru, atau kebutuhan          Corporate Planning & Performance Management,
         tindak lanjut strategis.                        di bawah pengawasan aktif Direktur Finance &
                                                         Strategy. Fungsi ini memastikan keputusan strategis
PENGELOLAAN RISIKO STRATEJIK                             Bank tetap seimbang antara target pertumbuhan
                                                         dan batasan risiko.
Risiko Stratejik adalah risiko yang muncul akibat
ketidaktepatan dalam perumusan atau pengambilan          BNI menerapkan pengelolaan risiko stratejik melalui
keputusan strategis, serta kegagalan dalam               proses perencanaan strategis, penganggaran, dan
membaca dan merespons perubahan lingkungan               penetapan target, dengan prinsip cascading dari
bisnis Bank.                                             level management ke seluruh unit dan wilayah
                                                         secara konsisten.
BNI mengelola Risiko Stratejik secara terstruktur
dengan tiga sudut pandang utama:                         Dokumen utama perencanaan strategis yang
                                                         menjadi landasan pengelolaan risiko meliputi:
1. Berdasarkan Horizon perencanaan
   a. Rencana jangka panjang: strategi dan inisiatif     1. Corporate Plan
      yang dirancang untuk dijalankan dalam siklus          Dokumen strategi lima tahunan yang memuat
      5 (lima) tahun, mencakup Strategic foresight &        arah pertumbuhan, kapasitas risiko, dan
      trend analysis, Board-level strategic dialogue,       ketahanan model bisnis. Corporate Plan
      ketahanan model bisnis, kesiapan modal, dan           ditinjau setiap 5 (lima) tahun atau lebih cepat
      arah pertumbuhan utama.                               bila lingkungan bisnis industri berubah secara
   b. Rencana jangka pendek: rencana 1–3 tahun              signifikan.
      yang berfokus pada target kinerja, prioritas
      segmen, penguatan kapabilitas, penyesuaian         2. Rencana Bisnis Bank (RBB) & Business Plan Unit
      roadmap & milestone, dan respons cepat                Rencana kegiatan usaha tiga tahunan dan
      terhadap dinamika pasar dan regulasi.                 tahunan per segmen bisnis, divisi, serta kantor
                                                            wilayah/cabang. Peninjauan dilakukan minimal
2. Berdasarkan Cakupan penerapan                            setiap Semester I, atau lebih cepat jika kondisi
   a. Bank-wide: strategi yang mengikat seluruh             makro, kompetisi, atau kebijakan regulator
      lini organisasi, memastikan keselarasan               berubah.
      pertumbuhan, batasan risiko, pengawasan
      menyeluruh dari Board-level, dan ketahanan
      operasional.




544    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 547
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG            Keuangan




3. Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP)                 Penilaian profil risiko stratejik secara detail
   Dokumen rencana strategis tahunan yang                       dituangkan dalam laporan profil risiko stratejik
   memuat sasaran dan tujuan BNI yang hendak                    dengan berpedoman pada Prosedur Penilaian
   dicapai dan disusun dengan mempertimbangkan                  Profil Risiko BNI.
   faktor   risiko  yang   dapat   memengaruhi
   pencapaian sasaran yang ditetapkan.                       3. Pemantauan Risiko Stratejik
                                                                BNI memantau seluruh eksposur risiko stratejik
Kebijakan dan Prosedur                                          secara berkala, terutama yang berdampak
Kerangka pengelolaan Risiko Stratejik BNI mengacu               signifikan pada kinerja bisnis, permodalan,
pada Kebijakan Umum Manajemen Risiko (KUMR)                     dan posisi persaingan. Fokus pemantauan
serta Kebijakan Manajemen Risiko Terintegrasi dan               diarahkan pada deviasi strategi, histori kerugian
Permodalan Terintegrasi (KUMRT). Implementasinya                akibat implementasi yang tidak efektif, serta
diperkuat oleh prosedur internal yang mengatur                  perubahan lingkungan eksternal dan internal
siklus strategi dan produk, mencakup:                           yang memerlukan respons cepat.
1. Prosedur Manajemen Risiko Stratejik
2. Prosedur Perencanaan Strategis                               Isu stratejik yang berpotensi menekan kondisi
3. Prosedur Penyelenggaraan Produk Bank                         keuangan atau menghambat pencapaian target,
                                                                dilaporkan kepada Direksi beserta analisis
Seluruh kebijakan dan prosedur ditinjau secara                  dampak dan langkah perbaikan. Pemantauan
berkala berdasarkan perkembangan eksternal dan                  dilakukan secara forward-looking dengan
internal Bank, serta ketentuan regulator.                       mempertimbangkan dinamika makroekonomi,
                                                                pergeseran risiko industri, dan tekanan kompetisi
Proses Manajemen Risiko                                         di pasar.
Dalam menjalankan fungsi pengelolaan Risiko
Stratejik, BNI menerapkan proses manajemen risiko               Untuk memastikan konsistensi, BNI menggunakan
stratejik yang terdiri dari:                                    beberapa mekanisme pemantauan. Kinerja dan
                                                                realisasi strategi bank-wide ditinjau setiap bulan.
1. Identifikasi Risiko Stratejik                                Perkembangan Business Plan unit dan realisasi
   Identifikasi Risiko Stratejik dilakukan secara               Rencana Bisnis Bank dipantau setiap triwulan.
   berkala dan berkelanjutan dengan:                            Evaluasi yang lebih komprehensif atas kinerja,
   a. Memetakan faktor risiko stratejik pada setiap             pangsa pasar, isu stratejik, dan target keuangan
      aktivitas/fungsi, terutama yang dapat timbul              dilakukan minimal setiap semester dalam forum
      dari ketidaksinambungan kebijakan terhadap                Business Meeting dan Business Review di Kantor
      visi–misi Bank, keterlambatan atau deviasi                Pusat maupun Wilayah.
      eksekusi strategi, serta ketidaktepatan dalam
      merespons dinamika lingkungan bisnis.                     Peran pemantauan strategi di level bank-wide
   b. Menganalisis risiko atas strategi yang intensif           dijalankan oleh Divisi Corporate Planning &
      sumber daya atau berdampak luas, termasuk                 Performance Management (CPM), termasuk
      ekspansi ke pasar/segmen baru, aksi korporasi             untuk target keuangan. Pada level divisi/unit,
      (akuisisi/divestasi), dan diversifikasi produk/           pemantauan realisasi strategi dan program kerja
      layanan, untuk memastikan keselarasan profil              dilakukan oleh unit pendukung yang ditunjuk
      risiko dan implikasi ketahanan Bank.                      sesuai ruang lingkup dan materialitas strategi.

2. Pengukuran Risiko Stratejik                               4. Pengendalian Risiko Stratejik
   Pengukuran risiko stratejik dilakukan dengan                 BNI melakukan pengendalian risiko stratejik
   menggunakan 4 (empat) parameter, yaitu:                      secara disiplin dengan memastikan bahwa
   kesesuaian strategi dengan kondisi lingkungan                realisasi kinerja, khususnya kinerja keuangan dan
   bisnis, strategi berisiko tinggi dan strategi                implementasi strategi tetap berada dalam batas
   berisiko rendah, posisi bisnis Bank terhadap                 toleransi risiko yang ditetapkan. Pengendalian
   pesaing dan pencapaian realisasi Rencana Bisnis              dilakukan melalui monitoring actual vs target,
   Bank (RBB).                                                  identifikasi deviasi yang material, serta eskalasi
                                                                kepada Direksi untuk keputusan dan tindak lanjut
   Selain itu, dalam pengukuran kualitas penerapan              perbaikan.
   manajemen risiko dapat ditinjau dari hasil tata
   kelola, kerangka manajemen risiko, proses                    Kerangka dan mekanisme pengendalian risiko
   manajemen risiko, sistem informasi dan Sumber                stratejik disetujui oleh Direksi dan dikaji ulang
   Daya Manusia (SDM), serta sistem pengendalian                secara berkala guna memastikan keselarasan
   risiko.                                                      dengan dinamika bisnis, kondisi lingkungan, dan
                                                                prinsip kehati-hatian secara berkelanjutan.


                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                  545
                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 548
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




   BNI menjalankan pengendalian risiko stratejik         BNI mengelola risiko kepatuhan melalui penerapan
   melalui beberapa forum dan mekanisme utama:           sistem pengendalian internal yang melekat di
   a. Rapat Direksi (Radisi) setiap bulan, untuk         setiap lini organisasi, didukung fungsi kepatuhan
      meninjau pencapaian kinerja bank-wide dan          dan pengawasan aktif oleh Direksi. Pemantauan
      mengambil keputusan strategis bila terdapat        risiko kepatuhan dilakukan secara berkala dengan
      deviasi yang material terhadap target.             fokus pada parameter yang bersifat material
   b. Business Plan Review tiap divisi/unit setiap       dan berdampak pada profil risiko Bank maupun
      triwulan, untuk memastikan ketepatan               grup, meliputi rasio Kewajiban Penyediaan Modal
      implementasi strategi dan corrective action        Minimum (KPMM), Batas Maksimum Pemberian
      lebih dini bila terdapat hambatan pencapaian       Kredit (BMPK), Non-Performing Loan (NPL), Posisi
      target keuangan.                                   Devisa Netto (PDN), dan Giro Wajib Minimum
   c. Pemantauan dan pelaporan Rencana Bisnis            (GWM), termasuk ketahanan likuiditas minimum
      Bank ke OJK setiap triwulan, sebagai bentuk        seperti Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net
      kontrol formal atas konsistensi profil risiko      Stable Funding Ratio (NSFR). BNI juga menyiapkan
      dan realisasi target terhadap rencana yang         mekanisme eskalasi dan tindak lanjut perbaikan
      disampaikan kepada otoritas.                       yang terukur apabila terjadi penyimpangan atau
   d. Business Meeting setiap semester di Kantor         perubahan regulasi yang berdampak signifikan
      Pusat dan Wilayah, sebagai forum evaluasi          terhadap aktivitas usaha Bank.
      komprehensif atas kinerja, pangsa pasar, dan
      efektivitas strategi lintas unit.                  Tata Kelola dan Organisasi
                                                         Pengelolaan risiko kepatuhan di BNI dijalankan
   Sepanjang proses tersebut, Direksi memantau           melalui struktur organisasi yang jelas, independen,
   pelaksanaan strategi dan pencapaian target yang       dan memiliki akuntabilitas yang tegas di setiap lini.
   tertuang dalam RBB. Jika terjadi penyimpangan         BNI memiliki fungsi manajemen risiko kepatuhan
   atau potensi tekanan signifikan, Direksi              yang memadai, dengan pembagian wewenang dan
   menugaskan unit terkait untuk melakukan               tanggung jawab yang selaras pada setiap unit yang
   perbaikan, memperkuat mitigasi, dan memastikan        menjalankan kontrol kepatuhan di aktivitas harian
   kesinambungan strategi pertumbuhan BNI.               maupun pelaporan.

5. Sistem Informasi Manajemen Risiko Stratejik           Secara khusus, manajemen risiko kepatuhan
   BNI memiliki SIM Risiko Stratejik untuk               dikelola oleh Divisi Compliance (CMP) sebagai
   mendukung        pengelolaan       proses    risk     second line, yang bertugas memastikan pemenuhan
   identification,    measurement,       monitoring,     regulasi, memperkuat pengendalian kepatuhan,
   dan control berjalan cepat, akurat, dan dapat         dan memantau potensi penyimpangan secara lebih
   diandalkan. SIM ini menyediakan informasi             dini. Divisi CMP berada di bawah pengawasan
   utama berupa:                                         aktif Direktur Human Capital & Compliance, guna
   a. Laporan Pemantauan Kinerja Bank Wide               menjaga independensi, efektivitas fungsi kontrol,
      disajikan setiap bulan melalui forum Rapat         serta konsistensi penerapan budaya patuh di seluruh
      Direksi (Radisi)                                   organisasi BNI.
   b. Laporan Realisasi Rencana Bisnis Bank (RBB)
      disampaikan setiap triwulan kepada OJK             Kebijakan dan Prosedur
   c. Laporan Pemantauan Business Plan (BP) Unit         Implementasi Manajemen Risiko Kepatuhan
      dilaporkan secara triwulanan atau insidentil       mengacu pada Pedoman Perusahaan Manajemen
      kepada Direktur Sektor terkait, mencakup           Risiko Kepatuhan serta Kebijakan dan Prosedur
      market share, deviasi strategi, dan kebutuhan      terkait lainnya antara lain Pedoman Perusahaan Tata
      tindakan perbaikan.                                Kerja Kepatuhan, Kebijakan Anti Pencucian Uang,
                                                         Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan
PENGELOLAAN RISIKO KEPATUHAN                             Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal
                                                         (APU PPT dan PPPSPM), Prosedur Penerapan
Risiko kepatuhan adalah risiko yang timbul ketika        Program APU, PPT, dan PPPSPM, Piagam Kepatuhan
BNI tidak memenuhi atau menjalankan ketentuan            (Compliance Charter), Pedoman Perusahaan
regulasi maupun standar tata kelola organisasi.          Prosedur Penanganan Benturan Kepentingan,
Risiko ini melekat pada seluruh aktivitas Bank,          Pedoman Perusahaan Pengendalian Gratifikasi,
khususnya yang berkaitan dengan kewajiban                Pedoman Perusahaan Sistem Manajemen Anti
material seperti kecukupan modal, batas konsentrasi      Penyuapan, dan Pedoman Perusahaan Penilaian
kredit, kualitas aset, serta pemenuhan cadangan dan      Risiko Kepatuhan.
likuiditas minimum.




546    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 549
Permodalan & Praktik   Tata Kelola    Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan     dan Lingkungan               ESG            Keuangan




Penerapan Manajemen Risiko Kepatuhan di BNI                      c. Pelanggaran pada transaksi keuangan tertentu
mengacu pada Pedoman Perusahaan Manajemen                           yang memiliki risiko inheren tinggi, termasuk
Risiko Kepatuhan sebagai payung utama, serta                        transaksi yang berpotensi menimbulkan
kebijakan internal lain yang relevan untuk                          implikasi hukum atau ketidaksesuaian
memastikan kepatuhan Bank berjalan end-to-end,                      regulasi.
terstandar, dan memiliki landasan kontrol yang kuat.
                                                                 Sebagai bagian dari proses pengukuran, Divisi
Kerangka kebijakan tersebut mencakup tata kerja                  Compliance melakukan review parameter,
kepatuhan, program APU, PPT dan PPPSPM,                          bobot, dan metodologi penilaian profil risiko
pengelolaan benturan kepentingan, pengendalian                   kepatuhan dengan memperhatikan masukan
gratifikasi, sistem manajemen anti-penyuapan,                    Direksi, fungsi manajemen risiko, unit terkait,
pelindungan data nasabah serta mekanisme                         serta ketentuan regulator, guna memastikan
pemantauan dan penilaian risiko kepatuhan. BNI                   hasil pengukuran bersifat objektif, konsisten, dan
memiliki pedoman operasional berupa Compliance                   dapat ditindaklanjuti.
Charter sebagai piagam fungsi kepatuhan. Seluruh
kebijakan dan prosedur ditinjau secara periodik                  BNI juga melakukan assessment kepatuhan secara
menyesuaikan      perkembangan    regulasi   dan                 end-to-end sebelum dan sesudah pelaksanaan,
dinamika usaha.                                                  khususnya pada kebijakan baru, peluncuran
                                                                 produk atau perubahan fitur, serta pada transaksi
Proses Manajemen Risiko                                          material yang membutuhkan opini kepatuhan.
Dalam mendukung pertumbuhan bisnis BNI                           Hasil penilaian tersebut terdokumentasi dalam
yang sehat dan berkelanjutan, Divisi Compliance                  Laporan Profil Risiko Kepatuhan, yang disusun
menjalankan peran pengelolaan risiko kepatuhan                   mengacu pada Prosedur Penilaian Profil Risiko
secara proaktif, mencakup proses identifikasi hingga             BNI dan menjadi dasar langkah pengendalian
pengendalian faktor ketidakpatuhan di seluruh                    dan mitigasi risiko.
aktivitas dan layanan Bank.
                                                                 Untuk memperkuat kualitas pengukuran di tingkat
1. Identifikasi Risiko Kepatuhan                                 unit, BNI menerapkan Compliance Index (CIX)
   Proses ini dilakukan untuk mengenali seluruh                  secara periodik sebagai ukuran kedewasaan dan
   potensi risiko yang melekat pada aktivitas                    konsistensi kepatuhan unit kerja. Parameter CIX
   fungsional, termasuk faktor yang dapat                        disusun berdasarkan kejadian kepatuhan yang
   meningkatkan eksposur risiko kepatuhan, antara                teridentifikasi, diurutkan dari tingkat potensi
   lain:                                                         kerugian tertinggi ke level yang lebih rendah,
   a. Kompleksitas kegiatan usaha, model bisnis,                 sehingga mampu menggambarkan prioritas
       serta peluncuran produk dan fitur baru.                   penguatan kontrol, pembinaan, dan tindakan
   b. Volume         dan     materialitas      insiden           korektif secara proporsional.
       ketidakpatuhan terhadap kebijakan internal,
       ketentuan regulator, dan standar etika bisnis.         3. Pemantauan Risiko Kepatuhan
   c. Karakteristik produk dan layanan perbankan,                Pemantauan risiko kepatuhan di BNI dilakukan
       khususnya yang berisiko dimanfaatkan                      secara berkelanjutan, mencakup pemantauan
       sebagai jalur masuk dana ilegal, termasuk                 atas indikator kepatuhan utama dan pelaporan
       hasil tindak pidana dan pendanaan terorisme.              kepada Direksi, baik secara insidentil saat terjadi
   d. Pemanfaatan        teknologi    digital    yang            pelanggaran maupun secara periodik. Cakupan
       meningkatkan         kerentanan       terhadap            pemantauan meliputi:
       pengumpulan dan perpindahan data pribadi                  a. Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)
       tanpa persetujuan pemilik data.                           b. Posisi Devisa Neto (PDN)
                                                                 c. Kecukupan Giro Wajib Minimum (GWM)
2. Pengukuran Risiko Kepatuhan                                      dalam Rupiah dan valuta asing
   Pengukuran risiko kepatuhan di BNI dilakukan                  d. Perkembangan dan kualitas kredit, termasuk
   menggunakan         indikator    utama      yang                 kredit bermasalah (Non-Performing Loan/
   merefleksikan tingkat dan karakter pelanggaran,                  NPL)
   meliputi:                                                     e. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
   a. Jenis dan signifikansi pelanggaran yang                       (KPMM) dan capital buffer
      terjadi di unit kerja, termasuk potensi sanksi             f. Rekam kepatuhan terhadap ketentuan
      dan dampaknya bagi Bank.                                      regulator, termasuk denda dan teguran
   b. Frekuensi pelanggaran terhadap ketentuan                      pengawasan, seperti pelanggaran pelaporan
      internal maupun regulator, sebagai rekam                      Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK)
      jejak (track record) kepatuhan BNI.



                                                                                           Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                   547
                                                                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 550
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




   g. Kepatuhan atas kewajiban pelaporan kepada          PENGELOLAAN RISIKO REPUTASI
      pihak eksternal, baik laporan berkala maupun
      laporan material tertentu                          Risiko reputasi merupakan potensi menurunnya
   h. Kesiapan dan tindak lanjut implementasi            kepercayaan stakeholder akibat persepsi atau
      regulasi baru, termasuk pemenuhan gap              pemberitaan negatif terhadap Bank. Sumbernya
      kepatuhan dan timeline penerapannya                antara lain sentimen media, keluhan nasabah,
   i. Peringkat   Komposit      Risiko   Kepatuhan       pelanggaran etika, kelemahan tata kelola, budaya
      (termasuk hasil penilaian internal dan             perusahaan, serta strategi komunikasi yang kurang
      peringkat komposit) BNI secara berkala             efektif.

4. Pengendalian Risiko Kepatuhan                         BNI mengelola risiko reputasi secara proaktif
   Pengendalian      risiko  kepatuhan      di  BNI      melalui pemantauan sentimen publik, respons cepat
   dilaksanakan secara preventif untuk memastikan        atas keluhan, penguatan etika dan budaya, serta
   bahwa kebijakan, sistem, dan aktivitas usaha          komunikasi yang konsisten dan transparan untuk
   telah selaras dengan ketentuan otoritas pengawas      menjaga kepercayaan nasabah.
   yang berwenang. BNI juga menjaga kepatuhan
   atas setiap komitmen yang disampaikan kepada          Tata Kelola dan Organisasi
   regulator maupun pemangku pengawasan                  BNI menerapkan manajemen risiko reputasi
   lainnya.    BNI     menerapkan      pengendalian      dengan pembagian peran yang jelas antar
   kepatuhan secara menyeluruh, baik pada lingkup        fungsi pengelola, mencakup pemantauan media,
   Bank secara individu maupun pada entitas anak,        pengelolaan keluhan, komunikasi investor, dan
   serta pada operasional di jaringan internasional.     respons krisis secara terkoordinasi. Divisi Corporate
   Dalam penerapannya, BNI memastikan standar            Secretary (CSE) menjalankan fungsi news & crisis
   kepatuhan tetap terjaga sesuai yurisdiksi di          management melalui pemantauan opini media dan
   setiap negara tempat BNI beroperasi, khususnya        media sosial, respons cepat atas isu negatif, serta
   di Kantor Luar Negeri.                                pengelolaan komunikasi saat kondisi krisis. Divisi
                                                         Customer Experience Center (CXC) bertanggung
   Proses pengendalian ini mencakup pemeriksaan          jawab mengelola komplain dan keluhan nasabah
   awal sebelum kebijakan atau aktivitas dijalankan,     secara end-to-end untuk menjaga kualitas layanan
   pemantauan atas kesesuaian penerapan di unit          dan kepercayaan publik. Divisi Investor Relations
   domestik maupun internasional, serta penguatan        (IRN) berperan menjaga persepsi dan kepercayaan
   kapabilitas unit kepatuhan dalam menjaga              investor melalui komunikasi kinerja dan strategi
   keselarasan terhadap standar regulasi dan etika       Bank kepada analis dan investor, pemantauan posisi
   bisnis yang sehat.                                    saham terhadap peers, serta pengelolaan hubungan
                                                         dengan ekosistem pasar modal Indonesia.
5. Sistem Informasi Manajemen Risiko Kepatuhan
   BNI memiliki Sistem Informasi Manajemen               Kebijakan dan Prosedur
   Risiko Kepatuhan yang digunakan untuk                 Kebijakan    manajemen    risiko reputasi  BNI
   mendukung seluruh tahapan manajemen risiko,           berlandaskan pada Kebijakan Umum Manajemen
   mulai dari identifikasi, pengukuran, pemantauan,      Risiko (KUMR) serta Kebijakan Umum Manajemen
   hingga pengendalian risiko kepatuhan. Sistem          Risiko Terintegrasi dan Permodalan Terintegrasi
   ini memastikan ketersediaan informasi yang            (KUMRT). Implementasinya dijalankan melalui
   akurat, lengkap, dan tepat waktu sebagai dasar        pedoman operasional yang mengatur respons
   pengambilan keputusan mitigasi dan perbaikan.         isu media, pelindungan konsumen, pengelolaan
                                                         komunikasi krisis, serta penanganan pengaduan
Pelaporan risiko kepatuhan di BNI disusun secara         secara terstruktur.
terstruktur dalam Laporan Kepatuhan kepada
Direktur Utama melalui Direktur yang membawahi           Pedoman Perusahaan utama yang mendukung
fungsi kepatuhan, dengan tembusan kepada                 pengelolaan risiko reputasi mencakup:
Dewan Komisaris. Output utama yang dihasilkan            1. Prosedur Manajemen Risiko Reputasi,
mencakup Laporan Kepatuhan dan Laporan Profil            2. Manajemen Krisis,
Risiko Kepatuhan, yang memberikan gambaran               3. Pengelolaan Hubungan Media,
komprehensif mengenai tingkat eksposur dan               4. Pelindungan Konsumen, dan
efektivitas mitigasi risiko kepatuhan Bank.              5. Penyelesaian Pengaduan Nasabah.

                                                         Kerangka kebijakan dan prosedur ini dikaji ulang
                                                         secara berkala untuk memastikan keselarasan
                                                         dengan dinamika bisnis, ekspektasi publik, dan
                                                         perkembangan regulasi.


548    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 551
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG            Keuangan




Proses Manajemen Risiko                                      3. Pemantauan Risiko Reputasi
Divisi Corporate Secretary (CSE), Divisi Customer               BNI menjalankan pemantauan Risiko Reputasi
Experience Center (CXC), dan Divisi Investor                    secara proaktif dan berkala untuk menjaga
Relations (IRN) melaksanakan fungsi dan proses                  kepercayaan stakeholder, memastikan isu
manajemen risiko reputasi, antara lain melalui                  terdeteksi lebih awal, dan respons krisis dilakukan
proses sebagai berikut:                                         secara cepat dan terukur. Cakupan pemantauan
                                                                meliputi:
1. Identifikasi Risiko Reputasi                                 a. Sentimen media dan rumor pasar, termasuk
   Proses identifikasi mencakup analisis sumber                    analisis opini publik di media sosial.
   risiko dari media, layanan, teknologi, dan                   b. Isu dan krisis komunikasi yang dapat
   persepsi pemangku kepentingan. Risiko reputasi                  memengaruhi tingkat kepercayaan terhadap
   dapat timbul akibat:                                            Bank.
   a. Pemberitaan atau rumor negatif tentang BNI                c. Keluhan nasabah di kanal publik maupun BNI
   b. Strategi komunikasi yang kurang efektif                      Call (komplain produk, layanan, dan proses).
   c. Kualitas layanan atau informasi yang belum                d. Insiden digital dan keamanan siber yang
       optimal                                                     berpotensi memicu persepsi negatif.
   d. Gangguan atau kegagalan sistem TI yang
       memengaruhi pengalaman nasabah                           Hasil pemantauan disusun dalam laporan yang
                                                                berlapis sesuai tingkat dampak, meliputi:
   Selain itu, BNI melakukan pemetaan pemangku                  a. Laporan Media Monitoring, harian dan
   kepentingan (stakeholder mapping) secara                        mingguan, berisi sentimen, isu utama, dan
   berkala untuk menangkap perubahan ekspektasi                    perkembangan opini publik.
   dan perhatian publik. Hasil pemetaan disusun                 b. Laporan Risiko Reputasi Triwulanan, memuat
   tertulis dan menjadi referensi unit terkait dalam               tren sentimen, isu material, dan langkah
   merespons isu maupun strategi komunikasi.                       tindak lanjut.
                                                                c. Laporan Tahunan Risiko Reputasi, menjadi
   Seluruh kejadian yang berdampak pada reputasi                   bagian dari Annual Report, berisi evaluasi
   dicatat secara sistematis dalam administrasi                    efektivitas pengelolaan isu dan krisis di level
   data risiko reputasi, termasuk proyeksi potensi                 enterprise.
   dampaknya. Penanganan dan prioritas mitigasi                 d. Eskalasi insidentil, disampaikan sewaktu-
   dibedakan berdasarkan tingkat materialitas                      waktu kepada Direksi dan Dewan Komisaris
   dan pengaruhnya terhadap persepsi publik,                       jika terdapat isu berdampak signifikan.
   kepercayaan nasabah, dan keyakinan investor.
                                                                Dengan model pemantauan ini, BNI memastikan
2. Pengukuran Risiko Reputasi                                   risiko reputasi dikelola secara adaptif, berbasis
   BNI mengukur risiko reputasi menggunakan                     data, dan selaras dengan strategi komunikasi
   indikator utama berikut:                                     Bank.
   a. Pengaruh reputasi pemilik Bank dan
      perusahaan terkait                                     4. Pengendalian Risiko Reputasi
   b. Pelanggaran etika bisnis                                  BNI    menempatkan       pengendalian   Risiko
   c. Kompleksitas produk dan kerja sama bisnis                 Reputasi sebagai bagian dari perlindungan
   d. Frekuensi,   materialitas,   dan    eksposur              nilai dan kepercayaan stakeholder. Setiap isu
      pemberitaan negatif                                       material, keluhan nasabah, maupun peristiwa
   e. Frekuensi dan materialitas keluhan nasabah                yang berpotensi menurunkan kepercayaan
                                                                ditindaklanjuti lebih awal melalui mekanisme
   Penetapan bobot dan metode pengukuran                        kontrol yang terkoordinasi.
   dilakukan oleh Divisi CSE, CXC, dan IRN, dengan
   mempertimbangkan masukan Direksi, Divisi                     Pengendalian Risiko Reputasi mencakup:
   ERM, serta ketentuan regulator. Hasil pengukuran             a. Pencegahan       insiden    reputasi  melalui
   dituangkan dalam Laporan Profil Risiko Reputasi                 pengelolaan isu secara ex-ante pada proses
   BNI yang disusun rinci sesuai Prosedur Penilaian                bisnis, produk baru, dan kerja sama strategis.
   Profil Risiko BNI, sebagai dasar pengambilan                 b. Respons cepat pemulihan reputasi setelah
   keputusan, mitigasi isu, dan langkah perbaikan                  insiden, dengan fokus pada stabilisasi
   reputasi secara berkelanjutan.                                  persepsi publik dan pencegahan eskalasi isu.
                                                                c. Penguatan kompetensi komunikasi risiko bagi
                                                                   tim kehumasan di Kantor Pusat dan wilayah,
                                                                   agar respons terhadap isu dan opini berjalan
                                                                   efektif, proporsional, dan konsisten.



                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                  549
                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 552
                         Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                         2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




   d. Standar kecepatan respons nasabah melalui         PENGELOLAAN RISIKO TRANSAKSI INTRA-
      penerapan Service Level Agreement di proses       GROUP
      penanganan pengaduan dan klarifikasi isu
      publik.                                           Risiko Transaksi Intra-Group adalah risiko yang
   e. Kesiapan manajemen krisis komunikasi              timbul akibat ketergantungan antar entitas dalam
      melalui Crisis Contingency Plan yang terukur      satu Konglomerasi Keuangan, baik bersifat langsung
      dari skala ringan hingga berat, dengan alur       maupun tidak langsung, yang dapat berdampak
      eskalasi yang jelas ke Direksi dan Dewan          pada pemenuhan kewajiban perjanjian, eksposur
      Komisaris.                                        pendanaan, maupun stabilitas kondisi keuangan
   f. Pengelolaan waktu dan sensitivitas respons        grup. Risiko ini dapat terjadi baik pada transaksi
      dengan standar pemantauan opini publik dan        yang melibatkan perpindahan dana maupun yang
      pemilihan strategi komunikasi berbasis data       tidak melibatkan perpindahan dana, termasuk
      sentimen.                                         komitmen tertulis maupun non-tertulis antar entitas.

   Dalam menerapkan mitigasi reputasi, BNI              BNI mengelola risiko ini melalui kerangka tata kelola
   mempertimbangkan        tingkat    materialitas      terintegrasi untuk memastikan setiap hubungan
   isu, biaya respons, serta keseimbangan               keuangan, komitmen, dan eksposur intra-group
   antara perlindungan kepercayaan publik dan           tetap terkontrol, transparan, dan berada dalam batas
   keberlanjutan pertumbuhan Bank. Risiko reputasi      toleransi risiko grup. Pengelolaan dilakukan secara
   dapat diterima secara terbatas sepanjang tetap       berkelanjutan, mencakup penilaian, pemantauan
   berada dalam batas selera risiko yang telah          eksposur material, serta penyelarasan kebijakan dan
   ditetapkan.                                          prosedur antar entitas dalam konglomerasi, guna
                                                        menjaga resiliensi keuangan dan kepatuhan grup
5. Sistem Informasi Manajemen Risiko Reputasi           secara menyeluruh.
   Sistem Informasi Manajemen Risiko Reputasi
   di BNI berfungsi menyediakan data untuk              Tata Kelola dan Organisasi
   mendukung         pengambilan       keputusan,       BNI memiliki fungsi manajemen risiko transaksi
   pemantauan isu, dan respons mitigasi secara          intra-group yang memadai, dengan wewenang dan
   cepat serta terkoordinasi. Sistem informasi ini      tanggung jawab yang jelas di tingkat Perusahaan
   memastikan seluruh kejadian reputasi yang            Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) maupun
   material terdokumentasi dan terlaporkan secara       di seluruh entitas anak usaha. Kerangka ini
   berjenjang kepada manajemen dan Board.               memastikan setiap aktivitas intra-group dikelola
                                                        secara independen, terkoordinasi, dan selaras
   Cakupan sistem informasi mencakup:                   dengan batasan risk appetite konglomerasi.
   a. Pemantauan media terintegrasi, baik melalui
      dashboard elektronik maupun analisis              Manajemen risiko transaksi intra-group dilaksanakan
      sentimen pemberitaan dan opini publik.            oleh Divisi Enterprise Risk Management (ERM)
   b. Pencatatan kejadian risiko reputasi secara        sebagai second line di tingkat PIKK, dengan
      tertib, termasuk isu, respons manajemen,          dukungan penguatan pengelolaan hubungan intra-
      dan pembahasan dalam rapat manajemen              group oleh Divisi Subsidiaries Management (SSM),
      maupun Board, yang terdokumentasi dalam           serta implementasi operasional oleh unit terkait di
      sistem elektronik sebagai bagian dari audit       BNI maupun Perusahaan Anak (PA).
      trail dan tata kelola keputusan.
   c. EarlyWarning System (EWS), yaitu mekanisme        Pengelolaan dilakukan melalui pembagian peran
      peringatan dini berbasis indikator risiko dan     sebagai berikut:
      sinyal sentimen media, untuk mendeteksi           1. Divisi Enterprise Risk Management (ERM)
      potensi tekanan reputasi sehingga langkah            Melakukan penilaian risiko inheren terintegrasi,
      mitigasi dapat dilakukan lebih awal.                 pemantauan eksposur intra-group yang material,
                                                           validasi metodologi pengukuran, serta pelaporan
   Dengan dukungan Sistem Informasi ini, BNI               risiko intra-group di tingkat PIKK kepada
   menjaga kualitas pelaporan Risiko Reputasi              manajemen, Dewan Komisaris dan Regulator.
   secara periodik maupun insidentil kepada             2. Divisi    Subsidiaries     Management       (SSM)
   manajemen dan Board, serta memperkuat                   Memastikan tata kelola risiko terintegrasi
   kesiapan respons krisis dan kepercayaan                 berjalan efektif di seluruh Perusahaan Anak,
   stakeholder secara berkelanjutan.                       termasuk penyelarasan kebijakan, pemantauan
                                                           kepatuhan pelaksanaan transaksi intra-group,
                                                           serta koordinasi tindak lanjut penguatan resiliensi
                                                           Perusahaan Anak terhadap risiko transaksi intra
                                                           group yang berdampak pada BNI Group.


550   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 553
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG           Keuangan




3. Unit Bisnis BNI dan Perusahaan Anak                          aktivitas usaha, layanan, dan transaksi antar
   Menjalankan pengelolaan dan kontrol risiko                   LJK dalam konglomerasi keuangan BNI. Proses
   intra-group sesuai karakteristik transaksi dan               ini mencakup faktor pemicu seperti kepemilikan
   produk, termasuk pemenuhan kewajiban,                        silang, sentralisasi likuiditas, jaminan dan
   dokumentasi perikatan, pengelolaan limit intra-              pinjaman intra-grup, pembelian/penjualan aset
   group, serta penyediaan data dan indikator risiko            antar entitas, transfer risiko melalui reasuransi,
   yang relevan kepada ERM dan SSM.                             serta transaksi pengalihan eksposur risiko di
                                                                dalam konglomerasi.
Kerangka organisasi ini mendukung pengambilan
keputusan intra-group yang terukur, menjaga                     Tujuan identifikasi ini adalah mengenali potensi
kepatuhan,     serta   memperkuat   ketahanan                   ketergantungan antar entitas dan memastikan
permodalan dan likuiditas konglomerasi secara                   seluruh risiko material yang melekat pada
berkelanjutan.                                                  transaksi intra-group telah terpetakan sejak awal,
                                                                termasuk dampaknya terhadap eksposur dan
Kebijakan dan Prosedur                                          profil risiko konglomerasi keuangan BNI.
BNI menerapkan pengelolaan Risiko Transaksi
Intra-Group dalam kerangka manajemen risiko                  2. Pengukuran Risiko Transaksi Intra-Group
terintegrasi di tingkat konglomerasi keuangan                   BNI mengukur risiko transaksi intra-group secara
(PIKK), dengan landasan utama:                                  terintegrasi pada seluruh transaksi antar anggota
1. Kebijakan Umum Manajemen Risiko Terintegrasi                 Konglomerasi Keuangan BNI. Tujuan utamanya
    dan     Permodalan       Terintegrasi   (KUMRT)             adalah menilai tingkat risiko dan materialitas
    Menjadi payung kebijakan yang mengatur                      eksposur terhadap stabilitas grup.
    batasan risiko, tata kelola, dan kecukupan
    permodalan intra-group, termasuk mekanisme                  Fokus pengelolaan mencakup:
    pengelolaan konsentrasi, eksposur material, dan             a. Penilaian Tingkat Risiko
    interaksi antar entitas dalam konglomerasi.                    BNI menentukan peringkat risiko transaksi
2. Prosedur Pengelolaan RisikoTransaksi Intra-Group                intra-group berdasarkan parameter regulator
    Mengatur metodologi penilaian risiko inheren,                  dan menilai dampak eksposurnya terhadap
    penetapan limit intra-group, pemantauan                        total aset, modal, pendapatan, biaya, serta
    eksposur, proses eskalasi, pelaporan, serta                    kewajiban entitas anggota konglomerasi.
    dokumentasi perikatan agar hak dan kewajiban
    antar entitas terlindungi dan enforceable.                  b. Kewajaran & Prinsip Kehati-hatian
                                                                   BNI melakukan pengujian kewajaran transaksi,
Dalam pelaksanaannya, kebijakan dan prosedur                       memastikan kecukupan dokumentasi dan
ini juga diselaraskan dengan praktik kehati-hatian                 enforceability, serta menilai pemenuhan
melalui:                                                           prinsip arm’s length, termasuk kesesuaian
1. Kontrol limit intra-group dalam kerangka risk                   transaksi terhadap risk appetite dan batas
    appetite dan toleransi risiko konglomerasi.                    toleransi risiko grup.
2. Pengkinian metodologi pengukuran risiko intra-
    group oleh ERM.                                             c. Metodologi & Evaluasi Model
3. Koordinasi lintas fungsi (Divisi di BNI dan                     BNI menyusun metodologi pengukuran risiko
    Perusahaan Anak) untuk penyediaan data risiko                  intra-group secara kualitatif dan kuantitatif,
    transaksi intra group.                                         disertai evaluasi berkala atas asumsi, sumber
4. Pelaporan terstruktur kepada manajemen,                         data, dan prosedur pengukuran untuk
    Dewan Komisaris dan Regulator.                                 menjaga akurasi dan relevansi model sebagai
                                                                   dasar mitigasi risiko konglomerasi.
BNI melakukan review dan pengkinian kebijakan/
prosedur secara berkala guna memastikan                         Sebagai PIKK, BNI memastikan tersedianya:
kesesuaian     terhadap      dinamika internal,                 a. Metodologi pengukuran risiko intra-group
perkembangan industri, perubahan pasar, serta                      yang terstandar dan terintegrasi dalam
ketentuan regulator yang berlaku.                                  kerangka manajemen risiko grup.
                                                                b. Review berkala atas asumsi dan data agar
Proses Manajemen Risiko                                            hasil pengukuran tetap relevan dan andal
Proses manajemen risiko transaksi intra-group,                     sebagai dasar penyusunan rencana mitigasi
antara lain:                                                       risiko inheren dan risk mitigation plan intra-
1. Identifikasi Risiko Transaksi Intra-Group                       group.
   BNI melakukan identifikasi risiko intra-group
   secara berkala dengan menganalisis produk,



                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                 551
                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 554
                          Performa       Laporan     Profil         Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan     Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




3. Pemantauan Risiko Transaksi Intra-Group                   BNI juga memperkuat pengendalian kewajaran
   BNI melakukan pemantauan secara disiplin                  harga intra-group guna mencegah distorsi
   dan berkesinambungan sebagai bagian dari                  transfer pricing, menjaga integritas tata kelola
   manajemen risiko terintegrasi konglomerasi,               transaksi antar-entitas, dan memastikan stabilitas
   mencakup      transaksi  pendanaan,   layanan             pengelolaan risiko di level konglomerasi
   pendukung, operasional bersama, dan aktivitas             keuangan.
   intra-group lain yang berpotensi meningkatkan
   eksposur risiko grup.                                  5. Sistem Informasi Manajemen Risiko Transaksi
                                                             Intra-Group
   Pemantauan Risiko Transaksi Intra-Group:                  Sistem informasi manajemen risiko transaksi
   a. Cakupan Pemantauan                                     intra-group BNI dibangun untuk mendukung
      BNI memantau seluruh transaksi intra-group             pengelolaan risiko secara terintegrasi di level
      yang material, termasuk hubungan keuangan              Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan
      dan ketergantungan antar-entitas. Penilaian            (PIKK) maupun Perusahaan Anak.
      materialitas diukur berdasarkan nilai transaksi
      antara BNI dan entitas anggota konglomerasi            Cakupan utamanya meliputi:
      keuangan, serta antar-sesama entitas dalam             1. Penyediaan data eksposur intra-group pada
      grup.                                                     total aset, modal, pendapatan, biaya, dan
                                                                kewajiban antar entitas dalam grup.
   b. Tujuan Pemantauan                                      2. Informasi hasil penilaian risiko inheren
      Memastikan       transaksi  berjalan wajar,               dan mitigasinya, termasuk peringkat risiko
      transparan, terdokumentasi, dan sesuai                    transaksi intra-group.
      prinsip kehati-hatian, ketentuan regulator,            3. Dokumentasi dan legal review transaksi intra-
      serta risk appetite konglomerasi.                         group untuk memastikan kewajaran dan
                                                                kepatuhan regulator.
   c. Tindak Lanjut & Penyempurnaan                          4. Pemantauan kepatuhan limit internal intra-
      Hasil pemantauan digunakan untuk evaluasi                 group, sesuai risk appetite dan risk tolerance
      berkala,    penyempurnaan        proses,     dan          terintegrasi konglomerasi.
      perluasan cakupan pelaporan apabila terdapat
      perubahan kegiatan usaha, produk, transaksi,        PENGELOLAAN RISIKO ASURANSI
      atau faktor risiko yang signifikan di level grup.
                                                          Risiko asuransi merupakan risiko yang timbul akibat
4. Pengendalian Risiko Transaksi Intra-Group              ketidakmampuan perusahaan asuransi dalam
   Pengendalian risiko intra-group BNI dilaksanakan       memenuhi kewajibannya kepada pemegang polis,
   secara terintegrasi dengan memperhatikan               yang dapat disebabkan oleh kelemahan dalam
   parameter profil risiko inheren transaksi intra-       proses seleksi risiko (underwriting), penetapan
   group, pemenuhan prinsip kewajaran (arm’s              premi (pricing), penggunaan reasuransi, dan/atau
   length),  kelengkapan       dokumentasi,    serta      penanganan klaim.
   kepatuhan terhadap ketentuan regulator dan
   hukum yang berlaku.                                    Tata Kelola dan Organisasi
                                                          Sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan
   Fokus Pengendalian:                                    yang memiliki Perusahaan Anak di bidang asuransi,
   a. Penilaian komposisi parameter risiko inheren        yaitu BNI Life dan Asuransi Tripakarta, BNI
      dalam profil risiko terintegrasi konglomerasi.      bertanggung jawab untuk memastikan pengelolaan
   b. Pengujian kewajaran transaksi sesuai asas           Risiko Asuransi dilaksanakan secara efektif dan
      arm’s length.                                       terintegrasi di tingkat konglomerasi.
   c. Pemeriksaan ketersediaan dan kelengkapan
      dokumen transaksi intra-group.                      Pengelolaan Risiko Asuransi dilakukan oleh masing-
   d. Pemenuhan        ketentuan    regulator   dan       masing Perusahaan Anak sesuai dengan karakteristik
      enforceability hukum atas setiap transaksi          usaha dan ketentuan regulator di industri asuransi.
      intra-group.                                        Sementara itu, dalam kerangka manajemen
                                                          risiko terintegrasi, metodologi pengukuran Risiko
   Intensitas dan metode pengendalian disesuaikan         Asuransi dalam Profil Risiko Terintegrasi ditetapkan
   dengan batas toleransi dan tingkat risiko              dan dikoordinasikan oleh Divisi Enterprise Risk
   yang ditetapkan di level konglomerasi. BNI             Management (ERM) BNI dengan dukungan Divisi
   menerapkan pembatasan eksposur intra-group             Subsidiaries Management (SSM).
   melalui kepatuhan terhadap BMPK pihak terkait,
   untuk memastikan pinjaman antar-entitas tidak
   menimbulkan pelampauan limit regulator.


552    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 555
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG            Keuangan




Kebijakan dan Prosedur                                          sistematis untuk menilai tingkat materialitas
Kebijakan pengelolaan Risiko Asuransi di lingkungan             dan potensi dampak dari setiap risiko yang telah
Konglomerasi Keuangan BNI mengacu pada                          diidentifikasi.
Kebijakan Umum Manajemen Risiko Terintegrasi
dan Kebijakan Permodalan Terintegrasi sebagai                3. Pemantauan Risiko Asuransi
kerangka utama pengelolaan risiko di tingkat grup.              Pemantauan       Risiko   Asuransi     meliputi
Kebijakan tersebut menjadi pedoman bagi Entitas                 pemantauan dan melaporkan Risiko Asuransi
Utama dan Perusahaan Anak dalam memastikan                      yang terjadi kepada Direksi baik sewaktu-waktu
pengelolaan Risiko Asuransi dilakukan secara                    pada saat terjadinya Risiko Asuransi maupun
prudent, konsisten, dan selaras dengan strategi                 secara berkala terhadap:
serta risk appetite konglomerasi.                               a. Rasio Cadangan Teknis terhadap Premi Neto
                                                                b. Claim Ratio
Pelaksanaan pengelolaan Risiko Asuransi secara                  c. Rasio Premi Neto terhadap Modal Sendiri
operasional diatur lebih lanjut dalam Standar                   d. Lapse Ratio
Operasional Prosedur (SOP) Manajemen Risiko                     e. Dominasi      risiko   asuransi    terhadap
Terintegrasi, khususnya yang mengatur proses                       keseluruhan lini usaha
Profil Risiko Terintegrasi. SOP tersebut menjadi                f. Pengelolaan Reasuransi
acuan dalam penerapan metodologi pengukuran,
penilaian, dan pelaporan Risiko Asuransi secara                 Evaluasi secara bulanan atas risiko asuransi
konsolidasi, guna memastikan keseragaman proses,                yang dihadapi Konglomerasi Keuangan BNI,
kualitas pengendalian risiko, serta keterpaduan                 dituangkan dalam Laporan Leading Risk Indicator
pengelolaan Risiko Asuransi dalam keseluruhan                   yang disampaikan kepada Direktur Sektor Risk
profil risiko Konglomerasi Keuangan BNI.                        Management. Proses ini dilaksanakan secara
                                                                berkelanjutan oleh unit manajemen risiko bekerja
Proses Manajemen Risiko                                         sama unit terkait guna memastikan penerapan
Pengelolaan Risiko Asuransi di lingkungan                       manajemen risiko asuransi efektif.
Konglomerasi Keuangan BNI dilaksanakan melalui
proses manajemen risiko yang mencakup identifikasi,          4. Pengendalian Risiko Asuransi
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko                 Pengendalian risiko asuransi dilakukan dengan
secara berkesinambungan, sebagai berikut:                       menjaga rasio-rasio risiko asuransi tetap berada
                                                                pada threshold-nya dan menjalankan inisiasi
1. Identifikasi Risiko Asuransi                                 perbaikan untuk memperbaiki rasio yang masih
   Identifikasi risiko asuransi grup dilakukan                  dinilai berisiko tinggi dan memastikan bahwa
   dengan melakukan analisis terhadap faktor yang               risiko yang diambil masih dalam batas toleransi
   dapat meningkatkan eksposur risiko asuransi                  dan melaporkan pemburukan yang signifikan
   seperti ketidakcukupan proses seleksi risiko                 kepada Direksi.
   (underwriting), penetapan premi (pricing),
   penggunaan reasuransi, pengelolaan polis dan/             5. Sistem Informasi Manajemen Risiko
   atau penanganan klaim. BNI melaksanakan proses               Pengelolaan Risiko Asuransi didukung oleh
   identifikasi risiko secara berkesinambungan                  Sistem Informasi Manajemen Risiko (SIMR) yang
   sebagai bagian dari penerapan manajemen                      digunakan untuk mengumpulkan, mengolah,
   risiko asuransi yang efektif guna memperoleh                 dan memantau data Risiko Asuransi secara
   pemahaman menyeluruh atas seluruh potensi                    terintegrasi. SIMR mendukung penyusunan
   risiko yang dapat memengaruhi profil risiko dan              profil Risiko Asuransi dan pelaporan risiko
   keberlangsungan usaha. Proses identifikasi juga              secara konsisten sebagai bagian dari Profil Risiko
   diperkuat melalui koordinasi lintas fungsi guna              Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BNI.
   memastikan bahwa seluruh risiko yang melekat
   pada produk asuransi tercatat dan terkelola               PENGELOLAAN RISIKO KANTOR LUAR
   secara tepat.                                             NEGERI (KLN)

2. Pengukuran Risiko Asuransi                                Sebagai Bank beroperasi global, BNI memandang
   Pengukuran     risiko-risiko  yang   asuransi             pengelolaan risiko Kantor Luar Negeri (KLN)
   yang dihadapi BNI dapat dilakukan dengan                  sebagai elemen strategis untuk menjaga resiliensi,
   menggunakan      parameter    Risiko Teknikal,            kepatuhan lintas yurisdiksi, serta kepercayaan
   Dominasi Risiko Asuransi terhadap Keseluruhan             pemangku kepentingan internasional; mengingat
   Lini Usaha, Bauran Risiko Produk dan Jenis                eksposur risiko BNI tidak hanya dipengaruhi kondisi
   Manfaat serta Struktur Reasuransi. BNI                    domestik, tetapi juga dinamika makroekonomi,
   melakukan proses pengukuran risiko secara                 pasar keuangan, dan perubahan regulasi di negara



                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                  553
                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 556
                             Performa       Laporan      Profil          Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                             2025           Manajemen    Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




operasional KLN. Pengelolaan risiko KLN diarahkan                 2. Eskalasi indikator tekanan likuiditas global
agar seluruh aktivitas tetap prudent, selaras dengan                 ke Head Office untuk menentukan liquidity
risk appetite grup, dan memenuhi standar regulator                   response plan lintas yurisdiksi.
lokal maupun global.
                                                              •   Risiko Operasional
Saat ini, BNI memiliki 8 (delapan) KLN terdiri dari               Manajemen Risiko Operasional di KLN dilakukan
6 (enam) KLN dengan license sebagai Branch dan                    oleh unit pelaksana di masing-masing kantor luar
2 (dua) KLN dengan license sebagai Representative                 negeri (RMIC) di bawah standar Divisi Operational
Office, masing-masing KLN memiliki kompleksitas                   Risk Management dan monitoring pelaksanaan
operasional yang berbeda satu dengan lainnya                      oleh Senior Operational Risk Executive (SORX).
sehingga perlu ditetapkan minimum requirement
standard yang harus dipenuhi oleh setiap KLN.                     Fokus pengelolaan:
                                                                  1. Penerapan Process Risk Control Monitoring
BNI telah memiliki tools                untuk   pengelolaan          (PRCM) KLN sebagai mekanisme pemantauan
manajemen risiko KLN:                                                kontrol melekat pada aktivitas operasional
                                                                     material.
•    Risiko Kredit                                                2. Implementasi        Business       Continuity
     Manajemen Risiko Kredit di KLN dikoordinasikan                  Management (BCM) KLN untuk pengendalian
     oleh Divisi Enterprise Risk Management                          risiko operasional dan respons insiden.
     (ERM) dengan dukungan unit risiko dan kantor                 3. Pelaporan     insiden    operasional    yang
     luar negeri di masing-masing yurisdiksi.                        berdampak pada kepercayaan stakeholder,
                                                                     nasabah, atau kesinambungan layanan KLN.
     Fokus pengelolaan:
     1. Pemantauan rating debitur secara triwulanan           •   Risiko Hukum
        menggunakan Internal Rating System (IRS)                  Manajemen Risiko Hukum di KLN dijalankan
        2.0 berbasis IRB sebagai early warning signal.            oleh Divisi Legal, berperan sebagai legal watch
     2. Penetapan Risk Acceptance Criteria (RAC)                  dan subject-matter advisory sesuai hukum lokal.
        untuk pipeline kredit KLN, mencakup aspek
        Pasar, Operasional, Lingkungan-Sosial-Tata                Fokus pengelolaan:
        Kelola (ESG) , Rekanan, dan Kewajaran Harga.              1. Review enforceability dan validitas dokumen
                                                                     hukum transaksi maupun pihak ketiga di KLN.
•    Risiko Pasar                                                 2. Penatausahaan perkara aktif di KLN dan
     Middle Office ERM menjalankan fungsi                            pelaporan insidentil kepada Head Office jika
     pengukuran dan pengendalian Risiko Pasar                        berdampak material.
     KLN, berkoordinasi dengan unit Treasury.                     3. Penyelarasan standar perjanjian dan mitigasi
                                                                     celah yuridis berbasis regulasi lokal di
     Fokus pengelolaan:                                              masing-masing negara operasional.
     1. Penetapan limit transaksiTresuri KLN, meliputi
        Budget Loss Limit, Deal Ticket Size Limit, dan        •   Risiko Reputasi
        Net Open Position Limit.                                  Pengelolaan     Risiko   Reputasi    di    KLN
     2. Implementasi Management Action Trigger                    dikoordinasikan oleh Divisi Corporate Secretary
        (MAT) dengan pendekatan traffic light sebagai             (CSE) sebagai news management center, bersama
        dasar respons jika terjadi kerugian akibat                Divisi Customer Experience Center (CXC) dan
        volatilitas pasar global.                                 Investor Relations (IRN) sesuai domainnya.
     3. Review berkala atas eksposur risiko trading
        book dan deviasi yang berdampak pada                      Fokus pengelolaan:
        strategi Tresuri KLN.                                     1. Monitoring opini media dan media sosial
                                                                     global terkait KLN, termasuk respons krisis
•    Risiko Likuiditas                                               komunikasi.
     Pemantauan Risiko Likuiditas KLN dilakukan                   2. Penanganan komplain nasabah di kanal lokal
     oleh Divisi Enterprise Risk Management (ERM)                    KLN
     bersama Treasury dan kantor luar negeri.                     3. Penyampaian laporan media monitoring
                                                                     KLN ke manajemen untuk menentukan
     Fokus pengelolaan:                                              strategi respons dan pemulihan kepercayaan
     1. Monitoring    profil      maturitas, reserve                 stakeholder.
        requirement, dan buffer likuiditas dengan
        pendekatan traffic light.




    554   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 557
Permodalan & Praktik   Tata Kelola    Tanggung Jawab Sosial         Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan     dan Lingkungan                ESG           Keuangan




•   Risiko Kepatuhan                                              Risk Management (ERM), bersinergi dengan
    Manajemen       Risiko  Kepatuhan   di  KLN                   Operational Risk Management dan Compliance,
    dilaksanakan oleh Divisi Compliance (CMP)                     untuk memastikan efektivitas kerangka risiko
    dan Divisi AML. Pengelolaan dilakukan secara                  terintegrasi. ERM juga menerbitkan Overseas
    berkala untuk memastikan kepatuhan lintas                     Branches Risk Pulse 2025, instrumen pemantauan
    yurisdiksi, termasuk program APU-PPT-PPPSPM                   atas 8 (delapan) risiko utama dan indikator
    dan pelindungan data pribadi.                                 keuangan, hasil kolaborasi dengan Divisi
                                                                  Internasional, SORX1, dan Corporate Credit Risk.
    Fokus pengelolaan:
    1. Pemantauan       kepatuhan    atas    regulasi             Standar minimum kualitas diterapkan melalui
       eksternal, regulasi baru, kewajiban pelaporan              parameter    Penilaian   Kualitas  Penerapan
       eksternal, serta denda/teguran regulator.                  Manajemen Risiko (KPMR), selaras dengan
    2. Penilaian kepatuhan dan opini atas transaksi/              SEOJK 14/SEOJK.03/2017 tentang Penilaian
       fitur baru sesuai parameter regulator dan                  Tingkat Kesehatan Bank, sebagai baseline yang
       standar etika bisnis.                                      wajib dipenuhi seluruh KLN.
    3. Penguatan kapasitas melalui sosialisasi,
       reminder, dan implementasi SOP Kepatuhan,              •   Third Line
       AML dan Pelindungan Data Pribadi di KLN.                   Fungsi Internal Audit dilaksanakan oleh Satuan
                                                                  Internal Audit (IAD) sebagai lini assurance
•   Risiko Stratejik                                              independen atas efektivitas pengelolaan risiko
    Manajemen Risiko Stratejik di KLN dilaksanakan                KLN.
    oleh Divisi International (INT). Pengelolaan
    diarahkan untuk menjaga pertumbuhan global                PENGELOLAAN RISIKO PRODUK BANK
    yang prudent dan selaras dengan strategi grup.
                                                              Setiap rencana pengembangan produk dan
    Fokus pengelolaan:                                        aktivitas baru Bank dilaksanakan melalui proses
    1. Identifikasi deviasi rencana bisnis dan                manajemen risiko yang komprehensif, meliputi
       eksekusi strategi KLN, khususnya yang                  tahapan identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
       berdampak signifikan pada permodalan.                  pengendalian risiko. Proses tersebut mencakup
    2. Analisis dan penilaian atas strategi berisiko          8 (delapan) jenis risiko utama, yaitu risiko kredit,
       tinggi seperti ekspansi pasar baru, akuisisi,          risiko pasar, risiko likuiditas, risiko operasional,
       dan diversifikasi produk/layanan.                      risiko hukum, risiko stratejik, risiko kepatuhan, dan
    3. Pemantauan realisasi target RBB dan posisi             risiko reputasi, yang dituangkan dalam kajian risiko
       kompetitif KLN terhadap peers, koreksi dan             produk Bank secara menyeluruh. Pengelolaan risiko
       tindak lanjut jika realisasi atau implementasi         produk Bank dilaksanakan berdasarkan ketentuan
       strategi menyimpang dari target yang                   internal yang mengacu pada peraturan regulator.
       ditetapkan.
                                                              Dalam rangka penerbitan produk baru, BNI
PENGUATAN FUNGSI MANAJEMEN RISIKO                             menerapkan kebijakan dan prosedur untuk
DI KANTOR LUAR NEGERI (KLN)                                   memastikan bahwa risiko yang melekat pada produk
                                                              telah dikelola secara memadai, antara lain melalui:
BNI memperkuat pengelolaan risiko Kantor Luar                 1. Kajian kelayakan bisnis, untuk memastikan
Negeri (KLN) melalui peran yang jelas pada tiga lini:             bahwa produk sejalan dengan visi, misi, dan
                                                                  strategi Bank serta memberikan nilai tambah
•   First Line                                                    secara berkelanjutan.
    KLN menjalankan fungsi Risk Management &                  2. Penetapan sistem, prosedur, dan kewenangan,
    Internal Control (RMIC) di bawah supervisi Risk &             termasuk Standard Operating Procedures dalam
    Business Support Deputy General Manager. RMIC                 pengelolaan produk baru.
    dikoordinasikan dengan unit SORX Wholesale &              3. Identifikasi seluruh risiko yang melekat,
    International Banking (SORX1) yang memiliki                   mencakup risiko kredit, pasar, likuiditas,
    garis koordinasi langsung ke RMIC. SORX1                      operasional, hukum, stratejik, kepatuhan, dan
    menyediakan perangkat Process, Risk, Control                  reputasi, baik yang terkait dengan aktivitas usaha
    & Monitoring (PRCM) sebagai standar control                   maupun nasabah.
    testing atas risk control di KLN.                         4. Pelaksanaan masa uji coba, guna menguji
                                                                  keandalan metode pengukuran dan pemantauan
•   Second Line                                                   risiko atas produk baru.
    BNI membentuk Tim Manajemen Risiko                        5. Kesiapan sistem informasi akuntansi, untuk
    KLN di bawah supervisi Divisi Enterprise                      mendukung pencatatan dan pelaporan produk
                                                                  secara akurat.


                                                                                           Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                   555
                                                                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 558
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




6. Analisis aspek hukum, guna memastikan                 Sepanjang       periode   pelaporan,   BNI   telah
   kesesuaian produk dengan ketentuan peraturan          meluncurkan wondr by BNI, aplikasi mobile banking
   perundang-undangan.                                   dengan teknologi terkini berstandar global yang
7. Penerapan prinsip transparansi informasi kepada       menawarkan layanan keuangan yang lebih personal
   nasabah, serta pelindungan konsumen dan               dan sesuai dengan kebutuhan nasabah. Selain
   pelindungan data pribadi sesuai ketentuan yang        itu, BNI juga mengembangkan BNIdirect bisnis
   berlaku.                                              yang merupakan platform one-stop solution yang
                                                         dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan
Seiring dengan meningkatnya pengembangan                 Nasabah SME. Platform ini dikembangkan untuk
produk perbankan berbasis digital, BNI memastikan        menjadikan berbagai proses transaksi menjadi
kesiapan penerapan manajemen risiko, khususnya           lebih sederhana (baik finansial maupun non
pengendalian pengamanan (security controls),             finansial), serta menyediakan layanan komprehensif
untuk menjamin terpenuhinya prinsip kerahasiaan          yang mencakup seluruh aspek kebutuhan bisnis
(confidentiality), integritas (integrity), keaslian      Nasabah, mulai dari layanan keuangan, merchant,
(authentication), ketersediaan (availability), dan       pembiayaan, hingga integrasi ekosistem bisnis
tidak terbantahkan (non-repudiation).                    secara menyeluruh dan efisien.

Sebagai penyelenggara Inovasi Teknologi Sektor           PENILAIAN PROFIL RISIKO BNI
Keuangan (ITSK), BNI menerapkan prinsip tata
kelola yang baik, manajemen risiko, keamanan dan         Penilaian Profil Risiko merupakan gambaran
keandalan sistem informasi termasuk ketahanan            menyeluruh atas risiko yang melekat pada aktivitas
siber, pelindungan konsumen dan data pribadi,            operasional Bank dan menjadi salah satu komponen
serta kepatuhan terhadap ketentuan peraturan             utama dalam penilaian Tingkat Kesehatan Bank.
perundang-undangan.          Dalam        mendukung      Penilaian dilakukan secara triwulanan untuk BNI
kelangsungan proses bisnis, BNI juga menerapkan          secara individu dan secara semesteran untuk
manajemen risiko siber sesuai praktik terbaik, yang      Konglomerasi Keuangan BNI.
mencakup pelindungan terhadap kerahasiaan,
integritas, dan ketersediaan informasi. Atas setiap      Penilaian Profil Risiko mencakup evaluasi atas risiko
rencana implementasi produk baru, BNI menyusun           inheren dan kualitas penerapan manajemen risiko
kajian risiko beserta tindak lanjut atas rekomendasi     pada seluruh jenis risiko utama sesuai ketentuan
yang diberikan oleh asesor.                              regulator, dengan mempertimbangkan strategi
                                                         bisnis, kompleksitas produk dan aktivitas, serta
Rencana penerbitan produk Bank dilaporkan                kondisi eksternal.
kepada regulator, yaitu Otoritas Jasa Keuangan
serta Bank Indonesia (untuk produk yang terkait          Tingkat Risiko Inheren diklasifikasikan ke dalam lima
dengan aktivitas Penyediaan Jasa Pembayaran              peringkat, dari Low hingga High, sedangkan kualitas
dan Penyelenggaraan Infrastruktur Pembayaran),           penerapan manajemen risiko dinilai berdasarkan
melalui Rencana Penyelenggaraan Produk Bank              kecukupan tata kelola, kerangka, proses, dan
(RPPB) yang merupakan bagian dari Rencana Bisnis         pengendalian risiko, dengan hasil penilaian berkisar
Bank (RBB).                                              dari Strong hingga Unsatisfactory.




556    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 559
Permodalan & Praktik      Tata Kelola       Tanggung Jawab Sosial          Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan        dan Lingkungan                 ESG             Keuangan




HASIL PENILAIAN PROFIL RISIKO BNI

Hasil self assessment Profil Risiko BNI secara Individu posisi 31 Desember 2025 adalah peringkat 2 (Low to
Moderate) dengan Peringkat Risiko Inheren Low to Moderate dan peringkat Kualitas Penerapan Manajemen
Risiko (KPMR) Satisfactory, dengan detail sebagai berikut:

           Jenis Risiko                 Risiko Inheren              Kualitas Penerapan Manajemen Risiko        Risiko Komposit
 Risiko Kredit                   Low to Moderate                    Fair                                                      2
 Risiko Pasar                    Low to Moderate                    Satisfactory                                              2
 Risiko Likuiditas               Low to Moderate                    Satisfactory                                              2
 Risiko Operasional              Moderate                           Fair                                                      3
 Risiko Hukum                    Low                                Satisfactory                                              1
 Risiko Stratejik                Low to Moderate                    Satisfactory                                              2
 Risiko Kepatuhan                Low to Moderate                    Satisfactory                                              2
 Risiko Reputasi                 Low                                Satisfactory                                              1
 Peringkat Komposit              Low to Moderate                    Satisfactory                                              2


HASIL PENILAIAN PERINGKAT KOMPOSIT RISIKO BNI

Berdasarkan Peraturan Menteri BUMN No. PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan
Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara dan Petunjuk Teknis No. SK-7/DKU.MBU/10/2023 tentang
Petunjuk Teknis Pelaporan Manajemen Risiko Badan Usaha Milik Negara, BUMN wajib melakukan penilaian
peringkat komposit risiko yang dilakukan secara self-assessment setiap triwulan dalam rangka memberikan
evaluasi yang mendorong BUMN meningkatkan penerapan manajemen risiko yang memberikan
perlindungan dan penciptaan nilai bagi BUMN.

Penilaian peringkat komposit risiko didasarkan pada 2 (dua) variabel penilaian, yaitu (1) penilaian terhadap
Kualitas Penerapan Manajemen Risiko, dan (2) penilaian terhadap Pencapaian Kinerja. Hasil penilaian
peringkat komposit risiko BNI triwulan IV tahun 2025 berada di Peringkat 2 (risiko terkendali baik).

HASIL PENILAIAN PROFIL RISIKO BNI SECARA TERINTEGRASI

Berdasarkan hasil penilaian Profil Risiko Terintegrasi yang telah dilakukan terhadap 10 (sepuluh) jenis
risiko per 31 Desember 2025 adalah peringkat 2 (low to moderate) dengan Peringkat Risiko Inheren Low
to Moderate, sedangkan penilaian Kualitas Penerapan Manajemen Risiko (KPMR) BNI secara Terintegrasi
Satisfactory.

Hasil penilaian Profil Risiko Terintegrasi secara detail sebagai berikut:
           Jenis Risiko                 Risiko Inheren              Kualitas Penerapan Manajemen Risiko        Risiko Komposit
 Risiko Kredit                   Moderate                           Fair                                               3
 Risiko Pasar                    Low to Moderate                    Satisfactory                                       2
 Risiko Likuiditas               Low to Moderate                    Satisfactory                                       2
 Risiko Operasional              Moderate                           Fair                                               3
 Risiko Hukum                    Low                                Satisfactory                                       1
 Risiko Stratejik                Low to Moderate                    Satisfactory                                       2
 Risiko Kepatuhan                Low to Moderate                    Satisfactory                                       2
 Risiko Reputasi                 Low                                Satisfactory                                       1
 Risiko Transaksi Intragroup     Low to Moderate                    Satisfactory                                       2
 Risiko Asuransi                 Low to Moderate                    Fair                                               2
 Peringkat Komposit              Low to Moderate                    Satisfactory                                       2




                                                                                                    Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                            557
                                                                                   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 560
                          Performa       Laporan     Profil         Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan     Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




RISK MATURITY INDEX (RMI)                                4. Dimensi Proses dan Kontrol Risiko: BNI telah
                                                            menerapkan proses identifikasi, penilaian,
Risk Maturity Index (RMI) atau Indeks Kematangan            perlakuan, dan pelaporan risiko secara efektif,
Risiko merupakan indeks untuk mengukur tingkat              serta menetapkan penanggung jawab untuk
kematangan kualitas rancangan dan efektivitas               mengelola risiko utama.
penerapan Manajemen Risiko dalam melindungi              5. Dimensi Model, Data, dan Teknologi Risiko: BNI
serta menciptakan nilai bagi perusahaan. Penilaian          telah memiliki tim khusus untuk risk model dan
RMI dilakukan sebagai bagian dari komitmen                  analytics, menggunakan tools dan metodologi
BNI dalam menerapkan manajemen risiko yang                  untuk mengelola risiko utama. Selain itu, telah
terintegrasi dan berkelanjutan.                             disusun kerangka pemertahanan kualitas data
                                                            risiko.
Dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan
Menteri    BUMN       Nomor      PER-2/MBU/03/2023       Dari keseluruhan penilaian oleh pihak independen,
serta Keputusan Deputi Bidang Keuangan dan               BNI telah memetakan beberapa area perbaikan yang
Manajemen Risiko Kementerian BUMN Nomor                  dilakukan baik dalam jangka pendek, menengah dan
SK-8/DKU.MBU/12/2023,        BNI      melaksanakan       panjang. Banyak inisiatif yang telah dikembangkan
penilaian RMI secara berkala berbasis kinerja.           BNI dalam hal mendukung kinerja Bank, antara lain
Penilaian tersebut mencakup lima dimensi utama,          pengelolaan selera risiko, penyusunan kerangka
yaitu budaya dan kapabilitas risiko, organisasi dan      formal identifikasi risiko baru, konsistensi dokumen
tata kelola risiko, kerangka risiko dan kepatuhan,       prosedur/kebijakan teknik pemodelan risiko, dan
proses dan pengendalian risiko, serta model, data,       penyusunan rencana transformasi Enterprise Risk
dan teknologi risiko, yang dikaitkan dengan Tingkat      Management.
Kesehatan Peringkat Akhir dan Peringkat Komposit
Risiko.                                                  PENINGKATAN KAPABILITAS SDM TERKAIT
                                                         MANAJEMEN RISIKO
BNI telah menerapkan penilaian RMI sejak tahun
2021 dan terus melakukan penyempurnaan.                  Dalam rangka menerapkan manajemen risiko
Penilaian RMI Tahun 2025 dilakukan dengan periode        yang berkualitas dan sesuai dengan Keputusan
observasi 1 Januari hingga 31 Desember 2024 oleh         Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko
Tim Penilai Internal BNI yang independen, dengan         Kementerian BUMN Nomor SK-3/DKU.MBU/05/2023,
ruang lingkup mencakup BNI dan Perusahaan Anak.          BNI secara berkelanjutan melakukan pengelolaan
Berdasarkan hasil penilaian tersebut, BNI berada         dan pengembangan kapabilitas Sumber Daya
pada spektrum Good Practice Phase (+), yang              Manusia (SDM) di bidang manajemen risiko.
mencerminkan kematangan pengelolaan risiko di
seluruh dimensi serta pemanfaatan model, data,           Peningkatan kapabilitas tersebut dilakukan melalui:
dan teknologi sebagai pendukung pengelolaan              1. Sertifikasi Manajemen Risiko dan Refreshment,
risiko yang optimal.                                        dengan mewajibkan kepemilikan sertifikat
                                                            bagi organ pengelola risiko, termasuk Dewan
Berdasarkan hasil penilaian RMI tahun 2025, BNI             Komisaris, Direksi, komite terkait, serta pejabat
telah menerapkan dimensi praktik manajemen risiko           dan pegawai pada fungsi manajemen risiko,
yang kuat, antara lain:                                     kepatuhan, audit internal, dan satuan kerja
1. Dimensi Budaya dan Kapabilitas Risiko: BNI               operasional utama. Untuk menjaga kompetensi,
    memiliki program rutin untuk penanaman                  BNI     secara  konsisten     menyelenggarakan
    budaya risiko yang disesuaikan dengan tingkat           program refreshment minimal satu kali dalam
    jabatan, serta dilakukan evaluasi peningkatan           satu tahun melalui pelatihan, seminar, sosialisasi
    budaya risiko secara berkala.                           ketentuan regulator, dan e-learning.
2. Dimensi Organisasi dan Tata Kelola Risiko: BNI
    telah memenuhi Organ Pengelola Risiko sesuai             Adapun Sertifikasi Manajemen Risiko dan
    dengan PER-2/MBU/03/2023, menerapkan Model               Refreshment yang telah diselenggarakan oleh
    Tata Kelola Risiko Tiga Lini dengan baik, serta          unit Risk Academy pada tahun 2025, antara lain:
    melakukan evaluasi dan optimalisasi secara               • Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang
    berkala sebagai upaya penyempurnaan.                        Kualifikasi (JK) 7 bagi Pihak Independen
3. Dimensi Kerangka Risiko dan Kepatuhan: BNI                   Komite Pemantau Risiko (KPR), Direksi dan
    memiliki kerangka manajemen risiko yang                     SEVP
    komprehensif dan menerapkannya secara efektif            • Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang
    terutama dalam mitigasi risiko kerahasiaan data,            Kualifikasi (JK) 6 bagi Dewan Komisaris, Pihak
    rencana strategis dan keberlangsungan usaha.                Independen Komite Pemantau Risiko (KPR)
                                                                dan Dewan Pengawas DPLK



558    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 561
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial          Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan                 ESG           Keuangan




   •   Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang               •   Workshop Penyusunan Prosedur Business
       Kualifikasi (JK) 5                                           Continuity Management
   •   Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang               •   Refreshment & Enhcancement Competency
       Kualifikasi (JK) 4                                           ORIC - SORX1
   •   Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko                 •   Webinar Anti Fraud Awareness “Penguatan
       (SMR) Jenjang Kualifikasi (JK) 7 bagi Direksi                Anti Fraud Awareness melalui Penerapan
       dan SEVP                                                     POJK No. 12 Tahun 2024 bagi LJK”
   •   Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko                 •   Refreshment Risks & Frauds in International
       (SMR) Jenjang Kualifikasi (JK) 6 bagi Dewan                  Trade
       Komisaris                                                •   Seminar Cross-Sector Strategies for Senior
   •   Sertifikasi     Fraud    Risk    Management                  Risk Managers in Digital Transformation
       Professional                                             •   Event JP Morgan Banking Seminar in UK
   •   Sertifikasi Audit Internal Jenjang 4 Level                   “The Cross Border Payment Landscapes,
       Auditor bagi ORIC                                            Economic Outlook, Industry Development,
   •   Sertifikasi Enterprise Risk Management                       Future Proofing Trade Operation, Compliance
       Accredited Professional (ERMAP)                              Overview and Best Practice, Cyber and Fraud
   •   Sertifikasi ISSB Standards Training Course                   Protection”
   •   Certifiied Anti-Fraud Governance (CAFG)                  •   Workshop Pengembangan Proyek TI Risk
   •   Certified Corporate Risk Analyst (CCRA)                      Management Information System (RMIS)
   •   Certified Anti-Fraud Professional (CAFP)                 •   Seminar Kejahatan Siber: Ancaman dan
   •   Refreshment Certified Chief Information                      Solusi Keamanan Siber
       Security Officer (C|CISO)                                •   Membership Open Compliance & Ethic Group
   •   Refreshment Certified Anti Fraud Manager                     (OCEG)
       (CAFM)                                                   •   Pelatihan Greenhouse Gas (GHG) Calculation,
   •   Refreshment Sertifikasi Metodologi Pelatihan                 Mitigation, Audit and Reporting
                                                                •   Webinar Waste Management BNI Road to
2. Pelatihan dan Sosialisasi, yang disusun secara                   Zero Waste: Let’s sort, Recycle & Reuse!
   terstruktur melalui Learning Needs Analysis                  •   Workshop Implementasi IFRS S1 dan S2
   (LNA) untuk memastikan kesesuaian dengan                     •   Executive      Forum      on     Sustainability
   kebutuhan organisasi dan standar kompetensi.                     Transformation in Action
                                                                •   International      Seminar        “Addressing
   Adapun Pelatihan dan Sosialisasi yang telah                      Climate Risk Analysis in Financial Stability
   diselenggarakan oleh unit Risk Academy pada                      Assessment”
   tahun 2025, antara lain:                                     •   Webinar     ESG      Series:    Understanding
   • Pelatihan Calculated, Mitigated for Healthy                    Sustainability Financing
      Loan Growth (CollaboRisC)                                 •   Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2025
   • Pelatihan Management Risk in Fintech                       •   Webinar Organ Pengelola Risiko Dive Into
      Partnership: Ensuring Secure and Sustainable                  Sustainability Disclosure
      Channeling
   • Workshop Analytical Hierarchy Process (AHP)             3. Metode      E-Learning,   merupakan     edukasi
      Remodelling Internal Rating Based                         manajemen risiko yang dilakukan secara
   • Onboarding Retail Productive Credit Risk (RPR)             mandiri oleh segenap pegawai BNI melalui
   • Strategi      Perbaikan     Kualitas    Kredit             portal BNISmarter. Hal ini bertujuan untuk
      (Restrukturisasi) Tahun 2025                              meningkatkan pengetahuan dan risk awareness
   • Workshop       Implementasi     Model     Risk             segenap pegawai BNI melalui materi-materi yang
      Management (MRM)                                          telah disiapkan sebagai bahan pembelajaran,
   • Market Risk                                                antara lain terkait:
   • Basic Asset & Liabilities Management (ALMA)                • Risk Awareness Kredit Konsumer, Kredit
      with Simulation                                               Produktif SCF (Supply Chain Financing)
   • Refreshment Internal Liquidity Adequacy                    • Operational Risk Management
      Assessment Process (ILAAP)                                • Internal Control over Financial Reporting
   • Liqiudity Risk Management and Interest Rate                    (ICOFR)
      Risk                                                      • Business Continuity Management (BCM)
   • Workshop Penyusunan Business Process                       • Third Party Risk Management (TPRM)
      Management (BPM), Pelaksanaan Control                     • Sistem Informasi Kasus (SIKA)
      Self-Assessment (CSA) dan Awareness                       • Anti Fraud Awareness (AFA)
      Session terkait Implementasi ICOFR (Internal
      Control Over Financial Reporting)



                                                                                           Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                   559
                                                                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 562
                          Performa       Laporan     Profil          Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




LAPORAN KEGIATAN MANAJEMEN RISIKO                                 debitur, serta penyempurnaan metodologi
TAHUN 2025                                                        PSAK 109 (IFRS 9) untuk menjaga kualitas
                                                                  aset dan akurasi pencadangan.
Sehubungan dengan penerapan manajemen risiko
yang efektif dan efisien, telah dilakukan pengelolaan        f. Pengelolaan Risiko Pasar dan Suku Bunga
risiko melalui beberapa kegiatan manajemen risiko,              Pemantauan risiko pasar dilakukan melalui
sebagai berikut:                                                pengukuran Value at Risk (VaR), stress testing,
                                                                early warning system, serta pengukuran
1. Laporan Kegiatan Manajemen Risiko BNI secara                 Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB)
   Individu                                                     untuk mengelola dampak volatilitas pasar
   Sepanjang tahun 2025, BNI melaksanakan                       dan perubahan suku bunga terhadap kinerja
   berbagai kegiatan manajemen risiko secara                    keuangan.
   terintegrasi untuk memperkuat tata kelola,
   menjaga ketahanan keuangan, serta mendukung               g. Pengelolaan Risiko Likuiditas
   pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, antara                BNI melakukan review limit likuiditas serta
   lain:                                                        pemantauan indikator likuiditas utama secara
                                                                berkala, termasuk Liquidity Coverage Ratio
   a. Penguatan Tata Kelola Risiko                              (LCR) dan Net Stable Funding Ratio (NSFR),
      BNI melakukan review Risk Appetite                        guna memastikan kecukupan likuiditas dan
      Statement (RAS), parameter Profil Risiko, dan             stabilitas struktur pendanaan.
      Tingkat Kesehatan Bank secara berkala, serta
      penyempurnaan kebijakan dan prosedur                   h. Kesiapan Pemulihan dan Ketahanan Usaha
      manajemen       risiko, guna     memastikan               Pengkinian    Rencana    Aksi   Pemulihan
      keselarasan dengan dinamika bisnis, kondisi               dilakukan secara berkala untuk memastikan
      eksternal, dan ketentuan regulator.                       kesiapan Bank dalam menghadapi kondisi
                                                                krisis, menjaga kesinambungan usaha,
   b. Penilaian Kematangan dan Integrasi                        serta melindungi kepentingan pemangku
      Manajemen Risiko                                          kepentingan.
      Penilaian   Risk Maturity Index (RMI)
      dilaksanakan pada BNI dan seluruh perusahaan           i. Manajemen Risiko TI, Digital, dan Siber
      anak untuk mengukur efektivitas penerapan                 Penguatan tata kelola risiko TI & Digital
      manajemen risiko, mengidentifikasi area                   dilakukan melalui risk assessment, thematic
      penguatan, serta mendorong integrasi                      review keamanan siber, pengukuran tingkat
      pengelolaan risiko di tingkat grup.                       maturitas, pengujian ketahanan siber, serta
                                                                pemberian risk advisory pada proyek strategis
   c. Manajemen Risiko Produk dan Aktivitas Baru                digital Bank.
      BNI melakukan analisis dan assessment risiko
      atas pengembangan produk dan aktivitas                 j. Penguatan Manajemen Risiko Kantor Luar
      bisnis, termasuk pemantauan tindak lanjut                 Negeri
      mitigasi risiko, guna memastikan setiap                   BNI    meningkatkan    pengelolaan  risiko
      inovasi dilaksanakan secara aman, prudent,                Kantor Luar Negeri (KLN) untuk memastikan
      dan sesuai dengan prinsip tata kelola risiko              pengelolaan risiko yang konsisten dan
      yang baik.                                                terintegrasi.

   d. Penguatan Ketahanan Permodalan                         k. Manajemen Risiko Operasional
      Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko                BNI melakukan penguatan Kerangka Kerja
      (ATMR) dan pelaksanaan stress testing risiko              Manajemen      Risiko    Operasional    untuk
      kredit dilakukan untuk menilai ketahanan                  mencapai tujuan dan strategi bisnis bank
      permodalan Bank, memastikan kecukupan                     melalui pengelolaan risiko operasional yang
      modal, serta meningkatkan kesiapan Bank                   optimal. Telah ditetapkan Tools & Capabilities
      dalam menghadapi skenario ekstrem.                        yang dijalankan oleh lini unit kerja bersama
                                                                dengan Unit Independent. Selain itu,
   e. Pengelolaan Risiko Kredit Terintegrasi                    penguatan pada pelaksanaan Business
      Pengelolaan     risiko    kredit    dilakukan             Continuity Management        dan Third Party
      melalui review Loan Exposure Limit (LEL),                 Risk Management. Risk Awareness menjadi
      pemantauan risk appetite kredit, penguatan                pondasi dalam kerangka kerja dan secara
      pengelolaan data dan sistem risiko kredit,                berkelanjutan     dipastikan    implementasi
      pemantauan risiko sektor ekonomi dan



560    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 563
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG           Keuangan




       kerangka kerja pada proses operasional                   f. Penguatan Early Warning System Terintegrasi
       dan/pengembangan produk/aktivitas baru,                     Review metodologi Leading Risk Indicator
       menjaga dalam batasan Risk Appetite.                        (LRI) dan metodologi Profil Risiko Terintegrasi
                                                                   untuk memastikan indikator risiko tetap
2. Laporan Kegiatan Manajemen Risiko BNI secara                    relevan, sensitif, dan mencerminkan dinamika
   secara Konsolidasi dan Terintegrasi                             usaha konglomerasi.
   Sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi
   Keuangan, BNI melaksanakan pengelolaan                       g. Forum Risiko dan Koordinasi Terintegrasi
   risiko secara konsolidasi dan terintegrasi untuk                Pelaksanaan forum diskusi terintegrasi
   memastikan seluruh eksposur risiko pada tingkat                 secara triwulanan sebagai sarana koordinasi
   entitas induk dan Perusahaan Anak dikelola                      antar Perusahaan Anak dalam membahas
   secara prudent dan sejalan dengan strategi bisnis               isu strategis bisnis dan risiko pada tingkat
   serta ketentuan regulator. Sepanjang tahun 2025,                konglomerasi.
   kegiatan utama yang dilaksanakan meliputi:
                                                                h. Pemantauan Risk Maturity Index (RMI)
   a. Penguatan Risk Appetite Terintegrasi                         Terintegrasi
      Penyusunan dan review Risk Appetite                          Pelaksanaan check point rutin atas progres
      Statement    (RAS) Terintegrasi      sebagai                 penilaian Risk Maturity Index (RMI) seluruh
      pedoman tingkat risiko yang dapat diterima                   Perusahaan Anak serta koordinasi tindak
      oleh Konglomerasi Keuangan BNI dalam                         lanjut atas rekomendasi perbaikan sebagai
      mencapai sasaran strategis dan tujuan bisnis                 fungsi pemantauan Entitas Utama.
      secara konsolidasi.
                                                             SIMULASI KONDISI TERBURUK DAN
   b. Review Kebijakan Risiko dan Permodalan                 STRESS TESTING
      Terintegrasi
      Review Kebijakan Umum Manajemen Risiko                 Stress testing merupakan salah satu instrumen
      Terintegrasi dan Kebijakan Permodalan                  manajemen risiko yang digunakan BNI untuk
      Terintegrasi untuk memastikan keselarasan              mengevaluasi dampak skenario ekstrem namun
      pengelolaan risiko dan kecukupan permodalan            masih mungkin terjadi (plausible) terhadap kondisi
      di tingkat konglomerasi.                               keuangan Bank. Pelaksanaan stress testing dilakukan
                                                             secara berkala sebagai dasar pertimbangan
   c. Penilaian Profil Risiko Terintegrasi dan               pengambilan keputusan oleh Direksi dan Dewan
      Konsolidasi                                            Komisaris, sekaligus untuk memenuhi ketentuan
      Penyusunan dan penyampaian Penilaian                   regulator yang berlaku.
      Profil Risiko Terintegrasi kepada regulator
      guna memperoleh gambaran menyeluruh                    Selain sebagai pemenuhan regulasi, stress
      atas eksposur risiko konglomerasi serta                testing bertujuan untuk mengestimasi potensi
      kualitas pengendaliannya.                              kerugian yang mungkin timbul, menilai ketahanan
                                                             permodalan Bank dalam menyerap kerugian
   d. Penilaian Tingkat Kesehatan Bank secara                tersebut, serta mengidentifikasi langkah-langkah
      Konsolidasi                                            mitigasi yang diperlukan guna menjaga stabilitas
      Penilaian     Tingkat    Kesehatan     Bank            permodalan. Pada aspek likuiditas, stress testing
      dilakukan    secara    konsolidasi  dengan             digunakan untuk mengukur kecukupan instrumen
      mempertimbangkan        keterkaitan    antar           likuid Bank dalam memenuhi kewajiban, baik yang
      risiko, penerapan tata kelola, rentabilitas,           bersifat kontraktual maupun behavioral.
      dan permodalan seluruh entitas yang
      dikonsolidasikan.                                      Dalam pelaksanaannya, BNI menerapkan dua
                                                             pendekatan stress testing, yaitu scenario stress
   e. Pengelolaan Permodalan Terintegrasi                    testing melalui skenario historis maupun hipotesis
      Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal                 untuk mengukur dampak kondisi ekstrem, serta
      Minimum (KPMM) secara konsolidasi dan                  sensitivity analysis untuk menguji sensitivitas
      terintegrasi untuk memastikan struktur                 eksposur dan risiko Bank terhadap perubahan
      permodalan konglomerasi tetap memadai,                 variabel atau parameter tertentu. Stress testing
      sejalan dengan profil risiko dan ketentuan             mencakup risiko utama, yaitu Risiko Kredit, Risiko
      regulator.                                             Pasar, dan Risiko Likuiditas, dengan perhitungan
                                                             menggunakan model statistik dan model keuangan
                                                             yang dikembangkan berdasarkan data historis dan
                                                             asumsi hipotesis.



                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                 561
                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 564
                         Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                         2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Hasil stress testing sepanjang tahun 2025               3. Penyampaian rekomendasi kepada Steering
menunjukkan bahwa permodalan BNI berada pada               Committee untuk persetujuan Direksi; dan
tingkat yang memadai untuk menyerap potensi             4. Implementasi opsi pemulihan secara bertahap
kerugian, serta likuiditas tetap terjaga melalui           hingga kondisi kembali normal.
pengelolaan aset dan liabilitas yang responsif dan
kesiapan kebijakan pendanaan. Sejalan dengan hal        Dalam     pelaksanaannya,     BNI    memastikan
tersebut, BNI telah menetapkan langkah-langkah          kesiapan tim untuk bertindak cepat, penanganan
mitigasi risiko guna mengantisipasi kemungkinan         permasalahan secara internal guna meminimalkan
tekanan yang dapat terjadi di masa mendatang.           dampak terhadap pemangku kepentingan, serta
                                                        penerapan komunikasi yang efektif dan transparan
RENCANA AKSI PEMULIHAN                                  apabila permasalahan berdampak luas.

Rencana Aksi Pemulihan merupakan dokumen                Mekanisme Pengelolaan terhadap Potensi
strategis   yang    memuat      langkah-langkah         Reaksi Pasar yang Negatif
untuk mengantisipasi dan menangani potensi
permasalahan keuangan Bank. Dokumen ini disusun         Pelaksanaan Rencana Aksi Pemulihan berpotensi
dan ditinjau secara berkala sebagai pemenuhan           menimbulkan persepsi negatif di pasar yang
Peraturan OJK Nomor 5 Tahun 2024 serta                  dapat memengaruhi kepercayaan publik. Untuk
mencerminkan komitmen Bank, pemegang saham              memitigasi risiko tersebut, BNI membentuk Sub Tim
pengendali, dan pihak terkait dalam menangani           Komunikasi sebagai bagian dari Tim Manajemen
tekanan keuangan melalui pendekatan bisnis yang         Pemulihan, dengan mandat utama mengelola
prudent dan pemanfaatan sumber daya internal.           risiko reputasi dan komunikasi strategis secara
                                                        terkoordinasi.
Tujuan penyusunan Rencana Aksi Pemulihan adalah
untuk memastikan bahwa Bank:                            Peran Sub Tim Komunikasi meliputi:
1. Memiliki rencana yang memadai dalam                  1. Mengelola potensi risiko reputasi dan persepsi
   menghadapi potensi permasalahan keuangan;               negatif pasar;
2. Telah menetapkan opsi pemulihan (recovery            2. Menyusun pesan komunikasi yang konsisten,
   options) yang feasible dan terukur; serta               akurat, dan terkendali;
3. Memiliki mekanisme penerapan, evaluasi,              3. Melakukan koordinasi strategis dengan regulator,
   pengujian (stress testing), dan pengkinian              media, dan pemangku kepentingan utama; serta
   rencana secara berkelanjutan.                        4. Menjaga keseragaman pesan di seluruh tingkatan
                                                           organisasi.
Tindakan yang akan Dilakukan bila Terjadi
Permasalahan Keuangan di BNI                            Langkah komunikasi yang diterapkan meliputi:
                                                        1. Konsolidasi informasi internal untuk memastikan
Pemantauan dan eskalasi dilakukan secara berkala           keselarasan fakta dan pesan;
(bulanan)   dengan   membandingkan      realisasi       2. Penetapan pesan utama (key message) sebagai
indikator terhadap threshold yang ditetapkan.              acuan komunikasi; dan
Hasil pemantauan dilaporkan kepada Direktur Risk        3. Penyampaian informasi melalui juru bicara resmi
Management dan Direksi terkait. Apabila terjadi            dan saluran komunikasi yang relevan secara
pelampauan threshold, dilakukan eskalasi kepada            terukur dan terkoordinasi.
Steering Committee dan Tim Manajemen Pemulihan
diaktifkan.                                             Sebagai wujud kepatuhan terhadap ketentuan
                                                        regulator, BNI telah menyampaikan Dokumen
Dalam kondisi aktivasi, Tim Manajemen Pemulihan         Rencana Aksi Pemulihan tahun 2025/2026 kepada
melaksanakan langkah-langkah berikut:                   Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai dengan jadwal
1. Analisis penyebab deviasi indikator;                 yang ditetapkan.
2. Penyusunan opsi pemulihan yang feasible dan
   terukur;




562   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 565
Permodalan & Praktik   Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan    dan Lingkungan               ESG            Keuangan




RENCANA RESOLUSI                                             CLIMATE RISK STRESS TEST (CRST)

Selain menyusun Rencana Aksi Pemulihan, BNI                  Climate Risk Stress Test (CRST) bertujuan untuk
telah menyusun Rencana Resolusi pertama pada                 menganalisa dan mengevaluasi dampak perubahan
tahun 2022 dan menyampaikannya kepada Lembaga                iklim terhadap kinerja keuangan dan tingkat
Penjamin Simpanan (LPS) sebagai otoritas resolusi            kesehatan lembaga keuangan mengacu kepada
di Indonesia. Rencana Resolusi merupakan dokumen             panduan Climate Risk Management Systems
strategis yang memuat rencana penanganan oleh                (CRMS) yang diterbitkan oleh OJK dan Network for
LPS apabila Bank ditetapkan sebagai Bank dalam               Greening the Financial System (NGFS). BNI telah
Resolusi, dan disusun sesuai Peraturan LPS Nomor             melaporkan hasil perhitungan Climate Risk Stress
2 Tahun 2024.                                                Test (CRST) sesuai arahan OJK mencakup seluruh
                                                             sektor kredit dan seluruh segmen.
Rencana Resolusi ditinjau setiap dua tahun
atau apabila terjadi perubahan signifikan pada               Dalam upaya mendukung komitmen terhadap
kondisi keuangan Bank yang berdampak pada                    keberlanjutan dan mitigasi perubahan iklim, BNI
aset, kewajiban, dan/atau ekuitas. Dokumen ini               telah mengembangkan Climate Risk Stress Test
mencerminkan komitmen Bank dan pemangku                      (CRST) Tool. Tools ini dirancang guna membantu
kepentingan terkait untuk mendukung proses                   BNI dalam melakukan perhitungan CRST. Adapun
resolusi yang efektif, meminimalkan risiko sistemik,         skenario yang digunakan dalam stress test meliputi
serta mengurangi penggunaan dana publik dalam                skenario orderly (Net Zero 2050), disorderly (delayed
pelaksanaan resolusi.                                        transition), dan hot house world (current policies)
                                                             dengan time horizon jangka pendek (tahun 2025,
Rencana Resolusi digunakan apabila upaya                     2026, 2027) dan jangka panjang (tahun 2030, 2040
pemulihan dalam Rencana Aksi Pemulihan tidak                 dan 2050).
berhasil memulihkan kondisi Bank hingga memenuhi
persyaratan minimum regulasi. Dokumen ini selaras
dengan Rencana Aksi Pemulihan dan dilengkapi
analisis opsi resolusi, potensi hambatan, serta
strategi komunikasi sebelum otoritas resolusi
menangani permasalahan solvabilitas Bank.

Pada    tahun     2025,   BNI   tidak   diwajibkan
menyampaikan Rencana Resolusi berkala karena
perubahan Total Aset, Total Kewajiban, dan Total
Ekuitas pada laporan keuangan publikasi audited
posisi 30 Juni 2024 dibandingkan dengan 30 Juni
2022 berada di bawah ambang batas material 20%.
Penilaian akan dilakukan kembali pada tahun 2026.




                                                                                          Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                  563
                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 566
                          Performa        Laporan           Profil              Analisis dan Pembahasan            Fungsi
                          2025            Manajemen         Perusahaan          Manajemen atas Kinerja Bank        Penunjang Bisnis




Pengungkapan Eksposur Risiko


1. RISIKO KREDIT
Pengungkapan Informasi Kualitatif terkait Risiko Kredit secara Umum
                         Keterangan                                                             Definisi
                                                                 Pengungkapan Informasi Kualitatif terkait Risiko Kredit
                                                                 secara Umum telah disampaikan melalui Laporan Penerapan
Informasi Kualitatif terkait Risiko Kredit secara Umum           Manajemen Risiko untuk Risiko Kredit sebagai bagian dari
                                                                 Laporan Tingkat Kesehatan Bank pada periode 31 Desember
                                                                 2025



Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset

1) Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset - Bank secara Individual
                                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)
                                                                   31 Desember 2025
                              Nilai Tercatat Bruto                                CKPN
                            Tagihan        Tagihan                                                         CKPN
                                                                                                                       Nilai Bersih
                           yang Telah    yang Belum      CKPN (d+e)    Stage 2 dan                      (Pendekatan
                                                                                         Stage 1                         (a+b-c)
                              Jatuh         Jatuh                        Stage 3                            IRB)
                             Tempo         Tempo
                               a              b              c              d               e                 f             g


1     Kredit                17.214.543   865.798.834      35.090.063     31.230.074       3.859.989                    847.923.314
2     Surat Berharga           245.568   163.035.035          44.176                -        44.176                    163.236.427
      Transaksi
3     Rekening                 608.000   206.530.617               -                -               -                  207.138.616
      Administratif
4     Total                 18.068.111 1.235.364.486      35.134.239     31.230.074       3.904.165                   1.218.298.357




564    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 567
Permodalan & Praktik    Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial           Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko        Perusahaan       dan Lingkungan                  ESG               Keuangan




2) Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset - Bank secara Konsolidasi
                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)
                                                                   31 Desember 2025
                            Nilai Tercatat Bruto                                 CKPN
                          Tagihan         Tagihan                                                           CKPN
                                                                                                                       Nilai Bersih
                         yang Telah     yang Belum     CKPN (d+e)       Stage 2 dan                      (Pendekatan
                                                                                          Stage 1                        (a+b-c)
                            Jatuh          Jatuh                          Stage 3                            IRB)
                           Tempo          Tempo
                              a             b              c                d               e                 f             g


 1     Kredit              17.320.613    882.460.982    35.860.626        31.941.966       3.918.660                    863.920.970
 2     Surat Berharga         245.568    168.215.194           44.176                 -         44.176                  168.416.586
       Transaksi
 3     Rekening               608.000    210.721.315                -                 -              -                   211.329.314
       Administratif
 4     Total               18.174.181 1.261.397.491     35.904.802        31.941.966       3.962.836                   1.243.666.870




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                565
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 568
                          Performa       Laporan         Profil       Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                          2025           Manajemen       Perusahaan   Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo
1) Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo - Bank Individual
                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                  31 Desember 2025
                                                                                          a


      Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada
1                                                                                      14.964.404
      periode pelaporan terakhir
      Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak
2                                                                                      11.855.016
      periode pelaporan terakhir
      Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan
3                                                                                         380.048
      yang belum jatuh tempo
4     Nilai Hapus Buku                                                                 15.397.992
5     Perubahan Lain                                                                    6.418.731
6     Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir
                                                                                        17.460.111
      periode pelaporan terakhir (1+2-3-4+5)


2) Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo - Bank secara Konsolidasi
                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                  31 Desember 2025
                                                                                          a


      Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada
1                                                                                      15.049.557
      periode pelaporan terakhir
      Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak
2                                                                                      11.856.339
      periode pelaporan terakhir
      Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan
3                                                                                         380.048
      yang belum jatuh tempo
4     Nilai Hapus Buku                                                                 15.397.992
5     Perubahan Lain                                                                    6.438.326
6     Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir
                                                                                       17.566.182
      periode pelaporan terakhir (1+2-3-4+5)




566    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 569
Permodalan & Praktik   Tata Kelola    Tanggung Jawab Sosial   Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko       Perusahaan     dan Lingkungan          ESG           Keuangan




Pengungkapan Tambahan terkait Kualitas Kredit atas Aset (CRB)

A. KUALITATIF

Berdasarkan pengungkapan tambahan terkait Kualitas Kredit atas Aset, “Tagihan yang Telah Jatuh Tempo”
mengacu pada kategori portofolio tagihan yang telah jatuh tempo sebagaimana Lampiran A Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan No. SEOJK 24/SEOJK.03/2021. Sedangkan definisi “Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai” merupakan tagihan yang teridentifikasi mengalami penurunan nilai, yaitu berada pada
stage 2 (aset kurang baik) dan stage 3 (aset tidak baik). Terdapat juga “Tagihan yang telah jatuh tempo (lebih
dari 90 hari) yang tidak dianggap mengalami penurunan nilai”, hal tersebut dapat terjadi apabila terdapat
tagihan yang memenugi “Tagihan yang Telah Jatuh Tempo” tapi masih berada pada stage 1.

Sebagai wujud komitmen konvergensi International Financial Reporting Standards (IFRS), Dewan Standar
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) telah mengesahkan PSAK 109 tentang Aset
Keuangan. PSAK 109 disahkan dengan mengadopsi dari IFRS 9 yang memuat konsep perhitungan kerugian
kredit di masa mendatang / Expected Credit Loss (ECL). Proses pengembangan model di BNI sudah dilakukan
oleh tim pengembang model, serta di validasi oleh validator eksternal dan internal.
Adapun penetapan ECL diklasifikasikan setiap segmen dengan tujuan untuk mengklasifikasikan debitur yang
memiliki karakteristik yang sejenis, sehingga diperoleh proyeksi Probability of Default (PD) yang digunakan
dalam perhitungan ECL lebih akurat.

Model yang digunakan dalam pembentukan CKPN bank adalah :
• Model matriks transisi adalah metode pemodelan yang menggunakan perubahan kualitas aset produktif
  dalam periode tertentu sebagai basisnya.
• Model Skalar Bayesian merupakan model perhitungan PD untuk aset yang telah memiliki rating internal.
• Model Vasicek diterapkan untuk segmentasi yang bergantung pada peringkat rating eksternal dalam
  proses pemodelannya.

Perhitungan CKPN untuk aset-aset yang diklasifikasikan sebagai Amortized Cost akan dihitung dengan
horison forward looking yang berbeda-beda sesuai dengan tingkat risiko (staging) masing-masing, yakni
untuk 12 bulan kedepan untuk stage 1 (performing), serta selama umur tagihan (lifetime) untuk stage 2
(under performing) dan stage 3 (non performing). Stage ditentukan dengan adanya significant increase in
credit çrisk (SICR), dan juga staging debitur ditentukan berdasarkan kombinasi :
1. Rating Internal
2. Rating Eksternal
3. Historis Restruk
4. Penetapan Bunga




                                                                                     Laporan Tahunan 2025
                                                                                                             567
                                                                    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 570
                             Performa          Laporan          Profil                 Analisis dan Pembahasan             Fungsi
                             2025              Manajemen        Perusahaan             Manajemen atas Kinerja Bank         Penunjang Bisnis




B. KUANTITATIF

Pengungkapan Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah
1) Pengungkapan Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah - Bank secara Individu
                                                                         31 Desember 2025
                                                                 Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah
 No.     Kategori Portofolio                           Sulawesi,
                                    Sumatera                         Jawa (Excl.
                                                      Bali & Nusa                           Jakarta &       Kantor Luar
                                       dan                           Jakarta dan                                                Total
                                                     Tenggara dan                            Banten           Negeri
                                   Kalimantan                          Banten)
                                                        Papua
  a               b                        c                d                e                  f               g                 h
       Tagihan kepada
  1                                              -              31               601      258.728.551        36.847.466       295.576.649
       Pemerintah
       Tagihan kepada Entitas
  2                                 12.871.391          1.081.192     12.044.142          138.152.550          131.532        164.280.807
       Sektor Publik
       Tagihan kepada
       Bank Pembangunan
  3                                              -               -                 -                    -              -                   -
       Multilateral dan
       Lembaga Internasional
  4    Tagihan kepada Bank              1.750.777          272.503       712.520            64.147.894      16.309.160         83.192.854
       Tagihan berupa
  5                                              -               -                 -                    -              -                   -
       Covered Bond
       Tagihan kepada
       Perusahaan Efek
  6                                         6.374           67.034       122.900            26.720.088                 -       26.916.396
       dan Lembaga Jasa
       Keuangan Lainnya
       Tagihan berupa Surat
       Berharga/Piutang
  7    Subordinasi, Ekuitas,                     -               -                 -           124.213                 -          124.213
       dan Instrumen Modal
       Lainnya
       Kredit Beragun Properti
  8                                 18.101.475        14.734.606      28.137.814            13.384.503               951       74.359.349
       Rumah Tinggal
       Kredit Beragun Properti
  9                                     2.374.371      1.545.360       4.746.519             1.608.560               116       10.274.926
       Komersial
       Kredit untuk Pengadaan
 10    Tanah, Pengolahan                  44.470           113.359           67.282                     -              -           225.111
       Tanah, dan Konstruksi
       Kredit Pegawai atau
 11                                       12.799             8.019           30.164             18.314               161              69.457
       Pensiunan
       Tagihan kepada Usaha
 12    Mikro, Usaha Kecil dan       33.475.490        28.470.459      44.205.524            57.888.507           5.121        164.045.101
       Portofolio Ritel
       Tagihan kepada
 13                                112.153.433        58.873.935      75.942.282          200.585.790        29.681.076       477.236.516
       Korporasi
       Tagihan yang Telah
 14                                       797.433      1.406.349       2.538.309             1.435.986         162.384          6.340.461
       Jatuh Tempo
 15    Aset Lainnya                     3.320.024      2.394.203       4.576.611            48.976.748         980.250         60.247.836
             Total                 184.908.037       108.967.050     173.124.668          811.771.704       84.118.217      1.362.889.676




568     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 571
Permodalan & Praktik      Tata Kelola        Tanggung Jawab Sosial        Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan         dan Lingkungan               ESG               Keuangan




                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)
                                                         31 Desember 2024
                                              Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah

                        Sulawesi, Bali &        Jawa (Excl.
   Sumatera dan                                                                              Kantor Luar
                         Nusa Tenggara          Jakarta dan          Jakarta & Banten                                  Total
    Kalimantan                                                                                 Negeri
                          dan Papua               Banten)

          i                    j                     k                      l                     m                      n

                    -                    -                  785          184.109.560             33.143.596           217.253.942

         12.322.735            1.402.504            17.535.577             84.741.113               252.632           116.254.562



                    -                    -                     -                      -                    -                      -


          1.068.538                300.235               600.519           55.819.668            17.723.021            75.511.980

                    -                    -                     -                      -                    -                      -



               11.751               30.780               127.865           22.591.270                      -           22.761.666




                    -                    -                     -                125.414                    -             125.414



         16.034.236          13.893.589            26.430.354              12.387.584                  1.277           68.747.040

          2.483.944           1.800.790              4.705.684                  948.387                 121             9.938.925


              20.714                64.163                37.933                  3.574                    -             126.384


              18.157                12.289                41.048                 23.693                 589                  95.776


         30.727.844           27.142.642            43.117.273             49.463.919                  5.318         150.456.996


         86.920.107          51.892.889             76.481.853            171.093.620            30.243.183           416.631.652

              851.162              671.850           2.730.336              1.461.537               528.666             6.243.552

          3.404.335           2.529.343              4.737.764            46.828.647                779.439            58.279.529
       153.863.523           99.741.074           176.546.991            629.597.988             82.677.842         1.142.427.417




                                                                                                     Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                569
                                                                                    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 572
                             Performa          Laporan             Profil                Analisis dan Pembahasan                 Fungsi
                             2025              Manajemen           Perusahaan            Manajemen atas Kinerja Bank             Penunjang Bisnis




2) Pengungkapan Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah - Bank secara konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                             31 Desember 2025
                                                                    Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah
 No.     Kategori Portofolio                             Sulawesi,
                                    Sumatera                             Jawa (Excl.
                                                        Bali & Nusa                           Jakarta &        Kantor Luar
                                       dan                               Jakarta dan                                                  Total
                                                       Tenggara dan                            Banten            Negeri
                                   Kalimantan                              Banten)
                                                          Papua
  a               b                        c                d                   e                 f                g                    h
       Tagihan kepada
  1                                                -               31                 601     268.490.176        36.847.466         305.338.274
       Pemerintah
       Tagihan kepada Entitas
  2                                     12.871.391         1.081.192       12.044.142         138.152.550          131.532          164.280.807
       Sektor Publik
       Tagihan kepada
       Bank Pembangunan
  3                                                -                 -                   -                 -                 -                 -
       Multilateral dan
       Lembaga Internasional
  4    Tagihan kepada Bank                1.819.916         272.503             715.337        65.251.441        16.309.160          84.368.357
       Tagihan berupa
  5                                                -                 -                   -                 -                 -                 -
       Covered Bond
       Tagihan kepada
       Perusahaan Efek
  6                                            6.374            67.034          122.900        26.759.940                    -       26.956.248
       dan Lembaga Jasa
       Keuangan Lainnya
       Tagihan berupa Surat
       Berharga/Piutang
  7    Subordinasi, Ekuitas,                       -                 -                   -        764.814                    -          764.814
       dan Instrumen Modal
       Lainnya
       Kredit Beragun Properti
  8                                     18.161.251        14.737.257      28.329.478           14.178.311               951          75.407.248
       Rumah Tinggal
       Kredit Beragun Properti
  9                                      2.475.458         1.604.352        5.720.427           4.892.235               116          14.692.588
       Komersial
       Kredit untuk Pengadaan
 10    Tanah, Pengolahan                    44.470          113.359                 67.282                 -                 -          225.111
       Tanah, dan Konstruksi
       Kredit Pegawai atau
 11                                         12.799               8.019           30.164               18.314            161              69.457
       Pensiunan
       Tagihan kepada Usaha
 12    Mikro, Usaha Kecil dan           33.489.592       28.510.252        44.213.291          63.318.283              5.121        169.536.539
       Portofolio Ritel
       Tagihan kepada
 13                                     112.171.374      58.873.935        76.095.691         207.725.452        29.681.076         484.547.528
       Korporasi
       Tagihan yang Telah
 14                                        806.460         1.406.349        2.545.700            1.437.140         162.384            6.358.033
       Jatuh Tempo
 15    Aset Lainnya                      3.320.024         2.394.203        4.576.611          50.754.813          980.250           62.025.901
             Total                  185.179.109         109.068.486      174.461.624          841.743.469       84.118.217        1.394.570.905




570     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 573
Permodalan & Praktik         Tata Kelola          Tanggung Jawab Sosial        Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko             Perusahaan           dan Lingkungan               ESG             Keuangan




                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)
                                                              31 Desember 2024
                                                   Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah

                           Sulawesi, Bali &          Jawa (Excl.
   Sumatera dan                                                                                 Kantor Luar
                            Nusa Tenggara            Jakarta dan          Jakarta & Banten                               Total
    Kalimantan                                                                                    Negeri
                             dan Papua                 Banten)

          i                       j                       k                      l                   m                     n

                       -                      -                   785           189.119.165          33.143.596          222.263.546

          12.322.735               1.402.504              17.535.577             84.741.113              252.632          116.254.562



                       -                      -                      -                     -                    -                     -


              1.102.247               300.235                  607.766           58.172.922          17.723.021            77.906.191

                       -                      -                      -                     -                    -                     -



                 11.751                30.780                  127.865           22.928.960                     -         23.099.356




                       -                      -                      -               748.360                    -              748.360



          16.093.555             13.893.589               26.528.258             13.051.092                1.277           69.567.770

              2.569.429            1.800.790               5.348.553              4.251.399                   121         13.970.291


                20.714                 64.163                   37.933                 3.574                    -              126.384


                18.157                 12.289                  41.048                23.693                 589                  95.776


          30.755.423              27.142.642              43.125.823             55.248.729                5.318          156.277.934


          86.935.034              51.892.889              76.684.309            175.441.797          30.243.183           421.197.211

               851.177                671.850              2.730.543              1.462.956              528.666            6.245.192

              3.404.335            2.529.343               4.737.764             47.863.388              779.439          59.314.270
         154.084.556             99.741.074              177.506.223           653.057.148           82.677.842         1.167.066.842




                                                                                                        Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                   571
                                                                                       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 574
                            Performa       Laporan           Profil           Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                            2025           Manajemen         Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




Pengungkapan Tagihan Bersih berdasarkan Sektor Ekonomi
1) Pengungkapan Tagihan Bersih berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank Secara Individu

                                                                                                                  Tagihan
                                                                      Tagihan
                                                                                                                   kepada
                                                                   kepada Bank
                                   Tagihan            Tagihan                                       Tagihan     Perusahaan
                                                                  Pembangunan      Tagihan
No.       Sektor Ekonomi            kepada         kepada Entitas                                    berupa       Efek dan
                                                                    Multilateral kepada Bank
                                  Pemerintah        Sektor Publik                                 Covered Bond Lembaga Jasa
                                                                  dan Lembaga
                                                                                                                 Keuangan
                                                                   Internasional
                                                                                                                  Lainnya

 a                  b                  c                 d                e            f               g               h
      31 Desember 2025
      Pertanian, Kehutanan,
 1                                             -       6.591.571              -               -             -                 -
      dan Perikanan
      Pertambangan dan
 2                                             -       3.673.906              -               -             -                 -
      Penggalian
 3    Industri pengolahan                      -      11.366.976              -               -             -                 -
      Pengadaan Listrik, Gas,
 4    Uap/Air Panas dan                        -      19.393.095              -               -             -                 -
      Udara Dingin
      Pengelolaan Air,
      Pengelolaan Air
 5    Limbah, Pengelolaan                      -               -              -               -             -                 -
      dan Daur Ulang
      Sampah
 6    Konstruksi                               -      57.379.432              -               -             -                 -
      Perdagangan besar dan
      eceran; Reparasi dan
 7                                             -      20.824.319              -               -             -                 -
      Perawatan Mobil dan
      Sepeda Motor
      Pengangkutan dan
 8                                             -       7.931.698              -               -             -                 -
      Pergudangan
      Penyediaan Akomodasi
 9    dan Penyediaan Makan                     -               -              -               -             -                 -
      Minum
      Informasi dan
 10                                            -       2.653.432              -               -             -                 -
      Komunikasi
      Aktivitas Keuangan dan
 11                                            -      12.649.334              -     83.192.854              -       26.916.396
      Asuransi
 12   Real Estate                              -         138.206              -               -             -                 -
      Aktivitas Profesional,
 13                                            -         100.077              -               -             -                 -
      Ilmiah, dan Teknis
      Aktivitas Penyewaan
      dan Sewa Guna Usaha
      Tanpa Hak Opsi,
 14   Ketenagakerjaan,                         -          40.089              -               -             -                 -
      Agen Perjalanan, dan
      Penunjang Usaha
      Lainnya
      Administrasi
      Pemerintahan,
 15                                295.576.649                 -              -               -             -                 -
      Pertahanan, dan
      Jaminan Sosial Wajib
 16   Pendidikan                               -               -              -               -             -                 -
      Aktivitas Kesehatan
 17   Manusia dan Aktivitas                    -               -              -               -             -                 -
      Sosial
      Kesenian, Hiburan, dan
 18                                            -               -              -               -             -                 -
      Rekreasi
 19   Aktivitas Jasa Lainnya                   -               -              -               -             -                 -




572    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 575
Permodalan & Praktik             Tata Kelola         Tanggung Jawab Sosial       Komitmen         Laporan
Manajemen Risiko                 Perusahaan          dan Lingkungan              ESG              Keuangan




                                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)
  Tagihan
berupa Surat                                                                     Tagihan
                                                     Kredit untuk
 Berharga/        Kredit                                                         kepada
                                       Kredit         Pengadaan
   Piutang       Beragun                                             Kredit    Usaha Mikro,        Tagihan      Tagihan yang
                                      Beragun           Tanah,
Subordinasi,     Properti                                         Pegawai atau    Usaha            kepada        Telah Jatuh      Aset
                                      Properti       Pengolahan
Ekuitas, dan     Rumah                                             Pensiunan    Kecil dan         Korporasi        Tempo         Lainnya
                                     Komersial        Tanah, dan
 Instrumen       Tinggal                                                        Portofolio
                                                      Konstruksi
    Modal                                                                          Ritel
   Lainnya
      i                 j                k                l             m             n               o              p             q



            -          320.230          430.125                 -            -      6.597.359     35.415.779        193.720                -

            -           45.713               9.864              -            -       493.194      61.610.849         41.002                -

            -          806.877          569.894                 -            -      4.677.071    116.700.725       1.668.530               -

            -               27.115           3.590              -            -       154.955      24.288.652         63.126                -




            -               7.161            2.528              -            -         67.666        245.269             2.448             -



            -          287.017          105.774          225.111             -      2.347.556     52.423.423        120.566                -


            -     5.572.095            2.851.867                -            -     37.394.407     42.695.603      2.044.670                -



            -          249.968          178.212                 -            -     2.681.443      21.001.394        103.006                -


            -          636.730           917.929                -            -     2.675.105      12.574.221        182.614                -


            -           32.547               8.245              -            -       235.783      25.829.817          17.858               -

            -               3.844                -              -            -       214.648       6.121.059              438              -

            -          189.615          179.899                 -            -       978.514      21.325.052          27.168               -

            -           24.859               5.290              -            -       135.037       6.823.527             8.662             -




            -          174.074          731.428                 -            -     1.639.350        5.047.399        73.430                -




            -                    -               -              -            -        15.707         190.825                 -             -


            -           21.489            10.468                -            -       198.369         209.073         85.137                -

            -          112.168           35.228                 -            -       628.345       2.683.002             3.201             -


            -           20.170               9.904              -            -       275.830         158.123             5.198             -

            -          322.845          173.325                 -            -      1.414.948        306.503             8.069             -




                                                                                                           Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                       573
                                                                                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 576
                            Performa       Laporan           Profil           Analisis dan Pembahasan            Fungsi
                            2025           Manajemen         Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank        Penunjang Bisnis




1) Pengungkapan Tagihan Bersih berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank Secara Individu

                                                                                                                  Tagihan
                                                                      Tagihan
                                                                                                                   kepada
                                                                   kepada Bank
                                   Tagihan            Tagihan                                       Tagihan     Perusahaan
                                                                  Pembangunan      Tagihan
No.      Sektor Ekonomi             kepada         kepada Entitas                                    berupa       Efek dan
                                                                    Multilateral kepada Bank
                                  Pemerintah        Sektor Publik                                 Covered Bond Lembaga Jasa
                                                                  dan Lembaga
                                                                                                                 Keuangan
                                                                   Internasional
                                                                                                                  Lainnya

      Aktivitas Rumah Tangga
      sebagai Pemberi
      Kerja: Aktivitas yang
      Menghasilkan Barang
20                                             -               -              -               -             -                  -
      dan Jasa oleh Rumah
      Tangga yang Digunakan
      untuk Memenuhi
      Kebutuh Sendiri
      Aktivitas Badan
      Internasional
21                                             -               -              -               -             -                  -
      dan Badan Ekstra
      Internasional Lainnya
22    Rumah Tangga                             -               -              -               -             -                  -
23    Bukan Lapangan Usaha                     -      21.538.673              -               -             -                  -
24    Lainnya                                  -               -              -               -             -                  -
            Total                  295.576.649       164.280.808              -     83.192.854              -        26.916.396




                                                                                                                  Tagihan
                                                                      Tagihan
                                                                                                                   kepada
                                                                   kepada Bank
                                   Tagihan            Tagihan                                       Tagihan     Perusahaan
                                                                  Pembangunan      Tagihan
No.      Sektor Ekonomi             kepada         kepada Entitas                                    berupa       Efek dan
                                                                    Multilateral kepada Bank
                                  Pemerintah        Sektor Publik                                 Covered Bond Lembaga Jasa
                                                                  dan Lembaga
                                                                                                                 Keuangan
                                                                   Internasional
                                                                                                                  Lainnya

 a                 b                   c                 d                e            f               g                h
      31 Desember 2024
      Pertanian, Kehutanan,
 1                                             -       6.613.154              -               -              -                 -
      dan Perikanan
      Pertambangan dan
 2                                             -       3.295.440              -               -              -                 -
      Penggalian
 3    Industri pengolahan                      -      11.026.822              -               -              -                 -
      Pengadaan Listrik, Gas,
 4    Uap/Air Panas dan                        -       8.740.803              -               -              -                 -
      Udara Dingin
      Pengelolaan Air,
      Pengelolaan Air
 5    Limbah, Pengelolaan                      -               -              -               -              -                 -
      dan Daur Ulang
      Sampah
 6    Konstruksi                               -      18.679.143              -               -              -                 -
      Perdagangan besar dan
      eceran; Reparasi dan
 7                                             -      19.853.423              -               -              -                 -
      Perawatan Mobil dan
      Sepeda Motor
      Pengangkutan dan
 8                                             -       8.944.218              -               -              -                 -
      Pergudangan
      Penyediaan Akomodasi
 9    dan Penyediaan Makan                     -               -              -               -              -                 -
      Minum
      Informasi dan
10                                             -       4.176.020              -               -              -                 -
      Komunikasi



574    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 577
Permodalan & Praktik            Tata Kelola         Tanggung Jawab Sosial           Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko                Perusahaan          dan Lingkungan                  ESG               Keuangan




                                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)
  Tagihan
berupa Surat                                                                    Tagihan
                                                    Kredit untuk
 Berharga/        Kredit                                                        kepada
                                      Kredit         Pengadaan
   Piutang       Beragun                                            Kredit    Usaha Mikro,            Tagihan        Tagihan yang
                                     Beragun           Tanah,
Subordinasi,     Properti                                        Pegawai atau    Usaha                kepada          Telah Jatuh       Aset
                                     Properti       Pengolahan
Ekuitas, dan     Rumah                                            Pensiunan    Kecil dan             Korporasi          Tempo          Lainnya
                                    Komersial        Tanah, dan
 Instrumen       Tinggal                                                       Portofolio
                                                     Konstruksi
    Modal                                                                         Ritel
   Lainnya




            -               3.169           3.104              -                -        11.706              809               322               -




            -                   -               -              -                -            6.216               -             161               -


            -    62.829.181          3.843.827                 -       64.715        26.378.553                  -      1.278.349                -
            -     2.672.484            204.423                 -            4.742    74.823.339       41.585.412         412.785                 -
     124.213                    -               -              -                -                -               -                -   60.247.835
     124.213     74.359.351         10.274.924          225.111        69.457       164.045.101      477.236.516       6.340.460      60.247.835


                                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)
  Tagihan
berupa Surat                                                                    Tagihan
                                                    Kredit untuk
 Berharga/        Kredit                                                        kepada
                                      Kredit         Pengadaan
   Piutang       Beragun                                            Kredit    Usaha Mikro,            Tagihan        Tagihan yang
                                     Beragun           Tanah,
Subordinasi,     Properti                                        Pegawai atau    Usaha                kepada          Telah Jatuh       Aset
                                     Properti       Pengolahan
Ekuitas, dan     Rumah                                            Pensiunan    Kecil dan             Korporasi          Tempo          Lainnya
                                    Komersial        Tanah, dan
 Instrumen       Tinggal                                                       Portofolio
                                                     Konstruksi
    Modal                                                                         Ritel
   Lainnya
       i                j               k                l             m                 n               o                p               q



            -          319.377         523.018                 -                -     6.910.141       32.755.788         399.750                 -

            -           64.347           11.656                -                -       422.398       46.888.910          96.920                 -

            -          739.596         592.462                 -                -      5.017.545     121.259.755        1.596.233                -

            -           19.933              6.983              -                -       123.061       22.271.932           11.161                -




            -               5.283           4.810              -                -        81.923         274.462               2.548              -



            -          254.865         100.273          126.384                 -     2.242.783       31.003.021          137.408                -


            -     5.076.309           3.347.718                -                -    36.304.902       37.521.753        1.638.965                -



            -          244.609         160.457                 -                -     2.724.648       17.713.644         298.799                 -


            -          420.587        1.115.284                -                -     2.782.526       12.617.503         185.089                 -


            -           36.057              6.925              -                -       203.695       20.225.737          39.747                 -



                                                                                                              Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                              575
                                                                                             PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 578
                           Performa      Laporan            Profil          Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                           2025          Manajemen          Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




                                                                                                                Tagihan
                                                                     Tagihan
                                                                                                                 kepada
                                                                  kepada Bank
                                  Tagihan            Tagihan                                      Tagihan     Perusahaan
                                                                 Pembangunan      Tagihan
No.       Sektor Ekonomi           kepada         kepada Entitas                                   berupa       Efek dan
                                                                   Multilateral kepada Bank
                                 Pemerintah        Sektor Publik                                Covered Bond Lembaga Jasa
                                                                 dan Lembaga
                                                                                                               Keuangan
                                                                  Internasional
                                                                                                                Lainnya

      Aktivitas Keuangan dan
11                                            -       7.919.390             -     75.511.980              -       22.761.666
      Asuransi
12    Real Estate                             -         179.999             -               -             -                 -
      Aktivitas Profesional,
13                                            -          56.113             -               -             -                 -
      Ilmiah, dan Teknis
      Aktivitas Penyewaan
      dan Sewa Guna Usaha
      Tanpa Hak Opsi,
14    Ketenagakerjaan,                        -         781.160             -               -             -                 -
      Agen Perjalanan, dan
      Penunjang Usaha
      Lainnya
      Administrasi
      Pemerintahan,
15                                217.253.942                 -             -               -             -                 -
      Pertahanan, dan
      Jaminan Sosial Wajib
16    Pendidikan                              -               -             -               -             -                 -
      Aktivitas Kesehatan
17    Manusia dan Aktivitas                   -               -             -               -             -                 -
      Sosial
      Kesenian, Hiburan, dan
18                                            -               -             -               -             -                 -
      Rekreasi
19    Aktivitas Jasa Lainnya                  -               -             -               -             -                 -
      Aktivitas Rumah Tangga
      sebagai Pemberi
      Kerja: Aktivitas yang
      Menghasilkan Barang
20                                            -               -             -               -             -                 -
      dan Jasa oleh Rumah
      Tangga yang Digunakan
      untuk Memenuhi
      Kebutuh Sendiri
      Aktivitas Badan
      Internasional
21                                            -               -             -               -             -                 -
      dan Badan Ekstra
      Internasional Lainnya
22    Rumah Tangga                            -               -             -               -             -                 -
23    Bukan Lapangan Usaha                    -      25.988.877             -               -             -                 -
24    Lainnya                                 -               -             -               -             -                 -
            Total                 217.253.942       116.254.562             -     75.511.980              -       22.761.666




576    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 579
Permodalan & Praktik         Tata Kelola         Tanggung Jawab Sosial           Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko             Perusahaan          dan Lingkungan                  ESG             Keuangan




                                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)
  Tagihan
berupa Surat                                                                 Tagihan
                                                 Kredit untuk
 Berharga/        Kredit                                                     kepada
                                   Kredit         Pengadaan
   Piutang       Beragun                                         Kredit    Usaha Mikro,          Tagihan        Tagihan yang
                                  Beragun           Tanah,
Subordinasi,     Properti                                     Pegawai atau    Usaha              kepada          Telah Jatuh     Aset
                                  Properti       Pengolahan
Ekuitas, dan     Rumah                                         Pensiunan    Kecil dan           Korporasi          Tempo        Lainnya
                                 Komersial        Tanah, dan
 Instrumen       Tinggal                                                    Portofolio
                                                  Konstruksi
    Modal                                                                      Ritel
   Lainnya

            -            3.065               -              -                -        73.304      8.539.128             534               -

            -          108.013      205.093                 -                -       906.757     18.794.183          35.761               -

            -           23.723         4.619                -                -       162.435       455.956             7.019              -




            -          148.986        69.453                -                -      1.448.011     4.702.364         155.150               -




            -                -               -              -                -         9.506          2.154               9               -


            -            8.244        15.340                -                -       184.828        361.464           2.729               -

            -           96.497        58.627                -                -       609.176      2.159.295          12.371               -


            -           16.868        14.561                -                -       258.956        403.911           5.968               -

            -          134.215      182.662                 -                -       930.305       239.025            2.468               -




            -            3.048         4.400                -                -         8.641           933              528               -




            -                -               -              -                -         8.062                -           382               -


            -    53.216.181       3.153.528                 -       88.541         24.114.153               -       819.406               -
            -      7.807.240         361.055                -            7.235    64.929.241     38.440.734         794.606               -
     125.414                 -               -              -                -              -               -              -   58.279.529
     125.414     68.747.040       9.938.925          126.384        95.776       150.456.996    416.631.652       6.243.552    58.279.529




                                                                                                        Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                     577
                                                                                       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 580
                             Performa       Laporan           Profil           Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                             2025           Manajemen         Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




2) Pengungkapan Tagihan Bersih berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak

                                                                                                                   Tagihan
                                                                       Tagihan
                                                                                                                    kepada
                                                                    kepada Bank
                                    Tagihan            Tagihan                                       Tagihan     Perusahaan
                                                                   Pembangunan      Tagihan
 No.       Sektor Ekonomi            kepada         kepada Entitas                                    berupa       Efek dan
                                                                     Multilateral kepada Bank
                                   Pemerintah        Sektor Publik                                 Covered Bond Lembaga Jasa
                                                                   dan Lembaga
                                                                                                                  Keuangan
                                                                    Internasional
                                                                                                                   Lainnya

  a                  b                  c                 d                e            f               g               h
       31 Desember 2025
       Pertanian, Kehutanan,
  1                                             -       6.591.571              -               -             -                 -
       dan Perikanan
       Pertambangan dan
  2                                             -       3.673.906              -               -             -                 -
       Penggalian
  3    Industri pengolahan                      -      11.366.976              -               -             -                 -
       Pengadaan Listrik, Gas,
  4    Uap/Air Panas dan                        -      19.393.095              -               -             -                 -
       Udara Dingin
       Pengelolaan Air,
       Pengelolaan Air
  5    Limbah, Pengelolaan                      -               -              -               -             -                 -
       dan Daur Ulang
       Sampah
  6    Konstruksi                               -      57.379.432              -               -             -                 -
       Perdagangan besar dan
       eceran; Reparasi dan
  7                                             -      20.824.319              -               -             -                 -
       Perawatan Mobil dan
       Sepeda Motor
       Pengangkutan dan
  8                                             -       7.931.698              -               -             -                 -
       Pergudangan
       Penyediaan Akomodasi
  9    dan Penyediaan Makan                     -               -              -               -             -                 -
       Minum
       Informasi dan
 10                                             -       2.653.432              -               -             -                 -
       Komunikasi
       Aktivitas Keuangan dan
 11                                             -      12.649.334              -     84.368.357              -       26.931.248
       Asuransi
 12    Real Estate                              -         138.206              -               -             -                 -
       Aktivitas Profesional,
 13                                             -         100.077              -               -             -                 -
       Ilmiah, dan Teknis
       Aktivitas Penyewaan
       dan Sewa Guna Usaha
       Tanpa Hak Opsi,
 14    Ketenagakerjaan,                         -          40.089              -               -             -                 -
       Agen Perjalanan, dan
       Penunjang Usaha
       Lainnya
       Administrasi
       Pemerintahan,
 15                                 305.338.273                 -              -               -             -                 -
       Pertahanan, dan
       Jaminan Sosial Wajib
 16    Pendidikan                               -               -              -               -             -                 -
       Aktivitas Kesehatan
 17    Manusia dan Aktivitas                    -               -              -               -             -                 -
       Sosial
       Kesenian, Hiburan, dan
 18                                             -               -              -               -             -                 -
       Rekreasi
 19    Aktivitas Jasa Lainnya                   -               -              -               -             -                 -




578     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 581
Permodalan & Praktik             Tata Kelola         Tanggung Jawab Sosial       Komitmen         Laporan
Manajemen Risiko                 Perusahaan          dan Lingkungan              ESG              Keuangan




                                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)
  Tagihan
berupa Surat                                                                     Tagihan
                                                     Kredit untuk
 Berharga/        Kredit                                                         kepada
                                       Kredit         Pengadaan
   Piutang       Beragun                                             Kredit    Usaha Mikro,        Tagihan      Tagihan yang
                                      Beragun           Tanah,
Subordinasi,     Properti                                         Pegawai atau    Usaha            kepada        Telah Jatuh      Aset
                                      Properti       Pengolahan
Ekuitas, dan     Rumah                                             Pensiunan    Kecil dan         Korporasi        Tempo         Lainnya
                                     Komersial        Tanah, dan
 Instrumen       Tinggal                                                        Portofolio
                                                      Konstruksi
    Modal                                                                          Ritel
   Lainnya
       i                j                k                l             m             n               o              p             q



            -          348.818          796.982                 -            -      6.647.664     35.423.747        193.720                -

            -           45.713            15.405                -            -       493.220      61.610.849         41.002                -

            -          977.684         2.086.911                -            -     4.693.901      117.757.099      1.672.195               -

            -               27.115           3.590              -            -       155.126      24.945.886         63.126                -




            -               7.161        141.802                -            -         67.666        245.269             2.448             -



            -          329.001           231.552         225.111             -      2.351.086     52.427.662        124.269                -


            -     6.088.450            3.951.248                -            -    38.318.493      43.872.796       2.051.875               -



            -          272.118          349.023                 -            -      2.731.428     21.282.826        106.002                -


            -          651.760         1.089.973                -            -     2.684.039      12.601.213        182.614                -


            -          106.301          179.906                 -            -       238.795      25.971.876          17.858               -

            -               3.844            5.579              -            -       237.839       8.074.697              438              -

            -          191.000          395.867                 -            -      1.105.043      21.377.579         27.168               -

            -           33.094            12.454                -            -       135.943        7.053.627            8.662             -




            -          181.116           787.740                -            -      1.641.460       5.217.124        73.430                -




            -                    -               -              -            -        15.745         190.825                 -             -


            -           21.489            14.904                -            -       198.432         209.073         85.137                -

            -          129.175            35.228                -            -       628.377       2.683.002             3.201             -


            -           43.355            26.184                -            -       275.839         158.123             5.198             -

            -          347.392          215.776                 -            -      1.467.327        358.298             8.069             -




                                                                                                           Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                       579
                                                                                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 582
                             Performa       Laporan           Profil           Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                             2025           Manajemen         Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




2) Pengungkapan Tagihan Bersih berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak

                                                                                                                   Tagihan
                                                                       Tagihan
                                                                                                                    kepada
                                                                    kepada Bank
                                    Tagihan            Tagihan                                       Tagihan     Perusahaan
                                                                   Pembangunan      Tagihan
 No.      Sektor Ekonomi             kepada         kepada Entitas                                    berupa       Efek dan
                                                                     Multilateral kepada Bank
                                   Pemerintah        Sektor Publik                                 Covered Bond Lembaga Jasa
                                                                   dan Lembaga
                                                                                                                  Keuangan
                                                                    Internasional
                                                                                                                   Lainnya

       Aktivitas Rumah Tangga
       sebagai Pemberi
       Kerja: Aktivitas yang
       Menghasilkan Barang
 20                                             -               -              -               -             -                 -
       dan Jasa oleh Rumah
       Tangga yang Digunakan
       untuk Memenuhi
       Kebutuh Sendiri
       Aktivitas Badan
       Internasional
 21                                             -               -              -               -             -                 -
       dan Badan Ekstra
       Internasional Lainnya
 22    Rumah Tangga                             -               -              -               -             -                 -
 23    Bukan Lapangan Usaha                     -      21.538.673              -               -             -                 -
 24    Lainnya                                  -               -              -               -             -           25.000
             Total                  305.338.273       164.280.808              -     84.368.357              -       26.956.248




                                                                                                                   Tagihan
                                                                       Tagihan
                                                                                                                    kepada
                                                                    kepada Bank
                                    Tagihan            Tagihan                                       Tagihan     Perusahaan
                                                                   Pembangunan      Tagihan
 No.      Sektor Ekonomi             kepada         kepada Entitas                                    berupa       Efek dan
                                                                     Multilateral kepada Bank
                                   Pemerintah        Sektor Publik                                 Covered Bond Lembaga Jasa
                                                                   dan Lembaga
                                                                                                                  Keuangan
                                                                    Internasional
                                                                                                                   Lainnya

  a                 b                   c                 d                e            f               g               h
       31 Desember 2024
       Pertanian, Kehutanan,
  1                                             -       6.613.154              -               -             -                 -
       dan Perikanan
       Pertambangan dan
  2                                             -       3.295.440              -               -             -                 -
       Penggalian
  3    Industri pengolahan                      -      11.026.822              -               -             -                 -
       Pengadaan Listrik, Gas,
  4    Uap/Air Panas dan                        -       8.740.803              -               -             -                 -
       Udara Dingin
       Pengelolaan Air,
       Pengelolaan Air
  5    Limbah, Pengelolaan                      -               -              -               -             -                 -
       dan Daur Ulang
       Sampah
  6    Konstruksi                               -      18.679.143              -               -             -                 -
       Perdagangan besar dan
       eceran; Reparasi dan
  7                                             -      19.853.423              -               -             -                 -
       Perawatan Mobil dan
       Sepeda Motor
       Pengangkutan dan
  8                                             -       8.944.218              -               -             -                 -
       Pergudangan
       Penyediaan Akomodasi
  9    dan Penyediaan Makan                     -               -              -               -             -                 -
       Minum




580     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 583
Permodalan & Praktik            Tata Kelola         Tanggung Jawab Sosial           Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko                Perusahaan          dan Lingkungan                  ESG               Keuangan




                                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)
  Tagihan
berupa Surat                                                                    Tagihan
                                                    Kredit untuk
 Berharga/        Kredit                                                        kepada
                                      Kredit         Pengadaan
   Piutang       Beragun                                            Kredit    Usaha Mikro,            Tagihan        Tagihan yang
                                     Beragun           Tanah,
Subordinasi,     Properti                                        Pegawai atau    Usaha                kepada          Telah Jatuh      Aset
                                     Properti       Pengolahan
Ekuitas, dan     Rumah                                            Pensiunan    Kecil dan             Korporasi          Tempo         Lainnya
                                    Komersial        Tanah, dan
 Instrumen       Tinggal                                                       Portofolio
                                                     Konstruksi
    Modal                                                                         Ritel
   Lainnya




            -               3.169           3.120              -                -         11.706             809               322                  -




            -                   -               -              -                -            6.219               -             161                  -


            -    62.866.528          3.845.457                 -       64.715        26.396.201                  -      1.278.352                   -
            -     2.672.484            204.423                 -            4.742    78.864.731       41.585.412         412.785                    -
     764.814            60.481         299.462                 -                -       170.260        1.499.736                  -   62.025.900
     764.814     75.407.248         14.692.586          225.111        69.457       169.536.540      484.547.528       6.358.032      62.025.900


                                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)
  Tagihan
berupa Surat                                                                    Tagihan
                                                    Kredit untuk
 Berharga/        Kredit                                                        kepada
                                      Kredit         Pengadaan
   Piutang       Beragun                                            Kredit    Usaha Mikro,            Tagihan        Tagihan yang
                                     Beragun           Tanah,
Subordinasi,     Properti                                        Pegawai atau    Usaha                kepada          Telah Jatuh      Aset
                                     Properti       Pengolahan
Ekuitas, dan     Rumah                                            Pensiunan    Kecil dan             Korporasi          Tempo         Lainnya
                                    Komersial        Tanah, dan
 Instrumen       Tinggal                                                       Portofolio
                                                     Konstruksi
    Modal                                                                         Ritel
   Lainnya
       i                j               k                l             m                 n               o                p              q



            -          331.775         860.635                 -                -     6.973.122       32.755.788         399.750                -

            -           69.642           31.209                -                -       423.042       46.888.910          96.920                -

            -          888.518        2.251.131                -                -      5.112.466     121.971.793        1.596.233               -

            -           19.933         189.307                 -                -       124.700       22.271.932           11.161               -




            -               5.283           5.295              -                -        82.391         416.601               2.548             -



            -          286.369         189.144          126.384                 -     2.252.021       31.008.351         137.408                -


            -     5.387.257           4.324.917                -                -     37.656.529      38.311.805        1.638.980               -



            -          253.898         163.165                 -                -      2.767.036      18.118.195         299.244                -


            -          445.925        1.197.576                -                -      2.801.532      12.658.653         185.089                -




                                                                                                              Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                             581
                                                                                             PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 584
                           Performa      Laporan            Profil          Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                           2025          Manajemen          Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




                                                                                                                Tagihan
                                                                     Tagihan
                                                                                                                 kepada
                                                                  kepada Bank
                                  Tagihan            Tagihan                                      Tagihan     Perusahaan
                                                                 Pembangunan      Tagihan
No.       Sektor Ekonomi           kepada         kepada Entitas                                   berupa       Efek dan
                                                                   Multilateral kepada Bank
                                 Pemerintah        Sektor Publik                                Covered Bond Lembaga Jasa
                                                                 dan Lembaga
                                                                                                               Keuangan
                                                                  Internasional
                                                                                                                Lainnya

      Informasi dan
10                                            -       4.176.020             -               -             -                 -
      Komunikasi
      Aktivitas Keuangan dan
11                                            -       7.919.390             -     77.906.191              -       23.036.903
      Asuransi
12    Real Estate                             -         179.999             -               -             -                 -
      Aktivitas Profesional,
13                                            -          56.113             -               -             -                 -
      Ilmiah, dan Teknis
      Aktivitas Penyewaan
      dan Sewa Guna Usaha
      Tanpa Hak Opsi,
14    Ketenagakerjaan,                        -         781.160             -               -             -                 -
      Agen Perjalanan, dan
      Penunjang Usaha
      Lainnya
      Administrasi
      Pemerintahan,
15                                222.263.546                 -             -               -             -                 -
      Pertahanan, dan
      Jaminan Sosial Wajib
16    Pendidikan                              -               -             -               -             -                 -
      Aktivitas Kesehatan
17    Manusia dan Aktivitas                   -               -             -               -             -                 -
      Sosial
      Kesenian, Hiburan, dan
18                                            -               -             -               -             -                 -
      Rekreasi
19    Aktivitas Jasa Lainnya                  -               -             -               -             -                 -
      Aktivitas Rumah Tangga
      sebagai Pemberi
      Kerja: Aktivitas yang
      Menghasilkan Barang
20                                            -               -             -               -             -                 -
      dan Jasa oleh Rumah
      Tangga yang Digunakan
      untuk Memenuhi
      Kebutuh Sendiri
      Aktivitas Badan
      Internasional
21                                            -               -             -               -             -                 -
      dan Badan Ekstra
      Internasional Lainnya
22    Rumah Tangga                            -               -             -               -             -                 -
23    Bukan Lapangan Usaha                    -      25.988.877             -               -             -                 -
24    Lainnya                                 -               -             -               -             -           62.453
            Total                 222.263.546       116.254.562             -     77.906.191              -       23.099.356




582    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 585
Permodalan & Praktik         Tata Kelola         Tanggung Jawab Sosial           Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko             Perusahaan          dan Lingkungan                  ESG             Keuangan




                                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)
  Tagihan
berupa Surat                                                                 Tagihan
                                                 Kredit untuk
 Berharga/        Kredit                                                     kepada
                                   Kredit         Pengadaan
   Piutang       Beragun                                         Kredit    Usaha Mikro,          Tagihan        Tagihan yang
                                  Beragun           Tanah,
Subordinasi,     Properti                                     Pegawai atau    Usaha              kepada          Telah Jatuh     Aset
                                  Properti       Pengolahan
Ekuitas, dan     Rumah                                         Pensiunan    Kecil dan           Korporasi          Tempo        Lainnya
                                 Komersial        Tanah, dan
 Instrumen       Tinggal                                                    Portofolio
                                                  Konstruksi
    Modal                                                                      Ritel
   Lainnya

            -           36.811        77.613                -                -       204.690     20.349.054          39.747               -

            -            3.065         9.186                -                -        83.128      8.915.005             534               -

            -          109.049      484.174                 -                -       907.559     19.003.549          36.223               -

            -           94.756        13.401                -                -       163.671       815.888             7.019              -




            -          168.536      130.054                 -                -      1.448.813     4.763.037         155.150               -




            -                -               -              -                -         9.506          2.154               9               -


            -            8.244        19.694                -                -       184.828        361.464           2.729               -

            -          117.665        58.627                -                -       616.683      2.159.295          12.371               -


            -           51.128        19.617                -                -       258.956        403.911           5.968               -

            -          157.436      193.218                 -                -       946.823        561.857           2.468               -




            -            3.048         4.434                -                -         8.641           933              528               -




            -                -               -              -                -         8.062                -           382               -


            -    53.254.119        3.156.164                -       88.541        24.126.030                -       820.123               -
            -      7.807.240         361.055                -            7.235    68.962.579     38.440.734         794.606               -
     748.360            68.074      230.675                 -                -       155.126      1.018.302                -   59.314.270
     748.360     69.567.770      13.970.291          126.384        95.776       156.277.934    421.197.211       6.245.192    59.314.270




                                                                                                        Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                    583
                                                                                       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 586
                              Performa          Laporan            Profil                 Analisis dan Pembahasan               Fungsi
                              2025              Manajemen          Perusahaan             Manajemen atas Kinerja Bank           Penunjang Bisnis




Pengungkapan Tagihan Bersih berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak


1) Pengungkapan Tagihan Bersih berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak - Bank Secara Individu
                                                                               31 Desember 2025
                                                          Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
No.       Kategori Portofolio
                                                        > 1 thn s.d.       > 3 thn s.d.                          Non
                                     < 1 tahun                                                  > 5 thn                              Total
                                                           3 thn              5 thn                           Kontraktual
 a                 b                        c                d                  e                  f               g                   h
        Tagihan kepada
 1                                       58.706.158       27.518.121         51.205.968         77.204.920      80.941.481         295.576.648
        Pemerintah
        Tagihan kepada Entitas
 2                                       65.722.625       11.051.419          8.925.330          77.807.593        773.841         164.280.808
        Sektor Publik
        Tagihan kepada
        Bank Pembangunan
 3                                                  -                  -                  -               -                 -                 -
        Multilateral dan
        Lembaga Internasional
 4      Tagihan kepada Bank              44.145.043      15.488.355           3.736.105            528.971      19.294.380          83.192.854
        Tagihan berupa
 5                                                  -                  -                  -               -                 -                 -
        Covered Bond
        Tagihan kepada
        Perusahaan Efek
 6                                        3.737.235       15.551.538          4.278.822          3.345.483              3.318       26.916.396
        dan Lembaga Jasa
        Keuangan Lainnya
        Tagihan berupa Surat
        Berharga/Piutang
 7      Subordinasi, Ekuitas,                       -                  -                  -               -        124.213             124.213
        dan Instrumen Modal
        Lainnya
        Kredit Beragun Properti
 8                                        4.964.918         4.407.672         7.491.763         57.494.996                  -       74.359.349
        Rumah Tinggal
        Kredit Beragun Properti
 9                                        1.687.569         1.894.562         2.348.465          4.344.330                  -       10.274.926
        Komersial
        Kredit untuk Pengadaan
 10     Tanah, Pengolahan                  205.417               2.149           16.836                709                  -          225.111
        Tanah, dan Konstruksi
        Kredit Pegawai atau
 11                                             4.210            4.476           14.436             46.336                  -           69.458
        Pensiunan
        Tagihan kepada Usaha
 12     Mikro, Usaha Kecil dan           46.750.095       31.499.050         36.131.002         46.656.964       3.007.990         164.045.101
        Portofolio Ritel
        Tagihan kepada
 13                                  146.730.240          68.081.525        94.288.298         163.358.422       4.778.031         477.236.516
        Korporasi
        Tagihan yang Telah
 14                                       2.986.754          960.502            582.192           1.811.013                 -        6.340.461
        Jatuh Tempo
 15     Aset Lainnya                                -                  -                  -               -     60.247.835          60.247.835
Total                                375.640.264        176.459.369        209.019.217         432.599.737     169.171.089       1.362.889.676




584      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 587
Permodalan & Praktik         Tata Kelola           Tanggung Jawab Sosial      Komitmen             Laporan
Manajemen Risiko             Perusahaan            dan Lingkungan             ESG                  Keuangan




                                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)
                                                               31 Desember 2024
                                          Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak

     < 1 tahun            > 1 thn s.d. 3 thn       > 3 thn s.d. 5 thn       > 5 thn               Non Kontraktual            Total

          i                       j                        k                      l                     m                      n

         25.273.574               41.421.801              35.440.947          61.289.159                53.828.461            217.253.942

         50.034.683              12.999.868                 8.052.088             36.207.916             8.960.007            116.254.562



                      -                        -                        -                     -                     -                     -


         46.566.369                3.590.455                2.711.204             1.289.860             21.354.092             75.511.980

                      -                        -                        -                     -                     -                     -



          2.798.033              12.435.616                 5.910.751                 1.617.266                     -          22.761.666




                      -                        -                        -                     -             125.414                125.414



              5.217.740               3.110.362             6.845.205         53.573.733                            -          68.747.040

           1.569.397               1.938.992                2.497.436             3.933.099                         -           9.938.925


                99.476                  24.896                   2.012                        -                     -              126.384


                 3.867                   4.929                   9.664                  77.316                      -                95.776


         40.509.721              31.533.955               32.823.086          43.108.963                  2.481.271          150.456.996


        156.763.120               46.497.902               97.380.409         111.535.677                4.454.544            416.631.652

          2.612.576                1.706.728                   426.478                1.497.770                     -           6.243.552

                      -                        -                        -                     -         58.279.529            58.279.529
        331.448.555             155.265.505              192.099.280         314.130.759               149.483.317          1.142.427.417




                                                                                                            Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                      585
                                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 588
                              Performa          Laporan            Profil                 Analisis dan Pembahasan               Fungsi
                              2025              Manajemen          Perusahaan             Manajemen atas Kinerja Bank           Penunjang Bisnis




2) Pengungkapan Tagihan Bersih berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                               31 Desember 2025
                                                          Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
No.       Kategori Portofolio
                                                        > 1 thn s.d.       > 3 thn s.d.                          Non
                                     < 1 tahun                                                  > 5 thn                              Total
                                                           3 thn              5 thn                           Kontraktual
 a                 b                        c                d                  e                  f               g                   h
        Tagihan kepada
 1                                       60.938.070      28.334.805          51.213.616         78.730.919      86.120.864         305.338.274
        Pemerintah
        Tagihan kepada Entitas
 2                                       65.722.625       11.051.419          8.925.330          77.807.593        773.841         164.280.808
        Sektor Publik
        Tagihan kepada
        Bank Pembangunan
 3                                                  -                  -                  -               -                 -                 -
        Multilateral dan
        Lembaga Internasional
 4      Tagihan kepada Bank              44.332.475      15.543.051           3.774.336            754.708      19.963.787          84.368.357
        Tagihan berupa
 5                                                  -                  -                  -               -                 -                 -
        Covered Bond
        Tagihan kepada
        Perusahaan Efek
 6                                        3.739.083      15.556.286           4.287.078          3.345.483          28.318          26.956.248
        dan Lembaga Jasa
        Keuangan Lainnya
        Tagihan berupa Surat
        Berharga/Piutang
 7      Subordinasi, Ekuitas,                       -                  -                  -               -        764.814             764.814
        dan Instrumen Modal
        Lainnya
        Kredit Beragun Properti
 8                                        5.777.592         4.449.071         7.582.870          57.537.234         60.481          75.407.248
        Rumah Tinggal
        Kredit Beragun Properti
 9                                        4.015.440         2.070.555         2.923.162          5.383.968         299.462          14.692.587
        Komersial
        Kredit untuk Pengadaan
10      Tanah, Pengolahan                  205.417               2.149           16.836                709                  -          225.111
        Tanah, dan Konstruksi
        Kredit Pegawai atau
11                                              4.210            4.476           14.436             46.336                  -           69.458
        Pensiunan
        Tagihan kepada Usaha
12      Mikro, Usaha Kecil dan           48.108.231       31.606.400        36.158.072          46.729.165       6.934.671         169.536.539
        Portofolio Ritel
        Tagihan kepada
13                                   150.451.233         69.033.930         94.595.002         164.663.448       5.803.915         484.547.528
        Korporasi
        Tagihan yang Telah
14                                        2.986.937          961.360            587.917           1.811.375         10.444           6.358.033
        Jatuh Tempo
15      Aset Lainnya                                -                  -                  -               -     62.025.900          62.025.900
Total                                386.281.313        178.613.502        210.078.655         436.810.938     182.786.497       1.394.570.905




586      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 589
Permodalan & Praktik         Tata Kelola           Tanggung Jawab Sosial      Komitmen             Laporan
Manajemen Risiko             Perusahaan            dan Lingkungan             ESG                  Keuangan




                                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)
                                                               31 Desember 2024
                                          Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak

     < 1 tahun            > 1 thn s.d. 3 thn       > 3 thn s.d. 5 thn       > 5 thn               Non Kontraktual            Total

          i                       j                        k                      l                     m                      n

          27.368.236              41.558.134              35.440.947          61.360.947                56.535.281           222.263.546

         50.034.683              12.999.868                 8.052.088             36.207.916             8.960.007            116.254.562



                      -                        -                        -                     -                     -                     -


          46.677.766               3.598.739                2.728.494             1.306.279             23.594.912             77.906.191

                      -                        -                        -                     -                     -                     -



          2.928.298              12.538.678                 5.991.808             1.640.571                         -         23.099.356




                      -                        -                        -                     -             748.360                748.360



              5.761.082               3.191.548             6.902.801             53.637.116                  75.224           69.567.770

          3.576.799                2.189.781                2.786.536             5.186.500                 230.675           13.970.291


                99.476                  24.896                   2.012                        -                     -              126.384


                 3.867                   4.929                   9.664                  77.316                      -                95.776


         41.914.902              31.646.834               32.850.671          43.502.054                 6.363.472            156.277.934


        159.273.381              46.903.164                97.683.300         112.103.992                5.233.373            421.197.211

          2.613.072                   1.707.194                426.694                1.497.770                 462             6.245.192

                      -                        -                        -                     -         59.314.270            59.314.270
        340.251.563             156.363.765              192.875.016         316.520.462               161.056.035          1.167.066.842




                                                                                                            Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                      587
                                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 590
                             Performa         Laporan           Profil            Analisis dan Pembahasan                 Fungsi
                             2025             Manajemen         Perusahaan        Manajemen atas Kinerja Bank             Penunjang Bisnis




Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan berdasarkan Wilayah
1) Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan berdasarkan Wilayah - Bank Secara Individu
                                                                          31 Desember 2025
                                                                                 Wilayah
No.         Keterangan                                 Sulawesi,
                                    Sumatera                          Jawa (Excl.
                                                      Bali & Nusa                      Jakarta &        Kantor Luar
                                       dan                            Jakarta dan                                              Total
                                                     Tenggara dan                       Banten            Negeri
                                   Kalimantan                           Banten)
                                                        Papua
 a               b                        c                d                 e                f             g                    h
 1    Tagihan                       195.954.325       115.332.337      196.569.955     895.219.511        88.683.162       1.491.759.290
      Tagihan yang
 2    Mengalami Penurunan
      Nilai
      a. Belum jatuh tempo              11.648.019        6.398.284     17.577.579         38.936.015                 -       74.559.897
      b. Telah jatuh tempo              2.134.679         3.061.075      6.886.517          6.821.227        287.409          19.190.907
 3    CKPN - Stage 1                      956.523           607.420      1.022.573          2.228.412       176.577            4.991.505
 4    CKPN - Stage 2                     1.488.174         800.730       3.271.229          9.612.286                 -       15.172.419
 5    CKPN - Stage 3                    1.185.732         1.690.792      4.738.479          9.224.810       125.024           16.964.837
      Tagihan yang dihapus
 6                                       1.591.740        1.452.652      3.183.027          9.170.573                 -       15.397.992
      buku


2) Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan berdasarkan Wilayah - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                          31 Desember 2025
                                                                                 Wilayah
No.         Keterangan                                 Sulawesi,
                                    Sumatera                          Jawa (Excl.
                                                      Bali & Nusa                      Jakarta &        Kantor Luar
                                       dan                            Jakarta dan                                              Total
                                                     Tenggara dan                       Banten            Negeri
                                   Kalimantan                           Banten)
                                                        Papua
 a               b                        c                d                 e                f             g                    h
 1    Tagihan                       196.249.286       115.433.364      197.932.050     976.754.682        88.683.162       1.575.052.544
      Tagihan yang
 2    Mengalami Penurunan
      Nilai
      a. Belum jatuh tempo              11.658.793        6.398.284     17.577.579         38.943.047                 -       74.577.703
      b. Telah jatuh tempo              2.165.389         3.061.075      6.925.699          6.857.406        287.409          19.296.978
 3    CKPN - Stage 1                      958.345           607.540      1.027.193          2.285.825       176.577            5.055.480
 4    CKPN - Stage 2                     1.488.174         800.730       3.271.229          9.773.581                 -       15.333.714
 5    CKPN - Stage 3                     1.210.764        1.690.792      4.770.269          9.713.487       125.024           17.510.336
      Tagihan yang dihapus
 6                                       1.591.740        1.452.652      3.183.027          9.170.573                 -       15.397.992
      buku




588    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 591
Permodalan & Praktik         Tata Kelola         Tanggung Jawab Sosial         Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko             Perusahaan          dan Lingkungan                ESG            Keuangan




                                                                                                              (dalam jutaan Rupiah)
                                                             31 Desember 2024
                                                                   Wilayah

                          Sulawesi, Bali &         Jawa (Excl.
   Sumatera dan                                                                                Kantor Luar
                           Nusa Tenggara           Jakarta dan           Jakarta & Banten                              Total
    Kalimantan                                                                                   Negeri
                            dan Papua                Banten)

          i                      j                       k                      l                  m                     n
        163.115.806            103.602.518             194.782.081             670.577.895         86.291.139         1.218.369.440




          11.475.974              3.815.891             16.236.902              40.354.901                    -          71.883.667
          2.260.923               1.643.832              6.824.341               6.306.039             277.419           17.312.555
               883.537                732.123                1.167.011           2.171.796             189.514            5.143.980
          1.800.338                   956.794            2.983.974              10.982.436                    -         16.723.542
          2.120.605                  1.010.585           6.733.408               8.512.517               67.759         18.444.875

           1.730.025              1.802.753              8.046.289               6.475.832             613.917          18.668.815



                                                                                                              (dalam jutaan Rupiah)
                                                             31 Desember 2024
                                                                   Wilayah

                          Sulawesi, Bali &         Jawa (Excl.
   Sumatera dan                                                                                Kantor Luar
                           Nusa Tenggara           Jakarta dan           Jakarta & Banten                              Total
    Kalimantan                                                                                   Negeri
                            dan Papua                Banten)

          i                      j                       k                      l                  m                     n
        163.353.616            103.602.518             195.773.511            724.889.386          86.291.139         1.273.910.170




          11.490.388              3.815.891             16.253.324             40.440.869                     -         72.000.471
              2.277.357           1.643.832              6.854.443               6.344.145             277.419           17.397.196
               884.922                732.123            1.172.608               2.281.983             189.514               5.261.149
              1.801.804               956.794            2.984.847              11.032.874                    -          16.776.319
              2.137.024              1.010.585           6.769.524               8.646.233               67.759          18.631.126

           1.730.025              1.802.753              8.046.289               6.475.832             613.917          18.668.815




                                                                                                       Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                 589
                                                                                      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 592
                           Performa        Laporan             Profil             Analisis dan Pembahasan                  Fungsi
                           2025            Manajemen           Perusahaan         Manajemen atas Kinerja Bank              Penunjang Bisnis




Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan berdasarkan Sektor Ekonomi

1) Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan berdasarkan Sektor Ekonomi -
                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)
   Bank Secara Individu
                                            Tagihan yang Mengalami
                                                Penurunan Nilai                 CKPN            CKPN          CKPN          Tagihan yang
No.   Sektor Ekonomi        Tagihan
                                           Belum Jatuh       Telah Jatuh       Stage 1         Stage 2       Stage 3        dihapus buku
                                              Tempo            Tempo
 a            b                c                d                e                f              g             h                  i
31 Desember 2025
      Pertanian,
 1    Kehutanan, dan          50.637.211      2.144.593           489.418         267.026        142.341       330.453           1.120.557
      Perikanan
      Pertambangan
 2                           72.224.541       5.928.693              97.432      131.490         739.022        93.876                 42.717
      dan Penggalian
      Industri
 3                          159.061.957       17.798.828        5.159.415        461.527        1.558.788     7.617.398          5.076.319
      pengolahan
      Pengadaan
      Listrik, Gas, Uap/
 4                           43.977.143        3.071.205          140.014         99.269         144.540         76.901                31.173
      Air Panas dan
      Udara Dingin
      Pengelolaan
      Air, Pengelolaan
      Air Limbah,
 5                              338.731         137.909               5.675            1.961         7.374         3.227                1.055
      Pengelolaan
      dan Daur Ulang
      Sampah
 6    Konstruksi            137.626.938      15.242.647           473.809        144.025        6.645.477      455.248             170.433
      Perdagangan
      besar dan
      eceran; Reparasi
 7                          120.361.201        7.274.513        4.494.501        829.342        1.252.371     2.824.356          1.900.418
      dan Perawatan
      Mobil dan
      Sepeda Motor
      Pengangkutan
 8    dan                    34.993.297       4.743.092         1.042.359        133.826        1.545.032      955.598                576.184
      Pergudangan
      Penyediaan
      Akomodasi dan
 9                           17.548.633       2.263.777           382.771        130.383         298.808       224.518                541.851
      Penyediaan
      Makan Minum
      Informasi dan
 10                          32.121.687        1.286.158             52.153           35.776      76.223        34.320                32.350
      Komunikasi
      Aktivitas
 11   Keuangan dan          131.267.653             22.558            1.083       92.893              309       12.154                      -
      Asuransi
 12   Real Estate            24.815.840       8.248.626              66.905       90.645        1.488.439      476.074                103.069
      Aktivitas Profesi,
 13   Ilmiah, dan             7.136.939             45.287           18.682            7.784      12.826         10.019                 6.149
      Teknis
      Aktivitas
      Penyewaan dan
      Sewa Guna Usaha
      Tanpa Hak Opsi,
 14                            8.114.019        387.369           193.156         65.051           91.843       119.785               126.119
      Ketenagakerjaan,
      Agen Perjalanan,
      dan Penunjang
      Usaha Lainnya
      Administrasi
      Pemerintahan,
 15   Pertahanan, dan       298.887.823                  -                 -    1.060.513                -             -                    -
      Jaminan Sosial
      Wajib
 16   Pendidikan                645.286             36.648        178.218              4.228         3.316      93.089                35.958



590    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 593
Permodalan & Praktik          Tata Kelola          Tanggung Jawab Sosial             Komitmen             Laporan
Manajemen Risiko              Perusahaan           dan Lingkungan                    ESG                  Keuangan




 1) Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan berdasarkan Sektor Ekonomi -
                                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)
    Bank Secara Individu
                                                  Tagihan yang Mengalami
                                                      Penurunan Nilai                  CKPN               CKPN               CKPN           Tagihan yang
 No.     Sektor Ekonomi         Tagihan
                                                 Belum Jatuh        Telah Jatuh       Stage 1            Stage 2            Stage 3         dihapus buku
                                                    Tempo             Tempo
         Aktivitas
         Kesehatan
 17                               3.580.954            118.443              14.606       23.458              21.837                11.419            24.390
         Manusia dan
         Aktivitas Sosial
         Kesenian,
 18      Hiburan, dan               512.361           105.004               22.726           4.279          12.226                 17.552         160.946
         Rekreasi
         Aktivitas Jasa
 19                                2.277.764              67.612            17.898           31.576         15.552                 9.829             12.229
         Lainnya
         Aktivitas Rumah
 20      Tangga sebagai                 21.040               89               859              321                 25                537               850
         Pemberi Kerja
         Aktivitas Badan
         Internasional dan
 21      Badan Ekstra                   6.646                   -             448               91                      -            287                     -
         Internasional
         Lainnya
 22      Rumah Tangga            97.155.903          3.465.785         3.178.139        698.602             867.665          2.049.125          2.492.564
         Bukan Lapangan
 23                             187.321.305          2.164.419         1.600.942         677.439           248.405             746.547          2.942.660
         Usaha
 24      Lainnya                 61.124.416               6.643        1.559.699                     -                  -      802.525                       -
 Total                        1.491.759.288        74.559.898         19.190.908       4.991.505         15.172.419         16.964.837         15.397.991



                                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)
                                                  Tagihan yang Mengalami
                                                      Penurunan Nilai                  CKPN               CKPN               CKPN           Tagihan yang
 No.     Sektor Ekonomi         Tagihan
                                                 Belum Jatuh        Telah Jatuh       Stage 1            Stage 2            Stage 3         dihapus buku
                                                    Tempo             Tempo
  a                b                c                 d                 e                f                  g                  h                 i
 31 Desember 2024
         Pertanian,
  1      Kehutanan, dan         49.180.133          2.183.278          1.132.927        300.815            376.001            755.057           1.488.683
         Perikanan
         Pertambangan
  2                             51.704.587          5.692.552           149.675          90.882            973.178             70.672            252.992
         dan Penggalian
         Industri
  3                            160.932.041         19.019.447          3.997.082        400.210          1.737.061          10.304.118          5.727.340
         pengolahan
         Pengadaan
         Listrik, Gas, Uap/
  4                             32.151.571            780.955            33.662          76.661             57.320             22.502            239.567
         Air Panas dan
         Udara Dingin
         Pengelolaan
         Air, Pengelolaan
         Air Limbah,
  5                                 377.653            18.741               5.699            1.972              5.607              3.150             5.159
         Pengelolaan
         dan Daur Ulang
         Sampah
  6      Konstruksi             60.412.334         15.031.369           423.456         119.642          6.990.017            411.842           1.145.292
         Perdagangan
         besar dan
         eceran; Reparasi
  7                            110.875.505          6.963.821          3.627.188        717.807          1.704.136          2.064.940           4.335.120
         dan Perawatan
         Mobil dan
         Sepeda Motor
         Pengangkutan
  8      dan                     33.237.176         5.175.146          1.560.591        138.438          1.686.094           1.291.050           382.883
         Pergudangan

                                                                                                               Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                      591
                                                                                              PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 594
                             Performa        Laporan           Profil          Analisis dan Pembahasan                Fungsi
                             2025            Manajemen         Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank            Penunjang Bisnis




                                                                                                           (dalam jutaan Rupiah)
                                              Tagihan yang Mengalami
                                                  Penurunan Nilai            CKPN          CKPN          CKPN          Tagihan yang
No.     Sektor Ekonomi        Tagihan
                                             Belum Jatuh     Telah Jatuh    Stage 1       Stage 2       Stage 3        dihapus buku
                                                Tempo          Tempo
        Penyediaan
        Akomodasi dan
 9                             18.160.722       2.016.064        784.282      130.116       322.843       632.093            670.430
        Penyediaan
        Makan Minum
        Informasi dan
10                             28.038.148        142.035           87.347      42.565         11.832         47.600           21.852
        Komunikasi
        Aktivitas
11      Keuangan dan         105.952.400            6.107           1.645      75.468          1.965           793            117.350
        Asuransi
12      Real Estate            22.263.849       8.206.481         81.449       58.180      1.942.179       58.871            774.771
        Aktivitas Profesi,
13      Ilmiah, dan               767.142         32.230           17.108       6.471         6.005        13.382             22.436
        Teknis
        Aktivitas
        Penyewaan dan
        Sewa Guna Usaha
        Tanpa Hak Opsi,
14                              7.988.293        465.656         413.998      46.005        103.440       264.009            582.169
        Ketenagakerjaan,
        Agen Perjalanan,
        dan Penunjang
        Usaha Lainnya
        Administrasi
        Pemerintahan,
15      Pertahanan, dan       219.102.642                -            16    1.063.508               -             7            2.962
        Jaminan Sosial
        Wajib
16      Pendidikan               586.694          33.847           6.107        4.881        10.324          3.378             5.045
        Aktivitas
        Kesehatan
17                              3.032.428         72.530          30.024       21.258        20.273          17.652           21.895
        Manusia dan
        Aktivitas Sosial
        Kesenian,
18      Hiburan, dan              731.433         107.718         14.149        4.928          8.313         8.182              2.776
        Rekreasi
        Aktivitas Jasa
19                              1.522.371         23.925           3.216       20.270         6.294           1.619             2.139
        Lainnya
        Aktivitas Rumah
20      Tangga sebagai             18.895            251            1.729        290             67           1.201              722
        Pemberi Kerja
        Aktivitas Badan
        Internasional dan
21      Badan Ekstra                8.712                -           665          119               -          283               498
        Internasional
        Lainnya
22      Rumah Tangga           82.881.951       2.606.626       1.813.903     742.707       519.857      1.099.941         2.448.328
        Bukan Lapangan
23                            169.240.176       3.299.266       1.546.938   1.080.783       240.736       569.859            418.407
        Usaha
24      Lainnya                59.202.586          5.621        1.579.699             -             -     802.674                   -
Total                        1.218.369.440     71.883.667     17.312.555    5.143.980     16.723.542    18.444.875        18.668.815




592      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 595
Permodalan & Praktik        Tata Kelola       Tanggung Jawab Sosial           Komitmen         Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan        dan Lingkungan                  ESG              Keuangan




 2) Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan berdasarkan Sektor Ekonomi -
                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)
    Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                             Tagihan yang Mengalami
                                                 Penurunan Nilai                CKPN           CKPN           CKPN          Tagihan yang
 No.   Sektor Ekonomi         Tagihan
                                            Belum Jatuh     Telah Jatuh        Stage 1        Stage 2        Stage 3        dihapus buku
                                               Tempo          Tempo
  a            b                  c              d              e                 f              g              h                i
 31 Desember 2025
       Pertanian,
  1    Kehutanan, dan         51.090.503       2.144.593        490.359          267.680        142.341        332.756          1.120.557
       Perikanan
       Pertambangan
  2                           72.230.068       5.928.693            97.432       131.495        739.022         93.886               42.717
       dan Penggalian
       Industri
  3                          161.824.772      17.798.828       5.175.077         465.322       1.558.788      7.637.293         5.076.319
       pengolahan
       Pengadaan
       Listrik, Gas, Uap/
  4                           44.633.290       3.071.205        140.017           99.768        144.540         77.942               31.173
       Air Panas dan
       Udara Dingin
       Pengelolaan
       Air, Pengelolaan
       Air Limbah,
  5                               477.593        137.909            5.675             2.040          7.374          3.391             1.055
       Pengelolaan
       dan Daur Ulang
       Sampah
  6    Konstruksi            137.824.227      15.242.647        496.626          144.348      6.645.477        475.034           170.433
       Perdagangan
       besar dan
       eceran; Reparasi
  7                          124.092.496       7.274.513      4.533.972          883.828       1.252.371     2.970.018          1.900.418
       dan Perawatan
       Mobil dan
       Sepeda Motor
       Pengangkutan
  8    dan                    35.521.497       4.743.092       1.048.089         134.220       1.545.032       959.151           576.184
       Pergudangan
       Penyediaan
       Akomodasi dan
  9                            17.770.941      2.263.777        382.862          130.529        298.808        224.911           541.851
       Penyediaan
       Makan Minum
       Informasi dan
 10                           32.509.618       1.286.158         52.153           36.449         76.223         35.721               32.350
       Komunikasi
       Aktivitas
  11   Keuangan dan          134.350.973          22.558            2.078         93.565              309       14.547                    -
       Asuransi
 12    Real Estate            25.225.631       8.248.626         82.439           90.835       1.488.439      492.002            103.069
       Aktivitas Profesi,
 13    Ilmiah, dan              7.382.772         45.287         18.682               7.800      12.826         10.054                6.149
       Teknis
       Aktivitas
       Penyewaan dan
       Sewa Guna Usaha
       Tanpa Hak Opsi,
 14                            8.348.400         387.369        193.188           65.201         91.843        120.129           126.119
       Ketenagakerjaan,
       Agen Perjalanan,
       dan Penunjang
       Usaha Lainnya
       Administrasi
       Pemerintahan,
 15    Pertahanan, dan        307.731.265               -                 -     1.060.513                -              -                 -
       Jaminan Sosial
       Wajib
 16    Pendidikan                649.748          36.648        178.218               4.231          3.316      93.096               35.958
       Aktivitas
       Kesehatan
 17                             3.597.969        118.443         14.612           23.471         21.837         11.452               24.390
       Manusia dan
       Aktivitas Sosial
                                                                                                        Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                      593
                                                                                       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 596
                              Performa        Laporan            Profil           Analisis dan Pembahasan                   Fungsi
                              2025            Manajemen          Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank               Penunjang Bisnis




2) Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan berdasarkan Sektor Ekonomi -
                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)
   Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                               Tagihan yang Mengalami
                                                   Penurunan Nilai              CKPN           CKPN           CKPN           Tagihan yang
No.     Sektor Ekonomi         Tagihan
                                              Belum Jatuh      Telah Jatuh     Stage 1        Stage 2        Stage 3         dihapus buku
                                                 Tempo           Tempo
        Kesenian,
18      Hiburan, dan               551.611        105.004           22.726            4.307      12.226          17.611            160.946
        Rekreasi
        Aktivitas Jasa
19                               2.451.973         78.385           18.127        32.731         15.552         15.812                 12.229
        Lainnya
        Aktivitas Rumah
20      Tangga sebagai             21.095                89             898            321             25            576                 850
        Pemberi Kerja
        Aktivitas Badan
        Internasional dan
21      Badan Ekstra                  6.649                -            448             91               -           287                    -
        Internasional
        Lainnya
22      Rumah Tangga            97.215.264       3.465.785        3.181.014      698.742         867.665      2.052.288          2.492.564
        Bukan Lapangan
23                            243.403.999        2.171.451        1.602.588      677.926        409.699       1.069.718          2.942.660
        Usaha
24      Lainnya                 66.140.191             6.643      1.559.699             66               -     802.663                      -
Total                        1.575.052.545      74.577.703      19.296.979     5.055.479      15.333.713     17.510.338         15.397.991


                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)
                                               Tagihan yang Mengalami
                                                   Penurunan Nilai              CKPN           CKPN           CKPN           Tagihan yang
No.     Sektor Ekonomi         Tagihan
                                              Belum Jatuh      Telah Jatuh     Stage 1        Stage 2        Stage 3         dihapus buku
                                                 Tempo           Tempo
 a                b               c                d               e              f              g              h                  i
31 Desember 2024
        Pertanian,
 1      Kehutanan, dan         49.592.694        2.194.091        1.133.250     305.537         376.647        755.381           1.488.683
        Perikanan
        Pertambangan
 2                              51.730.846       5.697.411         149.691        90.976        974.097         70.688             252.992
        dan Penggalian
        Industri
 3                            163.546.200       19.048.091        4.007.664      416.541       1.739.020     10.314.700           5.727.340
        pengolahan
        Pengadaan
        Listrik, Gas, Uap/
 4                             32.334.109         780.977           33.669        78.547          57.325        22.508             239.567
        Air Panas dan
        Udara Dingin
        Pengelolaan
        Air, Pengelolaan
        Air Limbah,
 5                                520.327          18.750              5.705          3.431          5.609          3.157               5.159
        Pengelolaan
        dan Daur Ulang
        Sampah
 6      Konstruksi             60.563.328       15.036.030         439.302       120.312       6.991.080        427.688           1.145.292
        Perdagangan
        besar dan
        eceran; Reparasi
 7                            114.322.007        6.992.157       3.654.090       736.396       1.707.667      2.098.047          4.335.120
        dan Perawatan
        Mobil dan
        Sepeda Motor
        Pengangkutan
 8      dan                    33.696.577        5.175.146        1.562.696      142.693       1.686.094      1.292.710            382.883
        Pergudangan
        Penyediaan
        Akomodasi dan
 9                             18.330.601        2.042.285         784.305       131.156        322.858        634.976             670.430
        Penyediaan
        Makan Minum


594      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 597
Permodalan & Praktik          Tata Kelola       Tanggung Jawab Sosial         Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko              Perusahaan        dan Lingkungan                ESG            Keuangan




                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)
                                               Tagihan yang Mengalami
                                                   Penurunan Nilai              CKPN         CKPN          CKPN         Tagihan yang
 No.     Sektor Ekonomi         Tagihan
                                              Belum Jatuh     Telah Jatuh      Stage 1      Stage 2       Stage 3       dihapus buku
                                                 Tempo          Tempo
         Informasi dan
 10                             28.232.443         142.035          87.347        43.331        11.832        47.600           21.852
         Komunikasi
         Aktivitas
  11     Keuangan dan          108.290.254           6.107          6.940         80.183         1.965        6.088           117.350
         Asuransi
 12      Real Estate            22.263.849       8.206.481        100.872         60.939     1.942.179        77.831          774.771
         Aktivitas Profesi,
 13      Ilmiah, dan              1.206.978         32.230          17.108          7.947       6.005        13.382           22.436
         Teknis
         Aktivitas
         Penyewaan dan
         Sewa Guna Usaha
         Tanpa Hak Opsi,
 14                              8.129.378         465.659        413.998          47.133     103.441       264.009          582.169
         Ketenagakerjaan,
         Agen Perjalanan,
         dan Penunjang
         Usaha Lainnya
         Administrasi
         Pemerintahan,
 15      Pertahanan, dan       223.353.297                -              16    1.063.508              -             7           2.962
         Jaminan Sosial
         Wajib
 16      Pendidikan                 591.012         33.847          6.107          4.895       10.324         3.378             5.045
         Aktivitas
         Kesehatan
 17                               3.061.067         72.530         30.024         21.464       20.273         17.652           21.895
         Manusia dan
         Aktivitas Sosial
         Kesenian,
 18      Hiburan, dan              770.722         107.718         14.149          5.159         8.313         8.182            2.776
         Rekreasi
         Aktivitas Jasa
 19                               1.894.527         24.217          3.278         21.876        6.362          1.681            2.139
         Lainnya
         Aktivitas Rumah
 20      Tangga sebagai              18.971            251           1.770           291           67          1.242             722
         Pemberi Kerja
         Aktivitas Badan
         Internasional dan
 21      Badan Ekstra                 8.712               -             665          119              -         283              498
         Internasional
         Lainnya
 22      Rumah Tangga            82.937.456      2.606.786       1.816.590       742.905      519.894      1.102.421        2.448.328
         Bukan Lapangan
 23                            205.669.044       3.312.049       1.548.262      1.135.750     285.268       664.841          418.407
         Usaha
 24      Lainnya                62.845.769           5.621       1.579.699            65              -     802.674                 -
 Total                        1.273.910.170     72.000.471     17.397.196      5.261.149    16.776.319    18.631.126      18.668.815




                                                                                                      Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                595
                                                                                     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 598
                             Performa       Laporan          Profil               Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                             2025           Manajemen        Perusahaan           Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




1) Pengungkapan Tagihan berdasarkan Hari Tunggakan - Bank Secara Individu
                                                                                    31 Desember 2025
                                                                            Tagihan berdasarkan Hari Tunggakan
No.                   Jenis Eksposurç
                                                        > 90 hari s.d.       > 120 hari s.d.
                                                                                                   > 180 hari          Total
                                                          120 hari              180 hari
  a                          b                                c                    d                   e                  f
         Kredit yang termasuk dalam Tagihan yang
  1                                                           2.261.337            2.816.714           8.667.051        13.745.102
         Telah Jatuh Tempo
         Surat Berharga yang termasuk dalam
  2                                                               245.568                      -                -             245.568
         Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
 Total                                                       2.506.905             2.816.714          8.667.051         13.990.670


2) Pengungkapan Tagihan berdasarkan Hari Tunggakan - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                    31 Desember 2025
                                                                            Tagihan berdasarkan Hari Tunggakan
No.                   Jenis Eksposurç
                                                        > 90 hari s.d.       > 120 hari s.d.
                                                                                                   > 180 hari          Total
                                                          120 hari              180 hari
  a                          b                                c                    d                   e                  f
         Kredit yang termasuk dalam Tagihan yang
  1                                                          2.265.874             2.817.212          8.768.086         13.851.172
         Telah Jatuh Tempo
         Surat Berharga yang termasuk dalam
  2                                                               245.568                      -                -             245.568
         Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
 Total                                                       2.511.442             2.817.212          8.768.086         14.096.740




Pengungkapan Tambahan terkait Perlakuan terhadap Aset Bermasalah (CRB-A)

A. KUALITATIF

Aset non-performing adalah Aset yang dikategorikan sebagai “Kurang Lancar”, “Diragukan”, atau “Macet”
sesuai dengan POJK No.40/POJK.03/2019 tentang Kualitas Aset Bank Umum.

Restrukturisasi Aset adalah upaya perbaikan yang dilakukan Bank dalam kegiatan perkreditan terhadap
pihak lawan yang mengalami kesulitan untuk memenuhi kewajibannya. Kriteria Aset yang direstrukturisasi
ialah pihak lawan mengalami kesulitan pembayaran pokok dan/atau bunga Kredit; dan masih memiliki
prospek usaha yang baik dan diinilai mampu memenuhi kewajiban setelah direstrukturisasi.




596       A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 599
Permodalan & Praktik          Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial     Komitmen            Laporan
Manajemen Risiko              Perusahaan       dan Lingkungan            ESG                 Keuangan




                                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)
                                                          31 Desember 2024
                                                Tagihan berdasarkan Hari Tunggakan

    > 90 hari s.d. 120 hari           > 120 hari s.d. 180 hari               > 180 hari                          Total

              g                                  h                               i                                 j

                       1.135.521                        2.401.620                         7.840.994                      11.378.135

                        316.989                                  -                                -                        316.989

                       1.452.510                        2.401.620                         7.840.994                      11.695.124


                                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)
                                                          31 Desember 2024
                                                Tagihan berdasarkan Hari Tunggakan

    > 90 hari s.d. 120 hari           > 120 hari s.d. 180 hari               > 180 hari                          Total

              g                                  h                               i                                 j

                       1.138.807                        2.401.784                         7.922.186                      11.462.777

                        316.989                                  -                                -                        316.989

                       1.455.796                        2.401.784                         7.922.186                      11.779.766




                                                                                                      Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                              597
                                                                                     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 600
                          Performa       Laporan            Profil              Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                          2025           Manajemen          Perusahaan          Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




B. KUANTITATIF

Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing
1) Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing - Bank secara Individu                                  (dalam jutaan Rupiah)
                                                                    31 Desember 2025
                                                                                  Non Performing
                                                                                 (Kualitas KL, D, M)
                             Performing
                                                        Tagihan yang            Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
                         (Kualitas L dan DPK)
                                                         Mengalami              Memiliki Tunggakan >       Memiliki Tunggakan ≤
                                                       Penurunan Nilai                90 Hari                    90 Hari
                           Nilai                       Nilai                      Nilai                      Nilai
                         Tercatat      CKPN          Tercatat       CKPN        Tercatat       CKPN        Tercatat       CKPN
                          Bruto                       Bruto                      Bruto                      Bruto
                             a           b              c             d             e            f            g            h
 1    Surat Berharga    163.035.035       44.176                -           -      245.568             -              -            -
 2    Kredit
      a. Korporasi      441.055.346   10.172.311     10.151.631     6.380.071              -           -              -            -
      b. Ritel          144.407.037    2.793.813      3.714.016     2.473.146              -           -              -            -
      Transaksi
 3    Rekening          206.532.393             -      500.673              -      105.550             -              -            -
      Administratif


2) Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing - Bank secara Konsolidasi
                                                                                                           (dalam jutaan Rupiah)
   dengan Entitas Anak
                                                                    31 Desember 2025
                                                                                  Non Performing
                                                                                 (Kualitas KL, D, M)
                             Performing
                                                        Tagihan yang            Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
                         (Kualitas L dan DPK)
                                                         Mengalami              Memiliki Tunggakan >       Memiliki Tunggakan ≤
                                                       Penurunan Nilai                90 Hari                    90 Hari
                           Nilai                       Nilai                      Nilai                      Nilai
                         Tercatat      CKPN          Tercatat       CKPN        Tercatat       CKPN        Tercatat       CKPN
                          Bruto                       Bruto                      Bruto                      Bruto
                             a           b              c             d             e            f            g            h
 1    Surat Berharga    168.215.194       44.176                -           -      245.568             -              -            -
 2    Kredit
      a. Korporasi      441.064.310   10.172.477     10.151.631     6.380.071              -           -              -            -
      b. Ritel          148.357.191    2.986.711      3.714.122     2.473.234              -           -              -            -
      Transaksi
 3    Rekening          210.721.315             -      500.673              -      105.550             -              -            -
      Administratif




598    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 601
Permodalan & Praktik          Tata Kelola        Tanggung Jawab Sosial             Komitmen              Laporan
Manajemen Risiko              Perusahaan         dan Lingkungan                    ESG                   Keuangan




Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non-Performing
 1) Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non-Performing -
                                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)
    Bank secara Individu
                                                                           31 Desember 2025
                           Performing             Non Performing
                         (Kualitas L dan          (Kualitas KL, D,                Stage 1                     Stage 2                    Stage 3
                              DPK)                    dan M)
                         Nilai                     Nilai                     Nilai                       Nilai                      Nilai
                       Tercatat       CKPN       Tercatat       CKPN       Tercatat       CKPN         Tercatat       CKPN        Tercatat       CKPN
                        Bruto                     Bruto                     Bruto                       Bruto                      Bruto
                          a            b            c            d            e             f             g             h            i             j
      Surat
  1                               -          -              -          -              -            -              -           -              -           -
      Berharga
  2   Kredit
      a. Korporasi     31.470.571 7.390.117 6.631.545 4.400.978             181.578         14.662 28.227.287 6.143.363 9.693.251 5.633.070
      b. Ritel          2.851.430     792.003     959.559       622.046      54.762          3.635 2.559.280          654.498 1.196.946          755.917
      Transaksi
  3   Rekening          1.775.605            -     16.188              - 1.599.400                 -     180.633              -      11.760              -
      Administratif


 2) Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non-Performing -
                                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)
    Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                           31 Desember 2025
                           Performing             Non Performing
                         (Kualitas L dan          (Kualitas KL, D,                Stage 1                     Stage 2                    Stage 3
                              DPK)                    dan M)
                         Nilai                     Nilai                     Nilai                       Nilai                      Nilai
                       Tercatat       CKPN       Tercatat       CKPN       Tercatat       CKPN         Tercatat       CKPN        Tercatat       CKPN
                        Bruto                     Bruto                     Bruto                       Bruto                      Bruto
                          a            b            c            d            e             f             g             h            i             j
      Surat
  1                               -          -              -          -              -            -              -           -              -           -
      Berharga
  2   Kredit
      a. Korporasi     31.498.032 7.393.303 6.631.545 4.400.978             209.038         17.848 28.227.287 6.143.363 9.693.251 5.633.070
      b. Ritel          2.991.046     810.892     998.950       661.430     183.605         19.174 2.559.280          654.498 1.247.112          798.650
      Transaksi
  3   Rekening          1.775.605            -     16.188              - 1.599.400                 -     180.633              -      11.760              -
      Administratif




                                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                   599
                                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 602
                          Performa       Laporan     Profil        Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                          2025           Manajemen   Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




Pengungkapan Kualitatif terkait Teknik MRK               dan lembaga internasional, Bank, dan perusahaan
(CRC)                                                    efek dan lembaga jasa keuangan lain.Pada teknik
Pada perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko          MRK Penjaminan atau Asuransi dapat digunakan
Kredit (ATMR Kredit) dengan menggunakan                  bila kredit dijamin oleh Lembaga penjamin atau
Standardized Approach, Bank dapat mengakui               perusahaan asuransi berstatus Asuransi.Teknik MRK
keberadaan Agunan, Garansi, Penjaminan atau              dapat diakui apabila telah sesuai dengan kriteria
Asuransi Kredit sebegai teknik Mitigasi Risiko Kredit    dan syarat berdasarkan ketentuan SEOJK No. 24/
(MRK) yang dapat mengurangi nilai ATMR Kredit.           SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan ATMR Risiko
Penggunaan Teknik Mitigasi Risiko Kredit atas            Kredit.
Agunan dapat berupa uang tunai yang disimpan
pada Bank penyedia dana; giro, tabungan atau             Agunan pada Bank dilakukan review secara berkala
deposito yang diterbitkan oleh Bank penyedia             dengan ketentuan dilakukan minimal 1 kali dalam
dana; emas yang disimpan pada Bank penyedia              rentang 24 bulan pada debitur kualitas 1 dan 2, atau
dana; Surat Utang Negara (SUN) yang diterbitkan          minimal 1 kal dalam rentang 12 bulan untuk kredit
oleh pemerintah Republik Indonesia yang meliputi         berkualitas 3,4, dan 5.
obligasi negara dan surat perbendaharaan negara
sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang                 Pengungkapan Penggunaan Peringkat
mengenai surat utang negara; Surat Berharga              Kredit Eksternal (CRD)
Syariah Negara (SBSN) sebagaimana dimaksud               Bank     menggunakan       lembaga     pemeringkat
dalam Undang-Undang mengenai surat berharga              sesuai dengan ketentuan Lembaga Pemeringkat
syariah negara; Sertifikat Bank Indonesia (SBI)          berdasarkan SEOJK 24/SEOJK.03/2021, yakni
dan Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS); dan        Pefindo dan Fitch Rating Indonesia untuk peringkat-
surat-surat berharga yang memiliki peringkat dan         peringkat bermata uang IDR serta S&P, Moody’s, dan
diperingkat oleh lembaga pemeringkat yang diakui         Fitch Inernational untuk peringka-peringkat bermata
oleh Otoritas Jasa Keuangan. Sedangkan pada              uang selain IDR. Adapun Kategori portofolio yang
Teknik MRK Garansi, Garansi-garansi yang diakui          menggunakan peringkat ialah kategori portofolio
merupakan garansi yang diberikan oleh pihak-             Tagihan Kepada Pemerintah, Tagihan kepada Entitas
pihak yang termasuk dalam cakupan Kategori               Sektor Publik, Tagihan kepada Bank, Tagihan kepada
Portofolio Pemerintah Indonesia, Pemerintah              Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Keuangan
Negara Lain,     bank pembangunan multilateral           Lainnya, dan Tagihan kepada Korporasi




600    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 603
Permodalan & Praktik      Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial         Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan       dan Lingkungan                ESG               Keuangan




Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK
 1) Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK - Bank Individual                                           (dalam jutaan Rupiah)
                                                                               31 Desember 2025
                                                                                                    Tagihan yang
                                                                                                       Dijamin
                                                   Tagihan                                                             Tagihan
                                                                      Tagihan         Tagihan          dengan
                                                  yang Tidak                                                         yang Dijamin
                                                                   yang Dijamin     yang Dijamin      Garansi,
                                                   Dijamin                                                             dengan
                                                                      dengan          dengan         Penjaminan
                                                   dengan                                                              Derivatif
                                                                    Teknik MRK        Agunan          dan/atau
                                                 Teknik MRK                                                             Kredit
                                                                                                      Asuransi
                                                                                                        Kredit
                                                a                 b                 c               d                e


  1    Kredit                                       820.894.399       27.028.915        2.763.181       24.265.734
  2    Surat Berharga                               163.236.427                -                -                -
  3    Total                                        984.130.826       27.028.915        2.763.181       24.265.734
       Kredit dan Surat Berharga yang telah
  4                                                   6.326.751         196.891                25         196.866
       jatuh tempo


 2) Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK - Bank Konsolidasi                                          (dalam jutaan Rupiah)
                                                                               31 Desember 2025
                                                                                                    Tagihan yang
                                                                                                       Dijamin
                                                   Tagihan                                                             Tagihan
                                                                      Tagihan         Tagihan          dengan
                                                  yang Tidak                                                         yang Dijamin
                                                                   yang Dijamin     yang Dijamin      Garansi,
                                                   Dijamin                                                             dengan
                                                                      dengan          dengan         Penjaminan
                                                   dengan                                                              Derivatif
                                                                    Teknik MRK        Agunan          dan/atau
                                                 Teknik MRK                                                             Kredit
                                                                                                      Asuransi
                                                                                                        Kredit
                                                a                 b                 c               d                e


  1    Kredit                                       834.659.764       29.261.205        4.995.471       24.265.734
  2    Surat Berharga                               168.416.586                -                -                -
  3    Total                                    1.003.076.350         29.261.205        4.995.471       24.265.734
       Kredit dan Surat Berharga yang telah
  4                                                   6.432.820         196.891                25         196.866
       jatuh tempo




                                                                                                    Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                             601
                                                                                   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 604
                          Performa       Laporan             Profil              Analisis dan Pembahasan               Fungsi
                          2025           Manajemen           Perusahaan          Manajemen atas Kinerja Bank           Penunjang Bisnis




Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK
1) Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK - Bank Individual
                                                                                                              (dalam jutaan Rupiah)
                                                                           31 Desember 2025
                                      Tagihan Bersih Sebelum           Tagihan Bersih Setelah
                                                                                                         ATMR dan Rata-Rata Bobot
                                     Penerapan FKK dan Teknik         Penerapan FKK dan Teknik
                                                                                                                  Risiko
          Kategori Portofolio                  MRK                             MRK
                                      Laporan                          Laporan                                              Rata-Rata
                                       Posisi          TRA              Posisi            TRA              ATMR            Bobot Risiko
                                     Keuangan                         Keuangan                                               (e/(c+d))
                                          a              b                  c               d                 e                 f
  1   Tagihan kepada Pemerintah       294.109.048       7.615.484      294.019.444         1.463.432              19.510             0,0%
      Tagihan kepada Entitas
  2                                   149.091.584      44.545.032      142.869.543        15.116.355       65.868.026               41,7%
      Sektor Publik
      Tagihan kepada Bank
  3   Pembangunan Multilateral                     -              -                  -               -                 -             0,0%
      dan Lembaga Internasional
  4   Tagihan kepada Bank              60.125.455      44.065.241         54.465.973      23.067.399       30.415.741               39,2%
      Tagihan kepada Perusahaan
      Efek dan Lembaga Jasa            26.868.008        106.206          26.867.552            48.388     19.092.624               70,9%
      Keuangan Lain1)
      Tagihan berupa Covered
  5                                                -              -                  -               -                 -             0,0%
      Bond
      Tagihan kepada Korporasi -
  6                                   409.082.889      55.627.202         408.287.114     19.351.636      384.189.492               89,8%
      Eksposur Korporasi Umum2)
      Tagihan kepada Perusahaan
      Efek dan Lembaga Jasa                        -              -                  -               -                 -             0,0%
      Keuangan Lain3)
      Eksposur Pembiayaan
                                       48.226.069                 -       47.372.786                 -     41.336.924                87,3%
      Khusus4)
      Tagihan berupa Surat
      Berharga/Piutang
  7                                       124.213                 -          124.213                 -         280.532           225,8%
      Subordinasi, Ekuitas, dan
      Instrumen Modal Lainnya
      Tagihan kepada Usaha
  8   Mikro, Usaha Kecil dan          146.613.768      53.693.916      130.294.825        16.841.214       116.175.164              79,0%
      Portofolio Ritel
  9   Kredit Beragun Properti                      -              -                  -               -                 -             0,0%
      Kredit Beragun Properti
      Rumah Tinggal yang
      Pembayarannya Tidak              74.254.677         747.800         73.480.140            74.780     33.289.378               45,3%
      Bergantung Secara Material
      pada Arus Kas Properti
      Kredit Beragun Properti
      Rumah Tinggal yang
      Pembayarannya Bergantung                29.824            685             26.915             69             20.970             77,7%
      Secara Material pada Arus
      Kas Properti
      Kredit Beragun Properti
      Komersial yang
      Pembayarannya Tidak              10.132.928        196.881           8.286.964            19.688       6.971.381              83,9%
      Bergantung Secara Material
      pada Arus Kas Properti
      Kredit Beragun Properti
      Komersial yang
      Pembayarannya Bergantung            122.310                 -          104.389                 -         152.551              146,1%
      Secara Material pada Arus
      Kas Properti
      Kredit untuk Pengadaan
 10   Tanah, Pengolahan Tanah,            224.575             5.357          224.432              536          224.996              100,0%
      dan Konstruksi
      Tagihan yang Telah Jatuh
 11                                     6.286.980         534.811          6.090.088            53.481      4.663.884               75,9%
      Tempo



602    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 605
Permodalan & Praktik        Tata Kelola        Tanggung Jawab Sosial             Komitmen         Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan         dan Lingkungan                    ESG              Keuangan




                                                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                  31 Desember 2025
                                           Tagihan Bersih Sebelum               Tagihan Bersih Setelah
                                                                                                                  ATMR dan Rata-Rata Bobot
                                          Penerapan FKK dan Teknik             Penerapan FKK dan Teknik
                                                                                                                           Risiko
             Kategori Portofolio                    MRK                                 MRK
                                           Laporan                              Laporan                                            Rata-Rata
                                            Posisi          TRA                  Posisi          TRA                ATMR          Bobot Risiko
                                          Keuangan                             Keuangan                                             (e/(c+d))
 12      Aset Lainnya                        60.247.835                    -     60.247.835                   -      47.262.231            78,4%
 Total                                    1.285.540.163   207.138.615 1.252.762.213             76.036.978         749.963.404             56,4%
1) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain
   sebagaimana Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
2) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada korporasi - eksposur korporasi umum sebagaimana
   Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini (tidak termasuk angka 3) dan angka 4)).
3) Merupakan tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lainnya yang tidak tergolong dalam kategori portofolio
   sebagaimana angka 1).
4) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori tagihan kepada korporasi - eksposur pembiayaan khusus (dengan dan tanpa
   peringkat) sebagaimana Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.




2) Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK - Bank Konsolidasi
                                                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                  31 Desember 2025
                                           Tagihan Bersih Sebelum               Tagihan Bersih Setelah
                                                                                                                  ATMR dan Rata-Rata Bobot
                                          Penerapan FKK dan Teknik             Penerapan FKK dan Teknik
                                                                                                                           Risiko
             Kategori Portofolio                    MRK                                 MRK
                                           Laporan                              Laporan                                            Rata-Rata
                                            Posisi          TRA                  Posisi          TRA                ATMR          Bobot Risiko
                                          Keuangan                             Keuangan                                             (e/(c+d))
                                               a              b                    c               d                   e               f
  1      Tagihan kepada Pemerintah         303.873.211      7.615.484          303.783.608       1.463.432              19.510             0,0%
         Tagihan kepada Entitas
  2                                        149.091.584     44.545.032          142.869.543      15.116.355          65.868.026             41,7%
         Sektor Publik
         Tagihan kepada Bank
  3      Pembangunan Multilateral                    -                 -                  -               -                  -             0,0%
         dan Lembaga Internasional
  4      Tagihan kepada Bank                61.231.191     44.246.576           55.571.710      23.137.166          30.862.492             39,2%
         Tagihan kepada Perusahaan
         Efek dan Lembaga Jasa              26.879.542        356.206           26.879.086          73.388          19.108.565             70,9%
         Keuangan Lain1)
         Tagihan berupa Covered
  5                                                  -                 -                  -               -                  -             0,0%
         Bond
         Tagihan kepada Korporasi -
  6                                        415.334.969     58.030.443          412.441.536      20.377.520         388.956.754             89,9%
         Eksposur Korporasi Umum2)
         Tagihan kepada Perusahaan
         Efek dan Lembaga Jasa                       -                 -                  -               -                  -             0,0%
         Keuangan Lain3)
         Eksposur Pembiayaan
                                            48.259.116                 -         47.405.834               -         41.369.972             87,3%
         Khusus4)
         Tagihan berupa Surat
         Berharga/Piutang
  7                                            764.814                 -           764.814                -          1.882.036         246,1%
         Subordinasi, Ekuitas, dan
         Instrumen Modal Lainnya
         Tagihan kepada Usaha
  8      Mikro, Usaha Kecil dan            151.934.947     54.119.441          135.485.110       17.011.474        121.197.308             79,5%
         Portofolio Ritel
  9      Kredit Beragun Properti                     -                 -                  -               -                  -             0,0%
         Kredit Beragun Properti
         Rumah Tinggal yang
         Pembayarannya Tidak                75.242.093        926.774            74.467.557       135.261           33.769.981             45,3%
         Bergantung Secara Material
         pada Arus Kas Properti


                                                                                                           Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                            603
                                                                                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 606
                                 Performa         Laporan             Profil             Analisis dan Pembahasan                       Fungsi
                                 2025             Manajemen           Perusahaan         Manajemen atas Kinerja Bank                   Penunjang Bisnis




                                                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                    31 Desember 2025
                                              Tagihan Bersih Sebelum            Tagihan Bersih Setelah
                                                                                                                   ATMR dan Rata-Rata Bobot
                                             Penerapan FKK dan Teknik          Penerapan FKK dan Teknik
                                                                                                                            Risiko
             Kategori Portofolio                       MRK                              MRK
                                              Laporan                           Laporan                                                  Rata-Rata
                                               Posisi            TRA             Posisi               TRA              ATMR             Bobot Risiko
                                             Keuangan                          Keuangan                                                   (e/(c+d))
         Kredit Beragun Properti
         Rumah Tinggal yang
         Pembayarannya Bergantung                  29.824               685           26.915                69               20.970             77,7%
         Secara Material pada Arus
         Kas Properti
         Kredit Beragun Properti
         Komersial yang
         Pembayarannya Tidak                   14.251.128            948.505       12.401.426         319.150          10.375.948               81,6%
         Bergantung Secara Material
         pada Arus Kas Properti
         Kredit Beragun Properti
         Komersial yang
         Pembayarannya Bergantung                 122.310                  -         104.389                  -             152.551            146,1%
         Secara Material pada Arus
         Kas Properti
         Kredit untuk Pengadaan
 10      Tanah, Pengolahan Tanah,                 224.575              5.357         224.432                536             224.996            100,0%
         dan Konstruksi
         Tagihan yang Telah Jatuh
 11                                            6.304.552             534.811        6.107.661          53.481              4.682.135            76,0%
         Tempo
 12      Aset Lainnya                         62.025.900                   -    62.025.900                    -       48.986.686                79,0%
 Total                                      1.315.569.756      211.329.314 1.280.559.521         77.687.832          767.477.930                56,5%
1) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa
   keuangan lain sebagaimana Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
2) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada korporasi - eksposur korporasi
   umum sebagaimana Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini (tidak termasuk angka 3) dan angka 4)).
3) Merupakan tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lainnya yang tidak tergolong dalam kategori
   portofolio sebagaimana angka 1).
4) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori tagihan kepada korporasi - eksposur pembiayaan khusus
   (dengan dan tanpa peringkat) sebagaimana Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.




Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko
1) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Individual
                                                                                   31 Desember 2025

 Kategori Portofolio                                Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit

                           0%         10%   15%     20%        25%     30%     35% 37,5%        40%     45%         50%         52,5% 60%       65% 67,5% 70%



  Kategori Portofolio       0%                       20%                                                             50%

      Tagihan kepada
 1                      295.385.325
                                                    97.551                                                             -
      Pemerintah



  Kategori Portofolio                                20%                                                             50%

      Tagihan kepada
 2    Entitas Sektor                              53.269.536                                                      101.667.456
      Publik




604       A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 607
  Permodalan & Praktik         Tata Kelola          Tanggung Jawab Sosial           Komitmen       Laporan
  Manajemen Risiko             Perusahaan           dan Lingkungan                  ESG            Keuangan




                                                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)
                                                31 Desember 2025
                                                                                                                         Tagihan Bersih Setelah
                 Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
                                                                                                                          FKK dan Teknik MRK
75%    80%     85%       90%     100%        105%   110% 112,5% 130%        150%        250%   400% 1250% Lainnya


                                                                                                                        Tagihan Bersih Setelah FKK
                                  100%                                       150%                             Lainnya
                                                                                                                             dan Teknik MRK

                                    -                                           -                                -             295.482.876



                                                                                                                        Tagihan Bersih Setelah FKK
                                  100%                                       150%                             Lainnya
                                                                                                                             dan Teknik MRK


                                 385.936                                    2.662.970                            -             157.985.898




                                                                                                            Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                        605
                                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 608
                              Performa         Laporan            Profil            Analisis dan Pembahasan                        Fungsi
                              2025             Manajemen          Perusahaan        Manajemen atas Kinerja Bank                    Penunjang Bisnis




1) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Individual
                                                                               31 Desember 2025

 Kategori Portofolio                             Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit

                        0%       10%     15%     20%        25%    30%        35% 37,5%    40%         45%          50%        52,5% 60%    65% 67,5% 70%



  Kategori Portofolio    0%                       20%               30%                                             50%

     Tagihan
     kepada Bank
     Pembangunan
 3                        -                         -                 -                                               -
     Multilateral
     dan Lembaga
     Internasional



  Kategori Portofolio                             20%               30%                     40%                     50%

     Tagihan kepada
 4                                             32.935.161
                                                                  7.056.967               4.445.937               19.947.704
     Bank
     Tagihan kepada
     Perusahaan Efek
     dan Lembaga                                1.982.940             -                       -                     5.532
     Jasa Keuangan
     Lain1)



  Kategori Portofolio             10%    15%      20%       25%               35%                                   50%

     Tagihan berupa
 5                                 -      -         -        -                 -                                      -
     Covered Bond



  Kategori Portofolio                             20%                                                               50%                     65%5)

     Tagihan kepada
     Korporasi
 6   - Eksposur                                28.863.722
                                                                                                                  35.767.244                  -
     Korporasi
     Umum2)
     Tagihan kepada
     Perusahaan Efek
     dan Lembaga                                    -                                                                 -                       -
     Jasa Keuangan
     Lain3)
     Eksposur
     Pembiayaan                                     -                                                                 -
     Khusus4)



  Kategori Portofolio

     Tagihan berupa
     Surat Berharga/
     Piutang
 7   Subordinasi,
     Ekuitas, dan
     Instrumen
     Modal Lainnya



  Kategori Portofolio                                                                                  45%

     Tagihan kepada
     Usaha Mikro,
 8                                                                                                    7.287.581
     Usaha Kecil dan
     Portofolio Ritel



  Kategori Portofolio    0%                       20%       25%     30%       35%           40%        45%          50%              60%    65%5)     70%

     Kredit Beragun
 9
     Properti




606      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 609
         Permodalan & Praktik                 Tata Kelola          Tanggung Jawab Sosial              Komitmen                Laporan
         Manajemen Risiko                     Perusahaan           dan Lingkungan                     ESG                     Keuangan




                                                                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)
                                                               31 Desember 2025
                                                                                                                                                    Tagihan Bersih Setelah
                               Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
                                                                                                                                                     FKK dan Teknik MRK
  75%           80%          85%        90%     100%        105%   110% 112,5% 130%            150%        250%      400% 1250% Lainnya


                                                                                                                                                   Tagihan Bersih Setelah FKK
                                                 100%                                           150%                                     Lainnya
                                                                                                                                                        dan Teknik MRK



                                                   -                                              -                                         -                  -




                                                                                                                                                   Tagihan Bersih Setelah FKK
   75%                                           100%                                           150%                                     Lainnya
                                                                                                                                                        dan Teknik MRK

12.752.841                                      394.761                                           -                                         -              77.533.371



24.924.150                                         -                                              -                                       3.318            26.915.940




                                                                                                                                                   Tagihan Bersih Setelah FKK
                                                 100%                                                                                    Lainnya
                                                                                                                                                        dan Teknik MRK

                                                   -                                                                                        -                  -



                                                                                                                                                   Tagihan Bersih Setelah FKK
   75%          80%          85%                 100%                              130%         150%                                     Lainnya
                                                                                                                                                        dan Teknik MRK



6.378.194         -        45.471.751
                                              299.291.444
                                                                                      -       11.866.394                                    -             427.638.749




     -                         -                   -                                              -                                         -                  -




     -        35.908.765                       7.644.386                          3.819.636       -                                         -              47.372.787



                                                                                                                                                   Tagihan Bersih Setelah FKK
                                                 100%                                           150%       250%      400%5)              Lainnya
                                                                                                                                                        dan Teknik MRK




                                                20.000                                            -        104.213     -                    -               124.213




                                                                                                                                                   Tagihan Bersih Setelah FKK
   75%                       85%                 100%                                                                                    Lainnya
                                                                                                                                                        dan Teknik MRK


118.410.320                2.807.707           18.630.431                                                                                   -             147.136.039




                                                                                                                                                   Tagihan Bersih Setelah FKK
   75%                       85%        90%      100%       105%    110%                        150%                                     Lainnya
                                                                                                                                                        dan Teknik MRK

                                                                                                                                            -                  -




                                                                                                                                Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                                   607
                                                                                                               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 610
                             Performa         Laporan              Profil             Analisis dan Pembahasan                    Fungsi
                             2025             Manajemen            Perusahaan         Manajemen atas Kinerja Bank                Penunjang Bisnis




1) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Individual
                                                                                 31 Desember 2025

 Kategori Portofolio                            Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit

                       0%       10%     15%     20%       25%        30%        35% 37,5%     40%        45%      50%        52,5% 60%      65% 67,5% 70%
    Kredit Beragun
    Properti Rumah
    Tinggal yang
    Pembayarannya
    Tidak                -                     9.390.936 4.046.624 16.953.176               12.601.134           9.713.567                   -       7.927.160
    Bergantung
    Secara Material
    pada Arus Kas
    Properti
      tanpa
      pendekatan
      pembagian
      kredit5)
      dengan
      menggunakan
      pendekatan
      pembagian
      kredit
      (dijamin)5)
      dengan
      menggunakan
      pendekatan
      pembagian
      kredit
      (dijamin)5)
    Kredit Beragun
    Properti Rumah
    Tinggal yang
    Pembayarannya
                                                                     6.099      114                      1.224                     1.144
    Bergantung
    Secara Material
    pada Arus Kas
    Properti
    Kredit Beragun
    Properti
    Komersial yang
    Pembayarannya
    Tidak                -                         -                   -                        -                    -            979.120    -
    Bergantung
    Secara Material
    pada Arus Kas
    Properti
      tanpa
      pendekatan
      pembagian
      kredit5)
      dengan
      menggunakan
      pendekatan
      pembagian
      kredit
      (dijamin)5)
      dengan
      menggunakan
      pendekatan
      pembagian
      kredit
      (dijamin)5)
    Kredit Beragun
    Properti
    Komersial yang
    Pembayarannya
    Bergantung                                                                                                                                        2.146
    Secara
    Material pada
    Arus Kas
    Properti




608     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 611
      Permodalan & Praktik             Tata Kelola            Tanggung Jawab Sosial          Komitmen       Laporan
      Manajemen Risiko                 Perusahaan             dan Lingkungan                 ESG            Keuangan




                                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)
                                                         31 Desember 2025
                                                                                                                              Tagihan Bersih Setelah
                       Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
                                                                                                                               FKK dan Teknik MRK
  75%        80%    85%        90%       100%        105%     110% 112,5% 130%        150%      250%    400% 1250% Lainnya




12.707.696         214.628                  -                                           -                               -           73.554.921




                                                                                                                        -                -




                                                                                                                        -                -




                                                                                                                        -                -




  7.047                                              11.193                            162                              -             26.983




4.208.929          1.736.495            1.382.108                                       -                               -            8.306.652




                                                                                                                        -                -




                                                                                                                        -                -




                                                                                                                        -                -




                               4.105                           8.593                  89.545                            -            104.389




                                                                                                                    Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                               609
                                                                                                   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 612
                                     Performa         Laporan             Profil               Analisis dan Pembahasan                   Fungsi
                                     2025             Manajemen           Perusahaan           Manajemen atas Kinerja Bank               Penunjang Bisnis




1) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Individual
                                                                                        31 Desember 2025

 Kategori Portofolio                                    Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit

                               0%         10%   15%     20%        25%      30%      35% 37,5%         40%      45%       50%        52,5% 60%      65% 67,5% 70%
       Kredit untuk
       Pengadaan
       Tanah,
       Pengolahan
       Tanah, dan
       Konstruksi



  Kategori Portofolio                                                                                                      50%

       Tagihan yang
 10    Telah Jatuh                                                                                                      3.309.695
       Tempo



  Kategori Portofolio           0%                       20%

 11    Aset Lainnya         13.340.042                    -

1) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain sebagaimana Lampiran A
   Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No 24/SEOJK.03/2021.
2) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada korporasi - eksposur korporasi umum sebagaimana Lampiran A Surat
   Edaran Otoritas Jasa Keuangan No 24/SEOJK.03/2021 (tidak termasuk angka 3) dan angka 4)).
3) Merupakan tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain yang tidak tergolong dalam kategori portofolio sebagaimana angka 1),
4) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori tagihan kepada korporasi - eksposur pembiayaan khusus (dengan dan tanpa peringkat) sebagaimana
   Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No 24/SEOJK.03/2021.
5) Tidak applicable sesuai dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No 24/SEOJK.03/2021.



                                                                                  31 Desember 2025
 No        Bobot Risiko
                                         Tagihan Bersih Laporan Posisi Keuangan                 Tagihan Bersih TRA (sebelum pengenaan FKK)


  1               < 40%                               450.705.145                                                      30.019.104
  2           40%-70%                                 186.059.824                                                     59.618.655
  3                   75%                             150.860.942                                                      67.350.815
  4                   80%                               35.908.765                                                                   -
  5                   85%                              49.999.917                                                       2.306.632
  6          90%-100%                                 359.946.266                                                     46.590.332
  7           105-130%                                   3.839.422                                                                   -
  8                150%                                 15.407.126                                                      1.253.078
  9                250%                                    104.213                                                                   -
  10               400%                                            -                                                                 -
  11             1250%                                             -                                                                 -


 2) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Konsolidasi
                                                                                        31 Desember 2025

 Kategori Portofolio                                    Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit

                               0%         10%   15%     20%        25%      30%      35% 37,5%         40%      45%       50%        52,5%   60%     65% 67,5% 70%



  Kategori Portofolio           0%                       20%                                                               50%

       Tagihan kepada
 1                          305.149.489
                                                        97.551                                                              -
       Pemerintah



  Kategori Portofolio                                    20%                                                               50%

       Tagihan kepada
 2     Entitas Sektor                                 53.269.536                                                       101.667.456
       Publik




 610      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 613
  Permodalan & Praktik         Tata Kelola          Tanggung Jawab Sosial              Komitmen       Laporan
  Manajemen Risiko             Perusahaan           dan Lingkungan                     ESG            Keuangan




                                                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)
                                                31 Desember 2025
                                                                                                                                  Tagihan Bersih Setelah
                 Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
                                                                                                                                   FKK dan Teknik MRK
75%    80%     85%       90%     100%        105%   110% 112,5% 130%        150%          250%    400% 1250% Lainnya



                                 224.967                                       -                                       -                  224.967




                                                                                                                                 Tagihan Bersih Setelah FKK
                                  100%                                      150%                                  Lainnya
                                                                                                                                      dan Teknik MRK


                                2.562.298                                   271.577                                    -                  6.143.570



                                                                                                                                 Tagihan Bersih Setelah FKK
                                  100%                                      150%                        1250%5)   Lainnya
                                                                                                                                      dan Teknik MRK
                                46.050.454                                  807.183                        -      50.157                 60.247.836




                                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)
                                                              31 Desember 2025
                          Rata-Rata FKK                                 Tagihan Bersih (Setelah pengenaan FKK dan Teknik MRK)


                               42,24%                                                                 463.381.669
                               29,75%                                                                 203.726.049
                               43,24%                                                                 179.389.176
                                0,00%                                                                  35.908.765
                               10,00%                                                                  50.230.581
                               36,96%                                                                 376.590.890
                                0,00%                                                                   3.839.422
                               23,20%                                                                  15.697.832
                                0,00%                                                                     104.213
                                0,00%                                                                              -
                                0,00%                                                                              -


                                                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)
                                                31 Desember 2025
                                                                                                                                   Tagihan Bersih Setelah
                  Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
                                                                                                                                    FKK dan Teknik MRK
75%     80%     85%      90%      100%       105%    110% 112,5% 130%       150%          250%    400% 1250% Lainnya


                                                                                                                                  Tagihan Bersih Setelah FKK
                                   100%                                      150%                                 Lainnya
                                                                                                                                       dan Teknik MRK

                                     -                                             -                                       -             305.247.040



                                                                                                                                  Tagihan Bersih Setelah FKK
                                   100%                                      150%                                 Lainnya
                                                                                                                                       dan Teknik MRK


                                  385.936                                   2.662.970                                      -             157.985.898




                                                                                                              Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                    611
                                                                                             PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 614
                              Performa         Laporan            Profil                Analisis dan Pembahasan                      Fungsi
                              2025             Manajemen          Perusahaan            Manajemen atas Kinerja Bank                  Penunjang Bisnis




2) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Konsolidasi
                                                                                   31 Desember 2025

Kategori Portofolio                              Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit

                         0%      10%     15%     20%        25%    30%        35% 37,5%      40%         45%          50%        52,5%   60%   65% 67,5% 70%



 Kategori Portofolio     0%                       20%               30%                                               50%

      Tagihan
      kepada Bank
      Pembangunan
3                         -                         -                 -                                                 -
      Multilateral
      dan Lembaga
      Internasional



 Kategori Portofolio                              20%               30%                       40%                     50%

      Tagihan kepada
4                                              33.513.025         7.056.967                 4.780.371               19.947.704
      Bank
      Tagihan kepada
      Perusahaan Efek
      dan Lembaga                               1.982.940             -                      39.852                   5.532
      Jasa Keuangan
      Lain1)



 Kategori Portofolio              10%    15%      20%       25%               35%                                     50%

      Tagihan berupa
5                                  -      -         -        -                 -                                        -
      Covered Bond



 Kategori Portofolio                              20%                                                                 50%                      65%5)

      Tagihan kepada
      Korporasi
6     - Eksposur                               29.179.597                                                           35.892.173                   -
      Korporasi
      Umum2)
      Tagihan kepada
      Perusahaan Efek
      dan Lembaga                                   -                                                                   -                        -
      Jasa Keuangan
      Lain3)
      Eksposur
      Pembiayaan                                    -                                                                   -
      Khusus4)



 Kategori Portofolio

      Tagihan berupa
      Surat Berharga/
      Piutang
7     Subordinasi,
      Ekuitas, dan
      Instrumen
      Modal Lainnya



 Kategori Portofolio                                                                                     45%

      Tagihan kepada
      Usaha Mikro,
8                                                                                                       7.287.581
      Usaha Kecil dan
      Portofolio Ritel



 Kategori Portofolio     0%                       20%       25%     30%       35%             40%        45%          50%                60%   65%5)     70%

      Kredit Beragun
9
      Properti




612      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 615
         Permodalan & Praktik                 Tata Kelola           Tanggung Jawab Sosial              Komitmen             Laporan
         Manajemen Risiko                     Perusahaan            dan Lingkungan                     ESG                  Keuangan




                                                                                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)
                                                                31 Desember 2025
                                                                                                                                                  Tagihan Bersih Setelah
                                Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
                                                                                                                                                   FKK dan Teknik MRK
  75%           80%          85%        90%      100%        105%    110% 112,5% 130%           150%        250%      400% 1250% Lainnya


                                                                                                                                                 Tagihan Bersih Setelah FKK
                                                  100%                                           150%                                  Lainnya
                                                                                                                                                      dan Teknik MRK



                                                    -                                              -                                      -                  -




                                                                                                                                                 Tagihan Bersih Setelah FKK
   75%                                            100%                                           150%                                  Lainnya
                                                                                                                                                      dan Teknik MRK

13.016.046                                       394.761                                           -                                      -              78.708.874



24.924.150                                          -                                              -                                      -              26.952.474




                                                                                                                                                 Tagihan Bersih Setelah FKK
                                                  100%                                                                                 Lainnya
                                                                                                                                                      dan Teknik MRK

                                                    -                                                                                     -                  -



                                                                                                                                                 Tagihan Bersih Setelah FKK
   75%          80%          85%                  100%                               130%        150%                                  Lainnya
                                                                                                                                                      dan Teknik MRK



6.378.194         -        46.124.289          303.378.409                             -       11.866.394                                 -             432.819.056




     -                         -                    -                                              -                                      -                  -




     -        35.908.765                        7.677.433                          3.819.636       -                                      -              47.405.834



                                                                                                                                                 Tagihan Bersih Setelah FKK
                                                  100%                                           150%       250%      400%5)           Lainnya
                                                                                                                                                      dan Teknik MRK




                                                 20.000                                            -        744.814     -                 -               764.814




                                                                                                                                                 Tagihan Bersih Setelah FKK
   75%                       85%                  100%                                                                                 Lainnya
                                                                                                                                                      dan Teknik MRK


119.713.228                2.892.199            22.603.575                                                                                -             152.496.583




                                                                                                                                                 Tagihan Bersih Setelah FKK
   75%                       85%        90%       100%       105%     110%                       150%                                  Lainnya
                                                                                                                                                      dan Teknik MRK

                                                                                                                                          -                  -




                                                                                                                                Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                                 613
                                                                                                               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 616
                                 Performa         Laporan              Profil              Analisis dan Pembahasan                   Fungsi
                                 2025             Manajemen            Perusahaan          Manajemen atas Kinerja Bank               Penunjang Bisnis




2) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Konsolidasi
                                                                                      31 Desember 2025

Kategori Portofolio                                 Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit

                            0%      10%     15%     20%       25%        30%        35% 37,5%     40%        45%      50%        52,5%    60%        65% 67,5% 70%
      Kredit Beragun
      Properti Rumah
      Tinggal yang
      Pembayarannya
      Tidak                 -                      9.595.520 4.191.996 17.072.270               12.699.104           9.808.130                        -      8.239.981
      Bergantung
      Secara Material
      pada Arus Kas
      Properti
       tanpa
       pendekatan
       pembagian
       kredit5)
       dengan
       menggunakan
       pendekatan
       pembagian
       kredit (dijamin)5)
       dengan
       menggunakan
       pendekatan
       pembagian
       kredit (dijamin)5)
      Kredit Beragun
      Properti Rumah
      Tinggal yang
      Pembayarannya
                                                                         6.099      114                      1.224                         1.144
      Bergantung
      Secara Material
      pada Arus Kas
      Properti
      Kredit Beragun
      Properti
      Komersial yang
      Pembayarannya
      Tidak                 -                          -                   -                        -                    -               2.304.613    -
      Bergantung
      Secara Material
      pada Arus Kas
      Properti
       tanpa
       pendekatan
       pembagian
       kredit5)
       dengan
       menggunakan
       pendekatan
       pembagian
       kredit
       (dijamin)5)
       dengan
       menggunakan
       pendekatan
       pembagian
       kredit
       (dijamin)5)
      Kredit Beragun
      Properti
      Komersial yang
      Pembayarannya
      Bergantung                                                                                                                                               2.146
      Secara
      Material pada
      Arus Kas
      Properti




614      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 617
     Permodalan & Praktik              Tata Kelola            Tanggung Jawab Sosial         Komitmen      Laporan
     Manajemen Risiko                  Perusahaan             dan Lingkungan                ESG           Keuangan




                                                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)
                                                         31 Desember 2025
                                                                                                                             Tagihan Bersih Setelah
                       Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
                                                                                                                              FKK dan Teknik MRK
  75%        80%    85%        90%        100%       105%      110% 112,5% 130%       150%     250%    400% 1250% Lainnya




12.710.678         285.139                   -                                          -                               -           74.602.818




                                                                                                                        -                  -




                                                                                                                        -                  -




                                                                                                                        -                  -




  7.047                                              11.193                            162                              -            26.983




4.367.876          4.665.979             1.382.108                                      -                               -           12.720.576




                                                                                                                        -                  -




                                                                                                                        -                  -




                                                                                                                        -                  -




                               4.105                            8.593                 89.545                            -            104.389




                                                                                                                   Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                               615
                                                                                                  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 618
                                   Performa          Laporan              Profil                Analisis dan Pembahasan                  Fungsi
                                   2025              Manajemen            Perusahaan            Manajemen atas Kinerja Bank              Penunjang Bisnis




 2) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Konsolidasi
                                                                                        31 Desember 2025

 Kategori Portofolio                                    Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit

                             0%          10%   15%      20%       25%       30%      35% 37,5%         40%      45%       50%        52,5%   60%     65% 67,5% 70%
       Kredit untuk
       Pengadaan
       Tanah,
       Pengolahan
       Tanah, dan
       Konstruksi



  Kategori Portofolio                                                                                                      50%

       Tagihan yang
 10    Telah Jatuh                                                                                                       3.311.537
       Tempo



  Kategori Portofolio         0%                         20%

 11    Aset Lainnya        13.422.379                      -

1) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain sebagaimana Lampiran A
   Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No 24/SEOJK.03/2021.
2) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada korporasi - eksposur korporasi umum sebagaimana Lampiran A Surat Edaran
   Otoritas Jasa Keuangan No 24/SEOJK.03/2021 (tidak termasuk angka 3) dan angka 4)).
3) Merupakan tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain yang tidak tergolong dalam kategori portofolio sebagaimana angka 1),
4) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori tagihan kepada korporasi - eksposur pembiayaan khusus (dengan dan tanpa peringkat) sebagaimana
   Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No 24/SEOJK.03/2021.
5) Tidak applicable sesuai dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No 24/SEOJK.03/2021.




                                                                                  31 Desember 2025
 No        Bobot Risiko
                                        Tagihan Bersih Laporan Posisi Keuangan                  Tagihan Bersih TRA (sebelum pengenaan FKK)


  1             < 40%                                  471.797.804                                                     30.119.161
  2         40%-70%                                   190.973.177                                                      60.230.044
  3               75%                                 168.187.308                                                      67.380.349
  4               80%                                  35.908.765                                                                    -
  5               85%                                  55.969.389                                                       3.253.504
  6        90%-100%                                   372.275.530                                                      49.093.304
  7         105-130%                                     3.847.594                                                                   -
  8              150%                                  15.882.140                                                       1.253.078
  9              250%                                      744.814                                                                   -
  10             400%                                               -                                                                -
  11            1250%                                               -                                                                -




 616      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 619
  Permodalan & Praktik         Tata Kelola           Tanggung Jawab Sosial          Komitmen      Laporan
  Manajemen Risiko             Perusahaan            dan Lingkungan                 ESG           Keuangan




                                                                                                                           (dalam jutaan Rupiah)
                                                 31 Desember 2025
                                                                                                                            Tagihan Bersih Setelah
                  Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
                                                                                                                             FKK dan Teknik MRK
75%     80%     85%      90%      100%        105%    110% 112,5% 130%       150%      250%    400% 1250% Lainnya



                                  224.967                                       -                                   -               224.967




                                                                                                                           Tagihan Bersih Setelah FKK
                                   100%                                      150%                              Lainnya
                                                                                                                                dan Teknik MRK


                                 2.574.828                                   274.777                                -              6.161.142



                                                                                                                           Tagihan Bersih Setelah FKK
                                   100%                                      150%                    1250%5)   Lainnya
                                                                                                                                dan Teknik MRK
                                 47.688.728                                  864.637                    -      50.157              62.025.901




                                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)
                                                               31 Desember 2025
                         Rata-Rata FKK                                   Tagihan Bersih (Setelah pengenaan FKK dan Teknik MRK)


                               42,21%                                                              474.587.642
                               29,73%                                                              206.057.954
                               43,23%                                                               181.117.219
                                0,00%                                                               35.908.765
                               18,92%                                                               53.967.605
                               37,23%                                                              386.334.851
                                0,00%                                                                3.839.422
                               23,20%                                                               15.758.486
                                0,00%                                                                  744.814
                                0,00%                                                                           -
                                0,00%                                                                           -




                                                                                                           Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                          617
                                                                                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 620
                            Performa        Laporan         Profil        Analisis dan Pembahasan             Fungsi
                            2025            Manajemen       Perusahaan    Manajemen atas Kinerja Bank         Penunjang Bisnis




Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko

1) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Individual
                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)
 No                             Kategori Portofolio                         Tagihan Bersih                   ATMR


  1    Total Eksposur kepada QCCP                                               53.475                       1.069
       Eksposur yang ditransaksikan dengan QCCP
  2                                                                              3.318                          66
       (tidak termasuk initial margin dan default fund contribution)
       (i) derivatif OTC                                                         3.318                          66
       (ii) transaksi derivatif melalui bursa                                         -                           -
       (iii) securities financing transactions                                        -                           -
       (iv) netting set (dalam hal cross-product netting diperbolehkan)               -                           -
  3    Initial margin yang terpisah (segregated)                                      -                           -
  4    Initial margin yang tidak terpisah (nonsegregated)                             -                           -
  5    Prefunded default fund contribution                                      50.157                        1.003
  6    Unfunded default fund contribution                                             -                           -
  7    Total Eksposur kepada NonQCCP                                                  -                           -
       Eksposur yang ditransaksikan melalui nonQCCP (tidak termasuk
  8                                                                                   -                           -
       initial margin dan default fund contribution)
       (i) derivatif OTC                                                              -                           -
       (ii) transaksi derivatif melalui bursa                                         -                           -
       (iii) securities financing transactions                                        -                           -
       (iv) netting set (dalam hal cross-product netting diperbolehkan)               -                           -
  9    Initial margin yang terpisah (segregated)                                      -                           -
 10    Initial margin yang tidak terpisah (nonsegregated)                             -                           -
 11    Prefunded default fund contribution                                            -                           -
 12    Unfunded default fund contribution                                             -                           -
 13    Total Eksposur kepada QCCP dan NonQCCP                                   53.475                       1.069




 618    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 621
Permodalan & Praktik       Tata Kelola           Tanggung Jawab Sosial    Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan            dan Lingkungan           ESG            Keuangan




2) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Konsolidasi
                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)
 No                             Kategori Portofolio                              Tagihan Bersih               ATMR


  1    Total Eksposur kepada QCCP                                                    53.475                   1.069
       Eksposur yang ditransaksikan dengan QCCP
  2                                                                                   3.318                       66
       (tidak termasuk initial margin dan default fund contribution)
       (i) derivatif OTC                                                              3.318                       66
       (ii) transaksi derivatif melalui bursa                                                 -                        -
       (iii) securities financing transactions                                                -                        -
       (iv) netting set (dalam hal cross-product netting diperbolehkan)                       -                        -
  3    Initial margin yang terpisah (segregated)                                              -                        -
  4    Initial margin yang tidak terpisah (nonsegregated)                                     -                        -
  5    Prefunded default fund contribution                                           50.157                    1.003
  6    Unfunded default fund contribution                                                     -                        -
  7    Total Eksposur kepada NonQCCP                                                      -                        -
       Eksposur yang ditransaksikan melalui nonQCCP (tidak termasuk
  8                                                                                           -                        -
       initial margin dan default fund contribution)
       (i) derivatif OTC                                                                      -                        -
       (ii) transaksi derivatif melalui bursa                                                 -                        -
       (iii) securities financing transactions                                                -                        -
       (iv) netting set (dalam hal cross-product netting diperbolehkan)                       -                        -
  9    Initial margin yang terpisah (segregated)                                              -                        -
 10    Initial margin yang tidak terpisah (nonsegregated)                                     -                        -
  11   Prefunded default fund contribution                                                    -                        -
 12    Unfunded default fund contribution                                                     -                        -
 13    Total Eksposur kepada QCCP dan NonQCCP                                        53.475                    1.069




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                           619
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 622
                            Performa      Laporan          Profil           Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                            2025          Manajemen        Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




Pengungkapan Kualitatif mengenai Counterparty Credit Risk
             Indonesia
Banks harus menyediakan:
(a) Tujuan manajemen risiko dan        Tujuan manajemen risiko dan kebijakan terkait risiko kredit akibat kegagalan pihak
    kebijakan terkait risiko kredit    lawan (Counterparty Credit Risk/ CCR) adalah
    akibat kegagalan pihak lawan       1. Memenuhi ketentuan regulator agar Bank memiliki kebijakan, proses dan sistem untuk
    (counterparty credit risk),           mengelola risiko kredit akibat kegagalan pihak lawan/ CCR dan diimplementasikan
    termasuk:                             sesuai dengan kompleksitas eksposur BNI yang menimbulkan CCR.
                                       2. Menstandardisasi pengelolaan risiko kredit akibat kegagalan pihak lawan/ CCR
                                          meliputi identifikasi, pengukuran, manajemen, persetujuan dan pelaporan internal
                                          CCR.

                                       Dalam melakukan transaksi Counterparty BNI harus menilai kelayakan kredit dari
                                       Counterparty tersebut dan memperhitungkan akibat dari risiko kredit yang bersifat
                                       settlement dan pre-settlement.




620    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 623
Permodalan & Praktik       Tata Kelola        Tanggung Jawab Sosial       Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan         dan Lingkungan              ESG             Keuangan




              Indonesia
 (b) Metode yang digunakan untuk         Eksposur Counterparty Credit Risk/ CCR yang dihitung di BNI berdasarkan prinsip kehati-
     menerapkan limit operasi yang       hatian mencakup Transaksi Derivatif FX Forward, FX Swap, Cross Currency Swap (CCS)
     didefinisikan pada internal         dan Interest Rate Swap (IRS). Metode yang digunakan dalam penetapan limit operasi
     capital untuk counterparty credit   untuk Counterparty Credit Exposures terdiri atas limit terhadap (i) debitur Financial
     exposures dan untuk eksposur        Institution (FI) dan (ii) Debitur Non Financial Institution (Non-FI).
     CCP;                                1. Penetapan Limit terhadap Financial Institution (FI)
                                            Limit operasi terhadap Eksposur Counterparty Credit Risk dhi. Transaksi Derivatif
                                            debitur FI dilakukan melalui penetapan Counterparty Limit (CL). CL diberikan kepada
                                            bank dalam negeri maupun luar negeri, remittance agency dan lembaga keuangan
                                            dalam negeri lainnya yang dijamin oleh pemerintah berstatus koresponden.

                                           Analisis pemberian atau penambahan CL dilaksanakan oleh Unit Bisnis dan Unit
                                           Risiko di Kantor Pusat, namun Unit Bisnis lain (seperti Trade Finance atau Tresuri)
                                           dan Kantor Cabang Luar Negeri dapat mengajukan masukan pemberian atau
                                           penambahan CL.

                                           Penetuan Batas Maksimum Counterparty Limit :
                                           a. Batas maksimum Fasilitas CL baru dan review pada umumnya ditetapkan dalam
                                              bentuk Global Line dan tidak melebihi Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)
                                              BNI
                                           b. Untuk koresponden luar negeri, Batas Maksimum fasilitas CL baru dan review
                                              ditentukan oleh kategori koresponden yang didasarkan pada :
                                              1) Credit Rating, minimal salah satu dari 3 (tiga) lembaga internasional yaitu S&P,
                                                 Moody's, Fitch; serta
                                              2) Country Risk, berdasarkan International Country Risk Guide (ICRG).

                                           Matriks Maksimum Fasilitas CL berdasarkan Credit Rating dan Country Risk :
                                           a. Koresponden kategori I dalam penetapan dan review CL menggunakan analisis
                                              Counterparty Limit Application Package (CLAP), dan menggunakan formulir
                                              Global Line. Besarnya CL ditetapkan maksimum sebesar BMPK untuk negara
                                              berisiko "very low", "low", "moderate" dan maksimum USD 10 juta untuk negara
                                              berisiko "high" serta tidak melebihi BMPK
                                           b. Koresponden Kategori II dalam penetapan dan review CL menggunakan analisis
                                              CLAP dan menggunakan formulir Global Line. Besarnya CL ditetapkan maksimum
                                              sebesar BMPK untuk negara berisiko "very low", "low", "moderate" dan maksimum
                                              USD 10 juta untuk negara berisiko "high" serta tidak melebihi BMPK
                                           c. Koresponden Kategori III dalam penetapan dan review CL menggunakan analisis
                                              CLAP dan menggunakan formulir Global Line. Besarnya CL maksimum sebesar
                                              USD 10 juta untuk negara berisiko "very low", "low", "moderate" dan tidak melebihi
                                              BMPK. Untuk negara berisiko "high" tidak diberikan CL

                                         Dimana penjelasan kategori koresponden sebagai berikut :
                                         Kategori I adalah koresponden dengan credit rating > BBB- s/d AAA
                                         Kategori II adalah koresponden dengan credit rating > CCC+ s/d BB+
                                         Kategori III adalah koresponden dengan credit rating < CCC+ dan/atau koresponden
                                         yang tidak memiliki rating

                                         2. Penetapan Limit terhadap Non-Financial Institution (Non-FI)
                                            Penerapan limit operasi terhadap Eksposur Counterparty Credit Risk dhi. Transaksi
                                            Derivatif dilakukan dengan pemberian Treasury Line kepada nasabah. Treasury line
                                            adalah fasilitas yang diberikan kepada nasabah (debitur dan non debitur) yang
                                            merupakan batasan maksimum eksposur risiko transaksi derivatif sesuai dengan
                                            ketentuan yang diatur oleh Regulator.

                                           Proses Pengusulan Fasilitas Treasury Line untuk masing-masing jenis nasabah adalah
                                           sebagai berikut:
                                           a. Debitur
                                              Proses pemberian fasilitas Treasury Line kepada debitur dilakukan sebagaimana
                                              proses pemberian fasilitas kredit.
                                              1) Apabila debitur mengajukan fasilitas Treasury Line tidak bersamaan dengan
                                                 pemberian fasilitas kredit, maka proses pengusulan menggunakan formulir
                                                 fasilitas Treasury Line.
                                              2) Apabila debitur mengajukan fasilitas Treasury Line bersamaan dengan
                                                 pemberian fasilitas kredit, maka proses pengusulanTreasury Line menggunakan
                                                 Perangkat Aplikasi Kredit (PAK).
                                                 Debitur dapat melakukan transaksi derivatif dengan BNI tanpa set fasilitas
                                                 Treasury Line sepanjang menyerahkan jaminan berupa Marginal Deposit.

                                           b. Non Debitur
                                              1) Dapat langsung melakukan transaksi dengan Unit Tresuri BNI tanpa set fasilitas
                                                 Treasury Line dan wajib menyerahkan jaminan berupa Marginal Deposit
                                                 sebesar 1,2 x Faktor Konversi Kredit (FKK) x Notional Transaksi.
                                              2) Transaksi didasarkan pada perjanjian transaksi derivatif.


                                                                                                  Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                            621
                                                                                 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 624
                           Performa       Laporan          Profil             Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                           2025           Manajemen        Perusahaan         Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




             Indonesia
(c) Kebijakan yang berkaitan          Kebijakan yang berkaitan dengan garansi/ jaminan terhadap Eksposur Counterparty
    dengan garansi dan mitigasi       Credit Risk dhi. Transaksi Derivatif yang dilakukan di BNI digolongkan sebagai berikut :
    risiko dan penilaian terkait      a. Debitur
    counterparty risk, termasuk          1) Jaminan disesuaikan dengan jaminan ketentuan segmen Business Banking yang
    eksposur towards CCP;                   berlaku yaitu :
                                            • Jaminan full cover, kewenangan memutus di Komite Kredit sesuai kewenangan
                                               atas dasar Total Eksposur
                                            • Jaminan full cover berupa kombinasi cash, collateral dan aset lain.
                                         2) Syarat pemenuhan jaminan mengacu pada syarat pemenuhan kecukupan jaminan
                                            untuk jenis Kredit Modal Kerja
                                         3) Dalam hal terdapat pertimbangan lain, maka besarnya jaminan dapat ditetapkan
                                            atas dasar analisa risiko dan potensi bisnis untuk mendapat persetujuan Komite
                                            Kredit.

                                         Untuk debitur tanpa set Treasury Line, jaminan berupa Marginal Deposit sebesar 1,2
                                         x FKK x Notional Transaksi.

                                      b. Non Debitur
                                         1) Jaminan berupa Marginal Deposit sebesar 1,2 x FKK x Notional Transaksi dan
                                            langsung melakukan transaksi dengan Unit Tresuri BNI berdasarkan Perjanjian
                                            Transaksi Derivatif
                                         2) Jaminan pada butir b.1) di atas diblokir dan diikat gadai disertai surat kuasa
                                            pencairan pada tanggal jatuh tempo transaksi.

                                         Mitigasi risiko dan penilaian terkait Eksposur Counterparty Credit Risk dhi. Transaksi
                                         Derivatif yang dilakukan di BNI dilakukan antara lain melalui Monitoring Fasilitas
                                         Treasury Line dan Review Fasilitas Treasury Line
                                         a. Monitoring Fasilitas Treasury Line
                                            • Debitur
                                               Dilakukan oleh unit Manajemen Risiko dan Tresuri.
                                            • Non Debitur
                                               Dilakukan oleh unit Tresuri dengan memastikan jaminan masih diblokir dan
                                               diikat gadai sampai jatuh tempo transaksi.
                                         b. Review Fasilitas Treasury Line
                                            1. Debitur
                                               Dilakukan oleh unit Bisnis dan Risiko.
                                            2. Non Debitur
                                               Dilakukan oleh unit Tresuri

                                            Utilisasi fasilitas Treasury Line dilakukan dengan menghitung Faktor Konversi
                                            Kredit (FKK) transaksi. FKK merupakan prosentase yang menunjukkan besarnya
                                            risiko kredit yang timbul akibat transaksi Forex atau Derivatif pada tenor tertentu.
                                            Tabel FKK direview secara berkala (setiap 6 bulan) oleh Unit Manajemen Risiko
                                            dan disampaikan kepada unit terkait.
(d) Kebijakan terkait eksposur        Kebijakan terkait mitigasi eksposur wrong-way risk di BNI dilakukan melalui :
    wrong-way risk;                   1. Pemantauan rutin guna mengidentifikasi secara dini penyimpangan pergerakan
                                         indikator transaksi terhadap prediksi pasar semula, antara lain berupa aktivitas mark
                                         to market maupun stress test untuk dibandingkan dengan Budget Loss Limit,
                                      2. Pelaksanaan Stress Test berdasarkan skenario perubahan Suku Bunga dan Nilai Tukar
                                         secara berkala (setiap 6 bulan) maupun insidentil untuk mengukur tingkat risiko/
                                         dampak yang mungkin terjadi dan dilaporkan kepada Manajemen,
                                      3. Apabila telah terjadi pelampauan terhadap tiering tertentu dari Budget Loss
                                         Limit maka dilakukan langkah-langkah koreksi dan mitigasi melalui mekanisme
                                         Management Action Trigger (MAT) secara berjenjang.
(e) Dampak pada nilai jaminan         Pada saat terjadi penurunan peringkat kredit maka dilakukan mekanisme freeze limit
    yang dibutuhkan untuk             yang bersifat sementara, untuk dilakukan kajian yang lebih mendalam terkait potensi
    menyediakan penurunan             risiko yang dihadapi. Selanjutnya dapat dilakukan langkah mitigasi berupa Top Up nilai
    peringkat kredit.                 jaminan.




622    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 625
Permodalan & Praktik       Tata Kelola        Tanggung Jawab Sosial           Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan         dan Lingkungan                  ESG            Keuangan




Analisis Tagihan Bersih Risiko Kredit akibat Kegagalan Pihak Lawan Berdasarkan
Pendekatan yang Digunakan
                                                                                                              (dalam jutaan Rupiah)
                                      a                 b                 c              d              e                f
                                                                                            Alpha
                                                            Potential                     digunakan
                                         Replacement         Future                         untuk           Tagihan
 No                                                                           EEPE                                            ATMR
                                          Cost (RC)         Exposure                     perhitungan         Bersih
                                                              (PFE)                       regulatory
                                                                                             EAD
  1    SA-CCR (untuk derivatif)            18.238.311         1.711.166                           1,4       27.929.268       13.967.319
       Metode Internal Model
  2
       (untuk derivatif dan SFT)
       Pendekatan sederhana
  3    untuk mitigasi risiko kredit
       (untuk SFT)
       Pendekatan komprehensif
  4    untuk mitigasi risiko kredit
       (untuk SFT)
  5    VaR untuk SFT
  6    Total                                                                                                                 13.967.319




                                                                                                      Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                  623
                                                                                     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 626
                             Performa         Laporan             Profil             Analisis dan Pembahasan               Fungsi
                             2025             Manajemen           Perusahaan         Manajemen atas Kinerja Bank           Penunjang Bisnis




Eksposur CCR Berdasarkan Portofolio dan Bobot Risiko Berdasarkan Pendekatan Standar
                                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)
                                          a        b         c              d         e        f        g           h              i
                                                                                                                                Total
          Bobot Risiko                   0%       10%       20%            50%       75%     100%      150%   Lainnya          Tagihan
                                                                                                                                Bersih
Kategori Portofolio
Tagihan kepada Pemerintah dan
                                        944.717    -          -              -        -        -        -            -             944.717
Bank Sentral
Tagihan kepada Entitas Sektor
                                          -        -         137.011       636.830    -        -        -            -             773.841
Publik
Tagihan kepada Bank
Pembangunan Multilateraçl dan             -        -          -              -        -        -        -            -                      -
Lembaga Internasional
Tagihan kepada Bank Lain                  -        -      13.077.778 6.854.905 103.466         -        -            -          20.036.149
Tagihan kepada perusahaan
                                          -        -          -              -        -        -        -          3.318                3.318
sekuritas
Tagihan kepada Korporasi                  -        -          -            6.053      -    4.762.370    -            -           4.768.423
Tagihan Kepada Usaha Mikro,
                                          -        -          -              -        -    3.007.990    -            -           3.007.990
Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
Aset lainnya                              -        -          -              -        -        -        -      50.157                  50.157
Total                                   944.717    -    13.214.789 7.497.788 103.466 7.770.360          -      53.475           29.584.595




Tagihan Bersih Derivatif Kredit
                                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)
                                                                       a                                            b
                                                            Proteksi yang dibeli                        Proteksi yang dijual
Nilai Notional                                                         -                                            -
Single-name credit default swaps                                       -                                            -
Index credit default swaps                                             -                                            -
Total return swaps                                                     -                                            -
Credit options                                                         -                                            -
Derivatif kredit lainnya                                               -                                            -
Total Nilai Notional                                                   -                                            -
Nilai wajar                                                            -                                            -
Nilai wajar positif (aset)                                             -                                            -
Nilai wajar negatif (kewajiban)                                        -                                            -




624     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 627
Permodalan & Praktik       Tata Kelola        Tanggung Jawab Sosial       Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan         dan Lingkungan              ESG             Keuangan




Pengungkapan Kualitatif mengenai Eksposur Sekuritisasi
                        Indonesia
 Pengungkapan Kualitatif
 A) Bank harus mendeskripsikan tujuan manajemen
 risiko dan kebijakan untuk aktivitas sekuritisasi dan
 fitur utama dari aktivitas ini berdasarkan kerangka di
 bawah ini. Jika bank mempunyai posisi sekuritisasi
 pada laporan posisi keuangan dan transaksi rekening
 administratif, bank harus menjelaskan poin-poin
 dibawah ini dengan aktivitas berbeda pada setiap
 regulatory books.
 (a) Tujuan bank terkait sekuritisasi dan aktivitas re-     BNI melakukan aktivitas sekuritisasi sebagai bagian dari transaksi
 sekuritisasi, termasuk aktivitas pemindahan risiko         bisnis berupa investasi surat berharga. Dalam aktivitas sekuritisasi,
 kredit dari eksposur sekuritisasi yang mendasari dari      BNI berkedudukan sebagai Investor dalam pembelian Efek
 bank kepada entitas lain, tipe risiko yang diasumsikan     Beragun Aset (EBA). Aktivitas sekuritisasi BNI dilaksanakan sesuai
 dan tipe risiko yang dipertahankan.                        dengan praktik kehati-hatian, tata kelola yang baik dan tetap
                                                            mempertimbangkan aspek bisnis dan risiko.

                                                            Risiko yang mungkin timbul pada aktivitas sekuritisasi BNI sebagai
                                                            Investor diantaranya:
                                                            (1) Risiko kredit/ gagal bayar
                                                                Investor akan mengalami kerugian jika issuer/ emiten Surat
                                                                Berharga mengalami penurunan kinerja/ performance, yang
                                                                mempengaruhi kemampuan bayar atas coupon dan principal
                                                                surat berharga.
                                                            (2) Risiko suku bunga
                                                                dimana Surat Berharga dapat mengalami fluktuasi harga akibat
                                                                pengaruh perubahan suku bunga. Harga Surat Berharga akan
                                                                turun bila terjadi peningkatan suku bunga.
                                                            (3) Pelunasan lebih awal
                                                                Bila terjadi pelunasan lebih awal (early call) akan mempengaruhi
                                                                yield yang diterima.
 (b)Bank harus menyediakan daftar:                          Dalam hal sekuritisasi EBA, BNI berperan sebagai investor,
                                                            sehingga tidak menyediakan daftar Special Purpose Entities (SPEs).
 special purpose entities (SPEs) dimana bank
 berlaku sebagai sponsor (namun tidak sebagai
 originator seperti Asset Backed Commercial Paper
 (ABCP) conduit), mengindikasikan dimana bank
 mengkonsolidasi SPE kepada lingkup regulatory
 consolidation;
 entitas terafiliasi (i) yang diatur atau disarankan bank
 dan (ii) yang menginvestasikan tidak hanya pada
 eksposur sekuritisasi yang telah disekuritisasi oleh
 bank atau di SPE yang telah disponsori bank; dan
 daftar entitas dengan dukungan implisit dari bank dan
 berhubungan dengan dampak pada permodalan bagi
 mereka




                                                                                                  Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                             625
                                                                                 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 628
                          Performa        Laporan        Profil           Analisis dan Pembahasan            Fungsi
                          2025            Manajemen      Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank        Penunjang Bisnis




                      Indonesia
(c) Rangkuman kebijakan akuntansi bank terkait         Kebijakan Akuntansi dalam hal Sekuritisasi EBA sebagai berikut:
    aktivitas sekuritisasi.                            1. Surat berharga yang dibeli dikategorikan berdasarkan bisnis
                                                          model yang mengelola Surat Berharga dan karakteristik arus kas
                                                          kontraktual Surat Berharga. Kategori tersebut antara lain:
                                                          a. Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
                                                          b. Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
                                                             (Fair Value through Other Comprehensive Income - FVOCI)
                                                          c. Diukur pada nilai wajar melalui laba/rugi (Fair Value through
                                                             Profit or Loss - FVTPL)
                                                       2. Surat berharga yang dibeli dicatat pada saat tanggal transaksi
                                                          kecuali dinyatakan lain oleh regulator terkait untuk dicatat pada
                                                          tanggal penyelesaian
                                                       3. Dalam hal pembelian efek berupa obligasi yang dibeli antara
                                                          tanggal pembayaran bunga, maka pembayaran bunga tersebut
                                                          bukan merupakan bagian dari biaya perolehan, tetapi dimasukkan
                                                          dalam pos pendapatan bunga yang masih akan diterima
                                                       4. Pada saat pengakuan awal, Bank mencatat transaksi Surat
                                                          Berharga/Efek sebesar nilai wajar, yaitu :
                                                          • Kategori Surat Berharga Pencatatan Saat Pembelian
                                                          • Diukur pada biaya perolehan diamortisasi Sebesar nilai wajar
                                                             Surat Berharga dengan memperhitungkan pendapatan/ beban
                                                             transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung pada
                                                             perolehan Surat Berharga
                                                          • Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif
                                                             lain (FVOCI) Sebesar nilai wajar Surat Berharga dengan
                                                             memperhitungkan pendapatan/ beban transaksi yang dapat
                                                             diatribusikan secara langsung pada perolehan Surat Berharga
                                                          • Diukur pada nilai wajar melalui laba/rugi (FVTPL) Sebesar nilai
                                                             wajar Surat Berharga

                                                       5. Kualitas/ kolektibilitas Surat Berharga ditetapkan menjadi :
                                                          (1) Lancar
                                                          (3) Kurang Lancar
                                                          (5) Macet

                                                       6. Penyisihan Kerugian Surat Berharga
                                                          Penyisihan kerugian Surat Berharga dihitung menggunakan
                                                          dua pendekatan yaitu perhitungan berdasarkan POJK yang
                                                          disebut dengan Penyisihan Penilaian Kualitas Aset (PPKA) serta
                                                          perhitungan berdasarkan PSAK 71 yang disebut Expected Credit
                                                          Loss (ECL).

                                                       7. Dalam hal sekuritisasi EBA, BNI berperan sebagai investor
                                                          dalam pembelian KIK EBA PT Indonesia Power yang tergolong
                                                          pada kategori diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
                                                          komprehensif lain (FVOCI).
(d) Jika dapat diterapkan, nama institusi peringkat    BNI tidak menggunakan institusi peringkat kredit (ECAIs) dalam hal
    kredit (ECAIs) yang digunakan untuk sekuritisasi   sekuritisasi EBA, mengingat BNI berperan sebagai investor.
    untuk agen yang digunakan.
(f) Bank harus menjelaskan fungsi asesmen internal     Asesmen risiko internal wajib dilakukan oleh BNI dalam rangka
                                                       mengidentifikasi risiko, memantau risiko, dan mengevaluasi risiko
                                                       investasi. Asesmen risiko mencakup analisa limit dan nilai pembelian
                                                       obligasi serta review limit dan review aktivitas investasi.

                                                       Asesmen internal dalam rangka pembelian surat berharga terutama
                                                       dilakukan dengan penetapan limit-limit yang sesuai dengan
                                                       indikator/ kriteria tertentu, antara lain :
                                                       1. Limit Pembelian Surat Berharga
                                                          BNI dapat melakukan pembelian Surat Berharga (BNI sebagai
                                                          investor) jika issuer/ emiten Surat Berharga telah memiliki
                                                          limit pembelian yang ditetapkan oleh Unit Bisnis dan Risiko.
                                                          Penetapan limit tersebut antara lain memperhatikan:
                                                          a. Rating Issuer/Emiten
                                                          b. Rating Surat Berharga
                                                          c. Performance Issuer/Emiten
                                                       2. Limit Konsentrasi Surat Berharga
                                                          Memperhatikan konsentrasi surat berharga berdasarkan issuer
                                                          (Surat Berharga Korporasi dan Pemerintah) serta konsentrasi
                                                          berdasarkan jenis currency (IDR dan Valas).
                                                       3. Limit Tingkat Likuiditas Surat Berharga Korporasi
                                                          Dengan mempertimbangkan rating Surat Berharga Korporasi
                                                          dan klasifikasi Surat Berharga.


626    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 629
Permodalan & Praktik       Tata Kelola        Tanggung Jawab Sosial        Komitmen           Laporan
Manajemen Risiko           Perusahaan         dan Lingkungan               ESG                Keuangan




Eksposur Sekuritisasi pada Banking book
                               Bank sebagai originator                Bank sebagai sponsor               Bank sebagai investor
 No       Indonesia
                           Tradisional Sintetis    Sub-total Tradisional Sintetis     Sub-total Tradisional Sintetis     Sub-total
      Retail (total) –
 1                             -          -            -          -            -          -              -         -         -
      antara lain
 2    Kredit perumahan         -          -            -          -            -          -              -         -         -
 3    Kartu kredit             -          -            -          -            -          -              -         -         -
      Eksposur ritel
 4                             -          -            -          -            -          -              -         -         -
      lainnya
 5    Re-sekuritisasi          -          -            -          -            -          -              -         -         -
      Non-Retail (total)
 6                             -          -            -          -            -          -              -         -         -
      – antara lain
 7    Kredit korporasi         -          -            -          -            -          -              -         -         -
 8    Kredit komersil          -          -            -          -            -          -              -         -         -
 9    Sewa dan piutang         -          -            -          -            -          -              -         -         -
      Non-Retail
 10                            -          -            -          -            -          -              -         -         -
      lainnya
 11   Re-sekuritisasi          -          -            -          -            -          -              -         -         -




Eksposur Sekuritisasi pada Trading Book
                               Bank sebagai originator                Bank sebagai sponsor               Bank sebagai investor
 No       Indonesia
                           Tradisional Sintetis    Sub-total Tradisional Sintetis     Sub-total Tradisional Sintetis     Sub-total
      Retail (total) –
 1                             -          -            -          -            -          -              -         -         -
      antara lain
 2    Kredit perumahan         -          -            -          -            -          -              -         -         -
 3    Kartu kredit             -          -            -          -            -          -              -         -         -
      Eksposur ritel
 4                             -          -            -          -            -          -              -         -         -
      lainnya
 5    Re-sekuritisasi          -          -            -          -            -          -              -         -         -
      Non-Retail (total)
 6                             -          -            -          -            -          -              -         -         -
      – antara lain
 7    Kredit korporasi         -          -            -          -            -          -              -         -         -
 8    Kredit komersil          -          -            -          -            -          -              -         -         -
 9    Sewa dan piutang         -          -            -          -            -          -              -         -         -
      Non-Retail
 10                            -          -            -          -            -          -              -         -         -
      lainnya
 11   Re-sekuritisasi          -          -            -          -            -          -              -         -         -




                                                                                                    Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                 627
                                                                                   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 630
                              Performa      Laporan       Profil          Analisis dan Pembahasan        Fungsi
                              2025          Manajemen     Perusahaan      Manajemen atas Kinerja Bank    Penunjang Bisnis




Eksposur Sekuritisasi pada Banking book ketika Bank sebagai Originator atau Sponsor dan
Persyaratan Permodalannya
                                                                        Nilai eksposur
                                                                  (berdasarkan Bobot Risiko)
 No                                                                                        >100% to
                                            ≤20%        >20% to 50%     >50% to 100%                       1250%
                                                                                            <1250%
                                         Bobot Risiko   Bobot Risiko     Bobot Risiko                    Bobot Risiko
                                                                                          Bobot Risiko
1     Total eksposur                          -              -                -                 -              -
2     Sekuritisasi tradisional                -              -                -                 -              -
      Dimana underlying
3                                             -              -                -                 -              -
      sekuritisasi
4     ritel                                   -              -                -                 -              -
5     non-ritel                               -              -                -                 -              -
6     Dimana re-sekuritisasi                  -              -                -                 -              -
7     Senior                                  -              -                -                 -              -
8     Non-senior                              -              -                -                 -              -
9     Sekuritisasi sintetis                   -              -                -                 -              -
      Dimana underlying
10                                            -              -                -                 -              -
      sekuritisasi
11    ritel                                   -              -                -                 -              -
12    non-ritel                               -              -                -                 -              -
13    Dimana re-sekuritisasi                  -              -                -                 -              -
14    Senior                                  -              -                -                 -              -
15    Non-senior                              -              -                -                 -              -




Eksposur Sekuritisasi pada Banking book dan Persyaratan Permodalannya - Bank sebagai
Investor
                                                                        Nilai eksposur
                                                                  (berdasarkan Bobot Risiko)
 No                                                                                        >100% to
                                            ≤20%        >20% to 50%     >50% to 100%                       1250%
                                                                                            <1250%
                                         Bobot Risiko   Bobot Risiko     Bobot Risiko                    Bobot Risiko
                                                                                          Bobot Risiko
1     Total eksposur                          -              -                -                 -              -
2     Sekuritisasi tradisional                -              -                -                 -              -
      Dimana underlying
3                                             -              -                -                 -              -
      sekuritisasi
4     ritel                                   -              -                -                 -              -
5     non-ritel                               -              -                -                 -              -
6     Dimana re-sekuritisasi                  -              -                -                 -              -
7     Senior                                  -              -                -                 -              -
8     Non-senior                              -              -                -                 -              -
9     Sekuritisasi sintetis                   -              -                -                 -              -
      Dimana underlying
10                                            -              -                -                 -              -
      sekuritisasi
11    ritel                                   -              -                -                 -              -
12    non-ritel                               -              -                -                 -              -
13    Dimana re-sekuritisasi                  -              -                -                 -              -
14    Senior                                  -              -                -                 -              -
15    Non-senior                              -              -                -                 -              -




628    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 631
Permodalan & Praktik    Tata Kelola    Tanggung Jawab Sosial        Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko        Perusahaan     dan Lingkungan               ESG           Keuangan




             Nilai eksposur                            ATMR
                                                                                        Capital charge after cap
   (berdasarkan regulatory approach)     (berdasarkan regulatory approach)
  IRB RBA                               IRB RBA                                  IRB RBA
                IRB     SA/                         IRB         SA/                           IRB        SA/
 (termasuk                     1250%   (termasuk                       1250%    (termasuk                          1.250%
                SFA    SSFA                         SFA        SSFA                           SFA       SSFA
    IAA)                                  IAA)                                     IAA)
      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -
      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -

      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -

      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -
      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -
      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -
      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -
      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -
      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -

      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -

      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -
      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -
      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -
      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -
      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -




             Nilai eksposur                            ATMR
                                                                                        Capital charge after cap
   (berdasarkan regulatory approach)     (berdasarkan regulatory approach)
  IRB RBA                               IRB RBA                                  IRB RBA
                IRB     SA/                         IRB         SA/                           IRB        SA/
 (termasuk                     1250%   (termasuk                       1250%    (termasuk                          1.250%
                SFA    SSFA                         SFA        SSFA                           SFA       SSFA
    IAA)                                  IAA)                                     IAA)
      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -
      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -

      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -

      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -
      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -
      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -
      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -
      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -
      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -

      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -

      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -
      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -
      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -
      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -
      -          -       -        -        -          -         -        -          -           -         -          -




                                                                                           Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                     629
                                                                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 632
                             Performa       Laporan            Profil             Analisis dan Pembahasan             Fungsi
                             2025           Manajemen          Perusahaan         Manajemen atas Kinerja Bank         Penunjang Bisnis




2. RISIKO PASAR
Pengungkapan Risiko Pasar Menggunakan Pendekatan Standar
1. Bank Secara Individu
                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)
                                                    Beban Modal Pendekatan Standar            Beban Modal Pendekatan Standar
                       Risiko
                                                         Posisi Desember 2025                      Posisi Desember 2024
Risiko GIRR                                                                    219.218,55                                 469.733,08
Risiko CSR non-sekuritisasi                                                       39.444,29                               211.079,44
Risiko CSR sekuritisasi non-CTP                                                           -                                          -
Risiko CSR sekuritisasi CTP                                                               -                                          -
Risiko Ekuitas                                                                            -                                          -
Risiko Komoditas                                                                          -                                          -
Risiko Nilai Tukar                                                             101.519,09                                 112.101,24
DRC - non-sekuritisasi                                                              248,97                                           -
DRC - sekuritisasi non-CTP                                                                -                                          -
DRC - sekuritisasi CTP                                                                    -                                          -
RRAO                                                                                      -                                          -
Total                                                                          360.430,90                                 792.913,76



2. Bank secara konsolidasi dengan entitas anak
                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)
                                                    Beban Modal Pendekatan Standar            Beban Modal Pendekatan Standar
                       Risiko
                                                         Posisi Desember 2025                      Posisi Desember 2024
Risiko GIRR                                                                    219.218,95                                 472.256,21
Risiko CSR non-sekuritisasi                                                       39.444,40                               212.749,87
Risiko CSR sekuritisasi non-CTP                                                           -                                          -
Risiko CSR sekuritisasi CTP                                                               -                                          -
Risiko Ekuitas                                                                    47.345,35                                33.759,10
Risiko Komoditas                                                                          -                                          -
Risiko Nilai Tukar                                                                99.599,03                               112.076,60
DRC - non-sekuritisasi                                                             1.379,66                                21.266,10
DRC - sekuritisasi non-CTP                                                                -                                          -
DRC - sekuritisasi CTP                                                                    -                                          -
RRAO                                                                                      -                                          -
Total                                                                          406.987,39                                 852.107,88



Pengungkapan Risiko Pasar Menggunakan Metode Internal

                                                                            31 Desember 2025
 No              Jenis Risiko
                                        VaR rata-rata harian     VaR Maksimum             VaR Minimum            VaR Akhir Periode

1       Risiko Suku Bunga                      (170.360)              (449.355)                 (20.788)                (311.238)
2       Risiko Nilai Tukar                      (33.151)              (230.827)                    (138)                  (7.224)
Total                                          (203.511)              (680.182)                 (20.926)                (318.463)




630      A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 633
Permodalan & Praktik        Tata Kelola   Tanggung Jawab Sosial      Komitmen            Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan    dan Lingkungan             ESG                 Keuangan




Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk IRRBB secara Individu
                 Dalam Jutaan Rupiah                                 EVE                                      NII
                         Periode                              T                T-1                   T                  T-1
 Parallel Up                                           -3.699.630          -3.902.024           -5.012.949          -4.670.910
 Parallel Down                                          5.785.857          8.180.988             5.543.435          5.786.743
 Steepener                                             -9.796.329          -6.136.433
 Flattener                                               7.403.747         5.721.393
 Short Rate Up                                          3.691.422          2.502.574
 Short Rate Down                                        -6.357.615         -1.484.517
 Nilai Maksimum Negatif Absolut                         9.796.329          6.136.433             5.012.949          4.670.910
 Modal Tier 1
                                                      155.838.208      147.231.512              39.709.905          38.887.212
 (untuk EVE) atau Projected Income (untuk   NII)
 Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1
                                                            6,29%              4,17%               12,62%             12,01%
 (untuk EVE) atau Projected Income ( NII)
 T     = Periode Laporan Desember 2025
 T - 1 = Periode Laporan September 2025




                                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)
                                                    31 Desember 2024

        VaR rata-rata harian              VaR Maksimum                 VaR Minimum                       VaR Akhir Periode

                          269.649                   351.999                          187.516                          301.467
                            8.287                    20.486                             3.277                          10.659
                          277.936                   372.486                          190.793                          312.126




                                                                                               Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                              631
                                                                              PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 634
                         Performa        Laporan           Profil            Analisis dan Pembahasan           Fungsi
                         2025            Manajemen         Perusahaan        Manajemen atas Kinerja Bank       Penunjang Bisnis




Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk IRRBB Individu
                                                     Analisis Kualitatif
1     Risiko suku bunga dalam Banking Book atau Interest Rate Risk in the Banking Book, yang selanjutnya disingkat IRRBB,
      merupakan risiko saat ini maupun pada masa datang terhadap permodalan dan rentabilitas (earning) Bank yang
      disebabkan pergerakan suku bunga di pasar yang berdampak pada posisi Banking Book.

      Termasuk dalam IRRBB adalah gap risk yang muncul dari term structure pada instrumen-instrumen banking book;
      basis risk yang menggambarkan dampak perubahan relative suku bunga instrumen-instrumen finansial yang dinilai
      dengan menggunakan kurva suku bunga yang berbeda; option risk yang muncul dari posisi derivatif finansial atau dari
      unsur risiko opsi yang melekat di instrumen-instrumen finansial.
2     Bank mengelola eksposur IRRBB menggunakan pendekatan nilai ekonomis (economic value) serta pendekatan
      rentabilitas/pendapatan (earning based measures). Sebagai penerapan segregation of duty, Divisi Tresuri bertindak
      sebagai unit yang berfungsi mengelola risiko suku bunga dan Divisi Manajemen Risiko bertindak sebagai unit yang
      melaporkan pengelolaan risiko suku bunga yang timbul.

      Untuk tujuan pengendalian dan mitigasi risiko suku bunga dalam banking book, Bank menetapkan pengendalian baik
      secara kuantitatif berupa penerapan limit dan risk appetite. Bank juga melakukan pengendalian risiko yang bersifat
      kualitatif seperti strategi pengelolaan, transfer risiko melalui mekanisme Funds Transfer Pricing (FTP) dan juga strategi
      lindung nilai (hedging).
3     Perhitungan IRRBB dilakukan secara triwulanan yang selanjutnya akan menjadi bagian dari Profil Risiko, bagian
      dari Self Assessment Tingkat Kesehatan Bank, bagian dari Informasi Kuantitatif Eksposur Risiko, dan bagian dari
      Pengungkapan Praktik Manajemen Risiko.

      Dalam rangka pengukuran atas eksposur IRRBB, Bank menggunakan nilai ekonomis (economic value) serta rentabilitas
      (earning) sebagai dasar metode pengukuran. Pengukuran nilai ekonomis dari ekuitas (economic value of equity)
      yang selanjutnya disebut EVE mengukur perubahan nilai ekonomis atas asset, liability dan rekening administratif
      (off balance sheet) Bank yang disebabkan pergerakan suku bunga. Untuk saat ini, Bank mengukur perubahan EVE (
       EVE) sebagai penurunan maksimum dari nilai ekonomis banking book dalam enam standar skenario bunga yang
      didefinisikan oleh Basel Committee on Banking Supervision (BCBS) dan OJK sebagaimana tercantum dalam SEOJK
      IRRBB no SEOJK/12/2018.

      Pengukuran rentabilitas bank (earning-based measure) melihat perkiraan perubahan pendapatan bunga bersih yang
      selanjutnya disingkat NII (net interest income) yang disebabkan pergerakan suku bunga di pasar untuk periode
      tertentu. Untuk ini Bank mengukur perubahan NII ( NII) sebagai penurunan maksimum dari NII bila terjadi skenario
      kenaikan atau penurunan suku bunga secara parallel seperti yang didefinisikan oleh Basel Committee on Banking
      Supervision (BCBS) dan SEOJK IRRBB no SEOJK/12/2018, dibandingkan dengan perencanaan keuangan Bank untuk
      periode 12 bulan.
4     Dalam pengukuran EVE, Bank menggunakan standardized approach SEOJK IRRBB no SEOJK/12/2018, dimana skenario
      shock suku bunga yang digunakan meliputi:
      1) shock suku bunga yang paralel ke atas (parallel shock up);
      2) shock suku bunga yang paralel ke bawah (parallel shock down);
      3) shock suku bunga yang melandai (steepener shock) dengan perpaduan suku bunga jangka pendek menurun dan
         suku bunga jangka panjang meningkat (short rates down and long rates up);
      4) shock suku bunga yang mendatar (flattener shock) dengan perpaduan suku bunga jangka pendek meningkat dan
         suku bunga jangka panjang menurun (short rates up and long rates down);
      5) shock suku bunga jangka pendek yang meningkat (short rates shock up); dan
      6) shock suku bunga jangka pendek yang menurun (short rates shock down).

      Dalam pengukuran NII, Bank menggunakan standardized approach SEOJK IRRBB no SEOJK/12/2018, dimana skenario
      shock suku bunga yang digunakan meliputi:
      1) shock suku bunga yang paralel ke atas (parallel shock up);
      2) shock suku bunga yang paralel ke bawah (parallel shock down);

      Kedepannya untuk tujuan pengendalian risiko, Bank juga akan mengevaluasi eksposur IRRBB dengan menggunakan
      skenario stres internal untuk pengukuran EVE dan NII.
5     Tidak terdapat perbedaan metodologi maupun asumsi-asumsi permodelan dalam rangka perhitungan yang digunakan
      dalam sistem manajemen internal. Dengan kata lain, Bank menggunakan Standardized Approach sebagai acuan dalam
      perhitungan IRRBB sebagai untuk keperluan pengelolaan internal.
6     Bank memiliki instrumen lindung nilai berupa Interest Rate Swap (IRS) untuk meng-offset potensi kerugian yang
      muncul apabila terdapat potential loss pada surat berharga AFS. Bank juga melakukan MTM secara harian terhadap
      instrumen IRS tersebut.




632   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 635
Permodalan & Praktik      Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial        Komitmen       Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan       dan Lingkungan               ESG            Keuangan




                                                      Analisis Kualitatif
 7   a   Untuk metode EVE, bank menghitung seluruh arus kas dari nilai pokok dan pembayaran bunga dimana termasuk
         margin komersial (client rate) yang didiskonto dengan risk free rate pada saat tanggal pelaporan;
     b   Bank menggunakan model replikasi portfolio dan atau metode uniform dalam menentukan slotting serta rata-rata
         jatuh tempo penilaian ulang (repricing maturities) atas NMD dengan memperhatikan caps dan ketentuan atas jangka
         waktu rata-rata sebagaimana tercantum dalam SEOJK IRRBB.

         Bank mempunyai eksposur suku bunga dari posisi Non-Maturity Deposits (NMDs) yang berasal dari nasabah wholesale
         dan retail. Untuk mengelola risiko suku bunga dimaksud Bank melakukan permodelan dua tahap sesuai dengan
         ketentuan SEOJK IRRBB. Di tahap pertama Bank melakukan analisa perubahan volume untuk menentukan porsi NMD
         yang stabil dalam arti mempunyai kemungkinan kecil untuk ditarik nasabah. Di tahap kedua Bank mengukur proporsi
         simpanan inti dari NMD stabil yang tidak akan ditarik nasabah walaupun ada perubahan bunga pasar yang besar
         sementara Bank tidak menyesuaikan bunga NMD dimaksud.

         Dimensi utama yang mempengaruhi jatuh tempo NMDs inti (Core Deposits) adalah elastisitas bunga simpanan
         terhadap perubahan suku bunga pasar, volatilitas volume simpanan dan faktor lain termasuk perilaku nasabah dan
         makroekonomi.

         Dengan memperhatikan batasan-batasan permodelan NMD yang berlaku untuk Standardized Approach, Bank
         menentukan distribusi dan rata-rata jatuh tempo repricing maturity dengan menggunakan replicating portfolio
         approach dan atau uniform slotting method tergantung dengan ketersediaan dan reliabilitas data untuk setiap
         kategori NMD yang relevan yang pada saat ini terdiri dari NMD wholesale, NMD retail transaksional dan NMD retail
         non-transaksional. Parameters permodelan didasarkan atas pengamatan historis, analisa statistis dan juga penilai
         manajemen.
     c   Bank melakukan permodelan atau estimasi risiko untuk menentukan prepayment rate dari pinjaman berbunga tetap
         dan early withdrawal rate untuk deposito berjangka bila risiko ini tidak dimitigasi secara memadai misalnya melalui
         ketentuan denda.

         Dalam mengestimasi prepayment rate, Bank menggunakan metode statistik dengan berdasarkan data historis
         dalam menganalisa tingkat pelunasan kredit yang dipercepat. Beberapa dimensi utama yang mempengaruhi tingkat
         pelunasan nasabah antara lain : suku bunga pasar, suku bunga kredit, nominal kredit, dan beberapa faktor lainnya.

         Sedangkan dalam mengestimasi early withdrawal rate, Bank menggunakan metode Exponential Weighted Moving
         Average (EWMA). Model ini mengasumsikan bahwa hasil proyeksi esok hari dipengaruhi oleh data aktual hari ini
         dan data lampau. Beberapa dimensi utama yang mempengaruhi tingkat penarikan nasabah antara lain : suku bunga
         deposito, nominal deposito dan beberapa faktor lainnya.
     d   Tidak terdapat asumsi lain yang digunakan oleh Bank di luar asumsi-asumsi yang ditetapkan oleh SEOJK IRRBB.
     e   Bank menghitung IRRBB untuk setiap mata uang yang material dan kemudian mengagregasikannya. Metodologi
         agregasi dilakukan dengan cara penjumlahan sederhana.
                                                     Analisis Kuantitatif
 1       Rata-rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) untuk Rupiah antara lain :
         - Wholesale selama 1,01 tahun
         - Retail Transaksional selama 2,15 tahun
         - Retail Non Transaksional selama 1,31 tahun

         Rata-rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) untuk USD antara lain :
         - Wholesale selama 0,81 tahun
         - Retail Transaksional selama 2,04 tahun
         - Retail Non Transaksional selama 1,16 tahun
 2       Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) terlama untuk Rupiah antara lain :
         - Wholesale pada jangka waktu 5 tahun
         - Retail Transaksional pada jangka waktu 5 tahun
         - Retail Non Transaksional pada jangka waktu 5 tahun

         Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) terlama untuk USD antara lain :
         - Wholesale pada jangka waktu 5 tahun
         - Retail Transaksional pada jangka waktu 5 tahun
         - Retail Non Transaksional pada jangka waktu 5 tahun




                                                                                               Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                       633
                                                                              PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 636
                            Performa     Laporan        Profil              Analisis dan Pembahasan             Fungsi
                            2025         Manajemen      Perusahaan          Manajemen atas Kinerja Bank         Penunjang Bisnis




Laporan Perhitungan IRRBB secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
                Dalam Jutaan Rupiah                                  EVE                                  NII
                        Periode                            T                   T-1               T                   T-1
Parallel Up                                           -2.857.653           -3.355.014       -5.028.298           -4.696.511
Parallel Down                                          4.747.109            7.516.912        5.558.784           5.812.344
Steepener                                            -10.164.100           -6.649.508
Flattener                                              7.829.836           6.231.892
Short Rate Up                                          4.512.424            3.187.295
Short Rate Down                                       -7.232.449           -2.252.049
Nilai Maksimum Negatif Absolut                        10.164.100           6.649.508         5.028.298           4.696.511
Modal Tier 1                                                           152.509.195          41.253.129          40.398.816
(untuk EVE) atau Projected Income (untuk     NII)    160.884.905
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1                        6,32%                4,36%           12,19%              11,63%
(untuk EVE) atau Projected Income ( NII)
T     = Periode Laporan Desember 2025
T - 1 = Periode Laporan September 2025




634    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 637
Permodalan & Praktik      Tata Kelola       Tanggung Jawab Sosial       Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan        dan Lingkungan              ESG             Keuangan




                                                      Analisis Kualitatif
  1      Risiko suku bunga dalam Banking Book atau Interest Rate Risk in the Banking Book, yang selanjutnya disingkat
         IRRBB, merupakan risiko saat ini maupun pada masa datang terhadap permodalan dan rentabilitas (earning) Bank
         dan Perusahaan Anak yang disebabkan pergerakan suku bunga di pasar yang berdampak pada posisi Banking Book.

         Termasuk dalam IRRBB adalah gap risk yang muncul dari term structure pada instrumen-instrumen banking book;
         basis risk yang menggambarkan dampak perubahan relative suku bunga instrumen-instrumen finansial yang dinilai
         dengan menggunakan kurva suku bunga yang berbeda; option risk yang muncul dari posisi derivatif finansial atau
         dari unsur risiko opsi yang melekat di instrumen-instrumen finansial.
  2      Bank dan Perusahaan Anak mengelola eksposur IRRBB menggunakan pendekatan nilai ekonomis (economic value)
         serta pendekatan rentabilitas/pendapatan (earning based measures). Sebagai penerapan segregation of duty,
         terdapat pemisahan antara unit yang berfungsi mengelola risiko suku bunga dan unit yang memonitoring risiko suku
         bunga yang timbul.

         Untuk tujuan pengendalian dan mitigasi risiko suku bunga dalam banking book, Bank dan Perusahaan Anak
         menetapkan pengendalian baik secara kuantitatif berupa penerapan limit dan risk appetite. Bank dan Perusahaan
         Anak juga melakukan pengendalian risiko yang bersifat kualitatif seperti strategi pengelolaan, transfer risiko melalui
         mekanisme Funds Transfer Pricing (FTP) dan juga strategi lindung nilai (hedging).
  3      Perhitungan IRRBB dilakukan secara triwulanan yang selanjutnya akan menjadi bagian dari Profil Risiko, bagian
         dari Self Assessment Tingkat Kesehatan Bank, bagian dari Informasi Kuantitatif Eksposur Risiko, dan bagian dari
         Pengungkapan Praktik Manajemen Risiko.

         Dalam rangka pengukuran atas eksposur IRRBB, Bank dan Perusahaan Anak menggunakan nilai ekonomis (economic
         value) serta rentabilitas (earning) sebagai dasar metode pengukuran. Pengukuran nilai ekonomis dari ekuitas
         (economic value of equity) yang selanjutnya disebut EVE mengukur perubahan nilai ekonomis atas asset, liability dan
         rekening administratif (off balance sheet) Bank dan Perusahaan Anak yang disebabkan pergerakan suku bunga. Untuk
         saat ini, Bank dan Perusahaan Anak mengukur perubahan EVE sebagai penurunan maksimum dari nilai ekonomis
         banking book dalam enam standar skenario bunga yang didefinisikan oleh Basel Committee on Banking Supervision
         (BCBS) dan OJK sebagaimana tercantum dalam SEOJK IRRBB no SEOJK/12/2018.

         Pengukuran rentabilitas bank (earning-based measure) melihat perkiraan perubahan pendapatan bunga bersih yang
         selanjutnya disingkat NII (net interest income) yang disebabkan pergerakan suku bunga di pasar untuk periode
         tertentu. Untuk ini Bank dan Perusahaan Anak mengukur perubahan NII sebagai penurunan maksimum dari NII bila
         terjadi skenario kenaikan atau penurunan suku bunga secara parallel seperti yang didefinisikan oleh Basel Committee
         on Banking Supervision (BCBS) dan SEOJK IRRBB no SEOJK/12/2018, dibandingkan dengan perencanaan keuangan
         Bank dan Perusahaan Anak untuk periode 12 bulan.
  4      Dalam pengukuran EVE, Bank dan Perusahaan Anak menggunakan standardized approach SEOJK IRRBB no
         SEOJK/12/2018, dimana skenario shock suku bunga yang digunakan meliputi:
         1) shock suku bunga yang paralel ke atas (parallel shock up);
         2) shock suku bunga yang paralel ke bawah (parallel shock down);
         3) shock suku bunga yang melandai (steepener shock) dengan perpaduan suku bunga jangka pendek menurun dan
            suku bunga jangka panjang meningkat (short rates down and long rates up);
         4) shock suku bunga yang mendatar (flattener shock) dengan perpaduan suku bunga jangka pendek meningkat dan
            suku bunga jangka panjang menurun (short rates up and long rates down);
         5) shock suku bunga jangka pendek yang meningkat (short rates shock up); dan
         6) shock suku bunga jangka pendek yang menurun (short rates shock down).

         Dalam pengukuran NII, Bank dan Perusahaan Anak menggunakan standardized approach SEOJK IRRBB no
         SEOJK/12/2018, dimana skenario shock suku bunga yang digunakan meliputi:
         1) shock suku bunga yang paralel ke atas (parallel shock up);
         2) shock suku bunga yang paralel ke bawah (parallel shock down);

         Kedepannya untuk tujuan pengendalian risiko, Bank dan Perusahaan Anak juga akan mengevaluasi eksposur IRRBB
         dengan menggunakan skenario stres internal untuk pengukuran EVE dan NII.
  5      Tidak terdapat perbedaan metodologi maupun asumsi-asumsi permodelan dalam rangka perhitungan yang digunakan
         dalam sistem manajemen internal. Dengan kata lain, Bank dan Perusahaan Anak menggunakan Standardized
         Approach sebagai acuan dalam perhitungan IRRBB sebagai untuk keperluan pengelolaan internal.
  6      Saat ini Bank memiliki instrumen lindung nilai berupa Interest Rate Swap (IRS) untuk meng-offset potensi kerugian
         yang muncul apabila terdapat potential loss pada surat berharga AFS. Bank juga melakukan MTM secara harian
         terhadap instrumen IRS tersebut.
  7   a Untuk metode Metode EVE, Bank dan Perusahaan Anak menghitung seluruh arus kas dari nilai pokok dan pembayaran
        bunga dimana termasuk margin komersial (client rate) yang didiskonto dengan risk free rate pada saat tanggal
        pelaporan;




                                                                                                Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                          635
                                                                               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 638
                           Performa       Laporan           Profil           Analisis dan Pembahasan         Fungsi
                           2025           Manajemen         Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank     Penunjang Bisnis




                                                      Analisis Kualitatif
      b Bank dan Perusahaan Anak menggunakan model replikasi portfolio dan atau uniform slotting method dalam
        menentukan slotting serta rata-rata jatuh tempo penilaian ulang (repricing maturities) atas NMD dengan
        memperhatikan caps dan ketentuan atas jangka waktu rata-rata sebagaimana tercantum dalam SEOJK IRRBB.

        Bank dan Perusahaan Anak mempunyai eksposur suku bunga dari posisi Non-Maturity Deposits (NMDs) yang
        berasal dari nasabah wholesale dan retail. Untuk mengelola risiko suku bunga dimaksud Bank dan Perusahaan Anak
        melakukan permodelan dua tahap sesuai dengan ketentuan SEOJK IRRBB. Di tahap pertama Bank dan Perusahaan
        Anak melakukan analisa perubahan volume untuk menentukan porsi NMD yang stabil dalam arti mempunyai
        kemungkinan kecil untuk ditarik nasabah. Di tahap kedua Bank dan Perusahaan Anak mengukur proporsi simpanan
        inti dari NMD stabil yang tidak akan ditarik nasabah walaupun ada perubahan bunga pasar yang besar sementara
        Bank dan Perusahaan Anak tidak menyesuaikan bunga NMD dimaksud.

        Dimensi utama yang mempengaruhi jatuh tempo NMDs inti (Core Deposits) adalah elastisitas bunga simpanan
        terhadap perubahan suku bunga pasar, volatilitas volume simpanan dan faktor lain termasuk perilaku nasabah dan
        makroekonomi.

        Dengan memperhatikan batasan-batasan permodelan NMD yang berlaku untuk Standardized Approach, Bank
        dan Perusahaan Anak menentukan distribusi dan rata-rata jatuh tempo repricing maturity dengan menggunakan
        replicating portfolio approach dan atau uniform slotting method tergantung dengan ketersediaan dan reliabilitas data
        untuk setiap kategori NMD yang relevan yang pada saat ini terdiri dari NMD wholesale, NMD retail transaksional dan
        NMD retail non-transaksional. Parameter permodelan didasarkan atas pengamatan historis, analisa statistis dan juga
        professional judgement.
      c Bank dan Perusahaan Anak melakukan permodelan atau estimasi risiko untuk menentukan prepayment rate dari
        pinjaman berbunga tetap dan early withdrawal rate untuk deposito berjangka bila risiko ini tidak dimitigasi secara
        memadai misalnya melalui ketentuan denda.

        Dalam mengestimasi prepayment rate, Bank dan Perusahaan Anak menggunakan metode statistik dengan
        berdasarkan data historis dalam menganalisa tingkat pelunasan kredit yang dipercepat. Beberapa dimensi utama
        yang mempengaruhi tingkat pelunasan nasabah antara lain : suku bunga pasar, suku bunga kredit, nominal kredit,
        dan beberapa faktor lainnya.

        Sedangkan dalam mengestimasi early withdrawal rate, Bank dan Perusahaan Anak menggunakan metode Exponential
        Weighted Moving Average (EWMA). Model ini mengasumsikan bahwa hasil proyeksi esok hari dipengaruhi oleh data
        aktual hari ini dan data lampau. Beberapa dimensi utama yang mempengaruhi tingkat penarikan nasabah antara lain:
        suku bunga deposito, nominal deposito dan beberapa faktor lainnya.
      d Tidak terdapat asumsi lain yang digunakan oleh Bank dan Perusahaan Anak di luar asumsi-asumsi yang ditetapkan
        oleh SEOJK IRRBB.
      e Bank dan Perusahaan Anak menghitung IRRBB untuk setiap mata uang yang material dan kemudian
        mengagregasikannya. Metodologi agregasi dilakukan dengan cara penjumlahan sederhana.
                                                      Analisis Kuantitatif
1       Rata-rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) untuk Rupiah antara lain :
        - Wholesale selama 1,01 tahun
        - Retail Transaksional selama 2,15 tahun
        - Retail Non Transaksional selama 1,31 tahun

        Rata-rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) untuk USD antara lain :
        - Wholesale selama 0,81 tahun
        - Retail Transaksional selama 2,04 tahun
        - Retail Non Transaksional selama 1,16 tahun
2       Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) terlama untuk Rupiah antara lain :
        - Wholesale pada jangka waktu 5 tahun
        - Retail Transaksional pada jangka waktu 5 tahun
        - Retail Non Transaksional pada jangka waktu 5 tahun

        Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) terlama untuk USD antara lain :
        - Wholesale pada jangka waktu 5 tahun
        - Retail Transaksional pada jangka waktu 5 tahun
        - Retail Non Transaksional pada jangka waktu 5 tahun




636     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 639
Permodalan & Praktik          Tata Kelola       Tanggung Jawab Sosial         Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko              Perusahaan        dan Lingkungan                ESG               Keuangan




3. RISIKO LIKUIDITAS

Pengungkapan Liquidity Coverage Ratio Bank secara Individu
Posisi Triwulan IV Tahun 2025
                                                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                                                 Nilai HQLA setelah
                                                                                                           pengurangan nilai (haircut),
                                                                                                              outstanding kewajiban
                                                                                Nilai outstanding            dan komitmen dikalikan
                                                                           kewajiban dan komitmen/          tingkat penarikan (run-off
                                                                            nilai tagihan kontraktual         rate) atau nilai tagihan
                                                                                                               kontraktual dikalikan
                                                                                                                tingkat penerimaan
                                                                                                                    (inflow rate)
 HIGH QUALITY LIQUID ASSET (HQLA)
 1     Total High Quality Liquid Asset (HQLA)                                                                           242.860.077
 ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW)
       Simpanan nasabah perorangan dan Pendanaan yang
 2     berasal dari nasabah Usaha Mikro dan Usaha Kecil,                                409.753.367                       28.892.824
       terdiri dari:
           a. Simpanan/Pendanaan stabil                                                 241.650.253                       12.082.513
           b. Simpanan/Pendanaan kurang stabil                                          168.103.114                       16.810.311
       Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi,
 3                                                                                      471.816.578                     130.390.657
       terdiri dari:
           a. Simpanan operasional                                                      288.440.678                       61.972.754
           b. Simpanan non-operasional dan/atau kewajiban
                                                                                       183.375.900                        68.417.903
              lainnya yang bersifat non-operasional
           c. surat berharga berupa surat utang yang diterbitkan
                                                                                                    -                                -
              oleh bank
 4     Pendanaan dengan agunan (secured funding)                                                                             664.676
       Arus kas keluar lainnya (additional requirement), terdiri
 5                                                                                      208.970.807                        8.845.039
       dari:
           a. arus kas keluar atas transaksi derivatif                                       40.012                           40.012
           b. arus kas keluar atas peningkatan kebutuhan
                                                                                                    -                                -
              likuiditas
           c. arus     kas   keluar   atas   kehilangan pendanaan                                   -                                -
           d. arus kas keluar atas penarikan komitmen fasilitas
                                                                                          2.085.125                          208.513
              kredit dan fasilitas likuiditas
           e. arus kas keluar atas kewajiban kontraktual lainnya
                                                                                                    -                                -
              terkait penyaluran dana
           f. arus kas keluar atas kewajiban kontijensi pendanaan
                                                                                        201.433.204                        3.184.049
              lainnya
           g. arus kas keluar kontraktual lainnya                                         5.412.466                        5.412.466
 TOTAL ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW)                                                                                    168.793.195
 ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW)
 6     Pinjaman dengan agunan Secured lending                                             8.731.338                                  -
 7     Tagihan berasal dari pihak lawan (Counterparty)                                   73.666.089                       25.440.744
 8     Arus kas masuk lainnya                                                             4.086.830                        2.093.806
 TOTAL ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW)                                                      86.484.257                       27.534.550
                                                                                                        TOTAL ADJUSTED VALUE1
 TOTAL HQLA                                                                                                             242.860.077
 TOTAL ARUS KAS KELUAR BERSIH (NET CASH OUTFLOWS)                                                                       141.258.645
 LCR (%)                                                                                                                    171,93%
Keterangan:
1 Adjusted values dihitung setelah pengenaan pengurangan nilai (haircut), tingkat penarikan (run-off rate), dan tingkat penerimaan (inflow
  rate) serta batas maksimum komponen HQLA, misalnya batas maksimum HQLA Level 2B dan HQLA Level 2 serta batas maksimum arus
  kas masuk yang dapat diperhitungkan dalam LCR.




                                                                                                        Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                     637
                                                                                       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 640
                         Performa       Laporan          Profil           Analisis dan Pembahasan          Fungsi
                         2025           Manajemen        Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank      Penunjang Bisnis




Analisis Perkembangan Liquidity Coverage Ratio Bank secara Individu
                                                         Analisis
1   LCR Individual (Bank Only) posisi Triwulan IV 2025 sebesar 171,93% di atas ketentuan yang dipersyaratkan sebesar
    100%.
2   LCR Triwulan IV 2025 naik 6,26% dibanding Triwulan III 2025 sebelumnya 165,67% menjadi 171,93% yang disebabkan
    oleh peningkatan persentase HQLA sebesar 8,34% dibandingkan dengan peningkatan persentase Net Cash Out Flow
    sebesar 4,40%.
3   Komposisi HQLA per Triwulan IV 2025 masih didominasi oleh HQLA Level 1 sebesar 99,55%. Sedangkan HQLA Level 2A
    sebesar 0,39% dan Level 2B sebesar 0,06%, masih dibawah batas maksimum HQLA yang dipersyaratkan.
4   Likuiditas bank dapat dijaga dengan baik sesuai regulasi dan mendukung kegiatan bisnis bank.
5   Tidak ada arus kas masuk dan arus kas keluar dari perhitungan LCR yang tidak tercakup dalam template LCR.




638   A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 641
Permodalan & Praktik          Tata Kelola       Tanggung Jawab Sosial          Komitmen          Laporan
Manajemen Risiko              Perusahaan        dan Lingkungan                 ESG               Keuangan




Pengungkapan Liquidity Coverage Ratio Bank secara Konsolidasi
dengan Entitas Anak Posisi Triwulan IV Tahun 2025
                                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                                                  Nilai HQLA setelah
                                                                                                            pengurangan nilai (haircut),
                                                                                                               outstanding kewajiban
                                                                                Nilai outstanding             dan komitmen dikalikan
                                                                           kewajiban dan komitmen/           tingkat penarikan (run-off
                                                                            nilai tagihan kontraktual          rate) atau nilai tagihan
                                                                                                                kontraktual dikalikan
                                                                                                                 tingkat penerimaan
                                                                                                                     (inflow rate)
 HIGH QUALITY LIQUID ASSET (HQLA)
 1     Total High Quality Liquid Asset (HQLA)                                                                         252.687.637
 ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW)
       Simpanan nasabah perorangan dan Pendanaan yang
 2     berasal dari nasabah Usaha Mikro dan Usaha Kecil,                            413.013.660                       29.209.126
       terdiri dari:
           a. Simpanan/Pendanaan stabil                                             241.844.794                       12.092.240
           b. Simpanan/Pendanaan kurang stabil                                      171.168.866                        17.116.887
       Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi,
 3                                                                                   481.567.165                     133.554.094
       terdiri dari:
           a. Simpanan operasional                                                  293.419.785                        63.211.895
           b. Simpanan non-operasional dan/atau kewajiban
                                                                                    188.147.380                        70.342.199
              lainnya yang bersifat non-operasional
           c. surat berharga berupa surat utang yang diterbitkan
                                                                                                -                                -
              oleh bank
 4     Pendanaan dengan agunan (secured funding)                                                                          664.676
       Arus kas keluar lainnya (additional requirement), terdiri
 5                                                                                  211.654.631                         9.552.614
       dari:
           a. arus kas keluar atas transaksi derivatif                                    40.012                           40.012
           b. arus kas keluar atas peningkatan kebutuhan
                                                                                                -                                -
              likuiditas
           c. arus     kas   keluar   atas   kehilangan pendanaan                               -                                -
           d. arus kas keluar atas penarikan komitmen fasilitas
                                                                                       3.791.195                          419.225
              kredit dan fasilitas likuiditas
           e. arus kas keluar atas kewajiban kontraktual lainnya
                                                                                                -                                -
              terkait penyaluran dana
           f. arus kas keluar atas kewajiban kontijensi pendanaan
                                                                                    201.933.412                         3.203.364
              lainnya
           g. arus kas keluar kontraktual lainnya                                      5.890.013                        5.890.013
 TOTAL ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW)                                                                                172.980.509
 ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW)
 6     Pinjaman dengan agunan Secured lending                                         11.124.337                           36.253
 7     Tagihan berasal dari pihak lawan (Counterparty)                               38.604.701                       26.440.316
 8     Arus kas masuk lainnya                                                          6.222.928                        3.329.525
 TOTAL ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW)                                                  55.951.965                       29.806.094
                                                                                                     TOTAL ADJUSTED VALUE1
 TOTAL HQLA                                                                                                          252.687.637
 TOTAL ARUS KAS KELUAR BERSIH (NET CASH OUTFLOWS)                                                                    143.174.416
 LCR (%)                                                                                                                 176,49%
 Keterangan:
 1 Adjusted values dihitung setelah pengenaan pengurangan nilai (haircut), tingkat penarikan (run-off rate), dan tingkat penerimaan (inflow
   rate) serta batas maksimum komponen HQLA, misalnya batas maksimum HQLA Level 2B dan HQLA Level 2 serta batas maksimum
   arus kas masuk yang dapat diperhitungkan dalam LCR.




                                                                                                        Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                      639
                                                                                       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 642
                           Performa       Laporan          Profil           Analisis dan Pembahasan             Fungsi
                           2025           Manajemen        Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank         Penunjang Bisnis




Analisis Perkembangan Liquidity Coverage Ratio Bank secara Konsolidasi dengan Entitas
Anak
                                                          Analisis
1     LCR BNI Konsolidasi posisi Triwulan IV 2025 sebesar 176,49% di atas ketentuan yang dipersyaratkan sebesar 100%.
2     LCR BNI Konsolidasi Triwulan IV 2025 sebesar 176,49% meningkat 6,11% dibanding Triwulan III 2025 sebesar 170,38%
      yang disebabkan oleh peningkatan persentase HQLA sebesar 8,20% dibandingkan dengan peningkatan persentase Net
      Cash Out Flow sebesar 4,46%.
3     Likuiditas BNI konsolidasi dapat dijaga dengan baik sesuai regulasi dan mendukung kegiatan bisnis bank.
4     Tidak ada arus kas masuk dan arus kas keluar dari perhitungan LCR yang tidak tercakup dalam template LCR.




640     A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 643
Permodalan & Praktik        Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial           Komitmen               Laporan
Manajemen Risiko            Perusahaan       dan Lingkungan                  ESG                    Keuangan




Pengungkapan Net Stable Funding Ratio Bank secara Individu
Posisi Desember 2025


                                                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)
                                                            Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
                                                         Tanpa
                                                                                               < 6 bulan - 1                                Total
                                                        Jangka             < 6 bulan                                 ³ 1 tahun
                  Komponen ASF                                                                    tahun                                     Nilai
                                                        Waktu
                                                                                                                                         Tertimbang
                                                          Nilai               Nilai                Nilai               Nilai
                                                        Tercatat            Tercatat             Tercatat            Tercatat
 1     Modal:                                          187.185.102                         -                    -                    -    187.185.102
2         Modal sesuai POJK KPMM                       187.185.102                         -                    -                    -    187.185.102
3         Instrumen modal lainnya                                      -                   -                    -                    -                 -
      Simpanan yang berasal dari nasabah
4     perorangan dan pendanaan yang berasal            349.228.071          26.305.256           26.169.788            1.278.853         402.981.969
      dari nasabah usaha mikro dan usaha kecil:
5         Simpanan stabil                              238.308.378                         -                    -                    -   238.308.378
6         Simpanan kurang stabil                       110.919.694          26.305.256           26.169.788            1.278.853          164.673.592
      Pendanaan yang berasal dari nasabah
7                                                      153.071.940         132.153.698            9.770.304           34.678.455          329.674.396
      korporasi:
8         Simpanan operasional                         153.071.940                         -                    -                    -    153.071.940
          Pendanaan lainnya yang berasal dari
9                                                                      -   132.153.698            9.770.304           34.678.455          176.602.456
          nasabah korporasi
      Liabilitas yang memiliki pasangan aset
10                                                                     -                   -                    -                    -                 -
      yang saling bergantung
11    Liabilitas lainnya:                                              -                   -        346.472           14.346.025           14.692.497
12        NSFR liabilitas derivatif                                                        -                    -                    -
          Ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak
13                                                                     -                   -        346.472           14.346.025           14.692.497
          masuk dalam kategori di atas
14    Total ASF                                                                                                                           934.533.965


                                                            Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
                                                         Tanpa
                                                                                               < 6 bulan - 1                                Total
                                                        Jangka             < 6 bulan                                 ³ 1 tahun
                  Komponen RSF                                                                    tahun                                     Nilai
                                                        Waktu
                                                                                                                                         Tertimbang
                                                          Nilai               Nilai                Nilai               Nilai
                                                        Tercatat            Tercatat             Tercatat            Tercatat
      Total HQLA dalam rangka perhitungan
15                                                                 -        1.121.228              966.788           11.899.048           13.987.064
      NSFR
      Simpanan pada lembaga keuangan lain
16                                                     13.007.070                      -                    -                    -        13.007.070
      untuk tujuan operasional
      Pinjaman dengan kategori Lancar dan
17    Dalam Perhatian Khusus (performing) dan                      -       79.092.990          180.443.727          288.660.594          548.197.310
      surat berharga
          Kepada lembaga keuangan yang dijamin
18                                                                            611.295                       -                    -           611.295
          oleh HQLA Level 1
          Kepada lembaga keuangan yang dijamin
          bukan dengan HQLA Level 1 dan
19                                                                 -         563.406             2.553.129               22.959            3.139.494
          pinjaman kepada lembaga keuangan
          tanpa jaminan
          Kepada perusahaan non-keuangan,
          nasabah perorangan dan nasabah usaha
          mikro dan usaha kecil, Pemerintah
20                                                                         64.039.606          170.088.521          218.400.231          452.528.358
          Indonesia, pemerintah negara lain, Bank
          Indonesia, bank sentral negara lain dan
          entitas sektor publik, yang di antaranya:




                                                                                                            Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                                641
                                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 644
                          Performa        Laporan          Profil               Analisis dan Pembahasan                    Fungsi
                          2025            Manajemen        Perusahaan           Manajemen atas Kinerja Bank                Penunjang Bisnis




                                                          Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
                                                        Tanpa
                                                                                      < 6 bulan - 1                             Total
                                                       Jangka        < 6 bulan                           ³ 1 tahun
                  Komponen RSF                                                           tahun                                  Nilai
                                                       Waktu
                                                                                                                             Tertimbang
                                                        Nilai           Nilai             Nilai             Nilai
                                                      Tercatat        Tercatat          Tercatat          Tercatat
            Memenuhi kualifikasi untuk
            mendapat bobot risiko 35% atau
21                                                                   12.729.765        19.824.948          7.186.500          39.741.213
            kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk
            Risiko Kredit
         Kredit beragun rumah tinggal yang tidak
22                                                                    1.546.027         2.171.978        50.330.239           54.048.244
         sedang dijaminkan, yang di antaranya:
            Memenuhi kualifikasi untuk
            mendapat bobot risiko 35% atau
23                                                                          457.769        711.543        17.529.906           18.699.217
            kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk
            Risiko Kredit
         Surat Berharga yang tidak sedang
         dijaminkan, tidak gagal bayar, dan tidak
24                                                                   12.332.655       5.630.098,77      19.907.166,00          37.869.920
         masuk sebagai HQLA, termasuk saham
         yang diperdagangkan di bursa
      Aset yang memiliki pasangan liabilitas yang
25                                                               -                -                 -                  -                   -
      saling bergantung
26    Aset lainnya:                                           275    22.935.568          1.700.838        54.392.756           79.029.437
         Komoditas fisik yang diperdagangkan,
27                                                               -                                  -                  -                   -
         termasuk emas
         Kas, surat berharga dan aset lainnya
         yang dicatat sebagai initial margin untuk
28       kontrak derivatif dan kas atau aset lain                                 -                 -         17.000               17.000
         yang diserahkan sebagai default fund
         pada central Counterparty (CCP)
29       NSFR aset derivatif                                                      -                 -                  -                   -
         NSFR liabilitas derivatif sebelum
30                                                                          44.779           1.981                     -           46.760
         dikurangi dengan variation margin
         Seluruh aset lainnya yang tidak masuk
31                                                            275    22.890.790          1.698.857        54.375.756           78.965.677
         dalam kategori di atas**)
32    Rekening Administratif                                           1.851.405           703.157         1.952.289            4.506.851
33    Total RSF                                                                                                              658.727.732
      Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable
34                                                                                                                              141,87%
      Funding Ratio (%))




Analisis Perkembangan Net Stable Funding Ratio Bank secara Individu
                                                      Analisis Kualitatif
1    NSFR Individu posisi Desember 2025 sebesar 141,87% dan masih berada di atas ketentuan yang dipersyaratkan yaitu
     100%.
2    NSFR Individu posisi Desember 2025 dibanding NSFR posisi September 2025 menurun dari 142,10% menjadi 141,87%.
     Pada posisi Desember 2025, terdapat peningkatan dari sisi Pendanaan Stabil yang Dibutuhkan (RSF) meningkat sebesar
     7,73%. Sedangkan dari sisi Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) sebesar 7,55%.
3    Total Pendanaan Stabil yang Dibutuhkan (RSF) meningkat sebesar 47,24 T yang didominasi oleh peningkatan Pinjaman
     dengan kategori Lancar dan Dalam Perhatian Khusus (performing) dan surat berharga sebesar 48,88 T. Sedangkan Total
     Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) meningkat sebesar 65,60 T.




642    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 645
Permodalan & Praktik         Tata Kelola     Tanggung Jawab Sosial            Komitmen           Laporan
Manajemen Risiko             Perusahaan      dan Lingkungan                   ESG                Keuangan




Pengungkapan Net Stable Funding Ratio Bank secara Konsolidasi
dengan Entitas Anak Posisi Desember 2025


                                                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)
                                                            Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
                                                         Tanpa
                                                                                            < 6 bulan - 1                           Total
                                                        Jangka              < 6 bulan                        ³ 1 tahun
                   Komponen ASF                                                                tahun                                Nilai
                                                        Waktu
                                                                                                                                 Tertimbang
                                                          Nilai               Nilai             Nilai           Nilai
                                                        Tercatat            Tercatat          Tercatat        Tercatat
 1     Modal:                                         193.821.196                       -                -               -       193.821.196
 2        Modal sesuai POJK KPMM                      193.816.756                       -                -               -       193.816.756
 3        Instrumen modal lainnya                           4.440                       -                -               -             4.440
       Simpanan yang berasal dari nasabah
 4     perorangan dan pendanaan yang berasal          350.156.313           30.442.364       26.274.021       1.291.701          408.164.398
       dari nasabah usaha mikro dan usaha kecil:
 5        Simpanan stabil                             238.551.861               51.975             1.209          1.161          238.606.205
 6        Simpanan kurang stabil                       111.604.451          30.390.389        26.272.812      1.290.540          169.558.193
       Pendanaan yang berasal dari nasabah
 7                                                    155.812.707          135.876.336         9.946.641     34.685.431          336.321.116
       korporasi:
 8        Simpanan operasional                        155.812.707              105.711            24.338                 -       155.942.755
          Pendanaan lainnya yang berasal dari
 9                                                                 -       135.770.626         9.922.304     34.685.431          180.378.361
          nasabah korporasi
       Liabilitas yang memiliki pasangan aset
 10                                                                -                    -                -               -                 -
       yang saling bergantung
 11    Liabilitas lainnya:                                147.528                       -        822.420     17.273.979           18.243.927
 12       NSFR liabilitas derivatif                                                     -                -               -
          Ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak
 13                                                       147.528                       -        822.420     17.273.979           18.243.927
          masuk dalam kategori di atas
 14    Total ASF                                                                                                                 956.550.637


                                                            Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
                                                         Tanpa
                                                                                            < 6 bulan - 1                           Total
                                                        Jangka              < 6 bulan                        ³ 1 tahun
                   Komponen RSF                                                                tahun                                Nilai
                                                        Waktu
                                                                                                                                 Tertimbang
                                                          Nilai               Nilai             Nilai          Nilai
                                                        Tercatat            Tercatat          Tercatat       Tercatat
       Total HQLA dalam rangka perhitungan
 15                                                                    -     1.259.837         1.037.954      11.976.745          14.274.536
       NSFR
       Simpanan pada lembaga keuangan lain
 16                                                     13.036.108            223.188                188                     -    13.259.483
       untuk tujuan operasional
       Pinjaman dengan kategori Lancar dan
 17    Dalam Perhatian Khusus (performing) dan                         -    81.311.064      183.447.844      294.480.491         559.239.399
       surat berharga
          Kepada lembaga keuangan yang
 18                                                                            611.295                   -                   -        611.295
          dijamin oleh HQLA Level 1
          kepada lembaga keuangan yang dijamin
          bukan dengan HQLA Level 1 dan
 19                                                                    -      678.458          2.553.129         22.959            3.254.546
          pinjaman kepada lembaga keuangan
          tanpa jaminan




                                                                                                         Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                                        643
                                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 646
                          Performa        Laporan          Profil               Analisis dan Pembahasan                Fungsi
                          2025            Manajemen        Perusahaan           Manajemen atas Kinerja Bank            Penunjang Bisnis




                                                          Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
                                                        Tanpa
                                                                                      < 6 bulan - 1                         Total
                                                       Jangka        < 6 bulan                         ³ 1 tahun
                  Komponen RSF                                                           tahun                              Nilai
                                                       Waktu
                                                                                                                         Tertimbang
                                                        Nilai           Nilai             Nilai          Nilai
                                                      Tercatat        Tercatat          Tercatat       Tercatat
         kepada perusahaan non-keuangan,
         nasabah perorangan dan nasabah usaha
         mikro dan usaha kecil, Pemerintah
20                                                                   65.902.054       172.780.059      223.898.096       462.580.209
         Indonesia, pemerintah negara lain, Bank
         Indonesia, bank sentral negara lain dan
         entitas sektor publik, yang di antaranya:
            memenuhi kualifikasi untuk
            mendapat bobot risiko 35% atau
21                                                                   13.355.447        20.800.518       10.228.723         44.384.689
            kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk
            Risiko Kredit
         Kredit beragun rumah tinggal yang tidak
22                                                                      1.743.868        2.375.282      50.448.572         54.567.722
         sedang dijaminkan, yang di antaranya:
            Memenuhi kualifikasi untuk
            mendapat bobot risiko 35% atau
23                                                                          633.332        897.914      17.625.879         19.157.125
            kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk
            Risiko Kredit
         Surat Berharga yang tidak sedang
         dijaminkan, tidak gagal bayar , dan tidak
24                                                                   12.375.390       5.739.374,01      20.110.864         38.225.627
         masuk sebagai HQLA, termasuk saham
         yang diperdagangkan di bursa
      Aset yang memiliki pasangan liabilitas
25                                                               -                -                -               -                 -
      yang saling bergantung
26    Aset lainnya:                                      345.227     22.989.434          1.749.477      54.703.713         79.787.851
         Komoditas fisik yang diperdagangkan,
27                                                               -                                 -               -                 -
         termasuk emas
         Kas, surat berharga dan aset lainnya
         yang dicatat sebagai initial margin untuk
28       kontrak derivatif dan kas atau aset lain                                 -                -          17.000           17.000
         yang diserahkan sebagai default fund
         pada central Counterparty (CCP)
29       NSFR aset derivatif                                                      -                -               -                 -
         NSFR liabilitas derivatif sebelum
30                                                                           44.779          1.981                 -           46.760
         dikurangi dengan variation margin
         Seluruh aset lainnya yang tidak masuk
31                                                       345.227     22.944.655           1.747.495     54.686.713         79.724.091
         dalam kategori di atas**)
32    Rekening Administratif                                           2.060.663           705.648       1.974.701          4.741.012
33    Total RSF                                                                                                          671.302.281
      Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable
34                                                                                                                           142,49%
      Funding Ratio (%))




Analisis Perkembangan Net Stable Funding Ratio Bank secara Konsolidasi dengan Entitas
Anak
                                                      Analisis Kualitatif
1    NSFR Konsolidasi posisi Desember 2025 sebesar 142,49% dan berada di atas ketentuan yang dipersyaratkan yaitu 100%.
2    NSFR Konsolidasi posisi Desember 2025 dibanding NSFR posisi September 2025 menurun dari 142,78% menjadi 142,49%.
     Pada posisi Desember 2025, terdapat peningkatan dari sisi Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) sebesar 7,44%, dan
     peningkatan dari sisi Pendanaan Stabil yang Dibutuhkan (RSF) sebesar 7,66%.
3    Peningkatan Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) sebesar 66,23 T. Sementara Total Pendanaan Stabil yang
     Dibutuhkan (RSF) meningkat sebesar 47,76 T yang didominasi oleh laju peningkatan Pinjaman dengan kategori Lancar dan
     Dalam Perhatian Khusus (performing) dan surat berharga sebesar 49,47 T.




644    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 647
Permodalan & Praktik      Tata Kelola       Tanggung Jawab Sosial           Komitmen      Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan        dan Lingkungan                  ESG           Keuangan




Tabel Aset Terikat (Encumbrance/ENC)
                                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)
                                               a                        b                      c                      d
                                                             Aset yang disimpan
                                                              atau diperjanjikan
                                                                   dengan
                                          Aset Terikat           bank sentral          Aset tidak terikat
                                                                                                                    Total
                                         (Encumbered)           namun belum            (unencumbered)
                                                              digunakan untuk
                                                                menghasilkan
                                                                  likuiditas
 Aset-aset dalam laporan posisi
 keuangan dapat disajikan                  6.940.304                141.167.474           114.052.687            262.160.465
 terperinci sepanjang dibutuhkan
                                                       Analisis Kualitatif
 a. Aset terikat (Encumbered Assets) adalah aset bank yang terbatas untuk kebutuhan likuiditas, secara legal dan kontraktual
    oleh Bank. Aset terikat yang tidak termasuk aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia namun belum
    digunakan untuk menghasilkan likuiditas. Saat ini Bank memiliki aset terikat sebesar Rp 6,94 T dalam bentuk transaksi repo.
 b. Saat ini, Bank memiliki aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia sebesar Rp 141,17 T berupa GWM
    Sekunder (PLM) . Aset yang diperjanjikan dengan Bank Indonesia tersebut belum digunakan untuk menghasilkan likuiditas
    namun tetap diperhitungkan sebagai HQLA sebagaimana diatur dalam POJK Liquidity Coverage Ratio Bagi Bank Umum.
 c. Aset tidak terikat merupakan aset yang memenuhi syarat sebagai HQLA sebagaimana diatur dalam POJK Liquidity
    Coverage Ratio Bagi Bank Umum. Saat ini Bank memiliki aset tidak terikat sebesar Rp. 114,05 T, antara lain berupa Kas,
    Penempatan pada Bank Indonesia, Surat Berharga Pemerintah, Surat Berharga Korporasi.




                                                                                                   Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                            645
                                                                                  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 648
                           Performa      Laporan         Profil           Analisis dan Pembahasan       Fungsi
                           2025          Manajemen       Perusahaan       Manajemen atas Kinerja Bank   Penunjang Bisnis




4. RISIKO OPERASIONAL

Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional Bank secara Individu

                                                                      31 Desember 2025

 No   Pendekatan yang digunakan         Komponen           Faktor Pengali        Modal Minimum
                                      Indikator Bisnis     Kerugian Intern      Risiko Operasional        ATMR
                                           (KIB)               (FPKI)                (MMRO)
1     Pendekatan Standar                 5.030.656               0,64                3.230.716          40.383.955

Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional Bank secara Konsolidasi
dengan Entitas Anak

                                                                      31 Desember 2025

 No   Pendekatan yang digunakan         Komponen           Faktor Pengali        Modal Minimum
                                      Indikator Bisnis     Kerugian Intern      Risiko Operasional        ATMR
                                           (KIB)               (FPKI)                (MMRO)
1     Pendekatan Standar                  5.078.911              0,65                3.286.767          41.084.588




646    A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 649
Permodalan & Praktik      Tata Kelola      Tanggung Jawab Sosial       Komitmen        Laporan
Manajemen Risiko          Perusahaan       dan Lingkungan              ESG             Keuangan




                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)
                                                        31 Desember 2024

                                        Faktor Pengali Kerugian      Modal Minimum Risiko
  Komponen Indikator Bisnis (KIB)                                                                        ATMR
                                             Intern (FPKI)            Operasional (MMRO)

              4.813.384                          0,62                      2.992.869                   37.410.865




                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)
                                                        31 Desember 2024

                                        Faktor Pengali Kerugian      Modal Minimum Risiko
  Komponen Indikator Bisnis (KIB)                                                                        ATMR
                                             Intern (FPKI)            Operasional (MMRO)

              4.838.206                          0,63                      3.037.782                   37.972.275




                                                                                              Laporan Tahunan 2025
                                                                                                                      647
                                                                             PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

File

File Open PDF
Source IDX
Size7.77 MB
Published13 Feb 2026
Pages649
Characters3,284,471
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 181 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Mandiri p.11 ×12
linked org PT Bank Rakyat p.39 ×3
linked person Pandu Patria Sjahrir p.42
linked org BNI Sekuritas. p.44 ×6
linked person Vera Febyanthy · Komisaris p.46 ×19
linked person Eko Setyo Nugroho · Direktur p.46 ×8
linked person Putrama Wahju Setyawan · Direktur Utama p.47 ×10
linked person Omar Sjawaldy Anwar · Komisaris Utama p.51 ×14
linked org Dana Pensiun p.54
linked person Pahala Nugraha Mansury · Wakil Komisaris Utama p.61 ×2
linked person Sigit Widyawan · Komisaris Independen p.61 ×2
linked person Asmawi Syam · Komisaris Independen p.61 ×4
linked person Iman Sugema · Komisaris Independen p.61 ×4
linked person Erwin Rijanto Slamet · Komisaris Independen p.61 ×3
linked person Fadlansyah Lubis · Komisaris p.61 ×2
linked person Robertus Billitea · Komisaris p.61 ×2
linked person Febrio Nathan Kacaribu · Komisaris p.61 ×11
linked person Tedi Bharata · Wakil Komisaris p.61 ×11
linked person Donny Hutabarat · Komisaris p.61 ×15
linked person Didik Junaedi Rachbini · Komisaris Independen p.63 ×17
linked person Royke Tumilaar · Direktur p.80
linked person I Made Sukajaya · Direktur p.80
linked person Novita Widya Anggraini p.80
linked person Hussein Paolo Kartadjoemena · Direktur p.80 ×5
linked person Munadi Herlambang · Direktur p.80 ×5
linked person Agung Prabowo · Direktur p.80 ×5
linked person Alexandra Askandar · Wakil Direktur Utama p.80 ×5
linked person Muhammad Iqbal · Direktur p.80 ×6
linked person Abu Santosa Sudradjat · Direktur p.80 ×5
linked person David Pirzada · Direktur p.81 ×4
linked person Ronny Venir · Direktur p.81 ×4
linked person Toto Prasetio · Direktur p.81 ×4
linked person Rian Eriana Kaslan · Direktur p.81 ×4
linked person Corina Leyla Karnalies · Direktur p.85 ×4
linked org PT Danantara Asset p.90
linked person Hedmon Yusfid p.109
linked org Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk p.112 ×2
linked org PT Pertamina Patra Niaga p.113
linked org Lippo Cikarang Tbk p.115 ×5
linked org Dharma Polimetal Tbk. p.115 ×2
linked person Septian Hario Seto · Komisaris Independen p.119 ×2
linked person Mohamad Yusuf Permana · Komisaris p.119
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.1 ×160
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×7
possible org Negara Republik Indonesia p.2 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.11 ×4
possible — Mucharom · Direktur p.80
possible — Morgan Stanley p.80
possible — Sudradjat · & International p.81
possible person Gatot Subroto p.91
possible person Mohamad Rizki p.108
possible person Indra Gunawan p.109
possible person Suryo Utomo p.109
possible org PT Pertamina (Persero) p.112
possible org PT Pupuk Indonesia (Persero) p.117
possible person Pradjoto · Komisaris Utama p.118 ×2
possible person Askolani · Komisaris p.118 ×2
possible person Mohamad · Komisaris p.119
possible person Suminto · Komisaris p.119 ×3
unresolved org Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia No. PER- p.2
unresolved org Milik Negara. BNI p.2
unresolved org Kementerian BUMN p.4
unresolved org Indonesia (Persero) Tbk p.8 ×4
unresolved — memisahkan p.9
unresolved org Syariah BNI p.9
unresolved org PT Bank Mayora. Bank p.10
unresolved org PT BNI Modal Ventura p.10
unresolved org PT Bank Syariah p.10
unresolved org PT Bank BNI Syariah p.11
unresolved org PT Bank BRI p.11 ×2
unresolved org PT Bank Mandiri Syariah p.11
unresolved org Syariah Indonesia Tbk p.11
unresolved org Aliansi (Persero) Tbk p.20
unresolved person Organ Pendukung · Komisaris p.22
unresolved person Keberagaman · Komisaris p.22
unresolved org Bank Sesuai Standar Basel Committee p.23
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.23
unresolved org Bank Indonesia p.26 ×7
unresolved org Bank Rasio Agunan p.29
unresolved org Bank Deposits p.34 ×4
unresolved org HSBC Corp Ltd. p.39 ×3
unresolved org Menteri Badan Usaha Milik Negara p.42
unresolved org Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani. Pemberian p.42
unresolved org Bank Sampah Bersinar Infobank Institute p.42
unresolved org PT Arranet Teknologi p.42
unresolved org Koperasi RI p.43 ×2
unresolved org Menteri Koperasi RI p.43
unresolved org Koperasi Desa Merah Putih. p.43 ×2
unresolved org Mirza Tatler Indonesia Relaunch Gala. p.44
unresolved person Yul Edison p.44
unresolved person Agung p.44
unresolved person Rudy Elite p.44
unresolved org Koperasi Desa p.44 ×2
unresolved person Brian Yuliarto p.46
unresolved org Menteri Pendidikan Tinggi p.46
unresolved person Muhammad Farhan p.46
unresolved person Metropolitan City · Komisaris Independen p.46
unresolved person Johanis p.46
unresolved person Prabowo Subianto. p.46
unresolved org Menteri Perumahan dan Kawasan p.46
unresolved org Menteri Koordinator p.47
unresolved org Menteri Perumahan Kuningan p.47
unresolved org Menteri Perumahan p.47
unresolved person Tapera · Direktur p.47
unresolved org MAKROEKONOMI GLOBAL DAN NASIONAL Indonesia (Persero) Tbk p.50
unresolved org Menteri BUMN No. PER- p.52
unresolved org Milik Negara p.52
unresolved org Kementerian BUMN No. S- p.52
unresolved org Pengaturan p.53
unresolved person Kunjungan · Komisaris p.53
unresolved org Dana Pensiun BNI p.54
unresolved person PENILAIAN KINERJA KOMITE-KOMITE DI BAWAH · KOMISARIS p.59
unresolved person RUPST · Komisaris p.61 ×5
unresolved org Transformasi (Persero) Tbk p.64
unresolved org Kementerian p.68 ×2
unresolved org Bank Umum. Hasil Self Assessment p.76
unresolved org Kementerian BUMN Nomor SK- p.78
unresolved person Toto Prasetyo p.80
unresolved person Rian Kaslan · Direktur p.80
unresolved — Kartadjoemena · Strategy p.81
unresolved person Commercial Banking · Direktur p.84
unresolved person Kelembagaan · Direktur Utama p.84
unresolved person Consumer Banking · Wakil Direktur Utama p.85 ×3
unresolved org PT BNI Multifinance p.90 ×2
unresolved org PT BNI Life Insurance p.90
unresolved org BNI Remittance Ltd. p.90 ×2
unresolved org PT Bank Hibank Indonesia Rp p.90
unresolved org PT BNI Modal Ventura Modal Dasar p.90
unresolved person Renon Denpasar · Sekretaris Perusahaan p.91
unresolved org PT BNI Life Insurance One Liberty Plaza p.92
unresolved org PT Bank Hibank Indonesia Rajawali Place p.92
unresolved org PT BNI Modal Ventura Tel. p.92
unresolved org PT BNI Asset Management Tel. p.92
unresolved person REVIU VISI DAN MISI OLEH · KOMISARIS p.98
unresolved person Dr. I. Gst. Nym. Dharma Putra Herry Setiadi p.109
unresolved org Sertifikasi Manajemen Risiko p.112 ×5
unresolved org PT Rio Tinto Indonesia p.112
unresolved org PT OVI Energy p.112
unresolved org PT Bank Bukopin p.112
unresolved org PT ORIX Indonesia Finance p.112
unresolved org PT Nomura Sekuritas Indonesia BNI p.112
unresolved org PT Aberdeen Standard Investments p.112
unresolved org PT Prudential Syariah Life Assurance p.112
unresolved org PT IBM Indonesia Technolgy p.112
unresolved org PT Bank Negara Institusi p.112
unresolved org PT IBM Indonesia Technology p.112
unresolved person Independensi · Komisaris Independen p.112 ×3
unresolved org Koordinasi p.113
unresolved org Menteri Perdagangan p.113
unresolved org Koordinasi Periode Menjabat p.113
unresolved org PT Indonesia Asahan Alumunium p.113
unresolved org Menteri BUMN p.113 ×2
unresolved org Kementerian Badan BNI p.113
unresolved org Kementerian Badan Usaha Milik Negara p.113
unresolved org Pengaturan Badan Usaha Milik Negara p.113 ×2
unresolved org Anggaran DPR RI Diangkat p.114
unresolved org Kementerian Keuangan p.114 ×3
unresolved org Kementerian PPN p.114
unresolved org Pemeriksa Keuangan p.114
unresolved org Pengawasan Keuangan dan Pembangunan p.114
unresolved org Komisi Pengawas Persaingan p.115
unresolved org KPPU p.115
unresolved org Penyehatan p.115
unresolved org PT Bina Busana Internusa p.115
unresolved org Bank Indonesia Perwakilan London Diangkat p.116
unresolved org Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia Rangkap p.116
unresolved org Bank Indonesia Rangkap p.116
unresolved org Bank Indonesia London p.116
unresolved org Departemen Pengembangan Pasar Keuangan Bank p.116
unresolved org Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Rangkap p.117
unresolved person Sigit · Komisaris Independen p.118
unresolved person Solo · Komisaris Independen p.118
unresolved person Fadlansyah · Komisaris p.119
unresolved person Robertus · Komisaris p.119
unresolved person Depok · Komisaris p.119 ×4
unresolved person Bogor · Komisaris p.119
unresolved person Omar Sjwaldy Anwar · Komisaris Utama p.120 ×5
unresolved — Riwayat Jabatan Dasar Hukum Pengangkatan · Anggota p.122
unresolved org Negara Indonesia (Persero) Tbk p.122

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result