Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 649
Page 1
A Heart That Serves, Growing with Indonesia
2025 Laporan
Tahunan
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 2
Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab Laporan Tahunan 2025 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk disusun dengan merujuk pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) No. 29/POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik, Surat Edaran OJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi LaporanTahunan Emiten atau Perusahaan Publik, Surat Edaran OJK No. 29/SEOJK.03/2025 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional, serta Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia No. PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara. BNI juga menyusun Laporan Keberlanjutan secara terpisah yang menggambarkan strategi dan inisiatif keberlanjutan dalam praktik bisnis perbankan, dengan mengacu pada Peraturan OJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. [ACGS B.4.7] Laporan Tahunan ini memuat pernyataan kondisi operasional, keuangan, proyeksi dan rencana, penerapan strategi dan kebijakan, serta tujuan BNI. Pernyataan-pernyataan prospektif dalam laporan Tahunan ini dibuat berdasarkan berbagai asumsi mengenai kondisi terkini dan kondisi mendatang, serta lingkungan di mana BNI menjalankan kegiatan usaha. Pernyataan-pernyataan tersebut memiliki prospek risiko, ketidakpastian, serta dapat mengakibatkan perkembangan aktual yang secara material berbeda dari yang dilaporkan. [ACGS C.8.3] Laporan Tahunan ini memuat kata “BNI”, “Perseroan”, atau “Perusahaan”, yang didefinisikan sebagai PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Adakalanya kata “Kami” juga digunakan atas dasar kemudahan untuk menyebut BNI secara umum. Laporan ini disajikan dalam dua bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, yang dapat dilihat dan diunduh di situs web resmi BNI yaitu www.bni.co.id.
Page 3
A Heart that Serves,
Growing with Indonesia
Memasuki delapan dekade pengabdian bagi Negeri, BNI mengukuhkan posisinya sebagai
institusi finansial representatif Indonesia dengan jaringan global dan kinerja yang
berkelanjutan. BNI menjalankan fungsi strategis dalam mengorkestrasi sinergi antara potensi
ekonomi nasional dengan pasar internasional serta mendukung posisi dan daya saing
Indonesia dalam sistem keuangan global. Dalam fungsi tersebut, BNI tidak hanya mendorong
pertumbuhan sektor usaha, tetapi juga turut berkomitmen penuh menjadi pilar utama dalam
menyukseskan program strategis pemerintah untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045
sesuai Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka
Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 melalui penguatan struktur ekonomi yang inklusif dan
berdaya saing tinggi. BNI secara proaktif mengintegrasikan langkah strategis Perseroan
untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045 sebagai Negara Nusantara Berdaulat, Maju,
dan Berkelanjutan.
Dengan layanan yang menjangkau segmen ritel, UMKM, korporasi, dan institusi,
BNI memadukan jaringan internasional dengan pengembangan layanan digital yang
mengakselerasi efisiensi transaksi lintas batas. Bagi UMKM, BNI menghadirkan dukungan
komprehensif agar pelaku usaha dapat tumbuh dan naik kelas bersama BNI, memperluas
akses pembiayaan, pendampingan, serta konektivitas ke pasar global. Implementasi tata
kelola perusahaan yang terus menerus ditingkatkan menjadi landasan utama untuk menjaga
kepercayaan nasabah dan memastikan pertumbuhan yang sehat dan berkesinambungan.
Sepanjang 2025, BNI terus meningkatkan kualitas layanan melalui pendekatan yang
berorientasi pada kebutuhan nasabah, integritas, dan kepedulian dalam setiap interaksi yang
selaras dengan standar layanan global. Dedikasi layanan yang berbasis pada ketulusan,
empati, dan integritas ini menjadi fondasi dalam membangun kepercayaan jangka panjang
sekaligus menjadi motor penggerak transformasi ekonomi nasional. Langkah ini merupakan
manifestasi nyata jati diri BNI sebagai Swadarma Bhakti Nagara – pengabdian tulus untuk
mendukung akselerasi Visi Indonesia Emas 2045, demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat,
maju, dan berkelanjutan.
Didukung pengalaman dan kepercayaan yang telah terbangun selama 80 tahun, BNI
berfokus pada penguatan ekosistem usaha nasional dan peningkatan pembiayaan produktif.
Pertumbuhan yang dicapai merupakan wujud kontribusi nyata BNI untuk memberikan
kontribusi nyata bagi perekonomian, memperkuat daya saing nasional menuju Indonesia
Emas 2045, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masa depan ekonomi
Indonesia yang berdaulat, maju, dan tangguh.
Laporan Tahunan 2025
1
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 4
Kesinambungan Tema
2021
Melompat Lebih Tinggi
untuk Negeri
Menghadapi pandemi COVID-19 yang
belum juga usai tentu membutuhkan
2022
semangat juang yang tak berujung.
Keberhasilan Tim Nasional Bulutangkis
Indonesia yang membawa pulang
Thomas Cup setelah menanti 19 tahun
lamanya tentu menginspirasi banyak
pihak. Tema Laporan Tahunan BNI BNI untuk Indonesia
tahun 2021 “Melompat Lebih Tinggi Lebih Tangguh
untuk Negeri” dengan menggunakan
2023
Pandemi COVID-19 menyisakan
visual pemain bulutangkis, berupaya berbagai kisah menarik, salah satunya
memberikan gambaran semangat dan adalah tumbuhnya kesadaran akan
performa BNI yang terus berfokus untuk pentingnya aspek keberlanjutan.
melakukan lompatan dan transformasi Digelarnya event internasional G20
yang menyeluruh dengan kapabilitas di Bali, Indonesia, di tahun 2021-2022 Menduniakan
digital dan global untuk mencapai memberikan penegasan pentingnya Bisnis Indonesia
kinerja yang unggul sehingga mampu posisi Indonesia dalam tema BNI Corporate Transformation yang
menjadi kebanggaan untuk negeri. keberlanjutan di tingkat global, baik dijalankan BNI memiliki arah dan tujuan
Tema ini juga selaras dengan tema peran Indonesia dalam pemulihan yang jelas. Implementasi transformasi
HUT ke-75 BNI, yakni “Melompat pasca COVID-19 maupun keinginan yang bertahap dan berkesinambungan,
Lebih Tinggi”. Di samping itu, BNI kuat Pemerintah Indonesia untuk yang diharapkan mampu menavigasi
patut berbangga sebagai BUMN yang mewujudkan net zero emission di tahun perjalanan atas rute yang telah
ditunjuk oleh Kementerian BUMN 2060. Tema Laporan Tahunan BNI tahun ditetapkan, semakin memperlihatkan
sebagai BUMN Pembina Olahraga buku 2022 juga tak lepas dari seluruh hasilnya. Di tengah tantangan ekonomi,
Cabang Bulutangkis. niat besar tersebut. “Recover Together, serta kondisi domestik dan global
Recover Stronger”, demikian tema yang semakin dinamis, BNI Corporate
Presidensi G20, di mana Indonesia Transformation ini terus dijalankan dan
mengajak seluruh dunia untuk bahu- memberikan hasil yang positif. Aspirasi
membahu, saling mendukung untuk pemegang saham agar BNI menjadi bank
pulih bersama serta tumbuh lebih yang mendunia merupakan salah satu
kuat dan berkelanjutan. Selaras tujuan dari transformasi tersebut. Dengan
dengan tema Presidensi G20 tersebut, persaingan yang cukup kompetitif, BNI
BNI bersama seluruh pemangku berupaya memperbaiki proses bisnisnya
kepentingan yang terlibat dalam rantai agar mampu hadir dan memberikan
bisnisnya berupaya mewujudkan layanan dalam taraf internasional.
Indonesia yang lebih tangguh. Dengan target pasar yang begitu luas,
Perwujudan itu dinyatakan baik dari tentunya BNI dituntut untuk dapat
sisi kinerja bank, penerbitan Green menjawab tantangan yang ada. Melalui
Bond, hingga berbagai upaya penting transformasi inilah, BNI berupaya
bersama pemangku kepentingan untuk menghadirkan layanan jasa keuangan
menciptakan industri perbankan yang yang agile, adaptif, akuntabel, dan
mapan dan berkelanjutan. bersaing dengan unggul.
2 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 5
2024
Transforming the Future,
2025
Empowering Indonesia
Mengiringi pertumbuhan negeri selama
lebih dari tujuh dasawarsa menunjukkan
komitmen kuat BNI memberdayakan
berbagai lapisan masyarakat Indonesia.
A Heart that Serves,
Perjalanan panjang BNI melayani nasabah
juga memberikan kemampuan dalam
Growing with Indonesia
Memasuki delapan dekade pengabdian bagi Negeri, BNI mengukuhkan posisinya sebagai
menavigasi era yang senantiasa berubah.
institusi finansial representatif Indonesia dengan jaringan global dan kinerja yang berkelanjutan.
Pada perkembangannya, BNI tidak hanya BNI menjalankan fungsi strategis dalam mengorkestrasi sinergi antara potensi ekonomi nasional
menghadirkan layanan keuangan untuk dengan pasar internasional serta mendukung posisi dan daya saing Indonesia dalam sistem
berbagai segmen, namun melengkapinya keuangan global. Dalam fungsi tersebut, BNI tidak hanya mendorong pertumbuhan sektor
dengan jangkauan global serta inovasi usaha, tetapi juga turut berkomitmen penuh menjadi pilar utama dalam menyukseskan program
digital yang menjadikannya sebagai strategis pemerintah untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 sesuai Undang-Undang
mitra tepercaya dalam berbagai aspek Nomor 59 Tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-
keuangan nasabah. Transformasi yang 2045 melalui penguatan struktur ekonomi yang inklusif dan berdaya saing tinggi. BNI secara
proaktif mengintegrasikan langkah strategis Perseroan untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas
dilakukan BNI secara berkesinambungan
2045 sebagai Negara Nusantara Berdaulat, Maju, dan Berkelanjutan.
sejak 2021 mampu mengokohkan
fundamental Perusahaan, meningkatkan Dengan layanan yang menjangkau segmen ritel, UMKM, korporasi, dan institusi, BNI
praktik tata kelola Perusahaan yang memadukan jaringan internasional dengan pengembangan layanan digital yang mengakselerasi
baik serta mendorong pertumbuhan efisiensi transaksi lintas batas. Bagi UMKM, BNI menghadirkan dukungan komprehensif agar
yang berkelanjutan. Tahun 2024 menjadi pelaku usaha dapat tumbuh dan naik kelas bersama BNI, memperluas akses pembiayaan,
tonggak penting dalam perjalanan BNI pendampingan, serta konektivitas ke pasar global. Implementasi tata kelola perusahaan yang
meningkatkan layanan perbankan dengan terus menerus ditingkatkan menjadi landasan utama untuk menjaga kepercayaan nasabah dan
mengoptimalkan perkembangan digital memastikan pertumbuhan yang sehat dan berkesinambungan.
terkini. Peluncuran wondr serta BNIdirect
Sepanjang 2025, BNI terus meningkatkan kualitas layanan melalui pendekatan yang berorientasi
versi terbaru yang didesain untuk
pada kebutuhan nasabah, integritas, dan kepedulian dalam setiap interaksi yang selaras dengan
meningkatkan pengalaman pelanggan standar layanan global. Dedikasi layanan yang berbasis pada ketulusan, empati, dan integritas
dilengkapi berbagai fitur baru yang relevan, ini menjadi fondasi dalam membangun kepercayaan jangka panjang sekaligus menjadi motor
merupakan momen yang menandai penggerak transformasi ekonomi nasional. Langkah ini merupakan manifestasi nyata jati diri
transformasi digital tahun ini. Sebagai BNI sebagai Swadarma Bhakti Nagara – pengabdian tulus untuk mendukung akselerasi Visi
bank yang merepresentasikan Indonesia Indonesia Emas 2045, demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, maju, dan berkelanjutan.
di dunia, BNI senantiasa mengoptimalkan
layanan bagi bisnis asal Indonesia di Didukung pengalaman dan kepercayaan yang telah terbangun selama 80 tahun, BNI
berfokus pada penguatan ekosistem usaha nasional dan peningkatan pembiayaan produktif.
luar negeri, UMKM milik para diaspora
Pertumbuhan yang dicapai merupakan wujud kontribusi nyata BNI untuk memberikan kontribusi
Indonesia, hingga korporasi Indonesia
nyata bagi perekonomian, memperkuat daya saing nasional menuju Indonesia Emas 2045,
yang ingin melebarkan sayap ke kancah serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masa depan ekonomi Indonesia yang
global. Berbagai kekuatan tersebut akan berdaulat, maju, dan tangguh.
mendukung langkah BNI untuk maju pada
saat ini dan di masa mendatang.
Laporan Tahunan 2025
3
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 6
Keunggulan Kompetitif
BNI [ACGS C.2.3]
Sepanjang tahun 2025, BNI terus memperkuat perannya sebagai agen
pembangunan ekonomi nasional dengan menghadirkan layanan
keuangan yang inovatif, inklusif, dan berdaya saing global. Berbekal
sejarah panjang, fundamental keuangan yang solid, Sumber Daya
Manusia yang kompeten, serta kapabilitas teknologi yang mutakhir,
BNI senantiasa mendampingi masyarakat dan pelaku usaha dalam
mewujudkan pertumbuhan berkelanjutan.
01 Reputasi dan Pengalaman yang
Unggul dalam Perbankan Korporasi
dan Kelembagaan
02 Bank Nasional dengan Kapasitas
Global
Sebagai bank nasional dengan kapasitas
BNI senantiasa konsisten menjadi internasional, BNI terus memperluas
bank dengan DNA corporate banking kehadirannya melalui jaringan luar
yang kuat. Reputasi ini terbangun negeri yang strategis. Hingga akhir
dari pengalaman panjang dalam tahun 2025, BNI memiliki kantor cabang
mendukung pelaku usaha strategis di pusat-pusat bisnis global seperti
di berbagai siklus ekonomi nasional Singapura, Hong Kong, Tokyo, New
maupun global. Pada tahun 2025, York, London, dan Seoul, serta kantor
perwakilan di Osaka, Amsterdam, dan
kredit Segmen Corporate Banking
Sydney. Dengan dukungan aliansi
mampu tumbuh 20% YoY. Pertumbuhan
strategis dan mitra koresponden, BNI
tersebut diarahkan secara selektif
semakin memantapkan posisinya
dengan berfokus pada debitur yang
sebagai penghubung perdagangan,
memenuhi kriteria diamond plus, investasi, dan layanan keuangan lintas
sebagai upaya memastikan ekspansi negara. Kontribusi bisnis internasional
yang lebih berkualitas serta sejalan terhadap kinerja konsolidasi BNI pada
dengan penerapan prinsip kehati- tahun 2025 menunjukkan semakin
hatian. besarnya peran BNI dalam mendukung
pelaku usaha nasional menembus pasar
global sekaligus melayani kebutuhan
finansial diaspora Indonesia.
4 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 7
03 Ekosistem Digital yang Terintegrasi
Transformasi digital menjadi penggerak utama BNI dalam meningkatkan pengalaman
nasabah melalui strategi one-stop solution digital financial services yang didukung oleh
ekosistem luas, mencakup sinergi solid dengan perusahaan anak serta kolaborasi strategis
bersama mitra lintas industri untuk memperluas jangkauan dan mendorong pertumbuhan
berkelanjutan. Melalui pengembangan wondr by BNI integrasi ekosistem digital yang
memungkinkan nasabah memenuhi berbagai kebutuhan secara seamless dalam satu
platform diantaranya seperti mobilitas melalui mitra transportasi seperti Whoosh dan KAI,
akses hiburan dan olahraga di Java Jazz serta Jakarta Running Festival, hingga urusan
pendidikan melalui Student Payment Center (SPC) ke berbagai lembaga pendidikan dan
pembayaran tagihan rutin. Selain itu, sinergi ini juga mencakup layanan keuangan lainnya
seperti asuransi dan kredit kendaraan, sehingga sepanjang tahun 2025, wondr by BNI telah
berhasil merangkul 12,1 juta pengguna sebagai kanal digital personal utama dalam proses
migrasi dari BNI Mobile Banking.
Sementara itu, BNIdirect mencatat lebih dari 261,5 ribu pengguna pada akhir tahun 2025,
disertai pertumbuhan volume transaksi yang terus meningkat. Dalam upaya memperkuat
ekosistem digital yang lebih terintegrasi, BNI terus meningkatkan pemanfaatan layanan API
yang telah tersedia sehingga mitra bisnis dan fintech dapat terhubung dengan berbagai
solusi keuangan maupun non-keuangan, termasuk digital KYC dan integrasi data.
04 Bank dengan Praktik Keuangan Berkelanjutan Terdepan di Indonesia
BNI terus meneguhkan posisinya sebagai pionir dalam penerapan keuangan berkelanjutan
di Indonesia. Pada tahun 2025, BNI memperluas pembiayaan hijau, termasuk proyek energi
terbarukan, transportasi berkelanjutan, dan sektor lain yang mendukung transisi menuju
ekonomi rendah karbon. Portofolio Sustainability Linked Loan (SLL) mencapai Rp6,6
triliun, sejalan dengan komitmen Perseroan untuk memberikan insentif bagi debitur yang
meningkatkan kinerja ESG. Melalui program BNI ESG Sustainability & Transition (BEST)
Event, BNI aktif mendampingi pelaku usaha dalam perjalanan transisi energi dan penerapan
praktik keberlanjutan.
Kinerja keberlanjutan ini tercermin dari capaian rating ESG, di mana BNI berhasil
mempertahankan MSCI ESG Rating di BBB yang dikaitkan dengan manajemen tenaga
kerja yang kuat, perilaku perusahaan, dan privasi & keamanan data, serta mempertahankan
Risiko Sedang dari Peringkat Risiko ESG Sustainalytics. [ACGS B.4.3]
05 Jaringan Kantor Domestik yang Inklusif
BNI terus memperluas akses layanan keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat melalui
jaringan domestik yang luas. Hingga akhir tahun 2025, BNI memiliki 1.776 outlet, 13.391
ATM/CRM, dan 217.013 agen Branchless Banking (BNI Agen46) yang tersebar hingga ke
wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Selain mengembangkan format outlet super
flagship, business flagship, digital first, dan thematic untuk meningkatkan kualitas layanan,
keberadaan BNI Agen46 semakin berperan dalam mendorong inklusi keuangan. Pada tahun
2025, BNI Agen46 mencatatkan volume transaksi mencapai Rp61,2 triliun dan 121,8 juta
transaksi, menjadikannya salah satu jaringan agen perbankan terluas di Indonesia.
Laporan Tahunan 2025
5
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 8
Jejak Langkah
1946 1960
Berdirinya PT Bank Negara
1950 1955 BNI mendukung
perekonomian
BNI diubah menjadi Indonesia dan
Indonesia (Persero) Tbk BNI sebagai bank bank umum dan memperkenalkan
sebagai bank pertama milik pembangunan dan membuka cabang berbagai layanan
diberikan hak untuk pertama di luar perbankan seperti Bank
Negara, berfungsi sebagai bertindak sebagai negeri yang terletak Terapung dan Bank
bank devisa. di Singapura. Keliling.
bank sentral dan bank umum.
1997 1999 2004 2007 2008
Krisis moneter BNI memperoleh BNI meluncurkan BNI menerbitkan BNI melangkah meningkatkan
melanda Asia tambahan modal logo dan identitas saham baru nilai di tengah tantangan
dan Indonesia. dari Pemerintah korporat baru yang dicatatkan krisis ekonomi global,
Sebagaimana melalui program sejalan dengan di Bursa Efek dengan memperkuat
bank-bank lain, rekapitalisasi upaya membangun Jakarta dan Bursa landasan finansial
BNI juga terkena perbankan. citra Bank yang Efek Surabaya melalui 5 (lima) strategi
dampak negatif BNI berhasil kokoh dalam bersamaan dengan utama yaitu kecukupan
krisis tersebut. memperoleh menghadapi program divestasi pencadangan kerugian,
Hal ini tercermin sertifikat ISO 9002 persaingan. saham pemerintah. peningkatan kualitas aktiva,
dari menurunnya sebagai pengakuan Dengan selesainya fokus pada profitabilitas,
indikator kinerja standar kualitas kedua program menciptakan model bisnis
finansial. yang meliputi tersebut, yang berkelanjutan, serta
Unit Pemrosesan kepemilikan publik mempertahankan struktur
Bersama (UPB). meningkat menjadi biaya yang efisien.
23,64%.
6 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 9
1968
Sebagai bank umum dengan nama
“Bank Negara Indonesia 1946”, BNI
mendapatkan tugas memperbaiki 1986 1989
ekonomi rakyat Indonesia BNI melaksanakan restrukturisasi
serta berpartisipasi dalam operasional dan pembenahan Peluncuran logo baru BNI berupa
pembangunan ekonomi nasional korporasi, termasuk menyusun “bahtera berlayar di tengah
dengan memberdayakan berbagai visi dan misi serta Performance samudra” sebagai cerminan dan
sektor industri di Indonesia. Improvement Program (PIP). ungkapan harapan Bank.
2009 2010 2012 2013 2013
Pemegang saham BNI menerbitkan BNI menerbitkan BNI melakukan Laba Bersih BNI
BNI menyetujui untuk saham baru melalui Global Bond melalui kemitraan strategis untuk pertama
memisahkan Unit Penawaran Umum kantor cabang dengan Sumitomo kalinya menembus
Usaha Syariah BNI Terbatas (Rights Issue) London senilai Life Insurance angka dua digit
menjadi entitas bisnis sehingga kepemilikan USD500 juta. Global Company yang sebesar Rp10,8
yang independen. publik meningkat Bond ini didaftarkan membeli saham baru triliun sebagai salah
menjadi 40%. pada Bursa Efek yang diterbitkan PT satu hasil program
Singapura. BNI Life Insurance transformasi BNI
senilai Rp4,2 triliun. yang dilakukan sejak
2008.
Laporan Tahunan 2025
7
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 10
2015
Dalam rangka
menyesuaikan diri
dengan perubahan 2017
lingkungan usaha Penerbitan Obligasi
yang dinamis,
memenuhi kebutuhan
2016
Berkelanjutan I
BNI Tahap I Tahun 2018 2019
seluruh pemangku 2017 dengan nilai Penerbitan Medium BNI menjadi Bank
kepentingan, dan Untuk kedua Rp3 triliun jangka Term Notes (MTN) BUMN pertama yang
menyelaraskan kalinya laba bersih waktu 5 tahun Subordinasi I BNI meluncurkan layanan
dengan regulasi BNI mencapai dua dengan kupon Tahun 2018 dengan pembukaan rekening
terkait pengelolaan digit sebesar Rp11,4 sebesar 8% per nilai Rp100 miliar secara digital melalui
konglomerasi lembaga triliun dengan annum. Obligasi jangka waktu 5 tahun aplikasi mobile banking.
keuangan, BNI fundamental BNI diterbitkan dengan tingkat bunga Penerbitan Negotiable
melakukan restatement yang lebih baik, pada tanggal 11 tetap sebesar 8% per Certificates of Deposit
visinya: “Menjadi ditunjukkan dengan Juli 2017 dan annum. MTN telah (NCD) dengan nilai
Lembaga Keuangan coverage ratio listing di BEI pada dicatat oleh OJK Rp2,39 triliun pada
yang Unggul dalam mencapai 146% dan tanggal 12 Juli dengan tanggal efektif tanggal 25 September
Layanan dan Kinerja”. CAR 19,4%. 2017. 8 Juni 2018. 2019.
2022 2023
• BNI melakukan akuisisi atas PT Bank Mayora. Bank • 10 Oktober 2023, BNI melakukan aksi korporasi
Mayora akan ditransformasi menjadi bank digital yang berupa Pemecahan Saham atau stock split
mendukung pengembangan digital BNI dan difokuskan dengan rasio 1:2 berlaku efektif pada Bursa
pada segmen Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Efek Indonesia. Aksi korporasi ini dilakukan
• Pendirian PT BNI Modal Ventura atau disebut “BNI dalam rangka meningkatkan demand atas
Ventures” sebagai strategi BNI untuk mendukung saham BNI dengan memperluas basis investor.
perkembangan ekosistem digital di Indonesia. • Pasar merespons positif atas aksi korporasi
• Penambahan penyertaan modal pada PT Bank Syariah ini, terbukti dengan menguatnya harga saham
Indonesia Tbk, di mana kepemilikan saham milik BNI di BNI sehingga nilai kapitalisasi pasar BNI di
BSI terdilusi menjadi sebesar 23,24%. akhir tahun 2023 mencapai Rp200,5 triliun,
• Penerbitan Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green meningkat hingga 16,5% dibandingkan akhir
Bond) I PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Tahun tahun 2022 sebesar Rp172,0 triliun. Nilai
2022 dengan jumlah pokok Rp5 triliun. Obligasi ini kapitalisasi pasar ini merupakan yang tertinggi
menjadi produk Green Bond perdana di Indonesia yang dalam sejarah BNI sejak melantai di Bursa Efek
dirilis dalam bentuk mata uang Rupiah. Indonesia.
8 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 11
2020 2021
• Penerbitan Tier 2 Subordinated Notes (BNI Tier 2 Capital Bond
BNI melakukan restatement Visi “Menjadi Lembaga 2021) di Bursa Efek Indonesia sebesar USD500 juta dengan
Keuangan yang unggul dalam layanan dan kinerja bunga sebesar 3,75%, serta Additional Tier 1 (“AT-1”) Perpetual
secara berkelanjutan” dan restatement Misi, menjadi Non-Cumulative Capital Securities di Singapore Stock Exchange
“Memperkuat layanan prima dan solusi digital sebesar USD600 juta dengan imbal hasil sebesar 4,3% per
kepada seluruh nasabah selaku mitra bisnis pilihan tahun. Penerbitan Efek Modal AT-1 menjadi monumental karena
utama” dan “Memperkuat layanan internasional BNI menjadi bank pertama di Indonesia yang menerbitkan
untuk mendukung kebutuhan mitra bisnis global.” instrumen permodalan Additional Tier 1.
Hal ini dilakukan untuk memperkuat keunggulan • Penguatan Visi BNI, dari sebelumnya ”Menjadi Lembaga
BNI dalam bisnis internasional melalui jaringan Keuangan yang Unggul dalam Layanan dan Kinerja secara
di luar negeri dan dalam negeri, kerja sama Berkelanjutan”, menjadi “Menjadi Lembaga Keuangan yang
partnership serta pengembangan digital banking Terunggul dalam Layanan dan Kinerja secara Berkelanjutan”.
dalam menjawab tantangan dan persaingan agar Terdapat penambahan kata imbuhan “Ter” pada kata “Unggul”
BNI selalu unggul dalam layanan dan kinerja yang menunjukkan komitmen BNI untuk menjadi yang paling
secara berkesinambungan. Selain itu, dalam rangka unggul.
mendukung terbentuknya Bank syariah nasional • Penggabungan PT Bank BNI Syariah ke dalam PT Bank BRI
yang berkapasitas global maka BNI bersama Bank Syariah bersama PT Bank Mandiri Syariah menjadi PT Bank
BRI dan Bank Mandiri menandatangani Perjanjian Syariah Indonesia Tbk (“BSI”).
Penggabungan BNI Syariah dengan Mandiri Syariah • BNI Securities Pte. Ltd. (“BSPL”), entitas anak dari PT BNI
dan BRI Syariah. Sekuritas, resmi beroperasi di Singapura.
2024
• Pada tanggal 5 Juli 2024, BNI meluncurkan aplikasi wondr by BNI. Peluncuran
2025
Diselenggarakan di Grha BNI
wondr by BNI tersebut merupakan realisasi perwujudan transformasi BNI
dalam menghadirkan inovasi aplikasi perbankan untuk menjawab berbagai
lt. 25, BNI mengumumkan rencana
tantangan dalam meraih tujuan finansial masa depan.
penerbitan obligasi berlandaskan
• BNI melakukan transformasi pada wholesale digital platform BNIdirect
keberlanjutan (Sustainability Bond)
sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan layanan digital wholesale.
Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025
Transformasi ini menyatukan berbagai layanan transaksi digital yang
senilai maksimal Rp5 triliun. Obligasi
sebelumnya tersebar di platform terpisah menjadi satu platform yang
tersebut merupakan bagian dari
komprehensif dan terpadu, sehingga dapat memberikan efisiensi serta
Penawaran Umum Berkelanjutan
kemudahan akses bagi nasabah.
(PUB) dengan total target
• BNI melakukan relokasi kantor luar negeri (KLN) Singapura ke lokasi yang
penghimpunan dana sebesar
lebih strategis. Selain relokasi, BNI memperoleh hak penamaan atas gedung
Rp15 triliun. Adapun obligasi
menjadi BNI Tower, efektif per tanggal 23 Juli 2024. Kehadiran gedung baru ini
tersebut terdiri atas dua seri,
diharapkan dapat memudahkan nasabah dalam menjangkau layanan finansial
yakni Seri A dengan tenor tiga
BNI.
tahun dan Seri B dengan tenor
• Sebagai bentuk komitmen BNI untuk memperluas jangkauan pelayanan
lima tahun, dengan pembayaran
perbankan, maka pada tanggal 5 September 2024, BNI meresmikan Kantor
bunga triwulanan dan pelunasan
Perwakilan BNI di Sydney, Australia. BNI merupakan bank pertama dari
pokok secara bullet payment saat
Indonesia yang membuka kantor di Australia.
jatuh tempo. Dana hasil penerbitan
• Sebagai bagian dari strategi BNI untuk mendiversifikasi sumber pendanaan
difokuskan untuk pembiayaan
dan mendukung langkah strategis Perseroan dalam meningkatkan
proyek-proyek yang memenuhi
pertumbuhan bisnis, maka BNI menerbitkan Global Bonds senilai USD500 juta
kriteria kegiatan usaha berwawasan
atau setara Rp7,9 triliun, yang termasuk bagian dari penerbitan Euro Medium
lingkungan (KUBL) dan kegiatan
Term Note (EMTN). Minat investor yang sangat tinggi tercermin pada kelebihan
usaha berwawasan sosial (KUBS).
permintaan (oversubscribe) hingga 6,4x saat Initial Pricing Guidance (IPG).
Laporan Tahunan 2025
9
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 12
Transformasi
BNI
Berangkat dari Corporate Plan 2024-2028 dan sejalan dengan fokus
strategi yang dijalankan di tahun 2025, Transformasi terus dijalankan
secara keberlanjutan. Tahun 2025 ini, Transformasi BNI mendukung
pencapaian sasaran yang telah ditetapkan sebelumnya, dengan
disertai penajaman eksekusi strategi di wilayah-wilayah yang sejalan
dengan potensi ekonomi unggulan, serta penguatan kolaborasi dalam
pengembangan ekosistem bisnis secara terintegrasi. Berikut adalah
Transformasi yang dijalankan BNI sepanjang tahun 2025:
Implementasi New Region, Branch Transformation Project
01 Area & Branch Model (BRAVE) 02 - Intelligent Branch - Integrasi
- Penajaman organisasi, bisnis layanan digital/echannel
proses, network development, dengan layanan cabang,
sales model, untuk eksekusi untuk memberikan customer
strategi dalam merebut market experience terbaik.
share.
Implemetasi Loan Management Wholesale Transaction Banking
03 System Wholesale (lendix) 04 Transformation (BNIdirect) -
- Sistem end to end proses Solusi layanan keuangan digital
kredit segmen wholesale yang one stop solution untuk nasabah
terintegrasi dengan core banking wholesale.
dan surrounding.
10 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 13
SME Banking Revamp - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)
05 Perbaikan end to end credit 06 Sanur - Mengoptimalkan support
process pada segmen bisnis BNI dalam pembangunan dan
SME untuk meningkatkan pengembangan KEK Sanur serta
produktivitas RM. mengidentifikasi potensi bisnis
sekaligus mengorkestrasikan
eksekusinya.
RM Tool (connect) & Customer HC Roadmap - Bagian integral
07 Profitable Report (CPR) - RM tool 08 dari strategi pengembangan
sebagai Pipeline management SDM BNI yang mampu
serta database. CPR untuk mendukung strategi bisnis BNI.
menghitung profit/loss nasabah/
debitur baik group/non group
secara BNI Wide.
Laporan Tahunan 2025
11
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 14
wondr by BNI wondr by BNI merupakan bagian dari inisiatif pengembangan untuk mendukung peningkatan layanan bagi nasabah, dilengkapi dengan teknologi terkini dengan standar global dengan tampilan yang lebih modern dan fresh, serta memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik. Mengedepankan Hyper Personalization dengan memanfaatkan data dan analytics untuk menawarkan layanan yang lebih personal dan disesuaikan dengan kebutuhan setiap Nasabah, wondr by BNI dilengkapi dengan 3 Dimensi Keuangan yaitu Transaksi, Insight, dan Growth sebagai fitur unggulan untuk memberikan pengalaman perbankan terbaik dalam bertransaksi dan merencanakan masa depan. Meningkatnya kebutuhan transaksi masyarakat menjadikan fitur transaksi di wondr by BNI bertujuan untuk mendukung kebutuhan keuangan yang cepat, aman dan nyaman secara real-time bagi Nasabah. Fitur seperti transfer domestik, transfer luar negeri, top-up e-wallet, top-up TapCash, pembayaran QRIS, pembayaran tagihan, pengaturan jadwal transfer, apply kartu kredit, installment kartu kredit, kartu kredit dana tunai, dan pembelian kebutuhan lifestyle seperti transportasi (kereta api, Whoosh dan tiket pesawat), olahraga (reservasi race pack collection Jakarta Running Festival dan wondr Futsal Series), kredit kendaraan (bekerjasama dengan BNI Finance) dan entertainment (tiket BNI Java Jazz Festival dan Forestra). Setiap proses dalam fitur Transaksi di wondr by BNI mengedepankan alur desain yang intuitif dan mudah dipahami berdasarkan riset mendalam untuk memberikan pengalaman pengguna yang jauh lebih menyenangkan. Pada Juli 2025, wondr by BNI meluncurkan fitur wondr multicurrency yang dapat memudahkan Nasabah untuk cukup membuka satu rekening untuk 12 rekening valuta asing dan mempermudah transaksi di 32 negara. Sejalan dengan meningkatnya literasi keuangan masyarakat Indonesia, wondr by BNI menghadirkan fitur Insight untuk dapat membantu Nasabah BNI dalam melakukan pengecekan kesehatan keuangannya. Transaksi Nasabah yang dilakukan di seluruh kanal BNI baik melalui ATM, EDC dan juga digital channel akan langsung muncul dan dikelompokkan dengan kategorisasi yang telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat modern seperti makanan & minuman, top up e-wallet, tagihan bulanan, transportasi, belanja, lifestyle, dan memberikan gambaran dengan diagram yang mudah dimengerti mengenai perbandingan pemasukan dan pengeluaran dari Nasabah dalam satu bulan. Fitur ini juga memberikan laporan bulanan kondisi keuangan Nasabah serta memberikan tawaran produk perbankan yang terpersonalisasi sesuai dengan behaviour masing-masing Nasabah. Hal ini diharapkan dapat membantu masyarakat Indonesia untuk lebih bijak dalam mengelola keuangannya. 12 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 15
Perencanaan masa depan menjadi hal yang marak dilakukan oleh masyarakat Indonesia saat ini.
Selain memberikan pengalaman bertransaksi dan melihat behaviour spending yang mumpuni, wondr
by BNI juga dilengkapi dengan fitur Growth yang berfokus pada perencanaan masa depan dengan
menyediakan berbagai pilihan produk finansial yang hyper-personalized sesuai dengan kebutuhan dan
risk profile Nasabah, seperti tabungan berjangka, deposito serta instrumen investasi yang meliputi
reksa dana (baik pembelian reguler maupun otomatis) dan obligasi premier. Berbagai kemudahan ini
ditujukan untuk mengajak para Nasabah tumbuh dan berkembang secara finansial sesuai impian masa
depannya masing-masing. wondr by BNI juga memberikan akses kepada penggunanya untuk dapat
melihat seluruh aset yang dimilikinya dalam ekosistem BNI dan juga Perusahaan Anak sepertiTabungan
dan Giro, Tabungan Berjangka, Investasi (Reksa Dana, Obligasi, Saham, DPLK, dan Bancassurance) di
satu layer.
Laporan Tahunan 2025
13
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 16
Transformasi BNIdirect BNIdirect merupakan layanan digital wholesale banking yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan bisnis nasabah melalui solusi keuangan yang lengkap, mencakup layanan cash management, trade, foreign exchange, dan supply chain financing, sehingga memungkinkan nasabah melakukan transaksi keuangan secara cepat, mudah, dan aman. Tahun ini menandai langkah strategis BNI dalam mengoptimalkan layanan digital melalui transformasi BNIdirect sebagai platform digital wholesale unggulan yang semakin komprehensif dan terpadu, serta selaras dengan kebutuhan bisnis modern. Transformasi ini mencerminkan komitmen BNI dalam memperkuat perannya sebagai mitra terpercaya dalam mendukung digitalisasi dan pertumbuhan bisnis di tengah persaingan yang semakin kompetitif. Misi Transformasi BNIdirect Transformasi BNIdirect merupakan agenda strategis BNI untuk memastikan BNIdirect sebagai platform utama yang mampu mendorong peningkatan nilai bisnis nasabah melalui pengalaman yang unggul, aman, dan relevan di seluruh segmen. 1. Pendalaman engagement dan peningkatan aktivitas transaksi Mengurangi beban operasional melalui proses otomatis yang meningkatkan produktivitas dan mengurangi risiko kesalahan manual. 2. Customer-centric dan segment-ready Transformasi berangkat dari pemahaman menyeluruh atas alur bisnis nasabah agar solusi semakin relevan dan personalized. 3. Transformasi holistik platform dan operating model Transformasi mencakup penataan model operasional end-to-end, pengembangan produk, penyempurnaan kanal layanan, serta penguatan fondasi data guna memastikan platform semakin andal dan siap skala. 4. Keunggulan, keamanan, dan kemudahan sebagai proposisi utama Transformasi memastikan BNIdirect menjadi platform transaksi wholesale yang unggul, aman, dan mudah digunakan. Perjalanan Transformasi BNIdirect pengembangan infrastruktur dan sistem teknologi Diluncurkan pertama kali pada tahun 2009, BNIdirect informasi agar lebih tangguh dan responsif terhadap telah mengalami berbagai pengembangan untuk kebutuhan bisnis. menjawab kebutuhan nasabah korporasi yang semakin kompleks. Platform ini awalnya hadir sebagai Saat ini, BNIdirect menyediakan berbagai layanan layanan internet banking untuk segmen korporasi, transaksi keuangan yang mencakup manajemen dan kini telah berkembang menjadi platform digital kas, pembayaran, perdagangan, hingga transaksi yang menyeluruh dan adaptif terhadap dinamika valuta asing. Platform ini dapat diakses secara bisnis nasabah. Transformasi BNIdirect mencakup fleksibel melalui website (direct.bni.co.id) maupun integrasi layanan, peningkatan kapabilitas fitur, serta menggunakan mobile app, yang memungkinkan penguatan infrastruktur teknologi dan keamanan. nasabah untuk melakukan monitoring dan Seiring dengan transformasi platform, BNI juga transaksi keuangan secara real-time dari mana melakukan perbaikan menyeluruh terhadap proses saja. Antarmuka BNIdirect dirancang lebih intuitif end-to-end di area Wholesale Transaction Banking, dan user-friendly, serta mendukung penggunaan termasuk peningkatan kapabilitas SDM, penguatan dalam tiga bahasa (Bahasa Indonesia, Inggris, dan peran Product Specialists dan implementor, Mandarin), sehingga dapat menjangkau nasabah optimalisasi pemanfaatan data transaksi untuk dari berbagai latar belakang. Dari sisi keamanan, mendukung pengambilan keputusan, serta BNIdirect dilengkapi dengan sistem otorisasi berlapis 14 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 17
melalui pengelolaan hak akses pengguna dan dan pemantauan arus kas dengan instan. Kehadiran
penggunaan hard token (BNI e-Secure) maupun soft BNIdirect bisnis diharapkan dapat mendorong
token (mobile token). Selain itu, BNI menyediakan peningkatan kapabilitas digital nasabah SME,
tim khusus untuk memberikan dukungan kepada memperluas basis pengguna layanan digital BNI,
nasabah selama proses onboarding maupun dalam serta memperkuat ekosistem transaksi bisnis secara
penggunaan platform sehari-hari. menyeluruh.
Sebagai bagian dari roadmap pengembangan Transformasi BNIdirect memberikan dampak yang
layanan digital, BNI juga telah meluncurkan signifikan bagi nasabah maupun BNI. Bagi nasabah,
BNIdirect bisnis pada bulan Agustus 2025 sebagai hadirnya platform yang lebih terintegrasi dan andal
wujud komitmen BNI dalam memperluas inklusi dan mendukung efisiensi dalam pengelolaan transaksi
adopsi layanan digital di seluruh segmen nasabah. keuangan dan meningkatkan pengalaman layanan
Melalui inisiatif ini, BNI menegaskan bahwa secara keseluruhan. Sementara bagi BNI, BNIdirect
transformasi digital tidak hanya difokuskan pada memperkuat posisi sebagai penyedia layanan digital
segmen korporasi, namun secara strategis juga wholesale banking terdepan di Indonesia. Volume
diarahkan untuk mendukung pertumbuhan pelaku transaksi yang terus meningkat hingga sebesar
usaha kecil dan menengah (UMKM) sebagai tulang 26,4% secara YoY melalui platform BNIdirect turut
punggung perekonomian nasional. BNIdirect bisnis berkontribusi pada pertumbuhan rata-rata dana
dirancang untuk menjawab kebutuhan UMKM akan murah (CASA) digital sebesar 10,8%YoY. Hal tersebut
solusi transaksi digital yang lebih sederhana, aman turut menciptakan ekosistem transaksi yang solid,
dan andal, dengan menghadirkan antarmuka yang serta mendorong pertumbuhan fee-based income
ringkas dan mudah digunakan serta fitur utama secara berkelanjutan.
yang mencakup pengelolaan pembayaran, transfer,
• Fee-Based Income (FBI): Seiring dengan
Manfaat bagi Nasabah meningkatnya aktivitas transaksi pada platform
BNIdirect yang baru dirancang untuk BNIdirect, BNI memperkuat kontribusi fee-
memberikan nilai tambah yang nyata bagi based income yang dihasilkan, mendukung
berbagai segmen nasabah. Dengan mendukung keberlanjutan bisnis dan ekspansi layanan bagi
likuiditas usaha, efisiensi pengelolaan nasabah.
keuangan, dan memberikan visibilitas penuh • Penguatan Posisi di Pasar Wholesale: Dengan
atas keuangan, BNIdirect membantu nasabah berbagai inovasi digital dan fokus pada layanan
mengambil keputusan yang lebih cepat dan yang lebih terintegrasi, BNI terus memperkuat
tepat. Selain itu, platform ini memperkuat posisinya sebagai pemimpin di sektor perbankan
kemampuan nasabah dalam memberdayakan wholesale, baik secara nasional maupun
bisnis lokal dan global, sekaligus membangun internasional, dengan memberikan solusi yang
hubungan jangka panjang dengan mitra usaha. dirancang untuk memenuhi kebutuhan bisnis
yang dinamis.
Dampak Bisnis yang Berkelanjutan bagi
BNI Menuju Masa Depan Digital
BNIdirect tidak hanya memberikan kemudahan BNIdirect adalah bukti komitmen BNI dalam
transaksi tetapi juga berkontribusi pada mendukung ekosistem bisnis yang lebih efisien,
pertumbuhan bisnis nasabah dan BNI itu sendiri: terpercaya, dan terintegrasi. Dengan pendekatan
• Peningkatan Loyalitas Nasabah: Dengan yang customer-centric, platform ini memastikan
menyediakan solusi perbankan yang lebih nasabah dapat fokus pada pengembangan
terintegrasi, modern, dan efisien, BNI mempererat bisnis tanpa harus mengkhawatirkan
hubungan dengan nasabah, membangun kompleksitas transaksi keuangan.
kepercayaan, dan menciptakan hubungan kerja
sama jangka panjang. Melalui inovasi ini, BNI tidak hanya
• Basis Giro yang Kuat dan Sustain: Peningkatan menghadirkan solusi finansial, tetapi juga
berkelanjutan dalam volume transaksi melalui menjadi mitra strategis yang mendukung
BNIdirect membantu memperluas basis dana nasabah dalam mencapai tujuan mereka.
murah, menciptakan ekosistem yang lebih Bersama BNIdirect, BNI mengarahkan bisnis
solid dan mendukung kestabilan dana untuk nasabah menuju ketinggian baru, menciptakan
pertumbuhan bisnis secara berkesinambungan. masa depan yang lebih cerah bagi semua pihak
yang terlibat.
Laporan Tahunan 2025
15
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 18
Pencapaian 2025
BNI semakin adaptif dalam menghadapi dinamika lingkungan bisnis global maupun domestik. Pada
tahun 2025, BNI berhasil mencatatkan berbagai pencapaian strategis yang mencerminkan ketangguhan
kinerja serta konsistensi transformasi Perseroan di tengah dinamika ekonomi global dan domestik
yang penuh tantangan. Dengan mengedepankan inovasi layanan, penguatan fundamental bisnis,
serta penerapan tata kelola yang prudent, BNI terus memperkuat posisinya sebagai salah satu institusi
keuangan nasional terdepan, melalui berbagai pencapaian kinerja positif serta memberikan nilai
tambah yang berkelanjutan bagi nasabah, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan.
CASA Kredit
Rp726,0 triliun Rp899,5 triliun
tumbuh 28,9% dibandingkan tumbuh 15,9% dibandingkan
tahun sebelumnya sebesar tahun sebelumnya sebesar
Rp563,3 triliun Rp775,9 triliun.
Kinerja transaction banking BNI menunjukkan pertumbuhan yang solid didorong oleh peningkatan
volume transaksi digital serta perluasan solusi keuangan yang terintegrasi bagi kebutuhan nasabah.
Wholesale Segment Transaction
Banking
Jumlah User BNIdirect Jumlah Transaksi BNIdirect
(dalam ribu) (dalam juta)
262 1.451
1.272
24,8% 210
14,0%
yoy yoy
2024 2025 2024 2025
Retail Segment Transaction
Banking
Jumlah User Jumlah Transaksi
(dalam juta) (dalam juta)
5,3 12,1 206,4 1.344
27% 36% BNI Mobile
yoy yoy Banking
wondr by BNI
18,1 17,6 1.478,5 951,4
2024 2025 2024 2025
16 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 19
Dana Total Aset
Pihak Ketiga
Rp1.040,8 triliun Rp1.362,1 triliun
naik 29,2% dibandingkan tumbuh 20,5% dibandingkan
tahun sebelumnya sebesar tahun sebelumnya sebesar
Rp805,5 triliun. Rp1.130,1 triliun.
Pendapatan Pendapatan
Bunga Selain Bunga
Rp69,4 triliun Rp24,6 triliun
meningkat 4,2% dibandingkan meningkat 5,2% dibandingkan
tahun sebelumnya sebesar tahun sebelumnya sebesar
Rp66,6 triliun. Rp23,4 triliun.
Rasio Non Rasio Loan
Performing Loan at Risk (LAR)
(NPL) (Bruto)
1,9% 8,5%
turun 0,1% dibandingkan tahun turun 1,8% dibandingkan tahun
sebelumnya sebesar 2,0%. sebelumnya sebesar 10,3%.
idAAA/Stable Baa2/Stable
Peringkat Corporate Rating yang diberikan Peringkat Corporate Rating yang diberikan
PEFINDO Moody’s
BBB/Stable BBB/Stable
Peringkat Corporate Rating yang diberikan Peringkat Corporate Rating yang diberikan
Fitch Rating S&P Global Ratings
Laporan Tahunan 2025
17
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 20
Daftar Isi
A Heart that Serves,
Growing with Indonesia
03
86
Kesinambungan Tema 2
Keunggulan Kompetitif BNI 4
Jejak Langkah 6
Profil Perusahaan
Highlight 2025: Transformasi BNI 10
Informasi Umum Perusahaan 88
Highlight 2025: wondr by BNI 12
Identitas Perusahaan 91
Highlight 2025: Transformasi BNIdirect 14
Riwayat Singkat Perusahaan 92
Pencapaian 2025 16
Visi, Misi, dan Budaya Perusahaan 94
Kegiatan Usaha 99
01
22
Wilayah Operasional Perusahaan 104
Struktur Organisasi 106
Performa 2025 Daftar Keanggotaan Asosiasi 108
Profil Dewan Komisaris 110
Ikhtisar Data Keuangan Penting 24
Profil Direksi 120
Ikhtisar Kinerja Bisnis 30
Informasi Perubahan Susunan Anggota 137
Informasi Saham 33 Direksi dan/atau Anggota Dewan Komisaris
yang Terjadi Setelah Tahun Buku
Ikhtisar Obligasi, Sukuk, dan/atau Obligasi
36
Konversi Profil Senior Executive Vice President 138
Sumber Pendanaan Lainnya 38 Profil Pejabat Eksekutif 144
Kilas Peristiwa 2025 40 Demografi Pegawai 166
Struktur dan Komposisi Pemegang Saham 180
Informasi Pemegang Saham Utama dan 187
02
46
Pengendali Perusahaan
Daftar Perusahaan Anak, Perusahaan Cucu 188
dan/atau Perusahaan Asosiasi
Laporan Manajemen Struktur BNI Grup & Perusahaan Anak 200
Laporan Dewan Komisaris 48 Kronologi Pencatatan Saham 202
Laporan Direksi 62 Kronologis Pencatatan Efek Lainnya 204
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris 84 Informasi Penggunaan Jasa Akuntan Publik 218
tentang Tanggung Jawab atas Laporan (AP) dan Kantor Akuntan Publik (KAP) beserta
Tahunan 2025 PT Bank Negara Indonesia Jaringan/Asosiasi/Aliansi
(Persero) Tbk
Lembaga dan/atau Profesi 220
Surat Pernyataan Anggota Direksi tentang 85 Penunjang Pasar Modal
Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2025
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Informasi yang Tersedia pada Situs Web BNI 222
Penghargaan dan Sertifikasi 225
18 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 21
04
236
Kebijakan Dividen dan Pembagiannya 399
Kontribusi BNI terhadap Pembangunan 402
Nasional
Analisis & Pembahasan Informasi tentang Realisasi Penggunaan Dana 403
Manajemen atas Kinerja Hasil Penawaran Umum
Bank Negotiable Certificate of Deposit (NCD)
Rupiah & Valas
412
Kondisi Umum Perekonomian 238 Informasi Material Mengenai Corporate 413
Action, Investasi, Ekspansi, Divestasi,
Kebijakan Strategis BNI Tahun 2025 246 Penggabungan Usaha, Akuisisi, dan/atau
Tinjauan Operasi per Segmen Usaha 249 Restrukturisasi Utang/Modal
Digital Banking 306 Informasi Transaksi Material 414
yang Mengandung Benturan
Tinjauan Kinerja Keuangan Komprehensif 322 Kepentingan dan/atau Transaksi
Afiliasi dengan Pihak Afiliasi/Pihak Berelasi
Komitmen dan Kontinjensi 353
Larangan, Batasan dan/atau Hambatan 422
Transaksi Spot, Derivatif, dan Fasilitas 355 Signifikan untuk Melakukan Penyediaan Dana
Lindung Nilai antara Bank dan Entitas Lain dalam Suatu
Aset Bank yang Dijaminkan 357 Kelompok Usaha
Suku Bunga Dasar Kredit 358 Perubahan Peraturan Perundang-undangan 423
yang Berpengaruh Signifikan terhadap BNI
Kemampuan Membayar Utang 360
Perubahan Kebijakan Akuntansi 433
Tingkat Kolektibilitas Piutang Perusahaan/ 362
Tingkat Kolektibilitas Pinjaman Tingkat Kesehatan Bank 434
Pengelolaan Risiko Kredit 365 Laporan Penggunaan Penyertaan Modal 435
Negara (PMN) dan/atau Tambahan PMN
Struktur Modal dan Kebijakan Manajemen 375
atas Struktur Modal serta Praktik Manajemen Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional atau 436
Risiko terkait Permodalan Penugasan Lain
Ikatan yang Material untuk Investasi Barang 377
Modal
05
438
Investasi Barang Modal yang Direalisasikan 379
dalam Tahun Buku Terakhir
Properti untuk Investasi 380
Informasi dan Fakta Material yang Terjadi 380
Fungsi Penunjang Bisnis
setelah Tanggal Laporan Akuntan Human Capital 440
Rencana Pembelian Kembali Saham 380 Teknologi Informasi 462
(Buyback)
Tata Kelola Teknologi Informasi 487
Pencapaian Target Tahun 2025 381
Digitalisasi Layanan 494
Informasi Kelangsungan Usaha 384
Jaringan dan Layanan 502
Rincian Masalah yang Timbul di Tahun 2025 387
Customer Experience Center 504
Prospek Usaha Tahun 2026 388
Data Management & Analytics 507
Proyeksi Kinerja Tahun 2026 393
Fungsi Kualitas Layanan 509
Aspek Pemasaran 395
Laporan Tahunan 2025
19
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 22
06
516
Organ Pendukung Dewan Komisaris 907
Komite di Bawah Direksi 911
Permodalan dan Praktik Organ Pendukung Direksi 951
Sistem Pengendalian Internal 996
Manajemen Risiko
Sistem Manajemen Risiko 1007
Permodalan 518
Tata Kelola Manajemen Risiko Terintegrasi 1024
Praktik Manajemen Risiko 519
Audit Eksternal 1028
Pengungkapan Eksposur Risiko 564
Permasalahan Hukum 1031
Sanksi Administratif 1035
648
Akses Informasi dan Data Perusahaan 1037
07 Kerangka Governansi, Pengelolaan, dan 1082
Pengendalian Aspek Perpajakan
Tata Kelola Perusahaan Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan 1083
Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan
Pencapaian Terbaik Penerapan Tata Kelola 650 Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah
Perusahaan Massal (APU, PPT, dan PPPSPM)
Komitmen Penerapan Tata Kelola Perusahaan 651 Kebijakan Antikorupsi 1087
Secara Berkelanjutan
Kebijakan Anti Gratifikasi & Anti Suap 1088
Keterkaitan Penerapan Tata Kelola Perusahaan 655
dengan Kinerja Bank Kebijakan Pengadaan Barang dan/atau Jasa 1092
Governance Framework 656 Kode Etik Perusahaan 1097
Struktur dan Mekanisme Tata Kelola 657 Penyediaan Dana untuk Kegiatan Sosial dan 1101
Perusahaan Politik
Peningkatan Kualitas Penerapan GCG secara 660 Penyediaan Dana untuk Pihak-Pihak 1102
Berkelanjutan Terkait (Related Party) dan Penyediaan Dana
Besar (Large Exposure)
Rapat Umum Pemegang Saham 673
Pemberian Kredit kepada Pihak Terkait 1104
Dewan Komisaris 699
Perlindungan Hak Kreditur 1106
Komisaris Independen 739
Transparansi Kondisi Keuangan 1107
Direksi 742 dan Non Keuangan
Penilaian Kinerja Direksi dan 806 Transparansi Tata Cara Pengaduan Nasabah 1108
Dewan Komisaris dan Penyelesaian Sengketa kepada Nasabah
Nominasi dan Remunerasi Anggota Dewan 811 Integritas Pelaporan dan Sistem Teknologi 1111
Komisaris dan Direksi Informasi
Keberagaman Dewan Komisaris dan Direksi 827 Kebijakan Insider Trading dan Benturan 1112
Kepentingan
Pengungkapan Hubungan Afiliasi Dewan 830
Komisaris, Direksi, dan Pemegang Saham Pembelian Kembali (Buyback) Saham dan 1114
Pengendali Obligasi
Komite-Komite di Bawah 833 Penyimpangan Internal (Internal Fraud) 1115
Dewan Komisaris
Kebijakan Pemberian Kompensasi 1118
Prosedur Penggantian Anggota Komite Di 906 Jangka Panjang Berbasis Kinerja
Bawah Komite Dewan Komisaris
20 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 23
09
1214
Kebijakan Pengungkapan Informasi 1123
Kepemilikan Saham Dewan Komisaris
dan Direksi Serta Pelaksanaannya
Sistem Pelaporan Pelanggaran
(Whistleblowing System)
1127 Komitmen ESG
Kilas Kinerja Lingkungan, Sosial, dan Tata
Rencana Strategis Bank 1131 1216
Kelola (LST) BNI 2025
Transparansi Penyampaian Laporan 1138
Perkembangan Penerapan LST BNI 2025 1218
Pengelolaan Laporan Harta Kekayaan 1139
Komitmen Penerapan LST 1222
Penyelenggara Negara (LHKPN)
Pengelolaan Risiko LST BNI 1225
Praktik Bad Corporate Governance 1141
Penanggung Jawab Penerapan LST di BNI 1228
Penerapan Tata Kelola Terintegrasi 1142
Pengawasan dan Evaluasi Penerapan LST BNI 1230
Pelaksanaan Penerapan Aspek dan 1152
Prinsip Tata Kelola Perusahaan Sesuai Penerapan Keuangan Berkelanjutan di
Ketentuan Otoritas Jasa Keuangan 1231
Perusahaan Anak
Penerapan Pedoman Umum 1160 Indeks LST: Ringkasan Praktik Keberlanjutan
Governansi Korporat Indonesia 1240
BNI
(PUGKI)
Pelaksanaan Penerapan ASEAN Corporate 1185
Governance Scorecard
Penerapan Prinsip Tata Kelola Perusahaan
untuk Bank Sesuai Standar Basel Committee
on Banking Supervision
1186 10
1246
Laporan Keuangan
Laporan Keuangan 1248
08
1192 Lampiran Surat Edaran Otoritas Jasa
Keuangan Republik Indonesia No. 9/
SEOJK.03/2020
1210
Tanggung Jawab Referensi Silang SEOJK No. 16 /
1210
Sosial dan Lingkungan SEOJK.04/2021
Perusahaan
Komitmen dan Kebijakan Penerapan Program
1194
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Penugasan Khusus 1211
Laporan Tahunan 2025
21
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 24
01
PERFORMA
2025
Ikhtisar Data Keuangan Penting 24
Ikhtisar Kinerja Bisnis 30
Informasi Saham 33
Ikhtisar Obligasi, Sukuk, dan/
36
atau Obligasi Konversi
Sumber Pendanaan Lainnya 38
Kilas Peristiwa 2025 40
Page 25
Page 26
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Ikhtisar Data Keuangan Penting [ACGS C.2.2]
Posisi Keuangan Konsolidasian
YoY
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain 2025 2024*) 2024-2025 2024 2023 2022 2021
(%)
Aset
Kas 13.352 13.710 (2,6) 13.710 11.207 13.448 13.684
Giro pada Bank Indonesia 79.989 51.669 54,8 51.669 65.256 82.922 48.682
Giro pada Bank Lain – Neto 25.938 22.074 17,5 22.074 35.023 15.922 19.570
Penempatan pada Bank Lain - Neto 33.780 17.076 97,8 17.076 43.794 51.569 92.290
Efek-efek – Neto 63.017 48.534 29,8 48.534 37.165 28.556 25.803
Efek-efek yang Dibeli dengan Janji Dijual
6.911 7.972 (13,3) 7.972 13.951 16.631 22.011
Kembali – Neto
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya - Neto 13.453 13.243 1,6 13.243 18.999 20.729 19.563
Tagihan Akseptasi – Neto 19.449 15.926 22,1 15.926 17.091 18.912 20.543
Tagihan Derivatif – Neto 5.422 1.793 202,4 1.793 996 685 494
Pinjaman yang Diberikan 899.531 775.872 15,9 775.872 695.085 646.188 582.436
CKPN Pinjaman yang Diberikan (35.861) (38.685) (7,3) (38.685) (47.158) (50.334) (50.295)
Obligasi Pemerintah – Neto 163.510 132.069 23,8 132.069 127.099 121.291 111.429
Pajak Dibayar Dimuka 3.090 19 16.163,2 19 643 644 1.051
Beban Dibayar Dimuka 2.275 2.941 (22,6) 2.941 2.743 3.244 3.096
Investasi pada entitas asosiasi 14.354 12.748 12,6 12.748 11.284 10.049 8.689
Penyertaan Saham – Neto 652 637 2,4 637 564 609 830
Aset Kontrak Asuransi & Reasuransi 81 99 (18,2) - - - -
Aset Lain-Lain 18.941 14.136 34,0 14.107 16.972 13.856 11.849
Aset Tetap dan Aset Hak Guna – Neto 31.113 30.408 2,3 30.408 27.765 26.549 26.883
Aset tak berwujud 742 743 (0,1) 743 744 753 -
Aset Pajak Tangguhan – Neto 2.316 7.145 (67,6) 6.950 7.441 7.614 6.230
Jumlah Aset 1.362.055 1.130.129 20,5 1.129.806 1.086.664 1.029.837 964.838
Aset Produktif 1.385.213 1.143.220 21,2 1.143.220 1.074.587 998.687 919.771
Liabilitas
Liabilitas Segera 5.761 5.515 4,5 5.515 5.295 4.686 4.554
Simpanan Nasabah/Dana Pihak Ketiga 1.040.834 805.511 29,2 805.511 810.730 769.269 729.169
Simpanan dari Bank Lain 11.563 18.548 (37,7) 18.548 11.894 15.245 14.377
Liabilitas Derivatif 5.399 1.479 265,0 1.479 810 775 110
Efek-efek yang Dijual dengan Janji Dibeli
7.251 15.891 (54,4) 15.891 6.891 2.885 1.829
Kembali
Liabilitas Akseptasi 2.325 4.229 (45,0) 4.229 5.748 5.301 5.588
Beban yang Masih Harus Dibayar 942 1.529 (38,4) 1.529 1.664 1.441 1.242
Utang Pajak 416 318 30,8 318 823 1.551 1.284
Imbalan Kerja 8.839 7.147 23,7 7.147 7.006 6.880 6.138
Penyisihan 1.463 2.283 (35,9) 2.283 2.173 2.712 2.276
Liabilitas Lain-lain 6.899 8.317 (17,0) 26.564 26.125 21.130 20.542
Liabilitas Kontrak Asuransi 22.381 19.203 16,5 - - - -
Liabilitas Kontrak Reasuransi 10 7 42,9 - - - -
Efek-efek yang Diterbitkan 14.253 12.974 9,9 12.975 4.893 4.897 2.986
Pinjaman yang Diterima 39.040 42.931 (9,1) 42.931 30.950 35.654 32.458
Efek-efek Subordinasi 18.340 17.699 3,6 17.699 16.929 17.213 15.765
Jumlah Liabilitas 1.185.716 963.581 23,1 962.619 931.931 889.639 838.318
24 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 27
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
YoY
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain 2025 2024*) 2024-2025 2024 2023 2022 2021
(%)
Ekuitas
Modal Saham 9.055 9.055 0,0 9.055 9.055 9.055 9.055
Tambahan Modal Disetor 17.010 17.010 0,0 17.010 17.010 17.010 17.010
Cadangan Pembayaran Berbasis Saham 349 323 8,0 323 260 - -
Transaksi dengan Kepentingan Non
2.257 2.257 0,0 2.257 2.257 2.257 2.257
Pengendali
Cadangan Revaluasi Aset 16.711 16.711 0,0 16.711 15.448 15.441 15.442
Keuntungan/(Kerugian) yang Belum
Direalisasi atas Efek-efek dan Obligasi
Pemerintah yang Diukur pada Nilai Wajar 2.617 (1.432) (282,8) (1.465) (896) (1.971) 1.949
melalui Penghasilan Komprehensif Lain
Setelah Pajak
Selisih Kurs Karena Penjabaran Laporan
(124) (97) (27,8) (97) (58) (36) (17)
Keuangan dalam Mata Uang Asing
Saldo Laba 123.855 118.244 4,7 118.664 107.236 94.060 78.250
Saham Tresuri - - 0,0 - (180) - (207)
Kepentingan Non Pengendali 4.609 4.477 2,9 4.729 4.601 4.382 2.781
Jumlah Ekuitas 176.339 166.548 5,9 167.187 154.733 140.198 126.520
Jumlah Liabilitas, dan Ekuitas 1.362.055 1.130.129 20,6 1.130.129 1.086.921 1.029.837 964.838
*) Disajikan kembali
Laba (Rugi) dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
YoY
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain 2025 2024*) 2024-2025 2024 2023 2022 2021
(%)
Pendapatan Bunga 69.394 66.583 4,2 66.583 61.472 54.659 50.026
Beban Bunga (29.061) (26.103) 11,3 (26.103) (20.196) (13.338) (11.779)
Pendapatan Bunga – Neto 40.333 40.480 (0,4) 40.480 41.276 41.321 38.247
Pendapatan Premi dan Hasil Investasi - - 0,0 6.741 6.853 6.221 5.887
Beban Klaim (2) (2) 0,0 (5.017) (5.194) (4.670) (4.488)
Pendapatan Premi dan Hasil Investasi
(2) (2) 0,0 (1.724) 1.659 1.551 1.399
– Neto
Pendapatan asuransi 1.882 1.993 (5,6) - - - -
Beban asuransi (1.746) (1.536) 13,7 - - - -
Pendapatan (beban) Asuransi – Neto 136 457 (70,2) - - - -
Pendapatan Hasil Investasi 2.030 1.256 61,6 - - - -
Pendapatan Asuransi Keuangan – Bersih (1.421) (945) 50,4 - - - -
Pendapatan Asuransi dan Hasil Investasi
745 768 (3,0) - - - -
– Neto
Pendapatan Operasional Lainnya 23.900 22.649 5,5 22.311 19.812 18.600 16.219
Jumlah Pendapatan Operasional 64.976 63.895 1,7 64.515 62.747 61.472 55.865
Beban Operasional Lainnya (30.857) (29.111) 6,0 (29.688) (27.778) (27.059) (24.801)
Pembentukan Cadangan Kerugian
(9.724) (8.211) 18,4 (8.211) (9.196) (11.514) (18.297)
Penurunan Nilai
Laba Operasional 24.395 26.573 (8,2) 26.616 25.773 22.899 12.767
Pendapatan (Beban) Bukan Operasional
2 (4) 150,0 (36) (133) (212) (216)
– Neto
Laba Sebelum Beban Pajak 24.397 26.569 (8,2) 26.580 25.640 22.687 12.551
Beban Pajak (4.286) (4.900) (12,5) (4.911) (4.534) (4.205) (1.574)
Laba Tahun Berjalan 20.111 21.669 (7,2) 21.669 21.106 18.482 10.977
• Pendapatan/(Kerugian) komprehensif
3.605 1.031 249,7 997 674 (3.826) 745
lain periode berjalan setelah pajak
Laporan Tahunan 2025
25
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 28
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
YoY
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain 2025 2024*) 2024-2025 2024 2023 2022 2021
(%)
Laba Komprehensif Periode
23.716 22.700 4,5 22.666 21.780 14.656 11.722
Berjalan
• Pemilik Entitas Induk 20.041 21.464 (6,6) 21.464 20.909 18.312 10.898
• Kepentingan Non-Pengendali 70 205 (66,0) 205 197 170 79
Laba Komprehensif Tahun Berjalan
yang dapat Diatribusikan kepada:
• Pemilik Entitas Induk 23.584 22.551 4,6 22.539 21.560 14.594 11.620
• Kepentingan Non-Pengendali 132 149 (11,4) 127 220 62 102
Laba per Saham Diatribusikan
kepada Pemilik Entitas Induk (Rupiah 537 576 (6,8) 576 561 983 585
penuh)
*) Disajikan kembali
ARUS KAS KONSOLIDASIAN
YoY
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan
2025 2024*) 2024-2025 2024 2023 2022 2021
lain
(%)
Arus Kas dari Aktivitas Operasi 103.103 (63.218) 263,1 (63.218) 10.393 19.953 97.479
Arus Kas dari Aktivitas Investasi (26.638) (5.270) 405,5 (5.270) (10.771) (32.233) (15.656)
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan (27.556) 17.718 (255,5) 17.718 (8.493) 2.725 1.719
Peningkatan/(penurunan) Neto Kas dan
48.909 (50.770) (196,3) (50.770) (8.871) (9.555) 83.542
Setara Kas
Dampak Kehilangan Pengendalian - - - - - - (37.614)
Dampak Selisih Kurs (132) (34) 288,2 (34) (150) 116 505
Saldo Kas dan Setara Kas pada Awal
104.075 154.879 (32,8) 154.879 163.900 173.340 126.908
Tahun
Saldo Kas dan Setara Kas pada Akhir
152.852 104.075 46,9 104.075 154.879 163.900 173.340
Tahun
*) Disajikan kembali
RASIO-RASIO KEUANGAN (BANK ONLY)
YoY
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain 2025 2024 2024-2025 2023 2022 2021
(%)
Permodalan
Rasio Modal Inti Utama/Common Equity 18,2 18,6 (0,4) 18,8 16,1 16,4
Tier 1 (CET1)
Rasio Modal Inti/Rasio Tier 1 19,4 20,0 (0,6) 20,3 17,5 17,7
Rasio Modal Pelengkap/Rasio Tier 2 1,2 1,4 (0,2) 1,7 1,8 2,0
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum 20,7 21,4 (0,7) 22,0 19,3 19,7
(KPMM)
Aset Tetap terhadap Modal 18,3 19,4 (1,1) 18,9 19,8 21,1
Kualitas Aset
Aset Produktif Bermasalah dan Aset Non Produktif 1,4 1,5 (0,1) 1,6 2,0 2,8
Bermasalah terhadap Total Aset Produktif dan Aset
Non Produktif
Aset Produktif Bermasalah terhadap Total Aset 1,3 1,4 (0,1) 1,5 1,9 2,6
Produktif
NPL Bruto 1,9 2,0 (0,1) 2,1 2,8 3,7
NPL Netto 0,7 0,7 0,0 0,6 0,5 0,7
Rasio Kredit Kualitas Rendah (KKR)/Loan at Risk 8,5 10,3 (1,8) 12,9 16,0 23,3
(LaR)
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) Aset 3,1 3,9 (0,8) 5,2 6,0 6,5
Keuangan terhadap Aset Produktif
26 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 29
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
YoY
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain 2025 2024 2024-2025 2023 2022 2021
(%)
Pemenuhan CKPN Aset Produktif 2,7 3,7 (1,0) 4,7 5,4 5,9
Pemenuhan CKPN Aset Non Produktif 37,8 52,6 (14,8) 47,7 43,4 29,4
NPL Coverage Ratio 205,5 255,8 (50,3) 319,0 278,3 233,4
LaR Coverage Ratio 46,9 48,8 (1,9) 52,7 48,8 37,0
Rasio Kredit terhadap Total Aset Produktif 63,7 66,6 (2,9) 64,0 64,3 63,2
Rasio Debitur Inti terhadap Total Kredit di Luar 39,6 31,4 8,2 35,9 28,6 31,2
Kredit kepada Bank
Rasio Agunan yang Diambil Alih (AYDA) terhadap 0,2 0,2 0,0 0,2 0,2 0,3
Total Kredit
Profitabilitas
Return on Assets (ROA) 2,1 2,5 (0,4) 2,6 2,5 1,4
Return on Equity (ROE) - Tier 1 Capital Based 14,0 15,8 (1,8) 16,8 16,4 10,4
Return on Equity (ROE) - Equity Based 12,7 14,2 (1,6) 15,2 14,9 9,4
Net Interest Margin (NIM) 3,8 4,2 (0,4) 4,6 4,8 4,7
Pendapatan Operasional Lain terhadap 37,3 35,1 1,7 32,4 31,3 29,9
Pendapatan Operasional
Rasio Laba (Rugi) terhadap Total Aset 1,6 2,0 (0,4) 2,0 1,9 1,1
Rasio Laba (Rugi) terhadap Total Ekuitas 12,1 13,4 (1,3) 14,2 14,1 8,9
Rasio Laba (Rugi) terhadap Pendapatan 82,9 82,6 0,3 82,3 81,6 87,5
Rasio Liabilitas terhadap Total Aset 87,1 85,4 1,7 86,1 86,8 87,3
Rasio Liabilitas terhadap Total Ekuitas 677,8 585,9 91,9 618,6 657,0 687,9
Rasio Fee Based Income terhadap Total Pendapatan 76,7 72,4 4,3 74,2 79,8 84,0
Operasional Lainnya
Laba Bersih per Saham (EPS) (Rupiah penuh) 537 576 (39) 561 983 585
Likuiditas
Pinjaman terhadap Total Simpanan (LDR) 86,4 96,1 (9,7) 85,8 84,2 79,7
Rasio Aset Likuid terhadap Total Aset 17,1 15,0 2,1 19,9 21,5 24,8
Rasio Total Aset Likuid terhadap Pendanaan Jangka 21,6 20,1 1,5 25,6 27,6 31,3
Pendek
Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) 84,0 93,3 (9,3) 89,0 83,4 74,1
Rasio Current Account/Saving Account (CASA) 70,4 70,4 0,0 71,6 72,9 69,4
Rasio Cost of Fund (CoF) 2,7 2,7 0,0 2,2 1,5 1,6
Rasio Lancar
Kepatuhan
Persentase Pelanggaran BMPK
• Pihak Terkait Nihil Nihil - Nihil Nihil Nihil
• Pihak Tidak Terkait Nihil Nihil - Nihil Nihil Nihil
Persentase Pelampauan BMPK
• Pihak Terkait Nihil Nihil - Nihil Nihil Nihil
• Pihak Tidak Terkait Nihil Nihil - Nihil Nihil Nihil
Giro Wajib Minimum (GWM)
• GWM Utama Rupiah 6,4 6,5 (0,1) 9,5 11,9 7,7
• GWM Valuta Asing 4,0 4,0 0,0 4,0 4,0 4,0
Posisi Devisa Neto (PDN) 1,1 0,9 0,2 1,7 1,6 0,9
Efisiensi
Biaya Operasi terhadap Pendapatan Operasional 72,9 70,0 2,9 68,4 68,6 81,2
(BOPO)
Rasio Biaya terhadap Pendapatan/Cost to Income 46,5 44,6 1,9 42,9 42,6 43,3
Ratio (CIR)
Rasio Lainnya
Operating Income/Employee (Rp-juta) 2.301 2.254 2,1 2.182 2.195 1.985
Jumlah Outlet (nilai penuh, tidak diaudit) 2.078 2.112 (1,6) 2.122 2.149 2.183
Jumlah ATM/CRM (nilai penuh, tidak diaudit) 13.391 13.388 (3,58) 13.390 16.125 16.385
Jumlah Pegawai (nilai penuh, tidak diaudit) 27.201 27.203 (0,0) 27.570 27.170 27.177
Laporan Tahunan 2025
27
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 30
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Jumlah Aset Pinjaman yang Diberikan
(Rp miliar) (Rp miliar)
1.362.055 899.531
1.130.129 775.872
1.129.806 775.872
1.086.664
1.029.837 695.085
964.838 646.188
582.436
2021 2022 2023 2024 2024* 2025 2021 2022 2023 2024 2024* 2025
*) Disajikan kembali *) Disajikan kembali
Jumlah Liabilitas Simpanan Nasabah/Dana Pihak Ketiga
(Rp miliar) (Rp miliar)
1.185.716 1.040.834
962.619 963.581
931.931 805.511 805.511
810.730
889.639
838.318 729.169 769.269
2021 2022 2023 2024 2024* 2025 2021 2022 2023 2024 2024* 2025
*) Disajikan kembali *) Disajikan kembali
Jumlah Ekuitas Current Account Saving Account (CASA) -
(Rp miliar) Bank Only
(%)
176.339 72,9 71,6 70,4 70,4
166.548 166.548 69,4
153.963
140.198
126.520
2021 2022 2023 2024 2024* 2025 2021 2022 2023 2024 2025
*) Disajikan kembali
28 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 31
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pendapatan Operasional Laba Bersih
(Rp miliar) (Rp miliar)
64.515 63.895 64.976 21.106 21.669 21.669
61.472 62.747 20.111
55.865 18.482
10.977
2021 2022 2023 2024 2024* 2025 2021 2022 2023 2024 2024* 2025
*) Disajikan kembali *) Disajikan kembali
Return on Equity (ROE) - Bank Only Rasio Kredit Kualitas Rendah (KKR)/
(Menggunakan rata-rata total ekuitas sebagai Loan at Risk (LaR)
faktor penyebut) (Rp miliar)
14,9 15,2 23,3
14,2
12,7
16,0
9,4
12,9
10,3
8,5
2021 2022 2023 2024 2025 2021 2022 2023 2024 2025
Laporan Tahunan 2025
29
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 32
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Ikhtisar Kinerja Bisnis
Pinjaman yang Diberikan untuk Segmen Business Banking
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
YoY
Uraian 2025 2024 2024-2025 2023 2022 2021
(%)
Korporasi 445.202 356.384 24,9 317.592 255.639 229.027
Menengah 131.797 109.929 19,9 102.460 112.462 99.132
Kecil 75.071 75.782 (0,9) 84.892 97.210 95.752
Luar Negeri 72.981 75.014 (2,7) 56.611 67.405 58.446
Jumlah 725.051 617.109 17,5 561.555 532.716 482.357
445.202
356.384
317.592
255.639
229.027
99.132 112.462 102.460 109.929 131.797
95.752 97.210 84.892 75.782 75.071
67.405 75.014 72.981
58.446 56.611
2021 2022 2023 2024 2025
Luar Negeri Kecil Menengah Korporasi
Pinjaman yang Diberikan untuk Segmen Konsumer
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
YoY
Uraian 2025 2024 2024-2025 2023 2022 2021
(%)
KPR 72.689 66.506 9,3 58.456 53.502 49.573
Payroll 63.510 57.952 9,6 50.575 43.064 35.799
Kartu Kredit 16.330 15.000 8,9 13.986 12.341 11.868
Lainnya 3.646 3.058 19,2 1.471 695 1.749
Jumlah 156.175 142.516 9,6 124.488 109.602 98.989
72.689
66.506
58.456 57.952 63.510
53.502
49.573 50.575
43.064
35.799
13.986 15.000 16.330
11.868 12.341
1.749 695 1.471 3.058 3.646
2021 2022 2023 2024 2025
KPR Payroll Kartu Kredit Lainnya
30 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 33
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pinjaman yang Diberikan untuk Segmen Korporasi Termasuk Luar Negeri berdasarkan Sektor
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
2025
Uraian 2024 2023 2023 2021
Total Loan Komposisi
Perindustrian 108.806 21,0 116.819 105.030 94.346 85.361
Pertanian 29.219 5,6 29.561 33.662 30.334 34.241
Jasa dunia usaha 42.928 8,3 37.751 35.473 30.892 26.056
Listrik, gas, dan air 41.598 8,0 29.025 25.038 19.871 18.454
Pengangkutan, pergudangan, dan 51.694 10,0 48.225 39.399 36.248 31.785
komunikasi
Konstruksi 108.710 21,0 45.405 45.764 44.112 43.470
Perdagangan, restoran, dan hotel 38.116 7,4 37.143 34.139 20.313 23.094
Pertambangan 53.514 10,3 45.933 38.233 31.912 12.524
Jasa pelayanan sosial 42.538 8,2 39.172 15.866 13.274 10.127
Lain-lain 1.072 0,2 2.538 2.325 1.742 2.361
Jumlah 518,195 100,0 431.572 374.930 323.044 287.473
Perindustrian
Pertanian
29,7% 29,2% 28,9% 27,1% 21,0%
Jasa Dunia Usaha
5,6%
6,8% Listrik, Gas, dan Air
9,0% 8,3%
9,4%
11,9% 8,7% 8,0% Pengangkutan,
9,6% 9,5% Pergudangan, dan
9,1% 6,7% 10,0% Komunikasi
6,2% 6,7%
6,4% 11,2%
11,2% 10,5% Konstruksi
11,1% 21,0%
10,5% Perdagangan, Restoran,
13,7% 12,2% dan Hotel
15,1% 8,6% 7,4%
6,3% 9,1% Pertambangan
8,0% 10,4% 10,3%
9,9% 10,2% Jasa Pelayanan Sosial
4,4% 9,1% 8,2%
0,8% 3,5% 0,5% 4,1% 0,6% 4,2% 0,6% 0,2% Lainnya
2021 2022 2023 2024 2025
Pinjaman yang Diberikan untuk Business Banking Segmen Kecil
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
YoY
Uraian 2025 2024 2024-2025 2023 2022 2021
(%)
Branch Credit Management (BCM) 32.634 32.141 1,5 34.088 37.870 44.230
Kredit Usaha Rakyat (KUR) 26.258 33.166 (20,8) 44.101 52.708 44.008
Kredit Kepada Lembaga Keuangan (KKLK) 1.226 878 39,6 192 128 50
BNI Wirausaha (BWU) 14.953 9.597 55,8 6.546 6.504 7.464
Jumlah 75.071 75.782 (0,9) 84.927 97.210 95.752
52.708
44.230 44.101
44.008
37.870
34.088 33.166 32.634
32.141
26.258
14.953
7.464 6.504 9.597
6.546
50 128 192 878 1.226
2021 2022 2023 2024 2025
BCM KUR KKLK BWU
Laporan Tahunan 2025
31
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 34
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kinerja Jumlah Dana Pihak Ketiga - Tidak Termasuk Dana Syirkah Temporer
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
YoY
Uraian 2025 2024 2024-2025 2023 2022 2021
(%)
Giro 439.498 305.734 43,8 345.496 314.625 281.398
Tabungan 286.460 257.544 11,2 231.981 242.695 224.670
Deposito 314.875 242.233 30,0 232.665 208.798 223.101
NCD yang Diterbitkan - - - 588 3.151 -
Jumlah 1.040.834 805.511 29,2 810.730 769.269 729.169
439.498
345.496
314.625 305.734
281.398 314.875
232.665 257.544
224.670 242.695 242.233 286.460
223.101 231.981
208.798
- 3.151 588 - -
2021 2022 2023 2024 2025
Giro Tabungan Deposito NCD yang Diterbitkan
Rating Perusahaan Tahun 2025
Lembaga Pemeringkat Peringkat
PEFINDO
Corporate Rating idAAA/Stable
Moody's
Outlook Stable
Foreign Long Term Bank Deposits Baa2
Local Long Term Bank Deposits Baa2
Baseline Credit Assessment Baa3
Adjusted Baseline Credit Assessment Baa3
Counterparty Risk Assessment Baa2/P-2
Fitch Rating
Long Term Foreign Currency BBB/Stable
Long Term Local Currency BBB/Stable
Short Term Foreign Currency F2
Viability Rating bbb-
National Long Term Rating AAA/Stable
National Short Term Rating F1+
S&P Global Ratings
Outlook Stable
Long Term Foreign Issuer Credit BBB
Long Term Local Issuer Credit BBB
Short Term Foreign Issuer Credit A-2
Short Term Local Issuer Credit A-2
32 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 35
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Informasi Saham
Sejak 25 November 1996, BNI telah mencatat dan memperdagangkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia
(dahulu Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya) dengan kode saham BBNI, serta menjadikan BNI
sebagai bank pemerintah pertama yang menjadi perusahaan terbuka.
Informasi Pergerakan Saham BBNI 2023-2025 di Bursa Efek Indonesia
Jumlah Saham Harga Saham Rata-rata
Beredar (Rp/lembar saham) Volume Kapitalisasi
Periode
(lembar Transaksi Pasar (Rp-juta)
saham)* Pembukaan Tertinggi Terendah Penutupan (lembar saham)
2025
Triwulan I 37.297.312.916 4.360 4.880 3.630 4.240 74.191.455 158.140.607
Triwulan II 37.297.312.916 3.680 4.580 3.610 4.120 77.030.914 153.664.929
Triwulan III 37.297.312.916 4.120 4.600 3.930 4.100 50.927.383 152.918.983
Triwulan IV 37.297.312.916 4.050 4.560 3.720 4.370 50.108.112 162.989.257
2024
Triwulan I 37.297.312.916 5.375 6.250 5.300 5.900 50.593.808 220.054.146
Triwulan II 37.297.312.916 5.900 5.900 4.260 4.660 77.031.308 173.805.478
Triwulan III 37.297.312.916 4.690 5.850 4.630 5.350 56.792.517 199.540.624
Triwulan IV 37.297.312.916 5.375 5.750 4.260 4.350 47.945.400 162.243.311
2023
Triwulan I 18.648.656.458 9.226 9.750 8.426 9.350 30.634.893 174.364.938
Triwulan II 18.648.656.458 9.350 9.600 8.650 9.150 26.201.752 170.635.207
Triwulan III 18.648.656.458 9.200 10.426 8.626 10.326 30.092.781 192.566.027
Triwulan IV* 37.297.312.916 5.163 5.425 4.720 5.375 51.372.390 200.473.051
* Pada tanggal 6 Oktober 2023, BNI secara efektif telah mengimplementasikan stock split (pemecahan saham) dengan rasio pemecahan 1:2
(1 lembar saham menjadi 2 lembar saham). Stock split tidak menyebabkan perubahan nilai kepemilikan saham oleh investor karena jumlah
saham beredar BNI meningkat menjadi 2 kali diikuti harga saham yang menyesuaikan 0,5 kali dari harga sebelumnya. Maka, sejak tanggal
efektif tersebut, saham BNI diperdagangkan dengan harga baru.
Laporan Tahunan 2025
33
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 36
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Grafik Perbandingan Harga Saham BBNI dan LQ45 serta IHSG
di Sepanjang Periode 2023-2025
8.647
8.509
8.164
8.061
7.830
7.671
7.574
7.528
7.484
7.273
7.316
7.289
7.208
7.234
7.256
7.114
7.176
7.109
7.081
7.064
7.080
6.928
6.971
6.931
6.953
6.940
6.916
6.839
6.843
6.805
6.752
6.767
6.633
6.662
6.511
6.271
103.097.506
108.013.600
57.378.130
50.079.570
75.633.476
45.148.500
65.397.296
42.327.059
56.658.060
53.919.245
70.606.010
52.679.418
56.661.468
43.734.795
45.735.141
53.534.416
53.591.572
79.804.081
85.735.717
65.862.211
54.907.274
55.781.654
60.072.495
46.550.548
44.881.100
52.859.484
58.032.232
62.081.970
71.104.977
55.087.466
40.173.309
52.758.205
60.962.015
73.256.991
41.365.760
32.229.255
Jan-23
Feb-23
Mar-23
Apr-23
May-23
Jun-23
Jul-23
Aug-23
Sep-23
Oct-23
Nov-23
Dec-23
Jan-24
Feb-24
Mar-24
Apr-24
May-24
Jun-24
Jul-24
Aug-24
Sep-24
Oct-24
Nov-24
Dec-24
Jan-25
Feb-25
Mar-25
Apr-25
May-25
Jun-25
Jul-25
Aug-25
Sep-25
Oct-25
Nov-25
Dec-25
Rata-rata Volume Perdagangan Saham BBNI Harga Penutupan Saham BBNI IHSG
KILAS KINERJA SAHAM PERSEROAN
Pada kuartal pertama tahun 2025, pasar modal Indonesia mengalami volatilitas seiring dengan ketidakpastian
global. Sentimen negatif dipicu oleh eskalasi perang dagang Amerika Serikat, serta indikator makroekonomi
domestik yang masih di bawah ekspektasi investor. Kondisi ini sempat memberikan tekanan pada harga
saham BBNI, terutama di tengah aksi jual investor asing yang mencari aset lindung nilai.
Katalis positif datang dari respons market terhadap hasil keputusan RUPST 2025 mengenai pembagian
dividen tahun buku 2024. BNI menetapkan Dividend Payout Ratio sebesar 65% dari total laba bersih tahun
buku 2024 kepada pemegang saham. Rasio tersebut merupakan rasio tertinggi sepanjang sejarah, di mana
BNI secara bertahap telah meningkatkan Dividend Payout Ratio sejak tahun buku 2021 (Tahun Buku 2021:
25%, Tahun Buku 2022: 40%, Tahun Buku 2023: 50%). Total dividen yang dibagikan setara dengan Rp13,95
triliun atau Rp374,06 per lembar saham. Pencapaian ini mencerminkan respons positif investor terhadap
fundamental keuangan BNI yang solid, keberlanjutan transformasi digital, serta strategi pertumbuhan bisnis
yang konsisten.
Memasuki kuartal kedua tahun 2025, pasar masih mengalami volatilitas yang mengkibatkan harga saham
BBNI tertekan. Hal ini dikarenakan pengumuman implementasi tarif resiprokal oleh Amerika Serikat kepada
seluruh negara mitra dagang sehingga mendorong investor untuk melakukan aksi jual. Ketidakpastian juga
berasal dari sentimen global akibat konflik geopolitik Iran-Israel, serta pelemahan daya beli masyarakat
domestik yang mendorong indeks PMI Manufaktur Indonesia terkontraksi di bawah level 50.
Pada kuartal ketiga 2025, IHSG dan LQ45 mengalami kenaikan masing-masing sebesar 16,4% dan 2,8%
QoQ. Pertumbuhan indeks ini terutama didorong oleh saham-saham di sektor energi dan telekomunikasi.
Di sisi lain, arus modal asing keluar (foreign outflow) sebesar Rp1,2 triliun sehingga menyebabkan saham-
saham perbankan big caps mengalami tekanan, di mana saham BBNI tetap resilient dengan penurunan
relatif terbatas sebesar -0,5% QoQ.
34 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 37
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pada kuartal keempat 2025, saham BBNI mengalami pemulihan didorong oleh respons positif pasar
terhadap strategi manajemen BNI untuk mengakselerasi pertumbuhan kredit pada November 2025,
didukung oleh likuiditas tinggi dan permodalan yang kuat. Berdasarkan consensus market, analis pasar
modal menempatkan target price (TP) BBNI di kisaran Rp5.168 per lembar saham. Jika dibandingkan dengan
harga penutupan pada akhir tahun 2025 di level Rp4.370 per lembar saham, maka terdapat potensi upside
sebesar 18,3%, mencerminkan keyakinan investor terhadap prospek jangka panjang BBNI.
Secara keseluruhan, tahun 2025 menjadi momentum penting bagi BNI untuk memperkuat fundamental
bisnis sekaligus mendukung agenda prioritas pemerintah di sektor infrastruktur, energi, pangan, hilirisasi
industri, pemberdayaan UKM, dan perumahan. Optimisme pasar juga ditopang oleh komitmen BNI
dalam melanjutkan transformasi digital, memperluas layanan internasional, serta memperkuat keuangan
berkelanjutan. Seluruh faktor tersebut diharapkan dapat menjadi katalis positif yang menjaga kepercayaan
investor terhadap saham BBNI di masa mendatang.
AKSI KORPORASI
Selama tahun buku 2025, BNI tidak menjalankan aksi korporasi yang menyebabkan terjadinya perubahan
pada saham seperti pemecahan, saham (stock split), penggabungan saham (reverse stock), saham bonus,
perubahan nilai nominal saham, penerbitan efek konversi, serta penambahan dan pengurangan modal.
PENGHENTIAN SEMENTARA PERDAGANGAN SAHAM (SUSPENSION) DAN/ATAU
PENGHAPUSAN PENCATATAN SAHAM (DELISTING)
Sepanjang tahun buku 2025, BNI tidak pernah dikenakan sanksi perdagangan saham baik berupa penghentian
sementara perdagangan saham (suspension) maupun penghapusan pencatatan saham (delisting) di Bursa.
Laporan Tahunan 2025
35
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 38
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Ikhtisar Obligasi, Sukuk,
dan/atau Obligasi Konversi
Daftar Obligasi yang masih Beredar di Tahun 2025
Tanggal
Nama Obligasi Tanggal Efektif Tenor Mata Uang Nilai
Penerbitan
Obligasi Berwawasan 21 Juni 2022 21 Juni 2022 5 tahun Rupiah Rp1.000.000.000.000
Lingkungan (Green Bond) I
Seri B
BNI Additional Tier I Capital 24 September 24 September Perpetual, Non Dolar AS USD600.000.000
Bond 2021 2021 2021 Callable 5,5 tahun
Tier 2 Subordinated Notes 30 Maret 2021 30 Maret 2021 5 tahun Dolar AS USD500.000.000
Global Bond BNI 2024 05 April 2024 05 April 2024 5 tahun Dolar AS USD500.000.000
Long Term Notes (LTN) BP 07 Februari 07 Februari 12,75 tahun Rupiah Rp14.036.333.250
Tapera 2025 2025
Obligasi Berlandaskan 04 Juli 2025 04 Juli 2025 3 tahun Rupiah Rp3.500.000.000.000
Keberlanjutan (Sustainability
Bond) Berkelanjutan I BNI
2025 Seri A
Obligasi Berlandaskan 04 Juli 2025 04 Juli 2025 5 tahun Rupiah Rp1.500.000.000.000
Keberlanjutan (Sustainability
Bond) Berkelanjutan I BNI
2025 Seri B
36 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 39
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Harga Tanggal Jatuh Tingkat Suku Bursa Tempat
Peringkat Wali Amanat Status
Penawaran Tempo Bunga Pencatatan
100,00 21 Juni 2027 6,85% idAAA (Pefindo) Bursa Efek PT Bank Mandiri Aktif/
Indonesia (IDX) (Persero) Tbk Belum Lunas
100,00 Perpetual. 4,3% Ba3 (Moodys) SGX Listing HSBC Corp Ltd. Aktif/
Opsi first call Belum Lunas
pertama pada
24 Maret 2027
100,00 30 Maret 2026 3,75% Ba2 (Moodys) SGX Listing HSBC Corp Ltd. Aktif/
BB+ (Fitch Belum Lunas
Rating)
100,00 05 April 2029 5,28% BBB (S&P) and SGX Listing HSBC Corp Ltd. Aktif/
BBB- (Fitch Belum Lunas
Rating)
100,00 07 November 0,55% (Mengikuti Private - Aktif/
2037 rating Placement Belum Lunas
corporate) (tanpa
penawaran
umum
100,00 04 Juli 2028 6,60% idAAA (Pefindo) Bursa Efek PT Bank Rakyat Aktif/
Indonesia (IDX) Indonesia Belum Lunas)
(Persero) Tbk
100,00 04 Juli 2030 6,65% idAAA (Pefindo) Bursa Efek PT Bank Rakyat Aktif/
Indonesia (IDX) Indonesia Belum Lunas)
(Persero) Tbk
Laporan Tahunan 2025
37
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 40
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Sumber Pendanaan Lainnya
Global Certificate of Deposit (CD) yang Diterbitkan di Tahun 2025
Tanggal
Tanggal Tanggal Nilai Tingkat
Nama NCD Tenor Jatuh Status
Penerbitan Efektif (USD) Diskonto
Tempo
22 02 21
BBNIJ 0 11/21/2025 November Desember 354 Hari (1Y) 50.000.000 November 4,92% Mature
2024 2024 2024
Global Certificate of Deposit (CD) yang Dilunasi di Tahun 2025
Tanggal
Tanggal Tanggal Nilai Tingkat
Nama NCD Tenor Jatuh Status
Penerbitan Efektif (USD) Diskonto
Tempo
02 02 21
Credit Agricole CIB Desember Desember 354 Hari 50.000.000 November 4,92%
2024 2024 2024
Surat Utang Senior BNI yang Diterbitkan di Tahun 2025
Tanggal
Tanggal Tanggal Nilai Tingkat
Nama NCD Tenor Jatuh Status
Penerbitan Efektif (Rp) Diskonto
Tempo
07
Long Term Notes 07 Februari 07 Ferbuari Belum
12,75 Tahun 14.036.333.250 November 0,55%
(LTN) BP Tapera 2025 2025 Lunas
2037
Obligasi
Berlandaskan
Keberlanjutan
Belum
(Sustainability 04 Juli 2025 04 Juli 2025 3 Tahun 3.500.000.000.000 04 Juli 2028 6,60%
Lunas
Bond)
Berkelanjutan I BNI
2025 Seri A
Obligasi
Berlandaskan
Keberlanjutan
Belum
(Sustainability 04 Juli 2025 04 Juli 2025 5 Tahun 1.500.000.000.000 04 Juli 2030 6,65%
Lunas
Bond)
Berkelanjutan I BNI
2025 Seri B
38 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 41
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Rating Perusahaan Tahun 2025
Lembaga Pemeringkat Peringkat
PEFINDO
Corporate Rating idAAA/Stable
Moody's
Outlook Stable
Foreign Long Term Bank Deposits Baa2
Local Long Term Bank Deposits Baa2
Baseline Credit Assessment Baa3
Adjusted Baseline Credit Assessment Baa3
Counterparty Risk Assessment Baa2/P-2
Fitch Rating
Long Term Foreign Currency BBB/Stable
Long Term Local Currency BBB/Stable
Short Term Foreign Currency F2
Viability Rating bbb-
National Long Term Rating AAA/Stable
National Short Term Rating F1+
S&P Global Ratings
Outlook Stable
Long Term Foreign Issuer Credit BBB
Long Term Local Issuer Credit BBB
Short Term Foreign Issuer Credit A-2
Short Term Local Issuer Credit A-2
Laporan Tahunan 2025
39
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 42
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kilas Peristiwa 2025
Januari
15 Januari
BNI direct Appreciation Night 2024
Sebagai bentuk apresiasi kepada 37 nasabah korporasi dan institusi
yang telah menjadi mitra strategis dalam perjalanan transformasi digital
perbankan. disaksikan langsung oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara
(BUMN) Erick Thohir serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani.
Pemberian penghargaan ini menegaskan peran penting nasabah dalam
mendukung ekosistem keuangan yang semakin inovatif dan berdaya saing.
Februari
3 – 10 Februari 21 Februari 21 Februari
BNI Customer Gathering Fraud Banking Workshop 2025 “Refleksi Fraud Case 2024 Peringatan Hari Peduli
Imlek dan Mitigasi Fraud 2025: Mitigasi Cyber Crime dan Cyber Sampah Nasional (HPSN)
BNI Customer Gathering Imlek Security Dampak Penerapan POJK 12/2024 tentang Strategi Memperingat Hari Peduli Sampah
merupakan bentuk apresiasi BNI Nasional (HPSN), BNI berkolaborasi
terhadap nasabah-nasabah loyal
Anti Fraud dan Risiko Operasional bagi PJP/PIP” dengan Bank Sampah Bersinar
Infobank Institute mengundang AFR untuk menjadi narasumber dalam
BNI. Customer Gathering Imlek sebagai BNI Agen46 untuk
Fraud Banking Workshop 2025 yang berlokasi di Truntum Hotel Kuta Bali.
2025 dilaksanakan di 3 kota yakni menyelenggarakan acara edukasi
Jakarta, Medan dan Surabaya yang pengelolaan sampah di terusan
AFR menyampaikan materi mengenai penerapan Strategi Anti Fraud
mengundang nasabah/debitur Bojongsoang.
berdasarkan POJK 12/2024, termasuk jenis perbuatan tergolong fraud, Know
kelolaan Corporate Banking &
Your Employee dan kebijakan Strategi Anti Fraud.
International, Enterprise Banking,
Commercial Banking dan Retail
(BNI Emerald, Private & Credit
Card).
27 Februari 28 Februari
Investor Daily Roundtable Danantara Penandatanganan Kerja
Acara ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara BNI dan B-Universe, Sama Mitra Keagenan untuk
menghadirkan diskusi mendalam tentang peluang investasi dan arah Layanan Keuangan Insklusif
transformasi ekonomi di Indonesia. Hadir sebagai narasumber utama, Dony
Oskaria, Chief Operating Officer Danantara, dan Pandu Patria Sjahrir, Chief antara BNI dengan
Investment Officer Danantara, berbagi wawasan mengenai tren investasi PT Arranet Teknologi
serta strategi menghadapi dinamika ekonomi global. Indonesia
Kerja sama ini memberikan dampak
seluruh jaringan PT Arranet
Teknologi Indonesia berperan
sebagai mitra BNI Agen46.
40 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 43
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Maret
14 Maret 21 Maret
Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Launching Layanan Wealth Management di Singapura
Koperasi RI dengan BNI Peluncuran BNI Emerald Singapore menjadi langkah maju bagi BNI dalam
Diselenggarakan di Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sidomulyo, menyediakan layanan wealth management bagi nasabahnya yang tersebar
Kelurahan Sidomulyo, Kabupaten Sleman, DI. Yogyakarta, dan dihadiri oleh di berbagai belahan dunia. Dengan menggandeng mitra investasi ternama
Wakil Menteri Koperasi RI beserta Jajaran dan Wakil Direktur Utama BNI. seperti Schroders & Fullerton, BNI semakin mempertegas perannya sebagai
Acara ini merupakan bagian dari program pengembangan kelembagaan institusi keuangan yang terus berkembang di kancah global.
Gapoktan menjadi Koperasi dan Pengembangan Koperasi menuju Koperasi
Desa Merah Putih.
April
16 April
Launching Rejeki wondr BNI
BNI kembali menghadirkan program Undian Rejeki wondr BNI sebagai
bentuk apresiasi kepada nasabah setia dan menjaring nasabah baru yang
berlangsung sejak April 2025 hingga 31 Januari 2026. BNI menyiapkan
hadiah seperti 2 unit mobil Mercedes-Benz New E300, 14 unit Chery J6, 20
unit Honda HR-V, 170 unit Honda Beat, serta ratusan smartphone dan hadiah
menarik lainnya. Nasabah dapat mengumpulkan kupon undian selama
periode program melalui aktivitas perbankan seperti pembukaan rekening,
aktivasi wondr, peningkatan saldo tabungan, serta transaksi finansial melalui
aplikasi wondr by BNI. Program ini juga menjadi bagian dari strategi BNI
untuk meningkatkan pengalaman digital nasabah melalui aplikasi wondr.
Selain memudahkan akses perbankan, wondr by BNI juga mendorong
peningkatan jumlah pengguna, volume transaksi, serta pertumbuhan dana
pihak ketiga dari produk tabungan.
Laporan Tahunan 2025
41
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 44
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Mei
24 Mei 27 Mei 30 Mei - 1 juni
Re-Launch BNI Private: Latest Update in Indonesia’s
Hadir dengan Wajah Baru, Investment Landscape
Maknai Kesuksesan Antar Acara “Latest Update in
Indonesia’s Investment Landscape”
Generasi HNWI diselenggarakan di BNI Hong Kong
BNI Private hadir dengan wajah
Gallery sebagai wadah diskusi
baru menawarkan pengelolaan
strategis mengenai perkembangan
kekayaan dan value proposition
terkini dunia investasi di Indonesia.
ekslusif untuk nasabah Private. BNI Java Jazz Festival 2025
Peluncuran wajah baru BNI Private Sebagai bagian dukungan BNI dalam event International BNI Java Jazz
Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa
ini juga diumumkan pada acara Festival 2025, BNI menyiapkan deretan promo menarik selama festival
tokoh penting, antara lain Mr. Mirza
Tatler Indonesia Relaunch Gala. musik terbesar di Asia Tenggara tersebut berlangsung. Masyarakat
Adityaswara – Vice Chairman of
the Board of Commissioners OJK, bisa meraih berbagai keuntungan, dengan menjadi nasabah BNI serta
Dalam acara tersebut, BNI Private melakukan aktivasi dan transaksi menggunakan wondr by BNI. BNI
Mr. Yul Edison – Konsul Jenderal
juga memperkenalkan dua kartu Java Jazz Festival memiliki audiens yang sangat sesuai dengan segmen
Republik Indonesia untuk Hong
eksklusif: nasabah BNI, di antaranya generasi muda gemar nonton musik jazz
Kong dan Makau, Mr. Agung
• Kartu Debit BNI Private yang bersama teman dan keluarga. Momentum ini menjadi peluang strategis
Prabowo – Director of Corporate
menjadi Debit Mastercard World untuk mengakselerasi akuisisi nasabah baru dan peningkatan transaksi
Banking BNI, serta Mr. Rudy
Elite pertama di Indonesia melalui berbagai touchpoint kreatif selama event berlangsung. Melalui
Tandjung – President Commissioner
dengan desain metal futuristik. event ini, BNI juga mengajak masyarakat untuk merasakan kemudahan dan
BNI Sekuritas.
• Kartu Kredit BNI Visa Infinite manfaat bertransaksi digital dengan wondr by BNI, dalam suasana festival
Private berbahan metal yang musik yang penuh keceriaan.
Forum ini bertujuan untuk
menawarkan beragam privileges
memberikan wawasan terkini
skala global.
kepada investor dan mitra
perbankan mengenai peluang
dan dinamika investasi di
Indonesia, sekaligus memperkuat
kepercayaan pelaku pasar terhadap
prospek ekonomi nasional.
Dengan menggandeng KJRI Hong
Kong, investor, dan counterparty
banks, kegiatan ini menjadi
ajang kolaborasi penting untuk
memperluas jejaring bisnis serta
membuka peluang kerja sama
strategis di sektor keuangan dan
investasi.
Juni Juli
12 Juni 21 Juli
Penerbitan Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan Launching Koperasi Desa Merah Putih
(Sustainability Bond) Berkelanjutan I BNI 2025 sebesar PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menegaskan komitmennya
dalam mendukung Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang
Rp5 Triliun diluncurkan Presiden RI Prabowo Subianto di Desa Bentangan, Klaten.
Diselenggarakan di Grha BNI lt. 25, BNI mengumumkan rencana penerbitan
Sebagai bagian dari Himbara, BNI terlibat aktif mengelola 22 koperasi
obligasi berlandaskan keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan
percontohan melalui dukungan layanan keuangan digital, penguatan
I Tahap I Tahun 2025 senilai maksimal Rp5 triliun. Obligasi tersebut
kelembagaan, dan pembiayaan. Program ini diharapkan menjadi pilar
merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) dengan total
penggerak kedaulatan ekonomi rakyat berbasis gotong royong serta
target penghimpunan dana sebesar Rp15 triliun. Adapun obligasi tersebut
mempercepat pemerataan kesejahteraan desa secara berkelanjutan.
terdiri atas dua seri, yakni Seri A dengan tenor tiga tahun dan Seri B dengan
tenor lima tahun, dengan pembayaran bunga triwulanan dan pelunasan
pokok secara bullet payment saat jatuh tempo. Dana hasil penerbitan akan
difokuskan untuk pembiayaan proyek-proyek yang memenuhi kriteria
kegiatan usaha berwawasan lingkungan (KUBL) dan kegiatan usaha
berwawasan sosial (KUBS).
42 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 45
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Agustus
8 Agustus 15 Agustus 15-17 Agustus
Edukasi dan Pelindungan BNIdirect bisnis Launching
Konsumen kepada Event
mahasiswa baru Universitas BNIdirect bisnis resmi diluncurkan
dalam acara BNI wondrX 2025 di
Indonesia ICE BSD,Tangerang. Platform digital
Sosialisasi Edukasi Pelindungan
terbaru ini dirancang khusus untuk
Konsumen dilakukan pada acara
menjawab kebutuhan Usaha Mikro,
PKKMB UI 2025. Momen ini penting
Kecil, dan Menengah (UMKM)
BNI wondrX 2025
dalam memperkuat engagement Mengusung konsep experience-based dengan tema “More Than Just an
dalam mengelola keuangan secara
dan memberikan edukasi keuangan Expo”, BNI wondrX 2025 hadir dari 15 sd 17 Agustus 2025 menghadirkan
lebih sederhana, cepat, efisien, dan
serta pelindungan konsumen berbagai inovasi digital, penawaran eksklusif, dan kolaborasi lintas industri
terintegrasi. BNIdirect bisnis hadir
kepada mahasiswa baru Universitas untuk memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung. BNI wondrX
dengan tagline #BisnisGakRibet,
Indonesia. Pada kesempatan dirancang sebagai wadah untuk mempertemukan nasabah dengan lebih
mempermudah UMKM mengakses
ini, BNI sebagai narasumber dari 300 mitra strategis BNI dari fashion, sport/hobby apparel, beauty,
layanan perbankan digital sesuai
menyampaikan materi mengenai dan kuliner. Pengunjung dapat menikmati berbagai pengalaman layanan
kebutuhan mereka. Fitur unggulan
edukasi bahaya pinjaman online transaksi perbankan digital melalui wondr by BNI, promo kartu debit,
seperti rekap finansial real-time,
dan cara melindungi diri dari kredit, dan QRIS, promo suku bunga Griya, OTO, Fleksi, serta pengalaman
instant transfer, dan single user
modus-modus penipuan. layanan premium nasabah Emerald BNI. Dalam event tersebut juga
payment dirancang agar transaksi
dilakukan pengumuman pemenang tahap pertama program undian Rejeki
dapat dilakukan kapan pun
wondr BNI dengan hadiah berupa unit Mercedes-Benz New E300, 7 unit
dan di mana pun, memastikan
Chery J6, 10 unit Honda HR-V, 85 unit Honda Beat, ratusan smartphone,
operasional bisnis tetap berjalan
serta hadiah menarik lainnya. Masih ada undian tahap kedua bagi nasabah
tanpa hambatan.
untuk berkesempatan memperoleh hadiah menarik dengan makin banyak
bertransaksi menggunakan kartu debit dan wondr by BNI.
15-17 Agustus 17 Agustus 17 Agustus
BNI wondrX 2025 Event Lokal Merdeka
Partisipasi unit RR di BNI wondrX Bertransaksi di BNI Agen46
2025 dengan membangun booth
dengan flagship “BNI Lelang
Koperasi Desa/Kelurahan
Agunan”. Partisipasi kegiatan Merah Putih
tersebut merupakan upaya PT Bank Negara Indonesia
pemasaran jaminan-jaminan kredit (Persero) Tbk (BNI) melalui BNI
Unit RR. Agen46 menyelenggarakan Wondr Everywhere – Beijing Edition
kegiatan bertema “BNI Agen46 Acara Wondr Everywhere – Beijing Edition diselenggarakan pada 17 Agustus
Merdeka Bertransaksi” dalam 2025 di KBRI Beijing untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan
rangka meriahkan Hari Ulang Republik Indonesia ke-80 dengan penuh semangat. Kegiatan ini menjadi
Tahun Republik Indonesia ke-80 momen istimewa bagi komunitas Indonesia di China untuk merayakan
pada tanggal 17 Agustus 2025 semangat kebangsaan sekaligus memperkenalkan inovasi layanan
yang berkolaborasi bersama keuangan modern.
17 Koperasi Desa/Kelurahan
Merah Putih (KDKMP) di seluruh Peringatan HUT RI ini dihadiri oleh jajaran pejabat KBRI Beijing, seluruh
Indonesia salah satunya KDKMP diaspora Indonesia di Beijing, serta masyarakat setempat China yang turut
Bukit Duri. Kegiatan tersebut meramaikan suasana perayaan. Kehadiran lintas komunitas ini memperkuat
dikombinasikan dengan lomba 17 hubungan budaya dan bisnis antara Indonesia dan China dalam suasana
Agustusan yang diikuti warga dari kebersamaan yang hangat.
berbagai usia, sekaligus menjadi
ajang edukasi layanan perbankan BNI Hong Kong aktif berpartisipasi dengan menggelar promosi dan kegiatan
inklusif seperti Laku Pandai, marketing untuk aplikasi Wondr serta Kartu Multicurrency, memberikan
layanan keuangan digital, dan kesempatan kepada diaspora dan mitra lokal untuk mengenal kemudahan
e-payment tanpa harus ke kantor layanan perbankan digital BNI yang inovatif dan praktis. Partisipasi strategis
cabang. Melalui kolaborasi ini, BNI ini tidak hanya mempererat hubungan dengan komunitas diaspora, tetapi
Agen46 membantu memperluas juga membuka peluang pemasaran produk retail unggulan BNI untuk
akses layanan keuangan dan diaspora Indonesia di China.
meningkatkan literasi keuangan
masyarakat, sejalan dengan
semangat kebersamaan dan
kemerdekaan bangsa.
Laporan Tahunan 2025
43
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 46
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
17 Agustus - 28 September
September
11 September 16 September
Strengthening Strategic Compliance Forum:
Partnership, Unlocking New Pengambilan Keputusan
Economic Opportunities of berdasarkan Prinsip
Indonesia - South Korea Business Judgment Rule
- Business Forum diselenggarakan dalam Rangka Good
bersama antara BNI dengan
Wondr ITB Ultra Marathon 2025 KBRI Seoul, Indonesia Corporate Governance dan
Wondr ITB Ultra Marathon adalah ajang lari jarak jauh tahunan yang Investment Promotion Centre Anti Korupsi
menghubungkan Jakarta dan Bandung sejauh 180 km dengan 3.900 jumlah (IIPC) Seoul, Indonesia Trade BNI berkolaborasi dengan KPK
peserta. Yang dihadiri oleh Bapak Brian Yuliarto (Menteri Pendidikan Tinggi, Promotion Centre (ITPC) Busan menyelenggarakan Compliance
Sains, danTeknologi), Bapak Muhammad Farhan (Wali Kota Bandung), Bapak dan Pemerintah Daejeon Forum dengan tema “Pengambilan
Tatacipta Dirgantara (Rektor ITB), Ibu Vera Febyanthy (Komisaris Independen Metropolitan City pada tanggal Keputusan Berdasarkan Prinsip
BNI) dan Bapak Eko Setyo Nugroho (Direktur Institutional Banking BNI). 11 September 2025. Business Judgement Rule
- Event tahunan ini bertujuan dalam Rangka Good Corporate
Acara ini digagas oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama Yayasan untuk memperkuat bilateral Governance dan Anti Korupsi”
Solidarity Forever untuk mempererat silaturahmi alumni sekaligus cooperation antar kedua negara dengan Opening Speech Bapak
menggalang Dana Lestari ITB. Selain berlari, kegiatan Community Run juga di bidang bisnis dan ekonomi. Putrama Wahju Setiawan (Direktur
sarat nilai kebersamaan. Para pelari berkolaborasi dengan teman-teman Pada business forum tersebut Utama BNI) dan Bapak Johanis
difabel untuk berlari dan berjalan bersama. Momen ini menghadirkan General Manager BNI Seoul, Tanak (Pimpinan KPK) sebagai
semangat inklusivitas dan solidaritas yang memberi makna lebih dari Edy Pramono, meyampaikan narasumber. Acara ini melibatkan
sekadar olahraga. pemaparan atas keberadaan jajaran Dewan Komisaris, Direksi,
Korea Desk yang dimiliki BNI SEVP, Komisaris dan Direksi
dalam membantu pelaku Perusahaan Anak, Senior Leader,
bisnis Korea dalam melakukan Ahli Pembangun Integritas (API),
investasi dan perdagangan di Penyuluh Anti Korupsi (PAKSI), dan
Indonesia. segenap BNI Hi-Movers.
Kegiatan ini dilaksanakan pada
Selasa, 16 September 2025 secara
hybrid bertempat di Ballroom Grha
BNI dan secara live melalui Youtube
Channel BNU Corpu TV.
27 September 29 September 29 September
Sosialisasi Kredit Program Akad Kredit Massal untuk 26.000 Masyarakat Berpenghasilan Akad Massal Kredit
Perumahan Di Banten Rendah (MBR) Perumahan Sejahtera FLPP
Sosialisasi Kredit Program Dirangkaikan dengan serah terima kunci menjadi bukti nyata percepatan Diselenggarakan di Cileungsi
Perumahan di Banten menjadi realisasi program perumahan rakyat. Kegiatan ini berlangsung dengan Bekasi, dihadiri oleh Presiden
momentum strategis dalam kehadiran Presiden Republik Indonesia serta jajaran Direksi BNI, RI, Bapak Prabowo Subianto.
memperkuat dukungan pembiayaan menegaskan peran aktif BNI dalam mendukung kebijakan pemerintah Perumahan Sejahtera adalah
perumahan bagi masyarakat. menyediakan hunian yang layak dan terjangkau. Acara ini tidak hanya perumahan yang disediakan untuk
Acara ini dihadiri langsung oleh menandai dimulainya kepemilikan rumah bagi puluhan ribu keluarga, tetapi rakyat berpenghasilan rendah.
Menteri Perumahan dan Kawasan juga memperkuat kolaborasi strategis antara pemerintah dan perbankan
Permukiman (PKP) serta Direktur dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Utama BNI beserta jajaran, sebagai
wujud sinergi antara pemerintah
dan perbankan dalam mendorong
akses kepemilikan rumah yang
terjangkau. Melalui sosialisasi
ini, diharapkan pemahaman
masyarakat terhadap program
kredit perumahan semakin
meningkat, sekaligus memperkuat
peran BNI dalam mendukung
program perumahan nasional
secara berkelanjutan.
44 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 47
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Oktober
15 Oktober 21 Oktober 23-26 Oktober
IDX Channel Anugerah Akad Massal KUR dan Kredit
Inovasi Indonesia 2025 Program Perumahan
Kategori Terbaik dalam Diselenggarakan di Surabaya dan
mengembangkan inovasi keuangan dihadiri oleh Menteri Koordinator
berkelanjutan melalui penyusunan Bidang Perekonomian, Menteri Wondr Jakarta Running Fest 2025
Sustainability Bond 2025 (Dari Anak UMKM, Wamen UMKM, Menteri Wondr Jakarta Running Fest 2025 merupakan acara lari tahunan yang
Perusahaan BEI) PUPR, Wamen KP2MI, Direktur diselenggarakan di Istora Senayan, Jakarta, dan melibatkan berbagai
INS1. Hal ini merupakan bentuk kategori lomba lari, seperti 5K, 10K, half marathon & Marathon. Divisi Card
dukungan pembiayaan bagi Business berpartisipasi dalam memberikan program pembelian tiket cicilan
UMKM. 0%, Cashback sampai dengan 200K dan BNI Rewards Point untuk transaksi
on event serta program akuisisi Kartu Kredit BNI.
November
16 November
Sosialisasi & Literasi Perencanaan Keuangan DPLK BNI bagi
UMKM Binaan Pemerintah Daerah Yogyakarta
Asosiasi Aglonema Nusantara Sleman
Dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Tahun 2025 serta implementasi
prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) DPLK BNI melalui
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) 2025 melaksanakan
kegiatan literasi dan inklusi keuangan bagi pelaku UMKM yang menjadi
bagian penting dalam mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai
pengelolaan keuangan yang bijak, memperkuat kapasitas bisnis, serta
mendorong penerapan prinsip ESG dalam kegiatan ekonomi masyarakat.
Desember
4 Desember 5 Desember 20 Desember 23 Desember
Gala Premiere Film TIMUR wondr BrightUp Cup 2025 Akad Massal KPR FLPP Penandatanganan PKS
BNI hadir dalam Gala Premier Film Sebuah pertandingan eksibisi yang sebanyak 50.030 Unit Penyaluran 17.356 unit KPR FLPP
TIMUR sebagai wujud komitmen digelar untuk memberikan apresiasi Digelar secara hybrid dan pada tahun 2026, yang ditandai
mendorong talenta Indonesia naik kepada para atlet bulutangkis, dipusatkan di Perumahan Pondok dengan penandatanganan
kelas ke panggung internasional dengan para legenda bulutangkis Banten Indah, Serang, Banten. Acara perjanjian kerja sama bersama
sekaligus menguatkan industri serta atlet olahraga lainnya, ditutup ini dihadiri oleh Presiden Republik Kementerian Perumahan dan
perfilman nasional serta peluncuran oleh penampilan Silet Open Up dan Indonesia Prabowo Subianto, Kawasan Permukiman dan BP
TapCash edisi special Film TIMUR Juicy Luicy sukses membuat basket Menteri Koordinator Bidang Tapera pada 23 Desember 2025,
yang diselenggarakan pada tanggal hall Senayan Jakarta semakin Infrastruktur dan Pembangunan yang disaksikan oleh Maruarar
4 Desember 2025 di Epicentrum XXI, meriah. Kewilayahan Agus Harimurti Sirait selaku Menteri Perumahan
Kuningan - Jakarta. Acara ini dihadiri Yudhoyono, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman serta
oleh Iko Uwais (pemeran utama dan Kawasan Permukiman Heru Pudy Nugroho selaku
TIMUR sekaligus sutradara), Nagita Maruarar Sirait, Komisioner BP Komisioner BP Tapera, dan dihadiri
Slavina (produser eksekutif), Direktur Tapera, serta Direktur Utama BNI oleh Rian Erriane Kaslan, Direktur
Utama & Wakil Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan beserta Network & Retail Funding BNI.
beserta jajaran, para Cast & Film jajaran manajemen.
Makers serta public figure.
Laporan Tahunan 2025
45
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 48
02 LAPORAN MANAJEMEN Laporan Dewan Komisaris 48 Laporan Direksi 62 Surat Pernyataan Anggota 84 Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2025 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Surat Pernyataan Anggota 85 Direksi tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2025 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 49
Page 50
Laporan Dewan Komisaris
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris terus
memperkuat perannya dalam mengawasi perumusan
dan pelaksanaan strategi serta kebijakan BNI guna
menghadapi dinamika ekonomi global dan domestik
yang semakin kompleks.
PARA PEMEGANG SAHAM DAN konsistensi penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola
PEMANGKU KEPENTINGAN YANG Perusahaan yang baik (GCG). Semua ini merupakan
TERHORMAT, bagian dari komitmen kami untuk memastikan BNI
terus melangkah maju sebagai institusi keuangan
Dengan penuh rasa syukur, kami mewakili seluruh yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing tinggi di
anggota Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi tingkat nasional maupun global.
yang setinggi-tingginya atas ketangguhan dan
capaian yang berhasil diraih PT Bank Negara MAKROEKONOMI GLOBAL DAN NASIONAL
Indonesia (Persero) Tbk sepanjang tahun 2025. SERTA PERBANKAN TAHUN 2025
Tahun ini kembali menghadirkan dinamika ekonomi
dan industri yang menantang, menuntut respons Kondisi perekonomian global pada tahun 2025
strategis yang cepat, kepemimpinan yang visioner, masih ditandai oleh berbagai ketidakpastian yang
serta ketahanan organisasi yang kokoh. tetap tinggi, dipengaruhi oleh dinamika geopolitik
yang kompleks serta arah kebijakan ekonomi
Memahami kondisi ini, Dewan Komisaris terus yang terus mengalami pergeseran. Tarif resiprokal
menjalankan fungsi pengawasan dan pemberian oleh Amerika Serikat (AS) yang dikenakan untuk
nasihat strategis kepada Direksi secara independen negara mitra dagang pun turut memengaruhi laju
dan objektif. Kami juga memastikan bahwa setiap pertumbuhan. IMF memproyeksikan pertumbuhan
kebijakan dan langkah strategis yang diambil selaras ekonomi global pada tahun 2025 sebesar 3,2% YoY,
dengan Anggaran Dasar, Rencana Bisnis Bank (RBB), sedikit melambat dibandingkan tahun sebelumnya
serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku. 3,3% YoY dan lebih rendah dibandingkan rata-rata
Dalam pelaksanaannya, Dewan Komisaris tetap pertumbuhan pra-pandemi global di 3,4%.
menjaga batas yang tegas untuk tidak terlibat dalam
pengambilan keputusan operasional, sehingga Tantangan ekonomi global yang terlihat semakin
peran pengawasan dapat berjalan secara optimal prevalen adalah divergensi arah pertumbuhan
dan kredibel. ekonomi. Tren perlambatan ekonomi terjadi di
negara-negara utama, seperti AS yang dipengaruhi
Melalui laporan ini, Dewan Komisaris menyampaikan oleh ketidakpastian pasar tenaga kerja akibat US
pandangan dan evaluasi terhadap kinerja Direksi government shutdown terpanjang dalam sejarah
sepanjang 2025, efektivitas implementasi strategi dan efek penerapan tarif resiprokal. Tiongkok,
bisnis, prospek usaha yang telah dirancang, serta sebagai negara yang berkontribusi besar terhadap
48 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 51
Omar Sjawaldy Anwar Komisaris Utama/Komisaris Independen
Page 52
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
perekonomian global (20% dari ekonomi global) senantiasa menggunakan perspektif strategis
juga menunjukkan sinyal perlambatan akibat pemegang saham dalam mengevaluasi kinerja
konsumsi domestik yang moderat. Di sisi lain, Direksi, agar dapat mengoptimalkan seluruh sumber
tren pertumbuhan di negara Eropa cenderung daya yang dimiliki Perusahaan. Perspektif ini menjadi
meningkat, seperti di Jerman dan Italia, setelah dasar penting dalam memastikan pelaksanaan
mengalami perlambatan tajam atau kontraksi pengawasan yang menyeluruh terhadap kinerja
ekonomi di periode-periode sebelumnya. BNI, dengan menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas
dan kehati-hatian (prudential).
Ketidakpastian yang muncul akibat kebijakan tarif
resiprokal, ditambah tekanan inflasi yang bersifat Sebagai bagian dari mekanisme pengawasan
sementara, menyebabkan bank sentral AS (The Fed) tersebut, Dewan Komisaris melakukan penilaian
lebih lambat dalam memulai siklus penurunan suku kinerja Direksi secara komprehensif dengan
bunga acuan Fed Fund Rate (FFR) pada 2025, dimana mempertimbangkan faktor-faktor internal dan
pemangkasan FFR baru dimulai pada September eksternal, termasuk dinamika perekonomian
2025 dan diikuti dengan pemangkasan lanjutan di nasional maupun global, serta kondisi industri
bulan Oktober dan Desember. perbankan yang terus berkembang. Parameter
penilaian kinerja Direksi dirumuskan berdasarkan
Dalam konteks domestik, ekonomi Indonesia pelaksanaan tugas dan tanggung jawab, capaian
menunjukkan resiliensi, dimana pertumbuhan target yang telah ditetapkan, termasuk target pada
ekonomi tetap solid sebesar 5,1% di 2025. Meski entitas anak. Hasil kajian kinerja Direksi selanjutnya
demikian, struktur pemulihan konsumsi masih menjadi landasan dalam penyusunan Rencana
menunjukkan pola pemulihan yang tidak merata Bisnis Bank (RBB) yang dikonsultasikan dengan
(K-shaped recovery). Hal ini tercermin dari konsumsi Dewan Komisaris sebelum disampaikan kepada
produk proksi kelas menengah-bawah yang masih Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
stagnan di kisaran 4%, berbeda dengan leisure
consumption activities, yang tumbuh di kisaran 6%. Kerangka penilaian pelaksanaan tugas Direksi juga
Kondisi di atas sejalan dengan pertumbuhan sektor dilakukan melalui Indikator Pencapaian Kinerja (Key
tersier yang mencatatkan rata-rata pertumbuhan Performance Indicators/KPI). Penilaian ini dilakukan
lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada sektor secara tahunan mengacu pada ketentuan Peraturan
primer sepanjang 2025. Menteri BUMN No. PER-2/MBU/03/2023 tentang
Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi
Tren pemulihan ekonomi domestik yang belum Signifikan Badan Usaha Milik Negara, serta surat
merata memengaruhi kinerja sektor perbankan. Kementerian BUMN No. S-7/Wk.D.MBU/02/2025
Pertumbuhan kredit moderat di 9,6% YoY (vs. 10,5% tanggal 20 Februari 2025 sebagai dasar pelaksanaan
YoY pada Des-2024) dimana kredit investasi, kredit penilaian kinerja tahun 2025.
konsumsi, dan kredit modal kerja, masing-masing
tumbuh sebesar 20,8% YoY; 6,6% YoY; dan 4,5% YoY Kriteria penilaian kinerja Direksi mencakup KPI
per Desember 2025. Pertumbuhan kredit perbankan kolegial dan KPI individual yang selaras dengan
di atas ditopang oleh pertumbuhan dana pihak ketiga strategi dan fokus BNI dalam periode berjalan
(DPK) sebesar 13,8%YoY per Desember 2025 (vs. 4,5% sebagaimana tertuang dalam RBB. KPI kolegial
YoY pada Des-2024). Dengan tingkat pertumbuhan Direksi dijabarkan ke dalam lima program
sedemikian rupa, posisi loan-to-deposit ratio adalah prioritas, yaitu: (1) Penciptaan Nilai Ekonomi dan
sebesar 85,4% per Desember 2025. Sosial untuk Indonesia, (2) Inovasi Model Bisnis,
(3) Kepemimpinan Teknologi, (4) Peningkatan
Di tengah berbagai tantangan, baik dari sisi ekonomi Investasi, serta (5) Pengembangan Talenta. Setiap
riil, kondisi pasar keuangan, maupun industri program prioritas memiliki KPI yang mencerminkan
perbankan, BNI tetap menunjukkan kinerja bisnis sasaran kinerja keuangan dan non-keuangan yang
yang solid dan prudent sepanjang 2025. Ke depan, sejalan dengan inisiatif strategis BNI. Sementara
kemampuan BNI dalam menavigasi dinamika itu, KPI individual Direksi disusun dengan
ekonomi global dan domestik menjadi aset penting mempertimbangkan tugas, fungsi, dan tanggung
untuk menghadapi sejumlah tantangan yang jawab masing-masing anggota Direksi.
diperkirakan masih persisten.
Perolehan capaian KPI Direksi, baik secara
PENILAIAN ATAS KINERJA DIREKSI kolegial maupun individual, disampaikan secara
berkala kepada Dewan Komisaris sebagai bentuk
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab akuntabilitas kinerja. Selanjutnya, hasil capaian
untuk melakukan fungsi pengawasan terhadap tersebut diverifikasi oleh Kantor Akuntan Publik
pengelolaan BNI oleh Direksi, Dewan Komisaris (KAP) yang mengaudit laporan keuangan BNI
50 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 53
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
untuk memastikan objektivitas dan keandalan data. memastikan penerapan prinsip tata kelola yang baik
Hasil penilaian akhir kemudian dilaporkan kepada (good corporate governance) secara konsisten di
pemegang saham mayoritas sebagai dasar evaluasi seluruh tingkatan organisasi.
kinerja tahunan Direksi.
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris terus
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris menilai memperkuat perannya dalam mengawasi
Direksi telah menjalankan tugas dan tanggung perumusan dan pelaksanaan strategi serta kebijakan
jawabnya dengan baik. Penilaian ini didasarkan BNI guna menghadapi dinamika ekonomi global
pada pencapaian KPI kolegial dan individual dan domestik yang semakin kompleks. Pengawasan
yang menunjukkan kinerja solid dibandingkan dilakukan secara menyeluruh, mencakup evaluasi
dengan target dalam Rencana Kerja dan Anggaran atas Corporate Plan dan Rencana Bisnis Bank (RBB),
Perusahaan (RKAP) maupun tolok ukur lainnya. pemantauan kinerja keuangan secara berkala,
Dewan Komisaris memberikan apresiasi atas memberikan rekomendasi atas penunjukan Auditor
langkah-langkah strategis Direksi dalam memperkuat Eksternal, menyampaikan laporan kinerja kepada
kinerja BNI di tengah dinamika lingkungan usaha Badan Pengaturan (BP) BUMN secara triwulanan,
yang menantang. Ke depan, Dewan Komisaris serta memastikan efektivitas pelaksanaan
menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi yang pengendalian internal.
berkelanjutan antara Direksi dan seluruh pemangku
kepentingan untuk menjaga kualitas pertumbuhan Fokus pengawasan Dewan Komisaris pada tahun
kinerja secara berkesinambungan. 2025 diarahkan pada beberapa area strategis
utama, antara lain penyaluran kredit yang
Secara umum, Dewan Komisaris menyambut berkualitas, perbaikan struktur dan kualitas aset,
baik capaian kinerja BNI sepanjang tahun 2025. optimalisasi penghimpunan dana pihak ketiga
Keberhasilan Perseroan mempertahankan dan fee based income, kapabilitas IT dan Security
fundamental bisnis yang sehat dan memperkuat System, pengembangan bisnis internasional
posisi keuangannya menjadi fondasi penting untuk BNI, serta peningkatan produktivitas dan
pertumbuhan jangka panjang. Hal ini tercermin efisiensi. Dalam proses perumusan RBB, Dewan
dari pertumbuhan kredit yang mencapai 15,9% YoY, Komisaris memastikan bahwa aspirasi pemangku
diikuti dengan perbaikan rasio kredit bermasalah kepentingan—khususnya investor dan pemegang
(NPL bruto) menjadi 1,9%, menunjukkan profil risiko saham—terakomodasi secara optimal, sehingga
yang semakin terjaga. arah strategis Perseroan senantiasa selaras dengan
kepentingan jangka panjang para pemangku
Dari sisi pendanaan, tabungan sebagai komponen kepentingan tersebut.
utama dana murah mencatat pertumbuhan yang
kuat sebesar 11,3% YoY, lebih tinggi dibandingkan Sejalan dengan transformasi korporasi yang
pertumbuhan industri yang sebesar 7,3% YoY. telah dijalankan sejak 2021, tahun 2025 menjadi
Kinerja tersebut berkontribusi menjaga rasio dana momentum penting bagi BNI dalam memperkuat
murah (Current Account/Saving Account atau CASA) model bisnis dan mengokohkan budaya kerja baru
di level 69,7%, yang memberikan dampak positif melalui inisiatif New Way of Working (NWOW).
terhadap efisiensi biaya dana dan profitabilitas Implementasi inisiatif ini diharapkan terus
Perseroan. Pencapaian ini menunjukkan bahwa menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi
arah pengelolaan BNI berada pada jalur yang seluruh lini operasional perbankan BNI. Di tahun
selaras dengan aspirasi pemegang saham untuk 2025, BNI melahirkan inisiatif baru, yaitu Branch,
menciptakan nilai yang berkelanjutan. Region & Area Value Empowerment (BRAVE) sebagai
upaya lanjutan untuk penguatan lini operasional BNI
HASIL PENGAWASAN TERHADAP sejalan dengan Corporate Plan dan RBB BNI.
PERUMUSAN DAN IMPLEMENTASI
STRATEGI DAN KEBIJAKAN OLEH DIREKSI Dalam melaksanakan fungsi pengawasan, Dewan
Komisaris mengoptimalkan berbagai mekanisme
Hubungan kerja antara Dewan Komisaris dan tata kelola, antara lain melalui Rapat Dewan
Direksi senantiasa dibangun di atas prinsip saling Komisaris mengundang Direktur Sektor terkait,
menghormati, profesionalisme, serta keseimbangan Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi, rapat
peran. Kedua organ perseroan memiliki batas komite-komite di bawah Dewan Komisaris, serta
tanggung jawab yang jelas: Direksi berfokus pada pemberian saran, nasihat, dan keputusan strategis
pengelolaan operasional dan bisnis Perseroan baik melalui forum Rapat maupun secara tertulis.
secara menyeluruh, sementara Dewan Komisaris Kunjungan kerja Dewan Komisaris ke beberapa
menjalankan fungsi pengawasan terhadap Divisi, Kantor Wilayah, dan Perusahaan Anak
jalannya pengurusan BNI dan kelompok usahanya juga dilakukan secara terarah untuk memperoleh
oleh Direksi, memberikan nasihat strategis, serta pandangan langsung terhadap implementasi
Laporan Tahunan 2025
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 51
Page 54
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
strategi bisnis, kondisi kinerja, tata kelola, dan PANDANGAN ATAS IMPLEMENTASI
manajemen risiko. Dewan Komisaris berperan aktif TEKNOLOGI INFORMASI DAN UPAYA
dalam memastikan penerapan prinsip dan praktik MEWUJUDKAN DIGITAL BANKING
Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) terlaksana TERDEPAN
secara menyeluruh, tidak hanya di tingkat BNI
sebagai entitas utama, tetapi juga di seluruh lembaga Dewan Komisaris sepenuhnya memahami bahwa
jasa keuangan dalam Konglomerasi Keuangan BNI. di era digital saat ini, Teknologi Informasi (TI)
merupakan tulang punggung transformasi bisnis
PANDANGAN ATAS PENGELOLAAN dan keunggulan kompetitif di industri jasa keuangan.
SUMBER DAYA MANUSIA Sejalan dengan hal tersebut, Dewan Komisaris
mendukung penuh langkah strategis Direksi dalam
Dalam aspek pengelolaan Sumber Daya Manusia memperkuat kapabilitas TI melalui penyusunan
(SDM), Dewan Komisaris menilai bahwa Master Plan Teknologi Informasi atau Rencana
implementasi strategi dan kebijakan Human Strategis TI 2024–2028, yang merupakan kelanjutan
Capital yang dijalankan Direksi sepanjang Tahun dari periode sebelumnya dan diselaraskan dengan
2025 telah berlangsung secara terarah, terukur, Corporate Plan BNI 2024–2028. Dokumen strategis
dan selaras dengan strategi bisnis Perseroan. ini menjadi pedoman utama dalam mengarahkan
Pengelolaan Human Capital dipandang telah pengembangan teknologi yang terintegrasi dengan
memberikan kontribusi positif dalam mendukung strategi bisnis Perseroan secara menyeluruh.
kinerja perusahaan secara keseluruhan, seiring
dengan dinamika industri perbankan yang semakin Dewan Komisaris menilai bahwa keberadaan Master
kompetitif dan menuntut kesiapan kapabilitas Plan Teknologi Informasi ini telah memberikan
organisasi secara berkelanjutan. arah yang jelas bagi BNI dalam mengoptimalkan
pemanfaatan teknologi untuk memperkuat
Dewan Komisaris mengapresiasi upaya Direksi operasional, meningkatkan efisiensi proses, serta
dalam memperkuat pengelolaan Human Capital mendorong inovasi digital secara berkelanjutan.
melalui pendekatan yang terintegrasi dengan Sepanjang tahun 2025, seluruh proyek strategis
strategi jangka panjang Perseroan. Pendekatan TI menunjukkan kinerja yang sangat baik, dengan
tersebut mendorong penguatan kompetensi, tingkat penyelesaian mencapai 98,21% sesuai
peningkatan kapabilitas, serta pembentukan talenta milestone yang ditetapkan. Pencapaian ini
unggul yang mendukung agenda transformasi mencerminkan kedisiplinan dalam pengelolaan
BNI, sekaligus meningkatkan kualitas employee proyek serta efektivitas koordinasi lintas unit.
experience dan nilai tambah bagi pegawai. Selain itu, sejumlah proyek berhasil diselesaikan
lebih cepat dari jadwal yang direncanakan
Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, Dewan sehingga turut memperkuat kontribusi TI terhadap
Komisaris memberikan apresiasi atas sejumlah pencapaian target transformasi dan peningkatan
kebijakan dan inisiatif strategis di bidang Human kapabilitas operasional Bank. Penyelesaian proyek
Capital yang telah dijalankan sepanjang Tahun 2025. dilakukan secara tepat waktu, bahkan beberapa
Hal tersebut antara lain tercermin dari persetujuan proyek diselesaikan lebih cepat dari jadwal yang
atas Kebijakan Umum Tenaga Alih Daya (TAD) BNI direncanakan. Hal ini mencerminkan komitmen dan
sebagai langkah penguatan tata kelola tenaga kerja konsistensi Direksi dalam mewujudkan transformasi
yang lebih terstruktur dan patuh terhadap ketentuan, digital yang terarah, terukur, dan memberikan
pelaksanaan BNI Employee Excellence (BEE) Award dampak nyata terhadap keberlangsungan bisnis
2025 sebagai upaya penguatan budaya apresiasi dan serta daya saing perusahaan.
kinerja pegawai, serta persetujuan atas perubahan
peraturan Dana Pensiun BNI guna memastikan Dewan Komisaris akan terus mendorong
keberlanjutan pengelolaan manfaat pensiun Direksi untuk memperkuat infrastruktur TI agar
dan perlindungan jangka panjang bagi pegawai. BNI dapat beradaptasi dengan cepat terhadap
Keseluruhan langkah tersebut mencerminkan perubahan lanskap keuangan global yang semakin
komitmen Direksi dalam mengelola Human Capital terdigitalisasi. Inovasi layanan digital diharapkan
secara prudent, bertanggung jawab, dan selaras terus menjadi prioritas utama agar BNI mampu
dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. memberikan pengalaman perbankan digital yang
unggul dan kompetitif.
Dewan Komisaris meyakini bahwa penguatan
SDM yang berkelanjutan tidak hanya memberikan Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah key
kontribusi signifikan terhadap kinerja BNI, tetapi technologies yang diadopsi telah memberikan
juga membentuk karakter Hi-Movers yang adaptif, kontribusi signifikan terhadap pengembangan
berintegritas, dan kompetitif dalam menghadapi produk dan layanan digital BNI. Dewan Komisaris
tantangan industri keuangan yang terus berevolusi. memandang langkah ini sebagai fondasi penting
52 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 55
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
dalam membangun kapabilitas digital yang PANDANGAN ATAS PENERAPAN TATA
berkelanjutan, serta memperkuat posisi BNI sebagai KELOLA BANK
institusi keuangan terdepan dalam menghadapi
tantangan dan peluang ekonomi digital. Dewan Komisaris menyadari sepenuhnya bahwa
Tata Kelola Perusahaan yang baik (Good Corporate
PROSPEK USAHA TAHUN 2026 DAN Governance/GCG) atau yang saat ini juga dikenal
PANDANGAN ATAS PROYEKSI KINERJA BNI sebagai governansi korporat, merupakan fondasi
TAHUN MENDATANG utama dalam menjaga keberlanjutan bisnis serta
memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan.
Memasuki tahun 2026, tantangan ekonomi global Sejalan dengan hal tersebut, Dewan Komisaris
masih cukup tinggi mulai moderasi pertumbuhan secara konsisten mendukung internalisasi prinsip
ekonomi global, ramifikasi potensi dampak kebijakan governansi korporat yakni ETAK (Perilaku beretika,
tarif AS, perlambatan ekonomi Tiongkok, serta arah Transparansi, Akuntabilitas, dan Keberlanjutan),
kebijakan pemerintahan baru di sejumlah negara dalam setiap aktivitas dan proses bisnis BNI.
utama yang berpotensi mempertegas kebijakan Prinsip-prinsip tersebut mencakup perlindungan
ekonomi berorientasi inward-looking. hak-hak pemegang saham, pemenuhan kepentingan
pemangku kepentingan, penerapan aturan pokok
Sekalipun dilatarbelakangi oleh tantangan di atas, pengelolaan dan pengawasan korporasi, serta
pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan penegakan etika bisnis, manajemen risiko, dan
tetap solid di kisaran 4,9%–5,4% (dengan proyeksi keterbukaan informasi.
point estimate di 5,2%). Konsumsi rumah tangga dan
investasi diperkirakan menjadi motor pertumbuhan, Dewan Komisaris memandang bahwa implementasi
seiring implementasi program prioritas pemerintah GCG di BNI menunjukkan peningkatan yang
yang difokuskan pada penguatan daya beli konsisten dari waktu ke waktu. Hal ini tercermin
masyarakat serta percepatan pembangunan dari langkah Direksi dalam memperkuat perangkat
infrastruktur produktif guna mendukung ketahanan kebijakan, memperbarui pedoman tata kelola,
pangan dan energi nasional. serta melakukan evaluasi dan pemantauan yang
berkesinambungan terhadap pelaksanaannya di
Dalam konteks perbankan, BNI memproyeksikan seluruh lini organisasi. Komitmen ini menunjukkan
pertumbuhan kredit di rentang 9%–13% pada keseriusan Direksi dalam memastikan prinsip-
tahun 2026, sejalan dengan prospek pemulihan prinsip tata kelola tidak hanya menjadi kepatuhan
ekonomi dan serangkaian kebijakan moneter, formal, tetapi benar-benar terintegrasi dalam
makroprudensial, dan fiskal. Pertumbuhan kredit budaya dan praktik operasional Perusahaan.
ini ditopang oleh kenaikan pertumbuhan DPK
di rentang 8%–12% sejalan dengan solidnya Salah satu faktor penting dalam keberhasilan
pertumbuhan ekonomi. Adaupun beberapa risiko penerapan GCG adalah sinergi dan kolaborasi yang
yang perlu kita cermati di antaranya volatilitas nilai efektif antara organ pendukung Dewan Komisaris
tukar, perkembangan berbagai kebijakan global, dan organ pendukung Direksi. Melalui peran aktif
serta kebijakan dalam negeri. komite-komite di bawah Dewan Komisaris—seperti
komite audit, komite pemantau risiko, dan komite
Menyikapi kondisi makroekonomi tersebut, Dewan tata kelola dan remunerasi—pengawasan terhadap
Komisaris menilai bahwa arah kebijakan Perseroan kepatuhan, manajemen risiko, sumber daya
yang tertuang dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) manusia, dan teknologi informasi dapat dijalankan
telah disusun secara cermat dan berada pada jalur secara menyeluruh dan sistematis. Kolaborasi
yang tepat. Direksi menunjukkan kemampuan ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat
yang baik dalam mengantisipasi dinamika akuntabilitas dan efektivitas tata kelola di lingkungan
ekonomi melalui penyusunan strategi yang adaptif, BNI.
berbasis asumsi ekonomi yang realistis, dan
proyeksi jangka menengah yang terukur. Dengan Dalam rangka memperkuat independensi fungsi
optimalisasi keunggulan kompetitif yang dimiliki, pengawasan, komposisi Komisaris Independen BNI
Dewan Komisaris meyakini BNI akan mampu saat ini telah mencapai lebih dari 50% dari total
mempertahankan kinerja pertumbuhan yang sehat anggota Dewan Komisaris. Komposisi mayoritas
dan berkelanjutan pada tahun 2026 dan seterusnya. ini memperkuat peran Dewan Komisaris untuk
dapat menjalankan tugas secara objektif, aktif, dan
konstruktif dalam menjaga kepentingan perusahaan
dan seluruh pemangku kepentingan.
Laporan Tahunan 2025
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 53
Page 56
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dalam hal kepatuhan, Dewan Komisaris memandang Sejalan dengan ketentuan POJK No. 12 Tahun 2024,
bahwa kepatuhan yang dijalankan BNI secara Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi telah
konsisten dan menyeluruh telah menjadi fondasi mengambil langkah yang tepat dalam menerapkan
utama dalam menjaga integritas, transparansi, serta Strategi Anti Fraud secara menyeluruh melalui
keberlanjutan operasional Bank. Kepatuhan terhadap pendekatan three lines model. Pada tahun 2025, fokus
ketentuan peraturan perundang-undangan, regulasi penguatan diarahkan pada pilar pencegahan dan
otoritas, dan kebijakan internal berfungsi sebagai deteksi, antara lain melalui internalisasi budaya anti
instrumen pengendalian risiko hukum dan reputasi, fraud, peningkatan kapabilitas pegawai, penguatan
serta menjadi elemen penting dalam membangun penerapan Know Your Employee, pemanfaatan
kepercayaan pemangku kepentingan dan Fraud Detection System, serta pengawasan transaksi
menopang pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. dan aktivitas operasional secara lebih intensif dan
Oleh karena itu, Dewan Komisaris menempatkan berbasis teknologi. Dewan Komisaris akan terus
kepatuhan sebagai bagian integral dari tata kelola memantau efektivitas penerapan strategi tersebut
dan pengambilan keputusan strategis Bank. melalui forum rapat dan evaluasi berkala bersama
Direksi dan komite terkait.
Dalam menjalankan peran pengawasannya,
Dewan Komisaris secara aktif mengevaluasi Dalam rangka menjaga integritas dan menegakkan
efektivitas fungsi kepatuhan melalui penelaahan prinsip antikorupsi, Dewan Komisaris memandang
laporan Direktur Kepatuhan serta pemantauan pengendalian gratifikasi sebagai bagian yang
atas penerapan berbagai kerangka dan sistem tidak terpisahkan dari sistem tata kelola Bank. BNI
pendukung, termasuk Sistem Manajemen Anti telah membentuk Unit Pengendalian Gratifikasi
Penyuapan, Strategi Anti Fraud, Whistleblowing serta menerapkan kebijakan dan prosedur yang
System, serta program Anti Pencucian Uang dan ketat, termasuk penandatanganan pakta integritas
Pencegahan Pendanaan Terorisme dan Pencegahan oleh pegawai, Direksi, dan Dewan Komisaris,
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal. pelaksanaan deklarasi gratifikasi dan anti suap
Melalui mekanisme tersebut, Dewan Komisaris secara berkala, serta penerapan Sistem Manajemen
memastikan bahwa fungsi kepatuhan dijalankan Anti Penyuapan yang tersertifikasi. Upaya-upaya
secara independen, terintegrasi, dan melekat pada tersebut mencerminkan komitmen BNI untuk
seluruh aktivitas operasional dan bisnis Bank. memastikan seluruh aktivitas usaha dijalankan
secara bersih, transparan, dan berintegritas.
Dewan Komisaris juga menekankan bahwa
kepatuhan di lingkungan BNI senantiasa Lebih lanjut, Dewan Komisaris mencermati
mengedepankan pendekatan preventif sejak tahap penguatan internalisasi nilai-nilai inti AKHLAK
perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan usaha. sebagai pedoman perilaku seluruh insan BNI
Pendekatan ini sejalan dengan misi BNI untuk dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
menjadi acuan dalam penerapan kepatuhan dan Implementasi nilai-nilai tersebut didukung oleh
tata kelola perusahaan yang baik bagi industri, pedoman pengendalian gratifikasi serta pelaksanaan
sehingga Fungsi Kepatuhan diharapkan mampu program kerja pengendalian gratifikasi oleh Satuan
menjadi penggerak utama dalam menanamkan Kerja Kepatuhan pada tahun 2025, termasuk kerja
budaya kepatuhan serta menjaga standar tata kelola sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
yang tinggi dan berkesinambungan di seluruh lini Dewan Komisaris meyakini bahwa konsistensi
organisasi. dalam pengendalian gratifikasi dan penguatan
budaya integritas akan menjadi fondasi penting
Seiring dengan hal tersebut, Dewan Komisaris dalam menjaga reputasi, kepercayaan publik, dan
memandang bahwa penguatan penerapan Strategi keberlanjutan BNI ke depan.
Anti Fraud merupakan bagian penting dari upaya
menjaga kepercayaan pemangku kepentingan dan Keberhasilan penerapan GCG di BNI juga tercermin
melindungi keberlanjutan usaha Perseroan. Dewan dari hasil penilaian self-assessment GCG semester
Komisaris menekankan pentingnya penegakan I dan II tahun 2025 yang secara konsisten berada
sanksi yang tegas dan konsisten terhadap setiap pada peringkat 2 (Baik). Pencapaian ini semakin
pelanggaran dan tindak kecurangan, sebagai bentuk diperkuat melalui berbagai pengakuan eksternal
ketegasan Bank dalam menciptakan efek jera dan yang menegaskan kredibilitas dan komitmen
menutup peluang terjadinya fraud. Dalam kerangka BNI dalam menjalankan praktik tata kelola yang
tersebut, Dewan Komisaris mengarahkan Direksi berintegritas sepanjang tahun, di antaranya
untuk terus memperkuat kerangka pengendalian penghargaan Leadership in Corporate Governance
fraud berbasis empat pilar—pencegahan, deteksi, – Big Cap pada The 16th IICD Corporate Governance
investigasi, serta pemantauan dan evaluasi— Conference & Award 2025, predikat The Most
dengan penekanan pada penguatan pilar deteksi Trusted Company dalam Corporate Governance
melalui sistem, proses, dan pemantauan perilaku. Perception Index 2025, serta penghargaan
54 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 57
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Indonesia Excellence Good Corporate Governance telah melaksanakan pengelolaan risiko dengan
Ethics pada Indonesia Excellence Good Corporate pendekatan proaktif dan forward-looking, melalui
Governance Awards 2025. BNI juga berhasil proses manajemen risiko yang sistematis
meraih Annual Report Awards 2025 kategori mencakup identifikasi, pengukuran, pemantauan,
BUMN Go Publik Keuangan Klaster 5T serta dan pengendalian risiko. Ketersediaan sistem
menedapatkan penghargaan sebagai Perusahaan pengendalian internal yang efektif menjadi fondasi
dengan Peningkatan Desk Evaluation Tertinggi, untuk memastikan proses manajemen risiko berjalan
yang diberikan oleh Komite Nasional Kebijakan secara terstruktur, efisien, dan sesuai ketentuan yang
Governansi (KNKG). berlaku. Prinsip segregation of duties diterapkan
secara konsisten untuk memastikan tidak ada
Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa individu atau unit yang memiliki kendali penuh atas
BNI secara konsisten menjunjung tinggi etika, suatu proses, sehingga potensi penyalahgunaan
akuntabilitas, transparansi, dan keberlanjutan dapat dicegah secara optimal.
dalam setiap aspek pengelolaan korporasi. Ke
depan, Dewan Komisaris akan terus memberikan Pelaksanaan manajemen risiko BNI juga didukung
perhatian khusus terhadap komponen kunci tata oleh tim pengelola risiko yang kompeten dan
kelola, terutama penguatan manajemen risiko, berpengalaman, yang mampu memberikan analisis
sistem pengendalian internal, serta efektivitas risiko secara mendalam dan responsif terhadap
whistleblowing system, sebagai bagian dari dinamika perubahan lingkungan bisnis dan regulasi.
komitmen berkelanjutan dalam menjaga integritas
dan daya saing Perseroan. Berdasarkan hasil penelaahan dan diskusi Dewan
Komisaris bersama manajemen, auditor internal,
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DAN komite-komite di bawah Dewan Komisaris, serta
MANAJEMEN RISIKO auditor independen, Dewan Komisaris menilai
bahwa pada tahun 2025 BNI memiliki tingkat
Dewan Komisaris menyadari sepenuhnya bahwa kecukupan manajemen risiko yang kuat dan efektif.
sistem pengendalian internal dan manajemen Hal ini tercermin dari hasil penilaian Profil Risiko
risiko merupakan pilar utama dalam menjaga BNI per 31 Desember 2025 yang berada pada
keberlangsungan dan stabilitas bisnis perbankan. peringkat 2 (Low to Moderate) serta Tingkat
Keduanya berperan sebagai mekanisme Kesehatan Bank yang tetap terjaga pada peringkat
perlindungan terhadap potensi risiko yang dapat “Sehat”. Pencapaian ini menunjukkan bahwa
mengganggu kinerja dan reputasi Perseroan. Dewan manajemen risiko telah menjadi bagian strategis
Komisaris memandang bahwa BNI telah memiliki dari proses pengambilan keputusan di BNI.
kerangka sistem pengendalian internal yang kokoh,
selaras dengan profil risiko Perusahaan, serta PENERAPAN SISTEM PELAPORAN
dijalankan secara efektif sebagai bagian integral dari PELANGGARAN ATAU WHISTLEBLOWING
tata kelola dan manajemen operasional yang sehat SYSTEM (WBS)
dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari inisiatif penguatan GCG, Dewan
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris telah Komisaris sepenuhnya mendukung manajemen
menjalankan fungsi pengawasan terhadap dalam penerapan Whistleblowing System (WBS)
efektivitas penerapan sistem pengendalian internal di BNI guna mewujudkan terciptanya budaya
dan manajemen risiko di seluruh lini organisasi kerja yang transparan, berintegritas, dan dapat
dan kelompok usaha BNI. Pengawasan dilakukan dipertanggungjawabkan. Kehadiran WBS bertujuan
melalui persetujuan atas Kebijakan Umum untuk mendeteksi secara dini dan mencegah berbagai
Manajemen Risiko dan Kebijakan Umum Sistem bentuk potensi penyimpangan atau pelanggaran
Pengendalian Intern, serta pengawasan terhadap pada seluruh aktivitas bisnis Bank, serta menjamin
penerapan manajemen risiko terintegrasi di seluruh terlaksananya mekanisme pelaporan yang menjaga
Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dalam Konglomerasi kerahasiaan pelapor. Melalui sistem ini, pelapor
Keuangan BNI melalui Kebijakan Umum Manajemen baik Insan BNI, mitra kerja, maupun pihak eksternal
Risiko Terintegrasi. Langkah ini bertujuan untuk diberikan saluran pelaporan yang aman, rahasia, dan
memastikan bahwa seluruh entitas dalam kelompok independen, sehingga memberikan perlindungan
usaha BNI mengimplementasikan prinsip kehati- kepada pelapor dan menjaga kepercayaan seluruh
hatian dan pengendalian risiko secara konsisten. stakeholders.
Dalam aspek manajemen risiko, Dewan Komisaris Implementasi “WBS to CEO” merupakan
terlibat aktif dalam memantau pelaksanaan langkah konkret BNI dalam memperkuat sistem
manajemen risiko yang dijalankan oleh Direksi. pengawasan dan membangun lingkungan kerja
Dewan Komisaris berpandangan bahwa BNI yang produktif. Selain itu, pengelolaan WBS
Laporan Tahunan 2025
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 55
Page 58
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
dilakukan secara profesional melalui penunjukan Tindak lanjut atas laporan WBS yang masuk melalui
pihak eksternal independen, yaitu Deloitte, saluran WBS to CEO menunjukkan komitmen
sebagai pengelola saluran WBS. Kolaborasi ini penegakan kepatuhan dan penerapan prinsip tata
mempertegas komitmen BNI dalam membangun kelola perusahaan yang baik. Dewan Komisaris
sistem pelaporan yang kredibel, independen, dan memastikan bahwa seluruh laporan pengaduan yang
objektif sehingga dapat mendorong partisipasi aktif diterima Bank selama 2025 ditindaklanjuti secara
seluruh Insan BNI, mitra bisnis dan pihak eksternal hati-hati dan profesional oleh pihak penanggung
dalam melaporkan setiap indikasi pelanggaran jawab, sesuai prosedur internal yang berlaku di BNI.
dan/atau fraud. Hal tersebut sekaligus memperkuat
komitmen BNI terhadap prinsip zero tolerance atas Dewan Komisaris menilai bahwa penerapan WBS
segala bentuk pelanggaran. pada tahun 2025 telah berjalan dengan baik dan
konsisten mendukung penguatan tata kelola
Sejak 2 Maret 2021, BNI juga telah menjalin kerja BNI. Meski demikian, Dewan Komisaris tetap
sama strategis dengan Komisi Pemberantasan memberikan arahan kepada Direksi untuk terus
Korupsi (KPK) dalam penanganan pengaduan memperluas sosialisasi dan internalisasi nilai-nilai
terkait upaya pemberantasan tindak pidana korupsi. integritas melalui WBS. Upaya berkelanjutan ini
Kerja sama ini mencerminkan keseriusan BNI diharapkan dapat semakin meningkatkan partisipasi
dalam menjadikan WBS sebagai bagian dari sistem pegawai maupun stakeholders, serta memastikan
pengawasan yang terintegrasi dan dilaporkan terciptanya lingkungan kerja yang bersih, kondusif,
secara berkala kepada KPK. dan berintegritas tinggi.
Dalam pelaksanaannya, Dewan Komisaris bersama FREKUENSI DAN CARA PEMBERIAN
Komite Audit menjalankan fungsi pengawasan NASIHAT KEPADA ANGGOTA DIREKSI
terhadap efektivitas operasional WBS. Pengawasan
dilakukan untuk memastikan bahwa sistem Dalam menjalankan fungsi pengawasan dan
berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai pemberian nasihat kepada Direksi, Dewan Komisaris
ketentuan. Dewan Komisaris juga aktif melakukan senantiasa memastikan bahwa setiap saran, nasihat,
evaluasi dan memberikan arahan atas tindak lanjut pandangan strategis, dan masukan diberikan secara
laporan yang diterima. sistematis dan terstruktur. Pemberian nasihat
dan saran tersebut dilakukan melalui berbagai
Setiap laporan yang disertai data dan bukti mekanisme, antara lain rapat Dewan Komisaris, rapat
pendukung yang relevan akan dilakukan komite di bawah Dewan Komisaris, penyampaian
pemeriksaan oleh Internal Audit Division (IAD), arahan dan pendapat tertulis, serta kunjungan kerja
Senior Operational Risk Executive (SORX), Anti Fraud ke unit-unit operasional. Berikut ini adalah beberapa
Unit (AFR), maupun unit terkait secara profesional, upaya yang telah dilakukan Dewan Komisaris dalam
dan apabila hasil laporan WBS terbukti melanggar menjalankan fungsi pengawasan dan pemberian
ketentuan yang berlaku akan ditindaklanjuti dengan nasihat kepada Direksi:
pemberian sanksi administratif yang tegas sesuai
tingkat pelanggaran. 1. Pelaksanaan Rapat Dewan Komisaris
Rapat Dewan Komisaris dilaksanakan baik secara
Selama Tahun 2025, BNI menerima 359 laporan WBS, internal antar anggota Dewan Komisaris maupun
dengan kanal pelaporan melalui e-mail (43,45%) dengan mengundang Direktur terkait atau
masih menjadi saluran utama pengaduan. Laporan Senior Executive Vice President sesuai agenda
WBS didominasi oleh 137 laporan Pengaduan pembahasan. Selain itu, Dewan Komisaris juga
Kepegawaian Bersifat Pribadi (38,16%) dan 126 menyelenggarakan rapat gabungan dengan
laporan perihal Keluhan Nasabah (35,09%). Dari Direksi secara rutin sebagai forum strategis
jumlah tersebut, sebanyak 241 laporan telah untuk membahas kinerja, arah kebijakan, serta
selesai diproses diantaranya 99 laporan dinyatakan isu-isu penting yang membutuhkan koordinasi
terbukti, didominasi sebanyak 52 laporan mengenai dan keputusan bersama.
Keluhan Nasabah, 35 laporan mengenai Pengaduan
Kepegawaian Bersifat Pribadi, dan 5 laporan mengenai Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris
Kelakuan Tidak Etis. Atas laporan yang dinyatakan telah menyelenggarakan rapat secara internal
terbukti, BNI telah menindaklanjuti dengan langkah maupun dengan mengundang Direktur atau
perbaikan layanan untuk keluhan nasabah, dan Senior Executive Vice President terkait, dengan
tindakan kepegawaian mulai dari Konseling/Coaching frekuensi sebanyak 36 (tiga puluh enam) kali.
hingga pemberian sanksi administratif kepada Sementara itu, rapat gabungan Dewan Komisaris
pegawai yang dinyatakan melanggar ketentuan, di dengan Direksi telah dilaksanakan sebanyak 8
antaranya 9 pegawai diberikan sanksi dengan range (delapan) kali. Seluruh rapat tersebut terlaksana
antara Surat Pembinaan hingga Demosi.
56 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 59
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
secara efektif, sebagaimana tercermin dari 3. Saran, Nasihat, dan Pendapat Tertulis
frekuensi pertemuan yang dilaksanakan sesuai Selain melalui rapat formal, pemberian nasihat
dengan ketentuan regulasi serta tingginya tingkat kepada Direksi juga dilakukan melalui saran
kehadiran anggota Dewan Komisaris dan Direksi dan nasihat tertulis dalam bentuk Surat Dewan
pada setiap pertemuan. Hal ini mencerminkan Komisaris kepada Direksi. Sepanjang tahun 2025,
komitmen bersama dalam menjaga komunikasi Dewan Komisaris telah menyampaikan berbagai
yang terbuka, koordinasi yang solid, serta proses saran, nasihat, dan pendapat tertulis terkait
pengambilan keputusan yang terarah dan laporan kinerja Direksi, permohonan persetujuan
strategis atas beberapa hal yang memerlukan atas beberapa hal yang memerlukan persetujuan
persetujuan Dewan Komisaris. Dewan Komisaris, serta isu-isu strategis dan
signifikan.
2. Rapat Komite-Komite di Bawah Dewan Komisaris
Komite-komite di bawah Dewan Komisaris Mekanisme tertulis ini memastikan adanya
berperan aktif dalam mendukung kelancaran dokumentasi yang jelas, transparan, dan dapat
pelaksanaan fungsi pengawasan. Melalui ditelusuri, serta sekaligus menjadi bagian
pelaksanaan rapat komite secara berkala, integral dari penerapan tata kelola perusahaan
evaluasi mendalam, serta kajian terhadap isu-isu yang akuntabel, efektif, dan berkesinambungan.
strategis, komite memberikan rekomendasi yang
memperkuat peran Dewan Komisaris dalam 4. Kunjungan Kerja Dewan Komisaris
menjalankan fungsi pengawasan dan pemberian Dalam rangka memperoleh pemahaman
saran/nasihat kepada Direksi, serta pengambilan langsung mengenai kondisi operasional, Dewan
keputusan atas beberapa hal yang memerlukan Komisaris secara berkala melakukan kunjungan
persetujuan Dewan Komisaris. kerja ke unit-unit kerja BNI. Berdasarkan
hasil kunjungan tersebut, Dewan Komisaris
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris telah memberikan saran, nasihat, dan masukan
menyelenggarakan rapat bersama komite- kepada Direksi/SEVP dan Pemimpin Unit terkait,
komite pendukung di bawahnya sebagai terutama yang berkaitan dengan peningkatan
bentuk pelaksanaan fungsi pengawasan, guna kinerja bisnis, operasional, mitigasi risiko, dan
memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional, penguatan tata kelola.
pengelolaan risiko, serta penerapan tata kelola
perusahaan di lingkup BNI telah berjalan sesuai Pada tahun 2025, Dewan Komisaris bersama
dengan ketentuan yang berlaku dan prinsip Komite-Komite pendukungnya telah
kehati-hatian. melaksanakan 24 (dua puluh empat) kali
kunjungan kerja.
PENILAIAN KINERJA KOMITE-KOMITE DI BAWAH DEWAN KOMISARIS
Komite Pendukung Dewan Komisaris
Komite Komite Komite
Komite
Pemantau Nominasi & Tata Kelola
Audit
Risiko Remunerasi Terintegrasi
Pelaksanaan tugas dan fungsi Dewan Komisaris dalam mengawasi jalannya pengurusan BNI didukung oleh
4 (empat) komite yang secara struktural berada di bawah Dewan Komisaris, yaitu Komite Audit, Komite
Pemantau Risiko, Komite Nominasi & Remunerasi, serta Komite Tata Kelola Terintegrasi. Dalam pandangan
Dewan Komisaris, keempat komite tersebut telah menunjukkan kontribusi pengawasan yang optimal dan
signifikan dengan menjunjung standar kompetensi dan profesionalisme yang tinggi.
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris menilai bahwa komite-komite tersebut telah bekerja dengan baik
sesuai dengan uraian tugas dan tanggung jawab yang ditetapkan dalam piagam (charter) masing-masing
komite. Komite-komite Dewan Komisaris juga secara aktif melakukan sinergi dan kolaborasi untuk melakukan
rapat maupun penelaahan secara bersama-sama untuk beberapa hal/isu yang menjadi kompetensi lebih
dari 1 (satu) komite, sehingga menghasilkan kajian dan rekomendasi bersama lintas komite. Secara khusus,
indikator evaluasi kinerja yang digunakan Dewan Komisaris dalam memberikan penilaian terhadap komite-
Laporan Tahunan 2025
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 57
Page 60
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
komite tersebut, antara lain meliputi penilaian 3) Komite Nominasi & Remunerasi
kinerja komite secara kolegial, keterlibatan aktif Komite Nominasi & Remunerasi berkontribusi
para anggota dalam setiap rapat bersama Dewan optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas
Komisaris, pemenuhan kompetensi dan keahlian pengawasan Dewan Komisaris terutama dalam
setiap anggota, serta kontribusi pemberian mengawasi pelaksanaan kebijakan nominasi
rekomendasi dan saran kepada Dewan Komisaris dan remunerasi di seluruh tingkatan organisasi,
sesuai bidang tanggung jawabnya. mencakup Dewan Komisaris, Direksi, hingga
pegawai, sesuai ketentuan dan praktik tata
1) Komite Audit kelola yang berlaku. Komite memastikan bahwa
Dewan Komisaris menilai bahwa Komite Audit kebijakan dan praktik yang diterapkan oleh
telah berperan aktif melakukan pemantauan dan perusahaan mendukung terciptanya sistem
evaluasi atas sistem pengendalian internal serta SDM yang berdaya saing, adil, dan sejalan
secara efektif mendukung Dewan Komisaris dengan strategi bisnis perusahaan. Pada tahun
dalam menjalankan pengawasan terhadap 2025, Komite Nominasi & Remunerasi telah
pelaksanaan fungsi audit internal maupun menyelenggarakan 12 (dua belas) kali rapat
eksternal. Komite Audit juga telah membantu dengan tingkat kehadiran rata-rata seluruh
Dewan Komisaris dalam melakukan penelaahan anggota adalah 93%.
atas informasi keuangan yang akan dipublikasikan
kepada masyarakat dan/atau disampaikan 4) Komite Tata Kelola Terintegrasi
kepada otoritas terkait. Dalam menjalankan Menurut pandangan Dewan Komisaris, Komite
tugasnya, Komite Audit menyelenggarakan rapat Tata Kelola Terintegrasi berperan aktif dalam
rutin bersama Dewan Komisaris, rapat dengan memberikan masukan yang berharga terkait
mengundang Direktur Sektor/Bidang, Satuan pengawasan atas penerapan Tata Kelola
Kerja Audit Internal, auditor eksternal, serta Terintegrasi di lingkungan Konglomerasi
divisi-divisi terkait lainnya, termasuk melakukan Keuangan BNI. Ruang lingkup pengawasan
koordinasi lintas komite untuk memastikan tersebut mencakup pelaksanaan Pedoman Tata
efektivitas fungsi pengawasan. Pada tahun 2025, Kelola Terintegrasi, kualitas pelaksanaan fungsi
Komite Audit telah menyelenggarakan 12 (dua kepatuhan dan manajemen risiko terintegrasi,
belas) kali rapat dengan tingkat kehadiran rata- serta efektivitas struktur, proses, dan hasil
rata seluruh anggota adalah 98%. penerapan tata kelola terintegrasi. Selain itu,
Komite juga memantau kinerja keuangan
2) Komite Pemantau Risiko terintegrasi serta rencana sinergi antara BNI
Komite Pemantau Risiko telah menunjukkan dan entitas anak maupun antar entitas anak,
peran aktif dalam melakukan penelaahan guna memastikan terwujudnya tata kelola yang
dan memberikan rekomendasi strategis konsisten, kuat, dan berkelanjutan di seluruh
kepada Dewan Komisaris terkait implementasi Grup BNI. Pada tahun 2025, Komite Tata Kelola
manajemen risiko dan aspek tata kelola di Terintegrasi telah menyelenggarakan 11 (sebelas)
lingkup BNI, termasuk manajemen risiko kali rapat dengan tingkat kehadiran rata-rata
terintegrasi dalam konglomerasi keuangan. seluruh anggota adalah 77%.
Dalam menjalankan tugasnya, Komite Pemantau
Risiko secara aktif menyelenggarakan rapat PENGAWASAN ASPEK KEBERLANJUTAN
dengan mengundang Direktur Sektor/SEVP serta DAN DUKUNGAN PELAKSANAAN
divisi-divisi terkait lainnya, termasuk melakukan TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN
koordinasi lintas komite untuk berkolaborasi LINGKUNGAN
dalam melakukan pendalaman dan penelaahan
terhadap suatu concern/isu tertentu, sehingga BNI terus menunjukkan komitmen yang kuat dalam
menghasilkan saran, nasihat, dan rekomendasi mendorong terbentuknya ekosistem industri hijau di
bersama. Melalui Komite Pemantau Risiko, Indonesia, khususnya melalui permodalan berbasis
Dewan Komisaris dapat memastikan efektivitas Green Bond, pendanaan Sustainability Linked Loan
pengelolaan risiko di BNI telah dilakukan secara (SLL), serta berbagai skema pembiayaan hijau
menyeluruh, terukur, dan selaras dengan profil dengan penetapan pricing yang kompetitif. Inisiatif
risiko BNI. Pada tahun 2025, Komite Pemantau ini sejalan dengan agenda transisi energi nasional
Risiko telah menyelenggarakan 14 (empat belas) dan upaya Indonesia mencapai target emisi nol
kali rapat dengan tingkat kehadiran rata-rata
seluruh anggota adalah 95%.
58 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 61
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
bersih. Dewan Komisaris menyambut dengan PERUBAHAN SUSUNAN ANGGOTA DEWAN
sangat baik berbagai langkah strategis tersebut dan KOMISARIS
terus mendorong BNI untuk memperluas cakupan
dan skala pembiayaan hijau, sehingga kontribusinya Sepanjang tahun 2025, terdapat 2 (dua) kali
terhadap pembangunan berkelanjutan semakin perubahan dalam susunan anggota Dewan
nyata dan signifikan. Komisaris yang dilakukan dengan tujuan untuk terus
mengoptimalkan fungsi pengawasan dan pemberian
Dewan Komisaris memberikan apresiasi yang tinggi nasihat agar semakin efektif dan adaptif terhadap
serta dukungan penuh atas implementasi aspek dinamika bisnis perbankan. Perubahan komposisi ini
keuangan berkelanjutan dan ESG yang semakin ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham
terintegrasi dalam strategi bisnis BNI. Sepanjang Tahunan (RUPST) pada tanggal 26 Maret 2025, yang
tahun 2025, Direksi dinilai telah berhasil melanjutkan antara lain memutuskan untuk memberhentikan
dan memperkuat program Tanggung Jawab Sosial dengan hormat Pradjoto, Pahala Nugraha Mansury,
dan Lingkungan (TJSL) serta mengembangkan Sigit Widyawan, Askolani, Asmawi Syam, Septian
inisiatif lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) Hario Seto, Iman Sugema, Erwin Rijanto Slamet,
secara sistematis, terukur, dan terpadu. Upaya ini Fadlansyah Lubis, Robertus Billitea, dan Mohamad
mencakup peningkatan efektivitas pelaksanaan Yusuf Permana dari jabatannya sebagai Komisaris,
program, penguatan tata kelola keberlanjutan, serta serta Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
penajaman pengelolaan dampak untuk memastikan (RUPSLB) pada tanggal 15 Desember 2025, yang
keselarasan dengan prioritas strategis dan target antara lain memutuskan untuk memberhentikan
keberlanjutan yang ditetapkan. dengan hormat Suminto dari jabatannya sebagai
Komisaris. Atas nama Dewan Komisaris dan seluruh
Ke depan, Dewan Komisaris berharap agar kinerja BNI Hi-Movers, kami menyampaikan apresiasi dan
keberlanjutan yang solid pada tahun 2025 dapat terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi,
dipertahankan dan ditingkatkan secara konsisten kontribusi, dan pengabdian yang telah diberikan
di tahun-tahun berikutnya. Peningkatan tersebut selama masa tugasnya untuk kemajuan BNI.
diharapkan dapat mempercepat kontribusi BNI
terhadap pencapaian target net zero emisi Gas Dalam RUPST tanggal 26 Maret 2025 para pemegang
Rumah Kaca (GRK) serta mendukung realisasiTujuan saham juga menyetujui untuk mengangkat Omar
Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Sjawaldy Anwar, Tedi Bharata, Suminto, Donny
Development Goals (SDGs) yang menjadi agenda Hutabarat, Vera Febyanthy, dan Didik Junaedi
global dan prioritas utama Pemerintah Indonesia. Rachbini sebagai anggota Dewan Komisaris baru,
serta dalam RUPSLB tanggal 15 Desember 2025
para pemegang saham juga menyetujui untuk
mengangkat Febrio Nathan Kacaribu sebagai
anggota Dewan Komisaris baru, sebagai bagian dari
upaya penyegaran struktur organisasi pengawasan
dan untuk memperkuat tata kelola BNI ke depan.
Dengan demikian, susunan keanggotaan Dewan Komisaris per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode Jabatan Tanggal Efektif Menjabat
Omar Sjawaldy Komisaris RUPST 26 Maret 2025 2025-2030 30 Juni 2025
Anwar Utama/Komisaris (Periode Pertama)
Independen
Tedi Bharata Wakil Komisaris RUPST 26 Maret 2025 2025-2030 5 Juni 2025
Utama (Periode Pertama)
Vera Febyanthy Komisaris RUPST 26 Maret 2025 2025-2030 13 Agustus 2025
Independen (Periode Pertama)
Didik Junaedi Komisaris RUPST 26 Maret 2025 2025-2030 13 Agustus 2025
Rachbini Independen (Periode Pertama)
Donny Hutabarat Komisaris RUPST 26 Maret 2025 2025-2030 16 Oktober 2025
(Periode Pertama)
Febrio Nathan Komisaris* RUPSLB 15 Desember 2025 2025-2030 Sedang dalam proses Fit &
Kacaribu (Periode Pertama) Proper Test OJK
*Dapat menjalankan tindakan, tugas, dan fungsinya setelah mendapatkan persetujuan Fit dan Proper Test dari OJK.
Laporan Tahunan 2025
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 59
Page 62
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Per 31 Desember 2025 hingga ditandatanganinya kepentingan, Dewan Komisaris yakin bahwa BNI
Laporan Tahunan ini, tidak terdapat perubahan akan mampu menjawab tantangan zaman sekaligus
susunan dan komposisi Dewan Komisaris. menciptakan nilai jangka panjang bagi nasabah,
pemegang saham, dan masyarakat luas.
APRESIASI DAN PENUTUP
Dalam kesempatan ini, kami menyampaikan
Dengan semangat kolaborasi yang kuat antara penghargaan setinggi-tingginya kepada Direksi,
Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh BNI Hi- jajaran manajemen, serta seluruh karyawan BNI atas
Movers, Perseroan mampu mempertahankan dedikasi, kerja keras, dan komitmen tinggi yang telah
kinerja yang solid sepanjang tahun 2025, sekaligus ditunjukkan sepanjang tahun 2025. Kepada mitra
menciptakan fondasi yang kokoh untuk pertumbuhan kerja, pemegang saham, dan seluruh pemangku
jangka panjang yang berkelanjutan. Kami percaya kepentingan, kami juga menyampaikan terima kasih
bahwa BNI, di bawah kepemimpinan Direksi yang atas kepercayaan dan dukungan berkesinambungan.
visioner saat ini, serta didukung semangat kolektif Semoga pencapaian dan kemajuan yang telah
seluruh insan BNI Hi-Movers, akan terus menapaki diraih menjadi pijakan kuat bagi BNI untuk terus
jalan pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan maju, berinovasi, dan memberikan kontribusi positif
pondasi tata kelola yang kuat, strategi yang adaptif, dalam perjalanan transformasi dan pertumbuhan
dan kolaborasi yang erat dengan pemangku masa depan.
Jakarta, 13 Februari 2026
Atas nama Dewan Komisaris
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk,
Omar Sjawaldy Anwar
Komisaris Utama/Komisaris Independen
60 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 63
SPACE BACKGROUND HARUS DITAMBAH
Dewan Komisaris
Omar Sjawaldy Anwar Tedi Bharata Febrio Nathan Kacaribu*
Komisaris Utama/Komisaris Independen Wakil Komisaris Utama Komisaris
Didik Junaedi Rachbini Vera Febyanthy Donny Hutabarat
Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris
*Dapat menjalankan tindakan, tugas, dan fungsinya setelah mendapatkan persetujuan Fit & Proper Test dari OJK.
Page 64
Laporan Direksi
BNI terus melanjutkan agenda transformasi sebagai
langkah fundamental yang mencerminkan dedikasi dan
komitmen BNI untuk terus bertumbuh, beradaptasi, dan
menjadi lebih kompetitif di tengah perubahan lanskap
bisnis nasional dan global.
PARA PEMEGANG SAHAM DAN disiplin manajemen risiko, serta penguatan inisiatif
PEMANGKU KEPENTINGAN YANG transformasi di berbagai lini. Pencapaian ini
TERHORMAT, menunjukkan ketangguhan model bisnis BNI dalam
menjawab dinamika lingkungan eksternal sekaligus
Merupakan suatu kehormatan bagi kami, mewakili memenuhi aspirasi pemegang saham, investor,
seluruh jajaran Direksi PT Bank Negara Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan. Transformasi
(Persero) Tbk, untuk menyampaikan Laporan yang dijalankan secara konsisten juga memberikan
Tahunan Tahun Buku 2025. Kinerja dan capaian yang fondasi yang semakin kokoh bagi pengelolaan
diraih sepanjang tahun ini mencerminkan komitmen bisnis dan operasional yang berdaya saing.
kuat seluruh insan BNI dalam menghadirkan
pertumbuhan yang berkelanjutan serta menciptakan PEREKONOMIAN GLOBAL DAN NASIONAL
nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. SERTA INDUSTRI PERBANKAN TAHUN 2025
Memasuki tahun 2025, BNI menghadapi lanskap Sepanjang tahun 2025, perekonomian global
ekonomi global dan nasional yang jauh lebih dinamis dihadapkan oleh berbagai dinamika. Diawali dari
serta diliputi dengan ketidakpastian yang menuntut kepemimpinan baru di berbagai negara, terutama
kelincahan strategi, ketangguhan organisasi, dan di Amerika Serikat (AS) serta diikuti dengan eskalasi
kepemimpinan transformasional untuk menjaga geopolitik di Eropa, Timur Tengah, dan Asia. Lebih
pertumbuhan berkelanjutan. Geopolitik dunia lanjut, perlambatan ekonomi terlihat di negara-
yang belum stabil serta kebijakan moneter yang negara utama, seperti AS dan Tiongkok, karena
cenderung ketat di berbagai negara berdampak dampak ketidakpastian dari tarif resiprokal AS.
langsung terhadap pergerakan pasar keuangan dan
aktivitas perdagangan internasional. Perlambatan Tren pertumbuhan ekonomi global yang melambat
ekonomi di sejumlah kawasan, turut memengaruhi disertai dengan moderasi inflasi menyediakan ruang
arah pertumbuhan ekonomi nasional, yang pada bagi berbagai bank sentral memangkas suku bunga
gilirannya memberikan tantangan tersendiri bagi acuan di tahun 2025. Sedangkan, penurunan suku
sektor perbankan di Indonesia. bunga acuan di AS atau Fed Fund Rate cenderung
lebih lambat akibat peningkatan risiko inflasi
Di tengah kondisi tersebut, BNI berhasil menjaga ditengah kebijakan tarif resiprokal AS. Sebagai
kinerja bisnis dan keuangan secara solid melalui gambaran, siklus pemangkasan FFR baru dimulai
pelaksanaan strategi pertumbuhan yang selektif, pada Sep-2025 dan berturut-turut hingga akhir
tahun sebesar 75bps di triwulan IV-2025.
62 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 65
Putrama Wahju Setyawan
Direktur Utama
Page 66
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Akibat dinamika global serta geopolitik di atas, teknologi terdepan dalam melayani nasabah.
pasar finansial global mengalami volatilitas cukup Arah strategis tersebut menjadi unique value
tinggi, terefleksi dari penurunan bursa saham global propositions yang akan dibangun BNI di masa
(Dow Jones, Nikkei, Hang Seng, FTSE) pada periode mendatang, dengan fokus pada tiga pilar utama:
Maret - April, yang diikuti dengan penurunan dolar Productivity, Platform, dan Proposition. Berdasarkan
AS (direpresentasikan oleh Indeks Dolar DXY) Corporate Plan tersebut, fokus Perseroan pada
secara konsisten ke level <100. Imbal hasil obligasi tahun 2025 diarahkan untuk melanjutkan penguatan
AS juga pernah mencapai tingkat 4,8% di Januari produktivitas melalui peningkatan kapabilitas
2025. Dari sisi pasar komoditas, serangkaian organisasi, penyempurnaan role design, optimalisasi
ketidakpastian global membuat komoditas emas jaringan kantor dan analytics, serta pembangunan
sebagai komoditas safe-haven utama dimana harga dan penguatan platform digital untuk meningkatkan
komoditas tersebut mengalami kenaikan signifikan kualitas layanan dan client experience. Fokus ini
sebesar 65% sepanjang 2025. diwujudkan dalam beberapa strategi utama tahun
2025, yaitu:
Dalam konteks perekonomian domestik, 1. Peningkatan produktivitas bisnis dan market
pertumbuhan ekonomi tetap solid dan menunjukkan share di wilayah melalui transformasi outlet.
resiliensi sebesar 5,1% di 2025, didukung oleh 2. Peningkatan Tabungan dan Deposito Ritel, serta
pertumbuhan ekspor neto dan investasi. Sedangkan Giro berbasis transaksi.
pertumbuhan konsumsi rumah tangga mendekati 3. Pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan
5% dengan pemulihan antar kelompok konsumen di seluruh segmen, dengan fokus utama pada
yang belum sepenuhnya merata (K-shaped segmen korporasi dan turunannya, serta
recovery). Dengan beragam latar belakang situasi konsumer & wealth yang berkualitas.
global dan kondisi domestik di atas, pertumbuhan 4. Menjaga kualitas aset untuk mendorong
kredit perbankan Indonesia tumbuh moderat di penurunan Loan at Risk (LaR).
9,6% YoY pada Desember 2025, sekalipun likuditas 5. Pengembangan berkelanjutan dari wondr by BNI,
perbankan relatif memadai, sebagaimana terefleksi dan BNIdirect, serta platform yang mendukung
oleh pertumbuhan DPK yang mencapai 13,8% YoY di customer journey.
periode yang sama. Kondisi tersebut menyebabkan 6. Penguatan enablers yang menghasilkan
posisi loan-to-deposit ratio (LDR) industri perbankan peningkatan produktivitas dan efisiensi
yang mencapai 85,4% di Desember 2025, lebih operasional.
rendah dibandingkan akhir 2024 sebesar 88,6%
Sejalan dengan strategi utama tersebut, BNI terus
Dalam konteks risiko, beberapa risiko perlu terus melanjutkan agenda transformasi sebagai langkah
dimonitor, mencakup depresiasi nilai tukar dan isu fundamental yang mencerminkan dedikasi dan
perbaikan daya beli kelas menengah. Isu perbaikan komitmen BNI untuk terus bertumbuh, beradaptasi,
daya beli kelas menengah tersebut perlu menjadi dan menjadi lebih kompetitif di tengah perubahan
salah satu prioritas mengingat konsumsi rumah lanskap bisnis nasional dan global. Hasilnya
tangga mempunyai porsi lebih besar dari 50% kue tercermin pada peningkatan profitabilitas yang
ekonomi Indonesia. Dari sisi industri perbankan, berkesinambungan, salah satunya melalui
risiko likuiditas masih menjadi risiko paling tinggi pencapaian ROE yang mencapai 12,7% pada akhir
ditengah ketidakpastian global dan kebutuhan 2025, naik signifikan dari posisi 9,4% pada 2021.
pembiayaan ekonomi Indonesia. Peningkatan ini dicapai di tengah kenaikan nilai
ekuitas menunjukkan kinerja bisnis yang solid dan
STRATEGI DAN KEBIJAKAN STRATEGIS berkelanjutan.
BNI TAHUN 2025 SERTA PERTUMBUHAN
KINERJA Fokus strategi pada tahun 2025 diarahkan pada
peningkatan produktivitas bisnis dan market
BNI senantiasa mencermati setiap perkembangan share wilayah melalui transformasi outlet. Melalui
makroekonomi yang terjadi serta melakukan langkah pemetaan dan fokus menggarap sentra dan
mitigasi yang terukur terhadap dampaknya dalam kawasan bisnis potensial di wilayah dan penataan
lingkungan bisnis perbankan. Upaya ini bertujuan jaringan distribusi, baik konvensional maupun
untuk memastikan realisasi kebijakan strategis, digital. Peningkatan produktivitas melalui kekuatan
pencapaian kinerja bisnis tahun berjalan, sekaligus kapabilitas outlet termasuk new sales model, serta
menjaga kesinambungan pertumbuhan sesuai arah melakukan streamlining proses di outlet melalui
rencana jangka panjang Perseroan. digitalisasi, solusi online-offline, dan penguatan
back office.
Rencana jangka panjang Perseroan tertuang dalam
Corporate Plan BNI 2024–2028, dengan aspirasi Sebagai bagian dari strategi digital, BNI terus
untuk menjadi bank dengan kapabilitas SDM dan mengembangkan aplikasi wondr by BNI, yang
64 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 67
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
diluncurkan pada Juli 2024 sebagai personal didorong oleh sinergi BNI Group melalui joint
transaction platform berbasis teknologi terkini. financing dan penguatan hibank sebagai future
Dalam kurun waktu setahun sejak peluncurannya, growth engine di segmen UMKM.
jumlah pengguna terus meningkat signifikan,
mencapai lebih dari 8 juta pengguna hingga akhir Akselerasi pertumbuhan kredit ini turut didukung
2025, dengan tingkat pengguna aktif yang jauh oleh dukungan kebijakan fiskal dan moneter
lebih tinggi dibandingkan platform sebelumnya. sehingga BNI dapat memperluas pembiayaan
Engagement nasabah yang meningkat ini ke berbagai sektor termasuk infrastruktur,
memperkuat posisi wondr by BNI sebagai game perdagangan, energi, jasa sosial, serta pembiayaan
changer dalam ekosistem digital banking nasional. hijau. Strategi ini diiringi dengan ketahanan
struktur pendanaan dengan proporsi dana
BNI juga terus menyempurnakan platform BNIdirect murah (CASA) yang sehat, sehingga Cost of Fund
yang mencakup layanan Cash Management, Trade, (CoF) dapat dijaga pada tingkat yang optimal.
Bank Guarantee, dan Supply Chain Financing guna
memberikan pengalaman transaksi yang lebih Pencapaian dana pihak ketiga (DPK) yang kuat
komprehensif bagi nasabah. Sepanjang tahun 2025, menjadi salah satu penopang utama kinerja
BNIdirect mencatat pertumbuhan jumlah pengguna keuangan 2025. Pertumbuhan dana murah dengan
dan volume transaksi yang signifikan, masing- pertumbuhan CASA mencapai 28,9%YoY, ditopang
masing meningkat sebesar 24,8% dan 26,4% oleh pertumbuhan giro sebesar 43,8%YoY dan
secara YoY. Kinerja ini berkontribusi langsung pada tabungan yang mencatat pertumbuhan 11,2%YoY.
penguatan dana giro korporasi yang tumbuh secara Struktur pendanaan yang sehat tersebut menopang
konsisten dan berkelanjutan. pencapaian Net Interet Margin (NIM) sebesar 3,8%
dengan total Net Interest Income (NII) mencapai
Perseroan terus memperkuat perannya sebagai Rp40,3 triliun, seiring peningkatan aktivitas pada
orkestrator bisnis Indonesia ke pasar global, melalui platform digital.
perluasan jaringan internasional di delapan pusat
keuangan dunia, serta kemitraan strategis dengan Dari sisi kualitas aset, perbaikan terus berlanjut
lebih dari 1.300 bank koresponden di 90 negara dan dengan rasio NPL turun menjadi 1,9%, Loan at
16 mata uang. Peran ini didukung oleh pengelolaan Risk turun ke 8,5%, mencerminkan penurunan
bisnis Multi National Companies (MNC) oleh Divisi eksposur risiko kredit secara menyeluruh dan sudah
Corporate Banking & fungsi International Desk yang kembali ke kondisi sebelum pandemi. Kombinasi
terhubung dengan seluruh Kantor Luar Negeri, pertumbuhan kredit yang kuat, struktur pendanaan
memperkuat posisi BNI sebagai mitra utama bagi yang semakin solid, peningkatan pendapatan
investasi asing ke Indonesia. berbasis biaya (fee-based income), dan kualitas aset
yang membaik, menghasilkan laba bersih sebesar
Penerapan strategi utama dan transformasi yang Rp20,0 triliun yang dapat diatribusikan kepada
konsisten tersebut memberikan dampak positif pemilik entitas induk.
terhadap kinerja keuangan Perseroan. Hingga
akhir 2025, penyaluran kredit mencatat akselerasi Fundamental keuangan BNI juga tetap kuat, dengan
pertumbuhan yang positif dan berimbang secara LDR mencapai 86,4% dan KPMM berada di level
keseluruhan. BNI mencatatkan pertumbuhan kredit 20,7%, mencerminkan peran intermediasi yang
sebesar 15,9%YoY sepanjang 2025, mencerminkan optimal serta struktur permodalan yang sehat. Ke
kinerja intermediasi yang tetap solid di tengah depan, BNI berkomitmen untuk menjaga momentum
tantangan ekonomi global. Pertumbuhan kredit positif ini, didukung oleh proyeksi permintaan kredit
korporasi mencapai 20,1%YoY menjadi Rp518,2 yang masih tinggi, terutama di segmen korporasi,
triliun, didukung peningkatan pembiayaan kepada serta arah kebijakan fiskal dan moneter yang
korporasi swasta, BUMN, dan institusi. Sementara semakin ekspansif pada masa mendatang.
segmen menengah tumbuh 19,9%YoY dan kredit
UMKM non-KUR meningkat 14,5%YoY, menandakan PERAN DIREKSI DALAM PERUMUSAN
komitmen BNI dalam memperkuat sektor riil STRATEGI DAN KEBIJAKAN STRATEGIS
dan mendorong kemandirian ekonomi nasional.
Segmen konsumer juga menunjukkan kinerja positif Dalam menjalankan mandat pengelolaan
dengan pertumbuhan 9,6%YoY menjadi Rp156,2 Perseroan, Direksi memegang peranan sentral
triliun, ditopang pembiayaan KPR, personal loan dalam merumuskan arah kebijakan dan strategi
dan kartu kredit. bisnis yang menjadi fondasi pertumbuhan jangka
panjang BNI. Setiap tahunnya, strategi tersebut
Kontribusi perusahaan anak juga semakin signifikan, dituangkan secara sistematis dalam Rencana Bisnis
dengan total penyaluran kredit dan pembiayaan Bank (RBB) dan disampaikan kepada Otoritas Jasa
mencapai Rp18,3 triliun atau tumbuh 12,7%YoY, Keuangan (OJK) sebagai bagian dari proses tata
Laporan Tahunan 2025
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 65
Page 68
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
kelola yang transparan dan akuntabel. Penyusunan fase (wave), dengan setiap wave mencakup sejumlah
RBB ini berpedoman pada Corporate Plan untuk proyek yang memiliki rencana kerja (workplan) yang
periode lima tahun ke depan, yang dibangun di jelas dan terukur. Pendekatan ini dirancang untuk
atas landasan visi dan misi Perseroan. Seluruh meningkatkan tingkat keberhasilan (success rate)
proses perencanaan dilakukan oleh Direksi dengan dari keseluruhan agenda transformasi Perseroan.
pengawasan serta arahan dari Dewan Komisaris,
serta memperhatikan aspirasi pemegang saham, Pada tahun 2025, Direksi BNI mengimplementasikan
baik mayoritas melalui Kementerian Badan Usaha Branch, Region & Area Value Empowerment
Milik Negara (KBUMN) maupun pemegang saham (BRAVE) melalui penataan jaringan distribusi digital
publik melalui optimalisasi fungsi investor relations. yang terintegrasi. Transformasi ini diselaraskan
dengan tahapan customer journey serta model
Kebijakan strategis yang telah dirumuskan operasi yang berbasis pada pendekatan advisory
kemudian dijabarkan secara operasional dan dan service-to-sales, dengan mempertimbangkan
menjadi pedoman bagi seluruh unit kerja untuk potensi unik pada setiap Point of Interest (POI) di
dilaksanakan sesuai tugas pokok dan fungsi masing- masing-masing wilayah. Dalam model ini, Wilayah
masing. Mengacu pada Pedoman dan Tata Tertib diposisikan sebagai ecosystem orchestrator yang
Kerja Direksi, setiap anggota Direksi mengambil menghubungkan berbagai pelaku bisnis melalui
peran aktif untuk memastikan bahwa implementasi solusi keuangan terintegrasi. Poin krusial dari
kebijakan dan rencana kerja dapat berjalan efektif transformasi ini adalah penerapan pelaporan kinerja
dan terukur. Selain itu, Direksi juga berperan sebagai mandiri hingga ke level unit terkecil, di mana setiap
pengambil keputusan strategis tertinggi, terutama outlet akan mempunyai laporan laba-rugi (Profit
untuk keputusan yang menyangkut pengembangan and Loss Statement) secara independen. Selain
produk, ekspansi bisnis, pemasaran dan penjualan, itu, dilakukan streamlining proses di setiap outlet
manajemen risiko, serta penerapan prinsip tata melalui akselerasi digitalisasi, penyediaan solusi
kelola perusahaan yang baik (Good Corporate online-to-offline, serta penguatan fungsi back office
Governance/GCG). untuk meningkatkan efisiensi layanan.
Seluruh strategi yang tercantum dalam RBB Dalam pelaksanaannya, Direksi berperan aktif
kemudian diturunkan menjadi Key Performance memastikan bahwa seluruh target dan kebijakan
Indicator (KPI), yang secara langsung mengaitkan yang tertuang dalam Rencana Bisnis Bank
peran Direksi dengan pencapaian kinerja strategis (RBB) dapat dipahami secara menyeluruh dan
Perseroan. Hal ini mendorong keterlibatan diimplementasikan secara konsisten. Pendekatan
aktif Direksi dalam merancang, merumuskan, top-down dan bottom-up diterapkan secara
dan mengimplementasikan strategi secara seimbang untuk membuka ruang inovasi dari
konsisten. Dengan demikian, keseluruhan proses seluruh lapisan organisasi, termasuk melalui peran
perumusan dan pelaksanaan kebijakan strategis komite dan organ pendukung Direksi. Meskipun
tersebut mencerminkan komitmen kuat BNI untuk demikian, Direksi tetap memegang otoritas penuh
menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian serta dalam pengambilan keputusan strategis, dengan
penerapan tata kelola perusahaan yang baik dalam memastikan setiap keputusan sejalan dengan
setiap langkah pertumbuhan di tahun 2025 dan kaidah yang berlaku serta berorientasi pada tujuan
seterusnya. jangka panjang BNI.
PROSES YANG DILAKUKAN DIREKSI Untuk mendukung efektivitas pengendalian dan
DALAM RANGKA MEMASTIKAN pemantauan kinerja, Direksi membentuk fungsi
IMPLEMENTASI STRATEGI Corporate Planning & Performance Management
di tingkat divisi. Selain itu, Direksi secara rutin
Dalam rangka memastikan implementasi strategi mengadakan rapat dan koordinasi melalui berbagai
dan kebijakan Perseroan berjalan efektif di seluruh komite tingkat Direksi, antara lain Komite Manajemen
lini organisasi, Direksi secara konsisten memberikan Kinerja, Komite Perusahaan Anak, Komite Bisnis,
arahan strategis dan penguatan eksekusi kepada Komite Asset & Liability, Komite Manajemen
seluruh jajaran agar setiap rancangan dan rumusan Teknologi, Komite Manajemen Risiko Terintegrasi,
strategi dapat diterjemahkan dengan tepat ke dalam Komite Kredit, Komite Kebijakan Perkreditan, serta
tindakan operasional. Sejalan dengan hal tersebut, Komite Human Capital. Seluruh komite ini menjadi
Direksi telah mencanangkan BNI Corporate mekanisme penting dalam menjaga efektivitas
Transformations sejak 2021 guna memastikan arah pelaksanaan strategi serta memastikan proses
strategis dalam Corporate Plan Perseroan 2024–2028 pengambilan keputusan yang terukur, transparan,
dapat terlaksana sesuai target melalui pendekatan dan akuntabel. [ACGS D.1.5, D.1.6]
project management yang terstruktur. Pelaksanaan
program transformasi ini dibagi ke dalam beberapa
66 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 69
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PERBANDINGAN TARGET DAN REALISASI TAHUN 2025
Keberhasilan strategi yang telah diterapkan pada awal tahun 2025 dapat terlihat dari highlight pencapaian
BNI dalam perbandingan antara target dengan realisasi sebagaimana yang tercantum di bawah ini.
Pencapaian Target 2025
Uraian Realisasi 2025 Target 2025
(%)
Penyaluran Kredit (Rp miliar) 899.531 855.738 105,1
Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) (Rp miliar) 1.040.834 924.085 112,6
Non Performing Loan (NPL) Gross (%) 1,9 2,0 95,0
Laba Bersih (Rp miliar) 20.041 21.427 93,5
Return on Asset (ROA) (%) 2,1 2,3 91,3
Return on Equity (ROE) Equity Based (%) 12,7 13,4 94,8
Net Interest Margin (NIM) (%) 3,8 3,9 97,4
Beban Operasional terhadap Pendapatan (BOPO) (%) 72,9 71,5 101,9
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) (%) 20,7 20,0 103,5
Secara rinci informasi mengenai perbandingan KENDALA, TANTANGAN, DAN
antara target dan realisasi tahun 2025 dapat dilihat ANTISIPASINYA
pada Bab “Analisis & Pembahasan Manajemen atas
Kinerja Bank” dalam laporan tahunan ini. Sepanjang tahun 2025, BNI masih menghadapi
dinamika perekonomian global dan domestik yang
Secara umum, kinerja BNI pada 2025 menunjukkan ditandai oleh ketidakpastian kebijakan moneter,
akselerasi yang solid dibandingkan dengan target volatilitas pasar keuangan, serta meningkatnya
yang telah ditetapkan. Ekspansi bisnis melalui persaingan likuiditas. Dalam kondisi tersebut, BNI
penyaluran kredit dan penghimpunan Dana Pihak memfokuskan strategi penyaluran kredit pada
Ketiga (DPK) berhasil terealisasi dengan hasil pertumbuhan yang berkualitas melalui pendalaman
yang baik. Keberhasilan tersebut diperkuat dengan ekosistem bisnis, penguatan disiplin risiko, serta
fondasi aset yang sehat dan berkualitas, tercermin optimalisasi kapabilitas yang telah dibangun pada
dari realisasi rasio Non-Performing Loan (NPL) yang periode sebelumnya.
berada di bawah target tahun 2025. Sebagai langkah antisipasi, BNI menjalankan
beberapa inisiatif utama sebagai berikut:
Ketahanan kinerja profitabilitas tercermin dari laba 1. Penyempurnaan end-to-end credit process untuk
bersih, Return on Assets (ROA), dan Return on Equity meningkatkan kualitas portofolio kredit melalui
(ROE) tetap terjaga meski menghadapi tekanan penguatan manajemen risiko dan penerapan
margin. Perseroan juga mampu mengendalikan disiplin risiko yang konsisten di seluruh segmen.
beban dan biaya secara efisien sehingga Net Interest 2. Pendalaman bisnis berbasis ekosistem melalui
Margin (NIM) dapat dijaga pada level yang sehat penyediaan solusi keuangan terintegrasi bagi
untuk mengelola inisiatif strategis dan efisiensi nasabah kelembagaan, nasabah prima, serta
operasional yang berkelanjutan. institusi pendidikan terpilih.
3. Mendorong pertumbuhan kredit selektif pada
Dari sisi permodalan, strategi pengelolaan segmen kecil dan menengah, dengan fokus pada
modal BNI juga berjalan efektif, tercermin dari UMKM berorientasi ekspor dan penguatan value
rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum chain yang terintegrasi dengan debitur korporasi.
(KPMM) tahun 2025 yang berhasil dicapai di 4. Pengembangan bisnis wealth melalui
atas target. Hasil positif ini merupakan buah dari optimalisasi layanan dan produk investasi guna
penguatan fundamental dan peningkatan kinerja meningkatkan kontribusi pendapatan berbasis
yang konsisten selama beberapa tahun terakhir. fee dan memperkuat hubungan jangka panjang
Selanjutnya, untuk tahun 2026, Perseroan akan dengan nasabah.
terus menjaga kinerja fundamental tersebut 5. Perluasan kolaborasi digital dengan fintech,
sebagai fondasi dalam menghadapi dinamika e-commerce, dan platform digital strategis untuk
ekonomi dan pasar yang semakin kompleks. meningkatkan akses nasabah ke ekosistem
keuangan yang lebih terhubung dan efisien.
6. Pemanfaatan data dan analytics dalam
proses pengambilan keputusan kredit, untuk
mendukung penilaian risiko yang lebih akurat,
meningkatkan kualitas akuisisi nasabah, serta
memperkuat monitoring portofolio kredit secara
berkelanjutan.
Laporan Tahunan 2025
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 67
Page 70
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Penyaluran kredit tahun 2025 dilakukan dengan 5. Melakukan ekspansi kredit segmen menengah
sangat selektif salah satunya fokus pada segmen dan kecil yang berkualitas untuk memperbaiki
korporasi dan turunannya, serta konsumer & market share, dengan fokus pada industri
wealth yang berkualitas dengan mengutamakan prospektif, optimalisasi Supply Chain Financing
budaya risiko. Selain itu, BNI terus mengoptimalkan debitur korporasi, serta pemanfaatan sinergi
penyediaan dana/pembiayaan kepada pihak terkait dengan BUMN.
maupun Perusahaan Anak untuk peningkatan bisnis. 6. Penyempurnaan implementasi value chain,
Fokus strategi penanaman dana 2025 adalah pada termasuk penguatan sales execution dan client
peningkatan kualitas kredit dengan mengutamakan acquisition team, guna meningkatkan efektivitas
budaya risiko serta ekspansi bisnis secara akuisisi dan pengelolaan nasabah.
berkelanjutan dengan beberapa inisiatif antara lain : 7. Mengakselerasi konsolidasi dan penguatan
1. Melanjutkan perluasan portofolio Corporate bisnis segmen kecil dan menengah, guna
Banking yang berfokus pada sektor prioritas serta meningkatkan kualitas kredit dan mendorong
penyediaan solusi beyond lending, termasuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan sejalan
structured finance dan layanan trade, guna dengan perkembangan pasar.
meningkatkan nilai tambah dan pendalaman 8. Melakukan business process reengineering pada
hubungan dengan nasabah korporasi. segmen retail dan wholesale, khususnya dalam
2. Meningkatkan mortgage pada segmen prioritas, proses kredit, melalui digitalisasi end-to-end
melalui penetrasi yang lebih agresif pada serta enhancement BNI Move untuk segmen
primary market, khususnya Top Developers dan retail.
Corporate Client, guna mendorong pertumbuhan 9. Penguatan manajemen risiko melalui penerapan
kredit konsumer yang berkelanjutan. credit scoring yang lebih komprehensif serta
3. Meningkatkan payroll loan melalui optimalisasi penerapan disiplin ekspansi kredit sesuai dengan
basis payroll eksisting, penguatan cross-selling Risk Acceptance Criteria (RAC).
dalam ekosistem Business Banking, serta 10. Melakukan pemetaan dan fokus penggarapan
perluasan kerja sama dengan berbagai institusi. sentra dan kawasan bisnis potensial di wilayah,
4. Meningkatkan bisnis wealth melalui perbaikan guna memperluas basis pembiayaan dan
proposisi bisnis, penguatan kapabilitas mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Relationship Manager, serta pengembangan
kapasitas global untuk menjawab kebutuhan
nasabah dengan profil investasi yang semakin
beragam.
68 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 71
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA
Pengelolaan Sumber Daya Manusia di BNI diarahkan untuk memastikan kesiapan organisasi dalam
mendukung kinerja bisnis, agenda transformasi, dan keberlanjutan perusahaan. Human Capital dikelola
sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari strategi bisnis, dengan fokus pada kesiapan pegawai, kualitas
kepemimpinan, serta budaya kerja yang mendorong pencapaian kinerja secara konsisten.
Sebagai arah pengelolaan Human Capital, BNI menetapkan HC Roadmap sebagai landasan pelaksanaan
kebijakan dan program pengelolaan SDM secara terencana dan berkelanjutan. HC Roadmap tersebut
menitikberatkan pada peningkatan produktivitas dan kinerja pegawai, penyiapan kapabilitas yang relevan
dengan kebutuhan bisnis, serta pengembangan pemimpin yang mampu mengambil peran strategis dan
memberikan dampak nyata bagi organisasi.
Key Objective
To become a leading financial institution through high-performing, future-proofed, and impact
oriented people
High-Performing Future-Proofed Impact-Oriented
People Workforce Leaders
Achieve best-in-class Ensure employee are equipped Line and functional leaders
productivity for key business with skills and competencies who are capable, inspirational,
battlegrounds to meet business needs, today, and able to build teams that
and tomorrow deliver sustainable outcomes
Holistic performance management system
Growth-oriented, multi-faceted talent management system
Next-gen digital human capital tools
Strong collaboration between business, finance & human capital
Sepanjang tahun 2025, implementasi HC Roadmap memasuki fase Deliver, di mana berbagai kebijakan
dan inisiatif Human Capital mulai dijalankan secara lebih nyata dalam proses bisnis dan aktivitas kerja
sehari-hari. Pada tahap awal ini, Human Capital BNI memprioritaskan sejumlah quick wins yang memiliki
dampak langsung terhadap kinerja, khususnya pada penguatan budaya kinerja, peningkatan efektivitas
peran pimpinan, serta pengembangan kapabilitas pada fungsi-fungsi utama bisnis dan kepemimpinan.
Pendekatan ini memastikan bahwa implementasi HC Roadmap tidak bersifat konseptual, tetapi mulai
menghasilkan perubahan perilaku kerja dan kontribusi yang terukur.
Dalam mendukung pengembangan kapabilitas pegawai, BNI secara konsisten menyelenggarakan berbagai
program pendidikan dan pelatihan melalui BNI University sebagai pusat pengembangan kompetensi
perusahaan. Program pembelajaran dirancang selaras dengan kebutuhan bisnis, mencakup penguatan
kompetensi teknis, pengembangan kepemimpinan, serta peningkatan kapasitas manajerial. Sepanjang
tahun 2025, berbagai program pelatihan dan pengembangan tersebut diikuti oleh pegawai dari berbagai
unit kerja, dengan tujuan memastikan kesiapan pegawai dalam menjalankan peran operasional sekaligus
menghadapi perubahan lingkungan bisnis yang semakin dinamis.
Laporan Tahunan 2025
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 69
Page 72
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Seiring dengan itu, BNI terus memperkuat pengelolaan Human Capital melalui pemanfaatan teknologi dan
platform digital yang terintegrasi. Digitalisasi proses Human Capital mendukung konsistensi pengelolaan
kinerja, pengembangan pegawai, serta pemantauan capaian berbasis data, sekaligus meningkatkan
kemudahan akses layanan Human Capital bagi seluruh pegawai.
Dalam mendukung produktivitas yang berkelanjutan, BNI juga memperhatikan aspek kesejahteraan pegawai
sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan kondusif, sehingga pegawai
dapat bekerja secara optimal dan memberikan kontribusi terbaik bagi Perseroan.
Melalui pengelolaan Human Capital yang terarah dan konsisten, BNI menjaga kesiapan organisasi dalam
mendukung transformasi bisnis, memperkuat daya saing, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan
bagi perusahaan dan seluruh pemangku kepentingan.
yee Well
Emplo -Be
I i ng
BN
HEALTH
Mental & Physical
Consultation
• EAP 2.0
• BNI Daycare
FINANCIAL
Financial
Consultation
• EAP 2.0 -
Financial Checkup
Happy & Healthy • New Dana
BNI Hi-Movers Kesehatan Masa
Pensiun (DKMP)
SOCIAL
Social Communities
46 Society (Komunitas)
BNI juga secara konsisten menyelenggarakan berbagai program pelatihan dan pengembangan kompetensi
bagi seluruh pegawai sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, serta
kemampuan dalam merespons dinamika dan tantangan industri perbankan yang terus berkembang. Melalui
BNI University sebagai pusat pengembangan kompetensi, BNI merancang strategi pembelajaran yang
terarah dan berkelanjutan, mencakup berbagai program pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan
bisnis serta peningkatan kapasitas kepemimpinan dan manajerial.
Sepanjang tahun 2025, BNI telah menyelenggarakan berbagai program pelatihan dan pengembangan
kepada 26.937 peserta, dengan rata-rata setiap pegawai mengikuti pelatihan sebanyak 15 kali dalam
setahun. Program pelatihan ini dirancang untuk memastikan seluruh pegawai memiliki kompetensi yang
relevan, baik dalam mengelola fungsi operasional BNI maupun dalam menghadapi perubahan lingkungan
bisnis secara adaptif dan inovatif.
70 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 73
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI Store dan 4,8 di Play Store, yang mencerminkan
DAN DIGITAL BANKING tingginya tingkat kepuasan nasabah terhadap
layanan dan pengalaman digital yang diberikan.
Kami terus berfokus pada berbagai penerapan Kinerja tersebut mencerminkan pertumbuhan yang
kebijakan dan inisiatif strategis guna signifikan, dengan wondr by BNI telah melampaui
menyempurnakan proses bisnis, memperkuat BNI Mobile Banking sebagai kanal transaksi utama
ketersediaan sistem, serta mengembangkan bagi nasabah individu. Dalam periode migrasi yang
Teknologi Informasi (TI) sebagai enabler digital yang dilakukan secara bertahap, BNI Mobile Banking tetap
andal. Upaya ini mencakup penguatan infrastruktur, dioperasikan secara berdampingan guna menjaga
jaringan komunikasi, serta peningkatan layanan keberlanjutan layanan dan kenyamanan nasabah,
produk digital yang sejalan dengan perkembangan hingga wondr by BNI sepenuhnya siap menjadi
industri perbankan. PengembanganTI juga diarahkan kanal digital utama bagi nasabah ritel dengan
pada peremajaan infrastruktur TI, termasuk dari sisi layanan yang lebih modern dan berorientasi pada
sistem aplikasi maupun jaringan yang terintegrasi, preferensi nasabah.
guna mendukung peningkatan volume transaksi
serta memperkuat kapabilitas keamanan siber BNI terus mendorong proses migrasi secara bertahap
(cyber security). agar seluruh nasabah dapat beralih ke wondr by BNI
dan menikmati pengalaman layanan digital yang
Transformasi digital menjadi penggerak utama lebih baik, modern, dan terpersonalisasi.
BNI dalam meningkatkan pengalaman nasabah
melalui strategi one stop solution digital financial Selain menyasar segmen ritel, BNI juga memperkuat
services serta mendorong peralihan transaksi ke layanan digital untuk nasabah melalui transformasi
kanal digital. wondr by BNI dikembangkan dengan platform BNIdirect. Platform ini dirancang ulang
teknologi berstandar global dan pendekatan untuk memberikan pengalaman transaksi yang
hyper-personalization melalui tiga Dimensi lebih efisien dan komprehensif, dengan fitur yang
Keuangan, yaitu Transaksi, Insight, dan Growth. menyediakan visibilitas data secara menyeluruh
Dengan adanya 3 dimensi tersebut, wondr by BNI dan real-time. Kemampuan ini memungkinkan
memberikan kemudahan pengelolaan keuangan nasabah untuk mengakses informasi yang relevan
yang komprehensif untuk meningkatkan nilai dengan cepat, sehingga mendukung proses
aset pengguna serta memberikan pengalaman perencanaan dan analisis keuangan yang lebih
bertransaksi yang lebih nyaman. Sepanjang tahun akurat. Melalui otomasi dan integrasi layanan,
2025, wondr by BNI menghadirkan di antaranya fitur BNIdirect memberikan efisiensi operasional yang
multicurrency untuk transaksi di 32 negara dengan tinggi sekaligus memastikan stabilitas transaksi.
12 valuta asing, peningkatan kapabilitas fitur
Insight untuk memantau arus kas secara praktis, Sepanjang tahun 2025, BNIdirect mencatat kinerja
serta peningkatan kapabilitas fitur Growth yang yang solid dengan pertumbuhan jumlah pengguna
menyediakan solusi investasi dan tabungan sesuai sebesar 24,8%, mencapai lebih dari 261,5 ribu
kebutuhan nasabah. Sejak peluncurannya, wondr pengguna. Sementara itu, volume transaksi
by BNI telah diunduh oleh 16,7 juta pengguna meningkat signifikan hingga 26,4% YoY. Pencapaian
sepanjang tahun 2025, dengan tingkat pengguna ini memperkokoh posisi BNIdirect sebagai solusi
aktif bertransaksi mencapai sekitar 72,1%. Disamping digital terpercaya bagi nasabah.
itu, wondr by BNI juga memperoleh apresiasi positif
dari nasabah dengan raihan rating 4,9 di App
Laporan Tahunan 2025
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 71
Page 74
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PENGEMBANGAN JARINGAN KERJA DAN Pada tahun 2025, BNI melakukan penataan dan
MITRA USAHA evaluasi organisasi untuk mendukung dan selaras
dengan visi, misi, dan arah strategi BNI ke depan.
BNI terus memperkuat kehadirannya melalui Sejalan dengan arah strategi BNI ke depan, BNI telah
aliansi strategis dan jaringan bank koresponden melakukan penguatan organisasi yang mendukung
di berbagai negara. Upaya ekspansi jaringan kerja peningkatan pertumbuhan bisnis, penguatan risiko
dilakukan secara menyeluruh, mencakup skala yang prudent, penguatan fungsi Kantor Wilayah
nasional hingga global, dengan memanfaatkan basis serta pengembangan artificial intelligence (AI) untuk
nasabah, mitra usaha, dan jejaring internasional mendukung pencapaian kinerja perusahaan.
sebagai target pasar potensial. Selain itu, BNI aktif
menjalin berbagai bentuk kerja sama strategis untuk
memperluas jangkauan bisnis serta meningkatkan Aktivitas Utama serta Jenis Produk dan
kinerja secara berkelanjutan. Jasa yang Ditawarkan
Kegiatan usaha utama BNI berfokus pada penyediaan
Hingga akhir tahun 2025, BNI memiliki 1 (satu) layanan perbankan dan aktivitas usaha penunjang
kantor pusat, 17 kantor wilayah, 10 jaringan kantor yang mencakup penghimpunan serta penyaluran
luar negeri, serta 1.834 jaringan kantor dalam negeri dana kepada masyarakat, dengan menawarkan
yang terdiri dari kantor cabang, kantor cabang suku bunga yang kompetitif bagi nasabah. Dalam
pembantu, dan sentra bisnis. Dari 10 jaringan kantor pelaksanaannya, BNI menyediakan beragam
luar negeri tersebut, terdiri atas 6 kantor luar negeri produk dan jasa perbankan yang dirancang untuk
berlisensi branch, 2 kantor perwakilan, 1 sub-branch memenuhi kebutuhan berbagai segmen nasabah,
luar negeri, dan 1 kantor cabang remittance, yang termasuk penyaluran kredit kepada debitur usaha
tersebar di 8 negara strategis. kecil dan menengah. Rincian lebih lanjut mengenai
produk dan jasa yang dihasilkan dapat dilihat pada
BNI Agen46 ( Branchless Banking) menjadi salah satu Bab Profil Perusahaan, bagian Produk dan Jasa yang
pilar penting dengan jangkauan hingga ke 35.729 Dihasilkan dalam laporan tahunan ini.
kelurahan/desa di seluruh Indonesia, termasuk
wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Tingkat Suku Bunga Penghimpunan dan
Sepanjang tahun 2025, BNI Agen46 mencatatkan Penyediaan Dana
jumlah mitra sebanyak 217.013 dengan volume Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) digunakan
transaksi mencapai Rp61,2 triliun, dan sebanyak sebagai acuan oleh bank untuk menentukan suku
121,8 juta transaksi. Hal tersebut mencerminkan bunga kredit yang dikenakan kepada nasabah.
peran signifikan Agen46 dalam memperluas akses SBDK merupakan suku bunga terendah yang
layanan keuangan dan mendorong inklusi keuangan mencerminkan kewajaran biaya yang dikeluarkan
nasional. oleh Bank, termasuk ekspektasi keuntungan yang
akan diperoleh, namun belum memperhitungkan
KINERJA LAINNYA komponen estimasi premi risiko yang besarnya
tergantung dari penilaian Bank terhadap risiko untuk
Struktur Organisasi masing-masing debitur atau kelompok debitur. Pada
BNI terus melakukan penguatan struktur organisasi tahun 2025, tingkat suku bunga penghimpunan dan
secara terus-menerus, sebagaimana tercermin penyediaan dana untuk mata uang Rupiah yang
dalam bab Profil Perusahaan dalam LaporanTahunan dimiliki BNI sebagai berikut:
ini, yang dilakukan melalui proses identifikasi dan
pengembangan suksesor. Secara berkelanjutan,
BNI juga melakukan evaluasi terhadap struktur
organisasi guna meningkatkan efektivitas, efisiensi,
dan memastikan kelangsungan usaha dalam jangka
panjang.
72 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 75
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(efektif % per tahun)
Suku Bunga Dasar Kredit Rupiah (Prime Lending Rate)
Berdasarkan Jenis Kredit
Bulan
Kedit Non UMKM Kredit UMKM Non KPR/
KPR/KPA
Korporasi Ritel Menengah* Kecil* Mikro NonKPA
Januari 2025 8,67% 8,82% 9,86% 11,12% 12,04% 9,26% 10,57%
Februari 2025 8,41% 8,56% 9,54% 10,81% 11,63% 8,96% 10,17%
Maret 2025 8,55% 8,76% 9,76% 10,95% 11,72% 9,08% 10,31%
April 2025 8,53% 8,81% 9,82% 10,95% 11,82% 9,10% 10,34%
Mei 2025 8,60% 8,90% 9,92% 11,06% 11,91% 9,14% 10,37%
Juni 2025 8,52% 8,75% 9,80% 11,05% 11,79% 9,09% 10,33%
Juli 2025 8,57% 8,77% 9,87% 11,15% 11,77% 9,14% 10,39%
Agustus 2025 8,57% 8,86% 9,87% 11,17% 11,86% 9,20% 10,44%
September 2025 8,46% 8,70% 9,69% 10,53% 11,71% 9,05% 10,30%
Oktober 2025 8,35% 8,59% 9,61% 10,42% 11,60% 9,00% 10,24%
November 2025 8,35% 8,59% 9,61% 10,42% 11,60% 9,00% 10,24%
Desember 2025 8,14% 8,39% 9,46% 10,29% 11,58% 8,88% 10,16%
Jumlah, Jenis, dan Lokasi Kantor Kepemilikan Direksi, Dewan Komisaris, dan
Dalam rangka mendukung strategi ekspansi Pemegang Saham dalam Kelompok Usaha
bisnis yang efektif dan optimal, BNI melakukan Bank
pengelolaan jaringan kantor atau outlet secara Pada tahun 2025, informasi mengenai kepemilikan
terencana dan terukur. Pengelolaan ini bertujuan saham (langsung dan tidak langsung) anggota
untuk memastikan bahwa setiap jaringan yang Dewan Komisaris dan Direksi yang menjabat dan/
dimiliki dapat beroperasi secara lebih efisien dan atau diangkat pada tahun buku adalah sesuai dengan
memberikan kontribusi maksimal sesuai dengan yang diinformasikan pada Bab Profil Perusahaan
potensi bisnis di wilayah masing-masing. Dengan dalam Laporan Tahunan ini.
upaya ini, BNI dapat memperkuat kehadirannya
di pasar sekaligus meningkatkan kualitas layanan PERUBAHAN-PERUBAHAN PENTING YANG
kepada nasabah. TERJADI PADA BANK DAN KELOMPOK
USAHA BANK
Hingga saat ini, BNI terus meningkatkan customer
experience dalam rangka mendukung pertumbuhan Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat adanya
bisnis, dengan menawarkan berbagai produk dan perubahan-perubahan penting yang terjadi pada
layanan yang komprehensif melalui 1 (satu) kantor BNI ataupun Kelompok Usaha BNI.
pusat, 17 kantor wilayah, 10 (sepuluh) jaringan
kantor luar negeri dan 1.834 jaringan kantor yang PROSPEK USAHA 2026, PERKEMBANGAN
terdiri dari kantor cabang, kantor cabang pembantu PEREKONOMIAN, DAN TARGET PASAR
dan sentra bisnis. BNI memiliki 10 (sepuluh) jaringan
kantor luar negeri yang tersebar di 8 (delapan) BNI terus melanjutkan agenda perbaikan
negara, terdiri dari 6 (enam) kantor luar negeri, 1 menyeluruh terhadap lingkungan internal melalui
(satu) sub-branch, 1 (satu) kantor cabang remittance, program BNI Corporate Transformation sebagai
dan 2 (dua) kantor perwakilan. upaya strategis untuk memperkuat daya saing dan
ketahanan kinerja Perseroan. Transformasi ini tidak
hanya berfokus pada penyempurnaan proses bisnis
dan peningkatan kapabilitas organisasi, tetapi juga
diarahkan untuk memastikan BNI mampu merespons
dinamika industri keuangan yang semakin cepat
dan kompleks. Dengan fondasi transformasi yang
semakin kuat, BNI menatap tahun 2026 dengan
optimisme tinggi untuk mencapai pertumbuhan
yang berkelanjutan dan kinerja yang unggul.
Laporan Tahunan 2025
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 73
Page 76
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kondisi di atas harus diseimbangkan dengan PERKEMBANGAN PENERAPAN TATA
kewaspadaan terhadap dinamika ekonomi global KELOLA BANK
dan domestik, serta penerapan strategi yang adaptif.
Sebagai gambaran terhadap ketidakpastian di atas, Penerapan Tata Kelola atau yang saat ini disebut
IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global Governansi telah menjadi komitmen mendasar
melambat ke 3,1% (vs. 3,3% dan 3,2% di tahun 2024 bagi seluruh anggota Dewan Komisaris, Direksi,
dan 2025) dikarenakan pemulihan antar negara yang serta segenap pegawai BNI dalam menjalankan
masih divergen serta fragmentasi geopolitik. kegiatan usaha. Komitmen ini diwujudkan
melalui implementasi yang konsisten dan
Dari sisi domestik, BNI memproyeksikan berkesinambungan terhadap 4 (empat) pilar
pertumbuhan ekonomi tetap solid di 5,2% didorong Governansi Indonesia yang dikeluarkan oleh Komite
oleh konsumsi rumah tangga dan investasi. Nasional Kebijakan Governansi (KNKG), yaitu Etika,
Menguatnya konsumsi rumah tangga ini sejalan Transparansi, Akuntabilitas, dan Keberlanjutan
dengan kebijakan fiskal serta moneter yang (ETAK). Keempat pilar tersebut menjadi landasan
akomodatif. Selain itu, Rupiah diperkiran berada utama dalam setiap pengambilan keputusan yang
di kisaran Rp15.900 - Rp17.000 di tahun 2026. Hal bertanggung jawab, mendorong optimalisasi
ini dikarenakan pelebaran defisit neraca transasksi kinerja, menghindari benturan kepentingan, serta
berjalan di tengah penurunan harga komoditas dan memperkuat akuntabilitas untuk mendukung
risiko-risiko eksternal. pencapaian prospek bisnis yang telah ditetapkan.
Adapun beberapa risiko eksternal yang BNI Dalam rangka menjalankan tugas dan tanggung
identifikasi dan perlu dimonitor ke depan. Pertama, jawabnya serta memastikan kepatuhan terhadap
risiko ketidakpastian perdagangan global karena seluruh prinsip tata kelola guna menghadapi
tarif resiprokal. Kedua, kondisi perlambatan dinamika makroekonomi dan lingkungan bisnis,
ekonomi di mitra-mitra dagang utama Indonesia. pada Tahun 2025 Direksi telah menyelenggarakan
Ketiga, perlambatan lebih dalam ekonomi Tiongkok 46 (empat puluh enam) kali rapat Direksi dan
berisiko terhadap ekonomi Indonesia mengingat 8 (delapan) kali rapat Direksi bersama Dewan
konsentrasi ekonomi dengan Tiongkok signifikan. Komisaris. Selain itu, untuk memastikan
Lebih lanjut, Tiongkok masih harus menghadapi bahwa dalam setiap keputusan strategis telah
permasalahan struktural di jangka menengah memperhatikan tata kelola, BNI melakukan penataan
seperti populasi produktif yang menurun, krisis Komite di bawah Direksi meliputi pembentukan sub
properti, dan tingginya utang swasta terhadap PDB komite, penyesuaian keanggotaan serta tugas dan
(mencapai kisaran 190% terhadap PDB). Keempat, tanggung jawab sehingga sesuai dengan regulasi
risiko nilai tukar akibat dari gejolak ekonomi global. terkini, best practice, dan organisasi BNI.
Dengan mempertimbangkan proyeksi kondisi Pada tahun 2025, BNI melakukan beberapa penilaian
makroekonomi global dan nasional tersebut, BNI atas kualitas penerapan tata kelola yang dilakukan
menargetkan pertumbuhan kinerja yang solid dan secara internal maupun oleh pihak eksternal dengan
realistis pada tahun 2026. Strategi pencapaiannya capaian sebagai berikut:
akan difokuskan pada pengelolaan likuiditas yang 1. Penilaian Self Assessment yang dilakukan secara
prudent, ekspansi kredit yang berkelanjutan, periodik setiap semester, yakni pada bulan
penguatan kualitas aset, serta peningkatan Juni dan Desember berdasarkan Peraturan
kapabilitas digital dan operasional. BNI meyakini OJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata
bahwa kombinasi antara transformasi internal yang Kelola bagi Bank Umum dan Surat Edaran OJK
kuat dan adaptasi strategis terhadap lingkungan No. 14/SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata
eksternal akan menjadi kunci dalam memperkuat Kelola bagi Bank Umum. Hasil Self Assessment
posisi Perseroan sebagai bank nasional berkapasitas menunjukkan nilai komposit peringkat 2 yang
global yang mampu tumbuh secara berkelanjutan. mencerminkan BNI telah melakukan penerapan
Tata Kelola secara umum baik;
2. Penilaian ASEAN Corporate Governance
Scorecard (ACGS) oleh Indonesia Institute for
Corporate Directorship (IICD) dengan hasil score
secara keseluruhan tertimbang (overall score) BNI
adalah sebesar 118,24 poin dan termasuk dalam
predikat “Leadership in Corporate Governance”
atau Level 5, di mana hal ini berarti praktik GCG
yang dilakukan BNI secara keseluruhan sudah
mengadopsi standar internasional.
74 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 77
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
3. Penilaian Corporate Governance Perception (earning’s sustainability), dan manajemen
Index (CGPI) oleh Indonesia Independen Cipta Rentabilitas.
Governansi (IICG) dan mempertahankan predikat 4. Permodalan (Capital)
The Most Trusted Companies dengan score Penilaian atas faktor Permodalan meliputi
sebesar 92,60. evaluasi terhadap kecukupan Permodalan dan
kecukupan pengelolaan Permodalan. Dalam
Ketiga hasil penilaian tersebut menjadi landasan melakukan penilaian kecukupan Permodalan,
penting bagi BNI dalam melakukan penyempurnaan BNI mengaitkan kecukupan modal dengan Profil
berkelanjutan dan memperkuat penerapan pilar Risikonya.
Governance secara lebih optimal. Direksi secara
konsisten berkomitmen untuk memperkuat BNI melakukan penilaian Tingkat Kesehatan
penerapan prinsip tata kelola yang baik, didukung Bank serta melaporkannya kepada Otoritas Jasa
oleh implementasi sistem manajemen risiko dan Keuangan (OJK) setiap 6 (enam) bulan (semesteran)
kepatuhan yang terintegrasi, guna mendorong pada periode Juni dan Desember. Pada periode 31
peningkatan kualitas pengelolaan Perusahaan Desember 2025, hasil penilaian Tingkat Kesehatan
yang sehat, berlandaskan prinsip kehati-hatian, Bank BNI berada pada peringkat “Sehat” yang
profesionalisme, dan etika bisnis yang tinggi. berarti bahwa:
Direksi meyakini bahwa penerapan prinsip GCG 1. Kondisi BNI secara umum sehat, sehingga dinilai
yang konsisten dapat meminimalkan potensi risiko mampu menghadapi pengaruh negatif yang
yang berdampak terhadap keberlangsungan usaha signifikan dari perubahan kondisi bisnis dan
BNI, sehingga stabilitas dan kinerja organisasi faktor eksternal lainnya.
senantiasa terjaga dengan baik serta mendukung 2. Peringkat faktor-faktor penilaian (Profil Risiko,
pencapaian visi dan misi secara berkelanjutan. Tata Kelola, Rentabilitas, dan Permodalan)
secara umum baik. Apabila terdapat kelemahan,
MANAJEMEN RISIKO DAN TINGKAT maka secara umum kelemahan tersebut kurang
KESEHATAN BANK signifikan.
Tingkat Kesehatan Bank merupakan hasil penilaian Profil risiko BNI, sebagai salah satu faktor penilaian
terhadap kondisi BNI yang mencakup aspek risiko TKB periode 31 Desember 2025 berada pada
(Risk-Based Bank Rating) serta kinerja secara peringkat 2 (Low to Moderate) serta Tingkat
keseluruhan. BNI memanfaatkan parameter Tingkat Kesehatan Bank yang tetap terjaga pada peringkat
Kesehatan Bank sebagai alat untuk melakukan “Sehat”. Pencapaian ini menunjukkan bahwa
identifikasi dini terhadap potensi permasalahan, manajemen risiko telah menjadi bagian strategis
menyusun serta melaksanakan langkah perbaikan dari proses pengambilan keputusan di BNI.
(corrective action), dan menetapkan strategi
bisnis yang tepat untuk mendukung pertumbuhan PENGEDALIAN INTERNAL ATAS
berkelanjutan di masa mendatang. PELAPORAN KEUANGAN
Penilaian Tingkat Kesehatan BNI merujuk pada Sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga
Peraturan OJK No. 4/POJK.03/2016 tentang Penilaian integritas, akurasi, dan transparansi informasi
Tingkat Kesehatan Bank Umum serta Surat Edaran keuangan, Direksi memastikan bahwa penerapan
OJK No. 14/SEOJK.03/2017 tentang Penilaian Pengendalian Internal atas Pelaporan Keuangan
Tingkat Kesehatan Bank Umum, yang dilakukan (Internal Control over Financial Reporting/
berdasarkan 4 (empat) faktor sebagai berikut: ICOFR) dilaksanakan secara menyeluruh dan
1. Profil Risiko (Risk Profile) berkelanjutan. Pengendalian internal tersebut
Penilaian Profil Risiko dilakukan dengan menilai mencakup proses penyusunan, penyajian, dan
Risiko Inheren (risiko yang melekat pada aktivitas pelaporan keuangan yang dilakukan secara benar,
BNI) dan Kualitas Penerapan Manajemen Risiko andal, dan dapat dipertanggungjawabkan, guna
(KPMR) terhadap 8 (delapan) jenis risiko. mendukung pengambilan keputusan manajemen
2. Tata Kelola (Good Corporate Governance) serta memenuhi kebutuhan pemangku kepentingan.
Penilaian Tata Kelola Perusahaan merupakan Dalam implementasinya, BNI mengacu pada
penilaian terhadap kualitas manajemen BNI Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 15 Tahun
atas pelaksanaan prinsip-prinsip Tata Kelola 2024 tentang Integritas Pelaporan Keuangan Bank,
Perusahaan. yang bertujuan memperkuat ketepatan, keandalan,
3. Rentabilitas (Earnings) dan transparansi laporan keuangan, serta
Penilaian atas faktor Rentabilitas meliputi memastikan seluruh proses pelaporan didukung
evaluasi terhadap kinerja Rentabilitas, sumber- oleh sistem pengendalian internal yang efektif dan
sumber Rentabilitas, kesinambungan rentabilitas memadai.
Laporan Tahunan 2025
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 75
Page 78
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Selain itu, penerapan ICOFR juga selaras dengan Keputusan Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen
Risiko Kementerian BUMN Nomor SK-5/DKU.MBU/11/2024 tentang Petunjuk Teknis Pengendalian Internal
atas Pelaporan Keuangan, yang menjadi pedoman wajib bagi BUMN dalam memastikan integritas dan
reliabilitas pelaporan keuangan. Untuk memenuhi ketentuan regulasi tersebut serta prinsip-prinsip
pengendalian internal yang berlaku, BNI menerapkan kerangka ICOFR yang terstruktur dan terintegrasi ke
dalam proses bisnis, pengelolaan risiko, serta tata kelola Perusahaan.
Kerangka ICOFR dilaksanakan melalui lima tahapan utama yang dirancang, meliputi perancangan,
implementasi dan pemantauan berkelanjutan, evaluasi, remediasi, dan pelaporan. Kelima tahapan tersebut
dijalankan untuk memastikan efektivitas pengendalian, memitigasi risiko, serta mendukung terciptanya
pelaporan keuangan yang berkualitas dan berkesinambungan.
PENILAIAN ATAS KINERJA KOMITE-KOMITE DI BAWAH DIREKSI
Dalam memimpin jalannya pengurusan BNI, Direksi didukung oleh sejumlah komite yang dibentuk sesuai
dengan ketentuan perbankan yang berlaku, dengan tujuan untuk meningkatkan efektivitas pengambilan
keputusan serta efisiensi dalam pelaksanaan operasional BNI.
Komite Pendukung Direksi
Komite
Komite Komite
Komite Komite Manajemen
Kebijakan Asset &
Kredit Bisnis Risiko
Perkreditan Liability
Terintegrasi
Komite
Komite Komite Komite Komite
Manajemen
Human Manajemen Manajemen Perusahaan
Risiko & Anti
Capital Kinerja Teknologi Anak
Fraud
Pada tahun 2025, Direksi telah melakukan evaluasi INISIATIF KEUANGAN BERKELANJUTAN
terhadap kinerja seluruh komite dan memberikan DAN PENERAPAN LINGKUNGAN, SOSIAL
penilaian positif atas kontribusi serta kinerja yang DAN TATA KELOLA (LST) SERTA KOMITMEN
telah dicapai. Evaluasi tersebut didasarkan pada ATAS TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN
tolok ukur yang telah ditetapkan dan disepakati LINGKUNGAN
sejak awal tahun, meliputi realisasi pelaksanaan
tugas sesuai dengan Piagam Komite, pemenuhan Inisiatif Keuangan Berkelanjutan (Sustainable
kompetensi dan keterampilan setiap anggota Finance) serta penerapan prinsip Lingkungan,
komite, capaian kinerja tahun 2025, serta partisipasi Sosial, dan Tata Kelola (LST/ESG) dan komitmen
kehadiran masing-masing anggota yang tinggi terhadap Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
baik pada rapat internal komite ataupun rapat (TJSL) merupakan bagian integral dari strategi
bersama Direksi, termasuk menimbang keputusan bisnis jangka panjang BNI. Langkah ini bertujuan
yang diambil saat pembahasan rapat. Berdasarkan untuk memastikan keberlanjutan bisnis sekaligus
hasil evaluasi tersebut, Direksi menilai bahwa memenuhi prinsip-prinsip keberlanjutan yang
seluruh komite telah menjalankan tugas dan diakui secara global. Fokus BNI tidak hanya
fungsinya dengan baik serta selaras dengan tujuan pada peningkatan kinerja keuangan, tetapi juga
pembentukannya. pada kontribusi positif terhadap masyarakat dan
lingkungan.
Penerapan prinsip keuangan berkelanjutan
telah terintegrasi dalam bisnis fundamental
BNI. Dari sisi permodalan, pada tahun 2025 BNI
menerbitkan Sustainability Bond sebesar Rp5
triliun dan memperoleh pemeringkatan “idAAA”
dari Pefindo dengan peringkat “idAAA” dan telah
mendapatkan opini independen dari Sustainalytics
yang menyatakan bahwa kerangka Sustainability
Bond BNI kredibel dan sesuai dengan standar
internasional dan ASEAN. Dana yang diperoleh
76 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 79
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
akan digunakan untuk penyaluran pembiayaan baru Sebagai salah satu pionir Green Banking di Indonesia,
ataupun pembiayaan yang sudah ada baik langsung BNI berkomitmen menginternalisasi prinsip
maupun tidak langsung atas kegiatan-kegiatan keuangan berkelanjutan ke dalam nilai-nilai, budaya
yang termasuk dalam kategori Kegiatan Usaha kerja, strategi bisnis, kebijakan operasional, serta
Berwawasan Lingkungan (KUBL) dan Kegiatan sistem dan prosedur operasionalnya. Komitmen
Usaha Berwawasan Sosial (KUBS) sebagaimana ini diwujudkan melalui penerapan strategi yang
diatur dalam POJK No. 18 Tahun 2023. Di samping terintegrasi dengan seluruh aspek kinerja ESG,
itu, BNI juga pernah menerbitkan Green Bond senilai sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi
Rp5 triliun pada tahun 2022, dengan peringkat pemangku kepentingan dan lingkungan hidup.
“idAAA” dari PEFINDO serta memperoleh Second
Party Opinion dari Sustainalytics. Sebagai Agent of Development, BNI juga
memainkan peran aktif dalam mendorong transisi
Di sisi pembiayaan, BNI meningkatkan portofolio hijau di Indonesia. BNI memandang transisi hijau
berkelanjutan dengan memperkenalkan sebagai kebutuhan strategis untuk mencapai
Sustainability Linked Loan (SLL) yang memberikan masa depan yang berkelanjutan. Dalam konteks
insentif bagi nasabah untuk meningkatkan kinerja ini, Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia
ESG mereka. Selain itu, BNI juga menawarkan (TKBI) menjadi pilar penting untuk mengarahkan
skema pembiayaan hijau (green financing), untuk investasi pada proyek-proyek yang berkelanjutan
mendorong terciptanya dampak positif yang dan memberikan manfaat bagi masyarakat. TKBI
berkelanjutan di berbagai sektor industri. BNI juga disusun oleh regulator sebagai respons terhadap
secara konsisten melakukan upaya penurunan emisi perkembangan keuangan berkelanjutan nasional
sebagai bagian dari kontribusi terhadap target Net dan internasional, sekaligus menjawab tantangan
Zero Emission 2060. pembiayaan perubahan iklim, mendukung transisi
menuju Net Zero Emission (NZE), serta mendorong
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
(TPB/SDGs).
BNI menyadari bahwa proses transisi menuju ekonomi hijau membutuhkan dukungan modal dan investasi
yang signifikan. Oleh karena itu, BNI menyalurkan Sustainability Linked Loan (SLL) sebagai salah satu
instrumen pembiayaan strategis bagi debitur yang memiliki target keberlanjutan (sustainability target)
yang sejalan dengan strategi bisnis mereka. Program ini diberikan kepada debitur yang telah memperoleh
endorsement dari Second Opinion Party, yakni lembaga independen yang menilai kesesuaian dan kredibilitas
target keberlanjutan tersebut.
Pilar Keberlanjutan BNI
Visi Menjadi Lembaga Keuangan Global Terpercaya yang Unggul dalam Inovasi dan Kinerja secara Berkelanjutan
Aspirasi & 1. ESG Blueprint
Target 2. Target Net Zero Emission (NZE)
Pilar Sustainable Finance Corporate Sustainability Inclusion & Resiliance
Pengembangan sustainable Pengelolaan energi dan emisi untuk Penguatan inklusi dan literasi
01 01 01
financing, funding dan program di mencapai target Net Zero Emission keuangan serta pemberdayaan
Seluruh Segmen (NZE) masyarakat dalam praktik bisnis
yang berkelanjutan
Internalisasi Standard ESG Nasional Pengembangan program untuk
02 02
Strategi & dan Internasional mendukung praktik operasional 02 Mitra strategis debitur dalam
berkelanjutan melaksanakan transisi menuju
Inisiatif Peningkatan transparansi dan praktik usaha berkelanjutan
03
akuntabilitas praktik keberlanjutan Penguatan kapabilitas pegawai
03
dalam penerapan ESG 03 Pelestarian nature & biodiversity
Penguatan keamanan siber dan
04 perlindungan data nasabah
Enabler Governance, People, IT & Data Infrastructure
BNI memiliki Pilar Keberlanjutan sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan yang disusun berdasarkan
visi BNI. Pilar Keberlanjutan BNI dibangun atas 3 fokus utama yaitu Sustainable Finance, Corporate
Sustainabillity, dan Inclusion & Resilience yang mencakup pengelolaan risiko ekonomi, sosial, lingkungan,
Laporan Tahunan 2025
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 77
Page 80
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
termasuk risiko perubahan iklim. Pilar keberlanjutan PERUBAHAN SUSUNAN ANGGOTA DIREKSI
ini merupakan hasil perumusan intisari dari 5 Pilar
keberlanjutan BNI, menggambarkan 3 fokus utama Dalam rangka memastikan BNI tetap kompetitif,
BNI dalam pengelolaan keberlanjutan. selaras dengan regulasi, serta adaptif terhadap
dinamika lingkungan bisnis perbankan, pada tahun
Kemudian, dalam penerapan Tanggung Jawab 2025 BNI melakukan perubahan susunan anggota
Sosial dan Lingkungan (TJSL), BNI memaknainya Direksi melalui Rapat Umum Pemegang Saham
tidak sekadar sebagai kewajiban pemenuhan (RUPS) Tahunan yang diselenggarakan pada 26
regulasi, melainkan sebagai bagian dari Maret 2025.
implementasi Pilar Keberlanjutan BNI, khususnya
Pilar Inclusion & Resilience untuk membangun RUPS Tahunan 2025 memberhentikan dengan
hubungan yang harmonis, kolaboratif, dan saling hormat Bapak Royke Tumilaar sebagai Direktur
menguntungkan dengan lingkungan, komunitas, Utama, Bpk. I Made Sukajaya sebagai Direktur
serta para pemangku kepentingan di tingkat lokal, Enterprise and Commercial Banking, Bapak
nasional, maupun global. Melalui pendekatan Mucharom sebagai Direktur Human Capital and
ini, BNI berupaya memberikan pengaruh positif Compliance, dan Ibu Novita Widya Anggraini
terhadap pola pikir masyarakat sekaligus tumbuh sebagai Direktur Finance. Kami beserta segenap BNI
dan berkembang bersama masyarakat Indonesia. Hi-Movers mengucapkan terima kasih atas dedikasi
dan pengabdian yang telah diberikan selama ini
BNI secara tegas menghindari pelaksanaan program guna kemajuan BNI.
TJSL yang hanya berorientasi pada pencitraan
semata. Fokus utama BNI adalah pada pemahaman RUPS Tahunan 2025 mengalihkan penugasan
tujuan program serta dampak positif yang dihasilkan, kepada Sdr. Putrama Wahju Setyawan semula
sehingga pelaksanaan TJSL dapat berjalan secara menjabat sebagai Wakil Direktur Utama menjadi
ideal, objektif, tepat sasaran, dan berkesinambungan, Direktur Utama, Sdr. Hussein Paolo Kartadjoemena
sejalan dengan prinsip keuangan berkelanjutan yang semula Direktur Digital and Integrated
dan mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan Transaction Banking menjadi Direktur Finance &
Berkelanjutan (TPB/SDGs). Strategy, Sdr. Munadi Herlambang yang semula
Direktur Institutional Banking menjadi Direktur
Dalam menjalankan strategi dan program TJSL, BNI Human Capital and Compliance, Sdr. Agung Prabowo
berpedoman pada konsep keuangan berkelanjutan yang semula Direktur Wholesale and International
dengan mempertimbangkan harapan pemangku Banking menjadi Direktur Corporate Banking, dan
kepentingan, kepatuhan terhadap hukum yang Sdr. Toto Prasetyo yang semula Direktur Technology
berlaku, serta konsistensi dengan norma-norma and Operations menjadi Direktur Information
perilaku internasional. Untuk memastikan Technology.
penerapan keberlanjutan yang kuat dan terukur, BNI
secara berkala melakukan penilaian Environmental, RUPS Tahunan 2025 juga mengangkat Sdri.
Social, and Governance (ESG) dari Morgan Stanley Alexandra Askandar sebagai Wakil Direktur Utama,
Capital International (MSCI) dan Sustainalytics. Sdri. Rian Kaslan sebagai Direktur Network & Retail
Saat ini, BNI memperoleh MSCI ESG Rating “A”, Funding, Sdr. Muhammad Iqbal sebagai Direktur
yang mencerminkan kinerja baik dalam aspek Commercial Banking, Sdr. Abu Santosa Sudradjat
manajemen tenaga kerja, perilaku perusahaan, sebagai Direktur Treasury & International Banking,
serta privasi dan keamanan data. Selain itu, BNI dan Sdr. Eko Setyo Nugroho sebagai Direktur
juga berhasil mempertahankan peringkat “Risiko Kelembagaan. Atas nama Direksi dan BNI Hi-
Sedang” (Medium Risk) dari Sustainalytics, yang Movers, kami mengucapkan selamat datang dan
menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga selamat bekerja bagi seluruh anggota Direksi baru,
standar keberlanjutan secara global. kami yakin susunan keanggotaan Direksi saat ini
mampu untuk terus menumbuhkan kinerja yang
berkelanjutan bagi BNI.
78 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 81
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dengan demikian, susunan anggota Direksi hingga 31 Desember 2025 berjumlah 13 (tiga belas) orang terdiri
dari 1 (satu) orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama, dan 11 (sepuluh) orang Direktur.
Tanggal Efektif
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode Jabatan
Menjabat *)
Putrama Wahju Direktur Utama Keputusan RUPS Luar Biasa 2022-2027 5 Juni 2025
Setyawan tanggal 31 Agustus 2022 (Periode Pertama)
Alexandra Askandar Wakil Direktur Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 5 Juni 2025
Utama tanggal 26 Maret 2025 (Periode Pertama)
Hussein Paolo Direktur Finance & Keputusan RUPS Tahunan 2024-2029 2 September 2024
Kartadjoemena Strategy tanggal 4 Maret 2024 (Periode Pertama)
Corina Leyla Direktur Consumer Keputusan RUPS Tahunan tanggal 2020-2025 25 Juni 2020
Karnalies Banking 20 Februari 2020, diangkat kembali (Periode Pertama) (Periode Pertama)
melalui Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 26 Maret 2025
tanggal 26 Maret 2025 (Periode Kedua) (Periode Kedua)
David Pirzada Direktur Risk Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 2020-2025 30 November 2020
Management 2 September 2020, diangkat kembali (Periode Pertama) (Periode Pertama)
melalui Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 26 Maret 2025
tanggal 26 Maret 2025 (Periode Kedua) (Periode Kedua)
Ronny Venir Direktur Operations Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 2020-2025 5 November 2020
2 September 2020, diangkat kembali (Periode Pertama) (Periode Pertama)
melalui Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 26 Maret 2025
tanggal 26 Maret 2025 (Periode Kedua) (Periode Kedua)
Toto Prasetio Direktur Keputusan RUPS Luar Biasa 2022-2027 31 Januari 2023
Information tanggal 31 Agustus 2022 (Periode Pertama)
Technology
Agung Prabowo Direktur Corporate Keputusan RUPS Tahunan 2024-2029 9 Oktober 2024
Banking tanggal 4 Maret 2024 (Periode Pertama)
Muhammad Iqbal Direktur Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 13 Agustus 2025
Commercial tanggal 26 Maret 2025 (Periode Pertama)
Banking
Rian Eriana Kaslan Direktur Network & Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 13 Agustus 2025
Retail Funding tanggal 26 Maret 2025 (Periode Pertama)
Abu Santosa Direktur Treasury Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 13 Agustus 2025
Sudradjat & International tanggal 26 Maret 2025 (Periode Pertama)
Banking
Eko Setyo Nugroho Direktur Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 13 Agustus 2025
Kelembagaan tanggal 26 Maret 2025 (Periode Pertama)
Munadi Herlambang Direktur Human Keputusan RUPS Tahunan 2024-2029 1 Desember 2025
Capital & tanggal 4 Maret 2024 (Periode Pertama)
Compliance
Laporan Tahunan 2025
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 79
Page 82
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Per 31 Desember 2025 hingga ditandatanganinya insan BNI telah menjadi pendorong utama dalam
Laporan Tahunan ini, tidak terdapat perubahan mewujudkan Visi, Misi, dan Rencana Bisnis Bank
susunan dan komposisi Direksi. selama tahun 2025.
APRESIASI DAN PENUTUP Kami juga menyampaikan terima kasih kepada
seluruh pemangku kepentingan lainnya atas kerja
Sebagai penutup, izinkan kami, mewakili seluruh sama yang erat dan berkelanjutan, sehingga BNI
anggota menyampaikan ucapan terima kasih dan dapat terus menjalankan kegiatan bisnis di tengah
apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dewan dinamika dan tantangan industri yang semakin
Komisaris atas segala saran, arahan, dan nasihat kompetitif.
yang telah diberikan dalam mendukung pelaksanaan
tugas dan tanggung jawab Direksi sepanjang tahun. Memandang ke depan, kami optimis bahwa seluruh
Penghargaan yang sama juga kami sampaikan pencapaian ini akan menjadi fondasi yang kuat bagi
kepada seluruh pemegang saham, nasabah, dan BNI untuk mengoptimalkan potensi dan meraih
mitra usaha atas dukungan, kepercayaan, serta kerja kinerja terbaik di masa yang akan datang. Semoga
sama yang telah terjalin dengan baik. Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melimpahkan
keberkahan, kemudahan, dan kesempurnaan
Kepada seluruh BNI Hi-Movers, Direksi memberikan dalam setiap langkah kita untuk terus berkarya,
apresiasi mendalam atas karya, komitmen, memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan BNI,
dedikasi, dan kecintaan yang telah ditunjukkan serta mendukung pertumbuhan perekonomian
dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab Indonesia.
masing-masing. Semangat dan kerja keras seluruh
Jakarta, 13 Februari 2026
Atas nama Direksi
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk,
Putrama Wahju Setyawan
Direktur Utama
80 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 83
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Laporan Tahunan 2025
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 81
Page 84
Direksi
Toto Prasetio Muhammad Iqbal Eko Setyo Nugroho Putrama Wahju Setyawan
Direktur Information Technology Direktur Commercial Banking Direktur Kelembagaan Direktur Utama
David Pirzada Rian Eriana Kaslan Hussein Paolo Kartadjoemena
Direktur Risk Management Direktur Network & Retail Funding Direktur Finance & Strategy
82 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 85
Alexandra Askandar Corina Leyla Karnalies Abu Santosa Sudradjat
Wakil Direktur Utama Direktur Consumer Banking Direktur Treasury & International Banking
Munadi Herlambang Ronny Venir Agung Prabowo
Direktur Human Capital & Compliance Direktur Operations Direktur Corporate Banking
Laporan Tahunan 2025
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 83
Page 86
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2025
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini, Dewan Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
menyatakan bahwa kami telah memeriksa dan menyetujui Laporan Tahunan PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk dan menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk tahun 2025 telah dimuat secara lengkap, dan kami bertanggung jawab penuh atas kebenaran
isi Laporan Tahunan dimaksud.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 13 Februari 2026
Dewan Komisaris
Omar Sjawaldy Anwar
Komisaris Utama/Komisaris Independen
Tedi Bharata
Wakil Komisaris Utama
Vera Febyanthy Didik Junaedi Rachbini
Komisaris Independen Komisaris Independen
Donny Hutabarat Febrio Nathan Kacaribu*
Komisaris Komisaris
* Belum Efektif
84 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 87
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Surat Pernyataan Anggota Direksi
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2025
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini, Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyatakan
bahwa kami telah memeriksa dan menyetujui Laporan Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
dan menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
tahun 2025 telah dimuat secara lengkap, dan kami bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan
Tahunan dimaksud.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 13 Februari 2026
Direksi
Putrama Wahju Setyawan
Direktur Utama
Alexandra Askandar
Wakil Direktur Utama
Hussein Paolo Kartadjoemena Corina Leyla Karnalies David Pirzada
Direktur Direktur Direktur
Finance & Strategy Consumer Banking Risk Management
Ronny Venir Toto Prasetio Agung Prabowo
Direktur Direktur Direktur
Operations Information Technology Corporate Banking
Muhammad Iqbal Rian Eriana Kaslan Abu Santosa Sudradjat
Direktur Direktur Direktur
Commercial Banking Network & Retail Funding Treasury & International Banking
Eko Setyo Nugroho Munadi Herlambang
Direktur Direktur
Kelembagaan Human Capital & Compliance
Laporan Tahunan 2025
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 85
Page 88
03
PROFIL
PERUSAHAAN
Informasi Umum Perusahaan 88 Informasi Pemegang Saham 187
Utama dan Pengendali
Identitas Perusahaan 91
Perusahaan
Riwayat Singkat Perusahaan 92
Daftar Perusahaan Anak, 188
Visi, Misi, dan Budaya 94 Perusahaan Cucu dan/atau
Perusahaan Perusahaan Asosiasi
Kegiatan Usaha 99 Struktur BNI Grup & Perusahaan 200
Anak
Wilayah Operasional 104
Perusahaan Kronologi Pencatatan Saham 202
Struktur Organisasi 106 Kronologis Pencatatan Efek 204
Lainnya
Daftar Keanggotaan Asosiasi 108
Informasi Penggunaan Jasa 218
Profil Dewan Komisaris 110
Akuntan Publik (AP) dan Kantor
Profil Direksi 120 Akuntan Publik (KAP) beserta
Jaringan/Asosiasi/Aliansi
Informasi Perubahan Susunan 137
Anggota Direksi dan/atau Lembaga dan/atau Profesi 220
Anggota Dewan Komisaris yang Penunjang Pasar Modal
Terjadi Setelah Tahun Buku
Informasi yang Tersedia 222
Profil Senior Executive Vice 138 pada Situs Web BNI
President
Penghargaan dan Sertifikasi 225
Profil Pejabat Eksekutif 144
Demografi Pegawai 166
Struktur dan Komposisi 180
Pemegang Saham
Page 89
Page 90
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Informasi Umum Perusahaan [ACGS B.5.1]
Nama Perusahaan Jumlah Pegawai
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk • 2024: 27.203 orang
• 2025: 27.201 orang
Nama Panggilan
BNI Data Jaringan Kantor 2025
• 1 Kantor Pusat
Informasi Perubahan Nama • 17 Kantor Wilayah
Tidak terdapat perubahan nama pada tahun buku 2025. • 197 Kantor Cabang
• 1.579 Kantor Cabang Pembantu
Domisili
• 20 Commercial Business Center
Jakarta
• 26 SME Business Center
Kegiatan Usaha • 12 Consumer Loan Processing Center
Perbankan dan Kegiatan Usaha Penunjang Lainnya. • 13.391 ATM/CRM (termasuk 9 ATM di Luar Negeri)
• 330 BNI DigiCS
Segmen Usaha • 6 Perusahaan Anak
• Wholesale & International Banking • 2 Cucu Perusahaan
• Treasury • 10 Jaringan Kantor Luar Negeri
• Institutional Banking
• Enterprises & Commercial Banking Informasi lebih rinci terkait jaringan kantor terdapat
• Retail Banking pada bagian Wilayah Operasional, Daftar Perusahaan
• Kantor Pusat Anak dan Perusahaan Asosiasi serta Akses terhadap
• Perusahaan Anak dan Cucu Perusahaan Termasuk Kantor Cabang atau Kantor
Perwakilan di Bab Profil Perusahaan dalam Laporan
Tanggal Pendirian Tahunan ini.
5 Juli 1946
BNI Agen46
Dasar Hukum Pendirian 157.632 (2021)
• Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 2 tahun 1946 164.979 (2022)
• Lembaran Negara RI No. 70 Tahun 1968 185.697 (2023)
• UU No. 17 Tahun 1968 Tentang Bank Negara Indonesia 213.370 (2024)
1946 217.013 (2025)
• PP No. 19 Tahun 1992 Tentang Penyesuaian Bentuk
Hukum Bank Negara Indonesia Menjadi Perusahaan Perusahaan Anak
Perseroan (Persero) • PT BNI Multifinance
• Akta Pendirian: Akta Notaris No. 131 tanggal 31 Juli • PT BNI Sekuritas
1992 • PT BNI Life Insurance
• BNI Remittance Ltd.
Jumlah Aset 2025 • PT Bank Hibank Indonesia
Rp1.362.054.731.115.090,00 • PT BNI Modal Ventura
Modal Dasar Perusahaan Cucu
Rp15.000.000.000.000,00 • PT BNI Asset Management
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh • BNI Securities Pte. Ltd.
Rp9.054.806.974.125,00 Pengaduan Gratifikasi dan Anti Suap
Pencatatan di Bursa Efek Indonesia Compliance Information Management System (CIMS)
25 November 1996 dengan alamat www.cims.bni.co.id
E-mail : gratifikasi@bni.co.id
Kode Saham
BBNI Whistleblowing System
Telepon: 021 - 57853377
Kepemilikan Saham Posisi 31 Desember 2025 Website: http://bni-transparan.tipoffs.com.sg
Persentase
E-mail: bni-transparan@tipoffs.com.sg
Jumlah Saham Surat: BNI Transparan, P.O. BOX 2646, JKP 10026
Kepemilikan Saham Kepemilikan
(lembar)
(%) SMS/WhatsApp: 0811-970-1946
Negara Republik Indonesia 1 0,00
PT Danantara Asset
22.378.387.749 60,00
Management (Persero)
Masyarakat 14.918.925.166 40,00
88 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 91
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Akses Terhadap Perusahaan Termasuk Kantor Cabang
atau Kantor Perwakilan
Kantor Pusat Kantor Wilayah 06
Jl. Jend. A. Yani No. 286
Gedung Graha Pangeran Lt. 3-4 Surabaya 60292
Grha BNI Tel. : (031) 8292820 - 26
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 1 Fax. : (031) 8292805, 8292841
Jakarta 10220
Kantor Wilayah 07
Tel. : (62-21) 251 1946
Jl. Jend. Sudirman No. 1 Lt. 3
E-mail : bnicall@bni.co.id
Makassar 90115
PO Box 1946
Tel. : (0411) 3620355-56, 3621926
Situs Web Fax. : (0411) 3619562, 3625395
Website: www.bni.co.id
Kantor Wilayah 08
Kontak Perusahaan Jl. Raya Puputan Renon No. 27 Lantai 2,
Sekretaris Perusahaan Renon Denpasar 82265
Okki Rushartomo Tel. : (0361) 263304 - 08
Grha BNI Lantai 24 Fax. : (0361) 227874, 263319
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 1
Kantor Wilayah 09
Jakarta 10220
Jl. Lambung Mangkurat No. 30 Banjarmasin 70111
E-mail : corporate.secretary@bni.co.id
Tel. : (0511) 3353689, 3357063
Hubungan Investor Fax. : (0511) 3354409, 3357066
Divisi Investor Relations
Kantor Wilayah 10
Grha BNI lantai 21
Jl. Jend. Gatot Subroto No. 55
Jl. Jenderal Sudirman Kav 1
Jakarta Pusat 10210
Jakarta 10220
Tel. : (021) 2500025, 5706057 (Hunting)
Tel. : (62-21) 572 8308
Fax. : (021) 2500033
E-mail : ir@bni.co.id
Kantor Wilayah 11
Call Center
Jl. Dotulolong Lasut No. 1
Layanan 24 jam BNI Call 1500046
Manado 95122
Kontak Layanan dari Luar Negeri:
Tel. : (0431) 868019, 862777
+62-21-30500046
Fax. : (0431) 851852/865458
Media Sosial
Kantor Wilayah 12
X : @BNI
Jl. Lada No. 1 Jakarta 11110
Facebook : BNI
Tel. : (021) 6901131, 2601090, 2601148
Instagram : @bni46
Fax. : (021) 6901131, 6901182, 2601165, 2601179
Kantor Wilayah 14
Gedung BNI Kantor Wilayah Jakarta BSD, Lt.7
Kantor Wilayah Kav. Sunburst Lot.1-5
Jl. Pahlawan Seribu Lengkong Gudang BSD City Kota
Kantor Wilayah 01 Tangerang Selatan, Banten
Jl. Pemuda No. 12, Lantai 4 Tel. : (021) 80826860
Medan 20151 Fax. : (021) 29514074
Tel. : (061) 4567110, 4567002 Kantor Wilayah 15
Fax. : (061) 4567105, 4515754 Gedung Jatinegara 88 Office
Kantor Wilayah 02 Jl. Jatinegara Timur No. 88
Jl. Dobi No. 1, Lantai 3 Padang 25138 Jakarta Timur 13310
Tel. : (0751) 890005-08 Tel. : (021) 22898972
Fax. : (0751) 890010-11 Fax. : (021) 22898972
Kantor Wilayah 03 Kantor Wilayah 16
Jl. Jend. Sudirman No. 132 Jl. Kelapa II Entrop, Kota Jayapura Papua 99224
Palembang 30126 Tel. : (0967) 5355311, 522354
Tel. : (0711) 361961-65, 321046 Fax. : (0967) 533316
Fax. : (0711) 361966, 374160 Kantor Wilayah 17
Kantor Wilayah 04 Jl. Trikora No. 1
Jl. Perintis Kemerdekaan No. 3 Yogyakarta 55122
Bandung 40117 Tel. : (0274) 376287
Tel. : (022) 4240431-39, 4240534 Fax. : (0274) 2872414
Fax. : (022) 4240432-4214926-4213107 Kantor Wilayah 18
Kantor Wilayah 05 Jl. Jend. Basuki Rahmat No. 75 – 77 Malang 65179
Jl. Letjen. M.T. Haryono No. 16 Tel. : (0341) 3611945-47
Semarang 50122 Fax. : (0341) 324565, 354767
Tel. : (024) 3556747, 3556746
Fax. : (024) 3547686, 3520636
Laporan Tahunan 2025
89
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 92
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kantor Luar Negeri Kantor Perwakilan Sydney
30th floor Salesforce Tower,
Suite 30.1B.
KANTOR LUAR NEGERI SINGAPURA 180 George St, Sydney NSW 2000,
BNI Tower Australia
30 Raffles Place #26-01 & #27-01
Singapore 048622
Tel. : +65 6225 7755
Fax. : +65 6225 4757 Perusahaan Anak
KANTOR LUAR NEGERI HONG KONG
G/F Far East Finance Center, PT BNI Multifinance
16 Harcourt Road, Admiralty, Graha Binakarsa Lantai 11 Lot. E-F dan Lantai 12, Jl. HR.
Central Hong Kong Rasuna Said Kav. C-18, Kuningan,
Tel. : +852 25299871, 28618600 Jakarta Selatan 12940
Fax. : +852 28656500 Hotline : (021) 2519 5646
KANTOR LUAR NEGERI TOKYO Website : www.bnifinance.co.id
Nurihiko Building South Tower PT BNI Sekuritas
1st & 9th Floor, 2-10-2 Kyobashi, Sudirman Plaza Indofood Tower Lt. 16,
Chuo-ku, Tokyo 104-0031, Japan Jl. Jend. Sudirman Kav. 76-78
Tel. : +81 3 5579 9990 Jakarta 12910
Fax. : +81 3 3561 3331 Phone: (021) 2554 3946
KANTOR LUAR NEGERI LONDON Fax: (021) 5793 5831
30 King Street, London EC2V 8AG United Kingdom E-mail: corcomm@bnisekuritas.co.id
Tel. : +44 20 7776 4646 Website: www.bnisekuritas.co.id
Fax. : +44 20 7776 4699 Customer Care: 14016
KANTOR LUAR NEGERI NEW YORK PT BNI Life Insurance
One Liberty Plaza 27th Floor, Centennial Tower Lantai 11
1 Liberty St. New York, Jl. Gatot Subroto Kav. 24-25
NY 10006, USA. Jakarta 12930
Tel. : +1 212 943 4750 Tel. : (021) 2953 9999
Fax. : +1 212 344 5723 Fax. : (021) 2953 9998
Website : www.bni-life.co.id
KANTOR LUAR NEGERI SEOUL
E-mail : care@bni-life.co.id
The Korea Chamber of Commerce
Call Center : 1-500-045
& Industry (KCCI) Building
2nd & 6th Floor BNI Remittance Ltd.
39, Sejongdaero, Jung-gu, Seoul, Shop 3, on GF, Keswick Court
South Korea 04513 No. 3 Keswick Street, Causeway Bay Hong Kong
Tel. : +82 2 6050 1932/1946 Tel. : +852 28908082
Fax. : +82 2 6050 1929 Fax. : +852 28908182
PT Bank Hibank Indonesia
Rajawali Place, Lantai 22-23
Jl. H.R. Rasuna Said Kav.B4
Sub-Branch Luar Negeri Setiabudi, Jakarta Selatan 12910
Tel. : (021) 86657888/86657899
KANTOR SUB BRANCH OSAKA Website : www.hibank.co.id
Tatsuno Honmachi Building 3rd Floor E-mail : customercare@hibank.co.id
3-5-2 Honmachi Chuo-ku Osaka, Call Center : 1500910
541-0053, Japan PT BNI Modal Ventura
Tel. : +81 6 4963 2186 Menara BNI Lantai 2
Fax. : +81 6 4963 2486 Jl. Pejompongan Raya No.7, Bendungan Hilir, Tanah Abang,
Jakarta Pusat 10210
Website: www.bniventures.co.id
Remittance Center Email: corporate@bniventures.co.id
Limited Purpose Branch (LPB)
City Plaza Perusahaan Cucu
810 Geylang Road #01-100/101
Singapore 409286 PT BNI Asset Management
Tel. : +65 6745 1946 Centennial Tower Lantai 19
Jl. Gatot Subroto Kav. 24-25
Jakarta 12930
Kantor Perwakilan Tel. : (021) 2996 9646
(021) 2996 9647
Website: www.bni-am.co.id
Kantor Perwakilan Amsterdam
E-mail: customerservices@bni-am.co.id
World Trade Center (WTC) Amsterdam,
Tower C, 12th Floor, BNI Securities Pte. Ltd.
Strawinskylaan 1251, 1077 XX Amsterdam BNI Tower
Tel. : +31 618832758 30 Raffles Place #26-01
Singapore 048622
Website : https://bnisecurities.com.sg
E-mail: corporate.secretary@ bnisecurities.com.sg
90 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 93
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Identitas Perusahaan
Slogan “Melayani Negeri, Kebanggaan Bangsa”
merupakan filosofi dan visi Perusahaan untuk
memberikan high impact yang dapat dirasakan
oleh seluruh masyarakat Indonesia
Sebagai Bank negara pertama di Indonesia yang berdiri pada tanggal 5 Juli 1946, dan dikenal
oleh masyarakat dengan nama BNI 46, maka pemilihan angka 46 sebagai logo BNI semakin
memperkuat signature korporat sebagai bank milik Pemerintah yang telah melayani selama
79 tahun. Penggunaan warna dalam logo angka 46 pada logo BNI lebih didominasi oleh
warna orange yang melambangkan semangat BNI yang terus bergerak maju berkompetisi dan
tangkas menangkap peluang bisnis di era digital untuk menjadi Digital Financial Institution
yang terkemuka. Warna orange, juga menggambarkan suatu gairah baru di mana BNI selalu
melakukan inovasi “tiada henti untuk melayani” semua segmen masyarakat Indonesia,
selain itu warna orange juga menyampaikan pesan bahwa BNI memiliki keyakinan yang kuat
untuk mencapai harapan dan selalu bersinar sepanjang masa. Sedangkan warna turquoise
pada logo BNI mencerminkan kekuatan, kewibawaan serta kemapanan BNI, sekaligus yang
menyiratkan citra yang unik dan modern.
Sejak tahun 2021, BNI menetapkan value proposition sebagai Penyedia Solusi Finansial
Terintegrasi Berbasis Digital dengan Keunggulan Internasional. Sebagai Digital Financial
Institution yang komprehensif dan terpercaya, BNI akan terus memberikan pengalaman
inovasi digital, baik secara korporasi maupun konsumer bagi masyarakat di seluruh pelosok
negeri hingga mancanegara.
Laporan Tahunan 2025
91
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 94
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Riwayat Singkat Perusahaan
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (selanjutnya Pada tahun 1992, melalui Peraturan Pemerintah
disebut “BNI”) didirikan oleh Pemerintah Republik No. 19 Tahun 1992 Tanggal 29 April 1992 tentang
Indonesia pada tanggal 5 Juli 1946 melalui Peraturan Penyesuaian Bentuk Hukum Bank Negara Indonesia
Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 1946 menjadi Perusahaan Perseroan (Persero),
1946 tentang Pembentukan Bank Negara Indonesia BNI mengalami penyesuaian bentuk badan hukum
(BNI), yang disebut sebagai UU BNI Tahun 1946 menjadi Perusahaan Perseroan (Persero). Melalui
tanggal 5 Juli 1946. Melalui Peraturan tersebut, BNI Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 1992 ini, Bank
yang sebelumnya bernama “Poesat Bank Indonesia” Negara Indonesia 1946 dinyatakan bubar dengan
dengan badan hukum yayasan, resmi menjadi ketentuan bahwa segala hak dan kewajiban,
“Bank Negara Indonesia” dan melaksanakan fungsi kekayaan serta pegawai dari Bank Negara Indonesia
sebagai bank sirkulasi/bank sentral dan bank umum. 1946 yang ada pada saat pembubarannya beralih
kepada Perusahaan Perseroan (Persero).
BNI memiliki hak tunggal sebagai bank sirkulasi/
bank sentral untuk mengatur pengeluaran dan Penyesuaian bentuk hukum ini pun tercatat
peredaran Oeang Republik Indonesia (ORI) dalam sebagai tonggak awal berdirinya Perusahaan
batas-batas wilayah kekuasaan RI. Selain itu, BNI Perseroan (Persero) Bank Negara Indonesia,
juga menjalankan fungsi sebagai bank umum, dimana pendiriannya memiliki maksud dan tujuan,
melanjutkan pekerjaan Poesat Bank Indonesia sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 2 Bab II
sebelumnya. Peresmian BNI dilaksanakan di Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 1992, yaitu
Yogyakarta pada hari ulang tahun pertama menyelenggarakan usaha di bidang perbankan
Proklamasi Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus dalam arti seluas-luasnya, dan usaha lain yang
1946. Dalam Konferensi Meja Bundar yang berakhir menunjang kegiatan usaha tersebut.
2 November 1949, status BNI sebagai bank sentral
ditiadakan dan menetapkan De Javasche Bank Penyesuaian bentuk hukum menjadi Persero
sebagai Bank Sentral, sedangkan BNI ditetapkan dikukuhkan melalui Akta Notaris No. 131, tanggal
sebagai Bank Pembangunan. 31 Juli 1992, dibuat di hadapan Muhani Salim,
S.H., dan telah disahkan oleh Menteri Kehakiman
Pada 4 Februari 1955, BNI ditetapkan sebagai bank Republik Indonesia No. C2-6582. HT.01.01.TH.92
umum melalui Undang-Undang Darurat No. 2 Tahun serta telah diumumkan dalam Berita Negara
1955 tentang Bank Negara Indonesia. Kemudian pada Republik Indonesia No. 73 Tanggal 11 September
tahun 1961, UU Darurat tersebut dijadikan undang- 1992 Tambahan No. 1A.
undang serta menjadikan tugas dan kegiatan usaha
BNI untuk membantu dan memajukan kemakmuran Pada tahun 1996, BNI mencatatkan sahamnya
rakyat dan pembangunan perekonomian nasional. di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya
(sekarang BEI), langkah ini menjadikan BNI sebagai
Pada tahun 1965, BNI kembali mengalami bank BUMN (Badan Usaha Milik Negara) pertama
perubahan nama menjadi “Bank Negara Indonesia yang menjadi perusahaan publik. Pencatatan saham
Unit III” melalui Penetapan Presiden No. 17 Tahun di Bursa Efek ini bertujuan untuk memperkuat
1965 tentang Pengintegrasian Bank-bank Umum struktur keuangan dan meningkatkan persaingan
Negara dan Bank Tabungan Pos ke dalam suatu bank usaha di industri perbankan. Langkah aksi korporasi
tunggal. lain yang dilakukan BNI, antara lain, proses
rekapitalisasi oleh Pemerintah di tahun 1999,
Pada tahun 1968, melalui UU No. 17 Tahun 1968 divestasi saham Pemerintah di tahun 2007, dan
yang khusus mengatur kegiatan usaha Bank penawaran umum saham terbatas di tahun 2010.
Negara Indonesia, ditetapkan bahwa nama resmi
“Bank Negara Indonesia Unit III” diganti dengan Pada tanggal 6 Oktober 2023, Perseroan melakukan
“Bank Negara Indonesia 1946”. Melalui undang- Pemecahan Saham (Stock Split) dengan mengacu
undang tersebut, BNI memiliki mandat untuk pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
memperbaiki ekonomi rakyat dan berpartisipasi Republik Indonesia No. 15/POJK.04/2022 tentang
dalam pembangunan nasional. Pemecahan Saham dan Penggabungan Saham
92 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 95
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
oleh Perusahaan Terbuka (“POJK No. 15/2022”) juga didukung oleh sejumlah perusahaan anak
setelah mendapatkan Persetujuan RUPS Luar Biasa guna memperkuat layanan finansial secara terpadu,
yang diselenggarakan tanggal 19 September 2023. meliputi PT BNI Multifinance, PT BNI Sekuritas,
Stock Split dilakukan dalam rangka meningkatkan PT BNI Life Insurance, BNI Remittance Ltd., PT Bank
demand atas saham Perseroan dengan memperluas Hibank Indonesia, dan PT BNI Modal Ventura.
basis investor. Stock Split dilakukan dengan rasio
pemecahan 1:2. Hingga saat ini, BNI tercatat sebagai salah satu bank
nasional terbesar di Indonesia, dari sisi total aset,
Pada akhir tahun 2025, sebanyak 60% saham total kredit, maupun total dana pihak ketiga. BNI
BNI dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia senantiasa menghadirkan layanan penghimpunan
(sebanyak 1 lembar saham yang atau mewakili dana dan fasilitas pembiayaan yang menyeluruh,
0,000% dimiliki oleh Badan Pengaturan Badan mencakup segmen korporasi, bisnis menengah,
Usaha Milik Negara dan sebanyak 22.378.387.749 hingga usaha kecil. Ragam produk dan layanan
lembar saham atau mewakili 60,000% dimiliki oleh BNI juga terus dikembangkan agar selaras dengan
PT Danantara Aset Management (Persero)) dan 40% kebutuhan setiap tahap kehidupan nasabah, mulai
dimiliki oleh masyarakat, baik individu maupun dari usia kanak-kanak, remaja, dewasa, hingga masa
institusi, domestik dan asing. Di samping itu, BNI pensiun.
INFORMASI PERUBAHAN NAMA
Hingga akhir tahun 2025, BNI telah mengalami 5 (lima) kali perubahan nama dengan rincian penjelasan
dalam tabel berikut:
Tanggal Efektif
No. Nama Alasan Perubahan
Perubahan Nama
1. Bank Negara Pada tahun 1946 melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- 1946
Indonesia Undang No. 2 Tahun 1946, nama BNI resmi berubah dari “Poesat Bank
Indonesia” menjadi “Bank Negara Indonesia”.
2. Bank Negara Pada tahun 1965, BNI mengubah nama dari Bank Negara Indonesia 1965
Indonesia Unit III menjadi “Bank Negara Indonesia Unit III” melalui UU No. 17 Tahun 1965.
3. Bank Negara Pada tahun 1968, melalui UU No. 17 Tahun 1968, Pemerintah mengatur 1968
Indonesia 1946 kembali kegiatan usaha BNI dan mengubah nama Bank Negara Indonesia
Unit III menjadi Bank Negara Indonesia 1946.
4. Perusahaan Penyesuaian bentuk hukum oleh Pemerintah Indonesia melalui Peraturan 29 April 1992
Perseroan (Persero) Pemerintah No. 19 Tahun 1992 tanggal 29 April 1992 tentang Penyesuaian
Bank Negara Bentuk Hukum Bank Negara Indonesia 1946 menjadi Perusahaan
Indonesia Perseroan (Persero).
5. PT Bank Negara Penyesuaian dengan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang 13 Juni 2008
Indonesia Perseroan Terbatas, sehingga nama BNI harus ditambahkan dengan kata
(Persero) Tbk “PT” sebagai Perseroan terbatas dan “Tbk” sebagai Perusahaan Terbuka.
Laporan Tahunan 2025
93
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 96
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Visi, Misi, dan Budaya Perusahaan [ACGS D.1.4]
VISI Menjadi Lembaga Keuangan
yang Terunggul dalam Layanan
dan Kinerja secara Berkelanjutan
Penjabaran Visi
MENJADI LEMBAGA KEUANGAN
01 a. Perkembangan teknologi di era digital dan perubahan preferensi nasabah menjadikan
perbankan harus mampu mengembangkan proposisi produk dan layanan untuk memenuhi
kebutuhan nasabah yang semakin kompleks. Perkembangan ini didukung oleh produk layanan
keuangan yang semakin terintegrasi dan saling melengkapi, termasuk juga dengan dimulainya
era teknologi finansial (tekfin) dalam layanan jasa keuangan.
b. Kebutuhan nasabah yang semakin kompleks terhadap layanan keuangan, untuk kebutuhan
transaksi perbankan, investasi, asuransi, dan alternatif pembiayaan selain kredit.
c. Kebijakan regulator (OJK) mendorong dilakukannya tata kelola terintegrasi (corporate
governance, compliance, audit, dan risk management) dalam pengelolaan konglomerasi bagi
group perusahaan yang memiliki bank dan jasa keuangan lainnya.
TERUNGGUL DALAM LAYANAN
02 a. Layanan merupakan hal utama yang ditawarkan kepada nasabah dari perusahaan penjual jasa
keuangan.
b. Layanan yang terunggul dan pengalaman interaksi yang positif (customer experience) akan
menjadi nilai tambah bagi nasabah dalam memilih lembaga keuangan.
c. Layanan dalam lembaga keuangan dituntut untuk dapat mencakup semua segmen nasabah
sehingga menjadikan lembaga keuangan yang menjadi lifetime financial partner dan
menyediakan total financial solution secara customize sesuai dengan kebutuhan nasabah,
termasuk dalam melayani ekosistem bisnis secara terintegrasi.
TERUNGGUL DALAM KINERJA
03 a. Kinerja keuangan perusahaan merupakan aspek yang dinilai dapat meningkatkan nilai bagi
nasabah, investor, pegawai, komunitas, dan industri.
b. Kinerja perusahaan yang baik merupakan tolak ukur dalam melihat tingkat kesehatan dan
keunggulan perusahaan di industri.
c. Kinerja perusahaan yang baik juga meningkatkan keberlangsungan perusahaan (sustainable
growth) melalui perbaikan secara terus-menerus untuk menjadi yang terbaik.
d. Kinerja perusahaan didukung dengan kinerja seluruh organisasi pada semua level untuk
menjadi yang terbaik.
SECARA BERKELANJUTAN
04 a. Layanan kepada nasabah dan kinerja perusahaan menjadi gambaran keberhasilan perusahaan
yang harus tetap dijaga dalam mendukung eksistensi perusahaan di bidang industri keuangan.
b. Layanan dan kinerja yang terunggul perlu dijalankan untuk memberikan timbal balik yang
positif kepada shareholder dalam jangka waktu yang tidak terbatas.
94 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 97
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
MISI
1. Memberikan layanan prima dan solusi digital kepada seluruh nasabah
selaku mitra bisnis pilihan utama.
2. Memperkuat layanan internasional untuk mendukung kebutuhan mitra
bisnis global.
3. Meningkatkan nilai investasi yang unggul bagi investor.
4. Menciptakan kondisi terbaik bagi karyawan sebagai tempat
kebanggaan untuk berkarya dan berprestasi.
5. Meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab kepada lingkungan dan
masyarakat.
6. Menjadi acuan pelaksanaan kepatuhan dan tata kelola Perusahaan
yang baik bagi industri.
Misi BNI mencakup 5 (lima) stakeholder utama yang berpengaruh terhadap pencapaian Visi BNI dalam
memberikan layanan dan kinerja yang terunggul. 5 (lima) stakeholder utama tersebut adalah:
1 2 3 4 5
Nasabah Investor Pegawai Komunitas Pemerintah
(termasuk Masyarakat
nasabah bisnis
global)
Penjabaran Misi 2. Memperkuat layanan internasional untuk
Adapun penjabaran atas Misi BNI tersebut adalah mendukung kebutuhan mitra bisnis global
sebagai berikut: a. Memberikan solusi layanan internasional
1. Memberikan layanan prima dan solusi digital dalam memenuhi kebutuhan bisnis bagi
kepada seluruh nasabah selaku mitra bisnis nasabah institusi maupun perorangan;
pilihan utama b. Menyediakan fasilitas atau media gateway
a. Menyediakan produk/jasa-jasa lembaga bagi investor luar negeri yang menanamkan
keuangan (termasuk solusi digital) yang modal ke dalam negeri;
lengkap, terpadu,berkualitas, terpercaya, dan c. Aktif melakukan pengembangan dan
dapat diandalkan; perbaikan sesuai kondisi kebutuhan mitra
b. Memberikan layanan one stop solution baik bisnis dan kondisi eksternal yang terjadi.
untuk nasabah bisnis maupun individual; 3. Meningkatkan nilai investasi yang unggul bagi
c. Memberikan kualitas produk dan layanan investor
yang best-inclass; a. Pencapaian laba (profitabilitas) usaha
d. Meningkatkan customer experience dalam maksimal;
proses-proses yang dianggap kritikal oleh b. Pertumbuhan yang berkesinambungan dan
nasabah; dapat dipertanggungjawabkan (sustainable
e. Secara proaktif melakukan penyesuaian dan growth);
perbaikan sesuai dengan perkembangan c. Lembaga Keuangan yang sehat;
kebutuhan dan tuntutan nasabah akan d. Pengendalian biaya (cost effectiveness);
kualitas produk/jasa yang ditawarkan BNI; e. Harga saham yang stabil dan terus meningkat.
f. Memberikan kemudahan bagi nasabah
dalam bertransaksi baik secara konvensional
maupun digital.
Laporan Tahunan 2025
95
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 98
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
4. Menciptakan kondisi terbaik bagi karyawan b. Aktif mencari dan memasuki bisnis baru
sebagai tempat kebanggaan untuk berkarya dan yang sejalan dengan peraturan dan regulasi
berprestasi terbaru;
a. Pemberian kesempatan yang sama dan luas c. Aktif mengembangkan bisnis internasional
bagi peningkatan pengetahuan, keterampilan, untuk perluasan bisnis di negara yang
dan kepastian jenjang karier; prospektif;
b. Menciptakan dan mendukung program talent d. Aktif meningkatkan kualitas lingkungan dan
management untuk mencetak pemimpin komunitas sejalan dengan pengembangan
di masa yang akan datang baik untuk BNI bisnis.
maupun untuk Indonesia; 6. Menjadi acuan pelaksanaan kepatuhan dan tata
c. Menyediakan fasilitas dan lingkungan kelola perusahaan yang baik bagi industri
kerja yang aman, nyaman, dan harmonis a. Pelaksanaan risk management yang terpadu;
sehingga menunjang sasaran peningkatan b. Mengakomodasi whistleblower bagi
produktivitas. kepentingan perusahaan;
5. Meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab c. Senior Leadership aktif berkomunikasi
kepada lingkungan dan masyarakat dengan workforce dan menjadi role model;
a. Aktif melayani kebutuhan perbankan untuk d. Aktif memperbarui ketentuan, peraturan,
segenap lapisan masyarakat; serta melaksanakannya secara disiplin dan
tersistem, untuk menjadi lembaga keuangan
yang terpercaya.
REVIU VISI DAN MISI OLEH DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Visi dan Misi BNI disusun dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan antara lain Dewan Komisaris,
Manajemen, Perusahaan Anak, perwakilan semua lapisan karyawan, masyarakat, investor, nasabah dan
pemerintah, serta ahli-ahli terkait dalam industri keuangan melalui beberapa metode seperti survei,
wawancara, dan diskusi bersama.
Visi dan Misi BNI dituangkan dalam Rencana Jangka Panjang sesuai persetujuan Dewan Komisaris
No. DK/60 tanggal 24 November 2023 dan Dokumen Rencana Bisnis Bank (RBB) 2024-2026 sesuai Persetujuan
Dewan Komisaris No. DK/181 tanggal 14 November 2024. Setiap tahun Visi dan Misi ditinjau ulang sesuai
dengan kondisi BNI terkini sebagai acuan dalam menyusun strategi bisnis di masa mendatang.
Sejalan dengan perubahan lanskap industri perbankan, percepatan transformasi digital, serta meningkatnya
intensitas persaingan di tingkat internasional, BNI telah melakukan penyempurnaan dan penajaman Visi,
Misi, dan Strategi sebagai bagian dari proses evaluasi strategis yang berkelanjutan. Langkah ini dilakukan
untuk memperjelas arah strategis Perseroan, mempertajam fokus bisnis, serta memastikan kesiapan BNI
dalam bersaing di level global.
Penyempurnaan dan penajaman tersebut mencakup penguatan posisi BNI sebagai institusi keuangan yang
memiliki kapabilitas dan daya saing global, berorientasi pada penciptaan nilai berkelanjutan, serta mampu
menghadirkan solusi keuangan yang terintegrasi dan relevan bagi nasabah. Pemanfaatan inovasi dan
teknologi menjadi enabler utama dalam mendukung pelaksanaan visi dan misi yang telah disempurnakan.
Dengan penajaman ini, Visi dan Misi BNI tidak hanya berfungsi sebagai pernyataan arah jangka panjang,
namun juga menjadi landasan strategis yang lebih fokus dan operasional dalam perumusan strategi
bisnis, penetapan prioritas, serta akselerasi transformasi BNI ke depan. Selaras dengan hal ini, pada masa
mendatang, BNI akan meneguhkan Visi “Menjadi Lembaga Keuangan Global Terpercaya yang Unggul dalam
Inovasi dan Kinerja secara Berkelanjutan”, yang disertai dengan Misi “1) Menyediakan Layanan Keuangan
dan Solusi Digital yang Inovatif untuk Memenuhi Kebutuhan Nasabah Domestik maupun Internasional; 2)
Menciptakan Nilai yang Optimal bagi Investor, serta Menjaga Integritas dan Tata Kelola Perusahaan yang
Baik; serta 3) Menjadi Mitra Strategis untuk Pertumbuhan Ekonomi Indonesia”.
STRATEGI PENCAPAIAN VISI DAN MISI
Strategi yang sudah dituangkan dalam dokumen jangka panjang dan jangka pendek yang menjadi acuan
dalam menjalankan bisnis BNI dimana strategi tersebut berikut realisasinya dilaporkan secara berkala ke
pihak regulator (OJK).
96 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 99
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Budaya Perusahaan
BNI menetapkan dan memberlakukan “AKHLAK” yang terdiri dari Amanah, Kompeten, Harmonis,
Loyal, Adaptif, Kolaboratif sebagai nilai utama yang harus diimplementasikan oleh segenap insan BNI
dalam menjalankan/melaksanakan tugas sehari-hari.
Amanah
Memegang teguh kepercayaan yang diberikan.
• Memenuhi janji dan komitmen;
• Bertanggung jawab atas tugas, keputusan, dan tindakan yang dilakukan;
• Berpegang teguh kepada nilai moral dan etika.
Kompeten
Terus belajar dan mengembangkan kapabilitas.
• Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah;
• Membantu orang lain belajar;
• Menyelesaikan tugas dengan kualitas terbaik.
Harmonis
Saling peduli dan menghargai pebedaan.
• Menghargai setiap orang apapun latar belakangnya;
• Suka menolong orang lain;
• Membangun lingkungan kerja yang kondusif.
Loyal
Berdedikasi dan mengutamakan kepentingan Bangsa dan Negara.
• Menjaga nama baik sesama karyawan, pimpinan, BUMN, dan Negara;
• Rela berkorban untuk mencapai tujuan yang lebih besar;
• Patuh kepada pimpinan sepanjang tidak bertentangan dengan hukum dan etika.
Adaptif
Terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan ataupun menghadapi
perubahan.
• Cepat menyesuaikan diri untuk menjadi yang lebih baik;
• Terus-menerus melakukan perbaikan;
• Bertindak proaktif.
Kolaboratif
Membangun kerja sama yang sinergis.
• Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi
• Terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah
• Menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama.
Laporan Tahunan 2025
97
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 100
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Sosialisasi dan Internalisasi Budaya
Perusahaan
PENERAPAN AKHLAK
Penerapan AKHLAK di BNI didukung dan diakselerasi dengan adanya transformasi budaya kerja yang
bertujuan untuk menyelaraskan nilai-nilai yang dimiliki oleh BNI. Core Values AKHLAK (Amanah, Kompeten,
Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) yang diamanatkan oleh Kementerian BUMN. Proses internalisasi
core values AKHLAK telah dilaksanakan selama empat tahun dan akan terus dilakukan melalui berbagai
aktivitas dan metode yang senantiasa dievaluasi agar implementasi dari values tersebut dapat berjalan
dengan optimal.
Pada tahun 2025, BNI kembali melanjutkan program internalisasi dan sosialisasi penerapan AKHLAK dengan
menjalankan program transformasi Budaya Kerja serta melakukan internalisasi transformasi budaya dengan
sosialisasi kepada segenap Kantor Wilayah dan Kantor Pusat. Sosialisasi dilakukan kepada segenap RACE
Captain dan RACE Champion. Selain itu, pada tahun 2025 setiap Kantor Wilayah dan Divisi di Kantor Pusat
telah menjalankan setiap program budaya kerja yang disusun.
98 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 101
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kegiatan Usaha
Kegiatan Usaha Berdasarkan Anggaran Dasar Terakhir dan yang Sudah
Dijalankan Pada Tahun Buku
Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana tertuang dalam Akta No. 27 tanggal 22 April
2025 yang dibuat oleh Ashoya Ratam S.H., M.Kn dan telah mendapatkan Surat Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Anggaran Dasar dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui
Surat No. AHU-AH.01.03-0110504 tanggal 23 April 2025, dan telah diperbarui melalui Akta No. 06 tanggal
13 Januari 2026 yang dibuat oleh Notaris Titik Krisna Murti Wikaningsih Hastuti, S.H., MKn. dan telah
mendapatkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Republik Indonesia melalui
Surat No. AHU-AH.01.03-0037600 tanggal 10 Februari 2026, maksud dan tujuan Perseroan adalah melakukan
usaha di bidang perbankan serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki Perseroan untuk
menghasilkan jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat untuk mendapat/mengejar keuntungan
guna meningkatkan nilai Perseroan dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas. Dalam rangka
melaksanakan maksud dan tujuan tersebut, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha, sebagai berikut:
Kegiatan
Kegiatan
Usaha yang
Kegiatan Usaha Usaha yang
Dijalankan
Berdasarkan Anggaran Dasar Belum
hingga Akhir
Dijalankan
Tahun 2025
1 Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito √ -
berjangka, tabungan, dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu.
2 Menyalurkan dana dalam bentuk kredit. √ -
3 Menerbitkan dan/atau melaksanakan transaksi surat berharga untuk kepentingan √ -
Perseroan dan/atau nasabah.
4 Memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan √ -
nasabah.
5 Menempatkan dana pada, meminjam dana dari, atau meminjamkan dana kepada bank √ -
lain, baik dengan menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun dengan wesel
unjuk, cek, atau sarana lainnya.
6 Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan √ -
dengan atau antar pihak ketiga.
7 Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga. √ -
8 Melakukan kegiatan penitipan barang dan/atau surat berharga untuk kepentingan √ -
pihak lain berdasarkan suatu kontrak.
9 Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah lainnya dalam bentuk √ -
surat berharga yang tidak tercatat di Bursa Efek.
10 Melakukan pembiayaan dan/atau melakukan kegiatan lain termasuk melakukan √ -
kegiatan berdasarkan prinsip syariah, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh
otoritas yang berwenang.
11 Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit, dan kegiatan wali amanat. √ -
12 Melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan √ -
oleh otoritas yang berwenang.
13 Melakukan kegiatan penyertaan modal pada lembaga jasa keuangan dan/atau √ -
perusahaan lain yang mendukung industri perbankan, dengan memenuhi ketentuan
yang berlaku.
14 Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat kegagalan √ -
kredit, termasuk kegagalan pembiayaan berdasarkan prinsip syariah dengan syarat
harus menarik kembali penyertaannya, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
15 Bertindak sebagai pendiri Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) dan pengurus √ -
DPLK sesuai dengan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan.
16 Menyelenggarakan kegiatan jasa sistem pembayaran. √
17 Melakukan kegiatan pengalihan piutang. √
18 Melakukan kegiatan lainnya dengan persetujuan OJK. √
Laporan Tahunan 2025
99
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 102
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Selain kegiatan usaha sebagaimana dimaksud di atas, Perseroan dapat melakukan kegiatan usaha
pendukung/penunjang dalam rangka optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki untuk
mendukung/menunjang kegiatan usaha utama sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan.
Produk dan Jasa yang Dihasilkan
BNI merupakan Perseroan yang bergerak dalam bidang perbankan yang memiliki beragam produk
simpanan, produk pinjaman, serta berbagai layanan perbankan. Produk dan jasa yang dihasilkan oleh BNI,
sebagai berikut:
Konsumer Ritel
Kartu Kredit
Simpanan • Kartu Kredit Reguler
• BNI Taplus » BNI Visa Gold
• BNI Taplus Muda » BNI Mastercard Gold
• BNI Taplus Bisnis » BNI JCB Gold
• BNI Tappa (Taplus Pegawai/Taplus Anggota) » BNI Amex Vibe
• BNI Tapenas » BNI Mastercard Titanium
• BNI Taplus Anak » BNI Visa Platinum
• BNI Taplus Diaspora » BNI JCB Precious
• BNI Simpanan Pelajar » BNI JCB Ultimate
• BNI Pandai » BNI Mastercard World
• Tabunganku » BNI Visa Signature
• BNI Dollar (USD/SGD/AUD) » BNI Visa Infinite
• BNI Deposito (IDR/USD/SGD/JPY/HKD/EUR/GBP/AUD) • Kartu Kredit Co-Branding
• BNI Simponi (DPLK BNI) » BNI Pertamina
• Tabungan Indonesia Pintar (PIP) » BNI Telkomsel
• Emerald Saving » BNI LOTTE Mart
• BNI Tabungan RDN (Rekening Dana Nasabah) » BNI Bank BJB
» BNI Siloam Hospitals
Pinjaman » BNI XL Prioritas
• BNI Griya » BNI MAPCLUB
• BNI Griya Multiguna » BNI Batik Air
• BNI Griya KPR Subsidi » Garuda BNI
• BNI Fleksi • Kartu Kredit Affinity
• BNI Fleksi Pensiun » Kartu Kredit Affinity Universitas
• BNI Instan » Kartu Kredit Affinity Ikatan Alumni
• BNI Oto » Kartu Kredit Affinity Komunitas/Organisasi
» Kartu Kredit Affinity Pegawai Perusahaan
100 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 103
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
• Kartu Kredit Corporate
Produk Asuransi
» BNI Visa Corporate Card Gold
• In Branch
» BNI Visa Corporate Card Platinum
» BNI Life Mprotection
» BNI Mastercard Corporate Card Platinum
» Maksima Sehat
» BNI JCB Corporate Card Ultimate
» BNI Life Mprotection Plus
» BNI Kartu Kredit Indonesia Segment Pemerintah
» BLife Perisai Prima
• Kartu Kredit Private Label
» BLife Plan Multi Protection Plus
» BNI Travelling Card
» Blife Term Pro
» BNI Health Card
» Asuransi BLife Solusi Cerdas
» BNI Distribution Card
» Asuransi BLife Solusi Pasti
» BNI Kartu Tunai
» BLife Hy-End Pro
» Anuitas Swadana
Kartu Debit » BLife Fixed Protection
• Kartu Debit Reguler » BNI Life Infinite Protection
» Kartu Debit Silver » BNI Life Steady Protection+
» Kartu Debit Gold » BNI Life Ultima Protection+
» Kartu Debit Taplus Muda » Solusi Proteksi Dana pensiun
» Kartu Debit Taplus Anak » BNI Life Solusi Dana Kesehatan
» Kartu Debit GPN » Asuransi Mikro BNI Life Pandai+
• Kartu Debit Premium • Employee Benefit
» Kartu Debit Platinum » Optima Group Health
» Kartu Debit Emerald » Optima Group Life
» Kartu Debit Private » Optima Group Protection
• Kartu Debit Co-Brand » Optima Group Saving
» Kartu Debit Garuda • Telesaving
» Kartu Debit Citilink » Proteksi Prima
» Kartu Debit Batik Air » BNI Life Active
» Kartu Debit Lotte Grosir » BNI Life Smart Protection Plus
» Kartu Debit Indogrosir » PA Protection Plus
• Kartu Debit Affinity » Definite Protection
» Kartu Debit Kerjasama Universitas • Kredit Konsumer
» Kartu Debit Kerjasama Anggota (Alumni/Organisasi/ » AJK BLife Mortgage
Komunitas) » AJK BLife Non Mortgage
» Kartu Debit Kerjasama Pegawai Perusahaan • Alternative Distribution
• Kartu Debit BNI Emerald » BNI Life Digi Micro Protection
» Kartu Keluarga Sejahtera • Telecredit Card
» Kartu Indonesia Pintar » PA Protection Plus
» Kartu Tani » Solusi Proteksi Sehat
» Maxi Health Protection
Layanan Emerald » Perisai Plus
• Layanan BNI Emerald • Tapenas
» Blife Tapenas
Produk Investasi
• Reksa Dana Pasar Uang (dalam IDR dan USD) Digital Banking
• Reksa Dana Pendapatan Tetap (dalam IDR dan USD) • wondr by BNI
• Reksa Dana Campuran (dalam IDR dan USD) • BNI Mobile Banking
• Reksa Dana Saham (dalam IDR dan USD) • BNI ATM/CRM
• Surat Berharga Negara Ritel (ORI, SR, SBR, ST) • BNI DigiCs
• Surat Berharga Negara via mekanisme pasar sekunder • BNI SMS Banking
dan Lelang Kemenkeu dalam IDR (FR, PBS) dan USD • BNI Internet Banking
(Indon, Indois) • BNI Phone Banking
• Obligasi Korporasi (dalam IDR dan USD) • BNI iPay
• Depo Swap (dalam IDR, USD, SGD & EUR) • BNI TapCash
• Depo Plus (dalam USD) • BNI Agen46
• Market Linked Dual Currency Investment • BNI QRIS
• Referral Brokerage Saham • BNI Debit Online
• Foreign Exchange
Laporan Tahunan 2025
101
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 104
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
• BNI EDC • Kredit Usaha Rakyat (KUR)
• BNI EDC Mini ATM • BNI Wirausaha (BWU)
• BNI API Digital Services
• BNI Pembukaan Rekening Digital (DOA)
• BNI E-Form Program Kartu Pra Kerja
Jasa-Jasa
• Wholesale Solutions
• BNI Direct Debit
» Cash Management
• BNI ATM Drive Thru
* Collection Management
• Virtual Account
Jasa-Jasa • BNI e-collection
• Kiriman Uang Dalam Negeri • Auto Debit
• Kiriman Uang Internasional • Cash Pick-Up
• Safe Deposit Box • Student Payment Center
• Inkaso • Autopay
• BNI Surat Keterangan Bank * Liquidity Management
• Traveller’s Cheque • Cash Pooling
• Uang Kertas Asing • Cash Distribution
• Range Balance Account
Business Banking • Depo Swap
• Notional Pooling
Simpanan * Payment Management
• BNI Giro Peorangan • E-Tax
• BNI Giro Non-Perorangan • E-PBB
• BNI Giro Joint Account • E-Tax Kepabeanan – PNBP
• BNI Giro Persero Perorangan • Billing Payments
• Deposito Berjangka Perusahaan • Utility Payments
• BNI Giro Multi Currency • Payroll
• BNI POPS (Pertamina Ordering and Payment
Digital Banking Solutions)
• BNIdirect • Integrated Payment Management (ERP)
- BNIdirect cash • E-mail/Beneficiary Advice
- BNIdirect supply chain • Smart Commerce Pay
- BNIdirect trade • Transfer Management
- BNIdirect receivables • Information Management
- BNIdirect API * ECOSmart
- BNIdirect fx * Edupatrol
• BNIdirect Mobile * Remittance
• BNIdirect bisnis * Intraday Services
Produk Pinjaman » Trade Products
• Kredit Modal Kerja (KMK) * Trade Services
• Kredit Investasi (KI) • Import LC Issuance
• Kredit Term Loan - Sight LC
• Garansi Bank (GB) - Usance LC
• Stand-by LC (SBLC) - Back to Back LC (BBLC)
• Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) - Transferable Letter of Credit
• Plafond Letter of Credit (LC) Impor • Export LC:
• Kredit Ekspor - LC Export Advising
• Kredit Impor - LC Export Collection
• Kredit Sindikasi • Inward Documentary Collection
• Kredit dengan Kontra Garansi • Outward Documentary Collection
• Kredit Transaksional • Shipping Guarantee
• Treasury Line • Standby Letters of Credit
• Money Market Line • BNI Trade Online
• Kredit Kepada Pemerintah atau Lembaga Pemerintah • Demand Guarantee
• Cash Collateral Credit (CCC) • Bank Guarantee Undercounter
• Bonds Collateral Credit • Domestic Bank Guarantee
• Supply Chain Financing • Confirm LC/SKBDN
• Kredit Kepada Lembaga Linkage (KKLK)
102 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 105
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
* Trade Finance • Escrow Agent
• Export & Import LC Negotiation • Safe Deposit Box
• Trust Receipt • Bare Trust
• Bill Collection Financing
• Open Account Financing
• Bills Discounting
Produk Financial Institution
• Forfaiting & Risk Participation
• LC Refinancing
• Trade Based Refinancing
• Forfaiting
• Trade Advanced Financing
• Trade Advance Financing
• Bilateral & Syndicated Term Loan
» Sindikasi
• Global Payment & Nostro Account
* Structured Finance
* Arrangement
* Agen Fasilitas (Facility Agent)
Produk Custody
• Custodian Services
* Agen Jaminan (Security Agent)
• Wali Amanat
* Agen Penampungan (Escrow Agent)
• Trust
* Agen Pembayaran (Paying Agent)
» Fund Services
* Fund Accounting, Fund Administration,
Produk Non-Bank Financial Institution
• Loan Facility to Non Bank Financial Institution
Pengawasan Pelaporan dan Publikasi
• Commercial Line to Non Bank Financial Institution
* Core Banking BNI
• Intraday to Non Bank Financial Institution
* Agen Transfer (Transfer Agency)
* Performance Bond/Garansi Bank Pelaksanaan
Treasury
* Maintenance Bond/Retention Bond/Garansi Bank
• Foreign Exchange
Pemeliharaan
» Today
* Payment Bond/Garansi Bank Pembayaran
» Tom
* Custom Bond
» Spot
» Bank Notes
Treasury & Internasional • Investasi
Produk Pinjaman » Deposit on Call (DOC)
• Corporate Loan (Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi, dan » Money Market Account (MMA)
Kredit Term Loan) » Obligasi Retail
• Diaspora Loan » Depo Swap
• Overdraft Facility » Market Linked-Dual Currency Investment (MLDCI)
• Pembiayaan Trade » Depo Plus
• Kredit Sindikasi • Lindung Nilai (Hedging)
• Pembiayaan Proyek » Currency Forward
• Discount Bills * Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF)
• Loan on Bills * PAR Forward
• Two Steps and Channeling Loan kepada Perusahaan Lokal * Flexible Forward
dari Indonesia » Currency Swap
» Currency Option
Produk Jasa Ritel » Interest Rate Swap (IRS)
• BNI Current Account (SGD, HKD, CNY, JPY, KRW, dan * Overnight Index Swap (OIS)
USD) » Cross Currency Swap (CCS)
• BNI Fixed Deposit (SGD, HKD, CNY, JPY, KRW, dan USD) » Call Spread Option (CSO)
• BNI Saving Account (SGD, HKD, CNY, JPY, KRW, dan * Series of Call Spread
USD) • Repo Obligasi/Reverse Repo
• Demand Deposits
• Negotiable Deposits
• Remittance
• Hospital Guarantee
• BNI Singapore Payment System (MEPS)
• BNI Hong Kong Payment System (HKD Chats)
• BNI New York Payment System (USD Fedwire)
• BNI Tokyo Payment System (Local Currency Settlement/
LCS)
• BNI Seoul Payment System (Local Currency Transaction/
LCT)
Laporan Tahunan 2025
103
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 106
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Wilayah Operasional Perusahaan
Hingga tahun buku 2025, BNI memiliki 1 (satu) Kantor Pusat, 17 Kantor Wilayah, 10 jaringan Kantor Luar Negeri,
serta 1.834 jaringan Kantor Dalam Negeri yang terdiri dari Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, dan Sentra
Bisnis. Dari 10 jaringan Kantor Luar Negeri tersebut, terdiri atas 6 Kantor Luar Negeri berlisensi branch, 2 Kantor
Perwakilan, 1 sub-branch Luar Negeri, dan 1 Kantor Cabang remittance, yang tersebar di 8 negara strategis.
Seluruh jaringan kantor BNI berfokus pada pemberian layanan perbankan, solusi bisnis, dan kemudahan transaksi bagi
nasabah, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Dalam mendorong pengembangan bisnis nasabah pada segmen
Corporate, Treasury & International Banking, Institutional Banking, Enterprises & Commercial Banking, Consumer
Banking, Kantor Pusat, hingga Entitas Anak, BNI didukung dengan SDM yang kompeten, profesional, dan berdedikasi
tinggi. Untuk semakin memperluas akses layanan keuangan yang inklusif, BNI juga memperkuat jaringan BNI Agen46
sebagai sarana branchless banking. Hingga akhir 2025, jumlah BNI Agen46 mencapai 217.013 agen yang tersebar di
seluruh Indonesia, berperan penting dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Informasi lebih
rinci mengenai wilayah operasional BNI, termasuk jaringan kantor dan BNI Agen46 per wilayah, dapat dilihat pada tabel
berikut:
W01
W01 (Medan)
Coverage: Sumatera Utara
• 12 Kantor Cabang
• 79 Kantor Cabang Pembantu
• 1 Commercial Business Center
• 1 SME Business Center
• 1 Consumer Loan Processing Center
• 517 ATM/171 CRM
• 13.014 BNI Agen46
W02
W02 (Padang)
Coverage: Sumatera Barat, Riau, dan
W03
Kepulauan Riau W09
• 13 Kantor Cabang
• 99 Kantor Cabang Pembantu
• 2 Commercial Bussines Center
• 1 SME Business Center
• 1 Consumer Loan Processing Center
• 409 ATM/369CRM
W10,
• 14.674 BNI Agen46
W12, W14,
W15
W04
W03 (Palembang) W06 (Surabaya) W05 W06
Coverage: Sumatera Selatan, Jambi, Coverage: Jawa Timur Bagian Utara
Bengkulu, Bangka Belitung, dan W18
• 12 Kantor Cabang W17
Lampung W08
• 113 Kantor Cabang Pembantu
• 15 Kantor Cabang • 3 Commercial Business Center
• 102 Kantor Cabang Pembantu • 4 SME Business Center
• 1 Commercial Business Center • 1 Consumer Loan Processing Center
• 1 SME Business Center • 334 ATM/615 CRM
• 1 Consumer Loan Processing Center • 16.156 BNI Agen46
• 467 ATM/370 CRM
• 19.431 BNI Agen46
W04 (Bandung) W07 (Makassar) W09 (Banjarmasin) W11 (Manado)
Coverage: Jawa Barat Coverage: Sulawesi Barat, Coverage: Kalimantan Barat, Coverage: Sulawesi Utara, Sulawesi
Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan Kalimantan Tengah, Kalimantan Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara
• 15 Kantor Cabang dan Maluku Selatan, Kalimantan Timur, dan
• 106 Kantor Cabang Pembantu Kalimantan Utara • 11 Kantor Cabang
• 1 Commercial Business Center • 11 Kantor Cabang • 56 Kantor Cabang Pembantu
• 2 SME Business Center • 99 Kantor Cabang Pembantu • 21 Kantor Cabang • 1 Consumer Loan Processing Center
• 1 Consumer Loan Processing Center • 1 Commercial Business Center • 126 Kantor Cabang Pembantu • 294 ATM/164 CRM
• 463 ATM/597 CRM • 1 SME Business Center • 2 Commercial Business Center • 9.584 BNI Agen46
• 15.801 BNI Agen46 • 1 Consumer Loan Processing Center • 1 SME Business Center
• 541 ATM/278 CRM • 1 Consumer Loan Processing Center
• 9.621 BNI Agen46 • 727 ATM/349 CRM
• 16.429 BNI Agen46
W05 (Semarang) W08 (Denpasar) W10 (Jakarta Senayan) W12 (Jakarta Kota)
Coverage: Jawa Tengah Bagian Utara Coverage: Bali, Nusa Tenggara Barat, Coverage: Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Coverage: Jakarta Utara, Jakarta Pusat,
dan Nusa Tenggara Timur Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan dan Jakarta Barat
• 11 Kantor Cabang
• 77 Kantor Cabang Pembantu • 9 Kantor Cabang • 7 Kantor Cabang • 7 Kantor Cabang
• 1 Commercial Business Center • 97 Kantor Cabang Pembantu • 115 Kantor Cabang Pembantu • 90 Kantor Cabang Pembantu
• 1 SME Business Center • 1 Commercial Business Center • 2 Commercial Business Center • 1 Commercial Business Center
• 1 Consumer Loan Processing Center • 1 SME Business Center • 2 SME Business Center • 4 SME Business Center
• 213 ATM/455 CRM • 1 Consumer Loan Processing Center • 214 ATM/285 CRM • 1 Consumer Loan Processing Center
• 17.209 BNI Agen46 • 476 ATM/305 CRM • 5.580 BNI Agen46 • 272 ATM/201 CRM
• 13.388 BNI Agen46 • 3.063 BNI Agen46
104 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 107
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Jaringan Kantor Luar Negeri
6 Kantor Luar Negeri
• New York, Amerika Serikat
• London, Inggris
W11 • Seoul, Korea Selatan
• Tokyo, Jepang
• Hong Kong
• Singapura
1 Kantor Sub-Branch
Luar Negeri
• Osaka, Jepang
W16 1 Kantor Cabang Remittance
• Singapura
2 Kantor Perwakilan
W07 • 1 Amsterdam, Belanda
• 1 Sydney, Australia
9 ATM
• 8 Hong Kong
• 1 Singapura
Ringkasan Jaringan BNI
1 Kantor Pusat
17 Kantor Wilayah
197 Kantor Cabang
W14 (Jakarta BSD) W16 (Papua) W18 (Malang) 1.579 Kantor Cabang
Coverage: Jakarta Selatan, Coverage: Papua, Papua Barat, Papua Coverage: Jawa Timur Bagian Selatan Pembantu
Depok, Bogor, dan Banten Tengah, Papua Selatan, Papua Barat
Daya, dan Papua Pegunungan • 14 Kantor Cabang
• 10 Kantor Cabang • 69 Kantor Cabang Pembantu 20 Commercial
• 109 Kantor Cabang Pembantu • 6 Kantor Cabang • 253 ATM/606 CRM
• 1 Commercial Business Center • 36 Kantor Cabang Pembantu • 16.964 BNI Agen46 Business Center
• 2 SME Business Center • 81 ATM/87 CRM
• 491 ATM/795 CRM • 6.538 BNI Agen46 26 SME Business
• 13.025 BNI Agen46
Center
12 Consumer Loan
W15 (Jakarta Kemayoran) W17 (Yogyakarta) Processing Center
Coverage: Jakarta Timur, Bekasi, Coverage: Yogyakarta dan
Jababeka dan Karawang Jawa Tengah Bagian Selatan 330 BNI DigiCS
• 8 Kantor Cabang • 15 Kantor Cabang
• 109 Kantor Cabang Pembantu • 97 Kantor Cabang Pembantu 6.565 ATM
• 2 Commercial Business Center • 1 Commercial Business Center
• 3 SME Business Center • 2 SME Business Center 6.817 CRM
• 475 ATM/521 CRM • 1 Consumer Loan Processing Center
• 8.341 BNI Agen46 • 257 ATM/649 CRM
• 18.195 BNI Agen46 217.013 BNI Agen46
Laporan Tahunan 2025
105
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 108
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Struktur Organisasi
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk RAPAT UMUM
PEMEGANG SAHAM
(RUPS)
Komite Dewan Komisaris
Komite Komite
Komite Audit
Komite Pemantau Risiko Nominasi & Remunerasi Tata Kelola Terintegrasi
Ketua: Didik Junaedi
Ketua: Vera Febyanthy Ketua: Omar Sjawaldy Ketua: Omar Sjawaldy
Rachbini
Anwar Anwar
Direksi
Direktur Utama
Putrama Wahju Setyawan
Wakil Direktur Utama
Alexandra Askandar
Direktur
Direktur
Direktur Direktur Treasury & Direktur
Consumer Banking
Corporate Banking Kelembagaan International Banking Commercial Banking
Corina Leyla
Agung Prabowo Eko Setyo Nugroho Abu Santosa Muhammad Iqbal
Karnalies
Sudradjat
SEVP SEVP
SEVP SEVP
Wholesale SEVP Wealth
Government Commercial
Solutions & Treasury Management
Solution & SME
Value Chain Ita Tetralastwati Steven
Efrizal Andy Yusdiman
Pancaran Affendi Suryana
Environmental, Syndication International Enterprise Risk
Corporate Commercial Consumer
Social & & Structured Institutional Government & Financial Enterprise Wealth Management
Banking 1 Treasury Banking 1 Segment
Governance Finance Banking 1 Solution Institutions Banking 1 Management Rayendra
Andrean Rini Yuniar Muh. Evan Grace
Rayendra Nyimas Sulistia Meiliana Aries Roekma Hari Andri Achyadi Henny Woe Minarsa
Palonggam Zulkarnaen Situmeang
Minarsa Sriwulandari Firdiansyah Adji Goenawan
Goenawan
Corporate Wholesale Enterprise Operational
Transaction Institutional Office of Chief Commercial Consumer
Banking 2 Pension Fund Banking 2 Risk
Product & Banking 2 Economist Banking 2 Product
Ditya Ikhwani I Dewa Gde Management
Value Chain Donny Leo Putera Edo Septian Febrian
Maharhani Fauzana Ngurah Yoga Putu Bagus
I Gede Widya Chairuman Rinaldy Permadi Sugiharta
Harninda Pratama Kresna
Anantayoga
Wholesale Senior Card Business
Corporate Anti Fraud
Transaction Overseas Business SME Business Grace
Banking 3 Wilhelmus
Digital Channel Network Executive Faizal Isnaeni Situmeang
Liza Sulaiman Max Charles
Efransyah (Pgs)
Mudani - Martinus
Kantor Luar Negeri Matondang Retail Digital
Singapore - Yuli - Ridwan Business
Corporate Product & Senior Credit
Tokyo - Hariadi Hendrawan Resmana Program
Banking 4 Partnership Risk Executive
Seoul - Edy Pramono - Warda I Nyoman
Arief Wibawa Mesah Roni
Hong Kong - Farid Faraitody Nadjamuddin Astiawan
Ginting
New York - Erwanza - Rommel TP. - Aryani Dwi Satiti
London - Gandipa Jaya Sitompul - Agus Sutanto
Senior Sydney Rep. Office - Randy Tjahjana - Litasari Wahju W - Yanar Siswanto
Marketing
Business Amsterdam Rep. Office - Dwi Wibowo - Muhammad - Renosari
Communications
Executive Safri Hidayat - Badriansyah
Erick Runtu
- Eddy Winata - Eko Setiawan
- Amalia Savitri - Mohamad Rizki - Muhammad Jufri
- Mochamad Roland Perdana Rahman - Retna Mumpuni
SORX**
- Bernardus
Consumer
Banking & - Julius D. Aritonang
SORX*
Wholesale Corporate - Wirawan Ari Rachmana
Banking Function
Hari Satriyono
Ester Dian Fajar Rainy
BNI BNI BNI BNI
SEKURITAS REMITTANCE LIFE FINANCE
BNI
SECURITIES
BNI ASSET
MANAGEMENT
Keterangan: Garis supervisi Garis komunikasi & Dewan Komisaris
penyampaian informasi
Garis koordinasi Komite
* SORX: Senior Operational Risk Executive
106 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 109
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Komite Direksi
Dewan Komisaris Komite Komite Kebijakan Komite Komite Komite Manajemen
Kredit Perkreditan Bisnis Asset & Liability Risiko Terintegrasi
Komisaris Utama/
Komisaris Independen Omar Sjawaldy Anwar
Wakil Komisaris Utama Tedi Bharata
Komisaris Independen Vera Febyanthy Komite Komite Manajemen Komite Manajemen Komite Manajemen Komite
Komisaris Independen Didik Junaedi Rachbini Human Capital Kinerja Risiko & Anti Fraud Teknologi Perusahaan Anak
Komisaris Donny Hutabarat
Komisaris Febrio Nathan Kacaribu
Direktur Direktur Direktur Direktur
Direktur Direktur
Finance & Strategy Information Human Capital Network & Retail
Risk Management Operations
Hussein Paolo Technology & Compliance Funding
David Pirzada Ronny Venir
Kartadjoemena Toto Prasetio Munadi Herlambang Rian Eriana Kaslan
SEVP
SEVP SEVP SEVP
SEVP Information SEVP
Remedial & Legal & Network &
Credit Risk Technology Human Capital
Recovery Governance Sales
Bun Hendra Victor Erico Efita Praharani
Saridatun Johansyah Sri Indira
Korompis
Corporate Corporate Network
Corporate Planning & Wholesale Human Capital
Remedial & IT Strategy & Credit Compliance Legal Retail Digital Strategy &
Credit Risk Performance Digital Delivery Strategy Regional
Recovery Architecture Operations Mochammad Pudyo Bayu Channel Development
Ujuan Marihot Management Alfonso Yenni Sari Office
Rangga Ari Pratiwi Erisman Irfan Maulana Hartawan Indra Gunawan Beby Lolita
H. P. Aldi Advianto Tambunan Dewi
Bhirawa W. Indriani
Baskara
Enterprise & Digital
Enterprise Human Capital Sales Strategy
Commercial CISO Retail Digital Operations Policy
Credit Risk AML-CFT Services Agen46 & Execution Internal Audit
Remedial & Accounting Chong Chin Delivery Muhammad Governance
Rendi Ardianto Recovery Rahmawati Afthon Shodaq Rahma Dhoni Novian Hedmon Yusfid
Setyo Susilo Meng Heri Atmoko Gunawan Hendra Susila
(Pgs) Noor Prasetyo (Pgs)
Prihati Putra
AI & Big Data Branch Corporate
Commercial Retail Application Banking SORX*
Procurement Analytics BNI University Secretary
Credit Risk Collection Development Operations Network
& Fixed Assets Handika Dandy P. Transformation Okki
I. B. K. Purwa & Recovery Setiawan Anis Herry Setiadi & Retail
Made Dany Fakhrizal Sjamsudin Project Rushartomo
Atmaja Nur Lies Diana Widjojo Munawir
Pratiwi B. Hakim Budiprabowo
Suryo Utomo
Customer
Retail SORX* IT Application
Experience HC Business
Credit Risk Investor Technology & Services
Center Partner
Made Relations Operations Nugroho Gito
Rahmat
Nariswari Yohan Setio Prasodjo Kantor Wilayah
Pertinda
Munajat - Sandy Dwinanto 01 - Rustianto
- Nurhaena 02 - Khairul Salam
Operations
IT 03 - Zamzami
Strategy &
Subsidiaries Infrastructure 04 - Roy Wahyu Maulana
Development
Management Management 05 - Dr. I. Gst. Nym. Dharma Putra
Herry Setiadi
M. Emil Azhary Sonny Setiadi 06 - Maya Agustina
Munawir (Pgs)
07 - Muhammad Arafat
08 - Komang Arya Wira Kusuma Atmaja
09 - Sari Anggraini
Corporate
10 - Anak Agung Agustiya Novitayanti
Development &
Transformation 11 - Didi Suprijanto
R. Pratama 12 - Rudy Sihombing
Prabawaputra 14 - Faizal Arief Setiawan
15 - Koko Prawira Butar Butar
16 - Himawan Susanto Nugraha
17 - Ariyanto Soewondo Geni
Transformation 18 - Soesetyo Priharjanto
Project
BNI
HIBANK
VENTURES
Direksi Divisi Perusahaan Anak
SEVP Unit Fungsional Anak Usaha BNI Sekuritas
Laporan Tahunan 2025
107
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 110
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Daftar Keanggotaan Asosiasi
Hingga 31 Desember 2025, BNI telah terdaftar sebagai anggota dalam berbagai keanggotaan dan organisasi
yang berkaitan dengan penerapan keuangan berkelanjutan, sebagaimana disajikan dalam tabel berikut:
Nama Asosiasi/Organisasi Peran Keanggotaan
Internasional
All Banks Fair Trade Council, Jepang Anggota
America Bankers Association Anggota
American Indonesian Chamber of Commerce Anggota
Asosiasi Pengusaha Indonesia – Jepang (APIJ) Wakil Ketua
European Association for Secure Transactions (E.A.S.T) Associate Member
Asia Pacific Loan Market Association (APLMA), Singapura Anggota
Association of Banks in Singapore (ABS) Anggota
Association Foreign Bank (AFB) Anggota
Chuo Ward Financial Institutions Crime Prevention Liaison Anggota
Council
Credit Bureau Singapore Anggota
Deposit Protection Scheme (DPS) Anggota
DTCC Data Repository (Singapore) Pte. Ltd Anggota
European Foundation for Management Development (EFMD) A Anggota
Financial Industry Dispute Resolution Centre (FIDReC), Anggota
Singapura
Financial Services – Information Sharing and Analysis Center Anggota
(FS-ISAC), US
Foreign Bank Group, Korea Selatan Anggota
Foreign Bankers Association, Belanda Anggota
Indonesian Bankers Club, US • Pembina
• Anggota
International Bankers Association of Japan (IBA) Anggota
International Banking Asociation Jepang (IBA) Anggota
Institute of Banking & Finance (IBF), Singapura Anggota
Institute of International Bankers (IIB), US Anggota
Japan Indonesia Asociation (JAPINDA) Anggota
Japan Syndication and Loan-trading Association Anggota
Japanese Bankers Association (JBA) Anggota
Korean Federation of Bank, Korea Selatan Anggota
Loan Sydication & Trading Association (LSTA), US Anggota
MAS Electronic Payment System Anggota
Overseas Bankers Association of Australia Anggota
Securities Investor Protection Fund (SIPF) Anggota
Singapore Automated Clearing House Anggota
Singapore Business Federation (SBF) Anggota
Singapore Deposit Insurance Corporation (SDIC) Anggota
Singapore National Employers Federation (SNEF) Anggota
Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunications Anggota
(SWIFT)
The Commercial Credit Reference Agency (CCRA) Anggota
The Hong Kong Association of Banks (HKAB) Anggota
The Hong Kong Institute of Bankers (HKIB) Anggota
108 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 111
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nama Asosiasi/Organisasi Peran Keanggotaan
Nasional
Asosiasi Pasar Uang dan Valuta Asing Indonesia Pendiri
Task Force Cyber Security BUMN Ketua Tim Subtim Bidang
Cyber Security Guideline
Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) Ketua
Asosiasi Corporate University (Wiyata Kinarya Nusantara) Wakil Ketua
Bankers Association for Risk Management (BARa) • Direktur Direktorat Financial Risk Management
• Wakil Direktur Bidang Risiko Kredit & ESG
• Wakil Direktur Bidang Standarisasi Kompetensi Asessor
• Anggota Tim Bidang Enterprise Risk Management
• Anggota Tim Bidang Standarisasi Kompetensi Asesor
• Anggota Tim Bidang Standarisasi Kompetensi Risk
Managemer
Forum Manajemen Risiko (FMR) – BUMN • Wakil Ketua Bidang Event & Talent Development
• Anggota Tim Bidang Event & Talent Development
• Anggota Bidang Experience Sharing & Benchmarking
Afiliasi Penukaran Valuta Asing (APVA) Indonesia Pengurus
Asosiasi Wali Amanat Indonesia (AWAI) Pengurus
Association Cambiste International (ACI) FMA Indonesia Pengurus
Association Bank Appointed Cross Currency Dealers (ACCD) Pengurus
Indonesia Foreign Exchange Market Committee (IFEMC) Pengurus
Perhimpunan Pedagang Surat Utang Negara (HIMDASUN) Pengurus
Asosiasi Bank Kustodian Indonesia (ABKI) Tim Ahli
Forum Komunikasi - Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Sistem Sekretaris II
Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah (SPPUR)
Aplikasi SIKAP (Siber Ungkap) dari Polda Metro Jaya Anggota
Asia Anti Fraud Management Anggota
Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) Anggota
Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Anggota
Asosiasi Kartu Kredit Indonesia Anggota
Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia Anggota
(ASPEBTINDO)
Asosiasi Sistem Pembayaran Anggota
Central Counterparty Transaksi Derivatif Suku Bunga dan Nilai Anggota
Tukar Over the Counter (CCP SBNT)
Certified Practising Accountant - CPA Australia Anggota
Chartered Accountants - CA ANZ Anggota
Computer Security Incident Response Team (CSIRT) BSSN Anggota
Foreign Bank Group Anggota
Foreign Bankers Association Anggota
Forum CISO Himpunan Bank Negara Anggota
Gabungan Perusahaan Alat-Alat Kesehatan dan Laboratorium Anggota
Ikatan Notaris Indonesia Anggota
Indonesia Anti Scam Centre Anggota
Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA) Anggota
International Swaps and Derivatives Association (ISDA) Anggota
Korean Federation of Bank Anggota
London Stock Exchange (LSEG) Anggota
Perkumpulan Dana Pensiun Lembaga Keuangan Anggota
Pusat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan (PUSAKA) Anggota
Rapi Utama Indonesia (RAPINDO) Anggota
Primary Dealer Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing Anggota
Sistem Penyelenggara Pasar Alternatif (SPPA) BEI Anggota/Pengguna Jasa
Triparty Agent Repo KPEI Anggota/Pengguna Jasa
Asosiasi Service Quality Indonesia (ASQI) Anggota
Indonesia Contact Center Association (ICCA) Anggota
Laporan Tahunan 2025
109
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 112
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Profil Dewan Komisaris [ACGS C.2.5, D.4.1, D.4.2]
OMAR SJAWALDY ANWAR
Komisaris Utama/Komisaris Independen
Usia
Per 31 Desember 2025 berusia 65 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Bachelor of Science (S1) jurusan Akuntansi dari University
of Maryland, USA
• Master of Business Administration/MBA (S2) jurusan
Finance dari George Washington University, USA
• Doctor of Philosophy/PhD (S3) Strategic Management dari
Universitas Indonesia
• Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko
Perbankan Kualifikasi 6 oleh Lembaga Sertifikasi Profesi
Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (LSP BSMR) (2025)
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Pengalaman Kerja
Perusahaan • Senior Executive Vice President di PT Bank Mandiri (Persero)
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris Utama/Komisaris Tbk (1999-2003)
Independen BNI melalui keputusan RUPS Tahunan tanggal • Managing Director di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2003-
26 Maret 2025, yang diaktakan melalui Akta Rapat Umum 2008)
Pemegang Saham Tahunan PT Bank Negara Indonesia • President Director di PT Rio Tinto Indonesia (2008-2009)
(Persero) Tbk No. 36 tanggal 26 Maret 2025 dan mendapatkan • Deputy President Director & CEO di PT Pertamina (Persero)
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 26 Juni (2009-2010)
2025. • President Director di PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
(2010-2012)
Periode Menjabat • President Commissioner di PT OVI Energy (2012-2014)
2025-2030 (Periode Pertama) • Independent Commissioner di PT Bank Bukopin (2014)
• Senior Advisor di PT ORIX Indonesia Finance (2014)
Rangkap Jabatan • Executive Chairman di PT Nomura Sekuritas Indonesia
BNI: (2014-2017)
• Ketua Komite Nominasi & Remunerasi • President Director di PT Aberdeen Standard Investments
• Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi Indonesia (2018-2021)
• Anggota Komite Audit • President Director di PT Prudential Syariah Life Assurance
(2021-2023)
Perusahaan Terbuka Lainnya: • Executive Chairman di PT IBM Indonesia Technolgy (2023-
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. saat ini)
• Komisaris Utama/Komisaris Independen PT Bank Negara
Institusi Lainnya: Indonesia (Persero) Tbk (2025-saat ini)
Executive Chairman di PT IBM Indonesia Technology (2023-
saat ini) Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
Komisaris lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang
Saham Utama dan Pengendali.
Pernyataan Independensi
Pernyataan Independensi Komisaris Independen diungkapkan
pada Bab Tata Kelola Perusahaan, Laporan Tahunan ini.
Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Dewan Komisaris, bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan
Tahunan ini.
Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
Tidak memiliki lembar saham BBNI
110 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 113
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
TEDI BHARATA
Wakil Komisaris Utama
Usia
Per 31 Desember 2025 berusia 42 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana (S1) jurusan Komputer dan Sistem Manajemen
Informasi dari Universitas Pelita Harapan
• Master of Public Administration/MPA (S2) dari Columbia
University
• Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko
Perbankan Kualifikasi 6 oleh Lembaga Sertifikasi Profesi
Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (LSP BSMR) (2024)
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Pengalaman Kerja
Perusahaan • Wakil Direktur Indonesia Investment Promotion Center
Diangkat pertama kali sebagai Wakil Komisaris Utama BNI (IIPC) (2009-2012)
melalui keputusan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025, • Kepala Seksi Infrastruktur Energi di Badan Koordinasi
yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham Penanaman Modal (2012-2014)
Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 36 • Staf Khusus Menteri Perdagangan (2014)
tanggal 26 Maret 2025 dan mendapat persetujuan Otoritas • Capstone Project Consultant di Bank of America Merrill
Jasa Keuangan (OJK) tanggal 5 Juni 2025. Lynch (2016)
• Kepala Seksi Industri Telematika di Badan Koordinasi
Periode Menjabat Penanaman Modal (2016-2019)
2025-2030 (Periode Pertama) • Vice President Office of The Board di PT Indonesia Asahan
Alumunium (2019-2021)
Rangkap Jabatan • Head Tim Substansi Menteri BUMN di Kementerian Badan
BNI: Usaha Milik Negara (2021)
• Anggota Komite Nominasi & Remunerasi • Staf Khusus V Menteri BUMN di Kementerian Badan Usaha
• Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi Milik Negara (2021)
• Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi, dan
Perusahaan Terbuka Lainnya: Informasi di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (2021-
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. 2025)
• Komisaris di PT Pertamina Patra Niaga (2021-2022)
Institusi Lainnya: • Komisaris PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (2022-
Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara 2024)
(2025-saat ini) • Komisaris PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2024-2025)
• Wakil Komisaris Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk (2025-saat ini)
• Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara
(2025-saat ini)
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
Komisaris lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang
Saham Utama dan Pengendali.
Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Dewan Komisaris bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan
Tahunan ini.
Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
Tidak memiliki lembar saham BBNI
Laporan Tahunan 2025
111
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 114
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
VERA FEBYANTHY
Komisaris Independen
Usia
Per 31 Desember 2025 berusia 54 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana (S1) Hubungan Internasional dari Universitas
Prof Dr Moestopo (Beragama)
• Master (S2) Political Science, dari Universitas Indonesia.
• Doctor of Philosophy/Phd (S3) Administrasi Publik, dari
Universitas Padjajaran.
• Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko
Perbankan Kualifikasi 6 oleh Lembaga Sertifikasi Profesi
Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (LSP BSMR) (2025)
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Pengalaman Kerja
Perusahaan • Anggota Komisi XI DPR RI dan Badan Anggaran DPR RI
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris Independen BNI untuk Periode:
melalui keputusan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025, - 2004-2009
yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham - 2009-2014
Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 36 - 2019-2024
tanggal 26 Maret 2025 dan mendapat persetujuan Otoritas Ruang Lingkup Komisi XI DPR RI: Keuangan, Perbankan
Jasa Keuangan (OJK) tanggal 12 Agustus 2025. dan Lembaga Keuangan Non-Bank, meliputi: Kementerian
Keuangan, Kementerian PPN/Bappenas, Bank Indonesia,
Periode Menjabat Otoritas Jasa Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan,
2025-2030 (Periode Pertama) Badan Pemeriksa Keuangan, Badan Pengawasan Keuangan
dan Pembangunan, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang
Rangkap Jabatan dan Jasa Pemerintah, dan Himpunan Bank Milik Negara
BNI: (Himbara).
• Ketua Komite Pemantau Risiko • Komisaris Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero)
• Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Tbk (2025-saat ini).
• Anggota Komite Audit
• Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
Perusahaan Terbuka Lainnya: Komisaris lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. Saham Utama dan Pengendali.
Institusi Lainnya: Pernyataan Independensi
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, Pernyataan Independensi Komisaris Independen diungkapkan
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan pada Bab Tata Kelola Perusahaan, Laporan Tahunan ini.
lain di perusahaan lainnya.
Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Dewan Komisaris bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan
Tahunan ini.
Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
Tidak memiliki lembar saham BBNI
112 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 115
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
DIDIK JUNAEDI RACHBINI
Komisaris Independen
Usia
Per 31 Desember 2025 berusia 65 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Depok, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana (S1) dari Institut Pertanian Bogor
• Master (S2) di bidang Studi Pembangunan dari Central
Luzon State University, Filipina
• Doktor (S3) di bidang Studi Pembangunan dari Central
Luzon State University, Filipina
• Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko
Perbankan Kualifikasi 6 oleh Lembaga Sertifikasi Profesi
Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (LSP BSMR) (2025)
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Pengalaman Kerja
Perusahaan • Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris Independen BNI Indonesia (MPR RI) (1998-1999)
melalui keputusan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025, • Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU)
yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham (2000-2004)
Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 36 • Anggota Oversight Committee Badan Penyehatan
tanggal 26 Maret 2025 dan mendapat persetujuan Otoritas Perbankan Nasional (BPPN) (2001-2004)
Jasa Keuangan (OJK) tanggal 12 Agustus 2025. • Wakil Ketua Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik
Indonesia (DPR RI) (2004-2008)
Periode Menjabat • Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik
2025-2030 (Periode Pertama) Indonesia (DPR RI) (2008-2009)
• Anggota Penasihat Presiden RI di dalam Komite Ekonomi
Rangkap Jabatan Nasional (KEN) (2009-2014)
BNI: • Ketua LP3EI Institute for Research and Developmet - KADIN
• Ketua Komite Audit (2010-2020)
• Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi • Anggota Lembaga Pengkajian Majelis Permusyawaratan
• Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) (2014-2019)
• Direktur Pasca Sarjana Universitas Mercu Buana (2014-2018)
Perusahaan Terbuka Lainnya: • Komisaris PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk.
Presiden Komisaris Independen di PT Lippo Cikarang Tbk (2017-2025)
(2022-saat ini) • Komisaris PT Bina Busana Internusa (2017-2025)
• Ketua Dewan Pengurus Institute for Education, Research
Institusi Lainnya: and Information for Social and Economics (LP3ES) (2018-
• Rektor di Universitas Paramadina (2021-saat ini) 2022)
• Komisaris PT Dharma Polimetal Tbk. (2021-2025)
• Rektor di Universitas Paramadina (2021-saat ini)
• Presiden Komisaris Independen di PT Lippo Cikarang Tbk
(2022-saat ini)
• Komisaris Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk (2025-saat ini)
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
Komisaris lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang
Saham Utama dan Pengendali.
Pernyataan Independensi
Pernyataan Independensi Komisaris Independen diungkapkan
pada Bab Tata Kelola Perusahaan, Laporan Tahunan ini.
Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Dewan Komisaris, bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan
Tahunan ini.
Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
Tidak memiliki lembar saham BBNI
Laporan Tahunan 2025
113
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 116
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
DONNY HUTABARAT
Komisaris
Usia
Per 31 Desember 2025 berusia 58 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Ekonomi (S1) Jurusan Manajemen dari
Universitas Kristen Indonesia
• Mengikuti berbagai Program Pendidikan dan
Pengembangan seperti Program Pengembangan
Management and Leadership dari Oxford University, UK
dan London Business School (LBS), UK
• Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko
Perbankan Kualifikasi 6 oleh Lembaga Sertifikasi Profesi
Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (LSP BSMR) (2025)
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Pengalaman Kerja
Perusahaan • Kepala Dealing Room Bank Indonesia Perwakilan London
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris BNI melalui (1999-2003)
keputusan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025, yang • Senior Dealer Kelompok Forex Dealing Room Bank
diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham Indonesia Jakarta (2003-2005)
Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 36 • Deputi Kepala Bagian Penyelesaian Transaksi Devisa Bank
tanggal 26 Maret 2025 dan mendapat persetujuan Otoritas Indonesia (2005)
Jasa Keuangan (OJK) tanggal 14 Oktober 2025. • Head of Forex Market Market Pengelolaan Devisa Bank
Indonesia (2005-2009)
Periode Menjabat • Kepala Divisi Operasi Moneter Rupiah Bank Indonesia
2025-2030 (Periode Pertama) (2009-2013)
• Direktur Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia
Rangkap Jabatan (2013-2017)
BNI: • Kepala Perwakilan Bank Indonesia London (2017-2020),
• Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi • Kepala Departemen Pengembangan Pasar Keuangan Bank
• Anggota Komite Pemantau Risiko Indonesia (2020-2025)
• Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi • Anggota Komite Market Committee of Bank for International
Settlement (MC-BIS) Basel, Switzerland (2020-2025)
Perusahaan Terbuka Lainnya: • Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. (2025-saat ini)
Institusi Lainnya: Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan Komisaris lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang
lain di perusahaan lainnya. Saham Utama dan Pengendali.
Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Dewan Komisaris bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan
Tahunan ini.
Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
200 lembar saham BBNI
114 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 117
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
FEBRIO NATHAN KACARIBU*)
Komisaris
Usia
Per 31 Desember 2025 berusia 47 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Indonesia
• Master of International Development Economics (S2)
in Crawford School of Public Policy di Australian
National University
• Doctor of Philosophy/PhD (S3) in College of Liberal Arts
& Sciences di University of Kansas
• Certified Governance Oversight Professional (CGOP)
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Pengalaman Kerja
Perusahaan • Konsultan Asia Now, Singapura (2004-2006)
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris BNI melalui • Peneliti di LPEM FEB Universitas Indonesia (2005-2007)
keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 15 Desember 2025, yang • Dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia
diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham Luar (2012-2019)
Biasa PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 2 tanggal • Dosen di Department of Economics, Baylor University,
15 Desember 2025 dan masih dalam proses Fit and Proper Texas, Amerika Serikat (2012-2015)
Test dari OJK. • Kepala Bidang Makroekononi dan Kebijakan Sektor
Keuangan LPEM FEB UI (2015-2020)
Periode Menjabat • Lektor (Asisten Profesor) di Fakultas Ekonomi Universitas
2025-2030 (Periode Pertama) Indonesia (2019-saat ini)
• Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan
Rangkap Jabatan (2020-2025)
Belum ditetapkan sebagai anggota komite Dewan Komisaris • Komisaris PT Pupuk Indonesia (Persero) (2020-2025)
karena masih dalam proses Fit and Proper Test oleh OJK • Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian
Keuangan (2025 - saat ini)
Perusahaan Terbuka Lainnya: • Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. (2025-saat ini)
Hubungan Afiliasi
Institusi Lainnya: Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
• Lektor (Asisten Profesor) di Fakultas Ekonomi Universitas Komisaris lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang
Indonesia (2019-saat ini). Saham Utama dan Pengendali.
• Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian
Keuangan (2025 - saat ini) Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Dewan Komisaris, bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan
Tahunan ini.
Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
Tidak memiliki lembar saham BBNI
*) Dapat menjalankan tindakan, tugas, dan funsinya setelah mendapatkan persetujuan Fit and Proper Test dari OJK
Laporan Tahunan 2025
115
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 118
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
HUBUNGAN AFILIASI ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
Hubungan Afiliasi Dewan Komisaris
Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Komisaris
Hubungan Keluarga Dengan Hubungan Keuangan Dengan Hubungan
Kepengurusan
Pemegang Pemegang di BNI,
Dewan Saham Dewan Saham Perusahaan
Nama Jabatan Direksi Direksi
Komisaris Utama dan Komisaris Utama dan Anak, maupun
Pengendali* Pengendali* Perusahaan
Afiliasi
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Omar Sjawaldy Komisaris √ √ √ √ √ √ √
Anwar Utama/
Komisaris
Independen
Tedi Bharata Wakil √ √ √ √ √ √ √
Komisaris
Utama
Vera Febyanthy Komisaris √ √ √ √ √ √ √
Independen
Didik Junaedi Komisaris √ √ √ √ √ √ √
Rachbini Independen
Donny Hutabarat Komisaris √ √ √ √ √ √ √
Febrio Nathan Komisaris √ √ √ √ √ √ √
Kacaribu **
* Langsung maupun tidak langsung
** Masih dalam proses Fit and Proper Test oleh OJK
PERUBAHAN KOMPOSISI ANGGOTA DEWAN KOMISARIS DAN ALASAN PERUBAHANNYA
Selama tahun 2025, telah terjadi 3 (tiga) kali perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris yang dilakukan
dalam rangka meningkatkan kinerja BNI. Berdasarkan keputusan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025
dan RUPS Luar Biasa tanggal 15 Desember 2025, perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris adalah
sebagai berikut:
[ACGS (B).D.4.1]
Komposisi Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2025 – 26 Maret 2025
Komposisi Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2025 sampai dengan 26 Maret 2025 sebanyak 11 (sebelas)
orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, 1 (satu) orang
Wakil Komisaris Utama, 5 (lima) orang Komisaris Independen dan 4 (empat) orang Komisaris. Komposisi
dan dasar pengangkatan Dewan Komisaris dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2025 – 26 Maret 2025
Periode
No Nama Jabatan Domisili Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif*
Menjabat
1 Pradjoto Komisaris Utama/ Jakarta Keputusan RUPS 2020-2025 19 Februari 2024
Komisaris Independen*** Luar Biasa tanggal 19 (Periode
September 2023 Pertama)**
2 Pahala Wakil Komisaris Utama Jakarta Keputusan RUPS 2023-2028 19 Februari 2024
Nugraha Luar Biasa tanggal 19 (Periode
Mansury September 2023 Pertama)
3 Sigit Komisaris Independen Solo Keputusan RUPS Tahunan 2023-2028 15 Maret 2023
Widyawan tanggal 15 Maret 2023 (Periode Kedua)
4 Askolani Komisaris Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2024-2029 4 Maret 2024
tanggal 4 Maret 2024 (Periode Kedua)
5 Asmawi Syam Komisaris Independen*** Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2020-2025 17 Juni 2020
tanggal 20 Februari 2020 (Periode
Pertama)
116 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 119
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Periode
No Nama Jabatan Domisili Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif*
Menjabat
6 Septian Hario Komisaris Independen*** Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2020-2025 14 Agustus 2020
Seto tanggal 20 Februari 2020 (Periode
Pertama)
7 Iman Sugema Komisaris Independen*** Bogor Keputusan RUPS Tahunan 2020-2025 14 Agustus 2020
tanggal 20 Februari 2020 (Periode
Pertama)
8 Erwin Rijanto Komisaris Independen Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2021-2026 6 Agustus 2021
Slamet tanggal 29 Maret 2021 (Periode
Pertama)
9 Fadlansyah Komisaris Jakarta Keputusan RUPS Luar 2022-2027 23 Desember
Lubis Biasa tanggal 31 Agustus (Periode 2022
2022 Pertama)
10 Robertus Komisaris Depok Keputusan RUPS Tahunan 2023-2028 11 September
Billitea tanggal 15 Maret 2023 (Periode 2023
Pertama)
11 Mohamad Komisaris Bogor Keputusan RUPS Tahunan 2024-2029 2 September
Yusuf tanggal 4 Maret 2024 (Periode 2024
Permana Pertama)
*) Dewan Komisaris efektif menjabat setelah mendapat persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test).
Hal ini sesuai dengan Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak
Utama Lembaga Jasa Keuangan.
**) Mengikuti masa jabatan sebelumnya sebagai Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen BNI.
***)Efektif menjabat sebagai Dewan Komisaris sampai dengan 20 Februari 2025, sehubungan dengan masa jabatan sebagai Dewan Komisaris
telah habis 5 (lima) tahun sejak tanggal pengangkatan
Komposisi Dewan Komisaris Periode 26 Maret 2025 – 8 Oktober 2025
Pada tanggal 26 Maret 2025, RUPS Tahunan 2025 memutuskan perubahan susunan pengurus Dewan
Komisaris BNI sebagai berikut:
1. Memberhentikan dengan hormat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
a. Pradjoto sebagai Komisaris Utama/Komisaris Independen;
b. Pahala Nugraha Mansury sebagai Wakil Komisaris Utama;
c. Septian Hario Seto sebagai Komisaris Independen;
d. Iman Sugema sebagai Komisaris Independen;
e. Asmawi Syam sebagai Komisaris Independen;
f. Sigit Widyawan sebagai Komisaris Independen;
g. Erwin Rijanto Slamet sebagai Komisaris Independen;
h. Robertus Billitea sebagai Komisaris;
i. Fadlansyah Lubis sebagai Komisaris;
j. Mohamad Yusuf Permana sebagai Komisaris;
k. Askolani sebagai Komisaris;
2. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
a. Omar Sjawaldy Anwar sebagai Komisaris Utama/Komisaris Independen;
b. Tedi Bharata sebagai Wakil Komisaris Utama;
c. Vera Febyanthy sebagai Komisaris Independen;
d. Didik Junaedi Rachbini sebagai Komisaris Independen.
e. Suminto sebagai Komisaris;
f. Donny Hutabarat sebagai Komisaris;
Dengan demikian, komposisi Dewan Komisaris pada periode 26 Maret 2025 sampai dengan 8 Oktober
2025 sebanyak 6 (enam) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama merangkap Komisaris
Independen, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama, 2 (dua) orang Komisaris Independen dan 2 (dua) orang
Komisaris. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan Komisaris dapat dilihat pada tabel di bawah ini. [ACGS
(B).D.4.1]
Laporan Tahunan 2025
117
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 120
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Komposisi dan Dasar Pengangkatan Komisaris
Periode
No Nama Jabatan Domisili Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif*
Menjabat
1 Omar Sjwaldy Anwar Komisaris Utama/ Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 30 Juni 2025
Komisaris tanggal 26 Maret 2025 (Periode
Independen Pertama)
2 Tedi Bharata Wakil Komisaris Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 5 Juni 2025
Utama tanggal 26 Maret 2025 (Periode
Pertama)
3 Vera Febyanthy Komisaris Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 13 Agustus 2025
Independen tanggal 26 Maret 2025 (Periode
Pertama)
4 Didik Junaedi Komisaris Depok Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 13 Agustus 2025
Rachbini Independen tanggal 26 Maret 2025 (Periode
Pertama)
5 Suminto Komisaris Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 13 Agustus 2025
tanggal 26 Maret 2025 (Periode
Pertama)
6 Donny Hutabarat Komisaris Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 16 Oktober 2025
tanggal 26 Maret 2025 (Periode
Pertama)
*) Dewan Komisaris efektif menjabat setelah mendapat persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test). Hal
ini sesuai dengan Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama
Lembaga Jasa Keuangan.
Komposisi Dewan Komisaris Periode 8 Oktober 2025 – 15 Desember 2025
Pada tanggal 15 Desember 2025, RUPS Luar Biasa 2025 memutuskan perubahan susunan pengurus Dewan
Komisaris BNI, yaitu mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Sdr. Suminto sebagai Komisaris
terhitung sejak tanggal 8 Oktober 2025 dan mengangkat Sdr. Febrio Nathan Kacaribu sebagai Komisaris.
Dengan demikian, komposisi Dewan Komisaris pada periode 8 Oktober 2025 sampai dengan 15 Desember
2025 sebanyak 5 (lima) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama merangkap Komisaris
Independen, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama, 2 (dua) orang Komisaris Independen dan 1 (satu) orang
Komisaris. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan Komisaris dapat dilihat pada tabel di bawah ini. [ACGS
(B).D.4.1]
Komposisi dan Dasar Pengangkatan Komisaris
Periode
No Nama Jabatan Domisili Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif*
Menjabat
1 Omar Sjwaldy Anwar Komisaris Utama/ Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 30 Juni 2025
Komisaris tanggal 26 Maret 2025 (Periode
Independen Pertama)
2 Tedi Bharata Wakil Komisaris Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 5 Juni 2025
Utama tanggal 26 Maret 2025 (Periode
Pertama)
3 Vera Febyanthy Komisaris Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 13 Agustus 2025
Independen tanggal 26 Maret 2025 (Periode
Pertama)
4 Didik Junaedi Komisaris Depok Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 13 Agustus 2025
Rachbini Independen tanggal 26 Maret 2025 (Periode
Pertama)
5 Donny Hutabarat Komisaris Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 16 Oktober 2025
tanggal 26 Maret 2025 (Periode
Pertama)
*) Dewan Komisaris efektif menjabat setelah mendapat persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test). Hal
ini sesuai dengan Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama
Lembaga Jasa Keuangan.
118 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 121
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Komposisi Dewan Komisaris Periode 15 Desember 2025 – 31 Desember 2025
Selanjutnya, komposisi Dewan Komisaris pada periode 15 Desember 2025 sampai dengan 31 Desember
2025 sebanyak 6 (enam) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama merangkap Komisaris
Independen, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama, 2 (dua) orang Komisaris Independen dan 2 (dua) orang
Komisaris. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan Komisaris dapat dilihat pada tabel di bawah ini. [ACGS
(B).D.4.1]
Komposisi dan Dasar Pengangkatan Komisaris
Periode
No Nama Jabatan Domisili Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif*
Menjabat
1 Omar Sjwaldy Anwar Komisaris Utama/ Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 30 Juni 2025
Komisaris tanggal 26 Maret 2025 (Periode
Independen Pertama)
2 Tedi Bharata Wakil Komisaris Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 5 Juni 2025
Utama tanggal 26 Maret 2025 (Periode
Pertama)
3 Vera Febyanthy Komisaris Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 13 Agustus 2025
Independen tanggal 26 Maret 2025 (Periode
Pertama)
4 Didik Junaedi Komisaris Depok Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 13 Agustus 2025
Rachbini Independen tanggal 26 Maret 2025 (Periode
Pertama)
5 Donny Hutabarat Komisaris Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 16 Oktober 2025
tanggal 26 Maret 2025 (Periode
Pertama)
6 Febrio Nathan Komisaris Jakarta Keputusan RUPS 2025-2030 (Proses fit dan
Kacaribu Luar Biasa tanggal 15 (Periode proper test oleh
Desember 2025 Pertama) OJK)
*) Dewan Komisaris efektif menjabat setelah mendapat persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test). Hal
ini sesuai dengan Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama
Lembaga Jasa Keuangan.
Laporan Tahunan 2025
119
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 122
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Profil Direksi [ACGS C.2.5, D.4.1]
PUTRAMA WAHJU SETYAWAN
Direktur Utama
Usia
Per 31 Desember 2025 berusia 56 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Bekasi, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana (S1) Kehutanan, Universitas Gadjah Mada,
Indonesia
• Magister (S2) Manajemen, Universitas Gadjah Mada,
Indonesia
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2024)
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Pengalaman Kerja
Perusahaan • Direktur Bisnis Korporasi PT Bank Negara Indonesia
Diangkat sebagai Direktur Utama BNI melalui keputusan (Persero) Tbk. (2018-2020)
RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025, yang diaktakan dengan • Direktur Treasury dan Internasional PT Bank Negara
Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Indonesia (Persero) Tbk. (2020)
Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 36 tanggal 26 Maret 2025, • Direktur Utama PT Jaminan Kredit Indonesia (2020-2022)
dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan • Direktur Treasury PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
tanggal 5 Juni 2025. (2022-2023)
• Direktur Retail Banking PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Periode Menjabat Tbk. (2023-2024)
2022-2027 (Periode Pertama) • Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk. (2024-2025)
Rangkap Jabatan • Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
BNI: (2025 – saat ini)
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata Hubungan Afiliasi
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi. Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Perusahaan Terbuka Lainnya: Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. kepada pemilik individu.
Institusi Lainnya: Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
lain di perusahaan lainnya. Direksi bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
ini.
Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
5.997.426 lembar saham
120 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 123
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
ALEXANDRA ASKANDAR
Wakil Direktur Utama
Usia
Per 31 Desember 2025 berusia 53 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Indonesia
• Magister (S2) Finance, Boston University, USA
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2024)
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Pengalaman Kerja
Perusahaan • Senior Executive Vice President Corporate Banking PT Bank
Diangkat sebagai Wakil Direktur Utama BNI melalui keputusan Mandiri (Persero) Tbk. (2016-2018)
RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025, yang diaktakan dengan • Direktur Hubungan Kelembagaan PT Bank Mandiri (Persero)
Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Tbk. (2018-2019)
Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 36 tanggal 26 Maret 2025, • Direktur Corporate Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (2019-2020)
tanggal 5 Juni 2025. • Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (2020-
2025)
Periode Menjabat • Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero)
2025-2030 (Periode Pertama) Tbk (2025-saat ini)
Rangkap Jabatan Hubungan Afiliasi
BNI: Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata Pengendali, baik langsung maupunww tidak langsung sampai
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi. kepada pemilik individu.
Perusahaan Terbuka Lainnya: Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Institusi Lainnya: Direksi bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, ini.
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan
lain di perusahaan lainnya. Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
Tidak memiliki saham BBNI
Laporan Tahunan 2025
121
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 124
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
HUSSEIN PAOLO
KARTADJOEMENA
Direktur Finance & Strategy
Usia
Per 31 Desember 2025 berusia 46 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana bidang Ekonomi di Harvard University (2002)
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2024)
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Pengalaman Kerja
Perusahaan • SVP Corporate Development PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS (2012)
Tahunan tanggal 4 Maret 2024, yang diaktakan dengan Akta • General Manager, Corporate Finance & Investor Relations
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Negara PT Apexindo Pratama Duta Tbk (2014)
Indonesia (Persero) Tbk No. 3 tanggal 4 Maret 2024, dan telah • Chief Executive Officer PT Royal Indo Mandiri (2017)
mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan tanggal 30 • Chief Executive Officer PT Royal Lestari Utama (2018)
Agustus 2024. • Senior Executive Vice President & Chief Transformation
Officer PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2020)
Periode Menjabat • Senior Executive Vice President - Corporate Development
2024-2029 (Periode Pertama) & Transformation PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2020-2024)
Rangkap Jabatan • Komisaris Utama PT Bank Hibank Indonesia (2023-2024)
BNI: • Direktur Digital and Integrated Transaction Banking PT Bank
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di Negara Indonesia (Persero) Tbk (2024-2025)
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata • Direktur Finance & Strategy PT Bank Negara Indonesia
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi. (Persero) Tbk (2025-saat ini)
Perusahaan Terbuka Lainnya: Hubungan Afiliasi
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi
dan anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan
Institusi Lainnya: Pemegang Saham Utama dan Pengendali.
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
lain di perusahaan lainnya. Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Direksi bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
ini.
Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
3.075.911 lembar saham
122 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 125
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
CORINA LEYLA KARNALIES
Direktur Consumer Banking
Usia
Per 31 Desember 2025 berusia 57 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Fisika dari Universitas Indonesia (1992)
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2024)
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi • Credit Support & Risk Management Division Head PT Bank
Perusahaan CIMB Niaga Tbk (2005)
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS • Retail Collection & Recovery Group Head PT Bank CIMB
Tahunan tanggal 20 Februari 2020, yang diaktakan dengan Niaga Tbk (2006)
Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank • Collection & Recovery Head Consumer Banking ABN Amro
Negara Indonesia (Persero) No. 21 tanggal 20 Februari 2020, Bank (2007)
dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan • Collection & Recovery Head RBS/A Amro Bank (2007)
tanggal 25 Juni 2020. • VP Deputy Division Head Operations Kartu Kredit &
Acquiring Bisnis PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Diangkat kembali sebagai Direktur BNI melalui keputusan (2010)
RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025 yang diaktakan dengan • VP Deputy Division Head Collection Management PT Bank
Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2013)
Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 36 tanggal 26 Maret 2025. • SVP – Pemimpin Divisi Bisnis Kartu PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2015)
Periode Menjabat • SVP – Pemimpin Divisi Product Development Management
2020-2025 (Periode Pertama) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2018)
2025-2030 (Periode Kedua) • SVP – Pemimpin Divisi Data Management dan Analytic PT
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2019)
Rangkap Jabatan • Direktur Consumer Banking PT Bank Negara Indonesia
BNI: (Persero) Tbk (2020-2023)
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di • Direktur Digital & Integrated Transaction Banking PT Bank
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata Negara Indonesia (Persero) Tbk (2023-2024)
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi. • Direktur Retail Banking PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk (2024–2025)
Perusahaan Terbuka Lainnya: • Direktur Consumer Banking PT Bank Negara Indonesia
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. (Persero) Tbk (2025–saat ini)
Institusi Lainnya: Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
lain di perusahaan lainnya. Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
kepada pemilik individu.
Pengalaman Kerja
• Senior Collector/Leader Citibank (1995) Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
• Collection Head Standard Chartered Bank (1997) Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
• Collection & Recovery Head Bank Universal (1999) bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
• Credit Department Manager Bank Universal (2000) Direksi bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
• Deputy Card Management Bank Universal (2003) ini.
• Operation Credit Card Division Head PT Bank Permata Tbk
(2003) Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
5.513.174 lembar saham
Laporan Tahunan 2025
123
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 126
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
DAVID PIRZADA
Direktur Risk Management
Usia
Per 31 Desember 2025 berusia 57 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Sains bidang Teknik Elektro di Northeastern
University, Boston, Massachusetts, USA (1990)
• Master Business dari bidang Manajemen Bisnis dari New
Hampshire College Manchester, USA (1992)
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2024)
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Pengalaman Kerja
Perusahaan • Account Officer The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS Luar (1993)
Biasa tanggal 2 September 2020, yang diaktakan dengan Akta • Senior Analyst The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara (2000)
Indonesia (Persero) Tbk No. 1 tanggal 2 September 2020, • Co-Head of Commercial Portfolio Administration The Bank
dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan of Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd (2005)
tanggal 30 November 2020. • Head of Commercial Portfolio Administration The Bank of
Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd (2007)
Diangkat kembali sebagai Direktur BNI melalui keputusan • Head of Credit and Market Middle Department The Bank of
RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025 yang diaktakan dengan Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd (2009)
Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank • Head of Risk Administration Departement The Bank of
Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 36 tanggal 26 Maret 2025. Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd (2010)
• Country Chief Risk Officer The Bank of Tokyo – Mitsubishi
Periode Menjabat UFJ Ltd (2015)
2020-2025 (Periode Pertama) • SEVP Wholesale Risk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2018)
2025-2030 (Periode Kedua) • Direktur Risk Management PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2020-saat ini)
Rangkap Jabatan
BNI: Hubungan Afiliasi
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi. Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
kepada pemilik individu.
Perusahaan Terbuka Lainnya:
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
Institusi Lainnya: bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, Direksi bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan ini.
lain di perusahaan lainnya.
Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
4.866.684 lembar saham
124 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 127
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
RONNY VENIR
Direktur Operations
Usia
Per 31 Desember 2025 berusia 58 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana bidang Peternakan dari Universitas Padjadjaran
(1993)
• Master bidang Agribisnis dari Institut Pertanian Bogor
(2000)
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2024)
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi • Relationship Manager Pemasaran Usaha Kecil Divisi Usaha
Perusahaan Kecil PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2005)
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS Luar • AVP Pemasaran Usaha Kecil Divisi Usaha Kecil PT Bank
Biasa tanggal 2 September 2020, yang diaktakan dengan Akta Negara Indonesia (Persero) Tbk (2006)
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara • Pemimpin Kelompok Pengembangan Bisnis Divisi Usaha
Indonesia (Persero) Tbk No. 1 tanggal 2 September 2020, Kecil PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2007)
dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan • Pemimpin Sentra Kredit Kecil Graha Pangeran Surabaya PT
tanggal 5 November 2020. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2008)
• Wakil Pemimpin Divisi Bisnis Usaha Kecil PT Bank Negara
Diangkat kembali sebagai Direktur BNI melalui keputusan Indonesia (Persero) Tbk (2010)
RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025 yang diaktakan dengan • Wakil Pemimpin Divisi Bisnis Komersial & Kecil PT Bank
Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2012)
Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 36 tanggal 26 Maret 2025. • Pemimpin Bisnis Banking Kantor Wilayah Palembang PT
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2014)
Periode Menjabat • Pemimpin Kantor Wilayah 02 (Sumbar, Riau, Kepri) PT Bank
2020-2025 (Periode Pertama) Negara Indonesia (Persero) Tbk (2016)
2025-2030 (Periode Kedua) • Pemimpin Kantor Wilayah 12 (Jakarta Kota) PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2017)
Rangkap Jabatan • Pemimpin Divisi Bisnis Usaha Kecil PT Bank Negara
BNI: Indonesia (Persero) Tbk (2018)
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di • SEVP Bisnis Menengah PT Bank Negara Indonesia (Persero)
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata Tbk (2018)
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi. • SEVP Jaringan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2019)
Perusahaan Terbuka Lainnya: • Direktur Network & Services PT Bank Negara Indonesia
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. (Persero) Tbk (2020-2025)
• Direktur Operations PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Institusi Lainnya: Tbk (2025-saat ini)
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan Hubungan Afiliasi
lain di perusahaan lainnya. Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Pengalaman Kerja Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
• Pengelola Pemasaran Bisnis Kantor Cabang Tebet PT Bank kepada pemilik individu.
Negara Indonesia (Persero) Tbk (1995)
• Penyelia Pemasaran Produk Kantor Cabang Pecenongan PT Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (1997) Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
• Manager Koordinasi Pelayanan Bisnis PT Bank Negara bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Indonesia (Persero) Tbk (2003) Direksi bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
• Pengelola Pemasaran Kemitraan & Program PT Bank ini.
Negara Indonesia (Persero) Tbk (2004)
Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
5.546.296 lembar saham
Laporan Tahunan 2025
125
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 128
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
TOTO PRASETIO
Direktur Information Technology
Usia
Per 31 Desember 2025 berusia 59 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Vordiplom Teknik Mesin dari University of Stuttgart,
Jerman (1989)
• Diplom Ingenieur (Dipl.-ing) Teknik Mesin dari University
of Stuttgart, Jerman (1992)
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2024)
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Pengalaman Kerja
Perusahaan • Head of IT Project Management PT Bank Mega Tbk (2015-
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS Luar 2017)
Biasa tanggal 31 Agustus 2022, yang diaktakan dengan Akta • Group Head IT Application Support PT Bank Mandiri
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara (Persero) Tbk (2017-2019)
Indonesia (Persero) Tbk No. 16 tanggal 31 Agustus 2022, • SEVP Teknologi Informasi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (2019-2022)
(OJK) tanggal 26 Januari 2023. • Direktur Technology & Operations PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2022-2025)
Periode Menjabat • Direktur Information Technology PT Bank Negara Indonesia
2022-2027 (Periode Pertama) (Persero) Tbk (2025-saat ini)
Rangkap Jabatan Hubungan Afiliasi
BNI: Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi. kepada pemilik individu.
Perusahaan Terbuka Lainnya: Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Institusi Lainnya: Direksi bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, ini.
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan
lain di perusahaan lainnya. Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
4.222.896 lembar saham
126 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 129
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
AGUNG PRABOWO
Direktur Corporate Banking
Usia
Per 31 Desember 2025 berusia 55 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana (S1) Accounting and Business Administration,
University of Kansas, USA (1994)
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2024)
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Pengalaman Kerja
Perusahaan • Direktur PT UBS Sekuritas Indonesia (2013-2021)
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS • Direktur Utama PT BNI Sekuritas (2021-2024)
Tahunan tanggal 4 Maret 2024, yang diaktakan dengan Akta • Direktur Wholesale and International Banking PT Bank
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Negara Negara Indonesia (Persero) Tbk (2024-2025)
Indonesia (Persero) Tbk No. 3 tanggal 4 Maret 2024, dan telah • Direktur Corporate Banking PT Bank Negara Indonesia
mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan tanggal 7 (Persero) Tbk (2025-saat ini)
Oktober 2024.
Hubungan Afiliasi
Periode Menjabat Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
2024-2029 (Periode Pertama) Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
Rangkap Jabatan kepada pemilik individu.
BNI:
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi. bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Direksi bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
Perusahaan Terbuka Lainnya: ini.
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
Institusi Lainnya: 1.915.356 lembar saham
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan
lain di perusahaan lainnya.
Laporan Tahunan 2025
127
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 130
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
MUHAMMAD IQBAL
Direktur Commercial Banking
Usia
Per 31 Desember 2025 berusia 52 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana (S1) Teknik Industri dari Institut Teknologi
Bandung
• Master (S2) General Management dari IPMI International
Business School
• Master (S2) MBA dari Monash University
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
Badan Sertifikasi Management Risiko (BSMR) (2024)
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Pengalaman Kerja
Perusahaan • Direktur Enterprise & Commercial Banking PT Bank Negara
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS Indonesia (Persero) Tbk (2022-2023)
Tahunan tanggal 26 Maret 2025, yang diaktakan dengan Akta • Direktur Institutional Banking PT Bank Negara Indonesia
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Negara (Persero) Tbk (2023-2024)
Indonesia (Persero) Tbk No. 36 tanggal 26 Maret 2025, dan • Direktur SME and Retail Funding PT Bank Tabungan Negara
telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (Persero) Tbk (2024-2025)
tanggal 12 Agustus 2025. • Direktur Commercial Banking PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2025-saat ini)
Periode Menjabat
2025-2030 (Periode Pertama) Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Rangkap Jabatan Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
BNI: Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di kepada pemilik individu.
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi. Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
Perusahaan Terbuka Lainnya: bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. Direksi bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
ini.
Institusi Lainnya:
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan 3.064.085 lembar saham
lain di perusahaan lainnya.
128 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 131
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
RIAN ERIANA KASLAN
Direktur Network & Retail Funding
Usia
Per 31 Desember 2025 berusia 49 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Bachelor of Arts in Business Administration dari Clark
University
• Master (S2) International Management and Marketing
dari Boston University, USA
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2024)
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Pengalaman Kerja
Perusahaan • Executive Vice President Commonwealth Bank Indonesia
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS Jakarta, Head of Digital Strategy & Delivery (2006-2021)
Tahunan tanggal 26 Maret 2025, yang diaktakan dengan Akta • Senior Executive Vice President Retail Digital Solutions PT
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Negara Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2021-2025)
Indonesia (Persero) Tbk No. 36 tanggal 26 Maret 2025, dan • Komisaris Utama PT BNI Modal Ventura (2022-2024)
telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan • Komisaris Utama PT Hibank Indonesia (2024-2025)
tanggal 12 Agustus 2025. • Direktur Network & Retail Funding PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2025-saat ini)
Periode Menjabat
2025-2030 (Periode Pertama) Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Rangkap Jabatan Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
BNI: Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di kepada pemilik individu.
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi. Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
Perusahaan Terbuka Lainnya: bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. Direksi bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
ini.
Institusi Lainnya:
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan 802.397 lembar saham
lain di perusahaan lainnya.
Laporan Tahunan 2025
129
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 132
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
ABU SANTOSA SUDRADJAT
Direktur Treasury & International Banking
Usia
Per 31 Desember 2025 berusia 56 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana (S1) Business Management dari Towson State
University
• Master (S2) International Management dari Southeastern
University
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2024)
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Pengalaman Kerja
Perusahaan • Group Head Treasury PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019-
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS 2020)
Tahunan tanggal 26 Maret 2025, yang diaktakan dengan Akta • GM Overseas & Singapore Branch PT Bank Mandiri
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Negara (Persero) Tbk (2020-2024)
Indonesia (Persero) Tbk No. 36 tanggal 26 Maret 2025, dan • Senior Executive Vice President International Banking &
telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan Financial Institutions Group PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
tanggal 12 Agustus 2025. (2024-2025)
• Direktur Treasury & International Banking PT Bank Negara
Periode Menjabat Indonesia (Persero) Tbk (2025-saat ini)
2025-2030 (Periode Pertama)
Hubungan Afiliasi
Rangkap Jabatan Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
BNI: Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata kepada pemilik individu.
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi.
Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
Perusahaan Terbuka Lainnya: Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Direksi bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
Institusi Lainnya: ini.
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
lain di perusahaan lainnya. Tidak memiliki saham BBNI
130 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 133
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
EKO SETYO NUGROHO
Direktur Kelembagaan
Usia
Per 31 Desember 2025 berusia 56 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana (S1) Jurusan Teknik Planologi dari Institut
Teknologi Bandung
• Master (S2) Master Business Administration dari Institut
Teknologi Bandung
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
Badan Sertifikasi Management Risiko (BSMR) (2025)
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Pengalaman Kerja
Perusahaan • Pemimpin Kantor Luar Negeri Tokyo PT Bank Negara
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS Indonesia (Persero) Tbk (2016-2018)
Tahunan tanggal 26 Maret 2025, yang diaktakan dengan Akta • Pemimpin Kantor Wilayah 08 PT Bank Negara Indonesia
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Negara (Persero) Tbk (2018-2019)
Indonesia (Persero) Tbk No. 36 tanggal 26 Maret 2025, dan • Pemimpin Divisi Internasional PT Bank Negara Indonesia
telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (Persero) Tbk (2019-2021)
tanggal 12 Agustus 2025. • Pemimpin Kantor Wilayah 14 PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2021)
Periode Menjabat • Pemimpin Divisi Distribution Network & Sales PT Bank
2025-2030 (Periode Pertama) Negara Indonesia (Persero) Tbk (2022)
• Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Pupuk
Rangkap Jabatan Iskandar Muda (2023-2025)
BNI: • Direktur Kelembagaan PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di Tbk (2025-saat ini)
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi. Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Perusahaan Terbuka Lainnya: Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
kepada pemilik individu.
Institusi Lainnya:
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
lain di perusahaan lainnya. bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Direksi bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
ini.
Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
311.797 lembar saham
Laporan Tahunan 2025
131
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 134
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
MUNADI HERLAMBANG
Direktur Human Capital & Compliance
Usia
Per 31 Desember 2025 berusia 46 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana (S1) Jurusan Teknik Kimia dari Institut Teknologi
Sepuluh November (1997)
• Master (S2) International Business dari University of
London (2003)
• Doktor (S3) Bidang Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan
dari Universitas Gadjah Mada (2024)
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) (2024)
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Pengalaman Kerja
Perusahaan • Direktur Keuangan, HC, dan Manajemen Risiko PT Wijaya
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS Karya Bitumen (2019-2021)
Tahunan tanggal 4 Maret 2024, yang diaktakan dengan Akta • Direktur Hubungan Kelembagaan PT Jasa Raharja (2021-
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Negara 2024)
Indonesia (Persero) Tbk No. 3 tanggal 4 Maret 2024. • Direktur Institutional Banking PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2024-2025)
RUPS menyetujui pengalihan penugasan semula Direktur • Direktur Human Capital & Compliance PT Bank Negara
Institutional Banking menjadi Direktur Human Capital & Indonesia (Persero) Tbk (2025-saat ini)
Compliance dalam RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025,
yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham Hubungan Afiliasi
Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 36 Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
tanggal 26 Maret 2025, dan telah mendapatkan persetujuan Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Otoritas Jasa Keuangan tanggal 28 November 2025. Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
kepada pemilik individu.
Periode Menjabat
2024-2029 (Periode Pertama) Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2025
Pendidikan dan pelatihan di tahun 2025, disajikan terpisah di
Rangkap Jabatan bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
BNI: Direksi bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di ini.
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi. Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2025
Tidak memiliki saham BBNI
Perusahaan Terbuka Lainnya:
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Institusi Lainnya:
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan
lain di perusahaan lainnya.
132 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 135
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
HUBUNGAN AFILIASI ANGGOTA DIREKSI
Hubungan Keuangan, Keluarga, dan Kepengurusan Direksi
Hubungan Keluarga dengan Hubungan Keuangan dengan Hubungan
Kepengurusan
Pemegang Pemegang di BNI,
Dewan Saham Dewan Saham Perusahaan
Nama Jabatan Direksi Direksi
Komisaris Utama dan Komisaris Utama dan Anak, maupun
Pengendali* Pengendali* Perusahaan
Afiliasi
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Putrama Wahju Direktur
√ √ √ √ √ √ √
Setyawan Utama
Alexandra Wakil Direktur
√ √ √ √ √ √ √
Askandar Utama
Direktur
Hussein Paolo
Finance & √ √ √ √ √ √ √
Kartadjoemena
Strategy
Direktur
Corina Leyla
Consumer √ √ √ √ √ √ √
Karnalies
Banking
Direktur Risk
David Pirzada √ √ √ √ √ √ √
Management
Direktur
Ronny Venir √ √ √ √ √ √ √
Operations
Direktur
Toto Prasetio Information √ √ √ √ √ √ √
Technology
Direktur
Agung Prabowo Corporate √ √ √ √ √ √ √
Banking
Direktur
Muhammad
Commercial √ √ √ √ √ √ √
Iqbal
Banking
Direktur
Rian Eriana
Network & √ √ √ √ √ √ √
Kaslan
Retail Funding
Direktur
Abu Santosa Treasury &
√ √ √ √ √ √ √
Sudradjat International
Banking
Eko Setyo Direktur
√ √ √ √ √ √ √
Nugroho Kelembagaan
Direktur
Munadi Human
√ √ √ √ √ √ √
Herlambang Capital &
Compliance
*) Langsung maupun tidak langsung
Laporan Tahunan 2025
133
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 136
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PERUBAHAN KOMPOSISI ANGGOTA DIREKSI DAN ALASAN PERUBAHANNYA
Selama tahun 2025, telah terjadi 1 (satu) kali perubahan komposisi anggota Direksi yang dilakukan dalam
rangka terus menumbuhkan kinerja BNI. Berdasarkan keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 yang
diselenggarakan pada tanggal 26 Maret 2025, perubahan komposisi anggota Direksi adalah sebagai berikut:
Komposisi Direksi Periode 1 Januari 2025 - 26 Maret 2025
Pada periode 1 Januari 2025 – 26 Maret 2025, jumlah Direksi BNI sebanyak 12 (dua belas) orang yang terdiri
dari 1 (satu) orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama, dan 10 (sepuluh) orang Direktur.
Nama Jabatan Domisili Dasar Pengangkatan Periode Menjabat Tanggal Efektif*
Royke Tumilaar Direktur Utama Jakarta Keputusan RUPS Luar 2020-2025 19 November 2020
Biasa tanggal 2 September (Periode Pertama)
2020
Putrama Wahju Wakil Direktur Bekasi Keputusan RUPS Tahunan 2022-2027 2 September 2024
Setyawan Utama tanggal 4 Maret 2024 (Periode Pertama)
Novita Widya Direktur Finance Jakarta Keputusan RUPS Luar 2020-2025 19 November 2020
Anggraini Biasa tanggal 2 September (Periode Pertama)
2020
Corina Leyla Direktur Retail Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2020-2025 26 Juni 2020
Karnalies Banking tanggal 20 Februari 2020 (Periode Pertama)
David Pirzada Direktur Risk Jakarta Keputusan RUPS Luar 2020-2025 1 Desember 2020
Management Biasa tanggal 2 September (Periode Pertama)
2020
Ronny Venir Direktur Network Jakarta Keputusan RUPS Luar 2020-2025 6 November 2020
and Services Biasa tanggal 2 September (Periode Pertama)
2020
Mucharom Direktur Human Jakarta Keputusan RUPS Luar 2022-2027 6 Januari 2023
Capital and Biasa tanggal 31 Agustus (Periode Pertama)
Compliance 2022
Toto Prasetio Direktur Jakarta Keputusan RUPS Luar 2022-2027 31 Januari 2023
Technology and Biasa tanggal 31 Agustus (Periode Pertama)
Operations 2022
I Made Direktur Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2024-2029 2 September 2024
Sukajaya Enterprise and tanggal 4 Maret 2024 (Periode Pertama)
Commercial
Banking
Hussein Paolo Direktur Digital Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2024-2029 2 September 2024
Kartadjoemena and Integrated tanggal 4 Maret 2024 (Periode Pertama)
Transaction
Banking
Agung Direktur Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2024-2029 9 Oktober 2024
Prabowo Wholesale and tanggal 4 Maret 2024 (Periode Pertama)
International
Banking
Munadi Direktur Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2024-2029 Belum Efektif
Herlambang** Institutional tanggal 4 Maret 2024 (Periode Pertama)
Banking
*) Direksi efektif menjabat setelah mendapat persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test). Hal ini sesuai
dengan Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga
Jasa Keuangan.
**) Belum efektif
Komposisi Direksi Periode 26 Maret 2025 – 31 Desember 2025
Pada periode 26 Maret 2025 – 31 Desember 2025 terdapat perubahan komposisi dan pengalihan penugasan
anggota Direksi sesuai RUPS Tahunan 26 Maret 2025 sebagai berikut:
1. Memberhentikan dengan hormat nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
a) Corina Leyla Karnalies sebagai Direktur Retail Banking
2. Mengukuhkan pemberhentian dengan hormat nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
a) Mucharom sebagai Direktur Human Capital and Compliance
b) Novita Widya Anggraini sebagai Direktur Finance
134 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 137
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
3. Memberhentikan dengan hormat nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
a) Royke Tumilaar sebagai Direktur Utama
b) I Made Sukajaya sebagai Direktur Enterprise and Commercial Banking
c) Ronny Venir sebagai Direktur Network and Services
d) David Pirzada sebagai Direktur Risk Management
4. Mengalihkan penugasan nama tersebut di bawah ini sebagai anggota Perseroan:
a) Putrama Wahju Setyawan semula Wakil Direktur Utama menjadi Direktur Utama
b) Hussein Paolo Kartadjoemena semula Direktur Digital and Integrated Transaction Banking menjadi
Direktur Finance & Strategy
c) Munadi Herlambang semula Direktur Institutional Banking menjadi Direktur Human Capital &
Compliance
d) Agung Prabowo semula Direktur Wholesale and Internasional Banking menjadi Direktur Corporate
Banking
e) Toto Prasetio semula Direktur Technology and Operations menjadi Direktur Information Technology
5. Mengubah nomenklatur jabatan anggota-anggota Direksi Perseroan:
Semula Menjadi
a) Direktur Wholesale and Internasional Banking Direktur Treasury & International Banking
b) Direktur Digital and Integrated Transaction Banking Direktur Commercial Banking
c) Direktur Retail Banking Direktur Consumer Banking
d) Direktur Finance Direktur Finance & Strategy
e) Direktur Enterprise and Commercial Banking Direktur Corporate Banking
f) Direktur Institutional Banking Direktur Kelembagaan
g) Direktur Technology and Operations Direktur Information Technology
h) Direktur Network and Services Direktur Network & Retail Funding
i) - Direktur Operations
6. Mengangkat nama tersebut di bawah ini sebagai anggota Direksi Perseroan sebagai berikut:
a) Alexandra Askandar sebagai Wakil Direktur Utama
b) David Pirzada sebagai Direktur Risk Management
c) Corina Leyla Karnalies sebagai Direktur Consumer Banking
d) Ronny Venir sebagai Direktur Operations
e) Agung Prabowo sebagai Direktur Corporate Banking
f) Rian Kaslan sebagai Direktur Network & Retail Banking
g) Abu Santosa Sudradjat sebagai Direktur Treasury & Internasional Banking
h) Muhammad Iqbal sebagai Direktur Commercial Banking
i) Eko Setyo Nugroho sebagai Direktur Kelembagaan
Laporan Tahunan 2025
135
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 138
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dengan demikian, komposisi Direksi pada periode 26 Maret 2025 – 31 Desember 2025 sebanyak 13 (tiga
belas) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama, dan
11 (sebelas) orang Direktur. Komposisi dan dasar pengangkatan Direksi dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Nama Jabatan Domisili Dasar Pengangkatan Periode Menjabat Tanggal Efektif*
Putrama Wahju Direktur Utama Bekasi Keputusan RUPS Tahunan 2022-2027 5 Juni 2025
Setyawan tanggal 26 Maret 2025 (Periode Pertama)
Alexandra Wakil Direktur Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 5 Juni 2025
Askandar Utama tanggal 26 Maret 2025 (Periode Pertama
Hussein Paolo Direktur Finance Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2024-2029 2 September 2024
Kartadjoemena & Strategy tanggal 4 Maret 2024 (Periode Pertama)
Corina Leyla Direktur Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2020-2025 26 Juni 2020
Karnalies Consumer tanggal 26 Maret 2025 (Periode Pertama)
Banking 2025-2030
(Periode Kedua)
David Pirzada Direktur Risk Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2020-2025 1 Desember 2020
Management tanggal 26 Maret 2025 (Periode Pertama)
2025-2030
(Periode Kedua)
Ronny Venir Direktur Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2020-2025 6 November 2020
Operations tanggal 26 Maret 2025 (Periode Pertama)
2025-2030
(Periode Kedua)
Toto Prasetio Direktur Jakarta Keputusan RUPS Luar 2022-2027 31 Januari 2023
Information Biasa tanggal 31 Agustus (Periode Pertama)
Technology 2022
Agung Direktur Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2024-2029 9 Oktober 2024
Prabowo Corporate tanggal 4 Maret 2024 (Periode Pertama)
Banking
Muhammad Direktur Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 13 Agustus 2025
Iqbal Commercial tanggal 26 Maret 2025 (Periode Pertama)
Banking
Rian Eriana Direktur Network Bekasi Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 13 Agustus 2025
Kaslan & Retail Funding tanggal 26 Maret 2025 (Periode Pertama)
Abu Santosa Direktur Treasury Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 13 Agustus 2025
Sudradjat & International tanggal 26 Maret 2025 (Periode Pertama)
Banking
Eko Setyo Direktur Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2025-2030 13 Agustus 2025
Nugroho Kelembagaan tanggal 26 Maret 2025 (Periode Pertama)
Munadi Direktur Human Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2024-2029 1 Desember 2025
Herlambang Capital & tanggal 4 Maret 2024 (Periode Pertama)
Compliance
136 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 139
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Informasi Perubahan Susunan
Anggota Direksi dan/atau Anggota
Dewan Komisaris yang Terjadi Setelah
Tahun Buku
Tidak terdapat perubahan susunan Anggota Direksi dan/atau Anggota Dewan Komisaris setelah Tahun Buku
2025 sampai dengan batas waktu penyampaian Laporan Tahunan.
Laporan Tahunan 2025
137
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 140
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Profil Senior Executive Vice President
Ita Tetralastwati Victor Erico Korompis
SEVP Treasury SEVP Information Technology
Usia Usia
Per 31 Desember 2025 berusia 55 tahun Per 31 Desember 2025 berusia 51 tahun
Kewarganegaraan Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia Warga Negara Indonesia
Domisili Domisili
Jakarta, Indonesia Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana bidang Ekonomi di Universitas Gadjah Mada (1996) • Bina Nusantara University (1992-1996)
• Kompetensi Treasury Dealer Level Advance oleh Lembaga • Universitas Indonesia (Master Information Technology) Graduated
Sertifikasi Profesi Perbankan (2023) with Cum Laude (1999-2001)
• Kompetensi Bidang Pembiayaan Sub Bidang Pengawasan Jenjang • The Innovative Technology Leader at Standford University (2023)
Kualifikasi 6 oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (2024) • Venture Capital Executive Program oleh Berkeley University San
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh Fransisco (2024)
Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (2025) • Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2025).
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan Riwayat Jabatan:
Diangkat sebagai SEVP Treasury berdasarkan Surat Keputusan Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan
Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. KP/374/DIR/R Diangkat sebagai SEVP Information Technology berdasarkan
tanggal 09 November 2020. Surat Keputusan Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
No. DIR/006/R tanggal 20 Januari 2023.
Rangkap Jabatan
BNI Rangkap Jabatan
Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI. BNI
Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI.
Perusahaan Terbuka Lainnya
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. Perusahaan Terbuka Lainnya
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Institusi Lainnya
Komisaris PT BNI Multifinance (2024 – saat ini) – Keputusan OJK Institusi Lainnya
Nomor KEP 147/PL.02/2025 tanggal 02 Juli 2025 Komisaris Utama PT BNI Modal Ventura (2024 – saat ini)
Pengalaman Kerja Pengalaman Kerja
• Money Market Dealer PT Bank Pembangunan Indonesia (Persero) • IBM Business Partner - PT Mitra Integrasi Komputindo (1996-2002)
(1998-1999) • AVP, IT Programme Management Office Head – PT Bank Danamon
• Cash & Liquidity Dealer PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (1999-2007) Indonesia Tbk (2001-2004)
• Fixed Income Dealer PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2007-2008) • Vice President, IT Cons. Finance, Touchpoint & Payment Head –
• Money Market Dealer PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2008-2009) PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2004-2007)
• Chief Dealer Treasury Cash & Liquidity Management PT Bank • Senior VP, IT Electronic Channels and Card Head (2007–2010)
Mandiri (Persero) Tbk (2009-2011) • Executive VP, IT Business Solution & System Integration Head –
• Vice President Treasury Interest Rate Trading PT Bank Mandiri PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2010–2016)
(Persero) Tbk (2011-2015) • Acting Chief Information Officer - PT Bank Danamon Indonesia
• Vice President Treasury FX Trading PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Tbk (2015–2016)
(2015-2016) • Senior Vice President, Head of Information Technology - PT Bank
• Senior Vice President Market Risk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Mandiri (Persero) Tbk (2016–2018)
(2016-2018) • Senior Vice President, Head of Digital Banking Delivery Group -
• Non Executive Director Bank Mandiri Europe Limited (2018-2020) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019-2022)
• Senior Vice President Market & Operasional Risk PT Bank Mandiri • Senior Executive Vice President Information Technology – PT Bank
(Persero) Tbk (2020) Negara Indonesia (Persero) Tbk (2023–saat ini)
• Senior Executive Vice President Treasury PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2020-saat ini) Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan
Hubungan Afiliasi anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan Saham Utama dan Pengendali.
anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang
Saham Utama dan Pengendali Pelatihan di Tahun 2025
Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive
Pelatihan di Tahun 2025 Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan
Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive Tahunan ini.
Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan
Tahunan ini.
138 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 141
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Steven Suryana Bun Hendra
SEVP Wealth Management SEVP Credit Risk
Usia Usia
Per 31 Desember 2025 berusia 53 tahun Per 31 Desember 2025 berusia 48 tahun
Kewarganegaraan Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia Warga Negara Indonesia
Domisili Domisili
Jakarta, Indonesia Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Ekonomi Universitas Tarumanegara (1995) • Sarjana Teknik, Universitas Tarumanagara (1995-1999)
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh • Magister Manajemen, Universitas Indonesia (2001-2003)
Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2025). • Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh
Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2025)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan Riwayat Jabatan:
Diangkat sebagai SEVP Wealth Management berdasarkan Surat Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan
Keputusan Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Diangkat sebagai SEVP Credit Risk berdasarkan Surat Keputusan
No. DIR/062 tanggal 16 Mei 2023. Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. KP/743/DIR/R
tanggal 25 Oktober 2023
Rangkap Jabatan
BNI Rangkap Jabatan
Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI. BNI
Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI.
Perusahaan Terbuka Lainnya
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. Perusahaan Terbuka Lainnya
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Institusi Lainnya
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, Institusi Lainnya
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan lain di Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
perusahaan lainnya. anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan lain di
perusahaan lainnya.
Pengalaman Kerja
• General Manager – Standard Chartered Bank Philippines (2007) Pengalaman Kerja
• Head of Wealth Management - ABN AMRO Bank (Royal bank of • SVP and Credit Review Division Co Head - PT Bank Ekonomi
Scotland) (2007-2010) Rahardja Tbk (2010 – 2013)
• Group Head, Sales & Marketing – PT Manulife Aset Manajemen • Director, Head of Research & Analysis, Indonesia – PT ANZ
Indonesia (2010-2011) Indonesia (2014 – 2016)
• SVP & Head of Wealth Management – HSBC Indonesia (2011 – • Executive Vice President, Global Corporate Credit Head - PT Bank
2019) CIMB Niaga Tbk (2016-2019)
• Director, Retail Banking Head – Citibank Indonesia (2019 - 2023) • Executive Director, Head of Credit Risk Specialist - PT Bank DBS
• Senior Executive Vice Presiden Wealth Management - PT Bank Indonesia (2019 – 2023)
Negara Indonesia (Persero) Tbk (2023 – saat ini) • Senior Executive Vice President Credit Risk PT Bank Negara
Indonesia (Persero) tbk (2023 – saat ini)
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan Hubungan Afiliasi
anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan
Saham Utama dan Pengendali. anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang
Saham Utama dan Pengendali
Pelatihan di Tahun 2025
Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive Pelatihan di Tahun 2025
Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive
Tahunan ini. Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan
Tahunan ini.
Laporan Tahunan 2025
139
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 142
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pancaran Affendi Andy Yusdiman
SEVP Wholesale Solutions & Value Chain SEVP Commercial & SME
Usia Usia
Per 31 Desember 2025 berusia 52 tahun Per 31 Desember 2025 berusia 53 tahun
Kewarganegaraan Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia Warga Negara Indonesia
Domisili Domisili
Jakarta, Indonesia Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Organizational Leadership - IMD Business School (2014) • S2 Finance Universitas Gadjah Mada Tahun 2010
• Civil Engineering - Universitas Tarumanegara (1997) • S1 Akuntansi Universitas Islam Bandung Tahun 1997
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh • Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh Badan
Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2024). Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) (2025).
Riwayat Jabatan: Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan
Diangkat sebagai SEVP Corporate Banking berdasarkan Surat Diangkat sebagai SEVP Commercial & SME berdasarkan Surat
Keputusan Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Keputusan Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
No. KP/742/DIR/R tanggal 25 Oktober 2023. No. KP/350/DIR/R tanggal 28 Juli 2025.
Rangkap Jabatan Rangkap Jabatan
BNI BNI
Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI. Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI.
Perusahaan Terbuka Lainnya Perusahaan Terbuka Lainnya
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Institusi Lainnya Institusi Lainnya
Komisaris BNI Sekuritas (2024) Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan lain di
Pengalaman Kerja perusahaan lainnya.
• Civil Structural Designer PT Partono Fondas (1997 – 1998)
• Assistant to BOC, RM, Corporate Banking Analyst PT Bank Central Pengalaman Kerja
Asia Tbk (1998 – 2004) • Wakil Pemimpin Divisi Commercial Banking (2021 - 2023)
• AVP - Corporate Banking DBS Bank (2004 – 2005) • Area Head - Regional Office 09 (2023 - 2024)
• VP – Corporate Banking ABN AMRO Bank N.V (2005 –2008) • Regional CEO - Regional Office 09 (2024 - 2025)
• Managing Director – Country Head of Global Corporate & • Senior Executive Vice President (SEVP) Commercial & SME (2025
Institutional Banking MUFG Bank (2008 -2023) – saat ini)
• SEVP Corporate Banking PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2023 - 2024) Hubungan Afiliasi
• SEVP Wholesale Solutions & Value Chain PT Bank Negara Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan
Indonesia (Persero) Tbk (2024 - saat ini) anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang
Saham Utama dan Pengendali
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan Pelatihan di Tahun 2025
anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive
Saham Utama dan Pengendali. Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan
Tahunan ini.
Pelatihan di Tahun 2025
Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive
Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan
Tahunan ini.
140 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 143
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Efrizal Saridatun
SEVP Government Solution SEVP Remedial & Recovery
Usia Usia
Per 31 Desember 2025 berusia 55 tahun Per 31 Desember 2025 berusia 53 tahun
Kewarganegaraan Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia Warga Negara Indonesia
Domisili Domisili
Jakarta, Indonesia Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Hukum Perdata di Universitas Andalas (1995) • S1 – Jurusan Teknologi Industri Pertanian, Universitas Gadjah
• Magister Manajemen Pemasaran di Universitas Negeri Padang Mada (1994)
(2013) • S2 – Jurusan Mangement Accounting, Universitas Gadjah Mada
• Executive Development: Developing Strategic Thinking & Action (1996)
oleh Melbourne Business School (2023) • Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh Badan
• SESPIBANK Batch 78 Resilient Leadership to Strengthen the Sertifikasi Manajemen Risiko (2025)
Business Ecosystem Sustainability oleh LPPI (2024)
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh Badan Riwayat Jabatan:
Sertifikasi Manajemen Risiko (2025) Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan
Diangkat sebagai SEVP Remedial & Recovery berdasarkan Surat
Riwayat Jabatan: Keputusan Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan No. KP/283/DIR/R tanggal 25 Juni 2025
• Diangkat sebagai Pelaksana Jabatan (PJ) SEVP Government &
Solution berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Bank Negara Rangkap Jabatan
Indonesia (Persero) Tbk No. KP/350/DIR/R tanggal 28 Juli 2025. BNI
• Diangkat sebagai SEVP Government & Solution berdasarkan Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI.
Surat Keputusan Human Capital Services Division PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk No. KP/2410/HCE/1/R tanggal 06 Perusahaan Terbuka Lainnya
November 2025. Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Rangkap Jabatan Institusi Lainnya
BNI Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI. anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan lain di
perusahaan lainnya.
Perusahaan Terbuka Lainnya
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. Pengalaman Kerja
• Head of Corporate Recovery – Corporate Remedial Recovery
Institusi Lainnya (2012-2013)
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, • Group Head Corporate Recovery – Corporate Remedial Recovery
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan lain di (2013-2016)
perusahaan lainnya. • Head of Regional Remedial & Recovery – Regional Remedial &
Recovery Jakarta II (2016-2017
Pengalaman Kerja • Pemimpin Penyelamatan & Penyelesaian Kredit Wilayah – Kantor
• Pemimpin Cabang, Kantor Cabang Utama Medan PT Bank Negara Wilayah Jakarta Kemayoran (2017-2018)
Indonesia Tbk (Persero) (2016-2018) • Wakil Pemimpin – Corporate Remedial & Recovery Division (2018-
• Pemimpin Konsumer Banking Wilayah, Kantor Wilayah Medan 2022)
PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) (2018-2020) • Wakil Pemimpin – Corporate Remedial & Recovery Kredit
• Pemimpin Konsumer Banking Wilayah, Kantor Wilayah Bandung Korporasi (2022-2023)
PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) (2020-2021) • Department Head – Enterprise & Commercial Remedial &
• Pemimpin Divisi Penjualan, PT Bank Negara Indonesia Tbk Recovery Division (2023-2024)
(Persero) (2021-2022) • General Manager - Enterprise & Commercial Remedial & Recovery
• Pemimpin Divisi Institutional Banking 2 PT Bank Negara Indonesia Division (2024-2025)
Tbk (Persero) (2022-2025) • Senior Executive Vice President Remedial Recovery (2025- Saat
• Komisaris PT BNI Asset Management (2022-2025) Ini)
• Senior Executive Vice President Government & Solution PT Bank
Negara Indonesia Tbk (Persero) Tbk (2025-saat ini) Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan
Hubungan Afiliasi anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan Saham Utama dan Pengendali.
anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang
Saham Utama dan Pengendali Pelatihan di Tahun 2025
Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive
Pelatihan di Tahun 2025 Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan
Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive Tahunan ini.
Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan
Tahunan ini.
Laporan Tahunan 2025
141
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 144
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Sri Indira Efita Praharani
SEVP Network & Sales SEVP Human Capital
Usia Usia
Per 31 Desember 2025 berusia 55 tahun Per 31 Desember 2025 berusia 58 tahun
Kewarganegaraan Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia Warga Negara Indonesia
Domisili Domisili
Jakarta, Indonesia Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Teknologi Industri Pertanian di Institut Pertanian Bogor • Sarjana Psikologi Universitas Gadjah Mada (1992)
(1993) • Master Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (2005)
• Magister Manajemen di Universitas Gadjah Mada (2018) • Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh LSP
• Profesional Tata Kelola Risiko Berkualifikasi (QRGP) oleh CMRS Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (2025)
Indonesia (2023)
• Kompetensi Manajemen Risiko Level 7 oleh Lembaga Sertifikasi Riwayat Jabatan:
Profesional Perbankan (2025) Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan
Diangkat sebagai SEVP Human Capital berdasarkan Surat Keputusan
Riwayat Jabatan: Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. KP/285/DIR/R
Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan tanggal 26 Juni 2025.
• Diangkat sebagai SEVP Network & Sales dengan pola Pelaksana
Jabatan (PJ) berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Bank Rangkap Jabatan
Negara Indonesia (Persero) Tbk No. KP/350/DIR/R tanggal 28 Juli BNI
2025. Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI.
• Pengukuhan sebagai SEVP Network & Sales terhitung mulai
tanggal 23 September 2025 berdasarkan Surat Keputusan Human Perusahaan Terbuka Lainnya
Capital Services Division PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
No KP/01961/HCE/1/R tanggal 01 Oktober 2025.
Institusi Lainnya
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
BNI anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan lain di
Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI. perusahaan lainnya.
Perusahaan Terbuka Lainnya Pengalaman Kerja
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. • SVP Business Partner - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2022 – 2023)
Institusi Lainnya • Human Capital Business Partner Head - PT Bank Negara Indonesia
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, (Persero) Tbk (2023 -2025)
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan lain di • SEVP Human Capital - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
perusahaan lainnya. (2025 – Saat ini)
Pengalaman Kerja Hubungan Afiliasi
• AVP Cash Management Sales - Citibank NA Jakarta (2007) Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan
• Vice President - Wholesales Transaction Sales Bank Permata (2007 anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang
- 2009) Saham Utama dan Pengendali
• VP Sales Advisory Divisi Transactional Banking & Financial Service
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2009-2013) Pelatihan di Tahun 2025
• Deputy Division Head (Cash Management) Divisi Jasa Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive
Transaksional Perbankan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan
(2014 - 2017) Tahunan ini.
• Pemimpin Konsumer Banking Kantor Wilayah Yogyakarta PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (2017 - 2019)
• Pemimpin Divisi E-Banking PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk (2019 - 2021)
• Pemimpin Divisi Solusi Ritel PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk (2021 - 2023)
• Pemimpin Divisi Consumer Product PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2023)
• Consumer Segment Division Head PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2023 - 2025)
• Komisaris PT BNI Life Insurance (2023-2024)
• SEVP Network & Sales PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(Agustus 2025 - Saat ini)
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan
anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang
Saham Utama dan Pengendali.
Pelatihan di Tahun 2025
Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive
Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan
Tahunan ini.
142 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 145
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Johansyah
SEVP Legal & Governance
Usia
Per 31 Desember 2025 berusia 44 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Ilmu Hukum Universitas Hasanuddin (2004)
• Magister Kenotariatan Universitas Jayabaya (2022)
• Advokat oleh Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) (2010)
• Kurator dan Pengurus oleh Asosiasi Kurator dan Pengurus
Indonesia (AKPI) (2011)
• Kompetensi Manajemen Risiko Level 7 oleh Badan Sertifikasi
Manajemen Risiko (BSMR) (2025)
• Indonesia Internal Audit Practitioner (IIAP) oleh The Institute of
Internal Auditors Indonesia (2025)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan
• Diangkat sebagai SEVP Legal & Governance dengan pola
Pelaksana Jabatan (PJ) berdasarkan Surat Keputusan Direksi
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. KP/146/DIR/R tanggal
28 Agustus 2025.
• Pengukuhan sebagai SEVP Legal & Governance terhitung mulai
tanggal 01 Oktober 2025 berdasarkan Surat Keputusan Human
Capital Services Division PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
No. KP/2411/HCE/1/R tanggal 06 November 2025.
Rangkap Jabatan
BNI
Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI.
Perusahaan Terbuka Lainnya
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Institusi Lainnya
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan lain di
perusahaan lainnya.
Pengalaman Kerja
• Assistant Vice President Perkara Perdata, Legal Division PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (2014- 2018)
• Vice President Litigasi Perkara Pidana & Klaim, Legal Division
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2018)
• General Manager, Legal Division PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2018 - 2023)
• General Manager, Corporate Remedial & Recovery Division
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2023 - 2024)
• Chief Audit Executive PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2024 - 2025)
• Senior Executive Vice President Legal & Governance PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (Agustus 2025 – Saat ini)
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan
anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang
Saham Utama dan Pengendali
Pelatihan di Tahun 2025
Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive
Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan
Tahunan ini.
Laporan Tahunan 2025
143
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 146
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Profil Pejabat Eksekutif
Division Head pada Direktorat Utama
Hedmon Yusfid Okki Rushartomo
Internal Audit Head Corporate Secretary Division Head
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia 45 tahun.
52 tahun. Meraih gelar Magister di Meraih gelar Sarjana di bidang Teknik
bidang Manajemen dan Bisnis dari Industri dari Institut Teknologi Bandung.
Institut Pertanian Bogor. Menjabat Menjabat sebagai Division Head –
sebagai Internal Audit Head berdasarkan Divisi Komunikasi & Kesekretariatan
Surat Keputusan Direksi No. KP/147/ Perusahaan berdasarkan Surat
DIR/R tanggal 28 Agustus 2025. Keputusan Direksi No. KP/367/DIR/R
tanggal 19 September 2022 dan
perubahan penamaan unit menjadi
Corporate Secretary Division, Ybs
menjabat sebagai Corporate Secretary
Division Head berdasarkan Surat
Keputusan Direksi No. KP/208/DIR/R
tanggal 31 Mei 2023.
Division Head pada Wakil Direktorat Utama
Rayendra Minarsa Goenawan
Environmental, Social & Governance
Division Head merangkap Enterprise
Risk Management Division Head
Per 31 Desember 2025 berusia
41 tahun. Meraih gelar Magister di
bidang Management dari Universitas
Bina Nusantara. Menjabat sebagai
Environmental, Social & Governance
Division Head merangkap Enterprise
Risk Management Division Head
berdasarkan Surat Keputusan Direksi
No. KP/618/DIR/R tanggal 27 Oktober
2025.
144 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 147
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Division Head pada Direktorat Corporate Banking
Andrean Palonggam Ditya Maharhani Harninda Liza Sulaiman
Corporate Banking 1 Division Head Corporate Banking 2 Division Head Corporate Banking 3 Division Head
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia 44 tahun. Per 31 Desember 2025 berusia 46 tahun.
42 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang Meraih gelar Master of Commerce Meraih gelar Magister di bidang Finance
Manajemen dari Universitas Katolik dari University of New South Wales. dari Universitas Gadjah Mada. Menjabat
Atma Jaya. Menjabat sebagai Corporate Menjabat sebagai Corporate Banking sebagai Corporate Banking 3 Division
Banking 1 Division Head berdasarkan 2 Division Head berdasarkan Surat Head berdasarkan Surat Keputusan
Surat Keputusan Direksi No. KP/820/ Keputusan Direksi No. KP/327/DIR/R Direksi No. KP/283/DIR/R tanggal 25 Juni
DIR/R tanggal 6 Desember 2023. tanggal 22 Juni 2023. 2025.
Arief Wibawa Nyimas Sulistia Sriwulandari I Gede Widya Anantayoga
Corporate Banking 4 Division Head Syndication & Structured Finance Wholesale Transaction Product &
Division Head Value Chain Division Head
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia
47 tahun. Meraih gelar Sarjana di 37 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang 45 tahun. Meraih gelar Magister di
bidang Teknik Industri dari Universitas Manajemen dari Universitas Indonesia. bidang Manajemen dan Bisnis dari
Telkom. Menjabat sebagai Corporate Menjabat sebagai Syndication & Institut Pertanian Bogor. Menjabat
Banking 4 Division Head berdasarkan Structured Finance Division Head sebagai Wholesale Transaction Product
Surat Keputusan Direksi No. KP/244/ berdasarkan Surat Keputusan Direksi & Value Chain Division Head berdasarkan
DIR/R tanggal 12 Juni 2023. No. KP/283/DIR/R tanggal 25 Juni 2025. Surat Keputusan Direksi No. KP/377/
DIR/R tanggal 1 Agustus 2025.
Laporan Tahunan 2025
145
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 148
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Efransyah Mudani Ester Dian Fajar Rainy Amalia Savitri
Wholesale Transaction Digital Channel SORX Wholesale Banking SBX Corporate Banking
Division Head
Per 31 Desember 2025 berusia 43 tahun. Per 31 Desember 2025 berusia 39 tahun. Per 31 Desember 2025 berusia
Meraih gelar Sarjana di bidang Material Meraih gelar Master di bidang Business 48 tahun. Meraih gelar Magister di
Engineering dari Institut Teknologi Administration dari The University of bidang Manajemen Keuangan dari
Bandung. Menjabat sebagai Wholesale Manchester. Menjabat sebagai Senior Universitas Indonesia. Menjabat
Transaction Digital Channel Division Operational Risk Executive (SORX) sebagai Senior Business Executive
Head berdasarkan Surat Keputusan Wholesale Banking berdasarkan Surat (SBX) berdasarkan Surat Keputusan
Direksi No. KP/163/DIR/R tanggal 26 Keputusan Direksi No. KP/283/DIR/R Direksi No. KP/591/DIR/R tanggal 10 Juli
April 2024. tanggal 25 Juni 2025. 2023.
Mochamad Roland Perdana
SBX Corporate Banking
Per 31 Desember 2025 berusia
41 tahun. Meraih gelar Doktor di bidang
Manajemen dari Universitas Brawijaya.
Menjabat sebagai Senior Business
Executive (SBX) berdasarkan Surat
Keputusan Direksi No. KP/200/DIR/R
tanggal 27 Mei 2024.
146 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 149
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Division Head pada Direktorat Kelembagaan
Meiliana Donny Chairuman Aries Firdiansyah
Institutional Banking 1 Division Head Institutional Banking 2 Division Head Government Solution Head
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia
53 tahun. Meraih gelar Magister di 48 tahun. Meraih gelar Sarjana di 40 tahun. Meraih gelar Magister di
bidang Agribisnis dari Institut Pertanian bidang Akuntansi dari Universitas bidang Manajemen dari Universitas
Bogor. Menjabat sebagai Institutional Trisakti. Menjabat sebagai Institutional Gadjah Mada. Menjabat sebagai
Banking 1 Division Head berdasarkan Banking 2 Division Head berdasarkan Government Solution Head berdasarkan
Surat Keputusan Direksi No. KP/283/ Surat Keputusan Direksi No. KP/618/ Surat Keputusan Direksi No. KP/618/
DIR/R tanggal 25 Juni 2025. DIR/R tanggal 27 Oktober 2025. DIR/R tanggal 27 Oktober 2025.
Division Head pada Direktorat Treasury & International Banking
Roekma Hari Adji Rini Yuniar Ikhwani Fauzana
International & Financial Institutions Treasury Division Head Pension Fund Division Head
Division Head
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia 54 tahun. Per 31 Desember 2025 berusia
55 tahun. Meraih gelar Magister di bidang Meraih gelar Magister di bidang Internal 45 tahun. Meraih gelar Magister di
Manajemen dari Universitas Pancasila. Auditing dari Universitas Gadjah Mada. bidang Manajemen dari Universitas
Menjabat sebagai International & Menjabat sebagai Treasury Division Gadjah Mada. Menjabat sebagai Pension
Financial Institutions Division Head Head berdasarkan Surat Keputusan Fund Division Head berdasarkan Surat
berdasarkan Surat Keputusan Direksi Direksi No. KP/260/DIR/R tanggal 10 Juni Keputusan Direksi No. KP/820/DIR/R
No. KP/283/DIR/R tanggal 25 Juni 2025. 2025. tanggal 6 Desember 2023.
Laporan Tahunan 2025
147
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 150
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Leo Putera Rinaldy
Office of Chief Economist
Per 31 Desember 2025 berusia 42 tahun.
Meraih gelar Sarjana di bidang Ilmu
Ekonomi dari Universitas Indonesia.
Menjabat sebagai Chief Economist
berdasarkan Surat Keputusan Direksi
No. KP/755/DIR/R tanggal 31 Oktober
2023.
Division Head pada Direktorat Commercial Banking
Andri Achyadi I Dewa Gde Ngurah Yoga Pratama Muh. Evan Zulkarnaen
Enterprise Banking 1 Division Head Enterprise Banking 2 Division Head Commercial Banking 1 Division Head
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia 55 tahun.
43 tahun. Meraih gelar Magister di 46 tahun. Meraih gelar Magister di Meraih gelar Magister di bidang Industri
bidang Administrasi Bisnis dari Institut bidang Manajemen dari Universitas Kecil Menengah dari Institut Pertanian
Teknologi Bandung. Menjabat sebagai Katolik Indonesia Atma Jaya. Menjabat Bogor. Menjabat sebagai Commercial
Enterprise Banking 1 Division Head sebagai Enterprise Banking 2 Division Banking 1 Division Head berdasarkan
berdasarkan Surat Keputusan Direksi Head berdasarkan Surat Keputusan Surat Keputusan Direksi No. KP/382/
No. KP/382/DIR/R tanggal 5 Agustus Direksi No. KP/382/DIR/R tanggal 5 DIR/R tanggal 5 Agustus 2025.
2025. Agustus 2025.
148 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 151
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Edo Septian Permadi I Nyoman Astiawan Faizal Isnaeni
Commercial Banking 2 Division Head Business Program Division Head SME Business Division Head
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia
37 tahun. Meraih gelar Sarjana di 55 tahun. Meraih gelar Sarjana di 48 tahun. Meraih gelar Magister di
bidang Hubungan Internasional dari bidang Manajemen dari Universitas bidang Manajemen dari Universitas
Universitas Airlangga. Menjabat sebagai Brawijaya. Menjabat sebagai Business Lampung. Menjabat sebagai SME
Commercial Banking 2 Division Head Program Division Head berdasarkan Business Division Head berdasarkan
berdasarkan Surat Keputusan Direksi Surat Keputusan Direksi No. KP/382/ Surat Keputusan Direksi No. KP/382/
No. KP/157/DIR/R tanggal 11 April 2025. DIR/R tanggal 5 Agustus 2025. DIR/R tanggal 5 Agustus 2025.
Martinus Matondang Warda Nadjamuddin Ridwan Resmana
SBX Enterprise Banking SBX Enterprise Banking SBX Enterprise Banking
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia
54 tahun. Meraih gelar Sarjana di 54 tahun. Meraih gelar Magister di 53 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang
bidang Pembangunan dari Universitas bidang Manajemen dari Universitas Akuntansi dari Universitas Siliwangi.
Bung Hatta. Menjabat sebagai Senior Sam Ratulangi. Menjabat sebagai Senior Menjabat sebagai Senior Business
Business Executive (SBX) berdasarkan Business Executive (SBX) berdasarkan Executive (SBX) berdasarkan Surat
Surat Keputusan Direksi No. KP/450/ Surat Keputusan Direksi No. KP/450/ Keputusan Direksi No. KP/450/DIR/R
DIR/R tanggal 9 September 2025. DIR/R tanggal 9 September 2025. tanggal 9 September 2025.
Laporan Tahunan 2025
149
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 152
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Rommel TP. Sitompul Litasari Wahju W Muhammad Safri Hidayat
SBX Enterprise Banking SBX Enterprise Banking SBX Enterprise Banking
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia 46 tahun.
55 tahun. Meraih gelar Magister di bidang 54 tahun. Meraih gelar Magister di Meraih gelar Sarjana di bidang Ilmu
Manajemen Pemasaran dari Universitas bidang Manajemen dari Universitas Ekonomi dan Studi Pembangunan dari
Persada Indonesia YAI. Menjabat Gadjah Mada. Menjabat sebagai Senior Universitas Gadjah Mada. Menjabat
sebagai Senior Business Executive Business Executive (SBX) berdasarkan sebagai Senior Business Executive
(SBX) berdasarkan Surat Keputusan Surat Keputusan Direksi No. KP/450/ (SBX) berdasarkan Surat Keputusan
Direksi No. KP/450/DIR/R tanggal DIR/R tanggal 9 September 2025. Direksi No. KP/450/DIR/R tanggal
9 September 2025. 9 September 2025.
Eddy Winata Mohamad Rizki Rahman
SBX Enterprise Banking SBX Enterprise Banking
Per 31 Desember 2025 berusia 55 tahun. Per 31 Desember 2025 berusia
Meraih gelar Magister di bidang Finance 48 tahun. Meraih gelar Magister di
dari Universitas Gadjah Mada. Menjabat bidang Manajemen dari Sekolah Tinggi
sebagai Senior Business Executive Manajemen PPM Jakarta. Menjabat
(SBX) berdasarkan Surat Keputusan sebagai Senior Business Executive
Direksi No. KP/450/DIR/R tanggal (SBX) berdasarkan Surat Keputusan
9 September 2025. Direksi No. KP/450/DIR/R tanggal
9 September 2025.
150 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 153
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Division Head pada Direktorat Consumer Banking
Grace Situmeang Febrian Sugiharta Erick Runtu
Consumer Segment Division Head dan Consumer Product Division Head Marketing Communications
Pengganti Sementara Card Business Division Head
Division Head
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia
52 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang 45 tahun. Meraih gelar Sarjana di 48 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang
Hubungan Internasional dari Universitas bidang Agribisnis dari Institut Pertanian Akuntansi dari Sekolah Tinggi Ilmu
Indonesia. Menjabat sebagai Consumer Bogor. Menjabat sebagai Consumer Ekonomi Nusantara. Menjabat sebagai
Segment Division Head berdasarkan Product Division Head berdasarkan Marketing Communications Division
Surat Keputusan Direksi No. KP/382/ Surat Keputusan Direksi No. KP/211/ Head berdasarkan Surat Keputusan
DIR/R tanggal 5 Agustus 2025. DIR/R tanggal 31 Mei 2024. Direksi No. KP/283/DIR/R tanggal 25 Juni
Ybs juga menjabat sebagai Pengganti 2025.
Sementara Card Business Division Head
berdasarkan Surat Keputusan Direksi
No. KP/393/DIR/R tanggal 12 Agustus
2025.
Mesah Roni Ginting Henny Woe Hari Satriyono
Retail Digital Product & Partnership Wealth Management Division Head SORX Consumer Banking & Corporate
Division Head Function
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia
44 tahun. Meraih gelar Magister di 50 tahun. Meraih gelar Sarjana di 55 tahun. Meraih gelar Magister
bidang Manajemen dari Universitas bidang Akuntansi dari Universitas di bidang Finance dari Universitas
Gadjah Mada. Menjabat sebagai Retail Tarumanagara. Menjabat sebagai Gadjah Mada. Menjabat sebagai Senior
Digital Product & Partnership Division Wealth Management Division Head Operational Risk Control (SORX)
Head berdasarkan Surat Keputusan berdasarkan Surat Keputusan Direksi Consumer Banking & Corporate
Direksi No. KP/372/DIR/R tanggal 23 Juni No. KP/267/DIR/R tanggal 14 Juni 2023. Function berdasarkan Surat Keputusan
2023. Direksi No. KP/382/DIR/R tanggal
5 Agustus 2025.
Laporan Tahunan 2025
151
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 154
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Division Head pada Direktorat Risk Management
Rayendra Minarsa Goenawan Putu Bagus Kresna Wilhelmus Max Charles
Enterprise Risk Management Division Operational Risk Management Anti Fraud Head
Head merangkap Environmental, Social Division Head
& Governance Division Head
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia
41 tahun. Meraih gelar Magister di 53 tahun. Meraih gelar Magister di 50 tahun. Meraih gelar Sarjana di
bidang Management dari Universitas bidang Manajemen Keuangan dari bidang Manajemen dari Universitas
Bina Nusantara. Menjabat sebagai Universitas Indonesia. Menjabat Gunadarma. Menjabat sebagai
Enterprise Risk Management Division sebagai Operational Risk Management Anti Fraud Head berdasarkan Surat
Head merangkap Environmental, Division Head berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. KP/290/DIR/R
Social & Governance Division Head Keputusan Direksi No. KP/382/DIR/R tanggal 16 Juni 2023.
berdasarkan Surat Keputusan Direksi tanggal 5 Agustus 2025.
No. KP/618/DIR/R tanggal 27 Oktober
2025.
Ujuan Marihot H. P. Rendi Ardianto Made Nariswari
Corporate Credit Risk Division Head Pengganti Sementara Enterprise Credit Retail Credit Risk Division Head
Risk Division Head
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia
50 tahun. Meraih gelar Magister di 41 tahun. Meraih gelar Magister 51 tahun. Meraih gelar Sarjana di
bidang Civil Engineering dari University di bidang Internasional Business bidang Manajemen dari Universitas
of Wolverhamton dan Magister di dari Leeds Metropolitan University. Indonesia. Menjabat sebagai Retail
bidang Manajemen dari Universitas Menjabat sebagai Pengganti Sementara Credit Risk Division Head berdasarkan
Indonesia. Menjabat sebagai Corporate Enterprise Credit Risk Division Head Surat Keputusan Direksi No. KP/820/
Credit Risk Division Head berdasarkan berdasarkan Surat Keputusan Direksi DIR/R tanggal 6 Desember 2023.
Surat Keputusan Direksi No. KP/382/ No. KP/452/DIR/R tanggal 10 September
DIR/R tanggal 5 Agustus 2025. 2025.
152 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 155
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
I.B.K. Purwa Atmaja Rangga Bhirawa Wicaksana Prihati
Commercial Credit Risk Division Head Corporate Remedial & Recovery Enterprise & Commercial Remedial &
Division Head Recovery Division Head
Per 31 Desember 2025 berusia 54 tahun. Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia
Meraih gelar Magister di bidang Finance 41 tahun. Meraih gelar Magister 46 tahun. Meraih gelar Magister di
dari Universitas Gadjah Mada. Menjabat di bidang Manajemen dari Institut bidang Manajemen dari Universitas
sebagai Commercial Credit Risk Division Teknologi Bandung. Menjabat sebagai Gadjah Mada. Menjabat sebagai
Head berdasarkan Surat Keputusan Corporate Remedial & Recovery Division Enterprise & Commercial Remedial &
Direksi No. KP/283/DIR/R tanggal 25 Juni Head berdasarkan Surat Keputusan Recovery Division Head berdasarkan
2025. Direksi No. KP/283/DIR/R tanggal 25 Juni Surat Keputusan Direksi No. KP/283/
2025. DIR/R tanggal 25 Juni 2025.
Nur Lies Diana Muhammad Jufri Yanar Siswanto
Retail Collection & Recovery SCX Corporate & Enterprise Credit Risk SCX Corporate & Enterprise Credit Risk
Division Head
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia
55 tahun. Meraih gelar Magister di 56 tahun. Meraih gelar Magister di 56 tahun. Meraih gelar Magister di
bidang Manajemen dari Universitas bidang Manajemen dari Universitas bidang Agribisnis dari Institut Pertanian
Gadjah Mada. Menjabat sebagai Retail Trisakti. Menjabat sebagai Senior Credit Bogor. Menjabat sebagai Senior Credit
Collection & Recovery Division Head Risk Executive (SCX) berdasarkan Surat Risk Executive (SCX) berdasarkan Surat
berdasarkan Surat Keputusan Direksi Keputusan Direksi No. KP/123/DIR/R Direksi No. DIR/653 tanggal 19 Agustus
No. KP/382/DIR/R tanggal 5 Agustus tanggal 2 April 2024. 2025.
2025.
Laporan Tahunan 2025
153
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 156
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Agus Sutanto Aryani Dwi Satiti Renosari
SCX Corporate & Enterprise Credit Risk SCX Commercial Credit Risk SCX Commercial Credit Risk
Per 31 Desember 2025 berusia 47 tahun. Per 31 Desember 2025 berusia 53 tahun. Per 31 Desember 2025 berusia
Meraih gelar Magister di bidang Finance Meraih gelar Magister di bidang Finance 52 tahun. Meraih gelar Magister di
dari Universitas Indonesia. Menjabat dari Universitas Gadjah Mada. Menjabat bidang Banking and Financial Law
sebagai Senior Credit Risk Executive sebagai Senior Credit Risk (SCX) dari Boston University dan Magister di
(SCX) berdasarkan Surat Keputusan berdasarkan Surat Keputusan Direksi bidang Hukum Ekonomi dari Universitas
Direksi No. KP/409/DIR/R tanggal 27 Juni No. KP/283/DIR/R tanggal 25 Juni 2025. Indonesia. Menjabat sebagai Senior
2023. Credit Risk Executive (SCX) berdasarkan
Surat Keputusan Direksi No. KP/466/
DIR/R tanggal 22 Oktober 2024.
Julius D. Aritonang Eko Setiawan Bernardus
SCX Commercial Credit Risk SCX Commercial Credit Risk SCX Commercial Credit Risk
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia 55 tahun. Per 31 Desember 2025 berusia
54 tahun. Meraih gelar Magister di bidang Meraih gelar Magister di bidang Finance 55 tahun. Meraih gelar Magister di
Manajemen Keuangan dan Perbankan dari Universitas Gadjah Mada. Menjabat bidang Manajemen Akuntansi dari
dari Universitas Indonesia. Menjabat sebagai Senior Credit Risk Executive Universitas Gadjah Mada. Menjabat
sebagai Senior Credit Risk Executive (SCX) berdasarkan Surat Keputusan sebagai Senior Credit Risk Executive
(SCX) berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. KP/410/DIR/R tanggal 27 Juni (SCX) berdasarkan Surat Keputusan
Direksi No. KP/466/DIR/R tanggal 2023. Direksi No. KP/412/DIR/R tanggal 27 Juni
22 Oktober 2024. 2023.
154 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 157
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Badriansyah Retna Mumpuni Wirawan Ari Rachmana
SCX Commercial Credit Risk SCX Commercial Credit Risk SCX Commercial Credit Risk
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia 54 tahun. Per 31 Desember 2025 berusia
56 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang Meraih gelar Magister di bidang Finance 52 tahun. Meraih gelar Magister di
Akuntansi dari Universitas Padjadjaran. dari Universitas Gadjah Mada. Menjabat bidang Manajemen dari Universitas
Menjabat sebagai Senior Credit Risk sebagai Senior Credit Risk Executive Diponegoro. Menjabat sebagai Senior
Executive (SCX) berdasarkan Surat (SCX) berdasarkan Surat Keputusan Credit Risk Executive (SCX) berdasarkan
Keputusan No. KP/2225/HCE/1/R tanggal Direksi No. KP/591/DIR/R tanggal 10 Juli Surat Keputusan Direksi No. KP/466/
29 Oktober 2025. 2023. DIR/R tanggal 22 Oktober 2024.
Division Head pada Direktorat Finance & Strategy
Aldi Advianto Baskara Setyo Susilo Made Dany Pratiwi B.
Corporate Planning & Performance Accounting Division Head Procurement & Fixed Assets
Management Division Head Division Head
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia 53 tahun. Per 31 Desember 2025 berusia
40 tahun. Meraih gelar Magister di Meraih gelar Magister di bidang Industri 54 tahun. Meraih gelar Magister di bidang
bidang Business Administration dari Kecil dan Menengah dari Institut Aktuaria dari Universitas Indonesia.
University of Birmingham. Menjabat Pertanian Bogor. Menjabat sebagai Menjabat sebagai Procurement & Fixed
sebagai Corporate Planning & Accounting Division Head berdasarkan Assets Division Head berdasarkan Surat
Performance Management Division Surat Keputusan Direksi No. KP/688/ Keputusan Direksi No. KP/233/DIR/R
Head berdasarkan Surat Keputusan DIR/R tanggal 26 September 2023. tanggal 6 Juni 2023.
Direksi No. KP/200/DIR/R tanggal 27 Mei
2024.
Laporan Tahunan 2025
155
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 158
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Yohan Setio M. Emil Azhary R. Pratama Prabawaputra
Investor Relations Division Head Subsidiaries Management Corporate Development &
Division Head Transformation Division Head
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia
40 tahun. Meraih gelar Master of 47 tahun. Meraih gelar Magister di 38 tahun. Meraih gelar Magister di
Business Administration dari University bidang Business Administration dari bidang Global Banking and Finance dari
of Cambridge. Menjabat sebagai Northeastern University. Menjabat University of Birmingham. Menjabat
Investor Relations Division Head sebagai Subsidiaries Management sebagai Corporate Development
berdasarkan Surat Keputusan Direksi Division Head berdasarkan Surat & Transformation Division Head
No. KP/229/DIR/R tanggal 6 Juni 2023. Keputusan Direksi No. KP/237/DIR/R berdasarkan Surat Keputusan Direksi
tanggal 6 Juni 2023. No. KP/040/DIR/R tanggal 29 Januari
2024.
Division Head pada Direktorat Information Technology
Ari Pratiwi Chong Chin Meng Handika Fakhrizal Hakim
IT Strategy & Architecture Chief Information Security Officer AI & Big Data Analytics Division Head
Division Head
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia
52 tahun. Meraih gelar Doktor di 49 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang 39 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang
bidang Ilmu Ekonomi dari Universitas Computer Science dari Informatics International Business dari Curtin
Trisakti. Menjabat sebagai IT Strategy & College, Kuala Lumpur. Menjabat University of Technology. Menjabat
Architecture Division Head berdasarkan sebagai Chief Information Security sebagai AI & Big Data Analytics Division
Surat Keputusan Direksi No. KP/377/ Officer berdasarkan Surat Keputusan Head berdasarkan Surat Keputusan
DIR/R tanggal 26 Juni 2023. No. KP/499/HCE/1/R tanggal 20 Maret Direksi No. KP/618/DIR/R tanggal
2025. 27 Oktober 2025.
156 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 159
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Alfonso Tambunan Heri Atmoko Setiawan Anis Widjojo
Wholesale Digital Delivery Retail Digital Delivery Division Head Application Development Division Head
Division Head
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia
52 tahun. Meraih gelar Sarjana di 47 tahun. Meraih gelar Magister di 54 tahun. Meraih gelar Magister di
bidang Business Administration dari The bidang Manajemen Sistem Informasi bidang Internal Auditing dari Universitas
Ohio State University. Menjabat sebagai dari Universitas Budi Luhur. Menjabat Gadjah Mada. Menjabat sebagai
Wholesale Digital Delivery Division sebagai Retail Digital Delivery Division Application Development Division Head
Head berdasarkan Surat Keputusan No. Head berdasarkan Surat Keputusan berdasarkan Surat Keputusan Direksi
KP/1652/HCE/1/R tanggal 27 September Direksi No. KP/379/DIR/R tanggal 26 Juni No. KP/378/DIR/R tanggal 26 Juni 2023.
2024. 2023.
Nugroho Gito Prasodjo Sonny Setiadi Munajat
IT Application Services Division Head IT Infrastructure Management SORX Technology & Operations
Division Head
Per 31 Desember 2025 berusia 47 tahun. Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia
Meraih gelar Magister di bidang Ilmu 53 tahun. Meraih gelar Magister 53 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang
Komputer dari Universitas Indonesia. di bidang Perbankan dari Institut Manajemen Keuangan dan Perbankan
Menjabat sebagai IT Application Keuangan Perbankan dan Informatika dari STIE Perbanas. Menjabat sebagai
Services Division Head berdasarkan Asia Perbanas. Menjabat sebagai IT Senior Operational Risk Executive
Surat Keputusan Direksi No. KP/382/ Infrastructure Management Division (SORX) Technology & Operations
DIR/R tanggal 5 Agustus 2025. Head berdasarkan Surat Keputusan berdasarkan Surat Keputusan Direksi
Direksi No. KP/380/DIR/R tanggal 26 Juni No. KP/480/DIR/R tanggal 31 Oktober
2023. 2024.
Laporan Tahunan 2025
157
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 160
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Division Head pada Direktorat Operations
Erisman Muhammad Gunawan Putra Herry Setiadi Munawir
Credit Operations Division Head Digital Operations Division Head Banking Operations Division Head
dan Pengganti Sementara Operations
Strategy & Development Division Head
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia 44 tahun.
55 tahun. Meraih gelar Sarjana di 55 tahun. Meraih gelar Magister di Meraih gelar Sarjana di bidang Akuntansi
bidang Keteknikan Pertanian dari bidang Strategic Management dari dari Universitas Klabat. Menjabat
Institut Pertanian Bogor. Menjabat Universitas Gadjah Mada. Menjabat sebagai Banking Operations Division
sebagai Credit Operations Division Head sebagai Digital Operations Division Head berdasarkan Surat Keputusan
berdasarkan Surat Keputusan Direksi Head berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. KP/001/DIR/R tanggal
No. KP/768/DIR/R tanggal 22 Desember No. KP/002/SEVP/R tanggal 15 Mei 2023. 15 Mei 2023. Ybs juga menjabat sebagai
2025. Pengganti Sementara Operations
Strategy & Development Division Head
berdasarkan Surat Keputusan Direksi
No. KP/247/DIR/R tanggal 12 Juni 2023.
Rahmat Pertinda
Customer Experience Center
Division Head
Per 31 Desember 2025 berusia
53 tahun. Meraih gelar Magister di
bidang Ilmu Hukum dari Universitas
Trisakti. Menjabat sebagai Customer
Experience Center Division Head
berdasarkan Surat Keputusan Direksi
No. KP/212/DIR/R tanggal 31 Mei 2023.
158 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 161
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Division Head pada Direktorat Human Capital & Compliance
Mochammad Irfan Maulana Pudyo Bayu Hartawan Rahmawati
Compliance Division Head Legal Division Head AML – CFT Division Head
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia 55 tahun.
46 tahun. Meraih gelar Magister di 44 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang Meraih gelar Magister di bidang Hukum
bidang Manajemen dari Universitas Hukum dari Universitas Brawijaya. Ekonomi dari Universitas Indonesia.
Indonesia dan Business Administration Menjabat sebagai Legal Division Head Menjabat sebagai AML – CFT Division
dari University of Birmingham. berdasarkan Surat Keputusan Direksi Head berdasarkan Surat Keputusan
Menjabat sebagai Compliance Division No. KP/249/DIR/R tanggal 2 Juni 2025. Direksi No. KP/382/DIR/R tanggal
Head berdasarkan Surat Keputusan 5 Agustus 2025.
Direksi No. KP/767/DIR/R tanggal 22
Desember 2025.
Hendra Susila Yenni Sari Dewi Afthon Shodaq Noor
Policy Governance Division Head Human Capital Strategy Division Head Human Capital Services Division Head
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia 47 tahun. Per 31 Desember 2025 berusia 54 tahun.
46 tahun. Meraih gelar Magister di Meraih gelar Magister di bidang General Meraih gelar Magister di bidang Finance
bidang Manajemen Keuangan dari Business dari Universitas Gadjah Mada. dari Universitas Gadjah Mada. Menjabat
Universitas Putra Indonesia YPTK. Menjabat sebagai Human Capital sebagai Human Capital Services Division
Menjabat sebagai Policy Governance Strategy Division Head berdasarkan Head berdasarkan Surat Keputusan
Division Head berdasarkan Surat Surat Keputusan Direksi No. KP/250/ Direksi No. KP/259/DIR/R tanggal 13 Juni
Keputusan Direksi No. KP/820/DIR/R DIR/R tanggal 13 Juni 2023. 2023.
tanggal 6 Desember 2023.
Laporan Tahunan 2025
159
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 162
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dandy P. Sjamsudin Nurhaena Sandy Dwinanto
BNI University Division Head Human Capital Business Partner Head Human Capital Business Partner Head
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia 56 tahun. Per 31 Desember 2025 berusia
54 tahun. Meraih gelar Magister di Meraih gelar Magister di bidang Ilmu 52 tahun. Meraih gelar Magister
bidang Finance/Banking dari University Administrasi dari Universitas Indonesia. di bidang Manajemen Risiko dari
of Monash. Menjabat sebagai BNI Menjabat sebagai Human Capital Universitas Indonesia. Menjabat sebagai
University Division Head berdasarkan Business Partner Head berdasarkan Human Capital Business Partner Head
Surat Keputusan Direksi No. KP/261/ Surat Keputusan Direksi No. KP/382/ berdasarkan Surat Keputusan Direksi
DIR/R tanggal 13 Juni 2023. DIR/R tanggal 5 Agustus 2025. No. KP/283/DIR/R tanggal 25 Juni 2025.
Division Head pada Direktorat Network & Retail Funding
Indra Gunawan Rahma Dhoni Beby Lolita Indriani
Retail Digital Channel Division Head Agen46 Division Head Network Strategy & Development
Division Head
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia 48 tahun. Per 31 Desember 2025 berusia
44 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang Meraih gelar Magister di bidang Sains 55 tahun. Meraih gelar Magister di bidang
Computer Sciences dari University of Manajemen dari Universitas Indonesia. Manajemen Perbankan dari Universitas
Texas. Menjabat sebagai Retail Digital Menjabat sebagai Agen46 Division Head Padjadjaran. Menjabat sebagai Network
Channel Division Head berdasarkan berdasarkan Surat Keputusan Direksi Strategy & Development Division Head
Surat Keputusan Direksi No. KP/062/ No. KP/153/DIR/R tanggal 3 Mei 2023. berdasarkan Surat Keputusan Direksi
DIR/R tanggal 19 Februari 2024. No. KP/382/DIR/R tanggal 5 Agustus
2025.
160 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 163
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Novian Prasetyo Suryo Utomo
Pengganti Sementara Sales Strategy & SORX Network & Retail
Execution Division Head
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia
50 tahun. Meraih gelar Sarjana di 54 tahun. Meraih gelar Magister di
bidang Manajemen dari Sekolah Tinggi bidang Sains Akuntansi dari Universitas
Ilmu Ekonomi Supra. Menjabat sebagai Diponegoro. Menjabat sebagai Senior
Pengganti Sementara Sales Strategy & Operational Risk Executive (SORX)
Execution Division Head berdasarkan Network & Retail berdasarkan Surat
Surat Keputusan Direksi No. KP/492/ Keputusan Direksi No. KP/377/DIR/R
DIR/R tanggal 30 September 2025. tanggal 1 Agustus 2025.
Regional CEO
Rustianto Khairul Salam Zamzami
Regional CEO pada Kantor Wilayah 01 Regional CEO pada Kantor Wilayah 02 Regional CEO pada Kantor Wilayah 03
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia
54 tahun. Meraih gelar Magister di 52 tahun. Meraih gelar Sarjana di 55 tahun. Meraih gelar Magister di
bidang Manajemen dari Universitas bidang Manajemen Informatika dari bidang Manajemen dari STIM LPMI.
Sebelas Maret. Menjabat sebagai STMIK YPTK Padang. Menjabat sebagai Menjabat sebagai Regional CEO pada
Regional CEO pada Kantor Wilayah 01 Regional CEO pada Kantor Wilayah 02 Kantor Wilayah 03 berdasarkan Surat
berdasarkan Surat Keputusan Direksi berdasarkan Surat Keputusan Direksi Keputusan Direksi No. KP/312/DIR/R
No. KP/634/DIR/R tanggal 16 Agustus No. KP/284.2/DIR/R tanggal 15 Juni 2023. tanggal 17 Juli 2024.
2023.
Laporan Tahunan 2025
161
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 164
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Roy Wahyu Maulana I Gst. Nym. Dharma Putra Maya Agustina
Regional CEO pada Kantor Wilayah 04 Regional CEO pada Kantor Wilayah 05 Regional CEO pada Kantor Wilayah 06
Per 31 Desember 2025 berusia 55 tahun. Per 31 Desember 2025 berusia 54 tahun. Per 31 Desember 2025 berusia 52 tahun.
Meraih gelar Sarjana di bidang Ekonomi Meraih gelar Doktor di bidang Ilmu Meraih gelar Sarjana di bidang Ekonomi
dari Universitas Kristen Indonesia. Agama dan Kebudayaan dari Universitas Pertanian dan Sumberdaya dari Institut
Menjabat sebagai Regional CEO pada Hindu Indonesia. Menjabat sebagai Pertanian Bogor. Menjabat sebagai
Kantor Wilayah 04 berdasarkan Surat Regional CEO pada Kantor Wilayah 05 Regional CEO pada Kantor Wilayah 06
Keputusan Direksi No. KP/820/DIR/R berdasarkan Surat Keputusan Direksi berdasarkan Surat Keputusan Direksi
tanggal 6 Desember 2023. No. KP/284.5/DIR/R tanggal 15 Juni 2023. No. KP/820/DIR/R tanggal 6 Desember
2023.
Muhammad Arafat Komang Arya Wira Kusuma Sari Anggraini
Regional CEO pada Kantor Wilayah 07 Atmaja Regional CEO pada Kantor Wilayah 09
Regional CEO pada Kantor Wilayah 08
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia
55 tahun. Meraih gelar Magister di 47 tahun. Meraih gelar Sarjana di 52 tahun. Meraih gelar Magister di
bidang Manajemen Keuangan dari bidang Teknik dan Manajemen Industri bidang Manajemen dari Universitas
Universitas Hasanuddin. Menjabat dari Institut Teknologi Nasional Malang. Jenderal Soedirman. Menjabat sebagai
sebagai Regional CEO pada Kantor Menjabat sebagai Regional CEO pada Regional CEO pada Kantor Wilayah 09
Wilayah 07 berdasarkan Surat Kantor Wilayah 08 berdasarkan Surat berdasarkan Surat Keputusan Direksi
Keputusan Direksi No. KP/284.7/DIR/R Keputusan Direksi No. KP/312/DIR/R No. KP/618/DIR/R tanggal 27 Oktober
tanggal 15 Juni 2023. tanggal 17 Juli 2024. 2025
162 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 165
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Anak Agung Agustiya Didi Suprijanto Rudy Sihombing
Novitayanti Regional CEO pada Kantor Wilayah 11 Regional CEO pada Kantor Wilayah 12
Regional CEO pada Kantor Wilayah 10
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia
45 tahun. Meraih gelar Magister di 55 tahun. Meraih gelar Magister di 53 tahun. Meraih gelar Magister
bidang Ekonomi Pembangunan dari bidang Manajemen dari Universitas di bidang Business Administration
Universitas Udayana. Menjabat sebagai Semarang. Menjabat sebagai Regional University of Saint Louis. Menjabat
Regional CEO pada Kantor Wilayah 10 CEO pada Kantor Wilayah 11 berdasarkan sebagai Regional CEO pada Kantor
berdasarkan Surat Keputusan Direksi Surat Keputusan Direksi No. KP/382/ Wilayah 12 berdasarkan Surat
No. KP/312/DIR/R tanggal 17 Juli 2024. DIR/R tanggal 5 Agustus 2025. Keputusan Direksi No. KP/312/DIR/R
tanggal 17 Juli 2024.
Faizal Arief Setiawan Koko Prawira Butar Butar Himawan Susanto Nugraha
Regional CEO pada Kantor Wilayah 14 Regional CEO pada Kantor Wilayah 15 Regional CEO pada Kantor Wilayah 16
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia 47 tahun.
55 tahun. Meraih gelar Magister di 45 tahun. Meraih gelar Magister Meraih gelar Magister di bidang Industri
bidang Finance dari Universitas Gadjah di bidang Ekonomi Pembangunan Kecil Menengah dari Institut Pertanian
Mada. Menjabat sebagai Regional CEO dari Universitas Sumatera Utara. Bogor. Menjabat sebagai Regional CEO
pada Kantor Wilayah 14 berdasarkan Menjabat sebagai Regional CEO pada pada Kantor Wilayah 16 berdasarkan
Surat Keputusan Direksi No. KP/284.12/ Kantor Wilayah 15 berdasarkan Surat Surat Keputusan Direksi No. KP/618/
DIR/R tanggal 15 Juni 2023. Keputusan Direksi No. KP/284.13/DIR/R DIR/R tanggal 27 Oktober 2025.
tanggal 15 Juni 2023.
Laporan Tahunan 2025
163
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 166
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Ariyanto Soewondo Geni Soesetyo Priharjanto
Regional CEO pada Kantor Wilayah 17 Regional CEO pada Kantor Wilayah 18
Per 31 Desember 2025 berusia 55 tahun. Per 31 Desember 2025 berusia 52 tahun.
Meraih gelar Magister di bidang Ilmu Meraih gelar Magister di bidang Industri
Hukum dari Universitas Indonesia. Kecil Menengah dari Institut Pertanian
Menjabat sebagai Regional CEO pada Bogor. Menjabat sebagai Regional CEO
Kantor Wilayah 17 berdasarkan Surat pada Kantor Wilayah 18 berdasarkan
Keputusan Direksi No. KP/820/DIR/R Surat Keputusan Direksi No. KP/382/
tanggal 6 Desember 2023. DIR/R tanggal 5 Agustus 2025.
Pemimpin pada Overseas Branch
Edy Pramono Hariadi Hendrawan Farid Faraitody
Seoul Overseas Branch Tokyo Overseas Branch Hong Kong Overseas Branch
General Manager General Manager General Manager
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia 47 tahun.
44 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang 42 tahun. Meraih gelar Magister di Meraih gelar Sarjana di bidang Ilmu
Manajemen dari Universitas Indonesia. bidang Manajemen dari Universitas Hubungan Internasional dari Universitas
Menjabat sebagai Seoul Overseas Diponegoro. Menjabat sebagai Tokyo Jember. Menjabat sebagai Hong Kong
Branch General Manager berdasarkan Overseas Branch General Manager Overseas Branch General Manager
Surat Keputusan No. KP/0097/INT/1/R berdasarkan Surat Keputusan Direksi berdasarkan Surat Keputusan No.
tanggal 14 Desember 2023. No. KP/260/DIR/R tanggal 10 Juni 2025. KP/0087/INT/1/R tanggal 14 Desember
2023.
164 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 167
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Gandipa Jaya Erwanza Yuli
London Overseas Branch New York Overseas Branch Singapore Overseas Branch
General Manager General Manager General Manager
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia 45 tahun. Per 31 Desember 2025 berusia
46 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang Meraih gelar Sarjana di bidang Teknik 44 tahun. Meraih gelar Magister di
Teknik Mesin dari Universitas Sriwijaya. Elektro dari Institut Teknologi Bandung. bidang Manajemen dari Universitas
Menjabat sebagai London Overseas Menjabat sebagai New York Overseas Sriwijaya. Menjabat sebagai Singapore
Branch General Manager berdasarkan Branch General Manager berdasarkan Overseas Branch General Manager
Surat Keputusan Direksi No. KP/283/ Surat Keputusan Direksi No. KP/158/ berdasarkan Surat Keputusan Direksi
DIR/R tanggal 25 Juni 2025. DIR/R tanggal 11 April 2025. No. KP/283/DIR/R tanggal 25 Juni 2025.
Dwi Putranto Cahyo Wibowo Rendy Tjahjana
Head of Amsterdam Head of Sydney
Representative Office Representative Office
Per 31 Desember 2025 berusia Per 31 Desember 2025 berusia
40 tahun. Meraih gelar Magister of 44 tahun. Meraih gelar Magister
Science di bidang Finance and Business of Science di bidang Analytics dari
Economics dari Manchester Business Columbia University dan Magister
School, the University of Manchester. di bidang Business Administration
Menjabat sebagai Head of Amsterdam dari Melbourne Business School,
Representative Office berdasarkan Surat University of Melbourne. Menjabat
Keputusan No. KP/108/INT/1/R tanggal sebagai Head of Sydney Representative
14 Desember 2023. Office berdasarkan Surat Keputusan
No. INT/1/251/R tanggal 12 Agustus
2024.
Laporan Tahunan 2025
165
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 168
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Demografi Pegawai
Pada tahun 2025, jumlah pegawai BNI tercatat mencapai 27.201 orang. Secara rinci, informasi mengenai
demografi pegawai BNI berdasarkan jenis kelamin, level jabatan, usia, tingkat pendidikan, dan status
ketenagakerjaan (tetap/kontrak) dalam tahun buku 2025 dan perbandingannya dengan tahun buku 2024
sebagai berikut:
Jumlah Pegawai Berdasarkan Jenis Kelamin
(dalam satuan orang)
Jenis Kelamin 2025 2024
Laki-Laki 13.011 13.054
Perempuan 14.190 14.149
Jumlah 27.201 27.203
Jumlah Pegawai Berdasarkan Level Jabatan
(dalam satuan orang)
2025 2024
Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan
Level Jabatan
Persentase Persentase Persentase Persentase
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Pegawai Pegawai Pegawai Pegawai
Pegawai Pegawai Pegawai Pegawai
(%) (%) (%) (%)
Entry-level 9.545 35,1 11.890 43,7 9.612 35,3 11.965 44
Mid-level 3.156 11,6 2.190 8,1 3.146 11,6 2.081 7,6
Senior-level 299 1,1 101 0,4 286 1,1 98 0,4
Executive-level 11 0,0 9 0,0 10 0,0 5 0,0
Total Pegawai 13.011 47,8 14.190 52,2 13.054 48,0 14.149 52,0
Jumlah Pegawai Berdasarkan Rentang Usia
(dalam satuan orang)
2025
Rentang Level Jabatan Jumlah
Usia
Entry-level Mid-level Senior-level Executive-level Pegawai
(Tahun)
Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan
18-25 852 1.194 1 0 0 0 0 0 2.047
>25-35 4.480 5.765 590 395 1 2 0 0 11.233
>35-45 2.748 3.396 1.013 760 68 35 1 1 8.022
>45-55 1.465 1.535 1.543 1.026 209 60 9 7 5.854
>55 0 0 9 9 21 4 1 1 45
2024
Rentang Level Jabatan Jumlah
Usia
Entry-level Mid-level Senior-level Executive-level Pegawai
(Tahun)
Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan
18-25 710 975 2 1 0 0 0 0 1.688
>25-35 4.767 6.298 570 383 4 3 0 0 12.025
>35-45 2.686 3.258 961 718 68 30 1 0 7.722
>45-55 1.449 1.434 1.611 979 207 61 9 4 5.754
>55 0 0 2 0 7 4 0 1 14
166 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 169
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan
(dalam satuan orang)
2025 2024
Tingkat Pendidikan
Laki-Laki Perempuan Total Laki-Laki Perempuan Total
Strata 3 14 5 19 13 3 16
Strata 2 1.594 1.305 2.899 1.634 1.274 2.908
Strata 1 10.649 11.812 22.461 10.531 11.620 22.151
Akademi 497 1.066 1.563 593 1.249 1.842
SD-SMA 257 2 259 283 3 286
Jumlah 13.011 14.190 27.201 13.054 14.149 27.203
Jumlah Pegawai Berdasarkan Status Ketenagakerjaan
(dalam satuan orang)
2025 2024
Status Ketenagakerjaan
Laki-Laki Perempuan Total Laki-Laki Perempuan Total
Tetap 12.109 13.157 25.266 12.200 13.178 25.378
Kontrak 540 728 1.268 521 697 1.218
Trainee 362 305 667 333 274 607
Jumlah 13.011 14.190 27.201 13.054 14.149 27.203
Tingkat Pergantian Pegawai
(dalam satuan orang)
2025 2024
Jumlah Pergantian
Pegawai Persentase Pegawai Persentase Pegawai
Jumlah Pegawai Jumlah Pegawai
(%) (%)
Jumlah Pegawai Resign 515 1,9 451 1,7
Jumlah Pegawai Baru/
1.596 5,8 976 3,6
pengganti
Jumlah Pegawai Berdasarkan Generasi
(dalam satuan orang)
2025 2024
Generasi
Laki-Laki Perempuan Total Laki-Laki Perempuan Total
Baby Boomer (59-77 tahun) 3 1 4 2 2 4
Gen X (47-58 tahun) 2.861 2.198 5.059 2.696 2.035 4.731
Gen Y (29-46 tahun) 8.007 9.221 17.228 8.233 9.402 17.635
Gen Z (13-28 tahun) 2.140 2.770 4.910 2.123 2.710 4.833
Jumlah 13.011 14.190 27.201 13.054 14.149 27.203
Pegawai Lain Bukan Pegawai BNI
Selain pegawai full-time, di lingkungan kerja BNI juga terdapat pegawai lain yang berasal dari kerja sama
alih daya/outsourcing dengan perusahaan penyedia jasa (vendor) yang bertugas untuk mendukung
kelancaran operasional bank. Pada tahun 2025, terdapat 16.636 pegawai yang merupakan pegawai alih
daya/outsourcing. BNI memastikan bahwa seluruh pegawai, termasuk pegawai alih daya/outsourcing,
memperoleh lingkungan kerja yang dilingkupi oleh sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi hak
asasi manusia. Dalam melakukan kerja sama dengan pihak ketiga, BNI terus berupaya untuk mematuhi
setiap regulasi dan peraturan perundangan yang berlaku.
Laporan Tahunan 2025
167
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 170
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Jumlah Kecelakaan Kerja
Tahun Frekuensi Kecelakaan Kerja Persentase Kecelakaan Kerja Serius dan Fatal dari Total Pegawai (%)
2025 - -
PENGEMBANGAN KOMPETENSI [ACGS B.6.2]
Sebagai upaya mendukung Visi BNI menjadi lembaga keuangan global terpercaya yang unggul dalam
inovasi dan kinerja berkelanjutan, BNI secara konsisten melaksanakan berbagai program pelatihan dan
pengembangan kompetensi pegawai. Inisiatif ini ditujukan untuk membentuk pegawai BNI yang produktif
dan adaptif dalam menghadapi dinamika masa depan, sekaligus menumbuhkan pemimpin yang inspiratif
serta memberikan dampak strategis bagi keberlanjutan kinerja perusahaan.
Program pengembangan kompetensi dirancang dan dilaksanakan berdasarkan pemetaan kebutuhan
kompetensi pegawai, baik terhadap tuntutan posisi saat ini maupun peran yang akan diemban di masa
mendatang. BNI memastikan setiap pegawai memperoleh kesempatan yang setara untuk mengembangkan
diri melalui penguatan Technical Competency dan Behavioral Competency (termasuk di dalamnya Leadership
Competency).
Pengembangan Kompetensi Berdasarkan Program
Program Pengembangan Jumlah Peserta*
Leadership Program 3.724
Finance & Human Capital Program 23.741
IT, Digital & Operations Program 10.971
Legal, Governance, Audit & Compliance Program 17.261
Network & Services Program 11.573
Retail Banking Program 20.604
Risk and Anti Fraud Program 29.419
Wholesale, Treasury & International Banking Program 22.963
S2 Program (Kampus Global & Nasional) 68
* Jumlah peserta merupakan akumulasi partisipasi pelatihan; satu orang pegawai dapat tercatat lebih dari satu kali, baik pada jenis program
yang sama maupun berbeda.
Pengembangan Kompetensi Berdasarkan Level Jabatan (Termasuk Dewan Komisaris dan Direksi)
Level Peserta Pelatihan Jumlah Pegawai Dilatih Tahun 2025*
Dewan Komisaris 6
Direktur 13
SEVP - SVP 124
VP - AVP 1.582
MGR - AMGR 15.164
Assistant (Assistant & Pegawai Dasar) 10.067
* Total pegawai dilatih sebanyak 26.956 orang terdiri dari 26.937 pegawai (exclude Pegawai MPP, Cuti di Luar Tanggungan, Sakit, dan Non Aktif
per 31 Desember 2025) serta 19 orang anggota Dewan Komisaris dan Direksi.
Jumlah Hari dan Jam Training (Man Hours) Tahun 2025
Sum of Durasi Pelatihan Rata-rata Jam Pelatihan
Gender Jumlah Pegawai Dilatih*
(Jam) per Pegawai (Jam)
Perempuan 14.050 1.996.027 142,1
Laki-laki 12.887 1.954.812 151,7
Total 26.937 3.950.839 146,67
* Exclude Pegawai MPP, Cuti di Luar Tanggungan, Sakit dan Non Aktif per 31 Desember 2025
168 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 171
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Sum of Durasi Pelatihan Rata-rata Jam Pelatihan
Level Pegawai Jumlah Pegawai Dilatih*
(Jam) per Pegawai (Jam)
> SVP 124 9.218 74,34
VP - AVP 1.582 222.155 140,4
MGR - AMGR 15.164 2.664.589 174,4
Assistant (Assistant & Pegawai
10.067 1.074.876 106,7
Dasar)
Total 26.937 3.950.839 146,67
* Exclude Pegawai MPP, Cuti di Luar Tanggungan, Sakit dan Non Aktif per 31 Desember 2025
BNI berkomitmen untuk menyediakan kesempatan yang setara bagi seluruh pegawai dalam mengikuti
program pelatihan dan pengembangan kompetensi. Sepanjang tahun 2025, BNI telah menyelenggarakan
berbagai program pendidikan dan pelatihan yang diikuti oleh 26.937 pegawai atau setara dengan 99,96%
dari total pegawai BNI.
Rata-rata jam pelatihan per pegawai Jumlah pegawai yang ikut Persentase jumlah pegawai yang ikut
dalam tahun Pelaporan serta dalam program pelatihan serta dalam pelatihan (%)
146,67 jam/pegawai 26.937 99,96%*
* Dari total pegawai sebanyak 26.947 orang (exclude pegawai dengan status nonaktif yaitu cuti sakit, MPP, dsb), terdapat 10 pegawai yang
baru aktif pada akhir Desember 2025 dan akan memperoleh onboarding program di awal tahun 2026.
BIAYA PENGEMBANGAN KOMPETENSI
Sepanjang tahun 2025, realisasi biaya pendidikan dan pelatihan BNI mencapai sebesar Rp192,9 miliar, turun
4,08% dibandingkan pada tahun 2024. Penurunan ini dikarenakan adanya peningkatan efektivitas delivery
pembelajaran, antara lain internalisasi Self-Directed Learning yang memanfaatkan beragam digital learning
platform.
2025 2024 2023
(Miliar Rp) (Miliar Rp) (Miliar Rp)
192,8 201,0 346,2
Pengembangan Kompetensi Senior Executive Vice President (SEVP)
Nama Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat Jenis
No. Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan Pelatihan
Ita Tetralastwati – SEVP Treasury
1. Business Meeting BNI 2025 19-21 Januari 2025 Bogor Workshop PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
2. CEO Gathering Asosiasi Pertambangan 6 Februari 2025 Jakarta Forum Bank Indonesia
Batubara Indonesia
3. Business Meeting Tresuri Tahun 2025 9 Februari 2025 Yogyakarta Forum PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
4. Pembelajaran Reinforcement Core 12, 14, & 16 Februari Jakarta Pelatihan PT Bank Negara
Credit Skill for Executive Leaders 2025 Indonesia
(Persero) Tbk
5. BNI Investor Daily Routine 27 Februari 2025 Jakarta Forum PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
6. Townhall Meeting 23 Mei 2025 Jakarta Forum PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
7. Pembekalan Sertifikasi Manajemen 3 Juni 2025 Jakarta Pembekalan Lembaga
Risiko JK 7 Pengembangan
Perbankan
Indonesia (LPPI)
Laporan Tahunan 2025
169
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 172
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Nama Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat Jenis
No. Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan Pelatihan
8. Keynote Speaker LCT Forum Group 11 Juni 2025 Seoul Forum Bank Indonesia
Discussion with BI and KBRI Seoul
9. Sharing Session BNI dan Kementerian 4 Agustus 2025 Jakarta Forum PT Bank Negara
Koperasi "Penguatan Ekonomi Indonesia
Kerakyatan Berbasis Gotong Royong” (Persero) Tbk
10. Seminar Economic Outlook 2026 2 September 2025 Online Meeting Seminar Asosiasi
Perusahaan
Pembiayaan
Indonesia (APPI)
11. Hijrah Finansial - BSI 12 September 2025 Jakarta Forum PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
12. Compliance Forum Tahun 2025 16 September 2025 Jakarta Forum PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
13. CEO Direction 1 November 2025 Jakarta Forum PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
14. Rakernas SP BNI 7 November 2025 Jakarta Forum PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
15. Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko 14 November 2025 Jakarta Sertifikasi Lembaga
JK 7 Sertifikasi Profesi
Perbankan (LSPP)
16. BNI Emerald Market Outlook 1 Desember 2025 Jakarta Forum PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
17. Corporate Gathering - Human Capital 9 Desember 2025 Jakarta Forum PT Bank Negara
Executive Forum : Tema "The New Indonesia
Growth Engine" (Persero) Tbk
18. BNI HC Leader Talk 9 Desember 2025 Jakarta Forum PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
Victor Eriko K. – SEVP Information Technology
1. BNI Investor Daily Round Table and 15 Januari 2025 Jakarta Seminar PT Bank Negara
Appreciation Night 2024 Indonesia
(Persero) Tbk
2. Business Meeting BNI Tahun 2025 20-21 Januari 2025 Bogor Seminar PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
3. Earnings Call and Press Conference 22 Januari 2025 Jakarta Conference PT Bank Negara
FY - 2024 Indonesia
(Persero) Tbk
4. Juri Grand Final Pitching BINNOVA 20 Februari 2025 Jakarta Pembicara PT Bank Negara
Batch 4 Indonesia
(Persero) Tbk
5. Sharing Session IT BNI NWOW 26 Februari 2025 Jakarta Pembicara PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
6. Sharing Session IT BNI NWOW 20 Maret 2025 Jakarta Pembicara PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
7. Sharing Session ODP IT Batch 332 25 April 2025 Jakarta Pembicara PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
8. Earnings Call 1Q-2025 28 April 2025 Online Meeting Conference PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
170 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 173
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nama Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat Jenis
No. Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan Pelatihan
9. Pembekalan Sertifikasi Manajemen 3 Juni 2025 Jakarta Pembekalan Lembaga
Risiko JK 7 Pengembangan
Perbankan
Indonesia (LPPI)
10. Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko 11 Juni 2025 Jakarta Sertifikasi Lembaga
JK 7 Sertifikasi Profesi
Perbankan (LSPP)
11. Earnings Call 2025 25 Juli 2025 Jakarta Conference PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
12. Alibaba Cloud - Building Trust in AI - 13 Agustus 2025 Jakarta Panel Alibaba
Powered Finance Discussion
13. IBM AI Leadership Exchange Indonesia 14 Agustus 2025 Jakarta Panel IBM Indonesia
Discussion
14. Correspondent Banking Forum 17 Agustus 2025 London Conference JP Morgan
15. Singapore Fintech 2025 11 November 2025 Singapura Conference Singapore Fintech
16. Nusantara AI Intelligence 3 Desember 2025 Jakarta Appreciation Alibaba
Night
17. BNI HC Leaders Talk 9 Desember 2025 Jakarta Sharing PT Bank Negara
Session Indonesia
(Persero) Tbk
Na Steven Suryana – SEVP Wealth Management
1. Business Meeting Wilayah 06 9 Januari 2025 Surabaya Sharing PT Bank Negara
Session Indonesia
(Persero) Tbk
2. Workshop Sektor REB Tahun 2025 14 - 15 Januari 2025 Bogor Workshop PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
3. BNI Investor Daily Round Table 15 Januari 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
4. Business Meeting BNI 2025 20-21 Januari 2025 Bogor Workshop PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
5. Earnings Call and Press Conference 22 Januari 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
FY - 2024 Indonesia
(Persero) Tbk
6. Pembelajaran Reinforcement Core 12,14 & 16 Februari Jakarta Pelatihan PT Bank Negara
Credit Skill for Executive Leaders 2025 Indonesia
(Persero) Tbk
7. Okezone Forum Narasumber Talkshow 25 Februari 2025 Jakarta Sharing Okezone Forum
Cerdas Mengatur Keuangan untuk Session
Gen Z
8. BNI Investor Daily Round Table 27 Februari 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
9. Earnings Call and Press Conference 28 April 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
1Q-2025 Indonesia
(Persero) Tbk
10. Townhall Meeting BNI 2025 23 Mei 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
11. Pembekalan Sertifikasi Manajemen 3 Juni 2025 Jakarta Pembekalan Lembaga
Risiko JK 7 Pengembangan
Perbankan
Indonesia (LPPI)
Laporan Tahunan 2025
171
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 174
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Nama Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat Jenis
No. Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan Pelatihan
12. Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko 11 Juni 2025 Jakarta Sertifikasi Lembaga
JK 7 Sertifikasi Profesi
Perbankan (LSPP)
13. Earnings Call 1H-2025 25 Juli 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
14. Sharing Session BNI & Kementerian 4 Agustus 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Koperasi: "Penguatan Ekonomi Indonesia
Kerakyatan Berbasis Gotong Royong" (Persero) Tbk
15. Compliance Forum Tahun 2025 16 September 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
16 Pelaksanaan CEO Direction - 1 Oktober 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Implementasi New Region, Area, dan Indonesia
Branch Model (Persero) Tbk
17. Earnings Call 3Q-2025 24 Oktober 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
18 Event Customer Gathering Sinarmas 15 November 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Land Indonesia
(Persero) Tbk &
Sinarmas Land
19. Leaders Gathering and Reception: 26 November 2025 Jakarta Sharing Mastercard
Building Financial Resilience in a Session
Digital Economy
20. Event BNI Emerald Market Outlook 1 Desember 2025 Jakarta Sharing PT Bank Negara
2025 Session Indonesia
(Persero) Tbk
21. Konsinyering Komisi XI DPR RI 8 Desember 2025 Jakarta Sharing PT Bank Mandiri
bersama Himbara dan BSI Session (Persero) Tbk
Bun Hendra – SEVP Credit Risk
1. Business Meeting BNI 2025 19 - 21 Januari 2025 Bogor Workshop PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
2. Pembelajaran Reinforcement Core 12,14 & 16 Februari Jakarta Pelatihan PT Bank Negara
Credit Skill for Executive Leaders 2025 Indonesia
(Persero) Tbk
3. Sharing session : Mindset of a 24 April 2025 Jakarta Workshop MUFG & PT Bank
Distressed Banker, Considerations for Negara Indonesia
managing loans at risk - Kerjasama (Persero) Tbk
dengan MUFG Facilitator : Angelina
Bopp - Head of Credit Managerd
Assets (APAC MUFG Bank) & Lauren
Anderson (Credit Managed Assets
Global Corporate & Investment
Banking)
4. Pembekalan Sertifikasi Manajemen 3 Juni 2025 Jakarta Pembekalan Lembaga
Risiko JK 7 Pengembangan
Perbankan
Indonesia (LPPI)
5. Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko 11 Juni 2025 Jakarta Sertifikasi Lembaga
JK 7 Sertifikasi Profesi
Perbankan (LSPP)
172 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 175
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nama Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat Jenis
No. Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan Pelatihan
6. Narasumber pada Virtual Seminar LPPI 13 Juni 2025 Online Meeting Workshop Lembaga
ke-104 Topic: LPPI Virtual Seminar 104 Pengembangan
"Penerapan ICoFR untuk Meningkatkan Perbankan
Integritas Laporan Keuangan dan Indonesia (LPPI)
Kepercayaan Publik"
7. Acara Sharing Season Dirjenbun 5 Agustus 2025 Online Meeting Workshop PT Bank Negara
sosialisasi Kebijakan Plasma Industri Indonesia
Kelapa Sawit (Persero) Tbk
8. OnBoarding Retail Productive Credit 14 Agustus 2025 Online Meeting Pelatihan PT Bank Negara
Risk (RPR), serta Pelatihan Head of Indonesia
Retail Productive Credit Risk (HRP) dan (Persero) Tbk
Head of Commercial Credit Risk (HOR)
9. Compliance Forum Tahun 2025 16 September 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
10. Pelatihan Wawasan Kebangsaan 17 Oktober 2025 Magelang Pelatihan PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
11. BEST (BNI ESG & Sustainability 19 November 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Transition) Indonesia
(Persero) Tbk
12. Knowledge Sharing terkait Analisa 11 Desember 2025 Jakarta Workshop Otoritas Jasa
Kredit Korporasi Perbankan Keuangan (OJK)
(Fasilitator)
Pancaran Affendi – SEVP Wholesale Solutions & Value Chain
1. BNI Investor Daily Round Table (BNI 15 Januari 2025 Jakarta Seminar PT Bank Negara
IDRT) dan Appreciation Night 2024 Indonesia
(Persero) Tbk
2. Business Meeting BNI 2025 19 - 21 Januari 2025 Bogor Workshop PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
3. Earnings Call dan Press Conference 22 Januari 2025 Jakarta Seminar PT Bank Negara
FY-2024 Indonesia
(Persero) Tbk
4. Pembelajaran Reinforcement Core 12,14 & 16 Februari Jakarta Pelatihan PT Bank Negara
Credit Skill for Executive Leaders 2025 Indonesia
(Persero) Tbk
5. Acara Thought Leadership Forum 18 Februari 2025 Jakarta Seminar PT Bank Negara
- Pertamina Forum: Ïndonesia's Oil Indonesia
& Gas Future: Economic Trends & (Persero) Tbk
Commodity Market Insight
6. Opening Speech BNIdirect 22 April 2025 Surabaya Sharing PT Bank Negara
Capabilities & Supply Chain Event Session Indonesia
Vol.1 "Redefining Transaction Banking (Persero) Tbk
Experience"
7. Sharing Session "Mindset of a 24 April 2025 Jakarta Sharing PT Bank Negara
Distressed Banker" Session Indonesia
(Persero) Tbk
8. Earnings Call 1Q2025 28 April 2025 Online Meeting Seminar PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
9. Program Pemeliharaan SMR JK 07 dari 7 Mei 2025 Online Meeting Pembekalan Badan Sertifikasi
BSMR Manajemen
Risiko (BSMR)
10. Townhall Meeting BNI 2025 23 Mei 2025 Jakarta Forum PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
Laporan Tahunan 2025
173
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 176
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Nama Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat Jenis
No. Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan Pelatihan
11. Workshop BNI - BCG Priority 3 Juni 2025 Jakarta Workshop BCG - PT Bank
Alignment on Avatar Negara Indonesia
12. Opening Speech BNIdirect 24 Juni 2025 Makassar Sharing PT Bank Negara
Capabilities & Supply Chain Event Session Indonesia
Vol.2 "Redefining Transaction Banking (Persero) Tbk
Experience"
13. Konsinyering Komisi XI DPR RI 22 Juli 2025 Jakarta Forum PT Bank Negara
bersama Himbara dan BSI Indonesia
(Persero) Tbk
14. Earnings Call 1H-2025 25 Juli 2025 Online Meeting Seminar PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
15. BNIdirect Capabilities Event Vol.3 25 Juli 2025 Medan Sharing PT Bank Negara
"Redefining Transaction Banking Session Indonesia
Experience" (Persero) Tbk
16 Sharing Session BNI & KEMENKOP 4 Agustus 2025 Jakarta Sharing PT Bank Negara
"Penguatan Ekonomi Kerakyatan Session Indonesia
Berbasis Gotong Royong" (Persero) Tbk
17. Sharing Session "Enhance Kebijakan 5 Agustus 2025 Jakarta Sharing PT Bank Negara
terkait Industri Kelapa Sawit di Session Indonesia
Indonesia 2025" (Persero) Tbk
18. BNI - Sinar Mas Agri Workshop 21 Agustus 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Economis Update 2025: Strategi Indonesia
Investasi di Tengah Tantangan Ekonomi (Persero) Tbk
Global
19. Workshop Debt Pushdown in cross- 10 September 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Border Financing: An Indonesia Lawa Indonesia
Perspective (Persero) Tbk
20. Compliance Forum "Pengambilan 16 September 2025 Jakarta Forum PT Bank Negara
Keputusan Berdasarkan Prinsip Indonesia
Business Judgement Rule Dalam (Persero) Tbk
Rangka Good Corporate Governance
dan Anti Fraud Korupsi"
21. CEO Direction - Implementasi New 1 Oktober 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Region, Area, dan Branch Model Indonesia
(Persero) Tbk
22. Earnings Call 3Q-2025 24 Oktober 2025 Online Meeting Seminar PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
23. Forum Diskusi Makroprudensial 14 November 2025 Jakarta Forum Bank Indonesia
Terbatas dengan topik "Penguatan
Kebijakan Makroprudensial dalam
Mendorong Percepatan Intermediasi
Perbankan"
24. ESG Sustainability & Transition "BEST" 19 November 2025 Jakarta Sharing PT Bank Negara
Event Peluncuran Advisory Playbook Session Indonesia
Perkebunan Kelapa Sawit (Persero) Tbk
25. Event BNI Emerald Market Outlook 1 Desember 2025 Jakarta Sharing PT Bank Negara
2025 Session Indonesia
(Persero) Tbk
26. Capabilities Event Vol.4 "Building a 2 Desember 2025 Jakarta Sharing PT Bank Negara
Resilient FMCG Ecosystem through Session Indonesia
Digital Finance & Supply Chain (Persero) Tbk
Transparency"
27. Mini Workshop Digital Economy dan 31 Desember 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Penutupan Akhir Tahun 2025 Indonesia
(Persero) Tbk
174 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 177
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nama Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat Jenis
No. Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan Pelatihan
Andy Yusdiman – SEVP Commercial & SME
1. Sharing Session BNI & KEMENKOP: 4 Agustus 2025 Jakarta Forum Kementerian
"Penguatan Ekonomi Kerakyatan Koperasi dan
Berbasis Gotong Royong" Usaha Kecil
dan Menengah
(KemenKopUKM)
2. Pembicara Utama dalam Acara PwC 5 Agustus 2025 Jakarta Forum PWC
Indonesia dan PwC Singapura dalam
Talkshow "Debt Financing Strategies
Amid Economic Uncertainty”
3. Progress Update - Koperasi Desa/ 7 Agustus 2025 Jakarta Forum Danantara
KDMP Indonesia
4. Pre Class Program Top Gun Program 8 Agustus 2025 Jakarta Pelatihan Danantara
2025 Indonesia
5. Kunker Komisi XI DPR RI 12 - 13 Agustus Balikpapan Forum Dewan
2025 Perwakilan
Rakyat Republik
Indonesia (DPR
RI)
6. Launching Program Cross Referal 13 Agustus 2025 Jakarta Forum PT Bank Negara
Commercial Indonesia
(Persero) Tbk
7. Pre Class Chief Business Director 13 Agustus 2025 Jakarta Forum Danantara
Indonesia
8. Assesmen Profesional Qualification 3 September 2025 Jakarta Forum PT Daya Dimensi
(PQ) Indonesia
9. Compliance Forum Tahun 2025 16 September 2025 Jakarta Forum PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
10. Juri Grand Final Pitching Binnova 18 September 2025 Jakarta Forum PT Bank Negara
Batch 5 Indonesia
(Persero) Tbk
11. Operasionalisasi & Pengembangan 26 September 2025 Jakarta Forum Koperasi Desa/
KDKMP Kelurahan Merah
Putih (KDMP)
12. Pembekalan Sertifikasi Manajemen 11 November 2025 Jakarta Pembekalan Indonesian Risk
Risiko JK 7 Professional
Association
(IRPA)
13. Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko 14 November 2025 Jakarta Sertifikasi Badan Sertifikasi
JK 7 Manajemen
Risiko (BSMR)
14. BNI HC Leaders Talk 9 Desember 2025 Jakarta Forum PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
Efrizal – SEVP Government & Solution
1. Compliance Forum Tahun 2025 16 September 2025 Jakarta Forum PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
2. Pelatihan Reinforcement Core Credit 17 September 2025, Jakarta Pelatihan PT Bank Negara
Skill – Training Consultant “Moodys 8 & 10 Oktober 2025 Indonesia
Analytics (Persero) Tbk
3. Pelaksanaan CEO Direction - 1 Oktober 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Implementation New Region, Area dan Indonesia
Branch Model (Persero) Tbk
Laporan Tahunan 2025
175
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 178
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Nama Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat Jenis
No. Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan Pelatihan
4. Earnings Call 3Q-2025 via Zoom 24 Oktober 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
5. Rakernas SP BNI 7 November 2025 Jakarta Sharing PT Bank Negara
Session Indonesia
(Persero) Tbk
6. Pembekalan Sertifikasi Manajemen 11 November 2025 Jakarta Pembekalan Indonesian Risk
Risiko JK 7 Professional
Association
(IRPA)
7. Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko 14 November 2025 Jakarta Sertifikasi Badan Sertifikasi
JK 7 Manajemen
Risiko (BSMR)
8. BNI HC Leaders Talk 9 Desember 2025 Jakarta Sharing PT Bank Negara
Session Indonesia
(Persero) Tbk
Saridatun – SEVP Remedial & Recovery
1. Compliance Forum Tahun 2025 16 September 2025 Jakarta Forum PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
2. Earnings Call 3Q-2025 via Zoom 24 Oktober 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
3. Rakernas SP BNI 7 November 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
4. Pembekalan Sertifikasi Manajemen 11 November 2025 Jakarta Pembekalan Indonesian Risk
Risiko JK 7 Professional
Association
(IRPA)
5. Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko 14 November 2025 Jakarta Sertifikasi Badan Sertifikasi
JK 7 Manajemen
Risiko (BSMR)
6. Anugerah Reksa Bandha Tahun 2025 18 Desember 2025 Jakarta Forum Kementerian
Keuangan
Sri Indira – SEVP Network & Sales
1. Sharing Session BNI & Kementerian 4 Agustus 2025 Jakarta Sharing PT Bank Negara
Koperasi: "Penguatan Ekonomi Session Indonesia
Kerakyatan Berbasis Gotong Royong"" (Persero) Tbk
2. Press Conference wondrX 7 Agustus 2025 Jakarta Narasumber PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
3. Scale Up 2.0 : Generate Your 23 - 24 Agustus Jakarta Workshop Aksoro Business
Exponential Business Growth 2025 School
4. Onboarding Tim Proyek New Region, 25 Agustus 2025 Jakarta Sharing PT Bank Negara
Area, dan Branch Model Session Indonesia
(Persero) Tbk
5. CRM Blueprint Batch 5: Optimasi 6 - 7 September Online Meeting Workshop Aksoro Business
Strategi CRM 2025 School
6. Compliance Forum Tahun 2025 16 September 2025 Jakarta Forum PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
7. Pelatihan Persiapan Implementasi New 24 Oktober 2025 Online Meeting Narasumber PT Bank Negara
Region, Area, dan Branch Model Tahun Indonesia
2025 untuk W08 dan W15 (Persero) Tbk
176 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 179
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nama Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat Jenis
No. Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan Pelatihan
8. Pembelajaran Reinforcement Core 17 September 2025, Jakarta Pelatihan PT Bank Negara
Credit Skill for Executive Leaders 8 & 10 Oktober 2025 Indonesia
(Persero) Tbk
9. Pelaksanaan CEO Direction - 1 Oktober 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Implementation New Region, Area dan Indonesia
Branch Model (Persero) Tbk
10. Sosialisasi Implementasi Kapabilitas 3 - 4 Oktober 2025 Bali Narasumber PT Bank Negara
T-2 Indonesia
(Persero) Tbk
11. Pelatihan Persiapan Pensiun - Materi 22 Oktober 2025 Online Meeting Pelatihan PT Bank Negara
Hak & Kewajiban Pegawai terkait Masa Indonesia
Pensiun (Persero) Tbk
12. Earnings Call 3Q-2025 24 Oktober 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
13. Diskusi Model Bisnis dan Digitalisasi 7 November 2025 Jakarta Narasumber PT Bank Negara
yang Efektif untuk Memenangkan Indonesia
Pasar (Persero) Tbk
14. Pelatihan "How To Manage Territory 8 November 2025 Jakarta Narasumber PT Bank Negara
dan Manage Portfolio" Indonesia
(Persero) Tbk
15. Pembekalan Sertifikasi Manajemen 11 November 2025 Jakarta Pembekalan Indonesian Risk
Risiko JK 7 Professional
Association
(IRPA)
16. Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko 14 November 2025 Jakarta Sertifikasi Badan Sertifikasi
JK 7 Manajemen
Risiko (BSMR)
17. BNI HC Leaders Talk 9 Desember 2025 Jakarta Sharing PT Bank Negara
Session Indonesia
(Persero) Tbk
Efita Praharani – SEVP Human Capital
1. In-class Session Talent Acceleration 16 Juli 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Program (TACT) - Amidextrous Indonesia
Leadership (Persero) Tbk
2. Earnings Call 1H-2025 25 Juli 2025 Online Meeting Seminar PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
3. Compliance Forum Tahun 2025 16 September 2025 Jakarta Forum PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
4. Pembelajaran Reinforcement Core 17 September 2025, Jakarta Pelatihan PT Bank Negara
Credit Skill for Executive Leaders 8 & 10 Oktober 2025 Indonesia
(Persero) Tbk
5. CEO Direction - Implementasi New 1 Oktober 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Region, Area, dan Branch Model Indonesia
(Persero) Tbk
6. Sosialisasi Kapabilitas T-2 3 Oktober 2025 Jakarta Sharing PT Bank Negara
Implementasi New Region, Area, Session Indonesia
dan Branch Model (Persero) Tbk
7. Sharing session (Forum Malam 16 Oktober 2025 Jakarta Sharing PT Bank Negara
Aspirasi/Formasi) Session Indonesia
(Persero) Tbk
Laporan Tahunan 2025
177
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 180
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Nama Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat Jenis
No. Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan Pelatihan
8. Earnings Call 3Q-2025 24 Oktober 2025 Online Meeting Seminar PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
9. Implementasi New Region Model W08 31 Oktober - 1 Bali Sharing PT Bank Negara
bersama Direktur Utama November 2025 Session Indonesia
(Persero) Tbk
10. Rakernas SP BNI 7 November 2025 Jakarta Sharing PT Bank Negara
Session Indonesia
(Persero) Tbk
11. Narasumber Program Pelatihan 8 November 2025 Jakarta Sharing PT Bank Negara
Implementasi Project BRAVE W15 Th Session Indonesia
2025 dengan Tema: Materi How to (Persero) Tbk
Manage Territory and Manage Portfolio
12. Pembekalan Sertifikasi Manajemen 11 November 2025 Jakarta Pembekalan Indonesian Risk
Risiko JK 7 Professional
Association
(IRPA)
13. Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko 14 November 2025 Jakarta Sertifikasi Badan Sertifikasi
JK 7 Manajemen
Risiko (BSMR)
14. Narasumber di acara Strengthening 24 November 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
RHM : Empowering People, Driving Indonesia
Business Through Digital Mindset (Persero) Tbk
15. Corporate Gathering - Human Capital 9 Desember 2025 Jakarta Sharing PT Bank Negara
Executive Forum dengan tema "The Session Indonesia
New Growth Engine" (Persero) Tbk
16. BNI Human Capital Leaders Talk 9 Desember 2025 Jakarta Sharing PT Bank Negara
Session Indonesia
(Persero) Tbk
17. Workshop & Enablement Persiapan 12 Desember 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Pembentukan Fungsi Branch Banking Indonesia
Officer (BBO), Area Bussines Support (Persero) Tbk
(ABS), dan Persiapan Rollout T2-
Implementasi New Region, Area dan
Branch Model
18. Human Capital Alignment Workshop 24 Desember 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
2025 Indonesia
(Persero) Tbk
Johansyah – SEVP Legal & Governance
1. Seminar dan Rapat Anggota Tahunan 26 Agustus 2025 Jakarta Forum Asosiasi Kurator
AKPI dan Pengurus
Indonesia (AKPI)
2. Compliance Forum Tahun 2025 16 September 2025 Jakarta Forum PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
3. CEO Direction - Implementasi New 1 Oktober 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Region, Area, dan Branch Model Indonesia
(Persero) Tbk
4. Pembelajaran Reinforcement Core 8, 10 Oktober 2025 Jakarta Pelatihan PT Bank Negara
Credit Skill for Executive Leaders Indonesia
(Persero) Tbk
5. Seminar FKDKP Batch 2 - Memahami 16 Oktober 2025 Online Meeting Seminar Forum
pentingnya integritas dalam Komunikasi
pengelolaan lembaga keuangan Direktur
Kepatuhan
Perbankan
6. Sertifikasi Indonesia Internal Audit 24 Oktober 2025 Jakarta Pelatihan The Institute of
Practitioner (IIAP) Internal Auditors
178 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 181
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nama Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat Jenis
No. Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan Pelatihan
7. Earnings Call 3Q-2025 via Zoom 24 Oktober 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
8. Rakernas SP BNI 7 November 2025 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
9. Pembekalan Sertifikasi Manajemen 11 November 2025 Jakarta Pembekalan Indonesian Risk
Risiko JK 7 Professional
Association
(IRPA)
10. Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko 14 November 2025 Jakarta Sertifikasi Badan Sertifikasi
JK 7 Manajemen
Risiko (BSMR)
11. BNI HC Leaders Talk 9 Desember 2025 Jakarta Sharing PT Bank Negara
Session Indonesia
(Persero) Tbk
Laporan Tahunan 2025
179
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 182
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Struktur dan Komposisi
Pemegang Saham [ACGS C.1.2]
Struktur Pemegang Saham Posisi 31 Desember 2025
Negara Republik Indonesia PT Danantara Asset
Masyarakat
BP BUMN Management (Persero)
40,000%
0,000% 60,000%
Jalur Pengendali Jalur Pemegang Saham Utama Jalur Non Pengendali
Perubahan Struktur Pemegang Saham setelah Tanggal Laporan Keuangan
Sehubungan dengan pelaksanaan ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 yang mengatur
mengenai kepemilikan saham Negara pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN), per tanggal 5 Januari 2026
telah terjadi perubahan susunan kepemilikan saham pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).
Perubahan tersebut dilakukan melalui pengalihan sebagian saham Seri B milik PT Danantara Aset
Management (Persero) (“PT DAM”) kepada Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara Republik
Indonesia (“BP BUMN”), sebagaimana dituangkan dalam Perjanjian Pengalihan Saham Milik Negara
Republik Indonesia Berupa Saham Seri B Pada BUMN Kepada Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara
Nomor PERJ-1/BPU/01/2026 dan Nomor LGL1.001/PERJ/DI-DAM.DO/2026 tanggal 5 Januari 2026, yang
ditandatangani antara BP BUMN dan PT DAM.
Susunan Kepemilikan Saham Sebelum Transaksi Susunan Kepemilikan Saham Setelah Transaksi
BP BUMN
BP BUMN
1 (satu) lembar saham Seri A Dwiwarna
1 (satu) lembar saham Seri A Dwiwarna
223.783.877 lembar saham Seri B
Persentase hak suara: 0,0000%
Persentase hak suara: 0,60%
PT DAM PT DAM
434.012.799 lembar saham Seri B (1,16%) 210.228.922 lembar saham Seri B (0,56%)
21.944.374.950 lembar saham Seri C (58,84%) 21.944.374.950 lembar saham Seri C (58,84%)
Transaksi pengalihan saham ini dilaksanakan dalam rangka pemenuhan ketentuan Undang-Undang Nomor
16 Tahun 2025, yang mengatur bahwa kepemilikan saham Negara pada BUMN melekat kepada BP BUMN
sebesar 1% (satu persen).
Kepemilikan BP BUMN sebesar 1% (satu persen) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang
Nomor 16 Tahun 2025 dimaksudkan sebagai 1% dari kepemilikan saham Negara pada Perseroan.
Mengingat total kepemilikan Negara Republik Indonesia pada Perseroan melalui BP BUMN dan
PT DAM adalah 60%, maka kepemilikan BP BUMN sebesar 1% dari kepemilikan Negara tersebut setara
dengan 0,60% dari seluruh saham yang diterbitkan dan disetor penuh Perseroan. Dengan demikian:
- Kepemilikan saham BP BUMN pada Perseroan telah sepenuhnya memenuhi ketentuan Undang-Undang
Nomor 16 Tahun 2025.
- Negara Republik Indonesia tetap menjadi Pemilik Manfaat Akhir (ultimate beneficial owner) Perseroan;
- Kepemilikan Negara dilakukan secara:
• langsung melalui BP BUMN atas saham Seri A Dwiwarna dan saham Seri B; serta
• tidak langsung melalui PT DAM atas saham Seri B dan Seri C, yang terkonsolidasi pada Badan
Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara.
Transaksi ini tidak mengubah status pengendalian Negara Republik Indonesia atas Perseroan dan tidak
berdampak terhadap kegiatan operasional Perseroan.
180 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 183
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Komposisi Pemegang Saham Perseroan Per 1 Januari 2025
Jumlah Pemegang Kepemilikan
No. Status Pemilik Jumlah Saham
Saham %
Pemodal Nasional
1 Negara Republik Indonesia 1 22.378.387.750 60,00000
2 Perorangan Indonesia 180.049 2.307.796.799 6,18757
3 Koperasi 21 2.924.158 0,00784
4 Yayasan 39 47.330.300 0,12690
5 Dana Pensiun 162 1.597.524.708 4,28322
6 Asuransi 187 385.738.578 1,03423
7 Bank 6 6.306.900 0,01691
8 Perseroan Terbatas 376 112.817.487 0,30248
9 Lembaga Pemerintah 1 132 0,00000
10 Badan Usaha Lain 5 10.596 0,00003
11 Reksadana 282 740.691.958 1,98591
Sub Total 181.129 27.579.529.366 73,94509
Pemodal Asing
1 Perseorangan Asing 339 3.189.860 0,00855
2 Badan Usaha Asing 1.401 9.714.593.690 26,04636
Sub Total 1.740 9.717.783.550 26,05491
Total 182.869 37.297.312.916 100,0000
Komposisi Pemegang Saham Perseroan Per 31 Desember 2025
Jumlah Pemegang Kepemilikan
No. Status Pemilik Jumlah Saham
Saham %
Pemodal Nasional
1 Negara Republik Indonesia 1 1 0,00000
2 Perorangan Indonesia 172.534 2.459.114.299 6,59327
3 Koperasi 21 3.012.258 0,00808
4 Yayasan 49 54.763.432 0,14683
5 Dana Pensiun 173 2.059.559.358 5,52200
6 Asuransi 212 696.215.571 1,86666
7 Bank 6 6.024.800 0,01615
8 Perseroan Terbatas 421 22.511.714.267 60,35747
9 Lembaga Pemerintah 1 66 0,00000
10 Badan Usaha Lain 5 10.596 0,00003
11 Reksadana 285 811.287.115 2,17519
Sub Total 173.708 28.601.701.763 76,68568
Pemodal Asing
1 Perseorangan Asing 351 2.959.060 0,00793
2 Badan Usaha Asing 1.270 8.692.652.093 23,30638
Sub Total 1.621 8.695.611.153 23,31431
Total 175.329 37.297.312.916 100,00000
Laporan Tahunan 2025
181
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 184
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar Per 1 Januari 2025
No Pemegang Saham Jumlah Saham % Status Lokasi
1 Negara Republik Indonesia 22.378.387.750 60,0000000 Negara Republik Indonesia Indonesia
2 DJS Ketenagakerjaan Program JHT 1.173.238.336 3,1456377 Dana Pensiun Indonesia
3 Retail Individual 746.000.000 2,0001441 Perorangan Indonesia Indonesia
4 BNYM RE BNYMLB RE Employees 387.462.306 1,0388478 Badan Usaha Asing Malaysia
Providentfd Board-2039927326
5 SSB 52B0 MFS Emerging Markets 269.910.400 0,7236725 Badan Usaha Asing Amerika
Equity Fund -2183964118 Serikat
6 JPMSE AMS RE AIF CLT RE- 252.313.764 0,6764931 Badan Usaha Asing Belanda
Stichting Depositary APG Emerging
Markets Equity Pool
7 JPMCB NA RE-Vanguard Total 208.876.012 0,5600297 Badan Usaha Asing Amerika
International Stock Index Fund Serikat
8 Morgan Stanley and Co INTL PLC - 207.861.721 0,5573102 Badan Usaha Asing Inggris
FIRM AC
9 JPMCB NA RE - Vanguard Emerging 189.362.952 0,5077121 Badan Usaha Asing Amerika
Markets Stock Index Fund Serikat
10 DJS Ketenagakerjaan Program JP 177.374.300 0,4755686 Dana Pensiun Indonesia
11 BNYMSANV RE Sanvlux RE Invesco 167.495.100 0,4490809 Badan Usaha Asing Luxembourg
Funds
12 HSBC Bank PLC S/A Saudi Central 155.843.376 0,4178408 Badan Usaha Asing Arab Saudi
Bank-No. 2-FE-Invesco HBEU as
Agent
13 Citibank New York S/A Government 143.304.200 0,3842212 Badan Usaha Asing Norwegia
of Norway - 16
14 SSB AAHA Principal GLB Investors 135.678.700 0,3637761 Badan Usaha Asing Amerika
Collctve INVT TST-2183966095 Serikat
15 SSB 2Q27 Ishares Core MSCI 131.307.700 0,3520567 Badan Usaha Asing Amerika
Emerging Markets ETF -2183966403 Serikat
16 BNYMSANV RE BNYM RE People's 131.033.300 0,3513210 Badan Usaha Asing China
Bank of China
17 BBH Luxembourg S/A Fidelity 125.753.600 0,3371653 Badan Usaha Asing Luxembourg
Funds-Asian Smaller Companies
Pool
18 Citibank New York S/A Government 125.152.500 0,3355537 Badan Usaha Asing Norwegia
of Norway - 15
19 NTC-CAPE ANN Global Developing 114.426.800 0,3067964 Badan Usaha Asing Amerika
Markets Fund Serikat
20 HSBC-Fund Services A/C 086 HBAP 112.010.700 0,3003184 Badan Usaha Asing China
- Invesco Ltd A/C Best Investment
Corporation
Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar Per 31 Desember 2025
No Pemegang Saham Jumlah Saham % Status Lokasi
1 PT DANANTARA ASSET 22.378.387.749 60,0000000 Perseroan Terbatas Indonesia
MANAGEMENT (PERSERO)
2 DJS KETENAGAKERJAAN 1.308.007.936 3,5069763 Dana Pensiun Indonesia
PROGRAM JHT
3 RETAIL INDIVIDUAL 750.000.000 2,0108687 Perorangan Indonesia Indonesia
4 BNYM RE BNYMLB RE EMPLOYEES 419.855.506 1,1256991 Badan Usaha Asing Malaysia
PROVIDENTFD
BOARD-2039927326
5 SSB 52B0 MFS EMERGING 276.311.200 0,7408341 Badan Usaha Asing Amerika
MARKETS EQUITY FUND Serikat
-2183964118
6 MORGAN STANLEY AND CO INTL 253.122.450 0,6786614 Badan Usaha Asing London
PLC - FIRM AC
7 JPMSE AMS RE AIF CLT RE- 230.301.732 0,6174754 Badan Usaha Asing Belanda
STICHTING DEPOSITARY APG
EMERGING MARKETS EQUITY
POOL
8 PT TASPEN (PERSERO) PENSIUN – 207.152.000 0,5554073 Dana Pensiun Indonesia
FVTOCI
182 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 185
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No Pemegang Saham Jumlah Saham % Status Lokasi
9 SSB HFMQ THE HARTFORD 201.782.844 0,5410117 Badan Usaha Asing Amerika
INTERNATIONAL VALUE FUND Serikat
-2183964280
10 BNYMSANV RE SANVLUX RE 189.622.000 0,5084066 Badan Usaha Asing Luxembourg
INVESCO FUNDS
11 DJS KETENAGAKERJAAN 183.174.300 0,4911193 Dana Pensiun Indonesia
PROGRAM JP
12 JPMCB NA RE-VANGUARD TOTAL 175.411.912 0,4703071 Badan Usaha Asing Amerika
INTERNATIONAL STOCK INDEX Serikat
FUND
13 JPMCB NA RE - VANGUARD 162.433.952 0,4355111 Badan Usaha Asing Amerika
EMERGING MARKETS STOCK Serikat
INDEX FUND
14 PT TASPEN (ASURANSI) - FVTOCI 162.110.900 0,4346450 Dana Pensiun Indonesia
15 HSBC BANK PLC S/A SAMA NO 159.304.376 0,4271202 Badan Usaha Asing Arab Saudi
2 - ASIA PACIFIC - INVESCO HBEU
AS AGENT
16 NTC-CAPE ANN GLOBAL 156.681.327 0,4200874 Badan Usaha Asing Amerika
DEVELOPING MARKETS FUND Serikat
17 CITIBANK NEW YORK S/A ISHARES 153.078.700 0,4104282 Badan Usaha Asing Amerika
CORE MSCI EMERGING MARKETS Serikat
ETF
18 BBH LUXEMBOURG S/A FIDELITY 148.538.300 0,3982547 Badan Usaha Asing Luxembourg
FUNDS-ASIAN SMALLER
COMPANIES POOL
19 HSBC BANK PLC AS TRUSTEE FOR 147.510.500 0,3954990 Badan Usaha Asing Inggris
PUTM BOTHWE LL EMERGING
MARKETS EQUITY FUND
20 CITIBANK NEW YORK S/A 146.304.200 0,3922647 Badan Usaha Asing Norwegia
GOVERNMENT OF NORWAY-16
Pemegang Saham yang Memiliki 5% atau Lebih
1 Januari 2025 31 Desember 2025
Nama Pemegang Saham Persentase Persentase
Jumlah Saham Jumlah Saham
Kepemilikan Kepemilikan
(lembar) (lembar)
% %
PT Danantara Asset
- - 22.378.387.749 60,000
Management (Persero)
Pemegang Saham Masyarakat yang Memiliki Kurang Dari 5%
1 Januari 2025 31 Desember 2025
Kelompok Pemegang Jumlah Jumlah Persentase Jumlah Jumlah Persentase
No
Saham Pemegang Saham Kepemilikan Pemegang Saham Kepemilikan
Saham (lembar) % Saham (lembar) %
Investor Lokal
1 Perorangan Indonesia 180.049 2.307.796.799 6,18757 172.534 2.459.114.299 6,59327
2 Koperasi 21 2.924.158 0,00784 21 3.012.258 0,00808
47.330.300
3 Yayasan 39 0,12690 49 54.763.432 0,14683
1.597.524.708
4 Dana Pensiun 162 4,28322 173 2.059.559.358 5,52200
5 Asuransi 187 385.738.578 1,03423 212 696.215.571 1,86666
6 Bank 6 6.306.900 0,01691 6 6.024.800 0,01615
7 Perseroan Terbatas 376 112.817.487 0,30248 421 22.511.714.267 60,35747
8 Lembaga Pemerintah 1 132 0,00000 1 66 0,00000
9 Badan Usaha Lain 5 10.596 0,00003 5 10.596 0,00003
10 Reksadana 282 740.691.958 1,98591 285 811.287.115 2,17519
Sub Total 181.129 27.579.529.366 73,94509 173.708 28.601.701.763 76,68568
Investor Asing
1 Badan Usaha Asing 339 3.189.860 0,00855 351 2.959.060 0,00793
2 Perorangan Asing 1.401 9.714.593.690 26,04636 1.270 8.692.652.093 23,30638
Sub Total 1.740 9.717.783.550 26,05491 1.621 8.695.611.153 23,31431
Total 182.869 37.297.312.916 100,0000 175.329 37.297.312.916 100,00000
Laporan Tahunan 2025
183
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 186
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kepemilikan Saham (Langsung dan Tidak Langsung) Oleh Direksi dan Dewan Komisaris [ACGS C.1.3]
1 Januari 2025
Kepemilikan Langsung Kepemilikan Tidak Langsung
Nama Jabatan Jumlah Saham
Jumlah Persentase Persentase
(lembar)/
Saham Kepemilikan Kepemilikan
Nama
(lembar) (%) (%)
Perusahaan
DIREKSI
Royke Tumilaar1) Direktur Utama 6.017.941 0,0161351 - -
Putrama Wahju
Wakil Direktur Utama 5.997.426 0,0160800 - -
Setyawan2)
Novita Widya
Direktur Finance 5.150.584 0,0138095 - -
Anggraini3)
Corina Leyla Karnalies Direktur Retail Banking 5.513.174 0,0147817 - -
David Pirzada Direktur Risk Management 4.866.684 0,0130484 - -
Ronny Venir Direktur Network & Services 5.546.296 0,0148705 - -
Mucharom5) Direktur Human Capital & Compliance 4.547.848 0,0121935 - -
Toto Prasetio Direktur Technology & Operations 4.170.396 0,0111815 - -
Direktur Enterprise and Commercial
I Made Sukajaya1) 2.465.912 0,0015468 - -
Banking
Hussein Paolo Direktur Digital and Integrated Transaction
2.807.611 0,0075276 - -
Kartadjoemena Banking
Agung Prabowo Direktur Wholesale & International Banking 1.990.356 0,0053365 - -
Munadi Herlambang Direktur Institutional Banking 0 0 - -
Alexandra Askandar6) Wakil Direktur Utama - - - -
Muhammad Iqbal7) Direktur Commercial Banking - - - -
Rian Eriana Kaslan7) Direktur Network & Retail Funding - - - -
Abu Santosa
Direktur Treasury & International Banking - - - -
Sudradjat7)
Eko Setyo Nugroho7) Direktur Kelembagaan - - - -
DEWAN KOMISARIS
Pradjoto8) Komisaris Utama (Komisaris Independen) 0 0 - -
Pahala Nugraha
Wakil Komisaris Utama 1.680.091 0,0045046 - -
Mansury8)
Sigit Widyawan8) Komisaris Independen 0 0 - -
Askolani8) Komisaris 2.708.062 0,0072607 - -
Asmawi Syam8) Komisaris Independen 0 0 - -
Septian Hario Seto8) Komisaris Independen 0 0 - -
Iman Sugema8) Komisaris Independen 0 0 - -
Erwin Rijanto Slamet8) Komisaris Independen 0 0 - -
Fadlansyah Lubis8) Komisaris 1.942.460 0,0052080 - -
Robertus Billitea8) Komisaris 1.819.666 0,0048788 - -
Mohamad Yusuf
Komisaris 899.500 0,0024117 - -
Permana8)
Omar Sjawaldy
Komisaris Utama (Komisaris Independen) - - - -
Anwar9)
Tedi Bharata10) Wakil Komisaris Utama - - - -
Didik Junaedi
Komisaris Independen - - - -
Rachbini11)
Donny Hutabarat12) Komisaris - - - -
Vera Febyanthy11) Komisaris Independen - - - -
Febrio Nathan
Komisaris - - - -
Kacaribu13)
1)
Berhenti menjabat sebagai Direksi sejak tanggal 26 Maret 2025.
2)
Mendapatkan pengalihan penugasan semula sebagai Wakil Direktur Utama menjadi Direktur Utama sejak tanggal 26 Maret 2025 dan efektif berdasarkan
persetujuan OJK sejak tanggal 5 Juni 2025.
3)
Berhenti menjabat sebagai Direksi sejak tanggal 25 Maret 2025.
5)
Berhenti menjabat sebagai Direksi sejak tanggal 24 Maret 2025.
6)
Diangkat sebagai Direksi sejak tanggal 26 Maret 2025 dan efektif berdasarkan persetujuan OJK tanggal sejak 5 Juni 2025.
7)
Diangkat sebagai Direksi sejak tanggal 26 Maret 2025 dan efektif berdasarkan persetujuan OJK tanggal sejak 13 Agustus 2025.
8)
Berhenti menjabat sebagai Dewan Komisaris sejak tanggal 26 Maret 2025.
9)
Diangkat sebagai Dewan Komisaris sejak tanggal 26 Maret 2025 dan efektif berdasarkan persetujuan OJK tanggal sejak 30 Juni 2025.
10)
Diangkat sebagai Dewan Komisaris sejak tanggal 26 Maret 2025 dan efektif berdasarkan persetujuan OJK tanggal sejak 5 Juni 2025.
11)
Diangkat sebagai Dewan Komisaris sejak tanggal 26 Maret 2025 dan efektif berdasarkan persetujuan OJK tanggal sejak 13 Agustus 2025.
12)
Diangkat sebagai Dewan Komisaris sejak tanggal 26 Maret 2025 dan efektif berdasarkan persetujuan OJK tanggal sejak 16 Oktober 2025.
13)
Menjabat sebagai Dewan Komisaris sejak tanggal 15 Desember 2025 dan dapat menjalankan tindakan, tugas, dan fungsinya setelah mendapatkan persetujuan Fit
and Proper Test dari OJK.
184 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 187
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Per 31 Desember 2025
Kepemilikan Langsung Kepemilikan Tidak Langsung
Jumlah Saham Persentase Kepemilikan Jumlah Saham (lembar)/ Persentase Kepemilikan
(lembar) (%) Nama Perusahaan (%)
- - - -
5.997.426 0,0160800 - -
- - - -
5.513.174 0,0147817 - -
4.866.684 0,0130484 - -
5.546.296 0,0148705 - -
- - - -
4.222.896 0,0113223 - -
- - - -
3.075.911 0,0082470 - -
1.915.356 0,0051354 - -
0 0 - -
0 0 - -
3.064.085 0,0082153 - -
802.397 0,0021514 - -
0 0
311.797 0,0008360
- - - -
- - - -
- - - -
- - - -
- - - -
- - - -
- - - -
- - - -
- - - -
- - - -
- - - -
0 0 - -
0 0 - -
0 0 - -
200 0,000005 - -
0 0 - -
0 0 - -
Laporan Tahunan 2025
185
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 188
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pemegang Saham dan Persentase Kepemilikan Berdasarkan Klasifikasi
1 Januari 2025 31 Desember 2025
Kelompok Jumlah Persentase Jumlah Persentase
Pemegang Saham Jumlah Saham Jumlah Saham
Pemegang Kepemilikan Pemegang Kepemilikan
(Lembar) (Lembar)
Saham (%) Saham (%)
Lokal 180.049 2.307.796.799 6,1871870 118.458 1.594.259.654 4,27446
Individu
Asing 339 3.189.528 0,0085517 296 3.701.924 0,00993
Lokal 1.080 25.204.337.521 67,5768194 962 25.579.433.391 68,5825100
Institusi
Asing 1.401 9.714.353.690 26,0457223 1.519 10.119.917.947 27,13310
Kepemilikan Saham Pejabat Eksekutif/Senior Manajemen
Kepemilikan Saham Pejabat Eksekutif [ACGS C.1.4]
Kepemilikan saham pegawai yang merupakan Pejabat Eksekutif/Senior Manajemen menjadi bagian dari
Remunerasi yang Bersifat Variabel bagi pegawai yang pengungkapannya tertuang pada Laporan Tahunan
ini dalam pembahasan Opsi Saham yang Dimiliki Dewan Komisaris, Direksi, dan Pejabat Eksekutif di Bab
Tata Kelola Perusahaan.
186 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 189
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Informasi Pemegang Saham Utama
dan Pengendali Perusahaan [ACGS C.1.2]
Per 31 Desember 2025, Pemegang saham utama/pengendali Bank baik langsung maupun tidak langsung,
adalah Negara Republik Indonesia, yang diwakili oleh Pemerintah Republik Indonesia/Badan Pengaturan
Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Republik Indonesia, dengan kepemilikan sebesar 0,000% atau 1
lembar Saham Seri A Dwiwarna. Pemerintah Republik Indonesia sekaligus menjadi nama pemilik akhir dari
Perseroan.
Negara Republik Indonesia melalui BP BUMN PT Danantara Asset Management (Persero)
0,000% 60,000%
Jalur Pengendali Jalur Pemegang Saham Utama
Sampai dengan terbitnya laporan tahunan ini, tidak terdapat perubahan Pengendali Perusahaan pada
Perseroan.
Laporan Tahunan 2025
187
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 190
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Daftar Perusahaan Anak, Perusahaan
Cucu dan/atau Perusahaan Asosiasi [ACGS C.1.5]
Tahun Beroperasi
Nama Bidang Usaha Domisili Tahun Berdiri
Komersial
PERUSAHAAN ANAK
PT BNI Multifinance Pembiayaan Jakarta 1983 1983
PT BNI Sekuritas Perantara Perdagangan Jakarta 1995 1995
Efek; Penjamin Emisi Efek;
Agen Penjual Reksa Dana
(APERD); dan kegiatan
terkait lainnya
PT BNI Life Insurance Jasa Asuransi Jiwa Jakarta 1996 1997
BNI Remittance Ltd. Jasa Pengiriman Uang Hong Kong 1997 1998
PT Bank Hibank Indonesia Perbankan Jakarta 1993 1993
PT BNI Modal Ventura Modal Ventura Jakarta 2022 2022
PERUSAHAAN CUCU
PT BNI Asset Management*) Manajer Investasi Jakarta 2011 2011
BNI Securities Pte. Ltd.*) Jasa Broker, Underwriting, Singapura 2021 2021
dan Aktivitas Advisory
dalam pasar modal
PERUSAHAAN ASOSIASI
PT Pemeringkat Efek Indonesia Pemeringkat Efek Jakarta 1994 1994
PT Kustodian Sentral Efek Kustodian Sentral Jakarta 1998 1998
Indonesia
PT Kliring Penjaminan Efek Kliring dan Penjaminan Jakarta 1996 1996
Indonesia
PT Bank Mizuho Indonesia Perbankan Jakarta 2001 2001
PT Bank SMBC Indonesia Tbk Perbankan Jakarta 1958 1960
PT Bank Syariah Indonesia Tbk Perbankan Jakarta 2021 2021
*)
Kepemilikan oleh BNI Sekuritas
**)
Unaudited
***)
Data November 2025
188 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 191
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kepemilikan oleh BNI
Tahun Penyertaan (%) Jumlah Aset 2025
Status Operasi
Modal Terakhir (Rp juta)
2025 2024
2023 99,99% 99,99% Beroperasi 5.641.675**
2019 75,00% 75,00% Beroperasi 2.848.933**
2012 60,00% 60,00% Beroperasi 30.630.862**
2009 100,00% 100,00% Beroperasi 10.466**
2022 63,92% 63,92% Beroperasi 24.063.616**
2022 99,98% 99,98% Beroperasi 541.236**
2011 99,90% 99,90% Beroperasi 206.876**
2024 100,00% 100,00% Beroperasi 89.534**
2014 0,14% 0,14% Beroperasi 445.963**
2022 2,50% 2,50% Beroperasi 5.359.057**
2024 1,11% 1,11% Beroperasi 6.622.667**
2020 1,00% 1,00% Beroperasi 90.356.155**
2020 0,11% 0,15% Beroperasi 204.718.643***
2021 23,24% 23,24% Beroperasi 456.192.606
Laporan Tahunan 2025
189
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 192
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
INFORMASI SINGKAT PERUSAHAAN ANAK
PT BNI MULTIFINANCE
Bidang Usaha Pembiayaan
Profil Perusahaan PT BNI Multifinance didirikan tanggal 8 April 1983 berdasarkan Akta Notaris Kartini Muljadi, S.H., No.
21, dengan nama PT BNI-AMEX Leasing, hasil kerja sama antara PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk (BNI) dengan American Express Leasing Corporation (AMEX). PT BNI-AMEX Leasing telah diubah
beberapa kali dan yang terakhir menjadi PT BNI Multifinance (“BNI Multifinance”) yang keputusannya
diaktakan dalam Akta No. 103 tanggal 27 Juni 1994. Untuk memperkuat identitas, BNI Multifinance
melakukan perubahan commercial brand menjadi “BNI Finance” sejak Oktober 2023.
BNI Finance beroperasi secara komersial pada tahun 1983 di bidang pembiayaan investasi, modal
kerja, multiguna, dan sewa operasi. Pada tahun 2022, BNI Finance melakukan refocusing bisnis ke
pembiayaan segmen consumer. Sebagai upaya untuk menjadi Market Leader in Consumer Finance,
pada tahun 2023 BNI Finance telah menambah outlet menjadi 30 (tiga puluh) kantor cabang yang
tersebar di beberapa kota besar Indonesia. Dan di tahun 2024, BNI finance kembali melakukan ekspansi
dengan membuka sebanyak 22 outlet baru sehingga sampai dengan saat ini, terdapat 52 kantor cabang
BNI Finance yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Dan sebagai mesin pertumbuhan bisnis, BNI
Finance telah bekerja sama dengan 1.633 dealer rekanan.
Dalam upaya menjaga keamanan dan kerahasiaan informasi konsumen, BNI Finance berhasil
mendapatkan sertifikasi ISO 27001:2022 terkait penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi
(SMKI).
BNI Finance didukung oleh sumber daya yang kompeten di bidang pembiayaan. Saat ini jumlah
karyawan BNI Finance sebanyak 695 karyawan dengan sebaran sebanyak 29% karyawan di kantor
pusat dan 79% karyawan di kantor cabang.
Tahun Pendirian 1983
Jumlah Aset 2025 Rp 5.641.675 Juta (unaudited)
Kepemilikan Saham 99,998%
Status Operasi Beroperasi
Alamat Graha Binakarsa lantai 11 Lot. E-F dan lantai 12
Jl. HR. Rasuna Said Kav. C-18
Kuningan, Jakarta Selatan 12940
Pengurus Dewan Komisaris
Perusahaan • Komisaris Utama/Independen : Suhartono*
• Komisaris : Hari Satriyono
• Komisaris : Ita Tetralastwati
Direksi
• Direktur Utama : Yenanto Siem*
• Direktur : Albertus Henditrianto
• Direktur : Legendariah
* Berlaku efektif setelah proses pengangkatan kembali selesai
190 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 193
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PT BNI SEKURITAS
Bidang Usaha Perantara Perdagangan Efek; Penjamin Emisi Efek; dan Agen Penjual Reksa Dana (APERD)
Profil Perusahaan PT BNI Sekuritas (“BNI Sekuritas” atau “Perusahaan”) merupakan perusahaan anak dari PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI”). BNI Sekuritas mengukuhkan posisinya sebagai salah satu
pelaku pasar modal Indonesia sejak didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 22 pada tanggal 12
April 1995 di Jakarta (revisi Akta No. 39 tanggal 3 Mei 1995). Dengan izin resmi dari otoritas terkait,
Perusahaan menjalankan berbagai layanan keuangan termasuk Perantara Pedagang Efek, Penjamin
Emisi Efek, Agen Penjual Reksa Dana, serta kegiatan terkait lainnya, sebagaimana diatur dalam SK No.
KEP-19/PM/1995, KEP-020/PM/1995 tanggal 8 Agustus 1995, KEP-07/PM-MI/1995 tanggal 23 Oktober
1995, dan Izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sejalan dengan perkembangan regulasi dan dinamika industri pasar modal, BNI Sekuirtas menyesuaikan
struktur bisnisnya unutk tetap relevan dan kompetitif. Salah satu tonggak penting dalam perjalanan
Perusahaan terjadi pada 31 Desember 2009, ketika implementasi Peraturan Bapepam-LK No. V.D.11
yang mengharuskan pemisahan fungsi Manajer Investasi. Atas hal tersebut, BNI Sekuritas membentuk
PT BNI Asset Manajemen (BNI AM) sebagai entitas terpisah, dengan kepemilikan saham mayoritas
sebesar 99,99%. Keputusan ini telah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa (RUPSLB) pada 1 Maret 2011.
Transformasi kepemilikan saham menjadi bagian dari strategi penguatan Perusahaan. Pada tahun
2011, SBI Sekuritas Co. Ltd. Menyuntikkan modal ke BNI Sekuritas, mengubah struktur kepemilikan
saham menjadi 75% oleh BNI dan 25% oleh SBI Sekuritas Co. Ltd. Kemudian pada Oktober 2014,
seluruh saham yang dimiliki oleh SBI Sekuritas Co. Ltd. dialihkan kepada SBI Financial Services Co. Ltd.
Sebagai bagian dari strategi ekspansi dan penguatan layanan, BNI Sekuritas semakin mengukuhkan
kehadirannya di pasar internasional. Pada tahun 2021, dalam rangka meningkatkan layanan wholesale
banking yang memungkinkan nasabah untuk berinvestasi dengan lebih mudah, BNI Sekuritas
memperluas jangkauannya ke luar negeri melalui pendirian BNI Securities Pte. Ltd. di Singapura, yang
merupakan kolaborasi strategis dengan Grup BNI.
Menapaki 30 tahun berkiprah di industri sekuritas dan pasar modal, BNI Sekuritas terus mengedepankan
inovasi dalam pengembangan produk dan layanan guna memenuhi kebutuhan nasabah dan klien
yang semakin berkembang. Kesuksesan ini didukung oleh Penerapan Tata Kelola Perusaaan yang Baik
secara berkelanjutan termasuk menjalankan usaha yang beretika dan patuh pada regulasi.
Di samping itu, Perusahaan terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat kapabilitas teknologi,
dan menjaga hubungan yang baik dengan para pemangku kepentingan. Melalui dedikasi terhadap
profesionalisme dan integritas serta fondasi GCG yang kuat, BNI Sekuritas siap menghadapi tantangan
pasar dan memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham dan pemangku
kepentingan termasuk nasabah dan masyarakat.
Tahun Pendirian 1995
Jumlah Aset 2025 Rp2.848.933 juta (unaudited)
Kepemilikan Saham 75,00%
Status Operasi Beroperasi
Alamat Sudirman Plaza Indofood Tower, Lantai 16
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 76-78, Jakarta 12910, Indonesia
Pengurus Dewan Komisaris
Perusahaan • Komisaris Utama/Independen : Rudy Tandjung
• Komisaris : Kenji Nakanishi
Direksi
• Plt. Direktur Utama : Vera Ongyono
• Direktur : Yoga Mulya
• Direktur : Teddy Wishadi
Laporan Tahunan 2025
191
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 194
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PT BNI LIFE INSURANCE
Bidang Usaha Jasa Asuransi Jiwa
Profil Perusahaan PT BNI Life Insurance (“BNI Life”) merupakan Perusahaan Anak BNI yang menjalankan usaha dalam
bidang asuransi jiwa termasuk usaha asuransi jiwa dengan prinsip Syariah. BNI Life menawarkan
berbagai produk asuransi seperti asuransi jiwa, kesehatan, pendidikan, investasi, pensiun, dan syariah.
Pada awalnya, BNI Life didirikan dengan nama PT Asuransi Jiwa BNI Jiwasraya berdasarkan Akta
Notaris No. 24 tanggal 28 November 1996 di Jakarta. Pada tanggal 26 November 2004, PT Asuransi Jiwa
BNI Jiwasraya telah mengubah namanya menjadi PT BNI Life Insurance, dan telah disahkan dengan
Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. C-31600 HT.01.04.TH.2004
tanggal 29 Desember 2004.
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan adalah menjalankan
usaha dalam bidang asuransi jiwa termasuk usaha asuransi jiwa dengan prinsip syariah. Perusahaan
memperoleh izin usaha sebagai perusahaan asuransi jiwa berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan
Republik Indonesia No. 305/KMK.017/1997 tanggal 7 Juli 1997. Perusahaan juga telah memperoleh izin
pembukaan kantor cabang dengan prinsip syariah berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik
Indonesia No. KEP-186/KM.6/2004 tanggal 19 Mei 2004.
Pada awal Mei 2014, Sumitomo Life Insurance Company (“Sumitomo Life”) yang merupakan salah satu
perusahaan asuransi terbesar di Jepang, secara resmi menjadi salah satu pemegang saham BNI Life
dengan penyertaan modal sebesar Rp4,2 triliun dengan kepemilikan saham sebesar 40% pada BNI Life.
Kerja sama strategis dengan Sumitomo Life mempercepat pertumbuhan bisnis dan memberi ruang
yang besar untuk memenangkan peluang bisnis ke depan. Sebagai bukti keseriusan Sumitomo Life
dalam pengembangan bisnis BNI Life, Sumitomo Life menempatkan perwakilan di manajemen BNI Life
baik sebagai Komisaris, Direksi, maupun tenaga ahli profesional.
BNI Life menawarkan berbagai produk asuransi seperti asuransi jiwa, kesehatan, pendidikan, investasi,
pensiun, dan syariah. Operasi bisnis BNI Life didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten
di bidang perasuransian. Saat ini BNI Life telah memiliki 707 pegawai dengan kompetensi yang terus
dikembangkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.
Saat ini, BNI Life mengoperasikan 7 (tujuh) Service Point sebagai berikut:
1. Jakarta: Menara BNI Pejompongan L1, Podium Area Jl. Pejompongan Raya No.7, RT.1/RW.5,
Bend. Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10210
2. Bandung: Jl. Burangrang No. 38, Lengkong;
3. Denpasar: Jl. Tantular No.99X Denpasar 80114;
4. Semarang: Jl. Sriwijaya No.630 Candisari, Semarang 50254 (sebelah Kantor Gapensi & Hotel Weis);
5. Surabaya: Gedung Graha Pangeran Lt. XI, Jl. Achmad Yani No. 286;
6. Palembang: Jl. Basuki Rahmat No. 24B, Palembang;
7. Yogyakarta: Jl. Laksda Adisucipto No. 27, Gondokusuman, Yogyakarta.
Serta pada tahun 2024 BNI Life membuka Kantor Operasional yang beralamat di Jalan KS Tubun Nomor
67, RT 002, RW 003, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Untuk menjaga komitmen dalam keberlanjutan usaha, BNI Life terus meningkatkan kualitas dan
perbaikan proses bisnis seperti:
1. Mendorong efisiensi dan skalabilitas operasional melalui percepatan digitalisasi proses bisnis dan
layanan nasabah, termasuk pengembangan layanan e-Policy, bPOS, Mobile DigiClaim, dan teknologi
Face Recognition.
2. Meningkatkan akurasi pengambilan keputusan dan kecepatan layanan dengan penerapan Robotic
Process Automation (RPA) dan teknologi Artificial Intelligence (AI) pada fungsi Underwriting dan
Klaim.
3. Penguatan manajemen risiko dan kepatuhan melalui control testing secara sistematis untuk
memastikan efektivitas pengendalian internal dan kepatuhan terhadap regulasi.
4. Menjaga relevansi dan ketahanan organisasi melalui evaluasi dan penyempurnaan struktur
organisasi serta review proses bisnis secara berkala.
5. Memperluas jangkauan pemasaran produk asuransi jiwa kredit produktif bagi segmen UMKM.
6. Meningkatkan kualitas layanan nasabah dengan pendekatan berbasis data dan umpan balik
kepuasan nasabah.
7. Mengoptimalkan kapabilitas data analytics dan data management untuk mendukung segmentasi
bisnis yang lebih tepat sasaran dalam pengembangan peluang cross-selling.
Tahun Pendirian 1996
Jumlah Aset 2025 Rp30.630.863 Juta (unaudited)
Kepemilikan Saham 60,00%
Status Operasi Beroperasi
Alamat Centennial Tower Lt. 11, Jl. Gatot Subroto Kav. 24-25, Jakarta Selatan
192 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 195
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pengurus Dewan Komisaris
Perusahaan • Komisaris : Beby Lolita Indriani
• Komisaris : Takafumi Igarashi
• Komisaris Independen : Alwi Abdurrahman Shihab
• Komisaris Independen : Eko Yuliantoro
Direksi
• Direktur Keuangan (merangkap Plt. Direktur Utama) : Agung Turanto Sutarno
• Direktur : Masaaki Fuse
• Direktur : Motoharu Niijima
Dewan Pengawas Syariah
• Ketua : H. Agus Haryadi
• Anggota : H. Utang Ranuwijaya
• Anggota : Hj. Siti Haniatunnisa
BNI REMITTANCE LTD.
Bidang Usaha Jasa Pengiriman Uang
Profil Perusahaan BNI Remittance Limited didirikan oleh BNI Hong Kong pada tahun 1997 yang awalnya bernama “BNI
Nakertrans Ltd.” Tujuan dari pendirian tersebut adalah untuk membantu memfasilitasi para Pekerja
Migran Indonesia (PMI) yang berada di Hong Kong untuk melakukan pengiriman uang.
Kemudian untuk lebih mengoptimalkan aktivitas bisnis dan menyesuaikan dengan koridor aturan
otoritas setempat, pada tahun 2009, BNI Nakertrans Ltd resmi bergabung sebagai salah satu Perusahaan
Anak BNI dan dilakukan perubahan nama menjadi BNI Remittance Ltd.
Saat ini, BNI Remittance terdaftar sebagai Money Service Operator dengan nomor register 12-08-00768
dan tunduk kepada Hong Kong Custom and Excise Department. BNI Remittance mengelola outlet yang
tersebar di 3 (tiga) area Hong Kong, yaitu Kantor Utama Keswick di Hong Kong Island, Kantor Cabang
Tsuen Wan, dan Kantor Cabang Yuen Long di New Territories.
Di samping pelayanan melalui outlet tersebut, BNI Remittance bekerja sama dengan BNI berupa
program keuangan inklusi, program ini memberikan akses keuangan melalui layanan digital untuk
mempermudah Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong dalam melakukan transaksi pengiriman
uang. Keberadaan 8 (delapan) unit mesin ATM BNI di Hong Kong, menjadikan nasabah lebih leluasa
untuk melakukan transaksi keuangan, melalui fitur layanan yang sama dengan mesin ATM di Indonesia
yaitu penarikan tunai, cek saldo, transfer antar rekening BNI/bank lain, pembelian pulsa/tiket dan
pembayaran tagihan. Kemudian sejak pertengahan tahun 2017, layanan BNI Mobile Banking dapat
diaktivasi langsung dari Hong Kong untuk semakin memperkuat layanan digital.
Pada bulan November 2024, BNI Remittance Ltd resmi menempati kantor baru yang berlokasi di Shop
3, G/F, Keswick Court, 3 Keswick Street, Causeway Bay, Hong Kong. Diharapkan, dengan beroperasinya
kantor baru ini, nasabah akan merasa semakin nyaman dalam melakukan transaksi di BNI Remittance
Ltd.
Selain itu, pada tahun 2025, BNI Remittance Ltd. juga telah sukses menyelenggarakan program kelas
kewirausahaan bagi Pekerja Migran Indonesia sebagai bekal ketika kembali ke tanah air setelah bekerja
di Hong Kong.
Tahun Pendirian 1997
Jumlah Aset 2025 Rp 10.466 juta (unaudited)
Kepemilikan Saham 100,00%
Status Operasi Beroperasi
Alamat Shop 3, on GF, Keswick Court
No. 3 Keswick Street, Causeway Bay Hong Kong
Pengurus Direksi
Perusahaan Direktur : Indra Kusuma
Laporan Tahunan 2025
193
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 196
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PT BANK HIBANK INDONESIA
Bidang Usaha Perbankan
Profil Perusahaan PT Bank Hibank Indonesia (hibank) merupakan bank swasta nasional yang beroperasi sejak 28 Juli 1993,
sebelumnya bernama PT Bank Mayora, dengan izin usaha Bank Umum sesuai SK Menteri Keuangan RI
No. 719/KMK.017/1993 tanggal 14 Juli 1993 dan menjadi Bank Umum Devisa di tahun 2013 sesuai Surat
Keputusan Gubernur BI No. 15/5/KEP.DPG/2013 tanggal 7 Mei 2013. Sejak 18 Mei 2022, hibank resmi
menjadi salah satu anak usaha BNI Group melalui surat Menkumham No. AHU-AH.01.03-0238599
perihal penerimaan pemberitahuan perubahan anggaran dasar hibank, serta Surat Menkumham No.
AHU-AH.01.09-0013352 perihal penerimaan pemberitahuan perubahan data perseroan hibank.
Perubahan nama PT Bank Mayora menjadi PT Bank Hibank Indonesia dilaksanakan berdasarkan
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Mayora yang diselenggarakan
pada 6 Januari 2023 dan 11 April 2023. Perubahan nama tersebut telah memperoleh persetujuan
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia pada 14 April 2023, serta persetujuan
Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 17 Mei 2023.
Pemilihan nama hibank mencerminkan identitas baru yang selaras dengan visi dan misi hibank,
sekaligus menggambarkan karakter sebagai bank digital yang ramah, sederhana, dan bersahabat,
serta dapat diandalkan dalam mendukung kebutuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Perubahan nama dan logo ini juga menegaskan penguatan positioning dan pengalaman hibank dalam
industri jasa keuangan, yang didukung oleh kapabilitas, sinergi, dan reputasi BNI Group.
hibank memiliki visi untuk menjadi bank UMKM berbasis digital pertama di Indonesia. Sejalan
dengan visi tersebut, hibank terus meneguhkan peran strategisnya sebagai orkestrator ekosistem
UMKM dengan menghadirkan beragam solusi keuangan digital yang terintegrasi. Melalui pendekatan
ekosistem ini, hibank berkomitmen untuk mendukung UMKM dalam meningkatkan kinerja usaha
secara lebih optimal, inklusif, dan berkelanjutan.
Pada tahun 2025, hibank secara resmi meluncurkan aplikasi mobile banking hi by hibank sebagai
solusi digital terintegrasi yang dirancang khusus untuk mendukung digitalisasi serta pengembangan
UMKM di Indonesia. Aplikasi ini menghadirkan kemudahan layanan keuangan dalam satu platform
yang mencakup perencanaan, pengelolaan, pencatatan transaksi, pembiayaan, hingga pengembangan
usaha, sehingga memungkinkan pelaku UMKM mengelola bisnis secara lebih efisien sekaligus
terhubung dengan ekosistem digital secara menyeluruh.
Tahun Pendirian 1993
Jumlah Aset 2025 Rp24.063.616 juta (unaudited)
Kepemilikan Saham 63,92%
Status Operasi Beroperasi
Alamat Rajawali Place Lt. 22-23
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B4, Setia Budi, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan,
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12910
Pengurus Dewan Komisaris
Perusahaan • Komisaris Independen : Rufina Tinawati Marianto
• Komisaris Independen : Joys Djajanto
Direksi
• Direktur Utama : Jenny Wiriyanto
• Direktur : Ricky Budiono
• Direktur : Adi Syaf Putra
• Direktur : Andi M. Andries
• Direktur : Prihadiyanto
194 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 197
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PT BNI MODAL VENTURA
Bidang Usaha Modal Ventura
Profil Perusahaan PT BNI Modal Ventura (“BNI Ventures”) merupakan perusahaan anak PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (“BNI”) yang bergerak di bidang usaha modal ventura. BNI Ventures didirikan
berdasarkan Akta No. 17 tanggal 12 April 2022 yang dibuat di hadapan Ariani L. Rachim, S.H., Notaris
di Jakarta Selatan, dan telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia berdasarkan Surat No. AHU-0027437.AH.01.01.Tahun 2022 tanggal 19 April 2022
serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.032 Tambahan Berita Negara Republik
Indonesia No. 014450 tanggal 22 April 2022.
Direksi dan Dewan Komisaris BNI Ventures telah lulus uji penilaian kemampuan dan kepatutan bagi
pihak utama BNI Ventures (Fit and Proper Test). Adapun izin usaha perusahaan modal ventura diperoleh
BNI Ventures berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor: KEP2/D.05/2023tanggal 27
Januari 2023 tentang Pemberian Izin Usaha Perusahaan Modal Ventura kepada PT BNI Modal Ventura.
BNI Ventures telah mendapatkan penyertaan modal sebesar Rp500.100.000.000,00 (lima ratus miliar
seratus juta rupiah) pada tanggal 12 Mei 2022. Komposisi saham BNI Ventures terdiri dari BNI dengan
total kepemilikan sebesar 99,98% (setara 500.000 lembar saham) dan PT BNI Asset Management (BNI-
AM) dengan porsi kepemilikan sebesar 0,02% (setara 100 lembar saham).
Sejak memperoleh izin usaha, BNI Ventures telah aktif dalam mengembangkan ekosistem industri
startup di Indonesia melalui berbagai aktivitas investasi maupun peran sebagai ecosystem builder.
Hingga akhir 2025, BNI Ventures telah melakukan investasi pada 4startup yang memiliki sinergi erat
dengan BNI Group. Selain itu, BNI Ventures bersama dengan 4 Corporate Ventures Capital (CVC) milik
BUMN lainnya, membentuk Dana Ventura MCI Merah Putih (Merah Putih Fund “MPF”) yang fokus pada
penciptaan startup unicorn baru asli Indonesia.
Tidak hanya berfokus pada kegiatan investasi, BNI Ventures berperan dalam mewujudkan kolaborasi
bernilai tambah melalui aktivitas sinergi dan inovasi. Hingga akhir tahun 2025 BNI Ventures telah
merealisasikan lebih dari 5 sinergi yang terimplementasi dengan BNI Group serta menjalankan
program BNV Arcade sebagai platform inovasi bagi startup dan industry player di dalamnya. Selain
itu, BNI Ventures turut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan dan program di industri seperti seminar,
talkshow serta berperan sebagai Dewan Juri dan Tim Penilai dalam sesi pitching, speed dating, dan
business matchmaking.
Tahun Pendirian 2022
Jumlah Aset 2025 Rp 541.236 juta (unaudited)
Kepemilikan Saham 99,98% : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
0,02% : PT BNI Asset Management
Status Operasi Beroperasi
Alamat Menara BNI Lantai 2
Jl. Pejompongan Raya No. 7, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Kode Pos 10210
Pengurus Dewan Komisaris
Perusahaan • Komisaris Utama : Victor Erico Korompis
• Komisaris Independen : Kartika Hendrawan
Direksi
• Direktur Utama : Mardianto E. Danusaputro*
• Direktur : Lugas Prancafitri
*) Berlaku efektif setelah pengangkatan kembali selesai
Laporan Tahunan 2025
195
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 198
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
INFORMASI SINGKAT PERUSAHAAN ANAK Direksi
TIDAK LANGSUNG Direktur Utama Mungki Ariwibowo Adil
Direktur Ade Yusriansyah
PT BNI ASSET MANAGEMENT Direktur Putut Endro Andanawarih
PT BNI Asset Management (BNI-AM) merupakan
salah satu Pelaku Usaha Jasa Keuangan di
industri Pasar Modal. Sebagai pelopor bisnis BNI SECURITIES PTE. LTD.
Manajer Investasi di Indonesia, BNI-AM memiliki BNI Securities Pte. Ltd. (“BSPL”), perusahaan anak
izin kegiatan sebagai Manajer Investasi (MI) dari PT BNI Sekuritas sepenuhnya yang beroperasi di
Otoritas Pasar Modal dengan izin No. KEP-05/BL/ luar negeri, didirikan di Singapura pada tanggal 22
MI/2011. Bisnis Manajer Investasi ini telah dirintis Maret 2021. BSPL didirikan untuk bertindak sebagai
sejak 23 Oktober 1995 saat masih bergabung dengan penghubung bagi BNI Group dalam hal aktivitas
PT BNI Sekuritas. Dengan berkembangnya bisnis pasar modal internasional, termasuk menjalin
MI, tanggal 7 Juli 2011 BNI-AM melakukan spin off komunikasi dengan institusi investasi berbasis
dari BNI Sekuritas sebagai Perusahaan Terbatas. global.
BNI-AM memberikan jasa pengelolaan investasi BSPL memiliki izin Capital Markets Services yang
Dana Pihak Ketiga melalui berbagai instrumen dikeluarkan oleh Monetary Authority of Singapore
investasi berupa produk Reksa Dana yang lengkap (“MAS”) untuk melakukan aktivitas yang telah diatur
dan juga Kontrak Pengelolaan Dana. Produk Reksa oleh MAS, secara khusus di pasar modal, mencakup
Dana yang disediakan adalah produk Reksa Dana perdagangan efek, dengan fokus awal pada Fixed
Reguler, Reksa Dana Terstruktur, Reksa Dana Income dan lainnya yang sejalan dengan bisnis
Khusus serta pengelolaan dana yang disesuaikan utama di bidang Capital Markets. BSPL juga telah
dengan Risk Appetite nasabah, dan periodenya memperoleh lisensi tambahan dari MAS dalam
disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. BNI-AM bidang Advising on Corporate Finance.
juga menyediakan jasa Penasihat Investasi sesuai
izin yang dikeluarkan oleh OJK No. KEP-50/D.04/2017. Susunan Direksi BSPL adalah sebagai berikut:
Direksi
BNI-AM adalah bagian dari konglomerasi BNI Executive Director Chew Wen Yu, Edwin
sebagai salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia
Non Executive Director Rudy Sihombing
yang telah masuk dalam jajaran perusahaan publik
Indonesia yang diperhitungkan di kelas global.
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, bisnis BNI-
AM tumbuh bersinergi dengan perusahaan anak BNI INFORMASI SINGKAT ENTITAS ASOSIASI
lainnya yaitu BNI Life, BNI Sekuritas, BNI Finance,
BNI Remittance, dan hibank. PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA
PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) didirikan
Didukung oleh pemahaman mengenai investasi pada tanggal 21 Desember 1993 atas prakarsa
Pasar Modal di Indonesia yang kuat serta memiliki Badan Pengawas Pasar Modal/BAPEPAM (sekarang
Tim Investasi yang profesional dibidangnya, BNI- Otoritas Jasa Keuangan) dan Bank Indonesia.
AM siap membantu pengelolaan dana para investor Sebagai lembaga pemeringkat kredit independen
melalui berbagai produk investasi Reksa Dana mulai pertama di Indonesia yang telah teruji keandalannya,
dari Reksa Dana Open-end, Reksa Dana Terproteksi, PEFINDO berperan untuk menganalisis probabilitas
maupun alternative investment seperti Reksa Dana gagal bayar suatu perusahaan atau instrumen utang
Penyertaan Terbatas (RDPT), Kontrak Investasi di Indonesia.
Kolektif Efek Beragun Asset (KIK-EBA), dan lain-
lain. Kantor Pusat BNI Asset Management terletak di Telah aktif berkontribusi selama lebih dari 25 tahun
Centennial Tower Lt. 19, Jl. Gatot Subroto Kav. 24-25, untuk memberikan jasa pemeringkatan di Indonesia,
Jakarta Selatan. PEFINDO telah melakukan pemeringkatan kepada
lebih dari 1.100 entitas dan berbagai instrumen pasar
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT BNI Asset modal antara lain Obligasi dan Obligasi Subordinasi,
Management sebagai berikut: Sukuk, Surat Berharga Jangka Menengah (MTN),
Dewan Komisaris Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK-
Komisaris Utama/Komisaris Eko Priyo Pratomo
EBA), Reksa Dana, dan Dana Investasi Real Estat
Independen dan Surat Berharga Komersial. Dalam rangka
Komisaris Henny Woe mendukung rencana penerbitan obligasi daerah
196 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 199
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
di Indonesia, PEFINDO sejak tahun 2011 juga telah Next Generation (Next-G) pada 8 Agustus 2018.
memulai melakukan analisis dan pemeringkatan Peluncuran C-BEST Next-G merupakan upaya KSEI
terhadap pemerintah daerah di Indonesia. dalam mendukung perkembangan Pasar Modal
Indonesia terutama dari sisi peningkatan jumlah
Selain jasa pemeringkatan, PEFINDO juga investor dan peningkatan jumlah penyelesaian
memperluas pendapatannya dengan aktif melakukan transaksi. Upaya meningkatkan kepercayaan
riset di pasar modal Indonesia dengan menerbitkan investor untuk berinvestasi diwujudkan KSEI melalui
indeksnya sendiri yaitu PEFINDO25 dan PEFINDO kewajiban kepemilikan Single Investor Identification
i-Grade serta produk-produk publikasinya yang (SID) pada tahun 2012. SID sebagai nomor identitas
menjadi salah satu tolak ukur pertimbangan pelaku tunggal bagi investor yang memberikan kemudahan
pasar modal di Indonesia seperti Indonesia Sectoral pada proses identifikasi investor sekaligus landasan
Review/ISR dan Indonesia Rating Highlight/IRH dan berbagai pengembangan pasar modal lainnya,
produk-produk lainnya yang memberikan informasi termasuk fasilitas AKSes (Acuan Kepemilikan
tentang pasar modal Indonesia. Sekuritas).
Jumlah lembar saham yang dimiliki BNI di PEFINDO Pada tahun 2016, KSEI telah mengimplementasikan
saat ini mencapai 143 lembar, yang setara dengan sistem pengelolaan investasi terpadu (S-INVEST),
0,122% kepemilikan. Adapun jumlah lembar saham sehingga Pasar Modal Indonesia memiliki
yang dimiliki BNI Sekuritas di PEFINDO saat ini platform yang terintegrasi untuk industri
mencapai 15 lembar, yang setara dengan 0,013% pengelolaan investasi. Terobosan tersebut berhasil
kepemilikan, sehingga total kepemilikan saham BNI mengantarkan KSEI meraih penghargaan sebagai
Grup di PEFINDO sebesar 0,14%. The Best Central Securities Depository in Southeast
Asia in 2016 versi Alpha Southeast Asia Magazine
dan menjadikan Indonesia sebagai negara pertama
PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA
di kawasan Asia Tenggara yang memiliki sistem
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
pengelolaan investasi terpadu. Optimisme dan
merupakan Lembaga Penyimpanan dan
dedikasi menjadi penyulut semangat KSEI untuk
Penyelesaian (LPP) di Pasar Modal Indonesia yang
memajukan Pasar Modal Indonesia. Dengan
menyediakan layanan jasa Kustodian sentral dan
dukungan dari pemegang saham yang terdiri
penyelesaian transaksi Efek yang teratur, wajar, dan
dari SRO (BEI dan KPEI), Perusahaan Efek, Bank
efisien, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 8
Kustodian, dan Biro Administrasi Efek, KSEI terus
tahun 1995 tentang Pasar Modal. KSEI didirikan di
melaju mewujudkan kinerja terbaik melalui berbagai
Jakarta pada 23 Desember 1997 dan memperoleh
inisiatif. Beragam inisiatif yang diterapkan serta
izin usaha pada 11 November 1998.
riset yang diaplikasikan, terus dikembangkan secara
berkelanjutan agar sesuai dengan tren industri
KSEI merupakan salah satu Self-Regulatory
terkini serta kebutuhan pasar.
Organization (SRO) bersama PT Bursa Efek
Indonesia (BEI) dan PT Kliring Penjaminan Efek
Terkait dengan afiliasinya dengan BNI, KSEI
Indonesia (KPEI). KSEI mulai menjalankan kegiatan
merupakan perusahaan anak minoritas dengan
operasional penyelesaian transaksi Efek dengan
penyertaan langsung, di mana BNI mulai memiliki
warkat pada tanggal 9 Januari 1998, mengambil
saham kepemilikan sejak 24 September 1998.
alih fungsi sejenis dari PT Kliring Depositori
Jumlah lembar saham yang dimiliki BNI di KSEI saat
Efek Indonesia (KDEI) sebagai Lembaga Kliring
ini mencapai 60 lembar, yang setara dengan 1,00%
Penyimpanan dan Penyelesaian (LKPP). Tahun
kepemilikan. Adapun jumlah lembar saham yang
2000, KSEI bersama SRO lainnya menerapkan
dimiliki BNI Sekuritas di KSEI saat ini mencapai 90
transaksi perdagangan dan penyelesaian Efek tanpa
lembar, yang setara dengan 1,50% kepemilikan,
warkat (scripless trading) di Pasar Modal Indonesia.
sehingga kepemilikan saham BNI Grup di KSEI
Penerapan tersebut didukung oleh sistem utama
sebesar 2,50%.
KSEI, yaitu The Central Depository and Book Entry
Settlement System (C-BEST).
PT KLIRING PENJAMINAN EFEK INDONESIA
Melihat perkembangan transaksi di pasar modal PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI)
kita yang sudah sangat cepat, serta perkembangan didirikan di tahun 1996 dengan fungsi sebagai
sistem dan teknologi yang sudah semakin maju, KSEI Lembaga Kliring dan Penjaminan atau Central
berinisiatif melakukan pengembangan berkelanjutan Counterparty (CCP) untuk pasar modal Indonesia.
atas sistem C-BEST melalui generasi baru C-BEST Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 tahun
Laporan Tahunan 2025
197
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 200
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
1995 tentang Pasar Modal, Pemerintah Republik Terkait dengan afiliasinya dengan BNI, Bank Mizuho
Indonesia kemudian menetapkan KPEI sebagai merupakan perusahaan anak minoritas dengan
bagian dari Self-Regulatory Organization (SRO) penyertaan langsung, di mana BNI mulai memiliki
pasar modal Indonesia bersama dengan PT Bursa saham kepemilikan sejak 13 Oktober 2003. Jumlah
Efek Indonesia (BEI) dan PT Kustodian Sentral Efek lembar saham yang dimiliki BNI di Bank Mizuho saat
Indonesia (KSEI). ini mencapai 73.847 lembar, yang setara dengan
1,00% kepemilikan.
Sebagai sebuah entitas, bidang usaha KPEI
adalah menyelenggarakan kegiatan kliring atas
PT BANK SMBC INDONESIA TBK
transaksi Bursa dan transaksi di luar Bursa, serta
Bank SMBC Indonesia (Bank SMBCI) sebelumnya
menyelenggarakan penjaminan penyelesaian
bernama PT Bank BTPN Tbk yang merupakan bank
transaksi Bursa. Perkembangan industri dan ekonomi
devisa hasil penggabungan usaha (merger) antara
memungkinkan KPEI untuk mengembangkan
PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN)
aktivitas usahanya dengan menyelenggarakan
dengan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (Bank
aktivitas penunjang jasa keuangan lainnya, sesuai
Sumitomo Indonesia) yang efektif pada tanggal 1
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan
Februari 2019.
mengacu pada peraturan perundang-undangan
yang berlaku. Tahun 2020 menandai jejak langkah
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan
KPEI dalam berupaya untuk memperluas perannya
kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 5 Februari
yaitu sebagai Central Counterparty (CCP) pasar
2019, sejak tanggal 1 Februari 2019 terjadi
OTC Derivatif, sekaligus guna mendukung program
perubahan komposisi pemegang saham PT Bank
Pemerintah menuju pengembangan pasar keuangan
BTPN Tbk. Pada 29 Agustus 2024 PT Bank BTPN
yang berintegritas, efisien, dan transparan.
Tbk resmi berganti nama menjadi PT Bank SMBC
Indonesia Tbk yang saat ini 91,05% sahamnya
KPEI terus menerus melakukan peningkatan kualitas
dimiliki Sumitomo Mitsui Banking Corporation,
layanan jasa dan produk secara berkelanjutan, serta
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) 0,11%,
berupaya untuk melakukan inovasi atas setiap jenis
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) 1,03%, dan Publik
layanan dan produk untuk memenuhi ekspektasi
7,81%.
pelaku pasar. Sebagai pengembangan institusional,
KPEI juga selalu berupaya dalam melakukan
Sebelum merger BTPN merupakan bank yang fokus
perbaikan infrastruktur, riset dan pengembangan,
pada penyaluran kredit kepada mass market (ritel),
serta penerapan praktik terbaik standar internasional
sedangkan Bank Sumitomo Indonesia fokus pada
sebagai Central Counterparty (CCP).
segmen bisnis korporasi. Sebagai hasil merger
antara kedua bank tersebut, Bank SMBCI akan
Terkait dengan afiliasinya dengan BNI, KPEI
menjadi suatu bank universal yang memiliki bisnis
merupakan perusahaan anak minoritas dengan
lebih lengkap dan melayani segmen nasabah yang
penyertaan langsung, di mana BNI telah
lebih luas, mulai dari segmen mass market (ritel)
melaksanakan penyertaan modal kepada KPEI sejak
hingga korporasi.
25 September 2024. Jumlah lembar saham yang
dimiliki BNI di KPEI saat ini mencapai 2.500 lembar,
Terkait dengan afiliasinya dengan BNI, Bank SMBCI
yang setara dengan 1,11% kepemilikan.
merupakan perusahaan anak minoritas dengan
penyertaan langsung, di mana BNI mulai memiliki
PT BANK MIZUHO INDONESIA saham kepemilikan sejak 18 April 2004. Jumlah
PT Bank Mizuho Indonesia (“Bank Mizuho”) pada lembar saham yang dimiliki BNI di Bank SMBCI saat
awalnya didirikan dengan nama PT Fuji Bank ini mencapai 12.007.137 lembar, yang setara dengan
International Indonesia. Perubahan Anggaran Dasar 0,11% kepemilikan.
Bank menyangkut, antara lain, perubahan nama
dari PT Bank Fuji International Indonesia menjadi PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
PT Bank Mizuho Indonesia dan perubahan modal Bank Syariah Indonesia (“BSI”) merupakan satu
Bank serta susunan Dewan Komisaris dan Direksi, entitas baru yang lahir dari hasil bergabungnya
sebagai hasil dari penggabungan PT Bank Dai-Ichi tiga bank syariah milik Bank BUMN yaitu Bank
Kangyo Indonesia (BDKI) dan PT Bank IBJ Indonesia Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah pada
(IBJ) dengan PT Fuji Bank International Indonesia 1 Februari 2021.
yang berlaku efektif sejak tanggal 1 Oktober 2001.
198 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 201
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Menilik sejarah dari sisi BNI, Bank BNI Syariah untuk membentuk aliansi strategis. Pada 1 Februari
awalnya merupakan suatu Unit Usaha Syariah 2021 yang bertepatan dengan 19 Jumadil Akhir 1442
(UUS) dalam organisasi BNI. Kemudian pada H menjadi penanda sejarah bergabungnya Bank
Oktober 2009, Manajemen BNI melalui Rapat Syariah Mandiri, BNI Syariah, ke dalam BRI Syariah
Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menjadi satu entitas dan me-rebranding namanya
menyetujui rencana pemisahan (spin off) Unit menjadi BSI. Penggabungan ini menyatukan
Usaha Syariah (UUS) menjadi Bank Umum Syariah kelebihan dari ketiga Bank Syariah sehingga
(BUS) dengan mempertimbangkan perkembangan menghadirkan layanan yang lebih lengkap,
bisnis perbankan syariah yang semakin maju jangkauan lebih luas, serta memiliki kapasitas
serta tuntutan konsumen yang menginginkan permodalan yang lebih baik. Didukung sinergi
bank syariah murni pada saat itu. Pada Juni 2010, dengan perusahaan induk (Mandiri, BNI, dan BRI)
Manajemen BNI meresmikan pemisahan (spin-off) serta komitmen pemerintah melalui Kementerian
Unit Usaha Syariah (UUS) BNI menjadi entitas baru BUMN, BSI didorong untuk dapat bersaing di tingkat
bernama PT Bank BNI Syariah. global.
Untuk menangkap peluang ekonomi syariah di Sebagai salah satu pemegang saham pengendali di
Indonesia yang bertumbuh besar, maka tiga bank BSI, jumlah lembar saham yang dimiliki BNI di BSI
syariah milik Bank BUMN, yaitu Bank Syariah hingga akhir 2025 mencapai 10.720.230.418 lembar
Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah memutuskan saham atau setara dengan 23,24%.
Laporan Tahunan 2025
199
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 202
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Struktur BNI Grup & Perusahaan Anak
Pembiayaan Sekuritas Asuransi Jiwa
MAYORITAS
1983 | 99,99% 1995 | 75,00% 1996 | 60,00%
25,00%
Manajer Investasi Sekuritas
2011 | 99,90% 2021 | 100,00%
MINORITAS
0,013% 0,122%
Fintech Pasar Modal Sistem pembayaran Peringkat Efek
2018 | 9,82% 1977 | 1,20% 2017 | 17,50% 1994 | 0,135%
Catatan:
Penyertaan oleh BNI
Persentase kepemilikan BNI
Penyertaan oleh BNI Sekuritas
Persentase kepemilikan BNI Sekuritas
Penyertaan oleh BNI Asset Management
Penyertaan oleh Strategic Partner Persentase kepemilikan Strategic Partner
200 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 203
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Remitansi Perbankan Venture Cap.
1996 | 100,00% 2022 | 63,92% 2023 | 99,98%
40,00% 36,08% 0,02%
Mayora Inti
Utama
1,50% 1,00%
*)
Kustodian Sentral Perbankan Perbankan Perbankan Kliring
1998 | 2,50% 2003 | 1,00% 2024 | 0,11% 2021 | 23,24% 2024 | 1,11%
Catatan:
*) Pada tahun 2021, Bank BNI Syariah resmi merger dengan 2 Bank Syariah lainnya menjadi Bank Syariah Indonesia
Laporan Tahunan 2025
201
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 204
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kronologi Pencatatan Saham
PENAWARAN UMUM PERDANA SAHAM dana rekapitalisasi kepada Pemerintah Indonesia.
Pengembalian tersebut telah disetujui oleh
Pada tanggal 28 Oktober 1996, BNI melakukan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang
penawaran umum perdana atas 1.085.032.000 Saham Luar Biasa pada tanggal 25 Juni 2001.
saham Seri B dengan nilai nominal sebesar Rp500
(nilai penuh) setiap saham dan harga penawaran PENAWARAN UMUM SAHAM TERBATAS II
setiap saham sebesar Rp850 (nilai penuh) kepada
masyarakat di Indonesia. Saham yang ditawarkan Pada tanggal 30 Juli 2007, pada Rapat Umum
tersebut mulai diperdagangkan di Bursa Efek Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Pemegang
Jakarta dan Bursa Efek Surabaya (sekarang Bursa Saham telah memutuskan untuk melakukan
Efek Indonesia atau BEI) pada tanggal 25 November Penawaran Umum Terbatas II kepada para
1996. pemegang saham dalam rangka penerbitan sampai
dengan sejumlah 1.992.253.110 saham Seri C baru
PENAWARAN UMUM SAHAM TERBATAS I dengan nilai nominal Rp375 (nilai penuh) setiap
lembar saham.
Pada tanggal 30 Juni 1999, BNI melakukan Penawaran
Umum Terbatas I dalam rangka penerbitan Hak Setiap pemegang 20 saham lama yang namanya
Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak tercatat dalam Daftar Pemegang Saham BNI pada
151.904.480.000 saham Seri C dengan nilai nominal tanggal 9 Agustus 2007 pukul 16.00 WIB mempunyai 1
sebesar Rp25 (nilai penuh) setiap saham. Setiap (satu) HMETD, di mana setiap 1 HMETD memberikan
pemegang 1 (satu) saham lama berhak membeli hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak
35 saham baru dengan harga Rp347,58 (nilai 1 (satu) saham baru dengan harga pelaksanaan
penuh) setiap saham. Dari penawaran umum ini, Rp2.025 (nilai penuh) setiap saham. Dari Penawaran
BNI meningkatkan modal sahamnya sebanyak Umum Terbatas II, BNI mendapatkan tambahan
683.916.500 lembar saham Seri C yang diterbitkan modal disetor sebesar Rp747.094 serta tambahan
kepada masyarakat umum pada tanggal 21 Juli agio saham sebesar Rp3.287.218 dan biaya emisi
1999 dan terdaftar di Bursa Efek Jakarta dan Bursa penerbitan saham sebesar Rp195.280. Perdagangan
Efek Surabaya (sekarang BEI). BNI juga menerbitkan perdana dilaksanakan pada tanggal 13 Agustus
151.220.563.500 lembar saham Seri C kepada 2007 di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya
Pemerintah Indonesia pada tanggal 7 April 2000 (sekarang BEI).
dan 30 Juni 2000 melalui program rekapitalisasi
berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 52 tahun PENAWARAN UMUM SAHAM TERBATAS III
1999.
Pada tanggal 25 November 2010, dalam Rapat
REKAPITALISASI Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB),
Pemegang Saham telah memutuskan antara lain
Pada tanggal 30 Maret 2000, Menteri Keuangan untuk menyetujui peningkatan modal ditempatkan
menyetujui rekapitalisasi BNI sebesar Rp61,8 triliun, dan disetor BNI melalui Penawaran Umum Terbatas
yang meningkat sebesar Rp9 triliun dibandingkan III (PUT III) dengan penerbitan HMETD sebesar
dengan jumlah yang ditetapkan dalam Peraturan 3.374.715.948 saham Seri C baru dengan nilai
Pemerintah No. 52 tahun 1999. Sehubungan nominal Rp375 (nilai penuh) setiap lembar saham
dengan peningkatan rekapitalisasi tersebut, yang dengan harga pelaksanaan Rp3.100. HMETD
telah disetujui melalui Peraturan Pemerintah No. tersebut dapat diperdagangkan di dalam dan di
32 tahun 2000, BNI menerbitkan tambahan saham luar Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai tanggal 10
Seri C sebanyak 44.946.404.500 saham tanpa Hak Desember 2010 sampai dengan 16 Desember 2010,
Memesan Efek Terlebih Dahulu. dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku
di bidang pasar modal. Dari PUT III tersebut, BNI
Pada tanggal 20 Juli 2001, modal saham BNI mendapatkan tambahan modal disetor sebesar
berkurang sebanyak 1.965.701.500 saham Seri C Rp1.265.518 dan tambahan agio saham, bersih
sehubungan dengan pengembalian kelebihan setelah dikurangkan dengan biaya emisi penerbitan
saham, sebesar Rp8.950.869.
202 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 205
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PELAKSANAAN STOCK SPLIT
Pada tanggal 19 September 2023, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui
pemecahan saham dan perubahan Anggaran Dasar Perseroan tentang Permodalan Perseroan. Perseroan
telah melaksanakan pemecahan saham (Stock Split) dengan rasio pemecahan 1 (satu) saham lama menjadi
2 (dua) saham baru (1:2) dan telah efektif pada tanggal 06 Oktober 2023 sehingga nilai nominal per Saham
Seri A Dwiwarna dan Seri B menjadi sebesar Rp3.750 (tiga ribu tujuh ratus lima puluh Rupiah) dan nilai
nominal per Saham Seri C menjadi Rp187,50 (seratus delapan puluh tujuh koma lima nol Rupiah).
NAMA BURSA TEMPAT SAHAM PERUSAHAAN DICATATKAN
Seluruh saham BNI telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.
Kronologi Pencatatan Saham BNI
Nilai Harga
Tanggal Deskripsi Saham Jumlah Saham
Nominal Penawaran
Sebelum IPO - - - - -
November 1996 Initial Public Offering (IPO) Seri-A @Rp500 - 1
Seri-B @Rp500 850 4.340.127.999
Total modal ditempatkan dan disetor 4.340.128.000
Juni 1999 Rights Issue (1:35) Seri-A @Rp500 - 1
Seri-B @Rp500 850 4.340.127.999
Seri-C @Rp25 347,58 151.904.480.000
Total modal ditempatkan dan disetor 156.244.608.000
Juni 2000 Issuance of new shares without pre- Seri-A @Rp500 - 1
emptive rights
Seri-B @Rp500 850 4.340.127.999
Seri-C @Rp25 347,58 196.850.884.500
Total modal ditempatkan dan disetor 201.191.012.500
Juli 2001 Repayment of excess amount in Seri-A @Rp500 - 1
Government Bonds
Seri-B @Rp500 850 4.340.127.999
Seri-C @Rp25 347,58 194.885.183.000
Total modal ditempatkan dan disetor 199.225.311.000
Desember 2003 Reverse Stock Split (15:1) Seri-A @Rp7.500 - 1
Seri-B @Rp7.500 12.750 289.341.866
Seri-C @Rp375 5.213,7 12.992.345.533
Total modal ditempatkan dan disetor 13.281.687.400
13 Agustus Rights Issue (20:3) Seri-A @Rp7.500 - 1
2007
Seri-B @Rp7.500 12.750 289.341.866
Seri-C @Rp375 2.025 14.984.598.643
Total modal ditempatkan dan disetor 15.273.940.510
Agustus 2010 Divestasi Saham Negara RI Seri-A @Rp7.500 - 1
pada BNI eks green shoe
Seri-B @Rp7.500 12.750 289.341.866
Seri-C @Rp375 2.025 14.984.598.643
Total modal ditempatkan dan disetor 15.273.940.510
10 Desember Rights Issue (110.473:500.000) Seri-A @Rp7.500 - 1
2010
Seri-B @Rp7.500 12.750 289.341.866
Seri-C @Rp375 3.100 18.359.314.591
Total modal ditempatkan dan disetor 18.648.656.458
6 Oktober 2023 Stock Split Seri-A @Rp3.750 - 1
(1:2)
Seri-B @Rp3.750 - 578.683.733
Seri-C @187,50 - 36.718.629.182
Total modal ditempatkan dan disetor 37.297.312.916
Laporan Tahunan 2025
203
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 206
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kronologis Pencatatan Efek Lainnya
Untuk mendukung pertumbuhan bisnis, penguatan Bertindak sebagai Wali Amanat adalah PT Bank
permodalan dengan sumber dana yang cukup Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
dan sebaran tenor yang baik, BNI telah melakukan
beberapa kali penerbitan obligasi dalam mata uang TIER 2 CAPITAL BOND 2021 (GLOBAL
Rupiah dan Valas. Obligasi tersebut adalah Global BOND)
Bond BNI di tahun 2012, kemudian dilanjutkan
dengan penerbitan Obligasi Berkelanjutan BNI BNI menerbitkan instrumen utang berkarakteristik
tahun 2017 dengan dana yang dikumpulkan sebesar modal dalam bentuk Tier 2 Capital Bond yang
Rp3 triliun dan tenor 5 (lima) tahun. Selanjutnya, didaftarkan di Bursa Singapura (SGX Listing) dengan
pada tahun 2021 BNI kembali melakukan penerbitan jumlah pokok emisi sebesar USD500.000.000
Global dengan menerbitkan Tier 2 Capital Bond (nilai penuh) memiliki fitur write down dan dapat
dan Additional Tier 1 Capital Bond, dengan dana diperhitungkan sebagai komponen modal Tier 2
yang dikumpulkan masing-masing USD500.000.000 melalui surat OJK No. S-64/PB.31/2021 tanggal
(nilai penuh) dan USD600.000.000 (nilai penuh). 31 Maret 2021. Penerbitan Tier 2 Capital Bond
Pada tahun 2022, BNI juga menerbitkan Green tersebut merupakan salah satu strategi BNI dalam
Bond denominasi Rupiah dengan total dana yang penambahan permodalan Bank melalui Tier 2
dikumpulkan masing-masing sebesar Rp5 triliun Capital.
tenor 3 tahun dan 5 tahun.
Tier 2 Capital Bond ditawarkan dengan tingkat
GLOBAL BOND 2012 bunga tetap sebesar 3,75% p.a. berjangka waktu
5 (lima) tahun. Bertindak sebagai lembaga dan
BNI menerbitkan obligasi senior berdenominasi USD profesi penunjang dalam penerbitan Tier 2 Capital
(global bond) pada 27 April 2012 dengan nilai pokok Bond tersebut adalah HSBC dan Citi Group.
sebesar USD500.000.000 (nilai penuh). Obligasi Konsultan Hukum yang digunakan adalah Ginting
tersebut diterbitkan di harga 98,89% dengan kupon & Reksodiputro dan Allen & Overy serta HSBC
sebesar 4,125% yang dibayar setiap 6 bulan sekali. bertindak sebagai Trustee dan Paying Agent. Obligasi
Obligasi tersebut memiliki jangka waktu 5 (lima) tersebut telah memperoleh hasil pemeringkatan
tahun dan telah jatuh tempo pada 27 April 2017. Bank atas surat utang jangka panjang dari Fitch Rating
telah melunasi seluruh nilai pokok obligasi sebesar dengan peringkat BB dan Moody’s Rating Ba2.
USD500.000.000 (nilai penuh) di harga 100,00%.
ADDITIONAL TIER 1 CAPITAL BOND 2021
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN (GLOBAL BOND)
OBLIGASI RUPIAH 2017
BNI menerbitkan instrumen utang berkarakteristik
Pada tanggal 22 Juni 2017, BNI telah mendapatkan modal kembali dalam bentuk Additional Tier 1
pernyataan efektif dari OJK melalui surat No. Capital Bond yang didaftarkan di Bursa Singapura
S-349/D.04/2017 untuk menerbitkan Obligasi (SGX Listing) dengan jumlah pokok emisi sebesar
Berkelanjutan I BNI Rupiah Tahap I Tahun 2017 USD600.000.000 (nilai penuh) memiliki fitur write
(“Obligasi”). Nilai obligasi yang diterbitkan sebesar down dan dapat diperhitungkan sebagai komponen
Rp3.000.000.000.000 (nilai penuh), jangka waktu 5 modal Tier I melalui surat OJK No. S-210/PB.31/2021
(lima) tahun, dengan kupon sebesar 8% per tahun tanggal 30 September 2021.
yang akan dibayarkan secara triwulanan. Obligasi
BNI diterbitkan pada tanggal 11 Juli 2017 dan listing Penerbitan Additional Tier 1 Capital Bond tersebut
di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 12 Juli 2017. bertujuan untuk meningkatkan Modal Tier 1,
Pembayaran kupon pertama kepada para pemegang pendanaan umum, dan meningkatkan struktur
obligasi telah dilakukan pada tanggal 11 Oktober dana jangka panjang. Additional Tier 1 Capital
2017. Bond ditawarkan dengan tingkat bunga tetap
sebesar 4,30% p.a. berjangka waktu perpetual
Bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek (tidak memiliki jatuh tempo) dengan opsi call
adalah PT BNI Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, setelah 5,5 (lima setengah) tahun. Bertindak sebagai
PT Bahana Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, lembaga dan profesi penunjang dalam penerbitan
PT Indo Premier Sekuritas dan PT BCA Sekuritas. Additional Tier 1 Capital Bond tersebut adalah BNI
204 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 207
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Sekuritas, JP Morgan dan UBS. Konsultan Hukum GLOBAL BOND 2024
yang digunakan adalah Hadiputranto, Hadinoto &
Partners dan Baker McKenzie serta HSBC bertindak BNI menerbitkan obligasi senior berdenominasi
sebagai Trustee dan Paying Agent. Obligasi tersebut US Dollar pada tanggal 05 April 2024 dengan nilai
telah memperoleh hasil pemeringkatan atas surat pokok sebesar USD500.000.000 (nilai penuh) yang
utang jangka panjang dari Moody’s Rating yaitu Ba3. di daftarkan di Bursa Singapura (SGX Listing).
BNI Global Bond 2024 diterbitkan di harga 100%
GLOBAL BOND OBLIGASI BERWAWASAN dengan kupon sebesar 5,28% yang dibayar setiap 6
LINGKUNGAN (GREEN BOND) I BNI 2022 bulan sekali (semi-annually). BNI Global Bond 2024
memiliki jangka waktu 5 (lima) tahun dan akan jatuh
Pada tanggal 10 Juni 2022, BNI telah mendapatkan tempo pada 05 April 2029.
pernyataan efektif dari OJK melalui surat No.
S-93/D.04/2022 untuk menerbitkan Obligasi Dana hasil penerbitan Obligasi ini akan digunakan
Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I PT Bank untuk keperluan pembiayaan dan pendanaan umum
Negara Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2022 pada perseroan. Bertindak sebagai lembaga dan profesi
tanggal 21 Juni 2022. Jumlah Pokok Green Bond yang penunjang dalam penerbitan Global Bond 2024
diterbitkan adalah sebesar Rp5.000.000.000.000 tersebut adalah BNI Securities Pte Ltd, JP Morgan
(lima triliun Rupiah) dengan bunga Green Bond dan Citi Group. Konsultan Hukum yang digunakan
sebesar 6,35% (enam koma tiga lima persen) per adalah Ginting & Reksodiputro yang terasosiasi
tahun untuk seri A dan 6,85% (enam koma delapan dengan Allen & Overy Singapore. Kemudian HSBC
lima persen) per tahun untuk seri B. Green Bond bertindak sebagai Trustee dan Paying Agent. Obligasi
I 2022 ditawarkan dengan nilai 100% (seratus tersebut telah memperoleh hasil pemeringkatan
persen) dari jumlah pokok obligasi, dengan kupon atas surat utang jangka panjang dari S&P dengan
dibayarkan setiap kuartalan, dan tercatat di Bursa peringkat BBB dan Fitch rating dengan peringkat
Efek Indonesia (IDX) pada 22 Juni 2022. Pembayaran BBB-.
kupon pertama kepada para pemegang obligasi
telah dilakukan pada tanggal 21 September 2022. LONG TERM NOTES (LTN) TAPERA 2025
Dana hasil penerbitan obligasi setelah dikurangi Pada tanggal 7 Februari 2025, PT Bank Negara
biaya biaya emisi, seluruhnya akan digunakan BNI Indonesia (Persero) Tbk menerbitkan Long Term
untuk pembiayaan maupun pembiayaan kembali Notes (LTN) yang dilakukan tanpa melalui penawaran
proyek-proyek dalam kategori Kegiatan Usaha umum dengan nominal Rp.14.036.333.250 (nilai
Berwawasan Lingkungan (KUBL), yaitu proyek- penuh) dengan bunga sebesar 0,55% per tahun dan
proyek yang berkaitan dengan energi terbarukan, cicilan pokok dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sejak
efisiensi energi, pengolahan sampah menjadi energi LTN diterbitkan. Penerbitan LTN tidak dilakukan
dan manajemen limbah, penggunaan sumber daya pemeringkatan khusus untuk LTN dan tidak
alam dan penggunaan tanah yang berkelanjutan, menggunakan Jasa Agen Pemantau.
konservasi keanekaragaman hayati darat dan air,
transportasi ramah lingkungan, pengelolaan air dan Penerimaan hasil penerbitan LTN ini dipergunakan
air limbah yang berkelanjutan, adaptasi perubahan seluruhnya khusus untuk pembiayaan maupun
iklim, gedung berwawasan lingkungan, dan membiayai kembali kredit perumahan pesertaTapera
pertanian berkelanjutan, dengan memperhatikan sebagaimana dimaksud pada undang-undang No.4
Peraturan OJK No. 60/POJK.04/2017 tentang Tahun 2016 tentang Tabungan Perumahan Rakyat,
Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang peraturan pemerintah Republik Indonesia No 21
Berwawasan Lingkungan (Green Bond). Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Tabungan
Perumahan Rakyat, Peraturan Badan Pengelola
Bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek Tabungan Perumahan Rakyat Nomor 2 Tahun 2023
adalah PT BNI Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Badan
Mandiri Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Pengelolaan Rakyat Nomor 6 Tahun 2021 Tentang
CIMB Niaga Sekuritas, dan PT Maybank Sekuritas. Pembiayaan Perumahan bagi Peserta Tabungan
Bertindak sebagai Wali Amanat adalah PT Bank Perumahan Rakyat serta Perjanjian Kerjasama dan
Mandiri (Persero) Tbk. Kesepakatan antara Badan Pengelola Tabungan
Perumahan Rakyat dan PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk yang berlaku.
Laporan Tahunan 2025
205
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 208
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
SUSTAINABILITY BOND 2025 sebagai Penjamin pelaksana efek dalam penerbitan
Sustainability Bond 2025 tersebut adalah PT BNI
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas
menerbitkan obligasi berwawasan keberlanjutan serta PT Trimegah Sekuritas Indonesia dan yang
(Sustainability Bond) berdenominasi Rupiah pada bertindak sebagai Wali Amanat adalah PT Bank
tanggal 04 Juli 2025 dengan nilai pokok sebesar Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
IDR 3.500.000.000.000 tenor 3 tahun dengan bunga
6,60% per tahun untuk seri A dan IDR 1.500.000.000 Obligasi tersebut telah memperoleh hasil
tenor 5 tahun dengan bunga 6,65% per tahun untuk pemeringkatan atas surat utang jangka panjang dari
seri B. BNI Sustainability Bond 2025 ditawarkan Pefindo dengan peringkat idAAA (triple A) dan telah
dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah mendapatkan opini independen dari Sustainalytics
pokok obligasi, dengan kupon dibayarkan setiap yang menyatakan bahwa kerangka Sustainability
kuartalan, dan tercatat di Bursa Efek Indonesia Bond BNI kredibel dan sesuai dengan standar
(IDX) pada 7 Juli 2025. Pembayaran kupon pertama internasional dan ASEAN.
kepada para pemegang obligasi telah dilakukan
pada tanggal 6 Oktober 2025. NAMA BURSA TEMPAT OBLIGASI
PERUSAHAAN DICATATKAN
Dana hasil penerbitan Obligasi ini akan digunakan
untuk keperluan pembiayaan kategori Kegiatan Seluruh Efek dengan mata uang Rupiah BNI
Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) dengan telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI),
porsi maksimal 30% & Kegiatan Usaha Berwawasan sedangkan Efek dengan mata uang Valas dicatatkan
Sosisal (KUBS) dengan porsi minimal 70%. Bertindak pada Bursa Singapura.
Kronologi Pencatatan Obligasi BNI
Tanggal Tingkat Peringkat Efek
Tanggal Tanggal Mata Nilai Status Wali
Nama Efek Tenor Jumlah Obligasi Jatuh Suku
Terbit Efektif Uang Penawaran Pembayaran 2025 2024 Amanat
Tempo Bunga
Global Bond 27 April - 5 Tahun USD 500.000.000 98,89 27 April 4,125% p.a Lunas - - HSBC
2012 2017
Obligasi 11 Juli 2017 22 Juni 5 Tahun IDR 3.000.000.000.000 100,00 11 Juli 8,00% p.a Lunas idAAA idAAA PT BRI
Berkelanjutan 2017 2022 (Pefindo) (Pefindo) (Persero)
I BNI Tahap I
Tahun 2017
BNI Tier 2 30 Maret 30 Maret 5 Tahun USD 500.000.000 100,00 30 Maret 3,75% p.a Belum Lunas BB (Fitch) BB (Fitch) HSBC Corp
Capital Bond 2021 2021 2026 Ba2 Ba2 Ltd.
2021 (Moodys) (Moodys)
BNI Additional 24 24 Perpetual, USD 600.000.000 100,00 24 Maret 4,30% p.a Belum Lunas Ba3 Ba3 HSBC Corp
Tier 1 Capital September September Non 2027 (Moodys) (Moodys) Ltd.
Bond 2021 2021 2021 Callable
5,5 tahun
Obligasi 21 Juni 10 Juni 3 Tahun IDR 4.000.000.000.000 100,00 21 Juni 6,35% p.a Belum Lunas idAAA idAAA PT Bank
Berwawasan 2022 2022 2025 (Pefindo) (Pefindo) Mandiri
Lingkungan (Persero)
(Green Bond) I Tbk
BNI 2022
Obligasi 21 Juni 10 Juni 5 Tahun IDR 1.000.000.000.000 100,00 21 Juni 6,85% p.a Belum Lunas idAAA idAAA PT Bank
Berwawasan 2022 2022 2027 (Pefindo) (Pefindo) Mandiri
Lingkungan (Persero)
(Green Bond) I Tbk
BNI 2022
Global Bond 05 April 05 April 5 Tahun USD 500.000.000 100,00 05 April 5,28% p.a Belum Lunas BBB BBB HSBC Corp
2024 2024 2024 2029 (S&P) (S&P) Ltd.
BBB- BBB-
(Fitch) (Fitch)
Long Term 07 Februari 07 Februari 12,75 IDR 14.036.333.250 100,00 07 0,55% p.a Belum Lunas - - -
Notes (LTN) 2025 2025 Tahun November
BP Tapera 2037
Obligasi 04 Juli 025 04 Juli 025 3 Tahun IDR 3.500.000.000.000 100,00 04 Juli 6.60% p.a Belum Lunas IdAAA PT Bank
Berlandaskan 2028 (Pefindo) Rakyat
Keberlanjutan Indonesia
(Sustainability (Persero)
Bond) Tbk
Berkelanjutan
I BNI 2025
Seri A
Obligasi 04 Juli 025 04 Juli 025 5 Tahun IDR 1.500.000.000.000 100,00 04 Juli 6.65% p.a Belum Lunas IdAAA PT Bank
Berlandaskan 2030 (Pefindo) Rakyat
Keberlanjutan Indonesia
(Sustainability (Persero)
Bond) Tbk
Berkelanjutan
I BNI 2025
Seri B
206 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 209
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
KRONOLOGI PEMBAYARAN BUNGA OBLIGASI
Global Bond memiliki bunga tahunan sebesar 4,125% dari jumlah pokok pinjaman. Bunga ini dibayarkan
oleh Bank setiap 6 (enam) bulan dengan tanggal perdana pembayaran bunga obligasi tersebut jatuh pada
tanggal 29 Oktober 2012 dan pembayaran bunga obligasi terakhir telah dibayarkan pada saat jatuh tempo
pada 27 April 2017.
Kronologi Pembayaran Bunga Global Bond
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Status Pembayaran
1 29 Oktober 2012 4,125% Lunas
2 29 April 2013 4,125% Lunas
3 28 Oktober 2013 4,125% Lunas
4 28 April 2014 4,125% Lunas
5 27 Oktober 2014 4,125% Lunas
6 27 April 2015 4,125% Lunas
7 27 Oktober 2015 4,125% Lunas
8 27 April 2016 4,125% Lunas
9 27 Oktober 2016 4,125% Lunas
10 27 April 2017 4,125% Lunas
Obligasi Berkelanjutan I BNI Rupiah Tahap I Tahun 2017 memiliki tingkat suku bunga sebesar 8% per annum
yang dibayarkan periodik setiap 3 bulan dengan jadwal sebagai berikut:
Kronologi Pembayaran Bunga PUB
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Status Pembayaran
1 11 Oktober 2017 8% Lunas
2 11 Januari 2018 8% Lunas
3 11 April 2018 8% Lunas
4 11 Juli 2018 8% Lunas
5 11 Oktober 2018 8% Lunas
6 11 Januari 2019 8% Lunas
7 11 April 2019 8% Lunas
8 11 Juli 2019 8% Lunas
9 11 Oktober 2019 8% Lunas
10 11 Januari 2020 8% Lunas
11 11 April 2020 8% Lunas
12 11 Juli 2020 8% Lunas
13 11 Oktober 2020 8% Lunas
14 11 Januari 2021 8% Lunas
15 11 April 2021 8% Lunas
16 11 Juli 2021 8% Lunas
17 11 Oktober 2021 8% Lunas
18 11 Januari 2022 8% Lunas
19 11 April 2022 8% Lunas
20 11 Juli 2022 8% Lunas
Laporan Tahunan 2025
207
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 210
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tier 2 Capital Bond BNI Tahun 2021 memiliki tingkat suku bunga sebesar 3,75% per annum, yang dibayarkan
periodik setiap 6 bulan dengan pembayaran bunga pertama dilaksanakan pada 30 September 2021 dan
berakhir pada tanggal 30 Maret 2026 dengan jadwal sebagai berikut:
Kronologi Pembayaran Bunga Tier 2 Capital Bond
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Status Pembayaran
1 30 September 2021 3,75% Lunas
2 30 Maret 2022 3,75% Lunas
3 30 September 2022 3,75% Lunas
4 30 Maret 2023 3,75% Lunas
5 30 September 2023 3,75% Lunas
6 30 Maret 2024 3,75% Lunas
7 30 September 2024 3,75% Lunas
8 30 Maret 2025 3,75% Lunas
9 30 September 2025 3,75% Lunas
10 30 Maret 2026 3,75% Belum Lunas
Additional Tier 1 Capital Bond BNI Tahun 2021 memiliki tingkat suku bunga sebesar 4,3% per annum dengan
pembayaran bunga pertama dilaksanakan pada 24 Maret 2022 dan berakhir pada tanggal 24 Maret 2027
yang dibayarkan periodik setiap 6 bulan dengan jadwal sebagai berikut:
Kronologi Pembayaran Bunga Additional Tier 1 Capital Bond
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Status Pembayaran
1 24 Maret 2022 4,3% Lunas
2 24 September 2022 4,3% Lunas
3 24 Maret 2023 4,3% Lunas
4 24 September 2023 4,3% Lunas
5 24 Maret 2024 4,3% Lunas
6 24 September 2024 4,3% Lunas
7 24 Maret 2025 4,3% Lunas
8 24 September 2025 4,3% Lunas
9 24 Maret 2026 4,3% Belum Lunas
10 24 September 2026 4,3% Belum Lunas
11 24 Maret 2027 4,3% Belum Lunas
Obligasi berwawasan Lingkungan (Green Bond) I BNI Tahun 2022 memiliki tingkat suku bunga sebesar
6,35% per annum untuk tenor 3 tahun dan suku bunga 6,85% untuk tenor 5 tahun dengan pembayaran
bunga pertama dilaksanakan pada 21 September 2022 dan berakhir pada tanggal 21 Juni 2025 untuk tenor 3
tahun dan 21 Juni 2027 untuk tenor 5 tahun yang dibayarkan periodik setiap 3 bulan dengan jadwal sebagai
berikut:
Kronologi Pembayaran Bunga Obligasi Berwawasan Lingkungan Tenor 3 Tahun
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Status Pembayaran
1 21 September 2022 6,35% Lunas
2 21 Desember 2022 6,35% Lunas
3 21 Maret 2023 6,35% Lunas
4 21 Juni 2023 6,35% Lunas
5 21 September 2023 6,35% Lunas
6 21 Desember 2023 6,35% Lunas
7 21 Maret 2024 6,35% Lunas
8 21 Juni 2024 6,35% Lunas
9 21 September 2024 6,35% Lunas
208 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 211
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Status Pembayaran
10 21 Desember 2024 6,35% Lunas
11 21 Maret 2025 6,35% Lunas
12 21 Juni 2025 6,35% Lunas
Kronologi Pembayaran Bunga Obligasi Berwawasan Lingkungan Tenor 5 Tahun
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Status Pembayaran
1 21 September 2022 6,85% Lunas
2 21 Desember 2022 6,85% Lunas
3 21 Maret 2023 6,85% Lunas
4 21 Juni 2023 6,85% Lunas
5 21 September 2023 6,85% Lunas
6 21 Desember 2023 6,85% Lunas
7 21 Maret 2024 6,85% Lunas
8 21 Juni 202 6,85% Lunas
9 21 September 2024 6,85% Lunas
10 21 Desember 2024 6,85% Lunas
11 21 Maret 2025 6,85% Lunas
12 21 Juni 2025 6,85% Lunas
13 21 September 2025 6,85% Lunas
14 21 Desember 2025 6,85% Lunas
15 21 Maret 2026 6,85% Belum Lunas
16 21 Juni 2026 6,85% Belum Lunas
17 21 September 2026 6,85% Belum Lunas
18 21 Desember 2026 6,85% Belum Lunas
19 21 Maret 2027 6,85% Belum Lunas
20 21 Juni 2027 6,85% Belum Lunas
Kronologi Pembayaran Bunga Global Bond 2024
BNI Global Bond 2024 memiliki bunga tahunan sebesar 5,28% dari jumlah pokok pinjaman. Bunga ini
dibayarkan oleh Bank setiap 6 (enam) bulan dengan tanggal perdana pembayaran bunga obligasi tersebut
jatuh pada tanggal 04 Oktober 2024 dan pembayaran bunga obligasi terakhir telah dibayarkan pada saat
jatuh tempo pada 05 April 2024. Adapun jadwal pembayaran sebagai berikut:
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Status Pembayaran
1 05 Oktober 2024 5,28% Lunas
2 05 April 2025 5,28% Lunas
3 05 Oktober 2025 5,28% Lunas
4 05 April 2026 5,28% Belum Lunas
5 05 Oktober 2026 5,28% Belum Lunas
6 05 April 2027 5,28% Belum Lunas
7 05 Oktober 2027 5,28% Belum Lunas
8 05 April 2028 5,28% Belum Lunas
9 05 Oktober 2028 5,28% Belum Lunas
10 05 April 2029 5,28% Belum Lunas
Laporan Tahunan 2025
209
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 212
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kronologi Pembayaran Bunga Long Term Notes (LTN) Tapera 2025
BNI Long Term Notes (LTN) Tapera 2025 memiliki bunga tahunan sebesar 0,55% dari jumlah pokok pinjaman.
Bunga ini dibayarkan oleh Bank setiap 3 (tiga) bulan dengan tanggal perdana pembayaran bunga obligasi
tersebut jatuh pada tanggal 07 Mei 2025 dan pembayaran bunga obligasi terakhir telah dibayarkan pada
saat jatuh tempo pada 07 November 2037. Adapun jadwal pembayaran sebagai berikut:
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Status Pembayaran
1 07 Mei 2025 0,55% Lunas
2 07 Agustus 2025 0,55% Lunas
3 07 November 2025 0,55% Lunas
4 07 Februari 2026 0,55% Belum Lunas
5 07 Mei 2026 0,55% Belum Lunas
6 07 Agustus 2026 0,55% Belum Lunas
7 07 November 2026 0,55% Belum Lunas
8 07 Februari 2027 0,55% Belum Lunas
9 07 Mei 2027 0,55% Belum Lunas
10 07 Agustus 2027 0,55% Belum Lunas
11 07 November 2027 0,55% Belum Lunas
12 07 Februari 2028 0,55% Belum Lunas
13 07 Mei 2028 0,55% Belum Lunas
14 07 Agustus 2028 0,55% Belum Lunas
15 07 November 2028 0,55% Belum Lunas
16 07 Februari 2029 0,55% Belum Lunas
17 07 Mei 2029 0,55% Belum Lunas
18 07 Agustus 2029 0,55% Belum Lunas
19 07 November 2029 0,55% Belum Lunas
20 07 Februari 2030 0,55% Belum Lunas
21 07 Mei 2030 0,55% Belum Lunas
22 07 Agustus 2030 0,55% Belum Lunas
23 07 November 2030 0,55% Belum Lunas
24 07 Februari 2031 0,55% Belum Lunas
25 07 Mei 2031 0,55% Belum Lunas
26 07 Agustus 2031 0,55% Belum Lunas
27 07 November 2031 0,55% Belum Lunas
28 07 Februari 2032 0,55% Belum Lunas
29 07 Mei 2032 0,55% Belum Lunas
30 07 Agustus 2032 0,55% Belum Lunas
31 07 November 2032 0,55% Belum Lunas
32 07 Februari 2033 0,55% Belum Lunas
33 07 Mei 2033 0,55% Belum Lunas
34 07 Agustus 2033 0,55% Belum Lunas
35 07 November 2033 0,55% Belum Lunas
36 07 Februari 2034 0,55% Belum Lunas
37 07 Mei 2034 0,55% Belum Lunas
38 07 Agustus 2034 0,55% Belum Lunas
39 07 November 2034 0,55% Belum Lunas
40 07 Februari 2035 0,55% Belum Lunas
41 07 Mei 2035 0,55% Belum Lunas
42 07 Agustus 2035 0,55% Belum Lunas
43 07 November 2035 0,55% Belum Lunas
44 07 Februari 2036 0,55% Belum Lunas
210 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 213
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Status Pembayaran
45 07 Mei 2036 0,55% Belum Lunas
46 07 Agustus 2036 0,55% Belum Lunas
47 07 November 2036 0,55% Belum Lunas
48 07 Februari 2037 0,55% Belum Lunas
49 07 Mei 2037 0,55% Belum Lunas
50 07 Agustus 2037 0,55% Belum Lunas
51 07 November 2037 0,55% Belum Lunas
Kronologi Pembayaran Bunga BNI Sustainability Bond 2025
BNI Sustainability Bond 2025 Tahun 2025 memiliki tingkat suku bunga sebesar 6,60% per annum untuk
tenor 3 tahun dan suku bunga 6,65% untuk tenor 5 tahun dengan pembayaran bunga pertama dilaksanakan
pada 06 Oktober 2025 dan berakhir pada tanggal 04 Juli 2028 untuk tenor 3 tahun dan 04 Juli 2030 untuk
tenor 5 tahun yang dibayarkan periodik setiap 3 bulan dengan jadwal sebagai berikut:
BNI Sustainability Bond Tenor 3 Tahun
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Status Pembayaran
1 06 Oktober 2025 6,60% Lunas
2 05 Januari 2026 6,60% Belum Lunas
3 06 April 2026 6,60% Belum Lunas
4 06 Juli 2026 6,60% Belum Lunas
5 05 Oktober 2026 6,60% Belum Lunas
6 04 Januari 2027 6,60% Belum Lunas
7 05 April 2027 6,60% Belum Lunas
8 05 Juli 2027 6,60% Belum Lunas
9 04 Oktober 2027 6,60% Belum Lunas
10 04 Januari 2028 6,60% Belum Lunas
11 04 April 2028 6,60% Belum Lunas
12 04 Juli 2028 6,60% Belum Lunas
BNI Sustainability Bond Tenor 5 Tahun
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Status Pembayaran
1 06 Oktober 2025 6,65% Lunas
2 05 Januari 2026 6,65% Belum Lunas
3 06 April 2026 6,65% Belum Lunas
4 06 Juli 2026 6,65% Belum Lunas
5 05 Oktober 2026 6,65% Belum Lunas
6 04 Januari 2027 6,65% Belum Lunas
7 05 April 2027 6,65% Belum Lunas
8 05 Juli 2027 6,65% Belum Lunas
9 04 Oktober 2027 6,65% Belum Lunas
10 04 Januari 2028 6,65% Belum Lunas
11 04 April 2028 6,65% Belum Lunas
12 04 Juli 2028 6,65% Belum Lunas
13 04 Oktober 2028 6,65% Belum Lunas
14 04 Januari 2029 6,65% Belum Lunas
15 04 April 2029 6,65% Belum Lunas
16 04 Juli 2029 6,65% Belum Lunas
17 04 Oktober 2029 6,65% Belum Lunas
18 04 Januari 2030 6,65% Belum Lunas
19 04 April 2030 6,65% Belum Lunas
20 04 Juli 2030 6,65% Belum Lunas
Laporan Tahunan 2025
211
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 214
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
MEDIUM TERM NOTES SUBORDINASI MTN Subordinasi I BNI Tahun 2018 ditawarkan
RUPIAH 2018 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,00% p.a.
berjangka waktu 5 (lima) tahun. Bertindak sebagai
Pada tahun 2018, BNI menerbitkan instrumen utang lembaga dan profesi penunjang dalam penerbitan
berkarakteristik modal dalam bentuk Medium Term MTN Subordinasi tersebut adalah BNI Sekuritas,
Notes (MTN) melalui penawaran terbatas dengan Danareksa Sekuritas, dan Mandiri Sekuritas.
nama “MTN Subordinasi I BNI Tahun 2018” yang Konsultan Hukum yang digunakan adalah Hanafiah
memilki fitur write down yang dapat diperhitungkan Ponggawa & Partners. Notaris yang digunakan
sebagai komponen modal dan telah dicatat dalam adalah Ir. Nanette Cahyanie, S.H. PT Kustodian
administrasi pengawasan Otoritas Jasa Keuangan Sentral Efek Indonesia (KSEI) bertindak sebagai
dengan tanggal efektif 8 Juni 2018 dengan jumlah Paying Agent.
pokok emisi sebesar Rp100 miliar.
Sesuai dengan POJK No. 07/2017 dan Peraturan
Penerbitan MTN Subordinasi tersebut bertujuan No. IX.C.11, dalam rangka penerbitan Obligasi ini,
untuk memenuhi Peraturan OJK No. 14/POJK.03/2017 BNI telah memperoleh hasil pemeringkatan atas
Pasal 24 dan Pasal 37 tentang Recovery Plan, di surat utang jangka panjang dari PT Pemeringkat
mana bank sistemik wajib memiliki surat utang Efek Indonesia (“Pefindo”) untuk periode 06 Maret
berkarakteristik modal paling lambat 31 Desember 2023 sampai dengan 10 Agustus 2023 sesuai dengan
2018. suratnya No. RC-143/PEF-DIR/III/2023 tanggal 6 Maret
2023 dengan peringkat idAA (Double A) terhadap
Medium Term Notes Subordinasi I BNI Tahun 2018.
BNI akan melakukan pemeringkatan atas obligasi
yang diterbitkan setiap tahun selama kewajiban atas
efek tersebut belum lunas.
Kronologi Penerbitan Medium Term Notes (MTN) BNI
Tanggal Tingkat Peringkat
Tanggal Tanggal Mata Harga Status Wali
Uraian Tenor Jumlah Obligasi Jatuh Suku
Terbit Efektif Uang Penawaran Pembayaran 2020 2019 Amanat
Tempo Bunga
MTN PT Bank
Subordinasi 10 Agustus 10 Agustus 10 Agustus idAA idAA Rakyat
5 tahun IDR 100.000.000.000 100,00% 8,00% Lunas
I BNI Tahun 2018 2018 2023 (Pefindo) (Pefindo) Indonesia
2018 (Persero)
Kronologi Pembayaran Bunga MTN
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga MTN Bunga (%) Status Pembayaran
1 10 November 2018 8% Lunas
2 10 Februari 2019 8% Lunas
3 10 Mei 2019 8% Lunas
4 10 Agustus 2019 8% Lunas
5 10 November 2019 8% Lunas
6 10 Februari 2020 8% Lunas
7 10 Mei 2020 8% Lunas
8 10 Agustus 2020 8% Lunas
9 10 November 2020 8% Lunas
10 10 Februari 2021 8% Lunas
11 10 Mei 2021 8% Lunas
12 10 Agustus 2021 8% Lunas
13 10 November 2021 8% Lunas
14 10 Februari 2022 8% Lunas
15 10 Mei 2022 8% Lunas
16 10 Agustus 2022 8% Lunas
17 10 November 2022 8% Lunas
18 10 Februari 2023 8% Lunas
19 10 Mei 2023 8% Lunas
20 10 Agustus 2023 8% Lunas
212 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 215
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
BNI telah melakukan penawaran Negotiable Certificate of Deposit (NCD) Rupiah
scripless (tanpa warkat) dalam dua tahap dengan realisasi penerbitan sebesar
Rp5,22 triliun yang terdiri dari beberapa seri pada tahun 2016. Kemudian
BNI kembali menerbitkan NCD pada tahun 2017 dengan realisasi penerbitan
sebesar Rp2,7 triliun. Selanjutnya pada tahun 2019, BNI menerbitkan NCD
dalam tiga tahap dengan realisasi penerbitan sebesar Rp4,34 triliun yang
terdiri dari beberapa seri.
Pihak Arrangers dari penerbitan NCD Rupiah BNI b. NCD Rupiah BNI Tahun 2022 Seri B dengan
tersebut adalah BNI Sekuritas, Danareksa Sekuritas, emisi sebesar Rp500 miliar;
Mandiri Sekuritas, dan BCA Sekuritas. Notaris yang c. NCD Rupiah BNI Tahun 2022 Seri C dengan
digunakan adalah Fathiah Helmi, SE. PT Kustodian emisi sebesar Rp1 triliun.
Sentral Efek Indonesia (KSEI) bertindak sebagai 2. NCD US Dollar BNI Tahun 2022 dengan nilai emisi
Paying Agent. Penerbitan NCD tersebut merupakan sebesar USD31,5 juta.
strategi Bank untuk menambah likuiditas Rupiah.
Pihak Arrangers dari penerbitan NCD BNI tersebut
Pada tahun 2020, BNI berhasil menerbitkan adalah BNI Sekuritas, BCA Sekuritas, dan Trimegah
Negotiable Certificate of Deposit (NCD) Rupiah Sekuritas Indonesia, di mana PT Kustodian Sentral
scripless (tanpa warkat) yang terdiri dari 4 (empat) Efek Indonesia (KSEI) bertindak sebagai Paying
seri sebagai berikut: Agent. Penerbitan NCD tersebut merupakan
1. NCD Rupiah BNI I Tahun 2020 Seri A dengan strategi Bank untuk ekspansi kredit dalam rangka
emisi sebesar Rp400 miliar; pengembangan bisnis.
2. NCD Rupiah BNI I Tahun 2020 Seri B dengan
emisi sebesar Rp580 miliar; Selain itu, BNI juga telah melakukan penerbitan
3. NCD Rupiah BNI I Tahun 2020 Seri C dengan Global Certificate of Deposit (CD) USD scripless
emisi sebesar Rp50 miliar; (tanpa warkat) melalui Kantor Luar Negeri (KLN)
4. NCD Rupiah BNI I Tahun 2020 Seri D dengan New York di Januari 2020. BNI melalui KLN New York
emisi sebesar Rp360 miliar. menjadi Bank Indonesia pertama yang menerbitkan
CD dalam demominasi USD sebagai produk investasi
Pada tanggal 8 Desember 2022, BNI kembali jangka pendek untuk pasar global. Adapun Arranger
melakukan penerbitan Negotiable Certificate of terpilih dari penerbitan CD ini adalah Bank DBS,
Deposit (NCD) scripless, masing-masing dalam Citibank sebagai Issuing & Paying Agent (IPA), dan
denominasi Rupiah dan USD. NCD yang diterbitkan juga terdapat 11 (sebelas) Dealers dalam penerbitan
adalah sebagai berikut: ini, yaitu: Citibank, Credit Suisse, BNP Paribas, DBS,
1. NCD Rupiah BNI Tahun 2022 dengan nilai emisi HSBC, Mizuho, MUFG, SMBC Nikko, ANZ, UOB dan
sebesar Rp2,5 triliun dengan 3 (tiga) seri yaitu: Credit Agricole. BNI juga telah menerbitkan kembali
a. NCD Rupiah BNI Tahun 2022 Seri A dengan Global Certificate of Deposit (CD) USD scripless
emisi sebesar Rp1 triliun; melalui Kantor Luar Negeri (KLN) New York di bulan
September 2022.
Laporan Tahunan 2025
213
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 216
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
NAMA BURSA TEMPAT NCD PERUSAHAAN DICATATKAN
Seluruh NCD BNI telah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Kronologis Penerbitan Negotiable Certificate of Deposit (NCD)
Tanggal Tanggal Mata Nilai Tanggal Jatuh Tingkat Status
Uraian Tenor
Terbit Efektif Uang (juta) Tempo Diskonto Pembayaran
NCD BNI Tahun 2016
NCD Tahap I Seri A - 6 Bulan 390.000 16 Desember 2016 7,00% Lunas
NCD Tahap I Seri B - 9 Bulan 20.000 16 Maret 2017 7,20% Lunas
NCD I Seri C - 370 Hari 42.000 23 Juni 2017 7,55% Lunas
16 Juni 2016 Rp
NCD I Seri D - 18 Bulan 415.000 15 Desember 2017 7,75% Lunas
NCD I Seri E - 24 Bulan 1.231.000 15 Juni 2018 8,25% Lunas
NCD I Seri F - 36 Bulan 925.000 14 Juni 2019 8,40% Lunas
NCD II Seri A - 370 Hari 225.000 2 Oktober 2017 7,20% Lunas
NCD II Seri B 27 - 18 Bulan 390.000 26 Maret 2018 7,60% Lunas
September Rp
NCD II Seri C 2016 - 24 Bulan 770.000 26 September 2018 7,90% Lunas
NCD II Seri D - 36 Bulan 815.000 26 September 2019 8,10% Lunas
NCD BNI Tahun 2017
NCD BNI Tahun 2017 Seri A - 370 Hari 2.195.000 15 Maret 2018 7,55% Lunas
NCD BNI Tahun 2017 Seri B 10 Maret - 18 Bulan 350.000 3 September 2018 7,90% Lunas
Rp
NCD BNI Tahun 2017 Seri C 2017 - 24 Bulan 150.000 28 Februari 2019 8,05% Lunas
NCD BNI Tahun 2017 Seri D - 36 Bulan 5.000 24 Februari 2020 8,35% Lunas
NCD BNI Tahun 2019
NCD BNI I Tahun 2019 Seri A - 3 bulan 60.000 2 Juli 2019 7,30% Lunas
NCD BNI I Tahun 2019 Seri B 28 Maret - 6 bulan 140.000 24 September 2019 7,58% Lunas
NCD BNI I Tahun 2019 Seri C 2019 - 9 bulan 150.000 20 Desember 2019 7,68% Lunas
NCD BNI I Tahun 2019 Seri D - 370 Hari 600.000 1 April 2020 7,77% Lunas
NCD BNI II Tahun 2019 Seri A - 3 bulan 110.000 27 September 2019 7,17% Lunas
NCD BNI II Tahun 2019 Seri B - 6 bulan 150.000 20 Desember 2019 7,50% Lunas
28 Juni 2019
NCD BNI II Tahun 2019 Seri C - 9 bulan Rp 100.000 20 Maret 2020 7,59% Lunas
NCD BNI II Tahun 2019 Seri D - 370 Hari 640.000 2 Juli 2020 7,62% Lunas
NCD BNI III Tahun 2019 Seri A - 3 bulan 430.000 3 Januari 2020 6,306% Lunas
NCD BNI III Tahun 2019 Seri B - 6 bulan 250.000 1 April 2020 6,50% Lunas
25
NCD BNI III Tahun 2019 Seri C September - 9 bulan 50.000 1 Juli 2020 6,599% Lunas
2019
NCD BNI III Tahun 2019 Seri D - 372 Hari 1.600.000 1 Oktober 2020 6,698% Lunas
NCD BNI III Tahun 2019 Seri E - 372 Hari 60.000 1 Oktober 2020 6,798% Lunas
NCD BNI Tahun 2020
NCD BNI I Tahun 2020 Seri A
- 3 bulan 400.000 10 Agustus 2020 5,40% Lunas
NCD BNI I Tahun 2020 Seri B 12 Mei 2020 - 6 bulan Rp 580.000 9 November 2020 5,60% Lunas
NCD BNI I Tahun 2020 Seri C - 9 bulan 50.000 8 Februari 2021 5,70% Lunas
NCD BNI I Tahun 2020 Seri D - 360 Hari 360.000 7 Mei 2021 5,80% Lunas
NCD BNI Tahun 2022
NCD Rupiah BNI Tahun 2022 8 Desember
- 180 Hari Rp 1.000.000 6 Juni 2023 5,90% Lunas
Seri A 2022
NCD Rupiah BNI Tahun 2022 8 Desember
- 271 Hari Rp 500.000 5 September 2023 6,00% Lunas
Seri B 2022
NCD Rupiah BNI Tahun 2022 8 Desember
- 365 Hari Rp 1.000.000 8 Desember 2023 6,20% Lunas
Seri C 2022
8 Desember
NCD Valas BNI Tahun 2022 - 180 Hari USD 31,5 6 Juni 2023 4,25% Lunas
2022
214 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 217
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Laporan Tahunan 2025
215
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 218
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kronologis Penerbitan Efek Lainnya BNI (Global Certificate of Deposit)
Uraian Tanggal Terbit Tanggal Efektif Tenor
Global CD BNI
Zero Coupon (Tanpa Bunga)
CD BNI Januari 2020 USD CD – Mizuho 13 Januari 2020 17 Januari 2020 188 hari
CD BNI Januari 2020 USD CD – Mizuho 13 Januari 2020 17 Januari 2020 273 hari
CD BNI Januari 2020 USD CD – Mizuho 22 Januari 2020 30 Januari 2020 182 hari
CD BNI Januari 2020 USD CD - Mizuho 22 Januari 2020 30 Januari 2020 274 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – BNP Paribas 28 Januari 2020 4 Februari 2020 184 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – BNP Paribas 28 Januari 2020 4 Februari 2020 353 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – BNP Paribas 4 Februari 2020 11 Februari 2020 184 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – BNP Paribas 4 Februari 2020 11 Februari 2020 353 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – BNP Paribas 5 Februari 2020 12 Februari 2020 90 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD -MUFG 5 Februari 2020 12 Februari 2020 182 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – BNP Paribas 12 Februari 2020 19 Februari 2020 182 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – BNP Paribas 12 Februari 2020 19 Februari 2020 355 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – MUFG 13 Februari 2020 21 Februari 2020 355 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – Mizuho 14 Februari 2020 21 Februari 2020 355 hari
CD BNI Maret 2020 USD CD – BNP Paribas 3 Maret 2020 10 Maret 2020 184 hari
CD BNI Maret 2020 USD CD – MUFG 10 Maret 2020 17 Maret 2020 184 hari
CD BNI Maret 2020 USD CD – Mizuho 17 Maret 2020 20 Maret 2020 188 hari
CD BNI Juli 2020 USD CD – MUFG 9 Juli 2020 15 Juli 2020 184 hari
CD BNI Juli 2020 USD CD – MUFG 9 Juli 2020 14 Juli 2020 184 hari
CD BNI Agustus 2020 USD CD – MUFG 25 Agustus 2020 28 Agustus 2020 92 hari
CD BNI November 2020 USD CD – MUFG 9 November 2020 17 November 2020 181 hari
CD BNI November 2020 USD CD – MUFG 17 November 2020 20 November 2020 188 hari
CD BNI November 2020 USD CD – MUFG 17 November 2020 20 November 2020 188 hari
CD BNI Januari 2021 USD CD – MUFG 21 Januari 2021 28 Januari 2021 355 hari
CD BNI Desember 2022 USD CD – MUFG 16 Desember 2022 22 Desember 2022 186 hari
CD BNI Januari 2023 USD CD - DBS 18 Januari 2023 26 Januari 2023 175 hari
CD BNI Januari 2023 USD CD - Credit Agricole 27 Januari 2023 03 Februari 2023 89 hari
CD BNI Maret 2023 USD CD - MUFG 08 Maret 2023 15 Maret 2023 184 hari
CD BNI Maret 2023 USD CD - DBS 09 Maret 2023 16 Maret 2023 182 hari
CD BNI Oktober 2023 USD CD - Credit Agricole 11 Oktober 2023 18 Oktober 2023 355 hari
CD BNI Oktober 2023 USD CD - DBS 12 Oktober 2023 18 Oktober 2023 355 hari
Fixed Coupon (dengan bunga)
CD BNI Januari 2020 USD CD – MUFG 21 Januari 2020 28 Januari 2020 91 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD - MUFG 03 Februari 2020 10 Februari 2020 274 hari
CD BNI Maret 2020 USD CD - MUFG 3 Maret 2020 10 Maret 2020 92 hari
CD BNI Juni 2020 USD CD - HSBC 09 Juni 2020 17 Juni 2020 91 hari
CD BNI September 2020 USD CD – Credit Agricole 1 September 2020 10 September 2020 91 hari
CD BNI November 2020 USD CD – Credit Agricole 6 November 2020 13 November 2020 91 hari
CD BNI September 2020 USD CD – Mizuho 3 Desember 2020 10 Desember 2020 90 hari
CD BNI September 2022 USD CD – MUFG 22 September 2022 28 September 2022 182 hari
CD BNI Januari 2023 USD CD - Credit Agricole 27 Januari 2023 03 Februari 2023 89 hari
CD BNI Oktober 2023 USD CD - DBS 12 Oktober 2023 18 Oktober 2023 355 hari
CD BNI Oktober 2023 USD CD – Credit Agricole 11 Oktober 2023 18 Oktober 2023 355 hari
CD BNI November 2024 USD CD – Credit Agricole 22 November 2024 02 Desember 2024 354 hari
216 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 219
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Mata Uang Nilai (juta) Tanggal Jatuh Tempo Tingkat Diskonto Status Pembayaran
USD 4.000.000 23 Juli 2020 2,35% Lunas
USD 4.000.000 16 Oktober 2020 2,40% Lunas
USD 2.000.000 30 Juli 2020 2,35% Lunas
USD 2.000.000 30 Oktober 2020 2,40% Lunas
USD 6.000.000 6 Agustus 2020 2,35% Lunas
USD 2.000.000 22 Januari 2021 2,50% Lunas
USD 9.800.000 13 Agustus 2020 2,40% Lunas
USD 4.700.000 29 Januari 2021 2,55% Lunas
USD 9.100.000 12 Mei 2020 2,40% Lunas
USD 35.000.000 12 Agustus 2020 2,58% Lunas
USD 4.100.000 19 Agustus 2020 2,40% Lunas
USD 1.500.000 08 Februari 2021 2,50% Lunas
USD 15.000.000 10 Februari 2021 2,55% Lunas
USD 5.000.000 10 Februari 2021 2,55% Lunas
USD 4.800.000 14 Januari 2021 1,75% Lunas
USD 4.000.000 17 September 2020 1,40% Lunas
USD 4.400.000 24 September 2020 1,45% Lunas
USD 15.000.000 15 Januari 2021 1,15% Lunas
USD 23.200.000 14 Januari 2021 1,15% Lunas
USD 12.700.000 28 November 2020 0,90% Lunas
USD 25.000.000 17 Mei 2021 0,95% Lunas
USD 18.000.000 27 Mei 2021 0,95% Lunas
USD 25.000.000 27 Mei 2021 0,95% Lunas
USD 50.000.000 18 Januari 2022 1,10% Lunas
USD 18.600.000 26 Juni 2023 5,45% Lunas
USD 20.000.000 20 Juli 2023 5,58% Lunas
USD 54.000.000 03 Mei 2023 5,40% Lunas
USD 50.000.000 15 September 2023 5,95% Lunas
USD 23.500.000 14 September 2023 5,95% Lunas
USD 35.000.000 07 Oktober 2024 6,05% Lunas
USD 40.000.000 07 Oktober 2024 6,07% Lunas
USD 28.000.000 28 April 2020 2,30% Lunas
USD 74.200.000 10 November 2020 2,33% Lunas
USD 72.600.000 10 Juni 2020 1,68% Lunas
USD 122.600.000 16 September 2020 0,685% Lunas
USD 138.000.000 10 Desember 2020 0,75% Lunas
USD 32.200.000 12 Februari 2021 0,69% Lunas
USD 50.000.000 10 Maret 2021 0,695% Lunas
USD 60.000.000 28 Desember 2022 4,00% Lunas
USD 94.000.000 29 Desember 2022 4,00% Lunas
USD 40.000.000 07 Oktober 2024 6,07% Lunas
USD 35.000.000 07 Oktober 2024 6,05% Lunas
USD 50.000.000 21 November 2025 4,92% Belum Lunas
Laporan Tahunan 2025
217
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 220
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Informasi Penggunaan Jasa Akuntan
Publik (AP) dan Kantor Akuntan Publik
(KAP) beserta Jaringan/Asosiasi/Aliansi
[ACGS C.6.1, C.6.2]
Nama KAP KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan PricewaterhouseCoopers)
Nama AP Jimmy Pangestu S.E., CPA
Alamat KAP WTC 3, Jl. Jend. Sudirman Kav. 29-31, Jakarta 12920 – INDONESIA
Tel. : (62-21) 50992901/31192901
Fax. : (62-21) 52905555/52905050
Website : www.pwc.com/id
Periode Penugasan KAP 5 (Lima) Tahun
Periode Penugasan AP 5 (Lima) Tahun
Jasa Audit Laporan Keuangan Konsolidasian (termasuk Perusahaan Anak dan Kantor Luar Negeri),
Laporan PUMK, dan Laporan DPLK.
Jasa Non-Audit ICR, Format Koran, Prosedur yang Disepakati Bersama (AUP) Jasa Kustodian, LHEK, PSA 62, KPI BOD, LTI,
LK Agregasi BUMN dan Jasa Non-Assurance Lainnya
Fee Audit Rp34.643.991.599
Fee Non-Audit Rp16.942.658.401
IMBALAN JASA AUDIT DAN JASA LAIN YANG DIBERIKAN KAP RINTIS, JUMADI, RIANTO &
REKAN DAN FIRMA ANGGOTA JARINGAN PRICEWATERHOUSECOOPERS [ACGS C.6.1]
Selama tahun 2025, imbalan jasa audit dan jasa lain yang diberikan KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan
(firma anggota jaringan PricewaterhouseCoopers) adalah sebagai berikut:
Jumlah (Rp)
No Jenis Penugasan termasuk PPN &
OPE
JASA AUDIT LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN BNI
1. Audit atas laporan keuangan konsolidasian PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 16.130.490.183
SUBTOTAL JASA AUDIT LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN BNI 16.130.490.183
JASA AUDIT ENTITAS ANAK DAN ENTITAS LAINNYA
1. Audit atas Laporan Keuangan PT BNI Life Insurance ("BNI Life") 3.051.890.037
2. Audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian PT BNI Sekuritas 598.394.187
3. Audit atas Laporan Keuangan PT BNI Asset Management (termasuk di dalamnya adalah Agreed 385.625.572
Upon Procedures (“AUP”) MKBD)
4. Audit atas Laporan Keuangan Interim PT BNI Asset Management tanggal 31 Oktober 2025 dan 380.000.000
Untuk Periode Sepuluh Bulan Terakhir Pada Tanggal Tersebut
5. Audit atas Laporan Keuangan PT BNI Multifinance 501.057.543
6. Audit atas Laporan Keuangan PT Bank Hibank Indonesia 1.515.041.743
7. Audit atas Laporan Keuangan PT BNI Modal Ventura 457.291.437
8. Audit atas Laporan Keuangan BNI Remittance Limited 533.416.650
9. Audit atas Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil ("PUMK") 364.769.432
10. Audit atas laporan keuangan dan portofolio Dana Pensiun Lembaga Keuangan (“DPLK”) 199.050.225
SUBTOTAL JASA AUDIT ENTITAS ANAK DAN ENTITAS LAINNYA 7.986.536.826
218 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 221
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Jumlah (Rp)
No Jenis Penugasan termasuk PPN &
OPE
JASA AUDIT KANTOR LUAR NEGERI
1. Group reporting atas The Hong Kong Branch of PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI 1.010.353.890
Hong Kong")
2. Group reporting atas The Tokyo Branch of PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI Tokyo") 2.345.774.200
3. Audit atas laporan keuangan dan group reporting atas The Seoul Branch of PT Bank Negara 1.009.536.500
Indonesia (Persero) Tbk (“BNI Seoul”)
4. Audit atas laporan keuangan dan group reporting atas The Singapore Branch of PT Bank Negara 4.619.550.000
Indonesia (Persero) Tbk (“BNI Singapore”)
5. Group reporting atas The London Branch of PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI 515.000.000
London")
6. Group reporting atas The New York Branch of PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI New 1.026.750.000
York")
SUBTOTAL JASA AUDIT KANTOR LUAR NEGERI 10.526.964.590
TOTAL IMBAL JASA AUDIT 34.643.991.599
JASA AGREED UPON PROCEDURES ("AUP")
1. Penelaahan dan validasi laporan keuangan konsolidasian PT Bank Negara Indonesia (Persero) 57.189.578
Tbk (format koran, sesuai dengan format OJK)
2. Internal Control Report (Management Letter) 111.774.261
3. Penerapan prosedur yang disepakati bersama (“AUP”) sehubungan dengan Kegiatan Unit Kerja 193.600.239
Kustodian
4. Penerapan prosedur yang disepakati bersama (“AUP”) sehubungan dengan Laporan Hasil 193.600.239
Evaluasi Kinerja
5. Penerapan prosedur yang disepakati bersama (“AUP”) sehubungan dengan PSA 62 (Laporan 352.497.988
atas Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-Undangan dan Pengendalian Internal)
6. Penerapan prosedur yang disepakati bersama sehubungan Kontrak Manajemen dan Kontrak 534.719.935
Manajemen Tahunan Direksi BUMN
7. Penerapan prosedur yang disepakati bersama (“AUP”) sehubungan dengan Laporan Realisasi 80.414.245
Kinerja untuk keperluan Target Kinerja Long-Term Incentives (“LTI”) Direksi dan Dewan
Komisaris
8. Penerapan prosedur yang disepakati bersama (“AUP”) sehubungan Laporan Keuangan Agregasi 562.211.916
BUMN
SUBTOTAL AGREED UPON PROCEDURES (“AUP”) 2.086.008.401
JASA PERIKATAN LAINNYA
1. Limited Review Informasi Keuangan Interim Konsolidasi Jasa Bank dan Entitas Anak Untuk 10.800.000.000
Priode tanggal 31 Oktober 2025 dan Untuk Periode Sepuluh Bulan Terakhir Pada tanggal Tersebut.
2. BNI Sustainability Bonds Tahun 2025 4.000.000.000
3. Non-Audit Assurance Engagement (“NAAE”) atas Laporan Modal Kerja Bersih Disesuaikan 56.650.000
(MKBD) PT BNI Sekuritas
SUBTOTAL JASA PERIKATAN LAINNYA 14.856.650.000
TOTAL IMBAL JASA NON AUDIT 16.942.658.401
TOTAL IMBAL JASA AUDIT DAN NON AUDIT 51.586.650.000
Total biaya yang dikeluarkan oleh BNI untuk jasa non-audit tercatat lebih rendah dibandingkan dengan
biaya jasa audit yang dikeluarkan pada tahun 2025. [ACGS C.6.2]
HASIL PEMERIKSAAN
Hasil Pemeriksaan yang dilakukan oleh auditor eksternal disampaikan dalam bentuk Opini Audit Laporan
Keuangan Konsolidasian. Laporan Keuangan Konsolidasian PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk dan Entitas Anak telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan
PricewaterhouseCoopers) dengan partner penanggung jawab adalah Jimmy Pangestu, S.E., CPA, auditor
independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia, dengan
opini tanpa modifikasian, sebagaimana tercantum dalam laporannya tertanggal 02 Februari 2026.
Laporan Tahunan 2025
219
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 222
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Lembaga dan/atau Profesi
Penunjang Pasar Modal
Perdagangan dan PT Bursa Efek Indonesia
Pencatatan Saham Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190, Indonesia
Tel. : (62-21) 5150515
Fax. : (62-21) 5154153
Website : www.idx.co.id
E-mail : listing@idx.co.id
Singapore Exchange Regulation Pte. Ltd.
11 North BuonaVista Drive, #06-07 The Metropolis Tower 2, Singapore
Tel. : +65 6236 8888
Website : sgx.com
E-mail : asksgx@sgx.com
Konsultan Hukum Hiswara Bunjamin & Tandjung
18th floor, Tower I Sudirman 7.8
JI. Jend. Sudirman Kav. 7-8, Jakarta 10220
Tel. : 021 – 3973 8000
Fax. : 021-3973 6110
E-mail : hbtlaw@hsfkramer.com
Website : www.hbtlaw.com
Hadiputranto, Hadinoto & Partners
Pacific Century Place, Lv 35 SCBD Lot 10,
Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53
Jakarta 12190, Indonesia
Tel. : 021 – 2960 8888
Fax. : 021 – 2960 8999
Website : www.hhp.co.id
Hanafiah Ponggawa & Partners
Wisma 46 – Kota BNI, lantai 32 dan lantai 41 Main Reception, Jl. Jend. Sudirman Kav.1, Jakarta, 10220, Indonesia
Tel. : +62 21 5701837
Fax. : +62 21 5701835
Website : https://dentons.hprplawyers.com
UMBRA - Strategic Legal Solutions
Telkom Landmark Tower 49th Floor - The Telkom Hub.
Jl. Gatot Subroto Kav. 52, Jakarta 12710 - Indonesia
Tel. : + 62 21 5082 0999
Website : www.umbra.law
Assegaf Hamzah & Partners
Capital Place, Level 36 & 37
Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav. 18, Jakarta 12710
Tel: +62 21 2555 7800
Fax: +62 21 2555 7899
E-mail : info@ahp.id
Website : www.ahp.id
Biro Administrasi Efek PT Datindo Entrycom
Jl. Hayam Wuruk No. 28, Jakarta 10120
Tel. : (62-21) 3508077
Website : www.datindo.com
E-mail : corporatesecretary@datindo.com
Lembaga Pemeringkat Standard & Poor‘s
Efek 12 Marina Boulevard
Marina Bay Financial Centre Tower 3, Level 23
Singapore 018982
Tel. : (65) 6239 6335
Website : www.spglobal.com
Moody‘s Investors Service Singapore Pte. Ltd
71 Robinson Road #05-01, Singapore 068895
Tel. : (+65) 6398 8316
Website : www.moodys.com
PT Fitch Ratings Indonesia
DBS Bank Tower, Lt. 24 Suite 2403
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav 3-5 Jakarta 12940
Tel. : (62-21) 2988 6800
Fax. : (62-21) 2988 6822
Website : www.fitchratings.com
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
Equity Tower Lantai 30 SCBD Lot 9
Jl. Jenderal Sudirman Kav.52-53
Jakarta 12190
Tel. : (62-21) 509 684 69
Fax. : (62-21) 509 684 68
Website : www.pefindo.com
220 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 223
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kustodian PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower II, Lantai 3
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190, Indonesia
Tel. : (62-21) 515 2855
Fax. : (62-21) 5299 1199
Website : www.ksei.co.id
E-mail : helpdesk@ksei.co.id
Wali Amanat PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Plaza Mandiri 1
Jl. Jend. Sudirman Kav. 54-55, Jakarta 12190
Tel. : (62-21) 526 5045; 526 5095
Fax. : (62-21) 527 4477; 527 5577
Fax. : (62-21) 5752444
The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited
Issuer Services, L24 HSBC Main Building, No.1
Queen’s Road Central, Hong Kong
Web : www.hsbc.com.hk
PT Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Gedung BRI
Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46, Jakarta 10210
Tel. : (62-21) 575 2019
Fax. : (62-21) 575 2010
Notaris Titik Krisna Murti Wikaningsih Hastuti, S.H., M.Kn
Notaris & PPAT Kota Administrasi Jakarta Selatan
Jl. Suryo No. 54, Kebayoran Baru Jakarta 12180
Tel. : (021) 2923 6060
Fax. : (021) 2923 6070
E-mail : notaris.titikrisna@gmail.com
Konsultan Pajak PB Taxand
Menara Imperium Lantai 27
Jl. H.R. Rasuna Said Kav.1 Jakarta 12980
Tel. : (021) 835 6363
Fax. : (021) 8379 3939
Website : www.pbtaxand.com
KAP Penjatahan Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali Registered Public Accountants
Obligasi Menara Kuningan Lantai 11
Jl. H.R. Rasuna Said Blok X-7 Kav.5 Jakarta 12940
Tel. : (021) 5790 3548
Fax. : (021) 5790 3548
Konsultan Ahli Sustainalytics US Inc.
Lingkungan Four World Trade Center, Floor 48, 150 Greenwich Street
New York, 10007 United States
Tel. : (+65) 6329 7596 (APAC)
Website : www.sustainalytics.com
Arranger The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited
HSBC Main Building, 1 Queen’s Road Central,
Hong Kong
Tel. : (+852) 2748 8288
Website : www.hsbc.com.hk
Citigroup Global Markets Limited
Citigroup Centre, Canada Square
Canary Wharf London E14 5LB United Kingdom
Tel. : (020) 7986 4000
Website : www.citigroup.com
PT. BNI Sekuritas
Sudirman Plaza, Indofood Tower lantai 16
Jl. Jend. Sudirman Lantai 16, Kav 76-78
Jakarta 12910, Indonesia
Tel. : (021) 2554 3946
Fax. : (021) 5793 5831
Website : www.bnisekuritas.co.id
J.P. MORGAN SECURITIES PLC
88 Market Street, 26th Floor, CapitaSpring, Singapore 048948
Tel. : +65 6882 2913
M : +65 8518 7697
UBS Investment Bank
Sequis Tower Level 22 unit 22-1, Jl. Jend Sudirman Kav.71 SCBD Lot 11B,
Jakarta 12190
Tel. : +622125547000
BNI Securities Pte. Ltd
BNI Tower
30 Raffles Place #26-01
Singapore 048622
Website : https://bnisecurities.com.sg
E-mail : corporate.secretary@bnisecurities.com.sg
Laporan Tahunan 2025
221
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 224
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Informasi yang Tersedia
pada Situs Web BNI [ACGS B.5.1, C.7.2]
Situs web BNI memuat informasi sebagai berikut:
BERANDA INDIVIDU UMKM KORPORASI
Berisi informasi mengenai Berisi informasi mengenai Berisi informasi mengenai Berisi informasi mengenai
Kabar BNI, Promo & Acara, Simpanan, Pinjaman, Kartu perbankan UMKM produk Perbankan Bisnis,
Informasi Perseoan, Suku Debit, Kartu Kredit, Jasa- turunannya seperti XPORA. Internasional, Tresuri, dan
Bunga Dasar Kredit, serta Jasa, Simpanan Pensiun, solusi wholesale. Informasi
Tingkat Bunga Pinjaman. Bancassurance, dan simulasi di menu Bisnis dikhususkan
produk. Informasi di menu untuk menyajikan solusi bagi
Personal dikhususkan untuk nasabah perseroan/korporat.
nasabah perorangan.
WEALTH E-BANKING INVESTOR
Berisi informasi mengenai Berisi mengenai Laporan Berisi mengenai BNI ATM,
produk, layanan, promo, dan Keuangan, Laporan Tahunan, BNI Agen46, EDC BNI, BNI
program priority banking Laporan Keberlanjuutan SMS Banking, BNI Mobile
yang dimiliki BNI yaitu BNI dan Lainnya, kegiatan dan Banking, Layanan Gerak,
Emerald. presentasi, informasi saham BNI Debit Online, dan BNI
dan obligasi, serta berita Internet Banking.
investor.
BNI memiliki situs web resmi yang ditujukan dalam rangka memenuhi komitmen BNI terhadap pelaksanaan
Undang-Undang Nomor 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal serta meningkatkan pelaksanaan Tata Kelola
perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) khususnya kepada pemegang saham, nasabah,
masyarakat, pemerintah, serta pemangku kepentingan lainnya. Situs web resmi BNI yaitu www.bni.
co.id, dibuat dengan memperhatikan Peraturan OJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten atau
Perusahaan Publik. Situs web BNI dapat diakses oleh masyarakat luas dalam Bahasa Indonesia dan Inggris.
Informasi detail mengenai situs web resmi BNI sebagai berikut:
222 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 225
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
1. Informasi pada situs web BNI diperbarui secara • Laporan keberlanjutan tahunan untuk
berkala dengan informasi yang aktual dan terkini. periode 5 (lima) tahun buku terakhir;
2. Informasi umum BNI yang diungkapkan dalam • Laporan dana pensiun tahunan untuk
situs web BNI antara lain: periode 5 (lima) tahun buku terakhir;
a. Nama, alamat, dan kontak kantor pusat dan/ • Laporan tahunan program kemitraan bina
atau kantor perwakilan BNI; yang meliputi lingkungan untuk periode 5 (lima) tahun
nomor telepon, nomor faksimile, dan alamat terakhir;
surat elektronik; [ACGS C.10.1] • Presentasi Korporasi dalam bentuk file
b. Riwayat singkat BNI; presentasi, audio dan video untuk periode
c. Struktur organisasi BNI; 5 (lima) tahun terakhir; dan
d. Penghargaan Perusahaan; • Ikhtisar data keuangan penting, dalam
e. Struktur kepemilikan BNI, meliputi: bentuk perbandingan untuk 5 (lima) tahun
• Uraian tentang nama pemegang saham buku terakhir; antara lain:
dan persentase kepemilikannya setiap - Pendapatan;
akhir bulan; - Laba bruto;
• Informasi mengenai pemegang saham - Laba (rugi);
utama dan pengendali BNI, baik langsung - Jumlah laba (rugi) yang dapat
maupun tidak langsung, sampai kepada diatribusikan kepada pemilik entitas
pemilik individu yang disajikan dalam induk dan kepentingan non pengendali;
bentuk skema atau diagram; dan - Total laba (rugi) komprehensif;
• Nama entitas anak, perusahaan asosiasi, - Laba (rugi) per saham;
perusahaan ventura bersama di mana - Jumlah aset;
BNI memiliki pengendalian bersama - Jumlah liabilitas;
entitas, beserta persentase kepemilikan - Jumlah ekuitas;
saham, bidang usaha, dan status operasi - Rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset;
perusahaan tersebut. - Rasio laba (rugi) terhadap ekuitas;
f. Profil Direksi, Dewan Komisaris, Komite, - Rasio laba (rugi) terhadap pendapatan;
Sekretaris Dewan Komisaris, dan Sekretaris - Rasio lancar;
Perusahaan yang meliputi: - Rasio liabilitas terhadap ekuitas;
• Foto; - Rasio liabilitas terhadap jumlah aset;
• Nama; dan
• Riwayat jabatan, termasuk rangkap - Informasi dan rasio keuangan lainnya
jabatan; yang relevan dengan perusahaan dan
• Riwayat Pendidikan; jenis industrinya.
• Hubungan afiliasi anggota Direksi dan d. Informasi RUPS, yang meliputi: [ACGS C.9.4, C.9.5]
anggota Dewan Komisaris dengan • Pengumuman dan Pemanggilan;
anggota Direksi dan/atau anggota Dewan • Bahan mata acara yang dibahas dalam
Komisaris lainnya serta pemegang saham. RUPS;
g. Nama dan alamat • Ringkasan Risalah RUPS;
• Akuntan Publik yang mengaudit laporan • Rapat Umum Pemegang Saham;
keuangan BNI dalam tahun berjalan; • Hasil RUPS;
• Pemeringkat Efek; • Berita Acara.
• Wali amanat; dan e. Informasi saham, yang meliputi:
• Biro Administrasi Efek. • Jumlah saham beredar;
h. Dokumen Anggaran Dasar [ACGS C.9.6] • Saham bonus;
3. Informasi bagi Pemodal atau Investor yang • Kronologis pencatatan saham;
diungkapkan dalam situs web BNI antara lain: • Harga saham;
a. Prospektus Penawaran Umum; • Stuktur Kepemilikan Saham;
b. Laporan tahunan, untuk periode 5 (lima) f. Informasi obligasi dan/atau sukuk, paling
tahun buku terakhir; dan [ACGS C.9.3] kurang meliputi:
c. Informasi Keuangan, yang meliputi: [ACGS C.9.1] • Nilai obligasi yang belum lunas/terhutang
• Laporan keuangan tahunan, untuk periode (outstanding bond) dana/atau sukuk;
5 (lima) tahun buku terakhir; • Hasil pemeringkatan obligasi dan/atau
• Laporan keuangan triwulanan, untuk sukuk;
periode 5 (lima) tahun buku terakhir; • Tanggal jatuh tempo; dan
• Laporan keuangan bulanan, untuk periode • Tingkat bunga obligasi dan/atau imbal
5 (lima) tahun buku terakhir; hasil sukuk.
• Laporan keuangan tengah tahunan untuk
periode 5 (lima) tahun buku terakhir
Laporan Tahunan 2025
223
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 226
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
g. Informasi dividen. 5. Informasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
h. Informasi untuk pemodal atau investor, media yang diungkapkan dalam situs web BNI antara
publik, dan/atau analis. [ACGS C.9.2] lain:
i. Informasi terkait aksi korporasi yang dilakukan a. Informasi tanggung jawab sosial (CSR)
BNI dan tindakan yang dilakukan oleh pihak perusahaan melalui BNI Berbagi telah
lain terhadap BNI, meliputi: memuat kebijakan, jenis program, dan biaya
• Transaksi Afiliasi dan Benturan yang dikeluarkan oleh BNI di dalam laporan
Kepentingan Transaksi Tertentu; keberlanjutan.
• Pembagian Saham Bonus; b. Informasi terimplementasinya Environmental,
• Pembelian Kembali Saham oleh BNI dalam Social, and Governance (ESG) yang
kondisi pasar yang berpotensi krisis; dan diungkapkan dalam situs web BNI antara
• Program kepemilikan saham oleh anggota lain: Pencapaian BNI pada bidang ESG, Jenis
Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan Aktivitas, dan video profil ESG BNI.
karyawan dari BNI atau pihak terkendali c. Kebijakan, jenis program, dan biaya
lain. sebagaimana dimaksud pada huruf a terkait
j. Informasi atau Fakta Material selain yang aspek:
telah diungkapkan dalam Peraturan Otoritas i) Lingkungan hidup;
Jasa Keuangan. ii) Praktik ketenagakerjaan, kesehatan, dan
4. Informasi Tata Kelola Perusahaan yang keselamatan kerja;
diungkapkan dalam situs web BNI antara lain: iii) Pengembangan sosial dan
a. Pedoman kerja Direksi, Dewan Komisaris, Tata kemasyarakatan; dan
Kelola Terintegrasi, dan Audit Internal; iv) Tanggung jawab produk dan/atau layanan,
b. Pengangkatan, pemberhentian, dan/atau dengan disertai informasi pendukungnya.
kekosongan Sekretaris Perusahaan, termasuk 6. Informasi mengenai Suku Bunga Dasar Kredit
Sekretaris Perusahaan sementara, serta dan Tingkat Bunga Pinjaman
informasi pendukungnya; 7. Informasi Layanan Wealth Management meliputi:
c. Piagam Unit Audit Internal; a. BNI Private
d. Kode Etik; b. BNI Emerald
e. Pedoman kerja komite; c. Produk
f. Anggaran Dasar Perusahaan; d. Benefit
g. Pelaporan Whistleblowing System (WBS); 8. Informasi Solusi Korporasi meliputi:
h. Pengangkatan dan pemberhentian anggota a. Perbankan Korporasi
Komite Audit; b. Intenasional
i. Kebijakan manajemen risiko; c. Tresuri
j. Kebijakan mekanisme sistem pelaporan d. Solusi Wholesale
pelanggaran; 9. Informasi terkait Pelindungan Konsumen yang
k. Kebijakan Antikorupsi; meliputi:
l. Kebijakan terkait seleksi pemasok dan hak a. Customer Protection
kreditur; b. Ringkasan Informasi Produk dan Layanan
m. Kebijakan dalam peningkatan kemampuan (RIPLAY)
vendor; 10. Informasi Nilai Tukar Kurs Terkini
n. Laporan tata Kelola dan tata Kelola 11. Informasi mengenai Rilis Berita BNI
terintegrasi. 12. Informasi mengenai Berita Pengadaan BNI,
Pengumuman, dan Tips & Edukasi
E-Banking Kontak BNI
Berisi informasi mengenai BNI ATM, BNI SMS Banking, BNI Berisi informasi mengenai Lokasi Kantor Pusat, Corporate
Agen46, BNI Mobile Banking, BNI SMS Notifikasi, TapCash, Secretary, BNI Layanan Call 24/7, dan Prosedur Pelayanan &
BNI Debit Online, QRIS, EDC BNI, BNI DigiCS, BNI Ipay, dan Pengaduan.
BNI Smartpay, BNI SPRINT, dan wondr by BNI.
Pencari Lokasi BNI Jaringan Global BNI
Berisi informasi mengenai lokasi BNI ATM, BNI Agen46, Berisi informasi mengenai Lokasi Kantor Luar Negeri BNI.
Kantor Cabang BNI, BNI DigiCS, dan BNI SPRINT.
PPID BNI
Berisi informasi mengenai sarana layanan online bagi pemohon informasi publik sebagai salah satu wujud pelaksanaan
keterbukaan informasi publik di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
224 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 227
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Penghargaan dan Sertifikasi
Penghargaan Internasional
18th Annual Transaction Banking 18th Annual Transaction Banking The Alliance For Green Commercial Mastercard Forum 2025
Awards 2024 Awards 2024 Banks Best Travel Credit Card Proposition
Best Online Trade Best Cross Border Manifesto For Excellence In Green for Mass Market-BNI
Facilitation Solution in Payment Solution in Commercial Banking Titanium Credit Card
Indonesia 2024 Indonesia 2024
Maret 2025 29 April 2025
Februari 2025 Februari 2025 International Finance Corporation PT. Mastercard Indonesia
Alpha Southeast Asia Alpha Southeast Asia (IFC) World Bank Group
Digital Banker – Digital CX Digital Banker – Digital CX Digital Banker – Digital CX iF Design Award 2025
Awards 2025 Awards 2025 Awards 2025 wondr by BNI dinobatkan sebagai
Best Technology Implementation for Outstanding Digital CX – Trade Best Wholesale/Transaction Bank salah satu desain terbaik untuk
Digital CX - Indonesia - Winner Finance Initiative - Digital CX for Digital CX - Indonesia - Highly kategori Apps/Software
Awards 2025 - Indonesia - Winner Acclaimed
April 2025 April 2025
The Digital Banker April 2025 April 2025 iF Design Foundation
The Digital Banker The Digital Banker
ASEAN Fintech Awards 2025 18th Alpha Southeast Asia 18th Alpha Southeast Asia Global Council of Corporate
Best CIO of the Year Awards 2025 Awards 2025 Universities (GCCU) Awards 2025
Best Corporate Treasury Sales and Best FX Bank for Retail Clients Best Corporate University – Gold
Mei 2025 Structuring Team Awards Branding & Durability
ASEAN Fintech Forum 12 Mei 2025
12 Mei 2025 Alpha Southeast Asia 12 Mei 2025
Alpha Southeast Asia Global Council of Corporate
Universities (GCCU)
Laporan Tahunan 2025
225
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 228
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
The Asset - Triple A Awards 2025 The Asset - Triple A Awards 2025 The Asset - Triple A Awards 2025 Alpha Southeast Asia Awards 2025
Category Service Provider: Editor’s Triple Star Innovation Leader of the Year Best Trade Finance Bank
The Best Specialist Public Sector in Indonesia
Mei 2025
Mei 2025 Mei 2025 The Asset – Triple A Mei 2025
The Asset - Triple A The Asset – Triple A Alpha Southeast Asia
Asian Banking & Finance Asian Banking & Finance Gov-Media Awards 2025 Indonesia Public Sector
Corporate & Investment Banking Corporate & Investment Banking Indonesia Digital Transformation Initiative of the Year
Award 2025 Award 2025 of the Year – Finance for Govtech Indonesia Public Sector Initiative
Project Infrastructure Finance Deal Green Deal of Year - Indonesia Projects – Supporting Government of the Year – Finance award for BNI
of the Year - Indonesia Digitalization Initiatives Smart Ecosystem
Juli 2025
Juli 2025 Asian Banking & Finance Juli 2025 Juli 2025
Asian Banking & Finance Gov-Media Gov-Media
Asian Banking & Finance Wholesale Global BankTech Awards 2025 Global BankTech Awards 2025 Global BankTech Awards 2025
Banking Awards 2025 Best API/Open Banking Platform Outstanding SME Cash Outstanding SME Payments
Indonesia Domestic Health & Provider for SME Banking Management Solution by a Vendor Solution by a Bank
Wellness Bank of the Year
Agustus 2025 Agustus 2025 Agustus 2025
Juli, 2025 The Digital Banker The Digital Banker The Digital Banker
Asian Banking & Finance
Global BankTech Awards 2025 Global BankTech Awards 2025 Global Retail Banking Innovation Global Retail Banking Innovation
Best API/Open Banking Platform Outstanding Payments Awards 2025 Awards 2025
Provider for Transaction Banking and Collection Service Provider Best API Initiative Best SME Banking Platform
Agustus 2025 Agustus 2025 Agustus 2025 Agustus 2025
The Digital Banker The Digital Banker The Digital Banker The Digital Banker
226 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 229
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
FX Awards Indonesia FX Awards Indonesia Asia Sustainability Reporting International Customer Experience
Most Active Fxall Bank (Taker) 2024 Best State Bank - First Runner Up Awards (ASRA) ke-11, 2025 Awards (ICXA) 2025
- Winner Kategori Asia’s Best Suistanability Gold Award, Best Learning &
15 September 2025 Report (Public Sector) - Silver Development - International
15 September 2025 LSEG FX Customer Experience Awards (ICXA)
LSEG FX 24 Oktober 2025 2025
Asia Sustainability Reporting
Awards 13 November 2025
ICXA
International Customer Experience Contact Centre Asia Pacific Award Investor and Financial Education Financial Insight Innovation Awards
Awards (ICXA) 2025 2025 Award (Corporate) Leader in Customer Engagement
Best Use of Technology - Over 5.000 Contact Center Operations - Bronze Award
Employees – Silver Award Winner Platinum Juli 2025
Maret 2025 IDC Asia/Pacific
November 2025 November 2025 Investor and Financial Education
ICXA CC-APAC
Extel HR Asia Best Companies to Work HCM Excellence Awards HCM Excellence Awards
Honored Company in Asia (ex- for in Asia Awards Best Corporate Best Benefits Wellness and
Japan) for Executive Team: Best Companies to Work for in Asia Culture Transformation - Bronze Well Being Program - Gold
- Board of Directors
- Investor Relations Juni 2025 2025 2025
HR Asia Brandon Hall Group Brandon Hall Group
September 2025
Extel
500 Best Companies in
Asia Pacific 2025
2025
TIME - Statista
Laporan Tahunan 2025
227
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 230
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Penghargaan Internasional Lainnya
Penghargaan Bulan dan Tahun Penyelenggara
BNI Masuk Daftar 500 Perusahaan Terbaik Asia Pasifik Versi TIME Februari 2025 Time
Investor and Financial Education Award 2024 Maret 2025 IFEC Hong Kong
Penghargaan Perunggu sebagai bank dengan program literasi
terbaik bagi pekerja domestik Indonesia di Hong Kong
Mastercard Forum 2025 April 2025 PT Mastercard
Excellence in Consumer Payment Awards for Wondr BNI Debit and Credit Indonesia
Mastercard Forum 2025 April 2025 PT Mastercard
Best New Affluent Debit Card for World Elite Debit Indonesia
Mastercard Forum 2025 April 2025 PT Mastercard
Outstanding E-commerce Acquirer Indonesia
Euromoney Awards for Excellence 2025 Mei 2025 Euromoney
Best Digital Bank for SMEs 2025
Euromoney Awards for Excellence 2025 Mei 2025 Euromoney
Indonesia’s Best Investment Bank for Equity Capital Market (ECM) 2025
(BNI Sekuritas)
BNI Masuk Daftar Global 2000 Forbes 2025, Bukti Kinerja Positif yang Diakui Dunia Juni 2025 Forbes
Penghargaan Nasional
Rangkaian acara penandatanganan The 10th WOW BRAND 2025: The Most Active JCB Indonesia Award 2025
Perjanjian Kerja Sama Pengelolaan Experiential & Emotional Branding Price Taker Trader Best Issuing Total Sales Volume in
Kas Negara yang berlangsung di DPLK BNI meraih Penghargaan. (a.n Hari Juangga Siregar) Indonesia 2024 dan Outstanding
Gedung A.A. Maramis, Jakarta Brands For Good (BFG) Club Usage Program with Prominent
Bank Operasional Terbaik Tahun 24 Februari 2025 Merchants in Indonesia 2024
2024 untuk kategori Bank BUMN 26 Februari 2025 SPPA-IDX
MarkPlus, Inc. & Marketeers 11 Februari 2025
Januari 2025 JCB International Indonesia
Direktorat Jenderal Perbendaharaan
(DJPb) Kementerian Keuangan
(Kemenkeu) RI
JCB Indonesia Award 2025 Peraih Bronze Asia’s Best Indonesia Top Financial Woman Markplus Institute
Outstanding Usage Program with Sustainability Report Leaders 2025 Dream Workplace foÅr Learning
Prominent Merchants in Indonesia Direktur Consumer Banking BNI - 2025
2024 7 Maret 2025 Raih Top Financial Woman Leaders
Asia Sustainability Reporting Award 2025
(ASRA) 23 Mei 2025
11 Februari 2025 April 2025 Markplus Institute
JCB International Indonesia HerStory
228 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 231
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Gold Award Cost Effective Gold Award Cost Effective Pengguna Jasa Pilot Transaksi Repo Pembayaran Iuran Tercepat
Implementation Implementation Implementasi Transaksi Repurchase
- at Indonesia Operations Banking - at Indonesia Operations Banking Agreement (Transaksi Repo) di 17 Juni 2025
Summit. Summit. Sistem Penyelenggaraan Pasar BPJS Kesehatan
Streamline Settlement Process for Automation Instruction Credit by Alternatif
Data Entry by SIAPP ASIC
13 Juni 2025
28 Mei 2025 28 Mei 2025 IDX
Forum Komunikasi Direktur Forum Komunikasi Direktur
Operasional Perbankan (FKDOP) Operasional Perbankan (FKDOP)
22nd Indonesia Best Bank in Service 22nd Indonesia Best Bank in Service 22nd Indonesia Best Bank in Service 22nd Indonesia Best Bank in Service
Excelence 2025 Excelence 2025 Excelence 2025 Excelence 2025
The Best Call Center dari Bank The Best Phone Banking dari Bank The Best Social Media dari Bank The 2nd Best Email dari Bank Service
Service Excellence Award 2025 Service Excellence Award 2025 Service Excellence Award 2025 Excellence
24 Juni 2025 24 Juni 2025 24 Juni 2025 24 Juni 2025
Info Bank Info Bank Info Bank Info Bank
Indonesia Excellence Good 22nd Banking Service Excellence 22nd Banking Service Excellence Infobank 22nd Banking Service
Corporate Governance Awards 2025 Awards (BSEA) 2025 Awards (BSEA) 2025 Excellence Awards (BSEA) 2025
Indonesia Excellence Good Platinum Champion Golden Champion The Best Conventional Bank in
Corporate Governance Ethics in The Best Conventional Bank The Best Conventional Bank in Service Excellence 2025 – Contact
Building Transparent, Accountable, in Excellence E-Banking for 10 Excellence Digital Channel for 5 Center
and Secure Banking Ecosystem Consecutive Years (2015-2024) Consecutive Years (2021-2025) for 3 Consecutive Years (2023-2025)
Juni 2025 Juni 2025 Juni 2025 Juni 2025
WartaEkonomi.co.id Research Infobank Media Group Infobank Media Group Infobank Media Group
and Consulting
20 Top Companies BRAVO 500 Summit Awards 2025 Lomba Digitalilasi Pasar ESG NOW
to Watch in 2025 Excellence in Financial Inclusion Penghargaan Lomba Digitalisasi Kategori Governance Sustainability
through Technology Pasar sebagai Reporting Anugerah ESG Republika
Juni 2025 Digitalisasi Keuangan Terbaik 1 2024
Bloomberg Technoz Intelligence Juli 2025 Dalam Rangka Lomba Digitalisasi
XLSmart Pasar Tahun 2025 Kategori 19 September 2025
“Digitalisasi Perbankan” Republika
21 Agustus 2025
Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa
Keuangan (OJK), dan Perumda
Pasar Jaya
Laporan Tahunan 2025
229
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 232
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Indonesian Contact Center Awards Indonesian Contact Center Awards Indonesian Contact Center Awards Indonesian Contact Center Awards
(ICCA) 2025 (ICCA) 2025 (ICCA) 2025 (ICCA) 2025
Platinum Medal - The Best Contact Gold Medal - The Best Customer Gold Medal - The Best Digital Gold Medal - The Best People
Center Operations Experience Innovation Development
September 2025 September 2025 September 2025 September 2025
Indonesia Contact Center Indonesia Contact Center Indonesia Contact Center Indonesia Contact Center
Association Association Association Association
Indonesian Contact Center Awards Indonesia Corporate The 16th IICD Corporate Governance Indonesia Climate Finance Dialogue
(ICCA) 2025 Communication & Sustainability Conference & Award 2025 Financing Impact at Scale:
Gold Medal - The Best Sales Summit 2025 Top 50 Big Capitalization Public Unlocking Private Investment for
Contribution Juara 2 - Social Media Campaign Listed Company Climate Solutions in Indonesia
ICCS Summit 2025
September 2025 September 2025 September 2025
Indonesia Contact Center 1 Oktober 2025 Indonesian Institute for Corporate Kementerian Keuangan
Association ICCS Summit Directorship (IICD)
The Digital Banker – Global Bank ESG Awards 2025 CNN Indonesia Awards 2025 Marketeers Editor’s Choice Award
Tech Award 2025 BNI Sabet Platinum Star Award Outstanding Contribution to (MECA) 2025
Best API/Open Banking Empowering MSMEs and SME Development Program of
Platform Provider for SME Oktober 2025 Expanding Inclusive Village Finance, the Year
Banking Investor Trust sebagai bentuk pengakuan atas
komitmennya dalam memperkuat Oktober 2025
Oktober 2025 keuangan berkelanjutan dan Marketeers Editor’s Choice Award
The Digital Banker mendorong ekonomi hijau di Tanah (MECA)
Air
Oktober 2025
CNN Indonesia TV/Transmedia
IDX Channel Anugerah Inovasi Satya JKN Awards 2025 Komitmen Tinggi dan Kontribusi Mandaya Awards 2025
Indonesia 2025 Apresiasi Terbaik Nasional Badan Nyata dalam Menyukseskan Penghargaan Kategori Dedikasi
Kategori Terbaik atas Usaha Patuh Dalam Program JKN Gerakan Orang Tua Asuh Cegah dan Kontribusi
keberhasilannya dalam Tahun 2025 Stunting (GENTING)
mengembangkan inovasi keuangan 16 Oktober 2025
berkelanjutan melalui penyusunan 14 Oktober 2025 15 Oktober 2025 Kementerian Koordinator
Sustainability Bond Framework BPJS Kesehatan Kementerian Kependudukan dan Pemberdayaan Masyarakat
sebagai landasan penerbitan Pembangunan Keluarga/BKKBN
Sustainability Bond 2025
10 Oktober 2025
IDX Channel
230 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 233
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
KPR BNI as Steady Growth in Kategori IMPACT EXCELLENCE Penghargaan kepada Bank Negara Dharma Wanita Persatuan
Mortgage Business AWARDS Indonesia atas Kinerja Mitra Kerja Pelatihan dan Pengembangan
12 Properti Indonesia Award 2025 Kapasitas
Oktober 2025 13 November 2025
23 Oktober 2025 Investortrust.id TASPEN 19 November 2025
Properti Indonesia Kementerian Kesehatan
Piagam Penghargaan sebagai BI Awards 2025 BI Awards 2025 Anugerah Bakti Nusantara (ABN)
Bank Penyalur Peringkat 1 Bank Mitra Pengendalian Moneter Bank Penggerak Ekonomi 2025
Kategori Penyalur dengan tingkat Rupiah Terbaik Kerakyatan Bank KBMI 3 dan 4 Kategori penggerak ekonomi,
Keterhunian Tinggi (Diatas 94%) dan khususnya melalui kontribusi dalam
Jumlah Rumah Dihuni Terbanyak 28 November 2025 28 November 2025 menghadirkan layanan prima dan
Bank Indonesia Bank Indonesia inklusi keuangan
25 November 2025
BP TAPERA November 2025
Nusantaratv.com
Anugerah Penggerak Nusantara Good Corporate Governance Apresiasi ESG 2025 Indonesia ESG Leadership Awards
2025 Awards 2025 Environment & Sustainability, 2025
Penggerak Transformasi Digital Penganugerahan CGPI 2024 konsistensi BNI dalam menerapkan Leadership AA – Excellence Leader
berkat pengembangan ekosistem Indonesia The Most Trusted prinsip Environmental, Social, and in ESG Transparency
digital wondr by BNI Companies Award sebagai Governance (ESG) pada seluruh
Perusahaan Sangat Terpercaya lini bisnis November 2025
November 2025 Bumi Global Karbon (BGK)
iNews Media Group November 2025 November 2025 Foundation
Majalah SWA bersama Indonesia B-Universe
Independen Cipta Governansi (IICG)
Women in SDG’s Action 2025 CNBC Indonesia Awards 2025 BNI Raih Penghargaan dari BNI Raih Juara 2 Kelompok 1
Kategori SDG’s No Poverty (Tanpa Brand Reputation & Strategic Keterbukaan Informasi Publik Kategori Penjual Lelang Terbaik di
Kemiskinan), berkat kontribusinya Communication Award Kategori Informatif ajang Pengharhaan Reksa Bandha
dalam memperluas akses keuangan
digital dan memberdayakan Desember 2025 Desember 2025 Desember 2025
masyarakat berpenghasilan rendah CNBC Indonesia Keterbukaan Informasi Publik Dirjen Kekayaan negara
November 2025
Bisnis Indonesia
Laporan Tahunan 2025
231
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 234
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
BNI Raih Penghargaan di Ajang CNBC Indonesia Awards 2025 Annual Report Awards 2025 Annual Report Awards 2025
Dikstisaintek 2025 Exclusive in Monetary Policy Perusahaan Dengan Peningkatan BUMN Go Publik Keuangan
Support Desk Evaluation Tertinggi Klaster 5T
Desember 2025
Kementerian Pendidikan dan Desember 2025 15 Desember 2025 8 Desember 2025
Kebudayaan CNBC Indonesia Komite Nasional Kebijakan Komite Nasional Kebijakan
Governance (KNKG) Governance (KNKG)
Piagam Apresiasi Bank Indonesia Editors’ Choice Award 2025 Anugerah Diktisaintek 2025 Global Banking and Corporate
Bank Kontributor Jakarta Interbank Best Literacy For Climate Resilience Most Strategic Partner for Digital Finance Growth
Offered Rate (JIBOR) dan peran Campus Financial Ecosystem Kategori: “Bursa dan Finansial :
serta mendukung transparansi suku 5 Desember 2025 Perbankan”
bunga acuan Rupiah Investing On Climate 19 Desember 2025
Kementerian Pendidikan Tinggi, Desember 2025
5 Desember 2025 Sains, dan Teknologi Bisnis Indonesia
Bank Indonesia
TOP CEO INDONESIA AWARDS DISWAY Awards Anugerah Brand DISWAY Awards Anugerah Brand Apresiasi Wirausaha Inspiratif 2025
2025 Populer Indonesia 2025 Populer Indonesia 2025 Kategori Kolaborator Enterpreneur
Putrama Wahju Setyawan - Kategori I Jasa Keuangan Perbankan Pemenang Kategori BUMN Jasa HUB 2025
The Guardian of BNI Institutional Umum Keuangan
Resilience Desember 2025
Desember 2025 Desember 2025 Kementerian UMKM
Desember 2025 DISWAY, Infovesta DISWAY, Infovesta
IDN - MetroTV
Investor Daily ESG Investor Daily ESG Investor Daily ESG ESG Index Awards 2025
Appreciation Night Appreciation Night Appreciation Night
Appreciated Circular Economy Appreciated Diversity Inclusivity Most Appreciated ESG Report Finance Bank Sector Governance
ESG Report ESG Report Winner
2025
2025 2025 Investor Daily Indonesia 2025
Investor Daily Indonesia Investor Daily Indonesia Katadata Insight Center
232 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 235
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Best Employer Awards 2025 Prima Awards 2025 Prima Awards 2025 Prima Awards 2025
Top 5 Engagement Excellent Award Diamond Award Diamond Award Diamond Award
Best Issuing Bank ATM Best Acquiring Bank All Features Best Acquiring Bank ATM
2025
Telkom University 2025 2025 2025
Infobank Infobank Infobank
Penghargaan Nasional Lainnya
Penghargaan Bulan dan Tahun penyelenggara
Distinguished Award on Outstanding Leadership in Banking Transformation Desember 2025 IDN Times
The Most Engage Dealer (Total Transaction Frequency) Februari 2025 SPPA-IDX
PUBLIC RELATIONS INDONESIA AWARDS (PRIA) 2025 Februari 2025 PR INDONESIA
Terpopuler di Media Online dan Media Sosial PR Indonesia Awards 2025
8th Infobank-MRI Satisfaction, Loyalty, and Engagement 2025 Februari 2025 Infobank-MRI Satisfaction
Bank dengan Kelompok Bank Modal Inti (KBMI) IV terbaik peringkat kedua
di kategori Marketing Customer Engagement
8th Infobank-MRI Satisfaction, Loyalty, and Engagement 2025 Februari 2025 Infobank-MRI Satisfaction
Bank dengan Kelompok Bank Modal Inti (KBMI) IV terbaik, peringkat ketiga
di Most Satisfying Customer Loyalty
8th Infobank-MRI Satisfaction, Loyalty, and Engagement 2025 Februari 2025 Infobank-MRI Satisfaction
Bank dengan Kelompok Bank Modal Inti (KBMI) IV terbaik, peringkat ketiga
di Most Satisfying Branch Office
8th Infobank-MRI Satisfaction, Loyalty, and Engagement 2025 Februari 2025 Infobank-MRI Satisfaction
Bank dengan Kelompok Bank Modal Inti (KBMI) IV terbaik, peringkat ketiga
Most Satisfying di Mobile Banking
Excellent Service Experience Award (ESEA) 2025 Maret 2025 Majalah Marketing &
Category : Reguler Banking For Excellent in Delivering Positive Costomer Carre
Experience Based Experience Audit ESEi 2025
Performa Terbaik ATM Bank 2024 - 2025 Mei 2025 Info Bank
Performa Terbaik Cash Recycling Machine (CRM) Bank 2024-2025 Mei 2025 Info Bank
Performa terbaik ATM Tunai di Public Area Bank 2024 - 2025 Mei 2025 Info Bank
Top Brand Award 2025 Juni 2025 Frontier Group dan
BNI Griya – Kategori KPR (Top Brand 100) Majalah Marketing
Top Brand Award 2025 Juni 2025 Frontier Group dan
BNI Deposito – Kategori Deposit Account Majalah Marketing
Top Brand Award 2025 Juni 2025 Frontier Group dan
BNI Tapenas – Kategori Installment Savings Majalah Marketing
Top Brand Award 2025 Juni 2025 Frontier Group dan
BNI Taplus Anak – Kategori Children’s Savings Majalah Marketing
Top Brand Award 2025 Juni 2025 Frontier Group dan
BNI Kartu Kredit – Kategori Credit Card Majalah Marketing
Indonesia Property & Bank Award ke XIX Tahun 2025 Juni 2025 Propertynbank.com
The Most Recommended Bank with a Creative Mortgage Program
Infobank 22nd Banking Service Excellence Awards (BSEA) 2025 Juni 2025 Infobank Media Group
The Best Conventional Bank in Service Excellence selama 20 tahun
berturut-turut sejak 2006
BNI Raih Best Digital Banking Innovation Adoption 2025 Juli 2025 Investor Trust
Solo Pos Best Brand and Innovation (SBBI) Award 2025 Juli 2025 Solopos
Kategori Children’s Financial Literacy
Laporan Tahunan 2025
233
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 236
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Penghargaan Bulan dan Tahun penyelenggara
Yearly Excellent Performance Banks KBMI 4 Agustus 2025 Infobank
Hari Indonesia Menabung dan Puncak Bulan Literasi Keuangan 2025 Agustus 2025 Otoritas Jasa Keuangan
di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan (OJK)
Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) dengan Pembentukan
Program OJK Peduli (Penggerak Duta Literasi) Termasif
Hari Indonesia Menabung dan Puncak Bulan Literasi Keuangan 2025 di Agustus 2025 Otoritas Jasa Keuangan
Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan (OJK)
Mitra Kerja Sama Satuan Pendidikan Berbasis Agama Implementasi KEJAR
Terbaik
Dukungan dan Kontribusi dalam Pembangunan Perumahan dan Kawasan Agustus 2025 Kementerian Perumahan
Permukiman dan Kawasan Permukiman
Digital Banking Awards (DBA) 2025 September 2025 Investor Trust
Digital Banking Awards 2025 KBMI 4 kategori dimensi Manajemen Risiko
Building Resilience through Good Governance 2025 : Thriving in Turbulent Times September 2025 IICD & LKBN Antara
Leadership in Corporate Governance - The 16th IICD Corporate Governance
Conference and Award
Top 100 Indonesia 2025 La Tofi ESG Rating & Sustainibility Communication September 2025 La Tofi School Of Social
Awards 2025 Responsibility
Platinum Alignment
HIPMI Leadership Excellence Awards 2025 Oktober 2025 HIPMI (Himpunan
Best Corporate Banking Support For Enterpreneur Award 2025 Pengusaha Muda
Indonesia) dan Danantara
Indonesia Business Forum
Indonesia Corporate Sustainability Award 2025 November 2025 (ACEXI)
Best Economic in Local Community
detikcom Awards 2025 November 2025 detikCom
Strategi Efektif Komunikasi Perbankan Skala Global
detikcom Awards 2025 November 2025 detikCom
Bank Dengan Dana Simpanan Tertinggi di Himbara
Apresiasi ESG 2025 November 2025 detikCom
Environment & Sustainability, konsistensi BNI dalam menerapkan prinsip
Environmental, Social, and Governance (ESG) pada seluruh lini bisnis
Anugerah Penggerak Nusantara (APN) 2025 November 2025 iNews Media Group
Penghargaan Penggerak Transformasi Digital berkat pengembangan
ekosistem digital wondr by BNI
(a.n Miranda Julia Prisillia S. L - Dealer Money Market) Desember 2025 SPPA-IDX
The Most Active RFO Trader
(a.n Miranda Julia Prisillia S. L - Dealer Money Market) Desember 2025 SPPA-IDX
The Most Active RFQ Trader
(a.n Miranda Julia Prisillia S. L - Dealer Money Market) Desember 2025 SPPA-IDX
The Most Active Market Maker Trader
(a.n Hari Juangga Siregar) Desember 2025 SPPA-IDX
The Most Active Price Giver Trader
TOP 100 CEO & THE NEXT FUTURE LEADERS 2025 Desember 2025 Infobank
CEO OF THE YEAR 2025 (Putrama Wahju Setyawan, Dirut BNI)
TOP 100 CEO & THE NEXT FUTURE LEADERS 2025 Desember 2025 Infobank
BANKERS OF THE YEAR 2025 (Alexandra Askandar, Wadirut BNI)
TOP 100 CEO & THE NEXT FUTURE LEADERS 2025 Desember 2025 Infobank
THE NEXT FUTURE LEADERS 2025 (Rian Eriana Kaslan,
Direktur Network & Retail Funding)
TOP 100 CEO & THE NEXT FUTURE LEADERS 2025 Desember 2025 Infobank
THE NEXT FUTURE LEADERS 2025 (Bun Hendra, SEVP Credit Risk, Pgs.
SEVP Remedial Recovery)
TOP 100 CEO & THE NEXT FUTURE LEADERS 2025 Desember 2025 Infobank
THE NEXT FUTURE LEADERS 2025 (Okki Rushartomo,
SVP Corporate Secretary)
Climate Editors Choice Awards 2025 Desember 2025 Investing on Climate
Kategori BEST SOCIAL IMPACT Editors Choice Awards 2025
Investing on Climate Editors Choice Awards 2025 Desember 2025 Investing on Climate
Kategori BEST INNOVATIVE CONSERVATION Editors Choice Awards 2025
234 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 237
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Sertifikasi
Sertifikasi Bulan dan Tahun penyelenggara
ISO 9001:2015 26 Juni 2027 PT. Llyod’s Register Quality
Assurance Indonesia
ISO 9001:2015 26 Maret 2023 – 9 Maret 2026 PT SGS Indonesia
Quality Management System
(Certificate ID17/03935)
ISO 30301:2019 23 Desember 2024 – PT Tuv Sud Indonesia
Quality Management System for Provision of 22 Desember 2027
Filling and Archieving Services untuk Unit Archive
Management
ISO 9001:2015 14 November 2024 – PT Tuv Sud Indonesia
Quality Management untuk 26 November 2026
Unit Vendor Management
ISO 9001:2015 14 November 2024 – PT Tuv Sud Indonesia
Quality Management untuk 11 November 2026
Unit Harga Perkiraan Sendiri
Platinum Greenship New Building V.1.2 30 Januari 2025 – 30 Januari 2028 Green Building Council
untuk Gedung Plaza BNI Indonesia
Gold Greenship New Building V.1.2. 30 Januari 2025 – 30 Januari 2028 Green Building Council
untuk Gedung Menara BNI Indonesia
ISO 27001:2022 2025 - 2028 CBQA Global Indonesia
Laporan Tahunan 2025
235
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 238
04
ANALISIS &
PEMBAHASAN
MANAJEMEN ATAS
KINERJA BANK
Kondisi Umum Perekonomian 238 Aspek Pemasaran 395
Kebijakan Strategis BNI Tahun 246 Kebijakan Dividen dan 399
2025 Pembagiannya
Tinjauan Operasi per Segmen 249 Kontribusi BNI terhadap 402
Usaha Pembangunan Nasional
Digital Banking 306 Informasi tentang Realisasi 403
Penggunaan Dana Hasil
Tinjauan Kinerja Keuangan 322
Penawaran Umum
Komprehensif
Negotiable Certificate of Deposit 412
Komitmen dan Kontinjensi 353
(NCD) Rupiah & Valas
Transaksi Spot, Derivatif, dan 355
Informasi Material Mengenai 413
Fasilitas Lindung Nilai
Corporate Action, Investasi,
Aset Bank yang Dijaminkan 357 Ekspansi, Divestasi,
Penggabungan Usaha, Akuisisi,
Suku Bunga Dasar Kredit 358
dan/atau Restrukturisasi Utang/
Kemampuan Membayar Utang 360 Modal
Tingkat Kolektibilitas 362 Informasi Transaksi Material 414
Piutang Perusahaan/Tingkat yang Mengandung Benturan
Kolektibilitas Pinjaman Kepentingan dan/atau Transaksi
Afiliasi dengan Pihak Afiliasi/
Pengelolaan Risiko Kredit 365
Pihak Berelasi
Struktur Modal dan Kebijakan 375
Larangan, Batasan dan/atau 422
Manajemen atas Struktur Modal
Hambatan Signifikan untuk
serta Praktik Manajemen
Melakukan Penyediaan Dana
Risiko terkait Permodalan
antara Bank dan Entitas Lain
Ikatan yang Material untuk 377 dalam Suatu Kelompok Usaha
Investasi Barang Modal
Perubahan Peraturan 423
Investasi Barang Modal yang 379 Perundang-undangan yang
Direalisasikan dalam Tahun Buku Berpengaruh Signifikan
Terakhir terhadap BNI
Properti untuk Investasi 380 Perubahan Kebijakan Akuntansi 433
Informasi dan Fakta Material 380 Tingkat Kesehatan Bank 434
yang Terjadi setelah Tanggal
Laporan Penggunaan 435
Laporan Akuntan
Penyertaan Modal Negara (PMN)
Rencana Pembelian Kembali 380 dan/atau Tambahan PMN
Saham (Buyback)
Pelaksanaan Proyek Strategis 436
Pencapaian Target Tahun 2025 381 Nasional atau Penugasan Lain
Informasi Kelangsungan Usaha 384
Rincian Masalah yang Timbul di 387
Tahun 2025
Prospek Usaha Tahun 2026 388
Proyeksi Kinerja Tahun 2026 393
Page 239
Page 240
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kondisi Umum Perekonomian
KONDISI PEREKONOMIAN GLOBAL negosiasi dagang dengan AS dan mendapatkan
penurunan tarif. Negara-negara ASEAN, misalnya,
Pertumbuhan Ekonomi rata-rata mendapatkan pengenaan tarif 19%
Ekonomi global diproyeksikan tumbuh sebesar 3,2% (Contoh: Indonesia, Thailand, Malaysia) dan 20%
dan 3,1% pada 2025 dan 2026, berdasarkan laporan untuk Vietnam. Negosiasi tarif dengan Tiongkok,
IMF per Oktober 2025, dimana trennya menurun yang awalnya sulit akibat kegigihan kedua negara
dibandingkan dengan 2024 sebesar 3,3%. Salah satu untuk saling retaliasi, juga akhirnya menemukan
tantangan terbesar yang menyebabkan ekonomi titik tengah per Nov-2025 dengan pengenaan tarif
global tumbuh melambat adalah meningkatnya sebesar 47%. Sampai laporan ini dituliskan, dari
ketidakpastian akibat kebijakan tarif resiprokal negara-negara perekonomian utama, hanya India
yang diberlakukan Amerika Serikat (AS) terhadap yang masih dalam tahap negosiasi untuk penurunan
sejumlah mitra dagangnya. Meskipun ketidakpastian tarif dari tingkat 50% yang ditetapkan pemerintahan
akan tarif mewarnai sebagian besar ekonomi global Trump sebagai respons atas pembelian minyak
di sepanjang April – Agustus 2025; memasuki Sep- India dari Rusia.
2025, banyak negara telah berhasil melakukan
Proyeksi IMF untuk Pertumbuhan Ekonomi Global
Realisasi Proyeksi IMF-WEO Poyeksi IMF-WEO
Kawasan and Negara
IMF-WEO per Jul-2025 per Oct-25
Pertumbuhan Ekonomi % FY2024 2025F 2026F 2025F 2026F
World GDP 3,3 3,0 3,1 3,2 3,1
Negara-Negara Ekonomi Maju 1,8 1,5 1,6 1,6 1,6
Amerika Serikat 2,8 1,9 2,0 2,0 2,1
Kawasan Eropa 0,9 1,0 1,2 1,2 1,1
Jepang 0,1 0,7 0,5 1,1 0,6
Inggris Raya 1,1 1,2 1,4 1,3 1,3
Negara-Negara Ekonomi Berkembang 4,3 4,1 4,0 4,2 4,0
Tiongkok 5,0 4,8 4,2 4,8 4,2
India 6,5 6,4 6,4 6,6 6,2
Rusia 4,3 0,9 1,0 0,6 1,0
ASEAN-5 4,6 4,1 4,1 4,2 4,1
Indonesia 5,0 4,8 4,8 4,9 4,9
Malaysia 5,1 4,5 4,0 4,5 4,0
Filipina 5,7 5,5 5,9 5,4 5,7
Thailand 2,5 2,0 1,7 2,0 1,6
Sumber: IMF
Di AS sendiri, tantangan ekonomi datang dari berbagai sisi. Tekanan inflasi AS persisten sepanjang 2025
dengan realisasi inflasi Personal Consumption Expenditure/PCE per November 2025 sebesar 2,8% YoY, naik
sedikit dari posisi Desember 2024 sebesar 2,7% YoY. Inflasi inti PCE juga masih berada di kisaran 2,8% atau
belum konvergen ke batas 2%. Kenaikan inflasi yang dialami AS ini diakibatkan oleh ekspektasi naiknya
tarif impor yang terefleksi dalam kenaikan harga domestik. Berdasarkan catatan Peterson Institute for
International Economics (PIIE), pasca kebijakan tarif resiprokal, tarif impor keseluruhan yang dikenakan
AS terhadap negara-negara mitra dagang naik signifikan menjadi rata-rata 19,5% dari sebelumnya 3%.
Selanjutnya, saat inflasi tengah mengalami tekanan naik, pasar tenaga kerja AS juga menunjukkan sinyal
pelemahan. Angka pengangguran per Desember 2025 mencetak 4,4% (vs. 4,1% di YE2024), mencerminkan
permintaan tenaga kerja yang menurun.
238 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 241
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Tantangan-tantangan yang berbeda juga terjadi di negara-negara lain dan turut mempengaruhi realisasi
pertumbuhan ekonomi. Sepanjang tahun 2025, beberapa negara menunjukkan fenomena perlambatan,
misalnya di kawasan Amerika, seperti AS, Brasil, dan Meksiko yang melambat menjadi 2,2%, 2,4%, dan 0,5%
(vs. 2,8%, 3,4%, dan 1,4% pada 2024); begitu juga negara-negara ASEAN seperti Malaysia dan Filipina yang
masing-masing tumbuh 4,7% dan 4,5% (vs. 5,1% dan 5,7% pada 2024). Tren perlambatan ini juga dialami
oleh negara-negara di Eropa seperti Italia dan Prancis yang masing-masing tumbuh sebesar 0,4% dan 0,8%
(vs. 0,7% dan 1,1% pada 2024). Selain itu, terdapat juga negara-negara yang bertumbuh relatif sama dengan
periode sebelumnya misalnya Tiongkok dan Thailand yang bertumbuh 5,0% dan 2,4% di 2025.
Perbandingan Pertumbuhan Ekonomi Antarnegara
8,0
7,8
7,1
6,5
5,7
5,0
5,0
5,0
5,1
5,1
4,4
4,7
4,7
4,5
3,4
2,8
2,5
2,4
2,4
2,0
2,2
1,8
1,4
1,4
1,1
1,4
1,1
1,0
1,0
0,7
0,8
0,5
0,4
-0,5
0,1
0,2
GER ITA* MEX FRA KOR JPN* GBR* AUS* USA* THA* BRA* PHL MYS* SGP CHN IDN IND* VNM
Pertumbuhan Ekonomi FY24 Pertumbuhan Ekonomi FY25
*) Pertumbuhan Ekonomi 9M25
Sumber: IMF, CEIC, BNI Office of Chief Economist
Laporan Tahunan 2025
239
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 242
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Inflasi dan Suku Bunga Global AS masih tetap tinggi, dengan inflasi konsumen per
Seiring dengan perlambatan pertumbuhan ekonomi, Des-2025 sebesar 2,7% YoY (2,9% YoY Des-2024).
inflasi global juga menunjukan gejala penurunan di Salah faktornya adalah kebijakan tarif resiprokal
tahun 2025 dibandingkan dengan 2024. Penurunan yang diberlakukan AS membuat ekspektasi biaya
inflasi terjadi di beberapa negara pada Desember impor meningkat untuk banyak barang. Selanjutnya
2025, seperti Jepang 2,1% YoY (vs 3,7% YoY per Des- produsen dan importir memindahkan sebagian
24), India 1,3% YoY (vs 5,2% YoY), dan Thailand -0,3% beban biaya tambahan ini ke harga jual konsumen,
YoY (vs 1,2% YoY). Pada saat inflasi berbagai negara sehingga laju penurunan inflasi melambat.
menunjukkan tren yang menurun, sebaliknya inflasi
Perbandingan Angka Inflasi Tahunan di Berbagai Negara
5,2
3,7
3,5
3,4
2,9
2,9
2,9
2,9
2,7
2,6
2,5
2,4
2,1
2,0
1,8
1,8
1,7
1,6
1,5
1,6
1,3
1,3
1,2
1,2
0,8
0,8
-0,3
0,1
CHN IND IDN MYS PHL SGP*) THA GBR VNM GER FRA USA JPN EUR
Inflasi Des-2024 (YoY %) Inflasi Des-2025 (YoY %)
Sumber: CEIC, BNI Office of Chief Economist
Ketidakpastian akibat kebijakan tarif resiprokal yang diikuti dengan efek tekanan dari inflasi pada gilirannya
mendorong bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), menunda melakukan siklus pemangkasan suku
bunga Fed Funds Rate (FFR) pada tahun 2025. The Fed menjadi bank sentral yang paling akhir melonggarkan
kebijakannya tahun ini, karena baru memulai siklus pemangkasan FFR pada Sep-2025. Pemangkasan ini
dilakukan berturut-turut hingga akhir tahun, sehingga di akhir 2025, the Fed telah memangkas suku bunga
acuan sebesar 75bps (masing-masing 25bps pada September, Oktober, dan Desember).
Kebijakan moneter longgar telah dilakukan di beberapa negara besar dunia, seperti Inggris dan Uni Eropa
yang telah melakukan pemangkasan suku bunga sebesar 4 kali. Hal ini dilakukan untuk mendorong
perekonomian agar tumbuh lebih baik di tengah melemahnya permintaan domestik. Sampai Desember
2025, Bank of England (BOE) telah memangkas suku bunga sebesar 100bps dan bank sentral Eropa/European
Central Bank (ECB) sebesar 100bps. Di negara ASEAN, melambatnya pertumbuhan permintaan domestik
juga menjadi kekhawatiran ekonomi, yang mendorong negara-negara ASEAN melakukan pemangkasan
suku bunga. Hingga akhir 2025, Filipina telah memangkas suku bunga sebanyak 125bps (5 kali), Thailand
100bps (4 kali), dan Malaysia sebesar 25bps (1 kali).
Hanya beberapa negara perekonomian utama yang mengambil langkah kebijakan pengetatan moneter,
misalnya Jepang dan Brasil yang menaikkan suku bunga acuan mereka sebesar 50bps dan 275bps menjadi
0,75% dan 15,0%. Di Jepang, kenaikan suku bunga mulai dilakukan pada awal tahun (Jan-2025) seiring
dengan ekonominya yang berhadapan dengan tekanan inflasi yang tinggi, serupa dengan Brasil yang
menaikkan suku bunga sejak Mar-2025. Sama dengan Brasil, salah satu pemicu kenaikan inflasi di Jepang
adalah tingginya harga pangan dan bahan baku (barang input).
240 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 243
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Berbagai Bank Sentral Telah Melakukan Pemotongan Suku Bunga dalam Menghadapi Moderasi
Ekonomi
Δ Dec-25 YTD
Negara FY2024 (%) 2Q25 (%) 3Q25 (%) Dec-25 (%)
(poin persen)
Meksiko 10,00 8,00 7,50 7,00 -300
India 6,50 5,50 5,50 5,25 -125
Indonesia 6,00 5,50 4,75 4,75 -125
Filipina 5,75 5,25 5,00 4,50 -125
Singapura 2,11 1,56 1,20 0,89 -122
Kawasan Eropa 3,15 2,15 2,15 2,15 -100
Kanada 3,25 2,75 2,50 2,25 -100
Inggris Raya 4,75 4,25 4,00 3,75 -100
Thailand 2,25 1,75 1,50 1,25 -100
Amerika Serikat 4,50 4,50 4,25 3,75 -75
Australia 4,35 3,85 3,60 3,60 -75
Korea Selatan 3,00 2,50 2,50 2,50 -50
Malaysia 3,00 3,00 2,75 2,75 -25
Tiongkok 1-y LPR 3,10 3,00 3,00 3,00 -10
Vietnam 4,50 4,50 4,50 4,50 0
Brunei Darussalam 5,50 5,50 5,50 5,50 0
Jepang 0,25 0,50 0,50 0,75 50
Brazil 12,25 15,00 15,00 15,00 275
Sumber: Bloomberg, BNI Office of Chief Economist
Pasar Modal dan Pasar Keuangan
Di sebagian besar 2025, ketidakpastian akan kebijakan tarif resiprokal AS juga menyebabkan volatilitas
terjadi di pasar finansial global. Beberapa indeks acuan dunia seperti Dow Jones, Nikkei, Hang Seng,
dan FTSE mengalami penurunan di Maret hingga April 2025 sebesar -0,8% hingga -4,3% setelah sempat
mengalami penguatan di awal tahun/Triwulan I – 2025 (rata-rata sebesar 3,6%). Indikator volatilitas VIX,
yang merupakan proksi dari risiko pasar finansial global, sempat mencapai level tertingginya di angka 40
pada Apr-2025 ketika tarif resiprokal AS pertama kali diumumkan. Hingga Desember 2025, VIX telah stabil
dengan rata-rata indeks berada di level 18,9. Emas sebagai kelas aset yang dianggap memiliki lindung nilai
yang tinggi (hedging asset) dan juga merupakan aset safe-haven mengalami kenaikan mencapai 64,6% YTD
hingga Des-2025. Lebih lanjut, emas mencapai titik tertinggi di harga USD4.533/oz pada akhir Desember
2025. Hal ini menunjukkan bahwa permintaan investor terhadap emas tinggi sebagai upaya untuk menjaga
dari ketidakpastian.
Bagi pasar Indonesia, tingginya ketidakpastian telah menyebabkan investor asing mencatatkan arus modal
keluar (net foreign outflow) dari pasar finansial Indonesia sebesar USD-7,40 milliar FY2025 dimana dana
keluar terbesar bersumber dari SRBI sebesar USD -6,69 milliar, diikuti oleh pasar saham sebesar USD -0,98
milliar. Sedangkan untuk arus modal masuk (net foreign inflows) pada obligasi pemerintah tercatat sebesar
USD 0,27 miliar. Tekanan arus modal keluar ini membawa nilai tukar Rupiah melemah -3,7% FY2025, jauh
di bawah kinerja rata-rata negara berkembang yang justru mencatatkan rata-rata apresiasi sebesar 4,4%.
Kinerja Rupiah merupakan yang ke-2 terendah di antara negara perekonomian utama lainnya dan hanya
lebih baik dibandingkan dengan India. Di pasar obligasi, imbal hasil obligasi SBN tenor 10-tahun Indonesia
telah turun sebesar -93bps ke 6,07% pada akhir Desember 2025, sejalan dengan negara-negara berkembang
di Asia lainnya.
Laporan Tahunan 2025
241
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 244
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kinerja Pasar Modal dan Nilai Tukar Mengalami Pelemahan sebagai
Dampak Dinamika Pasar Sepanjang 2025
Kinerja Pasar Saham YTD 2025 Perubahan Yield Obligasi YTD 2025
(%)
Korea Selatan 75,6 Jepang 97
Republik Ceko 52,6 Korea Selatan 51
Afrika Selatan 37,7 Republik Ceko 44
Brazil 34,0 Tiongkok 18
YTD 2025
Meksiko 29,9 India -17
Per 31 Desember 2025
Hang Seng 27,8 Malaysia -31
Jepang 26,2 Amerika Serikat -40
Indonesia 22,1 Thailand -61
UK FTSE 21,5 Filipina -83
Tiongkok 18,4 Indonesia -93
S&P 500 16,4 Afrika Selatan -212
Turki 14,6 YTD 2025
Dow Jones 13,0 Per 31 Desember 2025
India 10,5
Malaysia 2,3
Filipina -7,3
Thailand -10,0
Kinerja Nilai Tukar di Tahun 2025
(%)
Swedia 16,8
Republik Ceko 15,5
Meksiko 13,5
Swiss 12,7
Afrika Selatan 12,1
EU 11,9
Brazil 11,4
Malaysia 9,2
Thailand 7,6
UK 7,1
Singapore 5,9
Average EX Arg & Tur 5,7
ASEAN Avg 5,2
Kanada 4,6
EM Average - EX Arg & Tur 4,4
China 4,3 Data per:
Korea Selatan 2,2 31 Desember 2025
Jepang 0,3
Rusia 0,0 Positif DXY adalah apresiasi
Filipina -1,7 Filipina
Indonesia -3,7 Indonesia
India -5,0 India
DXY*) -9,4 DXY*)
Sumber: Bloomberg, BNI Office of Chief Economist
Aliran Modal Asing (dalam Miliar USD)
Aliran Modal
dataAsing (dalam Miliar USD)
per 31-Dec-25
data per 31-Dec-25
6
Saham Obligasi Pemerintah SRBI Total
4
2
0,27
0
-2 -0,98
-4
-6 -6,69
-8
-7,40
-10
-12
W1-Jan-25
W2-Jan-25
W3-Jan-25
W5-Jan-25
W2-feb-25
W3-Feb-25
W4-Feb-25
W1-Mar-25
W2-Mar-25
W3-Mar-25
W4-Mar-25
W2-May-25
W3-May-25
W4-May-25
W5-May-25
W1-Ju ne-25
W2-Ju ne-25
W3-Ju ne-25
W4-Ju ne-25
W1-Ju l-25
w2-Jul-25
W3-Ju l-25
w4-Jul-25
W1-Aug-25
W2-Aug-25
w3-Aug-25
w4-Aug-25
W1 Sep-25
W2-Sep-25
W3-Sep-25
W4-Sep-25
W1-Oct-25
W2-Oct-25
W3-Oct-25
W4-Oct-25
W5-Oct-25
W1-Nov-25
W2-Nov-25
W3-Nov-25
W4-Nov-25
w5Au g-25
W1-Dec-25
W2-Dec-25
W3-Dec-25
W4-Dec-25
W5-Dec-25
w4-Jan-25
w1-feb-25
W2-Apr-25
W3-Apr-25
W4-Apr-25
W1 May-25
242 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 245
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
KONDISI PEREKONOMIAN DOMESTIK di sepanjang 2025, yang mencakup bantuan pangan
dan langsung tunai (BLT), subsidi upah, program
Pertumbuhan Ekonomi magang berbayar, hingga diskon tarif transportasi.
Dalam konteks perekonomian domestik, Badan
Pusat Statistik mencatat pertumbuhan ekonomi Dari sisi kontribusi sektoral, pertumbuhan ekonomi
Indonesia mencapai 5,1% di 2025, dimana kinerja 2025 masih ditopang oleh kinerja sektor primer dan
ekonomi ditopang oleh ekspor neto dan investasi sekunder, seperti pertanian dan industri manufaktur
yang masing-masing meningkat sebesar 18,3% dan yang masing-masing tumbuh 5,3%. Selain itu,
5,1% di 2025. Secara spesifik, pertumbuhan investasi sektor tersier yang mengalami pertumbuhan
bersumber dari investasi non-konstruksi (10,1%) baik mencakup perdagangan (5,5%), informasi &
yang didukung oleh investasi berbentuk mesin dan komunikasi (8,4%), transportasi & logistik (8,8%),
peralatan (18,0%). konstruksi (3,8%), serta penyediaan akomodasi
& makanan minuman (7,4%). Pola pertumbuhan
Di sisi lain, pemulihan konsumsi rumah tangga belum sektoral tersebut juga mengkonfirmasi temuan
sepenuhnya pulih atau menunjukkan pola pemulihan awal BNI mengenai pemulihan yang bersifat tidak
K-shaped recovery. Pertumbuhan konsumsi produk merata (k-shaped recovery), dimana sektor jasa
yang merupakan proksi kelas menengah-bawah, primer tumbuh stagnan akibat daya beli kelompok
seperti makanan & minuman, pakaian, dan alas menengah-bawah yang belum sepenuhnya
kaki masih stagnan di 4,2% pada 2025. Sebaliknya, pulih; sedangkan pertumbuhan sektor jasa
konsumsi rumah tangga yang merupakan proksi tersier tinggi karena lebih banyak didukung oleh
kelas menengah atas, seperti belanja pelesiran kelompok menengah-atas dan atas. Di samping
(leisure) yang termasuk transportasi, komunikasi, itu, pertumbuhan di sektor tersier khususnya jasa
hotel & restoran tumbuh masih kuat sebesar 6,3% di transportasi juga diperkuat oleh berbagai program
2025. Untuk mendukung perbaikan konsumsi rumah stimulus pemerintah, termasuk pemberian diskon
tangga, pemerintah meluncurkan program stimulus tiket kereta api, pesawat udara, dan kapal laut di
semester pertama dan kedua tahun 2025.
Pertumbuhan Ekonomi Stabil di level 5% Didukung oleh Pertumbuhan Investasi
PDB Pengeluaran % YoY 1Q23 2Q23 3Q23 4Q23 1Q24 2Q24 3Q24 4Q24 1Q25 2Q25 3Q25 4Q25
PDB 5,04 5,17 4,94 5,04 5,11 5,05 4,95 5,02 4,87 5,12 5,04 5,39
Konsumsi Rumah Tangga 4,53 5,22 5,05 4,47 4,91 4,93 4,91 4,98 4,95 4,97 4,89 5,11
Makanan & Minuman 3,42 3,80 4,01 2,56 4,30 4,08 4,20 4,30 4,06 4,18 4,14 4,42
Pakaian & Alas Kaki 3,78 7,01 3,58 3,49 1,92 1,86 3,60 3,58 6,84 2,93 3,87 4,56
Peralatan 2,77 3,78 3,77 4,85 4,97 4,39 3,67 4,32 5,05 4,32 3,73 4,30
Kesehatan & 2,58 5,51 4,23 3,66 3,69 3,71 4,35 4,31 3,66 4,16 4,15 4,80
Pendidikan
Transportasi & 7,89 7,60 7,68 7,24 6,44 6,88 6,57 6,50 6,12 6,45 6,39 6,31
Komunikasi
Restoran & Hotel 5,88 6,75 6,52 6,35 6,43 6,80 6,61 6,30 6,02 6,77 6,43 6,28
Lainnya 2,69 3,72 3,04 2,16 2,78 3,70 3,79 3,34 3,68 4,26 4,84 4,57
Konsumsi LNPRT 6,29 8,78 6,40 18,37 24,13 9,79 11,46 6,06 3,07 7,82 3,76 5,90
Belanja Pemerintah 3,33 10,52 -3,86 2,94 20,44 2,03 4,62 4,61 -1,22 -0,32 5,66 4,55
Pembentukan Modal Tetap 1,53 4,05 5,08 4,32 3,78 4,42 5,16 5,03 2,12 6,99 5,04 6,12
Bruto
Bangunan 0,08 3,32 6,31 6,42 5,46 5,31 6,02 5,26 1,35 4,89 3,02 3,74
Mesin & Peralatan 4,62 7,67 -1,01 2,00 2,93 6,08 11,17 9,30 7,26 24,58 17,00 22,16
Kendaraan 24,09 15,50 21,27 3,20 -13,33 -7,73 -15,28 -4,13 4,16 2,67 6,24 7,29
Peralatan Lainnya -5,26 -5,29 -5,64 0,45 4,99 10,70 19,17 11,74 -3,73 5,37 5,92 -5,05
Perlambatan Aset -8,46 -6,45 -9,61 -12,71 3,24 4,21 1,00 -0,51 -1,78 0,19 2,74 -0,13
Biologi
Produk Kekayaan 5,06 9,28 7,74 4,08 5,15 -3,97 4,27 4,88 6,20 0,69 0,19 5,97
Intelektual
Ekspor 11,72 -2,84 -3,91 1,66 1,48 8,13 8,79 7,89 5,91 10,14 9,14 3,25
Impor 4,12 -3,25 -6,82 0,14 1,50 7,79 11,92 10,68 3,57 11,15 0,86 3,96
Net Export 67,10 -0,67 12,32 8,86 1,41 9,83 -5,62 -4,35 16,49 5,20 53,76 -0,31
Sumber: BPS, CEIC, BNI Office of Chief Economist
Laporan Tahunan 2025
243
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 246
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Sektor Tersier menjadi Akselerator Pertumbuhan Ekonomi Sepanjang 2025
PDB Riil % YoY 1Q23 2Q23 3Q23 4Q23 1Q24 2Q24 3Q24 4Q24 1Q25 2Q25 3Q25 4Q25
PDB 5,04 5,17 4,94 5,04 5,11 5,05 4,95 5,02 4,87 5,12 5,04 5,39
Pertanian, Kehutanan & Perikanan 0,44 2,03 1,49 1,13 -3,54 3,25 1,70 0,72 10,53 1,66 4,93 5,14
Pertambangan & Penggalian 4,92 5,01 6,95 7,46 9,31 3,17 3,46 3,95 -1,23 2,03 -1,98 -1,31
Industri Manufaktur 4,43 4,88 5,19 4,07 4,13 3,95 4,72 4,89 4,55 5,68 5,54 5,40
Ketenagalistrikan & Gas 2,67 3,15 5,06 8,68 5,35 5,39 5,02 3,42 5,11 0,90 2,86 3,55
Pengadaan Air & Pengelolaan
5,70 4,78 4,49 4,66 4,44 0,85 0,04 1,06 0,18 0,82 3,32 -0,51
Limbah
Konstruksi 0,32 5,23 6,39 7,68 7,59 7,29 7,48 5,81 2,18 4,98 4,21 3,89
Perdagangan Besar & Ritel 4,94 5,30 5,10 4,09 4,58 4,87 4,85 5,23 5,04 5,38 5,46 6,07
Transportasi & Logistik 15,93 15,28 14,74 10,33 8,66 9,56 8,64 7,92 9,01 8,52 8,62 8,98
Akomodasi & Makan Minum 11,54 9,91 10,93 7,88 9,34 10,00 8,21 6,47 5,75 8,18 8,50 7,15
Informasi & Komunikasi 7,11 8,03 8,51 6,74 8,41 7,66 6,82 7,45 7,72 7,92 9,65 8,09
Jasa Keuangan 4,45 2,86 5,24 6,56 3,93 7,90 5,49 1,74 3,98 3,20 0,77 7,92
Real Estate 0,37 0,96 2,21 2,18 2,54 2,16 2,32 2,97 2,94 3,71 3,95 3,71
Jasa Perusahaan 6,37 9,59 9,37 7,62 9,63 7,96 7,93 8,08 9,27 9,31 9,94 7,90
Administrasi Publik 2,13 8,18 -6,24 1,63 18,89 2,90 3,96 1,16 4,79 4,70 4,33 1,63
Jasa Pendidikan 1,02 5,42 -2,09 2,63 7,43 2,46 2,58 2,95 5,04 1,40 10,59 3,43
Jasa Kesehatan 4,77 8,27 2,92 3,09 11,65 8,59 7,67 5,20 5,78 3,80 6,83 5,95
Jasa Lainnya 8,90 11,89 11,14 10,15 8,92 8,85 9,95 11,36 9,84 11,31 9,92 8,71
Sumber: BPS, CEIC, BNI Office of Chief Economist
Inflasi dan Suku Bunga Indonesia
Dari sisi inflasi, tren inflasi konsumen Indonesia mengalami peningkatan ke 2,9% YoY pada Des-2025
dibandingkan dengan posisi akhir tahun 2024, yakni sebesar 1,6% YoY. Kenaikan inflasi ini terjadi seiring
dengan naiknya inflasi pangan menjadi sebesar 4,6% YoY (vs 1,9% YoY per Des-2024). Pada inflasi inti,
kenaikan secara umum berada di level 2,4% YoY dan lebih tinggi dibandingkan YE2024 (2,3% YoY), namun
kenaikannya lebih disebabkan oleh melonjaknya harga emas. Apabila efek harga emas dikecualikan, maka
berdasarkan perhitungan BNI, inflasi inti berada di 1,2% YoY dan menunjukkan perlambatan dibandingkan
1,7% YoY di Desember 2024. Penurunan tersebut merupakan konfirmasi terhadap penurunan daya beli yang
tercermin dalam lemahnya permintaan konsumen.
Inflasi Harga Konsumen Mengalami Tren Peningkatan ke 2,9% pada Desember 2025
7,00 4,00
6,00 3,50
5,00 3,00
4,00 2,38 2,50
3,00 2,00
2,00 1,50
1,03
0,76
1,00 1,00
-0,09
4,00
3,00
2,06
2,64
3,47
3,55
4,35
4,94
4,69
5,95
5,71
5,42
5,51
5,28
5,47
4,97
4,33
3,52
3,08
3,27
2,28
2,56
2,86
2,61
2,57
2,75
3,05
2,84
2,51
1,84
1,71
1,55
1,57
1,95
1,60
1,87
2,36
2,31
2,65
2,86
2,72
2,92
2,18
2,13
2,12
0,00 0,50
-1,00 0,00
Jan-22
Feb-22
Mar-22
Apr-22
Mei-22
Jun-22
Jul-22
Ags-22
Sep-22
Okt-22
Nov-22
Des-22
Jan-23
Feb-23
Mar-23
Apr-23
Mei-23
Jun-23
Jul-23
Ags-23
Sep-23
Okt-23
Nov-23
Des-23
Jan-24
Feb-24
Mar-24
Apr-24
Mei-24
Jun-24
Jul-24
Ags-24
Sep-24
Okt-24
Nov-24
Des-24
Jan-25
Feb-25
Mar-25
Apr-25
Mei-25
Jun-25
Jul-25
Ags-25
Sep-25
Okt-25
Nov-25
Des-25
Inflasi Umum YoY (%) Inflasi Inti YoY (%)
Sumber: BPS, CEIC, BNI Office of Chief Economist
244 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 247
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Berdasarkan kondisi ekonomi yang terjadi, Kredit modal kerja dan konsumsi, dimana keduanya
mencakup moderasi pertumbuhan ekonomi tumbuh sebesar 4,5% YoY dan 6,6% YoY (vs 8,4%
dan inflasi inti yang mengecualikan kenaikan YoY dan 10,6% YoY per Des-2024); sedangkan Kredit
harga emas, sepanjang 2025 Bank Indonesia investasi masih tumbuh kuat di 20,8% YoY (vs 13,8%
telah menurunkan BI-rate sebesar 125bps, yakni YoY Des-2024). Pertumbuhan Kredit perbankan ini
sebesar 50bps di 1H25 dan 75bps di 2H25. Dalam ditopang oleh pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK)
upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, BI juga sebesar 13,8% YoY per Desember 2025 (vs. 4,5% YoY
mempertajam melalui kebijakan makroprudensial pada Des-2024).
melalui penebalan insentif likuiditas (KLM) sebesar
50bps menjadi 5,5% guna mendorong penyaluran Lebih lanjut, rasio Kredit terhadap DPK (LDR)
kredit melalui perbankan. sebesar 85% per Desember yang dipengaruhi oleh
penambahan likuiditas dari pemerintah pada Sep-
Perkembangan Industri Perbankan 2025; sedangkan rasio kecukupan modal (Capital
Dari sisi perbankan, sejalan dengan tren PDB Adequacy Ratio/CAR) perbankan tetap stabil per
dan kondisi pasar finansial yang penuh dengan Des-2025 sebesar 25,9% dibandingkan dengan
ketidakpasian, pertumbuhan kredit menunjukkan YE2024 sebesar 26,7%. Sementara itu, rasio Kredit
tren perlambatan pada Desember 2025 sebesar 9,6% bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) perbankan
YoY (vs. 10,5% YoY per Des-2024). Adapun sumber stabil di level 2,1% di Des-2025 (vs. 2,1% YE2024).
perlambatan datang dari moderasi pertumbuhan
Pertumbuhan Kredit dan DPK per Desember 2025 Mencapai 9,6% YoY dan 13,8% YoY
14,0%
16,0%
14,0%
12,0% 13,8%
12,0%
10,0%
10,0%
8,0% 9,6%
8,0%
6,0%
6,0%
4,0%
4,0%
2,0%
2,0%
0,0%
0,0%
-2,0%
-2,0%
-4,0%
-4,0%
-6,0%
-6,0%
Apr-21
Ma y-21
Aug-21
Sep-21
Jun-21
Jul-21
Oct-21
Nov-21
Dec-21
Jan-22
Feb-22
Apr-22
Ma y-22
Jun-22
Jul-22
Aug-22
Sep-22
Oct-22
Nov-22
Dec-22
Jan-23
Feb-23
Apr-23
y-23
Jun-23
Jul-23
Aug-23
Sep-23
Oct-23
Nov-23
Dec-23
Feb-24
Apr-24
Ma y-24
Jul-24
Aug-24
Sep-24
Oct-24
Nov-24
Dec-24
Feb-25
Apr-25
Ma y-25
Aug-25
Sep-25
Jan-24
Jun-24
Jan-25
Jun-25
Jul-25
Oct-25
Nov-25
Dec-25
Ma r-21
Ma r-22
Ma r-23
Ma r-24
Ma r-25
Mar-21
Apr-21
Mei-21
Jun-21
Jul-21
Ags-21
Sep-21
Okt-21
Nov-21
Des-21
Jan-22
Feb-22
Mar-22
Apr-22
Mei-22
Jun-22
Jul-22
Ags-22
Sep-22
Okt-22
Nov-22
Des-22
Jan-23
Feb-23
Mar-23
Apr-23
Mei-23
Jun-23
Jul-23
Ags-23
Sep-23
Okt-23
Nov-23
Des-23
Jan-24
Feb-24
Mar-24
Apr-24
Mei-24
Jun-24
Jul-24
Ags-24
Sep-24
Okt-24
Nov-24
Des-24
Jan-25
Feb-25
Mar-25
Apr-25
Mei-25
Jun-25
Jul-25
Ags-25
Sep-25
Okt-25
Nov-25
Des-25
Ma
Series1 Series2
Pertumbuhan kredit YoY (%) Pertumbuhan DPK YoY (%)
Sumber: OJK, BNI Office of Chief Economist
Laporan Tahunan 2025
245
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 248
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kebijakan Strategis BNI Tahun 2025
Sepanjang tahun 2025, BNI senantiasa menunjukkan Sejalan dengan upaya penguatan struktur
resiliensi dan konsistensi kinerja keuangan yang pendanaan, BNI juga melakukan pengelolaan
positif dan berkelanjutan, meski dihadapkan bauran pinjaman secara lebih strategis dengan
pada volatilitas pasar keuangan global, dinamika meningkatkan porsi pembiayaan dalam denominasi
geopolitik, serta kondisi likuiditas domestik yang Rupiah. Langkah ini merupakan bagian dari strategi
cenderung ketat. Lingkungan usaha yang penuh untuk mengurangi eksposur terhadap pendanaan
tantangan tersebut mendorong BNI untuk tetap valuta asing yang berpotensi menimbulkan tekanan
mengedepankan prinsip kehati-hatian, disiplin terhadap Cost of Fund, sekaligus memperkuat
risiko, dan fleksibilitas strategis dalam mengelola ketahanan keuangan BNI di tengah fluktuasi nilai
pertumbuhan bisnis. Dengan fondasi permodalan tukar global.
yang kuat dan likuiditas yang terjaga, BNI mampu
mempertahankan momentum pertumbuhan Dalam aspek pendanaan, BNI terus mengoptimalkan
sekaligus menjaga kualitas aset secara berkelanjutan. CASA sebagai sumber pendanaan utama yang
berkelanjutan. Optimalisasi CASA dilakukan melalui
Dalam konteks penyaluran kredit, BNI berhasil penguatan kapabilitas digital dan pemanfaatan
menjaga pertumbuhan yang sehat dan kanal transaksi berbasis teknologi, termasuk
terdiversifikasi. Fokus utama diarahkan pada aplikasi wondr by BNI yang diluncurkan pada tahun
pembiayaan kepada debitur di segmen Korporasi sebelumnya. Sepanjang tahun 2025, wondr by
Swasta dan BUMN yang memiliki fundamental usaha BNI berkembang menjadi salah satu pilar utama
kuat dan profil risiko yang terkelola dengan baik. Di dalam memperluas basis dana ritel, meningkatkan
sisi lain, pertumbuhan pada segmen Konsumer tetap frekuensi transaksi, serta memperdalam engagement
terjaga, terutama melalui kredit Pemilikan Rumah nasabah. Berbagai fitur transaksi keuangan
(KPR) serta kredit tanpa agunan (personal loan) yang modern—mulai dari pembayaran QRIS, top up
didukung ddengan strategi pemasaran berbasis data e-wallet, transfer domestik dan internasional, virtual
dan penguatan credit scoring. Dukungan terhadap account, hingga fitur pengelolaan keuangan dan
segmen UMKM dan Konsumer juga terus diperluas investasi—dirancang untuk menjawab kebutuhan
melalui sinergi dengan perusahaan anak, yakni nasabah yang semakin beragam dan dinamis.
hibank dan BNI Finance, sebagai bagian dari upaya
membangun ekosistem pembiayaan yang inklusif Melalui penguatan ekosistem digital yang
dan berkelanjutan. terintegrasi dengan jaringan layanan fisik, BNI
terus berfokus pada peningkatan volume transaksi
BNI secara konsisten melanjutkan penerapan serta pendampingan nasabah dalam perjalanan
kebijakan strategis yang telah terbukti efektif pada finansialnya. BNI mendorong transformasi nasabah
tahun-tahun sebelumnya, dengan melakukan dari pengguna transaksi dasar menuju perencanaan
penyesuaian yang adaptif terhadap dinamika pasar. keuangan yang lebih matang dan berkelanjutan,
Langkah-langkah utama yang diterapkan mencakup sejalan dengan aspirasi kebijakan strategis jangka
penyesuaian suku bunga pinjaman secara selektif, menengah yang berfokus pada tiga prioritas utama,
diversifikasi sumber pendanaan untuk menjaga yakni Productivity, Platform, dan Proposition (3P).
stabilitas likuiditas, serta pengelolaan Loan to
Deposit Ratio (LDR) pada level yang sehat. Kebijakan Tahun 2025 menjadi fase penting pada tahapan
tersebut diperkuat dengan pemanfaatan insentif strategi Platform, yang difokuskan pada Business
Giro Wajib Minimum (GWM) dari Bank Indonesia, Process Reengineering dan pengembangan
sehingga memberikan ruang yang lebih optimal infrastruktur pendukung. Membangun dan
bagi BNI dalam mengelola likuiditas dan mendukung memperbaiki infrastruktur dilakukan untuk
pertumbuhan kredit secara berimbang. mendorong peningkatan produktivitas, sekaligus
meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman
nasabah di seluruh segmen bisnis. Penguatan
infrastruktur ini menjadi fondasi penting dalam
memastikan operasional Bank berjalanlebih efektif,
efisien, dan adaptif terhadap perubahan kebutuhan
pasar.
246 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 249
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Seluruh kebijakan dan inisiatif strategis tersebut Lebih lanjut, BNI terus mengoptimalkan
dirumuskan dan dijalankan dengan mengacu pada pengelolaan giro debitur dengan menjaga rasio
Rencana Jangka Panjang BNI yang tercantum dalam giro terhadap Kredit Modal Kerja (KMK) secara
dokumen Corporate Plan BNI 2024–2028. Dalam disiplin melalui penerapan tactical account plan
kerangka tersebut, kebijakan strategis BNI tahun 2025 yang terstruktur serta peningkatan penetrasi
difokuskan untuk memastikan pencapaian sasaran solusi transaction banking. Sejalan dengan
yang telah ditetapkan sebelumnya, dengan disertai hal tersebut, penguatan lending model juga
penajaman eksekusi strategi di Region-Region yang dilakukan sebagai enabler untuk mendorong
sejalan dengan potensi ekonomi unggulan, serta peningkatan CASA secara berkelanjutan.
penguatan kolaborasi dalam pengembangan dan
penggarapan ekosistem bisnis secara terintegrasi. 3. Pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan
Seluruh inisiatif strategis tersebut dijalankan dengan di seluruh segmen, dengan fokus utama pada
tetap menjaga keseimbangan yang optimal antara segmen korporasi dan turunannya, serta
pertumbuhan usaha, peningkatan profitabilitas, konsumer & wealth yang berkualitas.
dan penerapan manajemen risiko yang prudent. BNI mendorong pertumbuhan bisnis yang
Berdasarkan arah strategis tersebut, kebijakan berkelanjutan melalui penguatan portofolio
strategis BNI tahun 2025 ditetapkan sebagai berikut: korporasi pada sektor-sektor prioritas yang
memiliki prospek jangka panjang, disertai
1. Peningkatan produktivitas bisnis dan market pengembangan solusi beyond lending.
share di Region melalui transformasi outlet. Pertumbuhan pada segmen Konsumer
BNI terus mendorong peningkatan produktivitas difokuskan pada pembiayaan mortgage dan
bisnis dan penguatan market share di Region payroll loan yang berkualitas melalui kolaborasi
melalui transformasi outlet yang terarah dan strategis dengan corporate client, pengembang
terintegrasi. Fokus diarahkan pada pemetaan properti utama, dan institusi terkait, dengan
serta penggarapan sentra dan kawasan bisnis tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta
potensial, yang didukung oleh penataan jaringan pengelolaan risiko yang terukur.
distribusi konvensional dan digital secara selaras
dengan customer journey serta model operasi Di sisi lain, bisnis wealth management diperkuat
advisory & service-to-sales. Implementasi strategi melalui peningkatan proposisi produk dan
tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan layanan, penguatan kapabilitas Relationship
karakteristik ekonomi Region serta keberadaan Manager, serta pemanfaatan kapasitas dan
dan intensitas jaringan bank pesaing. jaringan global BNI. Ekspansi segmen menengah
dan kecil dilakukan secara selektif dengan fokus
Penguatan kapabilitas outlet juga terus dilakukan pada industri prospektif, optimalisasi supply
melalui penerapan new sales model yang lebih chain financing, penguatan sinergi BUMN
efektif untuk meningkatkan efektivitas akuisisi dan value chain, serta peningkatan efektivitas
dan kinerja penjualan. Sejalan dengan itu, BNI sales execution dan sinergi Perusahaan Anak
melakukan streamlining proses di outlet melalui guna memperluas jangkauan pembiayaan dan
digitalisasi, integrasi solusi online–offline, serta memperkuat daya saing.
penguatan fungsi back office guna meningkatkan
efisiensi operasional, mempercepat proses 4. Menjaga kualitas aset untuk mendorong
layanan, dan menjaga kualitas layanan secara penurunan Loan at Risk (LaR).
berkelanjutan. BNI menjaga kualitas aset melalui konsolidasi
dan penguatan bisnis pada segmen kecil
2. Peningkatan Tabungan dan Deposito Ritel, serta dan menengah sebagai fondasi utama dalam
Giro berbasis transaksi. mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.
BNI terus mendorong pertumbuhan tabungan Upaya tersebut dilakukan dengan memastikan
dan deposito ritel, serta giro berbasis transaksi keseimbangan antara ekspansi dan pengendalian
melalui penguatan CASA yang berfokus pada risiko, serta penguatan kualitas portofolio melalui
pengembangan closed loop transaction dan pendekatan yang lebih selektif dan berbasis data.
optimalisasi aktivitas transaksi nasabah. Strategi
ini diarahkan untuk meningkatkan basis dana Penyempurnaan proses bisnis pada segmen
murah yang berkelanjutan. Penetrasi nasabah retail dan wholesale dilaksanakan melalui
payroll dan pertumbuhan CASA ritel juga terus Business Process Reengineering secara end-to-
ditingkatkan melalui pemanfaatan kanal digital end, percepatan digitalisasi, serta enhancement
dengan lebih intensif. aplikasi BNI Move untuk meningkatkan efisiensi,
akurasi, dan kecepatan layanan di segmen retail.
Laporan Tahunan 2025
247
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 250
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Sejalan dengan itu, penguatan manajemen risiko 6. Penguatan enablers yang menghasilkan
dilakukan melalui penerapan credit scoring yang peningkatan produktivitas dan efisiensi
lebih komprehensif dan disiplin ekspansi kredit operasional
yang selaras dengan Risk Acceptance Criteria BNI terus melakukan penguatan pada key
(RAC), guna menurunkan Loan at Risk secara enablers utama melalui transformasi human
berkelanjutan dan menjaga kualitas aset. capital secara end-to-end pada seluruh employee
life cycle, dengan fokus pada pengembangan
5. Pengembangan berkelanjutan dari wondr SDM yang berkarakter pemimpin serta berjiwa
by BNI dan BNIdirect, serta platform yang intrapreneurship. Pengembangan kapabilitas
mendukung customer journey SDM diarahkan pada penguasaan future
BNI melanjutkan pengembangan wondr by capabilities dan new core business yang selaras
BNI yang didukung oleh kampanye pemasaran dengan unique business potential di masing-
berbasis analytics untuk meningkatkan akuisisi, masing Region, guna mendukung akselerasi
aktivasi, dan engagement nasabah secara strategi pertumbuhan dan transformasi bisnis
berkelanjutan. Sejalan dengan itu, proposisi secara berkelanjutan.
Wholesale Transaction Banking diperkuat
melalui penyediaan platform terintegrasi yang Sejalan dengan penguatan SDM, BNI memperkuat
mencakup layanan cash management, trade, arsitektur teknologi informasi pada sisi back-
foreign exchange, serta supply chain financing end, front-end, dan security guna memastikan
guna mendukung kebutuhan transaksi nasabah kesiapan infrastruktur dalam mendukung
secara end-to-end. kebutuhan bisnis yang semakin kompleks serta
meningkatkan keandalan dan keamanan sistem.
Selain penguatan kapabilitas internal, BNI juga Upaya ini dilengkapi dengan peningkatan
meningkatkan kolaborasi dengan pihak ketiga efisiensi biaya dan operations excellence melalui
dan mitra strategis untuk memperluas ekosistem percepatan digitalisasi serta penerapan disiplin
digital, mempercepat inovasi produk dan layanan, pengelolaan biaya operasional secara konsisten.
serta memperkuat platform yang mendukung
customer journey secara menyeluruh.
Pendekatan ini diarahkan untuk meningkatkan
nilai tambah bagi nasabah, memperdalam
integrasi layanan, dan memperkuat posisi BNI
sebagai bank transaksi dan mitra finansial utama
di era digital.
248 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 251
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Tinjauan Operasi per Segmen Usaha
Penjelasan mengenai tinjauan segmen operasi berikut juga disajikan dalam Catatan atas Laporan Keuangan
Konsolidasian yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam Laporan Tahunan ini. Segmen BNI pada
tahun buku 2025 dibagi berdasarkan 2 (dua) aspek, yaitu:
1. Segmen operasi, yang menggambarkan segmen bisnis BNI berdasarkan kelompok Nasabah utama
dan produk sebagai berikut: Corporate Banking, Institutional Banking, Commercial Banking, Consumer
Banking, Treasury & International Banking, Kantor Pusat dan Perusahaan Anak; serta
2. Segmen geografis, yang menggambarkan persebaran bisnis BNI secara geografis, terbagi ke dalam
Region Indonesia, Amerika Serikat, Eropa, dan Asia.
Segmen Segmen
Geografis Operasi
Pembagian
Menggambarkan Berdasarkan kelompok
persebaran Segmen BNI Nasabah utama dan
bisnis BNI secara produk
geografis
Dalam rangka mencapai hasil yang maksimal guna memenuhi kebutuhan Nasabah secara end-to-end,
dibutuhkan strategi yang memperhatikan kondisi pasar dan portofolio yang seimbang di masing-masing
segmen. Penentuan Segmen Operasi juga bertujuan untuk mengembangkan solusi untuk Nasabah
secara end-to-end lintas channel baik fisik maupun digital, ataupun lintas produk. Nasabah akan dapat
memanfaatkan secara maksimal seluruh produk BNI sesuai dengan kebutuhan melalui layanan satu pintu
yang diwakili oleh masing-masing relationship manager.
BNI menggunakan customer analysis and management portofolio, untuk menerjemahkan kebutuhan-
kebutuhan Nasabah di sektor Business Banking ke dalam bentuk value-based industry analysis, pengaturan
portofolio sektor Business Banking, review dan penyempurnaan sistem dan prosedur Kredit Business
Banking serta melakukan customized loan untuk Nasabah-Nasabah dengan minimal risk. Berbagai hasil
analisis tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan BNI yang fokus pada prinsip “customer
centric” yang lebih tajam terhadap upaya pemenuhan kebutuhan Nasabah.
Dengan adanya pendekatan ini, membuktikan BNI semakin mampu untuk terus berbenah secara menyeluruh
baik yang ada di cabang, Region, Kantor Pusat, maupun kantor cabang di luar negeri dalam hal penyediaan
informasi guna pengambilan keputusan dan perbaikan yang dilakukan berdasarkan data dan customer needs
agar lebih memaksimalkan kinerja BNI. Pengadopsian sistem Segmen Operasi tersebut juga berdampak
pada cara pengukuran dan kinerja Segmen Operasi BNI berdasarkan kepemilikan Nasabah.
Laporan Tahunan 2025
249
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 252
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
SEGMEN OPERASI
Informasi mengenai masing-masing pelaporan per segmen dalam pelaporan Segmen Operasi BNI mencakup
sebagai berikut:
Consumer Banking
Pinjaman yang diberikan,
Institutional Banking Commercial Banking
Corporate Banking simpanan Nasabah,
dan transaksi-transaksi
Pinjaman yang diberikan, Pinjaman yang diberikan,
Pinjaman yang diberikan, lainnya milik Nasabah
simpanan Nasabah simpanan Nasabah dan
simpanan Nasabah dan Consumer termasuk kredit
dan transaksi-transaksi transaksi-transaksi lainnya
transaksi-transaksi lainnya kepemilikan rumah, kartu
lainnya milik Nasabah milik Nasabah dengan
milik Nasabah korporasi, kredit, serta produk dan
Kementerian, Lembaga skala menengah/komersial
baik BUMN dan badan jasa lainnya seperti Dana
Negara dan Pemerintahan, termasuk Nasabah SME
usaha swasta. Pihak Ketiga, transaksi
serta Perguruan Tinggi. dan kredit Program.
pembayaran, dan transaksi
lainnya milik Nasabah
perorangan.
Kantor Pusat
Treasury & International
Banking
Mengelola aset dan
Perusahaan Anak
liabilitas BNI selain
Kegiatan treasury Bank
yang telah dikelola
seperti foreign exchange, Seluruh transaksi yang
oleh Segmen Operasi
money market, fixed dilakukan oleh Perusahaan
lainnya, termasuk
income, dan derivative Anak yang bergerak
menerima alokasi biaya
serta pinjaman yang di bidang asuransi,
atas penyediaan jasa
diberikan, simpanan pembiayaan konsumen,
servis secara sentralisasi
nasabah dan transaksi- perbankan, modal ventura,
kepada segmen lainnya
transaksi lainnya milik sekuritas dan manajemen
serta pendapatan/biaya
nasabah institusi investasi.
yang tidak teralokasi
keuangan dan nasabah
ke pelaporan segmen
kantor luar negeri.
lainnya.
Informasi mengenai gambaran awal tentang bisnis dari Segmen Operasi tersebut, berikut disampaikan
kontribusi per segmen terhadap laba, Kredit yang disalurkan, serta penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK)
BNI.
Laporan Laba Rugi per Segmen Operasi
2025 2024 Kenaikan (Penurunan)
Segmen Operasi Nominal Persentase
Rp-miliar % Rp-miliar %
(Rp miliar) (%)
Corporate Banking 10.451 52,0 12.457 57,5 (2.006) (16,1)
Institutional Banking 1.415 7,0 1.702 7,9 (287) (16,9)
Commercial Banking 3.967 19,7 3.652 16,9 315 8,6
Consumer Banking 6.931 34,5 8.251 38,1 (1.320) (16,0)
Treasury & International Banking 3.637 18,1 2.827 13,0 810 28,6
Kantor Pusat (6.051) (30,1) (7.683) (35,5) 1.632 21,2
Perusahaan Anak 146 0,7 569 2,6 (423) (74,3)
Penyesuaian dan Eliminasi (385) (1,9) (106) (0,5) (279) 263,2
Total Laba Rugi Bersih Segmen Operasi 20.111 100,0 21.669 100,0 (1.558) (7,2)
250 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 253
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Komposisi Laba Rugi per Segmen Operasi
(%)
(35,5) 2,6 0,7
(30,1)
13,0 57,5 52,0
18,1 Corporate Banking
Institutional Banking
Commercial Banking
2024 2025 Consumer Banking
Treasury & International Banking
38,1 34,5
Kantor Pusat
Perusahaan Anak
16,9 7,9 19,7 7,0
Kredit per Segmen Operasi
2025 2024 Kenaikan (Penurunan)
Segmen Operasi Nominal Persentase
Rp-miliar % Rp-miliar %
(Rp miliar) (%)
Corporate Banking 431.646 48,0 359.699 46,4 71.947 20,0
Institutional Banking 40.612 4,5 37.523 4,8 3.089 8,2
Commercial Banking 210.138 23,4 179.464 23,1 30.674 17,1
Consumer Banking 152.795 17,0 139.187 17,9 13.608 9,8
Treasury & International Banking 47.823 5,3 45.678 5,9 2.145 4,7
Perusahaan Anak 18.304 2,0 16.247 2,1 2.057 12,7
Penyesuaian dan Eliminasi (1.787) (0,2) (1.925) (0,2) 138 7,2
Total Kredit Segmen Operasi 899.531 100,0 775.872 100,0 123.658 15,9
Komposisi kredit per Segmen Operasi
(%)
2,1 2,0
5,9 5,3
46,4 48,0
17,9 17,0 Corporate Banking
Institutional Banking
Commercial Banking
2024 2025 Consumer Banking
23,1 23,4 Treasury & International Banking
Perusahaan Anak
4,8 4,5
Laporan Tahunan 2025
251
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 254
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dana Pihak Ketiga per Segmen Operasi
2025 2024 Kenaikan (Penurunan)
Segmen Nominal Persentase
Rp-miliar % Rp-miliar %
(Rp miliar) (%)
Corporate Banking 273.498 26,3 199.178 24,7 74.320 37,3
Institutional Banking 215.796 20,7 117.817 14,6 97.979 83,2
Commercial Banking 198.397 19,1 155.359 19,3 43.038 27,7
Consumer Banking 305.004 29,3 294.602 36,6 10.402 3,5
Treasury & International Banking 29.198 2,8 25.716 3,2 3.482 13,5
Perusahaan Anak 19.708 1,9 13.347 1,7 6.361 47,7
Penyesuaian dan Eliminasi (768) (0,1) (508) (0,1) (260) 51,2
Total Dana Pihak Ketiga Segmen Operasi 1.040.834 100,0 805.511 100,0 235.322 29,2
Dana Pihak Ketiga per Segmen Operasi
(%)
1,7 1,9
3,2 2,8
24,7 26,3
Corporate Banking
Institutional Banking
Commercial Banking
2024 2025 Consumer Banking
36,6 29,3
Treasury & International Banking
14,6 20,7 Perusahaan Anak
19,3 19,1
CORPORATE BANKING
Dalam upaya mendukung ekosistem bisnis nasabah di skala domestik dan global, Corporate Banking
menghadirkan rangkaian solusi finansial yang menyeluruh. Layanan ini mencakup fasilitas pembiayaan yang
komprehensif dan customized, optimalisasi pengelolaan likuiditas, serta berbagai layanan transaksional
untuk mendukung keberlangsungan ekspansi bisnis nasabah.
Corporate Banking juga memberikan solusi kepada Nasabah dalam penyaluran Kredit, yang terbagi atas
Corporate Finance, Project Finance, Supply Chain Financing maupun Structured Finance. Dalam pengelolaan
dana dan aktivitas transaksional, Corporate Banking BNI beriorientasi kepada kebutuhan Nasabah dalam
mengelola transaksi keuangannya.
Kriteria pengelolaan Nasabah pada segmen Corporate Banking adalah Nasabah non-perorangan baik
perusahaan swasta, BUMN, dan Multi National Company (MNC) dengan parameter sebagai berikut:
Parameter Profil Nasabah Corporate Banking
Parameter Profil Nasabah
Perusahaan dengan Gross Annual Sales (GAS) > Rp1,5 triliun (termasuk grup usahanya) dan Maksimum
Size Perusahaan
Kredit > Rp500 miliar dan/atau Average DPK > Rp100 miliar.
1. Perusahaan Domestik
150 Richest Indonesia versi Globe beserta grupnya; Forbes 500 beserta grupnya; LQ45 beserta grupnya;
BUMN beserta grupnya; Perusahaan Tbk beserta grupnya; Perusahaan Non Tbk beserta grupnya.
Nasabah
2. Perusahaan Multi National (MNC)
Perusahaan segmen corporate dengan kepemilikan saham lebih 50% atau secara mayoritas dimiliki
asing.
252 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 255
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi BNI hadir sebagai solusi yang mendukung
Corporate Banking ekspansi global nasabah korporasi melalui layanan
pembiayaan terstruktur (structured financing) dan
Keunggulan Kompetitif pembiayaan proyek (project financing). Selain
Sebagai wujud komitmen untuk menjadi mitra menyediakan jasa advisory, BNI juga memastikan
strategis bagi perusahaan korporasi, BNI terus kelancaran aktivitas dagang lintas negara dengan
memperkuat keunggulan kompetitifnya melalui solusi trade finance, pengelolaan risiko nilai
transformasi digital yang berorientasi pada tukar (forex), serta manajemen likuiditas yang
kebutuhan nasabah. Kami secara berkelanjutan komprehensif, sehingga nasabah dapat beroperasi
melakukan pengembangan fitur pada platform di pasar internasional dengan lebih optimal dan
BNIdirect guna menghadirkan solusi keuangan efisien.
yang lebih relevan dan responsif. Salah satu
inovasi utama yang diluncurkan pada Agustus Rencana dan Strategi Corporate Banking
2025 adalah BNIdirect bisnis, sebuah platform Tahun 2025
digital yang dirancang khusus untuk merangkul dan
mempermudah bisnis berskala UMKM agar dapat Strategi Portofolio
menikmati layanan perbankan digital yang setara Melanjutkan fokus utama portofolio bisnis kepada
dengan perusahaan korporasi. BNIdirect bisnis hadir sektor:
sebagai solusi atas tantangan digitalisasi perbankan a. Unggulan yaitu sektor yang memiliki
yang kerap dianggap kompleks oleh pelaku usaha pertumbuhan PDB yang tinggi dan produktivitas
berskala SME. yang tinggi seperti konstruksi, transportasi &
pergudangan, pertambangan & penggalian,
Melalui integrasi platform BNIdirect dan BNIdirect informasi & telekomunikasi serta listrik & gas.
bisnis, BNI menghadirkan solusi Supply Chain b. Potensial, yaitu sektor yang memiliki
Financing (SCF) yang inklusif untuk mengoptimalkan pertumbuhan PDB rendah dan produktivitas
modal kerja di seluruh rantai pasok, mulai dari yang tinggi seperti manufaktur, penyediaan
hulu hingga hilir. Digitalisasi ini tidak hanya akomodasi & makanan, dan real estate.
mempermudah akses pendanaan bagi vendor dan c. Sektor-sektor yang menjadi fokus pemerintah
distributor, tetapi juga menciptakan manajemen dalam asta cita seperti agro-maritim, pendidikan,
likuiditas yang lebih transparan dan efisien. healthcare, digital economy, food & beverages.
Dengan memperkuat ketahanan finansial para
mitra korporat, BNI berperan aktif dalam menjaga Strategi Bisnis
stabilitas operasional nasabah korporasi serta a. Memberikan one stop financial solution yang
membangun ekosistem bisnis yang sinergis dan sesuai dengan kebutuhan nasabah korporasi
memiliki daya saing tinggi. dan mitra korporat melalui kolaborasi dengan
divisi terkait dan anak perusahaan, sehingga
Dengan fokus pada inovasi, kolaborasi, dan layanan BNI melalui sektor Corporate Banking dapat
terbaik, BNI terus menciptakan peluang baru bagi menjadi pilihan utama nasabah untuk membantu
Nasabah korporasi dan mitranya di seluruh dunia. mengembangkan perusahaannya secara
BNI memiliki peran strategis dalam menyediakan berkelanjutan.
solusi keuangan terintegrasi bagi Nasabah korporasi, b. Melalui platform BNIdirect, BNI telah menerapkan
mencakup grup usaha serta mitra bisnis seperti digitalisasi dengan menghadirkan revolusi
supplier dan buyer dari debitur BNI. BNI berkontribusi Cash Management yang mengintegrasikan
aktif dalam pembiayaan Kredit sindikasi kelas atas pengelolaan likuiditas, pembayaran vendor,
(top-tier syndicated loans) dan menawarkan skema hingga layanan Trade Finance secara real-time
pembiayaan khusus, seperti supply chain financing, dan aman.
guna mendukung kelancaran rantai pasok global dan c. Strategi Supply Chain Financing (SCF) juga
memperkuat stabilitas bisnis nasabah. menjadi keunggulan kompetitif BNI. Dengan
membiayai ekosistem bisnis nasabah dari hulu
Untuk memberikan layanan yang menyeluruh ke hilir, BNI memastikan stabilitas arus kas para
kepada Nasabah korporasi dan ekosistem bisnisnya, mitra kerja dan distributor nasabah korporat
BNI memanfaatkan kapabilitas internal yang BNI, sehingga tercipta ketahanan bisnis yang
terintegrasi, termasuk dukungan jaringan Kantor berkelanjutan secara menyeluruh.
Luar Negeri (KLN) BNI. Jaringan ini memungkinkan d. BNI berkomitmen untuk menerapkan
BNI untuk tetap melayani kebutuhan Nasabah Environmental, Social, dan Governance
korporasi beserta mitra usaha mereka di luar negeri, (ESG) dengan meningkatkan Sustainable
khususnya dalam mendukung aktivitas bisnis lintas Portfolio, melalui penyaluran Green Loans dan
negara, tanpa mengurangi fokus utama BNI sebagai Sustainability-Linked Loans (SLL).
mitra strategis Nasabah korporasi di dalam negeri.
Laporan Tahunan 2025
253
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 256
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Produktivitas dan Profitabilitas Corporate Banking
Produktivitas Segmen Corporate Banking
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024
Produktivitas Nominal Persentase
Rp-miliar Rp-miliar
(Rp-miliar) (%)
Total Kredit 431.646 359.699 71.948 20,0
Total Dana Pihak Ketiga 273.498 199.178 74.320 37,3
Giro 219.181 141.652 77.529 54,7
Tabungan 424 274 150 54,6
Deposito 53.892 57.251 (3.359) (5,9)
Profitabilitas Segmen Corporate Banking
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024
Profitabilitas Nominal Persentase
Rp-miliar Rp-miliar
(Rp-miliar) (%)
Pendapatan bunga – neto 9.973 9.512 461 4,8
Pendapatan operasional lainnya 3.466 3.792 (326) (8,6)
Beban operasional lainnya (3.121) (2.950) (171) 5,8
Pembentukan cadangan kerugian
133 2.103 (1.970) (93,7)
penurunan nilai
Laba operasional 10.451 12.457 (2.006) (16,1)
Pendapatan (beban) bukan operasional
- - - -
neto
Laba sebelum beban pajak 10.451 12.457 (2.006) (16,1)
Pada tahun 2025, Kredit Segmen Corporate Banking Prospek, Potensi dan Strategi Segmen
mampu tumbuh 20% YoY. Pertumbuhan tersebut Corporate Banking Tahun 2026
berfokus pada debitur dengan penambahan Segmen Corporate Banking senantiasa meneguhkan
kriteria diamond plus untuk pertumbuhan yang komitmennya untuk mendorong pertumbuhan
lebih berkualitas. Sedangkan Dana Pihak Ketiga usaha yang berkelanjutan dan berkualitas.
mengalami kenaikan sebesar 37,3% YoY. Komitmen ini diproyeksikan untuk terus berlanjut
pada tahun 2026, seiring dengan arah kebijakan
Dari sisi profitabilitas, laba sebelum pajak pada pemerintah melalui delapan misi pembangunan
tahun 2025 tercatat sebesar Rp10,5 triliun yang nasional (Asta Cita) yang diharapkan menjadi
didukung oleh kinerja net interest income melalui katalis penguatan perekonomian Indonesia.
perbaikan COF Giro dan pencapaian pendapatan non Dalam merespons dinamika tantangan sekaligus
operasional selain recovery seiring pertumbuhan memanfaatkan peluang yang ada pada tahun 2026,
volume transaksi melalui layanan yang menyeluruh. Segmen Corporate Banking telah merumuskan
Jika dibandingkan dengan laba sebelum pajak dan akan mengimplementasikan sejumlah rencana
tahun 2024, secara PPOP masih relatif stabil dan jika strategis sebagai berikut:
mengabaikan recovery maka tumbuh sebesar 3,4%
ditopang dari NII dan FBI.
254 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 257
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Strategi Portofolio
Dalam penerapan strategi portofolio, Perseroan akan melanjutkan fokus utama portofolio bisnis kepada
sektor:
1. Mendorong akuisisi Nasabah Top Priority dan menguatkan relationship serta meningkatkan penetrasi
pada kebutuhan ekosistem bisnis value chain Nasabah Top Priority.
2. Meningkatkan ekspansi pasar secara global dengan keandalan kapabilitas pegawai termasuk dalam hal
digital capability, risk culture, advance analytic dan pemahaman terhadap pasar.
3. Meningkatkan pertumbuhan Kredit, Interest Income, FBI, dan giro yang berkelanjutan dengan tetap
mempertimbangkan optimalisasi manajemen risiko.
4. Pertumbuhan portofolio bisnis perusahaan dan diversifikasi pendapatan melalui penawaran solusi
keuangan yang lebih beragam kepada Nasabah korporat.
5. Akselerasi penguatan kapasitas sektor expertise.
Strategi Bisnis
Implementasi strategi bisnis diarahkan dengan menjalankan beberapa inisiatif sebagai berikut:
1. Memberikan layanan prima dan solusi keuangan secara terintegrasi & komprehensif kepada Nasabah
korporasi.
2. Meningkatkan ekspansi bisnis yang selektif diikuti ekosistem transaksi sehingga BNI dapat menjadi
solusi keuangan yang berkelanjutan yang akan berdampak pada pertumbuhan market share.
3. Meningkatkan kontribusi Corporate Banking terhadap laba BNI secara keseluruhan dengan
mengedepankan prinsip kehati-hatian dan berkelanjutan.
4. Mengoptimalisasi sinergi dengan anak-anak usaha BNI.
Testimoni Testimoni
Handaka Santoso Rusdi Kirana
Direktur PT Mitra Adiperkasa Tbk Co-Founder, PT Lion Mentari
Airlines
Kami mengucapkan terima kasih atas support yang diberikan BNI telah menjadi mitra strategis yang sangat penting bagi
oleh BNI kepada Mitra Adiperkasa (MAP) Group melalui LION dalam menyediakan solusi finansial yang efektif,
pelayanan yang responsif dan profesional, juga kesiapan proses pembiayaan yang terstruktur, dan pelayanan yang
dalam setiap transaksi dan kebutuhan bisnis. responsif yang telah memberikan kontribusi signifikan dalam
mendukung keberlangsungan dan kesuksesan operasional
Inovasi yang digunakan BNI memudahkan kami dalam bisnis kami.
bertransaksi. Suku Bunga yang kompetitif dan fasilitas kredit
yang fleksibel memudahkan kami dalam mengelola keuangan Selama 20 tahun kerja sama yang telah terjalin, kami berharap
perusahaan. Apresiasi kami akan solusi Supply Chain kemitraan strategis ini dapat terus berlanjut dan berkembang,
Financing untuk anak perusahaan kami yang bergerak di tidak hanya sebagai pendorong pertumbuhan bisnis yang
bidang ekspor handicraft, berupa kemudahan akses likuiditas berkelanjutan, tetapi juga sebagai sumber penciptaan
untuk pengrajin yang mayoritas adalah UMKM. nilai tambah yang lebih besar bagi kedua perusahaan.
Dengan demikian, LION dan BNI dapat bekerja sama untuk
BNI turut berkontribusi dalam kolaborasi pemasaran dan memberikan kontribusi yang lebih besar kepada masyarakat
meningkatkan Financial Awareness karyawan MAP Group. Indonesia.
Kiranya kemitraan ini dapat berkelanjutan dan semakin
inovatif.
Laporan Tahunan 2025
255
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 258
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Testimoni Testimoni
Agoes Projosasmito Arief Widyawan Sidarto
Direktur Utama, PT AP Investment Presiden Direktur, PT Amman
Mineral Internasional Tbk
BNI telah menjadi mitra perbankan yang konsisten dan AMMAN telah membangun hubungan kerja yang konstruktif
terpercaya dalam mendukung kebutuhan bisnis kami. BNI dan profesional dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero)
telah membuktikan perannya sebagai strategic enabler yang Tbk (BNI) selama bertahun-tahun. BNI sangat tanggap tidak
mampu memberikan high-impact solutions dengan high saja dalam memberikan dukungan perbankan, tetapi juga
velocity execution. dalam memahami kebutuhan bisnis, sehingga kontribusinya
dirasa sangat positif bagi operasional kami sehari-hari.
Kami mengapresiasi komitmen BNI dalam menjaga kualitas
layanan, memperkuat tata kelola, serta terus berinovasi Selama itu, BNI selalu menunjukkan konsistensi dan
mengikuti perkembangan digital. Sinergi yang terjalin profesionalisme yang selaras dengan nilai-nilai AKHLAK—
bersama BNI memberikan nilai tambah yang berkelanjutan menjaga kepercayaan, memberikan layanan yang kompeten,
dan mendukung pertumbuhan bisnis kami ke depan. beradaptasi dengan kondisi bisnis yang terus berkembang,
dan terlibat secara kolaboratif dalam memenuhi kebutuhan
kami.
Kami sangat menghargai kerja sama dan dukungan yang
diberikan BNI kepada kami selama ini dan berharap agar
dapat melanjutkan kemitraan yang bermanfaat ini.
Testimoni
Jimmy Pramono
Wakil Direktur Utama
PT SMART Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk konsisten
menunjukkan komitmen dalam memberikan layanan
yang profesional dan terpercaya. Dukungan BNI melalui
penyediaan produk serta layanan keuangan yang inovatif
berkontribusi secara positif terhadap pertumbuhan dan
keberlangsungan usaha Sinar Mas Agribusiness and Food
dan seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem usaha
Perusahaan.
Kami mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dengan baik
selama ini, dan berharap PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk bersama PT SMART Tbk dapat terus memperkuat sinergi
antara sektor keuangan dan agribisnis sebagai bagian dari
upaya mendukung perputaran roda perekonomian Indonesia,
serta berkontribusi secara berkelanjutan terhadap penguatan
kedaulatan dan pemerataan ekonomi, sosial, dan energi,
sejalan dengan arah pembangunan nasional.
256 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 259
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
INSTITUTIONAL BANKING
Segmen Institutional Banking menyediakan berbagai produk dan jasa layanan perbankan yang ditujukan
bagi Kementerian, Lembaga atau Institusi yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
(APBN). Segmen Institutional Banking memberikan solusi perbankan meliputi pengelolaan layanan simpanan
(giro dan deposito), penyaluran gaji dan tunjangan kinerja ASN, penyaluran bantuan sosial, penerimaan
negara (Pajak, PNBP, dan lain-lain), digital banking (virtual account, kolaborasi platform/ekosistem, dan
lain-lain), pinjaman dalam/luar negeri dan pelayanan jasa perbankan lainnya untuk memenuhi kebutuhan
Kementerian, Lembaga, dan Perguruan Tinggi sehingga BNI dapat melayani ekosistem bisnis secara
keseluruhan.
Segmen Institutional Banking melayani nasabah yang terbagi dalam Klaster Kementerian Keuangan, Kemenko
Bidang Politik dan Keamanan, Kemenko Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan,
Kemenko Bidang Perekonomian, Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kemenko
Bidang Pembangunan KeRegionan, Kemenko Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kemenko Bidang Pangan,
Badan/Lembaga Negara, Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi dan Kementerian Pendidikan
Dasar dan Menengah, Kementerian Kebudayaan, Self-Regulatory Organization (SRO), SKK Migas Grup,
Social Insurance, dan Perguruan Tinggi yang di dalamnya termasuk Badan Layanan Umum, Satuan Kerja,
dan Pemerintah Daerah.
Parameter Profil Nasabah Institutional Banking
Parameter Profil Nasabah
Kementerian; Badan/Lembaga; Perguruan Tinggi yang dikelola di level Kantor Pusat; Lembaga
Pendidikan & Riset (Top 100 Universitas/Perguruan Tinggi yang ditetapkan oleh Lembaga
Institutional Banking
Pemeringkat yang Kredibel); Lembaga regulator Hulu & Hilir Migas; Penyelenggara Jaminan Sosial
milik Pemerintah; PEMDA dengan kriteria khusus.
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Rencana dan Strategi Segmen Institutional
Institutional Banking Banking Tahun 2025
Segmen Institutional Banking merupakan ecosystem Pada tahun 2025, BNI melakukan beberapa upaya
orchestrator untuk mengakuisisi ekosistem dan guna mengembangkan bisnis pada segmen
bisnis turunan APBN, serta sebagai agent of Institutional Banking, yaitu:
development yang menjadi mitra dari Kementerian, 1. Optimalisasi penerimaan dan pengeluaran
Badan/Lembaga, dan Perguruan Tinggi dalam (transaksional) pada Kementerian, Lembaga, dan
menjalankan program-program pemerintah Perguruan Tinggi.
antara lain Bantuan Pangan non Tunai (BPNT), 2. Mengoptimalkan penghimpunan dana pihak
Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Subsidi ketiga yang bersumber dari program pemerintah,
Upah (BSU), Bantuan Operasional Kesehatan transaksional Lembaga dan BLU, Penerimaan
(BOK) Puskesmas, Program Kartu Prakerja, Kartu Iuran serta pembayaran uang kuliah di Perguruan
Indonesia Pintar (KIP), Program Indonesia Pintar Tinggi dan Peningkatan Rekening Dana Nasabah
(PIP), Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/ DHE SDA.
Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Bantuan Sosial 3. Meningkatkan Fee Based Income melalui
lainnya, karena merupakan Liquidity Support dalam peningkatan kerja sama transaksi keuangan
memenuhi kebutuhan likuiditas bank. yaitu BNIdirect, Trading Valas, Bank Garansi, dan
Kustodi.
Segmen Institutional Banking telah melakukan 4. Meningkatkan jumlah akuisisi Satuan Kerja
digitalisasi layanan keuangan negara melalui (Satker) menjadi mitra perbankan melalui solusi
berbagai produk seperti migrasi giro Kementerian keuangan yang komprehensif dan mendukung
menjadi virtual account yang dilengkapi dengan serta mensukseskan Program-Program
Cash Management System (CMS), Kartu Kredit Pemerintah.
Pemerintah (KKP), serta solusi digital (Govtech) 5. Mengoptimalkan dan melakukan pengembangan
dalam menunjang Program Pemerintah, solusi digital (Govetch) yang bersifat costumized
ekosistem APBN dan ekosistem bisnis institusi sebagai pintu masuk ekosistem keuangan
yang menjadikan BNI sebagai mitra utama dalam dalam layanan transaksi digital untuk Nasabah
transaksi operasional serta berperan memberikan Kementerian, Badan/Lembaga, dan Perguruan
advokasi di lingkup Kementerian, Badan/Lembaga, Tinggi yang bertujuan untuk mendapatkan
dan Perguruan Tinggi. CASA murah dan Fee Based Income (FBI) serta
melakukan percepatan dan monitoring project
berjalan.
Laporan Tahunan 2025
257
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 260
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
6. Eksekusi strategi bisnis dengan fokus pada peningkatan kinerja ekosistem nasabah Kementerian, Badan/
Lembaga, dan Perguruan Tinggi untuk memberikan solusi nasabah melalui optimalisasi dan kolaborasi
dengan Region, Sentra, Cabang, dan Perusahaan Anak (RAM dan SAM) dalam mengoptimalkan
penyerapan dana APBN dan penyaluran Kredit kepada pihak ketiga (Vendor, Satker, dan BLU).
7. Meningkatkan pertumbuhan Kredit Nasabah Kementerian, Badan/Lembaga, dan Perguruan Tinggi
melalui pinjaman dalam/luar negeri dan melakukan pemantauan rencana realisasi pipeline/komitmen
yang telah dimiliki serta menjaga kualitas Kredit dengan baik.
8. Continuous people development melalui pelatihan untuk menciptakan sumber daya manusia yang
andal.
PRODUKTIVITAS DAN PROFITABILITAS SEGMEN INSTITUTIONAL BANKING
Produktivitas Segmen Institutional Banking
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024
Produktivitas Nominal Persentase
Rp-miliar Rp-miliar
(Rp-miliar) (%)
Total Kredit 40.612 37.523 3.088 8,2
Total Dana Pihak Ketiga 215.798 117.817 97.981 83,2
Giro 76.647 51.806 24.841 48,0
Tabungan 426 534 (108) (20,2)
Deposito 138.724 65.477 73.247 111,9
Profitabilitas Segmen Institutional Banking
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024
Profitabilitas Nominal Persentase
Rp-miliar Rp-miliar
(Rp-miliar) (%)
Pendapatan bunga - neto 2.306 2.560 (254) (9,9)
Pendapatan operasional lainnya 144 139 5 3,3
Beban operasional lainnya (1.023) (977) (46) 4,7
Pembentukan cadangan kerugian
(11) (19) 8 (42,9)
penurunan nilai
Laba operasional 1.415 1.702 (287) (16,9)
Pendapatan (beban) bukan operasional
- - - -
neto
Laba sebelum beban pajak 1.415 1.702 (287) (16,9)
Secara YoY, dana pihak ketiga tumbuh sebesar 83,2% didorong oleh pertumbuhan Giro dan Deposito. Giro
tumbuh sebesar 48,0% seiring optimalisasi Institusional Banking sebagai ecosystem orchestrator untuk
mengakuisisi ekosistem dan bisnis turunan APBN sedangkan Deposito tumbuh sebesar 111,9% seiring
masuknya Dana Sisa Anggaran Lebih (SAL) dari Kemenkeu sebesar Rp55 triliun. Pada sisi aset, Kredit yang
diberikan sebesar Rp40,6 triliun mengalami peningkatan 8,2% secara YoY dengan kontribusi terbesar dari
pembiayaan sektor alutsista (alat utama sistem senjata).
Secara profitabilitas tahun 2025, segmen Institutional Banking membuku laba sebelum pajak sebesar Rp1,4
triliun. Pendapatan operasional lainnya Rp144 miliar mengalami peningkatan 3,3% yang merupakan sinyal
positif meningkatnya peran BNI khususnya dalam mendorong transaksi operasional melalui Kementerian,
Lembaga, atau Perguruan Tinggi serta fokus kepada peningkatan Giro Transaksional melalui closedloop
transaction pada ekosistem Nasabah Institutional Banking.
Prospek Usaha Institutional Banking Tahun 2026
Segmen Institutional Banking melihat potensi pengembangan bisnis yang masih sangat besar di tahun
2026 dengan fokus pengembangan bisnis yang sejalan dengan fokus prioritas Pemerintah untuk tahun
2026 seperti Penguatan Ketahanan Nasional, transformasi ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan rakyat.
Selain itu Institutional Banking akan meningkatkan market share BNI pada penyaluran APBN, penetrasi
dan bisnis turunan pada Kementerian/Lembaga, Self-Regulatory Organization (SRO), Perguruan Tinggi dan
Social Insurance.
258 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 261
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dalam mendukung penyerapan dana APBN, segmen 4. Meningkatkan jumlah akuisisi Satuan Kerja
Institutional Banking akan memanfaatkan ekosistem (Satker) menjadi mitra perbankan melalui solusi
bisnis dari nasabah Kementerian, Lembaga dan keuangan yang komprehensif dan mendukung
Perguruan Tinggi untuk meningkatkan CASA dengan serta mensukseskan Program-Program
fokus pada optimalisasi transaksi nasabah beserta Pemerintah.
ekosistem turunannya. Segmen Institutional Banking 5. Mengoptimalkan dan melakukan pengembangan
juga berupaya melakukan akuisisi Kementerian/ solusi digital (Govetch) yang bersifat costumized
Lembaga yang dapat membantu dalam memberikan sebagai pintu masuk ekosistem keuangan
akses ke mitra perusahaan yang terhubung dalam dalam layanan transaksi digital untuk Nasabah
ekosistem institusi, sehingga dapat meningkatkan Kementerian, Lembaga, dan Perguruan Tinggi
dana murah (DPK mitra dan payroll pegawai), yang bertujuan untuk mendapatkan CASA murah
consumer loan dan ekosistem business banking. dan Fee Based Income (FBI) serta melakukan
percepatan dan monitoring project berjalan.
RAPBN Belanja Kementerian/Lembaga Pusat 6. Eksekusi strategi bisnis dengan fokus pada
tahun 2026 direncanakan sebesar Rp3.136,4 triliun. peningkatan kinerja ekosistem nasabah
Anggaran tersebut selain dimanfaatkan untuk Kementerian, Lembaga, dan Perguruan Tinggi
mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif untuk memberikan solusi nasabah melalui
dan berkelanjutan, juga dimanfaatkan dalam optimalisasi dan kolaborasi dengan Region,
mendukung pendanaan proyek yang bersifat Sentra, Cabang, dan Perusahaan Anak (RAM dan
lintas tahun, penguatan alat utama sistem senjata SAM) dalam mengoptimalkan penyerapan dana
(alutsista)/peralatan material khusus (almatsus) dan APBN dan penyaluran Kredit kepada pihak ketiga
program unggulan pendukung strategi kebijakan (Vendor, Satker, dan BLU).
fiskal jangka pendek. 7. Meningkatkan pertumbuhan Kredit Nasabah
Kementerian, Lembaga, dan Perguruan
Rencana Kerja Institutional Banking Tahun Tinggi melalui pinjaman dalam/luar negeri
2026 dan melakukan pemantauan rencana realisasi
Pada tahun 2026, ekonomi dalam negeri diperkirakan pipeline/komitmen yang telah dimiliki serta
akan melanjutkan perbaikan dan pemulihan di menjaga kualitas Kredit dengan baik.
tengah ekonomi global yang menantang. Ke depan, 8. Continuous people development melalui
segmen Institutional Banking akan menjalankan pelatihan untuk menciptakan sumber daya
strategi sebagai berikut: manusia yang andal.
1. APBN masih menjadi salah satu sumber
likuiditas melalui optimalisasi penerimaan dan COMMERCIAL BANKING
pengeluaran (transaksional) pada Kementerian,
Lembaga, dan Perguruan Tinggi. Segmen Commercial Banking terus berfokus pada
2. Mengoptimalkan penghimpunan dana pihak pertumbuhan yang berkualitas serta melanjutkan
ketiga yang bersumber dari program pemerintah, perbaikan kualitas Kredit. Segmen Enterprise dan
transaksional Lembaga dan BLU, Penerimaan Commercial terus melakukan ekspansi bisnis turunan
Iuran serta pembayaran uang kuliah di Perguruan dan ekosistem dari segmen korporasi unggulan
Tinggi dan Peningkatan Rekening Dana Nasabah serta sektor prioritas dengan mengutamakan
DHE SDA. budaya risiko sedangkan Segmen Small konsisten
3. Meningkatkan Fee Based Income melalui menyediakan kemudahan akses pembiayaan dan
peningkatan kerja sama transaksi keuangan layanan transaksi bagi UMKM.
yaitu BNIdirect, Trading Valas, Bank Garansi, dan
Kustodi.
Laporan Tahunan 2025
259
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 262
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Parameter Profil Nasabah
Perusahaan dengan Gross Annual Sales (GAS) > Rp300 miliar s.d Rp1,5 triliun (termasuk grup
usahanya) dan Maksimum Kredit > Rp150 miliar s.d Rp500 miliar dan/atau Average DPK > Rp50
Enterprise Banking miliar s.d Rp100 miliar
Kredit dan Dana nasabah perusahaan Tbk beserta grupnya; perusahaan Non Tbk beserta grupnya;
Lembaga Pendidikan dan Yayasan.
Perusahaan dengan Gross Annual Sales (GAS) > Rp30 miliar s.d Rp300 miliar (termasuk grup
usahanya) dan Maksimum Kredit > Rp10 miliar s.d Rp150 miliar dan/atau Average DPK > Rp10
Commercial Banking miliar s.d Rp50 miliar.
Kredit dan Dana Nasabah perusahaan Tbk beserta grupnya; perusahaan Non Tbk beserta grupnya;
Lembaga Pendidikan dan Yayasan.
Segmen yang mengelola Kredit produktif atas debitur Perorangan dan Non Perorangan serta
Dana Pihak Ketiga (DPK) dhi. Giro, Tabungan dan Deposito atas nasabah Non Perorangan dengan
SME Business
kriteria Gross Annual Sales (GAS) sampai dengan Rp 30 M dan Maksimum Kredit dan/atau
Average DPK sampai dengan Rp10 Miliar
Nasabah perorangan dan non-perorangan dengan Gross Annual Sales (GAS) sampai dengan Rp30
Business Program miliar (termasuk grup usahanya) serta memiliki Kredit produktif BNI atau Kredit program dengan
maksimum Kredit sampai dengan Rp1 Miliar.
Rencana dan Strategi Segmen Commercial e. Ekspansi perusahaan top tier pada masing-
Banking Tahun 2025 masing sektor ekonomi.
Pada tahun 2025, Segmen Commercial Banking terus f. Meningkatkan monitoring aktivitas bisnis
berfokus pada pertumbuhan yang berkualitas dan melalui tools connect untuk mendorong
berkelanjutan serta memperkuat perbaikan kualitas peningkatan produktivitas, leads berkualitas,
Kredit. Pertumbuhan bisnis berkualitas diwujudkan dan mendukung proses percepatan pipeline
melalui penguatan pipeline management dengan management.
mengembangkan Risk Acceptance Criteria (RAC) 2. Peningkatan Dana & Transaksi
untuk memastikan seleksi nasabah berkualitas. a. Peningkatan cross-selling untuk produk
Selain itu, ekspansi juga diarahkan pada target transaction banking termasuk BNIdirect, trade
market yang berasal dari debitur pada sektor finance, escrow, dan payroll.
prioritas setiap Region, pelaku ekspor, value chain/ b. Membentuk central team untuk monitoring
suppy chain Nasabah korporasi, serta nasabah cross-sales dan penetrasi produk non-lending,
potensial lainnya. dengan memanfaatkan data dari RM Connect.
c. Kolaborasi dengan unit Transaction Banking
Strategi umum Commercial Banking yang dijalankan untuk penyempurnaan platform transaksi
selama tahun 2025 sebagaimana yang telah nasabah guna menjawab kebutuhan masa
dijelaskan sebelumnya terwujud dalam langkah aksi depan.
sebagai berikut: d. Pengembangan, penataan & penguatan
1. Pertumbuhan Bisnis Berkualitas & Sustainable fungsi pengelolaan dana dan transaksi
a. Pertumbuhan bisnis pada sektor prioritas nasabah Segmen Enterprise dan Commercial.
dengan membentuk cakupan RM dan produk 3. Memperkuat posisi BNI sebagai one stop
yang disesuaikan serta mengidentifikasi solution banking yang mendorong UMKM Go
sektor target di setiap Region melalui evaluasi Productive, Go Digital dan Go Global melalui
pertumbuhan sektor, NPL, rating risiko, dan berbagai kemudahan-kemudahan layanan bagi
informasi lapangan dari CMC. UMKM. Pengembangan dan pemberdayaan
b. Peningkatan Pembiayaan Hijau & UMKM, melalui sinergi dan kolaborasi pada 3
Berkelanjutan, dengan fokus pada sektor aspek sebagai berikut yaitu
energi terbarukan & product eco efficient. a. UMKM Ekspor & Diaspora
c. Pengembangan skema Pembiayaan untuk Program pemberdayaan UMKM berorientasi
mendukung program-program Pemerintah, ekspor untuk siap bersaing di kancah global
termasuk pembiayaan makanan bergizi, melalui Platform BNI Xpora yang membantu
Pembangunan perumahan, renovasi & pelaku usaha memperluas pengembangan
Pembangunan sekolah, lumbung pangan bisnis ke pasar internasional. BNI Xpora
nasional dan inisiatif lainnya. berperan sebagai penghubung eksportir
d. Pengembangan & Evaluasi Skema Kredit dan importir serta memfasilitasi business
dengan berfokus ekspansi pada bisnis matching untuk memastikan transaksi
turunan korporasi dan skema pembiayaan berjalan aman dan efisien. Inisiatif ini juga
SCF Diamond Client Korporasi. diperkuat oleh keberadaan 8 Kantor Cabang
260 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 263
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
BNI di Luar Negeri (Singapura, Hong Kong, 4. Peningkatan Kapabilitas & Kompetensi Pengelola
Tokyo, New York, London, Osaka, Seoul, Nasabah
dan Amsterdam) yang turut menyediakan a. Pengembangan SDM pada technical &
kemudahan akses pendanaan dan transaksi analytical skill secara berkelanjutan dengan
bagi UMKM Ekspor dan Diaspora. pelaksanaan learning journey dan program
b. Digital Value Chain terstruktur serta membangun kompetensi
BNI juga menyediakan kemudahan akses pada masing-masing sektor
pendanaan bagi bisnis turunan nasabah b. Penyempurnaan RM Connect melalui
korporasi dan mitra BNI, melalui skema- penambahan fitur sales enablement seperti
skema value chain lending berbasis digital, di wallet sizing, panduan pricing & cross selling,
antaranya melalui platform BNIdirect supply performance tracking tingkat portfolio dan
chain yang berguna untuk mengakomodir rekening
kebutuhan pembiayaan atas transaksi jual beli c. Melanjutkan implementasi end-to-end credit
yang membantu corporate mengoptimalkan tools untuk percepatan dan digitalisasi proses
modal kerja dan pengelolaan cashflow dalam bisnis sekaligus penyempurnaan credit
bekerja sama dengan mitra UMKM. underwriting & monitoring.
c. Ekosistem Unggulan d. Optimalisasi RM/SRM dan pemenuhan rasio
BNI mendorong pembentukan ekosistem RM-BA 2:1
unggulan pada setiap area layanan dengan e. Memperkuat System Integrated Monitoring
memanfaatkan potensi besar segmen UMKM, tools yang dapat memantau kondisi debitur
melalui penyaluran pembiayaan Kredit sehingga diperoleh penetapan account
Usaha Rakyat (KUR) hingga Kredit Komersial strategi yang tepat bagi setiap nasabah
dengan fokus kepada sektor produksi f. Mengembangkan kemampuan leadership
low risk segment sebagai bentuk support dan potensi tim, melalui program coaching
terbentuknya ekosistem UMKM Go Global and mentoring.
melalui program pemberdayaan UMKM
Xpora, digitalisasi transaksi keuangan UMKM
kerja sama dengan startup untuk pencatatan
keuangan, dan kolaborasi akses pemasaran
secara online melalui e-commerce.
Produktivitas Segmen Commercial Banking
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024
Produktivitas Nominal Persentase
Rp-miliar Rp-miliar
(Rp-miliar) (%)
Total Kredit 210.138 179.464 30.674 17,1
Total Dana Pihak Ketiga 198.397 155.359 43.038 27,7
Giro 127.147 96.227 30.920 32,1
Tabungan 42.702 28.808 13.893 48,2
Deposito 28.549 30.324 (1.775) (5,9)
Profitabilitas Segmen Commercial Banking
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024
Produktivitas Nominal Persentase
Rp-miliar Rp-miliar
(Rp-miliar) (%)
Pendapatan bunga – neto 11.522 11.977 (455) (3,8)
Pendapatan operasional lainnya 5.399 5.062 337 6,7
Beban operasional lainnya (6.740) (6.481) (259) 4,0
Pembentukan cadangan kerugian
(6.214) (6.906) 692 (10,0)
penurunan nilai
Laba operasional 3.967 3.652 315 8,6
Pendapatan (beban) bukan operasional
- - - -
neto
Laba sebelum beban pajak 3.967 3.652 315 8,6
Laporan Tahunan 2025
261
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 264
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pada tahun 2025, Kredit Segmen Commercial Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Enterprise &
Banking terbuku Rp210,1 triliun, mengalami Commercial Banking
kenaikan sebesar 17,1% YoY sebagai wujud dari Segmen Enterprise & Commercial Banking
disiplin eksekusi pipeline. mengelola seluruh aktivitas transaksi perbankan
yang dilakukan oleh nasabah beserta group
Dana Pihak Ketiga Segmen Commercial Banking usahanya dengan memberikan solusi menyeluruh
sebesar Rp198,4 triliun mengalami pertumbuhan (one stop solution) melalui digital platform yang
hingga 27,7% YoY yang didominasi oleh terintegrasi, dengan produk-produk unggulan
pertumbuhan dana murah, dimana giro dan seperti wondr by BNI, BNIdirect, BNI Debit/Credit
tabungan tumbuh masing-masing 32,1% dan 48,2% Card, Trade Finance, Bank Garansi, Asuransi,
YoY. serta produk-produk Treasury dengan melakukan
kolaborasi bersama unit-unit terkait.
Pada sisi profitabilitas, segmen Commercial Banking
membukukan laba sebelum beban pajak sebesar Segmen Enterprise & Commercial Banking
Rp4,0 triliun tumbuh 8,6% YoY. Kontribusi terbesar menawarkan keunggulan kompetitif bagi nasabah
kenaikan tersebut berasal dari kenaikan Pendapatan dengan memberikan aspekberikut ini:
Operasional Lainnya. Kenaikan ini sejalan dengan 1. Penyediaan solusi komprehensif untuk
peningkatan Fee Based Income yang mencerminkan mendukung operasional nasabah melalui ragam
penguatan penetrasi produk-produk transaksional produk aset, liabilities, dan transaksional sesuai
BNI pada Nasabah segmen Commercial Banking, kebutuhan nasabah melalui beragam channel
serta upaya recovery yang optimal atas aset- yang tersedia dari kantor cabang, sentra bisnis,
aset berkualitas rendah. Secara kualitas aset, maupun produk digital unggulan seperti wondr
Beban CKPN berhasil ditekan turun hingga 10% by BNI dan BNIdirect.
YoY yang di-support oleh perbaikan kualitas aset 2. Relasi yang kuat dengan anchor clients yang
segmen Enterprise dan Commercial sedangkan membuka peluang penetrasi value chain dari
untuk segmen SME dan Business Program, BNI nasabah segmen Corporate dan Institutional
mengambil langkah prudent dalam mengantisipasi yang memiliki potensi bisnis turunan pada
kondisi debitur di masa yang akan datang sejalan segmen pasar Enterprise & Commercial Banking.
dengan konsep Expected Credit Loss (ECL).
Segmen Enterprise & Commercial Banking terus
Enterprise & Commercial Banking berinovasi untuk menyempurnakan proses bisnis
Segmen Enterprise & Commercial Banking terus internal dan memberikan solusi yang menjawab
melakukan ekspansi bisnis turunan dan ekosistem kebutuhan nasabah, antara lain:
dari segmen korporasi unggulan serta sektor 1. Pengembangan Risk Acceptance Criteria (RAC)
prioritas dengan mengutamakan budaya risiko yang berbasis sektor ekonomi serta kalibrasi klasifikasi
bertujuan agar pengelolaan nasabah menjadi lebih nasabah sebagai nasabah Prima melalui tools
fokus dengan distribusi pengelolaan sesuai dengan connect sebagai asesmen awal potensi bisnis.
kapabilitas yang telah ditetapkan. Enterprise Banking 2. Pengembangan skema Sustainability Linked
diarahkan pada penguasaan sektor ekonomi, Loan (SLL) dan tim khusus untuk mendukung
sedangkan Commercial Banking diarahkan pada ekonomi berkelanjutan sesuai dengan prinsip
penguasaan secara geografis melalui pembentukan Environmental, Social, & Governance (ESG)
Divisi Commercial Banking 1 yang mengelola area untuk nasabah Enterprise.
Sumatera, Kalimantan serta sebagian Jabodetabek 3. Penyusunan guidance ekspansi berbasis sektor
dan Divisi Commercial Banking 2 yang mengelola ekonomi dan menyusun arah ekspansi pada
area sebagian Jabodetabek, Jawa, Bali, Nusa sektor yang berada di kuadran 1 (sector to be
Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Papua. push).
Produktivitas Segmen Enterprise & Commercial Banking
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024
Produktivitas Nominal Persentase
Rp-miliar Rp-miliar
(Rp-miliar) (%)
Total Kredit 131.433 100.117 31.316 31,3
Total Dana Pihak Ketiga 84.326 57.400 26.926 46,9
Giro 60.133 39.448 20.684 52,4
Tabungan 6.564 2.343 4.221 180,2
Deposito 17.630 15.609 2.021 12,9
262 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 265
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pada tahun 2025, Kredit Segmen Enterprise dan d. Pengembangan & Evaluasi Skema Kredit
Commercial Banking terbuku 131,4 triliun, tumbuh dengan berfokus ekspansi pada bisnis
31,3% sebagai cerminan dari disiplin eksekusi turunan korporasi dan skema pembiayaan
pipeline. Dana Pihak Ketiga mencapai Rp84,3 SCF Diamond Client Korporasi
triliun, tumbuh signifikan 46,9% YoY, didorong e. Ekspansi perusahaan top tier pada masing-
oleh optimalisasi transaksi debitur dan nasabah masing sektor ekonomi.
BNI. Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga didominasi f. Meningkatkan monitoring aktifitas bisnis
oleh dana murah, dimana CASA tumbuh 59,6% melalui tools connect untuk peningkatan
sedangkan deposito tumbuh 12,9%. produktivitas, leads berkualitas, dan
mendukung proses percepatan pipeline
Prospek Usaha Enterprise & Commercial management.
Banking Tahun 2026 2. Peningkatan Dana & Transaksi
BNI melihat bahwa kebijakan pemerintah yang a. Peningkatan cross-selling untuk produk
konsisten mendorong industrialisasi, termasuk transaction banking seperti BNIdirect, trade
hilirisasi yang meningkatkan nilai tambah, finance, escrow, dan payroll
mengurangi impor dan meningkatkan ekspor, akan b. Membentuk central team untuk monitoring
menjadi katalis pertumbuhan. Oleh karena itu, cross-sales dan penetrasi produk non-lending,
pada tahun 2026, segmen Enterprise & Commercial dengan memanfaatkan data dari RM Connect
Banking akan memperkuat pertumbuhan bisnis c. Kolaborasi dengan unit Transaction Banking
yang berkualitas dan berkelanjutan dengan fokus untuk penyempurnaan platform transaksi
utama pada hal-hal berikut: nasabah menjawab kebutuhan masa depan.
1. Eksplorasi potensi bisnis dari target market d. Pengembangan, penataan & penguatan
yang telah ditetapkan berdasarkan value chain fungsi pengelolaan dana dan transaksi
Nasabah korporasi dan sektor-sektor ekonomi nasabah Segmen Enterprise dan Commercial.
yang berkelanjutan sesuai penguatan portofolio 3. Peningkatan Kapabilitas & Kompetensi Pengelola
ESG. Nasabah
2. Implementasi berbagai inisiatif untuk a. Pengembangan SDM pada technical &
mendorong pertumbuhan bisnis berkualitas analytical skill secara berkelanjutan dengan
dengan digitalisasi monitoring & proses Kredit pelaksanaan learning journey dan program
melalui RM Tools (Connect), Single Integrated terstruktur serta membangun kompetensi
Monitoring Tools (SIMON), dan end-to-end credit pada setiap sektor
tools serta inisiatif pada Corporate Plan 2024- b. Penyempurnaan melengkapi RM Connect
2028. dengan fitur sales enablement seperti wallet
sizing, panduan pricing & cross selling,
Rencana Kerja Enterprise & Commercial Banking performance tracking tingkat portfolio dan
Tahun 2026 rekening
Pada tahun 2026, segmen Enterprise & Commercial c. Melanjutkan implementasi end-to-end credit
Banking akan menjalankan rencana kerja disertai tools untuk percepatan dan digitalisasi proses
dengan penerapan strategi komprehensif, selaras bisnis sekaligus penyempurnaan credit
dengan aspirasi pada Corporate Plan 2024-2028 underwriting & monitoring
yang dirumuskan sebagai berikut: d. Optimalisasi RM/SRM dan pemenuhan rasio
1. Pertumbuhan Bisnis Berkualitas & Sustainable RM-BA 2:1
a. Pertumbuhan bisnis pada sektor prioritas e. Memperkuat System Integrated Monitoring
dengan membentuk cakupan RM dan produk tools yang dapat memantau kondisi debitur
yang disesuaikan serta mengidentifikasi sehingga diperoleh penetapan account
sektor target di setiap Region melalui evaluasi strategi yang tepat bagi setiap nasabah
pertumbuhan sektor, NPL, rating risiko, dan f. Mengembangkan kemampuan leadership
informasi lapangan dari CMC dan potensi tim, melalui program coaching
b. Meningkatkan Pembiayaan Hijau & and mentoring.
Berkelanjutan, menyasar pertumbuhan pada
energi terbarukan & product eco efficient SME Business & Business Program
c. Pengembangan skema Pembiayaan untuk SME Business & Business Program merupakan
mendukung Program Pemerintah, termasuk segmen BNI yang mengelola Kredit kecil dan dana
pembiayaan makanan bergizi, Pembangunan pihak ketiga non perorangan sampai dengan Rp10
perumahan, renovasi & Pembangunan miliar. Segmen ini menawarkan kemudahan akses
sekolah, lumbung pangan nasional dan pembiayaan dan kemudahan bertransaksi bagi
program lainnya. UMKM.
Laporan Tahunan 2025
263
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 266
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi SME 5. Kredit Kepada Lembaga Linkage (KKLK)
Business & Business Program Sebagai bentuk keberpihakan BNI untuk
BNI menawarkan kemudahan layanan solusi pengembangan lembaga-lembaga keuangan di
finansial bagi nasabah melalui channel digital yang Indonesia, BNI memberikan solusi pembiayaan
inovatif serta jaringan outlet yang tersebar luas di berupa Kredit kepada Lembaga Keuangan
seluruh Indonesia, hingga layanan cabang di luar (KKLK). Kredit kepada Lembaga Keuangan adalah
negeri yang memfasilitasi transaksi lintas Region. fasilitas Kredit yang diberikan kepada dan atau
Didukung oleh portofolio bisnis korporasi yang melalui Lembaga Keuangan untuk dipinjamkan
solid, BNI memiliki keunggulan kompetitif dalam kepada end user yang dilakukan dengan cara
menggarap potensi ekosistem dan bisnis turunan aliansi strategis (kerja sama).
dari segmen Wholesale, yang kemudian menjadi 6. Cash Collateral Credit (CCC)
salah satu motor penggerak utama pertumbuhan Cash Collateral Credit (CCC) adalah Kredit
bisnis Retail Banking. Sinergi antara kekuatan yang dijamin dengan simpanan dalam bentuk
jaringan, inovasi digital, dan basis nasabah korporasi deposito/giro/tabungan yang diterbitkan BNI,
yang kuat menjadikan BNI mampu memperluas yang dapat digunakan sebagai tambahan modal
jangkauan layanan serta memperdalam hubungan kerja usaha nasabah.
dengan berbagai segmen nasabah. 7. Bond Collateral Credit (BCC)
Fasilitas Kredit yang diberikan kepada nasabah
BNI berkomitmen mendorong pertumbuhan UMKM perorangan dan non perorangan berbentuk
di Indonesia dengan terus berinovasi, menawarkan Perseroan Terbatas (PT) dengan jaminan Kredit
layanan yang cepat dan mudah bagi mitra UMKM berupa Securities Negara (SBN) yang diterbitkan
melalui digitalisasi pemrosesan Kredit berbasis oleh Pemerintah Republik Indonesia yang
aplikasi BNIMove (BNI Mobile Innovation) serta dapat diperdagangkan. Fasilitas Kredit dapat
mendukung UMKM dapat Go Global melalui BNI dipergunakan untuk tambahan modal kerja
Xpora yang menawarkan kemudahan bagi UMKM usaha nasabah.
berorientasi ekspor. 8. Kredit Usaha Rakyat (KUR)
Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan program
Business Program & SME Business memberikan pembiayaan bersubsidi dari pemerintah yang
pilihan solusi pembiayaan bagi nasabah yang ingin dirancang untuk meningkatkan akses permodalan
meningkatkan kapasitas bisnis dengan menambah bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
modal serta memberikan layanan finansial untuk 9. BNI Wirausaha (BWU)
memudahkan nasabah bertransaksi, sebagai berikut: BWU merupakan fasilitas Kredit untuk usaha
1. Kredit Modal Kerja (KMK) produktif, baik dalam bentuk Kredit Modal Kerja
Kredit yang dipergunakan untuk menambah (KMK) maupun Kredit Investasi (KI), dengan
modal kerja suatu perusahaan seperti pembelian maksimum Kredit hingga Rp1 miliar
bahan baku, biaya-biaya produksi, pemasaran, 10. Kredit Industri Padat Karya (KIPK)
dan lain-lain. Kredit Industri Padat Karya adalah Kredit investasi
2. Kredit Investasi atau Kredit investasi yang dikombinasikan
Kredit jangka menengah atau panjang untuk dengan Kredit modal kerja kepada debitur
pembelian barang-barang modal beserta jasa individu/perseorangan atau badan usaha
yang diperlukan untuk rehabilitasi, modernisasi, yang produktif di industri padat karya, dengan
maupun ekspansi proyek yang sudah ada maksimum Kredit >Rp500 Juta hingga Rp10
pendirian proyek yang akan ada. miliar
3. Kredit Ekspor Fast Trex 11. Kredit Program Perumahan (KPP)
Fast Trex merupakan salah satu solusi Xpora Kredit Program Perumahan (KPP) adalah Kredit
dalam mendukung UMKM Go Productive Investasi atau Kredit Modal Kerja yang diberikan
dengan menyediakan pembiayaan yang mudah kepada UMKM berupa individu/perseorangan
dan terintegrasi bagi pelaku UMKM berorientasi atau badan usaha yang dilakukan dalam rangka
ekspor (direct dan indirect). mendukung pencapaian program prioritas
4. Supply Chain Financing (SCF) Retail dibidang perumahan. KPP disalurkan dalam
BNI Supply Chain Financing Retail (BNI SCF dua skema yaitu Kredit Program Perumahan
Retail) adalah solusi pembiayaan BNI kepada (KPP) Sisi Permintaan Rumah (Demand) dengan
Mitra Korporat melalui percepatan penerimaan maksimum Kredit >Rp10 Juta hingga Rp500
pembayaran dari Bowheer maupun dalam Juta dan Kredit Program Perumahan (KPP) Sisi
melakukan pembayaran kepada Principal. Penyediaan Rumah (Supply) dengan maksimum
Kredit di atas Rp500 Juta
264 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 267
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Produktivitas Segmen SME Business & Business Program
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024
Produktivitas Nominal Persentase
Rp-miliar Rp-miliar
(Rp-miliar) (%)
Total Kredit 78.705 79.346 (641) (0,8)
Total Dana Pihak Ketiga 114.071 97.959 16.112 16,4
Giro 67.014 56.778 10.235 18,0
Tabungan 36.138 26.465 9.673 36,5
Deposito 10.919 14.715 (3.796) (25,8)
Kredit segmen SME Business & Business Program Sektor Consumer Banking mencakup beberapa
tercatat sebesar Rp78,7 triliun terkoreksi 0,8% YoY segmen dan aktivitas perbankan konsumer sebagai
dimana pada tahun 2025 fokus utama Kredit adalah berikut:
upaya peningkatan kualitas portofolio Kredit dan
penguatan fungsi pengelolaan portofolio Loan at 1. Consumer Segment, merupakan segmen yang
Risk. DPK segmen ini tumbuh 16,4% yang utamanya mengelola Nasabah perorangan dengan Asset
ditopang oleh pertumbuhan dana murah. Under Management (AUM) hingga Rp500
juta, melalui penawaran produk dan layanan
Rencana dan Strategi Segmen SME Business & tabungan, deposito, Kredit konsumtif, serta
Business Program Tahun 2026 pengelolaan transaksi perbankan
Pada tahun 2026, Segmen SME dan Business 2. Wealth Management, merupakan segmen
Program menerapkan beberapa fokus strategi yang mengelola nasabah perorangan dengan
sebagai berikut: Asset Under Management (AUM) Rp500
1. Memperkuat pengembangan bisnis value juta dan nasabah high net worth individual
chain dan ekosistem nasabah wholesale (HNWI) dengan dana kelolaan mulai dari
untuk mendorong pertumbuhan CASA retail, Rp1 miliar ke atas melalui layanan Perbankan
peningkatan PHR nasabah dan cross selling yang personal dan premium sesuai kebutuhan
produk yang berfokus pada peningkatan closed Nasabah, didukung dengan Produk dan layanan
loop transaction. yang dikurasi dan dipadukan dengan nasihat
2. Peningkatan CASA retail berbasis transaksi holistic terbaik dari tim professional BNI.
dengan fokus pada closed loop transaction 3. Consumer Product, bertanggung jawab atas
dan peningkatan PHR guna meningkatkan penyediaan produk retail perbankan, dengan
engagement nasabah portofolio utama terdiri dari BNI Griya (KPR), BNI
3. Fokus ekspansi Kredit produktif kepada top tier Fleksi (KTA), Pinjaman Konsumer Lainnya serta
player sektor unggulan Region serta ekosistem Simpanan nasabah dalam bentuk tabungan dan
bisnis deposito.
4. Peningkatan kualitas Kredit melalui 4. Credit Card, mengelola bisnis kartu Kredit,
penyempurnaan proses underwriting serta termasuk akuisisi Nasabah, pengelolaan
peningkatan risk culture. portofolio, serta pengembangan fitur dan
5. Mendorong UMKM Go Global melalui program manfaat kartu Kredit.
Xpora BNI 5. Retail Digital Product, bertanggung jawab pada
pengembangan produk perbankan digital retail
CONSUMER BANKING dan memperluas kemitraan strategis, khususnya
dalam ekosistem digital payment, merchant dan
Sektor Consumer Banking BNI merupakan sektor uang elektronik.
yang berfokus pada penyediaan layanan perbankan
bagi Nasabah perorangan, yang mencakup produk Sektor Consumer Banking secara konsisten
simpanan, pinjaman, serta solusi digital. Sektor ini mengembangkan sinergi produk konsumer
terus bertumbuh dengan tujuan menjadi Lifetime meliputi simpanan, pinjaman konsumtif, kartu, dan
Banking Partner bagi Nasabah. ekosistem merchant—yang selaras dengan value
proposition segmen Nasabah, serta diperkuat oleh
strategi komunikasi pemasaran end-to-end untuk
mendorong pertumbuhan, akuisisi, dan loyalitas
Nasabah.
Laporan Tahunan 2025
265
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 268
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Parameter Profil Nasabah Consumer Banking
Parameter Profil Nasabah
Consumer Banking Nasabah perorangan dengan Asset Under Management (AUM) < Rp500 juta
Wealth Management Nasabah perorangan dengan Asset Under Management (AUM) > Rp500 juta, dimana AUM yang
diperhitungkan meliputi dana perorangan di rekening Tabungan, deposito, giro, produk investasi
(Reksa Dana, Obligasi) dan asuransi (Bancassurance).
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Consumer Banking
Sektor Consumer Banking BNI memiliki keunggulan kompetitif yang kuat, ditopang oleh jaringan dan basis
Nasabah yang luas, portofolio produk konsumer yang lengkap, serta kapabilitas digital yang terintegrasi.
Dengan pendekatan pengelolaan Nasabah berbasis segmentasi, BNI secara konsisten mengembangkan
sinergi produk simpanan, pinjaman konsumtif, kartu, serta ekosistem merchant yang relevan dengan
kebutuhan dan gaya hidup Nasabah.
Didukung oleh portofolio bisnis korporasi yang solid, BNI memiliki keunggulan kompetitif dalam menggarap
potensi ekosistem dan bisnis turunan dari segmen wholesale, yang kemudian menjadi salah satu motor
pertumbuhan bisnis consumer. Keunggulan ini semakin diperkuat melalui inovasi berkelanjutan berupa
pengembangan solusi digital end-to-end, pemanfaatan analitik data untuk mendorong penawaran yang
lebih personal dan tepat sasaran, serta penguatan strategi komunikasi pemasaran yang terintegrasi. Selain
itu, BNI secara berkelanjutan meningkatkan value proposition produk dan layanannya dengan menghadirkan
bundling package yang relevan dan terintegrasi, selaras dengan customer journey pada segmen payroll-
based customer, business owner, dan professional, serta memperkuat penetrasi akuisisi nasabah young
generation. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan loyalitas dan kepuasan nasabah sekaligus
memperluas basis nasabah berkualitas secara berkelanjutan. Strategi ini juga menjadi fondasi penguatan
ekosistem konsumer BNI untuk mendorong pertumbuhan bisnis jangka panjang yang berkelanjutan dan
berbasis hubungan nasabah.
Rencana dan Strategi Consumer Banking Tahun 2025
Pada tahun 2025, beberapa fokus strategi yang telah diimplementasikan BNI pada segmen Consumer
Banking adalah sebagai berikut:
1. Memperkuat pengembangan bisnis value chain dan ekosistem Nasabah wholesale untuk mendorong
pertumbuhan CASA retail, peningkatan PHR Nasabah dan cross selling produk yang berfokus pada
peningkatan closed loop transaction.
2. Pengembangan berkelanjutan dari wondr by BNI guna peningkatan customer journey & transaksional
sesuai segmen fokus nasabah.
3. Fokus ekspansi berkualitas pada top tier developer & selected partner untuk Kredit konsumer.
4. Meningkatkan bisnis wealth melalui peningkatan value proposition, penguatan RM dan pengembangan
kapasitas global melalui peluncuran layanan BNI Emerald Singapore
5. Peningkatan bisnis kartu Kredit melalui inovasi produk baru dan pengembangan berkelanjutan produk
eksisting, akuisisi yang berfokus pada segmen berkualitas, serta peningkatan akuisisi melalui optimalisasi
digital channel wondr by BNI.
Produktivitas dan Profitabilitas Sektor Consumer Banking
Produktivitas Sektor Consumer Banking
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024
Produktivitas Nominal Persentase
Rp-miliar Rp-miliar
(Rp-miliar) (%)
Total Kredit 152.795 139.187 13.608 9,8
Total Dana Pihak Ketiga 305.004 294.602 10.402 3,5
Giro 2.828 3.348 (520) (15,5)
Tabungan 241.944 226.915 15.029 6,6
Deposito 60.232 64.338 (4.107) (6,4)
266 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 269
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Profitabilitas Sektor Consumer Banking
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024
Profitabilitas Nominal Persentase
Rp-miliar Rp-miliar
(Rp-miliar) (%)
Pendapatan bunga – neto 13.863 13.941 (78) (0,6)
Pendapatan operasional lainnya 8.051 8.053 (2) (0,0)
Beban operasional lainnya (11.984) (11.407) (577) 5,1
Pembentukan cadangan kerugian
(2.999) (2.337) (662) 28,3
penurunan nilai
Laba operasional 6.931 8.251 (1.320) (16,0)
Pendapatan (beban) bukan operasional
- - - -
neto
Laba sebelum beban pajak 6.931 8.251 (1.320) (16,0)
Pada tahun 2025, segmen Consumer Banking berhasil mencatat pertumbuhan Kredit dan dana pihak
ketiga masing-masing sebesar 9,8% dan 3,5% dibandingkan dengan posisi yang sama di tahun 2024.
Pertumbuhan dana pihak ketiga ini didorong oleh meningkatnya tabungan segmen konsumer hingga
6,6% di tahun 2025. Hal ini sejalan dengan strategi BNI yang berfokus mendorong peningkatan CASA
serta optimalisasi transactional banking dengan memanfaatkan potensi value chain dan peningkatan
transaksi melalui wondr by BNI.
Dari sisi profitabilitas, laba sebelum pajak pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp6,9 triliun atau turun sebesar
16,0% secara YoY. Penurunan tersebut disebabkan oleh tekanan pada interest expense sebagai dampak
dari kondisi likuiditas yang ketat. Namun demikian, untuk fee based income mampu tumbuh sebesar 2,8%
YoY seiring dengan penetrasi volume transaksi salah satunya melalui digital channel.
Produktivitas, Kinerja Operasional dan Bisnis dari Kartu Kredit
Produktivitas kartu Kredit tercermin dalam pertumbuhan outstanding kartu Kredit selama tahun 2025 yang
mengalami pertumbuhan positif. Outstanding kartu Kredit 2025 mengalami pertumbuhan sebesar 8,9%
dibandingkan posisi akhir tahun 2024.
Hal ini sejalan dengan strategi kartu untuk terus mendorong digitalisasi produk dan layanan serta memperluas
penetrasi ekosistem merchant dan partnership.
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024
Produk Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar) (%)
Kartu Kredit 16.330 15.000 1.330 8,9
Consumer Banking
Consumer Banking menargetkan nasabah finansial untuk memudahkan nasabah bertransaksi,
perorangan dengan kategori affluent, upper mass sebagai berikut:
dan mass yang dibedakan berdasarkan pengelolaan 1. Kredit Kepemilikan Rumah – BNI Griya
AUM s.d Rp 500 juta. Selain itu, fokus strategi bisnis BNI Griya merupakan fasilitas Kredit yang
nasabah segmen Consumer Banking dilakukan ditujukan kepada perorangan untuk kebutuhan
berdasarkan fokus bisnis payroll, profesi, dan kepemilikan rumah tinggal, apartemen, ruko/
business owner untuk menyasar secara selektif rukan dan rumah peristirahatan (villa) untuk
terhadap kebutuhan transaksi keuangan berbasis pembelian kavling/tanah, pembangunan,
solusi. Kebutuhan transaksi tersebut dikemas dalam renovasi, refinancing, take over dan top up.
bundling package yang menguntungkan sehingga 2. Kredit Tanpa Agunan – BNI Fleksi
dapat menciptakan close loop transaction bagi KTA BNI Fleksi adalah fasilitas pinjaman tanpa
seluruh aktivitas keuangan nasabah. agunan/jaminan yang diperuntukan bagi
pemohon perorangan, khususnya payroll seperti
Consumer Banking menawarkan berbagai solusi pegawai aktif, calon pensiunan, pensiunan,
keuangan bagi nasabah baik melalui akses profesional, maupun nasabah emerald/
pembiayaan konsumtif yang mudah serta layanan private BNI, untuk memenuhi segala keperluan
konsumtif.
Laporan Tahunan 2025
267
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 270
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
3. BNI Instan non perorangan, yang dilengkapi dengan fitur
BNI Instan adalah produk Kredit dengan jaminan dan fasilitas yang memberikan kemudahan
Giro, Tabungan, Deposito maupun Securities dan fleksibilitas dalam mendukung usaha
Negara (SBN) yang dapat diperdagangkan. bisnis.
4. Kartu Kredit c. TAPPA (Taplus Pegawai/Anggota), merupakan
Kartu Kredit merupakan salah satu produk tabungan yang diperuntukkan bagi Pegawai/
pinjaman konsumer sebagai alat pembayaran Anggota suatu Perusahaan/Lembaga/
dengan menggunakan kartu maupun virtual card Asosiasi/Organisasi Profesi yang menjalin
yang dapat digunakan oleh individu maupun kerja sama dengan BNI yang berfungsi
korporasi untuk melakukan pembayaran atas sebagai sarana tabungan, kartu identitas
kewajiban yang timbul seperti transaksi belanja Pegawai/Member.
dan/atau penarikan tunai. Produk-produk kartu d. Taplus Muda, merupakan produk simpanan
Kredit BNI terdiri dari: dalam bentuk tabungan yang diperuntukkan
a. Kartu Kredit Reguler, yang terdiri dari: BNI Visa bagi kaum muda dengan usia mulai dari 17
Gold, BNI Mastercard Gold, BNI JCB Gold, (tujuh belas) tahun sampai dengan 35 (tiga
BNI Amex Vibe, BNI Mastercard Titanium, BNI puluh lima) tahun.
Visa Platinum, BNI JCB Precious, BNI JCB e. Taplus Anak, merupakan produk tabungan
Ultimate, BNI Mastercard World, BNI Visa untuk membantu mengajarkan anak-anak
Signature, dan BNI Visa Infinite. menabung sejak usia dini, diperuntukkan
b. Kartu Kredit Co-Branding, yang terdiri dari bagi anak-anak usia di bawah 17 (tujuh belas)
BNI Pertamina, BNI Telkomsel, BNI LOTTE tahun.
Mart, BNI Bank BJB, BNI Siloam Hospitals, f. Tapenas & Lifegoals, merupakan produk serta
BNI XL Prioritas, BNI MAPCLUB, BNI Batik Air, fitur simpanan berjangka untuk membantu
dan Garuda BNI. perencanaan keuangan dalam mewujudkan
c. Kartu Kredit Affinity, yang terdiri dari: Kartu tujuan masa depan dengan lebih pasti melalui
Affinity Universitas, Kartu Affinity Ikatan kemudahan autodebet bulanan dengan
Alumni, Kartu Affinity Komunitas/Organisasi, pengembangan dana yang lebih tinggi
dan Kartu Affinity Pegawai Perusahaan. dibandingkan dengan tabungan reguler.
d. Kartu Kredit Corporate, yang terdiri dari: BNI Kemudahan ini dapat diakses melalui aplikasi
Visa Corporate Card Gold, BNI Visa Corporate wondr by BNI atau dibuka di kantor cabang
Card Platinum, BNI Mastercard Corporate BNI.
Card Platinum, BNI JCB Corporate Card g. wondr multicurrency, merupakan produk
Ultimate, BNI Kartu Kredit Indonesia Segment simpanan dalam bentuk tabungan dengan
Pemerintah. opsi hingga 12 valuta asing dengan kapabilitas
e. Kartu Kredit Private Label yang terdiri dari: transaksi dengan local currency lebih dari 32
BNI Travelling Card, BNI Health Card, dan BNI Negara dan transaksi jual beli valas secara
Distribution Card. realtime.
f. BNI Kartu Tunai merupakan pinjaman tanpa 2. Produk Giro
agunan yang bersifat revolving dan dapat Segmen konsumer menawarkan produk Giro
diubah menjadi cicilan tetap, hanya dapat Perorangan kepada nasabahnya sebagai
digunakan untuk melakukan tarik tunai di rekening penampungan dan transaksional. Giro
cabang atau ATM BNI. BNI Kartu Tunai juga Perorangan ditawarkan kepada nasabah segmen
bekerja sama bersama perusahaan fintech konsumer dalam bentuk bundling package
melalui penyediaan pinjaman dalam bentuk bersama dengan produk konsumer lainnya.
cash loan yang dilakukan dengan skema peer Fokus penawaran ditujukan kepada nasabah
to peer lending. business owner sebagai upaya menggarap cash-
to-cash cycle bisnis dari hulu ke hilir sehingga
BNI memiliki produk simpanan yang beragam dapat menciptakan one-stop-solution bagi
untuk pengelolaan simpanan nasabah atau DPK, keuangan nasabah business owner.
guna memenuhi kebutuhan seluruh nasabah, yang 3. Produk Deposito
mencakup produk tabungan, giro, dan deposito. BNI Deposito merupakan simpanan berjangka
1. Produk Tabungan dalam berbagai pilihan mata uang (IDR/USD/
a. Tabungan Plus (Taplus), merupakan Tabungan SGD/JPY/HKD/EUR/GBP/AUD) dengan tingkat
yang memberikan layanan PLUS dengan suku bunga yang menarik. BNI Deposito dapat
berbagai macam fitur dan manfaat. menjadi pilihan investasi bagi nasabah yang
b. Taplus Bisnis, adalah produk tabungan yang menginginkan imbal hasil yang relatif lebih
diperuntukkan bagi pelaku usaha maupun tinggi.
bukan pelaku usaha, baik perorangan maupun
268 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 271
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Wealth Management
Wealth Management BNI menargetkan nasabah perorangan dengan Asset Under Management (AUM)
Rp500 juta dan nasabah High Net Worth Individual (HNWI) dengan Asset Under Management (AUM) ≥ Rp1
miliar, yang diklasifikasikan ke dalam dua segmen utama, yaitu BNI Emerald dengan AUM minimal Rp1
miliar dan BNI Private Banking dengan AUM minimal Rp15 miliar.
Dalam menjalankan strategi bisnisnya, BNI Wealth Management berfokus untuk memperkuat posisinya
sebagai bank yang strong in Global Privilege dengan mengedepankan layanan berkualitas tinggi, baik di
dalam maupun luar negeri. Strategi tersebut didukung melalui sinergi yang kuat dengan BNI Group serta
kolaborasi dengan Top Tier Manajer Investasi di Indonesia dan Singapura, guna menyediakan solusi produk
wealth yang komprehensif.
Rangkaian produk yang ditawarkan mencakup Reksa Dana (Mutual Fund), Obligasi (Bonds), Produk Treasury,
serta Bancassurance, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan kekayaan nasabah secara
menyeluruh dan berkelanjutan.
Kinerja Segmen Wealth Management
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024
Uraian Nominal Persentase
Rp-miliar Rp-miliar
(Rp-miliar) (%)
AUM 224.110 204.318 19.792 9,7
FBI Investasi 389 288 101 35,1
Tahun 2025, AUM atas segmen Wealth Management solusi finansial yang terintegrasi guna meningkatkan
tumbuh sebesar 9,7% YoY. Pertumbuhan tersebut pengalaman dan loyalitas Nasabah. Kondisi ini
terutama ditopang oleh segmen BNI Private Banking membuka peluang bagi segmen Consumer untuk
yang tumbuh agresif hingga 30% YoY, sementara terus mencatat pertumbuhan yang berkelanjutan di
segmen BNI Emerald mencatatkan pertumbuhan masa mendatang.
sebesar 5% YoY.
Dalam rangka mengoptimalkan potensi
Komposisi dana kelolaan Wealth Management pertumbuhan bisnis consumer, BNI akan
masih didominasi oleh produk jangka pendek seperti menerapkan strategi yang berfokus pada
tabungan dan deposito. Namun demikian, seiring peningkatan CASA Retail berbasis transaksi guna
meningkatnya pemahaman dan kebutuhan nasabah memperkuat struktur pendanaan yang stabil dan
terhadap optimalisasi imbal hasil, semakin banyak berbiaya rendah. BNI juga akan melanjutkan
nasabah yang melakukan diversifikasi portofolio pengembangan kanal digital secara berkelanjutan
ke produk investasi, khususnya Reksa Dana, yang untuk meningkatkan kenyamanan, kemudahan,
mencatatkan pertumbuhan signifikan lebih dari dan kualitas layanan kepada Nasabah. Strategi
278% YoY. tersebut diperkuat melalui peningkatan penetrasi
bisnis yang bersumber dari value chain Nasabah
Sejalan dengan pertumbuhan AUM tersebut, kinerja segmen wholesale, sehingga dapat memperluas
bisnis Wealth Management juga tercermin dari basis Nasabah retail secara organik. Selain itu, BNI
peningkatan FBI yang tumbuh sebesar 20% YoY, akan menghadirkan bundling package produk yang
terutama didorong oleh kinerja produk investasi disesuaikan dengan kebutuhan Nasabah sebagai
yang meningkat hingga 35% YoY. bagian dari penyediaan layanan one stop solution
yang terintegrasi dan bernilai tambah tinggi.
Prospek Usaha Consumer Banking Tahun 2026
Pada tahun 2026, perekonomian Indonesia Rencana Kerja Consumer Banking Tahun 2026
diperkirakan akan melanjutkan tren perbaikan di Pada tahun 2026, Segmen Consumer Banking
tengah tingginya ketidakpastian ekonomi global. diharapkan menjadi salah satu motor penggerak
Sejalan dengan kondisi tersebut, prospek bisnis utama bisnis BNI dengan highlight strategi sebagai
Consumer Banking pada tahun 2026 diperkirakan berikut:
tetap kuat dan berpotensi terus menjadi motor utama 1. Fokus pada Transformasi Digital dan Customer
pertumbuhan bisnis BNI. Industri perbankan dituntut Journey. BNI terus memperkuat digital banking
untuk senantiasa meningkatkan kapabilitas digital, sebagai pilar utama strategi perbankan
memperluas inklusi keuangan, serta menghadirkan consumer untuk mengakuisisi, melayani, dan
mempertahankan Nasabah retail
Laporan Tahunan 2025
269
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 272
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2. Memperkuat payroll institusi sebagai anchor 6. Peningkatan bisnis kartu Kredit melalui akuisisi
utama akuisisi Nasabah konsumer, pertumbuhan yang berkualitas pada selected nasabah,
CASA, dan entry point dalam melakukan cross menggarap potensi ekosistem bisnis serta
selling produk consumer. peningkatan volume transaksi melalui penguatan
3. Mengembangkan ekosistem merchant dan digital capability.
business owner yang berfokus pada peningkatan 7. Diferensiasi proposisi (khususnya bagi nasabah
closed loop transaksi Nasabah, pengendapan Private Banking) dengan memberikan hyper
dana, dan ekspansi basis Nasabah konsumer personalized financial advice untuk menjaga
secara organik kekayaan lintas generasi termasuk akses layanan
4. Memperkuat bisnis perbankan consumer pada wealth secara global melalui kolaborasi dengan
ekosistem pendidikan sebagai pintu masuk KLN (e.g. Wealth Singapore).
akuisisi young generation dan membangun 8. Meningkatkan posisi kompetitif BNI Group
engagement digital perbankan sejak dini dengan mendorong penetrasi Perusahaan Anak
5. Ekspansi Kredit konsumer yang berkualitas pada pada customer base BNI.
selected partner, penguatan dan percepatan end
to end proses Kredit konsumer, serta pengelolaan
risiko yang disiplin dan terukur
TREASURY & INTERNATIONAL BANKING
Pada segmen Treasury & International Banking, BNI berkomitmen memberikan solusi untuk segala
kebutuhan finansial (one stop financial solution) dengan tetap mengutamakan kebutuhan dan jenis risiko
Nasabah. Hal ini dilakukan melalui produk-produk perbankan terbaik guna mendukung kegiatan bisnis
nasabah lokal maupun internasional.
Parameter Profil Nasabah Treasury & International Banking
Parameter Profil Nasabah
a. Domestik:
1. Lembaga Keuangan Bank dan Bukan Bank; Dana Pensiun Regulatory dan Non Regulatory; Anak
Usaha Bank Himbara; Indonesian Financial Group (IFG); Fintech yang terkait pembiayaan; Venture
International Capital
Banking b. Luar Negeri:
1. Lembaga Keuangan Bank dan Bukan Bank di luar negeri termasuk remittance company
2. Perusahaan yang berlokasi dan berbadan hukum di luar negeri
3. Diaspora Indonesia di Luar Negeri
Rencana dan Strategi Segmen Treasury & International Banking Tahun 2025
Di tahun 2025, Treasury & International Banking berkomitmen untuk memberikan solusi keuangan yang
komprehensif serta menerapkan langkah-langkah strategis untuk menjaga kondisi likuiditas yang sehat
dan mewujudkan permodalan yang kuat serta memberikan kontribusi laba yang maksimal, baik di pasar
domestik dan internasional. Sepanjang tahun 2025, Treasury & International Banking telah menerapkan
strategi sebagai berikut:
1. Treasury
a. Strategi Finansial
i. Melakukan pengelolaan likuiditas rupiah dan valas yang optimal.
ii. Mengoptimalkan excess liquidity pada instrumen yang memberikan return (yield) terbaik dengan
tetap memperhatikan kondisi likuiditas jangka pendek.
iii. Meningkatkan portofolio Securities dan forex trading book dengan risiko yang terukur, baik melalui
Pasar Perdana maupun Pasar Sekunder.
iv. Optimalisasi pengelolaan Securities banking book dan Posisi Devisa Neto dengan memperhatikan
kebutuhan likuditas, kebutuhan Nasabah, rasio-rasio yang ada, serta kondisi pasar keuangan
domestik maupun global.
v. Optimalisasi pengelolaan produk lindung nilai (hedging) untuk mendukung peningkatan layanan
solusi lindung nilai (hedging) kepada Nasabah, meningkatkan FBI, dan mendukung pendalaman
pasar keuangan.
270 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 273
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
vi. Optimalisasi transaksi produk treasury vii. Menetapkan strategi program marketing
segmen Wholesale dan Retail melalui yang efektif & efisien melalui marketing
platform digital BNI untuk produk Forex above/below the line sesuai dengan kriteria
dan Obligasi. Nasabah dan pemasaran produk digital
vii. Optimalisasi carryover open position Treasury yang agresif untuk meningkatkan
USD/IDR dengan pengelolaan risiko yang volume transaksi forex, derivatif dan
terukur. obligasi dari flow customer.
viii.Optimalisasi produk yield enhancement 2. International Banking
untuk meningkatkan FBI dan dengan a. Strategi Potfolio
pengelolaan risiko yang terukur. Optimalisasi eksposur terhadap FI dan NBFI
ix. Optimalisasi pengelolaan platform digital berkualitas tinggi, dengan pendekatan selektif
BNI untuk meningkatkan layanan investasi dan berbasis risiko. Penguatan portofolio
obligasi dan penggunaan transaksi valuta FI difokuskan pada hubungan bank-to-
asing untuk meningkatkan pengalaman bank yang mendukung transaksi, likuiditas,
penggunaan kepada Nasabah. dan pembiayaan perdagangan, sementara
x. Optimalisasi penggunaan tools pendukung portofolio NBFI diarahkan pada kemitraan
aktivitas harian dalam transaksi dan yang berkelanjutan dan memiliki potensi
pengelolaan portofolio Nasabah. pertumbuhan jangka panjang. Portofolio NBFI
berfokus pada pemberian layanan untuk top-
b. Strategi Non-finansial tier companies di industri keuangan non-bank
i. Melakukan pengembangan/migrasi dan lembaga pembiayaan.
Treasury Management System (TMS)
untuk mendukung bisnis Treasury yang b. Strategi Bisnis
lebih optimal Mendorong pertumbuhan melalui peningkatan
ii. Meningkatkan sinergi dengan unit bisnis volume dan kualitas transaksi lintas negara,
terkait antara lain Corporate Banking, pengembangan solusi trade finance dan
Institutional Banking, Syndication & transaction banking, serta optimalisasi peran
Corporate Solution, International, dan KLN sebagai hub regional. Untuk segmen FI,
Region/Cabang untuk melakukan akuisisi fokus diarahkan pada peningkatan kolaborasi
Nasabah top tier dan diamond client lintas jaringan, pengembangan layanan
termasuk melalui regional sales. transaksi internasional, serta penguatan
iii. Proaktif memberikan edukasi dan peran Bank dalam arus pembayaran dan
menawarkan produk lindung nilai likuiditas. Sementara itu, untuk segmen NBFI,
(hedging) kepada Nasabah sehingga dapat strategi difokuskan pada pengembangan
membantu mereka memilih solusi lindung layanan bernilai tambah, termasuk kustodian,
nilai yang tepat sesuai karakteristik bisnis trustee, dan solusi digital yang mendukung
dan risk appetite-nya untuk produk FX dan efisiensi dan skalabilitas bisnis. Segmen
Bonds (Bond forward dan Bond Option) NBFI terus mendukung pemberian jasa dan
iv. Mengembangkan kompetensi dan layanan keuangan (seperti pemberian Kredit
kapabilitas Pemasar/RM/Front Liner di produktif) untuk top tier financing companies
unit-unit bisnis/Kantor Region/Kantor sekaligus berkolaborasi dengan berbagai
Cabang terkait produk-produk Treasury pihak di industri keuangan & asuransi untuk
sebagai one stop solution untuk kebutuhan memperkuat posisi BNI sebagai key player di
Nasabah serta meningkatkan cross selling pasar.
dan market share dari flow customer.
v. Menjadi treasury expert dalam memberikan Seluruh strategi tersebut didukung oleh
knowledge enhancement literasi produk- inisiatif transformasi yang mencakup
produk Treasury kepada pihak internal penguatan kapabilitas digital, peningkatan
maupun eksternal termasuk menjadi kualitas layanan, serta penyempurnaan proses
narasumber dan mitra regulator dalam dan tata kelola. Dengan tetap mengedepankan
rangka pendalaman pasar keuangan. prinsip Good Corporate Governance, guna
vi. Meningkatkan customer engagement memastikan bahwa pertumbuhan bisnis
terutama Nasabah-Nasabah potensial berjalan sejalan dengan pengelolaan risiko
melalui program customer loyalty, sharing dan kepatuhan yang berkelanjutan.
session/customer gathering/workshop
terkait produk-produk Treasury untuk
meningkatkan market share transaksi
Treasury.
Laporan Tahunan 2025
271
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 274
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Profitabilitas Tresury dan International Banking
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024
Profitabilitas Nominal Persentase
Rp-miliar Rp-miliar
(Rp-miliar) (%)
Pendapatan bunga – neto 1.580 1.498 82 5,5
Pendapatan operasional lainnya 4.022 3.084 938 30,4
Beban operasional lainnya (1.919) (1.730) (189) 10,9
Pembentukan cadangan kerugian
(47) (25) (22) 90,1
penurunan nilai
Laba operasional 3.637 2.827 810 28,6
Pendapatan (beban) bukan operasional
- - - -
neto
Laba sebelum beban pajak 3.637 2.827 810 28,6
International & Financial Institutions Selain itu, keunggulan dalam hubungan
International & Financial Institutions menawarkan kelembagaan dengan Financial Institutions (FI)
segala kebutuhan finansial (one stop financial dan Non-Bank Financial Institutions (NBFI), baik di
solution) guna mendukung kegiatan bisnis dalam maupun luar negeri berperan besar sebagai
nasabah lokal maupun internasional, baik dari sisi penggerak utama integrasi ekosistem keuangan
penyaluran Kredit, pengelolaan dana serta aktivitas internasional BNI, dengan memanfaatkan jaringan
transaksional lainnya secara komprehensif. global, kapabilitas produk, dan sinergi lintas unit
untuk mendukung arus transaksi, pendanaan, dan
International & Financial Institutions memberikan investasi yang terkait dengan Indonesia.
layanan sebagai penghubung utama antara aktivitas
bisnis domestik dan internasional yang juga Kehadiran jaringan internasional tersebut
berperan sebagai enabler untuk arus perdagangan, memperkuat peran BNI sebagai mitra strategis
investasi, dan transaksi keuangan antarnegara yang dalam mendukung aktivitas bisnis internasional,
semakin kompleks. sekaligus membuka akses layanan keuangan yang
lebih luas. Hal ini memberikan kontribusi nyata
Melalui Kantor Luar Negeri, Integrasi antara produk, terhadap penguatan posisi ekonomi Indonesia di
layanan, dan jaringan internasional memungkinkan kancah global, serta mendukung upaya ekspansi
BNI untuk membangun transaksi yang efisien, aman, nasabah korporasi dan ritel ke pasar internasional.
dan berkelanjutan. Selain itu, keberadaan cabang
luar negeri (KLN) di berbagai pusat keuangan Melalui jaringan internasional yang luas, Kantor
dan perdagangan internasional memberikan nilai Luar Negeri (KLN) BNI mendukung kebutuhan
strategis yang signifikan. KLN berfungsi sebagai pembiayaan korporasi besar dalam aktivitas
saluran distribusi layanan antarnegara, serta perdagangan lintas negara, termasuk trade finance,
sebagai sumber informasi pasar dan penguatan pengelolaan risiko nilai tukar (forex hedging), dan
hubungan bisnis. KLN juga menjadi sarana untuk pengelolaan likuiditas (treasury management).
memperluas kehadiran BNI di ekosistem global Kantor Luar Negeri (KLN) BNI berperan sebagai
dengan dukungan sumber daya manusia yang mitra strategis bagi perusahaan yang memperluas
memahami internasional dan lokal. operasi mereka ke pasar internasional, dengan
menyediakan layanan seperti advisory, pembiayaan
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi International proyek (project financing), dan pembiayaan
& Financial Institutions terstruktur (structured financing).
Keunggulan Kompetitif Kantor Luar Negeri (KLN) BNI secara aktif
BNI terus menegaskan posisinya sebagai bank memfasilitasi transaksi perdagangan lintas
Indonesia dengan jaringan global terbesar. Jaringan negara, mulai dari settlement perdagangan hingga
internasional BNI mencakup Kantor Luar Negeri pembayaran lintas mata uang, untuk memastikan
(KLN) yang tersebar di berbagai pusat keuangan kelancaran operasional nasabah korporasi. Dengan
dunia, seperti Singapura, Hong Kong, Tokyo, fokus pada segmen wholesale, BNI terus berinovasi
London, New York, dan Seoul. Selain itu, BNI juga untuk menghadirkan solusi keuangan yang
memiliki Representative Office di Amsterdam dan dirancang guna mendorong pertumbuhan bisnis
Sydney, serta Sub-Branch di Osaka dan kantor global serta meningkatkan daya saing perusahaan
cabang remittance di Singapura, yang memperluas Indonesia di pasar internasional.
jangkauannya ke pasar global secara strategis.
272 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 275
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Sebagai bentuk komitmen terhadap diaspora Melalui sinergi dengan berbagai pihak, Kantor Luar
Indonesia, Kantor Luar Negeri (KLN) BNI memberikan Negeri (KLN) BNI juga mendukung pertumbuhan
dukungan kepada pengusaha diaspora di luar negeri perdagangan Indonesia dengan negara lain dan
melalui solusi keuangan yang dirancang untuk investasi ke Indonesia dari luar negeri, sejalan
mendukung pengembangan usaha mereka serta dengan strategi perusahaan untuk memperkuat
business matching dengan pengusaha Indonesia jaringan global dan memberikan layanan terbaik
melalui program Xpora. BNI membantu pengusaha kepada nasabah korporasi maupun pengusaha
diaspora berkontribusi pada penguatan ekonomi diaspora.
Indonesia sekaligus memperkuat hubungan bisnis
lintas negara.
Produktivitas Sektor International & Financial Institutions
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024
Produktivitas Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar) (%)
Total Kredit 47.823 45.678 2.145 4,7
Total Dana Pihak Ketiga 29.198 25.716 3.482 13,5
Giro 7.917 8.456 (539) (6,4)
Tabungan 220 173 47 27,5
Deposito 21.062 17.088 3.973 23,3
Pada tahun 2025, Kredit segmen International Banking tumbuh 4,7% YoY seiring dengan meningkatnya
portofolio nasabah lembaga keuangan bukan bank. Selain itu, Dana Pihak Ketiga juga mencatatkan
peningkatan sebesar 13,5% YoY seiring optimalisasi peran hubungan kelembagaan dengan Financial
Institutions (FI) dan Non-Bank Financial Institutions (NBFI) melalui penetrasi kepada nasabah - nasabah
Dana Pensiun dan Sekuritas.
Prospek, Potensi dan Strategi International & Financial Institutions Tahun 2026
Divisi International & Financial Institutions berkomitmen untuk melakukan pengembangan sejalan dengan
meningkatnya aktivitas FI dan NBFI dalam mendukung perdagangan, investasi, dan pengembangan pasar
keuangan. Kebutuhan akan layanan transaksi lintas negara yang andal, efisien, dan sesuai standar global
akan terus meningkat, memberikan peluang bagi BNI untuk memperkuat perannya sebagai mitra strategis.
Pada tahun 2026, BNI memfokuskan strategi pada penguatan international network melalui optimalisasi
peran cabang Kantor Luar Negeri (KLN) dan jaringan bank koresponden melalui beberapa inisiatif berikut:
a. Penguatan dalam mendukung bisnis Indonesia-related, baik bagi korporasi nasional yang berekspansi ke
luar negeri maupun bagi entitas internasional yang memiliki keterkaitan usaha dengan Indonesia. Melalui
pemanfaatan jaringan global, BNI diharapkan dapat memberikan layanan perbankan internasional yang
lebih terintegrasi.
b. BNI juga menargetkan peningkatan peran sebagai investor relation utamanya dalam menyediakan
layanan finansial untuk memfasilitasi arus investasi dari luar negeri ke Indonesia, khususnya melalui
penguatan fungsi international desk dan pengembangan kemitraan dengan NBFI di luar negeri.
c. Penguatan cross-border transaction menjadi fokus utama dalam memperdalam hubungan dengan
segmen FI. Melalui optimalisasi infrastruktur transaksi internasional, peningkatan kolaborasi dengan FI
global, serta pemanfaatan jaringan koresponden, BNI berupaya meningkatkan kualitas dan skala layanan
transaksi lintas negara.
Dengan fondasi yang kuat di segmen FI dan NBFI, serta dukungan jaringan internasional yang semakin solid,
BNI diharapkan tidak hanya menjadi penggerak pertumbuhan bisnis internasional, tetapi juga berkontribusi
secara signifikan dalam memperkuat ekosistem keuangan nasional dan meningkatkan daya saing BNI di
tingkat global.
Laporan Tahunan 2025
273
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 276
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Testimoni Testimoni
Luther T. Panjaitan Ferdian Timur Satyagraha
Head of PR and Government Direktur Keuangan dan
Relation BYD Indonesia Perencanaan Strategis
PT Pegadaian
BYD menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pegadaian dan BNI telah menjalin kemitraan yang kuat dalam
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atas dukungan yang layanan pendanaan dan transaksi, mulai dari fasilitas pinjaman
diberikan dalam penerbitan Bank Guarantee Under Counter dan kolaborasi bisnis, hingga penagihan, pencairan, dan
(BGUC) dengan total nilai mencapai Rp16,5 triliun. BNI solusi pembayaran API terintegrasi yang mempercepat dan
telah menunjukkan kapabilitas yang kuat dalam memenuhi menyederhanakan pembayaran. Sinergi ini sangat membantu
ekspektasi BYD, khususnya dalam hal kecepatan layanan kami dalam hal manajemen likuiditas, meningkatkan efisiensi
dan pemenuhan Service Level Agreement (SLA) yang kami operasional, dan memberikan pengalaman transaksi yang
butuhkan. Penerbitan BGUC ini merupakan komponen lebih nyaman bagi pelanggan Pegadaian di seluruh Indonesia.
yang sangat krusial dalam mendukung kelancaran serta
realisasi rencana investasi strategis BYD di Indonesia, dan
mencerminkan peran BNI sebagai mitra perbankan yang
andal dan responsif bagi investor global.
Testimoni Testimoni
Sylvanus Gani Kukuh Feriansyah
Mendrofa Owner Restoran Bakso Rindu
Direktur PT Adira Kampung dan Halo Indonesia
Dinamika Multi Finance Tbk di Korea Selatan
BNI senantiasa menunjukkan komitmen, profesionalisme, Saya mengucapkan terima kasih atas support yang diberikan
serta dukungan yang responsive dalam memenuhi kebutuhan oleh BNI Seoul selama ini sehingga usaha kami dapat
perbankan dan pembiayaan Adira Finance. Sinergi yang berkembang baik di Korea Selatan.
terbangun tidak hanya memberikan nilai tambah secara
bisnis, tetapi juga memperkuat kepercayaan dan kemitraan Kami telah menjadi debitur BNI Seoul sejak 2022 hingga saat
jangka panjang yang berkelanjutan. Kami yakin kerja sama ini, dimana BNI Seoul membantu pembiayaan usaha kami
Adira Finance dengan BNI dapat terus terjalin dengan baik yang pertama yaitu restoran Indonesia Bakso Rindu Kampung
dan semakin berkembang di masa mendatang. yang terletak di kawasan Itaewon - Seoul melalui pembiayaan
pinjaman Diaspora dengan suku bunga yang kompetitif dan
proses yang mudah. Dengan support BNI Seoul tersebut,
kami dapat mengembangkan usaha kami dengan mendirikan
cabang baru di lokasi strategis lainnya.
Kami berharap support dari BNI Seoul akan terus berjalan
seiring dengan peningkatan usaha kami sehingga usaha
UMKM Indonesia di Korea Selatan akan terus berkembang.
274 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 277
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Testimoni Testimoni
Mr. Nishiyama Ibu Suprapti
PT Ohkuma Industries Indonesia Owner Waroeng Padang Lapek
Dengan adanya persaingan global yang menuntut Sebagai pelaku usaha diaspora, kami membangun usaha
perusahaan-perusahaan lokal yang berorientasi ekspor untuk jauh dari tanah air dengan banyak keterbatasan, termasuk
lebih efisien dalam hal cost of money, PT Ohkuma Industries dalam akses pembiayaan. Central kitchen sangat penting
Indonesia sangat terbantu atas dukungan dari BNI melalui bagi Waroeng Padang Lapek karena seluruh proses memasak
fasilitas yang diberikan melalui produk-produk International kami lakukan di satu tempat agar kualitas rasa tetap terjaga.
Banking sejak tahun 2022 antara lain dukungan penjaminan Dukungan pembiayaan dari BNI membantu kami mewujudkan
SBLC dari The Shoko Chukin Bank. Dengan dukungan dari kebutuhan ini secara bertahap dan realistis. Prosesnya kami
BNI International Desk tersebut Ohkuma Industries Indonesia rasakan cukup jelas dan sesuai dengan kondisi usaha kecil
dapat terus mengembangkan usahanya melalui ekspansi yang sedang berkembang di luar negeri.”
bisnis. Kerja sama antara BNI dan The Shoko Chukin Bank
untuk menyediakan jaminan SBLC kepada PT Ohkuma Bagi kami, kehadiran BNI bukan hanya sebagai bank, tetapi
Industries Indonesia ini merupakan dukungan terhadap sebagai mitra yang memahami perjalanan usaha diaspora
peningkatan hubungan ekonomi antara Indonesia dengan Indonesia. Pendekatan yang diberikan terasa dekat dan
Jepang. Langkah ini menurut kami merupakan upaya untuk tidak rumit, sehingga memudahkan kami dalam mengelola
memaksimalkan investasi asing di tanah air, menyusul usaha sehari-hari. Dukungan ini memberi kami kepercayaan
semakin besarnya arus investasi asing khususnya investasi diri untuk terus berkembang dan membuka peluang kerja
Jepang ke Indonesia. bagi komunitas sekitar. Kami melihat komitmen BNI sebagai
bentuk nyata dukungan terhadap pelaku usaha diaspora
Kami berharap kerja sama antara Bank BNI, The Shoko Indonesia agar bisa tumbuh secara berkelanjutan.
Chukin Bank dan Ohkuma Industries Indonesia dapat terus
berlangsung sehingga dapat memberikan manfaat bisnis bagi
kedua belah pihak selain tentunya bagi peningkatan ekonomi
Indonesia.
Treasury a. Forex – TOD
Treasury BNI memberikan solusi investasi dengan Jual beli valuta asing di mana kesepakatan
tetap mengutamakan kebutuhan dan jenis risiko transaksi dan penyelesaian transaksi
Nasabah melalui penawaran produk-produk dilakukan pada hari yang sama.
perbankan terbaik. Kegiatan usaha Treasury b. Forex – TOM
meliputi transaksi foreign exchange (forex), money Jual beli valuta asing di mana penyelesaian
market, fixed income dan derivative. Treasury BNI transaksi dilakukan 1 (satu) hari kerja setelah
tersebar di seluruh Indonesia melalui kantor pusat tanggal kesepakatan transaksi.
dan kantor regional (Treasury Regional Area) yang c. Forex – SPOT
tersebar di berbagai kota besar di Indonesia yaitu Jual beli valuta asing di mana penyelesaian
Medan, Batam, Palembang, Bandung, Semarang, transaksi dilakukan 2 (dua) hari kerja setelah
Solo, Surabaya, Denpasar, Balikpapan, Manado, tanggal kesepakatan transaksi.
dan Makassar. BNI melalui segmen Treasury juga d. Forex – Bank Notes
memberikan solusi transaksi digital web based Transaksi yang melibatkan pertukaran
melalui BNIFX maupun melalui aplikasi BNI Mobile kepemilikan fisik dari mata uang (banknotes)
Banking (FX Mobile dan Fitur Investasi Obligasi yang terlibat dalam transaksi.
Sekunder) dan wondr by BNI (wondr multi currency 2. Investasi
dan Fitur Transfer Luar Negeri). Produk investasi Treasury terdiri dari Obligasi,
Depo Swap, dan Market Linked-Dual Currency
Ragam Produk dan Layanan Treasury Investment (ML-DCI). Rincian terkait produk-
Produk Treasury BNI diklasifikasikan ke dalam produk investasi diuraikan sebagai berikut:
produk Transaksional, produk Investasi, dan produk a. Obligasi
Lindung Nilai (hedging), dengan rincian sebagai Obligasi adalah bukti utang dari penerbit
berikut: (issuer) yang akan dibayar kembali pada saat
jatuh tempo sesuai dengan kondisi dan syarat
1. Transaksional yang telah ditetapkan sebelumnya. Transaksi
Produk transaksional ini terdiri dari Forex-TOD, obligasi yang dapat dilakukan antara Treasury
Forex-TOM, Forex-SPOT, dan Forex-Bank Notes. dengan Nasabah Individu adalah transaksi
Rincian terkait produk-produk transaksional berikut:
diuraikan sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2025
275
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 278
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
• Pada pasar primer meliputi obligasi •Minimal penempatan Rp100 juta atau
perusahaan dan Obligasi Pemerintah non- USD75 ribu.
ritel; b. Money Market Account (MMA)
• Pada pasar sekunder meliputi obligasi • Penempatan dana jangka waktu minimal 1
perusahaan, Obligasi Pemerintah ritel, dan (satu) hari sampai dengan 1 (satu) tahun
Obligasi Pemerintah non-ritel dan obligasi • Tingkat suku bunga mengacu tingkat suku
Pemerintah Negara lain. bunga interbank;
b. Depo Swap • Dapat dicairkan setiap saat;
Depo Swap merupakan produk investasi • Minimal penempatan Rp1 miliar atau
dalam mata uang valas dengan tingkat imbal USD100 ribu.
hasil yang maksimal dan pokok penempatan 4. Lindung nilai (Hedging)
investasi terjamin 100%. Depo Swap a. Currency Forward
merupakan gabungan transaksi forex berupa Jual beli valuta asing di mana penyelesaian
FX Swap dan deposit. Dalam transaksi ini transaksi dilakukan lebih dari 2 (dua) hari
Nasabah menukarkan mata uang valasnya kerja setelah tanggal transaksi. Kurs yang
menjadi mata uang valas lainnya sekaligus digunakan pada transaksi forward ini
menukarkan kembali mata uang valas memperhitungkan forward points.
tersebut di masa yang akan datang pada tenor • Domestic Non-Deliverable Forward
dan kurs yang telah ditetapkan pada awal (DNDF)
kesepakatan transaksi. Keuntungan selisih Transaksi derivatif valuta asing terhadap
kurs atas transaksi penukaran mata uang rupiah yang standar (plain vanilla) berupa
asing tersebut (forex gain) menjadi imbal transaksi forward dengan mekanisme
hasil yang optimal atas investasi penempatan fixing yang dilakukan di pasar domestik.
dana Nasabah. Mekanisme fixing adalah mekanisme
c. Market Linked-Dual Currency Investment (ML- penyelesaian transaksi tanpa pergerakan
DCI) dana pokok dengan cara menghitung
ML-DCI adalah structured product yang selisih antara kurs transaksi forward dan
merupakan gabungan antara produk kurs acuan pada tanggal tertentu yang
simpanan valuta asing dan FX Option. Produk telah ditetapkan di dalam kontrak (fixing
ini memberikan imbal hasil yang tinggi jika date).
dibandingkan dengan produk simpanan • PAR Forward
konvensional karena menggabungkan produk PAR Forward adalah suatu kontrak derivatif
simpanan dengan view pergerakan nilai tukar. untuk melakukan serangkaian penjualan/
Produk ini memiliki karakteristik non capital pembelian suatu mata uang (reference
protected/tidak menjamin pokok investasi. currency) terhadap mata uang lainnya
d. Depoplus (non-reference currency) dalam suatu
Depoplus adalah structured product yang periode, dimana penyelesaian/penyerahan
merupakan gabungan antara produk dana (settlement) dilakukan lebih dari 2
simpanan dan transaksi derivatif FX Digital (dua) hari kerja setelah tanggal terjadinya
Option. Produk ini memberikan imbal hasil kesepakatan transaksi (trade date).
yang tinggi jika dibandingkan dengan • Flexible Forward
produk simpanan konvensional karena Flexible Forward adalah suatu kontrak
menggabungkan produk simpanan dengan derivatif yang memberikan fleksibilitas
view pergerakan nilai tukar. Produk ini untuk melakukan penjualan/pembelian
memiliki karakteristik principal protected/ suatu mata uang (reference currency)
menjamin pokok investasi sampai jatuh terhadap mata uang lainnya (non-
tempo transaksi. reference currency) dalam suatu periode,
3. Simpanan dengan nilai tukar yang sudah disepakati
Produk Simpanan Treasury terdiri dari Deposit di awal transaksi (trade date).
on Call (DOC) dan Money Market Account b. Currency Swap
(MMA). Rincian terkait produk-produk simpanan Transaksi ‘jual dan beli’ atau ‘beli dan jual’
diuraikan sebagai berikut: suatu mata uang terhadap mata uang yang
a. Deposit on Call (DOC) lain yang dilaksanakan (secara simultan)
• Penempatan dana jangka waktu minimal 3 dalam waktu bersamaan dengan counterparty
(tiga) hari sampai dengan 30 (tiga puluh) (Nasabah) yang sama.
hari; c. Currency Option
• Tingkat suku bunga mengacu tingkat suku Perjanjian untuk memberikan hak dan bukan
bunga interbank; kewajiban dari penjual (option writer) kepada
• Dapat dicairkan setiap saat; pembeli (option holder) untuk membeli atau
276 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 279
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
menjual sejumlah nominal mata uang tertentu Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Treasury
untuk masa yang akan datang pada harga Sepanjang tahun 2025, Treasury BNI sebagai salah
yang telah ditetapkan sebelumnya (strike satu pelaku utama dalam market di Indonesia, terus
price) pada atau sebelum waktu tertentu menunjukkan kinerja yang baik. Hal ini terlihat
(expiry date). melalui penghargaan yang diterima sepanjang
d. Interest Rate Swap (IRS) tahun buku di level internasional antara lain: Best FX
Kesepakatan antara dua pihak untuk Bank for Retail Clients - Alpha Southeast Asia, Best
melakukan pertukaran rangkaian pembayaran Corporate Treasury Sales and Structuring Team -
bunga secara tetap (fixed rate) dalam satu mata Alpha Southeast Asia, Most Active Fxall Bank (Taker)
uang dengan seri atau rangkaian pembayaran - LSEG FX dan First Runner Up Best State Bank -
bunga secara fluktuatif (variable rate) dalam LSEG FX. Sedangkan di level nasional, penghargaan
mata uang yang sama (atau sebaliknya), dan apresiasi yang diterima antara lain:
tanpa pertukaran pokok pinjaman. 1. The Most Engage Dealer (Total Transaction
e. Overnight Index Swap (OIS) Frequency) - SPPA-IDX
OIS adalah produk derivatif suku bunga 2. The Most Active Price Taker Trader - SPPA-IDX
yakni kontrak/perjanjian antara 2 pihak untuk 3. Pengguna Jasa Pilot dalam Implementasi
mempertukarkan aliran suku bunga dalam Transaksi Repurchase Agreement (Transaksi
Rupiah secara periodik selama masa kontrak Repo) di Sistem Penyelenggara Pasar Alternatif
tertentu yang perhitungannya menggunakan (SPPA) - SPPA-IDX
basis bunga harian (Daily Compunding). 4. Anugerah Terbaik Sektor Keuangan Kategori
Skema transaksinya sama dengan Interest Sustainability Dengan Inovasi Sustainability
Rate Swap (IRS) namun cara perhitungan Bond – IDX
bunga adalah secara daily compounding 5. Bank Mitra Pengendalian Moneter Rupiah Terbaik
dengan suku bunga acuan overnight. 2025 - Bank Indonesia
f. Cross Currency Swap (CCS) 6. The Most Active RFO Trader - SPPA-IDX
Kesepakatan antara dua pihak untuk 7. The Most Active RFQ Trader - SPPA-IDX
menukarkan pokok pinjaman dan pembayaran 8. The Most Active Market Maker Trader - SPPA-IDX
bunga dalam mata uang yang berbeda. 9. The Most Active Price Giver Trader - SPPA-IDX
Pertukaran pokok pinjaman menggunakan 10. Bank Kontributor JIBOR “Apresiasi atas
nilai tukar pada saat dimulainya transaksi. komitmen, dedikasi, kontribusi dan peran serta
g. Call Spread Option (CSO) mendukung transparansi suku bunga acuan
Call Spread Option merupakan salah satu rupiah” - Bank Indonesia.
Structured Product dengan kombinasi 2 (dua)
transaksi Currency Option yakni Buy Call Pada tahun 2025, BNI terus mengkampanyekan
Option (pembelian atas hak untuk membeli penggunaan aplikasi wondr by BNI yang dapat
mata uang tertentu) dan Sell Call Option memudahkan Nasabah untuk bertransaksi valuta
(penjualan atas hak untuk membeli mata uang asing. Dengan fitur Transaksi Valuta Asing pada
tertentu), dengan nominal dan jangka waktu wondr by BNI, Nasabah dapat bertransaksi valuta
transaksi yang sama namun dengan strike asing dengan lebih mudah, cepat dan praktis dengan
price yang berbeda untuk masing-masing kurs yang kompetitif.
Buy Call Option dan Sell Call Option tersebut.
• Series of Call Spread Transaksi Treasury senantiasa mengikuti ketentuan
Series of CSO adalah suatu kontrak atas peraturan dari Regulator, serta secara aktif terlibat
serangkaian Call Spread Option dalam dalam melakukan pengembangan pendalaman
suatu periode. pasar di antaranya sebagai Agent Bank Indonesia
dalam menjalankan operasi moneter untuk stabilitas
pasar serta sebagai Dealer Utama BNI aktif terlibat
dalam penerbitan obligasi pasar perdana untuk SBN
dan SBSN yang dilakukan oleh pemerintah.
Laporan Tahunan 2025
277
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 280
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Produktivitas, Profitabilitas, Kinerja Operasional dan Bisnis dari Treasury
Fee Based Income Treasury
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024
Fee Based Income Nominal Persentase
Rp-miliar Rp-miliar
(Rp-miliar) (%)
Marketable Securities Related 2.955 1.859 1.096 59,0
FX Related 1.039 1.261 (222) (17,6)
Total Fee Based Income 3.994 3.120 874 28,0
Treasury BNI terus berfokus untuk melayani Strategi Treasury di Tahun Mendatang
kebutuhan transaksi Nasabah khususnya transaksi Dalam rangka mendukung pencapaian di tahun
Forex Related dan Marketable Securities. Pada tahun depan, maka strategi pengembangan Treasury di
2025, Treasury BNI mencatat kenaikan pendapatan tahun 2026 sebagai berikut:
berbasis biaya (fee-based income) sebesar 28,0%
(YoY) yang didorong oleh kenaikan volume transaksi Strategi Finansial
Nasabah. 1. Penguatan manajemen likuiditas rupiah dan
valuta asing secara menyeluruh, mencakup
Prospek dan Potensi pengelolaan likuiditas struktural, intrahari, dan
Memandang ke depan, dinamika perekonomian proyeksi kebutuhan likuiditas berbasis perilaku
global dan domestik pada tahun 2026 diperkirakan nasabah, guna memastikan ketahanan Bank
masih dihadapkan pada berbagai tantangan. Di di tengah volatilitas pasar dan pengetatan
tengah kondisi tersebut, pasar domestik Indonesia pendanaan.
diperkirakan tetap menunjukkan ketahanan yang 2. Diversifikasi dan optimalisasi sumber likuiditas,
baik dan terus menawarkan peluang bisnis yang melalui penguatan akses pasar antarbank,
menjanjikan, didukung oleh fundamental ekonomi pemanfaatan instrumen pasar uang, serta
yang relatif kuat. pendanaan berbasis pasar, untuk mengurangi
ketergantungan pada sumber dana tertentu dan
Bank Indonesia memandang bahwa prospek meningkatkan fleksibilitas neraca.
perekonomian Indonesia pada tahun 2026 tetap 3. Pengelolaan excess liquidity secara selektif
positif, dengan pertumbuhan ekonomi yang terjaga, dan berbasis risiko, dengan penempatan
inflasi yang terkendali, serta stabilitas nilai tukar pada instrumen berimbal hasil optimal tanpa
yang didukung oleh bauran kebijakan moneter dan mengorbankan kesiapan likuiditas jangka pendek
makroprudensial yang konsisten. Sejalan dengan hal dan stabilitas neraca.
tersebut, kinerja sektor perbankan diperkirakan tetap 4. Optimalisasi pengelolaan portofolio Securities
solid, dengan pertumbuhan Kredit yang didukung dan aktivitas treasury trading, baik pada trading
oleh aktivitas investasi, pembiayaan modal kerja, book maupun banking book, melalui pendekatan
serta konsumsi domestik yang berkelanjutan. risk-adjusted return, pengelolaan Posisi Devisa
Neto yang disiplin, serta pemanfaatan peluang
Prospek tersebut didorong oleh berlanjutnya di Pasar Perdana dan Pasar Sekunder sesuai
realisasi investasi, penguatan aktivitas sektor riil, kondisi pasar domestik dan global.
serta peran intermediasi perbankan yang semakin 5. Penguatan pengelolaan volatilitas pasar dan nilai
strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi tukar, termasuk pengelolaan carry-over open
nasional. Dengan mempertimbangkan kondisi position USD/IDR secara terukur serta penerapan
pasar sepanjang tahun 2026, BNI Treasury optimis stress scenario–based treasury playbook sebagai
dapat terus memperkuat pertumbuhan bisnis yang panduan pengambilan keputusan pada kondisi
berkualitas dan berkelanjutan melalui pengelolaan pasar ekstrem.
likuiditas yang pruden, manajemen risiko yang 6. Pengembangan solusi treasury dan produk
disiplin, serta pengembangan solusi Treasury yang lindung nilai yang lebih terstruktur dan
adaptif terhadap kebutuhan nasabah dan dinamika fleksibel, termasuk structured hedging dan yield
pasar. enhancement solutions, untuk mendukung
mitigasi risiko nasabah, meningkatkan Fee Based
Income, serta menjawab kebutuhan pasar yang
semakin kompleks.
278 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 281
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
7. Peningkatan peran Treasury sebagai market 2. Peningkatan sinergi dan kolaborasi lintas unit
participant dan liquidity provider yang aktif, bisnis, termasuk Corporate Banking, Institutional
melalui partisipasi yang lebih luas di pasar uang Banking, Syndication & Corporate Solution,
dan pasar valas domestik, serta kontribusi nyata International, serta Region dan Cabang, untuk
dalam pendalaman pasar keuangan nasional mendukung akuisisi dan pengelolaan nasabah
sejalan dengan inisiatif Bank Indonesia. top tier dan diamond client, termasuk melalui
8. Akselerasi digitalisasi dan straight-through pendekatan regional sales.
processing (STP) aktivitas treasury, mencakup 3. Penguatan peran Treasury sebagai center of
optimalisasi platform digital untuk transaksi expertise dalam edukasi, literasi, dan advisory
valuta asing dan investasi obligasi, pemanfaatan produk Treasury, khususnya produk lindung
data analytics untuk pricing dan pengukuran nilai dan solusi terstruktur, baik kepada internal
risiko, serta peningkatan pengalaman nasabah. Bank maupun nasabah, serta sebagai mitra
9. Penguatan fondasi tata kelola dan kapabilitas aktif regulator dalam rangka pendalaman pasar
Treasury, melalui peningkatan kompetensi keuangan.
sumber daya manusia, penguatan sistem dan 4. Pengembangan kompetensi dan kapabilitas
tools pendukung, integrasi agenda keberlanjutan Pemasar, Relationship Manager, dan Front Liner,
dan stabilitas sistem keuangan, serta koordinasi agar mampu berperan sebagai one stop solution
strategis dengan regulator dan pelaku pasar. bagi kebutuhan nasabah Treasury, sekaligus
mendorong peningkatan cross-selling, market
Strategi Non Finansial share, dan kualitas flow transaksi.
1. Penguatan kapabilitas sistem dan infrastruktur 5. Peningkatan customer engagement dan
Treasury, melalui pengembangan dan/atau relationship management, melalui program
migrasi Treasury Management System (TMS) customer loyalty, sharing session, customer
serta optimalisasi sistem pendukung lainnya, gathering, dan workshop produk Treasury,
guna meningkatkan efektivitas proses, kualitas guna memperkuat loyalitas nasabah serta
data, dan pengambilan keputusan Treasury meningkatkan volume dan kualitas transaksi
secara end-to-end. Treasury.
6. Penguatan tata kelola, budaya risiko, dan
koordinasi strategis Treasury, termasuk
peningkatan kesiapan organisasi, manajemen
risiko non-finansial, serta koordinasi yang lebih
erat dengan regulator dan pelaku pasar untuk
mendukung keberlanjutan fungsi Treasury.
Testimoni Nasabah Treasury Testimoni Nasabah Treasury
Mr Wu Lei Hermin Sutanto
President Director General Manager Finance &
PT Indonesia BTR New Energy Treasury
Material Gunung Prisma Group
BNI melalui Divisi Treasury telah memberikan dukungan Kami mengucapkan terima kasih kepada Bank BNI yang telah
layanan yang profesional dan konsisten dalam pengelolaan menjadi mitra perbankan Grup Gunung Prisma sejak tahun
kebutuhan Treasury perusahaan kami. Ketersediaan solusi 2020. Sebagai perusahaan di bidang perdagangan besi dan
yang relevan, didukung dengan pemahaman pasar yang baja dengan transaksi mata uang asing, Bank BNI sangat
baik, membantu perusahaan dalam menjaga efektivitas membantu melalui layanan pembayaran yang cepat dan
pengelolaan transaksi keuangan dan risiko nilai tukar.” mudah serta solusi hedging untuk melindungi nilai transaksi
kami. Kami mengapresiasi dukungan dan profesionalisme
“Kami mengapresiasi komitmen BNI dalam memberikan Bank BNI dalam mendukung kelancaran bisnis perusahaan
layanan yang andal dan berorientasi pada kebutuhan kami.
nasabah, serta berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut
secara berkelanjutan.
Laporan Tahunan 2025
279
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 282
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Testimoni Nasabah Treasury KANTOR PUSAT
Segmen Kantor Pusat mengelola aset dan liabilitas
BNI Wide seperti aset non produktif dan share
investment fee Perusahaan anak. Selain itu, segmen
Aradita Priyanti
Direktur Operasional & Keuangan
Kantor Pusat juga melakukan pengelolaan termasuk
PT Sarana Multi Infrastruktur menerima alokasi biaya operasional atas jasa servis
(Persero)
yang dilakukan secara sentralisasi kepada segmen
lainnya serta pendapatan serta biaya yang tidak
teralokasi ke segmen lainnya.
BNI Treasury berperan sebagai mitra PT Sarana Multi
Infrastruktur (Persero) dalam pengelolaan likuiditas melalui PERUSAHAAN ANAK
transaksi Repurchase Agreement (Repo) dan transaksi Swap
sebagai alternatif pemenuhan likuiditas. Kerja sama tersebut
mencakup pelaksanaan transaksi repo non-perbankan untuk Dalam rangka mendukung visi BNI untuk menjadi
pertama kali nya di pasar keuangan Indonesia, yang dilakukan lembaga keuangan yang terunggul dalam layanan
dengan memperhatikan kebutuhan pendanaan dan profil
risiko PT SMI. dan kinerja secara berkelanjutan, BNI mendirikan
Kami mengapresiasi kerja sama dengan BNI Treasury ini, sejumlah Perusahaan Anak yang bergerak di
utamanya dalam mendukung pelaksanaan pengelolaan berbagai bidang industri. Langkah ini merupakan
likuiditas PT SMI melalui penyediaan alternatif pendanaan
jangka pendek yang terstruktur, sehingga membantu menjaga bagian dari strategi BNI untuk menjadi one stop
ketersediaan likuiditas sesuai dengan kebutuhan operasional financial solution yang komprehensif, dengan
dan kebijakan internal perusahaan.
menghadirkan beragam produk dan layanan
terbaik yang dapat menjawab kebutuhan nasabah
secara menyeluruh. Kehadiran Perusahaan Anak
tersebut juga memperkuat sinergi ekosistem BNI
dalam menciptakan nilai tambah dan memperluas
jangkauan bisnis secara berkelanjutan.
Perusahaan Anak berperan sangat penting dalam rangka melengkapi kebutuhan transaksional Masyarakat,
sekaligus berperan dalam peningkatan kinerja BNI secara keseluruhan. Hingga 31 Desember 2025, BNI
memiliki 6 Perusahaan Anak, dengan kepemilikan mayoritas yaitu pada PT BNI Life Insurance 60,00%, PT
BNI Sekuritas 75,00%, PT BNI Multifinance 99,99%, BNI Remittance Ltd 100,00%, PT Bank Hibank Indonesia
63,92% dan PT BNI Modal Ventura 99,98%.
Pembiayaan Sekuritas Asuransi Jiwa Kiriman Uang Bank Venture Cap.
99,99% 75,00% 60,00% 100,00% 63,92% 99,98%
Kepemilikan saham minoritas BNI antara lain pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk 23,24%, PT Pemeringkat
Efek Indonesia 0,14%, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia 2,50%, PT Bank Mizuho Indonesia 1,0%,
PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia 1,11% dan PT Bank SMBC Indonesia Tbk 0,11%.
Pada tahun 2025, Perusahaan Anak menghadapi tantangan yang cukup berat atas dinamika kondisi pasar
sehingga kinerjanya belum optimal, dimana laba bersih dibuku sebesar Rp146 miliar, turun 70,2% (YoY)
terutama pada hibank, BNI Finance dan BNI Sekuritas Group, namun sebagai upaya memperkuat kinerja
Perusahaan Anak di masa yang akan datang, optimalisasi sinergi BNI Group terus ditingkatkan.
280 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 283
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kinerja Laba Perusahaan Anak BNI
Kenaikan (Penurunan)
2025* 2024** 2024-2025
Anak Perusahaan
(Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%)
BNI Life*** 349 280 69 24,7
BNI Sekuritas 19 86 (67) (77,7)
BNI Finance (260) (11) (249) (2.225,4)
BNI Remittance (2) (3) 1 37,6
hibank 50 132 (82) (62.0)
BNI Ventures 12 8 4 55,2
* Unaudited
** Data Audited Final
*** Pada Penyajian Kinerja di atas (2025 & 2024) telah menggunakan PSAK 117
PT BNI Life Insurance (“BNI Life”) Sementara itu, BNI Life mencatat kenaikan premi
BNI Life bergerak di bidang asuransi jiwa termasuk sebesar 5,7% YoY, tumbuh positif jika dibandingkan
asuransi jiwa Syariah. Produk-produk yang dengan industri yang mengalami penurunan.
ditawarkan BNI Life adalah asuransi seperti asuransi
jiwa, kesehatan, pendidikan, investasi, pensiun, dan Dalam rangka mempertahankan kinerja tersebut,
syariah. Berikut adalah struktur kepemilikan BNI BNI Life berkomitmen untuk melakukan inovasi
Life. dengan menciptakan produk-produk unggulan, yang
sesuai dengan kebutuhan dan melakukan perbaikan
Struktur Kepemilikan Saham BNI Life tiada henti, sehingga BNI Life dapat menjadi pilihan
(%)
dalam layanan dan perlindungan asuransi terbaik
0,000003 0,000003 bagi masyarakat.
39,999993
60,000000 Adapun kebijakan strategis manajemen di tahun
2025 adalah:
1. Meningkatkan Portofolio Premi Reguler dan
Produk yang Berorientasi Profitabilitas
2. Penyempurnaan Model Bisnis yang Berkelanjutan
dan Adaptif
3. Penguatan Manajemen Keuangan Perusahaan
4. Optimalisasi Efisiensi dan Pengendalian Beban
Usaha
BNI 5. Penguatan Mitigasi dan Pengelolaan Risiko
Sumitomo Life Insurance Company 6. Peningkatan dan Penyederhanaan Proses Bisnis
Yayasan Kesejahteraan Pegawai BNI
7. Pengembangan Organisasi dan Sumber Daya
Manusia yang Unggul
Yayasan Dana Swadharma
8. Persiapan Strategis Pelaksanaan Spin Off Unit
Usaha Syariah
Memasuki tahun 2025, kondisi perekonomian global Sepanjang tahun 2025, PT BNI Life Insurance
yang semakin dinamis dan penuh ketidakpastian selalu beradaptasi atas perubahan yang terjadi
menuntut setiap pelaku industri untuk terus untuk mendapatkan pertumbuhan premi. Selain
berinovasi dan melakukan creative disruption guna itu, perusahaan terus berkomitmen untuk
mempertahankan daya saing. Berdasarkan data selalu memberikan pelayanan terbaik kepada
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), pada nasabah. Sejalan dengan ini, BNI Life terus
kuartal III tahun 2025, pendapatan premi industri meningkatkan proses bisnis berbasis digitalisasi
asuransi jiwa mengalami penurunan sebesar 1,7% serta perkembangan di area operasional dengan
(YoY). Penurunan ini mencerminkan adanya tekanan penyederhanaan sistem kerja pada area operasional.
dari sisi daya beli masyarakat, perubahan preferensi
konsumen, serta dinamika pasar keuangan global.
Laporan Tahunan 2025
281
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 284
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kinerja Keuangan BNI Life
Kenaikan (Penurunan)
2025* 2024
Pos Akun Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar) (%)
Posisi Keuangan
Aset Non Investasi 1.813 1.776 36 2,0
Aset Produktif/Investasi 28.818 25.145 3.673 14,6
Kewajiban 24.583 21.240 3.344 15,7
Ekuitas 6.047 5.682 366 6,4
Laba Rugi
Pendapatan Jasa Asuransi 1.876 1.934 (58) (3,0)
Biaya Jasa Asuransi (1.596) (1.488) (108) 7,3
Pendapatan/(Beban) Bersih
(88) (50) 38 74,8
Reasuransi
Hasil Jasa Asuransi 191 395 (204) (51,7)
Pendapatan Hasil Investasi 1.998 1.256 742 59,1
Pendapatan/(Beban)
(1.425) (948) 476 50,2
Keuangan Asuransi
Pendapatan/(Beban)
3,5 3,6 (0,1) (1,6)
Keuangan Reasuransi
Pendapatan/(Beban)
(313) (297) 16 5,3
Operasional Lainnya
Pendapatan/(Beban) Non
(108) (97) 11 11,8
Operasional
Laba Sebelum Pajak 347 313 35 11,1
Pajak 2 (33) 35 (104,7)
Laba Bersih 349 280 69 24,7
*Unaudited (Pada penyajian kinerja di atas (2025 & 2024) telah menggunakan PSAK 117)
Pada tahun 2025, terdapat peningkatan pada pertumbuhan aset non investasi dan aset produktif/investasi
dimana masing-masing tumbuh sebesar 2,0% YoY dan 14,6% YoY. Pencapaian ini menggambarkan
kondisi keuangan yang kuat dan kemampuan perusahaan untuk mengelola dan meningkatkan nilai aset.
Peningkatan kewajiban mencerminkan strategi keuangan yang bertujuan untuk mendukung pertumbuhan
bisnis, menunjukkan keterlibatan perusahaan dalam mengelola keuangan dengan baik. Peningkatan ekuitas
mencerminkan upaya perusahaan untuk mendukung pertumbuhan melalui strategi pendanaan yang
seimbang. Hal ini memberikan gambaran positif tentang kemampuan perusahaan untuk berkembang dan
bersaing di pasar.
Hasil jasa asuransi mengalami penurunan 51,7% (YoY), sementara pendapatan hasil investasi naik sebesar
59,1% (YoY) mencapai Rp742,2 miliar. Kinerja keuangan perusahaan selama periode ini menunjukkan
pertumbuhan yang positif dan manajemen yang efisien sehingga tahun 2025 laba bersih BNI Life mencapai
Rp348,9 miliar atau tumbuh 24,7% (YoY).
Kinerja Rasio Keuangan BNI Life
2025* 2024 Kenaikan
Pos Akun
(%) (%) (Penurunan) %
Return On Asset (ROA) 1,2 1,1 0,1
Return On Equity (ROE) 6,0 5,0 1,0
Hasil Investasi/Aset Investasi 6,9 5,0 1,9
Risk Based Capital (RBC) 943,0 888,9 54,1
*Unaudited
282 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 285
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kinerja finansial tahun buku 2025 yang baik memberikan pengaruh terhadap pencapaian rasio-rasio keuangan
BNI Life yang juga turut meningkat. Return on Asset (ROA) naik 0,1% dari 1,1% di tahun 2024 menjadi 1,2%
di tahun 2025. Return on Equity (ROE) mencapai 6,0%, naik 1,0% dibandingkan tahun sebelumnya yakni
sebesar 5,0%. Kenaikan ini tergolong moderat, peningkatan ROE dapat diartikan sebagai hasil yang baik,
karena mencerminkan kemampuan perusahaan dalam memberikan return kepada para pemegang saham
yang meningkat.
Rasio Hasil tasi naik 1,9% dari 5,0% pada Desember tahun 2024 menjadi 6,9% di tahun 2025. Peningkatan
hasil investasi dapat diartikan bahwa strategi investasi perusahaan berhasil menghasilkan return yang lebih
baik dan memberikan kontribusi positif terhadap kinerja finansial secara keseluruhan. Risk-Based Capital
(RBC) naik 54,1% dari 888,9% menjadi 943,0% Peningkatan ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki
kecukupan modal yang lebih besar untuk menanggung risiko. Hal ini memberikan keyakinan bahwa
perusahaan memiliki daya tahan keuangan yang kuat dan mampu mengatasi tantangan yang timbul seiring
waktu.
BNI Life juga kembali meraih berbagai penghargaan pada tahun 2025 sebagai pengakuan atas kinerja yang
telah diraih, di antaranya sebagai berikut:
No Nama Penghargaan Predikat Kategori Penyelenggara Uraian Tanggal
1 Indonesia Digital - Indonesia 20 Life The Iconomics Penghargaan ini diberikan 14 Februari
Financial Brands Top Digital Insurance > pada tanggal 14 Februari 2025 2025
Award 2025 Financial 15 T oleh Majalah The Iconomics
Brands Penghargaan ini di berikan
Awards 2025 sebagai bentuk apresiasi kepada
- Tittle : institusi yang telah berinovasi
E-Customer dalam ranah marketing dan
Service digital di Indonesia.
2 Indonesia Popular - Indonesia Life The Iconomics Penganugerahan penghargaan 14 Februari
Digital Product 20 Popular Insurance Digital Product Awards 2025 di 2025
Award 2025 Digital berikan bagi para perusahaan
Products dengan nilai survey tertinggi
Award 2025 di Indonesia pada (sub)
- Brand : Plan kategorinya.
Blife
3 InvestorTrust Best BNI Life Unitlink Investortrust Penghargaan ini diberikan 26 Februari
Unit Link Award Syariah Award pada tanggal 26 Februari 2025 2025
2025 Balanced oleh Majalah Investor Trust
Fund - Kategori Penghargaan ini di berikan
Campuran sebagai bentuk apresiasi
Syariah Periode bagi produk yang terbukti
5 Tahun unggul dari sisi kinerja dan
sekaligus menjadi pemacu
bagi perusahaan asuransi jiwa
untuk menerbitkan produk
yang berkualitas dan mampu
memberikan manfaat optimal
kepada publik.
4 InvestorTrust Best BNI Life Unitlink Investortrust BNI Life Syariah Balanced Fund 26 Februari
Unit Link Award Syariah Award kategori Campuran Syariah 2025
2025 Balanced Periode 5 Tahun
Fund - Kategori
Campuran
Syariah Periode
7 Tahun
5 InvestorTrust Best BNI Life Unitlink Investortrust BNI Life Syariah Balanced Fund 26 Februari
Unit Link Award Syariah Fixed Award kategori Campuran Syariah 2025
2025 Income Fund Periode 7 Tahun
- Kategori
Pendapatan
Tetap Syariah
Periode 3 Tahun
6 InvestorTrust Best BNI Life Unitlink Investortrust BNI Life Syariah Fixed Income 26 Februari
Unit Link Award Syariah Fixed Award Fund kategori Campuran Syariah 2025
2025 Income Fund Periode 3 Tahun
- Kategori
Pendapatan
Tetap Syariah
Periode 5 Tahun
Laporan Tahunan 2025
283
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 286
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No Nama Penghargaan Predikat Kategori Penyelenggara Uraian Tanggal
7 InvestorTrust Best BNI Life Unitlink Investortrust BNI Life Syariah Fixed Income 26 Februari
Unit Link Award Syariah Fixed Award Fund kategori Campuran Syariah 2025
2025 Income Fund Periode 5 Tahun
- Kategori
Pendapatan
Tetap Syariah
Periode 7 Tahun
8 InvestorTrust Best BNI Life Unitlink Investortrust •BNI Life Syariah Fixed Income 26 Februari
Unit Link Award Pendapatan Award Fund kategori Campuran Syariah 2025
2025 Tetap SL Periode 7 Tahun
Secure USD
- Kategori
Pendapatan
Tetap USD
Periode 5 Tahun
9 Media Asuransi Kelompok Unitlink Media Penghargaan ini diberikan 4 Maret
Best Unit Link Unitlink Award Asuransi pada tanggal 4 Maret 2025 2025
Award 2025 Campuran oleh Majalah Media Asuransi
Rupiah Atas Penghargaan ini di berikan
Produk: BLife kepada perusahaan yang
Link Campuran memenuhi persyaratan :
Kombinasi Produk tersebut sudah ada
selama 2 tahun (30 Desember
2022), Produk tersebut tidak
menunjukkan anomaly dan
Perusahaannya tidak terlibat
kasus hukum yang mengikat
atau sanksi dari OJK.
10 Media Asuransi Kelompok Unitlink Media 1. BLife Link Campuran 4 Maret
Best Unit Link Unitlink Saham Award Asuransi Kombinasi 2025
Award 2025 Syariah Atas
Produk: BNI
Life Syariah
Equity Fund
11 Media Asuransi Kelompok Unitlink Media 2. BLife Pendapatan Tetap Stabil 4 Maret
Best Unit Link Unitlink Award Asuransi Plus 2025
Award 2025 Pendapatan
Tetap Syariah
Atas Produk:
BNI Life
Syariah Fixed
Income Fund
12 Media Asuransi Kelompok Unitlink Media 3. Blife Link Pasar uang Liquid 4 Maret
Best Unit Link Unitlink Saham Award Asuransi 2025
Award 2025 Rupiah Atas
Produk: BLife
Link Saham
Aktif
13 Media Asuransi Kelompok Unitlink Media 4. BLife Link Saham Aktif 4 Maret
Best Unit Link Unitlink Award Asuransi 2025
Award 2025 Pendapatan
Tetap Rupiah
Atas Produk:
BLife Link
Pendapatan
Tetap Stabil
Plus
14 Media Asuransi Kelompok Unitlink Media 5. BNI Life Syariah Fixed Income 4 Maret
Best Unit Link Unitlink Pasar Award Asuransi Fund 2025
Award 2025 Uang Rupiah
Atas Produk:
BLife Link Pasar
Uang Likuid
284 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 287
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No Nama Penghargaan Predikat Kategori Penyelenggara Uraian Tanggal
15 Indonesian Digital The Most Life Warta ekonomi Penghargaan ini diberikan 21 Maret
Innovation Award Innovative Insurance pada tanggal 21 Maret 2025 2025
2025 Digitalization of oleh Majalah Warta Ekonomi.
Life Insurance Pemberian penghargaan ini
2025 for diharapkan dapat mendorong
Enhancing perusahaan untuk terus
Insurance Sales mengembangkan inovasi
through the digitalnya agar proses bisnis
Use of Digital perusahaan semakin efisien
Platforms dan produktif sehingga dapat
meningkatkan kebermanfaatan
bagi para stakeholders.
penghargaan di ajang Indonesia
Digital Innovation Awards 2025
BNI Life sebagai penerima
penghargaan : The Most
Innovative Digitalization of Life
Insurance 2025 for Enhancing
Insurance Sales through the Use
of Digital Platforms
16 Indonesia Most Strategic Life Hukum Online Penghargaan ini diberikan pada 9 Mei 2025
Regulatory Enterprice Insurance tanggal 9 Mei 2025 oleh Hukum
Compliance Awards in regular Online. Pemberian penghargaan
(IRCA) compliance prestisius untuk mengapresiasi
sector financial perusahaan yang menjadi
service non pionir dalam kepatuhan hukum,
bank penghargaan ini juga sebagai
cerminan komitmen perusahaan
dalam menjaga kepatuhan
hukum serta tata kelola yang
baik dan berintegritas.
17 Indonesia TOP Indonesia Life The Iconomics Penghargaan ini diberikan 27 Mei
Insurance Award TOP Insurance Insurance, pada tanggal 27 Mei 2025 2025
2025 Award 2025 Asset 10-25 oleh Majalah The Iconomics
Trilion sebagai bentuk apresiasi
kepada perusahaan asuransi di
Indonesia yang menunjukkan
kinerja terbaik berdasarkan
indikator keuangan yang
objektif. Penghargaan ini
tidak hanya mengukur
kinerja keuangan, tetapi juga
mendorong perusahaan
untuk meningkatkan kualitas
layanan dan inovasi dalam
menghadapi tantangan industri.
Indonesia Top Insurance Award
merupakan indikator penting
bagi konsumen dan investor
dalam menilai kredibilitas dan
kinerja perusahaan asuransi di
Indonesia.
18 Indonesia Financial Indonesia Life Warta ekonomi Penghargaan ini diberikan 27 Mei
Top Leader Award Top Leader in Insurance, pada tanggal 27 Mei 2025 oleh 2025
2025 Life Insurance Total Assets Majalah Warta Ekonomi sebagai
Industry 2025 Above 25 T bentuk kepada pemimpin
for Increasing perusahaan industri jasa
Premium keuangan yang memiliki peran
Revenue strategis dalam memastikan
Growth sektor ini tetap stabil, inovatif,
through dan berdaya saing di tengah
Responsive dinamika ekonomi global dan
Service and domestik.
Business
Segment
Optimization
Laporan Tahunan 2025
285
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 288
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No Nama Penghargaan Predikat Kategori Penyelenggara Uraian Tanggal
19 Indonesia Exellence Indonesia Life Warta Penghargaan ini diberikan 25 Juni
GCG Awards 2025 Excellence Insurance Ekonomi pada tanggal 25 Juni 2025 2025
Good oleh Majalah Warta Ekonomi
Corporate Penghargaan ini diharapkan
Governance dapat menjadi wadah inspiratif
Ethics in yang mendorong tata kelola
Integrating yang unggul dan berkelanjutan.
Sustainability Indonesia Excellence Good
Initiatives into Corporate Governance Awards
Governance 2025 menjadi simbol komitmen
Processes and perusahaan dalam membangun
Operations dunia usaha Indonesia yang
lebih transparan, berintegritas
dan kompetitif.
20 Investortrust Best Spesial Award Life Investortrust Penghargaan ini diberikan 25 Juni
Insurance 2025 For Sustained Insurance pada tanggal 25 Juni 2025 oleh 2025
Earnings Majalah. BNI Life menerima
Growth penghargaan: Investortrust
Best Insurance 2025 for
Sustained Earnings Growth.
Penghargaan ini di berikan
untuk perusahaan yang telah
melalui proses seleksi yang ketat
dan dinilai berdasarkan kinerja
keuangan, kekuatan strategi
bisnis, inovasi produk, kualitas
layanan, dan komitmen terhadap
keberlanjutan industri.
21 Infobank 26 th The Exellence Life Infobank Penghargaan ini diberikan 1 Agustus
Insurance Award Performance Insurance pada tanggal 1 Agustus 2025 2025
2025 Life Insurance Equity oleh Majalah Infobank, BNI
Company Class Life menerima penghargaan:
Above 5 The Excellent Performance Life
Trillion Insurance Company Equity
Class Above IDR 5 Trillion,
Penghargaan ini merupakan
bentuk apresiasi atas pencapaian
perusahaan dalam mencatat
kinerja yang sangat baik pada
tahun 2024.
22 Indonesia Best Indonesia Best Life Warta Penghargaan ini diberikan 27 Agustus
Insurance Awards Life Insurance Insurance Ekonomi pada tanggal 27 Agustus 2025 2025
2025 2025 for Total Assets oleh Majalah Warta Ekonomi
Maintaining Above 25 dengan kategori Life Insurance,
Performance Trillion Total Assets Above 25 Trillion.
Stability Penghargaan sebagai apresiasi
through kepada perusahaan asuransi
Product atas pencapaian dalam kinerja
Development finansial, inovasi produk, tata
and kelola dan adaptasi digital.
Digitalization
23 Stellar Workplace Top 5 Human Kontan Penghargaan ini diberikan pada 25
Award 2025 Companies Capital tanggal 25 September 2025 September
with Most oleh Majalah Kontan dengan, 2025
Innovative Well- Kategori :
Being Program
24 Stellar Workplace Top 10 Human Kontan • Top 5 Companies with Most 25
Award 2025 Organizations Capital Innovative Well-Being Program September
with Best 2025
Future-Ready
Workplace
Program
25 Stellar Workplace Top 3 Best Human Kontan • Top 10 Organizations with 25
Award 2025 Stellar Capital Best Future-Ready Workplace September
Workplace Program 2025
Award in
Medium-Size
Organizations
Category
286 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 289
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No Nama Penghargaan Predikat Kategori Penyelenggara Uraian Tanggal
26 Stellar Workplace Stellar Human Kontan • Top 3 Best Stellar Workplace 25
Award 2025 Workplace Capital Award in Medium-Size September
Recognition Organizations Category 2025
in Employee
Commitment
27 Stellar Workplace Stellar Human Kontan • Stellar Workplace Recognition 25
Award 2025 Workplace Capital in Employee Commitment September
Recognition 2025
in Employee
Satisfaction
28 Best Sharia Award BNI Life Best Unit Investortrust Penghargaan ini diberikan pada 30
2025 Syariah Fixed Link Sharia tanggal 30 September 2025 oleh September
Income Fund Pendapatan Majalah Investortrust dengan, 2025
Tetap Kategori :
Syariah
Periode 5
tahun
29 Best Sharia Award BNI Life Best Unit Investortrust • Best Unit Link Sharia 30
2025 Syariah Link Sharia Pendapatan Tetap Syariah September
Balance Fund Campuran Periode 5 tahun 2025
Syariah • Best Unit Link Sharia
Periode 3 campuran Syariah periode 3
Tahun tahun & periode 5 tahun
Campuran
Syariah
Periode 5
Tahun
30 Infobank The Best Excellence Life Infobank Penghargaan ini diberikan pada 2 Oktober
SOE 2025 Performance Insurance tanggal 2 Oktober 2025 oleh 2025
state Owned Majalah Asianpost Kategori : The
Enterprise Best State-Owned Enterprise
Subsidiary (SOE) 2025 category Excellence
2025 (Base Performance State-Owned
on Financial Enterprise Subsidiary 2025
Performace
2024)
31 Infobank Sharia The Exellence Life Infobank Penghargaan ini diberikan pada 2 Oktober
Award 2025 Performance Insurance tanggal 2 Oktober 2025 oleh 2025
Sharia Life Majalah Asianpost Kategori :
Insurance 14th Sharia Financial Institution
Bussines Unit Award 2025 category The
2024 (Based Excellence Performance Sharia
on Financial Life Insurance Business Unit
Performance 2025
2024))
32 Indonesia Most 20 Most Life The Iconomics Penghargaan ini diberikan pada 9 Oktober
Innovative CFO Innovative CFO Insurance tanggal 9 Oktober 2025 oleh 2025
Awards Awards Majalah The Iconomics Kategori
: Indonesia Most Innovative CFO
Awards Penghargaan Indonesia
Most Innovative CFO Awards
diberikan sebagai apresiasi
kepada CFO yang memiliki peran
besar dalam menggawangi
pengendalian keuangan
korporasi.
33 Indonesia Best Best Brand Asset 25-40 The Iconomics Penghargaan ini diberikan pada 9 Oktober
Financial Awards Image in Life Trillion tanggal 9 Oktober 2025 oleh 2025
2025 Insurance Majalah The Iconomics Kategori:
Indonesia Best Financial
Awards 2025 Category Life
Insurance – Asset 25-40 Trillion
penghargaan Indonesia Best
Financial Awards 2025 diberikan
kepada perusahaan berdasarkan
4 kriteria yaitu popularitas, citra,
layanan, dan kontribusi sosial,
yang akan diberikan berdasarkan
survei publik secara online di 10
kota besar di Indonesia.
Laporan Tahunan 2025
287
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 290
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No Nama Penghargaan Predikat Kategori Penyelenggara Uraian Tanggal
34 Top Digital Financial Asuransi Jiwa Life Media Penghargaan ini diberikan 12-Nov-25
Award 2025 Ekuitas di Insurance Asuransi pada tanggal 12 November
atas 1,5 triliun 2025 oleh Majalah Media
rupiah Asuransi Kategori: Asuransi
Jiwa Ekuitas di atas 1,5
triliun rupiah. Penghargaan
ini dilakukan melalui proses
penilaian komprehensif yang
mencakup penelitian sekunder,
survei pelanggan, evaluasi oleh
pembeli misterius, serta validasi
dari panel juri independen dan
ahli industri, dengan Pinnacle
Analytics sebagai salah satu
lembaga yang turut berperan
dalam proses penjurian.
Penilaian juga dilakukan dengan
mempertimbangkan lima aspek
utama yang mencerminkan
kematangan digital dan fokus
pada pelanggan : Keterlibatan
Pelanggan (Customer
Engagement), Pengalaman
Pelanggan (Customer
Experience), Kepercayaan &
Persepsi Pelanggan (Customer
Trust & Perception), Wawasan
Pelanggan (Customer Insight)
dan Inklusivitas Pelanggan
(Customer Inclusion).
35 Future Leaders 2025 Top 100 CEO Future Infobank Penghargaan ini diberikan pada 8
Award 2025 and The Future Leaders tanggal 8 Desember 2025 oleh desember
Leaders Forum Majalah Infobank Asuransi 2025
2025. Kategori : Top 100 CEO and The
Future Leaders Forum 2025.
PT BNI Sekuritas (“BNI Sekuritas”) Di tengah dinamika pasar yang semakin kompleks
BNI Sekuritas merupakan Perusahaan Anak BNI serta percepatan transformasi digital di industri
yang menjalankan berbagai layanan keuangan jasa keuangan, BNI Sekuritas menempatkan inovasi
termasuk Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi sebagai penggerak utama dalam menciptakan nilai
Efek, Agen Penjual Reksa Dana, serta kegiatan terkait tambah bagi nasabah dan pemangku kepentingan.
lainnya yang berhubungan dengan kegiatan tersebut Penguatan kapabilitas teknologi dengan peluncuran
dengan memperhatikan peraturan perundangan- New BIONS, pengembangan produk dan layanan
undangan yang berlaku. yang adaptif, serta integrasi aspek lingkungan,
sosial, dan tata kelola (ESG) menjadi fokus
Struktur Kepemilikan Saham BNI Sekuritas dalam mendukung pertumbuhan yang inklusif
(%)
dan bertanggung jawab. Melalui penerapan
strategi yang berorientasi pada keberlanjutan,
25 75 BNI Sekuritas berkomitmen untuk memastikan
bahwa setiap inisiatif pertumbuhan tidak hanya
memberikan kinerja finansial yang optimal, tetapi
juga berkontribusi positif terhadap stabilitas jangka
panjang perusahaan dan ekosistem pasar modal
secara keseluruhan.
BNI
SBI Financial Service Co., Ltd
288 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 291
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kinerja Keuangan BNI Sekuritas
Kenaikan (Penurunan)
2025* 2024
Pos Akun Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar) (%)
Neraca
Aset 2.849 1.968 881 44,7
Kewajiban 1.509 667 841 126,0
Ekuitas 1.340 1.301 40 3,0
Laba/Rugi
Pendapatan Operasional 553 699 (146) (20,9)
Brokerage commissions 188 200 (12) (6,1)
Investment management fees 89 98 (9) (9,6)
Brokerage comm. from fix income
28 29 (1) (2,4)
activities
Fees from investment banking
154 298 (144) (48,3)
activities
Increase/(decrease) on net asset
1 3 (2) (67,8)
value of mutual funds
Interest revenue from fund
38 26 12 43,5
separation & bond & dividend
Gain (Loss) on trading of
13 10 3 36,0
marketable securities - net
Margin and overdue revenue 34 23 11 50,1
Pendapatan Operasional Lainnya 8 12 (4) (31,1)
Biaya Usaha (510) (593) 83 (14,0)
Pendapatan Lain-lain 21 30 (9) (28,4)
Biaya Bunga dan Keuangan Lainnya (40) (35) (5) 13,8
Total Pendapatan 574 729 (155) (21,3)
Total Biaya (550) (628) 78 (12,5)
Laba Sebelum Pajak 24 101 (77) (75,9)
Pajak (5) (15) 10 (65,7)
Laba Setelah Pajak 19 86 (67) (77,7)
*Unaudited
Total Aset BNI Sekuritas tahun 2025 sebesar Rp2.849 miliar mengalami peningkatan sebesar 45%
dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar Rp1.968 miliar yang terutama disebabkan oleh naiknya piutang
transaksi nasabah berkaitan dengan peningkatan transaksi perdagangan efek perusahaan di akhir tahun
2025.
Kewajiban perusahaan per 31 Desember 2025 mengalami kenaikan terutama disebabkan oleh kenaikan
utang transaksi nasabah yang sejalan dengan kenaikan piutang transaksi nasabah. Pergerakan ekuitas BNIS
Per 31 Desember 2025 terutama terkait dengan laba tahun berjalan perusahaan.
Kinerja Rasio Keuangan BNI Sekuritas
2025* 2024 Kenaikan
Pos Akun
(%) (%) (Penurunan) %
Return On Asset (ROA) 0.7 4.4 (3.7)
Return On Equity (ROE) 1.4 6.6 (5.2)
Beban Operasional Terhadap Pendapatan
92.3 84.9 7.5
Operasional (BOPO)
*Unaudited
Laporan Tahunan 2025
289
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 292
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
ROA dan ROE mengalami penurunan terutama disebabkan oleh penurunan dari laba konsolidasi perusahaan
dari sebesar Rp86 miliar pada FY2024 menjadi sebesar Rp19 miliar pada FY2025. Penurunan tersebut terjadi
di seluruh lini bisnis perusahaan, dimana untuk pendapatan brokerage terutama terkait dengan volatilitas
pasar, serta untuk pendapatan investment banking terutama terkait penundaan pelaksanaan aksi korporasi
sehubungan dengan ketidakpastian kondisi pasar yang terjadi di tahun 2025.
BNI Sekuritas terus meraih berbagai penghargaan sepanjang tahun 2025, sebagai apresiasi atas kinerja
yang bertumbuh dari tahun ke tahun, di antaranya sebagai berikut:
No Nama Penghargaan Bidang Kriteria Lembaga Tanggal
1 19th Annual Alpha Best Investment IB Deals Alpha Southeast 12 Februari 2025
Southeast Asia Best Bank and Best M&A Asia
Financial Institution House in Indonesia
Award 2025
2 17th Islamic Finance Best Islamic Finance IB Deals Alpha Southeast 12 Februari 2025
Awards 2025 & 18th Sukuk House in Asia
Private Wealth Awards Indonesia
2025
3 Indonesia Best Business Best Business Strategic Planning SWA 29 Juli 2025
Transformation by SWA Transformation
2025
4 Asian Banking & Equity Deal of the IB Deals Asian Banking & 30 Juli 2025
Finance | Corporate & Year - Indonesia Finance
Investment Banking
Awards 2025
5 Euromoney Awards for Indonesia’s Best IB Deals Euromoney 13 September 2025
Excellence 2025 Investment Bank
for Equity Capital
Market (ECM) 2025
6 Company Corporate Trusted Company Compliance - Indonesia Institute 25 November 2025
Governance Perception Membangun for Corporate
Index (CGPI) Award 2024 Kapabilitas Dinamis Governance (IICG)
PerusahaanDalam bekerja sama
Kerangka Good dengan majalah
Corporate Governance SWA
PT BNI Multifinance (“BNI Finance”) Struktur Kepemilikan Saham BNI Finance
(%)
Ruang lingkup kegiatan BNI Finance yaitu pada
pembiayaan multiguna, pembiayaan investasi,
pembiayaan modal kerja, dan pembiayaan sewa 0,002
operasi. Pada pembiayaan multiguna atau segmen 99,998
konsumer, produk unggulan BNI Finance adalah
pembiayaan kendaraan roda empat regular
khususnya pembiayaan mobil baru dengan sumber
order yang berasal dari dealer rekanan. Selain itu
juga terdapat produk BNI OTO yang merupakan
pembiayaan kendaraan khusus untuk nasabah BNI
dan BNI Group.
BNI Finance juga memiliki produk Fleet yaitu
pembiayaan kendaraan passenger dan non
BNI
passenger (Bus, Truk dan kendaraan operasional),
Koperasi Karyawan PT BNI Multifinance
alat berat dengan selected customer dan captive.
290 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 293
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Sejalan dengan semangat perusahaan dalam menciptakan pertumbuhan bisnis yang sehat dengan selalu
mengedepankan prinsip kehati-hatian, pada tahun 2025 BNI Finance melakukan pengembangan langkah
strategis yang terbagi dalam 7 aspek yaitu :
1. Pertumbuhan Asset yang Berkualitas
Dilakukan melalui strategi yang berfokus pada peningkatan pertumbuhan low risk kepada selected target
market.
2. Penguatan Proses Bisnis
Perusahaan senantiasa melakukan penguatan & pengembangan terhadap proses bisnis agar tercipta
proses yang efektif dan efisien
3. Penguatan Pengendalian Internal
Dalam upaya menciptakan bisnis yang sehat dan berkelanjutan, maka perusahaan meningkatkan sistem
pengendalian internal yang handal
4. Pengembangan Teknologi Informasi
Dalam upaya menciptakan daya saing di era digital, perusahaan senantiasa melakukan pengembangan
IT untuk menciptakan kinerja yang optimal
5. Pengembangan Sumber Daya Manusia
Perusahaan secara berkesinambungan berupaya untuk meningkatkan kompetensi pegawai, dengan
melakukan pelatihan selama tahun 2025
6. Penguatan Pendanaan
Dalam mendukung pertumbuhan pembiayaan, perusahaan melakukan penguatan pendanaan baik dari
induk maupun lembaga keuangan lainnya
7. Sinergi dengan BNI Group
Untuk melengkapi kebutuhan customer BNI Group, sinergi bersama BNI Induk maupun antar Perusahaan
Anak BNI terus ditingkatkan
Kinerja Keuangan BNI Finance
Kenaikan (Penurunan)
2025* 2024
Pos Akun Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar) (%)
Neraca
Aset 5.641 6.050 (408) (6,7)
Pembiayaan 5.390 5.686 (295) (5,2)
CKPN Pembiayaan (225) (196) (28) 14,4
Sewa Guna Usaha 1.435 1.164 270 23,2
Pembiayaan Konsumen 3.945 4.501 (556) (12,4)
Anjak Piutang 11 20 (9) (44,6)
Liabilitas 5.068 5.215 (148) (2,8)
Ekuitas 574 834 (260) (31,2)
Laba/Rugi
Pendapatan Sewa Guna Usaha 167 86 81 94,3
Pendapatan Pembiayaan Konsumen 498 465 33 7,1
Pendapatan Anjak Piutang 2 3 (1) (24,9)
Total Pendapatan Bunga 667 554 113 20,5
Beban Bunga (370) (282) (88) 31,1
Pendapatan Bunga Bersih 297 272 25 9,4
Pendapatan Sewa Operasi 58 64 (7) (10,4)
Fee Based Income 5 38 (33) (86.9)
Pendapatan Recovery 16 6 9 151,8
Pendapatan Operasional lainnya 25 66 (41) (61,6)
Total Pendapatan Operasional 400 445 (45) (10,1)
Total Beban Operasional (310) (306) (4) 1,3
PPOP 90 139 (49) (35,3)
Provisi (353) (207) (146) 70,4
Pendapatan (Beban) Lain 5 11 (6) (55,1)
Laba/(Rugi) Bersih Setelah Pajak (260) (11) (249) (2.225,4)
*Unaudited
Laporan Tahunan 2025
291
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 294
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Total Aset per Desember 2025 sebesar Rp 5,64 triliun, menurun sebesar 6,7% jika dibandingkan dengan
Desember 2024 sebesar Rp 6,05 trilun. Penurunan ini disebabkan karena penurunan new booking khususnya
pembiayaan kendaraan baru yang merupakan dampak dari penurunan daya beli masyarakat, kenaikan suku
bunga, serta ketidakpastian ekonomi global. Selain itu, perusahaan terus berupaya melakukan perbaikan
asset quality yang mengalami pemburukan secara end to end melalui ekpansi bisnis yang selektif dengan
risiko yang terukur serta melalui penguatan Collection Management untuk merangsang perbaikan kualitas
pembiayaan.
Kinerja Rasio Keuangan BNI Finance
2025* 2024 Kenaikan
Pos Akun
(%) (%) (Penurunan) %
Non Performing Financing (NPF) (%) 3,5 3,2 0,3
Return on Asset (ROA) (%) (4,4) (1,1) (3,3)
Return on Equity (ROE) (%) (35,4) (1,3) (34,1)
Beban Operasional Terhadap Pendapatan
134,1 109,3 24,8
Operasional (BOPO) (%)
Debt Equity Ratio (DER) (kali) 8,6 6,0 2,6
*Unaudited
Debt Equity Ratio (DER) BNI Finance per Desember memenuhi kebutuhan Pekerja Migran Indonesia
2025 sebesar 8,6 kali atau meningkat jika (PMI) di Hong Kong. Selain bisnis remitansi,
dibandingkan dengan DER dibulan Desember 2024 keberadaan BNI Remittance di Hong Kong memiliki
sebesar 6,0 kali. Walaupun mengalami peningkatan, peran strategis sebagai representatif layanan ritel
namun DER Perseroan masih berada di bawah BNI di Hong Kong di mana nasabah BNI yang
ambang batas threshold regulator sebesar maksimal berada di Hong Kong dapat menggunakan layanan
10 kali. Dari sisi Non-Performing Loan Gross (NPL BNI dengan mudah seperti layanan di tanah air.
Gross) ratio mengalami peningkatan dari 3,2%
di Desember 2024 menjadi 3,5% per Desember Sinergi dengan BNI terus dilakukan dengan berbagai
2025. BNI Finance senantiasa melakukan berbagai layanan digital BNI yang juga dapat diakses dengan
langkah perbaikan asset quality dalam menekan mudah di Hong Kong, yang pertama adalah layanan
angka NPL perusahaan agar sesuai dengan ambang BNI Mobile Banking yang saat ini menjadi favorit
batas aman. nasabah di Hong Kong untuk melakukan transaksi
finansial, kemudian pembukaan rekening BNI Taplus
Rasio profitabilitas yaitu Return on Asset (ROA) secara digital baik melalui wondr by BNI maupun
dan Rasio Return on Equity (ROE) mengalami melalui eForm. BNI Remittance juga aktif terlibat
penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. dalam beberapa kegiatan dengan PMI seperti
Selain itu, rasio efisiensi yaitu BOPO perseroan capacity building, literasi keuangan, kunjungan ke
mengalami peningkatan sebesar 24,8% dari 109,3% komunitas-komunitas PMI di Hong Kong, dan lain
menjadi 134,1% yang menunjukkan bahwa terjadi sebagainya.
peningkatan beban operasional.
BNI Remittance bersama dengan BNI KLN Hong
BNI Remittance Limited (“BNI Remittance”) Kong akan melakukan transformasi bisnis untuk
BNI Remittance merupakan Perusahaan Anak meningkatkan market share dan sebagai langkah
BNI yang bergerak dalam bidang remitansi yang responsif terhadap perubahan pola transaksi
sepenuhnya dimiliki oleh BNI. BNI Remittance nasabah yang saat ini sudah mulai beralih ke
bekerja sama dengan BNI dalam program keuangan channel digital.
inklusi yang memberikan akses keuangan untuk
292 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 295
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kinerja Keuangan BNI Remittance
Kenaikan (Penurunan)
2025* 2024
Pos Akun Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar) (%)
Neraca
Aset 10 9 2 18,4
Aset Lancar 4 6 (2) (36,0)
Aset Tetap 0,1 0,2 (0,1) (53,5)
Aset Lainnya 7 3 4 127,2
Liabilitas 6 3 3 117,1
Liabilitas Jangka Pendek 6 3 3 117,1
Ekuitas 4 3 1 39,4
Laba/Rugi
Pendapatan Komisi 4 3 0,2 7,0
Keuntungan/Kerugian Transaksi
1 1 0,1 14,8
Valuta Asing
Pendapatan Komisi Lainnya 5 5 (0,03) (0,5)
Total Pendapatan 10 9 0,3 3,4
Beban Operasional (12) (12) 1 (6,2)
Laba Sebelum Pajak (2) (3) 1 37,6
Pajak**
Laba Setelah Pajak (2) (3) 1 37,6
*Unaudited
** Belum terdapat kewajiban pajak bagi BNI Remittance disebabkan akumulasi saldo laba yang masih negatif pada komponen ekuitas
Pada tahun 2025, meskipun BNI Remittance masih membukukan laba negatif, namun sudah mengalami
pertumbuhan dibandingkan dengan tahun lalu, dengan pertumbuhan laba setelah pajak sebesar 37,6% YoY.
Dari sisi pendapatan, secara keseluruhan mengalami pertumbuhan positif walapun masih belum optimal
dimana secara total pendapatan tumbuh 3,4% YoY. Sementara dari sisi beban operasional mengalami
penurunan sebesar 6,2% YoY. Saat ini BRL sedang dalam tahap koordinasi dengan BNI untuk merencanakan
transformasi bisnis sehingga diharapkan dengan transformasi ke bisnis digital akan dapat menggarap
market remittance di Hong Kong dengan optimal.
Kinerja Rasio Keuangan BNI Remittance
2025* 2024 Kenaikan
Pos Akun
(%) (%) (Penurunan) %
Return On Asset (ROA) (%) (17,4) (30,1) 12,7 ↑
Return On Equity (ROE) (%) (30,7) (38,9) 8,2 ↑
Beban Operasional Terhadap Pendapatan
118,4 130,4 (12.1) ↓
Operasional (BOPO) (%)
*Unaudited
ROA dan ROE BNI Remittance tahun 2025 tercatat sebesar minus 17,4% dan minus 30,7%, mengalami
peningkatan dibandingkan dengan tahun 2024, hal ini seiring dengan pertumbuhan YoY laba bersih BNI
Remittance.
PT Bank Hibank Indonesia (“hibank”)
PT Bank Hibank Indonesia (“hibank”) secara resmi menjadi Perusahaan Anak BNI pada 18 Mei 2022 melalui
pengambilalihan saham mayoritas Bank Mayora oleh BNI, dan selanjutnya berganti nama menjadi hibank
setelah memperoleh persetujuan OJK pada 17 Mei 2023. Sejak itu, hibank terus menjalankan transformasi
sebagai Bank Digital dengan visi menjadi “Bank Digital UMKM Unggulan di Indonesia”.Transformasi tersebut
diwujudkan melalui penguatan fondasi pertumbuhan di berbagai aspek, termasuk perkreditan, layanan jasa
perbankan, teknologi informasi, sumber daya manusia, manajemen risiko, serta infrastruktur.
Laporan Tahunan 2025
293
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 296
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Sejak bergabung dalam BNI Group, hibank secara sedikit menurun dari capaian rasio CASA
konsisten melakukan pengembangan di berbagai 41,65% di 2024, langkah ini merupakan bentuk
aspek kinerja keuangan. Beragam inisiatif perbaikan adaptasi positif untuk mengoptimalkan biaya
dijalankan dengan mengedepankan sinergi bersama dana dan memperkuat stabilitas likuiditas
BNI Group guna menciptakan nilai tambah serta guna mendukung pertumbuhan kredit yang
meningkatkan efisiensi biaya secara terintegrasi lebih agresif dan menguntungkan. Bank akan
di tingkat grup. Dalam perjalanannya, hibank juga meningkatkan transaksi Nasabah baik Individu
berperan aktif dalam mendukung segmen UMKM maupun Korporasi melalui digital banking
melalui penyediaan beragam produk simpanan dan (Internet banking/mobile banking retail, Internet
pembiayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan banking bisnis) dalam memberikan solusi
nasabah. layanan perbankan kepada nasabah;
4. Pendapatan operasional selain bunga
Struktur Kepemilikan Saham hibank diproyeksikan tumbuh sebesar 20,39% YoY
(%)
sampai dengan akhir tahun 2025. Bank akan
36,08 meningkatkan fee based income dari pendapatan
63,92 terkait pinjaman, produk-produk Bancassurance,
pendapatan Forex serta pendapatan yang terkait
dengan Digital Banking;
5. Bank akan terus melakukan review terhadap
kinerja kantor cabang yang dimiliki saat ini serta
secara rutin melakukan peninjauan terhadap
tingkat produktivitas, profitabilitas dan tingkat
BNI
akuisisi serta transaksi nasabah di semua kantor
sekaligus potensi bisnis di daerah tersebut. Dari
PT Mayora Inti Utama
hasil review ini, Bank melakukan penutupan
terhadap 2 (dua) Kantor Cabang Pembantu (KCP)
hibank secara berkelanjutan melanjutkan di tahun 2025 yang berlokasi di Jawa Barat,
transformasi digital untuk mengoptimalkan kinerja yaitu KCP Chemco Cikarang dan KCP Chemco
operasional Bank sekaligus meningkatkan kualitas Karawang;
layanan kepada nasabah. Pada tahun 2025, hibank 6. hibank secara resmi meluncurkan aplikasi
merumuskan dan menjalankan strategi utama mobile banking hi by hibank pada Februari
melalui penerapan sejumlah inisiatif strategis 2025, sebagai solusi digital terintegrasi yang
sebagai berikut: dirancang khusus untuk mendukung digitalisasi
1. Penyaluran kredit untuk mendukung pertumbuhan dan pengembangan UMKM di Indonesia.
usaha Bank dilakukan secara selektif, dengan Aplikasi ini menghadirkan kemudahan layanan
fokus pertumbuhan pemberian kredit kepada keuangan dalam satu platform yang mencakup
UMKM. Bank juga melakukan beberapa perencanaan, pengelolaan, pencatatan transaksi,
kemitraan dengan Anchor untuk Supply Chain pembiayaan, hingga pengembangan usaha,
Ecosystem Financing. Penyaluran kredit secara sehingga memungkinkan pelaku UMKM
total ditargetkan sebesar Rp 13,89 triliun, atau mengelola bisnis secara lebih efisien dan
tumbuh sebesar 31,68% (YoY). Sesuai dengan terhubung dengan ekosistem digital. Melalui
komitmen Bank dalam pemberdayaan segmen berbagai fitur unggulan seperti edukasi keuangan
UMKM, komposisi pemberian kredit kepada digital, konsultasi bisnis berbasis digital
UMKM ditingkatkan dari semula 30,09% di tahun relationship manager, pencatatan transaksi,
2024 menjadi 31,00% dari total penyaluran kredit akses pembiayaan berbasis ekosistem, serta
di tahun 2025; dukungan promosi usaha, hi by hibank menjadi
2. Pertumbuhan penyaluran kredit yang hendak wujud komitmen hibank dalam menghadirkan
dicapai oleh Bank akan tetap memperhatikan kemudahan finansial di ujung jari dan mendorong
aspek prudential, dan memitigasi risiko-risiko UMKM untuk naik kelas secara berkelanjutan,
yang mungkin timbul, sehingga kualitas aset yang sekaligus melengkapi transformasi digital BNI
sehat dan produktif dapat tetap terus terjaga. Group;
Bank menargetkan rasio kredit bermasalah atau 7. Target market Bank akan dilakukan melalui
NPL gross berada di kisaran 1,75%; pendekatan ekosistem komunitas seperti
3. Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) secara komunitas Industri, Asosiasi, maupun Demografi.
total akan meningkat sebesar 55,24% di tahun Bank akan menjalankan strategi akuisisi Nasabah
2025 Menghadapi tren penurunan BI 7-Day melalui berbagai channel yang mencakup
Repo Rate di 2025, hibank secara strategis jaringan kantor cabang yang dimiliki, value chain
menargetkan rasio CASA 40,00%. Meski maupun digital channel;
294 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 297
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
8. Bank akan menjadi orkestrator by connecting the 9. Bank akan mengoptimalkan potensi sinergi
dot antar UMKM dimana hibank menciptakan dan kolaborasi dengan BNI Group dan Mayora
pasar UMKM, dan membesarkan pasar melalui Group, untuk meningkatkan competitiveness
edukasi dan pembiayaan melalui Hi!Platform. Bank di pasar serta turut mendorong kinerjanya.
Single Hi!Platform dapat memenuhi kebutuhan Beberapa potensi sinergi dan kolaborasi yang
individu, mikro, maupun SME dalam bertransaksi, akan dijalankan di antaranya pemanfaatan
pengajuan pinjaman, beberapa value added ATM BNI sebagai channel hibank, BNI sebagai
service, dan yang terutama akan memberikan agregator acquiring QRIS untuk merchant hibank
konektivitas bagi UMKM tergabung; dengan tarif yang kompetitif, BNI sebagai bank
koresponden dalam transaksi Trade Finance
nasabah hibank, dan penyaluran kredit supplier
financing bekerja sama dengan Mayora Group.
Kinerja Keuangan hibank
Kenaikan (Penurunan)
2025* 2024
Pos Akun Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar) (%)
Posisi Keuangan
Aset 24.064 17.799 6.265 35,2
Penempatan pada BI 4.261 1.948 2.313 118.8
Penempatan pada Bank
548 1.338 (790) (59,1)
Lain
Securities 5.174 2.773 2.401 86,6
kredit 12.914 10.561 2.353 22,3
CKPN (386) (174) (212) 121,8
Liabilitas 19.388 13.199 6.189 46,9
Dana Pihak Ketiga 19.026 12.643 6.383 50,5
Giro 5.981 4.426 1.555 35,1
Tabungan 744 840 (96) (11,4)
Deposito 12.301 7.377 4.924 66,7
Ekuitas 4.676 4.599 77 1,7
Laba Rugi
Pendapatan Operasional 751 692 59 8,5
Pendapatan Bunga Bersih 694 645 49 7,6
Pendapatan Bunga 1.399 1.157 242 20,9
Beban Bunga (705) (511) (194) 38,0
Pendapatan Operasional
57 47 10 22,0
Lainnya
Beban Operasional (567) (488) (79) 16,2
Pendapatan Operasional
184 204 (20) (9,9)
Sebelum Pencadangan
Provisi (245) (36) (209) 580,2
Laba (Rugi) Setelah Pajak 50 132 (82) (62.0)
*Unaudited
Laporan Tahunan 2025
295
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 298
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kinerja Rasio Keuangan hibank
2025* 2024 Kenaikan
Pos Akun
(%) (%) (Penurunan) %
Return On Asset (ROA) 0,3 1,1 (0,7) ↓
Return On Equity (ROE) 1,2 3,1 (2,0) ↓
Beban Operasional Terhadap Pendapatan
104,2 86,0 18,2 ↑
Operasional (BOPO)
Current Account Saving Account (CASA) 35,3 41,7 (6,3) ↓
Net Interest Margin (NIM) 3,7 4,4 (0,7) ↓
Loan to Deposit Ratio (LDR) 67,9 83,5 (15.6) ↓
Cost of Fund (COF) 4,9 4,8 0,1 ↑
Capital Adequacy Ratio (CAR) 40,7 47,0 (6,3) ↓
*Unaudited
Secara garis besar, di tengah tekanan suku bunga Rasio ROE dan ROA pada Desember 2025 tercatat
dan tantangan dari meningkatnya risiko perbankan masing-masing sebesar 1,2% dan 0,3%. Rasio
nasional akibat kondisi ekonomi yang belum tersebut mengalami penurunan dibandingkan
menentu, hibank dapat mencatatkan kinerjanya dengan periode serupa setahun sebelumnya
secara positif. seiring dengan penurunan Laba Setelah Pajak yang
tercatat sebesar Rp82 miliar, akibat kenaikan biaya
Pada tahun 2025, hibank menunjukkan resiliensi pencadangan kerugian dan investasi pada teknologi.
operasional yang tercermin pada Pendapatan Bunga Kendati menghadapi dinamika perekonomian
yang tumbuh sebesar 20,9% (YoY) menjadi Rp1.399 yang menantang, hibank tetap menjaga efektivitas
miliar. Hal ini menandakan bahwa Bank tetap fokus strategi pendanaan. Rasio CASA berada pada level
pada fungsi intermediasi di tengah dinamika pasar. 35,3% pada Desember 2025. Meskipun terdapat
Meskipun Beban Bunga mengalami peningkatan pergeseran dari tahun sebelumnya, hibank terus
sebesar 38,0% (YoY) seiring dengan tekanan suku berkomitmen meningkatkan porsi dana murah
bunga global dan domestik, Pendapatan Bunga melalui inovasi layanan digital.
Bersih masih mampu bertumbuh sebesar 7,6%
(YoY). Dari sisi likuiditas, Loan to Deposit Ratio (LDR)
terjaga pada tingkat yang sehat yakni sebesar
Pendapatan operasional lainnya tumbuh positif 67,9% per Desember 2025. Angka ini menunjukkan
sebesar 22,0% (YoY) menjadi Rp57 miliar. Hal bahwa hibank memiliki ruang likuiditas yang sangat
ini mencerminkan keberhasilan Bank dalam cukup untuk mendukung ekspansi kredit di masa
mengoptimalkan pendapatan non-bunga untuk mendatang seiring dengan membaiknya kondisi
memitigasi tekanan pada margin bunga bersih ekonomi.
(NIM) yang berada di level 3,7%.
Dari sisi permodalan, Rasio Kecukupan Modal (CAR)
Beban Operasional tercatat meningkat 16.2% (YoY) Bank tetap berada pada level yang sangat kuat yaitu
menjadi Rp567 miliar. Peningkatan ini merupakan 40,7% per Desember 2025. Level permodalan yang
konsekuensi dari langkah strategis perusahaan jauh di atas ketentuan regulator ini mencerminkan
utamanya implementasi pengembangan teknologi ketahanan (resilience) dan kemampuan hibank yang
informasi dalam rangka transformasi digital yang sangat solid dalam menopang pertumbuhan bisnis
komprehensif, serta upaya memperkuat infrastruktur secara berkelanjutan serta menghadapi risiko pasar
layanan perbankan masa depan. di masa depan.
296 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 299
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Di samping itu, hibank juga meraih berbagai penghargaan pada tahun 2025 sebagai bentuk apresiasi dari
pihak ketiga atas kinerjanya, di antaranya sebagai berikut:
No Nama Penghargaan Tanggal Nama Acara Penyelenggara
1 THE BEST MOBILE BANKING 20 Maret 2025 14th Digital Brand Awards Infobank
BANK UMUM
KONVENSIONAL 2025 - KBMI
1 - Peringkat 1
2 THE 3rd BEST BANK DIGITAL 2025 - KBMI 1 - 20 Maret 2025 14th Digital Brand Awards Infobank
Peringkat 1
3 The Best Indonesia Sales 30 April 2025 Indonesia Sales & Economic
Marketing Awards 2025 Marketing Awards 2025 Review
Gold Award (B) Excellent (4 Star)
Category: Private Comapany-Bank-Asset:
Rp10T - 15T
4 The Best Indonesia Finance Award 2025 28 Mei 2025 Indonesia Finance Award Economic
2025 Review
Platinum Award (A) (Very Excellent) (5 Star *****)
Category: Bank - Private Company - Asset > Rp10 T
5 Innovative Future Finance Awards 2025 19 Juni 2025 Innovative Future Plus Idea
Awards Komunika &
The Most Innovative Future Finance Awards 2025 for 2025 goodmoney.id
Encouraging MSME Development
and Increasing Sustainable Financing Disbursement"
dalam kategori Digital Bank.
6 Indonesia Best Bank Awards 2025 25 Juni 2025 Indonesia Best Bank wartaekonomi.
Awards 2025 co.id
Indonesia Best Bank 2025 for Empowering MSMEs
through Integrated Digital Solutions,
(Category: KBMI 1, Bank Digital)
7 Indonesia IT & Digital Operational Excellence Award 15 Agustus 2025 Indonesia IT & Digital Economic
2025 Operational Excellence Review
Award 2025
Indonesia IT & Digital Operational Excellence Award
2025
PLATINUM Award (A) (Very Excellent) (5 Star ****)
8 THE EXCELLENT PERFORMANCE BANK - KBMI 1 29 Agustus 2025 Economy Mastery Forum Infobank
2025
9 Top GRC Awards 2025 (4 Star) 8 September Top GRC Awards 2025 Top Business
2025
10 Champions of Growth (Kategori KBMI 1) 17 September Bisnis Indonesia Financial Bisnis
2025 Awards (BIFA) 2025 Indonesia
11 THE ASIANPOST BEST STATE-OWNED ENTERPRISE 2 Oktober 2025 Indonesia Economic Infobank
2025 Summit 2025
12 The Best Indonesia Annual Report Awards 2025 14 November Indonesia Annual Report Economic
2025 Awards 2025 Review
PT BNI Modal Ventura (“BNI Ventures”)
BNI Ventures merupakan perusahaan modal ventura yang didirikan oleh BNI dalam rangka menjawab
tantangan dan peluang yang muncul dari perkembangan ekosistem ekonomi digital yang semakin pesat.
Sebagai corporate venture capital yang berfokus pada investasi yang mempunyai nilai tambah sinergi, BNI
Ventures mengedepankan kolaborasi dan sinergi dengan seluruh ekosistem BNI Group. Pendekatan ini tidak
hanya mendorong akselerasi pertumbuhan startup dan bisnis digital potensial, tetapi juga memperkuat
integrasi layanan keuangan berbasis teknologi, memastikan keberlanjutan inovasi, serta menciptakan
nilai tambah bagi BNI Group. Melalui langkah ini, BNI Ventures berkomitmen untuk menjadi katalisator
transformasi digital yang relevan, adaptif, dan berdampak nyata.
BNI Ventures memiliki visi untuk menjadi corporate venture capital terkemuka di Asia Tenggara, dengan
fokus pada menciptakan nilai sinergi dan menghasilkan kinerja investasi yang unggul dan tumbuh secara
berkelanjutan. Untuk mencapai visi tersebut, perusahaan menjalankan berbagai kegiatan usaha dalam bentuk
investasi penyertaan saham (equity participation), pembelian obligasi konversi (quasi equity participation),
maupun program inkubasi dan akselerasi untuk startup tahap awal. BNI Ventures juga menargetkan untuk
mengelola dana ventura, yang tidak hanya memberikan keuntungan finansial melalui potensi imbal hasil
investasi yang tinggi tetapi juga manfaat strategis berupa akses ke inovasi, perluasan ekosistem bisnis, dan
penguatan daya saing BNI Group di sektor ekonomi digital.
Laporan Tahunan 2025
297
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 300
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Secara bertahap BNI Ventures telah menyusun 4. Finance & Strategy
langkah-langkah strategis 5 (lima) fokus utama Mengoptimalkan perencanaan dan pengelolaan
dalam rencana kerja, yaitu: sumber daya keuangan untuk mencapai target
1. Governance, Legal & Compliance dan tujuan, mendukung eksekusi rencana
Mengawal kegiatan usaha dan operasional strategis, dan menjadi jembatan bagi para
perusahaan dari sisi hukum dan kepatuhan pemegang kepentingan.
dengan mengakomodasi kebutuhan perusahaan 5. People & Culture
tanpa mengabaikan perlindungan kepentingan Mendorong peningkatan kapabilitas, kinerja
perusahaan serta kepatuhan terhadap peraturan pegawai dan membangun budaya kerja
yang berlaku. yang positif, kreatif, agile serta kolaboratif
2. Investment & Risk Management untuk mendukung pertumbuhan dan sinergi
Secara proaktif, mengidentifikasi peluang perusahaan secara berkelanjutan, sekaligus
investasi dan berinvestasi pada startup yang memperkuat keterlibatan, kemampuan, dan rasa
berpotensi memberikan keuntungan finansial kepemilikan pegawai.
dengan risiko yang terkendali, sekaligus
memberikan kontribusi positif terhadap Struktur Kepemilikan Saham BNI Ventures
(%)
pengembangan bisnis dalam ekosistem BNI
Group, dengan tetap berpegang pada prinsip 0,02
kehati-hatian. Strategi investasi ini juga
99,98
difokuskan untuk memperkuat sinergi bisnis
dan mendukung pertumbuhan ekosistem digital
secara berkelanjutan.
3. Synergy & Innovation
Berperan aktif dalam mengaktifkan ekosistem
dan mendorong inovasi di industri, sekaligus
menjadi jembatan yang menghubungkan solusi
bisnis dari startup dengan unit-unit bisnis di
dalam BNI Group.
BNI
BNIAM
Kinerja Keuangan BNI Ventures
Kenaikan (Penurunan)
2025* 2024
Pos Akun Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar) (%)
Neraca
Aset 541,2 523,9 17,3 3,3
Aset Lancar 453,8 458,9 (5,1) (1,1)
Aset Penyertaan Modal Ventura 86,3 62,2 24,1 38,7
Aset Tetap 0,6 2,0 (1,4) (70,0)
Aset Lainnya 0,5 0,8 (0,3) (37,5)
Liabilitas 13,2 8,1 5,1 63,0
Ekuitas 528,0 515,8 12,2 2,4
Laba/Rugi
Pendapatan operasional 16,0 7,6 8,4 110,5
Pendapatan operasional lainnya 28,3 30,6 (2,3) (7,5)
Total Pendapatan 44,3 38,2 6,1 16,0
Beban Operasional (23,7) (23,8) (0,1) (0,3)
Laba Sebelum Pajak 20,6 14,4 6,2 43,1
Pajak yang ditangguhkan (2,6) (0,4) (2,2) 550,0
Pajak (5,7) (6,1) (0.4) (6,6)
Laba Setelah Pajak 12,3 7,9 4,4 55,2
*Unaudited
298 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 301
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kinerja Rasio Keuangan BNI Ventures
2025* 2024 Kenaikan
Pos Akun
(%) (%) (Penurunan) %
Return On Asset (ROA) 2,3 1,5 0,8
Return On Equity (ROE) 2,3 1,5 0,8
*Unaudited
Pada tahun 2025, BNI Ventures terus menunjukkan tahun sebelumnya. Komponen biaya operasional
komitmennya dalam mewujudkan pertumbuhan mencakup biaya sumber daya manusia, biaya jasa
berkelanjutan melalui aktivitas investasi, profesional, serta keperluan kantor lainnya dalam
sesuai dengan mandat pendiriannya. Di tengah mendukung pengembangan bisnis dan memenuhi
ketidakpastian kondisi makro dan global, serta iklim kebutuhan strategis perusahaan. Kombinasi
investasi perusahaan rintisan di tanah air yang penuh peningkatan pendapatan dan relatif stabilnya
tantangan, BNI Ventures melakukan penguatan komponen biaya tersebut mendukung capaian
proses investasi dengan lebih menekankan pada laba bersih tahun 2025 sebesar Rp12,3 miliar, atau
aspek fundamental dan tata-kelola startup. Pada meningkat 55,7% dibandingkan tahun 2024.
kuartal ke-3 tahun 2025, BNI Ventures berhasil
menyelesaikan satu investasi pada perusahaan Capaian positif ini perlu dimaknai sebagai milestone
rintisan yang bergerak dalam bidang insurtech. pengembangan bisnis perusahaan secara konsisten
Investasi tersebut merupakan perwujudan dari dan berkelanjutan, yang tidak hanya menghasilkan
thesis fintech ecosystem dalam rangka penguatan kontribusi laba positif bagi BNI Group, namun juga
akses BNI Group pada ekosistem kesehatan. Selain membawa nilai sinergi yang dapat mendukung
itu, BNI Ventures juga terus aktif menjajaki peluang proses inovasi dan problem solving di ekosistem BNI.
investasi lainnya, baik secara langsung maupun Melalui pelaksanaan program inovasi BNV Arcade,
secara tidak langsung melalui pembentukan dana BNI Ventures mendorong terjadinya kolaborasi
ventura. sinergistik antara BNI Group dengan ekosistem
startup sebagai salah satu upaya penciptaan nilai
Kinerja keuangan BNI Ventures tumbuh dengan baik tambah baik bagi BNI Group maupun bagi industri
dengan pendapatan tercatat sebesar Rp44,3 miliar, startup digital di Indonesia. Dalam rangkaian
tumbuh sebesar 16,0% dibandingkan periode yang aktivitas tersebut, BNI Ventures menyelenggarakan
sama tahun sebelumnya. Proporsi pendapatan program akselerasi dan inkubasi dengan
operasional terhadap total pendapatan naik dari menggandeng mitra strategis, serta membuka
20% di tahun 2024 menjadi 36% di tahun 2025, pintu match-making antara perusahaan rintisan
mengindikasikan tren peningkatan kapasitas bisnis dengan unit bisnis terkait di BNI Group. Program
yang positif. Peningkatan pendapatan ini didorong ini dirancang untuk mempercepat pertumbuhan
dari hasil pencatatan revaluasi aset investasi, startup agar mencapai potensi optimalnya, sekaligus
pendapatan bunga dari investasi convertible notes, memberikan keuntungan strategis bagi BNI Grup
serta imbal hasil dari penempatan dana. Di sisi dalam menghadapi persaingan di sektor ekonomi
lain, biaya operasional pada tahun 2025 tercatat digital serta mendorong percepatan transformasi
sebesar Rp23,7 miliar yang relatif stabil dari digital.
Laporan Tahunan 2025
299
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 302
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Profitabilitas Segmen Perusahaan Anak
Secara keseluruhan, pendapatan dan profitabilitas segmen Perusahaan Anak termasuk komponen internal
transfer pricing antar segmen operasi disajikan sebagai berikut:
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024
Pos Akun Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar) (%)
Laba (Rugi)
Pendapatan bunga - bersih 1.086 990 96 9,7 ↑
Pendapatan premi – bersih (1,5) (1,7) 0,2 (13,1) ↓
Pendapatan Asuransi dan Hasil
800 768 32 4,1 ↑
Investasi – Bersih
Pendapatan operasional lainnya 774 1.037 (263) (25,4) ↓
Pembentukan cadangan penurunan
(568) (230) (338) 147,1 ↑
nilai
Beban operasional lainnya (1.850) (1.866) 16 (0,8) ↓
Laba operasional 240 698 (457) (65,8) ↓
Pendapatan (beban) bukan
(13) (88) 75 85,7 ↑
operasional – bersih
Laba sebelum beban pajak 228 610 (382) (62,7) ↓
Beban pajak (81) (41) (40) 97,0 ↑
Laba bersih 146 569 (422) (74,3) ↓
Posisi Keuangan
Total Aset 63.719 53.377 10.341 19,4 ↑
Total Liabilitas 50.571 40.362 10.208 25,3 ↑
Prospek, Potensi, dan Strategi Segmen Perusahaan juga sudah melaksanakan implementasi
Perusahaan Anak di Tahun 2025 dan Masa Pernyataan Standar Akutansi Keuangan (PSAK) 117
Mendatang yang berlaku efektif sejak 1 Januari 2026.
BNI Life Selain itu, ke depannya Perusahaan akan mengadopsi
Perusahaan senantiasa berupaya memperkuat teknologi secara lebih luas, termasuk pemanfaatan
kapasitasnya dalam menghadapi berbagai aplikasi mobile, analitik data, dan kecerdasan
tantangan di industri asuransi jiwa, sekaligus terus buatan (AI). Melalui penerapan teknologi tersebut,
menciptakan nilai tambah bagi para pemangku Perusahaan diharapkan dapat meningkatkan
kepentingan serta memastikan keberlanjutan bisnis efektivitas dan efisiensi dalam mendistribusikan
di masa depan. produk serta layanan kepada masyarakat, sekaligus
memperluas jangkauan pasar secara signifikan.
Tingginya angka klaim kesehatan beberapa waktu
belakangan menjadi isu yang hangat di industri Adapun strategi utama BNI Life di tahun 2026 adalah
asuransi jiwa. Hal itu terjadi karena adanya inflasi sebagai berikut:
biaya medis, over-utilisasi benefit, overtreatment 1. Optimalisasi Penetrasi Pasar melalui Sinergi dan
perawatan di rumah sakit serta perubahan iklim Kolaborasi Strategis
yang ekstrem terjadi. Menanggapi hal tersebut, 2. Optimalisasi Imbal Hasil Investasi dan
BNI Life telah melakukan perbaikan di antaranya Diversifikasi Portofolio
penguatan Underwriting serta evaluasi kesesuaian 3. Penguatan Transparansi, Visibilitas, dan
produk dan premi. Pengendalian Beban Usaha
4. Peningkatan Risk Awareness dan Percepatan
Transformasi Digital
5. Penguatan Budaya Perusahaan dan Leadership
6. Pelaksanaan Spin Off Syariah serta Persiapan
Strategis Konsolidasi Danantara
300 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 303
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
BNI Sekuritas transformasi, untuk memastikan pertumbuhan
Untuk dapat meningkatkan posisi BNI Sekuritas bisnis yang berkelanjutan dengan fokus utama pada
di pasar modal Indonesia dan mampu untuk terus Segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
memberikan solusi-solusi terbaik bagi klien dan
nasabah, di tahun 2026 Perusahaan melakukan Strategi pengembangan bisnis Bank pada tahun
pengembangan teknologi dan segmen usaha, 2026:
peningkatan kualitas layanan, dan memperkuat Strategi Bank di tahun 2026 berfokus pada
sinergi dengan BNI Grup pada sejumlah bisnis transformasi peran dari sekadar penyedia jasa
diantaranya Perantara Perdagangan Efek (Retail keuangan menjadi penggerak utama (orchestrator)
Brokerage, Institutional Equities Brokerage, dan dalam ekonomi digital yang terintegrasi. Strategi ini
Institutional Fixed Income Brokerage) dan Penjamin bertumpu pada tiga pilar utama:
Emisi Efek.
1. Orkestrasi Ekosistem Bernilai Tambah Bank
BNI Finance memfokuskan pertumbuhan pada penguasaan
Dalam menghadapi persaingan usaha yang kian rantai nilai secara terintegrasi, memposisikan diri
kompetitif serta pasar yang semakin menantang, sebagai orkestrator utama yang menghubungkan
BNI Finance akan berfokus pada segmen captive seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem
market baik retail ataupun fleet dengan menggarap digital untuk memperkuat dominasi di sektor
database ekosistem BNI. Dengan memaksimalkan strategis.
kerjasama antara cabang BNI dan juga divisi yang 2. Modernisasi Arsitektur dan Efisiensi Digital
menggarap konsumen korporasi, diharapkan dapat Transformasi diarahkan pada penguatan
menunjang pertumbuhan portofolio perusahaan. infrastruktur operasional melalui otomasi dan
Untuk lebih mengoptimalkan penetrasi ke pasar, keputusan berbasis data. Langkah ini bertujuan
perusahaan melakukan diversifikasi produk melalui menciptakan proses bisnis yang ramping dan
pembiayaan used car. Perusahaan juga akan tetap akselerasi akuisisi nasabah yang lebih presisi
berfokus menggarap pasar mobil baru dengan melalui kanal digital.
memaksimalkan kerjasama dealer rekanan yang 3. Optimalisasi Talenta dan Budaya Kerja Bank
sudah terjalin melalui program yang kompetitif dan berfokus pada penguatan kapasitas SDM dan
proses yang lebih prudent. pembangunan budaya kerja yang berorientasi
Adapun langkah strategis yang akan dijalan oleh pada hasil. Melalui lingkungan kerja yang
BNI Finance di tahun 2026 yang dijalankan dengan kompetitif dan adaptif, Bank memastikan kesiapan
menlanjutkan langkah strategis tahun sebelumnya, organisasi dalam menghadapi tantangan industri
yaitu: dan memenangkan persaingan pasar.
1. Peningkatan Kualitas Sumber daya Manusia
2. Penetrasi Captive Market Untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang selaras
3. Penyempurnaan Credit dan Perbaikan Kualitas dengan Visi dan Misi, berikut adalah ringkasan
AR rencana kerja dan inisiatif Bank yang optimis dan
4. Perbaikan Struktur Pendanaan dan Cashflow penuh harapan selama tahun 2026 sebagai berikut:
5. Diversifikasi Produk 1. Pengembangan bisnis yang prudent pada
6. Pengembangan Teknologi Informasi digital supply chain melalui pendekatan kepada
principal, suppliers, distributor, sub-distributor,
BNI Remittance dan retailer.
Saat ini, BNI Remittance bersama dengan BNI 2. Memperkuat end-to-end visibility pada ekosistem
KLN Hong Kong sedang melakukan kajian secara terpilih dalam memperkokoh peran sebagai
komprehensif untuk mempersiapkan transformasi orkestrator ekosistem UMKM.
bisnis. Hal ini dilakukan sebagai langkah responsif 3. Otomasi proses bisnis untuk mendukung
terhadap perubahan pola transaksi nasabah di Hong digitalisasi proses bisnis dari middle sampai ke
Kong. Tahun 2026, ditargetkan transformasi bisnis back end.
sudah dapat dilakukan sehingga pola bisnis yang 4. Bersaing dan berusaha menjadi yang terdepan
efisien dan peningkatan market share terhadap dalam kapabilitas SDM dengan budaya yang
bisnis remittance di Hong Kong dapat di eksekusi berorientasi kinerja tinggi.
dengan baik. 5. Meningkatkan efisiensi bisnis melalui digitalisasi
operasional, proses, serta budaya kerja.
hibank 6. Peningkatan akuisisi nasabah melalui channel
Pada tahun 2026, sebagai kelanjutan dari tahapan digital dengan data-driven insights.
proses transformasi yang sudah dilalui, hibank akan
terus melanjutkan ke tahapan proses selanjutnya,
membangun dan memperkokoh infrastruktur
dan organisasi yang sudah dilakukan di tahap
Laporan Tahunan 2025
301
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 304
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
BNI Ventures kualitas deal flow, BNI Ventures akan secara
Ditengah iklim investasi perusahaan modal proaktif membangun pipeline investasi melalui
ventura yang masih penuh dengan tantangan ini, aktivitas scouting di inkubator, akselerator,
BNI Ventures berada pada posisi strategis untuk venture builder, dan berbagai forum startup, serta
memperkuat perannya sebagai penggerak investasi meningkatkan kolaborasi co-investment dengan
dan inovasi di ekosistem digital Indonesia. Dengan VC dan CVC strategis, dengan penggunaan
dukungan BNI Group serta dinamika pertumbuhan instrumen investasi yang fleksibel seperti
startup nasional, BNI Ventures memiliki prospek pembelian saham, obligasi konversi, maupun
yang kuat untuk meningkatkan skala investasi, instrumen lain yang disepakati para pihak.
memperdalam sinergi bisnis, dan menciptakan nilai
jangka panjang yang berkelanjutan. Pendekatan 2. Diversifikasi dan Ekspansi Melalui Pengelolaan
investasi yang terdiversifikasi, disiplin, dan selaras Dana Ventura
dengan kebutuhan strategis grup akan menjadi Sebagai langkah peningkatan skala
fondasi utama dalam pengembangan bisnis BNI dan keberlanjutan bisnis, BNI Ventures
Ventures. mempersiapkan penerbitan Dana Ventura
dengan menggandeng mitra strategis. Dana
Potensi utama BNI Ventures terletak pada peran dan Ventura ini akan dikelola secara mandiri,
kemampuannya dalam mengintegrasikan aktivitas prudent, dan terpisah dari neraca perusahaan,
investasi dengan agenda transformasi digital BNI yang sekaligus menjadi sumber pendapatan
Group. Melalui identifikasi startup yang relevan baru yang berkelanjutan. Melalui Dana Ventura,
dengan kebutuhan bisnis perbankan dan jasa BNI Ventures juga dapat memperluas eksposur
keuangan, BNI Ventures dapat menghasilkan nilai investasi ke sektor-sektor lain yang memiliki
tambah yang bersifat langsung dan terukur bagi potensi imbal hasil optimal sesuai dengan tema
grup. Di sisi lain, pengembangan instrumen dana dan mandat dana ventura.
ventura membuka peluang baru untuk memperluas
basis portofolio, pendekatan ini juga berpotensi 3. Sinergi Grup dan Program Inovasi
menciptakan sumber pendapatan yang lebih stabil BNI Ventures akan semakin aktif menjalankan
dan berulang. Kolaborasi dengan VC dan CVC lain, program sinergi dan inovasi BNV Arcade
serta keterlibatan aktif dalam inkubator, akselerator, sebagai bagian dari kontribusinya terhadap
dan startup summit, semakin memperkuat potensi pengembangan industri. Program match-making,
pembentukan pipeline investasi yang berkualitas inkubator, akselerator, dan venture builder akan
dan berkelanjutan. dikembangkan untuk meningkatkan kapasitas
dan kapabilitas startup, sekaligus mendorong
Berikut uraian fokus strategi BNI Ventures untuk terciptanya inovasi yang relevan dengan
tahun 2026: kebutuhan BNI Group. Integrasi solusi startup ke
dalam ekosistem digital BNI Group akan menjadi
1. Strategi Investasi dan Pengelolaan Portofolio fokus utama untuk menciptakan dampak bisnis
BNI Ventures akan menerapkan strategi yang nyata dan terukur.
investasi dan pendekatan diversifikasi yang
menyeimbangkan investasi pada startup tahap
awal dan tahap bertumbuh dengan fokus pada SEGMEN GEOGRAFIS
sektor-sektor strategis yang memiliki potensi
sinergi terukur dengan unit bisnis BNI Group, Selain menyajikan segmen operasi berdasarkan
seperti fintech, fintech enabler, fintech ecosystem, kelompok Nasabah utama dan produk, Laporan
AI applications, dan green tech. Penguatan Keuangan Auditan BNI juga menyajikan informasi
dan percepatan proses investasi juga menjadi segmen geografis yang dapat memberikan
fokus internal, didukung oleh pengembangan gambaran persebaran bisnis BNI. Segmen geografis
kapabilitas internal dan fine tuning proses due BNI terbagi ke dalam Region Indonesia, Amerika
diligence, pengambilan keputusan investasi, serta Serikat, Eropa, dan Asia. Untuk dapat memberikan
pengelolaan portofolio secara berkelanjutan, gambaran tentang persebaran bisnis dari segmen
dengan tetap mengedepankan prinsip kehati- geografis, berikut disampaikan kontribusi per
hatian, manajemen risiko, serta kepatuhan Region terhadap pendapatan bunga dan jumlah aset
terhadap prosedur internal dan regulasi yang BNI.
berlaku. Untuk menjaga keberlanjutan dan
302 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 305
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Komposisi Pendapatan Bunga - Bersih per Segmen Geografis
2025 2024 Kenaikan (Penurunan)
Segmen Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Indonesia 38.929 96,5% 39.082 96,5 (153) -0,4%
Amerika Serikat 281 0,7% 311 0,8 (30) -9,6%
Eropa 170 0,4% 132 0,3 38 28,8%
Asia 951 2,4% 953 2,4 (2) -0,2%
Penyesuaian dan Eliminasi 2 0,0% 2 0 - 0,0%
Jumlah Pendapatan Bunga –
40.333 100,0% 40.480 100,0 (147) -0,4%
Bersih
Komposisi Pendapatan Bunga - Bersih per Segmen Geografis
(%)
0,3 0,4
0,8 2,4 1 2
2024 2025 Indonesia
Amerika Serikat
Eropa
96,5 97 Asia
Komposisi Aset Bank per Region
2025 2024 Kenaikan (Penurunan)
Segmen Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Indonesia 1.248.299 91,6% 1.022.444 90,5 225.855 22,1%
Amerika Serikat 22.397 1,6% 21.339 1,9 1.058 5,0%
Eropa 17.625 1,3% 15.820 1,4 1.805 11,4%
Asia 81.731 6,0% 77.876 6,9 3.855 5,0%
Penyesuaian dan Eliminasi (7.998) -0,6% (7.673) (0,7) (325) 4,2%
Jumlah Aset 1.362.054 100,0% 1.129.806 100,0 232.248 20,6%
Komposisi Aset Bank per Region
(%)
1,4
1,4 6,9 2 6,6
1,9
2024 2025 Indonesia
Amerika Serikat
Eropa
90,5 92 Asia
Laporan Tahunan 2025
303
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 306
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dari tabel dan grafik di atas, terlihat bahwa pada tahun 2025, Region Indonesia tetap memberikan kontribusi
terbesar terhadap pendapatan bunga bersih BNI serta total aset Bank. Kontribusi Region Indonesia terhadap
pendapatan bunga neto Bank tahun 2025 tercatat sebesar Rp38,9 triliun atau 97%, mengalami penurunan
sebesar Rp1,5 triliun atau 0,4% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp39,1 triliun atau 96,5%. Sementara
itu, kontribusi Region Indonesia terhadap total aset Bank tahun 2025 tercatat sebesar 92%, mengalami
peningkatan sebesar Rp225,9 triliun atau 22,9% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 90,5%,
dengan kenaikan Rp27,4 triliun atau 2,8% dari tahun 2024.
Kinerja keuangan Segmen Geografis tahun 2024-2025 dapat disampaikan sebagai berikut:
Indonesia Amerika Serikat
Pos Akun Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2025 2024 2025 2024
(Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Laba (Rugi)
Pendapatan bunga – 38.929 39.082 (153) -0,4% 281 311 (30) -9,5%
bersih
Pendapatan premi – (2) (2) - 0,0% - - - 0,0%
bersih
Pendapatan 23.152 22.103 1.049 4,7% 64 55 9 15,9%
operasional
Pembentukan (9.530) (8.046) (1.484) 18,4% - 15 (15) -100,0%
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai
Beban operasional (29.426) (28.097) (1.329) 4,7% (215) (198) (17) 8,4%
lainnya
Laba operasional 23.924 25.810 (1.886) -7,3% 130 182 (52) -28,7%
Pendapatan (beban) 2 (17) 19 -112,1% (1) 10 (11) 100,0%
bukan operasional
neto
Laba sebelum beban 23.926 25.793 (1.867) -7,2% 130 192 (62) -32,2%
pajak
Beban pajak (4.286) (4.900) 614 -12,5% - - - 0,0%
Laba bersih 19.640 21.669 (2.029) -9,4% 130 192 (62) -32,2%
Posisi Keuangan -
Total Aset 1.248.299 1.022.767 225.532 22,1% 22.397 21.339 1.058 5,0%
Total Liabilitas 1.066.682 850.829 215.853 25,4% 22.499 21.496 1.003 4,7%
304 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 307
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Eropa Asia
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2025 2024 2025 2024
(Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
170 132 38 28,8% 951 953 (2) -0,2%
- - - 0,0% - - - 0,0%
315 206 109 52,9% 593 490 103 21,0%
28 40 (12) -30,0% (29) (219) 190 -86,8%
(385) (230) (155) 67,4% (918) (687) (231) 33,6%
129 148 (19) -12,8% 597 538 59 11,0%
- - - 100,0% 2 4 (2) -50,0%
129 148 (19) -12,8% 599 542 57 10,5%
- - - 0,0% - - - 0,0%
129 148 (19) -12,8% 599 542 57 10,5%
-
17.625 15.820 1.805 11,4% 81.731 77.876 3.855 5,0%
17.728 15.985 1.743 10,9% 82.037 78.375 3.662 4,7%
Laporan Tahunan 2025
305
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 308
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Digital Banking
Inisiatif digital banking menjadi salah satu agenda perbankan yang lebih lengkap dan modern. Inovasi
strategis utama BNI dalam memperkuat daya digital BNI juga diarahkan untuk mendukung
saing dan memperluas akses layanan keuangan kebijakan pemerintah dan Bank Indonesia dalam
di era ekonomi digital. Melalui inisiatif digital mempercepat digitalisasi sistem pembayaran serta
banking, BNI berkomitmen menyediakan layanan memperluas inklusi keuangan nasional.
perbankan yang modern, inklusif, dan mudah
diakses untuk mendukung aktivitas transaksi Dalam mendukung kemudahan transaksi nasabah
keuangan Nasabah secara online melalui berbagai personal, BNI menyediakan produk digital untuk
platform digital. Upaya ini tidak hanya difokuskan segmen ritel melalui wondr by BNI dan BNI
pada pengembangan internal, tetapi juga sejalan Mobile Banking, serta BNIdirect untuk segmen
dengan arah kebijakan nasional melalui Blueprint wholesale. Produk-produk tersebut dikembangkan
Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030 yang dengan pendekatan yang berorientasi pada
dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Dukungan tersebut kebutuhan nasabah, didukung kapabilitas TI yang
diwujudkan melalui percepatan transformasi memadai, serta pemanfaatan sistem internal untuk
industri pembayaran dalam kerangka open banking, meningkatkan keamanan transaksi nasabah.
keterbukaan data (data openness), peningkatan
sistem pembayaran ritel, serta penguatan interlink RAGAM PRODUK DAN LAYANAN DIGITAL
antara perbankan dan pelaku jasa keuangan digital. BANKING UNTUK KONSUMER
Kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital 1. Mobile Banking
nasional terus menunjukkan pertumbuhan yang Sejak peluncurannya tanggal 05 Juli 2024 wondr
kuat. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) Kinerja by BNI merupakan aplikasi mobile banking
transaksi ekonomi dan keuangan digital hingga BNI yang dikembangkan untuk mendukung
Agustus 2025 tetap kuat seiring meningkatnya kemudahan transaksi serta peningkatan
aktivitas korporasi dan pemerintah. Transaksi Bank pengalaman nasabah retail. Aplikasi ini dirancang
Indonesia-Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) dengan pemanfaatan teknologi dan pendekatan
pada triwulan IV 2025 meningkat 31,04% (yoy) pengembangan yang relevan dengan kebutuhan
sehingga mencapai Rp65.069,78 triliun. Dari sisi pengguna, serta mengedepankan layanan yang
ritel, volume transaksi BI-FAST tumbuh 30,44% (yoy) lebih personal melalui pemanfaatan data dan
mencapai 1.358,65 juta transaksi. Transaksi digital analitik.
payment tercatat 14,26 miliar transaksi atau tumbuh
sebesar 39,21% (yoy). Transaksi QRIS terus tumbuh Dalam perjalanannya di tahun 2025 menjadi
pesat sebesar 139,99% (yoy). Sementara transaksi momentum penting bagi wondr by BNI
TapCash, Uang Elektronik berbasis kartu BNI tumbuh untuk semakin memperluas jangkauan serta
23,3% (YoY) mencapai 142,0 juta transaksi. Nominal menghadirkan pengalaman perbankan yang
transaksi QRIS tumbuh pesat sebesar 130,4% (YoY) lebih nyaman dan aman untuk seluruh nasabah.
mencapai Rp48.9 triliun. Pada dimensi Transaction, layanan mencakup
kebutuhan transaksi harian nasabah personal
Sepanjang tahun 2025, BNI terus melakukan seperti transfer domestik, transfer luar negeri, top-
penyempurnaan dan pengembangan kapabilitas up e-wallet, top-up TapCash, pembayaran QRIS,
digital banking agar dapat menghadirkan pembayaran tagihan, pengaturan jadwal transfer,
kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan bagi kartu Kredit apply, kartu Kredit installment, kartu
Nasabah. Layanan digital BNI dapat diakses melalui Kredit dana tunai, serta berbagai fitur Lifestyle
berbagai kanal seperti wondr by BNI, BNI Mobile seperti transportasi (kereta api, whoosh dan tiket
Banking, BNIdirect, Internet Banking, SMS Banking, pesawat), olahraga (reservasi race pack collection
BNI Agen46, serta ATM dan CRM. Melalui kanal- Jakarta Running Festival (JRF 2025) dan wondr
kanal ini, BNI menghadirkan berbagai fitur unggulan Futsal Series), Kredit kendaraan (bekerjasama
seperti Debit Online, SMS Notifikasi, dan Digital dengan BNI Finance) dan entertainment (tiket BNI
Card Issuance untuk mendukung pengalaman Java Jazz Festival dan Forestra). Pada dimensi
306 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 309
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Insight layanan bertujuan untuk memberikan, dan pengembangan keuangan jangka menengah
ringkasan dan analisis aktivitas keuangan untuk dan panjang, wondr by BNI juga memungkinkan
membantu nasabah memahami pola transaksi. pengguna melihat seluruh aset dalam ekosistem
Sementara itu, dimensi Growth wondr by BNI BNI dan Perusahaan Anak mulai dari Tabungan
menghadirkan berbagai pilihan produk dan dan Giro, Tabungan Berjangka, hingga berbagai
layanan keuangan yang mendukung perencanaan produk investasi dalam satu layar.
Kinerja Mobile Banking
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024 Persentase
Nominal
(%)
Pengguna (juta) 29,71) 23,4 6,3 27
Jumlah Transaksi (juta) 2.295,4 2)
1.685,0 610,4 36
Volume Transaksi (Rp-triliun) 1.972,33) 1.551,4 420,9 27
*
catatan: Informasi yang disajikan adalah gabungan dari kinerja wondr by BNI dan BNI Mobile Banking
1)
59,4% dari total pengguna merupakan pengguna BNI Mobile Banking
2)
41,4% dari jumlah transaksi dilakukan melalui BNI Mobile Banking
3)
40,0% volume transaksi berasal dari BNI Mobile Banking
Sejalan dengan pengembangan yang dilakukan, kinerja menunjukkan pertumbuhan signifikan, dengan
wondr by BNI sebagai kanal transaksi utama nasabah individu, sementara BNI Mobile Banking tetap
beroperasi selama proses migrasi dengan kontribusi sebesar 59,4%. Berbagai inovasi yang dilakukan
sepanjang tahun 2025 mengantarkan wondr meraih penghargaan dalam negeri dan luar negeri di tahun
2025, seperti iF Design Award yang diselenggarakan oleh iF International Forum Design sebuah organisasi
desain independen tertua di dunia yang berpusat di Hannover, Jerman pada Maret 2025 dan Anugerah
Penggerak Transformasi Digital dari Anugerah Penggerak Nusantara 2025 yang diselenggarakan oleh iNews
Media Group pada November 2025, sekaligus mencerminkan komitmen dalam meningkatkan kualitas
layanan, mendorong adopsi kanal digital, dan mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan.
2. ATM dan CRM
Kanal layanan perbankan, yang siap memfasilitasi nasabah selama 24 jam dalam melakukan transaksi
setor tarik tunai (Cash Recycle Machine/CRM), cek saldo, transfer, pembayaran dan pembelian. Layanan
ATM/CRM BNI saat ini berjumlah 13.391 mesin per Desember 2025 ada di antaranya terdapat 3.472
ATM Disabilitas yang tersebar di seluruh Indonesia dan terkoneksi dengan Jaringan ATM Link, Merah
Putih, Bersama, Prima, Alto, serta Jaringan Internasional seperti Mastercard, Visa, Visa Electron, Plus,
JCB, Asian Payment Network, Union Pay, dan Cirrus.
Kinerja ATM/CRM
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024 Persentase
Nominal
(%)
Jumlah Transaksi (juta) 703,0 912,0 (209,0) (23)
Volume Transaksi (Rp triliun) 501,9 630,0 (128,1) (20)
Availability ATM CRM (%) 99,9 99,8 - 0,1
Penurunan transaksi ATM/CRM mencerminkan pergeseran perilaku nasabah yang semakin mengandalkan
kanal digital BNI, khususnya mobile banking, untuk memenuhi kebutuhan transaksi harian.Tren digitalisasi
dan adopsi transaksi non-tunai (cashless), terutama di Region perkotaan, turut mendorong berkurangnya
ketergantungan nasabah terhadap penggunaan uang tunai. Saat ini, lima transaksi utama yang masih
mendominasi penggunaan ATM/CRM meliputi tarik tunai, transfer antar bank, transfer antar BNI, bill
payment, dan uang elektronik. Secara keseluruhan, rata-rata frekuensi transaksi ATM/CRM mengalami
penurunan sekitar 23%, sejalan dengan meningkatnya preferensi nasabah terhadap layanan digital yang
lebih praktis dan efisien. Meski demikian, BNI tetap mengoptimalkan kanal ATM/CRM melalui kerja sama
dengan berbagai pihak untuk melayani segmen yang masih membutuhkan transaksi tunai.
Laporan Tahunan 2025
307
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 310
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengembangan ATM/CRM difokuskan pada kemitraan dengan pihak ketiga, seperti partner e-commerce
dan BPD, guna menyediakan layanan tarik tunai tanpa kartu dan layanan lainnya. Selain itu, penguatan
kanal CRM memungkinkan nasabah melakukan setor dan tarik tunai tanpa ke cabang, sekaligus
mendukung transisi bertahap dari transaksi tunai ke digital.
3. BNI SMS Banking
BNI SMS Banking merupakan layanan perbankan untuk transaksi transfer, pembayaran, dan pembelian
yang dapat diakses melalui aplikasi BNI SMS Banking, SMS dengan format tertentu, serta USSD *141#.
Layanan ini memberikan kemudahan dan inklusivitas transaksi, khususnya bagi nasabah di Region
dengan keterbatasan konektivitas internet.
Kinerja SMS Banking
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024 Persentase
Nominal
(%)
Pengguna (juta) 12,4 12,7 (0,3) (2)
Jumlah Transaksi (juta) 725,9 688,0 37,9 6
Volume Transaksi (Rp-triliun) 3,4 8,5 (5,1) (60)
SMS Banking masih menjadi pilihan sebagian nasabah untuk bertransaksi. Seiring meluasnya
infrastruktur digital hingga Region rural, penggunaan layanan ini cenderung menurun. Meski demikian,
BNI tetap mempertahankan SMS Banking sebagai kanal alternatif untuk melayani nasabah di Region
dengan keterbatasan akses internet.
4. BNI Internet Banking
Melalui BNI Internet Banking, nasabah dapat mengakses layanan perbankan digital melalui web browser
dengan alamat resmi Internet Banking BNI. Untuk menjamin keamanan transaksi, BNI Internet Banking
didukung oleh standar pengamanan berlapis dengan dua metode otorisasi transaksi finansial, yaitu BNI
e-Secure dan BNI m-Secure, sesuai dengan kebutuhan nasabah dalam melakukan transaksi bisnis.
Kinerja Internet Banking
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024 Persentase
Nominal
(%)
Pengguna (juta) 2,2 2,2 0 (0,3)
Jumlah Transaksi (juta) 4,7 10,3 (5,6) (54)
Volume Transaksi (Rp-miliar) 10,1 18,9 (8,8) (47)
5. Credit Card a. Digital Card Issuance atau penerbitan kartu
Kartu Kredit merupakan salah satu produk Kredit digital bagi applicant yang melakukan
pinjaman konsumer sebagai alat pembayaran pengajuan kartu Kredit BNI melalui channel
dengan menggunakan kartu maupun virtual card digital, sehingga pemegang kartu dapat
yang dapat digunakan oleh individu maupun mempergunakan kartu Kredit digitalnya
korporasi untuk melakukan pembayaran atas untuk bertransaksi di merchant e-commerce
kewajiban yang timbul seperti transaksi belanja maupun melakukan transaksi di wondr by
dan/atau penarikan tunai. BNI.
Sebagai salah satu alat pembayaran, saat ini Pengajuan penerbitan kartu Kredit digital
kartu Kredit telah bertransformasi dari semula tersebut sejalan dengan proses digitalisasi
merupakan instrument pembayaran dalam yang menggunakan fitur Biometric Face
bentuk fisik kartu menjadi ekosistem pembayaran Recognition & Liveness sebagai e-KYC
ataupun source of fund yang dapat digunakan sehingga memberikan kemudahan,
secara digital. Transformasi ini memberikan keamanan, dan kenyamanan bagi calon
berbagai fitur tambahan yang dapat dinikmati pemegang kartu.
oleh nasabah antara lain:
308 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 311
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
b. Source of fund kartu Kredit memungkinkan dapat di-request melalui BNI Mobile Banking
nasabah dapat melakukan transaksi kartu sehingga memberikan kenyaman bagi Nasabah
Kredit BNI di super apps wondr by BNI melalui yang bertransaksi. Selain itu, Virtual Card
fitur QRIS, card to cash, dan pembayaran Number juga meningkatkan keamanan akun
tagihan untuk memberikan kemudahan & Nasabah dengan mencegah nomor kartu debit
customer experience yang lebih baik dalam asli Nasabah untuk dapat diketahui oleh pihak
melakukan transaksi. ketiga.
c. Pengaturan kartu Kredit melalui wondr by
BNI dimana nasabah dapat menggunakan 8. BNI Agen46
berbagai fitur yang terdapat di wondr seperti BNI Agen46 merupakan mitra strategis BNI
aktivasi, ubah PIN, notifikasi transaksi, dalam menghadirkan layanan perbankan yang
informasi BNI Rewards Point, ubah transaksi inklusif hingga ke berbagai lapisan masyarakat,
cicilan, kenaikan limit, dan pemblokiran kartu. termasuk di Region yang belum terjangkau
d. Virtual Card Number merupakan fitur kartu outlet Bank maupun ATM. Melalui jaringan agen
Kredit BNI yang digunakan sebagai alternatif yang terus berkembang, BNI Agen46 tidak hanya
pembayaran transaksi kartu Kredit yang menyediakan layanan transaksi perbankan
lebih efektif dan efisien serta memberikan harian yang lebih mudah, cepat, dan dekat, tetapi
kenyamanan dan kemudahan dalam transaksi juga mendukung pelaksanaan program-program
online (card not present) dengan virtual pemerintah seperti penyaluran bantuan sosial
number yang unik sebagai pengganti nomor Program Keluarga Harapan (PKH), Program
asli kartu Kredit yang akan digunakan dalam Sembako, Program Indonesia Pintar (PIP), dan
kartu Kredit corporate BNI. Bantuan Langsung Tunai Sembako Kesejahteraan
rakyat (BLTS Kesra) bagi Penerima Manfaat. bagi
6. SMS Notifikasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Merupakan layanan informasi terhadap transaksi
perbankan yang dilakukan oleh Nasabah Keberadaan BNI Agen46 membuat transaksi
yang disampaikan melalui SMS ke nomor masyarakat menjadi lebih fleksibel karena dapat
handphone. yang didaftarkan Nasabah untuk melayani Nasabah di luar jam operasional
notifikasi transaksi debit/Kredit yang dilakukan kantor serta mengalihkan transaksi bernilai
oleh Nasabah, khususnya pemegang rekening kecil dari outlet BNI kepada agen, sehingga
BNITaplus/BNI Giro IDR Perorangan. Melalui meningkatkan kenyamanan Nasabah sekaligus
SMS Notifikasi, Nasabah akan senantiasa terinfo efisiensi operasional cabang. Selain itu, BNI
mengenai seluruh transaksi keuangan yang Agen46 berperan sebagai perpanjangan
terjadi di rekeningnya dan mencegah adanya channel BNI dalam menggarap potensi bisnis
potensi transaksi yang tidak terotorisasi. masyarakat sekitar melalui pembukaan rekening
BNI Pandai dan BNI Simpanan Pelajar, serta
7. BNI Debit Online pemberian referral untuk berbagai produk BNI
BNI Debit Online (BDO) adalah salah satu lainnya seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), BNI
metode pembayaran transaksi online dengan Wirausaha (BWU), Kartu Kredit BNI, wondr by
menggunakan Virtual Card Number (VCN) yang BNI, dan produk perbankan BNI lainnya.
Kinerja BNI Agen46
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024 Persentase
Nominal
(%)
Jumlah BNI Agen46 (agen) 217.013 213.370 3.643 1,7
Jumlah Transaksi (juta) 121,8 79,4 42,4 53,4
Fee Based Income (Rp-miliar) 189,5 164* 25,5 15,6
DPK BNI Agen46 (Rp-triliun) 7,1 4,8 2,2 46,4
Disajikan ulang
*)
Laporan Tahunan 2025
309
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 312
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Jumlah BNI Agen46 terus mengalami peningkatan Sekolah Rakyat, dan Bank Sampah. Peningkatan
dan jangkauan layanan transaksi perbankan bisnis BNI Agen46 ke depan akan dijalankan
kepada Masyarakat yang semakin luas. Pada melalui eksekusi bisnis yang masif dengan
tahun 2025, jumlah BNI Agen46 tumbuh 1,7% dan menyasar komunitas, captive market nasabah
telah tersebar di 6.174 kecamatan serta 35.729 dan debitur, value chain ecosystem, serta potential
kelurahan/desa di seluruh Indonesia. Sepanjang customer base, yang diimbangi pengembangan
tahun 2025, BNI Agen46 menghasilkan 121,8 sistem, perluasan kerja sama mitra super agen,
juta transaksi yang didominasi oleh transaksi optimalisasi fitur multiple user, dan penguatan
tarik tunai, transfer, setor, pembelian pulsa, marketing campaign secara berkelanjutan.
pembayaran listrik, serta pembelian tiket
perjalanan. Peningkatan transaksi BNI Agen46 9. BNI TapCash
tersebut memberikan dampak positif terhadap Sebagai bagian dari all-in-one digital financial
pencapaian fee based income yang tumbuh ecosystem BNI memiliki produk unggulan uang
sebesar 15,6% (YoY), sekaligus mendorong elektronik berbasis chip yaitu BNI TapCash.
peningkatan DPK Operasional BNI Agen46 yang Beberapa keunggulan BNI TapCash yaitu:
tumbuh sebesar 46,4% (YoY) pada tahun 2025. a. Pengalaman transaksi cukup dengan tapping
b. Kecepatan transaksi yang cepat
BNI Agen46 ditargetkan untuk terus berekspansi c. Kemudahan kanal top up BNI TapCash melalui
baik dari sisi jumlah agen maupun pertumbuhan beberapa kanal BNI antara lain wondr by BNI,
FBI. Strategi ekspansi akan difokuskan pada BNI Mobile Banking, ATM dan CRM, EDC,
akuisisi calon BNI Agen46 yang berkualitas, dan BNI Agen46, serta kanal mitra strategis
dengan mempertimbangkan coverage lokasi seperti Tokopedia, Shopee, Gopay, LinkAja,
kantor dan outlet BNI, jaringan ATM/CRM, serta Blibli, Indomaret, Alfagroup, dan beberapa
area berpotensi tinggi seperti Region transaksi mitra strategis lainnya.
nasabah penerima manfaat dan program- d. Akseptasi kartu BNI TapCash diberbagai
program pemerintah. Selain itu, ekspansi juga ekosistem pembayaran, seperti tol, parkir,
diarahkan untuk memperkuat coverage ekosistem transportasi (KRL, LRT, MRT, TransJakarta),
value chain, mencakup perusahaan payroll modern retail store (Alfagroup, Indomaret),
potensial, nasabah institusi, debitur komersial tempat pariwisata, institusi pemerintahan
dan korporasi, serta mendukung bisnis KDKMP, dan berbagai ekosistem pembayaran lainnya.
Kinerja TapCash
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024 Persentase
Nominal
(%)
Jumlah Transaksi (juta) 142,0 115,2 26,8 23,3
Volume Transaksi (Rp-triliun) 3,42 2,78 0,64 23,2
Hingga Desember 2025, BNI mencatatkan peningkatan jumlah transaksi BNI TapCash mencapai 142,0
juta atau meningkat sebesar 23,3% (YoY) dari sebelumnya yang sebesar 115,2 juta. Volume Transaksi juga
meningkat sebesar 23,2% (YoY) atau mencapai Rp3,42 triliun dari Rp2,78 trililun di tahun sebelumnya.
Pergerakan masyarakat selama momentum lebaran serta banyaknya periode long weekend yang
ditetapkan pemerintah merupakan salah satu kontributor peningkatan transaksi BNI TapCash, volume
penggunaan kartu BNI TapCash meningkat di berbagai sarana transportasi yang digunakan untuk mudik
seperti jalan tol, rest area, dan tempat wisata.
Peningkatan transaksi kartu BNITapCash juga didorong oleh sejumlah faktor antara lain, pengembangan
mekanisme top up TapCash di dalam aplikasi wondr by BNI, luasnya kanal top up TapCash melalui mitra
strategis seperti Tokopedia, Shopee, Gopay, LinkAja, Blibli, Indomaret, Alfagroup, dan beberapa mitra
strategis lainnya. Berdasarkan jumlahnya, transaksi top up TapCash di tahun 2025 tumbuh sebesar 37,1%
dari tahun sebelumnya.
Selain itu, perluasan akseptasi transaksi TapCash tumbuh di sektor transportasi khususnya perparkiran
karena meningkatnya mitra parkir yang bekerja sama dengan BNI. Di samping itu, BNI juga bekerja
sama dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) maupun lembaga lainnya untuk menyediakan layanan
non-tunai melalui BNI TapCash. Adapun di tahun 2025, BNI berinovasi melalui TapCash dalam bentuk
keychain serta menjalin kerjasama strategis untuk merilis TapCash berdesain K-Pop. Kemudian, BNI
310 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 313
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
juga senantiasa melakukan ekspansi ke berbagai b. RFP (Request for Payment): Fitur ini
merchant baru seperti merchant Food and memungkinkan Nasabah untuk dengan
Beverage (F&B) maupun entertainment. mudah membuat permintaan transfer dana
ke Nasabah lain. Proses yang lebih lancar
10.BI-FAST ini diharapkan dapat mengurangi kesulitan
BI-Fast merupakan infrastruktur sistem dalam transaksi keuangan sehari-hari.
pembayaran Bank Indonesia untuk memfasilitasi c. Bulk Credit Transfer: Fitur ini memungkinkan
pembayaran ritel yang dapat diakses setiap Nasabah korporasi menggunakan BNIdirect
saat. BNI sebagai BUMN merupakan peserta BI- untuk melakukan transfer kepada beberapa
Fast sejak kali pertama diluncurkan pada tahun tujuan rekening secara bersamaan.
2021 lalu. BNI sebagai salah satu bank BUMN
telah menjadi peserta dalam rangka mendukung Manfaat dari inovasi ini termasuk:
terciptanya ekosistem digital yang integrated, a. Cepat: Transaksi yang lebih efisien
interoperable, dan interconnected. memungkinkan penghematan waktu.
b. Mudah: Antarmuka pengguna yang intuitif
Dalam rangka peningkatan layanan, tahun 2025 memudahkan dalam melakukan transaksi.
telah diimplementasikan fitur-fitur baru dalam c. Murah: Biaya transaksi yang kompetitif untuk
sistem transaksi BI- Fast, yang mencakup: semua jenis pembayaran.
a. Pengembangan API BI FAST: dilakukan untuk d. Aman: Fitur keamanan terkini untuk
mempermudah layanan transfer antar bank melindungi data dan dana Nasabah.
dengan skema BI FAST sesuai standar yang e. Handal: Sistem yang stabil dan dapat
diterbitkan Bank Indonesia (SNAP API). diandalkan untuk semua transaksi finansial.
Kinerja BI FAST
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024 Persentase
Nominal
(%)
Jumlah Transaksi (juta) 367,8 253,4 114,4 45,1
Volume Transaksi (Rp-triliun) 1.064,0 761,8 302,2 39,7
Sepanjang tahun 2025, total transaksi BI-Fast yang dilayani meningkat 45,1% dengan peningkatan total
nominal transaksi mencapai 39,7% dari tahun sebelumnya. Data tersebut menunjukkan adopsi dan
kepercayaan yang terus meningkat dari nasabah terhadap sistem pembayaran yang cepat dan efisien.
Peningkatan penggunaan layanan BI-Fast yang signifikan, sejalan dengan upaya peningkatan sistem dan
layanan kepada nasabah. Strategi untuk meningkatkan transaksi BI-FAST adalah meliputi peningkatan
infrastruktur teknologi, dan peningkatan fitur keamanan.
11.BNI Merchant Business
BNI memiliki layanan Merchant Business yang terdiri dari Electronic Data Capture (EDC), Quick Response
Code Indonesian Standard (QRIS) serta transaksi Merchant Online (Acquiring Online) sebagai bagian
dalam meningkatkan digitalisasi transaksi keuangan khususnya transaksi retail. Salah satu strategi BNI
dalam pengembangan bisnis merchant adalah akuisisi berkualitas di hype location di Indonesia dan
layanan after sales yang prima.
Jaringan EDC BNI melayani transaksi pembayaran menggunakan alat pembayaran berupa kartu (kartu
debit, Kredit, dan prepaid) dengan metode dip maupun contactless serta QRIS. Jaringan merchant BNI
memiliki akseptasi luas yang merupakan kerja sama antara BNI dengan principal global seperti VISA,
MasterCard, JCB, American Express (AMEX), China UnionPay, dan Standar Nasional yaitu Gerbang
Pembayaran Nusantara (GPN). EDC BNI telah memiliki kelengkapan fitur terkini yang meliputi smart
spending (fitur cicilan) yang memberikan opsi transaksi tambahan bagi Nasabah, fitur loyalty yang
memfasilitasi Nasabah untuk bertransaksi menggunakan point yang dimiliki serta fitur release cardver
untuk memfasilitasi pembatalan transaksi kartu Kredit yang umumnya digunakan di merchant hotel.
Secara device, BNI juga telah melakukan penyesuaian user interface dan user experience (UI/UX) pada
EDC Android BNI untuk memberikan pengalaman penggunaan EDC BNI yang lebih ramah pengguna dan
mudah digunakan.
Laporan Tahunan 2025
311
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 314
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
BNI juga memiliki layanan unggulan Untuk memfasilitasi transaksi internasional
yaitu pembayaran melalui QRIS BNI yang melalui QR, BNI telah meluncurkan produk QR
menggunakan standar kode QR Nasional. Cross Border yang memudahkan Nasabah BNI
Melalui QRIS, Merchant BNI dapat menerima dapat melakukan transaksi pembayaran berbasis
pembayaran dari aplikasi wondr by BNI, BNI QRIS di negara-negara sepertiThailand, Malaysia,
Mobile Banking maupun aplikasi dari penyedia Singapura & Jepang (menyusul negara-negara
jasa pembayaran lainnya (Aplikasi Bank lain, seperti Vietnam, Brunei Darusalam, India, China,
aplikasi e-wallet seperti Gojek, DANA, dan lain- dan Korea Selatan).
lain). Terdapat 2 jenis pembayaran QRIS yang
digunakan di BNI, yaitu: BNI juga mendukung kemudahan merchant
a. Merchant Presented Mode (MPM) yaitu melalui aplikasi BNI Merchant yang menawarkan
Nasabah QR yang ada di Merchant BNI dapat beberapa fitur unggulan seperti pembayaran
ditransaksikan oleh seluruh penyedia aplikasi merchant di hari yang sama, pendaftaran
yang terhubung dalam jaringan QRIS. merchant secara digital, notifikasi transaksi
b. Customer Presented Mode (CPM) yaitu secara real time report transaksi, dan kapabilitas
Nasabah BNI Mobile Banking dapat biometric login.
bertransaksi QRIS di seluruh merchant
jaringan QRIS dengan cukup menunjukkan Selain EDC dan QRIS, BNI juga memiliki produk
kode QR yang dihasilkan oleh aplikasi BNI Online Acquiring yang merupakan layanan
Mobile Banking. yang diberikan untuk merchant e-commerce
atau online merchant. Melalui online acquiring,
Dalam rangka meningkatkan transaksi QRIS, BNI Nasabah dapat melakukan berbagai jenis
telah melakukan berbagai kolaborasi dengan transaksi seperti pembelian barang dan jasa
mitra strategis seperti Institusi pemerintahan secara online serta layanan lainnya.
mencakup Kementerian Keuangan dan BPJS
Ketenagakerjaan, fintech, ekosistem pendidikan, Untuk mendukung kemudahan transaksi
rumah sakit, pasar, dan lain -lain melalui QRIS digital nasabah perorangan, BNI menyediakan
API. layanan Direct Debit berstandar SNAP BI.
Layanan ini dirancang untuk mempermudah
Dari sisi produk, BNI juga telah pembayaran rutin, sehingga nasabah tidak perlu
mengimplementasikan QRIS Tap In Tap Out lagi melakukan transfer manual setiap kali ada
yang memfasilitasi Nasabah untuk bertransaksi tagihan.
dengan mudah dan cepat di sektor transportasi.
Kinerja QRIS
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024 Persentase
Nominal
(%)
Jumlah Transaksi (juta) 325,0 145,4 179,6 123,6
Volume Transaksi (Rp-triliun) 48,9 21,2 27,7 130,4
BNI terus mencatatkan pertumbuhan transaksi QRIS yang pesat seiring dengan meningkatnya transaksi
pembayaran digital. Hingga Desember 2025, transaksi QRIS tumbuh sebesar 123,6% (YoY). Adapun dari
sisi volume transaksi meningkat hingga 130,4% (YoY) mencapai Rp48,9 triliun. BNI akan terus memperluas
jaringan dan kerja sama penggunaan QRIS melalui BNI Mobile Banking dan akseptasi merchant QRIS.
Kinerja Bisnis Merchant
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024 Persentase
Nominal
(%)
Jumlah Transaksi (juta) 666,9 459,4 207,5 45,2
Volume Transaksi (Rp-triliun) 145,7 113,1 32,6 27,6
312 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 315
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pada tahun 2025, BNI mencatatkan pertumbuhan transaksi sebesar 45,2% (YoY) dan volume transaksi
meningkat sebesar 28,8% (YoY). Melalui kemitraan strategis dengan jaringan principal seperti VISA,
MasterCard, JCB, American Express (AMEX), China UnionPay, dan Standar Nasional yaitu Gerbang
Pembayaran Nusantara (GPN), serta perluasan jaringan merchant dan layanan after sales yang prima
BNI untuk mendukung peningkatan akseptasi serta kinerja bisnis merchant.
13.BNI DigiCS
BNI DigiCS merupakan self-service machine yang menggantikan aktivitas petugas Customer Service
(CS). Dengan BNI DigiCS, nasabah dapat melakukan aktivitas CS secara mandiri (self-service). Adapun
fitur yang dimiliki, di antaranya adalah pembukaan rekening, penggantian kartu, buka blokir kartu debit,
aktivasi e-channel, reset PIN, pembelian dan top up Tapcash, dan cetak mutasi/history rekening.
Dengan adanya layanan DigiCS, petugas CS di cabang dapat berfokus kepada aktivitas advisory dan
sales CS. Di samping itu layanan ini juga mengurangi waktu tunggu nasabah. Aktivitas dapat dilakukan
dengan cepat, mudah dan aman berkat teknologi yang user friendly.
Kinerja produk dan layanan Digital Banking untuk Konsumer dapat dilihat di bawah ini.
Komposisi Pengguna E-Banking*)
2025 2024 Kenaikan (Penurunan)
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(pengguna) (%) (pengguna) (%) (pengguna) (%)
Mobile Banking**) (juta) 29,7 67 23,4 61,1 6,3 5,9
SMS Banking (juta) 12,4 28,1 12,7 33,2 (0,3) (5,1)
Internet Banking (juta) 2,2 4,9 2,2 5,7 0 (0,8)
Total 44,4 100 38,3 100 6,1 15,8
*)
Data disajikan berdasarkan jumlah pengguna terdaftar di masing-masing produk, tidak memperhitungkan kemungkinan Nasabah terdaftar sebagai pengguna multi
produk.
**)
Jumlah pengguna Mobile Banking terdiri dari pengguna wondr by BNI dan BNI Mobile Banking.
Komposisi Pengguna E-Banking
(%)
5,7 4,9
61,1 67,0
28,1
Mobile Banking dan
33,2 wondr by BNI
2024 2025 SMS Banking
Internet Banking
Dari komposisi pengguna Digital Banking di atas, dapat diketahui bahwa hingga di penghujung tahun 2025,
Mobile Banking menjadi pilihan utama nasabah dalam bertransaksi, berbagai program dan pengembangan
yang dilakukan oleh BNI menunjukkan dampak yang positif. Hal ini dilakukan oleh BNI untuk mendukung
baik program pemerintah maupun inisiatif internal Perusahaan guna mendukung pertumbuhan ekonomi di
Indonesia melalui sektor keuangan digital.
Laporan Tahunan 2025
313
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 316
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
RAGAM PRODUK DAN LAYANAN DIGITAL Platform ini dapat diakses melalui web
BANKING UNTUK NASABAH KORPORASI, maupun aplikasi seluler, sehingga memberikan
INSTITUSI DAN NASABAH BISNIS kenyamanan bagi Nasabah dengan mobilitas
tinggi. Selain itu, BNIdirect menyediakan layanan
BNIdirect multibahasa, mencakup Bahasa Indonesia,
Inggris, dan Mandarin, untuk mendukung
BNIdirect merupakan platform digital dengan beragam kebutuhan Nasabah. Dukungan tersebut
antarmuka modern dan intuitif, dirancang untuk dilengkapi dengan kehadiran tim khusus yang
memberikan pengalaman terbaik bagi pelaku responsif, yang memberikan pendampingan
usaha. Dengan fokus pada kemudahan, efisiensi, menyeluruh dalam setiap tahap transaksi, baik
dan keamanan, BNIdirect mendukung pengelolaan sebelum maupun setelah proses berlangsung.
keuangan bisnis secara optimal melalui fitur-fitur
unggulan berikut: a. Collection Management
a. 360 view Financial Dashboard BNIdirect cash mendukung pengumpulan
Fitur ini memberikan visibilitas penuh atas dana secara efisien melalui layanan
kondisi keuangan Nasabah, mencakup arus kas, Autodebet, yang memungkinkan otomatisasi
pinjaman, deposito, dan informasi keuangan penarikan dana, serta Virtual Account,
lainnya secara real-time. Dengan Financial yang memberikan identifikasi unik untuk
Dashboard, Nasabah dapat memantau tren setiap transaksi. Fitur ini dirancang untuk
cash flow, informasi pinjaman, deposito, hingga mempermudah rekonsiliasi dana secara real-
kurs valuta asing dalam satu tampilan yang time, mendukung kelancaran operasional
terintegrasi. Informasi yang disajikan secara bisnis.
menyeluruh ini mendukung pengambilan b. Payment Management
keputusan strategis secara cepat dan berbasis Layanan ini memfasilitasi berbagai jenis
data akurat, yang menjadikan BNIdirect elemen pembayaran, termasuk pembayaran massal,
kunci dalam kesuksesan bisnis. payroll, pembayaran billing, transaksi
b. Proses Onboarding yang Mudah transfer ke luar negeri, transaksi forex, dan
Proses onboarding di BNIdirect dirancang untuk pembayaran pajak, dengan efisiensi tinggi
mempermudah Nasabah memulai layanan dan ketepatan waktu. Dengan dukungan
tanpa terjebak prosedur administratif yang konektivitas internasional, Nasabah juga
kompleks. Kini, Nasabah dapat dengan mudah dapat melakukan pembayaran dalam berbagai
membuka rekening Giro dan Tabungan Bisnis mata uang secara terintegrasi, meningkatkan
melalui platform ini, memastikan akses yang fleksibilitas dalam transaksi global.
cepat ke solusi keuangan yang dibutuhkan untuk c. Liquidity Management
mendukung operasional bisnis. Fitur ini mengoptimalkan pengelolaan arus
c. Keamanan dengan Autentikasi Multi-Faktor kas melalui solusi strategis seperti:
Keamanan menjadi prioritas utama BNIdirect. • Cash Pooling: Penggabungan saldo
Melalui implementasi autentikasi multi-faktor, rekening untuk memaksimalkan
platform ini memastikan hanya pihak yang penggunaan likuiditas perusahaan.
berwenang yang dapat mengakses transaksi, • Range Balance & Target Balance:
memberikan perlindungan tambahan yang Pengelolaan saldo rekening untuk
esensial di era digital. Pendekatan ini memberikan memastikan kecukupan operasional.
rasa aman bagi Nasabah dalam menjalankan • Notional Pooling: Pengelolaan lintas mata
aktivitas finansial secara daring. uang tanpa memindahkan fisik dana,
memberikan fleksibilitas yang lebih besar
1. BNIdirect cash dalam mengelola keuangan.
BNIdirect cash dirancang untuk memberikan d. Online Open Account
kemudahan dan efisiensi dalam transaksi Nasabah dapat membuka rekening Giro dan
melalui fitur-fitur komprehensif, seperti Deposito secara daring melalui proses real-
collection management, payment management, time, yang memberikan kenyamanan dan
liquidity management, transaksi valuta asing, efisiensi waktu. Solusi ini dirancang untuk
perdagangan daring (trade online), serta mendukung kemudahan akses layanan
manajemen rantai pasok. Keamanan transaksi tanpa melalui prosedur administratif yang
terjamin melalui sistem otorisasi berbasis hard kompleks.
token (BNI e-Secure) atau soft token (mobile e. Information Management
token) yang dikombinasikan dengan pengaturan Fitur ini memberikan akses komprehensif
kewenangan pengguna yang fleksibel sesuai terhadap informasi keuangan, termasuk:
kebutuhan Nasabah. • Saldo Rekening dan Mutasi Rekening
Koran: Memastikan visibilitas penuh atas
314 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 317
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
kondisi keuangan. b. Automatic Settlement, pelunasan kewajiban
• Kurs Nilai Tukar dan Suku Bunga: Informasi secara otomatis pada tanggal jatuh tempo
terkini untuk mendukung pengambilan pembiayaan.
keputusan strategis. c. Push Notification, pengiriman notifikasi
• Laporan Keuangan: Laporan yang dapat transaksi ke alamat email nasabah yang
diunduh atau dikirimkan melalui e-mail terdaftar.
untuk mendukung analisis keuangan yang d. Customized Report, penyediaan laporan
mendalam. transaksi sesuai kebutuhan nasabah.
e. Dashboard Monitoring, pemantauan aktivitas
2. BNIdirect supply chain transaksi dan limit fasilitas dalam suatu
BNIdirect supply chain merupakan platform dashboard yang lengkap dan informatif
digital berbasis web yang menyediakan solusi f. Konektivitas yang fleksibel sesuai kebutuhan
terintegrasi bagi Korporat (Anchor) dan Mitra nasabah (Integration With File, Integration
Korporat (Supplier/Buyer) dalam melakukan With API)
transaksi pembiayaan invoice secara elektronik. g. Real-time Disbursement, pencairan langsung/
real-time ke rekening tujuan setelah proses
BNIdirect supply chain memberikan nilai tambah approve/release dilakukan.
bagi nasabah dalam pembiayaan supply chain
melalui penyediaan solusi digital yang aman, 3. BNIdirect trade
efisien dan terintegrasi, dengan keunggulan, BNIdirect trade merupakan platform digital
diantaranya: berbasis web yang digunakan oleh nasabah
a. Penerapan standar keamanan system untuk memfasilitasi transaksi Bank Guarantee/
internasional yang didukung authorization Garansi Bank secara online dalam bentuk
matrix pada setiap transaksi, guna elektronik.
memastikan keamanan dan perlindungan
transaksi nasabah. Fitur-fitur utama BNIdirect trade antara lain:
b. Kemudahan pengecekan status dan a. e-Application untuk pengajuan penerbitan
monitoring transaksi, serta limit fasilitas dan amandemen Garansi Bank secara online
nasabah secara real-time, hingga ketersediaan b. e-Tracking untuk memantau status penerbitan
report yang komprehensif. dan amandemen Garansi Bank secara real-
c. Optimalisasi efisiensi proses bisnis time
Nasabah melalui pengajuan dan pelunasan c. e-Reporting untuk menyajikan laporan
pembiayaan invoice yang dilakukan secara Garansi Bank yang diterbitkan/diamandemen
digital melalui platform berbasis web. dan diterima
d. e-Checking yang memungkinkan verifikasi
Layanan transaksi SCF yang tersedia keabsahan warkat Garansi Bank secara online
melalui BNIdirect supply chain mencakup: melalui BNIdirect trade yang memberikan
a. Supplier Financing: Pembiayaan kepada Mitra kemudahan dan keamanan dalam setiap
Korporat (Supplier) atas tagihan/piutang transaksi nasabah.
kepada Korporat yang dapat dibayarkan lebih
cepat dengan potongan diskonto. Selain itu, fitur BNI m-BG Checking memperkuat
b. Distributor Financing: Pembiayaan kepada layanan BNIdirect trade dengan menyediakan
Mitra Korporat (Distributor/Buyer) untuk layanan pengecekan keabsahan warkat Garansi
membayar utang kepada Korporat dengan Bank dengan cara scan QR Code yang tersedia
perpanjangan tenor oleh Bank dan biaya/ pada warkat Garansi Bank yang diterima
bunga yang dibebankan saat pelunasan. nasabah menggunakan aplikasi m-BG Checking
c. Receivable Financing: Pembiayaan kepada di handphone nasabah, sehingga memastikan
Korporat (penjual) atas piutang usaha/tagihan fleksibilitas dan keandalan layanan di mana saja
yang belum dibayarkan. dan kapan saja.
d. Payable Financing: Fasilitas pembiayaan
kepada Korporat (pembeli) untuk melunasi Untuk layanan trade online, BNI juga
utang kepada Mitra Korporat (Supplier) memfasilitasi transaksi trade (ekspor, impor,
sebelum tanggal jatuh tempo. dan transaksi perdagangan lokal/SKBDN) secara
online.
Fitur-fitur utama yang yang tersedia di BNIdirect
supply chain adalah sebagai berikut:
a. Flexible Automatic Payment, pencairan
invoice yang fleksibel dan otomatis sesuai
tanggal yang ditentukan oleh nasabah.
Laporan Tahunan 2025
315
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 318
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Fitur-fitur utama yang ditawarkan meliputi antara ini dirancang untuk mempermudah pelaku UMKM
lain: dalam memantau arus kas dengan ‘Lebih Simple
a. Layanan lengkap, meliputi: Import LC/SKBDN dan Instan’ memenuhi kebutuhan transaksi lainnya,
Terbit, Export LC/SKBDN Terima, Inward serta menghadirkan tampilan yang lebih segar
Document Collection, Financing (Open dan modern. Kehadiran kapabilitas ini diharapkan
Account Financing, pembiayaan berbasis mampu memberikan pengalaman yang lebih
Import LC/SKBDN Terbit, Export LC/SKBDN personal dan memudahkan transaksi bagi nasabah.
Terima, dan Inward Document Collection).
b. Pengecekan status dan monitoring status Dalam mendukung UMKM untuk go global, BNIdirect
transaksi secara real-time bisnis dilengkapi dengan fitur unggulan seperti
c. Report transaksi yang komprehensif transfer internasional yang cepat, pengelolaan
d. Calender of Event untuk mengetahui event multi-mata uang dalam satu rekening, serta integrasi
penting suatu transaksi dengan berbagai solusi keuangan digital lainnya.
4. BNIdirect API Platform ini mempermudah pengelolaan transaksi
BNIdirect API memberikan solusi digital bagi harian secara efisien tanpa proses yang rumit,
nasabah korporasi untuk terintegrasi langsung mendukung pembayaran dan penerimaan dengan
dengan layanan perbankan BNI secara mudah cepat, aman, dan terpercaya. BNIdirect bisnis
dan aman. Melalui layanan ini, nasabah atau juga dilengkapi dengan fitur yang memungkinkan
perusahaan dapat mengintegrasikan berbagai nasabah untuk mengkategorikan dan menandai
fitur transaksi keuangan langsung ke sistem transaksi berdasarkan jenisnya, memberikan
internal mereka, yang memungkinkan transaksi panduan yang lebih baik untuk memantau transaksi
perbankan dapat dilakukan secara langsung yang sering terjadi, sekaligus memberikan perhatian
melalui platform perusahaan. Saat ini, BNIdirect khusus pada area yang memerlukan pengelolaan
API telah memiliki 280 layanan yang disetujui lebih detail.
oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan telah
menerapkan Standar Nasional API Pembayaran Selain itu, BNIdirect bisnis menyederhanakan proses
(SNAP), yang merupakan standar inovasi untuk persetujuan (simple approval process) dengan
meningkatkan keamanan dan keandalan sistem desain antarmuka pengguna (UI/UX) yang modern
pembayaran di Indonesia. dan intuitif. Tampilan baru ini memastikan nasabah
UMKM dapat dengan mudah memahami dan
Layanan BNIdirect API mencakup berbagai fitur mengakses fitur-fitur yang ada, tanpa memerlukan
transaksional seperti disbursement & collection. pelatihan yang intensif. Fitur ini juga mendukung
Selain itu, BNIdirect API ini juga mendukung perjalanan pengguna (user journey) yang
fitur non-transaksional, seperti proses Account sederhana, menjadikan pengalaman bertransaksi
Inquiry, Inquiry Saldo, Account Statement lebih menyenangkan dan efisien.
dan informasi rekening lainnya. Dukungan ini
memungkinkan nasabah untuk mempercepat Untuk mendukung pengambilan keputusan strategis,
proses bisnis sekaligus meningkatkan efisiensi BNIdirect bisnis menyediakan laporan keuangan
operasional. terintegrasi yang memudahkan UMKM dalam
perencanaan bisnis, pengajuan Kredit, dan analisis
Melalui BNIdirect API, mitra BNI akan keuangan. Dengan akses terhadap posisi keuangan
mendapatkan panduan langkah demi langkah, seperti saldo kas, piutang, dan kewajiban, nasabah
mulai dari pendaftaran hingga uji coba aplikasi dapat mengelola keuangan mereka secara efektif,
dalam lingkungan sandbox yang tersedia mendorong pertumbuhan usaha, dan meningkatkan
pada portal BNI Digital Services. Portal ini daya saing, baik di pasar lokal maupun global.
juga dilengkapi dengan spesifikasi teknis yang
komprehensif, Software Development Kit Melalui pemahaman yang mendalam terhadap
(SDK) dan pelacakan perubahan dokumentasi, kebutuhan UMKM, BNIdirect bisnis tidak hanya
sehingga memberikan pengalaman integrasi menjadi platform transaksi, tetapi juga mitra
yang mudah dipahami oleh mitra. strategis yang mendukung keberlanjutan dan
kesuksesan bisnis UMKM di era digital.
BNIdirect bisnis
Dengan fitur-fitur tersebut, BNI melalui BNIdirect
Sebagai wujud komitmen BNI dalam mendukung bisnis ingin memastikan bahwa setiap kebutuhan
transformasi digital di sektor usaha mikro, kecil, dan transaksi nasabah, baik yang berskala besar maupun
menengah (UMKM), pada bulan Agustus 2025 BNI kecil, dapat terpenuhi dengan mudah, aman, dan
telah meluncurkan BNIdirect bisnis khusus untuk terpercaya.
memudahkan operasional bisnis Nasabah. Platform
316 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 319
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Value utama yang ditawarkan BNI untuk Nasabah melakukan transaksi secara instan dan praktis, serta
UMKM adalah: “Simplify Transaction, Personalized, memantau aktivitas transaksi secara real-time kapan
and Comprehensive Financial Report.” saja dan di mana saja.
1. Simplify Transaction
BNIdirect bisnis memungkinkan nasabah UMKM Kemudahan ini didukung oleh fitur keamanan
untuk lebih efisien dalam mengelola transaksi canggih yang dirancang untuk memastikan setiap
harian tanpa melalui proses yang rumit. Platform transaksi terlindungi. Sistem keamanan mencakup
ini mempermudah transaksi pembayaran penggunaan M-PIN, hard token (BNI e-Secure),
dan penerimaan, baik melalui transfer bank, dan soft token (mobile token) sebagai alat otorisasi
pembayaran digital, maupun sistem pembayaran transaksi. Kombinasi teknologi ini tidak hanya
lainnya, dengan kecepatan dan keamanan yang memberikan perlindungan maksimal, tetapi juga
lebih baik. memastikan proses transaksi tetap efisien dan
2. Personalized mudah digunakan.
Layanan pada BNIdirect Bisnis dirancang
sesuai dengan kebutuhan UMKM dengan Dengan inovasi ini, BNIdirect Mobile mendukung
memungkinkan pengguna melakukan berbagai pengalaman bisnis yang lebih cepat, aman, dan
jenis transaksi keuangan, seperti pembayaran nyaman, selaras dengan kebutuhan nasabah di era
gaji, pembayaran bahan baku, dan biaya digital yang dinamis.
operasional lainnya. Hal ini membantu UMKM • Keunggulan BNIdirect Mobile
mengelola transaksi bisnis sesuai aktivitas a. Diakses melalui device yang berbasis Android
usahanya. dan iOS
3. Comprehensive Financial Report b. Tampilan sesuai ukuran layar
UMKM diberikan kemudahan dalam menyusun c. Keamanan berlapis
laporan keuangan yang terintegrasi, sehingga d. Auto update fitur BNIdirect Mobile (tidak perlu
mendukung pengambilan keputusan bisnis yang install ulang)
lebih cepat dan tepat. Fitur ini mempermudah • Keamanan BNIdirect Mobile
perencanaan bisnis, pengajuan kredit, hingga a. Autentifikasi transaksi menggunakan hard
analisis keuangan serta pemasukan dan token (BNI e-Secure) atau soft token (mobile
pengeluaran bisnis mereka secara cepat, token)
termasuk saldo kas, piutang, dan kewajiban, b. Akses ke menu yang sensitif diperlukan M-PIN
yang membantu mengelola keuangan dengan c. Komunikasi data antara Device dan App
lebih efektif, mendorong pertumbuhan usaha, server ter-enkripsi AES 256
dan meningkatkan daya saing. d. Verifikasi Web Application Firewall (WAF)
• Syarat dan Ketentuan Menjadi Nasabah
Laman BNIdirect bisnis dapat diakses melalui: Pengguna BNIdirect Mobile
directbisnis.bni.co.id a. Sudah terdaftar pada aplikasi BNIdirect versi
web
BNIdirect Mobile b. Untuk Nasabah baru, menggunakan Aplikasi
Pendaftaran BNIdirect/BNIdirect Mobile
BNIdirect Mobile merupakan pelengkap dari dengan menambahkan fitur BNIdirect Mobile
BNIdirect versi website yang dirancang untuk dan mencantumkan nomor mobile/HP
memfasilitasi nasabah dalam melakukan transaksi masing-masing user
melalui perangkat telepon pintar. Aplikasi ini tersedia c. Untuk Nasabah lama (existing), menggunakan
untuk sistem operasi Android dan iOS, memberikan aplikasi maintenance BNIdirect/BNIdirect
fleksibilitas akses bagi nasabah dengan mobilitas Mobile untuk ditambahkan fitur BNIdirect
tinggi. Dengan BNIdirect Mobile, nasabah dapat Mobile dan nomor mobile/HP masing-masing
user.
Kinerja BNIdirect
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024 Persentase
Nominal
(%)
Volume Transaksi (Rp-triliun) 11.406 9.025 2.380 26,4
Jumlah Transaksi (Juta) 1.451 1.273 179 14,0
Jumlah Pengguna 261.815 209.811 52.004 24,8
Laporan Tahunan 2025
317
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 320
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pertumbuhan jumlah pengguna BNIdirect yang Dalam mendukung agenda Go Digital, Portal BNI
mencapai 24,8% tahun 2025 berhasil meningkatkan Xpora (www.xpora.bni.co.id) hadir sebagai platform
volume transaksi BNIdirect sebesar 26,4%. Hal terintegrasi yang menyediakan rekomendasi solusi
tersebut mencerminkan tingginya adopsi dan keuangan dan solusi digital secara komprehensif,
kepercayaan Nasabah terhadap solusi digital yang disesuaikan dengan tingkat kematangan bisnis
ditawarkan BNI untuk mendukung efisiensi dan pelaku usaha melalui fitur Cek Level Bisnis. Portal ini
produktivitas dalam pengelolaan keuangan. juga memperkaya kapabilitas UMKM melalui akses
wawasan dan pembelajaran bisnis berbasis video
Ke depan, BNI akan terus berkomitmen untuk dan modul pelatihan, serta menghadirkan inspirasi
menghadirkan solusi-solusi baru yang lebih lengkap pengembangan usaha.
dan relevan, yang diharapkan mampu mendukung
kebutuhan bisnis yang semakin kompleks di masa Untuk memperluas akses UMKM ke pasar
mendatang. internasional, BNI Xpora memfasilitasi peluang
ekspor melalui program Ekspansi Market (Business
BNIsmart Ecosystem Matching) yang menghubungkan pelaku UMKM
dengan diaspora Indonesia serta global buyers.
Sebagai wujud komitmen untuk menjadi mitra Inisiatif ini dirancang untuk mempercepat penetrasi
strategis yang tumbuh bersama nasabah, BNI pasar dan meningkatkan kesiapan UMKM dalam
memperkuat inisiatif BNIsmart Ecosystem melalui menghadapi persaingan global.
pendekatan co-creation. Strategi ini difokuskan
untuk menghadirkan solusi digital yang terkurasi Sebagai penguatan ekosistem digital, BNI Xpora juga
(tailor-made) bagi kebutuhan spesifik di sektor-sektor menyediakan berbagai SME Tools sebagai sarana
kunci, meliputi pendidikan, kesehatan, kawasan pendukung operasional usaha, serta fitur Market
bisnis, hingga Fast-Moving Consumer Goods Insight yang menyajikan informasi pasar strategis di
(FMCG). Melalui integrasi sistem yang seamless, negara-negara tujuan ekspor. Selain itu, portal BNI
solusi BNIsmart Ecosystem tidak hanya hadir Xpora dilengkapi dengan informasi valuta asing,
sebagai layanan transaksional, melainkan tertanam business pitching, serta integrasi dengan BNIdirect
(embedded) menjadi bagian tak terpisahkan dari bisnis guna mendukung kebutuhan transaksi dan
client’s journey dan operasional harian nasabah. pengelolaan keuangan UMKM secara efisien dan
Inisiatif ini terbukti efektif mendorong loyalitas terintegrasi.
dan volume transaksi, tercermin dari peningkatan
volume transaksi pada sektor terkait sebesar 41% Sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekspor,
(61 triliun menjadi 85 triliun) serta penambahan BNI Xpora juga melakukan pembinaan dengan
3 (tiga) kemitraan strategis baru sepanjang tahun ecosystem ekspor melalui kemitraan yang
2025. Solusi digital ini telah mendapatkan apresiasi strategis dalam memperluas pasar ekspor dengan
dari pasar dan dianugerahi penghargaan oleh melakukan partnership bersama mitra potensial
lambaga-lembaga internasional bereputasi seperti baik Kementerian, Lembaga, Regulator, Asosiasi,
Asian Banking & Finance (ABF) hingga The Triple A dan lain-lain. Salah satunya bekerja sama dengan
Asset Media. Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
dalam menyediakan informasi ketentuan dan
BNI Xpora persyaratan ekspor melalui integrasi dengan sistem
LAMANSITU. BNI Xpora juga menghadirkan layanan
Sejalan dengan pengembangan Xpora sebagai legalitas digital untuk mendukung kebutuhan hukum
ekosistem UMKM berorientasi ekspor, BNI secara UMKM, termasuk pembuatan kontrak dan pendirian
berkelanjutan mendukung peningkatan kapasitas badan usaha melalui kolaborasi dengan Kontrak
UMKM Indonesia agar mampu tumbuh menjadi Hukum, serta berbagai layanan pendukung lainnya.
pelaku usaha yang produktif, terdigitalisasi, dan
berdaya saing global (Go Productive, Go Digital, and Hingga 31 Desember 2025, program BNI Xpora telah
Go Global). Inisiatif ini sekaligus memperkuat peran mendorong 12.094 pelaku UMKM untuk meraih
BNI sebagai pusat layanan bagi diaspora Indonesia pasar global. Dari layanan Xpora, nilai penyaluran
di berbagai negara. Kredit ekspor BNI untuk UMKM di 2025 mencapai
Rp35,0 triliun, dan tumbuh sebesar 5,6% dari tahun
sebelumnya.
318 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 321
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
BNI DPLK Sure Website DPLK BNI
BNI DPLK SURE merupakan aplikasi untuk Pengembangan website terbaru BNI, dengan laman
mendukung bisnis DPLK BNI dalam memberikan https://newdplk.bni.co.id. Fitur-fitur New Website
kemudahan dan solusi pengelolaan perencanaan DPLK BNI yaitu:
pensiun Nasabah DPLK BNI. Layanan yang terdapat • Cek Saldo dan download e-statement
pada BNI DPLK SURE terdiri dari pembukaan • Cetak bukti kepesertaan (E-Card)
rekening, setoran, klaim, informasi saldo, serta • Pengkinian data kepesertaan
pengelolaan dana sesuai dengan paket investasi • Artikel & Berita Terkini
yang dipilih oleh Nasabah. Selain itu BNI DPLK
SURE juga terhubung dengan wondr by BNI, Trade Finance Overseas
ATM BNI, dan BNIdirect sehingga Nasabah dapat Salah satu bisnis unggulan BNI yang sekarang
melakukan transaksi kapan saja dan dimana saja. masih terus dikembangkan adalah Trade Finance
Paket Investasi DPLK BNI terdiri dari berbagai untuk mendukung misi BNI yaitu Memperkuat
Produk, yaitu Deposito, Obligasi, Reksa dana, Reksa Layanan Internasional untuk Mendukung Kebutuhan
dana Syariah, dan lain-lain. Mitra Bisnis Global. Untuk itu, BNI terus berusaha
meningkatkan performa dari aplikasi Trade Finance
Kemudian di luar layanan utama untuk Nasabah yang dimiliki. Guna mengadopsi SWIFT Changes
tersebut, terdapat modul lain dalam DPLK SURE, 2023 dimana terdapat impact pada pemrosesan
seperti modul rekonsiliasi, integrasi, daily accrual, transaksi trade, pada tahun 2024 BNI telah
modul pelaporan ke regulator dan operational melakukan upgrade aplikasi Trade Finance (TiPlus)
monitoring, yang memperkuat keandalan DPLK pada Kantor Luar Negeri (KLN) Singapura dan
SURE, sekaligus memenuhi persyaratan dari Hong Kong. Pembaruan format SWIFT ini juga
regulator. merupakan salah satu upaya BNI memenuhi aspek
compliance terhadap regulasi terbaru.
Pada 8 Agustus 2025, DPLK BNI telah merilis
tambahan jenis peserta baru, yaitu Peserta Pasca Kontribusi Digital Banking terhadap Kinerja
Kerja, di mana peserta ini terdaftar di DPLK Sure Keuangan BNI
melalui program Dana Kompensasi Pasca Kerja Ragam produk dan layanan digital banking yang
(DKPK). DKPK sendiri merupakan penghasilan yang dikembangkan BNI terus memperkuat citra BNI
dibayarkan oleh pemberi kerja kepada pegawai, sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia.
sehubungan dengan berakhirnya masa kerja atau Selain itu, produk dan layanan digital banking
terjadi pemutusan hubungan kerja. Berbeda dengan juga memberikan dampak positif terhadap kinerja
program yang sudah ada sebelumnya di DPLK keuangan BNI secara keseluruhan, dalam bentuk
Sure yaitu Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP), di peningkatan Current Account Saving Account
mana peserta dari PPIP ini merupakan pegawai dari (CASA) dan perolehan Fee Based Income.
suatu perusahaan maupun individu yang membuka
rekening DPLK secara mandiri, peserta DPLK Total CASA BNI di Desember 2025 mencapai
program DKPK merupakan perusahaan pemberi Rp726 triliun. Pencapaian ini turut didukung oleh
kerja dan pegawai dari peserta DKPK tidak memiliki keberhasilan BNI dalam melakukan peningkatan
rekening DPLK, hanya perusahaan pemberi kerja kapabilitas digital yang mampu meningkatkan
yang memiliki rekening DPLK. engagement dan pengalaman transaksi Nasabah.
Sejak tahun 2001, DPLK BNI berhasil menjadi market
leader dalam industri pengelolaan dana pensiun di
Indonesia. Hingga 31 Desember 2025, AUM (Asset
Under Management) DPLK BNI mencapai Rp36,23
triliun dengan jumlah Nasabah lebih dari 884 ribu,
yang terdiri dari Nasabah korporasi dan individu.
Laporan Tahunan 2025
319
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 322
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Berikut disampaikan kontribusi produk dan layanan digital banking yang dikembangkan BNI terhadap
pencapaian fee based income:
2025 2024 Kenaikan (Penurunan)
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
ATM & e-channel 1.754 61,9 1.549 61,5 205 13,3
Payment Point Online
Banking (PPOB) & Bill 405 14,3 389 15,2 16 4,2
Payment
Wholesale Digital
860 23,8 724 23,3 136 18,8
Transcation
Jumlah 2.835 100 2.525 100,0 310 12,3
Pada tahun 2024, total fee based income dari Fee dari PPOB & Bill Payment di tahun 2025
layanan digital mencapai Rp2,8 triliun. Fee dari mengalami peningkatan 4,2% dibanding tahun lalu.
ATM & e-channel mengalami peningkatan terutama Sementara fee dari Wholesale Digital Transactional
dipengaruhi oleh implementasi sistem pembayaran Platform meningkat 15,2% dibanding tahun 2024
nasional (BI Fast) yang memiliki tarif transaksi lebih tercermin dari nilai transaksi melalui BNIdirect
rendah. Saat ini lebih dari 90% transaksi transfer meningkat 26,4% secara Year-on-Year.
antar bank yang dilakukan oleh Nasabah BNI telah
dilakukan melalui BI Fast. Hal ini merupakan bentuk Hal ini menunjukkan keberhasilan strategi BNI
dukungan BNI terhadap program pemerintah dalam dalam meningkatkan transaksi digital oleh Nasabah
mengintegrasikan sistem pembayaran nasional. sehingga layanan digital BNI terutama Mobile
Banking di Segmen Retail dan BNIdirect di Segmen
Business Banking telah juga digunakan untuk
bertransaksi selain pengiriman uang.
320 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 323
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Laporan Tahunan 2025
321
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 324
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tinjauan Kinerja Keuangan
Komprehensif
PENYAJIAN DAN KESESUAIAN DENGAN CPA), auditor independen, berdasarkan Standar
STANDAR AKUNTANSI YANG BERLAKU DI Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik
INDONESIA Indonesia, dengan opini tanpa modifikasian,
sebagaimana tercantum dalam laporannya masing-
Pembahasan tinjauan kinerja keuangan berikut masing tertanggal 02 Februari 2026, 22 Januari 2025,
merujuk pada Laporan Keuangan Konsolidasian dan 25 Januari 2024. Karena informasi keuangan
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan konsolidasian di atas diambil dari Laporan Keuangan
Perusahaan Anak yang disusun oleh manajemen Konsolidasian Auditan, dengan demikian informasi
Bank sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan tersebut bukan merupakan penyajian yang lengkap
Indonesia. Laporan Keuangan Konsolidasian dari Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan.
BNI pada tanggal dan tahun-tahun yang berakhir Penyajian nilai untuk akun-akun yang dijelaskan
pada tanggal 31 Desember 2025, 2024, dan 2023 dalam laporan ini merupakan nilai bersih setelah
telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan
& Rekan (dahulu KAP Tanudiredja, Wibisana, nilai, kecuali dinyatakan lain.
Rintis & Rekan dan merupakan firma anggota
jaringan PricewaterhouseCoopers) dengan partner Laporan Keuangan Tahunan audit dirilis dalam
penanggung jawab adalah Jimmy Pangestu, waktu kurang dari 60 hari sejak akhir tahun keuangan
S.E., CPA (2023: Drs. M. Jusuf Wibisana, M.Ec,. yaitu pada tanggal 02 Februari 2026. [ACGS (B) C.1.1]
ANALISIS KINERJA KEUANGAN
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2025 2024*) 2023 2024-2025 2023-2024
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar)
Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Aset 1.362.055 1.130.129 1.086.664 231.926 20,5 43.208 4,0
Liabilitas 1.185.716 963.581 931.931 222.134 23,1 30.623 3,3
Ekuitas 176.339 166.548 154.733 9.791 5,9 12.585 8,2
*) Disajikan kembali
ASET
Perseroan menyusun laporan keuangan dengan mempertimbangkan karakteristik kegiatan usaha perbankan
BNI yang lebih relevan, sehingga laporan posisi keuangan tidak mengklasifikasikan aset ke dalam kelompok
aset lancar dan aset tidak lancar, melainkan kepada Aset Keuangan dan Aset Non-Keuangan. Pendekatan ini
mencerminkan praktik umum dalam industri perbankan, mengingat siklus operasi dan pengelolaan likuiditas
Bank tidak dapat ditentukan secara jelas dalam jangka waktu tertentu. Informasi mengenai aset yang
memiliki tingkat likuiditas tinggi atau yang diperkirakan dapat direalisasikan dalam jangka waktu pendek
tetap diungkapkan secara memadai dalam Catatan atas Laporan Keuangan, khususnya pada penjelasan
mengenai kebijakan akuntansi dan rincian masing-masing akun aset terkait.
Total aset BNI pada tahun 2025 mencapai Rp1.362 triliun, meningkat sebesar Rp231,9 triliun atau 20,5%
dibandingkan dengan posisi tahun 2024. Peningkatan total aset tersebut didukung oleh pertumbuhan pada
aset keuangan.
Aset keuangan pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp1.308,2 triliun, tumbuh sebesar 21,6% secara tahunan,
sejalan dengan peningkatan aset produktif yang mencapai Rp1.408,2 triliun atau tumbuh sebesar 21,3%.
322 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 325
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pertumbuhan tersebut terutama berasal dari peningkatan aset produktif berupa pinjaman yang diberikan.
Kontribusi pinjaman yang diberikan terhadap total aset mencapai 66,0% pada tahun 2025, mencerminkan
karakteristik bisnis utama BNI sebagai penyalur kredit. Selain itu, kontribusi signifikan lainnya berasal dari
aset produktif berupa Obligasi Pemerintah, yang mencapai 12,0% terhadap total aset dan meningkat sebesar
23,8% dari Rp132,1 triliun pada tahun 2024 menjadi Rp163,5 triliun pada tahun 2025.
Sementara itu, aset non-keuangan mengalami penurunan sebesar 0,2% menjadi Rp53,9 triliun pada tahun
2025. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh berkurangnya aset pajak tangguhan (neto) sebesar
Rp4,8 triliun.
Jumlah Aset
(Rp miliar)
1.362.055
1.130.129
1.129.806
1.086.664
2023 2024 2024*) 2025
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2025 2024*) 2024-2025 2024 2023 2023-2024
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar)
Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Aset Keuangan
Kas 13.352 13.710 (358) (2,6) 13.710 11.207 2.503 22,3
Giro pada Bank Indonesia 79.989 51.669 28.320 54,8 51.669 65.256 (13.587) (20,8)
Giro pada bank lain - Neto 25.938 22.074 3.864 17,5 22.074 35.023 (12.949) (37,0)
Penempatan pada bank lain dan
33.780 17.076 16.704 97,8 17.076 43.794 (26.718) (61,0)
Bank Indonesia - Neto
Efek-efek - Neto 63.017 48.534 14.483 29,8 48.534 37.165 11.369 30,6
Efek-efek yang dibeli dengan janji
6.911 7.972 (1.061) (13,3) 7.972 13.951 (5.979) (42,9)
dijual kembali - Neto
Wesel ekspor dan tagihan lainnya
13.453 13.243 210 1,6 13.243 18.999 (5.756) (30,3)
- Neto
Tagihan akseptasi - Neto 19.449 15.926 3.523 22,1 15.926 17.091 (1.165) (6,8)
Tagihan derivatif 5.422 1.793 3.629 202,4 1.793 996 797 80,0
Pinjaman yang diberikan 899.531 775.872 123.659 15,9 775.872 695.085 80.787 11,6
CKPN Pinjaman yang diberikan (35.861) (38.685) 2.824 (7,3) (38.685) (47.158) 8.473 (18,0)
Obligasi Pemerintah - Neto 163.510 132.069 31.441 23,8 132.069 127.099 4.970 3,9
Penyertaan saham - Neto 652 637 15 2,4 637 564 73 12,9
Aset lain-lain - Neto 18.941 14.136 4.805 34,0 14.107 16.972 (2.865) (16,9)
Aset kontrak asuransi dan
81 99 (18) (18,2) - - - -
reasuransi
Jumlah Aset Keuangan 1.308.165 1.076.125 232.041 21,6 1.075.997 1.036.044 39.953 3,9
Aset Non-Keuangan
Pajak dibayar di muka 3.090 19 3.071 16.163,2 19 643 (624) (97,0)
Beban dibayar di muka 2.275 2.941 (666) (22,6) 2.941 2.743 198 7,2
Investasi pada entitas asosiasi 14.354 12.748 1.606 12,6 12.748 11.284 1.464 13,0
Aset tetap dan Aset Hak Guna - Neto 31.113 30.408 705 2,3 30.408 27.765 2.643 9,5
Aset tak berwujud 742 743 (1) (0,1) 743 744 (1) (0,1)
Aset pajak tangguhan - Neto 2.316 7.145 (4.829) (67,6) 6.950 7.441 (491) (6,6)
Jumlah Aset Non-Keuangan 53.890 54.004 (114) (0,2) 53.809 50.620 3.189 6,3
Total Aset 1.362.055 1.130.129 (231.926) 20,5 1.129.806 1.086.664 43.142 4,0
Total Aset Produktif 1.408.227 1.161.387 246.840 21,3 1.161.387 1.085.279 76.108 7,0
*) Disajikan kembali
Laporan Tahunan 2025
323
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 326
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kas
Pada tahun 2025, BNI mencatatkan kas sebesar Rp13,4 triliun turun 2,6% dibandingkan posisi tahun 2024
sebesar Rp13,7 triliun. Penurunan terdapat pada kas dalam mata uang Rupiah sebesar 4,03% sebesar Rp12,1
triliun di tahun 2025, sementara kas dalam mata uang asing mengalami kenaikan yang didominasi mata
uang USD. Porsi kas dalam mata uang Rupiah tetap dominan sebesar 90,7% terhadap total kas BNI.
Giro pada Bank Indonesia
BNI dan Perusahaan Anak dipersyaratkan untuk memiliki Giro Wajib Minimum (GWM) dalam mata uang
Rupiah dalam kegiatannya sebagai bank umum, serta GWM dalam mata uang asing dalam kegiatannya
melakukan transaksi mata uang asing.
Kenaikan Kenaikan
2025 2024*) (Penurunan) 2024 2023 (Penurunan)
Pos Akun 2024-2025 2023-2024
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Rupiah 71.516 89,4 43.717 84,6 27.799 63,6 43.717 84,6 57.795 88,6 (14.078) (24,4)
Dolar
Amerika 8.473 10,6 7.952 15,4 521 6,6 7.952 15,4 7.461 11,4 491 6,6
Serikat
Jumlah 79.989 100,0 51.669 100,0 28.320 54,8 51.669 100,0 65.256 100,0 (13.587) (20,8)
*) Disajikan kembali
Pada tahun 2025, BNI membukukan Giro pada Bank Indonesia sebesar Rp80,0 triliun atau naik 54,8% dari
tahun lalu sebesar Rp51,7 triliun. Akun ini memiliki porsi sebesar 5,9% mengalami kenaikan dari tahun
sebelumnya 4,6%. Giro Wajib Minimum (GWM) BNI telah sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI)
No. 24/4/PBI/2022 tanggal 25 Februari 2022 tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum Dalam Rupiah dan
Valuta Asing bagi Bank Umum Konvensional dan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) No. 8 tahun
2025 tanggal 27 Maret 2025.
2025 2024 2023
Giro Wajib Minimum (GWM)
(%) (%) (%)
GWM - Rupiah 6,4 6,5 9,5
GWM - Valas 4,0 4,0 4,0
Per 31 Desember 2025, GWM Primer BNI untuk mata uang Rupiah adalah 6,4% dan 6,5% per 31 Desember
2024. Sedangkan GWM untuk Valuta Asing sebesar 4,0% pada masing-masing tahun 2025 dan 2024.
Giro pada Bank Lain
Kenaikan Kenaikan
2025 2024*) (Penurunan) 2024 2023 (Penurunan)
Pos Akun 2024-2025 2023-2024
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Rupiah 422 1,6 192 0,9 230 119,8 192 0,9 602 1,7 (410) (68,1)
Valuta Asing 25.516 98,4 21.882 99,1 3.634 16,6 21.882 99,1 34.421 98,3 (12.539) (36,4)
Cadangan
kerugian
- - - - - - - - - - - - -
penurunan
nilai
Jumlah –
25.938 100,0 22.074 100,0 3.864 17,5 22.074 100,0 35.023 100,0 (12.949) (37,0)
neto
Giro pada Bank Lain tahun 2025 mencapai Rp25,9 triliun dengan kolektibilitas lancar yang mengalami
peningkatan 17,5% dibanding tahun 2024 sebesar Rp22,1 triliun. Peningkatan terutama pada Giro pada Bank
Lain dalam mata uang Valuta Asing (Valas) yang mencapai Rp3,6 triliun atau naik 16,6% dibanding posisi
tahun sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh kegiatan operasional dengan bank counterparty dalam rangka
optimalisasi likuiditas. Kontribusi akun ini terhadap Total Aset adalah sebesar 1,9% di tahun 2025, menurun
dibandingkan dengan porsi tahun sebelumnya yaitu sebesar 2,0%.
324 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 327
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Penempatan pada Bank Lain dan Bank Indonesia
Kenaikan Kenaikan
2025 2024*) (Penurunan) 2024 2023 (Penurunan)
Pos Akun 2024-2025 2023-2024
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Deposit 28.678 84,9 10.125 59,3 18.553 183,2 10.125 59,3 39.429 90,0 (29.304) (74,3)
Call money 1.927 5,7 3.142 18,4 (1,215) (38,7) 3.142 18,4 1.364 3,1 1.778 130,4
Deposito
3.175 9,4 3.809 22,3 (634) (16,6) 3.809 22,3 2.963 6,8 846 28,6
berjangka
Negotiable
Certificate - - - - - - - - 38 0,1 (38) (100)
Deposits
Cadangan
kerugian
- - - - - - - - - - - - -
penurunan
nilai
Jumlah - neto 33.780 100,0 17.076 100,0 16.704 97,8 17.076 100,0 43.794 100,0 (26.718) (61,0)
*) Disajikan kembali
Penempatan pada Bank lain dan Bank Indonesia tercatat senilai Rp33,8 triliun atau naik 97,8% dari tahun
sebelumnya. Kenaikan ini disebabkan karena BNI fokus kepada peningkatan aset produktif yang memiliki
imbal hasil yang lebih tinggi. Suku bunga per tahun untuk akun ini dalam mata uang Rupiah adalah masing-
masing 1,0-6,5% dan 0,0-7,0%, sedangkan untuk valuta asing (USD) sebesar 2,0-4,2% dan 2,0-5,2% untuk
tahun 2025 dan 2024.
Efek-efek
Efek-efek merupakan salah satu alternatif penempatan dana yang dilakukan BNI selain pada pos pinjaman
yang diberikan. Di samping mendapatkan pendapatan bunga dari investasi efek-efek ini, BNI juga
mendapatkan pendapatan yang bersifat non bunga atas transaksi penjualan dan mark to market atas
efek-efek ini. Per 31 Desember 2025, Bank membukukan total efek-efek sebesar Rp63,0 triliun, naik 29,8%
dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya sebesar Rp48,5 triliun. Komposisi efek-efek yang dimiliki BNI
adalah sebagai berikut:
Efek-efek Berdasarkan Jenis
Kenaikan Kenaikan
2025 2024*) (Penurunan) 2024 2023 (Penurunan)
Efek-efek 2024-2025 2023-2024
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Reksa dana 25.299 40,1 21.721 44,8 3.578 16,5 21.721 44,8 24.199 64,7 (2.478) (10,2)
Obligasi 8.130 12,9 6.782 14,0 1.347 19,9 6.782 14,0 7.348 19,6 (566) (7,7)
Obligasi
312 0,5 353 0,7 (41) (11,5) 352 0,7 607 1,6 (255) (42,0)
Subordinasi
Sekuritas
Rupiah
Bank 27.976 44,4 18.496 38,1 9.480 51,3 18.496 38,1 3.700 9,9 14.796 399,9
Indonesia
(SRBI)
Sekuritas
Valas Bank
34 0,1 - - 34 100,0 - - 76 0,2 (76)(100,0)
Indonesia
(SVBI)
Efek
1.266 2,0 1.183 2,4 83 7,0 1.183 2,4 1.478 4,0 (295) (19,9)
Lainnya
Cadangan
kerugian
(0) (0) 0 (0) (0,3) (0) (243) 243 (99,9)
penurunan
nilai
Jumlah - neto 63.017 100,0 48.535 100,0 14.482 23,8 48.534 100,0 37.165 100,0 11.369 30,6
*) Disajikan Kembali
Laporan Tahunan 2025
325
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 328
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Efek-efek Berdasarkan Jenis dan Klasifikasi Aset Keuangan
Kenaikan
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024*) (Penurunan) 2024 2023
2023-2024
Efek-efek 2024-2025
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Nilai Wajar Melalui Laporan Laba Rugi
Reksa dana 3.426 5,4 2.885 5,9 541 18,8 2.885 5,9 4.745 12,7 (1.860) (39,2)
Sekuritas
Rupiah Bank
25.051 39,8 18.496 38,1 6.555 35,4 18.496 38,1 2.549 6,8 15.947 625,6
Indonesia
(SRBI)
Sekuritas
Valas Bank
- - - - - - - - 76 0,2 (76) (100,0)
Indonesia
(SVBI)
Obligasi 1.926 3,2 1,297 2,7 629 48,5 1.297 2,7 642 1,7 655 102,0
Obligasi
131 0,2 122 0,3 9 7,4 122 0,3 269 0,7 (147) (54,6)
Subordinasi
Efek lainnya 1.266 2,1 1.160 2,4 106 9,1 1.160 2,4 1 0,0 1.159 115.800,3
Jumlah Nilai
Wajar Melalui
31.800 50,5 23.960 49,4 7.840 32,7 23.959 49,4 8.282 22,1 15.678 189,3
Laporan Laba
Rugi
Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif lain
Reksadana 21.873 34,7 18.836 38,8 3.037 16,1 18.836 38,8 19.454 52,0 (618) (3,2)
Obligasi
6.137 9,7 5.121 10,6 1.016 19,8 5.121 10,6 6.101 16,3 (980) (16,1)
lainnya
Obligasi
181 0,3 231 0,5 (50) (21,3) 231 0,5 338 0,9 (107) (31,7)
Subordinasi
Sekuritas
Rupiah Bank
2.925 4,6 - - 2.925 100,0 - - 1.151 3,1 (1.151) (100,0)
Indonesia
(SRBI)
Sekuritas
Valas Bank
34 0,1 - - 34 100,0 - - - - - -
Indonesia
(SVBI)
Efek Lainnya - - - - - - - 1.477 3,9 (1.477) (100,0)
Jumlah Nilai
Wajar Melalui
Penghasilan 31.150 49,4 24.188 49,8 6.962 28,8 24.188 49,8 28.521 76,2 (4.333) (15,2)
Komprehensif
Lain
Biaya Perolehan Diamortisasi
Obligasi
67 0,1 364 0,8 (297) (81,6) 364 0,7 605 1,6 (241) (39,8)
lainnya
Efek lainnya - - 23 0,0 (23) 100,0 23 0,0 - - 23 100,0
Jumlah Biaya
Perolehan 67 0,1 387 0,8 (320) (82,7) 387 0,8 605 1,6 (218) (36,0)
Diamortisasi
Cadangan
kerugian
0 (0,3) (0) (94,5) (0,3) (243) 243 (99,9)
penurunan
nilai
Jumlah - neto 63.017 100,0 48.535 100,0 14.448 29,8 48.534 100,0 37.165 100,0 11.369 30,6
*) Disajikan Kembali
Pada tahun 2025, pertumbuhan efek-efek yang dimiliki oleh BNI adalah 29,8% atau sebesar Rp14,4 triliun.
Peningkatan tersebut utamanya dikontribusikan oleh peningkatan efek-efek dengan jenis instrumen yang baru
diterbitkan oleh Bank Indonesia pada tahun 2025 yaitu Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dengan total
portofolio sebesar Rp28,0 triliun.
326 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 329
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kenaikan Kenaikan
Efek-Efek 2025 2024*) (Penurunan) 2024 2023 (Penurunan)
Berdasarkan 2024-2025 2023-2024
Penerbit Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Korporasi 31.592 50,1 27.993 57,7 3.599 12,9 27.993 57,7 30.646 81,9 (2.653) (8,7)
Bank 3.416 5,4 2.046 4,2 1.370 67,0 2.045 4,2 2.986 8,0 (941) (31,5)
Bank
28.009 44,5 18.496 38,1 9.513 51,4 18.496 38,1 3.776 10,1 14.720 389,8
Indonesia
Sub Jumlah 63.017 100,0 48.534 100,0 14.483 29,8 48.535 100,0 37.408 100,0 11.126 29,7
Cadangan
kerugian
(0) (0,3) 0 (94,5) (0,3) (243) 243 (99,9)
penurunan
nilai
Jumlah - neto 63.017 48.534 14.483 29,8 48.534 37.165 11.369 30,6
*) Disajikan kembali
Apabila dilihat dari komposisi penerbit efek-efek masing-masing sebesar 66,7% pada tahun 2025 dan
tersebut, efek-efek yang diterbitkan oleh korporasi 74,8% pada tahun 2024. Wesel ekspor dan tagihan
memiliki porsi terbesar yang mencapai 50,1% atau lainnya berupa Surat Keterangan Berdokumen
setara dengan Rp31,6 triliun di tahun 2025 naik Dalam Negeri (SKBDN), wesel ekspor, Open Account
dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Financing dan Supply Chain Financing.
Rp28,0 triliun (gross).
Tagihan Akseptasi
Dilihat dari sisi kolektibilitas, efek-efek yang dimiliki Tagihan akseptasi mengalami peningkatan sebesar
BNI sebagian besar masuk dalam kategori lancar Rp3,5 triliun menjadi Rp19,4 triliun dibandingkan
dengan porsi masing-masing sebesar 99,6% dan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp15,9 triliun.
99,3% untuk periode yang berakhir pada tanggal Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh
31 Desember 2025 dan 2024. Manajemen menilai kenaikan tagihan akseptasi dalam mata uang
jumlah cadangan kerugian penurunan nilai atas asing sebesar Rp4,6 triliun, yang diiringi dengan
efek-efek yang dimiliki oleh Bank telah memadai. penurunan tagihan akseptasi dalam mata uang
Rupiah sebesar Rp1,1 triliun. Berdasarkan ketentuan
Efek-efek yang Dibeli dengan Janji Dijual kolektibilitas sesuai dengan Peraturan Otoritas
Kembali Jasa Keuangan (OJK), sebagian besar tagihan
Hingga 31 Desember 2025, terdapat efek-efek yang akseptasi tergolong dalam klasifikasi lancar, dengan
dibeli dengan janji dijual kembali sebesar Rp6,9 pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai
triliun dengan klasifikasi lancar turun sebesar 13,3% yang telah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang
dimana posisi yang sama tahun lalu outstanding berlaku. Manajemen berpendapat bahwa cadangan
pada akun ini sebesar Rp8,0 triliun. Suku bunga kerugian penurunan nilai yang telah dibentuk
kontraktual untuk efek-efek yang dibeli dengan janji tersebut telah memadai.
dijual kembali pada posisi 31 Desember 2025 dan
31 Desember 2024 masing-masing adalah sebesar Tagihan Derivatif
4,2%-4,9% dan 6,5%-6,8%. Dalam melakukan usaha bisnis, BNI melakukan
transaksi instrumen keuangan derivatif seperti
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya kontrak berjangka mata uang asing, swap mata
Pada tahun 2025, BNI membukukan wesel ekspor uang asing, swap atas suku bunga dan transaksi
dan tagihan lainnya sebesar Rp13,5 triliun, tumbuh spot untuk keperluan pembiayaan, perdagangan,
sebesar 1,6% dibandingkan dengan posisi tahun 2024 dan lindung nilai. Instrumen yang dipakai BNI
yang tercatat sebesar Rp13,2 triliun. Peningkatan diklasifikasikan berdasarkan jenis risiko terkait nilai
tersebut terutama disebabkan oleh bertambahnya tukar, suku bunga, dan keduanya. Berdasarkan nilai
transaksi Wesel Ekspor dalam mata uang asing tukar, tagihan derivatif berupa kontrak berjangka
sebesar Rp1,2 triliun atau 34,6%, sehingga total jual/beli, swap mata uang asing jual/beli, spot mata
transaksi Wesel Ekspor dalam mata uang asing pada uang asing jual/beli, dan option mata uang asing
tahun 2025 mencapai Rp4,5 triliun, meningkat dari jual/beli. Instrumen terkait suku bunga adalah swap
Rp3,3 triliun pada tahun sebelumnya. Sementara itu, atas suku bunga sedangkan instrumen terkait nilai
wesel ekspor dan tagihan lainnya dalam mata uang tukar dan suku bunga adalah swap mata uang asing
Rupiah tetap mendominasi portofolio, dengan porsi dan suku bunga Dolar AS.
Laporan Tahunan 2025
327
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 330
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Secara kumulatif, tagihan derivatif BNI senilai Serikat dengan kontribusi sebesar 16,8% dan 20,4%
Rp5,4 triliun di tahun 2025 mengalami peningkatan terhadap total kredit pada tahun 2025 dan 2024.
sebesar 202,4% dari pencapaian tahun 2024 sebesar
Rp1,8 triliun. Dari total tagihan derivatif tersebut, Per 31 Desember 2025, tingkat suku bunga dasar
instrumen swap mata uang asing-jual dalam Dolar kredit (prime lending rate) tercatat mencapai 8,14%
AS membukukan nominal USD1,3 miliar di tahun untuk segmen korporasi, 8,39% untuk segmen retail,
2025 dari USD1,5 miliar di tahun 2024. Seluruh 9,46%-11,58% untuk segmen UMKM, dan 8,88%
tagihan derivatif per 31 Desember 2025 termasuk untuk kredit konsumtif kepemilikan rumah (KPR),
dalam klasifikasi lancar. serta 10,16% untuk kredit konsumtif selain KPR.
Pinjaman yang Diberikan Jumlah Pinjaman yang Diberikan
(Rp miliar)
Pinjaman yang Diberikan adalah bisnis utama
899.531
BNI dengan kontribusi sebesar 66,0% terhadap
Total Aset di tahun 2025 dan 68,7% di tahun 2024.
775.872
Berdasarkan jenis kredit, BNI memberikan pinjaman
dalam bentuk kredit modal kerja, kredit investasi,
695.085
kredit konsumen, kredit sindikasi, kredit karyawan,
dan kredit program pemerintah.
Pinjaman yang diberikan BNI mencapai Rp899,5
triliun, tumbuh sebesar 15,9% dibandingkan dengan
tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp775,9 2023 2024 2025
triliun. Pertumbuhan pinjaman tersebut terutama
disebabkan oleh peningkatan kredit Investasi Kredit modal kerja merupakan kontributor terbesar
yang mencatatkan kenaikan sebesar 27,3% atau dalam portofolio kredit BNI (gross) dengan porsi
Rp35,9 triliun, sehingga posisi kredit Investasi pada masing-masing sebesar 52,7% dan 51,5% pada
tahun 2025 menjadi Rp167,5 triliun dibandingkan tahun 2025 dan 2024. Secara keseluruhan, portofolio
dengan Rp144,5 triliun pada tahun 2024. Pinjaman kredit BNI terdiversifikasi secara memadai, dengan
yang diberikan dalam mata uang Rupiah tetap kontribusi signifikan dari jenis kredit lainnya, antara
mendominasi dengan porsi masing-masing lain kredit investasi sebesar 18,6%, kredit konsumen
sebesar 82,5% pada tahun 2025 dan 78,8% pada sebesar 17,6%, dan kredit sindikasi sebesar 10,8%
tahun 2024. Sementara itu, kredit dalam mata uang pada tahun 2025. Komposisi kredit berdasarkan
asing didominasi oleh mata uang Dolar Amerika jenis kredit disajikan sebagai berikut:
Kenaikan Kenaikan
2025 2024*) (Penurunan) 2024 2023 (Penurunan)
Kredit per 2024-2025 2023-2024
Jenis
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Modal kerja 473.954 52,7 399.771 51,5 74.183 18,6 399.771 51,5 352.886 50,8 46.885 13,8
Investasi 167.519 18,6 131.623 17,0 35.986 27,3 131.623 17,0 117.616 16,9 14.007 11,9
Konsumen 158.083 17,6 144.460 18,6 13.593 9,4 144.460 18,6 123.317 17,7 21.143 17,1
Karyawan 2.406 0,3 2.894 0,4 (488) (16,9) 2.894 0,4 3.635 0,5 (741) (20,4)
Sindikasi 97.597 10,8 97.121 12,5 476 0,5 97.121 12,5 97.600 14,0 (479) (0,5)
Program
2 0,0 3 0,0 (1) (33,3) 3 0,0 31 0,0 (28) (91,5)
Pemerintah
Jumlah -
899.531 100,0 775.872 100,0 123.659 15,9 775.872 100,0 695.085 100,0 80.787 11,6
bruto
Cadangan
Kerugian
(35.861) (38.685) 2.824 (7,3) (38.685) (47.158) 8.474 (18)
Penurunan
Nilai
Jumlah - neto 863.670 737.187 126.483 17,2 737.187 647.927 89.261 13,8
*) Disajikan kembali
328 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 331
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Terkait dengan pinjaman sindikasi, keikutsertaan BNI dalam pinjaman sindikasi dengan bank-bank lain adalah
sebesar Rp97,6 triliun dan Rp97,1 triliun masing-masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. Persentase
porsi partisipasi BNI dalam pinjaman sindikasi, di mana BNI bertindak sebagai pimpinan sindikasi, masing-
masing berkisar antara 5,0% hingga 100,0% pada tahun 2025 dan 2024.
Pinjaman karyawan adalah pinjaman yang diberikan kepada karyawan BNI dengan tingkat bunga sebesar 3%-
5% per tahun yang ditujukan untuk pembelian rumah dan keperluan lainnya dengan jangka waktu berkisar
antara 1 tahun sampai 20 tahun. Pembayaran pokok pinjaman dan bunga dilunasi melalui pemotongan gaji
setiap bulan. Kredit Program Pemerintah terdiri dari kredit Ketahanan Pangan (KKP) Two Steps Loan (TSL),
kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS), dan Revitalisasi Perkebunan yang dapat didanai sebagian dan/atau
seluruhnya oleh Pemerintah.
Kenaikan Kenaikan
2025 2024*) (Penurunan) 2024 2023 (Penurunan)
Kredit per 2024-2025 2023-2024
Jenis
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Korporasi 445.202 49,5 356.384 45,9 88.818 24,9 365.945 47,2 317.592 45,7 48.353 15,2
Rupiah 369.287 41,1 278.738 35,9 90.548 32,5 287.996 37,1 252.995 36,4 35.001 13,8
Valas 75.916 8,4 77.646 10,0 (1.730) (2,2) 77.949 10,0 64.597 9,3 13.352 20,7
Menengah 131.797 14,7 109.929 14,2 21.868 19,9 100.422 12,9 102.460 14,7 (2.038) (19,9)
Rupiah 123.535 13,7 98.379 12,7 25.156 25,6 89.175 11,5 91.224 13,1 (2.049) (2,2)
Valas 8.262 0,9 11.550 1,5 (3.288) (28,5) 11.247 1,4 11.236 1,6 11 0,1
Kecil 75.071 8,3 75.782 9,8 (712) (0,9) 75.752 9,8 84.892 12,2 (9.140) (10,8)
Rupiah 75.067 8,3 75.777 9,8 (710) (0,9) 75.747 9,8 84.876 12,2 (9.129) (10,8)
Valas 4 0,0 5 0,0 (2) (28,2) 5 0,0 16 0,0 (11) (68,8)
Konsumer 156.175 17,4 142.516 18,4 13.659 9,6 142.492 18,4 124.487 17,9 18.005 14,5
Rupiah 156.157 17,4 142.493 18,4 13.664 9,6 142.469 18,4 124.463 17,9 18.006 14,5
Valas 18 0,0 23 0,0 (5) (21,6) 23 0,0 24 0,0 (1) (4,2)
Luar Negeri 72.981 8,1 75,014 9.7 (2.033) (2,7) 75.014 9,7 56.611 8,1 18.043 32,5
Rupiah - - - - - - - - - - - -
Valas 72.981 8,1 75,014 9.7 (2.033) (2,7) 75.014 9,7 56.611 8,1 18.043 32,5
Perusahaan 18.304 2,0 16,247 2.1 2.057 12,7 16.247 2,1 9.043 1,3 7.204 79,7
Anak
Rupiah 18.250 2,0 16,197 2.1 2.053 12,7 16.197 2,1 9.033 1,3 7.165 79,3
Valas 54 0,0 50 0.0 5 9,1 50 0,0 10 0,0 40 400,0
Total 899.531 100,0 775,872 100.0 123.659 15,9 775.872 100,0 695.085 100,0 80.787 11,6
Pinjaman
Total Rupiah 742.295 82,5 611,584 78.8 130.712 21,4 611.584 78,8 562.591 80,9 48.993 8,7
Total Valas 157.235 17,5 164,288 21.2 (7.053) (4,3) 164.288 21,2 132.494 19,1 31.794 24,0
*) Disajikan kembali
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
Kredit per 2025 2024*) 2024 2023
2024-2025 2023-2024
Sektor
Ekonomi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Perdagangan,
restoran, dan 137.117 15,2 125.412 16,2 11.705 9,3 125.412 16,2 130.427 18,8 (5.015) (3,8)
hotel
Perindustrian 145.565 16,2 159.581 20,6 (14.016) (8,8) 159.581 20,6 137.662 19,8 21.919 15,9
Pertanian 50.294 5,6 48.890 6,3 1.404 2,9 48.890 6,3 56.438 8,1 (7.548) (13,4)
Jasa dunia
65.359 7,3 52.323 6,7 13.036 24,9 52.323 6,7 47.189 6,8 5.134 10,9
usaha
Konstruksi 118.266 13,2 60.442 7,8 57.824 95,7 60.442 7,8 54.444 7,8 5.998 11,0
Pengangkutan,
pergudangan,
63.930 7,1 57.825 7,5 6.105 10,6 57.825 7,5 49.271 7,1 8.554 17,4
dan
komunikasi
Laporan Tahunan 2025
329
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 332
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
Kredit per 2025 2024*) 2024 2023
2024-2025 2023-2024
Sektor
Ekonomi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Listrik, gas,
45.008 5,0 31.643 4,1 13.365 42,2 31.643 4,1 21.541 3,1 10.102 46,9
dan air
Jasa
pelayanan 47.637 5,3 40.740 5,3 6.897 16,9 40.740 5,3 14.431 2,1 26.309 182,3
sosial
Pertambangan 65.840 7,3 51.660 6,7 14.180 27,4 51.660 6,7 48.943 7,0 2.717 5,6
Lain-lain 160.515 17,8 147.356 19 13.159 8,9 147.356 19,0 134.739 19,4 12.617 9,4
Sub Jumlah 899.531 100,0 775.872 100,0 123.659 15,9 775.872 100,0 695.085 100,0 80.787 11,6
Cadangan
kerugian
(35.861) (38.685) 2.824 (7,3) (38.685) (47.158) (8.473) (18,0)
penurunan
nilai
Jumlah - neto 863.670 737.187 126.483 17,2 737.187 647.927 89.260 13,8
*) Disajikan kembali
Apabila dilihat dari sektor ekonomi, pinjaman yang diberikan BNI juga terdiversifikasi dengan baik sehingga
tidak terpapar risiko konsentrasi kredit pada sektor ekonomi tertentu. Tiga sektor ekonomi yang memiliki
kontribusi tertinggi atas pinjaman yang diberikan di tahun 2025 adalah sektor perindustrian atau manufaktur
dengan porsi 16,2%; perdagangan, restoran dan hotel (15,2%); dan konstruksi (13,2%). Di tahun sebelumnya
porsi penyaluran kredit untuk ketiga sektor tersebut masing-masing sebesar 20,6%; 16,2%; dan 7,8%.
Kenaikan Kenaikan
Pinjaman 2025 2024*) (Penurunan) 2024 2023 (Penurunan)
yang Diberikan 2024-2025 2023-2024
Kantor Luar
Negeri Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
BNI Tokyo 6.980 9,6 7.524 10,0 (544) (7,2) 7.524 10,0 6.510 11,5 1.014 15,6
BNI Hong
17.687 24,2 18.967 25,3 (1.280) (6,7) 18.967 25,3 8.618 15,2 10.349 120,1
Kong
BNI
17.321 23,7 18.215 24,3 (894) (4,9) 18.215 24,3 18.900 33,4 (685) (3,6)
Singapura
BNI New York 12.887 17,7 14.039 18,7 (1.152) (8,2) 14.039 18,7 12.621 22,3 1.418 11,2
BNI London 14.912 20,4 13.137 17,5 1.775 13,5 13.137 17,5 7.531 13,3 5.606 74,4
BNI Seoul 3.193 4,4 3.132 4,2 61 2,0 3.132 4,2 2.431 4,3 701 28,8
Jumlah 72.981 100,0 75.014 100,0 (2.033) (2,7) 75.014 100,0 56.611 100,0 18.403 32,5
*) Disajikan kembali
Dilihat berdasarkan sebaran Kantor Luar Negeri (KLN), pinjaman yang diberikan BNI KLN mengalami
perlambatan sebesar Rp2,0 triliun atau -2,7% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
330 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 333
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
BNI Tokyo BNI Hong Kong BNI Singapura
(Rp miliar) (Rp miliar) (Rp miliar)
7.524 18.967 18.900
17.687 18.215
6.980
17.321
6.510 8.618
2023 2024 2025 2023 2024 2025 2023 2024 2025
BNI New York BNI London BNI Seoul
(Rp miliar) (Rp miliar) (Rp miliar)
14.912 3.193
14.039
12.887 13.137 3.132
12.621
7.531 2.431
2023 2024 2025 2023 2024 2025 2023 2024 2025
Kenaikan Kenaikan
2025 2024*) (Penurunan) 2024 2023 (Penurunan)
Kolektibilitas 2024-2025 2023-2024
Pinjaman
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Lancar 859.246 95,5 731.053 94,2 128.193 17,5 731.053 94,2 646.349 93,0 84.704 13,1
Dalam
Perhatian 22.912 2,6 29.566 3,8 (6.654) (22,5) 29.566 3,8 33.901 4,9 (4.335) (12,8)
Khusus
Kurang
2.170 0,2 3.838 0,5 (1.668) (43,5) 3.838 0,5 2.954 0,4 884 30
Lancar
Diragukan 2.403 0,3 2.138 0,3 265 12,4 2.138 0,3 2.822 0,4 (684) (24,2)
Macet 12.800 1,4 9.277 1,2 3.523 38,0 9.277 1,2 9.059 1,3 218 2,4
Sub Jumlah 899.531 100,0 775.872 100,0 123.659 100,0 775.872 100,0 695.085 100,0 80.787 11,6
Cadangan
kerugian
(35.861) (38.685) 3.077 (8,0) (38.685) (47.158) 8.473 (18,0)
penurunan
nilai
Jumlah - neto 863.670 737.187 126.736 17,2 737.187 647.927 89.260 13,8
*) Disajikan kembali
Dalam hal kolektibilitas sesuai Peraturan OJK, kolektiblitas pinjaman yang diberikan BNI sebagian besar
masuk dalam kategori lancar dengan porsi sebesar 95,5% dan 94,2% untuk tahun 2025 dan 2024. Rasio kredit
bermasalah secara gross (sebelum dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai) BNI dan Perusahaan Anak
per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebesar 2,0%. Sedangkan rasio kredit bermasalah - Bank saja secara
neto untuk periode yang sama adalah sebesar 1,0%.
Laporan Tahunan 2025
331
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 334
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Penghapusan Aset Pinjaman yang Diberikan dan Perolehan Kembali
Pada tahun 2025, BNI melakukan penghapusan aset pinjaman yang diberikan sebesar Rp15,6 triliun, lebih
rendah dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp18,7 triliun. Dalam pelaksanaannya. Manajemen BNI
memprioritaskan debitur-debitur yang pailit dan bermasalah hukum. dimana telah dilakukan upaya-upaya
yang maksimal. Jika dibandingkan dengan total pinjaman yang diberikan bank saja, rasio penghapusan
aset pinjaman yang diberikan relatif rendah pada kisaran 1,7%. Sedangkan penerimaan kembali pinjaman
yang dihapus buku (recovery) sebesar Rp5,4 triliun dengan recovery rate di tahun 2025 sebesar 35,0%,
meningkat dibandingkan tahun 2024 sebesar 32,2%.
Obligasi Pemerintah
Obligasi Pemerintah adalah instrumen keuangan yang masuk pada kriteria berisiko rendah namun
menawarkan tingkat suku bunga yang kompetitif. Di sisi lain, instrumen ini juga turut membantu pendanaan
Pemerintah dalam mengelola APBN.
Kenaikan Kenaikan
2025 2024*) (Penurunan) 2024 2023 (Penurunan)
Kolektibilitas 2024-2025 2023-2024
Pinjaman
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Nilai Wajar
melalui
5.594 3,4 3.957 3,0 1.637 41,4 3.957 3,0 4.188 3,3 (231) (5,5)
Laporan Laba
Rugi
Nilai Wajar
melalui
Penghasilan 123.038 75,3 90.904 68,8 32.133 35,3 90.905 68,8 86.549 68,1 4.356 5,0
Komprehensif
Lain
Biaya
Perolehan
34.881 21,3 37.210 28,2 (2.329 ) (6,3) 37.210 28,2 36.363 28,6 847 2,3
yang
Diamortisasi
Jumlah 163.513 100,0 132.072 100,0 31.441 23,8 132.072 100,0 127.100 100,0 4.972 3,9
Suku Bunga
163.513 100,0 131.972 99,9 31.541 23,9 131.972 99,9 127.001 99,9 4.971 3,9
Tetap
Suku Bunga
- - 100 0,1 (100) (100) 100 0,1 99 0,1 1 1,0
Mengambang
Jumlah 163.513 100,0 132.072 100,0 31.441 23,8 132.072 100,0 127.100 100,0 4.972 3,9
*) Disajikan kembali
Obligasi Pemerintah merupakan instrumen keuangan yang masuk pada kriteria berisiko rendah namun
menawarkan tingkat suku bunga yang kompetitif. Di sisi lain, instrumen ini juga turut membantu pendanaan
Pemerintah dalam mengelola APBN. Per 31 Desember 2025, BNI mencatatkan Obligasi Pemerintah sebesar
Rp163,5 triliun atau meningkat sebesar 23,8% jika dibandingkan dengan posisi yang sama pada tahun 2024.
BNI memiliki Obligasi Pemerintah dalam mata uang Rupiah maupun valas. Transaksi Obligasi Pemerintah
dalam Rupiah mencapai Rp131,7 triliun atau meningkat 32,8% di tahun 2025, dibandingkan posisi tahun
sebelumnya sebesar Rp99,2 triliun. Sementara itu, transaksi Obligasi Pemerintah dalam valas senilai Rp31,8
triliun dan Rp32,8 triliun di tahun 2025 dan 2024. Kontribusi akun ini terhadap total aset BNI di tahun 2025
dan 2024 masing-masing sebesar 12,0%.
Dilihat dari jenis suku bunga Obligasi Pemerintah, transaksi Obligasi Pemerintah dengan suku bunga tetap
memiliki porsi dominan sebesar 100% di tahun 2025 dan 99,9% di tahun 2024. Sedangkan untuk obligasi
suku bunga mengambang, porsi transaksi Obligasi Pemerintah adalah sebesar nihil dan 6,3% di tahun 2025
dan 2024.
Untuk tingkat bunga tetap, harga pasar Obligasi Pemerintah berkisar antara 82,4% sampai dengan 131,0%
dan antara 81,0% sampai dengan 129,3% masing-masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
Sementara itu, harga pasar Obligasi Pemerintah dengan tingkat bunga mengambang adalah 100,0% dan
100,0% pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
Dalam instrumen keuangan Obligasi Pemerintah, terdapat Obligasi Pemerintah dari program rekapitalisasi,
jumlah obligasi rekapitalisasi pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 adalah masing-masing
sebesar Rp100 miliar.
332 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 335
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pada tahun 2025, tingkat suku bunga kontrak Obligasi Pemerintah untuk suku bunga tetap adalah 4,9%-12,0%
dalam mata uang Rupiah, 0,5-7,8% dalam Dolar AS, dan 1,3%-2,9% dalam Dolar Singapura. Sedangkan
tingkat suku bunga kontrak untuk suku bunga tetap pada tahun sebelumnya untuk ketiga jenis mata uang
tersebut adalah sebesar 4,9%-12,0%, 0,5-7,8%, dan 0,5%-1,3%. Di sisi lain, tingkat suku bunga mengambang
tahunan untuk Obligasi Pemerintah di tahun 2025 adalah sebesar 0% dari 6,3% di tahun sebelumnya.
Pajak Dibayar di Muka dan Beban Dibayar di Muka
BNI membukukan pajak dan beban dibayar di muka untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2025 sebesar Rp3,1 triliun dan Rp2,3 triliun. Di tahun sebelumnya kedua akun tersebut masing-masing
mencapai Rp19 miliar dan Rp2,9 triliun.
Penyertaan Saham dan Investasi pada Entitas Asosiasi
2025 2024 2023
(%) (%) (%)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 23,2 23,2 23,2
PT Penyelesaian Transaksi Elektronik Nasional (PTEN) 17,5 17,5 17,5
PT Fintek Karya Nusantara 9,8 9,8 9,8
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia 2,5 2,5 2,5
PT Bursa Efek Indonesia 1,0 1,2 1,2
PT Bank Mizuho Indonesia 1,0 1,0 1,0
PT Pemeringkat Efek Indonesia 0,1 0,1 0,2
PT Bank SMBC Indonesia Tbk 0,1 0,1 0,2
PT PANN Pembiayaan Maritim - - 48,4
Pada tahun 2025, penyertaan saham dan Investasi pada Entitas asosiasi BNI neto mencapai Rp14,4 triliun,
lebih tinggi dibandingkan posisi tahun 2024 sebesar Rp12,7 triliun dari pengakuan porsi laba PT Bank
Syariah Indonesia Tbk sepanjang tahun 2025.
Aset Lain-lain
Pada tahun 2025, Aset Lain-lain neto BNI mencapai mencapai Rp18,9 triliun naik 34,3% dibandingkan posisi
tahun 2024 senilai Rp14,1 triliun. Peningkatan ini disebabkan oleh peningkatan beberapa akun di antaranya
piutang transaksi ATM dan kartu Kredit serta piutang nasabah.
Aset Tetap
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2025 2024*) 2024-2025 2024 2023 2023-2024
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar)
Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Tanah 17.169 17.169 0 0,0 - 17.169 16.364 805 4,7
Bangunan 11.848 9.970 1.878 18,8 9.970 9.246 724 7,3
Perlengkapan Kantor dan Kendaraan
17.891 16.300 1.591 9,8 16.300 15.187 1.113 6,8
Bermotor
Total Biaya Perolehan 46.908 43.438 3.469 8,0 43.439 40.797 2.642 6,1
Aset Dalam Penyelesaian 1.196 2.267 (1.071) (47,3) 2.267 1.239 1.028 45,3
Aset Hak Guna 2.627 3.110 (483) (15,5) 3.110 2.652 458 14,7
Total Biaya Perolehan 50.731 48.816 1.915 3,9 48.816 44.688 4.128 8,5
Akumulasi Penyusutan
Bangunan 4.542 3.877 665 17,2 3.877 3.366 511 15,2
Perlengkapan Kantor dan Kendaraan
14.045 13.175 870 6,6 13.175 12.317 858 7,0
Bermotor
Aset Hak Guna 1.031 1.356 (325) (24,0) 1.356 1.240 116 9,4
Total Akumulasi Penyusutan 19.618 18.408 1.210 6,6 18.408 16.923 1.485 8,8
Nilai Buku Neto 31.113 30.408 705 2,3 30.408 27.765 2.643 9,5
*) Disajikan kembali
Laporan Tahunan 2025
333
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 336
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pada tahun 2025, BNI membukukan nilai aset tetap mengingat pengelolaan sumber pendanaan dan
bersih senilai Rp31,1 triliun naik sebesar 2,3% dari kewajiban Bank sangat terkait dengan manajemen
tahun 2024 sebesar Rp30,4 triliun. Seluruh aset tetap likuiditas dan tidak semata-mata didasarkan pada
BNI tidak ada yang dijaminkan. Adapun aset hak jangka waktu jatuh tempo kontraktual. Informasi
guna per 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp1,6 mengenai liabilitas, termasuk sifat, jatuh tempo, dan
triliun (neto). Selain itu, manajemen berkeyakinan risiko terkait, tetap diungkapkan secara memadai
bahwa tidak terdapat penurunan nilai aset tetap dalam Catatan atas Laporan Keuangan, khususnya
yang dimiliki BNI selama tahun berjalan karena pada penjelasan mengenai kebijakan akuntansi dan
manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat rincian masing-masing akun liabilitas yang relevan.
aset tetap tidak melebihi estimasi nilai yang dapat
diperoleh kembali. Kontribusi aset tetap (neto) Pada tahun 2025, Liabilitas BNI tumbuh 23%
terhadap total aset BNI di tahun 2025 sebesar 2,3% menjadi Rp1.186 triliun yang didominasi oleh
dan 2024 sebesar 2,7%. kenaikan simpanan dari Bank Lain, Efek-efek yang
Dijual dengan janji Dibeli kembali, Efek-efek yang
Aset Pajak Tangguhan - Neto Diterbitkan dan Pinjaman Yang Diterima. DPK BNI
Pada tahun 2025, Aset Pajak Tangguhan Neto BNI naik 29% menjadi Rp1.040 triliun sejalan dengan
adalah sebesar Rp2,3 triliun. Pencapaian ini lebih penurunan Current Account Saving Account (CASA)
rendah dibandingkan posisi tahun sebelumnya sebesar Rp563,278 triliun menjadi Rp725,929 triliun
Rp7,1 triliun yang dipengaruhi oleh pembebanan atau kenaikan 29% dari tahun sebelumnya.
cadangan kerugian penurunan nilai aset produktif –
selain pinjaman yang diberikan. Jumlah Liabilitas
(Rp miliar)
1.185.716
LIABILITAS
963.581
Perseroan menyusun laporan keuangan dengan 962.619
mempertimbangkan karakteristik kegiatan usaha
931.931
perbankan BNI yang lebih relevan disajikan
berdasarkan tingkat likuiditas, sehingga laporan
posisi keuangan tidak mengklasifikasikan liabilitas
ke dalam kelompok liabilitas jangka pendek dan
liabilitas jangka panjang, melainkan kepada Liabilitas
Keuangan dan Non-Keuangan. Pendekatan ini 2023 2024 2024*) 2025
sejalan dengan praktik umum di industri perbankan,
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2025 2024*) 2024-2025 2024 2023 2023-2024
Liabilitas Segera
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar)
Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Liabilitas Keuangan
Liabilitas Segera 5.761 5.515 246 4,5 5.515 5.295 220 4,2
Simpanan Nasabah/
1.040.834 805.511 235.323 29,2 805.511 810.730 (5.219) (0,6)
Dana Pihak Ketiga
Simpanan dari Bank
11.563 18.548 (6.985) (37,7) 18.548 11.894 6.654 55,9
Lain
Liabilitas Derivatif 5.399 1.479 3.920 265,0 1.479 810 669 82,6
Efek-efek yang Dijual
dengan Janji Dibeli 7.251 15.891 (8.640) (54,4) 15.891 6.891 9.000 130,6
Kembali
Liabilitas Akseptasi 2.325 4.229 (1.904) (45,0) 4.229 5.748 (1.519) (26,4)
Beban yang Masih
942 1.529 (587) (38,4) 1.529 1.664 (135) (8,1)
Harus Dibayar
Liabilitas Lain-lain 6.899 8.317 (1.418) (17,0) 26.564 26.125 439 1,7
Efek-efek yang
14.253 12.974 1.279 9,9 12.975 4.893 8.082 165,2
Diterbitkan
Pinjaman yang Diterima 39.040 42.931 (3.891) (9,1) 42.931 30.950 11.981 38,7
Efek-efek Subordinasi 18.340 17.699 641 3,6 17.699 16.929 770 4,5
334 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 337
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2025 2024*) 2024-2025 2024 2023 2023-2024
Liabilitas Segera
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar)
Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Liabilitas Kontrak
Asuransi dan 22.391 19.210 3.181 16,6
Reasuransi
Jumlah Liabilitas 1.174.998 953.833 221.165 23,2 952.871 921.929 30.942 3,4
Keuangan
Liabilitas Non - - -
Keuangan
Utang Pajak 416 318 98 30,8 318 823 (505) (61,4)
Imbalan Kerja 8.839 7.147 1.692 23,7 7.147 7.006 141 2,0
Penyisihan 1.463 2.283 (820) (35,9) 2.283 2.173 110 5,1
Jumlah Liabilitas Non 10.718 9.748 970 10,0 9.748 10.002 (254) (2,5)
Keuangan
Jumlah Liabilitas 1.185.716 963.581 222.135 23,1 962.619 931.931 30.688 3,3
Liabilitas Keuangan di tahun 2025 mengalami Pencapaian DPK ini terutama didorong dari
kenaikan sebesar Rp221,2 triliun atau 23,2% Tabungan yang mampu tumbuh 11,2% dibanding
dari tahun sebelumnya yang didominasi oleh pencapaian tahun sebelumnya, menjadi sebesar
peningkatan Simpanan Nasabah/Dana Pihak Rp286,5 triliun di 2025 sehingga CASA Ratio dapat
Ketiga sebesar Rp235,3 triliun atau 29,2%, Liabilitas terjaga di level 69,7% atau sebesar Rp726,0 triliun.
Derivatif sebesar Rp3,9 triliun atau 265,0% dan Peningkatan Tabungan ini sesuai dengan strategi
Liabilitas Kontrak Asuransi dan Reasuransi sebesar kami untuk lebih fokus pada penghimpunan dana
Rp3,2 triliun atau 16,6% dari tahun sebelumnya. murah melalui peningkatan kapabilitas layanan
digital nasabah melalui peluncuran wondr by BNI di
Liabilitas Non Keuangan di tahun 2025 mengalami tahun sebelumnya.
peningkatan sebesar Rp969 miliar atau 9,9%
dari tahun sebelumnya yang didominasi oleh DPK dalam bentuk Deposito meningkat sebesar
peningkatan Imbalan Kerja sebesar Rp1,6 triliun Rp72,6 triliun atau 30,3% dari tahun sebelumnya
atau 23,7%. menjadi Rp314,9 triliun di tahun 2025.
Liabilitas Segera Ditinjau dari sisi mata uang, DPK BNI dalam mata
Liabilitas segera BNI mengalami kenaikan sebesar uang Rupiah memiliki porsi dominan yakni 82,6%
Rp246 miliar atau 4,5% menjadi Rp5,8 triliun dari dan 79,6% di tahun 2025 dan 2024 sejalan dengan
posisi sebelumnya sebesar Rp5,5 triliun. Kenaikan penyaluran pinjaman yang juga didominasi dalam
pos ini seiring dengan peningkatan Kewajiban mata uang Rupiah. Di sisi lain, porsi DPK dalam valas
sebagai issuer bank (ATM) sebesar Rp1,3 triliun sebesar 17,4% dan 20,4% di tahun 2025 dan 2024.
dan Dana Setoran smartpay sebesar Rp33 Dari DPK dalam valas yang mencapai Rp180,7 triliun
miliar dibanding tahun 2024, di sisi lain terdapat tersebut, DPK dalam mata uang Dolar AS memiliki
penurunan Kerjasama pihak ketiga di tahun 2025 porsi dominan yang mencapai Rp166,9 triliun di
sebesar Rp300,8 miliar. tahun 2025 dan Rp151,2 triliun di tahun 2024.
Simpanan Nasabah Pada tahun 2025, tingkat suku bunga dan bagi hasil
Sepanjang tahun 2025, BNI membukukan total DPK per tahun untuk DPK dalam mata uang Rupiah
senilai Rp1.040,8 triliun di tengah kondisi likuiditas sebesar 0,0%-6,8%; 0,0%-5,3% (Dolar AS); 0,0%-
industri perbankan yang ketat. Portofolio DPK BNI 2,3% (Dolar Singapura); 0,0%-2,6% (Euro Eropa)
terdiversifikasi dengan baik dengan komposisi dan 0,0%-1,3% (Yen Jepang). Sementara tahun
tabungan dan giro (CASA) secara konsolidasi sebelumnya tingkat suku bunga dan bagi hasil per
sebesar 69,7% setara Rp726,0 triliun, sedangkan tahun untuk DPK dalam mata uang Rupiah sebesar
deposito berjangka 30,3% setara Rp314,9 triliun di 0,0%-8,1%; 0,0%-6,3% (Dolar AS); 0,0%-2,3% (Dolar
tahun 2025. Singapura); 0,0%-0,1% (Euro Eropa) dan 0,0%-0,1%
(Yen Jepang).
Laporan Tahunan 2025
335
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 338
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Jumlah Simpanan Nasabah
(Rp miliar)
1.040.834
805.511 805.511
810.730
2023 2024 2024*) 2025
Kenaikan Kenaikan
Simpanan 2025 2024*) (Penurunan) 2024 2023 (Penurunan)
Berdasarkan 2024-2025 2023-2024
Jenis Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Giro 439.499 42,2 305.734 37,9 133.765 43,8 305.734 37,9 345.496 42,6 (39.762) (11,5)
Rupiah 308.227 29,6 192.230 23,8 115.997 60,3 192.231 23,8 203.157 25,1 (10.926) (5,4)
Mata Uang
131.271 12,6 113.503 14,1 17.768 15,7 113.503 14,1 142.339 17,6 (28.836) (20,3)
Asing
Tabungan 286.460 27,5 257.544 32 28.916 11,2 257.544 32,0 231.982 28,6 25.562 11,0
Rupiah 273.547 26,3 247.370 30,7 26.177 10,6 247.370 30,7 222.513 27,4 24.857 11,2
Mata Uang
12.913 1,2 10.174 1,3 2.739 26,9 10.174 1,3 9.469 1,2 705 7,4
Asing
Total Giro dan
725.959 69,7 563.278 69,9 162.681 28,9 563.278 69,9 577.478 71,2 (14.200) (2,5)
Tabungan
Deposito 314.875 30,3 242.233 30,1 72.642 30,0 242.233 30,1 232.664 28,7 9.569 4,1
Rupiah 278.351 26,7 201.908 25,1 76.443 37,9 201.908 25,1 208.275 25,7 (6.367) (3,1)
Mata Uang
36.525 3,5 40.325 5 -3.800 -9,4 40.325 5,0 24.389 3,0 15.936 65,3
Asing
Negotiable
Certificate
of Deposit - - - - - - - - 588 0,1 (588) (100,0)
(NCD) yang
Diterbitkan
Rupiah - - - - - - - - - - - -
Mata Uang
- - - - - - - - 588 0,1 (588) (100,0)
Asing
Total
Simpanan 1.040.834 100,0 805.511 100 235.323 29,2 805.511 100,0 810.730 100,0 (5.219) (0,6)
Nasabah
Rupiah 860.126 82,6 641.509 79,6 218.617 34,1 641.509 79,6 633.945 78,2 7.564 1,2
Mata Uang
180.709 17,4 164.002 20,4 16.707 10,2 164.002 20,4 176.785 21,8 (12.783) (7,2)
Asing
*) Disajikan Kembali
336 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 339
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Komposisi Simpanan Nasabah
Persentase (%)
42,2
2025 27,5
30,3
37,9
2024 32,0
30,1
42,6
2023 28,6
28,7
Giro Tabungan Deposit
Simpanan dari Bank Lain
Kenaikan Kenaikan
2025 2024*) (Penurunan) 2024 2023 (Penurunan)
Pos Akun 2024-2025 2023-2024
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Giro 3.487 30,2 3.725 20,1 (238) (6,4) 3.725 20,1 4.376 36,8 (651)(14,9)
Deposito
747 6,5 832 4,5 (85) (10,2) 832 4,5 804 6,8 28 3,5
berjangka
Simpanan
900 7,8 926 5,0 (26) (2,8) 926 5,0 1.080 9,1 (154)(14,3)
lainnya
Pinjaman pasar
6.430 55,6 12.294 66,3 (5.864) (47,7) 12.294 66,3 5.118 43,0 7.176 140,2
uang antar bank
Negotiable
Certificate of - - 771 4,2 (771)(100,0) 771 4,2 516 4,3 255 49,4
Deposit (NCD)
Jumlah 11.563 100,0 18.548 100 (6.985) (37,7) 18.548 100,0 11.894 100,0 6.654 55,9
*) Disajikan kembali
Pada tahun 2025, Simpanan dari Bank Lain BNI mencapai Rp11,6 triliun mengalami penurunan sebesar
37,7% dibandingkan posisi tahun 2024 senilai Rp18,5 triliun. Penurunan tersebut terdapat pada instrumen
Pasar Uang Antar Bank (PUAB) sebesar Rp6,4 triliun turun sebesar Rp5,9 triliun atau 47,7% dibandingkan
posisi 2024 sebesar Rp12,3 triliun.
Tingkat suku bunga dan bagi hasil per tahun untuk simpanan dari bank lain dalam mata uang Rupiah di
tahun 2025 sebesar 0,0%-4,8% (Rupiah); 0,0%-4,9% (Dolar AS); 0,0%-1,3% (Yen Jepang); dan 0,0%-1,9%
(Dolar Singapura). Untuk tahun 2024, tingkat suku bunga dan bagi hasil per tahun untuk akun ini dari
keempat jenis mata uang tersebut masing-masing sebesar 0,0%-6,9% (Rupiah); 0,0%-5,1% (Dolar AS); 0,0%-
0,8% (Yen Jepang); dan 0,0%-3,3% (Dolar Singapura).
Liabilitas Derivatif
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2025 2024*) 2024-2025 2024 2023 2023-2024
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar)
Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Pihak berelasi 977 155 822 530,3 155 136 19 14,0
Pihak ketiga 4.422 1.324 3.098 234,0 1.324 674 650 96,4
Jumlah 5.399 1.479 3.920 265,0 1.479 810 669 82,6
*) Disajikan kembali
Laporan Tahunan 2025
337
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 340
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
BNI melakukan transaksi instrumen keuangan derivatif dalam menjalankan usaha bisnis, seperti kontrak
berjangka mata uang asing, swap mata uang asing, swap atas suku bunga dan transaksi spot untuk keperluan
pembiayaan, perdagangan dan lindung nilai. Liabilitas derivatif BNI mengalami peningkatan sebesar Rp3,9
triliun atau 265,0% menjadi Rp5,4 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp1,5 triliun. Peningkatan liabilitas
derivatif khususnya berasal dari liabilitas derivatif kepada pihak ketiga sebesar 234,0% atau Rp3,1 triliun.
Efek-efek yang Dijual dengan Janji Dibeli Kembali
Pada tahun 2025, BNI mencatatkan efek-efek yang dijual dengan janji dibeli turun sebesar Rp8,6 triliun atau
54,4% dari Rp15,9 triliun di tahun 2024 menjadi Rp7,3 triliun. Adapun tingkat suku bunga tahunan untuk
efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali adalah 4,8%-8,4% (Rupiah) dan 1,9%-4,8% (Dolar AS) untuk
tahun 2025.
Liabilitas Akseptasi
Pada tahun 2025, BNI mencatatkan penurunan liabilitas akseptasi sebesar Rp1,9 triliun atau 45,0% dari
Rp4,2 triliun di tahun 2024 menjadi Rp2,3 triliun dari tahun sebelumnya. Penurunan ini berasal dari tagihan
akseptasi kepada pihak ketiga dari tahun sebelumnya Rp3,3 triliun menjadi Rp1,8 triliun di tahun 2025.
Beban yang Masih Harus Dibayar
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2025 2024*) 2024-2025 2024 2023 2023-2024
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar)
Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Kewajiban sebagai
212 245 (33) (13,3) 245 461 (216) (46,9)
Bank Penerbit
Biaya Kantor 394 413 (19) (4,7) 413 467 (54) (11,6)
Biaya Teknologi dan
128 615 (487) (79,2) 615 559 56 10,0
Telekomunikasi
Biaya Loyalty 9 49 (40) (81,9) 49 50 (1) (2,0)
Biaya Promosi 32 5 27 533,8 5 5 0 0,0
Lain-Lain 167 202 (35) (17,2) 202 122 80 65,6
Jumlah 942 1,529 (587) (38,4) 1.529 1.664 (135) (8,1)
*) Disajikan kembali
Pada tahun 2025, beban yang masih harus dibayar BNI mencapai Rp942 miliar. Nilai akun tersebut relatif
menurun 38,4% dibandingkan posisi tahun 2024 yang mencapai Rp1,5 triliun. Penurunan beban yang masih
harus dibayar khususnya berasal dari biaya teknologi dan telekomunikasi sebesar Rp615 miliar menjadi
Rp128 miliar.
Utang Pajak
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2025 2024*) 2024-2025 2024 2023 2023-2024
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar)
Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Pajak penghasilan
263 223 40 18,0 223 702 (479) (68,2)
badan
Pajak lainnya 152 95 57 59,8 95 121 (26) (21,5)
Jumlah - neto 415 318 97 30,5 318 823 (505) (61,4)
*) Disajikan kembali
338 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 341
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pada tahun 2025, BNI membukukan peningkatan utang pajak sebesar 30,5% dari Rp318 miliar di tahun
2024 menjadi Rp415 miliar. Peningkatan ini sejalan dengan kenaikan utang pajak penghasilan badan dari
Rp223 miliar di tahun 2024 menjadi Rp263 miliar di tahun 2025 dengan peningkatan sebesar 17,9% atau naik
Rp40 miliar dari tahun sebelumnya.
Imbalan Kerja
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2025 2024*) 2024-2025 2024 2023 2023-2024
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar)
Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Imbalan kerja jangka
3.923 3.230 693 21,5 3.230 2.525 705 27,9
pendek
Imbalan pasca kerja
4.916 3.917 999 25,5 3.917 4.481 (564) (12,6)
jangka panjang
Jumlah 8.839 7.147 1.692 23,7 7.147 7.006 141 2,0
*) Disajikan kembali
Pada tahun 2025, imbalan kerja mencapai Rp8,8 triliun, naik 23,7% dibandingkan posisi tahun 2024 sebesar
Rp7,1 triliun. BNI membukukan peningkatan imbalan kerja jangka pendek sebesar Rp693 miliar naik 21,5%
dari Rp3,2 triliun di tahun 2024. Untuk imbalan kerja jangka panjang naik sebesar Rp999,1 miliar atau 25,5%
yang didominasi oleh program pensiun manfaat pasti turun sebesar Rp731 miliar.
Penyisihan
Akun penyisihan BNI terdiri dari estimasi kerugian atas komitmen dan kontinjensi serta penyisihan atas
perkara hukum dan lainnya. Pada tahun 2025, BNI membukukan penyisihan sebesar Rp1,5 triliun, mengalami
penurunan dibandingkan posisi tahun sebelumnya sebesar Rp2,3 triliun. Peningkatan provisi ini berasal
dari estimasi kerugian atas komitmen dan kontinjensi yaitu sebesar Rp1,5 triliun dari sebelumnya sebesar
Rp2,3 triliun. Hal ini disebabkan adanya pembentukan provisi atas akun-akun off balance sheet sebagai
dampak implementasi PSAK 109 di tahun 2020. Sementara itu cadangan perkara hukum dan lainnya naik
sebesar Rp2 miliar dibandingkan posisi sebelumnya.
Liabilitas Lain-Lain
Pada tahun 2025, liabilitas lain-lain mengalami penurunan sebesar 17,0% menjadi Rp6,9 triliun dari Rp8,3
triliun pada tahun 2024. Kenaikan tersebut didorong oleh Liabilitas kepada pemegang polis naik sebesar
Rp3 miliar dan disisi lain terdapat penurunan Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor (TD DHE) sebesar
Rp509 miliar dibandingkan tahun 2024.
Efek-efek yang Diterbitkan
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2025 2024*) 2024-2025 2024 2023 2023-2024
Berdasarkan Hubungan
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar)
Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Pihak berelasi 1.886 1.892 (6) (0,3) 1.892 1.764 128 7,3
Pihak ketiga 12.368 11.082 1.286 11,6 11.083 3.129 7.954 254,2
Jumlah 14.253 12.974 1.279 9,9 12.975 4.893 8.082 165,2
*) Disajikan kembali
Pada tanggal 4 Juli 2025, BNI telah menerbitkan Sustainability Bond 2025 dengan denominasi IDR dengan
nilai nominal sebesar Rp5.000.000.000.000,- (lima triliun rupiah) dengan tenor 3 tahun dan 5 tahun. Pada
tanggal 31 Desember 2025, BNI Sustainability Bond 2025 memiliki nilai bersih sebesar Rp4.996.653 juta
setelah dikurangi biaya penerbitan yang belum diamortisasi sebesar Rp3.347 juta.
Laporan Tahunan 2025
339
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 342
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pinjaman yang Diterima
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
Jenis Pinjaman yang 2025 2024*) 2024-2025 2024 2023 2023-2024
Diterima (Rp-miliar) (Rp-miliar)
Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Pinjaman penerusan 54 49 5 9,8 49 52 (3) (5,8)
Kredit likuiditas untuk
kredit koperasi primer 1 1 - - 1 1 - 0,0
kepada anggotanya
Pinjaman bilateral 33.681 35.115 (1.434) (4,1) 35.115 21.856 13.259 60,7
Bankers acceptance 1.812 4.171 (2.359) (56,5) 4.171 7.768 (3.597) (46,3)
Lain-lain 3.492 3.595 (103) (2,9) 3.595 1.273 2.322 182,4
Jumlah 39.040 42.931 (3.891) (9,1) 42.931 30.950 11.981 38,7
*) Disajikan Kembali
Pinjaman yang diterima BNI terdiri atas berbagai jenis pinjaman meliputi pinjaman penerusan, kredit
likuiditas untuk kredit koperasi primer kepada anggotanya, pinjaman bilateral, bankers acceptance serta
pinjaman lainnya.Total pinjaman yang diterima untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
sebesar Rp39,0 triliun atau turun 9,1% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp42,9 triliun. Penurunan
tersebut terutama disebabkan oleh penurunan Bankers acceptance sebesar 56,6% menjadi Rp1,8 triliun
pada tahun 2025 dari Rp4,2 triliun pada tahun sebelumnya.
Efek-efek Subordinasi
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2025 2024*) 2024-2025 2024 2023 2023-2024
Berdasarkan Hubungan
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar)
Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
BNI Tier 2 8.337 8.046 291 3,6 8.046 7.696 350 4,5
BNI Additional Tier 1 10.003 9.653 350 3,6 9.653 9.233 420 4,5
Jumlah 18.340 17.699 641 3,6 17.699 16.929 770 4,5
*) Disajikan kembali
Pada tanggal 31 Desember 2025, BNI Tier 2 Subordinated Notes memiliki nilai bersih sebesar Rp8,3 triliun
setelah dikurangi biaya penerbitan yang belum diamortisasi sebesar Rp265,0 juta, dan telah memperoleh
hasil pemeringkatan dari Moody’s dan Fitch dengan peringkat masing-masing Ba2 dan BB.
EKUITAS
Pada tahun 2025, jumlah ekuitas BNI tercatat sebesar Rp176,5 triliun naik 6,0% dari tahun 2024 sebesar
Rp166,5 triliun. Peningkatan yang signifikan ini berasal dari kenaikan saldo laba sebesar 4,8% atau setara
Rp5,7 triliun dibandingkan tahun sebelumnya sebagai dampak dari pertumbuhan laba BNI.
Jumlah Ekuitas
(Rp miliar)
176.339
167.187 166.548
154.733
2023 2024 2024*) 2025
340 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 343
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2025 2024*) 2024-2025 2024 2023 2023-2024
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar)
Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Modal saham: modal
ditempatkan dan 9.055 9.055 - 0,0 - 9.055 9.055 - 0,0
disetor penuh
Tambahan modal
17.010 17.010 - 0,0 - 17.010 17.010 - 0,0
disetor
Cadangan Pembayaran
349 323 26 8,0 323 260 63 24,2
Berbasis Saham
Transaksi dengan
kepentingan non 2.257 2.257 - 0,0 2.257 2.257 - 0,0
pengendali
Cadangan revaluasi
16.711 16.711 - 0,0 16.711 15.448 1.263 8,2
aset
Keuntungan/Kerugian
Neto yang Belum
Direalisasikan atas
Efek-efek dan Obligasi
Pemerintah dalam 2.617 (1.432) 4.049 (282,8) (1.465) (896) (569) 63,5
Kelompok Nilai Wajar
melalui Penghasilan
Komprehensif Lain
Setelah Pajak
Selisih kurs penjabaran
laporan keuangan (124) (97) (27) 27,8 (97) (58) (39) 67,2
dalam mata uang asing
Saldo laba 123.855 118.244 5.611 4,7 118.664 107.236 11.428 10,7
Kepentingan non-
4.609 4.477 132 2,9 4.729 4.601 128 2,8
pengendali
Modal saham diperoleh
- - - - - (180) 180 (100,0)
kembali
Jumlah Ekuitas 176.339 166.548 9.791 5,9 167.187 154.733 11.815 7,6
*) Disajikan kembali
Jumlah Ekuitas BNI di tahun 2025 tercatat Rp176,3 Cadangan Pembayaran Berbasis Saham
triliun atau naik 5,9% dibanding tahun lalu sebagai Mengacu pada PSAK 102 tentang pembayaran
dampak dari semakin meningkatnya profitabilitas berbasis saham, bank wajib membentuk
BNI dibandingkan tahun lalu, sebagaimana akan pencadangan Pembayaran Berbasis Saham sesuai
dijelaskan secara rinci pada poin-poin di bawah ini. dengan harga pasar saat tanggal pemberian
(Grant Date). Perseroan memiliki program
Modal Saham remunerasi kepemilikan saham untuk Direksi,
Pada tahun 2025, modal saham di BNI mencapai Dewan Komisaris non independen serta pegawai
Rp9,1 triliun. Pencapaian tersebut tidak mengalami yang pembagiannya sudah dilakukan pada tahun
perubahan dari 2024 sebesar Rp9,1 triliun. 2022. Namun pembukaan periode lock up atas
pembagian tersebut dilakukan bertahap hingga
Tambahan Modal Disetor tahun 2025 mendatang. Sebagai dampak program
Tambahan modal disetor/agio saham di BNI dan mekanisme pembukaan lock up periode yang
mencapai Rp17,0 triliun di 2025. Pencapaian tersebut masih sampai tahun 2025 tersebut, maka bank juga
tidak mengalami perubahan dari 2024 sebesar menyisihkan pencadangan pembayaran berbasis
Rp17,0 triliun. saham senilai Rp349 miliar di tahun 2025.
Cadangan Revaluasi Aset Transaksi dengan Kepentingan Non
Cadangan revaluasi aset pada tahun 2025 tercatat Pengendali
sebesar Rp16,7 triliun, mengalami kenaikan sebesar Pada tahun 2025, transaksi dengan kepentingan
Rp0 triliun atau 0% dari tahun 2024 sebesar Rp16,7 non pengendali tercatat sebesar Rp2,3 triliun
triliun. Hal ini dikarenakan adanya pencatatan tidak mengalami perubahan dari tahun 2024. Nilai
realisasi hasil revaluasi aset tetap tanah dan transaksi dengan kepentingan pengendali adalah
bangunan yang dilaksanakan di tahun 2025. seluruh penerimaan dari Sumitomo Life setelah
dikurangi dengan biaya transaksi atas kemitraan
strategis akuisi 40% saham BNI Life oleh Sumitomo
Life pada tahun 2013.
Laporan Tahunan 2025
341
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 344
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Keuntungan/Kerugian Neto yang Belum Kepentingan Non-Pengendali
Direalisasikan atas Efek-efek dan Obligasi Kepentingan non pengendali atas aset neto
Pemerintah dalam Kelompok Nilai Wajar perusahaan anak yang konsolidasi di BNI pada tahun
melalui Penghasilan Komprehensif Lain 2025 mencapai Rp4,6 triliun mengalami peningkatan
Setelah Pajak sebesar 3,0% atau Rp132 miliar dari Rp4,5 triliun di
Keuntungan Neto yang belum direalisasikan tahun 2024. Peningkatan tersebut didorong oleh
dari kenaikan nilai wajar efek-efek dan Obligasi kenaikan dari laba perusahaan anak BNI.
Pemerintah yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain setelah dikurangi LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN
pajak tangguhan di BNI sebesar Rp2,6 triliun di 2025. KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
Kerugian meningkat sebesar Rp4.049 miliar dari
tahun 2024 yang mengalami kerugian unrealized Pada tahun 2025, BNI kembali berhasil membukukan
sebesar Rp1.432 miliar. Peningkatan tersebut laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada
dikarenakan perhitungan mark to market atas pemilik entitas induk sebesar Rp20 triliun yang
Securities FVOCI dan AC dengan turunnya tingkat turun 6,6% secara tahunan dan Laba Komprehensif
suku bunga acuan di pasar di tahun 2025 dibanding periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada
tahun 2024. pemilik entitas induk sebesar Rp23,6 triliun atau
tumbuh 4,6% secara tahunan. Pertumbuhan laba
Selisih Kurs Penjabaran Laporan Keuangan tersebut terutama karena peningkatan Pendapatan
dalam Mata Uang Asing Operasional selain Bunga sebesar 5,2% YoY, salah
Pada tahun 2025, kerugian dari selisih kurs karena satunya dari fee based income digital sebagai hasil
penjabaran laporan keuangan dalam mata uang dari upaya Perseroan membangun kapabilitas
asing di BNI mencapai Rp124 miliar. Kerugian transaksional dan layanan digital baik untuk Segmen
tersebut mengalami peningkatan Rp27 miliar Retail melalui wondr by BNI maupun Segmen
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp97 miliar. Wholesale melalui BNIdirect.
Saldo Laba Laba Bersih (Laba yang Diatribusikan
Pada tahun 2025, saldo laba mencapai Rp123,9 kepada Pemilik Entitas Induk - sebagai
triliun, mengalami peningkatan Rp5,7 triliun atau acuan pembagian dividen)
(Rp miliar)
4,7% dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar
21.464 21.464
Rp118,2 triliun. Peningkatan pencapaian profit tahun
2025 ini didukung oleh ekspansi bisnis BNI yang
sehat pada segmen berisiko rendah, peningkatan 20.909
20.041
fee based income dan perbaikan kualitas aset.
Kenaikan saldo laba ini telah dikurangi pembayaran
cash dividend atas laba tahun buku 2025 sebesar
Rp14 triliun.
Jumlah Saldo Laba
(Rp miliar) 2023 2024 2024*) 2025
123.855
118.664 118.244
107.236
2023 2024 2024*) 2025
342 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 345
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lainnya
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2025 2024*) 2024-2025 2024 2023 2023-2024
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar)
Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Pendapatan bunga 69.394 66.583 2.811 4,2 66.583 61.472 5.111 8,3
Beban bunga (29.061) (26.103) (2.958) 11,3 (26.103) (20.196) (5.907) 29,2
Pendapatan bunga –
40.333 40.480 (147) (0,4) 40.480 41.276 (796) (1,9)
neto
Pendapatan premi-neto (2) (2) - 0,0 1.724 1.659 65 3,9
Pendapatan operasional
24.645 23.417 1.228 5,2 22.311 19.812 2.499 12,6
lainnya
Total pendapatan
64.976 63.895 1.081 1,7 64.515 62.747 1.768 2,8
operasional
Beban operasional
(30.857) (29.111) (1.746) (6,0) (29.688) (27.778) (1.910) 6,9
lainnya
Pembentukan cadangan
kerugian penurunan (9.724) (8.211) (1.513) 18,4 (8.211) (9.196) 985 (10,7)
nilai
Laba operasional 24.395 26.573 (2.178) (8,2) 26.616 25.773 843 3,3
Pendapatan (beban)
2 (4) 6 (150,0) (36) (133) 97 (72,9)
bukan operasional-neto
Laba sebelum beban
24.397 26.569 (2.172) (8,2) 26.580 25.640 940 3,7
pajak
Beban pajak (4.286) (4.900) 614 (12,5) (4.911) (4.534) (377) 8,3
Laba tahun berjalan 20.111 21.669 (1.558) (7,2) 21.669 21.106 563 2,7
Penghasilan
komprehensif
3.605 1.031 2.574 249,7 997 674 323 47,9
lain, setelah pajak
penghasilan
Jumlah laba
komprehensif periode 23.716 22.700 1.016 4,5 22.666 21.780 886 4,1
berjalan
Laba tahun berjalan
yang dapat
diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 20.041 21.464 (1.423) (6,6) 21.464 20.909 555 2,7
Kepentingan non
70 205 (135) (66,0) 205 197 8 4,1
pengendali
Jumlah laba
komprehensif periode
berjalan yang dapat
diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 23.584 22.551 1.033 4,6 22.539 21.560 979 4,5
Kepentingan non
132 149 (17) (11,4) 127 220 (93) (42,3)
pengendali
Laba per Saham
Diatribusikan kepada
537 576 (39) (6,8) 576 561 15 2,7
Pemilik Entitas Induk
(EPS) (Rupiah penuh)
*) Disajikan kembali
Laporan Tahunan 2025
343
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 346
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pendapatan Bunga
Kenaikan Kenaikan
2025 2024*) (Penurunan) 2024 2023 (Penurunan)
Pos Akun 2024-2025 2023-2024
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Pinjaman
yang 57.957 83,5 55.681 83,6 2.276 4,1 55.681 83,6 50.753 82,6 4.928 9,7
diberikan
Obligasi
Pemerintah 7.957 11,5 7.245 10,9 712 9,8 7.245 10,9 6.695 10,9 550 8,2
dan efek-efek
Penempatan
pada bank
2.414 3,5 2.282 3,4 132 5,8 2.282 3,4 2.781 4,5 (499) (17,9)
lain dan Bank
Indonesia
Wesel ekspor
dan tagihan 1.057 1,5 1.133 1,7 (76) (6,7) 1.133 1,7 1.091 1,8 42 3,8
lainnya
Lain-lain 9 0,0 242 0,4 (233)(96,3) 242 0,4 152 0,2 90 59,2
Jumlah 69.394 100,0 66.583 100,0 2.811 4.2 66.583 100,0 61.472 100,0 5.111 8,3
*) Disajikan kembali
83,5
11,5
2025 3,5
1,5 Pinjaman yang diberikan
0,0 Obligasi Pemerintah dan efek-efek
83,6 Penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia
10,9
Wesel ekspor dan tagihan lainnya
2024 3,4
Lain-lain
1,7
0,4
82,6
10,9
2023 4,5
1,8
0,2
Pada tahun 2025, BNI membukukan pendapatan bunga sebesar Rp69,4 triliun, mengalami kenaikan 4,2%
YoY. Pendapatan bunga dari pinjaman yang diberikan masih memberikan kontribusi terbesar yaitu sebesar
83,5% dari total pendapatan bunga di tahun 2025. Kemudian diikuti oleh pendapatan bunga dari Obligasi
Pemerintah dan Efek-Efek sebesar 11,5%.
344 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 347
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Beban Bunga
Kenaikan Kenaikan
2025 2024*) (Penurunan) 2024 2023 (Penurunan)
Pos Akun 2024-2025 2023-2024
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Simpanan
nasabah dan 24.411 84,0 21.276 81,5 3.135 14,7 21.276 81,6 16.458 81,5 4.818 29,3
bank lain
Pinjaman
3.093 10,6 3.483 13,3 (390) (11,2) 3.483 13,3 2.713 13,4 770 28,4
yang diterima
Efek-efek
yang 1.543 5,3 1.334 5,1 209 15,7 1.334 5,1 1.014 5,0 320 31,6
diterbitkan
Lain-lain 13 0,0 10 0,0 3 30,0 10 0 11 0,1 (1) (9,1)
Jumlah 29.060 100,0 26.103 100,0 2.957 11,3 26.103 100,0 20.196 100,0 5.907 29,2
*) Disajikan kembali
84,0
10,6
2025
5,3
0,0
Simpanan nasabah dan bank lain
81,6 Pinjaman yang diterima
13,3 Efek-efek yang diterbitkan
2024
5,1 Lain-lain
0
81,5
13,4
2023
5,0
0,1
Komposisi beban bunga pada tahun 2025 mengalami kenaikan sebesar Rp3 triliun atau 11,3% dibandingkan
dengan periode sebelumnya. Selain didominasi oleh simpanan nasabah dan bank lain yang menjadi sumber
utama pendanaan BNI dengan kontribusi sebesar 84% di tahun 2025 dan 81,6% di tahun 2024, kenaikan
beban bunga juga dipengaruhi oleh penurunan beban bunga pinjaman yang diterima sebesar Rp390 miliar
atau 11,2% dan beban bunga atas efek-efek yang diterbitkan sebesar Rp209 miliar atau 15,7% dari tahun
sebelumnya.
Pendapatan Bunga Neto
Pada tahun 2025, BNI membukukan pendapatan bunga neto sebesar Rp40,3 triliun turun tipis 0,4% dibanding
tahun sebelumnya, disebabkan kenaikan beban bunga yang lebih agresif sebesar 11,3% YoY dibanding
kenaikan pendapatan bunga yang sebesar 4,2% YoY. Kenaikan beban bunga yang signifikan tersebut,
sebagai dampak dari ketatnya likuiditas yang mengakibatkan tren kenaikan suku bunga di pasar.
Laporan Tahunan 2025
345
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 348
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pendapatan Bunga - Neto
(Rp miliar) 2024 yang tercatat sebesar Rp1,7 triliun. Selain itu,
perolehan pendapatan investasi juga dipengaruhi
40.333 oleh fluktuasi harga pasar efek-efek dan Obligasi
Pemerintah yang menjadi sarana investasi BNI Life
40.480 40.480 untuk pengembangan portofolionya.
41.276 Pendapatan Premi - Neto
(Rp miliar)
2
1.724 2
2023 2024 2024*) 2025 1.659
Pendapatan Premi - Neto
Akun ini merupakan porsi dari BNI Life sebagai
salah satu anak perusahaan BNI yang berkontribusi
terhadap pendapatan BNI secara konsolidasi. Pada 2023 2024 2024*) 2025
tahun 2025, Premi neto BNI Life mencapai Rp0 triliun
naik 0% atau sebesar Rp0 miliar dibandingkan tahun
Pendapatan Operasional Lainnya
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2025 2024*) 2024-2025 2024 2023 2023-2024
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar)
Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Provisi dan komisi
11.168 10.559 609 5,8 10.559 10.120 439 4,3
lainnya
Laba dari entitas
1.627 1.523 104 6,8 1.523 1.328 195 14,7
asosiasi
Penerimaan Kembali
aset yang telah 5.439 6.025 (586) (9,7) 6.025 5.030 995 19,8
dihapusbukukan
Keuntungan/(kerugian)
yang belum direalisasi
dari perubahan nilai
142 145 (3) (2,1) 145 74 71 95,9
wajar aset keuangan
yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi
Keuntungan dari
penjualan dari aset
keuangan yang diukur
pada nilai wajar
2.886 1.769 1.117 63,1 1.769 1.180 589 49,9
melalui penghasilan
komprehensif lain dan
nilai wajar melalui laba
rugi
Laba selisih kurs – neto 1.037 1.259 (222) (17,6) 1.259 1.019 240 23,6
Lainnya 2.345 2.096 249 11,9 2.096 1.062 1.034 97,4
Jumlah 24.644 23.376 1.268 5,4 23.376 19.812 3.564 18,0
*) Disajikan kembali
Pada tahun 2025, BNI membukukan pendapatan operasional lainnya sebesar Rp24,6 triliun naik 5,4% dari
posisi tahun 2024 sebesar Rp23,4 triliun. Penurunan terbesar berasal dari penerimaan kembali aset yang
telah dihapusbukukan sebesar Rp0,6 triliun turun sebesar 9,7% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.
BNI juga mencatat pendapatan operasional dari laba entitas asosiasi PT Bank Syariah Indonesia Tbk sebesar
Rp1,6 triliun, meningkat 0,3% dibandingkan periode Desember 2024 sebesar Rp1,5 triliun. Pendapatan dari
provisi dan komisi lainnya juga mengalami kenaikan sebesar Rp609 miliar atau 5,8% dibandingkan realisasi
tahun sebelumnya.
346 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 349
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pendapatan Operasional Lainnya
(Rp miliar)
23.900
22.311 22.649
19.812
2023 2024 2024*) 2025
Beban Operasional Lainnya
Kenaikan Kenaikan
2025 2024*) (Penurunan) 2024 2023 (Penurunan)
Pos Akun 2024-2025 2023-2024
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Beban
gaji dan 14.529 47,1 13.782 47,3 747 5,4 13.782 47,3 12.834 46,2 948 7,4
tunjangan
Beban
umum dan 9.395 30,4 9.025 31,0 370 4,1 9.025 31,0 9.193 33,1 (168) (1,8)
administrasi
Beban
1.188 3,9 1.103 3,8 85 7,7 1.103 3,8 1.066 3,8 37 3,5
promosi
Premi
penjaminan 1.704 5,5 1.567 5,4 137 8,7 1.567 5,4 1.476 5,3 91 6,2
simpanan
Lain-lain 4.041 13,1 3.634 12,5 407 11,2 3.634 12,5 3.208 11,5 426 13,3
Jumlah 30.857 100,0 29.111 100,0 1.746 6,0 29.111 100,0 27.777 100,0 1.334 4,8
*) Disajikan kembali
Jumlah Beban Operasional Lainnya Peningkatan beban operasional lainnya didominasi
(Rp miliar)
beban lain-lain yang tumbuh 11,2% YoY disebabkan
30.857 tahun ini BNI meningkatkan investasi layanan
digital perbankan melalui peluncuran wondr by BNI
29.688 29.111
dan BNIdirect untuk peningkatan transaksi nasabah
dan diharapkan menjadi katalis peningkatan bisnis
27.778
ke depannya.
Pembentukan Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai
Pada tahun 2025, pembentukan beban cadangan
2023 2024 2024*) 2025 kerugian penurunan nilai mengalami kenaikan
sebesar Rp1.514 miliar atau sebesar 18,4% menjadi
Rp9,7 triliun dari tahun 2024 sebesar Rp8,2 triliun.
Pada tahun 2025, beban operasional lainnya Pembentukan beban cadangan kerugian penurunan
mengalami kenaikan sebesar 6,0% atau Rp1,7 triliun nilai ini seiring dengan perbaikan kualitas aset yang
menjadi Rp30,9 triliun dari posisi Rp29,1 triliun di konsisten dan dampak dari akselerasi bisnis di
tahun 2024. Peningkatan tersebut untuk menunjang segmen berisiko rendah.
ekspansi bisnis BNI sepanjang tahun 2025.
Laporan Tahunan 2025
347
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 350
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan Komprehensif Lain, Setelah
Pada tahun 2025, BNI membukukan laba sebelum Pajak Penghasilan
pajak sebesar Rp24,4 triliun, turun 8,2% dibandingkan Pada tahun 2025, laba komprehensif lain BNI berada
tahun 2024 sebesar Rp26,6 triliun. pada posisi keuntungan sebesar Rp3.605 miliar,
dari tahun 2024 sebesar Rp1.031 miliar. Hal tersebut
Laba Sebelum Beban Pajak didominasi oleh keuntungan dari perubahan nilai
(Rp miliar)
aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
24.397 penghasilan komprehensif lain sebesar Rp5.084
miliar.
26.580 26.569
Total Laba Komprehensif Periode Berjalan
25.640
Atribusi laba dan penghasilan komprehensif BNI
mencapai Rp23,7 triliun. Pencapaian tersebut
mengalami kenaikan sebesar Rp1.016 miliar atau
4,5% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp22,7
triliun.
2023 2024 2024*) 2025
Jumlah Laba Komprehensif Periode Berjalan
(Rp miliar)
Beban Pajak 23.716
Pada tahun 2025, BNI membukukan beban pajak
22.666 22.700
senilai Rp4,3 triliun turun 13,6% dibandingkan pada
tahun 2024 sebesar Rp4,9 triliun. Penurunan beban
21.780
pajak tersebut terutama disebabkan karena adanya
penurunan laba sebelum pajak sebesar Rp2.172
miliar dari tahun 2024 sebesar Rp26,6 triliun menjadi
Rp24,4 triliun pada tahun 2025.
2023 2024 2024*) 2025
Laba per Saham Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
Laba tahun berjalan per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan diatribusikan kepada
pemilik entitas induk dengan rata-rata tertimbang jumlah lembar saham biasa yang beredar pada tahun
bersangkutan.
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2025 2024*) 2024-2025 2024 2023 2023-2024
Perihal
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar)
Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Laba tahun berjalan
yang dapat
diatribusikan kepada 20.111 21.464 (1.353) (6,3) 21.464 20.909 555 2,7
pemilik entitas induk
(Rp-miliar)
Rata-rata tertimbang
jumlah lembar saham
37.297 37.290 7 0,0 37.290 37.257 33 0,1
biasa yang beredar
(juta lembar saham)
Laba per saham dasar
diatribusikan kepada
537 576 (39) (6,8) 576 561 15 2,7
pemilik entitas induk
(Rupiah penuh)**)
*) Disajikan kembali
Di tahun 2023 BNI melakukan aksi korporasi berupa pemecahan saham atau stock split dengan rasio 1:2
yang efektif mulai 6 Oktober 2023. Stock split tidak menyebabkan perubahan nilai kepemilikan saham oleh
investor karena jumlah saham yang beredar naik menjadi 2 kali lipat diikuti harga saham yang menyesuaikan
0,5 kali dari harga sebelumnya.
348 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 351
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pada tahun 2025, Laba per Saham Diatribusikan LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
kepada Pemilik Entitas Induk tercatat sebesar Rp537 Pada tahun 2025, BNI membukukan peningkatan
turun dari tahun 2024 sebesar Rp576 atau turun arus kas bersih sebesar Rp48,9 triliun, naik sebesar
sebesar 6,8%. 196,3% dibandingkan penurunan arus kas bersih
pada tahun 2024 sebesar Rp50,8 triliun. Penurunan
Laba per Saham Dasar arus kas bersih dipengaruhi oleh aktivitas pendanaan
(Rp miliar)
pembayaran dividen atas laba berjalan tahun buku
537 2024 serta, aktivitas investasi atas pembelian Efek-
Efek dan Obligasi Pemerintah selama tahun 2025.
576 576
Arus kas bersih dari Aktivitas Operasi, Investasi
dan Pendanaan pada tahun 2025 masing-masing
561
sebesar Rp103,1 triliun, Rp26,6 triliun, dan Rp27,6
triliun.
Kas dan Setara Kas di Akhir Tahun
(Rp miliar)
152.852
2023 2024 2024*) 2025
104.075 104.075
154.879
2023 2024 2024*) 2025
Laporan Arus Kas Konsolidasian
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2025 2024 2024-2025 2023 2023-2024
Perihal
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar)
Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Kas neto diperoleh
103.103 (63.218) 166.321 (263,1) 10.393 (73.611) (708,3)
dari aktivitas operasi
Kas neto digunakan
untuk aktivitas (26.638) (5.270) (21.368) 405,5 (10.771) 5.501 (51,1)
investasi
Kas neto diperoleh
dari/(digunakan
(27.556) 17.718 (45.274) (255,5) (8.493) 26.211 (308,6)
untuk) aktivitas
pendanaan
Peningkatan/
(penurunan) neto kas 48.909 (50.770) 99.679 (196,3) (8.871) (41.899) 472,3
dan setara kas
Dampak selisih kurs (132) (34) (98) 288,2 (150) 116 (77,3)
Kas dan setara kas di
104.075 154.879 (50.804) (32,8) 163.900 (9.021) (5,5)
awal tahun
Kas dan setara kas di
152.852 104.075 48.777 46,9 154.879 (50.804) (32,8)
akhir tahun
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Pada tahun 2025, BNI membukukan kas neto yang diterima dari aktivitas operasi sebesar Rp103,1 triliun di
tahun 2025 dan yang digunakan di tahun 2024 sebesar Rp63,2 triliun. Aktivitas arus kas operasi tersebut
dipengaruhi oleh simpanan nasabah sebesar Rp235,3 triliun di tahun 2025 sedangkan di posisi tahun
2024 sebesar (Rp5,2) triliun. Selain itu dari sisi aset operasi, peningkatan arus kas aktivitas operasi juga
dipengaruhi oleh Efek-efek dan Obligasi Pemerintah yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi sebesar
Rp1,6 triliun dari sebelumnya sebesar Rp14,0 triliun di tahun 2024 menjadi Rp12,4 triliun di tahun 2025.
Laporan Tahunan 2025
349
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 352
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Arus Kas dari Aktivitas Investasi Rp32,6 triliun serta pembayaran efek-efek yang
Pada tahun 2025, BNI membukukan penggunaan dijual dengan janji dibeli kembali sebesar Rp32,6
kas neto yang dalam aktivitas investasi sebesar triliun. Selain itu juga terdapat penambahan efek-
Rp26,6 triliun yang didominasi oleh pembelian efek yang dijual dengan janji dibeli kembali (neto)
Obligasi Pemerintah yang diukur pada nilai wajar Rp13,6 triliun dan pembayaran atas Efek-Efek
melalui penghasilan komprehensif lain dan biaya Diterbitkan (neto) sebesar Rp4,0 triliun, di sisi lain
perolehan yang diamortisasi (neto) sebesar Rp170,0 terdapat pembayaran dividen sebesar Rp14 triliun.
triliun serta pembelian atas Efek-Efek (neto) sebesar
Rp98,1 triliun dan pembelian aset tetap sebesar Kas dan Setara Kas Akhir Periode
Rp2,9 triliun. Pada tahun 2025, BNI membukukan kas dan setara
kas akhir tahun 2025 adalah sebesar Rp152,9 triliun,
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan meningkat sebesar Rp48,9 triliun yang didominasi
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
Pada tahun 2025, kas bersih yang digunakan untuk DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
oleh arus kas pinjaman yang diterima dari aktivitas
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
aktivitas pendanaan tercatat sebesar Rp27,6 triliun.
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) operasional dan kenaikan simpanan nasabah di sisi FOR THE YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Terdapat 2 aktivitas pendanaan yang mendominasi Keuntungan yang
belum direalisasi
liabilitas operasi.
yaitu pembayaran pinjaman yang diterima sebesar
atas efek-efek
dan Obligasi
Pemerintah
yang diukur
pada nilai
wajar melalui
penghasilan
komprehensif Selisih
lain setelah kurs karena
pajak/ penjabaran
Unrealised laporan Saldo laba/Retained earnings
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS Modal
Transaksi
dengan
gain
on marketable
securities
and Government
keuangan
dalam mata
uang asing/
Exchange
Dicadangkan/
Appropriated
ditempatkan kepentingan Bonds at difference on Cadangan Cadangan Cadangan
dan disetor nonpengendali/ fair value translation of revaluasi umum pembayaran Total ekuitas
penuh/ Tambahan Transactions through other foreign aset/ dan wajib/ berbasis saham/ pemilik entitas Kepentingan
Issued and modal disetor/ with comprehensive currency Asset General Tidak Share-based induk/Total nonpengendali/
Catatan/ fully paid-up Additional non-controlling income - financial revaluation and legal dicadangkan/ payment equity owners Non-controlling Total ekuitas/
Notes capital paid-in capital interest net of tax PT BANK NEGARA
statements reserve INDONESIA
reserves (PERSERO) Tbk
Unappropriated *) reserve of parent interest Total equity
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Saldo pada tanggal 31 Desember 2024 **) 9,054,807 17,010,254 2,256,999 (1,431,633) (96,998) 16,711,395 2,778,412 115,465,415 322,589 162,071,240 4,476,767 166,548,007 Balance as of 31 December 2024 **)
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK
Laba tahunTAHUN-TAHUN
berjalan YANG BERAKHIR 31 DESEMBER- 2025 DAN 2024
- - - - - - 19,562,342 - 19,562,342 FOR THE YEARS
70,337 ENDED 31 DECEMBER 2025
19,632,679 AND
Profit 2024
for the year
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Laba komprehensif lainnya Other comprehensive income
untuk tahun berjalan 8,13 - - - 4,048,670 (27,347) - - - - 4,021,323 62,120 4,083,443 for the year
Pembagian dividen 35 - - - Keuntungan yang- - - - (13,951,339) - (13,951,339) (13,951,339) Distribution of dividends
belum direalisasi
Saham treasuri - - - atas efek-efek - - - - - - - - - Treasury shares
dan Obligasi
Penambahan cadangan pembayaran Pemerintah Additional of share-based
berbasis saham 44 - - - yang diukur - - - - - 26,578 26,578 - 26,578 payment reserve
pada nilai
Saldo pada tanggal 31 Desember 2025 9,054,807 17,010,254 2,256,999 wajar 2,617,037
melalui (124,345) 16,711,395 2,778,412 121,076,418 349,167 171,730,144 4,609,224 176,339,368 Balance as of 31 December 2025
penghasilan
komprehensif Selisih
lain setelah kurs karena
pajak/ penjabaran
Unrealised laporan Saldo laba/Retained earnings
gain keuangan
on marketable dalam mata Dicadangkan/
Transaksi securities uang asing/ Appropriated
Modal dengan and Government Exchange
ditempatkan kepentingan Bonds at difference on Cadangan Cadangan Cadangan
dan disetor nonpengendali/ fair value translation of revaluasi umum pembayaran Total ekuitas
penuh/ Tambahan Transactions through other foreign aset/ dan wajib/ berbasis saham/ pemilik entitas Kepentingan
Issued and modal disetor/ with comprehensive currency Asset General Tidak Share-based induk/Total nonpengendali/
Catatan/ fully paid-up Additional non-controlling income - financial revaluation and legal dicadangkan/ payment equity owners Non-controlling Total ekuitas/
Notes capital paid-in capital interest net of tax statements reserve reserves Unappropriated*) reserve of parent interest Total equity
Saldo pada tanggal 31 Desember 2024 **) 9,054,807 17,010,254 2,256,999 (1,431,633) (96,998) 16,711,395 2,778,412 115,465,415 322,589 162,071,240 4,476,767 166,548,007 Balance as of 31 December 2024 **)
Laba tahun berjalan - - - - - - - 19,562,342 - 19,562,342 70,337 19,632,679 Profit for the year
Laba komprehensif lainnya Other comprehensive income
untuk tahun berjalan 8,13 - - - 4,048,670 (27,347) - - - - 4,021,323 62,120 4,083,443 for the year
Pembagian dividen 35 - - - - - - - (13,951,339) - (13,951,339) (13,951,339) Distribution of dividends
Saham treasuri - - - - - - - - - - - - Treasury shares
Penambahan cadangan pembayaran Additional of share-based
berbasis saham 44 - - - - - - - - 26,578 26,578 - 26,578 payment reserve
Saldo pada tanggal 31 Desember 2025 9,054,807 17,010,254 2,256,999 2,617,037 (124,345) 16,711,395 2,778,412 121,076,418 349,167 171,730,144 4,609,224 176,339,368 Balance as of 31 December 2025
*) Termasuk di dalam saldo laba tidak dicadangkan adalah pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja. *) Included in unappropriated retained earnings is the remeasurement of post employment benefit.
**) Disajikan kembali (lihat Catatan 60). **) Restated (see Note 60)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these
tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
Halaman - 8 - Page
KEMAMPUAN BEROPERASI SERTA KEMAMPUAN MENGHASILKAN LABA DAN
MELAKUKAN EFISIENSI
Selisih Selisih
2025 2024 2023
Perihal 2024-2025 2023-2024
(%) (%) (%)
(%) (%)
Kualitas
*) TermasukAset
di dalam saldo laba tidak dicadangkan adalah pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja. *) Included in unappropriated retained earnings is the remeasurement of post employment benefit.
**) Disajikan kembali (lihat Catatan 60). **) Restated (see Note 60)
Non Performing Loan (NPL) 1,9 2,0 2,1 (0,1) (0,1)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these
consolidated financial statements taken as a whole.
NPL Coverage Ratio 205.5 255,8 319,0 (50,3) (63,2)
tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
Halaman - 8 - Page
Profitabilitas
Return on Assets (ROA) 2,1 2,5 2,6 (0,4) (0,1)
Return on Equity (ROE) 14,0 15,8 16,8 (1,8) (1,0)
Return on Equity (ROE) - Equity Based 12,7 14,2 15,2 (1,5) (1,0)
Net Interest Margin (NIM) 3,8 4,2 4,6 (0,4) (0,4)
Efisiensi
Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional
72,9 70,0 68,4 2,9 1,8
(BOPO)
Cost to Income (CIR) 46,5 44,6 42,9 1,9 1,7
Likuiditas
Loan to Deposit Ratio (LDR) 86,4 96,1 85,8 (9,7) 10,3
Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) 84,0 93,3 89,0 (9,3) 4,3
350 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 353
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
RASIO KUALITAS ASET Rasio Efisiensi
1. Rasio Non Performing Loan (NPL) 1. Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan
NPL BNI per 31 Desember 2025 mengalami Operasional
penurunan dari tahun sebelumnya sebesar Rasio BOPO (Beban Operasional terhadap
2,0% menjadi 1,9%, sementara NPL Neto tidak Pendapatan Operasional) BNI mengalami
mengalami peningkatan dari 0,7% menjadi 0,7%. peningkatan menjadi 72,9% di tahun 2025
Pencapaian ini tidak terlepas dari kebijakan dari 70,0% di tahun 2024. Hal ini seiring
BNI dalam pengelolaan aset produktif yang dengan peningkatan beban bunga akibat
prudence di tengah ekspansi pinjaman yang tekanan likuiditas di pasar, yang berdampak
diberikan di antaranya dengan selektif memilih pada penurunan NIM.
sektor penerima kredit yang berfokus pada 2. Cost to Income Ratio (CIR)
debitur Top Tier beserta bisnis turunannya Cost to Income Ratio (CIR) adalah salah satu
didukung pengelolaan atas debitur bermasalah rasio yang dapat mengukur tingkat efisiensi
melalui skema remedial and restructuring untuk atas beban operasional yang dikeluarkan untuk
mendukung perbaikan kondisi keuangan dan mendapatkan pendapatan secara optimal.
bisnis debitur menjadi kunci pengelolaan NPL CIR BNI naik 1,9% dari 44,6% pada tahun 2024
BNI. menjadi 46,5% di tahun 2025 seiring dengan
2. NPL Coverage Ratio kenaikan beban operasional pada tahun 2025
NPL Coverage Ratio BNI 31 Desember 2025 terjaga terutama pada digitalization cost, karena saat ini
pada level 205.5% seiring dengan perbaikan kami memang menginvestasikan lebih banyak
kualitas yang dilakukan, terlihat dari penurunan resources pada upaya peningkatan layanan
rasio NPL. Perbaikan rasio NPL disertai dengan digital kami.
menjaga NPL coverage ratio membuktikan BNI
senantiasa melakukan pertumbuhan bisnis Rasio Likuiditas
secara sehat dan prudent. 1. Pinjaman terhadap Total Simpanan (LDR)
Pinjaman terhadap Total Simpanan melaporkan
Rasio Profitabilitas rasio pinjaman yang disalurkan terhadap
1. Return on Asset (ROA) simpanan yang dihimpun oleh BNI. Pada tahun
Return on Assets (ROA) BNI periode 31 Desember 2025, LDR BNI tercatat sebesar 86,4%, menurun
2025 berada pada level 2,1% seiring dengan 9,7% dibandingkan tahun 2024 sebesar 96,1%.
pencapaian laba BNI di tahun 2025 sebesar 2. Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM)
Rp20,0 triliun. Pada tahun 2025, Rasio Intermediasi
2. Return on Equity (ROE) Makroprudensial BNI mengalami peningkatan
Return on Equity (ROE) - Equity Based BNI tercatat menjadi sebesar 84,0% dibandingkan tahun
sebesar 12,7% seiring dengan pencapaian laba 2024 sebesar 93,3%. Level rasio RIM BNI telah
BNI di tahun 2025 ini sebesar Rp20,0 triliun. memenuhi ketentuan regulator yaitu pada range
3. Net Interest Margin (NIM) 84%-94%.
Net Interest Margin (NIM) BNI mengalami
perubahan dari 4,2% di tahun 2024 menjadi 3,8%
di tahun 2025 yang dipengaruhi oleh persentase
kenaikan beban bunga yang cukup signifikan, di
atas pertumbuhan pendapatan bunga.
Rasio Kepatuhan
Selisih Selisih
2025 2024 2023
Perihal 2024-2025 2023-2024
(%) (%) (%)
(%) (%)
Giro Wajib Minimum (GWM)
GWM (Rupiah) 6,4 6,5 9,5 (0,1) (3,0)
GWM (Valuta Asing) 4,0 4,0 4,0 - -
Posisi Devisa Neto 1,1 0,9 1,7 0,2 (0,8)
Persentase Pelanggaran BMPK Nihil Nihil Nihil - -
Persentase Pelampauan BMPK Nihil Nihil Nihil - -
Laporan Tahunan 2025
351
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 354
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
1. Giro Wajib Minimum (GWM) 2. Posisi Devisa Neto
Secara konsisten, BNI mampu menjaga tingkat Posisi Devisa Neto (PDN) BNI untuk periode yang
kecukupan likuiditas yang optimal untuk berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 tercatat
mendukung operasional harian dan memenuhi sebesar 1,1%, lebih besar dibandingkan posisi
ketentuan Bank Indonesia melalui Giro Wajib periode yang sama tahun sebelumnya sebesar
Minimum (GWM). Pada tahun 2025, posisi GWM 0,9%. Angka tersebut masih jauh di bawah
Rupiah BNI sebesar 6,4% dan GWM Valuta Asing jumlah maksimum yang ditetapkan BI pada PBI
sebesar 4,0% mengalami kenaikan dibandingkan No. 5/13/PBI/2003 tentang Posisi Devisa Neto
posisi tahun 2024 terutama pada GWM Rupiah Bank Umum sebagaimana telah diubah terakhir
sebesar 6,5%. Giro Wajib Minimum (GWM) BNI dengan PBI No. 17/5/PBI/2015, yaitu sebesar 20%
tersebut telah sesuai dengan Peraturan Bank dari modal.
Indonesia (PBI) No. 24/4/PBI/2022 tanggal 1 Maret 3. Pemenuhan Kepatuhan terkait Batas Maksimum
2022 tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum Pemberian Kredit (BMPK)
Dalam Rupiah dan Valuta Asing Bagi Bank Umum Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat
Konvensional dan Peraturan Anggota Dewan Pelanggaran maupun Pelampauan BMPK.
Gubernur (PADG) Nomor 2 tahun 2023 tanggal 1 BNI memiliki kebijakan yang memadai serta
April 2023. Penurunan GWM Rupiah disebabkan melakukan pemantauan dengan memonitor
BNI mendapatkan insentif kelonggaran batas maksimum pemberian kredit atau BMPK
GWM sesuai dengan Kebijakan Likuiditas dan House Limit untuk debitur besar.
Makroprudensial (KLM) Bank Indonesia.
352 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 355
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Komitmen dan Kontinjensi
BNI memiliki komitmen dan kontinjensi dengan rincian yang dinyatakan dalam nilai kontrak sebagai berikut:
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2025 2024 2023 2024-2025 2023-2024
Pos Akun (Rp- (Rp- (Rp- Nominal Nominal
miliar) miliar) miliar) Persentase Persentase
(Rp- (Rp-
(%) (%)
miliar) miliar)
Tagihan Komitmen
Pembelian
berjangka mata
248.308 211.120 95.743 37.188 17,6 115.377 120,5
uang asing yang
belum diselesaikan
Lain-lain 156 87 83 69 79,3 4 5,3
Jumlah 248.464 211.207 95.826 37.257 17,6 115.381 120,4
Liabilitas Komitmen
Fasilitas kredit
kepada nasabah
93.616 57.553 55.883 36.063 62,7 1.670 3,0
yang belum
digunakan
Irrevocable Letters
of Credit yang 11.087 9.953 16.854 1.134 11,4 (6,901) (40,9) ¯
masih berjalan
Penjualan
berjangka mata
247.565 210.838 95.576 36.727 17,4 115.262 120,6
uang asing yang
belum diselesaikan
Lain-lain 156 87 84 69 79,3 3 3,6
Jumlah 352.424 278.431 168.397 73.993 26,6 110.034 65,3
Tagihan Kontinjensi
Garansi Bank yang
46.210 27.162 23.426 19.048 70,1 3.736 15,9
diterima
Pendapatan
bunga dalam 11.063 11.790 12.030 (727) (6,2) (240) (2,0) ¯
penyelesaian
Lain-lain 634 533 459 100 18,9 74 16,1
Jumlah 57.907 39,485 35.915 18.421 46,7 3.570 9,9
Liabilitas Kontinjensi
Garansi yang
diterbitkan
49.233 29.531 29.116 19.702 66,7 415 1,4
dalam bentuk
Performance Bond
Advance Payment
22.845 12,002 11.951 10.843 90,3 51 0,4
Bonds
Standby Letters of
16.554 20.640 15.062 (4.086) (19,8) 5.578 37,0
Credit
Garansi Bank
15.230 9.717 9.465 5.513 56,7 252 2,7
lainnya
Bid Bonds 2.255 1.560 1.183 695 44,6 377 31,9
Lain-lain 4.449 3.120 2.001 1.330 42,6 1.119 55,9
Jumlah 110.566 76.570 68.778 33.996 44,4 7.792 11,3
Laporan Tahunan 2025
353
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 356
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Transaksi komitmen dan kontinjensi yang terjadi dalam kegiatan normal Bank yang mempunyai risiko kredit,
dijelaskan pada tabel berikut:
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024 2024-2025
(Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%)
Garansi Bank yang diterbitkan
Pihak yang berelasi 24.327 22.790 1.537 6,7
Pihak ketiga 82.299 50.661 31.638 62,5
Irrevocable Letters of Credit
Pihak yang berelasi 6.809 3.908 2.901 74,2
Pihak ketiga 4.278 6.044 (1.766) (29,2)
Fasilitas kredit kepada debitur yang belum digunakan
Pihak yang berelasi 37.346 16.172 21.174 130,9
Pihak ketiga 56.270 41.381 14.889 36
Jumlah 211.329 140.956 70.373 49,9
Transaksi komitmen dan kontinjensi yang mempunyai risiko kredit berdasarkan kolektibilitas dijelaskan
dalam tabel berikut:
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2025 2024 2023 2024-2025 2023-2024
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Lancar 208.724 137.900 135.987 70.824 51,4 1.913 1,4
Dalam Perhatian
1.999 2.128 2.879 (129) (6,1) (751) (26,1)
Khusus
Kurang Lancar 40 42 68 (2) (4,8) (26) (38,2)
Diragukan 104 54 80 50 92,6 (26) (32,5)
Macet 462 832 501 (370) (44,5) 331 66,1
Jumlah 211.329 140.956 139.515 70.373 49,9 1.441 1,0
Tagihan komitmen pada tahun 2025 meningkat 17,6% atau sebesar Rp37,3 triliun yang didominasi oleh
Pembelian Berjangka Mata Uang Asing yang belum diselesaikan. Jumlah liabilitas komitmen pada tahun
2025 mengalami peningkatan sebesar Rp74,0 triliun atau 26,6% dibandingkan dengan tahun 2024 yang
sebagian besar dipengaruhi oleh peningkatan Penjualan berjangka mata uang asing yang belum diselesaikan.
Tagihan kontinjensi pada tahun 2025 meningkat sebesar 46,7% dibandingkan tahun 2024 yang didominasi
oleh peningkatan Garansi Bank yang diterima sebesar 70,1%. Posisi liabilitas kontinjensi meningkat sebesar
46,1% di tahun 2025 dibandingkan tahun 2024 yang dipengaruhi oleh kenaikan Garansi yang diterbitkan
dalam bentuk Performance Bond sebesar 66,7%. Secara garis besar fluktuasi dari pergerakan pos komitmen
dan kontinjensi ini sejalan dengan pertumbuhan kredit, mengingat debitur semakin mengoptimalkan
penggunaan produk dan layanan BNI yang beragam dengan fitur yang bersaing.
354 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 357
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Transaksi Spot, Derivatif,
dan Fasilitas Lindung Nilai
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk secara dampak real-time dari pergerakan pasar. Pengukuran
aktif melakukan transaksi instrumen keuangan nilai wajar didasarkan pada model diskonto arus
derivatif, baik untuk kepentingan pengelolaan kas (discounted cash flow), model penentuan harga
posisi keuangan Bank maupun dalam rangka keuangan (pricing models), atau harga yang dikutip
memenuhi kebutuhan transaksi Nasabah. Melalui oleh broker atas instrumen serupa yang memiliki
penerapan strategi yang terstruktur dan terukur, BNI karakteristik pasar yang sama.
memanfaatkan berbagai instrumen derivatif seperti
SPOT, Forward, Currency Swap, Interest Rate Swap, BNI memiliki keahlian dan pengalaman dalam
Cross Currency Swap, serta Option untuk mengelola mengeksekusi instrumen derivatif dengan strategi
eksposur terhadap berbagai risiko pasar, terutama yang seimbang antara kebutuhan internal Bank
risiko nilai tukar mata uang asing dan risiko tingkat dan Nasabah. Fokus pada kepatuhan, efisiensi, dan
suku bunga. Pemanfaatan instrumen derivatif ini akurasi memungkinkan BNI untuk memberikan nilai
tidak hanya berfungsi sebagai sarana lindung nilai tambah yang signifikan bagi investor.
(hedging), tetapi juga menjadi bagian dari strategi
manajemen risiko yang proaktif, guna menjaga Dengan langkah ini, BNI tidak hanya menjaga
stabilitas keuangan serta mendukung kegiatan stabilitas keuangannya tetapi juga memberikan
bisnis BNI dan Nasabah secara berkelanjutan. solusi inovatif untuk pengelolaan risiko bagi para
Nasabah. Kombinasi ini menciptakan keunggulan
Semua instrumen derivatif diakui dalam laporan kompetitif yang mendukung visi BNI sebagai mitra
posisi keuangan konsolidasian pada nilai wajar keuangan terpercaya di tingkat nasional maupun
sesuai standar akuntansi yang berlaku. Aset derivatif global.
dicatat apabila nilai wajar kontrak menunjukkan
angka positif, dan Liabilitas derivatif dicatat apabila Dengan komitmen untuk mengutamakan prinsip
nilai wajar kontrak menunjukkan angka negatif. tata kelola perusahaan yang baik (GCG), BNI
terus berinovasi dalam memberikan nilai tambah
Perubahan nilai wajar dicatat langsung pada laporan yang optimal bagi pemegang saham dan seluruh
laba rugi konsolidasian, sehingga mencerminkan pemangku kepentingan.
Tagihan dan Liabilitas Derivatif Berdasarkan Jenis dan Mata Uang
2025 2024
Nilai Wajar Nilai Wajar
Instrumen Jumlah Nosional Jumlah Nosional
Mata Uang Asing Tagihan Liabilitas Mata Uang Asing Tagihan Liabilitas
(jumlah penuh) Derivatif Derivatif (jumlah penuh) Derivatif Derivatif
(Rp-juta) (Rp-juta) (Rp-juta) (Rp-juta)
Terkait Nilai Tukar
Kontrak Berjangka - Beli
JPY 800.000.000 - (832) - - -
CNY 83.714.862 3410 (105) 490.150.593 5.156 (4.938)
USD 394.951.526 9918 (29.501) 619.063.138 145.043 (16.782)
AUD - - - 1.000.000 - (727)
Kontrak Berjangka - Jual
EUR 1.000.000 92 - - - -
USD 1.034.156.201 40.067 (4.284) 709.039.849 35.034 (114.357)
Laporan Tahunan 2025
355
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 358
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2025 2024
Nilai Wajar Nilai Wajar
Instrumen Jumlah Nosional Jumlah Nosional
Mata Uang Asing Tagihan Liabilitas Mata Uang Asing Tagihan Liabilitas
(jumlah penuh) Derivatif Derivatif (jumlah penuh) Derivatif Derivatif
(Rp-juta) (Rp-juta) (Rp-juta) (Rp-juta)
Swap Mata Uang Asing - Beli
EUR 22.500.000 738 (1.350) 7.000.000 - (1.565)
GBP - 2.500.000 - (828)
JPY 44.081.288.940 56 (92.108) 35.963.593.684 5.170 (74.125)
SGD - 43.000.000 - (1.599)
USD 1.919.556.688 127.587 (79.099) 1.720.986.416 423.786 (55.650)
Swap Mata Uang Asing - Jual
AUD 15.000.000 757 - 200.000 68 -
EUR 80.945.142 1.076 (13.640) 118.766.365 43.757 (1.458)
GBP 24.000.000 1.303 (2.368) 20.500.000 5.724 (401)
NZD - - - 7.000.000 117 -
SGD 9.465.462 - (2.711) 57.890.550 1.953 (6.592)
USD 1.293.220.034 40.458 (53.289) 1.454.456.761 41.171 (256.972)
Spot Mata Uang Asing - Beli
AUD 1.250.000 2 (45) 461.560 3 (5)
EUR 16.500.000 3 (446) 6.550.000 16 (117)
GBP 12.000.000 - (1.086) 2.100.000 - (47)
USD 309.900.000 398 (18.475) 233.043.126 218 (13.280)
Spot Mata Uang Asing - Jual
AUD - - - 8.000.000 41 (160)
CNY - - - 90.000.000 1.484 -
EUR 23.000.000 100 (44) 1.402.632 5 (7)
GBP 2.000.000 75 (48) 97.000 1 -
USD 404.907.010 20.152 (1.148) 361.110.000 12.705 (394)
OTC Option Beli
USD 2.930.000.000 4.576.248 - 2.490.000.000 362.558 (73.145)
OTC Option Jual
USD 2.930.000.000 - (4.636.529) 2.490.000.000 106.802 (362.141)
Terkait Nilai Tukar dan Suku Bunga
Swap atas Suku Bunga
USD 372.310.055 99.752 (90.245) 530.138.055 167.815 (139.124)
Swap Mata Uang Asing dan Suku Bunga
USD 645.845.780 455.684 (348.614) 758.826.078 340.969 (243.174)
Overnight Index Swap
IDR 100.000.000.000 52 (39) - - -
USD 105.840.203 5.901 (3.529) - - -
Risk Free Rate
IDR 1.000.000.000.000 15.576 (5.960) 1.000.000.000.000 22.306 (16.153)
USD 369.791.977 22.944 (13.404) 672.791.977 71.076 (95.444)
Jumlah 5.422.349 (5.398.899) 1.792.978 (1.479.185)
356 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 359
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Tagihan dan Liabilitas Derivatif Berdasarkan Hubungan
Kenaikan (Penurunan)
2025 2024 2024-2025
(Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%)
Tagihan Derivatif
Pihak Berelasi
Mata Uang Asing 768.083 341.832 426.251 124,7
Pihak Ketiga
Rupiah 15.628 22.306 (6.678) (30,0)
Mata Uang Asing 4.638.266 1.428.840 3.209.426 224,6
Jumlah 5.421.977 1.792.978 3.628.999 202,4
Liabilitas Derivatif
Pihak Berelasi
Rupiah (2) - - 100,0
Mata Uang Asing (977.117) (154.840) 822.277 531,0
Pihak Ketiga
Rupiah (5.997) (16.153) (10.156) (62,9)
Mata Uang Asing (4.415.783) (1.308.192) 3.107.591 237,5
Jumlah (5.398.899) (1.479.185) 3.919.714 265,0
Seluruh tagihan derivatif pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 diklasifikasikan ke dalam golongan
lancar berdasarkan hasil penelaahan dan evaluasi manajemen Bank.
Aset Bank yang Dijaminkan
Hingga tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, BNI tidak menjaminkan aset Bank.
Laporan Tahunan 2025
357
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 360
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Suku Bunga Dasar Kredit
Berdasarkan Peraturan OJK No. 37/POJK.03/2019, bunga kredit yang kompetitif, berimbang, dan
sebagaimana diperbaharui melalui POJK No. 13 tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dalam
Tahun 2024 tanggal 30 Juli 2024 tentangTransparansi pengelolaan risiko kredit.
dan Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)
bagi Bank Umum Konvensional (BUK), ditetapkan Secara umum SBDK dihitung berdasarkan 3 (tiga)
bahwa Bank Umum Konvensional wajib menyusun, komponen, yaitu Harga Pokok Dana untuk kredit
mengumumkan, dan menyampaikan SBDK. (HPDK) yang timbul dari kegiatan penghimpunan
dana Nasabah, beban operasional yang dikeluarkan
Implementasi SBDK di BNI bertujuan untuk untuk kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran
memberikan transparansi dan kejelasan kepada kredit serta komponen profit margin yang
Nasabah, sehingga Nasabah dapat dengan ditetapkan Perusahaan dalam kegiatan penyaluran
mudah mempertimbangkan manfaat, biaya, serta kredit. Perhitungan SBDK belum memperhitungkan
risiko kredit yang ditawarkan. Penerapan SBDK komponen premi risiko dari debitur, yang besarnya
juga berperan penting dalam menciptakan iklim tergantung dari penilaian terhadap risiko masing-
persaingan yang sehat di industri perbankan, antara masing debitur. Dengan demikian besarnya suku
lain melalui terbentuknya disiplin pasar (market bunga kredit yang dikenakan kepada debitur belum
discipline) yang lebih baik. tentu sama dengan SBDK.
Selain sebagai instrumen transparansi, SBDK juga BNI diwajibkan untuk melaporkan perhitungan SBDK
digunakan sebagai acuan dalam menentukan kepada OJK dan masyarakat. Dengan berlakunya
besaran suku bunga kredit yang akan dikenakan POJK No. 13 Tahun 2025, terdapat beberapa
kepada Nasabah. Oleh karena itu, BNI secara perubahan atas penyusunan SBDK per September
konsisten melakukan pembaruan dan penyesuaian 2025, di antaranya metode/rujukan penyusunan
SBDK mengikuti perkembangan suku bunga acuan SBDK dan penambahan Segmentasi kredit, dari
yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Langkah yang sebelumnya 5 (lima) segmentasi menjadi 7
ini dilakukan untuk memastikan kebijakan suku (tujuh) segmentasi.
Informasi mengenai SBDK oleh BNI pada tahun 2025 sebagai berikut:
(efektif % per tahun)
Suku Bunga Dasar Kredit Rupiah (Prime Lending Rate)
Berdasarkan Jenis Kredit
Bulan
Kedit Non UMKM Kredit UMKM Non KPR/
KPR/KPA
Korporasi Ritel Menengah* Kecil* Mikro NonKPA
Januari 2025 8,67% 8,82% 9,86% 11,12% 12,04% 9,26% 10,57%
Februari 2025 8,41% 8,56% 9,54% 10,81% 11,63% 8,96% 10,17%
Maret 2025 8,55% 8,76% 9,76% 10,95% 11,72% 9,08% 10,31%
April 2025 8,53% 8,81% 9,82% 10,95% 11,82% 9,10% 10,34%
Mei 2025 8,60% 8,90% 9,92% 11,06% 11,91% 9,14% 10,37%
Juni 2025 8,52% 8,75% 9,80% 11,05% 11,79% 9,09% 10,33%
Juli 2025 8,57% 8,77% 9,87% 11,15% 11,77% 9,14% 10,39%
Agustus 2025 8,57% 8,86% 9,87% 11,17% 11,86% 9,20% 10,44%
September 2025 8,46% 8,70% 9,69% 10,53% 11,71% 9,05% 10,30%
Oktober 2025 8,35% 8,59% 9,61% 10,42% 11,60% 9,00% 10,24%
November 2025 8,35% 8,59% 9,61% 10,42% 11,60% 9,00% 10,24%
Desember 2025 8,14% 8,39% 9,46% 10,29% 11,58% 8,88% 10,16%
358 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 361
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
DAMPAK PERUBAHAN TINGKAT SUKU mempertahankan BI-Rate pada level 4,75% tetap
BUNGA TERHADAP KINERJA BNI konsisten dengan fokus kebijakan moneter yang
pro-stability yaitu untuk penguatan stabilisasi nilai
Sepanjang tahun 2025, Bank Indonesia telah tukar Rupiah serta langkah pre-emptive dan forward
menurunkan suku bunga acuan sebanyak 5 (lima) kali looking untuk memastikan inflasi tetap terkendali
sejak awal tahun. Suku bunga acuan di awal tahun dalam sasaran 2,5 ± 1% pada 2025.
berada di level 6,00% dan pertama kali diturunkan
pada bulan Januari 2025 sebesar 25 bps menjadi Pergerakan suku bunga acuan tersebut tidak
5,75%, disusul penurunan pada bulan Mei, Juli, dan memengaruhi SBDK secara langsung. Hal ini terlihat
Agustus, hingga terakhir diturunkan kembali pada pada variasi perubahan yang terjadi pada SBDK BNI
September 2025 sebesar 25 bps menjadi 4,75%. segmen Korporasi, Ritel, Menengah, Kecil, Mikro,
Kemudian, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank KPR/KPA, dan Non-KPR. Non-KPA dari bulan Januari
Indonesia pada 16-17 Desember 2025 memutuskan sampai dengan November 2025. Hal ini disebabkan
untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, masih terdapat komponen SBDK lainnya khususnya
suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku Over Head Cost (OHC) yang tidak dipengaruhi
bunga Lending Facility sebesar 5,50%. Keputusan pergerakan suku bunga pasar.
AKSELERASI PERTUMBUHAN FEE BASED INCOME
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2025 2024 2023
2024-2025 2023-2024
Pos Akun
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Recurring
17.682 95,8 16.010 96,3 14.438 97,7 1.673 10,4 1.572 10,9
Fee
Non
Recurring 779 4,2 614 3,7 344 2,3 164 26,7 270 78,6
Fee
Jumlah 18.461 100,0 16.624 100,0 14.782 100,0 1.837 11,1 1.842 12,5
Pada tahun 2025, Fee Based Income mencapai Rp18,5 triliun secara konsolidasian atau tumbuh 11,1% dari
tahun sebelumnya sebesar Rp16,6 triliun. Peningkatan terbesar di-recurring fee yang mampu tumbuh 10,4%
YoY, terutama didorong dari fee ATM & E Channel yang dipengaruhi oleh implementasi sistem pembayaran
Nasional (BI Fast), serta Fee Cash Management (API, Cash Pooling) yang mampu tumbuh 15,2% YoY sebagai
dampak positif dari peningkatan layanan digital perbankan melalui peluncuran wondr by BNI dan BNIdirect.
Laporan Tahunan 2025
359
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 362
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kemampuan Membayar Utang
Hingga akhir tahun buku 2025, BNI mencatatkan posisi likuiditas dan solvabilitas yang tetap solid. Hal ini
tercermin dari kemampuan Perseroan dalam memenuhi seluruh kewajiban jatuh tempo secara tepat waktu,
baik untuk pembayaran pokok pinjaman maupun beban bunga. Kondisi likuiditas yang terjaga dengan baik
menunjukkan efektivitas manajemen aset dan liabilitas BNI, serta kesiapan Perseroan dalam menghadapi
dinamika pasar keuangan dan kebutuhan pendanaan yang bersifat jangka pendek maupun menengah.
Selain itu, tingkat solvabilitas yang kuat mencerminkan struktur permodalan yang sehat dan manajemen
risiko yang prudent, sehingga BNI mampu menjaga kepercayaan investor, deposan, dan seluruh pemangku
kepentingan. Kinerja ini juga memperkuat fondasi keuangan BNI untuk mendukung ekspansi bisnis yang
berkelanjutan dan menghadapi potensi tekanan likuiditas di tengah kondisi pasar global dan domestik yang
dinamis.
1. Likuiditas Bank: Kemampuan Membayar Utang Jangka Pendek
Kemampuan BNI dalam memenuhi kewajiban jangka pendek dilakukan dengan pengelolaan likuiditas
yang baik. Dalam rangka meningkatkan ketahanan likuiditas jangka pendek, BNI senantiasa menjaga
kecukupan likuiditas dengan melakukan pengelolaan beberapa indikator antara lain Primary Reserve
(Giro Wajib Minimum dan Kas), Secondary Reserve (cadangan likuiditas), dan Liquidity Coverage Ratio
(LCR) sesuai ketentuan regulator.
LCR merupakan rasio perbandingan antara High Quality Liquid Assets (HQLA) dengan estimasi total
arus kas keluar bersih (net cash outflow) selama 30 hari ke depan dalam skenario krisis. Pada Desember
2025, LCR BNI mencapai 171,93% (bank only) dan 176,49% (konsolidasi), di atas ketentuan regulator yang
menetapkan pemenuhan LCR paling rendah 100%.
BNI menjaga Net Stable Funding Ratio (NFSR) dalam rangka pengelolaan likuiditas untuk jangka waktu
yang lebih panjang (1 tahun), dengan meningkatkan stabilitas pendanaan Bank yang disesuaikan dengan
komposisi aset dan rekening administratif. NSFR merupakan rasio perbandingan jumlah dana stabil
yang tersedia (Available Stable Funding) dengan jumlah dana stabil yang dibutuhkan (Required Stable
Funding). Per Desember 2025, NSFR BNI sebesar 141,87% (bank only) dan 142,49% (konsolidasi), di atas
ketentuan regulator yang menetapkan pemenuhan NSFR paling rendah 100%.
2025 2024 2023 Selisih 2024-2025 Selisih 2023-2024
Perihal
(%) (%) (%) (%) (%)
Liquidity Coverage Ratio (LCR)
Bank Saja 171,93 147,95 191,5 23,98 (43,55)
Konsolidasian 176,49 150,67 197,2 25,82 (46,53)
Net Stable Funding Ratio (NFSR)
Bank Saja 141,87 132,48 145,3 9,39 (12,82)
Konsolidasian 142,49 133,08 146,4 9,41 (13,32)
360 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 363
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
2. Solvabilitas Bank: Kemampuan Membayar Utang Jangka Panjang
Permodalan Bank merupakan komponen terpenting dalam mengukur kemampuan membayar utang
jangka panjang (rasio solvabilitas). Karena itu, BNI senantiasa memastikan bahwa permodalan yang
dimiliki mampu memenuhi ketentuan Rasio Kecukupan Modal Capital Adequacy Ratio (CAR).
2025 2024 2023 Selisih 2024-2025 Selisih 2023-2024
Perihal
(%) (%) (%) (%) (%)
Capital Adequacy Ratio (CAR)-Tier I 19,4 20,0 20,3 (0,6) (0,3)
Capital Adequacy Ratio (CAR)-Tier II 1,2 1,4 1,7 (0,2) (0,3)
Capital Adequacy Ratio (CAR) (Risiko
20,7 21,4 22,0 (0,7) (0,6)
Kredit, Pasar dan Operasional)
Rasio kecukupan modal BNI (Capital Adequacy Ratio - CAR) adalah rasio modal terhadap aset tertimbang
menurut risiko/Risk Weighted Assets - RWA). Di tahun 2025, CAR BNI adalah sebesar 20,7% turun 3,3%, dari
21,4% di tahun 2024, tetapi masih menunjukkan bahwa struktur permodalan BNI memiliki kapabilitas untuk
dapat mengimbangi risiko kredit, risiko pasar, dan risiko operasional di mana rasio tersebut lebih tinggi dari
rasio kecukupan modal minimum yang ditetapkan oleh regulator.
Laporan Tahunan 2025
361
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 364
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tingkat Kolektibilitas
Piutang Perusahaan/Tingkat
Kolektibilitas Pinjaman
KUALITAS ASET
2025 2024 2023
Perihal Selisih 2024-2025 (%) Selisih 2023-2024 (%)
(%) (%) (%)
Non-Performing Loan (NPL) Neto 0,7 0,7 0,6 (0,0) 0,1
Non-Performing Loan (NPL) Gross 1,9 2,0 2,1 (0,1) (0,1)
Non-Performing Loan (NPL) Coverage
Ratio/Rasio Kecukupan Pencadangan
205,5 255,8 319,0 (50,3) (63,2)
Kerugian terhadap Pinjaman yang
Bermasalah
Pada Desember 2025, NPL Gross Ratio BNI tercatat sebesar 1,9%, membaik 0,1% dibandingkan tahun
sebelumnya. Perbaikan ini mencerminkan keberhasilan BNI melakukan upaya-upaya selektif dalam menjaga
kualitas kredit melalui penerapan strategi ekspansi yang selektif pada sektor-sektor unggulan yang berisiko
rendah, penguatan proses underwriting kredit, serta peningkatan efektivitas monitoring Loan secara
berkelanjutan. Sejalan dengan penurunan NPL tersebut, BNI juga secara konsisten menjaga kecukupan
pencadangan risiko kredit. Hal ini tercermin dari NPL Coverage Ratio yang terjaga pada level 205,5% di tahun
berjalan, sebagai bagian dari upaya BNI dalam menjaga ketahanan dan keberlanjutan kinerja keuangan.
RESTRUKTURISASI PINJAMAN YANG DIBERIKAN
Jumlah total pinjaman yang direstrukturisasi per 31 Desember 2025 sebesar Rp38,5 triliun mengalami
penurunan sebesar Rp353 miliar atau 0,9% dari tahun sebelumnya sebesar Rp38,8 triliun.
Pinjaman yang Direstrukturisasi berdasarkan Kategori Restrukturisasi
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2025 2024 2023 2024-2025 2023-2024
Kategori
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Penurunan suku
25.159 25.710 23.729 (551) (2,1) 1.981 8,3
bunga kredit
Perpanjangan
26.400 24.754 25.940 1.646 6,6 (1.186) (4,6)
jangka waktu kredit
Skema
restrukturisasi 10.444 16.294 26.122 (5.850) (35,9) (9.828) (37,6)
lainnya
Jumlah 62.003 66.758 75.791 (4.755) (7,1) (9.033) (11,9)
Cadangan kerugian
(23.529) (27.930) (33.615) 4.301 15,4 5.685 (16,9)
penurunan nilai
Jumlah – neto 38.374 38.828 42.176 (454) (1,2) (3.348) (7,9)
362 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 365
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pinjaman yang Direstrukturisasi per Kolektibilitas
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2025 2024-2025 2023-2024
2024 2023
Perihal (Rp-
(Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
miliar)
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Lancar 35.344 34.478 40.863 866 2,5 (6.385) (15,6)
Dalam Perhatian
18.348 25.255 29.500 (6.907) (27,3) (4.245) (14,4)
Khusus
Kurang Lancar 1.457 2.954 2.388 (1.497) (50,7) 566 23,7
Diragukan 617 667 678 (50) (7,5) (11) (1,6)
Macet 6.238 3.404 2.362 2.834 83,3 1.042 44,1
Jumlah 62.004 66.758 75.791 (4.754) (7,1) (9.033) (11,9)
Pinjaman yang Direstrukturisasi per Jenis Sektor Usaha
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2025 2024 2023 2024-2025 2023-2024
Perihal
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Jasa dunia usaha 6.957 6.942 9.129 15 0,2 (2.187) (24,0)
Jasa pelayanan
242 823 995 (581) (70,6) (172) (17,3)
sosial
Konstruksi 12.149 13.093 13.156 (944) (7,2) (63) (0,5)
Lain-lain 3.513 3.546 3.765 (33) (0,9) (219) (5,8)
Listrik, gas, dan air 2.033 788 364 1.245 158,0 424 116,5
Pengangkutan,
pergudangan, dan 5.161 5.279 5.258 (118) (2,2) 21 0,4
Komunikasi
Perdagangan,
10.508 9.406 13.292 1.102 11,7 (3.886) (29,2)
Restoran dan hotel
Pertambangan 1.780 5.771 7.743 (3.991) (69,2) (1.972) (25,5)
Perindustrian 18.889 19.517 19.073 (628) (3,2) 444 2,3
Pertanian 772 1.593 3.016 (821) (51,5) (1.423) (47,2)
Jumlah 62.004 66.758 75.791 (4.754) 7,1 (9.033) (11,9)
Penurunan jumlah restrukturisasi kredit didorong dari penurunan pada sektor-sektor yang paling terdampak
seperti sektor Pertambangan yang turun sebesar Rp3,9 triliun atau sebesar 69,2%, sektor Konstruksi yang
turun Rp0,9 triliun atau sebesar 7,2%, sektor Pertanian yang turun Rp0,8 triliun atau sebesar 51,5% dan
sektor Jasa Pelayanan Sosial turun Rp0,6 triliun atau 70,6% dari posisi tahun sebelumnya.
Pinjaman yang Direstrukturisasi per Jenis Peruntukan
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2025 2024 2023 2024-2025 2023-2024
Peruntukan
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
kredit Modal Kerja 47.068 50.651 54.956 (3.583) (7,1) (4.305) (7,8)
kredit Investasi 11.421 12.561 17.095 (1.140) (9,1) (4.534) (26,5)
kredit Konsumtif 3.515 3.546 3.740 (31) (0,9) (194) (5,2)
Jumlah 62.004 66.758 75.791 (4.754) (7,1) (9.033) (11,9)
Jumlah Pinjaman yang direstrukturisasi mengalami penurunan signifikan atau sebesar Rp4,8 triliun jika
dibandingkan dengan tahun 2024 atau mengalami penurunan sebesar 7,1%. Komposisi Pinjaman yang
direstrukturisasi per 31 Desember 2025 didominasi oleh kredit Modal Kerja sebesar Rp47,1 triliun atau
sebesar 76,0% dari total pinjaman yang direstrukturisasi.
Laporan Tahunan 2025
363
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 366
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pinjaman yang Direstrukturisasi per Jenis Segmen
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2025 2024 2023 2024-2025 2023-2024
Segmen
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Konsumer 290 935 3.738 (645) (69,0) (2.803) (75,0)
Korporasi 42.808 45.692 49.319 (2.884) (6,3) (3.627) (7,4)
Kecil 11.479 8.646 9.328 2.833 32,8 (682) (7,3)
Menengah 7.427 11.485 13.406 (4.058) (35,3) (1.921) (14,3)
Jumlah 62.004 66.758 75.791 (4.754) (7,1) (9.033) (11,9)
Segmen yang mengalami penurunan pinjaman yang direstrukturisasi berasal dari segmen menengah yang
mengalami penurunan sebesar Rp4,1 triliun atau sebesar 35,3% (YoY), diikuti oleh segmen korporasi turun
sebesar Rp2,9 triliun atau sebesar 6,3% (YoY) dan segmen konsumer yang mengalami penurunan sebesar
Rp0,6 triliun atau sebesar 69,0% (YoY).
364 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 367
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pengelolaan Risiko Kredit
Pengelolaan risiko kredit di BNI menjadi salah satu Pada tahun 2025, BNI menetapkan kebijakan
pilar utama dalam menjaga stabilitas dan kualitas strategis yang didukung oleh inisiatif penguatan
portofolio aset Perseroan. Proses ini dilakukan secara manajemen risiko dan disiplin proses kredit.
menyeluruh untuk mengantisipasi dan memitigasi Strategi dan kebijakan BNI dalam rangka penguatan
potensi kerugian yang dapat timbul akibat manajemen risiko yang telah dilakukan pada tahun
kegagalan debitur dalam memenuhi kewajiban 2025 pada segmen Corporate, Enterprise, dan
kreditnya. Sepanjang tahun 2025, BNI secara Commercial antara lain sebagai berikut:
konsisten menerapkan strategi penyaluran kredit 1. Pengembangan Pipeline Management
yang selektif dan berorientasi pada Nasabah dengan a. Peningkatan portofolio Segmen Corporate,
profil risiko yang sehat. Proses pemberian kredit Enterprise dan Commercial yang berfokus
dilakukan dengan prinsip kehati-hatian (prudent pada sektor prioritas.
banking), mulai dari tahap analisis kelayakan hingga b. Ekspansi kredit yang berkualitas dengan
persetujuan kredit. Selain itu, pemantauan dan berfokus pada industri prospektif melalui
evaluasi kualitas kredit dilakukan secara ketat dan review Industry Risk Appetite (IRA), Risk
berkesinambungan, guna memastikan portofolio Acceptance Criteria (RAC), Risk Appetite
kredit tetap sehat dan mendukung pertumbuhan Statement (RAS) untuk Risiko kredit dan
bisnis yang berkelanjutan. Loan Exposure Limit (LEL) serta penajaman
guidance kuadran sektor ekspansi dalam
STRATEGI DAN KEBIJAKAN TAHUN 2025 menggarap potensi bisnis masing-masing
sektor industri pada masing-masing Region.
Strategi dan kebijakan pengelolaan risiko kredit c. Menjadikan faktor Environmental, Social
BNI dilakukan secara berkesinambungan agar and Corporate Governance (ESG) sebagai
dapat menghasilkan pertumbuhan kredit yang pertimbangan dalam melakukan ekspansi
berkualitas. BNI juga terus mengoptimalkan credit kredit.
risk management dan melakukan enhancement d. Penguatan pipeline process untuk debitur
dalam setiap tahapan proses kredit yang diawali Kantor Cabang Luar Negeri (KLN) melalui
dengan penentuan target market berdasarkan sektor implementasi IRA dan RAC.
prioritas, pengembangan pipeline management e. Memperkuat credit risk analytics, terutama
dengan pre screening, dan Risk Acceptance Criteria sensitivity analysis dan stress testing
(RAC) yang lebih dipertajam dari sebelumnya, komoditas, untuk meningkatkan kualitas
penguatan pada proses underwriting, monitoring pengambilan keputusan kredit dan menjaga
kredit, hingga credit remedial & recovery. keberlanjutan portofolio pembiayaan.
f. Optimalisasi solusi transaksi dalam
Pada tahun 2025, BNI kembali melanjutkan inisiatif meningkatkan ekspansi pasar global, fee
New Way of Working (NWOW) dengan penguatan based income, dan CASA yang sustain melalui
pada credit risk management di seluruh segmen Xpora, Supply Chain Financing/Open Account
kredit di BNI dengan dibantu oleh SEVP Credit Financing, dan Trade Finance lainnya.
Risk dan Senior Credit Risk Executive (SCX) serta g. Enhancement dan optimalisasi penggunaan
penguatan fungsi risiko di segenap unit operasional. aplikasi Connect dan 3D (Direktori Debitur
Dalam upaya perbaikan kredit, BNI melakukan Ditolak) dalam upaya penguatan Pipeline
peningkatan budaya risiko melalui program Management dan Pre-Screening.
transformasi end-to-end proses kredit termasuk
penguatan strategi pengelolaan LaR. 2. Pengembangan Underwriting Process
a. Self assessment kriteria pemenuhan
ESG sesuai dengan sektor industri untuk
meningkatkan kinerja ESG BNI.
Laporan Tahunan 2025
365
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 368
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
b. Pengembangan Loan Management dengan restrukturisasi, masuknya strategic
System (LMS) Wholesale pada segmen investor, phase out ataupun downsizing
Corporate, Enterprise, dan Commercial yang melalui penjualan jaminan (joint effort unit
mengintegrasikan seluruh proses kredit mulai bisnis, risiko dan remedial recovery).
dari proses pipeline management, analysis, f. Penyempurnaan pelaksanakan Komite Kredit
approval, administration serta remedial Risk Portofolio dalam rangka mengoptimalkan
& recovery yang berdampak terhadap pengelolaan risiko kredit yang dapat
peningkatan efisiensi, produktivitas, dan memengaruhi tingkat kesehatan bank
kualitas aset. dengan melakukan assessment risiko kredit
c. Mendukung ekspansi kredit yang berkualitas sebagai dasar untuk menentukan kecukupan
melalui pembuatan kajian risiko berdasarkan pencadangan, pembahasan perkembangan
sektor prioritas. kondisi berikut dengan kualitas portofolio,
d. Memperkuat fungsi manajemen risiko dalam dan penetapan strategi tindak lanjut atas
memberikan masukan dan review atas pengelolaan kredit.
ketentuan dan kebijakan perkreditan sebagai g. Manajemen portofolio kredit Business
bagian penerapan prinsip kehati-hatian Banking melalui pemantauan kualitas kredit
(prudent) dengan lebih presisi untuk ketercapaian target
e. Enhancement credit risk analytics melalui bankwide.
sensitivity analysis dan stress testing
portofolio kredit beserta perubahan kondisi 4. Meningkatkan Kapabilitas dan Kompetensi
ekonomi, review metodologi risiko kredit, Sumber Daya Manusia
risk-based pricing, dan enhancement a. Meningkatkan kompetensi dan risk awareness
impairment model. SDM melalui pelatihan/sertifikasi serta
f. Memperkuat serta mengoptimalkan tools memperlengkapi analisa dengan informasi
underwriting yang disesuaikan dengan dari industry expertise.
kebijakan dan mengakomodasi kebutuhan b. Meningkatkan kapabilitas SDM dalam
bisnis. manajemen risiko melalui program
g. Implementasi PACE 2.0 secara web based pengembangan Risk Culture yang fokus dan
sebagai alat bantu dalam meningkatkan terstruktur sesuai dengan AKHLAK.
kualitas verifikasi rekening koran pada c. Meningkatkan kapabilitas dan kompetensi
segmen Commercial. SDM baik soft skill maupun hard skill melalui
training, sosialisasi terkait sistem & otomasi
3. Penguatan Proses Monitoring proses perkreditan, serta sertifikasi.
a. Penguatan dan enhancement Single d. Enhancement pelaksanaan Credit Risk Review
Integrated Monitoring Tools (SIMON) secara dan kapabilitas SDM Kantor Cabang Luar
berkelanjutan untuk seluruh segmen. Negeri (KLN) yang menjalankan fungsi risiko
b. Pengembangan Checklist Monitoring fase II untuk menghasilkan kualitas kredit yang lebih
untuk segmen Corporate & Enterprise yang baik, meningkatkan nilai trade dan investment
dapat membantu pengelola dalam memantau center untuk memperkuat positioning BNI
kondisi debitur setiap kuartalnya. sebagai global banking.
c. Optimalisasi penggunaan tools pemantauan
a.l. EWS Moody’s, Bloomberg, Checklist 5. Penguatan Remedial & Recovery
Monitoring sebagai screening awal untuk Upaya penyelamatan dan penyelesaian kredit
action terhadap debitur (Incl. Kantor Cabang dilaksanakan secara prudent melalui penerapan
Luar Negeri (KLN)). strategi penguatan yang berlandaskan pada
d. Penetapan action plan berdasarkan hasil prinsip risk based approach dilakukan antara lain
pemantauan terhadap performa debitur melalui restrukturisasi kredit terhadap debitur
yang meliputi historis utilisasi fasilitas kredit, NPL yang masih memiliki prospek dan memenuhi
pemenuhan covenant, ketepatan pembayaran prinsip tiga pilar, pelaksanaan penjualan agunan
kewajiban, transaksi, dan penilaian adanya baik secara bawah tangan (AJB) maupun lelang
potensi gugatan hukum. (fiat dan non fiat), upaya pemasaran agunan
e. Pemantauan kondisi debitur secara intensif, secara intensif (antara lain melalui kegiatan BNI
disertai dengan evaluasi dan penanganan Wondr 2025/BNI Expo.
menyeluruh terhadap debitur untuk
mengetahui tingkat pinjaman debitur yang 6. Perluasan implementasi ASIC pada segmen
lebih sustain dan penanganan debitur wholesale untuk rekening pinjaman yang
bermasalah dengan lebih progresif antara lain mempunyai booking office di seluruh Indonesia.
366 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 369
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
7. Document Management System (DMS) untuk 2) Penyesuaian ketentuan pemrosesan BNI
pengelolaan dokumen kredit secara digital yang Griya dalam rangka perbaikan kualitas
saat ini masih diimplementasikan pada segmen kredit pada Loan Processing Center (LNC)
Corporate & Enterprise. atau Kantor Cabang yang memiliki kualitas
kredit NPL BNI Griya di atas threshold.
8. Collateral Management System (CMS) sebagai 3) Ekspansi pada segmen non fixed income
pengembangan otomasi pengelolaan database secondary market dilakukan dengan
agunan yang dapat membantu fungsi penilaian mempedomani prinsip kehati-hatian serta
agunan baik menggunakan mekanisme RM mengacu pada ketentuan yang berlaku.
Silang atau Unit Collateral Valuation. b. BNI Fleksi
1) Perluasan pasar penyaluran BNI Fleksi
Pada segmen kredit retail, rencana kerja dan strategi Pensiun (BFP) kepada Corporate Client.
perbaikan kualitas kredit yang telah diterapkan 2) Penyesuian kebijakan untuk BNI Fleksi Aktif
selama tahun 2025 sebagai berikut : berdasarkan profiling perusahaan untuk
1. Ekspansi kredit dengan mengutamakan budaya segmen pegawai Perusahaan Swasta.
risiko berfokus pada low risk segment 3) Review berkala terkait fitur maupun
a. BNI GRIYA pada fixed income selected program BNI Fleksi Aktif
(Pegawai BUMN/BUMD/BHMN, Instansi 4) Mengoptimalkan dataleads melalui
Pemerintah, Lembaga Pendidikan Anggota program BNI Fleksi Mobile Banking Digital
TNI/Polri), Diamond Client, Deal Team, dan Loan dengan filtering debitur eligible pada
Nasabah Dana, Emerald, Debitur Eksisting. bank data payroll BNI.
Mengoptimalkan penetrasi pada selected c. Kartu Kredit
developer (Top Highly Developer Selected, 1) Pemberian Referensi Manajemen secara
Highly Selected, dan Top 10 Region Local selektif untuk pengajuan kartu Kredit
Selected). berdasarkan historis kualitas kredit.
b. BNI FLEKSI pada Fixed Income Selected 2) Increase credit limit kartu Kredit yang
(Pegawai BUMN/BUMD/BHMN, PTN, CASN/ dilakukan secara selected kepada
ASN, Regulator, Lembaga Tinggi/Instansi pemegang kartu yang loyal dan aktif
Pemerintah) dan pegawai institusi kelolaan menggunakan layanan perbankan BNI.
kantor pusat. 3) Selektif dalam memberikan kartu Kredit
c. Kartu Kredit pada Nasabah dana, payroll, dengan mekanisme Pre Embossed dengan
selected company, dan referensi manajemen penambahan corrective action kepada
yang memiliki mature relationship dengan Region pengusul.
BNI. 4) Bekerja sama dengan anak perusahaan
d. Kredit BNI Wirausaha (BWU) dan Kredit BNI untuk menggarap potensi market baru
Usaha Rakyat (KUR) pada data leads yang dengan tetap prudent.
berasal dari Ecosystem Value Chain, Eksisting 5) Perbaikan dan perluasan channel telesales
to Bank (ETB), Cluster – Point of Interest (POI), (debitur fintech, debitur griya, debitur
dan Community. fleksi, dan user wondr by BNI) sebagai
e. Kredit SME Business pada data leads yang channel akuisisi Kartu Kredit.
berasal dari potensi Supply Chain Financing 6) Optimalisasi akuisisi Kartu Kredit melalui
(SCF) dan value chain Nasabah Diamond channel e-form dengan assessment kredit
Client, Xpora, Nasabah dan Giran BNI, pemain card for card dari selected bank.
utama dan ekosistem di setiap Region d. Kredit BNI Wirausaha (BWU) dan KUR
2. Kerjasama penyaluran kredit secara linkage 1) Pengembangan produk BWU Pandu Mikro
(baik executing maupun channeling) ke lembaga Digital untuk meningkatkan ekspansi kredit
keuangan lain dengan penetapan Risk Acceptance program kepada value chain dan mitra
Criteria (RAC) yang terukur untuk produk fleksi, digital, melalui kemudahan persyaratan
kartu Kredit, BWU, dan SME Business. agunan tambahan namun dengan
tetap memperhatikan mitigasi risiko
3. Melakukan assessment proses kredit melalui pemilihan potensi yang berbasis
untuk peningkatan ekspansi bisnis dengan transaksional serta ekosistem digital.
mengutamakan budaya risiko secara prudent: 2) Penyempurnaan perhitungan Perputaran
a. BNI Griya Modal Kerja (PMK) untuk fasilitas kredit
1) Simplifikasi proses kredit untuk pada modal kerja pada segmen business
selected developer (Top Highly Developer program.
Selected, Highly Selected, dan Top 10 3) Implementasi kebijakan ekspansi
Region Local Selected) dengan tetap secara selektif berdasarkan leads yang
menjalankan proses verifikasi. berkualitas.
Laporan Tahunan 2025
367
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 370
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
4) Implementasi corrective action dimana 10) Penambahan jumlah SME Credit Risk
performance kredit setiap unit menjadi Region (HSR) dan implementasi SME
dasar apakah unit tersebut akan berfokus Credit Risk (SMR) dedicated untuk
kepada ekspansi atau berfokus pada memperkuat fungsi manajemen risiko
perbaikan kualitas. kredit SME dengan penempatan SME
e. Kredit SME Business Credit Risk (SMR) di setiap unit pemroses
1) Meningkatkan fungsi manajemen risiko kredit.
dalam pengembangan skim khusus untuk
mendukung pertumbuhan kredit SME 4. Meningkatkan risk awareness dan budaya risiko
Business. terutama untuk kredit retail melalui berbagai
2) Penyempurnaan perhitungan Perputaran channel digital antara lain: ujian pegawai
Modal Kerja (PMK) untuk produk kredit melalui menu “deep46” pada aplikasi pegawai,
SME Business. menu “Knowledege” pada aplikasi BNIMove,
3) Penyempurnaan dalam pengelolaan penyampaian rutin lesson learned ke segenap
portofolio kredit SME Business dengan unit pemroses kredit retail dan lain-lain.
penetapan kategori Region dan unit
berdasarkan indikator kualitas kredit yang 5. Memperkuat digital capability melalui
menjadi acuan kebijakan ekspansi di enhancement underwriting process melalui:
Region dan unit. a. Pengembangan aplikasi untuk otomasi
4) Penyusunan kebijakan kredit Program analisa mutasi rekening koran calon debitur
Pemerintah melalui skema-skema baru, dan debitur existing.
seperti kredit Program Perumahan (KPP), b. Optimalisasi penggunaan sistem BNIdirect
Kredit Industri Padat Karya (KIPK), Kredit Supply Chain yang telah terintegrasi dengan
Usaha Alsintan (KUA) yang dilakukan BNIMove untuk proses pencairan kredit
secara prudent dan sesuai dengan kaidah produk BNI Wirausaha Pinjaman Andalan
perkreditan BNI sehingga dapat menjaga UMKM (BWU Pandu).
kepentingan BNI dengan penyusunan c. Pengembangan infrastruktur aplikasi eLO
petunjuk pelaksanaan maupun petunjuk Konsumer (sebagai kredit Origination), dalam
teknis. rangka sentralisasi system /user sales dan
5) Proses kredit pada kredit SME Business kredit operasional untuk mendukung new
yang saat ini telah menggunakan credit region model.
scoring s.d Rp10 Miliar saat ini masih d. Memperluas parameter dan keyword
dilakukan pengembangan tools perkreditan pencarian data informasi debitur pada SLIK,
sehingga dapat menyempurnakan end to sehingga penarikan data debitur menjadi
end credit process secara keseluruhan. lebih komprehensif dalam mendukung proses
6) Pemantauan debitur Kolektibilitas 1 yang pengajuan kredit digital.
menunggak dan pemenuhan dana pada
rekening pencadangan pembayaran 6. Mengoptimalkan upaya perbaikan kualitas kredit
kewajiban sesuai dengan Perjanjian kredit dan recovery segmen kredit retail melalui:
sebagai proses monitoring dalam menjaga a. Perubahan struktur organisasi penagihan
kualitas kredit. ritel yang semula berbasis produk menjadi
7) Pelaksanaan one on one terhadap debitur organisasi berdasar area untuk penguatan
pemberian tahun 2024 dan 2025 yang supervisi penagihan di Region dan cabang
mengalami penurunan kualitas/down- dengan sistem cluster
grade sebagai langkah pendalaman b. Penggunaan teknologi Artificial Intelligence
debitur dan lesson learned. (AI) untuk penagihan melalui Robo Call,
8) Pelaksanaan sharing knowledge oleh disamping penagihan digital eksisting
segenap SME Credit Risk (SMR) kepada dunner, WA blast dan Voice blast
Retail RM dan Business Team Leader c. Perluasan jaringan pemasaran jaminan
(BTL) kelolaan SMR sebagai langkah melalui:
peningkatan kemampuan analisa kredit • Web Lelang Agunan BNI (https://
Retail RM dan BTL. lelangaguan.bni.co.id)
9) Melakukan brevet dan pelatihan secara • Kerjasama dengan agen properti dan Balai
berkala terkait ketentuan dan proses kredit Lelang swasta
SME kepada unit pemroses kredit termasuk • Investor gathering
SME Credit Risk Region (HSR) maupun d. Kerjasama dengan pihak ketiga (agen
SME Credit Risk (SMR) yang bertindak penagihan) untuk unsecured loan
sebagai pemutus kredit sehingga putusan
kredit semakin berkualitas.
368 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 371
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
e. Peningkatan kompetensi dan kapabilitas SDM PEMANTAUAN KREDIT
untuk melakukan restrukturisasi maupun
lelang bekerjasama dengan divisi terkait BNI senantiasa melakukan pemantauan kredit dan
maupun pihak eksternal seperti KPKNL kondisi industri debitur serta penagihan kredit
f. Penggunaan aplikasi mobile collection untuk secara intensif guna menciptakan pertumbuhan
monitor aktivitas dan produktivitas SDM aset yang berkualitas. Bentuk pemantauan tersebut
penagihan. diwujudkan antara lain dengan melihat kondisi
g. Pemberian stimulus khusus untuk debitur usahanya baik secara tidak langsung (secara online)
yang terdampak bencana terutama Bencana maupun secara langsung, melakukan review
Banjir Sumatera sesuai POJK yang berlaku kelayakan pinjaman debitur, dan pemantauan
pembayaran kewajiban debitur. Pada prinsipnya
7. Memberikan kemudahan akses database proses pemantauan kredit tersebut berdasarkan
Perjanjian Kerja sama (PKS) developer BNI Griya pada penilaian atas 3 (tiga) pilar dalam ketentuan
dalam menunjang aktivitas operasional collateral OJK tentang kualitas aktiva produktif.
valuation segmen retail.
Berbagai upaya yang dilakukan BNI dalam proses
PENYEMPURNAAN PROSES PEMBERIAN monitoring kualitas kredit pada segmen Business
KREDIT Banking antara lain:
1. Pengembangan dan penguatan Single Integrated
BNI senantiasa melakukan penyempurnaan alur Monitoring Tools (SIMON) sebagai early
proses pemberian kredit pada Business Banking warning system untuk mendeteksi debitur yang
(Segmen Corporate, Enterprise, Commercial, berpotensi bermasalah serta memonitor action
dan Retail Banking). Penyempurnaan alur proses plan-nya.
pemberian kredit yang dilakukan meliputi: 2. Penajaman analisis manajemen portofolio
1. Penajaman fungsi unit bisnis dalam melakukan melalui monitoring secara intensif terhadap
perencanaan daftar prospek, pemasaran, kecukupan dan ketersediaan dana di rekening
melakukan penilaian kelayakan kredit secara debitur untuk pemenuhan kewajibannya.
menyeluruh (termasuk analisa first way out dan 3. Mengoptimalkan pengelolaan portofolio LaR
second way out) dan pemantauan debitur. dengan melakukan 4M (mapping, menurunkan,
2. Penajaman fungsi unit risiko yang dimulai dari menghindarkan, dan mengendalikan).
tahap Pipeline Management, melakukan analisis 4. Penetapan action plan berdasarkan hasil
risiko kredit (deep dive) dan identifikasi-mitigasi/ pemantauan terhadap performa debitur KLN
risk control, serta menganalisis dan memantau yang meliputi historis utilisasi fasilitas kredit,
informasi terkait dengan kredit dan industri pemenuhan covenant, ketepatan pembayaran
debitur. kewajiban, transaksi, dan penilaian adanya
3. Implementasi fungsi collateral valuation pada potensi gugatan hukum.
Credit Operations yang dilakukan secara 5. Melaksanakan Komite Kredit Risk Portofolio
bertahap untuk melakukan check & balance dalam rangka mengoptimalkan pengelolaan
terhadap hasil penilaian Kantor Jasa Penilai risiko kredit yang dapat memengaruhi tingkat
Publik (KJPP), perhitungan CEV agunan, penilaian kesehatan bank dengan melakukan assessment
agunan pada segmen retail, implementasi fungsi risiko kredit sebagai dasar untuk menentukan
advisory terkait dengan struktur fasilitas kredit kecukupan pencadangan, pembahasan
dalam komite kredit, serta credit operations perkembangan kondisi berikut dengan kualitas
documentary. portofolio, dan penetapan strategi tindak lanjut
4. Simplifikasi alur proses pencairan kredit BNI atas pengelolaan kredit.
Fleksi berupa otomasi BNI-105 melalui aplikasi 6. Manajemen portofolio kredit Business Banking
Electronic Loan Origination (ELO) dengan melalui pemantauan kualitas kredit untuk
tetap memperhatikan mitigasi risiko dari setiap menjaga ketercapaian target bankwide.
tahapan.
5. Review terkait tiering kewenangan validasi Sedangkan untuk pemantauan pada segmen kredit
dokumen kredit (SKK) pada unit Commercial retail dilakukan dengan:
Credit Operations. 1. Penetapan threshold kualitas kredit (Pra NPL
dan NPL) untuk setiap program dan kerja sama
Selain itu, untuk meminimalisasi risiko pada saat dengan pihak ketiga.
pemberian kredit untuk segmen Business Banking 2. Pemantauan dan pembatasan proses kredit BNI
telah terdapat aplikasi Direktori Debitur Ditolak Griya dan BNI Fleksi terhadap segmen-segmen
(3D), di mana melalui aplikasi tersebut unit Bisnis tertentu pada Kantor Cabang yang masuk dalam
melakukan akses data dalam melakukan verifikasi corrective action dan institusi tempat bekerja
terkait debitur atau calon debitur yang ditolak. debitur yang masuk dalam warning list.
Laporan Tahunan 2025
369
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 372
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
3. Melakukan review performance developer yang 2. Proaktif melakukan pemantauan dan Joint Effort
bekerja sama dengan BNI Griya secara triwulanan Loan at Risk (LaR).
4. Melakukan supervisi kepada unit pemroses kredit 3. Meningkatkan penagihan angsuran pokok &
SME Business dalam rangka evaluasi proses bunga.
perkreditan dan pemaparan kualitas kredit. 4. Penjualan agunan dalam rangka downsizing
5. Peningkatan monitoring debitur melalui aplikasi fasilitas kredit untuk menyesuaikan kemampuan
Single Integrated Monitoring (SIMON) dengan debitur.
penguatan fungsi SME Credit Risk (SMR) sebagai
approval SIMON. Sedangkan strategi penyelesaian diterapkan kepada
6. Melakukan pemantauan secara rutin atas debitur yang dinilai sudah tidak memiliki prospek,
Implementasi tools SIMON. dan atau kemampuan membayar, antara lain:
7. Pemantauan intensif atas ketersediaan dana 1. Penjualan agunan (lelang dan non lelang).
debitur untuk pembayaran kewajibannya kepada 2. Penyelesaian utang melalui investor strategis.
Bank. 3. Legal action melalui litigasi, kepailitan/PKPU,
8. Segmentasi prioritas penagihan berdasarkan gugatan perdata, dan penagihan terhadap
analisa scoring historis transaksi dan historis penjamin utang (personal guarantee dan
pembayaran kartu Kredit. company guarantee).
9. Memprioritaskan penagihan berdasarkan
segmentasi institusi warning list untuk produk Selain upaya tersebut di atas, dilakukan juga
BNI Fleksi. alternatif proses penyelamatan atau penyelesaian
10. Peningkatan produktivitas collection melalui kredit melalui inisiatif program, antara lain yaitu:
implementasi aplikasi Mobile Collection untuk 1. Percepatan penyelesaian aset bermasalah
produk kartu Kredit. melalui program lelang dengan meningkatkan
11. Penyampaian monitoring kualitas kredit kepada koordinasi dan kerja sama dengan pihak terkait
sentra/cabang. (DJKN/KPKNL dan ATR/BPN).
12. Penyesuaian tanggal jatuh tempo debitur 2. Program percepatan penyelesaian aset
berdasarkan payment behaviour. bermasalah melalui skema yang governed
13. Kerja sama buyback guarantee kepada developer (cessie atau program lainnya).
terkait. 3. Penguatan kerja sama dengan pihak ketiga
14. Pemantauan terhadap dokumen kredit/debitur (Lawyer, Collection Agent, JPN, Sekuritas dan
yang sudah jatuh tempo serta menyampaikan lain-lain).
pemberitahuan kepada debitur dan pemilik 4. Investor Gathering.
agunan untuk segera memperpanjang dokumen
agunan yang akan jatuh tempo melalui Notaris/ KINERJA PENGELOLAAN RISIKO KREDIT
PPAT yang ditunjuk Bank. TAHUN 2025
PENYELAMATAN DAN PENYELESAIAN Rasio NPL Gross BNI pada akhir tahun 2025,
KREDIT mengalami perbaikan dibandingkan akhir tahun
2024, yaitu dari 2,0% menjadi 1,9% atau membaik
BNI senantiasa melaksanakan beragam upaya secara YoY. Hal yang sama juga terlihat pada rasio
penanganan kredit bermasalah secara optimal LaR yang membaik 1,8% (YoY) dari Desember 2024
yang diikuti dengan peningkatan coverage ratio 10,3% menjadi 8,5% pada Desember 2025.
secara prudent guna memperkuat fundamental
keuangan dan menjaga kualitas kredit. Dalam hal STRATEGI DAN RENCANA KERJA DI TAHUN
ini, termasuk kredit yang sudah dihapus buku juga MENDATANG
terus diupayakan penyelesaiannya secara maksimal
untuk memperkecil kerugian Bank. Pada tahun 2026, BNI akan tetap melakukan
optimalisasi program yang telah dilakukan pada
Upaya penanganan kredit bermasalah pada segmen tahun sebelumnya. BNI juga telah menetapkan
Corporate, Enterprise & Commercial Banking, kebijakan strategis pada segmen Corporate,
dan Retail secara umum ditempuh melalui 2 (dua) Enterprise, dan Commercial dengan menerapkan
strategi, yaitu penyelamatan dan penyelesaian beberapa strategi dan rencana kerja sebagai berikut:
kredit. Strategi penyelamatan dilakukan antara lain:
1. Restrukturisasi (restructuring, reconditioning,
reschedulling) terhadap debitur yang dinilai
masih prospektif sesuai 3 (tiga) pilar (prospek
usaha, performance, dan kemampuan
membayar).
370 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 373
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
1. Pengembangan Pipeline Management b. Implementasi Loan Management System
a. Peningkatan portofolio kredit berbasis sektor (LMS) Wholesale pada Segmen Corporate,
prioritas dan lending program antara lain Enterprise, dan Commercial yang
SPAN dan Xpora, serta mendukung program mengintegrasikan seluruh proses kredit mulai
pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis dari proses Pipeline Management, analysis,
(MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih approval, administration serta remedial
(KDMP). & recovery yang berdampak terhadap
b. Optimalisasi ekosistem bisnis/value chain peningkatan efisiensi, produktivitas, dan
debitur korporasi melalui pembiayaan kualitas aset.
berbasis rantai pasok atau supply chain c. Penerapan risk register dan kajian industri
financing dimana bank tidak hanya membiayai sebagai lesson learned guna mendukung
anchor company tetapi juga supplier dan ekspansi kredit yang berkualitas
distributor utamanya dengan struktur fasilitas d. Enhancement credit risk analytics melalui
yang terkontrol, monitoring yang ketat serta sensitivity analysis dan stress testing
data transaksi sebagai dasar penilaian risiko. portofolio kredit beserta perubahan kondisi
c. Peningkatan portofolio green loan ekonomi, review metodologi risiko kredit,
dengan mengintegrasikan pertimbangan risk-based pricing, dan enhancement
Environmental, Social, and Corporate impairment model.
Governance (ESG) dalam proses pemberian e. Memperkuat dan mengoptimalkan tools
kredit guna mendukung pembiayaan yang underwriting secara berkelanjutan yang
berkelanjutan dan bertanggung jawab sesuai selaras dengan kebijakan perkreditan serta
tren global dan regulasi. kerangka manajemen risiko, sekaligus
d. Mendorong pertumbuhan kredit yang selektif adaptif terhadap kebutuhan bisnis, guna
dan berkelanjutan melalui fokus pada industri meningkatkan kualitas analisis, konsistensi
prospektif di seluruh segmen, dengan pengambilan keputusan, serta efektivitas dan
memperkuat kerangka risk governance efisiensi proses pemberian kredit.
melalui review Industry Risk Appetite (IRA), f. Enhancement dan implementasi PACE 2.0
Risk Acceptance Criteria (RAC), Risk Appetite secara web based sebagai alat bantu dalam
Statement (RAS) Risiko kredit, dan Loan meningkatkan kualitas verifikasi rekening
Exposure Limit (LEL), serta penyempurnaan koran pada segmen Commercial.
guidance kuadran sektor ekspansi untuk g. Penguatan aspek manajemen risiko dalam
optimalisasi potensi bisnis lintas Region. pengembangan produk dan skema kredit
e. Fokus meningkatkan eksposure ekspansi yang selaras dengan kebijakan bank serta
pembiayaan pasar global, fee based income, mengakomodasi kebutuhan bisnis.
dan CASA yang sustain melalui strategi h. Memperkuat fungsi manajemen risiko
Xpora, Supply Chain Financing/Open dalam memberikan masukan dan review
Account Financing, dan trade finance lainnya atas ketentuan, kebijakan dan prosedur
serta menerapkan inisiatif strategi melalui perkreditan yang menyesuaikan kondisi pasar
percepatan alur proses pemberian dengan dan regulasi dengan tetap memperhatikan
tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian prinsip kehati-hatian (prudent).
(prudent). 3. Penguatan Proses Monitoring
f. Meningkatkan closed loop transaksi nasabah a. Penguatan dan enhancement Single
sebagai salah satu pertimbangan dalam proses Integrated Monitoring Tools (SIMON) secara
pembiayaan guna memperoleh informasi berkelanjutan untuk seluruh segmen.
dan behaviour transaksi nasabah secara b. Pengembangan Checklist Monitoring fase II
menyeluruh, sehingga dapat memperkuat untuk segmen Corporate & Enterprise yang
kualitas pipeline kredit, peningkatan akurasi dapat membantu pengelola dalam memantau
penilaian risiko, dan mendukung ekspansi kondisi debitur setiap kuartalnya.
kredit yang lebih prudent, terukur dan selaras c. Melakukan pemantauan berkelanjutan
dengan risk appetite bank. terhadap perkembangan kondisi geopolitik,
g. Enhancement dan optimalisasi penggunaan bencana alam, force majeure dan fluktuasi
aplikasi Connect dan 3D (Direktori Debitur harga komoditas, serta melakukan mitigasi
Ditolak) dalam upaya penguatan Pipeline risiko terhadap kinerja debitur yang berpotensi
Management dan Pre-Screening . terdampak.
2. Pengembangan Underwriting Process d. Optimalisasi penggunaan tools pemantauan
a. Self assessment kriteria pemenuhan a.l. EWS Moody’s, Bloomberg, Checklist
ESG sesuai dengan sektor industri untuk Monitoring sebagai screening awal untuk
meningkatkan kinerja ESG BNI. action terhadap debitur (Incl. Kantor Cabang
Luar Negeri (KLN)).
Laporan Tahunan 2025
371
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 374
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
e. Penetapan action plan berdasarkan hasil melalui restrukturisasi kredit terhadap debitur
pemantauan terhadap performa debitur NPL yang masih memiliki prospek dan memenuhi
yang meliputi historis utilisasi fasilitas kredit, prinsip tiga pilar, pelaksanaan penjualan agunan
pemenuhan covenant, ketepatan pembayaran baik secara bawah tangan (AJB) maupun lelang
kewajiban, transaksi, dan penilaian adanya (fiat dan non fiat), upaya pemasaran agunan
potensi gugatan hukum. secara intensif (antara lain melalui kegiatan BNI
f. Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Expo, Press Release dan Iklan Visual Lelang BNI di
debitur serta menetapkan strategi penanganan medsos, website lelang bni.co.id, dan lain-lain),
yang tepat bagi debitur bermasalah, antara optimalisasi kerja sama dengan Pihak Ketiga
lain melalui restrukturisasi, masuknya (antara lain dengan DJKN, Balai Lelang Swasta,
strategic investor, phase out, downsizing dan Perusahaan Agen Properti, Eksternal Lawyer,
pelunasan melalui penjualan asset dengan dan lain-lain), pelaksanaan program penjualan
joint effort unit bisnis, risiko, dan remedial agunan kredit bermasalah melalui pemberian
recovery. reward kepada pegawai BNI, upaya tracing &
g. Penyempurnaan pelaksanakan Komite Kredit eksekusi aset milik Personal Guarantee (PG) dan
Risk Portofolio dalam rangka mengoptimalkan Company Guarantee (CG), dan lain-lain.
pengelolaan risiko kredit yang dapat 6. Perluasan implementasi ASIC pada semua
memengaruhi tingkat kesehatan bank segmen Retail untuk rekening pinjaman yang
dengan melakukan assessment risiko kredit mempunyai booking office di seluruh Indonesia.
sebagai dasar untuk menentukan kecukupan 7. Implementasi Document Management System
pencadangan, pembahasan perkembangan (DMS) untuk pengelolaan dokumen kredit secara
kondisi berikut dengan kualitas portofolio, digital pada segmen Commercial dan Retail.
dan penetapan strategi tindak lanjut atas 8. Collateral Management System (CMS) sebagai
pengelolaan kredit. pengembangan otomasi pengelolaan database
h. Manajemen portofolio kredit Business agunan yang dapat membantu fungsi penilaian
Banking melalui pemantauan kualitas kredit agunan baik menggunakan mekanisme RM
dengan lebih presisi untuk ketercapaian target Silang atau Unit Collateral Valuation.
bankwide.
4. Meningkatkan Kapabilitas dan Kompetensi Sementara itu, untuk rencana dan strategis untuk
Sumber Daya Manusia perbaikan kualitas kredit pada segmen kredit retail
a. Penguatan risk culture SDM melalui pada tahun 2026 antara lain:
penyampaian lesson learned dan risk 1. Fokus ekspansi bisnis yang mengutamakan
awareness untuk membangun early risk budaya risiko dengan fokus pada segmen low
mindset. risk:
b. Penguatan kapabilitas SDM melalui pelatihan/ a. BNI GRIYA pada segmen fixed income
video learning/sertifikasi/sosialisasi untuk selected, yaitu pegawai BUMN/BUMD/BHMN,
meningkatkan pemahaman sistem/otomasi instansi pemerintah, lembaga pendidikan,
proses perkreditan, market knowledge, anggota TNI/Polri, corporate client, Nasabah
industry expertise, global banking, business dana, Nasabah Emerald, serta debitur
acumen, digital mindset, dan advanced eksisting dengan kinerja (performance) yang
analytics guna mendukung peningkatan baik, sekaligus meningkatkan market share
kualitas kredit dan efektivitas proses bisnis. pada selected developer (Top Highly Selected,
c. Penguatan kapabilitas pegawai Kantor Cabang Highly Selected, dan Selected Developer).
Luar Negeri (KLN) melalui pelatihan/sertifikasi b. BNI FLEKSI pada segmen Fixed Income
pada fungsi risiko untuk menghasilkan Selected, meliputi pegawai BUMN/BUMD/
kualitas kredit yang lebih baik, meningkatkan BHMN, PTN, CASN/ASN, regulator, lembaga
nilai trade dan investment center untuk tinggi/instansi pemerintah, pegawai institusi/
memperkuat positioning BNI sebagai global perusahaan yang dikelola kantor pusat,
banking. tenaga profesional, serta Nasabah Emerald.
d. Menyusun perencanaan kepegawaian yang c. Kartu Kredit ditujukan kepada Nasabah dana,
terstruktur berbasis talent management, payroll, selected company, serta Nasabah
workforce planning, career roadmap dan berdasarkan referensi manajemen yang
productivity monitoring dalam mendukung memiliki hubungan (mature relationship)
perkembangan bisnis. yang baik dengan BNI.
5. Penguatan Remedial & Recovery d. Kredit BNI Wirausaha (BWU) dan Kredit
Upaya penyelamatan dan penyelesaian kredit Usaha Rakyat (KUR) pada data leads dengan
dilaksanakan secara prudent melalui penerapan kategori yang berasal dari Ecosystem Value
strategi penguatan yang berlandaskan pada Chain, Eksisting to Bank (ETB), Cluster – Point
prinsip risk based approach dilakukan antara lain of Interest (POI), dan Community.
372 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 375
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
e. Kredit SME Business pada data leads yang c. Kartu Kredit
berasal dari potensi Supply Chain Financing 1) Pemberian Referensi Manajemen secara
(SCF) dan value chain Nasabah Diamond selektif untuk pengajuan kartu Kredit
Client, Xpora, Nasabah dan Giran BNI, pemain berdasarkan historis kualitas kredit yang
utama dan ekosistem di setiap Region dihasilkan dari channel tersebut.
2. Kerja sama channeling dengan pihak ketiga 2) Increase credit limit kartu Kredit yang
(fintech dan lembaga keuangan lainnya) melalui dilakukan secara selected kepada
penetapan Risk Acceptance Criteria (RAC) yang pemegang kartu yang loyal dan aktif
terukur untuk produk fleksi, kartu Kredit, dan menggunakan layanan perbankan BNI.
Linkage Channeling. 3) Percepatan proses Increase Credit Limit
3. Melakukan assessment proses kredit Kartu Kredit melalui mekanisme Auto
untuk peningkatan ekspansi bisnis dengan Approve di wondr by BNI kepada segmen
mengutamakan budaya risiko secara prudent: low risk.
a. BNI Griya 4) Selektif dalam memberikan kartu Kredit
1) Simplifikasi proses kredit untuk dengan mekanisme Pre Embossed dengan
peningkatan portfolio sekaligus market penambahan corrective action kepada
share pada selected developer (Top Highly Region pengusul.
Selected, Highly Selected, dan Selected 5) Bekerja sama dengan anak perusahaan
Developer) dengan tetap memperhatikan BNI untuk menggarap potensi market baru
prinsip kehati-hatian. dengan tetap prudent.
2) Percepatan proses kredit melalui program 6) Perbaikan dan perluasan channel telesales
khusus untuk Nasabah emerald dan (debitur fintech, debitur griya, debitur
Nasabah payroll BNI dalam rangka fleksi, dan user wondr by BNI) sebagai
meningkatkan portfolio sekaligus cross channel akuisisi Kartu Kredit.
selling product Nasabah eksisting. 7) Optimalisasi akuisisi Kartu Kredit melalui
3) Penyesuaian ketentuan pemrosesan BNI channel e-form dengan assessment kredit
Griya dalam rangka perbaikan kualitas card for card dari selected bank.
kredit pada LNC atau Kantor Cabang yang 8) Simplifikasi pengajuan e-Form Kartu
memiliki kualitas kredit NPL BNI Griya di Kredit melalui wondr by BNI.
atas threshold. d. Kredit BWU dan KUR
4) Ekspansi pada segmen non fixed income 1) Pengembangan produk BWU Pandu Mikro
secondary market tetap dilakukan dengan Digital untuk meningkatkan ekspansi
berpegang pada prinsip kehati-hatian serta kredit program kepada value chain
mengacu pada ketentuan yang berlaku. dan mitra digital, melalui kemudahan
5) Kerjasama pengalihan piutang konsumen persyaratan agunan tambahan namun
developer melalui skema cessie. dengan tetap memperhatikan mitigasi
b. BNI Fleksi risiko melalui pemilihan potensi yang
1) Perluasan pasar penyaluran BNI Fleksi berbasis transaksional serta ekosistem
Pensiun (BFP) kepada segmen Corporate digital.
Client. 2) Pengembangan produk BWU Pandu
2) Penyesuian kebijakan untuk BNI Fleksi Aktif Likuiditas dengan memperhatikan historis
berdasarkan profiling perusahaan untuk transaksi BNI Agen46.
segmen pegawai Perusahaan Swasta. 3) Otomasi perhitungan Angsuran kredit
3) Review berkala terkait fitur BNI Fleksi untuk program KUR dan Produk BWU.
Aktif dan BNI Fleksi Pensiun dalam rangka 4) Pengembangan Artificial Inteligence (AI)
ekspansi yang berkualitas. dalam rangka penguatan mitigasi risiko
4) Mengoptimalkan dataleads melalui dalam penyaluran kredit KUR dan BWU
program BNI Fleksi Digital Loan via wondr e. Kredit SME Business
by BNI dengan filtering debitur eligible 1) Meningkatkan fungsi manajemen risiko
pada datamart. dalam pengembangan dan pemantauan
5) Optimalisasi data payroll BNI melalui skim khusus untuk mendukung
skema BNI Fleksi Pre Approve melalui pertumbuhan kredit SME Business.
Telesales dengan filtering Nasabah dan/ 2) Penyempurnaan dalam pengelolaan
atau debitur eligible untuk mendapatkan portofolio kredit SME Business dengan
penawaran BNI Fleksi. penetapan kategori Region dan unit
berdasarkan indikator kualitas kredit yang
menjadi acuan kebijakan ekspansi di
Region dan unit.
Laporan Tahunan 2025
373
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 376
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
3) Pengawalan terhadap skema-skema kredit c. Implementasi Retail CreditTools (RCT) sebagai
program pemerintah untuk mendukung bagian dari re-engineering end to end retail
pertumbuhan ekonomi secara nasional. lending business process pada segmen retail.
4) Pelaksanaan one on one bersama dengan d. Optimalisasi BNIMove untuk produk Business
unit pengelola bisnis sebagai langkah Program dan perluasan pengembangan pada
monitoring atas kondisi debitur dan produk SME serta pengembangan sistem AI
deep dive atas temuan yang terdapat di untuk mendukung percepatan proses kredit.
lapangan. e. Optimalisasi penggunaan kredit biro pada
5) Penguatan fungsi pemantauan debitur sistem pemrosesan kredit khususnya untuk
Kolektibilitas 1 yang menunggak dan digital loan.
pemenuhan Debt Service Reserve Account f. Pengembangan infrastruktur aplikasi eLO
(DSRA) debitur sebagai proses monitoring Konsumer (sebagai Loan Origination),
dan menjaga kualitas serta pemenuhan dalam rangka sentralisasi system /user unit
debitur atas Perjanjian kredit. processing untuk mendukung new region
6) Penguatan aktivitas sharing knowledge model.
oleh segenap SME Credit Risk (SMR) g. Pengembangan dashboard turn around
kepada RM dan Business Team Leader time (TAT) produk kredit Konsumer untuk
(BTL) kelolaan SMR sebagai langkah membantu proses monitoring aplikasi kredit
peningkatan kemampuan analisa kredit yang sedang dan/atau telah mendapat
RM dan BTL. keputusan.
7) Melakukan brevet dan pelatihan secara 7. Mengoptimalkan upaya perbaikan kualitas kredit
berkala terkait ketentuan dan proses dan recovery segmen kredit retail melalui:
kredit retail kepada unit pemroses kredit a. Penyesuian tanggal jatuh tempo (cycle date)
termasuk SME Credit Risk Region (HSR) kredit konsumer maksimal tanggal 25 untuk
maupun SME Credit Risk (SMR) yang produk Griya & Fleksi untuk memberikan
bertindak sebagai pemutus kredit sehingga waktu yang cukup dalam penagihan.
putusan kredit semakin berkualitas. b. Penguatan intensitas penagihan kredit retail
4. Meningkatkan risk awareness dan budaya risiko melalui sentralisasi dunner penagihan (tele
terutama untuk kredit retail melalui berbagai collection).
channel digital antara lain: ujian pegawai c. Penyempurnaan (revamp) web site lelang
melalui menu “deep46” pada aplikasi pegawai, agunan BNI.
menu “Knowledege” pada aplikasi BNI Move, d. Enhancement Account Handling pengaihan
penyampaian rutin lesson learned ke segenap (dhi. aplikasi Interface Common Collection)
unit pemroses kredit retail dan lain-lain. untuk memudahkan pengelolaan account
5. Memperkuat digital capability melalui penagihan dan meningkatkan produktivitas
enhancement underwriting process melalui: petugas penagihan
a. Pengembangan aplikasi untuk otomasi e. Pembuatan portal monitoring collection yang
analisa mutasi rekening koran calon debitur mencangkup monitoring daily payment,
dan debitur baik BNI maupun rekening Bank data lead, pipeline, kualitas aset, monitoring
lain dan terintegrasi dengan Loan Origination lelang, Opex & Capex, serta produktivitas
System (LOS) pada produk SME Business. collection & recovery.
b. Optimalisasi penggunaan sistem BNIdirect f. Perluasan kerjasama dengan penyedia jasa
yang telah terintegrasi dengan BNIMove penagihan (pihak ketiga : agency penagihan)
untuk proses pencairan kredit produk BWU untuk penagihan debitur kredit KUR dan BNI
Pandu. Griya FLPP.
374 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 377
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Struktur Modal dan Kebijakan
Manajemen atas Struktur Modal
serta Praktik Manajemen Risiko
terkait Permodalan
Rincian Struktur Modal Bank
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024-2025 2023-2024
Komponen Modal (Bank Saja) 2025 2024 2023
Persentase Persentase
Nominal Nominal
(%) (%)
Modal Inti (Rp-miliar) 155.838 142.043 130.938 13.795 9,7 11.105 8,5
Modal Pelengkap (Rp-miliar) 9.792 10.264 11.079 (494) (4,8) (815) (7,4)
Total Modal Inti dan Modal Pelengkap 165.630 152.307 142.016 13.302 8,7 10.291 7,2
(Rp-miliar
Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 749.998 660.200 609.161 88.084 13,3 51.039 8,4
untuk Risiko kredit (Rp miliar)
Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 40.384 37.411 34.967 2.973 7,95 2.444 6,99
untuk Risiko Operasional (Rp miliar)
Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 11.223 14.162 2.812 (2.939) (20,8) 11.350 403,6
untuk Risiko Pasar (Rp miliar)
Rasio Modal Inti (%) 19,4 20,0 20,2 (0,5) (0,2)
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal 20,7 21,4 22,0 (0,7) (0,6)
Minimum untuk Risiko kredit, Risiko
Operasional, dan Risiko Pasar (%)
Kebijakan Manajemen Atas Struktur Modal Bank [ACGS B.3.1]
Dalam rangka menghadapi dinamika ekonomi domestik maupun global serta peningkatan eksposur risiko
yang dihadapi, BNI menerapkan sistem pengelolaan permodalan yang efektif, prudent, dan terintegrasi.
Sistem ini dirancang untuk mendukung pencapaian kinerja yang berkelanjutan sekaligus memperkuat daya
saing Perseroan di industri perbankan. Pengelolaan permodalan dilakukan dengan mempertahankan posisi
permodalan yang kuat, guna mendukung ekspansi bisnis, menjaga kepercayaan investor, deposan, Nasabah,
serta pasar, dan memastikan pemenuhan seluruh ketentuan permodalan yang ditetapkan oleh regulator.
Selain itu, kecukupan modal juga dikelola secara optimal untuk mengantisipasi dan meng-cover berbagai
risiko yang dihadapi Bank, sehingga dapat menopang pertumbuhan usaha yang sehat dan berkelanjutan di
tengah tantangan ekonomi tahun 2025.
Dalam pengelolaan permodalan, BNI memelihara modal sesuai dengan tingkat risiko dan di-review secara
periodik. BNI juga mempertimbangkan faktor-faktor seperti pengembalian modal yang optimal pada
pemegang saham, menjaga keseimbangan antara keuntungan yang lebih tinggi dengan gearing ratio serta
keamanan yang diberikan oleh posisi modal yang sehat. Hal ini dilakukan karena BNI memiliki komitmen
yang kuat untuk selalu menjaga komposisi struktur modal sesuai dengan ketentuan dan tidak melanggar
ketentuan batas minimum yang diterapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator perbankan.
Laporan Tahunan 2025
375
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 378
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dasar Penentuan Kebijakan 2. Menghitung Kewajiban Penyediaan Modal
1. Modal Inti Minimum sesuai dengan profil risiko BNI.
Modal inti adalah modal bank yang terdiri dari Profil risiko BNI, sebagai salah satu faktor
modal inti utama dan modal inti tambahan penilaian TKB periode 31 Desember 2025 berada
sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan pada peringkat 2 (Low to Moderate). Sebagai
(POJK) tentang “Kewajiban Penyediaan Modal dampak dari profil risiko BNI yang berada pada
Minimum Bank Umum”. Modal inti BNI naik 9,7% tingkat Low to Moderate dan sesuai perhitungan
atau meningkat dari Rp142,0 triliun pada tahun menggunakan Internal Capital Adequacy
2024 menjadi Rp155,8 triliun pada tahun 2025. Assessment Process (ICAAP), maka CAR
Peningkatan ini berasal dari laba Bank sepanjang minimum sesuai profil risiko sebesar 9,95%.
tahun 2025 dan peningkatan nilai wajar aset 3. Selain menghitung KPMM berdasarkan modal
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui minimum sesuai profil risiko, BNI juga menghitung
penghasilan komprehensif lain tahun 2025 tambahan modal sebagai penyangga (buffer),
sebesar Rp2,5 triliun. apabila terjadi krisis keuangan dan ekonomi yang
dapat mengganggu stabilitas sistem keuangan.
2. Modal Pelengkap (maksimum 100% dari modal Tambahan modal tersebut berupa capital
inti) conservation buffer, countercyclical buffer, dan
Modal pelengkap (mengacu pada modal bank) capital surcharge untuk Bank Sistemik. Tambahan
terdiri dari cadangan umum aset produktif dan modal penyangga dilakukan sesuai dengan
instrumen modal yang memenuhi persyaratan ketentuan Regulator.
Tier 2. Modal pelengkap BNI turun 4,6% dari a. Capital Conservation Buffer adalah tambahan
Rp10,3 triliun pada tahun 2024 menjadi Rp9,8 modal yang berfungsi sebagai penyangga
triliun pada tahun 2025. Penurunan sebesar (buffer) apabila terjadi kerugian pada periode
Rp472 miliar tersebut didominasi oleh amortisasi krisis.
Surat Berharga berkarakteristik Modal yang b. Countercyclical Buffer adalah tambahan
dimiliki senilai USD500.000.000. Penurunan modal yang berfungsi sebagai penyangga
dari amortisasi nilai obligasi subordinasi yang (buffer) untuk mengantisipasi kerugian apabila
dapat diperhitungkan sebagai komponen modal terjadi pertumbuhan kredit perbankan yang
pelengkap mencapai Rp1,6 triliun. Di sisi lain berlebihan sehingga berpotensi mengganggu
cadangan umum aset produktif meningkat Rp1,1 stabilitas sistem keuangan.
triliun. c. Capital Surcharge adalah tambahan kapasitas
permodalan yang berfungsi untuk mengurangi
Praktik Manajemen Risiko terkait dampak negatif terhadap stabilitas sistem
Permodalan keuangan dan perekonomian dalam hal terjadi
Untuk mengukur kemampuan modal BNI dalam kegagalan Bank Sistemik melalui peningkatan
menyerap risiko, dilakukan dengan menghitung kemampuan Bank Sistemik dalam menyerap
KPMM sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh kerugian.
Regulator, yaitu dengan tahapan:
1. Menghitung kecukupan penyediaan modal Apabila ditambah dengan modal penyangga (buffer)
minimum sesuai metode pengukuran Aset yaitu Conservation Buffer 2,50%, Countercyclical
Tertimbang Menurut Risiko (ATMR). Buffer 0% dan Capital Surcharge 1,50%, maka
a. Risiko kredit: Pendekatan Standar batas rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
(Standardized Approach) (KPMM) BNI adalah 13,95%.
b. Risiko Pasar: Pendekatan Standar
(Standardized Approach)
c. Risiko Operasional: Pendekatan Standar
(Standardized Approach)
376 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 379
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Ikatan yang Material untuk Investasi
Barang Modal
Sepanjang tahun 2025, BNI mencatatkan adanya ikatan yang material untuk investasi barang modal sebagai
berikut:
No. Nama Proyek Pemasok
1 Pembangunan Gedung Pantai Indah Kapuk 2 PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk
PT Virama Karya (Persero)
PT Alien Desain Nusantara
PT Perintis Dinamika Sekatama
PT Datum Ciptaloka Sejahtera
2 Replacement ATM with CRM PT Emneltech Solusi Indonesia
3 DRC Colo 2 PT Neptus Teknologi Indonesia
KJPP Rengganis, Hamid & Rekan
PT Dinamika Sistem Integrasi Solusi
PT Infracom Technology
PT Metrocom Global Solusi
PT Mitra Integrasi Informatika
PT Prodata Sistem Teknologi
PT Sentra Paramitra
PT Software Information System Nusantara
PT Swadharma Duta Data
4 Enterprise License IBM & Oracle PT Metrocom Global Solusi
PT Multipolar Technology
5 Pengembangan Wondr R2-R4 PT Accenture
PT Izeno Teknologi Indonesia
PT Mitra Integrasi Informatika
PT Cloud Ace Integra
6 Additional Hardware Capacity PT Infracom Technology
PT Mastersystem Infotama
7 Pengembangan Perangkat Office Automation PT Bhinneka Mentaridimensi
Lakoni Lintang Langgeng
PT Air Mas Perkasa
PT Belpin Blessin Indonesia
PT Berca Hardayaperkasa
PT Bismacindo Perkasa
PT Cyber Network Indonesia
PT Datascrip
PT Digital Teknologi Nusa
PT Karlin Mastrindo
PT Mitra Integrasi Informatika
PT Multipolar Technology
PT Nextindo Global Solusi
PT Nusantara Compnet Integrator
PT Pandu Siwi Sentosa
PT Sarana Reswara Abadi
PT Sentra Paramitra
PT Trimuda Nuansa Citra Tbk
PT World Infinite Network
8 License Server Virtualisasi PT Mitra Integrasi Informatika
Laporan Tahunan 2025
377
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 380
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No. Nama Proyek Pemasok
9 Wondr MMP 1 KJPP Toha, Okky, Heru dan Rekan
PT Accenture
PT Adi Data Informatika
PT Asiatek Solusi Indonesua
PT Bhinneka Mentaridimensi
PT Deloitte Konsultan Indonesia
PT Dymar Jaya Indonesia
PT Fan Integrasi Teknologi
PT Idpay Asia Jaya
PT Indocyber Global Teknologi
PT Infracom Technology
PT Ipsos Market Research
PT Izeno Teknologi Indonesia
PT Karlin Mastrindo
PT Mastersystem Infotama
PT Mitra Integrasi Informatika
PT Niagaprima Paramitra
PT NTT Indonesia Technology
PT Nusantara Compnet Integrator
PT Phintraco Technology
PT Sentra Paramitra
PT Swadharma Duta Data
10 Sewa Lokasi DC Colo PT DCI Indonesia Tbk
TUJUAN IKATAN
Sebagaimana yang telah direncanakan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) BNI, ikatan yang material yang
dilakukan BNI untuk investasi barang modal memiliki tujuan untuk memastikan adanya komitmen pihak-
pihak yang terlibat dalam investasi untuk melaksanakan transaksi pembelian barang modal.
SUMBER DANA
BNI menggunakan sumber dana yang berasal dari sisa anggaran investasi, total beban penyusutan, dan
pembagian atau persentase laba bersih dari tahun buku sebelumnya sebagai sumber pendanaan atas
belanja modal.
MATA UANG YANG MENJADI DENOMINASI
Seluruh transaksi yang dilakukan dalam rangka pengikatan material investasi barang modal adalah dalam
mata uang Rupiah.
LANGKAH YANG DIRENCANAKAN DALAM MELINDUNGI RISIKO MATA UANG ASING
BNI tidak melakukan proteksi atau perlindungan atas risiko perlindungan mata uang asing karena seluruh
pengikatan investasi barang modal dilakukan dalam mata uang Rupiah.
378 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 381
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Investasi Barang Modal
yang Direalisasikan dalam
Tahun Buku Terakhir
BNI mengeluarkan dana untuk investasi Barang Modal (Capital Expenditure) sebagai bagian dari strategi
penguatan fundamental bisnis dan peningkatan kapabilitas operasional. Dana tersebut digunakan untuk
pembelian serta penambahan nilai aset tetap dan aset hak guna, termasuk pengembangan infrastruktur
teknologi informasi, optimalisasi jaringan kantor dan layanan, serta peningkatan sarana pendukung
operasional lainnya.
Jenis Investasi Barang Modal
Pada tahun 2025, realisasi investasi barang modal BNI tercatat sebesar Rp3.131 miliar yang terdiri dari
bangunan dan tanah, perabotan otomasi, perabotan non-otomasi, dan kendaraan masing-masing sebesar
Rp1.307 miliar, Rp1.625 miliar, Rp175 miliar, dan Rp23 miliar.
Tujuan Investasi Barang
Modal BNI melakukan pembelian barang modal tersebut bertujuan mendukung dan menunjang aktivitas
operasional kegiatan Perusahaan secara menyeluruh. Investasi ini juga diharapkan dapat memberikan
manfaat ekonomi yang sesuai, mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, serta memperkuat
daya saing BNI di tengah dinamika industri perbankan yang terus berkembang.
Nilai Investasi Barang Modal yang Dikeluarkan
Tabel berikut menjelaskan rincian nilai investasi barang modal.
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
Jenis Investasi 2025 2024 2023 2024-2025 2023-2024
Barang Modal (Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Bangunan dan
1.307 1.689 1.027 (381) (22,6) 662 64,4
Tanah
Perabotan Otomasi 1.625 1.869 1.236 (244) (13,1) 634 51,3
Perabotan Non
175 274 207 (99) (36,1) 67 32,5
Otomasi
Kendaraan 23 62 1 (39) (62,7) 61 5.917,8
Jumlah 3.131 3.894 2.471 (763) (19,6) 1.423 57,6
Laporan Tahunan 2025
379
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 382
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Properti untuk Investasi
Properti BNI digunakan untuk tujuan pelaksanaan kegiatan perbankan atau penunjang operasional seperti
rumah dinas pegawai, gudang penyimpanan. Dan tidak ada yang digunakan selain untuk tujuan investasi
lainnya.
Informasi dan Fakta Material yang
Terjadi setelah Tanggal
Laporan Akuntan
Tidak terdapat informasi dan fakta material yang terjadi antara periode setelah tanggal Laporan akuntan per
tanggal 2 Februari 2026 sampai dengan disahkannya Laporan Tahunan ini. [ACGS C.8.1, C.8.2, C.8.3]
Rencana Pembelian Kembali
Saham (Buyback)
Perseroan telah melakukan Pengumuman Rencana Pembelian Kembali Saham (Buyback) yang dikeluarkan
oleh Perusahaan terbuka dan Rencana Pengalihan Saham Hasil Buyback pada tanggal 4 Februari 2025.
Kemudian Perseroan melakukan Pengkinian Keterbukaan Informasi dalam rangka Rencana Buyback dan
Rencana Pengalihan Saham Hasil Buyback pada tanggal 17 Februari 2025. Selanjutnya, rencana Buyback
dan pengalihan saham hasil Buyback telah dimintakan persetujuan pada Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024 yang diselenggarakan pada tanggal 26 Maret 2025. Adapun buyback
saham yang telah disetujui dalam RUPST tersebut, pelaksanaannya dilakukan pada bulan Januari dan
Februari 2026, sehingga sampai dengan akhir Desember 2025 tidak ada pelaksanaan buyback saham.
380 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 383
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pencapaian Target Tahun 2025 [ACGS C.2.1]
ASUMSI-ASUMSI YANG DIGUNAKAN Dari sisi harga, BNI memperkirakan bahwa akan
DALAM PERUMUSAN TARGET TAHUN terjadi tekanan inflasi naik di 2025 dibandingkan
2025 2024 (1,6%), namun tetap dalam rentang sasaran
Bank Indonesia. Kondisi iklim pasca dampak El-
Asumsi-asumi yang dibangun dalam proses Nino di 2024 menyebabkan adanya normalisasi
perumusan target tahun 2025 didasarkan oleh harga pangan di semester pertama 2025. Namun,
kondisi ekonomi global dan domestik. Kondisi- memasuki Semester II – 2025, naiknya permintaan
kondisi tersebut di antaranya mencakup, proyeksi bahan pangan, turut memberikan kontribusi
moderasi pertumbuhan ekonomi global, baik di terhadap peningkatan inflasi bahan pangan dan
negara maju maupun di negara berkembang, mendorong inflasi secara keseluruhan. Proyeksi
dimana IMF (WEO April 2025) memproyeksikan inflasi BNI untuk 2025 berada di rentang 1,5-2,7%
pertumbuhan ekonomi global di 2025 melambat dengan kecenderungan inflasi berada di batas atas
ke 2,8% dibandingkan 3,3% di 2024. Lebih lanjut, rentang proyeksi.
dinamika kebijakan global cukup berubah di tengah
pergantian kepemimpinan baik di dalam negeri dan Di tengah tingginya ketidakpastian global akibat
khususnya di luar negeri, yang secara dominan terpilihnya Donald Trump sebagai presiden AS
ditandai oleh terpilihnya Donald Trump menjadi periode 2025-2029, BNI memproyeksikan rata-
presiden Amerika Serikat. Implementasi program rata nilai tukar Rupiah akan berada di rentang Rp
Trump yang paling mewarnai pergerakan ekonomi 16.500 – 17.500/USD untuk 2025, atau terdepresiasi
pada 2025 adalah kebijakan tarif resiprokal pada dibandingkan posisi akhir 2024 sebesar rata-rata
berbagai negara mitra dagangnya. Rp15.844. Di sisi lain, proyeksi moderasi ekonomi
dan pelemahan daya beli menjadi landasan BNI
Dari dalam negeri, beberapa isu domestik terjadi melihat peluang penurunan BI-rate ke rentang 4,5
sejak pemulihan pasca Covid-19, di antaranya – 5,75% di tahun 2025. Secara global, hal ini juga
melemahnya pertumbuhan konsumsi rumah tangga, dilatarbelakangi oleh tren penurunan suku bunga
serta pemulihan yang tidak seimbang (fenomena berbagai negara. Terpilihnya Trump sebagai
K-shaped recovery) antar kelompok konsumer presiden AS baru mengubah arah kebijakan AS
menjadi tekanan kebawah bagi ekonomi domestik. yang lebih berorientasi ke dalam (inward-looking)
Maka dari itu, arah kebijakan dari presiden terpilih dan bersifat lebih akomodatif. Secara realisasi,
di akhir 2024 difokuskan untuk menjawab tantangan pemotongan suku bunga FFR terjadi di Triwulan
konsumsi di atas serta isu pelemahan daya beli III-IV 2025, dimana penurunan suku bunga FFR ini
masyarakat. Sebagai contoh, adalah program Makan semakin menguatkan tren penurunan suku bunga
Bergizi Gratis dan ketahanan pangan. Selanjutnya, global yang memberikan landasan momentum
untuk menjawab tantangan pemulihan daya beli, pemotongan suku bunga BI-rate. Dalam realisasinya,
pemerintah juga melakukan berbagai stimulus sejak suku bunga BI-rate di 2025 ditutup di 4,75% dan
awal tahun 2025. dalam rentang proyeksi BNI.
Atas dasar perkembangan tersebut di atas, proyeksi Dengan postur ekonomi dan finansial tersebut,
pertumbuhan ekonomi pada 2025 diperkirakan BNI memproyeksikan pertumbuhan kredit industri
berada dalam rentang 4,7%-5,2%. Hal ini didukung perbankan di 2025 akan berada di kisaran 7,0 –
oleh pertumbuhan permintaan domestik yang akan 11,0%, ditopang oleh pertumbuhan Dana Pihak
ditopang oleh peningkatan konsumsi dari efek belanja Ketiga (DPK) sebesar 5,0 – 8,0%. Dalam realisasinya
fiskal yang pro-pertumbuhan dan pro-konsumsi hingga Des-2025, pertumbuhan kredit berada di
pada pemerintahan baru sehingga berdampak 9,6% atau berada pada rentang proyeksi, sedangkan
langsung terhadap permintaan domestik. Rentang pertumbuhan DPK di 13,8% YoY, di atas rentang
pertumbuhan ekonomi ini dipertahankan sepanjang proyeksi BNI.
2025 tanpa mengalami revisi, dimana pertumbuhan
ekonomi Indonesia mencapai 5,1% di 2025.
Laporan Tahunan 2025
381
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 384
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Proyeksi dan Realisasi Variabel Makroekonomi 2025
Indikator Proyeksi 2025 Realisasi 2025
Pertumbuhan Ekonomi (%) 4,7 – 5,2 5,1%
Tingkat Inflasi (%) 1,5 – 2,7 2,9%
Nilai Tukar Rupiah (Rp/USD) 16.500 – 17.500 16.465
BI-7 Days Repo Rate (%) 4,5 – 5,75 4,75%
Pertumbuhan Kredit (%) 7,0 – 11,0 9,6%
Pertumbuhan DPK (%) 5,0 – 8,0 13,8%
Sumber: BPS, BI, BNI Office of Chief Economist
PERBANDINGAN ANTARA TARGET DAN REALISASI TAHUN 2025
Perbandingan antara Target dan Realisasi Bisnis Tahun 2025
Pencapaian Realisasi
Realisasi Tahun 2025 Target Tahun 2025
Perihal Terhadap Target Tahun 2025
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(%)
Kredit yang diberikan 899.531 855.738 105,1
Simpanan dari Nasabah 1.040.834 924.085 112,6
Giro 439.498 380.041 115,6
Tabungan 286.460 301.609 95,0
Deposito 314.876 242.435 129,9
Secara umum, BNI mampu mencapai target yang ditetapkan di tahun 2025. Pencapaian yang baik ini diperoleh
dengan cara adaptif terhadap lingkungan bisnis yang dinamis di 2025 berbekal fundamental keuangan
yang sehat dan platform digital yang kompetitif. Beberapa strategi yang dilakukan untuk mengoptimalkan
pencapaian bisnis, di antaranya:
• Akselerasi pertumbuhan kredit yang solid dan seimbang ke sektor-sektor produktif.
• Penguatan struktur pendanaan yang berbasis dana murah (CASA) sehingga menopang efisiensi biaya
dana.
• Penguatan manajemen risiko dan kualitas aset yang konsisten melalui early warning system, risk
acceptance criteria dan credit scoring.
• Optimalisasi data analytics untuk men-generate leads dan mendorong cross selling.
• Penguatan platform digital untuk meningkatkan kualitas layanan dan customer experience secara
berkelanjutan.
BNI juga berhasil menutup tahun 2025 dengan pencapaian yang cukup positif.
PERBANDINGAN ANTARA TARGET DAN REALISASI PROFITABILITAS SERTA RASIO-RASIO
KEUANGAN PENTING LAINNYA TAHUN 2025
Pencapaian Realisasi
Perihal Realisasi Tahun 2025 Target Tahun 2025 Terhadap Target Tahun 2025
(%)
Pendapatan Bunga Neto
40.333 40.958 98,5
(Rp-miliar)
Laba Bersih (Rp-miliar) 20.111 21.427 93,9
Return on Asset (ROA) (%) 2,1 2,3 91,3
Return on Equity (ROE) (%) 14,0 14,9 94,0
Return on Equity (ROE) -
12,7 13,4 94,8
Equity Based (%)
Net Interest Margin (NIM) (%) 3,8 3,9 97,4
Beban Operasional terhadap
72,9 71,5 102,0
Pendapatan (BOPO) (%)
Cost to Income Ratio (CIR) (%) 46,5 45,3 102,6
382 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 385
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Realisasi profitabilitas BNI menunjukkan kinerja yang cukup memuaskan, dengan indikator profitabilitas
seperti Laba bersih, Net Interest Margin (NIM), Return on Equity (ROE), dan Return On Asset (ROA). Laba
bersih BNI pada tahun buku 2025 tercatat sebesar Rp20,0 triliun. Pencapaian laba ini berada 93,5% dari
target dan inline dengan ekspektasi market (consensus).
PERBANDINGAN ANTARA TARGET DAN REALISASI STRUKTUR MODAL DAN KUALITAS
ASET TAHUN 2025
Pencapaian Realisasi
Realisasi Tahun 2025 Target Tahun 2025
Perihal Terhadap Target Tahun 2024
(%) (%)
(%)
Rasio Kewajiban
Penyediaan Modal 20,7 20,0 103,5
Minimum (KPMM)
Non Performing Loan (NPL)
1,9 2,0 95,0
Gross
Strategi pengelolaan modal BNI tergambarkan dari pencapaian target struktur modal, yaitu rasio
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) tahun 2025 dengan pencapaian di atas target yang telah
ditetapkan. Pencapaian target dari Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) tersebut disebabkan
oleh profitabilitas BNI yang meningkat di tahun 2025, sehingga memungkinkan peningkatan akumulasi
modal terjadi secara organik. Tidak hanya itu, keberhasilan BNI juga terlihat dari pengelolaan kualitas aset
produktif. Realisasi Non Performing Loan (NPL) Gross mampu ditekan dari tahun sebelumnya di level 1,9%
serta mencapai target yang telah ditetapkan. Hal ini menunjukkan komitmen kuat BNI untuk terus menjaga
kualitas aset yang dimilikinya.
PERBANDINGAN ANTARA TARGET DAN REALISASI DI BIDANG SUMBER DAYA MANUSIA
TAHUN 2025
Pencapaian Realisasi
Perihal Realisasi Tahun 2025 Target Tahun 2025 Terhadap Target Tahun 2025
(%)
Jumlah Karyawan (orang) 27.201 27.200 100
Jumlah pegawai yang ikut serta 26.937 26.947 *)
99,96**)
dalam pelatihan (orang)
Biaya Pendidikan dan Pelatihan 192,8 192,8 100
(Rp-miliar)
*)
Exclude Pegawai MPP, Cuti di Luar Tanggungan, Sakit dan Non Aktif per 31 Desember 2025
**)
Terdapat 10 pegawai baru yang mulai aktif pada bulan Desember 2025 dan akan mengikuti proses onboarding pada Januari 2026
BNI menyadari bahwa untuk mencapai semua target yang ditetapkan dibutuhkan Sumber Daya Manusia
(SDM) yang kompeten, profesional, dan berintegritas. BNI senantiasa menyelenggarakan pengembangan
SDM sebagai investasi dalam meraih keterampilan, pengetahuan, dan attitude (sikap kerja) pegawai yang
dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing Bank.
Pada tahun 2025, jumlah karyawan BNI mencapai 27.201 orang dengan investasi pada pembiayaan
penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan mencapai Rp192,8 miliar. Realisasi biaya Pendidikan dan
pelatihan tersebut setara dengan 3,53% dari total gross salary, lebih tinggi dari level yang diatur oleh
regulator dalam POJK No. 24 tahun 2022 sebesar 3,5% dari gross salary. Biaya pendidikan dan pelatihan
tersebut merupakan investasi yang penting bagi BNI di masa yang akan datang.
Laporan Tahunan 2025
383
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 386
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Informasi Kelangsungan Usaha
HAL-HAL YANG BERPOTENSI Dari sisi potensi manfaat, BNI melihat bahwa
BERPENGARUH SIGNIFIKAN TERHADAP pemerintahan baru dengan arah dan fokus baru juga
KELANGSUNGAN USAHA BANK DI TAHUN dapat menciptakan daya dorong bagi perekonomian
2025 nasional. Program-program mendasar seperti
Makan Bergizi Gratis (MBG), pemberdayaan
BNI mengidentifikasi sejumlah risiko ekonomi masyarakat melalui koperasi, ketahanan pangan
yang berpotensi memengaruhi kinerja dan energi, apabila dijalankan dengan baik dan tetap
perekonomian Indonesia dan industri perbankan memperhatikan mekanisme pasar yang berlaku,
ke depan. Pertama, risiko ramifikasi dampak dapat mengurangi persoalan pelemahan daya beli
implementasi kebijakan tarif impor oleh AS dan masyarakat sekaligus mendukung inovasi usaha kecil
potensi dinamika menurunnya kepercayaan atas menengah, yang pada gilirannya dapat menaikkan
kerjasama internasional yang secara bertahap juga pertumbuhan konsumsi rumah tangga melalui efek
memperkuat fenomena perdagangan berdasarkan limpahan (spillover). Ke depannya, dominannya
kedekatan/friend-shoring. Kedua, dalam kaitannya populasi muda Indonesia serta semakin kokohnya
dengan risiko pertama di atas, risiko lainnya adalah Indonesia sebagai negara kelas menengah atas
munculnya ketegangan perdagangan dan geopolitik (dengan pendapatan yang telah melebihi USD 5000
antara dua negara perekonomian besar, AS dan per kapita) juga dapat memiliki manfaat ekonomi
Tiongkok serta sekutu dari kedua negara, yang apabila diarahkan dengan baik dan secara strategis.
menurunkan keyakinan investor dan optimisme Populasi muda adalah populasi produktif dengan
pasar, serta menciptakan ketidakpastian ekonomi. tingkat konsumsi yang tinggi. Selanjutnya, seiring
Ketiga, risiko perlambatan pertumbuhan ekonomi naiknya pendapatan per kapita, pada umumnya
domestik, baik yang muncul sebagai dampak suatu perekonomian akan memiliki pola konsumsi
terbatasnya ruang gerak fiskal untuk mendukung yang semakin terdiversifikasi, dengan proporsi
pertumbuhan ekonomi akibat belum tercapainya konsumsi terhadap barang tahan lama (durable
penerimaan pajak yang sesuai target pemerintah. goods) dan jasa juga diperkirakan akan meningkat,
Keempat, volatilitas dan depresiasi nilai tukar menciptakan peluang pertumbuhan yang lebih luas
yang menciptakan ketidakpastian dalam transaksi bagi berbagai sektor ekonomi, termasuk sektor
ekonomi serta kenaikan biaya produksi. Kelima, pembiayaan dan layanan perbankan.
risiko perlambatan ekonomi Tiongkok sebagai
perekonomian besar dan mitra dagang utama ASSESSMENT MANAJEMEN ATAS HAL-
Indonesia, yang berdampak terhadap menurunnya HAL YANG BERPOTENSI BERPENGARUH
volume permintaan barang dan jasa global serta SIGNIFIKAN TERHADAP KELANGSUNGAN
turunnya harga komoditas. Perlambatan Tiongkok USAHA BANK
itu sendiri terjadi disebabkan oleh kombinasi faktor
fundamental seperti demografi penduduk yang Secara umum, BNI melakukan analisis skenario
rata-rata yang semakin menua dan penurunan mencakup 2 (dua) besaran krisis, yaitu likuiditas dan
usia produktif serta juga dapat diperparah dengan solvabilitas. Skenario stress likuiditas untuk melihat
ketegangan perdagangan antara AS dan Tiongkok. dampak kondisi stress terhadap kondisi likuiditas
Keenam, BNI juga mewaspadai fenomena BNI yang ditunjukkan oleh indikator likuiditas yaitu
menurunnya pertumbuhan ekonomi dan konsumsi GWM, LCR, dan NSFR. Sedangkan skenario stress
rumah tangga domestik dari lensa struktural, yakni solvabilitas untuk melihat dampak kondisi stress
disebabkan dari ketidaktersediaan lapangan kerja terhadap kualitas aset (NPL Gross dan NPL Net),
yang memadai dan fenomena ekonomi informal rentabilitas (ROA, ROE, dan BOPO) serta permodalan
yang semakin besar. (KPMM dan KPMM CET 1) BNI. Untuk setiap kondisi
krisis meliputi skenario kondisi krisis idiosyncratic,
market-wide shock, dan kombinasi keduanya.
384 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 387
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
1. Skenario Stress Test Likuiditas Adapun perubahan pendapatan, nilai
Skenario stress likuiditas dibagi menjadi 3 (tiga) pencadangan, dan unrealized gain/loss serta
skenario, yaitu idiosyncratic, market wide, dan other comprehensive income Bank akan
combination yang disusun berdasarkan skenario ditransmisikan lebih lanjut memengaruhi Laba/
granular stress test Bank Indonesia dan skenario rugi periode berjalan yang berdampak terhadap
perhitungan LCR yang disesuaikan dengan modal Bank. Pada akhirnya perubahan laba/rugi
kondisi internal BNI. dan ATMR tersebut akan berpengaruh terhadap
Kecukupan Penyediaan Modal Bank (KPMM).
2. Skenario Stress Test Solvabilitas
Uji stress aspek solvabilitas disusun guna ASUMSI YANG DIGUNAKAN MANAJEMEN
mendapatkan dampak perubahan faktor DALAM MELAKUKAN ASSESSMENT
internal (idiosyncratic), serta faktor eksternal ATAS HAL-HAL YANG BERPOTENSI
(market wide) maupun secara bersama-sama, BERPENGARUH SIGNIFIKAN TERHADAP
baik secara langsung maupun tidak langsung KELANGSUNGAN USAHA BANK
terhadap solvabilitas Bank. Skenario tersebut
saling berkaitan dengan uji stress pada indikator- Beberapa asumsi yang menjadi pertimbangan
indikator kualitas aset, rentabilitas, maupun BNI dalam melakukan assessment terhadap
permodalan. kelangsungan usaha antara lain:
1. Asumsi Stress Test Likuiditas
Sejumlah faktor internal maupun eksternal Asumsi stress test likuiditas untuk masing-
(market wide) dalam kondisi stress diskenariokan masing skenario adalah sebagai berikut:
saling berdiri sendiri maupun saling berkaitan a. Skenario Idiosyncratic
memengaruhi beberapa variabel kinerja Bank. Stress likuiditas yang dipicu oleh penurunan
Perubahan tersebut selanjutnya ditransmisikan kepercayaan atau reputasi BNI yang dapat
ke dalam pos-pos Neraca dan Laba/Rugi sehingga diakibatkan oleh berbagai macam penyebab
berdampak terhadap rasio keuangan Bank. seperti penurunan rating BNI, kegagalan IT,
Keterkaitan antara masing-masing indikator terjadinya fraud internal yang signifikan atau
solvabilitas pada masing-masing skenario stress peristiwa risiko lainnya yang berdampak pada
tersebut pada akhirnya akan berdampak pada menurunnya kepercayaan publik terhadap
rasio Permodalan (KPMM). BNI yang dapat memicu penarikan DPK
secara besar-besaran oleh nasabah.
Skenario uji stress dilakukan dalam 3 skenario, b. Skenario Market-wide
dalam skenario pertama kondisi shock dipicu oleh Stress likuiditas yang dipicu oleh penurunan
faktor internal (idiosyncratic) berupa penurunan likuiditas di pasar antar bank akibat
kualitas kredit khususnya pada sejumlah Debitur memburuknya kondisi perekonomian secara
yang bergeser dari kualitas lancar menjadi keseluruhan, baik domestik dan/atau global
default, selanjutnya dalam skenario kedua sehingga menyebabkan penarikan DPK
faktor pemicu yang diperhitungkan berasal secara signifikan serta sulitnya memperoleh
dari faktor eksternal. Adapun skenario ketiga pendanaan di pasar, baik melalui likuidasi
bersifat kombinasi faktor pemicu dari internal aset yang dimiliki maupun melalui pinjaman
(idiosyncratic) bersama-sama dengan eksternal antar Bank.
(market wide). c. Skenario Combination
Stress likuiditas dipicu oleh stress akibat
Sejumlah gangguan tersebut ditransmisikan ke kombinasi peristiwa idiosyncratic dan market-
dalam kinerja keuangan Bank berupa perubahan wide.
pada sejumlah variabel. Perubahan kualitas
portofolio kredit, Net Open Position, maupun
harga pasar pada portofolio Securities dan
obligasi akan memengaruhi nilai Aset Tertimbang
Menurut Risiko (ATMR).
Laporan Tahunan 2025
385
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 388
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2. Asumsi Stress Test Solvabilitas b. Skenario Market-wide Stress solvabilitas
Asumsi stress test solvabilitas untuk masing- dipicu oleh kondisi keuangan global yang
masing skenario adalah sebagai berikut: ketat, gejolak keuangan pasar, dan resesi
a. Skenario Idiosyncratic Stress solvabilitas ekonomi yang akan berdampak pada kondisi
dipicu atas faktor-faktor internal bank seperti solvabilitas Bank baik pada sisi risiko kredit
strategi bank dalam menetapkan arah dan maupun risiko pasar, di antaranya:
pertumbuhan kredit yang kurang tepat, proses • Menurunnya tingkat pertumbuhan PDB
pemantauan hingga mitigasi yang kurang • Kenaikan inflasi
memadai, dan faktor-faktor lainnya yang • Kenaikan tingkat suku bunga
menyebabkan debitur default. Penentuan • Perubahan nilai tukar
debitur default ditetapkan berdasarkan hasil • Pemburukan harga komoditas
assessment dampak kondisi makroekonomi • Pemburukan makro ekonomi lainnya
terhadap portofolio kredit BNI. • Risiko Pasar meningkat akibat tingginya
yield obligasi pemerintah
c. Skenario Combination
Stress solavabilitas dipicu oleh stress pada
kondisi idiosyncratic dan market-wide yang
berpengaruh secara bersamaan.
386 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 389
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Rincian Masalah yang Timbul
di Tahun 2025
Di tengah berbagai tantangan yang terjadi sepanjang tahun 2025 dan memengaruhi lingkungan bisnis
perbankan, Perseroan secara cermat terus memantau dinamika eksternal maupun internal yang berpotensi
berdampak pada kinerja bisnis. Berbagai langkah mitigasi ditempuh secara strategis dan terukur guna
menjaga stabilitas operasional serta memastikan pencapaian target yang telah ditetapkan. Adapun rincian
permasalahan yang muncul, dampak terhadap kinerja, serta langkah penanganan yang telah dilakukan BNI,
adalah sebagai berikut:
Dinamika Eksternal:
Ketidakpastian Dampak Tarif Resiprokal US & Volatilitas Pasar Keuangan
Sejak April 2025 dan difinalisasi di Agustus 2025, Presiden Donald Trump telah menerapkan tarif resiprokal untuk mayoritas
negara di seluruh dunia, yang menaikkan rata-rata tarif impor AS dari seluruh dunia (di luar Tiongkok) ke rata-rata 20% dari
sebelumnya di 3%. Hal ini mendatangkan gejolak di pasar keuangan, naiknya ketidakpastian ekonomi, serta potensi ramifikasi
dampak tarif yang berkelanjutan terhadap ekonomi masing-masing negara dunia, termasuk Indonesia. Selain itu, kebijakan
yang berorientasi ke dalam ini (inward-looking policy) juga menguatkan sentimen fragmentasi kerjasama ekonomi dan
fenomena friend-shoring, yaitu strategi kerjasama dan perdagangan internasional (mencakup rantai pasok/supply chain dan
proses produksi) yang dilandaskan atas kedekatan hubungan antarnegara.
Tingginya ketidakpastian ekonomi dari sisi global (sebagaimana dicerminkan oleh Indeks VIX yang rata-rata di 2025 adalah
sebesar 18,9 atau naik dibandingkan 15,6 di 2024) juga dikhawatirkan menyebabkan keengganan investor dan dunia usaha
untuk melakukan investasi dan ekspansi bisnis.
Sepanjang 2025, disinyalir juga terjadi pergeseran dana ke aset-aset dalam kategori safe-haven. Sebagai contoh, per Desember
2025, harga emas cenderung meningkat hingga mencapai 64,6% YTD dan mencapai titik tertinggi hingga USD4.533/troy ounce
pada akhir Desember 2025. Pada kelas aset obligasi, imbal hasil SBN tenor 10 tahun juga telah turun hingga -93bps ke 6,07%
pada akhir Des-2025.
Dampaknya Terhadap BNI dan Mitigasi yang Dilakukan:
Meningkatnya ketidakpastian global dan volatilitas pasar keuangan mengakibatkan moderasi permintaan pembiayaan dari
sektor-sektor yang sensitif terhadap perdagangan internasional serta meningkatnya eksposur risiko pasar dan likuiditas.
Menyikapi kondisi tersebut, BNI memperkuat kerangka pengelolaan risiko melalui pemantauan sektor yang lebih intensif, serta
pemeliharaan buffer likuiditas yang memadai. Selain itu, BNI melakukan stress testing secara konsisten guna memastikan
ketahanan neraca.
Dinamika Internal:
Melemahnya Daya Beli Masyarakat & Moderasi Pertumbuhan Sektor Manufaktur dalam Jangka Menengah
Tantangan internal yang merupakan kelanjutan dari beberapa permasalahan struktural Indonesia mencakup melemahnya
daya beli sebagai akibat pemulihan yang tidak seimbang (K-shaped) dan beberapa pergeseran struktural lainnya, seperti
penurunan proporsi sektor manufaktur dalam ekonomi Indonesia. Padahal, ekonomi Indonesia diisi oleh sebagian besar
aktivitas konsumsi rumah tangga (>50% dari porsi PDB), sehingga perlambatan permintaan dari sisi konsumsi berpotensi
menimbulkan limpahan/spillover ke ekonomi lainnya, misalnya aktivitas produksi, dan dengan demikian, kontribusi pajak
perusahaan terhadap penerimaan negara. Di sisi lain, tantangan pemulihan ini juga secara sentimental berdampak pada aliran
modal ke luar mencapai USD-7,40 miliar FY2025, yang melemahkan nilai tukar sebesar -3,7% FY2025.
Dampaknya Terhadap BNI dan Mitigasi yang Dilakukan:
Melemahnya daya beli masyarakat dan moderasi pertumbuhan sektor manufaktur berdampak pada peningkatan risiko kredit.
Menyikapi dinamika tersebut, BNI memperkuat strategi pertumbuhan secara lebih selektif dan prudent dengan mengarahkan
ekspansi pembiayaan pada value chain nasabah wholesale serta memperluas diversifikasi portofolio. BNI juga memastikan
proses penilaian kredit yang cepat dan akurat, didukung pemanfaatan data leads dan penerapan scoring model berbasis data.
Langkah-langkah ini memperkuat ketahanan portofolio dan menempatkan BNI pada posisi yang solid untuk tumbuh secara
berkelanjutan.
Laporan Tahunan 2025
387
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 390
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Prospek Usaha Tahun 2026
MAKROEKONOMI pro-konsumsi. Stimulus terakhir di Semester II
– 2025 (Paket Stimulus 8+4+5) mencapai Rp16,2
BNI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi triliun diharapkan akan memiliki dampak yang
Indonesia berada di kisaran 4,9 – 5,4% (dengan lebih luas dan direncanakan berlanjut hingga
proyeksi poin di 5,2%) di tahun 2026 atau tahun 2026, mencakup 8 program akselerasi pada
meningkat dibandingkan estimasi 5,1% pada 2025. tahun 2025, empat program lanjutan di tahun
Permintaan domestik diperkirakan akan menjadi 2026, serta 5 program unggulan yang difokuskan
motor utama perbaikan ekonomi didukung oleh untuk memperluas kesempatan kerja. Selain itu,
kebijakan pemerintah yang lebih pro-konsumsi, pemerintah juga meluncurkan stimulus berupa
dimana konsumsi masyarakat memiliki porsi lebih Bantuan Langsung Tunai (BLT) dengan total Rp
besar dari 50% kue ekonomi Indonesia. Anggaran 30triliun, yang ditargetkan kepada 35 juta rumah
program makan bergizi gratis (MBG) direncanakan tangga.
naik 186% ke Rp335 trilliun di 2026 dengan target
penerima program mencapai 82,9 juta siswa, balita Secara lebih detail, delapan program akselerasi
serta ibu hamil. Kenaikan anggaran MBG yang di 2025 diarahkan untuk memperkuat konsumsi
signifikan tersebut diharapkan dapat menciptakan domestik dan percepatan infrastruktur prioritas.
efek pengganda (multiplier effect) terhadap ekonomi Sementara itu, empat program lanjutan di tahun
melalui perbaikan daya beli dan peningkatan 2026 ditujukan untuk memastikan kesinambungan
konsumsi, serta penciptaan lapangan pekerjaan. insentif fiskal dan pengembangan sektor prioritas.
Selain itu, pemerintah juga berkomitmen untuk tetap Kemudian, lima program unggulan diharapkan
mendukung perputaran ekonomi di tingkat desa meningkatkan penyerapan tenaga kerja serta
dan kelurahan dengan mengalokasikan anggaran menciptakan lapangan kerja baru di sektor padat
sebesar Rp182 triliun pada APBN 2026 untuk UMKM karya. Kami melihat bahwa melalui kombinasi
dan koperasi. kebijakan ini, pemerintah berharap dapat
mendorong konsumsi di akhir 2025 dan 2026, serta
Sepanjang tahun 2025, pemerintah telah mengakselerasi pertumbuhan ekonomi sekaligus
mengeluarkan beberapa program stimulus untuk memperluas basis tenaga kerja formal, terutama di
mendukung pertumbuhan ekonomi dan kebijakan sektor industri, jasa, dan pariwisata.
388 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 391
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Paket Ekonomi 8+4+5 Pemerintah Diharapkan Membantu Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi 2025
9 Program Akselerasi 2025
Estimasi
Penerima Sumber Anggaran
No Program Besaran Manfaat
Manfaat Pendanaan 2025 2026
(Rp tn) (Rp tn)
1 Program Magang 80,000 Uang Saku (setara dengan UMP sekitar APBN TA 2025 0,80 0,20
Lulusan Perguruan Tinggi Penerima Rp 3.3jt/bulan selama 6bulan APBN TA 2026
- REVISION Manfaat
2 Bantuan Langsung Tunai 35 juta Bantuan langsung tunai Rp300,000/ APBN TA 2025 30,0 -
(BLT) - NEW rumah bulan periode Oct-Dec 2025
tangga
3 Perluasan PPh 21 DTP: - 552,000 100% PPh 21 selama 3 bulan (Sisa APBN TA 2025 0,12
untuk pekerja di sektor pekerja Tahun Pajak 2025) APBN TA 2026 0,48
terkait pariwisata
4 Bantuan Beras (dua 18.3 juta 10 kg beras selama 2 bulan (Okt-Nov) APBN TA 2025 7,00
bulan) KPM *) Opsi ditambah di Bulan Des jika -
realisasi anggaran belum optimal
*) Dengan asumsi harga beras Rp
18,500 termasuk biaya distribusi
5 Bantuan Iuran JKK 731,361 Diskon 50% Iuran JKK dan Iuran JKM BPJS 0,04
dan JKM bagi pekerja orang untuk 6 bulan -
Bukan Penerima Upah JKK: Santunan Kematian 48x Upah,
(BPU) - mitra pengemudi santunan cacat 56x Upah, Beasiswa
transportasi online/OJOL, untuk 2 orang Anak JKM: Total manfaat
ojek pangkalan, supir, Rp 42juta.
kurir, logistik.
6 Program Manfaat 1,050 unit Relaksasi manfaat bunga KPR/KPA/ BPJS 0,15 0,00
Layanan Tambahan PUMP/PRP maksimum BI rate +3%
(MLT) Perumahan BPJS
Ketenagakerjaan
7 Padat Karya Tunai (Cash 609,465 Upah Harian(proyek September - APBN TA 2025 5,30 -
for Work) Kemenhub dan orang Desember 2025) (KemenPU dan
KemenPU Kemenhub)
8 Percepatan Deregulasi 2025 -> 50 Percepatan Aturan Turunan PP28 APBN TA 2025 0,2
PP28 (Integrasi Sistem daerah (Permen K/L) ; APBN TA 2026 1,05
K/L & RDTR Digital ke 2026-> 300 RDTR Digital dan Integrasi ke sistem
OSS) daerah OSS; Rp 3.5M per RDTR (Rp 3M pusat,
Rp 0.5M daerah)
9 Program perkotaan Tahap Awal Piloting DKI Jakarta, akan Dana 2,7
(Pilot Project DKI diperluas untuk daerah Jabar, Jateng, contingency -
Jakarta): Peningkatan Jatim , Banten, Bali, Manado, Makassar Pemda DKI
kualitas pemukiman dan dan Batam (Rp2.7tn)
Penyediaan tempat untuk APBN 2025
gig economy (Kementerian
Ekraf)
Total Anggaran (Rp tn) - Anggaran tahun 2026 masih bersifat sementara dan hanya dialokasikan pada 46,3 1,7
beberapa program
Total anggaran yang bersumber dari APBN 12.8++ 1,7
Sumber: Kementerian Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, BNI Office of Chief Economist
Laporan Tahunan 2025
389
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 392
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Rekapitulasi 4 Program Paket Ekonomi: Dilanjutkan di Program 2026
Budget
No Program Penjelasan Recipients
(Rp tn)
1 Perpanjangan jangka waktu 1. Pemberian insentif PPH final 0.5% bagi Wajib Pajak 2,0 542,000
pemanfaatan PPh Final 0.5% Orang Pribadi UMKM untuk meringankan beban pajak MSMEs
bagi wajib pajak UMKM sampai dan menyderhanakan kewajiban administrasi.
dengan tahun 2029 serta 2. Tahun 2025 dialokasikan anggaran Rp2tn.
penyesuaian penerima PPh Final 3. WP UMKM terdaftar 542.000 (Sumber: DJP).
0.5% bagi wajib pajak UMKM 4. Diperpanjang sampai 2029 (proses revisi PP).
2 Perpanjangan PPh Pasal 21 DTP 1. Pemberian insentif PPH Pasal 21 DTP sektor terkait 0,5 0.6juta
(untuk pekerja di sektor terkait pariwisata untuk pekerja dengan gaji hingga Rp10Jt/ orang
pariwisata (APBN 2026) bulan.
2. Estimasi anggarn sekitar Rp480bn (setahun).
3 PPh Pasal 21 DTP (untuk pekerja 1. Tahun 2025 industri padat karya yang mendapatkan 0,8 1.7juta
di industri padat karya (APBN insentif ini adalah: alas kaki, tekstil dan pakaian jadi, orang
2026) furnitur, kulit dan barang dari kulit.
2. Pekerja dengan penghasilan maksimal Rp10mn per
bulan, menyasar 1.7mn pekerja.
3. Alokasi anggaran tahun 2025 sebesar Rp800bn.
4 Diskon iuran JKK dan JKM Program diusulkan untuk dilanjutkan di TA 2026 dan bisa 0,8 10juta
bukan pekerja upah (BPU) diperluas ke Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) lainnya orang
segemen: Petani, Pedagang, Nelayan, Buruh Bangunan,
Pekerja Rumah Tangga, dll dengan total 9.962.568 orang
(Per 31 Agustus 2025). Perikraan anggaran Rp753bn.
Total Estimasi Anggaran 2026 (Rp tn) 4,1
Program Penyerapan Tenaga Kerja
No Program Penjelasan Recipients
1 Koperasi Desa/Kelurahan 81.487 koperasi berbadan hukum telah didirikan per 14 681.000 pada Sep-
Merah Putih September 2025. KDMP/KKMP diperkirakan akan merekrut 2025
681ribu orang hingga Sep-2025 dan akan bertambah di atas 1 1.385.279 pada Des-
juta orang di akhir Des-2025 2025
2 Kampung Nelayan Merah Putih Tahun ini 100 Desa diharapkan menyerap 8.645 tenaga kerja. 8.645 pada 2025
Dalam jangka panjang diperkirakan menciptakan 200.000 200.000 jangka
tenaga kerja menengah
3 Revitalisasi Tambak Pantura Revitalisasi area seluas 20.000 hektar yang dapat menyerap 168.000
168.000 tenaga kerja
4 Modernisasi Kapal Nelayan Program modernisasi 1.000 kapal nelayan diperkirakan 200.000
menciptakan hampir 200.000 tenaga kerja
5 Perkebunan Rakyat Program penanaman kembali seluas 870.000 hektar oleh 1.600.000 dalam dua
Kementerian Pertanian yang diproyeksikan membuka 1,6juta tahun
tenaga kerja dalam 2 tahun
Total Penyerapan Tenaga Kerja Tahun Ini 2,2 juta tenaga kerja
Total Penyerapan Tenaga Kerja Jangka Menengah 3,6 juta tenaga kerja
Sumber: Kementerian Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, BNI Office of Chief Economist
Dari sisi harga, kami melihat bahwa proyeksi inflasi Di sisi lain, kestabilan harga dari sisi eksternal yang
akan naik ke level ~3,1% pada tahun 2026, dan tetap tercermin oleh nilai tukar, juga diperkirakan masih
berada di dalam rentang target Bank Indonesia di akan mengalami risiko tekanan ke rata-rata Rp16.600
2,5% +/- 1%. Kenaikan inflasi terjadi seiring dengan FY2026. Secara fundamental, kami melihat bahwa
beberapa hal, yakni efek low-base dari periode awal potensi pelebaran defisit neraca transaksi berjalan
2025, dimana pemerintah memberikan diskon tarif dapat terjadi di 2026, dilandasi oleh normalisasi
listrik yang akan berdampak pada naiknya inflasi ekspor pasca efek frontloading yang dilakukan di
listrik di 2026, potensi inflasi pangan akibat naiknya 2025 sebagai langkah antisipatif terhadap kebijakan
permintaan pangan, dan disrupsi supply beberapa tarif era Trump seiring dengan potensi kenaikan
bahan pangan seiring dengan bencana alam di impor yang ditunjang oleh perbaikan permintaan
Sumatera dan proses pemulihannya yang masih dan kemungkinan naiknya impor pangan. Selain itu,
berjalan bertahap. ekspektasi penambalan surplus neraca pembayaran
390 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 393
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(Balance of Payment) dari sisi neraca modal dan belanja kesehatan pemerintah, serta investasi besar
finansial (Capital and Financial Account) juga pada energi terbarukan menjadikan ketiga sektor di
masih terbatas, mengingat masih tingginya risiko atas tidak hanya prospektif dari sisi ekonomi, tetapi
geopolitik global. juga mendukung agenda pembangunan jangka
panjang.
Pemerintah dan Bank Indonesia juga telah melakukan
serangkaian kebijakan mencakup kebijakan Secara keseluruhan, sektor-sektor prospektif
pelonggaran moneter, ekspansi fiskal, hingga injeksi tersebut mencerminkan kombinasi ideal antara
likuiditas perbankan. Dari sisi kebijakan moneter, kinerja pertumbuhan tinggi, dukungan kebijakan,
pelonggaran moneter mencakup pemangkasan serta resiliensi terhadap gejolak eksternal. Dengan
suku bunga sebanyak 125bps di 2025 dan potensi permintaan domestik yang solid, investasi yang
penurunan satu kali lagi di 2026 sebesar 25bps meningkat, dan dorongan kebijakan fiskal maupun
yang diikuti oleh kebijakan makroprudensial yaitu moneter, sektor prospektif ini diharapkan menjadi
Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM), yakni lokomotif utama perekonomian Indonesia dalam
pemberian diskon Giro Wajib Minimum (GWM) untuk periode 2025-2026, sekaligus prioritas utama bagi
penyaluran kredit ke sektor-sektor tertentu. Selain ekspansi pembiayaan perbankan.
itu, terdapat penempatan likuiditas oleh pemerintah
kepada bank-bank milik negara (Himbara) yang Selain hal di atas, kami memandang terdapat
diberikan di September dan November 2025 dalam potensi manfaat yang akan didapatkan untuk
upaya mendorong momentum pertumbuhan kredit. perekonomian Indonesia setelah penanda tanganan
Adanya potensi kenaikan permintaan domestik kerja sama perdagangan Indonesia-Uni Eropa
karena kombinasi kebijakan seperti dijelaskan (IEU CEPA) berlaku efektif pada 2027. Sektor-sektor
di atas diperkirakan dapat menjaga momentum yang berpotensi diuntungkan antara lain sektor
pertumbuhan kredit di rentang 9-13% di 2026 pertanian seperti kelapa sawit, kopi, perikanan
(dengan point estimate di 11%) yang ditopang oleh dan aneka rempah. Di samping itu, produk tekstil
akselerasi pertumbuhan DPK menjadi di rentang seperti pakaian jadi dan alas kaki juga berpotensi
8-12% (dengan point estimate di 10%). mendapatkan pemotongan tarif hingga 0%. Saat
implementasi kesepakatan tersebut, produk
Proyeksi Makroekonomi BNI OCE 2025-2026 Indonesia langsung akan menikmati tarif 0% di 90%
2024A 2025E 2026F pasar Uni Eropa dan dengan pengurangan tarif lebih
Pertumbuhan
lanjut yang akan menyusul secara bertahap.
5,0 4,7 – 5,2 4,9 – 5,4
PDB (%, FY)
Inflasi (%, FY) 1,6 1,5 – 2,7 2,2 – 3,1 Kedepan, risiko makroekonomi yang masih
perlu dipantau adalah ketidakpastian geopolitik
BI7DRRR (%) 6,00 4,50 – 5,75 4,25 – 5,50
dan implikasinya ke pasar keuangan. Hal ini
Nilai Tukar (Rp/
15.844 16.500 – 17.500 15.900 – 17.000 mempertimbangkan bahwa kondisi global
USD, rerata)
yang menghadapi VUCA (volatility, uncertainty,
Pertumbuhan
DPK (% YoY)
4,5 5,0 – 8,0 8,0 – 12,0 complexity, ambiguity) masih akan berlanjut di
tengah penerapan tarif resiprokal oleh AS. Lebih
Pertumbuhan
Kredit (% YoY)
10,4 7,0 – 11,0 9,0 – 13,0 detail, efek tarif terhadap perekonomian Tiongkok
harus terus dimonitor mengingat bahwa konsentrasi
ekonomi Indonesia dengan negara tersebut paling
Dari sudut pandang sektoral, sektor prospektif 2026 tinggi dibandingkan negara-negara lainnya.
didominasi oleh industri makanan dan minuman,
informasi dan komunikasi, serta pergudangan dan Secara domestik, salah satu risiko yang diperkirakan
jasa penunjang angkutan. Ketiganya konsisten tetap akan mewarnai perekonomian domestik
mencatat pertumbuhan PDB sektor dan kredit adalah risiko volatilitas nilai tukar. Kondisi twin
di atas rata-rata nasional dan disertai dengan deficits Indonesia (defisit neraca transaksi berjalan
NPL rendah. Pengeluaran fiskal pemerintah serta dan defisit anggaran fiskal) dapat memberikan
naiknya penetrasi terhadap kanal perdagangan tekanan terhadap Rupiah apabila tidak diikuti oleh
melalui sistem elektronik/PMSE (e-commerce) aliran investasi langsung (DDI dan FDI). Maka dari
dan logistik menjadi faktor utama yang menjaga itu, keberlanjutan reformasi struktural baik dari
daya tarik sektor-sektor tersebut. Selain itu, sektor sisi hard infrastructure maupun soft infrastructure
industri barang logam elektronik, & komputer, jasa (reformasi pendidikan, birokrasi, kepastian hukum
kesehatan, angkutan laut, dan angkutan rel, serta serta kepastian kebijakan) merupakan proses krusial
ketenagalistrikan juga menempati posisi strategis untuk menarik investasi langsung lebih tinggi
dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Stimulus kedepan.
ekonomi dari diskon tarif transportasi, peningkatan
Laporan Tahunan 2025
391
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 394
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tarif IEU CEPA
Tarif Sebelum Tarif Setelah
Asal Produk Waktu Efektif Pengenaan Tarif
IEU-CEPA IEU-CEPA
EU >> Kendaraan bermotor Up to 50% 0% Sebagian besar akan dihapus dalam 5 tahun
Indonesia
Mesin dan peralatan listrik Up to 15% 0% Sebagian besar bebas bea saat perjanjian
mulai berlaku, sisanya dalam 5 tahun
Bahan kimia Up to 25% 0%
Produk farmasi Up to 15% 0% Sebagian besar bebas bea saat perjanjian
mulai berlaku, sisanya dalam 3 tahun
Makanan olahan Up to 30% 0% Sebagian akan dihapus saat perjanjian
mulai berlaku, sisanya setelah masa transisi
singkat
Produk susu Up to 10% 0% Sebagian besar dihapus saat perjanjian
mulai berlaku
Produk daging 5-20% 0%
Indonesia Minyak Kelapa Sawit (CPO & 7-10%* 0% Saat implementasi kesepakatan tersebut,
>> EU turunannya, Biodiesel) produk Indonesia langsung akan menikmati
tarif 0% di 90,40% pasar Uni Eropa dan
Tekstil dan Produk Turunannya 9-12%* 0%
dengan pengurangan tarif lebih lanjut yang
Alas Kaki 7-11%* 0% akan menyusul secara bertahap.
Perikanan (Tuna, Udang, dll) 6-10%* 0%
Kopi & Rempah-rempah 1-3% 0%
Sumber: WITS, European Commision, BNI Office of Chief Economist
*tahun tarif 2023
392 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 395
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Proyeksi Kinerja Tahun 2026
Dengan mempertimbangkan prospek dan potensi bisnis yang menjanjikan serta kondisi makro dan mikro
ekonomi yang secara umum masih mendukung pertumbuhan industri perbankan, BNI telah menyusun
Rencana Bisnis Bank (RBB) Tahun 2026. Penyusunan RBB tersebut dilakukan secara komprehensif dengan
memperhatikan dinamika ekonomi, arah kebijakan pemerintah, perkembangan regulasi, serta tren industri
keuangan. Dalam RBB 2026, BNI menetapkan sejumlah fokus strategis utama sebagai landasan untuk
memperkuat kinerja bisnis dan menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan, di antaranya sebagai berikut:
Indikator Kinerja Proyeksi Tahun 2026
Pertumbuhan Neraca yang berkualitas
Pertumbuhan kredit 8,0%-10,0%
Pertumbuhan DPK 4,0%-6,0%
CASA Ratio > 70%
NPL Gross < 2,0%
Credit Cost (Biaya CKPN terhadap Total Kredit) 1,0%-1,2%
Profitabilitas
Net Interest Margin (NIM) 3,5%-3,8%
Return on Equity (ROE) - Equity Based 12,0%-13,0%
Struktur Modal
Capital Adequacy Ratio (CAR) 18,0%-21,0%
Pertumbuhan kredit secara historis memiliki korelasi yang kuat dengan pertumbuhan PDB. Dengan masih
terjaganya stabilitas perekonomian domestik, peningkatan peran intermediasi perbankan juga diperkirakan
akan terus berlanjut. Penyaluran kredit di 2026 diproyeksikan akan melanjutkan tren positif pada sektor yang
resilien dan sektor-sektor yang menjadi prioritas pemerintah. Dari sisi internal, BNI juga memiliki aspirasi
untuk tumbuh lebih baik pada level 8,0% - 10,0% dibandingkan tahun 2025 (year on year). Selain dari segmen
korporasi dan konsumer yang menjadi mesin pertumbuhan utama, BNI melihat peluang pertumbuhan kredit
yang lebih baik dari segmen kecil dan menengah.
DPK industri perbankan diperkirakan masih dapat tumbuh sehat, meskipun likuiditas perbankan mungkin
akan cukup ketat pada paruh pertama 2026. Namun dengan menjaga fokus pertumbuhan DPK pada dana
retail dan dana transaksional, melanjutkan optimalisasi dan pengembangan wondr by BNI (personal
banking super-app) dan BNIdirect (business banking transactional platform), serta platform digital lainnya
yang memperkuat customer journey, serta mendorong seluruh jaringan outlet dan perusahaan anak untuk
meningkatkan produktivitas dan melihat potensi bisnis unggulan di masing-masing Region, Perseroan
memproyeksikan pertumbuhan DPK di kisaran 4,0%-6,0% year on year (YoY).
Dari sisi kualitas aset, melalui transformasi yang berjalan sejak 2021, Perseroan melakukan perbaikan
fundamental pada proses kredit dan manajemen risiko, termasuk penggunaan credit scoring dan digitalisasi
di segmen kecil, serta optimalisasi value chain segmen korporasi yang akan memungkinkan untuk tumbuh
secara sehat di segmen kecil dan menengah. Seiring dengan pertumbuhan kredit yang selektif dan prudent,
rasio NPL terus menunjukkan perbaikan yang impresif dan berkelanjutan dengan proyeksi di 2026 akan
membaik di bawah 2,0%.
Laporan Tahunan 2025
393
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 396
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Proyeksi pertumbuhan neraca yang berkualitas 2. Memperkuat struktur pendanaan dan
tersebut diharapkan dapat memberikan dampak meningkatkan transactional banking melalui
yang positif terhadap peningkatan profitabilitas akselerasi transformasi digital
BNI di tahun 2026, sehingga NIM diproyeksikan BNI memperkuat struktur pendanaan dan
akan berada di level 3,5%-3,8% dan ROE Equity transactional banking melalui fokus pada CASA
Based pada kisaran 12,0%-13,0%. Proyeksi kenaikan franchise/retail counter rate serta wholesale
profitabilitas ini diharapkan mampu memperkuat operating account. Pengembangan CASA
permodalan yang tercermin dari Capital Adequacy sustain dilakukan berbasis POI, termasuk
Ratio (CAR) yang terjaga kisaran 18,0%-21,0%. Level payroll, merchant, business owner, dan potensi
ini memberikan BNI kemampuan untuk memenuhi transaksi lainnya. Optimalisasi platform digital,
kebutuhan ekspansi bisnis dan investasi BNI Group, termasuk wondr by BNI sebagai channel utama
serta dividen yang menjanjikan tanpa berdampak ritel dan BNIdirect untuk segmen wholesale,
negatif pada kecukupan modal. serta penguatan international banking melalui
platform nostro dan global payments, dilakukan
Sesuai prospektus saham BNI, kebijakan dividen BNI untuk mendorong transaksi dan fee based
adalah minimum 25% dari laba bersih per tahun, income.
yang jumlahnya akan ditentukan pada saat RUPS.
3. Diversifikasi pertumbuhan bisnis di seluruh
Dengan proyeksi kinerja yang semakin baik segmen yang seimbang, sehat, dan resilien
tersebut, Perseroan optimis laba tahun 2026 akan BNI mendorong diversifikasi pertumbuhan bisnis
meningkat. Hal ini sejalan dengan komitmen BNI yang seimbang melalui penguatan segmen
dalam memberikan value yang optimal bagi seluruh korporasi pada corporate solution, BUMN, dan
pemangku kepentingan, terutama para pemegang K/L, serta optimalisasi value chain di segmen
saham. enterprise dan commercial. Pada segmen small,
fokus diarahkan pada penetrasi micro market
Dalam mencapai proyeksi yang telah ditetapkan, prospektif dan dukungan pengembangan
Berdasarkan Rencana Bisnis yang tercantum di UMKM. Pertumbuhan konsumer difokuskan
dalam dokumen Rencana Bisnis Bank (RBB) 2025- pada payroll loan, primary mortgage, dan FLPP,
2027, BNI telah menetapkan kebijakan strategis di disertai penguatan layanan wealth melalui BNI
2026 sebagai upaya untuk terus tumbuh sejalan Emerald dan BNI Private untuk meningkatkan
dengan permintaan pasar, yang meliputi: daya saing BNI Group.
1. Melanjutkan Branch Transformation Journey
fokus pada peningkatan produktivitas bisnis, 4. Management risiko proaktif melalui peningkatan
layanan, dan peningkatan market share di kapabilitas dan budaya risiko
Region BNI memperkuat manajemen risiko secara
BNI melanjutkan Branch Transformation Journey proaktif melalui penguatan budaya dan
melalui implementasi New Region, Area, dan kapabilitas risiko pada three lines of defense.
Branch Model serta penataan jaringan distribusi Business process reengineering dilakukan di
konvensional dan digital yang terintegrasi segmen retail dan wholesale, khususnya pada
dengan customer journey dan model advisory & proses kredit melalui digitalisasi. Monitoring
service-to-sales. Peran Region diperkuat sebagai risiko diperkuat, terutama pada deteksi dan
ekosistem orchestrator dengan memanfaatkan pengelolaan LAR/NPL, serta ditopang oleh
Point of Interest (POI) di masing-masing Region. kolaborasi yang lebih erat antara unit bisnis dan
Upaya ini dilengkapi dengan streamlining proses unit risiko.
outlet melalui digitalisasi dan integrasi solusi
online–offline guna meningkatkan produktivitas 5. Penguatan enablers yang menghasilkan
dan kualitas layanan. peningkatan produktivitas dan efisiensi
operasional
BNI memperkuat enablers melalui pemanfaatan
advanced analytics dan optimalisasi proses
operasional untuk meningkatkan produktivitas.
Arsitektur IT pada back-end, front-end, dan
security diperkuat guna mendukung keandalan
sistem dan kebutuhan bisnis. Operations
excellence didorong melalui digitalisasi dan
disiplin pengelolaan biaya operasional, serta
dilengkapi dengan kelanjutan transformasi
human capital secara berkelanjutan.
394 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 397
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Aspek Pemasaran
STRATEGI PEMASARAN menjadi dasar dari corporate message BNI, yang
pada peringatan HUT ke-79 di tahun 2025 kembali
BNI berkomitmen untuk senantiasa menghadirkan ditegaskan melalui tema komunikasi strategis yang
produk dan layanan terbaik guna memperluas mengusung semangat transformasi dan peran aktif
pangsa pasar, memperkuat citra merek, serta dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku
kepentingan. Di tengah percepatan era digital, BNI Dalam hal digital marketing, BNI terus
secara konsisten memperkuat strategi transformasi mengoptimalkan pemanfaatan platform media milik
digital untuk menjadi lembaga keuangan terkemuka sendiri (owned media) untuk menjangkau audiens
yang unggul dalam beradaptasi terhadap yang lebih luas dan beragam. Sepanjang tahun 2025,
perubahan dan kebutuhan pasar yang dinamis serta BNI aktif membangun interaksi melalui kanal media
menghadapi persaingan industri yang semakin sosial resmi seperti Instagram @bni46 dengan
kompetitif. 2.019.227 followers, Facebook dengan 448.905
fans, Twitter/X @BNI dengan 1.139.017 followers,
Dalam mengomunikasikan produk dan TikTok dengan 908.218 followers, serta YouTube
layanan terbaiknya, BNI menerapkan strategi dengan 63.564 subscribers. Aktivitas organik yang
komunikasi pemasaran yang terintegrasi dengan intensif dan konten yang relevan menjadikan media
memaksimalkan berbagai kanal digital, baik untuk sosial BNI sebagai salah satu kanal dengan tingkat
publikasi korporat maupun promosi produk. Pesan pengikut dan engagement tertinggi di industri
komunikasi ini berangkat dari aspirasi BNI untuk perbankan nasional.
menjadi bank BUMN berkapabilitas global, sekaligus
bank berbasis digital yang modern dan inklusif. Selain melalui media digital, BNI juga menjalankan
berbagai kampanye di media konvensional seperti
Sebagai bank dengan jaringan internasional, BNI televisi, radio, OOH, dan transportasi publik
terus memperkuat posisinya di luar negeri sebagai untuk menjangkau audiens secara offline dengan
penghubung bisnis antara Indonesia dan dunia. cakupan yang lebih luas. Di sisi lain, strategi
BNI berperan sebagai pintu bagi para investor, media online seperti publisher, KOL/influencer,
diaspora, dan nasabah potensial untuk mendorong dan platform digital lainnya terus dimanfaatkan
kinerja international banking. Sejalan dengan itu, untuk memperluas jangkauan ke seluruh segmen
BNI mengembangkan berbagai produk dan layanan masyarakat. Untuk target segmen tertentu, BNI
digital untuk segmen wholesale dan retail, sehingga secara aktif melakukan berbagai aktivitas branding
dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap dan engagement melalui event, sponsorship, dan
pertumbuhan ekonomi nasional. Aspirasi ini juga aktivasi di lokasi-lokasi premium dan strategis.
Laporan Tahunan 2025
395
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 398
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PANGSA PASAR
Kenaikan (Penurunan) 2024-2025
Pos Akun 2025 2024 2023 Persentase
Nominal Tren
(%)
Berdasarkan Aset Industri Perbankan
Industri*) (Rp-miliar) 13.390 12.461 11.766 929 7,5
BNI (Rp-miliar) 1.362 1.130 1.087 232 20,5
Pangsa Pasar terhadap Industri (%) 10,2 9,1 9,2 1,1
Berdasarkan Outstanding Kredit Industri Perbankan
Industri*) (Rp-miliar) 8.314 7.827 7.090 487 6,2
BNI (Rp-miliar) 900 776 695 124 16,0
Pangsa Pasar terhadap Industri (%) 10,8 9,9 9,8 0,9
Berdasarkan Outstanding Dana Pihak Ketiga Industri Perbankan
Industri*) (Rp-miliar) 9.898 8.837 8.458 1.061 12,0
BNI (Rp-miliar) 1.041 806 811 235 29,2
Pangsa Pasar terhadap Industri (%) 10,5 9,1 9,6 1,4
Perbandingan Capital Adequacy Ratio (CAR) dengan Rata-Rata Industri Bank Umum
Industri*) (%) 26,1 26,7 27,7 (0,6)
BNI (%) 20,7 21,4 22,0 (0,7)
Perbandingan Rasio Beban Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) dengan Rata-Rata Industri Bank Umum
Industri*) (%) 73,1 81,3 78,9 (8,2)
BNI (%) 72,9 70,0 68,4 2,9
Perbandingan Rasio Return On Asset (ROA) dengan Rata-Rata Industri Bank Umum
Industri*) (%) 2,5 2,7 2,7 (0,2)
BNI (Rp-miliar) 2,1 2,5 2,6 (0,4)
Perbandingan Rasio Pinjaman terhadap Total Simpanan (LDR) dengan Rata-Rata Industri Bank Umum
Industri*) (%) 84,0 88,6 83,8 (4,6)
BNI (%) - Entitas Induk 86,4 96,1 85,8 (9,7)
*)
Sumber: Statistik Perbankan Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Posisi per November 2025
PANGSA PASAR BERDASARKAN ASET
BNI semakin mempertegas perannya sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia berdasarkan total
aset. Sepanjang tahun 2025, total aset BNI tumbuh menjadi Rp1.362 triliun, dengan pangsa pasar aset
mencapai 10,2% dari industri perbankan nasional. Kinerja ini mencerminkan fundamental bisnis yang solid,
pengelolaan aset yang pruden, serta keberhasilan implementasi strategi pertumbuhan berkelanjutan dalam
mendukung penciptaan nilai jangka panjang.
PANGSA PASAR BERDASARKAN DANA PIHAK KETIGA (DPK)
Dari sisi penghimpunan dana, BNI terus memperkuat posisinya sebagai salah satu bank dengan Dana Pihak
Ketiga (DPK) terbesar di Indonesia. Pada tahun 2025, DPK BNI tercatat mencapai Rp1.041 triliun dengan
pangsa pasar sebesar 10,5% terhadap industri perbankan nasional. Capaian ini mencerminkan tingkat
kepercayaan nasabah yang berkelanjutan serta keberhasilan strategi penghimpunan dana yang terintegrasi,
didukung oleh penguatan basis dana ritel, optimalisasi portofolio produk, serta pemanfaatan kapabilitas
digital secara konsisten untuk mendukung struktur pendanaan yang berkelanjutan.
396 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 399
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PANGSA PASAR BERDASARKAN PINJAMAN YANG DIBERIKAN
Dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, kualitas aset, dan manajemen risiko yang terintegrasi,
BNI secara strategis mengakselerasi penyaluran kredit sepanjang tahun 2025. Total kredit yang disalurkan
mencapai Rp900 triliun, dengan pangsa pasar sebesar 10,8% terhadap industri perbankan nasional.
Pencapaian ini menegaskan kapabilitas BNI dalam mengelola pertumbuhan kredit yang berkualitas melalui
alokasi pembiayaan yang selektif, terdiversifikasi, dan berorientasi pada sektor-sektor produktif, guna
mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan bisnis
jangka panjang Perseroan.
PERBANDINGAN KINERJA SAHAM BNI DAN INDEKS LQ-45 (YTD) DI TAHUN 2025
2,4%
0 0,5%
Dec-24 Jan-25 Feb-25 Mar-25 Apr-25 May-25 Jun-25 Jul-25 Aug-25 Sep-25 Oct-25 Nov-25 Dec-25
BBNI LQ45
Di tengah berbagai dinamika eksternal sepanjang tahun 2025, BNI kembali menunjukkan resiliensi dan kinerja
yang solid. Perseroan berhasil menjaga pertumbuhan yang sehat, menghasilkan imbal hasil optimal bagi
pemegang saham, serta memperkuat kepercayaan pasar. Komitmen terhadap transformasi yang berfokus
pada penguatan fundamental tercermin melalui keberhasilan BNI dalam meningkatkan kecukupan likuiditas
dan permodalan, memperluas portofolio pembiayaan secara seimbang di seluruh segmen, serta menjaga
profil risiko yang tercermin dari rasio NPL dan Credit Cost yang terjaga. Transformasi ini menjadi fondasi
utama BNI dalam upaya memberikan tingkat Return on Equity (ROE) yang optimal secara berkelanjutan.
Seiring berjalannya tahun pertama pemerintahan baru, BNI menempatkan diri sebagai salah satu mitra
strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Berbagai peluang bisnis muncul
seiring dengan kebijakan ekonomi prioritas yang diarahkan pada peningkatan PDB, penguatan ketahanan
energi dan pangan, pemberdayaan UMKM, hilirisasi industri, serta pembangunan sektor perumahan.
Transisi pemerintahan yang berjalan stabil memberikan kepercayaan pasar dan menjadi katalis positif bagi
ekspansi kredit perbankan.
Tahun 2025 menjadi fase penting dalam kelanjutan agenda transformasi BNI. Fokus diarahkan pada penguatan
struktur dana pihak ketiga, khususnya dari segmen ritel yang lebih stabil dan berbiaya rendah. Dua langkah
strategis dijalankan secara simultan. Pertama, transformasi jaringan kantor cabang terus dilanjutkan dengan
memperkuat peran cabang sebagai pusat aktivitas penjualan (sales culture), menggantikan fungsi tradisional
yang hanya berfokus pada layanan transaksi. Inisiatif ini menciptakan pola kerja yang lebih produktif dan
responsif terhadap kebutuhan nasabah.
Laporan Tahunan 2025
397
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 400
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kedua, BNI memperdalam transformasi digital 18,2% dibandingkan FY24, seiring penyesuaian
untuk memperkuat posisi sebagai salah satu bank ekspektasi investor terhadap kondisi pasar dan
sistemik terdepan di Indonesia. Setelah peluncuran sektor perbankan selama tahun berjalan.
wondr by BNI dan transformasi BNIdirect pada
tahun sebelumnya, sepanjang tahun 2025 BNI terus Selain itu, kapitalisasi pasar BBNI pada akhir tahun
memperkaya fitur dan meningkatkan pengalaman 2025 tercatat mencapai Rp163 triliun. Likuiditas
pengguna melalui integrasi ekosistem digital, perdagangan juga tetap tinggi dengan total nilai
pemanfaatan data analytics, serta penguatan transaksi mencapai Rp62,5 triliun, menjadikan BBNI
kapabilitas cybersecurity. Saat ini, pengguna sebagai salah satu saham dengan turnover tertinggi
terdaftar wondr by BNI mencapai lebih dari 12 juta, di pasar. Sepanjang tahun 2025, BNI mencatatkan
yang turut memperkuat ekosistem digital Bank nilai jual bersih oleh investor asing (Net Foreign
serta mendukung peningkatan penghimpunan dana Sell) sebesar -Rp4,22 triliun atau setara dengan 2,6%
murah (CASA) secara berkelanjutan. dari total market cap akibat faktor eksternal
Hingga penutupan perdagangan Bursa Efek Dengan fundamental yang solid dan transformasi
Indonesia pada 30 Desember 2025, saham BBNI yang konsisten, BNI optimis untuk terus
ditutup pada harga Rp4.370 per lembar, mencatatkan meningkatkan profitabilitas secara berkelanjutan
kenaikan sebesar 0,5% YoY, sejalan dengan kinerja dan menciptakan nilai tambah bagi seluruh
indeks LQ45 yang juga positif sebesar 2,4% YoY. pemangku kepentingan. Strategi yang dijalankan
Pergerakan harga saham tersebut mencerminkan sepanjang tahun 2025 menjadi fondasi penting
stabilisasi di akhir tahun, di tengah dinamika pasar untuk menjaga peran BNI sebagai pilar utama dalam
sepanjang 2025. Secara rata-rata, harga saham BBNI mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
sepanjang FY25 tercatat sebesar Rp4.283, atau turun
398 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 401
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kebijakan Dividen
dan Pembagiannya [ACGS C.2.4]
DASAR KEBIJAKAN PEMBAGIAN DIVIDEN DIVIDEN YANG DIBAGIKAN DI TAHUN 2025
DAN RIWAYAT PEMBAGIAN DIVIDEN
BNI menerapkan kebijakan pembayaran dividen
tunai merujuk pada Anggaran Dasar Bank. Dalam RUPS Tahunan BNI untuk tahun buku 2024 yang
Anggaran Dasar tersebut diatur bahwa dalam RUPS diselenggarakan pada tanggal 26 Maret 2025 telah
Tahunan, Direksi wajib menyampaikan usulan menyetujui penggunaan Laba Bersih Tahun Buku
penggunaan laba bersih jika Bank mempunyai laba 2024 sebesar Rp21.463.598.519.413,70 (dua puluh
positif kepada RUPS Tahunan mengenai besarnya satu triliun empat ratus enam puluh tiga miliar
jumlah dividen kepada Pemegang Saham. Dividen lima ratus sembilan puluh delapan juta lima ratus
hanya dibayarkan berdasarkan keputusan yang sembilan belas ribu empat ratus tiga belas rupiah
diambil dalam RUPS Tahunan. Perseroan wajib koma tujuh kosong sen) dengan rincian sebagai
melaksanakan pembayaran dividen tunai kepada berikut:
Pemegang Saham yang berhak paling lambat 30
(tiga puluh) hari setelah diumumkannya Ringkasan 1. Sebesar 65% atau sejumlah
Risalah RUPS yang memutuskan pembagian Rp13.951.339.037.618,90 atau sebesar
dividen tunai. Kemudian, merujuk pada Pasal 70 dan Rp374,05748422250 per saham ditetapkan
Pasal 71 Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang sebagai Dividen Tunai. Pembayarannya
Perseroan Terbatas mengatur bahwa seluruh laba dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:
bersih setelah dikurangi penyisihan untuk cadangan a. Dividen bagian Negara Republik Indonesia
dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen, sebesar Rp8.370.803.422.720,61 disetorkan ke
kecuali ditentukan lain dalam RUPS. Penggunaan rekening Kas Umum Negara.
laba bersih termasuk penentuan jumlah penyisihan b. Dividen untuk Tahun Buku 2024 dibayarkan
untuk cadangan diputuskan oleh RUPS. Dividen secara proporsional kepada setiap Pemegang
hanya boleh dibagikan apabila Bank mempunyai Saham yang namanya tercatat dalam daftar
saldo laba yang positif. Pemegang Saham pada tanggal pencatatan
(Recording Date).
BNI telah memiliki dan menjalankan Pedoman c. Direksi diberi kuasa dan wewenang dengan
Kebijakan Dividen dan telah dipublikasi pada situs hak substitusi untuk melakukan:
web BNI. Dalam Pedoman Kebijakan pembagian i. Penetapan jadwal dan tata cara pembagian yang
dividen BNI adalah minimum 25% dari laba bersih berkaitan dengan pembayaran Dividen untuk
per tahun selaras dengan prospektus BNI, yang tahun buku 2024 sesuai dengan ketentuan yang
jumlahnya ditentukan pada saat RUPS. Pedoman berlaku.
Kebijakan dividen BNI mengatur antara lain: ii. Pemotongan pajak Dividen sesuai Peraturan
1. Tujuan Kebijakan Dividen. perpajakan yang berlaku.
2. Prinsip Pembagian Dividen. iii. Hal-hal terkait teknis lainnya sesuai dengan
3. Pertimbangan Perseroan dalam pembagian ketentuan yang berlaku.
Dividen. 2. Sebesar 35% atau senilai Rp7.512.259.481.794,79
4. Jenis Dividen ditetapkan sebagai Saldo Laba Ditahan.
5. Besaran Dividen yang diberikan
6. Mekanisme persetujuan usulan pembagian Berdasarkan keputusan tersebut, maka RUPS telah
Dividen menyetujui pembayaran dividen dari laba bersih
7. Jangka waktu pelaksanaan pembayaran Dividen sebesar Rp13.951.339.037.618,90 atau sekurang-
8. Ketentuan perpajakan atas pembagian Dividen kurangnya sebesar Rp374,05748422250 per lembar
9. Kewenangan Otoritas Jasa Keuangan dan saham yang akan dibagikan kepada pemegang
Perseroan dalam keadaan tertentu saham dengan jadwal dan tata cara pembagian
10. Komunikasi kebijakan dividen tunai Tahun Buku 2024 sebagai berikut:
11. Periode pengkinian Kebijakan Dividen
Laporan Tahunan 2025
399
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 402
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No Keterangan Tanggal
Akhir Periode Perdagangan Saham dengan Hak Dividen (Cum Dividen)
• Pasar Reguler dan Negosiasi 14 April 2025
• Pasar Tunai 16 April 2025
Awal Periode Perdagangan Saham Tanpa Hak Dividen (Ex Dividen)
• Pasar Reguler dan Negosiasi 15 April 2025
• Pasar Tunai 17 April 2025
Tanggal Daftar Pemegang Saham yang Berhak Dividen (Recording Date) 16 April 2025
Tanggal Pembayaran Dividen Tunai 25 April 2025
Keterangan: Dengan memperhatikan best practice internasional, maka perseroan melakukan pembayaran di tahun 2024 dalam kurun waktu kurang dari 30 (tiga puluh)
hari sejak tanggal RUPS yang menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan untuk dibayarkan sebagai dividen tunai. [ACGS A.1.1]
Tata cara pembagian dividen tunai dari laba bersih diinvestasikan di Region Republik Indonesia.
BNI Tahun Buku 2024 adalah sebagai berikut: Bagi WPOP DN yang tidak memenuhi ketentuan
1. Dividen Tunai dibagikan kepada Pemegang investasi sebagaimana disebutkan di atas,
Saham yang namanya tercatat dalam Daftar maka Dividen Tunai yang diterima oleh yang
Pemegang Saham (“DPS”) atau recording date bersangkutan akan dikenakan pajak penghasilan
dan/atau pemilik saham pada sub rekening efek (“PPh”) sesuai dengan ketentuan perundang-
di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) undangan yang berlaku, dan PPh tersebut wajib
pada penutupan perdagangan tanggal 16 April disetor sendiri oleh WPOP DN yang bersangkutan
2025. sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah
2. Bagi Pemegang Saham yang sahamnya No. 9 Tahun 2021 tentang Perlakuan Perpajakan
dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI, Untuk Mendukung Kemudahan Berusaha.
pembayaran dividen tunai dilaksanakan melalui 5. Pemegang saham dapat memperoleh konfirmasi
KSEI dan didistribusikan pada tanggal 25 April pembayaran dividen melalui perusahaan efek
2025 ke dalam Rekening Dana Nasabah (RDN) dan atau bank kustodian di mana Pemegang
pada perusahaan efek dan/atau bank kustodian saham membuka rekening efek, selanjutnya
di mana Pemegang Saham membuka rekening pemegang saham wajib bertanggung jawab
efek. Sedangkan bagi Pemegang Saham yang melakukan pelaporan penerimaan dividen
sahamnya tidak dimasukkan dalam penitipan termaksud dalam pelaporan pajak pada tahun
kolektif KSEI, maka pembayaran dividen tunai pajak yang bersangkutan sesuai peraturan
akan ditransfer ke rekening Pemegang Saham. perundang-undangan perpajakan yang berlaku.
3. Dividen tunai tersebut dikenakan pajak sesuai 6. Bagi Pemegang Saham yang merupakan Wajib
dengan peraturan perundang-undangan Pajak Luar Negeri yang pemotongan pajaknya
perpajakan yang berlaku. akan menggunakan tarif berdasarkan Persetujuan
4. Berdasarkan peraturan perundang-undangan Penghindaran Pajak Berganda (“P3B”) wajib
perpajakan yang berlaku, dividen tunai tersebut memenuhi persyaratan Peraturan Direktur
akan dikecualikan dari objek pajak jika diterima Jenderal Pajak No. PER-25/PJ/2018 tentang Tata
oleh pemegang saham wajib pajak badan dalam Cara Penerapan Persetujuan Penghindaran Pajak
negeri (“WP Badan DN”) dan Perseroan tidak Berganda serta menyampaikan dokumen bukti
melakukan pemotongan Pajak Penghasilan atas rekam atau tanda terima DGT/SKD yang telah
dividen tunai yang dibayarkan kepada WP Badan diunggah ke laman Direktorat Jenderal Pajak
DN tersebut. Dividen tunai yang diterima oleh kepada KSEI atau BAE dengan tenggat waktu
pemegang saham wajib pajak orang pribadi sesuai peraturan dan ketentuan KSEI, tanpa
dalam negeri (“WPOP DN”) akan dikecualikan adanya dokumen dimaksud, dividen tunai yang
dari objek pajak sepanjang dividen tersebut dibayarkan akan dikenakan PPh Pasal 26 sebesar
20%.
400 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 403
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Riwayat pembagian dan pembayaran Dividen 5 (lima) tahun terakhir adalah sebagai berikut:
Tahun Pembagian Dividen
2025 2024 2023 2022 2021
(untuk hasil usaha (untuk hasil usaha (untuk hasil usaha (untuk hasil usaha (untuk hasil usaha
tahun 2024) tahun 2023) tahun 2022) tahun 2021) tahun 2020)
Dividen Kas yang 13.951,3 10.454,7 7.324,8 2.724,6 820,1
Dibagikan
(Rp-miliar)
Dividen per Rp374,1 280,5 196,4 146,3 44,0
Lembar Saham
(Rp)
Persentase Jumlah 65% dari 50% dari 40% dari 25% dari 25% dari
Dividen Terhadap laba bersih laba bersih laba bersih laba bersih laba bersih
Laba Bersih (%) tahun berjalan tahun berjalan tahun berjalan tahun berjalan tahun berjalan
yang dapat yang dapat yang dapat yang dapat yang dapat
diatribusikan diatribusikan diatribusikan diatribusikan diatribusikan
kepada pemilik kepada pemilik kepada pemilik kepada pemilik kepada pemilik
entitas induk entitas induk entitas induk entitas induk entitas induk
tahun buku 2024 tahun buku 2023 tahun buku 2022 tahun buku 2021 tahun buku 2020
Tanggal 27 Maret 2025 5 Maret 2024 16 Maret 2023 17 Maret 2022 31 Maret 2021
Pengumuman
Tanggal 25 April 2025 2 April 2024 14 April 2023 14 April 2022 30 April 2021
Pembayaran
Perkembangan Jumlah Dividen Kas yang
Dibagikan 5 Tahun Terakhir
(Rp miliar)
13.951,3
10.454,7
820,1 2.724,6 7.324,8
2021 2022 2023 2024 2025
Laporan Tahunan 2025
401
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 404
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kontribusi BNI terhadap
Pembangunan Nasional
PAJAK
BNI senantiasa menjalankan kewajiban perpajakan dengan penuh kepatuhan dan tepat waktu, mencakup
pembayaran PPh Badan, PPh Pemotongan/Pemungutan, PPN, dan bea meterai serta pajak lainnya. Selain itu,
BNI juga secara konsisten menyampaikan dokumen kewajiban perpajakan, baik SPT Tahunan maupun SPT
Bulanan, serta berbagai dokumen pelaporan lainnya kepada lembaga regulator sesuai dengan ketentuan
yang berlaku. Sebagai bagian dari komitmen untuk memberikan kontribusi nyata kepada negara, BNI
berperan aktif sebagai wajib pajak sekaligus pemotong/pemungut pajak.
Pembayaran Pajak 2023 - 2025 (Bank Only)
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2025 2024 2023 2024-2025 2023-2024
Jenis Pajak
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
PPN 678 537 653 141 26,3% (116) (17,76)
PPh Pemotongan/Pemungutan*) 6.894 6.125 4.910 769 12,6% 1.215 24,74
PPh Badan 3.066 4.131 4.387 (1.065) (25,8%) (255) (5,82)
Pajak Lainnya 159 101 111 58 57,4% (11) (9,74)
Jumlah 10.797 10.894 10.061 (97) (0,9%) 833 8,3
*) PPh Pemotongan/Pemungutan terdiri dari PPh Pasal 21/26, 15, 22, 23/26, dan PPh Pasal 4 ayat (2).
DIVIDEN
Pembayaran Dividen tunai oleh BNI dilaksanakan Sesuai prospektus saham BNI, kebijakan dividen BNI
dengan mengacu pada Anggaran Dasar Bank adalah minimum 25% dari laba bersih per tahun,
mengatur bahwa dalam RUPS Tahunan Direksi wajib yang jumlahnya akan ditentukan pada saat RUPS.
menyampaikan usulan penggunaan laba bersih
jika Bank mempunyai laba positif dan seluruh laba RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 BNI yang
bersih setelah dikurangi penyisihan untuk cadangan, diselenggarakan pada tanggal 26 Maret 2025 telah
dibagikan kepada Pemegang Saham sebagai dividen menyetujui pembayaran dividen dari laba bersih BNI
kecuali ditentukan lain oleh RUPS. Mengacu pada Tahun Buku 2024 sebesar Rp13.951.339.037.618,90,-
Pasal 70 dan Pasal 71 Undang-Undang No. 40 Tahun (65% dari laba bersih untuk Tahun Buku 2024), atau
2007 tentang Perseroan Terbatas mengatur bahwa sekurang-kurangnya sebesar Rp374,05748422250
seluruh laba bersih setelah dikurangi penyisihan per lembar saham dengan besaran Dividen atas
untuk cadangan dibagikan kepada pemegang saham 1 (satu) lembar saham bagian Pemegang Saham
sebagai dividen, kecuali ditentukan lain dalam Seri A Dwiwarna sebesar Rp374,06, Pemegang
RUPS. Penggunaan laba bersih termasuk penentuan Saham lebih dari 5% kepada PT Biro Klasifikasi
jumlah penyisihan untuk cadangan diputuskan oleh Indonesia sesuai dengan Surat Menteri BUMN No.
RUPS. Dividen hanya boleh dibagikan apabila Bank S-270/MBU/03/2025 tanggal 27 Maret 2025 sebesar
mempunyai saldo laba yang positif. Rp8.370.803.422.346,56. Dividen tunai dibayarkan
secara proporsional kepada setiap Pemegang Saham
yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang
Saham pada tanggal pencatatan (Recording Date)
yaitu pada tanggal 16 April 2025. Dividen tunai telah
dibayarkan pada tanggal 25 April 2025.
402 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 405
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Informasi tentang Realisasi
Penggunaan Dana Hasil
Penawaran Umum
PENAWARAN UMUM EFEK SAHAM Total Perolehan Dana
Dari PUT III tersebut, Nilai bersih realisasi setelah
Pada tanggal 25 November 2010, dalam Rapat dikurangkan dengan biaya emisi penerbitan saham
Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), adalah sebesar Rp10,2 triliun. Rencana Penggunaan
Pemegang Saham telah memutuskan antara lain Dana yang bersumber dari Hasil Penawaran Umum
untuk menyetujui peningkatan modal ditempatkan Terbatas III digunakan untuk:
dan disetor penuh BNI melalui Penawaran Umum 1. 80% digunakan untuk penyaluran Kredit
Terbatas III (PUT III) dengan penerbitan Hak Memesan Korporasi, Komersial, Usaha Kecil, serta
Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebesar 3.374.715.948 Konsumsi.
saham Seri C baru dengan nilai nominal Rp375 2. 15% digunakan untuk pengembangan
(nilai penuh) setiap lembar saham. HMETD tersebut infrastruktur pada teknologi informasi, outlet,
dapat diperdagangkan di dalam dan di luar Bursa ATM dan lain-lain.
Efek Indonesia (BEI) mulai tanggal 10 Desember 3. 5% digunakan untuk pengembangan anak
2010 sampai dengan 16 Desember 2010, dengan perusahaan yaitu BNI Life, BNI Syariah, BNI
memperhatikan ketentuan yang berlaku di bidang Sekuritas dan BNI Finance.
pasar modal.
Saldo Dana
Pada 31 Desember 2018, Dana Hasil Penawaran Umum Terbatas III adalah Nihil atau dengan kata lain sudah
disalurkan 100% dari dana yang diperoleh.
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Terbatas III Nominal
Nilai bersih realisasi hasil penawaran umum (setelah dikurangi biaya-biaya) Rp10.216.388.163.029
Realisasi Penggunaan Dana
Sekitar 80% digunakan untuk penyaluran kredit korporasi, usaha komersial,
per 31 Desember 2014 Rp8.173.110.530.423,-
usaha kecil serta konsumsi
Sekitar 15% digunakan untuk pengembangan infrastruktur pada teknologi
per 31 Desember 2014 Rp1.532.458.224.454,-
informasi, outlet, ATM dan lain-lain
Sekitar 5% digunakan untuk pengembangan Perusahaan Anak BNI Life, BNI
per 31 Desember 2014 Rp510.819.408.152,-
Syariah, BNI Sekuritas dan BNI Finance
Sisa Hasil Penggunaan Dana Nihil
Pada tahun 2025, BNI tidak memiliki kewajiban untuk menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana
hasil penawaran umum sesuai dengan Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi
Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum.
PENAWARAN UMUM EFEK BERSIFAT UTANG
MTN Subordinasi
BNI menerbitkan MediumTerm Notes (MTN) Subordinasi dengan tujuan untuk memperkuat modal pelengkap
(tier 2) dan modal kerja dalam rangka pengembangan usaha terutama pemberian kredit serta peningkatan
komposisi struktur perhimpunan dana jangka panjang, sesuai dengan Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2016
tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum sebagaimana telah diubah dengan Peraturan
OJK No. 34/POJK.03/2016.
Laporan Tahunan 2025
403
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 406
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
MTN Subordinasi ini tidak dijamin dengan agunan khusus termasuk tidak dijamin oleh Bank atau Perusahaan
Anak, Negara Republik Indonesia atau pihak ketiga lainnya dan tidak dimasukkan dalam program penjaminan
bank yang dilaksanakan oleh Lembaga Penjaminan Simpanan atau penggantinya sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku dan mengikuti ketentuan pasal 19 ayat (1) huruf f Peraturan OJK No. 11/
POJK.03/2016, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 34/POJK.03/2016
dan merupakan kewajiban Bank yang disubordinasi, sesuai dengan ketentuan perjanjian penerbitan MTN
Subordinasi. Hak pemegang MTN Subordinasi adalah junior dengan hak-hak Kreditur perusahaan lain.
Keterangan tentang MTN Subordinasi yang Ditawarkan
MTN Subordinasi diterbitkan sebesar Rp100.000.000.000,00 memiliki periode pembayaran kupon sebesar
8% p.a dan setiap 3 bulan (kuartalan), dengan basis perhitungan bunga 30/360 dengan tenor selama 5 (lima)
tahun.
Nama Medium Term Notes Subordinasi I BNI Tahun 2018
Jumlah Pokok Rp100.000.000.000
Harga Penawaran 100,0% dari nilai pokok MTN Subordinasi
Jangka Waktu 5 (lima) tahun sejak tanggal Emisi
Tingkat Suku Bunga 8,0% per tahun
Jenis Tingkat Suku Bunga Tetap
Periode Pembayaran Bunga Triwulanan
Tanggal Pembayaran Bunga Pertama 10 November 2018
Jaminan MTN Subordinasi ini tidak dijamin dengan agunan khusus termasuk tidak dijamin
oleh BNI atau Perusahaan Anak, Negara Republik Indonesia atau pihak ketiga
lainnya dan tidak dimasukkan dalam program penjaminan bank yang dilaksanakan
oleh lembaga penjaminan simpanan atau penggantinya sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku dan mengikuti ketentuan pasal 19 ayat (1) huruf
f Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2016 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan No. 34/POJK.03/2016 dan merupakan kewajiban BNI yang
disubordinasi, sesuai dengan perjanjian penerbitan MTN Subordinasi. Hak pemegang
MTN Subordinasi adalah junior dengan hak-hak Kreditur lain pada saat likuidasi sesuai
dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Peringkat Efek idAA (double A flat) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
Tujuan Penggunaan Dana MTN Subordinasi
Penerbitan MTN Subordinasi tersebut bertujuan untuk memenuhi Peraturan OJK No. 14/POJK.03/2017 pasal
24 dan pasal 37 tentang Recovery Plan, di mana bank sistemik wajib memiliki surat utang berkarakteristik
modal paling lambat 31 Desember 2018.
Sisa Saldo Dana MTN Subordinasi
Sampai dengan 31 Desember 2025, BNI tidak lagi memiliki saldo dana dari MTN Subordinasi. Seluruh MTN
Subordinasi telah dilunasi.
Jadwal Pembayaran Bunga MTN
Subordinasi Tingkat suku bunga sebesar 8% per tahun yang dibayarkan periodik setiap 3 (tiga) bulan dengan
jadwal sebagai berikut:
Pembayaran Bunga MT Subordinasi
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%)
1 10 November 2018 8,0
2 10 Februari 2019 8,0
3 10 Mei 2019 8,0
4 10 Agustus 2019 8,0
5 10 November 2019 8,0
6 10 Februari 2020 8,0
7 10 Mei 2020 8,0
8 10 Agustus 2020 8,0
9 10 November 2020 8,0
404 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 407
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%)
10 10 Februari 2021 8,0
11 10 Mei 2021 8,0
12 10 Agustus 2021 8,0
13 10 November 2021 8,0
14 10 Februari 2022 8,0
15 10 Mei 2022 8,0
16 10 Agustus 2022 8,0
17 10 November 2022 8,0
18 10 Februari 2023 8,0
19 10 Mei 2023 8,0
20 10 Agustus 2023 8,0
Tier II Capital Bond 2021
BNI menerbitkan instrumen utang berkarakteristik modal dalam bentuk Tier II Capital Bond yang didaftarkan
di Bursa Singapura (SGX Listing) dengan jumlah pokok emisi sebesar USD500.000.000,00 memiliki fitur write
down dan dapat diperhitungkan sebagai komponen modal Tier II melalui surat OJK No. S-64/PB.31/2021
tanggal 31 Maret 2021. Penerbitan Tier II Capital Bond tersebut merupakan salah satu strategi BNI dalam
penambahan permodalan Bank melalui Tier 2 Capital.
Tier II Capital Bond ditawarkan dengan tingkat bunga tetap sebesar 3,75% p.a. berjangka waktu 5 (lima)
tahun. Bertindak sebagai lembaga dan profesi penunjang dalam penerbitan Tier II Capital Bond tersebut
adalah HSBC dan Citi Group. Konsultan Hukum yang digunakan adalah Ginting & Reksodiputro dan Allen
& Overy serta HSBC bertindak sebagai Trustee dan Paying Agent. Obligasi tersebut telah memperoleh hasil
pemeringkatan atas surat utang jangka panjang dari Fitch Rating dengan peringkat BB dan Moody’s Rating
Ba2.
Keterangan tentang Tier II Capital Bond yang Ditawarkan
Tier II Capital Bond diterbitkan sebesar USD500.000.000,00 memiliki periode pembayaran kupon sebesar
3.75% p.a dan setiap 6 bulan (semesteran), dengan basis perhitungan bunga 30/360 dengan tenor selama
5 tahun.
Nama SS Tier II Capital Bond 2021
Jumlah Pokok USD500.000.000,00
Harga Penawaran 100,0% dari nilai pokok
Jangka Waktu 5 (lima) tahun sejak tanggal emisi
Tingkat Suku Bunga 3,75% per tahun
Jenis Tingkat Suku Bunga Tetap
Periode Pembayaran Bunga Semesteran
Tanggal Pembayaran Bunga Pertama 30 September 2021
Loss Absorption Permanent write-down (parsial diperbolehkan) sebesar yang
ditentukan oleh issuer dan atas persetujuan OJK
Peringkat Efek Fitch Rating dengan peringkat BB Moody’s Rating Ba2.
Tujuan Penggunaan Dana Tier II Capital Bond
Penerbitan Tier II Capital Bond tersebut bertujuan untuk meningkatkan permodalan Bank melalui Modal Tier
II, untuk kebutuhan pendanaan umum dan meningkatkan pendanaan jangka panjang.
Saldo Dana Tier II Capital Bond
Sampai dengan 31 Desember 2025 sisa saldo dana dari Tier II Capital Bond sebesar Rp8.046 miliar atau
dengan kata lain sudah disalurkan 100% dari dana yang diperoleh.
Jadwal Pembayaran Bunga Tier II Capital Bond
Tingkat suku bunga sebesar 3,75% per tahun yang dibayarkan periodik setiap 6 (enam) bulan dengan jadwal
sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2025
405
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 408
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pembayaran Bunga Tier II Capital Bond
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%)
1 30 September 2021 3,75%
2 30 Maret 2022 3,75%
3 30 September 2023 3,75%
4 30 Maret 2023 3,75%
5 30 September 2024 3,75%
6 30 Maret 2024 3,75%
7 30 September 2024 3,75%
8 30 Maret 2025 3,75%
9 30 September 2025 3,75%
10 30 Maret 2025 3,75%
Additional Tier I Capital Bond 2021
BNI menerbitkan instrumen utang berkarakteristik modal dalam bentuk Additional Tier I Capital Bond yang
didaftarkan di Bursa Singapura (SGX Listing) dengan jumlah pokok emisi sebesar USD600.000.000,00
memiliki fitur write down dan dapat diperhitungkan sebagai komponen modal Tier I melalui surat OJK No.
S-210/PB.31/2021 tanggal 30 September 2021.
Penerbitan Additional Tier I Capital Bond tersebut bertujuan untuk meningkatkan Modal Tier I,
pendanaan umum, dan meningkatkan struktur dana jangka panjang. Additional Tier I Capital Bond
ditawarkan dengan tingkat bunga tetap sebesar 4,30% p.a. berjangka waktu perpetual (tidak memiliki
jatuh tempo) dengan opsi call setelah 5,5 (lima setengah) tahun. Bertindak sebagai lembaga dan
profesi penunjang dalam penerbitan Additional Tier I Capital Bond tersebut adalah BNI Sekuritas,
JP Morgan dan UBS. Konsultan Hukum yang digunakan adalah Hadiputranto, Hadinoto & Partners
dan Baker McKenzie serta HSBC bertindak sebagai Trustee dan Paying Agent. Obligasi tersebut telah
memperoleh hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang dari Moody’s Rating yaitu Ba3.
Keterangan tentang Additional Tier I Capital Bond yang Ditawarkan
Additional Tier I Capital Bond diterbitkan sebesar USD600.000.000,00 memiliki periode pembayaran kupon
sebesar 4,3% p.a dan setiap 6 bulan (semesteran), dengan basis perhitungan bunga 30/360 dengan tenor
selama 5,5 tahun hingga tanggal opsi call.
Nama Additional Tier I Capital Bond BNI Tahun 2021
Jumlah Pokok USD600.000.000,00
Harga Penawaran 100,0% dari nilai pokok
Jangka Waktu Perpetual, Non Callable 5,5 tahun sejak tanggal Emisi
Tingkat Suku Bunga 4,3% per tahun
Jenis Tingkat Suku Bunga Tetap
Periode Pembayaran Bunga Semesteran
Tanggal Pembayaran Bunga Pertama 24 Maret 2022
Loss Absorption Write-down permanen (full atau partial) pada saat kondisi Point of Non-Viability
ditentukan oleh OJK.
Peringkat Efek Moody’s Rating Ba3.
Tujuan Penggunaan Dana Additional Tier I Capital Bond
Penerbitan Additional Tier I Capital Bond tersebut bertujuan untuk meningkatkan permodalan Bank melalui
Modal Tier II, untuk kebutuhan pendanaan umum dan meningkatkan pendanaan jangka panjang.
Saldo Dana Additional Tier I Capital Bond
Sampai dengan 31 Desember 2024 sisa saldo dana dari Additional Tier I Capital Bond sebesar Rp9.653 miliar
atau dengan kata lain sudah disalurkan 100% dari dana yang diperoleh.
406 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 409
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Jadwal Pembayaran Bunga Additional Tier I Capital Bond
Tingkat suku bunga sebesar 4,30% per tahun yang dibayarkan periodik setiap 6 (enam) bulan dengan jadwal
sebagai berikut:
Pembayaran Bunga Additional Tier I Capital Bond
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%)
1 24 Maret 2022 4,3%
2 24 September 2023 4,3%
3 24 Maret 2023 4,3%
4 24 September 2024 4,3%
5 24 Maret 2024 4,3%
6 24 September 2025 4,3%
7 24 Maret 2025 4,3%
8 24 September 2026 4,3%
9 24 Maret 2026 4,3%
10 24 September 2026 4,3%
11 24 Maret 2027 4,3%
Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I
BNI telah mendapatkan pernyataan efektif dari OJK melalui surat No. S-93/D.04/2022 di tanggal 10 Juni 2022
untuk menerbitkan Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk Tahun 2022 (“Green Bond”). Green Bond diterbitkan dengan nilai Rp5.000.000.000.000,00 dan terdiri
dari 2 (dua) seri, yaitu seri A dan B, dengan tenor berturut-turut yaitu 3 tahun dan 5 tahun serta besar kupon
berturut-turut yaitu sebesar 6,35% dan 6,85%. Green Bond kemudian diterbitkan pada tanggal 21 Juni 2022
dan dicatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 22 Juni 2022. BNI telah memperoleh Rating idAAA
atas Green Bond dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) dan Opini Pihak Kedua yang diberikan oleh
Sustainalytics.
Nama Obligasi Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk Tahun 2022
Jumlah Pokok Obligasi Sebesar Rp5.000.000.000.000,00
Harga Penawaran 100,00% dari jumlah pokok Obligasi
Jangka Waktu Seri A: 3 (tiga) tahun sejak tanggal Emisi Seri
B: 5 (lima) tahun sejak tanggal Emisi
Satuan Pemindahbukuan Rp1 atau kelipatannya
Satuan/Perdagangan Rp5.000.000 atau kelipatannya
Tingkat Suku Bunga Obligasi Seri A: 6,35% per tahun
Seri B: 6,85% per tahun
Jenis Tingkat Suku Bunga Tetap
Periode Pembayaran Bunga Triwulanan
Tanggal Pembayaran Bunga Pertama 21 September 2022
Jaminan Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta
kekayaan Bank baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah
ada maupun yang akan ada di kemudian hari menjadi jaminan bagi Pemegang Obligasi
ini sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-Undang Hukum
Perdata. Hak Pemegang Obligasi ini adalah paripassu tanpa hak preferen dengan hak-
hak kreditur lainnya baik yang ada sekarang maupun di kemudian hari, kecuali hak-
hak kreditur yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Bank baik yang telah ada
maupun yang akan ada di kemudian hari.
Peringkat Efek idAAA (triple A) dari Pefindo
Dana Pelunasan Obligasi (Sinking Bank tidak menyelenggarakan penyisihan dana pelunasan Pokok Obligasi dengan
Fund) pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil emisi sesuai dengan
tujuan rencana penggunaan dana emisi.
Pembelian Kembali (Buyback) Green Bond ini mempunyai opsi untuk pembelian kembali (buyback) berdasarkan
syarat-syarat dan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan
Wali Amanat PT Bank Mandiri (Persero) Tbk telah ditunjuk sebagai Wali Amanat dalam penerbitan
Obligasi ini sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian
Perwaliamanatan.
Laporan Tahunan 2025
407
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 410
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Rencana Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Berwawasan Lingkungan
(Green Bond) I
Dana hasil penerbitan Green Bond setelah dikurangi biaya emisi, seluruhnya akan digunakan BNI untuk
pembiayaan maupun pembiayaan kembali proyek-proyek dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan
Lingkungan (KUBL), yaitu proyek-proyek yang berkaitan dengan energi terbarukan, efisiensi energi,
pengolahan sampah menjadi energi dan manajemen limbah, penggunaan sumber daya alam dan
penggunaan tanah yang berkelanjutan, konservasi keanekaragaman hayati darat dan air, transportasi
ramah lingkungan, pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan, adaptasi perubahan iklim, gedung
berwawasan lingkungan, dan pertanian berkelanjutan, dengan memperhatikan Peraturan OJK No. 60/
POJK.04/2017 tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan (Green
Bond).
Informasi Perubahan Penggunaan Dana
Sepanjang tahun 2024 tidak terdapat perubahan penggunaan dana.
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Nilai Realisasi Hasil Penawaran Rencana Penggunaan Realisasi Penggunaan
Umum Dana Dana
Pembiayaan Pembiayaan Sisa Dana
Jumlah maupun maupun Hasil
Jenis
Tanggal Penawaran Biaya
pembiayaan pembiayaan Jumlah
Penawaran Umum Kembali Kembali
Efektif Penawaran Hasil Bersih Total Total Penawaran
Umum Hasil proyek- proyek-
Umum (Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Umum
Penawaran (Rp-miliar) proyek dalam proyek dalam (Rp-miliar)
Umum kategori kategori
(Rp-miliar) KBUL* KBUL*
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
Obligasi
Berwawasan
Lingkungan
(Green
10 Juni
Bond) I PT 5.000 16 4.929 4.929 4.929 4.929 4.929 -
2022
Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
Tahun 2022
*) Kategori KUBL (Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan): proyek-proyek yang berkaitan dengan energi terbarukan, efisiensi energi,
pengolahan sampah menjadi energi dan manajemen limbah, penggunaan sumber daya alam dan penggunaan tanah yang berkelanjutan,
konservasi keanekaragaman hayati darat dan air, transportasi ramah lingkungan, pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan, adaptasi
perubahan iklim, gedung berwawasan lingkungan, dan pertanian berkelanjutan, dengan memperhatikan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 60/POJK.04/2017 tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan (Green Bond).
Saldo Dana
Sampai dengan 31 Desember 2024 sisa saldo dana dari Green Bond sebesar Rp4.929 miliar atau dengan
kata lain sudah disalurkan 100% dari dana yang diperoleh.
Jadwal Pembayaran Bunga
Pembayaran Bunga Green Bond
Bunga Seri A Seri B
Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%)
1 21 September 2022 6,35% 21 September 2022 6,85%
2 21 Desember 2022 6,35% 21 Desember 2022 6,85%
3 21 Maret 2023 6,35% 21 Maret 2023 6,85%
4 21 Juni 2023 6,35% 21 Juni 2023 6,85%
5 21 September 2023 6,35% 21 September 2023 6,85%
6 21 Desember 2023 6,35% 21 Desember 2023 6,85%
7 21 Maret 2024 6,35% 21 Maret 2024 6,85%
8 21 Juni 2024 6,35% 21 Juni 2024 6,85%
408 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 411
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pembayaran Bunga Green Bond
Bunga Seri A Seri B
Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%)
9 21 September 2024 6,35% 21 September 2025 6,85%
10 21 Desember 2024 6,35% 21 Desember 2025 6,85%
11 21 Maret 2025 6,35% 21 Maret 2026 6,85%
12 21 Juni 2025 6,35% 21 Juni 2026 6,85%
13 21 September 2025 6,85%
14 21 Desember 2025 6,85%
15 21 Maret 2026 6,85%
16 21 Juni 2026 6,85%
17 21 September 2026 6,85%
18 21 Desember 2026 6,85%
19 21 Maret 2027 6,85%
20 21 Juni 2027 6,85%
Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I 2025
BNI telah mendapatkan pernyataan efektif dari OJK melalui surat No. S-47/D.04/2025 di tanggal 25 Juni 2025
untuk menerbitkan Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2025. Sustainability Bond diterbitkan dengan nilai Rp5.000.000.000.000,00
dan terdiri dari 2 (dua) seri, yaitu seri A dan B, dengan tenor berturut-turut yaitu 3 tahun dan 5 tahun serta
besar kupon berturut-turut yaitu sebesar 6,60% dan 6,65%. Green Bond kemudian diterbitkan pada tanggal
04 Juli 2025 dan dicatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 07 Juli 2022. BNI telah memperoleh
Rating idAAA (Triple A) atas Sustainability Bond dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) dan Opini
Pihak Kedua yang diberikan oleh Sustainalytics.
Nama Obligasi Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2025
Jumlah Pokok Obligasi Rp5.000.000.000.000,00
Harga Penawaran 100,00% dari jumlah pokok Obligasi
Jangka Waktu Seri A: 3 (tiga) tahun sejak tanggal Emisi
Seri B: 5 (lima) tahun sejak tanggal Emisi
Satuan Pemindahbukuan Rp1 atau kelipatannya
Satuan/Perdagangan Rp5.000.000 atau kelipatannya
Tingkat Suku Bunga Obligasi Seri A: 6,60% per tahun
Seri B: 6,65% per tahun
Jenis Tingkat Suku Bunga Tetap
Periode Pembayaran Bunga Triwulanan
Tanggal Pembayaran Bunga Pertama 06 Oktober 2025
Jaminan Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta
kekayaan Bank baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah
ada maupun yang akan ada di kemudian hari menjadi jaminan bagi Pemegang Obligasi
ini sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-Undang Hukum
Perdata. Hak Pemegang Obligasi ini adalah paripassu tanpa hak preferen dengan hak-
hak kreditur lainnya baik yang ada sekarang maupun di kemudian hari, kecuali hak-
hak kreditur yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Bank baik yang telah ada
maupun yang akan ada di kemudian hari.
Peringkat Efek idAAA (triple A) dari Pefindo
Dana Pelunasan Obligasi (Sinking Bank tidak menyelenggarakan penyisihan dana pelunasan Pokok Obligasi dengan
Fund) pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil emisi sesuai dengan
tujuan rencana penggunaan dana emisi.
Pembelian Kembali (Buyback) Sustainability Bond ini mempunyai opsi untuk pembelian kembali (buyback)
berdasarkan syarat-syarat dan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan
Wali Amanat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk telah ditunjuk sebagai Wali Amanat dalam
penerbitan
Obligasi ini sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian
Perwaliamanatan.
Laporan Tahunan 2025
409
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 412
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Rencana Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan
(Sustainability Bond) Berkelanjutan I
Dana hasil penerbitan Sustainability Bond seluruhnya akan digunakan BNI untuk pembiayaan maupun
pembiayaan kembali proyek-proyek dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL)
dengan porsi maksimal 30% & kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS) dengan porsi minimal
70%.
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability
Bond) Berkelanjutan I PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2025, sebagai berikut:
Nilai Realisasi Hasil Nilai Realisasi Hasil Realisasi
Penawaran Umum Penawaran Umum Penggunaan Dana
Pembiayaan Pembiayaan
maupun maupun Sisa Dana
Jumlah Hasil Jumlah
Jenis Tanggal pembiayaan pembiayaan
Penawaran Biaya Penawaran
Penawaran Umum Efektif kembali Kembali
Umum Hasil Penawaran Hasil Bersih Total Total Umum
proyek- proyek-
Penawaran Umum (Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar)
proyek dalam proyek dalam
Umum (Rp-miliar)
kategori KUBL kategori
(Rp-miliar)
& KUBS* KBUL*
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
Penawaran Umum
Berkelanjutan
Obligasi
Berlandaskan
Keberlanjutan
4 Juli 5.000 4 4.996 4.996 4.996 4.996 4.996 -
(Sustainability
2025 Bond)
Berkelanjutan I
Bank BNI Tahap I
Tahun 2025
*) Kategori KUBL (Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan) : proyek-proyek yang berkaitan dengan energi terbarukan, efisiensi energi, pengolahan sampah menjadi
energi dan manajemen limbah, penggunaan sumber daya alam dan penggunaan tanah yang berkelanjutan, konservasi keanekaragaman hayati darat dan air,
transportasi ramah lingkungan, pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan, adaptasi perubahan iklim, gedung berwawasan lingkungan, dan pertanian
berkelanjutan, dengan memperhatikan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18 Tahun 2023 tentang Penerbitan Dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Dan Sukuk
Berlandaskan Keberlanjutan.
*) Kategori KUBS (Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial) : proyek-proyek yang berkaitan dengan Layanan infrastruktur dasar, Pembiayaan UMKM, Akses Layanan
Esensial, Perumahan Terjangkau, Ketahanan Pangan & Sistem Pangan Berkelanjutan, Peningkatan & Pemberdayaan Sosio-Ekonomi dengan memperhatikan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18 Tahun 2023 tentang Penerbitan Dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Dan Sukuk Berlandaskan Keberlanjutan.
Jadwal Pembayaran Bunga
Pembayaran Bunga Sustainability Bond
Bunga Seri A Seri B
Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%)
1 06 Oktober 2025 6,60% 06 Oktober 2025 6,65%
2 05 Januari 2026 6,60% 05 Januari 2026 6,65%
3 06 April 2026 6,60% 06 April 2026 6,65%
4 06 Juli 2026 6,60% 06 Juli 2026 6,65%
5 05 Oktober 2026 6,60% 05 Oktober 2026 6,65%
6 04 Januari 2027 6,60% 04 Januari 2027 6,65%
7 05 April 2027 6,60% 05 April 2027 6,65%
8 05 Juli 2027 6,60% 05 Juli 2027 6,65%
9 04 Oktober 2027 6,60% 04 Oktober 2027 6,65%
10 04 Januari 2028 6,60% 04 Januari 2028 6,65%
11 04 April 2028 6,60% 04 April 2028 6,65%
12 04 Juli 2028 6,60% 04 Juli 2028 6,65%
13 04 Oktober 2028 6,65%
14 04 Januari 2029 6,65%
15 04 April 2029 6,65%
16 04 Juli 2029 6,65%
17 04 Oktober 2029 6,65%
410 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 413
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pembayaran Bunga Sustainability Bond
Bunga Seri A Seri B
Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%)
18 04 Januari 2030 6,65%
19 04 April 2030 6,65%
20 04 Juli 2030 6,65%
Laporan Tahunan 2025
411
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 414
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Negotiable Certificate of
Deposit (NCD) Rupiah & Valas
BNI telah menerbitkan Negotiable Certificate of 4. Pada scripless I 2019, BNI menerbitkan NCD
Deposit (NCD) Rupiah dan Valas scripless (tanpa Rupiah scripless sebanyak dua kali dengan total
warkat) yang bertujuan untuk likuiditas serta realisasi emisi sebesar Rp950 miliar (NCD Rupiah
memperkuat struktur dan komposisi pendanaan I BNI Tahun 2019) dan Rp1 triliun (NCD Rupiah II
Rupiah. Secara rinci, informasi mengenai NCD yang BNI Tahun 2019).
diterbitkan BNI adalah sebagai berikut: 5. Pada Semester II 2019, BNI kembali menerbitkan
1. Pada semester I 2016, BNI berhasil menerbitkan NCD Rupiah scripless dengan nilai emisi sebesar
NCD Rupiah scripless untuk pertama kalinya Rp2,39 triliun.
dengan emisi sebesar Rp3,0 triliun dalam 6 seri 6. Pada Semester I 2020, BNI menerbitkan NCD
tenor (6 bulan sampai dengan 3 tahun). Rupiah scripless dengan nilai emisi sebesar
2. Pada semester II 2016, BNI kembali menerbitkan Rp1,39 triliun.
NCD Rupiah scripless dengan total realisasi 7. Pada Semester II 2022, BNI menerbitkan NCD
emisi sebesar Rp2,2 triliun, dari target semula Rupiah scripless dengan nilai emisi sebesar
Rp1 triliun (oversubscribe). Oversubscription ini Rp2,5 Triliun dan NCD USD scripless dengan nilai
menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan dan emisi sebesar USD31,5 juta (eq. Rp500 miliar).
minat investor kepada BNI.
3. Pada semester I 2017, BNI menerbitkan NCD
Rupiah scripless dengan total realisasi emisi
sebesar Rp2,7 triliun.
Tahap Principal Jumlah Average Rate
Tanggal Mata Uang
Penerbitan (Rp-miliar) (Rp-miliar) (%)
1 16 Juni 2016 Rupiah 3.023 2.598 8,20%
2 27 September 2016 Rupiah 2.200 1.877 6,70%
3 10 Maret 2017 Rupiah 2.700 2.483 7,00%
4 28 Maret 2019 Rupiah 1.000 950 7,70%
5 28 Juni 2019 Rupiah 1.000 1.000 7,55%
6 25 September 2019 Rupiah 2.390 2.232 6,61%
7 12 Mei 2020 Rupiah 1.390 611,6 5,60%
8 8 Desember 2022 Rupiah 2.500 2.390 6,04%
9 8 Desember 2022 USD 500 489 4,25%
412 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 415
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Informasi Material Mengenai
Corporate Action, Investasi, Ekspansi,
Divestasi, Penggabungan Usaha,
Akuisisi, dan/atau Restrukturisasi
Utang/Modal
INFORMASI MATERIAL MENGENAI REALISASI ATAS RENCANA AKSI KORPORASI
Sepanjang tahun 2025, BNI tidak melakukan aksi korporasi dan setoran modal.
INFORMASI MATERIAL MENGENAI PENERBITAN SURAT UTANG
1. Tanggal Kejadian 7 Juli 2025
2. Jenis Informasi atau Fakta Penyampaian lnformasi Pencatatan Efek atas Penerbitan Obligasi Berlandaskan
Material Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun 2025.
3. Uraian Informasi atau Fakta Masa Penawaran Umum Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond)
Material Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun 2025 berakhir pada tanggal 1 Juli 2025,
dan pada tanggal 4 Juli 2025 proceed atas Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan
(Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun 2025 telah efektif di
BNI dan di tanggal yang sama telah dilakukan Distribusi Elektronik oleh KSEI kepada
Investor sesuai dengan hasil penjatahan.
Selanjutnya pada tanggal 7 Juli 2025, Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan
(Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun 2025 telah dicatat di
Bursa Efek oleh PT Bursa Efek Indonesia.
4. Dampak kejadian, informasi Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI
atau fakta material tersebut Tahap I Tahun 2025 ini akan memberikan dampak positif terhadap kondisi keuangan
terhadap kegiatan operasional, Perseroan.
hukum, kondisi keuangan, atau
kelangsungan usaha Emiten
atau Perusahaan Publik.
5. Keterangan lain-lain -
6. Nilai Realisasi Rp5 triliun
INFORMASI MATERIAL MENGENAI INVESTASI
Sepanjang tahun 2025 tidak ada informasi material mengenai investasi.
INFORMASI MATERIAL MENGENAI EKSPANSI, DIVESTASI, PENGGABUNGAN USAHA,
AKUISISI, DAN RESTRUKTURISASI UTANG/MODAL
Selama tahun 2025, Perseroan tidak melakukan transaksi material mengenai ekspansi, divestasi,
penggabungan usaha, akuisisi, dan restrukturisasi utang/modal sehingga informasi terkait tujuan, nilai
transaksi, dan sumber dana kegiatan ekspansi, divestasi, penggabungan usaha, akuisisi, dan restrukturisasi
utang/modal tidak disajikan. [ACGS A.3.1]
Laporan Tahunan 2025
413
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 416
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Informasi Transaksi Material
yang Mengandung Benturan
Kepentingan dan/atau Transaksi
Afiliasi dengan Pihak Afiliasi/Pihak
Berelasi
Setiap transaksi material khususnya yang dianggap menyetujui keputusan yang dibuat oleh
mengandung benturan kepentingan dan/atau pemegang saham minoritas. [ACGS A.9.2]
transaksi afiliasi dilakukan melalui prosedur yang
memadai guna melindungi kepentingan pemegang Sepanjang tahun 2025 tidak terdapat transaksi
saham dan pemangku kepentingan. [ACGS A.8.1] material maupun transaksi yang mengandung
benturan kepentingan yang memerlukan persetujuan
Direksi BNI memastikan bahwa transaksi material pemegang saham independen/minoritas dalam
maupun transaksi afiliasi/pihak berelasi dilaksanakan RUPS.
sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum.
Dewan Komisaris dan Komite Audit juga berperan TRANSAKSI AFILIASI DENGAN PIHAK
dalam memastikan transaksi tersebut dilaksanakan AFILIASI/PIHAK BERELASI
sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum
serta dilakukan melalui prosedur yang memadai, Definisi Pihak Afiliasi/Berelasi
antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip Yang dimaksud dengan afiliasi adalah:
transaksi yang wajar (arm’s length principle), serta 1. Hubungan keluarga karena perkawinan dan
menunjuk pihak independen untuk mengevaluasi keturunan sampai derajat kedua, baik secara
kewajaran nilai transaksi. [ACGS A.3.1, A.8.1, A.9.1] horizontal maupun vertikal.
2. Hubungan antara pihak dengan pegawai,
Transaksi material dan transaksi afiliasi/pihak direktur, atau komisaris dari pihak tersebut.
berelasi dilakukan berpedoman pada peraturan 3. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan di mana
perundang-undangan antara lain PSAK, Peraturan terdapat 1 (satu) atau lebih anggota direksi atau
OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dewan komisaris yang sama.
dan Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK 42”), 4. Hubungan antara perusahaan dan pihak, baik
serta Peraturan OJK No. 32/POJK.03/2018 tentang langsung maupun tidak langsung, mengendalikan
Batas Maksimum Pemberian Kredit Bank Umum atau dikendalikan oleh perusahaan tersebut.
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan OJK 5. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang
No. 38/POJK.03/2019 tentang Perubahan Peraturan dikendalikan, baik langsung maupun tidak
OJK No. 32/POJK.03/2018 tentang Batas Maksimum langsung, oleh pihak yang sama.
Pemberian Kredit Bank Umum. 6. Hubungan antara perusahaan dan pemegang
saham utama.
TRANSAKSI MATERIAL DAN TRANSAKSI
YANG MENGANDUNG BENTURAN Kebijakan Perusahaan terkait Mekanisme
KEPENTINGAN Penelaahan (Review) dan Persetujuan atas
Transaksi dan Pemenuhan Peraturan dan
Dengan memperhatikan POJK 42, terhadap transaksi Ketentuan Terkait
afiliasi/pihak berelasi yang memenuhi batasan BNI berkomitmen memastikan setiap transaksi
nilai transaksi material, Perseroan menerapkan dengan pihak afiliasi dan berelasi dilaksanakan
ketentuan bahwa transaksi wajib terlebih dahulu sesuai standar kepatuhan yang ketat. Pelaksanaan
memperoleh persetujuan pemegang saham transaksi tersebut senantiasa mengacu pada PSAK
independen atau pemegang saham minoritas 7 tentang “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”
(disinterested shareholders). Dalam RUPS, suara dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.
setuju harus diberikan oleh lebih dari 50% pemegang 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan
saham yang tidak berkepentingan atas transaksi Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK 42”),
(disinterested shareholders). Pemegang saham dan POJK No. 38/POJK.03/2019 tentang Batas
pengendali yang memiliki benturan kepentingan Maksimum Pemberian Kredit dan Penyediaan
414 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 417
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dana Besar bagi Bank Umum sebagaimana telah informasi kepada publik dengan mengacu pada
diubah dengan POJK No. 38/POJK.03/2019 tentang POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi
Perubahan POJK No. 32/POJK.03/2018 tentang Batas Afiliasi dan Benturan Kepentingan dan POJK No.
Maksimum Pemberian Kredit Bank Umum (“POJK 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
BMPK”). Perubahan Kegiatan Usaha. [ACGS A.8.1, A.9.1]
Selaras pada POJK 42,Transaksi Afiliasi didefinisikan Seluruh transaksi afiliasi di BNI dilakukan
sebagai setiap aktivitas dan/atau transaksi yang berdasarkan prosedur yang memadai dan dipastikan
dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arm’s-
terkendali dengan afiliasi dari perusahaan terbuka length principle) serta praktik bisnis yang berlaku
atau afiliasi dari anggota Direksi, anggota Dewan umum guna melindungi kepentingan seluruh
Komisaris, Pemegang Saham Utama, atau pemegang saham. [ACGS A.8.1, A.9.1]
Pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau
transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka Mekanisme pelaporan transaksi afiliasi dan/
atau perusahaan terkendali untuk kepentingan atau benturan kepentingan di BNI
afiliasi dari perusahaan terbuka atau afiliasi dari Guna memastikan akuntabilitas dan kepatuhan,
anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, setiap unit kerja yang berencana melakukan transaksi
Pemegang Saham Utama, atau Pengendali. dengan pihak terafiliasi wajib menginformasikannya
secara tertulis kepada Corporate Secretary sebagai
Dewan Komisaris wajib memberikan persetujuan langkah awal penelaahan. Selanjutnya, CSE akan
penyediaan dana kepada pihak terkait Bank di mana turut dalam koordinasi Divis/Satuan terkait untuk
hal ini selaras dengan POJK BMPK dan ketentuan memastikan proses evaluasi dari sisi Governance,
internal Bank. Setiap permintaan persetujuan Legal, dan Compliance (GRC) yang dilakukan Divisi/
penyediaan dana kepada pihak terkait Bank kepada Satuan terkait.
Dewan Komisaris, permintaan telah melalui
serangkaian proses koordinasi antara unit yang Dalam pelaksanaannya, BNI mengklasifikasikan
diawali dengan pelaporan secara tertulis, yang transaksi afiliasi berdasarkan ambang batas
selanjutnya diikuti dengan rangkaian proses review materialitas dan dampaknya terhadap kelangsungan
dan evaluasi dari Divisi/Satuan dari sisi Governance, usaha Perseroan. Sesuai dengan mandat POJK 42,
Legal, dan Compliance. Untuk transaksi material untuk transaksi yang memenuhi kriteria materialitas
dengan pihak terkait dan transaksi yang berpotensi tertentu, BNI berkomitmen untuk:
menimbulkan benturan kepentingan bagi Bank, 1. Menggunakan jasa Penilai Independen guna
Komite Audit akan menelaah dan memberikan memastikan kewajaran nilai objek transaksi;
rekomendasi kepada Dewan Komisaris guna 2. Melakukan Keterbukaan Informasi kepada publik
memastikan transaksi dilakukan untuk kepentingan secara tepat waktu; serta
terbaik Perseroan. Persetujuan Dewan Komisaris 3. Memperoleh persetujuan pemegang saham
wajib didasari oleh rekomendasi tersebut dan independen melalui RUPS untuk transaksi yang
diberikan sebelum transaksi material dengan berdampak signifikan bagi struktur permodalan
pihak afiliasi dilaksanakan. Transaksi tersebut wajib dan operasional Perseroan.
disampaikan kepada OJK dan dilakukan keterbukaan
Secara teknis, klasifikasi tersebut diimplementasikan melalui matriks kategori sebagai berikut:
Kategori Transaksi
Prosedur dan Tindakan Kepatuhan
(Berpedoman Pada POJK 42/2020)
Kategori 1 & 2 (Nilai di bawah ambang Wajib disampaikan melalui laporan berkala kepada Otoritas Jasa Keuangan
batas) (OJK).
Kategori 3 (Memenuhi kriteria Materialitas) Wajib melakukan Keterbukaan Informasi kepada publik paling lambat 2 hari
kerja setelah tanggal transaksi.
Kategori 4 (Sangat Material/Benturan 1. Menggunakan jasa Penilai Independen untuk uji kewajaran nilai.
Kepentingan) 2. Melakukan Keterbukaan Informasi kepada publik.
3. Memperoleh Persetujuan Pemegang Saham Independen melalui RUPS.
Seluruh transaksi afiliasi dalam kategori tersebut telah dipaparkan dalam Laporan Tahunan ini. Sebagai
bentuk kepatuhan, transaksi Kategori 1 telah dilaporkan kepada OJK, sementara transaksi Kategori 3 dan 4
telah dilakukan Keterbukaan Informasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Seluruh proses ini dilakukan
untuk memastikan pemenuhan prinsip transaksi yang wajar (arm’s-length principle) guna melindungi
kepentingan seluruh pemegang saham. [ACGS A.8.1, A.9.1]
Laporan Tahunan 2025
415
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 418
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pernyataan Direksi dan Dewan Komisaris kepentingan yang melekat. Hal ini termasuk
atas Transaksi Afiliasi membentuk dan atau melibatkan Komite Audit.
BNI dalam menjalankan transaksi afiliasi senantiasa Komite Audit BNI memiliki tugas untuk me-review
memperhatikan POJK 42. Dengan merujuk pada dan memberikan rekomendasi atas transaksi pihak
peraturan tersebut, Direksi menyatakan bahwa afiliasi/berelasi yang signifikan, dan menyampaikan
setiap transaksi afiliasi telah melalui prosedur hal tersebut kepada Dewan Komisaris guna
yang memadai untuk memastikan bahwa transaksi menentukan apakah transaksi tersebut merupakan
afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis kepentingan terbaik bagi Perusahaan. Jika demikian,
yang berlaku umum, antara lain melalui proses maka Komite Audit dapat menentukan persyaratan
penelaahan, dilakukan dengan memenuhi prinsip yang adil dan reasonable. [ACGS C.4.1]
transaksi yang wajar (arms-length principle),
memperhatikan ketentuan terhadap Pasal 3 POJK PENGUNGKAPAN TRANSAKSI AFILIASI/
42, serta melalui prosedur persetujuan berdasarkan BERELASI
tiering kewenangan khususnya terhadap transaksi POJK 42 mengatur mengenai kewajiban prosedur
dengan pihak berelasi yang material/signifikan. bagi PerusahaanTerbuka termasuk pengecualiannya,
Dewan Komisaris dan Komite Audit berperan dalam hal melaksanakan Transaksi Afiliasi. Sesuai
dalam melakukan prosedur yang memadai untuk Pasal 8 dan Pasal 9 POJK 42, Transaksi Afiliasi
memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan yang merupakan kegiatan usaha yang dijalankan
sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum dalam rangka menghasilkan pendapatan usaha
antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip dan dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau
transaksi yang wajar (arms-length principle). [ACGS berkelanjutan, diungkapkan dalam laporan tahunan
A.8.1, A.9.1] atau laporan keuangan tahunan PerusahaanTerbuka.
Dewan Komisaris bersama dengan Direksi terus Pada tahun 2025, transaksi afiliasi/berelasi yang
mengembangkan, mengadopsi, mengungkapkan dijalankan BNI dalam rangka menghasilkan
dan menyempurnakan kebijakan terkait transaksi pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin,
afiliasi/berelasi, serta menjalankan proses yang berulang, dan/atau berkelanjutan adalah sebagai
kuat untuk menyetujui, meninjau, dan memantau berikut:
transaksi tersebut apabila terdapat konflik
Pengungkapan Transaksi Pihak Afiliasi/Berelasi [ACGS C.4.2]
Pihak Afiliasi/Berelasi/Pihak Nilai Transaksi
Jenis Transaksi Afiliasi/Berelasi Sifat Hubungan Afiliasi/Berelasi
yang Bertransaksi (Rp miliar)
Badan Penyelenggara Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik Pengendalian melalui Pemerintah 6
Jaminan Sosial Kesehatan Republik Indonesia
Pinjaman yang Diberikan -
Kementerian Keuangan Efek-efek yang Dimiliki Pengendalian melalui Pemerintah 1.727
Republik Indonesia Republik Indonesia
Efek-efek yang Diterbitkan 50
Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik 7.320
Letter of Credit 746
Pinjaman yang Diberikan 43.889
Pinjaman yang Diterima 54
Lain-lain Pinjaman yang Diberikan Pengendalian melalui Pemerintah -
Republik Indonesia
Manajemen Kunci Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik Pengendali Kegiatan Perusahaan 70
Pinjaman yang Diberikan 274
Simpanan Nasabah 284
Pemerintah Republik Obligasi Pemerintah Pengendalian melalui Pemerintah 158.574
Indonesia Republik Indonesia
Perum BULOG Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik Pengendalian melalui Pemerintah 5
Republik Indonesia
Pinjaman yang Diberikan 20.824
Perum Jasa Tirta I Garansi Bank yang Diterbitkan Pengendalian melalui Pemerintah 1
Republik Indonesia
Perum Perumnas Pinjaman yang Diberikan Pengendalian melalui Pemerintah 108
Republik Indonesia
Perum Peruri Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik Pengendalian melalui Pemerintah 2
Republik Indonesia
Garansi Bank yang Diterbitkan 133
Letter of Credit 168
416 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 419
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pihak Afiliasi/Berelasi/Pihak Nilai Transaksi
Jenis Transaksi Afiliasi/Berelasi Sifat Hubungan Afiliasi/Berelasi
yang Bertransaksi (Rp miliar)
Pinjaman yang Diberikan 141
PT Adhi Karya (Persero) Tbk Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik Pengendalian melalui Pemerintah 1
Republik Indonesia
Garansi Bank yang Diterbitkan 2.003
Pinjaman yang Diberikan 1.525
Tagihan Akseptasi 40
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya 120
PT Agrinas Jaladri Nusantara Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik Pengendalian melalui Pemerintah -
(Persero) Republik Indonesia
Garansi Bank yang Diterbitkan 18
Pinjaman yang Diberikan 100
PT Agrinas Palma Nusantara Garansi Bank yang Diterbitkan Pengendalian melalui Pemerintah 2
(Persero) Republik Indonesia
PT Agrinas Pangan Pinjaman yang Diberikan Pengendalian melalui Pemerintah 46.697
Nusantara Republik Indonesia
PT Agrinas Pangan Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik Pengendalian melalui Pemerintah 19.303
Nusantara (Persero) Republik Indonesia
PT ASDP Indonesia Ferry Pinjaman yang Diberikan Pengendalian melalui Pemerintah 32
(Persero) Republik Indonesia
PT Asuransi Jiwasraya Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik Pengendalian melalui Pemerintah -
(Persero) Republik Indonesia
PT Aviasi Pariwisata Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik Pengendalian melalui Pemerintah 3
Indonesia (Persero) Republik Indonesia
Garansi Bank yang Diterbitkan 32
Pinjaman yang Diberikan 2.349
PT Bahana Pembinaan Efek-efek yang Dimiliki Pengendalian melalui Pemerintah 2.395
Usaha Indonesia (Persero) Republik Indonesia
Efek-efek yang Diterbitkan 235
Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik 4
Garansi Bank yang Diterbitkan 24
Pinjaman yang Diberikan 217
PT Bank Mandiri (Persero) Efek-efek Subordinasi Pengendalian melalui Pemerintah 3
Tbk Republik Indonesia
Efek-efek yang dijual dengan janji 52
dibeli kembali
Efek-efek yang Dimiliki 2.088
Efek-efek yang Diterbitkan 431
Garansi Bank yang Diterbitkan 1.156
Giro pada Bank Lain 78
Liabilitas Akseptasi 304
Liabilitas Derivatif 19
Penempatan pada Bank Lain 476
Pinjaman yang Diberikan 1.072
Pinjaman yang Diterima 1.374
Tagihan Akseptasi 198
Tagihan Derivatif 9
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya 1.683
PT Bank Rakyat Indonesia ( Efek-efek yang Diterbitkan Pengendalian melalui Pemerintah 617
Persero) Tbk Republik Indonesia
PT Bank Rakyat Indonesia Efek-Efek Yang Dibeli Dengan Janji Pengendalian melalui Pemerintah 4.024
(Persero) Tbk Dijual Kembali Republik Indonesia
Efek-efek yang Dimiliki 1.458
Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik 461
Garansi Bank yang Diterbitkan 241
Giro pada Bank Lain 1
Liabilitas Akseptasi 142
Liabilitas Derivatif 10
Penempatan pada Bank Lain 1.359
Pinjaman yang Diberikan 11.140
Tagihan Akseptasi 23
Tagihan Derivatif 6
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya 1.114
Laporan Tahunan 2025
417
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 420
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pihak Afiliasi/Berelasi/Pihak Nilai Transaksi
Jenis Transaksi Afiliasi/Berelasi Sifat Hubungan Afiliasi/Berelasi
yang Bertransaksi (Rp miliar)
PT Bank Syariah Indonesia Investasi pd entitas asosiasi Pengendalian melalui Pemerintah 14.354
Republik Indonesia
PT Bank Tabungan Negara Efek-efek yang Dimiliki Pengendalian melalui Pemerintah 71
(Persero) Tbk Republik Indonesia
Giro pada Bank Lain -
Penempatan pada Bank Lain 219
Tagihan Akseptasi 13
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya 334
PT Bio Farma (Persero) Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik Pengendalian melalui Pemerintah 1
Republik Indonesia
Pinjaman yang Diberikan 1.603
PT Brantas Abipraya Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik Pengendalian melalui Pemerintah 25
(Persero) Republik Indonesia
Garansi Bank yang Diterbitkan 691
Letter of Credit 8
Pinjaman yang Diberikan 360
Tagihan Akseptasi 66
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya 34
PT Danareksa (Persero) Efek-efek yang Dimiliki Pengendalian melalui Pemerintah 3.228
Republik Indonesia
Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik 52
Garansi Bank yang Diterbitkan 1.434
Letter of Credit 92
Pinjaman yang Diberikan 438
Tagihan Akseptasi 117
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya 130
PT Djakarta Lloyd (Persero) Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik Pengendalian melalui Pemerintah -
Republik Indonesia
PT Fintek Karya Nusantara Penyertaan Saham Pengendalian melalui Pemerintah 291
Republik Indonesia
PT Garuda Indonesia Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik Pengendalian melalui Pemerintah 2
(Persero) Republik Indonesia
Garansi Bank yang Diterbitkan 4
Pinjaman yang Diberikan 3.677
PT Hutama Karya (Persero) Efek-efek yang Dimiliki Pengendalian melalui Pemerintah 394
Republik Indonesia
Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik 115
Garansi Bank yang Diterbitkan 2.345
Letter of Credit 21
Liabilitas Akseptasi -
Pinjaman yang Diberikan 1.473
Tagihan Akseptasi 183
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya 400
PT Industri Kereta Api Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik Pengendalian melalui Pemerintah 5
(Persero) Republik Indonesia
Garansi Bank yang Diterbitkan 59
Letter of Credit 63
Pinjaman yang Diberikan 1.016
PT Industri Telekomunikasi Garansi Bank yang Diterbitkan Pengendalian melalui Pemerintah 1
Indonesia (Persero) Republik Indonesia
PT Inspeksi Sertifikasi Dan Garansi Bank yang Diterbitkan Pengendalian melalui Pemerintah 139
Survey Indonesia Republik Indonesia
PT Jasa Marga (Persero) Tbk Efek-efek yang Dimiliki Pengendalian melalui Pemerintah 6
Republik Indonesia
Garansi Bank yang Diterbitkan 39
Liabilitas Derivatif -
Pinjaman yang Diberikan 17.908
PT Kereta Api Indonesia Efek-efek yang Dimiliki Pengendalian melalui Pemerintah 51
(Persero) Republik Indonesia
Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik 4
Garansi Bank yang Diterbitkan 3
Letter of Credit 517
418 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 421
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pihak Afiliasi/Berelasi/Pihak Nilai Transaksi
Jenis Transaksi Afiliasi/Berelasi Sifat Hubungan Afiliasi/Berelasi
yang Bertransaksi (Rp miliar)
Pinjaman yang Diberikan 5.422
PT Krakatau Steel (Persero) Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik Pengendalian melalui Pemerintah 1.259
Republik Indonesia
Garansi Bank yang Diterbitkan 48
Letter of Credit 190
Liabilitas Akseptasi 9
Pinjaman yang Diberikan 4.623
Tagihan Akseptasi 83
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya 21
PT Len Industri (Persero) Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik Pengendalian melalui Pemerintah 279
Republik Indonesia
Garansi Bank yang Diterbitkan 2.601
Letter of Credit 692
Liabilitas Akseptasi -
Pinjaman yang Diberikan 3.483
Tagihan Akseptasi 157
PT Mineral Industri Indonesia Efek-efek yang Dimiliki Pengendalian melalui Pemerintah 37
(Persero) Republik Indonesia
Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik 6
Garansi Bank yang Diterbitkan 4
Letter of Credit 4
Pinjaman yang Diberikan 3.826
PT Pelabuhan Indonesia Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik Pengendalian melalui Pemerintah 5
(Persero) Republik Indonesia
Garansi Bank yang Diterbitkan 63
Letter of Credit 1.684
Pinjaman yang Diberikan 1
PT Pelayaran Nasional Letter of Credit Pengendalian melalui Pemerintah 12
Indonesia (Persero) Republik Indonesia
PT Pembangunan Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik Pengendalian melalui Pemerintah 5
Perumahan (Persero) Tbk Republik Indonesia
Garansi Bank yang Diterbitkan 395
Pinjaman yang Diberikan 95
Tagihan Akseptasi 594
PT Pengembangan Garansi Bank yang Diterbitkan Pengendalian melalui Pemerintah 83
Pariwisata Indonesia ITDC Republik Indonesia
(Persero) Pinjaman yang Diberikan 43
PT Perkebunan Nusantara III Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik Pengendalian melalui Pemerintah 3
(Persero) Republik Indonesia
Letter of Credit 84
Pinjaman yang Diberikan 7.503
PT Pertamina (Persero) Efek-efek yang Dimiliki Pengendalian melalui Pemerintah 90
Republik Indonesia
Efek-efek yang Diterbitkan 13
Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik 458
Garansi Bank yang Diterbitkan 4.684
Letter of Credit 1.631
Liabilitas Derivatif 22
Pinjaman yang Diberikan 2.828
Tagihan Derivatif 22
PT PLN (Persero) Efek-efek yang Dimiliki Pengendalian melalui Pemerintah 501
Republik Indonesia
Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik 14
Garansi Bank yang Diterbitkan 1.351
Letter of Credit 289
Liabilitas Derivatif 926
Pinjaman yang Diberikan 21.933
Tagihan Akseptasi 4.216
Tagihan Derivatif 730
PT Pos Indonesia (Persero) Garansi Bank yang Diterbitkan Pengendalian melalui Pemerintah 2
Republik Indonesia
Pinjaman yang Diberikan 343
Laporan Tahunan 2025
419
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 422
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pihak Afiliasi/Berelasi/Pihak Nilai Transaksi
Jenis Transaksi Afiliasi/Berelasi Sifat Hubungan Afiliasi/Berelasi
yang Bertransaksi (Rp miliar)
PT Primissima (Persero) Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik Pengendalian melalui Pemerintah -
Republik Indonesia
PT Pupuk Indonesia Holding Efek-efek yang Dimiliki Pengendalian melalui Pemerintah 50
Company (Persero) Republik Indonesia
Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik 4.263
Garansi Bank yang Diterbitkan 3.357
Letter of Credit 518
Liabilitas Akseptasi 38
Liabilitas Derivatif -
Pinjaman yang Diberikan 3.301
Tagihan Akseptasi 223
Tagihan Derivatif -
PT Rajawali Nusantara Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik Pengendalian melalui Pemerintah -
Indonesia (Persero) Republik Indonesia
Garansi Bank yang Diterbitkan 36
Pinjaman yang Diberikan 691
PT Reasuransi Indonesia Efek-efek yang Diterbitkan Pengendalian melalui Pemerintah 50
Utama (Persero) Republik Indonesia
PT Semen Indonesia Efek-efek yang Dimiliki Pengendalian melalui Pemerintah 13
(Persero) Tbk Republik Indonesia
Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik 9
Garansi Bank yang Diterbitkan 69
Letter of Credit 90
Liabilitas Akseptasi 6
Pinjaman yang Diberikan 3.392
Tagihan Akseptasi 116
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya 1.416
PT Taspen (Persero) Efek-efek yang Diterbitkan Pengendalian melalui Pemerintah 100
Republik Indonesia
PT Telkom Indonesia Efek-efek yang Dimiliki Pengendalian melalui Pemerintah 124
(Persero) Tbk Republik Indonesia
Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik 3.664
Garansi Bank yang Diterbitkan 1.641
Pinjaman yang Diberikan 13.745
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya 74
PT Waskita Karya (Persero) Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik Pengendalian melalui Pemerintah 1
Tbk Republik Indonesia
Garansi Bank yang Diterbitkan 298
Liabilitas Akseptasi 3
Liabilitas Derivatif -
Pinjaman yang Diberikan 11.164
PT Wijaya Karya (Persero) Garansi Bank yang Diterbitkan Pengendalian melalui Pemerintah 1.325
Tbk Republik Indonesia
Letter of Credit -
Pinjaman yang Diberikan 1.780
Tagihan Akseptasi 27
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya 12
Dana Pensiun ("DP")BNI Efek-efek yang Diterbitkan Berdasarkan Kepemilikan dan/atau 50
Kepengurusan
Dana Pensiun Lembaga Efek-efek yang Diterbitkan Berdasarkan Kepemilikan dan/atau 340
Keuangan ("DPLK") BNI Kepengurusan
PT Asuransi Tripakarta Fasilitas Pinjaman yg Belum Ditarik Berdasarkan Kepemilikan dan/atau 1
Kepengurusan
Garansi Bank yang Diterbitkan 47
Entitas Dikendalikan melalui Simpanan Bank Lain Pengendalian melalui Pemerintah 2.945
Pemerintah Republik Republik Indonesia
Indonesia Simpanan Nasabah 290.524
809.871
420 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 423
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Realisasi Saldo dan Transaksi Pihak-Pihak Afiliasi/Berelasi
Informasi mengenai saldo dan transaksi masing-masing pihak afiliasi/berelasi yang dibukukan BNI dapat
dilihat pada Catatan atas Laporan Keuangan Nomor 46. Transaksi dengan Pihak Berelasi sebagai dokumen
yang tidak terpisahkan dari laporan tahunan ini. Adapun realisasi saldo dan transaksi pihak-pihak afiliasi/
berelasi dapat disampaikan sebagai berikut:
Realisasi Saldo dan Transaksi Pihak Berelasi pada Periode Tahun Buku 2024 dan 2025
Persentase dari
Kenaikan (Penurunan) 2024-2025
2025 2024 Jumlah Aset
Saldo Pihak Berelasi dalam Aset
(Rp-miliar) (Rp-miliar) 2025 2024 Nominal Persentase
(%) (%) (Rp-miliar) (%)
Giro pada bank lain 80 43 0,0 0,0 37 86,0
Penempatan pada bank lain 2.054 1.620 0,2 0,1 434 26,8
Efek-efek yang dimiliki 12.233 10.157 0,9 0,9 2.076 20,4
Efek-efek yang dibeli dengan
4.024 - 0,3 0,0 4.024 100,0
janji dijual kembali
Obligasi Pemerintah 158.574 126.661 11,6 11,2 31.913 25,2
Wesel ekspor dan tagihan
5.339 6.209 0,4 0,5 -870 -14,0
lainnya
Tagihan akseptasi 6.054 2.825 0,4 0,2 3.228 114,3
Tagihan derivatif 768 342 0,1 0,0 426 124,6
Pinjaman yang diberikan 239.017 159.403 17,5 14,1 79.614 49,9
Investasi pada entitas asosiasi
14.645 13.118 1,1 1,2 1.527 11,6
dan penyertaan saham
Total Aset dari Pihak-pihak
442.787 320.378 32,5 28,3 122.409 38,2
Berelasi
Total Aset 1.362.055 1.130.129 10,0 100,0 231.926 20,5
Pada tahun 2025, saldo aset dari pihak-pihak berelasi mengalami kenaikan sebesar Rp122,4 triliun atau
38,2% dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut didominasi oleh peningkatan saldo pihak berelasi
pinjaman yang diberikan sebesar Rp79,6 triliun atau sebesar 49,9% dari tahun sebelumnya.
Persentase dari
2025 2024 Kenaikan (Penurunan) 2024-2025
Saldo Pihak Berelasi dalam Jumlah Aset
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
Liabilitas 2025 2024 Nominal Persentase
(%) (%) (Rp-miliar) (%)
Simpanan nasabah 290.808 112.834 24,5 11,7 177.973 157,7
Simpanan bank lain 2.945 4.165 0,2 0,4 -1.220 -29,3
Efek-efek yang diterbitkan 1.886 1.892 0,2 0,2 -6 -0,3
Pinjaman yang diterima 1.428 1.574 0,1 0,2 -146 -9,3
Efek-efek Subordinasi 3 3 0,0 0,0 - 0,0
Liabilitas derivatif 977 155 0,1 0,0 822 530,3
Liabilitas akseptasi 502 901 0,0 0,1 -399 -44,3
Efek-efek yang dijual dengan
52 - 0,0 - 52 100,0
janji dibeli kembali
Total Liabilitas dari Pihak-pihak
298.601 121.523 25,2 12,6 177.076 145,7
Berelasi
Total Liabilitas 1.185.716 963.581 100,0 100,0 222.134 23,1
Saldo liabilitas dari pihak-pihak berelasi mengalami kenaikan sebesar Rp177,1 triliun atau 145,7% dibanding
tahun sebelumnya, Kenaikan tersebut didominasi oleh penurunan saldo pihak berelasi simpanan nasabah
sebesar Rp177,9 triliun atau 157,7%.
Laporan Tahunan 2025
421
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 424
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Larangan, Batasan dan/atau
Hambatan Signifikan untuk
Melakukan Penyediaan Dana
antara Bank dan Entitas Lain dalam
Suatu Kelompok Usaha
BNI melakukan penyediaan dana kepada pihak terkait (individu maupun kelompok, termasuk Pejabat
Eksekutif, Direksi, dan Komisaris Bank) berdasarkan pada kebijakan internal, dan telah dilaksanakan secara
wajar dengan syarat yang wajar dengan persetujuan Dewan Komisaris. Transaksi penyediaan dana kepada
pihak terkait dijelaskan dalam bab Transaksi Material Benturan Kepentingan dan Transaksi dengan Pihak
Afiliasi/Pihak Berelasi.
Total Penyediaan Dana Bank kepada Pihak Terkait Hingga Desember 2025
Perihal Nilai (Rp-miliar)
Total Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait 2.112,56
Modal 165.608,63
BMPK (10% dari Modal) 16.560,86
Over (Under) terhadap BMPK 14.448,31 (Under BMPK)
Jenis Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait Hingga Desember 2025
Pihak Terkait Jenis Penyediaan Dana Penyediaan Dana (Rp-miliar)
PT Bank Syariah Indonesia (Tbk) Securities 97,47
BNI Finance Loans, Bank Guarantees 1.568,00
BNI Life Insurance Bank Guarantees 3,24
BNI Sekuritas Loans 250
Hibank Bank Guarantees -
Perseorangan Loans 193,84
Total Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait 2.112,56
Modal 165.608,63
BMPK (10% dari Modal) 16.560,86
Over (Under) terhadap BMPK 14.448,31 (Under BMPK)
422 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 425
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Perubahan Peraturan Perundang-
undangan yang Berpengaruh
Signifikan terhadap BNI
Dampak dan Dampak
Peraturan
Pokok Pengaturan Latar Belakang Penyesuaian yang terhadap
No. Perundang-
atau Perubahan Signifikan yang Baru Penerbitan Peraturan Dilakukan BNI Laporan
undangan
dan Anak Perusahaan Keuangan
1. Undang-Undang 1. Presiden membentuk Badan Pengaturan Badan - Untuk mewujudkan 1. Penyesuaian data alamat
Nomor 19 Tahun Usaha Milik Negara (“BP BUMN”) dalam jangka kesejahteraan Pemegang Saham Seri
2003 tentang Badan waktu paling lambat 3 (tiga) bulan terhitung sejak masyarakat melalui A Dwiwarna pada Daftar
Usaha Milik Negara UU 16/2025 berlaku atau 6 Januari 2026 untuk Badan Usaha Milik Pemegang Saham BNI,
sebagaimana telah menggantikan peran Kementerian BUMN sehingga Negara sebagai dari semula Kementerian
beberapa kali kepemilikan saham pada BUMN beralih kepada BP kepanjangan tangan BUMN menjadi BP
diubah terakhir BUMN. dari negara; BUMN.
dengan Undang- - Untuk mengoptimalkan Tindakan dan/atau aksi
Undang Nomor 16 pengelolaan Badan korporasi tertentu yang
Tahun 2025 tentang Usaha Milik Negara memerlukan pelaporan
Perubahan Keempat guna memberikan maupun persetujuan
Atas Undang- kontribusi bagi kepada Pemegang Saham
Undang Nomor 19 perekonomian nasional Seri A Dwiwarna kini
Tahun 2003 tentang pada umumnya dan ditujukan kepada BP
Badan Usaha penerimaan negara BUMN.
Milik Negara (“UU pada khususnya;
BUMN”) 2. BP BUMN memiliki 1% (satu persen) saham seri - Perlu dilakukan 2. Perubahan komposisi
A Dwiwarna (semula 1 lembar) dan BPI Danantara penyesuaian materi kepemilikan saham
memiliki 99% (sembilan puluh sembilan persen) muatan Undang- Negara RI di BNI. Oleh
saham seri B pada BUMN. BPI Danantara juga Undang Nomor 19 karena itu, diperlukan
memiliki seluruh saham pada Holding Operasional Tahun 2003 tentang adanya penyesuaian
(dhi. PT Danantara Asset Management (Persero)) Badan Usaha Milik terhadap Anggaran Dasar
dan Holding Investasi (dhi. PT Danantara Negara sebagaimana BNI.
Investment Management (Persero)) (tanpa adanya telah beberapa kali
kepemilikan saham Seri A Dwiwarna). diubah terakhir
dengan Undang-
3. Pengelolaan BUMN oleh Presiden dikuasakan 3. Penyesuaian pengajuan
Undang Nomor 1
kepada BP BUMN dan/atau BPI Danantara sebagai persetujuan atas
Tahun 2025 tentang
pemegang saham, dengan Kepala BP BUMN tindakan dan/atau aksi
Perubahan Ketiga
berperan sebagai regulator dengan penambahan korporasi tertentu sesuai
atas Undang-Undang
kewenangan pengawasan atas kepatuhan dengan kewenangan
Nomor 19 Tahun 2003
BUMN, sementara BPI Danantara melaksanakan kelembagaan terbaru,
tentang Badan Usaha
pengelolaan BUMN termasuk penetapan pedoman/ antara lain persetujuan
Milik Negara sesuai
kebijakan strategis BUMN. hapus buku dan/
kebutuhan hukum
atau hapus tagih aset
masyarakat.
BUMN dan persetujuan
pedoman/kebijakan
strategis BUMN.
4. BP BUMN dapat mengatur bahwa WNA dapat 4. BP BUMN memiliki
diangkat sebagai anggota Direksi BUMN. kewenangan untuk
menetapkan WNA
sebagai anggota
Direksi BNI, dengan
memperhatikan hal-hal
sebagai berikut:
1) Hanya untuk
bidang tugas
Tresuri, Manajemen
Risiko, Teknologi
Informasi, kredit
atau Pembiayaan,
Investor Relation
atau Customer
Relation, Pemasaran,
dan Keuangan serta
dilarang ditempatkan
pada bidang tugas
Personalia dan
Kepatuhan.
2) Dicantumkan dalam
Rencana Bisnis Bank.
3) Memperoleh
persetujuan Rencana
Penggunaan Tenaga
Kerja Asing (RPTKA)
dari Kementerian
Tenaga Kerja.
Laporan Tahunan 2025
423
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 426
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dampak dan Dampak
Peraturan
Pokok Pengaturan Latar Belakang Penyesuaian yang terhadap
No. Perundang-
atau Perubahan Signifikan yang Baru Penerbitan Peraturan Dilakukan BNI Laporan
undangan
dan Anak Perusahaan Keuangan
4) Mengingat BNI
merupakan Bank
yang sahamnya
dimiliki kurang dari
25% (dua puluh
lima persen) oleh
warga negara asing
dan/atau badan
hukum asing, maka
pengangkatan WNA
sebagai anggota
Direksi memerlukan
persetujuan
pengecualian atas
jabatan tertentu
dari OJK, dan masa
jabatan paling lama
1 tahun serta dapat
diperpanjang dengan
persetujuan OJK
paling banyak 2 (dua)
kali, masing-masing
paling lama 1 (satu)
tahun.
5. BUMN dapat melakukan hapus buku dan hapus 5. Penyesuaian mekanisme
tagih aset BUMN dengan persetujuan BPI dan kewenangan
Danantara atas usulan dari Holding Operasional persetujuan hapus buku
dimana penetapan kriteria hapus buku dan hapus dan hapus tagih pada
tagih aset BUMN dilakukan oleh BP BUMN dan Anggaran Dasar BNI dan
BUMN melaporkan pelaksanaan hapus buku dan ketentuan internal BNI
hapus tagih kepada kepala BP BUMN dan BPI dengan memperhatikan
Danantara dalam laporan tahunan BUMN. ketentuan lebih lanjut
yang akan diatur dalam
Peraturan BP BUMN.
6. Rencana kerja jangka Panjang dipersiapkan oleh 6. Pelaksanaan RUPS untuk
Direksi, ditandatangani Direksi dan Komisaris, dan mendapatkan persetujuan
disetujui oleh RUPS serta Rencana kerja tahunan atas Rencana Kerja
dan anggaran disusun oleh Direksi dan disetujui Jangka Panjang dan
oleh RUPS setelah dilakukan penelaahan oleh Rencana Kerja Tahunan
Dewan Komisaris. dimana perlu dilakukan
penyesuaian terhadap
Anggaran Dasar BNI
mengenai mekanisme
persetujuan Rencana
Kerja Jangka Panjang dan
Rencana Kerja Tahunan.
7. Anggota Direksi dan Komisaris BUMN dilarang 7. Anggota Direksi dan
merangkap jabatan sebagai Menteri dan Wakil Dewan Komisaris BNI
Menteri. dilarang merangkap
jabatan termasuk sebagai
Menteri dan Wakil
Menteri.
8. Peraturan Pemerintah dapat mengatur perlakuan 8. BNI perlu menyesuaikan
perpajakan atas transaksi yang melibatkan Badan, mekanisme dan sistem
Holding Investasi, Holding Operasional dan perpajakan internal agar
entitas yang dimilikinya serta Pihak ketiga yang selaras dengan ketentuan
bertransaksi dengan Badan, Holding Investasi, Peraturan Pemerintah
Holding Operasional, dan entitas yang dimilikinya. yang akan diterbitkan.
2. Peraturan Presiden Pembentukan BP BUMN sebagai lembaga pemerintah Pembentukan BP BP BUMN sebagai
Republik Indonesia yang menyelenggarakan tugas pemerintah di bidang BUMN sebagai lembaga/instansi
Nomor 105 Tahun pengaturan badan usaha milik negara. BP BUMN regulator yang bertugas pengelola pemerintahan
2025 tentang Badan menyelenggarakan fungsi: menetapkan kebijakan, di bidang BUMN dimana
Pengaturan Badan a. perumusan dan penetapan kebijakan teknis di mengatur, membina, pembentukan BP BUMN
Usaha Milik Negara bidang kebijakan dan strategi, sumber daya mengoordinasikan, mengalihkan pembinaan
manusia dan keberlanjutan, hukum dan kepatuhan, dan mengawasi dan pengendalian strategis
fasilitasi dan sinergi pembangunan, serta penyelenggaraan kebijakan BNI dari Kementerian BUMN
peningkatan nilai badan usaha milik negara; pengelolaan badan usaha kepada BP BUMN sehingga
b. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan teknis milik negara berdasarkan arah kebijakan, sinergi antar-
di bidang kebijakan dan strategi, sumber daya ketentuan Pasal 3A ayat (3) BUMN, pengelolaan SDM,
manusia dan keberlanjutan, hukum dan kepatuhan, dan ayat (6) UU BUMN. serta kebijakan dividen dan
fasilitasi dan sinergi pembangunan, serta peningkatan nilai perusahaan
peningkatan nilai badan usaha milik negara; menjadi lebih terpusat
c. pengelolaan dividen saham Seri A Dwiwarna badan dan selaras, sehingga
usaha milik negara atas persetujuan Presiden BNI perlu menyesuaikan
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- tata kelola, hubungan
undangan; kelembagaan, perencanaan
d. koordinasi pelaksanaan tugas, pembinaan, dan korporasi, pengelolaan
pemberian dukungan administrasi kepada seluruh organ perusahaan, fungsi
unsur organisasi di lingkungan BP BUMN; hukum dan kepatuhan,
e. pengelolaan barang milik/kekayaan negara yang serta mekanisme sinergi,
menjadi tanggung jawab BP BUMN; penugasan, dan pelaporan
f. pelaksanaan dukungan yang bersifat substantive kinerja agar sejalan
kepada seluruh unsur organisasi di lingkungan BP dengan kebijakan dan arah
BUMN; pengendalian BP BUMN.
g. pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan
BP BUMN; dan
h. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh
Presiden.
424 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 427
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dampak dan Dampak
Peraturan
Pokok Pengaturan Latar Belakang Penyesuaian yang terhadap
No. Perundang-
atau Perubahan Signifikan yang Baru Penerbitan Peraturan Dilakukan BNI Laporan
undangan
dan Anak Perusahaan Keuangan
3. PBI No 3 Tahun 2025 1. Kewajiban Eksportir terkait Pemasukan, Perlunya penyesuaian BNI telah melakukan Tidak
Tentang Perubahan Penempatan, Penggunaan, dan Pemanfaatan DHE pengaturan terkait penyesuaian terhadap berdampak
atas PBI No 7 tahun SDA. kewajiban penempatan Pedoman Perusahaan internal terhadap
2023 tentang Devisa 2. Kewajiban Bank terkait penatausahaan instrumen DHE SDA, penambahan terkait, memastikan nasabah Laporan
Hasil Ekspor dan penempatan berupa SVBI dan SUVBI sebagai instrumen penempatan eksportir mengetahui dan Keuangan.
Devisa Pembayaran penemapatan DHE SDA. Selain itu, Bank wajib DHE SDA berupa SVBI memedomani ketentuan
Impor (DHE & DPI) memastikan pelaksanaan pemanfaatan DHE SDA dan SUVBI, pemanfaatan tentang DHE DPI, serta
oleh Eksportir dan/atau Bank sesuai ketentuan. instrumen tersebut oleh memedomani ketentuan
3. Ketentuan Pengawasan yang dilakukan oleh Bank Eksportir dan Bank, serta tersebut dalam hal menerima
Indonesia terhadap Eksportir DHE SDA. penggunaan DHE SDA dan menempatkan dan
4. Penghapusan jangka waktu maksimal 1 tahun khususnya penukaran DHE eksportir DHE SDA.
untuk penerimaan bukti pemenuhan kewajiban SDA ke rupiah.
pemasukan DHE dan pemenuhan kewajiban
pelaporan Devisa Pelaporan Impor.
4. PADG No 7 Tahun 1. Penyesuaian cakupan sektor tertentu yang Dalam rangka mendukung BNI telah memedomani Berdampak
2025 Tentang ditetapkan Bank Indonesia. pertumbuhan ekonomi dalam hal pengelolaan terhadap
Perubahan Ketiga 2. Penyesuaian besaran KLM sehingga besaran KLM yang berkelanjutan, BI GWM Rupiah dan menyusun Laporan
Atas PADG No secara keseluruhan menjadi paling banyak sebesar mendorong penyaluran Pedoman Perusahaan terkait Keuangan.
11 tahun 2023 5%. kredit atau Pembiayaan KLM. Selain itu, BNI telah
tentang Peraturan 3. Penyesuaian pengaturan mengenai tambahan perbankan melalui melakukan koordinasi internal
Pelaksanaan besaran KLM. penguatan kebijakan dalam hal penyampaian
Kebijakan 4. Penyesuaian batas waktu penerimaan data, makroprudensial longgar laporan ke BI.
Insentif Likuiditas penyampaian informasi, dan penelitian ulang dan berupa penguatan KLM.
Makroprudensial perhitungan ulang.
(KLM)
5. PADG No 8 Tahun 1. Penyesuaian besaran bagian tertentu dari Mendukung pertumbuhan BNI telah melakukan Tidak
2025 Tentang pemenuhan kewajiban GWM dalam rupiah yang ekonomi berkelanjutan penyesuaian terhadap berdampak
Perubahan Ketiga diberikan remunerasi GWM bagi BUK, atau dengan tetap menjaga Pedoman Perusahaan internal terhadap
Atas PADG no insentif GWM berupa pemberian (‘athaya) bagi prinsip kehati-hatian terkait dan memedoman Laporan
24/8/PADG/2022 BUS dan UUS setelah memperhitungkan besaran pada RDG Februari ketentuan tersebut dalam hal Keuangan.
tentang Peraturan pelonggaran atas kewajiban pemenuhan GWM, 2025 ditetapkan untuk pengelolaan GWM Rupiah.
Pelaksanaan yakni KLM. menambah besaran insentif
Pemenuhan Giro 2. Besaran bagian tertentu dari pemenuhan kewajiban KLM dari paling besar 4%
Wajib Minimum GWM dalam rupiah yang diberikan remunerasi menjadi paling besar 5%
Dalam Rupiah GWM bagi BUK, atau insentif GWM berupa dari DPK. KLM diberikan ke
dan Valuta asing pemberian (‘athaya) bagi BUS dan UUS bank berupa pelonggaran
bagi bank Umum dari kewajiban pemenuhan
Konvensional GWM Rupiah secara rata-
(BUK), Bank Umum rata.
Syariah (BUS), dan
Unit Usaha Syariah
(UUS)
6. PBI No 4 Tahun 2025 1. Bauran Kebijakan Bank Indonesia (BKBI) adalah Kompleksnya tantangan BNI telah memedomani Tidak
Tentang Kebijakan integrasi kebijakan yang saling melengkapi dan yang dihadapi oleh Bank ketentuan tersebut. berdampak
Sistem Pembayaran memperkuat antar kebijakan utama, dengan Indonesia dalam hal terhadap
ditopang oleh kebijakan pendukung, untuk perubahan lingkungan Laporan
menghasilkan kebijakan yang konsisten dalam strategis baik internal Keuangan.
pelaksanaan tugas dan pencapaian tujuan Bank maupun eksternal terkait
Indonesia. sistem pembayaran,
2. Kebijakan Sistem Pembayaran adalah Kebijakan diperlukan penguatan
Bank Indonesia yang ditetapkan dan dilaksanakan kerangka kerja Kebijakan
guna memelihara stabilitas sistem pembayaran. Sistem Pembayaran yang
Kebijakan Sistem Pembayaran bertujuan untuk sejalan dengan Bauran
memelihara Stabilitas Sistem Pembayaran dalam Kebijakan Bank Indonesia.
rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang
berkelanjutan. Stabilitas Sistem Pembayaran
memiliki keterkaitan dan saling mendukung
dengan stabilitas nilai rupiah dan stabilitas sistem
keuangan.
3. Kebijakan Sistem Pembayaran dilaksanakan dengan
berlandaskan pada prinsip:
a. forward-looking;
b. sasaran yang jelas;
c. praktik terbaik (best practices) internasional;
d. sinergi antar otoritas lintas sektor dan industri,
dengan tetap menjaga independensi kebijakan;
dan
e. tata kelola yang baik dari sisi akuntabilitas dan
transparansi.
4. Dalam melaksanakan tugas Bank Indonesia di
bidang Sistem Pembayaran, Bank Indonesia dapat
melakukan pengaturan mengenai pelaporan..
5. Bank Indonesia melakukan pengawasan terhadap
pelaksanaan Kebijakan Sistem Pembayaran
melalui pengawasan langsung dan pengawasan
tidak langsung. BNI sebagai penyelenggara jasa
Sistem Pembayaran wajib melaksanakan tindak
lanjut pengawasan yang ditetapkan oleh BI. Dalam
hal BNI melakukan pelanggaran atas ketentuan
tersebut, akan dikenakan sanksi.
Laporan Tahunan 2025
425
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 428
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dampak dan Dampak
Peraturan
Pokok Pengaturan Latar Belakang Penyesuaian yang terhadap
No. Perundang-
atau Perubahan Signifikan yang Baru Penerbitan Peraturan Dilakukan BNI Laporan
undangan
dan Anak Perusahaan Keuangan
7. POJK No 7 Tahun 1. POJK No. 7 Tahun 2025 tentang Laporan Bank Perkembangan dan BNI telah melakukan Tidak
2025 Tentang Umum sebagai Kustodian ini merupakan bentuk kompleksitas bisnis di penyesuaian Pedoman berdampak
Laporan Bank integrasi pengaturan kewajiban penyampaian industri jasa keuangan, Perusahaan internal terkait terhadap
Umum sebagai laporan Bank Kustodian. terdapat irisan dan memedomani ketentuan Laporan
Kustodian 2. POJK ini mengatur antara lain mengenai: kelembagaan maupun POJK Nomor 7 Tahun 2025 Keuangan.
a. Kewajiban Bank Kustodian dalam proses bisnis lintas sektor, dalam hal penyampaian
menyampaikan laporan berkala dan/atau seperti bidang sektor laporan berkala.
laporan insidental, serta jenis laporan berkala pengawasan perbankan
dan/atau laporan insidental Bank Kustodian; beririsan dengan sektor
b. Tata cara penyampaian laporan berkala dan/ pengawasan pasar modal
atau laporan insidental Bank Kustodian, maupun dengan sektor
termasuk koreksi atas laporan berkala dan/atau pengawasan perasuransian.
laporan insidental Bank Kustodian; dan Hal tersebut berpotensi
c. Pengawasan atas laporan berkala dan/atau menimbulkan adanya
laporan insidental Bank Kustodian. ketentuan pengaturan yang
juga beririsan diantara
bidang sektor pengawasan,
diantaranya pengaturan
terkait pelaporan Bank
Kustodian.
8. PBI No 6 Tahun 2025 1. Pengelolaan likuiditas untuk mendukung Dalam rangka menetapkan BNI telah memedomani Tidak
Tentang Pengelolaan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan melaksanakan ketentuan PBI Nomor 6 Tahun berdampak
Likuiditas untuk didasarkan pada prinsip sistem tata kelola kebijakan Kebijakan Moneter, Bank 2025 terhadap
Mendukung Bank Indonesia yang baik, yang dilaksanakan Indonesia mengelola Laporan
Pertumbuhan melalui elemen sistem tata kelola Kebijakan Bank likuiditas untuk Keuangan.
Ekonomi yang Indonesia. pertumbuhan ekonomi.
berkelanjutan 2. Pencapaian sasaran pengelolaan likuiditas Pengelolaan likuiditas
untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang tersebut merupakan bagian
berkelanjutan dilaksanakan dengan menggunakan dari pelaksanaan bauran
instrumen dan/atau mekanisme yang meliputi: Kebijakan Bank Indonesia
a. Pengaturan Giro Wajib Minimum (GWM) yang merupakan integrasi
b. Pembelian atau penjualan Securities negara di kebijakan secara dinamis
pasar sekunder; yang saling melengkapi
c. Pembelian atau penjualan Securities berkualitas dan memperkuat antar-
lainnya di pasar sekunder; Kebijakan Utama, dengan
d. Penempatan dana pada lembaga keuangan ditopang oleh Kebijakan
dalam rangka pengembangan pasar uang; Pendukung untuk
e. Pembelian surat utang negara berjangka memperoleh kebijakan
pendek di pasar primer; dan/atau yang konsisten dalam
f. Instrumen dan/atau mekanisme lain yang pelaksanaan tugas dan
ditetapkan oleh Bank Indonesia. pencapaian tujuan Bank
3. Dalam rangka menetapkan dan melaksanakan Indonesia.
pengelolaan likuiditas untuk mendukung
pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, Bank
Indonesia berwenang untuk:
a. menyelenggarakan survei;
b. memperoleh data dan informasi dari pihak
terkait; dan
c. memperoleh data dan informasi dari dan/
atau melakukan pertukaran data dan informasi
dengan otoritas dan/atau kementerian atau
lembaga terkait.
4. Dalam melaksanakan tugas mengenai pengelolaan
likuiditas untuk mendukung pertumbuhan
ekonomi yang berkelanjutan, Bank Indonesia dapat
melakukan pengaturan mengenai pelaporan. Bank
Indonesia juga berwenang melakukan pengawasan
atas pelaksanaan pengelolaan likuiditas.
9. POJK No 6 Tahun 1. Agen penjual efek reksa dana wajib menyampaikan Perkembangan dan BNI telah memedomani Tidak
2025 Tentang laporan berkala kepada OJK secara lengkap, akurat, kompleksitas bisnis di ketentuan tersebut dan berdampak
Laporan Agen kini, dan tepat waktu. industri jasa keuangan, melakukan penyesuaian terhadap
Penjual Efek Reksa 2. Laporan berkala terdiri dari: terdapat irisan Pedoman Perusahaan internal Laporan
Dana a. Laporan Tahunan; dan kelembagaan maupun terkait. Keuangan.
b. Laporan Bulanan. proses bisnis lintas sektor,
3. Agen penjual efek reksa dana wajib menyampaikan seperti bidang sektor
laporan tahunan yang memuat rencana kegiatan pengawasan perbankan
tahun berjalan kepada OJK paling lambat Tanggal beririsan dengan sektor
15 Januari tahun berjalan sesuai dengan format pengawasan pasar modal.
rencana kegiatan tahun berjalan. Hal tersebut berpotensi
4. Agen penjual efek reksa dana wajib menyampaikan menimbulkan adanya
laporan bulanan kepada OJK paling lambat Tanggal ketentuan pengaturan yang
15 (lima belas) bulan berikutnya. juga beririsan diantara
5. Apabila agen penjual reksa dana tidak mematuhi bidang sektor pengawasan,
ketentuan dan jangka waktu tentang pelaporan diantaranya pengaturan
berkala sebagaimana yang diatur dalam POJK terkait pelaporan Agen
ini, maka agen penjual reksa dana akan diberikan Penjual Efek Reksa Dana.
sanksi administratif berupa: POJK ini merupakan bentuk
a. Peringatan tertulis; integrasi pengaturan
b. Denda yaitu kewajiban untuk membayar kewajiban penyampaian
sejumlah uang tertentu; laporan Agen Penjual Efek
c. Pembatasan kegiatan usaha; Reksa Dana.
d. Pembekuan kegiatan usaha;
e. Pencabutan izin usaha;
f. Pembatalan persetujuan; dan/atau
g. Pembatalan pendaftaran.
426 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 429
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dampak dan Dampak
Peraturan
Pokok Pengaturan Latar Belakang Penyesuaian yang terhadap
No. Perundang-
atau Perubahan Signifikan yang Baru Penerbitan Peraturan Dilakukan BNI Laporan
undangan
dan Anak Perusahaan Keuangan
6. Setiap kesalahan informasi yang disampaikan
dalam laporan berkala berdasarkan temuan OJK
atau agen penjual efek reksa dana akan dikenai
sanksi denda sebesar Rp 100.000,00 (seratus ribu
rupiah) per kesalahan isian dan paling banyak
Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah) per-laporan
berkala.
7. Agen penjual efek reksa dana wajib memberikan
informasi dan/atau data berupa dokumen yang
diminta kepada OJK dalam rangka pelaksanaan
pengawasan oleh OJK.
8. Agen penjualan efek reksa dana wajib
menatausahakan laporan berkala untuk
kepentingan pengawasan.
10. SEOJK No 5/ 1. Jenis Laporan, terdiri atas: Diperlukan petunjuk teknis BNI telah memedomani Tidak
SEOJK.04/2025 a. Laporan Berkala Agen Penjual Efek Reksa Dana dari pelaksanaan kewajiban ketentuan tersebut. berdampak
Tentang Pedoman (APERD) terdiri atas Laporan tahunan; dan pelaporan APERD dan Bank terhadap
Pelaporan Agen Laporan bulanan. Kustodian sebagaimana Laporan
Penjualan Efek Reksa b. Laporan Berkala Bank Kustodian terdiri atas diatur dalam POJK 6 Keuangan.
Dana dan Bank Laporan bulanan; dan Laporan tahunan yang Tahun 2025 dan POJK 7
Umum Sebagai merupakan hasil pemeriksaan operasional Tahun 2025, maka disusun
Kustodian akuntan publik; dan/atau Surat Edaran Otoritas
c. Laporan Insidental Bank Kustodian terdiri atas Jasa Keuangan tentang
Laporan pembukaan cabang jasa Kustodian, Pedoman Pelaporan Agen
Laporan perubahan pejabat penanggungjawab Penjual Efek Reksa Dana
Kustodian; dan/atau Laporan perubahan dan Bank Umum sebagai
kelembagaan Kustodian. Kustodian
2. Batas waktu penyampaian laporan antara lain:
a. Laporan Berkala Agen Penjualan Efek Reksa
Dana, Laporan tahunan disampaikan kepada
OJK paling lambat tanggal 15 Januari tahun
berjalan sesuai dengan format rencana
kegiatan tahun berjalan; dan Laporan bulanan
disampaikan kepada OJK paling lambat tanggal
15 (lima belas) bulan berikutnya.
b. Laporan Berkala Bank Kustodian, Laporan
bulanan disampaikan kepada OJK paling
lambat tanggal 15 (lima belas) bulan
berikutnya; dan tahunan yang merupakan
hasil pemeriksaan operasional akuntan publik
disampaikan kepada OJK paling lambat 90
(sembilan puluh) hari setelah periode laporan
tahunan berakhir; dan/atau
c. Laporan Insidental Bank Kustodian disampaikan
kepada OJK paling lambat 7 (tujuh) hari
kerja sejak terjadinya pembukaan dan/atau
perubahan.
3. Format penyusunan laporan berkala dan/atau
laporan insidental APERD dan Bank Kustodian
disesuaikan dengan Lampiran SEOJK.
11. PADG No 11 Tahun 1. Penyesuaian pengaturan Penyangga Likuiditas Dalam rangka mendukung BNI telah memedomani Tidak
2025 Tentang Makroprudensial (PLM) sebagai berikut: pertumbuhan ekonomi ketentuan tersebut. berdampak
Rasio Intermediasi a. Besaran PLM dari 5% menjadi 4% dari DPK BUK yang berkelanjutan, Bank terhadap
Makroprudensial dan dalam rupiah. Indonesia mendorong Laporan
Penyangga Likuiditas b. Penggunaan Securities BUK dalam transaksi penyaluran kredit atau Keuangan.
Makroprudensial repo dan transaksi PasBI yang dapat pembiayaan perbankan.
bagi Bank Umum diperhitungkan untuk pemenuhan paling Untuk itu, Bank Indonesia
Konvensional, Bank banyak dari 5% menjadi 4% dari DPK BUK. melakukan penguatan
Umum Syariah, dan 2. Penyesuaian pengaturan PLM Syariah sebagai kebijakan makroprudensial
unit Usaha Syariah berikut: berupa penurunan besaran
a. Besaran PLM Syariah dari 3,5% menjadi 2,5% rasio Penyangga Likuiditas
dari DPK BUS dalam rupiah. Makroprudensial (PLM) dan
b. Penggunaan Securities BUS dalam transaksi besaran rasio PLM Syariah
repo dan transaksi PasBI yang dapat yang ditujukan untuk
diperhitungkan untuk pemenuhan paling meningkatkan fleksibilitas
banyak 3,5 % menjadi 2,5% dari DPK BUS pengelolaan likuiditas
dalam rupiah. oleh perbankan guna
3. Penyesuaian Contoh Pemenuhan Giro RIM, mendorong penyaluran
Giro RIM Syariah, PLM, dan PLM Syariah, serta kredit atau pembiayaan
perhitungan sanksi kewajiban membayar dan perbankan.
Contoh Pemenuhan Giro RIM dan PLM bagi Bank
yang Melakukan Penggabungan pada Lampiran
PADG dimaksud.
12. PADG No 16 tahun Matchmaking Transaksi Pasar Uang yang mengatur Untuk meningkatkan BNI telah melakukan Berdampak
2025 tentang a.l. Mekanisme Matchmaking, operator matchmaking, likuiditas dan penyesuaian terhadap terhadap
Perubahan atas Publikasi hasil Matchmaking. mengakselerasi Pedoman Perusahaan internal Laporan
PADG no 13 Tahun pendalaman Pasar Uang, yang terkait. Keuangan.
2024 tentang diperlukan pengembangan
Transaksi Pasar jenis Transaksi Pasar
Uang Uang yang sesuai dengan
kebutuhan industri.
Pengembangan jenis
Transaksi Pasar Uang akan
mengoptimalkan peran
Pasar Uang sebagai salah
satu sumber pembiayaan
ekonomi.
Laporan Tahunan 2025
427
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 430
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dampak dan Dampak
Peraturan
Pokok Pengaturan Latar Belakang Penyesuaian yang terhadap
No. Perundang-
atau Perubahan Signifikan yang Baru Penerbitan Peraturan Dilakukan BNI Laporan
undangan
dan Anak Perusahaan Keuangan
13. SEOJK No 14/ 1. penyesuaian pilar/faktor penilaian penerapan tata Ketentuan ini merupakan BNI telah melakukan Tidak
SEOJK.03/2025 kelola menjadi 16 pilar/faktor penilaian. pedoman atau ketentuan penyesuaian terhadap berdampak
Tentang Penerapan 2. SEOJK ini mengatur secara lebih rinci mengenai pelaksanaan atas Pedoman Perusahaan internal terhadap
Tata Kelola Bagi tugas dan tanggung jawab Direksi, termasuk penerapan tata kelola yang terkait Laporan
Bank Umum masa jabatan, direktur pengganti, independensi, bagi Bank Umum yang Keuangan.
dan proses pemberhentian/penggantian direksi, menyempurnakan 2 (dua)
salah satunya penambahan mekanisme Direktur ketentuan sebelumnya
Pengganti (Plt). yaitu SEOJK No. 13/
3. Pengaturan lebih rinci mengenai Pemberhentian SEOJK.03/2017 tentang
atau penggantian sebelum berakhirnya masa Penerapan Tata Kelola
jabatan anggota Dewan Komisaris mengedepankan bagi Bank Umum dan
kepentinga nutama Bank. SEBI No. 12/13/DPbS
4. Terdapat penambahan ketentuan terkait benturan tentang Pelaksanaan Good
kepentingan yaitu mengenai “Pihak yang Memiliki Corporate Governance bagi
Hubungan Istimewa”. Bank Umum Syariah dan
5. Cakupan ketentuan yang diatur mencakup Bank Unit Usaha Syariah.
Umum Konvensional dan Bank Umum Syariah;
6. Melakukan penilaian sendiri (self assessment)
secara berkala (setiap semester) menggunakan
kertas kerja penilaian sendiri dan ditandatangani
oleh Direksi Bank. Pertama kali sesuai SEOJK ini
untuk posisi bulan Desember 2025.
7. Hasil Self-Assessment yang disampaikan Bank,
dilaksanakan sesuai dengan POJK mengenai
Pelaporan Bank Umum melalui Sistem Pelaporan
OJK dan POJK mengenai Transparansi dan Publikasi
Laporan Bank.
14. POJK No 14 Tahun 1. Pelaksanaan RUPS, RUPO, dan RUPSu Secara Penyusunan POJK ini BNI telah melakukan Tidak
2025 Pelaksanaan Elektronik. dilaksanakan dalam penyesuaian terhadap berdampak
Rapat umum 2. Kewajiban Penyedia Sistem. rangka menerbitkan Pedoman Perusahaan internal terhadap
Pemegang Saham, 3. Tata Cara Pelaksanaan RUPS secara Elektronik. landasan hukum atas yang terkait Laporan
Rapat umum 4. Tata Cara Pelaksanaan RUPO secara Elektronik atau pelaksanaan RUPO dan Keuangan.
Pemegang Obligasi, RUPSu secara Elektronik. RUPSu secara elektronik
dan Rapat umum 5. Hak Pemegang Obligasi dan/atau Sukuk dan oleh Emiten, melaksanakan
Pemegang Sukuk Pemberian Kuasa secara Elektronik dalam RUPO kewenangan OJK dalam
Secara Elektronik dan/atau RUPSu secara Elektronik. menetapkan kebijakan
6. Risalah RUPS, RUPO, atau RUPSu Dan Ringkasan mengenai pemanfaatan
Risalah RUPS, RUPO, atau RUPSu. teknologi informasi dalam
7. Media Pengumuman dan Bahasa Pengumuman penyelenggaraan RUPO
dan RUPSu sebagaimana
amanat UU P2SK
dan menggabungkan
(kodifikasi) seluruh
ketentuan mengenai
pelaksanaan rapat umum
pemegang saham, rapat
umum pemegang obligasi,
dan rapat umum pemegang
sukuk secara elektronik
dalam 1 (satu) POJK.
15. SEOJK No. 20/ 1. publikasi penanganan pengaduan; SEOJK No. 20/ BNI telah melakukan Tidak
SEOJK.08/2025 2. penanggung jawab publikasi penanganan SEOJK.08/2025 Tentang penyesuaian terhadap berdampak
Tentang Publikasi pengaduan; Publikasi Penanganan Pedoman Perusahaan internal terhadap
Penanganan 3. bentuk dan penyusunan laporan layanan Pengaduan dan Laporan yang terkait Laporan
Pengaduan dan pengaduan; Layanan Pengaduan Keuangan.
Laporan Layanan 4. penyampaian laporan layanan pengaduan; disusun dalam rangka
Pengaduan 5. penanggung jawab laporan layanan pengaduan; melaksanakan amanat Pasal
dan 6 ayat (2) POJK Nomor
6. tata cara penyampaian laporan layanan pengaduan. 18/POJK.07/2018 tentang
Layanan Pengaduan
Konsumen di Sektor Jasa
Keuangan dan Pasal 81 ayat
(4) POJK Nomor 22 Tahun
2023 tentang Pelindungan
Konsumen dan Masyarakat
di Sektor Jasa Keuangan.
16. POJK No.18 tentang 1. Laporan Publikasi wajib disajikan dalam mata uang POJK Nomor 18 Tahun 2025 BNI telah melakukan: Berdampak
Transparasi dan Rupiah. merupakan harmonisasi a. Penyesuaian terhadap terhadap
Publikasi Laporan 2. Laporan Publikasi wajib disusun secara lengkap, dari peraturan perundang- Pedoman Perusahaan Laporan
Bank akurat, kini, utuh, tepat waktu, dan dapat undangan terkini serta internal yang terkait. Keuangan.
diperbandingkan Angka dalam laporan publikasi mengatur lebih jelas terkait b. Memedomani tata cara
sesuai dengan angka yang diungkapkan pada Transparansi dan Publikasi pelaporan dan ketentuan
laporan keuangan. Untuk posisi data bulan Laporan Bank. POJK tersebut.
Desember wajib diaudit oleh akuntan publik.
3. Laporan Keuangan berdasarkan standar akuntansi
disajikan dalam bentuk:
a. Laporan keuangan secara individu; dan/atau
b. Laporan keuangan secara konsolidasi.
4. Penyusun Laporan Keuangan:
a. Penunjukan Pejabat Eksekutif (PE)
b. Kompetensi Penyusun dan Anggota Penyusun
Laporan Keuangan.
c. Penggantian PE dan/atau Anggota Penyusun
Laporan Keuangan.
d. Pemenuhan kompetensi dilaksanakan paling
lambat 24 bulan sejak POJK ini berlaku.
428 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 431
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dampak dan Dampak
Peraturan
Pokok Pengaturan Latar Belakang Penyesuaian yang terhadap
No. Perundang-
atau Perubahan Signifikan yang Baru Penerbitan Peraturan Dilakukan BNI Laporan
undangan
dan Anak Perusahaan Keuangan
5. Jenis Laporan Publikasi Bank sebagai berikut:
a. Laporan Publikasi Keuangan dan Informasi
Kinerja
b. Laporan Publikasi Eksposur Risiko dan
Permodalan
c. Laporan Publikasi Informasi atau Fakta Material
d. Laporan Publikasi Suku Bunga Dasar kredit.
e. Laporan Keberlanjutan
f. Laporan Tahunan Pelaksanaan Tata Kelola
Terintergrasi Bank yang merupakan perusahaan
induk konglomerasi keuangan.
g. Laporan Keuangan Tahunan bagi Bank yang
merupakan Emiten atau Perusahaan Publik.
h. Laporan Lain.
6. Periode Laporan:
a. Bulanan
b. Triwulanan
c. Semesteran
d. Tahunan
e. Insidental.
7. Bank pertama kali mengumumkan laporan
sebagaimana diatur dalam POJK ini.
17. POJK No. 22 Tahun Mengatur mengenai kewajiban bagi bank umum untuk meningkatkan efisiensi BNI telah mempedomani tata Tidak
2025 Tentang menyampaikan Laporan secara daring melalui sistem pengawasan sektor cara penyampaian laporan berdampak
Pelaporan Bank pelaporan OJK yang mecakup laporan berkala dan perbankan, Otoritas Jasa sebagaimana diatur pada terhadap
Umum Melalui laporan insidental. Selain itu, POJK ini juga mengatur Keuangan mengembangkan POJK dimaksud. Laporan
Sistem Pelaporan penunjukan penanggung jawab pelaporan, periodisasi sistem pelaporan sebagai Keuangan.
Otoritas Jasa pelaporan, tata cara penyampaian laporan, dan sarana untuk mendapatkan
Keuangan penggabungan beberapa informasi/laporan dalam informasi kondisi keuangan
laporan induk serta penghapusan laporan sebagai dan kegiatan usaha bank
bentuk penyederhanaan pelaporan bagi bank umum. yang komprehensif,
lengkap, akurat, terkini,
utuh, dan tepat waktu.
Penyampaian informasi
kondisi keuangan dan
kegiatan usaha bank
perlu difokuskan dengan
mempertimbangkan
relevansi dan kebutuhan
dalam proses pengawasan
terkini sehingga dilakukan
penyederhanaan
(simplifikasi) Laporan
yang disampaikan kepada
Otoritas Jasa Keuangan.
Selain itu, diperlukan
metode pelaporan yang
efisien dan cepat secara
daring melalui Sistem
Pelaporan Otoritas Jasa
Keuangan dan digitalisasi
pelaporan khususnya
laporan yang masih
disampaikan secara luring
untuk meningkatkan
efektivitas fungsi
pengawasan Otoritas Jasa
Keuangan
18. PADG No. 23 1. Penambahan jenis Securities/Securities syariah Dalam rangka mendukung BNI telah melakukan Berdampak
Tahun 2025 Tentang yang diperhitungkan dalam PLM/PLM Syariah pertumbuhan ekonomi penyesuaian terhadap terhadap
Rasio Intermediasi (BI-FRN, Securities yang diterbitkan oleh lembaga yang berkelanjutan, Bank Pedoman Perusahaan Laporan
Makroprudensial jasa keuangan lain yang dibentuk atau didirikan Indonesia mendorong internal yang terkait dan Keuangan.
Dan Penyangga pemerintah untuk mendukung program pemerintah penyaluran kredit atau telah memedomani PADG
Likuiditas bagi kesejahteraan masyarakat, yang ditetapkan Pembiayaan perbankan. dimaksud.
Makroprudensial oleh Bank Indonesia) Untuk itu, Bank Indonesia
Bagi Bank Umum 2. Penambahan pengaturan bahwa Bank Indonesia melakukan penguatan
Konvensional, Bank dapat menetapkan Securities/Securities syariah lain kebijakan makroprudensial
Umum Syariah, Dan beserta kriteria atau mekanismenya untuk dapat yang didukung dengan
Unit Usaha Syariah diperhitungkan dalam RIM/RIM Syariah. penguatan pengaturan
3. Penyesuaian komponen Pembiayaan untuk instrumen perkreditan
perhitungan RIM Syariah: Data Pembiayaan dalam atau Pembiayaan bagi
rupiah dan valuta asing sebagaimana diperoleh BUK, BUS, dan UUS yaitu
dari pos Pembiayaan Non-Bank dalam Kelompok instrumen RIM dan RIM
Informasi Keuangan - Informasi dalam laporan Syariah serta penguatan
posisi keuangan Harian dalam LBUT. pengaturan instrumen
4. Penambahan pengaturan untuk menegaskan batasan risiko likuiditas
perlakuan Securities korporasi/Securities syariah bagi BUK dan BUS yaitu
korporasi yang dimiliki bank yang sedang instrumen PLM dan PLM
digunakan dalam transaksi repo antarbank/repo Syariah.
syariah antarbank/transaksi Sertifikat Pengelolaan
Dana Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank
(SiPA) dan Securities korporasi/Securities syariah
korporasi yang dimiliki bank yang sedang
digunakan dalam transaksi repo kepada Bank
Indonesia dalam rangka operasi pasar terbuka
dalam perhitungan RIM dan RIM Syariah.
Laporan Tahunan 2025
429
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 432
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dampak dan Dampak
Peraturan
Pokok Pengaturan Latar Belakang Penyesuaian yang terhadap
No. Perundang-
atau Perubahan Signifikan yang Baru Penerbitan Peraturan Dilakukan BNI Laporan
undangan
dan Anak Perusahaan Keuangan
19. POJK No. 24 1. Pembagian klasifikasi rekening menjadi rekening Dalam rangka memperkuat BNI telah: Tidak
Tentang Pengelolaan aktif, rekening tidak aktif, dan rekening dormant. penerapan tata kelola yang a. melakukan berdampak
Rekening pada Bank 2. Aktivitas rekening giro dan tabungan yang baik (good governance) pengawasan yang lebih ketat terhadap
Umum dihasilkan oleh sistem bank tidak termasuk dalam dalam kegiatan perbankan, terhadap rekening tidak aktif Laporan
aktivitas dalam pemasukan atau penarikan untuk d iperlukan pengaturan dan rekening dormant dalam Keuangan.
penentuan kriteria keaktifan dalam pengelolaan yang standar mengenai penerapan program APU-PPT
rekening. Aktivitas ini antara lain pembayaran pengelolaan rekening Giro dan PPPSPM serta Anti Fraud;
bunga rekening, pemotongan kewajiban pajak, dan Tabungan nasabah b. melakukan
pengenaan biaya administrasi, dan auto debet pada Bank Umum. penyesuaian terhadap
otomatis berdasarkan standing instruction nasabah Selama ini, kebijakan Pedoman Perusahaan internal
pemilik rekening giro dan tabungan. internal masing-masing yang terkait;
3. Kewajiban Bank dalam Pengelolaan Rekening pada bank menimbulkan c. menyampaikan
Bank Umum. variasi dalam prosedur informasi kepada Nasabah
4. Kewajiban Nasabah pemilik rekening Giro dan pembukaan, penutupan, mengenai status rekening
Tabungan. dan pengaktifan kembali Giro dan Tabungan dengan
5. Pengelolaan Rekening Giro dan tabungan rekening, penentuan kriteria klasifikasi Rekening Tidak
berdasarkan klasifikasinya. rekening tidak aktif atau Aktif dan Rekening Dormant.
6. Kewajiban Bank dalam pengawasan rekening tidak dormant, serta mekanisme
aktif dan rekening dormant. komunikasi dengan
nasabah. Variasi tersebut
berpotensi menimbulkan
ketidakpastian atas hak
dan kewajiban nasabah
serta perbedaan layanan
antarbank.
20. SEOJK No. 26/ 1. ILAAP merupakan proses yang tidak terpisahkan Perlu adanya kebutuhan BNI telah memedomani Berdampak
SEOJK,.03/2025 dari manajemen risiko likuiditas Bank sebagaimana akan aturan yang mengatur ketentuan SEOJK tersebut. terhadap
tentang Proses ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai tentang penerapan ILAAP Laporan
Asesmen Kecukupan penerapan manajemen risiko bagi Bank. Dengan bagi Bank. Bank wajib Keuangan.
Likuisitas Secara demikian, ILAAP pada dasarnya merupakan melakukan ILAAP yang
Internal (Internal penerapan manajemen risiko likuiditas secara disesuaikan dengan
Liquidity Adequacy spesifik dengan penekanan antara lain pada ukuran, karakteristik, dan
Assessment Process) likuiditas intrahari, profil pendanaan, survival kompleksitas usaha Bank.
bagi Bank Umum period monitoring.
2. Bank secara berkala menyampaikan laporan ILAAP
kepada Otoritas Jasa Keuangan yang akan dijadikan
bahan pertimbangan dalam penilaian profil risiko
untuk risiko likuiditas sesuai dengan Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan mengenai penerapan
manajemen risiko bagi Bank dan self assessment
tingkat kesehatan Bank sesuai dengan ketentuan
Otoritas Jasa Keuangan mengenai penilaian tingkat
kesehatan Bank.
3. Laporan ILAAP terdiri dari Laporan Penerapan
ILAAP, Laporan Likuiditas Intrahari, Laporan
LCR dalam Mata Uang Asing yang Signifikan,
Laporan Profil Pendanaan, Laporan Survival
Period Monitoring (SPM), serta Laporan Nasabah
Displaced Commercial Risk (DCR) dan Strategi
Perataan Bagi Hasil (bagi Bank Umum Syariah dan
Unit Usaha Syariah).
4. Periode penyampaian laporan pertama kali
dan pelaksanaan uji coba didasarkan pada
pengelompokan Bank sebagai KBMI 1, KBMI 2,
KBMI 3, KBMI 4, dan/atau Bank Asing per tanggal 31
Desember 2025.
5. OJK melakukan Liquidity Supervisory Review and
Evaluation Process (LSREP) yang merupakan proses
evaluasi OJK atas hasil ILAAP Bank.
6. Dalam hal berdasarkan ILAAP dan LSREP, Bank
dinilai memiliki tingkat risiko luiditas yang tinggi,
Bank mengambil langkah-langkah antara lain
seperti penguatan kondisi likuiditas dan penguatan
manajemen risiko ILAAP.
21. SEOJK No.29/ 1. Prinsip Laporan Publikasi Sebagai ketentuan BNI telah memedomani Berdampak
SEOJK.03/2025 a. Laporan Publikasi adalah laporan yang pelaksanaan dari POJK ketentuan SEOJK tersebut. terhadap
tentang diumumkan kepada masyarakat dan/atau No.18 Tahun 2025 tentang Laporan
Transaparansi dan disampaikan kepada OJK. Transparansi dan Publikasi Keuangan.
Publikasi Laporan b. Laporan Publikasi disusun dalam Bahasa Laporan Bank.
Bank Umum Indonesia dan dapat dilengkapi bahasa asing.
Konvensional c. Format Laporan Publikasi merupakan standar
minimum yang harus dipenuhi oleh Bank.
d. Informasi moneter disajikan dalam jutaan
Rupiah.
2. Pengumuman Pertama Kali terhadap Laporan
Publikasi keuangan dan Informasi Kinerja Keuangan
periode Bulanan, Semesteran, Triwulanan, dan
Tahunan serta Laporan Publikasi Eksposur Risiko
dan Permodalan untuk Periode Triwulanan dan
Tahunan.`
430 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 433
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dampak dan Dampak
Peraturan
Pokok Pengaturan Latar Belakang Penyesuaian yang terhadap
No. Perundang-
atau Perubahan Signifikan yang Baru Penerbitan Peraturan Dilakukan BNI Laporan
undangan
dan Anak Perusahaan Keuangan
22. SEOJK No.31/ 1. Ketentuan Umum Pelaporan, mencakup: Sebagai Ketentuan BNI telah mempedomani tata Tidak
SEOJK.03/2025 a. Periodisasi Pelaporan Pelaksana dari POJK No. cara penyampaian laporan berdampak
tentang Pelaporan b. Kondisi/Kriteria Wajib Lapor 22 Tahun 2025 tentang sebagaimana diatur pada terhadap
Bank Umum c. Kelompok Informasi Pelaporan. Pelaporan Bank Umum POJK dimaksud. Laporan
Konvensional 2. Laporan Insidental disampaikan pertama kali Melalui Sistem Pelaporan Keuangan.
Melalui Sistem melalui APOLO mulai tanggal 1 Januari 2026. Otoritas Jasa Keuangan.
Pelaporan Otoritas 3. Mekanisme penyampaian penunjukan atau
Jasa Keuangan perubahan penanggung jawab pelaporan serta
penyampaian pertanyaan.
4. Lampiran SEOJK ini sebagai berikut:
a. Jenis Laporan, Batas Waktu, Posisi Data
Pertama Kali via APOLO.
b. Format dan Pedoman Penyusunan Laporan
Berkala.
c. Format dan Pedoman Penyusunan Laporan
Insidental.
d. Format Surat Penunjukan ARO.
23. PADK No 37/ Materi yang diatur pada PADK di atas antara lain: melaksanakan amanat BNI telah memedomani Tidak
PADK.08/2025 a. Penyediaan informasi produk dan layanan, dengan Pasal 236 ayat (3) ketentuan dan dalam berdampak
Tentang Penyediaan prinsip utama: Undang-Undang Nomor proses penyesuaian materi terhadap
Informasi dan - Jelas: Menggunakan Bahasa Indonesia yang 4 Ta hun 2023 tentang sebagaimana diatur dalam Laporan
Penyampaian mudah dimengerti dan ukuran tulisan yang Pengembangan dan PADK dimaksud. Keuangan.
Informasi untuk dapat dibaca. Penguatan Sektor
Pemasaran Produk - Akurat: Menyertakan sumber informasi atau Keuangan dan Pasal 29
dan Layanan Jasa referensi yang dapat dipertanggungjawabkan. ayat (7) serta Pasal 33
Keuangan - Jujur: Sesuai dengan keadaan dan kenyataan ayat (9) POJK Nomor
sebenarnya. 22 Tahun 2023 tentang
- Mudah Diakses: Dapat diperoleh melalui Pelindungan Konsumen
berbagai media komunikasi yang disediakan dan Masyarakat di Sektor
PUJK. Jasa Keuangan. PADK ini
- Tidak Menyesatkan: Tidak memberikan memberikan pedoman
pemahaman keliru atau multitafsir yang lebih komprehensif
b. Penyampaian informasi untuk pemasaran produk dan terstandardisasi
dan layanan yang wajib disediakan dalam 2 (dua) mengenai penyediaan
versi yaitu: informasi, penyampaian
- Versi Umum informasi untuk pemasaran,
- Versi Personal serta penyajian Ringkasan
Dengan paling sedikit harus memuat nama/jenis Informasi Produk dan/atau
produk, nama penerbit, fitur utama, manfaat, risiko, Layanan sesuai ketentuan
persyaratan & tata cara, biaya, informasi tambahan, peraturan perundang-
serta simulasi/ilustrasi kinerja (untuk produk undangan.
penghimpunan/penyaluran dana).
c. Kerja sama PUJK dengan pihak ketiga dalam
penyediaan dan penyampaian informasi untuk
pemasaran produk dan layanan;
d. Pendokumentasian materi informasi produk dan
layanan oleh PUJK.
e. Ketentuan pemasaran melalui iklan yang mengatur
tentang aturan dalam pembuatan iklan, yaitu:
- Pernyataan Pengawasan: Wajib mencantumkan
kalimat "PUJK berizin dan diawasi oleh Otoritas
Jasa Keuangan" secara proporsional, namun
dilarang menggunakan logo OJK atau simbol
yang menyerupainya.
- Larangan Kata Superlatif: Dilarang
menggunakan kata "paling", "nomor satu",
"ter-", kecuali disertai bukti dari lembaga
independen.
- Ketentuan Hadiah: Jika menjanjikan hadiah,
harus merinci syarat keikutsertaan, masa
berlaku, jumlah, dan mekanisme penyerahan
secara lengkap.
- Tanda Asteris (*): Penggunaan tanda bintang
tidak boleh digunakan untuk menyembunyikan
informasi penting atau menyesatkan konsumen.
24. PADG No. 31 Perubahan pengaturan dalam PADG ini mencakup: Bauran kebijakan Bank BNI telah memedomani Tidak
Tahun 2025 Tentang a. penegasan bahwa Bank Indonesia dapat Indonesia diarahkan ketentuan PADG tersebut. berdampak
Perubahan Keempat menetapkan pengecualian atas komponen DPK untuk mencapai terhadap
atas Peraturan dalam cara perhitungan GWM stabilitas nilai rupiah, Laporan
Anggota Dewan b. pemberian remunerasi atas excess reserves.; dan memelihara stabilitas Keuangan.
Gubernur Nomor c. penyesuaian acuan sanksi pelanggaran GWM bagi sistem pembayaran, dan
24/8/PADG/2022 BUS dan UUS. turut menjaga stabilitas
tentang Peraturan sistem keuangan dalam
Pelaksanaan rangka mendukung
Pemenuhan Giro pertumbuhan ekonomi
Wajib Minimum yang berkelanjutan. Untuk
dalam Rupiah mencapai stabilitas nilai
dan Valuta Asing rupiah, Bank Indonesia
bagi Bank Umum melaksanakan kebijakan
Konvensional, Bank moneter diantaranya
Umum Syariah, dan melalui pengaturan Giro
Unit Usaha Syariah Wajib Minimum (GWM).
Kebijakan pengaturan GWM
terus diperkuat agar sejalan
dengan perkembangan
karakteristik DPK
perbankan, perkembangan
likuiditas perbankan,
dan perkembangan
karakteristik suku bunga di
perekonomian.
Laporan Tahunan 2025
431
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 434
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dampak dan Dampak
Peraturan
Pokok Pengaturan Latar Belakang Penyesuaian yang terhadap
No. Perundang-
atau Perubahan Signifikan yang Baru Penerbitan Peraturan Dilakukan BNI Laporan
undangan
dan Anak Perusahaan Keuangan
25. PBI No. 10 Tahun Materi yang diatur pada PBI ini mencakup: PBI ini diterbitkan dalam BNI akan memedomani Tidak
2025 Tentang a. Pihak Yang Diatur meliputi BI, PSP, PJP, PIP, Bank rangka menata industri ketentuan PBI dimaksud. berdampak
Pengaturan Industri Umum, Penyelenggara Penunjang, Peserta Sistem Pembayaran terhadap
Sistem Pembayaran Infrastruktur Sistem Pembayaran, Pihak Terhubung nasional yang mendukung Laporan
(PBI PISP) dan pihak lain meliputi SRO, pihak yang melakukan integrasi ekonomi keuangan Keuangan
kerja sama dengan PSP dan Peserta, serta pihak digital dalam struktur yang
yang terafiliasi dengan PSP. konsolidatif dan berdaya
b. Ruang Lingkup Pengaturan tahan sesuai Blueprint
c. Aktivitas Sistem Pembayaran meliputi Sistem Pembayaran
penatausahaan Sumber Dana, penerusan transaksi, Indonesia (BSPI) 2030
kliring, dan setelmen yang merupakan
d. Produk Sistem Pembayaran terdiri atas Sumber keberlanjutan dari BSPI
Dana berupa simpanan, nilai uang dalam uang 2025. PBI ini sekaligus
elektronik, dan deferred payment; dan akses menjadi wujud komitmen
ke Sumber Dana berupa instrumen, kanal, dan Bank Indonesia dalam
akses ke sumber dana lain yang ditetapkan Bank memelihara stabilitas
Indonesia Sistem Pembayaran yang
e. Skema Harga (Pricing) Sistem Pembayaran merupakan salah satu
f. Inovasi Teknologi Sistem Pembayaran tujuan Bank Indonesia
g. TIKMI sebagaimana diamanatkan
h. Strategic Business Plan (SBP) dan Rencana Bisnis dalam Undang-Undang
Sistem Pembayaran (RBSP) Nomor 4 Tahun 2023
i. Pelaku Industri Sistem Pembayaran tentang Pengembangan
j. Klasifikasi PSP dan Penguatan Sektor
k. Paket (Bundling) Aktivitas PJP Keuangan. Untuk
l. Perizinan sebagai PJP atau Penetapan sebagai PIP memastikan seluruh
m. Peserta inisiatif BSPI 2030
n. Pengembangan Aktivitas, Pengembangan Produk, diimplementasikan dengan
dan/atau Kerja Sama optimal dan mampu
o. Kerja Sama dan Penyelenggara Penunjang mendukung tujuan Bank
p. Infrastruktur Sistem Pembayaran dan Infrastruktur Indonesia tersebut, perlu
Data Sistem Pembayaran adanya pengaturan kriteria
q. Tata Kelola dan Manajemen Risiko sebagai acuan penerapan
r. Praktik Pasar (Market Practice) prinsip same activities,
s. Data dan/atau Informasi Sistem Pembayaran same risk, and same
t. Pengawasan regulation melalui penilaian
u. Pengakhiran pemenuhan kriteria berupa
v. Koordinasi dan Kerja Sama transaksi, interkoneksi,
w. Transisi kompetensi, manajemen
risiko, dan infrastruktur
teknologi informasi atau
yang disebut sebagai TIKMI.
Penilaian pemenuhan
TIKMI oleh industri
Sistem Pembayaran
digunakan Bank Indonesia
dalam perizinan,
penetapan, persetujuan,
akses kepesertaan,
penyelenggaraan,
pengawasan,
dan pengakhiran
penyelenggaraan Sistem
Pembayaran
432 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 435
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Perubahan Kebijakan Akuntansi
dan Dampaknya Terhadap BNI
Amandemen PSAK 117: Kontrak Asuransi
Penjelasan atas Perubahan Kebijakan : Amandemen PSAK 117 merupakan adopsi dari IFRS 17 yang menggantikan
Akuntansi yang Diberlakukan PSAK 62. Standar ini mengubah secara signifikan perlakuan akuntansi atas
kontrak asuransi, khususnya terkait pengukuran liabilitas kontrak asuransi,
pengakuan pendapatan, serta penyajian dan pengungkapan risiko asuransi.
PSAK 117 memperkenalkan pendekatan pengukuran berbasis estimasi arus
kas masa depan yang didiskontokan, penyesuaian risiko, serta contractual
service margin (CSM) untuk mencerminkan keuntungan yang belum diakui.
Dampak Terhadap BNI : Amandemen ini tidak memiliki dampak yang material pada pelaporan
maupun substansial terhadap kebijakan akuntansi pada BNI dan entitas
anak.
Amandemen PSAK 221: Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing
Penjelasan atas Perubahan Kebijakan : Amandemen PSAK 221 memberikan klarifikasi terkait kondisi ketika suatu
Akuntansi yang Diberlakukan mata uang tidak dapat dipertukarkan (lack of exchangeability). Dalam
kondisi tersebut, entitas diwajibkan menggunakan kurs estimasian yang
mencerminkan nilai tukar yang dapat diperoleh melalui transaksi alternatif.
Amandemen ini bertujuan meningkatkan konsistensi dan relevansi
pengukuran transaksi valuta asing.
Dampak Terhadap BNI : Amandemen ini tidak memiliki dampak yang material pada pelaporan
maupun substansial terhadap kebijakan akuntansi pada BNI dan entitas
anak.
Laporan Tahunan 2025
433
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 436
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tingkat Kesehatan Bank
Tingkat Kesehatan Bank (TKB) merupakan penilaian A. Tingkat Kesehatan Bank berdasarkan
menyeluruh atas kondisi Bank yang mencakup Ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
aspek risiko dan kinerja secara terintegrasi, serta Sesuai POJK Nomor 4/POJK.03/2016, penilaian
berfungsi sebagai instrumen early warning untuk Tingkat Kesehatan Bank dilakukan dengan
mengidentifikasi potensi permasalahan yang dapat pendekatan Risk-based Bank Rating (RBBR), baik
memengaruhi keberlanjutan usaha. Melalui TKB, secara individu maupun konsolidasi. Penilaian
Bank menetapkan langkah perbaikan (corrective tersebut mencakup empat faktor utama, yaitu:
action), mengaitkan permodalan dengan tingkat 1. Profil Risiko (Risk Profile), merupakan penilaian
risiko, serta mendukung pengambilan keputusan atas Risiko Inheren dan Kualitas Penerapan
strategis guna memperkuat daya saing dan Manajemen Risiko (KPMR) terhadap delapan
ketahanan Bank. jenis risiko utama Bank.
2. Tata Kelola (Good Corporate Governance) yaitu
Penilaian Tingkat Kesehatan BNI dilaksanakan penilaian atas kualitas penerapan prinsip-prinsip
sesuai dengan POJK Nomor 4/POJK.03/2016 tata kelola oleh manajemen Bank.
tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum 3. Rentabilitas (Earnings) merupakan evaluasi
serta Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/ terhadap kinerja, sumber, kesinambungan, dan
MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan pengelolaan rentabilitas Bank.
Kegiatan Korporasi Signifikan BUMN. 4. Permodalan (Capital) yaitu evaluasi atas
kecukupan dan pengelolaan permodalan,
dengan mengaitkan kecukupan modal terhadap
profil risiko Bank.
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara semesteran,
yaitu pada periode Juni dan Desember. Hasil penilaian Tingkat Kesehatan Bank BNI per 31 Desember 2025
disajikan dalam tabel berikut:
Penilaian (Peringkat)
Faktor Penilaian
Per 31 Desember 2025 Per 31 Desember 2024
Profil Risiko (Risk Profile) 2 2
Tata Kelola (Good Corporate Governance) 2 2
Rentabilitas (Earnings) 2 2
Permodalan (Capital) 2 2
Peringkat Komposit Tingkat Kesehatan Bank 2 2
434 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 437
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Hasil penilaian Tingkat Kesehatan Bank BNI per yang ditetapkan oleh lembaga pemeringkat
31 Desember 2025 berada pada kategori “Sehat” nasional dan/atau internasional. Pemeringkatan
(Peringkat Komposit 2), yang menunjukkan bahwa tersebut dilaksanakan satu kali dalam satu tahun
kondisi Bank secara umum berada pada tingkat yang berdasarkan kinerja laporan keuangan audit
baik dan mampu menghadapi dampak negatif dari konsolidasi tahun buku berjalan dan disampaikan
perubahan kondisi bisnis maupun faktor eksternal. kepada Badan Pengaturan BUMN paling lambat
Seluruh faktor penilaian, yang meliputi Profil pada bulan Mei tahun berjalan.
Risiko, Tata Kelola, Rentabilitas, dan Permodalan,
berada pada tingkat yang memadai, dengan Dalam rangka memenuhi ketentuan Pasal 80
potensi kelemahan yang tidak signifikan dan tidak ayat (1) Permen BUMN dimaksud, penilaian
memengaruhi keberlangsungan usaha Bank. Tingkat Kesehatan Bank melalui pemeringkatan
dilakukan oleh lembaga pemeringkat
B. Tingkat Kesehatan Bank berdasarkan internasional (Fitch Ratings, Moody’s, dan S&P)
Ketentuan Badan Pengaturan Badan serta lembaga pemeringkat nasional (Pefindo).
Usaha Milik Negara (BUMN) Hasil pemeringkatan Tingkat Kesehatan PT Bank
Sesuai Peraturan Menteri BUMN Nomor PER- Negara Indonesia (Persero) Tbk disajikan sebagai
2/MBU/03/2023, penilaian Tingkat Kesehatan berikut:
BUMN dilakukan melalui pemeringkatan (rating)
Peringkat Akhir (Final Rating)
Lembaga Pemeringkat Peringkat Tingkat Kesehatan Klasifikasi
Fitch Ratings BBB/Stable AAA Sangat Sehat
Moody’s Baa2/Stable AAA Sangat Sehat
S&P BBB/Stable AAA Sangat Sehat
Pefindo idAAA/Stable AAA Sangat Sehat
Dengan demikian, Tingkat Kesehatan untuk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk adalah AAA dengan
klasifikasi Sangat Sehat.
Laporan Penggunaan Penyertaan
Modal Negara (PMN) dan/atau
Tambahan PMN
Sepanjang tahun 2025, BNI tidak menerima Penyertaan Modal Negara (PMN) berikut tambahan PMN.
Laporan Tahunan 2025
435
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 438
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pelaksanaan Proyek Strategis
Nasional atau Penugasan Lain
Selama tahun 2025, BNI tidak mencatatkan adanya penunjukan BNI dalam Proyek Strategis Nasional (PSN)
yang diberikan oleh pemerintah. Namun, terdapat penugasan lain yang diberikan oleh pemerintah yakni
penyaluran bantuan sosial, diantaranya terdapat penyaluran Program Fasilitas Likuiditas Pembayaran
Perumahan (FLPP), penyaluran bantuan sosial, dan lain-lain, dengan detail informasi sebagai berikut:
Tahun
Dasar Hukum Dimulainya Penugasan Pemerintah Kompensasi Keterangan
Penugasan
Surat Kementerian 2007 Penyaluran Kredit Usaha DPK Jumlah Penerima : 51.983
Koordinator Bidang Rakyat Nominal: Rp11.701.922.302.500
Perekonomian Tahun Anggaran 2025
Republik Indonesia
Nomor B/PK.KUR/264/
D.I.M.EKON/11/2025 tanggal 20
November 2025
Surat Kementerian 2025 Penyaluran Kredit DPK Jumlah Penerima : 707
Koordinator Bidang Program Perumahan Nominal: Rp708.388.200.000
Perkenomian Republik Tahun Anggaran 2025
Indonesia Nomor
B/PK.KUR/284/
D.I.M.EKON/12/2025 tanggal
12 Desember 2025
Surat Kementerian 2025 Penyaluran Kredit Usaha DPK Jumlah Penerima: 7
Koordinator Bidang Alat dan Mesin Pertanian Nominal: Rp4.740.187.000
Perkenomian Tahun Anggaran 2025
Republik Indonesia
Nomor B/PK.KUR/65/
D.I.M.EKON/04/2025 tanggal
25 April 2025
PKS No. 11/PMO/PK.PKP/ 2020 Penyaluran Dana Insentif DPK Jumlah Penerima: 1.530.968
PKS/08/2021 dan No. DIR/612.1 dalam Program Kartu Penerima
Prakerja Nominal: Rp6.430.065.600.000
Tahun Anggaran 2024
PKS No. 9/PKS/BP-TPR/ 2025 Penyaluran Program DPK Jumlah Penerima: 15.159 Unit
IV/12/2024 dan No. DIR/1057 Fasilitas Likuiditas Nominal KPR :
Pembiayaan Perumahan Rp2.540.641.721.000
(FLPP) Nominal FLPP :
Rp1.900.163.725.125
Tahun Anggaran 2025
436 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 439
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PENYALURAN BANTUAN SOSIAL
Tahun
Penugasan Realisasi per
Dasar Hukum Dimulainya Kompensasi
Pemerintah 31 Desember 2025
Penugasan
• UU No.7 Tahun 1992 2015 Penyaluran Penyaluran Jumlah Penerima:
• Peraturan Menteri Keuangan Bantuan Sosial (disbursement) 4.029.752
No. 254/PMK.05/2015 Program dana alokasi Nominal:
• PMK No. 228/PMK.05/2016 Indonesia bantuan yang Rp6.314.403.600.000
• Perpres No. 63 Tahun 2017 Pintar (PIP) bersumber dari
• Surat Edaran OJK No. S-15/PP.1/2017 Kemendikbud APBN ke rekening
tanggal 7 Juni tahun 2017 Ristek RI penerima bantuan.
• Peraturan Menteri Pendidikan
2015 Bantuan Jumlah Penerima: 5.173
No. 10 Tahun 2020
Operasional Nominal:
• Persesjen Kemdikbud
Sekolah (BOS) Rp256.279.838.774
No. 20 Tahun 2023
• Addendum III Perjanjian Kerjasama 2019 Penyaluran Jumlah Penerima: 324,319
antara Kemdikbud dengan BNI Bantuan Sosial Nominal:
No. 316/PLPP.3/KU/I/2024 & Kartu Indonesia Rp2.750.330.458.560
Nomor BNI: INS2/001.1/PKS/2024 Pintar-Kuliah
tanggal 19 Januari 2024 (KIP-K)
• Addendum Perjanjian Kerjasama Kemendikbud
Penyaluran Bantuan Biaya Ristek RI
Pendidikan Kartu Indonesia Pintar 2019 Beasiswa Jumlah Penerima: 10,003
(KIP Kuliah) dan Beasiswa Unggulan Unggulan Nominal:
PKS No. 1143/J5/KU.01.02/2022 & Rp155.602.142.926
Nomor BNI: HLB-2/017/PKS/2022
tanggal 08 Agustus 2022 2020 Penyaluran Jumlah Penerima: 391,726
• PKS Pelayanan Jasa Perbankan Tunjangan Nominal:
dalam rangka Penyaluran Aneka Guru Rp2.229.352.149.472
Tunjangan untuk Guru, Pendidik 2023 Afirmasi Jumlah Penerima: 2.084
Lainnya, dan Tenaga Kependidikan (penyaluran Pendidikan Nominal:
Non Aparatur Sipil Negara Daerah s.d Feb Dikmen Rp52.605.397.869
Tahun 2024 No.0067/PLPP.3/KU/I/2024 2024)
& Nomor BNI: INS2/001/PKS/2024
• PKS Penyaluran Dana Pembiayaan 2024 Bantuan Jumlah Penerima: 249
Program Pengembangan Kompetensi Pemerintah SD Nominal:
Non Gelar Micro Credential Nomor Rp4.900.000.000
Manual 075/B5/GT.01.15/2024 &
2024 Bantuan Jumlah Penerima: 544
Nomor BNI: INS2/022/PKS/2024
Pemerintah Nominal:
tanggal 8 Juli 2024
Pendidikan Rp20.597.200.000
• PKS Penyaluran Dana Bantuan
Menengah dan
Pemerintah Pendidikan Masyarakat
Pendidikan
dan Pendidikan Khusus Tahun
Khusus
Anggaran 2024 No 07.25.021/C6-
PPK/KU.01.02/2024 & Nomor BNI: 2024 Bantuan Jumlah Penerima: 100
INS2/026/PKS/2024 tanggal 25 Juli Microcredential Nominal:
2024 Rp819.200.000
• PKS Penyaluran Dana Bantuan 2024 Bantuan Jumlah Penerima: 2.491
Tanggap Darurat dan Pemulihan Belmawa Nominal:
Pasca Bencana untuk Sekolah Dasar Rp143.496.461.228
No. 16087/C3.3/BP2.03/VII/PKS.
RKD/2024 & PKS No. INS2/022.1/
PKS/2024 dan No.INS2/022.2/
PKS/2024 tanggal 8 Juli 2024
Laporan Tahunan 2025
437
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 440
05 FUNGSI PENUNJANG BISNIS Human Capital 440 Teknologi Informasi 462 Tata Kelola Teknologi Informasi 487 Digitalisasi Layanan 494 Jaringan dan Layanan 502 Customer Experience Center 504 Data Management & Analytics 507 Fungsi Kualitas Layanan 509
Page 441
Page 442
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Human Capital
Tahun 2025 merupakan fase penting dalam yang memiliki dampak langsung terhadap kinerja,
transformasi Human Capital Bank Negara kesiapan talenta, dan efektivitas kepemimpinan.
Indonesia, pada tahun ini berbagai desain strategis
yang telah disusun dalam HC Roadmap 2025–2029 Sebagai pilar strategis dalam Corporate Plan
mulai diterjemahkan ke dalam eksekusi nyata BNI, Human Capital diposisikan sebagai fondasi
dan terintegrasi. Di tengah tantangan industri strategis penciptaan nilai jangka panjang Perseroan.
perbankan yang semakin kompetitif, tekanan Pengelolaan sumber daya manusia tidak lagi
terhadap produktivitas, serta tuntutan tata kelola dipandang sebagai fungsi pendukung administratif,
dan keberlanjutan yang semakin kompleks, melainkan sebagai strategic enabler yang berperan
Human Capital diarahkan untuk memberikan langsung dalam mendorong kinerja bisnis, menjaga
hasil awal (quick wins) yang relevan bagi bisnis keberlanjutan organisasi, serta memperkuat
sekaligus membangun fondasi jangka panjang ketahanan jangka panjang BNI di tengah dinamika
organisasi melalui implementasi inisiatif prioritas industri keuangan.
Key Objective
To become a leading financial institution through high-performing, future-proofed, and impact-
oriented people
High-Performing Future-Proofed Impact-Oriented
People Workforce Leaders
Achieve best-in-class Ensure employees are Line and functional leaders
productivity for key business equipped with skills and who are capable, inspirational,
battlegrounds competencies to meet and able to build teams that
business needs, today, and deliver sustainable outcomes
tomorrow
Holistic performance management system
Growth-oriented, multi-faceted talent management system
Next-gen digital human capital tools
Strong collaboration between business, finance & human capital
440 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 443
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
HUMAN CAPITAL STRATEGY & ROADMAP FUTURE-PROOFED WORKFORCE
EXECUTION
HC Roadmap 2025–2029 disusun untuk menjawab Ensuring Workforce Readiness and
tantangan organisasi, mulai dari peningkatan Capability Relevance
produktivitas, kesiapan tenaga kerja masa depan, Dalam menghadapi dinamika bisnis dan perubahan
hingga penguatan kepemimpinan di seluruh lini. kebutuhan kapabilitas, BNI menempatkan kesiapan
Setelah melalui fase Diagnose dan Design pada pegawai sebagai prioritas strategis. Pengelolaan
periode sebelumnya, tahun 2025 menjadi tahun pegawai difokuskan baik pada pemenuhan
pertama implementasi dengan pendekatan selective kebutuhan jangka pendek, dan mempersiapkan
execution, di mana Human Capital memprioritaskan tenaga kerja yang relevan, adaptif, dan siap
inisiatif yang memberikan dampak signifikan dalam menghadapi tantangan masa depan.
jangka pendek. Quick wins Human Capital pada
2025 difokuskan untuk: Pada tahun 2025, implementasi awal HC Roadmap
• Menguatkan disiplin kinerja dan efektivitas pada pilar ini diwujudkan melalui penguatan
eksekusi, Strategic Workforce Planning dan pengelolaan
• Memastikan kesiapan kapabilitas pada fungsi- talent pipeline yang lebih terstruktur. Rekrutmen
fungsi kritikal, dan pengembangan diarahkan sebagai bagian dari
• Meningkatkan peran leader untuk mendorong satu ekosistem pengelolaan talent, sehingga strategi
kinerja development Human Capital menjadi lebih tepat
sasaran dan selaras dengan arah strategi bisnis
Pendekatan ini memastikan bahwa transformasi sekaligus memitigasi risiko dalam mengantisipasi
Human Capital tidak berhenti pada desain kebijakan, kebutuhan kapabilitas di masa yang akan datang.
melainkan dapat menghasilkan dampak bagi
pencapaian strategi organisasi. IMPACT-ORIENTED LEADERS
HIGH-PERFORMING PEOPLE Strengthening Leadership as an Execution
Lever
Driving Productivity through Performance BNI memahami bahwa kepemimpinan merupakan
Discipline pengungkit utama efektivitas dan konsistensi
BNI memposisikan kinerja sebagai sistem eksekusi strategi. Oleh karena itu, pengembangan
manajemen yang terintegrasi dengan fokus yang kepemimpinan difokuskan pada peran-peran
diarahkan pada penguatan disiplin kinerja yang yang memiliki dampak langsung terhadap kinerja
konsisten, objektif, dan selaras dengan prioritas dan stabilitas organisasi, baik di tingkat strategis
bisnis, khususnya pada peran dan fungsi yang maupun operasional.
memiliki kontribusi langsung terhadap produktivitas.
Pada tahun 2025, implementasi awal HC Roadmap
Pada tahun 2025, implementasi awal HC Roadmap pada pilar kepemimpinan diarahkan pada penguatan
pada pilar ini difokuskan pada penguatan efektivitas kapabilitas pemimpin unit dan line manager.
fungsi penjualan melalui peningkatan kapabilitas Program akselerasi kepemimpinan dilakukan
fungsi RM/Sales. Pendekatan ini mencerminkan secara terintegrasi sehingga pengembangan
pilihan strategis Human Capital untuk mendorong kepemimpinan berjalan seiring dengan strategi
hasil awal (quick wins) pada area dengan dampak bisnis.
bisnis paling signifikan.
Penguatan kepemimpinan di level operasional
Penguatan kapabilitas penjualan ditujukan diarahkan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan
untuk meningkatkan kompetensi individu, unit kerja, efektivitas eksekusi, serta keteladanan
menyempurnakan kualitas eksekusi, akuntabilitas pimpinan dalam mendorong budaya kinerja.
kinerja, serta keterkaitan antara target bisnis dan Implementasi awal ini menjadi fondasi dalam
perilaku kerja. Pendekatan ini menjadi fondasi dalam membangun pipeline kepemimpinan yang lebih
membangun budaya kinerja yang lebih disiplin dan siap, berdampak, dan berkelanjutan.
berorientasi hasil secara berkelanjutan.
Laporan Tahunan 2025
441
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 444
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
TRANSFORMASI BUDAYA UNTUK MENDORONG KINERJA BISNIS SECARA
BERKELANJUTAN
Sejak tahun 2023, BNI telah mengimplementasikan Framework Pengelolaan Transformasi Budaya sebagai
landasan strategis dalam membangun budaya kerja yang mendukung pencapaian kinerja dan keberlanjutan
bisnis. Framework ini dirancang selaras dengan arah strategi Perseroan dan menjadi panduan dalam
mengarahkan perubahan perilaku kerja secara konsisten di seluruh organisasi.
Framework Transformasi Budaya BNI dibangun atas tiga komponen utama yang saling terintegrasi, yaitu
Tema Transformasi, Core Values, dan Beliefs. Tema Transformasi merepresentasikan fokus budaya strategis
yang dipandang krusial untuk mendorong BNI melakukan lompatan kinerja dan menjawab tantangan
bisnis ke depan. Core Values menjadi prinsip dasar dan identitas bersama insan BNI dalam menjalankan
organisasi, sekaligus berfungsi sebagai perekat Budaya Kerja BUMN yang mendukung peningkatan kinerja
secara berkelanjutan. Sementara itu, Beliefs merupakan keyakinan dan asumsi dasar yang dibentuk dari
pengalaman organisasi, yang berperan dalam mengarahkan perilaku kerja yang diharapkan.
VISI
Strategi Menjadi lembaga keuangan yang
terunggul dalam layanan dan kinerja secara berkelanjutan
BNI Strategic Objectives 2021-2025
Tema Transformasi 2022-2025: RACE
Tema
Transformasi
2022-2025: RACE Risk Culture Agile Collaboration Execution
Oriented
Core Values
manah ompeten armonis oyal daptif olaboratif
Kami Insan BNI,
Kami Insan BNI, memiliki menetapkan integritas
Kami Insan BNI,
kompetensi dan sebagai nilai yang hakiki
berkomitmen Kami Insan
karakter terbaik sebagai dalam membangun
memberikan layanan BNI, senantiasa
sikap dasar dalam kepercayaan dari seluruh
terbaik kepada proaktif berinovasi
Beliefs menjalankan kegiatan pemangku kepentingan,
pelanggan untuk dan melakukan
usaha, berorientasi mendahulukan
tumbuh bersama dan penyempurnaan untuk
pada pencapaian kinerja kepentingan perusahaan
membangun hubungan memberikan hasil yang
unggul untuk membawa dan menjalankan
kemitraan yang saling optimal.
perusahaan sebagai kegiatan usaha dengan
menguntungkan.
Market Leader. prinsip Good Corporate
Governance (GCG).
Ketiga komponen tersebut diperkuat oleh Swadharma Bhakti Nagara sebagai jati diri BNI yang berfungsi
sebagai keyakinan inti, komitmen spiritual, serta landasan moral dalam menjalankan amanah dan pengabdian
kepada negara. Swadharma Bhakti Nagara menjiwai penerapan Tema Transformasi, Core Values, dan Beliefs,
serta menjadi fondasi etis dalam setiap perilaku dan pengambilan keputusan insan BNI.
Melalui pendekatan yang terstruktur ini, BNI meyakini transformasi budaya mampu menjadi pengungkit
utama dalam mendorong pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan, sekaligus mendukung pencapaian
strategic objectives dan Visi BNI.
442 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 445
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Implementasi transformasi budaya kerja didukung oleh RACE Network sebagai jaringan change agent yang
berperan sebagai role model dan informal leader dalam menginternalisasikan nilai, perilaku, dan kebiasaan
kerja yang selaras dengan arah transformasi budaya di seluruh BNI dan BNI Group.
MILESTONE TRANSFORMASI BUDAYA KERJA
2022 2023-2024
Fondasi Transformasi Budaya Akselerasi dan Internalisasi
BNI memulai transformasi budaya kerja melalui Transformasi budaya kerja dilanjutkan melalui
penyusunan kerangka transformasi budaya yang penerapan kerangka pengelolaan budaya
selaras dengan strategi Perseroan. Fokus utama yang lebih terstruktur. Inisiatif ini mencakup
diarahkan pada penyelarasan kepemimpinan penyusunan best practice transformasi
untuk membangun kesamaan pemahaman budaya, pembentukan culture change agent,
dan komitmen pimpinan dalam mendorong serta perluasan internalisasi budaya melalui
perubahan perilaku kerja di seluruh organisasi. pendekatan trainee for trainer di unit kerja.
2024 - 2025 2025 & Beyond
Penguatan Implementasi Integrasi dan Keberlanjutan
BNI memfokuskan upaya pada penguatan Mulai tahun 2025, BNI melakukan penguatan
implementasi transformasi budaya kerja dan akselerasi transformasi budaya kerja melalui
melalui mekanisme monitoring dan evaluasi integrasi budaya ke dalam sistem manajemen
yang berkelanjutan. Kegiatan dilakukan melalui kinerja, penguatan peran RACE Network sebagai
culture site visit, focus group discussion, serta informal leader, serta penuansaan simbol budaya
pelaksanaan BNI Culture Fest sebagai salah satu yang konsisten di seluruh organisasi.
milestone untuk meningkatkan keterlibatan dan
partisipasi BNI Hi-Movers.
Laporan Tahunan 2025
443
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 446
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Implementasi performance culture diperkuat melalui penerapan BNI Habits yang didukung oleh keteladanan
pimpinan dan diterapkan secara nyata dalam aktivitas kerja sehari-hari. Seluruh upaya tersebut terus
ditopang oleh penanaman nilai Swadharma Bhakti Nagara sebagai jati diri BNI, yang menjiwai perilaku,
kebiasaan, dan pengambilan keputusan insan BNI.
Fokus transformasi budaya pada tahun 2025 diarahkan pada penciptaan budaya kerja yang konsisten, terukur,
dan selaras dengan strategic objectives, guna mendukung pertumbuhan kinerja BNI secara berkelanjutan.
STRUKTUR ORGANISASI PENGELOLA HUMAN CAPITAL BNI
BNI memiliki organisasi pengelolaan Human Capital yang disupervisi oleh Direktur Human Capital &
Compliance serta SEVP Human Capital. Organisasi pengelolaan Human Capital ini terdiri atas beberapa Unit
Strategis yang terdiri dari Divisi Human Capital Strategy yang berwenang menetapkan kebijakan dan arah
strategis pengelolaan Human Capital; Divisi Human Capital Services yang berperan dalam operasionalisasi
kebijakan tersebut; BNI University yang berperan dan bertanggung jawab atas pengembangan kapabilitas
dan kompetensi Pegawai; serta HC Business Partner yang berfungsi sebagai mitra strategis dalam mendukung
kebutuhan Unit Bisnis. Selain itu dalam menjalankan fungsinya, pengelolaan Human Capital BNI senantiasa
berkolaborasi erat dengan fungsi bisnis dan keuangan, guna memastikan keselarasan dengan strategi serta
tujuan Perseroan secara menyeluruh.
Direktur Human Capital & Compliance
SEVP Human Capital SEVP Legal & Governance
Human Capital Human Capital BNI University HC Business Legal Policy Compliance AML-CFT
Strategy Services Partner Governance
HC Policy &
Talent Acquisition Banking Academy
Analytics
Department 1 Department
Department
HC Individual
Outsourcing
Performance Banking Academy
& Partnership
Management & Job 2 Department
Evaluation Department
Department
HC Benefit Strategy,
HC Culture & Governance &
Services &
Engagement Assessment
Operation
Department Department
Department
HC Career
Management & HC Digital Services
Development Department Learning
Department Consultant
HC Talent
Management Industrial Relation
& Succession Department
Department
HC Compensation Employee
& Benefit Misconduct
Department Department
PROFIL PEGAWAI
Hingga 31 Desember 2025, jumlah pegawai BNI tercatat sebanyak 27.201 orang, relatif stabil dibandingkan
posisi 31 Desember 2024 sebesar 27.203 orang. Stabilitas jumlah pegawai ini mencerminkan kebijakan
strategis BNI dalam mengelola pertumbuhan tenaga kerja secara terukur, dengan fokus pada peningkatan
produktivitas dan efektivitas organisasi.
Pada tahun 2025, pengelolaan pegawai diarahkan untuk mendukung agenda peningkatan kinerja melalui
optimalisasi proses bisnis, penguatan kapabilitas, serta percepatan digitalisasi layanan. Pendekatan tersebut
menegaskan komitmen BNI untuk mendorong penciptaan nilai yang berkelanjutan yang diiringi dengan
optimalisasi proses bisnis.
444 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 447
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Upaya peningkatan produktivitas pegawai tercermin serta menentukan tindak lanjut yang diperlukan.
dari indikator earning per employee (EPE) yang Coaching menjadi bagian dari praktik kerja sehari-
pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp 746,18 juta hari, dengan fokus pada kejelasan ekspektasi dan
per pegawai. Indikator ini merefleksikan kinerja upaya perbaikan kinerja yang konkret.
organisasi dalam mengelola sumber daya manusia
secara efisien di tengah dinamika bisnis dan Melalui penguatan proses, pemanfaatan data, dan
investasi transformasi yang sedang berjalan. peningkatan peran line manager, BNI membangun
fondasi pengelolaan kinerja yang lebih disiplin dan
Informasi mengenai profil atau demografi pegawai terukur. Upaya ini diarahkan untuk mendukung
BNI, dapat dilihat di Bab Profil Perusahaan dalam perbaikan produktivitas secara bertahap dan
Laporan Tahunan ini. berkelanjutan di tingkat individu maupun unit kerja.
IMPLEMENTASI STRATEGI PENGELOLAAN Untuk mendukung proses tersebut, BNI
HUMAN CAPITAL TAHUN 2025 menggunakan DigiHC sebagai sistem yang
mengelola pelaksanaan siklus kinerja secara end-
Peningkatan Produktivitas Pegawai melalui to-end dan dapat diakses oleh seluruh pegawai.
Penguatan Performance Culture Melalui DigiHC, proses penetapan sasaran,
Pada tahun 2025, BNI memfokuskan pengelolaan pemantauan kinerja, evaluasi, hingga tindak lanjut
kinerja untuk memperkuat disiplin dan konsistensi pengembangan dijalankan dalam satu alur kerja.
pelaksanaan kinerja di seluruh organisasi. Langkah
ini ditempuh sebagai bagian dari upaya peningkatan Sistem ini digunakan untuk meningkatkan
produktivitas, seiring dengan dinamika kinerja dan transparansi pengelolaan kinerja serta memudahkan
agenda transformasi yang sedang berjalan. line manager dan pegawai dalam memantau
capaian dan tindak lanjut yang diperlukan. Informasi
Pengelolaan kinerja dijalankan melalui siklus yang kinerja yang tercatat selanjutnya digunakan sebagai
berlangsung sepanjang tahun, mulai dari penetapan rujukan bagi proses Human Capital lainnya,
sasaran, pengawalan pelaksanaan, hingga evaluasi termasuk pengembangan kompetensi, learning &
kinerja. Proses ini digunakan untuk memperjelas development, pengelolaan talenta, dan perencanaan
arah kerja, menjaga kualitas eksekusi, serta karier.
memastikan hasil evaluasi dimanfaatkan sebagai
dasar pengambilan keputusan dan pengembangan Dengan dukungan proses dan sistem yang
pegawai. digunakan secara konsisten, pengelolaan kinerja
dijalankan secara lebih terstruktur. Pendekatan ini
Peran line manager diperkuat dalam mengelola membentuk dasar penguatan produktivitas secara
kinerja unit kerja secara lebih terstruktur. Data bertahap pada level individu dan unit kerja, sejalan
kinerja digunakan untuk memantau capaian secara dengan kebutuhan bisnis BNI.
berkala, mengidentifikasi potensi kendala lebih dini,
Goal
Setting Goal Setting
Daily Planner On Going
Feedback
Performance Performance
Evaluation Driving
Multirater Performance Reward
Evaluation System
Performance Cycle Performance Boosting with DigiHC
Laporan Tahunan 2025
445
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 448
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Strategic Workforce Planning yang Selaras Pengelolaan talenta dilakukan dengan
dengan Strategi Bisnis BNI mengintegrasikan kinerja, potensi, dan kebutuhan
Perubahan di industri perbankan dan arah organisasi dalam satu alur pengembangan.
transformasi bisnis mendorong BNI untuk Penetapan kompetensi, pengembangan individu,
memperkuat perencanaan tenaga kerja secara lebih serta kesiapan suksesi digunakan sebagai dasar untuk
terarah. Dalam konteks ini, Strategic Workforce memastikan bahwa talenta yang dikembangkan
Planning digunakan untuk menjaga keselarasan relevan dengan peran kepemimpinan yang akan
antara kebutuhan bisnis, struktur organisasi, dan dijalankan.
ketersediaan kapabilitas yang dibutuhkan.
Kompetensi sebagai Dasar Pengembangan
Pada tahun 2025, penerapan Strategic Workforce BNI menggunakan kamus kompetensi yang
Planning difokuskan pada area-area yang memiliki mencakup kompetensi teknis dan kompetensi
keterkaitan langsung dengan agenda transformasi perilaku sebagai rujukan dalam pengelolaan pegawai.
dan prioritas bisnis BNI. Fokus diarahkan pada Kompetensi teknis mencerminkan pengetahuan dan
fungsi corporate dan international banking, keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan
penguatan kapabilitas IT dan digital, serta fungsi peran kepemimpinan secara efektif, sementara
yang berkontribusi terhadap peningkatan CASA dan kompetensi perilaku menggambarkan cara kerja
fee-based income. yang mendukung kolaborasi, pengambilan
keputusan, dan akuntabilitas kinerja.
Rekrutmen dilakukan sebagai bagian dari
pengelolaan pipeline talenta. BNI memanfaatkan Penyelarasan kompetensi dilakukan untuk menjaga
berbagai sumber rekrutmen, termasuk kerja sama kesesuaian antara tuntutan peran pimpinan, arah
dengan perguruan tinggi, instansi pemerintah, serta pengembangan pegawai, dan kebutuhan bisnis
program nasional, untuk menjangkau talenta muda yang dijalankan.
dan memenuhi kebutuhan kapabilitas pada fungsi-
fungsi yang dibutuhkan. Pengembangan Individu melalui Individual
Development Plan
Pada tahun 2025, BNI berpartisipasi dalam Program Penerapan Individual Development Plan (IDP)
Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi yang dilakukan oleh perusahaan bagi setiap pegawai
dikoordinasikan oleh Kementerian Ketenagakerjaan. sebagai wujud komitmen dalam mengembangkan
Melalui program ini, BNI menerima 5.101 peserta kompetensi secara berkelanjutan, sekaligus menjadi
magang yang ditempatkan pada berbagai fungsi basis dalam mengidentifikasi serta mempersiapkan
pendukung dan fungsi bisnis. kader pemimpin masa depan. Individual
Development Plan dirancang untuk menjembatani
Penempatan peserta magang dilakukan untuk kesenjangan kompetensi (competency gap) yang
memberikan pengalaman kerja yang relevan dimiliki pegawai melalui penyelarasan antara
sekaligus meningkatkan kapabilitas lulusan kompetensi yang dipersyaratkan pada suatu posisi,
baru (fresh graduate). Program pemagangan ini pencapaian kinerja pegawai, serta aspirasi karier
merupakan bagian dari kontribusi BNI dalam individu yang sejalan dengan sasaran strategis
mendukung agenda pemerintah di bidang perusahaan.
pengembangan talenta muda dan peningkatan
kualitas sumber daya manusia. Penyusunan IDP dilakukan melalui diskusi dua
arah (One-on-One Discussion) antara pegawai
Mempersiapkan Kepemimpinan melalui dan atasan langsung guna memastikan arah
Pengelolaan Talenta yang Terintergasi pengembangan individu selaras dengan kebutuhan
Pada tahun 2025, Human Capital BNI melanjutkan organisasi. Landasan penyusunan ini menggunakan
pengelolaan talenta dengan fokus untuk memastikan data objektif yang mencakup profil kinerja, hasil
kesinambungan kepemimpinan di dalam organisasi. asesmen kompetensi teknis (technical) dan perilaku
Fokus ini diarahkan untuk memastikan bahwa (behavioral), serta Learning Roadmap yang relevan
pengembangan pegawai berjalan sejalan dengan dengan posisi serta jenjang jabatan. Realisasi
kebutuhan bisnis dan dinamika organisasi yang rencana pengembangan dalam IDP dilaksanakan
terus berkembang. melalui pendekatan 70:20:10 yang mengintegrasikan
pengalaman kerja nyata (Experiential Learning-70),
pendampingan melalui coaching dan mentoring
(Social Learning-20), serta pembelajaran formal
terstruktur yang didukung dengan fitur predictive
learning (Formal Learning-10).
446 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 449
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Integrasi antara perencanaan yang personal Akselerasi Talent untuk Mempersiapkan
dan ekosistem pembelajaran yang adaptif ini Pimpinan di Masa Depan
memastikan setiap pegawai memiliki jalur Untuk mendukung kesiapan pengisian posisi
pengembangan yang terarah, sehingga perusahaan pimpinan di level strategis, BNI melaksanakan
senantiasa memiliki kesiapan leadership pipeline program akselerasi talenta bagi pegawai berpotensi.
yang kuat untuk mendukung pertumbuhan bisnis Program ini difokuskan pada peningkatan kesiapan
yang berkelanjutan. peran, kualitas pengambilan keputusan, dan
pemahaman terhadap kompleksitas bisnis bagi
Menjaga Keberlanjutan Kepemimpinan melalui pegawai BOD-2 untuk mengisi posisi BOD-1. Program
Succession Planning ini dirancang untuk menjawab dinamika perubahan
BNI memperkuat proses succession planning untuk lingkungan bisnis, tantangan internal organisasi,
memastikan ketersediaan talenta internal yang siap serta kebutuhan akan pemimpin yang adaptif, agile,
mengisi posisi pimpinan sesuai dengan kebutuhan dan berorientasi pada kinerja. Melalui program
organisasi. Fokus utama dari proses ini adalah ini, BNI memperkuat pipeline kepemimpinan
menjaga kesinambungan kepemimpinan serta yang adaptif dan berdaya saing guna mendukung
kualitas pengambilan keputusan di berbagai level keberlanjutan kinerja dan transformasi bisnis.
organisasi.
Pengembangan Kepemimpinan melalui
Succession planning dijalankan melalui penilaian Pendidikan Pascasarjana Global
kinerja, potensi, dan kompetensi talenta, dengan Perusahaan secara konsisten berupaya
mempertimbangkan kebutuhan organisasi dalam meningkatkan daya saing pegawai agar memiliki
jangka menengah dan panjang. Hasil penilaian kompetensi berstandar global melalui pemberian
tersebut digunakan untuk mengidentifikasi kandidat beasiswa pendidikan pascasarjana. Kesempatan
yang dipersiapkan untuk mengisi posisi pimpinan, ini diberikan kepada talenta-talenta terbaik untuk
serta menentukan arah pengembangan yang menempuh studi S2 di jajaran 30 Universitas
relevan dengan tuntutan peran. Terbaik Dunia (Top 30 World Class Universities)
sebagai bagian dari komitmen dalam membangun
Sebagai bagian dari penguatan proses tersebut, BNI sumber daya manusia unggul yang berwawasan
menyusun rencana pengembangan yang spesifik internasional.
bagi kandidat dalam pool suksesor. Pengembangan
ini disesuaikan dengan kebutuhan posisi yang dituju Penyelenggaraan Global Postgraduate Program
dan dipantau secara berkala untuk memastikan (GPP) terus dilanjutkan sebagai inisiatif strategis
kemajuan kesiapan kandidat. untuk mencetak pemimpin masa depan BNI (next
leaders). Melalui program ini, pegawai berpotensi
Melalui penguatan succession planning ini, BNI tinggi (high-potential talents) dibekali dengan
menjaga keberlanjutan kepemimpinan secara lebih pendidikan lanjutan di universitas terkemuka dunia
terencana dan terukur, sejalan dengan dinamika guna memperkaya wawasan global, memperluas
organisasi dan kebutuhan bisnis yang terus jejaring internasional, serta meningkatkan
berkembang. kapabilitas dalam menghadapi tantangan bisnis
perbankan di tingkat global.
Program ini diproyeksikan menjadi salah satu
sumber dalam penguatan leadership pipeline
perusahaan, guna memastikan tersedianya jajaran
pemimpin yang kompeten dan memiliki daya saing
internasional untuk mendukung pertumbuhan
bisnis di masa depan.
GPP telah dilaksanakan sejak tahun 2016 sebagai
wujud nyata komitmen BNI dalam pengembangan
pegawai. Hingga saat ini, program tersebut telah
diikuti oleh 62 pegawai yang dipersiapkan untuk
memperluas wawasan global dan memperkuat
kapasitas kepemimpinan di lingkungan BNI.
Laporan Tahunan 2025
447
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 450
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Testimoni Pegawai Testimoni Pegawai
DICKY ALFIANS ADI
NUGROHO
AYU MENTARI Master of Science in Business
Masters In Finance, with Marketing
London Business School (Rank 12) University of Warwick (Rank 26)
Treasury Structuring & Derivative MGR Operations Business
Product Senior Dealer, Treasury Process Optimization, Operation
Division Strategy & Development Division
BNI Global Postgraduate Program memberikan nilai tambah Program Beasiswa BNI Global Postgraduate Program (GPP)
yang sangat signifikan bagi pegawai melalui exposure global, menjadi pengalaman transformasional bagi saya selama
perluasan jejaring profesional internasional, serta penguatan menempuh studi pascasarjana di Warwick Business School
kapabilitas kepemimpinan dan pengembangan diri yang (WBS), United Kingdom. Lingkungan akademik yang sangat
relevan dengan tantangan perbankan global. Saya merasa competitive di WBS mendorong saya untuk terus mengasah
program ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik, critical thinking, analytical capability, dan strategic mindset
tetapi juga membentuk pola pikir strategis dan adaptif dalam melalui diskusi berbasis global case studies serta kolaborasi
lingkungan internasional. dengan mahasiswa dari berbagai latar belakang internasional.
Pengalaman ini tidak hanya memperluas wawasan akademik,
Dukungan BNI sejak tahap pra-keberangkatan juga sangat tetapi juga menumbuhkan healthy competitiveness yang
kuat dan terstruktur, mulai dari persiapan IELTS/GMAT, proses relevan.
pendaftaran universitas, hingga pendampingan administratif
lainnya. Dukungan ini menjadi sangat krusial mengingat Selama menjalani studi di UK, saya beradaptasi dengan fast-
sebagian besar awardee undangan tetap memegang peran paced academic environment, ekspektasi kualitas analisis
operasional yang penting dan menjadi tumpuan tim dalam yang tinggi, serta budaya diskusi yang open and challenging.
kegiatan bisnis harian. Dorongan dan fasilitasi aktif dari Proses ini membentuk resilience, meningkatkan self-
perusahaan menciptakan lingkungan yang kondusif dan confidence dalam menyampaikan ide dan argumen secara
suportif, sehingga karyawan dapat mempersiapkan seluruh profesional, serta melatih keberanian untuk berkontribusi
proses studi secara optimal tanpa mengorbankan tanggung aktif di lingkungan yang sangat kompetitif. Setiap tantangan
jawab profesionalnya. akademik menjadi ruang pembelajaran untuk terus
meningkatkan kapasitas diri dan membangun confidence to
Selain itu, BNI juga memberikan dukungan pembiayaan compete di tingkat internasional.
yang komprehensif. Dukungan ini mencerminkan komitmen
perusahaan dalam menciptakan lingkungan belajar yang Dukungan pembiayaan dari BNI melalui Program GPP
aman dan berkelanjutan, serta memungkinkan peserta untuk memungkinkan saya untuk fokus secara optimal pada proses
memaksimalkan hasil pembelajaran secara optimal. pembelajaran di Warwick Business School. Lebih dari sekadar
financial support, program ini merepresentasikan komitmen
BNI dalam mengembangkan talenta dengan global exposure,
competitive capability, dan leadership readiness. Saya
memaknai kesempatan ini sebagai amanah untuk membawa
kembali best practices, global insights, serta semangat
continuous improvement guna memberikan kontribusi
nyata bagi penguatan kapabilitas dan daya saing BNI yang
berkelanjutan.
Pengembangan Mandiri melalui Self Development Program
Perusahaan turut memberikan dukungan bagi pegawai yang memiliki inisiatif untuk menyelesaikan
pendidikan akademik pada jenjang Strata-1, Strata-2, hingga Strata-3 di universitas terbaik di dalam negeri.
Dukungan ini diwujudkan melalui Self Development Program (SDP), sebuah inisiatif yang dirancang untuk
memfasilitasi peningkatan kualifikasi akademik pegawai guna memperkuat pondasi intelektual calon
pemimpin masa depan.
Penyelenggaraan program ini bertujuan untuk terus mendorong budaya belajar sepanjang hayat
(continuous learning) sekaligus memastikan kader pemimpin memiliki kedalaman wawasan yang relevan
dengan kompleksitas bisnis global. Melalui bantuan pendidikan yang diberikan, pegawai diharapkan dapat
mengintegrasikan keilmuan akademik dengan praktik profesional, sehingga mampu memberikan kontribusi
strategis dan kepemimpinan yang lebih optimal bagi kemajuan bisnis perusahaan.
Executive Development Program for BOD-1
BNI menyelenggarakan program pengembangan khusus bagi Senior Leader pada jenjang jabatan satu
tingkat di bawah Direksi (BOD–1) guna memastikan kesiapan kader pemimpin puncak perusahaan.
Pengembangan kepemimpinan pada jenjang ini dilaksanakan melalui berbagai inisiatif strategis, antara lain
partisipasi dalam program pengembangan yang diselenggarakan oleh Danantara Learning, serta rangkaian
program pelatihan eksekutif (executive training) melalui kerja sama dengan konsultan pembelajaran dan
sekolah bisnis unggulan berkelas dunia.
448 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 451
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Keikutsertaan pegawai dalam program pengembangan yang diselenggarakan oleh Danantara Learning
merupakan bagian dari inisiatif strategis untuk memastikan pengembangan talenta selaras dengan
skema pengembangan Danantara. Sementara itu, program pelatihan eksekutif yang dilaksanakan melalui
kerja sama dengan konsultan pembelajaran dan sekolah bisnis unggulan berkelas dunia—termasuk di
dalamnya Advanced Management Leadership Program (AMLP)—difokuskan pada penguatan kapabilitas
kepemimpinan strategis, wawasan global, serta kemampuan pengambilan keputusan di tingkat korporasi.
Seluruh inisiatif pengembangan tersebut dirancang untuk memastikan tersedianya talenta pemimpin
puncak organisasi yang siap bersaing dan berkontribusi secara optimal di lingkungan bisnis.
Leadership Development Program
Perusahaan menyelenggarakan rangkaian program pengembangan kepemimpinan berjenjang yang
dirancang secara komprehensif guna menyiapkan talenta unggul sebagai pemimpin masa depan berkelas
global (future global leaders). Inisiatif ini merupakan bagian penting dalam memperkuat kompetensi
perilaku agar setiap individu mampu menghadapi tantangan bisnis yang dinamis.
Dalam kerangka ini, setiap pegawai diarahkan untuk mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinan
secara bertahap, dimulai dari Leading Self (kepemimpinan yang berlandaskan kemampuan memahami dan
mengelola diri), Leading Others (kemampuan membangun hubungan yang efektif, memberikan arah, serta
menginspirasi tim dalam mencapai tujuan bersama), hingga Leading Business (kemampuan memahami
dinamika bisnis dan mengambil keputusan strategis untuk mendukung keberlanjutan organisasi).
Sebagai bentuk nyata dari komitmen ini, perusahaan menyelenggarakan program leadership berjenjang
yang terdiri atas Firstline Management Leadership Program (FMLP), Middle Management Leadership
Program (MMLP), Advanced Management Leadership Program (AMLP), hingga Board Level Leadership
Program.
Program Pengembangan
Penjelasan Program
Leadership
Program Pengembangan Kepemimpinan Tingkat Dasar bagi Pegawai Firstline, yang
Firstline Management
dirancang untuk membekali kompetensi esensial sebagai persiapan dalam membentuk calon
Leadership Program (FMLP)
Pemimpin Tim.
Program Pengembangan Kepemimpinan Intermediate untuk Pegawai Middle Management,
Middle Management
dirancang untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan berperspektif global dalam
Leadership Program (MMLP)
rangka menyiapkan talenta succession ready posisi BOD-2.
Program Pengembangan Kepemimpinan Tingkat Lanjut bagi Senior Leaders, yang dirancang
Advanced Management
untuk mempersiapkan Division Head/Regional CEO dengan pemahaman atas tren global
Leadership Program (AMLP)
terkini agar mampu berperan strategis dalam mendukung optimalisasi bisnis BNI.
Program Pengembangan Kepemimpinan Board Level, yang dirancang untuk memastikan
Board Level Leadership
kepemimpinan yang berorientasi strategis dan adaptif terhadap dinamika pasar dalam
Program
rangka mendukung implementasi Corporate Plan dan prioritas strategis perusahaan.
Laporan Tahunan 2025
449
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 452
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Strategi Pengembangan Kompetensi Pegawai untuk Mendorong Produktivitas Bisnis
Berkelanjutan
Penguatan kinerja berkelanjutan serta peningkatan daya saing global dilakukan perusahaan melalui
penyelarasan program pengembangan kompetensi dengan visi, misi, dan arah strategis organisasi.
Pengelolaan modal manusia ini dipusatkan melalui corporate university yang dikenal sebagai BNI University,
guna memastikan setiap inisiatif pembelajaran berdampak langsung pada produktivitas bisnis.
Implementasi pengembangan kompetensi tersebut dirancang secara sistematis menggunakan kerangka
Learning Value Chain (LVC). Melalui pendekatan terstruktur ini, perusahaan memastikan setiap tahapan
pembelajaran—mulai dari identifikasi kebutuhan hingga evaluasi dampak—berjalan selaras dengan
dinamika industri perbankan yang semakin adaptif.
Learning Need Learning Design & Learning Dekivery & Learning Impact
Analysis (LNA) Development (LND) Deployment (LDD) Measurement (LIM)
Conducting employee needs Developing development Development program Learning evaluation is conducted
analysis through Development programs based on employee implementation refers to the end-to-end, including business
Needs Analysis (DNA) and competency gaps in current and 10-20-70 (Formal, Social, and impact, as a basis for continuous
Learning Needs Analysis. future roles. Experiential Learning) framework. improvement at all stages of
the LVC.
Dalam rangka membentuk pegawai yang Realisasi atas rencana pengembangan tersebut
memiliki inisiatif tinggi untuk terus belajar dan dilaksanakan melalui pendekatan Blended Learning
mengembangkan diri, sejak tahun 2024 dilakukan dengan metode 70:20:10 yang mengintegrasikan
transformasi mindset pengembangan pegawai. aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara
Pola pengembangan yang sebelumnya bersifat terintegrasi.
HC Centric, di mana Tim HC memegang tanggung • Experiential Learning (70%), diwujudkan melalui
jawab penuh atas proses pengembangan, beralih penugasan khusus, On-the-Job Training (OJT),
menjadi Co-Creation Centric. dan program Secondment untuk memperkuat
penerapan kompetensi di lingkungan kerja nyata.
Melalui pendekatan ini, terdapat “sharing • Social Learning (20%), dilakukan melalui
responsibility” dalam pengembangan pegawai, pendampingan dalam program Regular Coaching
yaitu Pegawai sebagai Performer (50%), Leader & Mentoring oleh atasan untuk memberikan
sebagai Coach (40%), dan HC Unit sebagai Strategic umpan balik serta memantau kemajuan
Partner (10%), sehingga proses pengembangan pengembangan secara berkala.
menjadi lebih kolaboratif, berkelanjutan, dan • Formal Learning (10%), difasilitasi melalui
berdampak nyata terhadap kinerja. pembelajaran mandiri yang saat ini telah
didukung fitur predictive learning untuk
Pengembangan kompetensi pegawai dilakukan pada memberikan rekomendasi materi yang sejalan
penguatan aspek teknis (technical competency) dan dengan posisi dan kebutuhan pengembangan.
perilaku (behavioral competency) guna mengatasi
kesenjangan kompetensi (competency gap) sesuai Melalui ekosistem pembelajaran ini, seluruh aktivitas
kebutuhan posisi saat ini maupun proyeksi karier di pengembangan—baik yang bersifat penugasan di
masa depan. Sebagai tindak lanjut secara organisasi, lapangan (experiential), pendampingan (social),
perusahaan melakukan analisis konsolidasi maupun pelatihan formal dirancang agar mampu
terhadap seluruh rencana pembelajaran (learning memberikan dampak nyata bagi peningkatan
plan) yang tertuang dalam Individual Development kapabilitas pegawai di seluruh unit kerja. Setelah
Plan (IDP) yang telah disepakati. Proses analisis pelaksanaan pengembangan, dilakukan evaluasi
ini memastikan bahwa arah pengembangan pembelajaran secara komprehensif yang mengukur
setiap individu selaras dengan isu aktual, strategi tingkat pemahaman materi, memantau perubahan
organisasi, serta kebutuhan bisnis perusahaan. perilaku di tempat kerja, serta menganalisis dampak
program pengembangan terhadap peningkatan
kinerja dan produktivitas bisnis secara berkelanjutan.
450 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 453
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dalam rangka mendukung terciptanya ekosistem pembelajaran yang optimal, perusahaan secara
berkelanjutan mengembangkan infrastruktur pembelajaran digital guna mempermudah akses pegawai
dalam pengembangan kompetensi. Melalui platform pembelajaran BNI Smarter, pegawai dapat mengakses
berbagai modul pembelajaran, video pembelajaran interaktif, serta microlearning yang dirancang fleksibel
dan dapat diakses kapan saja dan di mana saja.
Untuk memastikan bahwa proses pengembangan yang dilaksanakan selaras dengan strategi organisasi,
maka terdapat 8 akademi dengan masing-masing fokus pengembangan sebagai berikut.
Academies Function
Mengelola pengembangan kapabilitas kepemimpinan untuk mendukung efektivitas dan
Leadership Academy
keberlanjutan organisasi.
Finance & Human Capital Mengelola pengembangan kompetensi di bidang keuangan dan human capital guna
Academy mendukung kinerja dan tata kelola organisasi.
Legal, Governance, Audit, & Mengelola pengembangan kompetensi legal, governance, audit, dan compliance untuk
Compliance Academy memastikan kepatuhan serta penguatan tata kelola perusahaan.
IT, Digital, & Operations Mengelola pengembangan kompetensi IT, digital, dan operasional untuk mendukung
Academy transformasi digital dan keunggulan operasional.
Mengelola pengembangan kompetensi jaringan dan layanan guna meningkatkan kualitas
Network & Service Academy
layanan dan pengalaman nasabah.
Mengelola pengembangan kompetensi perbankan ritel untuk mendorong pertumbuhan
Retail Banking Academy
bisnis dan kualitas layanan ritel.
Wholesale, Treasury, & Mengelola pengembangan kompetensi wholesale, treasury, dan international banking
International Banking Academy untuk memperkuat daya saing dan pertumbuhan bisnis korporasi dan global.
Mengelola pengembangan kompetensi manajemen risiko untuk mendukung pengambilan
Risk Academy
keputusan yang prudent dan berkelanjutan.
Sebagai implementasi dari komitmen b. Pengembangan Kompetensi Teknis (Technical
pengembangan yang berkelanjutan, penguatan Competency)
diarahkan pada aspek kompetensi perilaku Pengembangan kompetensi teknis dilakukan
(behavioral) sekaligus teknis (technical) yang untuk memastikan pegawai memiliki
menunjang performa bisnis. Keseluruhan program pengetahuan, keterampilan dan keahlian teknis
pengembangan dirancang secara sistematis yang relevan dengan kebutuhan kompetensi
guna menghadapi dinamika industri yang terus posisi dan jenjang, tuntutan bisnis, regulasi, serta
berkembang. perkembangan industri yang semakin dinamis.
a. Pengembangan Kompetensi Perilaku (Behavioral Fokus pengembangan kompetensi teknis
Competency) disesuaikan dengan job family yang mencakup
Perusahaan berkomitmen untuk memperkuat penguasaan fungsi inti perbankan, antara lain
kompetensi perilaku seluruh pegawai guna perkreditan, finance & treasury, transactional
memastikan setiap individu memiliki standar banking, operasional perbankan, IT & digital
sikap yang selaras dengan nilai-nilai organisasi banking, data analytics, cyber security,
serta tuntutan bisnis yang dinamis. Dalam manajemen risiko, serta kepatuhan dan tata
rumpun kompetensi ini, pengembangan kelola. Melalui pendekatan pembelajaran yang
kepemimpinan diposisikan sebagai bagian komprehensif, dengan mengintegrasikan formal
penting yang dirancang secara bertahap untuk learning, social learning, dan experiential
mendukung efektivitas kerja di setiap level learning, diharapkan mampu meningkatkan
jabatan. kapabilitas teknis pegawai untuk memberikan
solusi bisnis yang efektif, meningkatkan kualitas
Pengembangan kompetensi perilaku diarahkan layanan serta mendukung pencapaian kinerja
untuk memperkuat profesionalisme pegawai, dan keberlanjutan bisnis perbankan secara
integritas dalam bekerja, serta kemampuan jangka panjang.
adaptasi yang berkelanjutan dalam merespons
dinamika dan perubahan industri.
Laporan Tahunan 2025
451
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 454
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Testimoni Pegawai Filosofi Total Rewards: FoR MoRe Benefit
WE GO
Filosofi Total Rewards BNI dirancang sebagai
pendekatan menyeluruh dalam memberikan
penghargaan kepada pegawai, yang diformulasikan
DIDIT MARWANTO
REGIONAL FINANCE & CONTROL
dalam kerangka FoR MoRe Benefit WE GO. Filosofi ini
DEPT. HEAD – mencerminkan cara BNI memaknai reward sebagai
REGIONAL OFFICE 15
Peserta Program Persiapan
bagian dari pengelolaan kinerja, kesejahteraan, dan
Implementasi BRAVE pengembangan pegawai secara berkelanjutan.
Pendekatan Total Rewards BNI mencakup:
Dalam rangka meningkatkan produktivitas pegawai serta
mendukung pencapaian kinerja bisnis secara berkelanjutan, • FoR (Foundational Rewards) sebagai dasar
BNI terus melakukan transformasi dan inovasi organisasi, penghasilan pegawai;
salah satunya melalui penataan ulang organisasi Wilayah
guna memperluas market share dan memperkuat daya saing • MoRe (Motivational Rewards) sebagai
dengan peers melalui implementasi Program Branch, Region penghargaan berbasis kinerja;
& Area Value Empowerment (BRAVE).
• Benefit sebagai dukungan kesejahteraan pegawai
Sehubungan dengan implementasi Program BRAVE, telah
diselenggarakan berbagai pembekalan yang disesuaikan selama masa kerja hingga persiapan pasca-kerja;
dengan kompetensi yang dibutuhkan. Program pelatihan • WE (Working Environment) sebagai penciptaan
ini memberikan nilai tambah yang signifikan, tidak hanya
dalam memperluas wawasan, tetapi juga dalam memperkuat lingkungan kerja yang kondusif; serta
kompetensi saya dalam melakukan pemetaan wilayah, • GO (Growth Opportunities) sebagai kesempatan
penyusunan strategi bisnis, pengelolaan portofolio, serta
evaluasi kinerja secara berkelanjutan. pengembangan kapabilitas dan karier secara
Pendekatan pembelajaran yang aplikatif memungkinkan
berkelanjutan.
implementasi strategi yang lebih selaras antara Kantor Pusat
dan unit kerja di wilayah. Ke depan, saya berharap hasil
pembelajaran ini dapat diimplementasikan secara optimal Filosofi ini menjadi dasar dalam penetapan kebijakan
untuk mendorong peningkatan kinerja unit kerja serta dan praktik Reward & Remuneration yang selaras
memberikan kontribusi berkelanjutan terhadap pencapaian
tujuan BNI. dengan arah bisnis dan kebutuhan organisasi.
Mendukung Performance Culture melalui
Strategi Remunerasi
Sejalan dengan filosofi Total Rewards, BNI
Strategi Reward & Remuneration yang menyelaraskan strategi remunerasi dengan
Optimal pencapaian kinerja perusahaan, unit, dan individu.
BNI menerapkan kebijakan remunerasi yang Penyelarasan ini memastikan bahwa penghargaan
mengacu pada ketentuan internal serta peraturan diberikan secara proporsional terhadap kontribusi
perundang-undangan yang berlaku, dengan yang dihasilkan, serta mendorong akuntabilitas dan
memastikan struktur dan skala upah berada disiplin kinerja di seluruh organisasi.
pada tingkat yang kompetitif di pasar. Penetapan
remunerasi dilakukan berdasarkan bobot jabatan Implementasi strategi remunerasi dilakukan melalui
dan dievaluasi secara berkala untuk menjaga daya peninjauan berkala atas skema insentif, penerapan
saing serta keselarasan dengan kondisi bisnis komponen remunerasi variabel berbasis kinerja,
Perseroan. Kebijakan remunerasi diterapkan secara serta pemberian apresiasi atas kontribusi pegawai.
adil dan objektif, tanpa pembedaan berdasarkan Pendekatan ini memperkuat peran remunerasi
gender, ras, maupun latar belakang lainnya. dalam membentuk perilaku kerja yang konsisten,
berorientasi pada hasil, dan selaras dengan sasaran
Sebagai bagian dari strategi pengelolaan Human kinerja BNI.
Capital, Reward & Remuneration diarahkan untuk
mendukung pencapaian kinerja dan keberlanjutan
organisasi. Pendekatan ini menekankan keselarasan
antara kontribusi, kinerja, dan penghargaan yang
diterima pegawai, serta menjadi bagian dari
penguatan Employee Value Proposition (EVP) BNI
melalui pendekatan total rewards.
452 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 455
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Penyelarasan Kebijakan Reward & Remuneration di BNI Group [ACGS B.6.3]
Sebagai bagian dari BNI Group, kebijakan Reward & Remuneration diselaraskan secara konsisten di seluruh
entitas untuk mendukung tujuan bersama. Penyelarasan tersebut mencakup prinsip pengelolaan remunerasi
dan penghargaan pegawai, guna memastikan konsistensi kebijakan, keselarasan strategi, serta sinergi antar
unit usaha dalam grup.
Apresiasi Kinerja melalui BNI Employee Excellence Award
Sebagai bagian dari penguatan budaya kinerja, BNI secara konsisten menyelenggarakan BNI Employee
Excellence (BEE) Award sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan kinerja unggul pegawai BNI Group.
Penghargaan ini diberikan kepada pegawai yang menunjukkan pencapaian kinerja yang konsisten,
memberikan dampak nyata bagi unit kerja, serta menjadi rujukan perilaku kerja yang selaras dengan nilai-
nilai Perseroan.
BEE Award diposisikan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi terbaik pegawai, sekaligus penegasan
bahwa pencapaian kinerja menjadi dasar utama dalam sistem penghargaan di BNI. Pelaksanaannya
melibatkan Manajemen dan jajaran pimpinan Perseroan sebagai wujud komitmen terhadap penguatan
budaya kinerja di seluruh organisasi.
Testimoni Pegawai Testimoni Pegawai
Septi Ameliani AHMAD FATTAYA
Branch Manager – Bandung Non-Bank Financial Institution
Branch Office – Regional Office 04 Relationship Manager
International Banking & Financial
Institution Division
BEE Award merupakan salah satu bentuk apresiasi nyata Penghargaan BEE Award 2025 dari manajemen BNI menjadi
darj Manajemen BNI kepada pegawai-pegawai terbaiknya. kebanggaan sekaligus motivasi bagi saya untuk terus
Apresiasi tsb dirasakan bukan hanya oleh pegawai terkait memberikan kontribusi terbaik bagi kinerja perusahaan.
tetapi juga oleh keluarga, rekan kerja bahkan unit tempat
bekerja. Terima kasih kepada jajaran manajemen atas arahan dan
kepercayaannya, serta rekan-rekan kerja atas dukungan yang
Saya sangat bersyukur telah terpilih sebagai salah satu dari
60 BNI Best Employee 2025, dan merasa bangga karena telah luar biasa dan lingkungan kerja yang positif serta nyaman.
diberikan Apresiasi yang luar biasa oleh manajemen BNI.
Dengan semangat kolaborasi dan budaya kerja BNI, saya
Bagi saya menjadi BNI Best Employee bukan sekedar yakin BNI Hi-Movers akan terus tumbuh dan melangkah lebih
gelar dan penghargaan, tapi juga AMANAH. Untuk itu saya jauh ke depan.
berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi yang
optimal untuk BNI, menjadi Leader yang memimpin dengan Saya bangga menjadi BNI Hi-Movers!
hati dan menciptakan talent-talent terbaik BNI.
Terima kasih kepada Manajemen BNI dan saya sangat bangga
menjadi BNI Hi-Movers.
Laporan Tahunan 2025
453
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 456
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Testimoni Pegawai
FEBRY INDRA SETYAWAN
Head of Tech Modernization
Bank Hibank Indonesia
Mendapatkan penghargaan BEE BNI Award 2025 sebagai
satu-satunya perwakilan dari anak perusahaan BNI adalah
kehormatan yang luar biasa bagi saya. Apresiasi ini bukan
hanya pencapaian pribadi, tetapi juga kebanggaan tersendiri
bagi Bank Hibank Indonesia sebagai bagian dari keluarga
besar BNI Group.
Sebagai Head of Tech Modernization, saya berkesempatan
untuk berkontribusi dalam transformasi digital yang menjadi
kunci kemajuan perbankan modern. Penghargaan ini
membuktikan bahwa dedikasi dan inovasi yang kami lakukan
di Bank Hibank Indonesia mendapat pengakuan setara dengan
insan BNI lainnya.
Terima kasih kepada manajemen BNI dan Bank Hibank
Indonesia yang telah memberikan kepercayaan dan
kesempatan untuk terus berinovasi. Penghargaan ini menjadi
motivasi besar bagi saya untuk terus memberikan kontribusi
terbaik dalam modernisasi teknologi perbankan dan
memajukan BNI Group di era digital.
Saya bangga menjadi bagian dari ekosistem BNI dan
berkomitmen untuk terus berkarya bersama seluruh Hi-
Movers BNI!
BEE Award dalam Pengembangan Talenta dan Kepemimpinan
Pelaksanaan BEE Award tidak hanya berfungsi sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga berkontribusi dalam
mendukung pengembangan talenta dan kesinambungan kepemimpinan di lingkungan BNI Group. Sejumlah
penerima BEE Award pada periode sebelumnya telah menunjukkan perkembangan peran dan tanggung
jawab yang signifikan, termasuk menempati posisi kepemimpinan di berbagai unit kerja.
Hal ini menunjukkan bahwa BEE Award menjadi salah satu referensi dalam mengenali pegawai dengan
kinerja unggul dan potensi kepemimpinan yang relevan dengan kebutuhan organisasi. Melalui pendekatan
ini, BNI memastikan bahwa pengembangan karier didasarkan pada kontribusi nyata dan kesiapan peran,
sehingga mendukung penyiapan pemimpin masa depan yang memiliki kapabilitas, integritas, dan
pemahaman bisnis yang kuat.
Peran BEE Award sebagai bagian dari penguatan pipeline kepemimpinan tercermin dari perkembangan
karier para penerimanya, yang saat ini telah dipercaya menempati posisi Pemimpin Divisi dan Pemimpin
Wilayah.
454 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 457
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Zamzami R. Pratama Prabawaputra Komang Arya Wira Kusuma
Regional CEO pada Kantor Wilayah 03 Corporate Development & Atmaja
Transformation Division Head Regional CEO pada Kantor Wilayah 08
Pemenang BEE Award BNI Tahun 2024
Pemenang BEE Award BNI Tahun 2023 Pemenang BEE Award BNI Tahun 2024
Ester Dian Fajar Rainy Donny Chairuman Prihati
SORX Wholesale & International Institutional Banking 2 Division Head Enterprise & Commercial Remedial &
Banking Recovery Division Head
Pemenang BEE Award BNI Tahun 2025
Pemenang BEE Award BNI Tahun 2024 Pemenang BEE Award BNI Tahun 2025
MENCIPTAKAN LINGKUNGAN KERJA YANG Respectful Working Place (RWP) sebagai
INKLUSIF, KONDUSIF DAN PRODUKTIF Upaya Menciptakan Lingkungan Kerja
UNTUK SELURUH PEGAWAI yang Aman, Nyaman, dan Menghargai
Kesetaraan
BNI memandang lingkungan kerja sebagai prasyarat BNI menerapkan prinsip Respectful Working
penting dalam menjaga produktivitas, keterlibatan, Place (RWP) sebagai bagian dari komitmen untuk
dan keberlanjutan kinerja pegawai. Oleh karena menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman,
itu, penguatan kinerja dan kepemimpinan di BNI dan saling menghormati. RWP menegaskan sikap
dilengkapi dengan upaya berkelanjutan untuk tegas Perusahaan terhadap segala bentuk pelecehan,
membangun lingkungan kerja yang inklusif, aman, perundungan, diskriminasi, serta perilaku tidak
dan kondusif bagi seluruh pegawai. pantas lainnya di lingkungan kerja.
Lingkungan kerja yang sehat dan saling menghargai Sebagai tindak lanjut atas arahan Kementerian BUMN
memungkinkan pegawai untuk berkontribusi secara melalui Surat Nomor SE-1/MBU/01/2024 tanggal
optimal, berkolaborasi secara efektif, serta menjaga 18 Januari 2024, BNI telah menetapkan ketentuan
keseimbangan antara kinerja dan kesejahteraan. penerapan RWP melalui Pedoman Perusahaan
Upaya ini dijalankan secara konsisten melalui Nomor Instruksi IN/013/HCS/001. Implementasi RWP
penguatan kebijakan, pemanfaatan dukungan didukung oleh mekanisme pelaporan yang aman
digital, serta penerapan prinsip kesetaraan dan dan rahasia, proses penanganan yang profesional
perlindungan hak pegawai di seluruh BNI Group. dan berkeadilan, serta sosialisasi berkelanjutan
untuk memperkuat pemahaman dan perilaku saling
menghormati di seluruh unit kerja.
Laporan Tahunan 2025
455
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 458
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kebijakan Mengenai Pekerja Anak dan/atau memperluas akses terhadap kesempatan kerja yang
Pekerja Paksa inklusif, tetapi juga memperkaya keberagaman
Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan organisasi yang mendukung inovasi, kinerja, dan
etika, BNI memastikan bahwa seluruh aktivitas keberlanjutan Perseroan.
operasional senantiasa mematuhi hukum
ketenagakerjaan nasional maupun standar Lingkungan Kerja yang Sehat, Nyaman dan
internasional yang melarang pekerja anak dan Aman untuk Meningkatkan Produktivitas
pekerja paksa. Melalui proses rekrutmen yang Pegawai [ACGS B.6.1]
ketat dan audit yang dilakukan secara berkala, BNI BNI memandang lingkungan kerja yang sehat,
menjaga komitmen untuk melindungi hak asasi aman, dan nyaman sebagai prasyarat penting dalam
pekerja serta mendukung praktik ketenagakerjaan menjaga produktivitas dan keberlanjutan kinerja
yang adil dan berkelanjutan. pegawai. Oleh karena itu, BNI secara konsisten
memastikan tersedianya tempat kerja yang layak
Komitmen Penegakan Hak Asasi Manusia melalui penerapan standar keselamatan dan
Sebagai wujud tanggung jawab terhadap kesehatan kerja, penguatan disiplin operasional,
pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif, BNI serta penyediaan fasilitas pendukung yang relevan
berkomitmen untuk menegakkan Hak Asasi Manusia dengan kebutuhan pegawai.
(HAM) dalam setiap aspek operasional Bank. Dengan
mengedepankan nilai-nilai keadilan, kesetaraan, dan Pendekatan tersebut diarahkan untuk memitigasi
transparansi, BNI memastikan seluruh kebijakan dan risiko kerja sekaligus menciptakan suasana kerja
tindakan senantiasa selaras dengan prinsip-prinsip yang memungkinkan pegawai bekerja secara fokus,
HAM yang diakui secara internasional. Melalui aman, dan berkelanjutan. Lingkungan kerja yang
pendekatan kolaboratif dengan para pemangku terjaga dengan baik menjadi fondasi bagi kinerja
kepentingan, BNI senantiasa berupaya menciptakan yang stabil, kolaborasi yang sehat, dan pencapaian
lingkungan kerja yang aman, menghormati hasil kerja yang optimal di seluruh unit kerja BNI
keberagaman, serta mendukung perlindungan hak- Group.
hak individu dan komunitas di sekitar lingkungan
BNI. Komitmen ini menjadi fondasi dalam menjaga Sejalan dengan hal tersebut, BNI menyadari bahwa
kepercayaan dan memberikan dampak positif bagi produktivitas jangka panjang tidak terlepas dari
masyarakat luas. kesejahteraan pegawai secara menyeluruh. Pada
tahun 2025, BNI melanjutkan penguatan BNI Holistic
Rekrutmen Penyandang Disabilitas Employee Wellbeing Program yang dirancang
BNI secara konsisten memperkuat komitmennya untuk mendukung terciptanya happy and healthy
dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif BNI hi-movers. Program ini mencakup tiga pilar
dengan menyediakan tempat kerja yang ramah utama, yaitu kesehatan mental dan fisik, kesehatan
disabilitas, baik melalui penyesuaian infrastruktur finansial, serta kesehatan sosial, yang diwujudkan
maupun pembukaan kesempatan berkarier melalui berbagai inisiatif seperti layanan konsultasi
yang setara. Komitmen ini diwujudkan melalui kesehatan dan EAP 2.0, dukungan perencanaan
pelaksanaan rekrutmen pegawai disabilitas secara keuangan dan persiapan masa pensiun, serta
berkelanjutan setiap tahun, yang membuka penguatan komunitas sosial pegawai. Pendekatan
ruang bagi talenta disabilitas untuk bergabung, holistik ini menjadi bagian dari upaya BNI dalam
berkontribusi, dan berkembang secara profesional menjaga keseimbangan antara kinerja dan kualitas
di BNI. Melalui pendekatan tersebut, BNI tidak hanya kehidupan kerja pegawai secara berkelanjutan.
456 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 459
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
yee Well
Emplo -Be
I i ng
BN
HEALTH
Mental & Physical
Consultation
• EAP 2.0
• BNI Daycare
FINANCIAL
Financial
Consultation
• EAP 2.0 -
Financial Checkup
Happy & Healthy • New Dana
BNI Hi-Movers Kesehatan Masa
Pensiun (DKMP)
SOCIAL
Social Communities
46 Society (Komunitas)
1. Menjaga Kesehatan Mental dan Fisik Pegawai
BNI Employee Assistance Program (EAP) 2.0
Sebagai bagian dari penguatan kesejahteraan pegawai, BNI melanjutkan penyempurnaan pelaksanaan
BNI Employee Assistance Program (EAP) 2.0. Program ini menyediakan akses layanan konsultasi
profesional terkait kesehatan mental dan fisik yang bersifat personal dan rahasia, guna membantu
pegawai mengelola tantangan kerja maupun personal secara lebih sehat.
Hasil implementasi EAP menunjukkan bahwa 64% pegawai yang memanfaatkan layanan konsultasi
mengalami perbaikan kondisi kesehatan mental. Pembelajaran ini menjadi dasar penguatan pendekatan
kesejahteraan pegawai yang lebih terstruktur dan berkelanjutan melalui BNI Holistic Employee Wellbeing
Program 2025.
Testimoni Pegawai Testimoni Pegawai
HABIBULLAH ZUBER UKHTI AMALIA
MATONDANG Institutional Banking Business
Retail Productive Business Development
Team Leader Institutional Banking 2
RCC Jatinegara
Program EAP ini memberikan pengalaman yang sangat Program EAP BNI membantu saya menyadari bahwa kesehatan
bermanfaat. Saya merasa sangat terbantu dengan adanya mental itu sejalan dengan performa kerja. Dengan bimbingan
program ini. Aplikasinya juga mudah digunakan dan coach profesional, saya belajar teknik manajemen waktu dan
menyediakan berbagai fitur yang mendukung kesehatan cara mengatasi rasa cemas saat menghadapi deadline besar.
mental serta keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi, Saya merasa lebih berenergi dan ‘hadir’ sepenuhnya pada
ditambah lagi saya dapat berkomunikasi dan berdiskusi saat rapat, yang secara otomatis meningkatkan output kerja
langsung dengan para ahlinya. Program ini membantu saya saya dibandingkan sebelumnya.
menjadi lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan diri,
sehingga dapat bekerja dengan lebih fokus dan produktif. Bukan cuma soal konsultasi mental, tapi juga panduan pola
makan dan olahraga. Ketika badan terasa lebih fit dan pikiran
Terima kasih BNI lebih tenang, fokus saya di kantor jadi jauh lebih tajam.
Saya tidak lagi merasa cepat lelah di tengah hari, sehingga
produktivitas tetap konsisten dari pagi sampai sore.
Laporan Tahunan 2025
457
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 460
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dukungan Keseimbangan Kerja dan Keluarga melalui BNI Little Explorers Daycare
BNI melanjutkan penyelenggaraan BNI Little Explorers Daycare sebagai bagian dari komitmen mendukung
keseimbangan kerja dan keluarga. Fasilitas penitipan anak ini dirancang untuk memberikan dukungan
nyata bagi pegawai, khususnya dalam menjalankan peran profesional dan keluarga secara seimbang.
Daycare dikelola oleh mitra profesional melalui proses seleksi yang ketat, dilengkapi dengan tenaga
pendamping berkompeten, pengawasan kesehatan berkala, serta fasilitas yang aman dan ramah
anak. Pemanfaatan aplikasi pemantauan aktivitas anak secara real-time memberikan rasa aman dan
kepercayaan bagi pegawai selama menjalankan aktivitas kerja.
Sebagai bagian dari ekosistem BNI Little Explorers Daycare, BNI juga menyelenggarakan Webinar
Parenting untuk membekali pegawai dengan wawasan praktis dalam mendampingi tumbuh kembang
anak di tengah dinamika pekerjaan.
Testimoni Pegawai Testimoni Pegawai
Amanda Puspitasari
Channel & Service Management
Daniel Setiawan
Senior Staff Channel & Service
Program Relation Manager
Management Section - Regional
Kantor Cabang Senayan
Office 12
“Program Daycare BNI memberikan rasa aman bagi saya Daycare BNI membantu saya menjaga keseimbangan antara
dan keluarga selama menjalani aktivitas kerja. Fasilitas ini karier dan peran sebagai ibu. Kehadiran fasilitas ini adalah
memungkinkan anak saya berada dalam lingkungan yang bentuk nyata dukungan BNI terhadap menjaga kesehatan
aman, terkelola dengan baik, serta mendukung proses mental pegawai. Sejak menggunakan Daycare BNI, rutinitas
tumbuh kembangnya. kerja saya jauh lebih fokus dan ringan. Anak dekat dengan
tempat kerja, terpantau dengan baik, dan tumbuh berkembang
Selain itu, anak-anak mendapatkan pendampingan yang dengan ceria.
ramah, kegiatan yang edukatif, serta pengawasan yang
memadai melalui sistem CCTV, yang mencerminkan perhatian Hal ini membuat saya bekerja dengan hati yang lebih tenang
BNI baik terhadap pegawai dan maupun keluarganya.” dan penuh semangat tanpa khawatir karna disupport tenaga
pengasuh yang profesional dan fasilitas yang memadai.
Aktivitas hariannya pun sangat beragam sehingga anak tidak
merasa bosan dan dapat bereksplorasi dengan maksimal.
Besar harapan program ini dapat dilanjutkan dan ditambah
pada fasilitas gedung-gedung BNI yang lain tidak hanya di
Menara BNI tapi di Gedoeng BNI, Grha BNI, Plaza BNI maupun
Emerald Tower (PIK) sehingga fasilitas ini bisa dirasakan oleh
lebih banyak pegawai yang mungkin membutuhkan fasilitas
Daycare ini.
2. Menjaga Kesehatan Finansial Pegawai
Dalam mendukung kesejahteraan pegawai secara menyeluruh, BNI menyediakan layanan konsultasi
perencanaan keuangan melalui mitra profesional berbasis aplikasi. Layanan ini ditujukan untuk
meningkatkan literasi keuangan dan membantu pegawai mengelola keuangan pribadi secara lebih
terencana, sehingga tercipta stabilitas finansial yang mendukung fokus dan produktivitas kerja.
Dana Kesehatan Masa Pensiun (DKMP): Investasi Sehat untuk Masa Depan Sejahtera [ACGS B.6.3]
BNI memahami bahwa masa pensiun merupakan periode penting untuk menikmati hasil kerja keras
dengan tenang dan sejahtera. Salah satu tantangan utama yang dihadapi pada fase ini adalah memastikan
akses berkelanjutan terhadap layanan kesehatan yang berkualitas. Untuk menjawab kebutuhan tersebut,
BNI menghadirkan Dana Kesehatan Masa Pensiun (DKMP), sebuah program yang dirancang untuk
memberikan perlindungan kesehatan menyeluruh bagi pegawai di masa pensiun.
458 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 461
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Seiring meningkatnya kebutuhan layanan 3. Menjaga Kesehatan Sosial Pegawai
kesehatan pada usia lanjut, DKMP menjadi BNI meyakini bahwa interaksi sosial yang sehat
solusi strategis yang tidak hanya memberikan berperan penting dalam menjaga keseimbangan
perlindungan finansial, tetapi juga ketenangan dan produktivitas pegawai. Untuk itu, BNI
bagi pegawai di masa depan. Melalui program memfasilitasi pembentukan komunitas pegawai
ini, BNI memastikan pegawai tetap memperoleh sebagai ruang kolaborasi, ekspresi minat
jaminan akses terhadap layanan kesehatan yang dan bakat, serta penguatan kebersamaan di
memadai, mengurangi kekhawatiran terhadap lingkungan kerja.
potensi biaya kesehatan tak terduga, serta
mendukung terciptanya kualitas hidup yang Melalui wadah 46 Society, yang menaungi
optimal di masa pensiun. lebih dari 25 komunitas berbasis minat dan
hobi, pegawai tidak hanya memperluas jejaring
internal, tetapi juga berpartisipasi dalam berbagai
kegiatan dan ajang yang mewakili BNI. Inisiatif
ini berkontribusi dalam membangun lingkungan
kerja yang lebih harmonis dan mendukung
kinerja secara menyeluruh.
Testimoni Komunitas Testimoni Komunitas
46 VESPA BNI DIAMOND46
Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar- Komunitas Diamond46 dibentuk sebagai wadah
besarnya kepada Manajemen BNI atas dukungan, perhatian, pengembangan minat dan bakat pegawai di bidang olahraga
dan kepercayaan yang telah diberikan kepada Komunitas 46 softball, sejalan dengan meningkatnya antusiasme pegawai
Vespa BNI. Dukungan tersebut menjadi motivasi bagi kami terhadap olahraga tersebut. Kehadiran Diamond46 diharapkan
untuk terus menjaga kekompakan, menumbuhkan rasa dapat mendukung terciptanya work-life balance yang sehat
bangga sebagai BNI Hi-Movers, serta berkontribusi positif serta memperkuat kolaborasi antarpegawai lintas unit kerja,
dalam membangun citra BNI melalui semangat kebersamaan sekaligus selaras dengan strategi manajemen BNI dalam
komunitas. meningkatkan employee engagement dan produktivitas.
Komunitas 46 Vespa BNI merupakan wadah kebersamaan Sejak berdiri, Diamond46 aktif menyelenggarakan latihan
untuk seluruh BNI Hi-Movers yang memiliki minat dan hobi rutin dan berpartisipasi dalam kompetisi softball antar
terhadap otomotif, khususnya Vespa. Komunitas ini dibentuk perusahaan untuk meningkatkan keterampilan, daya saing,
sebagai sarana untuk mempererat solidaritas, meningkatkan dan semangat kompetitif yang positif. Kami menyampaikan
engagement pegawai, serta mendukung terciptanya apresiasi dan terima kasih kepada manajemen BNI atas
keseimbangan antara pekerjaan dan hobi (Work life balance). dukungan yang diberikan, yang menjadi fondasi penting
dalam pengembangan bakat, pencapaian prestasi, dan
Sejak terbentuk hingga saat ini, Komunitas 46 Vespa BNI penguatan kolaborasi melalui olahraga.
secara aktif melaksanakan berbagai kegiatan seperti riding
bersama, touring, kegiatan sosial, serta partisipasi dalam
event internal maupun eksternal yang membawa nama baik
BNI.
Dalam pelaksanaan kegiatan komunitas, kami senantiasa
berkolaborasi dan berkoordinasi dengan Manajemen BNI
secara efektif dan berkesinambungan, sehingga setiap
aktivitas dapat berjalan dengan tertib, aman, dan memberikan
dampak positif bagi anggota komunitas maupun institusi.
Laporan Tahunan 2025
459
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 462
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
MENINGKATKAN EMPLOYEE EXPERIENCE DAMPAK ATAS INISIATIF STRATEGIS
MELALUI INFRASTRUKTUR DIGITAL YANG PENGELOLAAN HUMAN CAPITAL TAHUN
TERINTEGRASI 2025
Dalam mendukung transformasi Human Capital Selama tahun 2025, BNI memfokuskan pengelolaan
yang berorientasi pada kinerja dan keberlanjutan, Human Capital pada penguatan fondasi kinerja
BNI secara konsisten memperkuat pemanfaatan dan keterlibatan pegawai sebagai bagian dari fase
infrastruktur digital sebagai fondasi pengelolaan Deliver dalam Human Capital Roadmap. Berbagai
pengalaman kerja pegawai (employee experience). strategi dan inisiatif yang dijalankan diarahkan
Pendekatan ini diarahkan untuk memastikan bahwa untuk membangun lingkungan kerja yang lebih
setiap proses Human Capital berjalan secara lebih terstruktur, terukur, dan mendukung peningkatan
sederhana, transparan, dan mudah diakses oleh produktivitas secara berkelanjutan.
seluruh pegawai.
Dampak awal dari implementasi inisiatif tersebut
Sebagai wujud komitmen tersebut, BNI tercermin pada tingkat keterlibatan pegawai yang
mengembangkan DigiHC sebagai platform Human diukur melalui Employee Engagement Score (EES)
Capital terintegrasi yang digunakan oleh seluruh menggunakan metode e-NPS, dengan capaian
BNI Hi-Movers. DigiHC diposisikan sebagai one tingkat engagement sebesar 35%. Capaian ini
app for all dalam pengelolaan Human Capital, yang menunjukkan adanya basis keterlibatan pegawai
menyatukan berbagai proses utama ke dalam satu yang mulai terbentuk, sekaligus menjadi area yang
platform terpadu. Melalui DigiHC, pegawai dapat terus diperkuat melalui penyempurnaan sistem
mengelola aktivitas kerja harian secara mandiri, kerja, kepemimpinan, dan pengalaman kerja
mulai dari presensi, perencanaan dan realisasi pegawai pada tahap selanjutnya.
kerja, pengisian survei, pemberian dan penerimaan
umpan balik, hingga akses terhadap informasi Dari sisi pengelolaan tenaga kerja, jumlah
kebijakan Human Capital secara real-time. pegawai BNI pada tahun 2025 tercatat sebanyak
27.201 pegawai, relatif stabil dibandingkan tahun
Pemanfaatan DigiHC tidak hanya meningkatkan sebelumnya. Stabilitas tersebut sejalan dengan
kemudahan akses dan efisiensi proses, tetapi arah strategi BNI yang menekankan peningkatan
juga memperkuat keterlacakan dan konsistensi produktivitas melalui penguatan proses kerja,
pengelolaan Human Capital di seluruh organisasi. pemanfaatan sistem digital, serta peningkatan
Bagi pimpinan dan line manager, platform ini efektivitas peran, dibandingkan dengan ekspansi
menyediakan dasar informasi yang lebih andal untuk jumlah pegawai.
memantau pelaksanaan kerja, menindaklanjuti isu
kinerja, serta mendukung pengambilan keputusan Produktivitas pegawai, yang diukur melalui earning
yang lebih cepat dan berbasis data. per employee (EPE), tercatat sebesar Rp746,18 juta
per pegawai. Indikator ini mencerminkan kontribusi
Sejalan dengan penguatan sistem kerja tersebut, Human Capital dalam mendukung kinerja bisnis
BNI juga mengembangkan BNI Smarter sebagai Perseroan, sekaligus menjadi tolok ukur awal untuk
platform pendukung pengembangan kapabilitas dan mendorong perbaikan produktivitas yang lebih
pembelajaran pegawai. BNI Smarter memungkinkan konsisten pada periode berikutnya.
pegawai untuk merencanakan, memantau, dan
mencatat aktivitas pembelajaran sesuai dengan Secara keseluruhan, implementasi strategi Human
kebutuhan pengembangan masing-masing Capital sepanjang tahun 2025 menjadi landasan
individu. Melalui platform ini, proses learning tidak penting bagi penguatan kinerja organisasi ke
lagi bersifat sporadis, tetapi menjadi bagian yang depan, dengan fokus pada peningkatan keterlibatan
terstruktur dan terintegrasi dengan perjalanan pegawai, produktivitas, serta kesiapan kapabilitas
pengembangan pegawai. yang selaras dengan arah dan kebutuhan bisnis BNI.
Integrasi antara DigiHC dan BNI Smarter APRESIASI DAN PENGHARGAAN TAHUN
memperkuat pengalaman kerja pegawai secara 2025
end-to-end, mulai dari pengelolaan kinerja hingga
pengembangan kapabilitas. Pendekatan ini Pada tahun 2025, BNI kembali meraih apresiasi dan
memastikan bahwa employee experience di BNI penghargaan dalam pengelolaan Human Capital
tidak hanya berfokus pada kemudahan sistem, antara lain sebagai berikut:
tetapi juga mendukung produktivitas, kesiapan 1. 500 Best Companies in Asia Pacific 2025 – TIME
kompetensi, serta keberlanjutan kinerja pegawai 2. Best Companies to Work for in Asia 2025 – HR
dalam jangka panjang. Asia
460 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 463
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
3. World’s Best Employers 2025 - Forbes dapat diimplementasikan secara konsisten,
4. Gold Medals Best Benefits Wellness and Well terukur, dan berdampak nyata terhadap kinerja
Being Program – Brandon Hall Group HCM organisasi.
Excellence Award 2025
5. Bronze Medals Best Corporate Culture Melalui penguatan platform digital Human
Transformation – Brandon Hall Group HCM Capital, BNI memastikan keterlacakan proses,
Excellence Award 2025 ketersediaan data yang andal, serta pengambilan
6. Gold Awards Branding & Durability Best keputusan yang lebih cepat dan berbasis
Corporate University – Global Council of informasi. Pendekatan ini memungkinkan
Corporate Univesities (GCCU) Award 2025 pengelolaan kinerja, pengembangan talenta,
7. Gold Award Winner Best Learning & Development dan pengalaman kerja pegawai berjalan secara
Over 5,000 Employees – International Customer lebih terstruktur, sekaligus menjadi enabler bagi
Experience Awards (ICXA) Tahun 2025 seluruh inisiatif Human Capital lainnya.
8. Dream Workplace for Learning – Markplus
Institute 2. Penguatan Performance Management dan
9. SRIKANDI Pemenang Komunitas Sosial Dalam Performance Culture
Pemberdayaan Perempuan – Perempuan Dengan fondasi sistem yang semakin kuat,
Inspiratif 2025 TVOne BNI melanjutkan penguatan pengelolaan
kinerja untuk memastikan keselarasan sasaran
TINJAUAN PENGELOLAAN HUMAN individu, unit, dan strategi bisnis. Performance
CAPITAL TAHUN DAN ARAH STRATEGIS management diarahkan untuk memperjelas
TAHUN 2026 akuntabilitas, memperkuat peran line manager,
serta mendorong perbaikan kinerja yang
Sepanjang tahun 2025, pengelolaan Human berkelanjutan.
Capital BNI difokuskan pada penguatan fondasi
implementasi kebijakan dan sistem sebagai bagian Sejalan dengan hal tersebut, penguatan
dari fase Deliver dalam Human Capital Roadmap. performance culture difokuskan pada internalisasi
Berbagai inisiatif yang dijalankan pada periode ini nilai dan perilaku kerja yang berorientasi pada
menjadi dasar awal untuk memastikan keselarasan hasil, sehingga kinerja menjadi bagian dari cara
antara arah strategis Perseroan, kesiapan organisasi, kerja sehari-hari di seluruh organisasi.
serta praktik pengelolaan SDM yang lebih terstruktur
dan terukur. Pembelajaran dari implementasi tahun 3. Optimalisasi Total Reward untuk Mendukung
2025 memberikan gambaran awal atas area yang Kinerja
telah berjalan efektif, sekaligus ruang perbaikan BNI mengoptimalkan kebijakan total reward
yang perlu diperkuat untuk mendukung transformasi untuk memastikan penghargaan selaras dengan
bisnis BNI ke depan. kontribusi dan pencapaian kinerja pegawai.
Pendekatan ini mendukung motivasi, menjaga
Selaras dengan RJPP BNI, tahun 2026 menjadi daya saing, serta memperkuat retensi talenta
fase penting untuk memperkuat peran Human yang memberikan kontribusi signifikan terhadap
Capital sebagai enabler strategis dalam mendorong kinerja Perseroan.
transformasi bisnis yang berkelanjutan. Pada
periode ini, pengelolaan Human Capital diarahkan Optimalisasi total reward juga berperan dalam
untuk meningkatkan konsistensi implementasi, memperkuat performance culture melalui
efektivitas sistem, serta dampak nyata terhadap pemberian penghargaan yang konsisten dan
kinerja organisasi. proporsional terhadap hasil kerja.
Berdasarkan evaluasi atas tahun 2025 dan arah 4. Penguatan Talent, Career, dan Succession
bisnis BNI, maka strategi Human Capital tahun Pipeline
2026 difokuskan pada penguatan area prioritas BNI memperkuat pengelolaan talenta secara
yang berdampak langsung terhadap produktivitas, end-to-end untuk memastikan kesiapan
kepemimpinan dan kesiapan organisasi. pegawai dalam mengisi peran strategis dan
posisi pimpinan di masa depan. Pengelolaan
1. Penguatan Human Capital IT dan Digitalisasi karier dan succession planning diarahkan
sebagai Fondasi Pengelolaan HC untuk membangun pipeline kepemimpinan
BNI menempatkan Human Capital IT dan yang berkelanjutan, selaras dengan kebutuhan
digitalisasi sebagai fondasi utama pengelolaan bisnis dan dinamika organisasi. Pendekatan ini
Human Capital pada tahun 2026. Penguatan ini memastikan kesinambungan kepemimpinan
menjadi prasyarat penting untuk memastikan serta stabilitas kinerja organisasi dalam jangka
kebijakan, proses, dan praktik Human Capital panjang.
Laporan Tahunan 2025
461
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 464
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Teknologi Informasi
PERAN STRATEGIS TEKNOLOGI INFORMASI VISI DAN MISI TEKNOLOGI INFORMASI BNI
DALAM AKSELERASI BISNIS DAN
TRANSFORMASI BNI 2025 Visi
Menjadi pendukung utama untuk mendorong
Dalam menghadapi era digital yang terus transformasi BNI menuju pertumbuhan bisnis yang
berkembang pesat, Teknologi Informasi (TI) menjadi berkelanjutan.
salah satu pilar utama dalam memperkuat daya
saing dan pertumbuhan bisnis BNI. TI berperan Visi ini selaras dengan visi BNI yaitu “Menjadi
strategis dalam mendorong transformasi bisnis, Lembaga Keuangan yang Terunggul dalam Layanan
mulai dari peningkatan efisiensi operasional, dan Kinerja secara Berkelanjutan”. TI sebagai
optimalisasi layanan nasabah, hingga penciptaan enabler mendukung BNI dalam mewujudkan visi
inovasi digital yang relevan dengan kebutuhan untuk menjadi lembaga keuangan yang terunggul
pasar yang semakin dinamis dan kompetitif. dalam layanan dan kinerja dengan mendorong BNI
bertransformasi untuk pertumbuhan bisnis yang
Sepanjang tahun 2025, BNI terus mengakselerasi berkelanjutan dengan menyediakan pengalaman
berbagai inisiatif digital dengan mengacu pada terbaik bagi nasabah dan meningkatkan efisiensi
Corporate Plan 2024–2028, guna menjawab secara keseluruhan.
kebutuhan perkembangan bisnis serta memperkuat
fondasi transformasi jangka panjang. Dengan Misi
aspirasi “4-t-6 Technology Formula of Transforming 1. Fostering Core of Excellence with Enterprise
BNI with IMPACT” atau disingkat “46 with IMPACT”, Agility
BNI menetapkan visi, misi, dan program utama 2. Catalyst for Data Driven Transformation
TI sebagai peta jalan strategis dalam lima tahun 3. Fortify Resilience with Future-proof Innovation
ke depan. Inisiatif TI tersebut berfokus pada empat 4. Revolutionize beyond Ecosystem
misi utama, yaitu:
1. Enterprise Agility – meningkatkan kelincahan Penjabaran dari Visi TI tersebut disampaikan dalam
organisasi dalam merespons perubahan pasar. 4 Misi TI BNI, sebagai berikut:
2. Data Driven Transformation – mengoptimalkan
pengambilan keputusan melalui analitik data. 1. Fostering Core of Excellence with Enterprise
3. Future-Proof Innovation – menghadirkan inovasi Agility
yang relevan untuk masa depan. Misi ini berkaitan pada upaya untuk
4. Revolutionize Beyond Ecosystem – memperluas meningkatkan produktivitas melalui inisiatif
kolaborasi lintas industri melalui pemanfaatan yang berkelanjutan meliputi transformasi SDM,
teknologi mutakhir. peningkatan kolaborasi antar tim, sentralisasi
fungsi kerja pada bidang tertentu (Center of
Sepanjang tahun 2025, TI BNI menjaga tingkat Excellence), dan adopsi pendekatan agile dalam
eksekusi perencanaan investasi TI tetap stabil dari aktivitas organisasi TI dalam rangka membangun
tahun sebelumnya. Dengan alokasi investasi TI fondasi yang kuat bagi BNI dalam perjalanan
yang relatif sama, BNI memperkuat sistem TI dalam transformasi yang berkelanjutan.
mendukung bisnis bank (change the bank) dan juga
secara bersamaan menjaga kualitas operasional 2. Catalyst for Data Driven Transformation
TI (run the bank) dengan proporsi investasi Misi ini berkaitan pada peran TI sebagai
yang seimbang, guna mendukung keberlanjutan pendorong utama dalam mengubah cara bank
pertumbuhan dan menciptakan nilai jangka panjang beroperasi dengan memanfaatkan data secara
bagi pemegang saham maksimal, dimana TI tidak hanya menjadi
pendukung teknis, tetapi juga menjadi katalisator
dalam mengubah budaya organisasi, proses
bisnis, dan pengambilan keputusan yang
didorong oleh data. Dengan memanfaatkan data
secara efektif, bank dapat membuat keputusan
462 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 465
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
bisnis yang lebih baik, meningkatkan efisiensi, 2. INDI 4.0 Level 4 (Sudah Menerapkan)
memberikan pengalaman pelanggan yang lebih Dalam rangka memenuhi pelaksanaan asesmen
personal, dan meningkatkan daya saing dan Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI
relevansi di era digital. 4.0) untuk BUMN yang tertuang dalam MoU
antara KBUMN dan Kemenperin No. MoU-
3. Fortify Resilience with Future-proof Innovation 03/MBU/04/2021 No. 1 Tahun 2021, BNI telah
Misi ini berkaitan pada upaya untuk memperkuat melakukan self-assessment INDI 4.0 dan
ketahanan bank terhadap berbagai risiko, baik melaporkan hasilnya kepada Kementerian
itu dari dalam maupun luar organisasi. Hal ini BUMN per 30 Desember 2025 dengan hasil level
mencakup kemampuan untuk menghadapi 4 (tingkat: sudah menerapkan). Pengawalan
gangguan, perubahan regulasi, serangan tingkat pencapaian INDI 4.0 ini dapat dipenuhi
siber, dan ketidakpastian bisnis lainnya. Dalam melalui evaluasi berkala dan adaptasi terhadap
implementasi-nya, hal tersebut didukung oleh perubahan lingkungan bisnis, investasi
inovasi teknologi yang tidak hanya relevan saat berkelanjutan dalam teknologi, pengembangan
ini, tetapi juga dapat bertahan dan berkembang sumber daya manusia termasuk pembentukan
di masa depan. budaya inovasi dan kreativitas, serta melakukan
implementasi tata kelola yang kuat. Keberhasilan
4. Revolutionize beyond Ecosystem penjagaan level INDI 4.0 ini menunjukkan
Misi ini berkaitan pada upaya untuk melakukan kesiapan BNI sebagai bank yang sesuai dengan
transformasi yang inovatif di luar batasan standar industri.
ekosistem perbankan tradisional. Dengan misi
ini, BNI terus berkembang melalui proposisi 3. Kapabilitas Disaster Recovery
yang inovatif dan mencari peluang baru di Guna memastikan keberlangsungan operasional
luar layanan perbankan konvensional dengan TI, termasuk apabila terjadi bencana maupun
ekspansi ekosistem, dimana hal ini juga dapat gangguan massal, BNI memanfaatkan sistem
membantu BNI untuk menjaga keunggulan cadangan pemulihan bencana, dengan
kompetitif. penempatan baik pada pusat data terpisah yang
difungsikan sebagai Disaster Recovery Center
KEUNGGULAN TEKNOLOGI INFORMASI BNI (DRC) maupun dengan konfigurasi redundansi
yang difungsikan sebagai High Availability
Dalam bidang TI, BNI memiliki berbagai keunggulan (HA). Selanjutnya, guna memastikan kesiapan
yang mampu mendukung bisnis untuk terus sistem cadangan dalam menghadapi kondisi
tumbuh, yaitu: darurat, dilakukan pengujian proses pengalihan
1. IT Maturity Level 4 (Predictable) operasi dari sistem utama ke sistem alternatif
Guna membantu pencapaian tujuan bisnis lainnya (Switch Over) dan kembali lagi ke sistem
melalui penggunaan teknologi informasi yang utama (Switch Back). Aktivitas Switch Over dan
efektif dan efisien, BNI mengimplementasikan Switch Back (SO-SB) ini dilakukan untuk menguji
framework COBIT 5 dan selanjutnya COBIT 2019 sistem kedua atau cadangan dalam menjalankan
sebagai acuan tata kelola dan manajemen TI. layanan, terutama pada aplikasi kritikal dan
Keberhasilan dalam penerapan framework COBIT transaksional. Inisiatif otomasi ini memberikan
tersebut diukur sebagai tingkat IT Maturity, yang rasa aman dan kepercayaan bagi nasabah.
menunjukkan seberapa baik praktik-praktik TI
diterapkan dan diintegrasikan. 4. Optimalisasi Core Banking
BNI meningkatkan kapasitas dan kapabilitas
IT Maturity BNI berhasil dipertahankan pada sistem Core Banking melalui berbagai inisiatif
kapabilitas level 4 (predictable) melalui evaluasi optimalisasi secara berkelanjutan. Hasil dari
berkala, upaya peningkatan berkelanjutan, upaya ini sangat signifikan, dengan percepatan
komitmen manajemen dalam memberikan proses End-of-Day (EOD), percepatan proses End-
dukungan terhadap inisiatif peningkatan of-Month (EOM), dan percepatan proses End-of-
tersebut, pelatihan dan pengembangan Year (EOY) dibandingkan periode sebelumnya.
kompetensi karyawan, peningkatan awareness Peningkatan ini tidak hanya memperkuat efisiensi
dan ownership terhadap tata kelola TI, serta operasional, tetapi juga memastikan layanan
pemantauan kinerja terhadap KPI yang relevan. yang lebih cepat dan akurat bagi nasabah.
Hal ini menunjukkan bahwa proses dan tata
kelola TI BNI telah sejalan dengan best practice. 5. Pengamanan Endpoint Berkelanjutan
Hal ini didukung oleh upaya peningkatan BNI secara berkelanjutan melakukan penjagaan
IT Maturity melalui pemenuhan gap hasil dan peningkatan pengamanan terhadap end
assessment, termasuk pemenuhan kewajiban point, yaitu perangkat yang terhubung ke
kepada regulator dan pemegang saham. jaringan komputer baik di sisi server dan client
Laporan Tahunan 2025
463
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 466
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
yang menjadi titik akhir dalam pertukaran data, Mengedepankan Hyper-Personalization dengan
termasuk pengamanan dari ancaman eksternal. memanfaatkan data dan analytics untuk menawarkan
Hal ini dilakukan sebagai pengawalan keandalan layanan yang lebih personal dan disesuaikan dengan
keamanan sistem TI BNI sekaligus untuk kebutuhan setiap Nasabah, wondr by BNI dilengkapi
melindungi data sensitif dari ancaman keamanan dengan 3 Dimensi Keuangan yaitu Transaksi,
siber. Insight, dan Growth sebagai fitur unggulan untuk
memberikan pengalaman perbankan terbaik dalam
6. IT Competency Model bertransaksi dan merencanakan masa depan.
Sebagai penjagaan kualitas sumber daya
manusia, Satuan Kerja TI (SKTI) BNI menerapkan Meningkatnya kebutuhan transaksi masyarakat
kerangka kerja terstandar untuk mengelola dan menjadikan fitur Transaksi di wondr by BNI bertujuan
mengembangkan kompetensi pegawai di bidang untuk mendukung kebutuhan keuangan yang cepat,
TI, termasuk keterampilan, manajemen kinerja, aman dan nyaman secara real-time bagi Nasabah.
komunitas dan jalur karier. Pemanfaatan IT Fitur seperti transfer domestik, transfer luar negeri,
Competency Model ini memungkinkan pegawai top-up e-wallet, top-up TapCash, pembayaran
agar mampu meningkatkan keahlian yang QRIS, pembayaran tagihan, dan pengaturan jadwal
sejalan dengan aktivitas kesehariannya dalam transfer yang semuanya dapat dilakukan hanya
mendukung tujuan perusahaan. dalam tiga langkah sederhana untuk memudahkan
nasabah dalam pengelolaan transaksi harian.
REALISASI PROGRAM Setiap proses dalam fitur Transaksi di wondr by
PENYELENGGARAAN TI BNI mengedepankan desain flow yang intuitif dan
self explanatory berdasarkan riset mendalam untuk
TI BNI berperan aktif dalam menyediakan dan memberikan pengalaman pengguna yang jauh lebih
mengembangkan solusi teknologi informasi yang menyenangkan.
selaras dengan kebutuhan bisnis, guna mendukung
pencapaian strategi dan transformasi BNI secara Sejalan dengan meningkatnya literasi keuangan
menyeluruh. Sepanjang tahun 2025, berbagai masyarakat Indonesia, wondr by BNI menghadirkan
program penyelenggaraan TI telah dijalankan secara fitur Insight untuk dapat membantu Nasabah
terarah dan terukur, dengan fokus pada peningkatan BNI dalam melakukan pengecekan kesehatan
kapabilitas teknologi, efisiensi operasional, serta keuangannya. Transaksi Nasabah yang dilakukan
optimalisasi layanan kepada nasabah dan unit di seluruh channel BNI baik melalui ATM, EDC dan
bisnis. Program-program tersebut dirancang juga digital channel akan langsung muncul dan
untuk mendukung agenda pertumbuhan BNI dikelompokan dengan kategorisasi yang telah
melalui integrasi teknologi dalam proses bisnis disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat modern
inti, peningkatan keandalan infrastruktur TI, serta seperti Makanan & Minuman, Top Up e-wallet,
penerapan standar keamanan yang tinggi. Selain Tagihan Bulanan,Transportasi, Belanja, Lifestyle, dan
itu, setiap program dilengkapi dengan indikator lain-lain. Fitur ini juga akan memberikan gambaran
kinerja dan mekanisme evaluasi untuk memastikan dengan diagram yang mudah dimengerti mengenai
efektivitas implementasi serta kesesuaian dengan perbandingan pemasukan dan pengeluaran dari
target strategis Perseroan. Nasabah dalam satu bulan. Hal ini diharapkan dapat
membantu masyarakat Indonesia untuk lebih bijak
Beberapa program penyelenggaraan TI BNI beserta dalam mengelola keuangannya.
capaian kinerja dan hasil evaluasinya sepanjang
2025 dapat dilihat sebagai berikut: Perencanaan masa depan menjadi hal yang marak
dilakukan oleh masyarakat Indonesia saat ini,
Pengembangan Layanan Perbankan pada selain memberikan pengalaman bertransaksi dan
area Retail melihat behaviour spending yang mumpuni, wondr
Pengembangan ini berfokus untuk memberikan by BNI juga dilengkapi dengan fitur Growth yang
pengalaman pengguna yang optimal, meningkatkan berfokus pada perencanaan masa depan dengan
adopsi layanan, serta mendukung pertumbuhan menyediakan berbagai pilihan produk finansial yang
bisnis. Salah satu hasil pengembangan TI yang hyper-personalized sesuai dengan kebutuhan dan
menjadi unggulan di tahun 2025 adalah wondr by BNI. risk profile Nasabah, seperti tabungan berjangka,
deposito dan juga instrument investasi, untuk
wondr by BNI merupakan banking app baru dari BNI mengajak para Nasabah tumbuh dan berkembang
yang dilengkapi dengan teknologi terkini dengan secara finansial sesuai impian masa depannya
standar global, dilengkapi dengan tampilan yang masing-masing. wondr by BNI juga memberikan
lebih modern dan fresh, serta memberikan akses kepada penggunanya untuk dapat melihat
pengalaman pengguna yang lebih baik. seluruh aset yang dimilikinya dalam ekosistem BNI
464 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 467
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
dan juga Perusahaan Anak seperti Tabungan dan - BNIdirect bisnis, merupakan solusi cash
Giro, Tabungan Berjangka, Investasi (Reksadana, management untuk segment SME
Obligasi, Saham, DPLK, dan Bancassurance) di satu - BNIdirect API, merupakan Layanan Banking as
layar. a Service memungkinkan nasabah Wholesale
melakukan transaksi perbankan dari sistem
mereka sendiri melalui integrasi API
- BNIdirect supply chain, merupakan solusi supply
chain financing bagi pelaku usaha
- BNIdirect receivables, merupakan solusi yang
memberikan fasilitas penagihan bagi nasabah
Wholesale
- BNIdirect trade, merupakan solusi pembiayaan
ekspor import
- BNIdirect fx, merupakan aplikasi digital berbasis
web yang dapat diakses melalui jaringan Internet
oleh nasabah Corporate untuk melakukan
transaksi Valas non-fisik secara langsung dengan
Dealer BNI Treasury.
Branding name BNIdirect sebelumnya dikenal
sebagai channel Cash Management. Seiring dengan
Pengembangan aplikasi wondr by BNI telah pengembangan channel Wholesale Transaction
mencapai release pertama dengan peluncurannya. Banking yang terintegrasi, BNIdirect berubah
Selanjutnya, sampai dengan akhir tahun 2025 ini, menjadi branding name untuk integrated Wholesale
wondr by BNI berada dalam fase koeksistensi portal BNI yang dapat diakses melalui https://direct.
dengan BNI Mobile Banking, dimana proses migrasi bni.co.id sedangkan channel Cash Management
fitur-fitur yang ada sedang berlangsung, untuk mempunyai branding name baru, yaitu: BNIdirect
penyelesaian beberapa bulan ke depan. Setelah cash.
migrasi fitur-fitur tersebut selesai dilengkapi, wondr
by BNI akan menggantikan BNI Mobile Banking Seluruh pengembangan channel Wholesale
sebagai kanal digital pribadi bagi nasabah BNI. Transaction Banking dilakukan secara berkelanjutan
dengan mengakomodasi berbagai masukan dan
wondr by BNI telah diunduh lebih dari 12 juta insight dari nasabah, sehingga layanan yang
kali sepanjang 2025 sejak peluncurannya dan dihadirkan semakin efektif, efisien, dan selaras
menunjukkan jumlah pengguna aktif bertransaksi dengan kebutuhan bisnis.
±65% yang secara konsisten meningkat lebih tinggi
dibandingkan dengan BNI Mobile Banking. Hal Beberapa Inisiatif Pengembangan Layanan
ini menunjukkan bukti komitmen BNI untuk terus Wholesale Tahun 2025
menjadi main transaction platform pilihan nasabah. Sepanjang tahun 2025, BNI telah merealisasikan
berbagai pengembangan layanan perbankan
Pengembangan Layanan Perbankan pada Wholesale, antara lain:
area Wholesale 1. BNIdirect bisnis untuk Segmen SME, yang
Pengembangan layanan perbankan pada area diluncurkan pada ajang BNI WondrX pada
Wholesale difokuskan untuk menghadirkan tanggal 15–17 Agustus 2025 di ICE BSD. Solusi
pengalaman pengguna yang optimal bagi nasabah ini dirancang khusus untuk segmen SME dengan
korporasi dan pelaku usaha. Seiring dengan kemudahan single user authorization, alur
perkembangan bisnis nasabah, kebutuhan internal transaksi yang lebih sederhana, serta tampilan
bank, serta pemenuhan ketentuan regulator, BNI UI/UX yang sangat user-friendly.
secara berkelanjutan melakukan peningkatan fitur • Fitur Unggulan BNIdirect bisnis Segmen
dan kapabilitas layanan digital Wholesale guna SME, meliputi:
menjaga daya saing, serta memenuhi kebutuhan a. Akses single user
transaksi nasabah secara end-to-end. b. Financial summary berupa laporan
keuangan yang lengkap dan transparan
Pengembangan semua channel di area Wholesale c. Pengalaman layanan yang lebih
Transaction Banking dilakukan menggunakan personalized
branding BNIdirect, yang meliputi: d. Kemudahan instant transfer, pembayaran,
- BNIdirect cash, merupakan solusi cash dan pembelian
management untuk segment corporate dan e. Dukungan yang lebih kuat bagi
Commercial pengembangan UMKM
Laporan Tahunan 2025
465
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 468
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2. Peningkatan Layanan BNIdirect API 3. Peningkatan Layanan BNIdirect cash
Selain pengembangan di channel Cash BNIdirect cash tetap menjadi channel utama bagi
Management, BNI juga melakukan nasabah Wholesale dalam melakukan transaksi
pengembangan layanan API untuk mendukung keuangan. Sepanjang tahun 2025, kinerja
kebutuhan integrasi sistem nasabah Wholesale. BNIdirect cash menunjukkan pertumbuhan
Layanan API ini memungkinkan nasabah yang solid dengan total Gross Transaction Value
korporasi untuk mengintegrasikan sistem (GTV) mencapai Rp11.406 triliun, meningkat
keuangan internal dengan sistem perbankan BNI 26,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah
secara aman, andal, dan sesuai standar industri. pengguna BNIdirect cash tercatat sebanyak
261.815 nasabah per Desember 2025, meningkat
Peningkatan layanan API di tahun 2025 meliputi; 24,8% dibandingkan tahun sebelumnya, yang
penguatan pengamanan, penguatan integrasi mencerminkan tingginya tingkat adopsi dan
transaksi host-to-host, perluasan ekosistem kepercayaan nasabah terhadap layanan digital
digital dengan mitra, peningkatan proses Wholesale BNI.
onboarding dan operasional API, serta dukungan
pengelolaan layanan API secara end-to-end guna
mendukung pertumbuhan layanan digital Bank.
BNI Anti Money Laundering (AML) System
Pengembangan BNI AML System dirancang untuk mencegah dan mendeteksi pencucian uang serta
pendanaan terorisme. BNI menerapkan program AML yang komprehensif untuk memastikan kepatuhan
terhadap regulasi, khususnya POJK No. 8 Tahun 2023, dan menjaga integritas sistem keuangan.
Peningkatan Kapabilitas Sistem dan Infrastruktur TI secara Hygiene
Peningkatan Kapabilitas Sistem dan Infrastruktur TI secara Hygiene bertujuan untuk memastikan bahwa
sistem dan infrastruktur teknologi informasi tetap andal, aman, dan sesuai dengan kebutuhan bisnis yang
berkembang.
Optimalisasi Core Banking
BNI telah berhasil meningkatkan kapasitas dan kapabilitas sistem Core Banking melalui berbagai inisiatif
optimalisasi. Hasil dari upaya ini sangat signifikan, dengan percepatan proses End-of-Day (EOD) sebesar
242%, percepatan proses End-of-Month (EOM) sebesar 233%, dan percepatan proses repost transaction
mencapai 500%. Peningkatan ini tidak hanya memperkuat efisiensi operasional, tetapi juga memastikan
layanan yang lebih cepat dan akurat bagi nasabah.
Configuration Management Database
BNI telah menerapkan Configuration Management Database (CMDB) sebagai sarana untuk memantau
dan mengelola perubahan konfigurasi sistem dan layanan, sekaligus menjadi single source of truth dalam
pengelolaan data TI yang akurat dan terintegrasi.
466 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 469
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
New Core Treasury Management System Rencana Kerja & Anggaran Perusahaan (RKAP)
(TMS) tahun 2025, dengan tetap mengacu pada
BNI telah mengimplementasikan New Core TMS Corporate Plan BNI periode tahun 2024-2028.
sejak 7 Juli 2025 untuk Head Office, sementara enam Pelaksanaan RSTI tersebut dilakukan agar
KLN dijadwalkan menyusul dengan target go-live penyelenggaraan TI terus mengikuti Kebijakan
bertahap pada Juli hingga Agustus 2026. Direksi, strategi bisnis, dan pelaksanaan
transformasi BNI, dengan mempertimbangkan
Dari sisi keunggulan fungsional, New Core TMS tren TI serta regulasi di sektor perbankan baik
merupakan platform unified cross-asset front-to- lokal maupun global.
back, sehingga seluruh proses mulai dari trading,
risk management, hingga operations berada dalam RSTI ini menjadi peta jalan bagi transformasi
satu kesatuan sistem. Platform ini juga mendukung digital BNI, dengan tujuan utama untuk
STP (StraightThrough Processing) penuh, baik untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam
transaksi dari trading platform maupun penarikan mendukung operasional, meningkatkan efisiensi,
market data secara langsung dari Bloomberg dan dan mendorong inovasi. Aktivitas tahunan
Refinitiv. Selain itu, transaksi terkait surat berharga dituangkan dalam Rencana Pengembangan TI
juga dapat STP langsung ke JITU BI-SSSS, sehingga (RPTI), sepanjang tahun 2025 seluruh proyek
meningkatkan kecepatan proses dan menurunkan strategis TI telah berhasil diselesaikan sesuai
risiko operasional. rencana Pencapaian ini mencerminkan komitmen
TI untuk terus mendukung upaya berkelanjutan
Dari sisi perbedaan dibandingkan sistem BNI dalam mengintegrasikan strategi TI ke dalam
sebelumnya, New Core TMS memungkinkan strategi bisnis perusahaan.
transaksi dan market data untuk langsung diproses
secara otomatis dengan berbagai surrounding 2. Evaluasi atas Efektivitas Penyelenggaraan
applications. Sistem ini dibangun dengan arsitektur Teknologi Informasi (TI)
horizontal scaling yang mampu menangani volume Evaluasi atas Efektivitas Penyelenggaraan
transaksi besar secara real-time, sehingga sangat Teknologi Informasi (TI) Kementerian BUMN
cocok untuk kebutuhan bank dengan aktivitas telah menetapkan kerangka kerja tata kelola
treasury intensif. Coverage produk yang didukung TI yang berstandar internasional serta prioritas
juga jauh lebih luas—mulai dari rates, FX, credit, implementasinya sebagai pedoman untuk
derivatives, securities, repos, collateral management mengevaluasi penyelenggaraan TI (tata kelola,
hingga clearing—dan sudah dirancang memenuhi kinerja serta pemanfaatan teknologi). Framework
kebutuhan cross-asset serta regulatory reporting untuk penilaian penyelenggaraan TI tersebut
secara komprehensif. menggunakan Control Objective for Information
and Related Technologies (COBIT) 2019 dengan
REALISASI PROGRAM ASPIRASI model kapabilitas proses 2 (dua) dimensi, yaitu
PEMEGANG SAHAM TAHUN 2025 berdasarkan dimensi kategori proses (domain)
dan kategori level capability.
Pada tahun 2025, BNI terus mendukung serta
mengakomodasi Aspirasi Pemegang Saham (APS) Kementerian BUMN menetapkan bahwa 24 dari
untuk menumbuhkembangkan BNI melalui berbagai 40 proses pada COBIT 2019 menjadi prioritas
program TI sebagai berikut: untuk diimplementasikan dan harus mencapai
nilai minimal level 3 (tiga). Berdasarkan hasil
1. Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI) asesmen terakhir, BNI telah memenuhi ketetapan
Sebagai bentuk komitmen TI BNI dalam selalu tersebut, dimana atas 24 proses yang menjadi
menyelaraskan strategi dengan kebutuhan prioritas telah mendapatkan nilai minimal level 3
dan arah bisnis Bank, RSTI dilaksanakan guna (tiga) dengan rincian sebagai berikut:
mendukung Rencana Bisnis Bank (RBB) dan
Laporan Tahunan 2025
467
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 470
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
• Level 3 (Established) : 3 proses
• Level 4 (Predictable) : 19 proses
• Level 5 (Optimized) : 2 proses
BNI telah melakukan asesmen IT Maturity Level dengan menggunakan framework COBIT 2019 oleh asesor
(PT Deloitte Konsultan Indonesia) pada tahun 2023 – 2024 dengan penilaian yang difokuskan kepada
process activities yang terdiri dari 5 domain dan dijabarkan dalam 40 sub domain/proses mencakup
seluruh siklus pengelolaan TI mulai dari perencanaan strategis hingga evaluasi dan pemantauan kinerja.
Adapun hasil penilaian penyelenggaraan TI BNI tahun 2023-2024 dengan menggunakan framework
COBIT 2019 adalah 4,08 (dari maksimal 4,65) seperti bagan berikut:
Skor Target
No. Proses Skor Area of Improvement Rencana Tindak Lanjut Status
Max Pemenuhan
1. EDM01 4 4 Tidak terdapat gap dan Mempertahankan pencapaian - S
Ensured rekomendasi karena level yang sudah dicapai saat
Governance kriteria telah terpenuhi. ini melalui disiplin pencatatan
Framework dan pengkinian data serta
Setting and dokumentasi proses.
Maintenance
2. EDM02 4 5 Melakukan perbaikan Melakukan pengukuran Q1-2025 S
Ensured berdasarkan review kinerja produk atau proyek
Benefit atas laporan kinerja secara konsisten berdasarkan
Delivery portofolio, program dan dokumen Feasibility Study
TI untuk memastikan
bahwa nilainya telah
dioptimalkan dan
tindakan perbaikan telah
dikendalikan.
3. APO01 4 5 a. Melakukan evaluasi a. Review prosedur Q4 - 2024 S
Managed I&T dan pengkinian diprioritaskan untuk proses
Management kebijakan/prosedur terkait SDLC.
Framework minimal setahun b. Menyesuaikan kebijakan/
sekali dilengkapi prosedur/ juknis untuk
dengan log perubahan seluruh proses berdasarkan
(versioning). struktur organisasi terkini.
b. Penetapan KPI c. Telah terdapat penetapan
terhadap project KPI berdasarkan IT
IT Operation Operation Transformation
Transformation Project diantaranya KPI
yang mendukung persentase kesesuaian
tata kelola TI serta jumlah CI pada CMDB.
dijadikan business as
usual.
468 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 471
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Skor Target
No. Proses Skor Area of Improvement Rencana Tindak Lanjut Status
Max Pemenuhan
4. APO02 4 4 Tidak terdapat gap dan Mempertahankan pencapaian - S
Managed rekomendasi karena level yang sudah dicapai saat
Strategy kriteria telah terpenuhi. ini melalui disiplin pencatatan
dan pengkinian data serta
dokumentasi proses.
5. APO03 4 5 Melakukan Architecture Updating prosedur ARF dan Q3 - 2024 S
Managed Forum secara berkala selanjutnya konsisten dalam
Enterprise serta menindaklanjuti penyelenggaraannya serta
Architecture hasilnya. dilengkapi dengan monitoring
tindak lanjutnya.
6. APO05 4 5 Pendokumentasian atas Identifikasi inisiatif baru Q4 - 2024 S
Managed pelaksanaan inisiatif baru sebagai hasil tindakan korektif
Portfolio sebagai tindakan korektif atas progres realisasi yang
terhadap hasil realisasi tidak mencapai target atau
yang tidak mencapai yang mengalami penyesuaian
target. target.
7. APO06 4 5 Pendokumentasian Dokumentasi atas lesson Q4 - 2024 S
Managed atas evaluasi dari hasil learned terhadap anggaran
Budget & monitoring anggaran dan realisasinya sehingga
Costs sehingga penyusunan anggaran tahun depan dapat
anggaran di masa yang disusun secara lebih akurat
akan datang dapat lebih
akurat.
8. APO09 4 4 Telah mencapai level Telah dilakukan sosialisasi Q1-2025 S
Managed maksimal namun masih service request yaitu inisiatif
Service dapat ditingkatkan perubahan parameter/
Agreements dengan melakukan data tanpa penambahan
aktivitas sosialisasi fitur/fungsional atau tanpa
atau notifikasi terhadap perubahan source code
perubahan pada katalog pada aplikasi eksisting untuk
layanan kepada unit mengakomodir kebutuhan
bisnis, baik melalui tim IT operasional (Requested by
BP atau secara langsung. Business Unit/SKTI) antara lain
Sarana pendukung kegiatan
operasional unit kerja,
Perubahan aplikasi/sistem,
penurunan data, perubahan
master data ke seluruh SKTI
termasuk tim IT BP.
9. APO10 4 5 a. Melakukan asesmen Melakukan evaluasi hasil Q4 - 2024 S
Managed atas hasil evaluasi kinerja penyedia jasa TI dan
Vendors kinerja Penyedia Jasa dilaporkan kepada manajemen
TI dan identifikasi secara berkala.
peningkatan atas
kinerja penyedia jasa
TI.
b. Mendefinisikan,
mengkomunikasikan,
dan menyepakati
action plan perbaikan
dengan penyedia Jasa
TI dan melaporkan
kepada pemangku
kepentingan.
10. APO12 3 5 Menentukan serangkaian Indikator risiko perlu Q4 - 2024 S
Managed Risk indikator risiko yang dicantumkan ke dalam
memungkinkan parameter profil risiko dan
identifikasi dan dilakukan review secara
pemantauan risiko saat berkala.
ini dan tren risiko secara
cepat.
Laporan Tahunan 2025
469
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 472
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Skor Target
No. Proses Skor Area of Improvement Rencana Tindak Lanjut Status
Max Pemenuhan
11. APO13 5 5 Telah mencapai level Telah terdapat Standar Q4-2024 S
Managed maksimal namun masih Pengamanan Aplikasi
Security dapat ditingkatkan dan database yang dapat
dengan penetapan digunakan sebagai acuan
kebijakan secara detail dalam melakukan penyesuaian
terkait parameter security parameter.
yang digunakan misalnya
Bank menggunakan
database Oracle 19c
maka perlu dibuatkan
1 kebijakan/ standar
khusus untuk Oracle
19c sehingga dapat
digunakan sebagai
acuan saat melakukan
penyesuaian parameter.
12. APO14 3 5 a. Memiliki panduan Enhancement atas Prosedur Q4 - 2025 BS
Managed Data yang jelas terhadap Manajemen Data Bab
Implementasi dan Metadata Management telah
evaluasi keakuratan disusun. Prosedur tersebut
penerapan metadata berisi panduan terhadap
dan strategi kualitas implementasi dan keakuratan
data. penerapan metadata dan
b. Memiliki panduan strategi kualitas data, profiling
yang jelas terhadap data, koreksi data, kriteria
data profiling untuk kualitas data serta SLA. Saat
evaluasi kesesuaian ini prosedur telah diajukan ke
konten data dengan Direksi untuk mendapatkan
metadata dan standar persetujuan.
yang disetujui.
c. Memiliki panduan
yang jelas terhadap
Koreksi data
yang mencakup
perbandingan
repositori, verifikasi
sumber, dan logic
checks.
d. Memiliki Pedoman
mengenai SLA dan
kriteria kualitas data.
13. BAI02 4 4 Tidak terdapat gap dan Melakukan pemenuhan - S
Managed rekomendasi karena data, pengkinian data dan
Requirements kriteria telah terpenuhi. dokumentasi proses di setiap
Definition level untuk mempertahankan
pencapaian level yang sudah
dicapai saat ini.
14. BAI03 4 4 Tidak terdapat gap dan Mempertahankan pencapaian - S
Managed rekomendasi karena level yang sudah dicapai saat
Solutions kriteria telah terpenuhi. ini melalui disiplin pencatatan
Identification dan pengkinian data serta
and Build dokumentasi proses.
470 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 473
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Skor Target
No. Proses Skor Area of Improvement Rencana Tindak Lanjut Status
Max Pemenuhan
15. BAI04 3 5 a. Menyusun a. Melakukan proses Q4 - 2024 S
Managed skenario untuk perencanaan kapasitas
Availability & menggambarkan secara berkala dan bisa
Capacity kebutuhan kapasitas dilakukan prioritisasi sesuai
TI masa depan dengan perubahan proses
berdasarkan kebijakan bisnis, layanan, aplikasi dan
Perencanaan TI Bank. infrastruktur.
b. Memprioritaskan b. Continuous improvement
perbaikan dan buat dalam melakukan
rencana ketersediaan perencanaan kapasitas
serta kapasitas yang secara berkala.
efisien dari segi biaya
berdasarkan evaluasi
tersebut.
c. Mengintegrasikan
tindakan perbaikan
hasil evaluasi
ke dalam proses
perencanaan
dan manajemen
perubahan.
16. BAI06 4 4 Tidak terdapat gap dan Mempertahankan pencapaian - S
Managed IT rekomendasi karena level yang sudah dicapai saat
Changes kriteria telah terpenuhi. ini melalui disiplin pencatatan
dan pengkinian data serta
dokumentasi proses.
17. BAI07 4 5 Bank agar melakukan Telah dilakukan identifikasi Q3 - 2024 S
Managed tindak lanjut atas isu issue-issue yang ditemukan
IT Change yang teridentifikasi pada dalam proses PTR dan
Acceptance & saat Post Implementation bagaimana tindak lanjut
Transitioning Review (PIR) termasuk perbaikannya dengan
mengenai deployment melibatkan SKTI dan business
process dan melibatkan user.
business process owner
dan SKTI dalam hal
penyusunan rencana
tindak lanjut atas PIR.
18. BAI09 4 5 a. Menyusun strategi Dalam perkembangannya Q3 - 2025 S
Managed penggantian atau terdapat beberapa progress
Assets pembaruan aset sebagai berikut:
dengan asas value for 1. Penggantian dan
money dan opsi biaya pembaharuan aset sudah
terendah. menerapkan asas value
b. Melakukan Identifikasi for money, salah satunya
nilai utilitas untuk pengadaan enterprise
mengidentifikasi aset license agreement yang
yang redundan atau dilakukan dengan harapan
tidak terutilitas, serta BNI mendapatkan benefit
menentukan disposal yang maksimal, antara
atau penggantian lain Standarisasi TI,
demi efisiensi biaya. total biaya sotware dan
c. Menentukan maintenance yang Iebih
mekanisme review rendah, mengakomodasi
berkala oleh Divisi kebutuhan lisensi untuk
terkait untuk peluang pertumbuhan ke depan,
standardisasi serta mempermudah
pengadaan, pengelolaan lisensi.
pemanfaatan, dan
pemeliharaan aset.
Laporan Tahunan 2025
471
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 474
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Skor Target
No. Proses Skor Area of Improvement Rencana Tindak Lanjut Status
Max Pemenuhan
2. Penggunaan tool untuk
melakukan discovery aset
secara real time atas asset
software dan hardware
di Data Center dan End
Point, atas aset software
OS (operating system)
yang sudah end of support
untuk disampaikan kepada
segenap user pengguna
secara berkala.
3. Pemenuhan kebutuhan
lisensi dengan
menggunakan metode
enterprise license yang
didasari oleh kebutuhan
standarisasi teknologi serta
pengembangan Aplikasi
Enterprise Finansial
System (EFS) yang
mengintegrasikan antar
sistem dan mendukung
seluruh aktifitas dari
budgeting, procurement,
hingga realisasinya.
sehingga proses
rekonsiliasi, konsolidasi,
dan monitoring menjadi
lebih cepat serta membantu
proses pengambilan
keputusan yang lebih
akurat.
19. BAI11 4 4 Tidak terdapat gap dan Mempertahankan pencapaian - S
Managed rekomendasi karena level yang sudah dicapai saat
Projects kriteria telah terpenuhi. ini melalui disiplin pencatatan
dan pengkinian data serta
dokumentasi proses.
20. DSS01 5 5 Bank telah melakukan Mempertahankan pencapaian - S
Managed pemantauan dan level yang sudah dicapai saat
Operations pemeliharaan perangkat ini melalui disiplin pencatatan
yang secara proaktif dan pengkinian data serta
mendeteksi ancaman dokumentasi proses.
lingkungan (fire, water,
smoke, humidity) secara
berkala. Diharapkan Bank
tetap konsisten untuk
melakukan pemantauan
dan pemeliharaan
perangkat ini.
21. DSS02 4 5 Bank telah melakukan Melakukan peningkatan Q3 - 2024 S
Managed analisa trend insiden dengan mengidentifikasi
Service yang terjadi dan aktivitas yang dilakukan
Request & dimanfaatkan untuk apakah telah memberikan
Incident perbaikan. dampak sesuai kebutuhan/
berjalan efektif.
22. DSS04 4 5 Menyusun kebijakan/ a. Dalam rangka Q3 - 2025 BS
Managed prosedur dan melakukan meningkatkan
Continuity implementasi bahwa kesiapsiagaan BNI
seluruh perubahan yang terhadap potensi ancaman
dilakukan pada BCP/DRP siber, telah dilakukan
perlu terdokumentasikan Enterprise Crisis Simulation
dalam proses Exercise (ECSE) - Cyber
pengendalian perubahan. Table Top, yaitu simulasi
penanganan krisis siber
yang melibatkan berbagai
pemangku kepentingan
untuk menguji efektivitas
koordinasi, respon, serta
mekanisme eskalasi apabila
terjadi insiden siber yang
signifikan.
472 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 475
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Skor Target
No. Proses Skor Area of Improvement Rencana Tindak Lanjut Status
Max Pemenuhan
b. Simulasi Call Tree BNI Wide
telah dilakukan sebagai
upaya untuk memastikan
kecepatan, akurasi, dan
keandalan mekanisme
komunikasi darurat unit
kerja, sekaligus untuk
mengukur tingkat respon
pegawai dalam kondisi
krisis.
c. Pada saat launching Wondr
dan BNldirect pentama
kali, segenap unit telah
mempersiapkan Playbook
CMT Emergency Protocol
Wondr dan BNldirect, yang
dapat digunakan sebagai
panduan yang lebih handy
oleh setiap unit terkait
bilamana kondisi krisis
terjadi sehingga CMT
diaktifkan. Menindaklanjuti
hal tersebut telah dilakukan
process improvement untuk
CMT Emergency Protocol
Wondr dan BNldirect
sebagai bentuk perbaikan
proses penanganan kondisi
krisis pada aplikasi Wondr
dan BNldirect. Sebagai
bagian dari kelengkapan
laporan, dokumen
pendukung akan kami
sampaikan melalui email
kepada Divisi STA.
23. DSS05 4 4 Tidak terdapat gap dan Mempertahankan pencapaian - S
Managed rekomendasi karena level yang sudah dicapai saat
Security kriteria telah terpenuhi. ini melalui disiplin pencatatan
Services dan pengkinian data serta
dokumentasi proses.
24. MEA01 4 5 Melakukan review & Review KPI telah dilakukan dan Q4 - 2024 S
Managed merekomendasikan dilaporkan secara berkala ke
Performance perubahan pada KPI dan management.
and target atas laporan KPI.
Conformance
Monitoring
Asesor juga memberikan rekomendasi (area of improvement) atas 16 proses lainnya. Atas rekomendasi
tersebut juga telah ditetapkan rencana tindak lanjut dan target pemenuhannya sebagaimana rincian
berikut:
Skor Target
No. Proses Skor Area of Improvement Rencana Tindak Lanjut Status
Max Pemenuhan
1. EDM03 4 4 Tidak terdapat gap dan Mempertahankan pencapaian - S
Ensured Risk rekomendasi karena level yang sudah dicapai saat
Optimization kriteria telah terpenuhi. ini melalui disiplin pencatatan
dan pengkinian data serta
dokumentasi proses.
2. EDM04 4 4 Tidak terdapat gap dan Mempertahankan pencapaian - S
Ensured rekomendasi karena level yang sudah dicapai saat
Resource kriteria telah terpenuhi. ini melalui disiplin pencatatan
Optimization dan pengkinian data serta
dokumentasi proses.
3. EDM05 4 4 Tidak terdapat gap dan Mempertahankan pencapaian - S
Ensured rekomendasi karena level yang sudah dicapai saat
Stakeholder kriteria telah terpenuhi. ini melalui disiplin pencatatan
Engagement dan pengkinian data serta
dokumentasi proses.
Laporan Tahunan 2025
473
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 476
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Skor Target
No. Proses Skor Area of Improvement Rencana Tindak Lanjut Status
Max Pemenuhan
4. APO04 4 4 Tidak terdapat gap dan Mempertahankan pencapaian - S
Managed rekomendasi karena level yang sudah dicapai saat
Innovation kriteria telah terpenuhi. ini melalui disiplin pencatatan
dan pengkinian data serta
dokumentasi proses.
5. APO07 4 4 Tidak terdapat gap dan Mempertahankan pencapaian - S
Managed rekomendasi karena level yang sudah dicapai saat
Human kriteria telah terpenuhi. ini melalui disiplin pencatatan
Resources dan pengkinian data serta
dokumentasi proses.
6. APO08 5 5 Tidak terdapat gap dan Mempertahankan pencapaian - S
Managed rekomendasi karena level yang sudah dicapai saat
Relationships kriteria telah terpenuhi. ini melalui disiplin pencatatan
dan pengkinian data serta
dokumentasi proses.
7. APO11 5 5 Tidak terdapat gap dan Mempertahankan pencapaian - S
Managed rekomendasi karena level yang sudah dicapai saat
Quality kriteria telah terpenuhi. ini melalui disiplin pencatatan
dan pengkinian data serta
dokumentasi proses.
8. BAI01 5 5 Tidak terdapat gap dan Mempertahankan pencapaian - S
Managed rekomendasi karena level yang sudah dicapai saat
Programs kriteria telah terpenuhi. ini melalui disiplin pencatatan
dan pengkinian data serta
dokumentasi proses.
9. BAI05 4 5 a. Mengidentifikasi, a. Melakukan quick win Q4 - 2024 S
Managed memprioritaskan, review terhadap perubahan
Organizational dan mengeksekusi organisasi saat ini.
Change quick win re- b. Melakukan review
organisasi dengan efektivitas perubahan
mengkomunikasikan organisasi.
manfaat quick win
untuk menunjukkan
bahwa visi berjalan
sesuai rencana.
b. Memperkuat
momentum
dengan dukungan
kepemimpinan dan
mengambil langkah
untuk memperluas
keberhasilan.
c. Memantau
operasional dan
penerapan perubahan
secara berkala, dan
identifikasi perbaikan.
d. Melakukan
compliance audit
konsisten untuk
mengidentifikasi root
cause kesenjangan
pasca-perubahan dan
lakukan perbaikan.
10. BAI08 5 5 Tidak terdapat gap dan Mempertahankan pencapaian - S
Managed rekomendasi karena level yang sudah dicapai saat
Knowledge kriteria telah terpenuhi. ini melalui disiplin pencatatan
dan pengkinian data serta
dokumentasi proses.
11. BAI10 4 5 Melakukan perbandingan KPI Tim Configuration Q4 - 2024 S
Managed tingkat kelengkapan Management sudah ditetapkan
Configuration dan akurasi terhadap dan sudah mengakomodir
target dan mengambil diantaranya persentase
tindakan perbaikan kesesuaian jumlah CI pada
untuk meningkatkan CMDB yang selanjutnya untuk
kualitas data repositori diukur dan dinilai tingkat
dengan menilai pencapaiannya.
tingkat pencapaian
KPI tim Configuration
Management dan
melakukan action plan
sebagai improvement.
474 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 477
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Skor Target
No. Proses Skor Area of Improvement Rencana Tindak Lanjut Status
Max Pemenuhan
12. DSS03 4 5 a. Bank perlu melakukan Selain laporan berkala Q4 - 2025 BS
Managed pemantauan secara ke management terkait
Problems konsisten terhadap Incident Report dan Problem
problem yang belum Management, saat ini sedang
terselesaikan disertai dilakukan identifikasi terhadap
dengan pemantauan potensi biaya yang dikeluarkan
terhadap layanan atas incident atau problem
yang terganggu yang terjadi dan untuk form
karena problem potensi biaya tersebut telah
tersebut dan total disediakan. Untuk selanjutnya
cost, pencatatan tim terkait akan lebih konsisten
perubahan yang untuk melakukan identifikasi
dilakukan untuk insiden dan problem dengan
menerapkan solusi melengkapi potensi biaya yang
dari problem dan timbul atau yang dikeluarkan
membuat laporan untuk untuk menjadi lesson
terkait. learned bagi semua pihak yang
b. Bank telah melakukan berkepentingan.
analisa trend insiden
yang terjadi dan
dimanfaatkan untuk
perbaikan. Hal ini juga
dapat ditingkatkan
kembali dengan
mengidentifikasi
aktivitas peningkatan
yang dilakukan
apakah telah
memberikan dampak
sesuai kebutuhan/
berjalan efektif.
Tindakan peningkatan
ini juga dilakukan
secara berkelanjutan
(continuous
improvement).
13. DSS06 4 5 Melakukan perbaikan Telah dilakukan proses Q3 - 2024 S
Managed secara berkelanjutan Control Testing (CT) secara
Business terhadap desain dan menyeluruh dan rutin,
Process pelaksanaan atas sehingga diharapkan dapat
Controls business process control mengidentifikasi improvement
dengan memastikan berupa Control Improvement
proses control testing Plan (CIP) terhadap desain
yang telah dilakukan dan pengoperasian business
terlaksana secara process control.
menyeluruh dan
rutin untuk dapat
mengidentifikasi
improvement
terhadap desain dan
pengoperasian business
process control.
14. MEA02 4 5 Melakukan evaluasi Memastikan pelaksanaan Q4 - 2024 S
Managed performa internal control review performa organisasi
System of framework, melakukan terkait sistem internal control
Internal benchmarking, dan bank.
Control mengimplementasikan
best practice
terkait untuk dapat
melakukan perbaikan
secara berkelanjutan
(continuous
improvement) terhadap
proses monitoring
internal control.
Laporan Tahunan 2025
475
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 478
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Skor Target
No. Proses Skor Area of Improvement Rencana Tindak Lanjut Status
Max Pemenuhan
15. MEA03 4 5 Memiliki ketentuan untuk a. Ketentuan untuk melakukan Q3 - 2024 S
Managed melakukan review dan review Kebijakan/Standar/
Compliance memperbaiki kebijakan, Prosedur serta proses
with external standar, prosedur, dan aktivitas IT dan bisnis
Requirements metodologi, serta proses sudah terdapat dalam PP
dan aktivitas terkait IT Tata Kelola Kepatuhan
dan bisnis secara berkala. b. Pengukuran tingkat
kepatuhan terhadap
ketentuan eksternal (contoh
dalam penurunan denda
laporan SLIK setiap tahun).
16. MEA04 4 4 Tidak terdapat gap dan Mempertahankan pencapaian - S
Managed rekomendasi karena level yang sudah dicapai saat
Assurance kriteria telah terpenuhi ini melalui disiplin pencatatan
dan pengkinian data serta
dokumentasi proses.
3. Tindak Lanjut Hasil Assessment INDI 4.0
Dalam rangka memenuhi pelaksanaan asesmen Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) untuk
BUMN yang tertuang dalam MoU antara KBUMN dan Kemenperin No. MoU-03/MBU/04/2021 No. 1
Tahun 2021, BNI telah melakukan self-assessment INDI 4.0 dan melaporkan hasilnya kepada Kementerian
BUMN per 30 Desember 2025 dengan hasil level 4 (tingkat: sudah menerapkan). Pengawalan tingkat
pencapaian INDI 4.0 ini dapat dipenuhi melalui evaluasi berkala dan adaptasi terhadap perubahan
lingkungan bisnis, investasi berkelanjutan dalam teknologi, pengembangan sumber daya manusia
termasuk pembentukan budaya inovasi dan kreativitas, serta melakukan implementasi tata kelola yang
kuat. Keberhasilan penjagaan level INDI 4.0 ini menunjukkan kesiapan BNI sebagai bank yang sesuai
dengan standar industri.
4. Program Digital Talent BUMN
Untuk mendukung Program Digital Talent BUMN, sejak tahun 2022 Bank telah melakukan pengembangan
kapabilitas pegawai IT & Digital yang terdiri dari IT & Digital Bootcamp, IT Capability Training, Digital
Capability Training, IT Security Training, Data Management Training, dan Certification. Pembelajaran
dilaksanakan antara lain melalui classical training, online training, webinar suplemen pengetahuan, dan
daily exercise employee program, serta modul pembelajaran pada BNI Smarter.
Implementasi pengembangan digital talent dilakukan melalui pelaksanaan learning plan pengembangan
kapabilitas talent digital berdasarkan learning roadmap yang telah disusun sesuai dengan development
need analysis.
5. Budaya Inovasi dan Mendorong Kolaborasi Riset dan Inovasi
BNI mengembangkan lingkungan dengan budaya inovasi mendukung kreativitas dan ide-ide baru, solusi
inovatif terhadap berbagai tantangan. BNI mendorong inovasi berbasis data dapat mengambil keputusan
yang lebih baik dan mengembangkan produk atau layanan yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar.
Berikut merupakan inovasi TI BNI yang telah berlangsung hingga Desember 2025:
No Inovasi Deskripsi Status
1 Manajemen dan Pengelolaan dan orkestrasi berbagai jenis infrastruktur TI yang Live
Orchestrator Infrastruktur TI dimiliki Bank secara terpusat dan terpadu.
2 Manajemen Konfigurasi Pengelolaan infrastruktur yang lebih efisien, aman, dan Live
dan Otomasi Infrastruktur konsisten, sehingga mendukung operasional yang stabil dan
scalable untuk menunjang pertumbuhan bisnis.
3 Database Core Banking Pemenuhan Exadata baru di DC Co-Location untuk memastikan Fase Delivery
untuk Pemenuhan DC ketersediaan dan keandalan Core Banking.
CoLocation
4 Blockchain Teknologi buku besar digital terdesentralisasi yang mencatat Fase Delivery
transaksi secara aman dan transparan. (Development)
5 Metadata Management Penyediaan solusi metadata management untuk Fase Demand
mendefinisikan, menyimpan, dan memelihara metadata
dengan tujuan meningkatkan data discoverability, memastikan
konsistensi definisi data antar unit bisnis.
476 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 479
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No Inovasi Deskripsi Status
6 Security Orchestration Solusi pengamanan siber yang mengintegrasikan, Fase Inisiasi
Automation & Response mengorkestrasi dan mengotomasi perangkat dan proses
(SOAR) pengamanan untuk menyederhanakan proses deteksi dan
investigasi, sehingga dapat memberikan respon cepat atas
ancaman yang datang.
7 Enhancement Endpoint Solusi pengamanan siber yang dirancang untuk mendeteksi, Fase Demand (Pra-
Detection & Response menganalisis, dan merespons ancaman pada endpoint (seperti Pengadaan)
(EDR) komputer, server, dan perangkat lain).
8 Secure Access Service Edge Framework yang menggabungkan layanan keamanan jaringan Fase Demand
(SASE) (seperti firewall, secure web gateway, zero trust network
access) dengan kemampuan jaringan wide-area (WAN).
9 Attack Surface Mekanisme sistematis dalam mengelola seluruh aset digital Fase Delivery
Management (ASM) perusahaan yang dapat diakses dari luar (internet facing)
yang berpotensi menjadi celah masuk bagi attacker untuk
menyerang sistem internal perusahaan.
10 Alternative Solusi Robotic BNI secara proaktif terus memperkuat inisiatif otomasi melalui Fase Demand
Process Automation (RPA) pemanfaatan Robotic Process Automation (RPA) yang telah (Pengadaan)
terbukti meningkatkan efisiensi operasional. Sebagai bagian
dari strategi keberlanjutan dan optimalisasi biaya, BNI juga
mengeksplor alternatif solusi RPA yang sebanding secara
kapabilitas, lebih fleksibel secara arsitektur, dan mendukung
pengelolaan teknologi yang lebih mandiri dan adaptif ke depan.
11 Alternative Solusi x86 BNI secara proaktif mengevaluasi alternatif solusi virtualisasi Fase Demand
Virtualisasi dan Virtual yang setara secara kapabilitas, lebih efisien, dan sejalan dengan
Machine Management prinsip arsitektur terbuka, guna memperkuat kemandirian
teknologi dan mengurangi risiko vendor lock-in.
12 Application Modernization Sebagai bagian dari strategi application modernization, BNI Fase Delivery
mulai bertransformasi dari arsitektur berbasis virtualisasi
tradisional ke pendekatan containerization yang lebih efisien,
portabel, dan scalable. Inisiatif ini memperkuat kapabilitas
cloud-native, CI/CD, dan DevSecOps, sekaligus mendukung
optimalisasi biaya infrastruktur serta percepatan inovasi
layanan digital secara lebih agile dan resilient
13 Enterprise Project BNI mengimplementasikan pendekatan Enterprise Project Fase Demand
Management Management (EPM) untuk meningkatkan efektivitas
pelaksanaan inisiatif strategis TI melalui pengelolaan
portofolio proyek secara terpusat dan terstandarisasi. Inisiatif
ini memperkuat keselarasan strategis, akuntabilitas, serta
kolaborasi lintas unit, sekaligus mendukung monitoring
kinerja, pengendalian risiko, dan pelaporan real-time kepada
manajemen.
14 Alternative Container Adopsi container dan Kubernetes di BNI telah mendorong Fase Demand
Management percepatan inovasi dan implementasi arsitektur cloud-native.
Untuk menjaga kemandirian teknologi dan efisiensi biaya, BNI
kini mengevaluasi alternatif solusi container management yang
lebih terbuka dan fleksibel guna mengurangi potensi risiko
vendor lock-in dari platform eksisting, tanpa mengorbankan
keamanan dan stabilitas operasional.
15 Developer AI Assistant BNI tengah menginisiasi penerapan Developer AI Assistant Fase Demand
untuk mempercepat produktivitas pengembangan aplikasi
serta meningkatkan kualitas kode secara menyeluruh. Solusi
ini memanfaatkan teknologi Generative AI dan Large Language
Model (LLM). Fungsinya meliputi code generation, code
review, unit testing, documentation auto-generation, serta
impact analysis terhadap perubahan kode kompleks (termasuk
COBOL, Java, .NET, dan Python).
16 Test Data Management Saat ini dalam melakukan kegiatan testing menggunakan Fase Demand
data dummy yang ada pada data production namun belum
dilakukan mekanisme pengamanan, sehubungan dalam
rangka membantu mengurangi risiko kebocoran data dan
untuk membagikan data production secara aman dalam proses
pengujian aplikasi. Perlu disusun strategi untuk menentukan
solusi atas kebutuhan terkait dengan Test Data Management.
Laporan Tahunan 2025
477
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 480
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No Inovasi Deskripsi Status
17 Modernisasi Aplikasi Infrastruktur BNI sangat bergantung pada aplikasi berbasis Fase Demand
dengan Gen AI Windows Server & .NET Framework yang berjalan di VM
tradisional (±493 VM). Modernisasi dilakukan dengan strategi
Windows Containerization, Replatform, dan Refactor dengan
AI tools. Tujuan: mempercepat deployment lewat CI/CD,
menyederhanakan patching & kontrol image, menurunkan
dependency VM, serta mengurangi vendor lock-in. PoC berhasil
membuktikan aplikasi .NET Framework 3.5 dapat dijalankan
di AKS Windows Container tanpa modifikasi besar. Dengan
bantuan Gen AI, partner POC dapat melakukan Refactoring
dalam waktu singkat.
6. Tindak Lanjut Hasil Audit dan/atau Penilaian TI
Berdasarkan hasil asesmen INDI pada tahun 2022, terdapat 45 (empat puluh lima) gap yang semuanya
telah selesai ditindaklanjuti, sedangkan untuk Penilaian Penyelenggaraan TI dengan menggunakan
framework COBIT 2019, berdasarkan 20 proses yang memerlukan tindak lanjut, sebanyak 17 proses telah
dipenuhi dan terdapat 3 proses yang sedang dalam proses pemenuhan tindak lanjut.
Sementara itu sepanjang tahun 2024 telah dilaksanakan 33 penugasan audit internal, atas 33 penugasan
audit internal tersebut sebanyak 30 penugasan audit telah selesai ditindaklanjuti dan 3 penugasan lainnya
berstatus nihil (tidak terdapat tindak lanjut hasil audit). Sedangkan sampai periode Q3 tahun 2025 telah
dilaksanakan 21 penugasan audit internal, dimana atas 21 penugasan audit internal tersebut sebanyak
6 penugasan audit sedang dalam proses pemenuhan tindak lanjut dan 15 penugasan audit lain sedang
dalam proses penyusunan laporan.
Ringkasan tindak lanjut dari setiap proses audit dan /atau Penilaian Penyelenggaraan TI digambarkan
dalam tabel berikut:
Jumlah Status Presentase
Asesor/Auditor
No Penilaian/Audit Tahun Tindak Tindak Lanjut
(Internal/Eksternal) BS S T
Lanjut Selesai (%)
1 Asesmen INDI 4.0 2022 Asesor Eksternal 45 - 45 - 100%
2 Penilaian Penyelenggaraan TI 2023-2024 Asesor Eksternal 20 - 20 - 100%
(COBIT 2019)
3 Aktivitas Pengelolaan Vendor IT 2024 Internal 5 - 5 - 100%
4 Audit Aktivitas Pengelolaan 2024 Internal 14 - 14 - 100%
Jaringan Komunikasi IT
5 Audit Aplikasi BNI Move 2024 Internal 2 - 2 - 100%
6 Audit Aplikasi Core Banking 2024 Internal 15 - 15 - 100%
iCons (Pinjaman)
7 Audit Aplikasi Globs 2024 Internal 6 - 6 - 100%
8 Audit Aplikasi Pendukung 2024 Internal 3 - 3 - 100%
Akuntansi
9 Audit APU PPT PPPSPM BNI 2024 Internal 3 - 3 - 100%
10 Audit Digital Account Opening 2024 Internal 3 - 3 - 100%
(DAO)
11 Audit End to End EDC 2024 Internal - - - - -
12 Audit End to End QRIS 2024 Internal 4 - 4 - 100%
13 Audit Mandatory Alat 2024 Internal 5 - 5 - 100%
Pembayaran Menggunakan
Kartu (APMK)
14 Audit Mandatory APU PPT 2024 Internal 1 - 1 - 100%
Pension Fund
15 Audit Mandatory Security SKNBI 2024 Internal 9 - 9 - 100%
16 Audit Migrasi Core Banking HO 2024 Internal 10 - 10 - 100%
17 Audit New SDLC 2024 Internal 11 - 11 - 100%
18 Audit Pengelolaan Aplikasi 2024 Internal 5 - 5 - 100%
Pendukung RM (RM Tools &
SIMON)
478 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 481
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Jumlah Status Presentase
Asesor/Auditor
No Penilaian/Audit Tahun Tindak Tindak Lanjut
(Internal/Eksternal) BS S T
Lanjut Selesai (%)
19 Audit Pengelolaan Data 2024 Internal 3 - 3 - 100%
Kepegawaian
20 Audit Pengelolaan Garansi Bank 2024 Internal - - - - -
21 Audit Pengelolaan IT KLN 2024 Internal 4 - 4 - 100%
Singapore
22 Audit Pengelolaan Payroll 2024 Internal 4 - 4 - 100%
23 Audit Pengelolaan SLIK 2024 Internal 7 - 7 - 100%
24 Audit Pengelolaan Tapcash 2024 Internal 3 - 3 - 100%
25 Audit Pengelolaan TI Kartu Kredit 2024 Internal 4 - 4 - 100%
26 Audit Probity V.02 Treasury 2024 Internal 7 - 7 - 100%
Management System (TMS)
27 Audit Robotics Process 2024 Internal 7 - 7 - 100%
Automation (RPA)
28 Audit Tematik Digital Branch & 2024 Internal 4 - 4 - 100%
Touch Point
29 Audit Tematik Phone Banking 2024 Internal 3 - 3 - 100%
30 Audit Third Party Risk 2024 Internal 6 - 6 - 100%
31 Mandatory SPBI (BI-RTGS, BI- 2024 Internal 5 - 5 - 100%
ETP, BI-SSSS, BI-FAST, SKNBI,
KPDHN)
32 Review BNI Direct 2024 Internal 10 - 10 - 100%
33 Review Implementasi 2024 Internal 6 - 6 - 100%
Configuration Management
Database (CMDB)
34 Review Mandatory SWIFT KLN 2024 Internal 1 - 1 - 100%
35 Audit Divisi CISO 2025 Internal 11 - 11 - 100%
36 Audit Pengelolaan Single 2025 Internal 5 - 5 - 100%
Customer View (SCV)
37 Audit Pengelolaan Sistem Wondr 2025 Internal 12 - 12 - 100%
38 Audit Pengelolaan User Akses 2025 Internal 5 - 4 1 80%
Aplikasi Transaksional Kategori
Very Critical
39 Audit Pengembangan dan 2025 Internal 6 - 6 - 100%
Pengamanan Sistem API
40 Review Proses Promosi Aplikasi 2025 Internal 7 - 7 - 100%
TI
41 Audit Switching System 2025 Internal 5 - 5 - 100%
Modernization (UBP & New
CMS)
42 Audit Surrounding Kredit 2025 Internal 1 1 - - 0%
(IDEAS, Smartdigi, Digisales dan
CBAS)
43 Audit Sistem Layanan Informasi 2025 Internal 7 - 7 - 100%
Keuangan (SLIK)
44 Audit Pengelolaan ATM 2025 Internal 9 9 - - 0%
45 Review Implementasi IBS 2025 Internal 11 10 1 - 9%
(Integrated Biometric System)
46 Audit Pengelolaan Internet 2025 Internal 1 1 - - 0%
Banking & SMS Banking
47 Audit Proyek LMS Wholesale 2025 Internal 16 15 - 1 0%
48 Audit Pengelolaan IT Service 2025 Internal 3 3 - - 0%
Management (ITSM)
49 Audit Implementasi Proyek 2025 Internal 3 3 - - 0%
Inventory Management System
50 Audit Pengelolaan Kustodi 2025 Internal 6 6 - - 0%
Laporan Tahunan 2025
479
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 482
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Jumlah Status Presentase
Asesor/Auditor
No Penilaian/Audit Tahun Tindak Tindak Lanjut
(Internal/Eksternal) BS S T
Lanjut Selesai (%)
51 Audit Remittance 2025 Internal 5 5 - - 0%
52 Audit Agen46 2025 Internal 4 4 - - 0%
53 Review Pengelolaan One-Time 2025 Internal 0 0 0 0 100%
Password (OTP) Kartu Kredit
54 Audit Pengelolaan Firewall 2025 Internal 7 7 - - 0%
55 ISO 2700:2022 Information 2025 Internal 2 2 - - 0%
Security
56 Audit SPC (Student Payment 2025 Internal 2 2 - - 0%
Center)
57 Audit Pengelolaan Data Pribadi 2025 Internal 8 8 - - 0%
(System)
58 Audit Implementasi Enterprise 2025 Internal 5 5 - - 0%
Architecture
59 Proyek Sentralisasi IT Services 2025 Internal 4 4 - - 0%
KLN
60 Audit Pengelolaan Aplikasi Fraud 2025 Internal 8 8 - - 0%
Management
61 Audit Disaster Recovery Plan 2025 Internal 3 3 - - 0%
(DRP) / Audit Pemulihan Bencana
62 Audit Regulatory KLN Singapura 2025 Internal 0 0 0 0 100%
63 Audit Data Privacy 2025 Internal 0 0 0 0 100%
64 Cyber Resilience Assessment 2025 Internal 0 0 0 0 100%
Framework (C-RAF)
65 Digital Maturity Assessment 2025 Internal - - - - -
Bank (DMAB) 2025*
66 Independent Review Remittance 2025 Internal - - - - -
Kerjasama Baru Second Switcher
Wise*
67 Audit Sistem Pembayaran* 2025 Internal - - - - -
68 Independent Review QRIS CPM 2025 Internal - - - - -
(Customer Presented Mode)*
69 Audit Penyelanggaran TI* 2025 Internal - - - - -
70 Review Tingkat Maturitas 2025 Internal - - - - -
Ketahanan Siber*
71 Audit Security SKNBI & BI FAST* 2025 Internal - - - - -
Total 392 96 293 2 75%
Keterangan:
BS = Belum Selesai, S = Selesai, T = Terlambat
* = Proses Penyusunan Laporan
7. Realisasi Rencana Pembiayaan TI
Alokasi Anggaran Realisasi FY 2025 % Realisasi
IT Spending
FY 2025 (Rp Juta) (Rp Juta) Terhadap Rencana
CAPEX IT (Otomasi Dalam Negeri) 1.604.421 1.604.421 100,0
OPEX TI (SKTI) 543.046 527.819 97,2
Jumlah 2.147.467 2.132.240 99,3
Pengembangan Solusi Berdasarkan IT Application Architecture
BNI telah menyusun Rencana Strategis TI (RSTI) untuk mengoptimalkan dan menyelaraskan tujuan bisnis
dengan strategi TI. Langkah ini memudahkan bank dalam menciptakan solusi TI yang efektif dan efisien,
sehingga biaya pengembangan TI dapat dioptimalkan. Salah satu bagian dari RSTI adalah Enterprise
Architecture berbasis TOGAF Framework yang disusun sebagai standar pengembangan, yang mencakup
Arsitektur Bisnis, Arsitektur Aplikasi, Arsitektur Teknologi, Arsitektur Data, dan Arsitektur Keamanan.
480 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 483
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Enterprise Architecture BNI ini telah menjadi standar 5. Enterprise Support
dalam pengembangan sistem dan aplikasi TI, baik Menyediakan dukungan bagi seluruh fungsi di
untuk produk Digital Bank maupun Open Banking. tingkat perusahaan. Terdiri atas 4 (empat) fokus
Keselarasan antar komponen Enterprise Architecture kapabilitas, yaitu:
mendukung BNI dalam memberikan solusi inovatif a. Finance & Accounting: Pengelolaan keuangan
untuk penyempurnaan proses bisnis, sehingga dan akuntansi bank, termasuk pelaporan
mempermudah integrasi solusi BNI dengan para keuangan, pengendalian anggaran, dan audit.
stakeholder. b. Human Resources Management: Manajemen
sumber daya manusia, mencakup rekrutmen,
Enterprise Architecture Landscape telah mengadopsi pelatihan, pengembangan, dan pengelolaan
Banking Industry Architecture Network (BIAN) dan kinerja karyawan.
dikelompokkan sebagai berikut: c. Content & Document Management: Sistem
1. Channels pengelolaan konten dan dokumen untuk
Mencakup seluruh channel interaksi yang menyimpan, mengatur, dan mengakses
menghubungkan bank dengan nasabahnya. informasi secara efisien.
Terdiri atas 3 (tiga) fokus kapabilitas, yaitu: d. Team Collaboration: Alat dan platform
a. Bank (Assisted) Channels (Subdomain) yang mendukung kolaborasi tim, seperti
memfasilitasi interaksi langsung dengan komunikasi, berbagi dokumen, dan
petugas. manajemen proyek.
b. Customer Channels (Subdomain) mendukung 6. Integration
swalayan nasabah. Menjamin interoperabilitas antar sistem yang
c. Open Banking. mencakup API Management, Messaging, dan
2. Customer Relationship Management Data Integration. Terdiri atas 3 (tiga) fokus
Mengelola hubungan nasabah secara kapabilitas, yaitu:
komprehensif, mulai dari Customer, Marketing, a. API Management: Pengelolaan Application
Sales, hingga Service. Programming Interface (API) untuk
3. Products & Services memungkinkan komunikasi dan pertukaran
Mencakup portofolio produk dan layanan bank. data antar aplikasi dengan aman dan efisien.
Terdiri atas 6 (enam) fokus kapabilitas, yaitu: b. Enterprise Service Bus: Infrastruktur
a. Credit Card: Layanan pembelian dengan kartu perantara yang mengintegrasikan berbagai
kredit, termasuk manfaat tambahan seperti aplikasi dan layanan dalam organisasi, guna
poin reward dan cashback. memungkinkan komunikasi dan pertukaran
b. Treasury: Pengelolaan likuiditas, investasi, data yang lancar.
dan risiko keuangan bank. c. Transaction Switch: Sistem yang memproses
c. Trade Finance: Dukungan terhadap proses dan mengarahkan transaksi keuangan antar
perdagangan, seperti letter of credit dan bank berbagai sistem pembayaran dan jaringan.
guarantee. 7. Risk & Compliance
d. Loan, Payment: Layanan pinjaman dan Mengelola risiko dan memastikan kepatuhan,
berbagai metode pembayarannya. mencakup Operational Risk Management, Market
e. Card Management: Pengelolaan siklus hidup Risk Management, Credit Risk Management,
dari kartu perbankan. dan Financial Crime Compliance. Terdiri atas 6
f. Core Banking: Sistem inti utama yang (enam) fokus kapabilitas, yaitu:
mengelola operasi harian bank. a. Credit Risk: Pengelolaan risiko terkait
4. Operational Services kemungkinan gagal bayar oleh peminjam
Menjamin operasional bank berjalan lancar, atau pihak lain yang berhutang kepada bank.
aman, dan patuh. Terdiri atas 5 (lima) fokus b. Enterprise Risk: Manajemen risiko secara
kapabilitas: menyeluruh di seluruh organisasi BNI,
a. Remittance: Layanan pengiriman uang antar mencakup berbagai jenis risiko yang dapat
bank, baik domestik maupun internasional. memengaruhi strategi bank.
b. Statements: Penyediaan laporan transaksi c. Operational Risk: Pengelolaan risiko yang
rekening nasabah secara berkala. timbul dari kegagalan proses internal,
c. Merchant: Layanan pengelolaan pembayaran manusia, sistem, atau faktor eksternal yang
untuk pedagang, termasuk pemrosesan kartu dapat mengganggu operasional bank.
kredit, debit dan metode pembayaran lainnya. d. Asset & Liabilities Management: Pengelolaan
d. Clearing & Settlement: Proses penyelesaian aset dan kewajiban bank untuk memastikan
transaksi antar bank untuk memastikan dana keseimbangan antara risiko dan keuntungan,
ditransfer dengan benar. serta menjaga likuiditas dan profitabilitas.
e. Loan Operation: Pengelolaan dan administrasi
pinjaman, mulai dari pengajuan hingga
pelunasan.
Laporan Tahunan 2025
481
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 484
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
e. Regulatory: Kepatuhan terhadap peraturan Network (SD-WAN), guna mendukung keberlanjutan
dan regulasi yang berlaku di sektor perbankan layanan serta meningkatkan efisiensi operasional.
untuk memastikan operasi bank sesuai
dengan hukum dan standar industri. Dalam rangka meningkatkan kualitas dan keandalan
f. Anti Money Laundering: Program untuk layanan TI, BNI juga telah mengimplementasikan
mencegah dan mendeteksi pencucian Configuration Management Database (CMDB)
uang serta pendanaan terorisme, termasuk sebagai bagian dari penerapan IT Service
verifikasi identitas nasabah dan pemantauan Management (ITSM). Selain itu, BNI memanfaatkan
transaksi mencurigakan. berbagai real-time monitoring tools yang tidak
8. Enterprise Information System hanya berfungsi untuk pengawasan operasional,
Mengelola data dan informasi perusahaan yang tetapi juga mendukung perencanaan kapasitas
mencakup Big Data, Data Science, Business secara prediktif dan otomatisasi operasional melalui
Intelligence, dan Data Governance. Terdiri atas 2 pemanfaatan Artificial Intelligence (AI). Dengan
(dua) fokus kapabilitas, yaitu: dukungan teknologi tersebut, serta peran aktif
a. Business Intelligence & Analytics: tim Helpdesk dan IT Service Management, BNI
Pengumpulan, analisis, dan penyajian data memastikan pemantauan dan penanganan layanan
bisnis untuk mendukung pengambilan secara optimal selama 24 jam sehari dan 7 hari
keputusan yang lebih baik. seminggu.
b. Information Governance: Kerangka kerja dan
kebijakan untuk mengelola informasi secara Melalui berbagai inisiatif tersebut, BNI berkomitmen
efektif dan aman, mencakup pengelolaan data, untuk senantiasa menjaga keandalan dan
kepatuhan atas regulasi, dan perlindungan ketersediaan layanan digital yang prima, sehingga
informasi sensitif, serta untuk memastikan nasabah dapat terus merasakan keamanan,
integritas dan keamanan data. kenyamanan, dan kepercayaan dalam memanfaatkan
produk dan layanan perbankan digital BNI.
Infrastruktur Teknologi Informasi
BNI didukung dengan tiga Data Center (DC) dan Penggunaan Platform Pemantauan Dan
bersertifikasi dari Uptime Institute untuk mendukung Manajemen Kinerja di BNI
keberlangsungan dan keandalan layanan digital BNI telah mengimplementasikan platform
yang optimal bagi seluruh nasabah. Sebagai bagian pemantauan dan manajemen kinerja aplikasi
dari komitmen untuk memberikan layanan yang berbasis kecerdasan buatan (AI) yang berfungsi
andal, BNI secara konsisten melakukan pengujian untuk menganalisis dan mengoptimalkan performa
IT Disaster Recovery Plan (DRP), yang mencakup aplikasi, infrastruktur, serta pengalaman pengguna
peningkatan aktivitas uji keandalan sistem melalui secara menyeluruh. Penerapan platform ini
Switch Over & Switch Back (SOSB), guna memastikan memungkinkan deteksi dini terhadap potensi
kesiapan sistem cadangan, terutama pada aplikasi gangguan, peningkatan keandalan layanan digital,
kritikal dan transaksional saat terjadi bencana. serta percepatan pengambilan keputusan berbasis
data secara real time. Lebih lanjut, platform ini
BNI terus berupaya untuk memberikan pelayanan berperan penting dalam membantu tim DevOps,
yang optimal, berkelanjutan, dan meningkatkan Developer, dan TI BNI mendeteksi masalah
tingkat ketersediaan layanan, guna memberikan performa dengan cepat dan memastikan sistem
rasa aman dan nyaman bagi nasabah. Sepanjang berjalan secara efisien.
tahun 2025, tingkat ketersediaan layanan TI BNI
mencapai uptime 99,97%. Fitur-fitur utama yang digunakan di BNI meliputi:
1. Full Stack Monitoring: Pemantauan menyeluruh
Sejalan dengan peningkatan kebutuhan bisnis dari front-end hingga back-end aplikasi, termasuk
dan digitalisasi layanan, BNI terus memperkuat server, database, dan jaringan.
kapasitas dan kapabilitas infrastruktur TI melalui 2. Real User Monitoring: Pemantauan aktivitas
implementasi teknologi terkini. Melalui program pengguna secara nyata untuk memahami
peremajaan infrastruktur yang berkesinambungan, pengalaman pengguna secara langsung.
BNI mengadopsi paradigma Software-Defined 3. Synthetic Monitoring: Pengujian aplikasi secara
Everything untuk menyederhanakan tata kelola dan otomatis dengan simulasi pengguna untuk
operasional infrastruktur TI. Implementasi tersebut mendeteksi masalah sebelum pengguna nyata
mencakup Software-Defined Data Center (SDDC), mengalaminya.
Cloud dan Virtualisasi, Software-Defined Storage
berbasis Hyperconverged, serta Software-Defined
Network (SDN) dan Software-Defined Wide Area
482 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 485
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
4. Infrastructure Monitoring: Pemantauan infrastruktur IT seperti server, jaringan, dan perangkat keras
untuk memastikan kinerja optimal.
5. Distributed Tracing: Pelacakan alur permintaan melalui berbagai layanan dan komponen aplikasi untuk
mengidentifikasi sumber masalah kinerja.
6. AI-Powered Root Cause Analysis: Analisis penyebab masalah kinerja menggunakan kecerdasan buatan
untuk menemukan akar masalah dengan cepat.
7. Auto Discovery & Auto Instrumentation: Deteksi otomatis dan penerapan alat pemantauan pada
komponen aplikasi tanpa intervensi manual.
8. Cloud-Native Monitoring: Pemantauan aplikasi yang berjalan di lingkungan cloud untuk memastikan
kinerja dan skalabilitas.
Aplikasi-aplikasi BNI yang dipantau dengan platform ini mencakup berbagai layanan perbankan digital dan
sistem internal, yang semuanya berkontribusi pada peningkatan efisiensi operasional dan kualitas layanan
kepada nasabah.
Pengendalian Keamanan Informasi
POJK COBIT
ISO NIST
27001
PLAN DO IDENTIFY DETECT
ACT CHECK PROTECT RESPOND
RECOVER
BNI terus memperkuat keamanan siber melalui berbagai langkah strategis sebagai wujud komitmen dalam
melindungi data nasabah serta menjaga keberlanjutan operasional TI yang aman dan andal. Upaya tersebut
dilakukan secara terarah dan berkesinambungan, antara lain:
1. Penguatan fungsi keamanan informasi dengan mengembangkan fungsi CISO (Chief Information Security
Officer) dalam usaha untuk fokus terhadap keamanan siber BNI;
2. Implementasi governance, regulation dan compliance yang senantiasa dilakukan agar keamanan
informasi dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan internal, ketentuan perundangan-
undangan serta best practice yang berlaku;
3. Implementasi arsitektur security pengamanan informasi terhadap aset, data, application, endpoint,
network dan parameter security yang senantiasa dilakukan untuk memastikan prinsip kerahasiaan
(confidentiality), keutuhan (integrity), dan ketersediaan (availability) dapat berjalan dengan baik;
4. Hingga akhir tahun 2025, BNI telah melakukan Audit Keamanan Informasi di lingkup BNI yang dilakukan
oleh Eksternal Auditor dan telah tersertifikasi ISO 27001:2022 – Information Security Management
System in The Provision of Open API Services dengan hasil Kriteria “Certified”.
Laporan Tahunan 2025
483
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 486
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
BNI berkomitmen untuk terus mengembangkan c. Melakukan pemantauan proaktif 24x7 atas
cybersecurity, dalam rangka mengawal inovasi ancaman cyber; dan
layanan perbankan sehingga aspek kepercayaan dan d. Secara terus menerus melakukan review atas
kenyamanan nasabah dapat selalu terjaga dengan kontrol-kontrol security yang telah diterapkan
baik. Upaya ini secara konsisten dilakukan seiring dan pembaharuannya.
dengan arah perkembangan bisnis menuju digital
banking. BNI juga telah mengimplementasikan 4. Respond
beberapa upaya yang dilakukan untuk menjamin a. Mekanisme perlindungan nasabah terhadap
keberlanjutan bisnis dari ancaman cybercrime yang transaksi fraud yang diakibatkan oleh malware
terbagi menjadi beberapa domain antara lain: banking maupun social engineering;
b. Threat Hunting melalui mekanisme deteksi
1. Identify dan melakukan takedown website palsu yang
a. Implementasi governance, regulation, dan mengatasnamakan BNI;
compliance yang senantiasa dilakukan agar
keamanan informasi dapat berjalan dengan 5. Recover
baik dan sesuai dengan ketentuan internal, Bekerja sama dengan badan resmi negara (dhi.
ketentuan perundangan-undangan, ketentuan BI, OJK dan BSSN), principal perangkat security
regulatory serta best practice yang berlaku; dan komunitas penggiat cyber security lainnya
b. Melakukan pengembangan aspek-aspek untuk mendapatkan informasi terkait ancaman
security di setiap pengembangan aplikasi dan kelemahan, teknologi dan produk terbaru,
dengan penerapan framework Secure SDLC serta dukungan ketika terjadi insiden;
sehingga security terlibat dalam seluruh fase,
baik demand maupun delivery. Selain itu, Penguatan pada ke 5 domain di atas merupakan
security berperan aktif dalam security testing, upaya BNI untuk meningkatkan cyber maturity
baik setelah project selesai maupun berkala dengan berfokus pada Cyber Security Framework
pada environment testing dan production. (CSF) Upaya peningkatan cyber maturity tersebut
dilakukan pada aspek people, proses, dan teknologi
2. Protect BNI menggunakan pendekatan yang holistik.
a. Implementasi arsitektur security pengamanan 1. Dari aspek people, peningkatan kesadaran
informasi terhadap aset, data, application, keamanan siber menjadi langkah krusial.
endpoint, network dan perimeter security Selain itu, program pelatihan lanjutan bagi
yang senantiasa dilakukan untuk memastikan tim IT Security dan incident response harus
prinsip kerahasiaan (confidentiality), keutuhan diperkuat agar memiliki kemampuan untuk
(integrity), dan ketersediaan (availability) mengidentifikasi, menganalisis, dan merespons
dapat berjalan dengan baik; serangan dengan cepat. Penguatan budaya
b. Implementasi multi-layer of defense keamanan siber di seluruh organisasi, mulai
perangkat keamanan yang mengacu pada dari level eksekutif hingga staf operasional, akan
standar internasional sebagaimana yang membantu mengurangi risiko yang disebabkan
telah diterapkan di perbankan nasional; oleh faktor manusia. Sebagai tambahan, BNI
c. Edukasi kepada pegawai untuk meningkatkan sedang memproses untuk meningkatkan sumber
kewaspadaan terhadap keamanan cyber dan daya siber dengan talent acquisition professional
melakukan simulasi phishing kepada pegawai siber maupun dengan program pelatihan untuk
secara berkala; meningkatkan skill dari sumber daya siber yang
d. Edukasi awareness berkelanjutan dengan dimiliki.
program pengembangan kompetensi Sumber 2. Dari aspek proses, BNI secara berkesinambungan
Daya Manusia; dan mengembangkan kebijakan dan prosedur yang
e. Secara berkala melakukan pengujian matang serta selaras dengan Cyber Security
keamanan terhadap aplikasi BNI untuk Framework (CSF). Ini mencakup pembuatan
penguatan aplikasi BNI dari serangan siber. ataupun pengkinian semua prosedur yang
mendukung pengamanan dan perlindungan
3. Detect siber. Penerapan proses audit keamanan
a. Implementasi solusi security menggunakan siber secara berkala telah dilakukan guna
sistem keamanan machine learning dan mengidentifikasi gaps dan memastikan
artificial intelligence; kepatuhan terhadap standar keamanan. Saat ini
b. Implementasi solusi security untuk BNI sudah memiliki tim cybersecurity governance
pengamanan end point dengan improvement yang bertugas memantau penerapan kebijakan
pada kontrol, privasi data dan perlindungan serta memastikan koordinasi antar divisi berjalan
serangan siber; efektif dalam menanggapi ancaman siber.
484 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 487
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
3. Dari aspek teknologi, investasi pada teknologi h. BNI menerapkan security assessment untuk
keamanan yang terkini sangat penting untuk mengidentifikasi celah keamanan atau
mengantisipasi ancaman siber antara lain: kerentanan pada aplikasi melalui kegiatan
a. Mengimplementasikan Endpoint Detection Penetration Testing, Vulnerability Assessment,
and Response (EDR) untuk memantau dan Application Security Testing (SAST,
aktivitas endpoint secara real-time dan DAST).
merespons insiden keamanan serta potensi i. Menerapkan Next-Generation Firewall
ancaman. dan, Intrusion Prevention Systems (IPS)
b. Menerapkan Network Access Control (NAC) untuk pengendalian akses/traffic sistem/
untuk meningkatkan kontrol dan manajemen aplikasi yang aman serta memberikan sistem
akses jaringan, mencegah akses yang tidak pertahanan yang dapat mendeteksi aktivitas
sah, serta memastikan perangkat yang mencurigakan atau upaya serangan siber.
terhubung memenuhi standar BNI. j. Menerapkan manajemen identitas dengan
c. Memiliki sistem keamanan yang handal menggunakan Lightweight Directory
melalui Security Operation Center (SoC), Access Protocol (LDAP) secara terpusat
yang melakukan pemantauan aktif 24 jam untuk memudahkan pengaturan hak akses
sehari, 7 hari seminggu, untuk mendeteksi yang konsisten dan sesuai dengan prinsip
ancaman keamanan secara cepat dan efisien keamanan dalam pemberian akses user.
dengan menggunakan sistem Security k. Menerapkan Privileged Access Management
Information and Event Management (SIEM). (PAM) untuk memberikan pengamanan dan
Pemantauan ini mencakup keamanan pada pengawasan khusus terhadap akun-akun
Endpoint, Network, Aplikasi, dan Server. dengan hak akses tinggi (Admin/Super User)
Setiap insiden yang berhasil dimitigasi akan melalui perekaman aktivitas dan pembatasan
dilaporkan bersama dengan hasil analisisnya, izin untuk mencegah penyalahgunaan
yang digunakan sebagai pembelajaran dan wewenang.
dasar untuk perbaikan di masa depan. Selain
itu, BNI juga memiliki tim Cyber Security Dengan menggabungkan elemen people, proses,
Incident Response Team (CSIRT) yang secara dan teknologi, BNI dapat mencapai cyber maturity
proaktif menangani semua insiden keamanan yang lebih tinggi secara berkelanjutan dan adaptif
internal. terhadap ancaman yang terus berkembang.
d. Melakukan identifikasi terhadap aktivitas
mencurigakan dan serangan siber, termasuk BNI memberikan perhatian lebih terhadap tren
melakukan threat hunting dan penutupan serangan cyber yang saat ini semakin meluas ke
situs web palsu yang mengatasnamakan BNI. nasabah, serta menerapkan beberapa pengamanan
Sebagai langkah preventif untuk mengurangi pada sisi nasabah, di antaranya:
risiko penipuan, Tim Cyber Threat Intelligence 1. Mekanisme multi-factor authentication dan
akan melaporkan aktivitas transaksi kartu face recognition (liveness detection) untuk
debit yang terindikasi telah memasukkan data meningkatkan keamanan dan mengurangi risiko
mereka pada situs web palsu. penyalahgunaan indentitas nasabah.
e. Menerapkan sistem Data Loss Prevention 2. Edukasi yang terus menerus dilakukan kepada
(DLP) sebagai perlindungan perimeter untuk nasabah tentang perlindungan diri melalui
mencegah pencurian data kredensial dan pengamanan password, pengamanan internet
akses ilegal terhadap data rahasia. banking, pengamanan mobile banking,
f. Menggunakan teknologi enkripsi untuk pengamanan transaksi pada ATM dan lain-lain.
melindungi data internal dan pelanggan dari
ancaman potensial, memastikan keamanan Rencana Strategis TI BNI
data yang disimpan dan dikirim, serta Upaya peningkatan kapabilitas teknologi digital
menjaga informasi tetap aman dari pihak diharapkan dapat membawa BNI menjadi bank yang
yang tidak berkepentingan. mampu bersaing di era digital serta menginspirasi
g. Setiap pengembangan produk, aplikasi, industri jasa perbankan di masa mendatang. Hingga
atau layanan baru di BNI melalui proses akhir tahun 2025, program TI BNI mampu menopang
Software Development Life Cycle (SDLC) pertumbuhan bisnis secara konsisten melalui
yang mencakup tahapan keamanan secara perluasan akses pasar dan efisiensi operasional.
menyeluruh, seperti penilaian keamanan
dan risiko, tinjauan desain, kode, konfigurasi,
serta uji penetrasi.
Laporan Tahunan 2025
485
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 488
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Sebagai pedoman pelaksanaan dukungan TI untuk mencapai tujuan bisnis dan mendukung Corporate Plan
BNI saat ini, telah ditetapkan Rencana Strategis TI (RSTI) 2024-2028. Memandang ke depan, rencana inisiatif
RSTI tersebut merupakan 4 misi yang diturunkan dari Visi TI, dan selanjutnya dijabarkan menjadi enam
program utama TI.
Fostering Core of
Excellence with
Catalyst for Fortify Resilience with REVOLUTIONIZE
ENTERPRISE DATA DRIVEN FUTURE-PROOF BEYOND
AGILITY TRANSFORMATION INNOVATION ECOSYSTEM
P1 P2 P3 P4 P5 P6
Inspiring Maximazing Productivity Automate IT Cultivate Transforming in
Innovation and Growth with Optimization Resilience Sustainable the Digital and
Transformation Data Insights through and Hygiene Technology with a Cognitive Age
through and Innovative Automation for Smooth Unified, Scalable to Empower
Collaboration and Personalization and Data-driven Operations and & Future-ready People and
Agile IT Efficiency Reliable Delivery Platform Improve Customer
Experience
Penjabaran atas enam program utama TI adalah dan siap menghadapi tantangan masa depan.
sebagai berikut: Hal ini berarti menciptakan platform terpadu
1. Inspiring Innovation and Transformation through yang dapat berkembang seiring pertumbuhan
Collaboration and Agile IT bisnis bank, sekaligus memastikan keberlanjutan
Program ini menggarisbawahi pentingnya teknologi dalam jangka panjang.
kolaborasi dan penerapan metodologi Agile 6. Transforming in the Digital and Cognitive Age
dalam organisasi TI untuk mendorong inovasi to Empower People and Improve Customer
dan transformasi berkelanjutan di BNI. Experience
2. Maximizing Growth with Data Insights and Program ini menggarisbawahi pentingnya
Innovative Personalization Perseroan untuk beradaptasi dengan perubahan
Program ini berupaya untuk memanfaatkan data pesat di era digital dan memanfaatkan teknologi
secara maksimal untuk mendorong pertumbuhan kognitif untuk memberikan layanan yang lebih
bisnis melalui pemahaman yang mendalam baik kepada pelanggan. Inti dari program ini
terhadap nasabah dan penyediaan layanan yang adalah transformasi digital yang mendalam,
dipersonalisasi. di mana teknologi tidak hanya menjadi alat,
3. Productivity Optimization through Automation tetapi juga menjadi pendorong utama dalam
and Data-driven Efficiency memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan
Program ini berupaya untuk meningkatkan masyarakat.
produktivitas dan efisiensi operasional
bank melalui otomatisasi proses bisnis dan RSTI ini akan terus di-review dan diperbarui sesuai
pemanfaatan data secara optimal. dengan pembaruan Corporate Plan, Kebijakan
4. Automate IT Resilience and Hygiene for Smooth Direksi, strategi bisnis, dan strategi transformasi
Operations and Reliable Delivery BNI. Peninjauan ini juga mempertimbangkan
Program ini menyoroti pentingnya otomatisasi tren teknologi informasi serta regulasi di sektor
dalam menjaga ketahanan dan keamanan perbankan, baik lokal maupun global. Langkah ini
sistem TI di BNI. Dengan otomatisasi, BNI dapat merupakan bentuk komitmen TI BNI untuk selalu
memastikan operasi berjalan lancar, pengiriman menyelaraskan strategi dengan kebutuhan dan arah
layanan tidak terganggu, dan risiko keamanan bisnis Bank.
siber dapat diminimalisir.
5. Cultivate Sustainable Technology with a Unified,
Scalable & Future-ready Platform
Program ini menyoroti pentingnya membangun
sebuah fondasi teknologi yang kokoh, fleksibel,
486 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 489
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Tata Kelola Teknologi Informasi [ACGS (B).D.5.1]
Dalam pengembangan Teknologi Informasi (TI), BNI memastikan prinsip kerahasiaan (confidentiality),
senantiasa berupaya untuk melakukan penguatan keutuhan (integrity), dan ketersediaan (availability)
serta ketahanan Perseroan terhadap berbagai risiko, dapat berjalan dengan baik.
baik itu dari dalam maupun luar organisasi, termasuk
kemampuan untuk menghadapi gangguan/ Dalam rangka memastikan keberlangsungan
disruption, cyber security (keamanan dunia maya), operasional Teknologi Informasi, termasuk dalam
dan disaster recovery (pemulihan bencana), menghadapi potensi bencana maupun gangguan
perubahan regulasi, serta ketidakpastian bisnis massal, BNI telah mengimplementasikan sistem
lainnya. BNI juga menjaga tata kelola/governansi cadangan pemulihan bencana yang andal. Upaya
TI disusun secara komprehensif guna memastikan ini mencakup penempatan infrastruktur pada pusat
seluruh risiko utama dapat diidentifikasi, dikelola, data terpisah yang difungsikan sebagai Disaster
dan dilaporkan secara berkala kepada Direksi. Dalam Recovery Center (DRC), serta penerapan konfigurasi
penerapannya, ketahanan Bank terhadap risiko redundansi High Availability (HA) untuk menjaga
tersebut didukung oleh inovasi teknologi yang tidak kelangsungan layanan TI secara optimal.
hanya relevan saat ini, tetapi juga dapat bertahan
dan berkembang di masa depan. [ACGS (B).D.5.1] IMPLEMENTASI TATA KELOLA TEKNOLOGI
INFORMASI
Dengan penerapan tata kelola dan sistem pemulihan
bencana yang baik, BNI mampu menjaga keandalan Tata Kelola TI merupakan kerangka kerja dan
operasional dan kualitas layanan, sekaligus seperangkat proses yang berfungsi untuk
memperkuat ketahanan teknologi dalam mendukung menjamin keselarasan pengelolaan TI BNI dengan
strategi bisnis Bank secara menyeluruh. Di samping arah dan tujuan strategis perusahaan, sehingga
itu, BNI juga terus memperkuat keamanan siber mampu mendukung penciptaan nilai bisnis secara
dengan menjalankan berbagai inisiatif guna optimal. Penerapan tata kelola TI juga bertujuan
mewujudkan komitmen dalam melindungi data untuk mengelola risiko TI secara komprehensif,
nasabah serta menjaga keberlanjutan operasional meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional,
TI tetap aman. Beberapa upaya yang dilakukan serta memastikan kepatuhan terhadap ketentuan
BNI berkaitan dengan keamanan siber di antaranya dan regulasi yang berlaku.
melakukan penguatan fungsi keamanan informasi
dengan mengembangkan fungsi CISO (Chief BNI menerapkan Tata Kelola TI melalui penyelarasan
Information Security Officer); serta penerapan Rencana Strategis TI dengan strategi bisnis,
governance, regulation dan compliance yang optimalisasi pemanfaatan sumber daya TI,
dilakukan agar keamanan informasi dapat berjalan pengukuran kinerja yang terstruktur, serta
dengan baik. BNI juga menerapkan arsitektur penerapan manajemen risiko yang efektif. Seluruh
keamanan informasi yang efektif melibatkan proses tersebut dijalankan dengan tetap mengacu
perlindungan terhadap aset, data, application, pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan
endpoint, network dan parameter security dengan Bank Indonesia (BI). Penerapan Tata Kelola TI di BNI
mengadopsi pendekatan defense-in-depth untuk mencakup hal-hal sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2025
487
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 490
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengawasan
Aktif Direksi dan
Dewan Komisaris
Kecukupan Kebijakan dan
Prosedur Penggunaan TI
Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
Pemantauan dan Pengendalian Risiko
Penggunaan TI
Sistem Pengendalian Intern
atas Penggunaan TI
Penggunaan TI di BNI diatur dalam kebijakan, standar, dan prosedur yang diterapkan secara konsisten dan
berkesinambungan sesuai ketentuan regulasi Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2022 perihal Penyelenggaraan
Teknologi Informasi oleh Bank Umum.
01 02 03 04
Tata Kelola TI Bank Manajemen Risiko TI Ketahanan dan
Arsitektur TI Bank Keamanan Siber
05 06 07
Pengelolaan Data dan
Penggunaan Pihak Penempatan Sistem Perlindungan Data
Penyedia Jasa TI Elektronik Pribadi
08 09 10 11
Penyedia Jasa TI Penilaian Tingkat
Pengendalian Intern dan Pelaporan Maturitas Digital
Oleh Bank Audit Intern Bank
Secara garis besar Tata Kelola TI BNI dibagi atas 4 (empat) cakupan, yaitu: Perencanaan, Pengembangan,
Operasional, dan Pengamanan TI.
Perencanaan Pengembangan Operasional
TI TI TI
Pengamanan TI
488 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 491
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PERENCANAAN TEKNOLOGI INFORMASI 1. Penyusunan Feasibility Study (FS), merupakan
proses penjabaran tujuan implementasi proyek,
Perencanaan TI mencakup beberapa proses dan ruang lingkup proyek secara ringkas, kebutuhan
aktivitas, antara lain: anggaran, serta manfaat yang akan didapatkan
1. Penyusunan IT Strategic Plan yang Bank. FS digunakan sebagai tolok ukur uji
menggambarkan roadmap, strategi teknologi kelayakan usulan proyek TI (cost & benefit
BNI, visi dan misi Satuan Kerja Teknologi analysis).
Informasi, prinsip-prinsip utama yang menjadi 2. Prioritisasi usulan proyek TI, merupakan proses
acuan dalam pengembangan dan penggunaan review serta analisa kelayakan usulan proyek TI
TeknoIogi Informasi untuk memenuhi kebutuhan mengacu pada FS, sehingga dapat dipastikan
bisnis saat ini dan akan datang, serta selaras usulan proyek yang diprioritaskan dapat
dengan rencana strategis jangka panjang BNI. memberikan manfaat (business value) terbaik
bagi Bank.
IT Strategic Plan terdiri atas beberapa bagian
yaitu: Dalam fase delivery terdapat pengkayaan aktivitas
a. IT Business Alignment atau proses implementasi untuk memastikan
b. IT Enterprise Architecture & IT Resource kualitas delivery atau hasil pengembangan telah
Capability optimal dan sesuai dengan kebutuhan user, yaitu
c. IT Roadmap dengan adanya aktivitas Architecture Review Forum
d. IT Investment Plan (ARF) dan Release Control Board (RCB).
1. ARF merupakan aktivitas peninjauan dan
2. Rencana Tahunan TI yang mencakup: evaluasi lebih lanjut terhadap arsitektur yang
a. Rencana Pengembangan Aplikasi TI diusulkan dalam proyek TI, guna memastikan
b. Rencana Pengembangan Infrastruktur TI keselarasan dengan standar dan strategi
c. Rencana Pendidikan dan Pelatihan SDM TI arsitektur di BNI. Dalam ARF dilakukan evaluasi
d. Rencana Peningkatan Tata Kelola TI atas desain arsitektur, identifikasi potensi risiko
e. Anggaran Biaya Investasi dan Biaya dan masalah yang mungkin timbul, kepatuhan
Operasional terhadap standar dan pedoman yang telah
f. Indikator kinerja Satuan Kerja TI tingkat risiko ditetapkan, sekaligus mendorong potensi inovasi
terkait, dan skala prioritas proyek TI, dikaitkan di dalamnya. Dengan ARF, BNI dapat memastikan
dengan bisnis bank dan Rencana Strategis TI. bahwa setiap proyek TI berjalan sesuai rencana,
mengurangi kemungkinan pengulangan
PENGEMBANGAN TATA KELOLA pekerjaan, dan meningkatkan kualitas serta
TEKNOLOGI INFORMASI kecepatan penyelesaian proyek TI.
2. RCB bertujuan untuk melakukan review dan
Tata Kelola TI juga mencakup proses pengembangan verifikasi atas kesiapan promosi baik secara
TI secara end-to-end dengan penerapan administrasi maupun secara teknikal, antara
Software Development Life Cycle (SDLC), baik lain kelengkapan dokumen, perizinan, kesiapan
secara waterfall dan agile. Pada tahun 2025, BNI infrastruktur untuk selanjutnya memberikan
menyusun dan menerapkan prosedur New SDLC persetujuan atas rencana promosi dari setiap
dengan pengembangan alur pada fase demand pengembangan yang telah dilakukan. Dalam
dan delivery, dimana seluruh inisiatif TI akan RCB dilakukan evaluasi terhadap rencana rilis,
melalui alur ini. Fase demand dimulai dari proses koordinasi dengan tim yang terlibat untuk
pendaftaran inisiatif pengembangan TI, define meminimalisir dampak negatif, memastikan
requirement, implementation approach selection, kepatuhan terhadap standar dan regulasi.
prioritization sampai dengan terbentuknya project Dengan adanya RCB, BNI dapat memastikan
charter. Fase delivery dimulai dari project kick off, bahwa setiap rilis dapat dilakukan dengan aman,
detailing requirement & design, development, efisien, dan sesuai dengan tujuan bisnis.
testing, deployment preparation, release control
board, migration, Production Trial Run (PTR), go live, Selain itu, untuk penetapan standar layanan serta
sampai dengan project closure. sarana dan prasarana pendukung, kami telah
mengimplementasikan Kritikalitas Aplikasi. Melalui
Dalam fase demand, terdapat pengkayaan aktivitas penilaian kritikalitas aplikasi, akan ditentukan
atau proses perencanaan untuk memastikan kualitas prioritas, alokasi sumber daya, dan strategi mitigasi
proyek yang akan diimplementasikan memberikan risiko yang dibutuhkan terhadap suatu aplikasi.
manfaat bagi Bank, yaitu:
Laporan Tahunan 2025
489
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 492
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
OPERASIONAL TATA KELOLA TEKNOLOGI Pengelolaan kerangka kerja COBIT di BNI didasarkan
INFORMASI pada sinergi antara tujuan bisnis dan tujuan TI,
dengan fokus pada data dan informasi. Kerangka
Lebih lanjut, operasional Tata Kelola TI di BNI kerja ini fleksibel dan dapat mengikuti arah kerja
mencakup berbagai proses dan aktivitas penting perusahaan, serta dapat digunakan bersamaan
yang mendukung kelancaran sistem dan layanan dengan standar kerangka kerja lainnya. Dengan
TI secara menyeluruh. Aktivitas tersebut meliputi demikian, COBIT membantu BNI dalam memastikan
pengelolaan operasional data center, pengelolaan bahwa pengelolaan TI sejalan dengan strategi bisnis
sistem dan jaringan komunikasi, penanganan dan memberikan nilai tambah yang optimal.
insiden dan permasalahan sistem, pengelolaan
operasional sistem TI yang dilakukan oleh pihak Information Technology Information Library
ketiga, serta pengelolaan risiko dalam operasional (ITIL)
TI. Melalui pelaksanaan proses-proses tersebut, ITIL adalah kerangka kerja standar untuk IT Service
BNI memastikan keandalan infrastruktur teknologi, Management (ITSM), yang digunakan TI BNI dalam
menjaga kontinuitas layanan, serta memperkuat menyelaraskan layanan pendukung TI kepada bisnis
keamanan dan stabilitas operasional untuk BNI. ITIL berfokus pada proses, prosedur, task dan
mendukung seluruh aktivitas bisnis dan layanan service level IT untuk mendukung strategi Bank,
perbankan. memberikan nilai tambah, serta menjaga tingkat
kompetensi TI. Dengan ITIL tersebut, operasional
PENGAMANAN TATA KELOLA TEKNOLOGI TI BNI menetapkan baseline sebagai tolok ukur
INFORMASI layanan, sebagai landasan untuk perencanaan,
implementasi dan pengukuran pencapaiannya.
Pengamanan Tata Kelola TI di BNI berfokus pada
cyber security framework yang terbagi atas 3 (tiga) International Standard to Manage
pilar, yaitu: Information Security – ISO/IEC 27001
1. Governance: mencakup security awareness, ISO 27001 merupakan standar internasional
ketentuan pengamanan informasi, arsitektur untuk sistem manajemen keamanan informasi
keamanan dan pengembangan kapabilitas tim atau lebih sering disebut dengan Information
dan organisasi; Security Management System (ISMS). ISO 27001
2. Protection: terdiri dari mekanisme multi layer merupakan standar information security framework
defense, asesmen keamanan (penetration testing yang banyak dipilih, memiliki akseptasi yang luas,
dan vulnerability Assessment), serta manajemen dipercaya oleh beragam organisasi, dan menjadi
insiden dan forensik; acuan framework information security lainnya
3. Operation: mencakup Security Operation Center seperti NIST Cybersecurity Framework, SANS, dan
(SOC) 24x7, threat intelligence, keamanan jaringan lain-lain. Dengan demikian, standarisasi ISO 27001
dan endpoint serta user access management dapat digunakan untuk meningkatkan keamanan
BNI senantiasa menjaga keseimbangan antara TI dan berkorelasi positif untuk mendorong tingkat
aspek People, Process dan Technology dalam kepercayaan baik nasabah dan business partner/
pemilihan kerangka kerja (framework). Atas pihak ketiga maupun organisasi.
pertimbangan tersebut, implementasi Tata Kelola
TI di BNI mengadopsi berbagai kerangka kerja Dalam rangka memperkuat daya saing BNI dengan
yang sesuai dengan area layanan TI di BNI. peers serta industri fintech, maka standarisasi
ISO 27001 menjadi pencapaian penting untuk
Control Objectives for Information and mendapatkan manfaat-manfaat sebagai berikut:
Related Technologies (COBIT) 1. Menjadikan BNI lebih kompetitif pada industri
COBIT (Control Objectives for Information and perbankan, fintech, dan lembaga keuangan
Related Technologies) merupakan kerangka kerja lainnya dalam memberikan citra positif dan
manajemen dan tata kelola TI yang membantu BNI persepsi yang baik dalam mengamankan
dalam mengelola TI untuk memenuhi kebutuhan nasabah dan business partner/pihak ketiga.
para pemangku kepentingan. Melalui pengelolaan 2. Meningkatkan tata kelola keamanan informasi
kelompok proses dan enabler-nya, COBIT sesuai standar nasional dan/atau internasional
memetakan tujuan bisnis menjadi tujuan TI, serta yang berlaku sehingga relatif akan lebih mudah
mengukur pencapaian dan tingkat kematangan mendapatkan izin dari pihak regulator.
(maturity) proses TI. 3. Memberi kemudahan bagi BNI untuk
meningkatkan kontrol terkait keamanan
informasi terhadap proses bisnis digital banking.
490 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 493
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
KOMITE PENGARAH TI 12. Training Oracle Apex (Application Express)
Application Development
BNI telah membentuk komite pengarah teknologi 13. Training MONGODB: Database For Modern Apps
informasi melalui Surat Keputusan Direksi No. & Spending Hands-on
KP/461/DIR/R tanggal 10 September 2025 perihal 14. Training ITIL V4 Foundation Certification
Penataan Komite Manajemen Teknologi (KMT). 15. Training Basic Design Thinking For Innovation
Komite Manajemen Teknologi dibentuk dengan 16. Training Agile Ways Of Working & Scrum
tujuan membantu Dewan Komisaris dan Direksi Framework Bootcamp
dalam melaksanakan pengawasan terhadap 17. Training Excel
kegiatan Teknologi Informasi (TI). Informasi 18. Training End User Project Enterprise Financial
terperinci tentang Komite Manajemen Teknologi System
telah disampaikan pada Bab Tata Kelola Perusahaan
dalam Laporan Tahunan. BNI juga telah mendukung dan memfasilitasi SDM TI
untuk juga mengikuti pelatihan secara online dalam
PROGRAM PENGEMBANGAN DAN berbagai platform pembelajaran seperti Udemy,
SERTIFIKASI SDM TI LinkedIn Learning, dan platform lainnya.
Guna meningkatkan kualitas rencana strategis IT SKILL-BASED ORGANIZATION
TI serta menciptakan competitive advantage bagi
bisnis, BNI menyadari pentingnya melakukan Dalam rangka menjawab tantangan di masa yang
penyesuaian program pengembangan TI agar akan datang, TI BNI telah melakukan penerapan IT
tetap selaras dengan dinamika dan perubahan di Skill-based Organization yang berstandar industri
era digital. Langkah ini menjadi fondasi penting internasional guna meningkatkan kapabilitas SDM TI
untuk memastikan setiap inisiatif TI mendukung | serta pemenuhan formasi sesuai dengan kebutuhan
pencapaian tujuan bisnis secara optimal dan bisnis yang berkembang serta menciptakan SDM
berkelanjutan. Untuk itu, BNI melakukan penyesuaian TI yang mampu menjadi talenta digital dalam
kapabilitas baik sisi process, technology, serta people. mendukung transformasi digital BNI. Penerapan
IT Skill-based Organization ini terus ditanamkan
BNI melalui Satuan Kerja TI membekali SDM TI sebagai budaya di Satuan Kerja Teknologi Informasi
dengan berbagai macam pelatihan untuk (SKTI) agar organisasi menjadi semakin agile dan
mengembangkan soft skill maupun hard skill. berorientasi digital.
Pengembangan soft skill dilakukan melalui pelatihan
digital leadership, technology presentation skill, Berbagai upaya yang dilakukan diharapkan dapat
serta communication & negotiation skill. Sedangkan mencapai SDM TI dalam SKTI yang kompeten serta
pembekalan hard skill dilakukan dengan pelatihan selaras dengan kebutuhan industri. Di samping itu,
project management, IT architecture, programming, BNI juga terus meningkatkan engagement SDM TI
CI/CD, secure coding, cloud security, dan sebagainya. agar senantiasa selaras dengan tujuan serta visi dan
misi IT BNI.
Sepanjang tahun 2025, BNI telah mengikutsertakan
SDM TI untuk mengikuti beragam pendidikan dan AUDIT PENYELENGGARAAN TI
pelatihan, beberapa di antaranya adalah:
1. Training Data Engineer BNI senantiasa melakukan audit berkala sebagai
2. Training Data Analyst bentuk komitmen BNI dalam melakukan Tata
3. Leading Digital Ecosystem : Strategy & Innovation Kelola Teknologi yang baik. BNI melakukan audit
4. AI Driven Customer Insight penyelenggaraan Teknologi Informasi secara
5. Training IT Software Development Life Cycle mandiri yang dilakukan oleh Internal Audit yang
(SDLC) level MGR, AVP & VP dilakukan BNI berpedoman terhadap Peraturan
6. Training Artificial Intelligence (AI) Foundation for Menteri BUMN No. PER-2/MBU/03/2023 Tentang
Banking Digital Transformation Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi
7. Training Workshop IBM Product Knowledge Signifikan Badan Usaha Milik Negara terutama
Update - Data Al & Automation pasal 210. Dalam pelaksanaannya audit yang
8. Training Web Method Batch 1-3 dilakukan Bank mencakup evaluasi atas pelaksanaan
9. Training Product Knowledge Wondr By Bni Rencana Strategis TI dan evaluasi atas efektivitas
10. Training Project Management penyelenggaraan TI.
11. Training Process Improvement 3 Legged 5 Why
(3L5W) BCV
Laporan Tahunan 2025
491
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 494
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Audit yang dilakukan BNI selain sebagai bentuk PENGHARGAAN BIDANG TI 2025
pemenuhan BNI atas aspek regulatory dan
compliance, juga merupakan untuk memeriksa BNI melalui kapabilitas BNIdirect cash, BNIdirect
tingkat kesiapan BNI dalam mengelola bisnis dan BNIdirect API berhasil meraih berbagai
Teknologi Informasi. Pada tahun 2025, BNI telah penghargaan bergengsi di tingkat internasional
menindaklanjuti 24 aktivitas audit atas berbagai antara lain:
aktivitas seperti audit mandatory security BI, audit 1. Penghargaan BNIdirect API Tahun 2025
proyek strategis, audit pengadaan TI, dan aktivitas · Best Technology Implementation for Digital
audit lainnya. CX – Indonesia (April 2025 - Digital CX Awards)
· Best API Initiative (Agustus 2025 - Digital
SINERGI PENERAPAN TEKNOLOGI Banker - Global Retail Banking Innovation
INFORMASI DENGAN PERUSAHAAN ANAK Awards 8)
· Best API/Open Banking Platform Provider for
Pengembangan Teknologi Informasi BNI SME Banking (Oktober 2025 - Digital Banker -
menerapkan konsep IT Agile and Lean Organization Global Bank Tech Award)
yang bertujuan memperkuat kolaborasi dan sinergi · Outstanding SME Cash Management
antara BNI dengan perusahaan anak. Pendekatan ini Solution by a Vendor (Oktober 2025 - Digital
difokuskan pada efisiensi serta optimalisasi sumber Banker - Global Bank Tech Award)
daya TI guna meningkatkan efektivitas operasional · Outstanding SME Payment Solution by a
dan efisiensi biaya, sehingga dapat memberikan Bank (Oktober 2025 - Digital Banker - Global
nilai tambah yang signifikan dalam mendukung Bank Tech Award)
aktivitas layanan maupun bisnis. Selain itu, strategi · Best API/Open Banking Platform Provider for
ini juga membuka peluang sinergi digital yang Transaction (Oktober 2025 - Digital Banker -
lebih luas untuk mendukung pengembangan dan Global Bank Tech Award)
penguatan kapabilitas perusahaan anak. Beberapa · Outstanding Payments and Collection
potensi sinergi digital tersebut antara lain: Services Provider (Oktober 2025 - Digital
1. Sinergi Kapabilitas & Integrasi Banker - Global Bank Tech Award)
a. BNI Multifinance 2. Penghargaan BNIdirect cash Tahun 2025
Melakukan sinergi dalam integrasi proses · Best Wholesale/Transaction Bank for Digital
Joint Financing dan Collection Payment. CX – Indonesia (April 2025 – Digital CX
b. BNI Life Awards)
Melakukan sinergi dalam integrasi proses · Category Editors’Triple Star for New BNIdirect
pembuatan polis asuransi dan autodebit (Mei 2025 - The Asset Triple A Treasurise
pembayaran premi asuransi. (Treasury, Trade, Supply Chain, Risk, ESG)
c. hibank Award)
Melakukan sinergi dalam integrasi transaksi · Best Bank for Transaction Banking in
ATM & EDC melalui aggregator. Indonesia (Mei 2025 - AlphaSEA - 19th Best
d. BNI Sekuritas Financial Institution Awards 2025)
Melakukan sinergi dalam integrasi proses 3. Penghargaan BNIdirect bisnis Tahun 2025
transaksi RDN dan Investor Account · Best SME Banking Platform (Agustus 2025
Management. - Digital Banker - Global Retail Banking
e. BNI Ventures Innovation Awards 8)
f. BNI Asset Management
2. Sinergi Teknologi
3. Sinergi Sumber Daya
Pemanfaatan infrastruktur dan jaringan BNI yang
luas untuk mendukung ekspansi perusahaan
anak di berbagai wilayah.
492 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 495
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
RENCANA PENGEMBANGAN TEKNOLOGI Sejalan dengan arah tersebut, BNI akan terus
INFORMASI KE DEPAN melakukan berbagai perbaikan dan peningkatan
kapabilitas TI di masa mendatang. Seiring dengan
BNI terus berkomitmen untuk melakukan meningkatnya volume transaksi, kompleksitas
pengembangan teknologi informasi serta layanan, serta ketergantungan terhadap
menghadirkan layanan TI yang andal, aman, dan integrasi sistem internal dan eksternal, eksposur
memberikan manfaat optimal, sejalan dengan terhadap risiko teknologi informasi juga semakin
ketentuan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER- meningkat. Oleh karena itu, pada tahun 2026
2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan fokus pengembangan diarahkan pada penguatan
Kegiatan Korporasi Badan Usaha Milik Negara. aspek keamanan (security) sebagai fondasi utama
Seluruh pengembangan layanan TI dilaksanakan keberlanjutan dan ketahanan layanan TI, serta
dengan berlandaskan praktik terbaik (best practices) beberapa prioritas utama TI lainnya.
dan mengacu pada Rencana Strategis TI yang telah
disusun secara komprehensif. Satuan Kerja TI telah Meningkatkan kemampuan deteksi dan pencegahan
mendefinisikan empat misi strategis yang tertuang fraud melalui transaction security monitoring
dalam Rencana Strategis TI, yaitu Enterprise Agility, yang mengintegrasikan data analytics, rule-based
Data Driven Transformation, Future-Proof Innovation controls, untuk memberikan perlindungan proaktif
dan Revolutionize Beyond Ecosystem. atas transaksi nasabah Wholesale.
Laporan Tahunan 2025
493
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 496
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Digitalisasi Layanan
BNI sebagai salah satu pionir digital banking BNI secara berkelanjutan telah memanfaatkan
di Indonesia, senantiasa memperkuat inisiatif jasa dari berbagai Lembaga Riset dan Advisory
digitalisasi layanan dalam rangka mengakselerasi Internasional Independen untuk memperoleh
transformasi di seluruh lini bisnis dan operasional. berbagai referensi, wawasan strategis, serta tren
Sepanjang tahun 2025, BNI secara konsisten terkini terkait teknologi dan perkembangan industri
menghadirkan berbagai inisiatif digital yang global maupun perbankan. Langkah ini menjadi
berfokus pada peningkatan efisiensi, kemudahan landasan penting dalam mendorong inovasi
akses layanan, serta optimalisasi proses bisnis. berkelanjutan, baik dari sisi pemanfaatan teknologi
Melalui langkah ini, BNI meyakini bahwa inovasi maupun optimalisasi proses bisnis. Berbagai key-
digital akan memberikan kontribusi signifikan technologies yang diadopsi telah memberikan
terhadap peningkatan kinerja operasional dan kontribusi signifikan terhadap pengembangan
profitabilitas, sekaligus memperkokoh posisi BNI produk dan layanan perbankan digital BNI dalam
sebagai lembaga keuangan terdepan di era digital. beberapa tahun terakhir, sehingga memperkuat
daya saing dan meningkatkan pengalaman nasabah.
Perkembangan teknologi informasi dan digital saat
ini seperti bertumbuhnya pemanfaatan internet, Sebagai wujud nyata dari pemanfaatan teknologi
Artificial Intelligence (AI), Data Analytics, Cloud, tersebut, BNI telah mengembangkan beragam
dan tren Internet of Things (IoT) telah membawa produk dan layanan digital yang inovatif dan adaptif
perubahan yang signifikan di berbagai bidang terhadap kebutuhan pasar, di antaranya sebagai
industri. Hal ini ditandai dengan meningkatnya berikut:
pemanfaatan jaringan komunikasi dan internet
untuk berbagai keperluan, proses otomasi yang BNIdirect
terintegrasi dengan pemanfaatan AI, pengambilan
keputusan menggunakan insight yang didapatkan Sejalan dengan ambisi BNI untuk menjadi “Leading
dari analisis data, optimalisasi penggunaan in Wholesale Transaction Banking, BNI terus
Cloud untuk kebutuhan bisnis maupun personal, memperkuat kapabilitas digital guna mendukung
serta terhubungnya berbagai perangkat sehari- kebutuhan transaksi keuangan nasabah korporasi,
hari dengan internet. Dinamika ini kemudian Institusi, komersial, dan SME melalui BNIdirect.
memengaruhi perilaku nasabah serta mendorong BNIdirect merupakan layanan digital Wholesale
penciptaan model bisnis yang lebih inovatif dan banking yang dirancang untuk mendukung
adaptif. pertumbuhan bisnis nasabah melalui solusi
keuangan yang lengkap, mencakup layanan cash
Memahami perkembangan ini, BNI senantiasa management, trade, foreign exchange, dan supply
melakukan pembenahan dan menghadirkan berbagai chain financing, sehingga memungkinkan nasabah
inovasi untuk menciptakan produk serta layanan melakukan transaksi keuangan secara cepat, mudah,
yang relevan dengan kebutuhan nasabah. Sepanjang dan aman. Tahun 2025 menandai langkah strategis
tahun 2025, BNI berkomitmen untuk menjaga dan BNI dalam mengoptimalkan layanan digital melalui
meningkatkan kualitas layanan, sekaligus secara transformasi BNIdirect sebagai platform digital
proaktif mendorong pengembangan berbagai solusi Wholesale unggulan yang semakin komprehensif
digital yang adaptif terhadap dinamika pasar. BNI dan terpadu, serta selaras dengan kebutuhan bisnis
terus menyesuaikan diri dengan perubahan perilaku modern. Transformasi ini mencerminkan komitmen
nasabah ke arah digital melalui eksplorasi inovasi, BNI dalam memperkuat perannya sebagai mitra
pemanfaatan teknologi terkini, serta penerapan tren terpercaya dalam mendukung digitalisasi dan
digital modern guna menghadirkan pengalaman pertumbuhan bisnis di tengah persaingan yang
perbankan yang lebih mudah, cepat, dan bernilai semakin kompetitif.
tambah.
494 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 497
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Saat ini, BNIdirect menyediakan berbagai layanan Ke depan, BNIdirect akan terus dikembangkan
transaksi keuangan yang mencakup manajemen sebagai global wholesale transaction banking,
kas, pembayaran, perdagangan, hingga transaksi dengan penambahan kapabilitas analitik,
valuta asing. Platform ini dapat diakses secara personalisasi layanan sesuai dengan kebutuhan
fleksibel melalui website (direct.bni.co.id) maupun nasabah solusi transaksi cross border, serta integrasi
menggunakan mobile app, memungkinkan nasabah yang lebih luas dengan ekosistem bisnis nasabah.
untuk melakukan monitoring dan transaksi keuangan Inisiatif ini diharapkan mampu memperkuat
secara real-time dari mana saja. Antarmuka BNIdirect pengalaman digital nasabah sekaligus mendukung
dirancang lebih intuitif dan user-friendly, serta pertumbuhan Wholesale Transaction Banking BNI
mendukung penggunaan dalam tiga bahasa (Bahasa secara berkelanjutan.
Indonesia, Inggris, dan Mandarin), sehingga dapat
menjangkau nasabah dari berbagai latar belakang. BNIdirect bisnis
Dari sisi keamanan, BNIdirect dilengkapi dengan
sistem otorisasi berlapis melalui pengelolaan Sebagai bagian dari roadmap pengembangan
hak akses pengguna dan penggunaan hard token layanan digital, BNI juga telah meluncurkan BNIdirect
(BNI e-Secure) maupun soft token (mobile token). bisnis pada bulan Agustus 2025 sebagai wujud
Selain itu, BNI menyediakan tim khusus untuk komitmen BNI dalam memperluas inklusi dan adopsi
memberikan dukungan kepada nasabah selama layanan digital di seluruh segmen nasabah. Melalui
proses onboarding, maupun dalam penggunaan inisiatif ini, BNI menegaskan bahwa transformasi
platform sehari-hari. digital tidak hanya difokuskan pada segmen
korporasi, tetapi juga secara strategis diarahkan
Saat ini, kanal transaksi Wholesale Transaction untuk mendukung pertumbuhan pelaku usaha kecil
Banking melayani segmen dan kebutuhan spesifik dan menengah (UMKM) sebagai tulang punggung
yang terdiri dari: perekonomian nasional. BNIdirect bisnis dirancang
1. BNIdirect cash untuk menjawab kebutuhan UMKM akan solusi
2. BNIdirect bisnis transaksi digital yang lebih sederhana, namun tetap
3. BNIdirect fx aman dan andal, dengan menghadirkan antarmuka
4. BNIdirect receivables yang ringkas dan mudah digunakan serta fitur
5. BNIdirect supply chain utama yang mencakup pengelolaan pembayaran,
6. BNIdirect trade transfer, dan pemantauan arus kas secara real-
7. BNIdirect API time. Kehadiran BNIdirect bisnis diharapkan dapat
mendorong peningkatan kapabilitas digital nasabah
Masing-masing kanal transaksi memiliki karakteristik UMKM, memperluas basis pengguna layanan
dan fungsi yang berbeda, namun secara strategis digital BNI, serta memperkuat ekosistem transaksi
dikembangkan untuk dapat saling terintegrasi bisnis secara menyeluruh.
Sejak tahun 2024, BNI secara berkelanjutan
mengembangkan single integrated platform yang Platform ini mempermudah pengelolaan transaksi
mampu mengonsolidasikan seluruh kanal tersebut harian secara efisien tanpa proses yang rumit,
guna meningkatkan customer experience dan mendukung pembayaran dan penerimaan dengan
mendorong pertumbuhan transaksi. cepat, aman, dan terpercaya.
Sebagai bagian dari transformasi digital Wholesale Selain itu, BNIdirect bisnis menyederhanakan proses
Transaction Banking, BNIdirect dikembangkan dan persetujuan (Single Authorization process) dengan
diposisikan sebagai gerbang utama (single entry desain antarmuka pengguna (UI/UX) yang modern
point) bagi nasabah untuk mengakses seluruh dan intuitif. Tampilan baru ini memastikan nasabah
layanan dalam BNIdirect. Portal ini menjadi titik awal UMKM dapat dengan mudah memahami dan
interaksi nasabah dengan berbagai solusi Wholesale mengakses fitur-fitur yang ada, tanpa memerlukan
melalui mekanisme Single Sign-On (SSO). Selain pelatihan yang intensif. Fitur ini juga mendukung
berfungsi sebagai gerbang akses, BNIdirect juga perjalanan pengguna (user journey) yang
dilengkapi dengan fitur financial dashboard yang sederhana, menjadikan pengalaman bertransaksi
menyajikan informasi ringkas dan komprehensif lebih menyenangkan dan efisien.
terkait aktivitas keuangan nasabah. Dashboard ini
dirancang untuk memberikan visibilitas menyeluruh Untuk mendukung pengambilan keputusan
atas posisi keuangan, arus kas, status transaksi, serta strategis, BNIdirect bisnis menyediakan rekap
ringkasan aktivitas lintas produk dan layanan dalam finansial terintegrasi yang memudahkan UMKM
satu tampilan. Dengan demikian, nasabah dapat dalam perencanaan bisnis, pengajuan kredit, dan
melakukan monitoring, pengambilan keputusan, analisis keuangan. Dengan akses real-time terhadap
dan pengelolaan keuangan secara lebih cepat, posisi keuangan seperti saldo kas, piutang, dan
efektif dan tepat. kewajiban, nasabah dapat mengelola keuangan
Laporan Tahunan 2025
495
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 498
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
mereka secara efektif, mendorong pertumbuhan dan terintegrasi, termasuk akses real-time terhadap
usaha, dan meningkatkan daya saing, baik di pasar posisi likuiditas, saldo kas, serta arus masuk
lokal maupun global. dan keluar dana. Informasi tersebut membantu
perusahaan dalam melakukan perencanaan
Melalui pemahaman yang mendalam terhadap keuangan, optimalisasi pengelolaan likuiditas, serta
kebutuhan UMKM, BNIdirect bisnis juga dapat evaluasi kinerja keuangan secara berkelanjutan.
menjadi mitra strategis yang mendukung
keberlanjutan dan kesuksesan bisnis UMKM di era Melalui pemahaman yang mendalam terhadap
digital. kebutuhan nasabah korporasi, BNIdirect cash dapat
menjadi solusi strategis yang mendukung efisiensi
Dengan fitur-fitur tersebut, BNI melalui BNIdirect operasional, penguatan tata kelola keuangan, serta
bisnis ingin memastikan bahwa setiap kebutuhan keberlanjutan dan daya saing bisnis perusahaan di
transaksi nasabah, baik yang berskala besar maupun era digital.
kecil, dapat terpenuhi dengan mudah, aman, dan
terpercaya. Di tahun 2025, BNIdirect cash memenangkan 3
International Awards di ajang Digital CX Awards,
Di tahun 2025, BNIdirect bisnis memenangkan The Asset Triple A Treasurise (Treasury, Trade, Supply
International award dari Digital Banker - Global Chain, Risk, ESG) Award dan AlphaSEA - 19th Best
Retail Banking Innovation Awards 8 untuk kategori: Financial Institution Awards 2025 di kategori:
Best SME Banking Platform. 1. Best Wholesale / Transaction Bank for Digital CX –
Indonesia - Digital CX Awards
BNIdirect cash 2. Category Editors’ Triple Star for New BNIdirect
- The Asset Triple A Treasurise (Treasury, Trade,
Dalam mendukung kebutuhan transaksi dan Supply Chain, Risk, ESG) Award
pengelolaan keuangan nasabah korporasi, BNIdirect 3. Best Bank for Transaction Banking in Indonesia -
cash menghadirkan berbagai fitur unggulan yang AlphaSEA - 19th Best Financial Institution Awards
dirancang untuk memenuhi kebutuhan bisnis 2025
berskala menengah hingga besar serta membangun
ekosistem keuangan perusahaan yang terintegrasi. BNIdirect API
Nilai utama yang ditawarkan melalui BNIdirect cash
adalah “Simplified Transaction, Secure Control, and BNI menyediakan fasilitas open banking dalam
Comprehensive Financial Insight”, yang menjadi menjangkau berbagai ekosistem digital khususnya
fondasi dalam memberikan pengalaman layanan yang relevan dengan gaya hidup terkini masyarakat,
yang andal bagi nasabah korporasi. melalui API services yang dapat diakses oleh
berbagai e-commerce, platform ride hailing,
Platform ini memfasilitasi pengelolaan transaksi teknologi finansial (fintech), beragam perusahaan
keuangan perusahaan secara efisien dan terstruktur, rintisan (startup), universitas, Perusahaan BUMN,
mencakup layanan transfer management, mass Kementerian, dan sebagainya. Inisiasi digital yang
payment, serta liquidity management, guna dilaksanakan BNI melalui layanan open banking
mendukung proses pembayaran dan penerimaan mencakup produk, digital platform, dan perluasan
dana yang cepat, aman, dan terpercaya. Dengan layanan pada ekosistem berbasiskan model
sistem yang terintegrasi, nasabah korporasi dapat business to business to consumer (B2B2C). Pada
melakukan pengelolaan arus kas dari berbagai tahun 2025, untuk meningkatkan pengalaman
rekening secara optimal dalam satu platform. pengguna dan memenuhi kebutuhan yang terus
berkembang dari nasabah, BNIdirect API telah
BNIdirect cash juga dilengkapi dengan mekanisme dilengkapi dengan penambahan kapabilitas
persetujuan transaksi (approval workflow) yang keamanan, serta kemudahan integrasi melalui:
fleksibel dan terkontrol, serta didukung oleh desain
antarmuka pengguna (UI/UX) yang modern dan Penambahan servis API mencakup Software
intuitif. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk Development Kits (SDKs) serta lingkungan Sandbox
menerapkan prinsip tata kelola dan pengendalian interaktif yang dilengkapi fitur otomatisasi data dan
internal yang kuat, sekaligus memastikan katalog API lengkap. Fasilitas ini memungkinkan
kemudahan penggunaan bagi seluruh pengguna pengembang melakukan simulasi pengujian end-
sesuai dengan kewenangan yang ditetapkan. to-end secara mandiri dengan panduan contoh
request/response yang detail, sehingga menjamin
Untuk mendukung pengambilan keputusan kesiapan aplikasi sebelum implementasi production
strategis perusahaan, BNIdirect cash menyediakan dan secara signifikan mempercepat time-to-market
laporan keuangan dan transaksi yang komprehensif layanan perbankan digital.
496 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 499
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Komitmen BNI dalam inovasi digital melalui b. Distributor Financing: Pembiayaan kepada Mitra
BNIdirect API dibuktikan dengan diraihnya tujuh (7) Korporat (Distributor/Buyer) untuk membayar
penghargaan di tahun 2025 pada award Digital CX utang kepada Korporat dengan perpanjangan
Award, The Digital Banker – Global Bank Tech Award tenor oleh Bank dan biaya/bunga yang
2025 dan Digital Banker - Global Retail Banking dibebankan saat pelunasan.
Innovation Awards 8 di level International dengan c. Receivable Financing: Pembiayaan kepada
memenangkan kategori berikut: Korporat (penjual) atas piutang usaha/tagihan
1. Best Technology Implementation for Digital CX – yang belum dibayarkan.
Indonesia – Digital CX Award d. Payable Financing: Fasilitas pembiayaan kepada
2. Best API Initiative - Digital Banker - Global Retail Korporat (pembeli) untuk melunasi utang kepada
Banking Innovation Awards 8 Mitra Korporat (Supplier) sebelum tanggal jatuh
3. Best API/Open Banking Platform Provider for tempo.
SME Banking - Digital Banker - Global Bank Tech
Award Fitur-fitur utama yang yang tersedia di BNIdirect
4. Outstanding SME Cash Management Solution supply chain adalah sebagai berikut:
by a Vendor - Digital Banker - Global Bank Tech a. Flexible Automatic Payment, pencairan invoice
Award yang fleksibel dan otomatis sesuai tanggal yang
5. Outstanding SME Payments Solution by a Bank - ditentukan oleh nasabah.
Digital Banker - Global Bank Tech Award b. Automatic Settlement, pelunasan kewajiban
6. Best API/Open Banking Platform Provider for secara otomatis pada tanggal jatuh tempo
Transaction Banking - Digital Banker - Global pembiayaan.
Bank Tech Award c. Push Notification, pengiriman notifikasi transaksi
7. Outstanding Payments and Collection Services ke alamat email nasabah yang terdaftar.
Provider - Digital Banker - Global Bank Tech d. Customized Report, penyediaan laporan transaksi
Award sesuai kebutuhan nasabah.
e. Dashboard Monitoring, pemantauan aktivitas
BNIdirect supply chain transaksi dan limit fasilitas dalam suatu
dashboard yang lengkap dan informatif
BNIdirect supply chain merupakan platform digital f. Konektivitas yang fleksibel sesuai kebutuhan
berbasis web yang digunakan oleh Korporat nasabah (Integration With File, Integration with
(Anchor) dan Mitra Korporat (Supplier/Buyer) untuk API)
melakukan transaksi pembiayaan invoice (Supply g. Real-time Disbursement, pencairan langsung/
Chain Financing) secara online dalam bentuk real-time ke rekening tujuan setelah proses
elektronik. approve/release dilakukan.
BNIdirect supply chain menawarkan berbagai BNIdirect fx
keunggulan dalam proses pembiayaan supply chain
nasabah, diantaranya: BNIdirect fx, merupakan aplikasi digital berbasis
a. Keamanan integritas transaksi dijaga melalui web yang dapat diakses melalui jaringan internet
penerapan mekanisme kontrol akses bertingkat oleh nasabah korporasi untuk melakukan transaksi
(multi-layered access control) pada proses Valas non-fisik secara langsung dengan Dealer BNI
transaksi, guna memitigasi risiko unauthorized Treasury.
access dan penyalahgunaan wewenang.
b. Kemudahan pengecekan status dan monitoring Dengan memiliki fitur sebagai berikut:
transaksi dan limit fasilitas nasabah secara 1. Fitur News
real-time, serta ketersediaan report yang Fitur News pada BNI FX memberikan informasi
komprehensif. berupa berita berita terupdate mengenai kondisi
c. Efisiensi transaksi dimana inisiasi pengajuan dan pasar valuta asing saat ini.
pelunasan pembiayaan invoice dapat dilakukan 2. Kurs Valas yang realtime dan hittable
dimana saja melalui platform digital berbasis Kurs valas yang ditampilkan menggambarkan
web. harga pasar yang real pada saat aplikasi diakses
dan harga yang tertera adalah harga yang dapat
Layanan transaksi Supply Chain Financing yang ditransaksikan oleh Nasabah (bukan indikasi).
tersedia melalui BNIdirect supply chain meliputi: 3. Trade Menu
a. Supplier Financing: Pembiayaan kepada Mitra Memungkinkan Nasabah untuk dapat melakukan
Korporat (Supplier) atas tagihan/piutang kepada perdagangan jual atau beli berbagai macam
Korporat yang dapat dibayarkan lebih cepat mata uang valuta asing.
dengan potongan diskonto. 4. Menu Report
Menampilkan detail transaksi yang telah
dilakukan Nasabah.
Laporan Tahunan 2025
497
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 500
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
BNIdirect receivables kredit untuk mendapatkan informasi transaksi
mereka melalui smartphone. BNI Card Mobile telah
BNIdirect receivables hadir untuk mendukung dilengkapi fitur seperti informasi tagihan, transaksi
kebutuhan nasabah dalam pengelolaan penerimaan terbuku, konversi cicilan, pendaftaran bill payment
dana secara efektif. Layanan ini dirancang untuk dan asuransi, penarikan dana tunai, serta layanan
mempermudah identifikasi mitra atau pelanggan pengajuan increase credit limit maupun pengkinian
yang melakukan pembayaran melalui fitur Virtual data dan pengajuan aplikasi kartu kredit baru. BNI
Account, yang berfungsi sebagai nomor identifikasi Credit Card Mobile juga menyediakan informasi
unik. Setiap transaksi yang dilakukan pada Virtual terkait promo dan produk Kartu Kredit BNI.
Account secara otomatis tercatat dan terbuku
langsung ke rekening utama nasabah, sehingga
memastikan proses rekonsiliasi berjalan cepat,
E-KYC BIOMETRIC FACE
akurat, dan tanpa kesalahan. RECOGNITION & LIVENESS
Melalui platform BNIdirect receivables, nasabah Penggunaan fitur Biometric Face Recognition &
dapat memanfaatkan berbagai fitur unggulan, Liveness sebagai e-KYC pada proses pengajuan
seperti: kartu kredit secara digital memberikan kemudahan,
• Identifikasi Pembayaran Secara Real-Time: keamanan dan kenyamanan bagi calon pemegang
Memastikan transparansi dan kemudahan kartu dalam proses pengajuan kartu kredit.
pemantauan pembayaran dari mitra atau
pelanggan. DIGITAL CARD ISSUANCE
• Laporan Transaksi yang Komprehensif:
Memberikan pelaporan yang detail dan dapat Penerbitan Kartu Kredit Digital bagi applicant yang
disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. melakukan pengajuan kartu kredit BNI melalui
• Efisiensi Rekonsiliasi: Mengurangi beban kerja channel digital, sehingga pemegang kartu dapat
manual dan risiko kesalahan dalam pencatatan mempergunakan kartu kredit digitalnya untuk
transaksi. bertransaksi di merchant e-commerce maupun
melakukan transaksi di BNI Mobile Banking.
Dengan fleksibilitas dan skalabilitas yang tinggi,
BNIdirect receivables mendukung nasabah dari
berbagai sektor, termasuk korporasi, institusi
VIRTUAL CARD NUMBER KARTU
pendidikan, hingga e-commerce, dalam mengelola KREDIT BNI
aliran dana secara efisien.
Fitur Kartu Kredit BNI yang digunakan sebagai
BNIdirect trade alternatif pembayaran transaksi kartu kredit
yang lebih efektif dan efisien serta memberikan
BNIdirect trade adalah bagian dari kapabilitas digital kenyamanan dan kemudahan dalam transaksi online
BNI yang memungkinkan nasabah untuk melakukan (card not present) dengan virtual number yang unik
transaksi trade finance secara online, termasuk sebagai pengganti nomor asli kartu kredit yang akan
pengajuan dan pemantauan transaksi perdagangan digunakan pada Kartu Kredit Corporate BNI.
seperti Letter of Credit (LC), Documentary Collection,
dan fasilitas pendanaan terkait perdagangan, melalui
antarmuka web yang dapat diakses kapanpun dan
QRIS SUMBER DANA KARTU
di manapun. Layanan ini menghadirkan fleksibilitas KREDIT PEMERINTAH DOMESTIK
akses 24 jam serta kemampuan penyesuaian alur (KKPD)
otorisasi pengguna sesuai kebutuhan perusahaan,
sehingga mempercepat penyelesaian transaksi
dan mendukung efisiensi operasional nasabah Fitur pembayaran QRIS dengan sumber dana
dalam pengelolaan perdagangan domestik dan Kartu Kredit Pemerintah Domestik menggunakan
internasional. BNI Mobile Banking bertujuan untuk memfasilitasi
pembelanjaan operasional dan perjalanan dinas
BNI CREDIT CARD MOBILE Satuan Kerja (Satker), baik di tingkat pusat maupun
daerah dengan skema pembayaran Kartu Kredit
Selain menggunakan aplikasi Mobile Banking, Pemerintah (KKP) yang pemrosesannya dilakukan
layanan kartu kredit BNI dapat pula di akses melalui 1 domestik.
melalui aplikasi BNI Credit Card Mobile. Aplikasi
ini memberi kemudahan bagi pemegang kartu
498 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 501
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
FITUR CONTACTLESS BNI Agen46 menawarkan berbagai fitur unggulan
yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan
Dengan fitur Contactless, pemegang kartu kredit nasabah dan agen secara optimal. Fitur-fitur ini
dapat melakukan transaksi secara mudah, cepat dan mengakomodir pembukaan rekening, setoran/
aman dengan hanya mendekatkan atau tap kartu penarikan tunai, transfer dana ke sesama rekening
kredit pada mesin EDC Contactless, tanpa harus BNI maupun antarbank, pembelian produk digital
menggunakan PIN (nominal tertentu). Transaksi (seperti pulsa, paket data, tiket transportasi),
dapat dilakukan kapan saja oleh pemegang kartu di pembayaran tagihan (seperti PLN, PDAM, IPL,
merchant dengan simbol contactless. SPC), pencairan bantuan pemerintah (seperti PKH,
sembako, dan subsidi) serta referal produk BNI
BNI MOBILE BANKING lainnya (seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), BNI
Wirausaha (BWU), wondr, dan Kartu Kredit BNI).
BNI Mobile Banking adalah salah satu layanan digital
BNI yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan Pada tahun 2025, Agen46 menghadirkan rilisan
nasabah (customer-centric) dan memberikan berbagai fitur baru yang dirancang untuk
kemudahan dalam melakukan transaksi perbankan meningkatkan pengalaman pengguna dan
secara menyeluruh (end-to-end), mulai dari memenuhi kebutuhan yang terus berkembang:
proses onboarding pengguna hingga aktivitas • Agen46 Self Registration: Fasilitas baru untuk
transaksional. masyarakat mendaftar menjadi agen secara
mandiri melalui platform digital, tanpa perlu
Hingga saat ini, BNI telah melakukan berbagai datang ke kantor cabang.
pengembangan produk dan layanan perbankan • Pembukaan Rekening Simpanan Pelajar:
digital yang berfokus pada BNI Mobile Banking. Mendukung literasi keuangan generasi muda
Tentunya, hal ini dilakukan mengingat BNI Mobile dengan membuka akses tabungan yang mudah
Banking menawarkan kemudahan nasabah dan terjangkau untuk pelajar.
bertransaksi dengan mudah, di manapun dan • Fitur Incoming Remittance: Memudahkan
kapanpun. Pada tahun 2025, pengembangan pengiriman uang lintas negara, memperluas
platform mobile banking kami berfokus pada tiga layanan agen untuk melayani nasabah dengan
aspek utama: peningkatan keamanan (security), kebutuhan transaksi Internasional.
perbaikan fitur yang sudah ada, dan pengoptimalan • Pembaruan Fitur PLN: Memberikan pengalaman
layanan untuk memberikan pengalaman terbaik pembayaran tagihan listrik yang lebih mudah,
bagi nasabah. Langkah strategis ini sejalan dengan cepat, dan akurat.
komitmen kami untuk menjaga kepercayaan • Pembelian Tiket Ferizy ASDP: Meningkatkan
pengguna sekaligus memastikan bahwa layanan experience nasabah saat melakukan pembelian
kami tetap relevan, responsif, dan aman di tengah tiket Ferizy terutama untuk melakukan
perkembangan teknologi dan ancaman siber. pengecekan status transaksi secara real-time.
• Pembelian Tiket PELNI: Mempermudah agen
BNI AGEN46 dalam melayani customer yang membutuhkan
tiket PELNI dengan proses yang cepat dan efisien.
BNI Agen46 adalah layanan keagenan dari BNI • Kustomisasi Username: Memberikan keleluasaan
yang memberikan kesempatan kepada masyarakat kepada agen untuk memilih dan menyesuaikan
untuk menjadi perpanjangan tangan BNI dalam username mereka, sehingga lebih personal.
menyediakan layanan perbankan. Dengan BNI • Integrasi Digital Handling Complaint:
Agen46, nasabah dapat mengakses layanan Pengembangan sistem handling complaint online
perbankan tanpa harus datang ke kantor cabang, terintegrasi agar dapat diakses secara mudah,
sehingga meningkatkan inklusi keuangan di efisien tanpa biaya sehingga memudahkan
berbagai wilayah Indonesia. BNI Agen46 dalam mengelola operasional dan
bisnisnya.
Hingga saat ini BNI Agen46 menawarkan beberapa • Media Promosi Mandiri: BNI Agen46 dapat
channel transaksi yang memudahkan nasabah mendesain dan mencetak poster serta spanduk
Agen46 dan agen dalam menjalankan layanan promosi secara langsung melalui aplikasi
perbankan, yaitu Mobile Apps Android/iOS, Web, BNI Agen46 untuk memudahkan peningkatan
Electronic Data Capture (EDC) Konvensional dan efektivitas pemasaran lokal mereka.
Android. • Peningkatan Security: Implementasi sistem
keamanan terbaru pada aplikasi BNI Agen46.
Laporan Tahunan 2025
499
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 502
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
• Pembelian Asuransi Mikro: Pelanggan dapat 8. Single Sign-On untuk Operasional yang Efisien
melakukan pembelian asuransi Mikro BNI Life Sistem Single Sign-On (SSO) mempermudah
Pandai+ melalui BNI Agen46 dengan premi yang akses bagi tim operasional, meningkatkan
murah untuk perlindungan atas risiko kecelakaan. efisiensi dalam mendukung layanan nasabah.
9. Dashboard Monitoring Terpadu
wondr by BNI Dashboard all-in-one memberikan pengawasan
real-time atas kinerja aplikasi dan sistem
Menandai komitmen kami untuk terus menghadirkan backend, memastikan masalah teknis dapat
layanan mobile banking yang modern, aman, dan diatasi sebelum memengaruhi pengguna.
sesuai dengan kebutuhan nasabah. Melalui berbagai
inovasi strategis, kami fokus pada peningkatan Dengan inovasi-inovasi ini, kami terus berkomitmen
performa teknologi, pengalaman pengguna, dan untuk menghadirkan layanan yang relevan, aman,
efisiensi operasional. Berikut adalah pencapaian dan terintegrasi dengan kebutuhan finansial
utama kami: maupun gaya hidup nasabah.
1. Modernisasi Platform Aplikasi Mobile
Kami memperbarui arsitektur aplikasi mobile BNI DigiCS & DigiCS LITE
dengan teknologi terkini untuk meningkatkan
performa, stabilitas, dan skalabilitas. Langkah BNI DigiCS & DigiCS Lite merupakan self-service
ini memastikan aplikasi tetap andal dan mampu machine yang menggantikan aktivitas petugas
memenuhi kebutuhan nasabah yang terus Customer Service (CS). Dengan BNI DigiCS &
berkembang. DigiCS Lite, nasabah dapat melakukan aktivitas
2. Pengalaman Pengguna yang Lebih Baik CS secara mandiri (self-service), Adapun fitur yang
Antarmuka yang intuitif dan proses transaksi dimiliki, di antaranya adalah pembukaan rekening,
yang lebih mudah mendukung kenyamanan penggantian kartu, buka blokir kartu debit, aktivasi
pengguna. Keamanan menjadi prioritas dengan e-channel, reset pin, pembelian dan top up Tapcash,
penerapan otentikasi multi-faktor dan enkripsi dan cetak mutasi/history rekening.
data. Hasilnya, tingkat kepuasan nasabah
meningkat secara signifikan. [ACGS B.4.1] Dengan adanya layanan DigiCS & DigiCS Lite,
3. Digitalisasi Proses KYC melalui Video Call petugas CS di cabang dapat berfokus kepada
Implementasi sistem KYC berbasis video call aktivitas advisory dan sales CS. Disamping itu
memudahkan pengguna melakukan verifikasi layanan ini juga mengurangi waktu tunggu nasabah.
identitas tanpa harus ke kantor cabang, Aktivitas dapat dilakukan dengan cepat, mudah dan
memastikan efisiensi dan keamanan data sesuai aman berkat teknologi yang user friendly. Informasi
regulasi. selengkapnya dapat diakses melalui https://
4. Fitur Personal Finance Management (PFM) digitalservices.bni.co.id.
Kami menghadirkan fitur PFM yang membantu
nasabah mengelola keuangan melalui pencatatan BNI DPLK SURE
otomatis, pengkategorian transaksi, dan
rekomendasi finansial berbasis AI, menjadikan BNI DPLK SURE merupakan aplikasi yang
aplikasi solusi finansial holistik. mendukung bisnis DPLK BNI dalam memberikan
5. Integrasi Gaya Hidup Digital kemudahan dan solusi pengelolaan perencanaan
Aplikasi kami kini terintegrasi dengan layanan pensiun nasabah DPLK BNI. Layanan yang terdapat
gaya hidup, seperti pembelian tiket kereta pada BNI DPLK SURE terdiri dari pembukaan
whoosh, menjadikan pengalaman yang rekening, setoran, klaim, informasi saldo, serta
seamless bagi kebutuhan finansial dan gaya pengelolaan dana sesuai dengan paket investasi
hidup nasabah. yang dipilih oleh nasabah. Selain itu BNI DPLK
6. Aplikasi Mobile Native yang Fleksibel SURE juga terhubung dengan BNI Mobile Banking,
Aplikasi kami dirancang untuk kompatibel ATM BNI, dan BNIdirect sehingga nasabah dapat
di berbagai perangkat, dengan pengalaman melakukan transaksi kapan saja dan dimana saja.
hyper-personalized yang disesuaikan dengan Paket Investasi DPLK BNI terdiri dari berbagai
kebutuhan individu nasabah. Produk, yaitu Deposito, Obligasi, Reksadana,
7. Performa Tinggi dan Skalabel pada Sistem Reksadana Syariah, dan lain-lain.
Backend
Arsitektur microservices mendukung
pemrosesan cepat, skalabilitas yang andal,
meskipun terjadi lonjakan aktivitas.
500 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 503
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kemudian di luar layanan utama untuk Nasabah Jika saldo tersebut tidak di-update hingga akhir
tersebut, terdapat modul lain dalam DPLK SURE, hari (End of Day), maka secara otomatis sistem
seperti modul rekonsiliasi, integrasi, daily accrual, akan melakukan reversal atau mengembalikan
modul pelaporan ke regulator dan operational saldo pending tersebut ke rekening nasabah atau
monitoring, yang memperkuat keandalan DPLK rekening sumber dana top up. Dengan adanya
SURE, sekaligus memenuhi persyaratan dari fitur ini, nasabah dapat merasa lebih tenang
regulator. karena saldo mereka otomatis kembali tanpa harus
menyampaikan komplain.
Pada 8 Agustus 2025, DPLK BNI telah merilis
tambahan jenis peserta baru, yaitu Peserta Pasca Kombinasi berbagai fitur ini menunjukkan komitmen
Kerja, di mana peserta ini terdaftar di DPLK Sure BNI New Prepaid System untuk memberikan layanan
melalui program Dana Kompensasi Pasca Kerja yang lebih andal, aman dan ramah pengguna.
(DKPK). DKPK sendiri merupakan penghasilan yang Sehingga meningkatkan kepuasan nasabah dalam
dibayarkan oleh pemberi kerja kepada pegawai, bertransaksi
sehubungan dengan berakhirnya masa kerja atau
terjadi pemutusan hubungan kerja. Berbeda dengan Website DPLK BNI
program yang sudah ada sebelumnya di DPLK
Sure yaitu Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP), di Website DPLK BNI terbaru dengan laman newdplk.
mana peserta dari PPIP ini merupakan pegawai dari bni.co.id yang mendukung pengembangan bisnis
suatu perusahaan maupun individu yang membuka DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan) dan
rekening DPLK secara mandiri, peserta DPLK untuk mendukung pertumbuhan bisnis dengan
program DKPK merupakan perusahaan pemberi mengintegrasikan teknologi informasi, sumber daya
kerja dan pegawai dari peserta DKPK tidak memiliki manusia, produk dan jasa perbankan yang lengkap
rekening DPLK, hanya perusahaan pemberi kerja serta potensi pasar yang dimiliki. Program pensiun
yang memiliki rekening DPLK. dari Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT Bank
Negara Indonesia (DPLK BNI) beroperasi sejak 1994
Sejak tahun 2001, DPLK BNI berhasil menjadi market berdasarkan UU Dana Pensiun. Program ini terbuka
leader dalam industri pengelolaan dana pensiun di untuk semua kalangan, termasuk pegawai negeri/
Indonesia. Hingga 31 Desember 2025, AUM (Asset swasta, BUMN/BUMD, profesional, dan pelaku
Under Management) DPLK BNI mencapai Rp36,23 usaha, yang menginginkan kesejahteraan di masa
triliun dengan jumlah nasabah lebih dari 884 ribu, pensiun.
yang terdiri dari nasabah korporasi dan individu.
Website DPLK BNI ini memberikan kemudahan dan
BNI NEW Prepaid system solusi pengelolaan perencanaan pensiun nasabah
DPLK BNI. Layanan yang terdapat pada website
BNI telah mengembangkan sistem guna mendukung DPLK BNI terdiri dari cetak bukti kepesertaan
bisnis produk kartu prepaid Bank BNI yaitu TapCash. (e-card), pengkinian data, informasi saldo, serta
Beberapa fitur yang sudah beroperasi dan dapat pengelolaan dana sesuai dengan paket investasi
digunakan oleh nasabah adalah, Top-up Online yang dipilih oleh nasabah. Paket Investasi DPLK
TapCash dan Retry Update Balance. Fitur Retry BNI terdiri dari berbagai Produk, yaitu Deposito,
Update Balance merupakan fitur unggulan yang Obligasi, Reksadana, Reksadana Syariah, dan lain-
ada dalam BNI New Prepaid System, karena fitur ini lain. Selain layanan utama untuk Nasabah tersebut,
dapat memberikan kemudahan bagi nasabah untuk terdapat layanan lain, seperti informasi maps
memastikan saldo berhasil ter-update meskipun cabang, dashboard, consolidate saldo, e-statement,
terjadi kegagalan dalam proses Update Balance. historis transaksi.
Melalui fitur tersebut, Nasabah diberikan hingga 3
(tiga) kali kesempatan untuk melakukan tap Update BNI terus melakukan upgrade sistem dalam upaya
Balance agar saldo pada kartu dapat tersinkronisasi untuk terus memberikan pengalaman terbaik
dengan benar. Selanjutnya, BNI New Prepaid System kepada pengguna. sistem tersebut dirancang untuk
juga dilengkapi dengan fitur Reversal Pending End meningkatkan tiga aspek utama yang meliputi
of Day (EOD). Fitur ini dirancang untuk memberikan keamanan sistem yang lebih terjamin, performa
perbaikan user experience kepada nasabah dalam yang lebih cepat dan responsif, serta fitur baru untuk
situasi di mana proses top-up sukses namun belum kebutuhan terkini pengguna.
dilakukan update balance sampai dengan akhir hari.
Laporan Tahunan 2025
501
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 504
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
BNI MERCHANT (EDC DAN QRIS) BI SNAP (STANDAR NASIONAL
Merupakan aplikasi berbasis mobile yang digunakan
OPEN API PEMBAYARAN)
oleh merchant BNI dalam mendukung transaksi
harian baik itu QRIS maupun EDC. BNI Merchant BI SNAP merupakan standarisasi messaging yang
dilengkapi dengan berbagai fitur unggulan antara berlaku nasional, yang mengatur penyelenggaraan
lain pembayaran merchant di hari yang sama, Open Application Programming Interfaces (API)
pendaftaran merchant secara digital, notifikasi Pembayaran guna meningkatkan akses dan layanan
transaksi secara real time dan teknologi biometric pembayaran digital di Indonesia.
login. Ke depannya akan ditambahkan beberapa
fitur unggulan antara lain fitur kasir dan fitur layanan SNAP BI bertujuan untuk:
after sales. • Menjamin keamanan data nasabah
• Mencegah penyalahgunaan data pribadi
TapcashGO • Menciptakan industri sistem pembayaran yang
sehat, kompetitif, dan inovatif
BNI TapCash merupakan uang elektronik berbasis • Mendorong integrasi, interkoneksi,
chip sebagai pengganti uang tunai yang dapat interoperabilitas, serta keamanan dan keandalan
diisi. ulang dan digunakan untuk pembayaran pada
merchant-merchant yang bekerja sama dengan BNI. SNAP BI menstandarkan beberapa hal, seperti:
• Protokol komunikasi
Berikut merupakan beberapa keuntungan dengan • Tipe arsitektur API
menggunakan BNI TapCash. Transaksi pembayaran • Struktur dan format dana
lebih cepat (transaksi < 2 detik). Dapat dimiliki oleh • Metode otentikasi, otorisasi, dan enkripsi
Nasabah BNI maupun non Nasabah. Dapat diisi • Ketentuan tentang pengelolaan akses API
ulang (top up). Tidak ada nilai minimum transaksi. • Format permintaan dan tanggapan data
Dapat dipindahtangankan kepada pihak manapun.
Tidak memerlukan PIN dan tanda tangan.
Jaringan dan Layanan
BNI terus berkomitmen untuk menghadirkan fungsi Kantor Wilayah dengan menjalankan strategi
layanan perbankan terbaik kepada nasabah dan rencana kerja sebagai berikut:
melalui sinergi antara layanan digital yang inovatif 1. Mengembangkan jaringan distribusi yang
dan layanan tatap muka yang personal, guna unggul untuk mencapai target bisnis wilayah
menghadirkan pengalaman bertransaksi yang dan peningkatan market share Wilayah sesuai
mudah, cepat, dan nyaman. Sepanjang tahun 2025, dengan potensi bisnis daerah.
BNI terus memperkuat pengembangan jaringan 2. Meningkatkan fungsi outlet sebagai point of
dan peningkatan kualitas layanan melalui inisiatif sales yang berorientasi pada kepuasan nasabah,
Branch Transformation, yang menjadi salah satu peningkatan volume bisnis dan peningkatan
fokus strategis dalam menjawab kebutuhan nasabah market share.
yang semakin beragam. Transformasi ini tidak hanya 3. Mengembangkan standarisasi dan inovasi
memperluas akses layanan perbankan, tetapi juga premises untuk mendukung pencapaian target
mendorong efisiensi operasional dan memperkuat layanan dan kinerja.
posisi BNI sebagai lembaga keuangan yang unggul 4. Membangun dan meningkatkan risk awareness
dalam layanan dan kinerja secara berkelanjutan. dalam meminimalisir risiko operasional serta
meningkatkan kualitas supervisi operasional.
STRATEGI DAN KEBIJAKAN TAHUN 2025 5. Meningkatkan produktivitas frontliner dalam
mendukung shifting transaction to digital dan
Pada tahun 2025, BNI bertanggung jawab mendukung pencapaian target outlet.
menjalankan fungsi dan tugas network business 6. Meningkatkan produktivitas Wilayah dan Cabang
strategy & performance management, network melalui inisiasi program peningkatan bisnis
development & implementation, network service dengan tetap berkoordinasi dan diselaraskan
excellence, dan branch operations & support, serta dengan program peningkatan bisnis dari Divisi
melaksanakan administrasi terkait aktivitas dan Segmen dan Produk.
502 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 505
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
7. Mendorong eksekusi value chain nasabah mengoperasikan 330 BNI DigiCS serta 13.391 ATM/
korporasi, institusi dan commercial serta eksekusi CRM yang tersebar di berbagai wilayah strategis.
Komite Bisnis Wilayah untuk mendorong Jaringan layanan diperluas melalui branchless
pencapaian target outlet dengan berkolaborasi banking dengan dukungan 217.013 BNI Agen46,
bersama divisi-divisi terkait. yang berperan penting dalam meningkatkan inklusi
keuangan hingga ke daerah-daerah yang belum
KINERJA TAHUN 2025 terjangkau.
Pada tahun 2025, BNI juga telah melakukan Di tingkat internasional, BNI memiliki 6 Kantor
implementasi New Region, Area, & Branch Model Luar Negeri yang berlokasi di New York (Amerika
(BRAVE) pada wilayah-wilayah strategis yang Serikat), London (Inggris), Seoul (Korea Selatan),
ditunjuk sebagai proyek percontohan. Inisiatif ini Tokyo (Jepang), Hong Kong, dan Singapura, yang
difokuskan pada penguatan struktur organisasi di berfungsi mendukung transaksi internasional,
berbagai tingkatan, dimulai dari optimalisasi Kantor pembiayaan perdagangan, serta layanan bagi
Wilayah sebagai think-tank yang bertanggung nasabah global. Selain itu, Bank mengoperasikan 1
jawab dalam merumuskan implementasi strategi Kantor Sub-Branch di Osaka, Jepang, serta 1 Kantor
dari Kantor Pusat. Pada level Area, peran diperkuat Remittance di Singapura untuk memperkuat layanan
sebagai dirigen atau dirigen eksekusi strategi pengiriman dana internasional. Kehadiran global
bisnis (how to win) yang mengoordinasikan Kantor Bank juga diperkuat melalui 2 Kantor Perwakilan,
Cabang (KC) dan Kantor Cabang Pembantu (KCP) masing-masing di Amsterdam, Belanda, dan
guna meningkatkan penetrasi bisnis. Sydney, Australia, sebagai sarana pengembangan
jejaring bisnis dan kerja sama internasional.
Sejalan dengan hal tersebut, KC dan KCP difokuskan
pada penguatan eksekusi bisnis, khususnya STRATEGI DAN RENCANA KERJA TAHUN
dalam mengoptimalkan potensi point of sales. 2026
Seluruh penataan proses bisnis dalam model baru
ini tetap mengedepankan prinsip keunggulan Berdasarkan evaluasi berkala, BNI mengidentifikasi
kompetitif (competitive advantage) serta efektivitas berbagai opportunity for improvement yang telah
operasional. Sebagai tahap akhir dari fase ini, disesuaikan dengan Corporate Plan BNI 2024 -
perusahaan akan melakukan evaluasi menyeluruh 2028. Fokus strategis diarahkan pada peningkatan
terhadap hasil uji coba tersebut. Langkah evaluasi ini produktivitas bisnis dan market share melalui
bertujuan untuk melakukan penyempurnaan model transformasi outlet yang komprehensif. Seluruh
secara mendalam sebelum dilakukan implementasi inisiatif selaras untuk memastikan transformasi
secara menyeluruh (rollout) di seluruh jaringan bank outlet berjalan dengan terarah, terintegrasi, dan
secara nasional (bankwide). melibatkan seluruh Unit terkait sesuai dengan
design organisasi Wilayah, melalui pembentukan
BNI memiliki jaringan operasional yang tersebar New Region, Area, & Branch Model (BRAVE).
luas dan terintegrasi secara nasional maupun
internasional. Secara domestik, struktur organisasi BNI berkomitmen untuk mengimplementasikan
jaringan terdiri dari 1 Kantor Pusat yang didukung New Region, Area, & Branch Model yang baru
oleh 17 Kantor Wilayah sebagai pengendali melalui penataan jaringan distribusi digital yang
operasional regional. Jaringan layanan tersebut terintegrasi. Transformasi ini diselaraskan dengan
diperkuat oleh 197 Kantor Cabang dan 1.579 Kantor tahapan customer journey serta model operasi
Cabang Pembantu yang berperan dalam menjangkau yang berbasis pada pendekatan advisory dan
kebutuhan nasabah di seluruh Indonesia. service-to-sales, dengan mempertimbangkan
potensi unik pada setiap Point of Interest (POI) di
Dalam mendukung layanan segmen bisnis dan masing-masing wilayah. Dalam model ini, Wilayah
pembiayaan produktif, BNI mengoperasikan diposisikan sebagai ecosystem orchestrator yang
20 Commercial Business Center serta 26 Retail menghubungkan berbagai pelaku bisnis melalui
Productive Business Center, yang secara khusus solusi keuangan terintegrasi. Poin krusial dari
melayani nasabah korporasi, komersial, dan usaha transformasi ini adalah penerapan pelaporan kinerja
produktif retail. Selain itu, proses pembiayaan mandiri hingga ke level unit terkecil, di mana setiap
konsumer didukung oleh 12 Consumer Loan outlet akan mempunyai laporan laba-rugi (Profit
Processing Center guna memastikan efektivitas dan and Loss Statement) secara independen. Selain
efisiensi layanan kredit retail. itu, dilakukan streamlining proses di setiap outlet
melalui akselerasi digitalisasi, penyediaan solusi
Sebagai bagian dari transformasi digital dan online-to-offline, serta penguatan fungsi back office
penguatan layanan omnichannel, Bank juga untuk meningkatkan efisiensi layanan.
Laporan Tahunan 2025
503
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 506
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Selain itu, dalam upaya mengakselerasi transformasi Selaras dengan pengembangan wondr by BNI,
digital dan memperkuat ekosistem transactional strategi penguatan struktur Dana Pihak Ketiga
banking, BNI berkomitmen untuk melakukan (DPK) diarahkan secara disiplin pada pertumbuhan
optimalisasi secara masif terhadap wondr by BNI CASA (Current Account Savings Account) yang
sebagai saluran utama (primary channel) bagi berkelanjutan. Fokus utama diletakkan pada
nasabah di segmen mass. Melalui berbagai fitur yang peningkatan retail counter rate untuk menjaring
berorientasi pada kebutuhan gaya hidup dan solusi dana murah dari nasabah perorangan serta
keuangan harian, BNI bertujuan untuk memigrasikan penguatan wholesale operating account untuk
aktivitas transaksi konvensional ke platform digital mengelola arus kas operasional nasabah korporasi
guna meningkatkan customer engagement serta secara menyeluruh. Pendekatan ini dirancang
frekuensi transaksi. Platform wondr by BNI ini secara strategis untuk mengoptimalkan komposisi
diharapkan tidak hanya memberikan kemudahan likuiditas sehingga mampu menekan Cost of Fund
bagi nasabah, tetapi juga berperan penting dalam (CoF) ke level yang lebih kompetitif.
menghimpun basis data perilaku konsumen yang
dapat dioptimalkan melalui advanced analytics
untuk strategi cross-selling yang lebih presisi.
Customer Experience Center
BNI membentuk Customer Experience Center - CX wondr merupakan layanan video call yang
sebagai pusat layanan terpadu dengan berbagai terhubung dari aplikasi wondr by BNI untuk
fungsi strategis, antara lain sebagai touch point, voice mempermudah nasabah yang mengalami
of customer, penasihat keuangan (financial advisor), kendala pada saat aktivasi atau saat pembukaan
mediator dengan regulator, serta pelindungan rekening tabungan melalui wondr by BNI.
konsumen. Salah satu fungsi utama yang dimiliki
Customer Experience Center adalah menjadi salah STRATEGI DAN KEBIJAKAN TAHUN 2025-
satu touch point BNI yang mampu memberikan 2028
layanan terbaik secara cepat, mudah, dan terjangkau
bagi nasabah. Melalui platform omni channel yang Selaras dengan Corporate Plan BNI, Customer
terintegrasi, nasabah dapat memperoleh informasi, Experience Center berkomitmen untuk menjaga dan
melakukan transaksi, serta mendapatkan solusi atas meningkatkan kualitas layanan serta mendukung
berbagai kebutuhan dan permasalahan dengan terciptanya branch transformation, peningkatan
lebih efisien. Kehadiran Customer Experience transaksi dan pertumbuhan market share. Strategi
Center ini diharapkan dapat membentuk persepsi dan rencana kerja tahun 2025-2028 dituangkan ke
positif terhadap pengalaman nasabah (customer dalam 5 (lima) fokus utama, sebagai berikut:
journey), memperkuat hubungan jangka panjang 1. Penambahan fitur Customer Experience pada
dengan nasabah, serta mendorong pertumbuhan aplikasi wondr by BNI untuk memudahkan
bisnis yang berulang (repetitive growth) secara nasabah retail dalam bertransaksi dan
berkelanjutan. berinteraksi dengan BNI.
2. Penambahan fitur Customer Experience pada
Layanan Customer Experience Center terdiri dari: aplikasi BNIdirect agar nasabah wholesale lebih
- Layanan Telepon 24 Jam: BNI Call 1500046 (akses mudah, murah, dan cepat dalam menyampaikan
dari dalam negeri) atau +62 21-30500046 (akses pengaduan dan melacak status penyelesaian
dari luar negeri), 1500098 (Nasabah Emerald), pengaduan.
dan 1500146 (Merchant Care dan BNI Agen46) 3. Integrasi seluruh nomor telepon call center
- E-mail: bnicall@bni.co.id. untuk kemudahan nasabah dan meningkatkan
- BNI Live Chat: Chat with us di www.bni.co.id, Customer Experience yang lebih baik.
WhatsApp 0811-588-1946, dan Tanya BNI di BNI 4. Menjaga konsistensi dalam meningkatkan
Mobile Banking. Customer Experience melalui peningkatan
- Social Media Platform: Instagram di kompetensi SDM atau people development.
@bni46, Facebook di BNI, dan X di @BNI &
@BNICustomerCare.
504 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 507
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
5. Implementasi culture transformation di BNI Customer Experience Center juga menjadi tempat
melalui indikator CX 100 Index Danantara melalui benchmarking di bidang Customer Experience bagi
program strategis seperti edukasi dan program perusahaan lain di Indonesia yang menunjukkan
yang selaras dengan CX 100 untuk menciptakan bahwa BNI menjadi tolak ukur Customer Experience
new culture service dan people productivity. Center di Indonesia.
PRESTASI TAHUN 2025 PELINDUNGAN KONSUMEN
Pada tahun 2025, Customer Experience Center BNI BNI terus berkomitmen untuk memperhatikan
kembali mencatatkan prestasi membanggakan pelindungan konsumen dan masyarakat dengan
melalui berbagai penghargaan yang berhasil memberikan layanan terbaik serta penyampaian
diraih sebagai bentuk pengakuan atas komitmen produk yang selaras dengan kebutuhan nasabah.
BNI dalam memberikan layanan terbaik kepada Komitmen ini merupakan wujud nyata atas kepatuhan
nasabah. Penghargaan tersebut antara lain adalah: kepada regulator sesuai dengan ketentuan yang
1. The Best Overall Contact Center dari Bank Service berlaku, termasuk POJK No. 22 Tahun 2023 tentang
Excellence Award 2025 Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor
2. The Best Call Center dari Bank Service Excellence Jasa Keuangan dan Peraturan Bank Indonesia
Award 2025 No. 3 Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen
3. The Best Phone Banking dari Bank Service Bank Indonesia serta peraturan perundang-
Excellence Award 2025 undangan terkait lainnya.
4. The Best Social Media dari Bank Service
Excellence Award 2025 Untuk itu, BNI telah membentuk Departemen
5. The 2nd Best Email dari Bank Service Excellence Pelindungan Konsumen di bawah Divisi Customer
Award 2025 Experience Center yang bertujuan agar implementasi
6. Pemenang Platinum Kategori The Best Contact pelindungan konsumen dapat dirasakan secara
Center Operation dari The Best Contact Center nyata oleh konsumen dan masyarakat dengan
Indonesia 2025 fungsi dan ruang lingkup antara lain melaksanakan
7. Pemenang Gold Kategori The Best People perencanaan dan pelaksanaan, sosialisasi dan
Development dari The Best Contact Center edukasi pelindungan konsumen, melakukan
Indonesia 2025 pemantauan dan evaluasi atas aktivitas pelindungan
8. Pemenang Gold Kategori The Best Customer konsumen serta melakukan pelaporan kepada
Experience dari The Best Contact Center Manajemen BNI (Direksi dan Dewan Komisaris) dan
Indonesia 2025 kepada regulator (Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
9. Pemenang Gold Kategori The Best Digital dan Bank Indonesia (BI)).
Innovation dari The Best Contact Center
Indonesia 2025 BNI telah memiliki kebijakan pelindungan konsumen
10. Pemenang Gold Kategori The Best Sales melalui pedoman perusahaan yang menjadi
Contribution dari The Best Contact Center acuan bagi seluruh insan BNI. Dengan adanya
Indonesia 2025 pedoman ini, maka segenap insan BNI diharapkan
11. Pemenang Platinum Kategori The Best Contact memiliki pemahaman yang baik dalam rangka
Center Manager dari The Best Contact Center mengimplementasikan pelindungan konsumen
Indonesia 2025 termasuk dalam melakukan aktivitas produk dan
12. Pemenang Silver Kategori The Best Agent Social layanan BNI sesuai ketentuan yang diatur oleh
Media dari The Best Contact Center Indonesia regulator, antara lain:
2025 1. Desain produk dan/atau layanan.
13. Pemenang Bronze Kategori The Best Quality 2. Penyediaan informasi produk dan/atau layanan.
Assurance dari The Best Contact Center Indonesia 3. Penyampaian informasi produk dan/atau
2025 layanan.
14. Pemenang Bronze Kategori The Best Team Leader 4. Pemasaran produk dan/atau layanan.
Inbound dari The Best Contact Center Indonesia 5. Penyusunan perjanjian terkait produk dan/atau
2025 layanan.
15. Pemenang Bronze Kategori The Best Agent 6. Pemberian layanan atas penggunaan produk
Inbound dari The Best Contact Center Indonesia dan/atau layanan.
2025 7. Penanganan pengaduan dan penyelesaian
16. Pemenang Platinum Kategori The Best Contact sengketa atas produk dan/atau layanan.
Center Operation dari Contact Center Asia Pacific
2025
Laporan Tahunan 2025
505
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 508
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dalam implementasi Pelindungan Konsumen dan Kontribusi BNI dalam melaksanakan implementasi
Masyarakat, BNI secara konsisten berkomitmen pelindungan konsumen tidak hanya dilakukan pada
untuk memastikan bahwa setiap produk dan/atau platform digital namun telah melaksanakan berbagai
layanan yang disediakan telah memenuhi aspek agenda sosialisasi dan edukasi pelindungan
Pelindungan Konsumen dan Masyarakat. Komitmen konsumen secara luring antara lain:
tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan aktivitas 1. Edukasi Pelindungan Konsumen kepada
assessment atas setiap usulan produk dan/ Mahasiswa Universitas Sam Ratulangi di Manado
atau layanan baru. Sebagai bentuk transparansi bersama OJK
informasi produk dan layanan, BNI juga terus 2. Edukasi Pelindungan Konsumen kepada PMI dan
mengembangkan microsite Customer Protection, Perempuan memperingati Hari Kartini di Jakarta
yang salah satu isinya memuat Ringkasan Informasi bersama OJK
Produk dan Layanan (RIPLAY) untuk seluruh produk 3. Edukasi Pelindungan Konsumen dan Sharing
dan layanan BNI. Penanganan Keluhan kepada pegawai KJRI
Hong Kong di Hong Kong
BNI secara proaktif melaksanakan berbagai 4. Edukasi Pelindungan Konsumen kepada
langkah strategis dalam implementasi pelindungan mahasiswa baru di Universitas Indonesia (UI)
konsumen dan masyarakat, antara lain melalui 5. Piloting project Pojok PeKA – Gerai CERDAS
kegiatan sosialisasi dan edukasi pelindungan yang berlokasi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis
konsumen yang dilakukan secara daring maupun Universitas Indonesia (UI). Gerai ini sebagai
luring. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan ruang edukasi bagi mahasiswa untuk memahami
pemahaman nasabah dan masyarakat terhadap hak pelindungan konsumen secara komprehensif,
dan kewajiban mereka, serta mendorong terciptanya mulai dari peduli dan menjaga keamanan data
hubungan yang sehat dan berkelanjutan antara BNI pribadi, mengenali modus-modus penipuan,
dan nasabah. hingga mampu mengambil tindakan cepat dan
tepat saat menghadapi risiko transaksi digital.
Sosialisasi dan edukasi secara daring dilakukan
melalui media sosial Instagram dan Tiktok dengan Peran aktif dan kontribusi BNI dalam pelaksanaan
nama akun @cxc.protection yang berisi konten- piloting project Pojok PeKA – Gerai CERDAS di UI
konten edukasi dengan tema, antara lain: mendapatkan apresiasi dari Bank Indonesia sebagai
1. Tips Aman Bertransaksi Keuangan Penyelenggara Pendukung Utama Gerai CERDAS
2. Waspada Modus Kejahatan Digital Perbankan Gerakan Bersama Pelindungan Konsumen (Geber
3. Hindari Judi Online (Judol) PK).
4. Waspada Jebakan Investasi Ilegal/Bodong
5. Pengenalan Produk dan Layanan Resmi BNI
506 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 509
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Data Management & Analytics
STRATEGI DAN KEBIJAKAN TAHUN 2025 Selain itu, BNI telah mengembangkan analisis
berbasis Artificial Intelligence (AI) dengan
Data Management & Analytics merupakan salah satu menggunakan metode mutakhir (state-of-the-
strategi penting BNI dalam mengelola, menyimpan, art) untuk mendukung peningkatan kinerja bisnis,
dan menganalisis data secara terstruktur untuk operasional, dan manajemen risiko. Berbagai
mendukung proses pengambilan keputusan bisnis temuan dan insight dari proses analisis tersebut
yang lebih tepat, efisien, dan akurat. Melalui diwujudkan dalam sejumlah proyek prioritas dalam
pengelolaan data yang optimal serta pemanfaatan program transformasi digital RACE, yang berperan
teknik analitik yang canggih, BNI mampu penting dalam mendorong pertumbuhan bisnis
menciptakan keunggulan kompetitif, meningkatkan di setiap segmen secara lebih tepat sasaran dan
efisiensi operasional, serta mempercepat inovasi berkelanjutan.
bisnis. Strategi ini menjadi pondasi penting dalam
upaya BNI mewujudkan visinya sebagai lembaga Pada tahun 2025, Divisi DMA juga menjalankan
keuangan yang unggul dalam layanan dan kinerja fokus pada pelaksanaan strategi sebagai berikut:
secara berkelanjutan. 1. Efektivitas analytics/leads yang berdampak pada
peningkatan kinerja bisnis meliputi segmen,
Terdapat 3 (tiga) strategi kunci yang product, dan channel.
diimplementasikan Data Management & Analytics 2. Improvement platform data management untuk
Division (DMA) guna mendukung kinerja bisnis BNI berbagai kebutuhan support bisnis.
serta aspek kepatuhan regulator, sebagai berikut: 3. Implementasi Data Lake House untuk mendukung
1. Pengembangan kapabilitas SDM melalui skalabilitas pemrosesan, penyimpanan dan
pelatihan dan sertifikasi untuk mempercepat analisis data dalam mendukung berbagai jenis
adaptasi terhadap perubahan, membangun laporan, dashboard dan analytics.
budaya data-savvy, serta meningkatkan 4. Implementasi Metadata Management Platform
pemahaman penggunaan data dalam untuk mendukung data governance framework
pengambilan keputusan bisnis. dan single source of truth.
2. Penerapan advanced analytics untuk 5. Implementasi campaign management untuk
menghasilkan leads berkualitas yang mendukung peningkatan bisnis dan sentralisasi
berkontribusi pada peningkatan kinerja bisnis, leads management.
terutama pada saluran digital channel. 6. Implementasi metode advanced analytics untuk
3. Penggunaan teknologi terbaru dan memberikan leads/solusi/rekomendasi, maupun
peningkatan kemampuan teknologi untuk inovasi berbasis AI sebagai perwujudan value
memberikan nilai tambah bagi nasabah ritel creation bagi bisnis.
melalui penerapan personalisasi produk yang 7. Eksplorasi data teknologi terkini yang ada di
disesuaikan dengan kebutuhan menggunakan market untuk mengoptimalkan proses kerja di
sistem rekomendasi. DMA maupun optimalisasi proses bisnis.
8. Mendukung terbentuknya data culture yang kuat
Selama tahun 2025, BNI berhasil mengoptimalkan melalui self service dashboard.
pemanfaatan data untuk melakukan analisis potensi 9. Peningkatan kapabilitas Sumber Daya Manusia
bisnis, potensi leads, serta penyusunan laporan dan (SDM) melalui development, training dan
dashboard yang mendukung pencapaian target sertifikasi.
bisnis secara lebih terarah. Untuk meningkatkan
efektivitas analisis, BNI terus melakukan INOVASI TAHUN 2025
improvement berkelanjutan dalam pengelolaan
data, termasuk modernisasi laporan dalam bentuk Divisi DMA secara konsisten melakukan perbaikan
dashboard interaktif serta penguatan kapabilitas yang berkelanjutan dengan berfokus pada
sistem dan SDM di bidang data analytics. penyediaan data dan analytics untuk mendukung
Proyek Transformasi BNI. Pada tahun 2025, activity
highlight dari Divisi DMA antara lain:
Laporan Tahunan 2025
507
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 510
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Departemen Business Analytic kepatuhan BNI terhadap regulasi pemerintah.
1. Implementasi Strategi Offensive Defensive Upaya dukungan kepatuhan meliputi pembuatan
untuk peningkatan portofolio Tabungan dan Records of Processing Activities (ROPA) dengan
Giro tujuan untuk mendokumentasikan aktivitas
Penyusunan strategi peningkatan tabungan dan pemrosesan data pribadi bank, pengadaan
giro lewat beberapa approach, seperti akuisisi Konsultan UU PDP untuk membantu penerapan
nasabah baru, serta winback dan retain nasabah best practice implementasi UU PDP, serta sharing
existing yang telah dieksekusi seluruh wilayah. persiapan penerapan UU PDP pada Perusahaan
2. Implementasi Dashboard Monitoring Leads Anak (subsidiaries) BNI dan KLN BNI.
Business Banking
Pengembangan dashboard monitoring leads STRATEGI DAN RENCANA KERJA TAHUN
business banking yang berasal dari berbagai 2026
channel, yaitu BNI Connect, BNI Move, dan
Digisales untuk evaluasi eksekusi leads value Pada tahun 2026, Divisi DMA akan berfokus pada
chain. pelaksanaan strategi yang dapat mendukung
3. Implementasi Peningkatan User BNIdirect & pertumbuhan bisnis selaras dengan Rencana Bisnis
Wondr dan Strategi Akuisisi Merchant Bank sebagai berikut:
Penyusunan strategi peningkatan user dan usage 1. Efektivitas insight/leads berbasis big data
transaksi Wondr dan BNIdirect serta akuisisi analytics yang berdampak pada peningkatan
merchant off us di seluruh wilayah. kinerja bisnis dan market share meliputi
4. Optimalisasi kapasitas war room untuk segment, product, dan channel.
mendukung visualisasi data yang lebih 2. Improvement platform data management
efektif dan mampu diakses oleh lebih banyak untuk berbagai kebutuhan support bisnis.
pengguna. Dilengkapi dengan peningkatan 3. Implementasi Data Lake House untuk
kemudahan penggunaan melalui integrasi mendukung skalabilitas pemrosesan,
sistem login berbasis LDAP, sehingga penyimpanan dan analisa data dalam
diharapkan dapat meningkatkan jumlah mendukung berbagai jenis laporan, dashboard
pengguna serta mempermudah akses dan analytics.
dan pemanfaatan dashboard oleh seluruh 4. Implementasi Metadata Management Platform
pemangku kepentingan terkait. untuk mendukung data governance framework
5. Pengembangan dan penyempurnaan report dan single source of truth.
yang dirancang secara komprehensif untuk 5. Implementasi campaign management
memenuhi kebutuhan bisnis yang semakin dan sentralisasi leads management untuk
dinamis. Bertujuan untuk menyediakan mendukung peningkatan bisnis dan market
informasi yang relevan, akurat, dan mudah share.
dipahami oleh para pemangku kepentingan 6. Implementasi metode advanced analytics
bisnis dalam mendukung proses pengambilan untuk memberikan leads/solusi/rekomendasi,
keputusan berbasis data di seluruh lini bisnis. maupun inovasi berbasis AI sebagai
6. Mendukung terbentuknya data culture yang perwujudan value creation bagi bisnis.
kuat melalui self service dashboard disertai 7. Eksplorasi data teknologi terkini yang ada di
dengan peningkatan jumlah pengguna market untuk mengoptimalkan proses kerja di
yang memiliki akses, sehingga mendorong DMA maupun optimalisasi proses bisnis.
pemanfaatan data secara menyeluruh dan 8. Mendukung terbentuknya data culture yang
berkelanjutan di seluruh unit kerja. kuat melalui self service dashboard.
7. Implementasi Undang-Undang Perlindungan 9. Peningkatan kapabilitas Sumber Daya Manusia
Data Pribadi (UU PDP) (SDM) melalui development, training dan
Mendukung implementasi UU PDP yang sertifikasi.
disahkan pada 20 September 2022 sebagai upaya
508 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 511
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Fungsi Kualitas Layanan
LAYANAN YANG UNGGUL TINGKATKAN yang mudah diakses dengan materi dalam
KEPUASAN NASABAH DAN KEBERHASILAN bentuk soft skills maupun hard skills sesuai
BISNIS BNI dengan kompetensi yang dibutuhkan.
Program ini bertujuan untuk mendukung
Peningkatan kualitas layanan menjadi salah satu peningkatan standar kompetensi dalam
strategi utama BNI dalam mendorong percepatan pemahaman produk dan layanan BNI
pertumbuhan bisnis, baik melalui akuisisi nasabah terkini, budaya kerja, prinsip kehati-hatian
baru maupun peningkatan loyalitas nasabah serta implementasi budaya risiko dan anti-
eksisting. Dengan layanan yang unggul, BNI fraud awareness.
mampu merespons persaingan industri perbankan
yang semakin ketat, memanfaatkan peluang Tahapan FLA terdiri dari :
pertumbuhan di era digital, serta memperkuat
posisinya sebagai salah satu pemain utama di • Basic
pasar. BNI terus berupaya menciptakan layanan Dilakukan secara self-learning dengan
prima di seluruh touch point untuk mewujudkan visi format penyampaian berupa e-learning,
menjadi Lembaga Keuangan yang Terunggul dalam post test, dan micro learning. Frontliner
Layanan dan Kinerja secara berkelanjutan. Upaya akan mendapatkan materi terkait
ini diharapkan dapat menghadirkan pengalaman pengantar dan pengetahuan umum
positif bagi nasabah, membangun hubungan jangka perusahaan, produk dan layanan
panjang, serta meningkatkan kepuasan dan loyalitas BNI yang dapat di akses melalui fitur
terhadap BNI. Frontliner Academy di BNI Smarter
melalui gadget-nya masing-masing.
INISIATIF DAN STRATEGI PENGEMBANGAN
LAYANAN • Intermediate
Peserta yang bisa mengikuti tahap ini
Selaras dengan meningkatnya intensitas persaingan adalah sudah dinyatakan lulus dalam
dalam industri perbankan di tahun 2025, BNI secara seluruh rangkaian pembelajaran pada
konsisten menjalankan berbagai inisiatif dan tahap Basic. Materi yang diberikan
strategi penyempurnaan untuk menghadirkan nilai disesuaikan disesuaikan dengan posisi
tambah melalui peningkatan kualitas layanan yang jabatan (Customer Service Dedicated,
selaras dengan kebutuhan dan ekspektasi nasabah. Teller Dedicated, BNI Digital Assistant
Sepanjang tahun 2025, BNI tetap berfokus pada dan Frontliner sebagai Roster). Pada
tiga langkah strategis utama dalam pengembangan tahap ini para peserta juga akan
layanan, yaitu: mendapatkan format penyampaian
A. Peningkatan Preferensi Nasabah materi seperti halnya pada tahap Basic.
B. Peningkatan Produktivitas Outlet
C. Optimalisasi Proses Bisnis Digital • Advance
Merupakan tahapan pembelajaran
1. Peningkatan Preferensi Nasabah yang dilaksanakan setelah para
a. Memberikan layanan yang cepat, peserta menyelesaikan tahap Basic dan
personalized, solutif dan create business Intermediate. Di tahap akhir program
melalui peningkatan kapabilitas petugas di FLA ini pelatihan dibagi dalam dua sesi
seluruh touch point nasabah. Strategi ini yaitu Self Learning dan sesi In Class
meliputi: Training.
i) Frontliner Academy (FLA) ii) Sharing Informasi Seputar Operasional
Tahapan pendidikan yang wajib diikuti oleh dan Layanan (SIS OLA) Cabang/Outlet
seluruh frontliner baik yang baru maupun Program rutin weekly yang digunakan
eksisting setiap tahun yang disampaikan oleh product owner dalam menyampaikan
dalam platform pembelajaran terintegrasi dan menjelaskan materi/program/produk/
Laporan Tahunan 2025
509
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 512
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
promo secara langsung via online kepada Koordinasi, Komunikasi dan Kerjasama;
seluruh frontliner. Adanya program ini Hasil Kerja/Output; Proses Kerja;
sebagai upaya percepatan penerimaan Komitmen/SLA; Pegawai; dan Penyediaan
informasi demi pencapaian target bisnis Data/Informasi.
dan meningkatkan potensi bisnis atas ii) Service Experience Index (SEI)
setiap nasabah yang datang melalui Metode pengukuran dan pemantauan
peningkatan kualitas layanan dan product yang dilakukan secara periodik dan
knowledge. berkelanjutan atas kualitas layanan
BNI yang mencakup seluruh Wilayah,
iii) BNI Employee Excellence for Frontliner Cabang dan Outlet. SEI diukur melalui
(BEE Thematic) 3 (tiga) dimensi yang memiliki tingkat
Ajang pemilihan Best Frontliner yang independensi yang kuat sehingga hasil
bertujuan untuk mendapatkan pegawai pengukurannya dapat memperlihatkan
terbaik dari setiap kategori baik Customer kondisi layanan outlet secara lebih riil
Service, Teller maupun Satpam. Seleksi yang meliputi :
dilakukan secara berjenjang dari tingkat 1. Dimensi 1: Performa Layanan BNI pada
Cabang kemudian tingkat Wilayah dan Industri Perbankan Nasional
terakhir tingkat Nasional. Ujian yang 2. Dimensi 2: Customer Experience
diberikan berupa test kompetensi online, 3. Dimensi 3: People Competency
presentasi dan roleplay untuk mengetahui SEI juga sebagai salah satu upaya
pemahaman terkait budaya kerja, budaya BNI untuk mendorong segenap outlet
risiko, produk dan layanan BNI. Para dalam peningkatan bisnis melalui
pemenang dijadikan role model sekaligus perbaikan dan peningkatan atas
talent pool di BNI. kualitas layanannya kepada nasabah
serta memberikan dukungan terhadap
iv) Fun Referral pencapaian target layanan dan bisnis
Program kerja sama dengan BNI Life BNI.
untuk meningkatkan selling skill dan iii) Branch Visit
communication skill serta kepercayaan Aktivitas melakukan kunjungan ke cabang
diri segenap Frontliners dan Pimpinan di dan outlet baik secara resmi maupun
Outlet dalam menawarkan produk BNI dan shopper dengan berperan sebagai nasabah
BNI Life guna peningkatan kinerja bisnis dan melakukan transaksi perbankan untuk
BNI dan BNI Life. memastikan tingkat pemahaman petugas
outlet terkait layanan dan melihat kondisi
v) BNI Service Agent premises secara riil di lapangan.
Program Quick Win untuk meningkatkan iv) Monitoring CCTV Outlet
kompetensi dan kapabilitas frontliner Pemantauan aktivitas layanan frontliner
yang akan menjadi service agent maupun melalui rekaman CCTV outlet yang
role model baik di cabang/outlet dalam diambil secara sampling waktu maupun
peningkatan dan monitoring layanan di outlet-nya untuk memastikan layanan dan
cabang/outlet. prosedur sudah dilakukan secara benar
dan konsisten.
b. Pengukuran dan pemantauan performa v) BNI Service Rating
kualitas layanan dalam mengakselerasi bisnis Media pengukuran tingkat kepuasan
di outlet dan sebagai salah satu media untuk (feedback) nasabah atas layanan yang
mendapatkan feedback dari nasabah secara diberikan BNI melalui penilaian (rating)
langsung terkait peningkatan bisnis, layanan yang diberikan secara langsung oleh
dan operasional. nasabah terhadap kualitas layanan yang
i) Customer Satisfaction Survey (CSS) telah diberikan oleh Pemimpin, Customer
Survei yang dilaksanakan untuk Service, Teller maupun Satpam serta
mengidentifikasi dan mengukur tingkat penilaian atas kondisi premises di outlet
kepuasan nasabah eksternal dan internal untuk kemudian dilakukan tindak lanjut
BNI atas kualitas layanan yang diberikan. perbaikan/penyempurnaan (evaluasi).
Survei ini merupakan voice of customer
yang mengevaluasi kepuasan nasabah 2. Peningkatan Produktivitas Outlet
melalui aspek 7P yaitu: Product, Price, Meningkatkan kapabilitas petugas layanan
Place, Promotion, People, Process, dan yang mampu mengidentifikasi kebutuhan
Physical Environment serta kepuasan nasabah dengan solusi service melalui
pegawai dengan aspek penilaian meliputi peningkatan transaksi digital melalui shifting
510 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 513
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
transaction to digital serta memperkuat dan pada jenis lokasi dan model bisnis yang
mengoptimalkan perangkat otomasi dan digunakan untuk menyediakan layanan
digital untuk peningkatan kualitas layanan perbankan kepada nasabah yang bervariasi
kepada nasabah. Aktivitas yang dilakukan antara lain tergantung pada tiering kota
berupa: (Top Metro, Metro, Urban dan Rural) dan
kompleksitas transaksi.
a. Pelatihan Selling Skill for FL
Pengembangan kapabilitas untuk petugas Penentuan format outlet dalam rangka
frontliner (customer service & teller) dalam melakukan diferensiasi sesuai dengan lokasi
memberikan solusi produk dan jasa keuangan dan kebutuhan spesifik nasabah. Outlet
yang berorientasi kepada solusi keuangan tersebut didukung layout yang mengusung
terintegrasi untuk keperluan pribadi maupun konsep zoning serta dilengkapi dengan
usaha nasabah melalui aktivitas pemberian e-channel dan digital tools yang terintegrasi.
referral, cross selling maupun upselling.
New Format Outlet:
b. New Channel Model • Super Flagship
BNI telah melakukan Program Corporate Merupakan format outlet untuk kantor
Transformation sebagai upaya transformasi cabang yang berfungsi sebagai financial
bisnis secara menyeluruh di semua aspek supermarket bagi seluruh nasabah terutama
dan memutuskan 5 (lima) format outlet, bagi nasabah wholesale dan priority banking
untuk kantor cabang dan kantor cabang serta didominasi portofolio AUM (Asset Under
pembantu yaitu Super Flagship, Business Management) Emerald dan jumlah diamond
Flagship, Thematic, Digital First dan Smart client yang tinggi dan hanya berada di tiering
Conventional. Format outlet tersebut merujuk kota Top Metro.
• Business Flagship
Format outlet ini diperuntukkan bagi kantor cabang yang memiliki fasilitas relatif lengkap,
baik dari sisi people, kewenangan, infrastruktur dan memungkinkan untuk dilengkapi dengan
business lounge (sesuai kebutuhan), terutama untuk mendukung aktivitas nasabah wholesale
dan commercial atau SME (Small Medium Enterprise) dengan jumlah transaksi yang tinggi.
Kantor cabang Business Flagship dapat berfungsi sebagai community center bagi seluruh
nasabah terutama nasabah wholesale yang berada di tiering kota Top Metro, Metro dan Urban.
Laporan Tahunan 2025
511
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 514
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
• Thematic
Merupakan format untuk kantor cabang pembantu yang disesuaikan dengan gaya hidup di sekitar
outlet, seperti lokasi wisata/tourism (experience center), pendidikan/edukasi, bisnis (community
center), upscale residence, rumah sakit serta dapat disesuaikan juga dengan lingkup bisnis yang
ditangani outlet OBO (Optimalisasi Bisnis Outlet) atau untuk melayani transaksi wholesale. Outlet
Thematic berada di tiering kota Top Metro, Metro dan Urban.
• Digital First
Format outlet ini diperuntukkan bagi kantor cabang pembantu yang didominasi oleh transaksi
sederhana (simple transaction) dan dapat diselesaikan di mesin e-channel yang tersedia secara
lengkap. Outlet Digital First terdapat di tiering kota Top Metro, Metro dan Urban serta berada di mall,
stasiun atau bandara, untuk memfasilitasi transaksi nasabah yang bersifat fast moving transaction.
512 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 515
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
• Smart Conventional
Format outlet ini diperuntukkan bagi kantor cabang dan kantor cabang pembantu. Smart Conventional
relatif sama dengan kondisi saat ini (eksisting), namun dilengkapi dengan mesin e-channel dan layanan
nasabah menggunakan flow yang berorientasi pada transaksi digital. Outlet Smart Conventional
terdapat di tiering kota Urban dan Rural.
3. Optimalisasi Proses Bisnis Digital kertas A4 (cetak rekening koran), kertas
Peningkatan fungsi layanan perbankan berbasis struk (cetak 10 transaksi terakhir) maupun
otomasi dan self service yang dapat dinikmati oleh cetak rekening koran paperless (dikirim via
nasabah/calon nasabah dengan mengedepankan email nasabah yang terdaftar di sistem).
proses digital melalui layanan yang cepat, andal iv) T-Care
dan personalized serta peningkatan keamanan Mesin hitung uang yang dapat digunakan
dan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi untuk membantu nasabah melakukan
berupa: transaksi setoran tunai secara Self Service
dengan lebih cepat tanpa antri di Teller.
a. Layanan Digital Cabang
Upaya peningkatan shifting transaction to b. Biometric Fingerprint
digital dengan menyediakan mesin-mesin Tools yang digunakan sebagai media
handal di outlet yang dapat digunakan untuk verifikasi kebenaran identitas nasabah/calon
bertransaksi oleh nasabah/non nasabah nasabah dengan melakukan proses matching
secara self service dan one touch point yang fingerprint dengan data yang ada di Disdukcapil
biasanya dilakukan di petugas Customer dalam melakukan transaksi perbankan
Service maupun Teller, di antaranya adalah: baik di Customer Service maupun di Teller.
i) DigiCS Selain itu juga digunakan untuk melakukan
Mesin layanan perbankan yang approval/otorisasi transaksi oleh supervisor.
menyediakan fitur utama berupa Dengan adanya tools ini dapat memitigasi
menu pembukaan rekening tabungan, risiko operasional (fraud) yang disebabkan
penggantian kartu, pembelian kartu pembukaan rekening, maintenance data dan
prepaid TapCash pada 330 cabang/outlet/ transaksi dilakukan tanpa kehadiran nasabah
tempat yang dapat digunakan secara Self- maupun penyalahgunaan User ID/Password.
Service oleh nasabah BNI maupun non-
nasabah BNI yang datang langsung (Walk Modul biometric fingerprint terdiri dari:
in Customer). • Enrollment (perekaman sidik jari nasabah)
ii) DigiCS Lite • Pembukaan Rekening
Mesin layanan perbankan dengan fitur • Transaksi
serupa dengan DigiCS yang tersedia pada • Maintenance data nasabah
1.380 outlet yang tidak memiliki layanan • Otorisasi Supervisor
mesin DigiCS. Kehadiran mesin ini untuk
mendukung kebutuhan transaksi nasabah Hingga 31 Desember 2025, biometric
terkait layanan digital tetap terjaga. fingerprint telah diimplementasikan pada
iii) BNI SPRINT (Self Service Passbook Printer) 1.776 dari 1.776 outlet dengan data sebagai
Mesin yang disediakan oleh outlet bagi berikut:
nasabah yang ingin melakukan pencetakan • 197 KC (100%)
mutasi transaksi tabungan berbasis kartu • 1.579 KCP (100%)
debit baik menggunakan buku tabungan,
Laporan Tahunan 2025
513
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 516
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PRESTASI BNI DALAM MEMBERIKAN LAYANAN BERKUALITAS DI SETIAP TOUCH POINT
BNI berkomitmen untuk senantiasa menjaga dan meningkatkan kualitas layanan di setiap touch point guna
menciptakan kepuasan serta loyalitas nasabah. Upaya ini merupakan bagian dari langkah strategis BNI
dalam mewujudkan visi sebagai Lembaga Keuangan yang Terunggul dalam Layanan dan Kinerja secara
berkelanjutan. Komitmen tersebut tercermin dari berbagai capaian yang diraih sepanjang tahun 2025, di
mana BNI kembali memperoleh sejumlah penghargaan bergengsi dengan kualifikasi yang memuaskan
sebagai berikut:
1. The Best Conventional Bank in Service Excellence,
2. The Best Conventional Bank in Service Excellence – Contact Center,
3. The Best Conventional Bank in Excellence SMS Banking,
4. The Best Conventional Bank in Excellence Phone Banking,
5. The Best Conventional Bank in Excellence Mobile Opening Account,
6. The Best Conventional Bank in Excellence Call Center,
7. The Best Conventional Bank in Excellence Social Media,
8. The Best Conventional Bank in Excellence Public ATM,
9. The Best Conventional Bank in Excellence Branch ATM,
10. The 2nd Best Conventional Bank in Service Excellence – E-Banking,
11. The 2nd Best Conventional Bank in Service Excellence – Digital Channel,
12. The 2nd Best Conventional Bank in Excellence Mobile Banking,
13. The 2nd Best Conventional Bank in Excellence E-Mail Service
14. Regular Banking for Excellence Performance in Delivering Positive Customer Experience
Penghargaan ini menjadi bukti pengakuan atas konsistensi BNI dalam memberikan layanan prima,
memahami kebutuhan nasabah secara mendalam, serta terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas
pengalaman nasabah di seluruh kanal layanan.
514 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 517
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Laporan Tahunan 2025
515
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 518
06 PERMODALAN DAN PRAKTIK MANAJEMEN RISIKO Permodalan 518 Praktik Manajemen Risiko 519 Pengungkapan Eksposur Risiko 564
Page 519
Page 520
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Permodalan
KEBIJAKAN MANAJEMEN ATAS STRUKTUR karakteristik portofolio secara lebih akurat.
MODAL 2. BNI menghitung KPMM sesuai profil risiko Bank.
Dengan profil risiko berada pada peringkat 2 (low
Pengelolaan permodalan di BNI bertujuan untuk to moderate), BNI wajib menjaga rasio Capital
memastikan tersedianya modal yang memadai guna Adequacy Ratio (CAR) minimum pada rentang
menyerap risiko, mendukung strategi pertumbuhan 9% hingga kurang dari 10%, dimana KPMM BNI
bisnis, serta memenuhi ketentuan regulator. Dalam berada di 9,95%.
menghitung kecukupan modal, BNI mengacu pada 3. BNI juga menghitung kebutuhan modal penyangga
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), antara (capital buffer) untuk mengantisipasi potensi
lain POJK No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban tekanan terhadap sistem keuangan, yang terdiri
Penyediaan Modal Minimum Bank Umum beserta dari Capital Conservation Buffer sebesar 2,5% dari
perubahan terakhir melalui POJK No. 27 Tahun ATMR, Countercyclical Buffer sebesar 0%, serta
2022, serta SEOJK No. 26/SEOJK.03/2016 mengenai Capital Surcharge untuk Bank Sistemik sebesar
KPMM sesuai profil risiko. 1,5% dari ATMR. Total kewajiban modal minimum
BNI posisi 31 Desember berada pada level 13,95%.
Untuk menilai kemampuan modal dalam menyerap
risiko, BNI melakukan perhitungan Kewajiban Secara struktur permodalan, hingga Desember
Penyediaan Modal Minimum (KPMM) melalui 2025 BNI memiliki modal inti (Tier-1) sebesar
tahapan sebagai berikut: Rp155.838.242 juta (bank only) dan Rp160.884.905
1. BNI menghitung kecukupan modal minimum juta (konsolidasi), serta modal pelengkap (Tier-
sebesar 8% dari total Aset Tertimbang Menurut 2) sebesar Rp9.791.851 juta (bank only) dan
Risiko (ATMR) dengan menggunakan Pendekatan Rp10.010.924 juta (konsolidasi), dengan rasio CAR
Standar (Standardized Approach) untuk seluruh Tier-1 mencapai 19,44% (bank only) dan 19,61%
jenis risiko, yaitu risiko kredit, risiko pasar, dan risiko (konsolidasi). Pada posisi 31 Desember 2025, BNI
operasional. Pendekatan standar yang digunakan memiliki CAR sebesar 20,66% (bank only) dan 20,83%
telah disesuaikan dengan ketentuan terbaru OJK (konsolidasi), lebih tinggi dari ketentuan minimum
yang mengadopsi kerangka Basel III Reforms, regulator, yang menunjukkan kapasitas permodalan
yang menghasilkan perhitungan ATMR yang yang kuat untuk mendukung pertumbuhan bisnis
lebih sensitif terhadap risiko dan merefleksikan yang berkelanjutan dan menjaga ketahanan Bank.
RINCIAN STRUKTUR MODAL
Uraian rincian struktur modal disajikan sebagai berikut:
Struktur Permodalan
Uraian 2025 (Rp miliar) 2024 (Rp miliar)
Modal Inti (Tier 1) 155.838 142.043
Modal Inti Utama (CET 1) 145.833 132.386
Modal Pelengkap (Tier 2) 9.792 10.264
Total Modal Tersedia 165.630 152.307
ATMR untuk Risiko Kredit 749.998 660.200
ATMR untuk Risiko Pasar 11.223 14.162
ATMR untuk Risiko Operasional 40.384 37.411
Total ATMR 801.605 711.774
Rasio CAR 20,66% 21,40%
Rasio CET 1 18,19% 18,60%
Rasio Tier 1 19,44% 19,96%
Rasio Tier 2 1,22% 1,44%
CAR Minimum Berdasarkan Profil Risiko 9,95% 9,80%
CAR Minimum + Buffer 13,95% 13,80%
518 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 521
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Praktik Manajemen Risiko
Pada tahun 2025, sektor jasa keuangan Indonesia kesiapan pemulihan layanan. Upaya ini dilakukan
tetap menunjukkan ketahanan yang baik dalam untuk memastikan keandalan layanan perbankan,
mendukung stabilitas ekonomi nasional, meskipun perlindungan data dan informasi nasabah, serta
lingkungan global masih diwarnai ketidakpastian. meminimalkan potensi gangguan yang dapat
Perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia, berdampak pada reputasi dan kepercayaan publik.
ketegangan geopolitik yang berkelanjutan, volatilitas
pasar keuangan, serta fragmentasi ekonomi global Selain itu, BNI mengintegrasikan aspek Lingkungan,
menjadi faktor risiko yang terus memengaruhi Sosial, dan Tata Kelola (LST) ke dalam praktik
industri perbankan dan diperkirakan masih akan manajemen risiko dan proses pengambilan
berlanjut dalam beberapa tahun ke depan. keputusan bisnis. BNI secara bertahap meningkatkan
pembiayaan berkelanjutan dan pengelolaan
Di tengah dinamika tersebut, perekonomian portofolio hijau, serta menerapkan penilaian aspek
Indonesia relatif terjaga dengan dukungan LST dalam proses pemberian kredit dan evaluasi
konsumsi domestik, investasi, serta kebijakan fiskal debitur sesuai dengan kebijakan yang berlaku.
dan moneter yang responsif. Namun demikian, Integrasi aspek LST ini bertujuan untuk mengelola
risiko eksternal seperti fluktuasi harga komoditas, risiko jangka panjang, termasuk risiko transisi
perubahan arus modal global, serta dampak dan risiko fisik terkait perubahan iklim, sekaligus
perubahan iklim tetap memerlukan kewaspadaan memastikan pertumbuhan bisnis yang selaras
dan pengelolaan risiko yang cermat oleh sektor dengan prinsip keberlanjutan. Dengan kerangka
perbankan. tata kelola risiko yang kuat, adaptif, dan terintegrasi,
BNI optimistis mampu menghadapi tantangan ke
Menghadapi kondisi tersebut, BNI menempatkan depan serta menciptakan nilai jangka panjang yang
manajemen risiko sebagai elemen strategis dan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
bagian integral dari pengambilan keputusan
bisnis guna menjaga keberlanjutan usaha. BNI DASAR PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
menerapkan pengelolaan risiko secara terintegrasi
dan forward looking untuk mengidentifikasi, Penerapan Manajemen Risiko BNI berlandaskan pada
mengukur, memantau, dan mengendalikan seluruh regulasi nasional maupun internasional, meliputi
risiko material yang melekat pada aktivitas bisnis dan Undang-Undang (UU), Peraturan Kementerian
operasional Bank. Pendekatan ini memungkinkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Peraturan
BNI untuk mengantisipasi potensi risiko secara dini, Lembaga Penjamin Simpanan (PLPS), Peraturan
menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan Otoritas Jasa Keuangan (POJK), Peraturan Bank
kehati-hatian, serta memastikan bahwa ekspansi Indonesia (PBI), dan dokumen Basel Committee on
bisnis tetap sejalan dengan risk appetite dan risk Banking Supervision (BCBS). Beberapa regulasi
tolerance yang telah ditetapkan. Praktik manajemen yang terkait dengan Manajemen Risiko Bank antara
risiko yang kuat berperan penting dalam menjaga lain:
stabilitas keuangan Bank, melindungi kepercayaan 1. Undang-Undang Republik Indonesia No. 4
nasabah dan investor, memastikan kepatuhan Tahun 2023 tanggal 12 Januari 2023 tentang
terhadap ketentuan regulator, serta mendukung Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan
pencapaian kinerja yang berkelanjutan. 2. Undang-Undang Republik Indonesia No. 27
Tahun 2022 tanggal 17 Oktober 2022 tentang
Seiring dengan percepatan transformasi digital di Pelindungan Data Pribadi
industri perbankan, BNI juga secara aktif memperkuat 3. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara
pengelolaan risiko digital dan keamanan siber sebagai (BUMN) No. PER-2/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret
bagian dari upaya menjaga ketahanan operasional 2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan
Bank. Peningkatan pemanfaatan teknologi dan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara
layanan digital diimbangi dengan penguatan tata 4. Peraturan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)
kelola teknologi informasi, peningkatan kapabilitas No. 2 Tahun 2024 tanggal 13 Agustus 2024
pengamanan siber, pemantauan ancaman secara tentang Rencana Resolusi bagi Bank Umum
berkelanjutan, serta pengujian ketahanan sistem dan
Laporan Tahunan 2025
519
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 522
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 4/ limit risiko, serta sebagai acuan bagi seluruh unit kerja
POJK.03/2016 tanggal 26 Januari 2016 tentang dalam menjalankan aktivitas bisnis secara prudent.
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum
6. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 18/ Selama tahun 2025, BNI telah memiliki kecukupan
POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang kebijakan, toleransi risiko, dan limit risiko yang
Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank secara berkala dikaji ulang dan memperoleh
Umum, sebagaimana telah dicabut sebagian persetujuan Direksi dan/atau Dewan Komisaris. BNI
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. juga menerapkan proses manajemen risiko yang
13/POJK.03/2021 tanggal 30 Juli 2021 tentang berkesinambungan terhadap seluruh faktor risiko
Penyelenggaraan Produk Bank Umum material, yang didukung oleh Sistem Informasi
7. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 38/ Manajemen Risiko untuk memastikan efektivitas
POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 tentang pengelolaan risiko.
Penerapan Manajemen Risiko secara Konsolidasi
bagi Bank yang Melakukan Pengendalian Efektivitas Sistem Informasi Manajemen Risiko
terhadap Perusahaan Anak BNI tercermin dari tersedianya informasi risiko
8. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 30 yang akurat dan tepat waktu bagi manajemen dan
Tahun 2024 tanggal 19 Desember 2024 tentang regulator, dukungan terhadap penerapan kebijakan
Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk dan limit risiko, serta pengelolaan risiko model
Konglomerasi Keuangan melalui Model Risk Management Framework.
9. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 11/ Sistem ini juga didukung oleh pengelolaan
POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan dokumentasi dan pengkinian sistem secara berkala
Modal Minimum Bank Umum sebagaimana guna memastikan pengendalian yang melekat dan
telah beberapa kali diubah terakhir dengan kemudahan audit trail.
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 27 Tahun
2022 tanggal 26 Desember 2022 PRINSIP MANAJEMEN RISIKO
10. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 5
Tahun 2024 tanggal 27 Maret 2024 tentang Untuk memastikan penerapan manajemen risiko
Penetapan Status Pengawasan dan Penanganan yang efektif, BNI berpedoman pada prinsip-prinsip
Permasalahan Bank Umum sebagai berikut:
11. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 18 1. Terintegrasi
Tahun 2025 tanggal 8 Agustus 2025 tentang Manajemen risiko diterapkan secara menyeluruh
Transparansi dan Publikasi Laporan Bank dan menjadi bagian dari tata kelola, strategi,
serta proses pengambilan keputusan di seluruh
KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO BANK jenjang organisasi.
2. Terstruktur dan Komprehensif
Risiko merupakan potensi kerugian yang dapat BNI menggunakan pendekatan manajemen
timbul akibat suatu peristiwa, baik yang dapat risiko yang terstruktur dan menyeluruh guna
diperkirakan (expected) maupun yang tidak dapat menghasilkan pengelolaan risiko yang konsisten,
diperkirakan (unexpected), yang berdampak negatif andal, dan dapat dibandingkan antar periode
terhadap kinerja keuangan, pendapatan, dan maupun antar unit kerja.
permodalan Bank. 3. Fleksibel dan Kontekstual (Customized)
Kerangka dan proses manajemen risiko
Manajemen risiko di BNI merupakan serangkaian disesuaikan dengan karakteristik bisnis,
metodologi dan prosedur untuk mengidentifikasi, kompleksitas kegiatan usaha, serta dinamika
mengukur, memantau, dan mengendalikan seluruh lingkungan internal dan eksternal Bank.
risiko yang melekat pada kegiatan usaha Bank. 4. Inklusif
Penerapan manajemen risiko mencakup upaya BNI melibatkan pemangku kepentingan
mitigasi untuk meminimalkan potensi kerugian yang relevan dalam pengelolaan risiko untuk
finansial maupun non-finansial yang dapat timbul meningkatkan kesadaran risiko dan kualitas
dari produk, aktivitas bisnis, hubungan dengan pengambilan keputusan.
nasabah dan pihak ketiga, serta proses internal Bank. 5. Dinamis dan Responsif
Manajemen risiko dirancang untuk mampu
Kebijakan Manajemen Risiko dirancang untuk mengantisipasi dan merespons perubahan risiko
memastikan risiko dikelola secara terstruktur, secara tepat waktu dan proporsional seiring
konsisten, dan terintegrasi, guna menjaga stabilitas perubahan kondisi usaha.
keuangan Bank serta mendukung pertumbuhan 6. Berbasis Informasi yang Andal
usaha jangka panjang. Kebijakan ini menjadi dasar Pengelolaan risiko didasarkan pada informasi
dalam penetapan risk appetite, risk tolerance, dan historis dan terkini yang relevan, dengan
pengelolaan keterbatasan dan ketidakpastian
informasi secara transparan.
520 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 523
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
7. Didukung SDM dan Budaya Risiko 5. Memastikan kecukupan dan ketahanan
Efektivitas manajemen risiko diperkuat melalui permodalan Bank dalam mengantisipasi serta
peningkatan kompetensi sumber daya manusia menyerap potensi kerugian yang timbul dari
dan pengembangan budaya risiko yang konsisten risiko usaha.
di seluruh organisasi. 6. Memperkuat reputasi, kepercayaan pemangku
8. Perbaikan Berkelanjutan kepentingan, dan posisi strategis BNI melalui
BNI secara berkelanjutan melakukan evaluasi penerapan prinsip kehati-hatian, kepatuhan, dan
dan penyempurnaan manajemen risiko untuk integritas dalam pengelolaan risiko.
menyesuaikan dengan perkembangan bisnis, 7. Mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat
regulasi, dan teknologi. dan berkelanjutan serta penciptaan nilai
jangka panjang bagi pemegang saham dan
TUJUAN PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO seluruh pemangku kepentingan, didukung oleh
DI BNI kompetensi sumber daya manusia dan budaya
risiko yang kuat.
Penerapan Manajemen Risiko di BNI bertujuan untuk
memastikan seluruh kegiatan usaha Bank dijalankan KERANGKA KERJA MANAJEMEN RISIKO
secara prudent, terukur, dan berkelanjutan dengan
berlandaskan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Kerangka kerja Manajemen Risiko BNI dimulai dari
Baik (Good Corporate Governance). penetapan strategi risiko dan risk appetite yang
selaras dengan strategi dan tujuan bisnis Bank.
Penerapan Manajemen Risiko di BNI diarahkan Kerangka ini memastikan bahwa pengambilan
untuk: risiko dilakukan secara terukur dan terkendali untuk
1. Mengelola seluruh risiko material yang melekat mendukung pencapaian kinerja yang berkelanjutan.
pada produk, aktivitas, dan inovasi Bank agar
tetap berada dalam batas risk appetite dan risk Penerapan Manajemen Risiko dijalankan melalui risk
tolerance yang telah ditetapkan. operating model yang mencakup tata kelola risiko,
2. Memberikan early warning yang memadai proses manajemen risiko, kebijakan manajemen
kepada Manajemen atas potensi risiko dan risiko, serta penggunaan alat (tools) dan metodologi
kerugian di masa mendatang, sehingga langkah yang memadai. Seluruh elemen tersebut dirancang
mitigasi dapat dilakukan secara tepat waktu dan untuk memastikan risiko dapat diidentifikasi,
efektif. diukur, dipantau, dan dikendalikan secara efektif di
3. Meningkatkan kualitas pengambilan keputusan seluruh aktivitas usaha Bank. Efektivitas penerapan
strategis melalui pendekatan yang sistematis kerangka kerja Manajemen Risiko juga didukung
dan berbasis informasi risiko yang andal dan oleh kecukupan infrastruktur teknologi informasi,
terkini. ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten
4. Menjaga dan meningkatkan kualitas Profil Risiko dan memadai, serta penguatan kesadaran risiko
BNI, baik secara individu, konsolidasi, maupun melalui internalisasi budaya risiko di seluruh jenjang
terintegrasi sebagai bagian dari Konglomerasi organisasi.
Keuangan, sesuai dengan ketentuan regulator.
Kerangka kerja Manajemen Risiko BNI secara keseluruhan digambarkan pada bagan berikut.
Strategi dan Tujuan Bisnis
Alignment
1 Strategi Risiko dan Risk Appetite
Risk Operating Model
Proses Manajemen Kebijakan Tools &
2 Tata Kelola Risiko 3 Risiko 4 Manajemen Risiko 5 Metodologi
6 Teknologi
KomiteInformasi
Audit
7 SDM & Risk Culture
Laporan Tahunan 2025
521
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 524
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
1. Strategi Risiko dan Risk Appetite Risk Appetite Statement BNI
Strategi Manajemen Risiko BNI dirumuskan Risk Appetite Statement (RAS) merupakan
secara tertulis dan komprehensif serta pernyataan tertulis yang menggambarkan
diselaraskan dengan strategi dan tujuan bisnis tingkat dan jenis risiko yang bersedia diambil
Bank. Strategi ini mempertimbangkan tingkat oleh BNI dalam rangka mencapai sasaran dan
risiko yang akan diambil (risk appetite) dan strategi bisnis Bank. RAS menjadi pedoman
toleransi risiko (risk tolerance) untuk memastikan utama dalam pengambilan keputusan agar
seluruh eksposur risiko dikelola secara terkendali sejalan dengan prinsip kehati-hatian dan
sesuai kebijakan internal dan ketentuan yang kapasitas risiko Bank.
berlaku.
RAS BNI disusun secara kualitatif dan
Penetapan strategi manajemen risiko bertujuan kuantitatif. RAS kualitatif mencerminkan arah
menjaga keseimbangan antara pertumbuhan pengelolaan risiko, termasuk target kinerja,
bisnis dan prinsip kehati-hatian, sehingga reputasi, dan kepatuhan, sedangkan RAS
BNI mampu mencapai sasaran usaha secara kuantitatif diterjemahkan ke dalam indikator
berkelanjutan dengan tetap menjaga stabilitas risiko terukur (risk appetite metrics) yang
keuangan. mencakup risk appetite dan risk tolerance.
Strategi manajemen risiko BNI berorientasi Eksposur risiko diukur dan dikendalikan
jangka panjang, bersifat komprehensif dalam dengan mengacu pada metodologi
mengelola risiko secara individu, konsolidasi pengukuran risiko, limit yang ditetapkan, serta
Perusahaan Anak, dan terintegrasi dalam kecukupan dan perencanaan permodalan,
Konglomerasi Keuangan BNI, serta didukung sehingga seluruh aktivitas bisnis BNI tetap
oleh kecukupan permodalan dan alokasi sumber berjalan secara terukur dan terkendali.
daya yang memadai. Penyusunan strategi ini
mempertimbangkan perkembangan ekonomi Tujuan Risk Appetite Statement (RAS)
dan industri, kondisi keuangan Bank, struktur Risk Appetite Statement (RAS) ditetapkan
organisasi dan infrastruktur pendukung, serta sebagai pedoman bagi Manajemen dan
bauran dan diversifikasi portofolio bisnis. pegawai dalam menentukan tingkat risiko
yang dapat diterima untuk mencapai
Sebagai bagian dari strategi tersebut, BNI sasaran strategis dan tujuan bisnis Bank.
menetapkan Pernyataan Selera Risiko (Risk RAS memastikan keselarasan antara
Appetite Statement) di tingkat korporat strategi bisnis, kebijakan manajemen risiko,
yang mencakup risk capacity, risk appetite, dan pengelolaan permodalan, sekaligus
risk tolerance, dan risk limit. Risk capacity mendukung pengambilan keputusan yang
mencerminkan kemampuan maksimum Bank lebih terukur dan konsisten. Penerapan RAS
dalam menanggung risiko sesuai kecukupan juga berperan dalam memperkuat budaya
modal dan likuiditas. Risk appetite menunjukkan risiko di seluruh organisasi melalui kesamaan
tingkat risiko yang bersedia diambil untuk pemahaman dan perilaku dalam menghadapi
mencapai tujuan strategis, risk tolerance risiko.
menetapkan batas maksimum yang dapat
diterima, sedangkan risk limit berfungsi sebagai RAS dikaji ulang secara berkala paling sedikit
alat pengendalian agar eksposur risiko tetap satu kali dalam satu tahun atau disesuaikan
berada dalam koridor yang ditetapkan. apabila terjadi perubahan signifikan pada
kondisi bisnis BNI.
Melalui strategi risiko dan risk appetite tersebut,
BNI memastikan setiap pengambilan keputusan BNI menetapkan risk appetite dan risk
bisnis dilakukan secara terukur, terkendali, dan tolerance yang selaras dengan sasaran
selaras dengan tujuan jangka panjang Bank. strategis Bank, yang digunakan sebagai
acuan tingkat risiko yang akan diambil Bank
dalam pencapaian sasaran bisnis. Adapun
Risk Appetite Statement (RAS) BNI tahun
2025, sebagai berikut:
522 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 525
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Jenis Risiko Risk Appetite Statement
Permodalan Memelihara modal sesuai dengan tingkat risiko dan di-review secara periodik
Rentabilitas Memelihara rentabilitas secara berkesinambungan dalam jangka panjang untuk mendukung
pertumbuhan permodalan dan kinerja Bank
Risiko Kredit a. Memelihara pertumbuhan kredit yang berkualitas fokus pada sektor prioritas. Pemberian kredit
kepada sektor industri dan kegiatan usaha berisiko tinggi dilakukan dengan sangat hati-hati dan
selektif
b. Mengelola risiko konsentrasi pada level yang menghasilkan return optimum
c. Meningkatkan kualitas kredit dan efektivitas pengelolaan kredit bermasalah
Risiko Pasar Memelihara tingkat risiko pasar sesuai ketentuan dengan tetap memperhatikan pencapaian target bisnis
Risiko Likuiditas Memelihara tingkat risiko likuiditas sesuai ketentuan dengan tetap memperhatikan pencapaian target
bisnis
Risiko a. Intolerance pada internal fraud
Operasional b. Integritas sepenuhnya terintegrasi ke dalam semua proses pengambilan keputusan dan perencanaan
c. Bank memiliki risk appetite yang rendah atas risiko operasional sehingga perlu perbaikan terus
menerus terhadap kualitas Identifikasi dan Pengendalian Risiko
d. Manajemen risiko yang kuat untuk keberlangsungan layanan IT
e. Menjaga implementasi proyek IT sesuai jadwal yang ditetapkan
f. Business Continuity Management (BCM) yang kuat untuk meminimalkan dampak external event
terhadap SDM, layanan dan aset BNI
Risiko Hukum Meminimalisir potensi kerugian akibat permasalahan hukum dalam kegiatan usaha BNI
Risiko Stratejik a. Menghasilkan pendapatan yang berkelanjutan dengan risiko yang terjaga
b. Memelihara kecukupan permodalan berada di atas ketentuan minimum regulator dan memenuhi
kebutuhan saat normal maupun krisis
c. Menjaga kinerja bisnis yang berkelanjutan dengan risiko yang terjaga
d. Menjaga Tingkat Kesehatan Bank minimal pada predikat Sehat
Risiko Kepatuhan Meminimalisir secara berkelanjutan denda dari Regulator sehingga menurun dari waktu ke waktu
Risiko Reputasi a. Memantau dan menjaga rating BNI agar tetap di level invesment grade
b. Meningkatkan kepercayaan dan persepsi positif melalui Customer Journey untuk mendukung
pertumbuhan bisnis
2. Tata Kelola Risiko
DEWAN KOMISARIS
Akuntabilitas terhadap pemangku kepentingan atas pengawasan organisasi
Peran Dewan Komisaris: Integritas, Kepemimpinan, dan Transparansi
DIREKSI AUDIT INTERNAL
AUDIT EKSTERNAL
Tindakan (termasuk pengelolaan risiko) untuk
mencapai tujuan-tujuan organisasi Asurans yang independen
Risk Taking Unit or 1st Line Roles Risk Control Unit or 2nd Line Roles Risk Assurance Unit or 3rd Line
Bertanggungjawab terhadap Bertanggungjawab dalam penyusunan Roles Bertanggungjawab dalam
risiko yang diambil, eksekusi framework, kebijakan, prinsip dan menilai secara independen
dan hasilnya (day to day risk metodologi pengelolaan risiko Bank. efektivitas implementasi
management & control). • Menyiapkan usulan strategi dan manajemen risiko.
• Bertanggungjawab kebijakan manajemen risiko • Melakukan audit intern secara
terhadap pengelolaan dan termasuk risk appetite dan limit. independen dan periodik
pengendalian risiko yang • Menyusun kerangka, kebijakan, terhadap implementasi
melekat pada aktivitas prinsip, perangkat, metodologi, dan manajemen risiko dan
keseharian (day to day) standar pengelolaan risiko. pengendalian intern.
bisnis atau fungsinya. • Sebagai risk oversight unit, • Menyusun rekomendasi
• Mengidentifikasi, melakukan agregasi dan pelaporan dan masukan/corrective
mengukur, memantau, risiko secara keseluruhan. action serta memantau
dan mengendalikan risiko • Memberikan advice atau pelaksanaannya.
yang melekat pada aktivitas rekomendasi kepada 1st Line Roles • Melaporkan hasil audit ke
bisnis/fungsi sesuai dengan dalam mengimplementasikan Komite Audit dan key stake
strategi/kebijakan/parameter kebijakan risiko sesuai kewenangan. holder sesuai kewenangan
risiko yang telah diterapkan • Melakukan eskalasi permasalahan/
oleh 2nd Line Roles keputusan penting ke Senior
Management/Direksi/Risk
Management Committee.
Legend:
Akuntabilitas, Delegasi, Mengarahkan, Menyediakan Keselarasan, Komunikasi,
Pelaporan Sumber Daya, dan Pengawasan Koordinasi, dan Kolaborasi
Laporan Tahunan 2025
523
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 526
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tata kelola risiko di BNI mengatur peran dan 3. Proses Manajemen Risiko
tanggung jawab, keterkaitan antar fungsi,
serta penetapan kebijakan untuk memastikan
risiko dikelola secara efektif, konsisten, dan
akuntabel. Penerapan tata kelola risiko dilakukan 1 2
berdasarkan konsep Three Lines Model sebagai Identifikasi
Risiko Pengukuran
kerangka pengendalian risiko yang terintegrasi
Risiko
di seluruh organisasi.
Dalam Three Lines Model, Lini Pertama (First Line)
3
merupakan unit bisnis dan fungsi operasional
(risk taking units) yang bertanggung jawab
langsung atas pengelolaan risiko dalam kegiatan
Pemantauan
Risiko
4
Pengendalian
sehari-hari. Lini ini memastikan bahwa setiap Risiko
aktivitas bisnis dilaksanakan sesuai dengan
kebijakan, prosedur, dan parameter risiko yang
telah ditetapkan. Proses manajemen risiko di BNI meliputi
identifikasi, pengukuran, pemantauan dan
Lini Kedua (Second Line) berperan sebagai pengendalian terhadap seluruh risiko secara
fungsi pengendalian risiko (risk control berkesinambungan terhadap seluruh faktor
functions), termasuk Satuan Kerja Manajemen risiko yang bersifat material.
Risiko dan fungsi kepatuhan, yang bertanggung
jawab dalam penyusunan kerangka, kebijakan, 1) Identifikasi Risiko
metodologi, serta pemantauan risiko secara BNI melakukan identifikasi risiko secara
independen dari kegiatan bisnis. Lini kedua proaktif dan berkesinambungan terhadap
juga memberikan arahan, rekomendasi, dan risk seluruh aktivitas bisnis untuk menganalisis
oversight kepada lini pertama serta mendukung sumber risiko, kemungkinan terjadinya risiko,
pengambilan keputusan manajemen. serta potensi dampaknya terhadap kinerja
dan keberlanjutan usaha Bank.
Lini Ketiga (Third Line) dijalankan oleh fungsi
Audit Internal yang memberikan asurans Proses identifikasi risiko dilaksanakan secara
independen atas efektivitas penerapan menyeluruh dengan memanfaatkan metode
manajemen risiko dan pengendalian intern. dan sistem yang memadai serta didukung oleh
Audit Internal melakukan evaluasi secara data dan informasi yang akurat, mutakhir, dan
berkala, menyampaikan rekomendasi perbaikan, relevan. Selain itu, BNI melakukan identifikasi
serta memantau tindak lanjut hasil audit sesuai risiko secara khusus terhadap setiap produk
dengan ketentuan yang berlaku. dan aktivitas baru guna memastikan bahwa
seluruh risiko yang melekat telah melalui
Penerapan Three Lines Model di BNI didukung proses manajemen risiko yang memadai
oleh fungsi pengendalian intern yang kuat, sebelum produk atau aktivitas tersebut
baik di tingkat Bank maupun Perusahaan Anak, diperkenalkan atau dijalankan.
untuk memastikan bahwa pengendalian yang
melekat (embedded controls) telah berjalan 2) Pengukuran Risiko
secara optimal. Dengan struktur tata kelola risiko Pengukuran risiko dilakukan untuk
ini, BNI memastikan adanya keseimbangan mengetahui besarnya eksposur risiko sebagai
antara pengambilan risiko, pengendalian, dan dasar pengendalian risiko serta untuk
pengawasan guna mendukung pencapaian keperluan perhitungan Kewajiban Penyediaan
tujuan bisnis yang berkelanjutan. Modal Minimum (KPMM). Pengukuran risiko
dilaksanakan secara berkala terhadap seluruh
produk, portofolio, dan aktivitas bisnis BNI
dengan menggunakan metodologi yang
sesuai dengan karakteristik dan kompleksitas
kegiatan usaha Bank.
524 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 527
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Sebagai pelengkap, BNI juga melaksanakan Operasional bekerja sama dengan Satuan
stress testing dengan berbagai skenario untuk Kerja Manajemen Risiko guna memastikan
mengestimasi potensi kerugian dalam kondisi efektivitas pengendalian dan perlindungan
pasar yang tidak normal. Stress testing terhadap eksposur risiko Bank.
bertujuan untuk menilai sensitivitas kinerja
Bank terhadap perubahan faktor risiko serta 4. Kebijakan Manajemen Risiko
mengidentifikasi potensi dampak signifikan BNI telah memiliki kebijakan Manajemen Risiko
terhadap portofolio BNI. yang komprehensif sebagai pedoman utama
dalam pengelolaan risiko dan pengendalian
3) Pemantauan Risiko intern di lingkungan Bank maupun Konglomerasi
Pemantauan risiko dilakukan secara Keuangan. Kebijakan tersebut mencakup
berkesinambungan untuk memastikan Kebijakan Umum Manajemen Risiko, Kebijakan
bahwa risiko telah dikelola secara efektif dan Umum Manajemen Risiko Terintegrasi dan
sesuai dengan kebijakan, prosedur, serta Permodalan Terintegrasi, serta Kebijakan Umum
batasan risiko yang ditetapkan. Pemantauan Sistem Pengendalian Intern. Seluruh kebijakan
mencakup evaluasi atas besarnya eksposur ini menjadi dasar dalam pelaksanaan aktivitas
risiko, tingkat toleransi risiko, kepatuhan usaha dengan fokus pada risiko-risiko yang
terhadap limit atau threshold, hasil stress relevan dan material terhadap kegiatan bisnis
testing, serta konsistensi pelaksanaan BNI.
kebijakan dan prosedur internal.
Untuk memastikan implementasi yang efektif,
Proses pemantauan dilakukan oleh Satuan kebijakan Manajemen Risiko dijabarkan ke
Kerja Operasional sebagai risk taking unit dalam Prosedur Manajemen Risiko yang bersifat
dan Satuan Kerja Manajemen Risiko sebagai operasional dan digunakan sebagai acuan oleh
risk control unit sesuai dengan peran dan seluruh Unit Pengelola Risiko dalam menjalankan
tanggung jawab masing-masing. Hasil pengelolaan risiko secara konsisten. Prosedur
pemantauan disusun dalam bentuk laporan tersebut didokumentasikan secara memadai
yang disampaikan secara berkala kepada guna mendukung penerapan manajemen risiko
Manajemen dan Regulator secara akurat, yang terstruktur dan dapat ditelusuri.
lengkap, dan tepat waktu, serta didukung
oleh sistem dan prosedur backup untuk Selanjutnya, Prosedur Manajemen Risiko
memastikan keberlangsungan proses dijabarkan lebih rinci ke dalam Petunjuk Teknis
pemantauan risiko. Manajemen Risiko yang mengatur tata cara
pelaksanaan manajemen risiko untuk produk
4) Pengendalian Risiko dan/atau aktivitas tertentu. Kebijakan, Prosedur,
Pengendalian risiko difokuskan pada dan Petunjuk Teknis Manajemen Risiko tersebut
risiko-risiko yang berpotensi mengganggu dikaji ulang secara berkala dan disesuaikan
kelangsungan usaha Bank. Proses dengan perkembangan regulasi, dinamika bisnis,
pengendalian risiko disesuaikan dengan serta kebutuhan pengelolaan risiko Bank.
tingkat eksposur risiko, risk appetite, risk
tolerance, serta limit risiko yang berlaku. 5. Tools dan Metodologi
Sistem pengendalian risiko disusun secara Dalam menerapkan manajemen risiko, BNI
memadai dan selaras dengan kebijakan serta telah dilengkapi dengan berbagai tools dan
prosedur yang telah ditetapkan. metodologi, termasuk penerapan Model
Risk Management (MRM) sebagai kerangka
Dalam pelaksanaannya, mekanisme lindung pengelolaan risiko model, guna meningkatkan
nilai (hedging) dan langkah-langkah mitigasi kualitas penerapan manajemen risiko. Beberapa
risiko dilaksanakan oleh Satuan Kerja tools dan metodologi yang telah diterapkan,
antara lain namun tidak terbatas pada:
Laporan Tahunan 2025
525
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 528
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
1) Risiko Kredit • Internal Rating System (IRS 2.0), merupakan aplikasi untuk menilai eksposur risiko kredit dari
setiap debitur
• RM Tools, aplikasi untuk meningkatkan efisiensi proses kredit dengan digitalisasi dari
berbagai proses agar lebih terintegrasi sehingga mampu mengoptimalkan sales journey RM
• Loan Management System (LMS), merupakan tools penyempurnaan digitalisasi kredit
secara end to end untuk mempermudah dan mempercepat proses akuisisi debitur, serta
memperkuat proses underwriting lebih standar dengan risiko yang terukur
• Single Integrated Monitoring (SIMON), merupakan tools Monitoring debitur sebagai early
warning system untuk mendeteksi debitur yang berpotensi bermasalah serta melakukan
monitor atas action plan-nya
• Central Limit System, sebagai one stop information terkait limit dan facility grade untuk
setiap debitur atau grup
2) Risiko Pasar Treasury Management System (TMS) Murex merupakan aplikasi yang digunakan untuk
pemantauan risiko pasar.
3) Risiko Operasional New Periskop yang di dalamnya mencakup modul Risk Control Self-Assessment (RCSA),
Operational Risk Event (ORE), dan Business Continuity Management (BCM)
6. Teknologi Informasi risiko berperan sebagai perekat organisasi
Penerapan Manajemen Risiko di BNI didukung yang menyatukan cara pandang pegawai
oleh kecukupan Teknologi Informasi yang dalam menghadapi risiko, sehingga sangat
memadai untuk memastikan proses pengelolaan memengaruhi efektivitas penerapan manajemen
risiko berjalan secara efektif, terintegrasi, dan risiko serta pencapaian kinerja Bank secara
berkelanjutan. Teknologi Informasi berperan berkelanjutan.
sebagai enabler utama dalam penyediaan tools,
metodologi, serta sistem pendukung Manajemen Dalam rangka meningkatkan risk culture dan
Risiko yang andal, termasuk dalam pengolahan risk awareness, selama tahun 2025 BNI telah
data risiko, pemantauan eksposur risiko, dan melaksanakan berbagai inisiatif dan program
penyusunan pelaporan risiko secara tepat waktu. budaya risiko, antara lain:
1. Peningkatan Operational Risk Awareness
Pengelolaan dan pengembangan sistem Dilakukan melalui kegiatan sosialisasi secara
Teknologi Informasi Manajemen Risiko didukung berkelanjutan dalam berbagai bentuk,
oleh Satuan Kerja Teknologi Informasi (SKTI) antara lain video edukasi, poster, wallpaper
yang bertanggung jawab dalam memberikan Personal Computer (PC), buletin internal,
arahan strategis, perencanaan, hingga eksekusi serta pelatihan manajemen risiko baik secara
implementasi inisiatif Teknologi Informasi BNI. daring maupun luring.
SKTI memastikan bahwa inisiatif TI selaras
dengan kebutuhan bisnis dan manajemen risiko, 2. Culture Reinforcement Program
serta mendukung integrasi sistem, keandalan Melanjutkan pelaksanaan Culture
infrastruktur, dan keamanan informasi. Reinforcement Program berbasis peer
learning yang didukung oleh digital
Melalui dukungan Teknologi Informasi yang kuat, engagement tools. Program ini bertujuan
BNI mampu meningkatkan kualitas pengelolaan memastikan nilai-nilai perusahaan (Corporate
risiko, memperkuat pengambilan keputusan Values) terinternalisasi secara konsisten di
berbasis data, serta memastikan bahwa proses seluruh jenjang organisasi, serta diterapkan
manajemen risiko dapat beradaptasi terhadap dalam aktivitas sehari-hari dan pengambilan
dinamika bisnis, perkembangan teknologi, dan keputusan bisnis.
tuntutan regulasi yang terus berkembang.
3. Peningkatan Awareness Risiko Siber
7. Sumber Daya Manusia (SDM) dan Risk Culture Dilakukan melalui uji coba pengiriman
Salah satu fokus utama BNI dalam meningkatkan phishing email secara berkala untuk mengukur
kualitas penerapan Manajemen Risiko adalah tingkat kewaspadaan pegawai terhadap
melalui penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) ancaman siber. Pegawai yang teridentifikasi
dan pengembangan budaya risiko (risk culture) memerlukan peningkatan pemahaman akan
yang kuat dan berkelanjutan. Budaya risiko mengikuti pelatihan atau sosialisasi khusus
merupakan refleksi kolektif dari nilai, persepsi, terkait keamanan informasi dan pencegahan
sikap, dan perilaku seluruh pegawai BNI dalam serangan siber.
memahami dan mengelola risiko. Budaya
526 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 529
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
4. Peningkatan Awareness Risiko ESG PROSES MANAJEMEN RISIKO
Dilaksanakan melalui kampanye internal, TERINTEGRASI
antara lain poster dan imbauan pengurangan
konsumsi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), Sebagai PIKK, BNI bersama seluruh Lembaga
sebagai bagian dari penguatan kesadaran Jasa Keuangan (LJK) anggota Konglomerasi
terhadap pengelolaan risiko Lingkungan, Keuangan BNI menerapkan proses Manajemen
Sosial, dan Tata Kelola (LST). Risiko Terintegrasi untuk mengelola seluruh
risiko material yang dapat memengaruhi kinerja,
5. Pendampingan Penerapan Manajemen Risiko stabilitas, dan kelangsungan usaha konglomerasi
di Perusahaan Anak secara keseluruhan. Proses ini dilaksanakan secara
Meliputi pelaksanaan Penilaian Risk Maturity konsisten dan selaras dengan ketentuan regulator.
Index (RMI) Tahun 2025 atas kinerja Tahun
2024, serta pendampingan berkelanjutan 1. Identifikasi Risiko Terintegrasi
untuk meningkatkan kualitas penerapan Konglomerasi Keuangan BNI mengelola 10
manajemen risiko di Perusahaan Anak. (sepuluh) jenis risiko secara terintegrasi, meliputi
Risiko Kredit, Risiko Pasar, Risiko Operasional,
6. Pemantauan Penerapan Manajemen Risiko di Risiko Likuiditas, Risiko Hukum, Risiko Stratejik,
Perusahaan Anak Risiko Reputasi, Risiko Kepatuhan, Risiko
Dilakukan melalui site visit ke Perusahaan Anak Transaksi Intra-Grup, dan Risiko Asuransi.
guna memastikan efektivitas implementasi Identifikasi risiko dilakukan secara disiplin
manajemen risiko serta memperkuat budaya dan terstruktur dengan menggunakan data
risiko di lingkungan Konglomerasi Keuangan dan informasi yang lengkap, akurat, dan
BNI. relevan, guna memperkuat ketahanan usaha,
meningkatkan kualitas pengambilan keputusan,
7. Pendampingan Manajemen Risiko di Kantor serta memastikan penerapan prinsip kehati-
Luar Negeri (KLN) hatian dan tata kelola yang baik.
Dilaksanakan melalui penyampaian Risk
Pulse Analysis kepada seluruh Kantor Luar 2. Pengukuran Risiko Terintegrasi
Negeri sebagai sarana pemantauan risiko Pengukuran risiko terintegrasi dilakukan melalui
dan peningkatan kesadaran risiko secara penilaian Profil Risiko Terintegrasi, penetapan
konsisten di jaringan internasional BNI. Risk Appetite Statement Terintegrasi, Limit Risiko
Terintegrasi, Leading Risk Indicator seluruh LJK
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO anggota, KPMM Terintegrasi, serta pelaksanaan
TERINTEGRASI stress testing terintegrasi. Seluruh entitas
anggota mendukung ketersediaan data yang
BNI menerapkan Manajemen Risiko Terintegrasi diperlukan secara tepat waktu. Pengukuran risiko
untuk memastikan seluruh risiko yang melekat dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi
dalam Konglomerasi Keuangan BNI dapat dikelola terkini dan pendekatan forward looking untuk
secara menyeluruh, konsisten, dan selaras dengan menangkap potensi risiko lintas entitas secara
strategi serta tujuan bisnis grup. Pendekatan lebih komprehensif.
terintegrasi ini bertujuan untuk mengantisipasi
potensi dampak risiko lintas entitas yang dapat 3. Pemantauan Risiko Terintegrasi
memengaruhi kinerja, stabilitas keuangan, dan BNI sebagai PIKK melakukan pemantauan
kelangsungan usaha BNI secara keseluruhan. Risiko Terintegrasi berdasarkan hasil penilaian
Profil Risiko masing-masing LJK, Profil Risiko
Per 31 Desember 2025, penerapan Manajemen Terintegrasi, Leading Risk Indicator, Risk Appetite
Risiko Terintegrasi mencakup seluruh entitas Statement Terintegrasi, Limit Risiko Terintegrasi,
dalam Konglomerasi Keuangan BNI, antara lain serta KPMM Terintegrasi.
BNI Finance, BNI Life, BNI Sekuritas, BNI Asset
Management, BNI Securities Pte. Ltd., hibank, BNI Pemantauan dilakukan melalui on site visit dan
Remittance, BNI Ventures, Dana Pensiun BNI, Dana off site review dengan fokus pada risiko signifikan
Pensiun Lembaga Keuangan BNI, serta Asuransi Tri dan kecukupan perangkat manajemen risiko
Pakarta. di masing-masing entitas. Untuk memperkuat
koordinasi dan evaluasi, BNI menyelenggarakan
Forum Pemantauan Terintegrasi Konglomerasi
Keuangan sebagai mekanisme pengawasan
terpadu lintas entitas.
Laporan Tahunan 2025
527
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 530
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
4. Pengendalian Risiko Terintegrasi d. Prosedur penyusunan dan evaluasi Profil
Pengendalian risiko terintegrasi difokuskan Risiko Terintegrasi
pada risiko yang berpotensi mengganggu e. Prosedur Manajemen Risiko Transaksi Intra-
kelangsungan usaha Konglomerasi Keuangan Grup
BNI. Pengendalian dilakukan secara menyeluruh f. Prosedur pengelolaan Permodalan
dan berkesinambungan melalui penetapan limit Terintegrasi
risiko terintegrasi di tingkat konglomerasi, per g. Prosedur Leading Risk Indicator Terintegrasi
jenis risiko, dan per LJK anggota, penetapan h. Prosedur pengelolaan risiko untuk Lini Bisnis
metode mitigasi yang sesuai, mekanisme Baru
eskalasi atas pelampauan limit, serta tindak i. Prosedur Stress Testing Terintegrasi
lanjut (corrective action) atas hasil pemantauan j. Prosedur penguatan Budaya Risiko
dan keputusan Komite Manajemen Risiko Terintegrasi
Terintegrasi (KMRT).
Seluruh kebijakan dan prosedur Manajemen Risiko
Efektivitas pengendalian risiko terintegrasi dikaji Terintegrasi tersebut dikaji ulang secara berkala
ulang secara berkala dan diperkuat melalui dan disesuaikan dengan perkembangan regulasi,
koordinasi intensif antar fungsi manajemen dinamika bisnis, serta profil risiko Konglomerasi
risiko di tingkat entitas induk dan anggota Keuangan BNI, guna memastikan efektivitas
konglomerasi. penerapannya secara berkelanjutan.
Melalui penerapan proses Manajemen Risiko PELAKSANAAN IMPLEMENTASI BASEL
Terintegrasi yang disiplin dan adaptif, BNI
berupaya menjaga kesinambungan usaha, BNI secara konsisten menerapkan kerangka Basel
melindungi kepentingan pemangku kepentingan, sebagai bagian dari penguatan Manajemen Risiko
serta memperkuat ketahanan Konglomerasi dan ketahanan permodalan Bank. Implementasi
Keuangan dalam menghadapi dinamika risiko tersebut dilakukan secara bertahap dan selaras
lintas entitas. dengan ketentuan regulator serta praktik terbaik
internasional, dengan cakupan utama sebagai
KEBIJAKAN DAN PROSEDUR berikut:
Dalam penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi, 1. Integrasi Basel dengan Strategi dan Tata Kelola
BNI sebagai PIKK menetapkan kebijakan dan Bank
prosedur yang menjadi pedoman bagi seluruh BNI memastikan bahwa implementasi Basel tidak
Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dalam Konglomerasi hanya berfungsi sebagai pemenuhan ketentuan
Keuangan BNI, guna memastikan pengelolaan regulator, tetapi juga terintegrasi dengan tata
risiko dilakukan secara konsisten, terkoordinasi, dan kelola, strategi bisnis, dan proses pengambilan
terintegrasi. keputusan Bank. Kerangka Basel digunakan
sebagai acuan dalam menjaga keseimbangan
Kebijakan dan prosedur tersebut meliputi: antara pertumbuhan usaha, profil risiko, dan
1. Kebijakan Umum Manajemen Risiko Terintegrasi ketahanan permodalan secara berkelanjutan.
dan Permodalan Terintegrasi
Kebijakan ini menjadi landasan utama dalam 2. Keterkaitan Basel dengan Risk Appetite dan
pengelolaan risiko dan permodalan secara Manajemen Permodalan
terintegrasi di tingkat konglomerasi, termasuk Hasil implementasi Basel, termasuk ICAAP,
pengaturan prinsip, kerangka kerja, serta pengelolaan risiko kredit, pasar, likuiditas, dan
pendekatan pengendalian risiko lintas entitas. operasional, menjadi dasar dalam penetapan
risk appetite, perencanaan permodalan, serta
2. Prosedur Manajemen Risiko Terintegrasi alokasi modal yang efisien. Dengan pendekatan
Prosedur ini disusun sebagai pedoman ini, setiap keputusan bisnis mempertimbangkan
operasional dalam pelaksanaan Manajemen dampaknya terhadap profil risiko dan kecukupan
Risiko Terintegrasi dan mencakup, antara lain: modal Bank.
a. Pengaturan organisasi, akuntabilitas,
serta jenjang delegasi kewenangan dalam 3. Penguatan Kualitas Data, Metodologi, dan
Manajemen Risiko Terintegrasi Sistem Pendukung
b. Prosedur penetapan dan pemantauan Risk BNI secara berkelanjutan memperkuat kualitas
Appetite Statement Terintegrasi data, metodologi, dan sistem pendukung
c. Prosedur penetapan dan pengelolaan Limit
Risiko Terintegrasi
528 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 531
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
pengukuran risiko untuk memastikan perhitungan JENIS RISIKO DAN CARA PENGELOLAANNYA
ATMR, stress testing, serta pelaporan permodalan
dilakukan secara akurat, konsisten, dan tepat BNI mengelola 8 (delapan) jenis risiko pada tingkat
waktu. Upaya ini sejalan dengan prinsip Basel Bank dan 10 (sepuluh) jenis risiko pada tingkat
terkait risk data aggregation and risk reporting Konglomerasi Keuangan. Jenis risiko yang dikelola
guna mendukung pengambilan keputusan yang meliputi risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas,
andal. risiko operasional, risiko hukum, risiko stratejik,
risiko reputasi, dan risiko kepatuhan. Khusus
4. Penerapan Stress Testing sebagai Alat pada tingkat Konglomerasi Keuangan, cakupan
Manajemen Risiko pengelolaan risiko diperluas dengan risiko transaksi
Pelaksanaan stress testing dalam kerangka Basel intra-group dan risiko asuransi, guna memastikan
dimanfaatkan tidak hanya untuk memenuhi pengelolaan risiko yang terintegrasi, konsisten, dan
kebutuhan pengawasan, tetapi juga sebagai selaras di seluruh entitas dalam grup.
alat manajemen untuk mengidentifikasi potensi
kerentanan Bank terhadap skenario tekanan. Hasil PENGELOLAAN RISIKO KREDIT
stress testing digunakan sebagai bahan evaluasi
dalam penguatan permodalan, likuiditas, serta Risiko kredit merupakan risiko kerugian yang timbul
strategi mitigasi risiko. akibat kegagalan pihak lain dalam memenuhi
kewajibannya kepada Bank, termasuk risiko
5. Peran Aktif Direksi dan Dewan Komisaris konsentrasi kredit, risiko pihak lawan (counterparty
Direksi dan Dewan Komisaris secara aktif credit risk), risiko settlement, dan risiko negara
memantau implementasi Basel melalui (country risk). Risiko ini terutama bersumber
pembahasan berkala atas indikator permodalan dari aktivitas penyaluran kredit yang merupakan
dan risiko, antara lain KPMM, capital buffer, eksposur utama dalam kegiatan usaha BNI, selain
leverage ratio, LCR, NSFR, serta hasil stress transaksi surat berharga, pembiayaan perdagangan,
testing. Pengawasan ini memastikan bahwa transaksi antarbank, serta komitmen dan kontinjensi
kebijakan permodalan dan pengelolaan risiko lainnya.
tetap selaras dengan profil risiko Bank dan
dinamika lingkungan usaha. Sepanjang tahun 2025, perekonomian global masih
diwarnai ketidakpastian, meskipun tekanan pasar
6. Persiapan Penguatan Pengelolaan Risiko keuangan relatif lebih terkendali dibandingkan
Likuiditas melalui ILAAP periode sebelumnya. Di tengah risiko global yang
Sejalan dengan perkembangan standar masih berlanjut, stabilitas inflasi dan daya tahan
internasional, BNI mempersiapkan penerapan permintaan domestik memberikan dukungan
Internal Liquidity Adequacy Assessment Process terhadap aktivitas perbankan nasional. Dalam
(ILAAP) sebagai pelengkap ICAAP. ILAAP menjadi kondisi tersebut, BNI menerapkan pertumbuhan
bagian dari penguatan pengelolaan risiko kredit secara selektif dan prudent dengan fokus
likuiditas yang lebih komprehensif dan forward pada sektor dan nasabah berkualitas tinggi serta
looking, serta mendukung kesinambungan usaha penguatan manajemen risiko kredit.
Bank dalam berbagai kondisi.
Pertumbuhan kredit BNI pada 2025 didorong
7. Evaluasi dan Penyempurnaan Berkelanjutan terutama oleh segmen Korporasi, disertai
BNI secara berkelanjutan melakukan evaluasi dan pertumbuhan yang terukur pada segmen
penyempurnaan atas implementasi Basel untuk Konsumer. Strategi penyaluran kredit dilakukan
memastikan keselarasan dengan perkembangan dengan mengedepankan pendekatan relationship-
regulasi, kondisi ekonomi, dan dinamika based banking, pemilihan sektor prioritas, serta
bisnis. Pendekatan ini memperkuat ketahanan pengelolaan konsentrasi portofolio guna menjaga
permodalan, meningkatkan kepercayaan keseimbangan antara pertumbuhan dan risiko.
pemangku kepentingan, serta mendukung posisi
BNI sebagai bank yang prudent, resilien, dan Kualitas kredit BNI menunjukkan perbaikan yang
berdaya saing berkelanjutan, tercermin dari tren penurunan rasio
Non-Performing Loan (NPL) dan membaiknya rasio
Loan at Risk (LaR). Perbaikan tersebut didukung
oleh disiplin penerapan manajemen risiko kredit,
mulai dari proses akuisisi, pemantauan portofolio
secara berkelanjutan, hingga penanganan dan
Laporan Tahunan 2025
529
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 532
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
penyelesaian kredit bermasalah. Sejalan dengan Kebijakan dan Prosedur
itu, BNI tetap menjaga kecukupan pencadangan BNI menetapkan kebijakan dan prosedur
melalui rasio coverage yang memadai sebagai manajemen risiko kredit untuk mendukung
langkah antisipatif terhadap potensi risiko di masa penyaluran kredit yang sehat, pengendalian risiko,
mendatang. serta penanganan kredit bermasalah. Kebijakan
dan prosedur tersebut menjadi dasar pelaksanaan
Untuk memperkuat pengelolaan risiko kredit secara proses perkreditan secara end-to-end dengan tetap
end-to-end, BNI terus menyempurnakan kerangka menjaga keseimbangan antara kualitas kredit dan
manajemen risiko kredit melalui penetapan risk pencapaian target bisnis.
acceptance criteria, penguatan analisis kelayakan
kredit, serta pemanfaatan sistem pemantauan dan Sebagai pedoman utama, BNI memiliki Kebijakan
early warning system. Upaya tersebut dilakukan Perkreditan Bank (KPB) yang ditetapkan melalui
untuk meningkatkan kualitas pengambilan Forum Komite Kebijakan Perkreditan dan Bisnis serta
keputusan, mempercepat langkah mitigasi, serta disetujui oleh Dewan Komisaris. KPB selanjutnya
memastikan ketahanan portofolio kredit BNI tetap dijabarkan ke dalam Pedoman Perusahaan
terjaga secara berkelanjutan. Perkreditan dan berbagai prosedur perkreditan
sesuai segmen bisnis dan produk, termasuk
Tata Kelola dan Organisasi Korporasi, Komersial, Kecil, Konsumer, Kartu Kredit,
BNI menerapkan four eyes principles dalam proses Trade Finance, serta Kantor Luar Negeri.
perkreditan melalui mekanisme persetujuan
oleh Komite Kredit, yang melibatkan pejabat dari Selain itu, BNI memiliki Kebijakan Umum
unit bisnis dan unit risiko sesuai kewenangan Manajemen Risiko yang diturunkan ke dalam
yang ditetapkan. Dalam struktur ini, unit bisnis Prosedur Manajemen Risiko Kredit dan Petunjuk
dan unit risiko berperan sebagai first line (risk Teknis, antara lain pengaturan limit eksposur kredit,
owner) yang bertanggung jawab atas pengelolaan internal rating dan scoring system, stress testing
dan pengendalian risiko kredit dalam aktivitas risiko kredit, perhitungan ATMR, serta validasi
operasional sehari-hari. model. Seluruh kebijakan dan prosedur tersebut
telah dibakukan dalam Pedoman Perusahaan dan
Dari aspek organisasi, BNI melakukan tersedia secara digital melalui BNI e-PP, sebagai
penyempurnaan kewenangan pemutusan kredit acuan yang konsisten bagi seluruh unit kerja.
melalui penambahan fungsi Senior Business
Executive (SBX) dan Senior Credit Risk Executive Proses Manajemen Risiko
(SCX) pada segmen Korporasi, Enterprise, Proses manajemen risiko kredit diterapkan secara
Commercial, serta unit Remedial Recovery, guna menyeluruh dalam seluruh siklus perkreditan BNI,
memperkuat kualitas pengambilan keputusan kredit mulai dari perencanaan dan pemasaran kredit
melalui keseimbangan peran bisnis dan risiko. hingga pelunasan. Penerapan dilakukan secara
berkesinambungan melalui tahapan perencanaan
Untuk mempercepat perbaikan kualitas kredit, BNI strategi, pemahaman nasabah, pengelolaan
membentuk Tim Optimalisasi Penanganan Loan portofolio, pemrosesan dan administrasi kredit,
at Risk (LaR) yang berfokus pada pemantauan dan serta pemantauan dan optimalisasi portofolio.
penanganan debitur berisiko secara lebih dini dan
intensif. Peran ini diperkuat oleh Unit Remedial Pada tingkat operasional, manajemen risiko
Recovery melalui pelaksanaan remedial action yang kredit dijalankan oleh Unit Bisnis dan Unit Risiko
lebih awal guna memitigasi potensi peningkatan Bisnis melalui tahapan identifikasi, pengukuran,
risiko kredit. pemantauan, dan pengendalian risiko. Proses ini
didukung oleh verifikasi data debitur, penggunaan
Satuan Kerja Manajemen Risiko bersama unit Tata scoring dan rating, pemantauan melalui early
Kelola Kebijakan menjalankan peran second line warning system, serta pengendalian risiko melalui
melalui penyusunan kebijakan dan prosedur kredit, penetapan limit, covenant, dan langkah mitigasi
penetapan limit kewenangan, pengembangan lainnya.
sistem rating dan scoring, serta pemantauan
portofolio kredit. Sementara itu, Satuan Kerja Audit 1. Identifikasi Risiko Kredit
Internal sebagai third line melakukan pengawasan Identifikasi risiko kredit dilakukan secara
melalui immediately post review dan pemeriksaan berkala untuk menganalisis sumber dan
secara sampling untuk memastikan efektivitas tata potensi risiko kredit yang dapat berdampak
kelola, kepatuhan, dan kualitas kredit tetap terjaga. terhadap pencapaian sasaran Bank, dengan
mempertimbangkan karakteristik produk dan
aktivitas bisnis. Identifikasi dilakukan pada
tingkat individual dan portofolio.
530 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 533
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pada tingkat individual, identifikasi risiko memastikan kualitas kredit, kepatuhan terhadap
dilakukan melalui analisis prospek usaha, perjanjian kredit (covenant), kecukupan agunan,
kinerja keuangan, dan kemampuan bayar serta deteksi dini migrasi kredit ke kategori
debitur. Sementara itu, pada tingkat portofolio, bermasalah sehingga corrective action dapat
identifikasi difokuskan pada risiko konsentrasi dilakukan lebih cepat dan tepat.
kredit dengan mempertimbangkan faktor
idiosinkratik debitur serta faktor sistematik Pada level portofolio, BNI memantau
seperti kondisi ekonomi makro dan dinamika pertumbuhan kredit, kualitas aset, dan konsentrasi
pasar, termasuk melalui analisis risiko industri eksposur dibandingkan Loan Exposure Limit (LEL),
pada sektor-sektor ekonomi prioritas. Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK), limit
counterparty serta limit negara (Country Exposure
2. Pengukuran Risiko Kredit Limit). Pendekatan ini memastikan risiko kredit
Pengukuran risiko kredit merupakan bagian tetap berada dalam koridor risk appetite dan limit
integral dari penerapan manajemen risiko yang telah disetujui Direksi.
kredit untuk menghitung eksposur risiko dan
memperkirakan potensi kerugian yang dapat Pemantauan diperkuat oleh ekosistem risk
timbul. Hasil pengukuran ini digunakan sebagai monitoring tools bankwide, termasuk SIMON
dasar dalam pengendalian risiko kredit serta (Single Integrated Monitoring), Dashboard
perencanaan permodalan Bank. BNIMove, RM Tools (Connect), serta Behavior
& Collection Modelling. BNI juga terus
Dalam proses perkreditan, BNI menggunakan meningkatkan kapabilitas untuk mendukung
Internal Rating System untuk segmen wholesale seluruh proses manajemen risiko kredit dengan
guna menilai dan memantau perubahan profil pengembangan Loan Monitoring System (LMS)
risiko debitur secara dini. Sementara itu, untuk untuk segmen Wholesale dan Retail, guna
segmen ritel, BNI menerapkan sistem scoring mempercepat pengambilan keputusan berbasis
yang mencakup application score, behavior data risiko dan respons manajemen yang lebih
score, dan collection score sebagai alat analisis proaktif.
kualitas debitur, pemantauan risiko, serta
optimalisasi proses penagihan. 4. Pengendalian Risiko Kredit
BNI menerapkan pengendalian risiko kredit
Untuk mengendalikan risiko konsentrasi secara disiplin dan forward looking untuk
portofolio, BNI menetapkan Loan Exposure Limit mencegah kerugian yang lebih dalam, baik pada
(LEL) berdasarkan sektor ekonomi dan segmen eksposur individual maupun portofolio. Strategi
bisnis, serta Country Exposure Limit (CEL) untuk pengendalian mencakup penerapan mitigasi
membatasi eksposur lintas negara. Penilaian berbasis agunan, penetapan limit dan covenant,
risiko industri didukung oleh Industry Risk Rating pengelolaan konsentrasi dalam Rencana Bisnis
(IRR), standar rasio keuangan, serta penetapan Bank, serta mekanisme eskalasi dan corrective
sektor ekonomi prospektif dan industry risk action apabila terjadi pelampauan limit atau
appetite sebagai pedoman ekspansi kredit yang penurunan kualitas kredit.
prudent.
Evaluasi efektivitas pengendalian dilakukan
Dalam rangka pemenuhan kecukupan secara berkala di forum Komite Manajemen Risiko
permodalan, BNI menghitung Aset Tertimbang & Anti-Fraud Sub Komite Manajemen Risiko (KRA-
Menurut Risiko (ATMR) Risiko Kredit RMC), sebagai mekanisme challenge, koordinasi
menggunakan Pendekatan Standar (Standardized tindak lanjut, dan pemantauan implementasi
Approach) sesuai ketentuan regulator. Selain itu, action plan seperti perbaikan debitur Loan at
BNI secara berkala melaksanakan stress testing Risk (LaR), sektor prioritas, maupun portfolio
risiko kredit untuk mengukur sensitivitas kinerja berkonsentrasi tinggi. Hal ini memastikan setiap
dan kecukupan modal terhadap skenario tekanan, keputusan dan mitigasi risiko memiliki dampak
serta sebagai dasar penyusunan langkah mitigasi nyata terhadap stabilitas kualitas kredit dan
apabila teridentifikasi potensi kerentanan. ketahanan modal Bank.
3. Pemantauan Risiko Kredit 5. Sistem Informasi Manajemen Risiko Kredit
BNI melakukan pemantauan risiko kredit secara Sebagai pilar pendukung, BNI memiliki sistem
berkelanjutan terhadap seluruh eksposur, dengan informasi manajemen risiko kredit untuk
prioritas pada risiko yang bersifat material dan mendukung pemantauan dan pengambilan
berpotensi menimbulkan kerugian. Pemantauan keputusan Direksi. Cakupan sistem informasi
dilakukan di level individual dan portofolio untuk risiko kredit meliputi pemantauan portofolio
kredit dan kualitas aset, pencadangan, remedial
Laporan Tahunan 2025
531
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 534
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
recovery, perhitungan ATMR untuk Risiko Kredit, • Credit Concentration tools, untuk mengendalikan
serta stress testing solvency dan credit portfolio konsentrasi portofolio dengan menetapkan limit
resilience. BNI juga terus memperkuat risk data penyaluran kredit yang selaras dengan risk
aggregation, otomatisasi pelaporan risiko, serta appetite dan risk tolerance, termasuk house limit
visualisasi dashboard berbasis indikator risiko yang lebih konservatif sebagai mitigasi tambahan
utama. terhadap potensi pelampauan BMPK serta Loan
Exposure Limit (LEL) per sektor ekonomi untuk
Perangkat dan Metode menjaga diversifikasi dan batas konsentrasi
BNI memiliki ekosistem pengukuran dan risiko. Dengan kerangka ini, ekspansi kredit BNI
pengendalian risiko kredit yang mencakup model diarahkan pada sektor dan debitur berkualitas,
rating untuk segmen wholesale, enterprise dan terdiversifikasi, serta mendukung pertumbuhan
commercial serta sistem scoring untuk segmen yang sehat dan berkelanjutan sesuai arahan
ritel produktif sampai dengan Rp10 miliar. Direksi.
Model Internal Rating System (IRB/IRS 2.0) telah • Stress testing risiko kredit yang dilakukan berkala
mempertimbangkan faktor ESG dalam parameter dan insidentil sesuai kebutuhan pengawasan,
risiko, sementara credit scoring digunakan untuk guna menguji sensitivitas portofolio terhadap
seleksi, early warning, dan optimalisasi proses perubahan makro (harga komoditas, suku bunga,
collection. nilai tukar, dan potensi credit shock pada sektor
prioritas), sekaligus menyiapkan langkah koreksi
Untuk meningkatkan kualitas penerapan risiko strategi ex-ante.
kredit, BNI memperkuat kapabilitas model dan • Digital credit documentation melalui e-PAK,
sistem keputusan kredit secara bertahap, terutama memastikan embedded control, data lineage,
melalui: approval evidence, dan audit trail yang jelas atas
• Penguatan model Internal Rating Based (IRB) proses kredit.
beserta struktur sistem pemeringkatan internalnya
untuk meningkatkan kualitas keputusan kredit Pembentukan Cadangan Kerugian
dan ketahanan portofolio. Enhancement ini Penurunan Nilai (CKPN)
memperluas penggunaan model sebagai dasar Pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan
penetapan harga dan evaluasi kinerja berbasis Nilai (CKPN) BNI mengikuti implementasi dari
risiko, serta pengelolaan portofolio kredit yang Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)
lebih efisien dan terukur. Penyempurnaan IRB No. 109 “Instrumen Keuangan” sebagai standar
juga memperkuat fungsi pemantauan debitur di akuntansi yang mengatur tentang instrumen
segmen wholesale secara lebih dini melalui early keuangan dan berlaku efektif per tanggal 1 Januari
warning, sekaligus menjadi basis perhitungan 2020. PSAK 109 mensyaratkan penyertaan informasi
pencadangan yang lebih presisi dan selaras yang berkaitan dengan kejadian masa lalu, kondisi
dengan standar akuntansi domestik yang relevan. saat ini dan perkiraan kondisi ekonomi masa
• Implementasi IDEAS (Integrated Decision & depan. Proyeksi perubahan kerugian kredit harus
Automation System), sebagai decision engine mencerminkan perubahan kondisi terkait pada
yang mendorong credit processing lebih cepat satu periode. Perhitungan pengakuan kerugian atas
dan adaptif, dengan credit scorecard berbasis risiko di masa mendatang (Expected Credit Loss/
data nasabah secara end-to-end (pipeline insight, ECL) membutuhkan estimasi forward looking dari
approval, disbursement, behavior monitoring, Probability of Default (PD), Loss Given Default (LGD)
hingga collection workflows). Integrasi dan Exposure at Default (EAD).
mencakup e-LO (konsumtif & produktif), e-Form
Credit Card, common collection framework, Sesuai dengan persyaratan akuntansi, cakupan aset
core system Cardlink, serta monitoring perilaku keuangan yang dinilai untuk perhitungan Expected
transaksi digital melalui iCONS dan channel Loss atau Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
mobile banking. (CKPN) berdasarkan PSAK 109 adalah:
• Industry Risk Management Tools sebagai a. Aset keuangan yang merupakan instrumen
panduan ekspansi kredit, mencakup Industry utang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Risk Rating (IRR), standar rasio keuangan, dan atau diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
Industry Risk Appetite (IRA). Dalam penyusunan komprehensif lainnya atau Fair Value through
IRA, BNI menambahkan faktor Environmental, Other Comprehensive Income (FVOCI) termasuk
Social, and Governance (ESG) sebagai pinjaman dan efek utang.
pertimbangan pelengkap dalam menilai risiko b. Komitmen pinjaman yang dikeluarkan tidak
dan prospek sektor industri. Pendekatan ini diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau Fair
menjadi guardrail selektivitas agar pertumbuhan Value through Profit or Loss (FVTPL).
kredit tetap prudent dan berorientasi risk-return
optimal.
532 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 535
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
c. Kontrak penjaminan keuangan yang diterbitkan kredit yang diharapkan dari semua kejadian gagal
yang berada dalam lingkup PSAK 109 dan tidak bayar yang mungkin terjadi selama perkiraan
diukur pada FVTPL. umur dari instrumen keuangan tersebut.
3. Stage 3: mencakup instrumen keuangan yang
Perhitungan penurunan nilai dilakukan melalui telah terbukti mengalami penurunan nilai secara
2 (dua) metode, yaitu penurunan nilai secara objektif pada tanggal pelaporan. Tahap ini terdiri
individual atau kolektif: dari debitur yang mengalami gagal bayar.
a. Penurunan Nilai Individual
Menurut PSAK 109, ECL untuk kredit secara Probability of Default (PD)
individu dihitung dengan menggunakan Probability of Default (PD) merupakan komponen
metode Discounted Cash Flow yang sudah utama dalam perhitungan CKPN dan untuk menilai
mempertimbangkan skenario forward looking potensi default suatu kelompok debitur berdasarkan
yang ada berdasarkan 3 (tiga) skenario yaitu indikator kualitas aktiva produktif pada masing-
kondisi ekonomi wajar, optimis dan pesimis. masing aset. Untuk memenuhi kaidah dan prinsip
b. Penurunan Nilai Kolektif PSAK 109, PD perlu dibentuk menjadi suatu transisi
Penurunan nilai dengan metodologi kolektif yang memiliki dimensi waktu yang dikenal sebagai
diterapkan pada portofolio yang tidak memenuhi PD forward looking.
kriteria portofolio yang dihitung secara individual.
Perhitungan penurunan nilai secara kolektif PD forward looking akan mendefinisikan potensi
menggunakan komponen Probability of Default gagal bayar tidak terbatas 1 (satu) tahun namun
(PD), Loss Given Default (LGD), dan Exposure at hingga tenor terpanjang yang dimiliki oleh bank.
Default (EAD). PD forward looking akan didistribusikan pada setiap
masing-masing tahun/bulan proyeksi tenor fasilitas.
Definisi gagal bayar yang dipergunakan dalam Distribusi ini dikenal sebagai PD forward looking
perhitungan Probability of Default dan Loss Given term structure.
Default untuk portofolio kredit, selain mengacu pada
peraturan regulator tentang Penilaian Kualitas Aset PD forward looking term structure diperlukan untuk
Bank Umum dan perubahannya di masa datang, BNI perhitungan CKPN disesuaikan dengan stage pada
juga menggunakan definisi gagal bayar yaitu jumlah masing-masing fasilitas. Dalam menghasilkan
hari tunggakan lebih dari 90 (sembilan puluh) hari, nilai PD, BNI menggunakan 3 (tiga) pendekatan
internal rating default, atau kolektibilitas sama berdasarkan ketersediaan data portofolio, yaitu
dengan atau lebih dari 3 (tiga). Untuk portofolio Model Vasicek, Model Skalar Bayesian (Internal
non kredit, definisi gagal bayar mengacu pada Rating), dan Model Transisi Matriks.
peraturan regulator tentang penilaian Kualitas Aset
Bank Umum dan penilaian rating yang dipublikasi Loss Given Default (LGD)
oleh lembaga pemeringkat eksternal. Berdasarkan Dalam menghitung CKPN PSAK 109, perkiraan
pendekatan umum perhitungan penurunan nilai nilai Loss Given Default (LGD) mempertimbangkan
PSAK 109, aset keuangan dikategorikan ke dalam data recovery BNI dari akun gagal bayar. Terdapat
3 (tiga) stage. Setiap stage menunjukkan kualitas 2 (dua) segmentasi LGD, yaitu Secured LGD dan
kredit dari aset keuangan terkait, yaitu: Unsecured LGD. Secured LGD terdiri dari Model
Terapresiasi, Model Terdepresiasi dan Model Statis.
1. Stage 1: mencakup instrumen keuangan yang Untuk Unsecured LGD terdiri dari Model Selisih
tidak mengalami peningkatan risiko kredit secara Baki Debet yang Terdiskonto. Di dalam perhitungan
signifikan dibandingkan dengan tingkat risiko LGD, terdapat komponen Recovery Secured yaitu
pada pengakuan awal atau memiliki risiko kredit merupakan recovery yang dipenuhi oleh agunan
rendah pada tanggal pelaporan. Untuk aset-aset atau porsi LGD dari collateral recovery yang
ini akan berlaku perhitungan ECL paling lama 12 telah didiskonto sesuai workout period. Recovery
(dua belas) bulan atau sesuai dengan sisa tenor. Unsecured merupakan recovery yang berasal dari
2. Stage 2: mencakup instrumen keuangan yang cash recovery yang telah didiskonto sesuai dengan
mengalami peningkatan risiko kredit sejak workout period. Direct Cost yaitu biaya langsung
pengakuan awal (kecuali risiko kredit pada yang timbul pada saat proses penagihan atau
tanggal pelaporan yang tergolong rendah) eksekusi jaminan.
namun mengalami kondisi atau memenuhi
syarat gagal bayar/default. Untuk aset-aset ini, Collateral Recovery/Recovery Secured dibagi
akan berlaku perhitungan ECL sepanjang sisa menjadi 3 (tiga) tipe, yaitu agunan terapresiasi,
tenor atau sesuai dengan ekspektasi sisa tenor. agunan terdepresiasi dan agunan statis.
ECL seumur hidup adalah ekspektasi kerugian Penentuan dan pengelolaan/mengubah rules untuk
Laporan Tahunan 2025
533
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 536
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
mengelompokkan segmentasi agunan ke dalam Eksposur risiko pasar pada Trading Book mayoritas
ketiga tipe agunan tersebut dilakukan secara berkala. berasal dari aktivitas treasury, baik di dalam negeri
maupun melalui Kantor Luar Negeri. Sementara itu,
Untuk perhitungan Recovery Rate Unsecured, risiko pasar pada Banking Book terutama Interest
populasi yang menjadi observasi adalah rekening- Rate Risk in the Banking Book (IRRBB) dan Posisi
rekening yang pernah mengalami default namun Devisa Neto (PDN/FX risk) bersumber dari aktivitas
masih berstatus default hingga akhir periode cut off neraca Bank secara keseluruhan. Seluruh eksposur
modelling dan memiliki usia default melebihi batas dipantau dan dikelola secara prudent, terukur, dan
work out period. berkelanjutan untuk menjaga stabilitas pendapatan
dan ketahanan modal.
Exposure at Default (EAD)
Exposure at Default (EAD) merupakan estimasi Tata Kelola dan Organisasi
nilai tercatat pada saat terjadi gagal bayar, dengan Dalam pengelolaan risiko pasar, BNI menerapkan
mempertimbangkan arus kas instrumen keuangan pemisahan fungsi treasury ke dalam front office,
terkait, serta kemungkinan penarikan tambahan dari middle office, dan back office untuk memastikan
limit kredit sampai dengan tanggal gagal bayar. EAD proses berjalan independen dan saling mengontrol.
juga mempertimbangkan jadwal pembayaran dan Front office menjalankan aktivitas transaksi dan
amortisasi serta perubahan dalam utilisasi saldo pencapaian target bisnis, sekaligus bertindak sebagai
yang belum ditarik menjelang terjadinya kegagalan risk owner pada lini pertama dengan kewajiban
bayar. menjaga eksposur dalam risk appetite dan limit yang
ditetapkan. Middle office melakukan pemantauan
Pemodelan EAD akan dilakukan berdasarkan dan pengendalian risiko secara independen,
karakteristik dari instrumen keuangan terkait, yang termasuk pemeriksaan kewajaran harga, kepatuhan
dibagi ke dalam beberapa kategori yaitu kredit penggunaan limit, dan deteksi indikasi transaksi
angsuran, kredit revolving, produk trade finance dan off-market. Back office bertanggung jawab atas
treasury. konfirmasi, pembukuan, dan settlement transaksi
untuk menjaga kepastian dan integritas eksekusi.
Beberapa fasilitas akan dikenakan tarif faktor
konversi kredit atau Credit Conversion Factor Dari sisi second line, Divisi Enterprise Risk
(CCF) di dalam term structure EAD-nya. CCF akan Management (ERM) memberikan pemantauan
dikenakan kepada fasilitas yang memiliki kriteria strategis atas efektivitas kerangka, metodologi, dan
sebagai berikut: kontrol risiko pasar. ERM melakukan pemantauan
1. Memiliki kelonggaran tarik yang dapat digunakan risiko pasar dan kepatuhan atas limit risiko baik
kembali jika dilakukan pembayaran pokok. limit risiko pasar, limit kewenangan maupun limit
2. Mekanisme pencairan kredit dapat dilakukan counterpart, melakukan validasi terhadap fixing
tanpa melalui mekanisme analisa risiko kredit. price, memeriksa kewajaran harga atas transaksi
tresuri dan investigasi terjadinya off market dan
Expected Credit Loss (ECL) me-review penggunaan limit. Pengawasan Direksi
Secara garis besar, CKPN diukur dengan nilai atas risiko pasar dilakukan melalui forum-forum
Expected Credit Loss (ECL) seumur hidup, jika utama di tingkat Direksi, termasuk KRA-RMC, untuk
terdapat peningkatan risiko kredit secara signifikan memastikan arah bisnis treasury tetap prudent,
sejak pengakuan awal. Jika pada tanggal pelaporan, terdiversifikasi, dan berkelanjutan, selaras dengan
tidak ada peningkatan risiko kredit secara signifikan ketahanan modal dan strategi pertumbuhan Bank.
sejak pengakuan awal, maka pengukuran CKPN dari
aset keuangan dilakukan maksimum ECL 12 (dua Kebijakan dan Prosedur
belas) bulan. Untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang
sehat dan prudent, BNI telah memiliki Pedoman
PENGELOLAAN RISIKO PASAR Perusahaan (PP) Risiko Pasar yang mengatur tata
laksana, metodologi, model pengukuran, dan
Risiko pasar di BNI bersumber dari posisi neraca, kontrol risiko pasar, termasuk untuk aktivitas tresuri
rekening administratif, dan transaksi derivatif, dan bisnis internasional. Pedoman ini menjadi
termasuk risiko perubahan harga option. Sebagai acuan operasional bagi unit bisnis dalam menjaga
bank umum, BNI tidak melakukan transaksi ekuitas eksposur agar tetap terukur dan dalam batas selera
(saham) dan komoditas di trading book, sehingga risiko Bank.
eksposur risiko tersebut hanya muncul dalam
konteks pengelolaan risiko pasar secara konsolidasi Agar implementasi market risk management berjalan
dan terintegrasi bersama Perusahaan Anak. efektif dan independen, kebijakan dan prosedur
tersebut dikaji dan di-update secara berkala oleh
534 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 537
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Divisi Enterprise Risk Management (ERM) untuk risiko suku bunga pada Banking Book melalui
menjaga konsistensi penerapan risiko pasar secara perspektif IRRBB (economic value dan earnings
adaptif, berbasis data terbaik, dan selaras dengan sensitivity terhadap pergerakan suku bunga).
strategi Bank. Dengan kerangka pengukuran yang disiplin dan
bertahap, BNI memastikan risiko pasar selalu
Proses Manajemen Risiko terukur, terkendali, dan selaras dengan arahan
Proses manajemen risiko pasar di BNI mencakup strategis untuk menjaga stabilitas pendapatan
identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan dan ketahanan modal Bank secara berkelanjutan.
pengendalian terhadap eksposur yang bersifat
material. 3. Pemantauan Risiko Pasar
Pemantauan Risiko Pasar di BNI dilakukan secara
1. Identifikasi Risiko Pasar berkala untuk memastikan eksposur selalu
Identifikasi risiko pasar dilakukan secara proaktif terukur dan menjadi dasar respons manajemen
sesuai karakteristik aktivitas bisnis Bank, dengan yang cepat saat kondisi pasar berubah. Proses ini
tujuan utama: mencakup:
a. menetapkan produk dan transaksi yang (1) pemantauan seluruh portofolio yang memiliki
memiliki eksposur pasar, risiko pasar,
b. mengelompokkan risiko berdasarkan faktor (2) pemantauan kepatuhan realisasi risiko
penggerak utamanya seperti sensitivitas suku dibanding limit yang disetujui, serta
bunga, nilai tukar, dan karakteristik instrumen (3) penyusunan rekomendasi tindak lanjut
derivatif, serta jika terjadi pelampauan limit atau sinyal
c. menyusun dasar pengukuran dan peningkatan risiko.
pengendalian yang selaras dengan selera
risiko Bank. Pada Banking Book, BNI memantau indikator
utama sesuai ketentuan regulator, terutama
2. Pengukuran Risiko Pasar Posisi Devisa Neto (PDN) untuk risiko nilai
Pengukuran risiko pasar di BNI dilakukan secara tukar dan sensitivitas suku bunga terhadap nilai
berkala terhadap portofolio Trading Book dan ekonomi dan pendapatan (interest rate risk gap),
Banking Book yang memiliki eksposur pasar. termasuk pada portofolio Kantor Luar Negeri.
Untuk pemenuhan Kewajiban Penyediaan Modal Hasil pemantauan dan rekomendasi dilaporkan
Minimum (KPMM) Risiko Pasar, BNI menggunakan secara periodik kepada Manajemen melalui
Pendekatan Standar sesuai ketentuan regulator, forum strategis Komite Manajemen Risiko &
yang mencakup pengukuran risiko suku bunga Anti-Fraud (KRA-RMC) dan rapat komite lainnya
dan nilai tukar, termasuk pada aktivitas treasury di tingkat Direksi.
domestik maupun Kantor Luar Negeri. Kerangka
ini mengacu pada prinsip kehati-hatian dalam 4. Pengendalian Risiko Pasar
pengukuran permodalan (capital adequacy Pengendalian Risiko Pasar di BNI dilakukan untuk
based on market risk exposure). menjaga potensi kerugian tetap terukur melalui
penetapan limit risiko di Divisi Treasury dan
Untuk pengelolaan dan pengambilan keputusan Kantor Luar Negeri, mencakup:
internal, BNI juga menggunakan metode Value a. Value at Risk (VaR) Limit, sebagai batas
at Risk (VaR) sebagai alat ukur potensi kerugian maksimum potensi kerugian dalam kondisi
maksimum dalam kondisi pasar yang normal, pasar normal pada horizon waktu dan tingkat
dilengkapi pengukuran sensitivitas DV01 (per 1 keyakinan tertentu.
bps) pada portofolio surat berharga, serta delta b. Stress VaR (SVaR) Limit, merupakan
untuk transaksi option. Pendekatan ini sejalan pengukuran tambahan untuk membatasi
dengan praktik market risk measurement yang potensi kerugian saat pasar berada dalam
forward looking, berbasis data terbaik, dan kondisi tekanan (stress condition).
menjadi dasar evaluasi limit, strategi mitigasi, c. Budget Loss Limit, yaitu batas toleransi
serta risk-based pricing pada portofolio tresuri. realisasi kerugian dari aktivitas transaksi
bisnis.
BNI menerapkan kebijakan valuasi mark- d. Management Action Trigger (MAT), sebagai
to-market untuk instrumen yang aktif ambang peringatan dini untuk mendorong
diperdagangkan, dan harga wajar dari sumber aksi manajemen ketika kerugian bergerak
independen untuk instrumen yang kurang mendekati batas yang ditoleransi.
likuid. Seluruh eksposur VaR dipantau harian, e. Limit Pembelian Surat Berharga, yaitu
dengan pelaporan mingguan dan bulanan pembatasan konsentrasi pembelian corporate
kepada Manajemen, termasuk pemantauan securities berdasarkan rating dan mata uang.
Laporan Tahunan 2025
535
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 538
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
f. IRRBB Limit (NII & EVE), merupakan batas b. Aplikasi untuk pemantauan risiko pasar dan risiko
risiko suku bunga di Banking Book yang transaksi treasury diantaranya Value at Risk (VaR),
diukur dari sensitivitas terhadap pendapatan Stop Loss Limit (Budget Loss Limit), Sensitivity
bunga bersih (Net Interest Income/NII) dan DV01, Sensitivity Delta Option, Off Market Price
nilai ekonomi ekuitas (Economic Value of Limit, Transaction Limit (Deal Ticket Size), Open
Equity/EVE). Position Limit, dan Credit Counterparty Limit.
g. Nominal Open Position Limit, sebagai batas c. Aplikasi pemantauan limit kewenangan transaksi
nominal posisi terbuka yang dapat dikelola merupakan aplikasi untuk memantau Transaction
dealer. Limit (Deal Ticket Size), Position Limit, dan Stop
h. DV01 Limit, yaitu limit sensitivitas harga Loss Limit (Budget Loss Limit).
instrumen keuangan terhadap perubahan d. Aplikasi pemantauan Credit Counterparty Limit
suku bunga sebesar 1 bps. dimana terdapat pengembangan perhitungan
i. Delta Option Limit, merupakan batas Forex Counterparty Limit dengan menggunakan
sensitivitas nilai option terhadap perubahan Faktor Konversi Kredit (FKK).
harga underlying asset. e. Aplikasi pemantauan Value at Risk (VaR) untuk
j. PDN/FX Limit Internal, batas maksimum Head Office (HO) maupun Kantor Luar Negeri
pengelolaan posisi devisa neto, baik untuk (KLN).
nominal absolut maupun rasio posisi terbuka.
Langkah-langkah memperkuat pengelolaan risiko
5. Sistem Informasi Manajemen Risiko Pasar pasar dalam rangka menghadapi perubahan kondisi
Sistem Informasi Manajemen Risiko Pasar di BNI ekonomi sepanjang 2025 antara lain melakukan
mendukung seluruh siklus market risk, mulai dari pemantauan secara aktif terhadap pergerakan
identifikasi hingga pengendalian eksposur yang faktor pasar yang berpotensi memberikan dampak
bersifat material. Sistem ini dibangun berbasis pada Bank. Bank melakukan pemantauan terhadap
kuantifikasi risiko secara berkala dan menjadi indikator pasar melalui perangkat Early Warning
sumber utama risk reporting bagi Direksi dan Signal Forex dan Warning Signal Suku Bunga.
Dewan Komisaris.
Untuk mengetahui potensi dampak perubahan
Sistem Informasi Manajemen Risiko Pasar Pasar kondisi internal dan eksternal pada bank, telah
menyediakan pemantauan eksposur harian, dilakukan Scenario Analysis dan Stress Testing
mingguan, dan bulanan atas kepatuhan limit secara periodik dan insidentil. Stress Testing secara
(VaR, SVaR, DV01, PDN/FX), hasil stress testing, periodik menggunakan skenario yang mengacu
serta perhitungan ATMR Risiko Pasar untuk pada ketentuan Regulator dan skenario internal
pelaporan KPMM. Sistem ini memastikan data Bank. Skenario Stress Testing insidentil dan Scenario
risiko akurat, konsisten, dan dapat ditindaklanjuti, Analysis menyesuaikan kondisi faktor makro
sehingga keputusan treasury tetap prudent, ekonomi dan faktor pasar pada saat itu. Masing-
responsif, dan selaras dengan strategi Bank. masing Kantor Luar Negeri juga melakukan Stress
Testing sesuai ketentuan internal dan ketentuan
Perangkat dan Metode regulator setempat. Hasil stress testing tersebut
Dalam rangka peningkatan kapabilitas risiko digunakan untuk menyiapkan Contingency Plan
pasar, telah dikembangkan perangkat pendukung agar risiko yang terjadi tetap dapat dimitigasi dan
pemantauan yang dapat meningkatkan kualitas dikelola dengan baik.
dan akurasi hasil pemantauan, antara lain sebagai
berikut: PENGELOLAAN RISIKO LIKUIDITAS
a. Aplikasi pemantauan Interest Rate Risk in The
Banking book (IRRBB) merupakan aplikasi untuk Risiko likuiditas di BNI mencakup potensi
melakukan pengukuran dampak perubahan ketidakmampuan Bank memenuhi kewajiban jangka
suku bunga pada Banking Book dengan pendek baik kepada deposan, investor, kreditur,
mempertimbangkan kompleksitas data, produk, maupun pemenuhan Giro Wajib Minimum yang
dan model yang digunakan. Metode perhitungan dapat dipicu oleh keterbatasan akses pendanaan
dilakukan dengan 2 (dua) pendekatan, yaitu metode atau hambatan likuidasi aset pada harga wajar.
Net Interest Income (NII) dan metode Economic Manajemen risiko likuiditas bertujuan menjaga
Value of Equity (EVE). Dalam perhitungan IRRBB, kecukupan arus kas dan memperkuat likuiditas
BNI melakukan simulasi shock suku bunga sesuai struktural neraca untuk mendukung pertumbuhan
ketentuan Regulator dengan 2 (dua) skenario jangka panjang yang sehat dan berkelanjutan.
shock pada metode Net Interest Income (NII) dan
6 (enam) skenario shock pada metode Economic
Value of Equity (EVE).
536 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 539
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Sumber utama pemicu risiko likuiditas yang neraca Bank untuk mendukung pertumbuhan jangka
diantisipasi Bank meliputi: panjang yang berkesinambungan.
1. keterbatasan arus kas dari aset produktif maupun
penjualan aset, termasuk aset likuid, dan 1. Identifikasi Risiko Likuiditas
2. hambatan arus kas dari penghimpunan dana, BNI melakukan identifikasi risiko likuiditas
transaksi antar Bank, maupun pinjaman yang dengan cara mengumpulkan dan menganalisis
diterima. seluruh sumber risiko likuiditas yang melekat
pada aktivitas bisnis, produk, dan transaksi.
Identifikasi dan pemantauan atas pemicu ini Setiap aktivitas/produk dinilai untuk memastikan
dilakukan secara periodik untuk memastikan kondisi risiko likuiditas telah teridentifikasi, diukur secara
likuiditas tetap manageable dan dalam batas selera akurat, serta dapat dikelola dan dikendalikan
risiko Bank. dengan metode yang tepat.
Tata Kelola dan Organisasi 2. Pengukuran Risiko Likuiditas
Tata kelola risiko likuiditas di BNI dijalankan oleh Pengukuran risiko likuiditas BNI dilakukan melalui
Divisi Enterprise Risk Management (ERM), Divisi berbagai alat ukur utama, yang mencakup:
Treasury (TRS), dan Kantor Luar Negeri, dengan a. Rasio likuiditas, termasuk Liquidity Coverage
pemisahan peran yang jelas dan saling menguatkan. Ratio (LCR) dan Net Stable Funding Ratio
ERM menyusun kebijakan dan prosedur sebagai (NSFR);
panduan strategis, sementara TRS dan Kantor Luar b. Profil maturitas dan proyeksi arus kas untuk
Negeri mengeksekusi strategi likuiditas, termasuk menilai kecukupan likuiditas dalam berbagai
pengelolaan arus kas dan penempatan buffer likuid. horizon waktu;
c. Stress testing likuiditas untuk mengevaluasi
Sebagai second line oversight, ERM melakukan dampak kondisi pasar yang menekan
monitoring berkala atas implementasi strategi terhadap arus kas Bank.
likuiditas TRS, terutama kepatuhan limit dan sinyal
peringatan dini, untuk memastikan kondisi likuiditas 3. Pemantauan Risiko Likuiditas
tetap terukur dan terkendali. BNI melakukan pemantauan likuiditas secara
berkala untuk memastikan eksposur risiko tetap
Kebijakan dan Prosedur berada dalam batas aman dan mendukung
Kebijakan dan Prosedur Risiko Likuiditas di BNI stabilitas neraca Bank. Cakupan pemantauan
disusun berjenjang. Bank memiliki Kebijakan meliputi:
Umum Manajemen Risiko yang dijabarkan ke dalam a. Pemantauan eksposur risiko likuiditas pada
Prosedur Manajemen Risiko Likuiditas sebagai seluruh produk dan aktivitas yang bersifat
panduan operasional, mencakup: material.
1. Ketersediaan Alat Likuid: Kas, Giro Wajib b. Pemantauan kepatuhan limit internal melalui
Minimum (GWM), Secondary Reserve (Cadangan perbandingan antara realisasi dan limit yang
Likuiditas), Tertiary Reserve, EWS (Early Warning telah ditetapkan.
Signal) Likuiditas, Liquidity Contigency Plan c. Pemantauan Early Warning Signal (EWS)
Head Office maupun Kantor Luar Negeri sebagai mekanisme deteksi dini terhadap
2. Pengukuran Risiko Likuiditas: Rasio Likuiditas potensi tekanan likuiditas.
Proyeksi Arus Kas, Profil Maturitas, Rasio d. Pelaporan likuiditas kepada manajemen dan
Kecukupan Likuiditas, dan stress testing regulator secara berkala (harian, mingguan,
Likuiditas dan bulanan) untuk memastikan respons
3. Perhitungan Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan risiko yang cepat dan terukur.
Net Stable Funding Ratio (NSFR) e. Pemantauan kecukupan cadangan likuiditas
4. Pemantauan Risiko Likuiditas bertingkat yang mencakup kas dan Giro Wajib
5. Pengendalian Risiko Likuiditas Minimum sebagai primary reserve, cadangan
6. Penetapan Limit Likuiditas: Pagu Kas Wilayah likuid berkualitas tinggi sebagai secondary
dan Bank Wide, limit Safety Level, Limit Profil reserve, serta buffer tambahan sebagai
Maturitas dan Limit Pembatasan Kredit Valas tertiary reserve untuk memperkuat ketahanan
berdasarkan ketersediaan likuiditas Valas. Bank dalam berbagai kondisi pasar.
Proses Manajemen Risiko 4. Pengendalian Risiko Likuiditas
Pengelolaan risiko likuiditas bertujuan untuk Sebagai bagian dari penguatan resiliensi neraca
meminimalkan kemungkinan ketidakmampuan dan perlindungan terhadap potensi disrupsi
Bank dalam memperoleh sumber pendanaan arus pendanaan, BNI menetapkan dan mengelola
kas, dan membangun kekuatan likuiditas struktural limit likuiditas internal secara disiplin dan adaptif.
Laporan Tahunan 2025
537
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 540
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Komponen utama pengendalian meliputi: Early Warning Signal (EWS) Likuiditas
a. Penetapan Pagu Kas BNI Wide sebagai batas EWS Likuiditas dijabarkan dalam indikator-indikator
optimal pemeliharaan saldo kas Rupiah dan internal dan eksternal pada kondisi normal, moderat
valuta asing, yang dikaji secara semi-annual. siaga atau krisis baik untuk Rupiah maupun valuta
b. Penetapan minimum secondary asing. Indikator Internal yang digunakan antara lain
reserve berdasarkan Safety Level, yang tren dana nasabah, konsentrasi nasabah dominan,
memperhitungkan volatilitas Dana Pihak dan rasio-rasio likuiditas bank. Indikator eksternal
Ketiga (DPK) dan kemampuan likuidasi yang digunakan antara lain tren tingkat suku
aset likuid, dengan batas yang disesuaikan bunga BI Rate, INDONIA, TERM SOFR, outstanding
menurut kondisi likuiditas (normal, moderat, Likuiditas di Pasar (Market Net Liquidity) dan Fed
dan ketat). Fund Rate (FFR).
c. Penetapan limit gap maturitas likuiditas
secara kumulatif sampai dengan 1 (satu) Penetapan likuditas bank menjadi acuan dalam
bulan, yang dikelola terpisah untuk Rupiah penetapan Safety Level (batasan cadangan likuiditas)
dan valuta asing. yang harus disediakan oleh bank. Selanjutnya
d. Pengendalian ekspansi kredit valuta penetapan kondisi likuiditas tersebut akan menjadi
asing secara selektif, melalui pembatasan panduan dalam Liquidity Contigency Plan (LCP),
penyaluran maksimum dana valas untuk yaitu seperangkat panduan dalam kondisi likuiditas
pembiayaan onshore, offshore, dan local ketat yang mencakup namun tidak terbatas pada
loan, dengan tetap mempertimbangkan langkah-langkah alternatif strategi.
ketersediaan sumber pendanaan yang stabil
dan berkualitas. Stress Testing Likuiditas
e. Evaluasi efektivitas mitigasi risiko dan BNI melakukan stress testing likuiditas secara
mekanisme eskalasi aksi korektif apabila berkala untuk menilai ketahanan Bank dalam
terjadi pelampauan limit atau dinamika kondisi krisis. Pengujian dilakukan menggunakan
pasar yang menekan posisi likuiditas Bank. dua skenario utama:
Pendekatan ini memastikan pengelolaan 1. Idiosyncratic Scenario, mensimulasikan tekanan
risiko likuiditas tetap prudent, adaptif, dan likuiditas akibat penurunan kepercayaan
selaras dengan strategi pertumbuhan BNI deposan atau investor terhadap Bank. Skenario
yang berkelanjutan. ini mengasumsikan terjadi arus keluar dana
signifikan yang dipicu oleh isu spesifik internal
5. Sistem Informasi Manajemen Risiko Likuiditas Bank.
Sistem Informasi Manajemen Risiko Likuiditas 2. Market Wide Scenario, menyimulasikan
di BNI berfungsi sebagai sistem pendukung gangguan likuiditas akibat kondisi pasar atau
utama dalam pelaksanaan manajemen risiko, sistem keuangan yang tertekan, termasuk
mencakup proses identifikasi, pengukuran, volatilitas ekstrem, disrupsi pendanaan
pemantauan, dan pengendalian risiko likuiditas antarbank, atau shock ekonomi makro yang
secara terintegrasi. berdampak luas pada sektor keuangan.
Sistem ini menyediakan informasi kondisi Hasil stress testing menjadi dasar penyusunan
likuiditas baik dalam situasi normal maupun rencana pendanaan darurat dan funding plan,
krisis, yang disajikan dalam bentuk laporan untuk memastikan kecukupan buffer likuid, respons
berkala harian, mingguan, dan bulanan kepada mitigasi yang cepat, serta keberlangsungan
manajemen dan regulator. Cakupan informasi operasional Bank dalam berbagai kondisi tekanan.
yang dihasilkan meliputi perbandingan
parameter likuiditas terhadap limit internal, serta Rasio Kecukupan Likuiditas
hasil stress testing likuiditas sebagai bagian BNI menjaga ketahanan likuiditas melalui dua rasio
dari pemantauan ketahanan pendanaan dan utama yaitu Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net
kecukupan buffer likuid Bank. Stable Funding Ratio (NSFR). LCR dikelola dengan
memelihara High Quality Liquid Assets (HQLA)
Perangkat dan Metode guna memastikan pemenuhan kebutuhan likuiditas
Dalam mengelola risiko likuiditas, BNI menggunakan 30 (tiga puluh) hari dalam skenario stress. BNI
proyeksi arus kas harian dan profil maturitas mempertahankan LCR di atas 100%, baik pada level
bulanan, baik secara kontraktual maupun behavioral, Bank only maupun konsolidasi dengan entitas anak,
agar dapat menetapkan strategi yang sesuai dan sehingga mendukung respons likuiditas yang cepat
akurat untuk mengantisipasi kondisi likuiditas bank dan terukur.
di masa mendatang.
538 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 541
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Untuk resiliensi jangka panjang, BNI mengelola Net Proses Manajemen Risiko
Stable Funding Ratio (NSFR) dengan memastikan BNI menjalankan proses Risk Control Self-
ketersediaan sumber pendanaan stabil terhadap Assessment (RCSA) yang merupakan sebuah
aset stabil. BNI mempertahankan NSFR di atas 100%, proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
pada level individual maupun konsolidasi. Indikator pengendalian risiko operasional yang dilakukan
ini mencerminkan komitmen BNI dalam menjaga periodik secara self-assessment oleh segenap unit
kecukupan buffer likuid dan kesinambungan kerja, yang bertujuan untuk mengidentifikasi potensi
pendanaan di tengah dinamika makroekonomi. kelemahan kontrol yang ada sehingga risiko dapat
dimitigasi sedini mungkin. Pada proses identifikasi
PENGELOLAAN RISIKO OPERASIONAL risiko, telah ditetapkan taksonomi risiko operasional
sebagai acuan dalam pemetaan semua risiko yang
Risiko Operasional terjadi karena adanya ada, sehingga identifikasi menjadi lebih granular
ketidakcukupan atau tidak berfungsinya proses dan tindak lanjut serta prioritas yang diambil dapat
internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem, menjadi lebih fokus.
atau adanya kejadian eksternal yang memengaruhi
operasional Bank. Kejadian Risiko Operasional Proses RCSA dengan mekanisme atau pendekatan
merupakan kejadian risiko yang melekat pada setiap Process, Risk, Control dan Monitoring (PRCM)
proses bisnis dan operasional yang dijalankan Bank merupakan dasar pelaksanaan Control Testing (CT)
dan dapat memicu terjadinya Risiko Reputasi, Risiko oleh SORX untuk mengidentifikasikan Control
Hukum, Risiko Kepatuhan, serta Risiko lainnya Improvement Plan (CIP) atau perbaikan kontrol yang
apabila tidak dikelola dengan baik. dibutuhkan. Selain bersumber dari aktivitas RCSA,
CIP juga dapat dihasilkan dari tindak lanjut kejadian
Kebijakan dan Prosedur risiko operasional serta proses identifikasi lainnya
Dalam rangka menerapkan manajemen risiko Hal ini bertujuan agar perbaikan dan peningkatan
operasional, BNI mengacu pada ketentuan Otoritas kontrol dilakukan secara berkelanjutan serta
Jasa Keuangan, Bank Indonesia, serta International merupakan cerminan dari budaya risiko yang kuat.
Best Practices. BNI juga memiliki prosedur
manajemen risiko operasional yang disusun dan Terkait dengan kejadian risiko operasional, BNI
dievaluasi secara berkala sebagai pedoman bagi menetapkan mekanisme identifikasi kejadian
segenap unit kerja dalam melaksanakan kerangka risiko operasional, mencatat, melaporkan dan
kerja manajemen risiko operasional yang telah menganalisis kejadian yang ada melalui prosedur
ditetapkan oleh Bank. Strategi Manajemen Risiko Operational Risk Event (ORE) Management.
Operasional dirumuskan sesuai strategi dan tujuan ORE sebagai suatu sarana untuk menganalisa
bisnis secara keseluruhan dengan memperhatikan akar permasalahan dan menyusun tindak lanjut
tingkat risiko yang akan diambil (risk appetite) dan yang diperlukan melalui tindakan preventif ke
toleransi risiko (risk tolerance). depannya dan tindakan remediasi yang diperlukan.
Selain itu, BNI memiliki mekanisme pelaporan
Tata Kelola dan Organisasi Risiko Operasional sebagai pertimbangan dalam
Tata kelola manajemen risiko operasional pengambilan keputusan strategis dan eskalasi
diimplementasikan berdasarkan konsep Three Lines kepada Manajemen dengan tujuan kecepatan
Model yang membedakan antara Satuan Kerja informasi atas kejadian risiko operasional disertai
Operasional (Risk Taking Unit) yang merupakan Risk dengan tindak lanjut.
and Control Owner, Satuan Kerja Manajemen Risiko
yang independen, dan Satuan Kerja Audit Intern. Dalam perhitungan Modal Minimum Risiko
Satuan Kerja Operasional dalam konteks risiko Operasional dan Aset Tertimbang Menurut Risiko
operasional bermitra dengan Senior Operational (ATMR) untuk Risiko Operasional BNI menggunakan
Risk Executive (SORX) dalam memitigasi risiko yang Pendekatan Standar sesuai dengan dengan
dihadapi pada area cakupan atau sektor masing- regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang
masing. Satuan Kerja Manajemen Risiko bertugas dipergunakan sebagai salah satu elemen dalam
memantau risiko dan menyediakan kebijakan/ mengukur kecukupan modal (Capital Adequacy
prosedur terkait manajemen risiko serta mereviu Ratio).
produk bank baru. Satuan Kerja Audit Intern
bertugas memastikan efektivitas pengelolaan risiko Proses manajemen risiko operasional memerlukan
dan pengendalian intern. dukungan organisasi dengan gambaran jelas terkait
tugas dan tanggung jawab yang dipahami secara
utuh oleh semua unit kerja. Check & Balance terjadi
dalam organisasi sehingga proses manajemen
risiko operasional dapat berjalan sesuai dengan
yang direncanakan.
Laporan Tahunan 2025
539
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 542
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Penggunaan dan penerapan teknologi informasi penetapan metodologi untuk mengidentifikasi
dapat mendukung proses manajemen risiko proses bisnis yang kritikal (Business Impact Analysis
operasional dimana dengan kompleksitas bank, - BIA), penilaian potensi risiko dan ancaman (Threat
otomasi proses dan otomasi proses kontrol dapat Risk Assessment - TRA), pembuatan rencana
memaksimalkan upaya mitigasi risiko. Serta adanya penanganan kondisi darurat (Emergency Response
data yang terintegrasi untuk risiko operasional Plan – ERP) dan membuat Strategi Pemulihan
dapat menghasilkan informasi yang lengkap dan (Recovery Strategy).
akurat yang dapat digunakan dalam pengelolaan
risiko operasional serta sebagai data pendukung Dalam framework tersebut juga diatur pembentukan
dalam pengambilan keputusan oleh manajemen. Emergency Task Force (ETF) di unit kerja untuk
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, BNI telah menangani kondisi darurat dan Crisis Management
mengembangkan Operational Risk Management Team (CMT) yang terdiri dari gabungan unit-unit
System (ORMS) yang diberi nama New PERISKOP kerja yang bekerja sesuai dengan keahliannya
(Perangkat Risiko Operasional). dalam menangani krisis.
Pondasi yang terpenting dan fundamental dalam Tata kelola BCM juga memastikan dilakukannya
manajemen risiko operasional di BNI adalah budaya proses pengujian dan simulasi BCM dan pengkinian
risiko yang kuat, perilaku pegawai yang sesuai atas dokumen BCM secara teratur. Hal ini memastikan
risk & control, dan mindset yang tepat atas setiap unit dapat mengevalusi rencana yang
manajemen risiko. Dengan terpenuhinya aspek ini, ditetapkan, memperbaikinya, dan meningkatkan
maka proses manajemen risiko dapat berjalan dengan kesiapan dalam menghadapi kondisi bencana atau
efektif dimana garda terdepan yang berhadapan krisis.
dengan risiko dapat secara optimal memitigasi risiko
dan hal ini juga akan dilengkapi oleh metodologi MANAJEMEN RISIKO TEKNOLOGI
lainnya, sehingga upaya manajemen risiko dapat INFORMASI (TI) & DIGITAL
bermanfaat secara maksimal. Upaya-upaya untuk
meningkatkan budaya risiko operasional dilakukan Seiring dengan perkembangan inovasi bisnis
antara lain melalui berbagai program risk awareness perbankan melalui penerapan platform-based
yang disampaikan secara konsisten, berkelanjutan, dan layanan fully digital yang didukung oleh
dan fokus melalui berbagai macam media seperti advanced digital capability serta pemanfaatan
buletin, poster, PC wallpaper, video, dan sebagainya. data secara strategis, Bank memperkuat kerangka
manajemen risiko TI dan digital secara terintegrasi
BUSINESS CONTINUITY MANAGEMENT serta meningkatkan ketahanan siber (cyber
resilience) dalam menjaga keandalan operasional
BNI telah memiliki dan menerapkan Manajemen dan kepercayaan nasabah. Penguatan tersebut
Kelangsungan Usaha (Business Continuity dilakukan melalui implementasi keamanan siber
Management/BCM) pada seluruh unit kerja, baik di (cyber security) yang komprehensif, pelaksanaan
dalam maupun di luar negeri, untuk mengantisipasi pengujian ketahanan dan keamanan siber secara
potensi gangguan atau bencana yang dapat berkala, serta dukungan mekanisme pelaporan
disebabkan oleh faktor alam dan/atau faktor non yang efektif dan berkesinambungan atas risiko TI &
alam maupun faktor manusia pada fungsi-fungsi Digital, sehingga Bank dapat menyediakan layanan
usaha BNI yang kritikal. perbankan yang berkelanjutan, efisien, dan aman.
Penerapan kebijakan tersebut sejalan dengan Tata Kelola dan Kebijakan
ketentuan yang diatur oleh regulator. Untuk Kantor Tata kelola Manajemen Risiko TI & Digital mencakup
Luar Negeri, kerangka kerja BCM diimplementasikan kerangka kerja, kebijakan, proses, dan struktur
sesuai dengan regulasi BCM di negara setempat. yang memastikan pengelolaan risiko TI & Digital
selaras dengan tujuan bisnis atau organisasi,
BNI telah memiliki Kerangka Kerja (Framework) mengoptimalkan nilai dari investasi teknologi,
BCM yang merupakan bagian yang terintegrasi memastikan kepatuhan, dan mengarahkan
dengan kebijakan manajemen risiko Bank secara pengambilan keputusan terkait teknologi secara
keseluruhan dan diharapkan dapat meminimalisir efektif, efisien, dan bertanggung jawab. Tata kelola
risiko operasional serta memastikan aktivitas bisnis manajemen risiko TI & Digital mengelola integrasi
dan layanan BNI dapat tetap berjalan pada saat strategi TI dengan strategi bisnis untuk mendorong
terjadi kondisi darurat atau bencana dan dapat pertumbuhan dan keberlanjutan di era digital
segera dipulihkan pada kesempatan pertama. Salah dengan mempertimbangkan risiko.
satu bagian dari kerangka kerja tersebut adalah
540 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 543
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Strategi manajemen risiko TI & Digital Proses Manajemen Risiko
diimplementasikan melalui tata kelola yang Dalam mengelola risikoTI & Digital, BNI menerapkan
efektif dan menyeluruh, sehingga menghasilkan manajemen risiko yang komprehensif untuk
pengelolaan manajemen risiko yang bersifat melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan
proaktif dan forward looking. Penerapan tata kelola dan pengendalian risiko bisnis digital, mencakup
manajemen risiko di BNI dilakukan melalui Kebijakan identifikasi risiko yang melekat pada layanan digital,
Umum Manajemen Risiko (KUMR), framework pengukuran dan penerapan kontrol, pemantauan
Manajemen Risiko TI & Digital, dan prosedur yang penerapan kontrol dan proses manajemen risiko
diterapkan secara konsisten dan berkesinambungan TI & Digital, serta pengendalian risiko residual TI &
sesuai ketentuan regulasi. Digital secara strategis.
Tata kelola manajemen risiko TI & Digital menjadi Proses manajemen risiko TI & Digital memastikan
pondasi utama penyelenggaraan manajemen risiko terpenuhinya prinsip-prinsip kerahasiaan
TI & Digital Bank dalam memenuhi ekspektasi (confidentiality), integritas (integrity), keaslian
nasabah, stakeholder dan regulator. Manajemen (authentication), ketersediaan (availability), serta
risiko TI & Digital dilakukan atas 9 (sembilan) tidak terbantahkan (nonrepudiation). Penjabaran
taksonomi risiko TI & digital, yaitu: proses manajemen risiko TI & digital adalah sebagai
1. Technology risk merupakan risiko dari berikut:
penggunaan atau ketergantungan pada 1. Identifikasi Risiko TI & Digital
teknologi, seperti kelemahan system design, Identifikasi risiko dilakukan secara proaktif
kegagalan perangkat keras dan perangkat lunak, terhadap seluruh aktivitas, proses, dan produk
miskonfigurasi, dan lain-lain. digital dengan melakukan:
2. Cybersecurity Risk yaitu risiko ancaman serangan a. Identifikasi aset berisiko berupa aset
cyber atas bisnis digital, identifikasi dan respons informasi, sistem, sumber daya manusia, dan
atas insiden cyber. framework/pedoman perusahaan
3. Information & data privacy risk merupakan risiko b. Sumber ancaman
akibat keterbatasan pengamanan informasi c. Kerentanan
atas aktivitas penggunaan, pengolahan, d. Severity dari kerentanan yang ada
penyimpanan, transmisi, serta potensi
pelanggaran privasi dan kebocoran data. Identifikasi risiko TI & digital dilakukan
4. Third Party Digital Risk adalah risiko kerentanan pada seluruh environment Bank serta pada
cyber dan kelemahan pengamanan informasi seluruh tahapan pengembangan, production,
atas kerja sama pihak ketiga maupun eksternal maintenance dan kondisi ad-hoc layanan digital.
yang memiliki akses ke infrastruktur atau data
Bank. 2. Pengukuran Risiko TI & Digital
5. Workforce/Digital Talent Risk merupakan risiko Pengukuran risiko dilakukan dalam rangka
akibat tidak terpenuhinya skill set TI & Digital mengetahui perkembangan dan besarnya
pada tenaga kerja (pegawai, vendor, atau eksposur risiko TI & digital sebagai acuan untuk
outsource), serta risiko yang terkait dengan melakukan pengendalian. Risiko yang telah
model kerja fleksibel (any device, anywhere, diidentifikasi diukur serta dipetakan sesuai
anytime) yang memengaruhi privasi, kepatuhan dengan likelihood dan impact yang melekat
hingga otentikasi, akses, dan lain-lain. pada risiko TI & digital, diikuti dengan penerapan
6. Process Automation Risk adalah risiko proses kontrol antara lain preventive, deterrent,
otomatisasi digital atas perkembangan detective, corrective, maupun compensating
transformasi digital. control.
7. Resiliency Risk adalah risiko ketahanan dalam TI
& Digital saat tumbuh semakin digital. 3. Pemantauan Risiko TI & Digital
8. Digital Compliance risk yaitu risiko ketidakpatuhan Pemantauan risiko dilakukan untuk memastikan
atas perubahan peraturan, ketidaktersediaannya bahwa risiko telah dikelola dengan baik,
ketentuan, atau kegagalan dalam penerapan antara lain dengan melakukan pemantauan
standar/regulasi yang berlaku dari implementasi performance layanan digital melalui log
model bisnis berbasis TI & Digital. Monitoring, Security Operation Center (SOC),
9. Cloud Related Risk adalah risiko keamanan vulnerability assessment, penetration testing,
berbasis cloud, dengan menjaga visibilitas threat intelligence, pengujian Cyber Resiliency,
keamanan aplikasi cloud serta pengamanan atas thematic review, dan lain-lain.
Cloud Service Provider (CSP).
Laporan Tahunan 2025
541
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 544
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
4. Pengendalian Risiko TI & Digital PENGELOLAAN RISIKO HUKUM
Pengendalian risiko TI & digital dilakukan untuk
mengelola risiko residual, mengacu pada Risiko hukum adalah risiko yang timbul dari tuntutan
kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan, hukum atau kelemahan aspek yuridis. Di BNI, sumber
limit risiko, serta kontrol risiko yang telah risikonya mencakup potensi kelemahan perikatan/
diimplementasikan. Dalam pengendalian risiko kontrak, dampak perubahan atau ketidaktersediaan
TI & digital, strategi pengendalian risiko antara regulasi, serta proses litigasi baik gugatan terhadap
lain dengan memperkuat kontrol risiko seperti BNI maupun gugatan BNI kepada pihak lain.
peningkatan solusi pengamanan, pengelolaan
aset teknologi informasi, manajemen akses, dan BNI mengelola risiko hukum secara proaktif
lain-lain. melalui penguatan kualitas perjanjian, pemantauan
perkembangan regulasi, dan penanganan litigasi
Manajemen risiko TI & digital Bank diterapkan yang terukur, untuk memastikan kepatuhan transaksi
melalui kolaborasi antara unit first line dan dan perlindungan kepentingan Bank. Kerangka ini
second line, serta third line sebagai evaluator dan dijalankan dengan kolaborasi fungsi bisnis, risiko,
reviewer implementasi manajemen risiko. Dalam dan hukum, serta didukung dokumentasi dan kontrol
penerapannya, Bank juga memiliki beberapa perikatan yang memadai guna menjaga kepastian
program penguatan pengelolaan risiko TI & digital hukum dan keberlanjutan operasional.
antara lain dengan melakukan:
1. IT & Digital Product Risk Assessment yaitu Tata Kelola dan Organisasi
proses assessment yang bertujuan untuk Manajemen risiko hukum di BNI dijalankan oleh
mengidentifikasi risiko yang terkait dengan Divisi Legal di bawah koordinasi Direktur Human
teknologi informasi dan produk digital sebelum Capital & Compliance. Sebagai fungsi legal watch,
diimplementasikan/dilakukan enhancement/ Divisi Legal berkolaborasi dengan satuan hukum
perubahan. Proses ini mencakup penilaian di wilayah dan unit bisnis untuk memberikan
keamanan, kepatuhan, dan dampak operasional analisis dan nasihat hukum di setiap level, guna
dari produk atau teknologi baru/eksisting guna meminimalkan dampak risiko akibat kelemahan
mengurangi potensi risiko serta memastikan perikatan, perubahan regulasi, maupun proses
bahwa produk digital sesuai dengan standar litigasi.
yang ditetapkan.
2. Thematic Review dilakukan unit second line Pengelolaan risiko hukum diperkuat melalui
melalui analisis kerentanan secara komprehensif sinergi berkala dengan Divisi Enterprise Risk
pada sistem Bank dengan menyimulasikan Management (ERM) dalam penilaian, pemantauan,
serangan nyata untuk mengidentifikasi dan penyelarasan risiko hukum di level Bank
kelemahan yang tidak terdeteksi oleh metode dan konglomerasi keuangan. Melalui tata kelola
yang telah dijalankan unit first line. hukum yang berlapis, kolaboratif, dan adaptif, BNI
3. Pengujian Ketahanan Siber (Cyber Resiliency) memastikan setiap aktivitas usaha memiliki landasan
sebagai pemantauan kapabilitas dan maturitas yuridis yang kuat, terkendali sesuai ketentuan, serta
people, process, dan technology Bank dalam mendukung stabilitas dan keberlanjutan operasional
prevensi, deteksi, dan remediasi dapat dilakukan Bank.
melalui program seperti Table-Top Exercise,
Social Engineering Technique Program (SETP), Kebijakan dan Prosedur
dan lain-lain. Penerapan manajemen risiko hukum di BNI
4. IT & Digital Risk Research & Development mengacu pada Pedoman Perusahaan Manajemen
merupakan proses penelitian dan pengembangan Risiko Hukum serta kebijakan lain yang relevan
mencakup analisis tren ancaman, pengembangan dalam pengelolaan risiko hukum.
tools dan teknik baru untuk mitigasi risiko, serta
inovasi dalam proses manajemen risiko TI & Untuk memastikan kebijakan tetap efektif dan selaras
Digital. dengan dinamika regulasi, Divisi Legal bersama
Divisi Enterprise Risk Management secara berkala
Program penguatan pengelolaan risiko IT & digital melakukan evaluasi, penyesuaian, dan pengkinian
tersebut dilakukan secara continuous, sehingga kebijakan serta prosedur pengendalian risiko hukum
menghasilkan suatu risk response yang efektif, sesuai dengan perkembangan peraturan perundang-
cepat dan efisien. undangan dan kebutuhan bisnis Bank.
542 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 545
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Proses Manajemen Risiko oleh Divisi Legal sebagai pemilik domain risiko
Dalam menjalankan fungsi pengelolaan Risiko hukum.
Hukum, BNI menerapkan proses manajemen risiko
hukum yang terdiri dari: Pemantauan risiko hukum meliputi:
a. Litigasi, pengawasan dan penanganan perkara
1. Identifikasi Risiko Hukum pidana maupun perdata secara bankwide.
BNI melakukan identifikasi risiko hukum secara b. Kualitas perikatan, koordinasi dengan unit
berkala dan proaktif dengan menganalisis bisnis dalam penyusunan dan penyempurnaan
seluruh sumber risiko hukum yang dilakukan perjanjian agar enforceable dan melindungi
terhadap produk dan aktivitas usaha BNI serta kepentingan Bank.
risiko hukum dari produk dan aktivitas baru. c. Perubahan regulasi, pemantauan dampak
Fokus identifikasi adalah sumber dan pemicu ketiadaan atau perubahan peraturan terhadap
risiko, termasuk: kesesuaian dan keberlanjutan produk/
a. Potensi litigasi dari sengketa perdata/pidana, aktivitas, termasuk pemenuhan dokumen dan
b. Kekuatan enforceability perikatan/kontrak, SLA yang relevan.
c. Dampak perubahan atau ketiadaan regulasi
yang dapat membatalkan transaksi atau Hasil pemantauan yang mencakup evaluasi
membuat produk tidak comply. terhadap eksposur risiko hukum tersebut disusun
dalam suatu Sistem Informasi Manajemen Risiko
Proses ini memastikan setiap produk/fitur baru Hukum (SIM Risiko Hukum) yang menyediakan
telah melalui kajian risiko dan kontrol hukum laporan eksposur risiko hukum secara berkala
yang layak sebelum dijalankan. (bulanan, triwulanan dan tahunan) termasuk
tindak lanjut yang diperlukan.
2. Pengukuran Risiko Hukum
BNI menggunakan metode pengukuran 4. Pengendalian Risiko Hukum
Risiko Hukum yang selaras dengan kerangka Pengendalian risiko hukum dilakukan untuk
manajemen risiko Bank, mencakup pendekatan menjaga keberlangsungan usaha, melindungi
kuantitatif dan kualitatif. Pengukuran difokuskan hak Bank, dan mencegah kerugian material
pada estimasi dampak kerugian dan kekuatan akibat lemahnya aspek yuridis maupun proses
aspek yuridis, menggunakan indikator utama litigasi.
berupa potensi kerugian dari tuntutan litigasi,
risiko pembatalan perjanjian akibat kelemahan Cakupan pengendalian risiko hukum BNI
perikatan, serta dampak perubahan atau meliputi:
ketiadaan regulasi yang dapat menyebabkan a. Penilaian yuridis atas produk baru atau
produk menjadi tidak selaras dengan ketentuan perubahan fitur sebelum diimplementasikan,
yang berlaku. untuk memastikan kesesuaian dan
enforceability.
Review parameter, bobot, dan limit pengukuran b. Pemberian advis dan pendampingan hukum
Risiko Hukum dilakukan oleh Divisi Legal secara kepada unit operasional dalam eksekusi
independen, dengan mempertimbangkan transaksi dan penyelesaian isu hukum.
masukan Direksi, Divisi Enterprise Risk c. Review berkala atas format perjanjian
Management, serta standar regulator. Hasil standar, khususnya perjanjian kredit, agar
pengukuran mencerminkan penilaian atas Risiko selalu sesuai regulasi yang berlaku.
Inheren dan Kualitas Penerapan Manajemen d. Penilaian ulang (scoring) atas kontrak/
Risiko (KPMR), yang dituangkan dalam Profil perjanjian dengan pihak eksternal untuk
Risiko Hukum sebagai dasar pemantauan, memastikan validitas hak dan proses
mitigasi, dan pengambilan keputusan strategis enforceability.
Bank secara berkelanjutan. e. Pemantauan intensif dan penanganan
gugatan Perbuatan Melawan Hukum yang
3. Pemantauan Risiko Hukum melibatkan BNI sebagai Tergugat/Turut
BNI memiliki sistem dan prosedur pemantauan Tergugat di seluruh region.
risiko yang memadai, mencakup pemantauan f. Penyediaan template dokumen hukum
atas besarnya eksposur Risiko Hukum yang utama (termasuk garansi bank dan perjanjian
melekat, toleransi risiko, kepatuhan terhadap limit jaminan) sebagai acuan transaksi yang aman
internal, serta konsistensi implementasi dengan dan enforceable.
kebijakan dan prosedur Bank. Pemantauan g. Penguatan legal risk awareness melalui
dilakukan oleh unit pelaksana (Risk Owner) pelatihan dan penyuluhan hukum kepada unit
dan Satuan Kerja Manajemen Risiko, termasuk bisnis dan operasional.
Laporan Tahunan 2025
543
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 546
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
5. Sistem Informasi Manajemen Risiko Hukum b. Unit-level: strategi yang dijalankan pada
BNI memiliki sistem informasi yang mendukung tingkat divisi, wilayah, sentra, atau kantor
pengambilan keputusan risiko hukum secara cabang, tetap berada dalam koridor kebijakan
cepat, akurat, dan terdokumentasi, mencakup: dan risk appetite grup.
a. Laporan periodik, disampaikan bersamaan 3. Penguatan pengelolaan
dengan pelaporan profil risiko Bank, yang a. Keputusan strategis BNI selalu
memuat: mempertimbangkan kecukupan modal dan
1) Data potensi kerugian dari isu hukum likuiditas, daya tahan laba, diversifikasi
material, portofolio, serta kesiapan operasional dalam
2) Hasil legal review perjanjian (standar dan kondisi normal maupun tertekan.
non-standar), b. Transformasi digital, penguatan keamanan
3) Status regulasi atas produk/aktivitas baru siber, dan pembacaan sinyal risiko makro
atau perubahan fitur, termasuk gap atau dilakukan secara proaktif agar strategi Bank
perubahan peraturan. tetap adaptif dan resilien.
c. Risiko Stratejik juga mencakup pemantauan
b. Laporan insidentil, untuk memastikan atas potensi dampak dari perubahan teknologi,
eskalasi dan respons risiko berjalan tepat kondisi makroekonomi, kompetisi pasar, serta
waktu, meliputi: kebijakan regulator, untuk memastikan Bank
1) Daftar perkara aktif (pidana, perdata, dan siap merespons lebih cepat dari guncangan
PMH), yang mungkin muncul.
2) Laporan perkembangan perkara kepada
Direksi dan/atau Dewan Komisaris, Tata Kelola dan Organisasi
3) Laporan ad-hoc atas pelampauan limit, Manajemen Risiko Stratejik dijalankan oleh Divisi
temuan legal risk baru, atau kebutuhan Corporate Planning & Performance Management,
tindak lanjut strategis. di bawah pengawasan aktif Direktur Finance &
Strategy. Fungsi ini memastikan keputusan strategis
PENGELOLAAN RISIKO STRATEJIK Bank tetap seimbang antara target pertumbuhan
dan batasan risiko.
Risiko Stratejik adalah risiko yang muncul akibat
ketidaktepatan dalam perumusan atau pengambilan BNI menerapkan pengelolaan risiko stratejik melalui
keputusan strategis, serta kegagalan dalam proses perencanaan strategis, penganggaran, dan
membaca dan merespons perubahan lingkungan penetapan target, dengan prinsip cascading dari
bisnis Bank. level management ke seluruh unit dan wilayah
secara konsisten.
BNI mengelola Risiko Stratejik secara terstruktur
dengan tiga sudut pandang utama: Dokumen utama perencanaan strategis yang
menjadi landasan pengelolaan risiko meliputi:
1. Berdasarkan Horizon perencanaan
a. Rencana jangka panjang: strategi dan inisiatif 1. Corporate Plan
yang dirancang untuk dijalankan dalam siklus Dokumen strategi lima tahunan yang memuat
5 (lima) tahun, mencakup Strategic foresight & arah pertumbuhan, kapasitas risiko, dan
trend analysis, Board-level strategic dialogue, ketahanan model bisnis. Corporate Plan
ketahanan model bisnis, kesiapan modal, dan ditinjau setiap 5 (lima) tahun atau lebih cepat
arah pertumbuhan utama. bila lingkungan bisnis industri berubah secara
b. Rencana jangka pendek: rencana 1–3 tahun signifikan.
yang berfokus pada target kinerja, prioritas
segmen, penguatan kapabilitas, penyesuaian 2. Rencana Bisnis Bank (RBB) & Business Plan Unit
roadmap & milestone, dan respons cepat Rencana kegiatan usaha tiga tahunan dan
terhadap dinamika pasar dan regulasi. tahunan per segmen bisnis, divisi, serta kantor
wilayah/cabang. Peninjauan dilakukan minimal
2. Berdasarkan Cakupan penerapan setiap Semester I, atau lebih cepat jika kondisi
a. Bank-wide: strategi yang mengikat seluruh makro, kompetisi, atau kebijakan regulator
lini organisasi, memastikan keselarasan berubah.
pertumbuhan, batasan risiko, pengawasan
menyeluruh dari Board-level, dan ketahanan
operasional.
544 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 547
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
3. Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Penilaian profil risiko stratejik secara detail
Dokumen rencana strategis tahunan yang dituangkan dalam laporan profil risiko stratejik
memuat sasaran dan tujuan BNI yang hendak dengan berpedoman pada Prosedur Penilaian
dicapai dan disusun dengan mempertimbangkan Profil Risiko BNI.
faktor risiko yang dapat memengaruhi
pencapaian sasaran yang ditetapkan. 3. Pemantauan Risiko Stratejik
BNI memantau seluruh eksposur risiko stratejik
Kebijakan dan Prosedur secara berkala, terutama yang berdampak
Kerangka pengelolaan Risiko Stratejik BNI mengacu signifikan pada kinerja bisnis, permodalan,
pada Kebijakan Umum Manajemen Risiko (KUMR) dan posisi persaingan. Fokus pemantauan
serta Kebijakan Manajemen Risiko Terintegrasi dan diarahkan pada deviasi strategi, histori kerugian
Permodalan Terintegrasi (KUMRT). Implementasinya akibat implementasi yang tidak efektif, serta
diperkuat oleh prosedur internal yang mengatur perubahan lingkungan eksternal dan internal
siklus strategi dan produk, mencakup: yang memerlukan respons cepat.
1. Prosedur Manajemen Risiko Stratejik
2. Prosedur Perencanaan Strategis Isu stratejik yang berpotensi menekan kondisi
3. Prosedur Penyelenggaraan Produk Bank keuangan atau menghambat pencapaian target,
dilaporkan kepada Direksi beserta analisis
Seluruh kebijakan dan prosedur ditinjau secara dampak dan langkah perbaikan. Pemantauan
berkala berdasarkan perkembangan eksternal dan dilakukan secara forward-looking dengan
internal Bank, serta ketentuan regulator. mempertimbangkan dinamika makroekonomi,
pergeseran risiko industri, dan tekanan kompetisi
Proses Manajemen Risiko di pasar.
Dalam menjalankan fungsi pengelolaan Risiko
Stratejik, BNI menerapkan proses manajemen risiko Untuk memastikan konsistensi, BNI menggunakan
stratejik yang terdiri dari: beberapa mekanisme pemantauan. Kinerja dan
realisasi strategi bank-wide ditinjau setiap bulan.
1. Identifikasi Risiko Stratejik Perkembangan Business Plan unit dan realisasi
Identifikasi Risiko Stratejik dilakukan secara Rencana Bisnis Bank dipantau setiap triwulan.
berkala dan berkelanjutan dengan: Evaluasi yang lebih komprehensif atas kinerja,
a. Memetakan faktor risiko stratejik pada setiap pangsa pasar, isu stratejik, dan target keuangan
aktivitas/fungsi, terutama yang dapat timbul dilakukan minimal setiap semester dalam forum
dari ketidaksinambungan kebijakan terhadap Business Meeting dan Business Review di Kantor
visi–misi Bank, keterlambatan atau deviasi Pusat maupun Wilayah.
eksekusi strategi, serta ketidaktepatan dalam
merespons dinamika lingkungan bisnis. Peran pemantauan strategi di level bank-wide
b. Menganalisis risiko atas strategi yang intensif dijalankan oleh Divisi Corporate Planning &
sumber daya atau berdampak luas, termasuk Performance Management (CPM), termasuk
ekspansi ke pasar/segmen baru, aksi korporasi untuk target keuangan. Pada level divisi/unit,
(akuisisi/divestasi), dan diversifikasi produk/ pemantauan realisasi strategi dan program kerja
layanan, untuk memastikan keselarasan profil dilakukan oleh unit pendukung yang ditunjuk
risiko dan implikasi ketahanan Bank. sesuai ruang lingkup dan materialitas strategi.
2. Pengukuran Risiko Stratejik 4. Pengendalian Risiko Stratejik
Pengukuran risiko stratejik dilakukan dengan BNI melakukan pengendalian risiko stratejik
menggunakan 4 (empat) parameter, yaitu: secara disiplin dengan memastikan bahwa
kesesuaian strategi dengan kondisi lingkungan realisasi kinerja, khususnya kinerja keuangan dan
bisnis, strategi berisiko tinggi dan strategi implementasi strategi tetap berada dalam batas
berisiko rendah, posisi bisnis Bank terhadap toleransi risiko yang ditetapkan. Pengendalian
pesaing dan pencapaian realisasi Rencana Bisnis dilakukan melalui monitoring actual vs target,
Bank (RBB). identifikasi deviasi yang material, serta eskalasi
kepada Direksi untuk keputusan dan tindak lanjut
Selain itu, dalam pengukuran kualitas penerapan perbaikan.
manajemen risiko dapat ditinjau dari hasil tata
kelola, kerangka manajemen risiko, proses Kerangka dan mekanisme pengendalian risiko
manajemen risiko, sistem informasi dan Sumber stratejik disetujui oleh Direksi dan dikaji ulang
Daya Manusia (SDM), serta sistem pengendalian secara berkala guna memastikan keselarasan
risiko. dengan dinamika bisnis, kondisi lingkungan, dan
prinsip kehati-hatian secara berkelanjutan.
Laporan Tahunan 2025
545
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 548
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
BNI menjalankan pengendalian risiko stratejik BNI mengelola risiko kepatuhan melalui penerapan
melalui beberapa forum dan mekanisme utama: sistem pengendalian internal yang melekat di
a. Rapat Direksi (Radisi) setiap bulan, untuk setiap lini organisasi, didukung fungsi kepatuhan
meninjau pencapaian kinerja bank-wide dan dan pengawasan aktif oleh Direksi. Pemantauan
mengambil keputusan strategis bila terdapat risiko kepatuhan dilakukan secara berkala dengan
deviasi yang material terhadap target. fokus pada parameter yang bersifat material
b. Business Plan Review tiap divisi/unit setiap dan berdampak pada profil risiko Bank maupun
triwulan, untuk memastikan ketepatan grup, meliputi rasio Kewajiban Penyediaan Modal
implementasi strategi dan corrective action Minimum (KPMM), Batas Maksimum Pemberian
lebih dini bila terdapat hambatan pencapaian Kredit (BMPK), Non-Performing Loan (NPL), Posisi
target keuangan. Devisa Netto (PDN), dan Giro Wajib Minimum
c. Pemantauan dan pelaporan Rencana Bisnis (GWM), termasuk ketahanan likuiditas minimum
Bank ke OJK setiap triwulan, sebagai bentuk seperti Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net
kontrol formal atas konsistensi profil risiko Stable Funding Ratio (NSFR). BNI juga menyiapkan
dan realisasi target terhadap rencana yang mekanisme eskalasi dan tindak lanjut perbaikan
disampaikan kepada otoritas. yang terukur apabila terjadi penyimpangan atau
d. Business Meeting setiap semester di Kantor perubahan regulasi yang berdampak signifikan
Pusat dan Wilayah, sebagai forum evaluasi terhadap aktivitas usaha Bank.
komprehensif atas kinerja, pangsa pasar, dan
efektivitas strategi lintas unit. Tata Kelola dan Organisasi
Pengelolaan risiko kepatuhan di BNI dijalankan
Sepanjang proses tersebut, Direksi memantau melalui struktur organisasi yang jelas, independen,
pelaksanaan strategi dan pencapaian target yang dan memiliki akuntabilitas yang tegas di setiap lini.
tertuang dalam RBB. Jika terjadi penyimpangan BNI memiliki fungsi manajemen risiko kepatuhan
atau potensi tekanan signifikan, Direksi yang memadai, dengan pembagian wewenang dan
menugaskan unit terkait untuk melakukan tanggung jawab yang selaras pada setiap unit yang
perbaikan, memperkuat mitigasi, dan memastikan menjalankan kontrol kepatuhan di aktivitas harian
kesinambungan strategi pertumbuhan BNI. maupun pelaporan.
5. Sistem Informasi Manajemen Risiko Stratejik Secara khusus, manajemen risiko kepatuhan
BNI memiliki SIM Risiko Stratejik untuk dikelola oleh Divisi Compliance (CMP) sebagai
mendukung pengelolaan proses risk second line, yang bertugas memastikan pemenuhan
identification, measurement, monitoring, regulasi, memperkuat pengendalian kepatuhan,
dan control berjalan cepat, akurat, dan dapat dan memantau potensi penyimpangan secara lebih
diandalkan. SIM ini menyediakan informasi dini. Divisi CMP berada di bawah pengawasan
utama berupa: aktif Direktur Human Capital & Compliance, guna
a. Laporan Pemantauan Kinerja Bank Wide menjaga independensi, efektivitas fungsi kontrol,
disajikan setiap bulan melalui forum Rapat serta konsistensi penerapan budaya patuh di seluruh
Direksi (Radisi) organisasi BNI.
b. Laporan Realisasi Rencana Bisnis Bank (RBB)
disampaikan setiap triwulan kepada OJK Kebijakan dan Prosedur
c. Laporan Pemantauan Business Plan (BP) Unit Implementasi Manajemen Risiko Kepatuhan
dilaporkan secara triwulanan atau insidentil mengacu pada Pedoman Perusahaan Manajemen
kepada Direktur Sektor terkait, mencakup Risiko Kepatuhan serta Kebijakan dan Prosedur
market share, deviasi strategi, dan kebutuhan terkait lainnya antara lain Pedoman Perusahaan Tata
tindakan perbaikan. Kerja Kepatuhan, Kebijakan Anti Pencucian Uang,
Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan
PENGELOLAAN RISIKO KEPATUHAN Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal
(APU PPT dan PPPSPM), Prosedur Penerapan
Risiko kepatuhan adalah risiko yang timbul ketika Program APU, PPT, dan PPPSPM, Piagam Kepatuhan
BNI tidak memenuhi atau menjalankan ketentuan (Compliance Charter), Pedoman Perusahaan
regulasi maupun standar tata kelola organisasi. Prosedur Penanganan Benturan Kepentingan,
Risiko ini melekat pada seluruh aktivitas Bank, Pedoman Perusahaan Pengendalian Gratifikasi,
khususnya yang berkaitan dengan kewajiban Pedoman Perusahaan Sistem Manajemen Anti
material seperti kecukupan modal, batas konsentrasi Penyuapan, dan Pedoman Perusahaan Penilaian
kredit, kualitas aset, serta pemenuhan cadangan dan Risiko Kepatuhan.
likuiditas minimum.
546 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 549
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Penerapan Manajemen Risiko Kepatuhan di BNI c. Pelanggaran pada transaksi keuangan tertentu
mengacu pada Pedoman Perusahaan Manajemen yang memiliki risiko inheren tinggi, termasuk
Risiko Kepatuhan sebagai payung utama, serta transaksi yang berpotensi menimbulkan
kebijakan internal lain yang relevan untuk implikasi hukum atau ketidaksesuaian
memastikan kepatuhan Bank berjalan end-to-end, regulasi.
terstandar, dan memiliki landasan kontrol yang kuat.
Sebagai bagian dari proses pengukuran, Divisi
Kerangka kebijakan tersebut mencakup tata kerja Compliance melakukan review parameter,
kepatuhan, program APU, PPT dan PPPSPM, bobot, dan metodologi penilaian profil risiko
pengelolaan benturan kepentingan, pengendalian kepatuhan dengan memperhatikan masukan
gratifikasi, sistem manajemen anti-penyuapan, Direksi, fungsi manajemen risiko, unit terkait,
pelindungan data nasabah serta mekanisme serta ketentuan regulator, guna memastikan
pemantauan dan penilaian risiko kepatuhan. BNI hasil pengukuran bersifat objektif, konsisten, dan
memiliki pedoman operasional berupa Compliance dapat ditindaklanjuti.
Charter sebagai piagam fungsi kepatuhan. Seluruh
kebijakan dan prosedur ditinjau secara periodik BNI juga melakukan assessment kepatuhan secara
menyesuaikan perkembangan regulasi dan end-to-end sebelum dan sesudah pelaksanaan,
dinamika usaha. khususnya pada kebijakan baru, peluncuran
produk atau perubahan fitur, serta pada transaksi
Proses Manajemen Risiko material yang membutuhkan opini kepatuhan.
Dalam mendukung pertumbuhan bisnis BNI Hasil penilaian tersebut terdokumentasi dalam
yang sehat dan berkelanjutan, Divisi Compliance Laporan Profil Risiko Kepatuhan, yang disusun
menjalankan peran pengelolaan risiko kepatuhan mengacu pada Prosedur Penilaian Profil Risiko
secara proaktif, mencakup proses identifikasi hingga BNI dan menjadi dasar langkah pengendalian
pengendalian faktor ketidakpatuhan di seluruh dan mitigasi risiko.
aktivitas dan layanan Bank.
Untuk memperkuat kualitas pengukuran di tingkat
1. Identifikasi Risiko Kepatuhan unit, BNI menerapkan Compliance Index (CIX)
Proses ini dilakukan untuk mengenali seluruh secara periodik sebagai ukuran kedewasaan dan
potensi risiko yang melekat pada aktivitas konsistensi kepatuhan unit kerja. Parameter CIX
fungsional, termasuk faktor yang dapat disusun berdasarkan kejadian kepatuhan yang
meningkatkan eksposur risiko kepatuhan, antara teridentifikasi, diurutkan dari tingkat potensi
lain: kerugian tertinggi ke level yang lebih rendah,
a. Kompleksitas kegiatan usaha, model bisnis, sehingga mampu menggambarkan prioritas
serta peluncuran produk dan fitur baru. penguatan kontrol, pembinaan, dan tindakan
b. Volume dan materialitas insiden korektif secara proporsional.
ketidakpatuhan terhadap kebijakan internal,
ketentuan regulator, dan standar etika bisnis. 3. Pemantauan Risiko Kepatuhan
c. Karakteristik produk dan layanan perbankan, Pemantauan risiko kepatuhan di BNI dilakukan
khususnya yang berisiko dimanfaatkan secara berkelanjutan, mencakup pemantauan
sebagai jalur masuk dana ilegal, termasuk atas indikator kepatuhan utama dan pelaporan
hasil tindak pidana dan pendanaan terorisme. kepada Direksi, baik secara insidentil saat terjadi
d. Pemanfaatan teknologi digital yang pelanggaran maupun secara periodik. Cakupan
meningkatkan kerentanan terhadap pemantauan meliputi:
pengumpulan dan perpindahan data pribadi a. Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)
tanpa persetujuan pemilik data. b. Posisi Devisa Neto (PDN)
c. Kecukupan Giro Wajib Minimum (GWM)
2. Pengukuran Risiko Kepatuhan dalam Rupiah dan valuta asing
Pengukuran risiko kepatuhan di BNI dilakukan d. Perkembangan dan kualitas kredit, termasuk
menggunakan indikator utama yang kredit bermasalah (Non-Performing Loan/
merefleksikan tingkat dan karakter pelanggaran, NPL)
meliputi: e. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
a. Jenis dan signifikansi pelanggaran yang (KPMM) dan capital buffer
terjadi di unit kerja, termasuk potensi sanksi f. Rekam kepatuhan terhadap ketentuan
dan dampaknya bagi Bank. regulator, termasuk denda dan teguran
b. Frekuensi pelanggaran terhadap ketentuan pengawasan, seperti pelanggaran pelaporan
internal maupun regulator, sebagai rekam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK)
jejak (track record) kepatuhan BNI.
Laporan Tahunan 2025
547
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 550
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
g. Kepatuhan atas kewajiban pelaporan kepada PENGELOLAAN RISIKO REPUTASI
pihak eksternal, baik laporan berkala maupun
laporan material tertentu Risiko reputasi merupakan potensi menurunnya
h. Kesiapan dan tindak lanjut implementasi kepercayaan stakeholder akibat persepsi atau
regulasi baru, termasuk pemenuhan gap pemberitaan negatif terhadap Bank. Sumbernya
kepatuhan dan timeline penerapannya antara lain sentimen media, keluhan nasabah,
i. Peringkat Komposit Risiko Kepatuhan pelanggaran etika, kelemahan tata kelola, budaya
(termasuk hasil penilaian internal dan perusahaan, serta strategi komunikasi yang kurang
peringkat komposit) BNI secara berkala efektif.
4. Pengendalian Risiko Kepatuhan BNI mengelola risiko reputasi secara proaktif
Pengendalian risiko kepatuhan di BNI melalui pemantauan sentimen publik, respons cepat
dilaksanakan secara preventif untuk memastikan atas keluhan, penguatan etika dan budaya, serta
bahwa kebijakan, sistem, dan aktivitas usaha komunikasi yang konsisten dan transparan untuk
telah selaras dengan ketentuan otoritas pengawas menjaga kepercayaan nasabah.
yang berwenang. BNI juga menjaga kepatuhan
atas setiap komitmen yang disampaikan kepada Tata Kelola dan Organisasi
regulator maupun pemangku pengawasan BNI menerapkan manajemen risiko reputasi
lainnya. BNI menerapkan pengendalian dengan pembagian peran yang jelas antar
kepatuhan secara menyeluruh, baik pada lingkup fungsi pengelola, mencakup pemantauan media,
Bank secara individu maupun pada entitas anak, pengelolaan keluhan, komunikasi investor, dan
serta pada operasional di jaringan internasional. respons krisis secara terkoordinasi. Divisi Corporate
Dalam penerapannya, BNI memastikan standar Secretary (CSE) menjalankan fungsi news & crisis
kepatuhan tetap terjaga sesuai yurisdiksi di management melalui pemantauan opini media dan
setiap negara tempat BNI beroperasi, khususnya media sosial, respons cepat atas isu negatif, serta
di Kantor Luar Negeri. pengelolaan komunikasi saat kondisi krisis. Divisi
Customer Experience Center (CXC) bertanggung
Proses pengendalian ini mencakup pemeriksaan jawab mengelola komplain dan keluhan nasabah
awal sebelum kebijakan atau aktivitas dijalankan, secara end-to-end untuk menjaga kualitas layanan
pemantauan atas kesesuaian penerapan di unit dan kepercayaan publik. Divisi Investor Relations
domestik maupun internasional, serta penguatan (IRN) berperan menjaga persepsi dan kepercayaan
kapabilitas unit kepatuhan dalam menjaga investor melalui komunikasi kinerja dan strategi
keselarasan terhadap standar regulasi dan etika Bank kepada analis dan investor, pemantauan posisi
bisnis yang sehat. saham terhadap peers, serta pengelolaan hubungan
dengan ekosistem pasar modal Indonesia.
5. Sistem Informasi Manajemen Risiko Kepatuhan
BNI memiliki Sistem Informasi Manajemen Kebijakan dan Prosedur
Risiko Kepatuhan yang digunakan untuk Kebijakan manajemen risiko reputasi BNI
mendukung seluruh tahapan manajemen risiko, berlandaskan pada Kebijakan Umum Manajemen
mulai dari identifikasi, pengukuran, pemantauan, Risiko (KUMR) serta Kebijakan Umum Manajemen
hingga pengendalian risiko kepatuhan. Sistem Risiko Terintegrasi dan Permodalan Terintegrasi
ini memastikan ketersediaan informasi yang (KUMRT). Implementasinya dijalankan melalui
akurat, lengkap, dan tepat waktu sebagai dasar pedoman operasional yang mengatur respons
pengambilan keputusan mitigasi dan perbaikan. isu media, pelindungan konsumen, pengelolaan
komunikasi krisis, serta penanganan pengaduan
Pelaporan risiko kepatuhan di BNI disusun secara secara terstruktur.
terstruktur dalam Laporan Kepatuhan kepada
Direktur Utama melalui Direktur yang membawahi Pedoman Perusahaan utama yang mendukung
fungsi kepatuhan, dengan tembusan kepada pengelolaan risiko reputasi mencakup:
Dewan Komisaris. Output utama yang dihasilkan 1. Prosedur Manajemen Risiko Reputasi,
mencakup Laporan Kepatuhan dan Laporan Profil 2. Manajemen Krisis,
Risiko Kepatuhan, yang memberikan gambaran 3. Pengelolaan Hubungan Media,
komprehensif mengenai tingkat eksposur dan 4. Pelindungan Konsumen, dan
efektivitas mitigasi risiko kepatuhan Bank. 5. Penyelesaian Pengaduan Nasabah.
Kerangka kebijakan dan prosedur ini dikaji ulang
secara berkala untuk memastikan keselarasan
dengan dinamika bisnis, ekspektasi publik, dan
perkembangan regulasi.
548 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 551
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Proses Manajemen Risiko 3. Pemantauan Risiko Reputasi
Divisi Corporate Secretary (CSE), Divisi Customer BNI menjalankan pemantauan Risiko Reputasi
Experience Center (CXC), dan Divisi Investor secara proaktif dan berkala untuk menjaga
Relations (IRN) melaksanakan fungsi dan proses kepercayaan stakeholder, memastikan isu
manajemen risiko reputasi, antara lain melalui terdeteksi lebih awal, dan respons krisis dilakukan
proses sebagai berikut: secara cepat dan terukur. Cakupan pemantauan
meliputi:
1. Identifikasi Risiko Reputasi a. Sentimen media dan rumor pasar, termasuk
Proses identifikasi mencakup analisis sumber analisis opini publik di media sosial.
risiko dari media, layanan, teknologi, dan b. Isu dan krisis komunikasi yang dapat
persepsi pemangku kepentingan. Risiko reputasi memengaruhi tingkat kepercayaan terhadap
dapat timbul akibat: Bank.
a. Pemberitaan atau rumor negatif tentang BNI c. Keluhan nasabah di kanal publik maupun BNI
b. Strategi komunikasi yang kurang efektif Call (komplain produk, layanan, dan proses).
c. Kualitas layanan atau informasi yang belum d. Insiden digital dan keamanan siber yang
optimal berpotensi memicu persepsi negatif.
d. Gangguan atau kegagalan sistem TI yang
memengaruhi pengalaman nasabah Hasil pemantauan disusun dalam laporan yang
berlapis sesuai tingkat dampak, meliputi:
Selain itu, BNI melakukan pemetaan pemangku a. Laporan Media Monitoring, harian dan
kepentingan (stakeholder mapping) secara mingguan, berisi sentimen, isu utama, dan
berkala untuk menangkap perubahan ekspektasi perkembangan opini publik.
dan perhatian publik. Hasil pemetaan disusun b. Laporan Risiko Reputasi Triwulanan, memuat
tertulis dan menjadi referensi unit terkait dalam tren sentimen, isu material, dan langkah
merespons isu maupun strategi komunikasi. tindak lanjut.
c. Laporan Tahunan Risiko Reputasi, menjadi
Seluruh kejadian yang berdampak pada reputasi bagian dari Annual Report, berisi evaluasi
dicatat secara sistematis dalam administrasi efektivitas pengelolaan isu dan krisis di level
data risiko reputasi, termasuk proyeksi potensi enterprise.
dampaknya. Penanganan dan prioritas mitigasi d. Eskalasi insidentil, disampaikan sewaktu-
dibedakan berdasarkan tingkat materialitas waktu kepada Direksi dan Dewan Komisaris
dan pengaruhnya terhadap persepsi publik, jika terdapat isu berdampak signifikan.
kepercayaan nasabah, dan keyakinan investor.
Dengan model pemantauan ini, BNI memastikan
2. Pengukuran Risiko Reputasi risiko reputasi dikelola secara adaptif, berbasis
BNI mengukur risiko reputasi menggunakan data, dan selaras dengan strategi komunikasi
indikator utama berikut: Bank.
a. Pengaruh reputasi pemilik Bank dan
perusahaan terkait 4. Pengendalian Risiko Reputasi
b. Pelanggaran etika bisnis BNI menempatkan pengendalian Risiko
c. Kompleksitas produk dan kerja sama bisnis Reputasi sebagai bagian dari perlindungan
d. Frekuensi, materialitas, dan eksposur nilai dan kepercayaan stakeholder. Setiap isu
pemberitaan negatif material, keluhan nasabah, maupun peristiwa
e. Frekuensi dan materialitas keluhan nasabah yang berpotensi menurunkan kepercayaan
ditindaklanjuti lebih awal melalui mekanisme
Penetapan bobot dan metode pengukuran kontrol yang terkoordinasi.
dilakukan oleh Divisi CSE, CXC, dan IRN, dengan
mempertimbangkan masukan Direksi, Divisi Pengendalian Risiko Reputasi mencakup:
ERM, serta ketentuan regulator. Hasil pengukuran a. Pencegahan insiden reputasi melalui
dituangkan dalam Laporan Profil Risiko Reputasi pengelolaan isu secara ex-ante pada proses
BNI yang disusun rinci sesuai Prosedur Penilaian bisnis, produk baru, dan kerja sama strategis.
Profil Risiko BNI, sebagai dasar pengambilan b. Respons cepat pemulihan reputasi setelah
keputusan, mitigasi isu, dan langkah perbaikan insiden, dengan fokus pada stabilisasi
reputasi secara berkelanjutan. persepsi publik dan pencegahan eskalasi isu.
c. Penguatan kompetensi komunikasi risiko bagi
tim kehumasan di Kantor Pusat dan wilayah,
agar respons terhadap isu dan opini berjalan
efektif, proporsional, dan konsisten.
Laporan Tahunan 2025
549
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 552
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
d. Standar kecepatan respons nasabah melalui PENGELOLAAN RISIKO TRANSAKSI INTRA-
penerapan Service Level Agreement di proses GROUP
penanganan pengaduan dan klarifikasi isu
publik. Risiko Transaksi Intra-Group adalah risiko yang
e. Kesiapan manajemen krisis komunikasi timbul akibat ketergantungan antar entitas dalam
melalui Crisis Contingency Plan yang terukur satu Konglomerasi Keuangan, baik bersifat langsung
dari skala ringan hingga berat, dengan alur maupun tidak langsung, yang dapat berdampak
eskalasi yang jelas ke Direksi dan Dewan pada pemenuhan kewajiban perjanjian, eksposur
Komisaris. pendanaan, maupun stabilitas kondisi keuangan
f. Pengelolaan waktu dan sensitivitas respons grup. Risiko ini dapat terjadi baik pada transaksi
dengan standar pemantauan opini publik dan yang melibatkan perpindahan dana maupun yang
pemilihan strategi komunikasi berbasis data tidak melibatkan perpindahan dana, termasuk
sentimen. komitmen tertulis maupun non-tertulis antar entitas.
Dalam menerapkan mitigasi reputasi, BNI BNI mengelola risiko ini melalui kerangka tata kelola
mempertimbangkan tingkat materialitas terintegrasi untuk memastikan setiap hubungan
isu, biaya respons, serta keseimbangan keuangan, komitmen, dan eksposur intra-group
antara perlindungan kepercayaan publik dan tetap terkontrol, transparan, dan berada dalam batas
keberlanjutan pertumbuhan Bank. Risiko reputasi toleransi risiko grup. Pengelolaan dilakukan secara
dapat diterima secara terbatas sepanjang tetap berkelanjutan, mencakup penilaian, pemantauan
berada dalam batas selera risiko yang telah eksposur material, serta penyelarasan kebijakan dan
ditetapkan. prosedur antar entitas dalam konglomerasi, guna
menjaga resiliensi keuangan dan kepatuhan grup
5. Sistem Informasi Manajemen Risiko Reputasi secara menyeluruh.
Sistem Informasi Manajemen Risiko Reputasi
di BNI berfungsi menyediakan data untuk Tata Kelola dan Organisasi
mendukung pengambilan keputusan, BNI memiliki fungsi manajemen risiko transaksi
pemantauan isu, dan respons mitigasi secara intra-group yang memadai, dengan wewenang dan
cepat serta terkoordinasi. Sistem informasi ini tanggung jawab yang jelas di tingkat Perusahaan
memastikan seluruh kejadian reputasi yang Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) maupun
material terdokumentasi dan terlaporkan secara di seluruh entitas anak usaha. Kerangka ini
berjenjang kepada manajemen dan Board. memastikan setiap aktivitas intra-group dikelola
secara independen, terkoordinasi, dan selaras
Cakupan sistem informasi mencakup: dengan batasan risk appetite konglomerasi.
a. Pemantauan media terintegrasi, baik melalui
dashboard elektronik maupun analisis Manajemen risiko transaksi intra-group dilaksanakan
sentimen pemberitaan dan opini publik. oleh Divisi Enterprise Risk Management (ERM)
b. Pencatatan kejadian risiko reputasi secara sebagai second line di tingkat PIKK, dengan
tertib, termasuk isu, respons manajemen, dukungan penguatan pengelolaan hubungan intra-
dan pembahasan dalam rapat manajemen group oleh Divisi Subsidiaries Management (SSM),
maupun Board, yang terdokumentasi dalam serta implementasi operasional oleh unit terkait di
sistem elektronik sebagai bagian dari audit BNI maupun Perusahaan Anak (PA).
trail dan tata kelola keputusan.
c. EarlyWarning System (EWS), yaitu mekanisme Pengelolaan dilakukan melalui pembagian peran
peringatan dini berbasis indikator risiko dan sebagai berikut:
sinyal sentimen media, untuk mendeteksi 1. Divisi Enterprise Risk Management (ERM)
potensi tekanan reputasi sehingga langkah Melakukan penilaian risiko inheren terintegrasi,
mitigasi dapat dilakukan lebih awal. pemantauan eksposur intra-group yang material,
validasi metodologi pengukuran, serta pelaporan
Dengan dukungan Sistem Informasi ini, BNI risiko intra-group di tingkat PIKK kepada
menjaga kualitas pelaporan Risiko Reputasi manajemen, Dewan Komisaris dan Regulator.
secara periodik maupun insidentil kepada 2. Divisi Subsidiaries Management (SSM)
manajemen dan Board, serta memperkuat Memastikan tata kelola risiko terintegrasi
kesiapan respons krisis dan kepercayaan berjalan efektif di seluruh Perusahaan Anak,
stakeholder secara berkelanjutan. termasuk penyelarasan kebijakan, pemantauan
kepatuhan pelaksanaan transaksi intra-group,
serta koordinasi tindak lanjut penguatan resiliensi
Perusahaan Anak terhadap risiko transaksi intra
group yang berdampak pada BNI Group.
550 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 553
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
3. Unit Bisnis BNI dan Perusahaan Anak aktivitas usaha, layanan, dan transaksi antar
Menjalankan pengelolaan dan kontrol risiko LJK dalam konglomerasi keuangan BNI. Proses
intra-group sesuai karakteristik transaksi dan ini mencakup faktor pemicu seperti kepemilikan
produk, termasuk pemenuhan kewajiban, silang, sentralisasi likuiditas, jaminan dan
dokumentasi perikatan, pengelolaan limit intra- pinjaman intra-grup, pembelian/penjualan aset
group, serta penyediaan data dan indikator risiko antar entitas, transfer risiko melalui reasuransi,
yang relevan kepada ERM dan SSM. serta transaksi pengalihan eksposur risiko di
dalam konglomerasi.
Kerangka organisasi ini mendukung pengambilan
keputusan intra-group yang terukur, menjaga Tujuan identifikasi ini adalah mengenali potensi
kepatuhan, serta memperkuat ketahanan ketergantungan antar entitas dan memastikan
permodalan dan likuiditas konglomerasi secara seluruh risiko material yang melekat pada
berkelanjutan. transaksi intra-group telah terpetakan sejak awal,
termasuk dampaknya terhadap eksposur dan
Kebijakan dan Prosedur profil risiko konglomerasi keuangan BNI.
BNI menerapkan pengelolaan Risiko Transaksi
Intra-Group dalam kerangka manajemen risiko 2. Pengukuran Risiko Transaksi Intra-Group
terintegrasi di tingkat konglomerasi keuangan BNI mengukur risiko transaksi intra-group secara
(PIKK), dengan landasan utama: terintegrasi pada seluruh transaksi antar anggota
1. Kebijakan Umum Manajemen Risiko Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BNI. Tujuan utamanya
dan Permodalan Terintegrasi (KUMRT) adalah menilai tingkat risiko dan materialitas
Menjadi payung kebijakan yang mengatur eksposur terhadap stabilitas grup.
batasan risiko, tata kelola, dan kecukupan
permodalan intra-group, termasuk mekanisme Fokus pengelolaan mencakup:
pengelolaan konsentrasi, eksposur material, dan a. Penilaian Tingkat Risiko
interaksi antar entitas dalam konglomerasi. BNI menentukan peringkat risiko transaksi
2. Prosedur Pengelolaan RisikoTransaksi Intra-Group intra-group berdasarkan parameter regulator
Mengatur metodologi penilaian risiko inheren, dan menilai dampak eksposurnya terhadap
penetapan limit intra-group, pemantauan total aset, modal, pendapatan, biaya, serta
eksposur, proses eskalasi, pelaporan, serta kewajiban entitas anggota konglomerasi.
dokumentasi perikatan agar hak dan kewajiban
antar entitas terlindungi dan enforceable. b. Kewajaran & Prinsip Kehati-hatian
BNI melakukan pengujian kewajaran transaksi,
Dalam pelaksanaannya, kebijakan dan prosedur memastikan kecukupan dokumentasi dan
ini juga diselaraskan dengan praktik kehati-hatian enforceability, serta menilai pemenuhan
melalui: prinsip arm’s length, termasuk kesesuaian
1. Kontrol limit intra-group dalam kerangka risk transaksi terhadap risk appetite dan batas
appetite dan toleransi risiko konglomerasi. toleransi risiko grup.
2. Pengkinian metodologi pengukuran risiko intra-
group oleh ERM. c. Metodologi & Evaluasi Model
3. Koordinasi lintas fungsi (Divisi di BNI dan BNI menyusun metodologi pengukuran risiko
Perusahaan Anak) untuk penyediaan data risiko intra-group secara kualitatif dan kuantitatif,
transaksi intra group. disertai evaluasi berkala atas asumsi, sumber
4. Pelaporan terstruktur kepada manajemen, data, dan prosedur pengukuran untuk
Dewan Komisaris dan Regulator. menjaga akurasi dan relevansi model sebagai
dasar mitigasi risiko konglomerasi.
BNI melakukan review dan pengkinian kebijakan/
prosedur secara berkala guna memastikan Sebagai PIKK, BNI memastikan tersedianya:
kesesuaian terhadap dinamika internal, a. Metodologi pengukuran risiko intra-group
perkembangan industri, perubahan pasar, serta yang terstandar dan terintegrasi dalam
ketentuan regulator yang berlaku. kerangka manajemen risiko grup.
b. Review berkala atas asumsi dan data agar
Proses Manajemen Risiko hasil pengukuran tetap relevan dan andal
Proses manajemen risiko transaksi intra-group, sebagai dasar penyusunan rencana mitigasi
antara lain: risiko inheren dan risk mitigation plan intra-
1. Identifikasi Risiko Transaksi Intra-Group group.
BNI melakukan identifikasi risiko intra-group
secara berkala dengan menganalisis produk,
Laporan Tahunan 2025
551
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 554
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
3. Pemantauan Risiko Transaksi Intra-Group BNI juga memperkuat pengendalian kewajaran
BNI melakukan pemantauan secara disiplin harga intra-group guna mencegah distorsi
dan berkesinambungan sebagai bagian dari transfer pricing, menjaga integritas tata kelola
manajemen risiko terintegrasi konglomerasi, transaksi antar-entitas, dan memastikan stabilitas
mencakup transaksi pendanaan, layanan pengelolaan risiko di level konglomerasi
pendukung, operasional bersama, dan aktivitas keuangan.
intra-group lain yang berpotensi meningkatkan
eksposur risiko grup. 5. Sistem Informasi Manajemen Risiko Transaksi
Intra-Group
Pemantauan Risiko Transaksi Intra-Group: Sistem informasi manajemen risiko transaksi
a. Cakupan Pemantauan intra-group BNI dibangun untuk mendukung
BNI memantau seluruh transaksi intra-group pengelolaan risiko secara terintegrasi di level
yang material, termasuk hubungan keuangan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan
dan ketergantungan antar-entitas. Penilaian (PIKK) maupun Perusahaan Anak.
materialitas diukur berdasarkan nilai transaksi
antara BNI dan entitas anggota konglomerasi Cakupan utamanya meliputi:
keuangan, serta antar-sesama entitas dalam 1. Penyediaan data eksposur intra-group pada
grup. total aset, modal, pendapatan, biaya, dan
kewajiban antar entitas dalam grup.
b. Tujuan Pemantauan 2. Informasi hasil penilaian risiko inheren
Memastikan transaksi berjalan wajar, dan mitigasinya, termasuk peringkat risiko
transparan, terdokumentasi, dan sesuai transaksi intra-group.
prinsip kehati-hatian, ketentuan regulator, 3. Dokumentasi dan legal review transaksi intra-
serta risk appetite konglomerasi. group untuk memastikan kewajaran dan
kepatuhan regulator.
c. Tindak Lanjut & Penyempurnaan 4. Pemantauan kepatuhan limit internal intra-
Hasil pemantauan digunakan untuk evaluasi group, sesuai risk appetite dan risk tolerance
berkala, penyempurnaan proses, dan terintegrasi konglomerasi.
perluasan cakupan pelaporan apabila terdapat
perubahan kegiatan usaha, produk, transaksi, PENGELOLAAN RISIKO ASURANSI
atau faktor risiko yang signifikan di level grup.
Risiko asuransi merupakan risiko yang timbul akibat
4. Pengendalian Risiko Transaksi Intra-Group ketidakmampuan perusahaan asuransi dalam
Pengendalian risiko intra-group BNI dilaksanakan memenuhi kewajibannya kepada pemegang polis,
secara terintegrasi dengan memperhatikan yang dapat disebabkan oleh kelemahan dalam
parameter profil risiko inheren transaksi intra- proses seleksi risiko (underwriting), penetapan
group, pemenuhan prinsip kewajaran (arm’s premi (pricing), penggunaan reasuransi, dan/atau
length), kelengkapan dokumentasi, serta penanganan klaim.
kepatuhan terhadap ketentuan regulator dan
hukum yang berlaku. Tata Kelola dan Organisasi
Sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan
Fokus Pengendalian: yang memiliki Perusahaan Anak di bidang asuransi,
a. Penilaian komposisi parameter risiko inheren yaitu BNI Life dan Asuransi Tripakarta, BNI
dalam profil risiko terintegrasi konglomerasi. bertanggung jawab untuk memastikan pengelolaan
b. Pengujian kewajaran transaksi sesuai asas Risiko Asuransi dilaksanakan secara efektif dan
arm’s length. terintegrasi di tingkat konglomerasi.
c. Pemeriksaan ketersediaan dan kelengkapan
dokumen transaksi intra-group. Pengelolaan Risiko Asuransi dilakukan oleh masing-
d. Pemenuhan ketentuan regulator dan masing Perusahaan Anak sesuai dengan karakteristik
enforceability hukum atas setiap transaksi usaha dan ketentuan regulator di industri asuransi.
intra-group. Sementara itu, dalam kerangka manajemen
risiko terintegrasi, metodologi pengukuran Risiko
Intensitas dan metode pengendalian disesuaikan Asuransi dalam Profil Risiko Terintegrasi ditetapkan
dengan batas toleransi dan tingkat risiko dan dikoordinasikan oleh Divisi Enterprise Risk
yang ditetapkan di level konglomerasi. BNI Management (ERM) BNI dengan dukungan Divisi
menerapkan pembatasan eksposur intra-group Subsidiaries Management (SSM).
melalui kepatuhan terhadap BMPK pihak terkait,
untuk memastikan pinjaman antar-entitas tidak
menimbulkan pelampauan limit regulator.
552 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 555
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kebijakan dan Prosedur sistematis untuk menilai tingkat materialitas
Kebijakan pengelolaan Risiko Asuransi di lingkungan dan potensi dampak dari setiap risiko yang telah
Konglomerasi Keuangan BNI mengacu pada diidentifikasi.
Kebijakan Umum Manajemen Risiko Terintegrasi
dan Kebijakan Permodalan Terintegrasi sebagai 3. Pemantauan Risiko Asuransi
kerangka utama pengelolaan risiko di tingkat grup. Pemantauan Risiko Asuransi meliputi
Kebijakan tersebut menjadi pedoman bagi Entitas pemantauan dan melaporkan Risiko Asuransi
Utama dan Perusahaan Anak dalam memastikan yang terjadi kepada Direksi baik sewaktu-waktu
pengelolaan Risiko Asuransi dilakukan secara pada saat terjadinya Risiko Asuransi maupun
prudent, konsisten, dan selaras dengan strategi secara berkala terhadap:
serta risk appetite konglomerasi. a. Rasio Cadangan Teknis terhadap Premi Neto
b. Claim Ratio
Pelaksanaan pengelolaan Risiko Asuransi secara c. Rasio Premi Neto terhadap Modal Sendiri
operasional diatur lebih lanjut dalam Standar d. Lapse Ratio
Operasional Prosedur (SOP) Manajemen Risiko e. Dominasi risiko asuransi terhadap
Terintegrasi, khususnya yang mengatur proses keseluruhan lini usaha
Profil Risiko Terintegrasi. SOP tersebut menjadi f. Pengelolaan Reasuransi
acuan dalam penerapan metodologi pengukuran,
penilaian, dan pelaporan Risiko Asuransi secara Evaluasi secara bulanan atas risiko asuransi
konsolidasi, guna memastikan keseragaman proses, yang dihadapi Konglomerasi Keuangan BNI,
kualitas pengendalian risiko, serta keterpaduan dituangkan dalam Laporan Leading Risk Indicator
pengelolaan Risiko Asuransi dalam keseluruhan yang disampaikan kepada Direktur Sektor Risk
profil risiko Konglomerasi Keuangan BNI. Management. Proses ini dilaksanakan secara
berkelanjutan oleh unit manajemen risiko bekerja
Proses Manajemen Risiko sama unit terkait guna memastikan penerapan
Pengelolaan Risiko Asuransi di lingkungan manajemen risiko asuransi efektif.
Konglomerasi Keuangan BNI dilaksanakan melalui
proses manajemen risiko yang mencakup identifikasi, 4. Pengendalian Risiko Asuransi
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko Pengendalian risiko asuransi dilakukan dengan
secara berkesinambungan, sebagai berikut: menjaga rasio-rasio risiko asuransi tetap berada
pada threshold-nya dan menjalankan inisiasi
1. Identifikasi Risiko Asuransi perbaikan untuk memperbaiki rasio yang masih
Identifikasi risiko asuransi grup dilakukan dinilai berisiko tinggi dan memastikan bahwa
dengan melakukan analisis terhadap faktor yang risiko yang diambil masih dalam batas toleransi
dapat meningkatkan eksposur risiko asuransi dan melaporkan pemburukan yang signifikan
seperti ketidakcukupan proses seleksi risiko kepada Direksi.
(underwriting), penetapan premi (pricing),
penggunaan reasuransi, pengelolaan polis dan/ 5. Sistem Informasi Manajemen Risiko
atau penanganan klaim. BNI melaksanakan proses Pengelolaan Risiko Asuransi didukung oleh
identifikasi risiko secara berkesinambungan Sistem Informasi Manajemen Risiko (SIMR) yang
sebagai bagian dari penerapan manajemen digunakan untuk mengumpulkan, mengolah,
risiko asuransi yang efektif guna memperoleh dan memantau data Risiko Asuransi secara
pemahaman menyeluruh atas seluruh potensi terintegrasi. SIMR mendukung penyusunan
risiko yang dapat memengaruhi profil risiko dan profil Risiko Asuransi dan pelaporan risiko
keberlangsungan usaha. Proses identifikasi juga secara konsisten sebagai bagian dari Profil Risiko
diperkuat melalui koordinasi lintas fungsi guna Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BNI.
memastikan bahwa seluruh risiko yang melekat
pada produk asuransi tercatat dan terkelola PENGELOLAAN RISIKO KANTOR LUAR
secara tepat. NEGERI (KLN)
2. Pengukuran Risiko Asuransi Sebagai Bank beroperasi global, BNI memandang
Pengukuran risiko-risiko yang asuransi pengelolaan risiko Kantor Luar Negeri (KLN)
yang dihadapi BNI dapat dilakukan dengan sebagai elemen strategis untuk menjaga resiliensi,
menggunakan parameter Risiko Teknikal, kepatuhan lintas yurisdiksi, serta kepercayaan
Dominasi Risiko Asuransi terhadap Keseluruhan pemangku kepentingan internasional; mengingat
Lini Usaha, Bauran Risiko Produk dan Jenis eksposur risiko BNI tidak hanya dipengaruhi kondisi
Manfaat serta Struktur Reasuransi. BNI domestik, tetapi juga dinamika makroekonomi,
melakukan proses pengukuran risiko secara pasar keuangan, dan perubahan regulasi di negara
Laporan Tahunan 2025
553
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 556
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
operasional KLN. Pengelolaan risiko KLN diarahkan 2. Eskalasi indikator tekanan likuiditas global
agar seluruh aktivitas tetap prudent, selaras dengan ke Head Office untuk menentukan liquidity
risk appetite grup, dan memenuhi standar regulator response plan lintas yurisdiksi.
lokal maupun global.
• Risiko Operasional
Saat ini, BNI memiliki 8 (delapan) KLN terdiri dari Manajemen Risiko Operasional di KLN dilakukan
6 (enam) KLN dengan license sebagai Branch dan oleh unit pelaksana di masing-masing kantor luar
2 (dua) KLN dengan license sebagai Representative negeri (RMIC) di bawah standar Divisi Operational
Office, masing-masing KLN memiliki kompleksitas Risk Management dan monitoring pelaksanaan
operasional yang berbeda satu dengan lainnya oleh Senior Operational Risk Executive (SORX).
sehingga perlu ditetapkan minimum requirement
standard yang harus dipenuhi oleh setiap KLN. Fokus pengelolaan:
1. Penerapan Process Risk Control Monitoring
BNI telah memiliki tools untuk pengelolaan (PRCM) KLN sebagai mekanisme pemantauan
manajemen risiko KLN: kontrol melekat pada aktivitas operasional
material.
• Risiko Kredit 2. Implementasi Business Continuity
Manajemen Risiko Kredit di KLN dikoordinasikan Management (BCM) KLN untuk pengendalian
oleh Divisi Enterprise Risk Management risiko operasional dan respons insiden.
(ERM) dengan dukungan unit risiko dan kantor 3. Pelaporan insiden operasional yang
luar negeri di masing-masing yurisdiksi. berdampak pada kepercayaan stakeholder,
nasabah, atau kesinambungan layanan KLN.
Fokus pengelolaan:
1. Pemantauan rating debitur secara triwulanan • Risiko Hukum
menggunakan Internal Rating System (IRS) Manajemen Risiko Hukum di KLN dijalankan
2.0 berbasis IRB sebagai early warning signal. oleh Divisi Legal, berperan sebagai legal watch
2. Penetapan Risk Acceptance Criteria (RAC) dan subject-matter advisory sesuai hukum lokal.
untuk pipeline kredit KLN, mencakup aspek
Pasar, Operasional, Lingkungan-Sosial-Tata Fokus pengelolaan:
Kelola (ESG) , Rekanan, dan Kewajaran Harga. 1. Review enforceability dan validitas dokumen
hukum transaksi maupun pihak ketiga di KLN.
• Risiko Pasar 2. Penatausahaan perkara aktif di KLN dan
Middle Office ERM menjalankan fungsi pelaporan insidentil kepada Head Office jika
pengukuran dan pengendalian Risiko Pasar berdampak material.
KLN, berkoordinasi dengan unit Treasury. 3. Penyelarasan standar perjanjian dan mitigasi
celah yuridis berbasis regulasi lokal di
Fokus pengelolaan: masing-masing negara operasional.
1. Penetapan limit transaksiTresuri KLN, meliputi
Budget Loss Limit, Deal Ticket Size Limit, dan • Risiko Reputasi
Net Open Position Limit. Pengelolaan Risiko Reputasi di KLN
2. Implementasi Management Action Trigger dikoordinasikan oleh Divisi Corporate Secretary
(MAT) dengan pendekatan traffic light sebagai (CSE) sebagai news management center, bersama
dasar respons jika terjadi kerugian akibat Divisi Customer Experience Center (CXC) dan
volatilitas pasar global. Investor Relations (IRN) sesuai domainnya.
3. Review berkala atas eksposur risiko trading
book dan deviasi yang berdampak pada Fokus pengelolaan:
strategi Tresuri KLN. 1. Monitoring opini media dan media sosial
global terkait KLN, termasuk respons krisis
• Risiko Likuiditas komunikasi.
Pemantauan Risiko Likuiditas KLN dilakukan 2. Penanganan komplain nasabah di kanal lokal
oleh Divisi Enterprise Risk Management (ERM) KLN
bersama Treasury dan kantor luar negeri. 3. Penyampaian laporan media monitoring
KLN ke manajemen untuk menentukan
Fokus pengelolaan: strategi respons dan pemulihan kepercayaan
1. Monitoring profil maturitas, reserve stakeholder.
requirement, dan buffer likuiditas dengan
pendekatan traffic light.
554 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 557
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
• Risiko Kepatuhan Risk Management (ERM), bersinergi dengan
Manajemen Risiko Kepatuhan di KLN Operational Risk Management dan Compliance,
dilaksanakan oleh Divisi Compliance (CMP) untuk memastikan efektivitas kerangka risiko
dan Divisi AML. Pengelolaan dilakukan secara terintegrasi. ERM juga menerbitkan Overseas
berkala untuk memastikan kepatuhan lintas Branches Risk Pulse 2025, instrumen pemantauan
yurisdiksi, termasuk program APU-PPT-PPPSPM atas 8 (delapan) risiko utama dan indikator
dan pelindungan data pribadi. keuangan, hasil kolaborasi dengan Divisi
Internasional, SORX1, dan Corporate Credit Risk.
Fokus pengelolaan:
1. Pemantauan kepatuhan atas regulasi Standar minimum kualitas diterapkan melalui
eksternal, regulasi baru, kewajiban pelaporan parameter Penilaian Kualitas Penerapan
eksternal, serta denda/teguran regulator. Manajemen Risiko (KPMR), selaras dengan
2. Penilaian kepatuhan dan opini atas transaksi/ SEOJK 14/SEOJK.03/2017 tentang Penilaian
fitur baru sesuai parameter regulator dan Tingkat Kesehatan Bank, sebagai baseline yang
standar etika bisnis. wajib dipenuhi seluruh KLN.
3. Penguatan kapasitas melalui sosialisasi,
reminder, dan implementasi SOP Kepatuhan, • Third Line
AML dan Pelindungan Data Pribadi di KLN. Fungsi Internal Audit dilaksanakan oleh Satuan
Internal Audit (IAD) sebagai lini assurance
• Risiko Stratejik independen atas efektivitas pengelolaan risiko
Manajemen Risiko Stratejik di KLN dilaksanakan KLN.
oleh Divisi International (INT). Pengelolaan
diarahkan untuk menjaga pertumbuhan global PENGELOLAAN RISIKO PRODUK BANK
yang prudent dan selaras dengan strategi grup.
Setiap rencana pengembangan produk dan
Fokus pengelolaan: aktivitas baru Bank dilaksanakan melalui proses
1. Identifikasi deviasi rencana bisnis dan manajemen risiko yang komprehensif, meliputi
eksekusi strategi KLN, khususnya yang tahapan identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
berdampak signifikan pada permodalan. pengendalian risiko. Proses tersebut mencakup
2. Analisis dan penilaian atas strategi berisiko 8 (delapan) jenis risiko utama, yaitu risiko kredit,
tinggi seperti ekspansi pasar baru, akuisisi, risiko pasar, risiko likuiditas, risiko operasional,
dan diversifikasi produk/layanan. risiko hukum, risiko stratejik, risiko kepatuhan, dan
3. Pemantauan realisasi target RBB dan posisi risiko reputasi, yang dituangkan dalam kajian risiko
kompetitif KLN terhadap peers, koreksi dan produk Bank secara menyeluruh. Pengelolaan risiko
tindak lanjut jika realisasi atau implementasi produk Bank dilaksanakan berdasarkan ketentuan
strategi menyimpang dari target yang internal yang mengacu pada peraturan regulator.
ditetapkan.
Dalam rangka penerbitan produk baru, BNI
PENGUATAN FUNGSI MANAJEMEN RISIKO menerapkan kebijakan dan prosedur untuk
DI KANTOR LUAR NEGERI (KLN) memastikan bahwa risiko yang melekat pada produk
telah dikelola secara memadai, antara lain melalui:
BNI memperkuat pengelolaan risiko Kantor Luar 1. Kajian kelayakan bisnis, untuk memastikan
Negeri (KLN) melalui peran yang jelas pada tiga lini: bahwa produk sejalan dengan visi, misi, dan
strategi Bank serta memberikan nilai tambah
• First Line secara berkelanjutan.
KLN menjalankan fungsi Risk Management & 2. Penetapan sistem, prosedur, dan kewenangan,
Internal Control (RMIC) di bawah supervisi Risk & termasuk Standard Operating Procedures dalam
Business Support Deputy General Manager. RMIC pengelolaan produk baru.
dikoordinasikan dengan unit SORX Wholesale & 3. Identifikasi seluruh risiko yang melekat,
International Banking (SORX1) yang memiliki mencakup risiko kredit, pasar, likuiditas,
garis koordinasi langsung ke RMIC. SORX1 operasional, hukum, stratejik, kepatuhan, dan
menyediakan perangkat Process, Risk, Control reputasi, baik yang terkait dengan aktivitas usaha
& Monitoring (PRCM) sebagai standar control maupun nasabah.
testing atas risk control di KLN. 4. Pelaksanaan masa uji coba, guna menguji
keandalan metode pengukuran dan pemantauan
• Second Line risiko atas produk baru.
BNI membentuk Tim Manajemen Risiko 5. Kesiapan sistem informasi akuntansi, untuk
KLN di bawah supervisi Divisi Enterprise mendukung pencatatan dan pelaporan produk
secara akurat.
Laporan Tahunan 2025
555
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 558
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
6. Analisis aspek hukum, guna memastikan Sepanjang periode pelaporan, BNI telah
kesesuaian produk dengan ketentuan peraturan meluncurkan wondr by BNI, aplikasi mobile banking
perundang-undangan. dengan teknologi terkini berstandar global yang
7. Penerapan prinsip transparansi informasi kepada menawarkan layanan keuangan yang lebih personal
nasabah, serta pelindungan konsumen dan dan sesuai dengan kebutuhan nasabah. Selain
pelindungan data pribadi sesuai ketentuan yang itu, BNI juga mengembangkan BNIdirect bisnis
berlaku. yang merupakan platform one-stop solution yang
dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan
Seiring dengan meningkatnya pengembangan Nasabah SME. Platform ini dikembangkan untuk
produk perbankan berbasis digital, BNI memastikan menjadikan berbagai proses transaksi menjadi
kesiapan penerapan manajemen risiko, khususnya lebih sederhana (baik finansial maupun non
pengendalian pengamanan (security controls), finansial), serta menyediakan layanan komprehensif
untuk menjamin terpenuhinya prinsip kerahasiaan yang mencakup seluruh aspek kebutuhan bisnis
(confidentiality), integritas (integrity), keaslian Nasabah, mulai dari layanan keuangan, merchant,
(authentication), ketersediaan (availability), dan pembiayaan, hingga integrasi ekosistem bisnis
tidak terbantahkan (non-repudiation). secara menyeluruh dan efisien.
Sebagai penyelenggara Inovasi Teknologi Sektor PENILAIAN PROFIL RISIKO BNI
Keuangan (ITSK), BNI menerapkan prinsip tata
kelola yang baik, manajemen risiko, keamanan dan Penilaian Profil Risiko merupakan gambaran
keandalan sistem informasi termasuk ketahanan menyeluruh atas risiko yang melekat pada aktivitas
siber, pelindungan konsumen dan data pribadi, operasional Bank dan menjadi salah satu komponen
serta kepatuhan terhadap ketentuan peraturan utama dalam penilaian Tingkat Kesehatan Bank.
perundang-undangan. Dalam mendukung Penilaian dilakukan secara triwulanan untuk BNI
kelangsungan proses bisnis, BNI juga menerapkan secara individu dan secara semesteran untuk
manajemen risiko siber sesuai praktik terbaik, yang Konglomerasi Keuangan BNI.
mencakup pelindungan terhadap kerahasiaan,
integritas, dan ketersediaan informasi. Atas setiap Penilaian Profil Risiko mencakup evaluasi atas risiko
rencana implementasi produk baru, BNI menyusun inheren dan kualitas penerapan manajemen risiko
kajian risiko beserta tindak lanjut atas rekomendasi pada seluruh jenis risiko utama sesuai ketentuan
yang diberikan oleh asesor. regulator, dengan mempertimbangkan strategi
bisnis, kompleksitas produk dan aktivitas, serta
Rencana penerbitan produk Bank dilaporkan kondisi eksternal.
kepada regulator, yaitu Otoritas Jasa Keuangan
serta Bank Indonesia (untuk produk yang terkait Tingkat Risiko Inheren diklasifikasikan ke dalam lima
dengan aktivitas Penyediaan Jasa Pembayaran peringkat, dari Low hingga High, sedangkan kualitas
dan Penyelenggaraan Infrastruktur Pembayaran), penerapan manajemen risiko dinilai berdasarkan
melalui Rencana Penyelenggaraan Produk Bank kecukupan tata kelola, kerangka, proses, dan
(RPPB) yang merupakan bagian dari Rencana Bisnis pengendalian risiko, dengan hasil penilaian berkisar
Bank (RBB). dari Strong hingga Unsatisfactory.
556 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 559
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
HASIL PENILAIAN PROFIL RISIKO BNI
Hasil self assessment Profil Risiko BNI secara Individu posisi 31 Desember 2025 adalah peringkat 2 (Low to
Moderate) dengan Peringkat Risiko Inheren Low to Moderate dan peringkat Kualitas Penerapan Manajemen
Risiko (KPMR) Satisfactory, dengan detail sebagai berikut:
Jenis Risiko Risiko Inheren Kualitas Penerapan Manajemen Risiko Risiko Komposit
Risiko Kredit Low to Moderate Fair 2
Risiko Pasar Low to Moderate Satisfactory 2
Risiko Likuiditas Low to Moderate Satisfactory 2
Risiko Operasional Moderate Fair 3
Risiko Hukum Low Satisfactory 1
Risiko Stratejik Low to Moderate Satisfactory 2
Risiko Kepatuhan Low to Moderate Satisfactory 2
Risiko Reputasi Low Satisfactory 1
Peringkat Komposit Low to Moderate Satisfactory 2
HASIL PENILAIAN PERINGKAT KOMPOSIT RISIKO BNI
Berdasarkan Peraturan Menteri BUMN No. PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan
Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara dan Petunjuk Teknis No. SK-7/DKU.MBU/10/2023 tentang
Petunjuk Teknis Pelaporan Manajemen Risiko Badan Usaha Milik Negara, BUMN wajib melakukan penilaian
peringkat komposit risiko yang dilakukan secara self-assessment setiap triwulan dalam rangka memberikan
evaluasi yang mendorong BUMN meningkatkan penerapan manajemen risiko yang memberikan
perlindungan dan penciptaan nilai bagi BUMN.
Penilaian peringkat komposit risiko didasarkan pada 2 (dua) variabel penilaian, yaitu (1) penilaian terhadap
Kualitas Penerapan Manajemen Risiko, dan (2) penilaian terhadap Pencapaian Kinerja. Hasil penilaian
peringkat komposit risiko BNI triwulan IV tahun 2025 berada di Peringkat 2 (risiko terkendali baik).
HASIL PENILAIAN PROFIL RISIKO BNI SECARA TERINTEGRASI
Berdasarkan hasil penilaian Profil Risiko Terintegrasi yang telah dilakukan terhadap 10 (sepuluh) jenis
risiko per 31 Desember 2025 adalah peringkat 2 (low to moderate) dengan Peringkat Risiko Inheren Low
to Moderate, sedangkan penilaian Kualitas Penerapan Manajemen Risiko (KPMR) BNI secara Terintegrasi
Satisfactory.
Hasil penilaian Profil Risiko Terintegrasi secara detail sebagai berikut:
Jenis Risiko Risiko Inheren Kualitas Penerapan Manajemen Risiko Risiko Komposit
Risiko Kredit Moderate Fair 3
Risiko Pasar Low to Moderate Satisfactory 2
Risiko Likuiditas Low to Moderate Satisfactory 2
Risiko Operasional Moderate Fair 3
Risiko Hukum Low Satisfactory 1
Risiko Stratejik Low to Moderate Satisfactory 2
Risiko Kepatuhan Low to Moderate Satisfactory 2
Risiko Reputasi Low Satisfactory 1
Risiko Transaksi Intragroup Low to Moderate Satisfactory 2
Risiko Asuransi Low to Moderate Fair 2
Peringkat Komposit Low to Moderate Satisfactory 2
Laporan Tahunan 2025
557
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 560
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
RISK MATURITY INDEX (RMI) 4. Dimensi Proses dan Kontrol Risiko: BNI telah
menerapkan proses identifikasi, penilaian,
Risk Maturity Index (RMI) atau Indeks Kematangan perlakuan, dan pelaporan risiko secara efektif,
Risiko merupakan indeks untuk mengukur tingkat serta menetapkan penanggung jawab untuk
kematangan kualitas rancangan dan efektivitas mengelola risiko utama.
penerapan Manajemen Risiko dalam melindungi 5. Dimensi Model, Data, dan Teknologi Risiko: BNI
serta menciptakan nilai bagi perusahaan. Penilaian telah memiliki tim khusus untuk risk model dan
RMI dilakukan sebagai bagian dari komitmen analytics, menggunakan tools dan metodologi
BNI dalam menerapkan manajemen risiko yang untuk mengelola risiko utama. Selain itu, telah
terintegrasi dan berkelanjutan. disusun kerangka pemertahanan kualitas data
risiko.
Dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan
Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023 Dari keseluruhan penilaian oleh pihak independen,
serta Keputusan Deputi Bidang Keuangan dan BNI telah memetakan beberapa area perbaikan yang
Manajemen Risiko Kementerian BUMN Nomor dilakukan baik dalam jangka pendek, menengah dan
SK-8/DKU.MBU/12/2023, BNI melaksanakan panjang. Banyak inisiatif yang telah dikembangkan
penilaian RMI secara berkala berbasis kinerja. BNI dalam hal mendukung kinerja Bank, antara lain
Penilaian tersebut mencakup lima dimensi utama, pengelolaan selera risiko, penyusunan kerangka
yaitu budaya dan kapabilitas risiko, organisasi dan formal identifikasi risiko baru, konsistensi dokumen
tata kelola risiko, kerangka risiko dan kepatuhan, prosedur/kebijakan teknik pemodelan risiko, dan
proses dan pengendalian risiko, serta model, data, penyusunan rencana transformasi Enterprise Risk
dan teknologi risiko, yang dikaitkan dengan Tingkat Management.
Kesehatan Peringkat Akhir dan Peringkat Komposit
Risiko. PENINGKATAN KAPABILITAS SDM TERKAIT
MANAJEMEN RISIKO
BNI telah menerapkan penilaian RMI sejak tahun
2021 dan terus melakukan penyempurnaan. Dalam rangka menerapkan manajemen risiko
Penilaian RMI Tahun 2025 dilakukan dengan periode yang berkualitas dan sesuai dengan Keputusan
observasi 1 Januari hingga 31 Desember 2024 oleh Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko
Tim Penilai Internal BNI yang independen, dengan Kementerian BUMN Nomor SK-3/DKU.MBU/05/2023,
ruang lingkup mencakup BNI dan Perusahaan Anak. BNI secara berkelanjutan melakukan pengelolaan
Berdasarkan hasil penilaian tersebut, BNI berada dan pengembangan kapabilitas Sumber Daya
pada spektrum Good Practice Phase (+), yang Manusia (SDM) di bidang manajemen risiko.
mencerminkan kematangan pengelolaan risiko di
seluruh dimensi serta pemanfaatan model, data, Peningkatan kapabilitas tersebut dilakukan melalui:
dan teknologi sebagai pendukung pengelolaan 1. Sertifikasi Manajemen Risiko dan Refreshment,
risiko yang optimal. dengan mewajibkan kepemilikan sertifikat
bagi organ pengelola risiko, termasuk Dewan
Berdasarkan hasil penilaian RMI tahun 2025, BNI Komisaris, Direksi, komite terkait, serta pejabat
telah menerapkan dimensi praktik manajemen risiko dan pegawai pada fungsi manajemen risiko,
yang kuat, antara lain: kepatuhan, audit internal, dan satuan kerja
1. Dimensi Budaya dan Kapabilitas Risiko: BNI operasional utama. Untuk menjaga kompetensi,
memiliki program rutin untuk penanaman BNI secara konsisten menyelenggarakan
budaya risiko yang disesuaikan dengan tingkat program refreshment minimal satu kali dalam
jabatan, serta dilakukan evaluasi peningkatan satu tahun melalui pelatihan, seminar, sosialisasi
budaya risiko secara berkala. ketentuan regulator, dan e-learning.
2. Dimensi Organisasi dan Tata Kelola Risiko: BNI
telah memenuhi Organ Pengelola Risiko sesuai Adapun Sertifikasi Manajemen Risiko dan
dengan PER-2/MBU/03/2023, menerapkan Model Refreshment yang telah diselenggarakan oleh
Tata Kelola Risiko Tiga Lini dengan baik, serta unit Risk Academy pada tahun 2025, antara lain:
melakukan evaluasi dan optimalisasi secara • Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang
berkala sebagai upaya penyempurnaan. Kualifikasi (JK) 7 bagi Pihak Independen
3. Dimensi Kerangka Risiko dan Kepatuhan: BNI Komite Pemantau Risiko (KPR), Direksi dan
memiliki kerangka manajemen risiko yang SEVP
komprehensif dan menerapkannya secara efektif • Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang
terutama dalam mitigasi risiko kerahasiaan data, Kualifikasi (JK) 6 bagi Dewan Komisaris, Pihak
rencana strategis dan keberlangsungan usaha. Independen Komite Pemantau Risiko (KPR)
dan Dewan Pengawas DPLK
558 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 561
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
• Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang • Workshop Penyusunan Prosedur Business
Kualifikasi (JK) 5 Continuity Management
• Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang • Refreshment & Enhcancement Competency
Kualifikasi (JK) 4 ORIC - SORX1
• Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko • Webinar Anti Fraud Awareness “Penguatan
(SMR) Jenjang Kualifikasi (JK) 7 bagi Direksi Anti Fraud Awareness melalui Penerapan
dan SEVP POJK No. 12 Tahun 2024 bagi LJK”
• Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko • Refreshment Risks & Frauds in International
(SMR) Jenjang Kualifikasi (JK) 6 bagi Dewan Trade
Komisaris • Seminar Cross-Sector Strategies for Senior
• Sertifikasi Fraud Risk Management Risk Managers in Digital Transformation
Professional • Event JP Morgan Banking Seminar in UK
• Sertifikasi Audit Internal Jenjang 4 Level “The Cross Border Payment Landscapes,
Auditor bagi ORIC Economic Outlook, Industry Development,
• Sertifikasi Enterprise Risk Management Future Proofing Trade Operation, Compliance
Accredited Professional (ERMAP) Overview and Best Practice, Cyber and Fraud
• Sertifikasi ISSB Standards Training Course Protection”
• Certifiied Anti-Fraud Governance (CAFG) • Workshop Pengembangan Proyek TI Risk
• Certified Corporate Risk Analyst (CCRA) Management Information System (RMIS)
• Certified Anti-Fraud Professional (CAFP) • Seminar Kejahatan Siber: Ancaman dan
• Refreshment Certified Chief Information Solusi Keamanan Siber
Security Officer (C|CISO) • Membership Open Compliance & Ethic Group
• Refreshment Certified Anti Fraud Manager (OCEG)
(CAFM) • Pelatihan Greenhouse Gas (GHG) Calculation,
• Refreshment Sertifikasi Metodologi Pelatihan Mitigation, Audit and Reporting
• Webinar Waste Management BNI Road to
2. Pelatihan dan Sosialisasi, yang disusun secara Zero Waste: Let’s sort, Recycle & Reuse!
terstruktur melalui Learning Needs Analysis • Workshop Implementasi IFRS S1 dan S2
(LNA) untuk memastikan kesesuaian dengan • Executive Forum on Sustainability
kebutuhan organisasi dan standar kompetensi. Transformation in Action
• International Seminar “Addressing
Adapun Pelatihan dan Sosialisasi yang telah Climate Risk Analysis in Financial Stability
diselenggarakan oleh unit Risk Academy pada Assessment”
tahun 2025, antara lain: • Webinar ESG Series: Understanding
• Pelatihan Calculated, Mitigated for Healthy Sustainability Financing
Loan Growth (CollaboRisC) • Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2025
• Pelatihan Management Risk in Fintech • Webinar Organ Pengelola Risiko Dive Into
Partnership: Ensuring Secure and Sustainable Sustainability Disclosure
Channeling
• Workshop Analytical Hierarchy Process (AHP) 3. Metode E-Learning, merupakan edukasi
Remodelling Internal Rating Based manajemen risiko yang dilakukan secara
• Onboarding Retail Productive Credit Risk (RPR) mandiri oleh segenap pegawai BNI melalui
• Strategi Perbaikan Kualitas Kredit portal BNISmarter. Hal ini bertujuan untuk
(Restrukturisasi) Tahun 2025 meningkatkan pengetahuan dan risk awareness
• Workshop Implementasi Model Risk segenap pegawai BNI melalui materi-materi yang
Management (MRM) telah disiapkan sebagai bahan pembelajaran,
• Market Risk antara lain terkait:
• Basic Asset & Liabilities Management (ALMA) • Risk Awareness Kredit Konsumer, Kredit
with Simulation Produktif SCF (Supply Chain Financing)
• Refreshment Internal Liquidity Adequacy • Operational Risk Management
Assessment Process (ILAAP) • Internal Control over Financial Reporting
• Liqiudity Risk Management and Interest Rate (ICOFR)
Risk • Business Continuity Management (BCM)
• Workshop Penyusunan Business Process • Third Party Risk Management (TPRM)
Management (BPM), Pelaksanaan Control • Sistem Informasi Kasus (SIKA)
Self-Assessment (CSA) dan Awareness • Anti Fraud Awareness (AFA)
Session terkait Implementasi ICOFR (Internal
Control Over Financial Reporting)
Laporan Tahunan 2025
559
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 562
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
LAPORAN KEGIATAN MANAJEMEN RISIKO debitur, serta penyempurnaan metodologi
TAHUN 2025 PSAK 109 (IFRS 9) untuk menjaga kualitas
aset dan akurasi pencadangan.
Sehubungan dengan penerapan manajemen risiko
yang efektif dan efisien, telah dilakukan pengelolaan f. Pengelolaan Risiko Pasar dan Suku Bunga
risiko melalui beberapa kegiatan manajemen risiko, Pemantauan risiko pasar dilakukan melalui
sebagai berikut: pengukuran Value at Risk (VaR), stress testing,
early warning system, serta pengukuran
1. Laporan Kegiatan Manajemen Risiko BNI secara Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB)
Individu untuk mengelola dampak volatilitas pasar
Sepanjang tahun 2025, BNI melaksanakan dan perubahan suku bunga terhadap kinerja
berbagai kegiatan manajemen risiko secara keuangan.
terintegrasi untuk memperkuat tata kelola,
menjaga ketahanan keuangan, serta mendukung g. Pengelolaan Risiko Likuiditas
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, antara BNI melakukan review limit likuiditas serta
lain: pemantauan indikator likuiditas utama secara
berkala, termasuk Liquidity Coverage Ratio
a. Penguatan Tata Kelola Risiko (LCR) dan Net Stable Funding Ratio (NSFR),
BNI melakukan review Risk Appetite guna memastikan kecukupan likuiditas dan
Statement (RAS), parameter Profil Risiko, dan stabilitas struktur pendanaan.
Tingkat Kesehatan Bank secara berkala, serta
penyempurnaan kebijakan dan prosedur h. Kesiapan Pemulihan dan Ketahanan Usaha
manajemen risiko, guna memastikan Pengkinian Rencana Aksi Pemulihan
keselarasan dengan dinamika bisnis, kondisi dilakukan secara berkala untuk memastikan
eksternal, dan ketentuan regulator. kesiapan Bank dalam menghadapi kondisi
krisis, menjaga kesinambungan usaha,
b. Penilaian Kematangan dan Integrasi serta melindungi kepentingan pemangku
Manajemen Risiko kepentingan.
Penilaian Risk Maturity Index (RMI)
dilaksanakan pada BNI dan seluruh perusahaan i. Manajemen Risiko TI, Digital, dan Siber
anak untuk mengukur efektivitas penerapan Penguatan tata kelola risiko TI & Digital
manajemen risiko, mengidentifikasi area dilakukan melalui risk assessment, thematic
penguatan, serta mendorong integrasi review keamanan siber, pengukuran tingkat
pengelolaan risiko di tingkat grup. maturitas, pengujian ketahanan siber, serta
pemberian risk advisory pada proyek strategis
c. Manajemen Risiko Produk dan Aktivitas Baru digital Bank.
BNI melakukan analisis dan assessment risiko
atas pengembangan produk dan aktivitas j. Penguatan Manajemen Risiko Kantor Luar
bisnis, termasuk pemantauan tindak lanjut Negeri
mitigasi risiko, guna memastikan setiap BNI meningkatkan pengelolaan risiko
inovasi dilaksanakan secara aman, prudent, Kantor Luar Negeri (KLN) untuk memastikan
dan sesuai dengan prinsip tata kelola risiko pengelolaan risiko yang konsisten dan
yang baik. terintegrasi.
d. Penguatan Ketahanan Permodalan k. Manajemen Risiko Operasional
Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko BNI melakukan penguatan Kerangka Kerja
(ATMR) dan pelaksanaan stress testing risiko Manajemen Risiko Operasional untuk
kredit dilakukan untuk menilai ketahanan mencapai tujuan dan strategi bisnis bank
permodalan Bank, memastikan kecukupan melalui pengelolaan risiko operasional yang
modal, serta meningkatkan kesiapan Bank optimal. Telah ditetapkan Tools & Capabilities
dalam menghadapi skenario ekstrem. yang dijalankan oleh lini unit kerja bersama
dengan Unit Independent. Selain itu,
e. Pengelolaan Risiko Kredit Terintegrasi penguatan pada pelaksanaan Business
Pengelolaan risiko kredit dilakukan Continuity Management dan Third Party
melalui review Loan Exposure Limit (LEL), Risk Management. Risk Awareness menjadi
pemantauan risk appetite kredit, penguatan pondasi dalam kerangka kerja dan secara
pengelolaan data dan sistem risiko kredit, berkelanjutan dipastikan implementasi
pemantauan risiko sektor ekonomi dan
560 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 563
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
kerangka kerja pada proses operasional f. Penguatan Early Warning System Terintegrasi
dan/pengembangan produk/aktivitas baru, Review metodologi Leading Risk Indicator
menjaga dalam batasan Risk Appetite. (LRI) dan metodologi Profil Risiko Terintegrasi
untuk memastikan indikator risiko tetap
2. Laporan Kegiatan Manajemen Risiko BNI secara relevan, sensitif, dan mencerminkan dinamika
secara Konsolidasi dan Terintegrasi usaha konglomerasi.
Sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi
Keuangan, BNI melaksanakan pengelolaan g. Forum Risiko dan Koordinasi Terintegrasi
risiko secara konsolidasi dan terintegrasi untuk Pelaksanaan forum diskusi terintegrasi
memastikan seluruh eksposur risiko pada tingkat secara triwulanan sebagai sarana koordinasi
entitas induk dan Perusahaan Anak dikelola antar Perusahaan Anak dalam membahas
secara prudent dan sejalan dengan strategi bisnis isu strategis bisnis dan risiko pada tingkat
serta ketentuan regulator. Sepanjang tahun 2025, konglomerasi.
kegiatan utama yang dilaksanakan meliputi:
h. Pemantauan Risk Maturity Index (RMI)
a. Penguatan Risk Appetite Terintegrasi Terintegrasi
Penyusunan dan review Risk Appetite Pelaksanaan check point rutin atas progres
Statement (RAS) Terintegrasi sebagai penilaian Risk Maturity Index (RMI) seluruh
pedoman tingkat risiko yang dapat diterima Perusahaan Anak serta koordinasi tindak
oleh Konglomerasi Keuangan BNI dalam lanjut atas rekomendasi perbaikan sebagai
mencapai sasaran strategis dan tujuan bisnis fungsi pemantauan Entitas Utama.
secara konsolidasi.
SIMULASI KONDISI TERBURUK DAN
b. Review Kebijakan Risiko dan Permodalan STRESS TESTING
Terintegrasi
Review Kebijakan Umum Manajemen Risiko Stress testing merupakan salah satu instrumen
Terintegrasi dan Kebijakan Permodalan manajemen risiko yang digunakan BNI untuk
Terintegrasi untuk memastikan keselarasan mengevaluasi dampak skenario ekstrem namun
pengelolaan risiko dan kecukupan permodalan masih mungkin terjadi (plausible) terhadap kondisi
di tingkat konglomerasi. keuangan Bank. Pelaksanaan stress testing dilakukan
secara berkala sebagai dasar pertimbangan
c. Penilaian Profil Risiko Terintegrasi dan pengambilan keputusan oleh Direksi dan Dewan
Konsolidasi Komisaris, sekaligus untuk memenuhi ketentuan
Penyusunan dan penyampaian Penilaian regulator yang berlaku.
Profil Risiko Terintegrasi kepada regulator
guna memperoleh gambaran menyeluruh Selain sebagai pemenuhan regulasi, stress
atas eksposur risiko konglomerasi serta testing bertujuan untuk mengestimasi potensi
kualitas pengendaliannya. kerugian yang mungkin timbul, menilai ketahanan
permodalan Bank dalam menyerap kerugian
d. Penilaian Tingkat Kesehatan Bank secara tersebut, serta mengidentifikasi langkah-langkah
Konsolidasi mitigasi yang diperlukan guna menjaga stabilitas
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank permodalan. Pada aspek likuiditas, stress testing
dilakukan secara konsolidasi dengan digunakan untuk mengukur kecukupan instrumen
mempertimbangkan keterkaitan antar likuid Bank dalam memenuhi kewajiban, baik yang
risiko, penerapan tata kelola, rentabilitas, bersifat kontraktual maupun behavioral.
dan permodalan seluruh entitas yang
dikonsolidasikan. Dalam pelaksanaannya, BNI menerapkan dua
pendekatan stress testing, yaitu scenario stress
e. Pengelolaan Permodalan Terintegrasi testing melalui skenario historis maupun hipotesis
Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal untuk mengukur dampak kondisi ekstrem, serta
Minimum (KPMM) secara konsolidasi dan sensitivity analysis untuk menguji sensitivitas
terintegrasi untuk memastikan struktur eksposur dan risiko Bank terhadap perubahan
permodalan konglomerasi tetap memadai, variabel atau parameter tertentu. Stress testing
sejalan dengan profil risiko dan ketentuan mencakup risiko utama, yaitu Risiko Kredit, Risiko
regulator. Pasar, dan Risiko Likuiditas, dengan perhitungan
menggunakan model statistik dan model keuangan
yang dikembangkan berdasarkan data historis dan
asumsi hipotesis.
Laporan Tahunan 2025
561
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 564
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Hasil stress testing sepanjang tahun 2025 3. Penyampaian rekomendasi kepada Steering
menunjukkan bahwa permodalan BNI berada pada Committee untuk persetujuan Direksi; dan
tingkat yang memadai untuk menyerap potensi 4. Implementasi opsi pemulihan secara bertahap
kerugian, serta likuiditas tetap terjaga melalui hingga kondisi kembali normal.
pengelolaan aset dan liabilitas yang responsif dan
kesiapan kebijakan pendanaan. Sejalan dengan hal Dalam pelaksanaannya, BNI memastikan
tersebut, BNI telah menetapkan langkah-langkah kesiapan tim untuk bertindak cepat, penanganan
mitigasi risiko guna mengantisipasi kemungkinan permasalahan secara internal guna meminimalkan
tekanan yang dapat terjadi di masa mendatang. dampak terhadap pemangku kepentingan, serta
penerapan komunikasi yang efektif dan transparan
RENCANA AKSI PEMULIHAN apabila permasalahan berdampak luas.
Rencana Aksi Pemulihan merupakan dokumen Mekanisme Pengelolaan terhadap Potensi
strategis yang memuat langkah-langkah Reaksi Pasar yang Negatif
untuk mengantisipasi dan menangani potensi
permasalahan keuangan Bank. Dokumen ini disusun Pelaksanaan Rencana Aksi Pemulihan berpotensi
dan ditinjau secara berkala sebagai pemenuhan menimbulkan persepsi negatif di pasar yang
Peraturan OJK Nomor 5 Tahun 2024 serta dapat memengaruhi kepercayaan publik. Untuk
mencerminkan komitmen Bank, pemegang saham memitigasi risiko tersebut, BNI membentuk Sub Tim
pengendali, dan pihak terkait dalam menangani Komunikasi sebagai bagian dari Tim Manajemen
tekanan keuangan melalui pendekatan bisnis yang Pemulihan, dengan mandat utama mengelola
prudent dan pemanfaatan sumber daya internal. risiko reputasi dan komunikasi strategis secara
terkoordinasi.
Tujuan penyusunan Rencana Aksi Pemulihan adalah
untuk memastikan bahwa Bank: Peran Sub Tim Komunikasi meliputi:
1. Memiliki rencana yang memadai dalam 1. Mengelola potensi risiko reputasi dan persepsi
menghadapi potensi permasalahan keuangan; negatif pasar;
2. Telah menetapkan opsi pemulihan (recovery 2. Menyusun pesan komunikasi yang konsisten,
options) yang feasible dan terukur; serta akurat, dan terkendali;
3. Memiliki mekanisme penerapan, evaluasi, 3. Melakukan koordinasi strategis dengan regulator,
pengujian (stress testing), dan pengkinian media, dan pemangku kepentingan utama; serta
rencana secara berkelanjutan. 4. Menjaga keseragaman pesan di seluruh tingkatan
organisasi.
Tindakan yang akan Dilakukan bila Terjadi
Permasalahan Keuangan di BNI Langkah komunikasi yang diterapkan meliputi:
1. Konsolidasi informasi internal untuk memastikan
Pemantauan dan eskalasi dilakukan secara berkala keselarasan fakta dan pesan;
(bulanan) dengan membandingkan realisasi 2. Penetapan pesan utama (key message) sebagai
indikator terhadap threshold yang ditetapkan. acuan komunikasi; dan
Hasil pemantauan dilaporkan kepada Direktur Risk 3. Penyampaian informasi melalui juru bicara resmi
Management dan Direksi terkait. Apabila terjadi dan saluran komunikasi yang relevan secara
pelampauan threshold, dilakukan eskalasi kepada terukur dan terkoordinasi.
Steering Committee dan Tim Manajemen Pemulihan
diaktifkan. Sebagai wujud kepatuhan terhadap ketentuan
regulator, BNI telah menyampaikan Dokumen
Dalam kondisi aktivasi, Tim Manajemen Pemulihan Rencana Aksi Pemulihan tahun 2025/2026 kepada
melaksanakan langkah-langkah berikut: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai dengan jadwal
1. Analisis penyebab deviasi indikator; yang ditetapkan.
2. Penyusunan opsi pemulihan yang feasible dan
terukur;
562 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 565
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
RENCANA RESOLUSI CLIMATE RISK STRESS TEST (CRST)
Selain menyusun Rencana Aksi Pemulihan, BNI Climate Risk Stress Test (CRST) bertujuan untuk
telah menyusun Rencana Resolusi pertama pada menganalisa dan mengevaluasi dampak perubahan
tahun 2022 dan menyampaikannya kepada Lembaga iklim terhadap kinerja keuangan dan tingkat
Penjamin Simpanan (LPS) sebagai otoritas resolusi kesehatan lembaga keuangan mengacu kepada
di Indonesia. Rencana Resolusi merupakan dokumen panduan Climate Risk Management Systems
strategis yang memuat rencana penanganan oleh (CRMS) yang diterbitkan oleh OJK dan Network for
LPS apabila Bank ditetapkan sebagai Bank dalam Greening the Financial System (NGFS). BNI telah
Resolusi, dan disusun sesuai Peraturan LPS Nomor melaporkan hasil perhitungan Climate Risk Stress
2 Tahun 2024. Test (CRST) sesuai arahan OJK mencakup seluruh
sektor kredit dan seluruh segmen.
Rencana Resolusi ditinjau setiap dua tahun
atau apabila terjadi perubahan signifikan pada Dalam upaya mendukung komitmen terhadap
kondisi keuangan Bank yang berdampak pada keberlanjutan dan mitigasi perubahan iklim, BNI
aset, kewajiban, dan/atau ekuitas. Dokumen ini telah mengembangkan Climate Risk Stress Test
mencerminkan komitmen Bank dan pemangku (CRST) Tool. Tools ini dirancang guna membantu
kepentingan terkait untuk mendukung proses BNI dalam melakukan perhitungan CRST. Adapun
resolusi yang efektif, meminimalkan risiko sistemik, skenario yang digunakan dalam stress test meliputi
serta mengurangi penggunaan dana publik dalam skenario orderly (Net Zero 2050), disorderly (delayed
pelaksanaan resolusi. transition), dan hot house world (current policies)
dengan time horizon jangka pendek (tahun 2025,
Rencana Resolusi digunakan apabila upaya 2026, 2027) dan jangka panjang (tahun 2030, 2040
pemulihan dalam Rencana Aksi Pemulihan tidak dan 2050).
berhasil memulihkan kondisi Bank hingga memenuhi
persyaratan minimum regulasi. Dokumen ini selaras
dengan Rencana Aksi Pemulihan dan dilengkapi
analisis opsi resolusi, potensi hambatan, serta
strategi komunikasi sebelum otoritas resolusi
menangani permasalahan solvabilitas Bank.
Pada tahun 2025, BNI tidak diwajibkan
menyampaikan Rencana Resolusi berkala karena
perubahan Total Aset, Total Kewajiban, dan Total
Ekuitas pada laporan keuangan publikasi audited
posisi 30 Juni 2024 dibandingkan dengan 30 Juni
2022 berada di bawah ambang batas material 20%.
Penilaian akan dilakukan kembali pada tahun 2026.
Laporan Tahunan 2025
563
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 566
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengungkapan Eksposur Risiko
1. RISIKO KREDIT
Pengungkapan Informasi Kualitatif terkait Risiko Kredit secara Umum
Keterangan Definisi
Pengungkapan Informasi Kualitatif terkait Risiko Kredit
secara Umum telah disampaikan melalui Laporan Penerapan
Informasi Kualitatif terkait Risiko Kredit secara Umum Manajemen Risiko untuk Risiko Kredit sebagai bagian dari
Laporan Tingkat Kesehatan Bank pada periode 31 Desember
2025
Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset
1) Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset - Bank secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025
Nilai Tercatat Bruto CKPN
Tagihan Tagihan CKPN
Nilai Bersih
yang Telah yang Belum CKPN (d+e) Stage 2 dan (Pendekatan
Stage 1 (a+b-c)
Jatuh Jatuh Stage 3 IRB)
Tempo Tempo
a b c d e f g
1 Kredit 17.214.543 865.798.834 35.090.063 31.230.074 3.859.989 847.923.314
2 Surat Berharga 245.568 163.035.035 44.176 - 44.176 163.236.427
Transaksi
3 Rekening 608.000 206.530.617 - - - 207.138.616
Administratif
4 Total 18.068.111 1.235.364.486 35.134.239 31.230.074 3.904.165 1.218.298.357
564 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 567
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
2) Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset - Bank secara Konsolidasi
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025
Nilai Tercatat Bruto CKPN
Tagihan Tagihan CKPN
Nilai Bersih
yang Telah yang Belum CKPN (d+e) Stage 2 dan (Pendekatan
Stage 1 (a+b-c)
Jatuh Jatuh Stage 3 IRB)
Tempo Tempo
a b c d e f g
1 Kredit 17.320.613 882.460.982 35.860.626 31.941.966 3.918.660 863.920.970
2 Surat Berharga 245.568 168.215.194 44.176 - 44.176 168.416.586
Transaksi
3 Rekening 608.000 210.721.315 - - - 211.329.314
Administratif
4 Total 18.174.181 1.261.397.491 35.904.802 31.941.966 3.962.836 1.243.666.870
Laporan Tahunan 2025
565
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 568
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo
1) Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo - Bank Individual
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025
a
Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada
1 14.964.404
periode pelaporan terakhir
Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak
2 11.855.016
periode pelaporan terakhir
Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan
3 380.048
yang belum jatuh tempo
4 Nilai Hapus Buku 15.397.992
5 Perubahan Lain 6.418.731
6 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir
17.460.111
periode pelaporan terakhir (1+2-3-4+5)
2) Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo - Bank secara Konsolidasi
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025
a
Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada
1 15.049.557
periode pelaporan terakhir
Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak
2 11.856.339
periode pelaporan terakhir
Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan
3 380.048
yang belum jatuh tempo
4 Nilai Hapus Buku 15.397.992
5 Perubahan Lain 6.438.326
6 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir
17.566.182
periode pelaporan terakhir (1+2-3-4+5)
566 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 569
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pengungkapan Tambahan terkait Kualitas Kredit atas Aset (CRB)
A. KUALITATIF
Berdasarkan pengungkapan tambahan terkait Kualitas Kredit atas Aset, “Tagihan yang Telah Jatuh Tempo”
mengacu pada kategori portofolio tagihan yang telah jatuh tempo sebagaimana Lampiran A Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan No. SEOJK 24/SEOJK.03/2021. Sedangkan definisi “Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai” merupakan tagihan yang teridentifikasi mengalami penurunan nilai, yaitu berada pada
stage 2 (aset kurang baik) dan stage 3 (aset tidak baik). Terdapat juga “Tagihan yang telah jatuh tempo (lebih
dari 90 hari) yang tidak dianggap mengalami penurunan nilai”, hal tersebut dapat terjadi apabila terdapat
tagihan yang memenugi “Tagihan yang Telah Jatuh Tempo” tapi masih berada pada stage 1.
Sebagai wujud komitmen konvergensi International Financial Reporting Standards (IFRS), Dewan Standar
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) telah mengesahkan PSAK 109 tentang Aset
Keuangan. PSAK 109 disahkan dengan mengadopsi dari IFRS 9 yang memuat konsep perhitungan kerugian
kredit di masa mendatang / Expected Credit Loss (ECL). Proses pengembangan model di BNI sudah dilakukan
oleh tim pengembang model, serta di validasi oleh validator eksternal dan internal.
Adapun penetapan ECL diklasifikasikan setiap segmen dengan tujuan untuk mengklasifikasikan debitur yang
memiliki karakteristik yang sejenis, sehingga diperoleh proyeksi Probability of Default (PD) yang digunakan
dalam perhitungan ECL lebih akurat.
Model yang digunakan dalam pembentukan CKPN bank adalah :
• Model matriks transisi adalah metode pemodelan yang menggunakan perubahan kualitas aset produktif
dalam periode tertentu sebagai basisnya.
• Model Skalar Bayesian merupakan model perhitungan PD untuk aset yang telah memiliki rating internal.
• Model Vasicek diterapkan untuk segmentasi yang bergantung pada peringkat rating eksternal dalam
proses pemodelannya.
Perhitungan CKPN untuk aset-aset yang diklasifikasikan sebagai Amortized Cost akan dihitung dengan
horison forward looking yang berbeda-beda sesuai dengan tingkat risiko (staging) masing-masing, yakni
untuk 12 bulan kedepan untuk stage 1 (performing), serta selama umur tagihan (lifetime) untuk stage 2
(under performing) dan stage 3 (non performing). Stage ditentukan dengan adanya significant increase in
credit çrisk (SICR), dan juga staging debitur ditentukan berdasarkan kombinasi :
1. Rating Internal
2. Rating Eksternal
3. Historis Restruk
4. Penetapan Bunga
Laporan Tahunan 2025
567
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 570
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
B. KUANTITATIF
Pengungkapan Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah
1) Pengungkapan Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah - Bank secara Individu
31 Desember 2025
Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah
No. Kategori Portofolio Sulawesi,
Sumatera Jawa (Excl.
Bali & Nusa Jakarta & Kantor Luar
dan Jakarta dan Total
Tenggara dan Banten Negeri
Kalimantan Banten)
Papua
a b c d e f g h
Tagihan kepada
1 - 31 601 258.728.551 36.847.466 295.576.649
Pemerintah
Tagihan kepada Entitas
2 12.871.391 1.081.192 12.044.142 138.152.550 131.532 164.280.807
Sektor Publik
Tagihan kepada
Bank Pembangunan
3 - - - - - -
Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 1.750.777 272.503 712.520 64.147.894 16.309.160 83.192.854
Tagihan berupa
5 - - - - - -
Covered Bond
Tagihan kepada
Perusahaan Efek
6 6.374 67.034 122.900 26.720.088 - 26.916.396
dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
7 Subordinasi, Ekuitas, - - - 124.213 - 124.213
dan Instrumen Modal
Lainnya
Kredit Beragun Properti
8 18.101.475 14.734.606 28.137.814 13.384.503 951 74.359.349
Rumah Tinggal
Kredit Beragun Properti
9 2.374.371 1.545.360 4.746.519 1.608.560 116 10.274.926
Komersial
Kredit untuk Pengadaan
10 Tanah, Pengolahan 44.470 113.359 67.282 - - 225.111
Tanah, dan Konstruksi
Kredit Pegawai atau
11 12.799 8.019 30.164 18.314 161 69.457
Pensiunan
Tagihan kepada Usaha
12 Mikro, Usaha Kecil dan 33.475.490 28.470.459 44.205.524 57.888.507 5.121 164.045.101
Portofolio Ritel
Tagihan kepada
13 112.153.433 58.873.935 75.942.282 200.585.790 29.681.076 477.236.516
Korporasi
Tagihan yang Telah
14 797.433 1.406.349 2.538.309 1.435.986 162.384 6.340.461
Jatuh Tempo
15 Aset Lainnya 3.320.024 2.394.203 4.576.611 48.976.748 980.250 60.247.836
Total 184.908.037 108.967.050 173.124.668 811.771.704 84.118.217 1.362.889.676
568 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 571
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah
Sulawesi, Bali & Jawa (Excl.
Sumatera dan Kantor Luar
Nusa Tenggara Jakarta dan Jakarta & Banten Total
Kalimantan Negeri
dan Papua Banten)
i j k l m n
- - 785 184.109.560 33.143.596 217.253.942
12.322.735 1.402.504 17.535.577 84.741.113 252.632 116.254.562
- - - - - -
1.068.538 300.235 600.519 55.819.668 17.723.021 75.511.980
- - - - - -
11.751 30.780 127.865 22.591.270 - 22.761.666
- - - 125.414 - 125.414
16.034.236 13.893.589 26.430.354 12.387.584 1.277 68.747.040
2.483.944 1.800.790 4.705.684 948.387 121 9.938.925
20.714 64.163 37.933 3.574 - 126.384
18.157 12.289 41.048 23.693 589 95.776
30.727.844 27.142.642 43.117.273 49.463.919 5.318 150.456.996
86.920.107 51.892.889 76.481.853 171.093.620 30.243.183 416.631.652
851.162 671.850 2.730.336 1.461.537 528.666 6.243.552
3.404.335 2.529.343 4.737.764 46.828.647 779.439 58.279.529
153.863.523 99.741.074 176.546.991 629.597.988 82.677.842 1.142.427.417
Laporan Tahunan 2025
569
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 572
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2) Pengungkapan Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah - Bank secara konsolidasi dengan Entitas Anak
31 Desember 2025
Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah
No. Kategori Portofolio Sulawesi,
Sumatera Jawa (Excl.
Bali & Nusa Jakarta & Kantor Luar
dan Jakarta dan Total
Tenggara dan Banten Negeri
Kalimantan Banten)
Papua
a b c d e f g h
Tagihan kepada
1 - 31 601 268.490.176 36.847.466 305.338.274
Pemerintah
Tagihan kepada Entitas
2 12.871.391 1.081.192 12.044.142 138.152.550 131.532 164.280.807
Sektor Publik
Tagihan kepada
Bank Pembangunan
3 - - - - - -
Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 1.819.916 272.503 715.337 65.251.441 16.309.160 84.368.357
Tagihan berupa
5 - - - - - -
Covered Bond
Tagihan kepada
Perusahaan Efek
6 6.374 67.034 122.900 26.759.940 - 26.956.248
dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
7 Subordinasi, Ekuitas, - - - 764.814 - 764.814
dan Instrumen Modal
Lainnya
Kredit Beragun Properti
8 18.161.251 14.737.257 28.329.478 14.178.311 951 75.407.248
Rumah Tinggal
Kredit Beragun Properti
9 2.475.458 1.604.352 5.720.427 4.892.235 116 14.692.588
Komersial
Kredit untuk Pengadaan
10 Tanah, Pengolahan 44.470 113.359 67.282 - - 225.111
Tanah, dan Konstruksi
Kredit Pegawai atau
11 12.799 8.019 30.164 18.314 161 69.457
Pensiunan
Tagihan kepada Usaha
12 Mikro, Usaha Kecil dan 33.489.592 28.510.252 44.213.291 63.318.283 5.121 169.536.539
Portofolio Ritel
Tagihan kepada
13 112.171.374 58.873.935 76.095.691 207.725.452 29.681.076 484.547.528
Korporasi
Tagihan yang Telah
14 806.460 1.406.349 2.545.700 1.437.140 162.384 6.358.033
Jatuh Tempo
15 Aset Lainnya 3.320.024 2.394.203 4.576.611 50.754.813 980.250 62.025.901
Total 185.179.109 109.068.486 174.461.624 841.743.469 84.118.217 1.394.570.905
570 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 573
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah
Sulawesi, Bali & Jawa (Excl.
Sumatera dan Kantor Luar
Nusa Tenggara Jakarta dan Jakarta & Banten Total
Kalimantan Negeri
dan Papua Banten)
i j k l m n
- - 785 189.119.165 33.143.596 222.263.546
12.322.735 1.402.504 17.535.577 84.741.113 252.632 116.254.562
- - - - - -
1.102.247 300.235 607.766 58.172.922 17.723.021 77.906.191
- - - - - -
11.751 30.780 127.865 22.928.960 - 23.099.356
- - - 748.360 - 748.360
16.093.555 13.893.589 26.528.258 13.051.092 1.277 69.567.770
2.569.429 1.800.790 5.348.553 4.251.399 121 13.970.291
20.714 64.163 37.933 3.574 - 126.384
18.157 12.289 41.048 23.693 589 95.776
30.755.423 27.142.642 43.125.823 55.248.729 5.318 156.277.934
86.935.034 51.892.889 76.684.309 175.441.797 30.243.183 421.197.211
851.177 671.850 2.730.543 1.462.956 528.666 6.245.192
3.404.335 2.529.343 4.737.764 47.863.388 779.439 59.314.270
154.084.556 99.741.074 177.506.223 653.057.148 82.677.842 1.167.066.842
Laporan Tahunan 2025
571
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 574
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengungkapan Tagihan Bersih berdasarkan Sektor Ekonomi
1) Pengungkapan Tagihan Bersih berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank Secara Individu
Tagihan
Tagihan
kepada
kepada Bank
Tagihan Tagihan Tagihan Perusahaan
Pembangunan Tagihan
No. Sektor Ekonomi kepada kepada Entitas berupa Efek dan
Multilateral kepada Bank
Pemerintah Sektor Publik Covered Bond Lembaga Jasa
dan Lembaga
Keuangan
Internasional
Lainnya
a b c d e f g h
31 Desember 2025
Pertanian, Kehutanan,
1 - 6.591.571 - - - -
dan Perikanan
Pertambangan dan
2 - 3.673.906 - - - -
Penggalian
3 Industri pengolahan - 11.366.976 - - - -
Pengadaan Listrik, Gas,
4 Uap/Air Panas dan - 19.393.095 - - - -
Udara Dingin
Pengelolaan Air,
Pengelolaan Air
5 Limbah, Pengelolaan - - - - - -
dan Daur Ulang
Sampah
6 Konstruksi - 57.379.432 - - - -
Perdagangan besar dan
eceran; Reparasi dan
7 - 20.824.319 - - - -
Perawatan Mobil dan
Sepeda Motor
Pengangkutan dan
8 - 7.931.698 - - - -
Pergudangan
Penyediaan Akomodasi
9 dan Penyediaan Makan - - - - - -
Minum
Informasi dan
10 - 2.653.432 - - - -
Komunikasi
Aktivitas Keuangan dan
11 - 12.649.334 - 83.192.854 - 26.916.396
Asuransi
12 Real Estate - 138.206 - - - -
Aktivitas Profesional,
13 - 100.077 - - - -
Ilmiah, dan Teknis
Aktivitas Penyewaan
dan Sewa Guna Usaha
Tanpa Hak Opsi,
14 Ketenagakerjaan, - 40.089 - - - -
Agen Perjalanan, dan
Penunjang Usaha
Lainnya
Administrasi
Pemerintahan,
15 295.576.649 - - - - -
Pertahanan, dan
Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan - - - - - -
Aktivitas Kesehatan
17 Manusia dan Aktivitas - - - - - -
Sosial
Kesenian, Hiburan, dan
18 - - - - - -
Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - - -
572 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 575
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan
berupa Surat Tagihan
Kredit untuk
Berharga/ Kredit kepada
Kredit Pengadaan
Piutang Beragun Kredit Usaha Mikro, Tagihan Tagihan yang
Beragun Tanah,
Subordinasi, Properti Pegawai atau Usaha kepada Telah Jatuh Aset
Properti Pengolahan
Ekuitas, dan Rumah Pensiunan Kecil dan Korporasi Tempo Lainnya
Komersial Tanah, dan
Instrumen Tinggal Portofolio
Konstruksi
Modal Ritel
Lainnya
i j k l m n o p q
- 320.230 430.125 - - 6.597.359 35.415.779 193.720 -
- 45.713 9.864 - - 493.194 61.610.849 41.002 -
- 806.877 569.894 - - 4.677.071 116.700.725 1.668.530 -
- 27.115 3.590 - - 154.955 24.288.652 63.126 -
- 7.161 2.528 - - 67.666 245.269 2.448 -
- 287.017 105.774 225.111 - 2.347.556 52.423.423 120.566 -
- 5.572.095 2.851.867 - - 37.394.407 42.695.603 2.044.670 -
- 249.968 178.212 - - 2.681.443 21.001.394 103.006 -
- 636.730 917.929 - - 2.675.105 12.574.221 182.614 -
- 32.547 8.245 - - 235.783 25.829.817 17.858 -
- 3.844 - - - 214.648 6.121.059 438 -
- 189.615 179.899 - - 978.514 21.325.052 27.168 -
- 24.859 5.290 - - 135.037 6.823.527 8.662 -
- 174.074 731.428 - - 1.639.350 5.047.399 73.430 -
- - - - - 15.707 190.825 - -
- 21.489 10.468 - - 198.369 209.073 85.137 -
- 112.168 35.228 - - 628.345 2.683.002 3.201 -
- 20.170 9.904 - - 275.830 158.123 5.198 -
- 322.845 173.325 - - 1.414.948 306.503 8.069 -
Laporan Tahunan 2025
573
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 576
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
1) Pengungkapan Tagihan Bersih berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank Secara Individu
Tagihan
Tagihan
kepada
kepada Bank
Tagihan Tagihan Tagihan Perusahaan
Pembangunan Tagihan
No. Sektor Ekonomi kepada kepada Entitas berupa Efek dan
Multilateral kepada Bank
Pemerintah Sektor Publik Covered Bond Lembaga Jasa
dan Lembaga
Keuangan
Internasional
Lainnya
Aktivitas Rumah Tangga
sebagai Pemberi
Kerja: Aktivitas yang
Menghasilkan Barang
20 - - - - - -
dan Jasa oleh Rumah
Tangga yang Digunakan
untuk Memenuhi
Kebutuh Sendiri
Aktivitas Badan
Internasional
21 - - - - - -
dan Badan Ekstra
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha - 21.538.673 - - - -
24 Lainnya - - - - - -
Total 295.576.649 164.280.808 - 83.192.854 - 26.916.396
Tagihan
Tagihan
kepada
kepada Bank
Tagihan Tagihan Tagihan Perusahaan
Pembangunan Tagihan
No. Sektor Ekonomi kepada kepada Entitas berupa Efek dan
Multilateral kepada Bank
Pemerintah Sektor Publik Covered Bond Lembaga Jasa
dan Lembaga
Keuangan
Internasional
Lainnya
a b c d e f g h
31 Desember 2024
Pertanian, Kehutanan,
1 - 6.613.154 - - - -
dan Perikanan
Pertambangan dan
2 - 3.295.440 - - - -
Penggalian
3 Industri pengolahan - 11.026.822 - - - -
Pengadaan Listrik, Gas,
4 Uap/Air Panas dan - 8.740.803 - - - -
Udara Dingin
Pengelolaan Air,
Pengelolaan Air
5 Limbah, Pengelolaan - - - - - -
dan Daur Ulang
Sampah
6 Konstruksi - 18.679.143 - - - -
Perdagangan besar dan
eceran; Reparasi dan
7 - 19.853.423 - - - -
Perawatan Mobil dan
Sepeda Motor
Pengangkutan dan
8 - 8.944.218 - - - -
Pergudangan
Penyediaan Akomodasi
9 dan Penyediaan Makan - - - - - -
Minum
Informasi dan
10 - 4.176.020 - - - -
Komunikasi
574 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 577
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan
berupa Surat Tagihan
Kredit untuk
Berharga/ Kredit kepada
Kredit Pengadaan
Piutang Beragun Kredit Usaha Mikro, Tagihan Tagihan yang
Beragun Tanah,
Subordinasi, Properti Pegawai atau Usaha kepada Telah Jatuh Aset
Properti Pengolahan
Ekuitas, dan Rumah Pensiunan Kecil dan Korporasi Tempo Lainnya
Komersial Tanah, dan
Instrumen Tinggal Portofolio
Konstruksi
Modal Ritel
Lainnya
- 3.169 3.104 - - 11.706 809 322 -
- - - - - 6.216 - 161 -
- 62.829.181 3.843.827 - 64.715 26.378.553 - 1.278.349 -
- 2.672.484 204.423 - 4.742 74.823.339 41.585.412 412.785 -
124.213 - - - - - - - 60.247.835
124.213 74.359.351 10.274.924 225.111 69.457 164.045.101 477.236.516 6.340.460 60.247.835
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan
berupa Surat Tagihan
Kredit untuk
Berharga/ Kredit kepada
Kredit Pengadaan
Piutang Beragun Kredit Usaha Mikro, Tagihan Tagihan yang
Beragun Tanah,
Subordinasi, Properti Pegawai atau Usaha kepada Telah Jatuh Aset
Properti Pengolahan
Ekuitas, dan Rumah Pensiunan Kecil dan Korporasi Tempo Lainnya
Komersial Tanah, dan
Instrumen Tinggal Portofolio
Konstruksi
Modal Ritel
Lainnya
i j k l m n o p q
- 319.377 523.018 - - 6.910.141 32.755.788 399.750 -
- 64.347 11.656 - - 422.398 46.888.910 96.920 -
- 739.596 592.462 - - 5.017.545 121.259.755 1.596.233 -
- 19.933 6.983 - - 123.061 22.271.932 11.161 -
- 5.283 4.810 - - 81.923 274.462 2.548 -
- 254.865 100.273 126.384 - 2.242.783 31.003.021 137.408 -
- 5.076.309 3.347.718 - - 36.304.902 37.521.753 1.638.965 -
- 244.609 160.457 - - 2.724.648 17.713.644 298.799 -
- 420.587 1.115.284 - - 2.782.526 12.617.503 185.089 -
- 36.057 6.925 - - 203.695 20.225.737 39.747 -
Laporan Tahunan 2025
575
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 578
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tagihan
Tagihan
kepada
kepada Bank
Tagihan Tagihan Tagihan Perusahaan
Pembangunan Tagihan
No. Sektor Ekonomi kepada kepada Entitas berupa Efek dan
Multilateral kepada Bank
Pemerintah Sektor Publik Covered Bond Lembaga Jasa
dan Lembaga
Keuangan
Internasional
Lainnya
Aktivitas Keuangan dan
11 - 7.919.390 - 75.511.980 - 22.761.666
Asuransi
12 Real Estate - 179.999 - - - -
Aktivitas Profesional,
13 - 56.113 - - - -
Ilmiah, dan Teknis
Aktivitas Penyewaan
dan Sewa Guna Usaha
Tanpa Hak Opsi,
14 Ketenagakerjaan, - 781.160 - - - -
Agen Perjalanan, dan
Penunjang Usaha
Lainnya
Administrasi
Pemerintahan,
15 217.253.942 - - - - -
Pertahanan, dan
Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan - - - - - -
Aktivitas Kesehatan
17 Manusia dan Aktivitas - - - - - -
Sosial
Kesenian, Hiburan, dan
18 - - - - - -
Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - - -
Aktivitas Rumah Tangga
sebagai Pemberi
Kerja: Aktivitas yang
Menghasilkan Barang
20 - - - - - -
dan Jasa oleh Rumah
Tangga yang Digunakan
untuk Memenuhi
Kebutuh Sendiri
Aktivitas Badan
Internasional
21 - - - - - -
dan Badan Ekstra
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha - 25.988.877 - - - -
24 Lainnya - - - - - -
Total 217.253.942 116.254.562 - 75.511.980 - 22.761.666
576 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 579
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan
berupa Surat Tagihan
Kredit untuk
Berharga/ Kredit kepada
Kredit Pengadaan
Piutang Beragun Kredit Usaha Mikro, Tagihan Tagihan yang
Beragun Tanah,
Subordinasi, Properti Pegawai atau Usaha kepada Telah Jatuh Aset
Properti Pengolahan
Ekuitas, dan Rumah Pensiunan Kecil dan Korporasi Tempo Lainnya
Komersial Tanah, dan
Instrumen Tinggal Portofolio
Konstruksi
Modal Ritel
Lainnya
- 3.065 - - - 73.304 8.539.128 534 -
- 108.013 205.093 - - 906.757 18.794.183 35.761 -
- 23.723 4.619 - - 162.435 455.956 7.019 -
- 148.986 69.453 - - 1.448.011 4.702.364 155.150 -
- - - - - 9.506 2.154 9 -
- 8.244 15.340 - - 184.828 361.464 2.729 -
- 96.497 58.627 - - 609.176 2.159.295 12.371 -
- 16.868 14.561 - - 258.956 403.911 5.968 -
- 134.215 182.662 - - 930.305 239.025 2.468 -
- 3.048 4.400 - - 8.641 933 528 -
- - - - - 8.062 - 382 -
- 53.216.181 3.153.528 - 88.541 24.114.153 - 819.406 -
- 7.807.240 361.055 - 7.235 64.929.241 38.440.734 794.606 -
125.414 - - - - - - - 58.279.529
125.414 68.747.040 9.938.925 126.384 95.776 150.456.996 416.631.652 6.243.552 58.279.529
Laporan Tahunan 2025
577
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 580
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2) Pengungkapan Tagihan Bersih berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Tagihan
Tagihan
kepada
kepada Bank
Tagihan Tagihan Tagihan Perusahaan
Pembangunan Tagihan
No. Sektor Ekonomi kepada kepada Entitas berupa Efek dan
Multilateral kepada Bank
Pemerintah Sektor Publik Covered Bond Lembaga Jasa
dan Lembaga
Keuangan
Internasional
Lainnya
a b c d e f g h
31 Desember 2025
Pertanian, Kehutanan,
1 - 6.591.571 - - - -
dan Perikanan
Pertambangan dan
2 - 3.673.906 - - - -
Penggalian
3 Industri pengolahan - 11.366.976 - - - -
Pengadaan Listrik, Gas,
4 Uap/Air Panas dan - 19.393.095 - - - -
Udara Dingin
Pengelolaan Air,
Pengelolaan Air
5 Limbah, Pengelolaan - - - - - -
dan Daur Ulang
Sampah
6 Konstruksi - 57.379.432 - - - -
Perdagangan besar dan
eceran; Reparasi dan
7 - 20.824.319 - - - -
Perawatan Mobil dan
Sepeda Motor
Pengangkutan dan
8 - 7.931.698 - - - -
Pergudangan
Penyediaan Akomodasi
9 dan Penyediaan Makan - - - - - -
Minum
Informasi dan
10 - 2.653.432 - - - -
Komunikasi
Aktivitas Keuangan dan
11 - 12.649.334 - 84.368.357 - 26.931.248
Asuransi
12 Real Estate - 138.206 - - - -
Aktivitas Profesional,
13 - 100.077 - - - -
Ilmiah, dan Teknis
Aktivitas Penyewaan
dan Sewa Guna Usaha
Tanpa Hak Opsi,
14 Ketenagakerjaan, - 40.089 - - - -
Agen Perjalanan, dan
Penunjang Usaha
Lainnya
Administrasi
Pemerintahan,
15 305.338.273 - - - - -
Pertahanan, dan
Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan - - - - - -
Aktivitas Kesehatan
17 Manusia dan Aktivitas - - - - - -
Sosial
Kesenian, Hiburan, dan
18 - - - - - -
Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - - -
578 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 581
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan
berupa Surat Tagihan
Kredit untuk
Berharga/ Kredit kepada
Kredit Pengadaan
Piutang Beragun Kredit Usaha Mikro, Tagihan Tagihan yang
Beragun Tanah,
Subordinasi, Properti Pegawai atau Usaha kepada Telah Jatuh Aset
Properti Pengolahan
Ekuitas, dan Rumah Pensiunan Kecil dan Korporasi Tempo Lainnya
Komersial Tanah, dan
Instrumen Tinggal Portofolio
Konstruksi
Modal Ritel
Lainnya
i j k l m n o p q
- 348.818 796.982 - - 6.647.664 35.423.747 193.720 -
- 45.713 15.405 - - 493.220 61.610.849 41.002 -
- 977.684 2.086.911 - - 4.693.901 117.757.099 1.672.195 -
- 27.115 3.590 - - 155.126 24.945.886 63.126 -
- 7.161 141.802 - - 67.666 245.269 2.448 -
- 329.001 231.552 225.111 - 2.351.086 52.427.662 124.269 -
- 6.088.450 3.951.248 - - 38.318.493 43.872.796 2.051.875 -
- 272.118 349.023 - - 2.731.428 21.282.826 106.002 -
- 651.760 1.089.973 - - 2.684.039 12.601.213 182.614 -
- 106.301 179.906 - - 238.795 25.971.876 17.858 -
- 3.844 5.579 - - 237.839 8.074.697 438 -
- 191.000 395.867 - - 1.105.043 21.377.579 27.168 -
- 33.094 12.454 - - 135.943 7.053.627 8.662 -
- 181.116 787.740 - - 1.641.460 5.217.124 73.430 -
- - - - - 15.745 190.825 - -
- 21.489 14.904 - - 198.432 209.073 85.137 -
- 129.175 35.228 - - 628.377 2.683.002 3.201 -
- 43.355 26.184 - - 275.839 158.123 5.198 -
- 347.392 215.776 - - 1.467.327 358.298 8.069 -
Laporan Tahunan 2025
579
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 582
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2) Pengungkapan Tagihan Bersih berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Tagihan
Tagihan
kepada
kepada Bank
Tagihan Tagihan Tagihan Perusahaan
Pembangunan Tagihan
No. Sektor Ekonomi kepada kepada Entitas berupa Efek dan
Multilateral kepada Bank
Pemerintah Sektor Publik Covered Bond Lembaga Jasa
dan Lembaga
Keuangan
Internasional
Lainnya
Aktivitas Rumah Tangga
sebagai Pemberi
Kerja: Aktivitas yang
Menghasilkan Barang
20 - - - - - -
dan Jasa oleh Rumah
Tangga yang Digunakan
untuk Memenuhi
Kebutuh Sendiri
Aktivitas Badan
Internasional
21 - - - - - -
dan Badan Ekstra
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha - 21.538.673 - - - -
24 Lainnya - - - - - 25.000
Total 305.338.273 164.280.808 - 84.368.357 - 26.956.248
Tagihan
Tagihan
kepada
kepada Bank
Tagihan Tagihan Tagihan Perusahaan
Pembangunan Tagihan
No. Sektor Ekonomi kepada kepada Entitas berupa Efek dan
Multilateral kepada Bank
Pemerintah Sektor Publik Covered Bond Lembaga Jasa
dan Lembaga
Keuangan
Internasional
Lainnya
a b c d e f g h
31 Desember 2024
Pertanian, Kehutanan,
1 - 6.613.154 - - - -
dan Perikanan
Pertambangan dan
2 - 3.295.440 - - - -
Penggalian
3 Industri pengolahan - 11.026.822 - - - -
Pengadaan Listrik, Gas,
4 Uap/Air Panas dan - 8.740.803 - - - -
Udara Dingin
Pengelolaan Air,
Pengelolaan Air
5 Limbah, Pengelolaan - - - - - -
dan Daur Ulang
Sampah
6 Konstruksi - 18.679.143 - - - -
Perdagangan besar dan
eceran; Reparasi dan
7 - 19.853.423 - - - -
Perawatan Mobil dan
Sepeda Motor
Pengangkutan dan
8 - 8.944.218 - - - -
Pergudangan
Penyediaan Akomodasi
9 dan Penyediaan Makan - - - - - -
Minum
580 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 583
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan
berupa Surat Tagihan
Kredit untuk
Berharga/ Kredit kepada
Kredit Pengadaan
Piutang Beragun Kredit Usaha Mikro, Tagihan Tagihan yang
Beragun Tanah,
Subordinasi, Properti Pegawai atau Usaha kepada Telah Jatuh Aset
Properti Pengolahan
Ekuitas, dan Rumah Pensiunan Kecil dan Korporasi Tempo Lainnya
Komersial Tanah, dan
Instrumen Tinggal Portofolio
Konstruksi
Modal Ritel
Lainnya
- 3.169 3.120 - - 11.706 809 322 -
- - - - - 6.219 - 161 -
- 62.866.528 3.845.457 - 64.715 26.396.201 - 1.278.352 -
- 2.672.484 204.423 - 4.742 78.864.731 41.585.412 412.785 -
764.814 60.481 299.462 - - 170.260 1.499.736 - 62.025.900
764.814 75.407.248 14.692.586 225.111 69.457 169.536.540 484.547.528 6.358.032 62.025.900
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan
berupa Surat Tagihan
Kredit untuk
Berharga/ Kredit kepada
Kredit Pengadaan
Piutang Beragun Kredit Usaha Mikro, Tagihan Tagihan yang
Beragun Tanah,
Subordinasi, Properti Pegawai atau Usaha kepada Telah Jatuh Aset
Properti Pengolahan
Ekuitas, dan Rumah Pensiunan Kecil dan Korporasi Tempo Lainnya
Komersial Tanah, dan
Instrumen Tinggal Portofolio
Konstruksi
Modal Ritel
Lainnya
i j k l m n o p q
- 331.775 860.635 - - 6.973.122 32.755.788 399.750 -
- 69.642 31.209 - - 423.042 46.888.910 96.920 -
- 888.518 2.251.131 - - 5.112.466 121.971.793 1.596.233 -
- 19.933 189.307 - - 124.700 22.271.932 11.161 -
- 5.283 5.295 - - 82.391 416.601 2.548 -
- 286.369 189.144 126.384 - 2.252.021 31.008.351 137.408 -
- 5.387.257 4.324.917 - - 37.656.529 38.311.805 1.638.980 -
- 253.898 163.165 - - 2.767.036 18.118.195 299.244 -
- 445.925 1.197.576 - - 2.801.532 12.658.653 185.089 -
Laporan Tahunan 2025
581
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 584
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tagihan
Tagihan
kepada
kepada Bank
Tagihan Tagihan Tagihan Perusahaan
Pembangunan Tagihan
No. Sektor Ekonomi kepada kepada Entitas berupa Efek dan
Multilateral kepada Bank
Pemerintah Sektor Publik Covered Bond Lembaga Jasa
dan Lembaga
Keuangan
Internasional
Lainnya
Informasi dan
10 - 4.176.020 - - - -
Komunikasi
Aktivitas Keuangan dan
11 - 7.919.390 - 77.906.191 - 23.036.903
Asuransi
12 Real Estate - 179.999 - - - -
Aktivitas Profesional,
13 - 56.113 - - - -
Ilmiah, dan Teknis
Aktivitas Penyewaan
dan Sewa Guna Usaha
Tanpa Hak Opsi,
14 Ketenagakerjaan, - 781.160 - - - -
Agen Perjalanan, dan
Penunjang Usaha
Lainnya
Administrasi
Pemerintahan,
15 222.263.546 - - - - -
Pertahanan, dan
Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan - - - - - -
Aktivitas Kesehatan
17 Manusia dan Aktivitas - - - - - -
Sosial
Kesenian, Hiburan, dan
18 - - - - - -
Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - - -
Aktivitas Rumah Tangga
sebagai Pemberi
Kerja: Aktivitas yang
Menghasilkan Barang
20 - - - - - -
dan Jasa oleh Rumah
Tangga yang Digunakan
untuk Memenuhi
Kebutuh Sendiri
Aktivitas Badan
Internasional
21 - - - - - -
dan Badan Ekstra
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha - 25.988.877 - - - -
24 Lainnya - - - - - 62.453
Total 222.263.546 116.254.562 - 77.906.191 - 23.099.356
582 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 585
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan
berupa Surat Tagihan
Kredit untuk
Berharga/ Kredit kepada
Kredit Pengadaan
Piutang Beragun Kredit Usaha Mikro, Tagihan Tagihan yang
Beragun Tanah,
Subordinasi, Properti Pegawai atau Usaha kepada Telah Jatuh Aset
Properti Pengolahan
Ekuitas, dan Rumah Pensiunan Kecil dan Korporasi Tempo Lainnya
Komersial Tanah, dan
Instrumen Tinggal Portofolio
Konstruksi
Modal Ritel
Lainnya
- 36.811 77.613 - - 204.690 20.349.054 39.747 -
- 3.065 9.186 - - 83.128 8.915.005 534 -
- 109.049 484.174 - - 907.559 19.003.549 36.223 -
- 94.756 13.401 - - 163.671 815.888 7.019 -
- 168.536 130.054 - - 1.448.813 4.763.037 155.150 -
- - - - - 9.506 2.154 9 -
- 8.244 19.694 - - 184.828 361.464 2.729 -
- 117.665 58.627 - - 616.683 2.159.295 12.371 -
- 51.128 19.617 - - 258.956 403.911 5.968 -
- 157.436 193.218 - - 946.823 561.857 2.468 -
- 3.048 4.434 - - 8.641 933 528 -
- - - - - 8.062 - 382 -
- 53.254.119 3.156.164 - 88.541 24.126.030 - 820.123 -
- 7.807.240 361.055 - 7.235 68.962.579 38.440.734 794.606 -
748.360 68.074 230.675 - - 155.126 1.018.302 - 59.314.270
748.360 69.567.770 13.970.291 126.384 95.776 156.277.934 421.197.211 6.245.192 59.314.270
Laporan Tahunan 2025
583
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 586
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengungkapan Tagihan Bersih berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
1) Pengungkapan Tagihan Bersih berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak - Bank Secara Individu
31 Desember 2025
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
No. Kategori Portofolio
> 1 thn s.d. > 3 thn s.d. Non
< 1 tahun > 5 thn Total
3 thn 5 thn Kontraktual
a b c d e f g h
Tagihan kepada
1 58.706.158 27.518.121 51.205.968 77.204.920 80.941.481 295.576.648
Pemerintah
Tagihan kepada Entitas
2 65.722.625 11.051.419 8.925.330 77.807.593 773.841 164.280.808
Sektor Publik
Tagihan kepada
Bank Pembangunan
3 - - - - - -
Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 44.145.043 15.488.355 3.736.105 528.971 19.294.380 83.192.854
Tagihan berupa
5 - - - - - -
Covered Bond
Tagihan kepada
Perusahaan Efek
6 3.737.235 15.551.538 4.278.822 3.345.483 3.318 26.916.396
dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
7 Subordinasi, Ekuitas, - - - - 124.213 124.213
dan Instrumen Modal
Lainnya
Kredit Beragun Properti
8 4.964.918 4.407.672 7.491.763 57.494.996 - 74.359.349
Rumah Tinggal
Kredit Beragun Properti
9 1.687.569 1.894.562 2.348.465 4.344.330 - 10.274.926
Komersial
Kredit untuk Pengadaan
10 Tanah, Pengolahan 205.417 2.149 16.836 709 - 225.111
Tanah, dan Konstruksi
Kredit Pegawai atau
11 4.210 4.476 14.436 46.336 - 69.458
Pensiunan
Tagihan kepada Usaha
12 Mikro, Usaha Kecil dan 46.750.095 31.499.050 36.131.002 46.656.964 3.007.990 164.045.101
Portofolio Ritel
Tagihan kepada
13 146.730.240 68.081.525 94.288.298 163.358.422 4.778.031 477.236.516
Korporasi
Tagihan yang Telah
14 2.986.754 960.502 582.192 1.811.013 - 6.340.461
Jatuh Tempo
15 Aset Lainnya - - - - 60.247.835 60.247.835
Total 375.640.264 176.459.369 209.019.217 432.599.737 169.171.089 1.362.889.676
584 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 587
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
< 1 tahun > 1 thn s.d. 3 thn > 3 thn s.d. 5 thn > 5 thn Non Kontraktual Total
i j k l m n
25.273.574 41.421.801 35.440.947 61.289.159 53.828.461 217.253.942
50.034.683 12.999.868 8.052.088 36.207.916 8.960.007 116.254.562
- - - - - -
46.566.369 3.590.455 2.711.204 1.289.860 21.354.092 75.511.980
- - - - - -
2.798.033 12.435.616 5.910.751 1.617.266 - 22.761.666
- - - - 125.414 125.414
5.217.740 3.110.362 6.845.205 53.573.733 - 68.747.040
1.569.397 1.938.992 2.497.436 3.933.099 - 9.938.925
99.476 24.896 2.012 - - 126.384
3.867 4.929 9.664 77.316 - 95.776
40.509.721 31.533.955 32.823.086 43.108.963 2.481.271 150.456.996
156.763.120 46.497.902 97.380.409 111.535.677 4.454.544 416.631.652
2.612.576 1.706.728 426.478 1.497.770 - 6.243.552
- - - - 58.279.529 58.279.529
331.448.555 155.265.505 192.099.280 314.130.759 149.483.317 1.142.427.417
Laporan Tahunan 2025
585
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 588
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2) Pengungkapan Tagihan Bersih berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
31 Desember 2025
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
No. Kategori Portofolio
> 1 thn s.d. > 3 thn s.d. Non
< 1 tahun > 5 thn Total
3 thn 5 thn Kontraktual
a b c d e f g h
Tagihan kepada
1 60.938.070 28.334.805 51.213.616 78.730.919 86.120.864 305.338.274
Pemerintah
Tagihan kepada Entitas
2 65.722.625 11.051.419 8.925.330 77.807.593 773.841 164.280.808
Sektor Publik
Tagihan kepada
Bank Pembangunan
3 - - - - - -
Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 44.332.475 15.543.051 3.774.336 754.708 19.963.787 84.368.357
Tagihan berupa
5 - - - - - -
Covered Bond
Tagihan kepada
Perusahaan Efek
6 3.739.083 15.556.286 4.287.078 3.345.483 28.318 26.956.248
dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
7 Subordinasi, Ekuitas, - - - - 764.814 764.814
dan Instrumen Modal
Lainnya
Kredit Beragun Properti
8 5.777.592 4.449.071 7.582.870 57.537.234 60.481 75.407.248
Rumah Tinggal
Kredit Beragun Properti
9 4.015.440 2.070.555 2.923.162 5.383.968 299.462 14.692.587
Komersial
Kredit untuk Pengadaan
10 Tanah, Pengolahan 205.417 2.149 16.836 709 - 225.111
Tanah, dan Konstruksi
Kredit Pegawai atau
11 4.210 4.476 14.436 46.336 - 69.458
Pensiunan
Tagihan kepada Usaha
12 Mikro, Usaha Kecil dan 48.108.231 31.606.400 36.158.072 46.729.165 6.934.671 169.536.539
Portofolio Ritel
Tagihan kepada
13 150.451.233 69.033.930 94.595.002 164.663.448 5.803.915 484.547.528
Korporasi
Tagihan yang Telah
14 2.986.937 961.360 587.917 1.811.375 10.444 6.358.033
Jatuh Tempo
15 Aset Lainnya - - - - 62.025.900 62.025.900
Total 386.281.313 178.613.502 210.078.655 436.810.938 182.786.497 1.394.570.905
586 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 589
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
< 1 tahun > 1 thn s.d. 3 thn > 3 thn s.d. 5 thn > 5 thn Non Kontraktual Total
i j k l m n
27.368.236 41.558.134 35.440.947 61.360.947 56.535.281 222.263.546
50.034.683 12.999.868 8.052.088 36.207.916 8.960.007 116.254.562
- - - - - -
46.677.766 3.598.739 2.728.494 1.306.279 23.594.912 77.906.191
- - - - - -
2.928.298 12.538.678 5.991.808 1.640.571 - 23.099.356
- - - - 748.360 748.360
5.761.082 3.191.548 6.902.801 53.637.116 75.224 69.567.770
3.576.799 2.189.781 2.786.536 5.186.500 230.675 13.970.291
99.476 24.896 2.012 - - 126.384
3.867 4.929 9.664 77.316 - 95.776
41.914.902 31.646.834 32.850.671 43.502.054 6.363.472 156.277.934
159.273.381 46.903.164 97.683.300 112.103.992 5.233.373 421.197.211
2.613.072 1.707.194 426.694 1.497.770 462 6.245.192
- - - - 59.314.270 59.314.270
340.251.563 156.363.765 192.875.016 316.520.462 161.056.035 1.167.066.842
Laporan Tahunan 2025
587
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 590
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan berdasarkan Wilayah
1) Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan berdasarkan Wilayah - Bank Secara Individu
31 Desember 2025
Wilayah
No. Keterangan Sulawesi,
Sumatera Jawa (Excl.
Bali & Nusa Jakarta & Kantor Luar
dan Jakarta dan Total
Tenggara dan Banten Negeri
Kalimantan Banten)
Papua
a b c d e f g h
1 Tagihan 195.954.325 115.332.337 196.569.955 895.219.511 88.683.162 1.491.759.290
Tagihan yang
2 Mengalami Penurunan
Nilai
a. Belum jatuh tempo 11.648.019 6.398.284 17.577.579 38.936.015 - 74.559.897
b. Telah jatuh tempo 2.134.679 3.061.075 6.886.517 6.821.227 287.409 19.190.907
3 CKPN - Stage 1 956.523 607.420 1.022.573 2.228.412 176.577 4.991.505
4 CKPN - Stage 2 1.488.174 800.730 3.271.229 9.612.286 - 15.172.419
5 CKPN - Stage 3 1.185.732 1.690.792 4.738.479 9.224.810 125.024 16.964.837
Tagihan yang dihapus
6 1.591.740 1.452.652 3.183.027 9.170.573 - 15.397.992
buku
2) Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan berdasarkan Wilayah - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
31 Desember 2025
Wilayah
No. Keterangan Sulawesi,
Sumatera Jawa (Excl.
Bali & Nusa Jakarta & Kantor Luar
dan Jakarta dan Total
Tenggara dan Banten Negeri
Kalimantan Banten)
Papua
a b c d e f g h
1 Tagihan 196.249.286 115.433.364 197.932.050 976.754.682 88.683.162 1.575.052.544
Tagihan yang
2 Mengalami Penurunan
Nilai
a. Belum jatuh tempo 11.658.793 6.398.284 17.577.579 38.943.047 - 74.577.703
b. Telah jatuh tempo 2.165.389 3.061.075 6.925.699 6.857.406 287.409 19.296.978
3 CKPN - Stage 1 958.345 607.540 1.027.193 2.285.825 176.577 5.055.480
4 CKPN - Stage 2 1.488.174 800.730 3.271.229 9.773.581 - 15.333.714
5 CKPN - Stage 3 1.210.764 1.690.792 4.770.269 9.713.487 125.024 17.510.336
Tagihan yang dihapus
6 1.591.740 1.452.652 3.183.027 9.170.573 - 15.397.992
buku
588 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 591
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Wilayah
Sulawesi, Bali & Jawa (Excl.
Sumatera dan Kantor Luar
Nusa Tenggara Jakarta dan Jakarta & Banten Total
Kalimantan Negeri
dan Papua Banten)
i j k l m n
163.115.806 103.602.518 194.782.081 670.577.895 86.291.139 1.218.369.440
11.475.974 3.815.891 16.236.902 40.354.901 - 71.883.667
2.260.923 1.643.832 6.824.341 6.306.039 277.419 17.312.555
883.537 732.123 1.167.011 2.171.796 189.514 5.143.980
1.800.338 956.794 2.983.974 10.982.436 - 16.723.542
2.120.605 1.010.585 6.733.408 8.512.517 67.759 18.444.875
1.730.025 1.802.753 8.046.289 6.475.832 613.917 18.668.815
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Wilayah
Sulawesi, Bali & Jawa (Excl.
Sumatera dan Kantor Luar
Nusa Tenggara Jakarta dan Jakarta & Banten Total
Kalimantan Negeri
dan Papua Banten)
i j k l m n
163.353.616 103.602.518 195.773.511 724.889.386 86.291.139 1.273.910.170
11.490.388 3.815.891 16.253.324 40.440.869 - 72.000.471
2.277.357 1.643.832 6.854.443 6.344.145 277.419 17.397.196
884.922 732.123 1.172.608 2.281.983 189.514 5.261.149
1.801.804 956.794 2.984.847 11.032.874 - 16.776.319
2.137.024 1.010.585 6.769.524 8.646.233 67.759 18.631.126
1.730.025 1.802.753 8.046.289 6.475.832 613.917 18.668.815
Laporan Tahunan 2025
589
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 592
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan berdasarkan Sektor Ekonomi
1) Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan berdasarkan Sektor Ekonomi -
(dalam jutaan Rupiah)
Bank Secara Individu
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai CKPN CKPN CKPN Tagihan yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Belum Jatuh Telah Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3 dihapus buku
Tempo Tempo
a b c d e f g h i
31 Desember 2025
Pertanian,
1 Kehutanan, dan 50.637.211 2.144.593 489.418 267.026 142.341 330.453 1.120.557
Perikanan
Pertambangan
2 72.224.541 5.928.693 97.432 131.490 739.022 93.876 42.717
dan Penggalian
Industri
3 159.061.957 17.798.828 5.159.415 461.527 1.558.788 7.617.398 5.076.319
pengolahan
Pengadaan
Listrik, Gas, Uap/
4 43.977.143 3.071.205 140.014 99.269 144.540 76.901 31.173
Air Panas dan
Udara Dingin
Pengelolaan
Air, Pengelolaan
Air Limbah,
5 338.731 137.909 5.675 1.961 7.374 3.227 1.055
Pengelolaan
dan Daur Ulang
Sampah
6 Konstruksi 137.626.938 15.242.647 473.809 144.025 6.645.477 455.248 170.433
Perdagangan
besar dan
eceran; Reparasi
7 120.361.201 7.274.513 4.494.501 829.342 1.252.371 2.824.356 1.900.418
dan Perawatan
Mobil dan
Sepeda Motor
Pengangkutan
8 dan 34.993.297 4.743.092 1.042.359 133.826 1.545.032 955.598 576.184
Pergudangan
Penyediaan
Akomodasi dan
9 17.548.633 2.263.777 382.771 130.383 298.808 224.518 541.851
Penyediaan
Makan Minum
Informasi dan
10 32.121.687 1.286.158 52.153 35.776 76.223 34.320 32.350
Komunikasi
Aktivitas
11 Keuangan dan 131.267.653 22.558 1.083 92.893 309 12.154 -
Asuransi
12 Real Estate 24.815.840 8.248.626 66.905 90.645 1.488.439 476.074 103.069
Aktivitas Profesi,
13 Ilmiah, dan 7.136.939 45.287 18.682 7.784 12.826 10.019 6.149
Teknis
Aktivitas
Penyewaan dan
Sewa Guna Usaha
Tanpa Hak Opsi,
14 8.114.019 387.369 193.156 65.051 91.843 119.785 126.119
Ketenagakerjaan,
Agen Perjalanan,
dan Penunjang
Usaha Lainnya
Administrasi
Pemerintahan,
15 Pertahanan, dan 298.887.823 - - 1.060.513 - - -
Jaminan Sosial
Wajib
16 Pendidikan 645.286 36.648 178.218 4.228 3.316 93.089 35.958
590 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 593
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
1) Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan berdasarkan Sektor Ekonomi -
(dalam jutaan Rupiah)
Bank Secara Individu
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai CKPN CKPN CKPN Tagihan yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Belum Jatuh Telah Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3 dihapus buku
Tempo Tempo
Aktivitas
Kesehatan
17 3.580.954 118.443 14.606 23.458 21.837 11.419 24.390
Manusia dan
Aktivitas Sosial
Kesenian,
18 Hiburan, dan 512.361 105.004 22.726 4.279 12.226 17.552 160.946
Rekreasi
Aktivitas Jasa
19 2.277.764 67.612 17.898 31.576 15.552 9.829 12.229
Lainnya
Aktivitas Rumah
20 Tangga sebagai 21.040 89 859 321 25 537 850
Pemberi Kerja
Aktivitas Badan
Internasional dan
21 Badan Ekstra 6.646 - 448 91 - 287 -
Internasional
Lainnya
22 Rumah Tangga 97.155.903 3.465.785 3.178.139 698.602 867.665 2.049.125 2.492.564
Bukan Lapangan
23 187.321.305 2.164.419 1.600.942 677.439 248.405 746.547 2.942.660
Usaha
24 Lainnya 61.124.416 6.643 1.559.699 - - 802.525 -
Total 1.491.759.288 74.559.898 19.190.908 4.991.505 15.172.419 16.964.837 15.397.991
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai CKPN CKPN CKPN Tagihan yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Belum Jatuh Telah Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3 dihapus buku
Tempo Tempo
a b c d e f g h i
31 Desember 2024
Pertanian,
1 Kehutanan, dan 49.180.133 2.183.278 1.132.927 300.815 376.001 755.057 1.488.683
Perikanan
Pertambangan
2 51.704.587 5.692.552 149.675 90.882 973.178 70.672 252.992
dan Penggalian
Industri
3 160.932.041 19.019.447 3.997.082 400.210 1.737.061 10.304.118 5.727.340
pengolahan
Pengadaan
Listrik, Gas, Uap/
4 32.151.571 780.955 33.662 76.661 57.320 22.502 239.567
Air Panas dan
Udara Dingin
Pengelolaan
Air, Pengelolaan
Air Limbah,
5 377.653 18.741 5.699 1.972 5.607 3.150 5.159
Pengelolaan
dan Daur Ulang
Sampah
6 Konstruksi 60.412.334 15.031.369 423.456 119.642 6.990.017 411.842 1.145.292
Perdagangan
besar dan
eceran; Reparasi
7 110.875.505 6.963.821 3.627.188 717.807 1.704.136 2.064.940 4.335.120
dan Perawatan
Mobil dan
Sepeda Motor
Pengangkutan
8 dan 33.237.176 5.175.146 1.560.591 138.438 1.686.094 1.291.050 382.883
Pergudangan
Laporan Tahunan 2025
591
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 594
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai CKPN CKPN CKPN Tagihan yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Belum Jatuh Telah Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3 dihapus buku
Tempo Tempo
Penyediaan
Akomodasi dan
9 18.160.722 2.016.064 784.282 130.116 322.843 632.093 670.430
Penyediaan
Makan Minum
Informasi dan
10 28.038.148 142.035 87.347 42.565 11.832 47.600 21.852
Komunikasi
Aktivitas
11 Keuangan dan 105.952.400 6.107 1.645 75.468 1.965 793 117.350
Asuransi
12 Real Estate 22.263.849 8.206.481 81.449 58.180 1.942.179 58.871 774.771
Aktivitas Profesi,
13 Ilmiah, dan 767.142 32.230 17.108 6.471 6.005 13.382 22.436
Teknis
Aktivitas
Penyewaan dan
Sewa Guna Usaha
Tanpa Hak Opsi,
14 7.988.293 465.656 413.998 46.005 103.440 264.009 582.169
Ketenagakerjaan,
Agen Perjalanan,
dan Penunjang
Usaha Lainnya
Administrasi
Pemerintahan,
15 Pertahanan, dan 219.102.642 - 16 1.063.508 - 7 2.962
Jaminan Sosial
Wajib
16 Pendidikan 586.694 33.847 6.107 4.881 10.324 3.378 5.045
Aktivitas
Kesehatan
17 3.032.428 72.530 30.024 21.258 20.273 17.652 21.895
Manusia dan
Aktivitas Sosial
Kesenian,
18 Hiburan, dan 731.433 107.718 14.149 4.928 8.313 8.182 2.776
Rekreasi
Aktivitas Jasa
19 1.522.371 23.925 3.216 20.270 6.294 1.619 2.139
Lainnya
Aktivitas Rumah
20 Tangga sebagai 18.895 251 1.729 290 67 1.201 722
Pemberi Kerja
Aktivitas Badan
Internasional dan
21 Badan Ekstra 8.712 - 665 119 - 283 498
Internasional
Lainnya
22 Rumah Tangga 82.881.951 2.606.626 1.813.903 742.707 519.857 1.099.941 2.448.328
Bukan Lapangan
23 169.240.176 3.299.266 1.546.938 1.080.783 240.736 569.859 418.407
Usaha
24 Lainnya 59.202.586 5.621 1.579.699 - - 802.674 -
Total 1.218.369.440 71.883.667 17.312.555 5.143.980 16.723.542 18.444.875 18.668.815
592 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 595
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
2) Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan berdasarkan Sektor Ekonomi -
(dalam jutaan Rupiah)
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai CKPN CKPN CKPN Tagihan yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Belum Jatuh Telah Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3 dihapus buku
Tempo Tempo
a b c d e f g h i
31 Desember 2025
Pertanian,
1 Kehutanan, dan 51.090.503 2.144.593 490.359 267.680 142.341 332.756 1.120.557
Perikanan
Pertambangan
2 72.230.068 5.928.693 97.432 131.495 739.022 93.886 42.717
dan Penggalian
Industri
3 161.824.772 17.798.828 5.175.077 465.322 1.558.788 7.637.293 5.076.319
pengolahan
Pengadaan
Listrik, Gas, Uap/
4 44.633.290 3.071.205 140.017 99.768 144.540 77.942 31.173
Air Panas dan
Udara Dingin
Pengelolaan
Air, Pengelolaan
Air Limbah,
5 477.593 137.909 5.675 2.040 7.374 3.391 1.055
Pengelolaan
dan Daur Ulang
Sampah
6 Konstruksi 137.824.227 15.242.647 496.626 144.348 6.645.477 475.034 170.433
Perdagangan
besar dan
eceran; Reparasi
7 124.092.496 7.274.513 4.533.972 883.828 1.252.371 2.970.018 1.900.418
dan Perawatan
Mobil dan
Sepeda Motor
Pengangkutan
8 dan 35.521.497 4.743.092 1.048.089 134.220 1.545.032 959.151 576.184
Pergudangan
Penyediaan
Akomodasi dan
9 17.770.941 2.263.777 382.862 130.529 298.808 224.911 541.851
Penyediaan
Makan Minum
Informasi dan
10 32.509.618 1.286.158 52.153 36.449 76.223 35.721 32.350
Komunikasi
Aktivitas
11 Keuangan dan 134.350.973 22.558 2.078 93.565 309 14.547 -
Asuransi
12 Real Estate 25.225.631 8.248.626 82.439 90.835 1.488.439 492.002 103.069
Aktivitas Profesi,
13 Ilmiah, dan 7.382.772 45.287 18.682 7.800 12.826 10.054 6.149
Teknis
Aktivitas
Penyewaan dan
Sewa Guna Usaha
Tanpa Hak Opsi,
14 8.348.400 387.369 193.188 65.201 91.843 120.129 126.119
Ketenagakerjaan,
Agen Perjalanan,
dan Penunjang
Usaha Lainnya
Administrasi
Pemerintahan,
15 Pertahanan, dan 307.731.265 - - 1.060.513 - - -
Jaminan Sosial
Wajib
16 Pendidikan 649.748 36.648 178.218 4.231 3.316 93.096 35.958
Aktivitas
Kesehatan
17 3.597.969 118.443 14.612 23.471 21.837 11.452 24.390
Manusia dan
Aktivitas Sosial
Laporan Tahunan 2025
593
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 596
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2) Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan berdasarkan Sektor Ekonomi -
(dalam jutaan Rupiah)
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai CKPN CKPN CKPN Tagihan yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Belum Jatuh Telah Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3 dihapus buku
Tempo Tempo
Kesenian,
18 Hiburan, dan 551.611 105.004 22.726 4.307 12.226 17.611 160.946
Rekreasi
Aktivitas Jasa
19 2.451.973 78.385 18.127 32.731 15.552 15.812 12.229
Lainnya
Aktivitas Rumah
20 Tangga sebagai 21.095 89 898 321 25 576 850
Pemberi Kerja
Aktivitas Badan
Internasional dan
21 Badan Ekstra 6.649 - 448 91 - 287 -
Internasional
Lainnya
22 Rumah Tangga 97.215.264 3.465.785 3.181.014 698.742 867.665 2.052.288 2.492.564
Bukan Lapangan
23 243.403.999 2.171.451 1.602.588 677.926 409.699 1.069.718 2.942.660
Usaha
24 Lainnya 66.140.191 6.643 1.559.699 66 - 802.663 -
Total 1.575.052.545 74.577.703 19.296.979 5.055.479 15.333.713 17.510.338 15.397.991
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai CKPN CKPN CKPN Tagihan yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Belum Jatuh Telah Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3 dihapus buku
Tempo Tempo
a b c d e f g h i
31 Desember 2024
Pertanian,
1 Kehutanan, dan 49.592.694 2.194.091 1.133.250 305.537 376.647 755.381 1.488.683
Perikanan
Pertambangan
2 51.730.846 5.697.411 149.691 90.976 974.097 70.688 252.992
dan Penggalian
Industri
3 163.546.200 19.048.091 4.007.664 416.541 1.739.020 10.314.700 5.727.340
pengolahan
Pengadaan
Listrik, Gas, Uap/
4 32.334.109 780.977 33.669 78.547 57.325 22.508 239.567
Air Panas dan
Udara Dingin
Pengelolaan
Air, Pengelolaan
Air Limbah,
5 520.327 18.750 5.705 3.431 5.609 3.157 5.159
Pengelolaan
dan Daur Ulang
Sampah
6 Konstruksi 60.563.328 15.036.030 439.302 120.312 6.991.080 427.688 1.145.292
Perdagangan
besar dan
eceran; Reparasi
7 114.322.007 6.992.157 3.654.090 736.396 1.707.667 2.098.047 4.335.120
dan Perawatan
Mobil dan
Sepeda Motor
Pengangkutan
8 dan 33.696.577 5.175.146 1.562.696 142.693 1.686.094 1.292.710 382.883
Pergudangan
Penyediaan
Akomodasi dan
9 18.330.601 2.042.285 784.305 131.156 322.858 634.976 670.430
Penyediaan
Makan Minum
594 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 597
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai CKPN CKPN CKPN Tagihan yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Belum Jatuh Telah Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3 dihapus buku
Tempo Tempo
Informasi dan
10 28.232.443 142.035 87.347 43.331 11.832 47.600 21.852
Komunikasi
Aktivitas
11 Keuangan dan 108.290.254 6.107 6.940 80.183 1.965 6.088 117.350
Asuransi
12 Real Estate 22.263.849 8.206.481 100.872 60.939 1.942.179 77.831 774.771
Aktivitas Profesi,
13 Ilmiah, dan 1.206.978 32.230 17.108 7.947 6.005 13.382 22.436
Teknis
Aktivitas
Penyewaan dan
Sewa Guna Usaha
Tanpa Hak Opsi,
14 8.129.378 465.659 413.998 47.133 103.441 264.009 582.169
Ketenagakerjaan,
Agen Perjalanan,
dan Penunjang
Usaha Lainnya
Administrasi
Pemerintahan,
15 Pertahanan, dan 223.353.297 - 16 1.063.508 - 7 2.962
Jaminan Sosial
Wajib
16 Pendidikan 591.012 33.847 6.107 4.895 10.324 3.378 5.045
Aktivitas
Kesehatan
17 3.061.067 72.530 30.024 21.464 20.273 17.652 21.895
Manusia dan
Aktivitas Sosial
Kesenian,
18 Hiburan, dan 770.722 107.718 14.149 5.159 8.313 8.182 2.776
Rekreasi
Aktivitas Jasa
19 1.894.527 24.217 3.278 21.876 6.362 1.681 2.139
Lainnya
Aktivitas Rumah
20 Tangga sebagai 18.971 251 1.770 291 67 1.242 722
Pemberi Kerja
Aktivitas Badan
Internasional dan
21 Badan Ekstra 8.712 - 665 119 - 283 498
Internasional
Lainnya
22 Rumah Tangga 82.937.456 2.606.786 1.816.590 742.905 519.894 1.102.421 2.448.328
Bukan Lapangan
23 205.669.044 3.312.049 1.548.262 1.135.750 285.268 664.841 418.407
Usaha
24 Lainnya 62.845.769 5.621 1.579.699 65 - 802.674 -
Total 1.273.910.170 72.000.471 17.397.196 5.261.149 16.776.319 18.631.126 18.668.815
Laporan Tahunan 2025
595
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 598
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
1) Pengungkapan Tagihan berdasarkan Hari Tunggakan - Bank Secara Individu
31 Desember 2025
Tagihan berdasarkan Hari Tunggakan
No. Jenis Eksposurç
> 90 hari s.d. > 120 hari s.d.
> 180 hari Total
120 hari 180 hari
a b c d e f
Kredit yang termasuk dalam Tagihan yang
1 2.261.337 2.816.714 8.667.051 13.745.102
Telah Jatuh Tempo
Surat Berharga yang termasuk dalam
2 245.568 - - 245.568
Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
Total 2.506.905 2.816.714 8.667.051 13.990.670
2) Pengungkapan Tagihan berdasarkan Hari Tunggakan - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
31 Desember 2025
Tagihan berdasarkan Hari Tunggakan
No. Jenis Eksposurç
> 90 hari s.d. > 120 hari s.d.
> 180 hari Total
120 hari 180 hari
a b c d e f
Kredit yang termasuk dalam Tagihan yang
1 2.265.874 2.817.212 8.768.086 13.851.172
Telah Jatuh Tempo
Surat Berharga yang termasuk dalam
2 245.568 - - 245.568
Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
Total 2.511.442 2.817.212 8.768.086 14.096.740
Pengungkapan Tambahan terkait Perlakuan terhadap Aset Bermasalah (CRB-A)
A. KUALITATIF
Aset non-performing adalah Aset yang dikategorikan sebagai “Kurang Lancar”, “Diragukan”, atau “Macet”
sesuai dengan POJK No.40/POJK.03/2019 tentang Kualitas Aset Bank Umum.
Restrukturisasi Aset adalah upaya perbaikan yang dilakukan Bank dalam kegiatan perkreditan terhadap
pihak lawan yang mengalami kesulitan untuk memenuhi kewajibannya. Kriteria Aset yang direstrukturisasi
ialah pihak lawan mengalami kesulitan pembayaran pokok dan/atau bunga Kredit; dan masih memiliki
prospek usaha yang baik dan diinilai mampu memenuhi kewajiban setelah direstrukturisasi.
596 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 599
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan berdasarkan Hari Tunggakan
> 90 hari s.d. 120 hari > 120 hari s.d. 180 hari > 180 hari Total
g h i j
1.135.521 2.401.620 7.840.994 11.378.135
316.989 - - 316.989
1.452.510 2.401.620 7.840.994 11.695.124
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan berdasarkan Hari Tunggakan
> 90 hari s.d. 120 hari > 120 hari s.d. 180 hari > 180 hari Total
g h i j
1.138.807 2.401.784 7.922.186 11.462.777
316.989 - - 316.989
1.455.796 2.401.784 7.922.186 11.779.766
Laporan Tahunan 2025
597
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 600
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
B. KUANTITATIF
Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing
1) Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing - Bank secara Individu (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025
Non Performing
(Kualitas KL, D, M)
Performing
Tagihan yang Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
(Kualitas L dan DPK)
Mengalami Memiliki Tunggakan > Memiliki Tunggakan ≤
Penurunan Nilai 90 Hari 90 Hari
Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto Bruto
a b c d e f g h
1 Surat Berharga 163.035.035 44.176 - - 245.568 - - -
2 Kredit
a. Korporasi 441.055.346 10.172.311 10.151.631 6.380.071 - - - -
b. Ritel 144.407.037 2.793.813 3.714.016 2.473.146 - - - -
Transaksi
3 Rekening 206.532.393 - 500.673 - 105.550 - - -
Administratif
2) Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing - Bank secara Konsolidasi
(dalam jutaan Rupiah)
dengan Entitas Anak
31 Desember 2025
Non Performing
(Kualitas KL, D, M)
Performing
Tagihan yang Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
(Kualitas L dan DPK)
Mengalami Memiliki Tunggakan > Memiliki Tunggakan ≤
Penurunan Nilai 90 Hari 90 Hari
Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto Bruto
a b c d e f g h
1 Surat Berharga 168.215.194 44.176 - - 245.568 - - -
2 Kredit
a. Korporasi 441.064.310 10.172.477 10.151.631 6.380.071 - - - -
b. Ritel 148.357.191 2.986.711 3.714.122 2.473.234 - - - -
Transaksi
3 Rekening 210.721.315 - 500.673 - 105.550 - - -
Administratif
598 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 601
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non-Performing
1) Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non-Performing -
(dalam jutaan Rupiah)
Bank secara Individu
31 Desember 2025
Performing Non Performing
(Kualitas L dan (Kualitas KL, D, Stage 1 Stage 2 Stage 3
DPK) dan M)
Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto Bruto Bruto
a b c d e f g h i j
Surat
1 - - - - - - - - - -
Berharga
2 Kredit
a. Korporasi 31.470.571 7.390.117 6.631.545 4.400.978 181.578 14.662 28.227.287 6.143.363 9.693.251 5.633.070
b. Ritel 2.851.430 792.003 959.559 622.046 54.762 3.635 2.559.280 654.498 1.196.946 755.917
Transaksi
3 Rekening 1.775.605 - 16.188 - 1.599.400 - 180.633 - 11.760 -
Administratif
2) Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non-Performing -
(dalam jutaan Rupiah)
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
31 Desember 2025
Performing Non Performing
(Kualitas L dan (Kualitas KL, D, Stage 1 Stage 2 Stage 3
DPK) dan M)
Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto Bruto Bruto
a b c d e f g h i j
Surat
1 - - - - - - - - - -
Berharga
2 Kredit
a. Korporasi 31.498.032 7.393.303 6.631.545 4.400.978 209.038 17.848 28.227.287 6.143.363 9.693.251 5.633.070
b. Ritel 2.991.046 810.892 998.950 661.430 183.605 19.174 2.559.280 654.498 1.247.112 798.650
Transaksi
3 Rekening 1.775.605 - 16.188 - 1.599.400 - 180.633 - 11.760 -
Administratif
Laporan Tahunan 2025
599
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 602
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengungkapan Kualitatif terkait Teknik MRK dan lembaga internasional, Bank, dan perusahaan
(CRC) efek dan lembaga jasa keuangan lain.Pada teknik
Pada perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko MRK Penjaminan atau Asuransi dapat digunakan
Kredit (ATMR Kredit) dengan menggunakan bila kredit dijamin oleh Lembaga penjamin atau
Standardized Approach, Bank dapat mengakui perusahaan asuransi berstatus Asuransi.Teknik MRK
keberadaan Agunan, Garansi, Penjaminan atau dapat diakui apabila telah sesuai dengan kriteria
Asuransi Kredit sebegai teknik Mitigasi Risiko Kredit dan syarat berdasarkan ketentuan SEOJK No. 24/
(MRK) yang dapat mengurangi nilai ATMR Kredit. SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan ATMR Risiko
Penggunaan Teknik Mitigasi Risiko Kredit atas Kredit.
Agunan dapat berupa uang tunai yang disimpan
pada Bank penyedia dana; giro, tabungan atau Agunan pada Bank dilakukan review secara berkala
deposito yang diterbitkan oleh Bank penyedia dengan ketentuan dilakukan minimal 1 kali dalam
dana; emas yang disimpan pada Bank penyedia rentang 24 bulan pada debitur kualitas 1 dan 2, atau
dana; Surat Utang Negara (SUN) yang diterbitkan minimal 1 kal dalam rentang 12 bulan untuk kredit
oleh pemerintah Republik Indonesia yang meliputi berkualitas 3,4, dan 5.
obligasi negara dan surat perbendaharaan negara
sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Pengungkapan Penggunaan Peringkat
mengenai surat utang negara; Surat Berharga Kredit Eksternal (CRD)
Syariah Negara (SBSN) sebagaimana dimaksud Bank menggunakan lembaga pemeringkat
dalam Undang-Undang mengenai surat berharga sesuai dengan ketentuan Lembaga Pemeringkat
syariah negara; Sertifikat Bank Indonesia (SBI) berdasarkan SEOJK 24/SEOJK.03/2021, yakni
dan Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS); dan Pefindo dan Fitch Rating Indonesia untuk peringkat-
surat-surat berharga yang memiliki peringkat dan peringkat bermata uang IDR serta S&P, Moody’s, dan
diperingkat oleh lembaga pemeringkat yang diakui Fitch Inernational untuk peringka-peringkat bermata
oleh Otoritas Jasa Keuangan. Sedangkan pada uang selain IDR. Adapun Kategori portofolio yang
Teknik MRK Garansi, Garansi-garansi yang diakui menggunakan peringkat ialah kategori portofolio
merupakan garansi yang diberikan oleh pihak- Tagihan Kepada Pemerintah, Tagihan kepada Entitas
pihak yang termasuk dalam cakupan Kategori Sektor Publik, Tagihan kepada Bank, Tagihan kepada
Portofolio Pemerintah Indonesia, Pemerintah Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Keuangan
Negara Lain, bank pembangunan multilateral Lainnya, dan Tagihan kepada Korporasi
600 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 603
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK
1) Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK - Bank Individual (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025
Tagihan yang
Dijamin
Tagihan Tagihan
Tagihan Tagihan dengan
yang Tidak yang Dijamin
yang Dijamin yang Dijamin Garansi,
Dijamin dengan
dengan dengan Penjaminan
dengan Derivatif
Teknik MRK Agunan dan/atau
Teknik MRK Kredit
Asuransi
Kredit
a b c d e
1 Kredit 820.894.399 27.028.915 2.763.181 24.265.734
2 Surat Berharga 163.236.427 - - -
3 Total 984.130.826 27.028.915 2.763.181 24.265.734
Kredit dan Surat Berharga yang telah
4 6.326.751 196.891 25 196.866
jatuh tempo
2) Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK - Bank Konsolidasi (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025
Tagihan yang
Dijamin
Tagihan Tagihan
Tagihan Tagihan dengan
yang Tidak yang Dijamin
yang Dijamin yang Dijamin Garansi,
Dijamin dengan
dengan dengan Penjaminan
dengan Derivatif
Teknik MRK Agunan dan/atau
Teknik MRK Kredit
Asuransi
Kredit
a b c d e
1 Kredit 834.659.764 29.261.205 4.995.471 24.265.734
2 Surat Berharga 168.416.586 - - -
3 Total 1.003.076.350 29.261.205 4.995.471 24.265.734
Kredit dan Surat Berharga yang telah
4 6.432.820 196.891 25 196.866
jatuh tempo
Laporan Tahunan 2025
601
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 604
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK
1) Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK - Bank Individual
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
ATMR dan Rata-Rata Bobot
Penerapan FKK dan Teknik Penerapan FKK dan Teknik
Risiko
Kategori Portofolio MRK MRK
Laporan Laporan Rata-Rata
Posisi TRA Posisi TRA ATMR Bobot Risiko
Keuangan Keuangan (e/(c+d))
a b c d e f
1 Tagihan kepada Pemerintah 294.109.048 7.615.484 294.019.444 1.463.432 19.510 0,0%
Tagihan kepada Entitas
2 149.091.584 44.545.032 142.869.543 15.116.355 65.868.026 41,7%
Sektor Publik
Tagihan kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral - - - - - 0,0%
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 60.125.455 44.065.241 54.465.973 23.067.399 30.415.741 39,2%
Tagihan kepada Perusahaan
Efek dan Lembaga Jasa 26.868.008 106.206 26.867.552 48.388 19.092.624 70,9%
Keuangan Lain1)
Tagihan berupa Covered
5 - - - - - 0,0%
Bond
Tagihan kepada Korporasi -
6 409.082.889 55.627.202 408.287.114 19.351.636 384.189.492 89,8%
Eksposur Korporasi Umum2)
Tagihan kepada Perusahaan
Efek dan Lembaga Jasa - - - - - 0,0%
Keuangan Lain3)
Eksposur Pembiayaan
48.226.069 - 47.372.786 - 41.336.924 87,3%
Khusus4)
Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
7 124.213 - 124.213 - 280.532 225,8%
Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
Tagihan kepada Usaha
8 Mikro, Usaha Kecil dan 146.613.768 53.693.916 130.294.825 16.841.214 116.175.164 79,0%
Portofolio Ritel
9 Kredit Beragun Properti - - - - - 0,0%
Kredit Beragun Properti
Rumah Tinggal yang
Pembayarannya Tidak 74.254.677 747.800 73.480.140 74.780 33.289.378 45,3%
Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti
Rumah Tinggal yang
Pembayarannya Bergantung 29.824 685 26.915 69 20.970 77,7%
Secara Material pada Arus
Kas Properti
Kredit Beragun Properti
Komersial yang
Pembayarannya Tidak 10.132.928 196.881 8.286.964 19.688 6.971.381 83,9%
Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti
Komersial yang
Pembayarannya Bergantung 122.310 - 104.389 - 152.551 146,1%
Secara Material pada Arus
Kas Properti
Kredit untuk Pengadaan
10 Tanah, Pengolahan Tanah, 224.575 5.357 224.432 536 224.996 100,0%
dan Konstruksi
Tagihan yang Telah Jatuh
11 6.286.980 534.811 6.090.088 53.481 4.663.884 75,9%
Tempo
602 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 605
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
ATMR dan Rata-Rata Bobot
Penerapan FKK dan Teknik Penerapan FKK dan Teknik
Risiko
Kategori Portofolio MRK MRK
Laporan Laporan Rata-Rata
Posisi TRA Posisi TRA ATMR Bobot Risiko
Keuangan Keuangan (e/(c+d))
12 Aset Lainnya 60.247.835 - 60.247.835 - 47.262.231 78,4%
Total 1.285.540.163 207.138.615 1.252.762.213 76.036.978 749.963.404 56,4%
1) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain
sebagaimana Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
2) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada korporasi - eksposur korporasi umum sebagaimana
Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini (tidak termasuk angka 3) dan angka 4)).
3) Merupakan tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lainnya yang tidak tergolong dalam kategori portofolio
sebagaimana angka 1).
4) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori tagihan kepada korporasi - eksposur pembiayaan khusus (dengan dan tanpa
peringkat) sebagaimana Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
2) Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK - Bank Konsolidasi
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
ATMR dan Rata-Rata Bobot
Penerapan FKK dan Teknik Penerapan FKK dan Teknik
Risiko
Kategori Portofolio MRK MRK
Laporan Laporan Rata-Rata
Posisi TRA Posisi TRA ATMR Bobot Risiko
Keuangan Keuangan (e/(c+d))
a b c d e f
1 Tagihan kepada Pemerintah 303.873.211 7.615.484 303.783.608 1.463.432 19.510 0,0%
Tagihan kepada Entitas
2 149.091.584 44.545.032 142.869.543 15.116.355 65.868.026 41,7%
Sektor Publik
Tagihan kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral - - - - - 0,0%
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 61.231.191 44.246.576 55.571.710 23.137.166 30.862.492 39,2%
Tagihan kepada Perusahaan
Efek dan Lembaga Jasa 26.879.542 356.206 26.879.086 73.388 19.108.565 70,9%
Keuangan Lain1)
Tagihan berupa Covered
5 - - - - - 0,0%
Bond
Tagihan kepada Korporasi -
6 415.334.969 58.030.443 412.441.536 20.377.520 388.956.754 89,9%
Eksposur Korporasi Umum2)
Tagihan kepada Perusahaan
Efek dan Lembaga Jasa - - - - - 0,0%
Keuangan Lain3)
Eksposur Pembiayaan
48.259.116 - 47.405.834 - 41.369.972 87,3%
Khusus4)
Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
7 764.814 - 764.814 - 1.882.036 246,1%
Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
Tagihan kepada Usaha
8 Mikro, Usaha Kecil dan 151.934.947 54.119.441 135.485.110 17.011.474 121.197.308 79,5%
Portofolio Ritel
9 Kredit Beragun Properti - - - - - 0,0%
Kredit Beragun Properti
Rumah Tinggal yang
Pembayarannya Tidak 75.242.093 926.774 74.467.557 135.261 33.769.981 45,3%
Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Laporan Tahunan 2025
603
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 606
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
ATMR dan Rata-Rata Bobot
Penerapan FKK dan Teknik Penerapan FKK dan Teknik
Risiko
Kategori Portofolio MRK MRK
Laporan Laporan Rata-Rata
Posisi TRA Posisi TRA ATMR Bobot Risiko
Keuangan Keuangan (e/(c+d))
Kredit Beragun Properti
Rumah Tinggal yang
Pembayarannya Bergantung 29.824 685 26.915 69 20.970 77,7%
Secara Material pada Arus
Kas Properti
Kredit Beragun Properti
Komersial yang
Pembayarannya Tidak 14.251.128 948.505 12.401.426 319.150 10.375.948 81,6%
Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti
Komersial yang
Pembayarannya Bergantung 122.310 - 104.389 - 152.551 146,1%
Secara Material pada Arus
Kas Properti
Kredit untuk Pengadaan
10 Tanah, Pengolahan Tanah, 224.575 5.357 224.432 536 224.996 100,0%
dan Konstruksi
Tagihan yang Telah Jatuh
11 6.304.552 534.811 6.107.661 53.481 4.682.135 76,0%
Tempo
12 Aset Lainnya 62.025.900 - 62.025.900 - 48.986.686 79,0%
Total 1.315.569.756 211.329.314 1.280.559.521 77.687.832 767.477.930 56,5%
1) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa
keuangan lain sebagaimana Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
2) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada korporasi - eksposur korporasi
umum sebagaimana Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini (tidak termasuk angka 3) dan angka 4)).
3) Merupakan tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lainnya yang tidak tergolong dalam kategori
portofolio sebagaimana angka 1).
4) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori tagihan kepada korporasi - eksposur pembiayaan khusus
(dengan dan tanpa peringkat) sebagaimana Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko
1) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Individual
31 Desember 2025
Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 10% 15% 20% 25% 30% 35% 37,5% 40% 45% 50% 52,5% 60% 65% 67,5% 70%
Kategori Portofolio 0% 20% 50%
Tagihan kepada
1 295.385.325
97.551 -
Pemerintah
Kategori Portofolio 20% 50%
Tagihan kepada
2 Entitas Sektor 53.269.536 101.667.456
Publik
604 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 607
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025
Tagihan Bersih Setelah
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
FKK dan Teknik MRK
75% 80% 85% 90% 100% 105% 110% 112,5% 130% 150% 250% 400% 1250% Lainnya
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
- - - 295.482.876
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
385.936 2.662.970 - 157.985.898
Laporan Tahunan 2025
605
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 608
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
1) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Individual
31 Desember 2025
Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 10% 15% 20% 25% 30% 35% 37,5% 40% 45% 50% 52,5% 60% 65% 67,5% 70%
Kategori Portofolio 0% 20% 30% 50%
Tagihan
kepada Bank
Pembangunan
3 - - - -
Multilateral
dan Lembaga
Internasional
Kategori Portofolio 20% 30% 40% 50%
Tagihan kepada
4 32.935.161
7.056.967 4.445.937 19.947.704
Bank
Tagihan kepada
Perusahaan Efek
dan Lembaga 1.982.940 - - 5.532
Jasa Keuangan
Lain1)
Kategori Portofolio 10% 15% 20% 25% 35% 50%
Tagihan berupa
5 - - - - - -
Covered Bond
Kategori Portofolio 20% 50% 65%5)
Tagihan kepada
Korporasi
6 - Eksposur 28.863.722
35.767.244 -
Korporasi
Umum2)
Tagihan kepada
Perusahaan Efek
dan Lembaga - - -
Jasa Keuangan
Lain3)
Eksposur
Pembiayaan - -
Khusus4)
Kategori Portofolio
Tagihan berupa
Surat Berharga/
Piutang
7 Subordinasi,
Ekuitas, dan
Instrumen
Modal Lainnya
Kategori Portofolio 45%
Tagihan kepada
Usaha Mikro,
8 7.287.581
Usaha Kecil dan
Portofolio Ritel
Kategori Portofolio 0% 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50% 60% 65%5) 70%
Kredit Beragun
9
Properti
606 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 609
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025
Tagihan Bersih Setelah
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
FKK dan Teknik MRK
75% 80% 85% 90% 100% 105% 110% 112,5% 130% 150% 250% 400% 1250% Lainnya
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
- - - -
Tagihan Bersih Setelah FKK
75% 100% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
12.752.841 394.761 - - 77.533.371
24.924.150 - - 3.318 26.915.940
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% Lainnya
dan Teknik MRK
- - -
Tagihan Bersih Setelah FKK
75% 80% 85% 100% 130% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
6.378.194 - 45.471.751
299.291.444
- 11.866.394 - 427.638.749
- - - - - -
- 35.908.765 7.644.386 3.819.636 - - 47.372.787
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% 250% 400%5) Lainnya
dan Teknik MRK
20.000 - 104.213 - - 124.213
Tagihan Bersih Setelah FKK
75% 85% 100% Lainnya
dan Teknik MRK
118.410.320 2.807.707 18.630.431 - 147.136.039
Tagihan Bersih Setelah FKK
75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
- -
Laporan Tahunan 2025
607
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 610
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
1) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Individual
31 Desember 2025
Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 10% 15% 20% 25% 30% 35% 37,5% 40% 45% 50% 52,5% 60% 65% 67,5% 70%
Kredit Beragun
Properti Rumah
Tinggal yang
Pembayarannya
Tidak - 9.390.936 4.046.624 16.953.176 12.601.134 9.713.567 - 7.927.160
Bergantung
Secara Material
pada Arus Kas
Properti
tanpa
pendekatan
pembagian
kredit5)
dengan
menggunakan
pendekatan
pembagian
kredit
(dijamin)5)
dengan
menggunakan
pendekatan
pembagian
kredit
(dijamin)5)
Kredit Beragun
Properti Rumah
Tinggal yang
Pembayarannya
6.099 114 1.224 1.144
Bergantung
Secara Material
pada Arus Kas
Properti
Kredit Beragun
Properti
Komersial yang
Pembayarannya
Tidak - - - - - 979.120 -
Bergantung
Secara Material
pada Arus Kas
Properti
tanpa
pendekatan
pembagian
kredit5)
dengan
menggunakan
pendekatan
pembagian
kredit
(dijamin)5)
dengan
menggunakan
pendekatan
pembagian
kredit
(dijamin)5)
Kredit Beragun
Properti
Komersial yang
Pembayarannya
Bergantung 2.146
Secara
Material pada
Arus Kas
Properti
608 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 611
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025
Tagihan Bersih Setelah
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
FKK dan Teknik MRK
75% 80% 85% 90% 100% 105% 110% 112,5% 130% 150% 250% 400% 1250% Lainnya
12.707.696 214.628 - - - 73.554.921
- -
- -
- -
7.047 11.193 162 - 26.983
4.208.929 1.736.495 1.382.108 - - 8.306.652
- -
- -
- -
4.105 8.593 89.545 - 104.389
Laporan Tahunan 2025
609
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 612
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
1) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Individual
31 Desember 2025
Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 10% 15% 20% 25% 30% 35% 37,5% 40% 45% 50% 52,5% 60% 65% 67,5% 70%
Kredit untuk
Pengadaan
Tanah,
Pengolahan
Tanah, dan
Konstruksi
Kategori Portofolio 50%
Tagihan yang
10 Telah Jatuh 3.309.695
Tempo
Kategori Portofolio 0% 20%
11 Aset Lainnya 13.340.042 -
1) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain sebagaimana Lampiran A
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No 24/SEOJK.03/2021.
2) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada korporasi - eksposur korporasi umum sebagaimana Lampiran A Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No 24/SEOJK.03/2021 (tidak termasuk angka 3) dan angka 4)).
3) Merupakan tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain yang tidak tergolong dalam kategori portofolio sebagaimana angka 1),
4) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori tagihan kepada korporasi - eksposur pembiayaan khusus (dengan dan tanpa peringkat) sebagaimana
Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No 24/SEOJK.03/2021.
5) Tidak applicable sesuai dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No 24/SEOJK.03/2021.
31 Desember 2025
No Bobot Risiko
Tagihan Bersih Laporan Posisi Keuangan Tagihan Bersih TRA (sebelum pengenaan FKK)
1 < 40% 450.705.145 30.019.104
2 40%-70% 186.059.824 59.618.655
3 75% 150.860.942 67.350.815
4 80% 35.908.765 -
5 85% 49.999.917 2.306.632
6 90%-100% 359.946.266 46.590.332
7 105-130% 3.839.422 -
8 150% 15.407.126 1.253.078
9 250% 104.213 -
10 400% - -
11 1250% - -
2) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Konsolidasi
31 Desember 2025
Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 10% 15% 20% 25% 30% 35% 37,5% 40% 45% 50% 52,5% 60% 65% 67,5% 70%
Kategori Portofolio 0% 20% 50%
Tagihan kepada
1 305.149.489
97.551 -
Pemerintah
Kategori Portofolio 20% 50%
Tagihan kepada
2 Entitas Sektor 53.269.536 101.667.456
Publik
610 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 613
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025
Tagihan Bersih Setelah
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
FKK dan Teknik MRK
75% 80% 85% 90% 100% 105% 110% 112,5% 130% 150% 250% 400% 1250% Lainnya
224.967 - - 224.967
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
2.562.298 271.577 - 6.143.570
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% 1250%5) Lainnya
dan Teknik MRK
46.050.454 807.183 - 50.157 60.247.836
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025
Rata-Rata FKK Tagihan Bersih (Setelah pengenaan FKK dan Teknik MRK)
42,24% 463.381.669
29,75% 203.726.049
43,24% 179.389.176
0,00% 35.908.765
10,00% 50.230.581
36,96% 376.590.890
0,00% 3.839.422
23,20% 15.697.832
0,00% 104.213
0,00% -
0,00% -
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025
Tagihan Bersih Setelah
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
FKK dan Teknik MRK
75% 80% 85% 90% 100% 105% 110% 112,5% 130% 150% 250% 400% 1250% Lainnya
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
- - - 305.247.040
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
385.936 2.662.970 - 157.985.898
Laporan Tahunan 2025
611
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 614
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Konsolidasi
31 Desember 2025
Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 10% 15% 20% 25% 30% 35% 37,5% 40% 45% 50% 52,5% 60% 65% 67,5% 70%
Kategori Portofolio 0% 20% 30% 50%
Tagihan
kepada Bank
Pembangunan
3 - - - -
Multilateral
dan Lembaga
Internasional
Kategori Portofolio 20% 30% 40% 50%
Tagihan kepada
4 33.513.025 7.056.967 4.780.371 19.947.704
Bank
Tagihan kepada
Perusahaan Efek
dan Lembaga 1.982.940 - 39.852 5.532
Jasa Keuangan
Lain1)
Kategori Portofolio 10% 15% 20% 25% 35% 50%
Tagihan berupa
5 - - - - - -
Covered Bond
Kategori Portofolio 20% 50% 65%5)
Tagihan kepada
Korporasi
6 - Eksposur 29.179.597 35.892.173 -
Korporasi
Umum2)
Tagihan kepada
Perusahaan Efek
dan Lembaga - - -
Jasa Keuangan
Lain3)
Eksposur
Pembiayaan - -
Khusus4)
Kategori Portofolio
Tagihan berupa
Surat Berharga/
Piutang
7 Subordinasi,
Ekuitas, dan
Instrumen
Modal Lainnya
Kategori Portofolio 45%
Tagihan kepada
Usaha Mikro,
8 7.287.581
Usaha Kecil dan
Portofolio Ritel
Kategori Portofolio 0% 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50% 60% 65%5) 70%
Kredit Beragun
9
Properti
612 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 615
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025
Tagihan Bersih Setelah
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
FKK dan Teknik MRK
75% 80% 85% 90% 100% 105% 110% 112,5% 130% 150% 250% 400% 1250% Lainnya
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
- - - -
Tagihan Bersih Setelah FKK
75% 100% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
13.016.046 394.761 - - 78.708.874
24.924.150 - - - 26.952.474
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% Lainnya
dan Teknik MRK
- - -
Tagihan Bersih Setelah FKK
75% 80% 85% 100% 130% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
6.378.194 - 46.124.289 303.378.409 - 11.866.394 - 432.819.056
- - - - - -
- 35.908.765 7.677.433 3.819.636 - - 47.405.834
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% 250% 400%5) Lainnya
dan Teknik MRK
20.000 - 744.814 - - 764.814
Tagihan Bersih Setelah FKK
75% 85% 100% Lainnya
dan Teknik MRK
119.713.228 2.892.199 22.603.575 - 152.496.583
Tagihan Bersih Setelah FKK
75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
- -
Laporan Tahunan 2025
613
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 616
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Konsolidasi
31 Desember 2025
Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 10% 15% 20% 25% 30% 35% 37,5% 40% 45% 50% 52,5% 60% 65% 67,5% 70%
Kredit Beragun
Properti Rumah
Tinggal yang
Pembayarannya
Tidak - 9.595.520 4.191.996 17.072.270 12.699.104 9.808.130 - 8.239.981
Bergantung
Secara Material
pada Arus Kas
Properti
tanpa
pendekatan
pembagian
kredit5)
dengan
menggunakan
pendekatan
pembagian
kredit (dijamin)5)
dengan
menggunakan
pendekatan
pembagian
kredit (dijamin)5)
Kredit Beragun
Properti Rumah
Tinggal yang
Pembayarannya
6.099 114 1.224 1.144
Bergantung
Secara Material
pada Arus Kas
Properti
Kredit Beragun
Properti
Komersial yang
Pembayarannya
Tidak - - - - - 2.304.613 -
Bergantung
Secara Material
pada Arus Kas
Properti
tanpa
pendekatan
pembagian
kredit5)
dengan
menggunakan
pendekatan
pembagian
kredit
(dijamin)5)
dengan
menggunakan
pendekatan
pembagian
kredit
(dijamin)5)
Kredit Beragun
Properti
Komersial yang
Pembayarannya
Bergantung 2.146
Secara
Material pada
Arus Kas
Properti
614 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 617
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025
Tagihan Bersih Setelah
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
FKK dan Teknik MRK
75% 80% 85% 90% 100% 105% 110% 112,5% 130% 150% 250% 400% 1250% Lainnya
12.710.678 285.139 - - - 74.602.818
- -
- -
- -
7.047 11.193 162 - 26.983
4.367.876 4.665.979 1.382.108 - - 12.720.576
- -
- -
- -
4.105 8.593 89.545 - 104.389
Laporan Tahunan 2025
615
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 618
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Konsolidasi
31 Desember 2025
Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 10% 15% 20% 25% 30% 35% 37,5% 40% 45% 50% 52,5% 60% 65% 67,5% 70%
Kredit untuk
Pengadaan
Tanah,
Pengolahan
Tanah, dan
Konstruksi
Kategori Portofolio 50%
Tagihan yang
10 Telah Jatuh 3.311.537
Tempo
Kategori Portofolio 0% 20%
11 Aset Lainnya 13.422.379 -
1) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain sebagaimana Lampiran A
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No 24/SEOJK.03/2021.
2) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada korporasi - eksposur korporasi umum sebagaimana Lampiran A Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan No 24/SEOJK.03/2021 (tidak termasuk angka 3) dan angka 4)).
3) Merupakan tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain yang tidak tergolong dalam kategori portofolio sebagaimana angka 1),
4) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori tagihan kepada korporasi - eksposur pembiayaan khusus (dengan dan tanpa peringkat) sebagaimana
Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No 24/SEOJK.03/2021.
5) Tidak applicable sesuai dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No 24/SEOJK.03/2021.
31 Desember 2025
No Bobot Risiko
Tagihan Bersih Laporan Posisi Keuangan Tagihan Bersih TRA (sebelum pengenaan FKK)
1 < 40% 471.797.804 30.119.161
2 40%-70% 190.973.177 60.230.044
3 75% 168.187.308 67.380.349
4 80% 35.908.765 -
5 85% 55.969.389 3.253.504
6 90%-100% 372.275.530 49.093.304
7 105-130% 3.847.594 -
8 150% 15.882.140 1.253.078
9 250% 744.814 -
10 400% - -
11 1250% - -
616 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 619
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025
Tagihan Bersih Setelah
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
FKK dan Teknik MRK
75% 80% 85% 90% 100% 105% 110% 112,5% 130% 150% 250% 400% 1250% Lainnya
224.967 - - 224.967
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
2.574.828 274.777 - 6.161.142
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% 1250%5) Lainnya
dan Teknik MRK
47.688.728 864.637 - 50.157 62.025.901
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025
Rata-Rata FKK Tagihan Bersih (Setelah pengenaan FKK dan Teknik MRK)
42,21% 474.587.642
29,73% 206.057.954
43,23% 181.117.219
0,00% 35.908.765
18,92% 53.967.605
37,23% 386.334.851
0,00% 3.839.422
23,20% 15.758.486
0,00% 744.814
0,00% -
0,00% -
Laporan Tahunan 2025
617
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 620
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko
1) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Individual
(dalam jutaan Rupiah)
No Kategori Portofolio Tagihan Bersih ATMR
1 Total Eksposur kepada QCCP 53.475 1.069
Eksposur yang ditransaksikan dengan QCCP
2 3.318 66
(tidak termasuk initial margin dan default fund contribution)
(i) derivatif OTC 3.318 66
(ii) transaksi derivatif melalui bursa - -
(iii) securities financing transactions - -
(iv) netting set (dalam hal cross-product netting diperbolehkan) - -
3 Initial margin yang terpisah (segregated) - -
4 Initial margin yang tidak terpisah (nonsegregated) - -
5 Prefunded default fund contribution 50.157 1.003
6 Unfunded default fund contribution - -
7 Total Eksposur kepada NonQCCP - -
Eksposur yang ditransaksikan melalui nonQCCP (tidak termasuk
8 - -
initial margin dan default fund contribution)
(i) derivatif OTC - -
(ii) transaksi derivatif melalui bursa - -
(iii) securities financing transactions - -
(iv) netting set (dalam hal cross-product netting diperbolehkan) - -
9 Initial margin yang terpisah (segregated) - -
10 Initial margin yang tidak terpisah (nonsegregated) - -
11 Prefunded default fund contribution - -
12 Unfunded default fund contribution - -
13 Total Eksposur kepada QCCP dan NonQCCP 53.475 1.069
618 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 621
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
2) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Konsolidasi
(dalam jutaan Rupiah)
No Kategori Portofolio Tagihan Bersih ATMR
1 Total Eksposur kepada QCCP 53.475 1.069
Eksposur yang ditransaksikan dengan QCCP
2 3.318 66
(tidak termasuk initial margin dan default fund contribution)
(i) derivatif OTC 3.318 66
(ii) transaksi derivatif melalui bursa - -
(iii) securities financing transactions - -
(iv) netting set (dalam hal cross-product netting diperbolehkan) - -
3 Initial margin yang terpisah (segregated) - -
4 Initial margin yang tidak terpisah (nonsegregated) - -
5 Prefunded default fund contribution 50.157 1.003
6 Unfunded default fund contribution - -
7 Total Eksposur kepada NonQCCP - -
Eksposur yang ditransaksikan melalui nonQCCP (tidak termasuk
8 - -
initial margin dan default fund contribution)
(i) derivatif OTC - -
(ii) transaksi derivatif melalui bursa - -
(iii) securities financing transactions - -
(iv) netting set (dalam hal cross-product netting diperbolehkan) - -
9 Initial margin yang terpisah (segregated) - -
10 Initial margin yang tidak terpisah (nonsegregated) - -
11 Prefunded default fund contribution - -
12 Unfunded default fund contribution - -
13 Total Eksposur kepada QCCP dan NonQCCP 53.475 1.069
Laporan Tahunan 2025
619
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 622
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengungkapan Kualitatif mengenai Counterparty Credit Risk
Indonesia
Banks harus menyediakan:
(a) Tujuan manajemen risiko dan Tujuan manajemen risiko dan kebijakan terkait risiko kredit akibat kegagalan pihak
kebijakan terkait risiko kredit lawan (Counterparty Credit Risk/ CCR) adalah
akibat kegagalan pihak lawan 1. Memenuhi ketentuan regulator agar Bank memiliki kebijakan, proses dan sistem untuk
(counterparty credit risk), mengelola risiko kredit akibat kegagalan pihak lawan/ CCR dan diimplementasikan
termasuk: sesuai dengan kompleksitas eksposur BNI yang menimbulkan CCR.
2. Menstandardisasi pengelolaan risiko kredit akibat kegagalan pihak lawan/ CCR
meliputi identifikasi, pengukuran, manajemen, persetujuan dan pelaporan internal
CCR.
Dalam melakukan transaksi Counterparty BNI harus menilai kelayakan kredit dari
Counterparty tersebut dan memperhitungkan akibat dari risiko kredit yang bersifat
settlement dan pre-settlement.
620 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 623
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Indonesia
(b) Metode yang digunakan untuk Eksposur Counterparty Credit Risk/ CCR yang dihitung di BNI berdasarkan prinsip kehati-
menerapkan limit operasi yang hatian mencakup Transaksi Derivatif FX Forward, FX Swap, Cross Currency Swap (CCS)
didefinisikan pada internal dan Interest Rate Swap (IRS). Metode yang digunakan dalam penetapan limit operasi
capital untuk counterparty credit untuk Counterparty Credit Exposures terdiri atas limit terhadap (i) debitur Financial
exposures dan untuk eksposur Institution (FI) dan (ii) Debitur Non Financial Institution (Non-FI).
CCP; 1. Penetapan Limit terhadap Financial Institution (FI)
Limit operasi terhadap Eksposur Counterparty Credit Risk dhi. Transaksi Derivatif
debitur FI dilakukan melalui penetapan Counterparty Limit (CL). CL diberikan kepada
bank dalam negeri maupun luar negeri, remittance agency dan lembaga keuangan
dalam negeri lainnya yang dijamin oleh pemerintah berstatus koresponden.
Analisis pemberian atau penambahan CL dilaksanakan oleh Unit Bisnis dan Unit
Risiko di Kantor Pusat, namun Unit Bisnis lain (seperti Trade Finance atau Tresuri)
dan Kantor Cabang Luar Negeri dapat mengajukan masukan pemberian atau
penambahan CL.
Penetuan Batas Maksimum Counterparty Limit :
a. Batas maksimum Fasilitas CL baru dan review pada umumnya ditetapkan dalam
bentuk Global Line dan tidak melebihi Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)
BNI
b. Untuk koresponden luar negeri, Batas Maksimum fasilitas CL baru dan review
ditentukan oleh kategori koresponden yang didasarkan pada :
1) Credit Rating, minimal salah satu dari 3 (tiga) lembaga internasional yaitu S&P,
Moody's, Fitch; serta
2) Country Risk, berdasarkan International Country Risk Guide (ICRG).
Matriks Maksimum Fasilitas CL berdasarkan Credit Rating dan Country Risk :
a. Koresponden kategori I dalam penetapan dan review CL menggunakan analisis
Counterparty Limit Application Package (CLAP), dan menggunakan formulir
Global Line. Besarnya CL ditetapkan maksimum sebesar BMPK untuk negara
berisiko "very low", "low", "moderate" dan maksimum USD 10 juta untuk negara
berisiko "high" serta tidak melebihi BMPK
b. Koresponden Kategori II dalam penetapan dan review CL menggunakan analisis
CLAP dan menggunakan formulir Global Line. Besarnya CL ditetapkan maksimum
sebesar BMPK untuk negara berisiko "very low", "low", "moderate" dan maksimum
USD 10 juta untuk negara berisiko "high" serta tidak melebihi BMPK
c. Koresponden Kategori III dalam penetapan dan review CL menggunakan analisis
CLAP dan menggunakan formulir Global Line. Besarnya CL maksimum sebesar
USD 10 juta untuk negara berisiko "very low", "low", "moderate" dan tidak melebihi
BMPK. Untuk negara berisiko "high" tidak diberikan CL
Dimana penjelasan kategori koresponden sebagai berikut :
Kategori I adalah koresponden dengan credit rating > BBB- s/d AAA
Kategori II adalah koresponden dengan credit rating > CCC+ s/d BB+
Kategori III adalah koresponden dengan credit rating < CCC+ dan/atau koresponden
yang tidak memiliki rating
2. Penetapan Limit terhadap Non-Financial Institution (Non-FI)
Penerapan limit operasi terhadap Eksposur Counterparty Credit Risk dhi. Transaksi
Derivatif dilakukan dengan pemberian Treasury Line kepada nasabah. Treasury line
adalah fasilitas yang diberikan kepada nasabah (debitur dan non debitur) yang
merupakan batasan maksimum eksposur risiko transaksi derivatif sesuai dengan
ketentuan yang diatur oleh Regulator.
Proses Pengusulan Fasilitas Treasury Line untuk masing-masing jenis nasabah adalah
sebagai berikut:
a. Debitur
Proses pemberian fasilitas Treasury Line kepada debitur dilakukan sebagaimana
proses pemberian fasilitas kredit.
1) Apabila debitur mengajukan fasilitas Treasury Line tidak bersamaan dengan
pemberian fasilitas kredit, maka proses pengusulan menggunakan formulir
fasilitas Treasury Line.
2) Apabila debitur mengajukan fasilitas Treasury Line bersamaan dengan
pemberian fasilitas kredit, maka proses pengusulanTreasury Line menggunakan
Perangkat Aplikasi Kredit (PAK).
Debitur dapat melakukan transaksi derivatif dengan BNI tanpa set fasilitas
Treasury Line sepanjang menyerahkan jaminan berupa Marginal Deposit.
b. Non Debitur
1) Dapat langsung melakukan transaksi dengan Unit Tresuri BNI tanpa set fasilitas
Treasury Line dan wajib menyerahkan jaminan berupa Marginal Deposit
sebesar 1,2 x Faktor Konversi Kredit (FKK) x Notional Transaksi.
2) Transaksi didasarkan pada perjanjian transaksi derivatif.
Laporan Tahunan 2025
621
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 624
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Indonesia
(c) Kebijakan yang berkaitan Kebijakan yang berkaitan dengan garansi/ jaminan terhadap Eksposur Counterparty
dengan garansi dan mitigasi Credit Risk dhi. Transaksi Derivatif yang dilakukan di BNI digolongkan sebagai berikut :
risiko dan penilaian terkait a. Debitur
counterparty risk, termasuk 1) Jaminan disesuaikan dengan jaminan ketentuan segmen Business Banking yang
eksposur towards CCP; berlaku yaitu :
• Jaminan full cover, kewenangan memutus di Komite Kredit sesuai kewenangan
atas dasar Total Eksposur
• Jaminan full cover berupa kombinasi cash, collateral dan aset lain.
2) Syarat pemenuhan jaminan mengacu pada syarat pemenuhan kecukupan jaminan
untuk jenis Kredit Modal Kerja
3) Dalam hal terdapat pertimbangan lain, maka besarnya jaminan dapat ditetapkan
atas dasar analisa risiko dan potensi bisnis untuk mendapat persetujuan Komite
Kredit.
Untuk debitur tanpa set Treasury Line, jaminan berupa Marginal Deposit sebesar 1,2
x FKK x Notional Transaksi.
b. Non Debitur
1) Jaminan berupa Marginal Deposit sebesar 1,2 x FKK x Notional Transaksi dan
langsung melakukan transaksi dengan Unit Tresuri BNI berdasarkan Perjanjian
Transaksi Derivatif
2) Jaminan pada butir b.1) di atas diblokir dan diikat gadai disertai surat kuasa
pencairan pada tanggal jatuh tempo transaksi.
Mitigasi risiko dan penilaian terkait Eksposur Counterparty Credit Risk dhi. Transaksi
Derivatif yang dilakukan di BNI dilakukan antara lain melalui Monitoring Fasilitas
Treasury Line dan Review Fasilitas Treasury Line
a. Monitoring Fasilitas Treasury Line
• Debitur
Dilakukan oleh unit Manajemen Risiko dan Tresuri.
• Non Debitur
Dilakukan oleh unit Tresuri dengan memastikan jaminan masih diblokir dan
diikat gadai sampai jatuh tempo transaksi.
b. Review Fasilitas Treasury Line
1. Debitur
Dilakukan oleh unit Bisnis dan Risiko.
2. Non Debitur
Dilakukan oleh unit Tresuri
Utilisasi fasilitas Treasury Line dilakukan dengan menghitung Faktor Konversi
Kredit (FKK) transaksi. FKK merupakan prosentase yang menunjukkan besarnya
risiko kredit yang timbul akibat transaksi Forex atau Derivatif pada tenor tertentu.
Tabel FKK direview secara berkala (setiap 6 bulan) oleh Unit Manajemen Risiko
dan disampaikan kepada unit terkait.
(d) Kebijakan terkait eksposur Kebijakan terkait mitigasi eksposur wrong-way risk di BNI dilakukan melalui :
wrong-way risk; 1. Pemantauan rutin guna mengidentifikasi secara dini penyimpangan pergerakan
indikator transaksi terhadap prediksi pasar semula, antara lain berupa aktivitas mark
to market maupun stress test untuk dibandingkan dengan Budget Loss Limit,
2. Pelaksanaan Stress Test berdasarkan skenario perubahan Suku Bunga dan Nilai Tukar
secara berkala (setiap 6 bulan) maupun insidentil untuk mengukur tingkat risiko/
dampak yang mungkin terjadi dan dilaporkan kepada Manajemen,
3. Apabila telah terjadi pelampauan terhadap tiering tertentu dari Budget Loss
Limit maka dilakukan langkah-langkah koreksi dan mitigasi melalui mekanisme
Management Action Trigger (MAT) secara berjenjang.
(e) Dampak pada nilai jaminan Pada saat terjadi penurunan peringkat kredit maka dilakukan mekanisme freeze limit
yang dibutuhkan untuk yang bersifat sementara, untuk dilakukan kajian yang lebih mendalam terkait potensi
menyediakan penurunan risiko yang dihadapi. Selanjutnya dapat dilakukan langkah mitigasi berupa Top Up nilai
peringkat kredit. jaminan.
622 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 625
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Analisis Tagihan Bersih Risiko Kredit akibat Kegagalan Pihak Lawan Berdasarkan
Pendekatan yang Digunakan
(dalam jutaan Rupiah)
a b c d e f
Alpha
Potential digunakan
Replacement Future untuk Tagihan
No EEPE ATMR
Cost (RC) Exposure perhitungan Bersih
(PFE) regulatory
EAD
1 SA-CCR (untuk derivatif) 18.238.311 1.711.166 1,4 27.929.268 13.967.319
Metode Internal Model
2
(untuk derivatif dan SFT)
Pendekatan sederhana
3 untuk mitigasi risiko kredit
(untuk SFT)
Pendekatan komprehensif
4 untuk mitigasi risiko kredit
(untuk SFT)
5 VaR untuk SFT
6 Total 13.967.319
Laporan Tahunan 2025
623
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 626
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Eksposur CCR Berdasarkan Portofolio dan Bobot Risiko Berdasarkan Pendekatan Standar
(dalam jutaan Rupiah)
a b c d e f g h i
Total
Bobot Risiko 0% 10% 20% 50% 75% 100% 150% Lainnya Tagihan
Bersih
Kategori Portofolio
Tagihan kepada Pemerintah dan
944.717 - - - - - - - 944.717
Bank Sentral
Tagihan kepada Entitas Sektor
- - 137.011 636.830 - - - - 773.841
Publik
Tagihan kepada Bank
Pembangunan Multilateraçl dan - - - - - - - - -
Lembaga Internasional
Tagihan kepada Bank Lain - - 13.077.778 6.854.905 103.466 - - - 20.036.149
Tagihan kepada perusahaan
- - - - - - - 3.318 3.318
sekuritas
Tagihan kepada Korporasi - - - 6.053 - 4.762.370 - - 4.768.423
Tagihan Kepada Usaha Mikro,
- - - - - 3.007.990 - - 3.007.990
Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
Aset lainnya - - - - - - - 50.157 50.157
Total 944.717 - 13.214.789 7.497.788 103.466 7.770.360 - 53.475 29.584.595
Tagihan Bersih Derivatif Kredit
(dalam jutaan Rupiah)
a b
Proteksi yang dibeli Proteksi yang dijual
Nilai Notional - -
Single-name credit default swaps - -
Index credit default swaps - -
Total return swaps - -
Credit options - -
Derivatif kredit lainnya - -
Total Nilai Notional - -
Nilai wajar - -
Nilai wajar positif (aset) - -
Nilai wajar negatif (kewajiban) - -
624 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 627
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pengungkapan Kualitatif mengenai Eksposur Sekuritisasi
Indonesia
Pengungkapan Kualitatif
A) Bank harus mendeskripsikan tujuan manajemen
risiko dan kebijakan untuk aktivitas sekuritisasi dan
fitur utama dari aktivitas ini berdasarkan kerangka di
bawah ini. Jika bank mempunyai posisi sekuritisasi
pada laporan posisi keuangan dan transaksi rekening
administratif, bank harus menjelaskan poin-poin
dibawah ini dengan aktivitas berbeda pada setiap
regulatory books.
(a) Tujuan bank terkait sekuritisasi dan aktivitas re- BNI melakukan aktivitas sekuritisasi sebagai bagian dari transaksi
sekuritisasi, termasuk aktivitas pemindahan risiko bisnis berupa investasi surat berharga. Dalam aktivitas sekuritisasi,
kredit dari eksposur sekuritisasi yang mendasari dari BNI berkedudukan sebagai Investor dalam pembelian Efek
bank kepada entitas lain, tipe risiko yang diasumsikan Beragun Aset (EBA). Aktivitas sekuritisasi BNI dilaksanakan sesuai
dan tipe risiko yang dipertahankan. dengan praktik kehati-hatian, tata kelola yang baik dan tetap
mempertimbangkan aspek bisnis dan risiko.
Risiko yang mungkin timbul pada aktivitas sekuritisasi BNI sebagai
Investor diantaranya:
(1) Risiko kredit/ gagal bayar
Investor akan mengalami kerugian jika issuer/ emiten Surat
Berharga mengalami penurunan kinerja/ performance, yang
mempengaruhi kemampuan bayar atas coupon dan principal
surat berharga.
(2) Risiko suku bunga
dimana Surat Berharga dapat mengalami fluktuasi harga akibat
pengaruh perubahan suku bunga. Harga Surat Berharga akan
turun bila terjadi peningkatan suku bunga.
(3) Pelunasan lebih awal
Bila terjadi pelunasan lebih awal (early call) akan mempengaruhi
yield yang diterima.
(b)Bank harus menyediakan daftar: Dalam hal sekuritisasi EBA, BNI berperan sebagai investor,
sehingga tidak menyediakan daftar Special Purpose Entities (SPEs).
special purpose entities (SPEs) dimana bank
berlaku sebagai sponsor (namun tidak sebagai
originator seperti Asset Backed Commercial Paper
(ABCP) conduit), mengindikasikan dimana bank
mengkonsolidasi SPE kepada lingkup regulatory
consolidation;
entitas terafiliasi (i) yang diatur atau disarankan bank
dan (ii) yang menginvestasikan tidak hanya pada
eksposur sekuritisasi yang telah disekuritisasi oleh
bank atau di SPE yang telah disponsori bank; dan
daftar entitas dengan dukungan implisit dari bank dan
berhubungan dengan dampak pada permodalan bagi
mereka
Laporan Tahunan 2025
625
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 628
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Indonesia
(c) Rangkuman kebijakan akuntansi bank terkait Kebijakan Akuntansi dalam hal Sekuritisasi EBA sebagai berikut:
aktivitas sekuritisasi. 1. Surat berharga yang dibeli dikategorikan berdasarkan bisnis
model yang mengelola Surat Berharga dan karakteristik arus kas
kontraktual Surat Berharga. Kategori tersebut antara lain:
a. Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
b. Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
(Fair Value through Other Comprehensive Income - FVOCI)
c. Diukur pada nilai wajar melalui laba/rugi (Fair Value through
Profit or Loss - FVTPL)
2. Surat berharga yang dibeli dicatat pada saat tanggal transaksi
kecuali dinyatakan lain oleh regulator terkait untuk dicatat pada
tanggal penyelesaian
3. Dalam hal pembelian efek berupa obligasi yang dibeli antara
tanggal pembayaran bunga, maka pembayaran bunga tersebut
bukan merupakan bagian dari biaya perolehan, tetapi dimasukkan
dalam pos pendapatan bunga yang masih akan diterima
4. Pada saat pengakuan awal, Bank mencatat transaksi Surat
Berharga/Efek sebesar nilai wajar, yaitu :
• Kategori Surat Berharga Pencatatan Saat Pembelian
• Diukur pada biaya perolehan diamortisasi Sebesar nilai wajar
Surat Berharga dengan memperhitungkan pendapatan/ beban
transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung pada
perolehan Surat Berharga
• Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif
lain (FVOCI) Sebesar nilai wajar Surat Berharga dengan
memperhitungkan pendapatan/ beban transaksi yang dapat
diatribusikan secara langsung pada perolehan Surat Berharga
• Diukur pada nilai wajar melalui laba/rugi (FVTPL) Sebesar nilai
wajar Surat Berharga
5. Kualitas/ kolektibilitas Surat Berharga ditetapkan menjadi :
(1) Lancar
(3) Kurang Lancar
(5) Macet
6. Penyisihan Kerugian Surat Berharga
Penyisihan kerugian Surat Berharga dihitung menggunakan
dua pendekatan yaitu perhitungan berdasarkan POJK yang
disebut dengan Penyisihan Penilaian Kualitas Aset (PPKA) serta
perhitungan berdasarkan PSAK 71 yang disebut Expected Credit
Loss (ECL).
7. Dalam hal sekuritisasi EBA, BNI berperan sebagai investor
dalam pembelian KIK EBA PT Indonesia Power yang tergolong
pada kategori diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain (FVOCI).
(d) Jika dapat diterapkan, nama institusi peringkat BNI tidak menggunakan institusi peringkat kredit (ECAIs) dalam hal
kredit (ECAIs) yang digunakan untuk sekuritisasi sekuritisasi EBA, mengingat BNI berperan sebagai investor.
untuk agen yang digunakan.
(f) Bank harus menjelaskan fungsi asesmen internal Asesmen risiko internal wajib dilakukan oleh BNI dalam rangka
mengidentifikasi risiko, memantau risiko, dan mengevaluasi risiko
investasi. Asesmen risiko mencakup analisa limit dan nilai pembelian
obligasi serta review limit dan review aktivitas investasi.
Asesmen internal dalam rangka pembelian surat berharga terutama
dilakukan dengan penetapan limit-limit yang sesuai dengan
indikator/ kriteria tertentu, antara lain :
1. Limit Pembelian Surat Berharga
BNI dapat melakukan pembelian Surat Berharga (BNI sebagai
investor) jika issuer/ emiten Surat Berharga telah memiliki
limit pembelian yang ditetapkan oleh Unit Bisnis dan Risiko.
Penetapan limit tersebut antara lain memperhatikan:
a. Rating Issuer/Emiten
b. Rating Surat Berharga
c. Performance Issuer/Emiten
2. Limit Konsentrasi Surat Berharga
Memperhatikan konsentrasi surat berharga berdasarkan issuer
(Surat Berharga Korporasi dan Pemerintah) serta konsentrasi
berdasarkan jenis currency (IDR dan Valas).
3. Limit Tingkat Likuiditas Surat Berharga Korporasi
Dengan mempertimbangkan rating Surat Berharga Korporasi
dan klasifikasi Surat Berharga.
626 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 629
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Eksposur Sekuritisasi pada Banking book
Bank sebagai originator Bank sebagai sponsor Bank sebagai investor
No Indonesia
Tradisional Sintetis Sub-total Tradisional Sintetis Sub-total Tradisional Sintetis Sub-total
Retail (total) –
1 - - - - - - - - -
antara lain
2 Kredit perumahan - - - - - - - - -
3 Kartu kredit - - - - - - - - -
Eksposur ritel
4 - - - - - - - - -
lainnya
5 Re-sekuritisasi - - - - - - - - -
Non-Retail (total)
6 - - - - - - - - -
– antara lain
7 Kredit korporasi - - - - - - - - -
8 Kredit komersil - - - - - - - - -
9 Sewa dan piutang - - - - - - - - -
Non-Retail
10 - - - - - - - - -
lainnya
11 Re-sekuritisasi - - - - - - - - -
Eksposur Sekuritisasi pada Trading Book
Bank sebagai originator Bank sebagai sponsor Bank sebagai investor
No Indonesia
Tradisional Sintetis Sub-total Tradisional Sintetis Sub-total Tradisional Sintetis Sub-total
Retail (total) –
1 - - - - - - - - -
antara lain
2 Kredit perumahan - - - - - - - - -
3 Kartu kredit - - - - - - - - -
Eksposur ritel
4 - - - - - - - - -
lainnya
5 Re-sekuritisasi - - - - - - - - -
Non-Retail (total)
6 - - - - - - - - -
– antara lain
7 Kredit korporasi - - - - - - - - -
8 Kredit komersil - - - - - - - - -
9 Sewa dan piutang - - - - - - - - -
Non-Retail
10 - - - - - - - - -
lainnya
11 Re-sekuritisasi - - - - - - - - -
Laporan Tahunan 2025
627
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 630
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Eksposur Sekuritisasi pada Banking book ketika Bank sebagai Originator atau Sponsor dan
Persyaratan Permodalannya
Nilai eksposur
(berdasarkan Bobot Risiko)
No >100% to
≤20% >20% to 50% >50% to 100% 1250%
<1250%
Bobot Risiko Bobot Risiko Bobot Risiko Bobot Risiko
Bobot Risiko
1 Total eksposur - - - - -
2 Sekuritisasi tradisional - - - - -
Dimana underlying
3 - - - - -
sekuritisasi
4 ritel - - - - -
5 non-ritel - - - - -
6 Dimana re-sekuritisasi - - - - -
7 Senior - - - - -
8 Non-senior - - - - -
9 Sekuritisasi sintetis - - - - -
Dimana underlying
10 - - - - -
sekuritisasi
11 ritel - - - - -
12 non-ritel - - - - -
13 Dimana re-sekuritisasi - - - - -
14 Senior - - - - -
15 Non-senior - - - - -
Eksposur Sekuritisasi pada Banking book dan Persyaratan Permodalannya - Bank sebagai
Investor
Nilai eksposur
(berdasarkan Bobot Risiko)
No >100% to
≤20% >20% to 50% >50% to 100% 1250%
<1250%
Bobot Risiko Bobot Risiko Bobot Risiko Bobot Risiko
Bobot Risiko
1 Total eksposur - - - - -
2 Sekuritisasi tradisional - - - - -
Dimana underlying
3 - - - - -
sekuritisasi
4 ritel - - - - -
5 non-ritel - - - - -
6 Dimana re-sekuritisasi - - - - -
7 Senior - - - - -
8 Non-senior - - - - -
9 Sekuritisasi sintetis - - - - -
Dimana underlying
10 - - - - -
sekuritisasi
11 ritel - - - - -
12 non-ritel - - - - -
13 Dimana re-sekuritisasi - - - - -
14 Senior - - - - -
15 Non-senior - - - - -
628 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 631
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nilai eksposur ATMR
Capital charge after cap
(berdasarkan regulatory approach) (berdasarkan regulatory approach)
IRB RBA IRB RBA IRB RBA
IRB SA/ IRB SA/ IRB SA/
(termasuk 1250% (termasuk 1250% (termasuk 1.250%
SFA SSFA SFA SSFA SFA SSFA
IAA) IAA) IAA)
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
Nilai eksposur ATMR
Capital charge after cap
(berdasarkan regulatory approach) (berdasarkan regulatory approach)
IRB RBA IRB RBA IRB RBA
IRB SA/ IRB SA/ IRB SA/
(termasuk 1250% (termasuk 1250% (termasuk 1.250%
SFA SSFA SFA SSFA SFA SSFA
IAA) IAA) IAA)
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
Laporan Tahunan 2025
629
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 632
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2. RISIKO PASAR
Pengungkapan Risiko Pasar Menggunakan Pendekatan Standar
1. Bank Secara Individu
(dalam jutaan Rupiah)
Beban Modal Pendekatan Standar Beban Modal Pendekatan Standar
Risiko
Posisi Desember 2025 Posisi Desember 2024
Risiko GIRR 219.218,55 469.733,08
Risiko CSR non-sekuritisasi 39.444,29 211.079,44
Risiko CSR sekuritisasi non-CTP - -
Risiko CSR sekuritisasi CTP - -
Risiko Ekuitas - -
Risiko Komoditas - -
Risiko Nilai Tukar 101.519,09 112.101,24
DRC - non-sekuritisasi 248,97 -
DRC - sekuritisasi non-CTP - -
DRC - sekuritisasi CTP - -
RRAO - -
Total 360.430,90 792.913,76
2. Bank secara konsolidasi dengan entitas anak
(dalam jutaan Rupiah)
Beban Modal Pendekatan Standar Beban Modal Pendekatan Standar
Risiko
Posisi Desember 2025 Posisi Desember 2024
Risiko GIRR 219.218,95 472.256,21
Risiko CSR non-sekuritisasi 39.444,40 212.749,87
Risiko CSR sekuritisasi non-CTP - -
Risiko CSR sekuritisasi CTP - -
Risiko Ekuitas 47.345,35 33.759,10
Risiko Komoditas - -
Risiko Nilai Tukar 99.599,03 112.076,60
DRC - non-sekuritisasi 1.379,66 21.266,10
DRC - sekuritisasi non-CTP - -
DRC - sekuritisasi CTP - -
RRAO - -
Total 406.987,39 852.107,88
Pengungkapan Risiko Pasar Menggunakan Metode Internal
31 Desember 2025
No Jenis Risiko
VaR rata-rata harian VaR Maksimum VaR Minimum VaR Akhir Periode
1 Risiko Suku Bunga (170.360) (449.355) (20.788) (311.238)
2 Risiko Nilai Tukar (33.151) (230.827) (138) (7.224)
Total (203.511) (680.182) (20.926) (318.463)
630 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 633
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk IRRBB secara Individu
Dalam Jutaan Rupiah EVE NII
Periode T T-1 T T-1
Parallel Up -3.699.630 -3.902.024 -5.012.949 -4.670.910
Parallel Down 5.785.857 8.180.988 5.543.435 5.786.743
Steepener -9.796.329 -6.136.433
Flattener 7.403.747 5.721.393
Short Rate Up 3.691.422 2.502.574
Short Rate Down -6.357.615 -1.484.517
Nilai Maksimum Negatif Absolut 9.796.329 6.136.433 5.012.949 4.670.910
Modal Tier 1
155.838.208 147.231.512 39.709.905 38.887.212
(untuk EVE) atau Projected Income (untuk NII)
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1
6,29% 4,17% 12,62% 12,01%
(untuk EVE) atau Projected Income ( NII)
T = Periode Laporan Desember 2025
T - 1 = Periode Laporan September 2025
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
VaR rata-rata harian VaR Maksimum VaR Minimum VaR Akhir Periode
269.649 351.999 187.516 301.467
8.287 20.486 3.277 10.659
277.936 372.486 190.793 312.126
Laporan Tahunan 2025
631
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 634
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk IRRBB Individu
Analisis Kualitatif
1 Risiko suku bunga dalam Banking Book atau Interest Rate Risk in the Banking Book, yang selanjutnya disingkat IRRBB,
merupakan risiko saat ini maupun pada masa datang terhadap permodalan dan rentabilitas (earning) Bank yang
disebabkan pergerakan suku bunga di pasar yang berdampak pada posisi Banking Book.
Termasuk dalam IRRBB adalah gap risk yang muncul dari term structure pada instrumen-instrumen banking book;
basis risk yang menggambarkan dampak perubahan relative suku bunga instrumen-instrumen finansial yang dinilai
dengan menggunakan kurva suku bunga yang berbeda; option risk yang muncul dari posisi derivatif finansial atau dari
unsur risiko opsi yang melekat di instrumen-instrumen finansial.
2 Bank mengelola eksposur IRRBB menggunakan pendekatan nilai ekonomis (economic value) serta pendekatan
rentabilitas/pendapatan (earning based measures). Sebagai penerapan segregation of duty, Divisi Tresuri bertindak
sebagai unit yang berfungsi mengelola risiko suku bunga dan Divisi Manajemen Risiko bertindak sebagai unit yang
melaporkan pengelolaan risiko suku bunga yang timbul.
Untuk tujuan pengendalian dan mitigasi risiko suku bunga dalam banking book, Bank menetapkan pengendalian baik
secara kuantitatif berupa penerapan limit dan risk appetite. Bank juga melakukan pengendalian risiko yang bersifat
kualitatif seperti strategi pengelolaan, transfer risiko melalui mekanisme Funds Transfer Pricing (FTP) dan juga strategi
lindung nilai (hedging).
3 Perhitungan IRRBB dilakukan secara triwulanan yang selanjutnya akan menjadi bagian dari Profil Risiko, bagian
dari Self Assessment Tingkat Kesehatan Bank, bagian dari Informasi Kuantitatif Eksposur Risiko, dan bagian dari
Pengungkapan Praktik Manajemen Risiko.
Dalam rangka pengukuran atas eksposur IRRBB, Bank menggunakan nilai ekonomis (economic value) serta rentabilitas
(earning) sebagai dasar metode pengukuran. Pengukuran nilai ekonomis dari ekuitas (economic value of equity)
yang selanjutnya disebut EVE mengukur perubahan nilai ekonomis atas asset, liability dan rekening administratif
(off balance sheet) Bank yang disebabkan pergerakan suku bunga. Untuk saat ini, Bank mengukur perubahan EVE (
EVE) sebagai penurunan maksimum dari nilai ekonomis banking book dalam enam standar skenario bunga yang
didefinisikan oleh Basel Committee on Banking Supervision (BCBS) dan OJK sebagaimana tercantum dalam SEOJK
IRRBB no SEOJK/12/2018.
Pengukuran rentabilitas bank (earning-based measure) melihat perkiraan perubahan pendapatan bunga bersih yang
selanjutnya disingkat NII (net interest income) yang disebabkan pergerakan suku bunga di pasar untuk periode
tertentu. Untuk ini Bank mengukur perubahan NII ( NII) sebagai penurunan maksimum dari NII bila terjadi skenario
kenaikan atau penurunan suku bunga secara parallel seperti yang didefinisikan oleh Basel Committee on Banking
Supervision (BCBS) dan SEOJK IRRBB no SEOJK/12/2018, dibandingkan dengan perencanaan keuangan Bank untuk
periode 12 bulan.
4 Dalam pengukuran EVE, Bank menggunakan standardized approach SEOJK IRRBB no SEOJK/12/2018, dimana skenario
shock suku bunga yang digunakan meliputi:
1) shock suku bunga yang paralel ke atas (parallel shock up);
2) shock suku bunga yang paralel ke bawah (parallel shock down);
3) shock suku bunga yang melandai (steepener shock) dengan perpaduan suku bunga jangka pendek menurun dan
suku bunga jangka panjang meningkat (short rates down and long rates up);
4) shock suku bunga yang mendatar (flattener shock) dengan perpaduan suku bunga jangka pendek meningkat dan
suku bunga jangka panjang menurun (short rates up and long rates down);
5) shock suku bunga jangka pendek yang meningkat (short rates shock up); dan
6) shock suku bunga jangka pendek yang menurun (short rates shock down).
Dalam pengukuran NII, Bank menggunakan standardized approach SEOJK IRRBB no SEOJK/12/2018, dimana skenario
shock suku bunga yang digunakan meliputi:
1) shock suku bunga yang paralel ke atas (parallel shock up);
2) shock suku bunga yang paralel ke bawah (parallel shock down);
Kedepannya untuk tujuan pengendalian risiko, Bank juga akan mengevaluasi eksposur IRRBB dengan menggunakan
skenario stres internal untuk pengukuran EVE dan NII.
5 Tidak terdapat perbedaan metodologi maupun asumsi-asumsi permodelan dalam rangka perhitungan yang digunakan
dalam sistem manajemen internal. Dengan kata lain, Bank menggunakan Standardized Approach sebagai acuan dalam
perhitungan IRRBB sebagai untuk keperluan pengelolaan internal.
6 Bank memiliki instrumen lindung nilai berupa Interest Rate Swap (IRS) untuk meng-offset potensi kerugian yang
muncul apabila terdapat potential loss pada surat berharga AFS. Bank juga melakukan MTM secara harian terhadap
instrumen IRS tersebut.
632 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 635
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Analisis Kualitatif
7 a Untuk metode EVE, bank menghitung seluruh arus kas dari nilai pokok dan pembayaran bunga dimana termasuk
margin komersial (client rate) yang didiskonto dengan risk free rate pada saat tanggal pelaporan;
b Bank menggunakan model replikasi portfolio dan atau metode uniform dalam menentukan slotting serta rata-rata
jatuh tempo penilaian ulang (repricing maturities) atas NMD dengan memperhatikan caps dan ketentuan atas jangka
waktu rata-rata sebagaimana tercantum dalam SEOJK IRRBB.
Bank mempunyai eksposur suku bunga dari posisi Non-Maturity Deposits (NMDs) yang berasal dari nasabah wholesale
dan retail. Untuk mengelola risiko suku bunga dimaksud Bank melakukan permodelan dua tahap sesuai dengan
ketentuan SEOJK IRRBB. Di tahap pertama Bank melakukan analisa perubahan volume untuk menentukan porsi NMD
yang stabil dalam arti mempunyai kemungkinan kecil untuk ditarik nasabah. Di tahap kedua Bank mengukur proporsi
simpanan inti dari NMD stabil yang tidak akan ditarik nasabah walaupun ada perubahan bunga pasar yang besar
sementara Bank tidak menyesuaikan bunga NMD dimaksud.
Dimensi utama yang mempengaruhi jatuh tempo NMDs inti (Core Deposits) adalah elastisitas bunga simpanan
terhadap perubahan suku bunga pasar, volatilitas volume simpanan dan faktor lain termasuk perilaku nasabah dan
makroekonomi.
Dengan memperhatikan batasan-batasan permodelan NMD yang berlaku untuk Standardized Approach, Bank
menentukan distribusi dan rata-rata jatuh tempo repricing maturity dengan menggunakan replicating portfolio
approach dan atau uniform slotting method tergantung dengan ketersediaan dan reliabilitas data untuk setiap
kategori NMD yang relevan yang pada saat ini terdiri dari NMD wholesale, NMD retail transaksional dan NMD retail
non-transaksional. Parameters permodelan didasarkan atas pengamatan historis, analisa statistis dan juga penilai
manajemen.
c Bank melakukan permodelan atau estimasi risiko untuk menentukan prepayment rate dari pinjaman berbunga tetap
dan early withdrawal rate untuk deposito berjangka bila risiko ini tidak dimitigasi secara memadai misalnya melalui
ketentuan denda.
Dalam mengestimasi prepayment rate, Bank menggunakan metode statistik dengan berdasarkan data historis
dalam menganalisa tingkat pelunasan kredit yang dipercepat. Beberapa dimensi utama yang mempengaruhi tingkat
pelunasan nasabah antara lain : suku bunga pasar, suku bunga kredit, nominal kredit, dan beberapa faktor lainnya.
Sedangkan dalam mengestimasi early withdrawal rate, Bank menggunakan metode Exponential Weighted Moving
Average (EWMA). Model ini mengasumsikan bahwa hasil proyeksi esok hari dipengaruhi oleh data aktual hari ini
dan data lampau. Beberapa dimensi utama yang mempengaruhi tingkat penarikan nasabah antara lain : suku bunga
deposito, nominal deposito dan beberapa faktor lainnya.
d Tidak terdapat asumsi lain yang digunakan oleh Bank di luar asumsi-asumsi yang ditetapkan oleh SEOJK IRRBB.
e Bank menghitung IRRBB untuk setiap mata uang yang material dan kemudian mengagregasikannya. Metodologi
agregasi dilakukan dengan cara penjumlahan sederhana.
Analisis Kuantitatif
1 Rata-rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) untuk Rupiah antara lain :
- Wholesale selama 1,01 tahun
- Retail Transaksional selama 2,15 tahun
- Retail Non Transaksional selama 1,31 tahun
Rata-rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) untuk USD antara lain :
- Wholesale selama 0,81 tahun
- Retail Transaksional selama 2,04 tahun
- Retail Non Transaksional selama 1,16 tahun
2 Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) terlama untuk Rupiah antara lain :
- Wholesale pada jangka waktu 5 tahun
- Retail Transaksional pada jangka waktu 5 tahun
- Retail Non Transaksional pada jangka waktu 5 tahun
Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) terlama untuk USD antara lain :
- Wholesale pada jangka waktu 5 tahun
- Retail Transaksional pada jangka waktu 5 tahun
- Retail Non Transaksional pada jangka waktu 5 tahun
Laporan Tahunan 2025
633
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 636
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Laporan Perhitungan IRRBB secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
Dalam Jutaan Rupiah EVE NII
Periode T T-1 T T-1
Parallel Up -2.857.653 -3.355.014 -5.028.298 -4.696.511
Parallel Down 4.747.109 7.516.912 5.558.784 5.812.344
Steepener -10.164.100 -6.649.508
Flattener 7.829.836 6.231.892
Short Rate Up 4.512.424 3.187.295
Short Rate Down -7.232.449 -2.252.049
Nilai Maksimum Negatif Absolut 10.164.100 6.649.508 5.028.298 4.696.511
Modal Tier 1 152.509.195 41.253.129 40.398.816
(untuk EVE) atau Projected Income (untuk NII) 160.884.905
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 6,32% 4,36% 12,19% 11,63%
(untuk EVE) atau Projected Income ( NII)
T = Periode Laporan Desember 2025
T - 1 = Periode Laporan September 2025
634 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 637
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Analisis Kualitatif
1 Risiko suku bunga dalam Banking Book atau Interest Rate Risk in the Banking Book, yang selanjutnya disingkat
IRRBB, merupakan risiko saat ini maupun pada masa datang terhadap permodalan dan rentabilitas (earning) Bank
dan Perusahaan Anak yang disebabkan pergerakan suku bunga di pasar yang berdampak pada posisi Banking Book.
Termasuk dalam IRRBB adalah gap risk yang muncul dari term structure pada instrumen-instrumen banking book;
basis risk yang menggambarkan dampak perubahan relative suku bunga instrumen-instrumen finansial yang dinilai
dengan menggunakan kurva suku bunga yang berbeda; option risk yang muncul dari posisi derivatif finansial atau
dari unsur risiko opsi yang melekat di instrumen-instrumen finansial.
2 Bank dan Perusahaan Anak mengelola eksposur IRRBB menggunakan pendekatan nilai ekonomis (economic value)
serta pendekatan rentabilitas/pendapatan (earning based measures). Sebagai penerapan segregation of duty,
terdapat pemisahan antara unit yang berfungsi mengelola risiko suku bunga dan unit yang memonitoring risiko suku
bunga yang timbul.
Untuk tujuan pengendalian dan mitigasi risiko suku bunga dalam banking book, Bank dan Perusahaan Anak
menetapkan pengendalian baik secara kuantitatif berupa penerapan limit dan risk appetite. Bank dan Perusahaan
Anak juga melakukan pengendalian risiko yang bersifat kualitatif seperti strategi pengelolaan, transfer risiko melalui
mekanisme Funds Transfer Pricing (FTP) dan juga strategi lindung nilai (hedging).
3 Perhitungan IRRBB dilakukan secara triwulanan yang selanjutnya akan menjadi bagian dari Profil Risiko, bagian
dari Self Assessment Tingkat Kesehatan Bank, bagian dari Informasi Kuantitatif Eksposur Risiko, dan bagian dari
Pengungkapan Praktik Manajemen Risiko.
Dalam rangka pengukuran atas eksposur IRRBB, Bank dan Perusahaan Anak menggunakan nilai ekonomis (economic
value) serta rentabilitas (earning) sebagai dasar metode pengukuran. Pengukuran nilai ekonomis dari ekuitas
(economic value of equity) yang selanjutnya disebut EVE mengukur perubahan nilai ekonomis atas asset, liability dan
rekening administratif (off balance sheet) Bank dan Perusahaan Anak yang disebabkan pergerakan suku bunga. Untuk
saat ini, Bank dan Perusahaan Anak mengukur perubahan EVE sebagai penurunan maksimum dari nilai ekonomis
banking book dalam enam standar skenario bunga yang didefinisikan oleh Basel Committee on Banking Supervision
(BCBS) dan OJK sebagaimana tercantum dalam SEOJK IRRBB no SEOJK/12/2018.
Pengukuran rentabilitas bank (earning-based measure) melihat perkiraan perubahan pendapatan bunga bersih yang
selanjutnya disingkat NII (net interest income) yang disebabkan pergerakan suku bunga di pasar untuk periode
tertentu. Untuk ini Bank dan Perusahaan Anak mengukur perubahan NII sebagai penurunan maksimum dari NII bila
terjadi skenario kenaikan atau penurunan suku bunga secara parallel seperti yang didefinisikan oleh Basel Committee
on Banking Supervision (BCBS) dan SEOJK IRRBB no SEOJK/12/2018, dibandingkan dengan perencanaan keuangan
Bank dan Perusahaan Anak untuk periode 12 bulan.
4 Dalam pengukuran EVE, Bank dan Perusahaan Anak menggunakan standardized approach SEOJK IRRBB no
SEOJK/12/2018, dimana skenario shock suku bunga yang digunakan meliputi:
1) shock suku bunga yang paralel ke atas (parallel shock up);
2) shock suku bunga yang paralel ke bawah (parallel shock down);
3) shock suku bunga yang melandai (steepener shock) dengan perpaduan suku bunga jangka pendek menurun dan
suku bunga jangka panjang meningkat (short rates down and long rates up);
4) shock suku bunga yang mendatar (flattener shock) dengan perpaduan suku bunga jangka pendek meningkat dan
suku bunga jangka panjang menurun (short rates up and long rates down);
5) shock suku bunga jangka pendek yang meningkat (short rates shock up); dan
6) shock suku bunga jangka pendek yang menurun (short rates shock down).
Dalam pengukuran NII, Bank dan Perusahaan Anak menggunakan standardized approach SEOJK IRRBB no
SEOJK/12/2018, dimana skenario shock suku bunga yang digunakan meliputi:
1) shock suku bunga yang paralel ke atas (parallel shock up);
2) shock suku bunga yang paralel ke bawah (parallel shock down);
Kedepannya untuk tujuan pengendalian risiko, Bank dan Perusahaan Anak juga akan mengevaluasi eksposur IRRBB
dengan menggunakan skenario stres internal untuk pengukuran EVE dan NII.
5 Tidak terdapat perbedaan metodologi maupun asumsi-asumsi permodelan dalam rangka perhitungan yang digunakan
dalam sistem manajemen internal. Dengan kata lain, Bank dan Perusahaan Anak menggunakan Standardized
Approach sebagai acuan dalam perhitungan IRRBB sebagai untuk keperluan pengelolaan internal.
6 Saat ini Bank memiliki instrumen lindung nilai berupa Interest Rate Swap (IRS) untuk meng-offset potensi kerugian
yang muncul apabila terdapat potential loss pada surat berharga AFS. Bank juga melakukan MTM secara harian
terhadap instrumen IRS tersebut.
7 a Untuk metode Metode EVE, Bank dan Perusahaan Anak menghitung seluruh arus kas dari nilai pokok dan pembayaran
bunga dimana termasuk margin komersial (client rate) yang didiskonto dengan risk free rate pada saat tanggal
pelaporan;
Laporan Tahunan 2025
635
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 638
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Analisis Kualitatif
b Bank dan Perusahaan Anak menggunakan model replikasi portfolio dan atau uniform slotting method dalam
menentukan slotting serta rata-rata jatuh tempo penilaian ulang (repricing maturities) atas NMD dengan
memperhatikan caps dan ketentuan atas jangka waktu rata-rata sebagaimana tercantum dalam SEOJK IRRBB.
Bank dan Perusahaan Anak mempunyai eksposur suku bunga dari posisi Non-Maturity Deposits (NMDs) yang
berasal dari nasabah wholesale dan retail. Untuk mengelola risiko suku bunga dimaksud Bank dan Perusahaan Anak
melakukan permodelan dua tahap sesuai dengan ketentuan SEOJK IRRBB. Di tahap pertama Bank dan Perusahaan
Anak melakukan analisa perubahan volume untuk menentukan porsi NMD yang stabil dalam arti mempunyai
kemungkinan kecil untuk ditarik nasabah. Di tahap kedua Bank dan Perusahaan Anak mengukur proporsi simpanan
inti dari NMD stabil yang tidak akan ditarik nasabah walaupun ada perubahan bunga pasar yang besar sementara
Bank dan Perusahaan Anak tidak menyesuaikan bunga NMD dimaksud.
Dimensi utama yang mempengaruhi jatuh tempo NMDs inti (Core Deposits) adalah elastisitas bunga simpanan
terhadap perubahan suku bunga pasar, volatilitas volume simpanan dan faktor lain termasuk perilaku nasabah dan
makroekonomi.
Dengan memperhatikan batasan-batasan permodelan NMD yang berlaku untuk Standardized Approach, Bank
dan Perusahaan Anak menentukan distribusi dan rata-rata jatuh tempo repricing maturity dengan menggunakan
replicating portfolio approach dan atau uniform slotting method tergantung dengan ketersediaan dan reliabilitas data
untuk setiap kategori NMD yang relevan yang pada saat ini terdiri dari NMD wholesale, NMD retail transaksional dan
NMD retail non-transaksional. Parameter permodelan didasarkan atas pengamatan historis, analisa statistis dan juga
professional judgement.
c Bank dan Perusahaan Anak melakukan permodelan atau estimasi risiko untuk menentukan prepayment rate dari
pinjaman berbunga tetap dan early withdrawal rate untuk deposito berjangka bila risiko ini tidak dimitigasi secara
memadai misalnya melalui ketentuan denda.
Dalam mengestimasi prepayment rate, Bank dan Perusahaan Anak menggunakan metode statistik dengan
berdasarkan data historis dalam menganalisa tingkat pelunasan kredit yang dipercepat. Beberapa dimensi utama
yang mempengaruhi tingkat pelunasan nasabah antara lain : suku bunga pasar, suku bunga kredit, nominal kredit,
dan beberapa faktor lainnya.
Sedangkan dalam mengestimasi early withdrawal rate, Bank dan Perusahaan Anak menggunakan metode Exponential
Weighted Moving Average (EWMA). Model ini mengasumsikan bahwa hasil proyeksi esok hari dipengaruhi oleh data
aktual hari ini dan data lampau. Beberapa dimensi utama yang mempengaruhi tingkat penarikan nasabah antara lain:
suku bunga deposito, nominal deposito dan beberapa faktor lainnya.
d Tidak terdapat asumsi lain yang digunakan oleh Bank dan Perusahaan Anak di luar asumsi-asumsi yang ditetapkan
oleh SEOJK IRRBB.
e Bank dan Perusahaan Anak menghitung IRRBB untuk setiap mata uang yang material dan kemudian
mengagregasikannya. Metodologi agregasi dilakukan dengan cara penjumlahan sederhana.
Analisis Kuantitatif
1 Rata-rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) untuk Rupiah antara lain :
- Wholesale selama 1,01 tahun
- Retail Transaksional selama 2,15 tahun
- Retail Non Transaksional selama 1,31 tahun
Rata-rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) untuk USD antara lain :
- Wholesale selama 0,81 tahun
- Retail Transaksional selama 2,04 tahun
- Retail Non Transaksional selama 1,16 tahun
2 Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) terlama untuk Rupiah antara lain :
- Wholesale pada jangka waktu 5 tahun
- Retail Transaksional pada jangka waktu 5 tahun
- Retail Non Transaksional pada jangka waktu 5 tahun
Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) terlama untuk USD antara lain :
- Wholesale pada jangka waktu 5 tahun
- Retail Transaksional pada jangka waktu 5 tahun
- Retail Non Transaksional pada jangka waktu 5 tahun
636 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 639
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
3. RISIKO LIKUIDITAS
Pengungkapan Liquidity Coverage Ratio Bank secara Individu
Posisi Triwulan IV Tahun 2025
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai HQLA setelah
pengurangan nilai (haircut),
outstanding kewajiban
Nilai outstanding dan komitmen dikalikan
kewajiban dan komitmen/ tingkat penarikan (run-off
nilai tagihan kontraktual rate) atau nilai tagihan
kontraktual dikalikan
tingkat penerimaan
(inflow rate)
HIGH QUALITY LIQUID ASSET (HQLA)
1 Total High Quality Liquid Asset (HQLA) 242.860.077
ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW)
Simpanan nasabah perorangan dan Pendanaan yang
2 berasal dari nasabah Usaha Mikro dan Usaha Kecil, 409.753.367 28.892.824
terdiri dari:
a. Simpanan/Pendanaan stabil 241.650.253 12.082.513
b. Simpanan/Pendanaan kurang stabil 168.103.114 16.810.311
Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi,
3 471.816.578 130.390.657
terdiri dari:
a. Simpanan operasional 288.440.678 61.972.754
b. Simpanan non-operasional dan/atau kewajiban
183.375.900 68.417.903
lainnya yang bersifat non-operasional
c. surat berharga berupa surat utang yang diterbitkan
- -
oleh bank
4 Pendanaan dengan agunan (secured funding) 664.676
Arus kas keluar lainnya (additional requirement), terdiri
5 208.970.807 8.845.039
dari:
a. arus kas keluar atas transaksi derivatif 40.012 40.012
b. arus kas keluar atas peningkatan kebutuhan
- -
likuiditas
c. arus kas keluar atas kehilangan pendanaan - -
d. arus kas keluar atas penarikan komitmen fasilitas
2.085.125 208.513
kredit dan fasilitas likuiditas
e. arus kas keluar atas kewajiban kontraktual lainnya
- -
terkait penyaluran dana
f. arus kas keluar atas kewajiban kontijensi pendanaan
201.433.204 3.184.049
lainnya
g. arus kas keluar kontraktual lainnya 5.412.466 5.412.466
TOTAL ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW) 168.793.195
ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW)
6 Pinjaman dengan agunan Secured lending 8.731.338 -
7 Tagihan berasal dari pihak lawan (Counterparty) 73.666.089 25.440.744
8 Arus kas masuk lainnya 4.086.830 2.093.806
TOTAL ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW) 86.484.257 27.534.550
TOTAL ADJUSTED VALUE1
TOTAL HQLA 242.860.077
TOTAL ARUS KAS KELUAR BERSIH (NET CASH OUTFLOWS) 141.258.645
LCR (%) 171,93%
Keterangan:
1 Adjusted values dihitung setelah pengenaan pengurangan nilai (haircut), tingkat penarikan (run-off rate), dan tingkat penerimaan (inflow
rate) serta batas maksimum komponen HQLA, misalnya batas maksimum HQLA Level 2B dan HQLA Level 2 serta batas maksimum arus
kas masuk yang dapat diperhitungkan dalam LCR.
Laporan Tahunan 2025
637
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 640
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Analisis Perkembangan Liquidity Coverage Ratio Bank secara Individu
Analisis
1 LCR Individual (Bank Only) posisi Triwulan IV 2025 sebesar 171,93% di atas ketentuan yang dipersyaratkan sebesar
100%.
2 LCR Triwulan IV 2025 naik 6,26% dibanding Triwulan III 2025 sebelumnya 165,67% menjadi 171,93% yang disebabkan
oleh peningkatan persentase HQLA sebesar 8,34% dibandingkan dengan peningkatan persentase Net Cash Out Flow
sebesar 4,40%.
3 Komposisi HQLA per Triwulan IV 2025 masih didominasi oleh HQLA Level 1 sebesar 99,55%. Sedangkan HQLA Level 2A
sebesar 0,39% dan Level 2B sebesar 0,06%, masih dibawah batas maksimum HQLA yang dipersyaratkan.
4 Likuiditas bank dapat dijaga dengan baik sesuai regulasi dan mendukung kegiatan bisnis bank.
5 Tidak ada arus kas masuk dan arus kas keluar dari perhitungan LCR yang tidak tercakup dalam template LCR.
638 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 641
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pengungkapan Liquidity Coverage Ratio Bank secara Konsolidasi
dengan Entitas Anak Posisi Triwulan IV Tahun 2025
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai HQLA setelah
pengurangan nilai (haircut),
outstanding kewajiban
Nilai outstanding dan komitmen dikalikan
kewajiban dan komitmen/ tingkat penarikan (run-off
nilai tagihan kontraktual rate) atau nilai tagihan
kontraktual dikalikan
tingkat penerimaan
(inflow rate)
HIGH QUALITY LIQUID ASSET (HQLA)
1 Total High Quality Liquid Asset (HQLA) 252.687.637
ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW)
Simpanan nasabah perorangan dan Pendanaan yang
2 berasal dari nasabah Usaha Mikro dan Usaha Kecil, 413.013.660 29.209.126
terdiri dari:
a. Simpanan/Pendanaan stabil 241.844.794 12.092.240
b. Simpanan/Pendanaan kurang stabil 171.168.866 17.116.887
Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi,
3 481.567.165 133.554.094
terdiri dari:
a. Simpanan operasional 293.419.785 63.211.895
b. Simpanan non-operasional dan/atau kewajiban
188.147.380 70.342.199
lainnya yang bersifat non-operasional
c. surat berharga berupa surat utang yang diterbitkan
- -
oleh bank
4 Pendanaan dengan agunan (secured funding) 664.676
Arus kas keluar lainnya (additional requirement), terdiri
5 211.654.631 9.552.614
dari:
a. arus kas keluar atas transaksi derivatif 40.012 40.012
b. arus kas keluar atas peningkatan kebutuhan
- -
likuiditas
c. arus kas keluar atas kehilangan pendanaan - -
d. arus kas keluar atas penarikan komitmen fasilitas
3.791.195 419.225
kredit dan fasilitas likuiditas
e. arus kas keluar atas kewajiban kontraktual lainnya
- -
terkait penyaluran dana
f. arus kas keluar atas kewajiban kontijensi pendanaan
201.933.412 3.203.364
lainnya
g. arus kas keluar kontraktual lainnya 5.890.013 5.890.013
TOTAL ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW) 172.980.509
ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW)
6 Pinjaman dengan agunan Secured lending 11.124.337 36.253
7 Tagihan berasal dari pihak lawan (Counterparty) 38.604.701 26.440.316
8 Arus kas masuk lainnya 6.222.928 3.329.525
TOTAL ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW) 55.951.965 29.806.094
TOTAL ADJUSTED VALUE1
TOTAL HQLA 252.687.637
TOTAL ARUS KAS KELUAR BERSIH (NET CASH OUTFLOWS) 143.174.416
LCR (%) 176,49%
Keterangan:
1 Adjusted values dihitung setelah pengenaan pengurangan nilai (haircut), tingkat penarikan (run-off rate), dan tingkat penerimaan (inflow
rate) serta batas maksimum komponen HQLA, misalnya batas maksimum HQLA Level 2B dan HQLA Level 2 serta batas maksimum
arus kas masuk yang dapat diperhitungkan dalam LCR.
Laporan Tahunan 2025
639
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 642
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Analisis Perkembangan Liquidity Coverage Ratio Bank secara Konsolidasi dengan Entitas
Anak
Analisis
1 LCR BNI Konsolidasi posisi Triwulan IV 2025 sebesar 176,49% di atas ketentuan yang dipersyaratkan sebesar 100%.
2 LCR BNI Konsolidasi Triwulan IV 2025 sebesar 176,49% meningkat 6,11% dibanding Triwulan III 2025 sebesar 170,38%
yang disebabkan oleh peningkatan persentase HQLA sebesar 8,20% dibandingkan dengan peningkatan persentase Net
Cash Out Flow sebesar 4,46%.
3 Likuiditas BNI konsolidasi dapat dijaga dengan baik sesuai regulasi dan mendukung kegiatan bisnis bank.
4 Tidak ada arus kas masuk dan arus kas keluar dari perhitungan LCR yang tidak tercakup dalam template LCR.
640 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 643
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pengungkapan Net Stable Funding Ratio Bank secara Individu
Posisi Desember 2025
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Tanpa
< 6 bulan - 1 Total
Jangka < 6 bulan ³ 1 tahun
Komponen ASF tahun Nilai
Waktu
Tertimbang
Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat Tercatat Tercatat Tercatat
1 Modal: 187.185.102 - - - 187.185.102
2 Modal sesuai POJK KPMM 187.185.102 - - - 187.185.102
3 Instrumen modal lainnya - - - - -
Simpanan yang berasal dari nasabah
4 perorangan dan pendanaan yang berasal 349.228.071 26.305.256 26.169.788 1.278.853 402.981.969
dari nasabah usaha mikro dan usaha kecil:
5 Simpanan stabil 238.308.378 - - - 238.308.378
6 Simpanan kurang stabil 110.919.694 26.305.256 26.169.788 1.278.853 164.673.592
Pendanaan yang berasal dari nasabah
7 153.071.940 132.153.698 9.770.304 34.678.455 329.674.396
korporasi:
8 Simpanan operasional 153.071.940 - - - 153.071.940
Pendanaan lainnya yang berasal dari
9 - 132.153.698 9.770.304 34.678.455 176.602.456
nasabah korporasi
Liabilitas yang memiliki pasangan aset
10 - - - - -
yang saling bergantung
11 Liabilitas lainnya: - - 346.472 14.346.025 14.692.497
12 NSFR liabilitas derivatif - - -
Ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak
13 - - 346.472 14.346.025 14.692.497
masuk dalam kategori di atas
14 Total ASF 934.533.965
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Tanpa
< 6 bulan - 1 Total
Jangka < 6 bulan ³ 1 tahun
Komponen RSF tahun Nilai
Waktu
Tertimbang
Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat Tercatat Tercatat Tercatat
Total HQLA dalam rangka perhitungan
15 - 1.121.228 966.788 11.899.048 13.987.064
NSFR
Simpanan pada lembaga keuangan lain
16 13.007.070 - - - 13.007.070
untuk tujuan operasional
Pinjaman dengan kategori Lancar dan
17 Dalam Perhatian Khusus (performing) dan - 79.092.990 180.443.727 288.660.594 548.197.310
surat berharga
Kepada lembaga keuangan yang dijamin
18 611.295 - - 611.295
oleh HQLA Level 1
Kepada lembaga keuangan yang dijamin
bukan dengan HQLA Level 1 dan
19 - 563.406 2.553.129 22.959 3.139.494
pinjaman kepada lembaga keuangan
tanpa jaminan
Kepada perusahaan non-keuangan,
nasabah perorangan dan nasabah usaha
mikro dan usaha kecil, Pemerintah
20 64.039.606 170.088.521 218.400.231 452.528.358
Indonesia, pemerintah negara lain, Bank
Indonesia, bank sentral negara lain dan
entitas sektor publik, yang di antaranya:
Laporan Tahunan 2025
641
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 644
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Tanpa
< 6 bulan - 1 Total
Jangka < 6 bulan ³ 1 tahun
Komponen RSF tahun Nilai
Waktu
Tertimbang
Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat Tercatat Tercatat Tercatat
Memenuhi kualifikasi untuk
mendapat bobot risiko 35% atau
21 12.729.765 19.824.948 7.186.500 39.741.213
kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk
Risiko Kredit
Kredit beragun rumah tinggal yang tidak
22 1.546.027 2.171.978 50.330.239 54.048.244
sedang dijaminkan, yang di antaranya:
Memenuhi kualifikasi untuk
mendapat bobot risiko 35% atau
23 457.769 711.543 17.529.906 18.699.217
kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk
Risiko Kredit
Surat Berharga yang tidak sedang
dijaminkan, tidak gagal bayar, dan tidak
24 12.332.655 5.630.098,77 19.907.166,00 37.869.920
masuk sebagai HQLA, termasuk saham
yang diperdagangkan di bursa
Aset yang memiliki pasangan liabilitas yang
25 - - - - -
saling bergantung
26 Aset lainnya: 275 22.935.568 1.700.838 54.392.756 79.029.437
Komoditas fisik yang diperdagangkan,
27 - - - -
termasuk emas
Kas, surat berharga dan aset lainnya
yang dicatat sebagai initial margin untuk
28 kontrak derivatif dan kas atau aset lain - - 17.000 17.000
yang diserahkan sebagai default fund
pada central Counterparty (CCP)
29 NSFR aset derivatif - - - -
NSFR liabilitas derivatif sebelum
30 44.779 1.981 - 46.760
dikurangi dengan variation margin
Seluruh aset lainnya yang tidak masuk
31 275 22.890.790 1.698.857 54.375.756 78.965.677
dalam kategori di atas**)
32 Rekening Administratif 1.851.405 703.157 1.952.289 4.506.851
33 Total RSF 658.727.732
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable
34 141,87%
Funding Ratio (%))
Analisis Perkembangan Net Stable Funding Ratio Bank secara Individu
Analisis Kualitatif
1 NSFR Individu posisi Desember 2025 sebesar 141,87% dan masih berada di atas ketentuan yang dipersyaratkan yaitu
100%.
2 NSFR Individu posisi Desember 2025 dibanding NSFR posisi September 2025 menurun dari 142,10% menjadi 141,87%.
Pada posisi Desember 2025, terdapat peningkatan dari sisi Pendanaan Stabil yang Dibutuhkan (RSF) meningkat sebesar
7,73%. Sedangkan dari sisi Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) sebesar 7,55%.
3 Total Pendanaan Stabil yang Dibutuhkan (RSF) meningkat sebesar 47,24 T yang didominasi oleh peningkatan Pinjaman
dengan kategori Lancar dan Dalam Perhatian Khusus (performing) dan surat berharga sebesar 48,88 T. Sedangkan Total
Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) meningkat sebesar 65,60 T.
642 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 645
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pengungkapan Net Stable Funding Ratio Bank secara Konsolidasi
dengan Entitas Anak Posisi Desember 2025
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Tanpa
< 6 bulan - 1 Total
Jangka < 6 bulan ³ 1 tahun
Komponen ASF tahun Nilai
Waktu
Tertimbang
Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat Tercatat Tercatat Tercatat
1 Modal: 193.821.196 - - - 193.821.196
2 Modal sesuai POJK KPMM 193.816.756 - - - 193.816.756
3 Instrumen modal lainnya 4.440 - - - 4.440
Simpanan yang berasal dari nasabah
4 perorangan dan pendanaan yang berasal 350.156.313 30.442.364 26.274.021 1.291.701 408.164.398
dari nasabah usaha mikro dan usaha kecil:
5 Simpanan stabil 238.551.861 51.975 1.209 1.161 238.606.205
6 Simpanan kurang stabil 111.604.451 30.390.389 26.272.812 1.290.540 169.558.193
Pendanaan yang berasal dari nasabah
7 155.812.707 135.876.336 9.946.641 34.685.431 336.321.116
korporasi:
8 Simpanan operasional 155.812.707 105.711 24.338 - 155.942.755
Pendanaan lainnya yang berasal dari
9 - 135.770.626 9.922.304 34.685.431 180.378.361
nasabah korporasi
Liabilitas yang memiliki pasangan aset
10 - - - - -
yang saling bergantung
11 Liabilitas lainnya: 147.528 - 822.420 17.273.979 18.243.927
12 NSFR liabilitas derivatif - - -
Ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak
13 147.528 - 822.420 17.273.979 18.243.927
masuk dalam kategori di atas
14 Total ASF 956.550.637
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Tanpa
< 6 bulan - 1 Total
Jangka < 6 bulan ³ 1 tahun
Komponen RSF tahun Nilai
Waktu
Tertimbang
Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat Tercatat Tercatat Tercatat
Total HQLA dalam rangka perhitungan
15 - 1.259.837 1.037.954 11.976.745 14.274.536
NSFR
Simpanan pada lembaga keuangan lain
16 13.036.108 223.188 188 - 13.259.483
untuk tujuan operasional
Pinjaman dengan kategori Lancar dan
17 Dalam Perhatian Khusus (performing) dan - 81.311.064 183.447.844 294.480.491 559.239.399
surat berharga
Kepada lembaga keuangan yang
18 611.295 - - 611.295
dijamin oleh HQLA Level 1
kepada lembaga keuangan yang dijamin
bukan dengan HQLA Level 1 dan
19 - 678.458 2.553.129 22.959 3.254.546
pinjaman kepada lembaga keuangan
tanpa jaminan
Laporan Tahunan 2025
643
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 646
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Tanpa
< 6 bulan - 1 Total
Jangka < 6 bulan ³ 1 tahun
Komponen RSF tahun Nilai
Waktu
Tertimbang
Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat Tercatat Tercatat Tercatat
kepada perusahaan non-keuangan,
nasabah perorangan dan nasabah usaha
mikro dan usaha kecil, Pemerintah
20 65.902.054 172.780.059 223.898.096 462.580.209
Indonesia, pemerintah negara lain, Bank
Indonesia, bank sentral negara lain dan
entitas sektor publik, yang di antaranya:
memenuhi kualifikasi untuk
mendapat bobot risiko 35% atau
21 13.355.447 20.800.518 10.228.723 44.384.689
kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk
Risiko Kredit
Kredit beragun rumah tinggal yang tidak
22 1.743.868 2.375.282 50.448.572 54.567.722
sedang dijaminkan, yang di antaranya:
Memenuhi kualifikasi untuk
mendapat bobot risiko 35% atau
23 633.332 897.914 17.625.879 19.157.125
kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk
Risiko Kredit
Surat Berharga yang tidak sedang
dijaminkan, tidak gagal bayar , dan tidak
24 12.375.390 5.739.374,01 20.110.864 38.225.627
masuk sebagai HQLA, termasuk saham
yang diperdagangkan di bursa
Aset yang memiliki pasangan liabilitas
25 - - - - -
yang saling bergantung
26 Aset lainnya: 345.227 22.989.434 1.749.477 54.703.713 79.787.851
Komoditas fisik yang diperdagangkan,
27 - - - -
termasuk emas
Kas, surat berharga dan aset lainnya
yang dicatat sebagai initial margin untuk
28 kontrak derivatif dan kas atau aset lain - - 17.000 17.000
yang diserahkan sebagai default fund
pada central Counterparty (CCP)
29 NSFR aset derivatif - - - -
NSFR liabilitas derivatif sebelum
30 44.779 1.981 - 46.760
dikurangi dengan variation margin
Seluruh aset lainnya yang tidak masuk
31 345.227 22.944.655 1.747.495 54.686.713 79.724.091
dalam kategori di atas**)
32 Rekening Administratif 2.060.663 705.648 1.974.701 4.741.012
33 Total RSF 671.302.281
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable
34 142,49%
Funding Ratio (%))
Analisis Perkembangan Net Stable Funding Ratio Bank secara Konsolidasi dengan Entitas
Anak
Analisis Kualitatif
1 NSFR Konsolidasi posisi Desember 2025 sebesar 142,49% dan berada di atas ketentuan yang dipersyaratkan yaitu 100%.
2 NSFR Konsolidasi posisi Desember 2025 dibanding NSFR posisi September 2025 menurun dari 142,78% menjadi 142,49%.
Pada posisi Desember 2025, terdapat peningkatan dari sisi Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) sebesar 7,44%, dan
peningkatan dari sisi Pendanaan Stabil yang Dibutuhkan (RSF) sebesar 7,66%.
3 Peningkatan Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) sebesar 66,23 T. Sementara Total Pendanaan Stabil yang
Dibutuhkan (RSF) meningkat sebesar 47,76 T yang didominasi oleh laju peningkatan Pinjaman dengan kategori Lancar dan
Dalam Perhatian Khusus (performing) dan surat berharga sebesar 49,47 T.
644 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 647
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Tabel Aset Terikat (Encumbrance/ENC)
(dalam jutaan Rupiah)
a b c d
Aset yang disimpan
atau diperjanjikan
dengan
Aset Terikat bank sentral Aset tidak terikat
Total
(Encumbered) namun belum (unencumbered)
digunakan untuk
menghasilkan
likuiditas
Aset-aset dalam laporan posisi
keuangan dapat disajikan 6.940.304 141.167.474 114.052.687 262.160.465
terperinci sepanjang dibutuhkan
Analisis Kualitatif
a. Aset terikat (Encumbered Assets) adalah aset bank yang terbatas untuk kebutuhan likuiditas, secara legal dan kontraktual
oleh Bank. Aset terikat yang tidak termasuk aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia namun belum
digunakan untuk menghasilkan likuiditas. Saat ini Bank memiliki aset terikat sebesar Rp 6,94 T dalam bentuk transaksi repo.
b. Saat ini, Bank memiliki aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia sebesar Rp 141,17 T berupa GWM
Sekunder (PLM) . Aset yang diperjanjikan dengan Bank Indonesia tersebut belum digunakan untuk menghasilkan likuiditas
namun tetap diperhitungkan sebagai HQLA sebagaimana diatur dalam POJK Liquidity Coverage Ratio Bagi Bank Umum.
c. Aset tidak terikat merupakan aset yang memenuhi syarat sebagai HQLA sebagaimana diatur dalam POJK Liquidity
Coverage Ratio Bagi Bank Umum. Saat ini Bank memiliki aset tidak terikat sebesar Rp. 114,05 T, antara lain berupa Kas,
Penempatan pada Bank Indonesia, Surat Berharga Pemerintah, Surat Berharga Korporasi.
Laporan Tahunan 2025
645
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 648
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2025 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
4. RISIKO OPERASIONAL
Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional Bank secara Individu
31 Desember 2025
No Pendekatan yang digunakan Komponen Faktor Pengali Modal Minimum
Indikator Bisnis Kerugian Intern Risiko Operasional ATMR
(KIB) (FPKI) (MMRO)
1 Pendekatan Standar 5.030.656 0,64 3.230.716 40.383.955
Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional Bank secara Konsolidasi
dengan Entitas Anak
31 Desember 2025
No Pendekatan yang digunakan Komponen Faktor Pengali Modal Minimum
Indikator Bisnis Kerugian Intern Risiko Operasional ATMR
(KIB) (FPKI) (MMRO)
1 Pendekatan Standar 5.078.911 0,65 3.286.767 41.084.588
646 A Heart that Serves, Growing with Indonesia
Page 649
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Faktor Pengali Kerugian Modal Minimum Risiko
Komponen Indikator Bisnis (KIB) ATMR
Intern (FPKI) Operasional (MMRO)
4.813.384 0,62 2.992.869 37.410.865
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Faktor Pengali Kerugian Modal Minimum Risiko
Komponen Indikator Bisnis (KIB) ATMR
Intern (FPKI) Operasional (MMRO)
4.838.206 0,63 3.037.782 37.972.275
Laporan Tahunan 2025
647
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Names mentioned 181 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia No. PER-
p.2
unresolved
org
Milik Negara. BNI
p.2
unresolved
org
Kementerian BUMN
p.4
unresolved
org
Indonesia (Persero) Tbk
p.8 ×4
unresolved
—
memisahkan
p.9
unresolved
org
Syariah BNI
p.9
unresolved
org
PT Bank Mayora. Bank
p.10
unresolved
org
PT BNI Modal Ventura
p.10
unresolved
org
PT Bank Syariah
p.10
unresolved
org
PT Bank BNI Syariah
p.11
unresolved
org
PT Bank BRI
p.11 ×2
unresolved
org
PT Bank Mandiri Syariah
p.11
unresolved
org
Syariah Indonesia Tbk
p.11
unresolved
org
Aliansi (Persero) Tbk
p.20
unresolved
person
Organ Pendukung
· Komisaris
p.22
unresolved
person
Keberagaman
· Komisaris
p.22
unresolved
org
Bank Sesuai Standar Basel Committee
p.23
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.23
unresolved
org
Bank Indonesia
p.26 ×7
unresolved
org
Bank Rasio Agunan
p.29
unresolved
org
Bank Deposits
p.34 ×4
unresolved
org
HSBC Corp Ltd.
p.39 ×3
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik Negara
p.42
unresolved
org
Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani. Pemberian
p.42
unresolved
org
Bank Sampah Bersinar Infobank Institute
p.42
unresolved
org
PT Arranet Teknologi
p.42
unresolved
org
Koperasi RI
p.43 ×2
unresolved
org
Menteri Koperasi RI
p.43
unresolved
org
Koperasi Desa Merah Putih.
p.43 ×2
unresolved
org
Mirza Tatler Indonesia Relaunch Gala.
p.44
unresolved
person
Yul Edison
p.44
unresolved
person
Agung
p.44
unresolved
person
Rudy Elite
p.44
unresolved
org
Koperasi Desa
p.44 ×2
unresolved
person
Brian Yuliarto
p.46
unresolved
org
Menteri Pendidikan Tinggi
p.46
unresolved
person
Muhammad Farhan
p.46
unresolved
person
Metropolitan City
· Komisaris Independen
p.46
unresolved
person
Johanis
p.46
unresolved
person
Prabowo Subianto.
p.46
unresolved
org
Menteri Perumahan dan Kawasan
p.46
unresolved
org
Menteri Koordinator
p.47
unresolved
org
Menteri Perumahan Kuningan
p.47
unresolved
org
Menteri Perumahan
p.47
unresolved
person
Tapera
· Direktur
p.47
unresolved
org
MAKROEKONOMI GLOBAL DAN NASIONAL Indonesia (Persero) Tbk
p.50
unresolved
org
Menteri BUMN No. PER-
p.52
unresolved
org
Milik Negara
p.52
unresolved
org
Kementerian BUMN No. S-
p.52
unresolved
org
Pengaturan
p.53
unresolved
person
Kunjungan
· Komisaris
p.53
unresolved
org
Dana Pensiun BNI
p.54
unresolved
person
PENILAIAN KINERJA KOMITE-KOMITE DI BAWAH
· KOMISARIS
p.59
unresolved
person
RUPST
· Komisaris
p.61 ×5
unresolved
org
Transformasi (Persero) Tbk
p.64
unresolved
org
Kementerian
p.68 ×2
unresolved
org
Bank Umum. Hasil Self Assessment
p.76
unresolved
org
Kementerian BUMN Nomor SK-
p.78
unresolved
person
Toto Prasetyo
p.80
unresolved
person
Rian Kaslan
· Direktur
p.80
unresolved
—
Kartadjoemena
· Strategy
p.81
unresolved
person
Commercial Banking
· Direktur
p.84
unresolved
person
Kelembagaan
· Direktur Utama
p.84
unresolved
person
Consumer Banking
· Wakil Direktur Utama
p.85 ×3
unresolved
org
PT BNI Multifinance
p.90 ×2
unresolved
org
PT BNI Life Insurance
p.90
unresolved
org
BNI Remittance Ltd.
p.90 ×2
unresolved
org
PT Bank Hibank Indonesia Rp
p.90
unresolved
org
PT BNI Modal Ventura Modal Dasar
p.90
unresolved
person
Renon Denpasar
· Sekretaris Perusahaan
p.91
unresolved
org
PT BNI Life Insurance One Liberty Plaza
p.92
unresolved
org
PT Bank Hibank Indonesia Rajawali Place
p.92
unresolved
org
PT BNI Modal Ventura Tel.
p.92
unresolved
org
PT BNI Asset Management Tel.
p.92
unresolved
person
REVIU VISI DAN MISI OLEH
· KOMISARIS
p.98
unresolved
person
Dr. I. Gst. Nym. Dharma Putra Herry Setiadi
p.109
unresolved
org
Sertifikasi Manajemen Risiko
p.112 ×5
unresolved
org
PT Rio Tinto Indonesia
p.112
unresolved
org
PT OVI Energy
p.112
unresolved
org
PT Bank Bukopin
p.112
unresolved
org
PT ORIX Indonesia Finance
p.112
unresolved
org
PT Nomura Sekuritas Indonesia BNI
p.112
unresolved
org
PT Aberdeen Standard Investments
p.112
unresolved
org
PT Prudential Syariah Life Assurance
p.112
unresolved
org
PT IBM Indonesia Technolgy
p.112
unresolved
org
PT Bank Negara Institusi
p.112
unresolved
org
PT IBM Indonesia Technology
p.112
unresolved
person
Independensi
· Komisaris Independen
p.112 ×3
unresolved
org
Koordinasi
p.113
unresolved
org
Menteri Perdagangan
p.113
unresolved
org
Koordinasi Periode Menjabat
p.113
unresolved
org
PT Indonesia Asahan Alumunium
p.113
unresolved
org
Menteri BUMN
p.113 ×2
unresolved
org
Kementerian Badan BNI
p.113
unresolved
org
Kementerian Badan Usaha Milik Negara
p.113
unresolved
org
Pengaturan Badan Usaha Milik Negara
p.113 ×2
unresolved
org
Anggaran DPR RI Diangkat
p.114
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.114 ×3
unresolved
org
Kementerian PPN
p.114
unresolved
org
Pemeriksa Keuangan
p.114
unresolved
org
Pengawasan Keuangan dan Pembangunan
p.114
unresolved
org
Komisi Pengawas Persaingan
p.115
unresolved
org
KPPU
p.115
unresolved
org
Penyehatan
p.115
unresolved
org
PT Bina Busana Internusa
p.115
unresolved
org
Bank Indonesia Perwakilan London Diangkat
p.116
unresolved
org
Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia Rangkap
p.116
unresolved
org
Bank Indonesia Rangkap
p.116
unresolved
org
Bank Indonesia London
p.116
unresolved
org
Departemen Pengembangan Pasar Keuangan Bank
p.116
unresolved
org
Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Rangkap
p.117
unresolved
person
Sigit
· Komisaris Independen
p.118
unresolved
person
Solo
· Komisaris Independen
p.118
unresolved
person
Fadlansyah
· Komisaris
p.119
unresolved
person
Robertus
· Komisaris
p.119
unresolved
person
Depok
· Komisaris
p.119 ×4
unresolved
person
Bogor
· Komisaris
p.119
unresolved
person
Omar Sjwaldy Anwar
· Komisaris Utama
p.120 ×5
unresolved
—
Riwayat Jabatan Dasar Hukum Pengangkatan
· Anggota
p.122
unresolved
org
Negara Indonesia (Persero) Tbk
p.122
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.