Back to announcement
20260213_RMKE_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32027597_lamp1.pdf
Other Text extracted RMKESource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 8
Page 1
Nomor : 10/CS/RMKE/02/2026 Jakarta, 13 Febuari 2026
Lampiran :2
Kepada Yth.
Ibu Vera Florida
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1 Lantai 6
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190, Indonesia
Perihal : Permintaaan Penjelasan Bursa
Dengan hormat,
Merujuk pada surat PT Bursa Efek Indonesia Nomor S-01991/BEI.PP1/02-2026 yang kami terima pada
tanggal 11 Febuari 2026 melalui IDXNET. Dengan ini kami untuk dan atas nama PT. RMK Energy
Tbk (“Perseroan”) menyampaikan penjelasan sebagai berikut:
Nama Emiten : PT RMK Energy Tbk
Bidang Usaha : Bergerak dalam bidang aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian
lainnya, pelayanan kepelabuhan sungai & danau dan aktivitas Perusahaan
holding
Telepon : +62 21 582 2555
Faksimili : +62 21 582 7555
Email : corsec@rmkenergy.com
Merujuk pada:
1. Keterbukaan Informasi Perseroan tanggal 30 Januari 2026 mengenai rencana Pembelian Kembali
Saham (Buyback) dengan nilai maksimal Rp200.000.000.000;
2. Laporan Keuangan (LK) per 30 September 2025 (Tidak Diaudit); dan
3. Tanggapan Perseroan atas Permintaan Penjelasan Bursa tertanggal 22 Juli 2024 beserta Lampiran
4 (rincian piutang lain‑lain pihak berelasi dan estimasi pelunasan 31 Desember 2024),
Terdapat beberapa hal yang perlu kami konfirmasikan sebagai berikut:
1. Merujuk pada LK 30 September 2025, Kas dan Bank Rp33,60 miliar dengan posisi cerukan (bank
overdraft) Rp35,27 miliar, sehingga kas bersih negatif Rp1,66 miliar. Arus Kas dari Aktivitas
Operasi negatif Rp65,59 miliar. Sementara dalam Keterbukaan Informasi Pembelian, Perseroan
menyatakan akan melakukan buyback saham dengan nilai maksimal Rp200 miliar dengan
menggunakan kas internal. Agar dijelaskan:
a. Dasar dan asumsi Perseroan dalam menyatakan “kas internal mencukupi” di tengah kas bersih
negatif dan CFO negatif.
Penjelasan :
Dasar asumsi Perseroan menyatakan “kas internal mencukupi” berdasarkan saldo Posisi kas
bersih per tanggal 31 Desember 2025 (unaudited) adalah sebesar Rp254 miliar.
b. Sumber pendanaan buyback spesifik (mis. realisasi kas operasional, pelepasan aset lancar
tertentu, atau penarikan fasilitas); apabila menggunakan fasilitas, agar disampaikan jenis,
plafon, suku bunga, tenor, dan covenant.
PT RMK Energy Tbk
WISMA RMK, Jl. Puri Kencana Blok M4 No. 1 – Kembangan Selatan Jakarta 11610 Indonesia
P. +62-21 582 2555, 582 0003 & 5830 2728-29
F. + 62-21 582 7555 & 582 0424
Page 2
Penjelasan :
Sumber pendanaan buyback berasal dari kas internal Perusahaan yang berasal dari hasil
operasional dan penerimaan piutang lain-lain pihak berelasi.
c. Analisis dampak buyback terhadap modal kerja dan rasio likuiditas (current ratio, quick ratio)
selama 12 bulan setelah pelaksanaan.
Penjelasan :
Dari hasil analisis dampak buyback berikut masih menunjukan hasil yang baik.
Sebelum BuyBack Buyback Setelah BuyBack
Kas dan setara dan Piutang 801.976.055.385 200.000.000.000 601.976.055.385
Aset lainnya 555.330.266.914 555.330.266.914
Aset lancar 1.357.306.322.299 1.357.306.322.299
Liabilits Lancar 480.484.326.287 480.484.326.287
Current Asset 2,82 2,82
Quick Asset 1,67 1,25
d. Hasil stress test dan liquidity coverage internal terkait kebutuhan kas operasional versus
rencana buyback.
Penjelasan :
Dari hasil analisa berikut hasil arus kas keluar dan masuk menunjukkan lebih besarnya arus
kas masuk, sehingga hasil dari arus kas operasional akan positif, sehingga rencana buy back
dapat dilaksanakan.
Rp
HQLA 33,601,897,054
Arus kas keluar
Utang usaha
Pihak berelasi 46,737,552,921
Pihak ketiga 164,243,345,218
Utang pajak 9,674,890,460
Beban yang masih harus dibayar 19,215,995,562
Liabilitas jangka panjang yang
jatuh tempo dalam satu tahun:
Utang bank 4,962,375,000
Utang Obligasi -
Utang pembiayaan konsumen 911,827,320
Liabilitas sewa -
Jumlah Arus Kas Keluar 245,745,986,481
Arus kas masuk
Piutang usaha - bersih
Pihak berelasi 21,363,752,163
Pihak ketiga 278,383,446,718
299,747,198,881
Total arus kas keluar bersih (arus kas masuk) (54,001,212,400)
PT RMK Energy Tbk
WISMA RMK, Jl. Puri Kencana Blok M4 No. 1 – Kembangan Selatan Jakarta 11610 Indonesia
P. +62-21 582 2555, 582 0003 & 5830 2728-29
F. + 62-21 582 7555 & 582 0424
Page 3
e. Rencana sumber kas untuk memenuhi kewajiban yang jatuh tempo 12 bulan ke depan, dengan
memperhitungkan potensi pencairan aset lancar (termasuk piutang) dan rencana buyback.
Penjelasan :
Rencana untuk memenuhi kewajiban yang akan jatuh tempo dalam 12 bulan kedepan adalah
dengan kas internal, yang mana termasuk didalamnya penagihan piutang.
f. Analisis gap jatuh tempo aset lancar vs liabilitas lancar, termasuk ketersediaan fasilitas yang
dapat ditarik tanpa melanggar covenant.
Penjelasan :
Pada analisis gap jatuh tempo aset lancar vs liabilitas lancar menunjukan hasil net aset lancar.
Dalam pembelian kembali saham Perusahaan akan menggunakan kas internal dan tidak
menggunakan fasilitas lain yang menimbulkan tambahan liabilitas maupun biaya pembiayaan
bagi Perseroan. Dimana dalam pelaksanaan pembelian kembali Perseroan akan menganalisa
terlebih dahulu kemampuan arus kas Perseroan sebelum melakukan pembelian Kembali.
Per 30 September Jatuh tempo dalam
2025 90 Hari
ASET LANCAR
Kas dan bank 33,601,897,054 -
Piutang usaha - bersih
Pihak berelasi 21,363,752,163 21,363,752,163
Pihak ketiga 278,383,446,718 278,383,446,718
Piutang lain-lain
Pihak berelasi 467,538,268,556 -
Pihak ketiga 1,088,690,894 -
Persediaan 105,636,501,495 -
Uang muka jangka pendek
dan biaya dibayar di muka 374,189,306,451 -
Pajak dibayar di muka 75,305,744,003 -
Aset lancar lainnya 198,714,965 -
Jumlah Aset Lancar 1,357,306,322,299 299,747,198,881
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek 75,266,425,272 -
Utang usaha
Pihak berelasi 46,737,552,921 46,737,552,921
Pihak ketiga 164,243,345,218 164,243,345,218
Utang lain-lain
Pihak berelasi -
Pihak ketiga 1,256,918,311 -
Utang pajak 9,674,890,460 9,674,890,460
Beban yang masih harus dibayar 19,215,995,562 19,215,995,562
Pendapatan diterima di muka 11,657,839,801 -
Liabilitas jangka panjang yang
jatuh tempo dalam satu tahun:
Utang bank 25,548,500,000 15,087,125,000
Utang Obligasi 114,967,002,412 -
Utang pembiayaan konsumen 11,186,821,698 2,689,194,543
Liabilitas sewa 729,034,632 -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 480,484,326,287 257,648,103,704
Net Aset lancar 876,821,996,012 42,099,095,177
PT RMK Energy Tbk
WISMA RMK, Jl. Puri Kencana Blok M4 No. 1 – Kembangan Selatan Jakarta 11610 Indonesia
P. +62-21 582 2555, 582 0003 & 5830 2728-29
F. + 62-21 582 7555 & 582 0424
Page 4
2. Dengan mempertimbangkan tingkat utang Perseroan, agar dijelaskan kesesuaian strategi buyback
dengan kebijakan alokasi modal mengingat adanya peningkatan leverage dari penerbitan obligasi
2025.
Penjelasan :
Dalam pembelian kembali saham Perusahaan akan menggunakan kas internal dan tidak
menggunakan fasilitas lain yang menimbulkan tambahan liabilitas maupun biaya pembiayaan bagi
Perseroan. Peningkatan leverage dari penerbitan obligasi 2025 masih dalam Tingkat yang cukup
rendah yakni DER hanya menjadi 0,29 kali.
3. Agar disampaikan rincian hasil uji kepatuhan covenant (obligasi/pinjaman bank) pasca buyback;
sajikan sensitivitas terhadap skenario pembelian maksimum Rp200 miliar.
Penjelasan :
Uji kepatuhan terhadap pinjaman bank dan Obligasi :
No Sumber Pinjaman Sebelum BuyBack Buyback Setelah BuyBack
1 PT Bank Central Asia Tbk (berdasarkan laporan Entitas Induk Saja)
EBITDA 315,661,280,188 315,661,280,188
Beban Bunga 14,240,874,654 14,240,874,654
Pembayaran Pokok 10,461,375,000 10,461,375,000
Debt service ratio minimum 1 kali; 11.42 11.42
Aset lancar 1,649,273,256,784 200,000,000,000 1,449,273,256,784
Kewajiban lancar 1,001,740,382,004 1,001,740,382,004
Current ratio minimum 1 kali; 1.65 1.45
Total Utang 486,788,534,069 486,788,534,069
Ekuitas 1,699,525,159,139 200,000,000,000 1,499,525,159,139
Debt equity ratio maksimum 1 kali. 0.29 0.32
2 Obligasi
Aset lancar 1,357,306,322,299 200,000,000,000 1,157,306,322,299
Kewajiban lancar 480,484,326,287 480,484,326,287
Current ratio minimum 1 kali; 2.82 2.41
Jumlah Utang 811,446,526,680 811,446,526,680
Kas dan Bank 33,601,897,054 200,000,000,000 - 166,398,102,946
Utang bersih 777,844,629,626 777,844,629,626
Jumlah ekuitas 1,850,362,926,454 200,000,000,000 1,650,362,926,454
Gearing Ratio maksimal 2,5x 0.42 0.47
EBITDA 266,935,022,428 266,935,022,428
Beban Bunga 24,393,824,874 24,393,824,874
Pembayaran Pokok 41,361,375,000 41,361,375,000
Debt service ratio minimum 1 kali; 3.45 3.45
PT RMK Energy Tbk
WISMA RMK, Jl. Puri Kencana Blok M4 No. 1 – Kembangan Selatan Jakarta 11610 Indonesia
P. +62-21 582 2555, 582 0003 & 5830 2728-29
F. + 62-21 582 7555 & 582 0424
Page 5
4. Merujuk pada LK 30 September 2025, Pendapatan mengalami penurunan menjadi Rp1,12 triliun
(dari Rp1,76 triliun per September 2024) dan laba tahun berjalan turun menjadi Rp138,21 miliar
(dari Rp177,18 miliar per September 2024). Agar dijelaskan:
a. Prioritas manajemen antara pemulihan kinerja, belanja modal, dan buyback, beserta dasar nilai
tambah bagi pemegang saham minoritas.
Penjelasan :
Prioritas pertama manajemen adalah pemulihan kinerja dimana hasilnya sudah terlihat di
kuartal ke 4 dimana pendapatan dan laba meningkat, prioritas kedua adalah untuk belanja
modal, sedangkan buyback Adalah prioritas terakhir.
b. Justifikasi bahwa buyback tidak mengurangi kemampuan Perseroan memenuhi kewajiban
jangka pendek (Liabilitas Jangka Pendek Rp480,48 miliar per 30/09/2025).
Penjelasan :
Karena pembelian Kembali saham menggunakan kas internal dan tidak menimbulkan
tambahan liabilitas maupun biaya pembiayaan bagi Perseroan. Juga dalam pelaksanaan
pembelian Kembali saham, kas internal yang di gunakan sudah terlebih dahulu
memperhitungkan kebutuhan kas untuk pembayaran kewajiban-kewajiban Perseroan.
5. Agar dijelaskan profil kewajiban jangka pendek sebesar Rp480,48 miliar dan komposisinya (utang
bank jangka pendek, utang usaha, beban akrual, bagian lancar obligasi/pinjaman).
Penjelasan :
Profil Kewajiban jangka Pendek Saldo 30 September 2025 (Rp)
Utang bank jangka pendek 75.266.425.272
Utang usaha 210.980.898.139
Utang lain-lain pihak ketiga 1.256.918.311
Utang pajak 9.674.890.460
Beban yang masih harus dibayar 19.215.995.562
Pendapatan diterima di muka 11.657.839.801
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo
dalam satu tahun:
Utang Obligasi 114.967.002.412
Utang bank 25.548.500.000
Utang pembiayaan konsumen 11.186.821.698
Liabilitas sewa 729.034.632
Total 480.484.326.287
Profil kewajiban signifikan kewajiban jangka pendek sebagai berikut :
• Utang bank jangka pendek merupakan pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk,
pinjaman ini jatuh tempo pada tanggal 2 Mei 2026. Pada laporan internal yang belum
diaudit, saldo pinjaman ini pada 31 Desember 2025 adalah nihil.
• Utang usaha merupakan utang atas pembelian batubara dan sparepart .
• Utang obligasi merupakan utang obligasi yang diterbitkan sejumlah Rp 116 Milyar untuk
seri A dengan jatuh tempo pada 16 Juli 2026 dan seri B sejumlah Rp 284 Milyar untuk
seri B dengan jatuh tempo pada 9 Juli 2028.
• Utang bank Jangka Panjang merupakan pinjaman dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
yang telah di lunasi pada bulan Januari 2026.
PT RMK Energy Tbk
WISMA RMK, Jl. Puri Kencana Blok M4 No. 1 – Kembangan Selatan Jakarta 11610 Indonesia
P. +62-21 582 2555, 582 0003 & 5830 2728-29
F. + 62-21 582 7555 & 582 0424
Page 6
6. Merujuk pada tanggapan permintaan penjelasan tanggal 22 Juli 2024, Perseroan telah menyajikan
tabel rinci piutang lain‑lain pihak berelasi beserta estimasi pelunasan yaitu pada tanggal 31
Desember 2024 untuk semua entitas (PT Rantaimulia Kencana, PT RMK Investama, PT
Royaltama Mulia Kontraktorindo, PT Wahana Sukses Sejati, PT RMK Powerindo, PT RMK
Mekanika Investama, PT Royaltama Marina Kencana, PT Bahtera Mustika Mulia, dan pihak lain-
lain) dengan total Rp375 miliar per 31 Maret 2024. Namun demikian dalam Laporan Keuangan
Konsolidasian per 30 September 2025, saldo Piutang lain‑lain pihak berelasi tercatat sangat besar
yaitu Rp467,54 miliar. Merujuk CALK 8. Piutang Lain-Lain Manajemen menentukan bahwa
piutang lain-lain dari pihak berelasi memiliki kerugian kredit yang tidak material. Manajemen
berpendapat bahwa seluruh piutang lainlain dapat tertagih, sehingga tidak diperlukan
penyisihan penurunan nilai piutang lain-lain. Agar dijelaskan:
a. Apakah piutang-piutang yang dijanjikan lunas pada 31 Desember 2024 telah dilunasi?
Penjelasan :
Perusahaan telah menerima sebagian pelunasan atas piutang teresbut seperti penjelasan point
6c.
b. Jika belum, harap dijelaskan alasan keterlambatan dan dasar perubahan estimasi
pelunasan tersebut.
Penjelasan :
Perubahan pelunasan atas piutang yang belum tertagih diperpanjang hingga 20 Agustus
2026
c. Agar disampaikan rekonsiliasi antara komitmen pelunasan 2024 vs realisasi (yang
telah dibayar/yang belum).
Penjelasan :
Nama Pihak 31 Des 2025 31 Des 2024 Pembayaran
PT Rantaimulia 211.819 324.880 113.061
Kencana
PT RMK Investama - 44.304 44.304
PT RMK Powerindo 6.674 8.621 1.947
PT Wahana Sukses 8.621 9.718 1.097
Sejati
PT RMK Mekanika 4.433 4.433 -
Investama
PT Royaltama 1.506 4.156 2.650
Marina Kencana
PT Royaltama Mulia - 68.891 68.891
Tambang
Total Pembayaran 231.949
d. Rincian transaksi yang dibiayai terlebih dahulu oleh Perseroan untuk masing-masing
pihak berelasi tersebut dengan mengisi tabel berikut:
Penjelasan :
Penjelasan pada lampiran 1.
e. Apakah ada penambahan piutang baru ke pihak berelasi selama 2025?
Penjelasan :
Tidak ada penambahan selama tahun 2025.
PT RMK Energy Tbk
WISMA RMK, Jl. Puri Kencana Blok M4 No. 1 – Kembangan Selatan Jakarta 11610 Indonesia
P. +62-21 582 2555, 582 0003 & 5830 2728-29
F. + 62-21 582 7555 & 582 0424
Page 7
f. Jika ya, apa dasar komersialnya dan apakah telah memenuhi ketentuan POJK 42/2022?
(Perseroan sebelumnya menyatakan transaksi berulang dan telah sesuai POJK 42/2022).
Penjelasan :
Tidak ada penambahan selama tahun 2025.
g. Mengingat piutang ini tidak berbunga, apa dasar penilaian manajemen bahwa transaksi
tersebut tidak merugikan Perseroan dan tidak berpotensi menimbulkan benturan
kepentingan?
Penjelasan :
Piutang lainlain kepada PT Rantaimulia kencana, PT RMK Investama, PT Wahana Sukses
Sejati, PT RMK Powerindo, PT RMK Mekanika Investama, PT Royaltama Marina Kencana
dikenakan bunga sebesar 7,50% Pertahun.
h. Apakah terdapat written agreement untuk masing-masing pihak berelasi? Bila ada, mohon
dilampirkan.
Penjelasan :
Writtem agreement untuk pinjaman kepada pihak berelasi terdapat pada lampiran 2 .
i. Dengan mempertimbangkan saldo piutang lain-lain pihak berelasi yang masih sangat besar,
agar dijelaskan dasar manajemen bahwa seluruh piutang masih dianggap dapat tertagih penuh.
Penjelasan :
Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh piutang lain lain dapat tertagih karena dimiliki oleh
pemegang saham pengendali yang sama.
j. Apakah Perseroan telah melakukan assessment ECL (expected credit loss) sesuai PSAK
71 untuk piutang berelasi?
Penjelasan :
Perseroan tidak melakukan pencadangan atas ECL untuk piutang lainlain kepada pihak
berelasi.
k. Jika tetap tidak mencadangkan, mohon lampirkan analisis risiko kredit pihak berelasi.
Penjelasan :
Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh piutang lain lain dapat tertagih karena dimiliki oleh
pemegang saham pengendali yang sama.
l. Dengan mempertimbangkan defisit arus kas operasional dan defisit saldo kas, bagaimana
Perseroan memastikan likuiditas tetap terjaga, sementara aset lancar terserap signifikan oleh
piutang berelasi?
Penjelasan:
Perseroan memastikan likuiditas tetap terjaga dengan melakukan perbaikan kinerja dimana
telah jauh meningkat di kuartal ke empat 2025.
PT RMK Energy Tbk
WISMA RMK, Jl. Puri Kencana Blok M4 No. 1 – Kembangan Selatan Jakarta 11610 Indonesia
P. +62-21 582 2555, 582 0003 & 5830 2728-29
F. + 62-21 582 7555 & 582 0424
Page 8
m. Apakah keterlambatan pelunasan piutang berelasi berkontribusi terhadap defisit kas saat ini?
Jelaskan.
Penjelasan :
Keterlambatan pelunasan piutang berelasi tidak berkontribusi terhadap defisit kas saat ini.
Defisit arus kas operasional per 30 September 2025 terutama dikarenakan adanya peningkatan
pada persediaan dan piutang usaha dimana beberapa kontrak trading batubara baru
terselesaikan di kuartal ke empat, dimana pembayaran pembelian batubara telah dilakukan di
kuartal ketiga sedangkan penerimaan penjualan batubara baru masuk di kuartal keempat,
sehingga defisit ini akan terpulihkan pada kuartal ke empat.
n. Apakah buyback Rp200 miliar mempertimbangkan risiko likuiditas terkait piutang berelasi
tersebut? Jelaskan.
Penjelasan :
Rencana buyback telah mempertimbangkan risiko likuiditas terkait Piutang pihak berelasi
Dimana Sebagian dari piutang tersebut sudah tertagih seperti pada penjelasan no 6c.
7. Apakah terdapat informasi lain yang dapat mempengaruhi keputusan investasi yang belum
diungkapkan kepada publik? Jelaskan.
Penjelasan :
Tidak terdapat informasi lain yang dapat mempengaruhi keputusan investasi yang belum
diungkapkan kepada public.
Demikian surat ini kami sampaikan, atas perhatiannya dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.
Hormat Kami,
PT. RMK ENERGY TBK
Muhtar
Sekretaris Perusahaan
PT RMK Energy Tbk
WISMA RMK, Jl. Puri Kencana Blok M4 No. 1 – Kembangan Selatan Jakarta 11610 Indonesia
P. +62-21 582 2555, 582 0003 & 5830 2728-29
F. + 62-21 582 7555 & 582 0424
Names mentioned 21 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Vera Florida Kepala Divisi Penilaian
p.1
unresolved
org
Bank Rp
p.1
unresolved
org
PT Bahtera Mustika Mulia
p.6
unresolved
org
PT Rantaimulia
p.6 ×2
unresolved
org
PT RMK Powerindo
p.6 ×3
unresolved
org
PT Wahana Sukses
p.6
unresolved
org
PT RMK Mekanika
p.6
unresolved
org
RMK Mekanika | 4.433 | 4.433 | -
Investama
p.6
unresolved
org
PT Royaltama
p.6
unresolved
org
PT Royaltama Mulia
p.6
unresolved
person
Muhtar
· Sekretaris Perusahaan
p.8
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.