Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-BBCA-att5.pdf

Other Text extracted BBCA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 136

Page 1
Unity for
a Sustainable Future       Laporan Keberlanjutan 2025




PT BANK CENTRAL ASIA TBK
Page 2
         K e b e r l a n j u t a n    K a m i




Pernyataan Mengenai Masa Depan
PT Bank Central Asia Tbk dan/atau dalam laporan ini disebut “BCA” bergerak di sektor perbankan dalam Laporan Keberlanjutan mengungkapkan capaian kinerja ekonomi, sosial,
lingkungan, serta implementasi tata kelola keberlanjutan. Laporan Keberlanjutan adalah bagian dari Laporan Tahunan yang disajikan secara terpisah. Laporan ini berisi data dan
informasi yang bersifat material bagi para pemangku kepentingan. Secara umum, isi Laporan berasal dari dokumen-dokumen internal dan informasi narasumber yang dapat
dipercaya. Para pembaca perlu memahami bahwa Laporan ini menyajikan data dan informasi tentang proyeksi dan kondisi ke depan atau bersifat forward-looking statement.
BCA memahami bahwa risiko dan ketidakpastian dari berbagai macam faktor dapat memengaruhi kinerja operasional dan kondisi usaha yang akan datang. Oleh sebab itu, BCA
mengingatkan para pembaca bahwa Bank tidak dapat memastikan data dan informasi mengenai proyeksi ke depan yang dinyatakan dalam Laporan ini adalah benar, akurat, dan
dapat terpenuhi seluruhnya.



 ii         Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 3
 Cengkeh adalah tanaman asli Indonesia yang menjadi simbol ketulusan yang
 berakar dari sejarah Bangsa. Cengkeh terbukti tangguh di cuaca yang terus
berubah, mengakar kuat dan saling menopang untuk terus bertumbuh dari satu
                     musim ke musim yang akan datang.

    Seperti halnya tanaman cengkeh yang menjadi simbol perusahaan, BCA
 terus memberikan pertumbuhan berkelanjutan di tengah berbagai tantangan
   dan dinamika yang silih berganti. Kinerja ini berakar pada harmoni antara
 kepercayaan nasabah, inovasi, dan prinsip kehati-hatian merupakan nilai-nilai
    yang secara konsisten ditanamkan dan dijunjung oleh setiap insan BCA.

 Dengan memahami perannya sebagai salah satu pilar penting perekonomian
dalam mendukung kemajuan bangsa, BCA menanamkan keberlanjutan sebagai
 fondasi jangka panjang. Integrasi nilai‐nilai lingkungan, sosial, dan tata kelola
mencerminkan komitmen BCA terhadap tanggung jawab antargenerasi. Prinsip
  ini menjadi dasar bagi komitmen BCA untuk tumbuh dengan menyelaraskan
      prioritas hari ini dengan aspirasi masa depan, sehingga menghadirkan
                 pertumbuhan yang bermakna dan berkelanjutan.




                                               Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   1
Page 4
     K e b e r l a n j u t a n   K a m i




2025
Laporan Keberlanjutan




Unity for
a Sustainable Future
Membangun masa depan yang lebih baik bagi BCA mencakup
aspek keberlanjutan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian
ekonomi atau pengelolaan lingkungan, tetapi juga tentang
bagaimana perusahaan berkontribusi terhadap peningkatan
kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. Melalui semangat
Unity for a Sustainable Future, BCA menghadirkan masa depan yang
berkelanjutan melalui kolaborasi dan pertumbuhan bersama seluruh
pemangku kepentingan. Kolaborasi dengan pemerintah, mitra
usaha, komunitas, serta nasabah menjadi landasan penting dalam
memperkuat ketahanan sosial, memperluas peluang ekonomi,
dan mendorong inklusivitas layanan keuangan. BCA berkomitmen
untuk terus mendorong inovasi, memperkuat tata kelola, serta
menjalankan berbagai inisiatif yang memberikan dampak positif
bagi masyarakat dan lingkungan. Dengan mengedepankan kesatuan
langkah dan tujuan, BCA percaya bahwa kemajuan perusahaan harus
berjalan seiring dengan kemajuan masyarakat, sehingga tercipta
masa depan yang lebih baik bagi generasi kini dan mendatang.




2      Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 5
                                                                                                 Daftar Isi




                                                      03
10   Pesan Direksi
14   Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
17   Profil Perusahaan

                                                      Budaya Keberlanjutan


01
Keberlanjutan Kami
                                                      70

                                                      86

                                                      89
                                                             Insan BCA
                                                             Membangun Harmoni dan Kesetaraan
                                                             Membangun Budaya Keberlanjutan




                                                      04
21   Strategi Keberlanjutan
23   Bisnis yang Bertanggung Jawab
29   Isu Signifikan dan Topik Material
35   Dukungan Kami terhadap Tujuan Pembangunan
     Berkelanjutan (TPB)
                                                      Berkarya Memberi Nilai


02                                                    97

                                                      106

                                                      114
                                                             Program Bakti BCA
                                                             Memberikan Nilai Bagi Masyarakat
                                                             Evaluasi dan Studi Pengukuran Dampak Program
Perbankan Berkelanjutan                                      Bakti BCA




                                                      05
39   Layanan Terbaik Bagi Nasabah Kami
42   Memberikan Layanan dan Akses yang Setara Bagi
     Semua
46   Ketahanan Teknologi Informasi
51   Perbankan yang Berkelanjutan
                                                      Sekilas Laporan Keberlanjutan
53   Praktik Keuangan Berkelanjutan
65   Etika dan Integritas dalam Pelayanan Perbankan
                                                      117    Lembar Persetujuan Laporan
                                                             Keberlanjutan 2025
                                                      118    Verifikasi Pihak Independen
                                                      122    Referensi Peraturan dan Indeks Standar Laporan
                                                      132    Lembar Umpan Balik




                                                            Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   3
Page 6
        K e b e r l a n j u t a n    K a m i




                                                         Kinerja Ekonomi
KINERJA KEBERLANJUTAN YANG SOLID
BERDAMPAK PADA NILAI PERUSAHAAN


Dalam triliun rupiah
                                                             YoY:
                                                                                    Mendukung
   203                      229                  255         11,7%                  Pencapaian TPB



                       CAGR: 11,6%
                                                  113        14,5%


                             99
                                                                                PEMBIAYAAN & INVESTASI HIJAU
     87                                                      9,6%
                                                                          Pembiayaan                        Pembiayaan
                                                  142                     Energi Baru Terbarukan            Sustainability-Linked
                             130
     116                                                                                                    Loan (SLL)
                                                             Pembiayaan
                                                             Hijau
                                                             Pembiayaan    Total Kapasitas                      Outstanding
                                                             UMKM
     2023                   2024                 2025


  24,9%                  24,8%                 25,8%
                % terhadap total portofolio                                323MW
                                                                           Outstanding Rp6,2 triliun
                                                                                                                Rp  2.705
                                                                                                                miliar



                                                                          Mengambil bagian                  Pembelian obligasi
                                                                          dalam pengembangan                hijau menuju
        DUKUNGAN SOSIAL &
                                                                          ekosistem kendaraan               penerapan Keuangan
        KEBERLANJUTAN PADA UMKM                                           listrik Indonesia                 Berkelanjutan
   Bangga Lokal
                                                                           Outstanding                          Obligasi Sukuk Hijau


                             Total              Total Penjualan


                             1.615 Rp603
                             merchant           miliar
                                                                           Rp  3.609
                                                                           miliar
                                                                                                                Rp  1.839
                                                                                                                miliar
   UMKM Fest

                                                                          Pembiayaan Kelapa Sawit Berkelanjutan
                             Total


                             1.400
                             UMKM
                                                                          Sertifikasi pembiayaan kelapa sawit

                                                                          Tersertifikasi ISPO dan RSPO
                                                                                                                         2024

                                                                                                                              32
                                                                                                                                     2025

                                                                                                                                        28

                                                                          Tersertifikasi RSPO                                 20        18

   Debitur UMKM Perempuan                                                 Tersertifikasi ISPO                                   16      34

                             Total Debitur     Outstanding                # debitur korporasi sektor kelapa sawit
                                                                                                                              68        80
                                                                          Bersertifikat


                             43
                             ribu
                                               Rp  18,2
                                               triliun
                                                                          % outstanding kredit sektor kelapa
                                                                          sawit yang terverifikasi
                                                                                                                           69%         70%




 4          Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 7
                                         Kinerja Lingkungan
    MENGUKUR DAN MENGELOLA JEJAK KARBON

                                         Intensitas Emisi Cakupan 1 & 2
Total emisi operasional
                                         (Ton CO2e/miliar Rupiah pendapatan operasional)


 298.067                                     1,44          1,39              1,37
 Ton CO2e



                                                           4,5%
                                                                                                       IDXCarbon
                                                                                                         Indonesia Carbon Exchange
Total emisi pembiayaan (2024)
                                                        dalam 2 tahun



 37,4
 juta Ton CO2e
                                                                                                        96.500
                                                                                                                  Ton CO2e
Cakupan penghitungan emisi GRK


 100%
 operasional dan portfolio
                                                                                                      Berpartisipasi dalam
                                                                                                    perdagangan IDX Carbon
 kredit produktif
                                             2023          2024              2025



    UPAYA MENUJU OPERASI RAMAH LINGKUNGAN

Potensi Penghindaran Emisi Karbon
Ton CO2e
                                                      Produk dan Solusi                                     Gedung Ramah
  3.021            4.216         5.403                Perbankan Digital                                     Lingkungan


                                                         3.140       Ton CO2e
                                                                                                            1.033
                                                                                                            Ton CO2e
                     79%
                 dalam 2 tahun


                                                 Pengelolaan Limbah &                                       Konservasi
                                                    Inisiatif Daur Ulang                                    Keanekaragaman Hayati


                                                          1.047                                             183
                                                                                                            Ton CO2e
                                                                     Ton CO2e



   2023             2024          2025



            Transaksi dilakukan                                Penurunan intensitas
            secara digital                                     energi                                 Mendukung
                                                                                                      Pencapaian TPB
            99,8%                                             11,7%
                                                               YoY




            Limbah dikelola                                    Penanaman

            656,8
            Ton
                                                              51.000
                                                               bibit pohon




                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   5
Page 8
                                                                 Kinerja Sosial

         MEMBANGUN SUMBER                                                                        MENINGKATKAN
         DAYA MANUSIA UNGGUL                                                                     KEUNGGULAN LAYANAN

                                                                                             Total pengaduan

                                               26.435
                                                                                             pelanggan diterima
                   Total Pekerja BCA
                                                                                                                                   Global Customer

                                                                                              >1,1                                 Engagement


            Pekerja Perempuan               Manajer Perempuan                                 juta                                 91    Persentil


             61,1%                          61,6%                                            Pengaduan terselesaikan

                                                                                                                                   Indeks Customer

                                                                                              97,7%                                Engagement (CE)


                                                                                                                                   4,78        / 5,0
       Skor Team                 Persentase             Persentase                           Tingkat penyelesaian
      Engagement                 Perputaran           Ketidakhadiran                         pengaduan
        (skala 5)                 Pekerja                                                    whistleblowing
                                                                                                                                   Indeks Branch Service
                                                                                                                                   Quality (BSQ)

       4,67 3,4% 1,2%                                                                         98,2%                                4,88         / 5,0




     MENCIPTAKAN NILAI TAMBAH UNTUK MASYARAKAT



                                                                                      Rp
                                                                                       miliar
                                                                                               159,5                             dana Tanggung Jawab
                                                                                                                                 Sosial dan Lingkungan



UMKM dan                         Bakti Kesehatan                  Bakti Pendidikan                   Bakti Lingkungan               Bakti Budaya
Desa Bakti BCA

28                               815                              700                                24.161                         32
Desa Bakti BCA                   pasien operasi katarak           penerima Beasiswa Bakti BCA        tukik dilepasliarkan           peserta pembinaan wastra
                                                                                                                                    warna alam



194                              2.100                            15                                 6                              >Rp367 juta
jenis pembinaan desa             kantong darah dalam program      sahabat disabilitas                orang utan direhabilitasi      tambahan pendapatan
wisata                           donor darah                      mendapatkan pelatihan MUA                                         penenun binaan wastra warna
                                                                  dan sertifikat BNSP                                               alam



1.593                            6.070                            >169.000                           11
orang tenaga kerja terserap di   Bayi penerima intervensi gizi    peserta edukasi literasi           titik restorasi mata air
Desa Binaan Bakti BCA            (2023 - 2025)                    keuangan



>5.000                           10.468                           32                                         Mendukung
total peserta pembinaan UMKM     masyarakat mendapatkan           Sekolah Binaan Bakti BCA                   Pencapaian
                                 subsidi layanan kesehatan di
                                 klinik Bakti BCA                                                            TPB

Rp110,9 miliar
potensial nilai ekspor
UMKM binaan Bakti BCA
                                                                                                         Mendukung
                                                                                                         Pencapaian TPB




 6         Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 9
                                          Kinerja Tata Kelola
 MENJAMIN TATA KELOLA YANG RESILIEN

ASEAN Corporate Governance                                       MSCI Indonesia Index
Scorecard Rating                                                 Top 10 Constituents


                         106,6             108,2
             101,9                                    BCA

 90,8


                         77,0               TBA
                                                      Industry
             70,0                                     Average
 67,0




 2018        2019        2021               2024




Annual Report Award                                              LSEG                                S&P Global
Komite Nasional Kebijakan Governansi                             ESG Scores                          CSA Score


                                                                        Score                                Score
                                                                         84                                   62
Juara Umum                                                              Top                             Rank percentile


                                                                   25%                                    87th
ARA 2024

• Juara Umum Gopublik Keuangan                                          Global
• Juara Umum Klaster Rp5 triliun
• Juara 1 Non BUMN/Non BUMD Gopublik Keuangan




                                Sertifikasi IT dan                                                   The Indonesian
FTSE4 Good
                                Keamanan Data                                                        Institute for Corporate
ASEAN 5 Index
                                                                                                     Directorship (IICD)
Top 10 Constituents
                                ISO/IEC 27001:2013                                                   Corporate Governance
                                Data center operation services
                                                                                                     Award
                                ISO/IEC 27001:2022
                                IT security management system
                                                                 BCA constituents of
                                ISO/IEC 9001:2015                                                                  Leadership
                                Data center network services     • IDX ESG Leaders                                 in Corporate
                                                                   Index                                           Governance
                                ISO/IEC 27701:2019
                                Data privacy & security          • SRI – KEHATI Index
                                management system
                                                                 • ESG Quality 45 IDX –
                                ISO/IEC 20000-1:2018               KEHATI
                                Data center system
                                                                 • ESG Sector Leaders              Mendukung
                                PCI DSS 3.2.1                      IDX – KEHATI                    Pencapaian
                                Payment card data security                                         TPB




                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk        7
Page 10
    K e b e r l a n j u t a n   K a m i




        BCA menerapkan strategi keberlanjutan yang terintegrasi, mencakup
        Keuangan Berkelanjutan, Pilar Keberlanjutan, dan inisiatif lainnya yang
      memperkuat kontribusi bank terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.




                       Strategi keberlanjutan kami selaras dengan visi, misi, dan
                               tata nilai perusahaan secara menyeluruh.




8     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 11
                                                    Kontribusi Nyata BCA untuk
                                            Tujuan Pembangunan Berkelanjutan



MEMBERIKAN BANTUAN                                 MENUJU GENERASI                                      MENERAPKAN KESETARAAN
KESEHATAN UNTUK                                    MUDA BERKUALITAS                                     GENDER UNTUK KARYAWAN
MASYARAKAT

12.620                                             98%                                                  61,4%
Masyarakat mendapatkan layanan umum                Tingkat partisipasi pelatihan dan                    Perempuan dari karyawan yang
Kesehatan dari klinik binaan BCA                   pengembangan karyawan                                dipromosikan


2.100                                              700                                                  61,6%
Kantong darah pelaksanaan donor darah              Penerima beasiswa Bakti BCA                          Perempuan dari total posisi manajer



815                                                >169.000                                             3 hari
Pasien operasi katarak                             Peserta literasi keuangan                            Cuti ayah untuk karyawan laki-laki




                                                   MENINGKATKAN                                         MEMPERTAHANKAN TATA
MENERAPKAN
                                                   KUALITAS                                             KELOLA PERUSAHAAN
OPERASI RAMAH
                                                   LAYANAN SECARA                                       YANG KUAT
LINGKUNGAN
                                                   BERKELANJUTAN

656,8 ton                                          4,88                                                 Nihil
Total limbah dikelola                              Indeks Branch Service Quality                        Kasus korupsi
                                                   (Skala 5)


51                                                 4,78                                                 1 (Tingkat Tertinggi)
                                                                                                        Tingkat kesehatan Bank
Gedung terpasang panel surya
                                                   Indeks Branch Service Quality
                                                   (Skala 5)

82                                                                                                      100%
Gedung ramah lingkungan
                                                                                                        Pekerja menandatangani Pakta
                                                                                                        Integritas dan Kode Etik




MEMBERDAYAKAN KOMUNITAS LOKAL & UMKM



9,6%                           >1.400                         >43.000                            Rp18 triliun                     1.744 UMKM
Pertumbuhan                    UMKM bergabung                 Wirausaha Perempuan                Pinjaman untuk                   Didukung untuk
pembiayaan UMKM                dalam ‘UMKM Fest’              menerima pembiayaan                Wirausaha Perempuan              Sertifikasi Halal




                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk          9
Page 12
     P e s a n   D i r e k s i




                                                       Pesan
                                                       Direksi
10     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 13
           “Bersama seluruh
    pemangku kepentingan,
             kami akan terus
             membawa BCA
       menjadi pilar penting
           dalam ekosistem
    perekonomian Indonesia
        yang selaras dengan
       Tujuan Pembangunan
    Berkelanjutan Indonesia”


Pemangku kepentingan yang kami hormati,
BCA memperkuat keberlanjutan dan resiliensi bisnis melalui
pendekatan terintegrasi yang mencakup tata kelola yang baik;
manajemen risiko dan peluang yang mempertimbangkan aspek
lingkungan, sosial, dan ekonomi. Kami menerapkan strategi
bisnis yang efektif, didukung oleh pengukuran metrik setiap
kinerja. Seluruh upaya tersebut, dievaluasi terus-menerus untuk
disempurnakan agar selaras dengan target kinerja dan misi
keuangan berkelanjutan.

Pada laporan keberlanjutan tahun buku 2025 ini, secara khusus
BCA menyampaikan pengelolaan topik-topik material dan
capaian kinerja keberlanjutan dengan realisasi yang positif. Dari
penilaian pemangku kepentingan eksternal, BCA menempati
peringkat "A" untuk MSCI ESG Rating, memperoleh skor 62 atau
persentil 87 dalam Corporate Sustainability Assessment – DJSI,
juga peringkat 84 untuk perbankan Indonesia pada Thomson
Reuters – Refinitiv ESG Rating.

Hingga saat ini, berbagai tantangan, baik perubahan peraturan
dan kebijakan pemerintah, perilaku masyarakat, geopolitik,
hingga isu dampak perubahan iklim, mendorong penerapan
prinsip keuangan berkelanjutan yang semakin relevan. Capaian
kinerja yang positif dan pengakuan dari berbagai lembaga
pemeringkat independen menjadi dorongan bagi kami untuk
tetap mempertahankan, bahkan meningkatkan kinerja tata kelola,
lingkungan dan sosial.

                                                                          Gregory Hendra
                                                                          Lembong
                                                                          Presiden Direktur



                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   11
Page 14
       P e s a n   D i r e k s i




STRATEGI, KEBIJAKAN DAN                                               KINERJA LINGKUNGAN
TANTANGAN DALAM PENCAPAIAN
KINERJA KEBERLANJUTAN                                                 Komitmen pada kinerja lingkungan, kami wujudkan melalui
                                                                      program operasional hijau dan berbagai inisiatif konservasi yang
Menjaga keberlangsungan bisnis jangka panjang dan melindungi          dilaksanakan bersama mitra-mitra terpercaya.
para pemangku kepentingan secara berkelanjutan adalah
komitmen utama kami. Dalam pelaksanaan program keuangan               BCA telah memperkuat tata kelola untuk mitigasi risiko iklim
berkelanjutan, kami mengedepankan nilai keberlanjutan yang            melalui pemetaan climate risk stress testing (CRST) dan
meliputi manajemen risiko dengan mengintegrasikan aspek               climate risk management & scenario analysis (CRMS), integrasi
lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) ke dalam strategi bisnis    pengukuran emisi pembiayaan, serta peningkatan kolaborasi
dan pengambilan keputusan, serta menciptakan produk dan               dengan regulator, serta pelaku industri dalam mendukung
layanan yang mendukung peningkatan keuangan berkelanjutan.            transisi menuju ekonomi rendah karbon. BCA mengidentifikasi
Kami memberikan dukungan dan perhatian yang besar dalam               risiko transisi dan risiko fisik sebagai bagian dari risiko iklim, lalu
penerapan keuangan berkelanjutan di Indonesia.                        mengintegrasikannya ke dalam Enterprise Risk Management.
                                                                      Melalui pendekatan ini, BCA berupaya memastikan operasional
Melalui pilar perbankan berkelanjutan dan budaya keberlanjutan,       yang prudent, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus mendukung
kami berkomitmen untuk menerapkan keuangan berkelanjutan              agenda pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
dalam operasional perbankan kami yang semakin ramah
lingkungan. BCA juga berupaya mendukung pencapaian                    Pengembangan pembiayaan berkelanjutan juga diharapkan
Sustainable Development Goals (SDGs) dan percaya bahwa                tidak hanya mendorong pertumbuhan portofolio yang lebih
kontribusi kami dalam pemberdayaan ekonomi, pendidikan                resilien, tetapi juga memperkuat kontribusi BCA dalam
berkualitas, kesetaraan gender, dan aksi terhadap perubahan           mempercepat agenda keuangan berkelanjutan nasional. Hasil
iklim sangat penting untuk menciptakan dampak positif bagi            CRST menunjukkan bahwa risiko kredit NPL pada <5% dan CAR
masyarakat dan lingkungan. Dengan meluncurkan program-                tetap memadai pada >20%. Sejalan dengan perkembangan
program yang mendukung usaha kecil dan menengah,                      regulasi dan standar internasional, BCA juga meningkatkan
meningkatkan literasi keuangan, serta berinvestasi dalam proyek-      kesiapan terhadap penerapan kerangka keberlanjutan nasional,
proyek ramah lingkungan, kami berkomitmen untuk berperan aktif        termasuk Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI)
dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.                      dan Standar Pengungkapan Keberlanjutan (SPK).

Di tahun 2025, kami menargetkan total sustainable finance             Berbagai upaya yang kami lakukan untuk mendorong kegiatan
mencapai 20% dari total portofolio kredit. Kami menyadari masih       operasional ramah lingkungan telah berkontribusi pada
terdapat ruang bagi kami untuk memperluas layanan dan dukungan        penghindaran emisi sebesar 5.403 tCO₂e. Kontributor terbesar
dalam peningkatan kinerja keberlanjutan yang lebih baik.              berasal dari percepatan digitalisasi, yakni sebesar 99,8% dari
                                                                      transaksi yang telah beralih ke kanal digital, sehingga menekan
KINERJA KEUANGAN BERKELANJUTAN                                        konsumsi kertas dan mengurangi mobilitas nasabah. Dari sisi
                                                                      efisiensi energi, gedung Wisma BCA Foresta menjadi gedung
Sejalan dengan strategi pertumbuhan ekonomi, BCA berhasil             pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi Green Mark Super
memperluas portofolio pembiayaan pada berbagai sektor                 Low Energy Building, sementara Gedung BSB Semarang meraih
produktif, termasuk UMKM, sektor prioritas Pemerintah, dan            predikat Platinum dari Green Building Council Indonesia. Saat
sektor rendah karbon dengan tetap menjaga kualitas aset secara        ini juga terdapat 4 stasiun pengisian kendaraan listrik umum
optimal. Komposisi pembiayaan KUBL diperkirakan meningkat             di lingkungan BCA untuk mendukung ekosistem kendaraan
seiring penguatan sektor-sektor prioritas, seperti energi bersih,     listrik. Dalam pengelolaan lingkungan, sebanyak 657 ton limbah
transportasi rendah emisi, bangunan berwawasan lingkungan,            operasional berhasil dikelola melalui pihak ketiga, Upaya ini
energi terbarukan, serta pengelolaan lahan dan sumber daya            mendukung ekonomi sirkular dan memperkuat kinerja lingkungan
alam. Pembiayaan KKUB tumbuh 11,7% YoY atau mencapai                  Bank.
Rp255 triliun dan berkontribusi sebesar 25,8% terhadap total
portofolio pembiayaan. Pembiayaan KKUB terdiri dari 44,3%             KINERJA SOSIAL
untuk pembiayaan hijau dan 55,7% untuk UMKM. Tiga kategori
usaha ramah lingkungan terbesar pada pembiayaan hijau yakni           BCA terus memperkuat kinerja sosial dan tata kelola sebagai
disalurkan untuk sektor yang mengelola sumber daya alam hayati        bagian dari komitmen menghadirkan layanan yang aman, andal,
dan lahan berkelanjutan, diikuti oleh transportasi ramah lingkungan   dan berorientasi pada nasabah. Sepanjang tahun pelaporan,
dan energi terbarukan.                                                kualitas layanan dinilai dari hasil survei independen Gallup yang
                                                                      menunjukkan skor 4,78 untuk Customer Engagement dan 4,88
Di sisi UMKM, BCA memperluas akses pendanaan melalui berbagai         untuk Branch Service Quality. Hasil ini menandakan kepercayaan
program pemberdayaan, peningkatan kapabilitas digital, serta          dan kepuasan pelanggan yang tetap tinggi. Salah satu komponen
dukungan pembiayaan kepada UMKM perempuan yang terus                  penilaian yang terus dipertahankan adalah keamanan data. Hingga
menunjukkan pertumbuhan positif. Adapun total porsi pembiayaan        akhir 2025, tidak tercatat adanya insiden kebocoran maupun
UMKM mencapai Rp142 triliun, tumbuh 9,6% YoY.                         penyalahgunaan informasi nasabah. Penguatan keamanan
                                                                      data ini dilakukan melalui penerapan standar internasional ISO
                                                                      27001:2013 dan ISO 9001:2015, audit berkala, pemantauan sistem
                                                                      yang terintegrasi, serta edukasi terus-menerus kepada para
                                                                      pekerja dan nasabah.
12       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 15
Sepanjang 2025, BCA juga terus memperluas jangkauan program           pengembangan ini diarahkan untuk memastikan implementasi
sosial, edukasi, dan inklusi keuangan melalui payung Bakti BCA.       etika, transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan melalui
BCA memperkuat literasi keuangan melalui kelas tatap muka,            kredibilitas pengungkapan.
program e-learning, serta gerakan sukarela karyawan, yang
menjangkau berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pelajar,           STRATEGI PENCAPAIAN TARGET
mahasiswa, UMKM. Kegiatan literasi keuangan diprioritaskan
pada komunitas yang sebelumnya belum tersentuh layanan                Pengawasan atas implementasi Keuangan Berkelanjutan
perbankan formal. Program KUR juga tetap menjadi instrumen            dilakukan melalui koordinasi dan komunikasi aktif antara Direksi,
penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, sehingga                 Dewan Komisaris, dan unit-unit terkait, minimal empat kali dalam
literasi keuangan untuk peningkatan kompetensi perlu terus            satu tahun. Forum ini digunakan untuk meninjau perkembangan
dilaksanakan agar mereka dapat naik kelas.                            indikator kinerja utama (KPI) LST, memastikan keselarasan dengan
                                                                      Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB). Melalui mekanisme
Bagi masyarakat, BCA senantiasa mendampingi mereka untuk              pengawasan yang disiplin, BCA memastikan setiap program
bertumbuh. Di akhir 2025, BCA memiliki total 28 Desa Binaan.          berjalan sesuai strategi, target, dan dapat berkontribusi pada
Program desa binaan dan desa mitra binaan ini telah menyerap          pencapaian visi keberlanjutan Bank.
lebih dari 1.200 tenaga kerja dan dikunjungi oleh setidaknya
282.473 pengunjung setiap tahunnya, dengan total pendapatan           Meningkatnya ketertarikan pasar terhadap produk dan
mencapai Rp10,2 miliar. Desa binaan ini diharapkan terus dapat        investasi keberlanjutan menjadi peluang untuk mempercepat
memberikan dampak positif untuk mendukung roda ekonomi                pertumbuhan portofolio kegiatan usaha berkelanjutan. BCA
lokal.                                                                memanfaatkan momentum ini dengan memperkuat penawaran
                                                                      pembiayaan ramah lingkungan dan menjalin kolaborasi yang
Program unggulan Bakti BCA lainnya yaitu pada bidang                  lebih luas dengan pemerintah, regulator, dan lembaga keuangan
Pendidikan, melalui Program Pendidikan Bisnis & Perbankan             lain dalam mendukung pendanaan proyek-proyek yang sejalan
(PPBP) dan Teknik Informatika (PPTI). Sepanjang 2025, PPBP            dengan agenda transisi menuju ekonomi rendah karbon.
mendidik 266 orang dan PPTI mendidik 309 orang. Komitmen              Melalui strategi ini, BCA memastikan bahwa pencapaian target
BCA terhadap pendidikan juga tercermin melalui Beasiswa               keberlanjutan tidak hanya memenuhi tuntutan regulasi, tetapi
Bakti BCA yang terealisasi bagi 700 Bakti Champions. Sumber           juga memperkuat daya saing Bank dan mendukung kemajuan
daya manusia yang terdidik ini menjadi dasar bagi pemimpin            ekonomi berkelanjutan di Indonesia.
masa depan yang potensial. Selain Bakti BCA, masih banyak
program-program lainnya yang memberikan dampak nyata                  BERSAMA UNTUK MASA DEPAN
untuk masyarakat maupun lingkungan hidup. Program-program             YANG BERKELANJUTAN
tersebut dikembangkan agar tidak hanya menghasilkan output,
tetapi juga memberikan dampak sosial, lingkungan, dan                 Komitmen dalam menjalankan praktik usaha yang bertanggung
ekonomi yang terukur.                                                 jawab memastikan BCA untuk senantiasa hadir di tengah
                                                                      masyarakat Indonesia. Kami mengutamakan unsur keberlanjutan
PENGUATAN TATA KELOLA                                                 dengan tata Kelola Perusahaan yang baik sebagai landasan
KEBERLANJUTAN                                                         kepercayaan dan stabilitas bagi kepentingan jangka panjang
                                                                      seluruh pemangku kepentingan. Melalui komitmen kami pada
Direksi memastikan bahwa keberlanjutan dan ketahanan                  pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, kami memberikan
sudah terintegrasi dalam proses bisnis, struktur tata kelola, dan     dukungan dalam proses transisi menuju ekonomi hijau dengan
pengambilan keputusan. Pada 2025, BCA memperkuat peran                meningkatkan portofolio pembiayaan pada kegiatan usaha
unit kerja yang menangani keberlanjutan, termasuk peningkatan         berwawasan lingkungan dan rendah karbon, mendukung UMKM
kapasitas internal dalam memahami isu-isu LST yang semakin            untuk terus berkembang, dan meningkatkan literasi keuangan
kompleks. BCA terus mengembangkan sistem pengukuran                   digital, serta pembinaan inklusi keuangan.
dan pelaporan yang lebih akurat, khususnya terkait data emisi,
penilaian risiko iklim, serta klasifikasi pembiayaan hijau. Seluruh   Terima kasih.




                                                        Jakarta, Februari 2026




                                                      Gregory Hendra Lembong
                                                          Presiden Direktur




                                                                             Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   13
Page 16
       I k h t i s a r K i n e r j a
       K e b e r l a n j u t a n




Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan


EKONOMI [FN-CB-000.A, FN-CB-000.B]

                              Uraian                                    Satuan                       2025                    2024                     2023

Kinerja Internal

Pendapatan operasional                                                 Rp miliar                            112.006            106.552                       96.728

Laba bersih                                                            Rp miliar                             57.563               54.851                  48.658

Kredit yang diberikan     1
                                                                       Rp miliar                            992.901             921.878                  810.392

Dana Pihak Ketiga (DPK) 2                                              Rp miliar                       1.249.044               1.133.612                 1.101.673

Total frekuensi transaksi digital                                      Juta kali                             41.890               35.919                   29.794

Jumlah pajak yang dibayarkan                                           Rp miliar                             13.698               13.367                     11.522

Kinerja Aspek Ekonomi terkait Keberlanjutan

Nominal produk dan/atau jasa yang memenuhi                             Rp miliar                            255.383            228.566                   203.086
kriteria KKUB

Penyaluran kredit UMKM                                                 Rp miliar                            142.308             129.801                   116.038

Penyaluran KUR                                                         Rp miliar                               657                      784                      599

Persentase total KKUB terhadap total portofolio                            %                                   25,8                 24,8                      24,9

Keterangan:
1. Termasuk aset dari transaksi syariah, piutang pembiayaan konsumen dan piutang sewa pembiayaan.
2. Termasuk dana simpanan syariah.




PEMBIAYAAN PADA KEGIATAN USAHA BERKELANJUTAN [FS6, FS8][FN-CB-000.B]

                                                                                       2025                           2024                        2023
                                  Uraian
                                                                             Rp miliar          %             Rp miliar       %           Rp miliar          %

Portofolio Pembiayaan Kategori Kegiatan Usaha
                                                                               255.383              100,0      228.566       100,0         203.086           100,0
Berkelanjutan (KKUB)

a. Energi Terbarukan                                                               6.199              2,5         2.993           1,3           2.189             1,1

b. Efisiensi Energi                                                                 539               0,2             254         0,1             74             0,0

c. Pencegahan dan Pengendalian Polusi                                                 78              0,0              35      0,0                30             0,0

d.Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Penggunaan Lahan 		                          77.499               30,3        69.561       30,4            67.848          33,4
  yang Berkelanjutan

e. Transportasi Ramah Lingkungan                                                 10.198               4,0         9.447           4,1          8.030             4,0

f. Pengelolaan Air dan Air Limbah yang Berkelanjutan                               4.709              1,8         4.058           1,8           1.388            0,7

g. Produk Ramah Lingkungan                                                       4.090                1,6         4.530         2,0            5.572             2,8

h. Bangunan Berwawasan Lingkungan                                                  5.624              2,2         5.694         2,5               75             0,0

i. Kegiatan Usaha dan/atau Kegiatan yang Berwawasan 		                             4.139              1,7          2.193          1,0           1.843            0,9
   Lingkungan Lainnya

j. Pembiayaan UMKM                                                             142.308               55,7       129.801        56,8           116.038            57,1




14        Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 17
                                                                                            2025                            2024                           2023
                                   Uraian
                                                                                 Rp miliar            %            Rp miliar          %           Rp miliar          %

Portofolio Pembiayaan KUBL Berdasarkan Segmen                                       113.075            100,0           98.765        100,0           87.048          100,0

Korporasi                                                                           105.959               93,7         92,236          93,4          82.502             94,8

Komersial                                                                              2.505               2,2           2.927           3,0             1.900           2,2

Konsumer                                                                                 2.771             2,5            1.967          2,0             1.011            1,1

Obligasi Hijau                                                                           1.839             1,6           1.635            1,6            1.635            1,9



LINGKUNGAN

                             Uraian                                             Satuan                        2025                     2024                      2023

Kinerja Internal

Emisi GRK operasional yang dihasilkan                                            tCO2 e                           298.067                   363.185                 317.985
(cakupan 1, 2, 3)

Penggunaan energi listrik                                                         MWh                             193.044                   188.478                172.492

                                                                                kWh/m2                                   131                      148                    154

Intensitas penggunaan energi listrik                                        kWh/transaksi                            0,005                      0,005                0,006

                                                                             kWh/pekerja                              7.303                      7.104                6.409

Penggunaan kertas                                                                  Ton                                  358                       445                    478

Pengurangan limbah kertas                                                          Ton                                  (87)                      (33)                   182

Penggunaan air                                                                     m3                              271.744                  307.377                403.748

Kantor cabang yang mendukung green office                                        Kantor                                   82                       78                     77

Kegiatan Tanggung Jawab Lingkungan

Realisasi dana kegiatan tanggung jawab lingkungan                               Rp miliar                                9,4                      10,7                    8,1

Pelepasliaran orangutan di Kalimantan                                             Ekor                                     5                        5                       5

Rehabilitasi orangutan                                                            Ekor                                     6                        5                       5

Penanaman pohon                                                                   Bibit                             51.000                      51.500              60.000

Pendidikan (Edukasi) Lingkungan                                                 Peserta                               7.959                       623                    682

Partisipasi kantor BCA dalam Earth Hour                                          Kantor                                 962                       946                    864

Keterangan:
Data emisi GRK operasional yang dihasilkan (cakupan 1, 2, 3), penggunaan energi listrik, kalkulasi intensitas penggunaan energi listrik, serta penggunaan air dan kertas pada
periode 2025 disetahunkan berdasarkan data Januari-September 2025, sedangkan untuk data 2023 dan 2024 disajikan kembali dengan data yang riil tahun tersebut.




                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk                  15
Page 18
      I k h t i s a r K i n e r j a
      K e b e r l a n j u t a n




SOSIAL

                                Uraian                          Satuan      2025           2024           2023

Kinerja Internal

Perempuan yang menduduki posisi direktur                           %                16,7           16,7           16,7

Pekerja perempuan dibandingkan total pekerja                       %                61,1           61,1          60,8

Jumlah jam pelatihan                                              Jam         898.169       1.156.101     1.183.950

Biaya pelatihan dan pendidikan pekerja                          Rp miliar       333,7         353,6          372,8

Jumlah peserta edukasi literasi keuangan                         Orang        169.703       228.973        296.022

Indeks Customer Engagement (CE)                                 Skala 1–5          4,78           4,77           4,75

Indeks Branch Service Quality (BSQ)                             Skala 1–5          4,88           4,88           4,88

Tingkat penyelesaian keluhan nasabah                               %                97,7          97,4           97,3

Persentase pengaduan (whistleblowing) yang telah selesai           %               98,2           88,1           98,2
diinvestigasi dari total pengaduan yang diterima

Pelibatan pihak lokal dalam rantai pasokan                         %               99,5           99,1           99,1

Kegiatan Tanggung Jawab Sosial

Realisasi dana kegiatan tanggung jawab sosial                   Rp miliar          150,1          159,1          145,1

Jumlah lulusan pendidikan PPBP dan PPTI                          Orang              186            189            192

Jumlah pasien klinik umum binaan                                 Orang        10.468           11.831       12.802

Jumlah pasien klinik KB binaan                                   Orang             1.593       1.789          1.897

Jumlah pasien operasi katarak                                    Orang              815        1.010         1.036




16      Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 19
                                                                                   Profil Perusahaan                                [2-1]




PT Bank Central Asia Tbk (BCA) didirikan berdasarkan Akta Pendirian Perusahaan No. 38 tanggal 10 Agustus 1955 oleh Notaris
Raden Mas Soeprapto, yang telah disahkan melalui Surat Keputusan Menteri Kehakiman No. J.A.5/89/19 tanggal 10 Oktober 1955.
Sebagai salah satu lembaga keuangan terkemuka di Indonesia berbentuk Perseroan Terbatas, BCA berkomitmen menyediakan
beragam solusi perbankan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Bidang usaha BCA tercantum dalam Anggaran
Dasar Perseroan Pasal 3, dengan rincian kegiatan usaha perbankan dan penunjangnya dijelaskan lebih lanjut dalam Laporan
Tahunan serta situs resmi kami di www.bca.co.id

Dalam menjalankan operasinya, BCA menegaskan komitmen terhadap prinsip responsible banking dengan mengintegrasikan
nilai-nilai keberlanjutan ke dalam strategi bisnis, investasi dan layanan. Dengan mengedepankan teknologi digital, BCA terus
memperkuat pengalaman nasabah, meningkatkan efisiensi operasional, serta menjamin keamanan dan keandalan transaksi.
Pendekatan ini sejalan dengan arah pengembangan keuangan berkelanjutan, di mana tata kelola yang kuat, inovasi teknologi,
serta inklusi keuangan menjadi fondasi utama dalam membangun sistem perbankan yang tangguh dan berkelanjutan.


        Nama Perusahaan                                                     Kantor Pusat
                                                                            Menara BCA, Grand Indonesia
        PT Bank Central Asia Tbk                                            Jl. M.H. Thamrin No. 1, Jakarta 10310
                                                                            Tel. (62 21) 2358 8000
                                                                            Fax. (62 21) 2358 8300
        Bidang Usaha
        Bank umum yang menjalankan kegiatan perbankan

                                                                            Situs Web
        Akta Pendirian                                                      www.bca.co.id
        Akta Pendirian Perusahaan No. 38 dengan Akta
        Notaris Raden Mas Soeprapto tanggal 10 Agustus
        1955, disetujui oleh Menteri Kehakiman dengan Surat                 Call center
        Keputusan No. J.A.5/89/19 tanggal 10 Oktober 1955.                  Halo BCA 1500888
                                                                            +6281 1150 0998 (WhatsApp)
                                                                            halobca@bca.co.id (surel)
        Lokasi Operasi                                                      HaloBCA (Apps)
        Indonesia




STRUKTUR KEPEMILIKAN SAHAM [2-1]




                                           51,00%                                   49,00%
                                       Robert Budi Hartono                        Bambang Hartono
                                        (Pemegang Saham                           (Pemegang Saham
                                       Pengendali Terakhir)                      Pengendali Terakhir)




                                                              54,94%                                       45,06%*
                 Pengendali                                   PT Dwimuria                                   Masyarakat
                                                               Investama
                 Jalur Pengendalian                             Andalan

           * Pada komposisi saham yang dimiliki masyarakat
             per 31 Desember 2025:
             »   Sebesar 2,49% dimiliki oleh pihak yang
                 terafiliasi dengan PT Dwimuria Investama
                 Andalan.
             »   Dewan Komisaris dan Direksi memiliki
                 0,062% saham BCA.
             »   Treasury Stock BCA dari hasil pembelian
                 kembali saham sejumlah 0,17% saham BCA.




                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk    17
Page 20
       P r o f i l   P e r u s a h a a n




SKALA USAHA [2-1] [FN-CB-000.A]

  Jumlah Pekerja dan Manajemen                                                Jumlah Kantor (KCU, KCP, KCP Kas)
        2025                       2024                 2023                      2025                      2024            2023


     26.453                     26.532                 26.915                   1.270                       1.264         1.258
        Orang                      Orang                Orang                     Kantor                    Kantor          Kantor




     Jumlah ATM                                                               Jumlah Rekening Nasabah
         2025                       2024                2023                      2025                      2024            2023


      19.047                     19.543                19.074                    43,4                       41,3           38,3
          Unit                       Unit                Unit                  Juta rekening            Juta rekening    Juta rekening



Dengan skala usaha yang terus bertumbuh, menjadi landasan kuat untuk peningkatan kinerja positif serta mencerminkan
ketangguhan model bisnis dan kepercayaan masyarakat terhadap perbankan BCA.

     Pendapatan                             Laba                   Total                         Total                    Total
     Operasional                            Bersih                 Aset                        Liabilitas                Ekuitas

         2025                               2025                    2025                         2025                     2025

      Rp112,0                              Rp57,5                Rp1.586,8                 Rp1.305,1                    Rp281,7
          triliun                            triliun                triliun                      triliun                  triliun


         2024                               2024                    2024                         2024                     2024

      Rp106,6                              Rp54,9                Rp1.449,3                 Rp1.186,5                    Rp262,8
          triliun                            triliun                triliun                       triliun                 triliun


         2023                               2023                    2023                         2023                     2023

      Rp96,7                               Rp48,7                Rp1.408,1                 Rp1.165,6                    Rp242,5
          triliun                            triliun                triliun                       triliun                 triliun


Kinerja keuangan yang solid dan tata kelola yang berlandaskan dengan prinsip kehati-hatian menjadi dasar bagi BCA untuk
terus menciptakan nilai ekonomi jangka panjang sekaligus memperkuat kontribusi sosial dan lingkungan, sejalan dengan visi
BCA untuk tumbuh bersama masyarakat secara berkelanjutan.

      Tabungan                              Giro                  Deposito                 Kredit Bruto                  Jumlah
                                                                                                                        Transaksi

         2025                               2025                    2025                         2025                     2025

      Rp610,8                         Rp434,5                    Rp203,8                   Rp992,9                      41.973
          triliun                            triliun                triliun                       triliun                  juta


         2024                               2024                    2024                         2024                     2024

      Rp562,1                          Rp361,9                   Rp209,6                       Rp921,9                  36.016
          triliun                            triliun                triliun                       triliun                  juta


         2023                               2023                    2023                         2023                     2023

      Rp536,2                         Rp348,5                    Rp217,0                       Rp810,4                  29.888
          triliun                            triliun                triliun                       triliun                  juta



Pertumbuhan volume transaksi dan instrumen perbankan lainnya menunjukkan peningkatan kapasitas BCA dalam mendukung
praktik keuangan berkelanjutan, termasuk perluasan akses layanan digital, efisiensi operasional, serta pembiayaan sektor-
sektor produktif dan ramah lingkungan.



18       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 21
PASAR TERLAYANI, RANTAI NILAI,                                        ekonomi domestik. Selain memastikan kepatuhan terhadap
DAN HUBUNGAN BISNIS [2-6]                                             seluruh regulasi perbankan yang berlaku, BCA juga berperan
                                                                      aktif dalam mendukung pembiayaan berbagai proyek
BCA beroperasi di sektor perbankan dengan menyediakan                 strategis pemerintah yang berorientasi pada pembangunan
beragam solusi keuangan bagi berbagai segmen masyarakat,              berkelanjutan.
mulai dari individu, institusi, korporasi, bisnis komersial, hingga
pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). BCA juga              PERUBAHAN SIGNIFIKAN [2-6]
melayani beragam sektor, termasuk swasta, pemerintah,
BUMN, dan entitas asing, dengan informasi lengkap mengenai            Tidak terdapat perubahan yang bersifat signifikan, seperti
produk dan layanan tersedia di www.bca.co.id.                         perubahan model bisnis, penutupan kantor ataupun perubahan
                                                                      kebijakan rantai pasokan yang dapat memengaruhi skala
Hingga akhir 2025, jaringan layanan BCA mencakup 12 Kantor            usaha, serta tidak ada aksi korporasi seperti akuisisi, likuidasi,
Wilayah, 139 Kantor Cabang Utama (KCU), 913 Kantor Cabang             merger ataupun aksi korporasi lainnya yang mengubah struktur
Pembantu (KCP), dan 218 Kantor Kas KCP yang tersebar di               kepemilikan saham dalam jumlah signifikan selama 2025 di
seluruh Indonesia. Meskipun beroperasi secara domestik,               BCA.
BCA juga menjangkau nasabah global melalui layanan digital
perbankan yang memudahkan transaksi lintas negara.                    KEANGGOTAAN ASOSIASI [2-28][FN-CB-550A.1]

Sejalan dengan pertumbuhan bisnis, BCA memperkuat rantai              BCA berpartisipasi aktif dalam berbagai asosiasi dan inisiatif
nilai dan hubungan bisnisnya melalui dukungan dari 8 entitas          keberlanjutan sebagai langkah strategis untuk memperkuat
anak. Kolaborasi dengan entitas dalam Grup BCA dapat                  praktik perbankan berkelanjutan di Indonesia. BCA belum
memperkuat kontribusi Bank dalam mendukung keuangan                   termasuk dalam kategori Globally Systemically Important
berkelanjutan dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/              Bank (G-SIB) yang ditetapkan oleh Financial Stability Board
SDGs).                                                                (FSB). Namun demikian, BCA tetap menerapkan prinsip kehati-
                                                                      hatian dan manajemen risiko berstandar internasional guna
Sepanjang 2025, BCA telah melibatkan 2.537 mitra kerja lokal          menjaga stabilitas serta keberlanjutan operasional.
atau sekitar 90,8% dari total nilai pengadaan barang dan jasa,
mencerminkan rantai pasokan dan hubungan bisnis yang
mengedepankan mitra lokal dan mendukung pertumbuhan


Keanggotaan dalam Asosiasi di Bidang Keberlanjutan
  No.                                                             Nama Asosiasi

    1     Perhimpunan Bank Nasional (PERBANAS)

    2     ACI Financial Market Association (ACI FMA)

    3     Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI)

    4     Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP)

    5     Perhimpunan Pedagang Surat Utang Negara (HIMDASUN)

    6     Indonesia Contact Center Association (ICCA)

    7     The Institute of Internal Auditors (IIA)

    8     Ikatan Komite Audit Indonesia (IKAI)

    9     Inisiatif Keuangan Berkelanjutan Indonesia (IKBI)

   10     Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)

   11     Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN)

   12     Partnership for Carbon Accounting Financials (PCAF)




                                                                             Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   19
Page 22
     K e b e r l a n j u t a n   K a m i




                                                                                           01

Keberlanjutan
Kami
                                                                01
xx                                                             xx
Strategi Keberlanjutan                                         Isu Signifikan dan Topik Material

xx                                                             xx
Bisnis yang Bertanggung Jawab                                  Dukungan Kami terhadap Tujuan
                                                               Pembangunan Berkelanjutan (TPB)




                                                                Keberlanjutan
                                                                                          Kami

20     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 23
                                                    Strategi Keberlanjutan                                       [2-22, 2-23, 2-24]




BCA menerapkan strategi keberlanjutan yang terintegrasi,         BCA menyelaraskan manajemen dan kegiatan bisnisnya
mencakup Keuangan Berkelanjutan, Pilar Keberlanjutan, dan        dengan perkembangan regulasi seperti implementasi
inisiatif lainnya yang memperkuat kontribusi Bank terhadap       Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI),
TPB. Strategi keberlanjutan ini terintegrasi dalam visi, misi,   analisis awal risiko ESG dan Iklim, Climate Risk Stress
dan tata nilai perusahaan.                                       Testing (CRST) hingga pelaporan aksi iklim dalam laporan
                                                                 keberlanjutan.
KEUANGAN BERKELANJUTAN
                                                                 SINERGI BISNIS DAN KEBERLANJUTAN
Melalui praktik pembiayaan berkelanjutan, BCA senantiasa
memperkuat peningkatan portofolio hijau untuk mendukung          Strategi keberlanjutan yang dijalankan juga memperkuat
pertumbuhan ekonomi rendah karbon. Pembiayaan hijau yang         keberlanjutan bisnis jangka panjang BCA dengan portofolio
disalurkan BCA meliputi sektor energi terbarukan, efisiensi      pembiayaan yang semakin diarahkan ke sektor-sektor
energi, pengendalian polusi, pengelolaan sumber daya hayati      produktif yang ramah lingkungan dan inklusif, mendukung
dan lahan yang berkelanjutan, transportasi ramah lingkungan,     UMKM, serta memperluas layanan digital yang efisien
serta bangunan hijau mengacu pada kriteria kegiatan usaha        dan rendah jejak karbon. Dengan menerapkan strategi
berwawasan lingkungan (KUBL) yang ditetapkan oleh OJK.           keberlanjutan, BCA optimis dapat menyeimbangkan beberapa
Melalui skema sustainability-linked loan (SLL), BCA mendorong    aspek mencakup, kinerja perusahaan, efektivitas operasional,
debitur untuk mencapai target kinerja lingkungan dan sosial      reputasi yang terjaga, serta pengelolaan dan mitigasi risiko
tertentu (SPT/KPI) yang disepakati bersama. Lebih jauh,          lingkungan-sosial yang berdampak ke keuangan.
BCA mengembangkan Sustainable Finance Framework
dengan tujuan untuk mengintegrasikan strategi keuangan           PENGAWASAN TERHADAP
berkelanjutan, memperluas portofolio yang selaras dengan         IMPLEMENTASI STRATEGI
TPB, dan menyelaraskan standar keberlanjutan nasional dan
global. Upaya-upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan       Pelaksanaan kebijakan dan strategi keberlanjutan BCA telah
kontribusi BCA terhadap target TPB Indonesia 2030,               selaras dengan visi dan misi keuangan berkelanjutan. Dalam
meningkatkan investasi berkelanjutan, dan memperkuat             beberapa tahun terakhir, BCA telah memperkuat kerangka
peranannya dalam perbankan berkelanjutan.                        kerja keberlanjutannya melalui penerapan berbagai kebijakan
                                                                 internal, standar operasional, peta jalan, strategi, dan Rencana
PILAR KEBERLANJUTAN DAN TATA NILAI                               Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB).

Di dalam internal perusahaan, BCA mengembangkan budaya           Seluruh inisiatif tersebut dirancang untuk mencapai target
keberlanjutan yang mencakup menghargai hak asasi manusia,        kinerja keberlanjutan sekaligus mengelola aspek lingkungan,
tempat kerja yang aman dan inklusif, praktik pengadaan lokal,    sosial, dan tata kelola (LST), serta ekonomi secara seimbang.
hingga pengelolaan risiko iklim dan lingkungan. Strategi         BCA menekankan integrasi antara strategi bisnis dan strategi
keberlanjutan Bank juga memastikan bahwa aspek sosial            keberlanjutan untuk memastikan praktik perbankan yang
dan tata kelola terus menerus dikelola, di antaranya dengan      bertanggung jawab dan berkelanjutan di seluruh lini operasi.
menegaskan kebijakan respectful workplace dan melakukan
due-diligence terhadap pemasok untuk memastikan                  Pengawasan terhadap implementasi strategi dilakukan
kepatuhan prinsip HAM dan keberagaman. Selain itu, BCA           secara menyeluruh oleh Direktur Perencanaan dan Keuangan,
terus memperkuat sistem dan pengawasan terhadap                  dengan koordinasi oleh Subdivisi ESG, serta dukungan dari
keamanan siber dan perlindungan data pribadi nasabah.            seluruh unit kerja terkait. Efektivitas pelaksanaan strategi
                                                                 dipantau dan dievaluasi secara berkala untuk memastikan
INISIATIF KEBERLANJUTAN DAN                                      pencapaian tujuan keberlanjutan dan peningkatan kinerja
DUKUNGAN PADA NET ZERO EMISSIONS                                 LST yang berkelanjutan.

Dalam mendukung komitmen Pemerintah Indonesia                    Sebagai bagian dari prinsip tata kelola perusahaan yang
menuju Net-Zero Emission, BCA telah menyusun strategi            baik, BCA memastikan bahwa implementasi strategi
perubahan iklim yang menjadi panduan internal untuk              keberlanjutan dievaluasi secara konsisten melalui mekanisme
dekarbonisasi dan peningkatan ketahanan terhadap perubahan       pelaporan dan pengawasan internal yang transparan. Hasil
iklim. Kebijakan pembiayaan juga menerapkan exclusion            pemantauan dan capaian kinerja menjadi dasar untuk
list dan kebijakan kredit sektoral untuk menahan pembiayaan      melakukan penyempurnaan kebijakan, serta penguatan
di sektor berisiko lingkungan tinggi.                            budaya keberlanjutan di seluruh lini operasional.




                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   21
Page 24
     K e b e r l a n j u t a n   K a m i




 VISI & MISI KEUANGAN BERKELANJUTAN


                                 Bank pilihan utama andalan masyarakat yang
          Visi                   berperan sebagai pilar penting perekonomian
                                 Indonesia, selaras dengan pembangunan
                                 berkelanjutan Indonesia.



          Misi Menyelaraskan  kegiatan usaha perusahaan
               dengan prinsip Keuangan Berkelanjutan.



 TATA NILAI KEBERLANJUTAN

                                                                                  Berusaha
               Fokus pada                                          Kerja
                                                  Integritas                      Mencapai
               Nasabah                                             Sama Tim
                                                                                  yang Terbaik



PILAR KEBERLANJUTAN


                     1                                         2                   3
         Perbankan                                                             Berkarya
                                                 Budaya Keberlanjutan
        Berkelanjutan                                                         Memberi Nilai




22     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 25
                                                             Bisnis yang Bertanggung Jawab


MENANAMKAN BUDAYA KEBERLANJUTAN [2-22, 2-24]

Dalam menerapkan keuangan berkelanjutan, BCA didukung oleh manajemen, seluruh pekerja, serta pemangku kepentingan.
Secara internal, BCA memiliki budaya keberlanjutan yang terus dikampanyekan untuk diterapkan oleh pekerja. Selain itu, Pilar
Keberlanjutan BCA juga menjadi fondasi dan budaya kerja di seluruh level organisasi, yang diarahkan untuk menciptakan dampak
positif bagi pemangku kepentingan, masyarakat, dan lingkungan.

Dalam membangun budaya keberlanjutan, BCA menggerakkan seluruh insan perusahaan sebagai agen perubahan melalui
pelatihan, sosialisasi, dan edukasi yang berkelanjutan. Berbagai inisiatif, seperti program “Sustainability Awareness Month”,
pembelajaran melalui e-learning, serta komunikasi internal yang intensif, dilaksanakan untuk menanamkan pemahaman
mendalam mengenai pentingnya keberlanjutan dalam setiap aktivitas operasional.

TATA KELOLA KEBERLANJUTAN [2-13, 2-24]

BCA menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan dan pengelolaan LST sebagai tanggung jawab bersama di seluruh unit kerja
dan direktorat. Pengawasan terhadap implementasi dilakukan secara menyeluruh, dengan peran aktif Direksi dan Dewan
Komisaris dalam memantau kinerja, mengevaluasi kebijakan, serta memastikan praktik keberlanjutan sejalan dengan strategi
bisnis perusahaan melalui rapat.

Pelaksanaan dan koordinasi kegiatan keberlanjutan berada di bawah Subdivisi Environmental Social Governance (ESG), unit
khusus di bawah Direktorat Perencanaan & Keuangan, yang bertanggung jawab kepada Kepala Divisi Corsec - IVR & ESG
Division. Setelah itu, hasil kinerja keberlanjutan akan dilaporkan kepada Direktur Perencanaan & Keuangan, yang kemudian
menyampaikan laporan tersebut kepada Presiden Direktur.

Untuk memastikan keberlanjutan menjadi bagian dari seluruh operasional perusahaan, indikator kinerja LST dan keuangan
berkelanjutan diintegrasikan ke dalam key performance indicator (KPI) Direksi serta unit-unit kerja terkait. Dengan demikian,
seluruh lini organisasi memiliki tanggung jawab yang jelas dan terukur dalam menjalankan praktik perbankan yang bertanggung
jawab dan berkelanjutan.

Struktur Tata Kelola Keberlanjutan [2-9]
                                                                                       Rapat Umum Pemegang Saham




                                                                                                                              Direksi

                                                                     Dewan Komisaris
                                                                                                                         Presiden Direktur



                                                                                                              Wakil Presiden               Direktur
                                                                                                            Direktur & Direktur         Perencanaan &
                                                                                                                 Lainnya                  Keuangan




  Unit Bisnis:           Unit                   Unit                  CSR &
                                                                                              Unit KP               Cabang/                  Corporate
  • Corporate            Pengelolaan            Pendukung:            Corporate
                                                                                              Lainnya                Kanwil                  Secretary
    Banking              Risiko &               • Learning &          Communications
  • SME &                Kepatuhan:               Development
    Commercial           • Credit Risk          • Procurement
    Banking                Analysis               & Facility
  • Consumer             • Risk                   Management
    Finance                Management           • Operation                                                                                     ESG
  • Transaction          • Compliance             Strategy &                                                                                 Subdivision
    Banking              • Anti-Fraud             Development
                                                • Strategic
                                                  Information
                                                  Technology
                                                                                                                                           Keuangan
                                                                                                                                          Berkelanjutan
                                               Garis koordinasi
Keterangan:
Garis koordinasi menggambarkan mekanisme untuk pelaporan keuangan berkelanjutan


                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk             23
Page 26
      K e b e r l a n j u t a n   K a m i




Informasi lengkap terkait komposisi badan tata kelola           Prosedur Identifikasi, Pemantauan, dan
tertinggi dan komite perusahaan juga dapat diakses dalam        Pengendalian Risiko Penerapan Keuangan
Laporan Tahunan. Selain itu, informasi ini juga dapat diakses   Berkelanjutan [2-12, 2-14, 2-23, 2-24][FS9, FS12]
di https://bca.id/corporate-governance. Untuk informasi         BCA menerapkan tata kelola keberlanjutan yang
evaluasi kinerja organ tertinggi perusahaan dapat diakses       mengedepankan prinsip akuntabilitas, kehati-hatian, dan
di https://bca.id/self-assessment.                              keterbukaan. Direksi dan Dewan Komisaris, sebagai organ tata
                                                                kelola tertinggi, berperan aktif dalam memantau efektivitas
Tugas Dewan Komisaris, Direksi, dan                             penerapan keuangan berkelanjutan serta pengelolaan aspek
Pejabat Penanggung Jawab Penerapan                              LST. Direktur Perencanaan dan Keuangan ditetapkan sebagai
Keuangan Berkelanjutan [2-12, 2-24]                             penanggung jawab utama keuangan berkelanjutan, yang
Dalam penerapan keuangan berkelanjutan, Dewan Komisaris         membawahi Subdivisi ESG. Dalam pelaksanaannya, Direktur
menjalankan peran pengawasan yang mencakup:                     Perencanaan dan Keuangan bertindak sebagai koordinator
1. Menyetujui Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)        lintas fungsi dengan tanggung jawab utama:
   dan Laporan Keberlanjutan yang disusun oleh Direksi,         1. Memimpin penyusunan RAKB dan Laporan Keberlanjutan;
   untuk disampaikan kepada OJK;                                2. Mengawasi serta mengevaluasi pelaksanaan RAKB secara
2. Memastikan penyusunan strategi bisnis dan pelaksanaan            berkala; dan
   kegiatan Bank oleh Direksi telah mempertimbangkan            3. Memastikan inisiatif dan program keuangan berkelanjutan
   dan menyelaraskan aspek ekonomi, lingkungan, sosial,             berjalan sejalan dengan strategi bisnis serta ketentuan
   dan tata kelola;                                                 peraturan yang berlaku.
3. Memberikan masukan atas kinerja keberlanjutan dan/atau
   keuangan berkelanjutan yang disampaikan oleh Direksi;        Pelaksanaan keuangan berkelanjutan di setiap direktorat
   serta                                                        diintegrasikan dalam KPI Direksi dan unit kerja terkait.
4. Memberikan arahan penyusunan RAKB sesuai strategi            Presiden Direktur, anggota Direksi lain, dan jajaran
   bisnis Bank.                                                 senior eksekutif turut memantau kebijakan dan kinerja
                                                                keberlanjutan secara periodik, termasuk aspek ekonomi,
Peran Direksi dalam penerapan keuangan berkelanjutan            sosial, dan lingkungan. Pemantauan implementasi keuangan
adalah mengarahkan dan memimpin perusahaan untuk                berkelanjutan dilakukan setiap triwulan dan hasilnya
mencapai target dan tujuan keberlanjutan, yang mencakup:        disampaikan dalam rapat Direksi serta analyst meeting,
1. Menyusun RAKB dan Laporan Keberlanjutan untuk                dengan memperhatikan capaian target dalam RAKB.
   disampaikan kepada OJK setelah mendapat persetujuan
   dari Dewan Komisaris;                                        Dalam pengelolaan risiko pembiayaan berkelanjutan, BCA
2. Menyusun strategi bisnis dan melaksanakan kegiatan Bank      bekerja sama dengan Unit Manajemen Risiko Kredit untuk
   dengan mempertimbangkan dan menyelaraskan aspek              memastikan seluruh proses penyaluran kredit telah
   ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata kelola;                melalui prosedur penyaringan (screening) atas potensi risiko
3. Memastikan strategi keberlanjutan secara keseluruhan         LST calon debitur. BCA juga menetapkan kebijakan sektoral
   sesuai dengan strategi Bank;                                 kredit untuk sektor-sektor dengan tingkat risiko LST yang
4. Menyetujui kebijakan terkait keuangan berkelanjutan;         tinggi. Hasil pemantauan dan analisis risiko LST diverifikasi
5. Mengimplementasikan RAKB dan prinsip keuangan                oleh Divisi Manajemen Risiko untuk memastikan kesesuaiannya
   berkelanjutan sesuai lingkup tugas direktorat; serta         dengan risk appetite Bank sebelum disampaikan kepada
6. Melakukan evaluasi berkala atas kinerja keuangan             Direktur Manajemen Risiko dan/atau Direktur unit bisnis terkait
   berkelanjutan.                                               dan dilaporkan pada rapat direksi setiap triwulan. Dalam
                                                                rangka memastikan ketahanan terhadap berbagai skenario
Sementara itu, Subdivisi ESG memiliki tugas dan fungsi yang     risiko keberlanjutan, BCA secara berkala melaksanakan stress
mencakup:                                                       testing jangka pendek, menengah, dan jangka panjang.
1. Melindungi kepentingan pemangku kepentingan dan
   meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-         Seluruh hasil pengelolaan risiko, pencapaian kinerja
   undangan melalui penerapan tata kelola perusahaan yang       keberlanjutan, dan implementasi keuangan berkelanjutan
   baik;                                                        dibahas secara rutin dalam rapat Direksi sedikitnya empat kali
2. Membangun budaya keuangan berkelanjutan serta                setahun. Pada akhir tahun, BCA menerbitkan Laporan Tahunan
   melakukan sosialisasi kepada semua pihak terkait             dan Laporan Keberlanjutan, yang dipublikasikan di situs resmi
   di perusahaan guna mencapai kinerja keberlanjutan            BCA untuk diakses oleh seluruh pemangku kepentingan.
   (lingkungan, sosial, tata kelola/LST); serta                 Untuk pemegang saham dan investor, informasi kinerja
3. Menjalankan tugas-tugas pokok pada area yang mencakup        keberlanjutan juga disampaikan melalui analyst meeting,
   corporate secretary & integrated GCG, economy &              public expose, investor call, RUPS, dan forum komunikasi
   environmental sustainability, dan social & sustainability    lainnya.
   governance.




24      Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 27
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Direksi dan Dewan Komisaris melaporkan kinerja keuangan,
operasional, penerapan GCG, serta pencapaian keberlanjutan. Walaupun BCA belum memiliki kebijakan khusus terkait hak
suara (voting policy) atas isu-isu keberlanjutan, pemegang saham tetap memiliki kebebasan menyampaikan pandangan dan
masukan mengenai aspek LST dalam forum tersebut.

Manajemen Risiko [2-12 2-14]
Manajemen risiko yang sistematis merupakan fondasi untuk memperkuat ketahanan bisnis, terutama di tengah transisi
menuju ekonomi rendah karbon dan dinamika risiko keberlanjutan global. Untuk dapat merespons secara adaptif terhadap
tantangan keberlanjutan dan memastikan kepatuhan terhadap ketentuan regulator, BCA menjalankan langkah proaktif dalam
mengurangi dampak risiko. Kerangka manajemen risiko keberlanjutan kami meliputi empat kegiatan inti yakni: identifikasi dan
penilaian risiko; pengukuran risiko; manajemen dan pengendalian risiko; serta pemantauan dan pelaporan risiko. Risiko-risiko
yang berkaitan dengan aspek LST maupun ekonomi senantiasa dikelola agar Bank dapat memenuhi ekspektasi regulator,
melindungi kepentingan perusahaan dan pemangku kepentingan, serta meningkatkan kinerja bisnis jangka panjang.

BCA telah memperkuat kebijakan dan sistem pengelolaan risiko LST, termasuk:
1. Penerapan Climate Risk Management & Scenario Analysis (CRMS) dan Climate Risk Stress Testing (CRST) sesuai arahan
   OJK, untuk menilai dampak risiko fisik (misalnya banjir, kekeringan) dan risiko transisi (misalnya perubahan kebijakan,
   perubahan teknologi, preferensi pasar) terhadap portofolio kredit;
2. Penyusunan dan penerapan kebijakan sektoral pembiayaan bagi industri berisiko tinggi seperti kelapa sawit, tambang batu
   bara, kayu dan hasil hutan, jalan tol, semen, dan besi baja dasar, serta penyusunan kebijakan untuk sektor energi dan migas;
3. Penguatan kerangka Sustainable Finance Framework yang mencakup prosedur screening, due diligence, dan risk
   mapping berbasis Taksonomi Hijau Indonesia (THI) dan Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI).

Melalui langkah-langkah tersebut, BCA memastikan bahwa pengelolaan risiko tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme
perlindungan, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk mendukung keuangan berkelanjutan, memperkuat resiliensi bank
terhadap risiko iklim, dan meningkatkan daya saing jangka panjang dalam era transisi menuju ekonomi hijau.


Identifikasi dan Penilaian Awal Prioritas Risiko LST dan Pengaruhnya terhadap Keuangan
   Kategori                                                                      Analisis Pengaruh terhadap
                        Risiko                   Perlakukan Risiko                                                Akun yang Terpengaruh
    Risiko                                                                         Pelaporan Keuangan

Risiko          Risiko sistem, sumber 1.   Efisiensi energi di data center       1. Biaya untuk                   1. Aset tidak berwujud
Operasional     daya manusia, proses       untuk menekan jejak karbon               pengembangan dan/             2. Aset tetap
                internal, & IT             dan mengoptimalkan efisiensi             atau maintenance              3. Beban administrasi
                                           operasional                              infrastruktur dan sistem IT      dan umum
                Dampak aspek LST:     2.   Pengelolaan siklus hidup aset         2. Biaya sertifikasi ISO         4. Akun biaya pelatihan
                Tata Kelola                terkait TI                               27001 sistem manajemen           atau sertifikasi
                Sosial                3.   Program sosialisasi dan edukasi          pengamanan
                                      4.   Penggunaan teknologi yang lebih       3. Biaya penanganan jika
                                           efisien, seperti teknologi cloud         terjadi pengaduan terkait
                                      5.   Menerapkan sistem pemetaan               kebocoran data
                                           aliran data dari pemrosesan data
                                           pribadi untuk menjaga kebijakan
                                           privasi

Risiko Kredit   Risiko Kredit         1.   Menjalankan ESRM dalam kegiatan       1. Potensi kredit macet/         1. Kredit yang diberikan
                                           pembiayaan                               bermasalah karena usaha       2. Pendapatan bunga
                Dampak aspek LST:     2.   Mengembangkan, melakukan                 debitur terdampak risiko      3. Beban operasional
                Tata Kelola                review, dan memperbarui kebijakan        iklim                            lainnya
                Lingkungan                 internal terkait pengelolaan          2. Pencadangan kredit yang       4. Biaya pelatihan
                                           lingkungan dan green financing           cukup untuk menyerap
                                           selaras dengan ketentuan regulator       kerugian kredit dan/atau
                                      3.   Pelatihan terus menerus                  menutupi penurunan
                                           terkait implementasi keuangan            kualitas kredit
                                           berkelanjutan                         3. Biaya untuk pelatihan
                                      4.   Melakukan Climate Risk Stress            topik-topik ESG dan
                                           Testing (CRST)                           sustainability
                                      5.   Memperketat monitoring terhadap       4. Risiko reputasi dari
                                           portofolio kredit dan kegiatan           domino effect yang
                                           usaha debitur                            disebabkan oleh
                                                                                    debitur yang melanggar
                                                                                    kepatuhan lingkungan
                                                                                    dan sosial sehingga
                                                                                    timbul biaya untuk
                                                                                    menangani kasus terkait




                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   25
Page 28
       K e b e r l a n j u t a n   K a m i




Identifikasi dan Penilaian Awal Prioritas Risiko LST dan Pengaruhnya terhadap Keuangan
  Kategori                                                                                   Analisis Pengaruh terhadap
                          Risiko                        Perlakukan Risiko                                                 Akun yang Terpengaruh
   Risiko                                                                                      Pelaporan Keuangan

Risiko           Perubahan kebijakan         1. Mempelajari perubahan kebijakan          Biaya sosialisasi dan            1. Beban umum dan
Strategis        untuk perusahaan               serta dampaknya terhadap                 implementasi untuk                  administrasi
                 publik dan sektor              perusahaan                               penerapan kebijakan yang         2. Beban operasional
                 perbankan di                2. Melakukan dialog dengan regulator        baru                                lainnya
                 Indonesia                      terkait kebijakan dan peraturan                                           3. Beban lain-lain
                                                terkini
                 Dampak aspek LST:           3. Mengembangkan kebijakan
                 Tata Kelola                    dan infrastruktur internal yang
                 Sosial                         mencakup sistem manajemen
                 Lingkungan                     risiko, sistem informasi, dan sistem
                                                pengendalian internal
                                             4. Mengimplementasikan kebijakan
                                                baru sesuai dengan timeline
                                                regulator


Risiko Pasar     Risiko nilai tukar dan      1. Mengelola risiko portofolio aset         1. Perhitungan pelaporan         1.   Modal/ekuitas
                 suku bunga                     treasury melalui penetapan rating           Kewajiban Penyediaan          2.   Laba/rugi
                                                minimum investment grade dan                Modal Minimum (KPMM)          3.   Selisih kurs
                 Dampak aspek LST:              limit                                    2. Transaksi perbankan           4.   Aset likuid
                 Tata Kelola                 2. Mengelola risiko suku bunga dan             dalam mata uang asing         5.   Akun lainnya yang
                                                nilai tukar untuk portofolio trading        yang menyebabkan                   terdampak transaksi
                                                book dan banking book                       adanya keuntungan                  yang berkaitan
                                             3. Mendukung pelaksanaan Climate               dan/atau kerugian dari             dengan nilai tukar
                                                Risk Stress Testing (CRST) yang             pergerakan nilai tukar             dan suku bunga
                                                terkait dengan risiko pasar              3. Transaksi surat berharga
                                                                                            yang menyebabkan
                                                                                            adanya keuntungan
                                                                                            dan/atau kerugian dari
                                                                                            pergerakan harga
                                                                                         4. Perhitungan risiko suku
                                                                                            bunga banking book



Pengembangan Kompetensi Keuangan Berkelanjutan
BCA terus memperkuat kapasitas pekerja dalam menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan melalui berbagai program
pelatihan dan sosialisasi. Pada 2025, BCA menyelenggarakan pelatihan lanjutan bagi pekerja terkait topik-topik keberlanjutan,
termasuk bagi pimpinan/manajemen puncak melalui forum, webinar, FGD, dan media pembelajaran internal. Efektivitas
pelatihan diukur melalui post-test peserta.

Kesadaran keberlanjutan juga ditingkatkan melalui program Forum Gaspol Cabang, kegiatan di seluruh Kantor Wilayah, dan
kampanye Sustainability Awareness Month. Dalam pelaksanaannya, BCA bekerja sama dengan OJK, BI, Kementerian RI, IDX,
KADIN, TSC, serta lembaga lainnya untuk memperkaya wawasan dan praktik terbaik. Selain itu, refreshment tahunan mengenai
LST dan keuangan berkelanjutan diberikan kepada Direksi, Dewan Komisaris, dan entitas anak guna memastikan keselarasan
pemahaman di seluruh tingkatan organisasi.

Data Pelatihan Keuangan Berkelanjutan berdasarkan Jenjang Jabatan
                                                                                                  Jumlah Peserta
                    Jenjang Jabatan
                                                                        2025                           2024                        2023

Dewan Komisaris                                                                         5                           4                            4

Direksi                                                                                 12                          12                         10

Senior Manager                                                                         213                          39                       1.549

Middle Manager                                                                    5.651                            357                      8.972

Line Manager                                                                      8.891                            546                     14.988

Staf                                                                             12.803                            408                     25.809

Nonstaf                                                                          10.559                            830                      19.110

Jumlah                                                                          38.134                          2.196                     70.442




26        Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 29
Peluang dan Tantangan Implementasi Keuangan Berkelanjutan
Seiring dengan meningkatnya isu keberlanjutan dan risiko LST, BCA mengidentifikasi sejumlah peluang dan tantangan yang
perlu dikelola saat ini untuk memastikan kesiapan jangka panjang.


                               Peluang                                                                   Tantangan

1. Dorongan dari pemerintah Indonesia dan investor untuk bisnis   1.       Inovasi artificial intelligence (AI), ancaman serangan siber dan
   berkelanjutan terus meningkat akan membuka ruang bagi                   perkembangan teknologi finansial (fintech) yang cepat menjadi
   pengembangan produk dan proyek ramah lingkungan (green                  tantangan dalam menjaga keamanan data, keandalan layanan,
   financing).                                                             Integritas data, dan transparansi laporan.
2. Semakin banyak pelaku usaha di Indonesia yang mulai            2.       Tantangan dalam membangun ekosistem LST yang terintegrasi.
   mengintegrasikan aspek lingkungan dalam operasional mereka,             Penerapan regulasi seperti POJK 51/2017 dan TKBI akan
   menciptakan potensi mitra pembiayaan yang responsif                     lebih berdampak jika didukung oleh ekosistem kebijakan LST
   keberlanjutan.                                                          yang terpadu di seluruh sektor industri. Menciptakan sinergi
3. Terbukanya peluang pembiayaan untuk mendukung ekonomi                   regulasi ini merupakan tantangan krusial untuk mengakselerasi
   rendah karbon, khususnya di sektor energi baru terbarukan               kemajuan keuangan berkelanjutan dan mendukung pencapaian
   (EBT), kendaraan listrik dan baterai, serta pengelolaan limbah          target NZE nasional.
   dan efisiensi energi.                                          3.       Konteks LST secara global yang semakin dinamis, ditandai
                                                                           dengan munculnya berbagai paradigma dan standar baru
                                                                           yang didorong oleh berbagai pihak. Keragaman ini menjadi
                                                                           tantangan strategis dalam merumuskan dan mengintegrasikan
                                                                           praktik LST yang konsisten dan relevan untuk jangka panjang.



PELIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN [2-29][FS5]

Pemangku kepentingan memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis dan operasional BCA. Dengan
mempertimbangkan aspek saling ketergantungan, tanggung jawab, pengaruh, serta harapan, BCA mengidentifikasi kelompok
pemangku kepentingan utama yang berpotensi memengaruhi kinerja dan arah strategis perusahaan. Melalui keterlibatan
aktif para pemangku kepentingan, BCA dapat mengenali dan menindaklanjuti isu-isu material secara tepat, sebagai wujud
komitmen terhadap keberlanjutan bisnis serta pengelolaan aspek LST, dan ekonomi. Koordinasi dan pengelolaan interaksi
terkait aspek LST dilaksanakan oleh Subdivisi ESG. Penilaian terhadap topik material prioritas dilakukan melalui proses
wawancara dan dialog dengan perwakilan pemangku kepentingan, sehingga memastikan bahwa setiap langkah strategis
BCA mencerminkan kebutuhan dan ekspektasi para pihak yang relevan.

Pendekatan terhadap Pelibatan Pemangku Kepentingan [2-29]

     Pelibatan dan Frekuensi                     Isu Utama                                             Respons Perusahaan

Regulator

1. Semua laporan                1.   Kepatuhan dan pelaksanaan prinsip          1.     Mematuhi peraturan perundang-undangan, pasar
   pelaksanaan kepatuhan             kehati-hatian dan tata kelola                     modal, peraturan perbankan, dan peraturan-peraturan
   mencakup pula bukti          2.   Implementasi keuangan berkelanjutan,              lain yang relevan
   pengumuman Rapat                  TKBI, dan CRMS, antikorupsi, anti-         2.     Memastikan implementasi tata kelola Perusahaan yang
   Umum Pemegang Saham               fraud, serta Anti Pencucian Uang,                 baik
   Tahunan (RUPST) dan               Pencegahan Pendanaan Terorisme,            3.     Mengembangkan Subdivisi ESG untuk memantau
   Luar Biasa (RUPSLB)               dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi              implementasi RAKB dan meningkatkan kualitas
   dan ringkasan Laporan             Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT,                implementasi keuangan berkelanjutan, THI, TKBI, dan
   Keuangan Konsolidasi              dan PPPSPM)                                       CRMS
2. Semua laporan                3.   Aktivitas pembiayaan yang mendukung        4.     Meningkatkan pembiayaan KKUB
   disampaikan minimal               kegiatan usaha berkelanjutan dan           5.     Memenuhi regulasi, kebijakan, dan ketentuan ambang
   satu tahun sekali atau            ekonomi rendah karbon                             batas (threshold) regulator
   insidentil apabila           4.   Pembayaran pajak dan pelaporan             6.     Mengembangkan skenario dan melakukan analisis
   diperlukan                        kinerja perusahaan                                perhitungan emisi dari aktivitas pembiayaan serta
                                5.   Dukungan pada target pemerintah                   merancang aksi iklim guna mendukung target
                                     dalam mencapai target NZE                         pemerintah dalam mencapai NZE

Investor dan Pemegang Saham

1. RUPS satu tahun sekali,      1. Kinerja keuangan dan keberlanjutan           1.     Pengungkapan informasi kinerja LST secara lebih
   RUPSLB secara insidentil,    2. Peningkatan pemberian kredit ke                     komprehensif di dalam Laporan Keberlanjutan dan
   analyst meeting dan             sektor hijau                                        analyst meeting
   publikasi laporan            3. Peningkatan informasi kinerja keuangan       2.     Tindak lanjut rekomendasi aspek LST dari lembaga
   keuangan triwulan               dan keberlanjutan                                   pemeringkat maupun pengamat
2. Laporan Tahunan dan          4. Penetapan metrik dan target kinerja          3.     Penyusunan strategi dan peta jalan aksi penanganan
   Laporan Keberlanjutan           keberlanjutan                                       perubahan iklim
   satu tahun sekali            5. Dukungan pada aksi penanganan                4.     Peningkatan nilai investasi dan dividen
                                   perubahan iklim                              5.     Melakukan analisis awal rencana adopsi IFRS S1 dan S2
                                6. Nilai saham yang dianggap premium                   oleh regulator
                                   oleh masyarakat luas                         6.     Menyusun kerangka peta jalan dekarbonisasi
                                7. Analisis dan strategi terkait risiko serta   7.     Menentukan metrik dan target kinerja keberlanjutan
                                   peluang LST yang berdampak pada
                                   pelaporan keuangan


                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   27
Page 30
        K e b e r l a n j u t a n   K a m i




     Pelibatan dan Frekuensi                          Isu Utama                                        Respons Perusahaan

Pekerja

1. Media komunikasi                  1.   Pelatihan, pendidikan, dan               1.   Ketersediaan sarana komunikasi internal, antara lain
   internal secara berkala                pengembangan kompetensi                       media internal, gathering, sharing session, HaloSDM, dan
2. Rapat koordinasi internal         2.   Jenjang karier                                whistleblowing system
   sesuai dengan kebutuhan           3.   Kesejahteraan, kesehatan,                2.   Pelatihan internal dan eksternal secara luring dan
   divisi terkait                         keselamatan, dan keamanan pekerja             daring dengan berbagai modul, termasuk topik-topik
3. Acara kebersamaan                 4.   Kesetaraan kesempatan dan                     keberlanjutan
   secara berkala                         keberagaman                              3.   Sistem penilaian kerja dan promosi yang jelas dan
                                     5.   Kebebasan berserikat dan                      transparan
                                          menyampaikan pendapat                    4.   Gedung kantor dan fasilitas kerja yang memadai
                                     6.   Program work-life balance                5.   Adanya Serikat Pekerja dan Perjanjian Kerja Bersama
                                                                                        (PKB)
                                                                                   6.   Adanya wadah untuk berkreasi dan menyalurkan bakat/
                                                                                        minat pekerja
                                                                                   7.   Jaminan hak-hak pekerja sesuai dengan PKB

Nasabah

1. Aktivitas perbankan               1.   Keamanan siber dan perlindungan data     1.   Meningkatkan sistem keamanan siber dan tata kelola
   di Kantor Cabang,                      nasabah                                       perlindungan data
   call center, dan solusi           2.   Ketersediaan informasi produk dan jasa   2.   Pemutakhiran informasi produk dan jasa di situs
   digital perbankan                      keuangan yang memadai                         perusahaan
   lainnya, frekuensi setiap         3.   Kemudahan akses kantor cabang            3.   Meningkatkan integritas aset, gedung kantor cabang,
   saat dan/atau sesuai                   dan fasilitas pendukung kegiatan              ATM, dan aset lainnya
   kebutuhan                              perbankan                                4.   Peningkatan pengetahuan produk frontliner dan
2. Pertemuan lainnya,                4.   Pelayanan dan pengetahuan produk/             pelayanan prima berdasarkan prinsip SMART SOLUTION
   frekuensi sesuai                       jasa oleh frontliner                     5.   Pemutakhiran sistem TI dan platform digital perbankan
   kebutuhan                         5.   Platform perbankan digital yang user          secara terus menerus
                                          friendly                                 6.   Pemberian suku bunga kredit yang kompetitif sesuai
                                     6.   Suku bunga kredit yang kompetitif dan         acuan serta pengembangan program-program menarik
                                          program-program menarik                  7.   Mengoptimalkan performa layanan pengaduan
                                     7.   Penanganan keluhan nasabah                    pelanggan (Halo BCA)
                                                                                   8.   Melaksanakan survei nasabah secara berkala

Mitra Bisnis/Pemasok/Vendor

1. Interaksi setiap saat             1.   Keterbukaan dalam membangun kerja        1. Pemberian informasi yang dibutuhkan
   melalui berbagai sarana                sama                                     2. Proses pemilihan mitra secara adil dan sesuai ketentuan
   komunikasi                        2.   Prosedur tender dan kontrak pekerjaan    3. Sosialisasi terkait Good Procurement Practices
2. Kode etik yang                         yang jelas                                  Guideline (GPPG)
   berhubungan dengan                3.   Kelancaran komunikasi dan hubungan       4. Memastikan kondisi kerja yang sehat dan aman
   vendor                                 kerja sama jangka panjang                5. Sistem pembayaran sesuai kontrak kerja
3. Sosialisasi syarat                4.   Pembayaran tepat waktu                   6. Penilaian kinerja vendor
   pengadaan barang dan              5.   Penerapan praktik LST dalam rantai       7. Sosialisasi penerapan praktik LST
   jasa setahun sekali                    pasokan

Masyarakat Umum

1. Seminar atau pelatihan            1. Pendidikan dan pelatihan                   1. Program Bakti BCA
   umum yang diadakan                2. Penyerapan tenaga kerja dan/atau           2. Pemagangan dan penyediaan kesempatan kerja sesuai
   secara berkala                       magang                                        kebutuhan
2. Kegiatan pelibatan                3. Inklusi dan literasi keuangan              3. Program inklusi dan literasi keuangan
   dan pengembangan                  4. Pendampingan serta komunikasi              4. Penilaian dampak program
   masyarakat Bakti BCA,                dua arah untuk pengembangan dan            5. Pengembangan program-program inovatif yang
   UMKM Fest, Bangga                    peningkatan program Bakti BCA                 inklusif dan dapat menjangkau kelompok rentan serta
   Lokal, dan kegiatan               5. Pengembangan program untuk kaum               penyandang disabilitas
   lainnya                              rentan dan penyandang disabilitas

Media

1. Informasi perbankan      1.            Jadwal pertemuan saat konferensi pers 1.      Memberikan materi untuk siaran pers
   secara berkala maupun    2.            Kejelasan dan tanggung jawab materi   2.      Pengembangan sarana komunikasi, antara lain jumpa
   insidentil                             komunikasi yang disampaikan                   pers, pressroom di situs web BCA, dan surel corcom_
2. Liputan media (cetak dan 3.            Keselarasan persepsi dan pemahaman            bca@bca.co.id
   elektronik)                            mengenai LST untuk mempermudah        3.      Pemutakhiran informasi terkait solusi perbankan atau
                                          penyampaian informasi                         kinerja perusahaan yang disampaikan dalam situs web
                                                                                        resmi BCA




28        Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 31
                                                  Isu Signifikan dan Topik Material


PROSES PENENTUAN TOPIK MATERIAL [2-14, 3-1, 3-2]

Penentuan topik material mencakup evaluasi atas dampak aktual maupun potensial terkait aspek LST, ekonomi, dan hak asasi
manusia, serta pengaruhnya terhadap strategi bisnis dan keputusan pemangku kepentingan di masa depan. Dalam proses ini,
BCA menerapkan pendekatan double materiality, yaitu menilai sejauh mana risiko dan peluang keberlanjutan dapat berdampak
terhadap kinerja keuangan sekaligus bagaimana aktivitas BCA memengaruhi masyarakat dan lingkungan. Pendekatan ini
memastikan bahwa hasil penilaian materialitas menjadi dasar dalam pengelolaan risiko, pengambilan keputusan strategis,
dan pengungkapan informasi keberlanjutan kepada para pemangku kepentingan, termasuk pemegang saham dan investor.

Pada prosesnya, mengidentifikasi isu-isu signifikan dan topik material melalui proses penilaian materialitas (materiality
assessment) dilakukan setiap tahun. BCA melibatkan perwakilan dari pemangku kepentingan utama melalui wawancara
untuk memperoleh masukan mengenai perhatian dan isu-isu terkini yang relevan dengan pengelolaan LST dan penerapan
keuangan berkelanjutan di BCA. Topik material pada tahun sebelumnya akan ikut ditinjau dan dianalisis kembali bersama
hasil wawancara dengan pemangku kepentingan untuk menentukan prioritas topik material dan isu-isu signifikan yang perlu
dikelola dan diungkapkan pada periode pelaporan.



  Proses Penentuan Topik Material


     01                              02                             03                                   03
     Identifikasi & Pelibatan             Penilaian dan                      Validasi                                Integrasi
     Pemangku Kepentingan              Penentuan Prioritas




    BCA melakukan identifikasi      Hasil isu dan topik yang        Proses penilaian materialitas       Isu signifikan dan topik
    terhadap isu-isu relevan        teridentifikasi akan dinilai    dilakukan setahun sekali            material diintegrasikan
    dengan konteks keberlanjutan    ( assessed ) menggunakan        dengan melibatkan                   dalam pengelolaan risiko
    di industri perbankan dan       double materiality approach     masukan dari ahli eksternal         dan pelaksanaan strategi
    dampaknya pada strategi         dimana memperhatikan:           dan mempertimbangkan                Bank. Selain itu, manajemen
    Bank. Selain itu, BCA           • Financial materiality         acuan standar untuk                 juga mengintegrasikan topik
    juga melakukan depth                terhadap penciptaan nilai   sektor perbankan. Selain            material dengan peluang
    interview dengan pemangku           di masa depan.              itu, penilaian materialitas         bisnis dan target kinerja. BCA
    kepentingan untuk menggali      • Impact materiality            dilakukan di bawah supervisi:       berupaya mengungkapkan
    perhatian utama dan isu             terhadap aspek ekonomi,     • Direktur Perencanaan &            p e n g e l o l a a n to p i k - to p i k
    yang berkembang di setiap           lingkungan, dan sosial.        Keuangan.                        material untuk meningkatkan
    kelompok pemangku                                               • Subdivisi ESG.                    dampak positif dan penciptaan
    kepentingan.                                                                                        nilai, sekaligus memitigasi risiko
                                                                                                        LST.

                                                                                                        (Integrasi pengelolaan dampak,
                                                                                                        risiko, dan target disampaikan
                                                                                                        dalam pembahasan masing-
                                                                                                        masing Manajemen Topik
                                                                                                        Material)




Lebih luas, BCA tak hanya menggunakan pendekatan materialitas dampak dan finansial, namun juga menilai lebih dalam
kontribusi topik terhadap penciptaan nilai jangka panjang (enterprise value creation) serta dampaknya bagi pemangku
kepentingan eksternal (external stakeholder). Dengan demikian, topik yang diprioritaskan mencerminkan isu-isu yang paling
berpengaruh terhadap ketahanan bisnis, kualitas layanan, serta ekspektasi pemangku kepentingan. Berdasarkan pendekatan
tersebut, terdapat perubahan pada daftar topik material.




                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk                     29
Page 32
       K e b e r l a n j u t a n                  K a m i




                                Matriks Topik Material
                                    y




                                                                                                           Perlindungan data nasabah dan
                                4
                                                                                                           Ketahanan Sistem Informasi
                                                                                                           Layanan Prima
           Financial Material




                                3                                                                          Pembiayaan yang
                                                                                                           Bertanggung Jawab
                                                                                                           Antikorupsi dan Anti-Fraud

                                2                                                                          Aksi Iklim
                                                                                                           Budaya Kerja dan Hak Asasi Manusia

                                                                                                           Akses dan Keterjangkauan
                                1
                                                                                                           Pengembangan Masyarakat

                                                                                                  x
                                              1             2            3        4
                                                             Impact Material



Topik material pada tahun sebelumnya yaitu: Perlindungan Data dan Ketahanan Sistem Informasi; Pembiayaan yang Bertanggung
Jawab; Aksi Iklim; Layanan Prima; Antikorupsi dan Anti-fraud; Budaya Kerja dan Hak Asasi Manusia; Akses dan Keterjangkauan;
Pengembangan Masyarakat. Dari serangkaian proses penentuan prioritas topik material terbaru yang kami lakukan, kami
memperluas aspek penilaian yaitu materialitas dampak ke internal & external stakeholder, dampak finansial, dan enterprise
value creation. Dari hasil wawancara dengan perwakilan pemangku kepentingan, serta diskusi dengan manajemen, diperoleh
5 topik material prioritas sebagai berikut:

Topik Material Prioritas [3-2]
          Topik                                                                               Dampak
 No.                                                        Isu-isu Utama                                               Boundary                SDGs
         Material                                                                            Signifikan

1.     Perlindungan                     1. Memperkuat sistem keamanan data                Enterprise         1. Operasional
       Data                             2. Manajemen risiko siber                         Value Creation     2. Rantai nilai
       Nasabah dan                      3. Kebijakan perlindungan privasi nasabah         & External         3. Pemangku kepentingan
       Ketahanan                        4. Ketahanan teknologi dan sistem informasi       Stakeholders          internal dan eksternal
       Sistem                           5. Investasi pada perangkat dan sistem
       Informasi                           teknologi perlindungan data terkini
                                        6. Edukasi perlindungan data pribadi ke
                                           nasabah

2.     Layanan                          1. Pengalaman kemudahan, kenyamanan dan           Enterprise         1. Operasional
       Prima                               keamanan bertransaksi                          Value Creation     2. Pemangku kepentingan
                                        2. Efisiensi waktu dan mobilisasi rendah karbon   & External            internal dan eksternal
                                           melalui layanan perbankan digital              Stakeholders
                                        3. Mekanisme penanganan pengaduan


3.     Pembiayaan                       1. Pengelolaan risiko LST pada perkreditan     Enterprise Value      1. Operasional
       yang                             2. Pembiayaan dan pengelolaan portofolio hijau Creation              2. Rantai nilai
       Bertanggung                      3. Sustainability-linked loan                                        3. Pemangku kepentingan
       Jawab                                                                                                    internal dan eksternal




30       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 33
           Topik                                                            Dampak
No.                                   Isu-isu Utama                                                  Boundary                   SDGs
          Material                                                         Signifikan

4.      Antikorupsi   1. Sosialisasi dan penyadartahuan antikorupsi     Enterprise Value   1. Operasional
        dan Anti-        dan anti-fraud                                 Creation           2. Rantai nilai
        fraud         2. Sistem pelaporan pelanggaran (WBS)                                3. Pemangku kepentingan
                      3. Kepatuhan Kebijakan Antikorupsi dan Anti-                            internal dan eksternal
                         Fraud dalam rantai pasok


5.      Aksi Iklim    1. Pengungkapan emisi GRK cakupan 1, 2, dan 3     Enterprise Value   1. Operasional
                      2. Pengelolaan risiko keuangan terkait iklim      Creation           2. Rantai nilai
                      3. Inisiatif pengurangan emisi GRK                                   3. Pemangku kepentingan
                      4. Inisiatif pengelolaan lingkungan (energi,                            internal
                         emisi, limbah, air)
                      5. Penyusunan strategi perubahan iklim dan
                         dukungan pada NZE pemerintah


MANAJEMEN TOPIK MATERIAL [3-3]

Perlindungan Data Nasabah dan Ketahanan Sistem Informasi
Pentingnya Dikelola: Keamanan data dan privasi merupakan hak setiap nasabah, debitur, dan pelanggan BCA yang wajib untuk dipenuhi
untuk menjaga kepercayaan pemangku kepentingan. BCA menyediakan sistem informasi dan infrastruktur IT yang memadai untuk
mendukung sistem keamanan data dan siber.

 skor                                                            skor
Dampak Positif:                                                 Dampak Negatif:
Keamanan data bagi setiap pemilik rekening adalah hal mutlak.   Insiden kebocoran data, gangguan layanan, atau kegagalan sistem
Dengan adanya sistem pengamanan data yang kuat maka akan        pertahanan siber. Dampak tersebut dapat menimbulkan kerugian
meningkatkan kepercayaan pemilik rekening ataupun publik        finansial, sanksi regulasi, gangguan operasional mitra bisnis, serta
yang akan membuka rekening dan/atau bertransaksi di BCA.        penurunan kepercayaan publik.

 skor                                                            skor
Peluang:                                                        Risiko:
• Meningkatnya kepercayaan nasabah terhadap sistem              Pengelolaan terhadap serangan siber berpotensi meningkatkan biaya
    keamanan Bank sehingga berpeluang meningkatkan              pemulihan sistem dan penggantian kerugian yang berdampak pada
    transaksi, jumlah nasabah baru maupun volume transaksi.     nasabah. Selain itu, risiko reputasi akibat lemahnya sistem keamanan
• Meningkatkan reputasi Bank dan kepercayaan investor           siber dan data akan berdampak pada harga saham dan minat investor.

Komitmen dan Target:                                            Kebijakan:
1. Peningkatan sistem manajemen keamanan data dan               1. Surat Keputusan Direksi No. 175/SK/DIR/2017 tanggal 30 November
   infrastruktur teknologi informasi (TI).                         2017 tentang Penerbitan Manual Kebijakan Dasar Manajemen Risiko
2. Nihil kebocoran data.                                           dalam Penggunaan Teknologi Informasi
                                                                2. Surat Keputusan Direksi No. 196/SK/DIR/2024 tanggal 25 November
Evaluasi atas Efektivitas Pengelolaan Topik:                       2024 tentang Penyesuaian Kebijakan Pengamanan Informasi.
BCA menerapkan pengawasan keamanan data secara berlapis         3. Surat Keputusan Direksi No. 156/SK/DIR/2024 tanggal 26
melalui Information Technology Security Group (ISG) yang           September 2024 tentang Pelindungan Konsumen
memantau insiden secara real time dan melaporkan langsung       4. Surat Keputusan Direksi No. 075/SK/DIR/2023 tanggal 6 April 2023
ke Direktur. Audit kepatuhan terhadap kebijakan privasi dan        tentang Kebijakan Penyelenggaraan Teknologi Informasi
keamanan siber dilakukan secara periodik (setiap tiga tahun)    5. Surat Edaran No. 154/SE/POL/2016 tentang Penawaran Produk
untuk menilai efektivitas kontrol dan kepatuhan standar            dan/atau Layanan Jasa Keuangan dengan Memperhatikan Prinsip
internal.                                                          Perlindungan Konsumen
                                                                6. Kode Etik Bankir
Hasil evaluasi tahun pelaporan menunjukkan tidak terdapat
kebocoran atau penyalahgunaan data, menandakan bahwa
mekanisme pengendalian, prosedur respons insiden, tata
kelola IT, dan implementasi kebijakan keamanan siber berjalan
efektif dalam menjaga integritas dan kerahasiaan informasi
nasabah.




                                                                             Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk     31
Page 34
        K e b e r l a n j u t a n   K a m i




Layanan Prima
Pentingnya Dikelola: Pentingnya memberikan pelayanan yang terbaik, baik dari sisi produk maupun layanan akan memberikan
pengalaman terbaik pula kepada pelanggan. Oleh sebab itu, BCA berupaya menyediakan layanan yang penuh kehangatan dan
memaksimalkan penggunaan digital yang terus dikembangkan untuk menjawab kebutuhan nasabah serta memberikan pelayanan yang
setara bagi seluruh nasabahnya. Bank selalu mengutamakan solusi kebutuhan nasabah, memberikan kemudahan, dan tingkat keamanan
yang tinggi saat nasabah melakukan transaksi.

 skor                                                                     skor
Dampak Positif:                                                         Dampak Negatif:
Layanan prima memberi peluang bagi BCA untuk memperkuat                 Penurunan kualitas layanan baik di cabang maupun kanal digital
loyalitas nasabah dan memperbesar keunggulan kompetitif.                berisiko mengurangi kepercayaan dan loyalitas nasabah, memicu
Inovasi digital seperti myBCA dan BCA mobile, yang dipadukan            perpindahan ke bank lain, serta menurunkan reputasi BCA. Di
dengan layanan personal dari cabang dan Halo BCA, membangun             tengah persaingan dengan bank digital dan fintech, kegagalan
pengalaman pelanggan yang konsisten, aman, dan nyaman akan              menjaga layanan cepat, aman, dan responsif dapat menjadi
menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan jangka panjang.                ancaman bagi keberlanjutan bisnis.

 skor                                                                     skor
Peluang:                                                                Risiko:
Meningkatkan loyalitas nasabah sehingga berpeluang untuk                Risiko dari ketidakmampuan Bank menyediakan layanan yang prima
meningkatkan capaian kinerja operasional                                yaitu menurunnya loyalitas nasabah, serta pengaruh terhadap cost
                                                                        of fund dan stabilitas pertumbuhan pendapatan BCA.

Komitmen dan Target:                                                    Kebijakan:
1. Customer Engagement survey minimal 4,5                               1. Standar layanan SMART SOLUTION
2. Branch Service Quality survey minimal 4,5                            2. Surat Keputusan Direksi No. 241/SK/DIR/2025 tanggal 27
                                                                           November 2025 tentang Kebijakan Penyelenggaraan Produk
Evaluasi atas Efektivitas Pengelolaan Topik:                               dan/atau Kegiatan Bank
BCA secara berkala memberikan sosialisasi kepada seluruh                3. Surat Edaran No. 181/SE/POL/2009 tanggal 1 Desember 2009
pekerja mengenai kebijakan, prosedur, dan standar layanan untuk            perihal Panduan Monitoring Penanganan Keluhan
memastikan konsistensi kualitas pelayanan. Efektivitas layanan          4. Surat Edaran No. 115/SE/POL/2019 tanggal 11 Juni 2019 perihal
dipantau melalui survei Customer Engagement dan Branch Service             Penanganan Pengaduan Nasabah
Quality, yang menjadi tolok ukur kinerja frontliners dan pengalaman     5. Surat Edaran No. 328/SE/POL/2023 tanggal 6 November 2023
nasabah.                                                                   perihal Ringkasan Informasi Produk dan/atau Layanan (RIPLAY)

Pengelolaan operasional layanan dijalankan oleh Operation
Strategy & Development Group (POL) serta Contact Center &
Digital Services (CDG), dengan pengawasan langsung dari Wakil
Presiden Direktur. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mekanisme
pengendalian, monitoring, dan peningkatan kualitas layanan
berjalan efektif dalam menjaga standar layanan prima BCA.



Pembiayaan yang Bertanggung Jawab
Pentingnya Dikelola: Portofolio kredit hijau menjadi topik material yang semakin penting bagi BCA karena berperan langsung dalam
mendukung transisi nasional menuju ekonomi rendah karbon serta pencapaian TPB, khususnya aksi iklim dan energi bersih. Fokus pada
pembiayaan hijau membantu mengurangi eksposur terhadap risiko fisik dan transisi, sekaligus membuka peluang pertumbuhan melalui
akses pendanaan berbiaya rendah, minat investor ESG, serta penguatan reputasi Bank. Dengan demikian, pengelolaan kredit hijau tidak
hanya memenuhi tuntutan regulasi, tetapi juga menjadi strategi kunci untuk menjaga kualitas portofolio dan menciptakan nilai jangka
panjang bagi pemangku kepentingan.

 skor                                                 skor
Dampak Positif:                                      Dampak Negatif:
Dengan memperkuat praktik pembiayaan                 Apabila pembiayaan tidak mempertimbangkan aspek lingkungan dan sosial, BCA
yang bertanggung jawab termasuk dukungan             berisiko menghadapi penurunan reputasi, meningkatnya tekanan dari investor yang
pada sektor hijau dan usaha yang memberi             sensitif terhadap isu LST, serta potensi ketidakpatuhan terhadap regulasi yang semakin
manfaat sosial, BCA dapat memperluas                 ketat. Kondisi ini dapat memengaruhi kepercayaan publik, akses pendanaan, dan
kualitas portofolio, memperkuat daya tarik bagi      stabilitas portofolio pembiayaan.
investor yang menaruh perhatian pada aspek
LST, serta berkontribusi pada percepatan
transisi ekonomi nasional menuju pembangunan
yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

 skor                                                 skor
Peluang:                                             Risiko:
Menarik perhatian investor untuk berinvestasi        Tekanan dari investor dan pasar global terhadap praktik pembiayaan yang
lebih, terutama mereka yang memiliki                 bertanggung jawab meningkat secara konsisten, baik melalui penilaian dari lembaga
kepedulian tinggi terhadap pembiayaan hijau.         pemeringkat eksternal maupun preferensi investasi.




32        Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 35
Komitmen dan Target:                                Kebijakan:
Peningkatan portofolio KKUB 6% per tahun.           1. Surat Keputusan Direksi No. 196/SK/DIR/2019 perihal Ketentuan Keuangan
                                                        Berkelanjutan
Evaluasi atas Efektivitas Pengelolaan Topik:        2. Surat Keputusan Direksi No. 169/SK/DIR/2020 tentang Peninjauan Kembali
BCA melakukan pengawasan dan evaluasi                   Kebijakan Bank Perkreditan Dasar (KDPB) PT BCA Tbk
portofolio kredit hijau secara berkala melalui      3. Perubahan Ketentuan AMDAL dan Larangan Pemberian Kredit
pemantauan triwulanan yang dilaporkan               4. Surat Keputusan Direksi No. 179/SK/DIR/2021 perihal Kebijakan Lingkungan PT Bank
kepada Direksi dan Dewan Komisaris. Progres             Central Asia
implementasi Keuangan Berkelanjutan                 5. Surat Keputusan Direksi No. 268/SK/DIR/2021 tentang Kebijakan Pembiayaan
termasuk realisasi RAKB, juga dibahas dalam             Perkebunan dan Industri Kelapa Sawit
analyst meeting sebagai bentuk transparansi         6. Surat Keputusan Direksi No. 198/SK/DIR/2022 tentang Kebijakan Lingkungan,
kepada pemangku kepentingan eksternal.                  Sosial, dan Tata Kelola (LST) Pembiayaan Sektor Tambang Batu Bara
Pengelolaan portofolio kredit hijau berada          7. Surat Keputusan Direksi No. 203/SK/DIR/2022 tentang Kebijakan Lingkungan,
di bawah supervisi langsung Direktur                    Sosial, dan Tata Kelola (LST) Pembiayaan Sektor Pembangunan Jalan Tol
Perencanaan dan Keuangan, yang memastikan           8. Surat Keputusan Direksi No. 212/SK/DIR/2022 tentang Kebijakan Lingkungan,
bahwa kualitas portofolio terjaga dan selaras           Sosial, dan Tata Kelola (LST) Pembiayaan Sektor Industri Kayu dan Hasil Hutan
dengan strategi keberlanjutan Bank di 2025.         9. Surat Keputusan Direksi No. 213/SK/DIR/2022 tentang Kebijakan Lingkungan,
Realisasi portofolio hijau kembali melampaui            Sosial, dan Tata Kelola (LST) Pembiayaan Industri Semen dan Besi Baja Dasar
target RAKB, mencerminkan komitmen BCA              10. Surat Keputusan Direksi No. 179/SK/DIR/2024 tentang Sustainability-Linked Loan
dalam memperkuat pembiayaan berkelanjutan.          11. Surat Keputusan Direksi No. 119/SK/DIR/2025 tentang Skema Green Loan,
                                                    12. Surat Keputusan DIreksi No. 216/SK/DIR/2025 tentang Kebijakan Pembiayaan
                                                        Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST) atas Sektor Industri Minyak dan Gas



Antikorupsi dan Anti-fraud
Pentingnya Dikelola: Kepercayaan adalah dasar dalam menjalankan bisnis perbankan, oleh sebab itu praktik antikorupsi dan anti-fraud
sangat penting menjadi perhatian.

 skor                                        skor
Dampak Positif:                             Dampak Negatif:
Penguatan kebijakan antikorupsi dan anti-   Korupsi dan fraud merupakan risiko besar bagi BCA sebagai lembaga yang berbasis
fraud memberi peluang bagi BCA untuk        kepercayaan. Setiap insiden dapat mengganggu reputasi, memicu kerugian finansial, dan
memperkuat tata kelola, meningkatkan        menurunkan kepercayaan nasabah maupun investor. Ancaman datang dari internal maupun
transparansi, dan menjaga integritas        eksternal, termasuk social engineering dan potensi penyalahgunaan oleh mitra.
bisnis. Sistem pengawasan berlapis,
pelatihan etika, serta mekanisme
pelaporan yang efektif memperkokoh
kepercayaan publik dan mendukung
stabilitas jangka panjang BCA.

 skor                                        skor
Peluang:                                    Risiko:
Reputasi terjaga sehingga dapat             Insiden fraud dan korupsi akan berdampak pada reputasi Bank sehingga dapat
mendukung kestabilan pertumbuhan            mempengaruhi harga saham dan akses pendanaan.
usaha.

Komitmen dan Target:                        Kebijakan:
Nihil korupsi.                              1. Surat Keputusan Direksi No. 778/SK/DIR/1995 tanggal 24 Agustus 1995 tentang Kode Etik
                                               Bankir BCA
Evaluasi atas Efektivitas Pengelolaan       2. Surat Keputusan Direksi No. 146/SK/DIR/2017 tanggal 1 November 2017 tentang
Topik:                                         Penerapan Whistleblowing System di BCA
BCA memperkuat pengelolaan                  3. Surat Keputusan Direksi No. 139/SK/DIR/2020 tanggal 20 Juli 2020 tentang Deklarasi
antikorupsi dan anti-fraud melalui             Anti-Fraud dan Pakta Integritas
sosialisasi rutin mengenai kebijakan        4. Surat Keputusan Direksi No. 114/SK/DIR/2021 tanggal 17 Juni 2021 tentang Penyesuaian
integritas, pengendalian gratifikasi,          Kebijakan Strategi Anti-Fraud
serta pencegahan kecurangan. Bank           5. Surat Keputusan Direksi No. 269/SK/DIR/2021 tanggal 31 Desember 2021 tentang
juga menerapkan Whistleblowing                 Kebijakan Antikorupsi dan Pengendalian Gratifikasi
System (WBS) dan sistem pengendalian        6. Surat Keputusan Direksi No. 233/SK/DIR/2024 - Kebijakan Program Anti Pencucian Uang,
internal three lines of defense yang           Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata
mencakup pencegahan, investigasi,              Pemusnah Massal (APU, PPT, dan PPPSPM)
dan pemantauan. Efektivitas kebijakan       7. Surat Keputusan Direksi No. 0039/SK/DIR/2025 tanggal 25 Februari 2025 tentang
dievaluasi melalui audit berkala               Pernyataan Tahunan terkait Benturan Kepentingan
minimal setiap tiga tahun dengan hasil      8. Surat Keputusan Direksi No. 234/SK/DIR/2024 - Ketentuan Penerapan Program Anti
pemantauan yang dilaporkan secara rutin        Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan
kepada manajemen untuk memastikan              Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT, dan PPPSPM)
pengendalian berjalan optimal.              9. Perjanjian Kerja Bersama (PKB)




                                                                               Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   33
Page 36
        K e b e r l a n j u t a n   K a m i




Aksi Iklim
Pentingnya Dikelola: Risiko perubahan iklim dapat memengaruhi kelangsungan aktivitas usaha dalam jangka panjang. Oleh karena itu,
Bank perlu mengambil langkah mitigasi terhadap risiko iklim dalam kegiatan pembiayaan, mengingat bahwa aktivitas usaha debitur dapat
berkontribusi pada emisi gas rumah kaca (GRK).

 skor                                                                                             skor
Dampak Positif:                                                                                  Dampak Negatif:
Aksi iklim yang proaktif membuka peluang bagi BCA untuk memperluas pembiayaan hijau,             Perubahan iklim membawa risiko fisik dan
mendukung sektor rendah emisi, serta menarik investor yang memiliki perhatian lebih              transisi yang dapat memengaruhi kualitas
terhadap aspek ESG. Strategi ini memperkuat kontribusi BCA terhadap target dekarbonisasi         portofolio kredit BCA jika tidak dikelola
nasional sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru.                                               dengan baik. Kegagalan mengantisipasi
                                                                                                 risiko tersebut berpotensi menimbulkan
                                                                                                 kerugian finansial dan menurunkan
                                                                                                 kepercayaan investor.

 skor                                                                                             skor
Peluang:                                                                                         Risiko:
Mendukung pemerintah mencapai target NZE, sekaligus menarik perhatian investor untuk             Dampak perubahan iklim dapat berisiko
berinvestasi, terutama bagi mereka yang mendukung pembiayaan hijau.                              pada kualitas kredit, terutama pada
                                                                                                 sektor yang rentan terhadap perubahan
                                                                                                 iklim.

Komitmen dan Target:                                                                             Kebijakan:
1. Mengelola emisi GRK.                                                                          1. Surat Keputusan Direksi No. 179/SK/
2. Meningkatkan efisiensi energi dalam kegiatan operasional bank.                                   DIR/2021 tanggal 22 September 2021
3. Berkontribusi dalam pencapaian TPB - Tujuan 13 Aksi iklim mendukung Indonesia                    perihal Kebijakan Lingkungan PT Bank
   mencapai Net Zero Emissions di tahun 2060.                                                       Central Asia Tbk
                                                                                                 2. Surat Keputusan Direksi No. 197/SK/
Evaluasi atas Efektivitas Pengelolaan Topik:                                                        DIR/2021 tanggal 6 Oktober 2021
Direktur Keuangan dan Perencanaan memimpin integrasi aksi iklim di seluruh organisasi,              perihal Kebijakan Pemberdayaan
didukung unit-unit terkait yang menjalankan Keuangan Berkelanjutan. Dalam proses                    Masyarakat PT Bank Central Asia Tbk
pembiayaan, BCA mulai menilai debitur berdasarkan pengelolaan lingkungan serta kesiapan          3. Surat Keputusan Direksi No. 212/SK/
mitigasi dan adaptasi iklim, merujuk pada Taksonomi Hijau Indonesia dan Taksonomi                   DIR/2022 tanggal 29 November 2022
Keuangan Berkelanjutan Indonesia. Bank terus meningkatkan portofolio hijau, melakukan               tentang Kebijakan Lingkungan, Sosial,
inventarisasi emisi GRK untuk cakupan 1, 2, dan 3, serta memperkuat analisis risiko iklim guna      dan Tata Kelola (LST) Pembiayaan
memahami dampaknya terhadap kinerja finansial. BCA terus meningkatkan inisiatif-inisiatif           Sektor Industri Kayu dan Hasil Hutan
aksi dekarbonisasi untuk mendukung pencapaian NZE operasional ke depannya.




34        Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 37
                                           Dukungan Kami Terhadap Tujuan
                                          Pembangunan Berkelanjutan (TPB)

BCA secara konsisten mendukung seluruh pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), dengan memberikan kontribusi
pada berbagai sektor sesuai dengan bidang usaha dan kapasitas Perusahaan. Fokus utama BCA adalah pada bidang-bidang
yang sejalan dengan visi dan misi perusahaan.

DUKUNGAN PADA TPB PRIORITAS

    Tujuan                 Capaian 2025                               Strategi                                Target 2026

               •   Nihil kecelakaan serius di tempat   •    Memberikan edukasi kesehatan         •   Nihil kecelakaan besar di tempat
                   kerja                                    melalui kampanye kesehatan               kerja
               •   815 pasien operasi katarak          •    Melakukan kegiatan bakti sosial      •   Memastikan seluruh pekerja telah
               •   12.061 masyarakat mendapatkan       •    Mengedukasi masyarakat                   menjadi anggota BPJS dan sistem
                   layanan umum kesehatan & KB              tentang kesehatan melalui                kesehatan swasta
                   melalui klinik binaan BCA                seminar atau webinar                 •   Melaksanakan edukasi dan
               •   2.100 kantong darah didapatkan dari                                               kampanye kesehatan secara
                   penyelenggaraan kegiatan donor                                                    berkala
                   darah pekerja                                                                 •   Melaksanakan bakti sosial operasi
                                                                                                     katarak dan klinik binaan
                                                                                                 •   Melaksanakan donor darah
                                                                                                     pekerja

               •   98% pekerja mendapatkan pelatihan    •   Mengembangkan program                •   60% pekerja BCA mendapatkan
               •   146 pekerja mendapatkan beasiswa         e-learning, in-class training, dan       pelatihan KB tahap lanjutan
                   S1 dan S2                                bekerja sama dengan lembaga          •   Menerapkan Program Beasiswa
               •   38.134 pekerja mengikuti pelatihan       pendidikan lain                          Bakti BCA
                   Keuangan Berkelanjutan               •   Menyeleksi dan memberikan            •   Melaksanakan program PPBP dan
               •   700 mahasiswa mendapatkan                beasiswa kepada mahasiswa                PPTI
                   Beasiswa Bakti BCA                       sesuai kriteria dan memberikan       •   Pekerja BCA mendapatkan
               •   575 peserta beasiswa Program             pelatihan softskill                      program pelatihan dan pendidikan
                   Pendidikan Bisnis & Perbankan        •   Strategi PPBP dan PPTI:              •   Menyelenggarakan Program
                   (PPBP) dan Program Pendidikan            merekrut dan mengadakan                  Penghargaan Pelestarian Budaya
                   Teknologi Informasi (PPTI)               sosialisasi ke SMA/SMK                   secara rutin
               •   >169.000 masyarakat (termasuk            terkemuka di seluruh Indonesia
                   pelajar dan mahasiswa)               •   Mengadakan pelatihan intensif
                   mendapatkan edukasi literasi             mengenai blended learning dan
                   keuangan                                 pelatihan soft skills kepada guru
                                                            dengan metode kompetisi
                                                        •   Menyelenggarakan edukasi
                                                            literasi keuangan secara
                                                            nasional yang berdampak
                                                            positif sesuai SNLKI OJK dengan
                                                            mengedepankan volunteer
                                                            program yang dilaksanakan oleh
                                                            pekerja

               •   61,4% pekerja perempuan dari         •   Penerapan Perjanjian Kerja           •   Tidak ada kesenjangan remunerasi
                   total pekerja yang mendapatkan           Bersama (PKB) bagian                     antara pekerja perempuan dan
                   kesempatan promosi                       Mukadimah dan pasal 59 ayat              laki-laki
               •   16,7% perempuan menduduki posisi         2 butir i terkait persamaan hak      •   Nihil kasus pelanggaran
                   Direktur                                 dan tidak diperkenankan adanya           persamaan hak dan diskriminasi
               •    61,6% pekerja perempuan                 diskriminasi dalam bentuk                terhadap pekerja
                   menduduki posisi middle-up               apapun terhadap pekerja              •   Nihil laporan diskriminasi terhadap
                   manager                              •   Memberikan kesempatan yang               nasabah
                                                            setara dalam peningkatan karier      •   Mempertahankan persentase yang
                                                            hingga level manajerial atau pun         setara antara pekerja perempuan
                                                            lebih                                    dan laki-laki dalam memperoleh
                                                        •   Memberikan keterampilan dan              kesempatan untuk menjabat posisi
                                                            penugasan kepada perempuan               level manajerial
                                                            penenun untuk meningkatkan
                                                            keterampilan/kesejahteraan
                                                            hidup




                                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk     35
Page 38
       K e b e r l a n j u t a n   K a m i




     Tujuan                        Capaian 2025                                Strategi                               Target 2026

                   •   11,7% peningkatan portofolio rata- •          Memetakan strategi mitigasi         •   Mendukung pelaksanaan dan
                       rata pada pembiayaan Keuangan                 penurunan emisi CO2 pada                pengembangan skenario CRMS
                       Berkelanjutan                                 gedung BCA secara bertahap              framework
                   •   51 gedung menggunakan panel surya •           Mengembangkan perilaku              •   8% peningkatan portofolio
                   •   Pengukuran emisi mencakup 100%                adaptasi pada bangunan pintar           KKUB, termasuk debitur yang
                       Kantor Pusat, Data Center, dan                (smart buildings), penerapan            berwawasan lingkungan
                       Kantor Cabang                                 teknologi ramah lingkungan dan      •   Melaksanakan penggantian AC
                   •   82 Kantor Cabang menerapkan fitur             budaya keberlanjutan                    R22 ke R32 di cabang
                       gedung ramah lingkungan            •          Pemberian kredit kepada usaha       •   Pemasangan panel surya di
                   •   Melakukan inventarisasi GRK                   debitur yang berwawasan                 gedung milik BCA
                       cakupan 3 emisi dari pembiayaan               lingkungan
                   •   Partisipasi dalam uji coba CRST


                   •   26.435 orang direkrut sebagai             •   Membuka lapangan pekerjaan          •   Meningkatkan pembiayaan UMKM
                       pekerja BCA                                   untuk mendukung digitalisasi            sebesar 8%
                   •   Remunerasi pekerja pada tingkat               BCA dan relationship                •   Melaksanakan keselamatan dan
                       terendah di Jakarta lebih tinggi          •   Mengembangkan peran dan                 kesehatan kerja secara konsisten
                       dibandingkan UMR DKI Jakarta                  kapabilitas frontliner BCA agar         (tidak ada major incident di
                   •   1.593 tenaga kerja di 28 desa binaan          dapat memberikan solusi yang            lingkungan kerja)
                       Bakti BCA                                     lebih komprehensif kepada           •   Merekrut pekerja dan peserta
                   •   5.244 orang pemagang yang                     nasabah                                 Magang Bakti
                       direkrut melalui program Bakti BCA        •   Memperbanyak kerja sama             •   Penyelenggaraan UMKM Fest
                   •   Peningkatan pembiayaan UMKM                   channeling dengan anchor
                       sebesar 9,6%                              •   Membina dan mendampingi
                   •   Rp657 miliar realisasi KUR                    Kantor Cabang dalam
                   •   Workshop bagi pelaku UMKM                     penyaluran KUR
                   •   Memfasilitasi pelaku UMKM untuk           •   Memperluas line of business
                       mendapatkan sertifikasi halal                 yang dibiayai KUR
                   •   Lebih dari 1.400 seller UMKM ikut         •   Pemetaan layanan perbankan
                       dalam UMKM Fest                               kepada masyarakat yang masuk
                                                                     kategori unbankable
                                                                 •   Bekerja sama dengan pengurus
                                                                     desa, masyarakat setempat, dan
                                                                     pemerintah daerah
                                                                 •   Merekrut calon pemagang Bakti
                                                                     BCA

                   •   4,88 Indeks Branch Service Quality   •        Mengembangkan inovasi digital       •   Indeks BSQ minimum 4,5
                       (BSQ) dari skala 5                   •        Menerapkan machine learning         •   Indeks CE minimum 4,5
                   •   4,78 Customer Engagement (CE) dari            dan kecerdasan buatan               •   Nihil kecurangan besar (major
                       skala 5 yang dilaksanakan oleh pihak •        Menjalankan Pencegahan                  fraud)
                       independen kelas global                       Kehilangan Data (Data Loss          •   Nihil pengaduan terkait privasi dan
                                                                     Prevention/DLP) dan sistem              keamanan data
                                                                     autentikasi dua faktor untuk
                                                                     pengamanan informasi
                                                                     elektronik
                                                                 •   Mengedukasi dan mengadakan
                                                                     sosialisasi terkait keamanan data
                                                                     dan perbankan digital kepada
                                                                     nasabah

                   •   Memenuhi indikator kepatuhan              •   Evaluasi atas semua kegiatan        •   Memenuhi indikator kepatuhan
                       yaitu kewajiban penyediaan modal              usaha sesuai dengan regulasi        •   Nihil pelaporan tindak korupsi
                       minimum (KPMM), non-performing            •   Mengefektifkan whistleblowing           yang dilakukan oleh perusahaan
                       loan (NPL) Net, batas maksimum                system                              •   Minimal tingkat kesehatan bank
                       pemberian kredit (BMPK), giro             •   Menerapkan tata kelola                  adalah 2
                       wajib minimum (GWM) rupiah                    perusahaan yang baik                •   Tidak ada kasus hukum dan/
                       & valas, penyangga likuiditas             •   Mematuhi peraturan perundang-           atau sengketa yang material dan
                       makroprudential (PLM), posisi devisa          undangan dan pasar modal                signifikan dengan nasabah
                       neto (PDN), rasio pembiayaan inklusif     •   Mengadopsi standar praktik          •   Melakukan uji tuntas risiko bisnis
                       makroprudensial (RPIM), dan liquidity         terbaik yang relevan                    dan hak asasi manusia bersama
                       coverage ratio (LCR)                                                                  pihak independen
                   •   Tingkat kesehatan bank 1                                                          •   Menerbitkan kebijakan tanpa
                   •   Seluruh pekerja telah                                                                 diskriminasi di tempat kerja
                       menandatangani pakta integritas                                                   •   Nihil kasus/laporan korupsi
                   •   Seluruh pekerja telah                                                             •   Risiko kepatuhan di level “low to
                       menandatangani kode etik                                                              moderate”
                   •   Seluruh pekerja eselon 5 ke atas                                                  •   Seluruh pekerja menandatangani
                       telah menandatangani annual                                                           pakta integritas dan kode etik
                       disclosure                                                                        •   Seluruh pekerja eselon 5 ke atas
                   •   Nihil kasus korupsi                                                                   wajib menandatangani annual
                   •   Melakukan uji tuntas hak asasi                                                        disclosure
                       manusia




36       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 39
KONTRIBUSI PADA TPB PENDUKUNG

  Tujuan                                                   Kegiatan Pendukung

           •   Memberikan upah/gaji sesuai dengan ketentuan pemerintah
           •   Memberikan fasilitas pinjaman tanpa bunga untuk nominal tertentu kepada pekerja BCA
           •   Membuka lowongan pekerja untuk posisi pekerja maupun pemagang program Bakti BCA
           •   Mendaftarkan pekerja dalam BPJS Ketenagakerjaan


           •   Menyalurkan pembiayaan pada usaha pertanian rakyat
           •   Mendukung program penurunan stunting (Partnership to Accelerate Stunting Reduction in Indonesia)




           •   Menyalurkan pembiayaan pada usaha pengelolaan air bersih dan pengelolaan air limbah
           •   Memberikan bantuan untuk sanitasi




           •   Fasilitas shuttle bus kepada pekerja yang berlokasi di BLI-Sentul
           •   Bantuan program pembangunan infrastruktur, fasilitas umum dan fasilitas sosial pemerintah, serta desa binaan BCA
           •   Membuat program daur ulang sampah rumah tangga pekerja BCA




           •   Peralihan penggunaan kertas HVS dari 80 gsm menjadi 75 gsm
           •   Inisiatif untuk mematikan lampu di area kerja saat jam makan siang
           •   Penggunaan i-sign untuk mengurangi pemakaian kertas dalam proses persetujuan
           •   Daur ulang limbah dari kegiatan operasional


           •   Penanaman total 51.000 pohon
           •   Penanaman 1.000 bibit mangrove
           •   Pelatihan lingkungan kepada 7.959 peserta




           •   Bekerja sama dengan BOSF untuk melindungi orangutan serta pemantauan penanaman pohon
           •   Bekerja sama dengan Nusantara Institute dan SENA WANGI untuk kegiatan pelestarian seni, budaya, dan tradisi
               nusantara
           •   Bekerja sama dengan SPBK Perdami, Dinas Kesehatan, Klinik Bakti Media, dan Klinik Duri Utara untuk mendukung
               peningkatan kesehatan masyarakat
           •   Bekerja sama dengan Perkumpulan Warna Alam Indonesia (WARLAMI) untuk pembinaan warna alam
           •   Bekerja sama dengan Save the Indonesian Nature and Threatened Species (SINTAS) untuk melakukan tahap awal
               konservasi macan tutul Jawa




                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   37
Page 40
     P e r b a n k a n   B e r k e l a n j u t a n




                                                                     02



                                                              02




                                                               Perbankan
                                                              Berkelanjutan
38    Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 41
                                       Layanan Terbaik Bagi Nasabah Kami


TANGGUNG JAWAB PRODUK DAN                                          transparansi, dan etika layanan. Bank menyediakan program
JASA KEUANGAN BERKELANJUTAN                                        e-learning yang dapat diakses oleh seluruh pekerja, termasuk
                                                                   modul wajib Pelindungan Konsumen dan Pelindungan Data
BCA terus berupaya menghadirkan produk dan layanan                 Pribadi, serta pelatihan berkala kepada pekerja yang relevan
keuangan yang mendorong pertumbuhan bisnis sekaligus               melalui forum layanan, dialog layanan, dan rapat koordinasi
mendukung pembangunan berkelanjutan. Melalui inovasi               wilayah. Program ini dirancang untuk memastikan kompetensi
digital, perluasan inklusi keuangan, dan penerapan prinsip         layanan selalu diperbarui mengikuti ketentuan regulator,
tanggung jawab sosial serta lingkungan, Bank senantiasa            perkembangan standar perlindungan konsumen, serta
meningkatkan kemudahan dan keamanan layanan bagi                   dinamika kebutuhan nasabah. Pelatihan tahunan mencakup
nasabah. Inisiatif ini memperkuat peran BCA dalam                  penyegaran materi terkait standar layanan, pengelolaan
membangun ekosistem keuangan yang berkelanjutan dan                keluhan, prinsip transparansi informasi produk, serta etika
menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat.                  komunikasi dengan nasabah. Di 2025, jumlah peserta pelatihan
                                                                   mencapai 16.847 pekerja.
Inovasi dan Pengembangan Produk
dan Jasa Keuangan Berkelanjutan                                    Kebijakan Penagihan Kredit
BCA terus mendorong inovasi Keuangan Berkelanjutan melalui         BCA menerapkan Kebijakan Penagihan Kredit sebagai bagian
kolaborasi lintas unit bisnis, termasuk Grup Corporate Banking,    dari manajemen risiko kredit untuk menjaga kesehatan
Transaction & Finance, Commercial & SME Banking Division,          portofolio dan keberlanjutan operasional Bank. Seluruh
serta Consumer Credit Division. Setiap unit berperan dalam         proses penagihan dilakukan secara profesional, patuh
merancang produk dan layanan yang memenuhi kebutuhan               regulasi, serta menjunjung tinggi etika dan pelindungan hak
nasabah dan mendukung keberlanjutan lingkungan dan sosial.         debitur. Kebijakan ini mengacu pada regulasi OJK terkait
                                                                   pelindungan konsumen dan ketentuan kualitas aset bank,
BCA juga mendorong budaya inovasi internal melalui program         serta menjadi panduan bagi seluruh unit dalam menangani
tahunan BCA Innovation Convention dan Kaizen Championship,         kredit jatuh tempo atau bermasalah. Untuk memastikan
yang menjadi wadah bagi pekerja untuk mengeksplorasi ide           proses penagihan berjalan sesuai dengan prosedur yang
dan solusi inovatif yang dapat diimplementasikan di seluruh        telah ditetapkan, BCA memberikan pelatihan, baik in-class
lini bisnis. Pendekatan ini mencerminkan komitmen BCA untuk        maupun e-learning kepada seluruh pekerja yang relevan,
menghadirkan solusi keuangan yang inovatif, berorientasi           diantaranya unit Credit Recovery Group, Program Business/
nilai tambah, dan sejalan dengan prinsip LST.                      Customer Relationship Officer. Selama tahun 2025, sebanyak
                                                                   373 pekerja telah menyelesaikan pelatihan.
Penilaian Produk dan Jasa Keuangan
Setiap pengembangan produk dan layanan keuangan di                 Dalam pelaksanaannya, BCA menerapkan pendekatan
BCA dijalankan melalui proses pengawasan yang ketat                penanganan kredit bermasalah (Criticized Exposure/CE)
untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan prinsip           secara terintegrasi di seluruh segmen kredit, termasuk kredit
kehati-hatian. Sebelum diluncurkan, seluruh produk wajib           produktif, KPR, kartu kredit, dan kredit konsumen. Proses
memperoleh persetujuan dari Bank Indonesia dan Otoritas            penagihan dilakukan melalui saluran komunikasi yang sah
Jasa Keuangan (OJK). Tanggung jawab pengelolaan dan                dan beretika, dengan tujuan memberikan kejelasan dan
pengembangan produk berada di bawah Divisi Pengembangan            solusi penyelesaian kewajiban secara tepat. Bank juga dapat
Produk Perbankan Transaksi (DPD) serta Operation Strategy &        menunjuk pihak ketiga yang memenuhi standar profesional
Development Group (POL). Proses evaluasi dilakukan secara          untuk mendukung proses penagihan, dengan memastikan
berlapis, dimulai dari penilaian risiko oleh Risk Management       seluruh interaksi bebas dari praktik intimidatif, diskriminatif,
Division (MRK), dilanjutkan dengan uji kepatuhan oleh              dan menjaga kerahasiaan data nasabah.
Compliance Division (DCP), dan disupervisi langsung oleh
Direktur Kepatuhan. Selain itu, BCA juga menerapkan user           Upaya penyelamatan kredit diutamakan sedini mungkin
acceptance test dan proses sertifikasi sebelum produk dirilis ke   melalui opsi restrukturisasi dengan mempertimbangkan
publik. Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat produk maupun         kondisi keuangan (income-based) debitur berdasarkan
layanan keuangan yang ditarik kembali setelah diluncurkan.         evaluasi menyeluruh atas kondisi dan prospek usaha debitur.
                                                                   Beberapa opsi restrukturisasi yang dapat dilakukan Bank
Pelatihan Pekerja terkait                                          antara lain melalui salah satu atau kombinasi dari :
Pelindungan Finansial Konsumen                                     1. Penurunan suku bunga kredit
Untuk memperkuat perlindungan konsumen, BCA memastikan             2. Perpanjangan jangka waktu kredit
seluruh pekerja, khususnya pekerja yang berinteraksi langsung      3. Keringanan tunggakan, penalti, atau denda
dengan nasabah (customer-facing employees) memiliki                4. Penambahan fasilitas kredit
pemahaman yang memadai terkait hak konsumen, prinsip               5. Konversi kredit menjadi penyertaan modal sementara.

                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   39
Page 42
       P e r b a n k a n   B e r k e l a n j u t a n




Proses penanganan kredit bermasalah dijalankan dengan               Kegiatan periklanan dan pemasaran di BCA merupakan
prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, serta dimonitor       bagian dari implementasi arahan strategis Direksi untuk
dan dilaporkan kepada Direksi dan Dewan Komisaris guna              memastikan keterbukaan dan transparansi informasi terkait
memastikan efektivitas pelaksanaan. Kebijakan penagihan             produk dan layanan, selaras dengan ketentuan regulator,
kredit BCA juga dapat diakses melalui tautan https://bca.           praktik terbaik industri, serta pedoman internal perusahaan.
id/policies.                                                        Pada tingkat manajerial, Divisi Pengembangan Bisnis dan
                                                                    Pemasaran Transaksi Perbankan memiliki tanggung jawab
Kebijakan Komunikasi                                                dalam mengarahkan, meninjau, dan menyetujui seluruh materi
Pemasaran & Periklanan                                              komunikasi pemasaran produk dan layanan BCA.
BCA menerapkan kebijakan komunikasi pemasaran dan
periklanan yang diatur dalam Surat Keputusan Direksi No.            Sebagai bagian dari pengawasan terstruktur, pengawasan
156/SK/DIR/2024 tentang Pelindungan Konsumen, dan dapat             komunikasi pemasaran & periklanan dilakukan melalui
diakses melalui tautan https://bca.id/policies. Kebijakan ini       skema persetujuan berjenjang, mulai dari tingkat Kepala Unit
memastikan setiap informasi produk dan layanan disampaikan          Kerja hingga Direksi. Proses ini memastikan bahwa seluruh
secara jujur, akurat, dan transparan yang mencakup manfaat,         komunikasi pemasaran dan periklanan telah melalui tinjauan
biaya, serta risiko yang relevan. Seluruh materi promosi            menyeluruh dan sesuai dengan arah strategis serta kebijakan
disusun dengan memerhatikan etika komunikasi dan prinsip            tata kelola Perusahaan.Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat
kehati-hatian agar tidak menimbulkan kesalahpahaman atau            insiden ketidakpatuhan terkait praktik komunikasi pemasaran
perbedaan tafsir antara nasabah dan Bank. Dalam setiap              di lingkungan BCA.
kegiatan periklanan, BCA senantiasa menjaga integritas
dengan mematuhi kode etik periklanan serta regulasi yang            BCA melakukan pelatihan untuk pengembangan kapasitas
berlaku untuk melindungi kepentingan pelanggan dan                  kepada seluruh pegawai yang relevan terhadap komunikasi
masyarakat.                                                         pemasaran & periklanan, termasuk etika dan tata cara
                                                                    berkomunikasi terkait produk dan/atau layanan jasa keuangan
                                                                    yang disediakan oleh BCA. Pelatihan dapat diikuti dalam
                                                                    bentuk workshop, e-learning, maupun pelatihan internal divisi.


Pelatihan terkait Komunikasi Pemasaran & Periklanan Tahun 2025




        Jumlah Pelatihan                               Jumlah Jam Pelatihan                 Jumlah Peserta Pelatihan


        55 Modul                                       91.866 Jam                           7.925 Peserta

MENGENALI NASABAH (KNOW YOUR CUSTOMER)

BCA mengelola risiko operasional dengan pendekatan yang menitikberatkan pada pemahaman terhadap profil dan aktivitas
keuangan setiap nasabah untuk memastikan kepatuhan terhadap prinsip Anti Pencucian Uang (APU), Pencegahan Pendanaan
Terorisme (PPT), serta Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM). Proses ini meliputi pengumpulan
data identitas dasar, seperti nama, alamat, tanggal lahir, dan dokumen resmi, disertai pemantauan transaksi secara berkala
guna mendeteksi potensi anomali atau indikasi aktivitas mencurigakan. Pendekatan ini juga bertujuan untuk memperkuat
sistem pengendalian internal.

Meningkatkan Kesadaran dan Keterlibatan Pelanggan
Secara konsisten, BCA melaksanakan berbagai program edukasi dan kampanye untuk memperluas akses layanan serta
meningkatkan kesadaran nasabah terhadap keamanan bertransaksi di era digital. Melalui kampanye seperti #TolakDenganAnggun,
#DontKnowKasihNo, dan #AwasModus, BCA mengajak masyarakat agar lebih waspada terhadap penipuan digital dan
tidak membagikan data sensitif seperti PIN atau OTP kepada pihak lain. Inisiatif ini juga memperkuat pemahaman tentang
pencegahan pencucian uang, pendanaan terorisme, dan proliferasi senjata pemusnah massal (APU, PPT, PPPSPM).

Selain aspek keamanan, BCA terus menghadirkan inovasi layanan, termasuk fitur pembukaan rekening online di BCA Mobile
dan myBCA yang memungkinkan nasabah membuka rekening kapan saja tanpa perlu ke cabang. Upaya ini mencerminkan
komitmen BCA untuk menghadirkan layanan keuangan yang aman, mudah diakses, dan inovatif, sekaligus memperkuat literasi
serta inklusi keuangan masyarakat di tengah percepatan transformasi digital.




40      Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 43
Implementasi APU, PPT, dan PPPSPM
Penerapan kebijakan Anti Pencucian Uang (APU), Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT), dan Pencegahan Pendanaan
Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM) merupakan bagian integral dari tata kelola perbankan yang bertanggung jawab.
Kebijakan terkait APU, PPT, dan PPPSPM yang lebih komprehensif dapat diakses melalui https://bca.id/aml-cft. Prosedur
APU, PPT, dan PPPSPM meliputi:


Customer Due Diligence (CDD)                          Kebijakan penerimaan dan identifikasi nasabah (calon, existing, dan walk-in),
                                                      permintaan data dan dokumen pendukung, verifikasi identitas, serta penilaian
                                                      risiko awal.

Enhanced Due Diligence (EDD)                          Penilaian risiko lebih mendalam untuk nasabah atau produk berisiko tinggi.

Politically Exposed Person (PEP) dan Nasabah Risiko   Penetapan kategori PEP dan pengelompokan nasabah yang berasal dari negara,
Tinggi                                                latar belakang bisnis, maupun produk dengan tingkat risiko tinggi terhadap
                                                      pencucian uang atau pendanaan terorisme. Keputusan untuk melanjutkan atau
                                                      menolak hubungan bisnis dengan kategori nasabah tersebut harus mendapatkan
                                                      persetujuan dari pejabat senior BCA (minimal Kepala Kantor Cabang Utama).

Non-face-to-face CDD                                  Verifikasi ini dilakukan menggunakan perangkat lunak dan perangkat keras milik
                                                      Bank atau pihak ketiga yang terpercaya serta perangkat yang digunakan oleh
                                                      calon nasabah. Dalam proses ini, Bank memanfaatkan data kependudukan dan
                                                      menerapkan prinsip autentikasi berlapis, meliputi:
                                                      1. something you are, yakni karakteristik fisik atau biometrik seperti pengenalan
                                                          wajah, sidik jari, atau pola retina/iris; serta
                                                      2. something you have, seperti KTP elektronik yang divalidasi bersama OTP, tanda
                                                          tangan digital, atau bentuk autentikasi setara lainnya.

                                                      Penerapan mekanisme ini memastikan proses verifikasi tetap andal, aman, dan
                                                      sesuai ketentuan regulator meskipun dilakukan tanpa tatap muka.

Pengarsipan Dokumen                                   Seluruh pencatatan dokumen yang terkait dengan APU PPT dan PPPSPM akan
                                                      disimpan dengan jangka waktu paling sedikit 5 tahun sejak :
                                                      1. Berakhirnya hubungan usaha/transaksi dengan nasabah
                                                      2. Ditemukannya ketidaksesuaian transaksi dengan tujuan ekonomis dan/atau
                                                          usaha

Monitoring dan Penilaian Berkelanjutan                Pelaksanaan program APU, PPT, dan PPPSPM di BCA juga dievaluasi melalui annual
                                                      independent assessment yang dilakukan setiap tahun oleh pihak eksternal.
                                                      Penilaian independen ini memastikan bahwa kebijakan, proses, dan implementasi
                                                      Bank tetap sesuai dengan standar regulasi serta mampu menjawab dinamika risiko
                                                      yang terus berkembang.

                                                      Selama tahun 2025, tidak terdapat temuan yang bersifat signifikan pada penilaian
                                                      atas penerapan APU, PPT, dan PPPSPM, baik yang dilakukan oleh penilai internal
                                                      maupun eksternal.


Adapun seluruh pekerja secara rutin mengikuti program edukasi dan pelatihan guna meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan
terhadap praktik APU, PPT, dan PPPSPM. Sosialisasi juga dilakukan melalui berbagai kanal internal seperti email blast dan media
komunikasi perusahaan. Selain itu, BCA juga mewajibkan seluruh pekerja untuk mengikuti e-learning APU PPT dengan materi
yang selalu diperbaharui sebagai bagian dari program pembelajaran berkelanjutan. Seluruh pekerja baru juga diwajibkan
menyelesaikan e-learning APU PPT pada saat onboarding untuk memastikan bahwa 100% pekerja memperoleh pemahaman
dasar terkait pencegahan APU PPT. Selain edukasi, BCA melaksanakan pengawasan transaksi keuangan secara ketat untuk
memastikan kepatuhan dan efektivitas sistem pengendalian internal.


Pelatihan APU, PPT, dan PPPSPM Berdasarkan Level Jabatan
                                                                                                                   Jumlah Pekerja
                                           Jenjang Jabatan
                                                                                                                         2025
Pejabat Senior (termasuk Dewan Komisaris dan Direksi)                                                                                    192

Manajer                                                                                                                               13.365

Staf                                                                                                                                   11.810

Nonstaf                                                                                                                                9.464

Jumlah                                                                                                                                34.831




                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk       41
Page 44
        P e r b a n k a n   B e r k e l a n j u t a n




Memberikan Layanan dan Akses yang
Setara Bagi Semua

DIGITALISASI DAN KEMUDAHAN SOLUSI

Seiring dengan perkembangan digital, BCA terus memperkuat transformasi digital untuk memberikan layanan perbankan
yang mudah, efisien, dan berkelanjutan. Digital banking telah mendukung kemudahan nasabah dalam bertransaksi sekaligus
berkontribusi pada pengurangan penggunaan kertas dan jejak karbon. Layanan digital BCA, di antaranya myBCA dengan
fitur Poket Valas, Wealth Management, Paylater, QRIS cross border, OneKlik, Sakuku, Virtual Account, dan Merchant Apps
telah memberikan pengalaman transaksi yang mudah dan praktis kepada nasabah. Kanal e-banking seperti KlikBCA dan BCA
Mobile terus diperkuat sistemnya. Selain itu, BCA juga memperluas layanan digital di cabang melalui CS Digital, eService,
dan Video Banking untuk mempermudah transaksi mandiri nasabah.




       Frekuensi Transaksi Digital
                                                                              YoY
         juta
                                                                            17%
2025




                                                             41.890
2024




                                                                 35.919
2023




                                                                 29,794



Dalam segmen korporasi (B2B2C), BCA menyediakan platform                  menyelenggarakan pelatihan terkait pengetahuan produk,
perbankan bisnis online yang mendukung pengelolaan                        etika komunikasi, keamanan siber, dan pelayanan nasabah.
pembayaran, pengumpulan dana, dan informasi keuangan                      Pelatihan ini dilakukan secara berkelanjutan agar seluruh
secara real-time , termasuk fitur pembayaran massal,                      pekerja dapat beradaptasi dengan perubahan perilaku
utilitas, pajak, dan penggajian. Sementara di segmen B2C,                 nasabah dan tetap memberikan pengalaman layanan yang
BCA memperluas ekosistem pembayaran digital dengan                        unggul serta inklusif.
jaringan POS merchant dan aplikasi merchant yang
mempercepat onboarding merchant baru serta meningkatkan                   Hybrid Banking
transaksi QRIS hingga 92% dibanding tahun sebelumnya.                     BCA menerapkan konsep hybrid banking dengan
Seluruh inovasi ini memperkuat posisi BCA sebagai bank digital            mengintegrasikan layanan digital dan pengalaman langsung
yang adaptif, mendorong inklusi keuangan, dan berkontribusi               di kantor cabang. Meskipun digitalisasi terus berkembang,
terhadap penerapan keuangan berkelanjutan di Indonesia.                   keberadaan cabang tetap menjadi elemen penting dalam
                                                                          memperkuat hubungan personal dan memberikan layanan
PELAYANAN YANG SETARA                                                     yang humanis. Melalui transformasi menuju cabang hybrid,
                                                                          BCA membekali frontliner dengan kompetensi yang relevan
Setiap insan BCA memiliki tanggung jawab untuk memberikan                 agar mampu memberikan pelayanan yang cepat, aman,
pelayanan terbaik dengan menerapkan standar SMART                         dan solutif. Nasabah kini dapat melakukan reservasi melalui
SOLUTION (Sigap, Menarik, Antusias, Ramah, Teliti, Simak,                 eBranch untuk menghemat waktu, serta memanfaatkan
Open Mind, Lengkap, Utamakan Nasabah, Telling Solution,                   fasilitas Cash Recycling Machine (CRM) dan CS Digital untuk
Inisiatif, dan On-time Follow Up) guna menjaga kepercayaan                berbagai transaksi mandiri seperti cetak atau penggantian
dan kepuasan nasabah di seluruh jaringan BCA. Dalam setiap                kartu ATM. Pendekatan ini terbukti dapat meningkatkan
interaksi, BCA memastikan layanan diberikan secara setara                 efisiensi operasional, serta memperkuat peran cabang
tanpa diskriminasi, dengan menghormati hak asasi manusia                  sebagai pusat interaksi dan edukasi keuangan yang berfokus
bagi seluruh segmen pelanggan, baik individu maupun                       pada kenyamanan nasabah.
institusi. Untuk menjaga kualitas layanan, BCA secara rutin




42       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 45
PENANGANAN PENGADUAN PELANGGAN

Mekanisme Penanganan Pengaduan [2-25]

Alur mekanisme pengaduan nasabah

      Nasabah                                    Halo BCA



        Penyampaian                               Verifikasi Data                    Sistem Pencatatan Pengaduan
         Pengaduan                                  Nasabah                       (Customer Relationship Management)


                                                                                       Tidak
      Penerimaan Pengaduan                                                                                    Eskalasi?

  Media pengaduan nasabah                                                                                            Ya
  • Call center 1500888
  • Apps HaloBCA
  • Email : halobca@bca.co.id
  • Kantor Cabang BCA                       Penyelesaian Solusi oleh Halo BCA                           Unit Kerja Terkait


      Monitoring & Pengawasan

  Dilaporkan triwulanan kepada
  • Wakil Presiden Direktur                                                           Tidak
                                                                                                    Ombudsman (LAPS-SJK)
  • Komisaris
                                                            Nasabah
  Tersertifikasi                                            Sepakat?
                                                                                        Ya
  ISO 9001:2025 – Sistem                                                                                 Laporan Selesai
  Manajemen Mutu (SMM)


BCA memiliki sistem penanganan pengaduan yang terintegrasi untuk memastikan setiap masukan nasabah ditangani dengan
cepat dan tepat. Pengaduan dapat disampaikan melalui berbagai saluran resmi, seperti Call Center 1500888, aplikasi Halo
BCA maupun di kantor cabang BCA. Setiap laporan yang masuk dicatat dan dikelola melalui aplikasi Customer Relationship
Management (CRM) agar proses tindak lanjut dapat dimonitor secara transparan. Untuk memastikan kepuasan nasabah,
mekanisme pengaduan di Halo BCA telah tersertifikasi ISO 9001:2015 mengenai Sistem Manajemen Mutu (SMM). Penanganan
pengaduan dikoordinasikan oleh Divisi Contact Center & Digital Services (CDG) yang dikenal sebagai Halo BCA. Hasil
pemantauan dan tindak lanjutnya dilaporkan secara triwulanan kepada Wakil Presiden Direktur dan Komisaris sebagai bagian
dari mekanisme pengawasan.

Penyelesaian Pengaduan
Halo BCA sebagai salah satu media layanan interaktif terus dikembangkan untuk meningkatkan customer experience.
Agen Halo BCA atau Customer Care Officer (CCO) merupakan tenaga terlatih yang dibekali kemampuan komunikasi dan
penyelesaian keluhan secara profesional, sehingga mampu menangani berbagai kompleksitas kebutuhan nasabah sekaligus
membangun hubungan yang baik. Peningkatan kompetensi ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga integritas layanan
dan memitigasi risiko reputasi Bank.

Proses penanganan pengaduan akan ditindaklanjuti sesuai Service Level Agreement (SLA) yang sudah ditentukan. Apabila
tidak tercapai kesepakatan dari hasil penyelesaian pengaduan dari BCA, nasabah dapat menempuh proses mediasi melalui
Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS-SJK) sebagai bentuk Customer Ombudsman,
sesuai dengan Peraturan OJK No. 22 Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan.
Pendekatan ini memastikan hak nasabah tetap terlindungi dan penyelesaian sengketa dilakukan secara adil serta transparan.

Sebagai bagian dari komitmen dalam memberikan layanan terbaik kepada nasabah, BCA secara konsisten melakukan publikasi
penanganan pengaduan nasabah yang dilakukan paling sedikit 1 (satu) kali dalam setahun. Hal ini sesuai dengan SEOJK Nomor
17 /SE.OJK.07/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Layanan Pengaduan Konsumen Di Sektor Jasa Keuangan.


                      Jumlah Pengaduan                      Pengaduan Diselesaikan
    Tahun                                                                                          Persentase Penyelesaian (%)
                         (dalam ribu)                            (dalam ribu)

     2025                                1.139                                           1.113                                  97,7%

     2024                                1.178                                           1.148                                  97,4%

     2023                                1.261                                          1.226                                   97,3%


                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk     43
Page 46
      P e r b a n k a n   B e r k e l a n j u t a n




Pelaporan Pengaduan yang Berkaitan dengan Finansial
Dalam menangani pengaduan yang berkaitan dengan aspek finansial, BCA menjalankan kewajiban pelaporan secara berkala
kepada regulator. Setiap triwulan, BCA menyampaikan laporan penanganan pengaduan terkait sistem pembayaran kepada
Bank Indonesia (melalui platform Antasena-BI), serta laporan pengaduan finansial kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
setiap semester melalui sistem siPeduli-OJK. Seluruh penanganan pengaduan dilaksanakan oleh Contact Center & Digital
Services (Halo BCA) dengan prosedur yang terdokumentasi serta target waktu penyelesaian yang terukur, termasuk tindak
lanjut korektif untuk mencegah terulangnya pengaduan serupa. Pendekatan ini memastikan hak nasabah tetap terlindungi
dan penyelesaian sengketa dilakukan secara adil serta transparan.

SURVEI KEPUASAN NASABAH

      Tahun                         Survei Branch Service Quality                         Survei Customer Engagement

      2025                                                             4,88                                                4,78

      2024                                                             4,88                                                4,77

      2023                                                             4,88                                                4,75



BCA terus berfokus pada peningkatan service excellence dan keterlibatan nasabah melalui berbagai inisiatif pelayanan yang
berorientasi pada kepuasan pelanggan. Berdasarkan survei Gallup International, tingkat Customer Engagement BCA pada
tahun 2025 berada di 91st percentile, melampaui rata-rata global. Untuk menjaga konsistensi kualitas layanan di seluruh jaringan
kantor cabang, BCA juga secara berkala melakukan pengukuran Branch Service Quality (BSQ), sementara pemantauan kualitas
layanan pengaduan dilakukan melalui survei internal dan fitur survei di aplikasi Halo BCA. Hasil evaluasi dari berbagai survei
tersebut menjadi dasar perbaikan berkelanjutan guna memastikan pengalaman nasabah tetap unggul dan selaras dengan
standar pelayanan terbaik di industri perbankan.

AKSES DAN KETERJANGKAUAN

Akses Informasi Produk dan Layanan
BCA memperkuat inklusi keuangan dengan cara memperluas akses terhadap produk dan layanan perbankan melalui
strategi digital banking yang mengandalkan teknologi canggih dan mudah diakses kapan pun, di mana pun. Seluruh informasi
mengenai produk dan layanan, termasuk manfaat, biaya, suku bunga, dan persyaratan, disampaikan secara transparan melalui
situs resmi www.bca.co.id, aplikasi myBCA, serta jaringan kantor cabang. Untuk mendukung interaksi langsung, nasabah dapat
menghubungi Halo BCA guna memperoleh informasi dan bantuan layanan. Selain itu, guna memperkuat hubungan dengan
calon nasabah potensial, Contact Center & Digital Services (CDG) menghadirkan layanan Solution Assistant (SOLA) yang
berperan aktif dalam memberikan solusi perbankan secara personal dan responsif.


                                           Akses Kantor Cabang dan Sarana Layanan Perbankan


                                                           139                                      38
                                                           Kantor Cabang Utama (KCU)                Provinsi


                                                           913                                      247
                                                           Kantor Cabang Pembantu (KCP)             Kota/Kabupaten
Sebaran Jaringan
Kantor Cabang BCA
                                                           218                                      65
                                                           KCP Kas                                  Cabang remote




                                                           20.163                                    >772k
                                                           ATM                                       EDC


Sebaran Jaringan                                           11 Kota
                                                           Sebaran myBCA Store
Elektronik



44     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 47
Akses untuk Penyandang Disabilitas [FS14, FS15]
Inklusivitas layanan perbankan BCA juga hadir bagi penyandang disabilitas. Untuk nasabah tunanetra, ATM Wicara dilengkapi
panduan suara dan telah tersedia di 3.644 ATM yang tersebar di 240 kota di Indonesia. Sementara itu, Program HearMe
mendukung komunitas Teman Tuli untuk memanfaatkan teknologi agar komunikasi antara nasabah tunarungu dan petugas
BCA menjadi lebih mudah. Program ini juga melibatkan petugas yang terlatih dalam bahasa isyarat untuk membantu transaksi
dan konsultasi.

Inklusi Keuangan [FS13, FS14] [FN-CB-240a.3]
BCA terus berupaya memperluas akses dan keterjangkauan layanan perbankan bagi seluruh lapisan masyarakat dengan tujuan
menjangkau masyarakat yang belum mengenal layanan perbankan (unbanked), berada di wilayah yang belum tersentuh layanan
perbankan (underbanked), serta mereka yang kurang terlayani (underserved). Hal ini selaras dengan Peraturan Presiden No.
114 Tahun 2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI).

Upaya ini diwujudkan dengan memperluas jaringan layanan hingga ke wilayah terpencil di Indonesia. BCA mengoperasikan
cabang remote sebanyak 65 kantor cabang yang tersebar di berbagai wilayah terpencil, guna memastikan ketersediaan
akses layanan perbankan bagi masyarakat yang berada jauh dari pusat aktivitas ekonomi.

Selain keberadaan cabang remote, BCA juga didukung oleh kerja sama dengan ATM bersama, serta pemanfaatan mitra seperti
Indomaret dan Alfamart yang tersebar luas di berbagai wilayah, baik di perkotaan maupun wilayah terpencil. Sebagai bagian
dari inklusi keuangan, BCA juga melayani peaku usaha mikro dan kecil melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dengan demikian,
pelaku usaha mikro dan kecil akan lebih mudah memperoleh akses permodalan guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,
khususnya di wilayah terpencil dan daerah yang sebelumnya kurang terlayani.

BCA turut menghadirkan berbagai jenis produk inklusi keuangan yang dapat menjangkau masyarakat yang belum atau kurang
terlayani layanan perbankan, seperti TabunganKu, Simpanan Pelajar, dan Tahapan Xpresi. TabunganKu ditujukan bagi masyarakat
berpenghasilan rendah dengan bebas biaya administrasi, Simpanan Pelajar membantu menumbuhkan kebiasaan menabung
bagi pelajar sejak dini, sementara Tahapan Xpresi menawarkan layanan digital dengan desain kreatif untuk generasi muda.


Jumlah Rekening Tabungan Inklusi

               Produk Tabungan                       Jumlah Rekening (dalam ribuan)              Volume Transaksi (dalam ribuan)

TabunganKu                                                       2.281                                        155.316

Simpanan Pelajar                                                  223                                           325

Tahapan Xpresi                                                   20.700                                      3.811.406


Kanal digital memiliki peranan penting dalam inklusi
keuangan, di antaranya:


                sebagai one-stop financial platform yang
                memudahkan nasabah mengelola seluruh
                rekening dan produk BCA dalam satu aplikasi.

 Jumlah Pengguna        Jumlah Transaksi      Volume Transaksi

      12,9                 12.749               Rp4.213
        juta                   juta                 trilliun




                yang mendukung pelaku UMKM dan merchant
                dalam melakukan transaksi pembayaran
                digital dengan mudah dan aman.

 Jumlah Pengguna        Jumlah Transaksi      Volume Transaksi

      668                   2.085                Rp519
        ribu                   juta                 trilliun




                platform digital bagi nasabah bisnis yang
                memungkinkan pengelolaan transaksi
                perusahaan secara efisien, cepat, dan
                terintegrasi.



                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   45
Page 48
        P e r b a n k a n   B e r k e l a n j u t a n




Ketahanan Teknologi Informasi


TATA KELOLA SISTEM INFORMASI

BCA menempatkan perlindungan data dan privasi nasabah sebagai prioritas utama dalam operasional perbankan. Kepatuhan
terhadap kode etik perbankan, kebijakan internal, serta peraturan pemerintah menjadi dasar dalam menjaga keamanan
informasi. Pengelolaan data dilakukan melalui sistem teknologi informasi yang andal dan terus diperbarui untuk mengantisipasi
potensi risiko siber dan memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan terhadap BCA.

BCA melibatkan partisipasi aktif Dewan Komisaris, Direksi, Manajemen TI, Manajemen Risiko, Compliance, serta seluruh unit
kerja terlibat dalam tata kelola keamanan teknologi informasi. Kerangka tata kelola ini ditegaskan melalui pembentukan
Komite Pengarah Teknologi Informasi berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 131/SK/DIR/2025 yang mendefinisikan fungsi
pokok, wewenang, struktur, tanggung jawab, pengambilan keputusan, dan mekanisme evaluasi kinerja.

Komite Pengarah Teknologi Informasi memiliki tanggung jawab memastikan keamanan informasi, merekomendasikan rencana
strategis TI, melakukan evaluasi berkala atas kinerja TI, serta menyelaraskan kebijakan dan prioritas TI sesuai rencana korporasi
BCA. Kedudukan Komite Pengarah TI dibentuk oleh dan bertanggung jawab kepada Direksi.




                                                    Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)




                 Dewan Komisaris                                                       Direksi




                Komite Komisaris                                                                          Information
                                                        Unit Kerja Lainnya        Komite Eksekutif
                    Lainnya                                                                           Technology Steering
                                                                                     Lainnya
                                                                                                          Committee




          Jabatan                                                   Keanggotaan                           Status Hak Suara


Ketua                           Direktur Strategic Information Technology
                                                                                                                  √
(merangkap anggota)

Sekretaris                      Head of IT Management Office                                                      -

Anggota                         Direktur Risk Management

                                Direktur Regional & Branch Banking Management

                                Executive Vice President Strategic Information Technology Group

                                Head of Risk Management Division                                                  √

                                Head of Compliance Division

                                Executive Vice President Operation Strategy & Development Group

                                Kepala Unit Kerja Pengguna Utama TI

                                Head of Internal Audit                                                            -

BCA memiliki unit kerja khusus IT Security Group (ISG), dipimpin oleh Chief Information Security Officer (CISO) yang
bertanggung jawab terhadap sistem manajemen keamanan informasi dan perlindungan data di seluruh jaringan operasional
BCA, mencakup Kantor Cabang, Kantor Pusat, dan Data Center. ISG memiliki mandat strategis untuk merumuskan kebijakan,



46       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 49
mengimplementasikan standar, serta mengawasi kepatuhan           tren serangan siber terhadap sistem TI. BCA juga menerapkan
terhadap prinsip-prinsip keamanan informasi di seluruh lini      program simulasi serangan adversarial dan table-top exercise
bisnis dan fungsi pendukung. Struktur organisasi ISG terdiri     yang dilakukan secara rutin minimal 1 kali dalam setahun untuk
atas fungsi-fungsi yang mengelola kebijakan keamanan             mempersiapkan tim IT Security dan Information Security
informasi, keamanan siber, keamanan jaringan, hingga             Incident Response Team (ISIRT) dalam menangani insiden
pemantauan ancaman secara real-time melalui Security             siber dan situasi darurat.
Monitoring Center (SMC).
                                                                 Seluruh personel ISG mendapatkan pelatihan berkelanjutan
Sistem Manajemen Keamanan                                        dan sertifikasi profesional di bidang keamanan siber guna
Informasi [FN-CB-230a.2]                                         memastikan kompetensi, kesiapan, serta ketanggapan dalam
BCA berkomitmen untuk terus meningkatkan sistem keamanan         menjaga ketahanan sistem informasi BCA secara menyeluruh.
informasi dengan menerapkan Sistem Manajemen Keamanan
Informasi (SMKI) yang komprehensif guna memastikan               Kesadaran & kapabilitas seluruh pekerja juga menjadi
kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data nasabah           aspek penting dalam menjaga keamanan data & informasi
serta informasi internal perusahaan. Kebijakan ini dijalankan    perusahaan. Untuk itu, BCA menetapkan tanggung jawab
berdasarkan prinsip Privacy by Design, dengan penerapan          masing-masing individu dalam menjaga keamanan data &
berbagai teknologi keamanan seperti data masking, data           informasi bagi seluruh pekerja. BCA rutin mengadakan simulasi
encryption, information rights management, dan access            email phising kepada seluruh pekerja untuk menilai kapabilitas
control pada setiap tahap pemrosesan data. Seluruh               pekerja dalam mengidentifikasi ancaman serangan siber. Bagi
pengembangan sistem dan aplikasi baru wajib melalui tahapan      pekerja yang gagal dalam menanggapi serangkaian simulasi
security review, validation, dan penetration testing sebelum     email phising diwajibkan untuk mengikuti e-learning terkait
dirilis ke publik untuk memastikan seluruh fungsi digital BCA    keamanan data & privasi kembali.
memenuhi standar keamanan dan privasi data.
                                                                 Sebagai bagian dari pengendalian privasi dan keamanan
Pada tahun 2025, BCA memperkuat arsitektur TI dengan             informasi yang mencakup pihak internal maupun eksternal
mengimplementasikan beberapa teknologi guna mendukung            (contoh: vendor/pemasok), BCA menerapkan persyaratan
integrasi sistem dan efisiensi operasional. Untuk meningkatkan   keamanan informasi bagi seluruh pihak ketiga yang akan
deteksi dan pencegahan serangan, BCA memanfaatkan                melakukan perjanjian kerja sama, termasuk melalui penilaian
Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning (ML) yang      risiko, evaluasi penyedia jasa, dan pengaturan kontraktual
mampu mengenali aktivitas anomali secara otomatis,               mengenai perlindungan data dan penanganan insiden.
termasuk perilaku pengguna dan serangan malware baru
secara real-time. Teknologi Database Activity Monitoring         Sertifikasi Sistem Manajemen dan Keamanan Data
(DAM) juga digunakan untuk mendeteksi penyalahgunaan             Sebagai wujud integritas terhadap keandalan layanan dan
akses dan aktivitas mencurigakan dalam sistem.                   keamanan informasi, sebagian besar operasional BCA telah
                                                                 memperoleh berbagai sertifikasi internasional.
Untuk menjaga & memastikan integritas dan pelindungan
data, BCA menerapkan beragam mekanisme pengamanan                Penerapan standar-standar tersebut menunjukkan komitmen
termasuk Data Loss Prevention (DLP), Database Activity           BCA dalam menjaga integritas dan keamanan data nasabah,
Monitoring (DAM), Information Rights Management (IRM),           memastikan keberlanjutan layanan perbankan digital yang
serta data classification guna mencegah akses tidak sah          andal, efisien, serta sesuai dengan praktik terbaik global.
terhadap informasi sensitif. Keamanan jaringan diperkuat
melalui web secure gateway, API security, Web Application
Firewall, dan BOT detection yang terintegrasi dengan sistem
perlindungan data. Aktivitas digital dipantau secara real-time       ISO/IEC 27001:2013                 ISO/IEC 27001:2022
                                                                    Data center operation             IT security management
oleh Security Monitoring Center (SMC) yang beroperasi 24
                                                                           services                            system
jam guna mendeteksi serangan siber, data breach, maupun
advanced persistent threat (APT), serta memastikan respons
cepat dan efektif terhadap setiap potensi ancaman.

Selain itu, sistem keamanan juga diperkuat dengan penerapan                                             ISO/IEC 27701:2019
                                                                    ISO/IEC 9001:2015
multi-factor authentication (MFA), One Time Password (OTP),                                             IT architecture, data
                                                                    Data center network
                                                                                                       management & service
dan end-to-end encryption untuk mengamankan akses,                        services
                                                                                                         quality group (ADQ)
transaksi, serta pertukaran data. Pengamanan tambahan
diterapkan pada perangkat kerja dan akun dengan hak
akses istimewa (privilege ID monitoring) untuk mencegah
penyalahgunaan.
                                                                                                             PCI DSS 3.2.1
                                                                   ISO/IEC 20000-1:2018
Dalam rangka memantau dan menanggapi ancaman keamanan                                                        Payment card
                                                                     Data center system
                                                                                                             data security
informasi, BCA memiliki tim IT Security Monitoring Center
(SMC) yang beroperasi 24/7 melakukan threat hunting untuk
menganalisis metode, teknik, taktik, prosedur, dampak, dan

                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   47
Page 50
        P e r b a n k a n   B e r k e l a n j u t a n




Pengelolaan Data dan Informasi                                    Kebijakan Pelindungan Data Nasabah
[2-25, 418-1] [FN-CB-230a.1]                                      BCA menerapkan Kebijakan Pelindungan Data dan Informasi
BCA mengelola data nasabah, mitra, dan pekerja secara             Konsumen serta Kebijakan Privasi yang dapat diakses publik
terpusat melalui data center serta arsip fisik di kantor cabang   melalui situs resmi https://bca.id/policies. Kebijakan privasi
sesuai Kebijakan Pengamanan Informasi No. 196/SK/DIR/2024         dan prosedur pelindungan data tersebut diintegrasikan dalam
dan Kebijakan Pengelolaan Arsip Sentralisasi No. 149/SE/          kerangka manajemen risiko operasional dan kepatuhan di
POL/2024. Arsip digital dikelola oleh ISG, sedangkan arsip        seluruh entitas BCA, sehingga pengelolaan privasi menjadi
fisik diatur secara sentral dan nonsentral. Data nasabah          bagian tidak terpisahkan dari sistem pengawasan dan
diklasifikasikan dan disimpan tanpa retensi untuk memastikan      pengendalian risiko perusahaan secara menyeluruh.
ketersediaan saat dibutuhkan.
                                                                  Nasabah berhak mengakses, memperbarui, menghapus,
Seluruh pekerja wajib menjaga kerahasiaan data sesuai Kode        dan mengoreksi data pribadi mereka. Hak nasabah sebagai
Etik dan dilarang membagikan informasi tanpa persetujuan          subjek data pribadi dapat dilihat pada tautan https://www.
nasabah, kecuali diatur oleh hukum. Risiko privasi dipantau       bca.co.id/en/informasi/Kebijakan
sebagai bagian dari risiko operasional dan reputasi.
                                                                  Laporan pelanggaran privasi dapat disampaikan
BCA tidak menyewakan, menjual, atau menyediakan data              melalui Whistleblowing System, yang ditangani oleh Anti-
kepada pihak ketiga dengan tujuan selain untuk penyelesaian       Fraud Bureau di bawah Risk Management Division (MRK). Jika
transaksi/layanan keuangan, atau sebagaimana di atur dalam        diperlukan, BCA dapat memblokir sementara akun nasabah
UU Pelindungan Data Pribadi.                                      untuk melindungi keamanan data. Selama periode pelaporan,
                                                                  tidak terdapat kasus pelanggaran atau kebocoran data
Kebijakan terkait Privasi dan                                     nasabah yang berdampak signifikan terhadap operasional.
Keamanan Data [2-25, 418-1]
BCA menerapkan kebijakan pelindungan data dan privasi             Pekerja yang terbukti melanggar privasi nasabah akan
nasabah yang berlaku bagi seluruh pekerja di setiap level         dikenai sanksi sesuai ketentuan ketenagakerjaan
jabatan. Berdasarkan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Bab           berdasarkan Pedoman Penanganan Kasus Pelanggaran (SK
20 Pasal 58 ayat 1.e dan Kode Etik, setiap Insan BCA wajib        Direksi No. 021/SK/DIR/2012) dan dilaporkan melalui sistem
menjaga kerahasiaan data, serta dilarang mengungkapkan            ORMIS-LED oleh Risk Management Division (MRK). Audit
atau memperjualbelikan informasi pelanggan, sistem                kepatuhan terhadap kebijakan privasi dilakukan secara
manajemen informasi, data pekerja, informasi pemasok atau         berkala minimal setiap tiga tahun oleh Divisi Audit Internal,
mitra, hingga perjanjian dengan pemerintah.                       dengan audit terakhir pada 2023 dan berikutnya dijadwalkan
                                                                  paling lambat pada 2026.
Untuk memastikan pelindungan data pribadi, BCA telah
menugaskan pejabat yang berperan sebagai Data Protection          KEAMANAN SIBER
Officer (DPO). DPO bertanggung jawab untuk memantau
kepatuhan terhadap regulasi, mengelola risiko, dan                Manajemen Risiko Keamanan
mengkoordinasikan isu pemrosesan data pribadi. Pengelolaan        Siber [FN-CB-230a.2]
data dilakukan dengan memperhatikan prinsip privacy by            Penerapan tata kelola keamanan siber mencakup
design, termasuk pada penggunaan data internal untuk              pengelolaan risiko dan ketahanan siber di seluruh lini bisnis,
kegiatan seperti cross-selling atau kerja sama dengan anak        berdasarkan Kebijakan Manajemen Risiko Keamanan
perusahaan, dengan tetap menjamin kepatuhan terhadap              Siber. Proses ini dijalankan melalui mekanisme three
kebijakan privasi dan peraturan yang berlaku.                     lines of defense yang melibatkan pengawasan strategis
                                                                  hingga evaluasi operasional untuk memastikan efektivitas
Sepanjang tahun pelaporan, tidak terdapat insiden kebocoran       perlindungan data dan sistem informasi.
data, baik yang bersumber dari internal maupun dari pihak
ketiga atau vendor. Setiap potensi pelanggaran privasi dapat      Board of Governance
dilaporkan melalui WBS dan akan ditindaklanjuti oleh Anti-        Dewan Komisaris berperan melakukan pengawasan
Fraud Bureau setelah melalui proses validasi dan investigasi      aktif terhadap pelaksanaan manajemen risiko keamanan
sesuai ketentuan yang berlaku.                                    siber, sementara Direksi bertanggung jawab penuh atas
                                                                  penerapannya dan memastikan seluruh kebijakan dijalankan
                                                                  secara konsisten di seluruh unit kerja.




48       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 51
    Three Lines of Defenses
    1. First Line of Defense
       Fungsi ini dijalankan oleh Information Technology Security Group (ISG) yang independen dalam menangani
       keamanan dan ketahanan siber. ISG bertugas melakukan inventarisasi dan penilaian aset TI dan non-TI, memantau
       potensi kerentanan, serta melaksanakan pengujian keamanan secara berkala.
    2. Second Line of Defense
       Subdivisi Cyber Security Risk Management (CSM) bertanggung jawab mengembangkan, memantau, dan meninjau
       efektivitas penerapan manajemen risiko keamanan siber sebagai bagian dari proses governance. CSM juga
       menyusun kebijakan, strategi, serta kerangka kerja keamanan siber dan melakukan uji ketahanan siber untuk
       memastikan kesiapan sistem terhadap ancaman.
    3. Third Line of Defense
       Divisi Audit Internal (DAI) memastikan lapisan pertama dan kedua berfungsi optimal. Sebagai unit independen,
       DAI menilai efektivitas pengendalian internal, mengevaluasi hasil audit, dan memantau tindak lanjut temuan
       terkait pengelolaan risiko keamanan siber.




Tanggung jawab pengawasan keamanan siber dilakukan secara lintas direktorat, dengan pemantauan khusus oleh Komite
Manajemen Risiko, Komite Manajemen Risiko Terintegrasi, Komite Pemantau Risiko, dan Komite Tata Kelola Terintegrasi.
Evaluasi keamanan siber dilaksanakan setiap tiga bulan sesuai ketentuan SEOJK No. 29/SEOJK.03/2022 tentang Ketahanan
dan Keamanan Siber bagi Bank Umum.

Pengembangan Keamanan Siber: People, Process, dan Technology


     People                                     Process                              Technology
     Peningkatan kesadaran dan kapasitas        Kepatuhan terhadap regulasi          Penguatan sistem dilakukan melalui IT
     pekerja dilakukan melalui e-learning,      dan undang-undang terkait            Security Monitoring Center yang beroperasi
     simulasi phishing, video dan morning       keamanan siber diterapkan di         24/7 dan pembentukan Information Security
     briefing frontliner, serta kampanye        seluruh aktivitas operasional        Incident Response Team (ISIRT) untuk
     tahunan Cyber Security Month.              yang melibatkan data nasabah.        menangani insiden siber dan melakukan uji
     Pelatihan teknis seperti penetration                                            ketahanan secara rutin agar sistem tetap
     test, ethical hacking, dan cyber                                                terlindungi dari ancaman digital.
     defense juga diberikan, termasuk bagi
     pihak ketiga yang bekerja sama.




Ketahanan Teknologi dalam Mendukung Keamanan Siber
Ketahanan infrastruktur dan arsitektur teknologi informasi menjadi fondasi utama dalam menjaga keamanan, stabilitas, dan
keberlanjutan operasional perbankan digital. Melalui pendekatan resilience technology, sistem keamanan BCA dirancang
untuk melindungi seluruh rantai nilai mulai dari aplikasi, jaringan, hingga data dari potensi ancaman seperti virus, malware,
eksploitasi kerentanan, maupun kebocoran data akibat kelemahan kontrol internal.

Sebagai bagian dari manajemen risiko siber, tim ISG telah mengimplementasikan mitigasi untuk mengelola ketahanan dan
keamanan siber di tingkat operasional, termasuk mitigasi terhadap serangan virus, malware, vulnerability exploit, serta kontrol
internal yang dapat menyebabkan kebocoran data.

Untuk mengantisipasi insiden terkait keamanan informasi, BCA menetapkan Business Continuity Management dan Business
Continuity Plan (BCP) serta secara rutin melakukan pengujian untuk memastikan efektivitas nya. BCA menerapkan prosedur
penanganan insiden keamanan informasi yang terstruktur dalam empat tahap:


                         1                               2                               3                                  4
       Persiapan                         Deteksi dan                    Pemberantasan                     Aktivitas
       yang mencakup                     Analisis                       & Pemulihan                       Pascainsiden
       identifikasi aset                 untuk                          Penahanan                         melalui pelaporan,
       kritis, perlindungan,             mengidentifikasi               strategi respons,                 analisis akar
       dan vulnerable                    insiden serta menilai          containment                       penyebab, dan
       analysis                          dampaknya                      & remediation,                    perbaikan sistem.
                                                                        system assessment
                                                                        recovery




                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   49
Page 52
        P e r b a n k a n   B e r k e l a n j u t a n




Pengawasan dijalankan oleh Security Monitoring Center             BCA telah menunjuk Chief Information Security Officer (CISO)
(SMC) yang beroperasi 24 jam setiap hari, serta Information       sebagai pejabat yang bertanggung jawab atas keamanan
Security Incident Response Team (ISIRT) yang secara rutin         informasi serta memimpin IT Security Group (ISG) sebagai first
menjalani simulasi serangan (adversarial simulation dan table-    line of defense, sementara pengawasan lanjutan dilakukan
top exercise) minimal satu kali setahun untuk memastikan          oleh subdivisi manajemen risiko sebagai second line, sesuai
kesiapsiagaan. Selain itu, kegiatan threat hunting dijalankan     ketentuan SEOJK No. 29/SEOJK.03/2022 tentang Ketahanan
untuk menganalisis tren, taktik, dan teknik serangan yang         dan Keamanan Siber bagi Bank Umum.
berkembang.
                                                                  Pengawasan Sistem Keamanan Informasi
BCA juga mengadopsi desain high availability untuk                Sistem keamanan informasi dievaluasi secara berkala oleh
memastikan keandalan sistem dan meminimalkan                      tim audit internal maupun eksternal, guna memastikan
downtime. Infrastruktur dilengkapi mekanisme pemantauan           sistem pengelolaan data berjalan efektif dan sesuai standar.
berlapis, capacity planning tahunan, dan strategi disaster        Assessment ISO 27001 menjadi bagian dari evaluasi dan
recovery yang telah diotomasi untuk sistem-sistem kritikal.       dilakukan setiap tahun. BCA juga menjalankan audit keamanan
                                                                  sesuai ketentuan Bank Indonesia dan OJK yang dilakukan
Setiap pengadaan baru melalui vendor atau mitra teknologi         minimal setiap tiga tahun oleh auditor independen, bekerja
wajib menjalani cyber security due diligence serta pemindaian     sama antara unit IT Security dan IT Procurement. Selain itu,
keamanan dengan scanning tools untuk memastikan                   dilakukan cyber security due diligence terhadap pihak ketiga
kepatuhan terhadap standar keamanan internal. Sepanjang           sebelum menjalin kerja sama, guna memastikan kesiapan dan
tahun 2025, tidak terdapat insiden kebocoran data, termasuk       kepatuhan keamanan mereka terhadap standar BCA.
dari pihak ketiga, karena penerapan data masking, enkripsi
end-to-end , dan kontrol akses berlapis dalam setiap              Audit eksternal terkait sistem informasi dilakukan setahun
pengembangan aplikasi.                                            sekali, pelaksanaan audit tahun 2025 dilakukan oleh KAP Rintis,
                                                                  Jumadi, Rianto & Rekan, anggota jaringan global PwC dengan
Pengembangan arsitektur TI mengacu pada kerangka kerja            fokus pada penilaian risiko, pengamanan aset, kontrol deteksi,
TOGAF (The Open Group Architecture Framework) yang                potensi kebocoran data, serta proses backup dan pemulihan.
berfungsi sebagai panduan dalam merancang, mengelola,             Hasil audit dilaporkan kepada Direksi untuk ditindaklanjuti
dan mengintegrasikan sistem teknologi secara efisien. Dalam       oleh unit terkait sesuai rekomendasi.
pengelolaan keamanan siber, BCA mengadopsi kerangka
NISD (Network and Information Systems Directive) sebagai          Secara tahunan, tingkat kematangan keamanan siber dinilai
acuan praktik terbaik dalam perlindungan infrastruktur kritikal   berdasarkan standar OJK. Pada tahun 2025, BCA mendapat
dan respons insiden. Dari sisi aplikasi, BCA menerapkan           peringkat 1 (terbaik). Pengembangan sistem keamanan
pendekatan microservices architecture untuk memastikan            informasi juga dilakukan dengan dukungan konsultan eksternal
fleksibilitas dan skalabilitas sistem digital.                    guna menyusun rencana peningkatan keamanan tiga tahun
                                                                  ke depan.



Pelatihan terkait Keamanan Data & Siber
Seluruh pekerja BCA, termasuk pekerja kontrak, secara rutin mengikuti pelatihan dan pembaruan informasi terkait keamanan
siber serta pelindungan data untuk memperkuat kesadaran dan ketahanan terhadap ancaman digital. Edukasi dilakukan
melalui e-learning wajib tentang keamanan siber dan kampanye phishing simulation yang diikuti oleh pekerja tetap, kontrak,
hingga outsourcing. Pekerja yang teridentifikasi dalam simulasi phishing diwajibkan mengikuti pelatihan keamanan siber
kembali guna memperkuat kebiasaan aman dalam bertransaksi digital.

Selain itu, BCA menggelar Cyber Security Awareness Month setiap bulan Oktober, yang diisi dengan berbagai kegiatan seperti
webinar, sosialisasi, dan penilaian budaya keamanan siber yang diikuti oleh seluruh pekerja, termasuk pekerja kontrak. Tim
keamanan siber juga secara rutin mengikuti pelatihan teknis dan memperoleh sertifikasi profesional di bidang pertahanan siber
dan ethical hacking, seperti CompTIA Security+, CEH, CISSP, OSCP, dan eCPPT, guna memastikan kesiapan dan kompetensi
teknis yang andal dalam menghadapi ancaman siber yang terus berkembang.



                                                           2025                2024                       2023
     Jumlah Peserta E-Learning
     Keamanan Siber & Privasi Data                       34.475               33.741                    32.625




50       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 53
                                                   Perbankan yang Berkelanjutan


BCA memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang tahun 2025, yang tercermin dari kinerja
keuangan dan operasional yang solid serta sejalan dengan target yang telah ditetapkan. Peningkatan ini turut mendukung
stabilitas sektor perbankan Indonesia melalui penyaluran kredit produktif dan efisiensi operasional yang berkelanjutan.
Sepanjang periode pelaporan, BCA tidak menerima bantuan finansial dalam bentuk apa pun dari pemerintah, mencerminkan
kemandirian dan ketahanan finansial perusahaan dalam menjalankan operasionalnya. [201-4]

Capaian dan Target 2025
Capaian vs Target Kinerja
                               Uraian                  Target 2025           Pencapaian 2025              2024              2023

Pertumbuhan Kredit                                             6% -8%                         7,7%              13,8%             13,9%

Cost to Income (CIR)                                         33% -34%                       30,7%               31,3%             33,9%

Return on Asset (ROA)                                       3,6% -3,8%                        3,9%              3,9%               3,6%

Return on Equity (ROE)                                       21% -23%                       23,3%            24,6%                23,5%



Nilai Ekonomi yang Dihasilkan dan Didistribusikan [201-1]
BCA terus menciptakan nilai melalui kegiatan operasional yang sehat dan berdaya saing. Nilai ekonomi yang dihasilkan
mencerminkan kinerja keuangan yang solid dan kontribusi nyata terhadap pemangku kepentingan melalui distribusi nilai kepada
pekerja, pemegang saham, pemerintah, serta masyarakat luas. Melalui pengelolaan bisnis yang bertanggung jawab, BCA
berupaya menjaga keseimbangan antara penciptaan nilai ekonomi dan tanggung jawab sosial lingkungan guna mendukung
pertumbuhan ekonomi nasional secara inklusif dan berkelanjutan.

Nilai Ekonomi Dihasilkan dan Didistribusikan (dalam miliar rupiah) [201-1]
                                       Uraian                         2025                     2024                     2023

A. Nilai Ekonomi Dihasilkan

Pendapatan Bunga dan Syariah                                                  98.913                  94.796                      87.207

Pendapatan dan Bunga Asuransi - Bersih                                           145                    1.356                      1.235

Pendapatan Operasional Lainnya                                                26.313                  22.932                     20.555

Penghasilan (Beban) Komprehensif Lain                                          1.346                    (345)                     (1.106)

Jumlah Nilai Ekonomi Langsung Dihasilkan                                     126.717                  118.739                    107.891

B. Nilai Ekonomi Didistribusikan

Beban Bunga dan Syariah                                                       13.365                   12.532                     12.269

Beban Operasional                                                             36.734                  36.300                     35.492

Beban Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai Aseta)                               4.011                   2.034                       1.056

Pembayaran Dividen                                                            37.595                  34.209                      26.196

Pembayaran kepada Pemerintah                                                  13.698                   13.367                     11.522

Investasi untuk Masyarakat (Bakti BCA)                                           160                      170                        153

Total Nilai Ekonomi Didistribusikan                                          105.563                  98.612                     86.688

C. Nilai Ekonomi Ditahan (A-B)                                                21.154                   20.127                    21.203

 Keterangan:
 a) termasuk Agunan yang Diambil Alih (AYDA)




                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk       51
Page 54
        P e r b a n k a n   B e r k e l a n j u t a n




Pengelolaan Perpajakan                                           kepada para pemegang saham kami. Data pajak-pajak
[201-4, 207-1, 207-2, 207-3]                                     perusahaan juga dapat diakses secara publik dalam Laporan
                                                                 Keuangan Audited yang dilampirkan pada Laporan Tahunan
BCA menjalankan kewajiban perpajakan secara patuh,               di website perusahaan.
transparan, dan sesuai dengan ketentuan perundangan
yang berlaku. Berdasarkan Undang-Undang No. 7 Tahun 2021         BCA menyediakan saluran pelaporan melalui mekanisme
tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, BCA memenuhi           whistleblowing system untuk seluruh pemangku kepentingan,
persyaratan sebagai Perseroan Terbuka dengan minimal             serta melalui call center dan jaringan cabang untuk nasabah
40% saham publik, sehingga berhak memperoleh insentif            atau pihak eksternal yang memiliki pertanyaan terkait
tarif Pajak Penghasilan Badan sebesar 3% lebih rendah dari       kepatuhan pajak. Laporan yang diterima ditangani melalui
tarif umum 22%. Pada tahun 2025, BCA menyetorkan pajak           beragam pendekatan, termasuk konsultasi dengan konsultan
sebesar Rp13.698 miliar kepada pemerintah sebagai bentuk         pajak eksternal ataupun diskusi dengan otoritas perpajakan
kontribusi terhadap penerimaan negara.                           melalui kanal konsultasi resmi.

Strategi pengelolaan pajak diintegrasikan dengan operasional     Dalam berinteraksi dengan otoritas pajak, BCA menerapkan
bisnis melalui penyelarasan aktivitas operasional dengan         pendekatan yang profesional, terutama saat diperlukan
ketentuan perpajakan yang berlaku. Strategi ini juga mencakup    seperti dalam proses audit atau permintaan informasi. Di luar
manajemen risiko terkait perpajakan, meliputi identifikasi,      itu, BCA juga melakukan komunikasi proaktif secara terbatas
pemantauan, dan rekonsiliasi berkala guna memastikan             untuk membahas implementasi peraturan baru, penyelarasan
kepatuhan dan akurasi pelaporan. Strategi perpajakan BCA         pemahaman perlakuan pajak, serta penyampaian masukan
dikelola oleh manajemen eksekutif dan Accounting and Tax         terkait pelaksanaan regulasi. Keterlibatan dalam advokasi
Division. Peninjauan dan persetujuan dokumentasi manajemen       kebijakan publik dilakukan melalui asosiasi industri, dengan
perpajakan dilakukan secara tahunan di bawah kewenangan          prinsip transparansi melalui forum resmi, keterlibatan regulator
Direksi.                                                         terkait, serta penyampaian usulan yang patuh pada ketentuan
                                                                 hukum yang berlaku.
Dalam hal manajemen risiko, BCA menerapkan prosedur
komprehensif yang meliputi analisis transaksi, pemantauan        Otoritas pajak serta investor merupakan pemangku
perubahan peraturan, pembaruan kebijakan, kontrol internal,      kepentingan eksternal yang berpengaruh terhadap kebijakan
serta pelatihan staf. Pemantauan dilakukan secara bulanan        perpajakan BCA. Tindak lanjut terhadap masukan dilakukan
melalui proses reviu dan rekonsiliasi data, dengan pemisahan     melalui konsultasi dengan konsultan pajak eksternal serta
fungsi operasional dan pengawasan untuk menjaga                  diskusi melalui forum asosiasi industri untuk memastikan
independensi. Pelaksanaan pengawasan kepatuhan tata              bahwa setiap pandangan yang disampaikan ditangani secara
kelola dan proses audit pajak dilakukan oleh auditor eksternal   tepat dan sesuai ketentuan.
dengan bukti Laporan Auditor Independen yang disampaikan




52       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 55
                                               Praktik Keuangan Berkelanjutan


BCA berperan aktif dalam mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon nasional dan global melalui penerapan
prinsip keuangan berkelanjutan di seluruh lini bisnis. Penerapan ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang
bisnis, mengelola risiko keuangan akibat perubahan iklim, memperkuat reputasi, serta meningkatkan daya saing bank. Melalui
strategi pembiayaan berkelanjutan, inovasi produk hijau, dan integrasi aspek LST dalam pengambilan keputusan, BCA
berkontribusi pada pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) dan komitmen Net Zero Emissions (NZE) Indonesia.

RENCANA AKSI KEUANGAN BERKELANJUTAN (RAKB)

Setiap tahunnya, BCA patuh menyusun dan menyampaikan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) kepada OJK, yang
mencakup peningkatan pembiayaan untuk Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KUB), pengembangan kapasitas internal, serta
penyesuaian organisasi, manajemen risiko, tata kelola, dan/atau standar prosedur operasional. Subdivisi ESG secara rutin
memantau dan memverifikasi laporan kinerja keberlanjutan dari setiap unit kerja untuk memastikan keakuratan, efektivitas
pelaksanaan program, dan kesesuaian pencapaian dengan target yang telah ditetapkan. Selain itu, BCA melaksanakan audit
keberlanjutan secara berkala, sekurang-kurangnya setiap tiga tahun, guna menilai kesesuaian implementasi kebijakan dan
kinerja terhadap target dalam RAKB. Pada periode pelaporan ini, realisasi RAKB BCA telah melampaui target yang ditetapkan
untuk tahun 2025.

Secara ringkas, target RAKB 2025 mencakup:
1. Peningkatan Pembiayaan Berkelanjutan:
   a. Menargetkan pertumbuhan pembiayaan berkelanjutan sebesar 6% per tahun.
   b. Meningkatkan porsi portofolio pembiayaan berkelanjutan hingga minimal 20% dari total kredit bank.
   c. Aktif mencari peluang pembiayaan keberlanjutan di sektor ramah lingkungan seperti pengembangan program khusus
      UMKM, kendaraan listrik (EV), dan menawarkan pinjaman terkait target keberlanjutan (SLL).
2. Pengembangan Kapasitas Internal:
   a. Memberikan pelatihan keberlanjutan tingkat lanjut kepada 40% pekerja terkait.
   b. Mewajibkan pembekalan tentang keberlanjutan bagi semua pekerja yang mendapat promosi pada jenjang tertentu.
   c. Menyelenggarakan program penyegaran (refreshment) untuk jajaran manajemen.
3. Penyesuaian Organisasi, Manajemen Risiko, dan Standar Prosedur Operasional:
   a. Menyusun kebijakan dan sistem baru terkait taksonomi hijau, lingkungan kerja yang saling menghormati, dan kemitraan
      bisnis berbasis ESG.
   b. Mengadakan kampanye internal untuk meningkatkan kesadaran ESG (Lingkungan, Sosial, Tata Kelola).
   c. Melakukan uji coba risiko iklim (Climate Risk Stress Test) pada 100% portofolio dan mengembangkan manajemen
      risiko iklim.
   d. Menyempurnakan perhitungan jejak karbon perusahaan, termasuk emisi yang berasal dari aktivitas pembiayaan.

PEMBIAYAAN YANG BERTANGGUNG JAWAB

BCA mengintegrasikan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) ke dalam strategi bisnis untuk memastikan pertumbuhan
pembiayaan yang berkelanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. Komitmen
ini diwujudkan melalui peningkatan portofolio pembiayaan berkelanjutan (KKUB), mencakup Kegiatan Usaha Berwawasan
Lingkungan (KUBL) serta pembiayaan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dengan memperluas dukungan pada
sektor-sektor ramah lingkungan, BCA turut berkontribusi dalam mendorong transisi menuju ekonomi rendah karbon di Indonesia.



Portofolio Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB)

                        Uraian                                Satuan               2025               2024                2023

Jumlah produk yang memenuhi kategori kegiatan usaha berkelanjutan

1. Penghimpunan dana                                   Jumlah Produk                         -                   -               -
2. Penyaluran dana                                     Jumlah Produk                         3                   3               3




                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk     53
Page 56
          P e r b a n k a n    B e r k e l a n j u t a n




                                  Uraian                                               Satuan                    2025                  2024               2023

Total aset produktif kegiatan usaha berkelanjutan

3. Total Kredit/Pembiayaan KKUB                                              Rp miliar                             255.383                  228.566          203.086

4. Total Nonkredit/Pembiayaan Non-KKUB                                       Rp miliar                             735.642                  694.294          613.160

Total Kredit/Pembiayaan Bank                                                 Rp miliar                             991.025                  922.860          816.246

Persentase total kredit/pembiayaan KKUB                                      %                                            25,8                 24,8               24,9

 Keterangan:
 Produk yang digunakan untuk penyaluran dana KKUB diintegrasikan dengan produk kredit/pembiayaan yang sudah ada di BCA.


Komposisi Outstanding Portofolio Pembiayaan KKUB Berdasarkan Segmen Usaha [FS6]
                                                                                   2025                              2024                             2023
                              Uraian
                                                                        Rp miliar             %            Rp miliar             %           Rp miliar        %

Portofolio Pembiayaan KUBL                                                  113.075              44,3          98.765                43,2       87.048            42,9

  Korporasi                                                                105.959                41,5         92.236                40,4       82.502            40,6

  Komersial                                                                   2.505                1,0           2.927                1,3        1.900             1,0

  Konsumer                                                                     2.771               1,1           1.967                0,8         1.011            0,5

  Green bonds/Sukuk                                                            1.839               0,7           1.635                0,7         1.635            0,8

Portofolio Pembiayaan UMKM                                                 142.308                55,7        129.801                56,8       116.038           57,1

Total Portofolio Pembiayaan KKUB                                          255.383                 100        228.566             100,0        203.086         100,0



Di tahun 2025, BCA mencatat portofolio pembiayaan KKUB sebesar Rp255,4 triliun atau meningkat 11,7% dibandingkan tahun
lalu yang sebesar Rp229 triliun. Persentase tersebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan target pembiayaan KKUB yang
sebesar 6%. Portofolio pembiayaan KKUB mencakup pembiayaan KUBL dengan 44,3% dan pembiayaan UMKM sebesar 55,7%.
Total portofolio kredit KKUB setara dengan 25,8% dari total portofolio tahun 2025. [FS10]

Peningkatan portofolio pembiayaan berkelanjutan (KKUB) didorong oleh meningkatnya kesadaran pemangku kepentingan
terhadap isu perubahan iklim yang membuka peluang bisnis berbasis solusi hijau. Integrasi aspek LST dalam pembiayaan
menjadi salah satu strategi utama BCA untuk memperkuat kontribusi terhadap ekonomi rendah karbon, antara lain melalui
penerapan skema Sustainability-Linked Loan (SLL). Dalam skema SLL,debitur menetapkan Key Performance Indicator (KPI)
dan Sustainability Performance Targets (SPT) yang relevan dengan sektor usaha, seperti sertifikasi keberlanjutan atau target
penurunan emisi gas rumah kaca. Debitur yang mencapai target berhak memperoleh insentif sesuai kesepakatan. Hingga
akhir tahun 2025, nilai outstanding pembiayaan SLL mencapai Rp2,6 triliun.




     Engagement Proaktif Melalui Sosialisasi TKBI
     BCA meyakini bahwa dialog yang proaktif adalah kunci untuk mendukung keberlanjutan debitur. Melalui sesi sosialisasi
     Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) pada September 2025, BCA membuka ruang interaksi
     dengan para debitur korporasi. Inisiatif ini dihadiri oleh lebih dari 300 peserta, yang secara khusus berasal dari sektor-
     sektor prioritas seperti Energi, Kehutanan dan Lahan (AFOLU/Agriculture Forestry and Land-Use), Real Estat Komersial
     (CRE/Commercial Real Estate), serta Transportasi & Penyimpanan (T&S/Transportation and Storage), dengan tujuan
     untuk bersama-sama mengidentifikasi dan memahami risiko serta peluang terkait sustainability yang spesifik untuk
     setiap sektor usaha.

     Dalam sesi tersebut, BCA tidak hanya menginformasikan peserta mengenai kerangka kerja dan peta jalan TKBI, tetapi
     juga memfasilitasi diskusi mendalam hingga pembahasan kriteria skrining teknis (technical screening criteria) yang
     relevan untuk setiap Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI). Langkah konkret ini merupakan wujud nyata
     dukungan BCA untuk membantu debitur mengelola tantangan transisi dan memberikan landasan bagi mereka untuk
     mulai menyusun rencana transisi yang efektif, yang pada akhirnya akan memperkuat ketahanan bisnis mereka dalam
     jangka panjang.




54         Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 57
Portofolio Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan
Portofolio Kredit KUBL Berdasarkan Sektor Usaha (Rp miliar) [FS6, FS8]
                 Jenis Usaha Berwawasan Lingkungan                                                2025                           2024                           2023

Energi Terbarukan                                                                                            6.199                         2.993                           2.189

Efisiensi Energi                                                                                               539                           254                              74

Pencegahan dan Pengendalian Polusi                                                                               78                            35                             30

Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Penggunaan Lahan                                                   77.499                         69.561                         67.848
yang Berkelanjutan

Transportasi Ramah Lingkungan                                                                              10.198                          9.447                          8.030


Pengelolaan Air dan Air Limbah yang Berkelanjutan                                                           4.709                          4.058                           1.388

Produk Ramah Lingkungan                                                                                     4.090                          4.530                          5.572

Bangunan Berwawasan Lingkungan                                                                              5.624                          5.694                              75

Kegiatan Usaha yang Berwawasan Lingkungan Lainnya                                                           4.139                           2.193                         1.843

Total                                                                                                    113.075                         98.765                         87.048


Penjelasan lengkap terkait portofolio kredit berdasarkan sektor usaha dan segmen (korporasi, komersial & SME dan konsumer)
dapat diakses pada Laporan Tahunan. [FN-CB-000.B]


Pembiayaan pada Perusahaan Industri Kelapa Sawit yang Bersertifikasi [FS10]
                                                              2025                                          2024                                         2023

Status Sertifikasi ISPO & RSPO
                                               Jumlah               Outstanding              Jumlah               Outstanding               Jumlah             Outstanding
                                             Perusahaan              (Rp miliar)           Perusahaan              (Rp miliar)            Perusahaan            (Rp miliar)

Tersertifikasi ISPO                                         28                16.837                      32                 13.679                     28               12.562

Tersertifikasi RSPO                                          18                21.112                    20                 20.828                      22              22.405

Tersertifikasi ISPO dan RSPO                                34                  4.701                     16                  5.267                     13                5.477

Total                                                       80               42.649                      68                 39.774                      63             40.444
 Keterangan:
 Perusahaan yang memiliki sertifikat sebagian besar merupakan debitur korporasi dengan outstanding 70% dari total outstanding yang bergerak di sektor Perkebunan Kelapa Sawit dan
 Industri Minyak Kelapa Sawit. [FS11]


Penyaluran pembiayaan pada KUBL, khususnya di sektor Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Penggunaan Lahan yang
Berkelanjutan memiliki outstanding terbesar dengan total mencapai Rp77,5 triliun hingga akhir 2025. Untuk mendorong praktik
bisnis yang bertanggung jawab, BCA mengimbau debitur agar memiliki sertifikasi keberlanjutan seperti ISPO dan RSPO untuk
industri kelapa sawit, FSC dan PEFC untuk pengolahan kayu, serta UTZ Certification untuk komoditas kopi dan kakao. Selain
itu, melalui Surat Keputusan Direksi No. 268/SK/DIR/2021, BCA menerapkan kebijakan ketat dalam pembiayaan sektor kelapa
sawit guna memastikan tidak ada dukungan terhadap praktik deforestasi maupun pelanggaran hak asasi manusia.

Dalam penerapannya, BCA juga melakukan diskusi aktif dan berkelanjutan dengan seluruh (100%) debitur terkait isu lingkungan
dan sosial. Diskusi ini dimulai sejak tahap pra-penyaringan (pre-screening), antara lain dengan meminta dan menelaah dokumen
lingkungan yang relevan seperti AMDAL atau UKL-UPL, sesuai dengan karakteristik dan skala usaha debitur. Selanjutnya, pada
tahap pemantauan dan peninjauan berkala (annual review), BCA melakukan evaluasi lanjutan melalui penelusuran informasi
publik dan pemberitaan di media terkait isu lingkungan dan sosial, serta kunjungan lapangan (site visit) untuk memastikan
kesesuaian praktik usaha debitur dengan komitmen keberlanjutan yang telah ditetapkan.

Pembiayaan Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah [FS6, FS7, FS8] [FN-CB-240a.1]
BCA terus memperkuat dukungannya terhadap sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui penyaluran pembiayaan
sebesar Rp142,3 triliun atau 55,7% dari total portofolio kredit tahun 2025. Melalui berbagai inisiatif berkelanjutan, BCA tidak
hanya memberikan akses permodalan, tetapi juga memberikan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas usaha, literasi
keuangan, dan daya saing pelaku UMKM agar mampu naik kelas secara berkelanjutan.




                                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk                   55
Page 58
          P e r b a n k a n    B e r k e l a n j u t a n




Program dan Inovasi Pembiayaan UMKM
BCA senantiasa memberikan dukungan nyata terhadap perkembangan pelaku usaha kecil, mikro dan menengah di Indonesia.
Pada tahun 2025, BCA memperkenalkan produk baru Kredit Multiguna Usaha (KMU) Merdeka, yang ditujukan bagi pelaku
usaha di sektor material, developer, dan kontraktor, guna mendukung program pemerintah dalam penyediaan 3 juta rumah
nasional. Program ini diharapkan dapat menciptakan efek berganda terhadap penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan
ekonomi lokal. Selain itu, BCA memiliki program KPR Sejahtera, sebuah fasilitas kredit yang membuka akses kepemilikan
hunian pertama bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui skema suku bunga tetap seumur kredit.

Selain itu, BCA melanjutkan sejumlah program unggulan yang telah terbukti memberikan dampak positif, seperti:
1. KMU Kartini, yang fokus pada pemberdayaan perempuan pengusaha dengan peningkatan akses pembiayaan dan pelatihan
   kewirausahaan;
2. BCA Bangga Lokal, yang kini diikuti oleh lebih dari 1.800 pelaku UMKM; dan
3. BCA UMKM Fest, ajang promosi digital yang membantu pelaku usaha memperluas jangkauan pasar.

Pilar Dukungan BCA bagi UMKM
Dalam mendukung penguatan dan pengembangan UMKM secara berkelanjutan, BCA menerapkan pendekatan menyeluruh
melalui tiga pilar utama dukungan UMKM, yaitu Pembiayaan, Pembinaan, dan Transaksi. Pendekatan ini dirancang untuk
menjangkau pelaku UMKM secara komprehensif, mulai dari peningkatan kapasitas usaha, kemudahan bertransaksi, hingga
akses pembiayaan yang inklusif.
1. Pilar Pembiayaan
   BCA menyediakan berbagai solusi pembiayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik UMKM, antara lain
   melalui Kredit Modal Usaha (KMU), Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta produk pembiayaan lainnya. Pilar ini bertujuan untuk
   memperluas akses permodalan, mendukung ekspansi usaha, dan memperkuat ketahanan finansial UMKM.
2. Pilar Pembinaan
   Melalui pilar pembinaan, BCA secara aktif memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM melalui program coaching,
   inkubasi bisnis, business matching, serta promosi produk. Program pembinaan ini juga diwujudkan melalui berbagai
   inisiatif seperti BCA Bangga Lokal, BCA UMKM Fest, Bakti BCA UMKM, dan program UMKM Go Export, yang bertujuan
   meningkatkan daya saing dan kapabilitas pelaku usaha di pasar domestik maupun global.
3. Pilar Transaksi
   Untuk mendukung efisiensi dan digitalisasi usaha, BCA menghadirkan berbagai solusi transaksi non-tunai bagi UMKM, antara
   lain melalui QRIS BCA, aplikasi Merchant BCA, serta integrasi layanan digital melalui myBCA. Pilar transaksi ini memudahkan
   pelaku UMKM dalam menerima pembayaran, mengelola transaksi, serta memperluas akses pasar secara digital.

Melalui penerapan ketiga pilar tersebut, BCA berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan UMKM secara berkelanjutan,
memperkuat ekosistem usaha, serta mendorong kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional.

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) [FS5, FS6, FS7] [FN-CB-240a.1]
Bank BCA memberikan penyaluran langsung program Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada Nasabah maupun Non-Nasabah BCA
yang memenuhi kriteria pembiayaan KUR. Selain melalui kantor cabang BCA, pengajuan KUR juga dapat dilakukan secara daring
melalui https://www.bca.co.id/en/bisnis/produk/pinjaman-bisnis/Kredit-Usaha-Rakyat. Program ini bertujuan meningkatkan
akses pembiayaan bagi UMKM, memperkuat permodalan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi serta penyerapan tenaga
kerja. Sepanjang tahun 2025, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp656,7 miliar.


Penyaluran KUR 2025 [FS6, FS7] [FN-CB-240a.1, FN-CB-240a.2]
                                                                                             Pembiayaan Maksimal
             Jenis KUR                           Jumlah Debitur                                                                           Komposisi (%)
                                                                                                  (Rp miliar)

Mikro                                                                     60                                                   4,5                          0,7

Ritel                                                                  1.945                                                652,2                         99,3

Jumlah                                                               2.005                                                  656,7                          100

 Keterangan: : Per akhir Desember 2025, BCA mencatat adanya tunggakan dari KUR senilai Rp44,3 miliar. [FN-CB-240a.2]


Penyaluran KUR Tahun 2025 berdasarkan Gender
                Jenis Kelamin                                    Jumlah Debitur                                  Jumlah Plafon Realisasi (Rp milliar)

Laki-Laki                                                                                     997                                                         310,7

Perempuan                                                                                    598                                                          195,3

Jumlah                                                                                     1.595                                                        506,0


56         Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 59
Pendampingan, Literasi                                              Selain itu, BCA terus memperbarui pemetaan portofolio kredit
Keuangan, dan Naik Kelas                                            berdasarkan Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) untuk
BCA meneguhkan komitmen mendukung pelaku UMKM                       mengidentifikasi aset yang rentan terhadap risiko fisik.
dengan aktif memperkuat literasi dan inklusi keuangan melalui
Pojok UMKM, pelatihan UMKM Go Export, pendampingan                  Penerapan CRMS dan Kerangka
dan penerbitan sertifikasi halal gratis, pelatihan pemasaran        Kerja TCFD [FN-CB-550a.2]
digital, dan pengelolaan keuangan usaha. Seluruh kegiatan ini       BCA telah mengintegrasikan manajemen risiko iklim melalui
menjadi bagian program keberlanjutan BCA untuk membantu             Climate Risk Management & Scenario Analysis (CRMS) sesuai
UMKM bertransformasi dari unbankable menjadi bankable,              dengan panduan OJK, yang secara fundamental selaras
dan secara bertahap naik kelas.                                     dengan kerangka kerja Task Force on Climate-related
                                                                    Financial Disclosures (TCFD), berfungsi untuk mengidentifikasi,
PENGELOLAAN RISIKO                                                  mengukur, dan mengungkapkan dampak iklim terhadap
TERKAIT IKLIM [201-2]                                               kinerja keuangan dan risiko strategis bank. Implementasi
                                                                    CRMS dan pelaporannya kepada regulator mencakup 100%
BCA senantiasa meningkatkan kemampuan dalam                         outstanding kredit dan pembiayaan, menunjukkan bahwa
mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengelola                 BCA memiliki ketahanan yang baik terhadap risiko iklim
risiko iklim secara menyeluruh. Upaya ini bertujuan untuk           serta potensi penguatan strategi transisi, terutama di sektor
meminimalkan dampak negatif perubahan iklim dan                     prioritas nasional seperti pertambangan, energi, konstruksi,
sekaligus memanfaatkan peluang yang muncul dari transisi            transportasi, pertanian, dan industri pengolahan.
menuju ekonomi rendah karbon. Pendekatan ini merupakan
bagian penting dari strategi keberlanjutan jangka panjang           Tata Kelola
BCA, sejalan dengan komitmen pemerintah Indonesia                   BCA berkomitmen untuk mengelola dampak risiko iklim
untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060.             dengan pengawasan yang dipimpin oleh Direktur Perencanaan
Pelaksanaan manajemen risiko iklim diawasi oleh Direksi dan         dan Keuangan (CFO) untuk memastikan integrasi risiko iklim
Dewan Komisaris melalui pelaporan berkala setidaknya dua            dalam strategi bisnis dan proses pengambilan keputusan
kali dalam setahun, guna memastikan integrasi risiko iklim          kredit. Direksi, sebagai penanggung jawab tertinggi, secara
dalam tata kelola perusahaan.                                       rutin membahas strategi iklim dan dekarbonisasi minimal dua
                                                                    kali setahun untuk memastikan pemahaman dan pengawasan
Identifikasi dan Analisis Dampak                                    yang efektif, dan melaporkan capaiannya secara transparan
Risiko Perubahan Iklim [FN-CB-550a.2]                               melalui Laporan Keberlanjutan, Laporan Tahunan, public
BCA menerapkan Climate Risk Stress Test (CRST) untuk menilai        expose, dan RUPS. Komitmen ini diperkuat melalui penetapan
ketahanan portofolio pembiayaan perusahaan terhadap risiko          Key Performance Indicator (KPI) yang mencakup aspek
fisik dan transisi yang disebabkan oleh perubahan iklim, sesuai     Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST) serta Keuangan
dengan kerangka Network for Greening the Financial System           Berkelanjutan. Pada tingkat implementasi, Subdivisi ESG
(NGFS). Analisis risiko transisi mencakup penilaian terhadap        bekerja sama dengan Risk Management Division (MRK) dan
perubahan kebijakan dan regulasi iklim, perkembangan                Grup Corporate Banking, Transaction, & Finance (GBKF),
teknologi rendah karbon, serta pergeseran preferensi pasar          serta unit kerja terkait lainnya guna menyelaraskan kebijakan
yang dapat mempengaruhi profil risiko dan arah strategi             pembiayaan dengan prinsip Keuangan Berkelanjutan.
perusahaan. Sementara itu, analisis risiko fisik berfokus pada
potensi dampak risiko dari bencana alam ekstrem, seperti            Strategi
banjir dan kekeringan, yang dapat mengganggu operasional            Sebagai bagian dari strategi untuk menjaga keberlanjutan
serta meningkatkan biaya pemulihan kerusakan dan adaptasi           jangka panjang, BCA mengembangkan peta jalan strategi
perusahaan.                                                         perubahan iklim yang berfungsi sebagai panduan transisi
                                                                    internal menuju portofolio rendah karbon. Strategi ini secara
Berdasarkan stress test yang telah dilakukan oleh Bank              spesifik mengelola risiko transisi dan risiko fisik dengan fokus
dengan parameter NZE dan makroekonomi nasional sesuai               pada langkah mitigasi pada sektor prioritas yang teridentifikasi
arahan OJK, pelaksanaan risk awareness sedari dini telah            memiliki konsentrasi risiko iklim, penguatan analisis skenario
meminimalisir dampak risiko perubahan iklim terhadap risiko         iklim untuk menguji ketahanan model bisnis, serta penyesuaian
kredit, pasar, likuiditas, dan operasional bank hingga level        proses bisnis dan pengambilan keputusan kredit sesuai
immaterial.                                                         dengan arah kebijakan OJK dan target NZE nasional. Untuk
                                                                    mendukung implementasi dan pemantauan, seluruh strategi
Untuk mengantisipasi dampak jangka panjang, BCA                     ini dirancang selaras dengan arah kebijakan OJK dan untuk
menjalankan langkah stategis, mencakup: [FN-CB-410a.2]              mendukung pencapaian target NZE nasional.
1. peningkatan kualitas dan integrasi data risiko iklim ke
   dalam sistem analisis internal;                                  Manajemen Risiko
2. penguatan tata kelola risiko melalui unit kerja lintas fungsi;   Manajemen risiko iklim BCA dilakukan melalui kerangka CRMS
3. integrasi hasil penilaian risiko iklim dalam proses              untuk mengidentifikasi dan menilai risiko fisik maupun
   pengambilan keputusan pembiayaan;                                transisi berdasarkan data aktual Desember 2024. Proses ini
4. pengembangan produk dan layanan yang mendukung                   menggunakan metodologi NGFS dan model internal yang
   transisi energi bersih dan keuangan hijau.


                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   57
Page 60
         P e r b a n k a n    B e r k e l a n j u t a n




memanfaatkan beragam input data seperti data historis, parameter NZE, dan data IRBI, dengan cakrawala waktu analisis
skenario yang diperluas hingga jangka pendek (2025-2027), menengah (2030-2040), dan panjang (2050-2060).

Implementasi CRMS menjadi landasan untuk menilai dampak perubahan iklim terhadap risiko utama bank yaitu kredit, pasar,
likuiditas, dan operasional. Proses ini memungkinkan BCA untuk memahami potensi gangguan pada nilai agunan dan kualitas
kredit debitur, hingga risiko teknologi dari investasi infrastruktur TI berkelanjutan. Dengan demikian, stress test ini merupakan
langkah fundamental dalam membangun kerangka kerja yang mengintegrasikan risiko iklim ke dalam pengambilan keputusan
risiko di seluruh organisasi.

Selain mengelola risiko, proses analisis skenario yang sama juga digunakan untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan
peluang terkait iklim. Pemahaman terhadap skenario transisi memungkinkan BCA untuk menangkap potensi pertumbuhan pasar
baru, terutama dalam pembiayaan berkelanjutan seperti proyek energi terbarukan, efisiensi energi, dan infrastruktur hijau.

Metrik dan Target
Untuk memastikan pendekatan yang terfokus, manajemen risiko iklim BCA diprioritaskan pada sektor-sektor dengan intensitas
emisi dan risiko transisi yang signifikan. Sesuai dengan panduan yang ditetapkan oleh OJK, BCA telah mengidentifikasi enam
sektor prioritas emisi tinggi yaitu:
1. Pertambangan dan Penggalian;
2. Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas, dan Udara Dingin;
3. Konstruksi;
4. Pengangkutan dan Pergudangan;
5. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan; serta
6. Industri Pengolahan (diutamakan subsektor industri logam, industri kertas, industri kimia, dan industri tekstil).

Hasil implementasi CRMS menunjukkan emisi GRK terkonsentrasi di sektor-sektor prioritas, sehingga menjadi dasar bagi
BCA dalam proses penyusunan target jangka menengah untuk pengurangan emisi pembiayaan pada sektor-sektor prioritas.
Target ini bertujuan untuk mendukung komitmen dekarbonisasi nasional dan mengelola profil risiko portofolio dalam jangka
panjang. Untuk mendukung efektivitas kebijakan ini, BCA secara berkelanjutan melakukan peningkatan kapasitas data,
menyempurnakan metodologi perhitungan emisi sesuai GHG Protocol, dan mengadakan pelatihan internal. Langkah-langkah
ini memastikan konsistensi antara hasil stress test dan praktik manajemen risiko yang diterapkan.


Ringkasan Hasil Identifikasi dan Analisis Dampak Risiko Perubahan Iklim terhadap Aset BCA
     Jenis Risiko                  Pemicu                               Dampak pada BCA                                 Jangka Waktu

Kredit                       Risiko fisik dan        •    Kualitas kredit NPL tetap terjaga <5%                  Pendek (2025-2027), menengah
                             transisi                •    CAR tetap terjaga pada level >20%                      (2030-2040), dan panjang
                                                                                                                 (2050-2060).
Pasar                        Risiko fisik dan        •    Memengaruhi unrealized profit/loss
                             transisi                •    Perubahan portofolio Fair Value Through Profit or
                                                          Loss (FVTPL), bobot risiko perhitungan credit spread
                                                          risk, dan default risk charge

Likuiditas                   Risiko transisi         •    Penurunan High Quality Liquid Asset (HQLA)
                                                     •    Peningkatan Net Charge-off Rate (NCO)

                             Risiko fisik            •    High Quality Liquid Asset (HQLA) pada level yang
                                                          tetap
                                                     •    Peningkatan Net Charge-off Rate (NCO)

Operasional                  Risiko transisi         Potensi peningkatan biaya investasi pada:
                                                     • Infrastruktur dan bangunan
                                                     • Pengembangan infrastruktur IT
                                                     • Kegiatan CSR
                                                     • Capacity building berwawasan LST

                             Risiko fisik            •    Potensi biaya atas kerusakan/penurunan nilai aset
                                                     •    Implikasi pada terganggunya/terhentinya aktivitas/
                                                          layanan operasional bank


BCA telah melakukan identifikasi dan analisa potensi dampak risiko perubahan iklim terhadap bisnis, portofolio pembiayaan,
dan operasional perbankan. Sejalan dengan agenda penerapan Standar Pengungkapan Keberlanjutan (SPK) 1 dan 2 yang
akan efektif di tahun 2027, BCA menekankan pentingnya integrasi risiko iklim dalam tata kelola dan strategi perusahaan,
mencakup aspek keuangan, operasional, serta keberlanjutan jangka panjang.




58        Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 61
Salah satu fokus utama adalah risiko transisi, khususnya pada aspek teknologi dan infrastruktur. Transformasi teknologi yang
berkelanjutan dapat menimbulkan dampak operasional dan peningkatan biaya investasi, terutama untuk pengembangan
infrastruktur TI hijau dan efisien energi. Meski demikian, investasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan
digital, mendukung efisiensi operasional, serta memastikan keselarasan dengan prinsip LST.

Dalam menghadapi dinamika perubahan kebijakan dan ekspektasi pelaporan keberlanjutan, BCA mengambil langkah
proaktif dengan meningkatkan kualitas data dan sistem pelaporan secara tahunan, guna memastikan kesiapan dalam
pemenuhan pengungkapan yang selaras dengan Standar Pengungkapan Keberlanjutan 2 (SPK 2), selaras dengan IFRS 2 terkait
standar pelaporan iklim. Upaya ini tidak hanya berfokus pada mitigasi potensi kerugian finansial, tetapi juga mendukung
agenda pembangunan rendah karbon dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) nasional.

Implikasi Finansial terhadap Risiko dan Peluang Perubahan Iklim [201-2]
BCA menyadari bahwa perubahan iklim membawa risiko dan peluang yang signifikan terhadap stabilitas keuangan serta
arah bisnis perusahaan. Pada tingkat operasional, BCA secara proaktif menjalankan berbagai inisiatif seperti efisiensi energi,
digitalisasi layanan, dan pengelolaan sumber daya guna mendukung pencapaian target penurunan emisi nasional. Dalam
kegiatan bisnisnya, BCA berperan aktif mendorong transisi menuju ekonomi rendah karbon melalui ekspansi portofolio green
dan sustainable financing, serta penerapan prinsip kehati-hatian pada sektor berisiko tinggi. Dari sisi risiko keuangan, BCA
menilai bahwa pembiayaan yang tidak memperhatikan aspek LST berpotensi meningkatkan Non-Performing Loan (NPL)
dan menurunkan nilai aset debitur, terutama pada sektor intensif karbon yang menghadapi tekanan regulasi dan reputasi.
Sebaliknya, pembiayaan yang memperhatikan prinsip keberlanjutan justru membuka peluang bisnis baru, termasuk akses
terhadap pendanaan hijau global dan instrumen keuangan berkelanjutan yang potensial memperkuat Capital Adequacy Ratio
(CAR) serta meningkatkan preferensi investor terhadap bank.

PENGELOLAAN RISIKO LST                                           Integrasi Risiko LST pada Aktivitas Pembiayaan
PADA AKTIVITAS PEMBIAYAAN
[2-23, FS1, FS2, FS3] [FN-CB-410A.2]
                                                                          Tahap 1: Penilaian & Analisis Risiko
Pendekatan Umum dan Kebijakan
BCA menerapkan pengelolaan risiko Lingkungan, Sosial,                              1                                  2
dan Tata Kelola (LST) secara komprehensif ke dalam seluruh
                                                                           Pra seleksi & Uji                  Analisis Kredit &
aktivitas pembiayaan sebagai bagian dari komitmen                            Tuntas Awal                        Risiko LST
perusahaan dalam mendukung kebijakan pemerintah menuju
ekonomi rendah karbon. Prinsip ini diwujudkan melalui
penerapan serangkaian kebijakan fundamental, termasuk
Kebijakan Lingkungan BCA, Kebijakan HAM BCA, Pedoman                      Tahap 2: Keputusan & Tata Kelola Kredit
Tata Kelola Keberlanjutan, dan Kebijakan Pembiayaan Sektoral.
                                                                                   3                                  4
Kebijakan sektoral ini secara spesifik mencakup sektor
                                                                          Tinjauan Hukum &
berisiko LST tinggi seperti kelapa sawit, tambang batu bara,                                               Rapat Komite Kredit
                                                                              Kepatuhan
industri kayu dan hasil hutan, pembangunan jalan tol, industri
semen dan baja dasar, serta minyak dan gas. Sebagai langkah
                                                                                   5                                  6
strategis, BCA saat ini juga sedang menyusun kebijakan
pembiayaan untuk sektor kelistrikan guna memperkuat
                                                                         Persetujuan Kredit                 Dokumentasi Kredit
penerapan aspek keberlanjutan.

Pengelolaan risiko LST dilakukan secara sistematis melalui
Risk Management Division (MRK), diawali dari identifikasi,                Tahap 3: Eksekusi & Pemantauan
pengukuran, pemantauan, hingga pelaporan risiko kepada                    Berkelanjutan
Direksi dan Dewan Komisaris. Proses ini merupakan bagian
integral dari sistem manajemen risiko bank yang memastikan                         7                                  8

setiap pengambilan keputusan kredit telah memperhatikan                                                     Pemantauan Kredit
prinsip keberlanjutan. Sebagai wujud akuntabilitas, BCA juga              Pencairan Kredit
                                                                                                              Berkelanjutan
melaporkan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)
secara tahunan kepada regulator.




                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk     59
Page 62
       P e r b a n k a n   B e r k e l a n j u t a n




Penilaian dan Analisis Risiko [FN-CB-410a.2, FN-CB-550a.2]
Proses penilaian dan analisis merupakan gerbang utama di mana kelayakan kredit dan kepatuhan terhadap prinsip keberlanjutan
dievaluasi secara simultan dan tidak terpisahkan. Pada tahap ini, BCA melakukan identifikasi dan evaluasi risiko secara
komprehensif, baik dari aspek finansial maupun non-finansial, termasuk Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST), dengan
tujuan untuk memastikan bahwa hanya calon debitur yang memenuhi standar kelayakan dan prinsip keberlanjutan BCA yang
dapat lanjut ke tahap berikutnya.

1. Praseleksi & Uji Tuntas Awal
   Penerapan prinsip LST diintegrasikan ke dalam proses praseleksi dan uji tuntas yang ketat. Tim Marketing secara proaktif
   memastikan bahwa calon debitur memenuhi seluruh kriteria yang telah ditetapkan, termasuk dengan penerapan prinsip Know
   Your Customer (KYC) dan analisa Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU/PPT). Dengan proses
   penyaringan berlapis, BCA tidak hanya memverifikasi identitas dan legalitas calon debitur, tetapi juga memahami sifat
   dan risiko dari kegiatan usahanya, termasuk memastikan kegiatan usaha tersebut tidak masuk dalam daftar exclusion
   list. Hal ini memastikan bahwa BCA memberikan kredit hanya kepada individu dan perusahaan yang memiliki bisnis yang
   sehat, serta tata kelola yang layak.


                                      Alur penilaian kelayakan risiko LST dalam tahap praseleksi

                                               Lolos                               Lolos
                    Screening                            Screening Kriteria
                                                                                                    Analisis Kredit
                   Exclusion List                           Umum LST




                                                                                                             Terpenuhi



                                                                  Tidak Lolos                        Corrective
                                                                                                      Actions



                                                                                                             Tidak Terpenuhi

                           Tidak Lolos
                                                                                                       Ditolak




2. Analisis Kredit dan Risiko LST                                             c. Verifikasi Kepatuhan dan Standar Sektoral
   Setelah melewati tahap praseleksi, proposal kredit                            Melakukan verifikasi kepatuhan wajib seperti AMDAL,
   selanjutnya dianalisa secara mendalam oleh Analis Kredit.                     UKL-UPL, dan PROPER, serta mempertimbangkan
   Tahap ini merupakan inti dari proses engagement yang                          sertifikasi keberlanjutan sektoral (misalnya RSPO, FSC,
   terstruktur, di mana prinsip LST diintegrasikan ke dalam                      ISCC) untuk menilai kinerja lingkungan debitur.
   proses penilaian kredit untuk membuka ruang dialog                         d. Klasifikasi Keberlanjutan
   mengenai risiko dan peluang keberlanjutan. Seluruh proses                     Mengklasifikasikan kegiatan usaha debitur menggunakan
   analisis ini berlandaskan pada Kebijakan Dasar Perkreditan                    Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia
   Bank (KDPB), di mana analisis risiko LST menjadi komponen                     (TKBI), Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB),
   integral yang turut menentukan kelayakan dan kualitas                         yang juga menjadi dasar untuk identifikasi dan pelaporan
   kredit seorang debitur atau calon debitur.                                    pembiayaan berkelanjutan.

   Integrasi analisa risiko LST diwujudkan melalui penerapan            Keputusan dan Tata Kelola Kredit
   serangkaian instrumen penilaian seperti berikut:                     Sebagai wujud implementasi prinsip kehati-hatian dan tata
   a. Penerapan Kerangka Internal                                       kelola yang terintegrasi, proposal pembiayaan yang sudah
       Menggunakan Pedoman Environment Social Risk                      melalui proses praseleksi dan analisis akan memasuki tahap
       Management (ESRM) dan instrumen Environmental &                  reviu, di mana setiap persetujuan kredit diputuskan secara
       Social Risk Assessment (ESRA) untuk mengukur risiko              objektif dan kolektif, serta diikat melalui dokumentasi hukum
       LST secara terstruktur.                                          yang kuat untuk memastikan akuntabilitasnya.
   b. Analisis Risiko Fisik pada Agunan
       BCA secara proaktif mempertimbangkan risiko fisik                3. Tinjauan Hukum dan Kepatuhan
       akibat perubahan iklim. Salah satu implementasinya                     Sebelum dibawa ke forum pengambilan keputusan,
       adalah melalui analisis kerawanan agunan terhadap                      proposal kredit terlebih dahulu melalui proses tinjauan
       bencana seperti banjir yang tertuang pada Berita Acara                 oleh Unit Kepatuhan dan Unit Legal. Tahap ini berfungsi
       Penilaian (BAP) agunan.                                                sebagai mekanisme checks and balances yang krusial,
                                                                              memastikan bahwa forum pengambilan keputusan, seperti



60      Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 63
   Komite Kredit, menerima usulan yang tidak hanya layak       Eksekusi dan Pemantauan Berkelanjutan
   secara bisnis dan risiko, tetapi juga telah terverifikasi   Tahap akhir alur pemberian kredit berfungsi untuk memastikan
   kepatuhannya terhadap seluruh peraturan yang berlaku.       implementasi keputusan kredit berjalan secara tepat. Selain
   Dengan demikian, proses ini tidak hanya memitigasi          itu, tahap ini juga mencakup pengawasan berkelanjutan
   risiko hukum pada tingkat transaksi, tetapi juga menjaga    terhadap kinerja dan komitmen debitur, sejalan dengan wujud
   integritas dan reputasi institusi secara keseluruhan.       tanggung jawab BCA pasca-pembiayaan dalam menjaga
                                                               kualitas portofolio dan menciptakan dampak positif yang
4. Rapat Komite Kredit                                         berkelanjutan.
   Sebagai bagian dari mekanisme eskalasi risiko,
   pengambilan keputusan untuk proposal pembiayaan             7. Pencairan Kredit
   dengan skala atau profil risiko yang kompleks, termasuk        Proses pencairan kredit dilaksanakan oleh Cabang
   di dalamnya risiko LST yang signifikan, akan dibawa            Pelaksana dan Unit Operasi terkait. Pencairan dana
   ke forum pengambilan keputusan kolektif, yaitu Rapat           hanya dapat dilakukan setelah seluruh persyaratan dalam
   Komite Kredit. Forum ini melibatkan perwakilan dari Unit       perjanjian kredit, termasuk pemenuhan syarat-syarat
   Bisnis, Credit Risk Analysis Group, serta Unit Kerja dan       awal, telah diverifikasi dan dipenuhi. Tahap ini menjadi
   pimpinan terkait lainnya, di mana seluruh wawasan dan          gerbang eksekusi akhir yang memastikan seluruh landasan
   hasil analisis, termasuk temuan risiko LST, menjadi dasar      hukum dan administratif telah lengkap sebelum dilakukan
   diskusi untuk evaluasi yang holistik, guna memastikan          pencairan kredit kepada debitur.
   adanya keseimbangan antara pertimbangan aspek bisnis
   dan mitigasi risiko.                                        8. Pemantauan Kredit Berkelanjutan
                                                                  Setelah pembiayaan berjalan, BCA melakukan pemantauan
5. Persetujuan Kredit                                             secara konsisten, aktif, dan berkelanjutan. Proses ini
   Persetujuan akhir atas proposal kredit diberikan oleh          merupakan upaya kolaboratif yang melibatkan Unit Bisnis,
   pejabat pemutus sesuai dengan kewenangan yang telah            Analis Kredit, Risk Management Division (MRK), dan Divisi
   ditetapkan secara internal. Untuk pembiayaan dengan            Audit Internal. Pemantauan tidak hanya terbatas pada
   skala atau profil risiko yang tinggi, mekanisme eskalasi       kinerja finansial dan kualitas kredit, tetapi juga mencakup
   hingga tingkat Direksi diterapkan sebagai bagian dari          dialog berkelanjutan mengenai pemenuhan komitmen LST
   kerangka kerja tata kelola risiko BCA, guna memastikan         yang telah disepakati, termasuk diskusi untuk membantu
   pengawasan dan akuntabilitas yang berlapis.                    debitur menyusun rencana transisi jika diperlukan.
                                                                  Tujuannya adalah untuk mendeteksi potensi risiko secara
6. Dokumentasi Kredit                                             dini dan menetapkan langkah-langkah antisipatif yang
   Melalui kolaborasi Cabang Pelaksana dan Unit Bisnis,           diperlukan, guna menjaga kualitas portofolio pembiayaan
   seluruh hasil keputusan, syarat, dan ketentuan, termasuk       secara keseluruhan.
   komitmen terkait aspek LST yang mungkin disyaratkan,
   dituangkan ke dalam perjanjian kredit yang mengikat
   secara hukum. Tahap dokumentasi ini menjadi landasan
   hukum yang memastikan seluruh kesepakatan dapat
   ditegakkan selama periode pembiayaan.



KEBIJAKAN KREDIT DAN MITIGASI RISIKO LST PADA PORTOFOLIO BERKELANJUTAN

Sebagai landasan dari proses pembiayaan yang bertanggung jawab, BCA menerapkan kerangka kebijakan dan mitigasi risiko
LST yang berlapis dan komprehensif. Kerangka ini dibangun untuk memastikan bahwa setiap keputusan pembiayaan selaras
dengan komitmen keberlanjutan perusahaan dan peraturan yang berlaku.

Exclusion List [FN-CB-550a.2]
Kerangka mitigasi risiko LST BCA dimulai dengan penetapan batasan yang jelas dan tidak dapat ditawar. Exclusion List
merupakan wujud komitmen paling mendasar BCA untuk tidak terlibat dalam pembiayaan kepada aktivitas usaha yang dinilai
memiliki dampak negatif yang tidak dapat diterima lingkungan dan masyarakat, atau yang bertentangan dengan prinsip-
prinsip etika dan tata kelola yang baik, seperti:
1. Pembalakan Liar & Kehutanan Tidak Lestari
2. Pelanggaran HAM, Kerja Paksa, & Eksploitasi Anak
3. Perdagangan Senjata Ilegal
4. Produksi & Perdagangan Narkotika Ilegal
5. Perusakan Situs Warisan Dunia & Kawasan Lindung
6. Pelanggaran Hak Masyarakat Adat/Lokal
7. Perdagangan Satwa Liar Ilegal




                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   61
Page 64
       P e r b a n k a n   B e r k e l a n j u t a n




Kerangka Mitigasi Umum dan Strategi
Guna memastikan setiap aktivitas pembiayaan selaras dengan komitmen keberlanjutan perusahaan, BCA menerapkan prinsip
kehati-hatian dalam pemberian kredit sesuai Manual Ketentuan Perkreditan Bank dan Kebijakan Dasar Perkreditan Bank
(KDPB). Mitigasi risiko LST dilakukan dengan mengacu pada Panduan Implementasi Integrasi LST bagi Bank, serta ketentuan
Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Secara operasional, penerapan prinsip-prinsip tersebut pada tingkat transaksi mencakup kriteria-kriteria mitigasi sebagai
berikut:

           Lingkungan                                           Sosial
           • Memperhatikan upaya yang dilakukan                 • Menerapkan kebijakan ketenagakerjaan, paling tidak memiliki
             debitur dalam rangka memelihara                      Peraturan Perusahaan (PP) dan/atau Perjanjian Kerja Bersama (PKB).
             lingkungan hidup melalui dokumen Analisis          • Tidak mempekerjakan anak di bawah umur.
             Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL),                • Tidak ada kerja paksa.
             Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan
             Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-
             UPL), serta hasil penilaian Program Penilaian
             Peringkat Kinerja Perusahaan dalam
             Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER)
             yang dikeluarkan oleh Kementerian                  Tata Kelola
             Lingkungan Hidup.                                  • Menerapkan konsep Three Lines of Defense dalam sistem pengelolaan
           • Mewajibkan penyerahan dokumen AMDAL                  risiko, guna memastikan adanya lapisan pengawasan yang efektif dari
             bagi debitur berskala besar dan/atau                 unit bisnis, manajemen risiko, hingga audit internal.
             berisiko tinggi.                                   • Melakukan penilaian terhadap kualitas tata kelola debitur, yang
           • Meminta informasi tindak lanjut debitur              mencakup pertimbangan terhadap komposisi dan pengalaman Direksi.
             jika hasil penilaian PROPER tidak memenuhi         • Mensyaratkan dan memantau penyerahan Laporan Keuangan Audited
             ketentuan lingkungan hidup dan memantau              bagi debitur sesuai ketentuan regulator sebagai dasar analisis finansial.
             hasil PROPER berikutnya.                             Untuk perusahaan publik, BCA juga mempertimbangkan laporan
           • Memantau komitmen dan rencana mitigasi               keberlanjutan yang diterbitkan sebagai bukti transparansi dan kinerja
             risiko debitur terhadap perubahan iklim,             LST debitur.
             kerusakan hutan, dan keanekaragaman                • Menerapkan sistem peringkat risiko debitur melalui Internal Credit
             hayati yang signifikan melalui laporan               Risk Rating/Scoring yang terdiri atas sebelas kategori peringkat risiko
             perbaikan berkala.                                   mulai dari RR1 sampai dengan RR10, dan yang paling buruk (loss).




Kebijakan LST untuk Kredit Sektor Prioritas [FN-CB-410a.2]
Melengkapi kerangka mitigasi umum, BCA menerapkan kebijakan pembiayaan sektoral yang dirancang khusus untuk industri
dengan profil risiko Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST) tinggi. Setiap pengajuan pembiayaan pada sektor tersebut
wajib melewati proses peninjauan awal untuk memastikan kepatuhan terhadap kriteria yang telah ditetapkan. Sektor-sektor
prioritas tersebut mencakup:



              Sektor Pertambangan

                 1.  Memiliki kelengkapan dokumen untuk Industri yang memanfaatkan dan mengelola sumber kayu, legalitas
                     sumber kayu, kegiatan usaha, serta dokumen izin lingkungan dan sosial yang sesuai dengan perundang-
                     undangan yang berlaku.
                 2. Menaati peraturan perundang-undangan, peraturan pemerintah, dan kebijakan pemerintah yang berlaku
                     terhadap (calon) debitur, terutama yang terkait dengan keselamatan dan kesehatan kerja, tenaga kerja,
                     lingkungan hidup, dan tanggung jawab sosial yang berlaku.
                 3. Memiliki kebijakan dan manajemen sistem yang jelas terkait pengelolaan lingkungan.
                 4. Memiliki sertifikat yang terkait dengan aspek lingkungan, serta aspek kesehatan dan keselamatan kerja.
                 5. Mencegah dan tidak melakukan pembalakan liar dalam proses bisnisnya, serta melaksanakan pencegahan
                     dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.
                 6. Mengelola dan memperbaiki kondisi lingkungan dari aktivitas industri, baik melalui rehabilitasi lahan,
                     penerapan praktik pengelolaan hutan lestari, maupun upaya lainnya.
                 7. Menggunakan bahan baku yang berasal dari hutan lestari bersertifikat.
                 8. Melakukan upaya-upaya pengurangan dampak pencemaran lingkungan, air, udara, dan tanah dengan
                     mengadopsi teknik manajemen terbaik dalam pengelolaan emisi udara, air, limbah padat, material berbahaya,
                     dan limbah cair.
                 9. Menghormati HAM, hak-hak masyarakat sekitar dan/atau adat dan memastikan semua lahan yang digunakan
                     untuk kegiatan tidak berkonflik dan meminimalkan risiko sosial lainnya di wilayah operasi perusahaan.
                 10. Melakukan program pemberdayaan dan pembinaan masyarakat sekitar untuk meningkatkan kualitas hidupnya.
                 11. Menerapkan Persetujuan Dengan Informasi Awal Tanpa Paksaan (PADIATAPA) atau Free, Prior, and Informed
                     Consent (FPIC) dengan masyarakat sekitar dan/atau adat sebelum melakukan aktivitas operasional.
                 12. Tidak ada pembukaan lahan dengan cara pembakaran (no clearance by burning).




62      Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 65
                  Sektor Agrikultur

                     1.   Memiliki kelengkapan dokumen terkait readiness criteria, dokumen legal atas lahan yang digunakan untuk
                          usaha, serta dokumen izin lingkungan dan sosial yang terkait, seperti Izin Prinsip, Izin Lokasi, Izin Usaha
                          Perkebunan (IUP), izin Analisa Dampak Lingkungan (AMDAL) atau Upaya Pengelolaan dan Pemantauan
                          Lingkungan (UPL-UKL) sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.
                     2.   Menaati peraturan perundang-undangan, peraturan pemerintah, dan kebijakan pemerintah yang berlaku
                          terhadap (calon) debitur, terutama yang terkait dengan hak asasi manusia, tenaga kerja, lingkungan hidup,
                          dan tanggung jawab sosial yang berlaku.
                     3.   Menyelesaikan proses pengurusan sertifikat tanah (Hak Guna Usaha/Hak Guna Bangunan) atas lahan yang
                          belum bersertifikat.
                     4.   Memperoleh sertifikasi (ISPO/RSPO/sertifikasi lainnya yang sejenis) sesuai ketentuan yang berlaku.
                     5.   Mengadopsi prinsip No-Deforestation, No-Peat, No-Exploitation (NDPE) serta Free, Prior, and Informed
                          Consent (FPIC).
                     6.   Memperhatikan nilai konservasi tinggi (High Conservation Value / HCV) dan stok karbon tinggi (High Carbon
                          Stock / HCS) dalam kegiatan penanaman baru.
                     7.   Memiliki Standar Prosedur Operasional (SPO) Pencegahan dan Penanganan Kebakaran Lahan.
                     8.   Menerapkan praktik terbaik pengelolaan lahan gambut dan tata air, ekonomi sirkular, penggunaan energi
                          rendah karbon, upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.
                     9.   Menjalin relasi yang baik dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat lokal, salah satunya melalui
                          pemberdayaan sosial dan ekonomi yang efektif dan efisien.



                  Sektor Keanekaragaman Hayati

                     1.   Memiliki kelengkapan dokumen yang diwajibkan sesuai dengan industrinya, menurut perundang-undangan
                          yang berlaku.
                     2.   Menaati peraturan perundang-undangan, peraturan pemerintah, dan kebijakan pemerintah yang berlaku
                          terhadap (calon) debitur, terutama yang terkait dengan keselamatan dan kesehatan kerja, tenaga kerja,
                          lingkungan hidup, dan tanggung jawab sosial yang berlaku.
                     3.   Memiliki kebijakan dan manajemen sistem yang jelas terkait pengelolaan lingkungan.
                     4.   Memiliki sertifikasi yang terkait aspek lingkungan, serta aspek kesehatan dan keselamatan kerja.
                     5.   Memiliki jalur dan proses pengaduan yang jelas dan transparan terkait dengan aspek LST.
                     6.   Melakukan program pemberdayaan dan pembinaan masyarakat sekitar untuk meningkatkan kualitas hidupnya.
                     7.   Melakukan upaya-upaya pengurangan dampak pencemaran lingkungan, air, udara, dan tanah sesuai dengan
                          ketentuan perundangan-perundangan yang berlaku.
                     8.   Mengelola dan memperbaiki kondisi lingkungan dari dampak aktivitas bisnis perusahaan, antara lain melalui
                          konservasi keanekaragaman hayati atau rehabilitasi lahan maupun upaya lainnya.
                     9.   Menerapkan praktik pemanfaatan dan pengelolaan dengan meminimalkan risiko aspek kesehatan dan
                          keselamatan kerja, meminimalkan dan mengendalikan dampak kerusakan lingkungan serta menghormati
                          dan melindungi hak-hak masyarakat sekitar dan/atau adat dan pekerja.




                  Sektor Minyak & Gas

                     1.  Memiliki seluruh dokumen yang dipersyaratkan oleh peraturan sektor minyak dan gas, sesuai jenis pembiayaan
                         dan kegiatan usaha.
                     2. Mematuhi ketentuan perundang-undangan terkait lingkungan, K3, ketenagakerjaan, dan tanggung jawab
                         sosial perusahaan.
                     3. Menyampaikan hasil penilaian PROPER dan menindaklanjuti jika hasilnya tidak memenuhi ketentuan, apabila
                         diwajibkan mengikuti PROPER.
                     4. Untuk kegiatan eksplorasi/produksi migas non-konvensional dan LNG, wajib mematuhi regulasi ESDM serta
                         aturan relevan lainnya.
                     5. Memiliki kebijakan, sertifikasi, atau sistem manajemen lingkungan yang memadai.
                     6. Mengelola operasi dengan langkah-langkah perlindungan dan pengendalian lingkungan.
                     7. Melakukan upaya pengurangan dampak pencemaran dan emisi sesuai ketentuan yang berlaku.
                     8. Mengembangkan kualitas aspek lingkungan sesuai Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia.
                     9. Menghormati HAM dan meminimalkan risiko sosial di wilayah operasi.
                     10. Memenuhi hak pekerja, termasuk penerapan K3 sesuai regulasi.
                     11. Mengurangi risiko sosial sesuai kriteria Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia.
                     12. Menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG).
                     13. Meminimalkan potensi risiko LST akibat ketidakpatuhan.
                     14. Melakukan evaluasi dampak LST untuk memastikan tidak terjadi pelanggaran regulasi.
                     15. Memiliki sarana pengaduan LST yang transparan dan dapat diakses seluruh pemangku kepentingan.


Keterangan:
Informasi lengkap atas kebijakan BCA terkait LST dan keberlanjutan dapat diakses pada https://bca.id/policies


                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   63
Page 66
            P e r b a n k a n   B e r k e l a n j u t a n




KERANGKA KEUANGAN BERKELANJUTAN [FN-CB-410A.2]

Pada tahun 2025, BCA menyusun Kerangka Keuangan Berkelanjutan (SFF/Sustainable Finance Framework) sebagai langkah
strategis dalam memperkuat komitmen perusahaan terhadap perbankan bertanggung jawab. Kerangka ini berfungsi sebagai
landasan utama untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta untuk mengarahkan seluruh aktivitas keuangan BCA
agar mendukung prioritas pembangunan nasional dan selaras dengan praktik terbaik internasional.

Prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan BCA terintegrasi ke dalam visi, misi, dan pilar keberlanjutan perusahaan. Melalui SFF,
BCA menyediakan berbagai instrumen keuangan yang dirancang untuk memenuhi permintaan pasar yang terus berkembang
terkait tantangan Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST), serta mendukung tujuan keberlanjutan Bank. Instrumen-instrumen
ini disusun selaras dengan beragam peraturan dan standar yang berlaku, antara lain:
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017
2. Green Loan Principles (Loan Market Association/LMA)
3. Social Loan Principles (LMA)
4. Sustainability Linked-loan Principles (LMA)

Dengan menawarkan beragam opsi pembiayaan, BCA dapat melayani berbagai pemangku kepentingan, termasuk investor
institusional, korporasi, dan komunitas lokal, guna memaksimalkan dampak pembiayaan berkelanjutan di lanskap pembangunan
Indonesia. Rangkaian instrumen ini juga memberikan fleksibilitas bagi BCA untuk mengalokasikan sumber daya secara efektif
ke proyek-proyek yang memberikan manfaat lingkungan dan sosial yang terukur.

DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF PENERAPAN KEUANGAN BERKELANJUTAN

Komitmen BCA dalam mewujudkan perbankan berkelanjutan bertujuan untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh
pemangku kepentingan, termasuk dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Komitmen ini diwujudkan melalui
strategi yang mengintegrasikan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST) secara fundamental ke dalam kerangka kerja
tata kelola, manajemen risiko, hingga pengembangan produk dan layanan. Secara proaktif, Bank terus menyempurnakan
kebijakan, memperkuat kapasitas internal, dan berinovasi untuk menjawab tantangan transisi menuju ekonomi rendah
karbon. Pendalaman implementasi yang semakin terstruktur ini menghasilkan berbagai dampak positif yang terukur, sekaligus
memunculkan dinamika dan tantangan baru yang perlu dikelola secara berkelanjutan.




                       Inovasi Produk &                              Penguatan Tata Kelola &                Peningkatan Ketahanan &
                     Pemberdayaan Pasar                                Manajemen Risiko                      Kapasitas Operasional


           • Mengarahkan pembiayaan ke UMKM dan             • Implementasi kebijakan sektoral          • Implementasi CRMS meningkatkan
             sektor hijau mendorong pertumbuhan               mendorong debitur untuk memitigasi         kemampuan Bank dalam mengukur
             ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.         dan beradaptasi terdahap risiko LST.       risiko iklim dan menyusun strategi
 POSITIF




           • Mengembangkan produk dan layanan               • Peningkatan transparansi pelaporan         adaptasi perusahaan.
             inklusif memperluas akses keuangan               dan penguatan tata kelola LST            • Investasi pada teknologi keamanan siber
             bagi masyarakat.                                 meningkatkan akuntabilitas dan             memperkuat ketahanan operasional.
                                                              kepercayaan pemangku kepentingan.




           • Kesenjangan pemahaman dan urgensi              • Keterbatasan ketersediaan dan            • Kebutuhan investasi yang signifikan
             LST di antara pemangku kepentingan               kualitas data LST dari debitur menjadi     untuk transisi dan adaptasi LST
             dapat menghambat implementasi yang               kendala dalam analisis risiko dan          berpotensi memengaruhi alokasi
             konsisten dan merata.                            pelaporan yang akurat.                     sumber daya jangka pendek.
 NEGATIF




           • Meningkatnya ekspektasi publik dan             • Dinamika regulasi dan standar
             kompleksitas isu LST menciptakan risiko          keberlanjutan yang terus berkembang
             reputasi terkait greenwashing yang perlu         menuntut adaptasi sistem dan sumber
             dikelola.                                        daya secara konstan.




64           Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 67
        Etika dan Integritas dalam Pelayanan Perbankan


Lembaga keuangan memiliki peran penting dalam menjaga              BCA senantiasa mematuhi seluruh regulasi yang berlaku di
stabilitas dan keberlanjutan perekonomian di setiap negara.        Indonesia dan tidak menerima sanksi ataupun denda terkait
Sejalan dengan hal tersebut, BCA berkomitmen menjadi               pelanggaran atas praktik operasi yang adil.
institusi perbankan yang bertanggung jawab dalam
menyediakan produk dan layanan keuangan bagi seluruh               RANTAI PASOK YANG
lapisan masyarakat. Dalam menjalankan operasionalnya,              BERTANGGUNG JAWAB
BCA menegakkan prinsip tata kelola bank yang beretika,
transparan, akuntabel, dan berkelanjutan untuk penciptaan          BCA menjalin hubungan bisnis yang transparan, berintegritas,
nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.            dan saling mendukung dengan seluruh mitra dan pemasok.
                                                                   Hubungan ini tidak hanya berfokus pada transaksi, tetapi
PRAKTIK OPERASI YANG ADIL [2-27][FS15]                             juga pada kolaborasi untuk membangun rantai pasok yang
                                                                   bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Penerapan praktik operasi yang beretika merupakan bagian
integral dari tanggung jawab sosial perusahaan di BCA. Nilai-      Sebagai wujud komitmen tersebut, BCA mengembangkan
nilai ini diwujudkan melalui berbagai kebijakan yang mencakup      Good Procurement Practices Guideline (GPPG) sebagai
penerapan kode etik perbankan, pelaksanaan operasi yang            pedoman bagi pemasok dan mitra dalam menjalankan
adil, serta komitmen untuk tidak terlibat dalam kegiatan politik   kegiatan usaha yang patuh hukum, etis, dan berwawasan
atau memengaruhi kebijakan pemerintah. BCA juga berupaya           keberlanjutan. Panduan ini mencakup prinsip kepatuhan
memperkuat tata kelola yang baik, termasuk kepatuhan               terhadap regulasi pada aspek etika bisnis (termasuk
terhadap kewajiban perpajakan, penghormatan terhadap               antikorupsi, pengendalian gratifikasi, anti pencucian uang,
hak kekayaan intelektual, serta melakukan persaingan yang          dan perlindungan data), ketenagakerjaan (termasuk larangan
sehat dan terbebas dari praktik monopoli. Selain itu, BCA          pekerja anak, pekerja paksa, dan bentuk modern slavery),
secara konsisten menerapkan tata kelola yang baik melalui          penerapan standar keselamatan dan kesehatan pekerja,
prinsip antikorupsi, anti-fraud, dan pengendalian gratifikasi,     serta komitmen untuk terbebas dari seluruh praktik yang
sekaligus menjamin keberlanjutan rantai nilai dengan               merusak lingkungan.
memperhatikan aspek keamanan data, HAM, dan lingkungan.
Untuk memastikan penerapan praktik operasional yang adil           Sebagai bentuk penerapan atas panduan tersebut,
tersebut, BCA menetapkan tanggung jawab pengawasan                 seluruh mitra wajib menandatangani Pakta Integritas yang
dan implementasi kebijakan pada beberapa unit kerja utama,         menegaskan kepatuhan terhadap standar dan regulasi
seperti:                                                           keberlanjutan, seperti prinsip antikorupsi dan pengendalian
1. Compliance Division yang berperan memastikan                    gratifikasi, penolakan pekerja anak dan pekerja paksa,
    kepatuhan terhadap ketentuan regulator dan peraturan           serta penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di
    perundangundangan yang berlaku, termasuk yang                  lingkungan kerja. BCA juga memastikan adanya ketentuan
    terkait dengan antikorupsi, pengendalian gratifikasi, dan      antikorupsi dan pengendalian gratifikasi serta perlindungan
    pencucian uang;                                                dan keamanan informasi yang diatur secara tegas dalam
2. Anti-Fraud Bureau yang melakukan pemantauan                     seluruh perjanjian kerja sama (PKS) bersama mitra. Secara
    pelaksanaan dan pengembangan penerapan strategi                khusus, untuk pekerjaan dengan risiko yang teridentifikasi, PKS
    anti-fraud secara bankwide, yang meliputi pencegahan,          standar juga mewajibkan pemenuhan kriteria K3 yang relevan.
    deteksi, investigasi, pelaporan, sanksi, pemantauan,
    evaluasi, dan tindak lanjut;                                   BCA secara aktif memberdayakan mitra dan pemasok untuk
3. Integrated Corporate Governance Bureau yang                     meningkatkan praktik keberlanjutan mereka. Pada tahun
    mendukung penerapan prinsip Good Corporate                     2025, BCA mengadakan sesi sosialisasi bersama mitra yang
    Governance (GCG) secara terintegrasi;                          menghadirkan tenaga ahli untuk berbagi wawasan mengenai
4. Human Capital Management dan Learning & Development             manfaat serta langkah praktis dalam membangun bisnis
    Division yang turut mendukung internalisasi kebijakan          berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi sarana bagi BCA dan mitra
    etika dan perlindungan hak asasi manusia.                      untuk memperkuat pemahaman serta meningkatkan kapasitas
                                                                   dalam menerapkan prinsip ESG secara nyata. Selain kegiatan
Komitmen BCA terhadap praktik operasi yang adil dituangkan         tersebut, BCA juga menjalin komunikasi serta hubungan baik
dalam berbagai kebijakan dan pedoman yang dipublikasikan           dengan vendor aktif melalui agenda vendor gathering yang
secara terbuka, antara lain Kode Etik BCA, Pedoman                 diadakan secara rutin setiap dua tahun. Kegiatan ini menjadi
Tata Kelola Perusahaan ( Good Corporate Governance ),              forum untuk membangun sinergi, memperkuat komitmen
Kebijakan Anti-Fraud dan Antikorupsi, serta Kebijakan              bersama, serta memberikan apresiasi atas kinerja mitra.
Keberlanjutan, yang dapat diakses melalui situs resmi BCA di:
https://bca.id/GCG-policy. Sepanjang periode pelaporan,

                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   65
Page 68
        P e r b a n k a n   B e r k e l a n j u t a n




Sebagai bagian dari pengawasan berkelanjutan, BCA juga melakukan evaluasi dan kunjungan lapangan secara berkala untuk
menilai kesesuaian praktik mitra terhadap standar yang berlaku. Misalnya, terhadap vendor penyedia jasa kebersihan dan
keamanan, evaluasi dilakukan setiap dua tahun untuk memastikan kepatuhan terhadap aspek ketenagakerjaan, K3, serta
etika kerja.


Proporsi Keterlibatan Pemasok Berdasarkan Jumlah Badan Usaha
                                                                                       Jumlah Pemasok/Mitra Kerja
                  Jenis Pemasok/Mitra Kerja
                                                                            2025                    2024                     2023

Lokal                                                                                 2.537                3.916                    3.852

Luar Negeri                                                                              13                     35                      35

Total                                                                                 2.550                3.951                    3.887




Proporsi Keterlibatan Pemasok berdasarkan Nilai Pengadaan
                                                         Nilai Pengadaan Barang (Rp miliar)         Nilai Pengadaan Jasa (Rp miliar)
           Jenis Pemasok/Mitra Kerja
                                                         2025            2024         2023          2025             2024        2023

Lokal                                                            2.657      2.587         4.129         1.468           902         1.742

Luar Negeri                                                       395           148           72           24               52          48

Total                                                        3.052         2.735         4.201          1.492           954         1.790



Dalam rantai pasoknya, BCA mengutamakan keterlibatan                     secara etis dan bertanggung jawab. Informasi lengkap
mitra lokal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.                mengenai kebijakan-kebijakan ini dapat diakses melalui laman
Pada tahun 2025, BCA bekerja sama dengan 2.537 mitra kerja               resmi BCA (https://bca.id/GCG-policy). Selain itu, penegakan
lokal, dengan nilai pengadaan mencapai 90,8% dari total                  antikorupsi, pengendalian gratifikasi, dan anti-fraud juga
pengadaan barang dan jasa.                                               diterapkan dalam rantai pasok BCA. Mitra kerja BCA wajib
                                                                         menandatangani pernyataan kepatuhan yang menunjukkan
TRANSPARANSI DAN                                                         pemenuhan prinsip etis mereka untuk tidak melakukan
KREDIBILITAS PELAPORAN                                                   korupsi, gratifikasi, dan fraud. Pengaturan hukum terkait ini
                                                                         juga ditegaskan secara tertulis dalam seluruh perjanjian kerja
Sepanjang tahun 2025, BCA memperkuat tata kelola                         sama antara BCA dan mitra kerja.
komunikasi keberlanjutan guna memastikan keakuratan
informasi dan mencegah potensi green washing. Setiap                     Penerapan Antikorupsi dan
bentuk komunikasi publik, baik terkait solusi perbankan, kinerja         Pengendalian Gratifikasi [205-1, 205-2]
keberlanjutan, maupun klaim lingkungan dan sosial, telah                 BCA secara konsisten memperkuat budaya antikorupsi dan
melalui proses peninjauan dan persetujuan dari divisi terkait            pengendalian gratifikasi di seluruh lini organisasi melalui
sebelum dipublikasikan. Seluruh laporan disusun berdasarkan              penerapan kebijakan dan mekanisme yang terintegrasi.
prinsip transparansi, akuntabilitas, keandalan data, serta               Komitmen ini diwujudkan melalui Kode Etik Perusahaan yang
diverifikasi oleh pihak independen untuk menjaga kredibilitas            menjadi landasan bagi seluruh pekerja BCA dalam menjaga
informasi yang disampaikan kepada pemangku kepentingan.                  hubungan profesional dengan nasabah, debitur, pemasok,
                                                                         dan mitra kerja. Untuk memastikan interaksi bisnis bebas dari
ANTIKORUPSI, PENGENDALIAN                                                konflik kepentingan dan praktik tidak etis, seluruh anggota
GRATIFIKASI, DAN ANTI-FRAUD                                              Dewan Komisaris, Direksi, dan pekerja diwajibkan mengisi
                                                                         Pernyataan Tahunan (Annual Disclosure) untuk melaporkan
BCA menegakkan budaya integritas dan kepercayaan                         potensi benturan kepentingan. Nilai-nilai integritas
dengan menolak segala bentuk korupsi, kolusi, nepotisme,                 diinternalisasikan secara berkelanjutan melalui berbagai
dan kecurangan. Penerapan kebijakan antikorupsi dan                      program, seperti pelatihan e-learning wajib, sosialisasi, dan
pengendalian gratifikasi mengacu pada Surat Keputusan                    publikasi melalui kanal komunikasi internal.
Direksi No. 269/SK/DIR/2021 tanggal 31 Desember 2021 serta
Surat Edaran No. 336/SE/POL/2022 tanggal 15 September                    Sebagai penegasan komitmen terhadap independensi, BCA
2022, sedangkan kebijakan strategi anti-fraud didasarkan                 tidak terlibat dalam kegiatan politik, termasuk pemberian dana,
pada Surat Keputusan Direksi No. 009/SK/DIR/2025 tanggal                 kontribusi, maupun donasi yang dapat berpotensi mengarah
20 Januari 2025. Ketiga kebijakan tersebut menjadi pedoman               pada praktik pencucian uang, suap, atau kolusi. Kebijakan ini
bagi seluruh insan BCA dalam menjalankan aktivitas bisnis                ditegaskan dalam Pedoman Tata Kelola Perusahaan sebagai



66       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 69
bagian dari komitmen BCA untuk menjalankan operasional                                   serta penerapan audit berbasis risiko. Komitmen terhadap
secara transparan, akuntabel, dan berintegritas tinggi.                                  praktik bisnis yang bersih juga tercermin dalam Perjanjian
                                                                                         Kerja Bersama (PKB), khususnya Pasal 60 yang mengatur sanksi
Sebagai bagian dari pengendalian integritas, BCA telah                                   atas pelanggaran terhadap Pasal 56 (Tata Tertib Kerja) dan
menunjuk Compliance Division sebagai Unit Pengendali                                     Pasal 59 (Larangan), termasuk larangan korupsi, gratifikasi,
Gratifikasi (UPG) yang bertanggung jawab merumuskan                                      dan segala bentuk fraud. Sistem sanksi diterapkan secara
kebijakan, melakukan sosialisasi kepada seluruh pekerja dan                              berjenjang, mulai dari Surat Peringatan I-III, atau demosi,
pemangku kepentingan, serta mengelola laporan gratifikasi                                hingga Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bagi pelanggaran
secara terpusat. UPG melaporkan pelaksanaan pengendalian                                 berulang.
gratifikasi secara komprehensif kepada Direksi sekurang-
kurangnya satu kali setahun. Laporan ini menjadi dasar bagi                              Seluruh proses penegakan disiplin dilaksanakan secara
Direksi untuk memantau efektivitas kebijakan, mengevaluasi                               transparan sesuai prosedur yang berlaku. Melalui kebijakan ini,
risiko, dan memastikan akuntabilitas pelaksanaan                                         BCA menegaskan prinsip zero tolerance terhadap korupsi dan
pengendalian gratifikasi. Sebagai implementasinya, BCA                                   fraud, sekaligus memperkuat budaya kerja yang berintegritas,
menyediakan kanal pelaporan internal yang mudah diakses                                  etis, dan bertanggung jawab.
oleh pekerja serta Whistleblowing System (WBS) untuk
melaporkan dugaan pelanggaran yang lebih luas, termasuk                                  Pengelolaan Insiden dan Tindak
korupsi dan kecurangan.                                                                  Lanjut [205-3][FN-CB-510a.1]
                                                                                         Sepanjang tahun 2025, BCA mencatat sebanyak 93
Penegakan Anti-Fraud [205-1, 205-2]                                                      kasus fraud internal dengan potensi kerugian senilai Rp10,92
Kebijakan Anti - Fraud diterapkan secara menyeluruh,                                     miliar, serta fraud eksternal dengan potensi kerugian mencapai
mencakup aspek pencegahan, deteksi, investigasi, dan tindak                              Rp81,14 miliar. Per Desember 2025, seluruh kasus (100%)
lanjut, meliputi:                                                                        telah ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur penegakan
1. Presiden Direktur menandatangani Deklarasi Anti-Fraud                                 disiplin, termasuk pemberian sanksi PHK maupun tindakan
    dan diketahui oleh seluruh jajaran organisasi BCA.                                   administratif lainnya sebagaimana diatur dalam PKB. Seluruh
2. Seluruh jajaran Direksi, Dewan Komisaris, dan pekerja                                 insiden telah diselesaikan secara tepat dan tidak terdapat
    wajib menandatangani Pakta Integritas sebagai bentuk                                 kasus fraud atau korupsi yang berdampak signifikan terhadap
    komitmen pribadi terhadap etika kerja.                                               keberlangsungan operasional maupun reputasi perusahaan.
3. Pengawasan dilakukan oleh Anti-Fraud Bureau yang
    bertugas memantau implementasi kebijakan dan                                         Saluran Pengaduan
    strategi anti-fraud di lingkungan perbankan. Biro ini juga                           Pelanggaran [FN-CB-510a.2]
    mengawasi efektivitas kegiatan pencegahan, deteksi,                                  BCA menerapkan sistem pengaduan pelanggaran atau
    investigasi, pelaporan, evaluasi, dan tindak lanjut terkait                          Whistleblowing System (WBS) sebagai mekanisme pelaporan
    kasus fraud.                                                                         atas dugaan pelanggaran etika, praktik korupsi, kecurangan,
4. Audit kepatuhan dilaksanakan setidaknya setiap tiga tahun                             maupun pelanggaran kode etik lainnya. Pelaporan dapat
    sekali secara internal oleh Divisi Audit Internal dan secara                         dilakukan melalui situs resmi BCA dengan menyertakan
    eksternal oleh pihak independen, termasuk aspek APU,                                 informasi sesuai prinsip 4W1H (What, Who, When, Where,
    PPT, dan PPPSPM.                                                                     dan How). Seluruh laporan diterima dan diverifikasi oleh
                                                                                         pengelola WBS, dengan jaminan penuh atas kerahasiaan
BCA secara berkelanjutan memperkuat tata kelola dan                                      identitas pelapor. Pelapor juga dilindungi dari tindakan
sistem pengendalian untuk mencegah serta menanggulangi                                   balas dendam atau perlakuan tidak menguntungkan lainnya,
praktik kecurangan (fraud). Upaya mitigasi dilakukan melalui                             sehingga memastikan rasa aman dan kepercayaan dalam
peningkatan sistem keamanan informasi, pengawasan digital,                               proses pelaporan.



Penyelesaian Laporan Pengaduan Pelanggaran [205-3]
    Tahun                             Status                                Jumlah                     Keterangan Laporan Pelanggaran yang Selesai

                 Dalam proses (open)                                            1
                                                                                              Terbukti (5), tidak terbukti (4), data tidak lengkap (26),
    2025
                                                                                              informasi (13), keluhan nasabah (7)
                 Sudah selesai (closed)                                        55

                 Dalam proses (open)                                            0
                                                                                              Terbukti (9), tidak terbukti (7), data tidak lengkap (26),
    2024
                                                                                              informasi (9), keluhan nasabah (8)
                 Sudah selesai (closed)                                        59

                 Dalam proses (open)                                            0
                                                                                              Terbukti (6), tidak terbukti (4), data tidak lengkap (25),
    2023
                                                                                              informasi/keluhan nasabah (20)
                 Sudah selesai (closed)                                        55

 Keterangan:
 Informasi lengkap terkait WBS terdapat dalam Laporan Tahunan dan Laporan Whistleblowing pada https://bca.id/whistleblowing




                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk    67
Page 70
          P e r b a n k a n      B e r k e l a n j u t a n




Penggolongan Laporan WBS yang Terbukti
                                               Pelanggaran terhadap Kode Etik                                              2025

Korupsi atau Penyuapan                                                                                                                 0

Harassment                                                                                                                             0

Data Privasi Nasabah                                                                                                                    1

Benturan Kepentingan                                                                                                                   0

Pencucian Uang atau Insider Trading                                                                                                    0

Lain-lain                                                                                                                              4


Program Sosialisasi dan Edukasi
Untuk memperkuat kesadaran dan pemahaman seluruh pekerja, BCA secara rutin menyelenggarakan sosialisasi serta pelatihan
terkait penerapan kode etik BCA, khususnya terkait antikorupsi, pengendalian gratifikasi, anti-fraud, serta mekanisme
pelaporan pelanggarannya melalui WBS. Beberapa contoh program pengembangan kapasitas yang disediakan bagi seluruh
pekerja meliputi:
1. E-learning & Video Pembelajaran Kode Etik Bankir
2. E-learning Anti-Fraud Awareness
3. E-learning Kebijakan Antikorupsi & Pengendalian Gratifikasi
4. E-learning Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pemberantasan Proliferasi Senjata Pemusnahan
   Massal (APU, PPT, & PPPSPM)

Pada tahun 2025, sebanyak 34.772 pekerja, termasuk peserta magang Bakti BCA, telah mengikuti pelatihan-pelatihan
tersebut. Selain itu, edukasi juga dilakukan melalui berbagai kanal komunikasi internal sehingga seluruh pekerja mendapatkan
pemahaman yang sama terhadap kode etik, termasuk Kebijakan Anti-Fraud.


Data Pelatihan Kode Etik
                 Pelatihan Kode Etik Bankir                                         2025                   2024             2023

e-Learning                                                                                          339              691            1.767

 Keterangan:
 Pelatihan diberikan kepada seluruh pekerja yang belum menerima pelatihan Kode Etik sebelumnya.



Data Pelatihan Antikorupsi dan Anti-Fraud [205-2]
          Pelatihan Antikorupsi dan Anti-Fraud                                      2025                   2024             2023

e-Learning                                                                                        34.772          35.299           35.172

In Class Training                                                                                      -               -           3.446

 Keterangan:
 Mulai tahun 2024, pelatihan sepenuhnya dilaksanakan melalui e-learning.




68          Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 71
                                    02



                       03




                          Budaya
   Keberlanjutan
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   69
Page 72
        B u d a y a    K e b e r l a n j u t a n




Insan BCA


Dalam mengelola dan memberdayakan sumber daya manusia, BCA berkomitmen untuk menjunjung tinggi prinsip hak asasi
manusia (HAM) dengan memastikan adanya kesetaraan, keadilan, dan lingkungan kerja yang bebas dari diskriminasi.

Pengelolaan human capital dilakukan secara adil dan terintegrasi mulai dari proses rekrutmen, pengembangan
talenta, perencanaan karier, hingga persiapan masa purna tugas, agar setiap pekerja dapat berkontribusi secara optimal
terhadap pertumbuhan dan keberlanjutan jangka panjang BCA. Seluruh pekerja BCA merupakan warga negara Indonesia.
Sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai keberagaman, BCA tidak memarginalkan pekerjanya berdasarkan suku, etnis,
atau golongan tertentu. Selain itu, BCA turut berpartisipasi dalam penyerapan tenaga kerja berstatus Pekerja Tetap dan
Pekerja Tidak Tetap yang seluruhnya dilaporkan kepada instansi ketenagakerjaan.



PROFIL PEKERJA [2-7]

Jumlah Pekerja dan Manajemen Berdasarkan Gender dan Status Ketenagakerjaan [2-7]
                                                            2025                                  2024                                  2023
            Status Pekerja
                                             Laki-laki         Perempuan            Laki-laki         Perempuan           Laki-laki           Perempuan

Tetap (termasuk percobaan)                          9.596               15.185            9.627                15.220          9.397                 14.975

Tidak tetap (Kontrak)                                 513                 715              495                   748             597                      773

Trainee                                               185                 241              190                   252             565                      608

Jumlah berdasarkan gender                          10.294               16.141           10.312              16.220           10.559                 16.356

Jumlah keseluruhan                                       26.435                                 26.532                                 26.915
Keterangan:
Data 2024 dan 2023 disajikan kembali.


Jumlah Pekerja dan Manajemen Berdasarkan Gender dan Jenjang Jabatan [2-7]
                                                               2025                                   2024                                2023
            Jenjang Jabatan
                                                   Laki-laki       Perempuan              Laki-laki       Perempuan           Laki-laki         Perempuan

Dewan Komisaris                                                5                    0                 5                  0                5                 0

Direktur                                                     10                     2                10                   2              10                 2

Senior Manager                                               116                   94               115                  97            108                 94

Middle Manager                                              942              1.002                 926                  963            925                934

Line Manager                                             4.155               7.304              4.053               7.067             3.905           6.742

Staf                                                     4.790                   7.291            4.828             7.563             5.124           8.070

Nonstaf                                                     276                   448              375                  528            482                514

Jumlah berdasarkan gender                             10.294                16.141              10.312            16.220          10.559             16.356

Jumlah keseluruhan                                             26.435                                 26.532                              26.915




70         Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 73
Komposisi Pekerja dan Manajemen Berdasarkan Gender dan Masa Kerja [2-7]
                                              2025                            2024                              2023
               Masa Kerja
                                  Laki-laki       Perempuan       Laki-laki       Perempuan         Laki-laki       Perempuan

> 20 tahun                              2.115           3.721           2.517             4.223           2.932               4.730

> 15–20 tahun                            348             484             327                448             297                403

> 10–15 tahun                          1.575            3.197           1.163             2.190             815               1.446

> 5–10 tahun                           1.872            2.920           1.981             3.698           1.986              4.008

> 1–5 tahun                            3.475            4.568          3.593              4.592           2.493               3.335

≤ 1 tahun                                909            1.251            731              1.069           2.036               2.434

Jumlah berdasarkan gender            10.294            16.141         10.312            16.220          10.559               16.356

Jumlah keseluruhan                            26.435                          26.532                            26.915



Komposisi Pekerja dan Manajemen Berdasarkan Gender dan Wilayah Kerja [2-7]
                                              2025                            2024                              2023
              Wilayah Kerja
                                  Laki-laki       Perempuan       Laki-laki       Perempuan         Laki-laki       Perempuan

Jabodetabek                            6.543            8.568          6.445              8.606           6.277               8.399

Jawa Barat (selain Jabodetabek)          675            1.278            710              1.320            1.117              1.723

Jawa Tengah & DIY                        548            1.205            560               1.199            569               1.204

Jawa Timur                              1.107           2.105           1.129              2.127           1.122              2.106

Sumatra                                  701            1.453            738               1.441            734               1.402

Kalimantan                               266             534             264                531             247                 513

Indonesia Timur                          454             998             466                996             493               1.009

Jumlah berdasarkan gender            10.294            16.141         10.312            16.220          10.559               16.356

Jumlah keseluruhan                            26.435                          26.532                            26.915




Komposisi Pekerja dan Manajemen Berdasarkan Gender dan Jenjang Pendidikan [2-7]
                                              2025                            2024                              2023
          Jenjang Pendidikan
                                  Laki-laki       Perempuan       Laki-laki       Perempuan         Laki-laki       Perempuan

S3                                        10                  3               9                4             10                  4

S2                                       675              667            622                634             589                576

S1                                     8.685           13.736          8.568             13.572           8.585              13.531

Diploma (D1–D4)                          199             680             242                773             309                 861

SMA (jenjang lebih rendah)               725            1.055            871               1.237          1.066               1.384

Jumlah berdasarkan gender            10.294            16.141         10.312            16.220          10.559               16.356

Jumlah keseluruhan                            26.435                          26.532                            26.915




                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk      71
Page 74
      B u d a y a   K e b e r l a n j u t a n




Komposisi Pekerja dan Manajemen Berdasarkan Gender dan Rentang Usia [2-7]
                                                            2025                           2024                          2023
             Rentang Usia
                                                Laki-laki       Perempuan      Laki-laki       Perempuan     Laki-laki       Perempuan

≤ 25 Tahun                                           1.524            1.940         2.001            2.376        2.315            2.663

> 25–30 Tahun                                        3.311            4.426         2.632            3.862        2.371            3.602

> 30–35 Tahun                                        1.795            3.452          1.810           3.620        1.835            3.730

> 35–40 Tahun                                        1.154            2.085           998            1.692          819            1.270

> 40–45 Tahun                                          399             590            345             554           349             650

> 45–50 Tahun                                         620             1.345           858            1.703        1.023            2.010

> 50 Tahun                                           1.491            2.303         1.668            2.413        1.847            2.431

Jumlah berdasarkan gender                          10.294            16.141        10.312           16.220      10.559            16.356

Jumlah keseluruhan                                          26.435                         26.532                        26.915



Pekerja Lain di Luar Pekerja Tetap [2-8]                                    mengenai pengembangan keterampilan, kesiapan memasuki
Di 2025, terdapat 1.228 pekerja nontetap (4,65% dari total                  dunia kerja, serta wawasan karier di industri perbankan.
pekerja tetap) di BCA untuk mendukung berbagai fungsi                       BCA juga mengadakan BCA Special Hiring yang ditujukan
operasional. Selain itu, terdapat pula 18.359 tenaga alih                   bagi mahasiswa tingkat akhir, fresh graduate, dan pencari
daya untuk kebutuhan operasional termasuk administrasi,                     kerja yang ingin mengenal proses seleksi BCA secara lebih
keamanan, kebersihan, dan penjualan.                                        komprehensif. Melalui kegiatan ini, peserta dapat memperoleh
                                                                            informasi karier sekaligus memulai proses rekrutmen BCA
REKRUTMEN YANG ADIL [401-1]                                                 secara langsung. Di samping itu, sebagai bentuk dukungan
                                                                            terhadap kreativitas dan kemampuan analitis mahasiswa, BCA
Dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan                         menggelar BCA Business Case Competition yang memberikan
berintegritas, BCA menerapkan strategi pengelolaan talenta                  kesempatan bagi peserta dari semester 1–8 untuk mengajukan
yang komprehensif, mencakup seluruh siklus kerja mulai dari                 solusi atas tantangan bisnis yang diberikan. Kompetisi ini
proses rekrutmen hingga masa purna tugas. Proses akuisisi                   menjadi salah satu sarana BCA dalam menjaring talenta muda
talenta dilakukan melalui berbagai program pengembangan                     dengan kemampuan berpikir kritis, inovatif, dan berorientasi
yang dirancang untuk menyiapkan calon pekerja sejak jenjang                 solusi.
awal hingga menjadi pemimpin yang selaras dengan nilai-nilai
dan budaya BCA. Setiap proses rekrutmen dilakukan secara                    BCA juga menjalankan beragam program percepatan karier,
transparan, tanpa diskriminasi, adil, berbasis kompetensi,                  seperti Management Development Program (MDP) dan
dan menjunjung tinggi prinsip kesetaraan serta inklusivitas.                Wealth Management Program (WMP), yang dirancang untuk
Sepanjang tahun 2025, BCA merekrut 971 laki-laki dan 1.359                  mempersiapkan lulusan baru menjadi calon pemimpin dan
perempuan melalui proses seleksi yang adil dan bebas                        profesional di BCA. Selain itu, BCA juga memiliki program
diskriminasi dengan mengeluarkan rata-rata biaya perekrutan                 Relationship Officer (RO) untuk membentuk lulusan baru
sebesar Rp2.768.768 per pekerja.                                            menjadi profesional di bidang penjualan dan pemasaran,
                                                                            serta jalur IT Engineer dibuka bagi talenta teknologi yang
Akuisisi Talenta                                                            ingin berkontribusi dalam pengembangan layanan digital dan
Guna memastikan regenerasi sumber daya manusia yang                         inovasi perbankan BCA.
unggul, berkelanjutan, dan selaras dengan nilai serta budaya
perusahaan, BCA menjalankan strategi akuisisi talenta yang                  Lebih lanjut, BCA menjalankan program Magang Bakti BCA
komprehensif untuk menjaring talenta muda dari beragam                      yang membuka kesempatan bagi lulusan SMA/SMK hingga
latar belakang melalui berbagai inisiatif pengenalan karier,                Sarjana untuk memperoleh pengalaman kerja operasional
rekrutmen, dan pembinaan.                                                   melalui pemagangan di BCA. Terdapat pula program Beasiswa
                                                                            PPBP dan PPTI yang mendukung lulusan SMA/SMK berprestasi
Sebagai bagian dari upaya membangun hubungan dengan                         untuk melanjutkan pendidikan tinggi dan membangun
generasi muda, BCA menyelenggarakan BCA Sapa Karir,                         kompetensi teknis yang relevan, serta BCA Internship
program seminar dan webinar yang memberikan pembekalan                      Program yang berfungsi sebagai wadah bagi mahasiswa
                                                                            aktif untuk mengenal dunia kerja profesional dan memperkuat
                                                                            keterampilan praktis sebelum memasuki dunia industri.




72      Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 75
Pekerja dan Manajemen Baru Berdasarkan Gender dan Jabatan [401-1]
                                                  2025                            2024                              2023
             Jenjang Jabatan
                                      Laki-laki       Perempuan       Laki-laki       Perempuan        Laki-laki        Perempuan

Dewan Komisaris                                   0               0               0               0                0                0

Direktur                                          0               0               0               0                0                0

Senior Manager                                    0               2               5               2                3                5

Middle Manager                                    3               4               4               2                11               5

Line Manager                                  12                  6               9               9            34                19

Staf                                        865              1.111          649               853           2.106             2.368

Nonstaf                                       91             236             138              298             142               257

Jumlah berdasarkan gender                    971           1.359            805             1.164          2.296              2.654

Jumlah keseluruhan                                2.330                           1.969                             4.950


Pekerja dan Manajemen Baru Berdasarkan Gender dan Rentang Usia [401-1]

                                                  2025                            2024                              2023
               Rentang Usia
                                      Laki-laki       Perempuan       Laki-laki       Perempuan        Laki-laki        Perempuan

< 30 Tahun                                   891            1.196           682                921          2.150             2.467

30–50 Tahun                                   77             154             116              232             135               175

> 50 Tahun                                        3               9               7               11               11            12

Jumlah berdasarkan gender                    971           1.359            805             1.164          2.296              2.654

Jumlah keseluruhan                                2.330                           1.969                             4.950



Pekerja dan Manajemen Baru Berdasarkan Gender dan Wilayah Penempatan [401-1]
                                                  2025                            2024                              2023
           Wilayah Penempatan
                                      Laki-laki       Perempuan       Laki-laki       Perempuan        Laki-laki        Perempuan

Jabodetabek                                 627              730            497               685           1.323             1.245

Jawa Barat (selain Jabodetabek)             208              281             217              283             667               735

Jawa Tengah & DIY                             21               78             15                47             69               119

Jawa Timur                                    58             126              33                57            101              203

Sumatra                                      20               60              16               42              59               167

Kalimantan                                    14              24              12                19             23               59

Indonesia Timur                              23               60              15                31             54               126

Jumlah berdasarkan gender                    971           1.359            805             1.164          2.296              2.654

Jumlah keseluruhan                                2.330                           1.969                             4.950


Sepanjang 2025, BCA juga membuka rekrutmen pada beberapa posisi di tingkatan tertentu yang diperuntukan bagi pekerja
(internal hires) sebanyak 80,82% dari total rekrutmen.




                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk     73
Page 76
        B u d a y a    K e b e r l a n j u t a n




Perputaran Pekerja
BCA menjaga retensi pekerja melalui manajemen ketenagakerjaan yang adil dan berkelanjutan. Upaya ini meliputi
pemberian remunerasi kompetitif, bonus kinerja, pelatihan rutin, pengembangan karier, penyediaan fasilitas kerja yang
aman, dan saluran pengaduan SDM.


         Tingkat Perputaran Pekerja [401-1]                                           Tingkat Perputaran Pekerja Sukarela


       2025                       2024                 2023                          2025                    2024                       2023

     3,4%                      3,4%                 3,6%                             2,8%                  2,6%                        2,8%
Sepanjang tahun 2025, sebanyak 860 pekerja tetap yang meninggalkan perusahan karena pengunduran diri, pensiun dini, dan
meninggal dunia. Dengan mempertimbangkan pekerja yang masuk dan keluar, tingkat perputaran BCA tercatat sebesar 3,4%.


Pekerja dan Manajemen Keluar Berdasarkan Gender dan Jabatan [401-1]
                                                               2025                              2024                              2023
                Jenjang Jabatan
                                                   Laki-laki         Perempuan       Laki-laki         Perempuan       Laki-laki         Perempuan

Dewan Komisaris                                              0                   0               0                 0               0                 0

Direktur                                                     0                   0               0                 0               0                 0

Senior Manager                                               0                   1               1                 1               1                 1

Middle Manager                                                 8             17              15                13              10                13

Line Manager                                              103               211             122                171             97               219

Staf                                                      202               309            238                291            206                306

Nonstaf                                                        9                 0               4                 1           15                    0

Jumlah berdasarkan gender                                 322               538            380                477            329                539

Jumlah keseluruhan                                                 860                               857                               868

Keterangan:
Data 2024 disajikan kembali.


Pekerja dan Manajemen Keluar Berdasarkan Gender dan Rentang Usia [401-1]
                                                               2025                              2024                              2023
                   Rentang Usia
                                                   Laki-laki         Perempuan       Laki-laki         Perempuan       Laki-laki         Perempuan

< 30 Tahun                                                 195              263             213               225             174               243

30–50 Tahun                                                 68              166              91               140             80                198

> 50 Tahun                                                  59              109              76                112             75                98

Jumlah berdasarkan gender                                 322               538            380                477            329                539

Jumlah keseluruhan                                                 860                               857                               868
Keterangan:
Data 2024 disajikan kembali.




74         Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 77
Pekerja dan Manajemen Keluar Berdasarkan Gender dan Wilayah Penempatan [401-1]
                                                                2025                             2024                                2023
             Wilayah Penempatan
                                                    Laki-laki      Perempuan        Laki-laki          Perempuan        Laki-laki          Perempuan

Jabodetabek                                                196            302              232                270             206                 312

Jawa Barat (selain Jabodetabek)                            42              74               82                 76               62                 84

Jawa Tengah & DIY                                           13             24               10                 28               12                 16

Jawa Timur                                                  22             65               23                 37               24                 41

Sumatra                                                     27             34               16                 36                   9              24

Kalimantan                                                  12             14                   6                  11               5                  9

Indonesia Timur                                             10             25                   11             19                   11             53

Jumlah berdasarkan gender                                 322             538              380                477             329                 539

Jumlah keseluruhan                                               860                                 857                                 868
 Keterangan:
 Data 2024 disajikan kembali.


EVALUASI DAN PENILAIAN KINERJA [404-3]


         KPI – Tahapan Penghargaan Kinerja




                                                                               Keterangan

                                                                                1     Penetapan KPI Direktorat
                                1

                                                                                2     Penetapan KPI Divisi

                6                               2
                                                                                3     Penetapan KPI Individu

                                                                                4      Pelaksanaan Performance Management
                                                                                       •    Planning
                KPI – Performance – Reward Cycle                                       •    Competency Assessment
                                                                                       •    Coaching 1
                                                                                       •    Coaching 2
                    5                       3                                          •    Annual Review

                                                                                5      Usulan Kenaikan Pangkat Berkala
                                4

                                                                                6      Usulan Kenaikan Gaji dan Bonus via
                                                                                       Enterprise Compensation Management
                                                                                       (ECM)




BCA secara konsisten melaksanakan evaluasi dan penilaian kinerja bagi seluruh pekerja, baik secara individu maupun tim.
Evaluasi semi-tahunan dilaksanakan setiap semester melalui mekanisme coaching yang dilakukan secara dialog dua arah antara
pekerja dan atasan mengenai pencapaian atas sasaran kinerja, identifikasi hambatan, dan perencanaan pengembangan.
Proses ini dilengkapi dengan pendekatan percakapan yang fleksibel, memungkinkan evaluasi yang lebih sering dan informal
untuk menangani perubahan dinamis dalam pengembangan dan penyesuaian kinerja sepanjang tahun. Penilaian tahunan
pemenuhan KPI dan penerapan nilai individu maupun tim dilakukan menggunakan dua metode utama, yaitu performance
appraisal (PA) dan performance management (PM), yang disesuaikan dengan jenis pekerjaan dan tingkat jabatan. Proses
penilaian dimulai dari self-assessment, dilanjutkan dengan evaluasi oleh atasan langsung (Penilai 1) dan verifikasi oleh satu
tingkat di atasnya (Penilai 2). Pendekatan berlapis ini memastikan objektivitas serta mengurangi potensi bias dalam proses
penilaian.

                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk          75
Page 78
       B u d a y a    K e b e r l a n j u t a n




Dalam siklus penilaian kinerja, BCA tidak hanya memastikan pencapaian sasaran bisnis dengan berdiskusi mengenai kendala
yang dihadapi dan bagaimana menyelesaikannya, tetapi juga memastikan pengembangan kompetensi dari seluruh pekerja.
Hasil evaluasi menjadi dasar bagi penyesuaian remunerasi, pemberian bonus, dan pengembangan karier. Sepanjang tahun 2025,
100% pekerja yang memenuhi kriteria telah mengikuti proses penilaian kinerja secara menyeluruh.


Pekerja yang Mendapatkan Promosi berdasarkan Gender dan Wilayah Kerja
                                                              2025                             2024                              2023
              Wilayah Kerja
                                                  Laki-laki      Perempuan         Laki-laki       Perempuan         Laki-laki      Perempuan

Kantor Pusat                                             726                673            641               659            605                  612

Kantor Cabang & Wilayah                                  527               1.193          437              1.053            476              1.129

Jumlah berdasarkan gender                              1.253           1.866            1.078               1.712         1.081             1.741

Jumlah keseluruhan                                            3.119                            2.790                             2.822


PENGEMBANGAN KOMPETENSI DAN BUDAYA KERJA ADAPTIF [404-1, 404-2]

BCA secara berkelanjutan mengembangkan talenta di bawah koordinasi Divisi Learning and Development untuk membentuk
SDM yang kompeten, berintegritas, dan adaptif terhadap perubahan. Program pengembangan SDM mencakup beasiswa,
pelatihan, dan pendidikan yang dievaluasi menggunakan Model Kirkpatrick dan dilaporkan secara berkala kepada Direktur
Sumber Daya Manusia.

BCA menerapkan ekosistem pembelajaran yang komprehensif dan adaptif, menggabungkan metode digital (e-learning,
gamification, microlearning) dengan pendekatan interaktif seperti coaching dan sistem pendampingan (buddy system).
Untuk mendorong kolaborasi dan pembelajaran lintas fungsi, BCA juga menyelenggarakan kompetisi seperti KAIZEN & BCA
Innovation Championship yang membuka peluang bagi karyawan untuk membentuk tim dan mengajukan ide inovasi yang
meningkatkan kualitas, efisiensi, dan layanan di BCA. Kurikulum pelatihan dirancang secara dinamis untuk menjawab kebutuhan
bisnis dan tren pasar, mencakup penguatan hard skill (seperti artificial intelligence, layanan digital, analisis data, dan keuangan
berkelanjutan) serta soft skill (seperti kepemimpinan, komunikasi, dan strategic thinking) yang berlaku untuk seluruh pekerja.

BCA juga mendukung berbagai program sertifikasi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan kompetensi pekerja sesuai
standar yang berlaku di masing-masing bidang. Beberapa di antaranya meliputi:


  Jenis Sertifikasi                                   Tujuan Sertifikasi                                                Peserta

Sertifikasi             •    Untuk pemenuhan kewajiban kompetensi SDM di bidang                        Direksi, Komisaris, Pejabat Eksekutif, dan
Manajemen Risiko             manajemen risiko bank sesuai standar kompetensi yang tertuang             Pejabat Non-Eksekutif yang mengambil
                             dalam SEOJK No 28/SEOJK.03/2022 tentang pelaksanaan                       dan melaksanakan keputusan atas risiko
                             Sertifikasi Manajemen Risiko bagi Pejabat Bank.                           antara lain perkreditan/pembiayaan,
                        •    Untuk mendukung peningkatan kompetensi kerja di bidang                    tresuri, teknologi informasi, dan
                             manajemen risiko.                                                         keuangan.

Sistem                  •    Untuk pemenuhan kewajiban kompetensi SDM di bidang sistem                 Direksi, Pejabat Eksekutif, dan Pejabat
Pembayaran                   pembayaran sesuai PBI No 5 Tahun 2024 tentang Standardisasi               Non-Eksekutif yang melaksanakan
                             Kompetensi di Bidang Sistem Pembayaran.                                   kegiatan Sistem Pembayaran.
                        •    Untuk mendukung peningkatan kompetensi kerja di bidang sistem
                             Pembayaran.

Sertifikasi             Untuk pemenuhan kewajiban kompetensi bagi treasury dealer sesuai               Direksi, Pejabat Eksekutif (PE), Pejabat
Treasury                dengan PBI No 6 Tahun 2024 tentang Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing.          dua tingkat di bawah Direksi yang tidak
                                                                                                       termasuk PE, serta Pekerja lainnya yang
                                                                                                       melaksanakan aktivitas Tresuri.

Sertifikasi Audit       Pengakuan atas pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi auditor               Auditor internal yang memenuhi
                        internal dalam melaksanakan tanggung jawab profesional pada setiap             persyaratan dan rekomendasi untuk
                        proses audit intern, yang mengacu kepada standar global (seperti               mendapatkan sertifikasi.
                        Certified Internal Auditor/CIA dan Certified Information Systems
                        Auditor/CISA) dan nasional (Sertifikasi Audit Intern Bank - BNSP).

Sertifikasi Tenaga      Untuk memastikan kompetensi bagi pelaku aktivitas pemasaran produk             Seluruh Pekerja yang melaksanakan
Pemasar (WPPE)          pasar modal, seperti reksadana dan obligasi.                                   aktivitas pemasaran produk investasi.




76       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 79
  Jenis Sertifikasi                                            Tujuan Sertifikasi                                                       Peserta

Sertifikasi                 Untuk memvalidasi dan memastikan kompetensi dalam menerapkan                               Seluruh Pekerja yang melaksanakan
Perhitungan Emisi           standar Partnership for Carbon Accounting Financials (PCAF) yang telah                     aktivitas penghitungan dan pelaporan
Pembiayaan                  diakui secara global.                                                                      emisi pembiayaan.



Untuk memperkokoh fondasi tata kelola dan etika, di tahun 2025, seluruh pekerja juga diwajibkan mengikuti pelatihan terkait
anti-fraud, keamanan siber, hak asasi manusia (HAM), dan APU-PPT. Efektivitas seluruh program dipastikan melalui mekanisme
pengukuran pre dan post-test untuk menjamin peningkatan kapabilitas yang mendukung keberlanjutan bisnis.

Sebagai wujud komitmen terhadap pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan, BCA secara aktif menjalin
kemitraan strategis dengan berbagai pihak eksternal. Kolaborasi dengan institusi pendidikan seperti Trisakti Sustainability Center
(TSC), Universitas Bina Nusantara, dan Universitas Prasetiya Mulya, serta lembaga regulator seperti Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) dan Bursa Efek Indonesia (IDX), bertujuan untuk menghadirkan program pelatihan dan pengembangan kompetensi yang
relevan dan berkualitas bagi Insan BCA. Lebih lanjut, pengembangan talenta juga diwujudkan melalui program beasiswa bagi
pekerja yang memenuhi kriteria untuk menempuh pendidikan formal jenjang Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2) di institusi
mitra terkemuka, di antaranya Universitas Bina Nusantara, Universitas Prasetiya Mulya, dan Sekolah Tinggi Manajemen PPM.
Per Desember 2025, terdapat 24 pekerja yang sedang menjalani beasiswa S1 dan 122 penerima beasiswa S2.


Realisasi Pelatihan [404-1]
                                                Uraian                                                          2025                 2024                 2023

Biaya pelatihan (Rp Juta)                                                                                         333.665             353.627              372.815

Jumlah peserta (orang)                                                                                             62.329               74.416              59.323

Laki-laki                                                                                                              24.898           29.999               24.100

Perempuan                                                                                                              37.431           44.417              35.223

Jumlah jam pelatihan setahun                                                                                       898.169           1.156.101            1.183.950

Laki-laki                                                                                                          367.335             503.727             504.320

Perempuan                                                                                                          530.834             652.374             679.630

Rerata jam pelatihan per pekerja per tahun                                                                             33,98                44,5              44,0

Laki-laki                                                                                                                35,7               48,8                 47,8

Perempuan                                                                                                                32,9               40,2                 41,5


Pelatihan Pekerja dan Manajemen Berdasarkan Gender dan Jabatan
                                                                      2025                                 2024                                  2023
              Jenjang Jabatan
                                                         Laki-laki           Perempuan         Laki-laki         Perempuan           Laki-laki         Perempuan

Dewan Komisaris                                                        4                  0                 1                   0                  2               0

Direktur                                                              10                  2                10                   2                  7               2

Senior Manager                                                       115                 94            115                      97            107                 93

Middle Manager                                                   2.324                3.028          2.297                 2.917            2.196             2.785

Line Manager                                                     2.768                5.270         2.680                 5.109             2.628             4.886

Staf                                                             4.773                 7.277         4.821                 7.551             5.117           8.062

Nonstaf                                                              119                  51           180                   46              230                  52

Jumlah berdasarkan gender                                       10.113                15.722       10.104                15.722          10.287             15.880

Jumlah keseluruhan                                                   25.835                            25.826                                    26.167

 Katerangan:
 Data pelatihan internal yang diselenggarakan oleh Divisi Learning and Development.




                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk             77
Page 80
       B u d a y a   K e b e r l a n j u t a n




Dampak Bisnis Kuantitatif dari Pengembangan Pekerja
       Program/Indikator                                                           Dampak Kuantitatif

Program Kepemimpinan                     •   Program Kepemimpinan & Pengembangan Karier BCA dirancang untuk memastikan
                                             keberlanjutan kepemimpinan melalui pendekatan terstruktur dan grow-from-within.
                                             Selama periode 2025, lebih dari 60 angkatan pembelajaran telah menjangkau sekitar 2.526
                                             pekerja, dengan tingkat penyelesaian di atas 99%.
                                         •   98,16% posisi kepemimpinan diisi secara internal.
                                         •   1.679 proyek inovasi diinisiasi oleh peserta program.
                                         •   Skor Keterlibatan Nasabah 4,78/5,00 mencerminkan kepemimpinan yang berfokus pada layanan
                                             prima.

Transisi Digital                         •   Program UX & Design Thinking Menghasilkan 23 proyek untuk meningkatkan kualitas produk dan
                                             pengalaman pelanggan bersama tim MICO BCA.
                                         •   Program Data Analytic Incubator menghasilkan 28 proyek AI/ML untuk sistem prediksi,
                                             rekomendasi bisnis, LLM, dan efisiensi proses.
                                         •   Pelatihan Qliksense menghasilkan 22 proyek dashboard untuk mempermudah analisis,
                                             monitoring, dan pelaporan data bisnis.
                                         •   Pelatihan Power Automate Desktop menghasilkan 226 proyek untuk mengotomatisasi pekerjaan
                                             administratif di berbagai unit kerja

Penanaman Budaya Kerja                   Skor Team Engagement 4,67/5,00 (2024), di atas benchmark global (4,50).

Dampak Bisnis Menyeluruh                 •       Tingkat Retensi: 61,4% pekerja memiliki masa kerja >5 tahun, dengan tingkat turnover menurun
                                                 dari 4,86% (2022) menjadi 3,4% (2025).
                                         •       Laba Bersih: Mencapai rekor Rp57,6 triliun, didukung oleh tenaga kerja yang berkinerja tinggi
                                                 dan tangguh.



Program Pengembangan Karier [404-2]
Untuk memperkuat keberlanjutan dalam membangun calon pemimpin, BCA menerapkan strategi dan program pengembangan
karier yang terarah dan berkelanjutan. Setiap pekerja memiliki individual development plan yang disusun sesuai dengan
potensi dan kompetensinya, sebagai bagian dari upaya mempersiapkan suksesor kepemimpinan di masa depan.

Program pengembangan karier berjenjang yang telah dijalankan terdiri dari Program Pengembangan Pratama untuk calon
supervisor, Program Pengembangan Manajer Muda 1 dan 2 untuk middle management, serta Program Pengembangan
Manajer Madya untuk senior management dan Utama bagi bagi general management. Seluruh program ini difokuskan
pada peningkatan soft competencies seperti pemecahan masalah dan pengambilan keputusan, peningkatan bisnis, serta
kepemimpinan dan kolaborasi agar para calon pemimpin mampu memahami gambaran besar bisnis, merespons tantangan
strategis, serta menciptakan inovasi yang mendukung pencapaian kinerja berkelanjutan.

Melalui pendekatan ini, 98,16% posisi kepemimpinan di BCA saat ini berasal dari internal, menunjukkan efektivitas strategi
pengembangan talenta jangka panjang yang terintegrasi dengan budaya perusahaan.

Program Kepemimpinan [404-2]
Sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya kepemimpinan yang selaras dengan nilai-nilai perusahaan, BCA
menerapkan leadership culture melalui inisiatif “BCA LEADER+”, yang diatur dalam Surat Keputusan Direksi No. 234/SK/
DIR/2022. Panduan ini menjadi acuan bagi seluruh pemimpin BCA dalam menumbuhkan karakter kepemimpinan yang adaptif,
kolaboratif, dan berorientasi pada hasil, dengan mencakup 10 karakter utama pemimpin BCA.

Pada tahun 2025, BCA memperkuat strategi suksesi kepemimpinan melalui penyelenggaraan dua program akselerasi. BCA
Leader+ Accelerator dirancang untuk para pemimpin yang baru dipromosikan, sementara Advisory Program berfokus pada
internalisasi nilai-nilai kepemimpinan BCA LEADER+. Kedua program ini memfasilitasi transfer pengetahuan dan pengalaman
dari pemimpin yang sudah lebih berpengalaman ataupun pemimpin puncak, untuk memastikan keberlanjutan kepemimpinan
yang solid di BCA. Selain itu, BCA juga menyelenggarakan pelatihan BCA LEADER+ serta berbagai program pengembangan soft
competency seperti self development, change management, dan leading across generations untuk mendukung internalisasi
karakter kepemimpinan di seluruh level organisasi.

Sebagai bagian dari pengembangan pemimpin masa depan, pekerja berpotensi tinggi juga memperoleh kesempatan mengikuti
program beasiswa BCA untuk melanjutkan studi S2 di universitas ternama, sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam
membangun talenta kepemimpinan yang unggul.




78       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 81
MANAJEMEN KETENAGAKERJAAN                                        Kebijakan Batas Minimum Usia Kerja dan Tata
                                                                 Waktu Kerja
BCA senantiasa menerapkan praktik ketenagakerjaan yang           BCA berkomitmen untuk menjaga praktik ketenagakerjaan
bertanggung jawab pada seluruh area operasional, yang            yang etis dan sesuai dengan peraturan perundang undangan.
mencakup pekerja tetap, kontrak, maupun mitra kerja. Praktik     Berdasarkan PKB Pasal 7 ayat 2 huruf b, ditetapkan batas
ketenagakerjaan yang bertanggung jawab ini diwujudkan            minimum usia kerja guna memastikan tidak adanya pekerja
melalui sistem remunerasi yang adil dan berbasis kinerja,        anak di lingkungan BCA. Selain itu, pengaturan mengenai jam
penerapan budaya kerja yang mendukung keseimbangan               kerja, waktu istirahat, dan hak cuti tahunan juga diatur secara
kehidupan dan pekerjaan, serta penegakan prinsip kesetaraan      jelas untuk mencegah praktik kerja paksa dan menjaga
dan nondiskriminasi. BCA meyakini bahwa lingkungan kerja         keseimbangan kehidupan kerja.
yang inklusif, sehat, dan berkeadilan merupakan pilar penting
dalam mendorong kinerja dan pertumbuhan bersama.                 Waktu kerja di BCA ditetapkan lima hari kerja per minggu,
                                                                 dengan delapan jam kerja per hari atau maksimal 40 jam per
Kebijakan Ketenagakerjaan                                        minggu, berlangsung dari Senin hingga Jumat, dengan jam
                                                                 operasional 08.00–17.00 atau 08.30–17.30, termasuk satu
Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dan Hubungan                      jam waktu istirahat. BCA memastikan tidak ada praktik kerja
Industrial [2-30]                                                paksa atau modern slavery. Setiap pekerjaan lembur dilakukan
Sebagai bagian dari komitmen terhadap hak asasi manusia          atas dasar persetujuan atasan dan mendapatkan kompensasi
dan praktik ketenagakerjaan yang adil, BCA mengatur syarat       sesuai ketentuan PKB Pasal 13, 14, 19, 20, dan 21. Seluruh jam
kerja serta seluruh hak dan kewajiban antara Perusahaan          lembur dicatat secara sistematis dan 100% kompensasi
dan Pekerja maupun Serikat Pekerja dalam Perjanjian Kerja        lembur tahun 2025 yang sesuai kriteria telah dibayarkan setiap
Bersama (PKB).                                                   bulan bersamaan dengan pembayaran gaji.

PKB mencakup berbagai aspek ketenagakerjaan, antara lain         Untuk mendukung kesejahteraan dan fleksibilitas kerja,
penilaian kinerja yang objektif dan adil, kebijakan promosi      BCA menyediakan waktu kerja fleksibel bagi pekerja yang
dan pengembangan kompetensi, pengaturan waktu kerja              memenuhi kriteria, serta menghadirkan BCA Touchpoint
dan cuti, kebijakan remunerasi yang setara, serta jaminan        sebagai area kerja alternatif di luar kantor utama. Melalui
kebebasan berserikat. Ruang lingkup PKB berlaku bagi seluruh     aplikasi BCA Touchpoint, pekerja dapat melakukan registrasi,
(100%) pekerja tetap, sedangkan hak dan kewajiban bagi           pemesanan tempat, serta pengaturan hari kolaborasi dan
pekerja kontrak mengikuti ketentuan perundangundangan            koordinasi tim.
yang berlaku.
                                                                 Seluruh pekerja BCA juga berhak atas cuti dengan tetap
BCA menjamin kebebasan pekerja untuk berserikat,                 menerima upah secara penuh. Hak cuti yang disediakan
berkumpul, dan menyampaikan aspirasi secara terbuka.             BCA termasuk cuti haid, melahirkan atau mendampingi istri
Terdapat tujuh serikat pekerja aktif di BCA, dengan KOMNAS       melahirkan, keguguran, cuti tahunan, dan izin lainnya (seperti
SP NIBA BCA sebagai Serikat Pekerja yang memiliki anggota        izin pernikahan pekerja, upacara hari raya, hari duka keluarga
dengan jumlah yang paling besar yaitu 12.782 anggota (52,27%     langsung). Dalam pengambilan cuti di tahun berjalan, Pekerja
dari total pekerja tetap berdasarkan verifikasi terakhir di      wajib mengambil cuti blok setidaknya lima hari kerja berturut-
2025). Serikat pekerja berperan sebagai mitra manajemen          turut.
dalam perundingan PKB sekaligus wadah komunikasi antara
perusahaan dan pekerja terkait isu ketenagakerjaan. PKB          Keterikatan Pekerja
disusun selaras dengan regulasi nasional dan standar             BCA menyadari bahwa keterikatan antarpekerja merupakan
ketenagakerjaan internasional, serta diperbarui setiap dua       salah satu faktor kunci dalam membangun lingkungan kerja
tahun. Perundingan terakhir telah dilaksanakan pada akhir        yang kolaboratif, sehat, dan produktif. Komitmen BCA
tahun 2025 untuk merumuskan PKB BCA periode 2026-2028.           terhadap prinsip ini diwujudkan melalui pendekatan siklis yang
                                                                 terstruktur untuk mengukur, memahami, dan meningkatkan
BCA secara rutin menyelenggarakan rapat dengan perwakilan        keterikatan pekerja secara sistematis. Proses ini berpusat
pekerja setidaknya dua kali dalam setahun untuk membahas         pada dua inisiatif utama, yaitu Survei Team Engagement dan
masukan konstruktif mengenai budget tenaga kerja, kenaikan       program lanjutannya, Team Engagement Action Action Action
gaji, pemberian insentif, serta pertemuan non rutin lainnya      (TEAAA).
yang dilakukan secara formal maupun informal untuk
menjaga hubungan kemitraan yang sudah baik. Perusahaan           Siklus ini dimulai dengan pengukuran keterikatan
secara sukarela memberikan bantuan finansial maupun non          secara kuantitatif setiap dua tahun melalui survei team
finansial kepada Serikat Pekerja seperti peminjaman ruangan,     engagement yang mencakup 25 pertanyaan terkait sense
fasilitas transportasi dan peralatan untuk keperluan dalam       of belonging, kepuasan, tujuan dan motivasi kerja, serta
melaksanakan aktivitas Serikat Pekerja seperti rapat, kongres,   tingkat kebahagiaan dan kesejahteraan pekerja. Survei
musyawarah, dan kegiatan organisasi lainnya.                     terakhir dilaksanakan pada tahun 2024 dan diikuti oleh 23.449
                                                                 pekerja (99% total pekerja yang memenuhi kriteria). Hasil
                                                                 survei menunjukkan skor 4,67 dari 5,00, mencerminkan tingkat
                                                                 keterikatan yang stabil sejak 2022.


                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   79
Page 82
      B u d a y a   K e b e r l a n j u t a n




Hasil survei keterikatan pekerja kemudian ditransformasi menjadi aksi nyata melalui program TEAAA BCA, sebuah inisiatif yang
berfokus pada perbaikan yang berkelanjutan. Program ini memberdayakan setiap pimpinan dan masing-masing tim untuk
menganalisis hasil survei secara spesifik, mengidentifikasi prioritas, dan merancang inisiatif perbaikan yang relevan. Dengan
demikian, perbaikan tidak hanya didorong dari atas, tetapi tumbuh secara organik dari setiap unit kerja untuk memperkuat
kolaborasi dan mengatasi tantangan yang ada. Untuk memastikan dampak yang tulus, keberhasilan inisiatif dievaluasi secara
kualitatif, melampaui metrik kinerja untuk melihat perubahan nyata dalam dinamika tim.

Proses terintegrasi yang menghubungkan pengukuran kuantitatif berskala besar dengan aksi kualitatif yang terlokalisasi ini
memastikan bahwa komitmen BCA terhadap keterikatan pekerja senantiasa direalisasikan melalui perbaikan yang nyata dan
berkelanjutan di seluruh organisasi.

Kesempatan yang Setara dan Keberagaman

Kesetaraan Gender
Pada tahun 2025, komposisi pekerja BCA terdiri dari 38,9% laki-laki dan 61,1% perempuan. Dalam mengelola ketenagakerjaan,
BCA menegakkan prinsip kesetaraan dan keberagaman serta tidak menoleransi segala bentuk diskriminasi berdasarkan
gender, suku, agama, ras, atau golongan. Penerapan prinsip ini didukung oleh Kode Etik BCA, Perjanjian Kerja Bersama
(PKB), Kebijakan HAM (SK Direksi No. 214/SK/DIR/2021), dan Kebijakan Perilaku Saling Menghargai di Tempat Kerja (SK Direksi
No. 038/SK/DIR/2025).

BCA juga terus mendorong peran perempuan dalam kepemimpinan, baik di tingkat manajerial maupun eksekutif. Struktur
tata kelola perusahaan saat ini juga mencerminkan keberagaman dari sisi gender, usia, pendidikan, pengalaman, dan keahlian,
sebagai bentuk nyata komitmen terhadap inklusivitas dan kesetaraan kesempatan di lingkungan kerja. Pada tahun 2025,
61,6% posisi manajerial di BCA diduduki oleh perempuan, melampaui target sebesar 35%.


Representasi Perempuan
                                        Jabatan                                   2025             2024             2023

Total pegawai perempuan                                                               61,1%             61,1%           60,8%

Pegawai perempuan di seluruh level manajemen (termasuk junior, middle, dan            61,6%             61,4%              61,1%
top management)

Pegawai perempuan di level junior management                                          63,7%            63,6%             63,3%

Pegawai perempuan di level top management                                             38,5%             39,1%            37,7%

Pegawai perempuan di level manajemen dalam revenue-generating function                64,3%            64,5%             64,2%

Pegawai perempuan di posisi yang terkait dengan Science, Technology,                  25,4%            25,6%             24,9%
Engineering, and Mathematics (STEM)


Kesempatan Karier bagi Penyandang Disabilitas
Sebagai bagian dari komitmen terhadap hak asasi manusia dan prinsip keberagaman inklusif, BCA membuka kesempatan
kerja bagi penyandang disabilitas, termasuk individu dengan keterbatasan fisik. Hingga Desember 2025, BCA mempekerjakan
29 tenaga alih daya penyandang disabilitas di unit Contact Center & Digital Services (HaloBCA) yang berperan dalam
layanan pelanggan. Selain menciptakan peluang kerja yang setara, BCA juga menyediakan fasilitas pendukung seperti toilet
khusus, kursi roda, dan lift ramah disabilitas untuk memastikan aksesibilitas dan kenyamanan bagi seluruh pekerja. Inisiatif ini
mencerminkan komitmen BCA dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif dan menghormati keberagaman, sekaligus
mendukung penerapan prinsip kesetaraan kesempatan kerja sesuai ketentuan perundang undangan.

Employee Wellbeing [401-2]

Kebijakan Imbal Jasa dan Remunerasi [401-2]
BCA berkomitmen untuk menerapkan kerangka remunerasi yang adil, kompetitif, dan setara sebagai pilar penting dalam
mendukung kesejahteraan pekerja dan menjaga daya saing perusahaan. BCA menetapkan imbalan dan remunerasi pekerja
berdasarkan level jabatan dan kinerja, dengan menjunjung tinggi prinsip keadilan dan kesetaraan tanpa membedakan gender,
suku, ras, agama, atau golongan. BCA berkomitmen untuk memastikan seluruh pekerja tetap, termasuk pekerja pada level
terendah, menerima upah yang setidaknya lebih tinggi 49,73% dibandingkan Upah Minimum Regional (UMR) DKI Jakarta dan
sesuai peraturan perundangan yang berlaku.




80      Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 83
BCA juga secara rutin melakukan benchmark tahunan terhadap struktur kompensasi yang ada dibandingkan dengan pasar.
Tinjauan dilakukan melalui partisipasi dalam survei gaji industri perbankan yang diselenggarakan oleh konsultan independen,
Willis Towers Watson (WTW). Partisipasi ini memberikan data dan wawasan pasar yang krusial, yang menjadi landasan strategis
untuk memastikan bahwa paket remunerasi BCA tetap kompetitif di sektor perbankan Indonesia, sekaligus menjadi tolok
ukur untuk memastikan bahwa tingkat upah yang ditawarkan telah memadai dan berada di atas standar biaya hidup (cost
of living) yang berlaku. Hasil survei tersebut, beserta faktor lainnya seperti UMR, tingkat inflasi, dan penyelarasan dengan
pengelolaan biaya tenaga kerja nasional, dijadikan pertimbangan untuk menetapkan skala gaji/upah secara tahunan yang
dinyatakan dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

Komponen remunerasi yang diberikan BCA mencakup gaji pokok, tunjangan, bonus tunai (baik yang diberikan berdasarkan
performa maupun bonus tambahan berdasarkan lama kerja), serta bonus dalam bentuk program kepemilikan saham BCA yang
diberikan setiap tahun untuk dicairkan setelah 3 tahun. Insentif ini dirancang untuk memperkuat motivasi serta rasa memiliki
pekerja terhadap perusahaan dalam jangka panjang.


Tunjangan Pekerja Berdasarkan Status Ketenagakerjaan
                    Komponen Remunerasi                          Pekerja Tetap           Pekerja Kontrak              Trainee

Gaji Pokok                                                              √                        √                        √

Tunjangan

Tunjangan Hari Raya                                                     √                        √                        √

Tunjangan Akhir Tahun                                                   √                        -                        √

Tunjangan Khusus Hari Raya Keagamaan                                    √                        -                        √

Tunjangan Jabatan                                                       √                        -                        -

Bantuan Lainnya                                                         √                        √                        √

Bonus

Bonus Kinerja (Bonus Prestasi dan Masa Kerja)                           √                        -                        -


Dalam mewujudkan prinsip remunerasi yang setara untuk pekerjaan dengan nilai yang setara (equal remuneration for work of
equal value), BCA secara aktif memantau dan mengontrol potensi kesenjangan upah berbasis gender (gender pay gap). BCA
memastikan tidak adanya kesenjangan tunjangan dan gaji antara pekerja laki-laki dan perempuan (rasio 1:1). Salah satu bentuk
perwujudan dari komitmen ini adalah melalui mekanisme kenaikan gaji berkala tahunan, yang difungsikan sebagai instrumen
pemantauan proaktif. Proses ini dirancang secara sistematis untuk menjamin objektivitas, di mana penetapan besaran kenaikan
gaji bagi setiap pekerja yang memenuhi syarat didasarkan murni pada evaluasi kinerja dan kontribusi individu yang terukur,
sepenuhnya tanpa memandang gender. Dengan demikian, BCA memastikan bahwa prinsip kesetaraan remunerasi tidak
hanya menjadi sebuah kebijakan, tetapi juga praktik yang hidup dan terjaga secara konsisten di seluruh tingkatan organisasi.


Perbandingan Gaji Pekerja Perempuan dan Laki-Laki
                                                        Pekerja Tetap                                  Pekerja Kontrak
             Jenjang Jabatan
                                                Laki-laki          Perempuan               Laki-laki              Perempuan

Staf                                                11.689.417              11.928.587         8.935.740                      8.784.823

Nonstaf (nonmanajerial)                             11.160.140              11.403.500         5.662.143                   5.435.253

Cakupan data (% terhadap total pekerja)                48,4%                    48,4%                48,4%                       48,4%




                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk       81
Page 84
       B u d a y a   K e b e r l a n j u t a n




Program Wellbeing                                                3. Fasilitas rekreasi yang direalisasikan dalam bentuk
Sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan pekerja,            anggaran biaya rekreasi yang dikoordinasi di masing-
BCA menjalankan program wellbeing yang berfokus pada                masing unit kerja.
empat pilar utama, yaitu Career Wellbeing, Financial             4. Fasilitas layanan konseling untuk mendukung kesehatan
Wellbeing, Social Wellbeing, serta Physical & Mental                mental para pekerja.
Wellbeing. Program ditujukan bagi seluruh pekerja untuk          5. Fasilitas kegiatan olahraga dan seni yang dikelola oleh
menjaga keseimbangan kehidupan kerja dan mendukung                  Badan Koordinasi Olahraga, Seni, dan Hobi (BAKORSENI)
produktivitas secara berkelanjutan.                                 untuk mendukung keseimbangan pola hidup sehat pekerja.
                                                                 6. Menyediakan aplikasi MySaku untuk mendukung wellbeing
Pada pilar fisik dan mental, BCA menyelenggarakan berbagai          pekerja melalui pengumpulan poin yang berasal dari
kegiatan seperti seminar kesehatan daring, health talk              partisipasi pekerja pada kegiatan tertentu di BCA. Poin
dengan tenaga medis profesional, booth kesehatan untuk              MySaku dapat ditukarkan menjadi barang/jasa yang dapat
pemeriksaan ringan, medical check-up (MCU) massal di                mendukung wellbeing pekerja.
kantor, serta menyediakan layanan konseling yang dilakukan       7. Menyediakan ruang laktasi untuk memberikan kenyamanan
oleh tenaga profesional. Selain itu, terdapat program khusus        bagi pekerja wanita pada masa pemberian ASI.
seperti BCA Go untuk mendukung pekerja menurunkan berat          8. Program Flexible Benefit bagi pekerja untuk dapat
badan dan posture check day guna memantau kesehatan                 menukarkan bagian kesehatan dari benefit yang
tulang belakang bagi pekerja yang banyak duduk.Pada                 disediakan oleh perusahaan dengan benefit lain yang
pilar finansial, BCA menyediakan manfaat fleksibel untuk            lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing pekerja.
pembelian alat kesehatan dan asuransi tambahan. Seluruh
cabang BCA mendapatkan akses terhadap program wellbeing          Hak Cuti Orang Tua dan Keluarga [401-3]
ini, sementara program berbasis kegiatan dilaksanakan di         BCA memberikan hak cuti orang tua sesuai ketentuan
lokasi tertentu sesuai kebutuhan.                                dalam PKB. Pekerja perempuan berhak atas cuti melahirkan
                                                                 selama tiga bulan, serta cuti keguguran hingga satu setengah
Beberapa program wellbeing lainnya yang sudah berjalan           bulan apabila mengalami keguguran dengan alasan medis.
seperti:                                                         Sementara itu, Pekerja laki-laki diberikan izin kelahiran
1. Kebijakan jam kerja fleksibel yang diterapkan untuk           anak dari istri sah sebanyak tiga hari kerja, dan izin atas istri
   pekerja di Kantor Pusat dari unit kerja non-operasional       keguguran kandungan sebanyak empat hari kerja. Seluruh
   layanan.                                                      cuti atau izin tersebut diberikan tanpa mengurangi jatah cuti
2. Bekerja dari BCA Touchpoint (lokasi kerja resmi di luar       tahunan Pekerja sebagai bentuk dukungan BCA terhadap
   kantor utama) yang diterapkan untuk pekerja di Kantor         kesejahteraan keluarga dan keseimbangan kehidupan kerja.
   Pusat dari unit kerja nonoperasional layanan nasabah.         Selain itu, BCA juga menyediakan hak izin khusus selama
                                                                 tiga hingga lima hari bagi pekerja untuk dapat mendampingi
                                                                 keluarga inti yang menjalani perawatan medis di rumah sakit.




                                       Uraian                                2025                2024                2023

Pekerja yang berhak mengambil cuti melahirkan                                       13.582           13.975               14.347

- Perempuan                                                                          8.702              8.904               9.051

- Laki-laki                                                                         4.880               5.071               5.296

Pekerja yang mengambil cuti melahirkan                                               1.181              1.245               1.211

- Perempuan                                                                           856                 917                882

- Laki-laki                                                                           325                328                 329

Pekerja yang kembali dari cuti melahirkan                                            1.147              1.209               1.178

- Perempuan                                                                           828                884                 853

- Laki-laki                                                                            319               325                 325

Persentase pekerja yang kembali bekerja                                           97,12%             97,11%              97,27%

Persentase pekerja yang tetap bekerja setelah 12 bulan                           96,86%             96,69%              96,43%




82       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 85
JAMINAN HARI TUA                                               internal BCA. Penerapan RWP mencakup seluruh bentuk
                                                               hubungan kerja dan interaksi bisnis yang melibatkan BCA,
Pelatihan Masa Purna Bakti [404-2]                             baik antarpekerja (tetap, tidak tetap, alih daya, magang,
BCA menetapkan usia pensiun maksimal 55 tahun, dengan          atau trainee), hubungan dengan nasabah, maupun dengan
berbagai program persiapan untuk membantu pekerja              pihak ketiga seperti mitra kerja, vendor, dan pemasok. Setiap
menjalani masa transisi secara produktif. Pekerja berusia 50   pelanggaran yang terbukti akan dikenakan sanksi, mulai dari
tahun dapat mengikuti program Ring the Bell, sementara         tindakan disipliner hingga pemutusan hubungan kerja, selaras
yang berusia 54 tahun berkesempatan mengikuti program          dengan peraturan perusahaan dan perundang-undangan
Beautiful Life. Kedua program ini memberikan pelatihan         yang berlaku.
mengenai kesehatan, investasi, pengelolaan keuangan, serta
keterampilan wirausaha sebagai bekal setelah pensiun.          Tanggung jawab implementasi RWP dibagi sesuai struktur tata
                                                               kelola dan jenjang manajemen, agar setiap peran memiliki
Selain itu, BCA tetap menghargai kontribusi pekerja yang       kewajiban yang selaras dengan lingkup tugasnya. Direksi
ingin terus berkarya dengan memberikan kesempatan              BCA bertanggung jawab memastikan kebijakan ini dijalankan
kerja pascapensiun, seperti menjadi perwakilan dalam           secara efektif melalui pemantauan, evaluasi, dan peninjauan
penandatanganan akad kredit, memberikan pendampingan           berkala, serta melakukan penyesuaian apabila diperlukan
dan berbagi pengalaman kepada generasi penerus, atau           untuk menjaga relevansi dan efektivitasnya dalam mendukung
berkontribusi dalam kegiatan pembelajaran sebagai              lingkungan kerja yang menghargai setiap individu.
pengajar, penguji, mentor, maupun tutor. Pensiunan di level
manajerial juga dapat berperan kembali sebagai staf ahli       Sebagai langkah proaktif dalam edukasi dan pencegahan,
di bawah Dewan Komisaris sesuai kebutuhan dan kinerja          pada tahun 2025 BCA telah meluncurkan program e-learning
selama masa dinas. Inisiatif ini mencerminkan komitmen BCA     wajib yang diikuti oleh seluruh pekerja mengenai HAM dan
dalam memastikan keberlanjutan karier dan kesejahteraan        RWP untuk memastikan seluruh pekerja memahami serta
pekerja hingga masa pensiun.                                   menerapkan prinsip lingkungan kerja yang saling menghormati
                                                               dan senantiasa menghindari tindakan diskriminasi dan
Program Dana Pensiun [201-3]                                   pelecehan.
BCA menyelenggarakan program Dana Pensiun bagi Pekerja,
dimana Pekerja membayar iuran sebesar 3% dan BCA               Pencegahan Kekerasan dan Pelecehan
membayar iuran 5% dari gaji Pekerja. Pengelolaan dilakukan     Sebagai langkah preventif dan responsif terhadap isu kekerasan
oleh Dana Pensiun Bank Central Asia (Dana Pensiun). Estimasi   seksual di lingkungan kerja, BCA menetapkan Surat Keputusan
nilai dana pensiun tercantum dalam Laporan Tahunan BCA.        Direksi No. 076/SK/DIR/2024 tentang Pembentukan Satuan
                                                               Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di
Seluruh pekerja juga terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan      Tempat Kerja. Pembentukan satuan tugas ini merupakan
untuk program Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun       wujud komitmen BCA dalam menindaklanjuti Keputusan
(JP). Kontribusi iuran JHT terdiri atas 3,7% dari perusahaan   Menteri Ketenagakerjaan No. 88 Tahun 2023 mengenai
dan 2% dari pekerja, sedangkan iuran JP sebesar 2% dari        pedoman pencegahan dan penanganan kekerasan
perusahaan dan 1% dari pekerja, sesuai ketentuan pemerintah.   seksual di tempat kerja. Melalui inisiatif ini, BCA berupaya
                                                               menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, inklusif,
LINGKUNGAN KERJA YANG                                          dan bebas dari segala bentuk kekerasan seksual.
LAYAK DAN AMAN
                                                               Keselamatan dan Kesehatan
Kebijakan Respectful Workplace                                 Kerja (K3) [403-1, 403-7, 403-8]
BCA berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang sehat,       Keselamatan dan kesehatan pekerja selalu menjadi prioritas
aman, produktif, dan saling menghormati. BCA tidak             BCA, hal ini diterapkan melalui Kebijakan dan Prosedur Sistem
menoleransi segala bentuk diskriminasi, pelecehan dan          Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang
kekerasan, baik seksual maupun nonseksual, serta perilaku      ditetapkan melalui Surat Keputusan No. 165/SK/DIR/2019
tidak etis lainnya. Sebagai langkah konkret, BCA telah         tanggal 22 Oktober 2019 sebagai pedoman utama dalam
menyusun dan menjalankan Respectful Workplace Policy           menjaga keselamatan dan kesejahteraan pekerja. Kebijakan
(RWP) untuk memperkuat budaya kerja yang inklusif, adil, dan   ini disusun dengan mengacu pada peraturan perundang-
aman di seluruh lini organisasi.                               undangan yang berlaku dan dapat diakses melalui portal
                                                               resmi BCA. Selain itu, perlindungan terhadap pekerja juga
Kebijakan ini disusun mengacu pada standar hak asasi manusia   tertuang dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang berlaku,
(HAM), regulasi ketenagakerjaan nasional dan internasional,    untuk menjamin Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam
serta berfungsi sebagai pelengkap dari Kebijakan HAM           rangka meningkatkan produktivitas.




                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   83
Page 86
      B u d a y a   K e b e r l a n j u t a n




Implementasi SMK3 diterapkan di seluruh kantor BCA dan           rutin melaporkan kegiatan dan implementasi K3 setiap tiga
dikoordinasikan oleh Biro Occupational Health & Safety           bulan kepada Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi
(K3) yang merupakan bagian dari Sub-Divisi Business              (Disnakertransgi) DKI Jakarta.
Continuity Management di bawah Divisi Manajemen Risiko
serta berkolaborasi dengan Divisi Logistik, Human Capital        Identifikasi Bahaya, Investigasi Insiden, dan
Management, dan Tim Pelaksana K3 di unit kerja Kantor Pusat      Pencegahan Risiko K3 [403-2, 403-4, 403-7, 403-9]
serta Kantor Wilayah/Cabang. Seluruh pemangku kepentingan        BCA menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan
di lingkungan BCA diimbau berperan aktif dalam mencegah          Kesehatan Kerja (SMK3) untuk mengelola risiko kecelakaan
insiden dan menjaga keselamatan kerja. Biro K3 bertanggung       kerja dan gangguan kesehatan di lingkungan kerja. Melalui
jawab untuk menyusun, mengembangkan, dan memantau                Biro K3, BCA melakukan identifikasi risiko keselamatan dan
pelaksanaan SMK3 di seluruh entitas BCA. Evaluasi dan            kesehatan kerja yang mencakup bahaya fisik, kimia, biologi,
laporan kinerja K3 disampaikan setiap tahun kepada Direktur      ergonomi, dan psikososial, yang didokumentasikan dalam
yang membawahi fungsi Manajemen Risiko, sebagai wujud            Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining
pengawasan aktif untuk memastikan penerapan kebijakan            Control (HIRADC) sebagai acuan dalam penetapan langkah
berjalan efektif dan berkelanjutan.                              pengendalian. Identifikasi risiko tersebut menjadi dasar
                                                                 pelaksanaan tindakan pencegahan yang dilakukan melalui
Kebijakan ini mencakup komitmen utama perusahaan untuk:          koordinasi dengan Divisi Logistik & Pengelolaan Gedung serta
1. Konsultasi dan Partisipasi Pekerja: Melibatkan pekerja dan    petugas keamanan untuk memastikan fasilitas perkantoran
   perwakilan manajemen secara aktif, salah satunya melalui      berada dalam kondisi aman, bebas dari kerusakan teknis, dan
   Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3)        didukung oleh sarana keselamatan seperti alat pemadam api
   dan Tim Tanggap Darurat.                                      ringan (APAR). Sebagai bagian dari kesiapsiagaan darurat, BCA
2. Perencanaan dan Target: Menetapkan prioritas,                 secara berkala melaksanakan simulasi kebakaran dan gempa
   rencana aksi, serta target kuantitatif untuk memitigasi       bumi di gedung perkantoran yang didukung oleh sistem alarm
   dan mengendalikan risiko kegiatan operasional seperti         peringatan dini guna membantu karyawan dalam merespons
   kecelakaan akibat kerja (KAK), penyakit akibat kerja (PAK),   situasi darurat. Pelaksanaan upaya keselamatan dan kesehatan
   dan pengendalian proses pengadaan barang dan jasa             kerja tersebut dipantau sebagai bagian dari pengelolaan K3
   yang mempertimbangkan unsur K3.                               yang berkelanjutan, termasuk melalui pemeriksaan rutin dan
3. Peningkatan Berkelanjutan: Mendorong perbaikan terus-         inspeksi internal terhadap fasilitas dan peralatan keselamatan
   menerus terhadap kinerja dan SMK3 melalui sertifikasi,        untuk mendukung kondisi kerja yang aman.
   pelatihan tim pemadam kebakaran dan P3K, sosialisasi
   daring terkait awareness K3 di tempat kerja.                  Selain itu, Tim Tanggap Darurat dari unit kerja terkait
                                                                 bertanggung jawab atas perencanaan, pelatihan, dan uji coba
                                                                 prosedur tanggap darurat agar dipahami oleh seluruh pekerja,
  Sertifikasi SMK3 untuk Wisma BCA Foresta                       termasuk tenaga alih daya. Penerapan SMK3 ini bertujuan
  BCA mendapat sertifikat Emas SMK3 berdasarkan audit            menciptakan lingkungan kerja yang aman, kondusif, dan
  sertifikasi SMK3 sesuai PP No.50/2012 dengan nilai
                                                                 produktif, serta menekan tingkat absensi pekerja.
  90,16% (predikat "Memuaskan")

                                                                 BCA juga memiliki prosedur investigasi dan penanganan
Panitia Pembina K3 (P2K3) [403-4]                                insiden kerja yang diatur dalam Manual Prosedur SMK3. Jika
Sebagai bagian dari komitmen untuk mewujudkan lingkungan         terjadi kecelakaan, petugas K3 memberikan pertolongan
kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan, BCA membentuk         pertama dan memastikan korban mendapat perawatan
Tim Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3)       lanjutan serta bantuan proses klaim asuransi. Tim Investigasi
yang telah disahkan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker)    Insiden bertugas menentukan penyebab, memberikan
Provinsi setempat sesuai peraturan perundang-undangan.           rekomendasi perbaikan, dan melaporkan hasilnya kepada
P2K3 berperan penting dalam membantu manajemen                   pimpinan unit kerja dan manajemen. Sepanjang tahun 2025,
menyusun dan mengembangkan program strategis penerapan           BCA tidak mencatat adanya kecelakaan kerja yang bersifat
K3 di seluruh unit kerja BCA. Struktur organisasi, tanggung      fatal.
jawab, serta mekanisme kerja tim telah diatur secara jelas
dalam Kebijakan SMK3. Keberadaan P2K3 tidak hanya                Untuk pekerja di bidang ekspedisi dan kurir, BCA
memastikan kepatuhan terhadap regulasi nasional, tetapi juga     menyediakan perlengkapan keselamatan kerja seperti
berkontribusi dalam membangun budaya kerja yang aman,            helm berstandar SNI, jaket, jas hujan, dan tas kerja, serta
sehat, dan produktif di seluruh lingkungan kerja. BCA secara     memberikan penggantian biaya pembuatan atau perpanjangan
                                                                 SIM, sebagai bentuk dukungan terhadap keselamatan kerja
                                                                 di lapangan.




84      Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 87
Akses Fasilitas dan Konsultasi Kesehatan                        PENGADUAN KETENAGAKERJAAN
[403-3, 403-4, 403-6, 403-10]
BCA menyadari bahwa kesehatan pekerja berperan penting          Saluran Komunikasi dan Mekanisme
dalam menjaga produktivitas dan kualitas kerja. Oleh            Pengaduan Ketenagakerjaan
karena itu, perusahaan menyediakan fasilitas kesehatan          BCA memiliki dua aspek penanganan isu ketenagakerjaan,
yang aman dan layak, termasuk BPJS Kesehatan, asuransi          yaitu aspek mekanisme pengaduan dan saluran komunikasi.
kesehatan, layanan konseling psikologis, serta program          Sesuai Pasal 75 PKB, mekanisme penyelesaian isu dan keluh
edukasi kesehatan. Seluruh fasilitas ini dikelola oleh Divisi   kesah Pekerja terkait hubungan kerja, syarat-syarat kerja,
Human Capital Management (HCM) dan dapat dimanfaatkan           atau kondisi ketenagakerjaan dianjurkan dimulai melalui
oleh pekerja beserta keluarganya. Layanan yang tersedia         musyawarah dengan atasan langsung. Pekerja juga dapat
mencakup layanan rawat jalan, rawat inap, persalinan,           berdiskusi lebih lanjut dengan tim Business Partner yang telah
perawatan gigi dan mata, pemeriksaan laboratorium, serta        didedikasikan untuk masing-masing unit kerja ataupun tim
pemeriksaan kesehatan berkala seperti medical check-            Hubungan Industrial melalui ruang komunikasi yang telah
up dan pap smear.                                               disediakan manajemen.

Sebagai langkah pencegahan terhadap penyakit akibat kerja       Pekerja yang mengalami, menyaksikan, atau mengetahui
(PAK), BCA memastikan lingkungan kerja yang ergonomis           adanya pelanggaran juga dapat menghubungi saluran
dengan penyediaan kursi dan meja kerja yang sesuai              komunikasi formal yang meliputi Halo SDM (6690000) melalui
standar, serta edukasi melalui video, poster, dan panduan       jaringan telepon internal atau email halo_sdm@bca.co.id dan
peregangan di tempat kerja. Pekerja yang berusia 40 tahun       Whistleblowing System (WBS). Untuk pelaporan pelanggaran
ke atas juga berhak mendapatkan pemeriksaan kesehatan           etika dan kasus pelecehan seksual maupun nonseksual di
tahunan (MCU) di fasilitas kesehatan yang bekerja sama          tempat kerja dapat dilakukan melalui WBS sebagai kanal
dengan BCA, sebagai bagian dari komitmen perusahaan             pelaporan independen yang menjamin kerahasiaan identitas
terhadap kesehatan jangka panjang dan kesejahteraan             pelapor.
pekerja.
                                                                Seluruh laporan yang diterima akan diverifikasi dan
                                                                ditindaklanjuti sesuai prosedur dengan prinsip kerahasiaan,
                                                                keadilan, dan nonretaliasi. BCA menerapkan sanksi tegas
         Persentase Tingkat Ketidakhadiran Pekerja              terhadap setiap pelanggaran, mulai dari surat peringatan
                                                                hingga pemutusan hubungan kerja. Kebijakan ini sejalan
  2025




                                                      1,2       dengan komitmen BCA untuk menciptakan lingkungan kerja
                                                                yang aman, inklusif, dan bebas dari diskriminasi maupun
                                                                pelecehan dalam bentuk apa pun.
  2024




                                                      1,0

                                                                Sebagai langkah pencegahan, BCA secara rutin
  2023




                                                      1,4       melaksanakan sosialisasi dan edukasi mengenai kebijakan
                                                                antidiskriminasi, antipelecehan, dan etika kerja profesional.

                                                                Mekanisme Penanganan dan
Komunikasi dan Pelatihan K3 [403-5]                             Eskalasi Pengaduan
Kesadaran terhadap K3 menjadi tanggung jawab seluruh            BCA memiliki sistem pelaporan yang komprehensif untuk
pekerja. BCA secara konsisten meningkatkan kesadaran            menangani berbagai bentuk pengaduan ketenagakerjaan,
pekerja terkait K3 melalui sosialisasi daring, pembelajaran,    termasuk kasus diskriminasi, pelecehan, maupun pelanggaran
melalui e-learning, serta pelatihan tatap muka bagi Tim         etika kerja lainnya. Seluruh laporan yang diterima melalui Halo
Tanggap Darurat dan Petugas P3K. Pelatihan ini bertujuan        SDM, WBS, maupun saluran internal lainnya akan diverifikasi dan
memastikan seluruh pekerja memahami prosedur K3,                bila memerlukan penanganan lebih lanjut, akan dieskalasikan
mampu mengenali potensi bahaya, dan mengambil tindakan          kepada Komite Pertimbangan Kasus Kepegawaian (KPKK).
pencegahan secara mandiri.
                                                                Komite ini berada di bawah pengawasan Direksi dan dipimpin
Selain itu, BCA secara aktif mendorong pola hidup sehat dan     oleh Kepala Divisi Human Capital Management (HCM). KPKK
keseimbangan mental melalui berbagai program yang dikelola      berfungsi memberikan rekomendasi independen kepada
oleh Badan Koordinasi Olahraga, Seni dan Hobi (BAKORSENI),      Direksi dalam penyelesaian kasus berdasarkan prinsip keadilan,
termasuk kegiatan olahraga dan kampanye kesehatan. Pada         kesetaraan, dan objektivitas, termasuk penelaahan atas
tahun 2025, BCA menyelenggarakan serangkaian edukasi            pelanggaran atau tindakan indisipliner yang dilakukan oleh
kesehatan dengan topik-topik seperti “Dibalik Tegaknya          pekerja.
Tubuh, Ada Tulang yang Berjuang”, “Unlocking the Secrets of
Healthy Living”, serta “Kanker Serviks” yang juga merupakan
bagian dari Gerakan Pekerja Perempuan Sehat Produktif
(GP2SP), sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan
kerja yang sehat dan produktif.


                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   85
Page 88
        B u d a y a   K e b e r l a n j u t a n




Membangun Harmoni dan Kesetaraan


KEBIJAKAN DAN KOMITMEN HAK ASASI MANUSIA (HAM)

BCA berkomitmen untuk menghormati hak asasi manusia (HAM) sesuai dengan standar internasional, termasuk Universal
Declaration of Human Rights (UDHR), UN Guiding Principles on Business and Human Rights (UNGP), International Bill of Rights,
dan Konvensi-Konvensi Fundamental dari Organisasi Buruh Internasional (ILO). Guna memberikan panduan dan harapan
pelindungan HAM serta mengurangi dampak dari pelanggaran hak asasi manusia, BCA memiliki dan menerapkan Kebijakan
HAM yang berlaku untuk seluruh kegiatan operasional (pekerja, aktivitas langsung, dan produk/layanan), serta pemasok dan
mitra bisnis. Kebijakan HAM BCA dapat diakses secara publik melalui situs resmi perusahaan sebagai bentuk transparansi
dan akuntabilitas melalui tautan https://bca.id/humanrights

Ruang lingkup dan konteks kebijakan HAM BCA, termasuk komitmen untuk mencegah pelanggaran HAM antara lain:
1. Perdagangan manusia
2. Kerja paksa
3. Pekerja anak
4. Hak untuk berserikat
5. Hak dalam perundingan kolektif
6. Remunerasi yang setara
7. Diskriminasi
8. Hak dalam perlindungan privasi

Sebagai wujud nyata perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan saling menghormati, BCA
menyelenggarakan program komunikasi & pelatihan kepada seluruh lapisan organisasi, termasuk pelatihan kepada Direksi
dan Komisaris, serta Komite Perusahaan. Pada tahun 2025, BCA juga menyediakan pelatihan berbasis e-learning yang wajib
diikuti oleh seluruh pekerja dalam kurun waktu satu tahun sejak diterbitkan. Hingga Desember 2025, sebanyak 34.669 atau
95% pekerja telah mengikuti pelatihan HAM di BCA.

UJI TUNTAS HAK ASASI MANUSIA

BCA melakukan proses Uji Tuntas Hak Asasi Manusia untuk mengidentifikasi dan menilai dampak dan risiko potensial terkait hak
asasi manusia setidaknya setiap tiga tahun sekali, atau apabila terdapat perubahan signifikan terhadap operasional perusahaan.

Uji tuntas HAM dikembangkan dan diimplementasikan sesuai dengan UN Guiding Principles on Business and Human Rights
(UNGPs) dan praktik HRDD yang diakui secara global.

BCA memastikan seluruh aktivitas dan hubungan bisnis, termasuk dalam rantai pasok, berjalan dengan menghormati hak-hak
individu dan mendukung praktik usaha yang bertanggung jawab. Proses HRDD dilakukan secara terstruktur dengan tahapan
utama: identifikasi risiko HAM, penilaian prioritas, tindakan mitigasi, pemantauan, dan pelaporan hasil.

1. Identifikasi Risiko HAM
     Tahap pertama HRDD dilakukan dengan mengidentifikasi area bisnis dan hubungan kerja yang berpotensi berdampak
     terhadap HAM, baik secara langsung maupun tidak langsung. Analisis ini mencakup risiko aktual dan potensial, dengan
     mempertimbangkan karakteristik industri perbankan, kondisi nasional, serta ekspektasi pemangku kepentingan.

     Dalam proses ini, BCA memanfaatkan data internal, laporan audit, publikasi, dan referensi eksternal terkait pelanggaran
     HAM di sektor keuangan, baik di tingkat nasional maupun global. BCA juga memetakan pemangku kepentingan yang paling
     terdampak, seperti pekerja internal, pemasok, debitur, serta pengguna layanan keuangan, untuk memastikan langkah
     mitigasi yang lebih tepat sasaran. Pendekatan ini memungkinkan BCA untuk mengidentifikasi risiko sejak dini, memperkuat
     kontrol internal, dan menegaskan komitmen dalam melindungi hak asasi manusia di seluruh rantai nilai perusahaan.




86        Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 89
Identifikasi Risiko HAM terhadap Kelompok Pemangku Kepentingan

     Kelompok Pemangku Kepentingan                      Kelompok Rentan                  Risiko Aktual dan Potensial atas Pelanggan

•   Pekerja BCA                             •   Perempuan                                •   Kerja paksa
•   Nasabah                                 •   Nasabah                                  •   Perdagangan manusia
•   Pekerja mitra bisnis, pemasok, dan      •   Anak-anak                                •   Pekerja anak di bawah umur
    vendor                                  •   Pekerja kontrak pihak ketiga             •   Kebebasan berserikat
•   Pekerja debitur                         •   Penyandang disabilitas                   •   Hak berunding secara kolektif
•   Investor dan pemegang saham             •   Ibu hamil                                •   Diskriminasi
•   Masyarakat                              •   Lansia                                   •   Hak atas Kesehatan
                                            •   Masyarakat 3T dan sekitar operasional    •   Hak keselamatan di tempat kerja
                                                                                         •   Hak atas standar hidup yang layak



2. Penilaian Prioritas Risiko                                      PENILAIAN HAK ASASI MANUSIA
    Setelah risiko teridentifikasi, BCA melakukan penilaian
    tingkat keparahan dan kemungkinan terjadinya risiko            Sebagai bagian dari implementasi Strategi Nasional Bisnis dan
    menggunakan pendekatan matriks heat map (5x5). Proses          HAM (Stranas BHAM) sesuai Peraturan Presiden No. 60 Tahun
    ini mencakup seluruh aktivitas operasional BCA, rantai         2023 dan UNGPs, BCA terus memperkuat mekanisme penilaian
    nilai, dan hubungan bisnis baru (merger dan akuisisi).         dan pengelolaan risiko HAM di seluruh lini bisnis, operasi,
    Pemetaan prioritas risiko atas isu yang teridentifikasi        dan rantai nilai. Sejak 2021, penilaian dilakukan minimal
    ditinjau secara sistematis dan berkala untuk memastikan        setiap tiga tahun untuk mengidentifikasi dan mengurangi
    penilaian yang lebih akurat sesuai kondisi saat ini. Dari      potensi pelanggaran HAM, termasuk kerja paksa, diskriminasi,
    hasil pemetaan, terdapat tiga risiko utama yang menjadi        dan penyalahgunaan tenaga kerja. Penilaian HAM terakhir
    prioritas penanganan HAM di BCA, yaitu:                        dilakukan pada tahun 2024. Evaluasi yang dilakukan mencakup
    a. Risiko pelanggaran privasi dan keamanan data pekerja        mengidentifikasi, menilai, mencegah, dan memitigasi potensi
        maupun nasabah, seiring dengan meningkatnya                pelanggaran HAM di 100% area operasional, mencakup
        digitalisasi layanan keuangan.                             proses pengadaan barang/jasa, hubungan ketenagakerjaan,
    b. Risiko pelanggaran hak pekerja atau perbudakan              serta aktivitas pembiayaan.
        modern pada pemasok, termasuk potensi kerja paksa,
        diskriminasi, dan kondisi kerja tidak layak.
    c. Risiko pelanggaran hak pekerja pada debitur, seperti        Penilaian hak asasi manusia dalam rantai pasokan bertujuan
        pekerja anak, pelecehan, diskriminasi, atau upah tidak     untuk menghindari keterlibatan langsung atau tidak langsung
        layak di sektor pembiayaan yang didukung BCA.              perusahaan dalam aktivitas yang melanggar hak asasi manusia,
                                                                   seperti perdagangan manusia, kerja paksa, dan pekerja anak.
    Ketiga risiko ini dinilai berpotensi signifikan terhadap       Penilaian ini juga bertujuan untuk memperhatikan risiko bisnis
    reputasi, kepercayaan publik, dan keberlanjutan bisnis.        perusahaan yang terkait dengan pelanggaran hak asasi
    Oleh karena itu, BCA menetapkan rencana mitigasi yang          manusia dan melakukan segala upaya untuk mencegah dan
    mencakup pelatihan berkala bagi pekerja dan mitra,             meminimalkan risiko terkait hak asasi manusia yang mungkin
    penguatan supplier screening, serta penerapan kriteria         terjadi.
    keberlanjutan dalam proses pembiayaan.
                                                                   Hasil penilaian hak asasi manusia mengidentifikasi bahwa
3. Pemantauan dan Evaluasi                                         area operasional perusahaan terpapar potensi risiko hak asasi
    BCA secara berkala memantau efektivitas pengelolaan            manusia pada berbagai tingkat keparahan dan kemungkinan
    risiko HAM melalui pelaporan kepada manajemen dan              terjadinya, tergantung pada peristiwa risiko, pemangku
    evaluasi internal tahunan. Hasil penilaian digunakan untuk     kepentingan, jumlah kelompok rentan, dan aktivitas bisnis
    menyesuaikan strategi keberlanjutan dan kebijakan SDM,         yang dilakukan.
    serta menjadi masukan bagi penyempurnaan RAKB dan
    kerangka pengelolaan ESG. BCA juga berkomitmen                 Mitigasi dan Remediasi Hak Asasi Manusia
    untuk meningkatkan transparansi dalam pengungkapan             BCA memastikan pelaksanaan tindakan pencegahan dan
    isu HAM, termasuk pelaporan hasil uji tuntas, tindak lanjut    perbaikan untuk mencegah terjadinya pelanggaran HAM serta
    kasus, serta capaian pelatihan terkait HAM di laporan          meminimalkan dampak negatif terhadap hak asasi manusia
    keberlanjutan berikutnya.                                      yang dapat timbul dari kegiatan bisnis, baik secara langsung
                                                                   maupun tidak langsung.




                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   87
Page 90
        B u d a y a   K e b e r l a n j u t a n




1. Prioritas dan Mitigasi Risiko
     Berdasarkan hasil uji tuntas HAM, BCA memprioritaskan tiga kelompok risiko utama: (1) hak privasi pekerja dan nasabah, (2)
     hak-hak pekerja dalam rantai pasok, dan (3) hak-hak pekerja pada debitur.

     Langkah mitigasi dilakukan secara sistematis untuk mengurangi potensi pelanggaran dan memperkuat tata kelola berbasis
     HAM.
     a. Privasi Pekerja & Nasabah:
        Risiko penyalahgunaan data pribadi diantisipasi melalui pelatihan perlindungan data, edukasi keamanan informasi,
        serta penerapan non-disclosure agreement (NDA) dan kebijakan procurement yang menjamin keamanan data di
        seluruh rantai pasok.
     b. Rantai Pasok & Pekerja:
        Potensi pelanggaran hak pekerja dan praktik kerja tidak layak di rantai pasok ditangani dengan penyusunan pedoman
        pengadaan berkelanjutan yang mencakup klausul HAM wajib bagi pemasok.
     c. Debitur & Pembiayaan:
        Untuk mencegah risiko pelanggaran HAM dari aktivitas pembiayaan, BCA menerapkan panduan penilaian kredit berbasis
        ESG, memastikan debitur menerapkan standar ketenagakerjaan yang adil, serta melakukan sosialisasi berkala terkait
        tanggung jawab sosial dan lingkungan.

2. Pengaduan dan Komunikasi
     BCA menyediakan kanal pengaduan resmi melalui Whistleblowing System untuk melaporkan risiko & dugaan pelanggaran
     HAM yang dapat diakses oleh seluruh pemangku kepentingan termasuk pekerja, nasabah, mitra kerja, dan pihak lainnya.
     Seluruh laporan dijamin kerahasiaannya dan ditangani secara profesional sesuai prosedur yang berlaku. Whistleblowing
     system BCA dapat diakses melalui tautan https://bca.id/form-whistleblowing

3. Remediasi
     BCA menjaga pemantauan dan evaluasi yang efektif melalui mekanisme kontrol internal dan eksternal, termasuk menetapkan
     indikator yang jelas dan pengumpulan data sistematis, dengan tanggung jawab yang ditetapkan untuk setiap kegiatan
     operasional di seluruh unit kerja.

     Laporan terkait dugaan pelanggaran HAM akan ditinjau oleh Anti-Fraud Bureau sesuai dengan mekanisme penanganan
     pengaduan. Investigasi dilakukan untuk menilai tingkat keparahan dan menetapkan langkah pemulihan bagi pihak terdampak.
     BCA berkomitmen untuk melakukan tindakan korektif dan remediasi yang terstruktur, seperti permohonan maaf secara
     resmi kepada individu yang terdampak dan publik, memberikan kompensasi yang sesuai dan adil, baik secara finansial
     maupun non-finansial, serta upaya hukum. Seluruh proses remediasi dijalankan sesuai ketentuan dan mekanisme internal,
     serta peraturan perundangan yang berlaku.




88        Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 91
                                           Membangun Budaya Keberlanjutan


PENGENDALIAN JEJAK KARBON

Dalam rangka memperkuat ketahanan iklim, BCA menjalankan berbagai inisiatif untuk mewujudkan operasi perbankan yang
ramah lingkungan dengan melibatkan seluruh pekerja sebagai agen perubahan. Upaya ini berfokus pada pengurangan jejak
karbon yang timbul dari kegiatan operasional dan bisnis. Komitmen tersebut didukung oleh penerapan Kebijakan Lingkungan
internal yang tertuang dalam Surat Keputusan Direksi Nomor 179/SK/DIR/2021.

Implementasi pelestarian lingkungan di BCA tidak hanya dilakukan di lingkungan internal, tetapi juga melibatkan pemangku
kepentingan dalam rantai nilai Perusahaan. Budaya keberlanjutan telah menjadi bagian dari tanggung jawab kolektif seluruh
Insan BCA, yang diwujudkan melalui semangat #BCAforSustainability. Fokus BCA mencakup pengembangan produk dan
solusi perbankan digital berkelanjutan, pengelolaan limbah dan inisiatif daur ulang, pembangunan gedung ramah lingkungan,
serta konservasi keanekaragaman hayati sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap mitigasi perubahan iklim dan pelestarian
bumi bagi generasi mendatang.

Inventarisasi Emisi GRK Operasional [305-1, 305-2, 305-3]
BCA secara berkelanjutan mengumpulkan, menghitung, melengkapi, dan memantau data emisi gas rumah kaca (GRK) guna
memastikan kualitas dan konsistensi pelaporan kinerja penurunan emisi perusahaan. Proses inventarisasi ini mengacu pada
Greenhouse Gas Protocol (GHG Protocol) dan Kalkulator Hijau Indonesia yang diterbitkan oleh Bank Indonesia.




            Emisi Cakupan 1                            Emisi Cakupan 2                               Emisi Cakupan 3
                                                                                                Berasal dari aktivitas rantai nilai
        Berdasarkan sumber yang dimiliki dan        Berdasarkan konsumsi listrik di
                                                                                                perusahaan yang tidak dikendalikan
        dikendalikan langsung oleh perusahaan       seluruh jaringan kantor BCA dengan
                                                                                                secara langsung dengan faktor emisi
        dengan dengan faktor emisi bersumber        menggunakan faktor emisi dan GWP
                                                                                                bersumber dari:
        dari:                                       yang bersumber dari Kalkulator Hijau
                                                                                                • DEFRA 2023
        • Kalkulator Hijau Bank Indonesia           Bank Indonesia dan pelaporan dari
                                                                                                • US EPA Supply Chain v1.2.
        • IPCC Guidelines AR6                       Produsen Listrik.
                                                                                                • Kalkulator Hijau Bank Indonesia


Emisi GRK Operasional [305-1, 305-2, 305-3]

                         Emisi GRK (tCO2e)                                  2025                   2024                     2023


Cakupan 1

Pembakaran stationer                                                                 1.813                   857                         848

Pembakaran bergerak (mobile)                                                               11                 10                           6

Emisi fugitif                                                                       4.208                 4.430                         4.641

Total                                                                               6.032                 5.297                        5.495

Cakupan 2

Listrik yang dibeli                                                                147.851               144.972                      136.269

Cakupan 3

Kategori 1. Barang dan jasa yang dibeli                                            67.667                 81.065                      60.544

Kategori 2. Barang modal                                                            6.793                59.455                        41.051

Kategori 3. Aktivitas terkait bahan bakar dan energi (tidak tercakup               22.451                 21.903                      20.383
dalam cakupan 1 atau cakupan 2)

Kategori 5. Limbah yang dihasilkan dalam operasi                                    2.321                  2.366                       2.323

Kategori 6. Perjalanan bisnis                                                       9.854                 11.867                      10.493




                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk       89
Page 92
         B u d a y a     K e b e r l a n j u t a n




                                Emisi GRK (tCO2e)                                                   2025                        2024                           2023


 Kategori 8. Aset disewa di hulu                                                                            34.491                      35.593                            40.761

 Kategori 12. Penanganan pada akhir masa pakai produk terjual                                                   607                         667                              667

 Total                                                                                                    144.184                     212.916                            176.221

 Total Emisi GRK (Cakupan 1 + 2 + 3)                                                                     298.067                      363.185                            317.985
Keterangan:
Data 2025 dihitung berdasarkan proyeksi data Januari - September 2025 yang disetahunkan, sedangkan 2023 dan 2024 disajikan kembali (restatement) dengan data riil tahun tersebut.


Intensitas Emisi Operasional Cakupan 1 & 2
                                         Uraian                                                       2025                           2024                        2023

 Emisi Cakupan 1 + 2 (tCO₂e)                                                                                  153.883                      150.269                        141.764

 Intensitas Emisi (tCO₂e/miliar rupiah pendapatan operasional)                                                      1,37                        1,39                         1,44

 Perubahan Intensitas Emisi (YoY, %)                                                                               0.98                         3.58                       10.82
Keterangan:
Data 2025 dihitung berdasarkan proyeksi data Januari - September 2025 yang disetahunkan, sedangkan 2023 dan 2024 disajikan kembali (restatement) dengan data riil tahun tersebut.


Inventarisasi Emisi GRK Pembiayaan [305-1,305-2, 305-3] [FN-CB-410b.1, FN-CB-410b.3, FN-CB-410b.4]
Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan Perusahaan, BCA memperluas cakupan inventarisasi emisi GRK untuk mencakup
emisi dari 100% portofolio kredit produktif. Pengukuran emisi pembiayaan ini menjadi langkah strategis untuk mengidentifikasi,
mengukur, dan mengelola peluang transisi dalam portofolio kredit perusahaan. Proses inventarisasi dilakukan selaras dengan
panduan Climate Risk Management & Scenario Analysis (CRMS) dari OJK dan dengan mengadopsi metodologi yang diakui
secara global, yaitu Partnership for Carbon Accounting Financials (PCAF). Sesuai dengan standar PCAF, pendekatan perhitungan
disesuaikan dengan tingkat ketersediaan dan kualitas data per sektor, dengan memanfaatkan data yang diperoleh dari debitur
maupun sumber data sekunder yang kredibel. Hal ini memastikan metodologi yang diterapkan bersifat terstruktur, konsisten,
dan dapat dibandingkan secara internasional.

Pada tahun 2024, total emisi GRK dari pembiayaan BCA mencapai 37,43 juta tCO2e, merefleksikan 100% portofolio kredit
produktif Perusahaan, dengan peningkatan signifikan dari 50% cakupan portofolio pada tahun 2023. Perluasan cakupan,
metodologi, dan pelaporan ini merupakan bagian dari implementasi bertahap yang sejalan dengan panduan CRMS dari OJK.
Perhitungan intensitas emisi pembiayaan dilakukan berdasarkan nilai outstanding loan per sektor, yang berfungsi sebagai
indikator untuk menilai eksposur risiko dan peluang transisi karbon dari kegiatan pembiayaan. BCA juga terus memperkuat
proses uji tuntas dan asesmen risiko lingkungan-sosial terhadap nasabah korporasi, sebagai langkah mitigasi untuk mendorong
pembiayaan berkelanjutan dan mendukung target transisi menuju ekonomi rendah karbon.


Emisi GRK dari Aktivitas Pembiayaan BCA
                                                                                            2024                                                    2023
                       Sektor Antasena
                                                                         Emisi Absolut             Intensitas Emisi             Emisi Absolut              Intensitas Emisi
                                                                          (juta tCO2e)              (tCO2e/jt Rp)                (juta tCO2e)               (tCO2e/jt Rp)

 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan                                                      2,45                       0,07                        2,06                        0,06

 Pertambangan dan Penggalian                                                             4,61                        0,17                         1,73                       0,11

 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas, dan Udara                                       0,60                        0,02                        0,40                        0,03
 Dingin

 Konstruksi                                                                              0,74                       0,02                        0,62                        0,02

 Pengangkutan dan Pergudangan                                                             1,41                      0,04                         0,81                       0,03

 Industri Pengolahan                                                                   22,49                         0,12                      23,28                        0,13

 Lainnya                                                                                 5,13                       0,02                             -                          -

 Total                                                                                 37,43                        0,05                      28,90                         0,10
 Keterangan:
 Intensitas emisi dihitung berdasarkan outstanding dari masing-masing sektor pembiayaan, sesuai dengan metodologi Partnership for Carbon Accounting Financials (PCAF).




90          Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 93
Mendukung Target NZE 2060 Indonesia                              PRAKTIK OPERASI RAMAH LINGKUNGAN
BCA menyadari peran strategis perbankan dalam transisi
ekonomi rendah karbon. Sejalan dengan target pemerintah          Optimalisasi Teknologi Digital
Indonesia untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada            BCA terus memperkuat kapabilitas digital untuk mempercepat
tahun 2060 atau lebih cepat, BCA senantiasa berupaya             transformasi perbankan yang adaptif dan berkelanjutan.
menyelaraskan strategi operasional dan bisnis Perusahaan         Hingga tahun 2025, 99,8% transaksi nasabah dilakukan melalui
dengan prinsip rendah karbon. Langkah dekarbonisasi              kanal digital, menandai pergeseran signifikan menuju layanan
dilakukan secara bertahap dan menyeluruh, dimulai dengan         tanpa batas. Berbagai inovasi digital terus dikembangkan BCA
pengelolaan emisi dari operasional internal, sekaligus secara    untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan nasabah
paralel mendorong kesadaran transisi pada portofolio             dalam bertransaksi dengan menambahkan fitur pengaturan
pembiayaan. Seluruh langkah ini dipandu oleh peta jalan yang     pengiriman kode OTP untuk transaksi online, myBCA Keyboard,
terukur untuk berkontribusi dalam upaya global menjaga           QRIS Tap yang dapat diakses melalui menu NFC Pay, serta fitur
kenaikan suhu bumi.                                              proteksi di myBCA. BCA juga mengoptimalkan aksesibilitas
                                                                 layanan melalui peluncuran myBCA di perangkat jam pintar
Strategi Utama Dekarbonisasi Operasional                         (smartwatch) untuk mendukung kemudahan nasabah dalam
dan Portofolio                                                   aktivitas sehari-hari. Fitur NFC Pay juga turut tersedia pada
1. Optimalisasi Efisiensi Energi & Digitalisasi                  smartwatch sehingga memberikan alternatif pembayaran
   BCA memperkuat operasi perbankan rendah karbon                yang lebih praktis dan modern. Keandalan sistem digital BCA
   dengan standar efisiensi energi yang ketat, termasuk          turut mendorong pertumbuhan jumlah nasabah menjadi 34,3
   dengan penetapan target Intensitas Konsumsi Energi (IKE)      juta (naik 4% YoY), dengan rata-rata 114,8 juta transaksi per
   demi mendukung target jangka panjang Perusahaan, serta        hari (meningkat 17% YoY).
   penerapan target power usage effectiveness (PUE) untuk
   data center BCA. Langkah ini disempurnakan dengan             Transformasi digital tidak hanya diterapkan pada
   transisi ke sistem pendingin yang ramah lingkungan            layanan nasabah, tetapi juga dalam proses kerja internal
   serta percepatan digitalisasi untuk meminimalkan limbah       melalui penerapan konsep digital workplace . BCA
   material.                                                     mengimplementasikan teknologi, seperti digital approval
2. Pemanfaatan Energi Terbarukan secara Bertahap                 mechanism untuk keperluan internal, kebijakan work from hub,
   Sebagai langkah nyata menuju operasional ramah                IT Hub, dan shared desk guna meningkatkan fleksibilitas kerja,
   lingkungan, BCA menghadirkan energi bersih langsung           mengoptimalkan efisiensi sumber daya, serta mengurangi
   di kantor dan gedung BCA. Pemasangan panel surya              penggunaan kertas. Selain itu, kolaborasi lintas unit diperkuat
   diprioritaskan sesuai dengan strategi internal perusahaan,    melalui model shared services bersama entitas anak, yang
   serta kesiapan infrastruktur dan regulasi yang berlaku di     meningkatkan efektivitas operasional dan memperkuat sinergi
   Indonesia.                                                    dalam ekosistem BCA.
3. Transisi Portofolio Pembiayaan Rendah Karbon
   BCA menyadari bahwa emisi dari aktivitas bisnis yang          Penggunaan Energi Secara Bijak
   dibiayai merupakan bagian penting dari jejak karbon           Sebagai bagian dari komitmen terhadap penggunaan
   perbankan. Oleh karena itu, BCA mengedepankan                 sumber daya yang efisien dan bertanggung jawab, BCA
   pendekatan dialog dan edukasi. BCA secara proaktif            terus meningkatkan efisiensi energi di seluruh jaringan
   mengajak debitur, terutama di sektor prioritas, untuk mulai   operasionalnya. Meskipun total konsumsi listrik pada tahun
   menyusun rencana transisi bisnis yang rendah karbon serta     2025 meningkat seiring dengan perluasan jaringan kantor dan
   mendiskusikan peluang solusi pendanaan yang mendukung         layanan digital, BCA berhasil menekan intensitas pemakaian
   mitigasi iklim.                                               energi listrik hingga mencapai kategori “Efisien” berdasarkan
4. Transparansi Pelaporan dan Tata Kelola Iklim                  standar SNI 03-6196-2000 tentang Intensitas Konsumsi Energi
   Pelaksanaan strategi dekarbonisasi ini diawasi oleh           Gedung di Indonesia.
   Direktur Keuangan dan Perencanaan, dengan progres
   dekarbonisasi dan efisiensi dilaporkan setiap tahun           BCA menjalankan berbagai inisiatif terintegrasi untuk
   sesuai standar POJK, dengan pemantauan melalui ESG            meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi emisi karbon.
   Dashboard guna mengukur emisi dan efektivitas inisiatif       Upaya ini mencakup penggantian AC menjadi AC tipe R32
   lingkungan secara terukur dan berkelanjutan.                  yang lebih hemat energi secara bertahap di seluruh kantor
                                                                 cabang, pemantauan Intensitas Konsumsi Energi (IKE) secara
                                                                 berkala, serta optimalisasi sistem pendingin di data center.




                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   91
Page 94
        B u d a y a    K e b e r l a n j u t a n




Selain itu, BCA mengganti lampu konvensional dengan lampu LED dan menerapkan sistem smart building untuk menekan
beban listrik. Komitmen keberlanjutan juga diwujudkan melalui partisipasi konsisten dalam Earth Hour sejak tahun 2020,
pemanfaatan panel surya di sejumlah gedung operasional, serta penambahan armada kendaraan hybrid untuk mendukung
mobilitas ramah lingkungan. Seluruh langkah ini merupakan upaya BCA dalam mendukung transisi menuju operasi perbankan
rendah karbon, tanpa mengurangi kualitas layanan maupun pertumbuhan bisnis.


Intensitas Energi Listrik berdasarkan Luas Bangunan [302-1, 302-3]
                                   Uraian                                                    2025                             2024                            2023

Jumlah pemakaian listrik (kWh)                                                                  193.043.553                      188.477.499                    172.492.313

Luas bangunan (m²)                                                                                 1.473.663                        1.269.905                       1.122.130

Intensitas penggunaan energi per luas ruangan (kWh/m²)                                                      131                             148                             154

Keterangan:
Data 2025 dihitung berdasarkan proyeksi data Januari-September 2025 yang disetahunkan, sedangkan 2024 disajikan kembali (restatement) dengan data riil tahun tersebut.




Intensitas Energi Listrik berdasarkan Jumlah Pekerja [302-1, 302-3]
                                   Uraian                                                    2025                             2024                            2023

Jumlah pemakaian listrik (kWh)                                                                  193.043.553                      188.477.499                    172.492.313

Jumlah pekerja                                                                                         26.435                           26.532                            26.915

Intensitas penggunaan energi per jumlah pekerja                                                          7.303                            7.104                           6.409
(kWh/pekerja)

Keterangan:
Data 2025 dihitung berdasarkan proyeksi data Januari-September 2025 yang disetahunkan, sedangkan 2024 disajikan kembali (restatement) dengan data riil tahun tersebut.




Intensitas Energi Listrik berdasarkan Jumlah Transaksi [302-1, 302-3]
                                   Uraian                                                    2025                             2024                            2023

Jumlah pemakaian listrik (kWh)                                                                  193.043.553                      188.477.499                    172.492.313

Jumlah transaksi (juta)                                                                                 41.973                          36.016                           29.888

Intensitas penggunaan energi per jumlah transaksi                                                     0,0046                           0,0052                            0,0058
(kWh/jumlah transaksi)

Keterangan:
Data 2025 dihitung berdasarkan proyeksi data Januari-September 2025 yang disetahunkan, sedangkan 2024 disajikan kembali (restatement) dengan data riil tahun tersebut.




Pemakaian Bahan Bakar untuk Operasional Perusahaan [302-1]
                                         Uraian                                                                2025                                     2024

Jumlah pemakaian BBM (liter bensin)                                                                                        690.992                                   856.282

Jumlah pemakaian BBM (liter solar)                                                                                          341.774                                      478.481

Total konsumsi bahan bakar (liter)                                                                                       1.032.766                                 1.334.763

Keterangan:
Data 2025 dihitung berdasarkan proyeksi data Januari-September 2025 yang disetahunkan, sedangkan 2024 disajikan kembali (restatement) dengan data riil tahun tersebut.




92        Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 95
                  Panel Surya




                                                                       51                                              1.308 MWh
                                                                       Gedung kantor BCA                               Energi terbarukan yang
                                                                       menggunakan panel surya                         dimanfaatkan selama tahun 2025




                                                                       1.413 kWp                                       1.033 tCO e            2
                                                                       Total kapasitas peak                            Potensi penghindaran
                                                                       keseluruhan panel surya di BCA                  emisi pemanfaatan energi
                                                                                                                       terbarukan

Keterangan:
Pemanfaatan energi terbarukan selama Januari-September 2025.




    Efisiensi Bahan Bakar untuk Rantai Pasok Berkelanjutan
    Dalam upaya membangun operasional yang lebih berkelanjutan, BCA berupaya untuk mengurangi ketergantungan
    pada bahan bakar fosil serta meningkatkan efisiensi dalam logistik pengiriman dokumen. Untuk itu, BCA bekerja
    sama dengan salah satu mitra jasa transportasi yang menyediakan layanan inovatif untuk mengurangi jejak karbon.
    Dampak dari kerja sama ini tercermin pada penggunaan sustainable aviation fuel (SAF) yang mencapai 43,1% dari
    total pengiriman melalui jalur udara dengan mitra jasa transportasi terkait pada tahun 2025. Selain itu, diprioritaskan
    pemilihan rute yang efisien serta penggunaan kendaraan ramah lingkungan untuk pengiriman jalur darat. Melalui kerja
    sama ini, BCA berpotensi menghemat produksi 10.501 kgCO2e emisi selama tahun 2025.



Penggunaan Air secara Bijak [303-1, 303-2]
Untuk mendukung operasional yang efisien dan berkelanjutan, BCA memperoleh pasokan air bersih dari Perusahaan Daerah
Air Minum (PDAM) dan perusahaan air lokal di setiap wilayah kerja. Penggunaan air dilakukan secara bijak melalui perawatan
rutin instalasi, penerapan keran hemat air dan eco-washer, serta pemasangan rain harvest tank di beberapa gedung. Selain
itu, BCA secara konsisten menjalankan kampanye hemat air guna meningkatkan kesadaran pekerja terhadap konservasi
sumber daya air.

Sebagai bentuk tanggung jawab lingkungan, BCA juga mengoperasikan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di sejumlah
gedung yang dikelola langsung. Air hasil olahan digunakan kembali untuk kebutuhan sekunder, seperti penyiraman tanaman
dan flushing toilet, sementara limbah domestik yang dihasilkan telah memenuhi baku mutu lingkungan dan tidak mengandung
zat berbahaya. Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat insiden tumpahan, kebocoran, maupun pencemaran air limbah, bahan
kimia, atau limbah cair B3 di area operasional BCA.


                                                                         2025                               2024                                  2023
    Jumlah Pemakaian Air
    (m3)                                                           271.744                            307.377                            403.748
 Keterangan:
 Data penggunaan air tahun 2025 disetahunkan berdasarkan data Januari-September 2025 yang mencakup 64% gedung kantor BCA. Sedangkan data 2024 disajikan kembali dengan
 data riil tahun tersebut yang mencakup 70% gedung kantor BCA, dan data 2023 mencakup 62% gedung kantor BCA




                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk               93
Page 96
       B u d a y a   K e b e r l a n j u t a n




               Green Building
                                                                  BCA berkomitmen untuk mengoperasikan bangunan hijau
                                                                  (green building) . Bukti nyata dari komitmen ini adalah
                                                                  pencapaian gedung Wisma BCA Foresta sebagai gedung
                                                                  pertama di Indonesia yang memperoleh sertifikat Green Mark
                                                                  Super Low Energy Building dari Building and Construction
                                                                  Authority of Singapore pada tahun 2024. Sementara di tingkat
                                                                  nasional, komitmen tersebut ditegaskan melalui sertifikasi
                                                                  Greenship tingkat Platinum untuk Gedung BSB Semarang
                                                                  dari Green Building Council Indonesia (GBCI), yang juga diraih
                                                                  pada tahun yang sama. Gedung tersebut telah menerapkan
                                                                  teknologi modern dan ramah lingkungan seperti building
                                                                  automation system (BAS), water-cooled chiller, double glass
                                                                  low-e, sensor CO & CO₂, optimalisasi pencahayaan alami,
                                                                  sistem lift hemat energi (VVVF), tangga internal, ruang kerja
                                                                  terbuka, dan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).



Bangunan Ramah Lingkungan
Sebagai bagian dari komitmen mengurangi emisi dan mendukung adaptasi terhadap perubahan iklim, BCA terus memperluas
penerapan konsep green building di seluruh jaringan operasional. Hingga akhir 2025, terdapat 82 gedung kantor yang telah
menerapkan prinsip ramah lingkungan melalui berbagai fitur efisiensi energi dan konservasi sumber daya, seperti penggunaan
lampu LED, pengaturan otomatis sistem AC dan pencahayaan, AC tipe R32 yang lebih ramah lingkungan, panel surya, sistem
daur ulang limbah, serta penggunaan water-cooled chiller berdaya efisiensi tinggi. Selain itu, BCA juga menyediakan portable
tap water untuk mengurangi konsumsi air kemasan, SPKLU, serta fasilitas sewage treatment plant (STP) dan rain harvest
tank di beberapa gedung. Pemantauan konsumsi listrik, air, dan refrigeran dilakukan secara rutin menggunakan dashboard
energi yang dapat dimonitor oleh seluruh kantor cabang dan unit kerja kantor pusat terkait.

Pengelolaan Limbah Operasional [306-1, 306-2, 306-3, 306-4]
Melalui program BCA Daur Harapan, BCA secara berkelanjutan melaksanakan berbagai inisiatif pengelolaan limbah untuk
meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan. Salah satu inisiatif tersebut diatur dalam Surat Edaran No. 037/SE/
POL/2025 tanggal 31 Januari 2025 yang menetapkan bahwa seluruh aset tetap yang rusak dan telah habis masa pakainya
wajib melalui penilaian potensi daur ulang.

Sepanjang tahun 2025, BCA berkolaborasi dengan berbagai mitra lokal dalam kegiatan daur ulang, dengan tujuan mengurangi
limbah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA) sekaligus mendukung pemberdayaan ekonomi lokal. Selain itu,
inisiatif ini juga memberikan dampak positif bagi aspek sosial melalui penyaluran nilai ekonomis dari pengelolaan limbah
kepada Yayasan Bakti BCA untuk mendukung pemberian beasiswa pendidikan bagi anak pekerja BCA yang membutuhkan.

Sebagai bagian dari aktivitas operasionalnya, BCA menghasilkan berbagai jenis limbah, termasuk limbah domestik serta
limbah elektronik dari perangkat yang sudah tidak digunakan. Dalam pengelolaan limbah domestik, BCA menjalankan program
pemilahan dan daur ulang limbah domestik di sejumlah lokasi. Proses selanjutnya adalah pengelolaan limbah menjadi produk
bernilai guna seperti kertas daur ulang, biji plastik hasil daur ulang, dan kompos. Selain itu, BCA juga secara aktif mengidentifikasi
limbah yang berpotensi berdampak signifikan, seperti limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) serta menerapkan langkah
mitigasi yang sesuai untuk memastikan pengelolaan limbah yang aman dan bertanggung jawab.




94       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 97
Capaian Limbah Operasional BCA 2025




 Total Limbah Dikelola                               Penghindaran Emisi                                Sumbangan Beasiswa dari
                                                                                                       Pengelolaan Limbah

 656,8 ton                                           1.047 tCO2e                                       Rp356,9 juta


                                                           392,9 ton                                       9,1 ton
                                                           Limbah Kertas Arsip                             Limbah Kartu ATM dan ID Card


                                                           116,7 ton                                       8,4 ton
   Jenis Limbah                                            Limbah Anorganik                                Limbah Material Bangunan

   yang dikelola
                                                           55,8 ton                                        5,2 ton
                                                           Limbah Cartridge ATM                            Limbah Organik


                                                           53,5 ton                                        5,0 ton
                                                           Limbah Plastik Bungkus Uang                     Limbah Elektronik dan Hard Disk


                                                           10,1 ton                                        0,1 ton
                                                           Limbah Mesin EDC dan Token                      Limbah B3
                                                           KeyBCA




Inisiatif Peningkatan Green Lifestyle Awareness
BCA senantiasa melaksanakan program peningkatan awareness bagi nasabah maupun pekerja untuk mengajak partisipasi
aktif dalam penerapan praktik keberlanjutan.



  BCA EXPO 2025                                                                                       Potensi
                                                                                                      penghindaran karbon


  8,5 ton                     limbah selama tiga hari berhasil dikelola                               17,7         tCO₂e

  BCA menghadirkan inisiatif pemilahan sampah berupa waste station untuk mengajak pengunjung           Pengurangan penggunaan
  memilah sampah sesuai jenisnya dan waste educator untuk mengedukasi pengunjung mengenai              lahan TPA seluas
  pemilahan sampah hingga proses pengelolaan sampah.

                                                                                                       26       m3


   PROGRAM DAUR                                         Saksikan kisahnya
                                                                              PROGRAM GREEN CHAMPION
                                                                            PROGRAM GREEN CHAMPION
   ULANG KALENDER


   8,5 ton                                                                     70,7 ton
   Melalui program pengelolaan kalender kedaluwarsa, BCA mengajak              Program daur ulang sampah rumah tangga bagi pekerja BCA,
   nasabah dan pekerja untuk mengumpulkan kalender agar dapat didaur           di mana pekerja melakukan pemilahan sampah, mengajukan
   ulang menjadi bubur kertas dan dimanfaatkan kembali.                        permintaan penjemputan, dan selanjutnya sampah akan diangkut
                                                                               oleh vendor untuk dikelola sehingga tidak berakhir di TPA.




                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk    95
Page 98
       02



  04




   Berkarya
Memberi Nilai
Page 99
                                                                                                          Bakti BCA



PROGRAM BAKTI BCA




Sebagai bagian dari komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, BCA menjalankan program pendampingan masyarakat
untuk mendorong kemandirian yang berkelanjutan di bawah payung program Bakti BCA. Melalui Bakti BCA, BCA memulai
inisiatif untuk memberikan nilai bagi masyarakat (Creating Shared Value/CSV) dalam berbagai program strategis yang memiliki
fokus pada peningkatan kualitas hidup individu, pemberdayaan komunitas, dan pelestarian ekosistem. Pelaksanaan program
Bakti BCA terbagi dalam tiga pilar utama:
1. Bakti bagi Individu (Individual Empowerment): meningkatkan kualitas dan daya saing Sumber Daya Manusia melalui Bakti
    Pendidikan dan Bakti Kesehatan.
2. Bakti bagi Pemberdayaan Komunitas (Community Empowerment): meningkatkan kualitas kesejahteraan ekonomi masyarakat
    melalui UMKM dan Desa Bakti BCA serta Bakti Budaya.
3. Bakti bagi Pelestarian Ekosistem (Ecosystem Preservation): terjaganya kelestarian lingkungan hidup melalui Bakti Lingkungan.

BCA meyakini bahwa individu yang berdaya akan mendorong terbentuknya komunitas yang kuat dan mandiri sehingga
akan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kelestarian lingkungan dan keseimbangan ekosistem. Pendekatan ini
menciptakan virtuous circle yaitu sebuah siklus pengaruh yang saling menguatkan antara kesejahteraan sosial, pemberdayaan
ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan. Melalui program Bakti BCA, BCA berupaya menciptakan manfaat yang berkelanjutan,
tidak hanya berfokus pada bisnis perusahaan, tetapi juga memberikan dampak positif yang lebih luas dalam pembangunan
berkelanjutan di Indonesia.




                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   97
Page 100
       B e r k a r y a   M e m b e r i    N i l a i




     Genera-Z Berbakti
     BCA melalui Divisi Corporate Communication & Social Responsibility memperkuat citranya sebagai bank
     yang berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan dengan mengomunikasikan program Bakti BCA melalui
     strategi storytelling terpadu di berbagai kanal media. Sebagai wujud nyata dari strategi tersebut, pada tahun 2025
     BCA meluncurkan program unggulan “Genera-Z Berbakti” yang berfokus pada pemberdayaan generasi muda.

     Program ini mengusung konsep kompetisi proposal (call for proposal), mengundang mahasiswa dari seluruh Indonesia
     untuk mengajukan ide pengembangan masyarakat yang inovatif dan live in di lokasi Desa Bakti BCA. Proposal
     difokuskan pada lima pilar keberlanjutan: pariwisata berkelanjutan & UMKM, pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan
     budaya. Setelah melalui proses penilaian oleh panelis ahli, empat tim pemenang dengan proposal paling berdampak
     terpilih untuk menerima pendanaan serta pembinaan intensif dari Bakti BCA. Melalui inisiatif ini, BCA menyediakan
     platform bagi generasi muda untuk mengaplikasikan ilmu mereka secara nyata dan berkontribusi langsung bagi
     kemajuan masyarakat.

     Informasi lebih lanjut mengenai program ini dapat disaksikan melalui tautan berikut: https://bca.id/genzjuara

                                                 1                                      2                                               3




                            4                                                               5                                               6

     1) Penjurian Genera-Z Berbakti.
     2) Pembekalan Pemenang Genera-Z Berbakti sebelum pengabdian di desa.
     3) Sharing Session dan laporan akhir pengabdian dari mahasiswa pemenang Genera-Z Berbakti.
     4) Implementasi Alat Deteksi Tsunami oleh Mahasiswa UNILA di Desa Bakti BCA - Desa Kiluan.
     5) Pengumuman Pemenang Genera-Z Berbakti.
     6) Edukasi Alat Prediksi Curah Hujan Lokal (SiCuhal) oleh Mahasiswa UI kepada Warga Desa Wonokitri, Jawa Timur (Desa Bakti BCA).




98        Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 101
Bakti Pendidikan
Melalui payung Bakti BCA, berbagai program pendidikan dijalankan untuk memperluas akses terhadap pengetahuan,
keterampilan, dan pengembangan kompetensi. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas akademik, tetapi
juga membangun karakter dan literasi keuangan masyarakat agar lebih siap menghadapi tantangan ekonomi masa depan.



Sebaran Program Bakti Pendidikan 2025


     Beasiswa Bakti BCA 2025                    Sekolah Bakti BCA 2025                           Literasi Keuangan 2025

    1.  Sumatra Utara                           1.  Bengkulu                                    1. Sumatra Utara
        Universitas Sumatra Utara                   SDN 61 Kota Bengkulu                        2. Riau
    2. Sumatra Barat                            2. Bengkulu                                     3. Kepulauan Riau
        Universitas Andalas                         SDN 73 Kota Bengkulu                        4. Sumatra Barat
    3. Sumatra Selatan                          3. Bengkulu                                     5. Jambi
        Universitas Sriwijaya                       SDN 40 Kota Bengkulu                        6. Sumatra Selatan
    4. DK Jakarta                               4. Bengkulu                                     7. Lampung
        Universitas Indonesia                       SDN 36 Kota Bengkulu                        8. Kepulauan Bangka Belitung
    5. DK Jakarta                               5. Kalimantan Timur                             9. Bengkulu
        Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia       SMAN 3 Penajam Paser Utara                  10. Lampung
    6. Jawa Barat                               6. Nusa Tenggara Timur                          11. Banten
        Institut Teknologi Bandung                  SD Inpres Nunumeu                           12. DK Jakarta
    7. Jawa Barat                               7. Nusa Tenggara Timur                          13. Jawa Barat
        Universitas Padjadjaran                     SD Inpres Oebesa                            14. Jawa Tengah
    8. Jawa Barat                               8. Nusa Tenggara Timur                          15. DI Yogyakarta
        IPB University                              SD Katolik Yaswari V Soe                    16. Jawa Timur
    9. Jawa Tengah                              9. Nusa Tenggara Timur                          17. Bali
        Universitas Diponegoro                      SD Inpres Soe                               18. Nusa Tenggara Barat
    10. DI Yogyakarta                           10. Papua Barat Daya                            19. Nusa Tenggara Timur
        Universitas Gadjah Mada                     SDN 35 Kota Sorong                          20. Kalimantan Barat
    11. Jawa Timur                              11. Papua Barat Daya                            21. Kalimantan Utara
        Institut Teknologi Sepuluh Nopember         SDN 22 Kota Sorong                          22. Kalimantan Tengah
    12. Jawa Timur                              12. Papua Barat Daya                            23. Kalimantan Selatan
        Universitas Airlangga                       SDN 13 Kota Sorong                          24. Kalimantan Timur
    13. Jawa Timur                                                                              25. Sulawesi Barat
        Universitas Brawijaya                                                                   26. Sulawesi Utara
    14. Jawa Timur                              BCA Berbagi Ilmu 2025                           27. Sulawesi Tengah
        Universitas Muhammadiyah Malang                                                         28. Sulawesi Tenggara
    15. Bali                                                                                    29. Sulawesi Selatan
        Universitas Udayana                     1.   Sumatra Barat                              30. Gorontalo
    16. Kalimantan Barat                             Universitas Andalas                        31. Maluku
        Universitas Tanjungpura                 2.   Banten                                     32. Maluku Utara
    17. Kalimantan Timur                             Universitas Multimedia Nusantara           33. Papua
        Universitas Mulawarman                  3.   DK Jakarta                                 34. Papua Selatan
    18. Sulawesi Utara                               Universitas Indonesia                      35. Papua Barat Daya
        Universitas Sam Ratulangi               4.   Jawa Barat
    19. Sulawesi Selatan                             IPB University
        Universitas Hasanuddin                  5.   Jawa Tengah                                 Program Lainnya
    20. Papua                                        Universitas Muhammadiyah Surakarta
        Universitas Cendrawasih                 6.   DI Yogyakarta
                                                     Universitas Gadjah Mada                    1.   Program Pendidikan Bisnis dan
                                                7.   Jawa Timur                                      Perbankan/Program Pendidikan
                                                     Universitas Brawijaya                           Teknik Informatika
                                                8.   Jawa Timur                                 2.   Magang Bakti BCA
                                                     Universitas Katolik Widya Mandala          3.   BCA Cash Management Academy
                                                9.   Nusa Tenggara Barat                        4.   Pemberdayaan Disabilitas
                                                     Universitas Nahdlatul Ulama NTB            5.   Kemitraan Beasiswa




Sekolah Bakti BCA                                                                                                                Saksikan kisahnya
Melalui program Sekolah Bakti BCA, BCA berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar hingga
menengah di berbagai wilayah Indonesia. Per tahun 2025, BCA telah memberikan dukungan kepada 32 sekolah
mitra melalui program pengembangannya. Dari jumlah tersebut, 20 sekolah di Lampung, Banten, Gunung Kidul, dan
Banyuwangi telah berhasil menyelesaikan program intervensi, dengan tingkat pencapaian literasi, numerasi, dan
pengembangan karakter yang melampaui rata-rata nasional.

BCA melanjutkan komitmennya dalam menciptakan generasi berdaya saing melalui program pengembangan 12 Sekolah Bakti di Bengkulu,
Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Barat Daya. Program holistik berdurasi 2,5 tahun ini dirancang untuk meningkatkan
secara terpadu kualitas kepemimpinan sekolah, kompetensi tenaga pendidik, dan infrastruktur. Visinya adalah untuk mewujudkan
sekolah model yang unggul dalam Karakter, Sains, dan Literasi Digital, serta memiliki kesiapan untuk menjawab tantangan masa depan.


  Kolaborasi Edukatif
  Sebagai bagian dari kolaborasi edukatif, Bakti BCA mendukung Program Pandai Berhitung dengan metode GASING
  (Gampang, Asik, dan Menyenangkan). Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan numerasi nasional melalui
  pendekatan pembelajaran yang interaktif dan mudah dipahami. Pada tahun 2025, kegiatan ini melibatkan 96 peserta yang
  terdiri dari 64 siswa dan 32 guru di 11 sekolah di Desa Wonokitri dan Kecamatan Tosari, Jawa Timur.


                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk         99
Page 102
        B e r k a r y a   M e m b e r i   N i l a i




        Teacher Tech Championship                                                                                           Saksikan kisahnya
        Pada tahun 2025, BCA menghadirkan Teacher Tech Championship bagi guru-guru SMA/MA di
        Wilayah Indonesia Timur, khususnya Maluku dan Papua. Program ini mengintegrasikan kompetisi
        inovatif dengan pengembangan profesionalisme guru (Teacher Professional Development). Melalui
        pelatihan dan pendampingan intensif, para guru dibekali kemampuan berpikir komputasional serta
        penerapan koding dan Kecerdasan Artifisial (AI). Program ini memberdayakan para pendidik untuk
        mengembangkan inovasi pembelajaran yang selaras dengan prinsip Education for Sustainable
        Development (ESD), yang memungkinkan mereka menciptakan pengalaman belajar yang lebih
        interaktif dan berdampak di kelas.


                   147                                16                                           16
                                                      Tim Semi Finalis Mengikuti Teacher           Prototipe Karya Inovasi Pembelajaran
                   Tim Mendaftar                      Professional Development                     Berbasis AI dan Koding Dihasilkan



Beasiswa Bakti BCA



                                 3 Kategori                                    700
                                 • Bantuan Finansial                           Bakti Champions
                                 • Prestasi Akademis                           (Penerima Beasiswa Bakti BCA)
                                 • Prestasi Non Akademis




            Rp7,54 miliar                                                  20                                      70
                                                                                                         Proyek Bakti Champions
            Total dana bantuan finansial                             Universitas Mitra
                                                                                                               Movement



Sejak 1999, BCA telah menyalurkan dukungan ke lebih dari 8.500 penerima beasiswa. Melalui program beasiswa, BCA turut
memperluas akses pendidikan berkualitas dan mendukung pemerataan pendidikan tinggi dan mencetak generasi muda
yang unggul, berintegritas, serta berkontribusi pada kemajuan bangsa melalui berbagai program, seperti Transformational
Workshop, Bakti Champions Movement, National Summit, Company Visit dan E-learning Literasi Keuangan.



                                                                 National Summit – Every Champion is Unique,
                                                                 The Champion is You!
                                                                 National Summit adalah acara puncak untuk menutup rangkaian
                                                                 pengembangan dan pembinaan Beasiswa Bakti BCA sepanjang 2025.
                                                                 Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Bakti Champions secara hybrid, diisi
                                                                 oleh Vera Eve Lim, Direksi BCA dan Nicholas Saputra,
                                                                 Duta Bakti BCA sebagai pemateri inspiratif. Program ini
                                                                 menjadi salah satu upaya Bakti BCA dalam mendukung
                                                                 pengembangan dan peningkatan daya saing generasi
                                                                 muda, serta mempersiapkan para Bakti Champions
                                                                 terhadap tantangan masa depan, baik dalam karier
                                                                 maupun kehidupan pasca kampus.                           Saksikan kisahnya




      Kolaborasi Beasiswa
      BCA juga menjalin kolaborasi beasiswa jangka panjang dengan berbagai pihak, seperti:
      1. Yayasan Karya Salemba Empat: Sejak tahun 2011, 247 mahasiswa menerima beasiswa dari BCA
      2. Universitas Pelita Harapan (UPH): Beasiswa penuh bagi 8 mahasiswa kedokteran dari Indonesia Timur
      3. Yayasan Pendidikan Kader Bangsa: Beasiswa penuh bagi 2 siswa SMA unggulan
      4. Federasi Akuatik Indonesia: Bantuan beasiswa pendidikan atlet renang berprestasi Liquor Harrison Andoko.


BCA Berbagi Ilmu
Melibatkan para Direktur (Leader) BCA sebagai pemateri, program pengembangan kapasitas generasi muda ini mengangkat
berbagai topik seperti kepemimpinan, teknologi, dan pengembangan diri. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk rangkaian
kuliah umum di 9 perguruan tinggi dan dihadiri lebih dari 6.300 mahasiswa. BCA juga mengadakan Banking Tour & Sharing
di kantor cabang maupun unit kerja kantor pusat, yang diikuti oleh lebih dari 250 peserta dari 5 Sekolah menengah atas dan
perguruan tinggi.



100       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 103
     MUA Tuli Bakti BCA
     Melalui Program Pemberdayaan Disabilitas, BCA berkomitmen mendukung peningkatan daya saing individu serta
     menciptakan ruang yang inklusif bagi Sahabat Disabilitas. Dalam dua tahun, BCA telah memberdayakan 15 MUA
     Disabilitas Tuli dengan berbagai pelatihan dan skills workshop yang dibutuhkan, seperti tata rias, tata rambut dan nail art.

     Selama tahun 2024 sampai 2025 terjadi peningkatan rata-rata pendapatan lebih dari 250% serta
     kenaikan rata-rata jumlah klien lebih dari 125% per MUA per bulan.

     MUA Tuli Bakti BCA juga berkesempatan untuk tampil di berbagai kegiatan BCA dan mitra, di antaranya
     merias di ajang Puteri Indonesia 2025, Gebyar BCA Merah Putih, BCA Expoversary, BCA Award,
     Indonesia Knowledge Forum dan Perayaan Kawan Nusantara “Identitas” dari Tulola.

                                                                                                                                                          Saksikan kisahnya




Program Pendidikan Bisnis & Perbankan dan Program Pendidikan Teknik Informatika
Program Pendidikan Bisnis & Perbankan (PPBP) dan Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI) diselenggarakan melalui kerja
sama dengan sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia yang menyediakan tenaga pengajar. Lulusan PPBP dan PPTI
tidak hanya dibekali dengan pendidikan akademik selama program, tetapi juga memiliki kesempatan untuk bekerja di BCA.


       Program                  Tahun                Peserta                 Lulusan                   Lulusan yang Bergabung ke BCA                        Persentase

PPBP                            2025                    266                      85                                        83                                    97%

                                2024                    264                      88                                         87                                   99%

                                2023                    265                     132                                        131                                   99%

PPTI                            2025                    309                     101                                        98                                    97%

                                2024                    308                     101                                        100                                   99%

                                2023                    307                      60                                        60                                   100%

 Keterangan:
 Peserta tahun 2024 terdiri dari 6 angkatan aktif PPBP dan 9 angkatan aktif PPTI. Sedangkan lulusan PPBP pada tahun 2023 merupakan data lulusan PPA.




Magang Bakti BCA
BCA menyediakan program Magang Bakti BCA untuk lulusan SMA, SMK sederajat, dan sarjana yang tertarik di sektor perbankan.
Posisi yang ditawarkan pada program ini adalah customer service officer dan teller.

                                                                          2025                                   2024                                  2023
    Jumlah Peserta Baru
    Magang Bakti BCA                                                    5.244                                  3.982                                   3.915

BCA Cash Management Academy
BCA Cash Management Academy adalah program Teaching Factory yang memfasilitasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
untuk dapat menghasilkan lulusan yang siap bekerja, khususnya di perusahaan pengelola kas dan ATM. Dalam program ini, BCA
memberikan dukungan sarana praktik perbankan, seperti uang dummy, alat hitung uang, mesin sortir uang, mesin ATM dan
CRM, serta mobil operasional pengantaran uang untuk menunjang kegiatan pembelajaran. Pada 2025, program ini melibatkan
2.255 peserta, dengan 305 peserta terpilih mengikuti magang selama enam bulan di berbagai vendor BCA.

Literasi Keuangan [FS16] [FN-CB-240a.4]
Sebagai lembaga intermediary, BCA secara konsisten mengembangkan inisiatif literasi dan inklusi keuangan untuk menjangkau
masyarakat yang belum memiliki, memiliki keterbatasan, atau belum memperoleh akses yang memadai terhadap layanan
keuangan formal. Hal ini bermanfaat bagi masyarakat karena mendorong kemandirian finansial dan memperkuat perekonomian
nasional secara berkelanjutan. Melalui pemahaman yang baik tentang pengelolaan keuangan, masyarakat diharapkan mampu
mengatur keuangan pribadi, mengembangkan usaha, serta merencanakan masa depan dengan lebih bijak.




                                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk                  101
Page 104
       B e r k a r y a   M e m b e r i    N i l a i




Untuk memperluas jangkauan edukasi, di 2024 BCA telah meluncurkan platform e-learning Literasi Keuangan (https://
literasikeuangan.id/) sebagai sarana pembelajaran digital yang mudah diakses oleh publik dan diharapkan dapat menjangkau
seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.



                        >169.000                                          244                                         652
                    Masyarakat Teredukasi                          Cabang Pelaksana                           Jumlah Pekerja Duta
                      Literasi Keuangan                            Literasi Keuangan                           Literasi Keuangan


Komitmen BCA dalam melakukan edukasi diwujudkan dengan keberhasilan dalam menjangkau kelompok unbankable,
underbanked, dan underserved, yang termasuk dalam 10 sasaran prioritas rekomendasi OJK pada program literasi keuangan,
meliputi:
1. Pelajar, Mahasiswa, dan Pemuda/i                         6. Komunitas
2. Profesi                                                  7. Pelaku UMKM
3. Petani dan Nelayan                                       8. Penyandang Disabilitas
4. TKI dan Calon TKI                                        9. Karyawan
5. Masyarakat Daerah 3T                                     10. Perempuan

Melalui berbagai inisiatif tersebut, BCA tidak hanya memperkuat inklusi keuangan, tetapi juga membantu masyarakat yang
belum tersentuh layanan perbankan (unbankable) agar memahami manfaat dan kemudahan akses ke sistem keuangan formal.
Dengan begitu, BCA berperan aktif dalam membangun ekosistem ekonomi yang lebih inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.



      Di 2025, BCA melalui Bakti BCA kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih empat
      penghargaan dalam ajang KEJAR & Financial Literacy Award 2025 yang diselenggarakan oleh OJK. Penghargaan
      tersebut meliputi:
      1. Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) dengan Program Literasi Keuangan Terbaik
      2. Video Jingle GENCARKAN
      3. Bank Implementasi KEJAR Terbaik – Subkategori Bank Umum Konvensional
      4. OJK Penggerak Duta Literasi Keuangan (OJK Peduli) Terbaik


Pembinaan Pengelolaan Keuangan Usaha UMKM dan Desa Bakti
Untuk mendorong penguatan aspek tata kelola keuangan usaha UMKM dan Desa Bakti, BCA melakukan pelatihan dan
pendampingan keuangan dan kelembagaan lanjutan yang diikuti oleh 114 orang peserta dari 16 UMKM,14 Desa, dan 4 kelompok
Rumah Pangan Hidup (RPH) dengan 18 modul dan 28 jam pembelajaran. Program ini menghasilkan peningkatan dalam
pengetahuan analisa laporan keuangan sebesar 23,6%, 100% Digitalisasi Laporan Keuangan, 26,2% peningkatan kedisiplinan
pencatatan laporan keuangan, 11,5% peningkatan transparansi laporan keuangan, 49,5% peningkatan akuntabilitas kelompok,
dan 71,4% peningkatan kepercayaan anggota kelompok sadar wisata (POKDARWIS) terhadap tim keuangan.

                                      1                                                                   2                                        3




                    4                                         5                                             6                                      7




1) Direktur BCA, Haryanto Budiman bersama Duta Bakti BCA Nicholas Saputra mengisi kuliah umum BCA Berbagi Ilmu di Universitas Brawijaya, Malang.
2) Talkshow bersama Direktur BCA, Lianawaty Suwono dan desainer ternama Didit Maulana di Acara Graduation Day MUA Tuli Bakti BCA.
3) Festival STEM Sekolah Bakti BCA di Kota Sorong.
4) Dua guru dari SMAN 2 Sorong, Papua Barat Daya, juara pertama regional Papua di Teacher Tech Championship Bakti BCA 2025.
5) Inspirational Talk di National Summit Beasiswa Bakti BCA bersama Direktur BCA Vera Eve Lim .
6) 15 MUA Tuli Bakti BCA berkolaborasi di peragaan busana dengan IKAT Indonesia dan TULOLA.
7) BCA menerima penghargaan Financial Literacy Award dan KEJAR Award 2025 dari OJK.




102       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 105
Bakti Kesehatan

Program Penurunan Stunting
BCA mempertegas komitmennya dalam percepatan penurunan stunting pada tahun 2025 melalui dua
inisiatif strategis. Program PASTI (Partnership to Accelerate Stunting Reduction in Indonesia) dilanjutkan di
Kalimantan Barat dan Jawa Timur dengan pendekatan multisector. Sejak tahun 2023 sampai dengan 2025,
BCA telah menyalurkan dana sebesar USD 777.272 dari total komitmen USD 1 juta (2023–2026). Selain itu,
program “Ayo Cegah Stunting” diimplementasikan di Sumatra Barat dan Nusa Tenggara Barat, berfokus
pada pemberdayaan komunitas melalui penguatan kader kesehatan, edukasi remaja, dan pendampingan                          Saksikan kisahnya

keluarga balita.


                                    Pencapaian PASTI melalui kolaborasi multi – stakeholders
                                                 untuk periode 2023 – 2025




6.070                       35.008                          3.934                           26
baduta mendapat             peserta edukasi sadar gizi      kader posyandu mendapat         desa model dijalankan sebagai desa
intervensi gizi             & pola asuh sehat               penguatan kapasitas             percontohan intervensi gizi terintegrasi

                                                 Pencapaian ‘Ayo Cegah Stunting”


1.050                                           2                                                                     2
                        54                         posyandu
                                                                                         29.215                       lahan
keluarga &
                        kader posyandu
                                                percontohan &
                                                                     1.432               bibit tanaman                percontohan
97 ibu hamil            &22    tenaga
                                                1 aplikasi           remaja
                                                                     teredukasi cegah
                                                                                         dibagikan untuk
                                                                                         memperkuat
                                                                                                                      pangan bergizi
                                                                                                                      (nabati-hewani)
mendapat                                        pemantauan
                        kesehatan mendapat      posyandu & balita    stunting            ketahanan pangan             bagi balita
pendampingan
                        penguatan kapasitas                                              dan gizi keluarga
gizi



Program Kesehatan Mata
                        Sejak 2001, BCA konsisten berkontribusi pada peningkatan kesehatan mata masyarakat Indonesia melalui
                        kolaborasi dengan Seksi Penanggulangan Buta Katarak Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia
                        (SPBK Perdami). Di tahun 2025, layanan operasi katarak telah membantu 815 penerima manfaat di Bengkulu,
                        Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Barat, dan Maluku Utara. Sementara bagi pelajar, BCA
                        menyelenggarakan program “Mata Cemerlang, Prestasi Gemilang”. Sebanyak 2.110 pelajar dari lima
    Saksikan kisahnya   sekolah di Bandung Raya memperoleh pemeriksaan mata untuk mendeteksi gangguan penglihatan sejak
                        dini yang ditindaklanjuti dengan penyaluran 306 kacamata korektif dan vitamin mata, serta edukasi
                        mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata untuk mendukung proses belajar.



 815                                              2.110                   100                               306
 pasien katarak berhasil dioperasi,
                                                  pelajar mendapatkan     orang dewasa menerima             pelajar menerima
 termasuk yang berusia produktif dan/
                                                  pemeriksaan mata        kacamata baca                     kacamata koreksi
 atau sangat bergantung pada orang lain



Klinik Binaan dan Bakti Sosial Layanan Kesehatan
Langkah BCA dalam memperluas akses layanan kesehatan terjangkau diwujudkan melalui kemitraan dengan dua klinik binaan
yaitu Praktik Dokter Duri Utara di Tambora, Jakarta Barat, dan Klinik Bakti Medika di Mangga Dua Selatan, Jakarta Pusat. Kedua
klinik ini menyediakan layanan pengobatan umum dan Keluarga Berencana (KB) dengan subsidi biaya bagi masyarakat sekitar.




                  1.593                             10.468                                           675
                                                  Pasien menerima                          Pasien menerima
           Pasien menerima
                                                  keringanan biaya                  pemeriksaan hipertensi, diabetes,
          keringanan biaya KB
                                                 pengobatan umum                       kolesterol, dan asam urat




                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk         103
Page 106
       B e r k a r y a   M e m b e r i       N i l a i




Donor Darah
BCA bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) secara konsisten menyelenggarakan kegiatan donor darah sebagai
bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung ketersediaan darah nasional. Sepanjang tahun 2025, BCA menghimpun
lebih dari 2.100 kantong darah melalui berbagai kegiatan donor yang dilaksanakan di kantor pusat Menara BCA, Kantor Wilayah
4, KCU Yogyakarta, dan sejumlah lokasi lainnya. BCA memperluas jangkauan kegiatan ini melalui inisiatif “Gen Z Berani Donor
Darah”, yang digelar di Kampus Universitas Indonesia dan BCA Learning Institute untuk mendorong keterlibatan pendonor
muda sejak dini.

                                         1                                       2                             4




                                                                                 3




                                                           5




1) Kegiatan Operasi Katarak Gratis.
2) Pemeriksaan Mata Gratis untuk Pelajar.
3) Kegiatan Donor Darah Pekerja BCA.
4) Sekolah Lapangan "Isi Piringku" dalam Rangkaian Program Ayo Cegah Stunting.
5) Bakti Sosial Klinik Bakti BCA Duri Utara.




104       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 107
Bakti Budaya

Program Pelestarian Budaya
BCA berkomitmen mendukung pelestarian seni, tradisi, dan kearifan lokal Indonesia melalui berbagai inisiatif, mencakup
warisan budaya dan pemberdayaan komunitas lokal agar budaya tetap relevan dan berkembang secara berkelanjutan.

Pembinaan Wastra Warna Alam
Setelah membangun fondasi teknik pewarnaan alami di Timor Tengah Selatan (TTS), Baduy, dan Sumba, pada
tahun 2025 Bakti Budaya BCA memperluas program pelestarian wastra ke Sumatra Utara. Bekerja sama
dengan Perkumpulan Warna Alam Indonesia (WARLAMI) program ini membina 32 penenun dari lima komunitas
songket Melayu di Kabupaten Deli Serdang dan Batu Bara. Pelatihan ini berfokus pada peningkatan kualitas
warna alami untuk menjaga keberlanjutan dan nilai warisan budaya, sembari terus memperdalam kapasitas
kelompok binaan yang telah ada.                                                                                           Saksikan kisahnya




 Peta Sebaran Pembinaan Warna Alam




        Sumatra Utara


        Baduy, Jawa Barat


        Timor Tengah Selatan NTT


        Sumba NTT




Pendampingan Lanjutan untuk Penenun Sumba
Pada komunitas penenun Sumba, fokus pendampingan pada tahun ini diarahkan pada penguatan kualitas produk, kelembagaan,
dan tata kelola. Penenun mengikuti pelatihan lanjutan yang menekankan eksplorasi motif dan pengembangan produk turunan
agar tenun warna alam semakin relevan dengan pasar fesyen ramah lingkungan. Melalui proses pendampingan tersebut,
komunitas berhasil membentuk satu unit Koperasi Konsumen yang menjadi wadah bersama untuk pengelolaan produksi,
pemasaran, dan keuangan secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Perluasan Akses Pasar dan Eksposur Karya Penenun
Pada 2025, karya penenun TTS, Baduy, dan Sumba dipromosikan melalui kolaborasi Kawan Nusantara dan Tulola di Jakarta
dan Bali serta dipasarkan secara berkelanjutan melalui BCA Expoversary dan BCA Expo 2025, sehingga menjangkau pasar
urban dan ekosistem kreatif yang lebih luas. Dari berbagai kanal tersebut, tambahan penghasilan penenun mencapai lebih
dari Rp367 juta (tumbuh 34% YoY) pada 2025, mencakup kain hasil pelatihan maupun produk turunan yang difasilitasi BCA.

               1                                                     2                                          3




1) Pembinaan wastra warna alam tenun songket Melayu.
2) Eksposur perajin tenun WARLAMI di acara Kawan Nusantara TULOLA.
3) Varian Produk UMKM Wastra Warna Alam Bakti BCA.


                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk        105
Page 108
        B e r k a r y a    M e m b e r i   N i l a i




MEMBERIKAN NILAI BAGI MASYARAKAT

BCA menjalankan program pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal melalui pendampingan usaha dan desa binaan yang
berfokus pada Upskilling SDM dan Penguatan Kelembagaan (Capacity Building) serta Promosi dan Dukungan Perluasan
Akses Pasar (Market Access) secara berkelanjutan untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. BCA
menitikberatkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan berbasis kebutuhan (need analysis) dan
kolaboratif untuk memastikan setiap program relevan, berdampak nyata, dan berjangka panjang meski dihadapkan pada
tantangan di lapangan. Pada tahun 2025, Bakti BCA telah membina 28 Desa dan lebih dari 5.000 UMKM.

Desa Bakti BCA [203-1, FS13] [FN-CB-240a.3]
Pada tahun 2025, jumlah Desa Bakti BCA sebanyak 28 Desa Bakti BCA, terdiri dari 27 desa wisata dan 1 desa program revitalisasi
kebun kopi. Pembinaan program desa wisata adalah kolaborasi program dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Program tersebut dirancang untuk memperkuat kesejahteraan ekonomi masyarakat lewat pendapatan dan lapangan kerja
di sektor pariwisata serta ekonomi kreatif.



Desa Bakti BCA




       Jawa                                             Sumatra                                 Kalimantan

      DKI Jakarta                                      Sumatra Barat                           Kalimantan Barat
      Desa Wisata Pecinan Glodok                       Desa Wisata Perkampungan                Desa Wisata Kampong Melayu
                                                       Adat Nagari Sijunjung                   Benua Melayu Laut
      Jawa Barat
      Desa Wisata Situs Gunung Padang                  Sumatra Barat                           Kalimantan Timur
                                                       Desa Wisata Silokek                     Desa Wisata Pulau Derawan
      Jawa Barat
      Kebun Kopi Cikoneng, Desa Tugu Utara             Riau
                                                       Desa Wisata Dayun
      Banten                                                                                    Sulawesi
      Desa Wisata Saba Budaya Baduy                    Bangka Belitung
                                                       Desa Wisata Kreatif Terong
      DI Yogyakarta                                                                            Sulawesi Utara
      Desa Wisata Pentingsari                          Bangka Belitung                         Desa Wisata Kakaskasen II
                                                       Bukit Peramun
      DI Yogyakarta
      Wisata Wayang Dusun Pucung Wukirsari             Bangka Belitung
                                                       Desa Wisata Kelubi                       Maluku
      DI Yogyakarta
      Wirawisata Goa Pindul                            Bangka Belitung
                                                       Desa Wisata Limbongan
      Jawa Tengah                                                                              Maluku
                                                       Lampung                                 Desa Wisata Negeri Laha
      Desa Wisata Patakbanteng
                                                       Desa Wisata Kiluan Negeri
      Jawa Tengah
      Doesoen Kopi Sirap
                                                        Bali & Nusa Tenggara
      Jawa Tengah
      Kampung Batik Gemah Sumilir

      Jawa Timur                                       Bali
      Desa Wisata Tamansari                            Desa Wisata Taro

      Jawa Timur                                       NTB
      Desa Wisata Semen                                Desa Wisata Bilebante

      Jawa Timur                                       NTT
      Desa Wisata Edelweiss Wonokitri                  Desa Wisata Kampung Prai Ijing/Tebara




27 Desa Wisata
Pembinaan Desa Wisata mengacu pada pedoman resmi, di antaranya Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
No. 9 Tahun 2021, Keputusan Menteri Pariwisata Republik Indonesia No. KM.143/KD.00/MENPAR/2019, dan standar Global
Sustainable Tourism Council (GSTC) untuk memastikan penerapan praktik pariwisata berkelanjutan.




106        Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 109
        Indikator           Capaian 2025                                        Keterangan Utama

Jumlah Pengunjung Desa        282.473        Total jumlah pengunjung 14 Desa Bakti BCA, dimana dari data tersebut Desa Wisata
Bakti BCA                    pengunjung      Tamansari menyumbang lebih dari 201 ribu pengunjung (71,2%); total kumulatif 2021 - 2025
                                             mencapai 1,2 juta pengunjung.

Jumlah Tenaga Kerja Desa     1.593 orang     Penyerapan tenaga kerja di 28 desa Bakti BCA mencakup 99,6% pekerja usia produktif dan
Bakti BCA                                    33% pekerja perempuan.

Jumlah Pendapatan Desa      Rp10,2 Miliar    Total akumulasi pendapatan 14 Desa Bakti BCA selama lima tahun mencapai Rp 37.7 miliar.
Bakti BCA

Jumlah Penghargaan &             23          16 Awards Internasional & Nasional
Sertifikasi Berkelanjutan   Penghargaan      6 Sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan
                             & Sertifikat    1 Penghargaan Homestay Terbaik versi Booking.com


Ragam Pembinaan 27 Desa Wisata
Sepanjang tahun 2025, BCA telah melaksanakan 194 modul pelatihan dengan total 247 jam belajar yang diikuti oleh 458
peserta pelatihan yang difokuskan untuk meningkatkan Upskilling SDM dan Penguatan Kelembagaan (Capacity Building)
serta Promosi dan Dukungan Perluasan Akses Pasar (Market Access).

Promosi dan Dukungan Perluasan Akses Pasar (Market Access) Desa Wisata
BCA memperluas akses pasar 9 Desa Bakti BCA melalui BCA Lifestyle dan berbagai platform digital lainnya, menghasilkan lebih
dari Rp277 juta. Selain itu, melalui program familiarization trip dan sales mission dengan mengajak travel agent/tour operator,
nasabah, media, maupun pekerja BCA berkunjung ke desa wisata mampu menghasilkan exposure dan nilai transaksi mencapai
Rp1,4 miliar. Tidak hanya itu, perluasan akses pasar luar negeri Desa Bakti BCA juga diwujudkan melalui keikutsertaan dalam
ITB Berlin dan Wonderful Indonesia Travel Fair. Kedua event berskala internasional ini mampu menghasilkan 456 potential
buyers serta pendapatan Rp536 juta bagi desa Bakti BCA.

Bertumbuhnya desa wisata mendorong tumbuhnya pelaku usaha. Produk komunitas binaan memperoleh akses promosi
yang lebih luas melalui kerja sama dengan Tulola, brand perhiasan dan aksesori yang mengangkat nilai budaya Indonesia.
Kolaborasi Desa Taro dengan Tulola sejak tahun 2024 ini mampu memperluas jangkauan produk kerajinan perak Desa Taro
ke pasar global, menghasilkan penjualan 11 karya senilai Rp83,5 juta yang diterima oleh pengrajin.


                                            ITB Berlin 2025         Bakti BCA X Tulola




                                                Saksikan kisahnya            Saksikan kisahnya




Upskilling SDM dan Penguatan Kelembagaan (Capacity Building)

1. Sertifikasi Profesi, Pengembangan SDM, serta Sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan
   Bakti BCA meningkatkan kompetensi pelaku pariwisata dengan memfasilitasi sertifikasi profesi dari Badan Nasional
   Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk 30 individu, yang terdiri dari 20 pemandu ekowisata dan 10 pemandu outbound. Untuk
   mendukung pariwisata berkelanjutan di tingkat desa, BCA juga memfasilitasi proses sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan
   yang diselenggarakan oleh Indonesia Sustainable Tourism Council (ISTC), sebuah lembaga quasi-pemerintah di bawah
   Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Hasilnya, enam desa binaan berhasil meraih sertifikasi tersebut: Pentingsari
   (DI Yogyakarta), Taro (Bali), Dayun (Riau), Terong (Bangka Belitung), Bilebante (Nusa Tenggara Barat), dan Tamansari (Jawa
   Timur).

   Sertifikat yang berlaku selama tiga tahun ini membuktikan bahwa keenam desa telah memenuhi kriteria komprehensif
   yang mencakup aspek Pengelolaan, Sosial-Ekonomi, Budaya, dan Lingkungan yang berkelanjutan. Standar nasional ini
   telah diakui secara internasional oleh Global Sustainable Tourism Council (GSTC), sehingga memastikan praktik pariwisata
   di desa-desa tersebut setara dengan standar global.




                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   107
Page 110
        B e r k a r y a   M e m b e r i   N i l a i




       Pembinaan Tata Kelola Destinasi Wisata Skala Internasional
       Dua Desa Bakti BCA, yaitu Desa Wisata Taro dan Desa Wisata Hijau Bilebante memiliki potensi
       untuk menjadi Best Tourism Village sehingga kedua desa tersebut mendapatkan pembinaan secara
       langsung dari UN Tourism, dengan beberapa tahap mentoring yaitu Preliminary Asessment, Field
       Visit, Formulation of Recommendation Report, dan Masterclass. Tak hanya itu, local champion
       desa juga mengikuti konferensi internasional UN Tourism di Hoi An, Vietnam, dengan tema "The
       Tourism for Rural Development Program" guna memperluas jejaring global dan studi banding ke                                Saksikan kisahnya

       desa wisata terbaik dunia.



2. Program Rumah Pangan Hidup dan Inisiatif Ramah Lingkungan di Desa Wisata
   Pada 2025, BCA melanjutkan Program Rumah Pangan Hidup di 4 Desa Bakti BCA dengan membangun 4 greenhouse. Untuk
   menjaga keberlanjutan program, dibentuk pula 4 kelembagaan RPH di setiap desa yang terintegrasi dalam kelembagaan
   Desa Wisata, serta dilakukan pembinaan kepada 15 local champions. Program ini melibatkan 267 peserta (79% perempuan)
   yang menghasilkan panen sayur untuk dikonsumsi setara Rp101,8 juta dan Rp7,3 juta dari ternak, sekaligus menurunkan
   potensi belanja pangan rumah tangga hingga 41,7% (sayur) dan 16,3% (hewani). Program ini juga mengelola 49,3 ton sampah
   organik dan 895,7 ton sampah anorganik menjadi media tanam dan pupuk alami. Bakti BCA juga memulai gerakan wisata
   ramah lingkungan dengan penerapan gaya hidup hijau, diantaranya menghemat pemakaian air dan listrik, mengurangi
   limbah plastik, membuang sampah pada tempatnya, serta mengambil makanan secukupnya di Desa Wisata Pentingsari
   Yogyakarta, Wisata Wayang Dusun Pucung Wukirsari Yogyakarta, dan Desa Wisata Hijau Bilebante NTB.

Desa Bakti Program Revitalisasi Kebun Kopi Cikoneng
Sepanjang tahun 2025, Bakti BCA melanjutkan pembinaan kepada 13 orang petani yang tergabung dalam Kelompok Tani
Lestari Maju Bersama dan Cikoneng Lestari di atas 10 hektar lahan kebun kopi di Cikoneng, Tugu Utara, Cisarua, Kab. Bogor.



               Bantuan Sarana 2025                                                           Pembinaan SDM

                                                                  Pemupukan Ramah            Pemangkasan Produksi           Pengendalian Hama
                                                                  Lingkungan                 Ringan & Berat                 & Penyakit
 Pupuk organik      Pupuk organik cair      Pupuk organik
    padat                 tanah               cair daun

 40 ton                   120 L            1.440 L
                                                                  Panen
                                                                  Selektif
                                                                                             Pembuatan
                                                                                             Rorak
                                                                                                                            Literasi
                                                                                                                            Keuangan




Melalui program ini terjadi peningkatan produksi cheri 2x lipat yaitu sebesar 22.884 Kg dengan jumlah pendapatan lebih dari
Rp320 juta atau meningkat 2,3x YoY. Selain bantuan sarana dan prasarana, 50 orang petani mengikuti pembinaan sekolah
lapangan dan mengalami peningkatan kapasitas SDM sebesar 6,4%. Pembinaan literasi keuangan juga diberikan untuk
meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan petani dan memitigasi risiko belanja berlebihan pascapanen.

Prestasi Desa Wisata
Tahun 2025 menjadi tonggak penting bagi program Desa Bakti BCA karena telah berhasil meraih pengakuan,
baik skala nasional maupun internasional. Adapun beberapa prestasi yang diperoleh Desa Bakti BCA, yaitu :

                                                                                                                    Saksikan kisahnya
ASEAN Tourism Award 2025 – ASEAN Tourism
 No.                      Nama Desa Wisata Binaan                              Provinsi                         Jenis Penghargaan

   1      Desa Wisata Perkampungan Adat Nagari Sijunjung                     Sumatra Barat                    ASEAN Homestay Award

   2      Desa Wisata Kreatif Terong                                    Kep Bangka Belitung                  ASEAN Community-Based
                                                                                                                 Tourism Award

   3      Desa Wisata Semen                                                   Jawa Timur                     ASEAN Community-Based
                                                                                                                 Tourism Award

   4      Desa Wisata Taro                                                       Bali                    ASEAN Community-Based Tourism
                                                                                                                   Award

   5      Kampung Wisata Pecinan Glodok                                       DKI Jakarta                    ASEAN Public Toilet Award

   6      Desa Wisata Bilebante                                         Nusa Tenggara Barat                  ASEAN Public Toilet Award




108       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 111
Wonderful Indonesia Award 2025 – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia
    No.              Nama Desa Wisata                                  Provinsi                            Jenis Penghargaan

1         Desa Wisata Bilebante                      Nusa Tenggara Barat                    Juara Umum kategori Desa Wisata

2         Desa Wisata Kampung Adat Prai Ijing/Tebara Nusa Tenggara Timur                    Juara 2 kategori Kelompok Sadar Wisata

3         Kampung Wisata Pecinan Glodok              DKI Jakarta                            Juara Harapan 3 kategori Desa Wisata Berbasis
                                                                                            Budaya


Survei Kepuasan Pengunjung
Untuk menjaga kualitas pengalaman wisatawan, setiap pengunjung Desa Bakti BCA diarahkan untuk memberikan ulasan
melalui berbagai platform digital, salah satunya Google Rating dengan nilai rata-rata 4,6 dari 5. Pada tahun 2025, rata rata
tingkat kepuasan layanan di Desa Bakti BCA mencapai angka 4,6 dari 5.

Kolaborasi dan Pendampingan UMKM Binaan BCA
Melalui kolaborasi antara Bakti BCA dan Commercial & SME Banking Division, BCA secara konsisten mendukung pemberdayaan
pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu meningkatkan daya saing dan kemandirian ekonomi. Dukungan
tersebut mencakup fasilitasi sertifikasi halal, pendampingan bisnis, serta perluasan akses pasar dalam dan luar negeri bagi
UMKM yang berpotensi ekspor. Total UMKM yang mengikuti pelatihan sebanyak 1.829 UMKM, dengan 43 modul pelatihan
dan 52 jam belajar.

1. Promosi dan Perluasan Akses Pasar
     Bakti BCA memperluas akses pasar UMKM binaan melalui partisipasi pameran nasional dan promosi seperti BCA
     Expoversary, UMKM Festival, Pagelaran Sabang Merauke, dan Pekan Raya Jakarta. Selain booth dan pop-up store, BCA
     juga memanfaatkan media digital seperti e-flyer dan katalog daring. Pada 2025, sebanyak 27 pelaku usaha dilibatkan
     dengan penyerapan hingga 450 tenaga kerja. UMKM dari 28 Desa Bakti BCA memasarkan produk unggulan seperti batik,
     tenun, kopi, gula aren, pangan olahan, dan kerajinan tangan, dengan total pendapatan mencapai Rp446 juta.

2. Pendampingan Sertifikasi Halal dan Pelatihan UMKM
     Sepanjang tahun 2025, lebih dari 1.744 pelaku UMKM mendapatkan pendampingan untuk sertifikasi
     halal dan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB). Sebanyak > 820 sertifikat halal telah diterbitkan di 23
     kota/kabupaten di 15 provinsi. Melalui kegiatan ini, BCA tak hanya membantu pendampingan dan penerbitan
     sertifikat halal namun juga memberikan pelatihan dalam hal pengembangan kapasitas UMKM melalui 3 pilar,
     yaitu pelaku, pasar dan produk, serta business model canvas, yang mendukung peningkatan pengetahuan
     peserta sebanyak 31%.                                                                                                         Saksikan kisahnya



3. UMKM Go Export
     Program UMKM BCA Go Export terus mendukung pelaku usaha menembus pasar internasional. Pada 2025, program UMKM
     BCA Go Export membuka jejaring ke 33 negara dengan potensi ekspor Rp110,9 miliar melalui ajang seperti Trade Expo
     Indonesia. Melalui business matching dan pendampingan intensif, sejumlah UMKM berhasil melakukan ekspor dengan nilai
     mencapai lebih dari Rp13 miliar, terutama untuk komoditas kopi, cokelat, rempah, edamame, bawang, dan gula kelapa ke
     pasar Eropa dan Asia. Keberhasilan ini menegaskan efektivitas program dalam mempersiapkan UMKM agar siap bersaing
     dan memenuhi standar pasar global. Penguatan kapasitas SDM dalam program UMKM Go Export diberikan melalui 31
     modul pelatihan dan 42 jam belajar. Selama masa pembelajaran terjadi peningkatan pemahaman sebesar 8%, kesiapan
     UMKM dalam administrasi export meningkat 88%.


                                                INKUBASI                          Trade Expo
                                          UMKM Bakti BCA                          Indonesia 2025
                                           Go Export 2025




                                                   Saksikan kisahnya                  Saksikan kisahnya




                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk        109
Page 112
       B e r k a r y a   M e m b e r i   N i l a i




                            1                                                                            2                         4




                                                                                                         3




                5                                         6                                                   7




1) Perluasan akses pasar international Desa Bakti BCA di event ITB Berlin 2025.
2) Assessment lapangan sertifikasi desa wisata berkelanjutan di Desa Taro.
3) Aktivitas warga merawat bibit sayur dalam program Rumah Pangan Hidup.
4) Panen Raya Kebun Kopi Cikoneng.
5) Kolaborasi karya pengrajin perak Desa Taro dengan TULOLA.
6) Desa Bakti BCA tuai prestasi di ajang Wonderful Indonesia Awards 2025.
7) Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menghadiri Rapat Koordinasi UMKM & Desa Bakti BCA 2025.




Bakti Lingkungan
BCA terus memperkuat komitmennya dalam pelestarian alam dan peningkatan kualitas lingkungan melalui berbagai program
yang terarah dan berkelanjutan. Seluruh inisiatif dijalankan secara kolaboratif bersama mitra lokal, lembaga pendidikan, dan
pemerintah untuk memperkuat pengelolaan lingkungan serta mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga ekosistem.

Pelestarian Hewan Langka dan Dilindungi
1. Rehabilitasi dan Pelepasliaran Orang Utan
   Pada 2025, BCA melanjutkan dukungan konservasi orang utan bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)
   Kalimantan Timur dan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) melalui rehabilitasi enam individu orang utan, termasuk
   adopsi satu bayi orang utan, serta pelepasliaran lima individu yang telah dinyatakan siap kembali ke habitat
   alaminya. Sebagai bagian dari penguatan proses rehabilitasi, BCA juga mendukung perbaikan Sekolah
   Hutan II untuk memberi ruang bagi orang utan berlatih menjelajah, mengenali predator, dan membangun
   kemandirian sebelum kembali ke alam. Program Student Goes to Nature (SGTN) juga kembali diadakan di
   Samboja Lestari dengan melibatkan 200 pelajar SMP–SMA yang mengikuti kegiatan edukasi konservasi,
   literasi keuangan, dan penanaman 200 pohon di kawasan konservasi.                                            Saksikan kisahnya




                                                     Program Konservasi Orang Utan tahun 2025


   6                              5                              1                             200
   Orang Utan                     Orang Utan                     Sekolah hutan                 Pelajar SMP dan SMA berpartisipasi dalam program
   direhabilitasi                 dilepasliarkan                 diperbaiki                    Student Goes to Nature (SGTN)



2. Konservasi Penyu
   Pada 2025, BCA melanjutkan konservasi penyu di Banyuwangi, Pantai Kerobokan (Bali), dan Pantai Goa Cemara (DIY) melalui
   relokasi telur, pelepasliaran tukik, penguatan fasilitas, serta edukasi publik yang terintegrasi. BCA menyelenggarakan
   “Forum Sinergi Konservasi Penyu Bakti BCA 2025” yang mempertemukan komunitas konservasi, akademisi, dan pemangku
   kepentingan lainnya untuk menyelaraskan standar dan kapasitas teknis konservasi penyu.




110       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 113
   Pada 2025, penguatan edukasi publik juga diwujudkan melalui peresmian fasilitas konservasi di Pantai Goa Cemara, yang
   dikembangkan sebagai etalase pembelajaran bagi masyarakat, pelajar, dan wisatawan. Berlokasi di kawasan wisata,
   fasilitas ini menghadirkan tur edukatif, pelepasan tukik, dan pengenalan nilai budaya lokal untuk meningkatkan kesadaran
   mengenai pentingnya pelestarian ekosistem pesisir.

   Melalui berbagai upaya di sepanjang tahun 2025, 34.404 telur dari 425 sarang berhasil direlokasi, 24.161 tukik dilepasliarkan,
   dan 7.759 pelajar serta masyarakat teredukasi tentang pentingnya pelestarian ekosistem pesisir.

3. Java-Wide Leopard Survey (JWLS)
   BCA bersama Kementerian Kehutanan dan SINTAS Indonesia melanjutkan Java-Wide Leopard Survey (JWLS) di Taman
   Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sebagai dukungan terhadap penyusunan Strategi dan Rencana Aksi Konservasi
   (SRAK) Macan Tutul Jawa. Survei yang dilakukan pada 2024 di wilayah selatan TNBTS mengidentifikasi keberadaan delapan
   individu dan menjadi landasan awal pemahaman populasi di kawasan ini. Pada 2025, kegiatan diperluas ke wilayah utara
   melalui pemasangan kamera pengintai tambahan, analisis sampel feses, serta penguatan kapasitas petugas lapangan
   untuk mendukung pemetaan populasi secara lebih menyeluruh.

Pelestarian Ekosistem Alam dan Penanganan Perubahan Iklim
Tanggung jawab sosial dan lingkungan merupakan bagian penting dari strategi keberlanjutan BCA. Melalui berbagai inisiatif,
BCA berupaya meningkatkan efisiensi sumber daya, menekan dampak lingkungan, dan memperkuat ketahanan terhadap
perubahan iklim sebagai komitmen jangka panjang perusahaan.

Program Penanaman Pohon
Sebagai bagian dari komitmen pelestarian lingkungan, BCA melanjutkan program penanaman pohon di berbagai wilayah
Indonesia untuk mendukung penyerapan karbon, meningkatkan daya resap air tanah, memperkuat ekosistem lokal, dan
memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Pada 2025, program ini melibatkan lebih dari 423 masyarakat dalam kegiatan penanaman yang mendukung keberlanjutan
pemulihan ekosistem hingga restorasi mata air secara kolektif. Jenis tanaman disesuaikan dengan karakteristik lingkungan
masing-masing wilayah, mencakup Multi Purpose Tree Species (MPTS) seperti alpukat, durian, dan pohon lainnya yang
memberikan nilai ekonomi, serta pohon bernilai ekologis seperti bambu dan beringin yang berperan penting dalam menjaga
stabilitas tanah dan meningkatkan fungsi resapan air.


                   Jumlah
  Lokasi Tanam                Jenis Pohon                              Dampak Lingkungan & Sosial Ekonomi
                   Pohon

Desa Sidodadi,     21.000   Pohon Bambu,        •   Restorasi 1 titik sumber mata air dan perlindungan 4 sumber mata air.
Malang                      Kopi                •   Penanaman bambu dan MTPS di lahan perhutanan sosial.
                            Durian, Alpukat,    •   Edukasi masyarakat & pelibatan KTH terkait pentingnya menjaga kawasan mata
                            Jeruk, dan              air dan tutupan vegetasi sekitarnya, penerapan praktik konservasi air sederhana,
                            Kaliandra               perawatan pohon & restorasi sumber mata air, menjadi pelaku utama konservasi
                                                    bukan hanya penerima manfaat.

Desa Temurejo,     13.000   Pohon Jambu,        •   Restorasi 1 titik sumber mata air dan perlindungan 2 sumber mata air.
Banyuwangi                  Sawo, Mangga,       •   Penanaman bambu dan MTPS di dengan skema pengelolaan hutan bersama
                            Bambu, Alpukat,         masyarakat (PHBM).
                            Sonokeling, dan     •   Edukasi masyarakat & pelibatan kelompok tani hutan terkait pentingnya menjaga
                            Petai                   kawasan mata air dan tutupan vegetasi sekitarnya, penerapan praktik konservasi
                                                    mata air sederhana, perawatan pohon & restorasi sumber mata air, sehingga
                                                    masyarakat menjadi pelaku utama konservasi, bukan hanya penerima manfaat.


Hutan Adat Hiang, 16.000    Pohon Durian,       •   Rehabilitasi hutan adat di zona pemanfaatan.
Jambi                       Alpukat, Meranti,   •   Perlindungan habitat satwa dilindungi dan sumber mata air untuk masyarakat di dua
                            Jengkol, Petai,         kecamatan.
                            Surian, dan         •   Penguatan kearifan lokal melalui pengelolaan hutan berbasis masyarakat adat.
                            Sembulun            •   Penanaman pohon bernilai ekonomi untuk mendukung penghidupan berkelanjutan.

Desa Kerobokan,    1.000    Mangrove            Rehabilitasi kawasan mangrove seluas 2 Hektar
Bali

Area Konservasi    200      Multi purpose       Pemulihan area untuk kegiatan konservasi orang utan
Orang Utan                  tree species
Samboja Lestari,            (MPTS)
Kalimantan Timur


Pemantauan pertumbuhan pohon dilakukan secara berkala bersama mitra ahli untuk memastikan efektivitas dan keberlanjutan
program.


                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk      111
Page 114
       B e r k a r y a   M e m b e r i   N i l a i




Pada 2025, pohon-pohon yang ditanam sejak tahun 2023-2025 diestimasikan menyerap 182,85 tCO2e, dengan tingkat
kelangsungan hidup mencapai 99,4%.


                                                                           Estimasi Serapan Karbon (tCO2e)
       Penanaman Pohon
                                                     2025                  2028                      2033                   2038

2023                                                        120,60              2.686,20                   6.146,99                    9.073,85

2024                                                         29,55                1.415,15                 8.960,67                    14.828,64

2025                                                         32,70                 913,76               10.318,86                      19.451,44

TOTAL                                                       182,85              5.015,11               25.426,52                      43.353,93


Sebagai penguatan program penanaman pohon 2024–2025, BCA mengintegrasikan restorasi mata air untuk memperbaiki
fungsi hidrologis di sekitar area tanam. Kegiatan meliputi pembersihan sumber air, penataan vegetasi penyangga, dan
pembangunan filter sederhana guna menjaga kualitas air yang dimanfaatkan masyarakat. Pengukuran debit pada sebelas
titik restorasi mata air yang berada di Desa Gambuhan (Pemalang), Desa Sidodadi (Malang), dan Desa Temurejo (Banyuwangi)
menunjukkan perbaikan aliran air sebagai respons awal dari upaya pemulihan.

Indikator Perubahan Debit Air Tahun 2025

              Lokasi                     Jumlah Titik        Debit sebelum (L/detik)         Debit sesudah (L/detik)   Perubahan debit (L/s)

Desa Gambuhan, Pemalang                         3                      2                               2.5                     0.5

Desa Sidodadi, Malang                           5                      2                               3                        1.0

Desa Temurejo, Banyuwangi                       3                      0                              0.3                      0.3



Reverse Vending Machine (RVM)
Sebagai upaya mendorong perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah plastik, BCA melanjutkan pemanfaatan Reverse
Vending Machine (RVM) Bakti BCA sebagai sarana edukasi dan pembiasaan pemilahan sampah. Sebanyak 3 unit RVM ditempatkan
di lingkungan kampus, 2 unit RVM di Institut Teknologi Bandung dan 1 unit RVM di Universitas Padjadjaran. Sepanjang 2025,
lebih dari 700 sivitas akademika telah berpartisipasi menggunakan RVM untuk memilah sampah botol plastik. Sebanyak 1
unit RVM juga ditempatkan di Desa Wisata Pentingsari desa binaan Bakti BCA untuk menjaga kebersihan desa wisata serta
mendukung edukasi dan kesadaran pengelolaan sampah.

RVM Bakti BCA juga hadir pada kegiatan publik seperti BCA Expoversary dan BCA Expo 2025 guna memperluas edukasi
mengenai pentingnya pemilahan dan daur ulang sebagai bagian dari ekonomi sirkular serta upaya pengurangan sampah
plastik sekali pakai.


                                               Pencapaian Program RVM Bakti BCA Tahun 2025



                                                     51.131                                     5,06 tCO e       2

                                           Botol plastik yang dikumpulkan                Serapan karbon
                                           melalui RVM Bakti BCA


Solar Panel Charging Station
Sebagai bagian dari upaya pengurangan emisi, BCA menghadirkan Solar Panel Charging Station Bakti BCA untuk mendukung
inisiatif green campus. Pada 2025, satu fasilitas dibangun masing-masing di Universitas Diponegoro (UNDIP) dan Institut
Pertanian Bogor (IPB). Fasilitas ini memberikan akses energi bersih bagi sivitas akademika untuk mengisi daya gawai, sekaligus
menjadi langkah strategis BCA untuk menumbuhkan kesadaran dan mendorong adopsi solusi ramah lingkungan di kalangan
generasi muda.

Pengaduan terkait Lingkungan Hidup [413-2]
BCA terus menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui pelaksanaan berbagai program tanggung
jawab lingkungan yang berfokus pada keberlanjutan dan pengelolaan dampak operasional secara bertanggung jawab. Hingga
tahun 2025, BCA tidak menerima pengaduan terkait dampak lingkungan yang disebabkan oleh kegiatan usaha perbankan.



112      Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 115
Hal ini mencerminkan efektivitas penerapan prinsip kehati hatian, efisiensi operasional, serta komitmen BCA dalam menjaga
keseimbangan antara kinerja bisnis dan kelestarian lingkungan.
                                                 1                                                             2                                     3




                                  4                                                              5




(1 & 2) Restorasi mata air dan penanaman pohon di Desa Sidodadi, Ngantang, Kab. Malang, Jawa Timur.
3) Program Student Goes to Nature (SGTN) di Samboja Lestari.
4) Konservasi Macan Tutul Jawa di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
5) Pelepasan Penyu.

Bantuan Bencana Alam
                       BCA menyalurkan bantuan untuk masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra. Tidak
                       lama setelah bencana terjadi, Bakti BCA melalui TNI menyalurkan bantuan dalam bentuk bahan pokok,
                       obat-obatan, selimut, dan berbagai kebutuhan warga di pengungsian berupa tenda dan tempat tidur
                       portabel. Selain itu, untuk memenuhi aspek sanitasi dan air bersih bagi pengungsi, Bakti BCA juga memberikan
                       bantuan infrastruktur MCK, solar panel, dan sumur bor. Empat titik bantuan Bakti BCA bencana alam Sumatra
   Saksikan kisahnya   terdapat di:
                       1. Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Sumatra Barat
                       2. Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara
                       3. Kecamatan Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh
                       4. Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah, Aceh

                              1                                                              2                                               3




1) Simbolis penyerahan donasi bencana banjir & tanah longsor Sumatra.
2) Bantuan infrastruktur MCK dan sumur bor air bersih di Kec. Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.
3) Warga memanfaatkan air bersih Fasilitas Bakti BCA.




                                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   113
Page 116
      B e r k a r y a    M e m b e r i   N i l a i




Filantropi
Sepanjang tahun 2025, BCA berkomitmen untuk memberikan donasi kepada organisasi yang menunjukkan dedikasi dan
integritas dalam pengembangan pendidikan, lingkungan, budaya bangsa, sosial, olahraga, dan kesehatan. Di bidang pendidikan,
BCA mendukung Program Inspiration Factory 2025 yang menawarkan edukasi non-formal bagi anak-anak marginal berusia
6 sampai 12 tahun di Jakarta. Berfokus pada pengembangan soft skill, self-esteem, dan disiplin melalui kegiatan interaktif,
program ini bertujuan untuk membantu anak-anak tersebut berani bermimpi dan menjadi versi terbaik mereka.

Melalui program filantropi, BCA berkomitmen untuk berkontribusi pada pengembangan masyarakat yang lebih baik dan
berkelanjutan.

EVALUASI DAN STUDI PENGUKURAN DAMPAK PROGRAM BAKTI BCA [413-1]

Bakti BCA hadir sebagai payung strategi dalam pelaksanaan berbagai inisiatif sosial BCA yang berfokus pada penciptaan
nilai sosial berkelanjutan. Pada tahun 2025, BCA melakukan evaluasi program Bakti BCA dengan menggunakan metode
Social Return on Investment (SROI) evaluative yang dilaksanakan oleh The SMERU Research Institute. Dengan menggunakan
metode SROI, nilai bersih dari manfaat sosial, ekonomi, lingkungan dan kesejahteraan psikologis yang dirasakan baik oleh
penerima manfaat maupun berbagai pemangku kepentingan yang terlibat di dalam program dapat dihitung secara moneter.
Kegiatan evaluasi program dilakukan terhadap enam Program Bakti BCA, yaitu: Beasiswa Bakti BCA 2024, MUA Tuli Bakti
BCA 2024, UMKM Go Export 2023 – 2025, Desa Bakti BCA di Desa Wisata Bilebante 2022 – 2025, Tenun Warna Alam 2024 –
2025, dan Konservasi Penyu 2024 – 2025. Hasil evaluasi dampak program dapat dilihat pada tabel di bawah ini. Secara umum,
keenam program Bakti BCA memiliki nilai SROI di atas 1, yang menunjukkan keberhasilan program dalam menghasilkan nilai
dampak sosial melebihi biaya investasi yang dikeluarkan.

Hasil perhitungan nilai SROI Program Bakti BCA adalah sebagai berikut:
                        Nilai
 Nama program                                                                     Keterangan
                        SROI

Beasiswa Bakti          1,30    Setiap Rp1 investasi Perusahaan menghasilkan nilai sosial sebesar Rp1,30. Program ini telah memberikan dampak
BCA 2024                        positif dan menghasilkan nilai sosial melebih nilai investasi, melalui dukungan keberlanjutan studi mahasiswa dan
                                meringankan beban biaya pendidikan (ekonomi), serta mendorong peningkatan kompetensi (soft skill) mahasiswa
                                penerima program (sosial). Penguatan aspek sosial ini turut meningkatkan aspek wellbeing mahasiswa, khususnya
                                kepercayaan diri dalam beraktivitas di kampus dan pandangan mereka yang lebih optimis terhadap masa depan.

MUA Tuli Bakti          2,19    Setiap Rp1 investasi Perusahaan menghasilkan nilai sosial sebesar Rp2,19. Program ini selaras dengan tujuan
BCA 2024                        utama Program MUA Tuli Bakti BCA, yaitu meningkatkan akses terhadap penghidupan yang lebih layak dan
                                berkelanjutan bagi penyandang disabilitas Tuli. Program ini juga memberi ruang aktualisasi diri para MUA Tuli
                                karena dapat memperkuat motivasi, meningkatkan rasa percaya diri, dan sebagai ajang untuk mempromosikan
                                kesetaraan serta mengurangi stigma terhadap penyandang disabilitas (wellbeing).

UMKM Go Export          8,86    Setiap Rp1 investasi Perusahaan menghasilkan nilai sosial sebesar Rp8,86. Program ini telah memberikan dampak
2023 – 2025                     positif dan layak secara sosial, terutama dalam memfasilitasi UMKM agar memiliki pengetahuan, keterampilan
                                dan kepercayaan diri untuk melakukan ekspor, memperkuat jejaring bisnis dan kemamapuan komunikasi bisnis,
                                yang pada akhirnya terwujud dalam bentuk peningkatan nilai ekspor.

Desa Bakti BCA          2,59    Setiap Rp1 investasi Perusahaan menghasilkan nilai sosial sebesar Rp2,59. Program ini telah memberikan dampak
di Desa Wisata                  positif melalui pengembangan kapasitas SDM, perluasan akses pasar, penerapan pariwisata berkelanjutan,
Bilebante 2022                  serta peningkatan penghasilan dan kesejahteraan masyarakat. Program ini juga berkontribusi pada penguatan
– 2025                          keberlanjutan sosial dan lingkungan melalui penghematan biaya pemenuhan kebutuhan sayuran rumah tangga
                                pada Kelompok Rumah Pangan Hidup (RPH).

Tenun Warna             1,87    Setiap Rp1 investasi Perusahaan menghasilkan nilai sosial sebesar Rp1,87. Program ini menciptakan nilai sosial
Alam 2024 –                     yang melampaui nilai investasi melalui peningkatan kesejahteraan ekonomi perajin, penguatan kapasitas dan
2025                            peran sosial komunitas, pelestarian warisan budaya tenun, serta penerapan praktik pewarnaan berbasis bahan
                                alam yang lebih ramah lingkungan.

Konservasi              1,40    Setiap Rp1 investasi Perusahaan menghasilkan nilai sosial sebesar Rp1,40. Program ini secara keseluruhan dinilai
Penyu 2024 -                    telah memberikan dampak positif dalam mendukung terjaganya populasi penyu dan terciptanya peluang
2025                            pendapatan masyarakat melalui eduwisata konservasi penyu.



Hasil evaluasi program Bakti BCA digunakan sebagai referensi penting dalam pengembangan strategi perusahaan untuk
meningkatkan dampak positifnya bagi individu, komunitas, dan ekosistem. Melalui evaluasi tersebut, BCA dapat mengidentifikasi
faktor-faktor yang berperan besar dalam pencapaian tujuan keberlanjutan, serta merumuskan langkah-langkah yang lebih
tepat sasaran. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang kontribusi yang telah dilakukan, BCA dapat terus memperkuat
peranannya dalam mendukung kemajuan masyarakat dan lingkungan sekitar, sekaligus memastikan bahwa setiap inisiatif
berorientasi pada pencapaian tujuan jangka panjang yang berkelanjutan.




114     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 117
                                         02



05




Sekilas Laporan
        Keberlanjutan

     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   115
Page 118
      S e k i l a s L a p o r a n
      B e r k e l a n j u t a n




Sekilas Laporan Keberlanjutan


PROFIL LAPORAN [2-2, 2-3, 2-4, 2-5]                             Penjaminan laporan dilakukan oleh PT Sejahtera Rambah
                                                                Asia menggunakan standar AA1000 Assurance Standard (V3) –
Laporan Keberlanjutan PT Bank Central Asia Tbk                  Tipe II dengan tingkat moderat. Kegiatan verifikasi mencakup
(BCA) tahun 2025 disusun untuk periode 1 Januari–31             konfirmasi dan penelaahan data dari berbagai unit terkait,
Desember 2025 dan merupakan kelanjutan dari laporan             dan hasilnya dituangkan dalam pernyataan independen yang
sebelumnya yang diterbitkan pada Februari 2025. Penyusunan      menjadi bagian dari laporan ini.
laporan ini menjadi wujud komitmen BCA dalam menjaga
transparansi serta mengintegrasikan prinsip keberlanjutan       TANGGAPAN UMPAN BALIK
ke dalam strategi dan operasional perusahaan.                   LAPORAN TAHUN SEBELUMNYA

Laporan ini mengacu pada berbagai peraturan dan standar         BCA senantiasa menerima masukan dari para pemangku
nasional maupun internasional, antara lain:                     kepentingan, termasuk investor, regulator, dan lembaga
1. POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Keuangan                    pemeringkat, untuk memperkuat kualitas pengungkapan
   Berkelanjutan.                                               keberlanjutan. Beberapa isu yang menjadi perhatian meliputi
2. Global Reporting Initiative (GRI) Standards 2021, dengan     peningkatan porsi pembiayaan hijau, penguatan strategi
   tingkat kesesuaian "in accordance with the GRI Standards."   mitigasi risiko iklim, pengungkapan emisi gas rumah kaca GRK
3. GRI-G4 Sector Disclosures: Financial Services Sector         dari aktivitas pembiayaan (cakupan 3), serta ketahanan IT dan
   Supplement (FSSS).                                           sistem keamanan data. Masukan tersebut telah ditindaklanjuti
4. Sustainability Accounting Standards Board (SASB) untuk       melalui penyempurnaan kebijakan, penyusunan strategi,
   kategori Bank Komersial.                                     dan pelaporan yang lebih komprehensif dalam Laporan
5. ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) sebagai          Keberlanjutan BCA tahun 2025.
   acuan praktik tata kelola terbaik di kawasan ASEAN.
                                                                KONTAK [2-3]
Data dan informasi dalam laporan ini berasal dari kegiatan
operasional BCA serta laporan keuangan konsolidasi yang
mencakup seluruh entitas anak, seperti PT BCA Finance, BCA
Finance Limited, PT Bank BCA Syariah, PT BCA Sekuritas,
PT Asuransi Umum BCA (BCA Insurance), PT Asuransi Jiwa
BCA (BCA Life), PT Central Capital Ventura (CCV), dan PT           Situs Perusahaan           Call Center
Bank Digital BCA (BCA Digital). Data tahun sebelumnya turut
                                                                   www.bca.co.id              Halo BCA 1500888
disajikan kembali untuk memberikan konteks perbandingan
setelah melalui proses validasi internal dan mendapat
persetujuan Direksi serta Dewan Komisaris sebelum publikasi.       Corporate Secretary –
                                                                   Investor Relation & ESG Division
VERIFIKASI PIHAK INDEPENDEN
                                                                   Menara BCA, Lantai 20
Untuk menjaga kredibilitas laporan, BCA menunjuk pihak             Grand Indonesia
                                                                   Jl. M.H. Thamrin No.1
independen dengan kompetensi di bidang sustainability
                                                                   Jakarta 10310, Indonesia
assurance dan pemahaman mendalam mengenai sektor                   Tel. (62-21) 2358 8000
perbankan. Proses verifikasi dilakukan secara objektif dan         Fax. (62-21) 2358 8300
transparan guna menghindari potensi konflik kepentingan.           E-mail: corcom_bca@bca.co.id
Penunjukan pihak independen dipantau dan disetujui oleh                     Investor_relations@bca.co.id
                                                                             esg_group@bca.co.id
Direktur Keuangan dan Perencanaan BCA.




116     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 119
      Lembar Persetujuan Laporan
      Keberlanjutan 2025




Lembar Persetujuan Dewan Komisaris dan Direksi atas
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank Central Asia Tbk

Kami selaku Dewan Komisaris dan Direksi, yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam
Laporan Keberlanjutan PT Bank Central Asia Tbk tahun 2025 telah disampaikan secara lengkap dan bertanggung jawab penuh
atas kebenaran isi Laporan Keberlanjutan sesuai dengan POJK No. 51/POJK.03/2017.

Demikian lembar persetujuan ini dibuat dengan sebenarnya.

Jakarta, Februari 2026



Anggota Dewan Komisaris




Jahja Setiaatmadja
Presiden Komisaris




Tonny Kusnadi                Cyrillus Harinowo              Raden Pardede                      Sumantri Slamet
Komisaris                    Komisaris Independen           Komisaris Independen               Komisaris Independen



Anggota Direksi




Gregory Hendra Lembong                  Armand Wahyudi Hartono                     John Kosasih
Presiden Direktur                       Wakil Presiden Direktur                    Wakil Presiden Direktur




Subur Tan                               Rudy Susanto                               Lianawaty Suwono
Direktur                                Direktur                                   Direktur




Santoso                                 Vera Eve Lim                               Haryanto Tiara Budiman
Direktur                                Direktur                                   Direktur




Frengky Chandra Kusuma                  Antonius Widodo Mulyono                    Hendra Tanumihardja
Direktur                                Direktur                                   Direktur




                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   117
Page 120
      


      /ŶĚĞƉĞŶĚĞŶƚƐƐƵƌĂŶĐĞ^ƚĂƚĞŵĞŶƚ
      dŚĞϮϬϮϱ^ƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJZĞƉŽƌƚŽĨWdĂŶŬĞŶƚƌĂůƐŝĂdďŬ
      
      EƵŵďĞƌ                         ͗ϬϭͬϬϬϬͲϳϱϴͬ/ͬϮϬϮϲͬ^Z/
      
      ƐƐƵƌĂŶĐĞdLJƉĞ        ͗dLJƉĞϭĂŶĚdLJƉĞϮĨŽƌƚŚĞƐƉĞĐŝĨŝĐƚŽƉŝĐŽĨƵƐƚŽŵĞƌĂƚĂWƌŽƚĞĐƚŝŽŶĂŶĚ/d
                              ^LJƐƚĞŵZĞƐŝůŝĞŶĐĞ͕ĂŶĚ^ĞƌǀŝĐĞdžĐĞůůĞŶĐĞ
      ƐƐƵƌĂŶĐĞ>ĞǀĞů       ͗DŽĚĞƌĂƚĞ
      ZĞƉŽƌƚŝŶŐ^ƚĂŶĚĂƌĚƐ ͗'Z/hŶŝǀĞƌƐĂů^ƚĂŶĚĂƌĚϮϬϮϭŽŶƐŽůŝĚĂƚĞĚ͕'Z/'ϰ&ŝŶĂŶĐŝĂů^ĞƌǀŝĐĞƐ^ĞĐƚŽƌ
                              ^ƵƉƉůĞŵĞŶƚ͕^ƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJĐĐŽƵŶƚŝŶŐ^ƚĂŶĚĂƌĚŽĂƌĚ;^^Ϳ&ŝŶĂŶĐŝĂů^ĞĐƚŽƌ
                              ŽŵŵĞƌĐŝĂůĂŶŬƐ͕ĂŶĚ^EŽƌƉŽƌĂƚĞ'ŽǀĞƌŶĂŶĐĞ^ĐŽƌĞĐĂƌĚ;'^Ϳ
      ZĞƉŽƌƚŝŶŐZĞŐƵůĂƚŝŽŶ ͗ KƚŽƌŝƚĂƐ :ĂƐĂ <ĞƵĂŶŐĂŶ ZĞŐƵůĂƚŝŽŶ ;WK:<Ϳ EƵŵďĞƌ ϱϭͬWK:<͘ϬϯͬϮϬϭϳ ĂŶĚ
                              ^K:<EŽ͘ϭϲͬ^K:<͘ϬϰͬϮϬϮϭ
      
      
      ĞĂƌƐƚĂŬĞŚŽůĚĞƌƐ͕
      
      Wd^ĞũĂŚƚĞƌĂZĂŵďĂŚƐŝĂŝƐŝƐƐƵŝŶŐĂŶ/ŶĚĞƉĞŶĚĞŶƚƐƐƵƌĂŶĐĞ^ƚĂƚĞŵĞŶƚ(“the Statement”) of ƚŚĞ
      ϮϬϮϱ^ƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJZĞƉŽƌƚ(“the Report”) of WdĂŶŬĞŶƚƌĂůƐŝĂdďŬ(“the Company”).dŚĞŽŵƉĂŶLJ
      ŝƐĂůŽĐĂůĐŽŵŵĞƌĐŝĂůďĂŶŬŝŶ/ŶĚŽŶĞƐŝĂƚŚĂƚƉƌŽǀŝĚĞƐƐĞĐƵƌĞĂŶĚƌĞůŝĂďůĞďĂŶŬŝŶŐƐĞƌǀŝĐĞƐƚŽǀĂƌŝŽƵƐ
      ĐƵƐƚŽŵĞƌƐĞŐŵĞŶƚƐ͘dŚĞZĞƉŽƌƚƉƌĞƐĞŶƚƐƚŚĞĐŽŵŵŝƚŵĞŶƚĂŶĚĞĨĨŽƌƚƐŽĨƚŚĞŽŵƉĂŶLJŝŶŵĂŶĂŐŝŶŐŝƚƐ
      ƐƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJƉĞƌĨŽƌŵĂŶĐĞĨŽƌƚŚĞƌĞƉŽƌƚŝŶŐƉĞƌŝŽĚŽĨ:ĂŶƵĂƌLJϭƐƚƚŽĞĐĞŵďĞƌϯϭƐƚ͕ϮϬϮϱ͘ƐĂŐƌĞĞĚ
      ǁŝƚŚDĂŶĂŐĞŵĞŶƚ͕PT Sejahtera Rambah Asia’sƌĞƐƉŽŶƐŝďŝůŝƚLJŝƐƚŽŵĂŬĞĂŶĂƐƐĞƐƐŵĞŶƚďĂƐĞĚŽŶƚŚĞ
      ĚĂƚĂĂŶĚĐŽŶƚĞŶƚŽĨƚŚĞZĞƉŽƌƚĨŽƌƚŚĞLJĞĂƌ͘
      
      /ŶƚĞŶĚĞĚhƐĞƌĂŶĚWƵƌƉŽƐĞ
      dŚĞƉƵƌƉŽƐĞŽĨƚŚĞ^ƚĂƚĞŵĞŶƚŝƐƚŽƉƌĞƐĞŶƚŽƵƌŽƉŝŶŝŽŶŝŶĐůƵĚŝŶŐƚŚĞĨŝŶĚŝŶŐƐĂŶĚƌĞĐŽŵŵĞŶĚĂƚŝŽŶƐ
      ďĂƐĞĚ ŽŶ ƚŚĞ ƌĞƐƵůƚƐ ŽĨ ĂƐƐƵƌĂŶĐĞ ǁŽƌŬ ƚŽ ƚŚĞ Company’s ƐƚĂŬĞŚŽůĚĞƌƐ͘ dŚĞ ƐƐƵƌĂŶĐĞ dĞĂŵ ŝŶ
      ĂĐĐŽƌĚĂŶĐĞǁŝƚŚƐƉĞĐŝĨŝĐƉƌŽĐĞĚƵƌĞƐĂŶĚĂƐƉĞĐŝĨŝĐƐĐŽƉĞŽĨǁŽƌŬĐĂƌƌŝĞĚŽƵƚƚŚĞĂƐƐĞƐƐŵĞŶƚ͘džĐĞƉƚ
      ĨŽƌ ƚŚĞĂƌĞĂƐ ĐŽǀĞƌĞĚ ŝŶ ƚŚĞƐĐŽƉĞ ŽĨ ƚŚĞĂƐƐƵƌĂŶĐĞ͕ ǁĞ ĞŶĐŽƵƌĂŐĞ Ăůů EKd ƚŽƐŽůĞůLJ ŝŶƚĞƌƉƌĞƚ ƚŚĞ
      ^ƚĂƚĞŵĞŶƚĂƐƚŚĞďĂƐŝƐƚŽĐŽŶĐůƵĚĞƚŚĞCompany’s ŽǀĞƌĂůůƐƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJƉĞƌĨŽƌŵĂŶĐĞ͘
      
      ZĞƐƉŽŶƐŝďŝůŝƚŝĞƐ
      KƵƌƌĞƐƉŽŶƐŝďŝůŝƚŝĞƐƚŽƚŚĞDĂŶĂŐĞŵĞŶƚĂƌĞƚŽĞǀĂůƵĂƚĞƚŚĞZĞƉŽƌƚĐŽŶƚĞŶƚ͕ĐŽŵĞƵƉǁŝƚŚĨŝŶĚŝŶŐƐĂŶĚ
      ƌĞĐŽŵŵĞŶĚĂƚŝŽŶƐ͕ĂŶĚŝƐƐƵĞƚŚĞ^ƚĂƚĞŵĞŶƚ͘tĞĂƌĞĂůƐŽƌĞƐƉŽŶƐŝďůĞĨŽƌĐŽŵŝŶŐƵƉǁŝƚŚĐŽŶĐůƵƐŝŽŶƐ
      ĂŶĚƌĞĐŽŵŵĞŶĚĂƚŝŽŶƐďĂƐĞĚŽŶƚŚĞĂŐƌĞĞĚƐƚĂŶĚĂƌĚƐ͕ŵĞƚŚŽĚƐ͕ĂŶĚĂƉƉƌŽĂĐŚĞƐ͘,ĞŶĐĞ͕Wd^ĞũĂŚƚĞƌĂ
      ZĂŵďĂŚƐŝĂŝƐŽŶůLJĞǀĂůƵĂƚĞĚĨŽƌƚŚĞůĂƚĞƐƚƌĞĐĞŝǀĞĚĞĚŝƚŽƌŝĂůĂŶĚĚĂƚĂŽŶƚŚĞĨŝŶĂůĚƌĂĨƚĂƐŽĨ:ĂŶƵĂƌLJ
      ϮϴƚŚ͕ϮϬϮϲ͘Wd^ĞũĂŚƚĞƌĂZĂŵďĂŚƐŝĂŝƐŽŶůLJƌĞƐƉŽŶƐŝďůĞĨŽƌĚĞůŝǀĞƌŝŶŐĂƐƐƵƌĂŶĐĞǁŽƌŬ͕EKdĂŶĂƵĚŝƚ͕
      ďLJĨŽůůŽǁŝŶŐƚŚĞEŽŶͲŝƐĐůŽƐƵƌĞŐƌĞĞŵĞŶƚ͕ƚŚĞƐƐƵƌĂŶĐĞŶŐĂŐĞŵĞŶƚŐƌĞĞŵĞŶƚ͕ZĞƉƌĞƐĞŶƚĂƚŝŽŶ
      >ĞƚƚĞƌ͕ĂŶĚ^ƵďƐĞƋƵĞŶƚǀĞŶƚdĞƐƚŝŶŐ͘dŚĞDĂŶĂŐĞŵĞŶƚŚĂƐŝƚƐƐŽůĞƌĞƐƉŽŶƐŝďŝůŝƚLJĨŽƌƚŚĞƉƌĞƐĞŶƚĂƚŝŽŶ
      ŽĨĚĂƚĂ͕ŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶ͕ĂŶĚĚŝƐĐůŽƐƵƌĞƐŝŶƚŚĞZĞƉŽƌƚĐŽŶƚĞŶƚ͘dŚĞƌĞĨŽƌĞ͕ĂŶLJƉĂƌƚŝĞƐǁŚŽĚĞƉĞŶĚŽŶƚŚĞ
      ZĞƉŽƌƚĂŶĚƚŚŝƐ^ƚĂƚĞŵĞŶƚƐŚĂůůďĞĂƌĂŶĚŵĂŶĂŐĞƚŚĞŝƌƌŝƐŬƐ͘
      
      /ŶĚĞƉĞŶĚĞŶĐĞ͕/ŵƉĂƌƚŝĂůŝƚLJ͕ĂŶĚŽŵƉĞƚĞŶĐLJ
      Wd^ĞũĂŚƚĞƌĂZĂŵďĂŚƐŝĂĐŽŶĨŝƌŵƐEKƌĞůĂƚŝŽŶƐŚŝƉƐďĞƚǁĞĞŶƚŚĞĂƐƐƵƌŽƌƚĞĂŵĂŶĚƚŚĞĐůŝĞŶƚƐƚŚĂƚ
      ĐĂŶ ŝŶĨůƵĞŶĐĞ ƚŚĞŝƌ ŝŶĚĞƉĞŶĚĞŶĐĞ ĂŶĚ ŝŵƉĂƌƚŝĂůŝƚLJ ƚŽ ĐŽŶĚƵĐƚ ƚŚĞ ĂƐƐĞƐƐŵĞŶƚ ĂŶĚ ŐĞŶĞƌĂƚĞ ƚŚĞ
      ^ƚĂƚĞŵĞŶƚƐ͘dŚĞĂƐƐƵƌŽƌƚĞĂŵŝƐŵĂŶĚĂƚĞĚƚŽĨŽůůŽǁĂƉĂƌƚŝĐƵůĂƌĂƐƐƵƌĂŶĐĞƉƌŽƚŽĐŽůĂŶĚƉƌŽĨĞƐƐŝŽŶĂů
      ĞƚŚŝĐĂůĐŽĚĞŽĨĐŽŶĚƵĐƚƚŽĞŶƐƵƌĞƚŚĞŝƌŽďũĞĐƚŝǀŝƚLJĂŶĚŝŶƚĞŐƌŝƚLJ͘tĞĐĂƌƌŝĞĚŽƵƚĂƉƌĞͲĞŶŐĂŐĞŵĞŶƚ
      ĂƐƐĞƐƐŵĞŶƚďĞĨŽƌĞ ƚŚĞ ĂƐƐƵƌĂŶĐĞ ǁŽƌŬǁĂƐ ƚĂŬĞŶ ƚŽ ǀĞƌŝĨLJ ƚŚĞƌŝƐŬƐ ŽĨ ĞŶŐĂŐĞŵĞŶƚĂƐ ǁĞůů ĂƐ ƚŚĞ

                                    Wd^ĞũĂŚƚĞƌĂZĂŵďĂŚƐŝĂ/ŶĚĞƉĞŶĚĞŶƚƐƐƵƌĂŶĐĞ^ƚĂƚĞŵĞŶƚ͕ǀĞƌƐŝŽŶϮϬϮϲ͕ƉĂŐĞϭŽĨϰ


118       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 121



ŝŶĚĞƉĞŶĚĞŶĐĞĂŶĚŝŵƉĂƌƚŝĂůŝƚLJŽĨƚŚĞƚĞĂŵ͘dŚĞĂƐƐƵƌŽƌƚĞĂŵŵĞŵďĞƌƐŚĂǀĞŬŶŽǁůĞĚŐĞŽĨ/^KϮϲϬϬϬ͕
ϭϬϬϬ ĐĐŽƵŶƚďŝůŝƚLJ ƐƚĂŶĚĂƌĚƐ ĂŶĚ ƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ͕ ĂŶĚ ĂůƐŽ ŚĂǀĞ ĞdžƉĞƌŝĞŶĐĞ ŝŶ ƐƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJ ƌĞƉŽƌƚ
ĂƐƐĞƐƐŵĞŶƚďĂƐĞĚŽŶǀĂƌŝŽƵƐƌĞƉŽƌƚŝŶŐƌĞŐƵůĂƚŝŽŶƐ͕ƐƚĂŶĚĂƌĚƐ͕ĂŶĚƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ͘

dLJƉĞĂŶĚ>ĞǀĞůŽĨƐƐƵƌĂŶĐĞ^ĞƌǀŝĐĞ
ϭ͘ dLJƉĞϭĂƐƐƵƌĂŶĐĞŽŶƚŚĞZĞƉŽƌƚĐŽŶƚĞŶƚ͘
Ϯ͘ dLJƉĞϮĂƐƐƵƌĂŶĐĞŽŶƵƐƚŽŵĞƌĂƚĂWƌŽƚĞĐƚŝŽŶĂŶĚ/d^LJƐƚĞŵZĞƐŝůŝĞŶĐĞĂŶĚ^ĞƌǀŝĐĞdžĐĞůůĞŶĐĞ͘
ϯ͘ ŵŽĚĞƌĂƚĞůĞǀĞůŽĨĂƐƐƵƌĂŶĐĞƚŽƚŚĞƉƌŽĐĞĚƵƌĞŽŶƚŚĞZĞƉŽƌƚĐŽŶƚĞŶƚĂŶĚĞǀŝĚĞŶĐĞ͕ǁŚĞƌĞƚŚĞ
    ƌŝƐŬƐŽĨŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶĂŶĚĐŽŶĐůƵƐŝŽŶƐŽĨƚŚĞZĞƉŽƌƚďĞŝŶŐĞƌƌŽƌŝƐƌĞĚƵĐĞĚ͕ďƵƚŶŽƚƚŽǀĞƌLJůŽǁ͕ďƵƚ
    ŶŽƚnjĞƌŽ͘
   
^ĐŽƉĞĂŶĚ>ŝŵŝƚĂƚŝŽŶŽĨƐƐƵƌĂŶĐĞ^ĞƌǀŝĐĞ
ϭ͘  ĂƚĂĂŶĚŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶŝŶƚŚĞZĞƉŽƌƚĨŽƌƚŚĞƉĞƌŝŽĚŽĨ:ĂŶƵĂƌLJϭƐƚƚŽĞĐĞŵďĞƌϯϭƐƚ͕ϮϬϮϱ͘
Ϯ͘  DĂƚĞƌŝĂů ƚŽƉŝĐƐ ƉƌĞƐĞŶƚĞĚ ŝŶ ƚŚĞ ZĞƉŽƌƚ͗ ƵƐƚŽŵĞƌ ĂƚĂ WƌŽƚĞĐƚŝŽŶ Θ /d ^LJƐƚĞŵ ZĞƐŝůŝĞŶĐĞ͕
    ^ĞƌǀŝĐĞƐdžĐĞůůĞŶĐĞ͕ZĞƐƉŽŶƐŝďůĞ&ŝŶĂŶĐŝŶŐ͕ŶƚŝŽƌƌƵƉƚŝŽŶΘŶƚŝ&ƌĂƵĚ͕ĂŶĚůŝŵĂƚĞĐƚŝŽŶ͘
ϯ͘ ǀĂůƵĂƚŝŽŶ ŽĨ ƉƵďůŝĐůLJ ĚŝƐĐůŽƐĞĚ ŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶ͕ ƐLJƐƚĞŵ͕ ĂŶĚ ƉƌŽĐĞƐƐ ŽĨ ƚŚĞ ŽŵƉĂŶLJ ƚŽ ĞŶƐƵƌĞ
    ĂĚŚĞƌĞŶĐĞŽĨƚŚĞZĞƉŽƌƚĐŽŶƚĞŶƚƚŽƚŚĞƌĞƉŽƌƚŝŶŐƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ͘
 ϰ͘ Wd^ĞũĂŚƚĞƌĂZĂŵďĂŚƐŝĂĚŽĞƐEKdŝŶĐůƵĚĞĨŝŶĂŶĐŝĂůĚĂƚĂ͕ŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶ͕ĂŶĚĨŝŐƵƌĞƐŝŶƚŚĞZĞƉŽƌƚ
    ĐŽŶƚĞŶƚ͘tĞĂƐƐƵŵĞĚƚŚĂƚƚŚĞŽŵƉĂŶLJ͕ŝŶĚĞƉĞŶĚĞŶƚƉĂƌƚŝĞƐ͕ŽƌŽƚŚĞƌƉĂƌƚŝĞƐĂƐƐŽĐŝĂƚĞĚǁŝƚŚ
    ƚŚĞŽŵƉĂŶLJŚĂǀĞǀĞƌŝĨŝĞĚĂŶĚͬŽƌĂƵĚŝƚĞĚĨŝŶĂŶĐŝĂůƐƚĂƚĞŵĞŶƚƐ͕ĚĂƚĂ͕ĂŶĚŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶ͘ 
 ϱ͘ ĚŚĞƌĞŶĐĞ ƚŽ ƚŚĞ ƌĞƉŽƌƚŝŶŐ ƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ͕ ƐƚĂŶĚĂƌĚƐ͕ ĂŶĚ ƌĞŐƵůĂƚŝŽŶƐ ŽĨ WK:< EƵŵďĞƌ
    ϱϭͬWK:<͘ϬϯͬϮϬϭϳ ĂŶĚ ^K:< EŽ͘ ϭϲͬ^K:<͘ϬϰͬϮϬϮϭ͕ 'Z/ ^ƚĂŶĚĂƌĚ ϮϬϮϭ ŽŶƐŽůŝĚĂƚĞĚ͕ 'Z/
    &ŝŶĂŶĐŝĂů^ĞƌǀŝĐĞƐ^ĞĐƚŽƌ^ƵƉƉůĞŵĞŶƚ͕^ƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJĐĐŽƵŶƚŝŶŐ^ƚĂŶĚĂƌĚŽĂƌĚ;^^Ϳ&ŝŶĂŶĐŝĂů
    ^ĞĐƚŽƌŽŵŵĞƌĐŝĂůĂŶŬƐ͕ĂŶĚ^EŽƌƉŽƌĂƚĞ'ŽǀĞƌŶĂŶĐĞ^ĐŽƌĞĐĂƌĚ;'^Ϳ͘
    
džĐůƵƐŝŽŶ
ϭ͘ dŚĞĞdžƉƌĞƐƐŝŽŶŽĨŽƉŝŶŝŽŶ͕ďĞůŝĞĨ͕ĞdžƉĞĐƚĂƚŝŽŶ͕ĂĚǀĞƌƚŝƐĞŵĞŶƚ͕ĂŶĚĂůƐŽĨŽƌǁĂƌĚͲůŽŽŬŝŶŐ
   ƐƚĂƚĞŵĞŶƚƐ͕ŝŶĐůƵĚŝŶŐĨƵƚƵƌĞƉůĂŶŶŝŶŐŽĨƚŚĞŽŵƉĂŶLJĂƐƐƉĞĐŝĨŝĞĚŝŶƚŚĞZĞƉŽƌƚĐŽŶƚĞŶƚ͘
Ϯ͘ ŶĂůLJƐŝƐŽƌĂƐƐĞƐƐŵĞŶƚĂŐĂŝŶƐƚƌĞŐƵůĂƚŝŽŶƐ͕ƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ͕ƐƚĂŶĚĂƌĚƐ͕ŐƵŝĚĞůŝŶĞƐ͕ĂŶĚŝŶĚŝĐĂƚŽƌƐŽƚŚĞƌ
   ƚŚĂŶƚŚŽƐĞŝŶĚŝĐĂƚĞĚŝŶƚŚĞ^ƚĂƚĞŵĞŶƚ͘
ϯ͘ dŽƉŝĐƐ͕ĚĂƚĂ͕ĂŶĚŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶŽƵƚƐŝĚĞƚŚĞƌĞƉŽƌƚŝŶŐƉĞƌŝŽĚ͕ŽƌŝŶƚŚĞƉƵďůŝĐĚŽŵĂŝŶŶŽƚĐŽǀĞƌĞĚ
   ŝŶƚŚĞƌĞƉŽƌƚŝŶŐƉĞƌŝŽĚ͘
ϰ͘ Financial performance data and information as presented in the Company’s financial statements
   ĂŶĚĚŽĐƵŵĞŶƚƐ͕ŽƚŚĞƌƚŚĂŶƚŚŽƐĞŵĞŶƚŝŽŶĞĚŝŶƚŚĞZĞƉŽƌƚ͘

DĞƚŚŽĚŽůŽŐLJĂŶĚ^ŽƵƌĐĞŝƐĐůŽƐƵƌĞ
ϭ͘ &Žƌŵ ĂŶ ƐƐƵƌŽƌ dĞĂŵ ǁŚŽƐĞ ŵĞŵďĞƌƐ ĂƌĞ ĐĂƉĂďůĞ ŝŶ ƐƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJ ƌĞƉŽƌƚ ĚĞǀĞůŽƉŵĞŶƚ ĂŶĚ
   ĂƐƐƵƌĂŶĐĞ͘
Ϯ͘ WĞƌĨŽƌŵƚŚĞƉƌĞͲĞŶŐĂŐĞŵĞŶƚƉŚĂƐĞƚŽĞŶƐƵƌĞƚŚĞŝŶĚĞƉĞŶĚĞŶĐĞĂŶĚŝŵƉĂƌƚŝĂůŝƚLJŽĨƚŚĞƐƐƵƌŽƌ
   dĞĂŵ͘
ϯ͘ ,ŽůĚĂŬŝĐŬͲŽĨĨŵĞĞƚŝŶŐĂŶĚŝŶŝƚŝĂůĂŶĂůLJƐŝƐŽĨƚŚĞZĞƉŽƌƚĚƌĂĨƚďĂƐĞĚŽŶƚŚĞWd^ĞũĂŚƚĞƌĂZĂŵďĂŚ
   ƐŝĂWƌŽƚŽĐŽůŽŶƐƐƵƌĂŶĐĞŶĂůLJƐŝƐƌĞĨĞƌƐƚŽƚŚĞƐƚĂŶĚĂƌĚƐ͕ƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ͕ĂŶĚŝŶĚŝĐĂƚŽƌƐŽĨϭϬϬϬ^
   ǀϯ͕ϭϬϬϬW^;ϮϬϭϴͿ͕ĂŶĚƐƚĂŶĚĂƌĚƐͬƌĞŐƵůĂƚŝŽŶƐƵƐĞĚŝŶƚŚĞZĞƉŽƌƚ͘
ϰ͘ ŝƐĐƵƐƐŽŶůŝŶĞƚŚĞƌĞƐƵůƚƐŽĨƚŚĞĂŶĂůLJƐŝƐǁŝƚŚƚŚĞDĂŶĂŐĞŵĞŶƚĂŶĚĚĂƚĂĐŽŶƚƌŝďƵƚŽƌƐ͘
ϱ͘ sĞƌŝĨLJĞǀŝĚĞŶĐĞĂŶĚƚƌĂĐĞĚĂƚĂĂŶĚŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶĂƐĐŽǀĞƌĞĚŝŶƚŚĞZĞƉŽƌƚ͘
ϲ͘ ŽŶĚƵĐƚĞĚ ƚŚĞ KŶͲ^ŝƚĞ ŶŐĂŐĞŵĞŶƚ ;K^Ϳ ƚŚƌŽƵŐŚ ĚŝƌĞĐƚ ŝŶƚĞƌǀŝĞǁƐ ǁŝƚŚ ďŽƚŚ ŝŶƚĞƌŶĂů ĂŶĚ
   ĞdžƚĞƌŶĂůƐƚĂŬĞŚŽůĚĞƌƐ͘



                       Wd^ĞũĂŚƚĞƌĂZĂŵďĂŚƐŝĂ/ŶĚĞƉĞŶĚĞŶƚƐƐƵƌĂŶĐĞ^ƚĂƚĞŵĞŶƚ͕ǀĞƌƐŝŽŶϮϬϮϲ͕ƉĂŐĞϮŽĨϰ


                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   119
Page 122
      


      ϳ͘ dŚĞŽŵƉĂŶLJŝŶĐŽƌƉŽƌĂƚĞĚŽƵƌƌĞĐŽŵŵĞŶĚĂƚŝŽŶƐŝŶƚŚĞĚƌĂĨƚZĞƉŽƌƚĂŶĚƌĞůĞĂƐĞƚŚĞĨŝŶĂůZĞƉŽƌƚ
         ĐŽŶƚĞŶƚ͘
      ϴ͘ WƌĞƉĂƌĞƚŚĞ^ƚĂƚĞŵĞŶƚĂŶĚƐĞŶĚŝƚƚŽϭϬϬϬĐĐŽƵŶƚďŝůŝƚLJĨŽƌƌĞǀŝĞǁƚŽŐĞƚĂƉƉƌŽǀĂůďĞĨŽƌĞ
         ƐƵďŵŝƚƚŝŶŐŝƚƚŽƚŚĞĂŶŬ͘
      ϵ͘ WƌĞƉĂƌĞ Ă DĂŶĂŐĞŵĞŶƚ >ĞƚƚĞƌ ĚĞƚĂŝůŝŶŐ Ăůů ĂƐƉĞĐƚƐ ƐĞĞŶ͕ ƌĞĐŽƌĚĞĚ͕ ĂŶĚ ŽďƐĞƌǀĞĚ ĚƵƌŝŶŐ ƚŚĞ
         ĂƐƐƵƌĂŶĐĞǁŽƌŬƚŽƚŚĞDĂŶĂŐĞŵĞŶƚŽĨƚŚĞŽŵƉĂŶLJĨŽƌĨƵƌƚŚĞƌŝŵƉƌŽǀĞŵĞŶƚŽĨƐƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJ
         ƉƌŽĐĞƐƐĞƐ͘
      
      ĚŚĞƌĞŶĐĞƚŽϭϬϬϬW;ϮϬϭϴͿĂŶĚ'Z/hŶŝǀĞƌƐĂů^ƚĂŶĚĂƌĚƐ
      
      /ŶĐůƵƐŝǀŝƚLJ–dŚĞŽŵƉĂŶLJƐLJƐƚĞŵĂƚŝĐĂůůLJĞŶŐĂŐĞƐŝŶƚĞƌŶĂůĂŶĚĞdžƚĞƌŶĂůƐƚĂŬĞŚŽůĚĞƌƐŝŶĚĞƚĞƌŵŝŶŝŶŐ
      ŵĂƚĞƌŝĂů ƚŽƉŝĐƐ ƚŚƌŽƵŐŚ &ŽĐƵƐ 'ƌŽƵƉ ŝƐĐƵƐƐŝŽŶƐ ;&'ƐͿ ĂŶĚ ŽŶůŝŶĞ ŝŶƚĞƌǀŝĞǁƐ͘ /ƐƐƵĞƐ ƌĂŝƐĞĚ ďLJ
      ƐƚĂŬĞŚŽůĚĞƌƐĂƌĞĂŬĞLJĨŽĐƵƐĨŽƌƚŚĞŽŵƉĂŶLJ͕ǁŝƚŚĞĨĨĞĐƚŝǀĞŶĞƐƐĞǀĂůƵĂƚĞĚŝŶŝĚĞŶƚŝĨLJŝŶŐƌŝƐŬƐĂŶĚ
      ŽƉƉŽƌƚƵŶŝƚŝĞƐ͕ǁŚŝůĞĞŶƐƵƌŝŶŐŝŶĐůƵƐŝǀĞĞŶŐĂŐĞŵĞŶƚŽĨŵĂƌŐŝŶĂůŝnjĞĚŽƌǀƵůŶĞƌĂďůĞƐƚĂŬĞŚŽůĚĞƌƐ͘
      
      DĂƚĞƌŝĂůŝƚLJ – /Ŷ ĚĞƚĞƌŵŝŶŝŶŐ ŵĂƚĞƌŝĂůŝƚLJ͕ ƚŚĞ ŽŵƉĂŶLJ ĂƉƉůŝĞƐ Ă ŽƵďůĞ DĂƚĞƌŝĂůŝƚLJ ĂƉƉƌŽĂĐŚ ďLJ
      ĐŽŶƐŝĚĞƌŝŶŐďŽƚŚŝŵƉĂĐƚŵĂƚĞƌŝĂůŝƚLJĂŶĚĨŝŶĂŶĐŝĂůŵĂƚĞƌŝĂůŝƚLJ͘dŚĞĂƐƐĞƐƐŵĞŶƚĂůƐŽƚĂŬĞƐŝŶƚŽĂĐĐŽƵŶƚ
      ƐŚŽƌƚͲ͕ŵĞĚŝƵŵͲ͕ĂŶĚůŽŶŐͲƚĞƌŵƉĞƌƐƉĞĐƚŝǀĞƐ͘tĞƌĞĐŽŵŵĞŶĚƚŚĂƚƚŚĞŽŵƉĂŶLJĚĞƚĞƌŵŝŶĞŵĂƚĞƌŝĂů
      ƚŽƉŝĐƐĚƵƌŝŶŐƚŚĞďƵĚŐĞƚƉůĂŶŶŝŶŐƐƚĂŐĞƚŽĞŶĂďůĞŵŽƌĞĞĨĨĞĐƚŝǀĞŝŶƚĞŐƌĂƚŝŽŶŽĨŵĂƚĞƌŝĂůƚŽƉŝĐƐŝŶƚŽ
      ďƵĚŐĞƚŝŶŐ͕ĂĐƚŝŽŶƉůĂŶƐ͕ĂŶĚƌĞƉŽƌƚŝŶŐ͘
      
      ZĞƐƉŽŶƐŝǀĞŶĞƐƐ–dŚĞŽŵƉĂŶLJĂĐƚŝǀĞůLJƌĞƐƉŽŶĚƐƚŽƚŚĞŶĞĞĚƐ͕ŝƐƐƵĞƐ͕ĐŽŶĐĞƌŶƐ͕ĂŶĚĞdžƉĞĐƚĂƚŝŽŶƐŽĨ
      ŝƚƐ ƐƚĂŬĞŚŽůĚĞƌƐ͘ dŚĞƐĞ ƌĞƐƉŽŶƐĞƐ ĂƌĞ ŝŶƚĞƌŶĂůůLJ ĐŽŽƌĚŝŶĂƚĞĚ ĂŶĚ ĨŽůůŽǁĞĚ ƵƉ ƚŽ ĞŶƐƵƌĞ ĞĨĨĞĐƚŝǀĞ
      ŝŵƉůĞŵĞŶƚĂƚŝŽŶ͘dŽƐƵƉƉŽƌƚƚŚŝƐƉƌŽĐĞƐƐ͕ƚŚĞŽŵƉĂŶLJƉƌŽǀŝĚĞƐĐŽŵƉůĂŝŶƚͲŚĂŶĚůŝŶŐĐŚĂŶŶĞůƐƚŚĂƚĂƌĞ
      ĂĐĐĞƐƐŝďůĞƚŽĂůůŝŶƚĞƌŶĂůĂŶĚĞdžƚĞƌŶĂůƐƚĂŬĞŚŽůĚĞƌƐ͕ŝŶĐůƵĚŝŶŐƚŚĞ,ĂůŽƐĞƌǀŝĐĞ͕ǁŚŝĐŚŝƐĐĞƌƚŝĨŝĞĚ
      ƵŶĚĞƌ/^KϵϬϬϭ͗ϮϬϭϱ͘/ŶϮϬϮϱ͕ƚŚĞŽŵƉĂŶLJĚĞŵŽŶƐƚƌĂƚĞĚƐƚƌŽŶŐƉĞƌĨŽƌŵĂŶĐĞŝŶĐŽŵƉůĂŝŶƚŚĂŶĚůŝŶŐ͕
      ƌĞĨůĞĐƚĞĚďLJĂŚŝŐŚƌĞƐŽůƵƚŝŽŶƌĂƚĞ͘
      
      /ŵƉĂĐƚ–dŚĞŽŵƉĂŶLJŚĂƐƐLJƐƚĞŵĂƚŝĐĂůůLJŵĞĂƐƵƌĞĚ͕ĂƐƐĞƐƐĞĚ͕ĂŶĚŵĂŶĂŐĞĚƚŚĞŝŵƉĂĐƚƐĂƌŝƐŝŶŐĨƌŽŵ
      ŵĂƚĞƌŝĂůƚŽƉŝĐƐ͘dŚŝƐƉƌŽĐĞƐƐŝƐƐƵƉƉŽƌƚĞĚďLJƚŚĞĂƐƐĞƐƐŵĞŶƚŽĨŝŵƉĂĐƚŵĂƚĞƌŝĂůŝƚLJ͕ďŽƚŚƉŽƐŝƚŝǀĞĂŶĚ
      ŶĞŐĂƚŝǀĞ͕ĂƐ ǁĞůůĂƐ ĨŝŶĂŶĐŝĂů ŵĂƚĞƌŝĂůŝƚLJ͕ ǁŚŝĐŚ ŝŶĐůƵĚĞƐ ƌŝƐŬƐĂŶĚ ŽƉƉŽƌƚƵŶŝƚŝĞƐ͘ &Žƌ ĞĂĐŚ ŵĂƚĞƌŝĂů
      ƚŽƉŝĐ͕ƚŚĞŽŵƉĂŶLJŚĂƐŝĚĞŶƚŝĨŝĞĚƚŚĞŝŵƉĂĐƚƐƌĞƐƵůƚŝŶŐĨƌŽŵƌĞůĂƚĞĚƉĞƌĨŽƌŵĂŶĐĞ͕ĞŶƐƵƌŝŶŐĞĨĨĞĐƚŝǀĞ
      ĂŶĚŵĞĂƐƵƌĂďůĞŵĂŶĂŐĞŵĞŶƚ͘
      
      KŶ ^ŝƚĞ ŶŐĂŐĞŵĞŶƚ͗ KŶͲ^ŝƚĞ ŶŐĂŐĞŵĞŶƚ ;K^Ϳ ĐŽŶƐƚŝƚƵƚĞƐ ŽŶĞ ŽĨ ŽƵƌ ƉƌŽĐĞĚƵƌĞƐ ƉĞƌĨŽƌŵĞĚ ƚŽ
      assess the Company’s adherence to the AA1000 Principles (Inclusivity, Materiality, Responsiveness,
      ĂŶĚ /ŵƉĂĐƚͿ͕ ďĂƐĞĚŽŶĂƐĂŵƉůĞŽĨŵĂƚĞƌŝĂů ƚŽƉŝĐƐ ĂŶĚƐŝŐŶŝĨŝĐĂŶƚ ƐƚĂŬĞŚŽůĚĞƌƐ͘ ĂƐ ĞĚ ŽŶ ƚŚĞK^
      ƉĞƌĨŽƌŵĞĚ͕ǁĞĐŽŶĐůƵĚĞƚŚĂƚƚŚĞŽŵƉĂŶLJŚĂƐŝŵƉůĞŵĞŶƚĞĚƚŚĞƉƌŽĐĞƐƐŝŶĂŐĞŶĞƌĂůůLJƐƵĨĨŝĐŝĞŶƚĂŶĚ
      ĂƉƉƌŽƉƌŝĂƚĞŵĂŶŶĞƌ͕ĐŽǀĞƌŝŶŐƚŚĞĂƐƉĞĐƚƐŽĨ/ŶĐůƵƐŝǀŝƚLJ͕DĂƚĞƌŝĂůŝƚLJ͕ZĞƐƉŽŶƐŝǀĞŶĞƐƐ͕ĂŶĚ/ŵƉĂĐƚĂƐ
      ŝĚĞŶƚŝĨŝĞĚ͕ŵĂƉƉĞĚ͕ĂŶĚĂƉƉůŝĞĚŝŶŝƚƐĞŶŐĂŐĞŵĞŶƚǁŝƚŚƐƚĂŬĞŚŽůĚĞƌƐ͘
      
      Statement of Use: “/ŶĐĐŽƌĚĂŶĐĞƚŽƚŚĞ'Z/^ƚĂŶĚĂƌĚƐ” –tĞĞǀĂůƵĂƚĞĚƚŚĞZĞƉŽƌƚĐŽŶƚĞŶƚĂĐĐŽƌĚŝŶŐ
      ƚŽƚŚĞ'Z/hŶŝǀĞƌƐĂů^ƚĂŶĚĂƌĚƐƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ͕ĚŝƐĐůŽƐƵƌĞƐ͕ĂŶĚƌĞƋƵŝƌĞŵĞŶƚƐĨŽƌƌĞƉŽƌƚŝŶŐ͘dŚĞĂŶŬŚĂƐ
      ĐŽŵƉůŝĞĚ ǁŝƚŚ ŶŝŶĞ ƌĞƋƵŝƌĞŵĞŶƚƐ͗ ĂƉƉůLJ ƚŚĞ ƌĞƉŽƌƚŝŶŐ ƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ͕ ƌĞƉŽƌƚ ƚŚĞ ĚŝƐĐůŽƐƵƌĞƐ ŝŶ 'Z/ Ϯ͗
      'ĞŶĞƌĂůŝƐĐůŽƐƵƌĞƐϮϬϮϭ͕ĚĞƚĞƌŵŝŶĞŵĂƚĞƌŝĂůƚŽƉŝĐƐ͕ƌĞƉŽƌƚƚŚĞĚŝƐĐůŽƐƵƌĞƐŝŶ'Z/ϯ͗DĂƚĞƌŝĂůdŽƉŝĐƐ
      ϮϬϮϭ͕ƌĞƉŽƌƚĚŝƐĐůŽƐƵƌĞƐĨƌŽŵƚŚĞ'Z/dŽƉŝĐ^ƚĂŶĚĂƌĚƐĨŽƌĞĂĐŚŵĂƚĞƌŝĂůƚŽƉŝĐ͕ƉƌŽǀŝĚĞƌĞĂƐŽŶƐ ĨŽƌ
      ŽŵŝƐƐŝŽŶĨŽƌĚŝƐĐůŽƐƵƌĞƐĂŶĚƌĞƋƵŝƌĞŵĞŶƚƐƚŚĂƚƚŚĞŽƌŐĂŶŝnjĂƚŝŽŶĐĂŶŶŽƚĐŽŵƉůLJǁŝƚŚ͕ƉƵďůŝƐŚĂ'Z/
      ĐŽŶƚĞŶƚŝŶĚĞdž͕ƉƌŽǀŝĚĞĂƐƚĂƚĞŵĞŶƚŽĨƵƐĞ͕ĂŶĚŶŽƚŝĨLJ'Z/͘
      


                                    Wd^ĞũĂŚƚĞƌĂZĂŵďĂŚƐŝĂ/ŶĚĞƉĞŶĚĞŶƚƐƐƵƌĂŶĐĞ^ƚĂƚĞŵĞŶƚ͕ǀĞƌƐŝŽŶϮϬϮϲ͕ƉĂŐĞϯŽĨϰ


120       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 123



'Z/^ƚĂŶĚĂƌĚƐWƌŝŶĐŝƉůĞƐ–ƐƚŚĞĂƐƐƵƌĂŶĐĞǁŽƌŬǁĂƐƚĂŬĞŶ͕ƚŚĞƌĞƉŽƌƚĐŽŶƚĞŶƚƐƵĨĨŝĐŝĞŶƚůLJŝŶĚŝĐĂƚĞƐ
ŝƚƐ ĂĚŚĞƌĞŶĐĞ ƚŽ ƐƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJ ƌĞƉŽƌƚŝŶŐ ƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ ;ĂĐĐƵƌĂĐLJ͕ ďĂůĂŶĐĞ͕ ĐůĂƌŝƚLJ͕ ĐŽŵƉĂƌĂďŝůŝƚLJ͕
ĐŽŵƉůĞƚĞŶĞƐƐ͕ƐƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJĐŽŶƚĞdžƚ͕ƚŝŵĞůŝŶĞƐƐ͕ĂŶĚǀĞƌŝĨŝĂďŝůŝƚLJͿ͘dŚĞDĂŶĂŐĞŵĞŶƚƉƌŽǀŝĚĞĂĚĞƋƵĂƚĞ
ƐƵƉƉŽƌƚĚƵƌŝŶŐƚŚĞĂƐƐƵƌĂŶĐĞǁŽƌŬďLJƐƵďŵŝƚƚŝŶŐĞǀŝĚĞŶĐĞͬĚŽĐƵŵĞŶƚƐĂƐƌĞƋƵĞƐƚĞĚ͘

dLJƉĞ Ϯ ƐƐƵƌĂŶĐĞ – dŚĞ ŽŵƉĂŶLJ ŚĂƐ ŝŵƉůĞŵĞŶƚĞĚ Ă ƐƚƌŽŶŐ ŐŽǀĞƌŶĂŶĐĞ ĨƌĂŵĞǁŽƌŬ ĨŽƌ ĚĂƚĂ
ƉƌŽƚĞĐƚŝŽŶ͕ŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶƐLJƐƚĞŵƐĞĐƵƌŝƚLJ͕ĂŶĚĐƵƐƚŽŵĞƌƐĞƌǀŝĐĞ͕ƐƵƉƉŽƌƚĞĚďLJĐůĞĂƌƐĞŐƌĞŐĂƚŝŽŶŽĨƌŽůĞƐ͕
ůĂLJĞƌĞĚĐLJďĞƌƐĞĐƵƌŝƚLJƌŝƐŬŵĂŶĂŐĞŵĞŶƚ͕ĂŶĚĐŽŵƉƌĞŚĞŶƐŝǀĞƉŽůŝĐŝĞƐ͕ĂƵĚŝƚƐ͕ƚƌĂŝŶŝŶŐ͕ĂŶĚƚŚĞƵƐĞŽĨ
advanced technology, including Artificial Intelligence (AI). The Company’s commitment to/dƐLJƐƚĞŵ
ƌĞƐŝůŝĞŶĐĞ ŝƐ ƌĞĨůĞĐƚĞĚ ŝŶ ŝƚƐ njĞƌŽ ĚĂƚĂ ďƌĞĂĐŚ ƚĂƌŐĞƚ͕ ƚŚĞ ŝŵƉůĞŵĞŶƚĂƚŝŽŶ ŽĨ ZĞĐŽƌĚƐ ŽĨ WƌŽĐĞƐƐŝŶŐ
ĐƚŝǀŝƚŝĞƐ ;ZKWͿ͕ ĂŶĚ ƚŚĞ ĐŽŶĚƵĐƚ ŽĨ ĂƚĂ WƌŽƚĞĐƚŝŽŶ /ŵƉĂĐƚ ƐƐĞƐƐŵĞŶƚƐ ;W/Ϳ ƚŽ ŝĚĞŶƚŝĨLJ ĂŶĚ
ŵŝƚŝŐĂƚĞƉƌŝǀĂĐLJƌŝƐŬƐ͕ĂůŽŶŐƐŝĚĞĐŽŶƚŝŶƵŽƵƐƚĞĐŚŶŽůŽŐLJĞŶŚĂŶĐĞŵĞŶƚƐ͘/ŶƚĞƌŵƐŽĨƐĞƌǀŝĐĞĞdžĐĞůůĞŶĐĞ͕
ƚŚĞŽŵƉĂŶLJŽƉĞƌĂƚĞƐĂŶŝŶƚĞŐƌĂƚĞĚƐĞƌǀŝĐĞŵĂŶĂŐĞŵĞŶƚƐLJƐƚĞŵĂůŝŐŶĞĚǁŝƚŚĐŽƌƉŽƌĂƚĞŐŽǀĞƌŶĂŶĐĞ͕
ƐƵƉƉŽƌƚĞĚďLJĐƵƐƚŽŵĞƌĐŽŵƉůĂŝŶƚŚĂŶĚůŝŶŐƚŚƌŽƵŐŚ,ĂůŽ͕ŽǀĞƌƐŝŐŚƚďLJDĂŶĂŐĞŵĞŶƚ͕ƚŚĞŽĂƌĚ
ŽĨ ŝƌĞĐƚŽƌƐ͕ ĂŶĚ ƚŚĞ ŽĂƌĚ ŽĨ ŽŵŵŝƐƐŝŽŶĞƌƐ͕ ĐŽŶƐŝƐƚĞŶƚůLJ ŚŝŐŚ ^ĞƌǀŝĐĞ >ĞǀĞů ŐƌĞĞŵĞŶƚ ;^>Ϳ
ĂĐŚŝĞǀĞŵĞŶƚ͕ ĂŶĚ ĐƵƐƚŽŵĞƌƐĂƚŝƐĨĂĐƚŝŽŶ ƐƵƌǀĞLJƐ͘KŶŐŽŝŶŐ ĂŶĂůLJƐŝƐ ŽĨ ƌĞĐƵƌƌŝŶŐ ĐŽŵƉůĂŝŶƚƐĂŶĚ ƚŚĞ
ĚĞǀĞůŽƉŵĞŶƚŽĨŚLJďƌŝĚďĂŶŬŝŶŐƐĞƌǀŝĐĞƐĞŶƐƵƌĞŝŶĐůƵƐŝǀĞĂĐĐĞƐƐĨŽƌĂůůĐƵƐƚŽŵĞƌƐĞŐŵĞŶƚƐĂŶĚƐƵƉƉŽƌƚ
ůŽŶŐͲƚĞƌŵǀĂůƵĞĐƌĞĂƚŝŽŶƚŚƌŽƵŐŚƐƚƌĞŶŐƚŚĞŶĞĚďƌĂŶĚǀĂůƵĞĂŶĚĞŶŚĂŶĐĞĚĐƵƐƚŽŵĞƌĞdžƉĞƌŝĞŶĐĞ͘

ZĞĐŽŵŵĞŶĚĂƚŝŽŶ
ϭ͘ dŽĚĞƚĞƌŵŝŶĂƚŝŽŶŽĨŵĂƚĞƌŝĂůƚŽƉŝĐƐŝƐĐĂƌƌŝĞĚŽƵƚĂƚƚŚĞďƵĚŐĞƚƉůĂŶŶŝŶŐƐƚĂŐĞƚŽĞŶƐƵƌĞŵŽƌĞ
    ĞĨĨĞĐƚŝǀĞŝŶƚĞŐƌĂƚŝŽŶŝŶƚŽďƵĚŐĞƚŝŶŐ͕ĂĐƚŝŽŶƉůĂŶƐ͕ĂŶĚƌĞƉŽƌƚŝŶŐ͘
Ϯ͘ dŽĞůĞǀĂƚĞƐĞƌǀŝĐĞĞdžĐĞůůĞŶĐĞďLJŝŵƉƌŽǀŝŶŐƐŽůƵƚŝŽŶƐĨŽƌƌĞĐƵƌƌŝŶŐƐĞƌǀŝĐĞĚŝƐƌƵƉƚŝŽŶƐďLJĞŶŚĂŶĐŝŶŐ
    ƉƌĞǀĞŶƚŝǀĞĂĐƚŝŽŶƐ͘
ϯ͘ dŽĐŽŶĚƵĐƚĐŽŶƚŝŶƵŽƵƐ/dĐĞƌƚŝĨŝĐĂƚŝŽŶƐΘƐƵƌǀĞŝůůĂŶĐĞƌĞůĞǀĂŶƚƚŽďĞƐƚƉƌĂĐƚŝĐĞƐƚĂŶĚĂƌĚƐ͘
    
                                                           
                                              dŚĞĂƐƐƵƌĂŶĐĞƉƌŽǀŝĚĞƌ͕
                                                           
                                             :ĂŬĂƌƚĂ͕:ĂŶƵĂƌLJϮϴƚŚϮϬϮϲ
                                                           
  
  
  
  
  
                                             >ŝŵ,ĞŶĚƌĂ
                                        ƐƐƵƌĂŶĐĞŝƌĞĐƚŽƌŽĨ
                                      Wd^ĞũĂŚƚĞƌĂZĂŵďĂŚƐŝĂ
                                                    
    
                                                        
                                                        
                                                        
                                                        
                                                        
                                                        
                                                        
                                                        
                                                        




                        Wd^ĞũĂŚƚĞƌĂZĂŵďĂŚƐŝĂ/ŶĚĞƉĞŶĚĞŶƚƐƐƵƌĂŶĐĞ^ƚĂƚĞŵĞŶƚ͕ǀĞƌƐŝŽŶϮϬϮϲ͕ƉĂŐĞϰŽĨϰ


                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   121
Page 124
       S e k i l a s L a p o r a n
       B e r k e l a n j u t a n




Referensi POJK NO.51/POJK.03/2017 dan
Indeks Standar GRI

REFERENSI POJK NO.51/POJK/03/2017 DAN SEOJK NO. 16/SEOJK/04/2021

 No.                                                        Indikator                                               Halaman

Strategi Keberlanjutan

A.1    Penjelasan Strategi Keberlanjutan                                                                              21

Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan

B.1    Aspek Ekonomi                                                                                                 14-15

B.2    Aspek Lingkungan Hidup                                                                                         15

B.3    Aspek Sosial                                                                                                   16

Profil Perusahaan

C.1    Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan                                                                            22

C.2    Alamat Perusahaan                                                                                              17

C.3    Skala Usaha                                                                                                   17-18

C.4    Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan                                                            19

C.5    Keanggotaan pada Asosiasi                                                                                      19

C.6    Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan                                                19

Penjelasan Direksi

D.1    Penjelasan Direksi                                                                                            11-13

Tata Kelola Keberlanjutan

E.1    Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                                             23-24

E.2    Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan                                                         26

E.3    Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                                        24-26

E.4    Hubungan dengan Pemangku Kepentingan                                                                          27-28

E.5    Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                                         27

Kinerja Keberlanjutan

F.1    Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan                                                                        23

Kinerja Ekonomi

F.2    Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan dan        51
       Laba Rugi

F.3    Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen Keuangan atau    53-56
       Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan

Kinerja Lingkungan Hidup

Aspek Umum

F.4    Biaya Lingkungan Hidup                                                                                         15




122      Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 125
 No.                                                   Indikator                                                         Halaman

Aspek Material

F.5    Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan                                                                             94

Aspek Energi

F.6    Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan                                                                         91-92

F.7    Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan                                              91-93

Aspek Air

F.8    Penggunaan Air                                                                                                        93

Aspek Keanekaragaman Hayati

F.9    Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki                          110-112
       Keanekaragaman Hayati

F.10   Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati                                                                             110-112

Aspek Emisi

F.11   Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya                                                    89-90

F.12   Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan                                                               90-91

Aspek Limbah dan Efluen

F.13   Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis                                                          94-95

F.14   Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen                                                                             94-95

F.15   Tumpahan yang Terjadi (jika ada)                                                                                      93

Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup

F.16   Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan                                           112

Kinerja Sosial

F.17   Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada Konsumen                               42

Aspek Ketenagakerjaan

F.18   Kesetaraan Kesempatan Bekerja                                                                                         70

F.19   Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa                                                                              79

F.20   Upah Minimum Regional                                                                                               80-81

F.21   Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman                                                                              83-85

F.22   Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai                                                                        76-78

Aspek Masyarakat

F.23   Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar                                                                            97

F.24   Pengaduan Masyarakat                                                                                            43-44, 67-68

F.25   Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)                                                                    98-114




                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk     123
Page 126
       S e k i l a s L a p o r a n
       B e r k e l a n j u t a n




 No.                                                          Indikator                 Halaman

Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan

F.26   Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan                        39

F.27   Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan                       39

F.28   Dampak Produk/Jasa                                                                 64

F.29   Jumlah Produk yang Ditarik Kembali                                                 39

F.30   Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan     44

Lain-lain

G.1    Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)                             118-121

G.2    Lembar Umpan Balik                                                                 134

G.3    Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya              116




124      Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 127
                                                                                                      Indeks Isi GRI


Pernyataan penggunaan                   PT Bank Central Asia Tbk telah menyampaikan informasi sesuai dengan Standar GRI untuk
                                        periode 1 Januari hingga 31 Desember 2025.

GRI 1 yang digunakan                    GRI 1: Fondasi 2021

Standar Sektor GRI yang berlaku         N/A



                                                                                         Pengecualian
                                                                                                                           No. Standar
 Standar GRI      Indikator           Pengungkapan              Lokasi      Persyaratan
                                                                                                                           Sektor GRI
                                                                                yang         Alasan      Penjelasan
                                                                            Dikecualikan

Pengungkapan Umum

GRI 2:           2-1          Rincian organisasi                 17, 18
Pengungkapan
Umum 2021

                 2-2          Entitas pada pelaporan              116
                              keberlanjutan organisasi

                 2-3          Periode, frekuensi, dan kontak      116
                              pelaporan

                 2-4          Penyajian kembali informasi         116

                 2-5          Penjaminan eksternal                116

                 2-6          Aktivitas, rantai nilai, dan        19
                              hubungan bisnis lainnya

                 2-7          Tenaga Kerja                     70, 71, 72

                 2-8          Pekerja yang bukan pekerja          72
                              langsung

                 2-9          Struktur dan komposisi tata         23
                              kelola

                 2-10         Pencalonan dan pemilihan
                              badan tata kelola tertinggi
                                                                Annual
                                                                Report
                 2-11         Ketua badan tata kelola
                              tertinggi

                 2-12         Peran badan tata kelola           24, 25
                              tertinggi dalam mengawasi
                              pengelolaan dampak

                 2-13         Delegasi tanggung jawab             23
                              untuk mengelola dampak

                 2-14         Peran badan tata kelola          24, 25, 30
                              tertinggi dalam pelaporan
                              keberlanjutan




                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   125
Page 128
      S e k i l a s L a p o r a n
      B e r k e l a n j u t a n




                                                                                            Pengecualian
                                                                                                                        No. Standar
  Standar GRI       Indikator              Pengungkapan              Lokasi      Persyaratan
                                                                                                                        Sektor GRI
                                                                                     yang       Alasan     Penjelasan
                                                                                 Dikecualikan

                       2-15         Konflik kepentingan

                       2-16         Komunikasi masalah penting

                       2-17         Pengetahuan kolektif pejabat
                                    tata kelola tertinggi

                       2-18         Evaluasi kinerja badan tata
                                                                     Annual
                                    kelola tertinggi
                                                                     Report
                       2-19         Kebijakan remunerasi

                      2-20          Proses menentukan
                                    remunerasi

                       2-21         Rasio total kompensasi
                                    tahunan

                      2-22          Pernyataan tentang strategi      21, 23
                                    pembangungan berkelanjutan

                      2-23          Komitmen kebijakan              21, 24, 59

                      2-24          Menanamkan komitmen             21, 23, 24
                                    kebijakan

                      2-25          Proses untuk memperbaiki         43, 48
                                    dampak negatif

                      2-26          Mekanisme untuk mencari          Annual
                                    nasihat dan mengemukakan         Report
                                    masalah

                       2-27         Kepatuhan terhadap hukum           65
                                    dan peraturan

                      2-28          Asosiasi keanggotaan               19

                      2-29          Pendekatan untuk keterlibatan      27
                                    pemangku kepentingan

                      2-30          Perjanjian perundingan             79
                                    kolektif

Topik Material

GRI 3: Topik           3-1          Proses menentukan topik            30
Material 2021                       material

                       3-2          Daftar topik material            30, 31

Manajemen Topik Material : Perlindungan Data Nasabah dan Ketahanan Sistem Informasi

GRI 3: Topik           3-3          Manajemen topik material           32
Material 2021


GRI 418: Privasi      418-1         Pengaduan pelanggan                48
Pelanggan 2016                      terkait privasi pelanggan dan
                                    kehilangan data pelanggan

Manajemen Topik Material : Layanan Prima

GRI 3: Topik           3-3          Manajemen topik material           32
Material 2021




126     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 129
                                                                                          Pengecualian
                                                                                                                            No. Standar
 Standar GRI       Indikator            Pengungkapan             Lokasi      Persyaratan
                                                                                                                            Sektor GRI
                                                                                 yang         Alasan      Penjelasan
                                                                             Dikecualikan

GRI 413 :           413-1      Operasi dengan keterlibatan         114
Masyarakat                     masyarakat lokal, penilaian
Setempat 2016                  dampak, dan program
                               pengembangan

                    413-2      Operasi yang memiliki atau          112
                               berpotensi menimbulkan
                               dampak negatif signifikan
                               kepada maysarakat setempat

Manajemen Topik Material : Pembiayaan yang Bertanggung Jawab

GRI 3: Topik         3-3       Manajemen topik material            33
Material 2021

GRI 201: Kinerja    201-1      Nilai ekonomi langsung yang         51
Ekonomi 2016                   dihasilkan dan didistribusikan


GRI 203:            203-1      Investasi infrastruktur dan         106
Dampak                         dukungan layanan
Ekonomi Tidak
Langsung
2016

Manajemen Topik Material : Antikorupsi dan Anti-fraud

GRI 3: Topik         3-3       Manajemen topik material            33
Material 2021

GRI 205:            205-1      Operasi yang dinilai memiliki     66, 67
Antikorupsi                    risiko korupsi |
2016
                    205-2      Komunikasi dan pelatihan         66, 67, 68
                               tentang kebijakan dan
                               prosedur anti korupsi

                    205-3      Insiden korupsi yang terbukti       67
                               dan tindakan yang diambil

Manajemen Topik Material : Aksi Iklim

GRI 3: Topik         3-3       Manajemen topik material            34
Material 2021


GRI 201: Kinerja    201-2      Implikasi finansial akibat        57, 59
Ekonomi 2016                   perubahan iklim


GRI 305: Emisi      305-1      Emisi GRK (Cakupan 1)             89, 90
2016                           langsung

                    305-2      Emisi energi GRK (Cakupan 2)      89, 90
                               tidak langsung

                    305-3      Emisi GRK (Cakupan 3) tidak       89, 90
                               langsung lainnya

Kinerja Ekonomi

GRI 201: Kinerja    201-3      Kewajiban pada program              83
Ekonomi 2016                   imbalan pasti dan program
                               pensiun lainnya

                    201-4      Bantuan finansial yang            51, 52
                               diterima dari pemerintah




                                                                             Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   127
Page 130
         S e k i l a s L a p o r a n
         B e r k e l a n j u t a n




                                                                                                    Pengecualian
                                                                                                                                No. Standar
  Standar GRI          Indikator               Pengungkapan                 Lokasi       Persyaratan
                                                                                                                                Sektor GRI
                                                                                             yang       Alasan     Penjelasan
                                                                                         Dikecualikan

GRI 207: Pajak           207-1         Pendekatan terhadap pajak               52
2019
                         207-2         Tata kelola, pengontrolan, dan          52
                                       manajemen risiko pajak

                         207-3         Keterlibatan pemangku                   52
                                       kepentingan dan pengelolaan
                                       kepedulian yang berkaitan
                                       dengan pajak

                         207-4         Laporan per negara                      -

Energi

GRI 302: Energi          302-1         Konsumsi energi di dalam                92
2016                                   organisasi

                         302-3         Intensitas energi                       92

Air dan Efluen

GRI 303: Air dan         303-1         Interaksi dengan air sebagai            93
Efluen 2018                            sumber daya bersama

                         303-2         Manajemen dampak                        93
                                       yang berkaitan dengan
                                       pembuangan air

Limbah

GRI 306:                 306-1         Timbulan limbah dan dampak              94
Limbah 2020                            signifikan terkait limbah

                         306-2         Manajemen dampak signifikan             94
                                       terkait limbah

                         306-3         Timbulan limbah                         94

                         306-4         Limbah yang dialihkan dari              94
                                       pembuangan akhir

Kepegawaian

GRI 401:                 401-1         Perekrutan karyawan baru dan        72, 73, 74,
Kepegawaian                            pergantian karyawan                     75
2016
                         401-2         Tunjangan yang diberikan               80
                                       kepada karyawan purnawaktu
                                       yang tidak diberikan kepada
                                       karyawan pada kurun waktu
                                       tertentu atau paruh waktu

                         401-3         Cuti melahirkan                         82

Kesehatan dan Keselamatan Kerja

GRI 403:                 403-1         Sistem manajemen                        83
Kesehatan dan                          keselamatan dan kesehatan
Keselamatan                            kerja
Kerja 2018
                         403-2         Pengidentifikasian bahaya,              84
                                       penilaian risiko, dan investigasi
                                       insiden

                         403-3         Layanan kesehatan kerja                 85

                        403-4          Partisipasi, konsultasi, dan          84, 85
                                       komunikasi pekerja tentang
                                       keselamatan dan kesehatan
                                       kerja




128        Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 131
                                                                                               Pengecualian
                                                                                                                               No. Standar
 Standar GRI       Indikator            Pengungkapan                Lokasi      Persyaratan
                                                                                                                               Sektor GRI
                                                                                    yang         Alasan       Penjelasan
                                                                                Dikecualikan

                    403-5       Pelatihan pekerja mengenai            85
                                keselamatan dan kesehatan
                                kerja

                    403-6       Peningkatan kualitas                  85
                                kesehatan pekerja

                     403-7      Pencegahan dan mitigasi             83, 84
                                dampak-dampak keselamatan
                                dan kesehatan kerja terkait
                                hubungan bisnis

                    403-8       Pekerja yang tercakup                 83
                                dalam sistem manajemen
                                keselamatan dan kesehatan
                                kerja

                    403-9       Kecelakaan kerja                      84

                    403-10      Penyakit Akibat Kerja                 85

Pelatihan dan Pendidikan

GRI 404:             404-1      Rata-rata jam pelatihan              76, 77
Pelatihan dan                   pertahun perkaryawan
Pendidikan 2016
                    404-2       Program untuk meningkatkan         76, 78, 83
                                keterampilan karyawan dan
                                program bantuan peralihan

                    404-3       Persentase karyawan                   75
                                yang menerima tinjauan
                                rutin terhadap kinerja dan
                                pengembangan karier




GRI FINANCIAL SERVICES
Indikator                                                       Aspek                                                            Halaman

   FS1      Kebijakan dengan komponen lingkungan dan sosial tertentu yang diterapkan pada lini bisnis                                   59

   FS2      Prosedur untuk menilai dan menyaring risiko lingkungan dan sosial di lini bisnis                                       59-60

   FS3      Proses untuk memantau implementasi dan kepatuhan klien dengan persyaratan lingkungan dan sosial                        60-61
            termasuk dalam perjanjian atau transaksi

   FS4      Proses untuk meningkatkan kompetensi staf untuk mengimplementasikan kebijakan dan prosedur                                  26
            lingkungan dan sosial sebagaimana diterapkan pada lini bisnis

   FS5      Interaksi dengan klien/investee/mitra bisnis mengenai risiko dan peluang lingkungan sosial                           27-29, 56

   FS6      Persentase portofolio untuk lini bisnis berdasarkan wilayah tertentu, ukuran menurut sektor (mikro/SME/            14-15, 54-56
            besar)

   FS7      Nilai moneter produk dan layanan yang dirancang untuk memberikan manfaat sosial khusus untuk setiap lini               55-56
            bisnis yang dirinci berdasarkan tujuan

   FS8      Nilai moneter produk dan layanan yang dirancang untuk memberikan manfaat lingkungan spesifik untuk                   14, 55-56
            setiap lini bisnis yang dirinci berdasarkan tujuan

   FS9      Cakupan dan frekuensi audit untuk menilai implementasi kebijakan lingkungan dan sosial dan prosedur                         24
            penilaian risiko

  FS10      Persentase dan jumlah perusahaan yang dimiliki dalam portofolio lembaga tempat organisasi pelapor                      54-55
            berinteraksi dengan masalah lingkungan atau sosial

  FS11      Persentase aset yang terkena penyaringan lingkungan atau sosial positif dan negatif                                         55

  FS12      Kebijakan pemberian suara diterapkan pada masalah lingkungan atau sosial                                                    25

  FS13      Jalur akses di daerah berpenduduk rendah atau kurang beruntung secara ekonomi berdasarkan jenis                     45, 106-107


                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk        129
Page 132
      S e k i l a s L a p o r a n
      B e r k e l a n j u t a n




 Indikator                                                           Aspek                                                   Halaman

   FS14       Inisiatif untuk meningkatkan akses ke layanan keuangan untuk orang-orang yang kurang beruntung                       45

   FS15       Kebijakan untuk desain yang adil dan penjualan produk dan layanan keuangan                                           45

   FS16       Inisiatif untuk meningkatkan literasi keuangan berdasarkan jenis penerima manfaat                               101-102



                                                                  SASB - Financials

             Kode                                                     Pengungkapan                                        Halaman

Metrik Aktivitas

FN-CB-000.A                    (1) Jumlah dan (2) nilai rekening giro dan tabungan menurut segmen: (a) pribadi dan          14, 18
                               (b) usaha kecil

FN-CB-000.B                    (1) Jumlah dan (2) nilai pinjaman menurut segmen: (a) pribadi dan (b) usaha kecil           14, 55


Keamanan Data

FN-CB-230a.1                   (1) Jumlah pelanggaran data (2) Persentase informasi identifikasi pribadi (3) Jumlah          48
                               rekening yang terpengaruh

FN-CB-230a.2                   Pendekatan untuk menangani risiko keamanan data                                             47, 48

Inklusi Keuangan dan Capacity Building

FN-CB-240a.1                   (1) Jumlah dan (2) total pinjaman yang memenuhi syarat untuk program promosi                55, 56
                               usaha kecil dan pengembangan masyarakat


FN-CB-240a.2                   (1) Jumlah dan (2) total pinjaman jatuh tempo dan non-akrual yang memenuhi                    56
                               syarat untuk mempromosikan usaha kecil dan pengembangan masyarakat


FN-CB-240a.3                   Jumlah rekening yang sebelumnya tidak memiliki rekening bank atau yang                      45, 106
                               menghadapi keterbatasan akses

FN-CB-240a.4                   Jumlah peserta literasi keuangan untuk nasabah yang tidak memiliki rekening bank,             101
                               atau kurang terlayani

Inkorporasi Tata Kelola, Sosial, dan Lingkungan di Analisis Kredit

FN-CB-410a.2                   Pendekatan untuk memasukkan faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) dalam     57, 59, 60, 62, 64
                               analisis kredit

Emisi yang Dibiayai

FN-CB-410b.1                   Emisi bruto absolut yang dibiayai, dipilah berdasarkan (1) Cakupan 1, (2) Cakupan 2,          90
                               dan (3) Cakupan 3

FN-CB-410b.2                   Eksposur bruto untuk setiap industri berdasarkan jenis aset                                    -

FN-CB-410b.3                   Persentase paparan bruto yang termasuk dalam perhitungan emisi yang dibiayai                  90




130       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 133
                                                       SASB - Financials

           Kode                                            Pengungkapan                                                  Halaman

FN-CB-410b.4              Deskripsi metodologi yang digunakan untuk menghitung emisi yang dibiayai                          90


Etika Bisnis

FN-CB-510a.1              Jumlah kerugian akibat proses hukum terkait dengan penipuan, perdagangan orang                    67
                          dalam, anti- trust, perilaku anti-persaingan, manipulasi pasar, malpraktek, atau
                          undang-undang industri keuangan terkait lainnya



FN-CB-510a.2              Deskripsi kebijakan dan prosedur whistleblowing                                                   67

Sistem Manajemen Risiko

FN-CB-550a.1              Skor Global Systemically Important Bank (G-SIB), berdasarkan kategori                              19


FN-CB-550a.2              Deskripsi pendekatan untuk memasukan faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola                57, 60, 61
                          (LST) dalam analisis kredit ke dalam perencanaan kecukupan modal, strategi
                          perusahaan jangka panjang, dan aktivitas bisnis lainnya



ASEAN CORPORATE GOVERNANCE SCORECARD

Penerapan ACGS di BCA disampaikan lebih detail pada situs web BCA
https://www.bca.co.id/en/tentang-bca/tata-kelola/acgs




                                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk      131
Page 134
Lembar Umpan Balik


PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menerbitkan Laporan Keberlanjutan untuk memberikan gambaran atas kinerja keberlanjutan
dan penerapan Keuangan Berkelanjutan kepada pemangku kepentingan. Kami mengharapkan masukan, kritik, dan saran dari
Bapak/Ibu/Saudara setelah membaca Laporan Keberlanjutan ini dengan mengirim e-mail atau mengirim formulir ini melalui pos.


Profil Anda
Nama (bila berkenan)      :

Institusi/Perusahaan      :

Surel                     :

Telp/Hp                   :



Kelompok Pemangku Kepentingan
        Regulator

        Investor dan Pemegang Saham

        Pekerja

        Nasabah

        Mitra bisnis/Pemasok/Vendor

        Masyarakat

        Media

        Lain-lain, mohon sebutkan




Mohon Pilih Jawaban Berikut yang Paling Sesuai dengan Pertanyaan di Bawah
                                                                                                     Ya          Tidak

  1.    Laporan ini mudah dimengerti.

  2.    Laporan ini bermanfaat bagi Anda.

  3.    Laporan ini sudah memaparkan kinerja keberlanjutan secara jelas.

  4.    Laporan ini sudah mengungkapkan topik-topik material yang relevan bagi Perusahaan.



Terima kasih atas partisipasi Anda.




132       Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 135
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   133
Page 136
      K e b e r l a n j u t a n   K a m i




       PT Bank Central Asia Tbk
       Kantor Pusat
       Menara BCA, Grand Indonesia
       Jl. M.H. Thamrin No. 1 Jakarta
       10310, Indonesia

       Tel. : (+62 21) 2358 8000 Fax. :
       (+62 21) 2358 8300

       www.bca.co.id




134     Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.34 MB
Published12 Feb 2026
Pages136
Characters581,607
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 56 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org BANK CENTRAL ASIA TBK p.1 ×303
linked person Gregory Hendra Lembong p.13 ×3
linked org Grand Indonesia p.19 ×2
linked — Robert Budi Hartono p.19
linked — Bambang Hartono p.19
linked org Dwimuria Investama p.19
linked org Dana Pensiun p.85 ×4
linked person Vera Eve Lim p.102 ×2
linked org PT BCA Sekuritas p.118
linked person Jahja Setiaatmadja p.119
linked person Tonny Kusnadi p.119
linked person Cyrillus Harinowo p.119
linked person Raden Pardede p.119
linked person Sumantri Slamet p.119
linked person Armand Wahyudi Hartono p.119
linked person John Kosasih p.119
linked person Rudy Susanto p.119
linked person Lianawaty Suwono p.119
linked person Haryanto Tiara Budiman p.119
linked person Frengky Chandra Kusuma p.119
linked person Antonius Widodo Mulyono p.119
linked person Hendra Tanumihardja p.119
possible org PT Dwimuria p.19
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.46 ×3
possible org Bursa Efek Indonesia p.79
unresolved org Menteri Kehakiman No. J.A. p.19
unresolved person H. Thamrin p.19 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman p.19
unresolved org PT Dwimuria Investama Andalan. p.19
unresolved person Forum Komunikasi · Direktur p.21
unresolved person LST. · Direktur p.26
unresolved org Kementerian RI p.28
unresolved org Bank BCA p.34 ×2
unresolved org Bank Perkreditan Dasar p.35
unresolved org BCA Tbk p.35 ×2
unresolved org Central Asia Tbk p.36
unresolved org Bank Indonesia p.41 ×7
unresolved org Bank Umum. Pengembangan Keamanan Siber p.51
unresolved org Rintis p.52
unresolved org Rianto & Rekan p.52
unresolved org Pemasok p.68
unresolved org Koordinasi Olahraga p.84 ×2
unresolved org Dana Pensiun Bank Central Asia p.85
unresolved org Menteri Ketenagakerjaan p.85
unresolved org Bank Indonesia. Emisi Cakupan p.91
unresolved org Bank Indonesia Emisi GRK Operasional p.91
unresolved org Yayasan Karya Salemba Empat p.102
unresolved org Yayasan Pendidikan Kader Bangsa p.102
unresolved — Leader · Direktur p.102
unresolved org PT Sejahtera Rambah Asia p.118
unresolved org PT BCA Finance p.118 ×2
unresolved org PT Bank BCA Syariah p.118
unresolved org PT Asuransi Umum BCA p.118
unresolved org PT Asuransi Jiwa BCA p.118
unresolved org PT Central Capital Ventura p.118
unresolved org Bank Digital BCA p.118

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result