Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-BBCA-att4.pdf

Other Text extracted BBCA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 606

Page 1
Unity for
a Better Future
                  PT Bank Central Asia Tbk
Page 2

          
Page 3
 Cengkeh adalah tanaman asli Indonesia yang menjadi simbol ketulusan yang
 berakar dari sejarah bangsa. Cengkeh terbukti tangguh di cuaca yang terus
berubah, mengakar kuat dan saling menopang untuk terus bertumbuh dari satu
                     musim ke musim yang akan datang.

    Seperti halnya cengkeh yang menjadi simbol Perusahaan, BCA terus
   memberikan pertumbuhan berkelanjutan di tengah berbagai tantangan
  dan dinamika yang silih berganti. Kinerja ini berakar pada harmoni antara
kepercayaan nasabah, inovasi, dan prinsip kehati-hatian, merupakan nilai-nilai
   yang secara konsisten ditanamkan dan dijunjung oleh setiap insan BCA.

 Dengan memahami perannya sebagai salah satu pilar penting perekonomian
dalam mendukung kemajuan bangsa, BCA menanamkan keberlanjutan sebagai
 fondasi jangka panjang. Integrasi nilai‑nilai lingkungan, sosial, dan tata kelola
mencerminkan komitmen BCA terhadap tanggung jawab antargenerasi. Prinsip
  ini menjadi dasar bagi komitmen BCA untuk tumbuh dengan menyelaraskan
      prioritas hari ini dengan aspirasi masa depan, sehingga menghadirkan
                 pertumbuhan yang bermakna dan berkelanjutan.
Page 4
Keberlanjutan Tema




2021                                               2022                                              2023
Innovation and Collaboration                       Resilience, Regaining Momentum                    Unleashing Potential,
for a Better Tomorrow                                                                                Delivering Value

Aktivitas perekonomian menunjukkan perbaikan       Perekonomian Indonesia sepanjang tahun 2022       Tahun 2023, di tengah perlambatan ekonomi
dibandingkan tahun sebelumnya. Di tengah           menunjukkan tren resilience didukung oleh         dunia dengan tingkat ketidakpastian yang tinggi,
pemulihan permintaan kredit, BCA menyalurkan       pemulihan aktivitas bisnis serta kinerja ekspor   pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut dan
pinjaman yang kompetitif bagi para debitur         yang kuat. Konsumsi domestik kembali tumbuh       menunjukkan kinerja yang baik. Perekonomian
yang berkualitas. Di samping itu, demi menjaga     seiring dengan pelonggaran pembatasan             Indonesia bertumbuh didukung oleh permintaan
hubungan jangka panjang dengan para nasabah,       mobilitas. BCA berhasil memanfaatkan              domestik serta aktivitas investasi yang masih
BCA menyediakan perpanjangan restrukturisasi       momentum kenaikan permintaan kredit di            tinggi.
kredit bagi para debitur yang membutuhkan          berbagai industri dan segmen, baik korporasi,
sejalan dengan regulasi yang berlaku.              komersial, UKM, maupun konsumer.                  Memanfaatkan momentum tersebut, BCA
                                                                                                     berhasil membukukan kinerja yang solid, yang
Perkembangan digitalisasi telah terjadi demikian   Platform perbankan transaksi BCA kembali          ditandai dengan pertumbuhan portofolio kredit
pesatnya sejak awal pandemi. Sejalan dengan        menciptakan rekor frekuensi dan nilai transaksi   dan dana pihak ketiga. BCA memegang teguh
hal tersebut, untuk masa depan yang lebih baik,    tertinggi di tahun 2022, sehingga memperkokoh     komitmen untuk senantiasa di sisi nasabah dan
BCA senantiasa mengembangkan berbagai              CASA sebagai sumber pendanaan utama BCA.          tumbuh bersama nasabah dengan menyediakan
produk dan layanan berbasis digital yang           Secara konsisten, BCA memberikan pelayanan        berbagai produk dan layanan perbankan
inovatif.                                          perbankan transaksi yang berkualitas melalui      berkualitas sesuai dengan kebutuhan nasabah.
                                                   model “hybrid” yang dilengkapi dengan jaringan    Serangkaian inovasi produk dan layanan
Untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang              multi-channel terintegrasi. BCA berhasil          perbankan dilakukan dengan mengoptimalkan
beragam, kami senantiasa menjalin kolaborasi       mencatatkan kinerja yang kuat di berbagai         kemajuan teknologi terkini dengan tetap
yang saling menguntungkan dengan para              aspek keuangan di tahun 2022.                     memperhatikan customer experience sebagai
mitra bisnis, baik dalam ekosistem online                                                            prioritas utama. Kami juga terus berkomitmen
maupun offline . Berbekal kekuatan BCA                                                               untuk menjalankan program keberlanjutan yang
dalam penyediaan solusi transaksi serta                                                              mendukung keselarasan antara aspek bisnis dan
loyalitas nasabah yang tinggi, kami berhasil                                                         LST.
mencatatkan volume transaksi online tertinggi
dan pertumbuhan dana murah (CASA) yang                                                               Investasi pada sumber daya manusia dan
signifikan pada tahun 2021.                                                                          teknologi adalah kunci kesuksesan BCA dalam
                                                                                                     memanfaatkan potensi-potensi yang ada,
Sebagai bagian dari dukungan kepada                                                                  serta menghasilkan pertumbuhan bisnis yang
masyarakat dan lingkungan, kami terus                                                                berkelanjutan dalam jangka panjang untuk
berkomitmen untuk menjalankan program                                                                memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku
keberlanjutan yang mendukung keselarasan                                                             kepentingan.
antara aspek bisnis dan ESG. Portofolio keuangan
berkelanjutan tumbuh positif, bahkan melebihi
ekspektasi. Sebagai warga korporasi yang
bertanggung jawab, BCA menyadari pentingnya
upaya bersama untuk mengendalikan pandemi
COVID-19. Untuk itu, kami mendukung program
vaksinasi pemerintah melalui sentra-sentra
vaksinasi yang diperuntukkan bagi masyarakat
luas. Kami juga memastikan karyawan Bank
sudah divaksinasi. Sesuai regulasi pemerintah,
BCA menyesuaikan kebijakan work from home
dan mempromosikan “Banking from Home”.
Secara keseluruhan, peningkatan mobilitas,
pemulihan ekonomi, serta berbagai terobosan
inovasi dan kolaborasi, akan membawa kami ke
masa depan yang lebih baik.


   2      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 5
                                                                                                                                        Unity for
                                                                                                                                        a Better Future
Propelled by Trust




                         Propelled
                         by Trust                                                                                                                                 PT Bank Central Asia Tbk




                                                                                                        Unity for a Better Future
 LAPORAN TAHUNAN




                                   PT Bank Central Asia Tbk
                                   Head Office
                                   Menara BCA, Grand Indonesia   PO
                                   Jl. M.H. Thamrin No. 1             KE
                                                                           TV
                                   Jakarta 10310, Indonesia                  AL
                                                                                  AS
                                   Tel. : (+62 21) 2358 8000
                                   Fax. : (+62 21) 2358 8300
2024




                                   www.bca.co.id




                          PT BANK CENTRAL ASIA TBK
                                                                                       LAPORAN
                                                                                       TAHUNAN   2024




                     2024                                                                                                           2025
                     Propelled by Trust                                                                                             Unity for a Better Future

                     Perekonomian Indonesia tetap menunjukkan                                                                       Cengkeh adalah tanaman asli Indonesia yang menjadi simbol ketulusan
                     kinerja yang stabil di tengah ketidakpastian
                     ekonomi global yang masih berlanjut pada                                                                       yang berakar dari sejarah bangsa. Cengkeh terbukti tangguh di cuaca
                     tahun 2024. Sejalan dengan upaya hilirisasi                                                                    yang terus berubah, mengakar kuat dan saling menopang untuk terus
                     yang dilakukan oleh pemerintah, investasi asing
                     maupun domestik turut menopang pertumbuhan                                                                     bertumbuh dari satu musim ke musim yang akan datang.
                     ekonomi Indonesia, yang pada akhirnya
                     menciptakan peluang bagi sektor perbankan
                     untuk meningkatkan penyaluran kredit.                                                                          Seperti halnya cengkeh yang menjadi simbol Perusahaan, BCA terus
                                                                                                                                    memberikan pertumbuhan berkelanjutan di tengah berbagai tantangan
                     Sepanjang tahun 2024, BCA berhasil mencatatkan
                     kinerja yang solid dalam menyalurkan kredit,                                                                   dan dinamika yang silih berganti. Kinerja ini berakar pada harmoni antara
                     diwarnai pertumbuhan positif pada seluruh                                                                      kepercayaan nasabah, inovasi, dan prinsip kehati-hatian, merupakan
                     segmen kredit. CASA tetap menjadi sumber
                     pendanaan inti yang mencapai lebih dari 80%                                                                    nilai-nilai yang secara konsisten ditanamkan dan dijunjung oleh setiap
                     dari total dana pihak ketiga, menunjukkan                                                                      insan BCA.
                     tingginya kepercayaan masyarakat kepada BCA
                     sebagai bank transaksi pilihan.
                                                                                                                                    Dengan memahami perannya sebagai salah satu pilar penting
                     Dengan kepercayaan yang diberikan, BCA
                     berkomitmen untuk senantiasa memberikan                                                                        perekonomian dalam mendukung kemajuan bangsa, BCA menanamkan
                     keamanan, kenyamanan dan keandalan dalam
                                                                                                                                    keberlanjutan sebagai fondasi jangka panjang. Integrasi nilai‑nilai
                     layanan bertransaksi kepada para nasabah.
                     Berbagai inovasi produk dan layanan terus                                                                      lingkungan, sosial, dan tata kelola mencerminkan komitmen BCA
                     dikembangkan guna mempertahankan
                     keunggulan di peta persaingan perbankan
                                                                                                                                    terhadap tanggung jawab antargenerasi. Prinsip ini menjadi dasar bagi
                     transaksi di Indonesia. BCA secara konsisten                                                                   komitmen BCA untuk tumbuh dengan menyelaraskan prioritas hari ini
                     berinvestasi di bidang teknologi informasi dan
                     sumber daya manusia sebagai faktor pendukung
                                                                                                                                    dengan aspirasi masa depan, sehingga menghadirkan pertumbuhan
                     utama dalam rangka menopang pertumbuhan                                                                        yang bermakna dan berkelanjutan.
                     bisnis dalam jangka panjang, serta menjaga
                     keselarasan antara aspek bisnis dan LST yang
                     mengutamakan keberlanjutan.




                                                                                                                                                                  Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   3
Page 6
Daftar Isi


                                                                    68 • Penghentian Sementara Perdagangan dan/atau
     14 Ikhtisar Utama                                                   Pembatalan Pencatatan Saham
                                                                    68 • Aksi Korporasi, Informasi Material, serta Informasi
      14 Ikhtisar Data Keuangan
                                                                         Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan
      16 Ikhtisar Saham dan Obligasi
                                                                    68 • Keanggotaan dalam Asosiasi
                                                                    69 Kronologi Pencatatan Saham dan Efek Lainnya

     19 Laporan Manajemen                                           70 Struktur Grup Perusahaan, Kepemilikan, dan Informasi
                                                                       Entitas Anak
      20 Laporan Direksi
                                                                    71 Lembaga Profesi Penunjang Pasar Modal
      26 Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris
                                                                    72 Informasi pada Situs Perusahaan
                                                                    73 Penghargaan dan Sertifikasi

     32 Profil Perusahaan                                           79 Peristiwa Penting 2025

      33 Informasi Umum Perusahaan
      34 Bidang Usaha
                                                                   82 Analisis dan
      35 Budaya Perusahaan (Visi, Misi, dan Tata Nilai)
      36 Riwayat Singkat BCA
                                                                      Pembahasan Manajemen
                                                                    83 Tinjauan Bisnis
      38 Produk dan Layanan
                                                                    83 Ikhtisar KInerja per Segmen Usaha
      40 Struktur Organisasi
                                                                    85 Perbankan Transaksi
      42 Kantor Cabang
                                                                    87 Perbankan Korporasi
      44 Profil Direksi dan Dewan Komisaris
                                                                    88 Perbankan Komersial & Usaha Kecil Menengah (UKM)
      53 Profil Anggota Komite Penunjang Dewan Komisaris dan
         Sekretaris Perusahaan                                      90 Perbankan Individu
      62 Pejabat Senior                                             92 Perbankan Tresuri dan Internasional
      64 Jumlah Karyawan dan Pegembangan Kompetensi                 94 Tinjauan Pendukung Bisnis
      64 • Jumlah Karyawan                                          94 Manajemen Risiko
      65 • Pengembangan Kompetensi                                 194 Sumber Daya Manusia
      65 Pendidikan dan/atau Pelatihan Dewan Komisaris, Direksi,   196 Jaringan dan Operasi
         Komite, Sekretaris Perusahaan, dan Unit Audit Internal
                                                                   198 Teknologi Informasi
      65 Perubahan komposisi anggota Direksi dan anggota
                                                                   199 Tinjauan Ekonomi, Sektor Perbankan, dan Keuangan BCA
         Dewan Komisaris
                                                                   201 • Laporan Posisi Keuangan
      65 Pernyataan Independensi Komisaris Independen
                                                                   201    - Aset
      66 Komposisi Pemegang Saham
                                                                   205    - Liabilitas
      66 • Pemegang Saham Pengendali BCA
                                                                   207    - Ekuitas
      66 • Rincian 20 Pemegang Saham Terbesar
                                                                   208 • Laporan Laba Rugi
      67 • Rincian Pemegang Saham dengan Kepemilikan Saham
           lebih dari 5%                                           208    - Laporan Laba Rugi
      67 • Kelompok/Klasifikasi Pemegang Saham Masyarakat          209    - Pendapatan Bunga dan Syariah - Bersih
           dengan Kepemilikan Saham Masing-Masing < 5%
                                                                   209    - Pendapatan Operasional Lainnya
      68 • Persentase Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan
                                                                   210 • Beban Operasional
           Direksi
                                                                   210 • Beban Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai Aset
                                                                   210 • Laba Sebelum Pajak Penghasilan dan Laba Bersih
                                                                   211    - Laba Rugi Komprehensif
                                                                   211    - Profitabilitas Berdasarkan Segmen Operasi
                                                                   212 • Arus Kas
                                                                   212 • Rasio Keuangan Utama




 4     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 7
213 Tinjauan Kinerja Entitas Anak        218 • Dampak Perubahan Peraturan               383 Whistleblowing System
                                               Perundang-undangan
215 Informasi Material Lainnya                                                          385 Kebijakan Antikorupsi dan
                                         219    - Perubahan Kebijakan                       Pengendalian Gratifikasi
215 • Pencapaian Target tahun 2025
                                                  Akuntansi
                                                                                        388 Transaksi Afiliasi dan Transaksi
215 • Aspek Pemasaran
                                         219    - Informasi Kelangsungan                    Benturan Kepentingan
215 • Kemampuan Membayar                          Usaha
                                                                                        397 Permasalahan Hukum
      Hutang dan Kolektibilitas
                                         219    - Suku Bunga Dasar Kredit
      Piutang                                                                           399 Perkara Penting & Sanksi
                                                  (SBDK)
                                                                                            Administrasi
215 • Pemantauan dan Penanganan
                                         219 • Prospek, Prioritas Strategis,
      Kredit Bermasalah                                                                 399 Akses Informasi dan Data
                                               dan Proyeksi Tahun 2026
                                                                                            Perusahaan
216 • Struktur Modal dan Kebijakan
                                         219    - Prospek Perekonomian dan
      Manajemen atas Struktur                                                            411 Kode Etik
                                                  Sektor Perbankan Tahun
      Modal
                                                  2026                                   413 Budaya Perusahaan
216    - Struktur Modal
                                         219    - Prioritas Strategis BCA dan           414 Program Kepemilikan Saham
216    - Kebijakan Manajemen atas                 Proyeksi Tahun 2026                       oleh Manajemen dan/atau
         Struktur Modal                                                                     Pegawai melalui Opsi MSOP/
                                                                                            ESOP
216    - Dasar Penetapan Kebijakan
         Manajemen atas Struktur
         Modal dan Utang
                                        222 Tata Kelola                                 414 Pembelian Kembali Saham
                                                                                            (Shares Buy Back)
216 • Implementasi Pembagian                Perusahaan                                   415 Aksi Korporasi Lainnya
      Dividen                            229 Penerapan Prinsip-prinsip GCG               415 Penyediaan Dana kepada Pihak
217 • Ikatan Material untuk Investasi    243 Rapat Umum Pemegang Saham                       Terkait (Related Party) dan
      Barang Modal                                                                           Penyediaan Dana Besar (Large
                                         256 Aspek Pemegang Saham                            Exposure)
217    - Tujuan dari Ikatan Material
         untuk Investasi Barang          257 Dewan Komisaris                             416 Rencana Strategis
         Modal                           270 Komisaris Independen                        416 Integritas Pelaporan dan Sistem
217    - Sumber Dana untuk               271 Direksi                                         Teknologi Informasi
         Investasi Barang Modal
                                         290 Rapat Dewan Komisaris, Direksi,             418   Penerapan Keuangan
217    - Mata Uang dan Mitigasi              dan Rapat Gabungan                                Berkelanjutan
         Risiko Nilai Tukar terkait
         Investasi Barang Modal          302 Hubungan Afiliasi Dewan                     418 Penerapan Tata Kelola
                                             Komisaris, Direksi, dan                         Terintegrasi
217 • Investasi Barang Modal yang            Pemegang Saham Pengendali
      Direalisasikan                                                                    430 Informasi Terkait Pemenuhan
                                         304 Keberagaman Komposisi Dewan                    Penerapan Tata Kelola
217 • Informasi dan Fakta Material           Komisaris dan Direksi                          Perusahaan
      yang Terjadi Setelah Tanggal
      Laporan Akuntan                    305 Penilaian Kinerja Dewan
                                             Komisaris dan Direksi
217 • Program Kepemilikan Saham
      oleh Manajemen dan/atau            309 Kebijakan Remunerasi                    451 Tanggung
      Pegawai melalui Opsi MSOP/
      ESOP
                                         316 Komite-Komite Dewan Komisaris               Jawab
217 • Realisasi Penggunaan Dana
                                         340 Komite-Komite Eksekutif Direksi             Sosial dan
      Hasil Penawaran Umum               360 Sekretaris Perusahaan
                                                                                         Lingkungan
217 • Informasi Material Mengenai        364 Fungsi Hubungan Investor
      Investasi, Ekspansi, Divestasi,                                                    451 Tanggung Jawab Sosial dan
                                         366 Divisi Audit Internal                           Lingkungan
      Penggabungan Usaha, dan
      Akuisisi                           370 Akuntan Publik (Audit Eksternal)
217 • Informasi mengenai Transaksi       372 Fungsi Kepatuhan
      Material yang Mengandung
                                         375 Sistem Manajemen Risiko
                                                                                    453 Laporan
      Benturan Kepentingan
217 • Pengungkapan Transaksi Pihak
                                         377 Sistem Pengendalian Internal               Keuangan
      Berelasi
                                             (Internal Control)
                                                                                        Konsolidasian
                                         380 • Laporan Pengendalian Internal
218 • Pemberian Penyediaan
                                               dalam proses Pelaporan
      Dana, Komitmen Maupun
                                               Keuangan
      Fasilitas Lain yang dapat
      Dipersamakan Dengan itu dari       380 • Pernyataan Direksi atas
      Setiap Perusahaan atau Badan             Kecukupan dan Efektivitas
      Hukum yang Berada Dalam                  Sistem Pengendalian Internal
      Satu Kelompok Usaha dengan               dalam Proses Pelaporan
      Bank Kepada Debitur yang                 Keuangan Bank
      telah Memperoleh Penyediaan
      Dana dari Bank                     380 Penerapan Strategi Anti-Fraud




                                                                        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   5
Page 8
Apresiasi atas
Pencapaian Kinerja BCA


World’s Best Bank 2025          World’s Best Companies        Anugerah Produk             The 22nd International
#1 World’s Best Bank 2025       2025                          Indonesia                   Business Awards 2025
in Indonesia                    #1 Indonesia,                 Produk Aplikasi Perbankan   Marketing Campaign
                                #527 Global                   Terfavorit - myBCA          of The Year - Industry
                                                                                          Categories (Don’t Know
                                                                                          Kasih No - Gold)




Newsweek: World’s Most          World’s Strongest Banking     Bank Indonesia Award
Trustworthy Companies           Brand 2025                    2025
2025                            Strongest Banking Brands      Penyedia Jasa               WOW Brand 2025
#1 in Banking Sector (Global)   2025, #1 in APAC (score:      Pembayaran Penggerak        ATM, Mortgage, Digital
                                97,1/100)                     Konektivitas Pembayaran     Branch, Credit Card,
                                                              Digital Terbaik (Bank dan   Mobile Banking, Saving
                                                              Lembaga Selain Bank)        Account




        Korporasi                                           Produk & Layanan




                                  ESG, CSR, GCG                                            Pekerja



 15th Asian Excellence          Annual Report Award          HR Asia Award 2025           Dream Workplace for
 Award 2025                     (ARA) 2024                   Best Companies to Work       Learning
 Asia’s Best CSR                Juara Umum                   for in Asia, Most Caring     Juara Umum
 Sustainable Asia Award         Juara Umum Klaster 5T        Companies
                                Juara Umum GoPublik
                                Keuangan
                                Juara 1 Kategori Non
                                BUMN/Non BUMD GoPublik
ABF Retail Banking Awards       Keuangan                     Stellar Workplace Awards     Employee Experience
2025                                                         2025                         Awards 2025
External Social Initiative of                                Top 5 Companies with         Best Career Development
the Year - Indonesia                                         Most Innovative Well-        Programme (Gold)
                                                             Being Program                Best Learning Culture
                                2025 Asia Executive Team                                  Journey (Bronze)
                                                             Top 10 Organizations
                                #1 Best ESG (Buy Side dan    with Best Future-Ready
                                Combined) dan #2 Best        Workplace Program
                                ESG (Sell-side)




6     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 9
Pertumbuhan Kredit
yang Solid

   Pertumbuhan Kredit


    Portofolio Kredit
                                                            7,7% YoY (Rp992,9 triliun)
    RPIM
    (Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial)
                                                            22,8%                             1,3%



   Kualitas Kredit yang Terjaga


    Loan at Risk (LAR)                                      4,8%                              0,5%


    Non-Performing
    Loan (NPL)                                              1,7%                              0,1%



   Permodalan dan Likuiditas yang Kuat

    Loan to Deposit
    Ratio (LDR)                                             76,8%
    Rasio Kecukupan
    Modal (CAR)                                             29,8%
   Sektor yang terdiversifikasi dengan baik
 Kontribusi terhadap total kredit*:




   Layanan Keuangan              Transportasi          Properti & Konstruksi        Infrastruktur        Telekomunikasi
           9%                         6%                       6%                        5%                     4%




     Minyak Nabati               Energi Listrik         Bahan Bangunan         Distributor & Retailer       Otomotif
           4%                         4%                      4%                       4%                      4%
 *Sebanyak 50% sisanya memiliki proporsi di bawah 4%

                                                                                Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   7
Page 10
Franchise Perbankan Transaksi
yang Kokoh

Rantai Pasok yang Menyeluruh


 Supplier                    Principal        Distributor Besar             Distributor Sedang       Retailer          End Customer




Diperkuat dengan Kanal yang Terintegrasi dan Terpercaya
                                                         Merchant Point-of-Sales                     Dua Aplikasi
 1     Business Banking
                                                 2       (POS) & Aplikasi Merchant BCA
                                                                                                 3   Mobile Banking Terkemuka
       secara Online
       w
     Ne



                       Virtual    Host-to-
                                    Host
           API BCA    Account
                                  Payment
                        BCA      Settlement                                                             Aplikasi      Aplikasi
                                                                                                         Mobile        Mobile
                                                                                                        generasi     versi klasik
                                                                                                          baru



       1.270                                                                                         Contact Center
 4     Cabang
                                                 5       ATM Setor & Tarik                       6   24/7




 Kemampuan Digital                                  Keberhasilan Dalam                           Kanal Online Mencetak
    yang Andal                                     Menghimpun Nasabah                               Rekor Tertinggi

 Jumlah transaksi mobile                                   Jumlah nasabah                        Mobile & Internet Banking
banking & internet banking

              4,1x                                       34,3 juta                                      Jumlah Transaksi


           dalam 5 tahun
                                                                  3,6% YoY                                  37,5
                                                                                                                 miliar

      Jumlah pengguna                                      Giro & Tabungan                                      18,8% YoY
       mobile banking                                           (CASA)

              1,8x                                 Rp1.045,2                                              Nilai Transaksi
                                                                  triliun
           dalam 5 tahun

                                                                  83,7%
                                                                                                       32.566
     Nilai transaksi QRIS                                                                                        triliun
                                                         terhadap Total Dana

              1,9x                                           Pihak Ketiga                                       15,2% YoY

                     YoY



8      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 11
Melayani Beragam Nasabah Melalui
Multi-Channel Terintegrasi yang Dilengkapi
dengan Berbagai Fitur

                                                                              Poket Valas              Fitur Investasi
                                                                             Kantong dana                di MyBCA
                                                myBCA & BCA Mobile
                                                                          untuk bertransaksi            Fitur wealth
                                                    Aplikasi mobile
                                                                            dengan pilihan             management
                                                banking untuk melayani
                                                                          18 mata uang asing         untuk berinvestasi
                                                 kebutuhan transaksi
                                QRIS                                                                reksadana, obligasi,
                                                nasabah lintas generasi
                          Metode transaksi                                                          SBN dll secara online
                                                                                                                                 Pemrek Online
                         QR secara nasional                                                                                  Kemudahan pembukaan
                            maupun cross-                                                                                   rekening secara online via
                             border yang                                                                                     myBCA dan BCA mobile
                         distandardisasi oleh
                            Bank Indonesia




             Contactless
     Payment menggunakan kartu                                                                                                                   myBCA Smartwatch
      kredit dan kartu debit jadi                                                                                                         Akses myBCA melalui smartwatch
      lebih nyaman dan cepat di                                                                                                           yang digunakan dengan beberapa
               EDC BCA                                                                                                                     fitur seperti cek info saldo, cek
                                                                                                                                           mutasi, serta transaksi cardless
                                                                                                                                                       dan QRIS


                Ocean
   Platform digital terintegrasi yang
     dirancang untuk menyatukan
 berbagai layanan perbankan BCA dan
           solusi mitra bisnis
   ke dalam satu platform terpusat.                                                                                                                  Halo BCA
                                                                                                                                              Aplikasi pendukung Halo
                                                                                                                                              BCA contact center yang
                                                                                                                                                    online 24/7



                myBCA Bisnis
  Layanan internet banking bagi nasabah
bisnis yang dapat digunakan pada berbagai
   perangkat untuk melakukan transaksi,
     otorisasi, cek status, dan berbagai                                                                                                            Merchant BCA
    kebutuhan manajemen kas lainnya.                                                                                                      Aplikasi untuk mengakses layanan
                                                                                                                                         bagi merchant secara mudah, mulai
                                                                                                                                           dari on boarding, serta koneksi
                                                                                                                                         dengan jaringan ekstensif EDC/QR



                 KlikBCA
            Layanan internet
         banking untuk nasabah
          individual atau bisnis                                                                                                                  EDC APOS BCA
                                                                                                                                              Perangkat payment point
                                                                                                                                                  berbasis Android




           ATM Setor Tarik
           Mesin ATM yang
       menawarkan penarikan                                                                                                                     New Branch Model
      dan penyetoran dana tunai                                                                                                               Layanan kantor cabang
                                                                                                                                           secara tatap muka dan digital
                                                                                                                                              (hybrid branch banking)



                    OneKlik
                    Fasilitas
                  pembayaran
                  online pada                                                                                                             eBranch BCA
                    aplikasi                  BI-Fast                                                                                        Aplikasi
                                                                                            Flazz
                   co-partner            Kanal transfer,                                                        Paylater BCA
                                                                                       Kartu transaksi                                  pendukung untuk
                                            real time,        Aplikasi KeyBCA                                Fasilitas kredit yang
                                                                                    multifungsi dengan                                 layanan perbankan
                                           24/7, yang       Token KeyBCA digital                               dapat digunakan
                                                                                    teknologi chip RFID                                 di kantor cabang
                                         distandardisasi    yang memungkinkan                                 sebagai alternatif
                                                               nasabah untuk         (Radio Frequency
                                            oleh Bank                                                        pembayaran melalui
                                                             melakukan otorisasi   Identification) untuk
                                            Indonesia                                                        scan QRIS di aplikasi
                                                              transaksi melalui    proses pembayaran
                                                                                                                    myBCA
                                                                smartphone            secara nontunai




                                                                                                  Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk                 9
Page 12
        I k h t i s a r    U t a m a




 Pencapaian dan Ikhtisar Keberlanjutan
                                                         Kinerja Ekonomi
KINERJA KEBERLANJUTAN YANG SOLID
BERDAMPAK PADA NILAI PERUSAHAAN


Dalam triliun rupiah
                                                              YoY:
                                                                                     Mendukung
   203                         229              255           11,7%                  Pencapaian TPB



                          CAGR: 11,6%
                                                  113         14,5%


                                99
                                                                                 PEMBIAYAAN & INVESTASI HIJAU
       87                                                     9,6%
                                                                           Pembiayaan                         Pembiayaan
                                                 142                       Energi Baru Terbarukan             Sustainability-Linked Loan
                               130                                                                            (SLL)
     116                                                      Pembiayaan
                                                              Hijau
                                                              Pembiayaan    Total Kapasitas                       Outstanding
                                                              UMKM
    2023                       2024              2025


  24,9%                     24,8%              25,8%
                % terhadap total portofolio                                 323MW
                                                                            Outstanding Rp6,2 triliun
                                                                                                                  Rp  2.705
                                                                                                                  miliar



                                                                           Mengambil bagian                   Pembelian obligasi
                                                                           dalam pengembangan                 hijau menuju penerapan
         DUKUNGAN SOSIAL &                                                 ekosistem kendaraan                Keuangan Berkelanjutan
         KEBERLANJUTAN PADA UMKM                                           listrik Indonesia
   Bangga Lokal
                                                                            Outstanding                           Obligasi Sukuk Hijau


                               Total            Total Penjualan


                               1.615 Rp603
                               merchant         miliar
                                                                            Rp   3.609
                                                                            miliar
                                                                                                                  Rp  1.839
                                                                                                                  miliar
   UMKM Fest

                                                                           Pembiayaan Kelapa Sawit Berkelanjutan
                               Total


                               1.400
                               UMKM
                                                                            Sertifikasi pembiayaan kelapa sawit

                                                                           Tersertifikasi ISPO dan RSPO
                                                                                                                           2024

                                                                                                                                32
                                                                                                                                       2025

                                                                                                                                          28
                                                                           Tersertifikasi RSPO                                  20        18
                                                                           Tersertifikasi ISPO                                    16      34
   Debitur UMKM Perempuan                                                  # debitur korporasi sektor kelapa sawit
                                                                                                                                68        80
                                                                           Bersertifikat
                               Total Debitur   Outstanding
                                                                           % outstanding kredit sektor kelapa
                                                                                                                             69%         70%


                               43                  18,2
                                                                           sawit yang terverifikasi

                                               Rp
                               ribu            triliun




  10        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 13
                                         Kinerja Lingkungan
    MENGUKUR DAN MENGELOLA JEJAK KARBON
                                         Intensitas Emisi Cakupan 1 & 2
Total emisi operasional
                                         (Ton CO2e/miliar Rupiah pendapatan operasional)


 298.067                                     1,44          1,39              1,37
 Ton CO2e



                                                           4,5%
                                                                                                     IDXCarbon
                                                                                                        Indonesia Carbon Exchange
Total emisi pembiayaan (2024)
                                                        dalam 2 tahun



 37,4
 juta Ton CO2e
                                                                                                      96.500
                                                                                                                Ton CO2e
Cakupan penghitungan emisi GRK


 100%
 operasional dan portfolio
                                                                                                    Berpartisipasi dalam
                                                                                                  perdagangan IDX Carbon
 kredit produktif
                                             2023          2024              2025



    UPAYA MENUJU OPERASI RAMAH LINGKUNGAN

Potensi Penghindaran Emisi Karbon

Ton CO2e
                                                        Produk dan Solusi                                 Gedung Ramah Lingkungan
  3.021            4.216         5.403                  Perbankan Digital


                                                         3.140       Ton CO2e
                                                                                                          1.033
                                                                                                          Ton CO2e
                     79%
                 dalam 2 tahun

                                                    Pengelolaan Limbah &                                  Konservasi
                                                       Inisiatif Daur Ulang                               Keanekaragaman Hayati


                                                          1.047                                           183
                                                                                                          Ton CO2e
                                                                     Ton CO2e



   2023             2024          2025



            Transaksi dilakukan                                Penurunan intensitas
            secara digital                                     energi                                Mendukung
                                                                                                     Pencapaian TPB
            99,8%                                             11,7%
                                                               YoY




            Limbah dikelola                                    Penanaman


            656,8
            Ton
                                                              51.000
                                                               bibit pohon




                                                                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   11
Page 14
         I k h t i s a r   U t a m a




                                                                  Kinerja Sosial

         MEMBANGUN SUMBER                                                                         meningkatkan
         DAYA MANUSIA UNGGUL                                                                      keunggulan layanan

                                                                                              Total pengaduan


                                                26.435
                                                                                              pelanggan diterima
                       Total Pekerja BCA
                                                                                                                                    Global Customer

                                                                                               >1,1                                 Engagement


            Pekerja Perempuan                Manajer Perempuan                                 juta                                 91    Persentil


             61,1%                           61,6%                                            Pengaduan terselesaikan

                                                                                                                                    Indeks Customer

                                                                                               97,7%                                Engagement (CE)


                                                                                                                                    4,78        / 5,0

        Skor Team                 Persentase              Persentase                          Tingkat penyelesaian
       Engagement                 Perputaran            Ketidakhadiran                        pengaduan whistleblowing
         (skala 5)                 Pekerja
                                                                                                                                    Indeks Branch Service


       4,67 3,4% 1,2%
                                                                                                                                    Quality (BSQ)

                                                                                               98,2%                                4,88         / 5,0




     MENCIPTAKAN NILAI TAMBAH UNTUK MASYARAKAT



                                                                                       Rp
                                                                                        miliar
                                                                                                159,5                             dana Tanggung
                                                                                                                                  Jawab Sosial dan
                                                                                                                                  Lingkungan disalurkan


UMKM dan                          Bakti Kesehatan                  Bakti Pendidikan                   Bakti Lingkungan               Bakti Budaya
Desa Bakti BCA


28                                815                              700                                24.161                         32
Desa Bakti BCA                    pasien operasi katarak           penerima Beasiswa Bakti BCA        tukik dilepasliarkan           peserta pembinaan wastra
                                                                                                                                     warna alam



194                               2.100                            15                                 6                              >Rp367 juta
jenis pembinaan desa              kantong darah dalam program      sahabat disabilitas                orang utan direhabilitasi      tambahan pendapatan
wisata                            donor darah                      mendapatkan pelatihan MUA                                         penenun binaan wastra warna
                                                                   dan sertifikat BNSP                                               alam



1.593                             6.070                            >169.000                           11
orang tenaga kerja terserap di    Bayi penerima intervensi gizi    peserta edukasi literasi           titik restorasi mata air
Desa Binaan Bakti BCA             (2023 - 2025)                    keuangan



>5.000                            10.468                           32                                         Mendukung
total peserta pembinaan UMKM      masyarakat mendapatkan           Sekolah Binaan Bakti BCA                   Pencapaian
                                  subsidi layanan kesehatan di
                                  klinik Bakti BCA                                                            TPB

Rp110,9 miliar
potensial nilai ekspor
UMKM binaan Bakti BCA
                                                                                                          Mendukung
                                                                                                          Pencapaian TPB




  12       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 15
                                            Kinerja Tata Kelola
 MENJAMIN TATA KELOLA YANG RESILIEN

ASEAN Corporate Governance                                         MSCI Indonesia Index
Scorecard Rating                                                   Top 10 Constituents


                          106,6              108,2
              101,9                                     BCA

 90,8


                           77,0               TBA
                                                        Industry
              70,0                                      Average
 67,0




 2018          2019        2021               2024




Annual Report Award                                                LSEG                               S&P Global
Komite Nasional Kebijakan Governansi                               ESG Scores                         CSA Score



                                                                           Score                               Score
                                                                           84                                  62
Juara Umum                                                                Top                             Rank percentile


                                                                      25%                                  87th
ARA 2024

• Juara Umum Gopublik Keuangan                                            Global
• Juara Umum Klaster Rp5 triliun
• Juara 1 Non BUMN/Non BUMD Gopublik Keuangan




                                                                                                      The Indonesian Institute
FTSE4 Good                        Sertifikasi IT dan
                                                                                                      for Corporate Directorship
ASEAN 5 Index                     Keamanan Data
                                                                                                      (IICD)
Top 10 Constituents
                                  ISO/IEC 27001:2013                                                  Corporate Governance
                                  Data center operation services
                                                                                                      Award
                                  ISO/IEC 27001:2022
                                  IT security management system
                                                                   BCA constituents of
                                  ISO/IEC 9001:2015                                                                 Leadership
                                  Data center network services
                                                                   • IDX ESG Leaders Index                          in Corporate
                                                                   • SRI – KEHATI Index                             Governance
                                  ISO/IEC 27701:2019
                                  Data privacy & security          • ESG Quality 45 IDX –
                                  management system                  KEHATI
                                                                   • ESG Sector Leaders
                                  ISO/IEC 20000-1:2018
                                  Data center system                 IDX – KEHATI
                                                                                                    Mendukung
                                  PCI DSS 3.2.1                                                     Pencapaian
                                  Payment card data security                                        TPB




                                                                            Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk    13
Page 16
        I k h t i s a r   U t a m a




Ikhtisar Data Keuangan
Ikhtisar Data Keuangan 5 tahun terakhir (Diaudit, Konsolidasi, pada atau untuk tahun yang berakhir 31 Desember)

                           (dalam miliar Rupiah)              2025         2024         2023         2022         2021
Posisi Keuangan
Total Aset                                                    1.586.829    1.449.301    1.408.107    1.314.732    1.228.345
Total Aset Produktif                                          1.479.307    1.354.435    1.266.223     1.173.144   1.125.418
Total Kredit 1
                                                               992.901       921.878     810.392       711.262     636.987
Penempatan pada Bank Indonesia & Bank-Bank Lain, dan Efek-
                                                               424.520      388.316      410.351      434.237      458.163
efek
Total Liabilitas                                              1.305.141    1.186.467    1.165.570    1.093.550    1.025.496
Dana Pihak Ketiga2                                            1.249.044    1.133.612    1.101.673    1.039.718     975.949
   CASA (Current Account Saving Account)                      1.045.239     923.977      884.641      847.938       767.012
		Giro                                                         434.453      361.883      348.457      323.924      285.640
		Tabungan                                                      610.786     562.094      536.184      524.014      481.373
   Deposito                                                    203.805      209.635      217.032       191.780     208.937
Pinjaman yang diterima dan Simpanan dari Bank Lain                6.014       5.899        11.700        9.253      10.993
Efek-efek Utang yang Diterbitkan3                                      -            -            -            -          482
Obligasi Subordinasi                                                 65         500            500          500          500
Total Ekuitas                                                   281.688     262.835      242.538       221.182     202.849

Penghasilan Komprehensif
Pendapatan Operasional                                          112.006     106.552       96.728        83.981      75.430
   Pendapatan Bunga dan Syariah Bersih                          85.548       82.264       74.938       63.863       55.987
   Pendapatan dan Bunga Asuransi Bersih                              145      1.356         1.235        1.095           841
   Pendapatan Operasional selain Bunga                           26.313      22.932       20.555        19.024      18.602
Beban Operasional                                              (36.734)     (36.300)     (35.492)     (30.200)     (28.346)
Beban Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan          (4.011)     (2.034)      (1.056)       (3.314)     (8.243)
Laba Sebelum Pajak Penghasilan                                   71.261       68.218      60.180       50.467       38.841
Laba Bersih                                                     57.563       54.851       48.658       40.756       31.440
Pendapatan Komprehensif Lainnya                                   1.346        (345)       (1.106)     (3.323)           427
Total Laba Komprehensif                                         58.909       54.506       47.552       37.433        31.867
Laba Bersih yang Dapat Diatribusikan kepada:
   Pemilik Entitas Induk                                         57.537      54.836       48.639       40.736       31.423
   Kepentingan Non-Pengendali                                        26            15           19           20            17
Laba Komprehensif yang Dapat Diatribusikan kepada:
   Pemilik Entitas Induk                                        58.882       54.493       47.534        37.413      31.849
   Kepentingan Non-Pengendali                                         27           13           18           19            18
Laba Bersih per Saham (dalam Rupiah penuh)4                          467          445          395          330          255

Rasio Keuangan5
Permodalan
Rasio Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio - CAR)6            29,8%        29,4%       29,4%         25,8%        25,7%
   CAR Tier 1                                                    28,6%        28,2%        28,3%        24,8%        24,7%
   CAR Tier 2                                                      1,1%         1,1%         1,1%         1,0%        1,0%
Aset Tetap Terhadap Modal                                        14,5%        14,7%        15,7%        16,3%        15,9%
Kualitas Aset
Aset Produktif Bermasalah dan Aset Non Produktif Bermasalah
                                                                  1,0%         1,0%         1,0%         0,9%            1,1%
terhadap Total Aset Produktif dan Aset Non-Produktif
Aset Produktif Bermasalah terhadap Total Aset Produktif           0,8%         0,9%         0,9%         0,8%         1,0%
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) Aset Keuangan
                                                                  2,1%         2,5%         2,7%         3,0%         3,0%
terhadap Aset Produktif




  14      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 17
                          (dalam miliar Rupiah)                                   2025               2024              2023              2022              2021
Rasio Kredit Bermasalah (Non Performing Loans - NPL) – bruto          7
                                                                                         1,7%              1,8%              1,9%              1,8%             2,2%
Rasio Kredit Bermasalah (Non Performing Loans - NPL) - neto                             0,7%              0,6%              0,6%              0,6%              0,8%
Loan at Risk (LAR)8                                                                     4,8%              5,3%              6,9%             10,4%             15,2%
Rentabilitas
Tingkat Pengembalian atas Aset (Return on Asset - ROA)9                                 3,9%              3,9%              3,6%              3,2%              2,8%
Tingkat Pengembalian atas Ekuitas (Return on Equity - ROE)10                           23,3%             24,6%             23,5%              21,7%            18,3%
Marjin Bunga Bersih (Net Interest Margin - NIM)11                                       5,7%              5,8%              5,5%              5,3%               5,1%
Cost to Income Ratio – CIR12                                                           30,7%             31,3%             33,9%             34,9%             34,8%
Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO)                               41,6%             41,7%             43,7%             46,1%             54,2%
Likuiditas
Rasio Kredit terhadap Dana Pihak Ketiga (Loan to Deposit Ratio –
                                                                                       76,8%             78,4%             70,2%             65,2%             62,0%
LDR)13
Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) (konsolidasi)14                               79,9%             81,5%             73,2%             68,4%             65,0%
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio - NSFR)
                                                                                      159,9%            157,3%            168,6%             171,1%           180,7%
(konsolidasi)15
Rasio CASA terhadap Dana Pihak Ketiga (konsolidasi)                                    83,7%             81,5%             80,3%             81,6%             78,6%
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas (konsolidasi)                                      463,3%             451,4%           480,6%            494,4%            505,5%
Rasio Liabilitas terhadap Aset (konsolidasi)                                           82,2%             81,9%             82,8%             83,2%             83,5%
Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio – LCR)16                        310,8%            323,0%             357,8%           393,5%            396,3%
Kepatuhan
Persentase Pelanggaran BMPK
    a. Pihak Terkait                                                                    0,0%              0,0%              0,0%              0,0%              0,0%
    b. Pihak Tidak Terkait                                                              0,0%              0,0%              0,0%              0,0%              0,0%
Persentase Pelampauan BMPK
    a. Pihak Terkait                                                                    0,0%              0,0%              0,0%              0,0%              0,0%
    b. Pihak Tidak Terkait                                                              0,0%              0,0%              0,0%              0,0%              0,0%
Giro Wajib Minimum (GWM)
    a. GWM Utama Rupiah                                                                 4,6%              5,0%              6,4%               7,5%             3,2%
    b. GWM Valuta Asing                                                                 2,0%              2,0%              2,0%              2,0%              2,0%
Posisi Devisa Neto (PDN)                                                                0,1%              0,3%               0,1%              0,1%              0,1%
Indikator Utama Lainnya
Jumlah Rekening (dalam ribuan)                                                        43.476             41.321           38.258            34.680            28.505
Jumlah Cabang                                                                           1.270             1.264             1.258             1.247             1.242
Jumlah ATM                                                                            20.163            19.543             19.047            18.268            18.034
Jumlah Kartu ATM (dalam ribuan)                                                       37.644            36.401            33.822            30.552             24.577
Jumlah Kartu Kredit (dalam ribuan)                                                      5.157            4.966             4.634              4.379              4.112

Semua angka dalam laporan tahunan ini menggunakan aturan dalam Bahasa Indonesia, kecuali dinyatakan lain.
1. Termasuk aset dari transaksi syariah, piutang pembiayaan konsumen dan piutang sewa pembiayaan.
2. Termasuk dana simpanan syariah.
3. Efek-efek utang yang diterbitkan merupakan obligasi dan wesel bayar jangka menengah (medium-term notes) yang diterbitkan oleh BCA Finance, anak perusahaan BCA
    yang bergerak di bidang pembiayaan kendaraan bermotor roda empat.
4. Angka telah disesuaikan setelah stock split 1:5 pada 15 Oktober 2021.
5. Induk perusahaan saja, rasio keuangan disajikan sesuai dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.9/SEOJK.03/2020 tanggal 30 Juni 2020 tentang Transparansi
    dan Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional.
6. Rasio CAR memperhitungkan risiko kredit, risiko operasional, dan risiko pasar sesuai dengan Surat Edaran Bank Indonesia No.11/3/DPNP tanggal 27 Januari 2009 yang
    kemudian digantikan dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.06/SEOJK.03/2020 mengenai Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) untuk Risiko
    Operasional dengan Menggunakan Pendekatan Standar bagi Bank Umum; dan dihitung sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.11/ POJK.03/2016 tanggal 2
    Februari 2016 mengenai Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum, yang telah beberapa kali diamandemen, terakhir dengan POJK No.27 tahun 2022.
7. Dihitung dari total kredit bermasalah (kurang lancar, diragukan, macet) dibagi total kredit.
8. Terdiri dari kredit kolektibilitas ‘Dalam Perhatian Khusus‘, ‘Kredit Bermasalah’ dan kredit yang direstrukturisasi dengan kolektibilitas ‘Lancar
9. Dihitung dari laba (rugi) setelah pajak dibagi dengan rata-rata total aset.
10. Dihitung dari laba (rugi) setelah pajak dibagi dengan rata-rata modal Tier 1.
11. Dihitung dari pendapatan (beban) bunga bersih dibagi dengan rata-rata aset produktif.
12. Pendapatan operasional termasuk keuntungan dan kerugian bersih dari transaksi perdagangan dan valuta asing sesuai standar akuntansi dan perhitungan internal.
13. Dihitung dari total kredit non bank dibagi dengan dana pihak ketiga.
14. Rasio RIM sesuai Peraturan Bank Indonesia No.20/4/PBI/2018 yang telah beberapa kali diubah dan terakhir dengan Peraturan BI Nomor 24/16/PBI/2022.
15. Rasio NSFR sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.50/POJK/2017
16. Dihitung dari total High Quality Liquid Asset (HQLA) dibagi dengan total arus kas keluar bersih, sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.42/POJK.03/2015
    tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) bagi Bank Umum.




                                                                                                     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk             15
Page 18
                                  I k h t i s a r         U t a m a




Ikhtisar Saham dan Obligasi
                      Kinerja Saham BCA Periode 2021-2025


                              11.000                                                                                                                                                                                                       1.600
                                                Harga Saham
                                                Volume
                              10.000                                                                                                                                                                                                       1.400


                              9.000
                                                                                                                                                                                                                                           1.200
Harga Saham (dalam Rupiah)




                                                                                                                                                                                                                                                      Volume (dalam jutaan)
                              8.000
                                                                                                                                                                                                                                           1.000

                               7.000
                                                                                                                                                                                                                                           800

                              6.000

                                                                                                                                                                                                                                           600
                              5.000

                                                                                                                                                                                                                                           400
                              4.000


                                                                                                                                                                                                                                           200
                              3.000


                              2.000                                                                                                                                                                                                        0

                                       Jan 21    Mar 21   Jun 21    Sep 21   Des 21   Mar 22   Jun 22   Sep 22    Des 22   Mar 23   Jun 23   Sep 23    Des 23    Mar 24    Jun 24   Sep 24   Des 24   Mar 25   Jun 25    Sep 25   Des 25




                                                                                                                                    2025                   2024                       2023                     2022                   2021
        Harga Tertinggi (dalam Rupiah)                                                                                                       9.925                 10.950                    9.450                  9.400                        8.250

        Harga Terendah (dalam Rupiah)                                                                                                        7.225                   8.775                   8.000                  7.000                        5.905

        Harga Penutupan (dalam Rupiah)                                                                                                       8.075                   9.675                   9.400                  8.550                         7.300

        Kapitalisasi Pasar (dalam triliun Rupiah)                                                                                             995                    1.193                    1.159                     1.054                       900

        Laba Bersih per Saham (dalam Rupiah)*                                                                                                 467                     445                      395                       330                        255

        Nilai Buku per Saham (dalam Rupiah)*                                                                                                 2.288                   2.131                    1.966                     1.794                      1.645

        P/E (x)                                                                                                                               17,3                        21,7                 23,8                     25,9                       28,6

        P/BV (x)                                                                                                                               3,8                        4,5                   4,8                       4,8                       4,4

* Angka telah disesuaikan setelah stock split 1:5 pada 15 Oktober 2021
Sumber: Bloomberg




Harga, Volume, dan Kapitalisasi Pasar dari Saham BCA Periode 2021 - 2025
                                                                                                                                Harga
                                  Tahun                            Triwulan                                                                                                               Volume Transaksi Kapitalisasi Pasar
                                                                                                Tertinggi                      Terendah                         Penutupan                      (dalam ribuan)              (dalam miliar Rupiah)
                                                                                               (dalam rupiah)                 (dalam rupiah)                    (dalam rupiah)
                                                                        I                                        9.925                         7.625                             8.500                   7.403.244                         1.047.838
                                                                        II                                       9.800                         7.275                              8.675                  5.856.434                             1.069.411
                                  2025
                                                                       III                                       8.975                         7.475                              7.625                   8.778.752                            939.972
                                                                       IV                                        8.750                         7.225                             8.075                    8.691.441                            995.446
                                                                        I                                   10.400                            9.300                              10.075                  4.534.247                          1.241.996
                                                                        II                                   10.100                            8.775                             9.925                   5.896.590                         1.223.505
                                  2024
                                                                       III                                   10.950                           9.800                              10.325                  4.346.292                             1.272.815
                                                                       IV                                    10.875                            9.550                              9.675                  4.388.680                          1.192.686
                                                                        I                                        8.950                        8.000                              8.750                   4.979.844                         1.078.657
                                                                        II                                       9.325                         8.650                              9.150                   3.976.118                            1.127.967
                                  2023
                                                                       III                                       9.450                         8.825                             8.825                    4.051.111                        1.087.902
                                                                       IV                                        9.450                        8.600                              9.400                   4.723.425                             1.158.785
                                                                        I                                        8.300                         7.300                              7.975                  5.039.634                              983.119
                                                                        II                                       8.250                         7.250                             7.250                   6.308.537                             893.744
                                  2022
                                                                       III                                       8.875                        7.000                              8.550                   5.833.306                         1.054.002
                                                                       IV                                    9.400                             8.125                             8.550                   5.522.982                         1.054.002
                                                                        I                                        7.380                         6.145                              6.215                   5.619.018                             766.154
                                                                        II                                       6.620                         5.980                             6.025                   5.237.765                              742.732
                                  2021
                                                                       III                                       7.000                         5.905                             7.000                  4.458.440                              862.925
                                                                       IV                                        8.250                         6.710                             7.300                  4.842.602                              899.908
Sumber: Bloomberg




                             16        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 19
Struktur Permodalan BCA 2021-2025*
                                                         2025                     2024                     2023                       2022                      2021
Modal Dasar
   Jumlah Saham                                       440.000.000.000          440.000.000.000        440.000.000.000             440.000.000.000           440.000.000.000
   Jumlah Nominal (Rp)                               5.500.000.000.000        5.500.000.000.000      5.500.000.000.000          5.500.000.000.000          5.500.000.000.000
Belum Ditempatkan
   Jumlah Saham                                         316.724.950.000         316.724.950.000         316.724.950.000             316.724.950.000          316.724.950.000
   Jumlah Nominal (Rp)                                3.959.061.875.000        3.959.061.875.000      3.959.061.875.000           3.959.061.875.000         3.959.061.875.000
Ditempatkan dan Disetor Penuh
   Jumlah Saham                                         123.275.050.000         123.275.050.000         123.275.050.000             123.275.050.000          123.275.050.000
   Jumlah Nominal (Rp)                                1.540.938.125.000        1.540.938.125.000      1.540.938.125.000           1.540.938.125.000         1.540.938.125.000
Saham Beredar
   Jumlah Saham                                         123.275.050.000         123.275.050.000         123.275.050.000             123.275.050.000          123.275.050.000
   Jumlah Nominal (Rp)                                1.540.938.125.000        1.540.938.125.000      1.540.938.125.000           1.540.938.125.000         1.540.938.125.000
* Angka telah disesuaikan setelah stock split 1:5 pada 15 Oktober 2021.



Dividen Tunai BCA 2021-2025*
                                                       2025                     2024                   2023                         2022                       2021
Laba Bersih per Saham (Rp)                                         467                     445                      395                        330                        255
Dividen Tunai per Saham (Rp)                                        n.a                  300,0                    270,0                      205,0                      145,0
Jumlah Dividen Tunai (Rp)                                           n.a   36.982.515.000.000       33.284.263.500.000           25.271.385.250.000         17.874.882.250.000
   Dividen Interim (Rp)                                           55,0                    50,0                      42,5                       35,0                      25,0
		    Cum Dividen untuk Perdagangan di:
			        Pasar Reguler & Negosiasi                       2 Des 2025             20 Nov 2024                 1 Des 2023                1 Des 2022                16 Nov 2021
			Pasar Tunai                                             4 Des 2025             22 Nov 2024                 5 Des 2023                5 Des 2022                18 Nov 2021
		    Tanggal Pencatatan                                   4 Des 2025             22 Nov 2024                 5 Des 2023                5 Des 2022                18 Nov 2021
		    Tanggal Pembayaran                                  22 Des 2025              11 Des 2024               20 Des 2023               20 Des 2022                  7 Des 2021
   Dividen Final (Rp)                                               n.a                  250,0                     227,5                      170,0                     120,0
		    Cum Dividen untuk Perdagangan di:
			        Pasar Reguler & Negosiasi                                n.a           20 Mar 2025                22 Mar 2024               28 Mar 2023                25 Mar 2022
			Pasar Tunai                                                      n.a           24 Mar 2025                26 Mar 2024               30 Mar 2023                29 Mar 2022
		    Tanggal Pencatatan                                            n.a           24 Mar 2025                26 Mar 2024               30 Mar 2023                29 Mar 2022
		    Tanggal Pembayaran                                            n.a            11 Apr 2025                4 Apr 2024               14 Apr 2023                19 Apr 2022
Dividend Payout Ratio                                               n.a                  67,4%                    68,4%                      62,0%                      56,9%
* Angka telah disesuaikan setelah stock split 1:5 pada 15 Oktober 2021.


Ikhtisar Obligasi
                                                   Jumlah                        Tanggal                                                                      Penjamin
                    Tanggal            Mata                        Jangka                           Suku
  Instrumen                                         Pokok                          Jatuh                        Peringkat           Wali Amanat               Pelaksana
                   Pencatatan          Uang                        Waktu                           Bunga
                                                   Obligasi                       Tempo                                                                         Emisi
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Central Asia Tahap I Tahun 2018
                                                                                                                                     PT Bank Rakyat
- Seri B             6 Juli 2018       Rupiah      Rp65 miliar     12 tahun      5 Juli 2030     8,00% p.a     idAA (Pefindo)                                PT BCA Sekuritas
                                                                                                                                 Indonesia (Persero) Tbk




                                                                                                      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk                   17
Page 20

          
Page 21
01




Laporan
Manajemen
Page 22
         L a p o r a n   M a n a j e m e n




                                                             Laporan
                                                             Direksi



                                                             “Kinerja yang solid
                                                             disertai dengan
                                                             investasi berkelanjutan
                                                             pada teknologi
                                                             dan jaringan”


                                                             PARA PEMEGANG SAHAM
                                                             YANG TERHORMAT,

                                                             BCA mencatatkan kinerja yang solid untuk tahun buku
                                                             berakhir 31 Desember 2025 dengan laba tumbuh secara
                                                             positif, serta diiringi dengan investasi berkelanjutan
                                                             pada teknologi dan jaringan. Di tengah fluktuasi kondisi
                                                             bisnis, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada para
                                                             pemegang saham mencapai Rp57,5 triliun, meningkat
                                                             4,9% dibandingkan tahun sebelumnya, disertai dengan
                                                             tingkat pengembalian atas dana pemegang saham yang
                                                             relatif tinggi sebesar 23,3%.

                                                             Tahun 2025 telah diwarnai dengan meningkatnya
                                                             ketegangan perdagangan global sehingga berpengaruh
                                                             kepada dunia usaha. Dampak ketegangan tersebut terasa
                                                             di berbagai negara, tetapi Indonesia tetap menunjukkan
                                                             ketahanan yang baik didukung oleh besarnya kontribusi
                                                             perekonomian domestik dan program-program
                                                             perdagangan bilateral. Pemerintah menargetkan
                                                             pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi melalui peluncuran
                                                             program makanan bergizi gratis, pembangunan tiga juta
                                                             rumah dan pembentukan Koperasi Merah Putih untuk
                                                             pemberdayaan desa, sementara lembaga pengelola
                                                             dana negara Danantara menyusun pelaksanaan program-
                                                             program strategis nasional.

                                                             Di saat yang bersamaan, Bank Sentral (Bank Indonesia)
                                                             mengambil langkah akomodatif guna menopang

Gregory Hendra Lembong                                       pertumbuhan ekonomi dengan memangkas suku bunga
                                                             acuan sebesar 125 basis poin pada tahun 2025 menjadi
Presiden Direktur                                            4,75%. Kementerian Keuangan menyuntikkan likuiditas
                                                             ke dalam sistem perbankan untuk mendukung sektor riil.
                                                             Secara umum Indonesia berhasil menjaga stabilitas sistem
                                                             keuangan serta menggerakan pertumbuhan ekonomi.



    20     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 23
Di tengah keadaan tersebut, BCA berhasil mencatatkan kinerja    Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan secara komprehensif,
bisnis yang positif di tahun 2025. Pertumbuhan dana CASA        BCA senantiasa memperkaya penawaran produk investasi
relatif tinggi, meningkat 13,1% secara tahunan, dan ekspansi    yang dapat diakses secara offline maupun online. Layanan
kredit mencapai 7,7%. Biaya operasional terkelola dengan        BCA juga diperkuat oleh berbagai produk dan layanan anak
baik, sementara volume transaksi perbankan terus meningkat      perusahaan termasuk perbankan Syariah (BCA Syariah),
di berbagai kanal. Pada akhir tahun, BCA berhasil memenuhi      perbankan digital (BCA Digital), asuransi umum (BCA
dan melampaui sebagian besar target-target keuangan utama       Insurance), asuransi jiwa (BCA Life), pialang dan penjaminan
seperti yang diuraikan di bawah ini.                            sekuritas (BCA Sekuritas), dan pembiayaan otomotif (BCA
                                                                Finance).
Ikhtisar Kinerja BCA di tahun 2025

     Kategori Keuangan           Target 2025     Realisasi      Kombinasi antara berbagai kanal transaksi yang andal dengan
Pertumbuhan Kredit                    6%-8%        7,7%         produk dan layanan yang diperkaya secara berkelanjutan,
                                                                mendorong pertumbuhan volume transaksi dan memperluas
Cost to Income Ratio (CIR)           33%-34%      30,7%
                                                                basis nasabah. BCA mencatat pertumbuhan basis nasabah
Return on Asset (ROA)                3,6%-3,8%     3,9%         sebesar hampir dua kali lipat selama lima tahun terakhir
Return on Equity (ROE)               21%-23%      23,3%         menjadi sekitar 34 juta. Kami membukukan pertumbuhan
                                                                volume transaksi sebesar 16,5% dibandingkan tahun lalu,
STRATEGI PRIORITAS                                              sehingga dana inti CASA naik secara signifikan 13,1% YoY
                                                                mencapai Rp1.045,2 triliun pada akhir tahun 2025 dengan
BCA senantiasa menjadi organisasi yang berorientasi pada        suku bunga yang tetap relatif stabil.
nasabah sebagai landasan pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Kepercayaan nasabah dan komitmen terhadap keunggulan            Dalam hal pemberian kredit, BCA tetap berkomitmen untuk
layanan tercermin dari basis nasabah yang terus meningkat.      memenuhi kebutuhan pinjaman di semua segmen, mulai dari
BCA meluncurkan produk dan layanan secara berkelanjutan         korporasi, komersial, UKM, dan konsumen. Pada tahun 2025,
dan inovatif baik pada jaringan online maupun offline, yang     total portofolio pinjaman tumbuh sebesar 7,7% secara tahunan
memperkuat posisi sebagai bank dengan ekosistem hybrid          mencapai Rp 992,9 triliun. Pinjaman korporasi mencapai 48,2%
terkemuka yang mengintegrasikan platform digital, jaringan      dari total portofolio, diikuti oleh pinjaman konsumen (22,6%),
fisik dan kemitraan.                                            pinjaman komersial (14,8%), dan pinjaman UKM (13,2%). Untuk
                                                                pembiayaan syariah, meskipun nilainya lebih kecil pada kisaran
Kami melihat pengguna mobile banking terus meningkat,           Rp13,2 triliun, berhasil mencatatkan pertumbuhan yang tinggi
didukung oleh dua aplikasi andalan: ‘BCA mobile’ yang           sebesar 23,1%. Terkait dengan Keuangan Berkelanjutan,
populer karena kesederhanaannya, dan ‘myBCA’ yang               portofolio kredit naik sebesar 11,7% menjadi Rp255,4 triliun
menawarkan fitur-fitur terkini. Jumlah pengguna myBCA           triliun yang mewakili 25,8% dari total pinjaman.
meningkat pesat, tercatat naik dua kali lipat dibanding tahun
lalu. Namun di tengah maraknya tren digitalisasi, BCA tetap     Sepanjang 2025, kami tetap optimis namun berhati-hati dalam
mempertahankan layanan kantor cabang guna mendukung             meningkatkan portofolio pinjaman sejalan dengan dinamika
transaksi tunai dan layanan tatap muka, untuk memberikan        lingkungan usaha. Kami senantiasa disiplin dalam melakukan
pendekatan customer relationship tetap seimbang. Selain         diversifikasi pertumbuhan kredit bisnis diantaranya mencakup
itu, contact center nasabah kami yaitu ‘Halo BCA’, yang         sektor utilitas, telekomunikasi, teknologi informasi, keuangan,
berfungsi sebagai pemerkokoh komunikasi garda depan serta       serta makanan dan minuman.
memberikan dukungan terhadap nasabah untuk memastikan
para nasabah mendapatkan layanan perbankan yang andal.          Industri perbankan mengalami penurunan kualitas kredit,
                                                                khususnya pada pinjaman ritel, baik UKM maupun konsumen.
Untuk memperkuat ekosistem, BCA memperluas kemitraan            Disiplin dalam penerapan prinsip kehati-hatian perbankan
strategis dan menjajaki komunitas yang belum terjangkau.        adalah suatu keharusan. Khususnya pada pinjaman otomotif,
BCA memastikan keselarasan dengan inisiatif regulator           industri perbankan mencatat penurunan nilai agunan dengan
melalui kehadiran fitur transfer dana melalui ‘BI-FAST’ dan     hadirnya kendaraan listrik dengan harga yang lebih rendah.
metode pembayaran & transfer melalui kode QR ‘QRIS’ yang        Terlepas dari turunnya kualitas aset, secara keseluruhan
meningkatkan interoperabilitas serta mendorong pertumbuhan      rasio pinjaman bermasalah (NPL) dan rasio pinjaman berisiko
transaksi. Bagi nasabah bisnis, BCA menawarkan platform         (LAR) BCA tetap terkendali disertai dengan pencadangan
online generasi baru ‘Ocean’ dan ‘myBCA Bisnis’ dan diiringi    penurunan nilai kredit yang memadai. Secara garis besar
dengan jaringan EDC yang semakin luas. ‘Ocean’ adalah           dalam jangka panjang, BCA senantiasa menjajaki peluang
platform digital terintegrasi yang dirancang untuk menyatukan   di seluruh segmen, mengoptimalkan insight berbasis data
berbagai layanan perbankan BCA dan solusi mitra bisnis ke       dengan tetap menerapkan manajemen risiko yang kuat.
dalam satu platform terpusat.




                                                                           Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   21
Page 24
       L a p o r a n   M a n a j e m e n




Untuk memastikan pertumbuhan berkelanjutan dan                      Sebagai wujud korporasi yang bertanggung jawab sosial,
membangun organisasi yang semakin tangguh untuk masa                BCA senantiasa mendukung program Pemerintah untuk
depan, BCA melakukan investasi signifikan pada tenaga               meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pada 2025, kami
kerja dan TI secara berkesinambungan. Karyawan baru dan             meluncurkan program perumahan terjangkau tanpa subsidi,
staf menjalani pelatihan yang komprehensif, upskilling, dan         menjadikan BCA sebagai pelopor di antara bank swasta.
reskilling untuk membekali mereka dengan keterampilan,              Secara keseluruhan, BCA berkomitmen untuk mematuhi
pengetahuan, dan perilaku yang dibutuhkan untuk mendukung           penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik
kinerja BCA. Dengan mayoritas karyawan berusia di bawah             (Good Corporate Governance/GCG). BCA secara berkala
35 tahun, berbagai inisiatif dirancang untuk menyiapkan             mengevaluasi dan memperkuat struktur pengawasan,
pemimpin masa depan yang akan mengembangkan dan                     kebijakan internal, dan prosedur untuk memastikan integritas,
mempertahankan BCA sebagai bank pilihan.                            transparansi, dan akuntabilitas di seluruh lini bisnis. Informasi
                                                                    lebih lanjut tentang program dan pelaksanaan GCG tersedia
Secara paralel, BCA berkomitmen untuk meningkatkan                  dalam Bab Tata Kelola Perusahaan yang Baik dalam laporan ini
kemampuan teknologi khususnya guna meningkatkan layanan             pada halaman 228-450 dan Laporan Keberlanjutan 2025 kami.
digital dan memperkuat sistem keamanan. Core system
dan infrastruktur terus dimodernisasi untuk meningkatkan            PERAN DIREKSI DALAM MERUMUSKAN
kecepatan dan keamanan transaksi. Besarnya investasi TI             STRATEGI DAN KEBIJAKAN
termasuk investasi strategis pada data center, menegaskan
komitmen BCA untuk berada di posisi terdepan dalam                  Direksi memainkan peran sentral dalam membentuk strategi
teknologi perbankan. Kami mengimplementasikan teknologi             dan kebijakan BCA untuk memastikan keselarasan dengan
modern, seperti Artificial Intelligence (AI) dan Machine            Visi dan Misi Bank. Direksi menetapkan arah strategis yang
Learning (ML). BCA memanfaatkan AI untuk meningkatkan               jelas dan berkolaborasi dengan semua unit bisnis untuk
efisiensi operasional, mendorong inovasi, memperkaya                mengembangkan rencana bisnis yang komprehensif,
pengalaman pelanggan sekaligus meningkatkan deteksi                 serta didukung oleh perangkat pendukung utama seperti
penipuan. AI juga digunakan sebagai coding assistant untuk          kepegawaian, teknologi, infrastruktur, dan manajemen risiko.
mempercepat pengembangan TI serta mengurangi risiko
dan biaya. Kami percaya bahwa sumber daya manusia yang              Untuk mendorong pelaksanaan yang efektif, Direksi
solid serta teknologi yang unggul akan menopang BCA dalam           menetapkan target yang terukur dan tercermin pada indikator
menyediakan layanan yang aman, andal dan prima guna                 kinerja utama (KPI) serta memastikan keselarasan pelaksanaan
mendukung kinerja unggul yang berkelanjutan.                        inisiatif di seluruh unit bisnis. Implementasi strategi dipantau
                                                                    melalui tinjauan berkala dan komunikasi berkelanjutan dengan
KOMITMEN TERHADAP LINGKUNGAN,                                       unit bisnis, fungsi pendukung, cabang, dan anak perusahaan.
SOSIAL, DAN TATA KELOLA                                             Penyesuaian akan dilakukan dengan mempertimbangkan
PERUSAHAAN YANG BAIK                                                dinamika pasar. Direksi juga mendorong budaya dan nilai-
                                                                    nilai perusahaan untuk memperkuat kerja sama tim dan
Pada tahun 2025, BCA memperluas kebijakan pemberian                 memastikan pelaksanaan rencana bisnis Bank yang efektif.
pinjaman yang bertanggung jawab dengan menambahkan
sektor minyak & gas di samping lima sektor sensitif terhadap        KINERJA KOMITE DI BAWAH DIREKSI
LST yang sudah ada, yaitu minyak sawit; pertambangan
batubara; pembangunan jalan tol; kehutanan; semen &                 Direksi didukung oleh tujuh komite khusus, yaitu Asset &
baja dasar. Analisis risiko iklim kini juga telah terintegrasi ke   Liability Committee (ALCO), Risk Management Committee,
dalam kerangka enterprise risk management. BCA melakukan            Integrated Risk Management Committee, Credit Policy
pemetaan risiko iklim, stress testing, dan mengintegrasikan         Committee, Credit Committee, Information Technology
penilaian risiko perubahan iklim ke dalam proses pengambilan        Steering Committee, dan Komite Pertimbangan Kasus
keputusan kredit untuk meningkatkan ketahanan portofolio            Kepegawaian, di mana seluruhnya memainkan peran penting
terhadap peristiwa ekstrem terkait dengan iklim.                    dalam memastikan tata kelola yang efektif dan eksekusi
                                                                    strategis. Komite-komite tersebut mengadakan pertemuan
Kami turut prihatin dan menyampaikan belasungkawa atas              secara berkala untuk meninjau dan menyelaraskan program
bencana banjir yang terjadi di Sumatra. BCA memberikan              kerja dengan kondisi ekonomi, perkembangan teknologi, dan
dukungan pemulihan masyarakat pasca bencana dengan                  persyaratan regulator. Sepanjang tahun, seluruh komite di
menyalurkan air, makanan, dan obat-obatan. BCA juga                 bawah Direksi telah melaksanakan mandatnya dengan baik,
menegaskan komitmen terhadap agenda nasional tentang                sehingga memungkinkan Direksi untuk mengambil keputusan
transisi menuju rendah karbon dengan mendukung target               yang tepat dalam memperkuat ketahanan operasional dan
Net Zero Emission sesuai dengan sasaran Pemerintah, yaitu           mendukung pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.
mencapai emisi nol bersih pada tahun 2060. BCA secara
konsisten menekankan aktivitas usaha yang ramah lingkungan
melalui efisiensi energi di kantor cabang, proses digitalisasi,
pengelolaan limbah yang bertanggung jawab dan mendukung
konservasi alam.




  22     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 25
SUKSESI MANAJEMEN                                                Neraca keuangan yang solid merupakan aset berharga
                                                                 kami untuk menangkap berbagai peluang pertumbuhan ke
Sepanjang 2025, terdapat beberapa perubahan manajemen            depan, sekaligus dalam menghadapi volatilitas pasar sebagai
BCA sebagaimana telah mendapat persetujuan dalam RUPST           tantangan utama. BCA akan memantau tren kualitas aset di
yang diselenggarakan pada 12 Maret 2025. RUPST menerima          sistem perbankan, dinamika pasar, serta menyesuaikan asumsi
pengunduran diri dari Bapak Djohan Emir Setijoso sebagai         bisnis sesuai kondisi yang berkembang, serta senantiasa
Presiden Komisaris, efektif per 1 Juni 2025. Secara bersamaan,   menerapkan tata kelola risiko yang kuat.
Bapak Jahja Setiaatmadja diberhentikan dengan hormat dari
jabatannya sebagai Presiden Direktur dan diangkat sebagai        Untuk mendukung imbal hasil pemegang saham dan kestabilan
Presiden Komisaris.                                              pasar modal domestik, BCA telah melaksanakan dua program
                                                                 pembelian kembali saham (share buyback) pada tahun 2025.
Merupakan sebuah kehormatan bagi saya untuk memimpin             Program buyback pertama dengan nilai maksimal Rp1 triliun,
BCA sebagai Presiden Direktur. Setelah sebelumnya                meliputi pembelian kembali saham perusahaan sendiri pada
menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur, dalam peran            periode Maret 2025 hingga Juni 2025. Program buyback kedua
baru ini, saya berkomitmen untuk memperkuat posisi BCA di        dilaksanakan pada periode Oktober 2025 hingga Januari
industri keuangan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh       2026, dengan nilai maksimal Rp5 triliun. Total pembelian saham
pemangku kepentingan.                                            kembali dari kedua program buyback tersebut mencapai
                                                                 sebesar Rp3,3 triliun atau 399 juta lembar saham telah dibeli
Bapak John Kosasih, yang sebelumnya menjabat sebagai             kembali. Program buyback tersebut mendukung pertumbuhan
Direktur Perbankan Komersial dan UKM sejak 2021, diangkat        tingkat pengembalian atas ekuitas (return on equity) Bank.
sebagai Wakil Presiden Direktur yang baru. Selain itu, kami
menyambut anggota baru Direksi, yaitu Bapak Hendra               KEMITRAAN DAN KEPERCAYAAN UNTUK
Tanumihardja, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala            MASA DEPAN YANG BERKELANJUTAN
Divisi Transaction Banking Partnership Solution Development.
Seluruh perubahan tersebut berlaku efektif per 1 Juni 2025       Atas nama Direksi, kami menyampaikan apresiasi dan terima
dan telah memperoleh persetujuan dari OJK.                       kasih yang sebesar-besarnya kepada para nasabah, karyawan,
                                                                 mitra bisnis, serta regulator, seperti Bank Indonesia (BI) dan OJK
PROSPEK BISNIS DAN PEMBELIAN                                     atas kepercayaan dan kerja sama yang berkesinambungan.
KEMBALI SAHAM
                                                                 Direksi juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih
BCA dan anak perusahaan berkomitmen untuk tumbuh seiring         yang mendalam kepada Dewan Komisaris atas arahan serta
dengan prospek ekonomi jangka panjang Indonesia. BCA             nasihat strategis yang telah memperkuat tata kelola dan
menetapkan target berikut untuk tahun 2026:                      berkontribusi dalam menentukan arah strategis perusahaan.
                                                                 Kami juga menyampaikan apresiasi yang tulus kepada Bapak
      Kategori Keuangan                 Target 2026              D.E. Setijoso atas kontribusi dan teladannya selama masa
                                                                 jabatan beliau sebagai Presiden Komisaris. Selain itu, Direksi
Pertumbuhan Kredit                        8%-10%                 juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang
Cost to Income Ratio (CIR)               31%-33%                 setinggi-tingginya kepada Bapak Jahja Setiaatmadja atas
Cost of Credit (COC)                     0,4%-0,5%               kepemimpinan beliau yang handal sebagai Presiden Direktur
Return on Asset (ROA)                    3,5%-3,7%               sejak tahun 2011.
Return on Equity (ROE)                  21,5%-23,5%
                                                                 Menatap ke depan, BCA berpegang teguh pada komitmen
                                                                 “Senantiasa di Sisi Anda”, untuk terus menghadirkan layanan
                                                                 berkualitas, inovasi, dan praktik perbankan yang bertanggung
                                                                 jawab. Terima kasih atas kepercayaan dan kemitraan Anda–
                                                                 mari melangkah bersama dalam meraih pencapaian yang
                                                                 lebih besar.




                                                     Jakarta, Februari 2026
                                                       Atas nama Direksi,




                                          GREGORY HENDRA LEMBONG
                                                       Presiden Direktur


                                                                              Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   23
Page 26
      L a p o r a n   M a n a j e m e n




Anggota
Direksi




                           SANTOSO                              LIANAWATY                  GREGORY
                            Direktur                             SUWONO                HENDRA LEMBONG
                                                                  Direktur              Presiden Direktur

   FRENGKY                                          SUBUR TAN             JOHN KOSASIH
CHANDRA KUSUMA                                       Direktur                  Wakil
    Direktur                                                             Presiden Direktur




 24     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 27
                     VERA EVE LIM                    HARYANTO                                     HENDRA
                       Direktur                    TIARA BUDIMAN                               TANUMIHARDJA
                                                       Direktur                                   Direktur

     ARMAND                         RUDY SUSANTO                    ANTONIUS
WAHYUDI HARTONO                        Direktur                  WIDODO MULYONO
       Wakil                                                         Direktur
 Presiden Direktur




                                                         Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   25
Page 28
      L a p o r a n   M a n a j e m e n




                                                            Laporan Tugas
                                                            Pengawasan
                                                            Dewan Komisaris




                                                          “BCA menutup tahun 2025
                                                          dengan kinerja keuangan
                                                          yang solid,
                                                          serta tetap menjaga komitmen
                                                          terhadap praktik-praktik
                                                          tata kelola perusahaan
                                                          yang baik”



                                                          PARA PEMANGKU KEPENTINGAN
                                                          YANG TERHORMAT,

                                                          BCA mencatatkan kinerja keuangan yang resilien dengan
                                                          pencapaian imbal hasil atas aset dan imbal hasil atas dana
                                                          pemegang saham masing-masing sebesar 3,9% dan
                                                          23,3%. Laba per saham tercatat sebesar Rp467, 4,9% lebih
                                                          tinggi dibandingkan dengan Rp445 per saham pada tahun
                                                          sebelumnya. Pencapaian ini mencerminkan keberhasilan
                                                          pelaksanaan inisiatif strategis, pengelolaan likuiditas yang
                                                          disiplin serta investasi berkelanjutan atas teknologi dan
                                                          berbagai customer touchpoints untuk memperkokoh model
                                                          hybrid banking BCA.

                                                          Dewan Komisaris mengapresiasi Direksi dan karyawan
                                                          dalam mempertahankan funding franchise, mendorong
                                                          pertumbuhan kredit berkualitas, dan memperkuat
                                                          peran BCA sebagai mitra terpercaya nasabah di industri
Jahja Setiaatmadja                                        perbankan Indonesia. Kami yakin komitmen BCA terhadap
Presiden Komisaris                                        pendekatan customer-centric dan tata kelola yang baik
                                                          akan menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang
                                                          saham dan para pemangku kepentingan.




 26     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 29
PENILAIAN KINERJA DIREKSI                                           Berbagai investasi difokuskan pada penguatan infrastruktur
                                                                    teknologi informasi (TI), kanal transaksi, keamanan siber, dan
Dinamika arus modal akibat ketidakpastian kebijakan moneter         sumber daya manusia. Investasi-investasi tersebut memperkuat
global telah memberikan tantangan bagi Rupiah. Bank Indonesia       model bisnis hybrid BCA dan merealisasikan komitmen dalam
menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan                 menjaga kelancaran operasional.
stabilitas makroekonomi, melalui 5 kali penurunan suku bunga
acuan sepanjang tahun 2025 dari 6% menjadi 4,75%. Inflasi           BCA senantiasa mencari peluang untuk menumbuhkan kredit
tetap terjaga dalam target pemerintah yaitu 2,5 ± 1%, sementara     di berbagai sektor ekonomi di tengah moderasi kondisi
cadangan devisa tetap memadai untuk menghadapi tekanan              sektor perbankan. Kredit produktif menyumbang mayoritas
eksternal. Perekonomian Indonesia tetap resilien dengan             pertumbuhan kredit BCA pada tahun 2025, yang didukung
pertumbuhan ekonomi riil di kisaran 5% pada 2025, didukung          oleh data analytics, pendekatan nasabah secara targeted, dan
percepatan realisasi belanja fiskal, terutama pada paruh kedua      underwriting kredit yang berkualitas.
tahun 2025. Program stimulus pemerintah, antara lain berupa
bantuan sosial hingga insentif pajak pekerja (PPh DTP) untuk        KEBERLANJUTAN DAN LST
sejumlah industri, diluncurkan untuk menjaga daya beli rumah
tangga, terutama bagi kelompok berpenghasilan menengah dan          Pada tahun 2025, BCA mempertahankan komitmennya
bawah. Sektor perbankan Indonesia tetap kuat dengan posisi          terhadap prinsip keberlanjutan dan aspek - aspek LST di bidang
permodalan dan likuiditas yang memadai, ditopang penempatan         arah strategis perusahaan, kebijakan kredit dan operasional
dana pemerintah di sektor perbankan pada semester kedua 2025        perusahaan yang ramah lingkungan. Portofolio Keuangan
serta sejumlah faktor lainnya.                                      Berkelanjutan Bank tumbuh sebesar 11,7% menjadi Rp 255
                                                                    triliun, mewakili 25,8% dari total pinjaman. Pertumbuhan ini
Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi kepada Direksi               mencerminkan fokus BCA dalam membiayai sektor yang
yang mampu menyikapi dengan cermat berbagai perubahan               mendukung industri ramah lingkungan dan pembangunan
yang terjadi dan mencapai kinerja keuangan yang baik di             ekonomi inklusif termasuk pemberdayaan usaha kecil dan
tahun 2025. Dengan memanfaatkan franchise perbankan                 usaha milik wanita.
transaksi yang kuat, dana CASA meningkat sebesar 13,1%,
yang menyumbang 83,7% dari total dana pihak ketiga, sehingga        BCA mendukung operasional ramah lingkungan dengan
memungkinkan Bank mempertahankan posisi likuiditas yang             pengurangan emisi karbon, melalui inisiatif-inisiatif diantaranya
solid dan mendukung pertumbuhan kredit secara keseluruhan           kantor cabang hemat energi, digitalisasi untuk mengurangi
sebesar 7,7%. Pendapatan bunga bersih meningkat 4,0%                penggunaan kertas, pengelolaan sampah dan konservasi alam.
menjadi Rp 85,5 triliun, mencakup 76,4% dari total pendapatan       Bank juga bekerja sama dengan regulator dan asosiasi industri
operasional. Kualitas aset tetap sehat, ditopang praktik disiplin   dalam taksonomi hijau, stress test risiko iklim, dan emission data
dalam manajemen risiko. Rasio Loan at Risk (LAR) dan rasio          framework. Inisiatif ini sejalan dengan tujuan keberlanjutan
NPL terjaga dengan baik. BCA mempertahankan disiplin biaya,         dan praktik terbaik di industri.
tercermin dalam Rasio Cost-to-Income sebesar 30,7%. Faktor-
faktor ini secara kolektif mendukung kinerja keuangan BCA           PENGAWASAN STRATEGI &
yang solid. Laba bersih setelah pajak mencapai Rp 57,5 triliun,     IMPLEMENTASI BCA
naik 4,9% YoY.
                                                                    Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris aktif mengawasi
Kami menyadari bahwa pencapaian ini tidak luput dari                arah strategi dan pelaksanaannya untuk memastikan Bank
tantangan, diantaranya memburuknya kualitas aset di industri        tetap berada di jalur menuju pertumbuhan berkelanjutan di
perbankan, kemajuan teknologi yang pesat, meningkatnya              tengah berbagai tantangan dan dinamika yang ada. Dewan
ancaman keamanan siber, preferensi pelanggan yang terus             memberikan masukan pada hal-hal penting, termasuk strategi
berkembang dan kebutuhan berkelanjutan akan pengembangan            bisnis, manajemen risiko, audit, dan kepatuhan, sambil terus
talent . Dewan Komisaris melihat bahwa Direksi telah                memantau kemajuan terhadap tujuan jangka panjang. Umpan
mengelola tantangan-tantangan tersebut secara efektif serta         balik disampaikan melalui tinjauan secara berkala dan dialog
melaksanakan inisiatif-inisiatif utama sejalan dengan visi jangka   berkelanjutan, memungkinkan penyesuaian tepat waktu jika
panjang BCA.                                                        diperlukan.

Sepanjang tahun 2025, BCA terus meningkatkan kemampuan
perbankan transaksi melalui peluncuran fitur-fitur baru dan
memperkaya customer experience di seluruh kanal transaksi.
Dengan memanfaatkan basis nasabah yang luas, BCA
memperluas ekosistem melalui konektivitas dan kemitraan
yang lebih luas, menjangkau nasabah baru dengan tetap
mempertahankan keunggulan layanan.




                                                                                Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   27
Page 30
       L a p o r a n   M a n a j e m e n




Dewan Komisaris menyelenggarakan 39 rapat dan 8 rapat gabungan dengan Direksi selama tahun tersebut. Berikut ini
rangkuman area diskusi dengan Direksi:
    Topik                                                          Tindakan Dewan Komisaris

                 • Mengawasi kinerja bisnis dan operasional BCA serta terus memantau kondisi industri perbankan Indonesia di sepanjang tahun
Strategi &         2025, termasuk perkembangan ekonomi makro, isu geopolitik, pergerakan suku bunga, dan persaingan usaha.
Manajemen        • Memberikan arahan dan persetujuan terkait pengembangan usaha dan pelaksanaan aksi korporasi seperti pembagian dividen,
Bisnis             pembelian kembali saham, dan divestasi anak perusahaan.
                 • Memberikan masukan kepada manajemen tentang optimalisasi likuiditas, distribusi kredit, alokasi dan manajemen aset.

                 • Mengarahkan upaya penguatan manajemen risiko kredit dengan melakukan review proses pemberian kredit bagi peminjam
                   berisiko tinggi, termasuk eksposur terhadap sektor komoditas yang berfluktuasi signifikan.
                 • Memberikan arahan dan tinjauan untuk penggunaan surveyor atau penilai independen untuk pinjaman pembiayaan proyek.
Manajemen        • Memantau dan menilai profil risiko, penerapan manajemen risiko terintegrasi, dan struktur permodalan.
Risiko           • Memantau kondisi industri saat ini dan mengidentifikasi potensi peristiwa di masa depan untuk mengantisipasi peningkatan NPL,
                   dan meninjau penghapusan dan kualitas aset.
                 • Memberikan nasihat untuk mendukung kegiatan kehumasan dan kolaborasi media untuk menjaga reputasi perusahaan.
                 • Mengadakan diskusi rutin dengan divisi TI dan Unit Manajemen Risiko untuk memastikan implementasi risiko siber.

                 • Melakukan diskusi rutin dengan Divisi Kepatuhan terkait penerapan AML, CFT, dan PPPSPM.
Audit &
                 • Memantau dan mengkaji cakupan audit.
Kepatuhan
                 • Memantau penilaian audit internal atas kinerja unit kerja dan cabang.


EVALUASI IMPLEMENTASI TATA                                                 SUSUNAN DEWAN KOMISARIS
KELOLA PERUSAHAAN & PENGAMATAN
SISTEM WHISTLEBLOWING                                                      Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun 2025,
                                                                           saya merasa terhormat diangkat sebagai Presiden Komisaris BCA,
Dewan Komisaris memastikan bahwa BCA secara konsisten                      menggantikan Bapak Djohan Emir Setijoso yang telah pensiun
menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang                     setelah menjabat sebagai Presiden Komisaris selama 14 tahun.
baik di sepanjang tahun 2025, pada aspek transparansi,                     Susunan Dewan Komisaris lainnya tidak mengalami perubahan.
akuntabilitas, serta kewajaran dalam seluruh aspek
operasional. Praktik – praktik ini penting untuk menjaga                   BCA mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada
kepercayaan para pemangku kepentingan dan memastikan                       Bapak Setijoso atas kepemimpinan, dedikasi, dan kontribusinya
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.                                     yang luar biasa selama masa jabatannya. Pengabdian beliau
                                                                           kepada perusahaan, termasuk sebagai Presiden Direktur
Direksi berkomitmen pada kepatuhan aturan dan praktik                      antara tahun 1999 - 2011, berperan penting dalam mendorong
terbaik di industri, serta secara proaktif menyempurnakan                  pertumbuhan BCA dan memperkuat posisi BCA sebagai lembaga
kerangka kerja tata kelola untuk mengatasi risiko yang muncul              keuangan terkemuka.
dan kondisi pasar yang terus berkembang. Praktik tata
kelola BCA mendapatkan peringkat “Sangat Baik” di ASEAN                    Bersamaan dengan itu, RUPST 2025 melakukan beberapa
Corporate Governance Scorecard (ACGS), menegaskan                          perubahan pada susunan Direksi. Atas nama seluruh anggota
kembali posisinya sebagai salah satu institusi terkemuka                   Dewan Komisaris, saya mengucapkan selamat kepada Bapak
secara regional.                                                           Hendra Lembong selaku Presiden Direktur, Bapak John Kosasih
                                                                           selaku Wakil Presiden Direktur, dan Bapak Hendra Tanumihardja
Sistem whistleblowing BCA menyediakan saluran yang aman                    sebagai anggota Direksi yang baru. Susunan Direksi lainnya tidak
dan rahasia bagi pemangku kepentingan internal dan eksternal               berubah. Saya yakin BCA akan terus berjaya dan berkarya di
untuk melaporkan dugaan kecurangan atau pelanggaran                        bawah kepemimpinan yang baru.
melalui situs web Bank. Diawasi oleh Dewan Komisaris,
sistem ini secara berkala disosialisasikan kepada karyawan                 PENILAIAN EVALUASI DIREKSI
untuk memastikan awareness dan deteksi dini atas risiko,                   TERHADAP PROSPEK BISNIS
memperkuat komitmen BCA terhadap etika dan tata kelola
perusahaan yang baik.                                                      Dewan Komisaris mendukung prospek tahun 2026 yang
                                                                           disampaikan oleh Direksi, yang mencerminkan pendekatan yang
PENILAIAN KOMITE DI BAWAH                                                  seimbang dalam mengejar peluang dan memitigasi risiko. Kami
DEWAN KOMISARIS                                                            percaya otoritas serta regulator jasa keuangan tetap proaktif
                                                                           dalam mengelola inflasi, stabilitas mata uang, dan kondisi
Dewan Komisaris didukung oleh empat komite yang berperan                   likuiditas untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang
penting dalam memperkuat tata kelola di seluruh organisasi:                positif.
Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Remunerasi dan
Nominasi, dan Komite Tata Kelola Terintegrasi.                             Kami mendukung keputusan Direksi untuk mengadopsi asumsi
                                                                           realistis dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) untuk memastikan
Masing-masing komite telah memenuhi mandatnya dengan baik                  target dapat dicapai, sambil mempertahankan manajemen
sejalan dengan tata kelola perusahaan yang baik.                           risiko yang kuat. Dewan Komisaris menyarankan Direksi untuk
                                                                           mempertahankan permodalan dan likuiditas sebagai basis untuk
Informasi lebih lanjut tentang komite-komite ini tersedia di bagian        menavigasi lingkungan operasi yang dinamis.
Tata Kelola Perusahaan dari laporan ini, halaman 316-340.

  28        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 31
Agility akan sangat penting untuk menavigasi ketidakpastian global dan dinamika perekonomian domestik, serta di sisi lain
memanfaatkan berbagai peluang jika perekonomian membaik melebihi ekspektasi selama tahun 2026.

Prioritas strategis untuk tahun mendatang termasuk menjaga penyaluran kredit yang berkualitas, memperluas ekosistem perbankan
transaksi, investasi berkelanjutan pada teknologi untuk ketahanan operasional, penguatan keamanan siber serta mempersiapkan
talenta untuk kelangsungan kepemimpinan. Inisiatif-inisiatif ini akan memperkuat keunggulan kompetitif BCA dan mempertahankan
posisinya sebagai lembaga keuangan terkemuka di Indonesia.

KATA PENUTUP

Atas nama Dewan Komisaris, kami menyampaikan apresiasi yang tulus kepada nasabah, OJK, Bank Indonesia, Direksi, karyawan dan
seluruh pemangku kepentingan atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan sepanjang tahun. Kontribusi Anda telah berperan
penting dalam mempertahankan kinerja dan ketahanan BCA di tengah operating environment yang dinamis.

Kami yakin bahwa BCA berada di posisi yang solid untuk menghadapi tantangan masa depan dan memanfaatkan peluang-peluang
pertumbuhan, inovasi, dan kolaborasi. Dipandu oleh tata kelola yang prudent dan manajemen risiko yang baik, BCA akan terus
memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan dan berkontribusi positif kepada perekonomian Indonesia.




                                                  Jakarta, Februari 2026
                                               Atas nama Dewan Komisaris,




                                             JAHJA SETIAATMADJA
                                                    Presiden Komisaris




                                                                           Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   29
Page 32
          L a p o r a n   M a n a j e m e n




   Anggota
   Dewan Komisaris




  RADEN PARDEDE                                        JAHJA SETIAATMADJA                  SUMANTRI SLAMET
Komisaris Independen                                     Presiden Komisaris               Komisaris Independen


                          CYRILLUS HARINOWO                               TONNY KUSNADI
                          Komisaris Independen                               Komisaris




     30     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 33
Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   31
Page 34
     P r o f i l   P e r u s a h a a n




                                                   02




                                                         Profil
                                                         Perusahaan
32     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 35
Informasi Umum Perusahaan
Nama
PT Bank Central Asia Tbk

    Pendirian Perusahaan                          Jumlah Jaringan
    10 Oktober 1955

    Bidang Usaha
    Bank Umum
                                                              1.270
                                                              Cabang
                                                                                                20.163
                                                                                                ATM
    Total Karyawan
    26.435                                        1.270 Cabang, 20.163 ATM, dan ratusan ribu EDC (Informasi
                                                  lokasi cabang dapat dilihat pada bagian Kantor Cabang di
                                                  halaman 42-43)




Dasar Hukum Pendirian        Modal Dasar                               Kepemilikan
Akta Pendirian Perusahaan
No. 38 dengan Akta Notaris   Rp5.500.000.000.000                                                            PT Dwimuria
Raden Mas Soeprapto          (440.000.000.000 Lembar Saham)                                                 Investama Andalan
tanggal 10 Agustus 1955.
Disetujui oleh Menteri
Kehakiman dengan Surat
                             Modal Ditempatkan                                                              54,94%
Keputusan No. J.A.5/89/19    dan Disetor Penuh
                                                                                                            Masyarakat
tanggal 10 Oktober 1955.     Rp1.540.938.125.000
                             (123.275.050.000 Lembar Saham)                                                 45,06%*
                                                                                                            *Sebesar 2,49% dimiliki oleh pihak yang
                                                                                                            terafiliasi dengan PT Dwimuria Investama
                                                                                                            Andalan.




Bursa Efek                                                             Entitas Anak
Saham PT Bank Central        Tanggal Pencatatan Saham                  • PT BCA Finance
Asia Tbk dicatat dan         31 Mei 2000                               • PT Bank BCA Syariah
diperdagangkan pada Bursa                                              • PT Bank Digital BCA
Efek Indonesia.              Kode Saham                                • PT BCA Sekuritas
                             BBCA                                      • PT Asuransi Umum BCA
                                                                       • PT Asuransi Jiwa BCA
                             ISIN Code                                 • PT Central Capital Ventura
                             ID1000109507                              • BCA Finance Limited*

                             SWIFT Code                                (Informasi lokasi entitas anak dapat dilihat pada
                             CENAIDJA                                  bagian Informasi Entitas Anak di halaman 70)
                                                                       *per 3 januari 2026 telah efektif dilikuidasi




Perubahan Nama                   Informasi Perusahaan                Corporate Communication, Investor Relations,
Sebelumnya perusahaan            Website Perusahaan:                 Corporate Secretary
dinamakan NV Perseroan           www.bca.co.id                       • Corporate Communications
Dagang dan Industrie             www.klikbca.com                     • Investor Relations
Semarang Knitting Factory.                                           • Corporate Secretary
Efektif pada 2 September         Call Center:
1975, nama Bank diubah                                               Menara BCA, Lantai 20,
menjadi PT Bank Central          Halo BCA 1500888                    Grand Indonesia,
Asia (BCA).                      halobca@bca.co.id                   Jl. M.H. Thamrin No. 1
                                                                     Jakarta 10310, Indonesia
                                                                     Tel. (+62 21) 2358 8000
                                                                     Fax. (+62 21) 2358 8300
                                                                     E-mail:
                                                                     corcom_BCA@bca.co.id
                                                                     investor_relations@bca.co.id
                                                                     corporate_secretary@bca.co.id




                                                                   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk                            33
Page 36
      P r o f i l   P e r u s a h a a n




Bidang Usaha
Pada tahun 2025, BCA menjalankan usaha dan kegiatan di bidang perbankan sesuai dengan anggaran dasar BCA.
Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar, BCA sebagai Bank Umum dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:

a. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk            k. Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit
   simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat       dan kegiatan wali amanat;
   deposito, tabungan dan/atau bentuk lainnya yang         l. Menyediakan pembiayaan dan/atau melakukan
   dipersamakan dengan itu;                                   kegiatan usaha berdasarkan Prinsip Syariah, baik
b. Memberikan kredit;                                         melalui pendirian anak perusahaan maupun melalui
c. Menerbitkan surat pengakuan hutang;                        pembentukan unit usaha Syariah sesuai dengan
d. Membeli, menjual atau menjamin atas risiko sendiri         ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia atau
   maupun untuk kepentingan atau atas perintah                Otoritas Jasa Keuangan atau instansi yang berwenang
   nasabahnya;                                                lainnya;
   i. Surat-surat wesel, termasuk wesel yang diakseptasi   m. Melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan
        oleh bank, yang masa berlakunya tidak lebih lama      memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Bank
        daripada kebiasaan dalam perdagangan surat-           Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan atau instansi
        surat dimaksud;                                       yang berwenang lainnya;
   ii. Surat-surat pengakuan hutang dan kertas dagang      n. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank
        lainnya yang masa berlakunya tidak lebih lama         atau perusahaan lain di bidang keuangan, seperti
        dari kebiasaan dalam perdagangan surat-surat          perusahaan sewa guna usaha, perusahaan modal
        tersebut;                                             ventura, perusahaan efek, perusahaan asuransi, serta
   iii. Kertas perbendaharaan negara dan surat jaminan        lembaga kliring penyelesaian dan penyimpanan,
        pemerintah;                                           dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh
   iv. Sertifikat Bank Indonesia (SBI);                       Bank Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan atau
   v. Obligasi;                                               instansi yang berwenang lainnya;
   vi. Surat dagang berjangka waktu, sesuai dengan         o. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara
        peraturan perundangan yang berlaku;                   untuk mengatasi akibat kegagalan kredit, dengan
   vii. Surat berharga lain yang berjangka waktu, sesuai      syarat harus menarik kembali penyertaannya, dengan
        dengan peraturan perundangan yang berlaku.            memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Bank
e. Memindahkan uang, baik untuk kepentingan sendiri           Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan atau instansi
   maupun untuk kepentingan nasabah;                          yang berwenang lainnya;
f. Menempatkan dana pada, meminjam dana dari, atau         p. Bertindak sebagai pendiri dana pensiun dan pengurus
   meminjamkan dana kepada bank lain, baik dengan             dana pensiun, sesuai dengan ketentuan dalam
   menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun            peraturan perundang-undangan dana pensiun yang
   dengan wesel unjuk, cek atau sarana lainnya;               berlaku; dan
g. Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga    q. Melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan oleh bank
   dan melakukan perhitungan dengan atau antar pihak          sepanjang tidak bertentangan dengan perundang-
   ketiga;                                                    undangan dan peraturan yang berlaku, termasuk
h. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan              antara lain tindakan dalam rangka restrukturisasi atau
   surat berharga;                                            penyelamatan kredit antara lain membeli agunan,
i. Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan pihak       baik semua maupun sebagian, melalui lelang atau
   lain berdasarkan suatu kontrak;                            dengan cara lain, dalam hal debitur tidak memenuhi
j. Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada              kewajibannya kepada bank, dengan ketentuan agunan
   nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang           yang dibeli wajib dicairkan secepatnya.
   tidak tercatat di bursa efek;




34      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 37
Budaya Perusahaan

                                     Bank pilihan utama andalan masyarakat,
                                     yang berperan sebagai pilar penting

 Visi                                perekonomian Indonesia


                                     Membangun institusi yang unggul di bidang
                                     penyelesaian pembayaran dan solusi keuangan
                                     bagi nasabah bisnis dan perseorangan
                                     Memahami beragam kebutuhan nasabah dan

 Misi                                memberikan layanan finansial yang tepat demi
                                     tercapainya kepuasan optimal bagi nasabah
                                     Meningkatkan nilai francais dan nilai
                                     stakeholder BCA.



Tata Nilai Perusahaan



 1                                                      2
           Fokus pada                                             Integritas
            Nasabah



 3                                                      4
      Kerja Sama Tim                                    Berusaha Mencapai
                                                           yang Terbaik

 !   Informasi lebih detail mengenai Budaya
     Perusahaan dapat dilihat pada bagian Tata Kelola
     Perusahaan di halaman 413-414


                                                         Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   35
Page 38
      P r o f i l   P e r u s a h a a n




Riwayat Singkat BCA

• 1955                                           KILAS AKSI                                             • 2007-2010
  NV Perseroan Dagang Dan Industrie
  Semarang Knitting Factory berdiri
                                                 KORPORASI PERIODE                                        BCA menjadi pelopor dalam
                                                                                                          menawarkan produk kredit
  sebagai cikal bakal Bank Central Asia          2000-2005                                                kepemilikan rumah dengan suku
  (BCA).                                                                                                  bunga tetap. BCA meluncurkan kartu
                                             • 2000                                                       prabayar, Flazz Card serta mulai
• 1957                                           BPPN melakukan divestasi 22,5% dari                      menawarkan layanan Weekend
                                                                                                          Banking.
  BCA mulai beroperasi pada 21 Februari          seluruh saham BCA melalui Penawaran
  1957 dan berkantor pusat di Jakarta.           Saham Publik Perdana (IPO), sehingga
                                                 kepemilikan BPPN berkurang menjadi                       BCA secara proaktif mengelola
                                                 70,3%.                                                   penyaluran kredit dan posisi likuiditas
• 1970-an                                                                                                 di tengah gejolak krisis keuangan
  Efektif pada 2 September 1975, nama                                                                     global (2008), sekaligus tetap
  Bank diubah menjadi PT Bank Central        • 2001                                                       memperkuat kompetensi utama
  Asia (BCA).                                    Penawaran Publik Kedua (Secondary                        sebagai bank transaksi.
                                                 Public Offering) 10% dari total saham
  BCA memperkuat jaringan layanan                BCA. Kepemilikan BPPN atas BCA                           BCA membuka layanan Solitaire bagi
  cabang. Pada tahun 1977 BCA                    berkurang menjadi 60,3%.                                 nasabah high net-worth individual.
  berkembang menjadi Bank Devisa.
                                             • 2002                                                     • 2011-2014
• 1980-an                                        FarIndo Investment (Mauritius) Limited                   BCA memasuki lini bisnis baru yaitu
  BCA memperluas jaringan kantor                 mengambil alih 51% total saham BCA                       perbankan Syariah, pembiayaan
  cabang secara agresif sejalan dengan           melalui proses tender strategic private                  sepeda motor, asuransi umum dan
  deregulasi sektor perbankan di                 placement.                                               sekuritas.
  Indonesia.
                                             • 2004                                                       BCA memperkuat bisnis perbankan
  BCA mengembangkan berbagai                     BPPN melakukan divestasi atas 1,4%                       transaksi melalui pengembangan
  produk dan layanan maupun                      saham BCA kepada investor domestik                       produk dan layanan yang inovatif di
  pengembangan teknologi informasi,              melalui penawaran terbatas.                              antaranya aplikasi mobile banking
  dengan menerapkan online system                                                                         untuk smartphone terkini, layanan
  untuk jaringan kantor cabang, dan                                                                       penyelesaian pembayaran melalui
  meluncurkan Tabungan Hari Depan            • 2005                                                       e-commerce, dan mengembangkan
  (Tahapan) BCA.                                 Pemerintah Republik Indonesia melalui
                                                                                                          konsep baru Electronic Banking Center
                                                 PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA)
                                                                                                          yang melengkapi ATM Center dengan
                                                 melakukan divestasi seluruh sisa
• 1990-an                                        kepemilikan saham BCA sebesar
                                                                                                          tambahan fitur-fitur yang didukung
  BCA mengembangkan alternatif                                                                            teknologi terkini.
                                                 5,02%.
  jaringan layanan melalui ATM (Anjungan
  Tunai Mandiri atau Automated Teller            Catatan: Terdapat efek dilusi atas kepemilikan saham     Guna meningkatkan keandalan
  Machine).                                      lama sehubungan dengan penerbitan saham baru             layanan perbankannya, BCA telah
                                                 dalam rangka program kompensasi manajemen                menyelesaikan pembangunan Disaster
                                                 berbasis saham, dimana periode eksekusi opsi
  Pada tahun 1991, BCA mulai                     dilakukan dari November 2001 sampai dengan               Recovery Center (DRC) di Surabaya
  menempatkan 50 unit ATM di berbagai
                                                 November 2006.                                           yang berfungsi sebagai disaster
  tempat di Jakarta. Pengembangan                                                                         recovery backup data center yang
  jaringan dan fitur ATM dilakukan secara    • PENGEMBANGAN                                               terintegrasi dengan dua mirroring data
                                                                                                          center. DRC yang baru menggantikan
  intensif.
                                               BISNIS PERIODE                                             DRC yang sebelumnya berlokasi di
  BCA bekerja sama dengan institusi            2000-2005                                                  Singapura.
  terkemuka, antara lain PT Telkom               BCA memperkuat dan
  untuk pembayaran tagihan telepon               mengembangkan produk dan layanan,
  melalui ATM BCA. BCA juga bekerja              terutama perbankan elektronik dengan
  sama dengan Citibank agar nasabah              memperkenalkan Debit BCA, Tunai
  BCA pemegang kartu kredit Citibank             BCA, internet banking KlikBCA, mobile
  dapat melakukan pembayaran tagihan             banking m-BCA, EDCBIZZ, dan lain-
  melalui ATM BCA.                               lain.

                                                 BCA mendirikan fasilitas Disaster
• 1997-1998                                      Recovery Center di Singapura.
  Indonesia mengalami krisis moneter.
  BCA mengalami bank rush.
                                                 BCA meningkatkan kompetensi
                                                 di bidang penyaluran kredit,
  Pada tahun 1998, BCA menjadi Bank
                                                 termasuk melalui ekspansi ke bidang
  Take Over (BTO) dan disertakan
                                                 pembiayaan mobil melalui entitas
  dalam program rekapitalisasi dan
                                                 anaknya, BCA Finance.
  restrukturisasi yang dilaksanakan oleh
  Badan Penyehatan Perbankan Nasional
  (BPPN), suatu institusi Pemerintah.

• 1999
  Proses rekapitalisasi BCA selesai,
  dimana Pemerintah Indonesia melalui
  BPPN menguasai 92,8% saham BCA
  sebagai hasil pertukaran dengan
  Bantuan Likuiditas Bank Indonesia.
  Dalam proses rekapitalisasi tersebut,
  kredit pihak terkait dipertukarkan
  dengan Obligasi Pemerintah.




 36     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 39
• 2015-2019                                  • 2020-2022                                • 2023-sekarang
  BCA mengembangkan gerai layanan             Penyediaan fasilitas pembukaan
  perbankan digital (myBCA) yang dapat        rekening online BCA mentransformasi
                                                                                            BCA terus mengembangkan super app
  digunakan secara mandiri (self service);    cara baru operasional bank di tengah
                                                                                            myBCA untuk memperkuat transaksi
  melanjutkan pengembangan jaringan           COVID-19. Selain itu, BCA juga
                                                                                            digital dan menghadirkan customer
  ATM berbasis Cash Recycling Machine;        meluncurkan fitur Lifestyle pada
                                                                                            experience yang holistik melalui
  dan meluncurkan produk ‘Sakuku’,            mobile app dan BCA Virtual Showroom
                                                                                            omni-channel. Pada tahun 2023, BCA
  e-wallet berbasis aplikasi.                 untuk mendukung interaksi dan
                                                                                            mengintegrasikan aplikasi WELMA
                                              penyediaan informasi bagi nasabah.
                                                                                            ke myBCA. Selain itu, Kartu Debit
  Untuk segmen nasabah institusi,
                                                                                            BCA Mastercard juga diperlengkapi
  BCA menyempurnakan layanan cash             BCA melanjutkan penerapan model
                                                                                            dengan fitur nirsentuh (contactless)
  management BCA melalui internet             bisnis Future Branch dan model layanan
                                                                                            yang memungkinkan nasabah
  banking platform, ‘KlikBCA Integrated       terkini untuk memenuhi kebutuhan
                                                                                            bertransaksi tanpa PIN.
  Business Solution’. Layanan ini memiliki    nasabah yang terus berkembang.
  fitur-fitur yang diperlukan oleh nasabah
                                                                                            Pada tahun 2024, BCA meluncurkan
  pebisnis.                                   BCA memperkenalkan aplikasi
                                                                                            layanan digital Poket Valas dalam
                                              myBCA, platform digital yang
                                                                                            aplikasi myBCA yang kini menawarkan
  Selama Juli 2016 sampai dengan Maret        memungkinkan nasabah melakukan
                                                                                            18 jenis mata uang asing. Selain itu,
  2017, BCA turut berpartisipasi dalam        berbagai transaksi perbankan secara
                                                                                            aplikasi Merchant BCA juga terus
  menyukseskan program tax amnesty            seamless melalui smartphone atau
                                                                                            dikembangkan, di mana kini pencairan
  dengan menjalankan perannya sebagai         website desktop. Selain itu, BCA
                                                                                            dana atas pembayaran melalui QRIS
  bank persepsi dan bank gateway.             juga menghadirkan aplikasi Merchant
                                                                                            dapat dilakukan empat kali sehari.
                                              BCA untuk memudahkan merchant
  BCA membangun kolaborasi dengan             dalam memonitor dan mengatur
                                                                                            Penggabungan BCA Multi Finance
  perusahaan fintech dan e-commerce           bisnis, serta aplikasi HaloBCA yang
                                                                                            dengan BCA Finance yang
  melalui Application Programming             memungkinkan nasabah menghubungi
                                                                                            menyatukan potensi terbaik kedua
  Interface (API) platform, yang              HaloBCA secara online melalui VoIP,
                                                                                            perusahaan untuk memperkuat
  memfasilitasi konektivitas antara           e-mail, chat, dan media sosial. Tahun
                                                                                            posisi grup usaha BCA dalam sektor
  sistem perusahaan terkait dengan            2022, BCA meningkatkan keamanan
                                                                                            pembiayaan Indonesia.
  sistem BCA.                                 myBCA dengan fitur biometrik dan
                                              menambahkan fitur instant top up KPR.
                                                                                            Untuk mendukung perluasan
  BCA terus berinovasi untuk memberi
                                                                                            dan penguatan ekosistem, BCA
  kemudahan bagi transaksi nasabah            Pada tahun 2020, BCA mendirikan
                                                                                            meluncurkan Ocean di tahun 2025,
  melalui aplikasi BCA Mobile, layanan        Bank Digital BCA yang dikenal melalui
                                                                                            sebuah one stop solution platform
  pembukaan rekening online, Sakuku,          aplikasinya, yaitu blu by BCA Digital
                                                                                            yang dirancang untuk memenuhi
  OneKlik, layanan Welma Digital, Flazz       (sebelumnya bernama Bank Royal, yang
                                                                                            seluruh kebutuhan finansial nasabah.
  2.0, serta fitur peer to peer transfer      diakuisisi BCA pada 2019).
                                                                                            Fitur-fitur di myBCA juga terus
  berbasis QR Code.
                                                                                            dikembangkan dan dilengkapi,
                                              Bank menyelesaikan 100% akuisisi
                                                                                            di mana myBCA kini bisa diakses
  Memanfaatkan teknologi artificial           saham Rabobank (langsung dan
                                                                                            lewat smartwatch, yang diharapkan
  intelligence, BCA mengembangkan             tidak langsung) dan kemudian
                                                                                            semakin mempermudah nasabah
  ‘VIRA’, suatu Virtual Assistant yang        menggabungkan Rabobank dengan
                                                                                            dalam bertransaksi.
  dapat diakses melalui berbagai aplikasi     BCA Syariah.
  chat ternama.
                                                                                            Mendukung inisiatif kolaboratif
                                                                                            regulator dalam membangun
  BCA menandatangani pembaharuan
                                                                                            konektivitas pembayaran di ASEAN,
  perjanjian dengan PT AIA Financial
                                                                                            BCA turut menyediakan layanan QRIS
  (AIA Indonesia) di tahun 2017 guna
                                                                                            Cross Border di BCA mobile yang telah
  memperluas ruang lingkup kerja sama
                                                                                            dapat digunakan di tiga negara, yaitu
  di bidang bancassurance.
                                                                                            Thailand, Malaysia, dan Singapura,
                                                                                            yang pada tahun 2025 diperluas juga
  BCA meningkatkan penyertaan
                                                                                            ke negara Jepang. Selain itu, BCA
  pada entitas anak seperti BCA
                                                                                            juga mendukung inisiatif pemerintah
  Sekuritas dan BCA Life pada tahun
                                                                                            dalam pengembangan metode
  2017 untuk memperkokoh integrasi
                                                                                            pembayaran, di mana sekarang
  dan meningkatkan kerja sama bisnis
                                                                                            myBCA diperlengkapi dengan fitur
  entitas-entitas anak tersebut dengan
                                                                                            QRIS Tap, yang bertujuan untuk
  BCA.
                                                                                            menjadikan pembayaran transportasi
                                                                                            lebih seamless, aman, dan efisien.

                                                                                            BCA juga memperkuat infrastruktur
                                                                                            perkreditan melalui pengembangan
                                                                                            sumber daya manusia, berbagai
                                                                                            otomasi, maupun penyesuaian
                                                                                            prosedur perkreditan. BCA
                                                                                            berkomitmen mendukung
                                                                                            pembangunan infrastruktur di
                                                                                            Indonesia melalui pemberian kredit
                                                                                            sindikasi.




                                                                          Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk    37
Page 40
      P r o f i l     P e r u s a h a a n




Produk dan Layanan
Per 31 Desember 2025
  Produk dan                                                                     Produk dan
   Layanan
                                         Keterangan                               Layanan
                                                                                                                        Keterangan

                    Tahapan
                    Tahapan Xpresi
                                                                                                   Payable Management/Disbursement
                    Tahapan Gold
                                                                                                   Receivable Management/Collection (termasuk B2B &
                    Tahapan Berjangka
                                                                                                   B2C)
                    Tahapan Berjangka SiMuda
                                                                                                   Account and Liquidity Management (termasuk RDN dan
                    Tapres                                                       Layanan Cash      RDL)
                    Simpanan Pelajar                                             Management
                    TabunganKu
                    BCA Dollar
    Produk
                    Deposito Berjangka
   Simpanan
                    Giro                                                                           BCA Card
                    e-deposito                                                                     BCA Mastercard
                    Poket Valas                                                                    BCA Visa
                    Poket Rupiah                                                                   BCA Amex
                                                                                                   BCA JCB
                                                                                  Kartu Kredit     BCA UnionPay
                    Safe Deposit Box
                    Transfer
                    Remittance
                    Collection dan Kliring
                                                                                                   Regular Premium Unit Link
                    Bank Notes
                                                                                                   Health Protection
                    Travellers’ Cheque
                                                                                                   Life Protection
                    Virtual Account
                                                                                                   Digital Insurance
                    Sub Account
                                                                                                   Education Plan
                    Payment
                                                                                                   Retirement plan
                    Auto Debit
                                                                                                   Corporate Solutions
                    Payroll Services
                                                                                                        Program Pensiun DPLK
                    Cash Pick Up
   Layanan                                                                                              Health Corporate Insurance
                    Jasa Kustodian
   Transaksi                                                                                            Life Corporate Insurance
                    Business Debit Card (BDC)                                      Produk
  Perbankan                                                                                        Asuransi Umum
                    Payment Gateway                                             Bancassurance
                                                                                                        Electronic Equipment Insurance (EEI)
                    STAR Teller
                                                                                                        Asuransi Kebakaran
                    eBranch
                                                                                                        Asuransi Property/Industrial All Risks (PAR/IAR)
                    eService
                                                                                                        Asuransi Kendaraan Bermotor
                    Modul Penerimaan Negara Generasi 3 (MPN G3)
                                                                                                        Travel Insurance
                    e-Billing (pembayaran pajak lokal: PPN, PPh, dan lainnya)
                    Instruksi Bayar Elektronik

                                                                                                   Reksa Dana Pasar Uang
                                                                                                   Reksa Dana Pasar Uang USD
                    ATM BCA (multifungsi, dan ATM setor tarik)
                                                                                                   Reksa Dana Pendapatan Tetap IDR
                    EDC BCA
                                                                                                   Reksa Dana Pendapatan Tetap USD
                    Debit BCA
                                                                                                   Reksa Dana Indeks Pendapatan Tetap
                    Tunai BCA
                                                                                                   Reksa Dana Campuran
                    Flazz
                                                                                                   Reksa Dana Saham IDR
                    BCA mobile                                                  Produk Investasi   Reksa Dana Saham USD
                    m-BCA                                                         Reksa Dana       Reksa Dana Indeks Saham
                    Internet Banking
                                                                                                   Reksa Dana Terproteksi
                         KlikBCA Individu
                         KlikBCA Bisnis
                    API BCA
                    OneKlik
                    Welma
                    VIRA
                    Sakuku
                    BCA KlikPay
  Perbankan         WhatsApp Bank BCA
  Elektronik        Vindi
                    myBCA
                    BCA by Phone
                    Info SMS/Email
                    Video Banking
                    CS Digital
                    Call Center (Halo BCA)
                    Host to Host (H2H) ERP Integration
                    Paylater
                    myBCA Bisnis
                    Ocean
                    Merchant BCA




38       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 41
 Produk dan                                                  Produk dan
  Layanan
                                        Keterangan            Layanan
                                                                                                     Keterangan


                   Money Market
                   Fixed Income                                                Inward Documentary Collection
                      SBN                                                      LC Issuance
                        SUN                                                    Trust Receipt
                        SBSN                                                   LC Forfaiting
Produk Investasi   Structured Product                                          LC Confirmation
                                                                               LC Discounting
                                                              Pembiayaan       LC Negotiation
                                                             Ekspor-Impor      Letter of Guarantee
                   Kredit Pemilikan Rumah                   (Trade Finance)    Outward Documentary Collection
                   Kredit Kendaraan Bermotor                                   Pre Export Financing (Export Loan)
                   Kredit Sindikasi
                   Kredit Modal Kerja
                   Kredit Ekspor
                   Trust Receipt
                                                              Surat Kredit     SKBDN Issuance
                   Kredit Investasi
                                                             Berdokumen        Trust Receipt
                   Distributor Financing
                                                             Dalam Negeri      SKBDN Forfaiting
                   Supplier Financing
                                                            (SKBDN / Local     Letter of Guarantee
                   Dealer Financing
                                                                  LC)          SKBDN Discounting
                   Franchise Financing
Fasilitas Kredit
                   Showroom Financing
                   Investment Financing
                   Kredit Mitra Bisnis
                   Kredit Usaha Rakyat                                         Cash Transaction
                   Personal Loan                                                   FX TOD
                   Pinjaman Berjangka Money Market (PBMM)                          FX TOM
                                                                                   FX SPOT
                                                                                   Banknotes
                                                                               Derivatives/Hedging/Structured Products
                   Advance Payment Guarantee                                       FX FORWARD
                   Bid Guarantee                                                   FX SWAP
                   Counter Guarantee                                               DNDF (Domestic Non Deliverable Forward)
                   Custom Guarantee (P4BM)                  Fasilitas Valuta
                                                                                   FX OPTION
                   Direct Pay Guarantee                          Asing
                                                                                   CCS (Cross Currency Swap)
                   Financial Guarantee                                             IRS (Interest Rate Swap)
 Standby LC /      Maintenance Guarantee                                           OIS (Overnight Index Swap)
 Bank Garansi      Payment Guarantee                                               CSO (Call Spread Option)
                   Performance Guarantee




                                                                     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk         39
Page 42
          P r o f i l   P e r u s a h a a n




  Struktur Organisasi
  Per 31 Desember 2025




                                                                                    DIREKSI


 Asset & Liability
   Committee
                                                                                                                     PRESIDEN DIREKTUR
   Credit Policy                                                                                                      Gregory Hendra Lembong
    Committee

 Credit Committee
                                                                                                        Audit Internal*)
 Risk Management                                                                                             Leo Ariston
    Committee

    Information
Technology Steering
    Committee

Employee Relations
   Committee                                                                                                                           WAKIL PRESIDEN
                                                                                                                                          DIREKTUR
  Integrated Risk
   Management                                                                                                                        (BUSINESS BANKING)
    Committee                                                                                                                                 John Kosasih



         Entitas Anak                                                              DIREKTUR                                                                          DIREKTUR
                                         DIREKTUR                                                           DIREKTUR                  DIREKTUR CASH
                                                                                  PERBANKAN                                                                         PERBANKAN
                                        KREDIT DAN                                                        PERENCANAAN                  MANAGEMENT
                                                                                KORPORASI DAN                                                                       KONSUMER
                                          HUKUM                                                          DAN KEUANGAN(#)                      Hendra
     Central Capital                          Subur Tan                             TRESURI                  Vera Eve Lim                  Tanumihardja             Haryanto Tiara
                                                                                  Rudy Susanto                                                                        Budiman
        Ventura

       Bank Digital
          BCA

          BCA
        Sekuritas
                                      Executive Vice           Executive Vice   Executive
                                        President                 President        Vice
      BCA Finance                      Deddy Muljadi           Linus Ekabranko  President
       Ltd. HK **)                     Hendrawinata                Windoe      Wira Chandra

          BCA
         Syariah
                                         Credit Risk                                Corporate              Corporate
                                                                  Treasury                                                                      Merchant              Wealth
                                          Analysis                                  Banking^^)             Strategy &
        Asuransi                       • Shirley                 Junita Grace                                                  SME &            Business            Management
                                                                                   • Denny                  Planning         Commercial          Tommy               Indrawan B.
       Umum BCA                          Magdalena                                   Haryanto           Jayaprawirya Diah
                                                                                                                              Business         Kurniawan P
                                       • Edy Gunawan                               • Heru Wirawan                                             (pejabat sementara)
                                       • Budi Mulja                                  Chandra                                 Freddy Iman
                                         Adisentana             International      • Yayi Mustika          Accounting
        Asuransi                                                                                                                                                     Individual
                                       • Susanto Utomo             Banking           Pudyanti                and Tax
        Jiwa BCA                                                                                                                              Corporate              Customer
                                       • Henrietta               Tjoe Henny        • R. Marthin Joel       Felix Ivanata
                                         Soesilo                                                           Darmasetia                         Transaction             Business
                                                                                   • Sylna
                                                                                                                                              Inge Setiawaty        Development
                                       • Tan Tesien                                • Kristian
      BCA Finance                        Tanudjaja                                                                                                                  Dody Santosa
                                                                                     Marbun                 Corporate
                                       • Sianne Dhalia                             • Winny                                                       Cash                  Iswan
                                                                                                            Secretary -
                                         Winata                                      Harianto                                                 Management
                                       • Ferry
                                                                                                         Investor Relation
                                                                                                              & ESG                             Tjoe Aniek
                                       • Andi Agus                                                                                                                   Consumer
                                                                                                           I Ketut Alam                         Susilowati
                                         Salim                                          Corporate                                                                     Credit
                                                                                         Finance          Wangsawijaya                                               Tjhong Welly
                                                                                       Maria Jashinta                                          Wholesale               Yandoko
                                                 Credit                                 Fransiska                                             Transaction
                                                Recovery                                                    Industry &                      Banking Product
                                                Edy Untung                                                   Economic                        Development
                                                                                                             Research                         Martinus Robert
                                                                                                          David E. Sumual                        Winata
                                                  Legal
                                              • Rieka
                                              • Suzi Tanzino




  40         Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 43
                 RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM




                                                                 DEWAN KOMISARIS
                                                      Jahja Setiaatmadja, Tonny Kusnadi, Cyrillus
                                                      Harinowo, Raden Pardede, Sumantri Slamet


                                                                                                                                    Komite Remunerasi dan
                                                                                                                                          Nominasi


                                                                                                                                    Komite Pemantau Risiko


                                                                                                                                          Komite Tata Kelola
                                                                                                                                            Terintegrasi


                                                                                                                                            Komite Audit




                     WAKIL PRESIDEN DIREKTUR
                     (TRANSACTION BANKING &                                                                                          garis pelaporan/ tanggung jawab


                          OPERATIONS)
                                                                                                                                     garis pengawasan
                        Armand Wahyudi Hartono
                                                                                                                                     garis komunikasi dan penyampaian
                                                                                                                                     informasi



                                               DIREKTUR                             DIREKTUR                  DIREKTUR               garis koordinasi
               DIREKTUR
                                              JARINGAN                           KEPATUHAN DAN               MANAJEMEN
              PERBANKAN
                                              CABANG (##)                         SUMBER DAYA                 RISIKO (^)             Catatan:
              TRANSAKSI
                 Santoso
                                                Frengky                            MANUSIA (^)               Antonius Widodo
                                             Chandra Kusuma                                                      Mulyono             *)     Mengawasi fungsi-fungsi Audit Internal /manajemen
                                                                                 Lianawaty Suwono
                                                                                                                                            risiko/kepatuhan di Entitas Anak dalam kaitannya
                                                                                                                                            dengan implementasi tata kelola terintegrasi dan
                                                                                                                                            manajemen risiko terintegrasi.

                                                                                                                                    **)     Per 3 Januari 2026 telah efektif dilikuidasi

                                                                                                                                     ^)     Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko
                                                                                                                                            mengawasi entitas anak sebagai bagian dari
                                  Executive                                                                                                 manajemen risiko terintegrasi
                  Executive         Vice
                    Vice          President                                                                                        ^^)      Penentuan grup bisnis korporasi yang bertanggung
                  President       Lilik Winarni                                                                                             jawab kepada EVP ditetapkan oleh Direktur
                 David Formula     Soedarso                                                                                                 Perbankan Korporasi

                                                                                                                                     #)     Direktur Keuangan dan Perencanaan Korporat:
                                                                                                                                            - Mengawasi dan mengoordinasikan pengelolaan
                                                                                                                                               keseluruhan anak perusahaan.
                                                                                                                                            - mengawasi pengelolaan kinerja keuangan
Transaction          Strategic                                         Contact
                                                    Regional &                                                   Risk                          entitas anak.
  Banking           Information                                     Center & Digital    Compliance (*)
                                                  Branch Banking                                             Management (*)
  Business          Technology                                         Services          Lanny Tanzania                            ##)      Direktur Jaringan Cabang mengawasi dan
                                                  Management (##)                                              Famiati Daun
                  • Lily Wongso                                     Adrianus Wagimin                                                        melakukan koordinasi atas Manager Perbankan
& Marketing                                                                                                                                 Regional dan Cabang dengan Manajemen
                  • Indra Tjahaja                                        Wang
Development                                                                                                                                 Perbankan Regional, yang bertanggung jawab
                  • Evans Charles              Manajemen
    Norisa                                                                                Human                Anti-Fraud                   kepada Direksi.
                    Benny H.                    Jaringan &           Global Trade
                  • Thomas Armand                                                         Capital            Agnes Yinny Boen
                                              Pengembangan            & Payment         Management
 Transaction        Lahey                                              Services
                                                 Wilayah                                Alrianto Djunaidi
                  • Ferdinan Marlim
   Banking                                        Iwan Santoso      Radiman Ali Rohim
                  • Pauline                                                                                    Corporate
   Product
Development                                                                               Learning &         Comm. & Social
 Jan Hendra              Operation                 Logistik &        E-Channel &                              Responsibility
                                                                                         Development
                         Strategy &                 Gedung            Settlement                              Hera Fendayani
                                                                                        Teddy Gunawan
                        Development               Ruby Purwadi         Services                                   Haryn
Transaction          • I Made Sucita
                                                                      Than Thandy
  Banking                                                               Anthony
                     • Bonifacia Wisni
  Services             Arisusanti
Wilson Karimun       • Susanwati
                     • Andry Santoso                                Layanan Kredit
                                                                     Wiwin Wielianti



                                                                        Cabang
                                                                       Korporasi
                                                                    Liliani Kurniawan




                                                                                                            Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk                      41
Page 44
        P r o f i l   P e r u s a h a a n




Kantor Cabang
Per 31 Desember 2025




                                                                                  Kantor Wilayah X
                                                                                  Jl. Pluit Selatan Raya,
                                                                                  Landmark Pluit A/8
                                                                                  Jakarta 14440
                                                                                  Tel. (021) 6601718



                                                                                     Kantor Wilayah XII
                                                                                     Wisma Asia, Lt 8,
                                                                                     Jl. S Parman Kav 79
                 5                                                                   Jakarta 11420
                                                                                     Tel. (021) 5638888




                                                                                                                                     11




                                                      6
     Kantor Wilayah V
     Jl. Diponegoro 15,
     Lt.5, Medan 20112                                                                Kantor Wilayah I
     Tel. (061) 4575800                                                               Jl. Asia Afrika 122-124,
                                                                                      Lt.4 Bandung 40261
      Kantor Wilayah VI                                                               Tel. (022) 4236303
      Jl. Kapten Rivai 22,                                           10
                                                                12        9
      Lt.4, Palembang 30129
                                                                     8
      Tel. (0711) 312244                                                      1
                                                                                             2
                                                                                                            3

                                                                                                                 7
                Kantor Wilayah VIII
                Jl. Metro Pondok Indah 10
                Jakarta 12310
                Tel. (021) 29973488                                                                                  Kantor Wilayah VII
                                                                                                                     Jl. Jend. Basuki Rachmat
                                                                                                                     70-74, Lt.3,
                                                                                                                     Malang 65111
                                                                                                                     Tel. (0341) 358500
                                Kantor Wilayah IX
                                Jl. Matraman Raya 14-16, Lt 3
                                                                                                        Kantor Wilayah III
                                Jakarta 13150
                                                                                                        Wisma BCA Bukit Darmo,
                                Tel. (021) 8581966
                                                                                                        Jl. Mayjend Jonosewojo
                                                                                                        No. 14 Surabaya 60225
                                                                                                        Tel. (031) 29718888


                                                                                     Kantor Wilayah II
                                                                                     Jl. Pemuda 90-92, Lt.4,
                                                                                     Semarang 50133
                                                                                     Tel. (024) 3510575 / 3510582




42        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 45
           Kantor Wilayah XI
           Jl. Jend. Sudirman 139,
           Lt.4, Balikpapan 76112
           Tel. (0542) 737133 / 735252


                    Kantor Wilayah IV
                    Jl. Boulevard Blok F5 No. 5,
                    Makassar 90231
                    Tel. (0411) 453355




     4




                          Kantor Cabang    Kantor Cabang   KCP                          Kantor Cabang      Kantor Cabang   KCP
         Wilayah                                                        Wilayah
                              Utama          Pembantu      Kas                              Utama            Pembantu      Kas

Kantor Wilayah I                11                 70      13    Kantor Wilayah VIII           11                96        20
Kantor Wilayah II               13                 86      29    Kantor Wilayah IX             14                110        16
Kantor Wilayah III              14                 93      27    Kantor Wilayah X              10                91         1
Kantor Wilayah IV               13                 76      18    Kantor Wilayah XI             8                 41         6
Kantor Wilayah V                11                 58      20    Kantor Wilayah XII            12                97        30
Kantor Wilayah VI               10                 43      28    Non Kantor Wilayah            1                  -         -  
Kantor Wilayah VII              11                 52      10    Kantor Perwakilan Singapura

Informasi selengkapnya: https://www.bca.co.id/lokasi-bca




                                                                        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk    43
Page 46
        P r o f i l   P e r u s a h a a n




Profil Direksi




Gregory Hendra Lembong                                                John Kosasih
Presiden Direktur                                                     Wakil Presiden Direktur
53 Tahun                                                              56 Tahun


Profil singkat                                                        Profil singkat
• Warga Negara Indonesia                                              • Warga Negara Indonesia
• Berdomisili di Indonesia                                            • Berdomisili di Indonesia
• Pengangkatan : RUPS Tahunan 2025                                    • Pengangkatan : RUPS Tahunan 2025
                                                                      • Persetujuan OJK : 9 April 2025.
• Persetujuan OJK : tanggal 9 April 2025
                                                                      • Pengangkatan efektif sejak tanggal 1 Juni 2025 sampai dengan
• Pengangkatan efektif sejak tanggal 1 Juni 2025 sampai dengan
                                                                        ditutupnya RUPS Tahunan 2026.
  ditutupnya RUPS Tahunan 2026
                                                                      Tugas dan tanggung jawab
Tugas dan tanggung jawab                                              Menjalankan supervisi umum atas Direktur Cash Management dan
Bertanggung jawab atas koordinasi umum, serta membawahkan             Direktur Perbankan Konsumen, serta bertanggung jawab atas Divisi
Divisi Audit Internal.                                                Komersial & SME. Selain itu, juga memantau perkembangan entitas
                                                                      anak yang dimiliki sepenuhnya oleh BCA yaitu PT Asuransi Umum BCA
Perjalanan karir                                                      (BCA Insurance), serta PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah).
• Wakil Presiden Direktur BCA (2022-2025) bertanggung jawab atas:
                                                                      Perjalanan karir
  » Direktur Keuangan & Perencanaan Perusahaan;
                                                                      • Direktur BCA (2021-2025) yang bertanggung jawab atas:
  » Direktur Transaksi Perbankan;
                                                                         » Divisi Komersial & SME, Cash Management dan Sentra Layanan
  » Group Strategic Information Technology; dan                            Kredit
  » Group Operation Strategy & Development                               » Pemantauan PT Asuransi Umum BCA (BCA Insurance) dan PT
  » Pemantauan perkembangan PT Central Capital Ventura dan                 Bank BCA Syariah.
     PT Bank Digital BCA                                              • Presiden Direktur PT Bank BCA Syariah (2016-2021)
• Chief Transformation Officer PT Bank CIMB Niaga Tbk Indonesia       • Direktur dan Wakil Presiden Direktur PT Bank BCA Syariah (2010-
  (Januari 2019-Maret 2020)                                             2016)
• Chief Fintech Officer CIMB Group Malaysia (Juni - Desember          • Kepala Pengembangan Penjualan Perbankan Individu, Senior
  2018)                                                                 Adviser Satuan Kerja Perencanaan dan Pengembangan Wilayah,
                                                                        Konsultan Pengembangan Strategi Pemasaran di BCA (2005-2010)
• CEO Group of Transaction Banking CIMB Group Malaysia (Juli
                                                                      • Head of Business Development and Business Planning, Consumer
  2016-Desember 2018)                                                   Mass Marketing, Head of Consumer Banking Strategic Planning &
• Chief of Transaction Banking PT Bank CIMB Niaga Tbk (Agustus          Marketing Communication, Head of Liability Product & Marketing
  2013 -Desember 2018)                                                  Communication, Head of Jakarta Region di PT Bank Danamon
• Regional Head of Transaction Services (cash, liquidity, FX), Asia     Indonesia Tbk (2000-2005)
  Pacific di J.P. Morgan Asia Pacific di Singapore (2010-2013)        • Finance and Loan Administration Manager di PT Bank Risjad Salim
• Global COO & Head of Business Development di Deutsche Bank            Internasional serta Ketua Koordinator Pusat dan Anggota Tim
  London (2009-2010)                                                    Pengelola BPPN untuk PT Bank Risjad Salim Internasional (1997-
• Citibank (1994-2009)                                                  2000)

                                                                      Pengalaman Asosiasi/Kelembagaan:
Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025
                                                                      • Aktif sebagai Pengurus Perbanas (2020-2024)
• Pendidikan                                                          • Pengurus Ikatan Bankir Indonesia (2019-2023)
  » Bachelor of Science in Chemical Engineering dari University of
     Washington                                                       Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025
  » Master of Science in Engineering Economic Systems dari            • Pendidikan
     Stanford University                                                » Bachelor of Economic dari Murdoch University, Perth, Western
• Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan:                                  Australia
  » Program Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7            » Pacific RIM Bankers Programme - University of Washington,
     yang diadakan oleh BNSP/LSPP (2024)                                   Foster Education Seattle, Amerika Serikat (2012)
• Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat      » ASEAN Global Leadership Program, UC Berkeley California,
                                                                           Amerika Serikat (2017)
  di halaman 280 pada Laporan Tahunan ini
                                                                        » ASEAN Global Leadership Program, University of Chicago Booth
                                                                           School of Business, Amerika Serikat (2023)
Hubungan afiliasi                                                     • Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan:
Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/atau           » Jenjang 7 yang diadakan oleh BNSP/LSPP (2024)
hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota             • Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat di
Direksi lainnya, dan/atau pemegang saham pengendali BCA.                halaman 281 pada Laporan Tahunan ini

Rangkap jabatan                                                       Hubungan afiliasi
Rangkap jabatan pada tahun 2025 dapat dilihat di halaman 287          Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/ atau
                                                                      hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota
pada Laporan Tahunan ini.
                                                                      Direksi lainnya, dan/atau pemegang saham pengendali BCA.
Keahlian                                                              Rangkap jabatan
Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang dan         Rangkap jabatan pada tahun 2025 dapat dilihat di halaman 287 pada
penugasan di antaranya transformation strategy & implementation,      Laporan Tahunan ini.
transaction banking and services, global trade finance & corporate
cash management business development, regional strategy &             Keahlian
planning, dan product solution management.                            Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang dan
                                                                      penugasan di antaranya Consumer Banking, Wealth Management,
                                                                      Commercial & SME banking, Micro Business, Sharia/Islamic
                                                                      Banking Strategy, Accounting & Financial management, Mergers &
                                                                      Acquisitions.
44        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 47
Armand Wahyudi Hartono                                                Subur Tan
Wakil Presiden Direktur                                               Direktur
50 Tahun                                                              65 Tahun


Profil singkat                                                        Profil singkat
• Warga Negara Indonesia                                              • Warga Negara Indonesia
• Berdomisili di Indonesia                                            • Berdomisili di Indonesia
• Pengangkatan : RUPS Tahunan 2016                                    • Pengangkatan : RUPS Tahunan 2002
• Persetujuan OJK : tanggal 21 Juni 2016                              • Persetujuan Bank Indonesia : 13 Agustus 2002
• Pengangkatan efektif sejak RUPS Tahunan 2021 sampai dengan          • Pengangkatan efektif sejak RUPS Tahunan 2021 sampai dengan
  ditutupnya RUPS Tahunan 2026.                                         ditutupnya RUPS Tahunan 2026.

Tugas dan tanggung jawab                                              Tugas dan tanggung jawab
Menjalankan supervisi umum atas Direktur Jaringan Cabang dan          Direktur BCA yang membawahi Analisa Risiko Kredit, Penyelamatan
Direktur Transaksi Perbankan, serta bertanggung jawab atas unit       Kredit, serta Bidang Hukum.
kerja operasional yang meliputi E-Channel & Settlement Services,
Layanan Perbankan Internasional, Sentra Layanan Kredit, Kantor        Perjalanan karir
Cabang Korporasi serta Layanan Contact Center dan Layanan             • Kepala Satuan Kerja Hukum, Wakil Kepala Divisi Hukum (1999-
Digital.                                                                2000)
                                                                      • Kepala Biro Hukum (1995-1999)
Perjalanan karir                                                      • Kepala Bidang Kredit Kantor Pusat Operasional (1991-1995)
• Direktur BCA (sejak 2009)                                           • Bergabung dengan BCA sejak tahun 1986.
• Kepala Perencanaan dan Pembinaan Wilayah BCA (2004-2009)
• Sejumlah posisi eksekutif, antara lain, Direktur Keuangan, Deputy   Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025
  Purchasing Director dan Kepala Sumber Daya Manusia pada PT          • Pendidikan
  Djarum (1998-2004)                                                    » Sarjana Hukum dari Universitas Jenderal Soedirman (1986)
• Analis pada Global Credit Research and Investment Banking, JP         » Program spesialisasi Notariat Fakultas Hukum di Universitas
  Morgan Singapura (1997-1998)                                             Indonesia (2002)
                                                                      • Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan:
Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025                     » Program Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7
• Pendidikan                                                               yang diadakan oleh BNSP/LSPP (2024)
  » Bachelor of Science dari University of California, San Diego,     • Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat
     Amerika Serikat (1996)                                             di halaman 281 pada Laporan Tahunan ini
  » Master of Science di bidang Engineering Economic System
     and Operation Research (1997) dari Stanford University,          Hubungan afiliasi
     Amerika Serikat                                                  Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/ atau
• Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan:                             hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota
  » Program Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7          Direksi lainnya, dan/atau pemegang saham pengendali BCA.
     yang diadakan oleh BNSP/LSPP (2024)
• Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat    Rangkap jabatan
  di halaman 281 pada Laporan Tahunan ini                             Rangkap jabatan pada tahun 2025 dapat dilihat di halaman 287
                                                                      pada Laporan Tahunan ini.
Hubungan afiliasi
Memiliki hubungan keuangan dan keluarga dengan pemegang               Keahlian
saham pengendali BCA yaitu Robert Budi Hartono dan Bambang            Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang dan
Hartono, namun tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan          penugasan di antaranya legal & litigation, enterprise & credit risk
saham, dan/atau keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, dan/         management, human capital management, credit restructuring,
atau anggota Direksi lainnya.                                         compliance, divestasi dan IPO, serta merger & acquisition.

Rangkap jabatan
Rangkap jabatan pada tahun 2025 dapat dilihat di halaman 287
pada Laporan Tahunan ini.

Keahlian
Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang
dan penugasan di antaranya IT & digital transformation, change
management, banking operation & service excellence dan network
distribution & delivery channel.




                                                                               Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk          45
Page 48
        P r o f i l   P e r u s a h a a n




Rudy Susanto                                                             Lianawaty Suwono
Direktur                                                                 Direktur
63 Tahun                                                                 59 Tahun


Profil singkat                                                           Profil singkat
• Warga Negara Indonesia                                                 • Warga Negara Indonesia
• Berdomisili di Indonesia                                               • Berdomisili di Indonesia
• Pengangkatan : RUPS Tahunan 2014                                       • Pengangkatan Direktur : RUPS Tahunan 2016
• Persetujuan OJK : 21 Juli 2014                                         • Pengangkatan sebagai Direktur Kepatuhan sejak RUPS Tahunan
• Pengangkatan efektif sejak RUPS Tahunan 2021 sampai dengan               2022 sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan 2026 dan
  ditutupnya RUPS Tahunan 2026.                                            mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 22
                                                                           April 2022.
Tugas dan tanggung jawab
Direktur BCA yang bertanggung jawab atas Grup Corporate                  Tugas dan tanggung jawab
Banking, Grup Finance, Divisi Tresuri, Divisi Perbankan Internasional.   Direktur BCA yang bertanggung jawab atas Pengelolaan Strategi
Beliau juga memantau perkembangan usaha entitas anak yang                dan Kebijakan Kepatuhan Bank, Sumber Daya Manusia serta
bergerak di bidang layanan remittance di Hong Kong, yaitu BCA            Pembelajaran & Pengembangan.
Finance Limited, dan entitas anak yang merupakan perusahaan
sekuritas, PT BCA Sekuritas.                                             Perjalanan karir
                                                                         • Presiden Komisaris PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) (2014-2016)
Perjalanan karir                                                         • Kepala Divisi Human Capital Management BCA (2006-2016)
• Executive Vice President Grup Analisa Risiko Kredit BCA (2011-         • Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi BCA (2007-2016).
  2014),                                                                 • Wakil Kepala Divisi Sumber Daya Manusia BCA (2002-2006),
• Kepala Grup Analisa Risiko Kredit BCA (2004-2011)                      • Kepala Biro HR Resourcing & Development BCA (2000-2002),
• Kepala Divisi Kredit BCA (2002-2004)                                   • Kepala Biro Management Development Program & Kepala Biro
• Kepala Divisi Loan Work Out II Badan Penyehatan Perbankan                Career Development BCA (1999-2000),
  Nasional (2001-2002)                                                   • Kepala Biro HR Operation Systems & Support BCA (1998-1999)
• Senior Credit Officer Badan Penyehatan Perbankan Nasional              • Kepala Urusan HR Operations Support BCA (1996- 1998)
  (1999-2001)                                                            • Business Analyst di Divisi Sistem Informasi menangani Integrated
• Vice President Corporate Finance Bank LTCB Central Asia                  Banking Systems Project untuk Integrated Deposit Systems &
  sebagai (1998-1999)                                                      Integrated Loan Systems (1992-1996)
• Senior Manager Corporate Finance Bank LTCB Central Asia                • Management Trainee dalam Program Pengembangan
  (1996-1998)                                                              Manajemen BCA (1991)
• Manager Corporate Finance Bank LTCB Central Asia (1995)
• Assistant Manager Corporate Finance Bank LTCB Central Asia             Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025
  (1994)                                                                 • Pendidikan
• Trainee dalam credit marketing program PT Bank Danamon                   » Business Information Computing Systems, San Francisco State
  Indonesia Tbk (1992)                                                        University, California
                                                                         • Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan:
Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025                        » Program Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7
• Pendidikan                                                                  yang diadakan oleh BNSP/LSPP (2024)
  » Teknik Sipil dari Universitas Tarumanagara (1989)                    • Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat
  » MBA dalam bidang Keuangan dari The University of Tennessee,            di halaman 282 pada Laporan Tahunan ini
     Knoxville, Amerika Serikat (1992)
• Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan:                                Hubungan afiliasi
  » Program Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7             Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/ atau
     yang diadakan oleh BNSP/LSPP (2024)                                 hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota
• Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat       Direksi lainnya dan/atau pemegang saham pengendali BCA.
  di halaman 282 pada Laporan Tahunan ini
                                                                         Rangkap jabatan
Hubungan afiliasi                                                        Rangkap jabatan pada tahun 2025 dapat dilihat di halaman 287
Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/ atau           pada Laporan Tahunan ini.
hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota
Direksi lainnya, dan/atau pemegang saham pengendali BCA.                 Keahlian
                                                                         Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang
Rangkap jabatan                                                          dan penugasan di antaranya human capital management,
Rangkap jabatan pada tahun 2025 dapat dilihat di halaman 287             talent management, corporate culture, employee training &
pada Laporan Tahunan ini.                                                development, information system & technology, dan compliance.

Keahlian
Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang dan
penugasan di antaranya corporate lending business, syndication
loan, credit restructuring, corporate banking operation & services,
treasury, international banking business, dan merger & acquisition.




46        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 49
Santoso                                                               Vera Eve Lim
Direktur                                                              Direktur
59 Tahun                                                              60 Tahun


Profil singkat                                                        Profil singkat
• Warga Negara Indonesia                                              • Warga Negara Indonesia
• Berdomisili di Indonesia                                            • Berdomisili di Indonesia
• Pengangkatan : RUPS Tahunan 2016                                    • Pengangkatan : RUPS Tahunan 2018
• Persetujuan OJK : 8 Agustus 2016                                    • Persetujuan OJK : 20 April 2018
• Pengangkatan efektif sejak RUPS Tahunan 2021 sampai dengan          • Pengangkatan efektif sejak RUPS Tahunan 2021 sampai dengan
  ditutupnya RUPS Tahunan 2026                                          ditutupnya RUPS Tahunan 2026.

Tugas dan tanggung jawab
                                                                      Tugas dan tanggung jawab
Bertanggung jawab atas Pengembangan Bisnis Perbankan
                                                                      Bertanggung jawab mengawasi kegiatan Corporate Strategy
Transaksi, Pengembangan Produk Perbankan Transaksi, Layanan
Bisnis Perbankan Transaksi, serta bertanggung jawab atas Grup         and Planning, Accounting & Tax, Corporate Secretary – Investor
Strategic Information Technology dan Grup Operation Strategy &        Relations & ESG, serta Industry & Economic Research. Beliau juga
Development. Selain itu juga memantau perkembangan PT Bank            memantau perkembangan PT Central Capital Ventura, entitas anak
Digital BCA (BCA Digital), entitas anak yang bergerak di bidang       yang bergerak di bidang modal ventura.
perbankan digital.
                                                                      Perjalanan karir
Perjalanan karir                                                      • Executive Vice President Keuangan dan Perencanaan serta
• Kepala Grup Layanan & Pendukung Bisnis Consumer Card BCA              Sekretariat Perusahaan (2018)
  (2015-2016)                                                         • Komisaris PT Adira Dinamika Multi Finance merangkap sebagai
• Kepala Grup Merchant & Kredit Consumer Card BCA (2012-2014)           Direktur PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2010-2017)
• Komisaris PT Abacus Cash Solution (2010-2016)                       • Wakil Komisaris Utama PT Asuransi Adira Dinamika merangkap
• Kepala Unit Bisnis Kartu Kredit BCA (2009-2012)                       sebagai Direktur PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2008-2013)
• Kepala Divisi Bisnis Kecil & Menengah BCA (2005- 2009)              • Direktur dan Chief Financial Officer PT Bank Danamon Indonesia
• Ketua Dana Pensiun BCA (2003-2016)                                    Tbk (2006-2017)
• Wakil Kepala Divisi Jaringan Konsumer, Wakil Kepala Divisi          • Chief Financial Officer PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2003-
  Jaringan Layanan serta Wakil Kepala Divisi Jaringan & Penjualan
                                                                        2006)
  BCA (2000-2005)
                                                                      • Kepala Divisi, Wakil Kepala Divisi dan Kepala Bagian di Bank
• Kepala Biro Area Marketing BCA (1998-2000)
                                                                        Danamon Indonesia Tbk (1990-2003)
• Kepala Urusan Marketing Area Non Jabodetabek II BCA (1996-
  1998).                                                              • Asisten Manajer Keuangan di PT Asuransi Sinarmas (1987-1998)
• Kepala Bidang Supporting Administrasi BCA (1992)                    • Asisten Manajer Akuntansi & Keuangan PT MBF Leasing (1988-
                                                                        1990)
Pengalaman Asosiasi/Kelembagaan:
• Wakil Sekretaris Jendral ASPI (Agustus 2020-Juni 2021)              Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025
• Ketua Bidang Riset, Pengkajian, dan Publikasi (RPP) di IBI (2019-   • Pendidikan
  2023)                                                                 » Sarjana Ekonomi/Akuntansi di Universitas Tarumanagara (1989)
• Ketua Komite VII ASPI (2016-2020)                                     » Pendidikan dan program Eksekutif di Stanford Graduate
                                                                           School (2008)
Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025                   • Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan:
• Pendidikan                                                            » Program Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7
  » FakuItas Teknik di Universitas Trisakti, Jakarta (1989)                yang diadakan oleh BNSP/LSPP (2024)
  » University of Chicago Booth School of Business, USA (2023)        • Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat
• Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan:                               di halaman 283 pada Laporan Tahunan ini
  » Jenjang 7 yang diadakan oleh BNSP/LSPP (2024)
• Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat
                                                                      Hubungan afiliasi
  di halaman 282 pada Laporan Tahunan ini
                                                                      Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/ atau
Hubungan afiliasi                                                     hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota
Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/ atau        Direksi lainnya dan/atau pemegang saham pengendali BCA.
hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota
Direksi lainnya, dan/atau pemegang saham pengendali BCA.              Rangkap jabatan
                                                                      Rangkap jabatan pada tahun 2025 dapat dilihat di halaman 287
Rangkap jabatan                                                       pada Laporan Tahunan ini.
Rangkap jabatan pada tahun 2025 dapat dilihat di halaman 287
pada Laporan Tahunan ini.                                             Keahlian
                                                                      Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang dan
Keahlian                                                              penugasan di antaranya merger dan akuisisi, divestasi dan IPO,
Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang             capital market fund / capital raising, transformation management
dan penugasan di antaranya transaction banking business               office, operation excellence, corporate strategy and planning,
development, retail payment settlement, business partnership,         procurement, real estate management, investor relations, financial
consumer card issuance & acquisition, dan digital banking &           accounting & tax, regulatory reporting, management information
financial technology.
                                                                      system (MIS), dan lainnya.




                                                                               Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk       47
Page 50
        P r o f i l   P e r u s a h a a n




Haryanto Tiara Budiman                                               Frengky Chandra Kusuma
Direktur                                                             Direktur
57 Tahun                                                             59 Tahun


Profil singkat                                                       Profil singkat
• Warga Negara Indonesia                                             • Warga Negara Indonesia
• Berdomisili di Indonesia                                           • Berdomisili di Indonesia
• Pengangkatan : RUPS Tahunan 2020                                   • Pengangkatan : RUPS Tahunan 2021
• Persetujuan OJK : 14 Mei 2020                                      • Persetujuan OJK : 26 April 2021
• Pengangkatan efektif sejak RUPS Tahunan 2021 sampai dengan         • Pengangkatan efektif sejak RUPS Tahunan 2021 sampai dengan
  ditutupnya RUPS Tahunan 2026.                                        ditutupnya RUPS Tahunan 2026.

Tugas dan tanggung jawab
                                                                     Tugas dan tanggung jawab
Direktur BCA yang bertanggung jawab atas Divisi Bisnis Kredit
                                                                     Bertanggung jawab sebagai pelaksana harian, pembina dan
Konsumer, Divisi Individual Customer Business Development dan
                                                                     pemantau manajemen jaringan & pengembangan wilayah, serta
Divisi Wealth Management. Selain itu, juga memantau perkembangan
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) yang bergerak di bidang asuransi     bertanggung jawab atas Divisi Manajemen Pengadaan & Fasilitas,
jiwa dan PT BCA Finance yang bergerak di bidang pembiayaan.          serta Divisi Jaringan Cabang.

Perjalanan karir                                                     Perjalanan karir
• Managing Director & Senior Country Officer (Chief Executive)       • Kepala Kantor Wilayah III Surabaya BCA dan Member of Steering
  J.P. Morgan Indonesia (2012-2020)                                    Committee Badan Musyawarah Perbankan Daerah Jawa Timur
• Senior Executive Vice President and Head of Change                   (2018-2021)
  Management Office PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2006-2011)        • Kepala KCU Sidoarjo, KCU Diponegoro, KCU Solo, dan KCU
• Memulai karir di McKinsey & Company dengan jabatan terakhir          Veteran Surabaya hingga akhirnya diangkat menjadi Kepala
  sebagai Associate Partner dan sebagai Direktur PT McKinsey           Kantor Wilayah IV Indonesia Timur pada tahun 2012
  Indonesia (1996-2006)                                              • Kepala KCU Cakranegara (2001)
                                                                     • Memulai karir pada tahun 1989 di BCA sebagai Analis Kredit
Pengalaman Asosiasi/Kelembagaan :
• Ketua Umum Ikatan Bankir Indonesia (2019-2023)                     Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025
• Salah satu Ketua Gugus Tugas B20 Indonesia dalam rangka
                                                                     • Pendidikan
  Presidensi G20 Indonesia bidang Integrity & Compliance (2022).
                                                                       » Sarjana Akuntansi dari STIE Yayasan Pendidikan Ujung Pandang
                                                                          (STIE YPUP)
Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025
• Pendidikan                                                           » Magister Manajemen Keuangan dari Universitas Katolik Widya
  » Bachelor of Science dari Texas A&M University                         Mandala
  » Master of Science (M.Sc) dari Virginia Polytechnic Institute &   • Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan:
     State University                                                  » Program Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7
  » Doctor of Philosophy (Ph.D.) dari Massachusetts Institute of          yang diadakan oleh BNSP/LSPP (2024)
     Technology (MIT)                                                • Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat
• Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan:                              di halaman 283 pada Laporan Tahunan ini
  » Program Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7
     yang diadakan oleh BNSP/LSPP (2024)                             Hubungan afiliasi
• Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat   Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/ atau
  di halaman 283 pada Laporan Tahunan ini                            hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota
                                                                     Direksi lainnya, dan/atau pemegang saham pengendali BCA.
Hubungan afiliasi
Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/ atau       Rangkap jabatan
hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota
                                                                     Rangkap jabatan pada tahun 2025 dapat dilihat di halaman 287
Direksi lainnya dan/atau pemegang saham pengendali BCA.
                                                                     pada Laporan Tahunan ini.
Rangkap jabatan
Rangkap jabatan pada tahun 2025 dapat dilihat di halaman 287         Keahlian
pada Laporan Tahunan ini.                                            Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang
                                                                     dan penugasan di antaranya SME & commercial banking, branch
Keahlian                                                             banking management, network distribution & delivery channel, dan
Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang dan        procurement & property management.
penugasan di antaranya strategic planning, corporate & investment
banking, risk management, compliance, merger & acquisition,
capital market, dan consumer banking




48        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 51
Antonius Widodo Mulyono                                              Hendra Tanumihardja
Direktur                                                             Direktur
62 Tahun                                                             53 Tahun


Profil singkat                                                       Profil singkat
• Warga Negara Indonesia                                             • Warga Negara Indonesia
• Berdomisili di Indonesia                                           • Berdomisili di Indonesia
• Pengangkatan : RUPS Tahunan 2022                                   • Pengangkatan : RUPS Tahunan 2025
• Persetujuan OJK : 22 April 2022.                                   • Persetujuan OJK : 9 April 2025.
• Pengangkatan efektif sejak RUPS Tahunan 2022 sampai dengan         • Pengangkatan efektif sejak tanggal 1 Juni 2025 sampai dengan
  ditutupnya RUPS Tahunan 2026.                                        ditutupnya RUPS Tahunan 2026.

Tugas dan tanggung jawab                                             Tugas dan tanggung jawab
Bertanggung jawab atas Manajemen Risiko dan Corporate                Bertanggung jawab atas Corporate Transaction, Cash
Communication & Social Responsibility, dan Anti Fraud.               Management, Transaction Banking Partnership Solution
                                                                     Development, dan Wholesale Transaction Banking Product
Perjalanan karir                                                     Development.
• Direktur PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) (2019–2022)
• Direktur Bisnis PT Bank DKI (2015-2018)                            Perjalanan karir
• Komisaris PT Asuransi Umum BCA (BCA Insurance) (2014- 2015)        • Kepala Divisi Pengembangan Solusi Kerjasama Transaksi
• Kepala Divisi Komersial dan SME BCA (2011-2015)                      Perbankan BCA (2022-2025)
• Kepala Kantor Wilayah II Jawa Tengah & Daerah Istimewa             • Kepala Divisi Corporate Strategy & Planning BCA (2021- 2022)
  Yogyakarta BCA (2009-2011)                                         • Kepala Divisi Human Capital Management BCA (2016-2020)
• Kepala Kantor Wilayah IV Denpasar Bali BCA (2008-2009)             • Kepala Satuan Kerja Manajemen Jaringan dan Perencanaan
• Kepala Kantor Cabang BCA Malang (2006- 2008)                         Wilayah BCA (2015-2016)
• Wakil Kepala Divisi Retail Banking BCA (2003-2006)                 • Kepala Sub Divisi Pembelajaran dan Pengembangan BCA (2011-
• Kepala Kantor Cabang BCA Yogyakarta (2000-2003)                      2015)
• Kepala Biro Perkreditan Cabang BCA (1994-1999)                     • Wakil Kepala Divisi Pelatihan dan Pengembangan BCA (2009-
                                                                       2011)
Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025                  • Senior Manager HR PT Kalbe Farma Tbk (2006-2008)
• Pendidikan
  » Sarjana Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta         Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025
  » Magister Manajemen dari Universitas Gadjah Mada,                 • Pendidikan
     Yogyakarta                                                        » S1 jurusan Akuntansi di Universitas Tarumanagara (1995)
• Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan:                              » S2 jurusan Keuangan di Universitas Indonesia, Jakarta (2002)
  » Program Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7         • Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan:
     yang diadakan oleh BNSP/LSPP (2024)                               » Program Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7
• Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat        yang diadakan oleh BNSP/LSPP (2025)
  di halaman 284 pada Laporan Tahunan ini                            • Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat
                                                                       di halaman 284 pada Laporan Tahunan ini
Hubungan afiliasi
Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/ atau       Hubungan afiliasi
hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota            Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/ atau
Direksi lainnya, dan/atau pemegang saham pengendali BCA.             hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota
                                                                     Direksi lainnya, dan/atau pemegang saham pengendali BCA.
Rangkap jabatan
Rangkap jabatan pada tahun 2025 dapat dilihat di halaman 287         Rangkap jabatan
pada Laporan Tahunan ini.                                            Rangkap jabatan pada tahun 2025 dapat dilihat di halaman 288
                                                                     pada Laporan Tahunan ini.
Keahlian
Selama masa karir, beliau telah berpengalaman dan memiliki           Keahlian
keahlian di berbagai bidang di antaranya commercial & SME            Selama masa karir, beliau telah berpengalaman di berbagai
banking, retail banking, branch banking management, strategi         bidang dan penugasan di antaranya transaction banking business
pemasaran, asuransi umum, asuransi jiwa, management community        development, corporate planning dan strategy, human capital
development, dan corporate communication.                            management, regional planning & network management, talent
                                                                     management, corporate culture, people development, dan branch
                                                                     banking transaction.




                                                                              Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk       49
Page 52
        P r o f i l   P e r u s a h a a n




Profil Dewan Komisaris




Jahja Setiaatmadja                                                   Tonny Kusnadi
Presiden Komisaris                                                   Komisaris
70 Tahun                                                             78 Tahun


Profil singkat                                                       Profil singkat
• Warga Negara Indonesia                                             • Warga Negara Indonesia
• Berdomisili di Indonesia                                           • Berdomisili di Indonesia
• Pengangkatan : RUPS Tahunan 2025                                   • Pengangkatan : RUPS Tahunan 2003
• Persetujuan OJK : 9 April 2025                                     • Persetujuan BI : 4 September 2003
• Pengangkatan efektif sejak tanggal 1 Juni 2025 sampai dengan       • Pengangkatan terakhir efektif sejak RUPS Tahunan 2021 sampai
  ditutupnya RUPS Tahunan 2026.                                        dengan ditutupnya RUPS Tahunan 2026.

Perjalanan karir                                                     Perjalanan karir
• Presiden Direktur BCA (2011-2025)                                  • Presiden Komisaris PT Sarana Menara Nusantara Tbk (2011-2025)
• Wakil Presiden Direktur BCA (2005-2011) bertanggung jawab atas :   • Direktur PT Cipta Karya Bumi Indah (2001-2002)
  » Bisnis Perbankan Cabang;                                         • Chief Manager Corporate Banking BCA (1992-1998)
  » Divisi Tresuri;                                                  • Presiden Direktur PT Sarana Kencana Mulya (1999-2001)
  » Divisi Perbankan Internasional; dan                              • General Manager PT Tamara Indah (1988-1992)
  » Kantor-kantor perwakilan di luar negeri                          • General Manager PT Indomobil (1987)
• Direktur BCA (1999-2005) bertanggung jawab atas:
  » Divisi Keuangan                                                  Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025
  » Divisi Logistik                                                  • Pendidikan
  » Sekretariat Perusahaan                                             » Insinyur jurusan Teknik Mesin Universitas Brawijaya (1978)
• Direktur Keuangan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. (1989-    • Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan:
  1990)                                                                » Program Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6
• Direktur Keuangan PT Kalbe Farma (1980-1989)                            yang diadakan oleh BNSP/LSPP (2025)
• Akuntan Pricewaterhouse (1979-1980)                                • Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat
                                                                       di halaman 264 pada Laporan Tahunan ini
Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025
• Pendidikan                                                         Hubungan afiliasi
  » Sarjana dalam bidang Akuntansi dari Universitas Indonesia        Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/atau
     (1982)                                                          hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota
• Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan:                            Direksi lainnya, dan/atau pemegang saham pengendali BCA.
  » Program Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7
     yang diadakan oleh BNSP/LSPP (2024)                             Rangkap jabatan
• Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat   Rangkap jabatan pada tahun 2025 dapat dilihat di halaman 268
  di halaman 264 pada Laporan Tahunan ini                            pada Laporan Tahunan ini.

Hubungan afiliasi                                                    Keahlian
Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/atau        Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang dan
hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota            penugasan di antaranya corporate banking, banking operation &
Direksi lainnya, dan/atau pemegang saham pengendali BCA.             services, dan corporate planning.

Rangkap jabatan
Rangkap jabatan pada tahun 2025 dapat dilihat di halaman 267
pada Laporan Tahunan ini.

Keahlian
Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang dan
penugasan di antaranya change management, banking strategy,
treasury, accounting & financial management, corporate banking,
international banking, risk management, dan digital banking.




50        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 53
Cyrillus Harinowo                                                    Raden Pardede
Komisaris Independen                                                 Komisaris Independen
72 Tahun                                                             65 Tahun


Profil singkat                                                       Profil singkat
• Warga Negara Indonesia                                             • Warga Negara Indonesia
• Berdomisili di Indonesia                                           • Berdomisili di Indonesia
• Pengangkatan : RUPS Tahunan 2003                                   • Pengangkatan : RUPS Tahunan 2004
• Persetujuan BI : 4 September 2003                                  • Persetujuan BI : 14 Juni 2004
• Pengangkatan terakhir efektif sejak RUPS Tahunan 2021 sampai       • Pengangkatan terakhir efektif sejak RUPS Tahunan 2021 sampai
  dengan ditutupnya RUPS Tahunan 2026.                                 dengan ditutupnya RUPS Tahunan 2026.

Perjalanan karir                                                     Perjalanan karir
• Alternate Executive Director dan Technical Assistance Advisor di   • Komisaris Independen PT Global Digital Niaga Tbk (2021-2025)
  Monetary and Exchange Affairs Department di IMF (1998-2003)        • Komite Penanganan COVID dan Pemulihan Ekonomi Nasional
• Kepala Urusan Pasar Uang dan Giralisasi dan Urusan Operasi           (2020-2023)
  Pengendalian Moneter di Bank Indonesia (1994-1998)                 • Komisaris Independen PT Adaro Energy Indonesia Tbk (2010-
• Staf Menteri Perdagangan (1988-1989)                                 2022)
                                                                     • Wakil Ketua Komite Ekonomi Nasional (2010- 2014)
Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025                  • Staf Khusus Menteri Keuangan (2008-2010)
• Pendidikan                                                         • Komisaris Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (2008-2009)
  » Doktorandus di bidang Akuntansi dari Universitas Gadjah Mada     • Sekretaris Komite Stabilitas Sistem Keuangan (2008-2009)
     (1977)                                                          • Ketua Forum Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia (2007-2009)
  » Master Development Economics, Center for Development             • Wakil Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (2004-2008)
     Economics dari Williams College, Massachusetts (1981)           • Ketua Pembiayaan Pembangunan Infrastruktur Indonesia (2004-
  » Doktor Moneter dan Ekonomi Internasional dari Vanderbilt           2005)
     University, Nashville, Tennessee, Amerika Serikat (1985)        • Staf Khusus Menko Perekonomian RI (2004- 2005)
• Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan:                            • Direktur Eksekutif PT Danareksa (2002-2004)
  » Program Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6         • Wakil Koordinator Tim Asistensi Menteri Keuangan RI (2000-
     yang diadakan oleh BNSP/LSPP (2025)                               2004)
• Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat   • Chief Economist dan Kepala Divisi PT Danareksa (1995-2002)
  di halaman 265 pada Laporan Tahunan ini                            • Pendiri Danareksa Research Institute (1995)
                                                                     • Konsultan di World Bank (1994-1995)
Hubungan afiliasi                                                    • Staf Perencanaan di Departemen Perindustrian RI (1985-1990)
Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/atau        • Process Engineer di PT Pupuk Kujang (1985)
hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota
Direksi lainnya, dan/atau pemegang saham pengendali BCA.             Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025
                                                                     • Pendidikan
Rangkap jabatan                                                        » Insinyur dari Institut Teknologi Bandung jurusan Teknik Kimia
Rangkap jabatan pada tahun 2025 dapat dilihat di halaman 268           » Ph.D. pada bidang Ekonomi dari Boston University, Amerika
pada Laporan Tahunan ini.                                                 Serikat
                                                                     • Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan:
Keahlian                                                               » Program Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6
Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang dan             yang diadakan oleh BNSP/LSPP (2025)
penugasan di antaranya monetary economy, macro & international       • Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat
economy, banking & finance, dan renewable energy.                      di halaman 265 pada Laporan Tahunan ini

                                                                     Hubungan afiliasi
                                                                     Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/atau
                                                                     hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota
                                                                     Direksi lainnya, dan/atau pemegang saham pengendali BCA.

                                                                     Rangkap jabatan
                                                                     Rangkap jabatan pada tahun 2025 dapat dilihat di halaman 268
                                                                     pada Laporan Tahunan ini.

                                                                     Keahlian
                                                                     Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang
                                                                     dan penugasan di antaranya monetary economy, economic
                                                                     development planning, scenario planner, banking & finance, dan
                                                                     macroeconomic policy.




                                                                              Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk       51
Page 54
       P r o f i l   P e r u s a h a a n




Sumantri Slamet
Komisaris Independen
71 Tahun


Profil singkat                                                     Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025
• Warga Negara Indonesia                                           • Pendidikan
• Berdomisili di Indonesia                                           » Sarjana jurusan Matematika pada Fakultas MIPA, Universitas
• Pengangkatan : RUPS Tahunan 2016                                      Indonesia (1978)
• Persetujuan OJK : 11 Juli 2016                                     » MSc. Computer Science dari University of Illinois, Urbana
• Pengangkatan terakhir efektif sejak RUPS Tahunan 2021 sampai          Champaign, Amerika Serikat (1981)
  dengan ditutupnya RUPS Tahunan 2026.                               » Ph.D. Computer Science dari University of Illinois, Urbana
                                                                        Champaign, Amerika Serikat (1983)
Perjalanan karir                                                   • Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan:
• Komisaris Independen PT Multi Bintang Indonesia Tbk (2014-         » Program Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6
  2020)                                                                 yang diadakan oleh BNSP/LSPP (2025)
• Komisaris Utama PT Danakita Investama (2014 - 2016)              • Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat
• Head of Project Finance and Investor Relations – Strategy and      di halaman 265 pada Laporan Tahunan ini
  Business Development PT Medco Energi Internasional Tbk
  (2008-2013)                                                      Hubungan afiliasi
• Managing Director perusahaan anak Medco di di Singapura,         Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/atau
  Amerika Serikat, Oman, Yaman dan Perancis (2008-2013)            hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota
• Komisaris Independen di PT Trimegah Securities Tbk (2007-2010)   Direksi lainnya, dan/atau pemegang saham pengendali BCA.
• Direktur PT Surya Citra Televisi (2005-2008)
• Direktur PT Surya Citra Media Tbk (2004-2008)                    Rangkap jabatan
• Komisaris PT Bank Internasional Indonesia (2003-2005)            Rangkap jabatan pada tahun 2025 dapat dilihat di halaman 268
• Komisaris PT Astra International (2000)                          pada Laporan Tahunan ini.
• Komisaris BCA (2000)
                                                                   Keahlian
                                                                   Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang dan
                                                                   penugasan di antaranya IT, finance, capital market, audit, risk
                                                                   management, dan remuneration & nomination.




52       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 55
Profil Komite Audit




Sumantri Slamet                                                      Rallyati A. Wibowo
Ketua                                                                Anggota
71 Tahun                                                             65 Tahun


Sumantri Slamet menjabat sebagai Ketua Komite Audit BCA sejak        Profil Singkat
sejak tanggal 22 April 2021 sesuai dengan Surat Keputusan Direksi    • Warga Negara Indonesia
No.073/SK/DIR/2021. Informasi detail dapat dilihat pada bagian       • Berdomisili di Indonesia
Profil Dewan Komisaris di halaman 52.                                • Pengangkatan: Surat Keputusan Direksi No. 073/SK/DIR/2021
                                                                       tanggal 22 April 2021

                                                                     Perjalanan Karir
                                                                     • Komisaris Independen dan Ketua Komite Audit PT WOM Finance
                                                                       Tbk (Oktober 2024 - sekarang)
                                                                     • Anggota Komite Audit PT Mitrabara Adiperdana Tbk (Oktober
                                                                       2024 – September 2025)
                                                                     • Anggota Pengurus Ikatan Komite Audit Indonesia (IKAI) (Oktober
                                                                       2019 – Oktober 2025)
                                                                     • Anggota Komite Audit PT Krakatau Steel Tbk (2016-2023)
                                                                     • Anggota Komite Audit Universitas Indonesia (2014-2018)
                                                                     • Director pada PT Adi Sarana Armada Tbk (2012-2015)
Fanny Sagitadewi                                                     • Finance and Administration Director pada PT Indospec Asia
Anggota                                                                (2012)
60 Tahun                                                             • Anggota Komite Audit PT Tugu Pratama Indonesia (2010-2011)
                                                                     • Head of Risk Management pada PT Surya Citra Media Tbk (April-
                                                                       Oktober 2009 )
Profil Singkat                                                       • Head of Finance, Accounting & Tax, Human Resources & GA
• Warga Negara Indonesia                                               Division pada PT Surya Citra Media Tbk (2005-2009)
• Berdomisili di Indonesia                                           • Head of Finance and Accounting Division pada PT Kustodian
• Pengangkatan: Surat Keputusan Direksi No. 073/SK/DIR/2021            Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebelumnya PT Kustodian
  tanggal 22 April 2021                                                Depository Efek Indonesia (KDEI) (1995-2005)
                                                                     • Auditor pada PriceWaterhouse Melbourne (Juni- Desember 1989)
Perjalanan Karir                                                     • Financial Controller Vice President pada PT Sewu New York Life
• Kepala Subdivisi Business Finance & Planning di PT BCA Tbk           (1992-1995)
  (2019-2020)                                                        • Auditor pada KAP Drs. Hadi Sutanto dan Rekan (PriceWaterhouse)
• Kepala Subdivisi Monitoring Perusahaan Anak & Efisiensi              (1986-1992)
  Efektivitas Biaya di PT BCA Tbk (2015-2018)                        • Staff Pengajar pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas
• Senior Adviser Evaluasi Efektivitas di Divisi Keuangan dan           Indonesia (1985 - sekarang)
  Perencanaan Perusahaan PT BCA Tbk (2013-2014)                      •
• Kepala Subdivisi Audit Cabang di PT BCA Tbk (2004-2012)            Riwayat Pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025
• Kepala Biro Audit Cabang Area 1 di PT BCA Tbk (1999-2004)          • Pendidikan
• Kepala Biro Audit Kantor Pusat dan Kantor Wilayah di PT BCA Tbk       » Sarjana Akuntansi dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia
  (1997-1999)                                                             (1985)
• Kepala Urusan Audit General Kantor Pusat dan Wilayah, Auditor         » Magister Akuntansi dari Fakultas Ekonomi Universitas
  Internal PT BCA Tbk (1997-1997)                                         Indonesia (2010)
                                                                     • Sertifikasi dan Pelatihan
Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025                     » Certification in Audit Committee Practices (CACP) yang
• Pendidikan                                                              dikeluarkan oleh Ikatan Komite Audit Indonesia (IKAI)
  » Sarjana Ekonomi Universitas Trisakti (1990)                         » Chartered Accountant (CA) yang dikeluarkan oleh Ikatan
  » Magister Manajemen Sekolah Tinggi Manajemen PPM (2005).               Akuntan Indonesia (IAI)
• Sertifikasi dan Pelatihan                                          • Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat
  » Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6, yang             pada halaman 317 pada Laporan Tahunan ini
    diterbitkan oleh LSP-LSPP (2023)
• Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat   Keahlian
  pada halaman 317 pada Laporan Tahunan ini                          Selama masa karir, telah memperoleh pengalaman dan keahlian
                                                                     di berbagai bidang dan penugasan di antaranya, Keuangan dan
Keahlian                                                             Akuntansi.
Selama masa karir, telah memperoleh pengalaman dan keahlian di
berbagai bidang dan penugasan yaitu Perbankan.




                                                                              Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk      53
Page 56
        P r o f i l   P e r u s a h a a n




Profil Komite Pemantau Risiko




Cyrillus Harinowo                                                      Endang Swasthika Wibowo
Ketua                                                                  Anggota
72 Tahun                                                               64 Tahun


Cyrillus Harinowo menjabat sebagai Ketua Komite Pemantau Risiko        Profil Singkat
BCA sejak tanggal 29 April 2021 sesuai dengan Surat Keputusan          • Warga Negara Indonesia
Direksi No.079/SK/DIR/2021. Saat ini juga menjabat sebagai Ketua       • Berdomisili di Indonesia
Komite Tata Kelola Terintegrasi. Informasi detail dapat dilihat pada   • Pengangkatan: Surat Keputusan Direksi No. 0212/SK/DIR/2023
bagian Profil Dewan Komisaris di halaman 51.                             tanggal 18 Desember 2023

                                                                       Perjalanan Karir
                                                                       • Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat di Perbanas
                                                                         (2000-2006)
                                                                       • Staf Ahli bidang Ekuinbank di Badan Legislasi DPR-RI
                                                                         (2000-2005)
                                                                       • Komisaris PT Putera Lintas Kemas, Air Forwarder Co (2000-2004)
                                                                       • Ketua Jurusan Manajemen, STIE Perbanas (1990-1993)

                                                                       Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025
                                                                       • Pendidikan
                                                                         » Lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia,
                                                                           Yogyakarta (1985)
                                                                         » Graduate Diploma di Banking & Finance (1996).
                                                                         » Master di bidang Perbankan dari Monash University, Australia
                                                                           (1998)
                                                                       • Sertifikasi dan Pelatihan
                                                                         » Trainer General banking, yang dikeluarkan oleh Lembaga
                                                                           Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP)
                                                                         » Trainer Sistem Pembayaran dan Pengelolaan uang Rupiah
                                                                           (SPPUR) – Bank Indonesia
                                                                         » Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan jenjang 7 yang
                                                                           diterbitkan oleh BNSP/BSMR
                                                                       • Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat
                                                                         pada halaman 323 pada Laporan Tahunan ini.

                                                                       Keahlian
                                                                       Selama masa karir, telah memperoleh pengalaman dan keahlian
                                                                       di berbagai bidang dan penugasan di antaranya, keuangan dan
                                                                       perbankan.




54        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 57
Joanes Justira Gunawan                                               Reinhard Harianja
Anggota                                                              Anggota
60 Tahun                                                             62 Tahun


Profil Singkat                                                       Profil Singkat
• Warga Negara Indonesia                                             • Warga Negara Indonesia
• Berdomisili di Indonesia                                           • Berdomisili di Indonesia
• Menjabat sebagai anggota Komite Pemantau Risiko BCA sejak          • Menjabat sebagai anggota Komite Pemantau Risiko BCA sejak
  tahun 2023                                                           tahun 2023
• Pengangkatan: Surat Keputusan Direksi No. 0212/SK/DIR/2023         • Pengangkatan: Surat Keputusan Direksi No. 0212/SK/DIR/2023
  tanggal 18 Desember 2023
                                                                     Perjalanan Karir
Perjalanan Karir                                                     • Anggota Komite Pemantau Risiko BCA (2024-Sekarang)
• Anggota Komite Pemantau Risiko di PT BCA Tbk (2024-Sekarang)       • Anggota Komite Audit, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia
• Presiden Komisaris PT. Abacus Dana Pensiuntama (2023-2024)           (Persero) (Juni 2020-Juni 2025)
• Komisaris PT. Zeals Digital Asia (2022-Sekarang)                   • Deputy Executive Director, Banker Association for Risk
• Komisaris pada PT Abacus Teknika Solusindo (2021-2024)               Management (BARa) (2018-2021)
• Komisaris pada PT. Abacus Cash Solution (2019-2023)                • Wakil Direktur Bidang Risiko Likuiditas, Banker Association for
• Kepala Sentra Layanan Perbankan Elektronik di PT BCA Tbk             Risk Management (BARa) (2018)
  (2012-2020)                                                        • Housing Finance Center Head (hingga Masa Persiapan Pensiun)
• Wakil Kepala Divisi Audit Internal di PT BCA Tbk (2001-2012)         (2017-2018)
• Kepala Biro Divisi Audit Internal di PT BCA Tbk (1997-2001)        • Business Deputy Regional Manager, Kantor Wilayah 2 Surabaya
• Staf Audit di Divisi Internal Audit di PT BCA Tbk (1990-1996)        (2015-2017)
• Consultant di PT Bina Analisindo Semesta (1989-1990)               • Vice President Risk Management Division Head (2013-2015)
                                                                     • Deputy Branch Manager Commercial, KC Tangerang (2012-2013)
Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025                  • Division/Branch Risk Management Coordinator
• Pendidikan                                                           (Feb 2012-Juli 2012)
  » Sarjana di Universitas Trisakti (1989)                           • AVP Operational Risk pada Divisi Manajemen Risiko (2010-2011)
  » Gelar MM dari Universitas Budi Luhur Jakarta (2003).             • Branch Manager di Kantor Cabang Mataram di Bank BTN
• Sertifikasi dan Pelatihan                                            (2009-2010)
  » Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan jenjang 7, yang           • Kepala Bagian Manajemen Risiko Operasional pada Divisi
    diterbitkan oleh LSPP (2024)                                       Manajemen Risiko di Bank BTN (2005-2009)
• Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat   • Kepala Seksi KC Samarinda Officer Development Program di
  pada halaman 324 pada Laporan Tahunan ini                            Bank BTN (1994-1997)
                                                                     • Staf Kantor Cabang Jayapura Officer Development Program di
Keahlian                                                               Bank BTN (1991-1994)
Selama masa karir, telah memperoleh pengalaman dan keahlian
di bidang audit khususnya IT Audit dan operasional berbasis          Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025
elektronik.                                                          • Pendidikan
                                                                       » Sarjana dari Institut Pertanian Bogor (1987)
                                                                       » Gelar MM dari Universitas Gadjah Mada (1999)
                                                                       » Saat ini, sedang menempuh pendidikan Program Doktoral (S3)
                                                                         Program Study Communication & Leadership pada London
                                                                         School of Public Relation
                                                                     • Sertifikasi dan Pelatihan
                                                                       » Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 yang
                                                                         diterbitkan oleh LSP-LSPP (2024)
                                                                       » Sistem Pembayaran dan Pengelolaan uang Rupiah (SPPUR)
                                                                         jenjang kualifikasi 6 Sub Bidang Pengelolaan Uang Tunai (Cash
                                                                         Handling) (2023)
                                                                       » Pengelolaan Transfer Dana bagi Bank dan Penukaran valuta
                                                                         asing dan Pembawaan Uang Kertas Asing jenjang Kualifikasi 6
                                                                         yang diterbitkan oleh LSP-LSPP (2023)
                                                                       » Certification in Audit Committee Practices (CACP) yang
                                                                         diterbitkan oleh Ikatan Komite Audit Indonesia (IKAI) (2023).
                                                                       » Sertifikat Asesor Kompetensi yang diterbitkan oleh LSP-LSPP
                                                                         (2024), Certified Credit Manager yang diterbitkan oleh Ikatan
                                                                         Bankir Indonesia (2016)
                                                                     • Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat
                                                                       pada halaman 324 pada Laporan Tahunan ini

                                                                     Keahlian
                                                                     Selama masa karir, telah memperoleh pengalaman dan keahlian di
                                                                     berbagai bidang dan penugasan di bidang Manajemen Risiko.




                                                                              Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk      55
Page 58
       P r o f i l   P e r u s a h a a n




Profil Komite Remunerasi dan Nominasi



Raden Pardede                                                       Alrianto Djunaidi,
Ketua                                                               Anggota
65 Tahun                                                            53 Tahun



Raden Pardede menjabat sebagai Ketua Komite Remunerasi dan          Profil Singkat
Nominasi BCA sejak sejak tanggal 7 April 2021 sesuai dengan Surat   • Warga Negara Indonesia
Keputusan Direksi No. 064B/SK/DIR/2021. Informasi detail dapat      • Berdomisili di Indonesia
dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris di halaman 51.           • Pengangkatan: Surat Keputusan Direksi No. 0102/SK/ DIR/2025
                                                                      tanggal 4 Juni 2025

                                                                    Perjalanan Karir
                                                                    • Kepala Divisi Human Capital Management (2025-sekarang)
                                                                    • Kepala Divisi Logistik dan Gedung (2022-2025)
                                                                    • Kepala Subdivisi Learning and Partnership (2015-2022)
                                                                    • Kepala Biro Rekrutmen dan Pengembangan Potensi (2006-2015)
                                                                    • Kepala Bidang Pendukung Operasi KCU BCA Wisma BNI 4
                                                                      (2001-2005)
                                                                    • Kepala KCP BCA Cipanas (1997-2001)

                                                                    Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025
                                                                    • Pendidikan
Jahja Setiaatmadja                                                    » Sarjana Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri Universitas
Anggota                                                                 Trisakti (1995)
                                                                      » Magister Management Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia
70 Tahun
                                                                        (2007)
                                                                    • Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat
                                                                      pada halaman 329 pada Laporan Tahunan ini
Jahja Setiaatmadja menjabat Anggota Komite Remunerasi dan
Nominasi BCA sejak sejak tanggal 4 Juni 2025 sesuai dengan Surat    Keahlian
Keputusan Direksi No. 0102/SK/DIR/2025. Informasi detail dapat      Selama masa karir, telah memperoleh pengalaman dan keahlian di
dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris di halaman 50.           berbagai bidang dan penugasan di antaranya, keahlian mengenai
                                                                    rekrutmen, talent management dan pengembangan materi
                                                                    pembelajaran serta pengembangan SDM. Sebelum menduduki
                                                                    posisi di Human Capital Management saat ini, memiliki pengalaman
                                                                    terkait dengan kelogistikan, perencanan dan pengadaan barang
                                                                    dan jasa.




56        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 59
Profil Komite Tata Kelola Terintegrasi




Cyrillus Harinowo                                                       Sulistiyowati
Ketua                                                                   Anggota
72 Tahun                                                                66 Tahun


Cyrillus Harinowo menjabat sebagai Ketua Komite Tata Kelola             Profil Singkat
Terintegrasi BCA sejak tanggal 6 Mei 2021 sesuai dengan Surat           • Warga Negara Indonesia
Keputusan No. 088/SK/DIR/2021. Saat ini juga menjabat sebagai           • Berdomisili di Indonesia
Ketua Komite Pemantau Risiko. Informasi detail dapat dilihat pada       • Pengangkatan: Surat Keputusan Direksi No. 088/SK/DIR/2021
bagian Profil Dewan Komisaris di halaman 51.                              tanggal 6 Mei 2021
                                                                        • Komisaris Independen PT BCA Finance

                                                                        Perjalanan Karir
                                                                        • Komisaris Independen, PT BCA Finance (2016-sekarang)
                                                                        • Trainer dan Konsultan Keuangan serta Partner, Elevasi Performa
                                                                          Insani (sebelumnya Leny-Astrid & Associates) (2004-sekarang)
                                                                        • Berbagai posisi di PT Bank Central Asia Tbk (jabatan terakhir:
                                                                          Kepala Divisi Keuangan dan Akuntansi) (1981-2004)
                                                                        • Karyawan Perusahaan Ekspor Impor (1978-1981)

                                                                        Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025
                                                                        • Pendidikan
                                                                          » Menyelesaikan pendidikan Akuntansi di Yayasan Akuntansi
                                                                            Indonesia (1983)
                                                                          » Sekolah Tinggi Manajemen PPM (1996)
Prabowo                                                                 • Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat
Anggota                                                                   pada halaman 335 pada Laporan Tahunan ini
67 Tahun


Profil Singkat
• Warga Negara Indonesia
• Berdomisili di Indonesia
• Pengangkatan: Surat Keputusan Direksi No. 088/SK/DIR/2021
  tanggal 6 Mei 2021

Perjalanan Karir
• Direktur Utama Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan
  (2015-2019)
• Direktur Market Conduct, Otoritas Jasa Keuangan (2014-2015)
• Berbagai posisi di Bank Indonesia (posisi terakhir: Direktur
  Investigasi dan Mediasi Perbankan) (1985-2013)

Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025
• Pendidikan
  » Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum Jurusan Perdata
    Universitas Gadjah Mada (1984)
  » MBA International Business dari University of Stirling, Scotland,
    United Kingdom (1994)
• Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat
  pada halaman 335 pada Laporan Tahunan ini




                                                                                 Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk      57
Page 60
        P r o f i l   P e r u s a h a a n




Gustiono Kustianto                                                       Pudjianto
Anggota                                                                  Anggota
71 Tahun                                                                 69 Tahun


Profil Singkat                                                           Profil Singkat
• Warga Negara Indonesia                                                 • Warga Negara Indonesia
• Berdomisili di Indonesia                                               • Berdomisili di Indonesia
• Pengangkatan: Surat Keputusan Direksi No. 088/SK/DIR/2021              • Pengangkatan: Surat Keputusan Direksi No. 088/SK/DIR/2021
  tanggal 6 Mei 2021                                                       tanggal 6 Mei 2021
• Komisaris Independen PT Asuransi Umum BCA                              • Komisaris Independen PT Asuransi Umum BCA

Perjalanan Karir                                                         Perjalanan Karir
• Presiden Direktur, PT Indonesia Air Transport Tbk (2008-2009)          • Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia dan Umum, PT Asuransi
• Direktur, PT Global Transport Service (2007-2009)                        Jiwa InHealth Indonesia, Jakarta (2009-2013)
• Chief Financial Officer, PT Broadband Multimedia Tbk (sekarang         • General Manager Bidang Akuntansi, PT Asuransi Kesehatan
  PT First Media Tbk) (2005-2007)                                          Indonesia (PT Askes – Persero) (2000-2008)
• Direktur, PT Tri Polyta Indonesia Tbk (sekarang PT Chandra Asri        • Manajer Bidang Akuntansi, PT Asuransi Kesehatan Indonesia
  Pacific Tbk) (2002-2005)                                                 (PT Askes – Persero) (1988-1999)
• Wakil Presiden Direktur, PT Bank Internasional Indonesia Tbk           • Asisten Manajer Bidang Keuangan, PT Asuransi Kesehatan
  (sekarang PT Bank Maybank Indonesia Tbk) (2000-2001)                     Indonesia (PT Askes – Persero) (1983-1987)
• Kepala Divisi, Bank Restructuring Unit BPPN (1999-2000)                • Staf Bidang Keuangan, PT Asuransi Kesehatan Indonesia (PT
• Direktur, PT Bank Tiara Asia Tbk (merger dengan PT Bank                  Askes – Persero), Jakarta (1977-1982)
  Danamon Tbk) (1994-1999)
• Vice President, Citibank N.A. Jakarta (1989-1993)                      Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025
• Berbagai posisi senior di industri keuangan dan non-keuangan           • Pendidikan
                                                                           » S1 Jurusan Administrasi Niaga di Universitas Terbuka Jakarta
Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025                          (1990)
• Pendidikan                                                               » S2 Manajemen Keuangan di Sekolah Tinggi Manajemen IMMI
  » Meraih gelar Insinyur Sipil dari Fakultas Teknik Sipil Universitas       Jakarta (2002)
    Kristen Petra, Surabaya (1979)                                       • Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat
  » Master of Business Administration dari Institut Pengembangan           pada halaman 335 pada Laporan Tahunan ini
    Indonesia (IPMI) pada tahun 1988
• Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat
  pada halaman 335 pada Laporan Tahunan ini




58        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 61
Ratna Yanti                                                          Sutedjo Prihatono
Anggota                                                              Anggota
62 Tahun                                                             57 Tahun



Profil Singkat                                                       Profil Singkat
• Warga Negara Indonesia                                             • Warga Negara Indonesia
• Berdomisili di Indonesia                                           • Berdomisili di Indonesia
• Pengangkatan: Surat Keputusan Direksi No. 052/SK/DIR/2022          • Pengangkatan: Surat Keputusan Direksi No. 088/SK/DIR/2021
  tanggal 31 Maret 2022                                                tanggal 6 Mei 2021
• Presiden Komisaris Independen PT Bank BCA Syariah                  • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank BCA Syariah

Perjalanan karir                                                     Perjalanan karir
• Kepala Tim Perwakilan BCA dalam proses akuisisi Bank Royal         • Anggota Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko, PT Bank BCA
  Indonesia dan Rabobank Internasional Indonesia (2019-2020)           Syariah (2010-2015)
• Kepala Kantor Wilayah Surabaya, PT Bank Central Asia Tbk (2015-    • Direktur, Karim Business Consultant (2004-2014)
  2018)                                                              • Senior Corporate Banking, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
• Kepala Kantor Wilayah Semarang, PT Bank Central Asia Tbk             (1993-2004)
  (2011-2015)
• Kepala Kantor Wilayah Balikpapan, PT Bank Central Asia Tbk         Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025
  (2010-2011)                                                        • Pendidikan
• Pimpinan di beberapa Kantor Cabang Utama BCA (Indrapura–             » S1 Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen Universitas
  Surabaya, Darmo–Surabaya, Veteran–Surabaya) (1997-2010)                Krisnadwipayana (1993)
• Staf SDM Bagian Recruitment, PT Bank Central Asia Tbk                » Magister Manajemen dari Binus Business School (2014)
  (1988-1989)                                                        • Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat
                                                                       pada halaman 336 pada Laporan Tahunan ini
Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025
• Pendidikan
  » S1 Fakultas Psikologi Universitas Surabaya (1987)
• Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat
  pada halaman 336 pada Laporan Tahunan ini




                                                                              Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk      59
Page 62
        P r o f i l   P e r u s a h a a n




Hendra Iskandar Lubis                                                Janto Havianto
Anggota                                                              Anggota
59 Tahun                                                             57 Tahun


Profil Singkat                                                       Profil Singkat
• Warga Negara Indonesia                                             • Warga Negara Indonesia
• Berdomisili di Indonesia                                           • Berdomisili di Indonesia
• Pengangkatan: Surat Keputusan Direksi No. 088/SK/DIR/2021          • Menjabat sebagai anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi BCA
  tanggal 6 Mei 2021                                                   sejak tahun 2024
• Komisaris Independen PT BCA Sekuritas                              • Pengangkatan: Surat Keputusan No. 0093/SK/DIR/2024
                                                                     • Direktur Independen BCA Finance Limited
Perjalanan karir
• Komisaris Independen, PT Hasnur International Shipping Tbk         Perjalanan karir
  (2025-sekarang)                                                    • Kepala Divisi Tresuri di PT Bank Central Asia (2017)
• Direktur Utama, PT Central Sudirman Development                    • Treasury PT Rabobank Indonesia (2002-2008)
  (2021-sekarang)                                                    • Treasury di PT Bank Credit Agricole Indonesia (1996-2002)
• Anggota Komite Audit, PT Hasnur International Shipping Tbk         • Treasury di Bank Bali (1992-1996)
  (2021-2025)
• Anggota Komite Perencanaan dan Pemantauan Risiko, Perum            Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025
  Perumnas (2020-2025)                                               • Pendidikan
• Konsultan Independen bidang Corporate Finance dan Pasar              » Sarjana (S1) Teknik Elektro dari Fakultas Teknik Universitas
  Modal (2016-sekarang)                                                  Indonesia (1992)
• Direktur Utama, PT Pefindo Riset Konsultasi (2014-2016)              » Master of Science dari PSKTTI Universitas Indonesia jurusan
• Konsultan Independen bidang Corporate Finance dan Pasar                Perbankan Syariah (2010)
  Modal (2012-2014)                                                  • Sertifikasi dan Pelatihan
• Direktur Investment Banking & Corporate Finance, PT OSK              » Sertifikat Kompetensi Treasury Dealer Level Advance Jenjang
  Nusadana Securities Indonesia (2006-2012)                              7 dari LSPP (2022)
• Direktur, PT Catunilai Finans Adhinarya (2002-2006)                  » Sertifikasi Kompetensi Asesor dari LSPP (2021)
• Advisor, Lippo Group (2000-2002)                                   • Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat
• Group Head of Bank Restructuring dan Division Head of Asset          pada halaman 337 pada Laporan Tahunan ini
  Management Investment, Badan Penyehatan Perbankan Nasional
  (1998-2000)

Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025
• Pendidikan
  » S1 Jurusan Teknik Perencanaan Kota & Wilayah dari Institut
    Teknologi Bandung (1990)
  » Master of Business Administration dari George Washington
    University, Amerika Serikat (1994)
• Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat
  pada halaman 336 pada Laporan Tahunan ini                          Ina Suwandi
                                                                     Anggota
                                                                     60 Tahun


                                                                     Profil Singkat
                                                                     • Warga Negara Indonesia
                                                                     • Berdomisili di Indonesia
                                                                     • Menjabat sebagai anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi BCA
                                                                       sejak tahun 2023
                                                                     • Pengangkatan: Surat Keputusan No. 0154/SK/DIR/2023
                                                                     • Komisaris Independen PT Bank Digital BCA

                                                                     Perjalanan karir
                                                                     • Consumer Banking BCA sejak tahun 1995 dengan posisi
                                                                       terakhir sebagai Kepala Divisi Pengembangan Produk Transaksi
                                                                       Perbankan (Februari 2020)
                                                                     • Divisi Audit Internal BCA (1990)

                                                                     Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025
                                                                     • Pendidikan
                                                                       » Sarjana (S1) Teknologi Pangan dari Institut Pertanian Bogor
                                                                         (1988)
                                                                       » Magister Manajemen (S2) dari IPMI International Business
                                                                         School (2006)
                                                                     • Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat
                                                                       pada halaman 337 pada Laporan Tahunan ini

60        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 63
Profil Sekretaris Perusahaan




I Ketut Alam Wangsawijaya
Sekretaris Perusahaan
50 Tahun


Profil Singkat                                                       • Standard Chartered Bank
• Warga Negara Indonesia                                               » Credit Planning and Strategy Head di Standard Chartered
• Berdomisili di Indonesia                                                Bank (2005-2006)
• Pengangkatan : 1 Juni 2025                                           » Business Finance Officer (2000-2001)
• Dasar Pengangkatan: 2227/SK/HCM-KP/A/2025                          • Branch Re-engineering Project Team Member Bank Bali
• Executive Vice President yang bertanggung jawab untuk                (sekarang PT Bank Permata Tbk) (1997-1999)
  Corporate Secretary, Investor Relations dan ESG (Environment,
  Social and Governance)                                             Riwayat pendidikan, Sertifikasi, dan Pelatihan 2025
                                                                     • Pendidikan
Perjalanan karir                                                       » Sarjana Teknik Metalurgi dari Universitas Indonesia (1997)
• Kepala Divisi Pengembangan Bisnis & Pemasaran Transaksi              » Program Eksekutif di The Wharton School, University of
  Perbankan (2019-2025)                                                   Pennsylvania (2018)
• Presiden Komisaris PT Penyelesaian Transaksi Elektronik Nasional     » Master Manajemen Pemasaran dari Universitas Indonesia,
  (2020-sekarang)                                                         Jakarta (2025)
• Senior Vice President Business Performance & Alignment PT Bank     • Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2025 dapat dilihat
  Danamon Indonesia Tbk (2012–2015)                                    di halaman 361 pada Laporan Tahunan ini
• PT Bank HSBC Indonesia
  » Senior Vice President Marketing Research & Analytics             Keahlian
     (2009–2011)                                                     Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang dan
  » Vice President Consumer Asset Marketing (2008–2009)              penugasan di antaranya Re-engineering Project, Business Finance,
  » Bank Vice President Cards Portfolio and Segmented Usage          Marketing Research & Analytics, Portfolio Management, Risk
     (2007-2008)                                                     Management, Strategic Planning, Marketing Communication dan
• Assistant Vice President Cards and Personal Loan Portfolio         Business Development.
  Management di ABN AMRO (2006-2007)




                                                                              Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk       61
Page 64
        P r o f i l   P e r u s a h a a n




Pejabat Senior
Per 31 Desember 2025

                         Nama                                                           Jabatan

HIANNI                                            Kepala Kantor Wilayah I, Bandung

ANDREAS ANDY CHRISTIANTO                          Kepala Kantor Wilayah II, Semarang

WIDJAJA STEPHEN                                   Kepala Kantor Wilayah III, Surabaya

HARIJANTO                                         Kepala Kantor Wilayah IV, Makassar

OMAR                                              Kepala Kantor Wilayah V, Medan

SUHARDJO MOELIADI                                 Kepala Kantor Wilayah VI, Palembang

LINDAWATI SUSANTO                                 Kepala Kantor Wilayah VII, Malang

LILIANA                                           Kepala Kantor Wilayah VIII, Pondok Indah, Jakarta

SEWAKA KOSASIH MULJADI                            Kepala Kantor Wilayah IX, Matraman, Jakarta

JUNIARTA                                          Kepala Kantor Wilayah X, Pluit, Jakarta

SULASTRI                                          Kepala Kantor Wilayah XI, Balikpapan

TITIANI                                           Kepala Kantor Wilayah XII, Wisma Asia, Jakarta

WIRA CHANDRA                                      Executive Vice President Grup Corporate Banking, Transaction & Finance

LINUS EKABRANKO WINDOE                            Executive Vice President Treasury Division & International Banking Division

LILIK WINARNI SOEDARSO                            Executive Vice President Operation Strategy & Development Group

DAVID FORMULA                                     Executive Vice President Strategic Information Technology Group

DEDDY MULJADI HENDRAWINATA                        Executive Vice President Credit Risk Analysis Group

HERA FENDAYANI HARYN                              Head Of Corporate Communication & Social Responsibility - CSR

LEO ARISTON                                       Kepala Divisi Audit Internal

FREDDY IMAN                                       Head of Commercial & SME Banking Division

TJHONG WELLY YANDOKO                              Head of Consumer Credit Division

TJOE ANIEK SUSILOWATI                             Kepala Divisi Cash Management

JAYAPRAWIRYA DIAH                                 Kepala Divisi Corporate Strategy & Planning

ALRIANTO DJUNAIDI                                 Head of Human Capital Management Division

DODY SANTOSA ISWAN                                Head of Individual Customer Business Development Division

TEDDY GUNAWAN                                     Head of Learning & Development Division

RUBY PURWADI                                      Kepala Divisi Logistik dan Gedung

IWAN SANTOSO NARTO                                Kepala Divisi Manajemen Jaringan & Pengembangan Wilayah
TJOE HENNY                                        Head of International Banking Division

JUNITA GRACE                                      Head of Treasury Division

INDRAWAN B                                        Kepala Divisi Wealth Management

ANDI AGUS SALIM                                   Head of Corporate Credit Risk Analysis Group

EDY GUNAWAN                                       Head of Corporate Credit Risk Analysis Group

FERRY                                             Head of Corporate Credit Risk Analysis Group

TAN TESIEN TANUDJAJA                              Head of Corporate Credit Risk Analysis Group

SHIRLEY MAGDALENA                                 Head of SME & Commercial Credit Risk Analysis Group

SUSANTO UTOMO                                     Head of SME & Commercial Credit Risk Analysis Group

BUDI MULIA ADISENTANA                             Head of SME & Commercial Credit Risk Analysis Group
SIANNE DHALIA WINATA                              Head of SME & Commercial Credit Risk Analysis Group

HENRIETTA SOESILO                                 Head of SME & Commercial Credit Risk Analysis Group




62        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 65
                      Nama                                        Jabatan

INGE SETIAWATY               Head of Corporate Transaction Group

SYLNA                        Kepala Grup Corporate Banking

YAYI MUSTIKA PUDYANTI        Kepala Grup Corporate Banking

KRISTIAN MARBUN              Kepala Grup Corporate Banking

DENNY HARYANTO               Kepala Grup Corporate Banking

HERU WIRAWAN CHANDRA         Kepala Grup Corporate Banking

R. MARTHIN JOEL OPPUSUNGGU   Kepala Grup Corporate Banking

WINNY HARIANTO               Kepala Corporate Support & Data Analytics

MARIA JASHINTA FRANSISKA     Kepala Grup Corporate Finance

LILIANI KURNIAWAN            Kepala Kantor Cabang Korporasi

EVANS CHARLES BENNY H.       Head of Digital Innovation Solutions Group

INDRA TJAHAJA                Head of IT Infrastructure & Operation Group

LILY WONGSO                  Head of Enterprise IT Architecture, Data Management & Service Quality Group

THOMAS ARMAND LAHEY          Head of Application Management Group

FERDINAN MARLIM H. S.        Head of IT Security Group

PAULINE                      Head of Modernization Group

NORISA                       Kepala Divisi Pengembangan Bisnis & Pemasaran Transaksi Perbankan

JAN HENDRA                   Head of Transaction Banking Product Development Division

WILSON KARIMUN               Kepala Sentra Layanan dan Pendukung Bisnis Perbankan Transaksi

MARTINUS ROBERT WINATA       Head of Wholesale Transaction Banking Product Development

TOMMY KURNIAWAN       *
                             Merchant Business Division
                             Head Corporate Secretary - Investor Relations & Environment Sustainability
I KETUT ALAM WANGSAWIJAYA
                             Governance
FELIX IVANATA DARMASETIA     Head of Accounting and Tax Division
SUSANWATI                    Head of Experience Design - Consumer & Wholesale Banking Group

BONIFACIA WISNI ARISUSANTI   Head of Experience Design - Branch & Shared Service Group

ANDRY SANTOSO                Head of Experience Design - Loan Operation and Credit Process Group

I MADE SUCITA                Head of Application & User Acceptance Test Group

THAN THANDY ANTHONY          Head of E-Channel & Settlement Services

LANNY TANZANIA               Head of Compliance Division

FAMIATI DAUN                 Head of Risk Management Division

EDY UNTUNG                   Head of Credit Recovery Group

RADIMAN ALI ROHIM            Head of Global Trade & Payment Services

ADRIANUS WAGIMIN WANG        Head of Contact Center & Digital Services

WIWIN WIELIANTI              Kepala Sentra Layanan Kredit

SUZI TANZINO                 Head of Legal Operation & Litigation Group

RIEKA                        Head of Legal Operation & Litigation Group

DAVID ERENST SUMUAL          Head of Economic & Industry Research

AGNES YINNY BOEN             Head of Anti Fraud Bureau
* Pejabat sementara




                                                          Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   63
Page 66
        P r o f i l   P e r u s a h a a n




Jumlah Karyawan dan
Pengembangan Kompetensi
JUMLAH KARYAWAN

Jumlah Karyawan berdasarkan Jenjang Jabatan
                                                             2025             2024             2023

Non Staf                                                               724              903             996
Staf                                                                20.129           20.186           20.713
Manajer                                                              5.488            5.349            5.099
Pejabat Senior (termasuk Dewan Komisaris dan Direksi)                   94               94              107

Total                                                               26.435           26.532           26.915


Jumlah Karyawan berdasarkan Usia
                                                             2025             2024             2023

≤ 25 Tahun                                                           4.592            4.377            4.978
> 25 – 30 Tahun                                                      7.093            6.494            5.973
> 30 – 35 Tahun                                                      5.228            5.430            5.565
> 35 – 40 Tahun                                                      2.914            2.690            2.089
> 40 – 45 Tahun                                                        915              899             999
> 45 – 50 Tahun                                                      2.228            2.561            3.033
> 50 Tahun                                                           3.465            4.081            4.278

Total                                                               26.435           26.532           26.915



Jumlah Karyawan berdasarkan Tingkat Pendidikan
                                                             2025             2024             2023

Sampai dengan Tingkat SMU                                             1.780           2.108            2.460
Diploma dan Sarjana                                                 23.300           23.155           23.282
Pasca Sarjana                                                         1.355           1.269             1.173

Total                                                               26.435           26.532           26.915


Jumlah Karyawan berdasarkan Status Ketenagakerjaan
                                                             2025             2024             2023

Tetap (Termasuk Percobaan)                                           24.781          24.847           24.372
Tidak Tetap (Kontrak)                                                 1.228           1.243            1.370
Trainee                                                                426              442             1.173

Total                                                               26.435           26.532           26.915


Jumlah Karyawan berdasarkan Jenis Kelamin
                                                             2025             2024             2023

Pria                                                                10.294            10.312          10.559
Wanita                                                               16.141          16.220           16.356

Total                                                               26.435           26.532           26.915




64         Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 67
PENGEMBANGAN KOMPETENSI

Pelatihan Karyawan
                                      2025                              2024                               2023

                            Jumlah    Jumlah     Jumlah     Jumlah     Jumlah     Jumlah      Jumlah      Jumlah        Jumlah
                             Kelas     Hari      Peserta     Kelas      Hari      Peserta      Kelas       Hari         Peserta

Manajerial Kepemimpinan &
                                479    30.331      11.940      467       51.303     12.430        420      30.907         11.371
Pengembangan Diri
Manajemen Kredit                 83      8.712      1.950       82       40.105      2.020         190     12.202         4.140
Program Sertifikasi
                                 79     3.512      2.873       134       15.758     13.523          47        665           476
Manajemen Risiko
Penjualan                       170      7.727     3.390        187       7.683       5.187        288      11.061         7.142
Pelayanan                        51     9.448      3.360        49        4.317      2.306          32       6.951        1.584
Operasi & Teknologi
                                848    84.071     18.080       866      122.368      18.610        856     80.993        18.503
Informasi
Lainnya                       1.025   109.348     32.688       921       40.513      32.179        729    107.730        27.266

Total                         2.735   253.149     74.281     2.706 282.047         86.255       2.562 250.509           70.482


Biaya Pelatihan Karyawan (dalam juta Rupiah)
                                                              2025                     2024                     2023

Total Biaya Pelatihan                                                 333.665                 353.627                   372.815


Informasi lebih detail mengenai pengembangan kompetensi dapat dilihat pada Laporan Tahunan ini bagian Sumber
Daya Manusia pada hal 194-195.




Pendidikan dan/atau Pelatihan Direksi, Dewan
Komisaris, Komite, Sekretaris Perusahaan, dan
Unit Audit Internal
Informasi mengenai pendidikan dan/atau pelatihan Direksi, Dewan Komisaris, Komite, Sekretaris Perusahaan dan
Kepala Audit Internal dapat dilihat pada Laporan Tahunan ini bagian Profil Perusahaan di halaman 44-61 dan Tata
Kelola Perusahaan di halaman 264-265, 280-284, 317-337, dan 361.




Perubahan komposisi anggota Direksi
dan anggota Dewan Komisaris
Pada tahun 2025, terdapat perubahan komposisi anggota Direksi dan Dewan Komisaris. Susunan komposisi anggota
Direksi dan anggota Dewan Komisaris dapat dilihat pada Laporan Tahunan ini bab Direksi di halaman 277 dan Dewan
Komisaris di halaman 263.



Pernyataan Independensi
Komisaris Independen
Pengangkatan dan pernyataan Komisaris Independen dapat dilihat pada Laporan Tahunan ini bab Komisaris Independen
di halaman 270.




                                                                      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk       65
Page 68
        P r o f i l    P e r u s a h a a n




Komposisi Pemegang Saham
PEMEGANG SAHAM PENGENDALI BCA

Pada 1 Januari 2025 - 31 Desember 2025 tidak ada perubahan pemegang saham pengendali BCA




                           51,00%                                                   49,00%
                      Robert Budi Hartono                                         Bambang Hartono
                       (Pemegang Saham                                            (Pemegang Saham
                      Pengendali Terakhir)                                       Pengendali Terakhir)



                      Pengendali

                      Jalur Pengendalian

            * Pada komposisi saham yang                 54,94%                                              45,06%*
              dimiliki masyarakat per 31
              Desember 2025:
              »    Sebesar 2,49% dimiliki
                   oleh pihak yang terafiliasi
                   dengan PT Dwimuria
                   Investama Andalan.
              »    Dewan Komisaris dan
                                                       PT Dwimuria                                            Masyarakat
                   Direksi memiliki 0,062%          Investama Andalan
                   saham BCA.
              »    Treasury Stock BCA dari
                   hasil pembelian kembali
                   saham sejumlah 0.17%
                   saham BCA.




RINCIAN 20 PEMEGANG SAHAM TERBESAR

Per 1 Januari 2025                                                         Per 31 Desember 2025
No.                      Nama                    Jumlah Saham       %       No.                 Nama                Jumlah Saham      %

 1    PT DWIMURIA INVESTAMA ANDALAN              67.729.950.000    54,94     1     PT DWIMURIA INVESTAMA ANDALAN    67.729.950.000   54,94
      CITIBANK SINGAPORE S/A                                                2      PT TRICIPTA MANDHALA GUMILANG     1.313.250.000    1,07
 2                                                 1.804.761.329    1,46
      GOVERNMENT OF SINGAPORE
                                                                            3      PT CATURGUWIRATNA SUMAPALA        1.261.750.000    1,02
 3    PT TRICIPTA MANDHALA GUMILANG               1.313.250.000     1,07
                                                                                   CITIBANK SINGAPORE S/A
                                                                            4                                        1.146.323.362    0,93
 4    PT CATURGUWIRATNA SUMAPALA                  1.261.750.000     1,02           GOVERNMENT OF SINGAPORE

      BBH BOSTON S/A GQG PARTNERS                                                  BNYM RE BNYMLB RE EMPLOYEES
 5                                                  873.752.230     0,71    5                                         800.764.700     0,65
      EMERGING MARKETS EQUITY FUND                                                 PROVIDENTFD BOARD-2039927326

 6    ANTHONI SALIM                                855.239.635      0,69           JPMCB NA RE-VANGUARD TOTAL
                                                                            6                                          717.754.697    0,58
                                                                                   INTERNATIONAL STOCK INDEX FUND

      JPMCB NA RE-VANGUARD TOTAL                                                   JPMCB NA RE - VANGUARD
 7                                                  777.666.397     0,63     7     EMERGING MARKETS STOCK INDEX        662.411.450    0,54
      INTERNATIONAL STOCK INDEX FUND
                                                                                   FUND

      BNYM RE BNYMLB RE EMPLOYEES                                           8      ANTHONI SALIM                      635.403.739     0,52
 8                                                  724.578.700     0,59
      PROVIDENTFD BOARD-2039927326
                                                                                   CITIBANK NEW YORK S/A
                                                                            9                                         607.938.960     0,49
      JPMCB NA RE-NEW WORLD FUND,                                                  GOVERNMENT OF NORWAY - 1
 9                                                  715.787.000     0,58
      INC
                                                                                   BBH BOSTON S/A GQG PARTNERS
      JPMCB NA RE - VANGUARD                                                10                                         570.142.230    0,46
                                                                                   EMERGING MARKETS EQUITY FUND
 10   EMERGING MARKETS STOCK INDEX                 708.575.550      0,57
      FUND                                                                         CITIBANK NEW YORK S/A ISHARES
                                                                            11                                         565.296.100    0,46
                                                                                   CORE MSCI EMERGING MARKETS ETF
      CITIBANK NEW YORK S/A
 11                                                 697.688.164     0,57
      GOVERNMENT OF NORWAY - 1
                                                                            12     JPMCB NA RE-EUPAC FUND             485.959.500     0,39
      SSB 5826 GOLDMAN SACHS TST II-
 12                                                608.808.898      0,49
      GOLD SA GQG PRTN IOF-2183964139
                                                                                   HSBC-FUND SVS A/C PEOPLES BANK
                                                                            13                                         484.117.700    0,39
 13   JPMCB NA RE-WELLCOME TRUST                    521.550.100     0,42           OF CHINA

      JPMCB NA RE-EUROPACIFIC                                                      DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM
 14                                                 516.745.500     0,42    14                                        458.723.800     0,37
      GROWTH FUND                                                                  JP



66        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 69
Per 1 Januari 2025                                                                 Per 31 Desember 2025
No.                    Nama                       Jumlah Saham          %           No.                     Nama                  Jumlah Saham         %

         SSB 2Q27 ISHARES CORE                                                       15     PT LINGKARMULIA INDAH                   450.000.000        0,37
 15      MSCI EMERGING MARKETS ETF                  487.008.200        0,40
         -2183966403                                                                        JPMCB NA RE - BLACKROCK INST
                                                                                     16     TR CO N A INVESTMENT FDS FOR             428.228.125       0,35
         BNYMSANV RE BNYM RE PEOPLE'S                                                       EMPLOYEE BENEFIT TRUSTS
 16                                                  476.417.900        0,39
         BANK OF CHINA
                                                                                            BNYM RE FIDELITY INVESTMENT TR:
                                                                                     17                                               416.997.970      0,34
 17      PT LINGKARMULIA INDAH                      450.000.000         0,37                FIDELITY EM M F
         JPMSE LUX RE UCITS CLT RE-                                                  18     BNYM RE FRSTIISAFEMF                     412.606.051       0,33
 18                                                 443.898.900         0,36
         JPMORGAN FUNDS
                                                                                            JPMCB NA RE-VANGUARD FIDUCIARY
         SSB KGZ3 INVESCO DEVELOPING                                                        TRUST COMPANY INSTITUTIONAL
 19                                                  423.372.600        0,34         19                                               371.843.742     0,30
         MARKETS FUND -2183965924                                                           TOTAL INTERNATIONAL STOCK
                                                                                            MARKET IT II
         CITIBANK SINGAPORE S/A
 20                                                    411.177.306      0,33                JPMSE LUX RE UCITS CLT RE-
         MONETARY AUTHORITY OF SPORE                                                20                                               367.041.400      0,30
                                                                                            JPMORGAN FUNDS

 Total                                            81.801.978.409       66,36        Total                                         79.886.503.526     64,80

Sumber: Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
Catatan: Beberapa institusi yang tercatat dalam daftar di atas bertindak sebagai kustodian untuk pemegang saham




RINCIAN PEMEGANG SAHAM DENGAN KEPEMILIKAN SAHAM LEBIH DARI 5%

Pada 1 Januari 2025 - 31 Desember 2025, tidak terdapat pemegang saham dengan kepemilikan saham lebih dari 5%,
kecuali PT Dwimuria Investama Andalan yang merupakan Pemegang Saham Pengendali BCA.

KELOMPOK/KLASIFIKASI PEMEGANG SAHAM MASYARAKAT
DENGAN KEPEMILIKAN SAHAM MASING-MASING <5%

Per 1 Januari 2025                                                                 Per 31 Desember 2025

                                                  Komposisi*                                                                      Komposisi*

Individu                                                                            Individu
  Lokal                                                               4,12%          Lokal                                                          6,36%
  Asing                                                           0,004%             Asing                                                        0,007%
Institusi                                                                           Institusi
  Lokal                                                               4,86%          Lokal                                                        5,403%
  Asing                                                              36,08%          Asing                                                        33,28%

 Total                                                            45,06%            Total                                                         45,06%


Per 1 Januari 2025                                                                 Per 31 Desember 2025

                                                  Komposisi*                                                                      Komposisi*
Pemodal Nasional                                                      8,98%         Pemodal Nasional                                                11,77%
  Perorangan                                                   4,12%                 Perorangan                                              6,36%
  Perseroan Terbatas                                           2,61%                 Perseroan Terbatas                                     2,90%
  Asuransi                                                     1,08%                 Asuransi                                               0,89%
  Reksa Dana                                                   0,72%                 Reksa Dana                                              0,74%
  Yayasan                                                     0,45%                  Yayasan                                                 0,87%
  Koperasi                                                   0,002%                  Koperasi                                              0,002%
Pemodal Asing                                                        36,08%         Pemodal Asing                                                 33,29%
  Perorangan                                                 0,004%                  Perorangan                                            0,007%
  Badan Usaha Asing                                          36,08%                  Badan Usaha Asing                                     33,28%

 Total                                                            45,06%            Total                                                         45,06%

* dihitung berdasarkan total lembar saham BCA yang beredar sejumlah 123.275.050.000 lembar saham
Sumber: KSEI dan PT Raya Saham Registra




                                                                                                Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk        67
Page 70
         P r o f i l   P e r u s a h a a n




PERSENTASE KEPEMILIKAN SAHAM DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI

Per 31 Desember 2025, Dewan Komisaris dan Direksi BCA memiliki 0,062% saham BCA secara kumulatif. Adapun rincian
kepemilikan saham masing-masing Dewan Komisaris dan Direksi BCA dapat dilihat pada Laporan Tahunan ini pada halaman
266-267 dan 285-286.

PENGHENTIAN SEMENTARA PERDAGANGAN DAN/ATAU PEMBATALAN PENCATATAN
SAHAM

Pada Tahun 2024 dan 2025 BCA tidak dikenakan sanksi penghentian sementara perdagangan saham (suspension)
dan/atau pembatalan pencatatan saham (delisting) dalam tahun buku.

AKSI KORPORASI, INFORMASI MATERIAL, SERTA INFORMASI
TRANSAKSI AFILIASI DAN TRANSAKSI BENTURAN KEPENTINGAN

Sepanjang tahun 2025, BCA tidak melakukan aksi korporasi seperti penyertaan modal, pemecahan saham (stock split),
penggabungan saham (reverse stock), saham bonus dan perubahan nilai nominal saham. BCA juga tidak melakukan
penerbitan Obligasi/Sukuk baru. Aksi Korporasi lainnya yang dilakukan adalah Buy Back dan dapat dilihat pada halaman
414-415.

Sepanjang tahun 2025, BCA tidak melakukan divestasi, penggabungan/peleburan usaha entitas utama, akuisisi,
restrukturisasi utang/modal, dan transaksi material lainnya.

Informasi transaksi afiliasi dan transaksi benturan kepentingan yang terjadi pada tahun buku 2025 dapat dilihat pada halaman
388-396.

KEANGGOTAAN DALAM ASOSIASI
  No                                                            Nama Asosiasi

     1      Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas)
     2      Asosiasi Bank Kustodian Indonesia (ABKI)
     3      Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI)
     4      ACI Financial Market Association (ACI FMA)
     5      Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI)
     6      Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP)
     7      Perhimpunan Pedagang Surat Utang Negara (HIMDASUN)
     8      Indonesia Contact Center Association (ICCA)
     9      The Institute of Internal Auditors (IIA)
   10       Indonesia Chapter Ikatan Komite Audit Indonesia (IKAI)
   11       Securities Investor Protection Fund (SIPF)
   12       Asia Pacific Loan Market Association (APLMA)
   13       European ATM Security Team (EAST)
   14       International Monetary Conference (IMC)
   15       Certified Information System Audition - Information Systems Audit & Control Association (CISA)
   16       Association of Certified Fraud Examiners (ACFE)
   17       Konsorsium Data Kerugian Eksternal (KDKE)
   18       Inisiatif Keuangan Berkelanjutan Indonesia (IKBI)
   19       Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)
   20       Indonesian Corporate Secretary Association (ICSA)




68         Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 71
Kronologis Pencatatan Saham
dan Efek Lainnya
PT Bank Central Asia (BCA) melakukan Penawaran Umum Saham Perdana (Initial Public Offering - IPO) pada 11 Mei 2000.
Penawaran umum ini dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya pada tanggal 31 Mei 2000 (kedua
bursa ini telah digabung dan sekarang bernama Bursa Efek Indonesia).

KRONOLOGIS PENCATATAN SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA
                                                                                                               Jumlah Saham                Nilai
         Waktu                                            Keterangan                                                                      Nominal
                                                                                                                 Beredar                  (dalam Rupiah)


11 Mei 2000                 Penawaran umum saham perdana (IPO)                       2.943.986.000                   2.943.986.000                 500
                               Stock split I dengan rasio 1:2,
15 Mei 2001                    Harga Setelah Stock Split menjadi                                    x2               5.887.972.000                  250
                               Rp860
                            Saham yang diterbitkan dalam rangka
2001                        program kompensasi manajemen berbasis                        58.025.000                  5.945.997.000                  250
                            saham (MSOP)
                            Saham yang diterbitkan dalam rangka
2002                        program kompensasi manajemen berbasis                         71.526.000                 6.017.523.000                  250
                            saham (MSOP)
                            Saham yang diterbitkan dalam rangka
2003                        program kompensasi manajemen berbasis                         113.611.500                 6.131.134.500                 250
                            saham (MSOP)
                               Stock split II dengan rasio 1:2, Harga
8 Juni 2004                                                                                         x2              12.262.269.000                   125
                               Setelah Stock Split menjadi Rp1.750
                            Saham yang diterbitkan dalam rangka
2004                        program kompensasi manajemen berbasis                        40.944.500                 12.303.213.500                   125
                            saham (MSOP)
                            Saham yang diterbitkan dalam rangka
2005                        program kompensasi manajemen berbasis                         15.888.000                 12.319.101.500                  125
                            saham (MSOP)
                            Saham yang diterbitkan dalam rangka
2006                        program kompensasi manajemen berbasis                          8.403.500                12.327.505.000                   125
                            saham (MSOP)
                               Stock split III dengan rasio 1:2, Harga
31 Januari 2008                                                                                     x2             24.655.010.000                  62,5
                               Setelah Stock Split menjadi Rp3.525
                               Stock split IV dengan rasio 1:5, Harga
15 Oktober 2021                                                                                     x5            123.275.050.000                   12,5
                               setelah Stock Split menjadi Rp7.320
Keterangan:
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 12 April 2001 memutuskan untuk meningkatkan modal ditempatkan melalui penerbitan 147.199.300 saham melalui
program kompensasi manajemen berbasis saham (MSOP). Opsi tersebut dapat dieksekusi dari tanggal 10 November 2001 hingga 9 November 2006. Saham yang
diterbitkan dalam rangka program MSOP yang tercantum dalam tabel di atas telah memperhitungkan stock split yang dilakukan oleh BCA.




KRONOLOGIS PENCATATAN EFEK LAINNYA

Sejak tahun 2018, BCA menerbitkan obligasi subordinasi dengan rincian yang dapat dilihat pada bagian Ikhtisar Obligasi
di halaman 17.




                                                                                        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk              69
Page 72
          P r o f i l    P e r u s a h a a n




Struktur Grup Perusahaan, Kepemilikan,
dan Informasi Entitas Anak



     100%                  90%            99,999999%           99,99995%                 75%              99,9997%                  90%         99,999997%



                                                                                             PT                  PT                    PT
          BCA                                                          PT Bank                                                                              PT Bank
                              PT BCA                PT BCA                                Asuransi             Central              Asuransi
        Finance                                                         BCA                                                                                 Digital
                             Sekuritas              Finance                                Umum                Capital               Jiwa
        Limited*                                                       Syariah                                                                               BCA
                                90%                  100%                                   BCA                Ventura                BCA
          100%                                                           100%                                                                                 100%
                                                                                            100%                100%                  90%

                                        0,000001%              0,00005%                  25%             0,0003%                           0,000003%



*Per 3 Januari 2026 telah efektif dilikuidasi


Per 31 Desember 2025

         Nama Perusahaan                             Bidang Usaha                   Total Aset                       Alamat                                Status
                                                                                 (dalam miliar Rupiah)


 PT BCA Finance
 Efektif menjadi bagian dari grup                                                                        Wisma BCA Pondok Indah
 BCA sejak 2001 (sebelumnya                                                                              Lantai 8,
                                            Pembiayaan kendaraan bermotor
 PT CSML)                                                                              10.371            Jl. Metro Pondok Indah No.10          Beroperasi
                                            baik baru maupun bekas.
                                                                                                         Jakarta 12310
                                                                                                         Telp. : (021) 29973100

 PT Bank BCA Syariah
 Efektif menjadi bagian dari grup           Perbankan syariah yang
                                                                                                         Jl. Jatinegara Timur No. 72,
 BCA sejak 2009 (sebelumnya                 menghimpun dana, menyalurkan
                                                                                                         Jakarta 13310
 PT UIB)                                    pembiayaan, serta menyediakan              19.207                                                  Beroperasi
                                                                                                         Telp. : (021) 8505030, 8505035,
                                            jasa perbankan lainnya dengan
                                                                                                         8190072
                                            prinsip syariah.

 PT Bank Digital BCA
 Efektif menjadi bagian dari grup                                                                        The City Tower Lantai 11
 BCA sejak 2019 (sebelumnya                 Bank umum yang berfokus pada
                                                                                                         Jl. M.H. Thamrin No. 81
 PT Bank Royal Indonesia)                   penyediaan solusi perbankan                18.924                                                  Beroperasi
                                                                                                         Jakarta 10310
                                            digital.
                                                                                                         Telp. : (021) 50848010


 PT Asuransi Umum BCA
 (BCA Insurance)                            Asuransi umum yang menyediakan                               Gedung Sahid Sudirman Center,
 Efektif menjadi bagian dari grup           berbagai produk perlindungan                                 Lantai 10 Unit F
 BCA sejak 2013 (sebelumnya                 seperti asuransi kendaraan                 3.454             Jl. Jend. Sudirman Kav.86,            Beroperasi
 PT CSI)                                    bermotor, properti, perjalanan,                              Jakarta 10220
                                            dan lainnya.                                                 Telp. : (021) 27889588


 PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life)
 Berdiri sejak 2013 dimana BCA                                                                           Chase Plaza Lantai 22
 menjadi pemegang saham                     Asuransi jiwa yang menawarkan
                                                                                                         Jl. Jend. Sudirman Kav. 21
 mayoritas pada 2017.                       beragam produk perlindungan                4.676                                                   Beroperasi
                                                                                                         Jakarta 12920
                                            jiwa, kesehatan, dan warisan.
                                                                                                         Telp. : (021) 21888000


 PT BCA Sekuritas
                                                                                                         Menara BCA, Grand Indonesia,
 Efektif menjadi bagian dari grup
                                            Perantara perdagangan efek                                   Lantai 41, Suite 4101
 BCA sejak 2011 (sebelumnya
                                            (brokerage) dan investment                  2.519            Jl. M.H. Thamrin No.1                 Beroperasi
 PT DUJ)
                                            banking.                                                     Jakarta 10310
                                                                                                         Telp. : (021) 23587222

 PT Central Capital Ventura
 Berdiri sejak 2017                                                                                      Gedung Office 8 Lantai 16, Unit
                                            Modal ventura yang berfokus
                                                                                                         F, SCBD Lot 28
                                            pada investasi dan kolaborasi               469                                                    Beroperasi
                                                                                                         Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53
                                            dengan startup.
                                                                                                         Jakarta 12190


 PT BCA Finance Limited                                                                                  Unit 4707, 47/F, The Center,
                                            Jasa pengiriman uang dan money                               99 Queen's Road Central,              Tidak beroperasi
                                                                                        N.A.                                                   Per 3 Januari 2026 telah efektif
                                            lender.                                                      Hong Kong                             dilikuidasi
                                                                                                         Telp. : (852) 28474388




70           Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 73
Lembaga Profesi Penunjang Pasar Modal


Kantor Akuntan Publik                      Biro Administrasi Efek

KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan         PT Raya Saham Registra
(firma anggota jaringan global PwC)        Gedung Plaza Sentral, Lantai 2
Jl. Jend. Sudirman Kav. 29-31              Jl. Jend. Sudirman Kav. 47-48
Jakarta 12920, Indonesia                   Jakarta 12930, Indonesia
Tel.   (+62-21) 5099 2901, 3119 2901       Tel.   (+62-21) 252 5666
Fax. (+62-21) 5290 5555, 5290 5050         Fax. (+62-21) 252 5028
Website: www.pwc.com/id                    Website: www.registra.co.id




Perusahaan Pemeringkat Efek                Wali Amanat
Fitch Ratings Ltd                          Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I
30 North Colonnade, Canary Wharf,          Bank Central Asia Tahap I Tahun 2018
London E14 5GN                             (Seri A & B)
Tel.   (+44-20) 3530 1000
Fax. (+44-20) 3530 1000                    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Website: www.fitchratings.com              Divisi Investment Services


PT Fitch Ratings Indonesia                 Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46
DBS Bank Tower, Lantai 24, Suite 2403      Jakarta 10210, Indonesia
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5              Tel.   (+62-21) 251 0244, 251 0254, 251 0264,
Jakarta 12940, Indonesia                          251 0269, 251 0279
Tel.    (+62-21) 2988 6800                 Fax. (+62-21) 250 0065, 250 0077
Fax. (+62-21) 2988 6822
Website: www.fitchratings.com

PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)    Notaris
Equity Tower, Lantai 30
Sudirman Central Business District Lot 9   Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum, M.Kn
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53              Jl. K.H. Zainul Arifin No.2
Jakarta 12190, Indonesia                   Kompleks Ketapang Indah Blok B2 no. 4-5
Tel.   (+62-21) 5096 8469                  Jakarta Barat 11140, Indonesia
Fax. (+62-21) 5096 8468                    Tel. (+62-21) 630 1511
Website: www.pefindo.com                   Fax. (+62-21) 633 7851




                                           Konsultan Hukum

                                           Hadiputranto, Hadinoto & Partners
                                           Pacific Century Place, Level 35
                                           Sudirman Central Business District Lot 10
                                           Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
                                           Jakarta 12190, Indonesia
                                           Tel.   (+62-21) 2960 8888
                                           Fax. (+62-21) 2960 8999




                                                Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   71
Page 74
       P r o f i l   P e r u s a h a a n




Informasi pada Situs Perusahaan
BCA menyediakan situs perusahaan yang dapat diakses melalui https://www.bca.co.id/ sebagai sarana bagi masyarakat
untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai perusahaan.



Informasi Menu pada situs Perusahaan

                               Individu                                             Tentang BCA
                       Produk Individu                                         Korporasi
                       •   Simpanan Individu                                   •  Visi Misi dan Tata Nilai
                       •   Pinjaman Individual                                 •  Manajemen BCA
                       •   Wealth Management                                   •  Sejarah BCA
                       •   Uang Elektronik                                     •  Penghargaan dan Pengakuan
                       •   Kartu Kredit                                        •  Perusahaan Anak
                       •   Reward BCA
                                                                               Hubungan Investor
Informasi              Layanan Individu                                        •  Informasi Saham
mengenai solusi        •  Rencanakan Masa Depan                                •  Laporan Keuangan & Presentasi
produk dan             •  e-Banking                                               Perusahaan
layanan perbankan      •  BCA Prioritas                                        •  Berita Investor
untuk kebutuhan        •  Jaringan Cabang                                      •  Peringkat Perusahaan
perseorangan           •  Customer Service                                     •  Laporan Riset Ekonomi
(https://www.bca.      •  Pengiriman Uang
                                                                               Tata Kelola Perusahaan
co.id/id/individu)     Promo                                                   •   ACGS, Kebijakan, & Laporan GCG
                       •  Promo BCA                           Pada bagian      •   Akta Perusahaan
                       •  Semua Promo                         ini mencakup     •   Struktur Organisasi
                                                              informasi lebih  •   Aksi Korporasi
                       Webform BCA
                                                              mendalam tentang •   Whistleblowing System BCA
                       Chat                                   perusahaan       •   Informasi Lain
                       •  Halo BCA Chat
                                                                               Sustainability
                       Login                                                   •   Sustainability
                                                                               •   Environment
                                                                               •   Social
                                 Bisnis                                        •   Governance
                                                                               •   Laporan dan Kebijakan
                       Produk Bisnis
                       •   Simpanan Bisnis                                     Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
                       •   Penerimaan Bisnis                                   •  CSR Bakti BCA
                       •   Pinjaman Bisnis                                     Media & Riset
                       •   Kartu Kredit Bisnis                                 •  News and Features
                       •   Investasi Bisnis untuk Pengusaha                    •  Pressroom
                       Layanan Bisnis                                          •  Social Media
Informasi              •  e-Banking Bisnis                                     •  Berita Riset Ekonomi
mengenai solusi        •  Layanan Perbankan                                    •  Laporan Riset Ekonomi
produk dan             •  Tresuri dan Kustodian
layanan perbankan
                       Solusi Bisnis
untuk kebutuhan
                       •   Cash Management
bisnis (https://                                              Selain itu, pada website perusahaan terdapat layanan
                       •   API
www.bca.co.id/
                       •   Business Debit Card                Halo BCA untuk berkomunikasi melalui media chat apabila
id/bisnis)
                       •   Fire Cash BCA
                       •   Program Promosi BCA                terdapat pertanyaan terkait produk dan layanan BCA
                       Kurs                                   ataupun untuk menyampaikan masukan bagi perusahaan.
                       •   Kurs eRate BCA                     Untuk memperoleh informasi lebih detail mengenai BCA,
                       •   Kalkulator Kurs
                                                              dapat menghubungi :
                       Chat
                       •  Halo BCA Chat
                                                              •   Corporate Communication
                                                              •   Investor Relations
                                 Karir                        •   Corporate Secretary
Informasi kondisi      Keseharian Kami
lingkungan kerja,      Karir                                  Menara BCA - Grand Indonesia Lt. 20
peluang karir dan
informasi lainnya
                       Magang Bakti                           Jl. M.H. Thamrin No.1, Jakarta 10310, Indonesia
terkait karir di       Beasiswa BCA                           Tel. (+62 21) 2358 8000
BCA.                   Info & Artikel                         Fax. (+62 21) 2358 8300
                                                              E-mail :
                                                              corcom_BCA@bca.co.id
                                                              investor_relations@bca.co.id
                                                              corporate_secretary@bca.co.id




72       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 75
Penghargaan dan Sertifikasi




                                                                      Corporate Governance Asia
      Stellar Workplace Award                         Forbes                                                    Extel




                                                          ARA 2024
          Anugerah Budaya Layanan Unggul                                               15th Asian Excellence Awards




Kategori : Korporasi

         Nama Penghargaan                      Penyelenggara                             Kategori/Peringkat
                                                                     Strongest Banking Brands 2025
World's Strongest Banking Brand 2025 Brand Finance
                                                                     #1 in APAC (score: 97,1 / 100)
World's Best Bank 2025                Forbes                         #1 World's Best Bank 2025 in Indonesia
                                                                     #1 Indonesia
World’s Best Companies 2025           Time Magazine
                                                                     #527 Global
World's Most Trustworthy Companies
                                      Newsweek                       #1 in Banking Sector (Global)
2025
                                                                     Customer Engagement Recognition - Customer
Gallup Global Customer Engagement     Gallup International           Engagement mencapai batas Customer Engagement
                                                                     Score di atas rata-rata global atau 90th percentile
                                                                     #196 in Asia Pacific
Asia-Pacific Best Companies of 2025   TIME Magazine
                                                                     #8 in Indonesia
Kementerian Keuangan RI               Kementerian Keuangan RI        Bank Swasta Terbaik Mitra Collecting Agent 2024
                                                                     Best Use of Celebrities/Influencers (Bronze) - Gebyar
PR Awards 2025                        Marketing Interactive          BCA Merah Putih: Indonesia Banget!
                                                                     PR Team of the Year (Gold)
                                                                     5 Certified World Class Awards
Top Ranking Performance Award         ContactCenterWorld.com         17 Company Awards
                                                                     3 Company – Best Team Awards
                                      Global by                      38 Gold Medal (22 Company Awards, 4 Company - Best
Top Ranking Performance Award
                                      ContactCenterWorld.com         Team Awards, dan 12 Individual Awards)
Top 50 Global Banking Brands          The Banker Magazine            “#1 Indonesia #8 Global”
                                      European Society for Quality
ESQR The Quality Choice Prize 2025                                   Gold Category
                                      Research (ESQR)
                                                                     #36 Fortune Southeast Asia
Fortune Southeast Asia 500            Fortune Southeast Asia
                                                                     #6 Indonesia
TAB Excellence in Retail Finance
                                      The Asian Banker               The Best Retail Bank in Indonesia
Awards 2025




                                                                        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk      73
Page 76
       P r o f i l   P e r u s a h a a n




Kategori : Korporasi

          Nama Penghargaan                         Penyelenggara                          Kategori/Peringkat

                                                                       #2 Best Investor Relations Professional
                                                                       (Combined, Buy Side, Sell Side)
2025 Asia Executive                                                    #1 Best Investor Relations Program (Combined) dan
                                           Extel
Team                                                                   #2 Best Investor Relations Program (Buy Side, Sell Side)
                                                                       #1 Company Board (Combined) dan
                                                                       #2 Company Board (Sell side dan Buy Side)
Euromoney Private Banking Awards                                       Indonesia's Best Private Bank
                                           Euromoney
2025                                                                   Indonesia's Best for Next Gen
Bisnis Indonesia Award 2025                Bisnis Indonesia            Bank Swasta Nasional Aset > Rp100 Triliun
                                                                       Best Performance Bank KBMI IV
Bisnis Indonesia Financial Award 2025      Bisnis Indonesia            Most Efficient Bank KBMI IV
                                                                       Excellence in Next-Gen Client Engagement
                                                                       Best Investor Relations Company (Indonesia)
15th Asian Excellence Award 2025           Corporate Governance Asia
                                                                       Best Corporate Communication
                                                                       100 Indonesia’s Biggest Company 2025
                                                                       Outstanding Growth 2025 - The Biggest Company by
                                           100 Indonesia’s Biggest     Market Cap
Fortune Indonesia 100
                                           Company 2025                Outstanding Growth 2025 - The Highest Net Profit
                                                                       Margin
                                                                       Outstanding Growth 2025 - The Highest Net Profit
Indonesia Digital Media Awards 2025        Serikat Perusahaan Pers     Kategori Media Sosial Korporasi
20 Top Companies to Watch in 2025          Bloomberg Technoz           20 Top Companies to Watch in 2025
                                                                       Main Index
                                           Indonesian Institute for    High Dividend
Apresiasi Emiten 2025
                                           Corporate Directorship      High Growth
                                                                       High Market Cap
                                                                       21 Platinum (12 Individu, 6 Corporate dan 3 Teamwork)
The Best Contact Center Indonesia          Indonesia Contact Center    16 Gold (12 Individu, 2 Corporate dan 2 Teamwork)
2025                                       Association (ICCA)          11 Silver (11 Individu)
                                                                       4 Bronze (2 Individu dan 2 Teamwork)
Anugerah Bakti Nusantara                   Nusantara TV                Sektor Penggerak Ekonomi
WOW Brand 2025                             Markplus.Inc                Conventional Bank
                                                                       Digital PR - Strategi Komunikasi Bukti Bakti BCA - Gold
                                                                       Winner
                                                                       Corporate PR - Komunikasi Kegiatan Gebyar BCA Merah
PR Indonesia Award 2025                    PR Indonesia
                                                                       Putih - Gold Winner
                                                                       Corporate PR - Komunikasi Kegiatan Sertifikasi Halal -
                                                                       Bronze Winner
                                                                       Golden Champion in Satisfaction, Loyalty and
                                                                       Engagement (2019 - 2024)
                                                                       The Best KBMI IV Bank In Customer Loyalty
                                                                       The Best KBMI IV Bank in Net Promoter Score
                                                                       The 2nd Best KBMI IV Bank in Customer Satisfaction
                                                                       The 2nd Best KBMI IV Bank in Customer Engagement
8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
                                           Infobank                    The 2nd Best KBMI IV Bank in Brand Interactivity Index
Engagement 2025
                                                                       The 3rd Best KBMI IV Bank in Satisfaction, Loyalty,
                                                                       Engagement 2025
                                                                       The 3rd Best KBMI IV Bank in Marketing Customer
                                                                       Engagement
                                                                       The 3rd Best KBMI IV Bank in Customer Centricity Index
                                                                       The 3rd Best KBMI IV Bank in Customer Resilience Level
                                                                       Platinum - Conventional Bank In Digital Brand for 10
14th Infobank Digital Brand 2025           Infobank
                                                                       Consecutive Years (2016 - 2025): Conventional Bank
                                                                       Analyst Favourite Listed company in the Financial Sector
                                           Perkumpulan Analisis Efek
CSA Award 2025                                                         CSA Award for Outstanding Company in Financial Sector
                                           Indonesia
                                                                       on the Main Board




74       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 77
Kategori : Korporasi

           Nama Penghargaan                    Penyelenggara                             Kategori/Peringkat

                                                                      Indonesia PR Practitioners of The Year 2025 (Journalists
                                                                      Choice)
                                                                      Kategori: Corcomm Team In Bank & Financial Industry
PR of The Year Award 2025              SWA Media Group                Indonesia PR Practitioners of The Year 2025 (Journalists
                                                                      Choice)
                                                                      Junior PR Practitioners In Banking & Financial Services
                                                                      Industry
Rankia Awards 2025                     Rankia Indonesia               Excellence in PR & Investor Relations
Institutional Investor Awards 2025     International Investor         Best of Community Development Program - Bakti BCA
Investor Trust Best Bank Awards 2025   Investor Trust                 Bank Umum KBMI 4 : > Rp 70 Triliun
Indonesia Property&Bank Award XIX
                                       Property & Bank                PT Bank Central Asia Tbk
2025



Kategori : Keberlanjutan

           Nama Penghargaan                    Penyelenggara                             Kategori/Peringkat
                                                                      #1 Best ESG (Buy Side dan Combined) dan #2 Best ESG
2025 Asia Executive Team               Extel
                                                                      (Sell – side)
ABF Retail Banking Awards 2025         Asian Banking & Finance        External Social Initiative of the Year - Indonesia
                                                                      Asia's Best CSR
15th Asian Excellence Award 2025       Corporate Governance Asia
                                                                      Sustainable Asia Award
                                                                      Juara Umum
                                       Komite Nasional Kebijakan      Juara Umum Klaster 5T
Annual Report Award (ARA) 2024
                                       Governance (KNKG)              Juara Umum GoPublik Keuangan
                                                                      Juara 1 Non BUMN/Non BUMD GoPublik Keuangan
                                                                    Kategori: Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) dengan
                                                                    Program Literasi Keuangan Terbaik, OJK Penggerak Duta
Financial Literacy Award               Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
                                                                    Literasi Keuangan (OJK PEDULI) Terbaik segmen PUJK,
                                                                    dan Video Jingle GENCARKAN
                                                                      Bank Implementasi KEJAR Terbaik – Subkategori Bank
KEJAR Award 2025                       Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
                                                                      Umum Konvensional
                                                                      Desa Wisata Berbasis Budaya - Kampung Wisata Pecinan
                                                                      Glodok, DKI Jakarta (Juara Harapan 3)
                                       Kementerian Pariwisata         Desa Wisata Hijau Bilebante, Nusa Tenggara Barat
Wonderful Indonesia Award (WIA)                                       (Juara Umum)
                                       Republik Indonesia
2025
                                       (Kemenpar RI)                  Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Prai Ijing Tebara,
                                                                      Nusa Tenggara Timur (Juara 2)
                                                                      Most Collaborative Tourism Village Partner
The Best Corporate Transparency and                                   7th Indonesia CSR Brand Equity Awards 2025 In Bank
                                       Investor Trust
Emission Reduction Awards 2025                                        Category
                                                                      Best Emission Reduction
Investing on Climate by Editor’s
                                       Indonesia Media Network        Best Literacy for Climate Resilience
Choice Awards 2025
                                                                      Best Climate Financing
                                                                      Sustainable Impact in Grassroots Economic Enabler
Mata Lokal Fest 2025                   Tribunnews
                                                                      Category: Impact
Indonesia Green & Sustainable                                         Best Innovation in Sustainable Finance Implementation
                                       SWA Media Group
Companies Award 2025                                                  (Predikat: Excellent)
ESG Award 2025                         Katadata                       Finance - Bank Sector
ESG Award 2025                         Investor Trust                 Impact Excellence Awards
The 16 IICD CG Conference and
      th
                                       Indonesian Institute for       Top 50 Big Capitalization Public Listed Company
Award 2025                             Corporate Directorship         Leadership in Corporate Governance Big Cap
                                                                      7th Indonesia CSR Brand Equity Awards 2025 In Bank
CSR Awards 2025                        The Iconomics
                                                                      Category
Indonesia Corporate Social and                                        The Best Corporate Social Responsibility Award 2025 for
Environmental Responsibility Awards    Warta Ekonomi                  Enabling Community Growth through Empowerment and
2025                                                                  Educational Support, (Category: Financials)




                                                                         Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk     75
Page 78
      P r o f i l   P e r u s a h a a n




Kategori : HR

       Nama Penghargaan                             Penyelenggara                               Kategori/Peringkat

                                                                              HR Asia Best Companies to Work for in Asia
HR Asia Award 2025                        HR Asia
                                                                              HR Asia Most Caring Companies Award
2025 Asia Pacific Stevie Awards           The Stevie Awards                   Thought Leadership Campaign of the Year (Silver)
HCM Excellence Awards                     Brandon Hall Group                  Best Succession and Career Management (Silver)
2025 GlobalCCU Awards                     Global CCU                          Best Corporate University - Culture (Silver)
Dream Workplace for Learning              MarkPlus Institute dan Marketeers   Juara Umum
                                                                              Best of the Best Company in Stellar Workplace Award
                                                                              Top 5 Companies with Most Innovative Well-Being
                                                                              Program
                                                                              Top 10 Organizations with Best Future-Ready Workplace
                                                                              Program
Stellar Workplace Awards 2025             One GML
                                                                              Top 5 Best Stellar Workplace Award in Large-Size
                                                                              Organizations Category
                                                                              Stellar Workplace Recognition in Employee
                                                                              Commitment
                                                                              Stellar Workplace Recognition in Employee Satisfaction
Qorus-Infosys Finacle Banking                                                 Operations and Workforce Transformation (AROPIS
                                          Qorus - Infosys Finacle
Innovation Awards 2025                                                        Branch Project - Silver)

Employee Experience Awards                                                    Best Career Development Programme (Gold)
                                          HumanResourcesOnline.net
2025                                                                          Best Learning Culture Journey (Bronze)
                                                                              The Best Human Capital 2025 for Strengthening Services
Indonesia Human Capital Awards
                                          Warta Ekonomi                       Excellence through Leadership Development Initiatives,
2025
                                                                              (Category: Conventional Bank)
Malam Apresiasi Berita Satu 2025          B-Universe                          Inspirasi Sosial & Kepemimpinan




Kategori : Individual

       Nama Penghargaan                             Penyelenggara                               Kategori/Peringkat

                                                                              Bapak Jahja Setiaatmadja: #1 Best CEO (Combined), #2
                                                                              Best CEO (Buy Side), #2 Best CEO (Sell Side)
2025 Asia Executive Team                  Extel
                                                                              Ibu Vera Eve Lim: #1 Best CFO (Combined, Buy Side, Sell
                                                                              Side)
2025 Stevie Awards for Women in                                               Female Executive of the Year in Asia, Australia or New
                                          The Stevie Awards
Business                                                                      Zealand (Lianawaty Suwono - Silver)
                                                                              Human Resources Executive of the Year (Lianawaty
2025 Stevie Awards for Great                                                  Suwono - Bronze)
                                          The Stevie Awards
Employers                                                                     HR Thought Leader of the Year (Lianawaty Suwono -
                                                                              Silver)
                                                                              Asia's Best CEO (Investor Relations) – Bapak Jahja
15th Asian Excellence Award 2025          Corporate Governance Asia           Setiaatmadja
                                                                              Asia's Best CFO (Investor Relations) - Ibu Vera Eve Lim
IDN Times Inspiring News Maker                                                IDN Times Inspiring News Maker 2024 - Jahja
                                          IDN Media
2024                                                                          Setiaatmadja
Top Ranking Performance Award             ContactCenterWorld.com              9 Individual Awards
Infobank Top 100 CEO And
The Future Leaders Forum &                Majalah Infobank                    Infobank Bankers of The Year 2025 (Hendra Lembong)
Appreciation 2025
Indonesia Best 50 CEO Awards
                                          The Iconomics                       Jahja Setiaatmadja
2025 “Employees”
4th Anniversary Indonesia Inspiring
                                          The Iconomics                       Vera Eve Lim
Women Awards 2025




76       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 79
Kategori : Individual

       Nama Penghargaan                       Penyelenggara                      Kategori/Peringkat

Indonesia Property & Bank Award                               Life Achievement Banking Industry: Bapak Jahja
                                   Property & Bank
XIX 2025                                                      Setiaatmadja
                                                              Most Influential Property Figure in Banking (Jahja
Golden Property Awards 2025        Indonesia Property Watch
                                                              Setiaatmadja)



Kategori: Produk dan Layanan

       Nama Penghargaan                       Penyelenggara                      Kategori/Peringkat

The 22 International Business
      nd
                                                              Marketing Campaign of The Year – Industry Categories
                                   The Stevie Awards
Awards 2025                                                   (Don’t Know Kasih No - Gold)
                                                              Best Advance in Business Automation (ARCIS - Bronze)
                                                              Best Advance in Business Automation (AROPIS Branch
Technology Excellence Awards       Brandon Hall Group         Project - Silver)
                                                              Best Advance in Business Strategy and Technology
                                                              Innovation (JARVIS - Bronze)
Anugerah Produk Indonesia          Bisnis Indonesia           Produk Aplikasi Perbankan Terfavorit - myBCA
                                                              Penyedia Jasa Pembayaran Penggerak Konektivitas
Bank Indonesia Award 2025          Bank Indonesia             Pembayaran Digital Terbaik (Bank dan Lembaga Selain
                                                              Bank)
                                                              ATM
                                                              Mortgage
                                                              Digital Branch
WOW Brand 2025                     Markplus.Inc
                                                              Credit Card
                                                              Mobile Banking
                                                              Saving Account
                                                              Platinum - Deposit In Digital Brand For 10 Consecutive
                                                              Years (2016-2025): Deposito
                                                              Platinum - Vehicle Loan In Digital Brand For 10
                                                              Consecutive Years (2016-2025): KKB
                                                              Platinum - Debit Card In Digital Brand For 10 Consecutive
                                                              Years (2016-2025): Debit Card
                                                              Platinum - Credit Card In Digital Brand For 10
                                                              Consecutive Years (2016-2025): Credit Card
                                                              Platinum - Wealth Management In Digital Brand For 10
                                                              Consecutive Years (2016-2025): Wealth Management
                                                              Golden - E-Money Business In Digital Brand For 5
                                                              Consecutive Years (2021-2025): Flazz
                                                              The Highest Digital Index In Internet Banking: Overall
                                                              Internet Banking
14th Infobank Digital Brand 2025   Infobank                   The Highest Digital Index In Wealth Management: Overall
                                                              WM
                                                              The Highest Digital Index In E-Money Business (Flazz):
                                                              Overall E-money
                                                              The 2nd Highest Digital Index Conventional Bank: Overall
                                                              Conventional Bank
                                                              The 2nd Highest Digital Index In Mortgage Loan: Overall
                                                              KPR
                                                              The 2nd Highest Digital Index In Debit Card: Overall Debit
                                                              Card
                                                              The 3rd Highest Digital Index In Deposit: Overall Deposit
                                                              The 3rd Highest Digital Index In Credit Card: Overall
                                                              Credit Card
                                                              The 2nd Best Conventional Bank: Conventional Bank
                                                              The Best E-money Business: Flazz




                                                                 Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk       77
Page 80
       P r o f i l   P e r u s a h a a n




Kategori: Produk dan Layanan

       Nama Penghargaan                               Penyelenggara                              Kategori/Peringkat

                                                                               The Best Conventional Bank in Excellence Internet
                                                                               Banking
                                                                               The Best Conventional Bank in Excellence Digital Branch
                                                                               The Best Conventional Bank in Excellence Live Chat
Banking Service Excellence Award
                                 Majalah Infobank                              Service
2025
                                                                               The Best Conventional Bank in Excellence Cash
                                                                               Recycling Machine (CRM)
                                                                               The 2nd Best Conventional Bank in Excellence Mobile
                                                                               Opening Account
Anugerah Budaya Layanan Unggul             Asosiasi Service Quality Indonesia
                                                                              Budaya Layanan Unggul
2025                                       (ASQI)
OPEXCON 2025                               Shift Indonesia                     Service (SUMIATY - Gold)
Indonesia Customer Service                                                     Aplikasi Mobile Banking - myBCA
                                           SWA Media Group
Quality                                                                        Kartu Kredit - BCA
                                                                               Indonesia Brand Communication Excellence 2025
                                                                               Kategori: Video Commercial in Banking Industry
Indonesia Brand Communication
                                           SWA Media Group                     Video Commercial: Gebyar Hadiah BCA
Excellence 2025
                                                                               Predikat: The Best Product Knowledge Video
                                                                               Commercial (Good)
                                                                               Aplikasi Internet Banking - Klik BCA
                                                                               ATM Bank - ATM BCA
                                                                               Bank Umum - BCA
                                                                               Dompet Digital - Sakuku
                                                                               Kartu e-money - Flazz
                                                                               Kartu Kredit - BCA
Most Trusted Financial Brands
                                           Investor Trust                      Lembaga Wealth Management - BCA Priority
Awards 2025
                                                                               Mobile Banking App - BCA Mobile
                                                                               Produk Corporate Banking Services - BCA
                                                                               Produk KPR dari Bank - BCA
                                                                               Produk SME Banking Solutions - BCA
                                                                               Rekening Bank Konvensional - BCA
                                                                               SMS Banking - BCA
                                                                               The Best Conventional Bank in Excellence E-Banking For
                                                                               10 Consecutive Year (2015 - 2025)
                                                                               The Best Conventional Bank in Excellence for 5
Banking Service Excellence Award                                               Consecutive Year (2020 - 2024)
                                 Majalah Infobank
2025                                                                           The Best Conventional Bank in Excellence Digital
                                                                               Channel For 5 Consecutive Years (2020 - 2024)
                                                                               The Best Conventional Bank in Service Excellence 2025
                                                                               (E-Banking)
                                                                               Bank Umum - BCA
Indonesia Customer Service
                                           SWA Media Group                     Contact Centre Bank Umum - Halo BCA
Quality
                                                                               PT Bank Central Asia Tbk - Excellent
                                           Asosiasi Sentra Quality Indonesia
Anugerah Insan Layanan
                                           (ASQI)
                                                                               The Most Innovative Digitalization of Conventional Bank
Indonesia Digital Innovation                                                   2025 for Creating Solid Digital Ecosystem to Encourage
                                           Warta Ekonomi
Awards 2025                                                                    Business Process Automation, (Category: Conventional
                                                                               Bank)
                                                                               The Most Satisfying KBMI IV Bank in Branch Office
                                                                               The Most Satisfying KBMI IV Bank in ATM Service
                                                                               The 2nd Most Satisfying KBMI IV Bank in Teller Service
8th Infobank Satisfaction, Loyalty,
                                           Infobank                            The 2nd Most Satisfying KBMI IV Bank in Customer
and Engagement 2025
                                                                               Service
                                                                               The 2nd Most Satisfying KBMI IV Bank in Mobile Banking
                                                                               The 3rd Most Satisfying KBMI IV Bank in Services




78       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 81
Peristiwa Penting 2025

24 Januari                                  20-23 Februari                                21 Februari




Enam Desa Bakti BCA Raih ASEAN              BCA Expoversary 2025                          HUT ke-68 BCA
Tourism Awards (ATA) 2025
                                            Merayakan HUT ke-68, BCA Expoversary          Seremoni dilakukan dengan pemotongan
Prestasi yang ditorehkan Desa Wisata        2025 menawarkan beragam promo dan             tumpeng di Menara BCA oleh Komisaris
Perkampungan Adat Nagari Sijunjung,         penawaran spesial bagi nasabah, mulai         BCA Tonny Kusnadi, Presiden Direktur
Desa Wisata Kreatif Terong, Desa Wisata     dari suku bunga spesial Kredit Pemilikan      BCA Jahja Setiaatmadja (saat ini Presiden
Semen, Desa Wisata Taro, Kampung            Rumah (KPR), Kredit Kendaraan                 Komisaris), Wakil Presiden Direktur BCA
Wisata Pecinan Glodok, dan Desa Wisata      Bermotor (KKB), hingga Kredit Sepeda          Hendra Lembong (saat ini Presiden
Hijau Bilebante menjadi bentuk pengakuan    Motor (KSM).                                  Direktur), serta sejumlah jajaran direksi
atas keberhasilan dalam pengembangan                                                      BCA lainnya. Pemotongan tumpeng juga
potensi desa secara berkelanjutan.                                                        digelar di seluruh Kantor Wilayah BCA di
                                                                                          Indonesia.


22 Februari                                 12 Maret                                      20 & 22 Maret




Penerima Gebyar Hadiah BCA                  Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan             BCA Berkolaborasi dengan BAZNAS
Diumumkan di BCA Expoversary 2025           (RUPST) 2025                                  RI dan LAZISNU Berikan Kemudahan
                                                                                          Layanan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS)
Program Gebyar Hadiah BCA                   Sehubungan dengan laba bersih yang
                                                                                          Melalui Aplikasi myBCA
berlangsung sejak 1 Oktober 2024            diperoleh Perseroan pada tahun buku
hingga 31 Januari 2025, dengan hadiah       2024 yaitu sebesar Rp54,8 T, RUPST            Kolaborasi ini merupakan wujud
berupa empat unit Mercedes-Benz E           menetapkan penggunaan laba bersih             komitmen BCA menjembatani nasabah
200 Exclusive Line, 12 unit Toyota Innova   untuk dibagikan sebagai dividen tunai         untuk menunaikan ZIS dengan solusi
Zenix Q Hybrid, dan 120 unit Honda Vario    sebesar Rp300,00 per saham, naik 11,1%        digital yang aman, nyaman, dan mudah.
125 CBS ISS.                                dibandingkan dividen tunai tahun buku
                                            2023.




23 April                                    23 April                                      6 Mei




Paparan Kinerja Triwulan I 2025 -           BCA Berbagi Ilmu (BBI) Digelar di             BCA Bantu Revitalisasi dan Panen Raya,
Kinerja Solid di Tengah Dinamika Pasar      Universitas Indonesia                         Produksi Petani Kopi Cikoneng Bogor
                                                                                          Melejit 350%
BCA dan entitas anak membukukan             Kuliah umum bertajuk ‘Mengembangkan
total kredit Rp941 T per Maret 2025,        Kepemimpinan yang Efektif Melalui             Pada panen raya kali ini, produksi kopi
naik 12,6% YoY. Pertumbuhan kredit          Pengembangan Diri dan Teknologi’              para peserta pembinaan di Kebun Kopi
ditopang ekspansi pembiayaan di             diisi oleh Presiden Direktur BCA Jahja        Cikoneng per April 2025 mencapai
berbagai sektor, disertai pertumbuhan       Setiaatmadja (saat ini Presiden Komisaris)    47.640 kilogram. Jumlah tersebut naik
pendanaan berkelanjutan. Sementara          dan Duta Bakti BCA Nicholas Saputra,          3,5 kali lipat dibandingkan sebelum
itu, laba bersih BCA dan entitas anak       berkaitan dengan tantangan besar yang         pembinaan dilakukan, melebihi target
tumbuh 9,8%, mencapai Rp14,1 triliun        dihadapi generasi muda saat ini.              awal peningkatan produksi, yaitu 120%.
pada kuartal I 2025.


                                                                            Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk    79
Page 82
         P r o f i l   P e r u s a h a a n




5 Juni                                          28 Juni                                     31 Juli




BCA Kembali Hadirkan Program                    Bakti BCA Umumkan Empat Tim                 BCA Dukung “Kawan Nusantara” dari
“Workshop Sertifikasi Halal 2025” di            Pemenang Genera-Z Berbakti                  TULOLA, Libatkan Empat Pelaku Usaha
KCU BCA Kisaran, Sumatera Utara                                                             Binaan Bakti BCA
                                                Empat tim universitas pemenang
Hampir 80 UMKM asal Kota Kisaran dan            program Genera-Z Berbakti yang              Acara ini menghadirkan pameran
sekitarnya menerima pendampingan                akan mengimplementasikan gagasan            HEROES OF HERITAGE yang berisi
untuk memenuhi standar halal serta              inovatif di Desa Bakti BCA berasal dari     koleksi karya dua perajin perak Desa
dukungan penerbitan sertifikat halal            UI, UNSRAT, UNILA, dan UGM. Program         Wisata Taro, Bali, yakni I Made Suama
gratis dari BCA.                                ini menghimpun lebih dari 250 proposal      dan Ketut Daging, dengan TULOLA.
                                                dari 98 perguruan tinggi negeri maupun      Bakti BCA juga menghadirkan empat
                                                swasta, baik di dalam maupun luar negeri.   pelaku usaha serta jasa hasil binaan
                                                                                            Bakti BCA untuk menampilkan karya
                                                                                            mereka dalam acara tersebut.




13 Agustus                                      22-24 Agustus                               17-18 September




BCA Menggelar UMKM Fest 2025                    BCA Menggelar BCA Expo 2025                 BCA Wealth Summit Kembali Digelar
yang Diselenggarakan Secara                     Secara Offline di ICE BSD City              dengan Tema “Strengthening Wealth
Hybrid Selama 1 Juli-17 Agustus 2025            Tangerang pada 22–24 Agustus 2025           Longevity”
                                                dan Online melalui expo.bca.co.id pada
Lebih dari 1.700 pengusaha ambil bagian                                                     Acara tahunan ini hadir sebagai wujud
                                                22 Agustus–31 Oktober 2025
pada BCA UMKM Fest 2025 hybrid yang                                                         komitmen BCA memberikan inspirasi
mengusung tagline “Serba Serbu di BCA           BCA Expo 2025 membawa tagline               dan edukasi terkait pengelolaan
UMKM Fest 2025”.                                #JadiKejadian dan menawarkan suku           kekayaan jangka panjang, sekaligus
                                                bunga dan beragam promo spesial untuk       memperkenalkan ragam solusi investasi
                                                KPR, KKB, dan KSM.                          maupun proteksi kepada nasabah.




22 September                                    17 Oktober                                  28-29 Oktober




Bakti BCA Selenggarakan “Student                Bakti BCA untuk Ketiga Kalinya              BCA Gelar Indonesia Knowledge Forum
Goes to Nature (SGTN) 2025”                     Ajak UMKM Binaan Ikuti Trade Expo           (IKF) 2025
                                                Indonesia (TEI)
Kegiatan yang digelar di Samboja                                                            Forum yang digelar pada 28-29
Lestari, Kalimantan Timur ini merupakan         Partisipasi BCA pada TEI 2025 yang          Oktober 2025 untuk ke-14 kalinya ini
kerja sama dengan Borneo Orangutan              berlangsung pada 15-19 Oktober 2025         menjadi salah satu wujud komitmen
Survival Foundation (BOSF), serta               di ICE BSD Tangerang adalah salah satu      berkelanjutan BCA dalam mendorong
mengajak 200 pelajar tingkat SMP/               tahap lanjutan dari program UMKM Bakti      pertumbuhan pengetahuan, inovasi,
MTS dan SMA/SMK/MA se-Kecamatan                 BCA Go Export. Program ini berfokus         dan kolaborasi lintas sektor demi masa
Samboja dan Samboja Barat.                      pada penguatan kapasitas usaha melalui      depan Indonesia yang tangguh dan
                                                kegiatan inkubasi dan pendampingan          berkelanjutan.
                                                akses pasar internasional.


80         Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 83
2 November                                   13 November                                 14 November




Flag-Off Runvestasi 2025                     BCA Selenggarakan National Summit           BCA Luncurkan Aplikasi myBCA untuk
                                             Beasiswa Bakti BCA 2025                     Smartwatch
Pembukaan virtual race ditandai dengan
flag-off pada Minggu (2/11) yang             Acara yang digelar secara hybrid ini        Fitur ini memungkinkan nasabah
diramaikan dengan fun run jarak 2K dan       mengundang 700 Bakti Champions, para        mengakses berbagai layanan perbankan
7K, hingga layanan konsultasi dan promo      mahasiswa penerima manfaat Beasiswa         langsung melalui smartwatch, seperti
investasi.                                   Bakti BCA, serta menghadirkan Direktur      info saldo, mutasi, transaksi cardless,
                                             BCA Vera Eve Lim dan Duta Bakti BCA         serta menggunakan QRIS CPM maupun
                                             Nicholas Saputra pada sesi berbagi          QRIS Tap.
                                             inspirasi.




8 Desember                                   12 Desember                                 21-24 Desember




Bayar Transportasi Umum dan Parkir           BCA Kembali Menjadi Juara Umum              Bakti BCA Hadir Langsung ke Medan,
Lebih Seamless dengan QRIS Tap dari          Annual Report Award                         Langkat, Solok, Aceh Tamiang,
Aplikasi myBCA                                                                           dan Batang Toru, Salurkan Bantuan
                                             Pencapaian kedua kalinya secara
                                                                                         Kemanusiaan Bagi Korban Bencana
QRIS Tap di myBCA dapat digunakan            beruntun yang diperoleh BCA ini
                                                                                         di Sumatra
di sejumlah moda transportasi publik         merupakan buah atas laporan
seperti TransJakarta, LRT Jakarta, MRT       tahunan berkualitas, transparan, dan        Berbagai bantuan yang disalurkan
Jakarta, dan Kereta Commuter Line.           menunjukkan pertumbuhan bisnis              seperti makanan dan minuman, pakaian,
Fitur ini juga mendukung pembayaran          berkelanjutan sesuai SE OJK Nomor           hingga fasilitas Mandi, Cuci, Kakus
di berbagai fasilitas parkir dari sejumlah   16/2021.                                    (MCK), pengeboran sumur air bersih,
operator.                                                                                tangki air, dan instalasi panel surya
                                                                                         sebagai sumber listrik untuk pompa air.




                                                                            Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   81
Page 84
     A n a l i s i s d a n
     P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




                                                         03




                                                         Analisis dan
                                                         Pembahasan
                                                         Manajemen
82     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 85
Ikhtisar Kinerja per Segmen Usaha


PERBANKAN TRANSAKSI
                                                                                     Pertumbuhan CASA (YoY)
BCA terus mengukuhkan posisinya sebagai bank transaksi pilihan


                                                                                       13,1%
nasabah melalui inovasi dan kolaborasi yang berkelanjutan, terutama
dalam menghadapi perubahan lanskap keuangan yang pesat seiring
dengan digitalisasi yang terus meningkat.

                                                                            Dana Pihak Ketiga berdasarkan Produk
Untuk mendukung kebutuhan nasabah yang beragam dan terus                             (dalam triliun Rupiah)
berkembang, BCA berfokus pada penyediaan produk dan layanan
serta memperkuat ekosistem agar semakin terintegrasi satu sama                                                   1.249,0
lain. Berbagai aplikasi, fitur, dan beragam touchpoint terus BCA                               1.133,6
                                                                            1.101,7                                        203,8
kembangkan untuk mengakomodasi perkembangan transaksi                                                    209,6
                                                                                      217,0
digital. BCA terus berkomitmen untuk menyediakan solusi transaksi
                                                                                                                           610,8
yang aman, nyaman, dan andal, baik melalui kanal digital maupun                                          562,1
konvensional, dengan memastikan nasabah dapat bertransaksi                            536,2
dengan lancar kapan pun dan di mana pun. Melalui usaha-usaha yang
BCA lakukan, BCA pada tahun 2025 berhasil mencatat pertumbuhan                                           361,9             434,5
                                                                                      348,5
16,5% YoY dalam volume transaksi, mencapai lebih dari 40 miliar
                                                                              2023               2024              2025
transaksi.
                                                                                     Giro     Tabungan     Deposito




PERBANKAN KORPORASI
                                                                                 Pertumbuhan Portofolio Kredit
                                                                                       Korporasi (YoY)
Perbankan korporasi berhasil mencatatkan pencapaian yang solid.



                                                                                       11,5%
Pertumbuhan ini merupakan bukti komitmen BCA sebagai mitra
setia bagi nasabah korporasi melalui penyediaan solusi pembiayaan
dan transaksi perbankan yang personal sesuai dengan kebutuhan
nasabah.
                                                                                     Portofolio Kredit Korporasi
                                                                                        (dalam triliun Rupiah)
BCA berkomitmen untuk melakukan diversifikasi pembiayaan ke
berbagai sektor dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-                                                       478,9
hatian agar kualitas kredit tetap terjaga. BCA juga terus mendukung                             429,4
program strategis nasional, termasuk secara aktif berpartisipasi
                                                                             372,3
dalam penyaluran kredit sindikasi untuk pembangunan infrastruktur
Indonesia




                                                                              2023               2024              2025




                                                                      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk       83
Page 86
         A n a l i s i s d a n
         P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




PERBANKAN KOMERSIAL & UKM
                                                                                               Pertumbuhan Portofolio Kredit
Segmen Komersial & UKM merupakan pilar penting dalam                                               Komersial & UKM (YoY)
perekonomian di Indonesia. BCA terus mengembangkan segmen



                                                                                                     7,2%
Perbankan Komersial dan UKM melalui inisiatif penyediaan beragam
solusi pembiayaan yang terintegrasi dengan solusi cash management,
customer engagement yang lebih mendalam, serta peningkatan
kapabilitas produk dan layanan bagi nasabah Komersial dan UKM
berikut ekosistemnya. Inisiatif-inisiatif tersebut didukung dengan                           Portofolio Kredit Komersial & UKM
pengembangan kapabilitas sumber daya manusia, pemanfaatan                                           (dalam triliun Rupiah)
data analytics, dan peningkatan infrastruktur perkreditan.
                                                                                                                             277,7

BCA juga mengadakan berbagai event dan program, seperti UMKM                                                 259,0                   130,9
Fest, Bangga Lokal, Go Export, Go Halal, dan Go Digital yang                                231,0                    123,7
bertujuan mendukung dan memberdayakan para pelaku usaha                                             107,8
UMKM. Sebagai hasilnya, Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial                                                    135,3           146,8
                                                                                                    123,2
(RPIM) BCA pada Desember 2025 mencapai 22,8%.
                                                                                            2023              2024           2025



                                                                                                       Komersial     UKM




PERBANKAN INDIVIDU

Relasi BCA dengan nasabah individu menjadi hal yang fundamental untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
BCA melakukan pendekatan berbasis data terhadap perilaku nasabah sehingga berhasil menghadapi pasar yang dinamis.
Pada tahun 2025, BCA terus meningkatkan pengalaman perbankan bagi nasabah individunya.

Pada kredit konsumer, yang terdiri dari kredit pemilikan rumah, kredit kendaraan bermotor, dan personal loan, portofolio
kredit terus bertumbuh, didukung oleh berbagai acara strategis, salah satunya melalui BCA Expo yang diadakan pada bulan
Februari dan Agustus. Namun, pada segmen pinjaman kendaraan bermotor, industri perbankan mencatat penurunan kualitas
kredit dan penurunan nilai agunan dengan hadirnya kendaraan listrik dengan harga yang lebih rendah, yang juga berdampak
pada KKB BCA. Terlepas dari itu, secara keseluruhan rasio pinjaman bermasalah (NPL) dan rasio pinjaman berisiko (LAR) BCA
tetap terkendali.

Wealth management juga menunjukkan hasil yang gemilang, didukung oleh peningkatan investor yang terjadi sepanjang tahun,
serta beragam produk wealth management yang ditawarkan seperti investasi dan asuransi. BCA juga menyelenggarakan
kegiatan-kegiatan edukasi seperti BCA Wealth Summit dan Runvestasi 2025.

Penyaluran Kredit Konsumer Berdasarkan Produk
(dalam triliun Rupiah)

                                                                                                       Kenaikan (Penurunan)
                                       2025                   2024           2023                             2025
                                                                                                Nominal                      (%)
 KPR                                          142,3                  135,5          121,8                    6,8                      5,0%

 KKB                                             56,6                 65,3           56,9                   (8,7)                    -13,3%

 Personal Loan                                   21,8                 19,5           17,0                    2,2                      11,4%

 Total*                                       224,1                  223,8          199,1                   0,3                       0,2%
*Termasuk pinjaman karyawan




  84        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 87
Tinjauan Bisnis
Perbankan Transaksi

“Melalui inovasi dan kolaborasi yang berkelanjutan, BCA memperkuat perannya
sebagai mitra terpercaya dengan memfasilitasi kenyamanan dan
keamanan transaksi di seluruh ekosistem digital yang berkembang pesat”

Lanskap keuangan Indonesia terus bertransformasi pesat,            Pada kuartal terakhir tahun 2025, myBCA juga dapat diakses
ditandai dengan percepatan adopsi digital, kerangka regulasi       melalui smartwatch , memungkinkan pembayaran dan
yang terus berkembang, dan persaingan yang semakin ketat.          transaksi non finansial dengan konsep Internet of Things (IoT).
Di tengah lingkungan yang dinamis ini, Perbankan Transaksi
BCA tidak hanya berhasil mempertahankan kepemimpinan               Untuk nasabah bisnis, BCA memperkenalkan Ocean,
pasarnya, tetapi juga mengukuhkan posisinya sebagai bank           sebuah platform berbasis web yang menyediakan layanan
transaksi terkemuka di Indonesia. Hasilnya, BCA mencatat           terintegrasi dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan
pertumbuhan giro dan tabungan (Current Account Saving              bisnis sesuai dengan bidang usaha masing-masing. BCA
Account atau CASA) sebesar 13,1% sepanjang tahun 2025,             juga memperkenalkan myBCA Bisnis baru, versi terbaru
mencapai Rp1.045,2 triliun, yang merupakan 84% dari total          dari KlikBCA Bisnis, sebagai kanal baru bagi nasabah bisnis.
dana pihak ketiga.                                                 Bagi merchants, BCA menyempurnakan aplikasi Merchant
                                                                   BCA sebagai platform layanan merchant terpadu, dengan
MERINTIS EKONOMI DIGITAL:                                          menambahkan berbagai fitur untuk memastikan konektivitas
PENINGKATAN BERKELANJUTAN UNTUK                                    yang lancar dan kemudahan transaksi. Hingga Desember 2025,
MEMENUHI KEBUTUHAN NASABAH BCA                                     lebih dari 300 ribu merchants telah bergabung melalui aplikasi
                                                                   ini, menandai peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya
Sepanjang tahun 2025, volume transaksi terus mencatat              dan memperkuat komitmen BCA untuk memberdayakan
pertumbuhan yang solid, melampaui 40 miliar transaksi,             UMKM melalui digitalisasi.
meningkat 16,5% YoY, terutama didorong oleh mobile
banking, yang berkontribusi lebih dari 80% dari total transaksi.   Melengkapi kemajuan ini, BCA semakin memperluas layanan
Pertumbuhan ini mencerminkan upaya terus-menerus BCA               Application Programming Interface (API), yang selaras
untuk menyediakan solusi transaksi yang aman, nyaman, dan          dengan Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP)
andal melalui kanal digital maupun konvensional, dengan            untuk mendorong interoperabilitas dan integrasi di seluruh
memastikan nasabah dari semua generasi dapat bertransaksi          ekosistem keuangan. API ini memungkinkan nasabah korporasi
dengan lancar kapan pun dan di mana pun.                           dan mitra fintech untuk terhubung secara seamless dengan
                                                                   infrastruktur pembayaran BCA, menyediakan solusi transaksi
Perbankan Transaksi BCA berfokus untuk melampaui produk-           yang customized, dan memperkuat proposisi “Bank-as-a-
produk terpisah dan menciptakan ekosistem terintegrasi             Service” (BaaS).
berbasis platform yang melayani beragam kebutuhan nasabah
BCA. BCA terus memperkuat kanal digitalnya, yaitu myBCA            MEMPERKUAT SINERGI MULTI-KANAL
dan BCA mobile untuk nasabah ritel, serta meluncurkan              DAN PERLINDUNGAN NASABAH
myBCA Bisnis dan Ocean, sebuah platform berbasis web
untuk melayani nasabah bisnis kami.                                Sejalan dengan inisiatif-inisiatif digital yang ada, BCA
                                                                   tetap terus mengembangkan kanal-kanal tradisionalnya,
Untuk mengakomodasi perkembangan kapabilitas digital               seperti cabang dan ATM, sebagai touchpoint penting dalam
dalam bertransaksi, BCA memperkenalkan fitur-fitur                 mendukung kebutuhan perbankan nasabah yang semakin
baru pada aplikasi mobile banking-nya, sejalan dengan              kompleks dan personal. Inisiatif Future Branch dari BCA
rencana pemerintah yang tertuang dalam Blueprint Sistem            sendiri, yang mengkombinasikan mesin layanan digital,
Pembayaran Indonesia (BSPI). Bank telah menambahkan                verifikasi biometrik, dan konsultasi melalui video banking,
lebih banyak mata uang ke dalam Poket Valas, sebuah                telah diperluas ke lebih dari 200 lokasi di seluruh Indonesia
rekening multi mata uang, yang kini memiliki total 18 mata         pada tahun 2025. Inisiatif ini dijalankan guna memastikan
uang berbeda. BCA juga mendukung inisiatif pemerintah              konsistensi kualitas layanan sekaligus menjadikan interaksi
dengan menghadirkan fitur QRIS Tap bagi para pengguna              langsung dengan nasabah sebagai faktor pembeda yang
ponsel Android pada semester pertama dan transaksi QRIS            utama di era digital ini.
Cross Border di Jepang dan Tiongkok pada semester kedua
tahun 2025, memanfaatkan nilai tukar yang kompetitif serta
menghilangkan ketergantungan pada kartu fisik.




                                                                              Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   85
Page 88
      A n a l i s i s d a n
      P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




Untuk menjaga kepercayaan dan keamanan nasabah, BCA            Sejalan dengan agenda keberlanjutan BCA, inisiatif perbankan
memperkuat program literasi digital dan edukasi untuk          transaksi juga berkontribusi dalam mengurangi penggunaan
pencegahan penipuan. BCA memperluas berbagai campaign          kertas dan jejak karbon melalui laporan digital, e-receipt,
yang telah banyak dikenal, seperti “Nurut Apa Kata Mama”       dan operasional cabang yang ramah lingkungan. Lebih lanjut,
dan “Don’t Know Kasih No”, yang dilengkapi dengan inisiatif    platform transaksi BCA semakin mendukung program-
pendidikan 2025 “Do it Better with my BCA”. Inisiatif ini      program berdampak sosial, seperti fitur donasi digital melalui
menggabungkan pesan pendidikan dengan kemampuan                myBCA, yang memungkinkan nasabah untuk berkontribusi
produk yang dapat membantu nasabah mencegah upaya              langsung melalui aplikasi perbankan.
penipuan. Nasabah dapat mengontrol dan mengelola
akun serta transaksi mereka dengan aman melalui fitur sub      RENCANA KE DEPAN
account terbaru dengan money lock, aktivasi OTP di mobile
banking, dan secure my card. Campaign pendidikan ini telah     Ke depannya, divisi Perbankan Transaksi BCA akan tetap
mencapai 225 juta tayangan melalui media sosial dan platform   tangkas dan berkomitmen pada inovasi berkelanjutan sebagai
digital, menekankan kesadaran keamanan siber di tengah         respons terhadap perkembangan teknologi, kerangka
meningkatnya penipuan berbasis AI.                             regulasi, dan perubahan perilaku nasabah. BCA akan terus
                                                               menyempurnakan mesin personalisasinya untuk memenuhi
Keunggulan dalam pelayanan nasabah tetap menjadi hal           berbagai kebutuhan nasabah, mengoptimalkan alur transaksi,
yang utama dalam operasional BCA. Halo BCA, sebuah             dan meningkatkan kemampuan untuk mendeteksi penipuan.
pusat layanan omnichannel, telah meningkatkan integrasi
VoIP dan fitur chat dalam aplikasi, yang kini dapat diakses    BCA terus meluncurkan fitur-fitur keuangan terintegrasi di
melalui myBCA dan aplikasi Halo BCA tanpa biaya komunikasi     seluruh ekosistem korporasi dan ritelnya, yang memungkinkan
tambahan. Pada tahun 2025, interaksi nasabah melalui Halo      pebisnis untuk menawarkan solusi pembayaran dan kredit
BCA melampaui 39 juta interaksi, yang menjadi cerminan         BCA di platform mereka. Bersamaan dengan itu, BCA akan
peran vitalnya dalam perjalanan transformasi digital BCA.      memperdalam kolaborasi dengan regulator dan pelaku
                                                               industri untuk memperkuat interoperabilitas, memastikan
Dengan pesatnya digitalisasi dan jaringan multi kanal yang     lanskap pembayaran Indonesia tumbuh secara aman, efisien,
kuat, pertumbuhan akuisisi nasabah melalui kanal digital       dan inklusif.
menunjukkan tren yang positif. Pada tahun 2025, lebih dari
60% pembukaan rekening dilakukan melalui berbagai kanal        Melalui upaya-upaya strategis ini, BCA menegaskan kembali
digital. Sejak kuartal pertama tahun 2025, nasabah BCA         komitmennya untuk tidak hanya menjadi bank transaksi pilihan,
yang berdomisili di luar negeri dapat membuka rekening         tetapi juga enabler ekosistem terpercaya yang mendukung
menggunakan nomor telepon luar negeri. Inisiatif ini           ekonomi digital Indonesia yang berkelanjutan.
membantu mendorong pertumbuhan nasabah karena BCA
kini dapat melayani kebutuhan warga negara Indonesia yang
berdomisili di luar negeri.

MENDUKUNG PEMERINTAH UNTUK INKLUSI
KEUANGAN DAN EKONOMI DIGITAL

Strategi perbankan transaksi BCA pada tahun 2025
berlandaskan pada prinsip-prinsip integrasi, inklusi, dan
keberlanjutan. BCA secara aktif mendukung BSPI 2025
melalui perluasan layanan BI-FAST, API berbasis SNAP, dan
pembayaran QRIS Cross Border dengan beberapa negara
di kawasan Asia, yang memungkinkan transfer dana secara
real-time dan berbiaya rendah bagi nasabah individu maupun
korporasi. Selain itu, BCA juga memperkuat kemitraannya
dengan perusahaan fintech , pelaku e-commerce , dan
berbagai platform digital untuk memastikan akses inklusif
terhadap layanan keuangan di seluruh komunitas Indonesia
yang beragam.




 86     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 89
Tinjauan Bisnis
Perbankan Korporasi

“BCA menghadirkan solusi terintegrasi bagi nasabah korporasi
dengan memanfaatkan keunggulan kapabilitas digital
sekaligus menerapkan pengelolaan risiko secara hati-hati”

Sebagai bank swasta terkemuka di Indonesia, BCA telah              Layanan digital unggulan BCA, KlikBCA Bisnis, tetap menjadi
menjadi mitra setia bagi nasabah korporasi, dengan                 platform utama yang melayani nasabah wholesale BCA,
memfasilitasi pertumbuhan melalui solusi menyeluruh dan            menghadirkan pengalaman transaksi yang aman dan lancar.
pembiayaan strategis. Perbankan Korporasi BCA telah                Selain itu, peluncuran Ocean, sebuah solusi ekosistem B2B
mencapai tonggak penting, dengan portofolio kredit tumbuh          digital BCA, terus meningkatkan stickiness nasabah dengan
11,5% YoY menjadi Rp478,9 triliun. Kinerja ini terutama            mengintegrasikan solusi perbankan secara seamless ke dalam
didorong oleh permintaan yang kuat untuk kredit investasi          alur kerja bisnis, menciptakan ekosistem yang lebih terhubung
dan modal kerja di sektor lembaga keuangan, telekomunikasi,        dan efisien.
dan kehutanan.
                                                                   KREDIT SINDIKASI: KATALIS
MENJAGA KUALITAS ASET MELALUI                                      INFRASTRUKTUR NASIONAL
MANAJEMEN RISIKO YANG PRUDENT
                                                                   BCA merupakan salah satu kreditur utama dalam pembangunan
Sepanjang tahun 2025, BCA memanfaatkan likuiditas yang             infrastruktur Indonesia. Pada tahun 2025, BCA aktif berpartisipasi
memadai serta cost of funds yang rendah dalam menawarkan           dalam kredit sindikasi untuk pembiayaan, akuisisi, dan
solusi pembiayaan yang kompetitif. Komitmen BCA untuk              pengembangan bisnis di berbagai sektor seperti jalan tol,
mendukung program-program strategis nasional tetap menjadi         pertambangan, kimia, polywood, telekomunikasi, pengolahan
pendorong utama, yang tercermin dari partisipasi aktif BCA         air, dan energi.
dalam berbagai proyek, mulai dari pembangunan jalan tol hingga
inisiatif pertambangan strategis di sektor tembaga, emas, nikel,   BCA berpartisipasi dalam kredit sindikasi senilai Rp45,0 triliun,
hingga pengembangan rantai pasok baterai kendaraan listrik         dari total portofolio sebesar Rp207,5 triliun. Dengan bertindak
(EV).                                                              sebagai arranger, underwriter, partisipan, dan agen, BCA
                                                                   memperkuat perannya sebagai bank papan atas di pasar
Komitmen BCA yang teguh terhadap manajemen risiko kredit           sindikasi.
yang prudent telah berperan penting dalam mempertahankan
portofolio kredit berkualitas tinggi. Strategi BCA dibangun        RENCANA KE DEPAN
berdasarkan diversifikasi sektoral, eksplorasi industri yang
sedang berkembang, dan proses seleksi yang ketat untuk             Perbankan Korporasi BCA tetap berkomitmen untuk mencapai
debitur yang memiliki kredibilitas baik. Diversifikasi ini         pertumbuhan yang berkelanjutan, dengan secara proaktif
menggarisbawahi pendekatan BCA yang seimbang dalam                 beradaptasi terhadap dinamika makroekonomi yang terus
menangkap peluang berpotensi tinggi sekaligus mengelola            berubah, termasuk potensi penurunan suku bunga.
risiko.
                                                                   Fokus BCA ke depan adalah memperkuat platform digital
Hasilnya, kualitas portofolio BCA semakin menguat pada             myBCA Bisnis dan Ocean untuk menghadirkan pengalaman
tahun 2025, dengan rasio Loan at Risk (LAR) membaik menjadi        perbankan yang terintegrasi dan aman, sekaligus memperdalam
4,0%, turun dari 4,6% pada tahun 2024, sementara rasio             ikatan ekosistem di sektor-sektor berpotensi tinggi. BCA juga
Non-Performing Loan (NPL) tetap sehat di 1,4%.                     akan terus mengoptimalkan solusi pembiayaan bagi korporasi
                                                                   domestik dan asing untuk mempertahankan kepemimpinan
MEMPERDALAM ENGAGEMENT MELALUI                                     pangsa pasar.
PERBANKAN TRANSAKSI DIGITAL

Nasabah korporasi merupakan landasan dalam ekosistem
perbankan transaksi BCA. Dengan memanfaatkan kapabilitas
digital canggih dalam collections, pembayaran, dan cash
management, BCA semakin memperkuat relasi dengan
nasabah, yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan CASA
dan fee-based income.




                                                                               Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   87
Page 90
      A n a l i s i s d a n
      P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




Tinjauan Bisnis
Perbankan Komersial & Usaha Kecil Menengah
(UKM)

“BCA memperkuat ekosistem yang terhubung dengan memanfaatkan insight
berbasis data serta meningkatkan kapabilitas cash management, sehingga
mendorong pertumbuhan yang solid dan berkelanjutan”

BCA terus memajukan segmen Perbankan Komersial dan              MEMBANGUN KAPABILITAS UMKM
UKM pada tahun 2025, didukung oleh pertumbuhan kredit
yang kuat, engagement nasabah yang lebih mendalam, dan          UMKM terus menjadi pilar penting perekonomian Indonesia
kapabilitas cash management yang lebih baik. Sepanjang          dan BCA berkomitmen untuk mendukung perkembangan
tahun 2025, BCA memperkuat upaya untuk memperluas               jangka panjang mereka melalui program pemberdayaan
kehadiran ekosistem BCA dengan mengoptimalkan insight           yang terstruktur. Salah satu inisiatif unggulan di tahun
berbasis data, meningkatkan infrastruktur penyaluran kredit,    2025 adalah BCA UMKM Fest, sebuah acara hybrid yang
dan memperkuat kapabilitas tim relationship. Inisiatif-         diselenggarakan melalui Blibli dan Grab untuk partisipasi
inisiatif ini memungkinkan BCA untuk memberikan solusi          daring serta diselenggarakan langsung di Gandaria City
keuangan yang konsisten dan berkualitas tinggi sekaligus        Mall. Program ini memamerkan produk-produk UMKM dan
memperkuat posisi BCA sebagai mitra perbankan tepercaya         memfasilitasi interaksi langsung dengan pelanggan. Lebih
bagi perusahaan komersial dan usaha kecil dan menengah.         dari 50 pelaku usaha mengikuti pameran langsung, dan lebih
                                                                dari 1.400 wirausahawan berpartisipasi di kedua kanal, selaras
Total kredit yang disalurkan meningkat sebesar 7,2% YoY         dengan tema acara “Serba Serbu di BCA UMKM Fest 2025”.
menjadi Rp277,7 triliun, didukung oleh tingkat utilisasi yang
sehat sebesar 59%. Kinerja ini mencerminkan fokus BCA           BCA juga terus mengembangkan program Bangga Lokal,
pada pertumbuhan yang bertanggung jawab dan penciptaan          sebuah inisiatif berbasis keberlanjutan yang bertujuan untuk
nilai jangka panjang bagi nasabah dan para pemangku             memperkuat akses pasar bagi merek-merek lokal. Melalui
kepentingan.                                                    promosi yang terkurasi, eksposur yang lebih luas di platform
                                                                digital, dan sesi business-matching, program ini memberikan
MENINGKATKAN SOLUSI                                             peluang bagi UMKM untuk menjangkau pasar domestik dan
CASH MANAGEMENT                                                 internasional yang lebih luas.

Cash management tetap menjadi pendorong utama dalam             Secara bersamaan, BCA juga menyelenggarakan program
mendukung transaksi nasabah dalam ekosistem BCA dan             Go Export, sebuah inisiatif pembinaan bisnis terstruktur yang
mendorong pertumbuhan CASA. Jumlah nasabah Komersial            dirancang untuk membantu UMKM yang memenuhi syarat
& UKM yang menggunakan layanan Cash Management                  siap ekspor. Pada tahun 2025, 27 UMKM di sektor pertanian,
meningkat 10% YoY.                                              makanan dan minuman, seni, dan kerajinan dari Jabodetabek
                                                                dan Lampung mengikuti Program Inkubasi Go Export yang
BCA terus berinovasi dalam pengelolaan utang/piutang,           diselenggarakan di Jakarta pada 23–26 Juni 2025. Program
serta pengelolaan rekening & likuiditas. Melalui layanan        ini membekali peserta dengan wawasan praktis mengenai
virtual account online dan API, BCA memungkinkan alur kerja     standar global, dokumentasi ekspor, dan strategi memasuki
operasional yang efisien bagi nasabah. Sebagai komitmen         pasar internasional. BCA juga memperluas inisiatif Go Halal,
untuk memperluas jangkauan nasabah, BCA meningkatkan            sebuah program fasilitasi dan sertifikasi usaha yang bertujuan
ekspansi ke berbagai ekosistem bisnis nasabah dengan            untuk mendukung UMKM dalam meraih akreditasi halal. Melalui
memberikan solusi yang personal dan dirancang khusus            workshop dan bimbingan teknis, BCA mendukung upaya
serta menyelenggarakan berbagai program bundling untuk          pemerintah dalam memperkuat ekosistem halal Indonesia dan
menjawab kebutuhan nasabah di lini bisnis tertentu.             menargetkan penerbitan 2.000 sertifikat halal bagi UMKM di
                                                                berbagai daerah.
Selama tahun 2025, BCA juga mengembangkan beberapa
program untuk memperkuat penetrasi dan retensi sistem
penggajian, seperti Welcoming Payroll, Loyalty Payroll, dan
Payroll Executive, yang memberikan manfaat bagi perusahaan
dan karyawannya. Salah satu manfaatnya adalah fasilitas
payroll cash advance yang memungkinkan karyawan untuk
melakukan tarik uang gaji dengan pelunasan otomatis pada
waktu gajian berikutnya.

 88     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 91
Sementara itu, program Go Digital terus mengakselerasi            Sepanjang tahun, BCA memperkuat infrastruktur penyaluran
transformasi digital UMKM dengan membekali para pelaku            kredit melalui otomatisasi yang lebih baik, integrasi data dan
usaha dengan pengetahuan mengenai pemasaran daring,               dokumentasi digital yang ditingkatkan. Hal ini memungkinkan
operasional digital, dan adopsi teknologi untuk meningkatkan      pemrosesan yang lebih cepat dan akurat sekaligus
produktivitas dan daya saing. Melengkapi inisiatif ini, program   memberikan informasi yang lebih mendalam tentang perilaku
Desa Binaan melanjutkan fokus jangka panjangnya pada              nasabah dan kebutuhan pembiayaan. BCA juga memperluas
pemberdayaan desa melalui dukungan ekonomi, sosial,               Unit Pemrosesan Kredit UMKM ke sepuluh kota tambahan,
dan pendidikan holistik yang dirancang untuk mengangkat           sehingga total jaringannya menjadi 72 kota di seluruh Indonesia
masyarakat lokal melalui kegiatan pendampingan, pendanaan,        dan mendukung penetrasi kredit yang lebih luas. Sebagai hasil
dan pengembangan kapasitas.                                       dari upaya ini, Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial
                                                                  (RPIM) BCA meningkat menjadi 22,8% pada Desember 2025,
PERTUMBUHAN KREDIT                                                terutama didorong oleh pembiayaan langsung dan rantai
YANG BERKUALITAS                                                  pasok.

BCA senantiasa menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian            RENCANA KE DEPAN
dalam penyaluran kredit, memastikan setiap keputusan
pembiayaan didasarkan pada penilaian menyeluruh terhadap          Ke depannya, BCA akan memulai perjalanan transformatif
kebutuhan nasabah, prospek usaha, dan dinamika sektoral.          untuk mendefinisikan ulang pengalaman nasabah dengan
Disiplin manajemen risiko tetap menjadi bagian penting            memberdayakan tim hubungan nasabah BCA dengan
dari penyaluran kredit BCA melalui seleksi kredit yang ketat,     wawasan yang lebih mendalam dan perangkat canggih, yang
pemantauan portofolio yang berkelanjutan, meminimalkan            memungkinkan layanan konsultasi yang lebih proaktif dan
risiko konsentrasi, mitigasi proaktif terhadap penurunan          personal. BCA akan memperluas penetrasi produk kredit
kualitas kredit sejak dini, dan percepatan penyelesaian kredit    BCA ke pasar yang baru dan yang sudah ada, didukung oleh
bermasalah. Upaya-upaya ini mendukung peningkatan kualitas        manajemen risiko yang penuh kehati-hatian. Pertumbuhan
aset, termasuk penurunan Loan at Risk (LAR) dari 5,9% menjadi     BCA akan didorong oleh percepatan dalam penyaluran kredit
5,0%, sementara rasio NPL tetap berada pada tingkat yang          dan perluasan jangkauan pasar BCA, dengan memanfaatkan
prudent, yaitu 2,1%.                                              data analytics sebagai inti dari pengambilan keputusan
                                                                  operasional dan strategis BCA.
Untuk memenuhi berbagai kebutuhan pembiayaan UMKM
dan nasabah komersial, BCA terus menawarkan berbagai              BCA juga akan terus memperluas ekosistem bisnis yang
instrumen pembiayaan modal kerja dan investasi. Produk-           berharga dan memperkuat kemitraan strategis. Pendekatan
produk seperti Kredit Multiguna Usaha (KMU), Kredit Usaha         yang terfokus ini memungkinkan BCA untuk memberikan
Rakyat (KUR), dan Kredit Kemitraan mendukung bisnis melalui       solusi yang semakin personal dan terintegrasi, yang menjadi
struktur yang kompetitif dan pendekatan berbasis rantai           dasar dalam mendukung akuisisi nasabah baru sekaligus
nilai. BCA juga mengembangkan skema kredit khusus untuk           mempererat relasi dengan nasabah yang sudah ada.
mendukung sektor-sektor prioritas pemerintah, usaha yang
dikelola perempuan, dan bisnis yang selaras dengan prinsip-
prinsip LST.




                                                                             Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   89
Page 92
      A n a l i s i s d a n
      P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




Tinjauan Bisnis
Perbankan Individu

“Momentum pertumbuhan kami mencerminkan aspirasi dan komitmen BCA
untuk menyediakan layanan yang menyeluruh, dengan menghadirkan
layanan perbankan yang memberi nilai tambah bagi nasabah individu”

Strategi utama BCA tetap berlandaskan pada upaya mendorong     KREDIT PEMILIKAN RUMAH (KPR)
pertumbuhan yang berkelanjutan dan stabilitas dengan
memperdalam relasi BCA dengan nasabah individu. Melalui        Portofolio KPR tumbuh sehat sebesar 5% YoY, mencapai
analisis berbasis data yang mumpuni terhadap perilaku          Rp142,3 triliun per Desember 2025. Pertumbuhan yang stabil
nasabah, transaksi, dan portofolio, BCA telah berhasil         ini didorong terutama lewat acara tahunan BCA seperti BCA
mengenali dinamika pasar untuk meningkatkan pelayanan          Expo yang diselenggarakan setiap bulan Februari dan Agustus.
BCA dan memberikan nilai tambah yang baik.                     Acara tersebut menarik antusiasme publik yang tinggi dengan
                                                               berbagai penawaran menarik, antara lain skema fixed 3 tahun,
Fokus yang konsisten pada customer journey ini mendorong       fixed 5 tahun, dan fixed berjenjang. Inisiatif ini mendukung
pertumbuhan yang signifikan pada basis nasabah BCA,            stimulasi permintaan kredit dan memperkuat posisi BCA sebagai
hingga melampaui 34 juta pada akhir tahun 2025. Model          pemimpin pasar dalam industri KPR non subsidi. Terlepas
layanan hybrid BCA yang mengintegrasikan secara terpadu        dari lingkungan ekonomi yang penuh tantangan, BCA tetap
kenyamanan digital dengan dukungan jaringan cabang BCA         menerapkan manajemen risiko yang prudent, guna memastikan
yang luas, memainkan peran penting bagi pertumbuhan            pertumbuhan portofolio KPR BCA yang berkelanjutan.
nasabah.
                                                               KREDIT KENDARAAN BERMOTOR
LAYANAN BCA SOLITAIRE DAN PRIORITAS
                                                               Industri perbankan mengalami penurunan kualitas kredit,
Pada tahun 2025, BCA terus meningkatkan pengalaman             khususnya pada pinjaman ritel. Khususnya pada pinjaman
perbankan bagi nasabah High Net Worth (HNWI) dan Affluent      otomotif, industri perbankan mencatat penurunan nilai agunan
melalui keanggotaan BCA Solitaire dan Prioritas yang saat      dengan hadirnya kendaraan listrik dengan harga yang lebih
ini mencapai 200 ribuan nasabah. Sebagai bagian dari           rendah. Disiplin dalam penerapan prinsip kehati-hatian
pengalaman Solitaire dan Prioritas, nasabah memperoleh         perbankan adalah suatu keharusan. Terlepas dari turunnya
prioritas dalam layanan cabang dan digital, serta memiliki     kualitas aset, secara keseluruhan rasio pinjaman bermasalah
Personal Banker dan PIC Relationship khusus, yang merupakan    (NPL) dan rasio pinjaman berisiko (LAR) BCA tetap terkendali
penasihat keuangan terlatih untuk memberikan solusi            disertai dengan pencadangan penurunan nilai kredit yang
perbankan berkualitas tinggi. BCA terus meningkatkan value     memadai. Di tengah keadaan tersebut, Kredit Kendaraan
proposition melalui perluasan hak istimewa eksklusif seperti   Bermotor BCA mencatatkan angka sebesar Rp57 triliun pada
airport transfer dan medical checkup. Selama acara tahunan     akhir tahun 2025 (konsolidasi). BCA tetap optimis dan terus
BCA Expo 2025, anggota Solitaire dan Prioritas menikmati       memperkuat kolaborasi strategis dengan berbagai merek
akses ke lounge eksklusif, suku bunga khusus, serta beragam    mobil dan dealer terkemuka di seluruh Indonesia. Sinergi
penawaran menarik dari mitra-mitra BCA Prioritas.              dengan entitas anak BCA, BCA Finance, tetap menjadi pilar
                                                               utama strategi BCA.
Menyadari pentingnya pembinaan generasi penerus, BCA
terus berinvestasi pada BCA Young Community (BYC),             KARTU KREDIT
sebuah komunitas bagi pengusaha muda dan penerus bisnis
dalam keluarga Solitaire dan Prioritas BCA. Komunitas ini      Sebagai penyedia kartu kredit terkemuka, BCA terus
menyediakan ruang untuk networking dan memperoleh              memfasilitasi berbagai gaya hidup nasabah BCA melalui
wawasan dari para pemimpin bisnis berpengalaman, melalui       berbagai pilihan kartu proprietary dan co-branded. Kemitraan
berbagai acara BYC yang diadakan sepanjang tahun sebagai       BCA dengan prinsipal internasional terkemuka seperti Visa,
pilar utama keterlibatan nasabah.                              Mastercard, American Express, UnionPay, dan JCB, serta
                                                               kolaborasi dengan maskapai penerbangan utama dan
                                                               pemimpin e-commerce, kartu BCA menawarkan kenyamanan
                                                               dan nilai lebih, baik di dalam maupun luar negeri. Portofolio
                                                               kartu kredit tumbuh 11,4% YoY, yang bersama dengan kredit
                                                               konsumer lainnya, mencapai Rp22 triliun per Desember 2025.
                                                               Berbagai program promosi dan acara khusus yang diadakan
                                                               sepanjang tahun berhasil meningkatkan engagement nasabah
                                                               dan volume transaksi.

 90     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 93
WEALTH MANAGEMENT                                                RENCANA KE DEPAN

Wealth management membukukan kinerja yang gemilang               Menyongsong tahun 2026, Perbankan Individu akan memperkuat
selama tahun 2025, mencatatkan pertumbuhan Assets Under          fokusnya pada personalisasi layanan, serta membangun
Management (AUM) investasi yang solid sebesar 17% pada           dan memperkaya ekosistem nasabah BCA. BCA akan terus
akhir tahun 2025. Hal ini didorong oleh peningkatan jumlah       memanfaatkan data analytics untuk memahami kebutuhan
investor sebesar 31% YoY sepanjang tahun 2025.                   nasabah secara mendalam dan secara proaktif menawarkan
                                                                 solusi portofolio yang dirancang khusus.
Di tahun 2025, wealth management BCA menghadirkan
beragam produk baru baik dari Investasi, maupun Bancassurance.   Kolaborasi akan tetap menjadi fokus BCA, melalui penguatan
Kini nasabah juga dapat merancang tujuan investasinya melalui    kemitraan dengan entitas anak dan pihak ketiga untuk
fitur “Investment Goal” di aplikasi myBCA.                       bersama-sama menciptakan produk unik dan pengalaman
                                                                 terintegrasi dalam platform BCA. Lebih lanjut, BCA akan
BCA berkomitmen untuk terus mengedukasi nasabahnya               meningkatkan sistem Customer Relationship Management
mengenai wealth products, terutama melalui acara wealth          (CRM) untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pengalaman
tahunan, BCA Wealth Summit 2025, yang diadakan pada bulan        nasabah, guna memastikan BCA tetap menjadi mitra
September dengan tema “Strengthening Wealth Longevity”.          perbankan transaksi terpercaya bagi nasabah BCA.
Selain itu, untuk kedua kalinya BCA menyelenggarakan
BCA Runvestasi 2025 yang mengusung tema “Wealth-Life
Balance”, yaitu kegiatan virtual running yang bertujuan
meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan fisik
maupun finansial.




                                                                           Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   91
Page 94
       A n a l i s i s d a n
       P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




Tinjauan Bisnis
Perbankan Tresuri dan Internasional

“Memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi nasabah melalui solusi
Treasury & Perbankan Internasional yang ‘seamless’ dan terintegrasi”


BCA tengah memperluas bisnis Treasury dan International            Pada layanan kustodian, BCA memperkuat posisi
Banking dengan fokus yang jelas pada pengelolaan likuiditas        kepemimpinannya dengan mengelola aset sebesar Rp524
yang berhati-hati, solusi keuangan inovatif, dan peningkatan       triliun, meningkat sebesar 21% YoY, dengan lebih dari 500
kapabilitas global untuk mendukung pertumbuhan nasabah.            ribu rekening efek yang terdaftar. Hal ini mencerminkan
                                                                   kepercayaan berkelanjutan yang diberikan nasabah kepada
Menanggapi percepatan perdagangan global, BCA                      BCA untuk menjaga dan mengelola berbagai aset keuangan
memperkuat layanan perbankan internasionalnya demi                 mereka.
memenuhi kebutuhan real-time yang kompleks melalui
ekosistem komprehensif yang mencakup pengiriman                    PEMBIAYAAN PERDAGANGAN
uang lintas negara dan pembiayaan perdagangan. Dengan
menghubungkan Indonesia ke ekonomi global, BCA                     Untuk mendukung pertumbuhan arus perdagangan
memastikan nasabah menikmati akses yang lancar dan aman            internasional Indonesia, BCA telah menyempurnakan dan
ke sistem keuangan internasional, sehingga mereka dapat            mendigitalisasi proses pembiayaan perdagangannya secara
bertransaksi dan berinvestasi dengan percaya diri.                 ketat. Platform digital milik BCA, Client Trade, memberikan
                                                                   kemudahan bagi nasabah untuk mengajukan Letter of Credit
Pada tahun 2025, BCA mengelola aset treasury sebesar               (LC) dan Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN)
Rp414,7 triliun, yang mewakili 26,1% dari total aset BCA.          melalui portal daring yang disederhanakan, aman, dan
Skala ini membuktikan komitmen BCA terhadap pengelolaan            sepenuhnya transparan. Transformasi digital ini mempercepat
likuiditas yang kuat dan alokasi aset yang disiplin. Terlepas      proses pengolahan, mengurangi beban administrasi, serta
dari volatilitas pasar, BCA mempertahankan posisi likuiditas       memberikan kelincahan dan kepercayaan diri yang dibutuhkan
yang kokoh melalui alokasi dana berlebih secara strategis          pelaku usaha untuk bersaing di kancah global.
ke dalam instrumen yang risikonya terukur dan memberikan
imbal hasil optimal, termasuk instrumen moneter BI, obligasi       REMITANSI
pemerintah, dan obligasi korporasi pilihan. Pendekatan
terukur ini mencerminkan dedikasi BCA untuk menciptakan            Pada tahun 2025, BCA terus memperkuat layanan remitansinya
keuntungan sambil tetap menjaga likuiditas.                        melalui saluran digital. Transaksi yang dilakukan melalui
                                                                   e-channel mencatat kenaikan sebesar 27% YoY, mencerminkan
MENYEDIAKAN SOLUSI TREASURY                                        adopsi yang kuat terhadap kapabilitas digital BCA Sebagai
YANG KOMPREHENSIF                                                  bagian dari komitmennya untuk mendukung ketahanan
                                                                   ekonomi nasional, BCA secara aktif berkontribusi dalam
BCA menawarkan rangkaian solusi treasury yang luas, yang           meningkatkan efisiensi transaksi lintas batas, termasuk melalui
dirancang untuk membantu nasabah mengelola risiko,                 partisipasi dalam kerangka kerja Local Currency Transaction
mendiversifikasi investasi, dan menangkap peluang pasar.           (LCT). Inisiatif ini memungkinkan BCA untuk memfasilitasi
Solusi-solusi ini mencakup transaksi FX spot, FX forward, dan      transaksi perdagangan internasional menggunakan mata uang
transaksi FX swap; cross-currency swap dan interest rate swap;     lokal dengan Malaysia, Thailand, Jepang, Tiongkok, Korea
serta produk terstruktur. Melengkapi hal tersebut, terdapat        Selatan, dan Uni Emirat Arab. Upaya-upaya ini berkontribusi
solusi investasi alternatif dan lindung nilai BCA, termasuk Call   dalam membangun ekosistem pembayaran regional yang lebih
Spread Options, FX Options, Swap-Linked Deposits, Dual             tangguh dan mendukung kerja sama ekonomi jangka panjang.
Currency Investment, Domestic Non-Deliverable Forward
(DNDF), BI FX Term Deposits, deposito pasar uang, serta
obligasi. BCA juga mendukung Local Currency Transactions
(LCT) untuk memfasilitasi pembayaran lintas negara yang lebih
lancar, membantu nasabah mengurangi eksposur mata uang
asing, serta mendukung integrasi ekonomi regional.




  92     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 95
KEMITRAAN INSTITUSI KEUANGAN                                     RENCANA KE DEPAN

Hubungan BCA dengan bank koresponden global tetap                Ke depan, BCA berkomitmen untuk meningkatkan Treasury
menjadi landasan utama layanan perbankan internasionalnya.       dan International Banking sebagai pendorong utama untuk
Dengan menjunjung tinggi standar KYC (Know Your Customer)        memberikan nilai kepada nasabah dengan mengoptimalkan
dan AML ( Anti-Money Laundering ) yang ketat, BCA                saluran digital guna menghadirkan layanan terintegrasi
mempertahankan keandalan dan integritas yang diperlukan          bagi nasabah korporasi maupun ritel. BCA memperkuat
untuk beroperasi di berbagai yurisdiksi yang berkembang.         infrastruktur pembayaran lintas negara dan memperluas
BCA juga terus memperluas kemitraan dengan Lembaga               kemitraan strategis dengan bank regional dan fintech untuk
Keuangan Non-Bank (LKNB), termasuk fintech, operator             meningkatkan jangkauan global dan manajemen likuiditas.
pembayaran, penyedia remitansi pekerja migran, dan platform      Upaya ini didukung oleh transformasi digital internal,
pembayaran bisnis.                                               memanfaatkan data dan otomatisasi untuk memastikan
                                                                 efisiensi tinggi, kepatuhan, dan ketahanan.
Melalui optimalisasi API FIRE sebagai fasilitas transfer
internasional ke rekening BCA dan uang tunai yang terintegrasi   Dengan mengadopsi kemajuan teknologi dan dinamika global
dengan BI-FAST, serta dukungan layanan QR Cross Border di        yang terus berkembang, BCA fokus memberikan solusi yang
Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, dan Tiongkok, BCA         memenuhi kebutuhan saat ini sekaligus mengantisipasi peluang
menyediakan solusi transaksi lintas batas yang aman, efisien,    masa depan. Melalui inisiatif ini, BCA menegaskan kembali
dan real-time untuk memperkuat aktivitas ekonomi dan inklusi     komitmennya untuk mendukung kemajuan ekonomi Indonesia
keuangan regional.                                               dan memperdalam konektivitas keuangan. BCA tetap memiliki
                                                                 tujuan utama untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi
                                                                 nasabah, pemegang saham, dan pemangku kepentingan
                                                                 dalam ekosistem global yang semakin terhubung.




                                                                            Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   93
Page 96
       A n a l i s i s d a n
       P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




Tinjauan Pendukung Bisnis
Manajemen Risiko

“BCA mengelola risiko secara proaktif untuk memperkuat penciptaan nilai
jangka panjang bagi pemangku kepentingan”


BCA menerapkan kebijakan manajemen risiko dengan                 BCA memperhatikan besarnya risiko dan tren yang tampak dari
mengacu pada ketentuan yang berlaku serta international best     Laporan Profil Risiko Bank serta faktor-faktor yang mendukung
practice. Di samping itu, BCA juga senantiasa meningkatkan       dalam analisis kecukupan modal untuk menentukan model
risk awareness melalui pelatihan manajemen risiko bagi seluruh   bisnis dan interaksi dengan profil risiko secara keseluruhan.
unit kerja agar memiliki pemahaman yang kuat tentang risiko
dan peran dalam pengelolaan risiko.                              Kualitas Kredit
                                                                 BCA secara konsisten menerapkan disiplin manajemen risiko
FOKUS MANAJEMEN RISIKO TAHUN 2025                                yang ketat dalam pengelolaan portofolio kredit. Upaya ini
                                                                 tercermin dari kinerja rasio kredit bermasalah atau Non-
Dalam menjalankan strategi dan kegiatan bisnis, BCA terus        Performing Loan (NPL) sebesar 1,7% per Desember 2025.
mengedepankan prinsip kehati-hatian melalui penerapan            Porsi kredit restrukturisasi terhadap total kredit mengalami
kaidah manajemen risiko yang baik dengan tetap memenuhi          penurunan sebesar 53 bps menjadi 2,7%, dibandingkan
ketentuan yang berlaku, serta mempertimbangkan                   dengan tahun sebelumnya, seiring dengan membaiknya
perkembangan lingkungan bisnis. Sepanjang tahun 2025,            kondisi ekonomi dan peningkatan aktivitas bisnis debitur.
penerapan sistem manajemen risiko BCA berfokus pada              Hal ini juga tercermin pada penurunan rasio Loan at Risk (LAR)
beberapa aktivitas utama, meliputi:                              50 bps menjadi 4,8% dari total kredit pada akhir tahun 2025.
• Mengkinikan ketentuan dan prosedur untuk kredit
   Korporasi, Komersial, SME, Konsumen, Kartu Kredit, dan        Untuk mengantisipasi potensi risiko kredit, BCA memiliki total
   Paylater BCA, serta Kredit Antarbank.                         CKPN tercatat sebesar Rp32 triliun dan dinilai telah memadai
• Menyesuaikan kebijakan dan prosedur terkait pemenuhan          untuk mengantisipasi potensi risiko kredit macet di masa
   UU No. 27 tahun 2022 tanggal 17 Oktober 2022 tentang          mendatang.
   Pelindungan Data Pribadi dan ISO 27701, serta kebijakan
   mengenai pengamanan informasi yang mengacu pada               Likuiditas
   ISO 27001 melalui penerbitan kebijakan pelindungan data       BCA berkomitmen untuk menjaga posisi likuiditas yang
   pribadi, termasuk memastikan penerapan dan melakukan          memadai sekaligus memantau keseimbangan antara
   sosialisasi terkait pelindungan data pribadi.                 kewajiban jangka pendek dengan ketersediaan dana jangka
• Menyesuaikan ketentuan dalam kegiatan pengelolaan              pendek yang dimiliki. BCA juga memastikan kecukupan dana
   risiko operasional yang menggunakan sarana aplikasi           pada penempatan dana jangka pendek yang likuid dan berisiko
   Operational Risk Management Information System                rendah, terutama pada penempatan surat berharga yang
   (ORMIS).                                                      diterbitkan Bank Indonesia yang secara relatif bebas risiko.
• Mengembangkan aplikasi Integrated Risk Management
   Information System (IRMIS) untuk mendukung penyusunan         Loan to Deposit Ratio (LDR) BCA pada Desember 2025
   beberapa laporan terkait penerapan manajemen risiko           tercatat sebesar 76,75%. Sementara itu, Liquidity Coverage
   kepada regulator.                                             Ratio (LCR) dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) tetap solid,
• Melakukan kajian risiko pasar atas implikasi transisi dari     masing-masing pada posisi 310,8% dan 158,8%.
   penggunaan LIBOR menjadi suku bunga referensi alternatif
   (ARRs), serta menyiapkan sistem untuk mengakomodasi           Posisi Permodalan
   transaksi derivatif yang menggunakan suku bunga               BCA selalu menjaga kondisi permodalan yang memadai 2025
   referensi alternatif.                                         mendukung pertumbuhan bisnis BCA dan Anak Perusahaan
• Menyempurnakan penerapan manajemen risiko terkait              yang berkelanjutan. Pada Desember 2025, Capital Adequacy
   keamanan siber maupun teknologi informasi yang                Ratio (CAR) BCA secara konsolidasi sebesar 30,4%. Kebutuhan
   mengacu pada ketentuan regulator dan standar nasional/        permodalan Bank dipenuhi dari pertumbuhan modal secara
   internasional, di antaranya mencakup penyesuaian              organik yang didukung oleh profitabilitas yang sehat.
   kebijakan, prosedur, serta tools yang digunakan dalam
   mengelola risiko.




  94     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 97
Sesuai dengan POJK No.14/POJK.03/2017 tentang Rencana            • Disaster Recovery Plan
Aksi (Recovery Plan) bagi Bank Sistemik, yang diperbaharui       BCA juga menerapkan Pelindungan Data Pribadi yang
melalui Bab III perihal Rencana Aksi Pemulihan pada POJK No.     mengacu pada UU No. 27 tahun 2022 tanggal 17 Oktober
5 Tahun 2024 tentang Penetapan Status Pengawasan dan             2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, di antaranya dengan
Penanganan Permasalahan Bank Umum, BCA telah:                    BCA menunjuk Pejabat Pelindung Data Pribadi dan melakukan
• Menerbitkan obligasi subordinasi sebesar Rp500 miliar          penyesuaian kebijakan dan prosedur.
   pada tahun 2018 untuk memenuhi kewajiban penerbitan
   surat utang yang memiliki karakteristik modal, di mana        PENGUNGKAPAN MANAJEMEN RISIKO
   sebesar Rp435 miliar telah jatuh tempo pada tahun 2025.
• Menyusun dan menyampaikan Dokumen Rencana Aksi                 Pengungkapan prinsip-prinsip manajemen risiko dan eksposur
   ( Recovery Plan ) untuk pertama kalinya pada tahun            risiko, termasuk permodalan BCA, mengacu kepada Surat
   2017 dan secara rutin setiap tahunnya (2018 s.d. 2025)        Edaran OJK No. 9/SEOJK.03/2020 tanggal 30 Juni 2020
   menyampaikan Pengkinian Rencana Aksi Pemulihan                tentang Transparansi, dan Publikasi Laporan Bank Umum
   kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).                          Konvensional.

Selain itu, selaras dengan Peraturan LPS No.1 Tahun 2021         I. Penerapan Manajemen Risiko BCA
tentang Rencana Resolusi Bagi Bank Umum yang diperbaharui        BCA telah menerapkan manajemen risiko dengan mengacu
melalui Peraturan LPS No. 2 Tahun 2024 tentang Rencana           pada POJK No. 18/POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016
Resolusi Bagi Bank Umum, BCA juga telah menyampaikan             tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum
Rencana Resolusi (Resolution Plan) kepada Lembaga Penjamin       sebagai berikut:
Simpanan (LPS) untuk pertama kalinya pada tahun 2022 dan
melakukan pengkinian pada tahun 2024.                            I.A. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan
                                                                 Direksi
Risiko Nilai Tukar                                               Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung jawab atas efektivitas
Menghadapi volatilitas nilai tukar Rupiah akibat dinamika        penerapan manajemen risiko di BCA. Pelaksanaan pengawasan
ekonomi global, BCA menerapkan risiko nilai tukar yang           aktif Dewan Komisaris dan Direksi mengacu pada tugas dan
prudent melalui pengelolaan Posisi Devisa Neto (PDN) secara      tanggung jawab sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar,
konservatif. Pada Desember 2025, PDN Perseroan tercatat          ketentuan internal, dan eksternal yang berlaku.
sebesar 0,1% terhadap modal, jauh di bawah ambang batas
regulator, yaitu 20%.                                            Pelaksanaan pengawasan aktif terkait penerapan manajemen
                                                                 risiko telah dilakukan oleh:
Risiko Operasional                                               1. Dewan Komisaris
Dalam menerapkan manajemen risiko operasional secara                 a. Menyetujui dan mengevaluasi kebijakan, strategi, dan
menyeluruh, BCA melakukan pengelolaan terhadap tiga                      kerangka manajemen risiko.
aspek utama, yaitu People, Process, dan Technology yang              b. Memastikan kebijakan dan proses manajemen risiko
diwujudkan melalui kerangka kerja manajemen risiko                       dilaksanakan secara efektif.
operasional mencakup identifikasi, pengukuran, pemantauan,           c. Memberikan arahan perbaikan atas pelaksanaan
dan pengendalian risiko dari seluruh aktivitas operasional               kebijakan manajemen risiko secara berkala.
bank.                                                                d. Dalam melaksanakan tugasnya, Dewan Komisaris
                                                                         dibantu oleh antara lain Komite Audit, Komite Pemantau
Sebagai bentuk pengelolaan risiko operasional, BCA secara                Risiko, dan Komite Remunerasi dan Nominasi.
berkala melakukan perhitungan Aset Tertimbang Menurut            2. Direksi
Risiko (ATMR) untuk Risiko Operasional sesuai dengan                 a. Menyusun dan mengevaluasi kebijakan, strategi, dan
metodologi dan standar yang ditetapkan regulator. BCA                    kerangka manajemen risiko dengan memperhatikan
juga menjaga kualitas data kejadian risiko operasional melalui           risk appetite dan risk tolerance.
evaluasi rutin terhadap mekanisme identifikasi, pengumpulan,         b. Bertanggung jawab atas pelaksanaan kebijakan,
dan pengelolaan data kerugian risiko operasional, serta                  strategi, dan kerangka manajemen risiko, termasuk
sosialisasi kepada unit kerja untuk memastikan pemahaman                 memantau kondisi internal dan eksternal yang secara
dan penerapannya.                                                        langsung maupun tidak langsung mempengaruhi
                                                                         strategi bisnis BCA.
BCA menerapkan struktur organisasi dan kebijakan/                    c. Dalam melaksanakan tugasnya, Direksi dibantu
ketentuan yang mengacu pada ketentuan regulator dalam                    oleh beberapa komite antara lain Risk Management
mengantisipasi risiko terkait penyelenggaraan teknologi                  Committee (RMC), Integrated Risk Management
informasi termasuk di dalamnya risiko keamanan siber.                    Committee (IRMC), dan komite lainnya seperti Asset
Beberapa kebijakan/ketentuan yang diterapkan antara lain:                Liability Committee (ALCO), Credit Policy Committee
• Kebijakan Dasar Manajemen Risiko Penggunaan TI                         (CPC), Credit Committee (CC), Information Technology
   (KDMRPTI), Kebijakan Penyelenggaraan TI (KPTI),                       Steering Committee (ITSC), dan Komite Pertimbangan
   Kebijakan Manajemen Risiko Keamanan Siber (KMRKS),                    Kasus Kepegawaian.
   dan Kebijakan Keamanan Sistem Informasi dan Ketahanan
   Siber (KKS).
• Ketentuan terkait perlindungan terhadap aset informasi.

                                                                            Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   95
Page 98
       A n a l i s i s d a n
       P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




BCA juga telah membentuk struktur organisasi Risk                                                                  2. Mengevaluasi sistem dan prosedur pengukuran risiko
Management Division (MRK) dengan misi, yaitu memastikan                                                               secara berkala untuk memastikan kesesuaian asumsi,
BCA dan perusahaan anak secara terintegrasi melakukan                                                                 akurasi pengukuran, serta kewajaran dan integritas data.
mitigasi risiko dengan benar melalui identifikasi, pengukuran,                                                     3. Memantau dan melaporkan eksposur risiko secara berkala
pemantauan, pengendalian dan pelaporan sesuai kerangka                                                                dan berkesinambungan kepada manajemen dengan
kerja manajemen risiko; serta mampu menghadapi situasi                                                                membandingkan risiko aktual dengan limit risiko yang
darurat yang mengancam kelangsungan usaha bank.                                                                       telah ditetapkan untuk memastikan bahwa eksposur risiko
                                                                                                                      tetap terjaga, sesuai dengan batasan toleransi risiko BCA.
I.B. Kecukupan Kebijakan dan Prosedur                                                                              4. Menyampaikan Laporan terkait antara lain Laporan Profil
Manajemen Risiko, serta Penetapan Limit Risiko                                                                        Risiko, Laporan Portofolio Kredit, dan Laporan Pencapaian
Kecukupan kebijakan dan prosedur manajemen risiko serta                                                               Rencana Kerja Perusahaan kepada manajemen secara
penetapan limit risiko antara lain terlihat dari:                                                                     rutin, akurat, dan tepat waktu.
1. Memiliki kebijakan, prosedur, dan penetapan limit risiko                                                        5. Mengembangkan sistem informasi manajemen risiko
   yang sesuai dengan risk appetite, risk tolerance, dan                                                              senantiasa sesuai kebutuhan, kompleksitas, dan
   strategi BCA secara keseluruhan dengan memperhatikan                                                               perkembangan bisnis sehingga dapat menyediakan
   kemampuan modal BCA untuk dapat menyerap eksposur                                                                  informasi yang akurat, lengkap, informatif, tepat waktu,
   risiko atau kerugian yang timbul, pengalaman kerugian                                                              dan dapat diandalkan dalam rangka mendukung proses
   di masa lalu, kemampuan SDM, dan kepatuhan terhadap                                                                pengukuran, pemantauan, dan pengendalian atas risiko
   ketentuan regulator.                                                                                               yang timbul.
2. Melakukan evaluasi dan pengkinian secara berkala dengan
   melibatkan unit kerja terkait agar sesuai dengan ketentuan                                                      I.D. Sistem Pengendalian Internal
   regulator dan perkembangan/perubahan eksternal dan                                                              yang Menyeluruh
   internal.                                                                                                       Implementasi sistem pengendalian internal untuk mendukung
                                                                                                                   penerapan manajemen risiko BCA selengkapnya disajikan
I.C. Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,                                                                    pada halaman 377-380 bagian Sistem Pengendalian Internal
Pemantauan dan Pengendalian Risiko, serta                                                                          pada Laporan Tahunan ini.
Sistem Informasi Manajemen Risiko
Pelaksanaan identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
pengendalian risiko sebagai bagian dari proses penerapan
manajemen risiko telah memadai, antara lain terlihat dari:
1. Mengidentifikasi risiko melalui analisis seluruh
   sumber risiko dari produk dan aktivitas Bank dan telah
   melalui proses manajemen risiko yang layak sebelum
   diimplementasikan.


                                                                                   RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM



                                                         DIREKSI                                                                                  DEWAN KOMISARIS

                       Asset & Liability                                                                                                                                               Komite
                         Committee                                                                                                                                                  Remunerasi dan
                                                                                                     PRESIDEN DIREKTUR                                                                Nominasi
                        Credit Policy
                         Comittee                                                                                                                                                        Komite
                                                                                                                                                                                        Pemantau
                                                                                                                                                                                          Risiko
                           Credit
                         Committee                                                                                                                                                       Komite
                                                                                               Internal
                                                                                                      *)
                                                                                                                                                                                       Tata Kelola
                           Risk                                                                 Audit                                                                                  Terintegrasi
                        Management
                        Committee
                                                                                                                                                                                          Komite
                                                                                                                                                                                           Audit
                         Information
                         Technology
                           Steering
                         Committee
                                                                                                                                                                                    garis pelaporan/
                           Komite                                                                                                                                                   tanggung jawab
                        Pertimbangan                                  WAKIL PRESIDEN DIREKTUR               WAKIL PRESIDEN DIREKTUR
                            Kasus                                         (BUSINESS BANKING)               (TRANSACTION BANKING & OPERATIONS)                                       garis pengawasan
                        Kepegawaian
                                                                                                                                                                                    garis komunikasi dan
                       Integrated Risk                                                                                                                                              penyampaian informasi
                        Management                      DIREKTUR                                                                      DIREKTUR
                         Committee                                                                                                                            DIREKTUR
                                                        KREDIT &                                                                 KEPATUHAN & SUMBER                       2) 2)     garis koordinasi
                                                                                                                                                           MANAJEMEN RISIKO
                                                         HUKUM                                                                      DAYA MANUSIA2)
                                                                                                                                                                                      1. Melakukan pemantauan
                                                                                                                                                                                         pelaksanaan fungsi audit
                                                                                                                                                                                         internal/manajemen
                                                     EXECUTIVE VICE                                                                                                                      risiko/kepatuhan pada
                                                       PRESIDENT                                                                                                                         Entitas Anak dalam
                                       ENTITAS
                                        ANAK                                                                                                                                             rangka penetapan
                                                                       Credit                                                                                         Anti
                                                       Credit Risk                                                                    Risk Management                                    tata kelola terintegrasi
                                                                      Recovery             Legal                                                                     Fraud               dan menajemen risiko
                                                        Analysis
                                   Central Capital                                                                                                                                       terintegrasi.
                                      Ventura
                                                                                                                                                                                      2. Direktur Kepatuhan
                                    Bank Digital                                                                                                                                         & Manajemen Risiko
                                       BCA                                                                                                                                               melakukan fungsi
                                                                                                                                                                                         pemantauan risiko
                                                                                                                                                                                         Perusahaan Anak dalam
                                   BCA Sekuritas                                  Enterprise                          Operational               Business                                 rangka manajemen risiko
                                                                                              Credit Risk Market Risk                                              Cyber Security
                                                                                     Risk                                Risk               Continuity & Crisis                          terintegrasi.
                                                                                             Management Management                                                Risk Management
                                                                                 Management                           Management              Management
                                  BCA Finance Ltd.                                                                                                                                    * Per 3 Januari 2026 telah efektif dilikuidasi
                                    Hong Kong


                                    BCA Syariah

                                      Asuransi
                                     Umum BCA

                                   Asuransi Jiwa
                                       BCA

                                    BCA Finance




  96     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 99
TINJAUAN EFEKTIVITAS SISTEM                                          Penerapan Basel
MANAJEMEN RISIKO BANK                                                BCA terus mempersiapkan diri dalam penerapan Basel di
                                                                     Indonesia dan turut berpartisipasi mendukung penerapan
Dewan Komisaris dan Direksi BCA melaksanakan evaluasi                Basel III, baik dari segi permodalan maupun likuiditas yang
terhadap efektivitas sistem manajemen risiko di Bank dibantu         sudah diterapkan melalui implementasi SEOJK.
oleh komite-komite di bawahnya. Komite-komite tersebut
mengadakan pertemuan secara berkala untuk membahas                   Risk Appetite
dan memberikan masukan dan rekomendasi kepada Dewan                  BCA mendefinisikan risk appetite sebagai tingkat dan jenis
Komisaris dan Direksi.                                               risiko yang bersedia diambil oleh BCA dalam rangka mencapai
                                                                     sasaran bisnis BCA. Risk appetite yang ditetapkan oleh BCA
BCA melakukan evaluasi secara berkala terhadap:                      tercermin dalam strategi dan sasaran bisnis Bank.
• Kebijakan serta metodologi yang digunakan dalam
  penilaian berbagai jenis risiko                                    Stress Test
• Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit                 BCA, baik secara bank only maupun secara terintegrasi
• Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan,             dengan perusahaan anak, secara berkala dan berkelanjutan
  dan pengendalian risiko                                            melakukan stress test untuk risiko kredit, risiko pasar, dan
• Efektivitas sistem pengendalian internal yang menyeluruh           risiko likuiditas dengan berbagai skenario, baik skenario stress
                                                                     secara spesifik pada Bank (Bank specific stress scenario),
Evaluasi dan pengkinian kebijakan, prosedur, dan metodologi          maupun skenario stress pada pasar (general market stress
dilakukan secara berkala untuk menjaga kesesuaiannya                 scenario), termasuk di dalamnya juga skenario stress akibat
dengan regulasi dan kondisi operasional. Evaluasi terhadap           risiko iklim serta melakukan pendalaman terhadap faktor-
efektivitas manajemen risiko juga dilakukan melalui laporan          faktor dan parameter dalam stress test.
berkala yang dikirimkan kepada Dewan Komisaris dan Direksi,
antara lain Laporan Pelaksanaan Kebijakan Manajemen Risiko,          Hasil stress test yang telah dilakukan untuk risiko kredit,
Laporan Profil Risiko, Risk Update, dan laporan terkait lainnya.     pasar, dan likuiditas adalah baik yang menunjukkan modal
                                                                     serta likuiditas masih memadai untuk mengantisipasi potensi
Pada tahun 2025, Dewan Komisaris dan Direksi menyatakan              kerugian yang mungkin timbul berdasarkan skenario yang
bahwa sistem pengendalian intern dan sistem manajemen                dibangun.
risiko yang dilakukan oleh BCA berjalan efektif, memadai,
dan mampu mengelola risiko-risiko dan peluang bisnis                 II. Permodalan BCA
untuk mendukung BCA mencapai tujuan bisnisnya tanpa                  Struktur Modal Struktur permodalan BCA terdiri dari:
mengorbankan kinerja keuangan, kepatuhan dan/atau                    • Modal inti utama (Tier 1) mencapai 96,3% dari total modal
reputasi. BCA memiliki sistem pengendalian internal dan                 atau sebesar Rp273,9 triliun, naik 7,3% dibandingkan tahun
manajemen risiko yang dapat mengantisipasi dan mengelola                sebelumnya.
risiko dengan mempertimbangkan perubahan profil risiko yang          • Sedangkan 3,7% dari total modal BCA atau sebesar
diakibatkan oleh perubahan strategi bisnis, faktor eksternal,           Rp10,5 triliun merupakan modal pelengkap (Tier 2). Modal
dan ketentuan regulator.                                                pelengkap sebagian besar merupakan cadangan umum
                                                                        Penyisihan Penilaian Kualitas Aset (PPKA).



Komponen Modal (konsolidasi, dalam miliar Rupiah)
                                                              2025                       2024                          2023
Total Modal                                                           284.352                     265.198                         242.694
    Modal Inti Utama (Tier 1)                                         273.829                      255.311                        233.702
    Modal Pelengkap (Tier 2)                                           10.523                       9.887                           8.992
Aset Tertimbang Menurut Risiko
                                                                      936.368                     910.184                         825.611
(Risiko Kredit, Pasar & Operasional)
Rasio Kecukupan Modal (CAR) Konsolidasi                                30,4%                        29,1%                          29,4%
Rasio Kecukupan Modal (CAR) Tidak Konsolidasi                           29,8%                      29,4%                           29,4%

Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal
Kecukupan modal BCA dihitung dengan menggunakan indikator Capital Adequacy Ratio (CAR). BCA memiliki tingkat permodalan
yang memadai dengan rasio CAR sebesar 29,8%, berada di atas ketentuan minimum sesuai profil risiko, dan termasuk
tambahan penyangga (buffer) sebesar 2,5%. BCA telah membentuk buffer sesuai dengan pemenuhan ketentuan PBI tentang
kewajiban pemenuhan Capital Conservation Buffer, Countercyclical Buffer, dan Capital Surcharge sebagai bank sistemik.

Kebutuhan permodalan BCA sepenuhnya dapat terpenuhi dari pertumbuhan kinerja keuangan yang sehat. Sebagian dari laba
bersih BCA ditahan untuk peningkatan permodalan BCA setiap tahunnya.




                                                                                Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk      97
Page 100
       A n a l i s i s d a n
       P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




Dasar Penetapan Kebijakan Manajemen atas                          Strategi Manajemen Risiko untuk Aktivitas yang Memiliki
Struktur Modal dan Utang                                          Eksposur Risiko Kredit yang Signifikan
Kebijakan permodalan BCA senantiasa disesuaikan dengan            BCA merumuskan strategi manajemen risiko selaras dengan
memperhatikan potensi bisnis namun tetap menerapkan               strategi bisnis secara keseluruhan dengan memperhatikan
prinsip kehati-hatian. Dengan mengacu pada ketentuan              risk appetite dan risk tolerance. BCA juga menyusun strategi
OJK, Direksi menyusun rencana permodalan dan kebijakan            manajemen risiko untuk memastikan bahwa eksposur risiko
terkait utang sebagai bagian dari Rencana Bisnis Bank dan         BCA dikelola secara terkendali sesuai dengan kebijakan kredit,
mendapatkan persetujuan Dewan Komisaris. Kebijakan atas           prosedur internal BCA, peraturan dan perundang-undangan,
struktur modal mengacu pada POJK No.11/POJK.03/2016               serta ketentuan lain yang berlaku.
tanggal 2 Februari 2016, POJK No. 34/ POJK.03/2016 tanggal
26 September 2016, dan POJK No. 27/POJK.03/2022 tanggal           Strategi manajemen risiko BCA disusun secara terstruktur
28 Desember 2022 tentang Kewajiban Penyediaan Modal               berdasarkan prinsip-prinsip umum berikut:
Minimum Bank Umum.                                                • Berorientasi jangka panjang untuk memastikan kelangsungan
                                                                     usaha BCA dengan mempertimbangkan kondisi/siklus
III. Pengungkapan Eksposur Risiko dan                                ekonomi;
Penerapan Manajemen Risiko                                        • Secara komprehensif dapat mengendalikan dan mengelola
Berikut adalah ikhtisar eksposur risiko yang dihadapi oleh           risiko BCA dan Perusahaan Anak; dan
BCA dalam menjalankan usaha serta penerapan manajemen             • Mencapai kecukupan permodalan yang diharapkan dan
risiko yang dirancang untuk meminimalkan dampak dari risiko-         disertai alokasi sumber daya yang memadai.
risiko tersebut.
                                                                  Strategi manajemen risiko BCA di atas disusun dengan
III.A. Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan                    mempertimbangkan faktor-faktor sebagai berikut:
Penerapan Manajemen Risiko Kredit                                 • Perkembangan ekonomi dan bisnis serta dampak yang
                                                                     mungkin terjadi akibat risiko yang dihadapi oleh BCA;
Organisasi Manajemen Risiko Kredit                                • Struktur organisasi BCA termasuk kecukupan sumber daya
BCA telah mengembangkan organ manajemen risiko kredit                manusia dan infrastruktur pendukung;
yang terstruktur guna mendukung prinsip perkreditan               • Kondisi keuangan BCA termasuk kemampuan untuk
yang kokoh dengan pengendalian internal yang kuat, yang              menghasilkan laba dan kemampuan BCA mengelola risiko
melibatkan Dewan Komisaris, Direksi, Chief Risk Officer,             yang timbul sebagai akibat perubahan faktor eksternal
dan unit kerja yang melaksanakan fungsi-fungsi yang terkait          dan faktor internal;
dengan manajemen risiko kredit (unit bisnis perkreditan dan       • Komposisi serta diversifikasi portofolio BCA.
unit analisis risiko kredit) dengan rincian sebagai berikut:
1. Dewan Komisaris, bertanggung jawab menyetujui rencana          Kebijakan Pengelolaan Risiko Konsentrasi Kredit
    perkreditan Bank dan mengawasi pelaksanaannya,                BCA melakukan pengelolaan risiko konsentrasi kredit
    menyetujui Kebijakan Dasar Perkreditan Bank, dan              dengan menentukan limit, antara lain untuk sektor industri,
    meminta penjelasan kepada Direksi jika dalam pelaksanaan      valuta asing, jenis fasilitas kredit tertentu, serta eksposur
    pemberian kredit terdapat penyimpangan dari kebijakan         perseorangan dan grup usaha. Seiring dengan perkembangan
    yang telah ditetapkan.                                        rating database, teknologi, sumber daya manusia, tingkat
2. Direksi, bertanggung jawab atas penyusunan rencana             kompleksitas Bank, pasar, dan regulasi yang ada, BCA secara
    dan kebijakan perkreditan, memastikan kepatuhan               aktif mengelola portofolio kredit dengan mengoptimalkan
    Bank terhadap ketentuan perundang-undangan dan                alokasi modal Bank pada suatu tingkat risiko (risk appetite
    peraturan yang berlaku di bidang perkreditan dan              dan risk tolerance) yang dapat diterima.
    kebijakan perkreditan, serta melaporkan kepada Dewan
    Komisaris mengenai hal-hal, seperti pelaksanaan rencana       Pengukuran dan Pengendalian Risiko Kredit
    perkreditan, penyimpangan dalam pelaksanaan pemberian         Untuk keperluan internal, BCA menggunakan pengukuran
    kredit, perkembangan kualitas portofolio kredit, dan kredit   berdasarkan internal rating yang digunakan sebagai alat bantu
    dalam pengawasan khusus atau bermasalah.                      dalam proses pengambilan keputusan kredit. Pengendalian
3. Chief Risk Officer, merupakan salah satu Direktur BCA          risiko kredit dilakukan melalui penetapan sistem penilaian
    yang bertanggung jawab atas manajemen risiko kredit,          (internal credit review) yang independen untuk penerapan
    pasar, operasional, dan risiko lainnya di dalam organisasi    proses manajemen risiko kredit secara efektif yang meliputi:
    Bank (selanjutnya akan disebut Direktur Manajemen Risiko).    • Evaluasi proses administrasi perkreditan;
4. Unit kerja yang melaksanakan fungsi-fungsi yang terkait        • Penilaian terhadap akurasi penerapan internal risk rating
    dengan manajemen risiko kredit (Unit Bisnis Perkreditan           atau penggunaan alat pemantauan lainnya;
    dan Unit Analisis Risiko Kredit), merupakan risk owner yang   • Efektivitas pelaksanaan unit kerja dan petugas Bank yang
    bertanggung jawab terhadap pengelolaan risiko kredit.             melakukan pemantauan kualitas kredit individual.

Selain itu, BCA juga memiliki komite-komite yang didedikasikan
untuk membantu Direksi dalam proses perkreditan seperti
Credit Policy Committee (CPC), Credit Committee (CC), dan
Risk Management Committee.



  98     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 101
Selain itu, Bank menerapkan sistem deteksi dini kredit             Mitigasi Risiko Kredit
bermasalah ataupun berpotensi bermasalah sehingga upaya            Agunan utama yang diterima untuk memitigasi risiko kredit
penanganan dapat dilakukan secara dini guna meminimalisasi         adalah agunan solid berupa cash collateral dan/atau tanah
dampak kredit bermasalah terhadap keseluruhan portofolio.          dan bangunan karena memiliki nilai likuiditas relatif tinggi dan/
                                                                   atau keberadaannya tetap (tidak berpindah-pindah tempat)
Melalui identifikasi, pengukuran, dan pemantauan yang              sehingga dapat segera dicairkan pada saat pinjaman debitur/
berkelanjutan, BCA mengelola dan mengembangkan                     grup debitur masuk dalam kategori bermasalah.
metodologi pengendalian country risk dan transfer risk.
                                                                   Penilaian agunan secara umum dilakukan oleh penilai
Kerugian Kredit Ekspektasian                                       independen dan apabila di lokasi agunan tersebut tidak
Dalam menghitung kerugian kredit ekspektasian, Bank                terdapat penilai independen, maka penilaian agunan akan
memperhitungkan pengaruh dari macroeconomic forecast               dilakukan oleh staf penilai internal yang tidak terlibat dalam
serta menentukan probability secara tertimbang atas                proses pemberian kredit. Untuk memantau fisik agunan yang
kemungkinan terjadinya sebuah skenario makro. Berbagai             dijaminkan oleh debitur ke BCA, maka peninjauan agunan
macroeconomic variable (MEV) digunakan dalam permodelan            dilakukan secara berkala.
PSAK 109 berdasarkan hasil analisis statistik kesesuaian
MEV dengan data historical pembuatan model impairment.             Pihak-pihak utama pemberi jaminan/garansi dianalisis pada
Perhitungan kerugian kredit ekspektasian dan macroeconomic         saat pengolahan kredit dan kelayakan pemberian kredit
forecast tersebut di-review oleh Bank secara berkala.              tersebut diputuskan dengan menerapkan Four Eyes Principle,
                                                                   yakni keputusan kredit ditentukan oleh dua pihak independen,
Kebijakan terkait Eksposur Wrong Way Risk                          yaitu sisi pengembangan bisnis dan sisi analisis risiko kredit.
Dalam rangka mengantisipasi wrong way risk exposure
karena harga pasar menuju ke arah yang merugikan, BCA              Selain itu, untuk memitigasi risiko kredit yang mungkin
menambahkan capital charge untuk eksposur tertimbang               terjadi, portofolio kredit BCA telah terdiversifikasi dengan
dari Credit Valuation Adjustment (CVA) risk weighted assets        baik, secara kategori kredit maupun industri/sektor ekonomi
sesuai dengan Surat Edaran OJK No. 23/ SEOJK.03/2022               serta terus melakukan monitoring, validasi dan fine tuning
tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk           credit scoring secara berkala berdasarkan data historis, tren
Risiko Pasar bagi Bank Umum.                                       risiko, dan performa portofolio untuk memastikan model
                                                                   tetap relevan, akurat, serta sesuai dengan profil risiko dan
Penerapan Pengukuran Risiko Kredit dengan Pendekatan               kebijakan kredit perusahaan.
Standar
Dalam melakukan perhitungan Aset Tertimbang Menurut                III.B. Pengungkapan Eksposur Risiko Pasar dan
Risiko (ATMR) risiko kredit, Bank mengacu kepada SE OJK No.        Penerapan Manajemen Risiko Pasar
24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang
Menurut Risiko untuk Risiko Kredit dengan Menggunakan              Organisasi Manajemen Risiko Pasar
Pendekatan Standar Bagi Bank Umum, dan SE OJK No. 48/              Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung jawab untuk
SEOJK.03/2017 tentang Pedoman Perhitungan Tagihan                  memastikan bahwa penerapan manajemen risiko pasar telah
Bersih Transaksi Derivatif dalam Perhitungan Aset Tertimbang       sesuai dengan tujuan strategis, skala, karakteristik bisnis, dan
Menurut Risiko untuk Risiko Kredit dengan Menggunakan              profil risiko pasar yang dapat berdampak pada kecukupan
Pendekatan Standar.                                                modal Bank, serta memastikan penerapan manajemen risiko
                                                                   pasar terintegrasi dengan risiko-risiko lainnya, sehingga profil
ATMR untuk Risiko Kredit dengan menggunakan Pendekatan             risiko Bank secara keseluruhan dapat dikelola secara efektif.
Standar Basel III dihitung berdasarkan hasil peringkat yang
diterbitkan oleh lembaga pemeringkat yang diakui OJK
sebagaimana diatur dalam SE OJK No. 37/SEOJK.03/2016
perihal Lembaga Pemeringkat dan Peringkat yang diakui OJK.

Counterparty credit risk timbul dari jenis transaksi derivatif
Over the Counter (OTC) dan transaksi repo/reverse repo
baik posisi trading book maupun banking book. Penentuan
credit limit terkait counterparty credit risk disesuaikan dengan
kebutuhan counterparty dan tingkat risiko yang akan diambil
(risk appetite) Bank dan ketentuan yang ada, antara lain POJK
No. 32/POJK.03/2018 dan POJK No. 38/POJK.03/2019
tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit dan Penyediaan
Dana Besar bagi Bank Umum.




                                                                               Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   99
Page 102
       A n a l i s i s d a n
       P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




Direksi mendelegasikan wewenang dan tanggung jawab kepada pihak-pihak berikut ini:

              Pihak                                                  Wewenang dan Tanggung Jawab
Asset Liability Committee (ALCO)     Menetapkan kebijakan dan risiko nilai tukar dan suku bunga.
Risk Management Division             Mendukung ALCO dalam pemantauan dan pengukuran risiko nilai tukar dan suku bunga.
                                     Mengelola operasional transaksi valuta asing dan suku bunga pada trading book Bank secara
                                     keseluruhan, yaitu:
                                     • Bertanggung jawab untuk memelihara Posisi Devisa Neto (PDN) dan memitigasi risiko suku bunga
Treasury Division
                                        pada trading book dan memastikan Bank mematuhi ketentuan Bank Indonesia mengenai PDN.
                                     • Bertanggung jawab dalam operasional pengelolaan trading surat berharga dan transaksi valuta
                                        asing dalam rangka pemenuhan kebutuhan nasabah dan/atau memperoleh pendapatan.
                                     Bertanggung jawab dalam pengelolaan transaksi valuta asing di wilayah/cabang masing-masing
                                     sesuai dengan limit yang ditetapkan. Pada prinsipnya, transaksi valuta asing di wilayah/cabang
Kantor Wilayah dan Cabang
                                     di-cover oleh Treasury Division. Limit masing-masing wilayah/cabang ditetapkan sesuai dengan
                                     operasional dalam mengelola transaksi valuta asing.


Pengelolaan Portofolio Trading dan Banking Book                        12/SEOJK.03/2018 perihal Penerapan Manajemen Risiko
Pengelolaan portofolio yang terekspos risiko suku bunga                dan Pengukuran Risiko Standar untuk Risiko Suku Bunga
dan nilai tukar dilakukan dengan menetapkan dan memantau               dalam Banking Book (Interest Rate Risk in The Banking Book).
penggunaan Limit Nominal (Surat Berharga, Posisi Devisa                Pemantauan dan pengukuran eksposur risiko suku bunga pada
Neto), Limit Value at Risk (VaR), dan Limit Stop Loss. Metode          banking book disampaikan kepada Direksi/ALCO setiap bulan.
valuasi yang digunakan adalah berdasarkan harga transaksi
yang terjadi (close out prices) atau kuotasi harga pasar dari          Antisipasi terhadap Risiko Pasar atas Transaksi Mata Uang
sumber yang independen.                                                Asing dan Transaksi Surat Berharga
                                                                       Langkah-langkah dan rencana yang dilakukan untuk
Dalam hal harga pasar dari sumber independen tidak tersedia,           mengantisipasi risiko pasar atas transaksi yang terkait dengan
maka penetapan harga dilakukan dengan berdasarkan kurva                risiko nilai tukar dan suku bunga adalah dengan melakukan
imbal hasil.                                                           penetapan dan kontrol limit risiko pasar seperti Limit VaR,
                                                                       Limit Nominal, dan Limit Stop Loss, serta melakukan stress
Pengukuran Risiko Pasar                                                test dalam mengukur risiko.
Untuk keperluan pemantauan risiko pasar (nilai tukar dan
suku bunga) secara harian, dilakukan pengukuran risiko pasar           III.C. Pengungkapan Eksposur Risiko Operasional
dalam bentuk Value at Risk berdasarkan metode historical               dan Penerapan Manajemen Risiko Operasional
simulation. Untuk perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal
Minimum (KPMM), risiko pasar dihitung berdasarkan metode               Organisasi Manajemen Risiko Operasional
standar yang ditetapkan OJK.                                           Penerapan Manajemen Risiko Operasional secara bankwide
                                                                       mengacu pada prinsip three lines model meliputi:
Cakupan Portofolio Trading dan Banking Book yang                       • Dewan Komisaris dan Direksi
Diperhitungkan pada KPMM                                                  Memastikan penerapan manajemen risiko telah memadai
Berikut adalah cakupan portofolio yang diperhitungkan dalam               sesuai dengan karakteristik, kompleksitas, dan profil risiko
KPMM:                                                                     Bank, serta memahami dengan baik jenis dan tingkat risiko
• Risiko nilai tukar, memperhitungkan trading dan banking                 yang melekat pada kegiatan bisnis Bank.
   book. Risiko nilai tukar dapat timbul dari transaksi nilai          • Komite Manajemen Risiko
   tukar Today (TOD), Tomorrow (TOM), Spot, Forward,                      Memastikan bahwa kerangka kerja manajemen risiko telah
   Swap, Domestic Non Delivery Forward (DNDF), Option,                    memberikan perlindungan memadai terhadap risiko-risiko
   dan Structured Product.                                                yang dihadapi Bank.
• Risiko suku bunga, memperhitungkan trading book. Risiko              • Risk Management Division (MRK)
   suku bunga dapat timbul dari transaksi surat berharga,                 Meyakinkan Bank melakukan penerapan manajemen
   Forward, dan Swap.                                                     risiko dengan benar melalui identifikasi, pengukuran,
• Risiko ekuitas (bagi entitas anak), memperhitungkan                     pemantauan, pengendalian, dan pelaporan sesuai kerangka
   trading book. Risiko ekuitas dapat timbul dari transaksi               kerja manajemen risiko serta mampu menghadapi situasi
   perdagangan ekuitas yang mungkin dilakukan entitas anak.               darurat yang mengancam kelangsungan usaha Bank.
                                                                       • Divisi Audit Internal (DAI)
Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB)                                Memeriksa dan menilai kecukupan dan efektivitas proses
Risiko suku bunga pada banking book (IRRBB) timbul akibat                 manajemen risiko, pengendalian internal, dan tata kelola
pergerakan suku bunga pasar yang berlawanan dengan posisi                 Bank.
atau transaksi yang dimiliki Bank, yang dapat berpengaruh              • Operation Strategy & Development Group (POL)
pada pendapatan bunga Bank maupun nilai ekonomis modal                    Mengkaji, menyusun, dan memastikan kebijakan dan
Bank. Metode pengukuran risiko suku bunga menggunakan                     prosedur operasi serta layanan dengan mempertimbangkan
pendekatan pendapatan (earning approach) dan pendekatan                   kebutuhan bisnis dan operasi, kepatuhan terhadap
nilai ekonomis (economic value approach) sesuai SE OJK No.                regulator dan lembaga lain yang terkait, manajemen risiko



 100     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 103
    dan kontrol, serta mengomunikasikannya kepada cabang       Untuk memastikan kelangsungan operasional saat terjadi
    maupun unit kerja terkait untuk dapat dipahami dengan      gangguan, Bank menerapkan kerangka Business Continuity
    mudah dan dilaksanakan dengan efektif dan efisien.         Management melalui:
•   Unit Kerja (unit bisnis dan unit pendukung)                • Penyediaan Disaster Recovery Center (DRC) dan
    Risk owner yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan        Secondary Work Place (SWP) sebagai dukungan pemulihan
    risiko operasional sehari-hari, serta melaporkan              operasional.
    permasalahan dan/atau kejadian risiko operasional kepada   • Pelaksanaan Business Continuity Plan (BCP) yang di
    MRK.                                                          antaranya pelaksanaan kegiatan testing BCP dan kegiatan
                                                                  awareness BCP sekurang-kurangnya 1 kali dalam setahun.
Mekanisme Mengidentifikasi dan Mengukur Risiko Operasional     • Penyediaan Command & Crisis Center di lokasi terpisah
Bank menerapkan Risk and Control Self Assessment (RCSA)           sebagai pusat koordinasi dan pengambilan keputusan
sebagai sarana identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan          pada saat terjadi krisis.
pengendalian risiko secara berkala di seluruh kantor cabang,   • Penyelenggaraan evacuation drill serta pemenuhan sarana
kantor wilayah, dan unit kerja kantor pusat.                      proteksi bangunan pada seluruh lokasi operasional Bank.

Selain RCSA, Bank juga menerapkan Loss Event Database          Pengelolaan Risiko Produk dan Aktivitas Baru
(LED) dan Key Risk Indicator (KRI). LED bertujuan untuk        Dalam melakukan pengembangan produk baru (mencakup
mengadministrasikan dan menganalisis kejadian kerugian         penyelenggaraan produk, layanan, dan/atau jasa untuk
risiko operasional yang terjadi dan berpotensi menimbulkan     kepentingan nasabah), Bank memperhatikan aspek-aspek
kerugian bagi di Bank serta sebagai basis perhitungan beban    sebagai berikut:
modal risiko operasional dan pemantauan tindak lanjut          • Penerbitan produk dan aktivitas diatur melalui ketentuan
kejadian.                                                         internal yang selaras pada ketentuan regulator, serta wajib
                                                                  memperoleh persetujuan Direksi dan dilaporkan kepada
Sementara KRI berfungsi sebagai early warning sign atas           Dewan Komisaris.
kemungkinan terjadinya peningkatan risiko operasional di       • Pengembangan produk dilaksanakan melalui tahapan
suatu unit kerja dan sebagai sarana untuk mengidentifikasi        terstruktur mulai dari perencanaan, pengembangan,
kelemahan proses, prosedur, dan kontrol.                          uji coba, hingga implementasi, dan disertai proses risk
                                                                  assessment dan pemastian metode pencatatan akuntansi
Penerapan metodologi RCSA, LED, dan KRI dijalankan                yang memadai.
dengan menggunakan aplikasi Operational Risk Management        • Produk yang telah diimplementasikan dievaluasi secara
Information System (ORMIS).                                       berkala untuk memastikan pencapaian target, kecukupan
                                                                  mitigasi risiko, serta penerapan prinsip transparansi
Mekanisme Memitigasi Risiko Operasional                           informasi kepada nasabah dan tata kelola yang baik.
Dalam rangka memitigasi risiko operasional, Bank memperkuat
aspek people, process dan technology melalui:                  III.D. Pengungkapan Eksposur Risiko Likuiditas
• Pelaksanaan Risk Awareness Program secara regular untuk      dan Penerapan Manajemen Risiko Likuiditas
   menumbuhkan budaya sadar risiko pada seluruh pemangku
   kepentingan BCA.                                            Organisasi Manajemen Risiko Likuiditas
• Penyusunan dan pembaharuan kebijakan, prosedur, dan          Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung jawab untuk
   limit agar sesuai dengan perkembangan organisasi dan        memastikan bahwa penerapan manajemen risiko likuiditas
   ketentuan regulator                                         telah sesuai dengan tujuan strategis, skala, karakteristik bisnis,
• Penerapan sistem pengendalian internal yang pelaksanaannya   dan profil risiko likuiditas Bank, termasuk memastikan integrasi
   antara lain memperhatikan prinsip dual control dan          penerapan manajemen risiko likuiditas dengan risiko-risiko
   segregation of duty guna mengurangi potensi terjadinya      lainnya yang dapat berdampak pada posisi likuiditas Bank.
   fraud.
• Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan
   Kerja (SMK3) untuk memastikan lingkungan kerja yang
   aman, efisien, dan produktif.
• Penerapan cyber security risk management yang selaras
   dengan strategi Bank dan ketentuan regulator
• Penerapan standar keamanan TI berbasis nasional dan
   internasional.
• Pemanfaatan sistem/teknologi untuk memantau,
   mendeteksi, dan memitigasi gangguan sistem, ancaman
   fraud serta serangan siber pada sistem perbankan BCA.
• Pelaksanaan vendor security due diligence untuk
   memitigasi risiko keamanan dari pihak ketiga.




                                                                           Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   101
Page 104
       A n a l i s i s d a n
       P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




Direksi mendelegasikan wewenang dan tanggung jawab kepada pihak-pihak berikut ini:

                    Pihak                                                   Wewenang dan Tanggung Jawab
Asset Liability Committee (ALCO)               Menetapkan kebijakan dan strategi likuiditas.
Risk Management Division                       Mendukung ALCO dalam pemantauan dan pengukuran risiko likuiditas.
                                               Mengelola operasional likuiditas Bank secara keseluruhan, yaitu:
                                               • Bertanggung jawab untuk memelihara Giro Wajib Minimum (GWM) dan memastikan Bank
                                                  mematuhi ketentuan Bank Indonesia mengenai GWM.
Treasury Division
                                               • Bertanggung jawab dalam operasional pengelolaan secondary reserves dalam rangka
                                                  pengelolaan likuiditas dan melihat peluang-peluang yang dapat menghasilkan pendapatan
                                                  bagi Bank.
Kantor Wilayah dan Cabang                      Bertanggung jawab dalam pengelolaan likuiditas di wilayah dan cabang masing-masing.




Strategi Pendanaan                                                         III.E. Pengungkapan Eksposur Risiko Hukum dan
Strategi pendanaan mencakup strategi diversifikasi sumber                  Penerapan Manajemen Risiko Hukum
dan jangka waktu pendanaan yang dikaitkan dengan
karakteristik dan Rencana Bisnis Bank. BCA mengidentifikasi                Risiko hukum adalah risiko akibat tuntutan hukum dan/
dan memantau faktor utama yang mempengaruhi kemampuan                      atau kelemahan aspek yuridis, antara lain karena adanya
Bank untuk memperoleh dana, termasuk mengidentifikasi                      tuntutan hukum dalam proses litigasi, baik yang timbul dari
dan memantau alternatif sumber pendanaan yang dapat                        gugatan pihak ketiga terhadap Bank maupun Bank terhadap
memperkuat kapasitasnya untuk bertahan pada kondisi krisis.                pihak ketiga, lemahnya perikatan yang dilakukan oleh Bank,
                                                                           ketiadaan dan/atau perubahan peraturan perundang-
Mitigasi Risiko Likuiditas                                                 undangan yang menyebabkan suatu transaksi yang telah
Dalam upaya mitigasi risiko likuiditas, BCA menjaga likuiditas             dilakukan Bank menjadi tidak sesuai dengan ketentuan yang
Rupiah dan Valuta Asing (Giro Wajib Minimum/GWM) serta                     berlaku di kemudian hari.
Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) sesuai ketentuan
regulator. Bank telah menetapkan panduan untuk mengukur                    Organisasi Manajemen Risiko Hukum
dan memitigasi risiko likuiditas, termasuk batasan Secondary               Dalam rangka mengendalikan risiko hukum yang mungkin
Reserves, batasan Interbank Overnight Borrowing, Liquidity                 terjadi, BCA telah membentuk unit kerja Legal Group (GHK)
Coverage Ratio dan Net Stable Funding Ratio. Bank juga                     di kantor pusat dan unit kerja hukum di kantor wilayah untuk
mengidentifikasi dan mengembangkan Indikator Peringatan                    mendukung BCA dalam menjalankan kegiatan perbankan
Dini (Early Warning Indicators), serta menerapkan Rencana                  dan melakukan mitigasi risiko hukum. GHK juga mempunyai
Pendanaan Darurat (Contingency Funding Plan) dalam                         tugas dan tanggung jawab untuk mengamankan kepentingan
beberapa tingkatan untuk memitigasi risiko.                                hukum BCA dalam melaksanakan kegiatan bisnis dengan tetap
                                                                           memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku.
Pengukuran dan Pengendalian Risiko Likuiditas
BCA melakukan pengukuran risiko likuiditas secara berkala                  Pengendalian Risiko Hukum
dan komprehensif dengan memantau proyeksi arus kas, stress                 Dalam rangka memitigasi risiko hukum, BCA telah, antara lain:
test risiko likuiditas, dan rasio likuiditas. Pemantauan risiko            • Memiliki Kebijakan Manajemen Risiko Hukum dan menyusun
likuiditas dilakukan dengan tujuan agar jika terjadi peningkatan              perjanjian kerja sama standar untuk mendukung kegiatan
potensi risiko likuiditas dapat segera dimitigasi atau dilakukan              operasional BCA, serta melakukan reviu perjanjian
penyesuaian secara tepat waktu, termasuk terhadap strategi                    kerja sama antara BCA dengan pihak lain termasuk
manajemen risiko likuiditas.                                                  perubahannya (addendum).
                                                                           • Melakukan reviu draft kebijakan atau prosedur khususnya
Rencana Pendanaan Darurat (Contingency Funding Plan)                          yang terkait dengan hukum operasional dan perkreditan.
Bank telah menyusun rencana pendanaan darurat (contingency                 • Melakukan pengukuran dan penilaian risiko berdasarkan
funding plan) yang merupakan rencana tindakan untuk                           potensi kerugian atas kasus-kasus yang terjadi di BCA
mengatasi kondisi likuiditas Bank yang memburuk. Rencana                      dan Perusahaan Anak yang sedang dalam proses maupun
tindakan disusun dalam beberapa tingkatan, yaitu tingkat                      yang sudah selesai di pengadilan dibandingkan dengan
satu (normal), tingkat dua (temporary liquidity squeeze), dan                 modal BCA maupun modal konsolidasi.
tingkat tiga (name crisis).                                                • Mengkaji risiko hukum atas produk/aktivitas baru.
                                                                           • Menginventarisasi data kasus hukum dan melakukan
Rencana tindakan yang dipilih pada setiap tingkatan                           penilaian profil risiko hukum berdasarkan data kuantitatif
disesuaikan dengan kondisi pada saat terjadinya krisis dan                    historikal kasus yang terjadi.
prioritas kecepatan memperoleh likuiditas dan biaya yang                   • Memantau dan menganalisis perkara yang sedang dalam
wajar. Rencana pendanaan darurat harus sejalan dengan hasil                   proses litigasi:
stress test, dan secara berkala dievaluasi, dikinikan, dan diuji              a. Kegiatan usaha BCA dan Perusahaan Anak, dalam
untuk memastikan tingkat keandalan.                                               kedudukan BCA dan Perusahaan Anak dan/atau
                                                                                  pejabat BCA dan Perusahaan Anak selaku penggugat/
                                                                                  tergugat/pelapor/terlapor/tersangka/terdakwa, serta
                                                                                  melakukan pembelaan hukum.
 102     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 105
    b. Kredit dan/atau pembiayaan bermasalah dan sumber            •   Pe n e t a p a n t a r g e t p a d a a s p e k - a s p e k b i s n i s
        daya manusia di BCA dan Perusahaan Anak.                       mempertimbangkan keadaan ekonomi tahun berjalan
•   Mengadakan forum komunikasi hukum untuk meningkatkan               serta perkiraan tahun yang akan datang, dengan
    kompetensi staf hukum BCA dan Perusahaan Anak.                     menekankan prinsip kehati-hatian, memperhatikan
•   Melakukan sosialisasi mengenai dampak peraturan yang               kapasitas/kemampuan BCA, dan tren persaingan dari
    baru berlaku terhadap kegiatan perbankan BCA dan                   perbankan maupun non-perbankan.
    berbagai modus operandi kejahatan perbankan serta
    pedoman penanganannya secara hukum kepada kantor               Perumusan strategi BCA memperhatikan peraturan Bank
    cabang, kantor wilayah, dan unit kerja kantor pusat terkait    Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan serta ketentuan
    serta kebijakan pengendalian risiko hukum di BCA kepada        lainnya yang terkait. Strategi BCA memperhitungkan dampak
    seluruh kantor wilayah.                                        risiko stratejik terhadap permodalan Bank dan Kewajiban
•   Menyusun rencana strategi pengamanan kredit (bekerja           Penyediaan Modal Minimum (KPMM) berdasarkan risk appetite,
    sama dengan unit kerja lain, antara lain Credit Recovery       risk tolerance, dan pertimbangan akan kemampuan BCA.
    Group) sehubungan dengan permasalahan kredit macet.
•   Mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual atas produk dan          Pengukuran dan penilaian risiko stratejik dilakukan dengan
    jasa perbankan BCA pada instansi yang berwenang dan            menganalisis kesesuaian strategi dengan kondisi lingkungan
    mengamankan kepemilikan atas aset antara lain hak atas         bisnis dan strategi berisiko tinggi, serta mengukur posisi bisnis
    tanah dan bangunan BCA, serta memantau dan melakukan           BCA di industri perbankan dan pencapaian Rencana Bisnis
    tindakan hukum atas pelanggaran hak kekayaan intelektual       Bank.
    milik BCA.
                                                                   Terdapat prosedur untuk memantau dan mengukur kinerja
III.F. Pengungkapan Eksposur Risiko Stratejik dan                  perusahaan melalui pengendalian keuangan yang bertujuan
Penerapan Manajemen Risiko Stratejik                               untuk memantau pencapaian rencana bisnis dan kinerjanya
                                                                   yang dilakukan secara berkala.
Risiko stratejik merupakan risiko yang disebabkan oleh
ketidaktepatan dalam pengambilan keputusan dan/atau                Pengukuran Rencana Bisnis Bank
pelaksanaan suatu rencana stratejik, serta ketidakmampuan          Untuk mengukur kemajuan pencapaian rencana bisnis, BCA
dalam mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis.                  telah melakukan, antara lain:
                                                                   • Identifikasi, pengukuran, dan pemantauan risiko stratejik,
Organisasi Manajemen Risiko Stratejik                                  serta penyusunan laporan profil risiko stratejik secara
Direksi memberikan arahan dalam penyusunan rencana                     triwulanan.
stratejik dan inisiatif-inisiatif bisnis yang dituangkan dalam     • Penyusunan laporan realisasi RBB, antara lain memuat
blueprint strategi bisnis 3 (tiga) tahunan berupa Rencana Bisnis       pencapaian kinerja keuangan (realisasi vs budget), realisasi
Bank (RBB) dengan tujuan mengendalikan arah kegiatan usaha             program kerja Bank, dan realisasi pengembangan/
dan menjaga potensi timbulnya risiko stratejik.                        perubahan jaringan kantor.
                                                                   • Penyusunan laporan pengawasan RBB, antara lain memuat
Selanjutnya, Dewan Komisaris mereviu dan memberikan                    pengawasan oleh Dewan Komisaris, meliputi pemantauan
persetujuan atas RBB. Divisi Corporate Strategy & Planning             kesesuaian pelaksanaan rencana bisnis dengan kebijakan
mendukung perumusan/penyusunan RBB serta memantau                      strategis, prinsip kehati-hatian, serta ketentuan yang
realisasinya serta melakukan kaji ulang sasaran bisnis.                berlaku.

Kebijakan untuk Mengidentifikasi dan Merespons Perubahan           III.G. Pengungkapan Eksposur Risiko Reputasi
Lingkungan Bisnis                                                  dan Penerapan Manajemen Risiko Reputasi
Dewan Komisaris dan Direksi memahami risiko stratejik yang
dapat memengaruhi kondisi keuangan BCA. Direksi berperan           Risiko reputasi dapat terjadi akibat menurunnya tingkat
aktif memantau kondisi internal dan perkembangan faktor            kepercayaan pemangku kepentingan yang bersumber dari
eksternal yang memengaruhi strategi bisnis BCA secara              persepsi negatif terhadap Bank.
langsung maupun tidak langsung.
                                                                   Organisasi Manajemen Risiko Reputasi
Dalam rangka mengidentifikasi dan merespons perubahan              BCA mempunyai komitmen kuat untuk mengelola risiko
lingkungan bisnis, baik eksternal maupun internal, BCA             reputasi. Terkait dengan pengelolaan keluhan nasabah, BCA
melaksanakan:                                                      telah membentuk Divisi Contact Center & Digital Services
• Pengkajian Rencana Korporasi dan RBB secara berkala              (CDG) yang secara khusus menangani keluhan nasabah 24/7,
    sesuai dengan perkembangan bisnis dan keadaan                  baik melalui telepon, surat, e-mail, WhatsApp (WA), web chat
    perekonomian Indonesia. Dalam hal diperlukan pengkinian        di www.bca.co.id, aplikasi haloBCA, maupun media sosial.
    rencana stratejik dan inisiatif-inisiatif bisnis sebagai
    respons terhadap perubahan lingkungan bisnis, Bank             Dalam pengelolaan keluhan nasabah, CDG berkoordinasi
    dapat menyusun revisi RBB dengan tetap memperhatikan           dengan unit-unit kerja terkait untuk merespons kejadian-
    ketentuan yang berlaku.                                        kejadian yang berpotensi menciptakan risiko reputasi.




                                                                                Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk       103
Page 106
       A n a l i s i s d a n
       P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




Sementara itu, BCA memiliki unit kerja Corporate Communication   Hasil pengawasan Direktur yang membawahi Fungsi
yang berfungsi memonitor dan menangani pemberitaan negatif       Kepatuhan dilaporkan secara triwulanan kepada Presiden
di media massa maupun konten negatif di media sosial.            Direktur dengan tembusan kepada Dewan Komisaris. Selain
                                                                 itu, DCP juga bertanggung jawab terhadap penerapan
Kebijakan dan Mekanisme Pengendalian Risiko Reputasi             Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan
Dalam rangka mengelola risiko reputasi, BCA telah melakukan      Terorisme dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata
beberapa hal, antara lain:                                       Pemusnah Massal (APU, PPT dan PPPSPM) di BCA, termasuk
• Memiliki ketentuan penanganan pengaduan nasabah yang           di dalamnya penilaian risiko penerapan program APU, PPT
   dievaluasi berkala dan secara jelas mengatur kebijakan,       dan PPPSPM sesuai ketentuan dari regulator.
   prosedur, dan unit kerja yang melakukan pemantauan
   dan pelaporan seputar penanganan pengaduan nasabah,           Strategi Manajemen Risiko terkait Risiko Kepatuhan
   termasuk pelaporan kepada regulator.                          BCA mempunyai komitmen kuat untuk senantiasa mematuhi
• Mengukur risiko reputasi menggunakan parameter yang            peraturan perundang-undangan yang berlaku dan mengambil
   dievaluasi secara berkala seperti publikasi negatif, jumlah   langkah-langkah dalam menangani risiko kepatuhan apabila
   keluhan, dan pencapaian penyelesaian keluhan.                 terjadi. Hal ini sejalan dengan strategi manajemen risiko
• Memantau media massa dan media sosial berbasis                 kepatuhan BCA yang mempunyai kebijakan untuk senantiasa
   machine learning sebagai implementasi manajemen kerja         mematuhi ketentuan yang berlaku dengan cara proaktif
   yang memudahkan proses, serta melaporkan secara rutin         melakukan pencegahan (ex-ante) dalam rangka meminimalkan
   kepada pimpinan unit kerja masing-masing dan secara           terjadinya pelanggaran dan melakukan tindakan kuratif (ex-
   khusus disampaikan kepada Direksi. Laporan keluhan            post) dalam rangka perbaikan.
   nasabah dianalisis dan digunakan untuk mendukung Bank
   dalam pengembangan proses penanganan keluhan secara           Pemantauan dan Pengendalian Risiko Kepatuhan
   sistematis.                                                   BCA telah melakukan langkah-langkah yang dapat
• Pengembangan infrastruktur yang meliputi implementasi          mengendalikan dan meminimalkan risiko kepatuhan, antara
   software dan hardware yang tepat guna (antara lain            lain:
   HaloBCA-Layanan Telepon, WhatsApp/WA Chat 24 jam,             • Melakukan identifikasi sumber-sumber risiko kepatuhan.
   BCA CRM Contact Center, Web Chat melalui www.bca.             • Melakukan gap analysis, menganalisis dampak ketentuan
   co.id, dan aplikasi Halo BCA). Pengembangan infrastruktur         baru terhadap operasional Bank, dan mengusulkan
   sistem informasi manajemen memudahkan pemantauan                  penyesuaian manual, kebijakan, dan prosedur internal.
   dan mendukung kecepatan dan kualitas kerja organisasi.        • Melakukan pengukuran dan pemantauan risiko kepatuhan
                                                                     secara berkala dan hasilnya disampaikan kepada Risk
Pengelolaan Risiko Reputasi pada Saat Krisis                         Management Division (MRK).
BCA telah memiliki manajemen pengelolaan krisis guna             • Memberikan sosialisasi ketentuan dan konsultasi atas
mengelola risiko reputasi pada saat krisis, yang mencakup:           berbagai pelaksanaan peraturan.
• Kebijakan Pengelolaan Krisis                                   • Melakukan uji kepatuhan atas pelaksanaan ketentuan.
• Pembentukan Tim Krisis                                         • Menyusun compliance matrix diary sebagai sarana
• Pengelolaan Crisis Communication                                   pemantauan untuk menjaga komitmen terhadap kewajiban
• Ketentuan Pengelolaan Krisis                                       pelaporan kepada regulator.
• Business Continuity Plan dan Disaster Recovery Plan            • Mengkomunikasikan ketentuan kepada pekerja terkait,
• Secondary Work Place                                               melakukan kajian terhadap produk/aktivitas baru,
• Sistem back up.                                                    melakukan uji kepatuhan secara berkala, dan pelatihan
                                                                     kepada pekerja.
III.H. Pengungkapan Eksposur Risiko Kepatuhan                    • Memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan
dan Penerapan Manajemen Risiko Kepatuhan                             efisiensi dan efektivitas dalam proses pengelolaan
                                                                     ketentuan regulator.
Risiko kepatuhan merupakan risiko yang timbul akibat Bank        • Melakukan pemantauan transaksi keuangan yang
tidak mematuhi dan/atau tidak melaksanakan peraturan                 mencurigakan dengan menggunakan aplikasi berbasis
perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku.                       web yang dinamakan STIM ( Suspicious Transaction
                                                                     Identification Model ) serta senantiasa melakukan
Organisasi Manajemen Risiko Kepatuhan                                pengembangan sistem atas aplikasi menggunakan
Dalam rangka meminimalkan potensi risiko kepatuhan yang              teknologi terkini dan pembaruan parameter untuk dapat
mungkin terjadi, seluruh lini organisasi bertanggung jawab           mendeteksi transaksi mencurigakan.
terhadap pengelolaan risiko kepatuhan pada seluruh aktivitas     • Melakukan penyaringan dan pemantauan data nasabah
bank sesuai dengan ketentuan regulator yang berlaku.                 dan transaksi terkait Daftar Terduga Teroris dan Organisasi
Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan dibantu                   Teroris (DTTOT) dan Daftar Pendanaan Proliferasi
oleh Compliance Division (DCP) yang bersifat independen              Senjata Pemusnah Massal (DPPSPM), United Nations
terhadap satuan kerja operasional, bertanggung jawab untuk           (UN) List, The Office of Foreign Assets Control (OFAC),
memastikan kepatuhan dan meminimalkan risiko kepatuhan               European Union (EU) List, dan The Office of Financial
dengan merumuskan kebijakan dan prosedur manajemen                   Sanctions Implementation (OFSI) List serta daftar sejenis
risiko kepatuhan dan memantau pelaksanaannya.                        yang diterbitkan oleh otoritas berwenang pada saat
                                                                     melakukan hubungan usaha (pembukaan rekening maupun

 104     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 107
   penambahan fasilitas lainnya), transaksi, dan pada saat          Dalam penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi, BCA sebagai
   terjadi perubahan pada daftar tersebut.                          Entitas Utama telah:
                                                                    • Memiliki Direktur yang membawahkan fungsi manajemen
Dalam rangka meningkatkan efektivitas pengendalian internal,           risiko terintegrasi.
unit kerja MRK, DAI, dan DCP berkoordinasi melalui rapat            • Membentuk Integrated Risk Management Committee.
secara berkala dan komunikasi yang intensif. Permasalahan           • Menyesuaikan struktur organisasi Risk Management
yang terkait dengan pengendalian internal, khususnya potensi           Division yang mencakup fungsi manajemen risiko
risiko kepatuhan, dikaji dan dirumuskan langkah-langkah yang           terintegrasi.
perlu dilakukan.                                                    • Melaporkan Entitas Utama dan anggota KK BCA kepada
                                                                       OJK.
Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi                             • Melakukan sosialisasi dan koordinasi dengan anggota
BCA sebagai Entitas Utama dari KK BCA telah menerapkan                 KK BCA.
manajemen risiko terintegrasi dengan mengacu pada regulasi          • Menyampaikan Laporan Profil Risiko Terintegrasi dan
OJK untuk memitigasi risiko-risiko yang dihadapi KK BCA,               Laporan Kecukupan Permodalan Terintegrasi .
yaitu 8 (delapan) risiko yang dihadapi Bank, yaitu risiko kredit,   • Menyusun beberapa kebijakan terkait penerapan
pasar, likuiditas, operasional, hukum, reputasi, stratejik, dan        manajemen risiko terintegrasi .
kepatuhan, ditambah dengan 2 (dua) risiko lain yaitu risiko         • Melakukan kaji ulang penerapan manajemen risiko
transaksi intra-grup dan risiko asuransi.                              terintegrasi dan stress test terintegrasi.
                                                                    • Mengkaji usulan lini bisnis baru yang bersifat strategis
KK BCA telah memiliki modal minimum terintegrasi yang                  dan berpengaruh signifikan terhadap eksposur Risiko
memadai, dengan rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum               Konglomerasi Keuangan.
(KPMM) Terintegrasi sebesar 304,4% per Desember 2025,               • Mengembangkan sistem informasi manajemen risiko
berada di atas persyaratan minimum yang ditentukan sebesar             terintegrasi.
100%, dan berdasarkan penilaian risiko Z terintegrasi memadai
untuk mengantisipasi potensi kerugian yang mungkin dihadapi         Anggota KK BCA dalam cakupan penerapan manajemen risiko
KK BCA dalam menjalankan bisnisnya.                                 terintegrasi adalah PT BCA Finance, BCA Finance Limited
                                                                    (telah dilikuidasi per 3 Januari 2026), PT Bank BCA Syariah,
BCA menerapkan manajemen risiko terintegrasi dengan                 PT BCA Sekuritas, PT Asuransi Umum BCA (BCA Insurance),
mengacu pada 4 (empat) pilar utama sesuai ketentuan OJK,            PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life), PT Central Capital Ventura
yakni:                                                              (CCV), dan PT Bank Digital BCA.
1. Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris dari Entitas
   Utama.                                                           Risiko Transaksi Intra-Grup
2. Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan Limit               BCA melakukan pemantauan Risiko Transaksi Intra-Grup untuk
   Manajemen Risiko Terintegrasi.                                   memastikan bahwa Transaksi Intra-Grup yang dilakukan sesuai
3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan,           dengan prinsip kewajaran, kelaziman usaha dan ketentuan
   dan pengendalian risiko secara terintegrasi, serta Sistem        yang berlaku, serta telah didokumentasikan dengan baik.
   Informasi Manajemen Risiko Terintegrasi.                         Berdasarkan hasil penilaian, Risiko Transaksi Intra-Grup
4. Sistem pengendalian internal yang menyeluruh terhadap            memiliki dampak yang tidak signifikan terhadap kinerja KK
   penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi.                         BCA secara keseluruhan.

                                                                    Risiko Asuransi
                                                                    BCA melakukan pemantauan Risiko Asuransi karena adanya
                                                                    anggota KK yang bergerak di bidang perasuransian.
                                                                    Berdasarkan hasil penilaian, Risiko Asuransi memiliki dampak
                                                                    yang tidak signifikan terhadap kinerja KK BCA secara
                                                                    keseluruhan.




                                                                               Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   105
Page 108
       A n a l i s i s d a n
       P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




Masing-masing anggota KK telah mengimplementasikan penerapan manajemen risiko sebagai berikut:

                Pilar                                      Implementasi Penerapan Manajemen Risiko di Perusahaan Anak
                                   1. Dewan Komisaris secara aktif mengawasi kinerja dan keputusan Direksi.
                                   2. Direksi menyusun, menyetujui, dan mengawasi pelaksanaan kebijakan internal Perusahaan.
Pengawasan aktif Direksi dan Dewan 3. Pelaporan penerapan manajemen risiko kepada Direksi, Dewan Komisaris, dan regulator
Komisaris                             melalui laporan berkala.
                                   4. Pembentukan struktur organisasi sesuai ketentuan regulator (termasuk kelengkapan komite di
                                      tingkat Eksekutif Direksi dan Dewan Komisaris).
                                        1. Kebijakan, prosedur, dan penetapan limit risiko telah cukup memadai dan telah disosialisasikan
                                           secara internal serta dikaji ulang secara berkala.
Kecukupan kebijakan, prosedur, dan
                                        2. Memiliki Kebijakan Dasar Manajemen Risiko (KDMR) dan kebijakan turunannya sesuai ketentuan
penerapan limit
                                           regulator.
                                        3. Memiliki risk appetite dan risk tolerance beserta limit risiko untuk risiko yang dikelola.
                                        1. Melakukan proses:
                                           • Identifikasi (termasuk memanfaatkan sistem Informasi manajemen risiko) terhadap seluruh
Proses identifikasi, pengukuran,               produk dan transaksi.
pemantauan dan pengendalian,               • Pengukuran sesuai jenis, karakteristik, dan kompleksitas.
serta sistem informasi manajemen           • Pemantauan bersama unit kerja terkait.
risiko                                     • Pengendalian sesuai eksposur/tingkat risiko.
                                        2. Pelaksanaan proses manajemen risiko dituangkan dalam laporan profil risiko, laporan
                                           pemantauan, laporan kaji ulang limit, dan laporan lainnya secara berkala.
Sistem pengendalian internal yang       Pelaksanaan fungsi pengendalian internal/audit internal/kaji ulang terhadap efektivitas
menyeluruh                              pelaksanaan kebijakan, dan prosedur dilakukan secara independen dan berkala.




 106     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 109
Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   107
Page 110
       A n a l i s i s d a n
       P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




Tabel Manajemen Risiko


1. Umum - Ukuran Utama (Key Metrics) - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak




 No                                                                   Deskripsi

Modal yang Tersedia (nilai)

  1    Modal Inti Utama (CET1)

  2    Modal Inti (Tier 1)

  3    Total Modal

Aset Tertimbang Menurut Risiko (nilai)

  4    Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)

Rasio Modal berbasis Risiko sebagai persentase dari ATMR

  5    Rasio CET1 (%)

  6    Rasio Tier 1 (%)

  7    Rasio Total Modal (%)

Tambahan CET1 yang berfungsi sebagai buffer dalam bentuk persentase dari ATMR

  8    Capital Conservation Buffer (2,5% dari ATMR) (%)

  9    Countercyclical Buffer (0 - 2,5% dari ATMR) (%)

 10    Capital Surcharge untuk Bank Sistemik (1% - 2,5%) (%)

  11   Total CET1 sebagai buffer (Baris 8 + Baris 9 dan Baris 10)

 12    Komponen CET1 untuk buffer

Rasio Pengungkit sesuai Basel III

 13    Total Eksposur
       Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
 14
       dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada) (%)
       Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank
 14b
       Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada) (%)
       Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
 14c   dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset Securities Financing
       Transactions (SFT) secara gross (%)
       Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank
 14d   Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross
       (%)

Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)

 15    Total Aset Likuid Berkualitas Tinggi (HQLA)
 16    Total Arus Kas Keluar Bersih (net cash outflow)

 17    LCR (%)

Rasio Pendanaan Stabil Bersih (NSFR)

 18    Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF)

 19    Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan (RSF)

 20    NSFR (%)




108      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 111
                                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)
                                                  Periode
31 Desember 2025        30 September 2025       30 Juni 2025                  31 Maret 2025              31 Desember 2024



         273.828.527             269.050.868           254.936.797                     239.748.210                  255.311.302

         273.828.527             269.050.868           254.936.797                     239.748.210                  255.311.302

         284.351.775              279.161.270           265.178.159                   249.895.706                   265.198.025



         936.368.457              911.093.791          910.809.324                     913.638.598                  910.183.696



             29,24%                  29,53%                  27,99%                        26,24%                          28,05%

             29,24%                  29,53%                  27,99%                        26,24%                          28,05%

             30,36%                  30,64%                    29,11%                      27,35%                          29,14%



             2,500%                  2,500%                 2,500%                         2,500%                         2,500%

             0,000%                  0,000%                 0,000%                         0,000%                         0,000%

             2,500%                  2,500%                 2,500%                         2,500%                         2,500%

             5,000%                  5,000%                 5,000%                         5,000%                         5,000%

             20,37%                  20,65%                    19,12%                       17,36%                         19,15%



        1.739.736.652           1.697.586.494         1.651.047.540                  1.682.143.904                 1.587.197.376

              15,74%                  15,85%                 15,44%                         14,25%                         16,09%


              15,74%                  15,85%                 15,44%                         14,25%                         16,09%


              15,66%                  15,87%                   15,46%                       14,35%                          15,71%



              15,66%                  15,87%                   15,46%                       14,35%                          15,71%




         498.662.391             458.495.509           437.849.905                    448.863.436                   455.814.631
         160.376.849              149.374.726          149.156.949                     146.257.922                  138.375.584

            310,93%                 306,94%                 293,55%                       306,90%                         329,40%



        1.328.381.341           1.293.639.731         1.271.279.239                  1.254.908.898                1.223.567.547

          831.031.561            801.349.444           806.715.504                    804.436.048                   777.730.080

            159,85%                  161,43%                157,59%                       156,00%                         157,33%




                                                                        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk       109
Page 112
       A n a l i s i s d a n
       P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




2. Umum - Perbedaan antara Cakupan Konsolidasi dan Mapping pada Laporan Keuangan
   sesuai Standar Akuntansi Keuangan dengan Kategori Risiko sesuai dengan Ketentuan
   Otoritas Jasa Keuangan Kategori Risiko (LI1) - per 31 Desember 2025


                                                                                        a                                 b


                                                                            Carrying values sebagaimana
                                                                                                              Carrying values berdasarkan
                                                                         tercantum dalam publikasi laporan
                                                                                                                 prinsip kehati-hatian
                                                                                      keuangan


Aset

Kas                                                                                            25.305.031                        25.304.972

Penempatan pada Bank Indonesia                                                                 52.078.654                        52.078.654

Penempatan pada bank lain                                                                      10.838.081                         9.923.780

Tagihan spot dan derivatif/forward                                                                 118.068                           118.068

Surat berharga yang dimiliki                                                                  456.276.250                      450.256.070

Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo)                                            -                                  -
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali
                                                                                                5.286.449                         5.286.449
(reverse repo)

Tagihan akseptasi                                                                               9.694.943                         9.694.943

Kredit dan pembiayaan yang diberikan                                                          979.699.732                        979.698.911

Pembiayaan syariah                                                                              13.190.859                       13.190.859

Penyertaan modal                                                                                  803.859                          1.997.076

Aset keuangan lainnya                                                                          14.324.382                         13.611.049

Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/-                                            (31.597.199)                     (31.555.859)

Aset tidak berwujud                                                                             2.902.619                         2.831.644

Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/-                                                    (1.123.847)                       (1.082.712)

Aset tetap dan inventaris                                                                      40.354.254                        40.128.953

Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/-                                            (11.880.570)                       (11.743.976)
Aset non-produktif                                                                              2.393.506                         2.393.506
Aset lainnya                                                                                    18.163.465                       18.031.059
Total aset                                                                                  1.586.828.536                     1.580.163.446

Kewajiban

Giro                                                                                          434.453.871                       434.477.921

Tabungan                                                                                      610.785.794                       610.785.794

Deposito                                                                                     203.804.633                       203.849.633

Uang Elektronik                                                                                 1.494.432                         1.494.432

Liabilitas kepada Bank Indonesia                                                                       577                               577

Liabilitas kepada bank lain                                                                      3.980.717                         3.980.717

Liabilitas spot dan derivatif/forward                                                              97.406                            97.406

Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali
                                                                                                         -                                  -
(repo)

Liabilitas akseptasi                                                                            4.733.862                         4.733.862

Surat berharga yang diterbitkan                                                                   165.000                           165.000

Pinjaman/pembiayaan yang diterima                                                               2.046.859                         2.046.859

Setoran jaminan                                                                                   308.366                           308.366

Liabilitas antar kantor                                                                                  -                                  -

Liabilitas lainnya                                                                             43.269.464                        37.802.838

Kepentingan non-pengendali (non-controlling interest)                                              221.077                          130.429

Total kewajiban                                                                             1.305.362.058                     1.299.873.834




110        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 113
                                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)

      c                              d                           e                              f                            g

                                                 Nilai tercatat masing-masing risiko
                                                                                                                    Tidak mengacu pada
Sesuai kerangka              Sesuai kerangka              Sesuai kerangka               Sesuai kerangka            persyaratan permodalan
  risiko kredit           counterparty credit risk          sekuritisasi                  risiko pasar                atau berdasarkan
                                                                                                                     pengurangan modal



           25.304.972                                -                         -                        984.277                              -

           52.078.654                                -                         -                      7.695.352                              -

            9.923.780                                -                         -                       9.221.616                             -

                     -                      118.068                            -                               -                             -

          450.256.070                                -                         -                     52.125.139                              -

                     -                               -                         -                               -                             -

                     -                   5.286.449                             -                               -                             -

            9.694.943                                -                         -                      5.700.554                              -

           979.698.911                               -                         -                     49.870.703                              -

           13.190.859                                -                         -                               -                             -

              798.970                                -                         -                        120.152                      1.198.106

            13.611.049                               -                         -                        827.978                              -

          (31.555.859)                               -                         -                     (2.452.047)                             -

                     -                               -                         -                               -                   2.831.644

                     -                               -                         -                               -                   (1.082.712)

           40.128.953                                -                         -                               -                             -

           (11.743.976)                              -                         -                               -                             -
            2.393.506                                -                         -                          6.969                              -
            12.260.136                               -                         -                      2.704.645                    5.770.923
      1.566.040.968                      5.404.517                             -                    126.805.338                      8.717.961



                     -                               -                         -                     45.739.195                  434.477.921

                     -                               -                         -                     22.650.819                  610.785.794

                     -                               -                         -                     15.224.668                  203.849.633

                     -                               -                         -                               -                   1.494.432

                     -                               -                         -                               -                          577

                     -                               -                         -                      1.564.692                      3.980.717

                     -                               -                         -                               -                       97.406

                     -                               -                         -                               -                             -

                     -                               -                         -                      3.523.882                    4.733.862

                     -                               -                         -                               -                      165.000

                     -                               -                         -                          1.525                    2.046.859

                     -                               -                         -                         60.755                      308.366

                     -                               -                         -                               -                             -

                     -                               -                         -                      4.164.583                   37.802.838

                     -                               -                         -                               -                      130.429

                     -                               -                         -                     92.930.119              1.299.873.834




                                                                                   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk        111
Page 114
       A n a l i s i s d a n
       P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




3. Umum - Perbedaan Utama antara Nilai Tercatat sesuai Standar Akuntansi Keuangan dengan Nilai
   Eksposur sesuai dengan Ketentuan OJK (LI2) - per 31 Desember 2025
                                                                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)

                                                                a                 b                  c                  d                   e
                                                                                                         Item sesuai:

                                                              Total                             Kerangka
                                                                            Kerangka risiko                        Kerangka          Kerangka risiko
                                                                                               counterparty
                                                                                kredit                            sekuritisasi           pasar
                                                                                                credit risk
    Nilai asset carrying value sesuai dengan cakupan
1   konsolidasi ketentuan kehati-hatian (sebagaimana        1.580.163.446    1.566.040.968          5.404.517                    -      126.805.338
    dilaporkan pada template LI1)
  Nilai liabilitas carrying value sesuai lingkup sesuai
2 dengan cakupan konsolidasi ketentuan kehati-              1.299.873.834                 -                   -                  -        92.930.119
  hatian (sebagaimana dilaporkan pada template LI1)
    Total nilai bersih sesuai dengan cakupan konsolidasi
3                                                            280.289.612     1.566.040.968          5.404.517                    -        33.875.219
    ketentuan kehati-hatian
4 Nilai rekening administratif                               491.663.332        168.307.763                   -                  -           679.887
5 Perbedaan valuasi                                                     -                 -                   -                  -                  -
  Perbedaan antara netting rules, selain dari yang
6                                                                       -                 -                   -                  -                  -
  termasuk pada baris 2.
7 Perbedaan provisi                                                     -                 -                   -                  -                  -
8 Perbedaan prudential filters                                          -                 -                   -                  -                  -
Nilai eksposur yang dipertimbangkan, sesuai dengan
                                                             280.289.612     1.566.040.968          5.404.517                    -        33.875.219
cakupan konsolidasi ketentuan kehati-hatian




4. Umum - Penjelasan mengenai Perbedaan antara Nilai Eksposur sesuai dengan Standar Akuntansi
   Keuangan dengan Ketentuan OJK (LIA) - per 31 Desember 2025

Perbedaan antara nilai tercatat dalam Publikasi Laporan Keuangan dan nilai tercatat dalam prinsip kehati-hatian disebabkan karena Bank memiliki
anak perusahaan berupa asuransi

Grup mengukur nilai wajar dengan menggunakan hierarki dari metode berikut:
•  Level 1: input yang berasal dari harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk instrumen yang identik yang dapat diakses Grup pada
   tanggal pengukuran;
•  Level 2: input selain harga kuotasian yang termasuk dalam level 1 yang dapat diobservasi, baik secara langsung atau tidak langsung. Dalam
   kategori ini termasuk instrumen yang dinilai dengan menggunakan: harga kuotasian untuk instrumen serupa di pasar aktif; harga kuotasian
   untuk instrumen yang identik atau yang serupa di pasar yang tidak aktif; atau teknik penilaian lainnya dimana seluruh input signifikan dapat
   diobservasi secara langsung maupun tidak langsung dari data pasar;
•  Level 3: input yang tidak dapat diobservasi. Dalam kategori ini termasuk semua instrumen dimana teknik penilaiannya menggunakan input yang
   tidak dapat diobservasi dan input yang tidak dapat diobservasi ini memberikan dampak signifikan terhadap penilaian instrumen. Termasuk
   dalam kategori ini adalah instrumen yang dinilai berdasarkan harga kuotasian untuk instrumen serupa yang memerlukan penyesuaian atau
   asumsi signifikan yang tidak dapat diobservasi untuk mencerminkan perbedaan di antara instrumen tersebut.

Nilai wajar dari aset keuangan dan liabilitas keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif didasarkan pada kuotasi harga pasar. Untuk seluruh
instrumen keuangan lainnya, Bank menentukan nilai wajar menggunakan teknik penilaian.

Teknik penilaian mencakup model nilai kini bersih dan arus kas yang didiskontokan, perbandingan dengan instrumen yang sejenis yang harga
pasarnya tersedia dan dapat diobservasi, dan model penilaian lainnya. Asumsi dan input yang digunakan dalam teknik penilaian termasuk suku
bunga bebas risiko (risk-free), suku bunga acuan, credit spread, dan variabel lainnya yang digunakan dalam mengestimasi tingkat diskonto, harga
obligasi, kurs valuta asing, serta volatilitas, dan korelasi harga yang diharapkan.




112       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 115
5. Permodalan - Komposisi Permodalan (CC1) - per 31 Desember 2025
                                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                                                              No. Ref. yang
                                                                                                       Jumlah
                                                                                                                           berasal dari Laporan
 No.                                           Komponen
                                                                                                                             Posisi Keuangan
                                                                                                   Konsolidasian              Konsolidasian
Modal Inti Utama (Common Equity Tier I) /CET 1: Instrumen dan Tambahan Modal Disetor
  1.    Saham biasa (termasuk stock surplus)                                                                5.099.792               f

  2.    Laba ditahan                                                                                      262.029.623               i

  3.    Akumulasi penghasilan komprehensif lain (dan cadangan lain)                                         17.660.101              h

  4.    Modal yang diterbitkan yang termasuk phase out dari CET 1                                                  N/A

  5.    Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan                                                          -

  6.    CET 1 sebelum regulatory adjustment                                                               284.789.516

CET 1: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
        Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen keuangan dalam trading
  7.                                                                                                                  -
        book
  8.    Goodwill                                                                                             (1.113.614)            a

  9.    Aset tidak berwujud lain (selain Mortgage-Servicing Rights)                                          (635.318)              c

 10.    Aset pajak tangguhan yang berasal dari future profitability                                                N/A

  11.   Cash-flow hedge reserve                                                                                    N/A

 12.    Shortfall on provisions to expected losses                                                                 N/A

 13.    Keuntungan penjualan aset dalam transaksi sekuritisasi                                                        -             k

 14.    Peningkatan/penurunan nilai wajar atas kewajiban keuangan (DVA)                                               -             j

 15.    Aset pensiun manfaat pasti                                                                                 N/A
        Investasi pada saham sendiri (jika belum di net dalam modal di Laporan Posisi
 16.                                                                                                               N/A
        Keuangan)
  17.   Kepemilikan silang pada instrumen CET 1 pada entitas lain                                                  N/A
        Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi di luar cakupan konsolidasi
 18.    secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki                          N/A
        lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
        Investasi signifikan pada saham biasa Bank, entitas keuangan dan asuransi di luar
 19.    cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan (jumlah di                       N/A
        atas batasan 10%)
 20.    Mortgage servicing rights                                                                                     -             b
        Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (jumlah di atas batasan
 21.                                                                                                               N/A
        10%, net dari kewajiban pajak)
 22.    Jumlah melebihi batasan 15% dari :
 23.         Investasi signifikan pada saham biasa financials                                                      N/A
 24.         Mortgage servicing rights                                                                             N/A

 25.         Pajak tangguhan dari perbedaan temporer                                                               N/A

 26.    Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional

        a.   Selisih PPKA dan CKPN                                                                                    -

        b.   PPKA non-produktif                                                                            (2.243.028)

        c.   Aset pajak tangguhan                                                                          (5.770.923)              d
        d.   Penyertaan                                                                                     (1.198.106)
        e.   Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi                                                           -
        f.   Eksposur sekuritisasi                                                                                    -
        g.   Lainnya                                                                                                  -
        Penyesuaian pada CET 1 akibat AT 1 dan Tier 2 lebih kecil daripada faktor
  27                                                                                                                  -
        pengurangnya
 28.    Jumlah pengurang (regulatory adjustment) terhadap CET 1                                          (10.960.989)

 29.    Jumlah CET 1 setelah faktor pengurang                                                             273.828.527




                                                                                        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk       113
Page 116
       A n a l i s i s d a n
       P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




5. Permodalan - Komposisi Permodalan (CC1) - per 31 Desember 2025
                                                                                                                     (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                                                      No. Ref. yang
                                                                                                Jumlah
                                                                                                                   berasal dari Laporan
 No.                                           Komponen
                                                                                                                     Posisi Keuangan
                                                                                             Konsolidasian            Konsolidasian

Modal Inti Tambahan (AT 1): Instrumen

 30.   Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus)
 31.        Yang diklasifikasikan sebagai ekuitas berdasarkan standar akuntansi                                -            g
 32.        Yang diklasifikasikan sebagai liabilitas berdasarkan standar akuntansi                             -            e
 33.   Modal yang yang termasuk phase out dari AT 1                                                          N/A
       Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam perhitungan
 34.                                                                                                           -
       KPMM secara konsolidasi

 35.        Instrumen yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out                                  N/A

 36.   Jumlah AT 1 sebelum regulatory adjustment                                                               -

Modal Inti Tambahan: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)

 37.   Investasi pada instrumen AT 1 sendiri                                                                 N/A
 38.   Kepemilikan silang pada instrumen AT 1 pada entitas lain                                              N/A
       Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan konsolidasi
 39.   secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki                     N/A
       lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
       Investasi signifikan pada modal Bank, entitas keuangan dan asuransi di luar cakupan
 40.                                                                                                         N/A
       konsolidasi secara ketentuan (net posisi short yang diperkenankan)
 41.   Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional
       a.   Penempatan dana pada instrumen AT 1 pada Bank lain                                                 -

 42.   Penyesuaian pada AT 1 akibat Tier 2 lebih kecil daripada faktor pengurangnya                            -

 43.   Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) terhadap AT 1                                           -

 44.   Jumlah AT 1 setelah faktor pengurang                                                                    -

 45.   Jumlah Modal Inti (Tier 1) (CET 1 + AT 1)                                                   273.828.527

Modal Pelengkap (Tier 2): Instrumen dan cadangan

 46.   Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus)                              59.583

 47.   Modal yang yang termasuk phase out dari Tier 2                                                        N/A

       Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam perhitungan
 48.                                                                                                           -
       KPMM secara konsolidasi

 49.        Modal yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out                                      N/A

       Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung dengan jumlah paling
 50.                                                                                                10.463.665
       tinggi sebesar 1,25% dari ATMR untuk Risiko Kredit

 51.   Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) sebelum faktor pengurang                                     10.523.248

Modal Pelengkap (Tier 2): Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)

 52.   Investasi pada instrumen Tier 2 sendiri                                                               N/A

 53.   Kepemilikan silang pada instrumen Tier 2 pada entitas lain                                            N/A
       Investasi pada kewajiban TLAC modal bank, entitas keuangan dan asuransi di luar
       cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana
 54.                                                                                                         N/A
       Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan; nilai sebelumnya
       ditetapkan dengan threshold 5% namun tidak lagi memenuhi kriteria (untuk bank GSIB)
       Investasi signifikan pada modal atau instrumen TLAC Bank, entitas keuangan
 55.   dan asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan (net posisi short yang                      N/A
       diperkenankan)
 56.   Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional
       a.   Sinking fund                                                                                       -

       b.   Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada Bank lain                                               -

 57.   Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) Modal Pelengkap                                         -

 58.   Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) setelah regulatory adjustment                                10.523.248
 59.   Total Modal (Modal Inti + Modal Pelengkap)                                                  284.351.775

 60.   Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)                                                936.368.457




114      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 117
5. Permodalan - Komposisi Permodalan (CC1) - per 31 Desember 2025
                                                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                                                            No. Ref. yang
                                                                                                       Jumlah
                                                                                                                         berasal dari Laporan
 No.                                           Komponen
                                                                                                                           Posisi Keuangan
                                                                                                   Konsolidasian            Konsolidasian
Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal Minimum (KPMM) dan Tambahan Modal (Capital Buffer)
 61.    Rasio Modal Inti Utama (CET 1) - persentase terhadap ATMR                                               29,24%

 62.    Rasio Modal Inti (Tier 1) - persentase terhadap ATMR                                                    29,24%

 63.    Rasio Total Modal - persentase terhadap ATMR                                                            30,36%

 64.    Tambahan modal (buffer) - persentase terhadap ATMR                                                    5,000%

 65.        Capital Conservation Buffer                                                                         2,500%

 66.        Countercyclical Buffer                                                                            0,000%

 67.        Higher loss absorbency requirement                                                                  2,500%
        Modal Inti Utama (CET 1) yang tersedia untuk memenuhi Tambahan Modal (Buffer) –
 68.                                                                                                            20,37%
        persentase terhadap ATMR
National minimal (jika berbeda dari Basel 3)
 69.    Rasio terendah CET 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3)                                                N/A

 70.    Rasio terendah Tier 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3)                                               N/A

  71.   Rasio terendah total modal nasional (jika berbeda dengan Basel 3)                                          N/A

Jumlah di bawah batasan pengurangan (sebelum pembobotan risiko)
        Investasi non-signifikan pada modal atau kewajiban TLAC lainnya entitas keuangan
 72.                                                                                                               N/A
        lain
 73.    Investasi signifikan pada saham biasa entitas keuangan                                                     N/A

 74.    Mortgage servicing rights (net dari kewajiban pajak)                                                       N/A
        Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (net dari kewajiban
 75.                                                                                                               N/A
        pajak)
Cap yang dikenakan untuk provisi pada Tier 2
        Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur berdasarkan
 76.                                                                                                               N/A
        pendekatan standar (sebelum dikenakan cap)
 77.    Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan standar                                 N/A
        Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur berdasarkan
 78.                                                                                                               N/A
        pendekatan IRB (sebelum dikenakan cap)
 79.    Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan IRB                                     N/A
Instrumen Modal yang termasuk phase out (hanya berlaku antara 1 Jan 2018 s.d. 1 Jan 2022)
 80.    Cap pada CET 1 yang termasuk phase out                                                                     N/A
        Jumlah yang dikecualikan dari CET 1 karena adanya cap (kelebihan di atas cap setelah
 81.                                                                                                               N/A
        redemptions dan maturities)
 82.    Cap pada AT 1 yang termasuk phase out                                                                      N/A
        Jumlah yang dikecualikan dari AT 1 karena adanya cap (kelebihan di atas cap setelah
 83.                                                                                                               N/A
        redemptions dan maturities)
 84.    Cap pada Tier 2 yang termasuk phase out                                                                    N/A
        Jumlah yang dikecualikan dari Tier 2 karena adanya cap (kelebihan di atas cap setelah
 85.                                                                                                               N/A
        redemptions dan maturities)




                                                                                        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk      115
Page 118
       A n a l i s i s d a n
       P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




6. Permodalan - Rekonsiliasi Permodalan (CC2) - per 31 Desember 2025
                                                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)

                                                                          Laporan Publikasi          Laporan Posisi Keuangan
                                                                           Posisi Keuangan             Konsolidasian Dengan
                                                                                                                                      No.
 No.                                   Pos - Pos                                                       Cakupan Konsolidasi
                                                                                                                                   Referensi
                                                                                                      Berdasarkan Ketentuan
                                                                            Konsolidasi
                                                                                                          Kehati-Hatian
ASET

 1.    Kas                                                                           25.305.031                   25.304.972

 2.    Penempatan pada Bank Indonesia                                                52.078.654                   52.078.654

 3.    Penempatan pada bank lain                                                     10.838.081                     9.923.780

 4.    Tagihan spot dan derivatif/forward                                                 118.068                     118.068

 5     Surat berharga yang dimiliki                                                456.276.250                   450.256.070

 6.    Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo)                            -                              -

 7.    Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji                                     -                              -

       dijual kembali (reverse repo)                                                  5.286.449                    5.286.449

 8.    Tagihan akseptasi                                                              9.694.943                    9.694.943

 9.    Kredit dan pembiayaan yang diberikan                                         979.699.732                   979.698.911

 10.   Pembiayaan syariah                                                            13.190.859                    13.190.859

 11.   Penyertaan modal                                                                 803.859                     1.997.076

 12.   Aset keuangan lainnya                                                         14.324.382                    13.611.049

 13.   Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/-                          (31.597.199)                  (31.555.859)

       a. Surat berharga yang dimiliki                                                 (525.707)                    (484.460)

       b. Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah                              (30.757.244)                 (30.757.244)

       c. Lainnya                                                                      (314.248)                     (314.155)

 14.   Aset tidak berwujud                                                            2.902.619                     2.831.644

         Goodwill                                                                      1.158.201                     1.157.121         a

         Mortgage servicing rights                                                              -                              -       b

         Aset tidak berwujud lainnya (selain Mortgage servicing rights)                1.744.418                    1.674.523          c

       Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/-                                   (1.123.847)                  (1.082.712)

         Goodwill                                                                         (43.512)                   (43.507)          a

         Mortgage servicing rights                                                              -                              -       b

         Aset tidak berwujud lainnya (selain Mortgage servicing rights)              (1.080.335)                  (1.039.205)          c

 15.   Aset tetap dan inventaris                                                    40.354.254                    40.128.953

       Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/-                           (11.880.570)                  (11.743.976)

 16.   Aset non produktif                                                             2.393.506                    2.393.506

       a. Properti terbengkalai                                                           38.969                       38.969

       b. Agunan yang diambil alih                                                   2.250.820                     2.250.820

       c. Rekening tunda                                                                   11.024                      11.024

       d. Aset antarkantor                                                                92.693                       92.693

 17.   Aset lainnya                                                                  18.163.465                    18.031.059

         Aset pajak tangguhan                                                         5.852.206                     5.770.923          d

         Lainnya                                                                      12.311.259                   12.260.136

TOTAL ASET                                                                        1.586.828.536                 1.580.163.446




116      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 119
6. Permodalan - Rekonsiliasi Permodalan (CC2) - per 31 Desember 2025
                                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                Laporan Publikasi          Laporan Posisi Keuangan
                                                                                 Posisi Keuangan             Konsolidasian Dengan
                                                                                                                                         No.
 No.                                 Pos - Pos                                                               Cakupan Konsolidasi
                                                                                                                                      Referensi
                                                                                                            Berdasarkan Ketentuan
                                                                                  Konsolidasi
                                                                                                                Kehati-Hatian
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
 1.    Giro                                                                               434.453.871                  434.477.921
 2.    Tabungan                                                                           610.785.794                  610.785.794
 3.    Deposito                                                                          203.804.633                  203.849.633
 4.    Uang Elektronik                                                                      1.494.432                    1.494.432
 5.    Liabilitas kepada Bank Indonesia                                                             577                        577
 6.    Liabilitas kepada bank lain                                                          3.980.717                    3.980.717

 7.    Liabilitas spot dan derivatif/forward                                                    97.406                      97.406

       Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali
 8.                                                                                                   -                           -
       (repo)
 9.    Liabilitas akseptasi                                                                 4.733.862                    4.733.862
 10.   Surat berharga yang diterbitkan                                                        165.000                      165.000
 11.   Pinjaman/pembiayaan yang diterima                                                    2.046.859                    2.046.859
       Diakui dalam AT 1                                                                              -                           -       e
       Tidak diakui sebagai Komponen Modal                                                  2.046.859                    2.046.859
 12.   Setoran jaminan                                                                       308.366                      308.366
 13.   Liabilitas antarkantor                                                                         -                           -
 14.   Liabilitas lainnya                                                                 43.269.464                    37.802.838
 15.   Kepentingan non-pengendali (non-controlling interest)                                    221.077                    130.429
TOTAL LIABILITAS                                                                        1.305.362.058                1.299.873.834
EKUITAS
 16.   Modal disetor                                                                        1.537.663                    1.537.663
       a. Modal dasar                                                                      5.500.000                    5.500.000
          a.1. Jumlah yang dipersyaratkan untuk Modal Inti Utama                           5.500.000                    5.500.000         f
          a.2. Jumlah yang dipersyaratkan untuk Modal Inti Tambahan                                   -                           -       g
       b. Modal yang belum disetor -/-                                                     (3.959.062)                  (3.959.062)
          b.1. Jumlah yang dipersyaratkan untuk Modal Inti Utama                           (3.959.062)                  (3.959.062)       f
          b.2. Jumlah yang dipersyaratkan untuk Modal Inti Tambahan                                   -                           -       g
       c. Saham yang dibeli kembali (treasury stock) -/-                                         (3.275)                    (3.275)
          c.1. Jumlah yang dipersyaratkan untuk Modal Inti Utama                                 (3.275)                    (3.275)       f

          c.2. Jumlah yang dipersyaratkan untuk Modal Inti Tambahan                                   -                           -       g
 17.   Tambahan modal disetor                                                               3.343.079                    3.412.639
       a. Agio                                                                              3.562.129                    3.562.129        f

       b. Disagio -/-                                                                                 -                           -       f

       c. Dana setoran modal                                                                          -                           -       f

       d. Lainnya                                                                            (219.050)                    (149.490)

 18.   Penghasilan komprehensif lain                                                        9.047.491                    9.040.784

       a. Keuntungan                                                                       13.490.877                   13.394.229
          a.1. Selisih lebih penjabaran laporan keuangan                                              -                           -       h
          a.2. Potensi keuntungan dari peningkatan nilai wajar aset
               keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui                                 2.111.904                   2.015.499        h
               penghasilan komprehensif lain
          a.3. Saldo surplus revaluasi aset tetap                                           11.378.973                   11.378.730       h
          a.4. Lainnya                                                                                -                           -
       b. Kerugian -/-                                                                    (4.443.386)                  (4.353.445)
          b.1. Kerugian aktuaria                                                           (4.349.285)                  (4.350.414)
          b.2. Potensi kerugian dari penurunan nilai wajar aset
               keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui                                     (3.031)                    (3.031)       h
               penghasilan komprehensif lain
          b.3. Lainnya                                                                          (91,070)                          -       h

                                                                                       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk        117
Page 120
       A n a l i s i s d a n
       P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




6. Permodalan - Rekonsiliasi Permodalan (CC2) - per 31 Desember 2025
                                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)

                                                                       Laporan Publikasi        Laporan Posisi Keuangan
                                                                        Posisi Keuangan           Konsolidasian Dengan
                                                                                                                              No.
 No.                                 Pos - Pos                                                    Cakupan Konsolidasi
                                                                                                                           Referensi
                                                                                                 Berdasarkan Ketentuan
                                                                         Konsolidasi
                                                                                                     Kehati-Hatian
 19.   Cadangan                                                                    4.268.903                  4.268.903        h

       a. Cadangan umum                                                            4.268.903                  4.268.903

       b. Cadangan tujuan                                                                  -                          -

 20.   Laba/rugi                                                                263.269.342                262.029.623

       a. Tahun - tahun lalu                                                     243.327.102                242.311.234

         a.1. Laba/Rugi tahun lalu                                               243.327.102                242.311.234         i
         a.2. Peningkatan/penurunan nilai wajar atas kewajiban
                                                                                           -                          -         j
              keuangan
         a.3. Keuntungan penjualan aset dalam transaksi sekuritisasi                       -                          -        k

       b. Tahun berjalan                                                          57.537.287                 57.313.436

         b.1. Laba/Rugi tahun berjalan                                            57.537.287                 57.313.436         i
         b.2. Peningkatan/penurunan nilai wajar atas kewajiban
                                                                                           -                          -         j
              keuangan
         b.3. Keuntungan penjualan aset dalam transaksi sekuritisasi                       -                          -        k

       c. Dividen yang dibayarkan -/-                                            (37.595.047)               (37.595.047)        i

TOTAL EKUITAS                                                                    281.466.478                280.289.612

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                                   1.586.828.536              1.580.163.446




118       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 121
7. Permodalan - Fitur Utama Instrumen permodalan dan Instrumen TLAC - Eligible (CCA)
   - per 31 Desember 2025

 No.                                                 Pertanyaan                                                        Jawaban                       Jawaban
  1.   Penerbit                                                                                                PT Bank Central Asia Tbk      PT Bank Central Asia Tbk
 2.    Nomor identifikasi                                                                                                BBCA                     BBCA01BSBCN1

 3.    Hukum yang digunakan                                                                                        Hukum Indonesia               Hukum Indonesia

       Perlakuan Instrumen berdasarkan ketentuan KPMM

 4.           Pada saat masa transisi                                                                                     N/A                            N/A

 5.           Setelah masa transisi                                                                                       CET 1                         Tier 2
 6.           Apakah instrumen eligible untuk Solo/Group atau Group dan Solo                                              Solo                          Solo
                                                                                                                                                  Surat berharga
  7.   Jenis Instrumen                                                                                                Saham Biasa
                                                                                                                                                   subordinasi
 8.    Jumlah yang diakui dalam perhitungan KPMM                                                                       5.099.792                       65.000

 9.    Nilai Par dari instrumen                                                                                           12,5                         65.000
                                                                                                                                               Liabilitas - Amortised
 10.   Klasifikasi akuntansi                                                                                             Ekuitas
                                                                                                                                                        Cost
 11.   Tanggal penerbitan                                                                                             31 Mei 2000                    5 Juli 2018

 12.   Tidak ada jatuh tempo (perpetual) atau dengan jatuh tempo                                                       Perpetual               Dengan Jatuh Tempo

 13.          Tanggal jatuh tempo                                                                                         N/A                        5 Juli 2030

 14.   Eksekusi call option atas persetujuan Pengawas Bank                                                                Tidak                         Tidak

 15.          Tanggal call option, jumlah penarikan dan persyaratan call option lainnya (bila ada)                        N/A                            N/A

 16.          Subsequent call option                                                                                      N/A                            N/A

              Kupon/dividen

 17.   Fixed atau floating                                                                                              Floating                        Fixed
 18.          Tingkat dari kupon rate atau index lain yang menjadi acuan                                                  N/A                            N/A

 19.          Ada atau tidaknya dividend stopper                                                                          Tidak                         Tidak

 20.          Fully discretionary; partial atau mandatory                                                                 Fully                        Partial
 21.          Apakah terdapat fitur step up atau insentif lain                                                            Tidak                         Tidak

 22.          Noncumulative atau cumulative                                                                         Non-cumulative                  Cumulative
 23.   Convertible atau non-convertible                                                                            Non-convertible               Non-convertible
 24.          Jika, convertible, sebutkan trigger point-nya                                                               N/A                            N/A
 25.          Jika, convertible, apakah seluruh atau sebagian                                                             N/A                            N/A

 26.          Jika dikonversi, bagaimana rate konversinya                                                                 N/A                            N/A

 27.          Jika dikonversi, apakah mandatory atau optional                                                             N/A                            N/A

 28.          Jika dikonversi, sebutkan jenis instrumen konversinya                                                       N/A                            N/A

 29.          Jika dikonversi, sebutkan issuer of instrument it converts into                                             N/A                            N/A

 30.   Fitur write-down                                                                                                   Tidak                           Ya

 31.          Jika write down, sebutkan trigger-nya                                                                       N/A                            **)
                                                                                                                                                  Bisa penuh atau
 32.          Jika write down, apakah penuh atau sebagian                                                                 N/A
                                                                                                                                                     sebagian
 33.          Jika write down, permanen atau temporer                                                                     N/A                        Permanen

 34.          Jika write down temporer, jelaskan mekanisme write up                                                       N/A                            N/A

 35.   Hierarki instrumen pada saat likuidasi                                                                               *)                           ***)

 36.   Apakah transisi untuk fitur yang non-compliant                                                                     Tidak                         Tidak

 37.   Jika Ya, jelaskan fitur non-compliant                                                                              N/A                            N/A



                                                                           Analisis Kualitatif
 *)    Pada saat likuidasi, pemegang saham hanya akan memperoleh pengembalian investasinya jika seluruh kreditur perseroan telah memperoleh pembayaran dan masih
       terdapat sisa harta perseroan.
 **)   (i).   Rasio modal inti utama (Common Equity Tier 1) lebih rendah atau sama dengan 5,125% dari aset tertimbang menurut risiko (ATMR) baik secara individu maupun
              konsolidasian dengan perusahaan anak; dan/atau
       (ii). Terdapat rencana dari otoritas yang berwenang untuk melakukan penyertaan modal kepada Emiten yang dinilai berpotensi terganggunya kelangsungan
              usahanya; dan
       (iii). terdapat perintah dari OJK untuk melakukan write down.
               Jika dikemudian hari kriteria write down ditentukan lain berdasarkan ketentuan peraturan perundangan, maka kriteria Write Down akan mengikuti ketentuan
               tersebut.
***)   Pada saat likuidasi, pemegang Obligasi Subordinasi hanya akan memperoleh pengembalian investasinya jika seluruh kreditur preferen dan pemegang utang senior
       Perseroan telah memperoleh pembayaran dan masih terdapat sisa harta Perseroan.
                                                                                                  Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk                   119
Page 122
            A n a l i s i s d a n
            P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




10.a. Rasio Pengungkit - Laporan Total Eksposur dalam Rasio Pengungkit dan Laporan
      Perhitungan Rasio Pengungkit - Bank secara Individu

A. Laporan Total Eksposur dalam Rasio Pengungkit
                                                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)

No                                                            Keterangan                                                   Periode 31 Desember 2025
          Total aset di laporan posisi keuangan pada laporan keuangan publikasi.
 1                                                                                                                                       1.567.515.683
          (Nilai gross sebelum dikurangi CKPN)
          Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada Bank, lembaga keuangan, perusahaan asuransi, dan/atau entitas
 2        lain yang berdasarkan standar akuntansi keuangan harus dikonsolidasikan namun di luar cakupan konsolidasi                                   -
          berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
 3        Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan yang mendasari yang telah dialihkan dalam sekuritisasi aset
          yang memenuhi persyaratan jual putus sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai
          prinsip kehati-hatian dalam aktivitas sekuritisasi aset bagi bank umum
                                                                                                                                                      -
          Dalam hal aset keuangan yang mendasari dimaksud telah dikurangkan dari total aset pada laporan posisi
          keuangan maka angka pada baris ini adalah 0 (nol)
          Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
 4                                                                                                                                                 N/A
          memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
          Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen laporan posisi keuangan berdasarkan standar
 5                                                                                                                                                 N/A
          akuntansi keuangan namun dikeluarkan dari perhitungan total eksposur dalam Rasio Pengungkit
          Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan aset keuangan secara reguler dengan menggunakan metode
 6                                                                                                                                                    -
          akuntansi tanggal perdagangan
          Penyesuaian untuk nilai transaksi cash pooling yang memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Peraturan
 7                                                                                                                                                    -
          Otoritas Jasa Keuangan ini
 8        Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif                                                                                 936.640
 9        Penyesuaian untuk nilai eksposur SFT sebagai contoh transaksi reverse repo                                                           806.696
10 Penyesuaian untuk nilai eksposur TRA yang telah dikalikan dengan FKK                                                                   168.075.502
 11       Penyesuaian penilaian prudensial berupa faktor pengurang modal dan CKPN                                                         (48.736.438)
12        Penyesuaian lainnya                                                                                                                         -

13 Total Eksposur dalam perhitungan Rasio Pengungkit                                                                                    1.688.598.083




B. Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit
                                                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                                                            Periode
  No                                                   Keterangan
                                                                                                          31 Desember 2025         30 September 2025
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan

             Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan termasuk aset jaminan, namun tidak termasuk
      1      eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT                                                        1.562.966.998          1.509.733.465
             (Nilai gross sebelum dikurangi CKPN)
             Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan kepada pihak lawan yang
      2      mengakibatkan penurunan total eksposur aset dalam neraca karena adanya penerapan                                 -                        -
             standar akuntansi keuangan
      3      (Pengurangan atas piutang terkait CVM yang diberikan dalam transaksi derivatif)                                  -                        -
             (Penyesuaian untuk nilai tercatat surat berharga yang diterima dalam eksposur SFT yang
     4                                                                                                                        -                        -
             diakui sebagai aset)
      5      (CKPN atas aset tersebut sesuai standar akuntansi keuangan)                                           (30.144.220)            (31.879.788)
             (Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti sebagaimana dimaksud
      6      dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai kewajiban penyediaan modal minimum                     (15.728.106)           (15.289.652)
             bagi bank umum)
             Total Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan
      7                                                                                                           1.517.094.672         1.462.564.025
             Penjumlahan dari baris 1 sampai dengan baris 6
Eksposur Transaksi Derivatif
             Nilai RC untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat variation margin yang
      8      memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian saling hapus yang memenuhi persyaratan                        165.295                 224.888
             tertentu
      9      Nilai penambahan yang merupakan PFE untuk seluruh transaksi derivatif                                     889.967                 644.715
             (Pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diselesaikan melalui central
  10                                                                                                                      (554)                   (525)
             counterparty (CCP))
     11      Penyesuaian untuk nilai nosional efektif dari derivatif kredit                                                   -                        -
             (Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus dan pengurangan add-
     12                                                                                                                       -                        -
             on untuk transaksi penjualan derivatif kredit)




120           Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 123
B. Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit
                                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                                                         Periode
 No                                                Keterangan
                                                                                                         31 Desember 2025       30 September 2025
       Total Eksposur Transaksi Derivatif
 13                                                                                                                1.054.708                 869.078
       Penjumlahan baris 8 sampai dengan baris 12

Eksposur Securities Financing Transaction (SFT)

 14    Nilai tercatat aset SFT secara gross                                                                        4.430.617             14.593.090

 15    (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas)                                                                 -                      -
       Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang mengacu pada perhitungan
 16                                                                                                                 806.696               2.346.636
       current exposure sebagaimana diatur dalam Lampiran Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini
 17    Eksposur sebagai agen SFT                                                                                            -                      -
       Total Eksposur SFT
 18                                                                                                                5.237.313             16.939.726
       Penjumlahan baris 14 sampai dengan baris 17

Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)

       Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontinjensi
 19                                                                                                             489.501.093            498.510.249
       (Nilai gross sebelum dikurangi CKPN)
       (Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen atau kewajiban
 20                                                                                                            (321.425.591)           (325.687.319)
       kontinjensi dan FKK kemudian dikurangi CKPN)
 21    (CKPN atas TRA sesuai standar akuntansi keuangan)                                                          (2.864.112)            (3.134.726)
       Total Eksposur TRA
 22                                                                                                              165.211.390           169.688.204
       Penjumlahan dari baris 19 sampai dengan baris 21
Modal dan Total Eksposur
 23    Modal Inti                                                                                               258.057.396            253.740.502
       Total Eksposur
 24                                                                                                           1.688.598.083          1.650.061.033
       Penjumlahan baris 7, baris 13, baris 18, dan baris 22

Rasio Pengungkit (Leverage)

       Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
 25    sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan                            15,28%                  15,38%
       giro wajib minimum (jika ada)
       Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
 25a   sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan                            15,28%                  15,38%
       giro wajib minimum (jika ada)
 26    Nilai Minimum Rasio Pengungkit                                                                                 3.00%                   3.00%
 27    Bantalan terhadap nilai Rasio Pengungkit                                                                          N/A                    N/A

Pengungkapan Nilai Rata-Rata

       Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk transaksi
 28    akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara bersih (nett) dengan                13.519.709             12.224.740
       liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
       Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian
 29    untuk transaksi akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara bersih               4.430.617             14.593.090
       (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
       Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara
       atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib
 30                                                                                                             1.697.687.175         1.647.692.683
       minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara
       gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
       Total Eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara
       atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib
30a                                                                                                             1.697.687.175         1.647.692.683
       minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara
       gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
       Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
       sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
 31                                                                                                                  15,20%                  15,40%
       giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset
       SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
       Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
       sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
 31a                                                                                                                 15,20%                  15,40%
       giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset
       SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28




                                                                                           Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk       121
Page 124
       A n a l i s i s d a n
       P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




10.b. Rasio Pengungkit - Laporan Total Eksposur dalam Rasio Pengungkit dan Laporan Perhitungan
      Rasio Pengungkit - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak

A. Laporan Total Eksposur dalam Rasio Pengungkit
                                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)
 No                                                      Keterangan                                                   Periode 31 Desember 2025
      Total aset di laporan posisi keuangan pada laporan keuangan publikasi.
 1                                                                                                                                    1.618.425.735
      (Nilai gross sebelum dikurangi CKPN)
      Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada Bank, lembaga keuangan, perusahaan asuransi, dan/atau entitas
 2    lain yang berdasarkan standar akuntansi keuangan harus dikonsolidasikan namun di luar cakupan konsolidasi                         (6.665.089)
      berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
      Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan yang mendasari yang telah dialihkan dalam sekuritisasi
      aset yang memenuhi persyaratan jual putus sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
      mengenai prinsip kehati-hatian dalam aktivitas sekuritisasi aset bagi bank umum
 3                                                                                                                                                 -
      Dalam hal aset keuangan yang mendasari dimaksud telah dikurangkan dari total aset pada laporan posisi
      keuangan maka angka pada baris ini adalah 0 (nol)
      Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
 4                                                                                                                                              N/A
      memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
      Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen laporan posisi keuangan berdasarkan standar
 5                                                                                                                                              N/A
      akuntansi keuangan namun dikeluarkan dari perhitungan total eksposur dalam Rasio Pengungkit
      Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan aset keuangan secara reguler dengan menggunakan
 6                                                                                                                                                 -
      metode akuntansi tanggal perdagangan
      Penyesuaian untuk nilai transaksi cash pooling yang memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam
 7                                                                                                                                                 -
      Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini
 8    Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif                                                                                  936.640

 9    Penyesuaian untuk nilai eksposur SFT sebagai contoh transaksi reverse repo                                                          1.660.656

 10   Penyesuaian untuk nilai eksposur TRA yang telah dikalikan dengan FKK.                                                             168.559.843
 11   Penyesuaian penilaian prudensial berupa faktor pengurang modal dan CKPN                                                           (43.181.133)
 12   Penyesuaian lainnya                                                                                                                          -
 13   Total Eksposur dalam perhitungan Rasio Pengungkit                                                                               1.739.736.652




B. Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit
                                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                                                         Periode
 No                                              Keterangan
                                                                                                       31 Desember 2025         30 September 2025
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan

      Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan termasuk aset jaminan, namun tidak termasuk
 1    eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT                                                           1.606.356.129          1.550.237.005
      (Nilai gross sebelum dikurangi CKPN)
      Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan kepada pihak lawan yang
 2    mengakibatkan penurunan total eksposur aset dalam neraca karena adanya penerapan                                     -                       -
      standar akuntansi keuangan
 3    (Pengurangan atas piutang terkait CVM yang diberikan dalam transaksi derivatif)                                      -                       -
      (Penyesuaian untuk nilai tercatat surat berharga yang diterima dalam eksposur SFT yang diakui
 4                                                                                                                         -                       -
      sebagai aset)
 5    (CKPN atas aset tersebut sesuai standar akuntansi keuangan)                                              (31.596.263)             (33.280.491)
      (Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti sebagaimana dimaksud
 6    dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai kewajiban penyediaan modal minimum                          (8.717.961)            (8.224.574)
      bagi bank umum)
      Total Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan
 7                                                                                                          1.566.041.905             1.508.731.940
      Penjumlahan dari baris 1 sampai dengan baris 6
Eksposur Transaksi Derivatif
      Nilai RC untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat variation margin yang
 8    memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian saling hapus yang memenuhi persyaratan                            165.295                 224.888
      tertentu
 9    Nilai penambahan yang merupakan PFE untuk seluruh transaksi derivatif                                         889.967                 644.715
      (Pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diselesaikan melalui central counterparty
 10                                                                                                                    (554)                   (525)
      (CCP))
 11   Penyesuaian untuk nilai nosional efektif dari derivatif kredit                                                       -                       -
      (Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus dan pengurangan add-on
 12                                                                                                                        -                       -
      untuk transaksi penjualan derivatif kredit)
      Total Eksposur Transaksi Derivatif
 13                                                                                                               1.054.708                 869.078
      Penjumlahan baris 8 sampai dengan baris 12


122      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 125
B. Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit
                                                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                                                           Periode
 No                                                 Keterangan
                                                                                                           31 Desember 2025       30 September 2025
Eksposur Securities Financing Transaction (SFT)
 14    Nilai tercatat aset SFT secara gross                                                                          5.285.513             14.974.431

 15    (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas)                                                                   -                       -

       Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang mengacu pada perhitungan
 16                                                                                                                  1.661.592                 2.727.977
       current exposure sebagaimana diatur dalam Lampiran Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini
 17    Eksposur sebagai agen SFT                                                                                              -                       -

       Total Eksposur SFT
 18                                                                                                                  6.947.105             17.702.408
       Penjumlahan baris 14 sampai dengan baris 17

Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)

       Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontinjensi.
 19                                                                                                               491.663.332             501.071.473
       (Nilai gross sebelum dikurangi CKPN)
       (Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen atau kewajiban
 20                                                                                                              (323.103.489)          (327.649.946)
       kontinjensi dan FKK kemudian dikurangi CKPN)

 21    (CKPN atas TRA sesuai standar akuntansi keuangan)                                                           (2.866.909)             (3.138.459)

       Total Eksposur TRA
 22                                                                                                               165.692.934            170.283.068
       Penjumlahan dari baris 19 sampai dengan baris 21

Modal dan Total Eksposur

 23    Modal Inti                                                                                                 273.828.527            269.050.868

       Total Eksposur
 24                                                                                                              1.739.736.652          1.697.586.494
       Penjumlahan baris 7, baris 13, baris 18, dan baris 22

Rasio Pengungkit (Leverage)

       Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara
 25    atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib                             15,74%                   15,85%
       minimum (jika ada)
     Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
 25a sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro                           15,74%                   15,85%
     wajib minimum (jika ada)

 26    Nilai Minimum Rasio Pengungkit                                                                                   3,00%                    3,00%

 27    Bantalan terhadap nilai Rasio Pengungkit                                                                           N/A                       N/A

Pengungkapan Nilai Rata-Rata
       Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk transaksi
 28    akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara bersih (nett) dengan                  13.957.999             12.566.261
       liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
       Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk
 29    transaksi akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara bersih (nett)                5.285.513             14.974.431
       dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
       Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
       penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum
 30                                                                                                              1.748.409.138          1.695.178.324
       (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross
       sebagaimana dimaksud dalam baris 28
       Total Eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara
       atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib
 30a                                                                                                             1.748.409.138          1.695.178.324
       minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara
       gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
       Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara
       atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib
 31                                                                                                                    15,66%                    15,87%
       minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara
       gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
       Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
       sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro
 31a                                                                                                                   15,66%                    15,87%
       wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
       secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28



11.    Risiko Kredit - Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko Kredit (CRA)
       Pengungkapan Informasi Kualitatif terkait Risiko Kredit secara Umum telah disampaikan melalui Laporan
       Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko Kredit sebagai bagian dari Laporan Tingkat Kesehatan Bank pada
       periode 31 Desember 2025.




                                                                                             Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk        123
Page 126
         A n a l i s i s d a n
         P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




12.a. Risiko Kredit - Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset (CR1) - Bank secara individu
                                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)

                                                                      Periode 31 Desember 2025

                              Nilai Tercatat Bruto                                         CKPN
                                                                                                                    CKPN
                         Tagihan yang      Tagihan yang                                                                              Nilai Bersih
                                                              CKPN           Stage 2 dan                         (Pendekatan
                          Telah Jatuh      Belum Jatuh                                            Stage 1                             (a+b-c)
                                                                               Stage 3                               IRB)
                            Tempo             Tempo
                              a                  b               c                d                  e                f                   g

 1    Kredit                 15.853.686      946.049.819      29.390.498         17.881.052        11.509.446                         932.513.007

 2    Surat Berharga           100.666       435.790.134         444.818              100.581        344.237                          435.445.982
      Transaksi
 3    Rekening                    38.719     390.380.193        2.864.112          124.402          2.739.710                         387.554.800
      Administratif
 4    Total                  15.993.071     1.772.220.146     32.699.428        18.106.035        14.593.393                         1.755.513.789




12.b. Risiko Kredit - Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset (CR1) - Bank secara Konsolidasi
      dengan Entitas Anak
                                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)

                                                                     Periode 31 Desember 2025
                              Nilai Tercatat Bruto                                         CKPN
                                                                                                                    CKPN
                         Tagihan yang      Tagihan yang                                                                              Nilai Bersih
                                                              CKPN           Stage 2 dan                         (Pendekatan
                          Telah Jatuh      Belum Jatuh                                            Stage 1                             (a+b-c)
                                                                               Stage 3                               IRB)
                            Tempo             Tempo

                              a                  b              c                 d                 e                 f                   g

 1    Kredit                16.201.200       976.688.570      30.757.244         18.577.127         12.180.117                         962.132.526

 2    Surat Berharga           100.666       450.155.404        484.460               119.903        364.557                           449.771.610
   Transaksi
 3 Rekening                       40.738      391.171.565      2.866.909           124.402          2.742.507                         388.345.394
   Administratif
 4 Total                    16.342.604      1.818.015.539     34.108.613        18.821.432         15.287.181                       1.800.249.530




13.a. Risiko Kredit - Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo (CR2) -
      Bank secara Individu
                                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                                                 Periode 31 Desember 2025

                                                                                                                            a

 1    Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan terakhir                                                  20.233.597

 2    Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir                                                  7.876.349

 3    Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo                                                      2.808.766

 4    Nilai hapus buku                                                                                                                   5.760.776

 5    Perubahan lain                                                                                                                   (3.586.052)

 6    Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode pelaporan (1+2-3-4+5)                                         15.954.352




124        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 127
13.b. Risiko Kredit - Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo (CR2) -
      Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                                                Periode 31 Desember 2025

                                                                                                                                a

 1   Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan terakhir                                                     20.660.481

 2   Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir                                                     8.355.628

 3   Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo                                                         2.972.306

 4   Nilai hapus buku                                                                                                                      6.306.472

 5   Perubahan lain                                                                                                                       (3.435.465)

 6   Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode pelaporan (1+2-3-4+5)                                            16.301.866




14.a. Risiko Kredit - Pengungkapan Kuantitatif terkait MRK (CR3) - Bank secara individu
                                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)
                                                                               Periode 31 Desember 2025
                                                                                                            Tagihan yang
                                                                                                           Dijamin dengan
                                         Tagihan yang Tidak      Tagihan yang         Tagihan yang                                   Tagihan yang
                                                                                                               Garansi,
                                           Dijamin dengan       Dijamin dengan       Dijamin dengan                                 Dijamin dengan
                                                                                                          Penjaminan dan/
                                             Teknik MRK           Teknik MRK             Agunan                                     Derivatif Kredit
                                                                                                            atau Asuransi
                                                                                                                Kredit
                                                  a                    b                     c                    d                        e

 1    Kredit                                     895.148.452          37.364.555            37.334.222                30.333                           -

 2    Surat Berharga                            435.445.982                      -                    -                     -                          -

 3    Total                                   1.330.594.434           37.364.555            37.334.222                30.333

      Kredit dan Surat Berharga yang
 4                                                6.243.032                 3.298                 3.298                     -                          -
      Telah Jatuh Tempo




14.b. Risiko Kredit - Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK (CR3) - Bank secara Konsolidasi dengan
      Entitas Anak
                                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)
                                                                               Periode 31 Desember 2025
                                                                                                            Tagihan yang
                                                                                                           Dijamin dengan
                                         Tagihan yang Tidak      Tagihan yang         Tagihan yang                                   Tagihan yang
                                                                                                               Garansi,
                                           Dijamin dengan       Dijamin dengan       Dijamin dengan                                 Dijamin dengan
                                                                                                          Penjaminan dan/
                                             Teknik MRK           Teknik MRK             Agunan                                     Derivatif Kredit
                                                                                                            atau Asuransi
                                                                                                                Kredit
                                                  a                    b                     c                    d                        e
 1    Kredit                                    923.367.428           38.765.098            38.734.765                30.333                           -

 2    Surat Berharga                             449.771.610                     -                    -                     -                          -

 3    Total                                    1.373.139.038          38.765.098            38.734.765                30.333                           -
      Kredit dan Surat Berharga
 4                                                 6.325.134               3.298                  3.298                     -                          -
      yang Telah Jatuh Tempo




                                                                                         Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk          125
Page 128
         A n a l i s i s d a n
         P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




15.1a. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah (CRB-1) - Bank secara Individu
                                                                                                                              (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                        Periode 31 Desember 2025

                                                                                   Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
No.                     Kategori Portofolio
                                                                                                                  Indonesia
                                                             Sumatra             Jawa          Kalimantan                               Total
                                                                                                                 Bagian Timur
 (1)                            (2)                            (3)                (4)              (5)               (6)                 (7)
 1.     Tagihan kepada Pemerintah                                     888      412.384.344                364                568      412.386.164
 2.     Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                    282.243          44.016.722                  -                  -     44.298.965
        Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan
 3.                                                                      -                -                  -                  -                -
        Lembaga Internasional
 4.     Tagihan kepada Bank                                     192.007          53.644.672              7.405          38.393         53.882.477
 5.     Tagihan berupa Covered Bond                                      -                -                  -                  -                -
        Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa
 6.                                                                  11.187      64.906.813         529.491                10.542     65.458.033
        Keuangan Lainnya
        Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi,
 7.                                                                      -         684.704                   -                  -         684.704
        Ekuitas, dan Instrumen Modal Lainnya
 8.     Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal                 16.289.538        196.709.466       6.599.102          9.656.766       229.254.872
 9.     Kredit Beragun Properti Komersial                    24.862.295        339.201.094        8.599.880         13.558.032        386.221.301
        Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengolahan Tanah,
 10.                                                                     -                -                  -                  -                -
        dan Konstruksi
 11.    Kredit Pegawai/Pensiunan                                         -                -                  -                  -                -
        Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
 12.                                                          3.925.046          89.791.072       2.400.797          3.745.953         99.862.868
        Portofolio Ritel
 13.    Tagihan kepada Korporasi                               6.913.106       270.444.446        4.234.019          4.570.693        286.162.264
 14.    Tagihan yang Telah Jatuh Tempo                          340.990           5.498.221         136.230           308.288           6.283.729
 15.    Aset Lainnya                                           3.336.051        59.633.460        1.189.056          3.419.035         67.577.602
Total                                                         56.153.351      1.536.915.014     23.696.344         35.308.270       1.652.072.979




15.1a. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah (CRB-1) - Bank secara Individu
                                                                                                                              (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                        Periode 31 Desember 2024

                                                                                   Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
No.                     Kategori Portofolio
                                                                                                                  Indonesia
                                                             Sumatra             Jawa          Kalimantan                               Total
                                                                                                                 Bagian Timur
 (1)                            (2)                            (3)                (4)             (5)                (6)                 (7)
 1.     Tagihan kepada Pemerintah                                        -      368.166.256                 -                   -     368.166.256

 2.     Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                    313.604          42.199.324                 -                   -      42.512.928

        Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan
 3.                                                                      -                -                 -                   -                -
        Lembaga Internasional
 4.     Tagihan kepada Bank                                     260.231          52.102.114          78.226                57.714     52.498.285
 5.     Tagihan berupa Covered Bond                                      -                -                 -                   -                -
        Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa
 6.                                                                  9.699       54.245.819         488.913                11.950      54.756.381
        Keuangan Lainnya
        Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi.
 7.                                                                      -         627.983                  -                   -         627.983
        Ekuitas. dan Instrumen Modal Lainnya
 8.     Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal                14.450.545         187.288.264       6.263.453         9.435.054         217.437.316
 9.     Kredit Beragun Properti Komersial                    22.205.493         310.678.296       7.532.061         12.944.109       353.359.959
        Kredit untuk Pengadaan Tanah. Pengolahan Tanah.
 10.                                                                     -                -                 -                   -                -
        dan Konstruksi
 11.    Kredit Pegawai/Pensiunan                                         -                -                 -                   -                -
        Tagihan kepada Usaha Mikro. Usaha Kecil dan
 12.                                                           3.775.001         87.147.016       2.153.413         3.498.945          96.574.375
        Portofolio Ritel
 13.    Tagihan kepada Korporasi                               7.701.027       244.044.367        3.073.298         4.434.524         259.253.216
 14.    Tagihan yang Telah Jatuh Tempo                          254.205           4.639.972         169.738            274.752          5.338.667
 15.    Aset Lainnya                                          4.442.645         59.345.655        1.034.432          3.709.309         68.532.041
Total                                                        53.412.450       1.410.485.066     20.793.534         34.366.357       1.519.057.407




126        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 129
15.1b. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah (CRB-1) - Bank secara
       Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                                           Periode 31 Desember 2025

                                                                                                   Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
No.                            Kategori Portofolio
                                                                                                                                   Indonesia
                                                                               Sumatra              Jawa          Kalimantan                           Total
                                                                                                                                  Bagian Timur

 (1)                                   (2)                                        (3)                (4)             (5)              (6)               (7)
 1.     Tagihan kepada Pemerintah                                                        888     421.535.595                364             568     421.537.415
 2.     Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                                      316.543         44.319.090                  -       236.675       44.872.308
        Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga
 3.                                                                                         -                 -               -                -                -
        Internasional
 4.     Tagihan kepada Bank                                                       192.007          55.632.131           7.405         160.272        55.991.815
 5.     Tagihan berupa Covered Bond                                                         -                 -               -                -                -
        Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Keuangan
 6.                                                                                     11.187    64.521.629         529.491           10.542       65.072.849
        Lainnya
        Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
 7.                                                                                         -        789.700                  -                -        789.700
        Instrumen Modal Lainnya
 8.     Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal                                  16.353.730        198.080.879        6.600.110        9.705.381     230.740.100
 9.     Kredit Beragun Properti Komersial                                      24.865.838        339.370.072       8.599.880        13.561.027      386.396.817
 10.    Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengolahan Tanah, dan Konstruksi                      -                 -               -                -                -
 11.    Kredit Pegawai/Pensiunan                                                   47.600             31.595            7.080          31.324            117.599
 12.    Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel             5.897.191        98.688.465       3.094.389         4.719.326       112.399.371
 13.    Tagihan kepada Korporasi                                                8.724.056        289.662.371        5.217.501       5.663.734      309.267.662
 14.    Tagihan yang Telah Jatuh Tempo                                            352.832          5.555.760          143.719         313.924         6.366.235
 15.    Aset Lainnya                                                            3.383.685        60.709.044         1.189.056        3.420.113       68.701.898
Total                                                                          60.145.557 1.578.896.331           25.388.995       37.822.886 1.702.253.769




15.1b. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah (CRB-1) - Bank secara
       Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                                 Periode 31 Desember 2024

                                                                                          Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
No.                    Kategori Portofolio
                                                                                                                  Indonesia
                                                                                                                                    Operasi
                                                              Sumatra           Jawa             Kalimantan        Bagian                              Total
                                                                                                                                  Luar Negeri
                                                                                                                    Timur
 (1)                           (2)                               (3)              (4)                (5)              (6)             (7)               (8)

 1.     Tagihan kepada Pemerintah                                        -    378.037.874                     -               -                -    378.037.874

 2.     Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                    346.937        42.459.758                     -      233.333                   -    43.040.028
        Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral
 3.                                                                      -                   -                -               -                -                -
        dan Lembaga Internasional
 4.     Tagihan kepada Bank                                     260.231         54.174.271            78.226           57.714         345.285        54.915.727
 5.     Tagihan berupa Covered Bond                                      -                   -                -               -                -                -
        Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga
 6.                                                                9.699       53.928.029            488.913           11.950                  -     54.438.591
        Jasa Keuangan Lainnya
        Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
 7.                                                                      -        600.017                     -               -        59.109           659.126
        Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal Lainnya
 8.     Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal                14.494.023        188.393.579         6.264.528        9.476.912                  -    218.629.042

 9.     Kredit Beragun Properti Komersial                    22.210.582        310.791.336          7.532.061     12.949.390                   -   353.483.369
        Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengolahan Tanah,
 10.                                                                     -                   -                -               -                -                -
        dan Konstruksi
 11.    Kredit Pegawai/Pensiunan                                  77.950            57.296             12.376          53.387                  -        201.009
        Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
 12.                                                          5.795.060        96.295.259          2.842.230        4.518.449                  -   109.450.998
        Portofolio Ritel
 13.    Tagihan kepada Korporasi                               9.318.475      258.023.419          3.927.856        5.001.871                  -     276.271.621
 14.    Tagihan yang Telah Jatuh Tempo                          274.445          4.723.792           178.095         281.286                   -       5.457.618
 15.    Aset Lainnya                                          4.489.109        60.956.954          1.034.432       3.709.533            4.035        70.194.063
Total                                                       57.276.511       1.448.441.584         22.358.717     36.293.825         408.429 1.564.779.066

                                                                                                 Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk               127
Page 130
         A n a l i s i s d a n
         P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




15.2a. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi (CRB-2) -
       Bank secara Individu


                                                                                                                                    Tagihan
                                                                                        Tagihan                                     kepada
                                                                         Tagihan     kepada Bank                    Tagihan       Perusahaan
                                                      Tagihan
                                                                         kepada      Pembangunan       Tagihan      berupa         Efek dan
No.                   Sektor Ekonomi                   kepada
                                                                      Entitas Sektor  Multilateral   kepada Bank    Covered        Lembaga
                                                     Pemerintah
                                                                          Publik     dan Lembaga                     Bond            Jasa
                                                                                     Internasional                                 Keuangan
                                                                                                                                    Lainnya
 (1)                          (2)                        (3)               (4)            (5)            (6)          (7)            (8)
Periode 31 Desember 2025

 1.     Pertanian, Kehutanan dan Perikanan                        -               -              -              -             -       230.523

 2.     Pertambangan dan Penggalian                               -      2.598.438               -              -             -                -

 3.     Industri Pengolahan                                       -       1.410.228              -              -             -             503

        Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan
 4.                                                               -     25.048.729               -              -             -                -
        Udara Dingin
        Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah,
 5.     Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan                    -               -              -              -             -                -
        Aktivitas Remediasi

 6.     Konstruksi                                                -          97.559              -              -             -            3.768

        Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi
 7.                                                               -          15.875              -              -             -            5.031
        dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor

 8.     Pengangkutan dan Pergudangan                              -       6.975.235              -              -             -                -

        Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan
 9.                                                               -               -              -              -             -                -
        Makan Minum

 10.    Informasi dan Komunikasi                                  -       7.646.352              -              -             -                -

 11.    Aktivitas Keuangan dan Asuransi                5.324.038                  -              -     53.882.477             -    65.209.913

 12.    Real Estat                                                -               -              -              -             -                -

 13.    Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis                  -               -              -              -             -        4.090

        Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha
 14.    Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen                     -               -              -              -             -            3.993
        Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya
        Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan
 15.                                                 404.363.519                  -              -              -             -                -
        Jaminan Sosial Wajib

 16.    Pendidikan                                                -               -              -              -             -                -

        Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas
 17.                                                              -               -              -              -             -                -
        Sosial

 18.    Kesenian, Hiburan dan Rekreasi                            -               -              -              -             -                -

 19.    Aktivitas Jasa Lainnya                                    -               -              -              -             -             205

        Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi
        Kerja; Aktivitas yang Menghasilkan
20.     Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga yang                    -               -              -              -             -                -
        Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan
        Sendiri
        Aktivitas Badan Internasional dan Badan
 21.                                                              -               -              -              -             -                -
        Ekstra Internasional Lainnya

 22.    Rumah Tangga                                              -               -              -              -             -                -

 23.    Bukan Lapangan Usaha Lainnya                              -               -              -              -             -                7
24.     Lainnya                                         2.698.607          506.549               -              -             -                -
Total                                                 412.386.164       44.298.965               -     53.882.477             -    65.458.033




128        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 131
                                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)

   Tagihan
berupa Surat                                   Kredit untuk                          Tagihan
  Berharga/      Kredit          Kredit        Pengadaan                          Kepada Usaha
                                                                    Kredit                          Tagihan        Tagihan yang
   Piutang      Beragun         Beragun           Tanah,                           Mikro, Usaha
                                                                  Pegawai/                          kepada          Telah Jatuh       Aset Lainnya
 Subordinasi,    Rumah          Properti       Pengolahan                           Kecil dan
                                                                  Pensiunan                        Korporasi          Tempo
 Ekuitas, dan   Tinggal        Komersial        Tanah, dan                          Portofolio
  Instrumen                                     Konstruksi                             Ritel
Modal Lainnya
     (9)          (10)            (11)             (12)             (13)              (14)            (15)             (16)               (17)


            -     2.545.569     31.815.989                    -               -       1.521.033      10.407.161           61.181                  -

            -       719.458      8.276.408                    -               -         249.771     30.894.729                8.189               -

            -    26.714.039    145.345.710                    -               -       3.569.693      67.239.702        1.818.831                  -

            -      246.386       6.073.831                    -               -         60.947        2.663.596           2.040                   -


            -        219.781     3.080.610                    -               -          87.377       2.210.706           5.859                   -


            -     3.397.999      6.705.354                    -               -        1.214.201     35.114.680         195.083                   -

            -    70.654.307    100.554.997                    -               -      11.586.824      27.164.263        1.740.807                  -

            -     7.706.582      16.148.211                   -               -       1.684.139      15.975.818           91.104                  -

            -     2.448.311     13.027.775                    -               -       1.593.838       2.803.997         281.106                   -

           80       841.077      2.378.225                    -               -         328.301     24.105.338            38.147                  -

     684.624        185.262        372.433                    -               -       4.075.924        2.679.611                34          20.802

            -     3.368.695    26.840.647                     -               -       1.588.462       8.479.561           77.731                  -

            -      1.589.813    2.822.600                     -               -        1.176.226       994.044          165.470                   -


            -     1.925.700      8.310.477                    -               -         787.649       2.124.753          65.304                   -


            -             -                -                  -               -                -               -                  -               -

            -       218.547       960.585                     -               -        420.200         366.846            4.240                   -

            -     1.024.590      5.119.907                    -               -        345.854          278.638           11.945                  -

            -       129.775        404.519                    -               -         107.781         247.621           2.356                   -

            -      632.396       1.782.825                    -               -        707.680          176.966          26.473                   -



            -             -                -                  -               -                -               -                  -               -



            -             -                -                  -               -              105               -                  -               -

            -   104.686.585      6.200.198                    -               -     45.072.839                 -       1.597.688                  -

            -             -                -                  -               -      22.557.370              270         59.609                   -
            -             -                -                  -               -       1.126.654     52.233.964           30.532         67.556.800
     684.704    229.254.872    386.221.301                    -               -     99.862.868     286.162.264        6.283.729         67.577.602




                                                                                        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk          129
Page 132
         A n a l i s i s d a n
         P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




15.2a. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi (CRB-2) - Bank
       secara Individu


                                                                                                                                    Tagihan
                                                                                        Tagihan                                     kepada
                                                                         Tagihan     kepada Bank                    Tagihan       Perusahaan
                                                      Tagihan
                                                                         kepada      Pembangunan       Tagihan      berupa         Efek dan
No.                   Sektor Ekonomi                   kepada
                                                                      Entitas Sektor  Multilateral   kepada Bank    Covered        Lembaga
                                                     Pemerintah
                                                                          Publik     dan Lembaga                     Bond            Jasa
                                                                                     Internasional                                 Keuangan
                                                                                                                                    Lainnya
 (1)                          (2)                        (3)               (4)            (5)            (6)          (7)            (8)

Periode 31 Desember 2024

 1.     Pertanian, Kehutanan dan Perikanan                        -               -              -              -             -      206.306

 2.     Pertambangan dan Penggalian                               -      2.464.263               -              -             -                -

 3.     Industri Pengolahan                                       -       1.451.472              -              -             -        43.760

        Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan
 4.                                                               -      19.542.010              -              -             -                -
        Udara Dingin
        Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah,
 5.     Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan                    -               -              -              -             -                -
        Aktivitas Remediasi
 6.     Konstruksi                                                -        923.629               -              -             -                -
        Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi
 7.                                                               -          51.391              -              -             -            6.463
        dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
 8.     Pengangkutan dan Pergudangan                              -       7.602.426              -              -             -                -
        Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan
 9.                                                               -               -              -              -             -                -
        Makan Minum

 10.    Informasi dan Komunikasi                                  -       9.575.496              -              -             -                -

 11.    Aktivitas Keuangan dan Asuransi                  6.116.796                -              -     52.498.285             -    54.493.132

 12.    Real Estat                                                -               -              -              -             -                -

 13.    Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis                  -               -              -              -             -            6.391

        Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna
        Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
 14.                                                              -               -              -              -             -                -
        Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha
        Lainnya
        Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan
 15.                                                 358.964.489                  -              -              -             -                -
        Jaminan Sosial Wajib

 16.    Pendidikan                                                -               -              -              -             -                -

        Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas
 17.                                                              -               -              -              -             -                -
        Sosial
 18.    Kesenian, Hiburan dan Rekreasi                            -               -              -              -             -                -

 19.    Aktivitas Jasa Lainnya                                    -               -              -              -             -             322

        Aktivitas Rumah Tangga sebagai
        Pemberi Kerja; Aktivitas yang
20.     Menghasilkan Barang dan Jasa oleh                         -               -              -              -             -                -
        Rumah Tangga yang Digunakan untuk
        Memenuhi Kebutuhan Sendiri
        Aktivitas Badan Internasional dan Badan
 21.                                                              -               -              -              -             -                -
        Ekstra Internasional Lainnya

 22.    Rumah Tangga                                              -               -              -              -             -                -

 23.    Bukan Lapangan Usaha Lainnya                              -               -              -              -             -                7

24.     Lainnya                                         3.084.971          902.241               -              -             -                -
Total                                                368.166.256         42.512.928              -    52.498.285              -    54.756.381




130        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 133
                                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)

   Tagihan
berupa Surat                                   Kredit untuk                          Tagihan
  Berharga/      Kredit          Kredit        Pengadaan                          Kepada Usaha
                                                                    Kredit                          Tagihan        Tagihan yang
   Piutang      Beragun         Beragun           Tanah,                           Mikro, Usaha
                                                                  Pegawai/                          kepada          Telah Jatuh       Aset Lainnya
 Subordinasi,    Rumah          Properti       Pengolahan                           Kecil dan
                                                                  Pensiunan                        Korporasi          Tempo
 Ekuitas, dan   Tinggal        Komersial        Tanah, dan                          Portofolio
  Instrumen                                     Konstruksi                             Ritel
Modal Lainnya
     (9)          (10)            (11)             (12)             (13)              (14)            (15)             (16)               (17)



            -    2.539.663      28.392.033                    -               -        1.558.971     8.344.760            78.315                    -

            -      917.426        5.791.945                   -               -        262.346      23.271.270            22.172                    -

            -   24.527.673      135.472.122                   -               -      3.048.247      62.202.313        2.096.355                     -

            -      262.092       6.273.436                    -               -          74.487      5.566.707            2.836                     -


            -      202.352       2.777.980                    -               -          87.955      2.365.182            6.586                     -


            -    3.287.358       5.437.572                    -               -         986.197     32.271.268           82.458                     -

            -   67.996.489      98.355.707                    -               -       9.907.505     26.113.882         1.386.961                    -

            -    6.469.953       14.275.418                   -               -       1.382.229     13.707.041           34.591                     -

            -    2.041.698      10.443.724                    -               -       1.296.432       1.926.797         112.200                     -

           80      684.646        1.852.168                   -               -        240.341       19.017.415           12.862                    -

     627.903       164.358         352.938                    -               -         141.594       2.011.826                827               7.018

            -     2.445.617      21.375.176                   -               -       1.100.462      11.164.299          113.387                    -

            -     1.632.016      3.020.868                    -               -         851.248        483.061           25.679                     -


            -     1.785.898      6.998.376                    -               -        679.663       2.138.532           27.442                     -



            -              -               -                  -               -                -               -                  -                 -

            -       151.839        891.383                    -               -         209.391        319.298            4.533                     -

            -      872.696        3.901.189                   -               -        324.588         410.317                9.135                 -

            -       101.962        358.629                    -               -         116.824       240.092                  154                  -

            -      576.036        1.628.763                   -               -        467.598         113.303                7.832                 -



            -              -               -                  -               -                -               -                  -                 -



            -             15               -                  -               -              175               -                  -                 -

            -   100.777.529      5.760.532                    -               -      52.070.777                -      1.209.586                     -

            -              -               -                  -               -     20.648.784               307         46.570                     -

            -              -               -                  -               -        1.118.561    47.585.546            58.186        68.525.023
     627.983    217.437.316    353.359.959                    -               -      96.574.375    259.253.216        5.338.667         68.532.041




                                                                                       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk            131
Page 134
         A n a l i s i s d a n
         P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




15.2b Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi (CRB-2) - Bank
      secara Konsolidasi dengan Entitas Anak


                                                                                                                                    Tagihan
                                                                                        Tagihan                                     kepada
                                                                         Tagihan     kepada Bank                    Tagihan       Perusahaan
                                                      Tagihan
                                                                         kepada      Pembangunan       Tagihan      berupa         Efek dan
No.                   Sektor Ekonomi                   kepada
                                                                      Entitas Sektor  Multilateral   kepada Bank    Covered        Lembaga
                                                     Pemerintah
                                                                          Publik     dan Lembaga                     Bond            Jasa
                                                                                     Internasional                                 Keuangan
                                                                                                                                    Lainnya
 (1)                          (2)                        (3)               (4)            (5)            (6)          (7)            (8)

Periode 31 Desember 2025
 1.     Pertanian, Kehutanan dan Perikanan                        -               -              -              -             -       230.523

 2.     Pertambangan dan Penggalian                               -      2.598.438               -              -             -                -

 3.     Industri Pengolahan                                       -       1.410.228              -              -             -             503

        Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan
 4.                                                               -     25.483.237               -              -             -                -
        Udara Dingin
        Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah,
 5.     Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan                    -               -              -              -             -                -
        Aktivitas Remediasi
 6.     Konstruksi                                                -         170.219              -              -             -            3.768
        Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi
 7.                                                               -          15.875              -              -             -            5.031
        dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
 8.     Pengangkutan Dan Pergudangan                              -       6.975.235              -              -             -                -
        Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan
 9.                                                               -         66.084               -              -             -                -
        Makan Minum
 10.    Informasi dan Komunikasi                                  -       7.646.352              -              -             -                -

 11.    Aktivitas Keuangan dan Asuransi                10.158.220                 -              -     55.991.815             -    64.824.729

 12.    Real Estat                                                -               -              -              -             -                -

 13.    Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis                  -               -              -              -             -        4.090

        Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha
 14.    Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen                     -              91              -              -             -            3.993
        Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya
        Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan
 15.                                                 408.680.588                  -              -              -             -                -
        Jaminan Sosial Wajib
 16.    Pendidikan                                                -               -              -              -             -                -
        Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas
 17.                                                              -               -              -              -             -                -
        Sosial

 18.    Kesenian, Hiburan dan Rekreasi                            -               -              -              -             -                -

 19.    Aktivitas Jasa Lainnya                                    -               -              -              -             -             205

        Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna
        Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
20.                                                               -               -              -              -             -                -
        Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha
        Lainnya

        Aktivitas Badan Internasional dan Badan
 21.                                                              -               -              -              -             -                -
        Ekstra Internasional Lainnya
 22.    Rumah Tangga                                              -               -              -              -             -                -

 23.    Bukan Lapangan Usaha Lainnya                              -               -              -              -             -                7

24.     Lainnya                                         2.698.607          506.549               -              -             -                -
Total                                                 421.537.415       44.872.308               -     55.991.815             -    65.072.849




132        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 135
                                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)

   Tagihan
berupa Surat                                   Kredit untuk                           Tagihan
  Berharga/       Kredit         Kredit        Pengadaan                           kepada Usaha
                                                                    Kredit                           Tagihan        Tagihan yang
   Piutang       Beragun        Beragun           Tanah,                            Mikro, Usaha
                                                                  Pegawai/                           kepada          Telah Jatuh       Aset Lainnya
 Subordinasi,     Rumah         Properti       Pengolahan                            Kecil dan
                                                                  Pensiunan                         Korporasi          Tempo
 Ekuitas, dan    Tinggal       Komersial        Tanah, dan                           Portofolio
  Instrumen                                     Konstruksi                              Ritel
Modal Lainnya
     (9)           (10)           (11)             (12)             (13)               (14)            (15)             (16)               (17)


            -     2.545.569     31.815.989                    -       115.476          2.091.127      11.352.574          68.633                   -

            -       719.458      8.276.408                    -                -        434.755       32.867.159           9.335                   -

            -    26.714.039    145.345.710                    -                -      4.842.698       72.291.147        1.829.607                  -

            -       246.386      6.073.831                    -                -          90.742       3.774.459           2.245                   -


            -        219.781     3.080.610                    -                -         125.471      2.338.934                6.102               -


            -     3.398.349      6.705.354                    -                -       1.594.819     35.610.608          198.039                   -

       13.200    70.654.307    100.555.637                    -                -      14.014.139      30.219.554        1.761.907                  -

            -     7.706.582     16.153.250                    -                -       2.026.727      16.964.822          93.627                   -

            -     2.448.311     13.029.323                    -                -       2.155.344      2.902.639           287.115                  -

           80       841.077      2.378.225                    -                -        492.759      25.452.446            39.114                  -

     776.420        185.262        372.433                    -                -       4.462.471      8.695.044                1.938         20.802

            -     3.368.695     26.995.301                    -                -        1.735.381     9.430.658            78.719                  -

            -      1.589.813    2.822.600                     -                -       1.393.828        1.013.577         167.138                  -


            -     1.925.700      8.310.477                    -                -       1.075.660      2.908.454            67.661                  -


            -              -               -                  -                -        465.656               939          3.059                   -

            -       218.547       962.443                     -                -          767.116        412.824           6.496                   -

            -     1.025.582      5.119.907                    -                -        840.056          289.771           14.831                  -

            -        129.775       404.519                    -                -         192.556         257.821               2.910               -

            -       632.396      1.782.825                    -                -        1.495.171        182.985          30.630                   -


            -              -               -                  -                -              529              55                  -               -



            -              -               -                  -                -              105               -                  -               -

            -    106.170.471      6.211.975                   -            2.123      47.542.178           66.311      1.606.988                   -

            -              -               -                  -                -      23.081.269              917         59.609                   -

            -              -               -                  -                -       1.478.814     52.233.964           30.532         68.681.096
     789.700    230.740.100    386.396.817                    -       117.599        112.399.371    309.267.662        6.366.235         68.701.898




                                                                                         Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk          133
Page 136
         A n a l i s i s d a n
         P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




15.2b. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi (CRB-2) - Bank
       secara Konsolidasi dengan Entitas Anak


                                                                                                                                    Tagihan
                                                                                        Tagihan                                     kepada
                                                                         Tagihan     kepada Bank                    Tagihan       Perusahaan
                                                      Tagihan
                                                                         kepada      Pembangunan       Tagihan      berupa         Efek dan
No.                   Sektor Ekonomi                   kepada
                                                                      Entitas Sektor  Multilateral   kepada Bank    Covered        Lembaga
                                                     Pemerintah
                                                                          Publik     dan Lembaga                     Bond            Jasa
                                                                                     Internasional                                 Keuangan
                                                                                                                                    Lainnya
 (1)                          (2)                        (3)               (4)            (5)            (6)          (7)            (8)

Periode 31 Desember 2024

 1.     Pertanian, Kehutanan dan Perikanan                        -                  -           -              -             -      206.306

 2.     Pertambangan dan Penggalian                               -      2.464.263               -              -             -                -

 3.     Industri Pengolahan                                       -       1.451.472              -              -             -        43.760

        Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan
 4.                                                               -      19.983.313              -              -             -                -
        Udara Dingin
        Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah,
 5.     Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan                    -                  -           -              -             -                -
        Aktivitas Remediasi
 6.     Konstruksi                                                -        994.827               -              -             -                -
        Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi
 7.                                                               -          51.391              -              -             -            6.463
        dan Perawatan Mobil Dan Sepeda Motor

 8.     Pengangkutan dan Pergudangan                              -       7.602.426              -              -             -                -

        Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan
 9.                                                               -                  -           -              -             -                -
        Makan Minum

 10.    Informasi dan Komunikasi                                  -       9.575.496              -              -             -                -

 11.    Aktivitas Keuangan dan Asuransi                10.632.048                4.319           -     54.915.727             -    54.175.342

 12.    Real Estat                                                -                  -           -              -             -                -

 13.    Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis                  -                  -           -              -             -            6.391

        Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha
 14.    Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen                     -               135            -              -             -                -
        Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya
        Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan
 15.                                                 364.320.855                     -           -              -             -                -
        Jaminan Sosial Wajib

 16.    Pendidikan                                                -          10.145              -              -             -                -

        Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas
 17.                                                              -                  -           -              -             -                -
        Sosial

 18.    Kesenian, Hiburan dan Rekreasi                            -                  -           -              -             -                -

 19.    Aktivitas Jasa Lainnya                                    -                  -           -              -             -             322

        Aktivitas Rumah Tangga Sebagai Pemberi
        Kerja; Aktivitas yang Menghasilkan
20.     Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga yang                    -                  -           -              -             -                -
        Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan
        Sendiri
        Aktivitas Badan Internasional dan Badan
 21.                                                              -                  -           -              -             -                -
        Ekstra Internasional Lainnya

 22.    Rumah Tangga                                              -                  -           -              -             -                -

 23.    Bukan Lapangan Usaha Lainnya                              -                  -           -              -             -                7

24.     Lainnya                                         3.084.971          902.241               -              -             -                -

Total                                                378.037.874        43.040.028               -     54.915.727             -    54.438.591




134        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 137
                                                                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)

   Tagihan
berupa Surat                                    Kredit untuk                          Tagihan
  Berharga/      Kredit           Kredit        Pengadaan                          kepada Usaha
                                                                     Kredit                          Tagihan         Tagihan yang
   Piutang      Beragun          Beragun           Tanah,                           Mikro, Usaha
                                                                   Pegawai/                          kepada           Telah Jatuh       Aset Lainnya
 Subordinasi,    Rumah           Properti       Pengolahan                           Kecil dan
                                                                   Pensiunan                        Korporasi           Tempo
 Ekuitas, dan   Tinggal         Komersial        Tanah, dan                          Portofolio
  Instrumen                                      Konstruksi                             Ritel
Modal Lainnya
     (9)          (10)             (11)             (12)             (13)              (14)           (15)               (16)               (17)



            -     2.539.663      28.392.033                    -       196.483         2.090.101     9.402.255             85.873                     -

            -       917.426        5.791.945                   -               -         474.331     24.576.891            23.997                     -

            -    24.527.673      135.472.122                   -               -      4.250.347      67.101.275          2.110.537                    -

            -      262.092        6.273.436                    -               -         101.245      5.752.941                 3.132                 -


            -      202.352        2.777.980                    -               -         121.667      2.367.998             7.034                     -


            -     3.287.831       5.437.572                    -               -       1.352.433     32.736.868            86.955                     -

            -    67.997.027      98.357.285                    -               -      12.830.245     28.451.791         1.420.999                     -

            -     6.469.953      14.284.537                    -               -       1.668.302    14.464.320             37.340                     -

            -     2.042.153      10.445.614                    -               -       1.804.399      2.102.651            119.799                    -

           80      684.646         1.852.168                   -               -        406.603      19.887.438             14.154                    -

     659.046        164.358         352.938                    -               -        509.853       5.836.160             3.023                  7.018

            -     2.445.617       21.471.969                   -               -       1.223.557      11.577.227           114.287                    -

            -     1.632.016       3.020.868                    -               -       1.060.818        501.680            26.959                     -


            -     1.785.898       6.998.376                    -               -        966.898        2.719.755           31.038                     -


            -              -                -                  -               -        396.764              1.081          4.620                     -

            -       151.839         891.383                    -               -        544.629        359.226                  7.335                 -

            -      873.964         3.901.189                   -               -         846.141        425.775             13.762                    -

            -       101.962         358.629                    -               -         196.576       244.056                  1.315                 -

            -      576.036         1.628.763                   -               -       1.936.784        116.645             21.212                    -



            -              -                -                  -               -              794              90                  18                 -



            -             15                -                  -               -              175               -                   -                 -

            -    101.966.411      5.774.562                    -        4.526        54.290.404          59.029          1.219.427                    -

            -             110               -                  -               -     20.805.086               923          46.616                     -

            -              -                -                  -               -       1.572.846     47.585.546             58.186        70.187.045

      659.126   218.629.042     353.483.369                    -      201.009       109.450.998     276.271.621         5.457.618         70.194.063




                                                                                        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk             135
Page 138
         A n a l i s i s d a n
         P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




15.3a. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak (CRB-3) -
       Bank secara Individu
                                                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                         Periode 31 Desember 2025
                                                                       Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
No.                 Kategori Portofolio
                                                                       >1 thn s.d.       >3 thn s.d.                         Non-
                                                       ≤ 1 tahun                                            > 5 thn                             Total
                                                                          3 thn            5 thn                          Kontraktual
 (1)                        (2)                              (3)           (4)               (5)              (6)             (7)                (8)
 1.     Tagihan kepada Pemerintah                      193.818.221      82.125.364        84.211.030        52.231.549                  -    412.386.164
 2.     Tagihan kepada Entitas Sektor Publik             4.331.380       2.748.054          7.833.012       29.386.519                  -     44.298.965
        Tagihan kepada Bank Pembangunan
 3.                                                                -                 -                 -              -                 -               -
        Multilateral dan Lembaga Internasional
 4.     Tagihan kepada Bank                            40.856.514       10.927.088         2.098.875                  -                 -     53.882.477
 5.     Tagihan berupa Covered Bond                                -                 -                 -              -                 -               -
        Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
 6.                                                     35.815.470      27.888.689          1.753.874                 -                 -     65.458.033
        Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
        Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
 7.     Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal                  -                 -                 -              -       684.704            684.704
        Lainnya
 8.     Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal          92.938.534       19.307.685        27.508.242        89.500.411                  -    229.254.872
 9.     Kredit Beragun Properti Komersial              190.172.194      29.136.034        48.771.290        118.141.783                 -    386.221.301
        Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengolahan
 10.                                                               -                 -                 -              -                 -               -
        Tanah, dan Konstruksi
 11.    Kredit Pegawai/Pensiunan                                   -                 -                 -              -                 -               -
        Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil
 12.                                                   27.449.355       33.063.887        27.183.543        12.166.083                  -     99.862.868
        dan Portofolio Ritel
 13.    Tagihan kepada Korporasi                       116.436.552      41.690.092         43.718.119       84.317.501                  -    286.162.264
 14.    Tagihan yang Telah Jatuh Tempo                   2.342.726         580.630         1.680.656          1.679.717                 -      6.283.729
 15.    Aset Lainnya                                               -                 -                 -              -     67.577.602        67.577.602
Total                                                 704.160.946      247.467.523       244.758.641       387.423.563     68.262.306 1.652.072.979




15.3a. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak (CRB-3) -
       Bank secara Individu
                                                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                         Periode 31 Desember 2024
                                                                       Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
No.                 Kategori Portofolio
                                                                       >1 thn s.d.       >3 thn s.d.                         Non-
                                                       ≤ 1 tahun                                            > 5 thn                            Total
                                                                          3 thn            5 thn                          Kontraktual
 (1)                        (2)                              (3)           (4)               (5)              (6)             (7)                (8)
 1.     Tagihan kepada Pemerintah                      170.512.358       81.728.621        91.516.636       24.408.641                  -    368.166.256
 2.     Tagihan kepada Entitas Sektor Publik            4.566.666        5.234.754          2.777.797        29.933.711                 -     42.512.928
        Tagihan kepada Bank Pembangunan
 3.                                                                -                 -                 -              -                 -               -
        Multilateral dan Lembaga Internasional
 4.     Tagihan kepada Bank                            38.510.699       12.904.435           989.604            93.547                  -     52.498.285
 5.     Tagihan berupa Covered Bond                                -                 -                 -              -                 -               -
        Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
 6.                                                    22.794.960        31.217.684          743.737                  -                 -     54.756.381
        Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
        Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
 7.     Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal                  -                 -                 -              -       627.983            627.983
        Lainnya
 8.     Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal          88.480.417       19.592.016        25.467.710        83.897.173                  -     217.437.316
 9.     Kredit Beragun Properti Komersial             174.334.232       30.488.077         46.011.168      102.526.482                  -    353.359.959
        Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengolahan
 10.                                                               -                 -                 -              -                 -               -
        Tanah, dan Konstruksi
 11.    Kredit Pegawai/Pensiunan                                   -                 -                 -              -                 -               -
        Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil
 12.                                                    17.846.096      34.735.526        30.939.563        13.053.190                  -     96.574.375
        dan Portofolio Ritel
 13.    Tagihan kepada Korporasi                      108.480.772       37.646.129        38.078.905        75.047.410                  -    259.253.216
 14.    Tagihan yang Telah Jatuh Tempo                   1.981.364         607.027           585.587         2.164.689                  -      5.338.667
 15.    Aset Lainnya                                               -                 -                 -              -    68.532.041         68.532.041
Total                                                 627.507.564      254.154.269        237.110.707      331.124.843     69.160.024       1.519.057.407
136        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 139
15.3b. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak (CRB-3) -
       Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                        Periode 31 Desember 2025
                                                                      Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
No.                Kategori Portofolio
                                                                    >1 thn s.d. 3       >3 thn s.d.                          Non-
                                                    ≤ 1 tahun                                               > 5 thn                             Total
                                                                         thn              5 thn                           Kontraktual
 (1)                       (2)                         (3)              (4)                 (5)              (6)              (7)                (8)
 1.     Tagihan kepada Pemerintah                   200.763.112       82.445.278         84.748.934        53.580.091                   -     421.537.415

 2.     Tagihan kepada Entitas Sektor Publik          4.667.729        2.779.246          8.038.814        29.386.519                   -     44.872.308

        Tagihan kepada Bank Pembangunan
 3.                                                             -                   -                 -               -                 -                -
        Multilateral dan Lembaga Internasional

 4.     Tagihan kepada Bank                          41.996.110        11.308.316         2.687.389                   -                 -      55.991.815

 5.     Tagihan berupa Covered Bond                             -                   -                 -               -                 -                -
        Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
 6.                                                 35.430.286        27.888.689           1.753.874                  -                 -     65.072.849
        Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
        Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
 7.     Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal               -                   -                 -               -       789.700            789.700
        Lainnya
 8.     Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal       94.224.329         19.347.572        27.576.078         89.592.121                  -    230.740.100
 9.     Kredit Beragun Properti Komersial           190.289.571       29.163.880          48.801.182       118.142.184                  -    386.396.817
        Kredit untuk Pengadaan Tanah,
 10.                                                            -                   -                 -               -                 -                -
        Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
 11.    Kredit Pegawai/Pensiunan                        82.482                9.039           10.730            15.348                  -         117.599
        Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil
 12.                                                 31.151.602       37.705.792         30.650.533         12.891.444                  -     112.399.371
        dan Portofolio Ritel
 13.    Tagihan kepada Korporasi                    127.255.534       46.928.335          47.979.130       87.104.663                   -    309.267.662
 14.    Tagihan yang Telah Jatuh Tempo               2.352.450            608.131          1.714.496         1.691.158                  -      6.366.235
 15.    Aset Lainnya                                    23.962           342.656                      -               -    68.335.280          68.701.898
Total                                               728.237.167     258.526.934         253.961.160       392.403.528      69.124.980       1.702.253.769



15.3b. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak (CRB-3) -
       Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                        Periode 31 Desember 2024
                                                                      Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
No.                Kategori Portofolio
                                                                    >1 thn s.d. 3       >3 thn s.d.                          Non-
                                                    ≤ 1 tahun                                               > 5 thn                            Total
                                                                         thn              5 thn                           Kontraktual
 (1)                       (2)                         (3)              (4)                 (5)              (6)              (7)                (8)
 1.     Tagihan kepada Pemerintah                   178.669.930       82.725.065          91.641.323       25.001.556                   -    378.037.874
 2.     Tagihan kepada Entitas Sektor Publik          4.784.264        5.283.542           2.838.511        30.133.711                  -    43.040.028
        Tagihan kepada Bank Pembangunan
 3.                                                             -                   -                 -               -                 -                -
        Multilateral dan Lembaga Internasional
 4.     Tagihan kepada Bank                         40.699.895        13.056.693          1.065.592            93.547                   -      54.915.727
 5.     Tagihan berupa Covered Bond                             -                   -                 -               -                 -                -
        Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
 6.                                                  22.477.170        31.217.684            743.737                  -                 -     54.438.591
        Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
        Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
 7.     Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal               -                   -                 -               -        659.126            659.126
        Lainnya
 8.     Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal        89.540.921       19.602.656         25.541.245        83.944.220                   -    218.629.042
 9.     Kredit Beragun Properti Komersial           174.403.575      30.490.588          46.013.058        102.576.148                  -    353.483.369
        Kredit untuk Pengadaan Tanah,
 10.                                                            -                   -                 -               -                 -                -
        Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
 11.    Kredit Pegawai/Pensiunan                       139.484             14.485             27.462            19.578                  -        201.009
        Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil,
 12.                                                 22.430.921        39.018.471        34.280.785         13.720.821                  -    109.450.998
        dan Portofolio Ritel

 13.    Tagihan kepada Korporasi                    116.944.073        41.836.231        40.904.278        76.587.039                   -     276.271.621

 14.    Tagihan yang Telah Jatuh Tempo                2.019.970          638.733            626.420          2.172.495                  -       5.457.618

 15.    Aset Lainnya                                    103.501          382.081                      -               -     69.708.481        70.194.063

Total                                               652.213.704     264.266.229         243.682.411       334.249.115      70.367.607       1.564.779.066
                                                                                            Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk             137
Page 140
        A n a l i s i s d a n
        P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




15.4a. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah (CRB-4) -
       Bank secara Individu
                                                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)

                                                                            Periode 31 Desember 2025
                                                                                    Wilayah
No.               Keterangan
                                                                                                      Indonesia Bagian
                                                Sumatra            Jawa           Kalimantan                                        Total
                                                                                                           Timur
 (1)                    (2)                       (3)               (4)               (5)                   (6)                      (7)

 1.    Tagihan                                    66.544.932      1.849.976.994        26.760.110           37.392.666            1.980.674.702
       Tagihan yang mengalami
       peningkatan dan pemburukan
       risiko kredit (Stage 2 dan Stage 3)
 2.
       a. Belum jatuh tempo                        1.250.925        18.459.999              460.977               282.470            20.454.371

       b. Telah jatuh tempo                             569.356      14.753.237             200.061               547.855            16.070.509

 3.    CKPN - Stage 1                                   825.038     13.065.667           320.033                  531.592            14.742.330

 4.    CKPN - Stage 2                                   636.878       7.368.783             321.513                66.653             8.393.827

 5.    CKPN - Stage 3                               230.854           9.334.131              65.393               241.797              9.872.175

 6.    Tagihan yang dihapus buku                        102.805       6.914.796             275.724                72.430             7.365.755



15.4a. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah (CRB-4) -
       Bank secara Individu
                                                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)

                                                                            Periode 31 Desember 2024

                                                                                    Wilayah
No.               Keterangan
                                                                                                      Indonesia Bagian
                                                Sumatra            Jawa           Kalimantan                                       Total
                                                                                                           Timur
 (1)                    (2)                       (3)               (4)               (5)                   (6)                      (7)
 1.    Tagihan                                    61.563.591      1.687.650.926       23.609.909            35.762.609            1.808.587.035
       Tagihan yang mengalami
       peningkatan dan pemburukan
       risiko kredit (Stage 2 dan Stage 3)
 2.
       a. Belum jatuh tempo                         1.051.647       19.750.623              273.517               218.250            21.294.037

       b. Telah jatuh tempo                         444.470          15.255.601             417.075               497.406            16.614.552

 3.    CKPN - Stage 1                               926.490          13.132.988             278.683               546.011            14.884.172

 4.    CKPN - Stage 2                               502.540           9.361.692             110.737                31.646            10.006.615

 5.    CKPN - Stage 3                                   191.594      10.721.580             247.513               224.859            11.385.546

 6.    Tagihan yang dihapus buku                         19.973      3.213.645               36.923                24.705             3.295.246




138       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 141
15.4b. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah (CRB-4) -
       Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                             Periode 31 Desember 2025
                                                                                                        Wilayah
No.                           Keterangan
                                                                                                                          Indonesia
                                                                   Sumatra           Jawa           Kalimantan                                   Total
                                                                                                                         Bagian Timur
 (1)                             (2)                                 (3)              (4)                 (5)                (6)                  (7)

 1.    Tagihan                                                      71.027.977    1.884.496.240         28.494.387         40.000.851        2.024.019.455

       Tagihan yang mengalami peningkatan dan
       pemburukan risiko kredit (Stage 2 dan Stage 3)
 2.
       a. Belum jatuh tempo                                          1.400.307        19.182.119          494.033             306.262            21.382.721

       b. Telah jatuh tempo                                            624.937       15.006.810            219.937            570.602           16.422.286

 3.    CKPN - Stage 1                                                 926.488        13.576.743            350.750             585.141          15.439.122

 4.    CKPN - Stage 2                                                  647.751       7.405.206             324.916              70.766           8.448.639

 5.    CKPN - Stage 3                                                  357.938        9.836.149             80.133            260.786          10.535.006

 6.    Tagihan yang dihapus buku                                      247.504          7.547.611           332.960                 131.118       8.259.193



15.4b. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah (CRB-4) -
       Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                   Periode 31 Desember 2024

                                                                                              Wilayah
No.                Keterangan
                                                                                                     Indonesia           Operasi Luar
                                                Sumatra             Jawa          Kalimantan                                                     Total
                                                                                                    Bagian Timur           Negeri
 (1)                    (2)                        (3)                (4)             (5)                 (6)                 (7)                 (8)
 1.    Tagihan                                   65.591.336       1.718.602.552      25.194.340          37.725.478           404.394         1.847.518.100
       Tagihan yang mengalami
       peningkatan dan pemburukan risiko
       kredit (Stage 2 dan Stage 3)
 2.
       a. Belum jatuh tempo                        1.182.752        20.430.731          291.312            237.747                       -      22.142.542

       b. Telah jatuh tempo                        504.570          15.578.190          439.148            515.405                       -       17.037.313

 3.    CKPN - Stage 1                               975.321         13.461.986         296.938             572.054                       -      15.306.299

 4.    CKPN - Stage 2                               511.083          9.399.192          114.052             35.222                       -      10.059.549

 5.    CKPN - Stage 3                               271.542          11.319.428         263.150            239.257                       -      12.093.377

 6.    Tagihan yang dihapus buku                        123.891      3.655.923           67.076                 56.577                   -       3.903.467




                                                                                            Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk              139
Page 142
         A n a l i s i s d a n
         P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




15.5a. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi (CRB-5) -
       Bank secara Individu

                                                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)

                                                                    Tagihan yang Mengalami          Cadangan       Cadangan        Cadangan
                                                                                                                                                  Tagihan
                                                                        Penurunan Nilai              kerugian       kerugian        kerugian
                                                                                                                                                   yang
No.                  Sektor Ekonomi                  Tagihan                                       penurunan      penurunan       penurunan
                                                                    Belum Jatuh     Telah jatuh                                                   dihapus
                                                                                                   nilai (CKPN)   nilai (CKPN)    nilai (CKPN)
                                                                      Tempo           tempo                                                        buku
                                                                                                     - Stage 1     - Stage 2       - Stage 3
 (1)                      (2)                           (3)             (4)             (5)            (6)            (7)             (8)           (9)
Periode 31 Desember 2025
 1.     Pertanian, Kehutanan dan Perikanan           54.998.634          74.299         107.997        525.022          5.646          47.100       224.953

 2.     Pertambangan dan Penggalian                  66.288.388         92.964           12.607        416.345         57.943           4.439          1.425

 3.     Industri Pengolahan                        349.990.240        7.724.368      6.723.880       3.845.410      3.612.809       4.902.700     2.092.199
        Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas
 4.                                                   38.921.122         10.283          4.030         216.288          2.010           1.990             395
        dan Udara Dingin
        Pengelolaan Air, Pengelolaan Air
 5.     Limbah, Pengelolaan dan Daur Ulang            6.395.289           3.690           9.518          71.010             373         3.670         5.064
        Sampah, dan Aktivitas Remediasi
 6.     Konstruksi                                   53.081.882         446.051        328.738          869.711      304.428          135.074        50.514
        Perdagangan Besar dan Eceran;
 7.     Reparasi dan Perawatan Mobil Dan            291.201.252       2.266.481       3.816.950     4.043.683       1.088.745       2.083.957      1.351.285
        Sepeda Motor
 8.     Pengangkutan dan Pergudangan                 58.120.051         215.498        125.006         699.872        124.312          34.667          11.471
        Penyediaan Akomodasi dan
 9.                                                   24.815.187      2.975.097      1.093.042         655.632      1.084.736         812.038        50.479
        Penyediaan Makan Minum
 10.    Informasi dan Komunikasi                     42.836.415         427.935           51.751        174.416       233.694           13.782         3.707
 11.    Aktivitas Keuangan dan Asuransi             193.269.309           3.573               66       488.113              258          1.826            308
 12.    Real Estat                                   46.730.573       2.596.274         127.222        896.778      1.269.436          49.493        42.856
 13.    Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis      8.134.392          35.180        272.088           92.111         4.222         106.913          9.587
        Aktivitas Penyewaan dan Sewa
        Guna Usaha Tanpa Hak Opsi,
 14.                                                  15.788.916        133.467         89.098         203.365         56.276          23.890          7.732
        Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan
        dan Penunjang usaha Lainnya
        Administrasi Pemerintahan,
 15.                                                436.805.128                 -              -              -               -               -             20
        Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib
 16.    Pendidikan                                    2.363.227           7.017           5.492         28.024              845          1.252         1.852
        Aktivitas Kesehatan Manusia dan
 17.                                                   9.415.761        25.047           17.477        104.371          5.230           5.537             1.371
        Aktivitas Sosial
 18.    Kesenian, Hiburan dan Rekreasi                  984.624               226         3.184         18.847               16             890        4.071
 19.    Aktivitas Jasa Lainnya                        4.059.241         23.264          39.024          60.601          2.306           12.798         6.199
        Aktivitas Rumah Tangga Sebagai
        Pemberi Kerja; Aktivitas yang
 20.    Menghasilkan Barang dan Jasa oleh                       -               -              -              -               -               -              -
        Rumah Tangga yang digunakan untuk
        Memenuhi Kebutuhan Sendiri
        Aktivitas Badan Internasional dan
 21.                                                          105               -              -              -               -               -              -
        Badan Ekstra Internasional Lainnya
 22.    Rumah Tangga                                160.168.534       2.829.019       2.794.852        552.163        377.355       1.250.550     1.944.060
 23.    Bukan Lapangan Usaha Lainnya                 50.926.656        294.470         234.983        439.320          63.565         191.246       447.490
 24.    Lainnya                                      65.379.776         270.168        213.504         341.248         99.622         188.363      1.108.717
Total                                              1.980.674.702     20.454.371     16.070.509      14.742.330      8.393.827       9.872.175     7.365.755




140        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 143
15.5a. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi (CRB-5) -
       Bank secara Individu

                                                                                                                                          (dalam jutaan Rupiah)

                                                                    Tagihan yang Mengalami           Cadangan       Cadangan          Cadangan
                                                                                                                                                       Tagihan
                                                                        Penurunan Nilai               kerugian       kerugian          kerugian
                                                                                                                                                        yang
No.                  Sektor Ekonomi                  Tagihan                                        penurunan      penurunan         penurunan
                                                                    Belum Jatuh       Telah jatuh                                                      dihapus
                                                                                                    nilai (CKPN)   nilai (CKPN)      nilai (CKPN)
                                                                      Tempo             tempo                                                           buku
                                                                                                      - Stage 1     - Stage 2         - Stage 3
 (1)                       (2)                          (3)             (4)               (5)           (6)            (7)               (8)             (9)
Periode 31 Desember 2024
 1.     Pertanian, Kehutanan dan Perikanan           47.554.246          47.478          276.658        724.085          3.660           198.590          18.550
 2.     Pertambangan dan Penggalian                   51.647.233        139.221           30.803        273.186         94.639              8.631              801
 3.     Industri Pengolahan                         324.501.867       4.178.365         8.652.768     4.069.001       2.481.361        6.556.366        738.207
        Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas
 4.                                                  38.565.449               1.172         4.057       241.783               189              1.221           285
        dan Udara Dingin
        Pengelolaan Air, Pengelolaan Air
 5.     Limbah, Pengelolaan dan Daur Ulang             6.873.598         3.060             10.458        74.342              200           3.885           4.754
        Sampah, dan Aktivitas Remediasi
 6.     Konstruksi                                    51.198.374       256.320            213.782      798.050         138.257            131.531         41.544
        Perdagangan Besar dan Eceran;
 7.     Reparasi dan Perawatan Mobil Dan            275.683.423       2.794.602        3.500.692     4.350.064        1.557.051         2.117.956       663.504
        Sepeda Motor
 8.     Pengangkutan dan Pergudangan                 53.001.857          38.278            51.729       672.965          2.837            17.464           7.749
        Penyediaan Akomodasi dan
 9.                                                  20.630.843       5.056.276          240.593        361.616      2.277.608           128.501          15.826
        Penyediaan Makan Minum
 10.    Informasi dan Komunikasi                     39.783.855         776.743            32.747       255.620        401.470            19.955           1.637
 11.    Aktivitas Keuangan dan Asuransi              171.747.430          2.277             2.099       595.642                52          3.073          2.960
 12.    Real Estat                                    41.569.632      4.509.898           231.895       603.752      2.354.384            118.512          4.812
 13.    Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis       7.598.428       242.576            39.995         96.955        103.976             15.613          5.105
        Aktivitas Penyewaan dan Sewa
        Guna Usaha Tanpa Hak Opsi,
 14.                                                  13.462.787         66.319           40.505       249.694          38.345             13.115          4.793
        Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan
        Penunjang Usaha Lainnya
        Administrasi Pemerintahan, Pertahanan
 15.                                                379.652.045                  -              -             96                -                 -            314
        dan Jaminan Sosial Wajib
 16.    Pendidikan                                     1.914.995              465           6.897        25.672                82           2.377              722
        Aktivitas Kesehatan Manusia dan
 17.                                                  6.262.885               1.618        14.319        90.991               119          5.228               615
        Aktivitas Sosial
 18.    Kesenian, Hiburan dan Rekreasi                  938.927           1.900             4.488         18.991             304           4.334               873
 19.    Aktivitas Jasa Lainnya                        3.385.600          17.464            14.576        64.493              1.841             7.121      4.692
        Aktivitas Rumah Tangga Sebagai
        Pemberi Kerja; Aktivitas yang
 20.    Menghasilkan Barang dan Jasa oleh                       -                -              -              -                -                 -              -
        Rumah Tangga yang Digunakan untuk
        Memenuhi Kebutuhan Sendiri
        Aktivitas Badan Internasional dan
 21.                                                          190                -              -              -                -                 -              -
        Badan Ekstra Internasional Lainnya
 22.    Rumah Tangga                                162.084.497       2.542.221        2.605.150        493.574        362.797         1.443.153       1.096.154
 23.    Bukan Lapangan Usaha Lainnya                  48.792.318       269.320            191.166       538.426         65.326           155.428         295.178

 24.    Lainnya                                       61.736.556       348.464            449.175       285.174         122.117         433.492          386.171

Total                                              1.808.587.035     21.294.037        16.614.552    14.884.172     10.006.615        11.385.546       3.295.246




                                                                                                Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk                141
Page 144
        A n a l i s i s d a n
        P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




15.5b. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi (CRB-5) -
       Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak

                                                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)

                                                                Tagihan yang
                                                             Mengalami Penurunan            Cadangan         Cadangan           Cadangan
                                                                    Nilai                     kerugian         kerugian           kerugian
                                                                                                                                                  Tagihan yang
 No.              Sektor Ekonomi              Tagihan                                       penurunan        penurunan          penurunan
                                                              Belum                                                                               dihapus buku
                                                                           Telah jatuh     nilai (CKPN) -   nilai (CKPN) -     nilai (CKPN) -
                                                              Jatuh                            Stage 1         Stage 2            Stage 3
                                                                             tempo
                                                              Tempo
 (1)                   (2)                       (3)            (4)            (5)              (6)              (7)                (8)                (9)

Periode 31 Desember 2025
        Pertanian, Kehutanan dan
 1.                                           56.667.885        91.738        127.026           553.492                7.729          61.082             271.644
        Perikanan
 2.     Pertambangan dan Penggalian           68.473.614       107.404         16.009           435.973            58.345                 7.278               9.971
 3.     Industri Pengolahan                  356.885.137     7.895.580      6.753.198          3.920.173        3.616.878          5.021.695           2.183.922
        Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air
 4.                                           40.497.138        11.230          4.457           222.848                2.222              2.421               2.014
        Panas dan Udara Dingin
        Pengelolaan Air, Pengelolaan
        Air Limbah, Pengelolaan dan
 5.                                             6.755.736        4.572          10.170            73.527                481            4.202                  7.540
        daur Ulang Sampah, dan
        Aktivitas Remediasi
 6.     Konstruksi                             54.319.210      455.154        337.775           888.973          305.938             161.504                 70.168
        Perdagangan Besar dan Eceran;
 7.     Reparasi dan Perawatan Mobil         297.390.591     2.509.637      3.934.973          4.155.822        1.097.898         2.274.338             1.513.621
        dan Sepeda Motor
        Pengangkutan dan
 8.                                           59.605.871       361.029        132.169             717.519         125.253            152.560                 24.246
        Pergudangan
        Penyediaan Akomodasi dan
 9.                                           25.577.005     3.007.010       1.109.867           675.412       1.086.303            824.340                  89.852
        Penyediaan Makan Minum
 10.    Informasi dan Komunikasi              44.462.675       429.975         54.214            208.011         234.013              15.489                 10.136
        Aktivitas Keuangan dan
 11.                                         194.546.305         8.252          7.005           534.696                1.168              7.557              12.245
        Asuransi
 12.    Real Estat                             47.777.769    2.642.470         129.761          905.879         1.269.985            66.220               48.540
        Aktivitas Profesional, Ilmiah dan
 13.                                            8.381.582       39.547        277.258            101.515               4.730         111.560                 16.468
        Teknis
        Aktivitas Penyewaan dan
        Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
 14.    Opsi, Ketenagakerjaan, Agen            16.893.597      139.887         95.322           220.783            57.077             28.627                 25.578
        Perjalanan dan Penunjang
        Usaha Lainnya
        Administrasi Pemerintahan,
 15.    Pertahanan dan Jaminan Sosial        444.258.227        10.944          8.134              15.915              1.687              6.666              19.441
        Wajib
 16.    Pendidikan                             2.841.032        46.756          12.114            38.927            2.039             21.856                 17.482
        Aktivitas Kesehatan Manusia
 17.                                           9.937.730        32.553         30.731            126.607               6.643           16.881                23.286
        dan Aktivitas Sosial
 18.    Kesenian, Hiburan dan Rekreasi         1.088.939         1.453           4.781            21.449                 129              2.123               9.019
 19.    Aktivitas Jasa Lainnya                 4.888.094        46.298         66.891             99.154               8.551          37.741                 71.902
        Aktivitas Rumah Tangga
        Sebagai Pemberi Kerja;
        Aktivitas yang Menghasilkan
 20.                                                   753            13             162              65                   1                169                 84
        Barang dan Jasa oleh Rumah
        Tangga yang Digunakan untuk
        Memenuhi Kebutuhan Sendiri
        Aktivitas Badan Internasional
 21.    dan Badan Ekstra Internasional                 105             -               -                -                  -                  -                   -
        Lainnya
 22.    Rumah Tangga                          164.312.814    2.976.542      2.861.670           738.066          398.382           1.330.974           2.275.773
 23.    Bukan Lapangan Usaha Lainnya           51.451.316     294.509        235.095            440.249            63.565            191.360             447.544
 24.    Lainnya                               67.006.330       270.168        213.504           344.067            99.622            188.363            1.108.717
Total                                       2.024.019.455    21.382.721 16.422.286            15.439.122       8.448.639         10.535.006            8.259.193




142       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 145
15.5b. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi (CRB-5) -
       Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak

                                                                                                                                          (dalam jutaan Rupiah)

                                                                Tagihan yang Mengalami         Cadangan        Cadangan          Cadangan
                                                                    Penurunan Nilai                                                                Tagihan
                                                                                                kerugian        kerugian          kerugian
                                                                                                                                                    yang
 No.                 Sektor Ekonomi            Tagihan           Belum                        penurunan       penurunan         penurunan
                                                                              Telah jatuh                                                          dihapus
                                                                 Jatuh                        nilai (CKPN)    nilai (CKPN)      nilai (CKPN)
                                                                                tempo                                                               buku
                                                                 Tempo                          - Stage 1      - Stage 2         - Stage 3

 (1)                      (2)                     (3)              (4)            (5)              (6)            (7)               (8)               (9)

Periode 31 Desember 2024
  1.    Pertanian, Kehutanan dan Perikanan     49.381.277          62.602        299.376          755.695            5.575          216.840            42.533
 2.     Pertambangan dan Penggalian             53.365.111         142.512         35.212         296.545           95.187            11.564            4.509
 3.     Industri Pengolahan                   331.539.724        4.478.523      8.693.801        4.114.700      2.483.799         6.782.925           790.168
        Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air
 4.                                            39.220.851            1.739          5.028         246.287                224           1.995                1.146
        Panas dan Udara Dingin
        Pengelolaan Air, Pengelolaan Air
 5.     Limbah, Pengelolaan dan Daur Ulang       6.911.742          3.600          11.920          74.800                255          4.957              6.862
        Sampah, dan Aktivitas Remediasi
 6.     Konstruksi                             52.198.055         263.545         227.291         808.342          139.149          142.020            52.423
        Perdagangan Besar dan Eceran;
 7.     Reparasi dan Perawatan Mobil dan      281.527.044       2.983.906      3.638.653        4.408.823        1.563.974        2.288.375           799.860
        Sepeda Motor
 8.     Pengangkutan dan Pergudangan           54.279.635         156.844         60.693           681.894              4.118        131.897            14.774
        Penyediaan Akomodasi dan
 9.                                            21.342.451        5.068.769       262.594          370.503       2.279.424           144.409             38.132
        Penyediaan Makan Minum
 10.    Informasi dan Komunikasi               41.078.855          779.255         36.951         277.080         401.787             23.218             5.156
 11.    Aktivitas Keuangan dan Asuransi       172.384.159            6.759          9.563         624.529                746          8.884             8.355
 12.    Real Estat                             42.182.043        4.511.708       234.453          625.356       2.354.657           120.382             8.370
        Aktivitas Profesional, Ilmiah dan
 13.                                            7.835.395          245.178        44.894           100.441        104.330            19.594             8.890
        Teknis
        Aktivitas Penyewaan dan Sewa
        Guna Usaha Tanpa Hak Opsi,
 14.                                           14.586.050           71.979          51.251        259.249          39.020             21.102            15.579
        Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan
        dan Penunjang Usaha Lainnya
        Administrasi Pemerintahan,
 15.    Pertahanan dan Jaminan Sosial         387.786.370           7.600           11.899           5.614              1.235          7.943           13.443
        Wajib
 16.    Pendidikan                              2.317.802          25.962           15.761          31.864               713          16.441            11.056
        Aktivitas Kesehatan Manusia dan
 17.                                            6.819.923            11.819        30.061           98.585           1.633            17.847            10.318
        Aktivitas Sosial
 18.    Kesenian, Hiburan dan Rekreasi          1.026.669           3.282           8.155          20.030                506          6.996             3.504
 19.    Aktivitas Jasa Lainnya                  4.891.093          42.437         42.890            81.794           5.756            22.791            67.021
        Aktivitas Rumah Tangga sebagai
        Pemberi Kerja; Aktivitas yang
 20.    Menghasilkan Barang dan Jasa oleh               1.099            30             205              19                5               192                32
        Rumah Tangga yang Digunakan
        untuk Memenuhi Kebutuhan Sendiri
        Aktivitas Badan Internasional dan
 21.                                                     190              -               -               -                 -                 -                -
        Badan Ekstra Internasional Lainnya
 22.    Rumah Tangga                          165.678.896        2.656.682      2.676.180         597.470         390.012          1.513.990         1.319.981
 23.    Bukan Lapangan Usaha Lainnya           48.949.488         269.347         191.307         538.738          65.327           155.523           295.184
 24.    Lainnya                                 62.214.178        348.464         449.175          287.941         122.117          433.492            386.171
Total                                        1.847.518.100      22.142.542     17.037.313      15.306.299      10.059.549        12.093.377         3.903.467




                                                                                              Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk                143
Page 146
        A n a l i s i s d a n
        P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




15.6a. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan (CRB-6) - Bank secara Individu

                                                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)
                                                                              Periode 31 Desember 2025
                                                                         Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
No.             Jenis Eksposur
                                                > 90 hari s.d.          > 120 hari s.d.
                                                                                                 > 180 hari                 Total
                                                   120 hari                180 hari
 a                     b                              c                       d                      e                        f
      Kredit yang termasuk dalam
 1.                                                         914.542                2.772.277              12.166.867              15.853.686
      Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
      Surat Berharga yang termasuk
 2.   dalam Tagihan yang Telah Jatuh                               -                       -                100.666                 100.666
      Tempo
TOTAL                                                       914.542                2.772.277              12.267.533              15.954.352




15.6b. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan (CRB-6) - Bank secara
       Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)
                                                                               Periode 31 Desember 2025
                                                                         Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
No.              Jenis Eksposur
                                                 > 90 hari s.d.         > 120 hari s.d.
                                                                                                  > 180 hari                Total
                                                    120 hari               180 hari
 a                     b                               c                       d                      e                       f

      Kredit yang termasuk dalam Tagihan
 1.                                                         1.039.215              2.875.008              12.286.977              16.201.200
      yang Telah Jatuh Tempo

      Surat Berharga yang termasuk dalam
 2.                                                                 -                      -                100.666                 100.666
      Tagihan yang Telah Jatuh Tempo

TOTAL                                                       1.039.215              2.875.008              12.387.643              16.301.866




144       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 147
17.1a. Risiko Kredit - Pengungkapan Aset Performing & Non Performing (CRB-A1) - Bank secara Individu
                                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)
                                                                      Periode 31 Desember 2025
                                                                                            Non Performing
                                                                                           (Kualitas KL, D, M)
                               Performing
                                                                                           Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
                           (Kualitas L dan DPK)      Tagihan yang Mengalami
                                                         Penurunan Nilai               Memiliki Tunggakan > 90       Memiliki Tunggakan ≤ 90
                                                                                                 Hari                          Hari
                            Nilai                       Nilai                             Nilai                        Nilai
                          Tercatat       CKPN         Tercatat           CKPN           Tercatat         CKPN        Tercatat          CKPN
                           Bruto                       Bruto                             Bruto                        Bruto
                             a             b             c                 d                e              f             g                h
 1.   Surat Berharga    435.790.134       344.237       100.666           100.581                  -             -               -              -
2. Kredit               945.938.069     19.738.662    15.965.436         9.651.836                 -             -               -              -
      a. Korporasi      467.694.748    10.602.937      6.399.747        5.025.532                  -             -               -              -
      b. Ritel          335.074.464     4.253.150     6.502.593         2.529.148                  -             -               -              -
      c. Komersial       143.168.857    4.882.575     3.063.096          2.097.156                 -             -               -              -
   Transaksi Rekening
3.                      390.380.193      2.856.011           38.719            8.101               -             -               -              -
   Administratif




17.1b. Risiko Kredit - Pengungkapan Aset Performing & Non Performing (CRB-A1) - Bank secara
       Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)
                                                                      Periode 31 Desember 2025
                                                                                            Non Performing
                                                                                           (Kualitas KL, D, M)
                              Performing
                                                                                           Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
                          (Kualitas L dan DPK)       Tagihan yang Mengalami
                                                         Penurunan Nilai               Memiliki Tunggakan > 90       Memiliki Tunggakan ≤ 90
                                                                                                 Hari                          Hari
                           Nilai                       Nilai                              Nilai                        Nilai
                         Tercatat       CKPN         Tercatat           CKPN            Tercatat         CKPN        Tercatat           CKPN
                          Bruto                       Bruto                              Bruto                        Bruto
                            a             b              c                d                 e              f             g                h
 1. Surat Berharga      450.136.082       364.557       119.988           119.903                  -             -               -               -
2. Kredit               976.413.619    20.705.303     16.476.151        10.051.941                 -             -               -               -
      a. Korporasi      483.058.579    10.831.696      6.563.191         5.170.031                 -             -               -               -
      b. Ritel          348.579.675     4.849.882     6.824.636         2.763.494                  -             -               -               -
      c. Komersial      144.775.365     5.023.725     3.088.324          2.118.416                 -             -               -               -
   Transaksi Rekening
3.                      391.173.584     2.858.808        38.719                8.101               -             -               -               -
   Administratif




                                                                                       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk        145
Page 148
        A n a l i s i s d a n
        P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




17.2a. Risiko Kredit - Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing & Non Performing (CRB-A2) -
       Bank secara Individu



                                                                                      Periode 31 Desember 2025
                                                                  Performing                                         Non Performing
                                                              (Kualitas L dan DPK)                                  (Kualitas KL, D, M)
                                             Nilai Tercatat Bruto                    CKPN             Nilai Tercatat Bruto                CKPN
                                                         a                            b                        c                           d
  1.     Surat Berharga                                                -                          -                          -                           -
  2.     Kredit                                              17.302.758                   6.352.955                8.548.321                   6.126.346
         a. Korporasi                                        11.315.813                   4.792.249                5.556.146                     4.276.141
         b. Ritel                                            2.584.919                      196.839                 690.055                       244.328
         c. Komersial                                        3.402.026                    1.363.867                2.302.120                     1.605.877

  3.     Transaksi Rekening Administratif                     404.332                        37.075                   10.921                             -




17.2b. Risiko Kredit - Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing & Non Performing (CRB-A2) -
       Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak


                                                                                      Periode 31 Desember 2025
                                                                  Performing                                         Non Performing
                                                              (Kualitas L dan DPK)                                  (Kualitas KL, D, M)
                                                Nilai Tercatat Bruto                 CKPN             Nilai Tercatat Bruto                CKPN
                                                         a                            b                        c                           d
 1.    Surat Berharga                                                  -                          -                          -                          -
 2.    Kredit                                                17.700.325                   6.557.976                8.701.626                   6.263.718
       a. Korporasi                                          11.600.161                   4.979.034                5.654.311                   4.374.306
       b. Ritel                                              2.631.240                      204.396                 695.324                       248.427
       c. Komersial                                          3.468.924                    1.374.546                2.351.991                   1.640.985
 3.    Transaksi Rekening Administratif                        404.332                       37.075                   10.921                            -




146        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 149
                                                                                                                           (dalam jutaan Rupiah)

                                                      Periode 31 Desember 2025

                   Stage 1                                        Stage 2                                        Stage 3

Nilai Tercatat Bruto         CKPN             Nilai Tercatat Bruto          CKPN              Nilai Tercatat Bruto              CKPN
         e                    f                        g                     h                         i                           j
                       -                  -                          -                   -                           -                         -
             4.625.145              383.280                12.675.012            5.969.124                 8.550.922                   6.126.897
             1.292.044               90.361             10.023.769               4.701.888                 5.556.146                    4.276.141
             2.321.780              151.320                 260.538                44.968                   692.656                     244.879
              1.011.321             141.599                2.390.705             1.222.268                 2.302.120                   1.605.877

              352.758                15.042                   55.129               22.033                      7.366                           -




                                                                                                                           (dalam jutaan Rupiah)
                                                      Periode 31 Desember 2025

                   Stage 1                                        Stage 2                                        Stage 3

Nilai Tercatat Bruto         CKPN             Nilai Tercatat Bruto          CKPN              Nilai Tercatat Bruto              CKPN
         e                    f                        g                     h                         i                           j
                       -                  -                          -                   -                           -                          -
             4.715.036              388.942                12.676.061            5.969.270                 9.010.854                   6.463.482
             1.310.799               90.549             10.023.769               4.701.888                 5.919.904                   4.560.903
             2.346.669              152.029                  261.587                45.114                   718.308                    255.680
             1.057.568              146.364                2.390.705             1.222.268                 2.372.642                   1.646.899
              352.758                15.042                   55.129               22.033                      7.366                            -




                                                                                   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk           147
Page 150
        A n a l i s i s d a n
        P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




19.a. Risiko Kredit - Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK (CR4) -
      Bank secara Individu
                                                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                          Periode 31 Desember 2025
                                                         Tagihan Bersih Sebelum            Tagihan Bersih Setelah
                                                                                                                         ATMR dan Rata-Rata Bobot
                                                        Penerapan FKK dan Teknik          penerapan FKK dan Teknik
                                                                                                                                  Risiko
                                                                  MRK                               MRK
                  Kategori Portofolio
                                                                                            Laporan                                       Rata-Rata
                                                       Laporan Posisi
                                                                              TRA            Posisi          TRA           ATMR          Bobot Risiko
                                                         Keuangan
                                                                                           Keuangan                                       (e/(c+d))
                                                               a                b              c              d               e                f

 1.   Tagihan kepada Pemerintah                             407.571.141      6.133.025      407.571.141      953.210                 -              0%

 2.   Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                   39.585.815      25.555.162     39.585.815       4.711.401    10.087.839               23%
      Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral
 3.                                                                   -               -               -              -               -                -
      dan Lembaga Internasional
 4.   Tagihan kepada Bank                                   51.044.248       3.505.499      51.015.538      1.828.074     14.992.035               28%
      Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga
                                                            56.562.599      34.246.313      56.393.716      8.833.671     17.904.549                27%
      Jasa Keuangan Lain
 5.   Tagihan berupa Covered Bond                                     -               -               -              -               -                -
      Tagihan kepada Korporasi - Eksposur Korporasi
                                                            194.511.280    180.526.467     175.010.256    60.865.258      187.896.627              80%
      Umum
 6.   Tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga
                                                                      -               -               -              -               -                -
      jasa keuangan lain
      Eksposur Pembiayaan Khusus                             23.064.511      4.149.406      23.064.511      1.659.763      27.514.179              111%
      Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
 7.   Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal                684.704                -        684.704               -      1.681.759              246%
      Lainnya
      Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan
 8.                                                           91.618.511     42.713.617     75.317.238      4.849.733     59.558.588               74%
      Portofolio Ritel
      Kredit Beragun Properti
      Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang
      Pembayarannya Tidak Bergantung Secara                 207.811.165      53.751.687    206.985.319    21.300.608     126.457.065               55%
      Material pada Arus Kas Properti
      Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang
      Pembayarannya Bergantung Secara Material                        -               -               -              -               -                -
      pada Arus Kas Properti
 9.   Kredit Beragun Properti Komersial yang
      Pembayarannya Tidak Bergantung Secara                 312.473.846    134.929.532      311.433.153   52.226.248     316.793.849                87%
      Material pada Arus Kas Properti
      Kredit Beragun Properti Komersial yang
      Pembayarannya Bergantung Secara Material               19.842.459      3.835.364      19.835.422      1.534.146      23.131.269              108%
      pada Arus Kas Properti
      Kredit Pengadaan Tanah, Pengolahan Tanah, dan
                                                                      -               -               -              -               -                -
      Konstruksi
10. Tagihan yang Telah Jatuh Tempo                            6.268.872         30.619       6.256.398         14.292       5.516.617              88%
11.   Aset Lainnya                                           67.577.602               -     67.577.602               -     43.381.797              64%
12. Kredit Pegawai atau Pensiunan                                     -               -               -              -               -                -
Total                                                   1.478.616.753      489.376.691    1.440.730.813   158.776.404    834.916.173               53%




148       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 151
19.b. Risiko Kredit - Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK (CR4) - Bank secara
      Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                         Periode 31 Desember 2025
                                                           Tagihan Bersih Sebelum         Tagihan Bersih Setelah
                                                                                                                        ATMR dan Rata-Rata Bobot
                                                          Penerapan FKK dan Teknik       penerapan FKK dan Teknik
                                                                                                                                 Risiko
                                                                    MRK                            MRK
          Kategori Portofolio / Jenis Transaksi
                                                            Laporan                        Laporan                                       Rata-Rata
                                                             Posisi          TRA            Posisi          TRA           ATMR          Bobot Risiko
                                                           Keuangan                       Keuangan                                       (e/(c+d))
                                                               a              b               c              d               e                f

 1.   Tagihan kepada Pemerintah                            412.671.649      6.133.025     411.888.210        953.210                -              0%
 2.   Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                  39.585.815     25.555.162      39.585.815       4.711.401    10.087.839               23%
      Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral
 3.                                                                   -             -                -             -                -                -
      dan Lembaga Internasional
4.    Tagihan kepada Bank                                   52.399.764      3.505.475      52.371.054      1.828.072      15.263.156              28%
      Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga
                                                            56.321.542    33.585.293       56.152.659      8.689.544      17.810.986               27%
      Jasa Keuangan Lain
 5.   Tagihan berupa Covered Bond                                     -             -                -             -                -                -
      Tagihan kepada Korporasi - Eksposur Korporasi
                                                          205.495.010     181.630.309    185.993.986       61.171.795    196.363.918               79%
      Umum
 6.   Tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga
                                                                      -             -                -             -                -                -
      jasa keuangan lain
      Eksposur Pembiayaan Khusus                            23.064.511      4.149.406      23.064.511      1.659.763      27.514.179              111%

      Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
 7.                                                            789.700              -        789.700               -      1.839.254               233%
      Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal Lainnya

      Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan
 8.                                                        103.333.921      42.713.617    87.032.647       4.849.733      71.191.927               77%
      Portofolio Ritel
      Kredit Beragun Properti
      Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang
      Pembayarannya Tidak Bergantung Secara Material       207.811.505     53.751.687    206.985.660      21.300.608     126.457.321              55%
      pada Arus Kas Properti
      Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang
      Pembayarannya Bergantung Secara Material pada                   -             -                -             -                -                -
      Arus Kas Properti
 9.   Kredit Beragun Properti Komersial yang
      Pembayarannya Tidak Bergantung Secara Material       312.473.846    134.929.532     311.433.153     52.226.248    316.793.849                87%
      pada Arus Kas Properti
      Kredit Beragun Properti Komersial yang
      Pembayarannya Bergantung Secara Material pada         19.842.459      3.835.364      19.835.422      1.534.146      23.131.269              108%
      Arus Kas Properti
      Kredit Pengadaan Tanah, Pengolahan Tanah, dan
                                                                      -             -                -             -                -                -
      Konstruksi
10. Tagihan yang Telah Jatuh Tempo                           6.350.660         30.619       6.338.186         14.292      5.634.498               89%

11. Aset Lainnya                                             68.317.114             -       68.317.114             -     44.129.784               65%

12. Kredit Pegawai atau Pensiunan                                     -             -                -             -                -                -
      Subtotal                                            1.508.457.496   489.819.489    1.469.788.117   158.938.812    856.217.980               53%
    Eksposur di Perusahaan Anak yang Melakukan
13. Kegiatan Usaha berdasarkan Prinsip Syariah              19.201.940       1.719.442     17.425.389        111.092     10.985.470               63%
    (apabila ada)
Total                                                     1.527.659.436   491.538.931 1.487.213.506      159.049.904    867.203.450               53%




                                                                                          Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk          149
Page 152
              A n a l i s i s d a n
              P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




20.a. Risiko Kredit - Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5) -
      Bank secara Individu


           Kategori Portofolio                                     0%                                           20%                                                 50%

1    Tagihan kepada Pemerintah                                                408.524.351                                               -                                             -

            Kategori Portofolio                                             20%                                                         50%

2    Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                                                        40.202.564                                                   4.094.652

            Kategori Portofolio                                    0%                                           20%                                     30%                         50%

3    Tagihan kepada Bank Pembangunan                                                       -                                            -                                 -
     Multilateral dan Lembaga Internasional

           Kategori Portofolio                         20%                                30%                             40%                           50%                         75%

4    Tagihan kepada Bank                                     39.643.072                             679.582                     7.666.040                       309.761
     Tagihan kepada Perusahaan Efek dan                      54.570.037                           2.593.844                             -                       166.039
     Lembaga Jasa Keuangan Lain
            Kategori Portofolio                        10%                                 15%                            20%                           25%                         35%

5    Tagihan berupa Covered Bond                                        -                                 -                             -                                 -           -

            Kategori Portofolio                        20%                                 50%                            65%                           75%                   80%

6    Tagihan kepada Korporasi Umum                           33.560.747                          29.509.961                             -                       951.255               -
     Tagihan kepada perusahaan efek dan                                 -                                 -                             -                                 -
     lembaga jasa keuangan lain
     Eksposur Pembiayaan Khusus                                         -                                 -                                                               -           -

            Kategori Portofolio                                             100%                                                       150%

7    Tagihan berupa Surat Berharga/                                                                 20.000                                                                -
     Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
     Instrumen Modal Lainnya

            Kategori Portofolio                                             45%                                                         75%

8    Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha                                                            9.103.630                                                   61.539.419
     Kecil, dan Portofolio Ritel

            Kategori Portofolio               0%             20%                   25%            30%           35%             40%           45%             50%             60%

9    Kredit Beragun Properti
     Kredit Beragun Properti Rumah                 -          15.538.776           12.276.315    53.688.000                     16.346.107                     3.946.277
     Tinggal yang Pembayarannya Tidak
     Bergantung Secara Material pada Arus
     Kas Properti
     Tanpa pendekatan pembagian kredit             -                    -                  -              -                             -                                 -
     Dengan menggunakan pendekatan                                      -
     pembagian kredit (dijamin)
     Dengan menggunakan pendekatan                 -                    -                                 -                             -                                 -
     pembagian kredit (dijamin)
     Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal                                                                -           -                             -                                 -
     yang Pembayarannya Bergantung
     Secara Material pada Arus Kas Properti

     Kredit Beragun Properti Komersial             -           3.415.765                                  -                             -                     15.458.107      15.910.641
     yang Pembayarannya Tidak
     Bergantung Secara Material pada Arus
     Kas Properti
     Tanpa pendekatan pembagian kredit             -                    -                                 -                             -                                 -           -
     Dengan menggunakan pendekatan                                                                                                                                                    -
     pembagian kredit (dijamin)
     Dengan menggunakan pendekatan                 -                    -                                 -                             -                                 -
     pembagian kredit (dijamin)
     Kredit Beragun Properti Komersial
     yang Pembayarannya Bergantung
     Secara Material pada Arus Kas
     Properti
     Kredit Pengadaan Tanah, Pengolahan
     Tanah, dan Konstruksi

           Kategori Portofolio                                                    50%                                                                                 100%

10   Tagihan yang Telah Jatuh tempo                                                                           1.684.361

           Kategori Portofolio                                              0%                                                         20%

11   Aset Lainnya                                                                                25.295.847                                                               -

           Kategori Portofolio                0%             20%                   25%           30%            35%             40%           45%             50%             60%

12   Kredit Pegawai atau Pensiunan                                                                                                                                        -




     150         Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 153
                                                                                                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                                                                                           Tagihan Bersih Setelah FKK dan
                    100%                                                  150%                                                 Lainnya
                                                                                                                                                                    Teknik MRK
                                                  -                                                               -                                 -                             408.524.351
                                                                                                                                                         Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik
         100%                                                                150%                                              Lainnya
                                                                                                                                                                         MRK
                                                  -                                                               -                                 -                                 44.297.216
                                                                                                                                                         Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik
                                         100%                                           150%                                   Lainnya
                                                                                                                                                                         MRK
                -                                 -                                                               -                                 -                                           -

                                                                                                                                                           Tagihan Bersih Setelah FKK dan
                                         100%                                           150%                                   Lainnya
                                                                                                                                                                    Teknik MRK
       3.637.051                                         903.395                                             4.711                                  -                                 52.843.612
       7.185.628                                          658.746                                          53.093                                   -                                 65.227.387

                                                                                                                                                         Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik
                                         50%                                            100%                                   Lainnya
                                                                                                                                                                         MRK
                                                  -                                                               -                                 -                                           -
                                                                                                                                                         Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik
        85%                       100%                          130%                            150%                           Lainnya
                                                                                                                                                                         MRK
      42.894.496                         128.371.918                                -                      587.137                                  -                               235.875.514
                -                                 -                                                               -                                 -                                           -

                                         15.424.590                    9.299.684                                  -                                 -                              24.724.274
                                                                                                                                                         Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik
         250%                                                                400%                                              Lainnya
                                                                                                                                                                         MRK
                                           664.704                                                                -                                 -                                   684.704


                                                                                                                                                         Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik
        85%                                                                  100%                                              Lainnya
                                                                                                                                                                         MRK
                                          1.555.946                                                    7.949.803                                18.173                                80.166.971


                                                                                                                                                                           Tagihan Bersih Setelah
        65%                70%           75%           85%             90%                 100%            105%         110%             150%               Lainnya
                                                                                                                                                                            FKK dan Teknik MRK


                -          61.832.779    37.039.252    20.414.689                              7.183.741                                            -             19.991             228.285.927




                -                  -              -              -                                     -                                            -                 -                         -
                                                                                                                                                                      -                         -

                -                  -              -              -                                     -                                            -                 -                         -

                                                  -                                                               -                                 -                 -                         -




                -                        40.077.424    133.557.807                         155.239.657                                              -                 -              363.659.401




                                                                                                                                                                      -                         -
                                                                                                                                                                      -                         -

                -                                 -              -                                     -                                            -                 -                         -

                            2.430.111                                  4.740.610                                         10.336.573       3.862.274                   -               21.369.568




                                                                                                       -                                            -                 -                         -

                                                                                                                                                           Tagihan Bersih Setelah FKK dan
                                                           150%                                                                Lainnya
                                                                                                                                                                    Teknik MRK
       4.409.253                                                                                           177.076                -                                                    6.270.690
                                                                                                                                                           Tagihan Bersih Setelah FKK dan
         100%                                                  150%                            1250%                           Lainnya
                                                                                                                                                                    Teknik MRK
                                         40.081.672                    2.200.083                                  -                                 -                                 67.577.602
                                                                                                                                                                              Tagihan Bersih
65%                        70%           75%           85%             90%                 100%            105%         110%             150%               Lainnya          Setelah FKK dan
                                                                                                                                                                               Teknik MRK
                                                                                                                                                                      -                         -




                                                                                                                  Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk                 151
Page 154
              A n a l i s i s d a n
              P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




20.b. Risiko Kredit - Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5) -
      Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak


           Kategori Portofolio                                     0%                                            20%                                                 50%

1    Tagihan kepada Pemerintah                                                 412.841.420                                                -                                              -

            Kategori Portofolio                                             20%                                                          50%

2    Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                                                        40.202.564                                                    4.094.652

            Kategori Portofolio                                    0%                                            20%                                     30%                           50%

3    Tagihan kepada Bank Pembangunan                                                       -                                              -                                -
     Multilateral dan Lembaga Internasional

           Kategori Portofolio                         20%                                30%                              40%                           50%                           75%

4    Tagihan kepada Bank                                 40.998.490                                 679.582                       7.666.138                      309.761
     Tagihan kepada Perusahaan Efek dan                      54.214.900                           2.593.844                               -                      166.039
     Lembaga Jasa Keuangan Lain
            Kategori Portofolio                        10%                                 15%                             20%                           25%                           35%

5    Tagihan berupa Covered Bond                                        -                                 -                               -                                -             -

            Kategori Portofolio                        20%                                 50%                             65%                           75%                     80%

6    Tagihan kepada Korporasi Umum                          36.458.022                           30.210.196                               -                      951.255                 -
     Tagihan kepada perusahaan efek dan                                 -                                 -                               -                                -
     lembaga jasa keuangan lain
     Eksposur Pembiayaan Khusus                                         -                                 -                                                                -             -

            Kategori Portofolio                                             100%                                                        150%

7    Tagihan berupa Surat Berharga/                                                                 20.000                                                       104.996
     Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
     Instrumen Modal Lainnya

            Kategori Portofolio                                             45%                                                          75%

8    Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha                                                            9.103.630                                                    61.539.419
     Kecil, dan Portofolio Ritel

            Kategori Portofolio               0%             20%                   25%            30%            35%             40%           45%             50%               60%

9    Kredit Beragun Properti
     Kredit Beragun Properti Rumah                 -          15.538.776           12.276.315    53.688.000                      16.346.107                     3.946.277
     Tinggal yang Pembayarannya Tidak
     Bergantung Secara Material pada Arus
     Kas Properti
     Tanpa pendekatan pembagian kredit             -                    -                  -              -                               -                                -
     Dengan menggunakan pendekatan                                      -
     pembagian kredit (dijamin)
     Dengan menggunakan pendekatan                 -                    -                                 -                               -                                -
     pembagian kredit (dijamin)
     Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal                                                                -            -                             -                                   -
     yang Pembayarannya Bergantung
     Secara Material pada Arus Kas Properti

     Kredit Beragun Properti Komersial             -           3.415.765                                  -                               -                    15.458.107        15.910.641
     yang Pembayarannya Tidak
     Bergantung Secara Material pada Arus
     Kas Properti
     Tanpa pendekatan pembagian kredit             -                    -                                 -                               -                                -             -
     Dengan menggunakan pendekatan                                                                                                                                                       -
     pembagian kredit (dijamin)
     Dengan menggunakan pendekatan                 -                    -                                 -                               -                                -
     pembagian kredit (dijamin)
     Kredit Beragun Properti Komersial
     yang Pembayarannya Bergantung
     Secara Material pada Arus Kas
     Properti
     Kredit Pengadaan Tanah, Pengolahan
     Tanah, dan Konstruksi

           Kategori Portofolio                                                    50%                                                                                     100%

10   Tagihan yang Telah Jatuh tempo                                                                            1.684.361

           Kategori Portofolio                                              0%                                                          20%

11   Aset Lainnya                                                                                 25.296.791                                                               -

           Kategori Portofolio                0%             20%                   25%           30%             35%             40%           45%             50%               60%

12   Kredit Pegawai atau Pensiunan                                                                                                                                         -

           Kategori Portofolio                         0%                                 20%                              25%                           35%                     50%

13   Eksposur di Perusahaan Anak                              4.050.743                            1.501.953                       537.452                           701.161
     yang Melakukan Kegiatan Usaha
     berdasarkan Prinsip Syariah (apabila
     ada)




     152         Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 155
                                                                                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                                                                                            Tagihan Bersih Setelah FKK dan
                    100%                                                  150%                                                  Lainnya
                                                                                                                                                                     Teknik MRK
                                                   -                                                               -                                 -                             412.841.420
                                                                                                                                                          Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik
         100%                                                                150%                                               Lainnya
                                                                                                                                                                          MRK
                                                   -                                                               -                                 -                                 44.297.216
                                                                                                                                                          Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik
                                         100%                                           150%                                    Lainnya
                                                                                                                                                                          MRK
                -                                  -                                                               -                                 -                                           -

                                                                                                                                                            Tagihan Bersih Setelah FKK dan
                                         100%                                           150%                                    Lainnya
                                                                                                                                                                     Teknik MRK
       3.637.048                                         903.396                                             4.711                                   -                                 54.199.126
       7.155.580                                          658.747                                          53.093                                    -                                64.842.203

                                                                                                                                                          Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik
                                          50%                                           100%                                    Lainnya
                                                                                                                                                                          MRK
                                                   -                                                               -                                 -                                           -
                                                                                                                                                          Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik
        85%                       100%                          130%                            150%                            Lainnya
                                                                                                                                                                          MRK
      43.928.088                         135.031.083                                -                      587.137                                   -                                247.165.781
                -                                  -                                                               -                                 -                                           -

                                         15.424.590                    9.299.684                                   -                                 -                              24.724.274
                                                                                                                                                          Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik
         250%                                                                400%                                               Lainnya
                                                                                                                                                                          MRK
                                            664.704                                                                -                                 -                                    789.700


                                                                                                                                                          Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik
                                             85%                             100%                                               Lainnya
                                                                                                                                                                          MRK
                                           2.103.087                                                   19.118.071                                18.173                                91.882.380


                                                                                                                                                                            Tagihan Bersih Setelah
        65%                70%            75%          85%             90%                 100%             105%         110%             150%               Lainnya
                                                                                                                                                                             FKK dan Teknik MRK


                -          61.832.779     37.039.593   20.414.689                              7.183.741                                             -             19.991            228.286.268




                -                  -               -             -                                     -                                             -                 -                         -
                                                                                                                                                                       -                         -

                -                  -               -             -                                     -                                             -                 -                         -

                                                   -                                                               -                                 -                 -                         -




                -                        40.077.424    133.557.807                         155.239.657                                               -                 -              363.659.401




                                                                                                                                                                       -                         -
                                                                                                                                                                       -                         -

                -                                  -             -                                     -                                             -                 -                         -

                            2.430.111                                  4.740.610                                          10.336.573       3.862.274                   -               21.369.568




                                                                                                       -                                             -                 -                         -

                                                                                                                                                            Tagihan Bersih Setelah FKK dan
                                                           150%                                                                 Lainnya
                                                                                                                                                                     Teknik MRK
       4.418.854                                                                                           249.263                 -                                                    6.352.478
                                                                                                                                                            Tagihan Bersih Setelah FKK dan
         100%                                                  150%                            1250%                            Lainnya
                                                                                                                                                                     Teknik MRK
                                          40.801.401                   2.218.922                                   -                                 -                                  68.317.114
                                                                                                                                                                               Tagihan Bersih
65%                        70%            75%          85%             90%                 100%            105%          110%             150%               Lainnya          Setelah FKK dan
                                                                                                                                                                                Teknik MRK
                                                                                                                                                                       -                         -
                                                                                                                                                            Tagihan Bersih Setelah FKK dan
                                  75%                          100%                             150%                            Lainnya
                                                                                                                                                                     Teknik MRK
       1.443.559                            295.533                    9.006.080                                   -                                 -                                  17.536.481




                                                                                                                   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk                 153
Page 156
       A n a l i s i s d a n
       P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




20.a. Risiko Kredit - Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5) -
      Bank secara Individu
                                                                                                                      (dalam jutaan Rupiah)
                                                                  Tagihan Bersih TRA                                  Tagihan Bersih
                                    Tagihan Bersih Laporan
 No           Bobot Risiko                                       (sebelum pengenaan        Rata-Rata FKK         (Setelah pengenaan FKK
                                       Posisi Keuangan
                                                                        FKK)                                         dan Teknik MRK)

 1    <40%                                       671.926.608                69.446.172                     26%              689.988.900

 2    40%-70%                                    147.380.932                73.511.002                     30%               168.466.854

 3    75%                                        144.802.142               49.636.803                      23%               150.430.029

 4    80%                                                    -                         -                     -                           -

 5    85%                                        173.435.401               101.786.925                     41%               198.422.938

 6    90%-100%                                   313.425.228               186.573.916                     33%               364.983.385

 7    105%-130%                                    17.152.286                 6.416.147                    40%                 19.665.073

 8    150%                                         9.829.452                 2.005.726                     38%                 6.885.334

 9    250%                                           664.704                           -                     -                   664.704

 10   400%                                                   -                         -                     -                           -

 11   1250%                                                  -                         -                     -                           -

 12   Total Tagihan Bersih                     1.478.616.753               489.376.691                     32%              1.599.507.217




154      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 157
20.b. Risiko Kredit - Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5) -
      Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)
                                                           Tagihan Bersih TRA                                       Tagihan Bersih
                             Tagihan Bersih Laporan
 No           Bobot Risiko                                (sebelum pengenaan            Rata-Rata FKK          (Setelah pengenaan FKK
                                Posisi Keuangan
                                                                 FKK)                                              dan Teknik MRK)

 1    <40%                              687.860.783                  69.217.589                         26%                 704.995.778

 2    40%-70%                           149.534.324                  73.543.355                         30%                 170.610.746

 3    75%                                145.611.700                49.260.052                          23%                 150.695.852

 4    80%                                             -                         -                          -                              -

 5    85%                                175.016.134                101.786.925                         41%                200.003.671
 6    90%-100%                           341.794.031                189.309.137                         33%                392.546.230

 7    105%-130%                           17.152.286                   6.416.147                        40%                  19.665.073

 8    150%                               10.025.474                   2.005.726                         38%                       7.081.356

 9    250%                                  664.704                             -                          -                       664.704

 10   400%                                            -                         -                          -                              -

 11   1250%                                           -                         -                          -                              -

 12   Total Tagihan Bersih             1.527.659.436                491.538.931                         32%               1.646.263.410




                                                                                Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk        155
Page 158
          A n a l i s i s d a n
          P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




22. Risiko Kredit - Analisis Eksposur Counterparty Credit Risk (CCR1) - Bank secara konsolidasi dengan
    Entitas Anak - per 31 Desember 2025
                                                                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)

                                             a                    b                 c                d                e                     f
                                                                                                  Alpha
 No             Keterangan               Replacement       Potential Future                 digunakan untuk
                                                                                 EEPE                           Tagihan Bersih           ATMR
                                          Cost (RC)        Exposure (SFT)                      perhitungan
                                                                                             regulatory EAD

 1       SA-CCR (untuk derivatif)                117.672              596.701                             1,4         1.000.122                 679.887

         Metode Internal Model
 2                                                                                                                         N/A                     N/A
         (untuk derivatif dan SFT)

         Pendekatan sederhana
 3       untuk mitigasi risiko kredit                                                                                      N/A                     N/A
         (untuk SFT)

         Pendekatan komprehensif
 4       untuk mitigasi risiko kredit                                                                                      N/A                     N/A
         (untuk SFT)

 5       VaR untuk SFT                                                                                                     N/A                     N/A

Total                                            117.672              596.701                                        1.000.122                  679.887




23. Risiko Kredit - Eksposur CCR berdasarkan Kategori Portofolio dan Bobot Risiko (CCR3) -
    Bank secara konsolidasi dengan Entitas Anak - per 31 Desember 2025


                                           Bobot Risiko                         a                b                   c                     d
  No
                   Kategori Portofolio                                          0%              20%                30%                   40%

     1     Tagihan kepada Pemerintah                                            3.822.008                  -                 -                        -

     2     Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                                         -                  -                 -                        -

           Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan
  3                                                                                     -                  -                 -                        -
           Lembaga Internasional

  4        Tagihan kepada Bank                                                          -            610.213                 -                        -

           Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa
     5                                                                                  -                  -                 -                        -
           Keuangan Lainnya
           Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio
     6                                                                                  -                  -                 -                        -
           Ritel

     7     Tagihan kepada Korporasi                                                     -                  -                 -                        -

Total                                                                           3.822.008            610.213                 -                        -




156         Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 159
                                                                                     (dalam jutaan Rupiah)
 e         f          g         h          i                j                 k                    l
                                                                                          Total Tagihan
45%       50%        75%       85%        100%           150%             Lainnya
                                                                                             Bersih
      -          -         -          -          -                 -                  -        3.822.008

      -          -         -          -          -                 -                  -                   -

      -          -         -          -          -                 -                  -                   -

      -    603.720         -          -          -                 -                  -            1.213.933

      -          -         -          -          -                 -                  -                   -


      -          -         -          -          -                 -                  -                   -

      -          -         -    250.508          -                 -                  -            250.508

      -    603.720         -    250.508          -                 -                  -        5.286.449




                                                 Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk        157
Page 160
        A n a l i s i s d a n
        P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




24.a. Risiko Kredit - Laporan Eksposur terkait Transaksi dengan CCP - Bank secara individu


                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)

                                                                              a                          b
                                                              Tagihan Bersih (Setelah Teknik MRK)       ATMR

 1    Total Eksposur kepada QCCP                                                             17.255                          298

      Eksposur yang ditransaksikan dengan QCCP
      (tidak termasuk initial margin dan default fund                                          934                             19
      contribution)

      (i)   Derivatif OTC                                                                      934                             19
 2
      (ii) Transaksi derivatif melalui bursa

      (iii) Securities financing transactions

      (iv) Netting set (dalam hal cross-product netting
           diperbolehkan)

 3    Initial margin yang terpisah (segregated)                                               2.334

 4    Initial margin yang tidak terpisah (non-segregated)

 5    Prefunded default fund contribution                                                    13.987                          280

 6    Unfunded default fund contribution

 7    Total Eksposur kepada NonQCCP                                                                 -                           -

      Eksposur yang ditransaksikan melalui nonQCCP
      (tidak termasuk initial margin dan default fund
      contribution)
      (i)   Derivatif OTC
 8
      (ii) Transaksi derivatif melalui bursa

      (iii) Securities financing transactions

      (iv) Netting set (dalam hal cross-product netting
           diperbolehkan)
 9    Initial margin yang terpisah (segregated)
 10   Initial margin yang tidak terpisah (non-segregated)
 11   Prefunded default fund contribution
 12   Unfunded default fund contribution

 13   Total Eksposur kepada QCCP dan Non-QCCP                                                17.255                          298




158         Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 161
24.b. Risiko Kredit - Laporan Eksposur terkait Transaksi dengan CCP - Bank secara konsolidasi
      dengan Entitas Anak

                                                                                                                           (dalam jutaan Rupiah)

                                                                            a                                          b
                                                            Tagihan Bersih (Setelah Teknik MRK)                     ATMR
 1    Total Eksposur kepada QCCP                                                           17.255                                          298
      Eksposur yang ditransaksikan dengan QCCP
      (tidak termasuk initial margin dan default fund                                        934                                             19
      contribution)
      (i)   Derivatif OTC                                                                    934                                             19
 2
      (ii) Transaksi derivatif melalui bursa

      (iii) Securities financing transactions

      (iv) Netting set (dalam hal cross-product netting
           diperbolehkan)

 3    Initial margin yang terpisah (segregated)                                             2.334

 4    Initial margin yang tidak terpisah (nonsegregated)

 5    Prefunded default fund contribution                                                  13.987                                          280

 6    Unfunded default fund contribution

 7    Total Eksposur kepada NonQCCP                                                               -                                           -

      Eksposur yang ditransaksikan melalui non QCCP
      (tidak termasuk initial margin dan default fund
      contribution)
      (i)   Derivatif OTC
 8
      (ii) Transaksi derivatif melalui bursa

      (iii) Securities financing transactions

      (iv) Netting set (dalam hal cross-product netting
           diperbolehkan)

 9    Initial margin yang terpisah (segregated)

 10   Initial margin yang tidak terpisah (non-segregated)

 11   Prefunded default fund contribution

 12   Unfunded default fund contribution

 13   Total Eksposur kepada QCCP dan NonQCCP                                               17.255                                          298




                                                                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk        159
Page 162
          A n a l i s i s d a n
          P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




25. Risiko Kredit - Tagihan Bersih Derivatif Kredit (CCR6)
        BCA tidak memiliki eksposur tagihan bersih derivatif kredit.


26. Risiko Kredit - Pengungkapan Kualitatif mengenai Eksposur Sekuritisasi (SECA)
        Sebagai upaya diversifikasi risiko dan memaksimalkan imbal hasil, BCA menempatkan sejumlah portofolio dalam bentuk
        sekuritisasi atau Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK EBA). BCA bertindak sebagai investor dan melakukan
        investasi pada produk EBA dengan peringkat investment grade dan melakukan penempatan pada kelas (tranche) senior
        atau mendapatkan hak klaim yang paling pertama terhadap seluruh kumpulan aset keuangan.

27.     Risiko Kredit - Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book (SEC1) - per 31 Desember 2025
        BCA tidak memiliki eksposur sekuritisasi pada banking book.


28. Risiko Kredit - Eksposur Sekuritisasi pada Trading Book (SEC2) - Bank secara konsolidasi dengan
    Entitas Anak - per 31 Desember 2025
                                                                                                                                                      (dalam jutaan rupiah)
                                       Bank sebagai originator                            Bank sebagai sponsor                             Bank sebagai investor

                                          Simple,                                            Simple,                                         Simple,
                                       Transparent,                                       Transparent,                                     Transparent,
                         Tradisional        and       Sintetis   Subtotal   Tradisional        and       Sintetis   Subtotal Tradisional       and        Sintetis   Subtotal
                                       Comparable                                         Comparable                                       Comparable
                                           (STC)                                              (STC)                                           (STC)

                             a              b            c          d           e              f            g          h          i             j            k          l
      Retail (total) –
 1
      antara lain
      Kredit
 2
      perumahan

 3    Kartu kredit

      Eksposur ritel
4
      lainnya

 5    Re-sekuritisasi

      Non-retail
 6    (total) – antara
      lain
      Kredit
 7                                                                                                                              751.043                               751.043
      korporasi
      Kredit
 8
      komersil
      Sewa dan
 9
      piutang
      Non-retail
10
      lainnya

11    Re-sekuritisasi




160           Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 163
29. Risiko Kredit - Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book dan terkait Persyaratan Modalnya - Bank yang 		
    Bertindak sebagai Originator atau Sponsor (SEC3)
        BCA tidak bertindak sebagai originator atau sponsor eksposur sekuritisasi.


30. Risiko Kredit - Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book dan terkait Persyaratan Modalnya Bank yang 		
    Bertindak Sebagai Investor (SEC4) - per 31 Desember 2025
        BCA tidak bertindak sebagai investor eksposur sekuritisasi.



31.a. Risiko Pasar - Perhitungan Risiko Pasar - Bank secara Individu


                                                                                                           Beban Modal Pendekatan Standar
                                                                      Beban Modal Pendekatan Standar
                                 Risiko                                                                      Posisi Tanggal Laporan Tahun
                                                                          Posisi Tanggal Laporan
                                                                                                                      Sebelumnya

Risiko GIRR                                                                                      451.915                                387.672

Risiko CSR non-sekuritisasi                                                                     207.630                                  191.572

Risiko CSR sekuritisasi non-CTP                                                                  79.439                                        -

Risiko CSR sekuritisasi CTP                                                                            -                                       -

Risiko Ekuitas                                                                                         -                                       -

Risiko Komoditas                                                                                       -                                       -

Risiko Nilai Tukar                                                                               31.003                                  94.513

DRC - nonsekuritisasi                                                                            15.067                                   9.646

DRC - sekuritisasi nonCTP                                                                        82.616                                        -

DRC - sekuritisasi CTP                                                                                 -                                       -

RRAO                                                                                                   -                                       -

Total                                                                                           867.669                                 683.404




31.b. Risiko Pasar - Perhitungan Risiko Pasar - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak

                                                                                                           Beban Modal Pendekatan Standar
                                                                      Beban Modal Pendekatan Standar
                                 Risiko                                                                      Posisi Tanggal Laporan Tahun
                                                                          Posisi Tanggal Laporan
                                                                                                                      Sebelumnya

Risiko GIRR                                                                                     457.744                                 390.499

Risiko CSR nonsekuritisasi                                                                      208.680                                 195.652

Risiko CSR sekuritisasi nonCTP                                                                  108.326                                        -

Risiko CSR sekuritisasi CTP                                                                            -                                       -

Risiko Ekuitas                                                                                  133.297                                  112.528

Risiko Komoditas                                                                                       -                                       -

Risiko Nilai Tukar                                                                               101.847                                 55.604

DRC - non-sekuritisasi                                                                            42.712                                 32.337

DRC - sekuritisasi non-CTP                                                                       112.656                                       -

DRC - sekuritisasi CTP                                                                                 -                                       -

RRAO                                                                                                   -                                       -

Total                                                                                          1.165.261                                786.620




                                                              Analisis Kualitatif
Pada tahun 2025, BCA melakukan penempatan dalam bentuk sekuritisasi melalui Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK EBA) sebagai
upaya untuk mendiversifikasi risiko dan memaksimalkan imbal hasil. BCA memperhitungkan Credit Spread Risk (CSR) sekuritisasi non-CTP untuk
Penempatan KIK EBA pada portfolio Trading Book sesuai kebutuhan perhitungan beban modal.




                                                                                      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk        161
Page 164
           A n a l i s i s d a n
           P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




32.1a. Pengungkapan Eksposur Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB) - Bank secara Individu -
       per 31 Desember 2025

No.                                                                     Analisis Kualitatif
1.        Risiko suku bunga dalam banking book atau interest rate risk in the banking book (IRRBB) merupakan risiko akibat pergerakan suku bunga di
          pasar yang berlawanan dengan posisi banking book, yang berpotensi memberikan dampak terhadap permodalan dan rentabilitas (earnings)
          Bank baik untuk saat ini maupun pada masa mendatang. Perhitungan IRRBB menggunakan dua perspektif yaitu perspektif nilai ekonomis
          (economic value) dan perspektif rentabilitas (earnings). Hal tersebut bertujuan agar Bank dapat mengidentifikasi risiko secara lebih akurat
          dan melakukan tindak lanjut perbaikan yang sesuai.
2.        Saat ini Bank tidak memiliki sumber dana dengan contractual maturity jangka panjang dalam jumlah yang memadai untuk membiayai
          pinjaman dan surat berharga banking book berbunga tetap. Dengan memperhatikan kondisi tersebut, maka komponen sumber pendanaan
          untuk membiayai pinjaman dan surat berharga banking book berbunga tetap diperhitungkan dari core deposit.

          Untuk memitigasi risiko, Bank menetapkan limit nominal untuk pinjaman dan surat berharga banking book berbunga tetap, limit IRRBB serta
          strategi pricing.
3.        Pengukuran IRRBB Individu dilakukan secara bulanan dengan menggunakan 2 (dua) metode sebagai berikut:
          a. pengukuran berdasarkan perubahan pada nilai ekonomis dari ekuitas (economic value of equity), yang mengukur dampak perubahan
             suku bunga terhadap nilai ekonomis dari ekuitas Bank; dan
          b. pengukuran berdasarkan perubahan pada pendapatan bunga bersih (net interest income), yang mengukur dampak perubahan suku
             bunga terhadap rentabilitas (earnings) Bank.
4.        Skenario shock suku bunga yang digunakan Bank dalam pengukuran IRRBB adalah sesuai skenario shock suku bunga standar yang terdapat
          dalam Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 12/SEOJK.03/2018 perihal Penerapan Manajemen Risiko dan Pengukuran Risiko Pendekatan
          Standar untuk Risiko Suku Bunga dalam Banking Book (Interest Rate Risk in The Banking Book) bagi Bank Umum.
          Metode Economic Value of Equity (EVE) menggunakan 6 (enam) skenario shock suku bunga, yakni:
          1) shock suku bunga yang paralel ke atas (parallel shock up);
          2) shock suku bunga yang paralel ke bawah (parallel shock down);
          3) shock suku bunga yang melandai (steepener shock) dengan perpaduan suku bunga jangka pendek menurun dan suku bunga jangka
             panjang meningkat (short rates down and long rates up);
          4) shock suku bunga yang mendatar (flattener shock) dengan perpaduan suku bunga jangka pendek meningkat dan suku bunga jangka
             panjang menurun (short rates up and long rates down);
          5) shock suku bunga jangka pendek yang meningkat (short rates shock up); dan
          6) shock suku bunga jangka pendek yang menurun (short rates shock down).

          Metode Net Interest Income (NII) menggunakan 2 (dua) skenario shock suku bunga, yakni:
          1) shock suku bunga yang paralel ke atas (parallel shock up);
          2) shock suku bunga yang paralel ke bawah (parallel shock down).
5.        Metode EVE menghitung seluruh arus kas dari nilai pokok dan pembayaran bunga atas posisi neraca yang sensitif terhadap suku bunga
          kemudian melakukan diskonto dengan tingkat suku bunga yang relevan.

          Bank tidak menghitung margin komersial dan spread components dalam arus kas. Perhitungan EVE yang dilakukan adalah arus kas berupa
          nosional dikali suku bunga acuan (base rate) saat transaksi dilakukan didiskonto dengan risk-free rate pada saat tanggal pelaporan.

          Perhitungan IRRBB menggunakan core deposit, yaitu bagian dari Non Maturity Deposit stabil dengan tingkat perubahan suku bunga sangat
          kecil walaupun terjadi perubahan tingkat suku bunga yang cukup signifikan di pasar.

          Bank mengidentifikasi core deposit dan non core deposit dari setiap simpanan stabil retail transaksional, retail non-transaksional dan
          wholesale.

          Penempatan arus kas core deposit dilakukan menggunakan uniform slotting pada time-bucket di atas 1 (satu) tahun dengan jangka waktu
          untuk setiap kategori simpanan stabil yang mengacu pada SE OJK No. 12/SEOJK.03/2018 perihal Penerapan Manajemen Risiko dan
          Pengukuran Risiko Pendekatan Standar untuk Risiko Suku Bunga dalam Banking Book (Interest Rate Risk in The Banking Book) Bagi Bank
          Umum.

          Metodologi yang digunakan Bank untuk mengestimasi prepayment rate dari pinjaman dan early withdrawal rate untuk deposito berjangka
          menggunakan data historis dari pelunasan dipercepat untuk pinjaman suku bunga tetap dan data early redemption deposito selama satu
          tahun terakhir.

          Bank melakukan perhitungan add-on untuk automatic interest rate options pada produk KPR dengan suku bunga mengambang yang memiliki
          fitur caps dan komitmen pinjaman dengan suku bunga tetap dengan menggunakan black model.

          Bank mengukur IRRBB untuk mata uang yang signifikan yakni mata uang IDR dan USD. Metode agregasi yang digunakan adalah dengan
          menjumlahkan nilai potensi kerugian dari setiap mata uang untuk setiap skenario shock yang sama.
6.        Berdasarkan hasil perhitungan IRRBB metode EVE secara individu per 31 Des 2025 naik sebesar 0,84% jika dibandingkan dengan periode 30
          Jun 2025; yaitu dari 5,33% menjadi 6,17%. Berdasarkan metode NII per 31 Des 2025 naik sebesar 0,26% jika dibandingkan dengan periode
          30 Jun 2025; yaitu dari 5,41% menjadi 5,67%. Kenaikan untuk metode EVE terutama disebabkan oleh adanya kenaikan eksposur pada surat
          berharga tenor panjang ( > 5 tahun).




No.                                                                    Analisis Kuantitatif

     1.   Rata-rata repricing maturity yang diterapkan untuk Non Maturity Deposit (NMD) adalah 4 Tahun.

 2.       Repricing maturity terpanjang yang diterapkan untuk Non Maturity Deposit (NMD) adalah 7 Tahun.




162          Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 165
32.1b. Pengungkapan Eksposur Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB) - Bank secara Individu
                                                                                                                                            (Mata Uang: Rupiah)

                                                                                                  Periode 31 Desember 2025
                 (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                   ΔEVE                                              ΔNII
Periode                                                       31 Desember 2025              30 Juni 2025          31 Desember 2025            30 Juni 2025

Parallel up                                                               15.910.789                12.614.862               4.713.779              4.460.040

Parallel down                                                           (18.815.506)              (13.533.299)            (4.544.476)               (4.287.249)

Steepener                                                                (4.859.647)                (6.781.707)

Flattener                                                                 6.862.544                   8.391.819

Short rate up                                                            13.480.564                  12.777.553

Short rate down                                                          (13.521.159)              (12.803.748)

Nilai Maksimum Negatif (absolut)*                                         15.910.789                 12.777.553              4.713.779              4.460.040

Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau Projected Income
                                                                       258.057.396                239.891.690             83.090.928                82.462.753
(untuk ΔNII)
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ΔEVE)
                                                                               6,17%                     5,33%                 5,67%                     5,41%
atau Projected Income (untuk ΔNII)




32.1b. Pengungkapan Eksposur Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB) - Bank secara Individu
                                                                                                                                               (Mata Uang: USD)

                                                                                                 Periode 31 Desember 2025
                (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                   ΔEVE                                              ΔNII

Periode                                                       31 Desember 2025              30 Juni 2025          31 Desember 2025           30 Juni 2025

Parallel up                                                             (2.040.776)                (2.413.442)              (605.243)                  (697.163)

Parallel down                                                             2.211.028                 2.630.604                605.270                    697.190

Steepener                                                                  (190.553)                 (303.353)

Flattener                                                                 (288.099)                   (261.096)

Short rate up                                                             (1.106.772)               (1.241.410)

Short rate down                                                            1.156.214                 1.296.929
Nilai Maksimum Negatif (absolut)*                                         2.211.028                 2.630.604                605.270                    697.190
Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau Projected Income
                                                                       258.057.396                239.891.690             83.090.928                82.462.753
(untuk ΔNII)
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ΔEVE)
                                                                             0,86%                       1,10%                 0,73%                     0,85%
atau Projected Income (untuk ΔNII)




32.1b. Pengungkapan Eksposur Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB) - Bank secara Individu
                                                                                                                           Mata Uang: Gabungan (Rupiah &USD)

                                                                                                  Periode 31 Desember 2025
                 (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                    ΔEVE                                             ΔNII

Periode                                                        31 Desember 2025              30 Juni 2025         31 Desember 2025            30 Juni 2025

Parallel up                                                               15.910.789                 12.614.862              4.713.779              4.460.040

Parallel down                                                              2.211.028                 2.630.604                605.270                   697.190

Steepener                                                                            -                        -

Flattener                                                                 6.862.544                   8.391.819

Short rate up                                                            13.480.564                  12.777.553

Short rate down                                                             1.156.214                 1.296.929

Nilai Maksimum Negatif (absolut)*                                         15.910.789                 12.777.553              4.713.779              4.460.040

Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau Projected Income
                                                                        258.057.396                239.891.690            83.090.928                82.462.753
(untuk ΔNII)
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ΔEVE)
                                                                               6,17%                     5,33%                  5,67%                    5,41%
atau Projected Income (untuk ΔNII)
Catatan:
∙ Nilai positif pada setiap skenario shock menunjukkan potensi kerugian.
* Nilai maksimum negatif yang dimaksud adalah nilai maksimum potensi kerugian dari seluruh skenario shock.



                                                                                                     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk         163
Page 166
       A n a l i s i s d a n
       P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




32.1c. Pengungkapan Eksposur Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB) - Bank secara Konsolidasi dengan 		
       Entitas Anak - per 31 Desember 2025

No.                                                                 Analisis Kualitatif
1.    Risiko suku bunga dalam banking book atau interest rate risk in the banking book (IRRBB) merupakan risiko akibat pergerakan suku bunga di
      pasar yang berlawanan dengan posisi banking book, yang berpotensi memberikan dampak terhadap permodalan dan rentabilitas (earnings)
      Bank baik untuk saat ini maupun pada masa mendatang. Perhitungan IRRBB menggunakan dua perspektif yaitu perspektif nilai ekonomis
      (economic value) dan perspektif rentabilitas (earnings). Hal tersebut bertujuan agar Bank dapat mengidentifikasi Risiko secara lebih akurat
      dan melakukan tindak lanjut perbaikan yang sesuai.
2.    Saat ini Bank tidak memiliki sumber dana dengan contractual maturity jangka panjang dalam jumlah yang memadai untuk membiayai
      pinjaman dan surat berharga banking book berbunga tetap. Dengan memperhatikan kondisi tersebut, maka komponen sumber pendanaan
      untuk membiayai pinjaman dan surat berharga banking book berbunga tetap diperhitungkan dari core deposit.

      Untuk memitigasi risiko, Bank menetapkan limit nominal untuk pinjaman dan surat berharga banking book berbunga tetap, limit IRRBB serta
      strategi pricing.
3.    Pengukuran IRRBB Konsolidasi dilakukan secara semesteran dengan menggunakan 2 (dua) metode sebagai berikut:
      a. pengukuran berdasarkan perubahan pada nilai ekonomis dari ekuitas (economic value of equity), yang mengukur dampak perubahan suku
         bunga terhadap nilai ekonomis dari ekuitas Bank; dan
      b. pengukuran berdasarkan perubahan pada pendapatan bunga bersih (net interest income), yang mengukur dampak perubahan suku
         bunga terhadap rentabilitas (earnings) Bank.
4.    Skenario shock suku bunga yang digunakan Bank dalam pengukuran IRRBB adalah sesuai skenario shock suku bunga standar yang terdapat
      dalam Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 12/SEOJK.03/2018 perihal Penerapan Manajemen Risiko dan Pengukuran Risiko Pendekatan
      Standar untuk Risiko Suku Bunga dalam Banking Book (Interest Rate Risk in The Banking Book) bagi Bank Umum.

      Metode Economic Value of Equity (EVE) menggunakan 6 (enam) skenario shock suku bunga, yakni:
      1) shock suku bunga yang paralel ke atas (parallel shock up);
      2) shock suku bunga yang paralel ke bawah (parallel shock down);
      3) shock suku bunga yang melandai (steepener shock) dengan perpaduan suku bunga jangka pendek menurun dan suku bunga jangka
         panjang meningkat (short rates down and long rates up);
      4) shock suku bunga yang mendatar (flattener shock) dengan perpaduan suku bunga jangka pendek meningkat dan suku bunga jangka
         panjang menurun (short rates up and long rates down);
      5) shock suku bunga jangka pendek yang meningkat (short rates shock up); dan
      6) shock suku bunga jangka pendek yang menurun (short rates shock down).

      Metode Net Interest Income (NII) menggunakan 2 (dua) skenario shock suku bunga, yakni:
      1) shock suku bunga yang paralel ke atas (parallel shock up);
      2) shock suku bunga yang paralel ke bawah (parallel shock down)
5.    Metode EVE menghitung seluruh arus kas dari nilai pokok dan pembayaran bunga atas posisi neraca yang sensitif terhadap suku bunga
      kemudian melakukan diskonto dengan tingkat suku bunga yang relevan.

      Bank tidak menghitung margin komersial dan spread components dalam arus kas. Perhitungan EVE yang dilakukan adalah arus kas berupa
      nosional dikali suku bunga acuan (base rate) saat transaksi dilakukan didiskonto dengan risk-free rate pada saat tanggal pelaporan.

      Perhitungan IRRBB menggunakan core deposit, yaitu bagian dari Non Maturity Deposit stabil dengan tingkat perubahan suku bunga sangat
      kecil walaupun terjadi perubahan tingkat suku bunga yang cukup signifikan di pasar.

      Bank mengidentifikasi core deposit dan non core deposit dari setiap simpanan stabil retail transaksional, retail non-transaksional dan
      wholesale.

      Penempatan arus kas core deposit dilakukan menggunakan uniform slotting pada time-bucket di atas 1 (satu) tahun dengan jangka waktu
      untuk setiap kategori simpanan stabil yang mengacu pada SE OJK No. 12/SEOJK.03/2018 perihal Penerapan Manajemen Risiko dan
      Pengukuran Risiko Pendekatan Standar untuk Risiko Suku Bunga dalam Banking Book (Interest Rate Risk in The Banking Book) Bagi Bank Umum.

      Metodologi yang digunakan Bank untuk mengestimasi prepayment rate dari pinjaman dan early withdrawal rate untuk deposito berjangka
      menggunakan data historis dari pelunasan dipercepat untuk pinjaman suku bunga tetap dan data early redemption deposito selama satu
      tahun terakhir.

      Bank melakukan perhitungan add-on untuk automatic interest rate options pada produk KPR dengan suku bunga mengambang yang memiliki
      fitur caps dan komitmen pinjaman dengan suku bunga tetap dengan menggunakan black model.

      Bank mengukur IRRBB untuk mata uang yang signifikan yakni mata uang IDR dan USD. Metode agregasi yang digunakan adalah dengan
      menjumlahkan nilai potensi kerugian dari setiap mata uang untuk setiap skenario shock yang sama.
6.    Berdasarkan hasil perhitungan IRRBB metode EVE secara konsolidasi per 31 Des 2025 naik sebesar 1,10% jika dibandingkan dengan periode
      30 Jun 2025; yaitu dari 5,97% menjadi 7,07%. Berdasarkan metode NII per 31 Des 2025 naik sebesar 0,53% jika dibandingkan dengan periode
      30 Jun 2025; yaitu dari 5,65% menjadi 6,18%. Kenaikan untuk metode EVE terutama disebabkan oleh adanya kenaikan eksposur pada surat
      berharga tenor panjang ( > 5 tahun).



No.                                                                Analisis Kuantitatif

 1.   Rata-rata repricing maturity yang diterapkan untuk Non Maturity Deposit (NMD) adalah 4 Tahun.

 2.   Repricing maturity terpanjang yang diterapkan untuk Non Maturity Deposit (NMD) adalah 7 Tahun.




164      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 167
32.1d. Pengungkapan Eksposur Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB) - Bank secara Konsolidasi dengan 		
       Entitas Anak
                                                                                                                                            (Mata Uang: Rupiah)

                                                                                                  Periode 31 Desember 2025
                 (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                   ΔEVE                                              ΔNII
Periode                                                       31 Desember 2025              30 Juni 2025          31 Desember 2025            30 Juni 2025

Parallel up                                                              19.369.967                 15.228.291              5.283.054                4.813.923

Parallel down                                                          (23.266.533)                (16.782.106)             (5.112.522)            (4.640.067)

Steepener                                                                (3.823.385)               (6.203.266)

Flattener                                                                 6.552.693                  8.379.594

Short rate up                                                            14.912.930                14.009.093

Short rate down                                                         (15.046.374)              (14.109.604)

Nilai Maksimum Negatif (absolut)*                                        19.369.967                 15.228.291              5.283.054                4.813.923

Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau Projected Income
                                                                        273.828.527               254.936.797              85.540.797               85.160.497
(untuk ΔNII)
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ΔEVE)
                                                                              7,07%                      5,97%                  6,18%                    5,65%
atau Projected Income (untuk ΔNII)


32.1d. Pengungkapan Eksposur Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB) - Bank secara Konsolidasi dengan 		
       Entitas Anak
                                                                                                                                               (Mata Uang: USD)
                                                                                                 Periode 31 Desember 2025
                (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                   ΔEVE                                              ΔNII

Periode                                                       31 Desember 2025              30 Juni 2025          31 Desember 2025           30 Juni 2025

Parallel up                                                             (2.040.760)                (2.413.350)              (605.898)                  (699.335)

Parallel down                                                              2.211.012                 2.630.513               605.924                    699.362

Steepener                                                                  (190.568)                 (303.441)

Flattener                                                                 (288.080)                  (260.988)

Short rate up                                                            (1.106.749)                (1.241.274)

Short rate down                                                            1.156.190                 1.296.793

Nilai Maksimum Negatif (absolut)*                                          2.211.012                 2.630.513               605.924                    699.362

Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau Projected Income
                                                                       273.828.527                254.936.797              85.540.797               85.160.497
(untuk ΔNII)
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ΔEVE)
                                                                              0,81%                      1,03%                  0,71%                    0,82%
atau Projected Income (untuk ΔNII)


32.1d. Pengungkapan Eksposur Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB) - Bank secara Konsolidasi dengan 		
      Entitas Anak
                                                                                                                           Mata Uang: Gabungan (Rupiah &USD)

                                                                                                  Periode 31 Desember 2025
                 (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                    ΔEVE                                             ΔNII

Periode                                                        31 Desember 2025              30 Juni 2025         31 Desember 2025            30 Juni 2025

Parallel up                                                               19.369.967                 15.228.291             5.283.054                4.813.923

Parallel down                                                               2.211.012                2.630.513                605.924                   699.362

Steepener                                                                            -                        -

Flattener                                                                  6.552.693                 8.379.594

Short rate up                                                             14.912.930               14.009.093

Short rate down                                                             1.156.190                 1.296.793

Nilai Maksimum Negatif (absolut)*                                         19.369.967                 15.228.291             5.283.054                4.813.923

Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau Projected Income
                                                                        273.828.527                254.936.797             85.540.797               85.160.497
(untuk ΔNII)
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ΔEVE)
                                                                               7,07%                     5,97%                  6,18%                    5,65%
atau Projected Income (untuk ΔNII)
Catatan:
∙ Nilai positif pada setiap skenario shock menunjukkan potensi kerugian.
* Nilai maksimum negatif yang dimaksud adalah nilai maksimum potensi kerugian dari seluruh skenario shock.

                                                                                                     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk         165
Page 168
             A n a l i s i s d a n
             P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




33. Laporan Perhitungan Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas
    (Liquidity Coverage Ratio) Triwulanan


                                                                                                                                      INDIVIDUAL
                                                                                         Posisi Triwulan IV 2025                                                 Posisi Triwulan III 2025
                                                                                                              Nilai HQLA setelah                                                     Nilai HQLA setelah
                                                                                                              pengurangan nilai                                                      pengurangan nilai
                                                                                                            (haircut), outstanding                                                 (haircut), outstanding
 No                            Komponen                                                                         kewajiban dan                                                          kewajiban dan
                                                                           Nilai outstanding                                                    Nilai outstanding
                                                                                                             komitmen dikalikan                                                     komitmen dikalikan
                                                                            kewajiban dan                                                        kewajiban dan
                                                                                                              tingkat penarikan                                                      tingkat penarikan
                                                                            komitmen/nilai                                                       komitmen/nilai
                                                                                                           (run-off rate) atau nilai                                              (run-off rate) atau nilai
                                                                          tagihan kontraktual                                                  tagihan kontraktual
                                                                                                             tagihan kontraktual                                                    tagihan kontraktual
                                                                                                               dikalikan tingkat                                                      dikalikan tingkat
                                                                                                             penerimaan (inflow                                                     penerimaan (inflow
                                                                                                                     rate).                                                                 rate).

        Jumlah data poin yang digunakan dalam
  1                                                                                                                    64 hari                                                                64 hari
        perhitungan LCR

HIGH QUALITY LIQUID ASSET (HQLA)
  2     Total High Quality Liquid Asset (HQLA)                                                                             486.567.013                                                              446.891.965
ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW)
        Simpanan nasabah perorangan dan
  3     Pendanaan yang berasal dari nasabah Usaha                                        913.287.161                          55.119.274                     902.101.699                             54.536.268
        Mikro dan Usaha Kecil, terdiri dari:

        a.     Simpanan/Pendanaan stabil                                                724.188.853                         36.209.443                       713.478.050                              35.673.903

        b.     Simpanan/Pendanaan kurang stabil                                        189.098.308                            18.909.831                     188.623.649                              18.862.365
        Pendanaan yang berasal dari nasabah
  4                                                                                    286.608.962                           71.063.947                      267.784.824                              66.639.901
        korporasi, terdiri dari:
        a.     Simpanan operasional                                                    260.293.775                           60.156.086                        242.191.781                            56.072.704
        b.     Simpanan non-operasional dan/atau
               kewajiban lainnya yang bersifat non-                                       26.315.187                          10.907.861                      25.593.043                                10.567.197
               operasional
        c.     Surat berharga berupa surat utang yang
                                                                                                       -                                   -                                -                                      -
               diterbitkan oleh bank (unsecured debt)
  5     Pendanaan dengan agunan (secured funding)                                                                                          -                                                                       -
        Arus kas keluar lainnya (additional
  6                                                                                    535.841.334                           71.480.456                     499.684.374                                57.779.297
        requirement), terdiri dari:
        a.     Arus kas keluar atas transaksi derivatif                                  24.486.786                          24.486.786                        15.460.158                             15.460.158
        b.     Arus kas keluar atas peningkatan
                                                                                                       -                                   -                                -                                      -
               kebutuhan likuiditas
        c.     Arus kas keluar atas kehilangan
                                                                                                       -                                   -                                -                                      -
               pendanaan
        d.     Arus kas keluar atas penarikan komitmen
                                                                                        371.892.137                           42.348.111                     356.631.308                             39.956.684
               fasilitas kredit dan fasilitas likuiditas
        e.     Arus kas keluar atas kewajiban
               kontraktual lainnya terkait penyaluran                                                  -                                   -                                -                                      -
               dana
        f.     Arus kas keluar atas kewajiban kontijensi
                                                                                       136.454.504                             1.637.652                     126.789.507                                1.559.054
               pendanaan lainnya
        g.     Arus kas keluar kontraktual lainnya                                        3.007.907                           3.007.907                            803.401                                803.401
  7     TOTAL ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW)                                                                                197.663.677                                                             178.955.466
ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW)
  8     Pinjaman dengan agunan (Secured lending)                                                       -                                   -                                -                                      -
        Tagihan berasal dari pihak lawan
  9     (counterparty) yang bersifat lancar (inflows                                     38.072.993                           17.130.573                      39.499.004                               16.701.955
        from fully performing exposures)
 10     Arus kas masuk lainnya                                                          23.959.342                          23.959.342                          16.192.712                              16.192.712
 11     TOTAL ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW)                                              62.032.335                           41.089.915                         55.691.716                           32.894.667
                                                                                                            TOTAL ADJUSTED VALUE 1                                                   TOTAL ADJUSTED VALUE 1

 12     TOTAL HQLA                                                                                                         486.567.013                                                              446.891.965

        TOTAL ARUS KAS KELUAR BERSIH (NET CASH
 13                                                                                                                         156.573.762                                                             146.060.799
        OUTFLOWS)

 14     LCR (%)                                                                                                                  310,76%                                                                305,96%

Keterangan:									
1
 Adjusted values dihitung setelah pengenaan pengurangan nilai (haircut), tingkat penarikan (run-off rate), dan tingkat penerimaan (inflow rate) serta batas maksimum komponen HQLA, misalnya batas maksimum
HQLA Level 2B dan HQLA Level 2 serta batas maksimum arus kas masuk yang dapat diperhitungkan dalam LCR.

Nilai outstanding Triwulan IV 2025 merupakan rata-rata LCR selama hari kerja bulan Okt 2025 s.d Des 2025 (64 titik data) sedangkan Triwulan III merupakan rata-rata LCR selama hari kerja bulan Jul 2025 s.d Sep
2025 (64 titik data).

Perhitungan Liquidity Coverage Ratio di atas dibuat berdasarkan POJK No. 42/POJK.03/2015 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) bagi Bank Umum, POJK No 19
Tahun 2024 tentang Perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 42/POJK.03/2015 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) bagi Bank Umum, serta POJK
No. 37/POJK.03/2019 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank dan disajikan sesuai dengan SE OJK No. 9/SEOJK.03/2020 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional.


166            Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 169
                                                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)
                                                              KONSOLIDASI
                   Posisi Triwulan IV 2025                                                  Posisi Triwulan III 2025



                                   Nilai HQLA setelah pengurangan                                          Nilai HQLA setelah pengurangan
                                      nilai (haircut), outstanding                                            nilai (haircut), outstanding
Nilai outstanding kewajiban       kewajiban dan komitmen dikalikan      Nilai outstanding kewajiban       kewajiban dan komitmen dikalikan
dan komitmen/nilai tagihan         tingkat penarikan (run-off rate)     dan komitmen/nilai tagihan         tingkat penarikan (run-off rate)
         kontraktual                atau nilai tagihan kontraktual               kontraktual                atau nilai tagihan kontraktual
                                    dikalikan tingkat penerimaan                                            dikalikan tingkat penerimaan
                                              (inflow rate).                                                          (inflow rate).



                                               64 hari                                                                  64 hari



                                                         498.662.391                                                              458.495.509




                   933.774.064                            56.695.214                       922.299.795                             56.038.927


                   733.643.845                            36.682.192                       723.821.057                              36.191.053

                   200.130.219                            20.013.022                       198.478.738                              19.847.874

                   293.746.422                            74.824.512                       274.046.278                              69.641.511

                   261.949.604                            60.540.946                       243.831.596                             56.469.048


                     31.796.818                           14.283.566                        30.214.682                              13.172.463


                              -                                    -                                  -                                      -

                                                                   -                                                                         -

                   538.474.981                            72.329.207                        502.510.717                             58.621.819

                    24.487.008                            24.487.008                         15.451.723                             15.451.723

                              0                                    0                                  -                                      -


                              -                                    -                                  -                                      -


                   372.563.920                            42.444.113                        357.559.771                            40.078.096


                              -                                    -                                  -                                      -


                   137.666.685                              1.640.718                       127.966.981                              1.559.758

                     3.757.368                             3.757.368                         1.532.242                              1.532.242
                                                         203.848.933                                                              184.302.257


                        10.143                                10.143                             6.697                                  6.697


                    42.399.826                            19.502.599                        43.291.034                              18.728.121


                    23.959.342                            23.959.342                         16.192.713                             16.192.713
                     66.369.311                           43.472.084                       59.490.444                              34.927.531
                                              TOTAL ADJUSTED VALUE 1                                                   TOTAL ADJUSTED VALUE 1

                                                         498.662.391                                                              458.495.509

                                                         160.376.849                                                              149.374.726

                                                            310,93%                                                                  306,94%




                                                                                   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk        167
Page 170
      A n a l i s i s d a n
      P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




Laporan Perhitungan Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) Triwulanan


                                                              Analisis secara Individu

      Perhitungan Liquidity Coverage Ratio BCA (Bank Only) periode Triwulan IV 2025 menggunakan data rata-rata posisi harian selama bulan
  ∙   Oktober 2025 s.d Desember 2025. Sementara perhitungan periode Triwulan III 2025 menggunakan data rata-rata posisi harian selama bulan
      Juli 2025 s.d September 2025.
      Liquidity Coverage Ratio BCA (Bank Only) selama periode Triwulan IV 2025 naik sebesar 4,80%; yaitu dari 305,96% (Triwulan III 2025)
      menjadi 310,76% (Triwulan IV 2025). Kenaikan rasio ini terutama dari kenaikan nilai tertimbang HQLA sebesar 8,88% (Rp39,68 T) yang lebih
      besar daripada kenaikan Net Cash Outflow setelah run-off sebesar 7,20% (Rp10,51 T). Kenaikan HQLA terutama disebabkan oleh kenaikan
  ∙   surat berharga HQLA sebesar Rp34,80 T, kenaikan penempatan pada BI sebesar Rp3,44 T dan kenaikan Kas sebesar Rp0,98 T. Sementara itu,
      kenaikan NCO setelah run-off terutama disebabkan oleh kenaikan yang berasal dari simpanan nasabah perorangan, usaha mikro dan usaha
      kecil, serta korporasi sebesar Rp5,01 T, kenaikan unused loan facilities sebesar Rp2,39 T dan kenaikan arus kas keluar kontraktual lainnya
      (borrowing) sebesar Rp2,20 T.
      Komposisi HQLA BCA Triwulan IV 2025 terdiri dari HQLA Level 1 sebesar 97,53%; HQLA Level 2A sebesar 1,62%; dan HQLA Level 2B sebesar
  ∙   0,85%. Komposisi terhadap total HQLA Level 1 didominasi oleh Surat Berharga yang diterbitkan oleh Pemerintah Pusat dan BI sebesar 82,17%
      dan Penempatan pada Bank Indonesia sebesar 13,67%.
      Komposisi sumber pendanaan (DPK) BCA selama Triwulan IV 2025 terutama dari CASA, yaitu sebesar 84,27%. Adapun komposisi tersebut
  ∙
      dapat dilihat pada Tabel 1 di bawah ini.


      Tabel 1. Komposisi Sumber Pendanaan BCA (Individu) selama Triwulan IV 2025.


                                                             Total Rp & Va

        Giro                                                    35,28%

        Tabungan                                                48,99%

      CASA                                                      84,27%

      Deposito                                                   15,73%

      Total                                                      100%

  ∙   Eksposur derivatif BCA terutama berasal dari transaksi FX Swap Buy-Sell USD sebesar rata-rata USD196,37 Jt.
  ∙   Dalam mengelola likuiditas, Bank telah mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko likuiditas dengan baik. Selain
      dengan rasio LCR, bank juga melakukan pemantauan kondisi dan kecukupan likuiditas melalui laporan proyeksi arus kas, laporan NSFR, dan
      rasio likuiditas lainnya. Bank telah memiliki limit, early warning indicator, contingency funding plan, dan Rencana Aksi Pemulihan terkait risiko
      likuiditas.




168     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 171
Laporan Perhitungan Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) Triwulanan


                                                             Analisis secara Konsolidasi

      Perhitungan Liquidity Coverage Ratio BCA (Konsolidasi) periode Triwulan IV 2025 menggunakan data rata-rata posisi harian selama bulan
  ∙   Oktober 2025 s.d Desember 2025. Sementara perhitungan periode Triwulan III 2025 menggunakan data rata-rata posisi harian selama bulan
      Juli 2025 s.d September 2025.
      Liquidity Coverage Ratio BCA (Konsolidasi) selama periode Triwulan IV 2025 naik sebesar 3,99%; yaitu dari 306,94% (Triwulan III 2025)
      menjadi 310,93% (Triwulan IV 2025). Kenaikan rasio ini terutama dari kenaikan nilai tertimbang HQLA sebesar 8,76% (Rp40,17 T) yang lebih
      besar daripada kenaikan Net Cash Outflow setelah run-off sebesar 7,37% (Rp11,00 T). Kenaikan HQLA terutama disebabkan oleh kenaikan
  ∙   surat berharga HQLA sebesar Rp35,03 T, kenaikan penempatan pada BI sebesar Rp3,58 T dan kenaikan Kas sebesar Rp0,98 T. Sementara itu,
      kenaikan NCO setelah run-off terutama disebabkan oleh kenaikan yang berasal dari simpanan nasabah perorangan, usaha mikro dan usaha
      kecil, serta korporasi sebesar Rp5,84 T, kenaikan unused loan facilities sebesar Rp2,37 T dan kenaikan arus kas keluar kontraktual lainnya
      (borrowing) sebesar Rp2,23 T.
      Komposisi HQLA Triwulan IV 2025 terdiri dari HQLA Level 1 sebesar 96,92%; HQLA Level 2A sebesar 2,16%; dan HQLA Level 2B sebesar
  ∙   0,92%. Komposisi terhadap total HQLA Level 1 didominasi oleh Surat Berharga yang diterbitkan oleh Pemerintah Pusat dan BI sebesar
      82,20% dan Penempatan pada Bank Indonesia sebesar 13,71%.
      Komposisi sumber pendanaan (DPK) selama Triwulan IV 2025 terutama dari CASA, yaitu sebesar 83,32%. Adapun komposisi tersebut dapat
  ∙
      dilihat pada Tabel 2 di bawah ini.


      Tabel 2. Komposisi Sumber Pendanaan BCA (Konsol) selama Triwulan IV 2025.


                                                             Total Rp & Va

        Giro                                                    34,67%

        Tabungan                                                48,65%

      CASA                                                     83,32%

      Deposito                                                  16,68%

      Total                                                     100%

  ∙   Eksposur derivatif BCA terutama berasal dari transaksi FX Swap Buy-Sell USD sebesar rata-rata USD196,37 juta.
      Dalam mengelola likuiditas, Bank telah mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko likuiditas dengan baik. Selain
      dengan rasio LCR, bank juga melakukan pemantauan kondisi dan kecukupan likuiditas melalui laporan proyeksi arus kas, laporan NSFR, dan
  ∙
      rasio likuiditas lainnya. Bank telah memiliki limit, early warning indicator, contingency funding plan, dan Rencana Aksi Pemulihan terkait risiko
      likuiditas.




                                                                                           Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk         169
Page 172
      A n a l i s i s d a n
      P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




34.a. Net Stable Funding Ratio (NSFR) - Bank secara Individu

A. PERHITUNGAN NSFR


                                                                             Posisi Tanggal Laporan (September 2025)
                                                                  Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
                  Komponen ASF                                                                                                    Total Nilai
                                                     Tanpa Jangka                          ≥ 6 Bulan -                           Tertimbang
                                                                          < 6 Bulan                              ≥ 1 Tahun
                                                        Waktu                               < 1 Tahun

  1   Modal

  2      Modal sesuai POJK KPMM                            278.744.483                -                  -             62.833      278.807.316

  3      Instrumen modal lainnya                                     -                -                  -                   -                  -

      Simpanan yang berasal dari nasabah
  4   perorangan dan Pendanaan yang berasal
      dari nasabah usaha mikro dan usaha kecil:

  5      Simpanan dan Pendanaan stabil                 559.348.604         162.232.609                   -                   -     685.502.152

  6      Simpanan dan Pendanaan kurang stabil              184.975.722        1.974.670                  -                   -     168.255.353

      Pendanaan yang berasal dari nasabah
  7
      korporasi:

  8      Simpanan operasional                              246.075.153                -                  -                   -     123.037.576

         Pendanaan lainnya yang berasal dari
  9                                                            377.501       29.216.979                  -                   -      12.722.908
         nasabah korporasi

      Liabilitas yang memiliki pasangan aset yang
 10                                                                  -                -                  -                   -                  -
      saling bergantung

 11   Liabilitas dan ekuitas lainnya:

 12      NSFR liabilitas derivatif                                               59.391                  -                   -

         Ekuitas dan Liabilitas lainnya yang tidak
 13                                                            84.047       35.506.073           303.483              49.206           200.947
         masuk dalam kategori di atas

 14   TOTAL ASF                                                                                                                  1.268.526.253




170      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 173
                                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)

                                         Posisi Tanggal Laporan (Desember 2025)
                         Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
                                                                                                              Total Nilai Tertimbang
Tanpa Jangka Waktu          < 6 Bulan              ≥ 6 Bulan - < 1 Tahun               ≥ 1 Tahun



          283.913.331                        -                             -                       59.583                  283.972.915

                     -                       -                             -                             -                             -




          582.671.305             157.996.863                              -                             -                703.634.760

          180.859.021               3.536.240                              -                             -                 165.955.735




          271.206.831                        -                             -                             -                 135.603.416

             446.474               26.890.564                              -                             -                  12.883.541


                     -                       -                             -                             -                             -




                                             -                             -                             -


              80.334               38.663.809                      260.941                         168.669                       299.140


                                                                                                                        1.302.349.506




                                                                               Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk       171
Page 174
        A n a l i s i s d a n
        P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




34.a. Net Stable Funding Ratio (NSFR) - Bank secara Individu

A. PERHITUNGAN NSFR


                                                                           Posisi Tanggal Laporan (September 2025)

                  Komponen RSF                                  Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
                                                                                                                                Total Nilai
                                                     Tanpa Jangka                         ≥ 6 Bulan -                          Tertimbang
                                                                        < 6 Bulan                              ≥ 1 Tahun
                                                        Waktu                              < 1 Tahun

15    Total HQLA dalam rangka perhitungan NSFR                                                                                     21.797.750

      Simpanan pada lembaga keuangan lain
16                                                       10.845.342                 -                   -                  -        5.422.671
      untuk tujuan operasional
      Pinjaman dengan kategori Lancar dan Dalam
17    Perhatian Khusus (performing) dan surat
      berharga
         Kepada lembaga keuangan yang dijamin
18                                                                  -      7.040.088                    -                  -         704.009
         HQLA Level 1
         Kepada lembaga keuangan yang
         dijamin bukan dengan HQLA Level 1 dan
19                                                                  -      38.164.467        14.516.256          33.782.704       46.765.502
         pinjaman kepada lembaga keuangan
         tanpa jaminan
         Kepada perusahaan non-keuangan,
         nasabah perorangan dan nasabah usaha
         mikro dan usaha kecil, Pemerintah
20                                                                  -    200.678.233       105.940.039          413.412.843      504.710.052
         Indonesia, pemerintah negara lain, Bank
         Indonesia, bank sentral negara lain dan
         entitas sektor publik, yang di antaranya:
           Memenuhi klasifikasi untuk mendapat
21         bobot risiko 35% atau kurang, sesuai                     -        730.000           585.000           15.086.209       10.463.536
           SE OJK ATMR untuk risiko kredit

         Kredit beragun rumah tinggal yang tidak
22                                                                  -           6.851            25.058            1.258.772        1.085.910
         sedang dijaminkan, yang di antaranya:

           Memenuhi kualifikasi untuk mendapat
23         bobot risiko 35% atau kurang, sesuai                     -        283.973           1.123.689         76.766.416      50.602.002
           SE OJK ATMR Risiko Kredit
         Surat berharga yang tidak sedang
         dijaminkan, tidak gagal bayar, dan tidak
24                                                                  -      29.053.117         2.096.564           8.349.180       22.671.644
         masuk sebagai HQLA, termasuk saham
         yang diperdagangkan di bursa
      Aset yang memiliki pasangan liabilitas yang
25                                                                  -               -                   -                  -                  -
      saling bergantung
26 Aset lainnya:
         Komoditas fisik yang diperdagangkan,
27                                                                  -                                                                         -
         termasuk emas

         Kas, surat berharga dan aset lainnya yang
         dicatat sebagai initial margin atau aset
28                                                                                                                         -                  -
         lain yang diserahkan sebagai default
         fund pada central counterparty (CCP)

29       NSFR aset derivatif                                                                                               -                  -

         20% NSFR liabilitas derivatif sebelum
30                                                                                                                    11.878            11.878
         dikurangi dengan variation margin
         Seluruh aset lainnya yang tidak masuk
31                                                           17.622        48.613.160           749.158          55.941.855      105.319.482
         kategori di atas
32 Rekening administratif                                                                                       498.510.248       20.080.783
33 TOTAL RSF                                                                                                                     789.635.218
   Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable
34                                                                                                                                  160,65%
   Funding Ratio (%))




172       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 175
                                                                                                                     (dalam jutaan Rupiah)

                                          Posisi Tanggal Laporan (Desember 2025)

                         Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
                                                                                                                Total Nilai Tertimbang
Tanpa Jangka Waktu          < 6 Bulan              ≥ 6 Bulan - < 1 Tahun                ≥ 1 Tahun

                                                                                                                              23.563.612

            5.093.401                         -                            -                               -                     2.546.701




                     -                  608.609                            -                               -                       60.861



                     -             33.806.561                   24.467.241                     30.663.664                     47.968.269




                     -            198.667.639                 123.000.585                      437.115.351                  532.382.160




                     -                  520.000                  1.740.000                      19.363.578                     13.716.326



                     -                    8.513                      18.502                      1.373.245                       1.180.766



                     -                  372.992                  1.095.906                     78.334.349                      51.651.776



                     -             30.202.832                    1.592.235                          8.155.315                 22.829.551



                     -                        -                            -                               -                             -



                     -                                                                                                                   -



                                                                                                           -                             -



                                                                                                      18.473                       18.473

                                                                                                           -                             -


               11.024              48.292.520                      790.568                     55.939.894                    105.031.817

                                                                                              489.501.093                     19.314.984
                                                                                                                            820.265.295

                                                                                                                                  158,77%




                                                                               Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk        173
Page 176
      A n a l i s i s d a n
      P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




34.b. Net Stable Funding Ratio (NSFR) - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak

A. PERHITUNGAN NSFR


                                                                             Posisi Tanggal Laporan (September 2025)

                                                                  Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
                  Komponen ASF
                                                                                                                                  Total Nilai
                                                     Tanpa Jangka                          ≥ 6 Bulan -                           Tertimbang
                                                                          < 6 Bulan                              ≥ 1 Tahun
                                                        Waktu                               < 1 Tahun

  1   Modal

  2      Modal sesuai POJK KPMM                            287.323.010                -                  -             62.833      287.385.844

  3      Instrumen modal lainnya                                     -                -                  -                   -                  -
      Simpanan yang berasal dari nasabah
  4   perorangan dan Pendanaan yang berasal
      dari nasabah usaha mikro dan usaha kecil:

  5      Simpanan dan Pendanaan stabil                     562.236.616      162.294.814                  -                   -    688.304.859

  6      Simpanan dan Pendanaan kurang stabil              185.238.250        5.948.351                  -                   -      172.067.941

      Pendanaan yang berasal dari nasabah
  7
      korporasi:

  8      Simpanan operasional                          254.880.646                    -                  -                   -     127.440.323

         Pendanaan lainnya yang berasal dari
  9                                                           386.465       40.876.324          350.000               257.178        18.113.339
         nasabah korporasi

      Liabilitas yang memiliki pasangan aset yang
 10                                                                  -                -                  -                   -                  -
      saling bergantung

 11   Liabilitas dan ekuitas lainnya:

 12      NSFR liabilitas derivatif                                                    -                  -                   -

         Ekuitas dan Liabilitas lainnya yang tidak
 13                                                           210.562       29.035.531           303.483              49.206           327.424
         masuk dalam kategori di atas

 14   TOTAL ASF                                                                                                                  1.293.639.731




174      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 177
                                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)

                                         Posisi Tanggal Laporan (Desember 2025)

                         Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
                                                                                                              Total Nilai Tertimbang
Tanpa Jangka Waktu          < 6 Bulan              ≥ 6 Bulan - < 1 Tahun                ≥ 1 Tahun



          293.010.153                        -                             -                        59.583                 293.069.736

                     -                       -                             -                              -                            -




          585.669.995             158.055.147                              -                              -                706.538.885

          181.069.527                7.531.382                             -                              -                 169.740.818




          281.509.127                        -                             -                              -                140.754.564

             460.287              40.845.454                               -                              -                   17.847.769


                     -                       -                             -                              -                            -




                                             -                             -                              -


              210.763              28.526.164                      260.941                          168.669                      429.569


                                                                                                                          1.328.381.341




                                                                               Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk      175
Page 178
        A n a l i s i s d a n
        P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




34.b. Net Stable Funding Ratio (NSFR) - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak

A. PERHITUNGAN NSFR


                                                                             Posisi Tanggal Laporan (September 2025)

                                                                  Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
                  Komponen RSF
                                                                                                                                  Total Nilai
                                                     Tanpa Jangka                           ≥ 6 Bulan -                          Tertimbang
                                                                          < 6 Bulan                              ≥ 1 Tahun
                                                        Waktu                                < 1 Tahun

15    Total HQLA dalam rangka perhitungan NSFR                                                                                      23.220.087

      Simpanan pada lembaga keuangan lain
16                                                          11.056.135                -                   -                  -       5.528.068
      untuk tujuan operasional
      Pinjaman dengan kategori Lancar dan Dalam
 17   Perhatian Khusus (performing) dan surat
      berharga
         Kepada lembaga keuangan yang dijamin
18                                                                  -         7.260.683                   -                  -         726.068
         HQLA Level 1
         Kepada lembaga keuangan yang
         dijamin bukan dengan HQLA Level 1 dan
19                                                                  -       40.649.263         14.743.100          35.132.012       48.600.952
         pinjaman kepada lembaga keuangan
         tanpa jaminan
         Kepada perusahaan non-keuangan,
         nasabah perorangan dan nasabah usaha
         mikro dan usaha kecil, Pemerintah
20                                                                  -       202.478.918       109.203.710         432.689.120      523.627.066
         Indonesia, pemerintah negara lain, Bank
         Indonesia, bank sentral negara lain dan
         entitas sektor publik, yang di antaranya:
           Memenuhi klasifikasi untuk mendapat
21         bobot risiko 35% atau kurang, sesuai                     -          730.000           585.000           15.086.209       10.463.536
           SE OJK ATMR untuk risiko kredit
         Kredit beragun rumah tinggal yang tidak
22                                                                  -           36.080             29.144           2.790.679        2.404.688
         sedang dijaminkan, yang di antaranya:
           Memenuhi kualifikasi untuk mendapat
23         bobot risiko 35% atau kurang, sesuai                     -          283.973           1.123.689         76.766.416      50.602.002
           SE OJK ATMR Risiko Kredit
         Surat berharga yang tidak sedang
         dijaminkan, tidak gagal bayar, dan tidak
24                                                                  -       30.242.404          2.338.725          10.230.618       24.986.590
         masuk sebagai HQLA, termasuk saham
         yang diperdagangkan di bursa
      Aset yang memiliki pasangan liabilitas yang
25                                                                  -                 -                   -                  -                  -
      saling bergantung
26 Aset lainnya:
         Komoditas fisik yang diperdagangkan,
27                                                                  -                                                                           -
         termasuk emas

         Kas, surat berharga dan aset lainnya yang
         dicatat sebagai initial margin atau aset
28                                                                                                                           -                  -
         lain yang diserahkan sebagai default
         fund pada central counterparty (CCP)

29       NSFR aset derivatif                                                                                                 -                  -

         20% NSFR liabilitas derivatif sebelum
30                                                                                                                           -                  -
         dikurangi dengan variation margin
         Seluruh aset lainnya yang tidak masuk
31                                                             17.625       40.050.251            766.646          50.226.637       91.058.846
         kategori di atas
32 Rekening administratif                                                                                         501.071.473        20.131.543
33 TOTAL RSF                                                                                                                      801.349.444
      Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable
34                                                                                                                                     161,43%
      Funding Ratio (%))




176       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 179
                                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)

                                          Posisi Tanggal Laporan (Desember 2025)

                         Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu

                                                                                                              Total Nilai Tertimbang
Tanpa Jangka Waktu          < 6 Bulan              ≥ 6 Bulan - < 1 Tahun                ≥ 1 Tahun


                                                                                                                            24.998.365

            5.330.109                         -                            -                             -                   2.665.055




                     -              1.220.430                              -                             -                       122.043



                     -             37.295.659                  24.569.040                      31.869.408                   49.748.277




                     -           200.265.884                   126.092.133                    456.487.776                   551.193.618




                     -                  520.000                  1.740.000                      19.363.578                   13.716.326


                     -                   37.486                      23.143                     3.058.842                    2.630.330


                     -                  372.992                  1.095.906                     78.334.349                    51.651.776



                     -              31.157.342                   1.945.068                      10.295.878                  25.302.701



                     -                        -                            -                             -                             -



                     -                                                                                   -                             -



                                                                                                         -                             -



                                                                                                    18.473                        18.473

                                                                                                         -                             -


               11.024              38.547.054                      808.739                     50.265.316                   89.629.945

                                                                                              491.663.332                   19.354.654
                                                                                                                           831.031.561

                                                                                                                                 159,85%




                                                                               Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk       177
Page 180
        A n a l i s i s d a n
        P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




B. PENILAIAN KUALITATIF TERKAIT NSFR



                                                                 Analisis secara Individu
•     Berdasarkan hasil perhitungan, nilai Net Stable Funding Ratio (NSFR) – Individu per 31 Des 2025 turun sebesar 1,88% jika dibandingkan
      dengan periode 30 Sep 2025; yaitu dari 160,65% (30 Sep’25) menjadi 158,77% (31 Des’25). Penurunan nilai NSFR ini disebabkan oleh kenaikan
      komponen Required Stable Funding (RSF) sebesar 3,88% (Rp30,63 T) yang lebih besar daripada kenaikan komponen Available Stable Funding
      (ASF) sebesar 2,67% (Rp33,82 T). Kenaikan komponen RSF terutama disebabkan oleh kenaikan pinjaman dengan kategori lancar dan dalam
      perhatian khusus (performing) dan surat berharga sebesar Rp32,79 T. Sementara itu, kenaikan komponen ASF terutama disebabkan oleh
      kenaikan nilai tertimbang simpanan nasabah perorangan, usaha mikro dan usaha kecil serta pendanaan dari nasabah korporasi sebesar Rp28,56
      T dan kenaikan KPMM sebesar Rp5,17 T.
•     Rasio NSFR BCA secara individual saat ini sudah memenuhi persyaratan minimum sebesar 100%. Hal ini ditopang oleh komposisi dana stabil
      yang cukup besar, terutama dari Stable Funds (60,55%). Adapun komposisi DPK dan Dana Bank dapat dilihat pada Tabel 1 di bawah ini.


       Tabel 1. Komposisi DPK dan Dana Bank - Bank Only periode 31 Desember 2025.


                                                      Kategori                                                            %
                                      1.   Retail
                                            a.      Fully covered and transactional                                                     39,54%
                                            b.      Fully covered, non-transactional and related                                         12,63%
        Stable Funds
                                      2.   Usaha Mikro dan Usaha Kecil
                                            a.      Fully covered and transactional                                                       8,10%
                                            b.      Fully covered, non-transactional and related                                         0,28%
                                                                                        Total Stable Funds                              60,55%
                                      1.   Retail                                                                                        13,71%
        Unstable Fund
                                      2.   Usaha Mikro dan Usaha Kecil                                                                    1,37%
                                                                                      Total Unstable Funds                              15,08%
                                                                              Total Operational Deposits                                 22,17%
                                                                         Total Non-Operational Deposits                                  2,20%
                                                                                Total DPK dan Dana Bank                               100,00%




178        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 181
B. PENILAIAN KUALITATIF TERKAIT NSFR



                                                               Analisis secara Konsolidasi
•   Berdasarkan hasil perhitungan, nilai Net Stable Funding Ratio (NSFR) – Konsolidasi per 31 Des 2025 turun sebesar 1,58% jika dibandingkan
    dengan periode 30 Sep 2025; yaitu dari sebesar 161,43% (30 Sep’25) menjadi sebesar 159,85% (31 Des’25). Nilai NSFR turun karena kenaikan
    komponen Required Stable Funding (RSF) sebesar 3,70% (Rp29,68 T) yang lebih besar daripada kenaikan komponen Available Stable Funding
    (ASF) sebesar 2,69% (Rp34,74 T). Kenaikan komponen RSF terutama disebabkan oleh kenaikan pinjaman dengan kategori lancar dan dalam
    perhatian khusus (performing) sebesar Rp32,64 T dan penurunan aset lainnya sebesar Rp1,41 T. Sementara itu, kenaikan komponen ASF
    terutama disebabkan oleh kenaikan nilai tertimbang simpanan nasabah perorangan, usaha mikro dan usaha kecil serta pendanaan dari nasabah
    korporasi sebesar Rp28,96 T dan kenaikan KPMM sebesar Rp5,68 T.


•   Rasio NSFR BCA secara konsolidasi saat ini sudah memenuhi persyaratan minimum sebesar 100%. Hal ini ditopang oleh komposisi dana stabil
    yang cukup besar, terutama dari Stable Funds (59,37%). Adapun komposisi DPK dan Dana Bank dapat dilihat pada Tabel 2 di bawah ini.


     Tabel 2. Komposisi DPK, Dana Investasi Revenue Sharing, dan Dana Bank - Konsolidasi Periode 31 Desember 2025.


                                                    Kategori                                                                  %
                                     1.   Retail
                                           a.      Fully covered and transactional                                                              38,81%
                                           b.      Fully covered, non-transactional and related                                                 12,34%
      Stable Funds
                                     2.   UMKM
                                           a.      Fully covered and transactional                                                               7,94%
                                           b.      Fully covered, non-transactional and related                                                  0,28%
                                                                                       Total Stable Funds                                       59,37%
                                     1.   Retail                                                                                                13,65%
      Unstable Fund
                                     2.   UMKM                                                                                                   1,41%
                                                                                     Total Unstable Funds                                       15,06%
                                                                             Total Operational Deposits                                         22,47%
                                                                        Total Non-Operational Deposits                                           3,10%
                                                                               Total DPK dan Dana Bank                                         100,00%




                                                                                             Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk       179
Page 182
          A n a l i s i s d a n
          P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




35. Laporan Aset Terikat (Encumbrance) - ENC - per 31 Desember 2025




                                                                                            Individual

                                                          a                        b                       c                         d
                                                                         Aset yang disimpan
                                                                          atau diperjanjikan
                                                                             dengan bank
                                                    Aset Terikat                                   Aset tidak terikat
                                                                            sentral namun                                          Total
                                                   (Encumbered)                                    (unencumbered)
                                                                          belum digunakan
                                                                         untuk menghasilkan
                                                                              likuiditas
    1     HQLA Level 1

           a.    Kas dan setara Kas                                  -                         -            25.275.044                    25.275.044
                 Penempatan pada Bank
           b.
                 Indonesia:
                 - Giro                                              -                         -            46.370.465                    46.370.465
                 - Fine Tune Operation                               -                         -                3.918.625                   3.918.625

                 - Deposit Facility                                  -                         -                        -                           -
                 Sekuritas Rupiah Bank
           c.                                                        -                         -           113.389.265                   113.389.265
                 Indonesia (SRBI)
                 Surat Berharga Bank
           d.                                                        -                         -                        -                           -
                 Indonesia (SBBI)
                 Bank Indonesia Floating Rate
           e.                                                        -                         -                        -                           -
                 Note (BI-FRN)
           f.    Sukuk Bank Indonesia (SUKBI)                        -                         -                        -                           -

                 Sekuritas Valas Bank
           g.                                                        -                         -                5.887.547                   5.887.547
                 Indonesia (SVBI)
                 Sukuk Valuta Asing Bank
           h.                                                        -                         -                        -                           -
                 Indonesia (SUVBI)
                 Tagihan atas Surat Berharga
                 yang dibeli dengan janji
            i.                                                       -                         -               4.430.617                   4.430.617
                 dijual kembali (Reverse Repo
                 agunan HQLA Level 1)
            j.   Obligasi Pemerintah (Rupiah)                        -              45.851.347             203.812.527                   249.663.874
                 Obligasi Pemerintah (Valuta
           k.                                                        -                         -               8.466.108                   8.466.108
                 Asing)
            l.   UST - Bond                                          -                         -                        -                           -
    2     HQLA Level 2A                                              -                         -               10.231.326                  10.231.326

    3     HQLA Level 2B                                              -                         -                8.237.691                   8.237.691

Total HQLA                                                           -              45.851.347             430.019.215                   475.870.562




                                                                   Analisis Kualitatif
•       Aset terikat (encumbered assets) adalah aset bank yang terbatas untuk kebutuhan likuiditas, secara legal dan kontraktual oleh Bank pada saat
        terjadi kondisi stres. Encumbered assets tidak termasuk aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia namun belum digunakan
        untuk menghasilkan likuiditas sebagaimana dimaksud dalam POJK tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage
        Ratio) Bagi Bank Umum.										
•       Aset tidak terikat merupakan aset yang memenuhi kualifikasi sebagai High Quality Liquid Assets (HQLA) sebagaimana dimaksud dalam POJK
        tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) Bagi Bank Umum.				
•       Mengacu pada penjelasan atas POJK No 42/POJK.03/2015 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio)
        Bagi Bank Umum, pasal 9 ayat (3) huruf a, contoh aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia namun belum digunakan untuk
        menghasilkan likuiditas adalah giro wajib minimum sekunder (sekarang Penyangga Likuiditas Makroprudensial).			
•       Per 31 Desember 2025, secara konsolidasi BCA tidak memiliki posisi HQLA yang dikategorikan sebagai aset terikat (encumbered).		




180          Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 183
                                                                                                                      (dalam jutaan Rupiah)

                                                            Konsolidasi

           a                                   b                                   c                                    d


                                    Aset yang disimpan atau
                                diperjanjikan dengan bank sentral
Aset Terikat (Encumbered)                                           Aset tidak terikat (unencumbered)                 Total
                                  namun belum digunakan untuk
                                     menghasilkan likuiditas




                            -                                   -                         25.304.972                           25.304.972



                            -                                   -                          47.768.278                          47.768.278
                            -                                   -                           3.918.625                           3.918.625

                            -                                   -                             391.751                                 391.751

                            -                                   -                         114.329.656                         114.329.656


                            -                                   -                                   -                                       -


                            -                                   -                                   -                                       -

                            -                                   -                             601.055                                601.055

                            -                                   -                           5.887.547                           5.887.547


                            -                                   -                                   -                                       -



                            -                                   -                           5.035.941                           5.035.941


                            -                         46.750.335                         208.594.916                          255.345.251

                            -                                   -                           8.472.823                           8.472.823

                            -                                   -                                   -                                       -
                            -                                   -                          12.564.368                          12.564.368

                            -                                   -                           9.837.182                               9.837.182

                            -                         46.750.335                          442.707.113                         489.457.449




                                                                                  Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk        181
Page 184
       A n a l i s i s d a n
       P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




LAPORAN KPMM DAN ATMR BANK UMUM KONVENSIONAL INDIVIDU – TAHUNAN

Form D1: Laporan Data Kerugian Historis


 No                                      Indikator Bisnis (IB) dan komponen IB                                 T

       Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional (loss event) sebesar Rp300.000.000,00
       (tiga ratus juta rupiah) atau lebih
  1    Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan (tanpa pengecualian)                       -

  2    Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional                                                                         -

  3    Jumlah kerugian risiko operasional yang dikecualikan                                                                  -

  4    Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional yang dikecualikan                                                       -
       Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan dan kerugian risiko
  5                                                                                                                          -
       operasional yang dikecualikan
       Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional (loss event) sebesar Rp1.500.000.000,00
       (satu miliar lima ratus juta rupiah) atau lebih
  6    Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan (tanpa pengecualian)                  271,70
  7    Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional                                                                     4,00

  8    Jumlah kerugian risiko operasional yang dikecualikan                                                                  -

  9    Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional yang dikecualikan                                                       -
       Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan dan kerugian risiko
  10                                                                                                                    271,70
       operasional yang dikecualikan
       Rincian perhitungan modal untuk risiko operasional
  11   Apakah kerugian digunakan dalam perhitungan FPKI? (Ya/Tidak)                                                        Ya
       Dalam hal baris 11 diisi "Tidak", apakah tidak digunakannya data kerugian intern tersebut disebabkan
  12
       ketidaksesuaian standar minimum untuk data kerugian? (Ya/Tidak)
  13   Threshold yg digunakan dalam perhitungan modal untuk risiko operasional (dalam satuan rupiah penuh)    1.500.000.000,00
  14   Keterangan Tambahan (jika ada)                                                                                 Optional




182      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 185
                                                                                                                              Rata-Rata
 T-1          T-2          T-3           T-4          T-5          T-6              T-7            T-8           T-9
                                                                                                                               10 Tahun




          -            -            -             -            -            -                -              -             -               -

          -            -            -             -            -            -                -              -             -               -

          -            -            -             -            -            -                -              -             -               -

          -            -            -             -            -            -                -              -             -               -

          -            -            -             -            -            -                -              -             -               -




42.725,45     1.832,01           0,07   96.042,94     13.142,66      88,09        46.379,08       16.486,19     63.373,63      28.034,18
       8,00         1,00            -          3,00         6,00         1,00             5,00           2,00          1,00         3,10

          -            -            -             -            -            -                -              -             -               -

          -            -            -             -            -            -                -              -             -               -

42.725,45     1.832,01           0,07   96.042,94     13.142,66      88,09        46.379,08       16.486,19     63.373,63      28.034,18




                                                                                Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk     183
Page 186
               A n a l i s i s d a n
               P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




LAPORAN KPMM DAN ATMR BANK UMUM KONVENSIONAL INDIVIDU – TAHUNAN

Form D3: Laporan Rincian Indikator Bisnis

No                 Indikator Bisnis (IB) dan komponen IB             T                    T-1                  T-2
 1.       Komponen Bunga, Sewa, dan Dividen (KBSD)                   31.633.303,55

1a. Pendapatan Bunga                                                  88.631.734,73         82.110.427,94       68.103.868,83

1b. Beban Bunga                                                          9.830.468,67           9.812.312,98         6.212.170,51

1c. Aset Produktif                                                 1.360.757.445,46      1.333.369.008,76      1.256.127.957,67

1d. Pendapatan Dividen                                                2.402.602,59           1.914.400,27         1.702.183,53

 2.       Komponen Jasa (KJ)                                             17.471.907,83

2a. Pendapatan Jasa dan Komisi                                        18.281.699,28         16.884.777,92        16.522.759,16

2b. Beban Jasa dan Komisi                                                  212.533,31           252.533,33           350.702,00

2c. Pendapatan operasional lainnya                                         33.688,06              64.285,86             111.111,62

2d. Beban operasional lainnya                                              318.060,18             171.417,93         237.009,03

 3.       Komponen Keuangan (KK)                                         2.391.908,64

3a. Laba Rugi Bersih Trading Book                                     2.205.364,20              1.461.667,43      1.004.970,81

3b. Laba Rugi Bersih Banking Book                                          384.161,98            125.944,09          1.993.617,41
 4.       IB                                                          51.497.120,02

 5.       Komponen Indikator Bisnis (KIB)                                7.274.568,00

          Pengungkapan IB

6a. IB total termasuk aktivitas yang didivestasi                      51.497.120,02
    Pengurangan IB dikarenakan pengecualian atas
6b.                                                                              0,00
    aktivitas yang didivestasi
 7.       Keterangan Tambahan                                                Optional




LAPORAN KPMM DAN ATMR BANK UMUM KONVENSIONAL INDIVIDU – TAHUNAN

Form D5: Laporan Perhitungan ATMR Risiko Operasional dengan menggunakan pendekatan standar
  No                                        Rincian                                                 T
      1        Komponen Indikator Bisnis (KIB)                                                                   7.274.568,00

      2        Faktor Pengali Kerugian Internal (FPKI)                                                               0,59911758

      3        Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO)                                                            4.358.321,58

      4        ATMR untuk Risiko Operasional                                                                     54.479.019,75




184              Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 187
                                  Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko Operasional - Individu

1   Penjelasan peraturan, kebijakan, dan/atau pedoman terkait manajemen risiko untuk Risiko Operasional.
    Bank menerapkan manajemen risiko operasional secara komprehensif yang sejalan dengan ketentuan regulator dan sebagai bagian dari upaya
    menjaga keberlangsungan kegiatan usaha, meningkatkan efektivitas proses operasional, melindungi kepentingan nasabah serta pemangku
    kepentingan. Beberapa kebijakan yang diimplementasikan, di antaranya:
    •  Kebijakan Manajemen Risiko Operasional.
    •  Kebijakan Dasar Manajemen Risiko Penggunaan Teknologi Informasi.
    •  Kebijakan Penyelenggaraan Teknologi Informasi.
    •  Kebijakan Manajemen Risiko Keamanan Siber.
    •  Kebijakan Keamanan Sistem Informasi dan Ketahanan Siber.
    •  Kebijakan Pengamanan Informasi.
    •  Kebijakan Penerbitan Produk/Aktivitas dan Penyediaan Sistem Teknologi Informasi Pendukungnya.
    •  Kebijakan Penilaian atas Peningkatan Eksposur Risiko Pengembangan Produk Bank.
    •  Kebijakan Manajemen Kelangsungan Bisnis.

    Bank menetapkan sejumlah pedoman/ manual dan prosedur turunan dari kebijakan manajemen risiko operasional serta melakukan evaluasi secara
    berkala untuk memastikan kesesuaian dengan dinamika risiko dan perkembangan regulasi.
2   Penjelasan struktur dan organisasi atas manajemen dan fungsi kontrol terkait Risiko Operasional.
    Peran dan tanggung jawab Bank dalam pengelolaan risiko operasional mengacu pada prinsip Three Lines Model dengan perangkat organisasi
    sebagai berikut:

               Perangkat Organisasi                                               Wewenang/Tanggung Jawab
                                                  Memastikan penerapan manajemen risiko telah memadai sesuai dengan karakteristik,
    Dewan Komisaris dan Direksi                   kompleksitas, dan profil risiko Bank, serta memahami dengan baik jenis dan tingkat risiko yang
                                                  melekat pada kegiatan bisnis Bank.
                                                  Memastikan bahwa kerangka kerja manajemen risiko telah memberikan perlindungan memadai
    Komite Manajemen Risiko
                                                  terhadap risiko-risiko yang dihadapi Bank.
                                                  Membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan tanggung jawab pengawasan risiko untuk
    Komite Pemantau Risiko                        memastikan kerangka kerja manajemen risiko telah memberikan perlindungan yang memadai
                                                  terhadap seluruh risiko Bank.
                                                  Meyakinkan Bank melakukan mitigasi risiko dengan benar melalui identifikasi, pengukuran,
    Risk Management Division (MRK)                pemantauan, pengendalian, dan pelaporan sesuai kerangka kerja manajemen risiko serta
                                                  mampu menghadapi situasi darurat yang mengancam kelangsungan usaha Bank.
    Biro Anti-Fraud                               Memperkuat sistem pengendalian internal Bank melalui penerapan strategi anti-fraud.
                                                  Mengkaji, menyusun, dan memastikan kebijakan dan prosedur operasi serta layanan dengan
                                                  mempertimbangkan kebutuhan bisnis dan operasi, kepatuhan terhadap regulator dan lembaga
    Operation Strategy & Development Group        lain yang terkait, manajemen risiko dan kontrol, serta mengomunikasikannya kepada cabang
                                                  maupun unit kerja terkait untuk dapat dipahami dengan mudah dan dilaksanakan dengan efektif
                                                  dan efisien.
                                                  Mengembangkan tindakan preventif untuk melindungi dan mengamankan aset informasi serta
    Strategic Information Technology Group -
                                                  infrastruktur teknologi informasi Bank dari berbagai tindak kejahatan teknologi (cybercrime)
    Information Technology Security Group
                                                  mencakup pemantauan dan pengujian ketahanan siber Bank.
                                                  Risk owner yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan risiko operasional sehari-hari serta
    Unit Kerja (unit bisnis dan unit pendukung)
                                                  melaporkan permasalahan dan kejadian risiko operasional kepada MRK.
                                                  Memeriksa dan menilai kecukupan dan efektivitas proses manajemen risiko, pengendalian
    Divisi Audit Internal
                                                  internal, dan tata kelola Bank.


    Penjelasan sistem pengukuran untuk Risiko Operasional (mencakup sistem dan data yang digunakan untuk menghitung Risiko Operasional
3
    agar dapat memperkirakan beban modal untuk Risiko Operasional).

    Bank mengukur Risiko Operasional dengan mempertimbangkan besarnya dampak, tingkat kemungkinan terjadinya risiko, serta kekuatan kontrol
    yang diterapkan. Pengukuran ini memberikan gambaran profil risiko operasional Bank dan menjadi dasar penentuan prioritas tindakan mitigasi
    atas risiko yang ada. Bank juga mengevaluasi sistem pengukuran risiko operasional secara berkala untuk memastikan kesesuaian asumsi, akurasi,
    kewajaran, dan integritas data, serta prosedur yang digunakan untuk mengukur risiko operasional.

    Bank mengacu pada arahan regulator dalam SE OJK No. 6/SEOJK.03/2020 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko
    Operasional dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi Bank Umum dalam memperhitungkan beban modal untuk risiko operasional. Data
    yang digunakan dalam perhitungan tersebut diantaranya Komponen Indikator Bisnis dan Data Kerugian Risiko Operasional. Bank menetapkan
    prosedur dan proses pengadministrasian data kerugian risiko operasional guna memastikan kualitas data yang baik sehingga dapat memperkirakan
    eksposur risiko secara lebih tepat serta memastikan alokasi beban modal risiko operasional yang memadai.

    Pengelolaan risiko operasional bank secara komprehensif dilakukan melalui aplikasi ORMIS yang dapat mendukung tiga aktivitas, yaitu:
    •  Risk and Control Self Assessment (RCSA)
       RCSA merupakan sarana bagi Risk Owner untuk melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko dengan tujuan
       untuk meningkatkan budaya kesadaran dalam mengelola risiko operasional dari setiap karyawan dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari.
       RCSA dilaksanakan secara rutin setiap setahun sekali.
    •  Loss Event Database (LED)
       LED digunakan untuk mengadministrasikan dan menganalisis kejadian operasional yang telah terjadi yang menimbulkan kerugian bagi Bank
       serta digunakan sebagai database kerugian operasional untuk menghitung beban modal dari kerugian risiko operasional dan sarana untuk
       memantau kejadian operasional yang membutuhkan tindak lanjut.
    •  Key Risk Indicator (KRI)
       KRI bertujuan untuk memberikan early warning sign atas adanya indikasi peningkatan risiko operasional di suatu unit kerja kepada pejabat
       berwenang serta berfungsi sebagai sumber data untuk mengidentifikasi proses, prosedur, dan kontrol yang perlu mendapat perhatian.




                                                                                        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk      185
Page 188
           A n a l i s i s d a n
           P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




                                         Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko Operasional - Individu

 4    Penjelasan ruang lingkup dan cakupan utama dari kerangka laporan untuk Risiko Operasional untuk pejabat eksekutif dan direksi Bank.
      Beberapa laporan risiko operasional yang disampaikan kepada Dewan Komisaris dan/atau Direksi sebagai berikut:
      1. Laporan rutin (berkala):
         •   Laporan Eksposur Risiko Operasional.
         •   Laporan Profil Risiko Operasional.
         •   Laporan Penerapan Manajemen Risiko Operasional.

      2.     Laporan insidentil:
             Laporan hasil analisis atas kejadian operasional, perubahan kebijakan, sistem dan prosedur yang bersifat insidentil. Laporan ini dapat
             berupa laporan hasil analisis atas sistem dan prosedur operasional Bank dalam kaitannya dengan kejadian operasional di internal atau
             eksternal Bank yang mempunyai dampak kerugian operasional yang signifikan.
      Penjelasan mitigasi risiko dan transfer risiko yang digunakan dalam manajemen untuk Risiko Operasional. Hal tersebut mencakup mitigasi
      dengan penerbitan kebijakan (seperti kebijakan untuk budaya risiko, risiko yang dapat diterima, dan alih daya), dengan divestasi bisnis
 5
      yang berisiko tinggi, dan dengan membentuk fungsi kontrol. Sisa eksposur dapat diserap oleh Bank atau untuk dilakukan transfer risiko.
      Sebagai contoh, dampak dari kerugian operasional dapat dimitigasi dengan asuransi.
      Penerapan manajemen risiko di bank disesuaikan dengan ukuran dan kompleksitas usaha bank, dan mencakup 4 pilar, yaitu:
      1. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi.
      2. Kecukupan Kebijakan dan Prosedur Manajemen Risiko serta Penetapan Limit Risiko.
      3. Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta Sistem Informasi Manajemen Risiko.
      4. Sistem Pengendalian Internal yang Menyeluruh.

      Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung jawab atas efektivitas penerapan manajemen risiko Bank. Penyusunan kebijakan terkait manajemen
      risiko termasuk strategi, kerangka manajemen risiko, dan limit risiko secara keseluruhan termasuk ke dalam wewenang dan tanggung jawab
      Direksi dan dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan Dewan Komisaris. Kebijakan tersebut disusun dengan memperhatikan risk appetite
      dan risk tolerance sesuai kebutuhan/kondisi Bank serta memperhitungkan dampak risiko terhadap kecukupan permodalan.
      Secara umum, cakupan kebijakan manajemen risiko operasional berdasarkan penyebab timbulnya risiko operasional adalah sebagai berikut:


             Penyebab Risiko                                        Cakupan Kebijakan Manajemen Risiko Operasional
                                    1.   Pengendalian untuk mencegah terjadinya risiko operasional baik untuk seluruh proses internal maupun yang
                                         berhubungan langsung dengan nasabah.
                                    2.   Prosedur penyelesaian transaksi dari proses internal antara lain untuk memastikan efektivitas proses
                                         penyelesaian transaksi.
      Kompleksitas Proses
                                    3.   Prosedur pelaksanaan akuntansi untuk memastikan pencatatan akuntansi yang akurat.
      Internal
                                    4.   Prosedur penyimpanan aset dan kustodian, antara lain dokumentasi, pengendalian yang dibutuhkan untuk
                                         keamanan fisik aset, dan pengecekan secara berkala mengenai kondisi aset.
                                    5.   Prosedur pelaksanaan penyediaan produk dan aktivitas lainnya yang dilakukan oleh Bank.
                                    6.   Prosedur pencegahan dan penyelesaian fraud.
                                    Rekrutmen dan penempatan sesuai kebutuhan organisasi, remunerasi dan struktur insentif yang kompetitif,
      Sumber Daya Manusia           pelatihan dan pengembangan, rotasi berkala, kebijakan perencanaan karir dan suksesi, penanganan isu pemutusan
                                    hubungan kerja dan serikat pekerja, serta pemisahan fungsi kerja.
                                    Pengelolaan risiko operasional terkait sistem dan infrastruktur mengacu kepada kebijakan dasar manajemen risiko
                                    penggunaan teknologi informasi yang sekurang-kurangnya mencakup: kebijakan pengamanan informasi, prosedur
      Sistem dan infrastruktur
                                    business continuity plan, prosedur back-up data dan system, sistem pencatatan audit trail/log sistem, sistem
                                    security yang melindungi BCA, Data Recovery Center.
                                    Perlindungan asuransi, back-up data/system, jaminan keselamatan kerja, prosedur pengamanan fisik, dan
      Kejadian eksternal
                                    perjanjian kerja sama dengan pihak ketiga.
      Risiko operasional dari
                                    Bank melakukan Customer Due Diligence (CDD) atau Enhanced Due Diligence (EDD) sesuai dengan eksposur risiko
      profil nasabah dan
                                    operasional.
      calon nasabah




186          Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 189
                              Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko Operasional - Individu

Penerapan manajemen risiko operasional diintegrasikan ke seluruh lini bisnis dan pendukung untuk memastikan kecukupan prosedur dan
kontrol operasional serta melakukan pengembangan budaya kesadaran atas pentingnya manajemen risiko operasional secara berkelanjutan.

Bank menerapkan manajemen risiko secara menyeluruh pada setiap penyelenggaraan produk, layanan dan/atau jasa Bank. Bank juga
melakukan pengukuran atau penilaian atas materialitas peningkatan eksposur risiko Produk Bank serta secara berkelanjutan melakukan
pemantauan risiko tersebut. Penerapan manajemen risiko atas penyelenggaraan Produk Bank juga mengacu pada ketentuan regulator.

Dengan adanya peningkatan penyediaan layanan digital yang menyebabkan tingginya kebutuhan atas pemrosesan data pribadi nasabah
serta penerapan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP), Bank mengupayakan untuk mengacu
pada prinsip-prinsip kepatuhan dan kehati-hatian dalam melakukan pengelolaan data pribadi, antara lain meliputi penyusunan kebijakan dan
prosedur internal terkait pelindungan data pribadi yang wajib diterapkan oleh seluruh unit kerja, melakukan pencatatan aktivitas pemrosesan
data pribadi guna memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kegiatan operasional yang melibatkan data pribadi serta
melaksanakan sosialisasi UU PDP secara menyeluruh kepada seluruh karyawan.

Untuk memitigasi dampak gangguan yang dapat disebabkan oleh teknologi, bencana alam, maupun bencana lainnya pada kegiatan
operasional bisnis Bank terutama pelayanan terhadap nasabah, Bank menetapkan Business Continuity Management (BCM) dan Business
Continuity Plan (BCP) serta secara rutin melakukan sosialisasi Business Continuity (BC) awareness dan simulasi pengujian BCP termasuk
simulasi insiden siber. Selain itu, Bank memiliki Disaster Recovery Center, Secondary Workplace, serta Command and Crisis Center untuk
mendukung pelaksanaan BCP.

Pemanfaatan TI dapat menunjang kegiatan operasional dan kecepatan penyediaan layanan kepada nasabah, namun di sisi lain meningkatkan
risiko bagi operasional Bank sehingga Bank berupaya untuk meningkatkan kematangan (maturity) dalam penyelenggaraan TI dan kemampuan
untuk menangani risiko yang mungkin timbul dari pengunaan TI, di antaranya dengan:
•    Menetapkan kebijakan dan prosedur cyber security risk management serta pengamanan informasi yang mengacu pada strategi Bank dan
     arahan regulator.
•    Melakukan kaji ulang atas penerapan manajemen risiko dan melakukan penilaian tingkat maturitas digital dan tingkat keamanan siber yang
     mengacu pada ketentuan regulator.
•    Memanfaatkan tools teknologi agar dapat mengidentifikasi, mendeteksi dan memantau serta menganalisis risiko terkait keamanan siber
     sejak dini.
•    Menetapkan prosedur penanganan insiden keamanan informasi, membentuk Information Security Incident Response Team (ISIRT), dan
     Security Monitoring Center (SMC).
•    Mengadakan sosialisasi security awareness secara rutin kepada pekerja dan manajemen.
•    Melakukan upaya edukasi kepada nasabah secara berkelanjutan.

Dalam memitigasi risiko dalam penggunaan tenaga kerja alih daya, Bank memiliki ketentuan Pengelolaan Alih Daya yang mengacu pada
ketentuan regulator, di antaranya pekerjaan yang dapat dialihdayakan kepada perusahaan penyedia jasa merupakan kegiatan jasa penunjang
atau yang tidak berhubungan langsung dengan kegiatan utama Bank. Sedangkan dalam mengelola risiko terkait pihak ketiga, terdapat
Ketentuan Pengadaan Barang dan/atau Jasa yang menerapkan prinsip multi vendor serta adanya evaluasi vendor secara berkala.




                                                                                   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk       187
Page 190
        A n a l i s i s d a n
        P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




LAPORAN KPMM DAN ATMR BANK UMUM KONVENSIONAL KONSOLIDASI - TAHUNAN

Form D1. Laporan Data Kerugian Historis


No                                     Indikator Bisnis (IB) dan komponen IB                                 T

      Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional (loss event) sebesar Rp300.000.000,00
      (tiga ratus juta rupiah) atau lebih
 1    Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan (tanpa pengecualian)                       -

 2    Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional                                                                         -

 3    Jumlah kerugian risiko operasional yang dikecualikan                                                                  -

 4    Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional yang dikecualikan                                                       -
      Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan dan kerugian risiko
 5                                                                                                                          -
      operasional yang dikecualikan
      Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional (loss event) sebesar
      Rp1.500.000.000,00 (satu miliar lima ratus juta rupiah) atau lebih
 6    Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan (tanpa pengecualian)                  361,96

 7    Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional                                                                     5,00

 8    Jumlah kerugian risiko operasional yang dikecualikan                                                              0,00

 9    Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional yang dikecualikan                                                   0,00
      Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan dan kerugian risiko
10                                                                                                                     361,96
      operasional yang dikecualikan
      Rincian perhitungan modal untuk risiko operasional

 11   Apakah kerugian digunakan dalam perhitungan FPKI? (Ya/Tidak)                                                        Ya
      Dalam hal baris 11 diisi "Tidak", apakah tidak digunakannya data kerugian intern tersebut disebabkan
 12
      ketidaksesuaian standar minimum untuk data kerugian? (Ya/Tidak)
 13   Threshold yg digunakan dalam perhitungan modal untuk risiko operasional (dalam satuan rupiah penuh)    1.500.000.000,00

 14   Keterangan Tambahan (jika ada)                                                                                 Optional




188       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 191
                                                                                                                              Rata-Rata
 T-1          T-2          T-3           T-4          T-5          T-6              T-7            T-8           T-9
                                                                                                                               10 Tahun




          -            -            -             -            -            -                -              -             -               -

          -            -            -             -            -            -                -              -             -               -

          -            -            -             -            -            -                -              -             -               -

          -            -            -             -            -            -                -              -             -               -

          -            -            -             -            -            -                -              -             -               -




42.725,45     1.832,01           0,07   96.042,94     13.142,66      88,09        46.379,08       16.486,19     63.373,63      28.043,21

       8,00         1,00     0,00              3,00         6,00         1,00             5,00           2,00          1,00         3,20

       0,00      0,00        0,00           0,00          0,00       0,00                 0,00        0,00           0,00          0,00

       0,00      0,00        0,00           0,00          0,00       0,00                 0,00        0,00           0,00          0,00

42.725,45     1.832,01           0,07   96.042,94     13.142,66      88,09        46.379,08       16.486,19     63.373,63      28.043,21




                                                                                Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk     189
Page 192
               A n a l i s i s d a n
               P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




LAPORAN KPMM DAN ATMR BANK UMUM KONVENSIONAL KONSOLIDASI - TAHUNAN

Form D3. Laporan Rincian Indikator Bisnis
No              Indikator Bisnis (IB) dan komponen IB               T                    T-1                   T-2

 1.       Komponen Bunga, Sewa, dan Dividen (KBSD)                   30.386.739,26
1a.       Pendapatan Bunga                                              95.021.317,08          87.726.825,11     72.663.805,46

1b. Beban Bunga                                                      10.724.588,04         10.549.776,32             6.667.237,87

1c. Aset Produktif                                                 1.396.694.980,18     1.364.336.598,06       1.282.277.430,71

1d. Pendapatan Dividen                                                     10.4712,76            34.525,36             4.6526,95

 2.       Komponen Jasa (KJ)                                            17.490.825,35

2a. Pendapatan Jasa dan Komisi                                          18.146.630,32      16.833.375,51         16.739.240,25

2b. Beban Jasa dan Komisi                                                 231.094,88             273.221,00           374.356,88

2c. Pendapatan operasional lainnya                                         33.688,06             64.285,86               111.111,62

2d. Beban operasional lainnya                                             319.795,60             193.938,54           239.495,83

 3.       Komponen Keuangan (KK)                                         2.411.006,34

3a. Laba Rugi Bersih Trading Book                                        2.181.907,90          1.457.515,60           899.082,58

3b. Laba Rugi Bersih Banking Book                                         452.856,94             197.508,58          2.044.147,41
 4.       IB                                                         50.288.570,95
 5.       Komponen Indikator Bisnis (KIB)                               7.093.285,64

          Pengungkapan IB

6a. IB total termasuk aktivitas yang didivestasi                     50.288.570,95
          Pengurangan IB dikarenakan pengecualian
6b.                                                                             0,00
          atas aktivitas yang didivestasi
 7.       Keterangan Tambahan                                               Optional




LAPORAN KPMM DAN ATMR BANK UMUM KONVENSIONAL KONSOLIDASI - TAHUNAN

Form D5. Laporan Perhitungan ATMR Risiko Operasional dengan menggunakan pendekatan standar

  No                                          Rincian                                                    T

      1        Komponen Indikator Bisnis (KIB)                                                                       7.093.285,64

      2        Faktor Pengali Kerugian Internal (FPKI)                                                               0,60027687

      3        Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO)                                                               4.257.935,30

      4        ATMR untuk Risiko Operasional                                                                     53.224.191,25




190              Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 193
                                Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko Operasional - Konsolidasi

1   Penjelasan peraturan, kebijakan, dan/atau pedoman terkait manajemen risiko untuk Risiko Operasional.
    Bank sebagai entitas utama Konglomerasi Keuangan mengintegrasikan penerapan manajemen risiko pada Konglomerasi Keuangan dengan
    mengacu pada ketentuan regulator. Bank memiliki Kebijakan Dasar Manajemen Risiko Terintegrasi yang bertujuan untuk:
    1. Menyamakan persepsi dalam memandang risiko.
    2. Menekankan kewajiban pengelolaan risiko pada bank dan perusahaan anak.
    3. Meyakinkan bahwa semua risiko dapat dikendalikan dengan baik.

    Pengkinian kebijakan dilakukan secara berkala agar sesuai ketentuan regulator yang berlaku, arah perkembangan penerapan Basel Accord,
    prudential banking principle, dan international best practices lainnya. Berikut adalah beberapa kebijakan yang dimiliki bank:
    •   Kebijakan Manajemen Risiko Operasional.
    •   Kebijakan Dasar Manajemen Risiko Penggunaan Teknologi Informasi.
    •   Kebijakan Penyelenggaraan Teknologi Informasi.
    •   Kebijakan Manajemen Risiko Keamanan Siber.
    •   Kebijakan Keamanan Sistem Informasi dan Ketahanan Siber
    •   Kebijakan Pengamanan Informasi.
    •   Kebijakan Penilaian atas Peningkatan Eksposur Risiko Pengembangan Produk Bank.
    •   Ketentuan Kerja Sama Sinergi Perbankan dengan Perusahaan Anak.
    •   Ketentuan Business Continuity Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BCA.

    Penyusunan kebijakan manajemen risiko termasuk strategi, kerangka manajemen risiko, dan limit risiko secara keseluruhan termasuk
    wewenang dan tanggung jawab Direksi. Kebijakan tersebut disusun dengan memperhatikan risk appetite dan risk tolerance sesuai
    kebutuhan/kondisi Bank secara terintegrasi serta memperhitungkan dampak risiko terhadap kecukupan permodalan. Penetapan kebijakan,
    strategi, dan kerangka manajemen risiko oleh Direksi dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Dewan Komisaris.

2   Penjelasan struktur dan organisasi atas manajemen dan fungsi kontrol terkait Risiko Operasional.

    Pengelolaan risiko operasional secara terintegrasi mengacu pada prinsip Three Lines Model dengan perangkat organisasi sebagai berikut:
    Perangkat Organisasi           Wewenang/Tanggung Jawab
                                   Memastikan penerapan manajemen risiko telah memadai sesuai dengan karakteristik dan kompleksitas
    Dewan Komisaris dan Direksi    usaha Konglomerasi Keuangan, serta memahami dengan baik jenis dan tingkat risiko yang melekat pada
                                   Konglomerasi Keuangan.
    Komite Manajemen Risiko        Memastikan bahwa kerangka kerja manajemen risiko terintegrasi telah memberikan perlindungan memadai
    Terintegrasi                   terhadap risiko-risiko yang dihadapi Konglomerasi Keuangan.
                                   Membantu Dewan Komisaris dalam memastikan kerangka kerja manajemen risiko telah memberikan
    Komite Pemantau Risiko
                                   perlindungan yang memadai terhadap seluruh risiko Konglomerasi Keuangan.
                                   Meyakinkan bahwa risiko yang dihadapi Konglomerasi Keuangan dapat diidentifikasi, diukur, dipantau,
    Risk Management Division       dikendalikan, dan dilaporkan dengan benar melalui penerapan kerangka kerja manajemen risiko yang sesuai.
    (MRK)                          Dalam melaksanakan tugasnya, MRK berkoordinasi dengan unit kerja yang menjalankan fungsi manajemen
                                   risiko di setiap perusahaan anak dalam Konglomerasi Keuangan.

    Biro Anti-Fraud                Memperkuat sistem pengendalian internal Bank melalui penerapan strategi anti-fraud secara bankwide.

                                   Mengkaji, menyusun, dan memastikan kebijakan dan prosedur operasi serta layanan dengan
    Operation Strategy &           mempertimbangkan kebutuhan bisnis dan operasi, kepatuhan terhadap regulator dan lembaga lain yang
    Development Group              terkait, manajemen risiko dan kontrol, serta mengomunikasikannya kepada cabang maupun unit kerja terkait
                                   untuk dapat dipahami dengan mudah dan dilaksanakan dengan efektif dan efisien.
    Strategic Information
                                   Mengembangkan tindakan preventif untuk melindungi dan mengamankan aset informasi serta infrastruktur
    Technology Group -
                                   teknologi informasi Bank dari berbagai tindak kejahatan teknologi (cybercrime) mencakup pemantauan dan
    Information Technology
                                   pengujian ketahanan siber Bank.
    Security Group

    Unit Kerja (unit bisnis dan unit Risk owner yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan risiko operasional sehari-hari serta melaporkan
    pendukung)                       permasalahan dan kejadian risiko operasional kepada MRK.

                                   Memeriksa dan menilai kecukupan dan efektivitas proses manajemen risiko, pengendalian internal, dan tata
    Divisi Audit Internal
                                   kelola Bank secara terintegrasi.
    Penerapan manajemen risiko pada masing-masing perusahaan anak mengacu pada ketentuan regulator mengenai manajemen risiko bagi
    sektor jasa keuangan sesuai jenis usaha yang dilakukan. Dalam struktur organisasi, masing-masing perusahaan anak memiliki unit kerja yang
    melaksanakan fungsi manajemen risiko untuk memastikan bahwa risiko yang dihadapi oleh masing-masing perusahaan anak dapat dikelola
    dengan baik.

    Penjelasan sistem pengukuran untuk Risiko Operasional (mencakup sistem dan data yang digunakan untuk menghitung Risiko Operasional
3
    agar dapat memperkirakan beban modal untuk Risiko Operasional).




                                                                                      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk        191
Page 194
           A n a l i s i s d a n
           P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




                                     Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko Operasional - Konsolidasi

      Pengukuran risiko operasional dilakukan untuk mengetahui eksposur risiko operasional secara konsolidasi. Bank mengacu pada arahan
      regulator dalam SE OJK No. 6/SEOJK.03/2020 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Operasional dengan
      Menggunakan Pendekatan Standar Bagi Bank Umum dalam memperhitungkan beban modal untuk risiko operasional secara konsolidasi. Data
      yang digunakan dalam perhitungan tersebut diantaranya Komponen Indikator Bisnis dan Data Kerugian Risiko Operasional. Bank menyadari
      bahwa pengumpulan data kejadian risiko operasional yang baik dan berkualitas dari bank maupun dari perusahaan anak merupakan hal yang
      penting agar bank secara konsolidasi dapat memperkirakan beban modal yang sesuai dengan eksposur kerugian operasional yang dialami.

      Masing-masing perusahaan anak memiliki sarana dalam mengelola data kerugian risiko operasional, mengidentifikasi, dan mengukur risiko
      sesuai dengan kompleksitas usahanya. Salah satu sarana untuk membantu pelaporan data risiko operasional dari perusahaan anak ke bank
      menggunakan aplikasi berbasis web, yaitu Integrated Risk Management Information System (IRMIS).
 4    Penjelasan ruang lingkup dan cakupan utama dari kerangka laporan untuk Risiko Operasional untuk pejabat eksekutif dan direksi Bank.
      Dalam rangka pengawasan aktif Dewan Komisaris dan/atau Direksi entitas utama, terdapat pelaporan yang disampaikan sebagai berikut:
      1.     Laporan rutin (berkala):
             •  Laporan Eksposur Risiko Konglomerasi Keuangan.
             •  Laporan Profil Risiko Terintegrasi.

      2.     Laporan insidentil:
             Laporan ini dapat berupa laporan hasil analisis atas sistem dan prosedur operasional Bank dalam kaitannya dengan kejadian operasional
             di internal atau eksternal Bank yang mempunyai dampak kerugian operasional yang signifikan secara terintegrasi dan bersifat insidentil.

      Penjelasan mitigasi risiko dan transfer risiko yang digunakan dalam manajemen untuk Risiko Operasional. Hal tersebut mencakup mitigasi
      dengan penerbitan kebijakan (seperti kebijakan untuk budaya risiko, risiko yang dapat diterima, dan alih daya), dengan divestasi bisnis
 5
      yang berisiko tinggi, dan dengan membentuk fungsi kontrol. Sisa eksposur dapat diserap oleh Bank atau untuk dilakukan transfer risiko.
      Sebagai contoh, dampak dari kerugian operasional dapat dimitigasi dengan asuransi.
      Prinsip penerapan manajemen risiko terintegrasi mencakup 4 pilar sebagai berikut:
      •   Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi Entitas Utama.
      •   Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Limit Manajemen Risiko Terintegrasi.
      •   Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta Sistem Informasi Manajemen Risiko Terintegrasi.
      •   Sistem Pengendalian Internal yang Menyeluruh terhadap Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi.
      Dalam melaksanakan manajemen risiko terintegrasi, Bank menyusun kebijakan yang paling sedikit memuat hal sebagai berikut:
      •   Penetapan risiko yang terkait dengan kegiatan bisnis Konglomerasi Keuangan.
      •   Perumusan strategi Manajemen Risiko Terintegrasi.
      •   Penetapan penggunaan metode pengukuran dan sistem informasi Manajemen Risiko Terintegrasi.
      •   Penetapan strategi dan kerangka risiko sesuai dengan tingkat risiko yang akan diambil (risk appetite) dan toleransi risiko (risk tolerance).
      •   Penetapan metode penilaian peringkat risiko.
      •   Penetapan sistem pengendalian intern dalam penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi.
      •   Penyusunan rencana darurat (contingency plan) dalam kondisi terburuk (worst case scenario).
      Bank melakukan risk assessment atas setiap penyelenggaraan produk, layanan dan/atau jasa Bank yang bekerja sama dengan Perusahaan
      Anak. Dalam rangka optimalisasi pelaksanaan aktivitas bisnis, Bank melakukan sinergi perbankan dengan Perusahaan Anak.

      Adanya transformasi digital menyebabkan semakin meningkatnya pemanfaatan TI untuk menunjang kegiatan operasional dan penyediaan
      layanan kepada nasabah/konsumen, namun di sisi lain meningkatkan risiko operasional perusahaan secara konglomerasi. Dengan adanya
      peningkatan penyediaan layanan digital yang menyebabkan tingginya kebutuhan atas pemrosesan data pribadi nasabah serta penerapan
      Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP), Bank dan Perusahaan Anak telah memiliki ketentuan
      internal yang mengatur mengenai pelaksanaan PDP.

      Selain itu, perusahaan secara konglomerasi berupaya untuk meningkatkan kematangan dalam penyelenggaraan TI dan kemampuan untuk
      menangani risiko yang mungkin timbul dari pengunaan TI, di antaranya dengan:
      •   Mengimplementasikan cyber security risk management mengacu pada strategi Perusahaan dan arahan regulator.
      •   Menetapkan prosedur penanganan insiden keamanan informasi, membentuk Information Security Incident Response Team (ISIRT), dan
          Security Monitoring Center (SMC).
      •   Meningkatkan awareness karyawan terkait keamanan siber melalui program risk awareness seperti phising simulation yang dilakukan
          secara berkala. Bank juga melakukan upaya edukasi kepada nasabah secara berkelanjutan.
      •   Melakukan kerja sama Penyediaan Jasa Teknologi Informasi (PJTI) Infrastruktur dan Sistem Keamanan Teknologi Informasi untuk
          Perusahaan Anak
      Untuk meminimalkan dampak gangguan dan kerusakan yang dapat disebabkan oleh bencana alam maupun manusia yang dapat memengaruhi
      kegiatan operasional Konglomerasi Keuangan, Bank telah memiliki ketentuan Business Continuity Terintegrasi Konglomerasi Keuangan yang
      antara lain mengatur mengenai koordinasi untuk mendukung proses recovery yang optimal.




192          Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 195
Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   193
Page 196
       A n a l i s i s d a n
       P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




Tinjauan Pendukung Bisnis
Sumber Daya Manusia

“BCA terus memperkuat budaya perusahaan sebagai fondasi kokoh untuk
menjunjung tinggi standar unggul dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan”


BCA menempatkan pengelolaan dan pengembangan SDM                    MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS
sebagai prioritas utama. BCA menyadari bahwa keberhasilan           MELALUI LINGKUNGAN
organisasi bergantung pada kemampuan adaptasi, inovasi,             KERJA YANG KONDUSIF
dan kolaborasi insan BCA. Oleh karena itu, kapabilitas SDM
terus diperkuat melalui program pengembangan kompetensi             BCA senantiasa menciptakan lingkungan kerja yang positif
berkelanjutan yang selaras dengan arah bisnis strategis.            dan inklusif melalui Employer Value Proposition (EVP) dengan
                                                                    dua pilar utama: Friendly Environment dan Continuous
Budaya perusahaan menjadi landasan perilaku kerja, yang             Improvement yang membangun budaya kerja kolaboratif
berlandaskan pada nilai inti Customer Focus, Integrity, Teamwork,   dan mendorong pertumbuhan individu.
dan Continuous Pursuit of Excellence untuk menciptakan
lingkungan kerja yang positif, produktif, dan kolaboratif.          Untuk menjadi pilihan utama bagi talenta terbaik, BCA
Kolaborasi diwujudkan melalui semangat OneBCA (One Goal,            menghadirkan kebijakan kerja adaptif seperti Working from
One Soul, One Joy) dan nilai SENADA (SEtia, NAungi, DAmpingi),      Hub - BCA Touch Point, Flexible Working Time, dan Work
yang mencerminkan komitmen BCA untuk mendukung dan                  From Home (WFH). Program well-being juga dijalankan,
mendampingi setiap individu.                                        termasuk fasilitas konseling, flexible benefit, dan dukungan
                                                                    keseimbangan hidup mencakup aspek mental, fisik, karir,
MEREKRUT DAN MENUMBUHKAN                                            sosial, dan finansial.
SUMBER DAYA MANUSIA BERKUALITAS
                                                                    Komitmen ini telah membawa BCA meraih berbagai
Proses rekrutmen BCA dilaksanakan secara terarah, selaras           pengakuan domestik dan internasional dari berbagai lembaga
dengan kebutuhan organisasi, dan memprioritaskan potensi            dan penghargaan terkemuka.
talenta internal sebelum mencari kandidat eksternal.
Rekrutmen dilakukan melalui program pendidikan khusus dan           EMPLOYEE ENGAGEMENT MELALUI
jalur reguler dengan fokus pada bidang wealth management,           PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL
relationship, TI, dan operasional. Dalam prosesnya, BCA
memanfaatkan teknologi terintegrasi seperti Robotic Process         Sebagai bagian dari komitmen menciptakan lingkungan
Automation (RPA) dan Candidate Data Checking Application            kerja yang produktif dan adaptif, BCA memperkuat
(CDCA), serta memperluas jaringan sourcing dan seleksi.             employee engagement melalui program TEAAA (Team
Employer branding diperkuat melalui kanal media sosial resmi        Engagement Action Action Action) yang mendorong interaksi,
seperti Instagram @lifeatbca dan LinkedIn PT Bank Central           kepercayaan, dan komitmen sesuai semangat OneBCA.
Asia Tbk. Dengan sistem rekrutmen yang efisien, BCA terus           Upaya ini didukung oleh transformasi digital SDM melalui
menjaring SDM unggul untuk mendukung keberlanjutan kinerja          HC Inspire, sistem kepegawaian terintegrasi berbasis one-
dan pertumbuhan Perusahaan.                                         stop solution. Sistem ini memiliki beberapa aplikasi digital,
                                                                    yaitu MyGrowth untuk pengelolaan kinerja, MyWiki sebagai
PENDAMPINGAN BAGI PEKERJA                                           kamus internal, MyDevelopment untuk akses pelatihan digital,
                                                                    serta MySolution untuk administrasi kepegawaian yang
BCA berkomitmen memastikan setiap individu dapat                    didukung oleh EViA (chatbot yang membantu 24 jam). Dengan
beradaptasi dan berkembang melalui pendampingan sejak               pemanfaatan teknologi digital secara menyeluruh, BCA
hari pertama. Pekerja baru mengikuti First Learning Year            membangun ekosistem kerja yang adaptif dan berkelanjutan,
with BCA (FLY with BCA), program orientasi satu tahun               mendorong kontribusi optimal setiap pekerja terhadap
yang mencakup e-learning, interaksi, dan pendampingan               pencapaian visi BCA.
dari atasan serta buddy, didukung oleh sistem tracking
untuk memantau perkembangan pembelajaran (Journey
and Experience Tracking System - JETS). Pendekatan ini
memastikan setiap pekerja tumbuh dengan arahan yang
tepat, mendukung kontribusi berkelanjutan bagi perusahaan.




 194     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 197
MENINGKATKAN KECAKAPAN                                            RENCANA KE DEPAN
DIGITAL DAN POLA PIKIR INOVASI
                                                                  BCA senantiasa menghadirkan talenta unggul dan lingkungan
BCA terus memperkuat kecakapan digital dan pola pikir             kerja yang mendukung pertumbuhan melalui program talent
inovatif di seluruh lapisan pekerja sebagai bagian dari           management dan internal talent movement. Pemanfaatan
transformasi digital berkelanjutan. Berbagai program pelatihan    teknologi terus dioptimalkan, termasuk inisiatif Gen AI
disediakan untuk mengasah critical thinking dan kompetensi        untuk mendukung efisiensi, otomatisasi, produktivitas, serta
digital tingkat lanjut, mencakup design thinking, strategic       pengetahuan pekerja. BCA juga membangun platform baru
thinking, Gen AI, data analytics, UI/UX advisory, Agile Project   sebagai sistem SDM yang lebih terintegrasi dan adaptif untuk
Management, RPA, low-code programming, machine learning,          mempermudah pekerjaan dan meningkatkan kepuasan kerja.
blockchain, dan cyber security. Tools pembelajaran digital
seperti e-learning, micro learning, audio/video learning, dan     Budaya kerja yang positif terus diperkuat melalui nilai serta
e-library disesuaikan dengan kebutuhan pekerja, sementara         pengembangan pola pikir kreatif, inovatif, dan digital melalui
Gen AI dimanfaatkan untuk pembelajaran yang lebih personal.       Digital Transformation Program. Sejalan dengan komitmen
Peran Digital Buddy turut mendukung percepatan transformasi       terhadap kesejahteraan, BCA menghadirkan program yang
dan perluasan wawasan teknologi. Sepanjang tahun 2025,            mendukung harmoni pribadi dan profesional, meningkatkan
BCA menyediakan 376 judul e-learning yang dapat diakses           produktivitas, serta membangun keterlibatan pekerja dalam
oleh seluruh pekerja, dengan rata-rata 9 judul e-learning yang    mendorong kinerja berkelanjutan.
diselesaikan oleh setiap pekerja.

Untuk meningkatkan efisiensi kerja, BCA mengembangkan
RPA, machine learning, dan low code programming, serta
memperkuat HRIS berbasis one stop application. Pemanfaatan
Generative AI juga digencarkan dalam berbagai inisiatif SDM
dan layanan internal. Semangat inovasi ditumbuhkan melalui
forum Community of Practice (CoP) dan Data Community,
serta ajang BCA Innovation Convention (BIC) dan Kaizen
Championship sebagai wadah berbagi dan kompetisi inovasi
berkelanjutan.

MEMBENTUK PEMIMPIN MASA DEPAN

Pengembangan kepemimpinan di BCA diperkuat secara
terstruktur agar pemimpin mampu mengelola tim secara
efektif, memimpin perubahan, dan beradaptasi dengan
model kerja dinamis. Melalui program BCA Leader+, Advisory
Program, dan BCA Leader+ Accelerator, BCA menanamkan
karakter dan nilai perusahaan, mendorong budaya kolaboratif,
serta memperkuat kemampuan berpikir strategis. Kegiatan
Gerakan Manajemen Turun ke Bawah (GEMBA) seperti Townhall
dan Tea(m)Time memungkinkan pemimpin hadir langsung di
lapangan untuk memahami kondisi kerja dan memperkuat
engagement.

Pemimpin juga berperan sebagai fasilitator, mentor, dan
coach dalam menumbuhkan budaya belajar dan inovasi.
Dalam mendampingi calon pemimpin, mereka aktif melakukan
sharing, coaching, mentoring, dan buddying. BCA turut
menyediakan beasiswa pendidikan formal jenjang S1 dan
S2 serta pelatihan bahasa asing untuk meningkatkan kualitas
SDM dan mempersiapkan pemimpin masa depan.




                                                                             Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   195
Page 198
       A n a l i s i s d a n
       P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




Tinjauan Pendukung Bisnis
Jaringan dan Operasi

“Menciptakan pengalaman yang lancar dan menyenangkan bagi nasabah
melalui integrasi inovasi digital dan keunggulan layanan SDM di seluruh jaringan
kantor cabang BCA”

MEMPERKUAT JARINGAN DAN INTEGRASI                                    MENINGKATKAN PENGALAMAN
DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN                                           NASABAH MELALUI JARINGAN
PENGALAMAN NASABAH                                                   CABANG TERINTEGRASI

BCA secara konsisten memperkuat jaringan dan operasionalnya          Kantor cabang tetap menjadi touchpoint penting dalam
untuk memastikan nasabah mendapatkan layanan yang cepat,             mewujudkan keunggulan layanan BCA, sekaligus membangun
andal, dan berkualitas tinggi. Seiring dengan perkembangan           hubungan yang bermakna dengan nasabah dan komunitas.
kebutuhan nasabah, BCA mengintegrasikan jaringan kantor              Meskipun transaksi digital terus meningkat, kantor cabang
cabang fisik dengan inovasi digital, sehingga setiap kanal layanan   berperan strategis dalam memberikan layanan yang bersifat
dapat memberikan pengalaman yang mulus dan konsisten.                personal, konsultasi keuangan, serta memperkuat hubungan
Kantor cabang tetap menjadi bagian penting dari ekosistem            berbasis kepercayaan. Untuk memastikan efisiensi layanan,
BCA, didukung oleh karyawan yang kompeten dan mampu                  BCA terus melakukan modernisasi operasional cabang dengan
memadukan layanan personal dengan teknologi canggih guna             mengintegrasikan solusi digital seperti eBranch, mesin CS
memenuhi beragam preferensi nasabah.                                 Digital (self-service customer service machines), dan tablet
                                                                     eService, sehingga nasabah dapat membuka rekening baru,
Untuk mempercepat pertumbuhan layanan perbankan                      mengganti kartu ATM, serta mencetak mutasi rekening secara
digital, BCA terus meningkatkan platform digitalnya dengan           mandiri dengan lebih praktis.
menambahkan berbagai fitur yang praktis dan aman,
seperti pembukaan rekening daring dengan teknologi face              Selain inovasi teknologi, BCA juga berinvestasi dalam
recognition, e-Deposito, pembayaran QRIS, serta pembelian            pengembangan kompetensi karyawan melalui program
produk investasi melalui aplikasi myBCA. Aplikasi eBranch            pelatihan terstruktur dan peningkatan keterampilan (upskilling)
memungkinkan nasabah melakukan reservasi dan mengisi                 guna memperkuat kualitas layanan dan keterlibatan nasabah.
formulir transaksi sebelum datang ke kantor cabang,                  Tingkat kepuasan nasabah secara berkala dievaluasi melalui
sementara mesin CS Digital dan tablet eService memberikan            survei Customer Engagement (CE) yang dilakukan oleh
kemudahan layanan mandiri seperti pencetakan kartu ATM               Gallup, sementara tim dan individu berprestasi mendapatkan
dan pembukaan rekening.                                              penghargaan melalui berbagai program apresiasi untuk
                                                                     menumbuhkan budaya service excellence.
Berbagai inovasi ini mencerminkan komitmen BCA dalam
menghadirkan pengalaman perbankan hybrid yang                        Sepanjang tahun 2025, BCA mengoperasikan 1.270 kantor di
menggabungkan keunggulan teknologi dengan sentuhan                   seluruh Indonesia, terdiri dari 139 Kantor Cabang Utama dan
manusia, guna memberikan layanan yang lebih mudah, cepat,            1.131 Kantor Cabang Pembantu, serta 62 BCA Express, 13 BCA
dan aman bagi seluruh nasabah.                                       Express Mobile, dan 23 Kantor Fungsional. Untuk melengkapi
                                                                     kehadiran fisiknya, BCA juga mengoperasikan 20.163 mesin
                                                                     ATM, yang sebagian besar terdiri dari mesin setor-tarik dan
                                                                     tarik tunai. Integrasi antara interaksi manusia dan inovasi
                                                                     digital ini semakin memperkuat ekosistem perbankan hybrid
                                                                     BCA, memastikan setiap nasabah menikmati pengalaman
                                                                     perbankan yang mulus, aman, dan terpercaya.




 196     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 199
MEMASTIKAN KEUNGGULAN LAYANAN                                  RENCANA KE DEPAN
DAN KEANDALAN OPERASIONAL
                                                               BCA akan mempertahankan pendekatan yang seimbang antara
Kepercayaan nasabah adalah landasan pertumbuhan                transformasi digital dan kehadiran fisik untuk memperkuat
berkelanjutan BCA, dan memberikan layanan yang unggul          kepercayaan dan aksesibilitas nasabah. Peningkatan infrastruktur,
tetap menjadi inti dari kegiatan operasional BCA. Untuk        pengambilan keputusan berbasis data, serta proses yang efisien
memperkuat kualitas layanan dan memenuhi harapan               dengan dukungan teknologi terkini akan memperkuat posisi
nasabah yang terus berkembang, BCA terus berinvestasi          BCA sebagai institusi keuangan yang andal dan berorientasi
dalam pelatihan, peningkatan proses, dan pengembangan          pada nasabah. Melalui inisiatif-inisiatif ini, BCA menegaskan
teknologi. BCA menerapkan model layanan berbasis segmen,       kembali dedikasinya untuk memberikan layanan berkualitas,
yang memungkinkan tim khusus memberikan solusi yang            keunggulan operasional, dan pertumbuhan berkelanjutan bagi
disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan unik dari setiap          nasabah maupun pemangku kepentingan.
segmen nasabah, mulai dari individu, bisnis, hingga nasabah
prioritas.                                                     Untuk memastikan keunggulan operasional, BCA terus
                                                               berinvestasi dalam infrastruktur teknologi canggih yang
Komitmen BCA terhadap layanan yang luar biasa didukung         selaras dengan pengembangan sumber daya manusia,
oleh Halo BCA, contact center BCA yang beroperasi 24/7         sehingga memungkinkan layanan perbankan yang lebih efisien,
dan menyediakan layanan seamless melalui berbagai saluran,     efektif, dan aman. BCA terus melanjutkan pengembangan
termasuk media sosial, WhatsApp, webchat, e-mail, X, dan       model layanan hybrid, yang menggabungkan kemudahan
aplikasi Halo BCA. Jalur layanan khusus juga tersedia bagi     digital dengan sentuhan personal dari interaksi cabang untuk
nasabah Solitaire dan Prioritas, untuk memastikan pengalaman   menciptakan pengalaman nasabah yang mulus dan inovatif.
yang personal dan responsif.
                                                               Melalui langkah‑langkah ini, BCA kembali menunjukkan
Untuk mempertahankan keunggulan layanan, BCA secara            dedikasinya terhadap ketahanan operasional, kualitas
rutin mengadakan program pelatihan dan pengembangan            layanan, dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Sekaligus
terstruktur yang berfokus pada pengalaman nasabah dan          memperkuat perannya sebagai mitra keuangan terpercaya
kompetensi layanan. Penghargaan dan apresiasi diberikan        yang “Senantiasa di Sisi Anda” di setiap tahap perjalanan
kepada tim yang secara konsisten menunjukkan kualitas          keuangan nasabah.
layanan yang luar biasa.




                                                                           Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   197
Page 200
       A n a l i s i s d a n
       P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




Tinjauan Pendukung Bisnis
Teknologi Informasi

“Menjawab disrupsi dengan inovasi: Menciptakan ekosistem digital yang
aman, andal, dan mengutamakan kenyamanan nasabah”


Tahun 2025 menjadi momentum digitalisasi perbankan. Dalam         MEMPERKOKOH KEAMANAN DAN
rangka memenuhi kebutuhan yang semakin berkembang                 KEANDALAN SECARA BERKELANJUTAN
akan layanan yang seamless, personalized, dan secured, BCA
memperkuat perannya sebagai pionir digital banking melalui        BCA mengoperasikan Security Monitoring Center (SMC)
peluncuran berbagai fitur inovatif, pemanfaatan teknologi AI,     24 jam, mengoptimalkan Security Information and Event
serta pengembangan ekosistem digital yang kokoh melalui           Management (SIEM) dengan automated response, dan rutin
platform mobile dan internet banking.                             melakukan incident simulations. Program cyber awareness
                                                                  bagi nasabah dan karyawan disampaikan melalui media sosial,
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA                                  e-learning, dan pelatihan. Keamanan dan kerahasiaan data
                                                                  dijaga dengan berbagai teknologi seperti klasifikasi data
Pada 2025, BCA merekrut 167 karyawan TI, sehingga total menjadi   digital, Data Loss Prevention, enkripsi, serta teknologi AI
2.404 orang per Desember, memperluas perekrutan tenaga            dan machine learning untuk deteksi anomali. Perlindungan
kerja ke kota-kota strategis seperti Bandung, Yogyakarta, dan     Distributed Denial of Service (DDoS), sistem wajah dengan
Surabaya.                                                         liveness detection, End-point Detection and Response (EDR),
                                                                  dan security due diligence untuk melindungi layanan digital.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI
UNTUK MENDORONG INOVASI DAN                                       MENINGKATKAN LAYANAN
MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS                                        DAN APLIKASI DIGITAL

BCA memanfaatkan teknologi seperti Video Surveillance,            Aplikasi mobile banking myBCA mengintegrasikan transaksi
Application Programming Interface (API), Robotic Process          di cabang, mobile banking, dan internet banking untuk
Automation (RPA), Optical Character Recognition (OCR),            memberikan pengalaman yang lebih baik bagi nasabah individu
Natural Language Processing (NLP), Augmented Reality              maupun bisnis. BCA mengembangkan aplikasi berbasis konsep
(AR), Machine Learning (ML), serta Generative Artificial          Citizen Developer, komunitas internal lintas unit kerja yang
Intelligence (Gen-AI) untuk otomasi proses dan mendukung          membangun solusi sesuai kebutuhan dan menyederhanakan
inisiatif strategis seperti fraud detection dan AI assistance.    proses Software Development Life Cycle (SDLC). Selain itu,
Modernisasi core system ke open system platform                   BCA juga mengeksplorasi teknologi seperti Blockchain dan
memungkinkan arsitektur aplikasi yang lebih gesit dan             Gen-AI untuk memastikan kesiapan menghadapi dinamika
efisien. Keamanan data dijaga melalui kepatuhan terhadap          digital yang terus berkembang.
Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP), termasuk
penerapan data masking dan fraud algorithm remodeling.            RENCANA KE DEPAN
Sinergi dengan Perusahaan Anak melalui Penyedia Jasa
Teknologi Informasi memperkuat layanan Data Center.               Strategi pengembangan TI BCA berfokus pada kenyamanan
                                                                  nasabah melalui inovasi berkelanjutan dan keamanan
PENINGKATAN KAPABILITAS                                           transaksi. Untuk mewujudkannya, BCA akan memperkuat
INFRASTRUKTUR TI                                                  infrastruktur TI agar sistem lebih andal, melakukan modernisasi
                                                                  sistem untuk efisiensi dan kecepatan, serta meningkatkan
BCA memperkuat teknologi dengan High Availability System          ketahanan siber dan pengelolaan data guna menjamin
dan Cloud Technology untuk menjaga layanan tetap andal dan        keamanan dan memanfaatkan analisis data. Tata kelola TI
fleksibel. Penggunaan Always-On system dan teknologi cloud        yang baik mendukung pengembangan dan pengelolaan risiko,
meningkatkan efisiensi dan menurunkan risiko Single Point of      sementara pengembangan SDM diutamakan melalui pelatihan
Failure. Modernisasi infrastruktur dilakukan lewat peningkatan    dan budaya kerja positif. TI BCA juga mendorong sinergi
perangkat dan teknologi, termasuk operasionalisasi New Data       dengan perusahaan anak untuk menyelaraskan teknologi,
Center Cibitung. Sinergi diperluas melalui skema Penyediaan       berbagi pengetahuan, dan standarisasi sistem di seluruh
Jasa TI yang mencakup Data Center, Disaster Recovery, dan         organisasi.
platform low-code. Proses Incident Response ditingkatkan
dengan deteksi dini berbasis AI dan dashboard capacity untuk
memastikan kesiapan sistem.




 198     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 201
Tinjauan Ekonomi, Sektor Perbankan,
dan Keuangan BCA
TINJAUAN EKONOMI                                                  Dengan demikian, kondisi makroekonomi pada tahun
                                                                  mendatang diharapkan lebih dinamis, sehingga memberikan
Ketidakpastian geopolitik dan perubahan kebijakan beberapa        katalis positif bagi sektor perbankan. Risiko voaltilitas
negara mewarnai fluktuasi perekonomian global sepanjang           perekonomian global tetap perlu dicermati, sehingga bauran
tahun 2025. Tensi hubungan AS dan Tiongkok semakin                kebijakan moneter dan fiskal yang seimbang tetap diperlukan.
meningkat sejak triwulan II-2025, dipicu oleh kenaikan tarif
impor dan berbagai pembatasan perdagangan. Konflik                TINJAUAN SEKTOR PERBANKAN
terbuka di Timur Tengah dan Amerika Latin juga mengancam          DAN URAIAN SINGKAT KINERJA
rantai pasokan energi global. Harga komoditas energi              BCA TAHUN 2025
cenderung melemah akibat penurunan porsi bahan bakar
fosil dalam bauran energi.                                        Sektor perbankan Indonesia terus menunjukkan kinerja yang
                                                                  solid. Total aset meningkat 8,6% dan mencapai Rp13.390
Ketidakpastian ekonomi global menimbulkan kompleksitas            triliun, serta tingkat pengembalian atas aset (Return on
kebijakan moneter. Meskipun The Fed telah memangkas               Assets/ROA) tercatat 2,5%.
suku bunga pada triwulan IV- 2025, inflasi AS yang masih
berada di atas target 2% dan peningkatan hutang pemerintah        Kredit industri perbankan tumbuh 9,7% secara tahunan,
AS mengakibatkan yield obligasi tetap tinggi. Hal-hal ini         didorong oleh peningkatan kredit investasi sebesar 21,1%
membatasi transmisi kebijakan moneter serta memicu risiko         serta kredit modal kerja sebesar 4,5%. Pertumbuhan tersebut
arus modal lintas negara berkembang seperti Indonesia, di         terutama berasal dari sektor industri Perdagangan Besar dan
mana risiko arus modal keluar asing dan volatilitas Rupiah        Eceran, Industri Pengolahan dan Jasa Keuangan. Meskipun
semakin meningkat.                                                kualitas kredit ritel mengalami penurunan, kualitas aset secara
                                                                  keseluruhan tetap terjaga. Hal ini tercermin dari rasio kredit
Meskipun dinamika global semakin bergejolak, ekonomi              bermasalah (Non-Performing Loans/NPL) yang masih berada
Indonesia tetap resilien dengan laju pertumbuhan ekonomi          pada tingkat yang dapat dikelola, yaitu 2,2%
di kisaran 5,11% pada tahun 2025. Ekspor barang secara
keseluruhan menjaga surplus perdagangan Indonesia                 Dana pihak ketiga industri perbankan meningkat 12,0%
di tengah pelemahan harga komoditas, ditopang oleh                menjadi Rp9.898 triliun pada akhir 2025. Kenaikan ini turut
keunggulan tarif barang impor Indonesia di AS. Dalam              didorong oleh pulihnya belanja pemerintah pada Semester
perkembangannya, perundingan perjanjian perdagangan               II-2025, yang memperkuat aktivitas perekonomian nasional.
dengan Uni Eropa dan negara lainnya diharapkan menjadi            Sejumlah indikator seperti pertumbuhan uang beredar (M2),
katalis positif bagi Indonesia untuk semakin terintegrasi dalam   Manufacturing PMI, dan Consumer Confidence Index juga
rantai pasok global.                                              menunjukkan tren pemulihan. Untuk menjaga stabilitas
                                                                  likuiditas, Pemerintah menempatkan dana SAL pada bank-
Tren investasi mendorong momentum positif bagi                    bank Himbara, sehingga mendukung pertumbuhan kredit dan
perekonomian nasional. Meskipun arus investasi asing              mendorong aktivitas ekonomi. Dengan pertumbuhan dana
langsung (FDI) melambat pada semester kedua 2025, investasi       pihak ketiga yang lebih tinggi dibandingkan ekspansi kredit,
ke sektor manufaktur tetap berlangsung sepanjang tahun,           rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) industri perbankan turun
didukung oleh pertumbuhan partisipasi investor domestik.          tipis dari 94,1% pada tahun sebelumnya menjadi sebesar
                                                                  84,0% pada akhir 2025.
Untuk mengoptimalkan perekonomian jangka panjang,
inklusivitas dan pemerataan investasi masih dibutuhkan.           BCA kembali membukukan kinerja keuangan yang solid
Sejauh ini investasi lebih terkonsentrasi pada industri padat     sepanjang 2025, didukung oleh pertumbuhan kredit yang
modal, sehingga pengaruhnya masih belum maksimal ke               berkualitas serta penghimpunan dana berbiaya rendah CASA
pasar tenaga kerja dan konsumsi rumah tangga. Moderasi            yang kuat. BCA terus memperkuat fondasi bisnis melalui
konsumsi rumah tangga berimbas pada aktivitas usaha,              penerapan manajemen risiko yang prudent, didukung oleh
sehingga menekan minat pelaku usaha dalam melakukan               permodalan yang kokoh dan likuiditas yang sehat. Dengan
ekspansi. Sehubungan dengan hal tersebut, Pemerintah dan          demikian, BCA dapat secara konsisten memberikan layanan
Bank Indonesia menyusun beberapa kebijakan, diantaranya           terbaik bagi nasabah.
penurunan BI Rate pada triwulan II- triwulan III 2025 serta
injeksi likuiditas pemerintah menjelang triwulan IV-2025.
Upaya-upaya tersebut membantu pemulihan likuiditas
perbankan dan mendukung fungsi intermediasi perbankan.




                                                                             Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   199
Page 202
              A n a l i s i s d a n
              P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




Total aset BCA mencapai Rp1.586,8 triliun pada Desember                            CASA Rasio BCA dan Industri
2025, meningkat 9,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Kredit                         Perbankan dalam 5 tahun terakhir
yang disalurkan tercatat sebesar Rp992,9 triliun, tumbuh 7,7%,
dengan pertumbuhan terutama didorong oleh segmen bisnis.                                                                                    83,7%
                                                                                    78,6%         81,6%         80,3%        81,5%
Penyaluran kredit tetap dilakukan selaras dengan prinsip
kehati-hatian untuk memastikan kualitas aset tetap terjaga.                                           62,6%                         62,7%
                                                                                          60,5%                     62,3%
Hal ini tercermin dari rasio Loan at Risk (LAR) yang berada di                                                                                  62,2%

level 4,8% per Desember 2025, jauh membaik dibandingkan
posisi tertingginya sebesar 19,4% pada Maret 2021. Rasio NPL
juga terjaga di level 1,7%, didukung oleh NPL Coverage yang
tetap kuat yakni 183,8%.

Per Desember 2025, total kredit yang disalurkan ke sektor
berkelanjutan mencapai Rp255,4 triliun, tumbuh 11,7%                                    2021         2022          2023          2024          2025
secara tahunan. Porsi pembiayaan berkelanjutan tersebut
                                                                                                          BCA        Industri Perbankan
mencapai 25,8% dari total portofolio kredit BCA. Pembiayaan
hijau meningkat menjadi Rp113,1 triliun atau tumbuh 14,5%,
didorong antara lain oleh pembiayaan energi terbarukan dan                         Seiring dengan inovasi yang terus dilakukan pada berbagai
transportasi berkelanjutan bagi para debitur BCA. Pembiayaan                       kanal layanan, jumlah nasabah BCA terus bertumbuh dan
kendaraan listrik juga melanjutkan momentum pertumbuhan                            mencapai lebih dari 34 juta per Desember 2025, meningkat
yang solid di tahun 2025 melalui berbagai program promosi                          23% dalam tiga tahun terakhir. Transaksi melalui mobile dan
dan kolaborasi di sejumlah acara, termasuk BCA Expo.                               internet banking juga semakin mendominasi, menyumbang
                                                                                   sekitar 99% dari total transaksi sepanjang tahun 2025.
Pertumbuhan Kredit BCA dan Industri                                                Dengan pencapaian tersebut, BCA mampu mempertahankan
Perbankan dalam 5 tahun terakhir                                                   posisinya sebagai salah satu pemimpin pasar dana murah
                                                                                   (CASA), dengan pangsa pasar mencapai 16,9%.
                                13,9%        13,8%


                    11,7%                                                          Dengan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan kredit
                                                                                   dan pertumbuhan dana pihak ketiga, rasio kredit terhadap
                      11,2%      10,5%
                                                              Industri Perbankan   dana pihak ketiga (LDR) BCA berada pada tingkat yang sehat
                                             9,9%             8,0%
 8,2%
                                                              BCA                  76,8% pada Desember 2025. Posisi ini relatif lebih konservatif
                                                              7,7%
                                                                                   dibanding LDR industri perbankan yang mencapai 84,0%.
4,9%                                                                               Rasio kecukupan modal (CAR) juga berada pada level yang
       2021         2022        2023        2024       2025
                                                                                   solid, yaitu 29,8%, menegaskan kuatnya permodalan BCA
                                                                                   dalam mendukung ekspansi bisnis sekaligus menyerap
                                                                                   potensi risiko ke depan. Sementara itu, tingkat pengembalian
BCA terus memperkuat posisinya sebagai bank transaksi,                             atas aset (ROA) dan ekuitas (ROE) masing-masing tercatat di
dengan dana pihak ketiga meningkat 10,2% menjadi Rp1.249,0                         level yang kuat, yakni 3,9% dan 23,3% pada Desember 2025.
triliun per Desember 2025. Giro dan Tabungan (CASA) tetap
menjadi kontributor utama, mencapai Rp1.045,2 triliun atau                         Didukung oleh pertumbuhan kredit yang sehat, kualitas
83,7% dari total dana pihak ketiga. Masing-masing komponen,                        aset yang terjaga, serta peningkatan volume transaksi
Giro dan Tabungan, tumbuh 20,1% dan 8,7% sehingga                                  dan pendanaan berbasis CASA, BCA dan entitas anak
mencapai Rp434,5 triliun dan Rp610,8 triliun pada akhir 2025.                      membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp57,5
Peningkatan CASA ini didorong oleh naiknya aktivitas transaksi                     triliun per Desember 2025, naik 4,9% dibandingkan tahun
nasabah serta penguatan ekosistem BCA. Pertumbuhan CASA                            sebelumnya sebesar Rp54,8 triliun. Kinerja tersebut
tersebut seiring dengan tren penurunan suku bunga acuan Bank                       mencerminkan komitmen BCA untuk terus berinvestasi dan
Indonesia, yang mana kebijakannya lebih berorientasi pada                          berinovasi dalam kapabilitas digital, pengelolaan risiko, dan
pertumbuhan ekonomi sejak awal 2025. Hal tersebut turut                            layanan transaksi, guna memenuhi kebutuhan nasabah yang
mendorong penyesuaian suku bunga simpanan perbankan.                               semakin beragam.




 200            Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 203
TINJAUAN KINERJA KEUANGAN BCA TAHUN 2025

Berikut ini Analisis dan Pembahasan Manajemen atas kinerja keuangan BCA untuk periode dua belas bulan yang berakhir pada
31 Desember 2025. Laporan ini disusun berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian PT Bank Central Asia Tbk dan Entitas
Anak untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2025, serta Laporan Keuangan Konsolidasian untuk tahun yang berakhir
pada 31 Desember 2024, yang telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan, firma anggota jaringan global PwC.

LAPORAN POSISI KEUANGAN

ASET
Total Aset (dalam miliar Rupiah)
                                                                                                                              Naik/(Turun)           Naik/(Turun)
                                             2025                               2024                      2023
                                                                                                                                 2025                   2024
                                                                                        (%)                       (%)
                                                      (%)
                                                                                     Terhadap                  Terhadap
                                  Nominal          Terhadap           Nominal                       Nominal             Nominal           %       Nominal        %
                                                                                       Total                     Total
                                                   Total Aset
                                                                                       Aset                      Aset
 Kas, Giro pada Bank
 Indonesia dan Bank
                                      78.405               4,9%           69.821            4,8%     119.934       8,5%       8.584       12,3%     (50.113)     -41,8%
 Lain


 Penempatan pada
 Bank Indonesia &
                                    424.520               26,8%         388.316           26,8%      410.351      29,1%     36.204        9,3%     (22.035)      -5,4%
 Bank Lain dan Efek-
 efek
 Total Kredit - Bruto*               992.901              62,6%         921.878           63,6%      810.392      57,6%      71.023        7,7%     111.486      13,8%
 Cadangan Kerugian
 Penurunan Nilai                     (31.597)             -2,0%        (34.522)            -2,4%    (34.899)      -2,5%       2.925      -8,5%          377       -1,1%
 (CKPN) (-/-)
 Aset Lainnya                        122.600                7,7%        103.808              7,2%    102.329       7,3%      18.792       18,1%       1.479       1,4%
 Total Aset                       1.586.829            100,0% 1.449.301                 100,0% 1.408.107        100,0%      137.528       9,5%       41.194       2,9%
 Total Aset Produktif             1.479.307              93,2% 1.354.435                  93,5% 1.266.223        89,9%      124.872       9,2%       88.212       7,0%
* Termasuk aset dari transaksi syariah, piutang pembiayaan konsumen, dan piutang sewa pembiayaan




Pada Desember 2025, total aset BCA mencapai Rp1.586,8 triliun, meningkat 9,5% dibandingkan tahun sebelumnya, didukung
oleh pertumbuhan dana pihak ketiga, terutama CASA. Dari total aset tersebut, sekitar 93,2% merupakan aset produktif, yang
sebagian besar terdiri dari portofolio kredit dan surat berharga dengan profil risiko rendah. Surat berharga tersebut mencakup
instrumen jangka pendek Bank Indonesia serta Obligasi Pemerintah, yang berperan penting dalam pengelolaan likuiditas Bank.

Total Aset Produktif meningkat 9,2% menjadi Rp1.479,3 triliun per Desember 2025. Portofolio kredit tetap menjadi komponen
terbesar, mencakup 67,1% dari total aset produktif, sejalan dengan pertumbuhan kredit yang berkelanjutan. Portofolio kredit
BCA pada periode Desember mencapai Rp992,9 triliun, tumbuh 7,7% dibandingkan posisi Desember 2024. Imbal hasil atas
aset produktif pada 2025 tercatat sebesar 6,64%, menurun 8 bps dari periode yang sama tahun sebelumnya.

KAS, GIRO PADA BANK INDONESIA & GIRO PADA BANK LAIN
Posisi kas dan giro pada Bank Indonesia serta giro pada bank lain per Desember 2025 tercatat sebesar Rp78,4 triliun, tumbuh
12,3% dibandingkan per Desember 2024. Saldo kas mencapai sekitar Rp25,3 triliun, turun 13,7% dari tahun sebelumnya.
Penurunan ini mencerminkan penyesuaian penempatan kas untuk mendukung aktivitas transaksi tunai dan kebutuhan pengisian
kas pada jaringan kantor cabang, kantor kas, kas mobil, dan ATM.

Saldo giro pada Bank Indonesia tercatat sebesar Rp47,8 triliun pada Desember 2025, meningkat 31,2% secara tahunan, sejalan
dengan pertumbuhan dana pihak ketiga. Sementara itu, saldo giro pada bank-bank lain meningkat signifikan menjadi Rp5,3
triliun dari Rp4,1 triliun pada tahun sebelumnya, seiring meningkatnya kebutuhan likuiditas valuta asing serta pertumbuhan
transaksi internasional.




                                                                                                               Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk    201
Page 204
      A n a l i s i s d a n
      P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA, BANK LAIN & EFEK-EFEK
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain dan Efek-efek (dalam miliar Rupiah)
                                                                                             Naik/(Turun)          Naik/(Turun)
                                                          2025        2024      2023            2025                  2024
                                                                                          Nominal      %        Nominal      %
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain                 9.814     15.715     5.202     (5.901)   -37,6%      10.513    202,1%

Efek-efek                                                  414.707    372.601   405.150     42.106      11,3%    (32.549)    -8,0%

    Efek-efek untuk Tujuan Investasi                       409.421    371.152   312.054     38.269     10,3%      59.098      18,9%

       SBI, SBBI, SBI Syariah & SRBI                        90.277     78.291    31.053     11.986      15,3%     47.238     152,1%

       Obligasi Pemerintah                                268.032     243.651   234.585     24.381     10,0%       9.067      3,9%

       Efek-efek Lainnya                                     51.112    49.210    46.416      1.902      3,9%       2.794      6,0%

    Efek-efek yang Dibeli dengan Janji Dijual
                                                             5.286      1.450   93.096       3.836    264,5%     (91.647)   -98,4%
    Kembali
Total Penempatan pada Bank Indonesia & Bank
                                                          424.520     388.316   410.351    36.205       9,3%    (22.036)     -5,4%
Lain dan Efek-efek

Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain tercatat sebesar Rp9,8 triliun per Desember 2025, turun 37,6% dari tahun
lalu. Penurunan ini terutama disebabkan oleh realokasi sebagian likuiditas ke instrumen surat berharga yang menawarkan
imbal hasil lebih menarik. Mayoritas penempatan tersebut, lebih dari 90%, berada pada tenor di bawah tiga bulan, sejalan
dengan prinsip kehati-hatian dalam menjaga kecukupan likuiditas jangka pendek.

Portofolio efek-efek, yang mencakup surat berharga Pemerintah dan korporasi, meningkat 11,3% menjadi Rp414,7 triliun
pada Desember 2025. Sepanjang tahun 2025, penempatan pada Efek-efek untuk tujuan investasi tetap didominasi oleh
instrumen berisiko rendah, terutama surat berharga yang diterbitkan oleh Bank Indonesia (SRBI) dan Obligasi Pemerintah.
Penempatan pada surat berharga Bank Indonesia tercatat meningkat 15,3% menjadi Rp90,3 triliun. Di sisi lain, portofolio
Obligasi Pemerintah tumbuh 10,0% menjadi Rp268,0 triliun. Efek-efek Lainnya, yang mencakup penyertaan reksa dana dan
obligasi korporasi, mencapai Rp51,1 triliun, meningkat 3,9% dibandingkan tahun lalu.

Selain itu, Efek-efek yang dibeli dengan Janji Dijual Kembali (reverse repo) tercatat sebesar Rp5,3 triliun, meningkat dari
Rp1,5 triliun pada tahun sebelumnya.




202     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 205
KREDIT YANG DIBERIKAN
Sepanjang 2025, BCA berhasil mempertahankan pertumbuhan kredit yang solid dan berkualitas di tengah kondisi permintaan
kredit yang masih relatif moderat. Portofolio kredit BCA tumbuh 7,7% YoY menjadi Rp992,9 triliun, didorong terutama oleh
peningkatan kredit korporasi, komersial, dan UKM. Dengan pertumbuhan tersebut, BCA tetap mempertahankan posisinya
sebagai salah satu Bank penyedia kredit terbesar di Indonesia, dengan pangsa pasar mencapai 12,0% pada akhir 2025.

Kredit berdasarkan Segmen
Komposisi Kredit berdasarkan Segmen (dalam miliar Rupiah)

                                                                                                                                 Naik/(Turun)              Naik/(Turun)
                                                                  2025                 2024              2023                       2025                      2024
                                                                                                                          Nominal            %          Nominal           %
Korporasi                                                             478.891          429.452            372.275              49.439           11,5%      57.177         15,4%

Komersial                                                              146.792          135.258           123.208               11.534          8,5%      12.050          9,8%

UKM                                                                   130.860           123.749           107.796                    7.111       5,7%      15.953         14,8%

Konsumer                                                             224.098            223.755          199.084                     343        0,2%       24.671         12,4%

     Kredit Pemilikan Rumah (KPR)                                     142.279           135.465           121.848                6.814          5,0%       13.617         11,2%

     Kredit Kendaraan Bermotor (KKB)                                    56.601            65.315           56.906               (8.714)      -13,3%        8.409          14,8%

     Personal Loan*                                                      21.752           19.531            16.981               2.221          11,4%      2.550          15,0%

     Pinjaman Karyawan                                                   3.467             3.442             3.350                    25        0,7%           92         2,8%

Syariah                                                                  13.191            10.717            9.014               2.474          23,1%       1.703         18,9%

Total Kredit**                                                        992.901           921.878          810.392               71.023            7,7%     111.486         13,8%
* Termasuk kartu kredit, payroll, dan unsecured loans
** Termasuk aset dari transakasi syariah, piutang pembiayaan konsumen, piutang sewa pembiayaan, dan kredit yang belum diamortisasi


Kredit korporasi pada 2025 tumbuh 11,5% secara tahunan, mencapai Rp478,9 triliun, terutama didorong oleh meningkatnya
pembiayaan pada sektor jasa keuangan, telekomunikasi, dan kehutanan. Kredit komersial dan kredit UKM masing-masing
meningkat 8,5% dan 5,7% menjadi Rp146,8 triliun dan Rp130,9 triliun. Pertumbuhan kredit BCA yang solid ini didukung oleh
strategi dalam menyalurkan kredit ke perusahaan-perusahaan unggulan di sektor industrinya masing-masing, yang memiliki
rekam jejak yang kuat serta hubungan jangka panjang yang baik dengan BCA.

Sementara itu, kredit konsumer tumbuh 0,2% menjadi Rp224,1 triliun dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini terutama ditopang
oleh Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang naik 5,0% menjadi Rp142,3 triliun, serta personal loan, termasuk kartu kredit, yang
tumbuh 11,4% menjadi Rp21,8 triliun. Di sisi lain, Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) turun 13,3% menjadi Rp56,6 triliun pada
2025, seiring pelunasan (run-off) yang lebih tinggi dibandingkan pembukaan kredit baru (new bookings). Pelemahan pada
segmen KKB ini sejalan dengan perlambatan di industri otomotif.

Di tahun 2025, BCA menyelenggarakan berbagai acara dengan program promo menarik untuk produk-produk kredit konsumer
guna mendorong pertumbuhan kredit. Pada bulan Februari dan September, BCA mengadakan BCA Expo secara hybrid, baik
secara online maupun offline.




                                                                                                                        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   203
Page 206
            A n a l i s i s d a n
            P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




Kualitas Kredit
Mencermati peluang pertumbuhan di tengah pemulihan ekonomi, BCA tetap konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian
dalam penyaluran kredit. Rasio Loan-at-Risk (LAR) terus menunjukkan perbaikan; per Desember 2025, LAR tercatat sebesar
4,8% dari total kredit, membaik dari 5,3% pada Desember 2024. Untuk mengantisipasi potensi kerugian kredit, BCA juga
menetapkan cadangan kredit yang memadai sebesar Rp29,8 triliun, dengan tingkat LAR coverage mencapai 71,6%.


Loan at Risk (LAR) berdasarkan Segmen (Entitas Induk, dalam miliar Rupiah)

                                                  LAR (Nominal)                                             LAR (%)*                                                          Δ LAR

                                                                                                                                                      Naik/(Turun)                     Naik/(Turun)
                                       2025              2024              2023              2025              2024              2023                    2025                             2024
                                                                                                                                                Nominal                %         Nominal           %
 Korporasi                                18.153           18.055           20.545               4,0%              4,5%               6,1%                 98           0,5%          (2.490)     -12,1%

 Komersial                                 7.338             8.910            11.740             5,0%              6,5%              9,4%            (1.572)          -17,6%          (2.830)     -24,1%

 UKM                                       6.610            6.525             6.454               5,1%             5,3%              6,0%                  85            1,3%              71        1,1%

 Konsumer                                12.830             12.318           12.943              6,0%              5,8%              6,9%                512             4,2%           (625)      (4,8%)

 Total LAR                               44.931           45.808             51.682              4,8%              5,3%             6,8%               (877)           -1,9%          (5.874)     -11,4%

 LAR Coverage**                                                                                71,6%             76,9%             69,7%                   -5,3%                           7,2%

* LAR nominal/portofolio kredit per segmen
** Termasuk on & off balance sheet
Catatan: LAR terdiri dari kredit yang direstrukturisasi dengan kolektibilitas ’Lancar’, serta kredit dengan kolektibilitas ‘Dalam Perhatian Khusus’ dan ‘Kredit Bermasalah’




Kredit yang Direstrukturisasi berdasarkan Kolektibilitas (Entitas Induk, dalam miliar Rupiah)

                                                                                                                                                  Naik/(Turun)                        Naik/(Turun)
                                                                                  2025                  2024               2023                      2025                                2024

                                                                                                                                            Nominal                 %           Nominal           %
 Performing Loan                                                                       17.303              18.758            29.879             (1.455)              -7,8%        (11.121)        -37,2%

       Lancar                                                                           12.297              11.897            21.392                 400              3,4%        (9.495)         -44,4%

       Dalam Perhatian Khusus                                                            5.006               6.861             8.487             (1.855)           -27,0%             (1.626)     -19,2%

 NPL                                                                                     8.548            10.028             10.703             (1.480)            -14,8%              (674)       -6,3%

       Kurang Lancar                                                                        422                387               1.727                 35             9,0%            (1.340)     -77,6%

       Diragukan                                                                             351               222                443                 129           58,3%               (221)     -50,0%

       Macet                                                                              7.775              9.419             8.533             (1.644)            -17,5%               887       10,4%

 Total Kredit yang Direstrukturisasi                                                   25.851              28.787            40.582             (2.936)            -10,2%         (11.795)        -29,1%

 Total Portofolio Kredit                                                             961.904            894.912             787.499             66.992                7,5%        107.413          13,6%

 % Kredit yang Direstrukturisasi terhadap
                                                                                          2,7%               3,2%               5,2%                   -0,5%                              -1,9%
 Total Portofolio Kredit


BCA mencatat penurunan kredit restrukturisasi sebesar 10,2% menjadi Rp25,9 triliun, atau setara dengan 2,7% dari total kredit.
Penurunan ini terutama didorong oleh semakin banyaknya debitur yang kembali masuk ke kategori normal.




  204          Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 207
Kredit berdasarkan Kolektibilitas (dalam miliar Rupiah)
                                                                                                                          Naik/(Turun)                        Naik/(Turun)
                                                              2025                  2024                 2023                2025                                2024
                                                                                                                     Nominal              %             Nominal           %
 Performing Loan                                                 976.422            905.852              795.902         70.570                7,8%      109.950             13,8%

      Lancar                                                     958.606              886.261             778.154        72.345                8,2%          108.107         13,9%

      Dalam Perhatian Khusus                                        17.816              19.591             17.748         (1.775)          -9,1%               1.843         10,4%

 NPL                                                               16.479              16.027             14.490            452            2,8%                1.537         10,6%

      Kurang Lancar                                                   1.414               1.197            2.460             217           18,2%             (1.263)      -51,4%

      Diragukan                                                      1.896               1.359             1.303            537            39,5%                 56          4,3%

      Macet                                                         13.169              13.471             10.727          (302)           -2,2%              2.744          25,6%

 Total Kredit*                                                   992.901              921.878            810.392         71.023                7,7%          111.486         13,8%

 Rasio NPL - Bruto                                                    1,7%                1,8%              1,9%                 -0,1%                           -0,1%

 Rasio NPL - Bersih                                                   0,7%               0,6%               0,6%                 0,1%                             0,0%

 Cadangan NPL **                                                  183,8%              208,5%              234,1%              -24,7%                             -25,6%

* Termasuk aset dari transakasi syariah, piutang pembiayaan konsumen & piutang sewa pembiayaan
** Termasuk on & off balance sheet




Pada tahun 2025, total kredit bermasalah (NPL) tercatat sebesar Rp16,5 triliun, meningkat 2,8% dibandingkan tahun lalu. Rasio
NPL mengalami perbaikan ke level 1,7%, dibandingkan posisi 1,8% pada tahun 2024. Sementara itu, tingkat pencadangan
terhadap NPL mencapai 183,8%, salah satu yang tertinggi di industri perbankan saat ini.

Penghapusbukuan Kredit
Sepanjang 2025, BCA membukukan penghapusbukuan kredit (write-off) sebesar Rp7,4 triliun, dimana sekitar 42% berasal
dari segmen kredit konsumer. Meskipun demikian, nilai penghapusbukuan tersebut masih relatif kecil terhadap total kredit,
yakni sebesar 0,8%. Di sisi lain, total pendapatan kembali atas kredit yang telah dihapus buku (loan recovery) tercatat sebesar
Rp878 miliar, atau 12% dari total penghapusbukuan kredit sepanjang 2025.

LIABILITAS
Liabilitas (dalam miliar Rupiah)

                                                                                            Naik/(Turun)               Naik/(Turun)
                                                                                                                                                         Komposisi (%)
                                      2025               2024            2023                  2025                       2024

                                                                                       Nominal             %        Nominal          %           2025          2024       2023
 Dana Pihak Ketiga*                   1.249.044         1.133.612       1.101.673         115.432          10,2%      31.940            2,9%      95,7%         95,5%        94,5%

      Giro                              434.453          361.883         348.457           72.570          20,1%       13.427           3,9%      33,3%         30,5%        29,9%

      Tabungan                           610.786        562.094          536.184          48.692            8,7%      25.910            4,8%      46,8%          47,4%       46,0%

      Deposito                          203.805         209.635           217.032         (5.830)          -2,8%       (7.397)       -3,4%        15,6%          17,7%       18,6%

 Simpanan dari Bank-
                                            3.966           3.656           10.071                310       8,5%       (6.415)      -63,7%            0,3%       0,3%         0,9%
 Bank Lain
 Utang Akseptasi                            4.734           4.652             6.701                82       1,8%      (2.049)       -30,6%            0,4%       0,4%         0,6%

 Pinjaman yang
 Diterima                                   2.047           2.243             1.630              (196)     -8,7%          613        37,6%            0,2%       0,2%         0,1%

 Beban yang masih
 harus dibayar dan                        29.269           27.515          29.496            1.754          6,4%       (1.981)       -6,7%            2,2%        2,3%        2,5%
 liabilitas lain-lain

 Liabilitas imbalan
 pasca-kerja                                9.993           9.098           9.032                895        9,8%           66           0,7%          0,8%       0,8%         0,8%

 Obligasi Subordinasi                           65            500              500           (435)          -87%            -        0,0%             0,0%       0,0%         0,0%

 Kewajiban Lainnya                          6.022           5.190            6.467               832       16,0%       (1.277)      -19,7%            0,5%       0,4%         0,6%

 Total Liabilitas                     1.305.141        1.186.467 1.165.570                118.674         10,0%       20.897            1,8%     100,0%        100,0%     100,0%

* Termasuk dana simpanan Syariah




                                                                                                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk          205
Page 208
          A n a l i s i s d a n
          P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




DANA PIHAK KETIGA
Komposisi Dana Pihak Ketiga* (dalam miliar Rupiah)
                                                                                                         Naik/(Turun)         Naik/(Turun)
                                      2025                    2024                    2023
                                                                                                            2025                 2024

                           Nominal         Komposisi   Nominal     Komposisi   Nominal     Komposisi   Nominal     %       Nominal      %

 Giro                        434.453          34,8%     361.883       31,9%     348.457       31,6%     72.570    20,1%      13.426     3,9%

      Rupiah                  388.725          31,1%    320.896       28,3%      312.110      28,3%      67.829    21,1%      8.786      2,8%

      Valuta Asing                45.728       3,7%      40.987        3,6%      36.347        3,3%       4.741    11,6%     4.640      12,8%

 Tabungan                     610.786         48,9%    562.094        49,6%     536.184       48,7%     48.692      8,7%     25.910     4,8%

      Rupiah                  588.135          47,1%    542.821       47,9%     518.068       47,0%      45.314     8,3%     24.753      4,8%

      Valuta Asing                22.651        1,8%     19.273         1,7%      18.116        1,6%      3.378    17,5%       1.157     6,4%

 Jumlah Dana Giro
 dan Tabungan              1.045.239          83,7%     923.977       81,5%     884.641       80,3%     121.262    13,1%    39.336      4,4%
 (CASA)

 Deposito                    203.805          16,3%    209.635        18,5%     217.032       19,7%     (5.830)    -2,8%     (7.397)   -3,4%

      Rupiah                  188.580          15,1%    195.030        17,2%    203.011       18,4%     (6.450)    -3,3%     (7.981)    -3,9%

      Valuta Asing                15.225        1,2%     14.605         1.3%     14.021         1,3%       620      4,2%       584       4,2%

 Total Dana Pihak
                           1.249.044         100,0%    1.133.612     100,0%    1.101.673     100,0%     115.432   10,2%      31.939     2,9%
 Ketiga
      Rupiah                1.165.440         93,3%    1.058.747      93,4%    1.033.189      93,8%     106.693    10,1%    25.558       2,5%

      Valuta Asing                83.604       6,7%      74.865        6,6%      68.484        6,2%       8.739    11,7%      6.381      9,3%

*Termasuk dana simpanan Syariah

Dana Pihak Ketiga pada tahun 2025 meningkat 10,2% secara tahunan menjadi Rp1.249,0 triliun, didorong oleh kenaikan dana
CASA sebesar 13,1%.

Giro dan Tabungan (CASA)
Sepanjang 2025, BCA terus memperkokoh posisinya sebagai salah satu bank terkemuka di Indonesia yang berfokus pada
layanan utama perbankan transaksi. Giro meningkat 20,1% menjadi Rp434,5 triliun pada 2025 dibandingkan, dan Dana
Tabungan juga meningkat 8,7% menjadi Rp610,8 triliun pada akhir 2025.

Pencapaian tersebut didukung oleh investasi untuk memperkuat platform perbankan transaksi serta memperluas ekosistem
BCA melalui akuisisi nasabah baru dan kolaborasi dengan mitra bisnis strategis. Dengan dukungan kepercayaan nasabah,
yang kini mencakup lebih dari 43 juta rekening, volume transaksi terus meningkat, terutama didorong oleh pertumbuhan
yang tinggi pada kanal online seperti mobile banking dan internet banking. Tren ini sejalan dengan pengembangan fitur dan
layanan pada platform mobile banking BCA, khususnya myBCA, yang mencatat pertumbuhan signifikan di tengah akselerasi
digitalisasi. Di sisi lain, kontribusi cabang dan ATM tetap signifikan dari sisi nilai transaksi.

BCA senantiasa mewujudkan komitmen untuk terus berinovasi dalam produk dan layanan transaksi perbankan. Pemanfaatan
teknologi digital diharapkan menjadi pendorong utama dalam menghadirkan solusi transaksi yang semakin aman, nyaman,
andal, dan mudah diakses, sehingga BCA dapat memenuhi kebutuhan nasabah yang semakin beragam di era digital.




 206         Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 209
DEPOSITO
Deposito Berjangka* (berdasarkan jangka waktu, dalam miliar Rupiah)

                                                     2025                                      2024                            2023

                                          Nominal            Komposisi             Nominal          Komposisi        Nominal           Komposisi

 1 Bulan                                        149.505                73,4%          140.577               67,1%       135.403              62,4%

 3 Bulan                                         46.564                22,8%             61.302             29,2%           71.512           33,0%

 6 Bulan                                          4.742                 2,3%             4.630               2,2%           6.080             2,8%

 12 Bulan                                         2.993                 1,5%              3.125              1,5%           4.036             1,9%

 Total                                          203.805               100,0%         209.635               100,0%        217.032            100,0%

* Termasuk dana simpanan Syariah




Deposito berjangka turun 2,8% menjadi Rp203,8 triliun dibandingkan tahun sebelumnya. Sepanjang tahun, suku bunga
deposito tercatat turun sebesar 25bps dan berada pada level 3,0% pada Desember 2025.

EKUITAS
Ekuitas (dalam miliar Rupiah)

                                                                         Naik/(Turun)             Naik/(Turun)
                                                                                                                            Komposisi (%)
                                   2025          2024       2023            2025                     2024

                                                                       Nominal       %         Nominal       %       2025       2024        2023
 Modal ditempatkan dan
 disetor penuh                        1.541        1.541      1.541            -     0,0%              -     0,0%      0,5%          0,6%     0,6%

 Tambahan modal disetor              5.492        5.549       5.549        (57)     -1,0%              -     0,0%      1,9%          2,1%     2,3%

 Modal Saham diperoleh
 kembali                             (2.153)            -          -    (2.153)          n.a           -     0,0%     -0,8%          0,0%    0,0%

 Surplus revaluasi aset tetap        11.379       11.139     10.936        240       2,2%           203       1,9%    4,0%           4,2%     4,5%

 Saldo Laba                         263.190     243.680     222.957      19.510      8,0%         20.723      9,3%    93,4%      92,7%       91,9%

      Telah ditentukan
      penggunaannya                  4.269         3.721      3.234        548      14,7%           487      15,0%     1,5%          1,4%     1,3%

      Belum ditentukan
      penggunaannya                 258.921     239.959     219.723      18.961      7,9%       20.236        9,2%    91,9%      91,3%       90,6%

 Lainnya                              2.018         732       1.373      1.286     175,5%          (641)    -46,6%     0,7%          0,3%     0,6%

 Kepentingan Non
 Pengendali                               221       194         181         27      13,7%             13      7,2%     0,1%          0,1%     0,1%

 Total Ekuitas                      281.688     262.835     242.538     18.853       7,2%       20.298       8,4%    100,0%    100,0%       100,0%


Pada tahun 2025, ekuitas meningkat 7,2% menjadi Rp281,7 triliun selaras dengan bertambahnya saldo laba ditahan, menjadi
sebesar Rp263,2 triliun. Pertumbuhan laba bersih yang positif turut memperkuat posisi ekuitas, berkontribusi terhadap rasio
pembayaran dividen (dividend payout ratio) yang tetap tinggi pada level 67,4% di tahun 2025 sebagai pembayaran atas laba
tahun 2024.




                                                                                          Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk    207
Page 210
          A n a l i s i s d a n
          P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




LAPORAN LABA RUGI
Laporan Laba Rugi (dalam miliar Rupiah)

                                                                                                      Naik/(Turun)         Naik/(Turun)
                                                               2025         2024        2023             2025                 2024

                                                                                                    Nominal      %       Nominal     %
 Pendapatan Operasional                                         112.006     106.552      96.728       5.454       5,1%     9.824     10,2%

      Pendapatan Bunga dan Syariah - Bersih                      85.548      82.264      74.938       3.284      4,0%      7.326     9,8%

            Pendapatan Bunga dan Syariah                         98.913      94.796      87.207        4.117     4,3%      7.589      8,7%

            Beban Bunga dan Syariah                             (13.365)    (12.532)    (12.269)       (833)     6,6%       (263)     2,1%

      Pendapatan dan Bunga Asuransi - Bersih                          145      1.356       1.235      (1.211)   -89,3%        121    9,9%

      Pendapatan Operasional Lainnya                             26.313      22.932      20.555       3.381      14,7%     2.377     11,6%

 Beban Operasional                                              (36.734)    (36.300)    (35.492)       (434)      1,2%      (808)    2,3%

 Laba usaha sebelum beban pencadangan dan pajak
 (PPOP)                                                          75.272      70.252      61.236       5.020       7,1%     9.016     14,7%

 Beban Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai Aset*                 (4.011)     (2.034)     (1.056)      (1.977)    97,2%      (978)   92,6%

 Laba Sebelum Pajak Penghasilan                                   71.261     68.218      60.180       3.043      4,5%      8.038     13,4%

 Laba Bersih                                                     57.563      54.851      48.658        2.712     4,9%      6.193     12,7%

 Penghasilan/(Beban) Komprehensif Lainnya                         1.346        (345)      (1.106)      1.691 -490,2%         761    -68,8%

 Total Laba Komprehensif                                        58.909       54.506      47.552       4.403       8,1%     6.954     14,6%

 Laba Bersih yang dapat diatribusikan kepada:

      Pemilik Entitas Induk                                      57.537      54.836      48.639        2.701     4,9%       6.197    12,7%

      Kepentingan Non-Pengendali                                      26           15          19          11   72,4%         (4)   -21,1%

 Laba Komprehensif yang dapat diatribusikan kepada:

      Pemilik Entitak Induk                                      58.882      54.493      47.534       4.389       8,1%     6.959     14,6%

      Kepentingan Non-Pengendali                                      27           13          18         14    102,7%        (5)   -28,2%

* Termasuk Agunan yang Diambil Alih (AYDA)




Laba bersih mencapai Rp57,5 triliun, atau naik 4,9% secara tahunan. Kenaikan ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan
operasional dan pendapatan non-operasional, serta ditopang oleh tingkat biaya operasional yang tetap terjaga.




 208         Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 211
Pendapatan Bunga dan Syariah-Bersih (dalam miliar Rupiah)

                                                                                                          Naik/(Turun)              Naik/(Turun)
                                                            2025           2024            2023              2025                      2024

                                                                                                        Nominal        %         Nominal      %
Pendapatan Bunga dan Syariah                                  98.913       94.796           87.207         4.117        4,3%        7.589     8,7%

    Kredit yang diberikan                                     67.446       63.093           54.144        4.353           6,9%      8.949     16,5%

    Efek-efek                                                 24.891       24.802           26.288            89        0,4%       (1.486)    -5,7%

    Piutang Pembiayaan Konsumen dan Sewa
                                                               3.625         3.595            3.267              31       0,9%        328     10,0%
    Pembiayaan
    Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank-bank
                                                                   634             711          1.164       (77)      -10,9%         (453)   -38,9%
    Lain
    Lainnya (termasuk Bagi hasil Syariah)                       2.315        2.595           2.344         (279)      -10,8%          251     10,7%

Beban Bunga dan Syariah (-/-)                                 13.365       12.532            12.269         832           6,6%        263      2,1%

    Giro                                                       3.630         2.753           2.384          877        31,9%          369     15,5%

    Tabungan                                                       584          463              561          121      26,1%          (98)   -17,5%

    Deposito                                                   5.874         6.288            6.566        (414)       -6,6%         (278)    -4,2%

    Lainnya (termasuk Beban Syariah)                            3.277       3.028             2.758         249           8,2%        270     9,8%

Pendapatan Bunga dan Syariah - Bersih                         85.548       82.264           74.938        3.284         4,0%        7.327     9,8%



Pendapatan bunga dan syariah bersih tercatat naik 4,0% menjadi Rp85,5 triliun, didorong oleh kenaikan pendapatan bunga
dan syariah sebesar 4,3%. Kenaikan pendapatan bunga bersumber dari peningkatan volume kredit yang solid, ditopang oleh
pertumbuhan tabungan dan giro (CASA). Proporsi kredit dari total aset produktif mencapai 67,1%.

Tingkat imbal hasil total aset produktif mencapai 6,6%, turun 8 basis poin dibandingkan tahun sebelumnya. Imbal hasil
penempatan pada BI dan imbal hasil kredit mengalami penurunan di tahun 2025, sejalan dengan tren penurunan suku bunga
acuan BI. Namun, penurunan imbal hasil tersebut dapat diimbangi oleh kenaikan volume aset produktif, khususnya dari kredit
(Rupiah), dan Efek-efek.

Beban bunga dan syariah naik 6,6%, sejalan dengan kenaikan volume CASA sebesar 13,1%. Biaya dana (Cost of Fund) Giro
dan Tabungan (Rupiah) masing-masing tercatat sebesar 0,94% dan 0,04%. Sementara itu, biaya dana deposito berjangka
(Rupiah) berada pada tingkat 2,98%, turun 11 bps. Secara keseluruhan, tingkat biaya dana mencapai 1,1%, stabil dibandingkan
tahun sebelumnya.

Di tengah tren penurunan suku bunga yang terjadi, Marjin Bunga Bersih (Net Interest Margin/NIM) tercatat sebesar 5,7%, turun
dibandingkan tahun sebelumnya 5,8%.


Pendapatan Operasional Lainnya (dalam miliar Rupiah)

                                                                                                        Naik/(Turun)               Naik/(Turun)
                                                       2025              2024            2023              2025                       2024

                                                                                                    Nominal           %          Nominal      %
Pendapatan Provisi dan Komisi - Bersih                      19.660       17.980          16.622         1.680          9,3%         1.358     8,2%

    Kredit                                                   2.751        2.428           2.820           323         13,3%         (392)    -13,9%

    Trade                                                    1.199         1.113          1.044            86          7,8%           69      6,5%

    CASA dan Transactional                                  14.012       12.888           11.436         1.124         8,7%         1.452     12,7%

    Wealth                                                    998          863               741          135         15,7%          122      16,4%

    Lainnya                                                   699          688               581            11         1,6%          107      18,4%

Pendapatan Transaksi yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi - bersih                                  4.007         2.855            1.888         1.152        40,4%          967      51,2%

Lainnya                                                     2.646         2.097           2.045           549         26,2%       (2.972)    -58,6%

Total Pendapatan Operasional Lainnya                        26.313       22.932          20.555         3.381         14,7%         (647)     -2,7%




                                                                                         Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk      209
Page 212
        A n a l i s i s d a n
        P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




Total pendapatan operasional lainnya naik sebesar 14,7% menjadi Rp26,3 triliun, ditopang oleh pertumbuhan pendapatan
transaksi yang diukur pada nilai wajar, pendapatan provisi dan komisi – bersih, serta pendapatan lainnya.

Pendapatan transaksi yang diukur pada nilai wajar (melalui laba rugi – bersih) naik sebesar 40,4% terutama sebagai dampak
dari realisasi imbal hasil diskonto atas transaksi SRBI.

Pendapatan provisi dan komisi - bersih tumbuh 9,3% menjadi Rp19,7 triliun, terutama disumbang oleh pendapatan komisi dari
CASA dan transaksi. Pendapatan komisi dari kredit juga naik 13,3% sejalan dengan pertumbuhan fasilitas dan penyaluran kredit.
Pendapatan dari produk wealth juga turut naik sebesar 15,7%, seiring dengan kenaikan komisi bancassurance dan kenaikan
aktivitas investasi nasabah pada produk obligasi Pemerintah dan reksadana. Secara keseluruhan, pendapatan dari CASA
dan transaksi berkontribusi 71% terhadap total pendapatan komisi & provisi. Pendapatan lainnya naik Rp549 miliar, terutama
berasal dari pendapatan one-off terkait penutupan anak usaha bidang remitansi yaitu BCA FL Hong Kong.

BEBAN OPERASIONAL
Beban Operasional (dalam miliar rupiah)

                                                                                              Naik/(Turun)         Naik/(Turun)
                                                            2025        2024      2023           2025                 2024
                                                                                            Nominal     %       Nominal      %
Beban Umum dan Administrasi                                   16.780     16.874   17.306        (94)    -0,6%      (432)     -2,5%

Beban Karyawan                                                 17.781   17.444     16.198       337      1,9%      1.246          7,7%

Lainnya                                                        2.174      1.982    1.989         191     9,6%        (6)     -0,3%

Total                                                         36.734    36.300    35.492        434      1,2%       809       2,3%



BCA menjaga pertumbuhan biaya operasional pada level yang terkendali. Beban karyawan naik 1,9%, diantaranya berasal
dari penyesuaian gaji dan tunjangan karyawan secara tahunan. Beban umum dan administrasi turun 0,6% dibandingkan tahun
sebelumnya. Kontribusi terbesar dalam beban umum dan administrasi berasal dari biaya terkait TI dan cybersecurity. Secara
keseluruhan, beban operasional naik 1,2% dari tahun lalu. Apabila tidak memperhitungkan perubahan ke PSAK 117, maka beban
operasional naik sebesar 2,4%. Pengeluaran biaya diprioritaskan pada aspek yang meningkatkan layanan nasabah, daya saing,
efisiensi operasional, serta mendukung pertumbuhan bisnis.

Rasio biaya terhadap pendapatan (Cost-to-Income Ratio) membaik 60 bps dari tahun lalu, berada pada level 30,7%, salah
satu yang terendah di industri.

BEBAN PENYISIHAN KERUGIAN PENURUNAN NILAI ASET
Beban penyisihan kerugian atas penurunan nilai aset naik sebesar 97,2% dari tahun sebelumnya menjadi Rp4,0 triliun. Hal ini
dilakukan sebagai upaya menjaga dan mengantisipasi penurunan kualitas aset di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi dan
bisnis debitur kedepannya. Cost of credit atau Rasio biaya CKPN kredit terhadap rata-rata portofolio kredit tercatat sebesar
0,5% di tahun 2025, naik 20 bps dibandingkan tahun lalu.

LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN DAN LABA BERSIH
Laba sebelum pajak penghasilan tahun 2025 mencapai Rp71,3 triliun, naik 4,5% dari tahun sebelumnya. Kinerja ini sebagian besar
ditopang oleh pertumbuhan pendapatan operasional serta pengelolaan biaya yang terkendali. Laba bersih yang diatribusikan
kepada entitas induk tercatat sebesar Rp57,5 triliun, meningkat 4,9% dibandingkan tahun lalu. Peningkatan ini mendorong
kenaikan laba bersih per saham (EPS), menjadi sebesar Rp467 per saham, naik dibandingkan Rp445 per saham di tahun 2024.




 210      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 213
Laba Rugi Komprehensif (dalam miliar Rupiah)

                                                                                                 Naik/(Turun)           Naik/(Turun)
                                                          2025         2024        2023             2025                   2024

                                                                                               Nominal      %       Nominal         %

Laba Bersih                                                  57.563    54.851       48.658        2.712      4,9%       6.193       12,7%

Penghasilan Komprehensif Lain:

Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi

    Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti               (804)        72         (559)       (876) -1.219,2%         631      -112,8%

    Pajak penghasilan                                            153      (14)         106         166 -1.229,6%         (120)     -112,7%

    Surplus revaluasi aset tetap                                 252      239          232          13       5,5%            7       3,0%

Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi

    Kerugian yang belum direalisasi atas aset keuangan
    yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan          2.273     (824)       (1.084)      3.097    -375,8%         259      -23,9%
    komprehensif lain

    Pajak penghasilan                                          (427)      147          206        (574)   -390,8%         (60)     -28,9%

    Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan
                                                               (101)       35            (8)      (136)   -386,8%          43 -548,6%
    dalam valuta asing

Total Penghasilan Komprehensif Lain                           1.346     (345)       (1.106)       1.691   -490,2%         761      -68,8%

Total Laba Komprehensif                                     58.909     54.506       47.552       4.403       8,1%      6.954        14,6%

Laba Bersih yang dapat diatribusikan kepada:

    Pemilik Entitas Induk                                    57.537    54.836       48.639        2.701      4,9%       6.197       12,7%

    Kepentingan Non-Pengendali                                   26        15            19          11     72,4%          (4)      -21,1%

Laba Komprehensif yang dapat diatribusikan kepada:

    Pemilik Entitas Induk                                    58.882    54.493       47.534       4.389       8,1%       6.959       14,6%

    Kepentingan Non-Pengendali                                    27       13            18         14     102,7%          (5)     -28,2%

Laba Bersih per Saham yang Dapat Diatribusikan
                                                                 467     445           395          22       4,9%          50       12,8%
kepada Pemilik Entitas Induk (Rupiah penuh)



Total laba komprehensif tahun 2025 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp58,9 triliun, naik 8,1%
dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh pertumbuhan laba bersih dan kontribusi positif dari penghasilan komprehensif lain.
BCA mencatat keuntungan yang belum direalisasi atas aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif
lain sebesar Rp2,3 triliun, meningkat signifikan dari negatif Rp824 miliar pada periode sebelumnya. Hal ini mencerminkan kenaikan
nilai pasar aset keuangan terutama pada instrumen obligasi Pemerintah.

PROFITABILITAS BERDASARKAN SEGMEN OPERASI
Total laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non-pengendali hingga tahun 2025 tercatat
sebesar Rp57,6 triliun. Berdasarkan tinjauan operasi per segmen, kinerja BCA masih didominasi oleh wilayah Jawa, yang memberikan
kontribusi terbesar terhadap pendapatan dan laba berjalan, disusul oleh Sumatera serta wilayah Indonesia bagian timur. Informasi
lengkap mengenai kinerja berdasarkan segmen operasi dapat dilihat pada lampiran Laporan Keuangan Audit tahun 2025, Catatan
40 halaman 556-557.




                                                                                 Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk     211
Page 214
          A n a l i s i s d a n
          P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




ARUS KAS
Arus Kas (dalam miliar Rupiah)

                                                                                                                                              Naik/(Turun)                     Naik/(Turun)
                                                                                     2025                2024             2023                   2025                             2024
                                                                                                                                        Nominal                  %       Nominal           %
 Arus Kas dari Aktivitas Operasi                                                          77.509          53.820           58.064           23.689           44,0%            (4.244)      -7,3%

 Arus Kas dari Aktivitas Investasi                                                      (33.691)        (58.948)          (69.745)          25.257               42,8%        10.797     -15,5%

 Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan                                                      (41.709)        (33.329)          (25.071)          (8.380)          -25,1%           (8.258)      32,9%

 (Penurunan) / Kenaikan Kas dan Setara Kas Bersih                                          2.109        (38.457)         (36.752)          40.566         -105,5%             (1.705)      4,6%

 Kas dan Setara Kas, Awal Tahun                                                          85.483          124.396         160.422          (38.913)          -31,3%       (36.026)       -22,5%

 Pengaruh Fluktuasi Kurs Valuta Asing pada Kas
 dan Setara Kas                                                                               (42)           (456)              726              414         90,7%            (1.182)   -162,9%

 Kas dan Setara Kas                                                                      87.549           85.483         124.396             2.066               2,4%        (38.913)   -31,3%

BCA membukukan posisi kas dan setara kas sebesar Rp87,6 triliun, naik dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp85,5 triliun.

Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Arus kas dari aktivitas operasi naik sebesar 44,0% dibanding tahun lalu, terutama berasal dari peningkatan aktivitas dana simpanan
nasabah serta simpanan bank-bank lain.

Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Arus kas dari aktivitas investasi mencatat pengeluaran sebesar Rp33,7 triliun, dibandingkan pengeluaran pada tahun sebelumnya
yang sebesar Rp58,9 triliun. Hal ini disebabkan oleh penerimaan dari efek-efek tujuan investasi yang jatuh tempo lebih besar dari
tahun sebelumnya.

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Pengeluaran arus kas untuk aktivitas pendanaan tercatat sebesar Rp41,7 triliun, dibandingkan pengeluaran pada tahun sebelumnya
yang sebesar Rp33,3 triliun. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya pembayaran pinjaman yang diterima menjadi sebesar Rp61,0
trilliun dan pembayaran dividen yang mencapai Rp37,6 trilliun selama tahun 2025.

RASIO KEUANGAN UTAMA (ENTITAS INDUK SAJA)
Sepanjang tahun 2025, BCA berhasil menjaga rasio-rasio keuangan utama di bawah ini.


                                                                  2025                          2024                         2023                         2022                      2021
 NIM                                                                         5,7%                         5,8%                         5,5%                           5,3%                  5,1%
 CIR*                                                                      30,7%                        31,3%                        33,9%                           34,9%                 34,8%
 BOPO                                                                      41,6%                         41,7%                        43,7%                          46,1%                 54,2%
 ROA**                                                                      3,9%                          3,9%                         3,6%                           3,2%                  2,8%
 ROE                                                                       23,3%                        24,6%                        23,5%                           21,7%                 18,3%
 CAR                                                                       29,8%                        29,4%                        29,4%                           25,8%                 25,7%
 LDR                                                                       76,8%                        78,4%                        70,2%                           65,2%                 62,0%
 NPL-Bruto                                                                   1,7%                         1,8%                          1,9%                          1,8%                  2,2%
 LAR                                                                        4,8%                          5,3%                         6,9%                          10,4%                 15,2%
*Pendapatan operasional termasuk keuntungan dan kerugian bersih dari transaksi perdagangan dan valuta asing sesuai standar akuntansi dan perhitungan internal.
** Dihitung dari laba (rugi) setelah pajak dibagi dengan rata-rata total aset




  212         Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 215
Tinjauan Kinerja Entitas Anak
Entitas anak BCA menyediakan beragam solusi keuangan di          Total aset BCA Syariah tumbuh 15,4% menjadi Rp19,2 triliun
berbagai bidang yang mencakup pembiayaan kendaraan               yang didukung oleh kenaikan dana pihak ketiga sebesar 17,1%
bermotor, perbankan syariah, perbankan digital, sekuritas,       menjadi Rp15,5 triliun. Adapun total pembiayaan bertumbuh
serta asuransi umum dan jiwa.                                    23,1% menjadi Rp13,2 triliun. Khusus untuk Pembiayaan
                                                                 Emas iB, BCA Syariah mencatatkan pertumbuhan signifikan
PT BCA Finance                                                   sebesar 238,2% menjadi Rp519,9 miliar, yang ditopang oleh
BCA Finance fokus pada pembiayaan kendaraan bermotor,            kemudahan pembiayaan melalui aplikasi BSya. BCA Syariah
dengan brand image yang kuat dan merupakan salah satu            juga berhasil menjaga kualitas pembiayaan dengan rasio
yang terbesar di industri pembiayaan. Hingga Desember            pembiayaan bermasalah (bruto) berada di angka 1,6%, lebih
2025, BCA Finance memiliki satu Kantor Pusat, 119 Kantor         rendah dari rata-rata industri.
Cabang, dan 65 Kantor Selain Kantor Cabang untuk melayani
lebih dari 500 ribu pelanggan.                                   BCA Syariah meraih sejumlah penghargaan dari berbagai
                                                                 institusi untuk kinerja keuangan, tata kelola perusahaan, serta
BCA Finance menyalurkan pembiayaan melalui skema                 produk dan kualitas layanan, di antaranya Platinum Champion
pendanaan joint financing dengan entitas induk. Selain itu,      – The Excellence Performance Sharia Financial Institution For
BCA Finance dan BCA juga melakukan joint marketing berupa        10 Consecutive Years: 2015 - 2024 dari Infobank dan Lembaga
pemanfaatan jaringan kantor cabang BCA untuk aktivitas           Jasa Keuangan yang Memberikan Dukungan Program Halal
pemasaran, serta penyelenggaraan Expo (pameran kendaraan         Terbaik subkategori Bank sebagai Perintis Bank Halal dari
bagi nasabah BCA).                                               Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

Sepanjang tahun 2025, BCA Finance membukukan pembiayaan          PT Bank Digital BCA
baru Rp32,6 triliun dan total aset dalam kelolaan (AUM)          BCA Digital berfokus pada penyediaan solusi perbankan
Rp57,1 triliun. Adapun Non Performing Financing (NPF) bruto      digital melalui aplikasi mobile banking Blu. Selama tahun 2025,
BCA Finance berada di level yang terkendali dan sesuai risk      BCA Digital senantiasa berinovasi melalui kerja sama dengan
appetite Perusahaan yaitu 2,4%, dengan NPF neto sebesar          partner, sinergi dengan entitas anak BCA lainnya, maupun
0,8%, menunjukkan kinerja yang solid dengan kualitas aset        pengembangan fitur aplikasi seperti bluRDN, penambahan
yang terjaga.                                                    produk asuransi umum dalam bluInsurance, bluSpending,
                                                                 dan Blibli Pocket.
Strategi yang diterapkan tahun 2025 antara lain berupa
perluasan target segmen pasar, penawaran produk-                 Dengan lebih dari 3 juta nasabah, BCA Digital telah menghimpun
produk yang kompetitif sesuai kebutuhan konsumen, dan            dana pihak ketiga sebesar Rp14,3 triliun yang diperoleh melalui
pengembangan teknologi untuk mendukung efektivitas kerja         produk tabungan dan deposito berjangka. Sampai akhir tahun
serta meningkatkan customer experience. BCA Finance juga         2025, BCA Digital membukukan total aset sebesar Rp18,9 triliun.
terus menjalin kerja sama secara intensif dengan dealer          BCA Digital juga berkolaborasi dengan BCA untuk memberikan
penjual mobil dan rekanan-rekanan pendukung lainnya.             nilai tambah bagi nasabah, antara lain berupa penyediaan akses
                                                                 bertransaksi pada ATM BCA serta contact center Haloblu.
BCA Finance menerima sejumlah penghargaan, antara lain
The Excellent Performance Multifinance Company (Asset            Pada 2025, BCA Digital meraih sejumlah penghargaan, di
Class > IDR 10 Trillion) dan The Best Performance Multifinance   antaranya Layanan Digital Perbankan untuk Remaja dengan
Company in 20 Consecutive Years (2005–2024) dari media           Saldo rata-rata tertinggi dari Rekor MURI dan Peringkat 1 Bank
Infobank.                                                        Digital 2025 - KBMI 1 dari Infobank.

PT Bank BCA Syariah                                              PT Asuransi Umum BCA
BCA Syariah bergerak di bidang perbankan syariah. Hingga         BCA Insurance bergerak dalam penyediaan produk asuransi
tahun 2025, BCA Syariah telah memiliki 77 jaringan cabang        kerugian/umum seperti asuransi kendaraan bermotor, asuransi
yang terdiri dari 14 Kantor Cabang Utama, 19 Kantor Cabang       harta benda, asuransi pengangkutan, asuransi perjalanan
Pembantu, 44 Kantor Cabang Pembantu Unit Layanan Syariah,        (travel insurance), asuransi kecelakaan diri, dan bentuk
serta 100 jaringan Layanan Syariah Bank Umum yang tersebar       asuransi kerugian lainnya.
di kota-kota strategis di Indonesia.
                                                                 Melalui kolaborasi dengan entitas induk dan entitas anak
                                                                 lainnya, BCA Insurance memenuhi kebutuhan asuransi umum
                                                                 bagi nasabah kredit konsumer maupun kredit produktif Grup
                                                                 BCA.




                                                                            Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   213
Page 216
       A n a l i s i s d a n
       P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




Total aset BCA Insurance meningkat 11,9% menjadi Rp3,5           PT Central Capital Ventura
triliun, sedangkan rasio solvabilitas tercatat sebesar 473,9%.   Central Capital Ventura (CCV) berdiri sejak 2017 dan bergerak
BCA Insurance juga meraih berbagai penghargaan, antara           di bidang perusahaan modal ventura (venture capital).
lain Best General Insurance 2025 (Ekuitas Rp1 triliun – Rp1,5    CCV melaksanakan kegiatan investasi pada perusahaan-
triliun) dari Media Asuransi.                                    perusahaan start-up yang berorientasi financial technology
                                                                 (fintech) yang dapat mendukung ekosistem layanan BCA
PT Asuransi Jiwa BCA                                             secara keseluruhan.
BCA Life menyediakan beragam solusi perlindungan jiwa
antara lain asuransi jiwa, asuransi kecelakaan, asuransi         BCA Finance Limited
kesehatan, serta employee benefit.                               BCA Finance Limited (BCAFL) sebelumnya memiliki peran
                                                                 utama dalam pengiriman uang bagi pekerja migran Indonesia
Sebagai bagian dari komitmen untuk senantiasa melindungi         dan penyediaan jasa pinjaman bagi mitra nasabah BCA di
nasabah, BCA life berkolaborasi dengan BCA dalam                 Hongkong. Dengan semakin andalnya layanan digital untuk
menghadirkan solusi bancassurance yang dapat diakses             transaksi remitansi serta pergeseran perilaku nasabah dalam
melalui jaringan perbankan BCA.                                  bertransaksi, BCA memutuskan untuk melikuidasi BCAFL yang
                                                                 telah efektif per 3 Januari 2026.
Total aset BCA Life tercatat sebesar Rp4,7 triliun, tumbuh
41,0% dengan cadangan teknis atau kewajiban kepada
pemegang polis mencapai Rp3,6 triliun, tumbuh 47,7% dari
tahun sebelumnya. Rasio solvabilitas mencapai 431,2%.

PT BCA Sekuritas
BCA Sekuritas merupakan perusahaan sekuritas dengan izin
perantara pedagang efek, penjamin emisi efek dan kegiatan
lainnya dari OJK.

Layanan perantara perdagangan saham tersedia untuk
nasabah individu maupun institusional, di mana layanan online
trading juga tersedia melalui trading platform baru yang dapat
diakses melalui ponsel serta personal computer. BCA Sekuritas
juga membantu kebutuhan pendanaan nasabah korporasi
dengan bertindak sebagai underwriter dalam IPO (Initial Public
Offering) saham serta penerbitan obligasi, sukuk, dan NCD
(Negotiable Certificates of Deposit).

BCA Sekuritas melaporkan nilai Modal Kerja Bersih Disesuaikan
sebesar Rp964,9 miliar. BCA Sekuritas secara konsisten berada
di peringkat 10 besar penjamin emisi obligasi domestik, serta
menerima penghargaan Transport M&A Deal of the Year
Indonesia dari the Asset Triple A Awards 2025 dan Best Stock
Broker dari Rankia Award 2025.




 214     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 217
Informasi Material Lainnya
PENCAPAIAN TARGET TAHUN 2025
Berikut ringkasan pencapaian kinerja keuangan BCA dibandingkan dengan target tahun 2025.


Pencapaian vs Target
                                                                               2025 Target                   2025 Achievement
Pertumbuhan Kredit                                                                 6% - 8%                           7,7%

Cost of Credit (CoC)                                                               ~0,3%                             0,5%

Cost to Income Ratio (CIR)                                                     33% - 34%                            30,7%

Tingkat Pengembalian atas Aset (Return on Assets - ROA)                        3,6% - 3,8%                           3,9%

Tingkat Pengembalian atas Ekuitas (Return on Equity - ROE)                     21% - 23%                            23,3%


ASPEK PEMASARAN                                                    Fitch Ratings
BCA menerapkan strategi pemasaran secara digital dan tatap
muka dengan tujuan untuk memperluas jangkauan pemasaran,                             Keterangan                             Rating
meningkatkan brand awareness, serta memperdalam relasi             Outlook                                         Stable
dengan nasabah.                                                    Long-Term IDR                                   BBB
                                                                   Short-Term IDR                                  F3
BCA mengoptimalkan penggunaan digital media dan media
sosial dalam pemasaran produk dan layanan, termasuk edukasi        National Long-Term                              AAA(idn)

nasabah terkait keamanan siber serta terus menyempurnakan          National Short-Term                             F1+ (idn)
situs web korporasi www.bca.co.id sebagai sumber informasi         Viability                                       bbb
utama. Di sisi lain, pemasaran tetap dijalankan melalui berbagai   Government Support                              bbb-
kegiatan promosi dan engagement, seperti BCA Expo, Wealth
Management Summit, dan UMKM Fest, dan Gebyar Hadiah
                                                                   Pefindo
BCA, guna memperkuat hubungan dengan nasabah serta
mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.                                     Keterangan                             Rating
                                                                   Corporate Rating                                idAAA/Stable
KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG                                           Shelf Registration Sub Bond I                   idAA
DAN KOLEKTIBILITAS PIUTANG
BCA memiliki kemampuan yang kuat untuk memenuhi seluruh
kewajiban, baik jangka pendek maupun jangka panjang.               PEMANTAUAN DAN PENANGANAN
                                                                   KREDIT BERMASALAH
Posisi likuiditas tetap solid dengan rasio NSFR, LCR, dan          Untuk meminimalisir potensi kerugian, Bank melakukan
LDR masing-masing sebesar 158,8%, 310,8%, dan 76,8%                antisipasi dini atas upaya penyelamatan kredit sejak indikasi
pada tahun 2025. Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM)          kredit bermasalah muncul. Terdapat dua metode untuk
tercatat sebesar 78,8%. Struktur pendanaan yang sehat serta        mengatasi kredit bermasalah sebagai berikut:
pengelolaan likuiditas yang pruden memungkinkan BCA tetap          1. Restrukturisasi kredit – yang meliputi antara lain penyesuaian
resilien di tengah dinamika perekonomian dan pasar.                   kebijakan suku bunga pinjaman, perpanjangan jangka waktu
                                                                      pengembalian pinjaman, dan pengurangan denda.
Dari sisi rentabilitas, kinerja operasional yang solid tercermin   2. Penyelamatan kredit - dapat dilakukan melalui pembayaran
dari Laba Usaha Sebelum Beban Pencadangan sebesar Rp75,3              tunai maupun eksekusi lelang terhadap agunan kredit atau
triliun, meningkat 7,1% dibandingkan tahun sebelumnya.                aset debitur dan/atau penjamin.
BCA senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian dalam
setiap aspek operasional agar sejalan dengan profil risiko         BCA memiliki kebijakan penanganan kredit bermasalah yang
yang ditetapkan oleh manajemen. Kualitas aset secara               mencakup kebijakan penagihan kredit (debt collection policy)
umum terjaga didukung oleh cadangan aset keuangan yang             sebagaimana tertuang dalam ketentuan:
memadai. Di tahun 2025, BCA memperoleh penilaian yang              • Kebijakan Dasar Perkreditan Bank (KDPB)
baik dari lembaga pemeringkat eksternal, yakni Fitch Ratings       • Manual Kebijakan Penyelamatan dan Penghapusan Kredit
dan Pefindo sebagai berikut:                                       • Ketentuan internal terkait lainnya yang memuat teknis
                                                                      pelaksanaan penanganan dan pelaporan debitur kategori
                                                                      Criticized Exposure (CE)




                                                                                Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk      215
Page 218
       A n a l i s i s d a n
       P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




BCA mengkategorikan debitur CE berdasarkan kualitas kredit      Dasar Penetapan Kebijakan Manajemen
yang masuk golongan kolektibilitas 2, 3, 4, dan 5. Debitur      atas Struktur Modal dan Utang
CE mencakup kategori kredit Korporasi, Komersial, UKM,          Direksi menyusun rencana permodalan dan kebijakan terkait
dan Konsumer (termasuk kartu kredit). Penanganan kredit         utang sejalan dengan Rencana Bisnis Bank dan disetujui oleh
bermasalah khususnya kredit konsumen dan kartu kredit           Dewan Komisaris dengan mengacu pada Peraturan Otoritas
dilakukan melalui aplikasi e-Collection (e-Coll) dengan fitur   Jasa Keuangan No. 11/POJK.03/2016 tanggal 2 Februari 2016,
penagihan sebagai berikut:                                      No. 34/ POJK.03/2016 tanggal 26 September 2016, dan No.
• Preventive Collection: pemberitahuan melalui SMS kepada       27 Tahun 2022 tanggal 26 Desember 2022.
    debitur untuk melakukan pembayaran pertama.
• Desk Collection: penagihan kartu kredit melalui sarana        Manajemen telah menyusun dasar penetapan kebijakan atas
    telepon dan surat peringatan.                               struktur modal dan utang dengan beberapa pertimbangan,
• Field Collection: penagihan kredit yang dilakukan melalui     yakni pertumbuhan bisnis dan likuiditas. Manajemen
    kunjungan ke lapangan antara lain ke rumah atau kantor.     melakukan reviu tiap tahunnya agar selaras dengan arah
• Recovery: upaya penyelamatan kredit bermasalah yang           kebijakan strategis Perusahaan terkait struktur modal
    sudah/akan dihapusbukukan atau dieksekusi.                  dan hutang. Dengan kesesuaian antara rencana strategis
                                                                dan kebijakan manajemen maka diharapkan BCA mampu
STRUKTUR MODAL DAN KEBIJAKAN                                    memenuhi seluruh kewajiban, baik jangka pendek maupun
MANAJEMEN ATAS STRUKTUR MODAL                                   jangka panjang, tetap berkelanjutan dan mampu bertahan
                                                                di berbagai situasi ekonomi.
Struktur Modal
Struktur permodalan BCA adalah sebagai berikut:                 IMPLEMENTASI PEMBAGIAN DIVIDEN
• Modal inti (Tier 1) mencapai 96,3% dari total modal atau
   sebesar Rp273,8 triliun, naik 7,3% dibandingkan tahun        Pembayaran dividen ditetapkan melalui persetujuan Rapat
   sebelumnya.                                                  Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS Tahunan). Secara
• Sedangkan 3,7% dari total modal BCA atau sebesar              berkala, BCA mengkaji kebijakan pembayaran dividen dengan
   Rp10,5 triliun merupakan modal pelengkap (Tier 2). Modal     mempertimbangkan posisi permodalan yang solid guna
   pelengkap sebagian besar merupakan cadangan umum             mendukung pertumbuhan bisnis, kebutuhan investasi, serta
   Penyisihan Penilaian Kualitas Aset (PPKA).                   masukan dari para pemegang saham.

Secara konsolidasi, rasio kecukupan modal (CAR) tercatat        Berdasarkan hasil RUPS Tahunan tanggal 12 Maret 2025,
memadai yaitu sebesar 30,4%.                                    para pemegang saham menyetujui penetapan penggunaan
                                                                sebagian laba bersih tahun 2024 untuk pembagian dividen
Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal                         tunai sebesar Rp37,0 triliun atau Rp300,0 per lembar saham
BCA menjaga tingkat permodalan yang memadai, diukur             (dalam bentuk dividen interim sebesar Rp50,0 per lembar
melalui indikator CAR yang meliputi risiko kredit, pasar,       saham yang telah dibayarkan pada tanggal 11 Desember 2024
dan operasional. BCA memenuhi tambahan modal sebagai            dan dividen final sebesar Rp250,0 per lembar saham yang
penyangga (buffer) sesuai ketentuan BI dan OJK termasuk         telah dibayarkan pada tanggal 11 April 2025). Pembagian
di dalamnya Conservation Buffer, Countercyclical Buffer         dividen ini setara dengan dividend payout ratio sebesar 67,4%
dan Capital Surcharge for Domestic Systemically Important       atas laba bersih tahun 2024.
Bank (D-SIB). Pada tahun 2025, CAR BCA di atas ketentuan
regulator.                                                      Grafik berikut menunjukkan tren dividend payout ratio BCA
                                                                dalam beberapa tahun terakhir.
BCA senantiasa memastikan kecukupan modal nominal untuk
memenuhi aturan terkait Batas Maksimum Pemberian Kredit
                                                                Dividend Payout Ratio
(BMPK) kepada satu grup nasabah.
                                                                                                      68,4%
                                                                                                                 67,4%
                                                                                           62,0%
BCA melaksanakan stress test secara terintegrasi dengan
                                                                                56,9%
memperhitungkan berbagai skenario krisis yang mungkin                48,2%
terjadi serta dampaknya terhadap NPL, tingkat likuiditas
dan permodalan. Berdasarkan hasil stress test , BCA
memiliki likuiditas dan permodalan yang memadai dalam
mengantisipasi potensi kerugian atas risiko yang dihadapi
sesuai skenario yang disusun.

                                                                      2020        2021      2022       2023       2024




 216     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 219
IKATAN MATERIAL UNTUK                                           REALISASI PENGGUNAAN DANA HASIL
INVESTASI BARANG MODAL                                          PENAWARAN UMUM
                                                                Pada tahun 2025, BCA tidak melakukan penawaran umum
Tujuan dari Ikatan Material untuk                               dalam bentuk penerbitan saham baru.
Investasi Barang Modal
Ikatan material terkait investasi barang modal terutama         INFORMASI MATERIAL MENGENAI INVESTASI,
ditujukan untuk pengembangan infrastruktur teknologi            EKSPANSI, DIVESTASI, PENGGABUNGAN USAHA,
informasi dan jaringan, serta investasi penunjang kegiatan      DAN AKUISISI
operasional lainnya.                                            Selama tahun 2025, BCA tidak memiliki transaksi atau aktivitas
                                                                terkait investasi, ekspansi, divestasi, dan akuisisi dengan nilai
Sumber Dana untuk Investasi Barang Modal                        yang material.
BCA melakukan investasi yang sebagian besar terkait dengan
teknologi informasi dan pengembangan jaringan dengan            Namun sebagai informasi tambahan, BCA melakukan
sumber pendanaan berasal dari akumulasi laba usaha.             pembelian 3.500 lembar saham PT Penyelesaian Transaksi
                                                                Elektronik Nasional (PTEN) yang dimiliki oleh entitas anak
Mata Uang dan Mitigasi Risiko Nilai Tukar                       PT Central Capital Ventura. Atas pembelian tersebut, total
terkait Investasi Barang Modal                                  kepemilikan saham PTEN oleh BCA sebesar 17,5%. BCA juga
BCA melakukan investasi barang modal yang berasal dari          melakukan penutupan atas anak usaha BCA Finance Limited
dalam negeri maupun luar negeri. Tagihan dan pembayaran         Hong Kong, yang merupakan inisiatif bisnis dan adaptif BCA
investasi barang modal tersebut sebagian besar menggunakan      dalam mengoptimalkan pengelolaan sumber daya.
mata uang Rupiah untuk meminimalisir risiko nilai tukar.
                                                                INFORMASI MENGENAI TRANSAKSI MATERIAL
INVESTASI BARANG MODAL YANG                                     YANG MENGANDUNG BENTURAN KEPENTINGAN
DIREALISASIKAN                                                  Selama tahun 2025, tidak terdapat transaksi material yang
Selama tahun 2025, investasi barang modal yang direalisasikan   dilakukan oleh BCA yang dapat dikategorikan sebagai
mencapai Rp2,5 triliun yang sebagian besar terkait dengan       transaksi yang mengandung benturan kepentingan.
pengembangan teknologi informasi. Dengan adanya
percepatan era digital, BCA berkomitmen untuk terus             PENGUNGKAPAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI
melaksanakan investasi pengembangan berbasis teknologi          BCA melakukan berbagai transaksi dengan pihak-pihak
termasuk IT security, guna meningkatkan kapabilitas layanan     berelasi. Transaksi-transaksi tersebut dilaksanakan dengan
perbankan transaksi.                                            memperhatikan prinsip-prinsip kewajaran transaksi (arms
                                                                length principles) dan mematuhi peraturan-peraturan terkait
Di samping investasi barang modal, BCA juga berupaya untuk      benturan kepentingan yang berlaku.
mengembangkan kapabilitas sumber daya manusia.
                                                                Rincian informasi transaksi dengan pihak berelasi (jumlah, jenis
INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL YANG                               transaksi dan sifat dari hubungan dengan pihak berelasi) dapat
TERJADI SETELAH TANGGAL LAPORAN                                 dilihat pada bagian “Tata Kelola Perusahaan” dengan sub
AKUNTAN                                                         bagian “Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan”
BCA mengumumkan rencana pembelian kembali saham (share          (hal 388-396) dan dilihat pada Laporan Keuangan Konsolidasi
buyback) maksimal Rp5 triliun dalam rangka turut mendukung      yang telah diaudit pada Catatan 45 Lampiran 5/111 - 5/119
stabilitas pasar modal Indonesia, meningkatkan kepercayaan      (hal 578-586).
investor, serta memberikan tingkat pengembalian yang
lebih optimal bagi para pemegang saham. Periode share
buyback akan dilaksanakan selama 12 bulan sejak setelah
memperoleh persetujuan rencana share buyback pada Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang rencananya
akan dilaksanakan pada tanggal 12 Maret 2026.

PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM OLEH
MANAJEMEN DAN/ATAU PEGAWAI MELALUI
OPSI MSOP/ESOP
Selama tahun 2025, BCA tidak memiliki program pemberian
opsi saham kepada Direksi, Dewan Komisaris, maupun
karyawan.




                                                                            Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   217
Page 220
            A n a l i s i s d a n
            P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




PEMBERIAN PENYEDIAAN DANA, KOMITMEN MAUPUN FASILITAS LAIN YANG
DAPAT DIPERSAMAKAN DENGAN ITU DARI SETIAP PERUSAHAAN ATAU BADAN
HUKUM YANG BERADA DALAM SATU KELOMPOK USAHA DENGAN BANK KEPADA
DEBITUR YANG TELAH MEMPEROLEH PENYEDIAAN DANA DARI BANK

Fasilitas kredit gabungan yang disediakan oleh BCA dan entitas anak kepada debitur atau grup debitur per Desember 2025
sebesar Rp351,8 triliun atau 35,4% dari total outstanding kredit Bank per 31 Desember 2025. NPL dari portofolio kredit
tersebut adalah sebesar 0,8%.


                                                                           Fasilitas pada Anak Perusahaan (dalam miliar Rupiah)
                                             Jumlah                                          BCA
               Kolektibilitas                                 Fasilitas       BCA                         BCA                           Total
                                             Debitur                                       Finance                      BCA Digital
                                                             pada BCA       Finance                      Syariah                      Eksposur
                                                                                           Limited
    Lancar                                       401.700        330.923            5.720           33        1.267            5.171      343.114

    Dalam Perhatian Khusus                          35.002        5.218             420              -             31             9        5.679

    Kurang Lancar                                    2.283          312               30             -             2              1         345

    Diragukan                                        3.323          457               43             -             3              1         504

    Macet                                            6.177         1.961              86             -          75                2        2.124

    Total                                      448.485          338.870            6.300           33        1.378           5.183      351.765


DAMPAK PERUBAHAN PERATURAN                                                     •     POJK No. 19 Tahun 2025 tanggal 28 Agustus 2025.
PERUNDANG-UNDANGAN                                                                   BCA wajib menetapkan peran pengurus, memperbarui
                                                                                     kebijakan, membentuk unit khusus, mengelola risiko,
Ringkasan Dampak Perubahan Peraturan Perundang-                                      mengkaji biaya, menyelenggarakan pelatihan, mencatat
Undangan                                                                             penghapusbukuan, serta meningkatkan literasi keuangan
Di tahun 2025, terdapat beberapa peraturan baru yang telah                           mikro kecil menengah (UMKM).
diterbitkan dan berdampak pada kegiatan usaha BCA dan                          •     POJK No. 24 Tahun 2025 tanggal 4 November 2025.
entitas anak, antara lain:                                                           BCA wajib menyesuaikan kebijakan dan sistem giro
                                                                                     serta tabungan sebelum 10 Mei 2026, menginformasikan
•     PADG No. 1 Tahun 2025 tanggal 23 Januari 2025. BCA                             nasabah, menerapkan uji tuntas reaktivasi, dan
      wajib melaporkan kepada BI atas alert dan penolakan                            memperketat pengawasan rekening tidak aktif.
      CTR (customer transaction report) yang terkonfirmasi                     •     SEOJK No. 26/SEOJK.03/2025 tanggal 19 November
      sebagai fraud, menindaklanjuti sesuai ketentuan BI-FAST                        2025. BCA wajib menerapkan ILAAP bulanan dan
      dan SRO, serta memiliki sistem pengelolaan fraud dengan                        triwulanan sebagai proses internal untuk memperhitungkan
      teknologi deteksi pada level akun dan transaksi sebagai                        kecukupan likuiditas.
      garis pertahanan pertama.                                                •     PBI No. 9 Tahun 2025 tanggal 26 November 2025, PADG
•     PADG No. 4 Tahun 2025 tanggal 28 Februari 2025, PBI                            No. 27 Tahun 2025 tanggal 1 Desember 2025. BCA wajib
      No. 3 Tahun 2025 tanggal 28 Februari 2025. BCA perlu                           menyampaikan laporan Komitmen Rencana Penyaluran
      menyesuaikan ketentuan internal dalam menjalankan                              Kredit, yang menjadi dasar perhitungan KLM paling lambat
      ekspor dan impor terkait dengan ketentuan baru.                                tanggal 10 Desember. BCA diperbolehkan melakukan
•     PADG No. 7 Tahun 2025 tanggal 26 Maret 2025. BCA                               satu kali revisi sebelum tanggal 10 Juli untuk menghindari
      perlu menyesuaikan kebijakan internal terkait perluasan                        sanksi.
      cakupan sektor BI dengan menambah sektor perumahan,                      •     PADG No. 31 Tahun 2025 tanggal 23 Desember 2025. BCA
      perhitungan pemenuhan GWM sesuai insentif KLM                                  wajib menyesuaikan perhitungan GWM sesuai dengan
      dengan plafon KLM naik menjadi maksimal 5% (dari                               kriteria DPK terbaru baik rupiah dan valuta asing dan juga
      4%), penyesuaian aturan tambahan besaran KLM, serta                            terdapat BI memberikan remunerasi terhadap excess reserve
      penyesuaian lain yang relevan terkait KLM dan GWM.                             pemenuhan GWM.
•     PADG No. 8 Tahun 2025 tanggal 27 Maret 2025. BCA                         •     POJK No. 38 Tahun 2025 tanggal 18 Desember 2025. BCA
      perlu menyesuaikan ketentuan mengenai besaran porsi                            dan perusahaan anak berpotensi menjadi pihak tergugat
      tertentu dari pemenuhan kewajiban GWM dalam rupiah                             dalam gugatan OJK atas pelanggaran yang menimbulkan
      yang memperoleh remunerasi GWM.                                                kerugian materi bagi konsumen, serta operasional dapat
•     PADG No. 14 Tahun 2025 tanggal 30 Juni 2025. BCA                               terdampak apabila PUJK mitra BCA turut menjadi pihak
      wajib membentuk tim respons dan pemulihan insiden                              tergugat.
      BI-FAST, menyelenggarakan pelatihan serta rekonsiliasi                   •     PBI No. 10 Tahun 2025 tanggal 24 Desember 2025. BCA
      berkala, memperkuat keamanan sistem informasi, dan                             wajib memastikan kepatuhan ketentuan BI, memenuhi
      menyesuaikan kebijakan terkait deteksi kecurangan, audit                       penilaian TIKMI, menyusun dan memperoleh persetujuan
      dan pengujian keamanan, pelaporan insiden siber kepada                         SBP/RBSP, menerapkan uji tuntas kerja sama, serta
      BI, serta korespondensi yang relevan.                                          memenuhi kewajiban pelaporan dan penyampaian data SP.

    218       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 221
Perubahan Kebijakan Akuntansi                                          •   Melakukan review dan menerapkan kebijakan terhadap
Penjelasan mengenai perubahan kebijakan akuntansi dapat                    keamanan untuk aplikasi yang dapat diakses melalui VPN
dilihat pada laporan audit Catatan 2.d, halaman 474-475.                   dan untuk pengguna work-from-hub serta memberi
                                                                           rekomendasi keamanan yang dibutuhkan.
Informasi Kelangsungan Usaha
BCA senantiasa menjaga kelangsungan usaha dan                          BCA juga turut meningkatkan kompetensi para karyawan
kepercayaan nasabah melalui penerapan prinsip kehati-hatian            terutama untuk mendukung inovasi layanan perbankan
serta dukungan teknologi dan digitalisasi.                             digital dan mempererat hubungan dengan nasabah. Proses
                                                                       regenerasi dan suksesi kepemimpinan dikelola secara pruden
Seiring meningkatnya kompleksitas operasional dan risiko               yang sesuai dengan nilai-nilai perusahaan serta tata kelola
siber, BCA memastikan penerapan tiga aspek pokok                       yang sehat.
keamanan teknologi informasi, yaitu sumber daya manusia,
proses, dan teknologi.                                                 Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)
                                                                       Terkait transparansi dan publikasi laporan, BCA memaparkan
BCA melakukan pengelolaan risiko operasional terkait TI                Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) melalui website. Hal ini
dengan memperhatikan keandalan (reliability), keamanan                 mendukung praktik tata kelola perusahaan dan mendorong
(security), ketersediaan (availability) dan ketepatan waktu            persaingan yang sehat dalam industri perbankan.
(timeliness) untuk melayani dan melindungi aset nasabah
maupun BCA, melalui beberapa cara antara lain:                         Informasi mengenai perubahan SBDK tersedia di cabang dan
• Menerapkan sistem keamanan yang mengacu kepada                       dapat diakses melalui website www.bca.co.id. Berikut adalah
    standardisasi sistem dalam maupun luar negeri.                     informasi SBDK per triwulan yang telah ditetapkan oleh BCA
• Menggunakan tools monitoring system guna memantau/                   pada tahun 2025.
    mendeteksi gangguan sistem, ancaman fraud , dan
    serangan siber untuk meminimalkan risiko kerugian dan
    risiko reputasi.


Suku Bunga Dasar Kredit per Akhir Triwulan (efektif % p.a)
                                                             Suku Bunga Dasar Kredit Rupiah berdasarkan Segmen Kredit
                     Akhir Periode                                                                          Kredit Konsumsi
                                                    Kredit Korporasi         Kredit Ritel
                                                                                                      KPR                  Non KPR
Triwulan IV - 2024                                               7,78                   8,30                  9,46                   7,43

Triwulan I – 2025                                                7,84                   8,55                   9,47                   7,12

Triwulan II – 2025                                               7,82                   8,25                   9,37                   7,61

Triwulan III – 2025                                              7,00                   7,96                  8,98                   8,62

Triwulan IV - 2025                                               7,01                   8,00                   9,01                   8,71



PROSPEK, PRIORITAS STRATEGIS
DAN PROYEKSI TAHUN 2026                                                Prioritas Strategis BCA dan Proyeksi Tahun 2026
                                                                       Secara garis besar, arah kebijakan dan langkah strategis
Prospek Perekonomian dan Sektor                                        BCA jangka pendek menengah akan mengacu pada inisiatif-
Perbankan Tahun 2026                                                   inisiatif strategis utama, yaitu:
Perekonomian domestik diperkirakan akan tumbuh di kisaran
5% di tahun 2026. Sebagai proksi dari perekonomian,                    1. Memperkuat franchise perbankan transaksi melalui
industri perbankan nasional, baik dari sisi kredit maupun                 peningkatan kapabilitas layanan payment settlement.
sisi pendanaan, diprediksi akan tumbuh sejalan dengan
pertumbuhan ekonomi Indonesia.                                             Keberlangsungan pertumbuhan bisnis transaksi perbankan
                                                                           BCA merupakan pendorong bagi pertumbuhan CASA.
Pembahasan mengenai tinjauan terkini makroekonomi dan                      Demi mewujudukan hal tersebut, BCA berkomitmen untuk
sektor perbankan dapat dilihat pada halaman 199–200.                       secara berkelanjutan berinovasi dan meningkatkan kualitas
                                                                           produk serta layanan payment settlement, agar terus
                                                                           memberikan nilai tambah optimal dan menjaga kepuasan
                                                                           nasabah.




                                                                                  Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk    219
Page 222
       A n a l i s i s d a n
       P e m b a h a s a n M a n a j e m e n




   Sebagai bank yang memiliki platform transaction             3. Penyediaan solusi perbankan yang komprehensif bersama
   banking sebagai salah satu kegiatan usaha utama, BCA           para perusahaan anak.
   berkomitmen untuk senantiasa mendukung kebutuhan
   pelanggan, baik nasabah individu maupun pelaku bisnis.         BCA senantiasa berupaya menyediakan produk dan
   BCA terus memperkuat channel digital dengan berbagai           layanan keuangan yang komprehensif guna memenuhi
   fitur agar nasabah dapat melakukan transaksi finansial         kebutuhan nasabah yang terus berkembang. Salah satu
   maupun non-finansial secara cepat, aman, dan nyaman.           upayanya adalah melalui sinergi dengan Perusahaan
   BCA menerapkan model bisnis hybrid banking, yang               Anak yang bergerak di bidang pembiayaan, perbankan
   merupakan kombinasi antara layanan tatap muka dan              digital, perbankan syariah, sekuritas, dan asuransi. BCA
   online, di mana layanan tatap muka dengan human touch          mendukung pertumbuhan perusahaan anak melalui
   menjadi sebuah keunggulan di era digitalisasi. Pembahasan      peningkatkan kapasitas dan kapabilitas agar Perusahaan
   perbankan transaksi juga diulas di bagian Laporan Direksi      Anak menjadi pemain utama di lini bisnisnya masing-
   pada halaman 20-23 dan Perbankan Transaksi pada                masing.
   halaman 85-86.

2. Mempertahankan portofolio kredit yang berkualitas.

   Dalam menjalankan fungsi penyaluran kredit, BCA
   berkomitmen dalam memberikan kredit dengan
   memperhatikan prinsip kehati-hatian. BCA terus menjajaki
   sektor baru yang dianggap potensial, termasuk sektor
   industri yang berada dalam satu siklus bisnis dengan
   nasabah existing, melalui proses analisis mendalam
   untuk memastikan diversifikasi industri. Dalam menjaga
   kualitas portofolio kredit, BCA terus memperkuat fungsi
   pemantauan dan pengelolaan risiko kredit.

   Dalam mendukung proses pengolahan pinjaman dan
   akuisisi debitur, BCA terus mengembangkan dan
   menyempurnakan infrastruktur melalui simplifikasi dan
   optimalisasi pengolahan kredit. BCA terus berusaha
   meningkatkan tingkat kepuasan debitur dengan
   meningkatkan kemampuan dari PIC Relationship baik soft
   skill maupun hard skill. Pembahasan penyaluran kredit di
   masing-masing segmen terdapat pada bagian Analisis dan
   Pembahasan Manajemen sub bagian Perbankan Korporasi,
   Perbankan Komersial & UKM, dan Perbankan Individu pada
   halaman 87-91.




 220     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 223
Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   221
Page 224
04




Tata Kelola
Perusahaan
Page 225
Glosarium

No.                               Kata/Istilah                                        Penyebutan

1     Akuntan Publik                                             AP
2     Asset Liability Committee                                  ALCO
3     Anak Perusahaan PT Bank Central Asia Tbk                   Perusahaan Anak
4     ASEAN Corporate Governance Scorecard                       ACGS
5     Badan Sertifikasi Manajemen Risiko                         BSMR
6     Bursa Efek Indonesia                                       BEI
7     Bank Indonesia                                             BI
8     Credit Committee                                           CC
9     Credit Policy Committee                                    CPC
10    Information Technology Steering Committee                  KPTI
11    Integrated Risk Management Committee                       IRMC
12    Kantor Akuntan Publik                                      KAP
13    Komite Audit                                               KA
14    Komite Pertimbangan Kasus Kepegawaian                      KPKK
15    Komite Pemantau Risiko                                     KPR
16    Komite Remunerasi dan Nominasi                             KRN
17    Komite Tata Kelola Terintegrasi                            KTKT
18    Laporan Keuangan                                           LK
19    Laporan Tahunan                                            LT
20    Laporan Perbankan Keberlanjutan                            Laporan Keberlanjutan
21    Lembaga Jasa Keuangan                                      LJK
22    Lembaga Penjamin Simpanan                                  LPS
23    Nomor (untuk Peraturan)                                    No.
24    Otoritas Jasa Keuangan                                     OJK
25    Pajak Pertambahan Nilai                                    PPN
26    Peraturan Bank Indonesia                                   PBI
27    Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                           POJK
28    Perseroan                                                  BCA
29    POJK No. 17 tahun 2023 tanggal 14 September 2023 tentang   POJK tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum
      Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum
30    PT Bank Central Asia Tbk                                   BCA
31    Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa                       RUPSLB
32    Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan                          RUPST
33    Risk Management Committee                                  RMC
34    Surat Edaran Bank Indonesia                                SEBI
35    Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan                        SEOJK
36    Tata Kelola Perusahaan yang Baik                           GCG
37    Tata Kelola Terintegrasi                                   TKT
38    Tanggung Jawab Sosial Perusahaan                           TJSL
39    Tingkat Kesehatan Bank                                     TKB
40    Usaha Mikro Kecil Menengah                                 UMKM




                                                                 Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   223
Page 226
      T a t a    K e l o l a   P e r u s a h a a n




Daftar Isi
228   TATA KELOLA PERUSAHAAN                                     276   6.   Jumlah dan Komposisi Anggota Direksi

233   1.    Struktur Tata Kelola Perusahaan (Governance          278   7.   Masa Jabatan Direksi
            Structure)
                                                                 278   8.   Pembidangan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
233   2.    Proses Tata Kelola Perusahaan (Governance Process)
                                                                 280   9.   Program Orientasi bagi Anggota Direksi Baru
240   3.    Hasil Tata Kelola Perusahaan (Governance Outcome)
                                                                 280   10. Program Pelatihan dalam Rangka Meningkatkan
                                                                           Kompetensi Anggota Direksi
243   RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
                                                                 284   11. Kepemilikan Saham Anggota Direksi yang Mencapai
243   1.    Penyelenggaraan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024
                                                                           5% atau Lebih dari Modal Disetor
245   2.    Tata Cara Penyelenggaraan RUPST
                                                                 286   12. Rangkap Jabatan Anggota Direksi
246   3.    Kehadiran Pengurus, Komite, dan Pemegang Saham
                                                                 289   13. Laporan Pelaksanaan Tugas dan Penilaian Komite
246   4.    Pimpinan RUPST                                                 Eksekutif Direksi

246   5.    Tata Tertib RUPS dan Mekanisme Perhitungan Suara     289   14. Laporan Pelaksanaan Tugas Direksi

248   6.    Keputusan RUPST Tahun Buku 2024 serta Realisasinya   289   15. Penilaian Kinerja Anggota Direksi

253   7.    Keputusan RUPST Tahun Buku 2023 serta Realisasinya   290   RAPAT DEWAN KOMISARIS, DIREKSI, DAN RAPAT
256   8.    Realisasi Pembayaran Dividen                               GABUNGAN
256   9.    Pernyataan Terkait Keputusan RUPS yang Belum         290   1.   Rapat Dewan Komisaris
            Terealisasi                                          294   2.   Rapat Direksi
256   ASPEK PEMEGANG SAHAM                                       300   3.   Rapat Gabungan Dewan Komisaris dengan Direksi

257   DEWAN KOMISARIS                                            302   4.   Kehadiran Dewan Komisaris dan Direksi dalam RUPS
                                                                            Selama Tahun 2025
257   1.    Piagam Dewan Komisaris
                                                                 302   HUBUNGAN AFILIASI DEWAN KOMISARIS,
257   2.    Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris
                                                                       DIREKSI, DAN PEMEGANG SAHAM PENGENDALI
259   3.    Kewenangan Dewan Komisaris
                                                                 302   1.   Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Komisaris dengan
260   4.    Kriteria Anggota Dewan Komisaris                                Anggota Dewan Komisaris Lainnya, Anggota Direksi,
                                                                            Pemegang Saham Pengendali, dan Pemegang Saham
261   5.    Nominasi Anggota Dewan Komisaris                                Pengendali Terakhir
262   6.    Jumlah dan Komposisi Anggota Dewan Komisaris         303   2.   Hubungan Afiliasi Anggota Direksi dengan Anggota
                                                                            Direksi Lainnya, Anggota Dewan Komisaris, Pemegang
263   7.    Masa Jabatan Dewan Komisaris
                                                                            Saham Pengendali, dan Pemegang Saham Pengendali
263   8.    Program Orientasi bagi Anggota Dewan Komisaris                  Terakhir
            Baru
                                                                 304   KEBERAGAMAN KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS
264   9.    Program Pelatihan dalam Rangka Meningkatkan
            Kompetensi Anggota Dewan Komisaris
                                                                       DAN DIREKSI

266   10. Kepemilikan Saham Anggota Dewan Komisaris yang         304   1.   Kebijakan Keberagaman
          Mencapai 5% (Lima Persen) atau Lebih dari Modal        304   2.   Keberagaman Komposisi Anggota Dewan Komisaris
          Disetor
                                                                 305   3.   Keberagaman Komposisi Anggota Direksi
267   11. Rangkap Jabatan Anggota Dewan Komisaris

268   12. Penilaian Komite-Komite di bawah Dewan Komisaris       305   PENILAIAN KINERJA DEWAN KOMISARIS DAN
                                                                       DIREKSI
269   13. Laporan Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris
                                                                 305   1.   Prosedur Pelaksanaan dan Kriteria Penilaian Kinerja
269   14. Penilaian Kinerja Anggota Dewan Komisaris                         Dewan Komisaris

270   KOMISARIS INDEPENDEN                                       306   2.   Prosedur Pelaksanaan dan Kriteria Penilaian Kinerja
                                                                            Direksi
270   1.    Kriteria Komisaris Independen
                                                                 308   3.   Prosedur Pelaksanaan dan Kriteria Penilaian Kinerja
270   2.    Masa Jabatan Komisaris Independen                               Presiden Direktur
270   3.    Pernyataan Independensi Komisaris Independen         309   KEBIJAKAN REMUNERASI
271   DIREKSI                                                    311   1.   Prosedur Penetapan dan Struktur Remunerasi Dewan
                                                                            Komisaris dan Direksi
271   1.    Piagam Direksi
                                                                 314   2.   Remunerasi yang Bersifat Variabel bagi Dewan
271   2.    Tugas dan Tanggung Jawab Direksi                                Komisaris, Direksi, dan Pegawai
273   3.    Kewenangan Direksi

274   4.    Kriteria Anggota Direksi

275   5.    Nominasi Anggota Direksi




224        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 227
314   3.    Penerapan Remunerasi di BCA bagi MRT (untuk seluruh    332   IV. Komite Tata Kelola Terintegrasi
            Anggota Direksi dan Dewan Komisaris)
                                                                   332         1.   Dasar Hukum
315   4.    Data Rasio Gaji dan Pesangon yang Dibayarkan
                                                                   333         2.   Piagam KTKT
316   5.    Transparansi Kepemilikan Saham Direksi dan Dewan
            Komisaris                                              333         3.   Struktur dan Keanggotaan KTKT

                                                                   334         4.   Profil dan Kualifikasi Anggota KTKT
316   KOMITE-KOMITE DEWAN KOMISARIS
                                                                   335         5.   Pendidikan atau Pelatihan
316   I.    Komite Audit
                                                                   337         6.   Masa Tugas
316         1.   Dasar Hukum
                                                                   337         7.   Persyaratan Keanggotaan KTKT
316         2.   Piagam Komite Audit
                                                                   338         8.   Independensi Anggota KTKT
316         3.   Struktur dan Keanggotaan Komite Audit
                                                                   338         9.   Tugas dan Tanggung Jawab KTKT
317         4.   Profil dan Kualifikasi Anggota Komite Audit
                                                                   339         10. Wewenang KTKT
317         5.   Pendidikan atau Pelatihan
                                                                   339         11. Rangkap Jabatan Anggota KTKT
318         6.   Masa Tugas
                                                                   339         12. Kebijakan dan Pelaksanaan Rapat KTKT
318         7.   Persyaratan Keanggotaan Komite Audit
                                                                   340         13. Realisasi Program Kerja dan Pelaksanaan Kegiatan
318         8.   Independensi Anggota Komite Audit                                 KTKT Selama Tahun 2025
319         9.   Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit
                                                                   340   KOMITE-KOMITE EKSEKUTIF DIREKSI
320         10. Wewenang Komite Audit
                                                                   340   I.    Asset Liability Committee
320         11. Rangkap Jabatan Anggota Komite Audit
                                                                   341         1.   Struktur, Keanggotaan ALCO, dan Status Hak
320         12. Kebijakan dan Pelaksanaan Rapat Komite Audit                        Suara
322         13. Realisasi Program Kerja dan Pelaksanaan Kegiatan   341         2.   Fungsi Pokok, Wewenang, Tugas, dan Tanggung
                Komite Audit Selama Tahun 2025                                      Jawab ALCO
322   II.   Komite Pemantau Risiko                                 342         3.   Rapat ALCO
322         1.   Dasar Hukum                                       342         4.   Pengambilan Keputusan
322         2.   Piagam KPR                                        342         5.   Frekuensi Rapat ALCO Selama Tahun 2025
323         3.   Struktur dan Keanggotaan KPR                      343         6.   Pelaporan Pertanggungjawaban
323         4.   Profil dan Kualifikasi Anggota KPR                343         7.   Realisasi Program Kerja Tahun 2025
323         5.   Pendidikan atau Pelatihan                         343         8.   Rencana Kerja ALCO Tahun 2026
324         6.   Masa Tugas                                        344   II.   Risk Management Committee
324         7.   Persyaratan Keanggotaan KPR                       344         1.   Struktur, Keanggotaan RMC, dan Status Hak Suara
325         8.   Independensi Anggota KPR                          344         2.   Fungsi Pokok, Wewenang, Tugas, dan Tanggung
                                                                                    Jawab RMC
325         9.   Tugas dan Tanggung Jawab KPR
                                                                   345         3.   Rapat RMC
326         10. Wewenang KPR
                                                                   345         4.   Pengambilan Keputusan
326         11. Rangkap Jabatan Anggota KPR
                                                                   345         5.   Frekuensi Rapat RMC Selama Tahun 2025
326         12. Kebijakan dan Pelaksanaan Rapat KPR
                                                                   346         6.   Pelaporan Pertanggungjawaban
327         13. Realisasi Program Kerja dan Pelaksanaan Kegiatan
                KPR Selama Tahun 2025                              346         7.   Realisasi Program Kerja Tahun 2025
328   III. Komite Remunerasi dan Nominasi                          346         8.   Rencana Kerja RMC Tahun 2026
328         1.   Dasar Hukum                                       346   III. Integrated Risk Management Committee
328         2.   Piagam KRN                                        347         1.   Struktur, Keanggotaan IRMC, dan Status Hak
                                                                                    Suara
328         3.   Struktur dan Keanggotaan KRN
                                                                   347         2.   Fungsi Pokok, Wewenang, Tugas dan Tanggung
328         4.   Profil dan Kualifikasi Anggota KRN
                                                                                    Jawab IRMC
329         5.   Pendidikan atau Pelatihan
                                                                   347         3.   Rapat IRMC
329         6.   Masa Tugas
                                                                   348         4.   Pengambilan Keputusan
329         7.   Persyaratan Keanggotaan KRN
                                                                   348         5.   Frekuensi Rapat IRMC Selama Tahun 2025
330         8.   Independensi Anggota KRN
                                                                   348         6.   Pelaporan Pertanggungjawaban
330         9.   Tugas dan Tanggung Jawab KRN
                                                                   349         7.   Realisasi Program Kerja Tahun 2025
331         10. Wewenang KRN
                                                                   349         8.   Rencana Kerja IRMC Tahun 2026
331         11. Kebijakan dan Pelaksanaan Rapat KRN
                                                                   349   IV. Credit Policy Committee
332         12. Remunerasi KRN
                                                                   349         1.   Struktur, Keanggotaan CPC, dan Status Hak Suara
332         13. Realisasi Program Kerja dan Pelaksanaan Kegiatan
                                                                   350         2.   Fungsi Pokok, Wewenang, Tugas, dan Tanggung
                KRN Selama Tahun 2025
                                                                                    Jawab CPC
332         14. Kebijakan Mengenai Suksesi Direksi dan Dewan
                                                                   350         3.   Rapat CPC
                Komisaris




                                                                          Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk        225
Page 228
      T a t a     K e l o l a   P e r u s a h a a n




350          4.   Pengambilan Keputusan                              367   4.   Independensi & Objektivitas

350          5.   Frekuensi Rapat CPC Selama Tahun 2025              367   5.   Standar Pelaksanaan Audit dan Pengendalian Mutu

351          6.   Pelaporan Pertanggungjawaban                       368   6.   Etik dan Profesionalisme

351          7.   Realisasi Program Kerja Tahun 2025                 368   7.   Tugas dan Tanggung Jawab Audit Internal

351          8.   Rencana Kerja CPC Tahun 2026                       368   8.   Komposisi Auditor dan Pengembangan Kompetensi

352   V.     Credit Committee                                        369   9.   Pelaksanaan Tugas Divisi Audit Internal Tahun 2025

352          1.   Struktur, Keanggotaan CC, dan Status Hak Suara     369   10. Kegiatan Advisori Divisi Audit Internal Tahun 2025

352          2.   Fungsi Pokok, Wewenang, Tugas, dan Tanggung        369   11. Fokus Kegiatan Audit Tahun 2026
                  Jawab CC
                                                                     370   AKUNTAN PUBLIK (AUDIT EKSTERNAL)
353          3.   Rapat CC
                                                                     371   1.   Efektivitas Pelaksanaan Audit Eksternal
353          4.   Pengambilan Keputusan
                                                                     371   2.   Hubungan antara Bank, Akuntan Publik, dan Otoritas
353          5.   Frekuensi Rapat CC Selama Tahun 2025                          Jasa Keuangan
355          6.   Pelaporan Pertanggungjawaban                       371   3.   Biaya Audit Tahun 2025
355          7.   Realisasi Program Kerja Tahun 2025                 371   4.   Jasa Selain Audit yang Diberikan oleh KAP/AP
355          8.   Rencana Kerja CC Tahun 2026                        372   5.   Historis KAP dan AP yang melakukan Audit
355   VI. Information Technology Steering Committee
                                                                     372   FUNGSI KEPATUHAN
355          1.   Struktur, Keanggotaan ITSC, dan Status Hak Suara
                                                                     372   1.   Struktur Organisasi DCP
356          2.   Fungsi Pokok, Wewenang, Tugas, dan Tanggung
                  Jawab ITSC                                         372   2.   Tanggung Jawab DCP

356          3.   Rapat ITSC                                         373   3.   Fungsi Kepatuhan Terintegrasi

356          4.   Pengambilan Keputusan                              373   4.   Pelaksanaan Kerja Fungsi Kepatuhan Selama Tahun
                                                                                2025
356          5.   Frekuensi Rapat ITSC Selama Tahun 2025
                                                                     374   5.   Indikator Kepatuhan Tahun 2025
357          6.   Pelaporan Pertanggungjawaban
                                                                     374   6.   Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan
357          7.   Realisasi Program Kerja Tahun 2025                            Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan
                                                                                Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT, dan
357          8.   Rencana Kerja ITSC 2026
                                                                                PPPSPM)
358   VII. Komite Pertimbangan Kasus Kepegawaian
                                                                     375   SISTEM MANAJEMEN RISIKO
358          1.   Struktur, Keanggotaan KPKK, dan Status Hak
                  Suara                                              375   Gambaran Umum Sistem Manajemen Risiko

358          2.   Fungsi Pokok, Wewenang, Tugas, dan Tanggung        376   Jenis Risiko dan Pengelolaannya
                  Jawab KPKK
                                                                     376   Tinjauan/Hasil Review atas Efektivitas Sistem Manajemen
358          3.   Rapat KPKK                                               Risiko

358          4.   Pengambilan Keputusan                              377   Pernyataan Direksi dan Dewan Komisaris atas Kecukupan
                                                                           serta Tinjauan atas Efektivitas Sistem Manajemen Risiko
358          5.   Frekuensi Rapat KPKK Selama Tahun 2025
                                                                     377   SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL (INTERNAL
359          6.   Pelaporan Pertanggungjawaban
                                                                           CONTROL)
359          7.   Realisasi Program Kerja Tahun 2025
                                                                     377   Kerangka Sistem Pengendalian Internal
359          8.   Rencana Kerja KPKK Tahun 2026
                                                                     378   Komponen Utama Sistem Pengendalian Internal
360   SEKRETARIS PERUSAHAAN                                          380   Evaluasi Sistem Pengendalian Internal
360   Struktur dan Kedudukan Sekretaris Perusahaan                   380   Pernyataan Dewan Komisaris atas Kecukupan dan
                                                                           Efektivitas Sistem Pengendalian Internal
361   Dasar Hukum dan Profil Sekretaris Perusahaan
                                                                     380   Laporan Pengendalian Internal Dalam Proses Pelaporan
361   Program Pengembangan Kompetensi dan Pelatihan
                                                                           Keuangan
362   Fungsi Sekretaris Perusahaan
                                                                     380   Pernyataan Direksi atas Kecukupan dan Efektivitas Sistem
362   Pelaksanaan Tugas Sekretaris Perusahaan Pada Tahun                   Pengendalian Internal dalam Proses Pelaporan Keuangan
      2025                                                                 Bank

364   Laporan Keterbukaan Informasi                                  380   PENERAPAN STRATEGI ANTI-FRAUD
364   FUNGSI HUBUNGAN INVESTOR                                       380   1.   Pengantar

364   1.     Tugas Pokok Hubungan Investor                           381   2.   Tujuan

364   2.     Aktivitas Hubungan Investor                             382   3.   Penerapan dan Internalisasi Deklarasi Anti-Fraud

                                                                     383   4.   Data Pelanggaran Internal Fraud tahun 2025
366   DIVISI AUDIT INTERNAL
                                                                     383   5.   Pelaporan
366   1.     Struktur dan Kedudukan Divisi Audit Internal

367   2.     Profil Kepala Divisi Audit Internal                     383   WHISTLEBLOWING SYSTEM
367   3.     Piagam Audit Internal                                   383   1.   Tujuan Whistleblowing System

                                                                     383   2.   Cara Penyampaian Laporan

                                                                     384   3.   Perlindungan bagi Pelapor

                                                                     384   4.   Alur Penanganan Pengaduan




226        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 229
385   5.   Pihak yang Mengelola Pengaduan                           413   4.   Pengenalan Budaya bagi Pekerja Baru

385   6.   Pengungkapan, Tindak Lanjut Pengaduan dan Sanksi         413   5.   Pengenalan Budaya bagi Anggota Dewan Komisaris
           atas Pengaduan Melalui Whistleblowing System pada                   dan/atau Direksi Baru
           Tahun 2025
                                                                    414   PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM OLEH
385   KEBIJAKAN ANTIKORUPSI DAN PENGENDALIAN                              MANAJEMEN DAN/ATAU PEGAWAI MELALUI OPSI
      GRATIFIKASI                                                         MSOP/ESOP
385   1.   Latar Belakang
                                                                    414   PEMBELIAN KEMBALI SAHAM
386   2.   Kebijakan Antikorupsi dan Pengendalian Gratifikasi
                                                                    415   AKSI KORPORASI LAINNYA
386   3.   Implementasi Kebijakan Antikorupsi dan Pengendalian
           Gratifikasi                                              415   PENYEDIAAN DANA KEPADA PIHAK TERKAIT
387   4.   Informasi Lain                                                 (RELATED PARTY) DAN PENYEDIAAN DANA BESAR
                                                                          (LARGE EXPOSURE)
388   TRANSAKSI AFILIASI DAN TRANSAKSI BENTURAN
                                                                    415   1.   Kebijakan Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait
      KEPENTINGAN
                                                                    415   2.   Kebijakan Penyediaan Dana Besar
388   1.   Transaksi Afiliasi
                                                                    415   3.   Kebijakan Pemberian Pinjaman kepada Direksi dan
396   2.   Transaksi Benturan Kepentingan
                                                                               Dewan Komisaris
397   PERMASALAHAN HUKUM                                            415   4.   Implementasi Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait
                                                                               Tahun 2025
397   1.   Permasalahan Hukum Pidana

397   2.   Permasalahan Hukum Perdata                               416   RENCANA STRATEGIS
398   3.   Permasalahan Hukum yang Dihadapi oleh Perusahaan         416   INTEGRITAS PELAPORAN DAN SISTEM
           Anak
                                                                          TEKNOLOGI INFORMASI
399   PERKARA PENTING DAN SANKSI ADMINISTRATIF                      417   1.   Transparansi Kondisi Keuangan
399   1.   Perkara Penting yang Dihadapi oleh Anggota Direksi       417   2.   Transparansi Kondisi Non-Keuangan
           dan Anggota Dewan Komisaris BCA
                                                                    418   PENERAPAN KEUANGAN BERKELANJUTAN
399   2.   Perkara Penting yang Dihadapi oleh Anggota Direksi
           dan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Anak              418   1.   Pemberian Dana untuk Kegiatan Sosial
399   3.   Sanksi Administratif dari Otoritas Terkait               418   2. Pemberian Dana untuk Kegiatan Politik
399   4.   Sanksi atas Ketidakpatuhan terhadap Hukum atau
           Peraturan terkait dengan Transaksi Pihak Berelasi yang   418   PENERAPAN TATA KELOLA TERINTEGRASI
           Signifikan atau Material                                 419   1.   Laporan Penilaian Sendiri Pelaksanaan Tata Kelola
399   5.   Sanksi Pelanggaran Hukum terkait Masalah                            Terintegrasi
           Perburuhan, Ketenagakerjaan, Kepailitan, Persaingan      419   2.   Struktur Konglomerasi Keuangan BCA
           atau Lingkungan
                                                                    420   3.   Struktur Kepemilikan Saham pada Konglomerasi
399   6.   Sanksi dari Regulator terkait Peristiwa Penting                     Keuangan BCA
399   7.   Sanksi terkait Peraturan Pencatatan                      423   4.   Struktur Kepengurusan dalam Konglomerasi Keuangan
                                                                               BCA
399   8.   Sanksi terkait Peraturan Perpajakan
                                                                    428   5.   Risiko Transaksi Intra-Grup
399   AKSES INFORMASI DAN DATA PERUSAHAAN
                                                                    430   INFORMASI TERKAIT PEMENUHAN PENERAPAN
400   1.   Sarana atau Saluran Komunikasi Pemangku
           Kepentingan                                                    TATA KELOLA PERUSAHAAN
401   2.   Informasi dan Transparansi Produk dan Layanan            430   1.   SEOJK NO. 14/SEOJK.03/2025 tentang Penerapan
                                                                               Tata Kelola bagi Bank Umum
401   3.   Sarana Penyampaian Informasi dan Data Perusahaan
                                                                    431   2.   Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka
410   4.   Penyelesaian Penanganan Pengaduan                                   (rekomendasi SEOJK No.32/SEOJK.04/2015)

411   KODE ETIK                                                     436   3.   Penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan dari
                                                                               OECD
411   1.   Pokok-Pokok Kode Etik BCA
                                                                    437   4.   Prinsip Tata Kelola Perusahaan sesuai Guidelines of
411   2.   Pemberlakuan Kode Etik                                              Corporate Governance Principles for Banks

411   3.   Kode Etik yang Berhubungan dengan Antikorupsi            439   5.   Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia

411   4.   Kode Etik yang Berhubungan dengan Vendor                 450   6.   ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS)

412   5.   Sosialisasi                                              450   7.   Pernyataan Bad Corporate Governance

412   6.   Upaya Penegakan dan Sanksi Pelanggaran Kode Etik

413   7.   Kasus Pelanggaran Kode Etik BCA Tahun 2025

413   BUDAYA PERUSAHAAN
413   1.   Visi dan Misi BCA

413   2.   Tata Nilai BCA

413   3.   Pelatihan dan Sosialisasi Visi, Misi, serta Tata Nilai




                                                                           Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk      227
Page 230
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




PENGUATAN EKOSISTEM BCA MELALUI PENGUATAN TATA KELOLA PERUSAHAAN
UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN DAN PERTUMBUHAN USAHA BERKELANJUTAN

Dalam rangka mendukung strategi penguatan ekosistem, BCA melakukan penguatan penerapan good corporate
governance (GCG) secara terintegrasi, antara lain dalam bentuk, penerapan prinsip GCG, pemenuhan terhadap
ketentuan hukum yang berlaku dan praktik-praktik tata kelola perusahaan yang terbaik (best practices), pemberian
pemahaman akan pentingnya budaya GCG kepada seluruh insan BCA, serta peningkatan kolaborasi berkelanjutan
dengan berbagai pemangku kepentingan.

Sepanjang tahun 2025, BCA telah menerima beberapa penghargaan atas Penerapan Prinsip GCG yaitu:



   Annual Report Award                                          The Indonesian              S&P Global
   Komite Nasional Kebijakan Tata Kelola                        Institute for Corporate     CSA Scores
                                                                Directorship (IICD)
                                                                Corporate Governance
                                                                Award                            Score
          ARA 2024
       Grand Champion
                                                                                                62
                                                                                             Rank percentile


   Juara Umum Annual Report Award, BCA juga meraih:
   • Juara Umum Gopublik Keuangan.
                                                                                              87th
   • Juara Umum Klaster Pendapatan Rp5 Triliun.
   • Juara 1 Non BUMN/Non BUMD Gopublik                          “Leadership in Corporate
      Keuangan.                                                     Governance & Award”




   MSCI Indonesia
   Index
   Top 10 Constituents                  “A”
                                          Ratings
                                                          Top 10
                                                           Constituents




Dasar Penerapan GCG di BCA
BCA telah menerapkan GCG dengan mengacu pada ketentuan hukum, ketentuan internal, serta best practices yang
berlaku dan diteladani dalam skala nasional maupun internasional yang sejalan dengan bidang usaha BCA, antara lain :
1. Undang-undang Republik Indonesia terkait Pasar Modal, Perseroan Terbatas, dan Perbankan.
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) dan Surat Edaran OJK (SEOJK) yang terkait dengan penerapan tata kelola
3. Roadmap Pedoman Tata Kelola Perusahaan Indonesia yang dikeluarkan oleh OJK.
4. ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) yang dikeluarkan oleh ASEAN Capital Market Forum (ACMF).
5. Prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang dikeluarkan oleh Organization for Economic Cooperation and
   Development (OECD).
6. Principles for Enhancing Corporate Governance yang dikeluarkan oleh Basel Committee on Banking Supervision.
7. Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUGKI) 2021 yang diterbitkan oleh Komite Nasional Kebijakan
   Governansi (KNKG).
8. Anggaran Dasar BCA.
9. Kebijakan Tata Kelola Perusahaan.




228     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 231
Penerapan Prinsip-Prinsip GCG
Penerapan prinsip-prinsip GCG di BCA mengacu pada POJK dan SE OJK tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank
Umum. Adapun prinsip-prinsip GCG adalah sebagai berikut:


  Prinsip-prinsip
                                                                 Penerapan di BCA
       GCG
Keterbukaan         •   BCA menyampaikan laporan-laporan terkait Tata Kelola Perusahaan dan mengungkapkan informasinya
                        secara tepat waktu, jelas, dan mudah diakses oleh para stakeholders melalui situs web BCA.
                    •   BCA mengungkapkan keterbukaan atas informasi atau fakta material sesuai dengan tata cara yang diatur
                        dalam ketentuan pasar modal dan/atau perundang-undangan yang berlaku.
                    •   BCA menyampaikan penjelasan kepada masyarakat terkait pemberitaan di media massa.
                    •   Seluruh stakeholders BCA mempunyai akses terhadap informasi sesuai dengan prinsip keterbukaan.
                    •   BCA senantiasa memenuhi ketentuan rahasia bank dan rahasia jabatan dalam menerapkan prinsip
                        keterbukaan.
Akuntabilitas       •   Anggota Direksi dan Dewan Komisaris memiliki tugas dan tanggung jawab yang jelas.
                    •   Direksi dan Dewan Komisaris mempertanggungjawabkan kinerjanya melalui RUPS Tahunan.
                    •   Masing-masing organ memiliki tugas dan tanggung jawab yang jelas yang selaras dengan visi, misi, sasaran
                        strategi, dan usaha BCA. Hal ini dapat dilihat pada Struktur Organisasi BCA, yang menerangkan bahwa
                        setiap organ telah bertindak sesuai dengan tanggung jawabnya.
Tanggung jawab      •   BCA selalu berpegang pada prinsip kehati-hatian (prudential banking principle) dalam melaksanakan
                        kegiatan usahanya.
                    •   BCA juga bertindak sebagai perusahaan yang beroperasi secara etis dan bertanggung jawab terhadap
                        masyarakat, lingkungan, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya (good corporate citizen).
                    •   BCA senantiasa mematuhi ketentuan hukum yang berlaku.
Independensi        •   BCA senantiasa bertindak profesional, tidak mendapat tekanan/intervensi dari pihak manapun dan objektif
                        dalam setiap pengambilan keputusan.
                    •   BCA senantiasa menghindari benturan kepentingan (conflict of interest).

Kewajaran           •   BCA senantiasa memperhatikan kepentingan seluruh stakeholders berdasarkan asas kesetaraan dan
                        kewajaran (equal treatment).
                    •   BCA memberikan kesempatan kepada seluruh pemegang saham dalam RUPS untuk menyampaikan
                        pendapat.


Tujuan Penerapan Prinsip-Prinsip GCG
Penerapan prinsip-prinsip GCG di BCA antara lain bertujuan untuk:
1. Mendukung visi BCA, yaitu menjadi “Bank pilihan utama andalan masyarakat, yang berperan sebagai pilar penting
   perekonomian Indonesia”.
2. Mendukung misi BCA, yaitu:
   • Membangun institusi yang unggul di bidang penyelesaian pembayaran dan solusi keuangan bagi nasabah bisnis
       dan perseorangan.
   • Memahami beragam kebutuhan nasabah dan memberikan layanan finansial yang tepat demi tercapainya
       kepuasan optimal bagi nasabah.
   • Meningkatkan nilai francais dan nilai stakeholder BCA.
3. Memberikan manfaat dan nilai tambah (added value) bagi para pemegang saham (shareholders) dan para pemangku
   kepentingan (stakeholders).
4. Mempertahankan dan meningkatkan kelangsungan usaha yang sehat dan kompetitif dalam jangka panjang
   (sustainable).
5. Meningkatkan kepercayaan para investor kepada BCA.

Perjalanan Implementasi Tata Kelola Perusahaan BCA
BCA telah menyusun roadmap GCG sejak tahun 2015 yang sejalan dengan Roadmap Tata Kelola Perusahaan Indonesia
yang disampaikan melalui siaran pers OJK pada tanggal 4 Februari 2014. Implementasi roadmap tersebut telah
dipaparkan dalam Laporan Tahunan Tahun Buku 2019-2024 bagian Tata Kelola Perusahaan. Adapun roadmap yang
dimaksud adalah sebagai berikut:




                                                                           Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   229
Page 232
       T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




Perjalanan Implementasi Tata Kelola Perusahaan BCA



                                                                                                              2021
   •    Penyusunan atau Penyempurnaan:
        » Pedoman Tata Kelola Perusahaan
        » Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris
        » Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi
        » Kebijakan Antikorupsi dan Pengendalian Gratifikasi
        » Pedoman Kerja Sekretaris Perusahaan

   •    Sosialisasi:
        » Implementasi Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan
        » Digitalisasi Annual Disclosure
        » Digitalisasi Laporan Daftar Khusus
        » Digitalisasi Laporan Dewan Komisaris dan Direksi atas Transaksi Saham BCA




                                                                                                              2022
   •    Penyusunan atau Penyempurnaan:
        » Kebijakan Pelaporan Pengendalian Gratifikasi
        » Kebijakan Pengelolaan Informasi Situs Web BCA
        » Kebijakan Keterbukaan Informasi dan Pelaporan ke Regulator (Information Disclosure and Reporting Manual)
        » Surat Pernyataan Direksi dan Dewan Komisaris terkait komitmen penerapan prinsip-prinsip GCG
        » Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi
        » Implementasi GCG, mengacu pada kriteria ACGS, berupa:
           1. Penerbitan Pernyataan Kode Etik
           2. Pelaksanaan program orientasi anggota Direksi baru terkait dengan pengangkatan yaitu Bapak Gregory
              Hendra Lembong dan Bapak Antonius Widodo Mulyono
           3. Pemutakhiran situs web BCA bagian Tata Kelola Perusahaan secara berkala
           4. Piagam Komite Audit
           5. Piagam Komite Pemantau Risiko

   •    Sosialisasi:
        » Membuat video sosialisasi bagi Insan BCA yang ditayangkan pada sosial media dan media publikasi digital
           internal mengenai:
           1. RUPS
           2. Pembagian Dividen
           3. Laporan Tahunan
           4. Corporate Secretary
        » Focus Group Discussion dengan Perusahaan Anak, dengan topik:
           1. Penyertaan Modal
           2. Transaksi Afiliasi
           3. Self-Assessment atas indikator Mapping Tata Kelola Terintegrasi
           4. Pengelolaan situs web
        » GCG Series yang dapat diakses Insan BCA di portal MyBCA Portal (portal internal)

   •    Penyempurnaan sistem:
        » Melakukan revamp E-Learning GCG
        » Enhancement Enterprise Management System, portal internal BCA guna memudahkan pelaporan, sharing
           informasi dan kebijakan GCG secara terpadu, antara lain:
           1. Digitalisasi Rekap Kuorum RUPS dan Dividen BCA
           2. Digitalisasi Peringkat Self-Assessment TKB & TKT BCA
           3. Digitalisasi Komposisi Saham BCA
           4. Digitalisasi Historis Saham
           5. Digitalisasi Rekap KAP/AP
           6. Digitalisasi Data Corporate Secretary
        » Enhancement Robotic Process Automation (RPA) terkait pengolahan data efek dari KSEI
        » Enhancement otomasi klasifikasi dan monitoring perubahan data kepemilikan saham BBCA atas nama
           Dewan Komisaris dan Direksi




230      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 233
                                                                                                                    2023
•   Penyusunan atau Penyempurnaan
    » Kebijakan Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan
    » Piagam Komite Tata Kelola Terintegrasi
    » Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi
    » Piagam Komite Pemantau Risiko
    » Piagam ALCO
    » Piagam Risk Management Committee
    » Piagam Integrated Risk Management Committee
    » Piagam Credit Committee
    » Piagam Credit Policy Committee
    » Piagam Information Technology Steering Committee
    » Piagam Komite Pertimbangan Kasus Kepegawaian

•   Sosialisasi
    » Membuat video sosialisasi bagi Insan BCA yang ditayangkan pada sosial media dan media publikasi digital
       internal mengenai:
       1. Aksi Korporasi Stock Split
       2. Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal
       3. Biro Administrasi Efek
       4. Komite Dewan Komisaris
    » Menyelenggarakan FGD dengan Perusahaan Anak, mengenai:
       1. Kebijakan Kerjasama Transaksi dengan Pihak Terkait atau Pihak Terafiliasi
       2. Daftar Khusus
       3. Arm’s Length Transaction
       4. Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUGKI)
    » GCG Series yang dapat diakses Insan BCA di MyBCA Portal (Portal Internal)

•   Penyempurnaan Sistem
    » Sistem Pelaporan Transaksi Afiliasi
    » Robotic Process Automation (RPA) enhancement untuk peningkatan data akurasi atas pelaporan ANTASENA OJK
    » Implementasi GCG, mengacu pada kriteria ACGS, yaitu pemutakhiran situs web BCA bagian Tata Kelola
       Perusahaan secara berkala
    » Digitalisasi reminder unit kerja atas laporan koordinasi terkait GCG, transaksi afiliasi, dsb
    » Otomasi reminder tingkat kehadiran rapat manajemen
    » Digitalisasi Kalender RUPS dan Dividen




                                                                                                                    2024
•   Penyusunan atau Penyempurnaan
    » Piagam Dewan Komisaris
    » Piagam Direksi
    » Piagam Komite Audit
    » Piagam Komite Pengarah Teknologi Informasi
    » Kebijakan Atas Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham
    » Kebijakan Pelindungan Data Pribadi
    » Kebijakan terkait Pelaksanaan Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan

•   Sosialisasi
    » Membuat video sosialisasi bagi Insan BCA yang ditayangkan pada sosial media dan media publikasi digital
       internal mengenai lembaga penunjang pasar modal
    » Menyelenggarakan FGD dengan Perusahaan Anak, mengenai:
       1. Perhitungan Emisi Karbon Perusahaan Anak BCA
       2. Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan
       3. Penerapan Anti-Fraud
    » Petunjuk Pelaksanaan Transaksi Afiliasi ke seluruh Kanwil dan Unit Kerja Kantor Pusat
    » GCG Series yang dapat diakses Insan BCA di MyBCA Portal (Portal Internal)

•   Penyempurnaan Sistem
    » Sistem Pelaporan Transaksi Afiliasi
    » Notifikasi tracking system pajak terkait pihak afiliasi
    » Implementasi GCG, mengacu pada kriteria ACGS, yaitu pemutakhiran situs web BCA bagian Tata Kelola
       Perusahaan secara berkala
    » Enhancement digitalisasi rekap rapat Direksi, rapat Dewan Komisaris, rapat Komite di bawah Dewan Komisaris
       dan Direksi
    » Dashboard Rating ESG
    » Pembuatan Chatbot ESG, sebagai solusi untuk mempermudah komunikasi dengan unit kerja
    » Enhanced i-sign Risalah Rapat Direksi




                                                                  Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk    231
Page 234
       T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




                                                                                                                               2025
   •    Penyusunan dan/atau Penyempurnaan
        » Pedoman Tata Kelola Perusahaan
        » Pedoman Tata Kelola Terintegrasi
        » Kebijakan Keterbukaan Informasi
        » Piagam ALCO
        » Piagam Credit Policy Committee
        » Piagam Information Technology Steering Committee

   •    Sosialisasi
        » Memberikan sosialisasi bagi insan BCA di Kantor Pusat/Kanwil/Cabang, mengenai:
           1. Implementasi Prinsip GCG
           2. Laporan Transaksi Afiliasi
           3. Pemenuhan Kewajaran Transaksi (Arm’s Length Principle)
           4. Pemenuhan Penilaian Sendiri GCG berdasarkan SEOJK No.14/SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata
               Kelola bagi Bank Umum
           5. Pengisian Pernyataan Pekerja yang terdiri dari Pakta Integritas, Kode Etik, Annual Disclosure, dan Know
               Your Employee sebagai bagian dari implementasi GCG
        » Menyelenggarakan FGD dengan Perusahaan Anak, mengenai:
           1. Cyber Security dan Data Privacy
           2. Review Pelaporan GCG dan Update Regulasi ESG di Indonesia terkait dengan LJK
           3. Penyelesaian Sengketa Pajak

   •    Penyempurnaan Sistem
        » Pemutakhiran RPA untuk pengolahan data pemegang saham dan pemegang obligasi secara harian.
        » Pemutakhiran portal internal Enterprise Management System (EMS) untuk koordinasi laporan terkait tata kelola.
        » Pemutakhiran kebijakan maupun situs web BCA bagian Tata Kelola Perusahaan secara berkala dalam rangka
           pemenuhan ACGS.
        » Pengembangan ESG Dashboard untuk pemantauan rating terkait tata kelola.




Struktur dan Mekanisme Tata Kelola Perusahaan
Implementasi GCG di BCA melalui serangkaian kegiatan utama (governance structure, governance process, dan
governance outcome), berlandaskan prinsip-prinsip GCG dan berpedoman pada komitmen BCA.


                                                     Penerapan Prinsip-Prinsip GCG di BCA

Prinsip GCG Secara             1.   Keterbukaan                    Prinsip GCG Menurut       1.   Perilaku beretika
Umum                           2.   Akuntabilitas                  PUGKI                     2.   Transparansi
                               3.   Pertanggungjawaban                                       3.   Akuntabilitas
                               4.   Independensi                                             4.   Keberlanjutan
                               5.   Kewajaran
Komitmen BCA                   1.   Visi
                               2.   Misi
                               3.   Tata Nilai
                               4.   Pedoman/Charter
                               5.   Etik
Governance Structure           1. Organ utama (RUPS, Dewan Komisaris, Direksi)
                               2. Organ Pendukung (Komite-komite di bawah Dewan Komisaris, Komite-komite di bawah Direksi,
                                  Sekretaris Perusahaan, Risk Management Division, Compliance Division, Legal Group, Divisi Audit
                                  Internal, Subdivisi ESG)
Governance Process             1. Komunikasi dengan pemangku kepentingan
                               2. Perumusan kebijakan & pengambilan keputusan
                               3. Penilaian & evaluasi
Governance Outcome             1.   Kinerja perusahaan bertumbuh positif
                               2.   Tingkat Kesehatan Bank
                               3.   Penilaian Lembaga pemeringkat kredibel untuk kinerja perusahaan dan/atau praktik GCG BCA
                               4.   Penghargaan dari berbagai reputable organization




232      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 235
    1. Struktur Tata Kelola Perusahaan (Governance Structure)
       BCA telah menetapkan struktur tata kelola perusahaan yang mencerminkan prinsip checks and balances dalam
       penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik.


                                                                                                         1

                                          RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS)



2                                                          Checks and Balances
                                                                                                                                                 3
               DEWAN KOMISARIS                                                                                DIREKSI

      4                                                                5
                                                                            Asset Liability Committee                     Divisi Corporate Secretary –    6
                    Komite Audit                                                                                        Investor Relations & ESG Division
                                                                                     (ALCO)
      4                                                                5
                                                                                 Risk Management                                                                7
             Komite Pemantau Risiko                                                                                       Risk Management Division
                                                                                    Committee
      4                                                                5                                                                                        8
                Komite Remunerasi                                               Integrated Risk
                                                                                                                              Compliance Division
                  dan Nominasi                                              Management Committee
      4                                                                5
                Komite Tata Kelola
                                                                             Credit Policy Committee                               Legal Group
                  Terintegrasi
                                                                       5
                                                                                                                                                                9
                                                                                 Credit Committee                             Divisi Audit Internal

                                                                       5
                                                                             Information Technology
                                                                               Steering Committee
                                                                       5
                                                                              Komite Pertimbangan
                                                                              Kasus Kepegawaian
    Catatan :
    1.  Pemaparan terkait RUPS dapat dilihat pada Bab RUPS dalam Laporan Tahunan ini.
    2. Pemaparan terkait Dewan Komisaris dapat dilihat pada Bab Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
    3. Pemaparan terkait Direksi dapat dilihat pada Bab Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
    4. Pemaparan terkait Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Remunerasi dan Nominasi, Komite Tata Kelola Terintegrasi dapat dilihat pada Bab Komite-
        Komite Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
    5. Pemaparan terkait ALCO, Risk Management Committee, Integrated Risk Management Committee, Credit Policy Committee, Credit Committee, Information
        Technology Steering Committee, dan Komite Pertimbangan Kasus Kepegawaian dapat dilihat pada Bab Komite-Komite Eksekutif Direksi dalam Laporan
        Tahunan ini.
    6. Pemaparan terkait Sekretaris Perusahaan dapat dilihat pada Bab Sekretaris Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
    7.  Pemaparan terkait Risk Management Division dapat dilihat pada Bab Penerapan Manajemen Risiko dalam Laporan Tahunan ini.
    8. Pemaparan terkait Compliance Division dapat dilihat pada Bab Fungsi Kepatuhan dalam Laporan Tahunan ini.
    9. Pemaparan terkait Divisi Audit Internal dapat dilihat pada Bab Divisi Audit Internal dalam Laporan Tahunan ini.


    2. Proses Tata Kelola Perusahaan (Governance Process)
       Komitmen BCA dalam menerapkan GCG diwujudkan antara lain melalui:

       a. Kebijakan Internal terkait Tata Kelola Perusahaan yang Baik
            BCA memiliki kebijakan internal terkait GCG sebagai sarana pemenuhan kepatuhan BCA terhadap regulasi
            serta sarana pendukung infrastruktur dan implementasi penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Beberapa
            kebijakan BCA terkait Tata Kelola Perusahaan yang Baik, antara lain:


                    Perihal                                                       Jenis Kebijakan Internal

             Ketentuan umum          1. Anggaran Dasar.
                                     2. Kode Etik.
             Pedoman Tata            Surat Keputusan Direksi No.218/SK/DIR/2025 tanggal 30 Desember 2025 terkait Penyesuaian
             Kelola Perusahaan       Pedoman Tata Kelola Perusahaan.




                                                                                             Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk           233
Page 236
      T a t a    K e l o l a   P e r u s a h a a n




                Perihal                                               Jenis Kebijakan Internal

       Dewan Komisaris           1. Piagam Dewan Komisaris serta Piagam Direksi yang menjadi satu kesatuan dengan Pedoman Tata
       dan Direksi                  Kelola Perusahaan yang dimuat dalam Surat Keputusan Direksi No.121/SK/DIR/2021 tanggal 30 Juni
                                    2021 terkait Penyesuaian Pedoman Tata Kelola.
                                 2. Penyempurnaan kebijakan Rapat Direksi dan Rapat Dewan Komisaris yang dimuat dalam Surat
                                    Keputusan No. 165/SK/DIR/2024 terkait Perubahan Ketentuan Kuorum Kehadiran pada Rapat
                                    Dewan Komisaris dan Direksi.
       Kebijakan                 Surat Keputusan Direksi No. 189/SK/DIR/2020 tanggal 4 Desember 2020 perihal Kebijakan Orientasi
       Orientasi bagi            bagi Dewan Komisaris dan Direksi Baru PT Bank Central Asia Tbk.
       Dewan Komisaris
       dan Direksi Baru
       Komite di Bawah           1. Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 254/SK/KOM/2025 tanggal 17 Desember 2025 perihal
       Dewan Komisaris              Piagam Komite Audit (Audit Committee Charter) PT Bank Central Asia Tbk.
                                 2. Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 212/SK/KOM/2024 tanggal 10 Desember 2024 tentang
                                    Piagam Komite Pemantau Risiko (Risk Oversight Committee Charter) PT Bank Central Asia Tbk.
                                 3. Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 003/SK/KOM/2023 tanggal 4 Januari 2023 perihal Piagam
                                    Komite Remunerasi dan Nominasi (Remuneration and Nomination Committee Charter) PT Bank
                                    Central Asia Tbk.
                                 4. Surat Keputusan Dewan Komisaris No.121/SK/KOM/2023 tanggal 17 Juli 2023 perihal Piagam
                                    Komite Tata Kelola Terintegrasi – PT Bank Central Asia Tbk.
       Sekretaris                Surat Keputusan Direksi No. 259/SK/DIR/2021 tanggal 23 Desember 2021 perihal Piagam Sekretaris
       Perusahaan                Perusahaan.
       Tata Kelola               1. Surat Keputusan Direksi No. 231/SK/DIR/2025 tanggal 18 November 2025 perihal Tata Kelola
       Terintegrasi                 Terintegrasi.
                                 2. Piagam Korporasi – Konglomerasi Keuangan PT Bank Central Asia Tbk tanggal 12 Juni 2025
       Transaksi Afiliasi        1. Surat Keputusan Direksi No. 151/SK/DIR/2023 tanggal 12 September 2023 perihal Transaksi Afiliasi
       dan Transaksi                dan Transaksi Benturan Kepentingan.
       Benturan                  2. Surat Edaran No. 155/SE/POL/2024 tanggal 15 Mei 2024 perihal Pelaksanaan Transaksi Afiliasi dan
       Kepentingan                  Transaksi Benturan Kepentingan.
                                 3. Surat Keputusan Direksi No. 0039/SK/DIR/2025 tanggal 25 Februari 2025 perihal Pernyataan
                                    Tahunan terkait Benturan Kepentingan
                                 4. Surat Edaran No. 190/SE/POL/2025 tanggal 26 May 2025 perihal Ketentuan Pernyataan Tahunan
                                    (Annual Disclosure) Benturan Kepentingan Secara Digital
       Anti-fraud                1. Surat Keputusan Direksi No. 009/SK/DIR/2025 tanggal 20 Januari 2025 tentang Penyesuaian
                                    Kebijakan Strategi Anti-fraud.
                                 2. Surat Keputusan Direksi No. 127/SK/DIR/2025 tanggal 11 Juli 2025 perihal Deklarasi Anti-fraud dan
                                    Pakta Integritas.
                                 3. Surat Edaran No. 004/SE/POL/2025 tanggal 10 Januari 2025 perihal Deklarasi Anti Fraud dan Pakta
                                    Integritas
       Whistleblowing            Surat Keputusan Direksi No. 146/SK/DIR/2017 tanggal 1 November 2017 perihal Penerapan
       System                    Whistleblowing System di BCA.
       Audit dan                 1. Surat Keputusan Direksi No. 0192/SK/DIR/2024 tanggal 19 November 2024 perihal Piagam Audit
       Pengendalian                 Intern (Internal Audit Charter).
       Internal                  2. Surat Keputusan Direksi No. 183/SK/DIR/2017 tanggal 13 Desember 2017 perihal Pedoman Standar
                                    Sistem Pengendalian Internal (PSSPI) PT Bank Central Asia Tbk.
       Manajemen Risiko          1.   Surat Keputusan Direksi No. 243/SK/DIR/2021 tanggal 6 Desember 2021 perihal Kebijakan Dasar
                                      Manajemen Risiko PT Bank Central Asia Tbk.
                                 2.   Surat Edaran No. 200/SE/POL/2023 tanggal 4 Juli 2023 tentang Petunjuk Pelaksanaan Manajemen
                                      Risiko Kepatuhan Terintegrasi.
                                 3.   Surat Keputusan Direksi No.123/SK/DIR/2023 tanggal 4 Juli 2023 perihal Kebijakan Manajemen
                                      Risiko Kepatuhan Terintegrasi.
                                 4.   Surat Keputusan Direksi No. 244/SK/DIR/2021 tanggal 6 Desember 2021 perihal Kebijakan Dasar
                                      Manajemen Risiko Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BCA.
                                 5.   Surat Keputusan Direksi No. 168/SK/DIR/2025 tanggal 29 August 2025 Penyesuaian Kebijakan Limit
                                      Risiko Terintegrasi.
       Anti-Money                Kebijakan Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan
       Laundering                Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal tanggal 27 Desember 2024.
       Pengadaan                 1. Surat Keputusan Direksi No. 075/SK/DIR/2022 tanggal 31 Mei 2022 tentang Perubahan Ketentuan
                                    Pengadaan Barang dan/atau Jasa.
                                 2. Surat Keputusan Direksi No. 038/SK/DIR/2022 tanggal 4 Maret 2022 Perubahan Ketentuan
                                    Pengadaan Barang dan/atau Jasa.
                                 3. Surat Edaran No. 085/SE/POL/2022 tanggal 4 Maret 2022 tentang Penyesuaian Proses Pengadaan
                                    Barang dan/atau Jasa.
       Insider Trading           Tercantum dalam Pedoman Tata Kelola BCA perihal Transaksi Orang Dalam.
       Pengendalian              1. Surat Keputusan No.269/SK/DIR/2021 tanggal 31 Desember 2021 tentang Kebijakan Antikorupsi
       Gratifikasi                  dan Pengendalian Gratifikasi.
                                 2. Surat Edaran No.336/SE/POL/2022 tanggal 15 September 2022 tentang Pelaporan Pengendalian
                                    Gratifikasi.
       Keterbukaan               1. Tercantum dalam Pedoman Tata Kelola BCA perihal Pengungkapan dan Informasi kepada
       Informasi                    Pemangku Kepentingan.
                                 2. Surat Edaran No.480/SE/POL/2022 tanggal 15 Desember 2022 tentang Pengelolaan Informasi
                                    Website BCA.



234     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 237
      Perihal                                              Jenis Kebijakan Internal

Kebijakan Dividen   Surat Keputusan Direksi No. 003/SK/DIR/2025 tanggal 3 Januari 2025 tentang Kebijakan Dividen.
Kebijakan Terkait   1.   Kebijakan Penyertaan Modal.
Lainnya             2.   Kebijakan Pembiayaan Lingkungan, Sosial, Tata Kelola (LST) atas Sektor Industri Minyak dan Gas.
                    3.   Kebijakan Pengelolaan User ID Aplikasi untuk Pihak Eksternal melalui ID Governance.
                    4.   Ketentuan Pengamanan Pengembangan Aplikasi.
                    5.   Kebijakan tentang Pelindungan Data Pribadi.
                    6.   Kebijakan penanganan Keadaan Darurat yang diatur dalam Kebijakan Business Continuity
                         Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BCA.
                    7.   Kebijakan Pinjaman bagi Direksi dan Dewan Komisaris.


Pedoman Tata Kelola Perusahaan BCA sebagaimana                         Pokok-pokok kebijakan transaksi orang dalam
telah disempurnakan melalui Surat Keputusan Nomor                      (insider trading) dapat diunduh pada situs web
218/SK/DIR/2025 tentang Perubahan Pedoman Tata                         BCA bagian Kebijakan Tata Kelola (https://www.
Kelola, mencakup pembahasan tentang:                                   bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/
• Ketentuan Umum.                                                      kebijakan-gcg).
• Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) & Aksi
    Korporasi Lainnya.                                             2) Kebijakan Dividen
• Dewan Komisaris serta pedoman dan tata                              Kebijakan Dividen secara umum diatur dalam
    tertibnya.                                                        Pedoman Tata Kelola BCA yang mencakup dasar
• Direksi serta pedoman dan tata tertibnya.                           hukum kebijakan, pertimbangan pembagian
• Fungsi Kepatuhan, Audit Internal, dan Audit                         dividen, dan keputusan RUPS terkait dividen.
    Eksternal.
• Fungsi Komunikasi dan Informasi.                                     Kebijakan Dividen mengenai metode pembagian
• Penerapan Manajemen Risiko.                                          dividen, prinsip pembagian dividen, besar dividen
• Strategi Anti Fraud dan Whistleblowing.                              yang diberikan, sarana pengumuman (publikasi),
• Transparansi dan Publikasi Informasi kepada                          alur pembagian, dan ketentuan pajak dividen diatur
    Pemangku Kepentingan.                                              dalam Surat Keputusan DIreksi No. 003/SK/DIR/2025
• Rencana Korporasi dan RBB.                                           tanggal 3 Januari 2025 tentang Kebijakan Dividen .
• Transaksi Orang Dalam (Insider Trading).
• Penerapan tata kelola dalam Kelompok Usaha                           Pokok–pokok kebijakan dividen dapat diunduh
    Bank.                                                              pada situs web BCA bagian Kebijakan Tata Kelola
• Laporan Penilaian Sendiri dan Laporan Tahunan.                       (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/
                                                                       acgs/kebijakan-gcg). Sepanjang tahun 2025, realisasi
Pokok–pokok Pedoman Tata Kelola Perusahaan                             pembayaran dividen telah dilaksanakan sesuai
dapat diunduh pada situs web BCA bagian Tata Kelola                    dengan ketentuan yang berlaku.
(https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-
kelola/acgs/kebijakan-gcg).                                            Implementasi pembayaran dividen dipaparkan
                                                                       dalam halaman 216 laporan tahunan ini.
Selain Pedoman Tata Kelola Perusahaan BCA
tersebut, BCA juga memiliki beberapa kebijakan                     3) Kebijakan Pernyataan Tahunan terkait Benturan
yang telah memenuhi standar prinsip dan                               Kepentingan
rekomendasi ACGS yaitu antara lain:                                   Untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat
                                                                      serta mendukung pelaksanaan prinsip-prinsip tata
1) Kebijakan Transaksi Orang Dalam (Insider                           kelola yang baik, BCA memiliki kebijakan terkait
   Trading)                                                           pernyataan tahunan terkait benturan kepentingan
   Kebijakan Transaksi Orang Dalam diatur dalam                       untuk memberikan pedoman bagi tiap jajaran
   Pedoman Tata Kelola BCA yang mencakup                              BCA sebagai individu yang berhubungan dengan
   aturan tentang kepatuhan, larangan, dan                            nasabah, rekanan maupun sesama rekan pekerja.
   pengecualian Transaksi Orang Dalam. Insan BCA
   wajib menerapkan hal-hal, antara lain, mematuhi                     Pada dasarnya seluruh jajaran BCA harus:
   ketentuan pasar modal yang berlaku dan                              • bertindak jujur, terhormat dan bertanggung
   menjunjung tinggi nilai-nilai Kode Etik BCA untuk                      jawab serta harus bebas dari pengaruh yang
   mendukung implementasi kebijakan ini, menjaga                          memungkinkan hilangnya obyektivitas dalam
   agar kepentingan pribadi tidak bertentangan                            pelaksanaan tugas atau mengakibatkan BCA
   dengan kepentingan BCA selaku entitas perbankan                        kehilangan bisnis atau reputasinya.
   ataupun nasabah, tidak menyalahgunakan jabatan                      • mengetahui dan menyadari kegiatan-
   dan wewenangnya untuk kepentingan pribadi                              kegiatan yang memungkinkan timbulnya/
   maupun keluarganya, dan tidak melakukan                                terjadinya benturan kepentingan, serta wajib
   perbuatan tercela yang dapat merugikan citra                           menghindarinya. Jika kegiatan tersebut tidak
   profesinya maupun citra BCA pada umumnya.                              dapat dihindari, maka harus segera dilaporkan
                                                                          kepada atasan langsung.

                                                                     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   235
Page 238
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




          Mempertimbangkan pentingnya kebijakan                 Kebijakan pengadaan barang dan/atau jasa
          tersebut, maka kebijakan Pernyataan Tahunan           umum dan gedung, antara lain berisi, syarat
          terkait Benturan Kepentingan diatur dalam Surat       dan wewenang pengadaan, sistem pengadaan
          Keputusan Direksi dan petunjuk pelaksanaannya         sentralisasi dan desentralisasi, jenis barang dan/
          diturunkan dalam Surat Edaran bagi seluruh            atau jasa, penanganan masalah pengadaan,
          jajaran BCA yaitu Surat Edaran Ketentuan              pengelompokan aktivitas, dokumen pendukung,
          Pernyataan Tahunan Benturan Kepentingan               proses/alur pengadaan, dan seleksi vendor.
          Secara Digital.                                       Kebijakan pengadaan barang dan/atau jasa
                                                                teknologi informasi, antara lain berisi, syarat
      4) Kebijakan Penanganan Keadaan Darurat                   dan ketentuan, alur pengadaan, kegiatan uji
         Kebijakan Penanganan Keadaan Darurat                   coba dan end user computing, rekomendasi
         diatur dalam Kebijakan Business Continuity             dan persetujuan pengadaan, wewenang
         Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BCA                 rekomendasi dan persetujuan pengadaan,
         yang mengatur penerapan business continuity            penerapan multi principal/multi vendor/multi
         untuk memastikan kelangsungan usaha BCA                brand, serta tentang petunjuk pelaksanaan
         dan Anggota Konglomerasi Keuangan BCA                  pengadaan. Kebijakan pengadaan tersebut
         pada saat terjadi gangguan. Hal-hal yang diatur        juga diatur mengenai mekanisme untuk
         dalam kebijakan dimaksud, antara lain terkait,         mencari dan memilih calon vendor dengan
         kebijakan business continuity plan, protokol dari      mempertimbangkan faktor-faktor, seperti
         BCA kepada anggota Konglomerasi Keuangan               biaya atas barang/jasa yang ditawarkan serta
         BCA dan sebaliknya, serta urutan prioritas             profesionalisme dan kredibilitas vendor. Pokok–
         recovery.                                              pokok kebijakan pengadaan dapat diunduh pada
                                                                situs web BCA bagian Kebijakan Tata Kelola
      5) Kebijakan Tata Kelola Teknologi Informasi              (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-
         Seiring dengan pesatnya perkembangan dan               kelola/acgs/kebijakan-gcg).
         penggunaan teknologi dalam memberikan
         layanan perbankan, BCA telah memiliki Pedoman          Insan BCA tunduk kepada Kode Etik yang
         Tata Kelola Teknologi Informasi, yang meliputi         berhubungan dengan vendor yang dapat dilihat
         kebijakan terkait risiko teknologi informasi,          pada halaman 411 bagian Kode Etik Laporan
         manajemen risiko keamanan cyber, pengelolaan           Tahunan ini. Sepanjang tahun 2025, BCA telah
         perubahan teknologi informasi, pengelolaan             menjalankan pengadaan dan/atau proses
         permasalahan teknologi informasi, pengendalian         penunjukan supplier/kontraktor sesuai dengan
         mutu teknologi informasi, pengelolaan kapasitas        kebijakan internal BCA terkait Pengadaan Barang
         teknologi informasi, pengelolaan jaringan              dan/atau Jasa dan ketentuan lain yang telah
         komunikasi teknologi informasi, dan keamanan           ditetapkan.
         fisik data center. BCA juga telah melaksanakan
         pengukuran tingkat kematangan teknologi             7) Kebijakan Komunikasi dan Informasi
         informasi. Pokok-pokok kebijakan tata kelola           BCA menyadari pentingnya kebijakan komunikasi
         teknologi informasi dapat diunduh pada situs           yang mengatur komunikasi antara BCA dengan
         web BCA bagian Kebijakan Tata Kelola (https://         para pemangku kepentingan. BCA telah memiliki:
         www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/              » Kebijakan Komunikasi dan Informasi
         acgs/kebijakangcg)                                     » Kebijakan Transparansi dan Publikasi Informasi
                                                                   kepada Pemangku Kepentingan yang
      6) Kebijakan Pengadaan                                       dituangkan dalam Pedoman Tata Kelola.
         BCA membutuhkan pengadaan barang dan jasa
         untuk mendukung kegiatan usaha perbankan.              Kebijakan tersebut meliputi ketentuan terkait
         Kebutuhan pengadaan tersebut mendorong                 Sekretaris Perusahaan, Hubungan Investor,
         BCA untuk memiliki pedoman pengadaan barang            Komunikasi & Media Informasi Internal, Penentuan
         dan/atau jasa agar BCA dapat memperoleh                Tingkat Keterbukaan, Aspek Transparansi Kondisi
         barang dan/atau jasa dengan kualitas yang              BCA, Keterbukaan atas Informasi atau Fakta
         diharapkan sesuai ketentuan yang berlaku dan           Material, Aspek Transparansi, dsb. BCA senantiasa
         prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik.      memberikan kemudahan bagi pemangku
         Kebijakan pengadaan barang dan/atau jasa di            kepentingan dan masyarakat luas untuk melakukan
         BCA meliputi kebijakan pengadaan barang                komunikasi dan mengakses informasi dan data
         dan/atau jasa umum, gedung, dan teknologi              BCA. Pokok-pokok kebijakan komunikasi dapat
         informasi.                                             diunduh pada situs web BCA bagian Kebijakan Tata
                                                                Kelola (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/
                                                                tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg).




236     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 239
  8) Kebijakan Transaksi Afiliasi dan Transaksi               3) Prinsip-prinsip Tata Kelola dari Organization
     Benturan Kepentingan                                        for Economic Cooperation and Development
     Kebijakan Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan         (OECD);
     Kepentingan dapat dilihat pada halaman 388               4) Guidelines of Corporate Governance Principles
     Bagian Informasi Transaksi Afiliasi dan Transaksi           for Banks yang dikeluarkan oleh Basel Committee
     Benturan Kepentingan di Laporan Tahunan ini.                in Banking Supervision;
                                                              5) Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia
  9) Kebijakan Pinjaman bagi Direksi dan Dewan                   (PUGKI); dan
     Komisaris                                                6) Indikator ASEAN CG Scorecard (ACGS).
     Kebijakan Pinjaman bagi Direksi dan Dewan
     Komisaris dapat dilihat pada halaman 415 Bagian          Uraian rinci atas pemenuhan prinsip-prinsip GCG
     Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait di Laporan          dapat dilihat pada halaman 430 Bagian Tabel
     Tahunan ini.                                             Informasi terkait pemenuhan penerapan Tata Kelola
                                                              Perusahaan.
  10) Kebijakan Orientasi Anggota Direksi dan Dewan
      Komisaris yang Baru                                  c. Internalisasi
      BCA telah memiliki Kebijakan Orientasi Anggota          Salah satu upaya efektif untuk mendukung
      Direksi dan Dewan Komisaris yang Baru                   terwujudnya pelaksanaan pemenuhan prinsip
      berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 189/            GCG di BCA adalah dengan melakukan internalisasi
      SK/DIR/2020 tanggal 4 Desember 2020 perihal             kepada seluruh insan BCA yang mencakup sebagai
      Kebijakan Orientasi bagi Dewan Komisaris dan            berikut:
      Direksi Baru PT Bank Central Asia Tbk. Kebijakan
      tersebut bertujuan agar anggota Direksi dan             1) Pernyataan Insan BCA
      Dewan Komisaris yang baru diangkat dapat                   Sebagai wujud nyata komitmen BCA untuk
      mengikuti program orientasi untuk memperoleh               terus meningkatkan implementasi prinsip-
      pemahaman tentang BCA dalam waktu singkat.                 prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik sesuai
                                                                 dengan ketentuan yang berlaku, setiap tahun
  11) Kebijakan Pelindungan Data Pribadi                         BCA mewajibkan karyawan untuk membuat
      BCA telah memiliki Kebijakan Pelindungan Data              pernyataan antara lain terkait:
      Pribadi berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.            • Pakta Integritas
      083/SK/DIR/2024 tanggal 30 Mei 2024 perihal                    Sejalan dengan POJK 12 Tahun 2024
      Pelindungan Data Pribadi, sebagai pemenuhan                    tentang Penerapan Strategi Anti- Fraud
      Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang                        bagi Lembaga Jasa Keuangan serta untuk
      Pelindungan Data Pribadi.                                      penerapan Strategi Anti-Fraud yang lebih
                                                                     efektif, diperlukan upaya peningkatan
  12) Kebijakan Laporan Kepemilikan atau Setiap                      budaya sadar risiko agar pencegahan Fraud
      Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan                         menjadi fokus perhatian dan kepedulian
      Terbuka                                                        bagi seluruh jajaran organisasi. Oleh
      Dalam rangka memenuhi POJK No. 4 Tahun                         karenanya, BCA meminta awareness anti-
      2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap                   fraud dari seluruh insan BCA dalam bentuk
      Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan                         penandatanganan pernyataan pakta
      Terbuka dan Laporan Aktivitas Menjaminkan                      integritas secara digital.
      Saham Perusahaan Terbuka, BCA telah memiliki               • Kode Etik
      kebijakan pelaporan kepemilikan saham BBCA                     Pernyataan kode etik BCA disusun untuk
      kepada OJK sebagaimana tertuang dalam                          menunjukkan komitmen insan BCA dalam
      Memorandum No. 0075/MO/ESG/2024                                mematuhi kode etik yang berlaku. Pernyataan
      tanggal 6 Agustus 2024 perihal Update Surat                    kode etik dilakukan melalui sarana digital
      Kuasa terkait Perubahan Mekanisme Pelaporan                    melalui MyBCA Portal dan dilakukan tiap
      Kepemilikan Saham BBCA kepada OJK.                             tahun.
                                                                 • Annual Disclosure
b. Pemenuhan Prinsip-Prinsip GCG                                     Untuk menghindari adanya potensi benturan
  BCA telah melakukan pemenuhan atas prinsip-                        kepentingan dan agar setiap insan BCA dapat
  prinsip GCG dengan berpedoman pada :                               mencegah, lebih mengenal, dan mengatasi
  1) Rekomendasi SE OJK 14/SEOJK.03/2025                             situasi-situasi benturan kepentingan, insan
      tanggal 24 Juni 2025 tentang Penerapan Tata                    BCA mengisi annual disclosure tiap tahunnya.
      Kelola bagi Bank Umum;                                         Pernyataan ini menggambarkan komitmen
  2) Rekomendasi SE OJK No. 32/SEOJK.04/2015                         BCA untuk melaksanakan prinsip-prinsip
      tanggal 17 November 2015 tentang Pedoman                       GCG secara transparan dan efisien.
      Tata Kelola Perusahaan Terbuka;




                                                               Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   237
Page 240
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




                Pernyataan tertulis dalam Annual Disclosure        dalam kedudukan di dalam Jajaran BCA.
                antara lain pernyataan sebagai berikut:         j) pernyataan pernah atau tidak yang
                a) pernyataan ada atau tidaknya kepemilikan        bersangkutan, selama periode pelaporan,
                   saham/penyertaan saham 5% atau lebih            menerima fasilitas perjalanan dinas
                   pada suatu perusahaan atas nama sendiri         (akomodasi, transportasi, uang saku
                   atau istri/suami dan/atau anak baik             dan lainnya) terkait undangan/kunjungan
                   secara sendiri-sendiri maupun bersama-          ke lokasi calon pihak ketiga/vendor
                   sama;                                           atau lokasi lainnya, atau entertainment
                b) pernyataan apakah yang bersangkutan             (fasilitas golf, konser, fasilitas medis, dan
                   menjabat sebagai Komisaris/Direksi/             lainnya) dari calon pihak ketiga/vendor,
                   pekerja/mitra/sekutu/menjadi pengurus           baik di dalam negeri maupun di luar
                   pada perusahaan huruf a) di atas dan/           negeri terutama sebelum terjadi kerja
                   atau perusahaan lainnya;                        sama dengan pihak tersebut;
                c) pernyataan apakah dalam periode              k) pernyataan pernah atau tidak yang
                   laporan, perusahaan yang dimaksud pada          bersangkutan, selama periode pelaporan
                   butir a) atau b) di atas menerima kredit        menerima potongan harga/diskon/
                   atau menjadi rekanan BCA;                       cashback atau fasilitas khusus dari
                d) pernyataan ada atau tidaknya keterlibatan       pengadaan perlengkapan dan peralatan
                   transaksi dalam proses pemberian kredit/        kantor, tiket pesawat/kereta api, notaris,
                   transaksi sebagai rekanan kepada :              appraisal, akuntan publik dan pihak-pihak
                   • Perusahaan tersebut pada butir a),            lain yang berhubungan dengan BCA, yang
                        dan/atau                                   belum/tidak disetorkan ke BCA.
                   • Perusahaan yang dimiliki oleh anggota      l) pernyataan pernah atau tidaknya
                        keluarga dengan kepemilikan saham          meminjam uang dari nasabah dan atau
                        5% atau lebih, dan/atau                    rekanan dengan menggunakan sarana
                   • Perusahaan dimana anggota keluarga            elektronik atau tanpa sarana elektronik;
                        saya menjadi Komisaris/Direksi/         m) pernyataan pernah atau tidak yang
                        pekerja/mitra/sekutu/pengurus,             bersangkutan menggunakan fasilitas
                        dan/atau                                   atau peralatan Bank (tanpa persetujuan
                   • Perusahaan lainnya dimana saya                pejabat berwenang) untuk kepentingan
                        menjadi Komisaris/Direksi/pekerja/         pribadi maupun keluarga;
                        mitra/sekutu/pengurus atau menjadi      n) pernyataan pernah atau tidak yang
                        Beneficial Owner.                          bersangkutan, selama periode laporan,
                e) pernyataan ada atau tidaknya hubungan           anggota keluarga pernah berhubungan
                   keluarga dengan Pemegang Saham                  dengan anggota tim, rekan kerja atau
                   Utama, Komisaris/Direksi nasabah kredit         pekerja BCA lainnya dalam rangka
                   dan/atau rekanan Bank;                          hubungan/kerja sama bisnis/kegiatan
                f) pernyataan terkait hubungan keluarga            usaha dalam bentuk apapun yang
                   sampai derajat kedua dengan Pemegang            secara langsung maupun tidak langsung
                   Saham Utama, anggota Komisaris atau             dapat memberikan keuntungan kepada
                   Direksi Bank (khusus diisi oleh anggota         Pekerja/anggota keluarga;
                   Komisaris dan Direksi);                      o) pernyataan pernah atau tidak yang
                g) pernyataan apakah menerima kredit               bersangkutan melakukan transaksi
                   (di luar fasilitas Pekerja) dari Bank yang      perdagangan valuta asing, dan transaksi
                   disetujui oleh pihak yang memiliki              lainnya dengan tujuan trading untuk
                   hubungan keluarga selama periode                kepentingan sendiri yang dilakukan
                   pelaporan;                                      melalui BCA;
                h) pernyataan menjadi pengurus atau             p) pernyataan pemberian perlakuan khusus
                   anggota perkumpulan/klub/partai/                kepada nasabah debitur dan/atau
                   organisasi masyarakat dan/atau                  rekanan BCA yang menyimpang dari
                   organisasi lain yang memungkinkan               ketentuan;
                   terjadinya benturan kepentingan;             q) pernyataan keterlibatan dalam penjualan
                i) pernyataan pernah atau tidak yang               produk investasi/asuransi lain di luar kerja
                   bersangkutan, selama periode pelaporan,         sama yang telah dilakukan BCA termasuk
                   menerima/menikmati fasilitas, hadiah            produk sejenis lainnya yang berpotensi
                   atau imbalan, bingkisan dan/atau barang         menjadi pesaing dari produk milik BCA
                   promosi dari rekanan/nasabah BCA                ataupun produk kerja sama BCA dan
                   maupun pihak lain yang berhubungan              produk Perusahaan Anak.
                   dengan BCA yang dapat menimbulkan
                   dampak negatif bagi BCA dan/atau
                   dapat memengaruhi keputusan penerima

238     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 241
      Untuk memudahkan akses insan BCA,                3) Sosialisasi
      pernyataan insan BCA dapat diakses secara           Sosialisasi GCG antara lain dilakukan melalui:
      online pada MyBCA Portal.                           • Sosialisasi Prinsip dan Implementasi GCG
                                                             Sosialisasi ini dilakukan melalui sosialisasi
2) Sosialisasi Tata Nilai BCA                                online ke cabang-cabang melalui program
   Tata Nilai BCA atau corporate values yang                 ‘’Gaspol’’ dan upload video pada portal
   ditanamkan kepada setiap Insan BCA meliputi:              internal MyBCA yang dapat diakses oleh
   • Customer Focus (Fokus pada Nasabah)                     seluruh pekerja, infografis, misalnya dengan
       Penerapan Customer Focus antara lain                  mengusung tema prinsip-prinsip GCG,
       melalui kegiatan SMART SOLUTION yaitu                 transaksi afiliasi dan transaksi benturan
       program untuk mencapai tujuan mencapai                kepentingan, mekanisme pengisian annual
       pelayanan prima BCA untuk memenuhi                    disclosure, dan sebagainya.
       kebutuhan nasabah dan pemberian solusi             • Sosialisasi Kode Etik
       keuangan, penilaian Branch Service Quality            Sosialisasi ini dilakukan dalam bentuk
       Index, dan penilaian Customer Engagement.             pemutaran video yang dapat diakses oleh
   • Integrity (Integritas)                                  seluruh karyawan BCA melalui portal internal
       Penerapan Integrity antara lain melalui               BCA (myVideo) dan email reminder ke seluruh
       kegiatan internalisasi budaya yaitu semangat          karyawan, sedangkan pengisian pernyataan
       One BCA (One Goal, One Soul, One Joy) dan             kode etik secara elektronik melalui portal
       Senada (Senantiasa di Sisi Anda).                     internal BCA.
   • Teamwork (Kerja Sama Tim)                            • Sosialisasi Anti-Fraud Awareness (AFA)
       Penerapan Teamwork antara lain melalui                BCA memiliki Pedoman Penerapan Strategi
       program TEAAA (Team Engagement Action,                Anti-fraud yang berisi penerapan strategi,
       Action, Action) dan Share Your TEX (Team              penerapan manajemen risiko, laporan
       Engagement Xperience) dimana setiap                   yang wajib disampaikan kepada regulator,
       leader dapat membagikan cerita mengenai               dan sanksi yang diberikan. BCA juga aktif
       action plan untuk meningkatkan Team                   melakukan sosialisasi fraud awareness dan
       Engagement yang telah dilakukan di unit               antigratifikasi, melalui:
       kerjanya melalui media sosial internal BCA,           » penyebaran komik Anti-Fraud, Anti-fraud
       yaitu MyXperience.                                        Statement, slide penerapan Anti-fraud
   • Continuous Pursuit of Excellence (Berusaha                  dan whistleblowing system yang dapat
       Mencapai yang Terbaik)                                    diunduh karyawan pada portal internal
       Penerapan Continuous Pursuit of Excellence                MyBCA serta penyebaran video Anti-
       antara lain melalui program BCA Innovation                fraud Awareness (AFA) dan penyebaran
       Award yang terbuka bagi seluruh pegawai                   poster melalui email;
       untuk memberikan ide inovasi bagi                     » pelaksanaan COP Penerapan Strategi
       pengembangan BCA.                                         Anti-fraud,
                                                             » e-learning yang wajib diikuti oleh seluruh
   Prinsip-prinsip GCG tercakup dalam setiap                     karyawan,
   tata nilai BCA, khususnya dalam nilai Integritas          » dan sebagainya.
   dan nilai Berusaha Mencapai yang Terbaik. Visi,
   Misi, dan Tata Nilai dapat dilihat pada situs web      BCA melaksanakan program AFA agar
   BCA (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/             setiap karyawan dapat ikut berperan aktif
   korporasi/visi-misi).                                  dalam menerapkan budaya anti-fraud
                                                          sebagai salah satu upaya penerapan prinsip
   Kegiatan sosialisasi yang merupakan salah satu         pertanggungjawaban dan independensi dalam
   upaya internalisasi budaya dan tata nilai BCA          Tata Kelola Perusahaan yang Baik, sehingga
   dilakukan dengan sharing session, sosialisasi          tercipta kondisi lingkungan kerja yang kondusif
   secara tatap muka dengan pemimpin dan rekan            dan bebas dari tindakan fraud . Salah satu
   kerja dalam satu divisi (Community of Practice/        program AFA yang terus digaungkan saat ini
   COP), pembuatan komik tata nilai, sosialisasi          adalah deklarasi Anti-fraud dan pengisian Pakta
   melalui intranet, serta pemutaran video Tata           Integritas yang diwajibkan bagi tiap Insan BCA.
   Nilai pada portal internal yang dapat diunduh
   setiap saat.




                                                        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   239
Page 242
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




                                                                   Kelola BCA yang dapat diunduh pada bagian Kebijakan
                                                                   GCG situs web BCA (https://www.bca.co.id/id/
                                                                   tentang-bca/tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg).

                                                                   a. Penilaian Internal
                                                                      BCA melakukan penilaian internal Penerapan GCG
                                                                      setiap semester dengan menggunakan metode
                                                                      kertas kerja penilaian sendiri (self-assessment)
                                                                      merujuk pada pada SE OJK tentang Penerapan
                                                                      Tata Kelola bagi Bank Umum.
                                                                      1) Prosedur
                                                                         Tim Sekretariat Perusahaan dan GCG
          •     Sosialisasi Transaksi Afiliasi dan Transaksi             Terintegrasi BCA melakukan pengumpulan data
                Benturan Kepentingan                                     dan informasi yang relevan untuk keperluan
                BCA berperan aktif untuk menerapkan                      penilaian sendiri ( self-assessment ) terkait
                keterbukaan informasi atau laporan transaksi             kecukupan dan efektivitas Penerapan Tata Kelola
                afiliasi dan transaksi benturan kepentingan              Perusahaan yang Baik. Penilaian meliputi seluruh
                sebagai bentuk penerapan prinsip Tata                    aspek governance dengan memperhatikan
                Kelola Perusahaan yang Baik. Kebijakan                   prinsip signifikansi dan materialitas. Setelah data
                terkait laporan transaksi afiliasi dan transaksi         terkumpul, akan disimpulkan faktor positif dan
                benturan kepentingan dituangkan dalam                    negatif dari masing-masing aspek governance,
                Surat Keputusan Direksi No. 151/SK/DIR/2023              yakni:
                tanggal 12 September 2023 perihal Transaksi              • Governance Structure
                Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan                   Menilai kecukupan struktur dan infrastruktur
                dan Surat Edaran No. 155/SE/POL/2024                          Tata Kelola BCA agar proses penerapan
                tanggal 15 Mei 2024 perihal Pelaksanaan                       prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan                     menghasilkan outcome yang sesuai dengan
                Kepentingan. Kebijakan tersebut dapat                         harapan Pemangku Kepentingan BCA.
                diunduh pada MyBCA portal (portal internal)              • Governance Process
                yang dapat diakses oleh seluruh pekerja BCA                   Menilai efektivitas proses penerapan
                di seluruh Indonesia. Sosialisasi dilakukan                   prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                melalui forum komunikasi dan sharing session                  yang didukung oleh kecukupan struktur dan
                antar unit kerja.                                             infrastruktur Tata Kelola BCA.
                                                                         • Governance Outcome
                Implementasi Tata Kelola Perusahaan                           Menilai kualitas outcome yang memenuhi
                yang Baik adalah faktor penting dalam                         harapan Pemangku Kepentingan BCA yang
                memelihara kepercayaan para pemegang                          merupakan hasil proses penerapan prinsip
                saham dan para pemangku kepentingan                           Tata Kelola Perusahaan yang Baik serta
                terhadap BCA. Keperluan untuk menerapkan                      didukung oleh kecukupan struktur dan
                GCG semakin signifikan, agar BCA dapat                        infrastruktur Tata Kelola BCA.
                mempertahankan kelangsungan usahanya                  2) Kriteria Penilaian
                di tengah meningkatnya risiko bisnis dan                 Penilaian internal penerapan GCG dilakukan
                tantangan di industri perbankan. Melalui                 berdasarkan SE OJK No.14/SEOJK.03/2025
                penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola                    tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum
                Perusahaan yang Baik diharapkan BCA dapat                yang mencabut SE OJK No. 13/SEOJK.03/2017
                mempertahankan kelangsungan usahanya                     tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank
                yang sehat dan berkelanjutan.                            Umum, maka kriteria yang digunakan pada saat
                                                                         melakukan penilaian sendiri pada semester I dan
3. Hasil Tata Kelola Perusahaan                                          II tahun 2025 adalah sebagai berikut:
   (Governance Outcome)
  Indikator capaian sasaran penerapan GCG dinilai secara
  internal maupun eksternal. Kebijakan penilaian tata
  kelola perusahaan dapat dilihat pada Pedoman Tata




240     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 243
                    Semester 1 – 2025                                               Semester 2 – 2025
        (berdasarkan SE OJK No. 13/SEOJK.03/2017)                       (berdasarkan SE OJK No.14/SEOJK.03/2025)
      Meliputi 11 (sebelas) faktor penilaian penerapan Tata     Meliputi 16 (enam belas) faktor penilaian penerapan Tata Kelola
      Kelola Perusahaan yang Baik, yaitu:                       Perusahaan yang Baik, yaitu:
      •   pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi;         •   pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan wewenang Direksi;
      •   pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan            •   pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan wewenang Dewan
          Komisaris;                                                Komisaris;
      •   kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite;             •   kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite;
      •   penanganan benturan kepentingan;                      •   penanganan benturan kepentingan;
      •   penerapan fungsi kepatuhan;                           •   penerapan fungsi kepatuhan;
      •   penerapan fungsi audit internal;                      •   penerapan fungsi audit intern;
      •   penerapan fungsi audit eksternal;                     •   penerapan fungsi audit ekstern;
      •   penerapan manajemen risiko termasuk sistem            •   penerapan manajemen risiko termasuk sistem pengendalian
          pengendalian intern;                                      intern;
      •   penyediaan dana kepada pihak terkait (related         •   pemberian remunerasi;
          party) dan penyediaan dana besar (large exposure);    •   penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan dana
      •   transparansi kondisi keuangan dan non keuangan            besar;
          Bank, laporan pelaksanaan tata kelola dan pelaporan   •   integritas pelaporan dan sistem teknologi informasi;
          internal; dan                                         •   rencana strategis Bank;
      •   rencana strategis Bank.                               •   aspek pemegang saham;
                                                                •   penerapan strategi anti fraud, termasuk anti penyuapan;
                                                                •   penerapan keuangan berkelanjutan, termasuk penerapan
                                                                    tanggung jawab sosial dan lingkungan;
                                                                •   penerapan tata kelola dalam kelompok usaha Bank.

  3) Pihak yang Melakukan Penilaian
     Penilaian sendiri (self-assessment) atas faktor penilaian di atas dilakukan dengan melibatkan fungsi atau
     unit yang terkait, antara lain Dewan Komisaris, Direksi, Komite, Divisi Audit Internal, Compliance Division,
     Risk Management Division, Tim Sekretaris Perusahaan, serta unit kerja terkait lainnya.
  4) Hasil Penilaian Sendiri
     Hasil penilaian sendiri penerapan GCG tahun 2025 pada semester I dan II adalah peringkat 1 (satu), dengan
     rincian sebagai berikut:

     Hasil Penilaian Sendiri (Self-Assessment) Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan
     yang Baik Secara Individual
                   Peringkat                                             Definisi Peringkat
      Semester I        1       Manajemen BCA telah melakukan penerapan Tata Kelola yang secara umum sangat baik. Hasil
                                ini tercermin dari pemenuhan yang sangat memadai atas prinsip Tata Kelola. Apabila terdapat
                                kelemahan dalam penerapan prinsip Tata Kelola, maka secara umum kelemahan tersebut tidak
                                signifikan dan dapat diselesaikan dengan tindakan normal oleh manajemen BCA.
      Semester          1       Manajemen BCA telah melakukan penerapan Tata Kelola yang secara umum sangat baik. Hasil
      II                        ini tercermin dari pemenuhan yang sangat memadai atas prinsip Tata Kelola. Apabila terdapat
                                kelemahan dalam penerapan prinsip Tata Kelola, maka secara umum kelemahan tersebut tidak
                                signifikan dan dapat diselesaikan dengan tindakan normal oleh manajemen BCA.


b. Penilaian Eksternal
  1) ASEAN Corporate Governance Scorecard
     Selain melakukan penilaian sendiri, penerapan tata kelola perusahaan di BCA juga dinilai oleh pihak eksternal
     yang independen yaitu RSM Indonesia sebagai Domestic Ranking Body (DRB) Indonesia sesuai penilaian
     ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS).

     ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) ACGS merupakan salah satu inisiatif dari ASEAN Capital Market
     Forum (ACMF) yang didukung oleh Asian Development Bank (ADB) untuk meningkatkan praktik tata kelola perusahaan
     yang tercatat di ASEAN. Indonesia menjadi salah satu dari 6 (enam) negara ASEAN yang berpartisipasi dalam
     inisiatif ini. BCA berkomitmen untuk mengimplementasikan aspek penilaian ACGS dalam rangka meningkatkan
     praktik Tata Kelola Perusahaan yang Baik.
     • Pihak yang melakukan Penilaian
          Pihak yang melakukan penilaian adalah RSM Indonesia yang ditunjuk oleh OJK dan Bursa Efek Indonesia
          (BEI) untuk menjadi Domestic Ranking Body (DRB) Indonesia.
     • Aspek Penilaian
          Praktik penilaian ASEAN CG Scorecard didasarkan pada informasi yang dapat diakses oleh publik.
          Secara umum, aspek penilaian ACGS dibuat berdasarkan prinsip-prinsip tata kelola yang dikeluarkan
          oleh Organization for OECD. Aspek penilaian ACGS meliputi:




                                                                           Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk        241
Page 244
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




                Level 1:                                                                            Level 2:
                » Bagian A - Hak dan Perlakuan yang Adil                                            Bonus & Pinalti
                   bagi Pemegang Saham                                                         •    Hasil Penilaian
                » Bagian B - Keberlanjutan dan Ketahanan                                            Hasil penilaian ACGS adalah sebesar 108,15.
                » Bagian C - Pengungkapan dan Transparansi                                          BCA, posisi BCA berada di atas rata-rata
                » Bagian D - Tanggung Jawab Dewan                                                   penilaian regional dengan rincian sebagai
                   Direksi                                                                          berikut:
                 120
                                                                                                                         108,15
                                                               101,9                           106,6
                 100
                                   85,2
                                                                                                   77
                  80                                             70
                                    67
                  60

                  40

                  20

                   0
                                   2017                          2019                              2021                   20241)

                                                              BCA               Rata-rata Regional
                          Keterangan:
                          1) Rata-rata Regional untuk penilaian tahun 2024 belum dipublikasi

                Implementasi indikator menjadi tolok ukur                                           »     melakukan self-assessment terhadap
                hasil penilaian. BCA telah menerapkan                                                     indikator ACGS untuk memudahkan
                indikator dan mampu melebihi standar                                                      assessor dalam melakukan penilaian dan
                pelaksanaan minimum, yang dijelaskan lebih                                                pengukuran implementasi indikator. Self-
                lanjut antara lain sebagai berikut:                                                       assessment ACGS dapat diakses melalui
                » secara konsisten menerapkan jangka                                                      situs web BCA pada https://www.bca.
                    waktu pemanggilan RUPS Tahunan                                                        co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs.
                    paling lambat 28 (dua puluh delapan) hari
                    sebelum tanggal RUPS Tahunan;                                              •    Rekomendasi ACGS dan Tindak Lanjutnya
                » mengungkapkan nama KAP dan AP dalam                                               Terkait indikator B.3.1 ACGS terkait
                    Pemanggilan RUPS Tahunan;                                                       pengungkapan atas tinjauan struktur modal
                » kehadiran seluruh anggota Komite Audit                                            dan utang:
                    dalam RUPS Tahunan termasuk seluruh                                             BCA telah mengungkapkan bahwa Direksi
                    Ketua Komite di bawah Dewan Komisaris;                                          BCA melakukan tinjauan untuk memastikan
                » pemungutan suara dalam RUPS dilakukan                                             bahwa struktur modal dan utang perusahaan
                    secara fisik dan elektronik (e-voting)                                          sesuai dengan tujuan strategis dan risiko.
                    melalui eASY.KSEI;                                                              Pengungkapan terkait hal tersebut telah
                » ringkasan hasil RUPS dipublikasikan pada                                          dipaparkan dalam Bagian Dasar Penetapan
                    hari kerja berikutnya setelah tanggal                                           Kebijakan Manajemen Atas Struktur Modal
                    pelaksanaan RUPS;                                                               dan Utang pada Laporan Tahunan ini.
                » mengungkapkan kepemilikan saham
                    senior manajemen;                                                               Terkait indikator C.2.4 ACGS terkait
                » menerapkan kerangka Laporan                                                       kebijakan dividen:
                    Keberlanjutan yang diakui secara
                    internasional;                                                                  BCA telah memiliki kebijakan dividen yang
                » dapat menggunakan jasa pihak ketiga                                               telah diungkapkan dalam Bagian Proses
                    dalam rangka melakukan pencarian                                                Tata Kelola Perusahaan ( Governance
                    kandidat Dewan Komisaris dan/atau                                               Process) – Bab Tata Kelola pada Laporan
                    Direksi;                                                                        Tahunan ini. Pokok–pokok kebijakan dividen
                » kebijakan dan kelengkapan terkait proses                                          dapat diunduh pada situs web BCA bagian
                    tata kelola di seputar masalah teknologi                                        Kebijakan Tata Kelola (https://www.bca.
                    informasi termasuk penanganan gangguan,                                         co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/
                    cyber security, dan pemulihan bencana;                                          kebijakan-gcg




242     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 245
         Terkait indikator C.3.1 ACGS terkait                     yang Baik. Penilaian dilakukan meliputi seluruh
         pengungkapan struktur remunerasi:                        aspek governance dengan memperhatikan
                                                                  prinsip signifikansi. Setelah data terkumpul,
         Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi                   dapat disimpulkan aspek governance structure,
         BCA ditetapkan berdasarkan prosedur,                     process, dan outcome.
         struktur, serta indikator yang telah diatur           2) Kriteria Penilaian
         dalam Anggaran Dasar BCA serta Surat                     Kriteria yang digunakan dalam penilaian
         Keputusan Dewan Komisaris perihal                        sebagaimana diatur dalam POJK dan/atau SE
         Kebijakan Remunerasi Direksi dan Dewan                   OJK Tata Kelola Perusahaan masing-masing
         Komisaris. Pengungkapan terkait struktur                 bidang usaha Entitas Anak.
         remunerasi dipaparkan dalam Bab Kebijakan             3) Pihak yang melakukan penilaian
         Remunerasi pada Laporan Tahunan ini.                     Penilaian sendiri (self-assessment) dilakukan
                                                                  oleh Unit Sekretariat Perusahaan dan GCG
         BCA telah melakukan praktik Tata Kelola                  Terintegrasi.
         Perusahaan yang Baik sesuai dengan regulasi           4) Hasil Penilaian Sendiri
         yang berlaku dan akan terus berupaya                     Secara keseluruhan, hasil penilaian BCA atas
         meningkatkan pengungkapan praktik tata                   penerapan Tata Kelola Perusahaan di Entitas
         kelola berdasarkan ACGS.                                 Anak BCA tahun 2025 pada semester I dan II
                                                                  adalah “Sangat Memenuhi”.
  2) The Indonesian Institute for Corporate
     Directorship (IICD) Corporate Governance            RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
     Award
     IICD telah melakukan penilaian tata kelola          Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan organ
     terhadap emiten yang terdaftar di Bursa Efek        tertinggi dalam struktur Tata Kelola BCA yang berfungsi
     Indonesia sejak tahun 2005, dengan metode           sebagai sarana bagi para pemegang saham untuk
     Corporate Governance (CG) Scorecard                 melaksanakan hak dan kewajibannya. RUPS memiliki
     OECD, yang merupakan prinsip CG berstandar          wewenang tersendiri, yang tidak diberikan kepada Direksi
     internasional, yang sudah diimplementasi di         maupun Dewan Komisaris, dalam batas yang ditentukan
     negara-negara ASEAN termasuk Indonesia.             dalam undang-undang dan/atau Anggaran Dasar BCA.
     Kemudian sejak 2012, IICD melakukan penilaian
     terhadap 100 perusahaan dengan kapitalisasi         Dasar hukum penyelenggaraan RUPS di BCA mengacu
     pasar terbesar yang terdaftar di Bursa Efek         pada:
     Indonesia dengan metode ASEAN CG Scorecard.         1. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan
     Sejak tahun 2017, jumlah emiten yang dinilai IICD      Terbatas.
     ditingkatkan menjadi 200 emiten.                    2. POJK No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan
                                                            Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham
     Hasil penilaian pada tahun 2025, BCA berhasil          Perusahaan Terbuka.
     meraih penghargaan “Leadership in Corporate         3. POJK No. 14 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Rapat
     Governance” dalam The 16th IICD Corporate              Umum Pemegang Saham, Rapat Umum Pemegang
     Governance Conference & Award dan Top 50               Obligasi, dan Rapat Umum Pemegang Sukuk Secara
     Emiten Big Cap & Mid Cap yang diselenggarakan          Elektronik.
     di Jakarta pada tanggal 15 September 2025.          4. Anggaran Dasar BCA (dapat dilihat pada situs web BCA,
     Penghargaan ini mencerminkan komitmen                  https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/
     BCA untuk terus melakukan peningkatan                  akta- perusahaan.
     berkelanjutan dalam penerapan tata kelola           5. Pedoman Tata Kelola Perusahaan (dapat dilihat pada
     perusahaan yang baik.                                  situs web BCA, https://www.bca.co.id/id/tentang-
                                                            bca/tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg.
c. Penilaian penerapan tata kelola Entitas
   Anak BCA                                              1. Penyelenggaraan RUPS Tahunan
  BCA melakukan penilaian internal Penerapan                Tahun Buku 2024
  GCG atas masing-masing perusahaan anak setiap             Pada tahun 2025, BCA telah menyelenggarakan RUPS
  semester dengan menggunakan metode penilaian              Tahunan Tahun Buku 2024 (RUPST). Mata acara (beserta
  sendiri (self-assessment) yang mengacu pada               penjelasan atas setiap mata acara) yang dibahas dalam
  ketentuan Tata Kelola Perusahaan masing-masing            RUPST telah tersedia di Grup Environment Sustainability
  bidang usaha perusahaan anak.                             Governance - Kantor Pusat BCA dan telah diunggah
  1) Prosedur                                               dalam situs web BCA pada tanggal yang sama dengan
     Tim GCG BCA melakukan pengumpulan data dan             tanggal pemanggilan dengan rincian sebagai berikut:
     informasi yang relevan untuk keperluan penilaian
     sendiri (self-assessment) terkait kecukupan dan
     efektivitas Penerapan Tata Kelola Perusahaan


                                                                 Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   243
Page 246
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




 Penyelenggaraan RUPST:
  Hari/Tanggal         Rabu, 12 Maret 2025
  Waktu                Pk. 10.35 s.d 13.06 WIB
  Tempat               Menara BCA Grand Indonesia,
                       Jl. M.H. Thamrin No. 1, Jakarta 10310
  Kuorum               Jumlah saham dengan hak suara yang hadir atau diwakili dalam RUPST adalah 109.345.603.429 saham atau
                       88,7005% dari 123.275.050.000 saham yang merupakan seluruh saham yang telah dikeluarkan oleh BCA, karenanya
                       ketentuan kuorum kehadiran sebagaimana diatur dalam Pasal 23 ayat 1 huruf a Anggaran Dasar BCA telah terpenuhi.

  Kehadiran:           Ir. Djohan Emir Setijoso                                       Presiden Komisaris
  Dewan
                       Tonny Kusnadi                                                  Komisaris
  Komisaris
                       Cyrillus Harinowo                                              Komisaris Independen
                       Raden Pardede                                                  Komisaris Independen
                       Sumantri Slamet                                                Komisaris Independen

                       Seluruh anggota Dewan Komisaris hadir dalam RUPST (100%)

  Kehadiran:           Jahja Setiaatmadja                                             Presiden Direktur
  Direksi
                       Gregory Hendra Lembong                                         Wakil Presiden Direktur
                       Armand Wahyudi Hartono                                         Wakil Presiden Direktur
                       Tan Ho Hien/Subur atau disebut juga Subur Tan                  Direktur
                       Rudy Susanto                                                   Direktur
                       Lianawaty Suwono                                               Direktur (yang juga merupakan Direktur yang
                                                                                      membawahkan fungsi Kepatuhan)
                       Santoso                                                        Direktur
                       Vera Eve Lim                                                   Direktur
                       Haryanto Tiara Budiman                                         Direktur
                       Frengky Chandra Kusuma                                         Direktur
                       John Kosasih                                                   Direktur
                       Antonius Widodo Mulyono                                        Direktur

                       Seluruh anggota Direksi hadir dalam RUPST (100%)

  Kehadiran:           Sumantri Slamet                                                Ketua
  Komite Audit
                       Fanny Sagitadewi     1)
                                                                                      Anggota
                       Rallyati A. Wibowo1)                                           Anggota

                       Seluruh anggota Komite Audit hadir dalam RUPST (100%)

  Kehadiran:           Cyrillus Harinowo                                              Ketua
  Komite
  Pemantau             Endang Swasthika Wibowo1)                                      Anggota
  Risiko
                       Reinhard Harianja1)                                            Anggota

                       Joanes Justira Gunawan1)                                       Anggota


                       Seluruh anggota Komite Pemantau Risiko hadir dalam RUPST (100%)

  Kehadiran:           Raden Pardede                                                  Ketua
  Komite
  Remunerasi           Ir. Djohan Emir Setijoso                                       Anggota
  dan Nominasi
                       Rudi Lim1)                                                     Anggota

                       Seluruh anggota Komite Remunerasi dan Nominasi hadir dalam RUPST (100%)

  Kehadiran:           Cyrillus Harinowo                                              Ketua
  Komite
                       Prabowo    1)
                                                                                      Anggota
  Tata Kelola
  Terintegrasi         Sulistiyowati1)                                                Anggota
                       Gustiono Kustianto        1)
                                                                                      Anggota
                       Ratna Yanti1)                                                  Anggota
                       Janto Havianto1)                                               Anggota
                       Hendra Iskandar Lubis          1)
                                                                                      Anggota
                       Ina Suwandi1)                                                  Anggota

                       8 Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi hadir dalam RUPST (80%)
  1) Hadir dalam RUPST melalui video konferensi yang memungkinkan yang bersangkutan untuk melihat dan mendengar jalannya RUPST.

244     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 247
2. Tata Cara Penyelenggaraan RUPST                               d. Penyelenggaraan
  Penyelenggaraan RUPST di BCA dilakukan dengan                     • Pemegang saham atau wakil pemegang
  memperhatikan tata cara sebagai berikut:                             saham yang berhak hadir dalam RUPST adalah
  a. Pemberitahuan                                                     pemegang saham yang namanya tercatat dalam
     BCA menyampaikan pemberitahuan mata acara                         Daftar Pemegang Saham pada tanggal yang
     RUPST kepada OJK paling lambat 5 (lima) hari kerja                ditentukan oleh BCA (dalam penyelenggaraan
     sebelum pengumuman RUPST.                                         RUPST Tahun Buku 2024, tanggal yang dimaksud
  b. Pengumuman                                                        adalah tanggal 11 Februari 2025 pukul 16.00 WIB).
     • Pengumuman RUPST dilakukan paling lambat 14                  • Sesuai dengan Pasal 23 ayat 1 Anggaran Dasar
        (empat belas) hari sebelum pemanggilan RUPST.                  BCA, RUPST adalah sah dan berhak mengambil
     • Pengumuman RUPST disampaikan kepada para                        keputusan yang mengikat jika para pemegang
        pemegang saham BCA paling kurang melalui                       saham BCA atau wakilnya yang sah, yang
        situs eASY.KSEI, situs web Bursa Efek Indonesia                mewakili lebih dari ½ (satu per dua) bagian dari
        (BEI), dan situs web BCA.                                      jumlah seluruh saham BCA dengan hak suara
     • Seorang pemegang saham atau lebih yang                          yang sah yang dikeluarkan oleh BCA hadir dan/
        bersama-sama mewakili paling sedikit 1/20 (satu                atau diwakili dalam RUPST, kecuali ditentukan
        per dua puluh) atau lebih dari jumlah seluruh                  lain.
        saham BCA yang telah dikeluarkan BCA dengan                 • Setiap saham yang dikeluarkan memiliki 1 (satu)
        hak suara yang sah dapat mengusulkan mata                      hak suara, ketentuan dalam Anggaran Dasar
        acara RUPS. Usulan dari para pemegang saham                    BCA tidak terdapat pembagian lebih dari satu
        diterima paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum                  kelas saham yang dapat memengaruhi hak suara
        tanggal pemanggilan dan akan dimasukkan                        yang berbeda.
        ke dalam mata acara RUPS jika memenuhi                   e. Risalah Rapat
        ketentuan Pasal 21 ayat 4 Anggaran Dasar                    • Ringkasan Risalah RUPST diumumkan kepada
        BCA dan Pasal 16 POJK No. 15/POJK.04/2020                      publik melalui situs web BCA dalam 1 (satu) hari
        tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat                      kerja setelah RUPST diselenggarakan dan situs
        Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka.                        web BEI paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah
  c. Pemanggilan                                                       RUPST diselenggarakan. Selain itu, Ringkasan
     • Jangka waktu pemanggilan RUPST adalah 28 (dua                   Risalah RUPST dapat diumumkan melalui situs
        puluh delapan) hari sebelum penyelenggaraan                    eASY. KSEI.
        RUPST. Dalam pemanggilan RUPST tersebut,                    • Bukti pengumuman Ringkasan Risalah RUPST
        BCA juga menyampaikan penjelasan untuk                         disampaikan kepada OJK paling lambat 2 (dua)
        masing-masing mata acara yang memerlukan                       hari kerja setelah diumumkan.
        persetujuan pemegang saham.                                 • Berita Acara RUPST kepada OJK dan BEI
     • Pemanggilan RUPST dilakukan paling kurang                       disampaikan paling lambat dalam jangka
        melalui situs eASY.KSEI dimana Pemegang                        waktu 30 (tiga puluh) hari setelah RUPST
        Saham dapat memberikan kuasa secara                            diselenggarakan. Salinan Berita Acara tersebut
        elektronik (e-Proxy), situs web BEI, dan situs                 dapat diakses dan/atau diunduh oleh masyarakat
        web BCA.                                                       di situs web BCA bagian Tata Kelola, https://
     • Untuk memudahkan pemegang saham, formulir                       www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/
        surat kuasa (proxy) dapat diunduh pada situs web               akta-perusahaan.
        BCA bagian Tata Kelola atau dapat diperoleh dari
        PT Raya Saham Registra, selaku Biro Administrasi
        Efek BCA, pada hari dan jam kerja di Gedung
        Plaza Sentral Lantai 2 Jalan Jenderal Sudirman
        Kavling 47-48, Jakarta, 12930.

Tahapan Penyelenggara RUPST

     Keterangan                                                       RUPST

Pemberitahuan           Diberitahukan kepada OJK melalui surat No. 0073/DIR/2025 tanggal 17 Januari 2025.
Pengumuman              •   Pengumuman RUPST melalui situs web eASY.KSEI dan situs web BCA tanggal 24 Januari 2025.
                        •   Bukti pengumuman disampaikan melalui e-reporting kepada OJK dan BEI tanggal 24 Januari 2025.
Pemanggilan             •   Pemanggilan RUPST melalui situs web eASY.KSEI, dan situs web BCA tanggal 12 Februari 2025.
                        •   Bukti pemanggilan disampaikan melalui e-reporting kepada OJK dan BEI tanggal 13 Februari 2025.
                        •   Pada saat pemanggilan RUPST, BCA juga telah menyerahkan Laporan Keuangan Tahun Buku 2024
                            kepada OJK dalam bentuk hardcopy dan softcopy. Selain itu, Laporan Tahunan BCA Tahun Buku
                            2024 juga telah tersedia di situs web BCA yang dapat diakses para pemangku kepentingan
                            (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/hubungan-investor/laporan-presentasi/laporan-tahunan)
Penyelenggaraan         Rabu, 12 Maret 2025




                                                                       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   245
Page 248
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




Tahapan Penyelenggara RUPST

       Keterangan                                                                  RUPST

Ringkasan Risalah               •    Diumumkan melalui situs web KSEI dan situs web BCA pada tanggal 14 Maret 2025.
                                •    Bukti pengumuman disampaikan melalui e-reporting kepada OJK dan BEI tanggal 17 Maret 2025
Risalah Rapat (Akta Berita      •    Diumumkan melalui situs web BCA tanggal 5 April 2024.
Acara Rapat)                    •    Akta Berita Acara Rapat telah disampaikan melalui e-reporting kepada OJK dan BEI tanggal
                                     9 April 2025.



3. Kehadiran Pengurus, Komite,                                                      i.   Pertanyaan dan/atau pendapat diajukan
   dan Pemegang Saham                                                                    secara tertulis melalui fitur chat pada kolom
   Uraian mengenai kehadiran pengurus, komite, dan                                       “Electronic Opinions” yang tersedia di layar
   pemegang saham dalam RUPST tercantum dalam halaman                                    E-Meeting Hall di aplikasi eASY.KSEI, selama
   243-244 Laporan Tahunan ini.                                                          kolom ‘General Meeting Flow Text’ masih
                                                                                         tertulis “Discussion started for agenda item
4. Pimpinan RUPST                                                                        no. [ ]”.
   Sesuai dengan Pasal 22 ayat 1 huruf a Anggaran Dasar                                  Perseroan akan menonaktifkan fitur “raise
   BCA, RUPST dipimpin oleh Bapak Tonny Kusnadi selaku                                   hand” dan “allow to talk” dalam webinar Zoom
   Komisaris.                                                                            pada fasilitas AKSes. BCA akan menonaktifkan
                                                                                         fitur “raise hand” dan “allow to talk” dalam
5. Tata Tertib RUPS dan Mekanisme                                                        webinar Zoom pada fasilitas AKSes.
   Perhitungan Suara                                                                ii. Pada saat mengajukan pertanyaan, pemegang
   BCA juga memberikan informasi terkait prosedur                                        saham atau kuasanya wajib menuliskan nama
   pemungutan suara pada saat RUPST dalam tata tertib                                    pemegang saham, jumlah saham yang dimiliki/
   rapat yang selalu dibacakan sebelum memulai pelaksanaan                               diwakili, dan alamat e-mail pemegang saham
   RUPST.                                                                     c)    Hanya pemegang saham atau kuasanya yang sah
                                                                                    yang hadir secara fisik maupun elektronik dalam
   Pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang                                    Rapat berhak untuk mengajukan pertanyaan dan/
   menghadiri RUPST (“Rapat”) dimohon memperhatikan                                 atau pendapat secara tertulis tentang mata acara
   tata tertib sebagai berikut:                                                     Rapat yang sedang dibicarakan.
   1) Tata cara penyampaian hal-hal yang berhubungan                          d)    Pertanyaan dan/atau pendapat yang diajukan harus
       dengan mata acara Rapat:                                                     berhubungan langsung dengan mata acara Rapat
       a) Pemegang saham atau kuasanya yang hadir secara                            yang sedang dibicarakan
           fisik dapat mengajukan pertanyaan dan/atau                         e)    BCA berhak untuk tidak menjawab pertanyaan
           pendapat dengan ketentuan sebagai berikut:                               yang tidak berhubungan langsung dengan mata
           i. Diajukan secara tertulis dengan mengisi formulir                      acara Rapat yang sedang dibicarakan dan yang
               yang dibagikan kepada pemegang saham atau                            tidak mencantumkan nama pemegang saham dan
               kuasanya sebelum memasuki ruangan Rapat                              jumlah saham yang dimiliki/diwakili.
               yang diisi dengan nama pemegang saham,                         f)    Untuk memberikan kesempatan yang sama kepada
               jumlah saham yang dimiliki/diwakili, alamat                          semua pemegang saham, maka setiap pemegang
               e-mail, serta pertanyaan dan/atau pendapat                           saham atau kuasanya yang hadir secara fisik
               yang diajukan; dan                                                   maupun elektronik, dapat menyampaikan maksimal
           ii. Diajukan pada saat Pimpinan Rapat                                    3 (tiga) pertanyaan dan/atau pendapat.
               memberikan kesempatan kepada para                              g)    Jika diajukan beberapa pertanyaan mengenai
               pemegang saham atau kuasanya sebelum                                 materi yang sama, maka pertanyaan-pertanyaan
               diadakannya pemungutan suara mengenai hal                            tersebut akan dijawab secara sekaligus.
               yang bersangkutan, dengan cara mengangkat                      h)    BCA akan sedapat mungkin menjawab pertanyaan
               tangan dan menyerahkan formulir tersebut                             sesuai dengan urutan pertanyaan yang masuk.
               kepada petugas Rapat.                                          i)    Agar Rapat lebih efektif dan efisien, maka Pimpinan
       b) Pemegang saham atau kuasanya yang hadir secara                            Rapat berhak untuk menentukan akan menanggapi
           elektronik dapat mengajukan pertanyaan dan/atau                          pertanyaan secara langsung (lisan) atau secara
           pendapat secara elektronik dengan ketentuan                              tertulis.
           sebagai berikut:                                                   j)    Agar Rapat lebih efektif dan efisien, maka durasi
                                                                                    tanya jawab di setiap mata acara adalah maksimal
                                                                                    10 (sepuluh) menit.
                                                                              k)    Pertanyaan yang belum ditanggapi secara langsung
                                                                                    (lisan) akan ditanggapi secara tertulis dalam waktu
                                                                                    3 (tiga) hari kerja setelah tanggal Rapat. BCA akan
                                                                                    mengirimkan tanggapan ke alamat e-mail yang
                                                                                    dicantumkan oleh pemegang saham atau kuasanya



246     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 249
       di formulir pertanyaan atau di fitur chat pada kolom         d) Perhitungan suara akan dilakukan dengan cara
       “Electronic Opinions” yang tersedia di layar E-Meeting          memindai barcode pada surat suara TIDAK SETUJU
       Hall di aplikasi eASY.KSEI. Apabila pemegang saham              dan ABSTAIN yang diserahkan kepada petugas Rapat;
       atau kuasanya tidak mencantumkan alamat e-mail               e) Pemegang saham atau kuasa pemegang
       maka jawaban BCA akan dikirimkan melalui surat                  saham yang telah mendaftarkan diri namun
       ke alamat pemegang saham yang tercantum dalam                   meninggalkan ruang Rapat dan tidak melaporkan
       Daftar Pemegang Saham BCA.                                      hal tersebut kepada petugas pendaftaran
2) Tata cara pemungutan dan perhitungan suara:                         sebelum Rapat selesai, dianggap hadir dan
   Penghitungan suara akan dilakukan dengan mengacu                    menyetujui usul yang diajukan dalam Rapat.
   pada Undang-Undang Perseroan Terbatas, POJK yang
   terkait dengan pelaksanaan RUPS, dan Anggaran Dasar          4) Pemungutan suara bagi pemegang saham atau
   BCA, yaitu sebagai berikut:                                     kuasanya yang hadir secara elektronik melalui
   a) Keputusan Rapat diambil berdasarkan musyawarah               aplikasi eASY.KSEI dilakukan dengan tata cara
       untuk mufakat;                                              sebagai berikut:
   b) Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk             a) Proses pemungutan suara berlangsung di
       mufakat tidak tercapai, maka keputusan diambil                   aplikasi eASY.KSEI pada menu E-Meeting Hall,
       dengan pemungutan suara. Pemegang saham atau                     sub menu Live Broadcasting;
       kuasa pemegang saham mempunyai hak untuk                    b) Pemegang saham yang hadir atau telah
       memberikan suara SETUJU, suara TIDAK SETUJU                      memberikan kuasa secara elektronik dalam
       atau suara ABSTAIN terhadap setiap mata acara BCA;               Rapat melalui aplikasi eASY.KSEI, namun belum
   c) Keputusan atas usul yang diajukan dalam Rapat                     menetapkan pilihan suara, maka pemegang
       adalah sah jika disetujui oleh lebih dari ½ (satu per            saham atau kuasanya tersebut memiliki
       dua) bagian dari jumlah suara yang hadir dan/atau                kesempatan untuk menyampaikan pilihan
       diwakili dalam Rapat;                                            suaranya selama masa pemungutan suara dibuka
   d) Sesuai dengan Pasal 47 POJK No. 15/POJK.04/2020                   oleh BCA melalui layar E-Meeting Hall di aplikasi
       tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat                        eASY.KSEI;
       Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka, suara               c) Selama proses pemungutan suara secara
       ABSTAIN dianggap mengeluarkan suara yang sama                    elektronik berlangsung akan terlihat status
       dengan suara mayoritas pemegang saham yang                       “Voting for agenda item no [ ] has started” pada
       mengeluarkan suara.                                              kolom ‘General Meeting Flow Text’;
3) Pemungutan suara bagi pemegang saham atau kuasanya              d) Pemungutan suara langsung secara elektronik
   yang hadir secara fisik dalam Rapat dilakukan dengan                 melalui aplikasi eASY.KSEI dialokasikan maksimal
   tata cara sebagai berikut:                                           selama 2 (dua) menit;
   a) Pimpinan Rapat akan meminta pemegang saham atau              e) Pemegang saham yang telah memberikan
       kuasanya yang TIDAK SETUJU atau ABSTAIN terhadap                 suaranya sebelum Rapat dimulai dan pemegang
       usul yang diajukan untuk mengangkat tangan dan                   saham atau kuasanya yang telah melakukan
       menyerahkan surat suara kepada petugas Rapat;                    registrasi melalui aplikasi eASY.KSEI pada
   b) Bagi kuasa pemegang saham yang telah menerima                     tanggal pelaksanaan Rapat akan dianggap sah
       kuasa dengan pilihan suara melalui aplikasi eASY.KSEI,           menghadiri Rapat walaupun tidak mengikuti
       suara yang akan dihitung adalah suara yang diberikan             jalannya Rapat sampai akhir karena alasan apa
       oleh pemegang saham melalui aplikasi eASY.KSEI,                  pun;
       dengan demikian kuasa pemegang saham terkait                f) Apabila pemegang saham atau kuasanya
       tidak perlu mengangkat tangan dan menyerahkan                    tidak memberikan pilihan suara hingga status
       surat suara kepada petugas Rapat;                                pelaksanaan Rapat yang terlihat pada kolom
   c) Pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang                     ‘General Meeting Flow Text’ berubah menjadi
       tidak mengangkat tangan untuk menyerahkan surat                  “Voting for agenda item no [ ] has ended”, maka
       suara TIDAK SETUJU atau ABSTAIN terhadap usul yang               pemegang saham atau kuasanya tersebut akan
       diajukan, dianggap menyetujui usul yang diajukan                 dianggap memberikan suara ABSTAIN untuk
       tanpa Pimpinan Rapat perlu meminta kepada para                   mata acara Rapat yang bersangkutan.
       pemegang saham atau kuasa pemegang saham                 5) Selanjutnya suara yang diberikan oleh pemegang
       tersebut untuk mengangkat tangan masing-masing              saham atau kuasanya baik secara fisik maupun
       sebagai tanda setuju;                                       elektronik akan dihitung oleh Biro Administrasi Efek
                                                                   BCA dan kemudian diverifikasi oleh Notaris selaku
                                                                   pejabat umum yang independen.
                                                                6) P i m p i n a n R a p a t a k a n m e m i n t a N o t a r i s
                                                                   menginformasikan hasil perhitungan suara untuk
                                                                   setiap mata acara Rapat.




                                                                     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk     247
Page 250
        T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




6. Keputusan RUPST Tahun Buku 2024 serta Realisasinya
  Keputusan RUPST Tahun Buku 2024 serta realisasinya adalah sebagai berikut:

   No.               Agenda                                         Keputusan RUPST Tahun Buku 2024                                    Realisasi

   1.       Mata Acara Pertama    I. Menyetujui Laporan Tahunan, termasuk:                                                             Terealisasi
            Persetujuan atas           a. Laporan Keuangan yang meliputi Neraca dan Perhitungan Laba Rugi Perseroan
            Laporan Tahunan                 untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang telah
            termasuk Laporan                diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan, firma anggota jaringan global
            Keuangan Perseroan              PwC (selanjutnya disebut “PwC Indonesia”), sesuai dengan laporannya Nomor
            dan Laporan Tugas               00015/2.1457/AU.1/07/0222-1/1/I/2025 tanggal 22 Januari 2025 yang telah
            Pengawasan Dewan                memberikan opini tanpa modifikasian, yang termuat dalam Laporan Tahunan
            Komisaris Perseroan             2024; dan
            untuk tahun buku yang      b. Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, untuk tahun buku yang berakhir
            berakhir pada tanggal           pada tanggal 31 Desember 2024 yang termuat dalam Laporan Tahunan 2024.
            31 Desember 2024      II. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge)
            serta memberikan           kepada anggota Direksi atas tindakan pengurusan dan kepada anggota Dewan
            pelunasan dan              Komisaris Perseroan atas tindakan pengawasan yang dilakukan selama tahun buku
            pembebasan                 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, sepanjang tindakan-tindakan
            tanggung jawab             tersebut tercatat dalam Laporan Tahunan serta Laporan Keuangan Perseroan
            (acquit et de charge)      untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 serta dokumen
            kepada anggota             pendukungnya.
            Direksi atas tindakan
            pengurusan dan
            kepada anggota                                       Hasil Perhitungan Jumlah Suara:
            Dewan Komisaris
                                            Setuju              Tidak Setuju           Abstain            Pertanyaan
            Perseroan atas
            tindakan pengawasan       108.564.834.438           192.504.179         588.264.812       5 pemegang saham
            yang dilakukan selama         (99,286%)               (0,176%)            (0,538%)
            tahun buku yang
            berakhir pada tanggal
            31 Desember 2024.
   2.       Mata Acara Kedua              I.   Menetapkan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang                       Terealisasi
            Penetapan                          berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang sesuai dengan Neraca dan
            penggunaan Laba                    Perhitungan Laba Rugi Perseroan yang telah diaudit oleh PwC Indonesia sebesar
            Bersih Perseroan                   Rp54.836.305.084.208,00 (lima puluh empat triliun delapan ratus tiga puluh enam
            untuk tahun buku yang              miliar tiga ratus lima juta delapan puluh empat ribu dua ratus delapan rupiah) (“Laba
            berakhir pada tanggal              Bersih 2024”), sebagai berikut:
            31 Desember 2024.                  1. Sebesar Rp548.363.050.842,00 (lima ratus empat puluh delapan miliar tiga
                                                   ratus enam puluh tiga juta lima puluh ribu delapan ratus empat puluh dua rupiah)
                                                   disisihkan untuk dana cadangan.
                                               2. Sebesar Rp36.982.515.000.000,00 (tiga puluh enam triliun sembilan ratus
                                                   delapan puluh dua miliar lima ratus lima belas juta rupiah) atau sebesar
                                                   Rp300,00 (tiga ratus rupiah) per saham dibagikan sebagai dividen tunai
                                                   untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 kepada
                                                   para pemegang saham yang memiliki hak untuk menerima dividen tunai,
                                                   dimana jumlah dividen tunai tersebut sudah termasuk dividen interim sebesar
                                                   Rp6.163.752.500.000,00 (enam triliun seratus enam puluh tiga miliar tujuh
                                                   ratus lima puluh dua juta lima ratus ribu rupiah) atau sebesar Rp50,00 (lima
                                                   puluh rupiah) per saham yang telah dibayarkan oleh Perseroan pada tanggal
                                                   11 Desember 2024 sehingga sisanya sebesar Rp30.818.762.500.000,00 (tiga
                                                   puluh triliun delapan ratus delapan belas miliar tujuh ratus enam puluh dua juta
                                                   lima ratus ribu rupiah) atau sebesar Rp250,00 (dua ratus lima puluh rupiah) per
                                                   saham.

                                                  Atas pembayaran dividen tersebut berlaku syarat dan ketentuan sebagai
                                                  berikut:
                                                  (i) sisa dividen untuk tahun buku 2024 akan dibayarkan untuk setiap saham
                                                        yang dikeluarkan oleh Perseroan yang tercatat dalam Daftar Pemegang
                                                        Saham Perseroan pada tanggal pencatatan (recording date) yang akan
                                                        ditetapkan oleh Direksi;
                                                  (ii) atas pembayaran sisa dividen tahun buku 2024, Perseroan akan melakukan
                                                        pemotongan pajak dividen sesuai dengan peraturan perpajakan yang
                                                        berlaku;
                                                  (iii) Direksi diberi kuasa dan wewenang untuk menetapkan hal-hal yang
                                                        berkaitan dengan pelaksanaan pembayaran sisa dividen tahun buku 2024,
                                                        antara lain (akan tetapi tidak terbatas):
                                                        (aa) menentukan tanggal pencatatan (recording date) yang dimaksud dalam
                                                             butir (i) untuk menentukan para pemegang saham Perseroan yang
                                                             berhak menerima pembayaran sisa dividen tahun buku 2024; dan
                                                        (bb) menentukan tanggal pelaksanaan pembayaran sisa dividen tahun buku
                                                             2024 dan hal-hal teknis lainnya dengan tidak mengurangi peraturan PT
                                                             Bursa Efek Indonesia dimana saham Perseroan tercatat;
                                               3. Sisa dari Laba Bersih 2024 yang tidak ditentukan penggunaannya ditetapkan
                                                  sebagai laba ditahan.




248       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 251
No.          Agenda                                     Keputusan RUPST Tahun Buku 2024                                    Realisasi

                              II.   Menyatakan pemberian kuasa dan wewenang dalam butir I angka 2 keputusan ini
                                    berlaku sejak usul yang diajukan dalam mata acara ini disetujui oleh Rapat.
                                                          Hasil Perhitungan Jumlah Suara:
                                        Setuju           Tidak Setuju           Abstain              Pertanyaan
                                    105.635.710.674      3.217.896.855        491.995.900             Tidak ada
                                       (96,607%)           (2,943%)            (0,450%)           pemegang saham
                                                                                                  yang mengajukan
                                                                                                     pertanyaan

3.    Mata Acara Ketiga       I.   Menerima pengunduran diri Tuan Insinyur DJOHAN EMIR SETIJOSO selaku Presiden            Terealisasi
      Perubahan susunan            Komisaris Perseroan yang berlaku efektif terhitung sejak tanggal 1 Juni 2025;
      anggota Dewan           II. Menyampaikan terima kasih serta menyatakan penghargaan yang setinggi-
      Komisaris dan Direksi        tingginya kepada Tuan Insinyur DJOHAN EMIR SETIJOSO atas jasa-jasa dan
      Perseroan.                   kontribusi yang telah diberikan selama menjabat selaku anggota Dewan Komisaris
                                   Perseroan;
                              III. Memberhentikan dengan hormat Tuan JAHJA SETIAATMADJA selaku Presiden
                                   Direktur Perseroan yang berlaku efektif jika dan sejak Presiden Direktur
                                   penggantinya telah efektif menjabat;
                              IV. Menyampaikan terima kasih serta menyatakan penghargaan yang setinggi-
                                   tingginya kepada Tuan JAHJA SETIAATMADJA atas jasa-jasa dan kontribusi yang
                                   telah diberikan selama menjabat selaku anggota Direksi Perseroan;
                              V. Mengangkat Tuan JAHJA SETIAATMADJA selaku Presiden Komisaris Perseroan
                                   yang berlaku efektif pada tanggal yang ditentukan oleh Perseroan dengan
                                   memperhatikan ketentuan dan/atau persyaratan yang ditentukan oleh Otoritas
                                   Jasa Keuangan dan dengan ketentuan:
                                   1. Pengunduran diri Tuan Insinyur DJOHAN EMIR SETIJOSO selaku Presiden
                                       Komisaris Perseroan telah berlaku efektif; dan
                                   2. Perseroan telah menerima persetujuan Otoritas Jasa Keuangan atas
                                       pengangkatan Tuan JAHJA SETIAATMADJA selaku Presiden Komisaris
                                       Perseroan; dan
                                   3. Presiden Direktur Perseroan penggantinya telah memenuhi ketentuan untuk
                                       dapat efektif menjabat;

                                    dengan masa jabatan sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham
                                    Tahunan Perseroan yang akan diselenggarakan pada tahun 2026 (dua ribu dua puluh
                                    enam), dengan ketentuan apabila:
                                    a. pengangkatan Tuan JAHJA SETIAATMADJA selaku Presiden Komisaris
                                       Perseroan tidak disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan; atau
                                    b. pengangkatan Presiden Direktur Perseroan penggantinya tidak efektif karena
                                       alasan apapun juga;

                                    maka pengangkatan Tuan JAHJA SETIAATMADJA selaku Presiden Komisaris
                                    Perseroan menjadi batal tanpa perlu pembatalan lagi oleh Rapat Umum Pemegang
                                    Saham Perseroan dan Tuan JAHJA SETIAATMADJA akan tetap menjabat selaku
                                    Presiden Direktur Perseroan sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang
                                    Saham Tahunan Perseroan yang akan diselenggarakan pada tahun 2026 (dua ribu
                                    dua puluh enam).

                              VI. Mengangkat Tuan GREGORY HENDRA LEMBONG selaku Presiden Direktur
                                  Perseroan yang berlaku efektif pada tanggal yang ditentukan oleh Perseroan
                                  dengan ketentuan:
                                  1. Perseroan telah menerima persetujuan Otoritas Jasa Keuangan atas
                                      pengangkatan Tuan GREGORY HENDRA LEMBONG selaku Presiden Direktur
                                      Perseroan; dan
                                  2. Perseroan telah menerima persetujuan Otoritas Jasa Keuangan atas
                                      pengangkatan Tuan JAHJA SETIAATMADJA selaku Presiden Komisaris
                                      Perseroan; dan
                                  3. Perseroan telah menerima persetujuan Otoritas Jasa Keuangan atas
                                      pengangkatan Wakil Presiden Direktur Perseroan penggantinya;

                                    dengan masa jabatan sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham
                                    Tahunan Perseroan yang akan diselenggarakan pada tahun 2026 (dua ribu dua puluh
                                    enam).

                                    Apabila:
                                    a. pengangkatan Tuan GREGORY HENDRA LEMBONG selaku Presiden Direktur
                                       Perseroan tidak disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan; atau
                                    b. pengangkatan Tuan JAHJA SETIAATMADJA selaku Presiden Komisaris
                                       Perseroan tidak disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan; atau
                                    c. pengangkatan Wakil Presiden Direktur Perseroan penggantinya tidak efektif
                                       karena alasan apapun juga;

                              maka pengangkatan Tuan GREGORY HENDRA LEMBONG selaku Presiden Direktur Perseroan
                              menjadi batal tanpa perlu pembatalan lagi oleh Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan
                              dan Tuan GREGORY HENDRA LEMBONG akan tetap menjabat selaku Wakil Presiden Direktur
                              Perseroan sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan
                              yang akan diselenggarakan pada tahun 2026 (dua ribu dua puluh enam).


                                                                         Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk    249
Page 252
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




  No.              Agenda                                        Keputusan RUPST Tahun Buku 2024                                 Realisasi

                                        VII. Mengangkat Tuan JOHN KOSASIH selaku Wakil Presiden Direktur Perseroan yang
                                             berlaku efektif pada tanggal yang ditentukan oleh Perseroan dengan ketentuan:
                                             1. Perseroan telah menerima persetujuan Otoritas Jasa Keuangan atas pengangkatan
                                                 Tuan JOHN KOSASIH selaku Wakil Presiden Direktur Perseroan; dan
                                             2. Tuan GREGORY HENDRA LEMBONG telah memenuhi ketentuan untuk dapat efektif
                                                 menjabat selaku Presiden Direktur Perseroan;

                                            dengan masa jabatan sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham
                                            Tahunan Perseroan yang akan diselenggarakan pada tahun 2026 (dua ribu dua puluh
                                            enam).

                                            Apabila:
                                            a. pengangkatan Tuan JOHN KOSASIH selaku Wakil Presiden Direktur Perseroan tidak
                                               disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan; atau
                                            b. pengangkatan Tuan GREGORY HENDRA LEMBONG selaku Presiden Direktur
                                               Perseroan tidak efektif karena alasan apapun juga;

                                            maka pengangkatan Tuan JOHN KOSASIH selaku Wakil Presiden Direktur Perseroan
                                            menjadi batal tanpa perlu pembatalan lagi oleh Rapat Umum Pemegang Saham
                                            Perseroan dan Tuan JOHN KOSASIH akan tetap menjabat selaku Direktur Perseroan
                                            sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang
                                            akan diselenggarakan pada tahun 2026 (dua ribu dua puluh enam).

                                        VIII. Mengangkat Tuan HENDRA TANUMIHARDJA selaku Direktur Perseroan yang berlaku
                                              efektif pada tanggal yang ditentukan oleh Perseroan dengan ketentuan:
                                              1. Perseroan telah menerima persetujuan Otoritas Jasa Keuangan atas pengangkatan
                                                  Tuan HENDRA TANUMIHARDJA selaku Direktur Perseroan; dan
                                              2. Tuan JOHN KOSASIH telah memenuhi ketentuan untuk dapat efektif menjabat
                                                  selaku Wakil Presiden Direktur Perseroan;

                                            dengan masa jabatan sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham
                                            Tahunan Perseroan yang akan diselenggarakan pada tahun 2026 (dua ribu dua puluh
                                            enam).

                                            Apabila:
                                            a. pengangkatan Tuan HENDRA TANUMIHARDJA selaku Direktur Perseroan tidak
                                               disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan; atau
                                            b. pengangkatan Tuan JOHN KOSASIH selaku Wakil Presiden Direktur Perseroan tidak
                                               efektif karena alasan apapun juga;

                                            maka pengangkatan Tuan HENDRA TANUMIHARDJA selaku Direktur Perseroan menjadi
                                            batal tanpa perlu pembatalan lagi oleh Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan.

                                        IX. Memberikan kuasa kepada Perseroan untuk menentukan tanggal efektif pengangkatan
                                            Tuan JAHJA SETIAATMADJA selaku Presiden Komisaris Perseroan, Tuan GREGORY
                                            HENDRA LEMBONG selaku Presiden Direktur Perseroan, Tuan JOHN KOSASIH selaku
                                            Wakil Presiden Direktur Perseroan, dan Tuan HENDRA TANUMIHARDJA selaku Direktur
                                            Perseroan dengan memperhatikan ketentuan pengangkatannya masing-masing
                                            sebagaimana dimaksud dalam butir V, VI, VII, dan VIII keputusan ini.

                                        X. Menegaskan susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan setelah
                                           pengunduran diri Tuan Insinyur DJOHAN EMIR SETIJOSO selaku Presiden Komisaris
                                           Perseroan berlaku efektif, dan seluruh pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan
                                           Direksi yang diusulkan telah efektif menjabat adalah sebagai berikut:

                                            Dewan Komisaris
                                            Presiden Komisaris 			            : Tuan JAHJA SETIAATMADJA;
                                            Komisaris 				                    : Tuan TONNY KUSNADI;
                                            Komisaris Independen 		           : Tuan CYRILLUS HARINOWO;
                                            Komisaris Independen 		           : Tuan Doktor Insinyur RADEN PARDEDE;
                                            Komisaris Independen 		           : Tuan SUMANTRI SLAMET;

                                            Direksi
                                            Presiden Direktur 			             : Tuan GREGORY HENDRA LEMBONG;
                                            Wakil Presiden Direktur 		        : Tuan ARMAND WAHYUDI HARTONO;
                                            Wakil Presiden Direktur 		        : Tuan JOHN KOSASIH;
                                            Direktur 				                     : Tuan TAN HO HIEN/SUBUR atau dipanggil
                                            					                               SUBUR TAN;
                                            Direktur 				                     : Tuan RUDY SUSANTO;
                                            Direktur 				                     : Nyonya LIANAWATY SUWONO;
                                            Direktur (yang juga merupakan Direktur yang membawahkan fungsi Kepatuhan)




250     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 253
No.         Agenda                                      Keputusan RUPST Tahun Buku 2024                                     Realisasi

                                   Direktur 			                : Tuan SANTOSO;
                                   Direktur 			                : Nona VERA EVE LIM;
                                   Direktur 			                : Tuan HARYANTO TIARA BUDIMAN;
                                   Direktur 			                : Tuan FRENGKY CHANDRA KUSUMA;
                                   Direktur 			                : Tuan ANTONIUS WIDODO MULYONO;
                                   Direktur 			                : Tuan HENDRA TANUMIHARDJA

                                   dengan masa jabatan sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham
                                   Tahunan Perseroan yang akan diselenggarakan pada tahun 2026 (dua ribu dua puluh
                                   enam), tanpa mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan untuk
                                   memberhentikan sewaktu-waktu anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
                                   tersebut.

                              XI. Memberi wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan
                                  pembagian tugas dan wewenang di antara anggota Direksi Perseroan sesuai
                                  ketentuan dalam Pasal 12 ayat 9 Anggaran Dasar Perseroan.

                              XII. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan, dengan hak substitusi,
                                   untuk menuangkan keputusan tentang susunan anggota Dewan Komisaris dan
                                   Direksi tersebut di atas dalam akta-akta yang dibuat di hadapan Notaris dan
                                   selanjutnya menyampaikan pemberitahuan pada pihak yang berwenang, serta
                                   melakukan semua dan setiap tindakan yang diperlukan sehubungan dengan
                                   keputusan tersebut sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

                              XIII. Menyatakan pemberian kuasa dan wewenang dalam butir IX, XI, dan XII keputusan
                                    ini berlaku efektif terhitung sejak usul yang diajukan dalam mata acara ini disetujui
                                    oleh Rapat.

                                                           Hasil Perhitungan Jumlah Suara:
                                      Setuju              Tidak Setuju            Abstain               Pertanyaan
                                   99.418.312.941         9.453.975.188        473.315.300              Tidak ada
                                     (90,921%)              (8,646%)            (0,433%)            pemegang saham
                                                                                                    yang mengajukan
                                                                                                       pertanyaan

4.    Mata Acara Keempat      I.   Memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk                     Terealisasi
      Penetapan gaji atau          menentukan jenis dan/atau besarnya gaji, tunjangan dan/atau fasilitas untuk
      honorarium dan               para anggota Direksi yang menjabat dalam dan selama tahun buku 2025, dengan
      tunjangan untuk tahun        memperhatikan rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi;
      buku 2025 serta         II. Memberikan kuasa dan wewenang kepada PT DWIMURIA INVESTAMA ANDALAN
      tantiem untuk tahun          selaku pemegang saham mayoritas dalam Perseroan pada saat ini, untuk
      buku 2024 kepada             menentukan jenis dan/atau besarnya honorarium, tunjangan, fasilitas, dan/atau
      anggota Direksi dan          kompensasi lainnya untuk para anggota Dewan Komisaris yang menjabat dalam
      Dewan Komisaris              dan selama tahun buku 2025, dengan memperhatikan rekomendasi dari Dewan
      Perseroan.                   Komisaris, yang mana Dewan Komisaris akan memperhatikan rekomendasi dari
                                   Komite Remunerasi dan Nominasi;
                              III. Memberikan kuasa dan wewenang kepada PT DWIMURIA INVESTAMA ANDALAN
                                   selaku pemegang saham mayoritas dalam Perseroan pada saat ini untuk
                                   menetapkan besarnya tantiem serta pembagiannya kepada masing-masing
                                   anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan yang menjabat dalam dan selama
                                   tahun buku 2024, termasuk segala sesuatu yang berhubungan dengan pembayaran
                                   tantiem tersebut dengan mempertimbangkan kinerja anggota Direksi dan Dewan
                                   Komisaris Perseroan yang menjabat dalam dan selama tahun buku 2024 dengan
                                   total nilai tantiem berdasarkan usulan dari Dewan Komisaris yang mana usulan
                                   tersebut dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite Remunerasi dan
                                   Nominasi;
                              IV. Besarnya gaji atau honorarium, tunjangan, dan/atau fasilitas yang akan diberikan
                                   oleh Perseroan kepada anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan yang
                                   menjabat dalam dan selama tahun buku 2025, serta besarnya tantiem yang akan
                                   dibayar oleh Perseroan kepada anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan
                                   yang menjabat dalam dan selama tahun buku 2024, akan dimuat dalam Laporan
                                   Tahunan untuk tahun buku 2025;
                              V. Menyatakan pemberian kuasa dan wewenang dalam butir I, II dan III keputusan ini
                                   berlaku efektif terhitung sejak usul yang diajukan dalam mata acara ini disetujui oleh
                                   Rapat.

                                                           Hasil Perhitungan Jumlah Suara:
                                      Setuju              Tidak Setuju            Abstain               Pertanyaan
                                   98.091.599.868        10.729.701.957        524.301.604          1 pemegang saham
                                     (89,708%)              (9,813%)            (0,479%)




                                                                          Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk    251
Page 254
       T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




  No.               Agenda                                          Keputusan RUPST Tahun Buku 2024                                    Realisasi

  5.       Mata Acara Kelima     I.            Menunjuk PwC Indonesia sebagai Kantor Akuntan Publik Terdaftar di Otoritas Jasa         Terealisasi
           Penunjukan Kantor                   Keuangan untuk mengaudit atau memeriksa buku dan catatan Perseroan untuk
           Akuntan Publik                      tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025;
           Terdaftar (termasuk   II.           Menunjuk Bapak Eddy Rintis yang merupakan Akuntan Publik yang tergabung dalam
           Akuntan Publik                      PwC Indonesia dan merupakan Akuntan Publik Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan
           Terdaftar yang                      untuk mengaudit atau memeriksa buku dan catatan Perseroan untuk tahun buku
           tergabung dalam                     yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025;
           Kantor Akuntan Publik III.          Memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk:
           Terdaftar) untuk                    1. Menunjuk Kantor Akuntan Publik pengganti, dalam hal PwC Indonesia karena
           mengaudit/memeriksa                     sebab apapun tidak dapat menyelesaikan audit atau pemeriksaan buku dan
           buku-buku Perseroan                     catatan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember
           untuk tahun buku yang                   2025;
           berakhir pada tanggal               2. Menunjuk Akuntan Publik pengganti yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan
           31 Desember 2025.                       dalam hal Bapak Eddy Rintis karena sebab apapun tidak dapat menyelesaikan
                                                   audit atau pemeriksaan buku dan catatan Perseroan untuk tahun buku yang
                                                   berakhir pada tanggal 31 Desember 2025; dan
                                               3. Melakukan hal-hal lain yang diperlukan sehubungan dengan penunjukan dan/
                                                   atau penggantian Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik Terdaftar
                                                   di Otoritas Jasa Keuangan, termasuk tetapi tidak terbatas pada menetapkan
                                                   besarnya honorarium dan syarat lainnya sehubungan dengan penunjukan
                                                   tersebut;

                                               dengan memperhatikan rekomendasi Komite Audit dan peraturan perundang-
                                               undangan yang berlaku;

                                         IV. Menyatakan pemberian kuasa dan wewenang dalam butir III keputusan ini berlaku
                                             efektif terhitung sejak usul yang diajukan dalam mata acara ini disetujui oleh Rapat.

                                                                       Hasil Perhitungan Jumlah Suara:
                                                     Setuju           Tidak Setuju           Abstain              Pertanyaan
                                               108.868.237.629          4.074.700          473.291.100             Tidak ada
                                                  (99,563%)             (0,004%)            (0,433%)           pemegang saham
                                                                                                               yang mengajukan
                                                                                                                  pertanyaan

  6.       Mata Acara Keenam             I.    Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan dengan persetujuan               Terealisasi
           Pemberian kuasa                     Dewan Komisaris, jika keadaan keuangan Perseroan memungkinkan dan dengan
           dan wewenang                        mempertimbangkan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang
           kepada Direksi untuk                berlaku, untuk menetapkan dan membayar dividen sementara/interim untuk
           membayar dividen                    tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, dengan ketentuan,
           interim/sementara                   untuk memenuhi Pasal 72 UUPT, apabila dividen sementara/interim tersebut akan
           untuk tahun buku yang               dibagikan, maka pembagian tersebut harus dilakukan kepada para pemegang
           berakhir pada tanggal               saham sebelum berakhirnya tahun buku 2025, termasuk menentukan bentuk,
           31 Desember 2025.                   besarnya dan cara pembayaran dividen sementara/interim tersebut;
                                         II.   Menyatakan pemberian kuasa dan wewenang dalam butir I keputusan ini berlaku
                                               efektif terhitung sejak usul yang diajukan dalam mata acara ini disetujui oleh Rapat.

                                                                       Hasil Perhitungan Jumlah Suara:
                                                     Setuju           Tidak Setuju           Abstain              Pertanyaan

                                               105.635.724.374        3.217.896.955        491.982.100             Tidak ada
                                                  (96,607%)             (2,943%)            (0,450%)           pemegang saham
                                                                                                               yang mengajukan
                                                                                                                  pertanyaan

  7.       Mata Acara Ketujuh            Menyetujui perubahan Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) Perseroan,                        Terealisasi
           Persetujuan atas              sebagaimana termuat dalam Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) PT Bank Central
           perubahan Recovery            Asia Tbk Tahun 2025 yang telah dicatat dalam administrasi pengawasan Otoritas Jasa
           Plan Perseroan.               Keuangan berdasarkan surat dari Otoritas Jasa Keuangan Nomor S-15/PB.3/2024
                                         tanggal 24 Desember 2024 perihal Pengkinian Rencana Aksi Pemulihan PT Bank Central
                                         Asia Tbk Tahun 2025.

                                                                       Hasil Perhitungan Jumlah Suara:
                                                     Setuju           Tidak Setuju           Abstain              Pertanyaan

                                               105.556.705.856        3.286.486.717        502.410.856             Tidak ada
                                                  (96,535%)             (3,006%)            (0,459%)           pemegang saham
                                                                                                               yang mengajukan
                                                                                                                  pertanyaan


 Pihak Independen yang Melakukan Penghitungan dan/atau Validasi Suara dalam RUPST Tahun Buku 2024
 Pihak yang melakukan penghitungan suara dan/atau melakukan validasi suara dalam RUPST Tahun Buku 2024
 adalah PT Raya Saham Registra selaku Biro Administrasi Efek dan BCA telah menunjuk pihak independen
 yaitu Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., selaku Notaris Publik untuk melakukan verifikasi penghitungan
 suara tersebut.

252      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 255
7. Keputusan RUPST Tahun Buku 2023 serta Realisasinya

  Keputusan RUPST Tahun Buku 2023 serta realisasinya adalah sebagai berikut:


    No.          Agenda                                 Keputusan RUPST Tahun Buku 2023                                    Realisasi

   1.     Mata Acara Pertama      I. Menyetujui Laporan Tahunan, termasuk:                                              Terealisasi
          Persetujuan atas             1. Laporan Keuangan yang meliputi Neraca dan Perhitungan Laba
          Laporan Tahunan                   Rugi Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31
          termasuk Laporan                  Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto
          Keuangan Perseroan                & Rekan (sebelumnya bernama KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis
          dan Laporan Tugas                 & Rekan), firma anggota jaringan global PwC (selanjutnya disebut
          Pengawasan Dewan                  “PwC Indonesia”), sesuai dengan laporannya Nomor 00017/2.1025/
          Komisaris Perseroan               AU.1/07/0229-1/1/I/2024 tanggal 24 Januari 2024 yang telah
          untuk tahun buku yang             memberikan opini tanpa modifikasian, yang termuat dalam Laporan
          berakhir pada tanggal             Tahunan 2023; dan
          31 Desember 2023             2. Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, untuk tahun buku
          serta memberikan                  yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang termuat dalam
          pelunasan dan                     Laporan Tahunan 2023.
          pembebasan tanggung
          jawab (acquit et        II. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de
          de charge) kepada            charge) kepada anggota Direksi atas tindakan pengurusan dan kepada
          anggota Direksi atas         anggota Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan yang dilakukan
          tindakan pengurusan          selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023,
          dan kepada anggota           sepanjang tindakan-tindakan tersebut tercatat dalam Laporan Tahunan
          Dewan Komisaris              serta Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada
          Perseroan atas tindakan      tanggal 31 Desember 2023 serta dokumen pendukungnya.
          pengawasan yang
                                                          Hasil Perhitungan Jumlah Suara:
          dilakukan selama tahun
          buku yang berakhir               Setuju            Tidak Setuju          Abstain        Pertanyaan
          pada tanggal 31
          Desember 2023.             108.702.268.987          256.511.645        435.776.168      5 Pemegang
                                         (99,367%)             (0,235%)           (0,398%)           Saham
   2.     Mata Acara Kedua      I.      Sesuai dengan Neraca dan Perhitungan Laba Rugi Perseroan untuk tahun            Terealisasi
          Penetapan penggunaan          buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, yang telah diaudit
          Laba Bersih Perseroan         oleh PwC Indonesia, laba bersih Perseroan dalam tahun buku yang berakhir
          untuk tahun buku yang         pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp48.639.121.868.737,00
          berakhir pada tanggal         (empat puluh delapan triliun enam ratus tiga puluh sembilan miliar seratus
          31 Desember 2023.             dua puluh satu juta delapan ratus enam puluh delapan ribu tujuh ratus tiga
                                        puluh tujuh rupiah) (“Laba Bersih 2023”).

                                  II.   Menetapkan penggunaan Laba Bersih 2023 sebagai berikut:
                                        1. Sebesar Rp486.391.218.687,00 (empat ratus delapan puluh enam miliar
                                             tiga ratus sembilan puluh satu juta dua ratus delapan belas ribu enam
                                             ratus delapan puluh tujuh rupiah) disisihkan untuk dana cadangan.
                                        2. Sebesar Rp33.284.263.500.000,00 (tiga puluh tiga triliun dua ratus
                                             delapan puluh empat miliar dua ratus enam puluh tiga juta lima ratus
                                             ribu rupiah) atau sebesar Rp270,00 (dua ratus tujuh puluh rupiah)
                                             per saham dibagikan sebagai dividen tunai untuk tahun buku yang
                                             berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 kepada para pemegang
                                             saham yang memiliki hak untuk menerima dividen tunai, dimana
                                             jumlah dividen tunai tersebut sudah termasuk dividen interim sebesar
                                             Rp5.239.189.625.000,00 (lima triliun dua ratus tiga puluh sembilan
                                             miliar seratus delapan puluh sembilan juta enam ratus dua puluh lima
                                             ribu rupiah) atau sebesar Rp42,50 (empat puluh dua rupiah lima puluh
                                             sen) per saham yang telah dibayarkan oleh Perseroan pada tanggal 20
                                             Desember 2023 sehingga sisanya sebesar Rp28.045.073.875.000,00
                                             (dua puluh delapan triliun empat puluh lima miliar tujuh puluh tiga juta
                                             delapan ratus tujuh puluh lima ribu rupiah) atau sebesar Rp227,50 (dua
                                             ratus dua puluh tujuh rupiah lima puluh sen) per saham.
                                        Atas pembayaran dividen tersebut berlaku syarat dan ketentuan sebagai
                                        berikut:
                                        (i) sisa dividen untuk tahun buku 2023 akan dibayarkan untuk setiap
                                             saham yang dikeluarkan oleh Perseroan yang tercatat dalam Daftar
                                             Pemegang Saham Perseroan pada tanggal pencatatan (recording
                                             date) yang akan ditetapkan oleh Direksi;
                                        (ii) atas pembayaran sisa dividen tahun buku 2023, Direksi akan melakukan
                                             pemotongan pajak dividen sesuai dengan peraturan perpajakan yang
                                             berlaku;




                                                                             Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk          253
Page 256
       T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




   No.                Agenda                                      Keputusan RUPST Tahun Buku 2023                            Realisasi

                                                (iii) Direksi diberi kuasa dan wewenang untuk menetapkan hal- hal yang
                                                      berkaitan dengan pelaksanaan pembayaran sisa dividen tahun buku
                                                      2023, antara lain (akan tetapi tidak terbatas):
                                                      (aa) menentukan tanggal pencatatan (recording date) yang dimaksud
                                                           dalam butir (i) untuk menentukan para pemegang saham
                                                           Perseroan yang berhak menerima pembayaran sisa dividen tahun
                                                           buku 2023; dan
                                                      (bb) menentukan tanggal pelaksanaan pembayaran sisa dividen
                                                           tahun buku 2023, dan hal-hal teknis lainnya dengan tidak
                                                           mengurangi peraturan Bursa Efek dimana saham Perseroan
                                                           tercatat;
                                                3. Sisa dari Laba Bersih 2023 yang tidak ditentukan penggunaannya
                                                      ditetapkan sebagai laba ditahan.
                                           III. Menyatakan pemberian kuasa dan wewenang dalam butir II angka 2
                                                keputusan ini berlaku sejak usul yang diajukan dalam mata acara ini
                                                disetujui oleh Rapat.

                                                                    Hasil Perhitungan Jumlah Suara:
                                                     Setuju           Tidak Setuju         Abstain       Pertanyaan

                                                106.980.104.967       2.143.757.446      270.694.387      Tidak ada
                                                   (97,793%)             (1,960%)         (0,247%)       pemegang
                                                                                                         saham yang
                                                                                                         mengajukan
                                                                                                         pertanyaan

  3.        Mata Acara Ketiga              I.   Memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan            Terealisasi
            Penetapan gaji atau                 untuk menentukan jenis dan/atau besarnya gaji, tunjangan dan/atau
            honorarium dan                      fasilitas untuk para anggota Direksi yang menjabat dalam dan selama
            tunjangan untuk tahun               tahun buku 2024, dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite
            buku 2024 serta                     Remunerasi dan Nominasi;
            tantiem untuk tahun            II. Memberikan kuasa dan wewenang kepada PT DWIMURIA INVESTAMA
            buku 2023 kepada                    ANDALAN selaku pemegang saham mayoritas dalam Perseroan pada
            anggota Direksi dan                 saat ini, untuk menentukan jenis dan/atau besarnya honorarium,
            Dewan Komisaris                     tunjangan dan/atau fasilitas untuk para anggota Dewan Komisaris yang
            Perseroan.                          menjabat dalam dan selama tahun buku 2024, dengan memperhatikan
                                                rekomendasi dari Dewan Komisaris, yang mana Dewan Komisaris akan
                                                memperhatikan rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi;
                                           III. Dengan mempertimbangkan kinerja anggota Direksi dan Dewan
                                                Komisaris Perseroan yang menjabat dalam dan selama tahun buku
                                                2023, dan setelah menerima usulan dari Dewan Komisaris yang mana
                                                usulan tersebut telah memperhatikan usulan dari Direksi Perseroan
                                                dan rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi, menetapkan
                                                maksimal sebesar Rp765.000.000.000,00 (tujuh ratus enam puluh lima
                                                miliar rupiah) untuk dibayarkan sebagai tantiem kepada anggota Direksi
                                                dan Dewan Komisaris Perseroan yang menjabat dalam dan selama tahun
                                                buku 2023.

                                                 Sehubungan dengan pemberian tantiem tersebut, memberikan kuasa
                                                 dan wewenang kepada PT DWIMURIA INVESTAMA ANDALAN selaku
                                                 pemegang saham mayoritas dalam Perseroan pada saat ini, untuk
                                                 menetapkan besarnya tantiem serta pembagiannya kepada masing-
                                                 masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan yang menjabat
                                                 dalam dan selama tahun buku 2023, termasuk segala sesuatu yang
                                                 berhubungan dengan pembayaran tantiem tersebut.

                                           IV. Besarnya gaji atau honorarium, tunjangan, dan/atau fasilitas yang akan
                                               diberikan oleh Perseroan kepada anggota Direksi dan Dewan Komisaris
                                               Perseroan yang menjabat dalam dan selama tahun buku 2024, serta
                                               besarnya tantiem yang akan dibayar oleh Perseroan kepada anggota
                                               Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan yang menjabat dalam dan
                                               selama tahun buku 2023, akan dimuat dalam Laporan Tahunan untuk
                                               tahun buku 2024.
                                           V. Menyatakan pemberian kuasa dan wewenang dalam butir I, II dan III
                                               keputusan ini berlaku efektif terhitung sejak usul yang diajukan dalam
                                               mata acara ini disetujui oleh Rapat.

                                                                    Hasil Perhitungan Jumlah Suara:
                                                     Setuju           Tidak Setuju         Abstain       Pertanyaan
                                                99.658.226.256        9.463.827.405      272.503.139     1 pemegang
                                                   (91,100%)             (8,651%)         (0,249%)          saham




254      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 257
 No.          Agenda                                   Keputusan RUPST Tahun Buku 2023                                 Realisasi

4.     Mata Acara Keempat      I.   Menunjuk PwC Indonesia, sebagai Kantor Akuntan Publik Terdaftar di      Terealisasi
       Penunjukan Kantor            Otoritas Jasa Keuangan untuk mengaudit/memeriksa buku dan catatan
       Akuntan Publik               Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember
       Terdaftar (termasuk          2024;
       Akuntan Publik          II. Menunjuk Ibu Lucy Luciana Suhenda yang merupakan Akuntan Publik
       Terdaftar yang               yang tergabung dalam PwC Indonesia dan merupakan Akuntan Publik
       tergabung dalam              Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan untuk mengaudit/memeriksa buku
       Kantor Akuntan Publik        dan catatan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31
       Terdaftar) untuk             Desember 2024;
       mengaudit/memeriksa     III. Menyatakan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk:
       buku-buku Perseroan          a. Menunjuk Kantor Akuntan Publik pengganti, dalam hal PwC Indonesia
       untuk tahun buku yang            karena sebab apapun tidak dapat menyelesaikan audit/pemeriksaan
       berakhir pada tanggal            buku dan catatan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada
       31 Desember 2024.                tanggal 31 Desember 2024;
                                    b. Menunjuk Akuntan Publik pengganti dari antara Akuntan Publik
                                        yang tergabung dalam PwC Indonesia, dalam hal Ibu Lucy Luciana
                                        Suhenda karena sebab apapun tidak dapat menyelesaikan audit/
                                        pemeriksaan buku dan catatan Perseroan untuk tahun buku yang
                                        berakhir pada tanggal 31 Desember 2024; dan
                                    c. Melakukan hal-hal lain yang diperlukan sehubungan dengan
                                        penunjukan dan/atau penggantian Kantor Akuntan Publik dan/atau
                                        Akuntan Publik Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, termasuk tetapi
                                        tidak terbatas pada menetapkan besarnya honorarium dan syarat
                                        lainnya sehubungan dengan penunjukan Kantor Akuntan Publik dan
                                        Akuntan Publik Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan tersebut;

                                      dengan memperhatikan rekomendasi Komite Audit dan peraturan
                                      perundang-undangan yang berlaku.

                               IV. Menyatakan pemberian kuasa dan wewenang dalam butir III keputusan
                                   ini berlaku efektif terhitung sejak usul yang diajukan dalam mata acara ini
                                   disetujui oleh Rapat.

                                                         Hasil Perhitungan Jumlah Suara:
                                         Setuju            Tidak Setuju            Abstain         Pertanyaan
                                     109.055.546.936         86.798.877          252.210.987        Tidak ada
                                        (99,690%)             (0,079%)            (0,231%)         pemegang
                                                                                                   saham yang
                                                                                                   mengajukan
                                                                                                   pertanyaan

5.     Mata Acara Kelima       I.     Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan dengan           Terealisasi
       Pemberian kuasa                persetujuan Dewan Komisaris, jika keadaan keuangan Perseroan
       dan wewenang                   memungkinkan dan dengan mempertimbangkan ketentuan hukum
       kepada Direksi untuk           dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, untuk menetapkan
       membayar dividen               dan membayar dividen sementara/interim untuk tahun buku yang
       interim/sementara              berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, dengan ketentuan, untuk
       untuk tahun buku yang          memenuhi Pasal 72 UUPT, apabila dividen sementara/interim tersebut
       berakhir pada tanggal          akan dibagikan, maka pembagian tersebut harus dilakukan kepada para
       31 Desember 2024.              pemegang saham sebelum berakhirnya tahun buku 2024, termasuk
                                      menentukan bentuk, besarnya dan cara pembayaran dividen sementara/
                                      interim tersebut.
                               II.    Menyatakan pemberian kuasa dan wewenang dalam butir I keputusan ini
                                      berlaku efektif terhitung sejak usul yang diajukan dalam mata acara ini
                                      disetujui oleh Rapat.

                                                         Hasil Perhitungan Jumlah Suara:
                                         Setuju            Tidak Setuju            Abstain         Pertanyaan

                                     106.980.105.067       2.143.757.446         270.694.287        Tidak ada
                                        (97,793%)             (1,960%)            (0,247%)         pemegang
                                                                                                   saham yang
                                                                                                   mengajukan
                                                                                                   pertanyaan

6.     Mata Acara Keenam       Menyetujui perubahan Rencana Aksi (Recovery Plan) Perseroan,                         Terealisasi
       Persetujuan atas        sebagaimana termuat dalam Rencana Aksi (Recovery Plan) PT Bank Central
       perubahan Recovery      Asia Tbk Tahun 2024 yang telah dicatat dalam administrasi pengawasan
       Plan Perseroan.         Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan surat dari Otoritas Jasa Keuangan
                               Nomor S-6/PB.3/2023 tanggal 21 Desember 2023 perihal Pengkinian
                               Rencana Aksi (Recovery Plan) PT Bank Central Asia Tbk Tahun 2024.

                                                         Hasil Perhitungan Jumlah Suara:
                                         Setuju            Tidak Setuju            Abstain         Pertanyaan

                                     106.925.118.367        2.217.111.146        252.327.287       2 pemegang
                                        (97,743%)             (2,027%)            (0,230%)            saham


                                                                            Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk       255
Page 258
       T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




   Pihak Independen yang Melakukan Penghitungan dan/          Kebijakan terkait aspek pemegang saham yang diatur
   atau Validasi Suara dalam RUPST Tahun Buku 2023            dalam Pedoman Tata Kelola Perusahaan memuat:
   Pihak yang melakukan penghitungan suara dan/atau           • Hak dan kewajiban BCA
   melakukan validasi suara dalam RUPST Tahun Buku 2023       • Hak dan kewajiban Pemegang Saham BCA
   adalah PT Raya Saham Registra selaku Biro Administrasi
   Efek dan BCA telah menunjuk pihak independen yaitu         Hak dan Kewajiban BCA
   Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., selaku Notaris   BCA memiliki hak-hak, antara lain:
   Publik untuk melakukan verifikasi penghitungan suara       1. Kepatuhan pemegang saham terhadap anggaran dasar
   tersebut.                                                     BCA dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
                                                              2. Melaksanakan keputusan RUPS yang telah sah disetujui
8. Realisasi Pembayaran Dividen                                  dan mengikat seluruh pemegang saham.
   •   Informasi terkait tata cara pengusulan dan             3. Melindungi kepentingan dan aset BCA dari tindakan
       pembagian atau pembayaran dividen, pemegang               pemegang saham yang dapat merugikan BCA.
       saham yang berhak menerima dividen, serta              4. Menjaga kerahasiaan informasi strategis BCA dari
       ketentuan perpajakan terkait diatur dalam Kebijakan       pihak manapun, kecuali untuk informasi yang wajib
       Pembagian Dividen BCA. Pokok kebijakan tersebut           diungkapkan sesuai hukum.
       dapat diunduh pada situs web BCA (https://www.         5. Melaksanakan kegiatan usahanya sesuai dengan visi
       bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/                misi dan anggaran dasar BCA.
       kebijakan-gcg) dibagian Tata Kelola Perusahaan -
       ACGS, Kebijakan & Laporan GCG - Kebijakan GCG          BCA memiliki kewajiban, antara lain:
       - Kebijakan Dividen.                                   1. Melindungi hak pemegang saham sesuai dengan
   •   Pembayaran dividen (interim maupun final/                 anggaran dasar BCA dan peraturan perundang-
       tahunan) dilakukan oleh BCA secara tepat waktu            undangan yang berlaku.
       dan berdasarkan asas keadilan. Seluruh pemegang        2. Memastikan perlakuan yang adil terhadap seluruh
       saham diperlakukan sama dan dividen dibayarkan            pemegang saham, antara lain, melalui tindakan yang
       dalam jangka waktu paling lambat 30 (tiga puluh)          independen serta tidak memihak pada pemegang
       hari setelah pengumuman dividen interim dan/atau          saham tertentu.
       setelah diumumkannya ringkasan risalah RUPS yang       3. Menyediakan informasi mengenai perusahaan secara
       memutuskan pembagian dividen final.                       tepat waktu, dan akurat bagi pemegang saham, kecuali
   •   Pembayaran dividen final tahun buku 2024                  hal-hal yang bersifat rahasia.
       dibayarkan pada tanggal 11 April 2025 dan              4. Memfasilitasi partisipasi pemegang saham dan
       pembayaran dividen interim tahun buku 2025                Pemangku Kepentingan serta mengelola komunikasi
       dilakukan pada tanggal 22 Desember 2025.                  dalam pelaksanaannya. Rincian terkait komunikasi
   •   BCA telah mempublikasikan pengumuman dan tata             kepada pemangku kepentingan dapat dilihat pada
       cara pembayaran dividen final tahun buku 2024             Bab Pengungkapan dan Informasi kepada Pemangku
       pada tanggal 14 Maret 2025. Pengumuman dan tata           Kepentingan pada Pedoman Tata Kelola Perusahaan ini.
       cara pembayaran dividen interim tahun buku 2025        5. Membuat dan mengadministrasikan daftar pemegang
       telah dipublikasikan pada tanggal 24 November             saham secara rapi, teratur, dan sistematis tertib sesuai
       2025 di BEI dan situs web BCA.                            dengan peraturan perundang-undangan.
   •   Historis besaran pembagian dividen dapat dilihat
       pada halaman 17 Laporan Tahunan ini.                   Pengaturan tentang pemegang saham maupun dokumen
                                                              terkait daftar pemegang saham lebih lanjut diatur dalam
9. Pernyataan Terkait Keputusan                               anggaran dasar BCA.
   RUPS yang Belum Terealisasi
   BCA telah melaksanakan seluruh rekomendasi dari            Hak dan Kewajiban Pemegang Saham BCA
   Keputusan RUPS Tahunan tanggal 14 Maret 2024 dan           Pemegang saham BCA memiliki hak-hak, antara lain:
   Keputusan RUPS Tahunan tanggal 12 Maret 2025,              1. Terkait RUPS:
   sehingga dalam Laporan Tahunan ini tidak ada informasi        • Memperoleh publikasi materi RUPS sesuai dengan
   mengenai alasan dalam hal terdapat keputusan yang                ketentuan yang berlaku.
   belum direalisasikan.                                         • Memperoleh penjelasan lengkap dan informasi yang
                                                                    akurat mengenai penyelenggaraan RUPS.
ASPEK PEMEGANG SAHAM                                             • Menghadiri RUPS.
                                                                 • Memberikan suara dalam RUPS.
Sehubungan dengan penerapan pasal 107 POJK 17                    • Memperoleh kesempatan untuk mengajukan
Tahun 2023 dan SE OJK No. 14/SEOJK.03/2025 tentang                  pertanyaan atau pendapat di tiap pembahasan
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, Pemegang                      mata acara RUPS.
saham BCA juga memiliki peran untuk mendukung                 2. Mendapatkan perlakuan yang sama dari BCA.
pelaksanaan kegiatan usaha BCA yang sehat dan menjaga         3. Memperoleh pembayaran dividen sesuai dengan tata
keberlangsungan usaha BCA. BCA memperhatikan                     cara dan ketentuan yang berlaku.
kepentingan dan hak pemegang saham termasuk
pelindungan terhadap pemegang saham minoritas.

256      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 259
                                                               n.   Etika dan Waktu Kerja Dewan Komisaris
4. Melaksanakan hak dan kewenangan lainnya berdasarkan         o.   Rapat Dewan Komisaris
   anggaran dasar dan peraturan perundang-undangan             p.   Pelaporan dan Pertanggungjawaban
   yang berlaku, termasuk hak untuk berpartisipasi dalam       q.   Remunerasi
   otorisasi penambahan modal, perubahan anggaran              r.   Pemberian Pinjaman kepada Dewan Komisaris
   dasar BCA, dan peralihan seluruh atau sebagian aset         s.   Penilaian Sendiri ( Self-Assessment ) Dewan
   yang menyebabkan penjualan kepemilikan BCA.                      Komisaris.

Pemegang saham BCA memiliki kewajiban, antara lain:          2. Tugas dan Tanggung Jawab
1. Mematuhi Anggaran Dasar BCA, peraturan perundang-            Dewan Komisaris
   undangan yang berlaku, dan keputusan RUPS.                  Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris BCA
2. Melaksanakan haknya dengan itikad baik dan tidak            mencakup hal-hal berikut:
   merugikan kepentingan BCA atau pemegang saham               a. Melakukan pengawasan terhadap kebijakan
   lainnya.                                                       pengurusan BCA dan jalannya pengurusan pada
                                                                  umumnya, untuk kepentingan BCA sesuai dengan
Pemegang saham turut serta mendukung terlaksananya                maksud dan tujuan dalam Anggaran Dasar BCA
kegiatan usaha BCA yang sehat dan menjaga                         antara lain:
kesinambungan kegiatan usaha BCA.                                 • Dewan Komisaris memberikan pandangan,
                                                                     masukan, dan persetujuan atas rencana kerja
DEWAN KOMISARIS                                                      dan anggaran tahunan yang telah disusun dan
                                                                     disampaikan Direksi sesuai ketentuan yang
Berdasarkan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang                  berlaku.
Perseroan Terbatas, Dewan Komisaris merupakan organ               • Dewan Komisaris melakukan pengawasan dan
Perseroan yang memiliki tugas dan tanggung jawab untuk               memberikan masukan serta turut bertanggung
melakukan pengawasan secara umum dan/atau khusus                     jawab atas Laporan Tahunan dan Laporan
sesuai dengan Anggaran Dasar, memberi nasihat kepada                 Keberlanjutan yang disusun oleh Direksi.
Direksi, serta memastikan pelaksanaan prinsip-prinsip             • Dewan Komisaris memberikan masukan dan
tata kelola terselenggara dalam setiap kegiatan usaha di             pertimbangan atas usulan Direksi perihal
seluruh tingkatan atau jenjang organisasi.                           pembagian dividen sebelum dimintakan
                                                                     persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang
1. Piagam Dewan Komisaris                                            Saham.
   Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,                 • Dewan Komisaris mengadakan rapat untuk
   Dewan Komisaris BCA berpedoman pada Piagam                        memberikan persetujuan atas dividen Interim
   Dewan Komisaris sehingga setiap anggota Dewan                     yang telah diputuskan oleh Direksi sesuai
   Komisaris dapat melaksanakan fungsi pengawasan                    ketentuan pada Anggaran Dasar yang berlaku.
   yang efektif, efisien, akuntabel, transparan, dan              • Dewan Komisaris melakukan pengawasan
   independen. Piagam ini dievaluasi dan diperbaharui                dalam hal penyaluran kredit melalui pemberian
   secara berkala dengan mengacu pada peraturan                      persetujuan keputusan kredit di atas nominal
   perundang-undangan yang berlaku.                                  tertentu dan pemberian persetujuan kredit
                                                                     kepada pihak terkait.
   Piagam Dewan Komisaris tercantum pada Pedoman                  • Dewan Komisaris memberikan pandangan,
   Tata Kelola BCA serta dapat diakses oleh publik melalui           masukan dan persetujuan atas usulan
   situs web BCA Bagian Tata Kelola Perusahaan https://              Pembidangan Tugas dan Tanggung Jawab
   www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/struktur-                Direksi serta Kerangka Induk Organisasi BCA.
   organisasi.                                                 b. Mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi
                                                                  pelaksanaan kebijakan strategis BCA serta
   Piagam Dewan Komisaris BCA mengatur tentang:                   memberikan nasihat kepada Direksi sesuai dengan
   a. Komposisi dan Kriteria Dewan Komisaris                      regulasi antara lain:
   b. Komisaris Independen                                        • Dewan Komisaris memberikan persetujuan atas
   c. Kriteria Komisaris Independen                                  rencana Direksi untuk melakukan pembelian
   d. Masa Jabatan Dewan Komisaris                                   saham BCA kembali. Dewan Komisaris turut
   e. Pengangkatan Dewan Komisaris                                   menyampaikan agar pelaksanaan pembelian
   f. Rangkap Jabatan Dewan Komisaris                                saham tersebut sesuai dengan ketentuan hukum
   g. Kewajiban, Tugas, Tanggung Jawab, dan                          yang berlaku dan ketentuan internal BCA.
      Wewenang Dewan Komisaris                                    • Dewan Komisaris mengkaji dan memberikan
   h. Tugas-Tugas Pokok Presiden Komisaris                           persetujuan atas usulan penyesuaian Ketentuan
   i. Persetujuan dan Tindakan Dewan Komisaris                       Penyertaan Modal.
   j. Larangan Dewan Komisaris                                    • Dewan Komisaris memberikan arahan kepada
   k. Aspek Transparansi bagi Dewan Komisaris                        Direksi dan persetujuan sehubungan dengan
   l. Orientasi Dewan Komisaris                                      divestasi anak perusahaan.
   m. Pelatihan bagi Dewan Komisaris

                                                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   257
Page 260
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




                                                                  Committee Charter).
      •Dewan Komisaris melakukan pengkajian dan             6) Penerapan dan evaluasi secara berkala kebijakan
       memberikan persetujuan atas pengkinian Recovery         remunerasi;
       Plan yang telah disampaikan kepada Regulator.        7) Penerapan fungsi kepatuhan, auditor internal,
    • Dewan Komisaris menyampaikan Laporan                     dan auditor eksternal:
       Manajemen dan Hasil Pengawasan Dewan
       Komisaris mengenai Laba Rugi Khusus Layanan             Fungsi Kepatuhan
       Sistem Pembayaran secara tahunan kepada                 • Dewan Komisaris melakukan pengawasan
       Bank Indonesia.                                            atas kepatuhan Bank terhadap peraturan
    • Dewan Komisaris melaporkan pengawasan                       dan ketentuan yang berlaku.
       dalam hal Rencana Bisnis Bank dan hasil                 • Dewan Komisaris menelaah laporan
       pengawasan atas penerapan kebijakan serta                  pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
       prosedur pengendalian internal dalam proses                Satuan Kerja Kepatuhan Terintegrasi BCA.
       pelaporan keuangan Bank kepada OJK secara               • Dewan Komisaris menerima, memantau,
       semesteran.                                                dan berdiskusi dengan Direksi terkait
    • Dewan Komisaris mengkaji realisasi Rencana                  perkembangan peraturan baru dari Bank
       Bisnis Bank yang telah disampaikan Direksi                 Indonesia dan OJK.
       kepada OJK.                                             • Dewan Komisaris secara berkala membahas
    • Dewan Komisaris memantau Rencana Strategis                  pelaksanaan Program Anti Pencucian
       Teknologi Informasi Bank.                                  Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme
    • Dewan Komisaris memberikan pandangan dan                    dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi
       masukan kepada Direksi ketika membahas                     Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT, dan
       Kinerja BCA secara berkala.                                PPPSPM) serta memberikan persetujuan
    • Dewan Komisaris memantau dan memberikan                     atas Penyesuaian Kebijakan dan Ketentuan
       masukan perihal perkembangan ESG.                          Penerapan Program APU, PPT, dan PPPSPM.
    • Dewan Komisaris dan Direksi melakukan
       pembahasan perihal update industri yang                 Fungsi Auditor Internal
       mendapat perhatian regulator.                           • Dewan Komisaris mendapatkan laporan
 c. Memastikan pelaksanaan prinsip-prinsip Tata                   mengenai pelaksanaan pokok-pokok hasil
    Kelola Perusahaan terselenggara dalam setiap                  audit internal secara semesteran, melakukan
    kegiatan usaha BCA pada seluruh tingkatan atau                pembahasan, dan memberikan masukan
    jenjang organisasi BCA, yaitu dengan melakukan                kepada DAI sebelum disampaikan kepada
    pengawasan paling sedikit terhadap:                           OJK.
    1) Pemantauan dan pemberian masukan kepada                 • Dewan Komisaris menerima laporan hasil
       Direksi perihal pelaksanaan tata kelola                    audit dari DAI secara berkala dan membahas
       perusahaan secara berkala;                                 beberapa hasil audit tersebut bersama DAI,
    2) Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan                 Komite Audit, terutama mengenai laporan
       Komisaris dan Direksi;                                     hasil audit yang dipandang perlu untuk
    3) Pelaksanaan kegiatan anggota Direksi dan                   diketahui dan mendapatkan masukan dari
       Anggota Dewan Komisaris yang menduduki                     Dewan Komisaris.
       jabatan pada organisasi atau lembaga nirlaba.           • Dewan Komisaris mengevaluasi kinerja DAI
       Pembahasan atas hal tersebut telah dilakukan               berdasarkan rekomendasi dari Komite Audit.
       dalam Rapat Dewan Komisaris.
    4) Pelaksanaan Transaksi Afiliasi yang dilakukan           Fungsi Auditor Eksternal
       BCA antara lain mencakup kewajaran nilai objek          • Berdasarkan rekomendasi dari Komite Audit,
       transaksi dan kewajaran transaksi (fairness                Dewan Komisaris telah menyampaikan
       opinion) dari Penilai Independen yang berizin dan          usulan dalam Rapat Umum Pemegang
       terdaftar serta memperhatikan rekomendasi                  Saham Tahunan (RUPST) BCA tahun 2025
       Komite Audit.                                              perihal penunjukan Kantor Akuntan Publik
    5) Kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite-                  (KAP) Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan,
       komite dan satuan kerja yang menjalankan                   bagian dari jaringan global firma PwC
       fungsi pengendalian intern;                                untuk melaksanakan penugasan audit atas
       » Melakukan pembahasan bersama Komite                      laporan keuangan BCA tahun buku 2025 dan
          Audit, Komite Pemantau Risiko, serta Komite             telah mendapat persetujuan dalam RUPST
          Tata Kelola Terintegrasi secara berkala                 tersebut.
          perihal laporan pelaksanaan tugas yang
          disampaikan oleh masing-masing Komite.            8) Penerapan manajemen risiko, termasuk sistem
       » Memberikan persetujuan atas Keanggotaan               pengendalian intern:
          Komite Remunerasi dan Nominasi.                      » Dewan Komisaris melakukan pengawasan
       » Mengkaji dan memberikan persetujuan atas                 atas pengelolaan aset dan liabilitas (ALCO)
          Penyesuaian Piagam Komite Audit (Audit                  yang dilakukan oleh manajemen BCA.

258       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 261
                                                               k. Membuat dan menyampaikan laporan kepada RUPS
        »    Dewan Komisaris mengevaluasi secara                  atau OJK atau pihak lain.
             berkala Kebijakan Manajemen Risiko                l. Menyetujui Rencana Bisnis Bank dan Rencana Aksi
             antara lain memberikan persetujuan atas              Keuangan Berkelanjutan yang disusun oleh Direksi.
             Kebijakan Penyelamatan dan Penghapusan
             Kredit, Kebijakan Manajemen Risiko Suku           Tugas dan Tanggung Jawab Presiden
             Bunga Banking Book, Kebijakan Manajemen           Komisaris
             Kelangsungan Bisnis, dan Kebijakan Relaksasi      Presiden Komisaris menjalankan tugas dan tanggung jawab
             Restrukturisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR).        yang sama dengan Dewan Komisaris di atas, ditambah
         » Dewan Komisaris melakukan pembahasan                dengan tugas dan tanggung jawab lainnya, yakni:
             dan memberikan arahan kepada Direksi              a. Melakukan pemanggilan rapat Dewan Komisaris.
             dan unit kerja perihal perkembangan               b. Memimpin rapat Dewan Komisaris.
             risiko yang terjadi di Industri perbankan,        c. Memimpin Rapat Umum Pemegang Saham.
             termasuk diantaranya membahas tentang             d. Mengkoordinasikan pelaksanaan tugas dan
             risiko siber dan risiko reputasi yang semakin        tanggung jawab Dewan Komisaris.
             berkembang karena transformasi digital.           e. Menandatangani dokumen-dokumen yang wajib
     9) Penyediaan dana kepada pihak terkait dan                  disampaikan kepada Regulator sesuai dengan
         penyediaan dana besar;                                   regulasi yang berlaku bersama-sama dengan
     10) Rencana strategis BCA;                                   Presiden Direktur.
     11) Transparansi kondisi keuangan dan non
         keuangan;                                             Sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya,
     12) Menyetujui dan mengkaji secara berkala visi,          sepanjang tahun 2025 Dewan Komisaris BCA tidak
         misi, dan nilai-nilai utama BCA.                      terlibat dalam pengambilan keputusan kegiatan
d.   Melakukan pengawasan atas penerapan Tata                  operasional BCA kecuali dalam hal-hal yang
     Kelola Terintegrasi antara lain mengevaluasi dan          diamanatkan dalam Anggaran Dasar BCA.
     mengarahkan penyesuaian atas Pedoman Tata
     Kelola Terintegrasi BCA.                                3. Kewenangan Dewan Komisaris
e.   Memastikan bahwa Direksi telah menindaklanjuti            Di dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,
     temuan audit dan rekomendasi dari DAI, Auditor            Dewan Komisaris BCA memiliki kewenangan untuk:
     Eksternal, hasil pengawasan OJK, Bank Indonesia,          a. Memasuki bangunan atau tempat lain yang
     dan/atau hasil pengawasan otoritas lain.                      digunakan atau dikuasai oleh BCA, memeriksa
f.   Memberikan persetujuan atas rancangan                         semua pembukuan, surat dan alat bukti lainnya,
     penggabungan atau peleburan dan/atau integrasi                memeriksa dan mencocokan keadaan uang kas dan
     yang memuat informasi ringkasan laporan penilai               lain-lain serta mengetahui segala tindakan yang
     independen.                                                   telah dijalankan oleh Direksi.
g.   Memberitahukan kepada OJK atau Bank Indonesia             b. Meminta penjelasan kepada Direksi tentang segala
     paling lambat 5 hari kerja sejak ditemukan                    hal mengenai BCA.
     pelanggaran ketentuan peraturan perundang-                c. Memberhentikan untuk sementara waktu seorang
     undangan di bidang keuangan, perbankan, dan                   atau lebih anggota Direksi jika anggota Direksi
     yang terkait dengan kegiatan usaha BCA, dan/                  tersebut bertindak bertentangan dengan Anggaran
     atau keadaan atau perkiraan keadaan yang dapat                Dasar BCA, merugikan BCA, melalaikan kewajiban,
     membahayakan kelangsungan usaha BCA.                          dan/atau melanggar peraturan perundang-
h.   Dewan Komisaris wajib memastikan bahwa komite-                undangan yang berlaku.
     komite yang telah dibentuk menjalankan tugasnya           d. Mengusulkan penggantian dan/atau pengangkatan
     secara efektif dan melakukan evaluasi terhadap                anggota Direksi kepada RUPS dengan
     kinerja komite-komite tersebut setiap akhir tahun             memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi
     buku.                                                         dan Nominasi.
i.   Menyelenggarakan rapat, termasuk membuat                  e. Mengevaluasi dan memutuskan permohonan Direksi
     risalah rapat dalam hal pelaksanaan:                          yang berkaitan dengan transaksi yang memerlukan
     1) Rapat Dewan Komisaris secara berkala paling                persetujuan Dewan Komisaris sesuai ketentuan
         sedikit 1 kali dalam 2 bulan.                             Anggaran Dasar BCA, yakni:
     2) Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi secara               1) Meminjamkan uang atau memberikan fasilitas
         berkala paling sedikit 1 kali dalam 4 bulan.                  kredit atau fasilitas perbankan lain yang
j.   Dalam kondisi tertentu, menyelenggarakan                          menyerupai atau mengakibatkan timbulnya
     RUPS Tahunan dan RUPS lainnya sesuai dengan                       pinjaman uang:
     kewenangannya sebagaimana diatur dalam                            i. Kepada pihak terkait sebagaimana diatur
     peraturan perundang-undangan yang berlaku dan                         dalam ketentuan Bank Indonesia, OJK atau
     Anggaran Dasar BCA.                                                   instansi yang berwenang lainnya tentang
                                                                           Batas Maksimum Pemberian Kredit Bank
                                                                           Umum;


                                                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   259
Page 262
      T a t a    K e l o l a   P e r u s a h a a n




            ii. Yang melebihi jumlah tertentu yang dari                       dalam 1 (satu) transaksi maupun dalam beberapa
                 waktu ke waktu yang akan ditetapkan oleh                     transaksi yang berdiri sendiri ataupun yang
                 Dewan Komisaris.                                             berkaitan satu sama lain dalam 1 (satu) tahun
      2)    Memberikan jaminan atau penanggungan                              buku.
            hutang (borgtocht):                                            8) Melakukan tindakan hukum atau transaksi
            i. Guna menjamin kewajiban pembayaran                             yang bersifat strategis dan dapat berdampak
                 pihak terkait kepada pihak lain sebagaimana                  signifikan terhadap kelangsungan usaha BCA,
                 diatur dalam ketentuan Bank Indonesia atau                   yang jenis tindakan hukum atau transaksi
                 OJK atau instansi yang berwenang lainnya                     tersebut dari waktu ke waktu akan ditetapkan
                 tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit                      oleh Dewan Komisaris.
                 Bank Umum;
            ii. Guna menjamin kewajiban pihak lain untuk                   Dewan Komisaris BCA senantiasa memperhatikan
                 jumlah yang melebihi jumlah tertentu yang                 ketentuan Anggaran Dasar, Piagam Dewan
                 dari waktu ke waktu akan ditetapkan oleh                  Komisaris, serta peraturan perundang-undangan
                 Dewan Komisaris.                                          yang berlaku dalam rangka melaksanakan tugas,
      3)    Membeli atau dengan cara lain memperoleh                       tanggung jawab, dan wewenangnya.
            barang tidak bergerak, kecuali dalam rangka
            melaksanakan apa yang ditetapkan dalam                    4. Kriteria Anggota Dewan Komisaris
            butir q ayat 2 Pasal 3 Anggaran Dasar BCA yang              Anggota Dewan Komisaris BCA merupakan
            melebihi jumlah tertentu dari waktu ke waktu                perseorangan yang memenuhi kriteria dan persyaratan
            akan ditetapkan oleh Dewan Komisaris, yaitu                 antara lain sesuai dengan Piagam Dewan Komisaris
            melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan                yang dapat diunduh pada Bagian Struktur Organisasi
            oleh bank sepanjang tidak bertentangan                      situs web BCA (https://www.bca.co.id/id/tentang-
            dengan peraturan perundang-undangan yang                    bca/tata-kelola/struktur-organisasi).
            berlaku, termasuk antara lain tindakan dalam
            rangka restrukturisasi atau penyelamatan kredit             Kriteria Anggota Dewan Komisaris BCA antara lain
            antara lain membeli agunan, baik semua maupun               sebagai berikut:
            sebagian, melalui lelang atau dengan cara lain,             a. memiliki integritas, antara lain:
            dalam hal debitur tidak memenuhi kewajibannya                   1) mempunyai akhlak, moral, dan integritas yang
            kepada bank dengan ketentuan agunan yang                           baik;
            dibeli wajib dicairkan secepatnya.                              2) cakap melakukan perbuatan hukum;
      4)    Mendirikan perusahaan baru, melakukan atau                      3) memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan
            melepaskan atau mengurangi penyertaan                              perundang-undangan dan mendukung
            modal atau menambah penyertaan modal,                              kebijakan OJK;
            kecuali:                                                        4) memiliki komitmen terhadap pengembangan
            i. Penambahan penyertaan modal yang                                perbankan yang sehat;
                 berasal dari dividen saham BCA; atau                   b. memiliki kompetensi, antara lain:
            ii. P e n y e r t a a n m o d a l d a l a m r a n g k a         1) pengetahuan di bidang perbankan yang
                 penyelamatan kredit,                                          memadai dan relevan dengan jabatannya;
                 dengan tetap memperhatikan peraturan                       2) pengalaman di bidang perbankan dan/atau
                 perundang-undangan yang berlaku.                              bidang keuangan;
      5)    Meminjam uang yang tidak termasuk dalam                         3) memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di
            ketentuan yang dimaksud pada Anggaran Dasar                        bidang yang dibutuhkan BCA;
            BCA, yaitu menghimpun dana dari masyarakat                  c. memiliki reputasi yang baik, antara lain:
            dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito                     1) tidak memiliki kredit macet dan/atau
            berjangka, sertifikat deposito, tabungan, dan/                     pembiayaan macet;
            atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan                    2) dalam 5 tahun sebelum pengangkatan dan
            itu.                                                               selama menjabat:
      6)    Mengalihkan atau melepaskan hak tagih BCA                          a) tidak pernah dinyatakan pailit;
            yang telah dihapusbukukan, baik untuk sebagian                     b) tidak pernah menjadi pemegang saham,
            ataupun seluruhnya, yang jumlahnya akan                               Pengendali Perusahaan Perasuransian
            ditetapkan dari waktu ke waktu oleh Dewan                             yang bukan merupakan pemegang saham,
            Komisaris.                                                            anggota Direksi, atau anggota Dewan
      7)    Menjual atau mengalihkan atau melepaskan hak                          Komisaris yang dinyatakan bersalah
            atau mengagunkan/menjaminkan, kekayaan                                menyebabkan suatu perseroan dinyatakan
            BCA di atas nilai tertentu yang akan ditetapkan                       pailit dalam waktu 5 (lima) tahun terakhir
            dari waktu ke waktu oleh Dewan Komisaris                              sebelum dicalonkan;
            namun kurang dari atau sama dengan ½ (satu                         c) tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/
            per dua) bagian dari jumlah kekayaan bersih                           atau anggota Dewan Komisaris yang selama
            BCA yang tercantum dalam neraca BCA, baik                             menjabat:



260        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 263
           i.    pernah tidak menyelenggarakan RUPS        Mekanisme Nominasi
                 Tahunan;                                  BCA telah memiliki pengaturan terkait mekanisme
            ii. pertanggungjawabannya sebagai              nominasi dalam dokumen Mekanisme Nominasi Dewan
                 anggota Direksi dan/atau anggota          Komisaris dan Direksi yang dapat diakses oleh publik
                 Dewan Komisaris pernah tidak diterima     melalui situs web BCA bagian Tata Kelola Perusahaan
                 oleh RUPS atau pernah tidak memberikan    (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/
                 pertanggungjawaban sebagai anggota        acgs/kebijakan-gcg).
                 Direksi dan/atau anggota Dewan
                 Komisaris kepada RUPS; dan                Mengacu pada ketentuan tentang Penerapan Tata
            iii. pernah menyebabkan perusahaan yang        Kelola bagi Bank Umum, alur mekanisme nominasi
                 memperoleh izin, persetujuan, atau        anggota Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
                 pendaftaran dari OJK tidak memenuhi       a. Usulan dari Pemegang Saham/Dewan Komisaris/
                 kewajiban menyampaikan laporan               Presiden Direktur terkait nominasi Dewan Komisaris
                 tahunan dan/atau laporan keuangan            disampaikan kepada Dewan Komisaris.
                 kepada OJK;                               b. Dewan Komisaris meminta kepada KRN untuk
     3) tidak pernah dihukum karena melakukan tindak          membahas usulan terkait nominasi Dewan Komisaris.
        pidana dalam jangka waktu tertentu sebelum         c. KRN melakukan pembahasan terkait usulan
        dicalonkan. Yang dimaksud dengan “tindak              dimaksud dalam rapat KRN. Pembahasan tersebut
        pidana” adalah:                                       dituangkan dalam Risalah Rapat KRN. Hal-hal yang
        a) tindak pidana di sektor jasa keuangan yang         dipertimbangkan dalam rapat tersebut, antara lain:
            pidananya telah selesai dijalani dalam waktu      1) Alasan dan/atau pertimbangan atas usulan
            20 tahun terakhir sebelum dicalonkan;                 (antara lain berdasarkan hasil interview, kajian
        b) tindak pidana kejahatan yaitu tindak pidana            reputasi keuangan, pengalaman, rekam jejak,
            yang tercantum dalam Kitab Undang-                    dan opini publik yang beredar di berbagai
            undang Hukum Pidana (KUHP) dan/atau yang              media);
            sejenis KUHP di luar negeri dengan ancaman        2) Kriteria dan kualifikasi kandidat yang sesuai
            hukuman pidana penjara 1 tahun atau lebih             dengan arahan strategis BCA;
            yang pidananya telah selesai dijalani dalam       3) KRN telah melakukan langkah-langkah antara
            waktu 10 tahun terakhir sebelum dicalonkan;           lain:
            dan/atau                                              i. Memperhatikan kondisi eksternal dan
        c) tindak pidana lainnya dengan ancaman                        internal sesuai arahan strategi BCA;
            hukuman pidana penjara 1 tahun atau                   ii. Memperhatikan keberagaman baik dari
            lebih, antara lain korupsi, pencucian uang,                segi gender, usia, latar belakang pendidikan
            narkotika/psikotropika, penyelundupan,                     maupun keahlian.
            kepabeanan, cukai, perdagangan orang,                 iii. Melakukan komunikasi dengan Pemegang
            perdagangan senjata gelap, terorisme,                      Saham Pengendali (jika usulan bukan dari
            pemalsuan uang, di bidang perpajakan, di                   Pemegang Saham Pengendali).
            bidang kehutanan, di bidang lingkungan         d. Setelah melakukan pembahasan, KRN memberikan
            hidup, di bidang kelautan, dan perikanan,         rekomendasi kepada Dewan Komisaris yang
            yang pidananya telah selesai dijalani dalam       dituangkan dalam bentuk Surat Keputusan KRN.
            waktu 20 tahun terakhir sebelum dicalonkan;    e. Berdasarkan rekomendasi KRN, Dewan Komisaris
     4) menjaga reputasi BCA;                                 mengajukan calon Dewan Komisaris kepada
        a) tidak termasuk sebagai pihak yang dilarang         Pemimpin RUPS melalui Surat Keputusan Dewan
            untuk menjadi Pihak Utama;                        Komisaris.
        b) telah lulus Penilaian Kemampuan dan             f. Pemimpin RUPS meminta persetujuan Pemegang
            Kepatutan ( Fit and Proper Test ) sesuai          Saham dalam mata acara RUPS terkait nominasi
            dengan ketentuan OJK; dan                         Dewan Komisaris.
        c) memiliki komitmen untuk tidak melakukan         g. Setelah mendapat persetujuan RUPS, persetujuan
            dan/atau mengulangi perbuatan dan/                tersebut dituangkan dalam Berita Acara RUPS yang
            atau tindakan yang menyebabkan yang               menjadi dasar Fit and Proper Test calon Dewan
            bersangkutan termasuk sebagai pihak yang          Komisaris.
            dilarang untuk menjadi Pihak Utama.            h. BCA dapat menggunakan jasa pihak ketiga yang
                                                              independen dan memiliki reputasi baik dalam proses
5. Nominasi Anggota Dewan Komisaris                           seleksi kandidat Dewan Komisaris.
  Penyelenggaraan nominasi untuk anggota Dewan
  Komisaris mengacu pada Pasal 7 dan Pasal 26 POJK
  No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan
  Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik serta Pasal
  41 POJK Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.




                                                                Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   261
Page 264
                              T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




                        Penjelasan alur nominasi digambarkan dalam bentuk diagram di bawah ini:

Mekanisme Nominasi Anggota Dewan Komisaris BCA


         Pemegang Saham/
         Dewan Komisaris/                              Dewan Komisaris                  KRN                      RUPS              Fit and Proper Test1)
          Presiden Direktur




                  Usulan Nominasi                        Menyampaikan                             Tidak
                                                                                    Pembahasan
                   (Calon Dewan                          usulan kepada
                                                                                  dalam Rapat KRN
                  Komisaris BCA)                              KRN


                                                                                          Ya

                                                       Pengajuan usulan
                                                         calon kepada
                                                        Pemimpin RUPS             Surat Keputusan
                                                         melalui Surat                  KRN
                                                       Keputusan Dewan
                                                           Komisaris                                          Pemimpin
                                                                                                            RUPS meminta
                                                                                                             persetujuan
                                                                                                           pemegang saham



                                                                                                              Persetujuan
                                                                                                           dituangkan dalam
                                                                                                                                      Proses Fit and
                                                                                                           Berita Acara RUPS
                                                                                                                                       Proper Test
                                                                                                             (Dasar Fit and
                                                                                                              Proper Test
 PT Bank Central Asia Tbk




                                                                                                                                        Hasil Fit and
                                                                                                                                        Proper Test
                                  Keterangan:
                                  1) Penyampaian dokumen administratif fit and proper
                                    test kepada OJK dapat dilakukan sejak diperolehnya
                                    Surat Keputusan KRN                                                                                     Selesai




                        Kebijakan suksesi Direksi disusun oleh KRN BCA. Kebijakan suksesi Direksi tersebut dapat dilihat pada bagian Komite
                        Remunerasi dan Nominasi pada Laporan Tahunan ini.

6. Jumlah dan Komposisi Anggota Dewan Komisaris
                        BCA telah menetapkan jumlah dan komposisi anggota Dewan Komisaris sesuai dengan Piagam Dewan Komisaris.

                            Ketentuan POJK tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank
                                                                                                                  Implementasi di BCA
                                                   Umum
                            Memiliki paling sedikit 3 orang anggota Dewan Komisaris dan        Anggota Dewan Komisaris berjumlah 5 orang.
                            paling banyak sama dengan jumlah anggota Direksi.
                            Memiliki paling sedikit 1 orang anggota Dewan Komisaris yang       Seluruh anggota Dewan Komisaris BCA berdomisili di
                            berdomisili di Indonesia.                                          Indonesia.
                            Memiliki Komisaris Independen paling sedikit berjumlah 50%         Jumlah Komisaris Independen BCA adalah 3 orang atau 60%
                            dari jumlah anggota Dewan Komisaris.                               dari jumlah anggota Dewan Komisaris BCA.

                        Per 31 Desember 2025, BCA memiliki 5 anggota Dewan Komisaris, yang terdiri atas 1 Presiden Komisaris, 1 Komisaris,
                        dan 3 Komisaris Independen. Jumlah anggota Dewan Komisaris BCA tidak melebihi jumlah anggota Direksi BCA.
                        Jumlah Komisaris Independen BCA adalah 60% dari jumlah anggota Dewan Komisaris BCA.




262                             Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 265
  Pada tahun 2025, BCA mengalami perubahan susunan anggota Dewan Komisaris berdasarkan keputusan RUPST
  Tahun 2025 pada Agenda Ketiga. Perubahan susunan anggota Dewan Komisaris dapat dilihat pada bagian Rapat
  Umum Pemegang Saham di Laporan Tahunan ini. Susunan Keanggotaan Dewan Komisaris BCA tahun 2025 telah
  dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Bank Central Asia Tbk No. 178 tanggal 26 Mei 2025, yang dibuat
  di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta.

  Susunan Anggota Dewan Komisaris BCA (1 Januari 2025 - 31 Mei 2025)

           Nama                  Jabatan                        No. Surat Persetujuan                      Periode Jabatan

   Djohan Emir Setijoso   Presiden Komisaris     13/99/GBI/DPIP/Rahasia tanggal 25 Agustus 2011          2021 – 2025
   Tonny Kusnadi          Komisaris              5/4/DpG/DPIP/Rahasia tanggal 4 September 2003           2021 – 2026
   Cyrillus Harinowo      Komisaris Independen   5/4/DpG/DPIP/Rahasia tanggal 4 September 2003           2021 – 2026
   Raden Pardede          Komisaris Independen   8/84/DPB3/TPB3-2 tanggal 16 Agustus 2006                2021 – 2026
   Sumantri Slamet        Komisaris Independen   SR-117/D.03/2016 tanggal 11 Juli 2016                   2021 – 2026

  Susunan Anggota Dewan Komisaris BCA (1 Juni 2025 - 31 Desember 2025)

           Nama                  Jabatan                        No. Surat Persetujuan                      Periode Jabatan

   Jahja Setiaatmadja     Presiden Komisaris     KEPR-27/D.03/2025 tanggal 9 April 2025                  2025 – 2026
   Tonny Kusnadi          Komisaris              5/4/DpG/DPIP/Rahasia tanggal 4 September 2003           2021 – 2026
   Cyrillus Harinowo      Komisaris Independen   5/4/DpG/DPIP/Rahasia tanggal 4 September 2003           2021 – 2026
   Raden Pardede          Komisaris Independen   8/84/DPB3/TPB3-2 tanggal 16 Agustus 2006                2021 – 2026
   Sumantri Slamet        Komisaris Independen   SR-117/D.03/2016 tanggal 11 Juli 2016                   2021 – 2026


  Seluruh anggota Dewan Komisaris BCA telah memperoleh persetujuan dan telah lulus uji kemampuan dan kepatutan
  dari Bank Indonesia (saat ini OJK) sebelum menjalankan tugas dan fungsi jabatannya. Hal tersebut sesuai dengan
  Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016, Surat Edaran OJK No. 39/SEOJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan
  Kepatutan bagi Calon Pemegang Saham pengendali, Calon Anggota Direksi, dan Calon Anggota Dewan Komisaris
  Bank, PBI No. 12/23/PBI/2010 tentang Uji Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) dan SE BI No. 13/8/DPNP
  tentang Uji Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) sebagaimana diubah dengan SE BI No. 13/26/DPNP
  tanggal 30 November 2011.

7. Masa Jabatan Dewan Komisaris
  Sesuai Anggaran Dasar BCA, masa jabatan anggota Dewan Komisaris adalah 5 tahun sejak tanggal yang ditetapkan
  dalam RUPS. Masa jabatan anggota Dewan Komisaris untuk periode ini akan berakhir pada saat ditutupnya RUPS
  Tahunan BCA tahun 2026. RUPS tetap memiliki kewenangan untuk memberhentikan seorang atau lebih anggota
  Dewan Komisaris setiap waktu sebelum jabatannya berakhir.

  Jabatan anggota Dewan Komisaris dengan sendirinya berakhir, jika yang bersangkutan:
  a. Dinyatakan pailit atau ditaruh di bawah pengampuan berdasarkan suatu keputusan Pengadilan;
  b. Mengundurkan diri dari jabatannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  c. Meninggal dunia;
  d. Diberhentikan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham;
  e. Tidak lagi memenuhi persyaratan perundang-undangan yang berlaku.

8. Program Orientasi bagi Anggota Dewan Komisaris Baru
  Anggota Dewan Komisaris baru wajib mengikuti program orientasi agar dapat menjalankan tugas dan tanggung
  jawabnya sebagai anggota Dewan Komisaris dengan baik.

  Program orientasi Dewan Komisaris diatur dalam:
  a. Pedoman Tata Kelola BCA Bab 3 tentang Piagam Dewan Komisaris.
  b. Surat Keputusan Direksi No. 189/SK/DIR/2020 tanggal 4 Desember 2020 perihal Pedoman Orientasi Anggota
     Direksi dan Dewan Komisaris Baru PT Bank Central Asia Tbk (BCA).

  Program orientasi meliputi antara lain:
  a. Pengetahuan mengenai Visi, Misi, Tata Nilai, Strategi BCA;
  b. Rencana jangka menengah dan jangka panjang BCA (RBB tahun berjalan);
  c. Kinerja dan keuangan BCA; dan
  d. Hal-hal yang relevan dengan dunia perbankan.




                                                                       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   263
Page 266
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




  Tata Cara Orientasi
  Orientasi bagi anggota Dewan Komisaris yang baru dapat dilakukan antara lain dengan cara:
  a. Pemaparan oleh Unit Kerja Kantor Pusat (UKKP);
  b. Kunjungan ke berbagai lokasi kegiatan BCA;
  c. Pertemuan dan diskusi dengan anggota Direksi dan Dewan Komisaris lain untuk mendiskusikan berbagai masalah
     BCA atau informasi lain yang dibutuhkan; dan
  d. Mempelajari berbagai informasi BCA yang tersedia secara elektronik (online base).

  Pelaksanaan Orientasi Tahun 2025
  Pada tahun 2025, terdapat pelaksanaan program orientasi bagi anggota Dewan Komisaris baru. Bapak Jahja
  Setiaatmadja diangkat sebagai Presiden Komisaris pada RUPST tanggal 12 Maret 2025 Bapak Jahja Setiaatmadja
  efektif menjabat sebagai Presiden Komisaris per tanggal 1 Juni 2025. Bapak Jahja Setiaatdmadja telah mendapatkan
  pemaparan terkait piagam Dewan Komisaris dan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris selama
  tahun 2024. Penyampaian pemaparan terkait piagam Dewan Komisaris dilakukan pada tanggal 5 Juni 2025.

9. Program Pelatihan dalam Rangka Meningkatkan Kompetensi Anggota Dewan Komisaris
  BCA memiliki kebijakan program pelatihan Dewan Komisaris yang diatur dalam Piagam Dewan Komisaris. BCA
  mewajibkan anggota Dewan Komisaris untuk mengikuti program pelatihan paling sedikit 1 (satu) kali dalam setahun
  guna meningkatkan kompetensi dan menunjang pelaksanaan tugas dan kewajibannya. Sebagai tambahan informasi,
  bahwa program pelatihan Dewan Komisaris pada tahun 2025 dilaksanakan secara offline maupun online.

  Daftar program pelatihan yang diikuti oleh anggota Dewan Komisaris sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut:

  Program Pelatihan yang Diikuti Anggota Dewan Komisaris Tahun 2025
   No.             Nama              Program Pelatihan      Penyelenggara      Tanggal         Lokasi          Sarana/Bentuk
      1    D.E. Setijoso1)          Pertemuan            OJK                11 Februari     Jakarta,        Seminar/Conference
                                    Tahunan Industri                        2025            Indonesia
                                    Jasa Keuangan
                                    2025 dan Seminar
                                    Pengembangan
                                    Sektor Jasa
                                    Keuangan dalam
                                    Melaksanakan
                                    Amanat UU P2SK
      2    Jahja                    International        International      1-3 Juni 2025   Brussel, Belgia Seminar/Conference
           Setiaatmadja2)           Monetary             Monetary
                                    Conference 2025      Conference (IMC)
                                    GenAI Tech Day       BCA                23 Juli 2025    Jakarta,        Seminar/Conference
                                                                                            Indonesia
                                    BCA Wealth           BCA                17-18           Jakarta,        Seminar/Conference
                                    Summit 2025                             September       Indonesia
                                                                            2025
                                    18th JCB World       JCB                5-6             Incheon,        Seminar/Conference
                                    Conference 2025                         November        Korea Selatan
                                                                            2025
                                    Enhancing            BCA                25 November     Jakarta,        Seminar/Conference
                                    Sustainability                          2025            Indonesia
                                    through GCG
      3    Tonny Kusnadi            BCA Data Privacy     BCA                3 Februari      Jakarta,        Seminar/Conference
                                    Summit 2025                             2025            Indonesia
                                    Pembekalan           Ikatan Bankir      31 Juli - 1     Jakarta,        Seminar/Conference
                                    Manajemen Risiko     Indonesia          Agustus 2025    Indonesia
                                                         - Banking
                                                         Competency
                                                         Center (IBI BCC)
                                    BCA Wealth           BCA                17-18           Jakarta,        Seminar/Conference
                                    Summit 2025                             September       Indonesia
                                                                            2025
                                    Enhancing            BCA                25 November     Jakarta,        Seminar/Conference
                                    Sustainability                          2025            Indonesia
                                    through GCG




264       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 267
Program Pelatihan yang Diikuti Anggota Dewan Komisaris Tahun 2025
 No.            Nama               Program Pelatihan          Penyelenggara              Tanggal              Lokasi               Sarana/Bentuk
  4     Cyrillus Harinowo         BCA Data Privacy           BCA                      3 Februari         Jakarta,             Seminar/Conference
                                  Summit 2025                                         2025               Indonesia

                                  Starting Year Forum Infobank Media                  4 Februari         Jakarta,             Seminar/Conference
                                  2025: Economic      Group                           2025               Indonesia
                                  Outlook 2025
                                  Leadership                 SRW & Co.                19-23 Mei          Paris, Perancis      Seminar/Conference
                                  Excellence:                                         2025
                                  Harnessing
                                  the Power of
                                  Technology and
                                  Fine Arts (ASEAN
                                  Global Leadership
                                  Program - AGLP)
                                  GenAI Tech Day             BCA                      23 Juli 2025       Jakarta,             Seminar/Conference
                                                                                                         Indonesia
                                  BCA Wealth                 BCA                      17-18              Jakarta,             Seminar/Conference
                                  Summit 2025                                         September          Indonesia
                                                                                      2025
                                  Indonesia                  BCA                      28-29        Jakarta,                   Seminar/Conference
                                  Knowledge Forum                                     Oktober 2025 Indonesia
                                  (IKF)
                                  Enhancing                  BCA                      25 November        Jakarta,             Seminar/Conference
                                  Sustainability                                      2025               Indonesia
                                  through GCG
  5     Raden Pardede             BCA Trading Trends BCA                              9 Januari          Jakarta,             Seminar/Conference
                                  2025                                                2025               Indonesia
                                  GenAI Tech Day             BCA                      23 Juli 2025       Jakarta,             Seminar/Conference
                                                                                                         Indonesia
                                  BCA Wealth                 BCA                      17-18              Jakarta,             Seminar/Conference
                                  Summit 2025                                         September          Indonesia
                                                                                      2025
                                  Enhancing                  BCA                      25 November        Jakarta,             Seminar/Conference
                                  Sustainability                                      2025               Indonesia
                                  through GCG
  6     Sumantri Slamet           BCA Trading Trends BCA                              9 Januari          Jakarta,             Seminar/Conference
                                  2025                                                2025               Indonesia
                                  BCA Data Privacy           BCA                      3 Februari         Jakarta,             Seminar/Conference
                                  Summit 2025                                         2025               Indonesia
                                  Leading the AI-     MIT Sloan                       21-25 Juli         Cambridge,           Seminar/Conference
                                  Driven Organization Executive                       2025               USA
                                                      Education
                                  BCA Wealth                 BCA                      17-18              Jakarta,             Seminar/Conference
                                  Summit 2025                                         September          Indonesia
                                                                                      2025
                                  Indonesia                  BCA                      28-29        Jakarta,                   Seminar/Conference
                                  Knowledge Forum                                     Oktober 2025 Indonesia
                                  (IKF)
                                  Enhancing                  BCA                      25 November        Jakarta,             Seminar/Conference
                                  Sustainability                                      2025               Indonesia
                                  through GCG
Keterangan:
1)      Berhenti menjabat sebagai Presiden Komisaris efektif per tanggal 1 Juni 2025
2)      Berhenti menjabat sebagai Presiden Direktur efektif per tanggal 1 Juni 2025 dan efektif menjabat sebagai Presiden Komisaris per tanggal 1 Juni 2025.


Sesuai POJK No. 24 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia Bank Umum dan SE OJK
Nomor 28/SEOJK.03/2022 tentang Sertifikasi Manajemen Risiko Bagi Sumber Daya Manusia Bank Umum, seluruh
anggota Dewan Komisaris telah memiliki Sertifikasi Manajemen Risiko dan/atau Refreshment sesuai ketentuan
yang berlaku.




                                                                                         Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk              265
Page 268
        T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




10.Kepemilikan Saham Anggota Dewan Komisaris yang Mencapai
   5% (Lima Persen) atau Lebih dari Modal Disetor
  Kebijakan BCA dalam hal pelaporan kepemilikan saham anggota Dewan Komisaris mengacu pada Pasal 57 POJK No.
  17 tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, SE OJK No.14/SEOJK.03/2025 tentang Penerapan
  Tata Kelola bagi Bank Umum, POJK 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan Atau Setiap Perubahan Kepemilikan
  Saham Perusahaan Terbuka dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka.

  Penerapan Kebijakan Pelaporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham
  Piagam Dewan Komisaris, telah mengatur antara lain:
  a. Kewajiban pengungkapan Dewan Komisaris atas kepemilikan saham yang mencapai 5% (lima persen) atau lebih
     dari modal disetor, yang meliputi jenis dan jumlah lembar saham pada BCA, bank lain, lembaga keuangan bukan
     bank dan perseroan lainnya, yang berkedudukan di dalam dan di luar negeri. Di samping itu, BCA juga telah
     mengadakan dan menyimpan Daftar Khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 50 Undang-Undang Perseroan
     Terbatas.
  b. Kewajiban anggota Dewan Komisaris untuk menyampaikan informasi kepada BCA atas kepemilikan dan
     perubahan atas saham BCA dalam waktu paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah terjadinya kepemilikan atau
     setiap perubahan kepemilikan atas saham Perusahaan Terbuka. Kebijakan pelaporan kepemilikan atau setiap
     perubahan kepemilikan saham Direksi sesuai dengan POJK No. 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan
     atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham
     Perusahaan Terbuka dan telah disosialisasikan melalui Memorandum No. 075/MO/ESG/2024 tanggal 6 Agustus
     2024 oleh Sekretaris Perusahaan kepada segenap Direksi dan Dewan Komisaris.

  BCA juga telah menyampaikan laporan kepemilikan saham milik BCA Dewan Komisaris setiap awal bulan dan atas
  setiap perubahan kepemilikan saham Dewan Komisaris tahun 2025 melalui sistem e-reporting kepada OJK dan
  BEI sebagai wujud keterbukaan dan kepatuhan BCA terhadap kebijakan internal dan eksternal mengenai laporan
  kepemilikan saham.

  Tabel Kepemilikan Saham Anggota Dewan Komisaris yang Mencapai 5% (lima persen) atau Lebih dari
  Modal Disetor per 31 Desember 2025
                                              Kepemilikan saham anggota Dewan Komisaris yang Jumlahnya 5% atau lebih pada:
                  Nama                                                                                 Lembaga Keuangan
                                                      BCA                      Bank Lain                                                Perusahaan Lain
                                                                                                          Bukan Bank
   Djohan Emir Setijoso1)                              -                             -                              -                             √
   Jahja Setiaatmadja2)                                -                             -                              -                             √
   Tonny Kusnadi                                       -                             -                              -                             √
   Cyrillus Harinowo                                   -                             -                              -                             √
   Raden Pardede                                       -                             -                              -                             √
   Sumantri Slamet                                     -                             -                              -                             -
   1)        Berhenti menjabat sebagai Presiden Komisaris efektif per tanggal 1 Juni 2025
   2)        Berhenti menjabat sebagai Presiden Direktur efektif per tanggal 1 Juni 2025 dan efektif menjabat sebagai Presiden Komisaris per tanggal 1 Juni 2025



  Seluruh anggota Dewan Komisaris tidak memiliki kepemilikan tidak langsung atas saham BCA. Dewan Komisaris
  BCA memiliki 0,093% saham BCA secara kumulatif. Berikut rincian kepemilikan saham BCA beserta persentase
  pada awal dan akhir tahun buku oleh anggota Dewan Komisaris secara langsung pada tahun 2025.


  Tabel Jumlah Kepemilikan Saham BCA oleh Dewan Komisaris (1 Januari 2025 - 31 Mei 2025)
                                                                  Jumlah Kepemilikan                               Jumlah Kepemilikan
        Dewan Komisaris                    Jabatan                                              Persentase                                        Persentase
                                                                   per 1 Januari 2025                                per 31 Mei 2025
   Djohan Emir Setijoso           Presiden Komisaris                    106.824.845                0,087%                107.098.403                  0,087%
   Tonny Kusnadi                  Komisaris                               7.269.681                0,006%                 7.502.058                   0,006%
   Cyrillus Harinowo              Komisaris Independen                       N/A                     N/A                      N/A                      N/A
   Raden Pardede                  Komisaris Independen                       N/A                     N/A                      N/A                      N/A
   Sumantri Slamet                Komisaris Independen                       N/A                     N/A                      N/A                      N/A

   Total                                                               114.094.526                0,093%                114.600.461                0,093%




266       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 269
  Tabel Jumlah Kepemilikan Saham BCA oleh Dewan Komisaris (1 Juni 2025 - 31 Desember 2025)
                                                   Jumlah Kepemilikan                      Jumlah Kepemilikan
    Dewan Komisaris               Jabatan                                   Persentase                                Persentase
                                                     per 1 Juni 2025                      per 31 Desember 2025
   Jahja Setiaatmadja       Presiden Komisaris                35.805.144        0,029%                 34.933.644            0,028%
   Tonny Kusnadi            Komisaris                         7.502.058         0,006%                   7.502.058           0,006%
   Cyrillus Harinowo        Komisaris Independen                    N/A             N/A                        N/A              N/A
   Raden Pardede            Komisaris Independen                    N/A             N/A                        N/A              N/A
   Sumantri Slamet          Komisaris Independen                    N/A             N/A                        N/A              N/A

   Total                                                   43.307.202          0,035%                 42.435.702         0,034%


11. Rangkap Jabatan Anggota Dewan Komisaris
  Ketentuan rangkap jabatan Dewan Komisaris BCA berdasarkan Pasal 24 POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang
  Direksi dan Dewan Komisaris Emiten dan Perusahaan Publik dan Pasal 46 POJK Penerapan Tata Kelola bagi Bank
  Umum adalah sebagai berikut:
  a. Anggota Dewan Komisaris BCA tidak melakukan rangkap jabatan:
     1) Sebagai anggota Direksi, Dewan Komisaris, atau Pejabat Eksekutif:
         a) pada lembaga keuangan atau perusahaan keuangan, baik bank maupun bukan bank;
         b) pada lebih dari 1 lembaga atau perusahaan bukan keuangan, baik yang berkedudukan di dalam maupun
            di luar negeri;
     2) Pada bidang tugas fungsional pada lembaga keuangan bank dan/atau lembaga keuangan bukan bank yang
         berkedudukan di dalam maupun di luar negeri;
     3) Pada jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan kepentingan dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota
         Dewan Komisaris; dan/atau
     4) Pada jabatan lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  b. Komisaris Independen dilarang merangkap jabatan sebagai pejabat publik, yakni orang yang ditunjuk dan diberi
     tugas untuk menduduki posisi atau jabatan tertentu pada badan publik yang sebagian atau seluruh dananya
     bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara dan/atau anggaran pendapatan dan belanja daerah.
  c. Tidak termasuk rangkap jabatan sebagaimana dimaksud pada huruf a di atas, apabila:
     1) Anggota Dewan Komisaris menjabat sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, atau Pejabat
         Eksekutif yang melaksanakan fungsi pengawasan pada 1 (satu) perusahaan anak bukan bank yang dikendalikan
         oleh BCA;
     2) Komisaris Non-Independen menjalankan tugas fungsional dari pemegang saham BCA yang berbentuk badan
         hukum pada kelompok usaha BCA; dan/atau
     3) Anggota Dewan Komisaris menduduki jabatan pada organisasi atau lembaga nirlaba;
         sepanjang yang bersangkutan tidak mengabaikan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota
         Dewan Komisaris BCA.
  d. Anggota Dewan Komisaris BCA dapat merangkap jabatan sebagai anggota komite pada paling banyak 5 (lima)
     komite di Emiten atau Perusahaan Publik dimana yang bersangkutan juga menjabat sebagai anggota Direksi
     atau anggota Dewan Komisaris.

  Sepanjang tahun 2025, seluruh anggota Dewan Komisaris BCA tidak memiliki jabatan pada Perusahaan Anak BCA.
  Berikut informasi mengenai rangkap jabatan anggota Dewan Komisaris pada instansi/perusahaan/organisasi/
  lembaga nirlaba/komite lain sepanjang tahun 2025.

  Tabel Rangkap Jabatan Dewan Komisaris BCA Tahun 2025
                                                   Jabatan di Bank   Jabatan di Perusahaan/
           Nama                Jabatan di BCA                                                                 Bidang Usaha
                                                        lain       Organisasi/Lembaga Nirlaba
   Djohan Emir Setijoso1)   Presiden Komisaris            -                           -                              -
   Jahja Setiaatmadja2)     Presiden Komisaris            -          Wakil Ketua Badan Pengawas          Lembaga nirlaba dan
                                                                     pada Ikatan Bankir Indonesia        organisasi profesional
                                                                     (IBI)
                                                                     Anggota Dewan Penasehat
                                                                     pada Asosiasi Emiten Indonesia
                                                                     Anggota Badan Pengawas
                                                                     pada Perhimpunan Bank-Bank
                                                                     Nasional (Perbanas)
                                                                     Bendahara Umum pada Ikatan
                                                                     Sarjana Ekonomi Indonesia
                                                                     (ISEI)



                                                                           Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk     267
Page 270
        T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




                                                                 Jabatan di Bank   Jabatan di Perusahaan/
             Nama                     Jabatan di BCA                                                                                     Bidang Usaha
                                                                      lain       Organisasi/Lembaga Nirlaba
                                                                                         Anggota Dewan Kehormatan
                                                                                         pada Lembaga Akreditasi
                                                                                         Mandiri Ekonomi Manajemen
                                                                                         Bisnis dan Akuntansi
                                                                                         (Lamemba)
   Tonny Kusnadi                 Komisaris                                  -            Presiden Komisaris PT Sarana             Operator Menara
                                                                                         Menara Nusantara Tbk                     Telekomunikasi
                                                                                         (Menjabat hingga 23 April
                                                                                         2025)
   Cyrillus Harinowo             Komisaris Independen                       -            Anggota Dewan Pembina                                   -
                                                                                         Yayasan Atma Jaya
   Raden Pardede                 Komisaris Independen                       -            Komisaris Independen PT                  Perdagangan Eceran
                                                                                         Global Digital Niaga Tbk                 melalui Platform Digital
                                                                                         (Menjabat hingga 11 Juni 2025)
                                                                                         Wakil Ketua Dewan                                       -
                                                                                         Pertimbangan pada Kamar
                                                                                         Dagang dan Industri (KADIN)


   Sumantri Slamet               Komisaris Independen                       -            Komite Audit pada Ikatan                 Organisasi profesional
                                                                                         Bankir Indonesia (IBI)
   1)        Berhenti menjabat sebagai Presiden Komisaris efektif per tanggal 1 Juni 2025.
   2)        Berhenti menjabat sebagai Presiden Direktur efektif per tanggal 1 Juni 2025 dan efektif menjabat sebagai Presiden Komisaris per tanggal 1 Juni 2025.



12.Penilaian Komite-Komite di bawah Dewan Komisaris
  Komite-komite di bawah Dewan Komisaris yang telah dibentuk untuk mendukung pelaksanaan tugas Dewan
  Komisaris yaitu:
  a. Komite Audit (KA)
  b. Komite Pemantau Risiko (KPR)
  c. Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN)
  d. Komite Tata Kelola Terintegrasi (KTKT)

  Dewan Komisaris melaksanakan penilaian terhadap komite-komite tersebut melalui prosedur sebagai berikut:
  1. Kriteria
     Kriteria penilaian komite-komite di bawah Dewan Komisaris didasarkan pada kepatuhan terhadap piagam serta
     realisasi kerja/pelaksanaan tugas masing-masing komite.
  2. Proses
     Terdapat laporan pertanggungjawaban yang diberikan oleh masing-masing komite untuk dilakukan evaluasi
     oleh Dewan Komisaris. Para komite aktif berdiskusi secara berkala dalam membahas program kerja sesuai
     dengan perkembangan kondisi BCA, perekonomian, dan regulasi yang berlaku. Penilaian dilakukan oleh Dewan
     Komisaris sebanyak 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
  3. Hasil
     Dewan Komisaris menilai bahwa sepanjang tahun 2025 seluruh komite di bawah Dewan Komisaris telah
     menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan efektif serta bekerja dengan menjunjung standar kompetensi
     dan kualitas yang baik.

  Hasil Penilaian Komite-Komite di bawah Dewan Komisaris

        Komite                                                                        Penilaian
   1.    Komite       Komite Audit telah memastikan terselenggaranya pengendalian internal dan secara efektif membantu Dewan
         Audit        Komisaris dalam pengawasan atas pelaksanaan fungsi audit internal dan eksternal, implementasi tata kelola
                      perusahaan dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

                      Sepanjang tahun 2025, Komite Audit telah melaksanakan tugasnya dengan efektif dan telah menyelenggarakan
                      rapat sebanyak 30 kali, telah mengikuti pendidikan atau pelatihan dan telah merealisasikan program kerja
                      Komite Audit.

                      Informasi terkait kehadiran rapat, pendidikan atau pelatihan dan program kerja Komite Audit dapat dilihat pada
                      Bab Komite Audit pada halaman 316.




268       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 271
  Hasil Penilaian Komite-Komite di bawah Dewan Komisaris

     Komite                                                        Penilaian
   2. KPR       KPR telah memastikan BCA memiliki sistem manajemen risiko yang memberikan perlindungan terhadap risiko-
                risiko yang dihadapi BCA.

                Sepanjang tahun 2025, KPR telah menyelenggarakan rapat sebanyak 16 kali, telah mengikuti pendidikan atau
                pelatihan dan telah merealisasikan program kerja KPR.

                Informasi terkait kehadiran rapat, pendidikan atau pelatihan dan program kerja KPR dapat dilihat pada Bab
                Komite Pemantau Risiko pada halaman 322.
   3. KRN       KRN telah menjalankan tugasnya dalam pemberian rekomendasi kepada Dewan Komisaris terkait kebijakan
                remunerasi di BCA secara keseluruhan.

                Sepanjang tahun 2025, KRN telah menyelenggarakan rapat sebanyak 10 kali, telah mengikuti pendidikan atau
                pelatihan dan telah merealisasikan program kerja KRN.

                Informasi terkait kehadiran rapat, pendidikan, atau pelatihan dan program kerja KRN dapat dilihat pada Bab
                Komite Remunerasi dan Nominasi pada halaman 328.
   4. KTKT      KTKT mendukung Dewan Komisaris dalam melakukan pengawasan atas penerapan tata kelola di BCA dan para
                entitas anak secara terintegrasi.

                Sepanjang tahun 2025, KTKT telah menyelenggarakan rapat sebanyak 6 kali, telah mengikuti pendidikan atau
                pelatihan dan telah melaksanakan program kerja KTKT.

                Informasi terkait kehadiran rapat, pendidikan, atau pelatihan dan program kerja KTKT dapat dilihat pada Bab
                Komite Tata Kelola Terintegrasi pada halaman 332.


  Penjelasan terkait komite-komite di bawah Dewan Komisaris dipaparkan secara rinci pada Bab Komite-komite di
  bawah Dewan Komisaris di halaman 316 pada Laporan Tahunan ini.

13. Laporan Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris
  Laporan Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris selengkapnya disajikan pada halaman 26 bagian Laporan Dewan
  Komisaris pada Laporan Tahunan ini.

  Kebijakan dan pelaksanaan rapat Dewan Komisaris, termasuk rapat bersama Direksi, dan tingkat kehadiran rapat
  masing-masing anggota Dewan Komisaris selengkapnya disajikan pada halaman 290 dan 300 bagian Rapat Dewan
  Komisaris, Direksi, dan Rapat Gabungan pada Laporan Tahunan ini.

14. Penilaian Kinerja Anggota Dewan Komisaris
  Penilaian terhadap kinerja anggota Dewan Komisaris yaitu terkait prosedur pelaksanaan penilaian kinerja, kriteria
  yang digunakan, dan pihak yang melakukan penilaian dapat dilihat pada halaman 305 bagian Penilaian Kinerja
  Dewan Komisaris dan Direksi pada Laporan Tahunan ini.




                                                                         Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk      269
Page 272
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




KOMISARIS INDEPENDEN                                            •   hasil penilaian oleh kepala satuan kerja audit intern
                                                                    dan Pejabat Eksekutif yang membawahkan fungsi
Per 31 Desember 2025, Komisaris Independen BCA                      sumber daya manusia yang menyatakan bahwa
berjumlah 3 (tiga) orang dari keseluruhan anggota Dewan             Komisaris Independen tetap dapat bertindak
Komisaris sebanyak 5 (lima) orang atau 60% (enam puluh              independen; dan
persen) dari total anggota Dewan Komisaris. Dalam               •   pernyataan Komisaris Independen dalam RUPS
hal ini, komposisi anggota Dewan Komisaris BCA telah                mengenai independensi yang bersangkutan.
memenuhi ketentuan POJK Nomor 17 tahun 2023 tentang
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum dan SEOJK No. 14/          BCA memiliki Komisaris Independen yang telah diangkat
SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank           lebih dari 2 (dua) periode, yakni Cyrillus Harinowo dan
Umum, yang mengatur bahwa jumlah Komisaris Independen           Raden Pardede. Berdasarkan rapat anggota Dewan
paling sedikit 50% (lima puluh persen) dari jumlah anggota      Komisaris keduanya tetap dapat bertindak independen
Dewan Komisaris.                                                dan masing-masing telah membuat Surat Pernyataan
                                                                Independensi yang dibacakan pada saat pengangkatan
1. Kriteria Komisaris Independen                                anggota Komisaris Independen saat RUPS Tahunan
   Kriteria yang perlu dipenuhi oleh seluruh Komisaris          BCA tahun 2021.
   Independen BCA antara lain:
   1. Bukan merupakan orang yang bekerja atau                 3. Pernyataan Independensi Komisaris
       mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk               Independen
       merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau              Komisaris Independen BCA yang menjabat saat ini telah
       mengawasi kegiatan BCA dalam waktu 6 (enam)              diangkat pada tahun 2021 dan keputusan pengangkatan
       bulan terakhir, kecuali untuk pengangkatan kembali       tersebut akan berlaku hingga tahun 2026. Masing-
       sebagai Komisaris Independen BCA pada periode            masing Komisaris Independen BCA telah membuat
       berikutnya;                                              Surat Pernyataan Independensi sesuai dengan aspek
   2. Tidak memiliki saham pada BCA, baik langsung              independensi yang mengacu kepada ketentuan POJK
       maupun tidak langsung;                                   No. 33/POJK.04/2014 pasal 25 ayat 1 tentang Direksi
   3. Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan BCA,              dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik
       anggota Dewan Komisaris lainnya, anggota Direksi,        dan telah disampaikan kepada OJK.
       dan/atau Pemegang Saham Pengendali BCA;
   4. Tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,           Berikut pernyataan independensi Komisaris Independen
       kepemilikan saham, dan/atau hubungan keluarga            yang telah diangkat lebih dari 2 (dua) periode, yang
       dengan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris          dibacakan pada saat RUPS Tahunan tahun 2021:
       lain, dan/atau pemegang saham pengendali
       terakhir, atau hubungan dengan BCA yang dapat            “Sehubungan dengan pencalonan saya sebagai
       memengaruhi kemampuan yang bersangkutan untuk            Komisaris Independen PT BCA Tbk (selanjutnya disebut
       bertindak independen;                                    ”Perseroan”) dan mengingat saya sudah menjabat
   5. Tidak memiliki hubungan usaha yang berkaitan              sebagai Komisaris Independen Perseroan lebih dari
       dengan kegiatan usaha BCA, baik langsung maupun          2 (dua) periode masa jabatan, maka guna memenuhi
       tidak langsung;                                          ketentuan Pasal 25 ayat 1 POJK No.33/POJK.04/2014
   6. Memenuhi persyaratan lain dari Komisaris                  tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau
       Independen sebagaimana peraturan yang berlaku.           Perusahaan Publik dan Pasal 26 ayat 1 POJK No. 55
                                                                Tahun 2016 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank
   Selain kriteria yang telah disebutkan di atas, Komisaris     Umum, dengan ini saya menyatakan,
   Independen juga harus memenuhi persyaratan calon             1. Tidak memiliki hubungan keuangan, hubungan
   anggota Dewan Komisaris secara umum.                             kepengurusan, hubungan kepemilikan dan/atau
                                                                    hubungan keluarga dengan anggota Direksi,
2. Masa Jabatan Komisaris Independen                                anggota Dewan Komisaris lain, dan/atau pemegang
   Masa jabatan Komisaris Independen mengikuti masa                 saham pengendali Perseroan saat ini atau hubungan
   jabatan Dewan Komisaris secara umum yaitu menjabat               dengan Perseroan yang dapat memengaruhi
   hingga tahun 2026. Komisaris Independen yang                     kemampuan saya untuk bertindak independen
   telah menjabat selama 2 (dua) periode masa jabatan               sebagaimana diatur dalam ketentuan OJK yang
   berturut-turut dapat diangkat kembali pada periode               mengatur mengenai Penerapan Tata Kelola Bagi
   selanjutnya sebagai Komisaris Independen dengan                  Bank Umum.
   mempertimbangkan:                                            2. Apabila kemudian hari ditemukan bahwa saya
   • hasil penilaian kinerja Komisaris Independen;                  memiliki hubungan sebagaimana dimaksud pada
   • hasil penilaian rapat Dewan Komisaris yang                     angka 1, maka saya bersedia melepaskan jabatan
       menyatakan bahwa Komisaris Independen tetap                  Komisaris Independen saya dan bersedia untuk
       dapat bertindak independen;                                  diganti.”




270     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 273
Tabel aspek independensi Komisaris Independen

                                                                                  Cyrillus           Raden            Sumantri
                          Aspek Independensi
                                                                                 Harinowo           Pardede            Slamet
Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan                        √                 √                   √
tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau
mengawasi kegiatan BCA dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali untuk
pengangkatan kembali sebagai Komisaris Independen BCA pada periode
berikutnya.
Tidak memiliki saham baik langsung maupun tidak langsung pada BCA.                    √                 √                   √
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan BCA, anggota Dewan Komisaris,                 √                 √                   √
anggota Direksi, maupun Pemegang Saham Utama BCA.
Tidak memiliki hubungan usaha baik langsung maupun tidak langsung yang                √                 √                   √
berkaitan dengan kegiatan usaha BCA.



DIREKSI                                                        2. Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
                                                                     Tugas dan tanggung jawab Direksi BCA antara lain
Berdasarkan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang                  sebagai berikut:
Perseroan Terbatas, Direksi merupakan organ perseroan                a. D i r e k s i b e r t a n g g u n g j awa b p e n u h at a s
yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas                         kepengurusan BCA untuk kepentingan dan tujuan
pengurusan perseroan untuk kepentingan perseroan,                       BCA. Tugas pokok Direksi adalah:
sesuai dengan maksud dan tujuan perseroan, serta                        1) memimpin dan mengurus BCA sesuai dengan
mewakili perseroan baik di dalam maupun luar pengadilan                      maksud dan tujuan BCA;
sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan peraturan                    2) menguasai, memelihara, dan mengurus kekayaan
perundang-undangan yang berlaku.                                             BCA untuk kepentingan BCA;
                                                                        3) menciptakan struktur pengendalian internal,
1. Piagam Direksi                                                            menjamin terselenggaranya fungsi Audit Internal
   Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,                            BCA dalam setiap tingkatan manajemen dan
   Direksi BCA berpedoman pada Piagam Direksi. Piagam                        menindaklanjuti temuan Divisi Audit Internal (DAI)
   Direksi dievaluasi dan diperbaharui secara berkala untuk                  BCA sesuai dengan kebijakan atau arahan yang
   disesuaikan dengan peraturan perundang-undangan                           diberikan Dewan Komisaris.
   yang berlaku.                                                     b. Setiap anggota Direksi wajib dengan itikad baik
                                                                        dan penuh tanggung jawab menjalankan tugasnya
   Piagam Direksi tercantum pada Pedoman Tata Kelola                    dengan mengindahkan peraturan perundang-
   BCA dan dapat diakses oleh publik melalui situs web                  undangan yang berlaku;
   BCA bagian Tata Kelola Perusahaan (https://www.bca.               c. Direksi mewakili BCA di dalam dan di luar Pengadilan
   co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/Struktur-Organisasi).               tentang segala hal dan dalam segala kejadian,
                                                                        mengikat BCA dengan pihak lain dan pihak lain
   Piagam Direksi mengatur tentang:                                     dengan BCA, serta menjalankan segala tindakan,
   a. Landasan Hukum;                                                   baik yang mengenai kepengurusan maupun
   b. Tata Nilai/Nilai-nilai;                                           kepemilikan, akan tetapi dengan pembatasan
   c. Komposisi, Kriteria, dan Independensi Direksi;                    bahwa untuk tindakan-tindakan berikut di bawah
   d. Masa Jabatan Direksi;                                             ini, Direksi wajib mendapat persetujuan tertulis
   e. Rangkap Jabatan Direksi;                                          terlebih dahulu dari Dewan Komisaris:
   f. Pengangkatan Direksi;                                             1) Meminjamkan uang atau memberikan fasilitas
   g. Kewajiban, Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang                         kredit atau fasilitas perbankan lain yang
      Direksi;                                                               menyerupai atau mengakibatkan timbulnya
   h. Aspek Transparansi dan Larangan bagi Direksi;                          pinjaman uang:
   i. Orientasi dan Pelatihan Direksi;                                       a) kepada pihak terkait sebagaimana diatur
   j. Etika dan Waktu Kerja Direksi;                                              dalam ketentuan Bank Indonesia tentang
   k. Rapat Direksi;                                                              Batas Maksimum Pemberian Kredit Bank
   l. Pelaporan dan Pertanggungjawaban; serta                                     Umum;
   m. Penilaian Sendiri (Self-Assessment) Direksi.                           b) yang melebihi jumlah tertentu yang dari
                                                                                  waktu ke waktu akan ditetapkan oleh Dewan
                                                                                  Komisaris.




                                                                          Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk       271
Page 274
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




      2) Memberikan jaminan atau penanggungan hutang                 8) Melakukan tindakan hukum atau transaksi
         (borgtocht):                                                   yang bersifat strategis dan dapat berdampak
         a) guna menjamin kewajiban pembayaran                          signifikan terhadap kelangsungan usaha BCA,
             pihak terkait kepada pihak lain sebagaimana                yang jenis tindakan hukum atau transaksi
             diatur dalam ketentuan Bank Indonesia atau                 tersebut dari waktu ke waktu akan ditetapkan
             OJK atau instansi yang berwenang lainnya                   oleh Dewan Komisaris;
             tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit                 9) Persetujuan Dewan Komisaris untuk tindakan-
             Bank Umum;                                                 tindakan Direksi tersebut dapat diberikan untuk
         b) guna menjamin kewajiban pihak lain untuk                    melakukan 1 (satu) tindakan atau lebih dari 1 (satu)
             jumlah yang melebihi jumlah tertentu yang                  tindakan dan dari waktu ke waktu yang dapat
             dari waktu ke waktu akan ditetapkan oleh                   ditinjau kembali, dengan tidak mengurangi
             Dewan Komisaris.                                           peraturan perundang-undangan yang berlaku.
      3) Membeli, atau dengan cara lain memperoleh                d. Untuk melakukan salah satu tindakan sebagai
         barang tidak bergerak, kecuali dalam rangka                 berikut:
         melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan                1) Mengalihkan, melepaskan hak dan/atau
         oleh BCA sepanjang tidak bertentangan dengan                   menjadikan jaminan utang yang jumlahnya lebih
         perundang-undangan dan peraturan yang                          dari ½ (satu per dua) bagian dari jumlah kekayaan
         berlaku, termasuk antara lain tindakan dalam                   bersih BCA, baik dalam 1 (satu) transaksi atau
         rangka restrukturisasi atau penyelamatan                       beberapa transaksi yang berdiri sendiri ataupun
         kredit antara lain membeli agunan, baik semua                  yang berkaitan satu sama lain dalam 1 (satu)
         maupun sebagian, melalui lelang atau dengan                    tahun buku, kecuali:
         cara lain, dalam hal debitur tidak memenuhi                    (i) dalam rangka pelaksanaan kegiatan usaha
         kewajibannya kepada BCA, dengan ketentuan                           BCA; atau
         agunan yang dibeli wajib dicairkan secepatnya,                 (ii) implementasi dari satu atau beberapa Opsi
         yang melebihi jumlah tertentu yang dari waktu                       Pemulihan dari Rencana Aksi yang telah
         ke waktu ditentukan oleh Dewan Komisaris.                           disetujui Rapat Umum Pemegang Saham,
      4) Mendirikan perusahaan baru, melakukan atau                          dengan ketentuan implementasi dari salah
         melepaskan atau mengurangi penyertaan modal                         satu atau beberapa Opsi Pemulihan tersebut
         atau menambah penyertaan modal, kecuali:                            tetap wajib memperoleh persetujuan Dewan
         a) penambahan penyertaan modal yang berasal                         Komisaris;
             dari dividen saham Perseroan; atau                      2) Mengajukan permohonan kepada instansi
         b) p e n y e r t a a n m o d a l d a l a m r a n g k a         yang berwenang tentang kepailitan BCA atau
             penyelamatan kredit;                                       permohonan agar BCA diberikan penundaan
         c) dengan tetap memperhatikan peraturan                        kewajiban pembayaran hutang (surseance van
             perundang-undangan yang berlaku.                           betaling);
      5) Meminjam uang yang tidak termasuk dalam                        Direksi wajib mendapat persetujuan terlebih
         kegiatan menghimpun dana dari masyarakat                       dahulu dari RUPS yang dihadiri oleh (para)
         dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito                    pemegang saham BCA dan/atau kuasa mereka
         berjangka, sertifikat deposito, tabungan dan/                  yang sah yang mewakili paling sedikit ¾ (tiga
         atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan                   per empat) bagian dari jumlah seluruh saham
         itu, yang jumlahnya dari waktu ke waktu akan                   BCA dengan hak suara yang sah yang telah
         ditetapkan oleh Dewan Komisaris;                               dikeluarkan BCA dan usul yang diajukan disetujui
      6) Mengalihkan atau melepaskan hak tagih BCA                      oleh lebih dari ¾ (tiga per empat) bagian dari
         yang telah dihapusbukukan, baik untuk sebagian                 jumlah seluruh suara yang dikeluarkan secara
         ataupun seluruhnya, yang jumlahnya akan                        sah dalam rapat yang bersangkutan.
         ditetapkan dari waktu ke waktu oleh Dewan                e. Dalam hal:
         Komisaris;                                                  1) Seorang anggota Direksi tidak berwenang
      7) Menjual atau mengalihkan atau melepaskan hak                   mewakili BCA karena suatu hal atau transaksi
         atau mengagunkan/menjaminkan, kekayaan                         di mana anggota Direksi yang bersangkutan
         BCA di atas nilai tertentu yang akan ditetapkan                mempunyai kepentingan yang bertentangan
         dari waktu ke waktu oleh Dewan Komisaris                       dengan kepentingan BCA, maka tindakan BCA
         namun yang bernilai kurang dari atau sama                      harus diwakili oleh anggota Direksi lain (dengan
         dengan ½ (satu per dua) bagian dari jumlah                     tidak mengurangi ketentuan dalam Anggaran
         kekayaan bersih BCA yang tercantum dalam                       Dasar BCA);
         neraca BCA, baik dalam 1 (satu) transaksi maupun            2) Semua anggota Direksi mempunyai kepentingan
         dalam beberapa transaksi yang berdiri sendiri                  yang bertentangan dengan kepentingan BCA,
         ataupun yang berkaitan satu sama lain dalam 1                  maka Dewan Komisaris BCA berhak bertindak
         (satu) tahun buku;                                             untuk dan atas nama serta mewakili BCA;




272     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 275
   3) Ketentuan dalam butir 1) dan 2) di atas ini tidak        6) Menyampaikan Rencana Kerja Tahunan yang
      mengurangi ketentuan mengenai “Transaksi                     memuat juga Anggaran Tahunan BCA kepada
      yang mengandung Benturan Kepentingan” yang                   Dewan Komisaris untuk mendapat persetujuan
      tercantum dalam Anggaran Dasar BCA.                          dari Dewan Komisaris, sebelum dimulainya tahun
f. Tanpa mengurangi tanggung jawab Direksi, untuk                  buku yang akan datang, dengan memperhatikan
   perbuatan tertentu Direksi berhak mengangkat                    peraturan perundang-undangan dan peraturan
   seorang atau lebih sebagai kuasa dengan                         yang berlaku di bidang Pasar Modal;
   wewenang dan syarat-syarat yang ditentukan oleh             7) Menyerahkan Laporan Keuangan BCA kepada
   Direksi dalam suatu surat kuasa khusus.                         AP untuk diperiksa;
g. Dalam hubungan dengan tugas pokok Direksi                   8) Mengungkapkan kepada pegawai kebijakan BCA
   sebagaimana diuraikan di atas, maka Direksi wajib,              yang bersifat strategis di bidang kepegawaian,
   antara lain:                                                    antara lain berbagai kebijakan kepegawaian
   1) Mengusahakan dan menjamin terlaksananya                      dalam berbagai Surat Keputusan dan edaran-
      usaha dan kegiatan BCA sesuai dengan tujuan                  edaran yang dapat diakses seluruh karyawan
      BCA dan lapangan usahanya;                                   serta melalui buku Perjanjian Kerja Bersama
   2) Menyiapkan rencana pengembangan BCA,                         (PKB), situs web BCA, kebijakan mengenai
      rencana kerja dan anggaran tahunan BCA,                      Sistem Recruitment, Sistem Promosi, Sistem
      termasuk rencana lainnya yang berhubungan                    Remunerasi. Pengungkapan tersebut harus
      dengan pelaksanaan usaha dari BCA dan                        dilakukan melalui sarana yang diketahui atau
      menyampaikannya kepada Dewan Komisaris;                      diakses dengan mudah oleh karyawan;
   3) Mengadakan dan memelihara tata buku dan                  9) Menyediakan data dan informasi yang akurat,
      administrasi BCA sesuai dengan kelaziman yang                relevan, dan tepat waktu kepada Dewan
      berlaku bagi suatu perseroan;                                Komisaris;
   4) Menyusun sistem akuntansi berdasarkan prinsip            10) Mengangkat anggota komite-komite Penunjang
      pengendalian internal, terutama pemisahan                    Direksi berdasarkan keputusan rapat Direksi;
      fungsi pengurusan, pencatatan, penyimpanan               11) Menyelenggarakan RUPS Tahunan dan/atau
      dan pengawasan;                                              RUPS lainnya/Luar Biasa sesuai kebutuhan BCA
   5) Memberikan pertanggungjawaban dan segala                     dan sesuai ketentuan yang berlaku;
      keterangan tentang keadaan dan jalannya BCA,             12) Menyampaikan pertanggungjawaban atas
      berupa laporan kegiatan BCA, termasuk laporan                pengurusan BCA selama 1 (satu) tahun kepada
      keuangan, baik dalam bentuk laporan tahunan                  RUPS selambat-lambatnya 6 (enam) bulan
      maupun dalam bentuk laporan berkala lainnya,                 setelah tahun buku BCA ditutup;
      menurut cara dan waktu yang ditentukan dalam             13) Menyampaikan laporan dan keterbukaan
      Anggaran Dasar BCA setiap kali diminta oleh                  informasi kepada OJK, Bursa Efek Indonesia,
      Dewan Komisaris;                                             dan instansi berwenang lainnya sesuai peraturan
   6) Menyiapkan susunan organisasi BCA lengkap                    perundang-undangan yang berlaku.
      dengan perincian tugasnya;
   7) Menjalankan kewajiban lainnya sesuai dengan         3. Kewenangan Direksi
      Anggaran Dasar BCA atau berdasarkan petunjuk          Berdasarkan Anggaran Dasar BCA, Pedoman Tata
      Rapat Dewan Komisaris atau RUPS.                      Kelola BCA serta peraturan terkait lainnya, kewenangan
h. Kewajiban Lainnya:                                       Direksi antara lain mencakup:
   1) Melaksanakan prinsip-prinsip GCG dalam setiap         a. Menetapkan kebijakan dalam memimpin dan
      kegiatan usaha BCA pada seluruh tingkatan atau           mengurus BCA;
      jenjang organisasi BCA;                               b. Menetapkan perumusan strategi dan kebijakan
   2) Mengembangkan kerangka pengendalian intern               strategis BCA;
      untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau,           c. Mengatur ketentuan tentang kepegawaian BCA,
      dan mengendalikan semua risiko yang dihadapi             termasuk penetapan gaji, pensiun, atau jaminan
      BCA;                                                     hari tua dan penghasilan lain bagi pegawai BCA,
   3) Menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi             berdasarkan peraturan perundang-undangan yang
      dari DAI BCA, Auditor Eksternal, hasil                   berlaku dan/atau keputusan RUPS (jika ada);
      pengawasan BI, OJK dan/atau hasil pengawasan          d. Mengangkat dan memberhentikan pegawai BCA
      otoritas lain;                                           berdasarkan peraturan kepegawaian BCA;
   4) Membentuk DAI yang independen terhadap                e. Mengatur penyerahan kekuasaan Direksi untuk
      satuan kerja operasional dan menerapkan fungsi           mewakili BCA di dalam dan di luar Pengadilan
      audit intern secara efektif sesuai ketentuan yang        kepada seorang atau beberapa orang anggota
      berlaku;                                                 Direksi yang khusus ditunjuk untuk itu atau kepada
   5) Membentuk Satuan Kerja Manajemen Risiko dan              seorang atau beberapa orang pegawai BCA, baik
      Risk Management Committee serta Satuan Kerja             sendiri maupun bersama-sama orang atau badan
      Kepatuhan;                                               lain;




                                                                 Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   273
Page 276
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




  f. Menjalankan tindakan lainnya, baik mengenai             b. memiliki kompetensi, antara lain :
     pengurusan maupun mengenai pemilikan, sesuai               1) memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di
     dengan ketentuan yang diatur lebih lanjut oleh                bidang yang dibutuhkan BCA, antara lain:
     Dewan Komisaris dengan memperhatikan ketentuan                a) pengetahuan di bidang perbankan yang
     peraturan perundang-undangan yang berlaku.                       memadai dan relevan dengan jabatannya.
                                                                      Yang dimaksud dengan pengetahuan di
  Dengan tidak mengurangi ketentuan lain dalam                        bidang perbankan antara lain pengetahuan
  Anggaran Dasar BCA, maka:                                           tentang peraturan dan operasional bank
  a. Presiden Direktur dan seorang anggota Direksi lain               termasuk pemahaman mengenai manajemen
     berhak dan berwenang bertindak untuk dan atas                    risiko;
     nama Direksi serta mewakili BCA;                              b) pengetahuan mengenai tugas dan tanggung
  b. Jika Presiden Direktur karena sebab apa pun                      jawab Entitas Utama serta pemahaman
     tidak atau belum diangkat atau berhalangan atau                  mengenai kegiatan bisnis utama dan risiko
     tidak ada di tempat (mengenai hal tersebut tidak                 utama Lembaga Jasa Keuangan dalam
     perlu dibuktikan kepada pihak lain), maka Wakil                  konglomerasi keuangan;
     Presiden Direktur bersama-sama dengan seorang                 c) pengalaman di bidang perbankan dan/atau
     anggota Direksi lainnya berhak dan berwenang                     bidang keuangan, antara lain pengalaman di
     untuk bertindak untuk dan atas nama Direksi serta                bidang operasional, pemasaran, akuntansi,
     mewakili BCA;                                                    audit, pendanaan, perkreditan, pasar uang,
  c. Jika Presiden Direktur dan Wakil Presiden Direktur               pasar modal, hukum, atau pengalaman di
     karena sebab apa pun tidak atau belum diangkat                   bidang pengawasan Lembaga Jasa Keuangan;
     atau berhalangan atau tidak ada di tempat                     d) kemampuan untuk melakukan pengelolaan
     (mengenai hal tersebut tidak perlu dibuktikan                    strategis dalam rangka pengembangan bank
     kepada pihak lain), maka 2 (dua) orang Direktur                  yang sehat;
     berhak dan berwenang untuk bertindak untuk dan                e) memiliki pengalaman paling sedikit 5 (lima)
     atas nama Direksi serta mewakili BCA.                            tahun di bidang operasional dan paling
                                                                      rendah sebagai Pejabat Eksekutif Bank;
  Direksi wajib melaksanakan tugas, tanggung jawab,             2) melakukan pengelolaan strategis dalam rangka
  dan wewenangnya dengan itikad baik, penuh tanggung               pengembangan bank yang sehat, antara lain:
  jawab dan kehati-hatian, serta memperhatikan                     a) kompetitif dan visioner yang ditunjukkan
  ketentuan Anggaran Dasar BCA, Piagam Direksi, juga                  dengan memiliki komitmen pada kinerja
  peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tugas,                   jangka panjang;
  tanggung jawab, dan kewenangan Direksi secara rinci              b) memiliki sikap beretika dan bertanggung
  tertuang dalam Anggaran Dasar BCA dan Piagam Direksi                jawab dalam menjalankan kegiatan bisnis,
  yang dapat diakses oleh publik melalui situs web BCA.               operasional, dan layanan bank;
                                                                   c) berkontribusi terhadap masyarakat dan
4. Kriteria Anggota Direksi                                           lingkungan; dan
  Anggota Direksi BCA merupakan perseorangan yang                  d) memiliki kemampuan dalam beradaptasi,
  memenuhi kriteria dan persyaratan sesuai dengan POJK                bertahan, dan bertumbuh;
  No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan              c. memiliki reputasi yang baik, antara lain:
  Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, POJK No. 17          1) tidak memiliki kredit dan/atau pembiayaan
  Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank               macet;
  Umum berikut aturan pelaksanaannya, dan POJK No.              2) dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan dan
  27/POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan                  selama menjabat:
  Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan.                a) tidak pernah dinyatakan pailit;
  Kriteria anggota Direksi juga dapat dilihat pada Piagam          b) tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/
  Direksi yang dapat diakses oleh publik melalui situs web            atau Dewan Komisaris yang dinyatakan
  BCA bagian Struktur Organisasi (https://www.bca.co.id/              bersalah menyebabkan suatu perusahaan
  id/tentang-bca/tata-kelola/Struktur-Organisasi#)                    dinyatakan pailit;
                                                                   c) tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau
  Kriteria Anggota Direksi BCA adalah sebagai berikut:                anggota Dewan Komisaris yang selama menjabat:
  a. memiliki integritas, antara lain:                                i. pernah tidak menyelenggarakan RUPS
      1) mempunyai akhlak, moral, dan integritas yang                     tahunan;
          baik;                                                       ii. pertanggungjawabannya sebagai
      2) cakap melakukan perbuatan hukum;                                 anggota Direksi dan/atau anggota
      3) memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan                       Dewan Komisaris pernah tidak diterima
          perundang-undangan;                                             oleh RUPS atau pernah tidak memberikan
      4) memiliki komitmen terhadap pengembangan                          pertanggungjawaban sebagai anggota
          perbankan yang sehat;                                           Direksi dan/atau anggota Dewan
                                                                          Komisaris kepada RUPS; dan



274     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 277
            iii. pernah menyebabkan perusahaan yang         Mekanisme Nominasi
                 memperoleh izin, persetujuan, atau         BCA telah memiliki pengaturan terkait mekanisme
                 pendaftaran dari OJK tidak memenuhi        nominasi dalam dokumen Mekanisme Nominasi Dewan
                 kewajiban menyampaikan laporan             Komisaris dan Direksi yang dapat diakses oleh publik
                 tahunan dan/atau laporan keuangan          melalui situs web BCA bagian Tata Kelola Perusahaan
                 kepada OJK;                                (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/
     3) tidak pernah dihukum karena melakukan tindak        acgs/kebijakan-gcg).
        pidana dalam jangka waktu tertentu sebelum
        dicalonkan. Yang dimaksud dengan “tindak            Mengacu pada ketentuan tentang Penerapan Tata
        pidana” adalah:                                     Kelola bagi Bank Umum, alur mekanisme nominasi
        a) tindak pidana di sektor jasa keuangan yang       anggota Direksi adalah sebagai berikut:
            pidananya telah selesai dijalani dalam          a. Usulan dari pemegang saham/Dewan Komisaris/
            waktu 20 (dua puluh) tahun terakhir sebelum        Presiden Direktur terkait nominasi Direksi
            dicalonkan;                                        disampaikan kepada Dewan Komisaris.
        b) tindak pidana kejahatan yaitu tindak pidana      b. Dewan Komisaris meminta kepada KRN untuk
            yang tercantum dalam Kitab Undang-                 membahas usulan terkait nominasi atau Direksi
            undang Hukum Pidana (KUHP) dan/atau yang           dalam rapat KRN.
            sejenis KUHP di luar negeri dengan ancaman      c. KRN melakukan pembahasan terkait usulan
            hukuman pidana penjara 1 (satu) tahun atau         dimaksud dalam rapat KRN. Pembahasan tersebut
            lebih yang pidananya telah selesai dijalani        dituangkan dalam Risalah Rapat KRN. Dalam
            dalam waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir            rapat tersebut terdapat beberapa hal yang
            sebelum dicalonkan; dan/atau                       dipertimbangkan, antara lain:
        c) tindak pidana lainnya dengan ancaman                1) Alasan dan/atau pertimbangan atas usulan
            hukuman pidana penjara 1 (satu) tahun atau              (antara lain berdasarkan hasil interview, kajian
            lebih, antara lain korupsi, pencucian uang,             reputasi keuangan, pengalaman rekam jejak, dan
            narkotika/psikotropika, penyelundupan,                  opini publik yang beredar di berbagai media);
            kepabeanan, cukai, perdagangan orang,              2) Kriteria dan kualifikasi kandidat yang sesuai
            perdagangan senjata gelap, terorisme,                   dengan strategi Bank;
            pemalsuan uang, di bidang perpajakan, di           3) KRN telah melakukan langkah-langkah antara
            bidang kehutanan, di bidang lingkungan                  lain:
            hidup, di bidang kelautan, dan perikanan,               i. memperhatikan kondisi eksternal dan
            yang pidananya telah selesai dijalani dalam                  internal sesuai arahan strategi BCA;
            waktu 20 (dua puluh) tahun terakhir sebelum             ii. memperhatikan keberagaman baik dari
            dicalonkan;                                                  segi gender, usia, latar belakang pendidikan
     4) menjaga reputasi BCA;                                            maupun keahlian;
        a) tidak termasuk sebagai pihak yang dilarang               iii. melakukan komunikasi dengan Pemegang
            untuk menjadi Pihak Utama antara lain calon                  Saham Pengendali (jika usulan bukan dari
            tidak tercantum dalam Daftar Tidak Lulus                     Pemegang Saham Pengendali).
            (DTL) atas uji kemampuan dan kepatutan (Fit     d. Setelah melakukan pembahasan, KRN memberikan
            and Proper Test) sesuai peraturan terkait Uji      r e ko m e n d a s i ke p a d a D ewa n Ko m i s a r i s .
            Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper            Rekomendasi tersebut dituangkan dalam bentuk
            Test), Pihak Utama termasuk Pemegang               Surat Keputusan KRN.
            Saham Pengendali, anggota Direksi, dan          e. Berdasarkan rekomendasi KRN, Dewan Komisaris
            anggota Dewan Komisaris; dan                       memutuskan untuk mengajukan calon Direksi
        b) memiliki komitmen untuk tidak melakukan             kepada Pemimpin RUPS. Keputusan Dewan
            dan/atau mengulangi perbuatan dan/                 Komisaris dituangkan dalam bentuk Surat Keputusan
            atau tindakan yang menyebabkan yang                Dewan Komisaris.
            bersangkutan termasuk sebagai pihak yang        f. Pemimpin RUPS meminta persetujuan pemegang
            dilarang untuk menjadi Pihak Utama.                saham dalam mata acara RUPS terkait nominasi
                                                               Direksi.
5. Nominasi Anggota Direksi                                 g. Setelah mendapat persetujuan RUPS, persetujuan
  Penyelenggaraan nominasi untuk anggota Direksi               dimaksud dituangkan dalam Berita Acara RUPS yang
  mengacu pada Pasal 7 POJK No. 33/POJK.04/2014                menjadi dasar fit and proper test calon Direksi.
  tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau           h. BCA dapat menggunakan jasa pihak ketiga (search
  Perusahaan Publik serta Pasal 9 POJK No. 17 tahun 2023       firms) yang independen dan memiliki reputasi baik
  tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.                dalam proses seleksi kandidat Direksi.




                                                                 Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   275
Page 278
                    T a t a            K e l o l a   P e r u s a h a a n




  Penjelasan alur nominasi di atas digambarkan dalam bentuk diagram di bawah ini.


  Mekanisme Nominasi Anggota Direksi BCA


              Pemegang Saham/
              Dewan Komisaris/                             Dewan Komisaris               KRN                      RUPS              Fit and Proper Test1)
               Presiden Direktur




                        Usulan Nominasi                     Menyampaikan                           Tidak
                                                                                     Pembahasan
                         (Calon Direksi                     usulan kepada
                                                                                   dalam Rapat KRN
                             BCA)                                KRN


                                                                                           Ya

                                                          Pengajuan usulan
                                                            calon kepada
                                                           Pemimpin RUPS           Surat Keputusan
                                                            melalui Surat                KRN
                                                          Keputusan Dewan
                                                              Komisaris                                        Pemimpin
                                                                                                             RUPS meminta
                                                                                                              persetujuan
                                                                                                            pemegang saham



                                                                                                               Persetujuan
                                                                                                            dituangkan dalam
                                                                                                                                        Proses Fit and
                                                                                                            Berita Acara RUPS
                                                                                                                                         Proper Test
                                                                                                              (Dasar Fit and
                                                                                                               Proper Test)
      PT Bank Central Asia Tbk




                                                                                                                                         Hasil Fit and
                                                                                                                                         Proper Test
                                      Keterangan:
                                      1) Penyampaian dokumen administratif fit and proper
                                         test kepada OJK dapat dilakukan sejak diperolehnya
                                         Surat Keputusan KRN                                                                                 Selesai




  Kebijakan suksesi Direksi disusun oleh KRN BCA. Kebijakan suksesi Direksi tersebut dapat dilihat pada bagian KRN
  pada Laporan Tahunan ini.

6. Jumlah dan Komposisi Anggota Direksi
  BCA telah memenuhi ketentuan jumlah dan komposisi anggota Direksi sesuai dengan POJK No. 17 tahun 2023
  tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.


                                        Ketentuan POJK tentang Penerapan
                                                                                                                  Implementasi di BCA
                                           Tata Kelola bagi Bank Umum
   Bank wajib memiliki anggota Direksi dengan jumlah paling                                   BCA memiliki 12 (dua belas) anggota Direksi.
   sedikit 3 (tiga) orang.
   Seluruh anggota Direksi wajib berdomisili di Indonesia.                                    Seluruh anggota Direksi berdomisili di Indonesia.
   Direksi wajib dipimpin oleh Presiden Direktur atau Direktur                                Direksi BCA dipimpin oleh Presiden Direktur.
   Utama.

  Per 31 Desember 2025, jumlah anggota Direksi BCA adalah 12 (dua belas) orang yang terdiri dari:
  • 1 (satu) Presiden Direktur yang independen terhadap Pemegang Saham Pengendali;
  • 2 (dua) Wakil Presiden Direktur;
  • 1 (satu) Direktur yang membawahkan fungsi kepatuhan; dan
  • 8 (delapan) Direktur lainnya.




276                              Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 279
Pada tahun 2025, BCA mengalami perubahan susunan anggota Direksi berdasarkan keputusan RUPST Tahun 2025
pada Agenda Ketiga. Perubahan susunan anggota Direksi dapat dilihat pada bagian Rapat Umum Pemegang
Saham di Laporan Tahunan ini. Susunan Keanggotaan Direksi BCA tahun 2025 telah dimuat dalam Akta Pernyataan
Keputusan Rapat PT Bank Central Asia Tbk No. 178 tanggal 26 Mei 2025, yang dibuat di hadapan Christina Dwi Utami,
S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta.

Susunan Anggota Direksi BCA (1 Januari 2025 - 31 Mei 2025)

                                                                                                       Periode Jabatan
          Nama                         Jabatan                   No. Surat Persetujuan
                                                                                                      berdasarkan RUPST
Jahja Setiaatmadja          Presiden Direktur          13/21/DPBB3/TPB3-7 tanggal 17 Juni 2011            2021 - 2025
Gregory Hendra Lembong      Wakil Presiden Direktur    10/KDK.03/2022 tanggal 22 April 2022               2022 - 2025
Armand Wahyudi Hartono      Wakil Presiden Direktur    SR-106/D.03/2016 tanggal 21 Juni 2016              2021 - 2026
Tan Ho Hien/Subur/Subur     Direktur                   4/69/DpG/DPIP/Rahasia tanggal 13 Agustus           2021 - 2026
Tan                                                    2002
Rudy Susanto                Direktur                   SR-119/D.03/2014 tanggal 21 Juli 2014              2021 - 2026
Lianawaty Suwono            Direktur (yang juga        SR-137/D.03/2016 tanggal 27 Juli 2016              2021 - 2026
                            merupakan Direktur yang
                            membawahkan fungsi         8/KDK.03/2022 tanggal 22 April 2022
                            Kepatuhan)                 (sebagai Direktur yang membawahkan
                                                       Fungsi Kepatuhan)
Santoso                     Direktur                   SR-143/D.03/2016 tanggal 8 Agustus 2016            2021 - 2026
Vera Eve Lim                Direktur                   SR-79/PB.12/2018 tanggal 23 April 2018             2021 - 2026
Haryanto T. Budiman         Direktur                   14/KDK.03/2020 tanggal 14 Mei 2020                 2021 - 2026
Frengky Chandra Kusuma      Direktur                   39/KDK.03/2021 tanggal 26 April 2021               2021 - 2026
John Kosasih                Direktur                   40/KDK.03/2021 tanggal 26 April 2021               2021 - 2025
Antonius Widodo Mulyono     Direktur                   9/KDK.03/2022 tanggal 22 April 2022                2022 - 2026

Susunan Anggota Direksi BCA (1 Juni 2025 - 31 Desember 2025)

                                                                                                       Periode Jabatan
          Nama                         Jabatan                   No. Surat Persetujuan
                                                                                                      berdasarkan RUPST
Gregory Hendra Lembong      Presiden Direktur          KEPR-26/D.03/2025 tanggal 9 April 2025             2025-2026
John Kosasih                Wakil Presiden Direktur    KEPR-25/D.03/2025 tanggal 9 April 2025             2025-2026
Armand Wahyudi Hartono      Wakil Presiden Direktur    SR-106/D.03/2016 tanggal 21 Juni 2016              2021 - 2026
Tan Ho Hien/Subur/Subur     Direktur                   4/69/DpG/DPIP/Rahasia tanggal 13 Agustus           2021 - 2026
Tan                                                    2002
Rudy Susanto                Direktur                   SR-119/D.03/2014 tanggal 21 Juli 2014              2021 - 2026
Lianawaty Suwono            Direktur (yang juga        SR-137/D.03/2016 tanggal 27 Juli 2016              2021 - 2026
                            merupakan Direktur yang
                            membawahkan fungsi         8/KDK.03/2022 tanggal 22 April 2022
                            Kepatuhan)                 (sebagai Direktur yang membawahkan
                                                       Fungsi Kepatuhan)
Santoso                     Direktur                   SR-143/D.03/2016 tanggal 8 Agustus 2016            2021 - 2026
Vera Eve Lim                Direktur                   SR-79/PB.12/2018 tanggal 23 April 2018             2021 - 2026
Haryanto T. Budiman         Direktur                   14/KDK.03/2020 tanggal 14 Mei 2020                 2021 - 2026
Frengky Chandra Kusuma      Direktur                   39/KDK.03/2021 tanggal 26 April 2021               2021 - 2026
Antonius Widodo Mulyono     Direktur                   9/KDK.03/2022 tanggal 22 April 2022                2022 - 2026
Hendra Tanumihardja         Direktur                   KEPR-24/D.03/2025 tanggal 9 April 2025             2025-2026


Seluruh anggota Direksi BCA telah memperoleh persetujuan serta lulus uji kemampuan dan kepatutan dari Bank
Indonesia (saat ini OJK) sebelum menjalankan tugas dan fungsi dalam jabatannya. Hal tersebut telah sesuai dengan
PBI No. 12/23/PBI/2010 tentang Uji Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) dan SEBI No. 13/8/DPNP
perihal Uji Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) sebagaimana telah diubah dengan SEBI No. 13/26/
DPNP tanggal 30 November 2011 maupun Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan
dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan dan Surat Edaran OJK No. 39/SEOJK.03/2016 tentang
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Calon Pemegang Saham pengendali, Calon Anggota Direksi, dan Calon
Anggota Dewan Komisaris Bank.




                                                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk     277
Page 280
       T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




7. Masa Jabatan Direksi
  Masa jabatan Direksi BCA adalah sejak tanggal yang ditentukan dalam RUPS yang mengangkat anggota Direksi
  tersebut sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan yang ke-5 (lima) yang diselenggarakan setelah RUPS yang
  mengangkat anggota Direksi yang bersangkutan, dengan tidak mengurangi kewenangan RUPS untuk memberhentikan
  seorang atau lebih anggota Direksi pada setiap waktu sebelum jabatannya berakhir. Anggaran Dasar BCA menyatakan
  bahwa anggota Direksi yang masa jabatannya telah berakhir dapat diangkat kembali.

  Jabatan anggota Direksi dengan sendirinya berakhir, jika yang bersangkutan:
  a. Dinyatakan pailit atau dinyatakan berada di bawah pengampuan berdasarkan suatu keputusan Pengadilan;
  b. Mengundurkan diri dari jabatannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  c. Meninggal dunia;
  d. Diberhentikan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham;
  e. Tidak lagi memenuhi persyaratan perundang-undangan yang berlaku.

8. Pembidangan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
  Pembagian tugas dan wewenang di antara anggota Direksi ditetapkan berdasarkan keputusan Direksi dengan
  persetujuan berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 069/SK/KOM/2025 tanggal 27 Mei 2025 tentang
  Pembidangan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi serta Kerangka Induk Organisasi PT Bank Central Asia Tbk dan
  dilengkapi dengan Surat Keputusan Direksi No. 136/SK/DIR/2025 tanggal 21 Juli 2025 perihal Struktur Organisasi
  Transaction Banking Product Development Division (DPD).

  Susunan Struktur Organisasi BCA serta supervisi Presiden Direktur serta 2 (dua) Wakil Presiden Direktur BCA dapat
  dilihat di halaman 40-41 pada bagian Profil dalam Laporan Tahunan ini.

  Detail pembidangan tugas dan tanggung jawab Direksi dijelaskan pada tabel sebagai berikut:


                                                            Bidang Tugas dan Tanggung        Direktur      Direktur      Direktur
   No.           Nama                     Jabatan
                                                                     Jawab                  Pengganti I   Pengganti II Pengganti III

   1      Gregory Hendra          President Director    »    Overall Coordination               JK            ST            RS
          Lembong (HL)            (PD)
                                                        »    Internal Audit1) (DAI)            AW             ST            FC
   2      John Kosasih            Deputy President      »    SME & Commercial Business          FC            HB            RS
          (JK)                    Director                   (DCE)
                                  (DPD1)2)
                                                        »    BCA Insurance                      HB            RS            ST
                                                        »    BCA Syariah                        FC            SL            ST
   3      Armand W.               Deputy President      »    Contact Center & Digital           FC            SL            HT
          Hartono (AH)            Director                   Services (CDG)
                                  (DPD2)
                                                        »    E-Channel & Settlement             HT            SL            FC
                                                             Services (CSV)
                                                        »    International Banking              RS            SL            JK
                                                             Services (GTP)
                                                        »    Credit Administration              ST            FC            RS
                                                             Services (SLK)
                                                        »    Corporate Branch (KCK)             RS            ST            JK
   4      Subur Tan               Credit & Legal        »    Credit Risk Analysis (ARK)         VL            HL            FC
          (ST)                    Director
                                                        »    Credit Recovery (RPK)              FC            HL            VL
                                  (DKR)
                                                        »    Legal (GHK)                        LS            FC            AW
   5      Santoso                 Transaction Banking   »    Strategic Information              AH            HL            VL
          (SL)                    Director                   Technology (GTI)
                                  (DTP)
                                                        »    Operation Strategy                 AH            HL            FC
                                                             Development (POL)
                                                        »    Transaction Banking Business       HB            AH            HT
                                                             Development (DTB)
                                                        »    Transaction Banking Product        HB            AH            HT
                                                             Development (DPD)
                                                        »    Transaction Banking                HT            HB            AH
                                                             Services (GLT)
                                                        »    BCA Digital                        HL            FC            VL




278      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 281
                                                              Bidang Tugas dan Tanggung              Direktur         Direktur      Direktur
No.          Nama                     Jabatan
                                                                       Jawab                        Pengganti I      Pengganti II Pengganti III

6      Rudy Susanto          Corporate Banking &          »    Corporate Banking &                       JK                HB                SL
       (RS)                  Treasury Director                 Transaction (GBK)
                             (DBK)2)
                                                          »    Corporate Finance (GCF)                   JK                HB                SL
                                                          »    International Banking (DIB)               HL                HB                JK
                                                          »    Treasury (DTR)                            HL                JK                VL
                                                          »    BCA Sekuritas                             JK                HL                VL
7      Hendra                Cash Management              »    Corporate Transaction (CTC)               RS                JK                SL
       Tanumihardja          Director
                                                          »    Cash Management (DCM)                     RS                JK                HB
                             (DCS)2)
                                                          »    Transaction Banking                        SL               HB                JK
                                                               Partnership Solution
                                                               Development (DST)
                                                          »    Wholesale Transaction                      SL               RS                JK
                                                               Banking Product
                                                               Development (WBD)
8      Haryanto T.           Consumer Banking             »    Consumer Finance (DBK)                    JK                RS                FC
       Budiman               Director
                                                          »    Individual Customer Business               SL               JK                AH
       (HB)                  (DCB)2)
                                                               Development (ICB)
                                                          »    Wealth Management (DWM)                   JK                SL                HL
                                                          »    BCA Life                                  JK                SL                RS
                                                          »    BCA Finance                               JK                ST                SL
9      Frengky Chandra Branch & Network                   »    Regional & Branch Banking                 AH                HT                VL
       Kusuma          Director                                Management (Kanwil &
       (FC)            (DJW)#)                                 Cabang)
                                                          »    Branch Network                            VL                HT                AH
                                                               Management (JPW)
                                                          »    Procurement & Facility                    AH                JK                ST
                                                               Management (LOG)
10     Antonius Widodo Risk Management                    »    Risk Management1) (MRK)                    LS               VL                ST
       Mulyono         Director
                                                          »    Corporate Communication &                 VL                FC                HL
       (AW)            (DRM)3)
                                                               Social Responsibility (CCR)
                                                          »    Anti-Fraud (BAF)                           LS               HL                FC
11     Lianawaty             Compliance &                 »    Compliance1) (DCP)                        AW                VL                ST
       Suwono                Human Capital Mgmt.
                                                          »    Human Capital Management                   ST               HT                AH
       (LS)                  Director
                                                               (HCM)
                             (DCH)3)
                                                          »    Learning & Development                     ST               HT                AH
                                                               (DPP)
12     Vera Eve Lim          Finance & Corporate          »    Corporate Strategy &                      HL                JK                HT
       (VL)                  Planning Director                 Planning (DCSP)
                             (DFC)3)
                                                          »    Accounting & Tax (ATX)                    HT                RS                HL
                                                          »    Corporate Secretary -                     HL                HB                RS
                                                               Investor Relations & ESG
                                                               (CVG)
                                                          »    Industry & Economic                       HB                RS               AW
                                                               Research (REI)
                                                          »    Central Capital Ventura                    SL               AH                HL
Keterangan:
1.  Direktur Pengganti melaporkan kepada Direktur Bidang seluruh tindakan yang dilakukan/keputusan yang dibuat selama menggantikan Direktur Bidang.
    Direktur Pengganti untuk bidang perkreditan mengacu pada Manual Ketentuan Kredit.
2. Fungsi Pengelolaan Perusahaan Anak diatur sebagai berikut:
    1)   Melakukan pemantauan pelaksanaan fungsi audit internal/manajemen risiko/kepatuhan pada Perusahaan Anak
         dalam rangka penetapan tata kelola terintegrasi dan manajemen risiko terintegrasi
    2)   Melakukan fungsi pemantauan perkembangan usaha Perusahaan Anak.
    3)   Melakukan fungsi pemantauan dan penyelarasan secara menyeluruh terhadap pengelolaan Perusahaan Anak serta
         pemantauan kinerja keuangan Perusahaan Anak.

     Pelaksanaan fungsi di atas tetap memperhatikan prinsip dalam Perseroan Terbatas, dimana Perusahaan Anak adalah independent/separate legal entity.
     Pertanggungjawaban Direksi dan/atau Komisaris Perusahaan Anak adalah kepada RUPS Perusahaan Anak.

     Perusahaan Induk selaku pemegang saham menjalankan kewenangan dan fungsinya melalui RUPS Perusahaan Anak.

3.   #)   Direktur Jaringan Wilayah dan Cabang sebagai pelaksana harian, pembina, dan pemantau manajemen wilayah dan cabang. Pertanggungjawaban
          Kepala Kantor Wilayah adalah kepada Direksi.




                                                                                      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk             279
Page 282
        T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




9. Program Orientasi bagi Anggota Direksi Baru
  Program orientasi bagi anggota Direksi baru dilaksanakan untuk memberikan anggota Direksi baru pemahaman
  tentang BCA dalam waktu singkat sehingga anggota Direksi baru tersebut dapat menjalankan tugas dan tanggung
  jawab sebagai anggota Direksi dengan sebaik-baiknya.

  Kebijakan program orientasi Direksi diatur dalam Pedoman Tata Kelola BCA tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja
  Direksi dan Surat Keputusan Direksi No. 189/SK/DIR/2020 tanggal 4 Desember 2020 perihal Orientasi Anggota
  Direksi dan Dewan Komisaris Baru PT Bank Central Asia Tbk (BCA).

  Program orientasi meliputi antara lain:
  • Pengetahuan mengenai Visi, Misi, Tata Nilai, Strategi BCA;
  • Rencana jangka menengah dan jangka panjang BCA (RBB tahun berjalan);
  • Kinerja dan keuangan BCA; dan
  • Hal-hal yang relevan dengan dunia perbankan.

  Tata Cara Orientasi
  Tata cara orientasi bagi Direksi yang baru dapat dilakukan antara lain dengan cara:
  • Pemaparan oleh Unit Kerja Kantor Pusat (UKKP);
  • Kunjungan ke berbagai lokasi kegiatan BCA;
  • Pertemuan dan diskusi dengan anggota Direksi dan Dewan Komisaris lain untuk mendiskusikan berbagai masalah
     BCA atau informasi lain yang dibutuhkan;
  • Mempelajari berbagai informasi BCA yang tersedia secara elektronik (online based).

  Pelaksanaan Orientasi Tahun 2025
  Pada tahun 2025, terdapat pelaksanaan program orientasi bagi anggota Direksi secara online dengan waktu
  pelaksanaan berkisar 1 - 2 jam per sesi.

  Program orientasi 2025 bagi anggota Direksi Baru yang diangkat berdasarkan RUPST tanggal 12 Maret 2025, yaitu
  Bapak Hendra Tanumihardja sebagai berikut:


       No                       Tanggal                                                             Topik

   1         12 Juni - 7 Juli 2025                         Orientasi terkait dengan Tugas dan Tanggung Jawab Divisi dan Satuan Kerja
                                                           di BCA secara online.
   Laporan Pelaksanaan Orientasi Bapak Hendra Tanumihardja telah dituangkan dalam Memorandum tanggal 31 Juli 2025 tentang Laporan Pelaksanaan
   Orientasi bagi Direktur Baru.


10.Program Pelatihan dalam Rangka Meningkatkan Kompetensi Anggota Direksi
  BCA memiliki kebijakan program pelatihan Direksi yang tercantum dalam Piagam Direksi. BCA mewajibkan anggota
  Direksi mengikuti program pelatihan paling sedikit 1 (satu) kali dalam setahun guna meningkatkan kompetensi dan
  menunjang pelaksanaan tugas dan kewajiban anggota Direksi. Daftar program pelatihan yang diikuti oleh anggota
  Direksi sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut:

  Program Pelatihan yang Diikuti Anggota Direksi Tahun 2025
   No             Nama                       Program               Penyelenggara            Tanggal           Lokasi           Sarana/Bentuk

   1        Jahja          BCA Trading Trends 2025                       BCA           9 Januari 2025       Jakarta,       Seminar/Conference
            Setiaatmadja1)                                                                                  Indonesia
                                AIA APAC Bancassurance                    AIA          13-15 Mei 2025       Jakarta,       Seminar/Conference
                                Summit 2025                                                                 Indonesia
   2        Gregory             BCA Trading Trends 2025                  BCA           9 Januari 2025       Jakarta,       Seminar/Conference
            Hendra                                                                                          Indonesia
            Lembong2)
                                Enhancing Sustainability                 BCA           25 November          Jakarta,       Seminar/Conference
                                through GCG                                            2025                 Indonesia
                                Wealth Summit 2025                       BCA           17 September         Jakarta,       Seminar/Conference
                                                                                       2025                 Indonesia
                                2025 Bloomberg New Economy            Bloomberg        19-21 November Singapura,           Seminar/Conference
                                Forum                                                  2025           Singapura
                                16th Kompas100 CEO Forum               Kompas          26 November          Jakarta,       Seminar/Conference
                                2025 Powered by PLN                                    2025                 Indonesia
                                Leaders Gathering and                Mastercard        26 November          Jakarta,       Seminar/Conference
                                Reception: Building Financial                          2025                 Indonesia
                                Resilience in a Digital Economy
                                Rapat Kerja Nasional BCA 2026            BCA           4-5 Desember         Jakarta,       Seminar/Conference
                                                                                       2025                 Indonesia
280         Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 283
No      Nama                   Program              Penyelenggara        Tanggal          Lokasi         Sarana/Bentuk

3    John Kosasih3) BCA Trading Trends 2025              BCA         9 Januari 2025     Jakarta,      Seminar/Conference
                                                                                        Indonesia
                    Japan Banking Innovation           The Asian     20 Februari        Tokyo,        Seminar/Conference
                    Conference 2025                     Banker       2025               Jepang
                    Dialog Bersama Pelaku Pasar       Bursa Efek     3 Maret 2025       Jakarta,      Seminar/Conference
                    Modal                             Indonesia                         Indonesia
                    Members’ Gathering                 APINDO        17 Juli 2025       Jakarta,      Seminar/Conference
                    “Transformasi Industri                                              Indonesia
                    Manufaktur Melalui Integrasi
                    Teknologi AI”
                    Seminar Nasional Ekonomi-       Bank Indonesia   8 Agustus 2025     Jakarta,      Seminar/Conference
                    Keuangan Hijau "Penguatan                                           Indonesia
                    Sinergi Pembiayaan Hijau
                    Dalam Mendukung Transisi
                    Ekonomi Berkelanjutan"
                    sebagai Rangkaian Kegiatan
                    Karya Kreatif Indonesia Tahun
                    2025
                    Indonesia-Japan Executive             PPIJ       6 Agustus 2025     Jakarta,      Seminar/Conference
                    Dialogue 2025: A Private          (Indonesian-                      Indonesia
                    Leadership Forum on Outlook,    Japan Friendship
                    Innovation & Collaboration        Association)
                    RAKERKONAS ke-XXXIV                APINDO        9 Agustus 2025     Jakarta,      Workshop
                    APINDO "Dengan Semangat                                             Indonesia
                    Indonesia Incorporated menuju
                    Indonesia Emas 2045"
                    Wealth Summit 2025                   BCA         17-18              Jakarta,      Seminar/Conference
                                                                     September          Indonesia
                                                                     2025
                    Indonesia Knowledge Forum            BCA         28-29 Oktober      Jakarta,      Seminar/Conference
                    2025                                             2025               Indonesia
                    Indonesia Islamic Finance            OJK         3 November         Jakarta,      Seminar/Conference
                    Summit 2025                                      2025               Indonesia
                    Enhancing Sustainability             BCA         25 November        Jakarta,      Seminar/Conference
                    through GCG                                      2025               Indonesia
4    Armand         BCA Trading Trends 2025              BCA         9 Januari 2025     Jakarta,      Seminar/Conference
     Wahyudi                                                                            Indonesia
     Hartono
                    AEI - INVESTOR RELATIONS        Asosiasi Emiten 13 Februari         Jakarta,      Seminar/Conference
                    SUMMIT 2025                       Indonesia     2025                Indonesia
                    Seminar AEI - Inside the Mind   Asosiasi Emiten 17 Juli 2025        Jakarta,      Seminar/Conference
                    of a Successful Institutional     Indonesia                         Indonesia
                    Investor
                    Talk Show BINUS Professional        BINUS        6 Oktober 2025 Jakarta,          Seminar/Conference
                    Connect 2025                                                    Indonesia
                    Indonesia Knowledge Forum            BCA         28-29 Oktober      Jakarta,      Seminar/Conference
                    2025                                             2025               Indonesia
                    Enhancing Sustainability             BCA         25 November        Jakarta,      Seminar/Conference
                    through GCG                                      2025               Indonesia
                    Rapat Kerja Nasional BCA 2026        BCA         4-5 Desember       Jakarta,      Seminar/Conference
                                                                     2025               Indonesia
5    Tan Ho Hien/   BCA Trading Trends 2024              BCA         9 Januari 2025     Jakarta,      Seminar/Conference
     Subur/Subur                                                                        Indonesia
     Tan
                    Wealth Summit 2025                   BCA         17-18              Jakarta,      Seminar/Conference
                                                                     September          Indonesia
                                                                     2025
                    Enhancing Sustainability             BCA         25 November        Jakarta,      Seminar/Conference
                    through GCG                                      2025               Indonesia
                    Rapat Kerja Nasional BCA 2026        BCA         4-5 Desember       Jakarta,      Seminar/Conference
                                                                     2025               Indonesia




                                                                     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   281
Page 284
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




  No            Nama                       Program              Penyelenggara        Tanggal         Lokasi      Sarana/Bentuk

  6      Rudy Susanto         BCA Trading Trends 2024                BCA         9 Januari 2025    Jakarta,    Seminar/Conference
                                                                                                   Indonesia
                              Refreshment sertifikasi                ACI         17 Januari 2025   Bali,       Seminar/Conference
                              Treasury                                                             Indonesia
                              RGE Bankers Forum 2025                 RGE         17 Juli 2025      Jakarta,    Seminar/Conference
                                                                                                   Indonesia
                              Workshop Strategic Priority            BCA         28-29 Juli 2025 Jakarta,      Workshop
                                                                                                 Indonesia
                              Enhancing Sustainability               BCA         25 November       Jakarta,    Seminar/Conference
                              through GCG                                        2025              Indonesia
  7      Lianawaty            BCA Trading Trends 2024                BCA         9 Januari 2025    Jakarta,    Seminar/Conference
         Suwono                                                                                    Indonesia
                              HR Director Breakfast Session     Forum Human      26 Februari       Jakarta,    Seminar/Conference
                              : "Banking Talent Future Talent       Capital      2025              Indonesia
                              Readiness"                         Perbankan
                                                                  Indonesia
                              Sharing Terkait Artificial        Binus University 10 Maret 2025     Jakarta,    Seminar/Conference
                              Intelligence                                                         Indonesia
                              NGOBAR (Ngobrol Bahas                 AAMAI        17 April 2025     Jakarta,    Seminar/Conference
                              Asuransi)                                                            Indonesia
                              Leadership Excellence              AGLP (Asean     19 Mei 2025       Jakarta,    Seminar/Conference
                              "Harnessing the Power of              Global                         Indonesia
                              Technology and Fine Arts"           Leadership
                                                                   Program)
                              Webinar: "Trend Masalah                BCA         1 Juli 2025       Jakarta,    Webinar
                              Ketenagakerjaan di Dunia                                             Indonesia
                              Korporasi"
                              GenAI Tech Day                         GTI         23 Juli 2025      Jakarta,    Seminar/Conference
                                                                                                   Indonesia
                              Wealth Summit 2025                     BCA         17-18             Jakarta,    Seminar/Conference
                                                                                 September         Indonesia
                                                                                 2025
                              Indonesia Knowledge Forum              BCA         28-29 Oktober     Jakarta,    Seminar/Conference
                              2025                                               2025              Indonesia
                              BYC Fest (Bold Moves, Unleash          BCA         18 November       Jakarta,    Seminar/Conference
                              the Next)                                          2025              Indonesia
                              Executive Breakfast Sharing:       ACCARA          21 November       Jakarta,    Seminar/Conference
                              State the Global Workspace        CONSULTING       2025              Indonesia
                              Enhancing Sustainability               BCA         25 November       Jakarta,    Seminar/Conference
                              through GCG                                        2025              Indonesia
                              A Leadership Dialogue on            DELOITTE       26 November       Jakarta,    Seminar/Conference
                              Workplace Financial Health in                      2025              Indonesia
                              Indonesia - Deloitte
  8      Santoso              BCA Trading Trends 2024                BCA         9 Januari 2025    Jakarta,    Seminar/Conference
                                                                                                   Indonesia
                              Tencent Cloud Day Indonesia       Tencent Cloud    17 Februari       Jakarta,    Seminar/Conference
                              2025                                               2025              Indonesia
                              Digital Economic Forum CNBC          CNBC &        17 Februari       Jakarta,    Seminar/Conference
                              & Artajasa                           Artajasa      2025              Indonesia


                              Indonesia Knowledge Forum              BCA         28-29 Oktober     Jakarta,    Seminar/Conference
                              2025                                               2025              Indonesia
                              FEKDI: Festival Ekonomi            BI, OJK, ASPI   30-31 Oktober     Jakarta,    Workshop
                              Keuangan Digital Indonesia                         2025              Indonesia
                              Enhancing Sustainability               BCA         25 November       Jakarta,    Seminar/Conference
                              through GCG                                        2025              Indonesia
                              Rapat Kerja Nasional BCA 2026          BCA         4-5 Desember      Jakarta,    Seminar/Conference
                                                                                 2025              Indonesia




282     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 285
No       Nama                  Program                 Penyelenggara       Tanggal          Lokasi         Sarana/Bentuk

9    Vera Eve Lim   BCA Trading Trends 2024                BCA         9 Januari 2025     Jakarta,      Seminar/Conference
                                                                                          Indonesia
                    Perbanas x IBI : CEO Forum         Perbanas dan    22 Januari 2025 Jakarta,         Seminar/Conference
                                                            IBI                        Indonesia
                    BAIN - e-Conomy SEA 2024               BAIN        11 Februari 2025 Jakarta,        Seminar/Conference
                    Event in Jakarta                                                    Indonesia
                    Political and Economic             OCS Indonesia   10 April 2025      Jakarta,      Seminar/Conference
                    Roundtable Breakfast                                                  Indonesia
                    Discussion with OCS Group
                    Executive Committees
                    Kegiatan Inspirasi Kartini Dalam       OJK         22 April 2025      Jakarta,      Seminar/Conference
                    Rangka Peringatan Hari Kartini                                        Indonesia
                    Tahun 2025
                    Undangan Konsinyering Industri         OJK         16 Mei 2025        Jakarta,      Seminar/Conference
                    Tekstil dan Produk Tekstil                                            Indonesia
                    Enhancing Sustainability               BCA         25 November        Jakarta,      Seminar/Conference
                    through GCG                                        2025               Indonesia
                    CEO Forum Perbanas                   Perbanas      10 Desember        Jakarta,      Seminar/Conference
                                                                       2025               Indonesia
10   Haryanto T.    AIA APAC Bancassurance                  AIA        13-15 Mei 2025     Beijing,      Seminar/Conference
     Budiman        Summit 2025                                                           China
                    GenAI Tech Day                          GTI        23 Juli 2025       Jakarta,      Seminar/Conference
                                                                                          Indonesia
                    Training Digital                     Stanford      3-8 Agustus        Stanford,     Training
                    Transformations: Leading             University    2025               Amerika
                    Organizational Change in the                                          Serikat
                    Age of AI
                    Indonesia Knowledge Forum              BCA         28-29 Oktober      Jakarta,      Seminar/Conference
                    2025                                               2025               Indonesia
                    Wealth Summit 2025                     BCA         18 September       Jakarta,      Seminar/Conference
                                                                       2025               Indonesia
                    JP Morgan Investment Forum          J.P. Morgan    3 September        Jakarta,      Seminar/Conference
                    - The Road Ahead: Journey of                       2025               Indonesia
                    Growth and Resilence
                    CRO Roundtable                       PERBANAS      24 September       Jakarta,      Seminar/Conference
                                                                       2025               Indonesia
                    UBS Indonesia Forum                    UBS         17 November        Jakarta,      Seminar/Conference
                                                                       2025               Indonesia
                    Enhancing Sustainability               BCA         25 November        Jakarta,      Seminar/Conference
                    through GCG                                        2025               Indonesia
11   Frengky        Wealth Summit 2025                     BCA         17-18              Jakarta,      Seminar/Conference
     Chandra                                                           September          Indonesia
     Kusuma                                                            2025
                    Indonesia Knowledge Forum              BCA         28-29 Oktober      Jakarta,      Seminar/Conference
                    2025                                               2025               Indonesia
                    Safeguarding Your Investment          Reanda       26 September       Jakarta,      Seminar/Conference
                    in Indonesia through Proper         Indonesia &    2025               Indonesia
                    Financial and Tax Reporting            BCA
                    The Dual Edge of Tax,                 Reanda       20 November        Jakarta,      Seminar/Conference
                    Managing Risk and Capturing         Indonesia &    2025               Indonesia
                    Savings                                BCA
                    Enhancing Sustainability               BCA         25 November        Jakarta,      Seminar/Conference
                    through GCG                                        2025               Indonesia




                                                                       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   283
Page 286
        T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




   No             Nama                       Program                   Penyelenggara              Tanggal             Lokasi            Sarana/Bentuk

   12      Antonius             BCA Trading Trends 2024                        BCA           9 Januari 2025         Jakarta,        Seminar/Conference
           Widodo                                                                                                   Indonesia
           Mulyono
                                Perbanas x IBI : CEO Forum               Perbanas dan        22 Januari 2025 Jakarta,               Seminar/Conference
                                                                              IBI                            Indonesia
                                Wealth Summit 2025                             BCA           17-18                  Jakarta,        Seminar/Conference
                                                                                             September              Indonesia
                                                                                             2025
                                Indonesia Knowledge Forum                      BCA           28 Oktober             Jakarta,        Seminar/Conference
                                2025                                                         2025                   Indonesia
                                Forum Komunikasi Hukum                         BCA           29 Oktober             Jakarta,        Seminar/Conference
                                Tahun 2025 "Penerapan UU                                     2025                   Indonesia
                                No.1 Tahun 2023 tentang KUH
                                Pidana dan Rancangan UU
                                tentang Hukum Acara Pidana
                                Enhancing Sustainability                       BCA           25 November            Jakarta,        Seminar/Conference
                                through GCG                                                  2025                   Indonesia
                                Rapat Kerja Nasional BCA 2026                  BCA           4-5 Desember           Jakarta,        Seminar/Conference
                                                                                             2025                   Indonesia
   13      Hendra         Workshop Strategic Priority                          BCA           28-29 Juli 2025 Jakarta,               Workshop
           Tanumihardja4)                                                                                    Indonesia
                                GenAI Tech Day                                 GTI           23 Juli 2025           Jakarta,        Seminar/Conference
                                                                                                                    Indonesia
                                Training APU PPT                             PPATK           21 Juli 2025           Jakarta,        Seminar/Conference
                                                                                                                    Indonesia
                                Wealth Summit 2025                             BCA           17-18                  Jakarta,        Seminar/Conference
                                                                                             September              Indonesia
                                                                                             2025
                                BCA Capital Market                             BCA           14 Oktober             Jakarta,        Seminar/Conference
                                Collaboration Night 2025                                     2025                   Indonesia
                                Indonesia Knowledge Forum                      BCA           28-29 Oktober          Jakarta,        Seminar/Conference
                                2025                                                         2025                   Indonesia
                                Gathering "Cybersecurity                       BCA           13 November            Jakarta,        Seminar/Conference
                                Awareness for Business                                       2025                   Indonesia
                                Resilience”
                                Enhancing Sustainability                       BCA           25 November            Jakarta,        Seminar/Conference
                                through GCG                                                  2025                   Indonesia
                                CFO Connect 2025: Ecosystem                    BCA           26 November            Jakarta,        Seminar/Conference
                                Synergy for Sustainable                                      2025                   Indonesia
                                Business Growth
   Keterangan:
   1) Berhenti menjabat sebagai Presiden Direktur efektif per tanggal 1 Juni 2025 dan efektif menjabat sebagai Presiden Komisaris per tanggal 1 Juni 2025.
   2) Efektif menjabat sebagai Presiden Direktur per tanggal 1 Juni 2025.
   3) Efektif menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur per tanggal 1 Juni 2025.
   4) Efektif menjabat sebagai Direktur per tanggal 1 Juni 2025.



  Sesuai POJK No. 24 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia Bank Umum dan SE OJK
  Nomor 28 /SEOJK.03/2022 tentang Sertifikasi Manajemen Risiko Bagi Sumber Daya Manusia Bank Umum, seluruh
  anggota Direksi telah memiliki Sertifikasi Manajemen Risiko dan/atau Refreshment sesuai ketentuan yang berlaku.

11. Kepemilikan Saham Anggota Direksi yang Mencapai 5% atau Lebih dari Modal Disetor
  Kebijakan BCA dalam hal pelaporan kepemilikan saham anggota Direksi mengacu pada Pasal 57 POJK No. 17 tahun
  2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, SE OJK No.14/SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata
  Kelola bagi Bank Umum, POJK 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan Atau Setiap Perubahan Kepemilikan
  Saham Perusahaan Terbuka dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka.

  Penerapan Kebijakan Pelaporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham
  Piagam Direksi telah mengatur antara lain:
  a. Kewajiban pengungkapan Direksi atas kepemilikan saham yang mencapai 5% (lima persen) atau lebih dari modal
     disetor, yang meliputi jenis dan jumlah lembar saham pada BCA, bank lain, lembaga keuangan bukan bank dan
     perseroan lainnya, yang berkedudukan di dalam dan di luar negeri. Di samping itu, BCA juga telah mengadakan
     dan menyimpan Daftar Khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 50 Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang
     Perseroan Terbatas.
  b. Kewajiban anggota Direksi untuk menyampaikan informasi kepada BCA atas kepemilikan dan perubahan atas
     saham BCA dalam waktu paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah terjadinya kepemilikan atau setiap perubahan



284       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 287
   kepemilikan atas saham Perusahaan Terbuka. Kebijakan pelaporan kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan
   saham Direksi sesuai dengan POJK No. 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan
   Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka dan
   telah disosialisasikan melalui Memorandum No. 0075/MO/ESG/2025 tanggal 6 Agustus 2024 oleh Sekretaris
   Perusahaan kepada segenap Direksi dan Dewan Komisaris.

BCA juga telah menyampaikan laporan kepemilikan saham milik Direksi setiap awal bulan dan atas setiap perubahan
kepemilikan saham Direksi tahun 2025 kepada OJK dan BEI melalui sistem e-reporting sebagai wujud keterbukaan
dan kepatuhan BCA terhadap kebijakan internal dan eksternal mengenai laporan kepemilikan saham.


Tabel Kepemilikan Saham Anggota Direksi yang Mencapai 5% (lima persen) atau Lebih dari Modal Disetor per 31 Desember 2025

                                                   Kepemilikan saham anggota Direksi yang jumlahnya 5% atau lebih pada:
                Nama                                                                               Lembaga Keuangan
                                                    BCA                      Bank Lain                                            Perusahaan Lain
                                                                                                      Bukan Bank

Jahja Setiaatmadja1)                                  -                            -                            -                           √
Gregory Hendra Lembong2)                              -                            -                            -                           √
John Kosasih    3)
                                                      -                            -                            -                           -
Armand Wahyudi Hartono                                -                            -                            -                           √
Tan Ho Hien/Subur/Subur Tan                           -                            -                            -                           -
Rudy Susanto                                          -                            -                            -                           -
Lianawaty Suwono                                      -                            -                            -                           -
Santoso                                               -                            -                            -                           -
Vera Eve Lim                                          -                            -                            -                           -
Haryanto T. Budiman                                   -                            -                            -                           -
Frengky Chandra Kusuma                                -                            -                            -                           -
Antonius Widodo Mulyono                               -                            -                            -                           -
Hendra Tanumihardja       4)
                                                      -                            -                            -                           -
Keterangan:
1) Berhenti menjabat sebagai Presiden Direktur efektif per tanggal 1 Juni 2025 dan efektif menjabat sebagai Presiden Komisaris per tanggal 1 Juni 2025.
2) Efektif menjabat sebagai Presiden Direktur per tanggal 1 Juni 2025.
3) Efektif menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur per tanggal 1 Juni 2025.
4) Efektif menjabat sebagai Direktur per tanggal 1 Juni 2025.
√ Memiliki saham dengan jumlah mencapai 5% (lima persen) atau lebih.


Seluruh anggota Direksi tidak memiliki kepemilikan tidak langsung atas saham BCA. Direksi BCA memiliki 0,052%
saham BCA secara kumulatif. Berikut rincian kepemilikan saham BCA beserta persentase pada awal dan akhir tahun
buku oleh anggota Direksi secara langsung pada tahun 2025.

Tabel Jumlah Kepemilikan Saham BCA oleh Direksi (1 Januari 2025 - 31 Mei 2025)
                                                           Jumlah Kepemilikan                              Jumlah Kepemilikan
           Direksi                     Jabatan                 Awal Tahun                Persentase            Akhir Tahun                Persentase
                                                           (per 1 Januari 2025)                             (per 31 Mei 2025)
Jahja Setiaatmadja               Presiden Direktur                      33.850.785             0,027%                   35.805.144              0,029%
Gregory Hendra                   Wakil Presiden                             977.547            0,001%                      1.531.282             0,001%
Lembong                          Direktur
Armand Wahyudi Hartono Wakil Presiden                                    4.256.065            0,003%                     4.256.065              0,003%
                       Direktur
Tan Ho Hien/Subur/Subur Direktur                                         10.710.172           0,009%                     11.169.044             0,009%
Tan
Rudy Susanto                     Direktur                                 2.908.127           0,002%                       3.431.711            0,003%
Lianawaty Suwono                 Direktur (yang                          2.264.685            0,002%                      2.840.417             0,002%
                                 juga merupakan
                                 Direktur yang
                                 membawahkan
                                 fungsi Kepatuhan)
Santoso                          Direktur                                2.690.902            0,002%                      3.169.028             0,003%
Vera Eve Lim                     Direktur                                 2.212.324           0,002%                       2.731.601            0,002%
Haryanto T. Budiman              Direktur                                   776.099            0,001%                     1.057.378              0,001%
Frengky Chandra Kusuma Direktur                                           2.107.984           0,002%                     2.429.926              0,002%




                                                                                        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk             285
Page 288
      T a t a    K e l o l a   P e r u s a h a a n




                                                         Jumlah Kepemilikan                  Jumlah Kepemilikan
                Direksi                   Jabatan            Awal Tahun         Persentase       Akhir Tahun           Persentase
                                                         (per 1 Januari 2025)                 (per 31 Mei 2025)
   John Kosasih                      Direktur                         731.076       0,001%             1.094.492           0,001%
   Antonius Widodo                   Direktur                         262.511      0,000%               440.838            0,000%
   Mulyono

   TOTAL                                                          63.748.277       0,052%            69.956.926           0,056%


  Tabel Jumlah Kepemilikan Saham BCA oleh Direksi (1 Juni 2025 - 31 Desember 2025)

                                                         Jumlah Kepemilikan                    Jumlah Kepemilikan
                Direksi                   Jabatan            Awal Tahun         Persentase         Akhir Tahun      Persentase
                                                           (per 1 Juni 2025)                 (per 31 Desember 2025)

   Gregory Hendra                    Presiden Direktur              1.531.282       0,001%                1.531.282        0,001%
   Lembong
   John Kosasih                      Wakil Presiden                1.094.492        0,001%               1.094.492         0,001%
                                     Direktur
   Armand Wahyudi                    Wakil Presiden                4.256.065        0,003%               4.256.065         0,003%
   Hartono                           Direktur
   Tan Ho Hien/Subur/Subur Direktur                                11.169.044       0,009%               11.169.044        0,009%
   Tan
   Rudy Susanto                      Direktur                       3.431.711       0,003%                 3.431.711       0,003%
   Lianawaty Suwono                  Direktur (yang                2.840.417        0,002%                2.840.417        0,002%
                                     juga merupakan
                                     Direktur yang
                                     membawahkan
                                     fungsi Kepatuhan)
   Santoso                           Direktur                      3.169.028        0,003%               3.269.028         0,003%
   Vera Eve Lim                      Direktur                       2.731.601       0,002%                2.731.601        0,002%
   Haryanto T. Budiman               Direktur                       1.057.378       0,001%                1.057.378        0,001%
   Frengky Chandra Kusuma Direktur                                 2.429.926        0,002%               2.429.926         0,002%
   Antonius Widodo                   Direktur                       440.838        0,000%                  440.838         0,000%
   Mulyono
   Hendra Tanumihardja               Direktur                        193.206       0,000%                  193.206         0,000%

   TOTAL                                                        34.344.988         0,027%              34.444.988         0,028%


12.Rangkap Jabatan Anggota Direksi
  Ketentuan rangkap jabatan Direksi BCA berdasarkan Pasal 6 POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan
  Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik dan Pasal 15 POJK Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum adalah
  sebagai berikut:
  a. Anggota Direksi BCA tidak melakukan rangkap jabatan:
     1) sebagai anggota direksi, anggota dewan komisaris, anggota dewan pengawas syariah, atau pejabat eksekutif
        pada bank, perusahaan, dan/atau lembaga lain;
     2) pada bidang tugas fungsional pada lembaga keuangan bank dan/atau lembaga keuangan bukan bank yang
        berkedudukan di dalam maupun di luar negeri;
     3) pada jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan kepentingan dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota
        Direksi; dan/atau
     4) pada jabatan lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  b. Tidak termasuk rangkap jabatan sebagaimana dimaksud pada paragraf di atas, dalam hal anggota Direksi:
     1) bertanggung jawab terhadap pengawasan atas penyertaan BCA pada perusahaan anak, menjalankan tugas
        fungsional menjadi anggota Dewan Komisaris pada perusahaan anak bukan bank yang dikendalikan oleh BCA;
     2) bertanggung jawab terhadap pengawasan dana pensiun atau menjalankan tugas sebagai dewan pengawas
        dana pensiun, yang dimiliki oleh BCA;
     3) melaksanakan tugas sebagai direktur pengganti; dan/atau
     4) menduduki jabatan pada organisasi atau lembaga nirlaba;
     sepanjang yang bersangkutan tidak mengabaikan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota
     Direksi BCA.
  c. Pelaksanaan kegiatan anggota Direksi huruf c angka 1) dan 2) wajib mendapatkan persetujuan dari rapat Dewan
     Komisaris; dan/atau




286     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 289
d. Pelaksanaan kegiatan anggota Direksi huruf c angka 4) wajib dilaporkan dalam rapat Dewan Komisaris; dan/atau
e. Anggota Direksi dapat merangkap jabatan sebagai anggota komite paling banyak pada 5 (lima) komite di
   Emiten atau Perusahaan Publik dimana yang bersangkutan juga menjabat sebagai anggota Direksi atau anggota
   Dewan Komisaris.

Sepanjang tahun 2025, rangkap jabatan yang dilakukan anggota Direksi telah dilaporkan dalam rapat Dewan
Komisaris dan/atau mendapat persetujuan rapat Dewan Komisaris.

Tabel Rangkap Jabatan Direksi BCA Tahun 2025

                                                                                  Jabatan di Perusahaan/ /Organisasi/
           Nama                 Jabatan di BCA        Jabatan di Bank Lain
                                                                                    Lembaga Nirlaba/Lembaga Lain

Jahja Setiaatmadja1)        Presiden Direktur                  -              -
Gregory Hendra              Presiden Direktur                  -              Wakil Ketua Umum Perbanas (2024-
Lembong2)                                                                     sekarang)


John Kosasih3)              Wakil Presiden Direktur            -              -
Armand Wahyudi              Wakil Presiden Direktur            -              •    Ketua Umum Asosiasi Emiten
Hartono                                                                            Indonesia (2023-sekarang)
                                                                              •    Ketua Umum Forum Komunikasi
                                                                                   Direktur Operasional Perbankan
                                                                                   (2024- sekarang)
                                                                              •    Anggota Komite Penilaian Perusahaan
                                                                                   PT Bursa Efek Indonesia (2025-
                                                                                   sekarang)
                                                                              •    Management Advisory Board Member
                                                                                   NUS Business School (2025- sekarang)
Tan Ho Hien/Subur/          Direktur                           -              -
Subur Tan
Rudy Susanto                Direktur                           -              -
Lianawaty Suwono            Direktur (yang juga                -              •    Ketua Bidang Pengembangan Profesi
                            merupakan Direktur yang                                Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan
                            membawahkan fungsi                                     (2025-sekarang)
                            kepatuhan)                                        •    Wakil Ketua Bidang Pembinaan &
                                                                                   Pengembangan Profesi (PPP) IBI
                                                                                   (2023-sekarang)
Santoso                     Direktur                           -              •    Ketua Asosiasi Sistem Pembayaran
                                                                                   Indonesia (ASPI) (Juni 2021-sekarang)
                                                                              •    Board of Executive Asosiasi
                                                                                   Kartu Kredit Indonesia (AKKI)
                                                                                   (2013-sekarang)
Vera Eve Lim                Direktur                           -              Ketua Bidang Pajak, Keuangan, dan
                                                                              Regulatory Reporting Perbanas
                                                                              (2024-sekarang)
Haryanto T. Budiman         Direktur                           -              •    Ketua Ikatan Bankir Indonesia (2019 -
                                                                                   sekarang)
                                                                              •    Anggota Board of Trustee US
                                                                                   Indonesia Society (2022-2025)
                                                                              •    Ketua Dewan Pengarah Lembaga
                                                                                   Sertifikasi Profesional Perbankan
                                                                                   (LSPP) (2024 - sekarang)
                                                                              •    Dewan Kehormatan & Ketua Dewan
                                                                                   Penasehat BaRa (2024 - sekarang)
                                                                              •    Wakil Ketua Yayasan Pendidikan
                                                                                   Perbanas (2023 - sekarang)
Frengky Chandra Kusuma      Direktur                           -              Wakil Ketua Bidang Kewilayahan
                                                                              pada Ikatan Bankir Indonesia(IBI)
                                                                              (2023-sekarang)




                                                                   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   287
Page 290
       T a t a   K e l o l a    P e r u s a h a a n




                                                                                                               Jabatan di Perusahaan/ /Organisasi/
                 Nama                          Jabatan di BCA               Jabatan di Bank Lain
                                                                                                                 Lembaga Nirlaba/Lembaga Lain

  Antonius Widodo Mulyono                 Direktur                                       -                 •     Ketua Bidang Komunikasi IBI
                                                                                                                 (2023-sekarang)
                                                                                                           •     Bendahara Umum KAFEGAMA
                                                                                                                 (2024-sekarang)
                                                                                                           •     Anggota Dewan Pakar Bankers
                                                                                                                 Association for Risk Management
                                                                                                                 (2024-sekarang)
                                                                                                           •     Bendahara Ikatan Sarjana Ekonomi
                                                                                                                 Indonesia (2024-sekarang)
  Hendra Tanumihardja4)                   Direktur                                       -                 -
  1)        Berhenti menjabat sebagai Presiden Direktur efektif per tanggal 1 Juni 2025 dan efektif menjabat sebagai Presiden Komisaris per tanggal 1 Juni 2025.
  2)        Efektif menjabat sebagai Presiden Direktur per tanggal 1 Juni 2025.
  3)        Efektif menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur per tanggal 1 Juni 2025.
  4)        Efektif menjabat sebagai Direktur per tanggal 1 Juni 2025.


 Tabel Rangkap Jabatan Direksi dalam Komite di BCA
                                                       Periode Jabatan
           Nama                 Jabatan di BCA                                                                 Posisi pada Komite
                                                      berdasarkan RUPST
  Jahja                        President Director           2021-2025              •    Ketua ALCO
  Setiaatmadja1)                                                                   •    Ketua Credit Policy Committee
                                                                                   •    Anggota Tetap KK Korporasi
                                                                                   •    Anggota Tetap Risk Management Committee
                                                                                   •    Anggota Tetap Integrated Risk Management Committee
  Gregory Hendra               Deputy President              2021-2025             •    Ketua Information Technology Steering Committee
  Lembong2)                    Director                                            •    Anggota ALCO
                               (IT & Digital                                       •    Anggota Credit Policy Committee
                               Banking)                                            •    Anggota Tetap KK Korporasi
                                                                                   •    Anggota Tetap Risk Management Committee
                                                                                   •    Anggota Tetap Integrated Risk Management Committee
                               President Director           2025-2026              •    Ketua ALCO
                                                                                   •    Ketua Credit Policy Committee
                                                                                   •    Anggota Tetap KK Korporasi
                                                                                   •    Anggota Tetap Risk Management Committee
                                                                                   •    Anggota Tetap Integrated Risk Management Committee
  John Kosasih3)               Commercial & SME             2021-2025              •    Anggota ALCO
                               Banking Director                                    •    Anggota Credit Policy Committee
                                                                                   •    Anggota Tetap Risk Management Committee
                                                                                   •    Anggota Tetap KK Komersial
                                                                                   •    Anggota Tetap Integrated Risk Management Committee
                               Deputy President             2025-2026              •    Anggota ALCO
                               Director 1                                          •    Anggota Credit Policy Committee
                                                                                   •    Anggota Tetap Risk Management Committee
                                                                                   •    Anggota Tetap Integrated Risk Management Committee
                                                                                   •    Anggota Tetap KK Korporasi
                                                                                   •    Anggota Tetap KK Komersial
  Armand Wahyudi               Deputy President             2021-2026              •    Anggota ALCO
  Hartono                      Director 2                                          •    Anggota Tetap Risk Management Committee
                                                                                   •    Anggota Tetap Integrated Risk Management Committee
  Tan Ho Hien/                 Credit Risk & Legal          2021-2026              •    Ketua KK Korporasi
  Subur/Subur Tan              Director                                            •    Anggota ALCO
                                                                                   •    Anggota Credit Policy Committee
                                                                                   •    Anggota Tetap KK Komersial
                                                                                   •    Anggota Tetap Risk Management Committee
                                                                                   •    Anggota Tetap Integrated Risk Management Committee
  Santoso                      Transaction                  2021-2026              •    Ketua Information Technology Steering Committee
                               Banking Director                                    •    Anggota ALCO
                                                                                   •    Anggota Credit Policy Committee
                                                                                   •    Anggota Tetap Risk Management Committee
                                                                                   •    Anggota Tetap Integrated Risk Management Committee
  Rudy Susanto                 Corporate Banking            2021-2026              •    Anggota ALCO
                               & Treasury                                          •    Anggota Credit Policy Committee
                               Director                                            •    Anggota Tetap KK Korporasi
                                                                                   •    Anggota Tetap Risk Management Committee
                                                                                   •    Anggota Tetap Integrated Risk Management Committee
  Haryanto T.                  Consumer Banking             2021-2026              •    Anggota ALCO
  Budiman                      Director                                            •    Anggota Credit Policy Committee
                                                                                   •    Anggota Tetap Risk Management Committee
                                                                                   •    Anggota Tetap Integrated Risk Management Committee




288      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 291
                                                     Periode Jabatan
         Nama              Jabatan di BCA                                                                  Posisi pada Komite
                                                    berdasarkan RUPST
   Frengky Chandra        Branch & Network                2021-2026              •    Anggota ALCO
   Kusuma                 Director                                               •    Anggota Tetap Risk Management Committee
                                                                                 •    Anggota Tetap Integrated Risk Management Committee
                                                                                 •    Anggota Information Technology Steering Committee
   Antonius Widodo        Risk Management                 2022-2026              •    Ketua Risk Management Committee
   Mulyono                Director                                               •    Ketua Integrated Risk Management Committee
                                                                                 •    Anggota ALCO
                                                                                 •    Anggota Credit Policy Committee
                                                                                 •    Anggota Information Technology Steering Committee
   Lianawaty              Compliance &                    2021-2026              •    Anggota ALCO
   Suwono                 Human Capital                                          •    Anggota Credit Policy Committee
                          Mgmt. Director                                         •    Anggota Tetap Risk Management Committee
                                                                                 •    Anggota Tetap Integrated Risk Management Committee
   Vera Eve Lim           Finance &                       2021-2026              •    Anggota ALCO
                          Corporate                                              •    Anggota Tetap Risk Management Committee
                          Planning Director                                      •    Anggota Tetap Integrated Risk Management Committee
   Hendra                 Cash Management                 2025-2026              •    Anggota ALCO
   Tanumihardja4)         Director                                               •    Anggota Tetap Risk Management Committee
                                                                                 •    Anggota Tetap Integrated Risk Management Committee
   1)     Berhenti menjabat sebagai Presiden Direktur efektif per tanggal 1 Juni 2025 dan efektif menjabat sebagai Presiden Komisaris per tanggal 1 Juni 2025.
   2)     Efektif menjabat sebagai Presiden Direktur per tanggal 1 Juni 2025.
   3)     Efektif menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur per tanggal 1 Juni 2025.
   4)     Efektif menjabat sebagai Direktur per tanggal 1 Juni 2025.

13. Laporan Pelaksanaan Tugas dan                                                        Sepanjang tahun 2025, seluruh komite di bawah
   Penilaian Komite Eksekutif Direksi                                                    Direksi telah melaksanakan mandatnya dengan baik,
  Komite Eksekutif Direksi merupakan komite-komite                                       sehingga memungkinkan Direksi untuk mengambil
  yang dibentuk oleh Direksi untuk memberikan kontribusi                                 keputusan yang tepat dalam memperkuat ketahanan
  terkait pemenuhan kebutuhan bisnis BCA sesuai dengan                                   operasional dan mendukung pertumbuhan usaha
  bidang tugas dan tanggung jawab Direksi.                                               secara berkelanjutan.

  Saat ini terdapat 7 (tujuh) Komite Eksekutif di bawah                                  Rincian tugas, pelaksanaan rapat dan realisasi
  Direksi yaitu:                                                                         kerja/pelaksanaan tugas masing-masing Komite di
  a. Asset Liability Committee (ALCO).                                                   bawah Direksi diuraikan dalam Bab Komite-Komite
  b. Risk Management Committee (RMC).                                                    Eksekutif Direksi pada Laporan Tahunan ini.
  c. Integrated Risk Management Committee (IRMC).
  d. Credit Policy Committee (CPC).                                            14. Laporan Pelaksanaan Tugas Direksi
  e. Credit Committee (CC).                                                          Laporan Pelaksanaan Tugas Direksi selengkapnya disajikan
  f. Information Technology Steering Committee (KPTI).                               pada halaman 20 bagian Laporan Direksi pada Laporan
  g. Komite Pertimbangan Kasus Kepegawaian (KPKK).                                   Tahunan ini.

  Direksi melaksanakan penilaian terhadap Komite                                     Kebijakan dan pelaksanaan rapat Direksi, termasuk
  Eksekutif Direksi di atas dengan ketentuan sebagai                                 rapat bersama Dewan Komisaris, dan tingkat kehadiran
  berikut:                                                                           rapat masing-masing anggota Direksi selengkapnya
  1. Kriteria:                                                                       disajikan pada halaman 294 dan 300 bagian Rapat
     Kriteria penilaian Komite Eksekutif Direksi                                     Dewan Komisaris, Direksi, dan Rapat Gabungan pada
     didasarkan pada kepatuhan terhadap piagam                                       Laporan Tahunan ini.
     komite serta realisasi kerja/pelaksanaan tugas
     masing-masing komite.                                                     15.Penilaian Kinerja Anggota Direksi
  2. Proses:                                                                         Penilaian terhadap Kinerja Anggota Direksi yaitu terkait
     Terdapat laporan pertanggungjawaban yang                                        prosedur pelaksanaan penilaian kinerja, kriteria yang
     diberikan oleh masing-masing komite untuk                                       digunakan, dan pihak yang melakukan penilaian dapat
     dilakukan evaluasi oleh Direksi. Para komite aktif                              dilihat pada halaman 306 bagian Penilaian Kinerja
     berdiskusi secara berkala dalam membahas                                        Dewan Komisaris dan Direksi pada Laporan Tahunan ini.
     program kerja sesuai dengan perkembangan kondisi
     BCA, perekonomian, dan regulasi yang berlaku.
     Penilaian dilakukan oleh Direksi secara kolegial
     sebanyak 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
  3. Hasil Penilaian Komite-Komite di bawah Direksi:
     Komite-komite tersebut mengadakan pertemuan
     secara berkala untuk meninjau dan menyelaraskan
     program kerja dengan kondisi ekonomi,
     perkembangan teknologi, dan persyaratan
     regulator.

                                                                                           Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk              289
Page 292
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




RAPAT DEWAN KOMISARIS,                                          b. Pada rapat yang telah dijadwalkan, bahan rapat
DIREKSI, DAN RAPAT GABUNGAN                                         disampaikan kepada peserta paling lambat 5
                                                                    (lima) hari kerja sebelum rapat diselenggarakan
1. Rapat Dewan Komisaris                                            (H-5).
   Dasar Hukum                                                  c. Dalam hal terdapat rapat yang diselenggarakan
  BCA merujuk pada beberapa aturan berikut dalam                    di luar jadwal, bahan rapat disampaikan kepada
  menyelenggarakan Rapat Dewan Komisaris:                           peserta rapat paling lambat sebelum rapat
  a. Peraturan OJK.                                                 diselenggarakan.
  b. Anggaran Dasar BCA.                                     5. Kuorum dan keputusan rapat:
  c. Piagam Dewan Komisaris.                                    a. Rapat Dewan Komisaris adalah sah dan berhak
                                                                    mengambil keputusan yang mengikat jika
  Kebijakan Rapat                                                   sekurang-kurangnya 2/3 (dua per tiga) bagian
  Kebijakan Rapat Dewan Komisaris dalam Piagam Dewan                dari jumlah anggota Dewan Komisaris yang
  Komisaris dan/atau Anggaran Dasar telah mengatur                  sedang menjabat hadir atau diwakili dalam
  antara lain:                                                      rapat tersebut.
  1. Mekanisme rapat                                            b. Pengambilan keputusan dalam Rapat Dewan
     Rapat Dewan Komisaris dapat diselenggarakan                    Komisaris wajib terlebih dahulu dilakukan
     secara fisik atau secara elektronik melalui media              berdasarkan musyawarah mufakat.
     telekonferensi, video konferensi atau sarana media         c. Apabila musyawarah tidak mencapai mufakat,
     elektronik sejenisnya.                                         maka pengambilan keputusan dilakukan
  2. Frekuensi rapat:                                               berdasarkan suara setuju lebih dari ½ (satu per
     a. Rapat Dewan Komisaris wajib diselenggarakan                 dua) bagian dari jumlah suara yang sah yang
         secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam          dikeluarkan dalam rapat yang bersangkutan.
         2 (dua) bulan.                                         d. Dewan Komisaris dapat juga mengambil
     b. Setiap anggota Dewan Komisaris wajib                        keputusan yang sah tanpa mengadakan Rapat
         menghadiri rapat minimal 75% (tujuh puluh lima             Dewan Komisaris, apabila semua anggota
         persen) dalam 1 (satu) tahun.                              Dewan Komisaris telah diberitahukan secara
  3. Pemanggilan rapat:                                             tertulis, dan memberikan persetujuan, mengenai
     a. Untuk Rapat Dewan Komisaris yang telah                      usul yang diajukan serta menandatangani
         dijadwalkan atau berdasarkan keputusan                     persetujuan tersebut. Keputusan yang diambil
         Rapat Dewan Komisaris sebelumnya, tidak perlu              dengan cara demikian mempunyai kekuatan
         dilakukan pemanggilan rapat.                               yang sama dengan keputusan yang diambil
     b. Untuk Rapat Dewan Komisaris diselenggarakan                 dengan sah dalam Rapat Dewan Komisaris.
         di luar jadwal yang telah ditentukan,                  e. Segala keputusan yang diambil dalam Rapat
         pemanggilan wajib dilakukan paling lambat                  Dewan Komisaris bersifat mengikat dan menjadi
         1 (satu) hari sebelum Rapat Dewan Komisaris                tanggung jawab bagi seluruh anggota Dewan
         diadakan, atau dalam waktu yang lebih singkat              Komisaris.
         jika dalam keadaan mendesak.                        6. Seorang anggota Dewan Komisaris hanya boleh
     c. Dalam pemanggilan Rapat Dewan Komisaris                 diwakili oleh seorang anggota Dewan Komisaris
         harus mencantumkan acara/topik, tanggal,               lainnya berdasarkan Surat Kuasa Khusus yang dibuat
         waktu, mekanisme, dan tempat rapat serta               untuk kepentingan rapat tersebut.
         melampirkan materi rapat.                           7. Risalah Rapat Dewan Komisaris:
     d. Pemanggilan Rapat Dewan Komisaris harus                 a. Hasil Rapat Dewan Komisaris wajib dituangkan
         dilakukan secara tertulis dan disampaikan                  dalam risalah rapat yang ditandatangani oleh
         kepada setiap anggota Dewan Komisaris                      seluruh anggota Dewan Komisaris yang hadir.
         dengan pos tercatat, dengan jasa kurir, atau           b. Risalah rapat wajib didokumentasikan dengan
         dengan surat elektronik (e-mail) atau sarana lain          baik sesuai dengan ketentuan peraturan yang
         yang dianggap efektif oleh Dewan Komisaris                 berlaku.
  4. Penjadwalan dan bahan rapat:                               c. Dalam hal terjadi perbedaan pendapat
     a. Dewan Komisaris wajib menjadwalkan Rapat                    (dissenting opinion) maka hal tersebut wajib
         Dewan Komisaris maupun Rapat Gabungan                      dicantumkan secara jelas dalam risalah Rapat
         antara Dewan Komisaris dan Direksi untuk tahun             Dewan Komisaris beserta alasan perbedaan
         berikutnya sebelum berakhirnya tahun buku, dan             pendapat.
         diunggah dalam situs web BCA.




290     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 293
Glosarium Rapat Dewan Komisaris dan Direksi
Dewan Komisaris
                              Keterangan                                                                         Nama

                                    DES                                                                 Djohan Emir Setijoso1)
                                    JS                                                                  Jahja Setiaatmadja2)
                                    TK                                                                       Tonny Kusnadi
                                    CH                                                                    Cyrillus Harinowo
                                    RP                                                                       Raden Pardede
                                    SS                                                                     Sumantri Slamet
Keterangan :
1)      Berhenti menjabat sebagai Presiden Komisaris efektif per tanggal 1 Juni 2025
2)      Berhenti menjabat sebagai Presiden Direktur efektif per tanggal 1 Juni 2025 dan efektif menjabat sebagai Presiden Komisaris per tanggal 1 Juni 2025.


Direksi
                              Keterangan                                                                         Nama

                                    JS                                                                  Jahja Setiaatmadja1)
                                    HL                                                              Gregory Hendra Lembong2)
                                    AH                                                               Armand Wahyudi Hartono
                                    ST                                                             Tan Ho Hien/Subur/Subur Tan
                                    JK                                                                       John Kosasih3)
                                    RS                                                                       Rudy Susanto
                                    LS                                                                   Lianawaty Suwono
                                    SL                                                                          Santoso
                                    VL                                                                       Vera Eve Lim
                                    HB                                                                  Haryanto T. Budiman
                                    FC                                                               Frengky Chandra Kusuma
                                    AW                                                              Antonius Widodo Mulyono
                                    HT                                                                 Hendra Tanumihardja4)
Keterangan :
1)  Berhenti menjabat sebagai Presiden Direktur efektif per tanggal 1 Juni 2025 dan efektif menjabat sebagai Presiden Komisaris per tanggal 1 Juni 2025.
2) Efektif menjabat sebagai Presiden Direktur per tanggal 1 Juni 2025.
3) Efektif menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur per tanggal 1 Juni 2025.
4) Efektif menjabat sebagai Direktur per tanggal 1 Juni 2025

Pelaksanaan
Sepanjang tahun 2025, BCA telah melaksanakan 39 (tiga puluh sembilan) kali Rapat Dewan Komisaris yang
diselenggarakan secara fisik dan melalui telekonferensi. BCA telah memenuhi ketentuan POJK mengenai frekuensi
minimal pelaksanaan Rapat Dewan Komisaris.

Frekuensi Kehadiran, Jadwal, dan Agenda Rapat Dewan Komisaris
Jadwal Rapat Dewan Komisaris tahun 2025 telah dimuat dalam situs web BCA dan dapat diakses pada
https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/struktur-organisasi.

Jadwal dan agenda Rapat Dewan Komisaris yang diselenggarakan sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut:


 No.      Tanggal Rapat                         Agenda Rapat                              DES1)       JS2)        TK          CH         RP          SS

1      6 Januari 2025        Informasi Pengusulan Anggota Jajaran Dewan                     √         N/A          √           √          √           √
                             Komisaris dan Direksi BCA tahun 2025-2026
2      15 Januari 2025 1.       Realisasi Kerja Divisi Audit Internal Tahun                 √         N/A          √           √          √           √
                                2024
                             2. Diskusi Internal : Pembahasan Self
                                Assessment Dewan Komisaris
                             3. Review Keputusan Kredit Mingguan




                                                                                         Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk             291
Page 294
       T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




  No.      Tanggal Rapat                             Agenda Rapat                DES1)   JS2)   TK   CH   RP    SS

  3        22 Januari           1. Penilaian Sendiri (Self Assessment) Direksi    √      N/A    √    √    √     √
           2025                    dan Dewan Komisaris
                                2. Persetujuan Fasilitas Kredit Pihak Terkait
                                3. Review Keputusan Kredit Mingguan
  4        5 Februari           1. Presentasi GBK: Update Kredit Korporasi        √      N/A    √    √    √     √
           2025                 2. Presentasi DCSP: Dividen Final 2024
                                3. Review Keputusan Kredit Mingguan
  5        10 Februari          Tindak Lanjut atas Rekomendasi Perubahan          √      N/A    √    √    √     √
           2025                 Keanggotaan Dewan Komisaris dan Jajaran
                                Direksi PT BCA Tbk masa jabatan tahun 2025-
                                2026
  6        12 Februari          Penunjukan Pimpinan RUPS Tahunan BCA              √      N/A    √    √    √     √
           2025
  7        19 Februari          1. Presentasi Komite Pemantau Risiko:             √      N/A    √    √    √     √
           2025                    Laporan Triwulan IV Tahun 2024
                                2. Presentasi Komite Audit: Laporan Triwulan
                                   IV Tahun 2024
                                3. Review Keputusan Kredit Mingguan
  8        26 Februari          1. Rekomendasi Pembagian Tantiem Tahun            √      N/A    √    √    √     √
           2025                    Buku 2024 kepada Anggota Dewan
                                   Komisaris dan Direksi
                                2. Rekomendasi KRN
  9        5 Maret 2025         1. Presentasi GARK dan REI                        √      N/A    √    √    √    Izin/
                                2. Review Keputusan Kredit Mingguan                                            Sakit
  10       19 Maret 2025        Persetujuan Pembelian Saham Kembali pada          √      N/A    √    √    √     √
                                Kondisi Pasar yang berfluktuatif secara
                                signifikan
  11       26 Maret 2025        1. Presentasi Tata Kelola Terintegrasi            √      N/A    √    √    √     √
                                   Semester II Tahun 2024 oleh Risk
                                   Management Division, Divisi Audit Internal,
                                   Compliance Division dan Environment
                                   Sustainability Governance
                                2. Review Keputusan Kredit Mingguan
  12       9 April 2025         1. Presentasi GARK terkait Permohonan             √      N/A    √    √    √     √
                                   Kredit
                                2. Review Keputusan Kredit Mingguan
  13       16 April 2025        1. Rekomendasi Paket Remunerasi Dewan             √      N/A    √    √    √     √
                                   Komisaris dan Direksi
                                2. Diskusi Internal Dewan Komisaris
                                3. Diskusi GARK dan GBK :Permohonan
                                   Kredit
                                4. Review Keputusan Kredit Mingguan
  14       23 April 2025        Persetujuan Mingguan Dewan Komisaris              √      N/A    √    √    √     √
  15       28 April 2025        1. Presentasi Divisi Compliance: Penerapan       Izin/   N/A    √    √    √     √
                                   APU-PPT PPPSPM di BCA periode                 Sakit
                                   Semester II Tahun 2024
                                2. Persetujuan Dewan Komisaris
  16       30 April 2025        Persetujuan Dewan Komisaris                       √      N/A    √    √    √     √
  17       14 Mei 2025          1. Presentasi Komite Pemantau Risiko:             √      N/A    √    √    √     √
                                   Laporan Triwulan I Tahun 2025
                                2. Presentasi Komite Audit: Laporan Triwulan
                                   I Tahun 2025
                                3. Persetujuan Dewan Komisaris Mingguan
  18       21 Mei 2025          1. Diskusi Internal Dewan Komisaris               √      N/A    √    √    √     √
                                2. Persetujuan Dewan Komisaris
  19       27 Mei 2025          1. Persetujuan Pembidangan Tugas dan              √      N/A    √    √    √     √
                                   Tanggung Jawab Direksi tahun 2025
                                2. Persetujuan Dewan Komisaris




292      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 295
No.   Tanggal Rapat                   Agenda Rapat                      DES1)     JS2)      TK        CH        RP       SS

20    28 Mei 2025     1. Aksi Korporasi Perusahaan Anak                 Izin/     N/A        √         √        √        √
                      2. Persetujuan Dewan Komisaris                    Sakit
21    4 Juni 2025     1. Persetujuan Keanggotaan Komite                 N/A      Izin/       √         √        √        √
                         Remunerasi dan Nominasi (KRN) periode                   Sakit
                         Juni 2025- 2026
                      2. Diskusi Tindak Lanjut Permohonan Dewan
                         Komisaris mengenai Permohonan Kredit
                      3. Review Keputusan Kredit Mingguan
                      4. Presentasi Komite Remunerasi dan
                         Nominasi: Rekomendasi Pemberian
                         Kompensasi
22    18 Juni 2025    1. Diskusi Pembelian Server                       N/A        √         √         √        √        √
                      2. Renewal Kontrak Partner periode 2025-
                         2028
                      3. Presentasi DCSP: Mid Year Financial
                         Forecast
                      4. Review Keputusan Kredit Mingguan
23    9 Juli 2025     1. Diskusi Penggunaan Jasa Pihak Ketiga           N/A        √         √         √        √        √
                         untuk Pembiayaan Project Financing
                      2. Presentasi Limit Kredit Korporasi
                      3. Diskusi Kebijakan di bidang Kepegawaian
                      4. Keputusan Kredit Mingguan
24    16 Juli 2025    1. Presentasi Divisi Audit Internal: Realisasi    N/A        √         √         √        √        √
                         Kerja Semester I Tahun 2025
                      2. Diskusi Internal Dewan Komisaris
                      3. Review Keputusan Kredit Mingguan
25    30 Juli 2025    1. Presentasi DPP: BCA Leader+ dan                N/A        √         √         √        √        √
                         #KaryaoneBCA
                      2. Presentasi Pihak Eksternal
                      3. Review Keputusan Kredit Mingguan
26    13 Agustus      1. Presentasi pihak eksternal                     N/A        √         √         √        √        √
      2025            2. Presentasi GARK: Update Industri
                      3. Review Keputusan Kredit Mingguan
27    27 Agustus      1. Presentasi Komite Pemantau Risiko:             N/A        √         √         √        √        √
      2025               Laporan Triwulan II Tahun 2025
                      2. Presentasi Komite Audit: Laporan Triwulan
                         II Tahun 2025
                      3. Review Keputusan Kredit Mingguan
28    28 Agustus                                                        N/A        √         √         √        √        √
                      Presentasi GARK
      2025
29    03 September    1. Presentasi ISG & MRK: Cybersecurity            N/A        √         √         √        √        √
      2025               Update
                      2. Presentasi REI & DCSP: 2026 Strategic
                         Direction
                      3. Review Keputusan Kredit Mingguan
30    10 September    1. Presentasi Tata Kelola Terintegrasi            N/A        √         √         √        √        √
      2025               Semester I Tahun 2025 oleh Risk
                         Management Division, Compliance
                         Division, Divisi Audit Internal dan
                         Environmental Social & Governance
                         Subdivision
                      2. Review Keputusan Kredit Mingguan
31    23 September    Presentasi Divisi Compliance: Penerapan APU,      N/A        √         √       Izin/      √        √
      2025            PPT & PPPSPM periode Semester I Tahun 2025                                     Sakit
32    24 September    1. Presentasi GBK dan GARK                        N/A        √         √         √        √        √
      2025            2. Diskusi Internal Dewan Komisaris re/
                         Pelaporan Pelaksanaan Kegiatan Direksi
                      3. Review Keputusan Kredit Mingguan




                                                                       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   293
Page 296
       T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




  No.      Tanggal Rapat                             Agenda Rapat                    DES1)    JS2)     TK      CH       RP      SS

  33       15 Oktober           1. Presentasi DCSP: Consolidated Outlook             N/A       √       √        √       √        √
           2025                    2025 & Projection 2026
                                2. Presentasi Risk Management Division:
                                   Pengkinian Rencana Aksi Pemulihan
                                   (Recovery Plan) tahun 2026
                                3. Review Keputusan Kredit Mingguan
  34       4 November           1. Persetujuan Permohonan Fasilitas Kredit           N/A       √       √        √       √        √
           2025                    Pihak Terkait
                                2. Review Keputusan Kredit Mingguan
  35       13 November          1. Persetujuan Dividen Interim BCA tahun             N/A       √       √        √       √        √
           2025                    2025
                                2. Review Keputusan Kredit Mingguan
  36       19 November          1. Update Perusahaan Induk Konglomerasi              N/A       √       √        √       √        √
           2025                    Keuangan (PIKK)
                                2. Presentasi Komite Pemantau Risiko:
                                   Laporan Triwulan III tahun 2025
                                3. Presentasi Komite Audit: Laporan Triwulan
                                   III tahun 2025
                                4. Review Keputusan Kredit Mingguan
  37       26 November          1. Presentasi Grup ESG                               N/A       √       √        √       √        √
           2025                 2. Presentasi GARK & REI
                                3. Presentasi GARK, GBK, & GCF
                                4. Diskusi Internal Pelaporan Kegiatan
                                   Anggota Direksi & Dewan Komisaris
                                5. Review keputusan kredit mingguan
  38       11 Desember          Pembahasan dengan Komite Remunerasi dan              N/A       √       √        √       √        √
           2025                 Nominasi
  39       17 Desember          1. Pemberhentian Keanggotaan Komite Tata             N/A       √       √        √       √        √
           2025                    Kelola Terintegrasi (KTKT) Perwakilan dari
                                   BCA Finance Limited
                                2. Presentasi GARK
                                3. Review Keputusan Kredit Mingguan

  Jumlah Kehadiran                                                                    18      18       39      38       39      38

  Jumlah Rapat                                                                        20      19       39      39       39      39

  Persentase Kehadiran                                                               90%     95%     100%     97%     100%     97%
  Keterangan:
  1) Pengunduran diri sebagai Presiden Komisaris efektif sejak 1 Juni 2025
  2) Efektif menjabat sebagai Presiden Komisaris sejak 1 Juni 2025.


 Rencana Rapat Dewan Komisaris Tahun                                           Rencana jadwal Rapat Dewan Komisaris tahun 2026
 2026                                                                          telah dimuat dalam situs web BCA sejak Desember
 BCA telah menjadwalkan Rapat Dewan Komisaris tahun                            2025 dan dapat diakses pada https://www.bca.co.id/
 2026 sebagai berikut:                                                         id/tentang-bca/tata-kelola/Struktur-Organisasi#.


           Bulan                              Tanggal                        2. Rapat Direksi
                                                                                Dasar Hukum
  Januari                  21, 28
                                                                               Penyelenggaraan rapat Direksi BCA dilaksanakan
  Februari                 4, 11, 18, 25                                       berdasarkan peraturan-peraturan berikut:
  Maret                    4, 11                                               a. Peraturan OJK.
  April                    1, 8, 15, 22, 29                                    b. Anggaran Dasar BCA.
  Mei                      6, 13, 20                                           c. Piagam Direksi.
  Juni                     3, 10, 17, 24
                                                                               Kebijakan Rapat
  Juli                     1, 8, 15, 22
                                                                               Kebijakan rapat Direksi dalam Piagam Direksi dan/atau
  Agustus                  5, 12, 19, 26
                                                                               Anggaran Dasar telah mengatur antara lain:
  September                2, 9, 16, 23                                        1. Mekanisme rapat
  Oktober                  7, 14, 21, 28                                          Rapat Direksi dapat diselenggarakan secara fisik
  November                 4, 11, 18, 25                                          atau secara elektronik melalui media telekonferensi,
  Desember                 2, 9, 16                                               video konferensi atau sarana media elektronik
                                                                                  sejenisnya.
 Jadwal Rapat Dewan Komisaris tersebut dapat berubah                           2. Frekuensi rapat:
 sewaktu-waktu sesuai dengan kebutuhan.                                           a. Rapat Direksi wajib diselenggarakan secara
                                                                                      berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam setiap
                                                                                      bulan.



294       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 297
   b. Setiap anggota Direksi wajib menghadiri rapat                e. Direksi dapat juga mengambil keputusan
      minimal 75% (tujuh puluh lima persen) dalam 1                   yang sah tanpa mengadakan rapat Direksi,
      (satu) tahun.                                                   apabila semua anggota Direksi telah
3. Pemanggilan rapat:                                                 diberitahukan secara tertulis, dan memberikan
   a. Pemanggilan rapat Direksi dilakukan oleh Biro                   persetujuan mengenai usul yang diajukan
      Direksi melalui e-mail kepada seluruh Direksi                   serta menandatangani persetujuan tersebut.
      paling lambat 5 (lima) hari kerja sebelum rapat                 Keputusan yang diambil dengan cara demikian
      diselenggarakan (H-5).                                          mempunyai kekuatan yang sama dengan
   b. Untuk rapat Direksi yang telah dijadwalkan                      keputusan yang diambil dengan sah dalam rapat
      atau berdasarkan keputusan rapat Direksi                        Direksi.
      sebelumnya, tidak perlu dilakukan pemanggilan                f. Segala keputusan yang diambil oleh Direksi
      rapat.                                                          bersifat mengikat dan menjadi tanggung jawab
   c. Untuk rapat Direksi yang diselenggarakan di                     bagi seluruh anggota Direksi.
      luar jadwal yang telah ditentukan, pemanggilan            6. Seorang anggota Direksi hanya boleh diwakili oleh
      wajib dilakukan paling lambat 1 (satu) hari                  seorang anggota Direksi lainnya berdasarkan Surat
      sebelum rapat Direksi diadakan, atau dalam                   Kuasa Khusus yang dibuat untuk kepentingan rapat
      waktu yang lebih singkat jika dalam keadaan                  tersebut dengan catatan tidak menghapus hak
      mendesak.                                                    memberikan suara untuk:
   d. Dalam pemanggilan rapat harus mencantumkan,                  a. kuorum kehadiran rapat; dan
      agenda (tanggal, waktu tempat, dan topik) serta              b. kuorum pengambilan keputusan sesuai dengan
      melampirkan materi rapat.                                       kuasa yang diberikan sehingga hak suaranya
   e. Direksi memberikan konfirmasi kehadiran                         diperhitungkan dalam kuorum rapat.
      kepada Biro Direksi.                                      7. Risalah rapat:
4. Penjadwalan dan bahan rapat:                                    a. Hasil rapat Direksi wajib dituangkan dalam
   a. Direksi harus menjadwalkan Rapat Direksi                        risalah rapat yang ditandatangani oleh seluruh
      maupun Rapat Dewan Komisaris dengan Direksi                     anggota Direksi yang hadir dan disampaikan
      untuk tahun berikutnya sebelum berakhirnya                      kepada seluruh anggota Direksi.
      tahun buku dan diunggah dalam situs web BCA.                 b. Risalah rapat Direksi wajib didokumentasikan
   b. Pada rapat yang telah dijadwalkan, bahan rapat                  dengan baik sesuai dengan ketentuan regulasi
      disampaikan kepada peserta paling lambat 5                      terkait.
      (lima) hari kerja sebelum rapat diselenggarakan              c. Perbedaan pendapat (dissenting opinion) yang
      (H-5).                                                          terjadi dalam rapat Direksi, wajib dicantumkan
   c. Dalam hal terdapat rapat yang diselenggarakan                   secara tertulis dalam risalah rapat beserta alasan
      di luar jadwal, bahan rapat disampaikan kepada                  perbedaan pendapat tersebut.
      peserta rapat paling lambat sebelum rapat
      diselenggarakan.                                          Pelaksanaan
5. Kuorum dan keputusan rapat:                                  Sepanjang tahun 2025, Direksi telah menyelenggarakan
   a. Rapat Direksi adalah sah dan berhak mengambil             53 (lima puluh tiga) kali rapat Direksi yang
      keputusan yang mengikat jika sekurang-                    diselenggarakan secara fisik dan melalui telekonferensi.
      kurangnya 2/3 (dua pertiga) bagian dari jumlah            BCA telah memenuhi ketentuan POJK mengenai
      anggota Direksi yang sedang menjabat hadir                frekuensi minimal pelaksanaan rapat Direksi.
      atau diwakili dalam rapat tersebut.
   b. Setiap kebijakan dan keputusan strategis                  Frekuensi Kehadiran, Jadwal, dan Agenda
      wajib diputuskan melalui rapat Direksi dengan             Rapat Direksi
      memperhatikan pengawasan sesuai tugas dan                 Jadwal rapat Direksi tahun 2025 telah dimuat dalam
      tanggung jawab Dewan Komisaris.                           situs web BCA dan dapat diakses pada https://www.
   c. Pengambilan keputusan rapat Direksi wajib                 bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/Struktur-
      terlebih dahulu dilakukan berdasarkan                     Organisasi#.
      musyawarah mufakat.
   d. Apabila pelaksanaan musyawarah tidak                      Jadwal dan agenda rapat Direksi yang diselenggarakan
      mencapai mufakat, maka pengambilan                        selama tahun 2025 adalah sebagai berikut:
      keputusan dilakukan berdasarkan suara setuju
      lebih dari ½ (satu per dua) bagian dari jumlah
      suara sah yang dikeluarkan dalam rapat tersebut.

       Tanggal
No.                  Agenda Rapat   JS1)   HL2)   AH     JK3)    ST    RS     LS     SL      VL     HB    FC     AW     HT4)
        Rapat
1     9 Januari    Update Porseni    √      √     √       √      √      √      √      √      √      √      √      √     N/A
      2025
2     14 Januari   Unsecured Loan    √      √     √       √      √      √      √      √      √      √      √      √     N/A
      2025


                                                                      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   295
Page 298
       T a t a   K e l o l a    P e r u s a h a a n




          Tanggal
  No.                        Agenda Rapat             JS1)   HL2)   AH      JK3)   ST   RS      LS   SL   VL   HB     FC      AW      HT4)
           Rapat
  3      16 Januari     1.     Realisasi KPI           √      √      √       √     √     √      √    √    √     √      √       √      N/A
         2025                  Direksi 2024 &
                               Persetujuan KPI
                               Direksi 2025
                        2.     Update Imlek
                               Solitaire
  4      30 Januari     Update Ekonomi &               √      √      √       √     √     √      √    √    √    Cuti    √       √      N/A
         2025           Persetujuan Dividen
                        Final
  5      4 Februari     Update Performance             √      √      √       √     √     √      √    √    √     √      √       √      N/A
         2025           Appraisal/
                        Management
  6      6 Februari     1.     Diskusi Rencana         √      √      √       √     √     √      √    √    √     √      √       √      N/A
         2025                  Bisnis Bank 2025
                        2.     Analyst
                               Feedback Tahun
                               Buku 2024
                        3.     ESG & GCG
                               Updates Tahun
                               Buku 2024
  7      11 Februari    Update Kinerja       Dinas            √      √       √     √    Dinas   √    √    √     √      √       √      N/A
         2025           Keuangan BCA
                        Periode Januari 2025
                        Customer
                        Engagement 2024 by
                        Gallup
  8      13 Februari    1.     BCA Digital -           √      √      √       √     √     √      √    √    √     √      √       √      N/A
         2025                  Kinerja 2024 dan
                               Rencana Bisnis
                               2025
                        2.     BCA Sekuritas -
                               Kinerja 2024 dan
                               Rencana Bisnis
                               2025
                        3.     Update BCA
                               Expoversary
                               2025
                        4.     Penunjukan KAP
                               dan AP untuk
                               Audit Buku BCA
                               Tahun 2025
  9      27 Februari    1.     Update Ekonomi Dinas           √      √       √     √     √      √    √    √     √      √       √      N/A
         2025           2.     Update Trip
                               Apresiasi Internal
                               Eksternal
  10     11 Maret       Update Kinerja                 √      √      √       √     √     √      √    √    √     √      √      Dinas   N/A
         2025           Keuangan BCA
                        Periode Februari
                        2025
  11     13 Maret       1.     Review Banking          √      √      √       √     √     √      √    √    √     √      √       √      N/A
         2025                  Sector FY2024
                        2.     BCA Life -
                               Kinerja 2024 dan
                               Rencana Bisnis
                               2025
                        3.     BCA Finance -
                               Kinerja 2024 dan
                               Rencana Bisnis
                               2025
  12     20 Maret       1.     BCA Insurance -         √      √     Dinas    √     √     √      √    √    √     √     Dinas    √      N/A
         2025                  Kinerja 2024 dan
                               Rencana Bisnis
                               2025
                        2.     BCA Syariah -
                               Kinerja 2024 dan
                               Rencana Bisnis
                               2025




296      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 299
       Tanggal
No.                      Agenda Rapat        JS1)    HL2)     AH       JK3)   ST      RS     LS     SL      VL     HB      FC      AW      HT4)
        Rapat
13    24 Maret      Update Buy Back           √       √        √        √      √       √      √      √      √      Cuti     √       √      N/A
      2025          Saham
14    25 Maret      1.    Update Ekonomi      √       √        √        √      √       √      √      √      √      Cuti     √       √      N/A
      2025          2.    Sosialisasi Key
                          Priority
15    10 April      1.    Agenda re-          √      Cuti      √        √      √       √     Cuti    √      √       √       √       √      N/A
      2025                Investasi SRBI &
                          SBN jatuh tempo
                          2025
                    2.    Update Kondisi
                          Ramadhan/
                          Lebaran &
                          Dampak Tarif
16    22 April      1.    BCA Syariah -       √       √        √        √      √       √      √      √      √       √      Dinas    √      N/A
      2025                Bullion Bank
                    2.    Dampak Tarif US
                          terhadap Debitur
                          BCA
17    24 April      Update APU PPT            √       √        √        √      √       √      √      √      √       √       √       √      N/A
      2025          Semester-2 Tahun
                    2024
18    2 Mei 2025    1.    Analyst             √       √        √        √      √       √      √      √      √       √       √       √      N/A
                          Feedback 1Q25
                    2.    Pembidangan
                          Direksi Tahun
                          2025
19    15 Mei        1.    Update Kinerja     Dinas    √     Training   Cuti    √       √      √      √      √       √       √      Dinas   N/A
      2025                Keuangan BCA
                          Periode April
                          2025
                    2.    Update Ekonomi
20    22 Mei        1.    Update Mini         √       √        √       Cuti    √       √      √      √     Dinas    √       √       √      N/A
      2025                Company
                    2.    Update
                          Mitigasi Risiko
                          Operasional
                    3.    Pengisian Know
                          Your Employee
                          Tahun 2024
                    4.    Update
                          Perusahaan Anak
                          CCV
21    5 Juni 2025 Review Banking             N/A      √        √        √      √       √      √      √      √       √       √       √       √
                  Sector 1Q Tahun
                  2025
22    10 Juni       1.    Wealth Summit      N/A      √        √        √      √       √      √      √      √       √       √       √       √
      2025                2025
                    2.    Update Indonesia
                          Knowledge
                          Forum (IKF) 2025
23    12 Juni       1.    Kinerja Keuangan   N/A      √        √        √      √       √      √      √      √       √       √       √       √
      2025                BCA Mei 2025
                    2.    Mid Year
                          Financial
                          Forecast
24    17 Juni       1.    BCA EXPO 2025      N/A      √      Dinas      √      √       √      √      √      √      Cuti     √       √       √
      2025          2.    MSCI Rating
                    3.    Update Electric
                          Vehicle
25    19 Juni       Diskusi Internal         N/A      √        √        √      √     Dinas    √      √      √      Hadir    √       √       √
      2025          Direksi BCA
26    24 Juni       1.    Update Ekonomi     N/A      √        √        √      √       √      √      √      √      Cuti     √       √       √
      2025          2.    UMKM Fest 2025
27    1 Juli 2025   Gebyar KaryaOne          N/A      √        √        √     Cuti   Dinas    √      √      √       √       √       √       √
                    BCA
28    3 Juli 2025   Tabungan bagi            N/A      √        √        √     Cuti     √      √      √      √       √       √       √       √
                    Nasabah Organisasi
29    8 Juli 2025   1.    Midyear Review     N/A      √        √        √      √       √      √      √      √       √       √      Izin/    √
                          Perusahaan Anak                                                                                          Sakit
                    2.    Update Pajak
30    17 Juli 2025 1.     NPL DCE            N/A     Cuti      √        √      √       √     Cuti   Cuti    √       √       √       √       √
                   2.     NPL DBKK
31    24 Juli       Update Ekonomi           N/A     Cuti      √        √      √      Cuti    √      √      √       √       √       √       √
      2025


                                                                                     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk       297
Page 300
       T a t a   K e l o l a    P e r u s a h a a n




          Tanggal
  No.                        Agenda Rapat             JS1)   HL2)    AH     JK3)    ST   RS      LS      SL     VL     HB     FC   AW     HT4)
           Rapat
  32     31 Juli 2025 Update Fitur Lifestyle          N/A    Dinas    √     Dinas   √     √     Dinas   Dinas    √      √     √     √      √
                      dan MyBCA Mandarin
  33     7 Agustus      1.     Presentasi Non-        N/A     √       √      √      √    Cuti    √       √       √     Cuti   √     √      √
         2025                  Deal Roadshow
                               & Analyst
                               Feedback 1H
                               2025
                        2.     ESG & GCG
                               Updates 1H 2025
  34     12 Agustus     1.     BCA Expo &             N/A     √       √      √      √     √      √       √       √      √     √     √      √
         2025                  Gebyar Hadiah
                        2.     Sistem
                               Pemungutan
                               Pajak Transaksi
                               Digital Luar
                               Negeri
                        3.     Bahas Forum
                               Group Discussion
                               2026 & Follow
                               Up Action 2025
  35     14 Agustus     1.     Update Kinerja         N/A     √       √      √      √     √      √       √       √      √     √     √      √
         2025                  Keuangan BCA
                               Periode Juli 2025
                        2.     Presentasi Rapat
                               Kerja Nasional
                               2026
                        3.     Pricing KPR
  36     21 Agustus     1.     Review Banking         N/A     √       √      √      √     √      √       √       √      √     √    Cuti    √
         2025                  Sector
                        2.     Gebyar BCA
  37     28 Agustus     1.     Update Ekonomi         N/A     √      Cuti    √      √     √     Cuti    Cuti     √      √     √     √      √
         2025           2.     Update BCA
                               Syariah 2025
  38     2         1.          Tindak Lanjut          N/A     √       √      √      √     √      √       √       √      √     √     √      √
         September             Radisi 14 Agustus
         2025                  (Strategi
                               Pembelian
                               Bonds)
                        2.     2026 Financial
                               Guidance
  39     11        Penerapan APU PPT                  N/A     √       √      √      √     √      √       √      Cuti    √     √     √      √
         September
         2025
  40     16        1.          Update Kinerja         N/A     √       √      √      √     √      √       √       √      √     √     √      √
         September             Keuangan BCA
         2025                  Periode Agustus
                               2025
                        2.     Update Budget
                               Opex Tahun
                               Fiskal 2026
  41     25        1.          Update Ekonomi         N/A     √       √      √      √     √      √       √       √      √     √     √      √
         September 2.          Update
         2025                  Corporate
                               Communication:
                               Reputation and
                               Narrative Wars
                               Era
  42     9 Oktober      1.     Presentasi dari        N/A     √       √      √      √     √      √       √       √      √     √     √      √
         2025                  Konsultan Oliver
                               Wyman
                        2.     Wewenang
                               Bundling
                               Nasabah
                               Organisasi
                        3.     Update Rapat
                               Kerja Nasional
                        4.     Unsponsored
                               Depository
                               Receipt




298      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 301
       Tanggal
No.                     Agenda Rapat         JS1)   HL2)    AH     JK3)   ST    RS     LS     SL      VL     HB      FC   AW      HT4)
        Rapat
43    14 Oktober   1.    Persetujuan         N/A     √       √      √     √      √      √      √      √       √      √     √       √
      2025               Pengkinian
                         Rencana Aksi
                         Pemulihan
                         (Recovery Plan)
                         dan Resolution
                         Plan BCA
                   2.    Update
                         Consolidated
                         Outlook 2025 &
                         2026
44    16 Oktober   Passive Funds             N/A     √       √      √     √      √      √      √      √       √      √    Dinas    √
      2025
45    23 Oktober 1.      Pembentukan         N/A    Dinas    √      √     √      √      √      √      √       √      √     √       √
      2025               PIKK
                 2.      Update Survey
                         SMART KP Kanwil
                   3.    Update Transaksi
                         CCV
46    6            1.    Persetujuan         N/A     √       √      √     √      √      √      √     Dinas    √      √    Izin/    √
      November           Pengkinian                                                                                       Sakit
      2025               Rencana Aksi
                         Pemulihan
                         (Recovery Plan)
                         BCA Syariah dan
                         BCA Digital
                   2.    Update Terkait
                         Evaluasi BCA
                         Expo 2025
                         dan Plan BCA
                         Expoversary
                         2026
                   3.    Pembelian ATM
                   4.    Update Terkait
                         Launching
                         Aplikasi Ocean
47    11           1.    Dividen Interim     N/A     √      Cuti    √     √      √      √      √      √       √      √     √       √
      November     2.    Update Kinerja
      2025               Keuangan BCA
                         Periode Oktober
                         2025
                   3.    Analyst
                         Feedback, NDR
                         Feedback &
                         Regional Deck
48    20           1.    Rancangan           N/A     √       √      √     √     Cuti    √      √     Dinas    √      √     √       √
      November           Perubahan
      2025               Anggaran Dasar
                   2.    Update UMKM
                         Fest
49    25           1.    Relationship        N/A     √       √      √     √      √      √      √      √       √      √     √       √
      November           Platform Aplikasi
      2025         2.    ESG
                         Refreshment
                   3.    Update RUPS
50    27           1.    Update Ekonomi      N/A     √       √      √     √      √      √      √      √      Dinas   √     √       √
      November     2.    Review Banking
      2025               Sector
51    9            Update tim IVR: Small     N/A     √       √      √     √      √      √      √      √       √      √     √       √
      Desember     Banks
      2025
52    11           1.    Update Kinerja      N/A     √       √      √     √     Cuti    √      √      √       √      √     √       √
      Desember           Keuangan BCA
      2025               Bulan November
                         2025
                   2.    Sharing terkait
                         Buyback
                         Program




                                                                               Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk    299
Page 302
        T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




           Tanggal
   No.                        Agenda Rapat            JS1)   HL2)     AH      JK3)     ST      RS      LS       SL      VL       HB    FC    AW    HT4)
            Rapat
   53     18             1.     Update Ekonomi        N/A    Dinas   Cuti       √      Cuti     √       √        √       √      Cuti   √     √      √
          Desember       2.     Persetujuan
          2025                  Cover Annual
                                Report dan
                                Sustainability
                                Report 2025
                         3.     SMART Solution
                                KP Kanwil
   Jumlah Kehadiran                                    17     47      47        50     50      46      49       50       49      44    51    47     33

   Jumlah Rapat                                       20      53      53        53     53      53      53       53       53      53    53    53     33

   Persentase Kehadiran                               85%    89%     89%      94%     94%     87%     92%      94%      92%     83%    96%   89%   100%
   Keterangan:
   1) Menjabat sebagai Presiden Direktur sampai dengan 1 Juni 2025. Efektif menjabat sebagai Presiden Komisaris sejak 1 Juni 2025.
   2) Efektif menjabat sebagai Presiden Direktur sejak 1 Juni 2025
   3) Efektif menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur sejak 1 Juni 2025
   4) Efektif menjabat sebagai Direktur sejak 1 Juni 2025


  Rencana Rapat Direksi Tahun 2026                                                    Kebijakan Rapat
  BCA telah menjadwalkan rapat Direksi tahun 2026                                     Rapat gabungan telah diatur dalam Piagam Direksi dan
  sebagai berikut:                                                                    Piagam Dewan Komisaris serta Anggaran Dasar BCA.
                                                                                      Kebijakan tersebut mengatur antara lain:
            Bulan                             Tanggal                                 1. Mekanisme rapat:
                                                                                         Rapat gabungan dapat diselenggarakan secara fisik
   Januari                    8,15,22,29
                                                                                         atau secara elektronik melalui media telekonferensi,
   Februari                   2,9,18,23                                                  video konferensi atau sarana media elektronik
   Maret                      2,9,16,25,30                                               sejenisnya.
   April                      6,13,20,27                                              2. Frekuensi rapat:
   Mei                        4,11,18,25                                                 Dewan Komisaris dan Direksi wajib mengadakan
   Juni                       2,8,15,22,29
                                                                                         rapat gabungan secara berkala paling kurang 1 (satu)
                                                                                         kali dalam 4 (empat) bulan.
   Juli                       6,13,20,27
                                                                                      3. Pemanggilan rapat:
   Agustus                    3,10,18,24,31
                                                                                         a. Untuk rapat gabungan yang telah dijadwalkan
   September                  7,14,21,28                                                     atau berdasarkan keputusan rapat gabungan
   Oktober                    5,12,19,26                                                     sebelumnya, tidak perlu dilakukan pemanggilan
   November                   2,9,16,23,30                                                   rapat.
   Desember                   7,14                                                       b. Untuk rapat yang diselenggarakan di luar jadwal
                                                                                             yang telah ditentukan, pemanggilan wajib
  Jadwal rapat Direksi tersebut dapat berubah sewaktu-                                       dilakukan paling lambat 1 (satu) hari sebelum
  waktu sesuai dengan kebutuhan.                                                             rapat diadakan, atau dalam waktu yang lebih
                                                                                             singkat jika dalam keadaan mendesak.
  Rencana jadwal rapat Direksi tahun 2026 telah dimuat                                   c. Dalam pemanggilan rapat harus mencantumkan
  dalam situs web BCA sejak Desember 2025 dan dapat                                          acara/topik, tanggal, waktu, mekanisme dan
  diakses pada https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/                                         tempat rapat serta melampirkan materi rapat.
  tata-kelola/Struktur-Organisasi#.                                                      d) Pemanggilan rapat harus dilakukan secara
                                                                                             tertulis dan disampaikan kepada peserta rapat
3. Rapat Gabungan Dewan                                                                      dengan pos tercatat, dengan jasa kurir, atau
   Komisaris dengan Direksi                                                                  dengan surat elektronik (e-mail) atau sarana lain
   Dasar Hukum                                                                               yang dianggap efektif.
  a. Pasal 31 ayat 3 POJK No. 33/POJK.04/2014                                         4. Penjadwalan dan bahan rapat:
     tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau                                     a. Dewan Komisaris dan Direksi menjadwalkan
     Perusahaan Publik jo. Pasal 55 ayat 2 POJK 17 Tahun                                     rapat gabungan untuk tahun berikutnya sebelum
     2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank                                            berakhirnya tahun buku.
     Umum menyatakan bahwa Dewan Komisaris wajib                                         b. Pada rapat yang telah dijadwalkan, bahan
     mengadakan rapat bersama Direksi secara berkala                                         rapat disampaikan kepada peserta rapat
     paling kurang 1 kali dalam 4 bulan.                                                     paling lambat 5 (lima) hari kerja sebelum rapat
  b. Pasal 16 ayat 3 POJK No. 33/POJK.04/2014                                                diselenggarakan.
     tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten
     atau Perusahaan Publik jo. Pasal 30 ayat 2 POJK
     17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola
     Bagi Bank Umum menyatakan bahwa Direksi
     wajib mengadakan rapat Direksi bersama Dewan
     Komisaris secara berkala paling kurang 1 (satu) kali
     dalam 4 (empat) bulan.

300        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 303
5. Kuorum dan keputusan rapat:
   a. Rapat dianggap sah dan berhak mengambil keputusan yang mengikat apabila lebih dari ½ (seperdua) bagian
      dari jumlah anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi hadir atau diwakili dalam rapat tersebut.
   b. Pengambilan keputusan rapat gabungan terlebih dahulu dilakukan berdasarkan musyawarah mufakat.
   c. Apabila pelaksanaan musyawarah tidak mencapai mufakat, maka pengambilan keputusan dilakukan
      berdasarkan suara setuju lebih dari ½ (satu per dua) bagian dari jumlah suara sah yang dikeluarkan dalam
      rapat tersebut.
   d. Segala keputusan yang diambil dalam rapat gabungan bersifat mengikat.
   e. Seorang anggota Direksi hanya boleh diwakili oleh seorang anggota Direksi lainnya dan seorang anggota
      Dewan Komisaris hanya boleh diwakili oleh seorang anggota Dewan Komisaris lainnya berdasarkan Surat
      Kuasa Khusus yang dibuat untuk kepentingan rapat tersebut.
6. Risalah rapat:
   a. Hasil rapat wajib dituangkan dalam risalah rapat, ditandatangani oleh anggota Direksi dan anggota Dewan
      Komisaris yang hadir, dan disampaikan kepada seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris.
   b. Perbedaan pendapat (dissenting opinion) yang terjadi dalam rapat beserta alasannya wajib dicantumkan
      secara jelas dalam risalah rapat.

Pelaksanaan
Selama tahun 2025, Dewan Komisaris dan Direksi telah menyelenggarakan rapat gabungan sebanyak 8 kali yang
diselenggarakan secara fisik dan melalui telekonferensi.

BCA telah memenuhi ketentuan POJK mengenai frekuensi minimal pelaksanaan rapat gabungan Dewan Komisaris
dengan Direksi.

Frekuensi Kehadiran, Jadwal, dan Agenda Rapat Gabungan Dewan Komisaris dengan Direksi
Jadwal rapat gabungan Dewan Komisaris dan Direksi tahun 2025 telah dimuat dalam situs web BCA dan dapat
diakses pada https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/struktur-organisasi.

Jadwal dan Agenda Rapat Gabungan Dewan Komisaris dengan Direksi yang diselenggarakan selama tahun 2025:
           Tanggal      Agenda
    No.                              DE1)   JS2)    TK       CH       RP       SS      HL3)     AH      JK4)      ST      RS      LS     SL     VL     HB     FC     AW      HT5)
            Rapat        Rapat

1         14 Januari   Update         √      √       √        √        √        √        √       √        √       √        √       √      √      √      √      √      √      N/A
          2025         Kinerja
                       Keuangan
                       BCA
                       Periode
                       Desember
                       2024

2         17 April     Kinerja        √      √       √        √        √        √        √       √        √       √        √       √      √      √      √      √      √      N/A
          2025         Keuangan
                       BCA Q1
                       2025

3         10 Juli 2025 Update        N/A     √       √        √        √        √        √       √        √       √        √       √      √      √      √      √      √       √
                       Kinerja
                       Keuangan
                       BCA
                       Periode
                       Semester I
                       2025

4         28 Juli 2025 Workshop      N/A     √       √        √        √        √        √       √        √       √        √       √      √      √      √      √      √       √
                       Strategic
                       Priority
                       Day 1

5         02 Oktober Business        N/A     √       √        √        √        √        √       √        √       √        √       √      √      √      √      √      √       √
          2025       Strategy
                     Review

6         16 Oktober   Update        N/A     √       √        √      Dinas      √        √       √        √       √        √       √      √      √      √      √     Dinas    √
          2025         Kinerja
                       Keuangan
                       BCA TW 3

7         17 Oktober   Rencana       N/A     √       √        √        √        √        √       √        √       √        √       √      √      √      √      √      √       √
          2025         Shares
                       Buyback

8         13           1. 2026 Key   N/A     √       √        √        √        √        √      Cuti      √       √       Cuti     √      √      √      √      √      √       √
          November     Strategic
          2025         Priorities
                       dan RBB
                       Approval
                       2. Update
                       RAKB

Jumlah Kehadiran                      2      8       8        8        7        8        8       7        8        8       7       8      8      8      8      8      7       6

Jumlah Rapat                          2      8       8        8        8        8        8       8        8        8       8       8      8      8      8      8      8       6

Persentase Kehadiran                 100%   100%   100%     100%     88%      100%     100%     88%    100%     100%     88%      100%   100%   100%   100%   100%   88%     100%

Keterangan:
1) Pengunduran diri sebagai Presiden Komisaris efektif sejak 1 Juni 2025
2) Menjabat sebagai Presiden Direktur sampai dengan 1 Juni 2025. Efektif menjabat sebagai Presiden Komisaris sejak 1 Juni 2025.
3) Efektif menjabat sebagai Presiden Direktur sejak 1 Juni 2025
4) Efektif menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur sejak 1 Juni 2025
5) Efektif menjabat sebagai Direktur sejak 1 Juni 2025




                                                                                                              Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk                301
Page 304
      T a t a    K e l o l a   P e r u s a h a a n




   Rencana Rapat Gabungan Dewan Komisaris                                   HUBUNGAN AFILIASI DEWAN
   dengan Direksi Tahun 2026                                                KOMISARIS, DIREKSI, DAN
   BCA telah menjadwalkan rapat gabungan Dewan                              PEMEGANG SAHAM PENGENDALI
   Komisaris dan Direksi tahun 2026 sebagai berikut:
                                                                            Yang dimaksud dengan hubungan afiliasi antara anggota
                 Bulan                               Tanggal                Direksi, Dewan Komisaris, dan Pemegang Saham
                 Januari                                22
                                                                            Pengendali dan/atau Pemegang Saham Pengendali Terakhir
                                                                            baik langsung maupun tidak langsung adalah sebagai
                  April                                   13
                                                                            berikut:
                   Juli                                   13
                                                                            1. Hubungan keuangan, di mana anggota Direksi dan/atau
                Oktober                                   12                   anggota Dewan Komisaris yang menerima penghasilan,
                                                                               bantuan keuangan, atau pinjaman dari:
   Jadwal rapat gabungan Dewan Komisaris dan Direksi                           a. anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
   tersebut dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan                              BCA lain;
   kebutuhan.                                                                  b. perusahaan yang pemegang saham pengendalinya
                                                                                   adalah anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
   Rencana jadwal rapat gabungan Dewan Komisaris dan                               Komisaris BCA; dan/atau
   Direksi tahun 2026 telah dimuat dalam situs web BCA                         c. pemegang saham pengendali dan/atau pemegang
   sejak Desember 2025 dan dapat diakses pada https://                             saham pengendali terakhir BCA;
   www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/Struktur-                       2. Hubungan keluarga sampai derajat kedua, baik vertikal
   Organisasi.                                                                 maupun horizontal dengan anggota Direksi dan/atau
                                                                               anggota Dewan Komisaris lain.
4. Kehadiran Dewan Komisaris dan Direksi
   dalam RUPS Selama Tahun 2025                                             Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi BCA tidak
   Tingkat kehadiran Dewan Komisaris, dan Direksi dalam                     memiliki hubungan afiliasi, baik hubungan keuangan
   RUPS selama tahun 2025 telah diungkapkan dalam                           maupun keluarga dengan sesama anggota Dewan
   Bagian Rapat Umum Pemegang Saham halaman 243-                            Komisaris, Direksi, dan Pemegang Saham Pengendali
   244 dalam Laporan Tahunan ini.                                           dan/atau Pemegang Saham Pengendali Terakhir, kecuali
                                                                            Bapak Armand W. Hartono, yang memiliki hubungan afiliasi
                                                                            (hubungan keluarga dan hubungan keuangan) dengan
                                                                            Pemegang Saham Pengendali Terakhir, yakni Bapak Robert
                                                                            Budi Hartono. Adapun rincian pengungkapan tersebut
                                                                            adalah sebagai berikut.

1. Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Komisaris dengan Anggota Dewan Komisaris Lainnya,
   Anggota Direksi, Pemegang Saham Pengendali, dan Pemegang Saham Pengendali Terakhir
Tabel Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Komisaris BCA

                                           Hubungan Keluarga dengan:                               Hubungan Keuangan dengan:

                                                                          Pemegang                                            Pemegang
                                                               Pemegang                                            Pemegang
   Nama          Jabatan        Dewan                                       Saham         Dewan                                 Saham
                                               Direksi           Saham                                 Direksi       Saham
                               Komisaris                                  Pengendali     Komisaris                            Pengendali
                                                               Pengendali                                          Pengendali
                                                                           Terakhir                                            Terakhir

                               Ya Tidak       Ya     Tidak     Ya   Tidak   Ya   Tidak   Ya   Tidak   Ya   Tidak   Ya   Tidak   Ya   Tidak

Jahja            Presiden       -      √       -      √         -    √      -     √      -     √      -     √       -    √      -     √
Setiaatmadja     Komisaris

Tonny            Komisaris      -      √       -      √         -    √      -     √      -     √      -     √       -    √      -     √
Kusnadi

Cyrillus         Komisaris      -      √       -      √         -    √      -     √      -     √      -     √       -    √      -     √
Harinowo         Independen
Raden            Komisaris      -      √       -      √         -    √      -     √      -     √      -     √       -    √      -     √
Pardede          Independen
Sumantri         Komisaris      -      √       -      √         -    √      -     √      -     √      -     √       -    √      -     √
Slamet           Independen




302        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 305
2. Hubungan Afiliasi Anggota Direksi dengan Anggota Direksi Lainnya, Anggota Dewan
   Komisaris, Pemegang Saham Pengendali, dan Pemegang Saham Pengendali Terakhir
Tabel Hubungan Afiliasi Anggota Direksi BCA
                                    Hubungan Keluarga dengan:                      Hubungan Keuangan dengan:

                                                            Pemegang                                          Pemegang
                                                 Pemegang                                          Pemegang
                            Dewan                             Saham       Dewan                                 Saham
   Nama        Jabatan                 Direksi     Saham                               Direksi       Saham
                           Komisaris                        Pengendali   Komisaris                            Pengendali
                                                 Pengendali                                        Pengendali
                                                             Terakhir                                          Terakhir

                           Ya Tidak Ya Tidak     Ya   Tidak   Ya   Tidak Ya   Tidak   Ya   Tidak    Ya   Tidak    Ya   Tidak

Gregory       Presiden     -    √      -     √    -    √      -     √    -     √      -      √      -      √       -      √
Hendra        Direktur
Lembong
John          Wakil        -    √      -     √    -    √      -     √    -     √      -      √      -      √       -      √
Kosasih       Presiden
              Direktur
Armand        Wakil        -    √      -     √    -    √      √     -          √      -      √      -      √      √       -
Wahyudi       Presiden
Hartono       Direktur
Tan Ho        Direktur     -    √      -     √    -    √      -     √    -     √      -      √      -      √       -      √
Hien/Subur
/Subur Tan
Rudy          Direktur     -    √      -     √    -    √      -     √    -     √      -      √      -      √       -      √
Susanto
Lianawaty     Direktur     -    √      -     √    -    √      -     √    -     √      -      √      -      √       -      √
Suwono        (yang juga
              merupakan
              Direktur
              yang
              membawah-
              kan fungsi
              Kepatuhan)
Santoso       Direktur     -    √      -     √    -    √      -     √    -     √      -      √      -      √       -      √
Vera Eve      Direktur     -    √      -     √    -    √      -     √    -     √      -      √      -      √       -      √
Lim
Haryanto T.   Direktur     -    √      -     √    -    √      -     √    -     √      -      √      -      √       -      √
Budiman
Frengky       Direktur     -    √      -     √    -    √      -     √    -     √      -      √      -      √       -      √
Chandra
Kusuma
Antonius      Direktur     -    √      -     √    -    √      -     √    -     √      -      √      -      √       -      √
Widodo
Mulyono
Hendra       Direktur      -    √      -     √    -    √      -     √    -     √      -      √      -      √       -      √
Tanumihardja


Informasi mengenai hubungan afiliasi Direksi dan Dewan Komisaris selengkapnya dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan
halaman 44-52 dalam Laporan Tahunan ini.




                                                                              Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   303
Page 306
       T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




KEBERAGAMAN KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI

BCA memiliki kebijakan keberagaman komposisi anggota                       BCA tidak membatasi kesempatan bagi wanita maupun
Dewan Komisaris dan Direksi dengan memperhatikan                           pria yang memenuhi kualifikasi untuk menjadi anggota
ketentuan Prinsip dan Rekomendasi OJK sebagaimana                          Dewan Komisaris ataupun anggota Direksi. Dalam
diatur dalam POJK 17 Tahun 2023 Penerapan Tata Kelola                      proses nominasi, KRN mempertimbangkan antara lain:
Bagi Bank Umum, SE OJK No. 14/SEOJK.03/2025 tentang                        • kualifikasi kandidat anggota Dewan Komisaris dan
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, dan SE OJK No. 32/                       anggota Direksi,
SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan                       • memperhatikan kondisi eksternal dan internal sesuai
Terbuka.                                                                       arahan strategi BCA
                                                                           • memperhatikan keberagaman baik dari segi gender,
1. Kebijakan Keberagaman                                                       usia, latar belakang pendidikan maupun keahlian;
   Kebijakan keberagaman komposisi Dewan Komisaris                             dan
   dan Direksi telah tertuang dalam Piagam Dewan                           • melakukan komunikasi dengan pemegang saham
   Komisaris serta Piagam Direksi. Kebijakan tersebut                          pengendali (jika usulan bukan dari pemegang saham
   mengatur keberagaman anggota Dewan Komisaris                                pengendali).
   dan anggota Direksi baik dalam hal pendidikan
   (bidang studi), pengalaman kerja, usia, keahlian, dan                   Kebijakan keberagaman komposisi Dewan Komisaris
   independensi tanpa membedakan jenis kelamin, suku,                      dan Direksi yang tertuang dalam Piagam Dewan
   agama, dan ras. Pertimbangan keberagaman tersebut                       Komisaris dan Piagam Direksi dapat dilihat pada situs
   akan berdampak pada ketepatan proses pencalonan                         web BCA (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/
   dan penunjukan individual anggota Dewan Komisaris                       tata-kelola/struktur-organisasi).
   dan anggota Direksi ataupun komposisi Dewan
   Komisaris dan Direksi secara kolegial.

2. Keberagaman Komposisi Anggota Dewan Komisaris
   Keberagaman komposisi anggota Dewan Komisaris pada tahun 2025 dapat dilihat pada tabel berikut ini:


 No.    Aspek Keberagaman                                                    Realisasi di BCA

   1    Keahlian                      Anggota Dewan Komisaris memiliki keahlian yang beragam yaitu: audit, banking & financial
                                      strategy, banking supervision, banking operation & services, banking & finance, branch banking,
                                      capital market, corporate banking, corporate planning, economic development planning,
                                      finance, internal audit, individual banking, Information Technology, monetary economy, macro &
                                      international economy, risk management.
  2     Pendidikan                    Anggota Dewan Komisaris memiliki jenjang pendidikan yang beragam mulai dari sarjana, master,
                                      sampai dengan doktoral di bidang akuntansi, teknik, keuangan, dan ekonomi.
  3     Pengalaman Kerja              Anggota Dewan Komisaris memiliki pengalaman kerja yang beragam antara lain berasal dari
                                      profesional pada perbankan maupun lembaga keuangan nasional/multinasional, konsultan, dosen,
                                      dan pejabat pemerintahan.
  4     Usia                          Anggota Dewan Komisaris memiliki usia yang beragam mulai dari 65 tahun sampai dengan 78
                                      tahun.
  5     Gender                        Anggota Dewan Komisaris BCA saat ini seluruhnya berjenis kelamin laki-laki.
  6     Independensi                  1. Seluruh anggota Dewan Komisaris, independen terhadap pemegang saham pengendali BCA.
                                      2. Mayoritas (lebih dari 60% (enam puluh persen) anggota Dewan Komisaris merupakan Komisaris
                                         Independen, yaitu sebanyak 3 (tiga) orang Komisaris Independen dari total 5 (lima) anggota
                                         Dewan Komisaris.


Informasi data diri terkait keberagaman Dewan Komisaris selengkapnya dapat dilihat pada bagian Profil Perusahaan
halaman 50-52 dalam Laporan Tahunan ini.




304      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 307
3. Keberagaman Komposisi Anggota Direksi
   Keberagaman komposisi anggota Direksi pada tahun 2025 dapat dilihat pada tabel berikut:


     No.   Aspek Keberagaman                                          Realisasi di BCA

      1    Keahlian              Anggota Direksi memiliki keahlian yang beragam yaitu: accounting & financial
                                 management, banking strategy, branch banking management, banking operation & service
                                 excellence, banking compliance, branch banking management, business partnership,
                                 capital market, change management, corporate banking business, commercial & SME
                                 banking, consumer banking, corporate lending business, corporate banking operation &
                                 services, corporate culture, consumer card issuance & acquisition, corporate strategy,
                                 compliance, digital banking, employee training & development, ESG, general insurance,
                                 human capital management, international banking business, information technology &
                                 digital transformation, information technology & digital innovation, information system
                                 & technology, legal & litigation, lending business, life insurance, loan restructuring,
                                 marketing strategy, merger & acquisition, micro lending, network distribution & delivery
                                 channel management, procurement & property management, retail payment settlement,
                                 risk management, sharia/islamic banking strategy, strategic planning & transformation,
                                 syndication loan, transaction banking, transaction banking business development treasury,
                                 wealth management, wholesale banking.
      2    Pendidikan            Anggota Direksi memiliki jenjang pendidikan yang beragam mulai dari sarjana, magister,
                                 sampai dengan doktoral di bidang ekonomi, akuntansi, teknologi informasi, hukum, teknik,
                                 dan bisnis.
      3    Pengalaman Kerja      Anggota Direksi memiliki pengalaman kerja yang beragam antara lain berasal dari profesional
                                 pada perbankan maupun lembaga keuangan nasional/multinasional, konsultan, dosen, dan
                                 kantor akuntan.
      4    Usia                  Anggota Direksi memiliki usia yang beragam mulai dari 50 tahun sampai dengan 65 tahun.
      5    Gender                Terdapat 2 (dua) orang anggota Direksi berjenis kelamin perempuan dari 12 (dua belas) orang
                                 anggota Direksi.
      6    Independensi          •   Presiden Direktur merupakan pihak yang independen terhadap pemegang saham
                                     pengendali BCA.
                                 •   Seluruh Direksi merupakan pihak yang independen terhadap pemegang saham pengendali
                                     BCA, kecuali Bapak Armand W. Hartono.



   Informasi mengenai data diri terkait keberagaman Direksi selengkapnya dapat dilihat pada Profil Perusahaan
   halaman 44-49 Laporan Tahunan 2025 ini.

PENILAIAN KINERJA DEWAN                                       1. Prosedur Pelaksanaan dan Kriteria
KOMISARIS DAN DIREKSI                                            Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
                                                                  Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja Dewan
BCA telah memiliki kebijakan penilaian kinerja atas Dewan         Komisaris di BCA meliputi
Komisaris dan Direksi yang disusun berdasarkan peraturan          a. Metode dan Sarana Penilaian
perundang-undangan yang berlaku sesuai dengan                        Penilaian dilakukan dengan metode penilaian sendiri
ketentuan POJK No. 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan                 (self-assessment) yang dilakukan oleh anggota
Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum,               Dewan Komisaris dengan menggunakan Formulir
SEOJK No. 40/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Tata                    Self-Assessment.
Kelola dalam Pemberian Remunerasi Bank Umum, POJK No.             b. Waktu Pelaksanaan
21/POJK.04/2015 tentang Penerapan Pedoman Tata Kelola                Dewan Komisaris wajib melakukan penilaian sendiri
Perusahaan Terbuka, dan SEOJK No. 32/SEOJK.04/2015                   (self-assessment) secara kolegial dan individu
tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan.                              minimal 1 kali dalam 1 tahun.
                                                                  c. Kriteria atau Tolok Ukur
BCA melaksanakan penilaian kinerja Dewan Komisaris dan               Kriteria yang digunakan untuk melakukan penilaian
Direksi setiap tahun berupa:                                         terhadap Dewan Komisaris secara individu dan
• Penilaian kinerja Dewan Komisaris dan Direksi secara               kolegial mencakup:
   kolegial;                                                         1) Pengawasan dan pemberian saran kepada
• Penilaian kinerja individu masing-masing anggota                       Direksi terkait:
   Dewan Komisaris dan anggota Direksi; dan                              a. Strategi dan rencana penting BCA;
• Penilaian kinerja Presiden Direktur.                                   b. Integritas laporan keuangan BCA;
                                                                         c. S i s t e m p e n g e n d a l i a n i n t e r n a l d a n
                                                                             manajemen risiko; dan
                                                                         d. Tata Kelola Perusahaan yang Baik.




                                                                        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk       305
Page 308
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




     2) Pemberian persetujuan atas keputusan Direksi sesuai ketentuan yang diatur dalam Anggaran Dasar BCA
        atau peraturan perundang-undangan. Hasil kerja Dewan Komisaris dapat dilihat dalam laporan Pengawasan
        Dewan Komisaris halaman 26 dimana di dalamnya terdapat fungsi pengawasan dan pemberian nasihat
        Dewan Komisaris kepada Direksi, evaluasi strategi, penerapan tata kelola maupun pengendalian internal
        dan manajemen risiko.
  d. Pihak yang Melakukan Penilaian dan Evaluasi
     Penilaian kinerja terhadap anggota Dewan Komisaris secara kolegial dan individu dilakukan melalui mekanisme
     sebagai berikut:
     • Penilaian Kinerja terhadap anggota Dewan Komisaris secara kolegial
        Dewan Komisaris secara bersama-sama melakukan penilaian sendiri (self-assessment) yang kemudian
        hasil penilaian tersebut dievaluasi dalam Rapat Dewan Komisaris berdasarkan rekomendasi dari Komite
        Remunerasi dan Nominasi (KRN).
     • Penilaian Kinerja terhadap anggota Dewan Komisaris secara individual
        Masing-masing anggota Dewan Komisaris melakukan penilaian sendiri (self-assessment) yang kemudian
        hasil penilaian tersebut dievaluasi dalam Rapat Dewan Komisaris berdasarkan rekomendasi dari KRN.
  e. Alur Proses Penilaian




                                                    Hasil self-assessment Dewan
   Presiden Komisaris dan masing-                   Komisaris baik terhadap kolegial   Hasil evaluasi:
   masing anggota Dewan Komisaris                   maupun individu dievaluasi oleh    •   Penilaian Kinerja Kolegial
   mengisi Formulir Self-Assessment                 Dewan Komisaris melalui rapat      •   Penilaian Kinerja Individu
                                                    berdasarkan rekomendasi KRN




  f. Hasil Penilaian Tahun 2025
     Pada tahun 2025, hasil penilaian kinerja Dewan Komisaris telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan predikat
     “Sangat Baik” dalam memastikan pencapaian kinerja Bank yang dapat memenuhi ekspektasi pemegang saham
     dan seluruh pemangku kepentingan. Berikut merupakan uraian secara rinci atas hasil penilaian kinerja Dewan
     Komisaris secara kolegial dan individu:
     • Hasil penilaian kinerja terhadap Dewan Komisaris secara kolegial adalah “Sangat Baik” dan rata-rata hasil
        penilaian kinerja terhadap individu anggota Dewan Komisaris adalah “Sangat Baik”.

2. Prosedur Pelaksanaan dan Kriteria Penilaian Kinerja Direksi
  Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja Direksi di BCA meliputi:
  a. Metode dan Sarana Penilaian
     Penilaian dilakukan dengan metode penilaian sendiri (self-assessment) yang dilakukan oleh anggota Direksi
     dengan menggunakan Formulir Self-Assessment.
  b. Waktu Pelaksanaan
     Direksi wajib melakukan penilaian sendiri (self-assessment) secara individu dan kolegial minimal 1 kali dalam
     1 tahun.
  c. Kriteria atau Tolok Ukur
     Kriteria yang digunakan untuk melakukan penilaian kinerja Direksi secara individu dan kolegial mengacu pada
     Rencana Bisnis Bank yang telah disetujui oleh Dewan Komisaris. Indikator kinerja setiap anggota Direksi ditetapkan
     dengan menggunakan pendekatan Balanced Scorecard yang terdiri dari 4 perspektif yaitu:
     • keuangan;
     • nasabah;
     • proses bisnis internal;
     • pembelajaran dan pengembangan.




306     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 309
   Balanced Scorecard tersebut diturunkan dari Rencana Bisnis Bank (RBB) yang merupakan hasil dari proses
   review dan penentuan strategi serta target bisnis yang dilakukan secara tahunan, melibatkan Direksi, pemimpin
   unit-unit kerja dan Dewan Komisaris. Dalam prosesnya, BCA mengkaji dan mendalami berbagai aspek eksternal
   yang berpengaruh terhadap kinerja BCA, seperti tren industri perbankan, ancaman maupun peluang yang
   timbul, perubahan perilaku nasabah, perubahan regulasi, efisiensi proses, dan kecukupan kebutuhan sumber
   daya manusia. Hasil kajian tersebut akan menentukan berbagai sasaran strategis utama seperti inisiatif digital,
   pengembangan teknologi dan cybersecurity, proses improvement, kepatuhan terhadap perubahan-perubahan
   regulasi (termasuk perubahannya), pengawasan terkait Tata Kelola Perusahaan yang Baik, implementasi ESG,
   dan ekspansi usaha yang prudent serta sasaran strategis lainnya.

   Selanjutnya, sasaran-sasaran strategis tersebut diterjemahkan ke dalam Key Performance Indicators (KPI)
   sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi dengan memperhatikan tanggung
   jawab kolegial dan individual, baik secara finansial maupun non-finansial. KPI yang telah ditetapkan tersebut
   kemudian disepakati bersama oleh jajaran Direksi.
d. Pihak yang Melakukan Penilaian
   Penilaian kinerja terhadap Direksi secara kolegial dan individu dilakukan melalui mekanisme sebagai berikut:
   • Penilaian Kinerja terhadap Direksi secara kolegial.
      Direksi secara bersama-sama melakukan penilaian sendiri (self-assessment) yang kemudian hasil penilaian
      tersebut dievaluasi dalam Rapat Dewan Komisaris berdasarkan rekomendasi dari KRN.
   • Penilaian Kinerja terhadap individu masing-masing anggota Direksi.
      Masing-masing anggota Direksi melakukan penilaian sendiri (self-assessment) yang kemudian hasil penilaian
      tersebut dievaluasi dalam Rapat Dewan Komisaris berdasarkan rekomendasi dari KRN.
e. Alur Proses Penilaian


                                                                 Hasil self-                   Dewan Komisaris
                                   Pembahasan                    assessment                    membahas                      Hasil evaluasi:
     Masing-masing
                                   masing-masing                 disampaikan                   hasil penilaian               •   Penilaian Kinerja
     anggota Direksi
                                   penilaian anggota             untuk kemudian                Direksi dengan                    Kolegial
     mengisi Formulir                                                                          mempertimbangkan
                                   Direksi dipimpin              dievaluasi dan                                              •   Penilaian Kinerja
     Self-Assessment                                                                           hasil evaluasi dan
                                   Presiden Direktur             divalidasi oleh                                                 Individu
                                                                 KRN                           validasi dari KRN



f. Komponen Penilaian Direksi
   Dalam rangka mendukung Self-Assessment Direksi secara individual, BCA menyusun suatu komponen penilaian
   kinerja sesuai tugas tanggung jawab masing-masing Direksi yaitu mencakup komponen finansial, nasabah,
   proses bisnis internal, dan pembelajaran serta pengembangan. Komponen penilaian kinerja yang dimaksud
   adalah sebagai berikut:

   Komponen Penilaian Direksi Periode 1 Januari- 31 Mei 2025
                                                                                                   Proses Bisnis           Pembelajaran dan
                                               Keuangan                    Nasabah
                                                                                                     Internal               Pengembangan
    Penilaian Kolegial                            40%                        20%                         25%                        15%
    Presiden Direktur
    Jahja Setiaatmadja                            40%                        20%                         25%                        15%
    Wakil Presiden Direktur
    Gregory Hendra Lembong                        40%                        20%                         25%                        15%
    Armand W. Hartono                             40%                        20%                         25%                        15%
    Direktur Bisnis
    Santoso                                       40%                        20%                         25%                        15%
    Rudy Susanto                                  40%                        20%                         25%                        15%
    John Kosasih                                  40%                        20%                         25%                        15%
    Haryanto T. Budiman                           40%                        20%                         25%                        15%
    Direktur Non Bisnis
    Vera Eve Lim                                  40%1)                      20%                         25%                        15%
    Frengky Chandra Kusuma                        40%1)                      20%                         25%                        15%
    Subur Tan                                     30%                        20%                         35%                        15%
    Antonius Widodo                               30%                        20%                         35%                        15%
    Lianawaty Suwono                              30%                        20%                         35%                        15%
    Catatan:
    1) Bobot Keuangan 40% (sama dengan Direktur Bisnis) dikarenakan Ibu Vera Eve Lim bertanggung jawab dalam melakukan koordinasi pencapaian target
    finansial dan Bapak Frengky Chandra Kusuma bertanggung jawab dalam melakukan koordinasi pencapaian target wilayah dan cabang BCA (finansial
    dan non finansial)

                                                                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk          307
Page 310
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




      Komponen Penilaian Direksi Periode 1 Juni - 31 Desember 2025
                                                                                                      Proses Bisnis           Pembelajaran dan
                                                    Keuangan                  Nasabah
                                                                                                        Internal               Pengembangan
       Penilaian Kolegial                             40%                       20%                         25%                        15%
       Presiden Direktur
       Gregory Hendra Lembong                         40%                       20%                         25%                        15%
       Wakil Presiden Direktur
       Armand W. Hartono                              40%                       20%                         25%                        15%
       John Kosasih                                   40%                       20%                         25%                        15%
       Direktur Bisnis
       Santoso                                        40%                       20%                         25%                        15%
       Rudy Susanto                                   40%                       20%                         25%                        15%
       Haryanto T. Budiman                            40%                       20%                         25%                        15%
       Hendra Tanumihardja                            40%                       20%                         25%                        15%
       Direktur Non Bisnis
       Vera Eve Lim                                  40%1)                      20%                         25%                        15%
       Frengky Chandra Kusuma                        40%1)                      20%                         25%                        15%
       Subur Tan                                      30%                       20%                         35%                        15%
       Antonius Widodo                                30%                       20%                         35%                        15%
       Lianawaty Suwono                               30%                       20%                         35%                        15%
       Catatan:
       1) Bobot Keuangan 40% (sama dengan Direktur Bisnis) dikarenakan Ibu Vera Eve Lim bertanggung jawab dalam melakukan koordinasi pencapaian target
       finansial dan Bapak Frengky Chandra Kusuma bertanggung jawab dalam melakukan koordinasi pencapaian target wilayah dan cabang BCA (finansial
       dan non finansial)


  g. Hasil Penilaian Kinerja Tahun 2025
     Pada tahun 2025, hasil penilaian kinerja Direksi telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan predikat “Sangat
     Baik” dalam memastikan pencapaian kinerja Bank yang dapat memenuhi ekspektasi pemegang saham dan
     seluruh pemangku kepentingan. Berikut merupakan uraian atas hasil penilaian kinerja Direksi secara kolegial
     dan individu:
     • Hasil penilaian kinerja terhadap Direksi secara kolegial adalah “Sangat Baik” dan rata-rata hasil penilaian
        kinerja terhadap individu anggota Direksi adalah “Sangat Baik”.

3. Prosedur Pelaksanaan dan Kriteria Penilaian Kinerja Presiden Direktur
  Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja Presiden Direktur BCA meliputi:
  a. Metode Penilaian
     Penilaian dilakukan dengan metode penilaian sendiri (self-assessment) dengan menggunakan Formulir Self-
     Assessment.
  b. Waktu Pelaksanaan
     Presiden Direktur wajib melakukan penilaian sendiri (self-assessment) minimal 1 kali dalam 1 tahun.
  c. Kriteria atau Tolok Ukur
     Kriteria atau tolok ukur yang digunakan untuk melakukan penilaian terhadap Presiden Direktur secara individual
     mengacu pada Rencana Bisnis Bank yang telah disetujui oleh Dewan Komisaris. BCA telah menyusun komponen
     penilaian sesuai dengan tugas dan tanggung jawab Presiden Direktur yang mencakup komponen finansial,
     nasabah, proses bisnis, serta pembelajaran dan pengembangan.
  d. Pihak yang Melakukan Penilaian
     Presiden Direktur melakukan penilaian sendiri (self-assessment) yang kemudian hasil penilaian tersebut dievaluasi
     dalam Rapat Dewan Komisaris berdasarkan rekomendasi dari KRN.




308     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 311
   e. Alur Proses Penilaian




                                                                   Dewan Komisaris
                                   Hasil self-assessment           membahas self-                     Hasil evaluasi:
    Presiden Direktur mengisi      disampaikan untuk               assessment Presiden                Penilaian kinerja Presiden
    formulir self-assessment       kemudian dievaluasi dan         Direktur dengan                    Direktur
                                   divalidasi oleh KRN             mempertimbangkan hasil
                                                                   evaluasi dan validasi dari
                                                                   KRN




   f. Komponen Penilaian Presiden Direktur
      Dalam rangka mendukung Self-Assessment Presiden Direktur secara individual, BCA menyusun suatu komponen
      penilaian sesuai tugas tanggung jawab Presiden Direktur yaitu mencakup komponen finansial, nasabah, proses
      bisnis internal, serta pembelajaran dan pengembangan.

       Komponen Penilaian Presiden Direktur Periode 1 Januari- 31 Mei 2025
                                                                                        Proses Bisnis         Pembelajaran dan
                                           Keuangan               Nasabah
                                                                                          Internal             Pengembangan
        Presiden Direktur
        Jahja Setiaatmadja                    40%                   20%                         25%                   15%

       Komponen Penilaian Direksi Periode 1 Juni - 31 Desember 2025
                                                                                        Proses Bisnis         Pembelajaran dan
                                           Keuangan               Nasabah
                                                                                          Internal             Pengembangan
        Presiden Direktur
        Hendra Lembong                        40%                   20%                         25%                   15%


   g. Hasil Penilaian Tahun 2025
      Pada tahun 2025, Presiden Direktur dinilai telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan predikat “Sangat
      Baik” dalam memastikan pencapaian kinerja Bank yang dapat memenuhi ekspektasi pemegang saham dan
      seluruh pemangku kepentingan.

KEBIJAKAN REMUNERASI

BCA telah memiliki dan menerapkan secara konsisten kebijakan remunerasi yang mencakup seluruh jajaran organisasi,
termasuk anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi serta seluruh pegawai, yang disesuaikan dengan kemampuan
BCA dan dilakukan secara hati-hati agar dapat mengakomodir perkembangan kualitas pegawai dan jajaran manajemen
BCA.

Latar Belakang dan Tujuan
Kebijakan remunerasi BCA disusun dengan mengacu pada POJK No. 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola
dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum dan SEOJK No. 40/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola
dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum. Kebijakan remunerasi BCA ditetapkan dengan tujuan mengembangkan
kualitas Insan BCA dengan tetap memperhatikan ketahanan dan kelangsungan usaha BCA.

Kebijakan Remunerasi yang Bersifat Tetap paling sedikit memperhatikan skala usaha, kompleksitas usaha, peer group,
tingkat inflasi, kondisi dan kemampuan keuangan serta tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.
Kebijakan Remunerasi yang Bersifat Variabel juga memperhatikan faktor risiko dalam kegiatan usaha BCA, yaitu risiko
kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, risiko operasional, risiko hukum, risiko reputasi, risiko strategik, risiko kepatuhan,
risiko intra grup, dan risiko asuransi.




                                                                          Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk     309
Page 312
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




Komite Remunerasi                                                     Pengkajian Kebijakan Remunerasi
Dewan Komisaris BCA telah membentuk Komite Remunerasi                 BCA melakukan kaji ulang atas kebijakan remunerasi
dan Nominasi (KRN) yang salah satu fungsinya adalah                   secara berkala dengan menyesuaikan pada ketentuan
untuk membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan                     serta best practice . Perbaikan atas hasil kaji ulang
pengembangan kebijakan serta penerapan remunerasi                     kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi
bagi anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi BCA.                 telah dilakukan dengan diterbitkannya Surat Keputusan
                                                                      Dewan Komisaris No. 116/SK/KOM/2023 tanggal 6 Juli 2023
Komposisi, struktur keanggotaan, tugas dan tanggung                   Perihal Kebijakan Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris.
jawab, pelaksanaan rapat, dan remunerasi yang telah
dibayarkan kepada anggota KRN selengkapnya disajikan                  Independensi Penerapan
pada halaman 328-332 bagian Komite Remunerasi dan                     Kebijakan Remunerasi
Nominasi pada Laporan Tahunan ini.                                    BCA memastikan independensi penerapan remunerasi
                                                                      bagi seluruh pegawai termasuk unit yang melakukan
Cakupan Kebijakan Remunerasi                                          fungsi kontrol/pengawasan (seperti Divisi Audit Internal)
dan Implementasinya                                                   pada unit lainnya. Persetujuan penetapan sasaran bisnis
Kebijakan remunerasi yang telah ditetapkan oleh BCA                   seluruh pegawai harus melalui persetujuan atasan langsung
mencakup pengaturan terkait remunerasi bagi anggota                   dan atasan dari atasan langsung. Independensi unit yang
Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan berlaku untuk                   melakukan fungsi kontrol dilakukan melalui pemisahan
pegawai baik di unit bisnis maupun operasional. Kebijakan             struktur organisasi unit kontrol serta penetapan penilaian
remunerasi tersebut mencakup:                                         kinerja unit kontrol yang tidak dikaitkan dengan pencapaian
a. Remunerasi yang bersifat Tetap                                     target bisnis/kinerja dari unit kerja yang diawasinya.
   Komponen remunerasi tetap mencakup antara lain
   gaji/honorarium, tunjangan, fasilitas maupun elemen                Pihak yang Menjadi Material Risk Takers (MRT)
   lain yang bersifat tetap yang diberikan kepada seluruh             Pihak yang menjadi MRT paling sedikit memenuhi kriteria
   Dewan Komisaris dan Direksi sesuai dengan tugas,                   sebagai berikut:
   wewenang dan tanggung jawabnya.                                    a. Direksi dan/atau pegawai lainnya yang karena tugas
b. Remunerasi yang Bersifat Variabel .                                   dan tanggung jawabnya mengambil keputusan yang
   Remunerasi variabel yaitu tantiem yang diberikan                      berdampak signifikan terhadap profil risiko BCA; atau
   dalam bentuk tunai dan saham. Penentuan tantiem                    b. Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau pegawai yang
   berdasarkan laba dan kinerja bank.                                    memperoleh Remunerasi yang Bersifat Variabel dengan
                                                                         nilai yang besar.
BCA menggunakan jasa konsultan eksternal yaitu Willis
Towers Watson dalam melakukan benchmark remunerasi                    Berdasarkan kriteria-kriteria tersebut, BCA menetapkan
pegawai terhadap industri. Konsultan eksternal tersebut               pihak yang menjadi MRT adalah seluruh anggota Dewan
bertugas untuk menghimpun dan menyediakan data                        Komisaris dan anggota Direksi BCA yang berjumlah 17
remunerasi yang ada di industri untuk digunakan sebagai               (tujuh belas) orang sesuai dengan jumlah yang menjabat
salah satu dasar/pertimbangan dalam menetapkan                        per 31 Desember 2025.
kebijakan remunerasi BCA.

Penentuan Remunerasi yang Dikaitkan dengan Risiko dan Kinerja

                                                    Remunerasi dikaitkan dengan risiko

Risiko Utama dalam Menerapkan Remunerasi                                             Dampak Risiko Utama terhadap Remunerasi
Dalam menetapkan skema remunerasi, khususnya Remunerasi yang Bersifat                Dengan adanya penetapan jenis risiko utama
Variabel, BCA mempertimbangkan risiko utama (key risk) yaitu risiko kredit           tersebut akan berdampak ke penentuan Key
dan risiko operasional. Risiko kredit dan risiko operasional telah menjadi risiko    Performance Indicator (KPI) dan pemberian
utama BCA pada tahun 2025 dan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan            Remunerasi yang Bersifat Variabel.
risiko kredit dan risiko operasional melekat pada jenis transaksi dan bisnis yang
memiliki dampak risiko besar dalam menjalankan bisnis BCA serta menghasilkan
revenue yang signifikan bagi BCA.




310     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 313
                                        Remunerasi dikaitkan dengan Pengukuran Kinerja

Indikator Pengukuran Kinerja dalam Penetapan Remunerasi anggota Direksi                Dampak Kinerja BCA, Kinerja Unit Kerja,
Indikator penetapan remunerasi anggota Direksi antara lain sebagai berikut:            dan Kinerja Individu terhadap Remunerasi
• Prestasi kerja masing-masing individual anggota Direksi;                             Penentuan besarnya remunerasi khususnya
• Kinerja keuangan BCA dan pemenuhan cadangan sebagaimana dimaksud dalam               yang bersifat variabel dan kinerja individu
    Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas;                        dilakukan review setiap 1 (satu) tahun
• Benchmark industri;                                                                  sekali. Hasil penilaian kinerja individu
• Pertimbangan sasaran dan strategi jangka panjang BCA;                                tersebut menjadi dasar bagi apresiasi
• Risiko yang mungkin timbul di kemudian hari sehingga menyebabkan kerugian bagi       perusahaan dalam bentuk bonus, promosi,
    BCA.                                                                               peninjauan pangkat, kenaikan upah/gaji.

Indikator Pengukuran Kinerja dalam Penetapan Remunerasi anggota Dewan Komisaris        Pengukuran kinerja didasarkan pada
Indikator penetapan remunerasi anggota Dewan Komisaris antara lain sebagai berikut:    sasaran yang disepakati di awal tahun.
• Pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi terkait:                             Pemberian bonus berdasarkan penilaian
    » Strategi dan rencana penting BCA.                                                kinerja individu telah ditetapkan
    » Integritas laporan keuangan BCA.                                                 berdasarkan Surat Keputusan dan Surat
    » Sistem pengendalian internal dan manajemen risiko.                               Edaran. Untuk penilaian pencapaian
    » Tata Kelola Perusahaan yang Baik.                                                sasaran bisnis/kerja yang sifatnya
• Pemberian persetujuan atas keputusan Direksi sesuai yang diatur dalam peraturan      kuantitatif digunakan pedoman penilaian
    perundang-undangan/Anggaran Dasar BCA.                                             seperti melebihi sasaran (>110%),
                                                                                       mencapai sasaran (100-110%) dan
Indikator Pengukuran Kinerja dalam Penetapan Remunerasi Pegawai                        mencapai sebagian sasaran (80-99%).
Sistem penilaian kinerja BCA dilakukan secara objektif dan berorientasi pada
pengembangan pegawai:
1. Penilaian prestasi diarahkan pada prestasi kerja dan demonstrasi atas nilai-nilai
    utama (core values) perusahaan dalam diri pegawai dimana:
    • Prestasi Pegawai adalah hasil kerja dan pencapaian pegawai terhadap sasaran/
        target bisnis atau kerja.
    • Demonstrasi Core Values adalah demonstrasi perilaku yang ditunjukkan
        pegawai dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, yang
        mencerminkan nilai-nilai utama perusahaan.
2. Hasil penilaian prestasi dikombinasikan dengan penilaian kompetensi pegawai
    menjadi acuan untuk menentukan arah pengembangan pegawai.



                                   Penyesuaian Remunerasi dikaitkan dengan Risiko dan Kinerja

1. Remunerasi yang Bersifat Variabel yang ditangguhkan
   Bagi Material Risk Takers (MRT), dalam hal ini seluruh Direksi dan Dewan Komisaris, Remunerasi yang Bersifat Variabel wajib
   ditangguhkan sebesar persentase tertentu yang diterapkan oleh BCA.
2. Penundaan Pembayaran (Malus) atau Penarikan Kembali (Clawback)
   Dalam kondisi tertentu, tantiem yang telah dibayarkan bagi MRT dalam bentuk tunai maupun saham dapat ditarik kembali.
3. Jangka Waktu Penangguhan
   Jangka waktu penangguhan yaitu 3 (tiga) tahun sejak pertama kali Remunerasi yang Bersifat Variabel dibayarkan. Jangka waktu
   penangguhan berlaku sama untuk seluruh MRT.


1. Prosedur Penetapan dan Struktur Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
     Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi BCA ditetapkan berdasarkan prosedur, struktur, serta indikator yang
     telah diatur dalam Anggaran Dasar BCA serta Surat Keputusan Dewan Komisaris No.116/SK/KOM/2023 tanggal 6
     Juli 2023 perihal Kebijakan Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, yang berpedoman pada ketentuan:
     a. POJK tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
     b. POJK No. 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum.
     c. SE OJK No. 40/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum.

     A. Prosedur Pengusulan dan Penetapan Remunerasi




     KRN menyampaikan
     kepada Dewan Komisaris
     tentang hasil evaluasi dan      Dewan Komisaris              RUPS menetapkan                   Penetapan remunerasi bagi
     rekomendasi kebijakan           mengusulkan penetapan        remunerasi bagi                   anggota Dewan Komisaris
     remunerasi Dewan                remunerasi kepada RUPS       anggota Dewan                     dan Direksi sesuai hasil
     Komisaris dan Direksi untuk                                  Komisaris dan Direksi             keputusan RUPS
     disampaikan kepada RUPS




                                                                          Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk    311
Page 314
      T a t a      K e l o l a   P e r u s a h a a n




 Berdasarkan keputusan RUPS Tahunan BCA pada tanggal 12 Maret 2025, telah diberikan kuasa dan wewenang kepada:
 a. Dewan Komisaris untuk menentukan besarnya gaji dan tunjangan lainnya kepada anggota Direksi, dengan
    memperhatikan rekomendasi dari KRN;
 b. Pemegang Saham Mayoritas BCA untuk menetapkan besarnya gaji dan tunjangan lainnya yang akan dibayar
    kepada anggota Dewan Komisaris.
 c. Pemegang Saham Mayoritas BCA untuk menetapkan pembagian tantiem anggota Dewan Komisaris dan
    Direksi BCA.

 B. Struktur Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
      Struktur remunerasi anggota Dewan Komisaris dan Direksi mencakup sebagai berikut:

      Komponen Remunerasi Masing-masing Dewan Komisaris
                                                                      Tunjangan Tunjangan                                                 Asuransi
                                                  Honorarium/                              Tunjangan Tunjangan
        No                   Nama                                     Hari Raya   Akhir                                                     Purna         Tantiem
                                                     Gaji                                 Transportasi Perumahan
                                                                     Keagamaan    Tahun                                                   Jabatan3)
            1     Djohan Emir Setijoso1)                  √                √              N/A                √                √                √              √
            2     Jahja Setiaatmadja       2)             √               N/A              √                 √                √                √             N/A
            3     Tonny Kusnadi                           √                √               √                 √                √                √              √
            4     Cyrillus Harinowo                       √                √               √                 √                √                √              √
            5     Raden Pardede                           √                √               √                 √                √                √              √
            6     Sumantri Slamet                         √                √               √                 √                √                √              √
       1)       Berhenti menjabat sebagai Presiden Komisaris efektif per tanggal 1 Juni 2025
       2)       Berhenti menjabat sebagai Presiden Direktur efektif per tanggal 1 Juni 2025 dan efektif menjabat sebagai Presiden Komisaris per tanggal 1 Juni 2025.
       3)       Pembayaran asuransi purna jabatan Dewan Komisaris mengikuti periode yang ditentukan


      Komponen Remunerasi Masing-masing Direksi
                                                                      Tunjangan Tunjangan                        Asuransi
                                                  Honorarium/                              Tunjangan Tunjangan
       No                    Nama                                      Hari Raya  Akhir                           Purna    Tantiem
                                                     Gaji                                 Transportasi Perumahan
                                                                      Keagamaan   Tahun                          Jabatan5)
            1     Jahja Setiaatmadja1)                    √                 √              N/A                √                 √               √             √
        2         Gregory Hendra                          √                 √                √                √                 √               √             √
                  Lembong2)
        3         Armand Wahyudi                          √                 √                √                √                 √               √             √
                  Hartono
        4         Tan Ho Hien/Subur/                      √                 √                √                √                 √               √             √
                  Subur Tan
        5         Rudy Susanto                            √                 √                √                √                 √               √             √
        6         Lianawaty Suwono                        √                 √                √                √                 √               √             √
            7     Santoso                                 √                 √                √                √                 √               √             √
        8         Vera Eve Lim                            √                 √                √                √                 √               √             √
        9         Haryanto T. Budiman                     √                 √                √                √                 √               √             √
        10        Frengky Chandra                         √                 √                √                √                 √               √             √
                  Kusuma
        11        John Kosasih3)                          √                 √                √                √                 √               √             √
        12        Antonius Widodo                         √                 √                √                √                 √               √             √
                  Mulyono
        13        Hendra Tanumihardja4)                   √                N/A               √                √                 √               √           N/A
       1)       Berhenti menjabat sebagai Presiden Direktur efektif per tanggal 1 Juni 2025 dan efektif menjabat sebagai Presiden Komisaris per tanggal 1 Juni 2025.
       2)       Efektif menjabat sebagai Presiden Direktur per tanggal 1 Juni 2025.
       3)       Efektif menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur per tanggal 1 Juni 2025.
       4)       Efektif menjabat sebagai Direktur per tanggal 1 Juni 2025.
       5)       Untuk pembayaran asuransi purna jabatan Direktur mengikuti periode yang ditentukan. Khusus untuk Direktur yang diberi tanda 2), 3) dan 4)
                dilakukan tahun 2025 karena terdapat perubahan posisi jabatan.




312     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 315
Paket Remunerasi dan Fasilitas Dewan Komisaris
Paket remunerasi dan fasilitas yang diterima oleh Dewan Komisaris mencakup struktur remunerasi dan rincian
jumlah nominal dalam 2 tahun terakhir, sebagaimana tercantum dalam tabel di bawah ini:


                                                                    Jumlah Diterima dalam 1 (satu) tahun
             Jumlah Remunerasi dan Fasilitas                        2025                               2024
                                                           Orang            Juta (Rp)        Orang            Juta (Rp)
Gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem, dan fasilitas         5              218.622             5              217.129
lainnya dalam bentuk non natura
Fasilitas lain dalam bentuk natura (perumahan, asuransi kesehatan, dan sebagainya) yang:
1.   Dapat dimiliki                                           -                 -               -                   -
2. Tidak dapat dimiliki                                       -                 -               -                   -

Total                                                        5              218.622             5             217.129


Rincian paket remunerasi dikelompokkan dalam tingkat penghasilan yang diterima oleh anggota Dewan Komisaris
dalam 2 tahun terakhir sebagaimana tercantum dalam tabel di bawah ini:


                Jumlah Remunerasi per Orang                         Jumlah Penerima dalam 1 (satu) Tahun
                   dalam 1 (satu) Tahun1)                            2025                              2024

Di atas Rp2 miliar                                                      5                                5
Di atas Rp1 miliar s.d. Rp2 miliar                                      -                                -
Di atas Rp500 juta s.d Rp1 miliar                                       -                                -
Rp500 juta ke bawah                                                     -                                -
Keterangan:
1) yang diterima secara tunai


Paket Remunerasi dan fasilitas Direksi
Rincian paket remunerasi dan fasilitas yang diterima oleh Direksi mencakup struktur remunerasi dan rincian
jumlah nominal dalam 2 tahun terakhir, sebagaimana tercantum dalam tabel di bawah ini:


                                                                    Jumlah Diterima dalam 1 (satu) tahun
             Jumlah Remunerasi dan Fasilitas                        2025                               2024
                                                           Orang            Juta (Rp)        Orang            Juta (Rp)
Gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem, dan fasilitas         12             899.398             12            836.970
lainnya dalam bentuk non natura
Fasilitas lain dalam bentuk natura (perumahan, asuransi kesehatan, dan sebagainya) yang:
1.       Dapat dimiliki                                      -                  -               -                   -
2.       Tidak dapat dimiliki                                -                  -               -                   -

Total                                                        12             899.398             12            836.970


Rincian paket remunerasi dikelompokkan dalam tingkat penghasilan yang diterima oleh Direksi dalam dalam 2
(dua) tahun terakhir, sebagaimana tercantum tabel di bawah ini:


                Jumlah Remunerasi per Orang                         Jumlah Penerima dalam 1 (satu) Tahun
                    dalam 1 (satu) Tahun1)                           2025                              2024

Di atas Rp2 miliar                                                     12                                12
Di atas Rp1 miliar s.d. Rp2 miliar                                      -                                -
Di atas Rp500 juta s.d Rp1 miliar                                       -                                -
Rp500 juta ke bawah                                                     -                                -
Keterangan:
1) yang diterima secara tunai




                                                                  Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk       313
Page 316
      T a t a    K e l o l a   P e r u s a h a a n




2. Remunerasi yang Bersifat Variabel bagi Dewan Komisaris, Direksi, dan Pegawai
  Remunerasi yang Bersifat Variabel terdiri dari tunai dan saham. Saham dalam bentuk ekstra bonus yang dibelikan
  saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Ekstra bonus yang dibelikan saham BBCA oleh BCA selanjutnya ditahan
  (lock up) selama 3 (tiga) tahun sejak pembagian bonus.

  Tujuan pemberian ekstra bonus yang dibelikan saham BBCA:
  • Sebagai penghargaan atas kontribusi pegawai sepanjang tahun kinerja;
  • Menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) dari pegawai yang diharapkan akan berdampak positif terhadap
     meningkatnya engagement dari pegawai terhadap perusahaan;
  • Meningkatkan produktivitas dari pegawai;
  • Terciptanya keselarasan di antara pegawai, manajemen, dan pemegang saham dalam meningkatkan kinerja
     perusahaan.

  Pemberian Remunerasi yang Bersifat Variabel yakni bonus (tunai dan saham) dibedakan berdasarkan level jabatan:
  1. Dewan Komisaris, Direksi;
  2. Pegawai Eselon S1-S3 (termasuk EVP);
  3. Pegawai eselon S4-S8.

  Pertimbangan yang mendasari perbedaan pemberian remunerasi tersebut yaitu lingkup tanggung jawab dan risiko
  jabatan terhadap pencapaian kinerja perusahaan.

  Jumlah Dewan Komisaris, Direksi, dan Pegawai yang menerima Remunerasi yang Bersifat Variabel
  Jumlah Direksi, Dewan Komisaris, dan Pegawai yang menerima Remunerasi yang Bersifat Variabel dalam 2 (dua)
  tahun terakhir dan total nominalnya adalah sebagai berikut:


                                                     Total Remunerasi yang Bersifat Variabel dalam 1 (satu) Tahun1)

        Tahun                      Dewan Komisaris                              Direksi                               Pegawai

                               Orang                 Juta (Rp)         Orang              Juta (Rp)        Orang            Juta (Rp)

   2025                           5                  163.600              12              724.100          23.622           3.142.454
   2024                           5                  145.000              12              620.000          22.878           3.059.470
   Keterangan:
   1) Gross


  Shares Option yang diterima Direksi, Dewan Komisaris, dan Pejabat Eksekutif
  Tidak ada shares option yang diterima Direksi, Dewan Komisaris, dan Pejabat Eksekutif selama tahun 2025.

  Remunerasi yang Bersifat Variabel yang Dijamin Tanpa Syarat bagi Calon Dewan Komisaris, Calon Direksi, dan/
  atau Calon Pegawai
  Tidak ada Remunerasi yang Bersifat Variabel yang dijamin tanpa syarat diberikan oleh BCA kepada calon Direksi,
  calon Dewan Komisaris, dan/atau calon pegawai selama 1 (satu) tahun pertama bekerja.

  Remunerasi yang Bersifat Variabel yang Ditangguhkan bagi MRT (untuk seluruh Anggota Direksi
  dan Dewan Komisaris)
  Total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang ditangguhkan sebesar Rp 150.909.000.000 (seratus lima puluh milyar
  sembilan ratus sembilan juta rupiah) yang terdiri dari tunai dan/atau saham atau instrumen yang berbasis saham
  yang diterbitkan BCA dan telah diterapkan untuk pembayaran tahun 2025, dengan rincian sebagai berikut:
  1. Dalam bentuk tunai		       : Rp79.669.000.000 (tujuh puluh sembilan milyar enam ratus enam puluh
     					                        sembilan juta rupiah)
  2. Dalam bentuk saham         : Rp71.240.000.000 (tujuh puluh satu milyar dua ratus empat puluh juta rupiah)

3. Penerapan Remunerasi di BCA bagi MRT (untuk seluruh Anggota Direksi dan Dewan Komisaris)

  Jumlah Remunerasi yang Diberikan Dalam 1 (Satu) Tahun
  Rincian jumlah remunerasi yang diberikan dalam 1 (satu) tahun meliputi:
  1. Remunerasi yang Bersifat Tetap maupun Remunerasi yang Bersifat Variabel;
  2. Remunerasi yang ditangguhkan dan tidak ditangguhkan; dan
  3. Bentuk remunerasi yang diberikan secara tunai dan/atau saham atau instrumen yang berbasis saham yang
     diterbitkan BCA.




314     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 317
  Sebagaimana dalam tabel di bawah ini:
                                                                                                                   dalam jutaan rupiah

                        A. Remunerasi yang Bersifat Tetap                                 2025                        2024

   1.   Tunai                                                                          230.320                     289.099
   2. Saham/instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan BCA                              -                           -

                                                                                                                   dalam jutaan rupiah

                                                                      2025                                     2024
          B. Remunerasi yang Bersifat Variabel               Tidak                                     Tidak
                                                                             Ditangguhkan                          Ditangguhkan
                                                         Ditangguhkan                              Ditangguhkan
   1.   Tunai                                               736.791              79.669              634.950            69.090
   2. Saham/instrumen yang berbasis saham yang                  -                71.240                   -             60.960
      diterbitkan BCA1)
   Keterangan:
   1)      Saham di lockup 3 tahun

  Informasi Kuantitatif
  Informasi kuantitatif adalah informasi mengenai total sisa remunerasi yang masih ditangguhkan baik yang terekspos
  penyesuaian implisit maupun eksplisit, total pengurangan remunerasi yang disebabkan karena penyesuaian eksplisit
  selama periode laporan, dan total pengurangan remunerasi yang disebabkan karena penyesuaian implisit selama
  periode laporan adalah sebagai berikut:

                                               2025                                       2024
                                               Total Pengurangan                          Total Pengurangan
                                           Selama Periode Laporan                      Selama Periode Laporan
    Jumlah Remunerasi       Sisa yang                                   Sisa yang
   yang Bersifat Variabel     Masih    Disebabkan Disebabkan              Masih   Disebabkan Disebabkan
                          Ditangguhkan Penyesuaian Penyesuaian Total Ditangguhkan Penyesuaian Penyesuaian   Total
                                         Eksplisit     Implisit (A)+(B)             Eksplisit     Implisit (A)+(B)
                                           (A)           (B)                          (A)           (B)
   1.   Tunai (dalam jutaan          79.669          -      -           -          69.090             -           -             -
        Rupiah)
   2. Saham/Instrumen            5.238.784           -      -           -        3.955.800            -           -             -
      yang berbasis               lembar                                           lembar
      saham yang
      diterbitkan BCA
      (dalam lembar
      saham dan nominal
      juta rupiah yang
      merupakan
      konversi dari
      lembar saham
      tersebut)


4. Data Rasio Gaji dan Pesangon yang Dibayarkan
  Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah, yang mencakup:


                                        Rasio gaji                                        2025                        2024

   Rasio gaji Pegawai yang tertinggi dan terendah                                         22,22                       24,54
   Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah                                           2,12                      2,70
   Rasio gaji Dewan Komisaris yang tertinggi dan terendah                                   1,52                       1,52
   Rasio gaji Direksi tertinggi dan Pegawai tertinggi                                      6,47                        9,51
   Rasio kompensasi tahunan Presiden Direktur dan median/mean dari                        73,81                       118,70
   kompensasi tahunan seluruh Pegawai (kecuali Presiden Direktur)




                                                                            Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk     315
Page 318
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




  Jumlah Pegawai yang Terkena Pemutusan Hubungan Kerja dan Total Nominal Pesangon yang Dibayarkan
  Jumlah pegawai yang terkena pemutusan hubungan kerja (karena memasuki usia pensiun, pengajuan pensiun dini
  maupun atas permintaan sendiri) dan total nominal pesangon yang dibayarkan sebagaimana dalam tabel di bawah ini:


            Jumlah Nominal Pesangon yang dibayarkan                           Jumlah pegawai
                 per Orang dalam 1 (satu) tahun                      2025                         2024

   Di atas Rp1 miliar                                                 466                          398
   Di atas Rp500 juta s.d. Rp1 miliar                                 471                          483
   Rp500 juta ke bawah                                                328                          382



5. Transparansi Kepemilikan Saham Direksi dan Dewan Komisaris
  Kepemilikan Saham Anggota Direksi dan Dewan Komisaris
  Laporan Kepemilikan saham anggota Dewan Komisaris dan Direksi diungkapkan pada Bab Dewan Komisaris dan
  Direksi pada Laporan Tahunan ini.

KOMITE-KOMITE DEWAN KOMISARIS                                2. Piagam Komite Audit
                                                                Komite Audit memiliki pedoman kerja yang
I. Komite Audit                                                 ditetapkan dalam Piagam Komite Audit dan
  Komite Audit dibentuk oleh dan bertanggung jawab              Kode Etik Komite Audit BCA yang telah disahkan
  kepada Dewan Komisaris untuk membantu Dewan                   berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris
  Komisaris dalam rangka mendukung efektivitas                  No. 254/SK/KOM/2025 tanggal 17 Desember 2025
  pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan (oversight)           tentang Piagam Komite Audit (Audit Committee
  atas hal-hal yang terkait dengan kualitas laporan             Charter) PT Bank Central Asia Tbk.Cakupan yang
  keuangan, sistem pengendalian internal, pelaksanaan           diatur dalam Piagam Komite Audit antara lain:
  fungsi audit internal dan eksternal, implementasi tata        • Tugas dan Tanggung Jawab;
  kelola serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-          • Wewenang;
  undangan yang berlaku.                                        • Struktur dan Komposisi Keanggotaan Komite;
                                                                • Persyaratan Keanggotaan;
  1. Dasar Hukum                                                • Masa Tugas;
      Dasar hukum pembentukan Komite Audit mengacu              • Mekanisme Kerja;
      pada:                                                     • Waktu Kerja;
      • POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata           • Rapat Komite;
         Kelola bagi Bank Umum.                                 • Pelaporan;
      • POJK No. 1/POJK.03/2019 tentang Penerapan               • Penanganan Pengaduan/Pelaporan Dugaan
         Fungsi Audit Intern pada Bank Umum.                       Pelanggaran Laporan Keuangan;
      • POJK No. 55/POJK.04/2015 tentang                        • Kode Etik; dan
         Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja              • Kompetensi.
         Komite Audit.
      • SE OJK No. 14/SEOJK.03/2025 tentang                     Piagam Komite Audit dan Kode Etik Komite Audit
         Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.                  telah diunggah dalam situs web BCA pada bagian
      • SE OJK No. 18/SEOJK.03/2023 tentang Tata                Tata Kelola Perusahaan (https://www.bca.co.id/
         Cara Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan                id/tentang-bca/tata-kelola/Struktur-Organisasi).
         Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa
         Keuangan.                                           3. Struktur dan Keanggotaan Komite Audit
      • Anggaran Dasar BCA.                                     Susunan keanggotaan Komite Audit BCA telah
      • Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 254/SK/             memenuhi ketentuan POJK yang berlaku serta
         KOM/2025 tanggal 17 Desember 2025 tentang              Piagam Komite Audit. Sepanjang tahun 2025,
         Piagam Komite Audit (Audit Committee Charter)          tidak ada perubahan anggota Komite Audit BCA.
         PT Bank Central Asia Tbk.                              Komite Audit BCA terdiri dari 3 (tiga) orang anggota
      • Surat Keputusan Direksi No. 073/SK/DIR/2021             yang telah diangkat berdasarkan Surat Keputusan
         tanggal 22 April 2021 tentang Pengangkatan             Direksi No. 073/SK/DIR/2021 tanggal 22 April 2021
         Ketua dan Anggota Komite Audit.                        dan Risalah Rapat Dewan Komisaris No. 20/RR/
                                                                KOM/2021 tanggal 22 April 2021.




316     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 319
  Susunan Anggota Komite Audit per 31 Desember 2025

             Nama               Posisi di Komite             Jabatan di BCA           Periode Jabatan Berdasarkan RUPST

   Sumantri Slamet         Ketua (merangkap sebagai    Komisaris Independen                        2021 - 2026
                           anggota)
   Fanny Sagitadewi        Anggota                     Pihak Independen                            2021 - 2026
   Rallyati A. Wibowo      Anggota                     Pihak Independen                            2021 - 2026


4. Profil dan Kualifikasi Anggota Komite Audit

  Sumantri Slamet
  Ketua (merangkap sebagai anggota)
  Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan, dan pengalaman kerja anggota Komite Audit dapat dilihat
  pada bagian Profil Perusahaan halaman 52 Laporan Tahunan BCA 2025 ini.

  Fanny Sagitadewi
  Anggota
  Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan, dan pengalaman kerja anggota Komite Audit dapat dilihat
  pada bagian Profil Perusahaan halaman 53 Laporan Tahunan BCA 2025 ini.

  Rallyati A. Wibowo
  Anggota
  Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan, dan pengalaman kerja anggota Komite Audit dapat dilihat
  pada bagian Profil Perusahaan halaman 53 Laporan Tahunan BCA 2025 ini.

5. Pendidikan atau Pelatihan
  Sepanjang tahun 2025, anggota Komite Audit telah melaksanakan pendidikan atau pelatihan sebagai berikut:


           Nama                         Pendidikan/Pelatihan                      Penyelenggara               Tanggal

   Sumantri Slamet      Dapat dilihat pada Bab Dewan Komisaris - Bagian Program Pelatihan dalam Rangka Meningkatkan
                        Kompetensi Anggota Dewan Komisaris halaman 265 Laporan Tahunan BCA 2025 ini.
   Fanny Sagitadewi     Data Privacy Summit 2025                                BCA                    3 Februari 2025
                        Refreshment Manajemen Risiko Perbankan Jenjang          Bankers                13 Februari 2025
                        6: Menganalisa Risk Coverage berdasarkan Visi, Misi,    Association for Risk
                        dan Strategi Bisnis Bank                                Management
                        Peran Artificial Intelligence dan Audit Competency      Komite Profesi         15 Mei 2025
                        dalam Meningkatkan Profesional Skepticism Auditor.      Akuntan Publik &
                                                                                Institut Akuntan
                                                                                Publik Indonesia
                        CAE Forum dengan topik "Digital Fraud is Here:          Ikatan Auditor Intern 31 Juli 2025
                        Strengthening Bank Defenses Through Integrated          Bank
                        Governance and Technology".
                        Indonesia Knowledge Forum (IKF): Future Starts          BCA                    28-29 Oktober 2025
                        Today.
                        Capacity Building ESG: Enhancing The Roles              BCA                    25 November 2025
                        of Accountants in Sustainability Reporting and
                        Assurance
   Rallyati A. Wibowo   Data Privacy Summit 2025                                BCA                    3 Februari 2025
                        Konferensi Auditor Internal 2025:                       Yayasan Pendidikan     2-3 Juli 2025
                        Shifting Horizon for Internal Auditors.                 Internal Audit
                        KPMG Board Governance Forum 2025                        KPMG                   18 September 2025
                        Enhancing The Roles of Accountants in Sustainability    Institut Akuntan       24 September 2025
                        Reporting and Assurance                                 Publik Indonesia &
                                                                                ISCA
                        Indonesia Knowledge Forum (IKF): Future Starts          BCA                    28-29 Oktober 2025
                        Today.
                        Capacity Building ESG: Enhancing The Roles              BCA                    25 November 2025
                        of Accountants in Sustainability Reporting and
                        Assurance
                        Indonesian Accountants : Resilient, Sustainable and     Ikatan Akuntan         3 Desember 2025
                        Future Ready-Beyond Numbers, Building the Golden        Indonesia
                        Future



                                                                     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk     317
Page 320
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




 6. Masa Tugas                                                    e. Anggota Komite Audit mengikuti perkembangan
      Masa tugas anggota Komite Audit sebagai berikut:               peraturan perundang-undangan di bidang
      a. Masa tugas anggota Komite Audit sama dengan                 perbankan, Pasar Modal dan peraturan
         masa jabatan Dewan Komisaris dan dapat ditunjuk             perundang-undangan serta ketentuan lainnya
         kembali untuk 1 periode berikutnya.                         yang berhubungan dengan kegiatan usaha BCA.
      b. Dalam hal:                                               f. A n g g o t a K o m i t e A u d i t m e m e l i h a r a
         1) masa jabatan anggota Komite Audit berakhir               kompetensi profesionalnya dengan mengikuti
            karena masa jabatan anggota Dewan Komisaris              perkembangan dan praktik-praktik terbaik
            berakhir, maka pengangkatan anggota Komite               dalam bidang akuntansi, pengauditan,
            Audit yang baru wajib dilakukan maksimal                 pengendalian internal, dan GCG.
            dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan terhitung           g. Anggota Komite Audit bersedia meningkatkan
            sejak pengangkatan anggota Dewan Komisaris               kompetensi secara terus menerus melalui
            yang baru atau sejak anggota Dewan Komisaris             pendidikan dan pelatihan.
            yang baru dinyatakan lulus fit and proper test
            oleh OJK,                                             Persyaratan Independensi
         2) terjadi lowongan dalam Komite Audit, yakni            a. Anggota Komite Audit bukan merupakan orang
            jumlah anggota Komite Audit kurang dari jumlah           dalam KAP, Kantor Konsultan Hukum, Kantor
            yang ditetapkan karena adanya anggota yang               Jasa Penilai Publik atau pihak lain yang memberi
            berhalangan tetap atau mengundurkan diri oleh            jasa assurance, jasa non-assurance, jasa penilai
            sebab apa pun, maka pengangkatan anggota                 dan/atau jasa konsultasi lain kepada BCA dalam
            Komite Audit yang baru wajib dilakukan dalam             waktu 6 (enam) bulan terakhir.
            jangka waktu 3 (tiga) bulan terhitung efektif         b. Anggota Komite Audit bukan merupakan orang
            sejak anggota yang berhalangan tetap atau                yang bekerja atau mempunyai wewenang
            mengundurkan diri tidak memangku tugasnya.               dan tanggung jawab untuk merencanakan,
                                                                     memimpin, mengendalikan, atau mengawasi
      Masa jabatan anggota Komite Audit pada periode                 kegiatan BCA dalam waktu 6 (enam) bulan
      ini akan berakhir pada saat penutupan Rapat Umum               terakhir kecuali Komisaris Independen.
      Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026.                        c. Anggota Komite Audit dilarang berasal dari
                                                                     anggota Direksi pada bank lain.
 7. Persyaratan Keanggotaan Komite Audit                          d. Anggota Komite Audit tidak mempunyai saham
      Persyaratan Umum                                               BCA baik langsung maupun tidak langsung.
      a. Anggota Komite Audit wajib memiliki integritas,          e. Dalam hal anggota Komite Audit memperoleh
         akhlak, dan moral yang baik.                                saham BCA baik langsung maupun tidak
      b. Anggota Komite Audit wajib mematuhi Kode Etik               langsung akibat suatu peristiwa hukum, maka
         BCA dan Kode Etik Komite Audit yang ditetapkan              saham tersebut wajib dialihkan kepada pihak
         oleh BCA.                                                   lain dalam jangka waktu paling lama 6 (enam)
                                                                     bulan setelah diperolehnya saham BCA.
      Persyaratan Kompetensi                                      f. Anggota Komite Audit tidak mempunyai
      a. Salah satu anggota Komite Audit dari Pihak                  hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
         Independen wajib memiliki keahlian di bidang:               Komisaris, anggota Direksi, atau Pemegang
         1) keuangan atau akuntansi dan memiliki                     Saham Utama BCA.
            pengalaman kerja di bidang keuangan, dan/             g. Anggota Komite Audit tidak mempunyai
            atau akuntansi, paling kurang 5 (lima) tahun; dan        hubungan usaha baik langsung maupun tidak
         2) hukum atau perbankan dan memiliki                        langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha
            pengalaman kerja di bidang hukum, dan/atau               BCA.
            perbankan paling kurang 5 (lima) tahun.               h. Anggota yang berasal dari Pihak Independen
      b. Keahlian Pihak Independen dibuktikan paling                 wajib direkomendasikan oleh KRN.
         sedikit dengan kepemilikan sertifikat kompetensi
         yang mendukung pelaksanaan fungsi dan tanggung         8. Independensi Anggota Komite Audit
         jawab komite. Sertifikat kompetensi antara lain          Seluruh anggota Komite Audit adalah pihak
         sertifikat di bidang manajemen risiko, akuntan           independen yang tidak memiliki hubungan
         publik, akuntan, dan auditor.                            keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/
      c. Anggota Komite Audit wajib memiliki kemampuan,           atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan
         pengetahuan, pengalaman sesuai dengan bidang             Komisaris, anggota Direksi, dan/atau Pemegang
         pekerjaannya, serta mampu berkomunikasi dengan           Saham Pengendali atau hubungan usaha dengan
         baik.                                                    BCA yang dapat memengaruhi kemampuannya
      d. Anggota Komite Audit melaksanakan tugas dan              untuk bertindak independen. Seluruh anggota
         tanggung jawabnya secara profesional dengan              Komite Audit juga menjalankan tugasnya secara
         mengaplikasikan pengetahuan, keahlian, dan               independen tanpa adanya intervensi dari pihak
         pengalamannya.                                           manapun.



318     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 321
  Aspek independensi anggota Komite Audit dapat dilihat pada tabel berikut:

                    Aspek Independensi                  Sumantri Slamet    Fanny Sagitadewi       Rallyati A. Wibowo

   Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan              √                     √                      √
   Komisaris dan Direksi.
   Tidak memiliki hubungan kepengurusan di BCA,               √                     √                      √
   perusahaan anak BCA, maupun perusahaan afiliasi.
   Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham di BCA.          √                     √                      √
   Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan              √                     √                      √
   Komisaris, Direksi, dan/atau sesama anggota Komite
   Audit.
   Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik,            √                     √                      √
   pejabat, dan pemerintah.



9. Tugas dan Tanggung Jawab Komite                                2) Ruang lingkup audit.
   Audit                                                          3) Imbalan jasa audit.
  Selaras dengan POJK No. 55/POJK.04/2015 tanggal                 4) Keahlian dan pengalaman AP, KAP, dan tim
  23 Desember 2015 tentang Pembentukan dan                           audit dari KAP.
  Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit, Komite                  5) Metodologi, teknik, dan sarana yang
  Audit memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai                    digunakan oleh KAP.
  berikut:                                                        6) Manfaat sudut pandang baru yang diperoleh
                                                                     melalui penggantian AP, KAP, dan tim audit
  Laporan dan Informasi Keuangan                                     dari KAP.
  a. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan                 7) Potensi risiko penggunaan jasa audit oleh
     yang akan dikeluarkan BCA kepada publik dan/                    KAP yang sama secara berturut-turut untuk
     atau pihak otoritas, dan laporan lainnya terkait                kurun waktu yang cukup panjang.
     dengan informasi keuangan BCA.                               8) Hasil evaluasi terhadap pemberian
  b. Menelaah dan melaporkan kepada Dewan                            pelaksanaan jasa audit atas informasi
     Komisaris atas pengaduan yang berkaitan                         keuangan historis tahunan oleh AP dan KAP
     dengan proses akuntansi dan pelaporan                           pada periode sebelumnya, jika ada.
     keuangan BCA.
                                                              b. Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan
  Audit Internal                                                 pemberian jasa audit atas informasi keuangan
  a. Memberikan rekomendasi kepada Dewan                         historis tahunan oleh AP dan/atau KAP. Evaluasi
     Komisaris terkait penyusunan rencana audit,                 terhadap pelaksanaan pemberian jasa audit atas
     ruang lingkup, dan anggaran DAI.                            informasi keuangan historis tahunan oleh AP
  b. Memantau dan mengkaji efektivitas pelaksanaan               dan/atau KAP dilakukan paling sedikit melalui:
     audit internal BCA.                                         1) Kesesuaian pelaksanaan audit oleh AP dan/
  c. Mengevaluasi kinerja DAI dalam aspek                            atau KAP dengan Standar Audit yang berlaku.
     kecukupan dan efektivitas fungsi audit internal             2) Kecukupan waktu pekerjaan lapangan.
     di BCA serta memastikan DAI menjunjung tinggi               3) Pengkajian cakupan jasa yang diberikan dan
     integritas dalam pelaksanaan tugas serta                        kecukupan uji petik.
     memberikan rekomendasi kepada Dewan                         4) Rekomendasi perbaikan yang diberikan oleh
     Komisaris terkait pemberian remunerasi tahunan                  AP dan/atau KAP.
     DAI secara keseluruhan serta penghargaan                    5) Kesesuaian Laporan Keuangan dengan
     kinerja.                                                        Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang
  d. Memastikan DAI melakukan komunikasi dengan                      berlaku.
     Direksi, Dewan Komisaris, Auditor Eksternal,                6) Memberikan pendapat independen dalam
     dan OJK, BI, serta pihak-pihak terkait lainnya.                 hal terjadi perbedaan pendapat antara
  e. Memastikan DAI bekerja secara independen.                       manajemen dan KAP atas jasa yang
                                                                     diberikannya.
  Audit Eksternal
  a. Memberikan rekomendasi berdasarkan hasil                 Proses/Sistem Pengendalian Internal
     evaluasi kepada Dewan Komisaris mengenai                 a. Memastikan Direksi mengambil tindakan yang
     penunjukan, penunjukan kembali, dan                         diperlukan secara cepat atas hasil temuan DAI,
     pemberhentian atau penggantian KAP dan/                     AP, dan hasil pengawasan OJK serta BI.
     atau Akuntan Publik (AP) yang akan mengaudit             b. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
     laporan keuangan yang didasarkan pada:                      Komisaris untuk menunjuk pengendali mutu
     1) Independensi AP, KAP, dan orang dalam KAP.               independen dari pihak eksternal dengan tujuan
                                                                 melakukan kaji ulang terhadap DAI.


                                                               Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   319
Page 322
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




      Tata Kelola dan Kepatuhan                                                 c. Dapat berkomunikasi langsung dengan
      a. Melakukan pemantauan atas implementasi Good                               karyawan, termasuk Direksi dan pihak yang
         Corporate Governance (GCG) yang efektif dan                               menjalankan fungsi audit internal, manajemen
         berkelanjutan.                                                            risiko, dan AP terkait tugas dan tanggung jawab
      b. Menelaah dan memberikan saran kepada                                      Komite Audit.
         Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi                          d. Jika diperlukan, dapat melibatkan pihak
         benturan kepentingan BCA.                                                 independen di luar anggota Komite Audit
      c. Melakukan penelaahan atas kepatuhan BCA                                   yang diperlukan untuk membantu pelaksanaan
         terhadap peraturan perundang-undangan di                                  tugasnya.
         bidang perbankan, pasar modal, dan peraturan                           e. Melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh
         perundang-undangan serta ketentuan lainnya                                Dewan Komisaris.
         yang berhubungan dengan kegiatan usaha BCA.
      d. Menjaga kerahasiaan dokumen, data, dan                             11. Rangkap Jabatan Anggota Komite Audit
         informasi BCA.                                                         Piagam Komite Audit mengatur mengenai
      e. Menghadiri RUPS Tahunan BCA.                                           rangkap jabatan anggota Komite Audit. Adapun
      f. Menjalankan tugas-tugas lain yang relevan                              ketentuannya adalah sebagai berikut:
         dengan fungsi Komite Audit atas permintaan                             a. Ketua Komite Audit hanya dapat merangkap
         Dewan Komisaris.                                                          jabatan sebagai Ketua Komite paling banyak
                                                                                   pada 1 (satu) komite lainnya di BCA.
 10. Wewenang Komite Audit                                                      b. Anggota Komite Audit yang berasal dari Pihak
      Dalam melaksanakan tugasnya, Komite Audit                                    Independen dapat merangkap jabatan sebagai
      mempunyai wewenang sebagai berikut:                                          Pihak Independen anggota komite lain di BCA,
      a. Mendapatkan laporan dari Kepala DAI,                                      Bank lain, dan/atau perusahaan lain, sepanjang
         meliputi antara lain rencana kerja DAI, laporan                           yang bersangkutan:
         pelaksanaan audit internal dan laporan hasil                              1) memenuhi seluruh kompetensi yang
         audit internal.                                                              dipersyaratkan;
      b. Mengakses dokumen, data, dan informasi BCA                                2) memenuhi kriteria independensi;
         tentang karyawan, dana, aset, dan sumber daya                             3) mampu menjaga rahasia perusahaan;
         BCA yang diperlukan.                                                      4) memperhatikan kode etik yang berlaku; dan
                                                                                   5) mampu melaksanakan tugas dan tanggung
                                                                                      jawab sebagai anggota Komite Audit.

      Pelaksanaan rangkap jabatan anggota Komite Audit telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Berikut
      informasi mengenai rangkap jabatan anggota Komite Audit sepanjang tahun 2025.


        Nama Anggota                                               Jabatan Lain (anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/
                                    Jabatan pada Komite
           Komite                                                          atau anggota Komite, serta Jabatan Lainnya)
       Sumantri Slamet         Ketua                           Dapat dilihat pada halaman 268
       Rallyati A.             Anggota                         •      Komisaris Independen dan Ketua Komite Audit di PT WOM
       Wibowo                                                         Finance Tbk (berakhir 30 September 2025)
                                                               •      Anggota Komite Audit di PT Mitrabara Adiperdana Tbk (berakhir
                                                                      30 September 2025)
       Fanny                   Anggota                         -
       Sagitadewi


 12.Kebijakan dan Pelaksanaan Rapat                                                2) Rapat Komite Audit hanya dapat dilaksanakan
    Komite Audit                                                                      apabila dihadiri oleh mayoritas (lebih
      Tata cara Rapat Komite Audit (“Rapat”) meliputi:                                dari 50%) dari jumlah anggota termasuk
      a. Penyelenggaraan Rapat dapat dilakukan:                                       seorang Komisaris Independen dan Pihak
         1) secara fisik di tempat kedudukan BCA;                                     Independen.
         2) s e c a r a e l e k t r o n i k m e l a l u i m e d i a                3) Keputusan Rapat Komite Audit dilakukan
             telekonferensi, video konferensi, atau                                   berdasarkan musyawarah mufakat.
             sarana media elektronik sejenis yang                                  4) Dalam hal tidak terjadi musyawarah
             memungkinkan semua peserta Rapat saling                                  mufakat, pengambilan keputusan dilakukan
             melihat dan mendengar secara langsung                                    berdasarkan suara terbanyak.
             serta berpartisipasi dalam Rapat.                                     5) Ketua Komite dan setiap anggota masing-
      b. Mekanisme dan Pengambilan Keputusan Rapat:                                   masing memiliki 1 (satu) hak suara.
         1) Rapat Komite Audit diselenggarakan                                     6) Segala keputusan Rapat Komite Audit
             sesuai dengan kebutuhan BCA, sekurang-                                   bersifat mengikat bagi seluruh anggota
             kurangnya 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan.                            Komite Audit.



320     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 323
c. Risalah Rapat:
   1) Hasil Rapat Komite Audit wajib dituangkan dalam Risalah Rapat yang ditandatangani oleh seluruh anggota
      Komite Audit yang hadir dan didokumentasikan secara baik.
   2) Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang terjadi dalam Rapat Komite, wajib dicantumkan secara
      jelas dalam Risalah Rapat beserta alasan perbedaan pendapat tersebut.
   3) Hasil Rapat Komite merupakan rekomendasi yang dapat dimanfaatkan secara optimal oleh
      Dewan Komisaris.
d. Kehadiran anggota Komite Audit dalam Rapat minimal 75% dari jumlah Rapat Komite yang diselenggarakan.

Sepanjang tahun 2025, Komite Audit telah mengadakan rapat sebanyak 30 kali.

Data kehadiran anggota Komite dalam rapat Komite Audit sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut:
                       Nama                          Jumlah Rapat               Kehadiran                 Persentase

Sumantri Slamet                                           30                        30                       100%
Fanny Sagitadewi                                          30                        30                       100%
Rallyati A. Wibowo                                        30                        30                       100%


Agenda pelaksanaan rapat Komite Audit sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut:
 No.          Tanggal                                                     Agenda
  1.   14 Januari 2025        BCA Performance Tahun 2024
 2.    15 Januari 2025        Realisasi Kerja DAI 2024
 3.    20 Januari 2025        Private Meeting dengan PwC
 4.    20 Januari 2025        Clearance Meeting PwC
 5.    20 Januari 2025        Pengungkapan pada Catatan atas Audit Report Tahun 2024
 6.    4 Februari 2025        Evaluasi Kinerja PwC Tahun 2024 dan Penunjukan KAP BCA untuk Tahun Buku 2025
  7.   12 Februari 2025       Diskusi Pelaporan Komite Audit kepada Dewan Komisaris Triwulan IV Tahun 2024
 8.    19 Februari 2025       Pelaporan Komite Audit Kepada Dewan Komisaris Triwulan IV Tahun 2024
 9.    24 Maret 2025          Rapat Rutin DAI dengan Komite Audit Bulan Maret 2025
 10.   17 April 2025          Update Kinerja Keuangan BCA Periode Triwulan I 2025
 11.   22 April 2025          Pengungkapan pada Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Triwulan I 2025
 12.   5 Mei 2025             Diskusi Pelaporan Komite Audit Kepada Dewan Komisaris Triwulan I Tahun 2025
 13.   14 Mei 2025            Pelaporan Komite Audit Kepada Dewan Komisaris Triwulan I Tahun 2025
 14.   21 Mei 2025            Rapat Rutin DAI dengan Komite Audit Bulan Mei 2025
 15.   17 Juni 2025           Rapat Rutin DAI dengan Komite Audit Bulan Juni 2025
 16.   18 Juni 2025           Rapat Pembelian Server melalui Perusahaan Afiliasi
 17.   10 Juli 2025           Update Kinerja Keuangan BCA Semester I Tahun 2025
 18.   16 Juli 2025           Realisasi Kerja DAI Semester I Tahun 2025
 19.   24 Juli 2025           Pengungkapan pada Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Semester I Tahun 2025
 20.   21 Agustus 2025        Diskusi Pelaporan Komite Audit Kepada Dewan Komisaris Semester I Tahun 2025
 21.   27 Agustus 2025        Pelaporan Komite Audit kepada Dewan Komisaris Semester I Tahun 2025
 22.   28 Agustus 2025        Rencana PwC untuk Audit Laporan Keuangan BCA Tahun Buku 2025
 23.   25 September 2025      Rapat Rutin DAI dengan Komite Audit Bulan September 2025
 24.   16 Oktober 2025        Update Kinerja Keuangan BCA Periode Triwulan III 2025
 25.   17 Oktober 2025        Pengungkapan pada Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Triwulan III Tahun 2025
 26.   20 Oktober 2025        Rapat Rutin DAI dengan Komite Audit Bulan Oktober 2025
 27.   10 November 2025       Diskusi Pelaporan Komite Audit kepada Dewan Komisaris Triwulan III 2025
 28.   19 November 2025       Pelaporan Komite Audit kepada Dewan Komisaris Triwulan III 2025
 29.   15 Desember 2025       Rapat Rutin DAI dengan Komite Audit Bulan Desember 2025
 30.   15 Desember 2025       Update Meeting dengan PwC (Hardclose)




                                                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk    321
Page 324
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




 13. Realisasi Program Kerja dan Pelaksanaan                      II. Komite Pemantau Risiko
    Kegiatan Komite Audit Selama Tahun                              Komite Pemantau Risiko (KPR) dibentuk untuk
    2025                                                            membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan
      Realisasi Program Kerja Komite Audit BCA sesuai               tanggung jawab pengawasan risiko sesuai dengan
      dengan yang dicantumkan dalam pedoman atau                    peraturan yang berlaku.
      Piagam Komite Audit sepanjang tahun 2025 adalah
      sebagai berikut:                                              1. Dasar Hukum
      a. Mengevaluasi dan merekomendasikan kepada                      Dasar hukum pembentukan KPR mengacu pada:
         Dewan Komisaris penggunaan kembali KAP                        • POJK No. 5 Tahun 2024 tentang Penetapan
         Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan, firma anggota                    S t at u s Pe n g awa s a n d a n Pe n a n g a n a n
         jaringan global PwC untuk melakukan audit atas                   Permasalahan Bank Umum.
         Laporan Keuangan BCA tahun buku 2025.                         • POJK Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
      b. Melakukan pertemuan dengan KAP Rintis,                        • POJK No.11/POJK.03/2022 tentang
         Jumadi, Rianto & Rekan, firma anggota jaringan                   Penyelenggaraan Teknologi Informasi oleh Bank
         global PwC untuk membahas rencana dan                            Umum.
         cakupan audit atas Laporan Keuangan BCA                       • POJK No.18/POJK.03/2016 tentang Penerapan
         tahun buku 2025.                                                 Manajemen Risiko bagi Bank Umum.
      c. M e l a ku k a n p e r te m u a n d e n g a n G ro u p        • POJK No. 4/POJK.03/2016 tentang Penilaian
         Accounting untuk mengkaji Laporan Keuangan                       Tingkat Kesehatan Bank Umum.
         BCA yang akan dipublikasikan setiap triwulan.                 • SE OJK No. 14/SEOJK.03/2017 tentang Penilaian
      d. Melakukan pertemuan dengan DAI sebanyak 6                        Tingkat Kesehatan Bank Umum.
         (enam) kali untuk:                                            • SE OJK No. 21/SEOJK.03/2017 tentang
         i. Mengevaluasi perencanaan tahunan.                             Penerapan Manajemen Risiko dalam Penggunaan
         ii. Mengevaluasi pelaksanaan audit internal                      Teknologi Informasi oleh Bank Umum.
              setiap semester.                                         • SE OJK No. 14/SEOJK.03/2017 tentang Penilaian
         iii. Melakukan diskusi atas hasil audit yang                     Tingkat Kesehatan Bank Umum.
              dipandang cukup signifikan.                              • SE OJK No.34/SEOJK.03/2016 tentang
      e. Mengkaji laporan-laporan hasil audit internal                    Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum.
         dan memantau tindak lanjutnya.                                • Anggaran Dasar BCA.
      f. Mengkaji kepatuhan BCA terhadap ketentuan,                    • Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 212/SK/
         peraturan, dan hukum yang berlaku di bidang                      KOM/2024 tanggal 10 Desember 2024 tentang
         perbankan melalui kajian terhadap laporan                        Piagam Komite Pemantau Risiko (Risk Oversight
         kepatuhan terkait ketentuan kehati-hatian yang                   Committee Charter) PT Bank Central Asia Tbk.
         dilaporkan setiap semester.                                   • Surat Keputusan Direksi No. 0212/SK/
      g. Mengkaji laporan portofolio kredit yang                          DIR/2023 tanggal 18 Desember 2023 tentang
         diterbitkan setiap semester.                                     Pengangkatan Anggota Komite Pemantau Risiko.
      h. Memantau pelaksanaan manajemen risiko
         melalui laporan triwulan Profil Risiko BCA dan             2. Piagam KPR
         laporan bulanan Operation Risk Management                     KPR memiliki pedoman kerja yang ditetapkan dalam
         Information System (ORMIS).                                   Piagam KPR, yang telah disahkan berdasarkan
      i. Melaporkan hasil kajian dan evaluasi rutin                    Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 212/SK/
         atas aspek governance, manajemen risiko,                      KOM/2024 tanggal 10 Desember 2024 tentang
         kepatuhan, dan pengendalian kepada Dewan                      Piagam Komite Pemantau Risiko (Risk Oversight
         Komisaris setiap triwulan.                                    Committee Charter) PT Bank Central Asia Tbk.
      j. Menghadiri secara virtual RUPST, Analyst
         Meeting dan Rapat Kerja Nasional BCA tahun                    Cakupan yang diatur dalam Piagam KPR antara lain:
         2025.                                                         • Tugas dan Tanggung Jawab Komite.
      k. Memberikan penilaian terhadap DAI yang                        • Wewenang Komite.
         hasilnya disampaikan kepada Dewan Komisaris                   • Struktur Keanggotaan Komite Komite.
         untuk diteruskan kepada KRN sesuai POJK No. 1/                • Persyaratan Keanggotaan Komite.
         POJK.03/2019 tentang Penerapan Fungsi Audit                   • Rangkap Jabatan.
         Intern pada Bank Umum.                                        • Masa Tugas.
      l. Melakukan penelaahan dan pertemuan dengan                     • Mekanisme Kerja.
         KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan, firma                     • Waktu Kerja.
         anggota jaringan global PwC untuk membahas                    • Rapat Kuorum, dan Pengambilan Keputusan.
         hasil akhir audit Laporan Keuangan BCA tahun                  • Kompetensi.
         buku 2024 beserta Management Letter.                          • Pelaporan.
                                                                       • Benturan Kepentingan.
                                                                       • Pencegahan Fraud.




322     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 325
  Piagam KPR telah diunggah dalam situs web BCA pada bagian Tata Kelola Perusahaan (https://www.bca.co.id/
  id/tentang-bca/tata-kelola/Struktur-Organisasi).

3. Struktur dan Keanggotaan KPR
  Susunan keanggotaan KPR BCA telah memenuhi ketentuan POJK yang berlaku serta Piagam KPR. Sepanjang
  tahun 2025, terdapat perubahan anggota KPR BCA. KPR BCA terdiri dari 4 (empat) orang anggota yang telah
  diangkat oleh Direksi melalui Surat Keputusan Direksi No. 0212/SK/DIR/2023 tanggal 18 Desember 2023 dan
  berdasarkan keputusan dalam Risalah Rapat Dewan Komisaris No. 050/RR/KOM/2023 tanggal 6 Desember 2023.

  Susunan Anggota KPR per 31 Desember 2025

                                                                                                      Periode Jabatan
               Nama                          Posisi di Komite                   Jabatan di BCA
                                                                                                     Berdasarkan RUPST
   Cyrillus Harinowo               Ketua (merangkap sebagai anggota)         Komisaris Independen         2021 - 2026
   Endang Swasthika Wibowo         Anggota                                   Pihak Independen             2021 - 2026
   Joanes Justira Gunawan          Anggota                                   Pihak Independen             2024 - 2026
   Reinhard Harianja               Anggota                                   Pihak Independen             2024 - 2026



4. Profil dan Kualifikasi Anggota KPR
  Cyrillus Harinowo
  Ketua (merangkap sebagai anggota)
  Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan, dan pengalaman kerja anggota KPR dapat dilihat pada bagian
  Profil Perusahaan halaman 51 Laporan Tahunan BCA 2025 ini.

  Endang Swasthika Wibowo
  Anggota
  Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan, dan pengalaman kerja anggota KPR dapat dilihat pada bagian
  Profil Perusahaan halaman 54 Laporan Tahunan BCA 2025 ini.

  Joanes Justira Gunawan
  Anggota
  Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan, dan pengalaman kerja anggota KPR dapat dilihat pada bagian
  Profil Perusahaan halaman 55. Laporan Tahunan BCA 2025 ini.

  Reinhard Harianja
  Anggota
  Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan, dan pengalaman kerja anggota KPR dapat dilihat pada bagian
  Profil Perusahaan halaman 55. Laporan Tahunan BCA 2025 ini.

5. Pendidikan atau Pelatihan
  Sepanjang tahun 2025, anggota KPR telah melaksanakan pendidikan atau pelatihan sebagai berikut:


         Nama                          Pendidikan/Pelatihan                         Penyelenggara            Tanggal
   Cyrillus Harinowo   Dapat dilihat pada Bab Dewan Komisaris - Bagian Program Pelatihan dalam Rangka Meningkatkan
                       Kompetensi Anggota Dewan Komisaris halaman 265 Laporan Tahunan BCA 2025 ini.
   Endang Swathika     Data Privacy Summit 2025                                   BCA                 3 Februari 2025
   Wibowo
                       Refreshment Manajemen Risiko Perbankan Jenjang             IBI_Banking         18 Februari 2025
                       Kualifikasi 7                                              Competency
                                                                                  Center
                       The Future of Cybersecurity: Threats, Challenges and       OJK Institute       15 Juni 2025
                       Innovations
                       Strategi Aman Transaksi Aset Kripto dan Keuangan           OJK Institute       19 Juni 2025
                       Digital: Perlindungan Data Pribadi dan Dampak
                       Teknologi Biometrik di Indonesia
                       Memutus Mata Rantai Scam: Sinergi dan Strategi             OJK Institute       26 Juni 2025
                       Perlindungan Konsumen Sektor Keuangan
                       Innovating for Sustainable Development and Digital         ABFI Institute      30 Juli 2025
                       Economy Advancement                                        Perbanas
                       Tren Modus dan Skema Pencucian Uang Terbaru:               OJK Institute       18 September 2025
                       Strategi Identifikasi, Mitigasi dan Penegakan Hukum




                                                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk    323
Page 326
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




                Nama                                Pendidikan/Pelatihan                   Penyelenggara          Tanggal
                                  Peran Digital Forensik dalam Penanganan dan            OJK Institute       16 Oktober 2025
                                  Pengungkapan Kejahatan Keuangan
                                  Refreshment Manajemen Risiko Perbankan Jenjang         Maisa Edukasi       16 Oktober 2025
                                  Kualifikasi 7
                                  Indonesia Knowledge Forum (IKF): Future Starts Today   BCA                 28-29 Oktober 2025
                                  Capacity Building ESG: Enhancing Sustainability        BCA                 25 November 2025
                                  Through GCG
       Joanes Justira             Refreshment Manajemen Risiko Perbankan Jenjang         IBI_Banking         18 Februari 2025
       Gunawan                    Kualifikasi 7                                          Competency
                                                                                         Center
                                  Risk and Governance Summit 2025                        OJK Institute       19 Agustus 2025
                                  Indonesia Knowledge Forum (IKF): Future Starts Today   BCA                 28-29 Oktober 2025
                                  Capacity Building ESG: Enhancing Sustainability        BCA                 25 November 2025
                                  Through GCG
       Reinhard Harianja          Refreshment Certificate for Risk Management Jenjang    Ikatan Bankir       18 Februari 2025
                                  Kualifikasi 7                                          Indonesia-Banking
                                                                                         Competency
                                                                                         Center
                                  Risk and Governance Summit 2025                        OJK Institute       19 Agustus 2025
                                  Risk Appetite and Risk Culture: Pilar Utama dalam      OJK Institute       9 Oktober 2025
                                  Penguatan Manajemen Risiko di Sektor Keuangan
                                  Indonesia Knowledge Forum (IKF): Future Starts Today   BCA                 28-29 Oktober 2025
                                  Capacity Building ESG: Enhancing Sustainability        BCA                 25 November 2025
                                  Through GCG


 6. Masa Tugas                                                                Persyaratan Kompetensi
      Masa tugas anggota KPR sebagai berikut:                                 a. Salah satu anggota KPR dari Pihak Independen
      1) Masa tugas anggota KPR tidak boleh lebih                                wajib memiliki keahlian di bidang:
         lama dari masa jabatan Dewan Komisaris                                  1) manajemen risiko dan memiliki pengalaman
         sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar BCA                                kerja di bidang manajemen risiko paling
         dan dapat diangkat kembali.                                                kurang 2 (dua) tahun; dan
      2) Dalam hal:                                                              2) keuangan bagi Bank yang melaksanakan
         a. masa jabatan anggota KPR berakhir karena                                kegiatan usaha secara konvensional dan
            masa jabatan anggota Dewan Komisaris                                    memiliki pengalaman kerja di bidang
            berakhir sebagaimana dimaksud pada angka                                ekonomi, bidang keuangan, dan/atau bidang
            1) di atas, maka pengangkatan anggota KPR                               perbankan paling kurang 5 (lima) tahun.
            wajib dilakukan dalam jangka waktu 3 (tiga)                       b. Keahlian Pihak Independen dibuktikan
            bulan terhitung sejak pengangkatan anggota                           paling sedikit dengan kepemilikan sertifikat
            Dewan Komisaris atau sejak dinyatakan lulus                          kompetensi yang mendukung pelaksanaan
            fit and proper test oleh OJK.                                        fungsi dan tanggung jawab komite. Sertifikat
         b. terjadi lowongan dalam KPR, yakni jumlah                             kompetensi antara lain sertifikat di:
            anggota KPR kurang dari jumlah yang                                  1) manajemen risiko yang diterbitkan oleh
            ditetapkan karena adanya anggota yang                                   lembaga domestik maupun lembaga
            berhalangan tetap atau mengundurkan diri                                internasional yang diakui sebagaimana yang
            oleh sebab apapun, maka pengangkatan                                    berlaku bagi Direksi, bagi Pihak Independen
            anggota KPR wajib dilakukan dalam jangka                                yang memiliki keahlian di bidang manajemen
            waktu 3 (tiga) bulan terhitung sejak terjadi                            risiko.
            lowongan.                                                            2) akuntan publik, akuntan, treasury, dan
                                                                                    corporate finance yang diterbitkan oleh
      Masa jabatan anggota KPR pada periode ini akan                                lembaga domestik maupun lembaga
      berakhir pada saat penutupan RUPST 2026.                                      internasional yang diakui, bagi Pihak
                                                                                    Independen yang memiliki keahlian di bidang
 7. Persyaratan Keanggotaan KPR                                                     keuangan.
      Persyaratan keanggotaan KPR adalah sebagai                              c. Anggota KPR wajib memiliki kemampuan,
      berikut:                                                                   pengetahuan, pengalaman sesuai dengan bidang
      Persyaratan Umum                                                           pekerjaannya, serta mampu berkomunikasi
      Anggota KPR wajib memiliki integritas, akhlak, dan                         dengan baik.
      moral yang baik.                                                        d. Anggota KPR melaksanakan tugas dan
                                                                                 tanggung jawabnya secara profesional dengan
                                                                                 mengaplikasikan pengetahuan, keahlian, dan
                                                                                 pengalamannya.

324     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 327
  e. Anggota KPR mengikuti perkembangan peraturan perundang-undangan di bidang perbankan, Pasar Modal
     dan peraturan perundang-undangan serta ketentuan lainnya yang berhubungan dengan kegiatan usaha BCA.
  f. Anggota KPR bersedia meningkatkan kompetensi secara terus menerus melalui pendidikan dan pelatihan.

  Persyaratan Independensi
  a. Anggota Direksi dilarang menjadi anggota KPR.
  b. Mantan anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif BCA atau pihak yang mempunyai hubungan dengan BCA
     yang dapat memengaruhi kemampuan yang bersangkutan untuk bertindak independen dilarang menjadi
     Pihak Independen sebelum menjalani masa tunggu (cooling off) selama 6 (enam) bulan.
  c. Masa tunggu tidak berlaku bagi mantan anggota Direksi yang membawahkan fungsi pengawasan atau
     Pejabat Eksekutif yang melakukan fungsi pengawasan pada BCA.
  d. Anggota Komite yang berasal dari Pihak Independen wajib direkomendasikan oleh KRN.

8. Independensi Anggota KPR
  Seluruh anggota KPR adalah pihak independen yang tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan
  saham dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau Pemegang
  Saham Pengendali, maupun hubungan usaha dengan BCA yang dapat memengaruhi kemampuannya untuk
  bertindak independen. Seluruh anggota KPR menjalankan tugasnya secara independen tanpa adanya intervensi
  dari pihak manapun.

  Aspek independensi KPR dijelaskan pada tabel berikut:
                                                                                 Endang          Joanes
                                                                   Cyrillus                                     Reinhard
                      Aspek Independensi                                        Swathika         Justira
                                                                  Harinowo                                      Harianja
                                                                                Wibowo          Gunawan
   Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan Komisaris           √              √               √                 √
   dan Direksi.
   Tidak memiliki hubungan kepengurusan di perusahaan, anak          √              √               √                 √
   perusahaan, maupun perusahaan afiliasi.
   Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham di perusahaan.          √              √               √                 √
   Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris,          √              √               √                 √
   Direksi, dan/atau sesama anggota KPR.
   Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik, pejabat, dan      √              √               √                 √
   pemerintah.



9. Tugas dan Tanggung Jawab KPR                                      2) Risiko Pasar;
  KPR memiliki tugas dan tanggung jawab antara lain:                 3) Risiko Likuiditas;
  a. Wajib bertugas dan bertanggung jawab paling                     4) Risiko Operasional;
     sedikit melaksanakan:                                           5) Risiko Hukum;
     1) Evaluasi kesesuaian antara kebijakan                         6) Risiko Reputasi;
        manajemen risiko dan pelaksanaan kebijakan                   7) Risiko Stratejik; dan
        Bank.                                                        8) Risiko Kepatuhan.
     2) Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas                 d. KPR juga melakukan pengawasan terhadap
        Komite Manajemen Risiko, dan Satuan Kerja                    penerapan manajemen risiko terkait risiko:
        Manajemen Risiko serta Komite Pengarah                       1) Country Risk;
        Teknologi Informasi.                                         2) Transfer Risk;
  b. Hasil evaluasi sebagaimana dimaksud pada                        3) IT Risk;
     poin a.1) dan hasil pemantauan dan evaluasi                     4) Cyber Risk;
     sebagaimana dimaksud pada poin a.2) digunakan                   5) Outsourcing Risk;
     untuk memberikan rekomendasi kepada Dewan                       6) Iklim; dan
     Komisaris dalam rangka meningkatkan efektivitas                 7) ESG Risk.
     pelaksanaan tugas dan tanggung jawab di bidang                  dan perkembangan risiko lainnya di bidang
     manajemen risiko dan memastikan bahwa                           perbankan.
     kebijakan manajemen risiko dilaksanakan dengan               e. KPR melakukan pengawasan pelaksanaan evaluasi
     baik.                                                           dan pengujian terhadap risiko (stress testing).
  c. Mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung                     f. Membantu pelaksanaan tugas Dewan Komisaris
     jawab Dewan Komisaris dalam penerapan                           dalam menjaga dan memantau Tingkat Kesehatan
     manajemen risiko, antara lain:                                  Bank berbasis risiko terutama parameter profil
     1) Risiko Kredit;                                               risiko.




                                                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk       325
Page 328
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




      g. Membantu Dewan Komisaris dalam pengawasan dan evaluasi terhadap implementasi Rencana Aksi (Recovery Plan)
      h. Menyusun pedoman dan tata tertib kerja (Piagam) KPR dan melakukan review sesuai kebutuhan.
      i. Melaksanakan tugas dan tanggung jawab lain yang diberikan oleh Dewan Komisaris dari waktu ke waktu.

 10. Wewenang KPR
      KPR berwenang:
      a. Melakukan kegiatan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, antara lain:
         1) Melakukan akses terhadap data, dokumen, informasi BCA.
         2) Melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak-pihak yang terkait dengan tugas komite.
         3) Melaksanakan kewenangan lain yang diberikan Dewan Komisaris.
      b. Anggota KPR dari Pihak Independen wajib melaksanakan tugas, tanggung jawab, dan wewenang dengan
         berintegritas (antara lain tidak termasuk sebagai pihak yang dilarang menjadi pihak utama, tidak tercantum
         dalam daftar tidak lulus, dan tidak memiliki kredit atau pembiayaan macet), independen, memiliki kompetensi,
         serta menjaga reputasi (turut menjaga reputasi BCA dan menjaga reputasi pribadi).

 11. Rangkap Jabatan Anggota KPR
      Piagam Komite KPR mengatur mengenai rangkap jabatan anggota Komite KPR. Adapun ketentuannya adalah
      sebagai berikut:
      a. Ketua KPR hanya dapat merangkap jabatan sebagai Ketua Komite pada lebih dari 1 (satu) komite lain (hanya
         dapat menjabat sebagai ketua komite paling banyak pada 2 (dua) komite di BCA).
      b. Anggota KPR yang berasal dari Pihak Independen dapat merangkap jabatan sebagai Pihak Independen anggota
         komite lain di BCA, Bank lain, dan/atau perusahaan lain, sepanjang yang bersangkutan:
         1) Memenuhi seluruh kompetensi yang dipersyaratkan;
         2) Memenuhi kriteria independensi;
         3) Mampu menjaga rahasia BCA;
         4) Memperhatikan kode etik yang berlaku; dan
         5) Tidak mengabaikan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota KPR BCA.

      Pelaksanaan rangkap jabatan anggota KPR telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Berikut informasi
      mengenai rangkap jabatan anggota KPR sepanjang tahun 2025.


                                                                         Jabatan Lain (anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi,
           Nama Anggota Komite                 Jabatan pada Komite
                                                                            dan/atau anggota Komite, serta Jabatan Lainnya)

       Cyrillus Harinowo                       Ketua                 Dapat dilihat pada halaman 268
       Endang Swasthika Wibowo                 Anggota               -
       Joanes Justira Gunawan                  Anggota               Komisaris pada PT Zeals Digital Asia
       Reinhard Harianja                       Anggota               Komite Audit PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero)
                                                                     (Berakhir 30 Juni 2025)


 12.Kebijakan dan Pelaksanaan Rapat KPR
      Tata cara Rapat KPR meliputi:
      a. Penyelenggaraan Rapat:
         1) Rapat diselenggarakan sesuai dengan kebutuhan BCA, paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan.
         2) Rapat KPR diselenggarakan jika dihadiri mayoritas anggota KPR (lebih dari 50%) termasuk 1 (satu) orang
             Komisaris Independen.
         3) Tingkat kehadiran anggota KPR dalam rapat minimal 75% (tujuh puluh lima persen) dari jumlah Rapat KPR
             yang diselenggarakan.
         4) Rapat dapat diselenggarakan baik dengan kehadiran secara fisik maupun melalui media elektronik atau
             kombinasi antara keduanya.
         5) Rapat yang dihadiri secara non-fisik dilakukan melalui media telekonferensi, video konferensi, atau
             sarana media elektronik lainnya yang harus memungkinkan semua peserta rapat saling melihat dan/atau
             mendengar secara langsung serta berpartisipasi dalam rapat.
         6) Undangan dan materi rapat harus didistribusikan kepada anggota Komite paling lambat 5 (lima) hari kerja
             sebelum tanggal Rapat KPR.
      b. Pengambilan Keputusan Rapat:
         1) Keputusan Rapat KPR terlebih dahulu dilakukan berdasarkan musyawarah untuk mufakat.
         2) Dalam hal tidak terjadi musyawarah untuk mufakat, pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara
             terbanyak dengan prinsip 1 (satu) orang 1 (satu) suara.
         3) Segala keputusan Rapat KPR bersifat mengikat bagi seluruh anggota KPR.



326     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 329
  c. Risalah Rapat:
     1) Hasil rapat KPR wajib dituangkan ke dalam Risalah Rapat yang ditandatangani oleh seluruh anggota KPR
        yang hadir dan didokumentasikan sesuai dengan perundang-undangan.
     2) Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang terjadi dalam rapat KPR, wajib dicantumkan secara jelas
        dalam Risalah Rapat beserta alasan perbedaan pendapat.
     3) Hasil Rapat KPR merupakan rekomendasi yang dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Dewan Komisaris.

  Sepanjang tahun 2025, KPR telah mengadakan rapat sebanyak 16 (enam belas) kali.

  Data kehadiran anggota Komite dalam pelaksanaan rapat KPR sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut:
                            Nama                                 Jumlah Rapat               Kehadiran              Persentase
   Cyrillus Harinowo                                                   16                       16                    100%
   Endang Swasthika Wibowo                                             16                       16                    100%
   Joanes Justira Gunawan                                              16                       16                    100%
   Reinhard Harianja                                                   16                       16                    100%


  Agenda pelaksanaan rapat KPR sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut:
   No.          Tanggal                                                         Agenda

    1    20 Januari 2025           Review Kredit Korporasi, Cyber Security and Stratejic
    2    11 Februari 2025          Diskusi Pelaporan KPR kepada Dewan Komisaris Triwulan IV Tahun 2024
    3    19 Februari 2025          Pelaporan Komite kepada Dewan Komisaris Triwulan IV Tahun 2024
    4    26 Maret 2025             Review Dampak Kebijakan Tarif USA dan Antisipasi Kesiapan BCA
    5    21 April 2025             Stress test Risiko Pasar dan Risiko Likuiditas, serta studi dampak efisiensi anggaran
                                   pemerintah pada Risiko Kredit SME
    6    6 Mei 2025                Diskusi Pelaporan KPR kepada Dewan Komisaris Triwulan I 2025
    7    14 Mei 2025               Pelaporan KPR kepada Dewan Komisaris Triwulan I Tahun 2025
    8    16 Juni 2025              Risiko Operasional dengan tema Pelindungan Data Pribadi, Cyber Security dan Business
                                   Continuity Plan
    9    30 Juni 2025              Evaluasi Risiko Kredit, Risiko Hukum dan Pelaksanaan Sustainable Finance dan ESG.
    10   21 Agustus 2025           Diskusi Pelaporan Komite kepada Dewan Komisaris Triwulan II Tahun 202
    11   27 Agustus 2025           Pelaporan Komite kepada Dewan Komisaris Triwulan II Tahun 202
    12   25 September 2025         Diskusi Internal KPR
    13   22 Oktober 2025           Evaluasi Risiko Reputasi, Risiko Operasional, dan Risiko Likuiditas.
    14   10 November 2025          Diskusi Pelaporan Komite kepada Dewan Komisaris Triwulan III Tahun 2025
    15   19 November 2025          Pelaporan Komite kepada Dewan Komisaris Triwulan III Tahun 2025
    16   17 Desember 2025          Diskusi Internal KPR


13. Realisasi Program Kerja dan Pelaksanaan Kegiatan KPR Selama Tahun 2025
  Sepanjang tahun 2025, KPR telah melaksanakan hal-hal sebagai berikut:
  a. Mengkaji ulang dan menyesuaikan Piagam Risk Management Committee.
  b. Memantau pelaksanaan tugas Risk Management Committee, tugas Risk Management Division dan ITSC
     (Information Technology Steering Committee).
  c. Melakukan pemantauan dan analisis profil risiko BCA dan secara khusus mendalami risiko kredit, risiko
     operasional, risiko pasar, risiko likuiditas, risiko hukum dan risiko reputasi.
  d. Melakukan analisis dan evaluasi terhadap hasil stress test risiko kredit, risiko pasar, dan risiko likuiditas.
  e. Memastikan pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik dilakukan dengan tepat dan baik dengan menghadiri
     Rapat Kerja Nasional BCA secara fisik dan menghadiri Analyst Meeting tahun 2025 secara virtual.
  f. Memantau realisasi pelaksanaan Manajemen Risiko, khususnya pengendalian dan limit risiko kredit, likuiditas
     dan pasar, serta risiko operasional setiap bulan.
  g. Melakukan pemantauan terhadap perkembangan, dampak, dan mitigasi risiko terkait kebijakan efisiensi
     anggaran pemerintah dan kebijakan tarif USA.
  h. Melakukan evaluasi terhadap perkembangan cyber security.
  i. Melakukan evaluasi terhadap business continuity.
  j. Memantau dan mendalami peraturan-peraturan baru yang terkait dengan pelindungan data pribadi.




                                                                            Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   327
Page 330
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




III. Komite Remunerasi dan Nominasi                                            2. Piagam KRN
  Komite Remunerasi Dan Nominasi (KRN) dibentuk untuk                              Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,
  membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan                                      KRN telah memiliki Piagam Komite Remunerasi dan
  pengembangan kebijakan serta penerapan remunerasi                                Nominasi berdasarkan Surat Keputusan Dewan
  dan nominasi BCA.                                                                Komisaris No. 003/SK/KOM/2023 perihal Piagam
                                                                                   Komite Remunerasi dan Nominasi.
  1. Dasar Hukum
      Dasar hukum pembentukan KRN mengacu pada:                                    Cakupan yang diatur dalam Piagam KRN antara lain:
      • POJK No.34/POJK.04/2014 tentang Komite                                     • Struktur Keanggotaan.
         Nominasi dan Remunerasi Emiten atau                                       • Persyaratan Keanggotaan.
         Perusahaan Publik.                                                        • Kompetensi dan Masa Tugas.
      • POJK No. 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan                                 • Pengungkapan.
         Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi                               • Tugas dan Tanggung Jawab.
         Bank Umum.                                                                • Wewenang, Mekanisme Kerja, dan Waktu Kerja.
      • POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata                              • Rapat Komite.
         Kelola bagi Bank Umum.                                                    • Pelaporan dan Penutup.
      • SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025 tentang                                         • Evaluasi Piagam KRN secara berkala.
         Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
      • Anggaran Dasar BCA.                                                        Pedoman dan Tata Tertib Kerja KRN telah diunggah
      • Surat Keputusan Dewan Komisaris No.035/SK/                                 dalam situs web BCA pada bagian Tata Kelola
         KOM/2017 tanggal 24 Februari 2017 perihal                                 Perusahaan (https://www.bca.co.id/id/tentang-
         Struktur Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN).                            bca/tata-kelola/Struktur-Organisasi).
      • Surat Keputusan Direksi No. 0102/SK/DIR/2025
         tanggal 4 Juni 2025 tentang Pengangkatan                              3. Struktur dan Keanggotaan KRN
         Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi.                                   Susunan keanggotaan KRN BCA telah memenuhi
      • Pedoman Tata Kelola BCA tanggal 30 Juni 2021.                              ketentuan yang berlaku sesuai POJK No. 34/
      • Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 003/SK/                                POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan
         KOM/2023 perihal Piagam Komite Remunerasi                                 Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik serta
         dan Nominasi.                                                             sebagaimana yang diatur dalam Pedoman dan
                                                                                   Tata Tertib Kerja KRN. Pada tahun 2025, terdapat
                                                                                   perubahan anggota KRN BCA. KRN BCA memiliki
                                                                                   3 (tiga) orang anggota yang telah diangkat
                                                                                   berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 0102/
                                                                                   SK/DIR/2025 tanggal 4 Juni 2025 berdasarkan
                                                                                   keputusan Rapat Dewan Komisaris No. 024/RR/
                                                                                   KOM/2025 tanggal 4 Juni 2025.

      Susunan anggota KRN per 31 Desember 2025

                                                                                                                       Periode Jabatan
                    Nama                       Posisi di Komite                   Jabatan di BCA
                                                                                                                      berdasarkan RUPST
       Raden Pardede                                 Ketua                     Komisaris Independen                        2021 - 2026
       D.E. Setijoso1)                              Anggota                      Presiden Komisaris                        2021 - 2025
       Jahja Setiaatmadja2)                         Anggota                      Presiden Komisaris                        2025 - 2026
       Rudi Lim1)                                   Anggota                 Kepala Divisi Human Capital                    2021 - 2025
                                                                                  Management3)
       Alrianto Djunaidi2)                          Anggota                 Kepala Divisi Human Capital                    2025 - 2026
                                                                                  Management3)
       1)       efektif menjabat sampai dengan 4 Juni 2025.
       2)       efektif menjabat sejak 4 Juni 2025.
       3)       Kepala Divisi Human Capital Management merupakan Pejabat Eksekutif yang memiliki pengetahuan mengenai sistem remunerasi dan/atau
                nominasi serta succession plan.


  4. Profil dan Kualifikasi Anggota KRN
      Raden Pardede
      Ketua
      Riwayat pendidikan, keahlian, jabatan, sertifikasi, dan pengalaman kerja anggota KRN dapat dilihat pada bagian
      Profil Perusahaan halaman 51 Laporan Tahunan BCA 2025 ini.




328     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 331
  Jahja Setiaatmadja
  Anggota
  Riwayat pendidikan, keahlian, jabatan, sertifikasi, dan pengalaman kerja anggota KRN dapat dilihat pada bagian
  Profil Perusahaan halaman 50 Laporan Tahunan BCA 2025 ini.

  Alrianto Djunaidi
  Anggota
  Riwayat pendidikan, keahlian, jabatan, sertifikasi, dan pengalaman kerja anggota KRN dapat dilihat pada bagian
  Profil Perusahaan halaman 56 Laporan Tahunan BCA 2025 ini.

5. Pendidikan atau Pelatihan
  Selama tahun 2025, anggota KRN telah melaksanakan pendidikan atau pelatihan sebagai berikut:


        Nama               Pendidikan/Pelatihan             Penyelenggara        Lokasi/Sarana             Tanggal

   Raden Pardede       Dapat dilihat pada Bab Dewan Komisaris - Bagian Program Pelatihan dalam Rangka Meningkatkan
                       Kompetensi Anggota Dewan Komisaris halaman 265 Laporan Tahunan BCA 2025 ini.
   D.E. Setijoso       Dapat dilihat pada Bab Dewan Komisaris - Bagian Program Pelatihan dalam Rangka Meningkatkan
                       Kompetensi Anggota Dewan Komisaris halaman 264 Laporan Tahunan BCA 2025 ini.
   Jahja               Dapat dilihat pada Bab Dewan Komisaris - Bagian Program Pelatihan dalam Rangka Meningkatkan
   Setiaatmadja        Kompetensi Anggota Dewan Komisaris halaman 264 Laporan Tahunan BCA 2025 ini.
   Alrianto Djunaidi   BCA Data Privacy Summit 2025 BCA                          BLI Sentul Jabar 3 Februari 2025
                       Data Analytics & Gen AI for    BCA                        BLI Sentul Jabar 16 Mei 2025
                       Leaders
                       Training Leadership "Kepalan   BCA                        BLI Sentul Jabar 19 Mei 2025
                       Gatot Kaca"

6. Masa Tugas
  Masa tugas anggota KRN sebagai berikut:
  1) Masa tugas anggota KRN tidak boleh lebih lama dari masa jabatan Dewan Komisaris sebagaimana diatur
     dalam Anggaran Dasar BCA dan dapat diangkat kembali.
  2) Dalam hal:
     a. masa jabatan anggota KRN berakhir karena masa jabatan anggota Dewan Komisaris berakhir sebagaimana
        dimaksud pada angka 1) di atas, maka pengangkatan anggota KRN wajib dilakukan dalam jangka waktu
        60 (enam puluh) hari terhitung sejak pengangkatan anggota Dewan Komisaris atau sejak dinyatakan lulus
        fit and proper test oleh OJK.
     b. terjadi lowongan dalam KRN, yakni jumlah anggota KRN kurang dari jumlah yang ditetapkan karena
        adanya anggota yang berhalangan tetap atau mengundurkan diri oleh sebab apapun, maka pengangkatan
        anggota KRN wajib dilakukan dalam jangka waktu 60 (enam puluh) hari terhitung sejak terjadi lowongan.

  Masa jabatan anggota KRN pada periode ini akan berakhir pada saat penutupan RUPST 2026.

7. Persyaratan Keanggotaan KRN
  Persyaratan keanggotaan KRN adalah sebagai berikut:

  Persyaratan Umum dan Kompetensi
  1. Ketua KRN hanya dapat merangkap jabatan sebagai Ketua Komite paling banyak pada 1 (satu) komite lainnya
     di BCA.
  2. Dalam hal anggota KRN ditetapkan lebih dari 3 (tiga) orang maka anggota Komisaris Independen paling
     kurang berjumlah 2 (dua) orang.
  3. Anggota KRN yang berasal dari Pihak Independen dapat merangkap jabatan sebagai Pihak Independen
     anggota Komite lainnya di BCA, bank lain, dan/atau perusahaan lain, sepanjang yang bersangkutan:
     a. tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan BCA, anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, atau
         Pemegang Saham Utama BCA.
     b. memiliki pengalaman terkait Nominasi dan/atau Remunerasi.
     c. tidak merangkap jabatan sebagai anggota komite lainnya yang dimiliki BCA.
  4. Anggota KRN wajib mematuhi Kode Etik BCA.
  5. Pejabat Eksekutif yang membawahkan sumber daya manusia atau perwakilan pegawai yang menjadi anggota
     komite harus memiliki pengetahuan mengenai sistem remunerasi dan/atau nominasi serta rencana suksesi
     (succession plan) BCA.




                                                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   329
Page 332
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




      Persyaratan Independensi                                             8. Independensi Anggota KRN
      1. Anggota KRN dilarang berasal dari anggota                           Seluruh anggota KRN telah memenuhi aspek
         Direksi BCA, baik pada bank yang sama maupun                        independensi yaitu tidak memiliki hubungan
         pada bank yang lain.                                                keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham, dan/
      2. Anggota KRN dari Pihak Independen harus                             atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan
         berasal dari pihak di luar BCA yang tidak memiliki                  Komisaris, anggota Direksi, dan/atau Pemegang
         hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan                        Saham Pengendali, maupun hubungan usaha dengan
         saham dengan pemegang saham pengendali                              BCA yang dapat memengaruhi kemampuannya
         dan/atau hubungan dengan BCA yang dapat                             untuk bertindak independen. Seluruh anggota KRN
         memengaruhi kemampuannya untuk bertindak                            menjalankan tugasnya secara independen tanpa
         independen.                                                         adanya intervensi dari pihak manapun.

      Aspek independensi anggota KRN dijelaskan pada tabel berikut:


                                                                  Raden      D.E.           Jahja                     Alrianto
                       Aspek Independen                                                                  Rudi Lim1)
                                                                 Pardede   Setijoso1)   Setiaatmadja2)                Djunaidi2)

       Tidak memiliki hubungan keuangan dengan                     √           √              √              √            √
       Dewan Komisaris dan Direksi.
       Tidak memiliki hubungan kepengurusan                        √           √              √
       di perusahaan, perusahaan anak, maupun                                                                -            -
       perusahaan afiliasi.
       Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham                   √           -              -              -            -
       di perusahaan.
       Tidak memiliki hubungan keluarga dengan                     √           √              √              √            √
       Dewan Komisaris, Direksi, dan/atau sesama
       anggota Komite Remunerasi dan Nominasi.
       Tidak menjabat sebagai pengurus partai                      √           √              √              √            √
       politik, pejabat, dan pemerintah.
       1)       efektif menjabat sampai dengan per 4 Juni 2025
       2)       efektif menjabat per 4 Juni 2025




 9. Tugas dan Tanggung Jawab KRN                                             Terkait dengan fungsi nominasi:
      Dalam menjalankan fungsinya, KRN memiliki tugas                        a. Menyusun dan merekomendasikan kepada
      dan tanggung jawab sebagai berikut:                                       Dewan Komisaris mengenai sistem dan prosedur
                                                                                pemilihan dan/atau penggantian anggota
      Terkait dengan fungsi remunerasi:                                         Dewan Komisaris dan Direksi untuk disampaikan
      a. Mengevaluasi dan memastikan bahwa kebijakan                            kepada RUPS.
         remunerasi BCA telah sesuai dengan ketentuan                        b. Merekomendasikan kepada Dewan Komisaris
         yang berlaku serta didasarkan atas kinerja,                            mengenai:
         risiko, kewajaran dengan peer group, sasaran                           1) Komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau
         dan strategi jangka panjang, pemenuhan                                     anggota Dewan Komisaris;
         cadangan sebagaimana diatur dalam                                      2) Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan
         peraturan perundangan-undangan, dan potensi                                dalam proses nominasi;
         pendapatan BCA di masa yang akan datang.                               3) Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota
      b. M e n y a m p a i k a n h a s i l e v a l u a s i d a n                    Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.
         merekomendasikan kepada Dewan Komisaris                             c. Membantu Dewan Komisaris melakukan
         mengenai:                                                              penilaian kinerja anggota Direksi dan/atau
         1) Kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris                           anggota Dewan Komisaris berdasarkan tolok
             dan Direksi untuk disampaikan kepada RUPS.                         ukur yang telah disusun sebagai bahan evaluasi.
         2) Struktur dan besaran remunerasi bagi                             d. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
             anggota Direksi dan/atau anggota Dewan                             Komisaris mengenai:
             Komisaris.                                                         1) Program pengembangan kemampuan
         3) Kebijakan remunerasi bagi Pejabat Eksekutif                             anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
             dan pegawai secara keseluruhan untuk                                   Komisaris;
             disampaikan kepada Direksi.                                        2) Calon anggota Direksi dan/atau calon
      c. Membantu Dewan Komisaris melakukan                                         anggota Dewan Komisaris yang memenuhi
         penilaian kinerja dengan kesesuaian remunerasi                             syarat untuk disampaikan kepada RUPS;
         yang diterima masing-masing anggota Direksi
         dan/atau anggota Dewan Komisaris.
      d. Melakukan evaluasi secara berkala terhadap
         penerapan kebijakan remunerasi.

330     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 333
        3) Pihak Independen yang akan menjadi                       b) salah satu dari mayoritas jumlah anggota
           anggota Komite Audit serta anggota Komite                    KRN merupakan Ketua KRN.
           Pemantau Risiko.                                      3) Keputusan Rapat KRN dilakukan berdasarkan
                                                                    musyawarah mufakat.
10. Wewenang KRN                                                 4) Dalam hal tidak terjadi musyawarah
  Dalam melaksanakan tugasnya, KRN mempunyai                        mufakat, pengambilan keputusan dilakukan
  wewenang sebagai berikut:                                         berdasarkan suara terbanyak.
  a. Mengakses dokumen, data, dan informasi BCA                  5) Ketua KRN dan anggota masing-masing
     tentang karyawan, dana, aset, dan sumber daya                  memiliki 1 (satu) hak suara.
     yang diperlukan.                                            6) Segala keputusan rapat KRN bersifat
  b. Jika diperlukan, dapat melibatkan pihak                        mengikat bagi seluruh anggota KRN.
     independen di luar anggota KRN untuk                     c. Pengambilan Keputusan Rapat:
     membantu pelaksanaan tugasnya.                              1) Keputusan Rapat KPR terlebih dahulu
  c. Melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh                  dilakukan berdasarkan musyawarah untuk
     Dewan Komisaris.                                               mufakat.
                                                                 2) Dalam hal tidak terjadi musyawarah untuk
11. Kebijakan dan Pelaksanaan Rapat KRN                             mufakat, pengambilan keputusan dilakukan
  Tata cara Rapat KRN meliputi:                                     berdasarkan suara terbanyak dengan prinsip
  a. Penyelenggaraan Rapat:                                         1 (satu) orang 1 (satu) suara.
     1) Rapat dapat diselenggarakan secara fisik di              3) Segala keputusan Rapat KPR bersifat
         tempat kedudukan Perseroan.                                mengikat bagi seluruh anggota KPR.
     2) Rapat dapat diselenggarakan secara                    d. Risalah Rapat:
         elektronik melalui media telekonferensi,                1) Hasil rapat KRN wajib dituangkan dalam
         video konferensi, atau sarana media                        risalah rapat yang mencantumkan tanggal
         elektronik sejenis yang memungkinkan                       rapat, kehadiran anggota, agenda rapat, dan
         semua peserta rapat KRN saling melihat                     materi rapat.
         dan mendengar secara langsung serta                     2) Perbedaan pendapat (dissenting opinion)
         berpartisipasi dalam rapat.                                yang terjadi dalam rapat komite wajib
  b. Mekanisme dan Pengambilan Keputusan Rapat:                     dicantumkan secara jelas dalam risalah
     1) Rapat diselenggarakan sesuai dengan                         rapat beserta alasan perbedaan pendapat
         kebutuhan BCA, paling sedikit 1 (satu) kali                tersebut.
         dalam 3 (tiga) bulan.                                   3) Hasil rapat KRN merupakan rekomendasi
     2) Rapat KRN sah apabila:                                      yang dapat dimanfaatkan secara optimal
         a) dihadiri oleh paling kurang 51% (lima                   oleh Dewan Komisaris.
            puluh satu persen) dari jumlah anggota            e. Tingkat kehadiran anggota KPR dalam rapat
            KRN termasuk 1 (satu) orang Komisaris                minimal 75% (tujuh puluh lima persen) dari jumlah
            Independen dan Pejabat Eksekutif yang                Rapat KRN yang diselenggarakan.
            membawahkan Sumber Daya Manusia.

  Selama tahun 2025, KRN telah mengadakan rapat sebanyak 10 kali.

  Data Kehadiran anggota Komite dalam pelaksanaan rapat KRN per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:


                                     Nama                        Jumlah Rapat         Kehadiran          Persentase

   Raden Pardede                                                       10                 10                100 %
   D.E. Setijoso1)
                                                                       5                   5                100 %
   Rudi Lim2)                                                          5                   5                100 %
   Jahja Setiatmadja1)                                                 5                   3                60%
   Alrianto Djunaidi 2)
                                                                       5                   5                100%
   1)      efektif menjabat sampai dengan per 4 Juni 2025
   2)      efektif menjabat per 4 Juni 2025



  terdapat 3 (tiga) kali rapat dengan pembahasan terkait remunerasi, 3(tiga ) kali rapat dengan pembahasan terkait
  nominasi, 1 (satu) kali pembahasan terkait penilaian kinerja, dan 3 (kali) rapat dengan pembahasan terkait topik
  lainnya dengan rincian sebagai berikut:




                                                                Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk     331
Page 334
      T a t a    K e l o l a   P e r u s a h a a n




       No.            Tanggal                                                      Agenda

       1        6 Januari 2025           Nominasi Anggota Dewan Komisaris dan Direksi
       2        22 Januari 2025          Pembahasan Evaluasi Hasil Penilaian Sendiri (Self Assessment) Direksi dan Dewan Komisaris
       3        26 Februari 2025         Rekomendasi Pembagian Tantiem Tahun Buku 2025 kepada anggota Dewan Komisaris &
                                         Direksi
       4        26 Februari 2025         Rekomendasi Divisi MRK dan DAI atas Tidak Terdapat Kondisi Yang Memerlukan Tindakan
                                         Menunda atau Menarik Kembali Pembayaran Remunerasi Variabel Yang Ditangguhkan dari MRT
       5        16 April 2025            Rekomendasi Paket Remunerasi Anggota Dewan Komisaris dan Direksi untuk masa jabatan
                                         tahun 2025 sd 2026
       6        4 Juni 2025              Perubahan Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
       7        4 Juni 2025              Rekomendasi atas Permohonan
       8        11 Desember 2025         Nominasi Anggota Direksi
       9        11 Desember 2025         Rekomendasi Rekomendasi Anggota Dewan Komisaris dan Direksi PT Bank Central Asia Tbk.
                                         Periode Jabatan Tahun 2026 – 2029
       10       17 Desember 2025         Pengkinian Piagam KRN



 12.Remunerasi KRN                                                             b. Memberikan rekomendasi mengenai calon
      Anggota KRN menerima gaji, honorarium, dan/                                 anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi
      atau tunjangan sesuai jabatannya di BCA tanpa                               kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan
      memperoleh remunerasi tambahan sebagai                                      kepada RUPS.
      anggota KRN.                                                             c. Dalam rangka mempersiapkan jajaran eksekutif
                                                                                  BCA agar mendapatkan pengetahuan dan
 13. Realisasi Program Kerja dan                                                  pengalaman yang utuh sebagai pejabat
    Pelaksanaan Kegiatan KRN Selama Tahun                                         di kantor pusat atau kantor cabang, maka
    2025                                                                          beberapa jajaran eksekutif yang dinilai memiliki
      Realisasi program kerja KRN BCA selama tahun 2025                           potensi untuk dikembangkan lebih jauh akan
      adalah sebagai berikut:                                                     mendapatkan rotasi.
      a. Menyusun rekomendasi terkait usulan pemberian
         tantiem kepada Dewan Komisaris dan Direksi                            Pada tahun 2025, terdapat perubahan susunan
         untuk kinerja BCA tahun 2025.                                         Direksi dan Dewan Komisaris sebagaimana
      b. Menyusun rekomendasi terkait usulan Paket                             dijelaskan pada Bab Direksi dan Bab Dewan
         Remunerasi Anggota Dewan Komisaris dan                                Komisaris.
         Direksi untuk masa jabatan tahun 2026 s.d. 2028
      c. Melakukan evaluasi atas hasil self-assessment                 IV. Komite Tata Kelola Terintegrasi
         Direksi dan Dewan Komisaris.                                      Komite Tata Kelola Terintegrasi (KTKT) dibentuk oleh
      d. Menyusun rekomendasi terkait perlu tidaknya                       dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris di
         melakukan tindakan menunda atau menarik                           BCA sebagai Entitas Utama (EU) dalam Konglomerasi
         kembali pembayaran remunerasi variabel yang                       Keuangan BCA. KTKT dibentuk dengan tujuan
         ditangguhkan dari Material Risk Taker.                            membantu Dewan Komisaris dari EU dalam melakukan
                                                                           pengawasan atas penerapan Tata Kelola Terintegrasi
 14. Kebijakan Mengenai Suksesi Direksi dan                                pada Konglomerasi Keuangan BCA.
    Dewan Komisaris
      BCA telah memiliki dan melaksanakan kebijakan                        Komposisi keanggotaan Konglomerasi Keuangan BCA
      suksesi Direksi dan/atau manajemen senior yang                       dapat dilihat pada Struktur Konglomerasi Keuangan
      bertujuan untuk mempersiapkan regenerasi                             BCA halaman 420 Laporan Tahunan BCA 2025 ini.
      kepemimpinan di BCA. Adapun pokok-pokok isi
      Kebijakan Suksesi Direksi dan Dewan Komisaris                        1. Dasar Hukum
      BCA antara lain sebagai berikut:                                         Dasar hukum pembentukan KTKT mengacu pada:
      a. Menyusun dan memberikan rekomendasi                                   • PBI No. 11/33/PBI/2009 tentang Pelaksanaan
         mengenai sistem serta prosedur pemilihan dan/                            Good Corporate Governance bagi Bank Umum
         atau penggantian anggota Dewan Komisaris                                 dan Unit Usaha Syariah.
         dan Direksi kepada Dewan Komisaris untuk                              • POJK Manajemen Risiko Terintegrasi.
         disampaikan kepada RUPS.                                              • POJK Penerapan Tata Kelola Terintegrasi.
                                                                               • POJK No. 21/POJK.04/2015 tentang Penerapan
                                                                                  Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka.




332        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 335
•   POJK No. 26/POJK.03/2015 tentang Kewajiban          2. Piagam KTKT
    Penyediaan Modal Minimum Terintegrasi bagi              KTKT memiliki pedoman kerja yang ditetapkan
    Konglomerasi Keuangan.                                  dalam Piagam Komite Tata Kelola Terintegrasi, yang
•   POJK No. 48 Tahun 2024 tentang Tata                     telah disahkan berdasarkan Surat Keputusan Dewan
    Kelola yang Baik bagi Lembaga Pembiayaan,               Komisaris No. 121/SK/KOM/2023 tanggal 17 Juli
    Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan              2023 perihal Piagam Komite Tata Kelola Terintegrasi
    Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya.               – PT Bank Central Asia Tbk.
•   POJK No. 43/POJK.05/2019 tentang Tata
    Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan             Cakupan yang diatur dalam Piagam KTKT antara lain:
    Perasuransian.                                          • Struktur dan Keanggotaan.
•   POJK No. 30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi             • Persyaratan Keanggotaan.
    Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi              • Masa Tugas.
    Keuangan.                                               • Rangkap Jabatan.
•   POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata           • Tugas dan Tanggung Jawab.
    Kelola bagi Bank Umum.                                  • Wewenang.
•   SE OJK No. 15/SEOJK.03/2015 tentang                     • Mekanisme Kerja.
    Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi                 • Etika Kerja.
    Konglomerasi Keuangan.                                  • Waktu Kerja.
•   SE OJK No. 32/SEOJK.04/2015 tentang                     • Rapat Komite.
    Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka.                 • Penyelenggaran Rapat.
•   Anggaran Dasar BCA.                                     • Pengambilan Keputusan Rapat.
•   Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 037/SK/             • Risalah Rapat.
    KOM/2015 tanggal 26 Februari 2015 tentang               • Kompetensi.
    Pembentukan Komite Tata Kelola Terintegrasi
    PT Bank Central Asia Tbk.                               Piagam KTKT telah diunggah dalam situs web BCA
•   Surat Keputusan Dewan Komisaris No 121/                 pada bagian Tata Kelola Perusahaan (https://www.
    SK/KOM/2023 tanggal 17 Juli 2023 perihal                bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/Struktur-
    Piagam Komite Tata Kelola Terintegrasi –                Organisasi).
    PT Bank Central Asia Tbk.
•   Surat Keputusan Direksi No. 0265/SK/DIR/2025        3. Struktur dan Keanggotaan KTKT
    tanggal 23 Desember 2025 tentang Perubahan              Susunan keanggotaan KTKT BCA telah memenuhi
    Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi.                ketentuan POJK yang berlaku serta Piagam KTKT.
                                                            KTKT memiliki 9 (sembilan) orang anggota yang telah
                                                            diangkat oleh Direksi dari EU melalui No. 0265/SK/
                                                            DIR/2025 tanggal 23 Desember 2025 berdasarkan
                                                            keputusan dalam Risalah Rapat Dewan Komisaris
                                                            044/RR/KOM/2025 tanggal 17 Desember 2025.

Susunan Anggota KTKT
                                                         Jabatan dalam
            Nama             Posisi di Komite                                                Periode Jabatan
                                                     Konglomerasi Keuangan
Anggota dari EU
Cyrillus Harinowo       Ketua (merangkap        Komisaris Independen EU               6 Mei 2021 - RUPST 2026
                        sebagai anggota)
Prabowo                 Anggota                 Pihak Independen EU2)                 6 Mei 2021 - RUPST 2026
Anggota dari Entitas Anak
                        3)


Sulistiyowati           Anggota                 Komisaris Independen                  6 Mei 2021 - RUPST 2026
                                                PT BCA Finance
Gustiono Kustianto      Anggota                 Komisaris Independen                  6 Mei 2021 - RUPST 2026
                                                PT Asuransi Umum BCA
Pudjianto               Anggota                 Komisaris Independen                  6 Mei 2021 - RUPST 2026
                                                PT Asuransi Jiwa BCA
Ratna Yanti             Anggota                 Presiden Komisaris Independen         10 Maret 2023 – RUPST 2026
                                                PT Bank BCA Syariah
Sutedjo Prihatono1)     Anggota                 Anggota Dewan Pengawas Syariah        6 Mei 2021 - RUPST 2026
                                                PT Bank BCA Syariah
Hendra Iskandar Lubis   Anggota                 Komisaris Independen                  6 Mei 2021 - RUPST 2026
                                                PT BCA Sekuritas
Janto Havianto4)        Anggota4)               Direktur Independen BCA Finance       20 Juni 2024 – 23 Desember
                                                Limited, Hongkong                     2025




                                                              Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   333
Page 336
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




                                                                            Jabatan dalam
                   Nama                     Posisi di Komite                                                       Periode Jabatan
                                                                        Konglomerasi Keuangan
       Ina Suwandi                      Anggota                   Komisaris Independen                      14 September 2023 - RUPST
                                                                  PT Bank Digital BCA                       2026
       Keterangan:
       1)      Keanggotaan Komisaris Independen, Pihak independen, dan Anggota Dewan Pengawas Syariah pada KTKT dalam Konglomerasi Keuangan
               tidak diperhitungkan sebagai rangkap jabatan.
       2)      Pihak independen yang menjadi anggota KTKT ditunjuk oleh Dewan Komisaris dari EU.
       3)      Pengangkatan anggota KTKT yang merupakan Komisaris Independen dan/atau Anggota Dewan Pengawas Syariah yang mewakili LJK dalam
               Konglomerasi Keuangan BCA didasarkan pada penunjukan dari masing-masing LJK.
       4)      Keanggotaan BCA Finance Limited di KTKT diberhentikan per tanggal 23 Desember 2025.


      Jumlah dan Komposisi Komisaris Independen
      Jumlah dan komposisi Komisaris Independen yang menjadi anggota KTKT disesuaikan dengan kebutuhan
      Konglomerasi Keuangan, efisiensi dan efektivitas pelaksanaan tugas KTKT, serta memperhatikan paling sedikit
      keterwakilan masing-masing sektor jasa keuangan.

 4. Profil dan Kualifikasi Anggota KTKT
      Cyrillus Harinowo
      Ketua (merangkap sebagai anggota)
      Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan, dan pengalaman kerja Anggota KTKT dapat dilihat pada
      bagian Profil Perusahaan halaman 51 Laporan Tahunan BCA 2025 ini.

      Prabowo
      Anggota
      Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan, dan pengalaman kerja Anggota KTKT dapat dilihat pada
      bagian Profil Perusahaan halaman 57 Laporan Tahunan BCA 2025 ini.

      Sulistiyowati
      Anggota
      Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan, dan pengalaman kerja Anggota KTKT dapat dilihat pada
      bagian Profil Perusahaan halaman 57 Laporan Tahunan BCA 2025 ini.

      Gustiono Kustianto
      Anggota
      Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan, dan pengalaman kerja Anggota KTKT dapat dilihat pada
      bagian Profil Perusahaan halaman 58 Laporan Tahunan BCA 2025 ini.

      Pudjianto
      Anggota
      Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan, dan pengalaman kerja Anggota KTKT dapat dilihat pada
      bagian Profil Perusahaan halaman 58 Laporan Tahunan BCA 2025 ini.

      Ratna Yanti
      Anggota
      Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan, dan pengalaman kerja Anggota KTKT dapat dilihat pada
      bagian Profil Perusahaan halaman 59 Laporan Tahunan BCA 2025 ini.

      Sutedjo Prihatono
      Anggota
      Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan, dan pengalaman kerja Anggota KTKT dapat dilihat pada
      bagian Profil Perusahaan halaman 59 Laporan Tahunan BCA 2025 ini.

      Hendra Iskandar Lubis
      Anggota
      Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan, dan pengalaman kerja Anggota KTKT dapat dilihat pada
      bagian Profil Perusahaan halaman 60 Laporan Tahunan BCA 2025 ini.
      Janto Havianto
      Anggota
      Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan, dan pengalaman kerja Anggota KTKT dapat dilihat pada
      bagian Profil Perusahaan halaman 60 Laporan Tahunan BCA 2025 ini.




334     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 337
  Ina Suwandi
  Anggota
  Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan, dan pengalaman kerja Anggota KTKT dapat dilihat pada
  bagian Profil Perusahaan halaman 60 Laporan Tahunan BCA 2025 ini.

5. Pendidikan atau Pelatihan
  Sepanjang tahun 2025, anggota KTKT telah melaksanakan beberapa pendidikan atau pelatihan sebagai berikut:


          Nama                        Pendidikan/Pelatihan                            Penyelenggara                Tanggal

   Cyrillus Harinowo    Dapat dilihat pada Bab Dewan Komisaris - Bagian Program Pelatihan dalam Rangka Meningkatkan
                        Kompetensi Anggota Dewan Komisaris halaman 265 Laporan Tahunan BCA 2024 ini.
   Prabowo              Transformasi Digital: Tren Inovasi Teknologi di         OJK Institute               23 Januari 2025
                        Sektor Keuangan
                        Peran GRC dalam Meningkatkan Kepercayaan                OJK Institute               25 Februari 2025
                        Investor dan Stabilitas Sektor Keuangan
                        Agentic AI in Finance: A New Era of Autonomous          OJK Institute               3 Juli 2025
                        Decision Making
                        Risk and Governance Summit 2025                         OJK Institute               19 Agustus 2025
                        Indonesia Knowledge Forum (IKF): Future Starts          BCA                         28-29 Oktober 2025
                        Today.
                        Capacity Building ESG: Enhancing Sustainability         BCA                         25 November 2025
                        Through GCG
   Sulistiyowati        Peran Industri Jasa Keuangan dalam Mendukung            OJK Institute               31 Juli 2025
                        Proyek Strategis Nasional : Pembangunan 3 Juta
                        Rumah.
                        Seminar Online Economic Outlook 2026                    Asosiasi Perusahaan         2 September 2025
                                                                                Pembiayaan Indonesia
                                                                                (APPI)
                        Indonesia Knowledge Forum (IKF): Future Starts          BCA                         28-29 Oktober 2025
                        Today
                        Capacity Building ESG: Enhancing Sustainability         BCA                         25 November 2025
                        Through GCG
   Gustiono Kustianto   Implementasi Strategi Anti Fraud dan Peran              ISEA                        3 Februari 2025
                        Internal Auditor dalam Mendukung POJK 12/2024
                        Integrating Strategy and Risk Management                GRC Management              21-22 April 2025
                        Tren Modus dan Skema Pencucian Uang Terbaru             OJK Institute               18 September 2025
                        Indonesia Knowledge Forum (IKF): Future Starts          BCA                         8-29 Oktober 2025
                        Today
                        Capacity Building ESG: Enhancing Sustainability         BCA                         25 November 2025
                        Through GCG
                        Risk Management as Competitive Edge In A                LSPMR                       27-28 Nopember
                        Complex World                                                                       2025
   Pudjianto            Inagurasi dan Seminar “PSAK 117 dan KUHD 251”           Perkumpulan Komisaris       20 Februari 2025
                                                                                Independen Asuransi
                                                                                Indonesia
                        Financial Performance dan Expence Study                 Asosiasi Ahli Manajemen 17 April 2025
                        Perusahaan Asuransi                                     Asuransi Indonesia
                        Prinsip Aplikasi Hukum Asuransi dan Reasuransi          Asosiasi Ahli Manajemen 8 Mei 2025
                                                                                Asuransi Indonesia
                        Indonesia Insurance Summit 2025 “Reimagining            Indonesia Life Insurance    22-23 Mei 2025
                        The Future of Insurance : Innovation for                Association
                        Sustainable Future”
                        Klain Tanpa Perlu “Nge-Klaim”                           Asosiasi Ahli Manajemen 7 November 2025
                                                                                Asuransi Indonesia
                        IFRS 17 (PSAK 117) Master Class                         Perkumpulan Komisaris       12 dan 24 November
                                                                                Independen Asuransi         2025
                                                                                Indonesia
                        Capacity Building ESG: Enhancing Sustainability         BCA                         25 November 2025
                        Through GCG
                        Risk Management as Competitive Edge In A                LSPMR                       27-28 November
                        Complex World                                                                       2025
                        iLearn Thematic Webinar : From Millennials To           Indonesia Re Institute      17 Desember 2025
                        Silver Economy



                                                                          Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk    335
Page 338
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




                Nama                                Pendidikan/Pelatihan                    Penyelenggara           Tanggal

       Ratna Yanti                 Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2025 - OJK Institute              11 Februari 2025
                                   Penguatan Sektor Jasa Keuangan yang Stabil dan
                                   Inklusif Mendukung Program Prioritas Nasional
                                   Seminar Pengembangan Sektor Jasa Keuangan          OJK Institute           11 Februari 2025
                                   dalam Melaksanakan Amanat UU P2SK -
                                   Harnessing Crypto Assets for Financial Market
                                   Growth and Economic Resilence
                                   Workshop Anti Fraud dan Pengendalian Gratifikasi BCA Syariah               27 Februari 2025
                                   Sosialisasi POJK 17 tahun 2024 tentang             BCA Syariah             8 April 2025
                                   Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bulion
                                   Program Pemeliharaan / Refreshment Sertifikasi     ASBISINDO Institute     8 Mei 2025
                                   Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 6
                                   Sharing Session DPS - Pengembangan Produk          BCA Syariah             20 Mei 2025
                                   Dana dan Kombinasi Deposito dan Reksadana
                                   Sharing Session DPS - Produk Shariah Recstricted   BCA Syariah             23 September 2025
                                   Investement Account (SRIA)
                                   Penguatan Tata Kelola Strategis dalam              BCA Syariah             23 September 2025
                                   Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang dan
                                   Pendanaan Terorisme
                                   ESG Skill Up Session dengan tema Pedoman           BCA Syariah             20 Oktober 2025
                                   Standar Pelaporan Keberlanjutan (PSPK) 1 & 2
                                   Indonesia Knowledge Forum (IKF): Future Starts     BCA                     28-29 Oktober 2025
                                   Today.
                                   Rakernas BCA Syariah 2025 "Empowering CASA,        BCA Syariah             17-18 November
                                   Empowering Growth, Toward a Second Player in                               2025
                                   Sharia Bank"
                                   Capacity Building ESG: Enhancing Sustainability    BCA                     25 November 2025
                                   Through GCG
       Sutedjo Prihatono           Pembekalan Persiapan Sertifikasi / Resertifikasi   ASBISINDO Institute     10 Februari 2025
                                   Manajemen Risiko Jenjang 5
                                   Workshop Tata Kelola Syariah (POJK No. 02 Tahun    BCAS - Karim Consulting 14 Februari 2025
                                   2024 dan SEOJK No.15/POJK.03/2024 )                Indonesia
                                   Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5             LSP Keuangan Syariah    17 Februari 2025
                                   Workshop Anti Fraud dan Pengendalian Gratifikasi BCA Syariah               27 Februari 2025
                                   Pengembangan Produk Dana dan Kombinasi             BCA Syariah             20 Mei 2025
                                   Deposito dan Reksadana
                                   Pembekalan Persiapan Sertifikasi / Resertifikasi   BCA Syariah             8 Juli 2025
                                   Manajemen Risiko Jenjang 6
                                   Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6             LSP Keuangan Syariah    22 Juli 2025
                                   Produk Shariah Restricted Investement Account      BCA Syariah             23 September 2025
                                   (SRIA)
                                   Penguatan Tata Kelola Strategis dalam              BCA Syariah             23 September 2025
                                   Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang dan
                                   Pendanaan Terorisme
                                   Pra Ijtima Sanawi (Annual Meeting) DPS X Tahun     DSN - MUI               25 September 2025
                                   2025
                                   Ijtima Sanawi (Annual Meeting) DPS XXI Tahun       DSN - MUI               27 September 2025
                                   2025
                                   Indonesia Knowledge Forum (IKF): Future Starts     BCA                     28 Oktober 2025
                                   Today.
                                   Rakernas BCA Syariah 2025 "Empowering CASA,        BCA Syariah             17-18 November
                                   Empowering Growth, Toward a Second Player in                               2025
                                   Sharia Bank"
       Hendra Iskandar             Penerapan Strategi Anti Fraud dan Keamanan         The Indonesia Capital   22-23 November
       Lubis                       Siber terkait Perlindungan Aset Pemodal di Pasar   Market Institute        2025
                                   Modal Indonesia
                                   Capacity Building ESG: Enhancing Sustainability    BCA                     25 November 2025
                                   Through GCG




336     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 339
         Nama                       Pendidikan/Pelatihan                         Penyelenggara                Tanggal

   Janto Havianto     Transformasi Digital : Tren Inovasi Teknologi di     OJK Institute               23 Januari 2025
                      Sektor Keuangan
                      Data Privacy Summit 2025                             BCA                         3 Februari 2025
                      Refreshment Pelaksanaan Transaksi Operasi            Bank Indonesia              6 Februari 2025
                      Moneter Rupiah
                      Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2025           OJK Institute               20 Februari 2025
                      Kepalan Gatotkaca : Etos Kerja Perusahaan dalam      BCA Digital                 17 Mei 2025
                      Meningkatkan Kinerja
                      Implementasi dan Peran Industri Keuangan dalam       OJK Institute               17 Juli 2025
                      Bisnis dan HAM
                      Roadmap Sistem Pembayaran Indonesia                  ASPI                        19 September 2025
                      Pengembangan Transaksi OIS & DNDF Dalam              Bank Indonesia              26 September 2025
                      Mendukung Akselerasi Domestic Benchmark
                      Reform & Stabilitas Nilai Tukar serta Pendalaman
                      Pasar Valas Domestik
                      Shaping the Future of Islamic Finance, Unleashing    Bank Indonesia              3 Oktober 2025
                      the Potential Digital Technology and Inclusivity &
                      IILM Sukuk as Cross Border Liquidity Solution
                      Risk Appetite and Risk Culture : Pilar Utama dalam   OJK Institute               9 Oktober 2025
                      Penguatan Manajemen Risiko di Sektor Keuangan
   Ina Suwandi        BCA Data Privacy Summit 2025                         BCA                         3 Februari 2025
                      Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko J6          PT Arfaidhams Secret        24 Juni 2025
                      Prinsip-Prinsip Penerapan AI pada Bank di            Intellectual Business       9 Juli 2025
                      Indonesia                                            Community
                      Transformasi Generative AI : Peluang Generative      OJK Institute               25 September 2025
                      Engine Optimization (GEO) dalam Menggeser
                      Dominasi Search Engine Optimization (SEO)


6. Masa Tugas
  Masa tugas ketua dan anggota KTKT sebagai berikut:
  1. Masa tugas Ketua KTKT akan berakhir sampai dengan berakhirnya masa jabatan Dewan Komisaris EU
     sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar BCA. Dapat diangkat kembali jika yang bersangkutan diangkat
     kembali menjadi Komisaris Independen.
  2. Masa tugas anggota KTKT dari pihak Independen EU akan berakhir sampai dengan berakhirnya masa jabatan
     Dewan komisaris EU dan dapat diangkat kembali.
  3. Masa tugas anggota KTKT perwakilan dari Lembaga Jasa Keuangan (Komisaris Independen Lembaga Jasa
     Keuangan) akan berakhir sampai dengan berakhirnya masa jabatan Dewan Komisaris EU atau apabila masa
     jabatannya sebagai Komisaris Independen dari Lembaga Jasa Keuangan berakhir (mana lebih dulu).
  4. Dalam hal masa jabatan anggota KTKT berakhir karena masa jabatan anggota Dewan Komisaris EU berakhir,
     maka EU wajib mengangkat ketua dan anggota KTKT dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan terhitung sejak
     pengangkatan anggota Dewan Komisaris atau sejak dinyatakan lulus fit and proper test oleh regulator terkait.

  Masa jabatan anggota KTKT yang bertugas saat ini akan berakhir pada saat penutupan RUPST 2026.

7. Persyaratan Keanggotaan KTKT
  Persyaratan keanggotaan KTKT adalah sebagai berikut:

  Persyaratan Umum
  Anggota KTKT wajib memiliki integritas, akhlak, dan moral yang baik, memenuhi persyaratan sebagai Komisaris
  Independen pada EU dan masing-masing Lembaga Jasa Keuangan sesuai ketentuan regulator masing-masing
  sektor jasa keuangan.

  Persyaratan Independensi
  a. Anggota Direksi dilarang menjadi anggota KTKT.
  b. Pihak Independen anggota KTKT adalah pihak di luar EU yang tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
     kepemilikan dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Direksi, Dewan Komisaris dan/atau pemegang
     saham pengendali, atau hubungan dengan BCA yang dapat memengaruhi kemampuan untuk bertindak
     independen.




                                                                     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk    337
Page 340
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




 8. Independensi Anggota KTKT
      Independensi dan persyaratan anggota KTKT mengikuti independensi dan persyaratan Direksi dan/atau Dewan
      Komisaris dari EU dan/atau independensi dan persyaratan Direksi dan/atau Dewan Komisaris Perusahaan Anak
      dalam Konglomerasi Keuangan.

      Seluruh anggota KTKT adalah pihak independen yang tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
      kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/
      atau Pemegang Saham Pengendali, maupun hubungan usaha dengan BCA dan/atau Entitas Anak yang dapat
      memengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen. Seluruh anggota KTKT juga menjalankan tugasnya
      secara independen tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.

      Aspek independensi anggota KTKT dijelaskan pada tabel berikut:


                                                       Cyrillus                       Gustiono              Ratna      Sutedjo
                 Aspek Independensi                             Prabowo Sulistiyowati           Pudjianto
                                                      Harinowo                        Kustianto             Yanti     Prihatono

       Tidak memiliki hubungan keuangan                  √         √          √             √      √          √           √
       dengan Dewan Komisaris dan Direksi.
       Tidak memiliki hubungan                           √         √          √             √      √          √           √
       kepengurusan di perusahaan, anak
       perusahaan, maupun perusahaan
       afiliasi.
       Tidak memiliki hubungan kepemilikan               √         √          √             √      √          √           √
       saham di perusahaan.
       Tidak memiliki hubungan keluarga                  √         √          √             √      √          √           √
       dengan Dewan Komisaris, Direksi,
       dan/atau sesama anggota Komite
       Tata Kelola Terintegrasi.
       Tidak menjabat sebagai pengurus                   √         √          √             √      √          √           √
       partai politik, pejabat, dan
       pemerintah.




                Aspek Independensi                  Hendra Iskandar Lubis         Janto Havianto            Ina Suwandi

       Tidak memiliki hubungan                               √                          √                         √
       keuangan dengan Dewan
       Komisaris dan Direksi.
       Tidak memiliki hubungan                               √                          √                         √
       kepengurusan di perusahaan,
       anak perusahaan, maupun
       perusahaan afiliasi.
       Tidak memiliki hubungan                               √                          √                         √
       kepemilikan saham di perusahaan.
       Tidak memiliki hubungan keluarga                      √                          √                         √
       dengan Dewan Komisaris, Direksi,
       dan/atau sesama anggota Komite
       Tata Kelola Terintegrasi.
       Tidak menjabat sebagai pengurus                       √                          √                         √
       partai politik, pejabat, dan
       pemerintah.

 9. Tugas dan Tanggung Jawab KTKT
      KTKT memiliki tugas dan tanggung jawab antara lain:
      a. Mengevaluasi pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi, paling sedikit melalui penilaian kecukupan pengendalian
         intern, pelaksanaan fungsi kepatuhan secara terintegrasi dan manajemen risiko secara terintegrasi.
      b. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris EU untuk penyempurnaan Pedoman Tata Kelola
         Terintegrasi.
      c. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris EU setelah melakukan paling sedikit:
         1) Evaluasi atas pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi; dan
         2) Pemantauan pelaksanaan Pedoman Tata Kelola Terintegrasi.
      d. Membuat laporan realisasi program kerja tahunan yang disampaikan dalam Laporan Tahunan EU.




338     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 341
10. Wewenang KTKT
  Dalam menjalankan tugas pengawasannya, KTKT memiliki wewenang dalam hal:
  a. Meminta informasi dari satuan kerja yang berupa hasil evaluasi atas pelaksanaan:
     1) Fungsi Audit Internal Terintegrasi;
     2) Fungsi Kepatuhan Terintegrasi; dan
     3) Fungsi Manajemen Risiko Terintegrasi.
  b. Melakukan aktivitas lainnya sesuai dengan Pedoman Tata Kelola Terintegrasi yang didelegasikan oleh Dewan
     Komisaris kepada KTKT.

11. Rangkap Jabatan Anggota KTKT
  Sesuai dengan POJK Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bahwa Keanggotaan Komisaris Independen, pihak
  independen, dan anggota Dewan Pengawas Syariah pada Komite Tata Kelola Terintegrasi dalam Konglomerasi
  Keuangan tidak diperhitungkan sebagai rangkap jabatan. Dengan demikian, pelaksanaan Rangkap Jabatan
  KTKT BCA telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


                                                           Jabatan Lain (anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi,
       Nama Anggota Komite       Jabatan pada Komite
                                                              dan/atau anggota Komite, serta Jabatan Lainnya)

   Cyrillus Harinowo            Ketua                  Dapat dilihat pada halaman 268
   Prabowo                      Anggota                -
   Sulistiyowati                Anggota                -
   Gustiono Kustianto           Anggota                -
   Pudjianto                    Anggota                -
   Ratna Yanti                  Anggota                -
   Sutedjo Prihatono            Anggota                -
   Hendra Iskandar Lubis        Anggota                •     Anggota Komite Perencanaan dan Pemantauan Risiko
                                                             Perum Perumnas
                                                       •     Anggota Komite Audit PT Hasnur International Shipping Tbk
                                                       •     Direktur Utama PT Central Sudirman Development
   Janto Havianto               Anggota                -
   Ina Suwandi                  Anggota                -


12.Kebijakan dan Pelaksanaan Rapat KTKT
  Ketentuan penyelenggaraan rapat KTKT sebagai berikut:
  a. KTKT melaksanakan rapat sesuai kebutuhan, paling sedikit 1 (satu) kali setiap semester atau 2 (dua) kali
     dalam setahun.
  b. Rapat KTKT hanya dapat dilaksanakan dalam hal dihadiri oleh paling sedikit 51% (lima puluh satu persen) dari
     jumlah anggota komite termasuk 1 (satu) orang Komisaris Independen.
  c. Rapat KTKT dapat diselenggarakan:
     1) secara fisik di tempat kedudukan BCA atau di tempat lain yang ditentukan oleh Ketua KTKT; atau
     2) secara elektronik melalui media telekonferensi, video konferensi atau sarana media elektronik yang
        sejenis yang memungkinkan semua peserta rapat KTKT saling melihat dan mendengar secara langsung
        serta berpartisipasi dalam rapat KTKT.

  Pengambilan keputusan Rapat KTKT adalah sebagai berikut:
  a. Keputusan Rapat KTKT dilakukan berdasarkan musyawarah untuk mufakat.
  b. Dalam hal tidak terjadi musyawarah untuk mufakat, pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara
     terbanyak dengan prinsip 1 (satu) orang 1 (satu) suara.
  c. Segala keputusan Rapat KTKT bersifat mengikat bagi seluruh anggota KTKT.

  Risalah Rapat KTKT adalah sebagai berikut:
  a. Hasil rapat KTKT wajib dituangkan dalam Risalah Rapat yang ditandatangani oleh seluruh anggota KTKT yang
     hadir dan didokumentasikan secara baik sesuai peraturan perundang-undangan.
  b. Perbedaan pendapat (dissenting opinion) yang terjadi dalam rapat komite wajib dicantumkan secara jelas
     dalam risalah rapat beserta alasan perbedaan pendapat tersebut.
  c. Hasil rapat KTKT merupakan rekomendasi yang dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Dewan Komisaris
     dan Direksi EU dan Lembaga Jasa Keuangan anggota Konglomerasi Keuangan.




                                                                  Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   339
Page 342
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




      Sepanjang tahun 2025, KTKT telah mengadakan sebanyak 6 kali rapat.

      Data kehadiran anggota Komite dalam Rapat KTKT sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut:
                                  Nama                                 Jumlah Rapat             Kehadiran               Persentase

       Cyrillus Harinowo                                                     6                      6                     100%
       Prabowo                                                               6                      6                     100%
       Sulistiyowati                                                         6                      6                     100%
       Gustiono Kustianto                                                    6                      6                     100%
       Pudjianto                                                             6                      6                     100%
       Ratna Yanti                                                           6                      6                     100%
       Sutedjo Prihatono                                                     6                      5                    83,34%
       Hendra Iskandar Lubis                                                 6                      5                    83,34%
       Janto Havianto                                                        6                      5                    83,34%
       Ina Suwandi                                                           6                      5                    83,34%


      Agenda pelaksanaan rapat KTKT sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut:
        No.             Tanggal                                                        Agenda

         1      15 Januari 2025              Penerapan Strategi Anti Fraud sesuai POJK Nomor 12 Tahun 2024 di BCA Sekuritas dan
                                             PT Bank BCA Syariah
         2      26 Maret 2025                Pelaporan Komite Tata Kelola Terintegrasi Semester II/2024 kepada Dewan Komisaris
                                             Entitas Utama
         3      16 Mei 2025                  Presentasi dari PT BCA Finance mengenai pelaksanaan dari ketentuan POJK dan SEOJK
                                             terkait Perlindungan Konsumen
         4      16 Juli 2025                 Presentasi dari PT BCA Life dan PT Bank BCA Syariah terkait Pelindungan Data Pribadi
         5      10 September 2025            Pelaporan Komite Tata Kelola Terintegrasi Semester I/2025 Kepada Dewan Komisaris
                                             Entitas Utama
         6      19 November 2025             •      Penerapan dan Penguatan Tata Kelola, Kepatuhan, dan Transparansi.
                                             •      Pengkinian Pedoman Tata Kelola Terintegrasi.


  13. Realisasi Program Kerja dan Pelaksanaan Kegiatan KTKT Selama Tahun 2025
      Sepanjang tahun 2025, KTKT telah melaksanakan kegiatan/program kerja KTKT, yakni mengevaluasi kecukupan
      pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi pada Konglomerasi Keuangan BCA. Kegiatan evaluasi tersebut dilakukan
      antara lain melalui presentasi dan pembahasan Laporan Hasil Audit Internal Terintegrasi, Laporan Kepatuhan
      Terintegrasi, Laporan Manajemen Risiko Terintegrasi dan Laporan Tata Kelola Terintegrasi.

KOMITE-KOMITE EKSEKUTIF DIREKSI

I. Asset Liability Committee
  Asset Liability Committee (ALCO) merupakan komite di bawah Direksi yang memiliki misi mencapai tingkat
  profitabilitas BCA secara optimal, serta memastikan risiko likuiditas, risiko suku bunga, dan risiko valuta asing
  terkendali melalui penetapan kebijakan dan strategi aset dan liabilitas (assets and liabilities management) BCA.

  Piagam ALCO
  BCA memiliki pedoman yang mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab ALCO, yakni yang tercantum
  dalam Surat Keputusan Direksi No. 109/SK/DIR/2025 tanggal 25 Juni 2025 perihal Piagam Asset Liability Committee
  (ALCO) dan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 069/SK/KOM/2025 tanggal 27 Mei 2025 perihal Pembidangan
  Tugas dan Tanggung Jawab Direksi serta Kerangka Induk Organisasi PT Bank Central Asia Tbk.

  Cakupan yang diatur dalam Piagam ALCO sudah memenuhi Pasal 75 ayat (2) POJK Penerapan Tata Kelola bagi
  Bank Umum antara lain:
  • Misi, Fungsi Pokok, Kedudukan, dan Wewenang.
  • Posisi dan Susunan Komite
  • Personalia Komite.
  • Tugas Pokok.
  • Kelompok Kerja (POKJA) ALCO.
  • Pengambilan Keputusan dan Pertanggungjawaban.




340     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 343
Piagam ALCO secara berkala akan dievaluasi untuk disesuaikan dengan peraturan dan/atau perkembangan yang
berlaku minimal 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) tahun.

1. Struktur, Keanggotaan ALCO, dan Status Hak Suara
   Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 109/SK/DIR/2025 tanggal 25 Juni 2025 perihal Piagam Asset Liability
   Committee (ALCO) dan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 069/SK/KOM/2025 tanggal 27 Mei 2025 perihal
   Pembidangan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi serta Kerangka Induk Organisasi PT Bank Central Asia Tbk.


                                                                                                             Status Hak
        Posisi di Komite                                     Diisi Oleh
                                                                                                               Suara
   Ketua (merangkap          President Director                                                           Mempunyai hak
   Anggota)                                                                                               suara
   Anggota                   •   Deputy President Director I
                             •   Deputy President Director II
                             •   Risk Management Director
                             •   Corporate Banking & Treasury Director
                             •   Cash Management Director
                             •   Branch Network Director
                             •   Credit Risk & Legal Director
                             •   Transaction Banking Director
                             •   Finance & Corporate Planning Director
                             •   Consumer Banking Director
                             •   Executive Vice President (EVP) yang membidangi Treasury Division dan
                                 International Banking Division
                             •   Executive Vice President (EVP) yang membidangi Corporate Banking
                                 Group
                             •   Head of International Banking Division (DIB)
                             •   Head of Treasury Division (DTR)
                             •   Head of Corporate Banking Group (GBK)
                             •   Head of Commercial & SME Banking Division (DCE)
                             •   Head of Consumer Credit Division (DCC)
                             •   Head of Transaction Banking Product Development Division (DPD)
                             •   Head of Corporate Strategy & Planning Division (DCSP)
                             •   Head of Risk Management Division (MRK)
                             •   Compliance & Human Capital Management Director                           Tidak
                                                                                                          mempunyai hak
   Sekretaris                Head of Market Risk Management Subdivision yang membidangi Asset
                                                                                                          suara
                             Liability Management (ALM)


2. Fungsi Pokok, Wewenang, Tugas, dan                             Wewenang ALCO
   Tanggung Jawab ALCO                                            ALCO memiliki wewenang untuk mengambil
   Fungsi Pokok ALCO                                              keputusan strategis di bidang pengelolaan aset dan
   ALCO memiliki fungsi-fungsi sebagai berikut:                   liabilitas BCA, dengan ketentuan tidak melampaui
   a. Menetapkan dan mengevaluasi kebijakan dan                   wewenang Direksi. Wewenang ALCO mencakup:
      strategi pengelolaan likuiditas untuk menjaga               a. Menetapkan suku bunga deposito, tabungan,
      likuiditas sesuai dengan ketentuan yang                         dan giro.
      berlaku, memenuhi kebutuhan likuiditas bank,                b. Menetapkan suku bunga pinjaman.
      termasuk kebutuhan dana tidak terduga, dan                  c. Menetapkan strategi pendanaan dan investasi.
      meminimalisir idle funds.                                   d. Menetapkan strategi hedging apabila dipandang
   b. Menetapkan dan mengevaluasi kebijakan dan                       perlu melakukan hedging.
      strategi yang berkaitan dengan risiko pasar,                e. Menetapkan limit yang berkaitan dengan risiko
      yaitu risiko suku bunga dan risiko valuta asing.                likuiditas, risiko suku bunga, dan risiko valuta
   c. Menetapkan dan mengevaluasi kebijakan dan                       asing sesuai kebijakan pengambilan risiko secara
      strategi harga (pricing policy) untuk produk-                   keseluruhan.
      produk dana, pinjaman dan rekening antar
      kantor.                                                     Tugas dan Tanggung Jawab ALCO
   d. Menetapkan dan mengevaluasi kebijakan dan                   Anggota ALCO yang memiliki hak suara, memiliki
      strategi dalam penataan portofolio investasi.               tugas pokok, antara lain:
   e. Menetapkan dan mengevaluasi kebijakan                       a. Memberikan masukan kepada sekretaris ALCO
      dan strategi penataan struktur neraca melalui                  dalam penyusunan agenda dan bahan rapat.
      antisipasi perubahan suku bunga untuk mencapai              b. Memberikan masukan berupa informasi dan
      net interest margin yang optimum.                              analisis pada rapat ALCO, mengenai:
                                                                     • Metodologi penentuan harga produk dana
                                                                         dan pinjaman.
                                                                     • Metodologi pengukuran risiko likuiditas, risiko
                                                                         suku bunga, dan risiko valuta asing.


                                                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   341
Page 344
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




          •     Penentuan harga produk dana dan pinjaman.
          •     Daya saing suku bunga produk dana dan pinjaman.
          •     Strategi bank pesaing.
          •     Kendala penerapan hasil keputusan ALCO.
          •     Perilaku nasabah dan perubahannya.

 3. Rapat ALCO
      Ketentuan rapat ALCO adalah sebagai berikut:
      • Rapat ALCO dilaksanakan sesuai kebutuhan, yakni paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan.
      • Rapat ALCO adalah sah apabila dihadiri oleh sekurang-kurangnya ½ (setengah) dari jumlah anggota ALCO
         ditambah 1 (satu) anggota, termasuk ketua atau ketua pengganti, atau dihadiri oleh 6 (enam) orang Direktur
         yang memiliki hak suara, termasuk ketua atau ketua pengganti.

 4. Pengambilan Keputusan
      Ketentuan pengambilan keputusan adalah sebagai berikut:
      • Pengambilan keputusan yang berkaitan dengan penggunaan wewenang ALCO hanya diambil melalui
         keputusan rapat ALCO yang sah.
      • Keputusan rapat ALCO dianggap sah dan mengikat apabila disetujui oleh ½ (setengah) jumlah anggota yang
         hadir dan memiliki hak suara ditambah 1 (satu) suara.

 5. Frekuensi Rapat ALCO Selama Tahun 2025
      Sampai dengan 31 Desember 2025, ALCO telah mengadakan rapat sebanyak 22 (dua puluh dua) kali dengan
      rincian kehadiran anggota ALCO sebagai berikut:


                                       Jabatan                          Jumlah Rapat   Kehadiran    Persentase

       President Director                                                   22            21            95%
       Deputy President Director I                                          22            19            86%
       Deputy President Director II                                         22            15            68%
       Risk Management Director                                             22            22           100%
       Corporate Banking & Treasury Director                                22            20            91%
       Branch Network Director                                              22            20            91%
       Credit Risk & Legal Director                                         22            17            77%
       Transaction Banking Director                                         22            13            59%
       Finance & Corporate Planning Director                                22            14            64%
       Consumer Banking Director                                            22            15            68%
       Cash Management Director 1)                                           12           12           100%
       Compliance & Human Capital Management Director                       22            16            73%
       Executive Vice President (EVP) yang membidangi Treasury              22            20            91%
       Division dan International Banking Division
       Executive Vice President (EVP) yang membidangi Corporate             22            11            50%
       Banking Group
       Anggota Kepala Divisi atau pejabat yang mewakili:
       Head of International Banking Division (DIB)                         22            22           100%
       Head of Treasury Division (DTR)                                      22            22           100%
       Head of Corporate Strategy & Planning Division (DCSP)                22            22           100%
       Head of Corporate Banking Group (GBK)                                22            22           100%
       Head of Commercial & SME Banking Division (DCE)                      22            22           100%
       Head of Transaction Banking Product Development Division             22            22           100%
       (DPD)
       Head of Consumer Credit Division (DCC )                              22            22           100%
       Head of Risk Management Division (MRK)                               22            22           100%
       Keterangan:
       1) menjabat sebagai Cash Management Director sejak 1 Juni 2025




342     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 345
  Rincian pelaksanaan rapat ALCO sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut:


   No.           Tanggal                                                  Agenda

   1     13 Januari 2025        Pada rapat-rapat ALCO membahas antara lain:
                                a. Laporan tindak lanjut Keputusan Rapat ALCO sebelumnya.
   2     24 Januari 2025
                                b. Parameter ekonomi yang meliputi inflasi, suku bunga Bank Indonesia Term Deposit,
   3     12 Februari 2025          yield curves Rupiah dan USD, likuiditas pasar Rupiah dan USD, dan nilai tukar Rupiah.
                                c. Cadangan likuiditas yang terdiri Primary Reserve Rupiah dan Valas serta Secondary
   4     24 Februari 2025
                                   Reserve Rupiah dan Valas, Struktur Dana Rupiah dan Valas, Proyeksi Kredit, Proyeksi
   5     11 Maret 2025             Likuiditas.
                                d. Risiko Suku Bunga Banking Book berdasarkan Earnings Perspective (NII Method) dan
   6     24 Maret 2025
                                   Economic Value Perspective (EVE Method).
   7     16 April 2025          e. Perkembangan Risiko Suku Bunga Trading Book dan Forex.
                                f. Yield dan Cost of Fund Rupiah dan Valas.
   8     29 April 2025
                                g. Analisis Assets Liabilities Management.
   9     16 Mei 2025            h. Stress Test Risiko Likuiditas dan Stress Test Risiko Nilai Tukar dan Suku Bunga Trading
                                   Book.
   10    26 Mei 2025
                                i. Perkembangan Dana Bank terhadap Total Perbankan.
   11    13 Juni 2025           j. Usulan Suku Bunga Dana, Kredit dan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK).
                                k. Proyeksi laba/rugi.
   12    25 Juni 2025
   13    16 Juli 2025
   14    30 Juli 2025
   15    12 Agustus 2025
   16    25 Agustus 2025
   17    15 September 2025
   18    29 September 2025
   19    17 Oktober 2025
   20    27 Oktober 2025
   21    28 November 2025
   22    19 Desember 2025



6. Pelaporan Pertanggungjawaban
  Pertanggungjawaban dan realisasi kerja ALCO dilaporkan melalui:
  a. Risalah rapat rutin.
  b. Risalah rapat khusus yang diadakan untuk membahas hal tertentu.
  c. Data dan informasi yang terkait dengan bidang yang dibahas.
  d. Catatan dan pendapat ALCO mengenai risalah rapat serta data dan informasi yang terkait.

7. Realisasi Program Kerja Tahun 2025
  Sepanjang tahun 2025, ALCO telah merealisasikan program kerja antara lain:
  a. Mengevaluasi strategi dan posisi aset dan liabilitas BCA sesuai dengan tujuan pengelolaan risiko likuiditas,
     suku bunga dan nilai tukar.
  b. Mengevaluasi dan menetapkan perubahan suku bunga dana dan pinjaman, suku bunga dasar kredit, serta
     limit yang berkaitan dengan ALM.
  c. Melakukan review terhadap hasil simulasi laba/rugi sesuai dengan strategi ALM BCA.
  d. Menetapkan kebijakan dan strategi dalam penataan struktur neraca dan portofolio investasi.

8. Rencana Kerja ALCO Tahun 2026
  ALCO telah menetapkan rencana kerja untuk tahun 2026 sebagai berikut:
  a. Menetapkan dan mengevaluasi kebijakan dan strategi pengelolaan aset dan liabilitas BCA untuk memastikan
     risiko likuiditas, suku bunga, dan nilai tukar terkendali.
  b. Menetapkan dan mengevaluasi kebijakan dan strategi harga (pricing policy) untuk produk-produk dana,
     pinjaman, dan rekening antar kantor.
  c. Menetapkan dan mengevaluasi kebijakan dan strategi dalam penataan portofolio investasi.
  d. Menetapkan dan mengevaluasi kebijakan dan strategi penataan struktur neraca melalui antisipasi perubahan
     suku bunga untuk mencapai net interest margin yang optimal.




                                                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk    343
Page 346
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




II. Risk Management Committee
  Risk Management Committee (RMC) dibentuk untuk memastikan bahwa kerangka kerja manajemen risiko telah
  memberikan perlindungan yang memadai terhadap seluruh risiko BCA.

  Pedoman RMC
  Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya RMC berpedoman pada:
  » POJK No.18/POJK/03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum; dan
  » Surat Keputusan No. 022/SK/DIR/2023 tanggal 8 Februari 2023, tentang Struktur dan Piagam Risk Management
     Committee.

  Cakupan yang diatur dalam Struktur dan Piagam RMC antara lain adalah:
  » Misi, Fungsi Pokok, Kedudukan dan Wewenang
  » Bagan dan Susunan Organisasi RMC
  » Tugas Pokok dan Wewenang
  » Pengambilan Keputusan, Pertanggungjawaban, dan Pelaporan

  1. Struktur, Keanggotaan, dan Status Hak Suara
      Struktur, keanggotaan, dan status hak suara pada RMC adalah sebagai berikut:
                 Posisi di Komite                                            Diisi Oleh                       Status Hak Suara

       Ketua (merangkap Anggota                     Direktur yang membawahkan fungsi manajemen risiko.   Mempunyai hak suara
       tetap)
       Anggota tetap1)                              •   Semua anggota Direksi
                                                    •   Executive Vice President (EVP) yang membidangi
                                                        Credit Risk Analysis
                                                    •   Head of Compliance Division
                                                    •   Head of Internal Audit3)
       Anggota tidak tetap2)                        •   Executive Vice President selain (EVP) yang
                                                        membidangi Credit Risk Analysis
                                                    •   Semua Kepala Divisi/Satuan Kerja/Grup, di luar
                                                        Anggota Tetap
       Sekretaris (merangkap Anggota                Head of Risk Management Division
       tetap)
       Catatan:
       1)   Jika ada jabatan yang dirangkap, yang bersangkutan hanya mempunyai 1 (satu) suara
       2)   Kehadiran sesuai topik yang dibahas
       3)   Tidak mempunyai hak suara



  2. Fungsi Pokok, Wewenang, Tugas, dan Tanggung Jawab RMC
      Fungsi Pokok RMC
      RMC memiliki beberapa fungsi pokok sebagai berikut:
      a. Menyusun kebijakan, strategi, dan pedoman penerapan manajemen risiko.
      b. Menyempurnakan pelaksanaan manajemen risiko berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan proses dan sistem
         manajemen risiko yang efektif.
      c. Menetapkan hal-hal yang terkait dengan keputusan bisnis yang menyimpang dari prosedur normal
         (irregularities).
      Wewenang RMC
      RMC mempunyai wewenang untuk mengkaji dan memberikan rekomendasi mengenai hal yang berkaitan dengan
      manajemen risiko untuk dimintakan keputusan dari Direksi.

      Tugas dan Tanggung Jawab RMC
      Anggota RMC memiliki tugas pokok sebagai berikut:
      a. Memberikan masukan kepada Sekretaris RMC berupa topik beserta bahan rapat yang akan dibahas dalam
         rapat komite.
      b. Memberikan masukan berupa informasi dan analisis yang terkait dengan topik yang dibicarakan pada rapat
         komite. Topik yang dapat dibicarakan pada rapat komite antara lain:
         • Arah dan sasaran perusahaan dalam penyusunan kebijakan, strategi dan pedoman penerapan manajemen
            risiko, serta perubahannya apabila diperlukan.
         • Penilaian terhadap efektivitas implementasi kerangka manajemen risiko.
         • Perkembangan dan kecenderungan eksposur risiko total dari bank dan mengusulkan tingkat toleransi
            risiko keseluruhan yang dapat diterima (risk appetite).
         • Hasil kajian mengenai total eksposur risiko yang dihadapi bank beserta dampaknya.
         • Penilaian kecukupan modal bank dalam menghadapi risiko kerugian yang timbul dengan menggunakan
            berbagai skenario stress testing.

344     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 347
      •    Usulan pengembangan metode pengukuran risiko, contingency plan dalam kondisi tidak normal (worst
           case scenario), serta metode lainnya yang berkaitan dengan manajemen risiko bank.
      •    Hal-hal yang memerlukan penetapan (justification) terkait dengan keputusan-keputusan bisnis yang
           menyimpang dari prosedur normal (irregularities).
      •    Limit wewenang, eksposur dan konsentrasi portofolio kredit maupun parameter lainnya yang bertujuan
           untuk membatasi risiko.

3. Rapat RMC
  Berikut beberapa ketentuan tentang rapat RMC:
  a. Rapat RMC dilaksanakan sesuai kebutuhan dan sedikitnya sekali dalam 3 (tiga) bulan atau 4 (empat) kali
     dalam 1 (satu) tahun.
  b. Rapat RMC sah apabila sedikitnya dihadiri oleh lebih dari ½ (setengah) jumlah anggota tetap.
  c. Rapat yang dihadiri secara non fisik dilakukan melalui media telekonferensi, video konferensi, atau sarana
     media elektronik lainnya yang harus memungkinkan semua peserta rapat RMC saling melihat dan/atau
     mendengar secara langsung serta berpartisipasi dalam rapat.

4. Pengambilan Keputusan
  Berikut ketentuan tentang pengambilan keputusan:
  a. Pengambilan keputusan dalam kaitan penggunaan wewenang komite hanya diambil melalui keputusan
     rapat RMC yang sah.
  b. Keputusan rapat RMC sah dan mengikat apabila disetujui oleh lebih dari ½ (setengah) jumlah anggota tetap
     yang hadir dan memiliki hak suara.

5. Frekuensi Rapat RMC Selama Tahun 2025
  Sampai dengan 31 Desember 2025, RMC telah mengadakan rapat sebanyak 4 (empat) kali dengan rincian
  kehadiran anggota RMC sebagai berikut:


                                 Jabatan                                         Jumlah Rapat                   Kehadiran                   Persentase

   Presiden Direktur (Jahja Setiaatmadja) 1)                                              1                           1                         100%
   Presiden Direktur (Gregory Hendra Lembong) 2)                                          4                           4                         100%
   Wakil Presiden Direktur (Armand W. Hartono)                                            4                           2                         50%
   Wakil Presiden Direktur (John Kosasih)           3)
                                                                                          4                           4                         100%
   Direktur Kredit dan Hukum (Subur Tan)                                                  4                           4                         100%
   Direktur Perbankan Korporasi & Tresuri (Rudy Susanto)                                  4                           3                         75%
   Direktur Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia                                             4                           3                         75%
   (Lianawaty Suwono)
   Direktur Transaksi Perbankan (Santoso)                                                 4                           3                         75%
   Direktur Perencanaan dan Keuangan (Vera Eve Lim)                                       4                           4                         100%
   Direktur Perbankan Konsumer (Haryanto T. Budiman)                                      4                           4                         100%
   Direktur Jaringan Wilayah & Cabang (Frengky Chandra                                    4                           4                         100%
   Kusuma)
   Direktur Manajemen Risiko (Antonius Widodo Mulyono)                                    4                           4                         100%
   Direktur Cash Management (Hendra Tanumihardja)                   4)
                                                                                          3                           3                         100%
   EVP Grup Analisa Risiko Kredit (GARK)                                                  4                           4                         100%
   Head of Compliance Division                                                            4                           4                         100%
   Head of Risk Management Division (Sekretaris)                                          4                           4                         100%
   Head of Internal Audit Division                                                        4                           4                         100%
   Head of Treasury Division       5)
                                                                                          1                           1                         100%
   Head of Information Technology Security Group5)                                        3                           3                         100%
   Head of E-Channel and Settlement Services                                              1                           1                         100%
   Catatan:
   1)       Berhenti menjabat sebagai Presiden Direktur efektif per tanggal 1 Juni 2025 dan efektif menjabat sebagai Presiden Komisaris per tanggal 1 Juni 2025.
   2)       Efektif menjabat sebagai Presiden Direktur per tanggal 1 Juni 2025.
   3)       Efektif menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur per tanggal 1 Juni 2025.
   4)       Efektif menjabat sebagai Direktur per tanggal 1 Juni 2025
   5)       Jumlah rapat untuk anggota tidak tetap sesuai dengan undangan untuk topik pembahasan yang terkait.




                                                                                           Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk                345
Page 348
      T a t a    K e l o l a   P e r u s a h a a n




      Pelaksanaan rapat RMC sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut:


           No.                 Tanggal                                                   Agenda

       1          10 Februari 2025                   1a. Limit IRRBB ∆NII
                                                     1b. Limit Unrealized Loss Surat Berharga FVOCI (AFS)
                                                     2a. Pelaporan Penilaian Tingkat Maturitas Digital BCA Tahun 2024
                                                     2b. Pelaporan Penilaian Tingkat Risiko Keamanan Siber BCA Tahun 2024
       2          8 Juli 2025                        1. Update Kejadian Risiko Operasional
                                                     2. Kaji Ulang Penerapan Manajemen Risiko Keamanan Siber BCA Tahun 2024
                                                     3. Crisis Management
       3          16 Oktober 2025                    BCA’s Fraud System and Performance
       4          11 November 2025                   1. Integritas Pelaporan Keuangan Bank
                                                     2. How do We Prepare - Digital Risk in PDP Era & AI-Weaponized Era


  6. Pelaporan Pertanggungjawaban
      Pertanggungjawaban dan realisasi kerja RMC dilaporkan melalui:
      a. Laporan tertulis secara berkala sedikitnya sekali dalam 1 (satu) tahun kepada Direksi mengenai hasil pertemuan
         rutin dalam rapat RMC.
      b. Laporan tertulis kepada Direksi mengenai hasil pertemuan khusus yang diadakan untuk membahas hal tertentu.
      c. Laporan khusus atau laporan kegiatan (jika diperlukan).

  7. Realisasi Program Kerja Tahun 2025
      Dalam melaksanakan tugas kepengurusannya selama tahun 2025, realisasi dari program kerja RMC adalah
      sebagai berikut:
      1) Menyampaikan Limit IRRBB ∆NII dan Unrealized Loss Surat Berharga FVOCI (AFS)
      2) Melaporkan hasil penilaian Tingkat Maturitas Digital dan Tingkat Risiko Keamanan Siber BCA Tahun 2024
      3) Menginformasikan kejadian risiko operasional, termasuk di dalamnya risiko siber dan manajemen krisis
      4) Menginformasikan Sistem Penanganan Fraud di BCA
      5) Menginformasikan POJK No. 15 Tahun 2024 tentang Integritas Pelaporan Keuangan Bank
      6) Menginformasikan Risiko Digital berkaitan dengan peraturan Perlindungan Data Pribadi dan Era Artificial
         Intelligence

  8. Rencana Kerja RMC Tahun 2026
      RMC telah menetapkan rencana kerja untuk tahun 2026 sebagai berikut:
      a. Mengkaji hal-hal yang berkaitan dengan topik rapat RMC.
      b. Memberikan informasi dan hasil analisa terkait dengan topik yang dibicarakan pada rapat RMC untuk
         dimintakan rekomendasi dari Direksi.
      c. Hal-hal lain yang terkait dengan manajemen risiko.

III. Integrated Risk Management Committee
  Pembentukan Komite Manajemen Risiko Terintegrasi atau Integrated Risk Management Committee (IRMC) bertujuan
  untuk memastikan kerangka kerja manajemen risiko telah memberikan perlindungan yang memadai terhadap
  seluruh risiko yang dihadapi BCA dan Perusahaan Anak secara terintegrasi.

  Pedoman IRMC
  IRMC melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan mengacu pada:
  • POJK No. 17/POJK.03/2014 tentang Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan
  • POJK No. 18/POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum
  • POJK No. 45/POJK.03/2020 tentang Konglomerasi Keuangan
  • Surat Keputusan Direksi No. 023/SK/DIR/2023 tanggal 8 Februari 2023 perihal Struktur dan Piagam Integrated
     Risk Management Committee

  Cakupan yang diatur dalam Surat Keputusan Direksi No. 023/SK/DIR/2023 perihal Struktur dan Piagam Integrated
  Risk Management Committee adalah:
  • Misi, Fungsi Pokok, dan Kedudukan
  • Bagan dan Susunan Organisasi
  • Tugas Pokok dan Wewenang
  • Pengambilan Keputusan dan Pelaporan




346        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 349
1. Struktur, Keanggotaan IRMC, dan Status Hak Suara
  Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 023/SK/DIR/2023 tanggal 8 Februari 2023 perihal Struktur dan Piagam
  Integrated Risk Management Committee maka struktur, keanggotaan, dan status hak suara IRMC adalah sebagai
  berikut:


                Posisi di Komite                                            Diisi Oleh                                  Status Hak Suara

   Ketua (merangkap Anggota tetap)                 Direktur yang membawahkan fungsi manajemen                      Mempunyai hak suara
                                                   risiko terintegrasi
   Anggota tetap1)                                 •   Semua anggota Direksi
                                                   •   Head of Compliance Division
                                                   •   Head of Internal Audit3)
   Anggota tidak tetap2)                           •   Semua Executive Vice President (EVP)
   1. Pejabat Eksekutif                            •   Semua Kepala Divisi/Grup/Satuan Kerja yang
                                                       berhubungan/terkait dengan Perusahaan Anak, di
                                                       luar Anggota Tetap

   2. Direktur Perusahaan Anak*)                   •   Direktur yang mewakili dan ditunjuk dari
                                                       Perusahaan Anak*)
   Sekretaris (merangkap Anggota tetap) Head of Risk Management Division
   Keterangan:
   1)   Jika ada jabatan dalam IRMC yang dirangkap, yang bersangkutan hanya mempunyai 1 (satu) suara
   2) Sesuai topik yang dibahas
   3) Tidak mempunyai hak suara
   *) Jumlah dan komposisinya disesuaikan dengan kebutuhan serta efisiensi dan efektivitas pelaksanaan tugas IRMC dengan memperhatikan antara lain
   keterwakilan masing-masing sektor jasa keuangan


2. Fungsi Pokok, Wewenang, Tugas dan                                             •     Perkembangan dan kecenderungan eksposur
   Tanggung Jawab IRMC                                                                 risiko terintegrasi dan mengusulkan tingkat risiko
  Fungsi Pokok IRMC                                                                    keseluruhan yang dapat diambil (risk appetite) dan
  IRMC memiliki fungsi utama untuk memberikan                                          toleransi risiko (risk tolerance).
  rekomendasi kepada Direksi yang paling sedikit                                 •     Hasil kajian mengenai total eksposur risiko
  meliputi:                                                                            terintegrasi beserta dampaknya.
  • Penyusunan kebijakan manajemen risiko                                        •     Penilaian kecukupan modal terintegrasi dalam
     terintegrasi.                                                                     menghadapi risiko kerugian yang timbul dengan
  • Perbaikan atau penyempurnaan kebijakan                                             menggunakan berbagai skenario stress testing.
     manajemen risiko terintegrasi berdasarkan hasil                             •     Usulan pengembangan metode pengukuran risiko,
     evaluasi pelaksanaan.                                                             contingency plan dalam kondisi tidak normal (worst
                                                                                       case scenario), serta metode lainnya yang berkaitan
  Wewenang IRMC                                                                        dengan manajemen risiko terintegrasi.
  IRMC memiliki wewenang untuk mengkaji dan                                      •     Hal-hal yang memerlukan penetapan (justification)
  memberikan rekomendasi mengenai hal yang                                             terkait dengan keputusan- keputusan bisnis yang
  berkaitan dengan manajemen risiko terintegrasi untuk                                 menyimpang dari prosedur normal (irregularities).
  dimintakan keputusan dari Direksi.                                             •     Limit wewenang, eksposur, dan konsentrasi
                                                                                       portofolio kredit maupun parameter lainnya yang
  Tugas dan Tanggung Jawab IRMC                                                        bertujuan untuk membatasi risiko.
  Dalam menjalankan fungsinya, anggota IRMC memiliki                             •     Penyempurnaan penerapan manajemen risiko
  tugas pokok antara lain:                                                             terintegrasi secara berkala maupun secara insidentil
  • Memberikan masukan kepada sekretaris IRMC                                          sebagai akibat suatu perubahan kondisi internal
     berupa topik beserta bahan rapat yang akan                                        dan eksternal yang memengaruhi kecukupan
     dibahas dalam rapat IRMC.                                                         permodalan, profil risiko, dan tidak efektifnya
  • Memberikan masukan berupa informasi dan analisis                                   penerapan manajemen risiko terintegrasi
     terkait dengan topik yang dibicarakan pada rapat                                  berdasarkan hasil evaluasi.
     IRMC.
                                                                             3. Rapat IRMC
  Topik-topik yang dapat dibicarakan pada rapat IRMC                             Ketentuan rapat IRMC adalah sebagai berikut:
  antara lain:                                                               •   Rapat IRMC dilaksanakan sesuai kebutuhan dan paling
  • Arah dan sasaran BCA dalam penyusunan                                        sedikit 1 (satu) kali setiap semester.
     kebijakan, strategi, dan pedoman penerapan                              •   Rapat IRMC sah apabila dihadiri oleh lebih dari ½
     manajemen risiko terintegrasi, serta perubahannya                           (setengah) dari jumlah anggota tetap.
     apabila diperlukan.                                                     •   Rapat yang dihadiri secara non fisik dilakukan melalui
  • Penilaian terhadap efektivitas implementasi                                  media telekonferensi, video konferensi, atau sarana
     kerangka manajemen risiko terintegrasi.                                     media elektronik lainnya yang harus memungkinkan
                                                                                 semua peserta rapat saling melihat dan/atau mendengar
                                                                                 secara langsung serta berpartisipasi dalam rapat.

                                                                                     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk         347
Page 350
       T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




 4. Pengambilan Keputusan
 Ketentuan pengambilan keputusan oleh IRMC adalah sebagai berikut:
 • Pengambilan keputusan dalam kaitan penggunaan wewenang IRMC hanya diambil melalui keputusan rapat IRMC
    yang sah.
 • Keputusan rapat IRMC sah dan mengikat apabila disetujui oleh lebih dari ½ (setengah) jumlah anggota yang hadir.

 5. Frekuensi Rapat IRMC Selama Tahun 2025
 Sampai dengan 31 Desember 2025, IRMC telah melaksanakan 3 kali rapat dengan rincian sebagai berikut:


                                  Jabatan                                     Jumlah Rapat             Kehadiran    Persentase

  President Director (Jahja Setiaatmadja) 1) a)                                       1                    1           100%
  President Director (Hendra Lembong) 1) b)                                          3                     2            67%
  Deputy President Director I (John Kosasih) 1)                                      3                    3            100%
  Deputy President Director II (Armand W. Hartono) 1)                                3                     1           33%
  Credit & Legal Director (Subur Tan) 1)                                             3                    3            100%
  Transaction Banking Director (Santoso) 1)                                          3                     2            67%
  Corporate Banking Director (Rudy Susanto) 1)                                       3                     2            67%
  Cash Management Director (Hendra Tanumihardja) 1) c)                               2                     1           50%
  Consumer Banking Director (Haryanto T. Budiman) 1)                                 3                    3            100%
  Branch & Network Director (Frengky Chandra Kusuma) 1)                              3                     2            67%
  Compliance & HCM Director (Lianawaty Suwono) 1)                                    3                    3            100%
  Finance & Corp. Planning Director (Vera Eve Lim) 1)                                3                     2            67%
  Risk Management Director (Antonius Widodo Mulyono) 1)                              3                    3            100%
  Head of Compliance Division 1)                                                     3                    3            100%
  Head of Risk Management Division (Sekretaris) 1)                                   3                    3            100%
  Head of Internal Audit 1)                                                          3                    3            100%
  Head of Corporate Communication & Social Responsibility 2)                          1                    1           100%
  Direktur PT BCA Finance 2)                                                         3                    3            100%
  Direktur PT Bank BCA Syariah 2)                                                    3                    3            100%
  Direktur BCA Finance Limited 2)                                                    3                    3            100%
  Direktur PT BCA Sekuritas 2) 3)                                                    3                    3            100%
  Direktur PT Asuransi Umum BCA 2)                                                   3                    3            100%
  Direktur PT Asuransi Jiwa BCA       2)
                                                                                     3                    3            100%
  Direktur PT Central Capital Ventura 2) 4)                                          3                    3            100%
  Direktur PT Bank Digital BCA 2)                                                    3                    3            100%
  Keterangan :
  a. Menjabat sebagai Presiden Direktur sampai dengan 1 Juni 2025.
  b. Efektif menjabat sebagai Presiden Direktur sejak 1 Juni 2025.
  c. Menjabat sebagai Direktur Perbankan Komersial & SME sejak 1 Juni 2025.

  1.    Anggota Tetap.
  2.    Jumlah rapat anggota tidak tetap sesuai dengan undangan untuk topik pembahasan yang terkait.
  3.    Diwakili oleh Business Director PT BCA Sekuritas.
  4.    Diwakili oleh Director PT Central Capital Ventura.



 Pelaksanaan rapat IRMC sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut:
   No.                Tanggal                                                               Agenda

  1        19 Maret 2025                    1. Laporan Profil Risiko Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BCA Semester II Tahun 2024.
                                            2. Penerapan Strategi Anti Fraud di Perusahaan Anak.
  2        12 Agustus 2025                  Limit Risiko Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BCA.
  3        9 September 2025                 1. Risiko Konsentrasi BCA Digital.
                                            2. Laporan Profil Risiko Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BCA Semester I Tahun 2025.
                                            3. Managing BCA`s Reputation.

 6. Pelaporan Pertanggungjawaban
       Pertanggungjawaban IRMC dilaporkan melalui:
       1. Laporan tertulis secara berkala sedikitnya 1 kali dalam 1 tahun kepada Direksi, mengenai hasil pertemuan
          rutin dalam rapat komite.
       2. Laporan tertulis kepada Direksi, mengenai hasil pertemuan khusus yang diadakan untuk membahas hal tertentu.
       3. Laporan khusus atau laporan kegiatan (jika diperlukan).




348      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 351
7. Realisasi Program Kerja Tahun 2025                                       IV. Credit Policy Committee
  Sepanjang tahun 2025, IRMC telah merealisasikan                             Komite Kebijakan Perkreditan atau Credit Policy
  program kerja sebagai berikut:                                              Committee (CPC) dibentuk untuk mengarahkan
  1. Menginformasikan Laporan Profil Risiko                                   pemberian kredit melalui perumusan kebijakan
     Terintegrasi Konglomerasi Keuangan (KK) BCA                              perkreditan dalam rangka pencapaian target
     Semester II - Tahun 2024.                                                perkreditan yang prudent.
  2. Menginformasikan Laporan Profil Risiko
     Terintegrasi Konglomerasi Keuangan (KK) BCA                              Pedoman CPC
     Semester I - Tahun 2025.                                                 CPC dalam melaksanakan tugas dan tanggung
  3. Menginformasikan Penerapan Strategi Anti                                 jawabnya berpedoman pada Surat Keputusan Direksi
     Fraud di Perusahaan Anak.                                                No. 120/SK/DIR/2025 tanggal 2 Juli 2025 perihal
  4. Menginformasikan Limit Risiko Terintegrasi                               Piagam Credit Policy Committee (CPC) dan POJK
     Konglomerasi Keuangan BCA.                                               No. 42/POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 tentang
  5. Menginformasikan Risiko Konsentrasi BCA                                  Kewajiban Penyusunan dan Pelaksanaan Kebijakan
     Digital.                                                                 Perkreditan atau Pembiayaan Bank bagi Bank Umum.
  6. Menginformasikan Penanganan Risiko Reputasi
     BCA.                                                                     Cakupan yang diatur dalam Struktur Credit Policy
                                                                              Committee sudah memenuhi Pasal 75 ayat (2) POJK
8. Rencana Kerja IRMC Tahun 2026                                              No. 17 tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi
  IRMC telah menetapkan rencana kerja untuk tahun                             Bank Umum antara lain:
  2026 antara lain:                                                           • Misi, Fungsi Pokok, Kedudukan dan Wewenang
  1. Menginformasikan Laporan Profil Risiko                                    • Posisi dan Susunan Komite
     Terintegrasi Konglomerasi Keuangan (KK) BCA                              • Personalia Komite
     Semester II - Tahun 2025.                                                • Tugas Pokok
  2. Menginformasikan Laporan Profil Risiko                                    • Pengambilan Keputusan dan Pertanggungjawaban
     Terintegrasi Konglomerasi Keuangan (KK) BCA
     Semester I - Tahun 2026.                                                 Piagam CPC secara berkala akan dievaluasi untuk
  3. Hal-hal lain yang terkait dengan manajemen                               disesuaikan dengan peraturan dan/atau perkembangan
     risiko terintegrasi.                                                     yang berlaku minimal 1 kali dalam 3 tahun.

1. Struktur, Keanggotaan CPC, dan Status Hak Suara
  Berdasarkan dan Surat Keputusan Direksi No. 120/SK/DIR/2025 tanggal 2 Juli 2025 dan Surat Keputusan Dewan
  Komisaris No. 069/SK/KOM/2025 tanggal 27 Mei 2025 perihal Pembidangan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
  serta Kerangka Induk Organisasi PT Bank Central Asia Tbk, struktur, keanggotaan, dan status hak suara CPC
  adalah sebagai berikut:

                                                                                                                              Status Hak
   Posisi di Komite                                                     Diisi Oleh                                              Suara
   Ketua (merangkap President Director                                                                                     Mempunyai hak
   Anggota)                                                                                                                suara
   Anggota 1)             •    Deputy President Director I – Business Banking
                          •    Credit Risk & Legal Director
                          •    Risk Management Director
                          •    Compliance & Human Capital Management Director
                          •    Corporate Banking & Treasury Director 2)
                          •    Consumer Banking Director 2)
                          •    Transaction Banking Director 2)
                          •    Executive Vice President (EVP) yang membidangi Credit Risk Analysis Group 2)
                          •    Executive Vice President (EVP) yang membidangi Corporate Banking Group 2)
                          •    Executive Vice President (EVP) yang membidangi Treasury Division & International
                               Banking Division 2)
                          •    Head of Credit Risk Analysis Group dan/atau Head of Commercial & SME Banking
                               Division dan/atau Head of Corporate Banking Group dan/atau Head of Consumer
                               Finance Division dan/atau Head of Transaction Banking Services dan/atau Head of
                               International Banking Division, dan/atau Head of Credit Recovery Group, atau Pejabat
                               Pengganti 2)
                          •    Head of Internal Audit Division atau Pejabat Pengganti
                          •    Head of Compliance Division atau Pejabat Pengganti
   Sekretaris             Head of Risk Management Division atau Pejabat Pengganti
   (merangkap
   Anggota)
   Catatan:
   1)  Direktur lain berhak hadir dalam rapat CPC, namun tanpa hak suara.
   2) Sesuai topik yang dibahas.




                                                                                     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   349
Page 352
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




 2. Fungsi Pokok, Wewenang, Tugas, dan Tanggung Jawab CPC
      Fungsi Pokok CPC
      CPC memiliki beberapa fungsi pokok sebagai berikut:
      • Membantu Direksi dalam merumuskan kebijakan perkreditan, terutama yang berkaitan dengan prinsip
        kehati-hatian dalam perkreditan.
      • Memantau dan mengevaluasi penerapan kebijakan perkreditan agar dapat dilaksanakan secara konsisten
        dan konsekuen.
      • Melakukan kajian berkala terhadap Kebijakan Dasar Perkreditan Bank (KDPB) BCA.
      • Memantau perkembangan dan kondisi portofolio perkreditan.
      • Memberikan saran dan langkah perbaikan atas hasil pemantauan dan evaluasi yang telah dijalankan.

      Wewenang CPC
      CPC memiliki wewenang untuk memberikan saran dan langkah perbaikan kepada Direksi mengenai hal yang
      berkaitan dengan kebijakan perkreditan.

      Tugas dan Tanggung Jawab CPC
      Anggota CPC memiliki tugas pokok yang mencakup:
      • Memberikan masukan kepada sekretaris CPC dalam penyusunan agenda dan bahan rapat.
      • Memberikan masukan berupa informasi dan analisis pada rapat CPC untuk membuat keputusan CPC, mengenai:
         » Pengembangan kebijakan perkreditan (kredit Korporasi, kredit Komersial, kredit SME, KUK, kredit Konsumer,
           Kartu Kredit dan Kredit Antar Bank) sesuai dengan misi dan rencana bisnis BCA.
         » Ketaatan terhadap ketentuan perundangan dalam pemberian kredit.
         » Perkembangan dan kualitas portofolio perkreditan secara keseluruhan.
         » Kebenaran pelaksanaan kewenangan pemutusan kredit.
         » Kebenaran proses pemberian, perkembangan, dan kualitas kredit yang diberikan kepada pihak terkait
           dan debitur besar tertentu.
         » Kebenaran pelaksanaan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK).
         » Penyelesaian kredit bermasalah sesuai ketentuan kebijakan perkreditan.
         » Pemenuhan BCA atas kecukupan jumlah penyisihan penghapusan kredit.
         » Hasil pengawasan atas penerapan dan pelaksanaan Kebijakan Dasar Perkreditan Bank (KDPB).

 3. Rapat CPC
      Ketentuan pelaksanaan rapat CPC adalah sebagai berikut:
      • Rapat CPC dilaksanakan sesuai kebutuhan atau sedikitnya 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
      • Rapat CPC sah apabila sedikitnya dihadiri oleh 2/3 (dua per tiga) jumlah anggota.

 4. Pengambilan Keputusan
      Ketentuan pengambilan keputusan oleh CPC adalah sebagai berikut:
      • Pengambilan keputusan dalam kaitan penggunaan wewenang CPC dapat dilakukan melalui edaran kepada
         anggota CPC atau melalui rapat CPC yang sah.
      • Keputusan melalui rapat atau edaran kepada anggota CPC akan dianggap sah dan mengikat apabila disetujui
         oleh lebih dari ½ (satu per dua) jumlah anggota yang hadir.

 5. Frekuensi Rapat CPC Selama Tahun 2025
      Sampai dengan 31 Desember 2025, CPC telah mengadakan rapat sebanyak 2 (dua) kali dengan rincian kehadiran
      anggota CPC sebagai berikut:


                                               Jabatan                     Jumlah Rapat    Kehadiran    Persentase

       President Director (Jahja Setiaatmadja) 1)                                1             1          100%
       President Director (Gregory Hendra Lembong)            2)
                                                                                 2             1           50%
       Deputy President Director 1 (John Kosasih)        3)
                                                                                 2             1           50%
       Credit Risk & Legal Director (Subur Tan)                                  2             2          100%
       Risk Management Director (Antonius Widodo Mulyono)                        2             2          100%
       Compliance & Human Capital Management Director (Lianawaty Suwono)         2             1           50%




350     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 353
                                             Jabatan                                                 Jumlah Rapat          Kehadiran          Persentase

   Corporate Banking & Treasury Director (Rudy Susanto)                  4)
                                                                                                             2                   2                100%
   Consumer Banking Director (Haryanto T.Budiman) 4)                                                         2                   2                100%
   Transaction Banking Director (Santoso)            4)
                                                                                                              1                  0                 0%
   Branch & Network Director (Frengky Chandra Kusuma) 4) 5)                                                   1                   1               100%
   Executive Vice President yang membidangi Credit Risk Analysis Group 4)                                    2                   2                100%
   Executive Vice President yang membidangi Corporate Banking Group 4)                                       2                    1               50%
   Executive Vice President yang membidangi Treasury Division &                                               1                   1               100%
   International Banking Division 4)
   Head of Credit Risk Analysis Group atau pejabat pengganti 4)                                              2                   2                100%
   Head of Commercial & SME Banking Division atau pejabat pengganti 4)                                       2                   2               100 %
   Head of Corporate Banking Group atau pejabat pengganti 4)                                                 2                   2                100%
   Head of Consumer Finance Division atau pejabat pengganti 4)                                               2                   2                100%
   Head of Transaction Banking Services atau pejabat pengganti                     4)
                                                                                                              1                   1               100%
   Head of International Banking Division atau pejabat pengganti 4)                                           1                   1               100%
   Head of Credit Recovery Group atau pejabat pengganti 4)                                                   2                    1               50%
   Head of Internal Audit Division atau pejabat pengganti                                                    2                   2                100%
   Head of Compliance Division atau pejabat pengganti                                                        2                   2                100%
   Head of Risk Management Division atau pejabat pengganti                                                   2                   2                100%
   Keterangan:
   1)    Berhenti menjabat sebagai Presiden Direktur efektif per tanggal 1 Juni 2025 dan efektif menjabat sebagai Presiden Komisaris per tanggal 1 Juni 2025.
   2)    Efektif menjabat sebagai Presiden Direktur per tanggal 1 Juni 2025.
   3)    Efektif menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur per tanggal 1 Juni 2025.
   4)    Sesuai topik yang dibahas, jika tidak terkait dengan topik yang dibahas, maka tidak diikutsertakan dalam rapat.
   5)    Tanpa hak suara


  Rincian pelaksanaan rapat CPC sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut:


       No.         Tanggal                                                                    Agenda

   1         24 Februari 2025         Sertifikat Elektronik dan Implementasinya
   2         7 Juli 2025              Wewenang Memutus Kredit Sehubungan dengan Adanya Pembidangan Direksi Terbaru
                                      beserta Pejabat Pengganti Direksi


6. Pelaporan Pertanggungjawaban                                                               perkreditan yang berlaku.
  Pertanggungjawaban dan realisasi kerja CPC                                            •     Memantau perkembangan dan kualitas portofolio
  dilaporkan melalui:                                                                         perkreditan secara keseluruhan.
  • Laporan tertulis secara berkala kepada Direksi                                      •     Mengidentifikasi peraturan baru yang diterbitkan
      dengan tembusan kepada Dewan Komisaris                                                  regulator dan dampaknya terhadap kebijakan
      mengenai hasil pengawasan, pemantauan, dan                                              internal BCA.
      evaluasi pelaksanaan KDPB serta saran perbaikan
      yang diperlukan.                                                        V. Credit Committee
  • Data dan informasi lain yang berkaitan dengan hasil                            Pembentukan Komite Kredit atau Credit Committee
      pengawasan, pemantauan, dan evaluasi kegiatan.                               (CC) bertujuan untuk membantu Direksi dalam
                                                                                   mengevaluasi dan/atau memberikan keputusan kredit
7. Realisasi Program Kerja Tahun 2025                                              sesuai batas wewenang yang ditetapkan Direksi,
  Sepanjang pelaksanaan tugas kepengurusannya di                                   sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar BCA dan
  tahun 2025, CPC telah melaksanakan program kerja,                                dengan memperhatikan pengembangan bisnis dan
  yakni memberikan rekomendasi terkait:                                            menerapkan prinsip kehati-hatian (prudent).
  • Sertifikat Elektronik dan Implementasinya.
  • Wewenang Memutus Kredit Sehubungan Dengan                                      Pedoman CC
     Adanya Pembidangan Direksi Terbaru Beserta                                    Pembentukan CC berpedoman pada POJK No. 42/
     Pejabat Pengganti Direksi.                                                    POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 tentang Kewajiban
                                                                                   Penyusunan dan Pelaksanaan Kebijakan Perkreditan
8. Rencana Kerja CPC Tahun 2026                                                    atau Pembiayaan Bank bagi Bank Umum, SEOJK No. 16/
  CPC telah menetapkan rencana kerja untuk tahun                                   SEOJK.014/2021 tanggal 29 Juni 2021 tentang Bentuk
  2026 antara lain:                                                                dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik,
  • Mengevaluasi dan merekomendasikan kebijakan                                    serta, ditetapkan melalui Surat Keputusan Direksi No.
     perkreditan.                                                                  176/SK/DIR/2023 tanggal 23 Oktober 2023 tentang
  • Memantau penerapan kebijakan perkreditan untuk                                 Struktur dan Piagam Credit Committee.
     memastikan kepatuhan BCA terhadap kebijakan

                                                                                            Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk             351
Page 354
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




 Cakupan yang diatur dalam Surat Keputusan Direksi No. 176/SK/DIR/2023 tanggal 23 Oktober 2023 tentang Struktur
 dan Piagam Credit Committee adalah sebagai berikut:
 • Lingkup Organisasi
    » Pengertian, Misi, Fungsi Pokok, dan Kedudukan.
    » Bagan dan Susunan Organisasi Credit Committee.
 • Kelengkapan Komite
    » Tugas Pokok dan Wewenang.
    » Pengambilan Keputusan.

 Jenjang CC
 Dalam melaksanakan kegiatannya, CC dikelompokkan berdasarkan kategori kredit, yakni:
 1. Corporate CC.
 2. Commercial CC.

 1. Struktur, Keanggotaan CC, dan Status Hak Suara
      Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 176/SK/DIR/2023 tanggal 23 Oktober 2023 tentang Struktur dan Piagam
      Credit Committee mengatur tentang struktur, keanggotaan, dan status hak suara CC yaitu sebagai berikut:

      Struktur, Keanggotaan Corporate CC, dan Status Hak Suara Corporate CC

                   Posisi di Komite                                              Diisi Oleh                                 Status Hak Suara1)

       Ketua (merangkap Anggota tetap)                  Credit Risk & Legal Director                                  Mempunyai hak suara


       Anggota tetap                                    •     President Director
                                                        •     Deputy President Director 1)
                                                        •     Corporate Banking & Treasury Director
                                                        •     Executive Vice President yang membidangi Credit
                                                              Risk Analysis Group
                                                        •     Executive Vice President yang membidangi
                                                              Corporate Finance Group 2)
                                                        •     Executive Vice President yang membidangi
                                                              Treasury Division-International Banking Division 2)
                                                        •     Head of Corporate Finance Group 2)                      Tidak mempunyai hak suara
                                                        •     Head of International Banking Division 2)
       Anggota tidak tetap                              Direktur lainnya yang memiliki wewenang memutus               Mempunyai hak suara
                                                        kredit
       Sekretaris (merangkap Anggota                    Head of Credit Risk Analysis Group                            Tidak mempunyai hak suara
       tetap)
       Keterangan:
       1)  Pengambilan keputusan melalui rapat dilakukan dengan mekanisme voting.
       2) Sesuai topik yang dibahas.


      Struktur, Keanggotaan Commercial CC, dan Status Hak Suara Commercial CC

                 Posisi di Komite                                                 Diisi Oleh                                   Status Hak Suara1)

       Ketua 2) (merangkap Anggota                  Head of Credit Risk Analysis Group, berdasarkan kesesuaian Mempunyai hak suara
       Tetap)                                       dengan eksposur kredit komersial yang ditangani
       Anggota tetap                                •       Commercial & SME Banking Director
                                                    •       Credit Risk & Legal Director
                                                    •       Executive Vice President yang membidangi Credit Risk
                                                            Analysis Group
                                                    •       Head of Regional Office
       Sekretaris (merangkap Anggota                Credit Adviser                                                         Tidak mempunyai hak
       tetap)                                                                                                              suara
       Keterangan:
       1)  Pengambilan keputusan melalui rapat dilakukan dengan mekanisme voting.
       2) Pelaksanaan tugas Ketua dapat bergantian di antara Kepala Grup berdasarkan kesesuaian dengan eksposur kredit komersial yang ditangani.

 2. Fungsi Pokok, Wewenang, Tugas, dan Tanggung Jawab CC
      Fungsi Pokok CC
      Beberapa fungsi pokok CC adalah sebagai berikut:
      • Memberikan pengarahan apabila perlu melakukan analisis kredit yang lebih mendalam dan komprehensif.
      • Memberikan keputusan atau rekomendasi atas rancangan keputusan kredit yang diajukan oleh pemberi
         rekomendasi/pengusul yang terkait dengan:
         » Debitur-debitur besar.

352     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 355
    » Industri yang spesifik.                                           mengenai kebutuhan rapat CC.
    » Permintaan khusus dari Direksi.                             3. Rapat CC
•   Membahas permohonan kredit yang merupakan                        Ketentuan tentang penyelenggaraan rapat CC
    keputusan Direksi yang perlu meminta                             adalah sebagai berikut:
    persetujuan Dewan Komisaris dan risalah                          • Rapat CC dilaksanakan sesuai kebutuhan, paling
    rapatnya dilampirkan pada saat meminta                              sedikit 6 (enam) kali dalam 1 (satu) tahun.
    persetujuan kepada Dewan Komisaris                               • Rapat CC dapat dilaksanakan dan dinyatakan
    (pengecualian untuk perpanjangan kredit).                           sah apabila dihadiri sekurang-kurangnya oleh 3
•   Melakukan koordinasi dengan Asset Liability                         (tiga) anggota yang memiliki hak suara dari sisi
    Committee (ALCO) dalam hal aspek pendanaan                          bisnis dan analisa risiko kredit.
    kredit dan penyesuaian suku bunga kredit                         • Rapat CC dapat dilaksanakan melalui media
    korporasi.                                                          teleconference.
                                                                     • Rapat CC wajib dihadiri oleh Pemantau CC.
Wewenang CC                                                          • Rapat Commercial CC dapat dilakukan baik
CC memiliki wewenang untuk memberikan                                   di kantor pusat maupun di kantor wilayah
keputusan atau merekomendasikan rancangan                               setempat.
keputusan kredit yang mengacu pada ketentuan                         • Setiap penyelenggaraan rapat CC harus
yang mengatur tentang wewenang memutus                                  dituangkan dalam risalah rapat.
kredit korporasi dan kredit komersial, sebagaimana
tertuang dalam Panduan Kerja Digital (PAKAR).                     4. Pengambilan Keputusan
Lingkup wewenang yang dimiliki CC adalah sebagai                     Ketentuan tentang pengambilan keputusan oleh
berikut:                                                             CC adalah sebagai berikut:
Dari segi besarnya kewenangan:                                       • Pengambilan keputusan kredit dapat dilakukan
    CC berwenang memutus kredit sesuai dengan                           melalui persetujuan atas rancangan keputusan
    besarnya wewenang maksimal yang ditetapkan                          yang diedarkan secara tertulis atau konfirmasi
    untuk masing-masing jenis CC.                                       persetujuan melalui surat elektronik (circular
• Dari segi objek keputusan kredit:                                     memo) kepada anggota CC atau melalui rapat
    » Memberikan keputusan kredit untuk kategori                        CC yang sah. Jika rancangan keputusan yang
        korporasi dan komersial di atas nilai tertentu.                 diedarkan tidak disetujui oleh salah satu anggota
    » Memberikan keputusan atas usulan fasilitas                        CC, maka sesegera mungkin Sekretaris CC
        kredit.                                                         menjadwalkan kembali rapat CC.
    » Menetapkan rencana pengambilalihan/                            • Untuk Corporate CC, apabila keputusan kredit
        p e m b e l i a n k r e d i t b a i k ya n g t e l a h          yang diambil dalam rapat CC belum memenuhi
        direstrukturisasi maupun yang belum                             ketentuan mengenai wewenang Direksi dalam
        direstrukturisasi dari lembaga keuangan lain.                   memutus kredit, maka rancangan keputusan
                                                                        kredit diedarkan untuk dimintakan persetujuan
Tugas Pokok Anggota CC                                                  Direktur lain dan/atau Dewan Komisaris.
Beberapa tugas anggota CC adalah sebagai berikut:                    • Pemantau dan narasumber tidak mempunyai
• Memberikan arahan jika perlu diadakan analisis                        hak suara dalam pengambilan keputusan kredit.
   kredit yang lebih komprehensif, berhubung
   informasi yang disajikan belum mencukupi untuk                 5. Frekuensi Rapat CC Selama Tahun 2025
   digunakan dalam pengambilan keputusan.                            Sepanjang tahun 2025, rapat Corporate CC
• Memberikan pertimbangan terhadap rancangan                         dilaksanakan sebanyak 24 kali dan rapat Commercial
   keputusan kredit yang diajukan oleh pihak                         CC dilaksanakan sebanyak 6 kali. Pelaksanaan
   pemberi rekomendasi/pengusul.                                     rapat dan tingkat kehadiran Corporate CC dan
• Memutuskan kredit berdasarkan kemahiran                            Commercial CC adalah sebagai berikut:
   profesional secara jujur, objektif, cermat, dan
   seksama.
• Memberikan masukan kepada Sekretaris CC

Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Anggota Corporate CC Selama Tahun 2025
                                 Jabatan                                 Jumlah Rapat        Kehadiran         Persentase

President Director (Jahja Setiaatmadja)      a)
                                                                                8                 7                88%
President Director (Gregory Hendra Lembong) 2) b)                              24                20                83%
Deputy President Director 1 (John Kosasih) 2) c)                               24                 12               50%
Credit Risk & Legal Director (Subur Tan) 1)                                    24                 22               92%
Corporate Banking & Treasury Director (Rudy Susanto)         2)
                                                                               24                 22               92%
Compliance & Human Capital Mgmt. Director atau pejabat                         24                24               100%
penggantinya (Lianawaty Suwono) 4)
Consumer Banking Director (Haryanto T. Budiman) 3)                             24                 1                 4%


                                                                      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk    353
Page 356
      T a t a    K e l o l a   P e r u s a h a a n




                                            Jabatan                                          Jumlah Rapat              Kehadiran         Persentase

       Branch & Network Director (Frengky Chandra Kusuma) 3)                                        24                     7                   29%
       Finance & Corporate Planning Director (Vera Eve Lim)             3)
                                                                                                     24                   9                    38%
       Executive Vice President yang membidangi Credit Risk Analysis                                24                    23                   96%
       Group
       Executive Vice President yang membidangi Corporate Finance                                   24                    20                   83%
       Group 2) 5)
       Executive Vice President yang membidangi Treasury Division-                                   -                     -                    -
       International Banking Division 2)
       Head of Credit Risk Analysis Group 2)                                                        24                    24                   100%
       Head of Corporate Finance Group 2)                                                           24                    24                   100%
       Head of International Banking Division         2) 5)
                                                                                                     -                     -                    -
       Head of Compliance Division atau Pejabat Penggantinya 4)                                     24                    24                   100%
       Keterangan:
       1)  Ketua (Merangkap Anggota Tetap).
       2) Anggota Tetap.
       3) Anggota Tidak Tetap.
       4) Pemantau.
       5) Sesuai topik yang dibahas.

       a)    Menjabat sebagai Presiden Direktur hingga 1 Juni 2025.
       b)    Efektif menjabat sebagai Presiden Direktur sejak 1 Juni 2025, sebelumnya menjabat sebagai Deputy President Director 1.
       c)    Efektif menjabat sebagai Deputy President Director 1 sejak 1 Juni 2025, sebelumnya menjabat sebagai Commercial & SME Director.


      Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Anggota Commercial CC Selama Tahun 2025

                                       Jabatan                                   Jumlah Rapat                Kehadiran                 Persentase

       Credit Risk & Legal Director (Subur Tan) 2)                                       6                         6                      100%
       Deputy President Director 1 (John Kosasih)             2)
                                                                                         6                         6                      100%
       Executive Vice President yang membidangi Credit Risk                              6                         6                      100%
       Analysis Group 2)
       Head of Credit Risk Analysis Group 1)                                             6                         6                      100%
       Head of Regional Office 2)                                                        6                         6                      100%
       Head of Compliance         3)
                                                                                         6                         4                          66%
       Credit Adviser 2)                                                                 6                         6                      100%
       Keterangan:
       1)  Ketua (Merangkap Anggota Tetap)
       2) Anggota Tetap
       3) Pemantau




      Pelaksanaan rapat Corporate CC sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut:


           No.                         Tanggal                                                            Agenda

       1         14 Januari 2025                                   Dalam rapat-rapat tersebut memberikan keputusan atau rekomendasi
                                                                   atas rancangan keputusan kredit korporasi yang diajukan oleh pemberi
       2         4 Februari 2025
                                                                   rekomendasi/pengusul.
       3         27 Februari 2025
       4         18 Maret 2025
       5         15 April 2025
       6         24 April 2025
       7         6 Mei 2025
       8         20 Mei 2025
       9         12 Juni 2025
       10        3 Juli 2025
       11        22 Juli 2025
       12        5 Agustus 2025
       13        26 Agustus 2025
       14        9 September 2025
       15        16 September 2025
       16        8 Oktober 2025
       17        14 Oktober 2025



354        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 357
          No.                     Tanggal                                          Agenda

      18        16 Oktober 2025
      19        6 November 2025
      20        11 November 2025
      21        18 November 2025
      22        25 November 2025
      23        27 November 2025
      24        9 Desember 2025


     Pelaksanaan rapat Commercial CC sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut:


       No.                       Tanggal                                          Agenda

      1         6 Februari 205                   Dalam rapat-rapat tersebut memberikan keputusan atau rekomendasi
                                                 atas rancangan keputusan kredit komersial yang diajukan oleh pemberi
      2         25 Maret 2025
                                                 rekomendasi/pengusul.
      3         5 Mei 2025
      4         27 Agustus 2025
      5         24 September 2025
      6         19 November 2025



 6. Pelaporan Pertanggungjawaban                                Pedoman/Piagam (Charter)
     Pertanggungjawaban CC dapat dituangkan dalam               ITSC melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya
     risalah rapat CC, memorandum keputusan yang                dengan berpedoman pada Surat Keputusan Direksi No.
     diedarkan, dan laporan berkala CC.                         131/SKe/DIR/2025 tanggal 16 Juli 2025 perihal Piagam
                                                                Information Technology Steering Committee (ITSC)
 7. Realisasi Program Kerja Tahun 2025                          dan Kebijakan Dasar Manajemen Risiko Penggunaan
     Sepanjang tahun 2025, CC telah memberikan                  Teknologi Informasi.
     keputusan atau rekomendasi atas pemberian
     kredit (baru, tambahan, penurunan dan/atau                 Cakupan yang diatur dalam Piagam ITSC sudah
     perpanjangan, dan restrukturisasi kredit umum)             memenuhi Pasal 75 ayat (2) POJK Penerapan Tata Kelola
     sesuai limit kewenangan, termasuk penetapan/               bagi Bank Umum antara lain:
     perubahan struktur kredit.                                 • Misi, Fungsi Pokok, dan Wewenang.
                                                                • Kedudukan, Struktur, dan Keanggotaan.
 8. Rencana Kerja CC Tahun 2026                                 • Rapat ITSC, Pengambilan Keputusan, dan Pelaporan.
     CC telah menetapkan rencana kerja untuk tahun              • Mekanisme Evaluasi Kinerja dan Review Piagam.
     2026 yaitu merekomendasikan dan/atau memutus
     pemberian kredit (baru, tambahan, penurunan dan/           Piagam ITSC secara berkala akan dievaluasi untuk
     atau perpanjangan, dan restrukturisasi) sesuai limit       disesuaikan dengan peraturan dan/atau perkembangan
     kewenangan, termasuk penetapan/perubahan                   yang berlaku minimal 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) tahun.
     struktur kredit.
                                                               1. Struktur, Keanggotaan ITSC, dan Status
VI. Information Technology                                        Hak Suara
    Steering Committee                                              Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 131/SK/
  Information Technology Steering Committee (ITSC)                  DIR/2025 tanggal 16 Juli 2025 perihal Piagam
  dibentuk untuk memastikan penerapan sistem teknologi              Information Technology Steering Committee
  informasi (TI) sejalan dengan rencana strategis BCA               (ITSC) dan Surat Keputusan Dewan Komisaris No.
  serta meningkatkan keunggulan bersaing BCA melalui                069/SK/KOM/2025 tanggal 27 Mei 2025 perihal
  pemanfaatan teknologi informasi yang tepat guna. ITSC             Pembidangan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
  ditetapkan oleh BCA berdasarkan Surat Keputusan                   serta Kerangka Induk Organisasi PT Bank Central
  Direksi No. 131/SK/DIR/2025 tanggal 16 Juli 2025 perihal          Asia Tbk, struktur, keanggotaan, dan status hak
  Piagam Information Technology Steering Committee                  suara ITSC adalah sebagai berikut:
  (ITSC).




                                                                      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   355
Page 358
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




          Posisi di Komite                                                  Diisi Oleh                                   Status Hak Suara

  Ketua (merangkap Anggota)             Direktur yang membawahkan fungsi Strategic Information                        Mempunyai hak suara
                                        Technology
  Sekretaris                            Head of IT Management Office                                                  Tanpa hak suara
  Anggota                               •   Direktur yang membawahkan fungsi Risk Management                          Mempunyai hak suara
                                        •   Direktur yang membawahkan Regional & Branch Banking
                                            Management
                                        •   Executive Vice President Strategic Information Technology Group
                                            (EVP TI)
                                        •   Head of Risk Management Division
                                        •   Head of Compliance Division
                                        •   Executive Vice President Operation Strategy & Development
                                            Group (POL)
                                        •   Kepala Unit Kerja Pengguna Utama TI 1)
                                        •   Head of Internal Audit                                                    Tanpa hak suara
  Keterangan:
  1)  Keikutsertaan dalam rapat tergantung pada topik rapat yang relevan dengan unit kerja bersangkutan.




 2. Fungsi Pokok, Wewenang, Tugas, dan                                                  •   Pemantauan atas kinerja TI dan upaya
    Tanggung Jawab ITSC                                                                     peningkatan kinerja TI.
      Fungsi Pokok ITSC                                                                 •   Upaya penyelesaian berbagai masalah terkait TI
      ITSC memiliki beberapa fungsi pokok sebagai                                           yang tidak dapat diselesaikan oleh satuan kerja
      berikut:                                                                              pengguna dan penyelenggara TI secara efektif,
      • Melakukan review dan merekomendasikan                                               efisien, dan tepat waktu.
         rencana strategis TI yang sejalan dengan                                       •   Kecukupan dan alokasi sumber daya terkait TI
         rencana korporasi BCA.                                                             yang dimiliki BCA.
      • Melakukan evaluasi secara berkala atas kinerja
         TI beserta upaya peningkatan kinerjanya dalam                            3. Rapat ITSC
         mendukung kegiatan usaha BCA.                                                  Ketentuan mengenai pelaksanaan rapat ITSC adalah
      • Memastikan efektivitas biaya investasi TI agar                                  sebagai berikut:
         memberikan nilai tambah kepada perusahaan.                                     • Rapat ITSC dilaksanakan sesuai kebutuhan BCA,
                                                                                           paling sedikit 4 (empat) kali dalam 1 (satu) tahun.
      Wewenang ITSC                                                                     • Rapat ITSC hanya dapat dilaksanakan apabila
      ITSC memiliki beberapa wewenang sebagai berikut:                                     dihadiri oleh sedikitnya 2/3 (dua per tiga) dari
      • Memberikan rekomendasi kepada Direksi atas                                         jumlah anggota ITSC hadir dalam rapat dan
         rencana strategis TI agar searah dengan rencana                                   mempunyai hak suara.
         korporasi BCA.                                                                 • Rapat yang dihadiri secara non fisik dilakukan
      • Memberikan rekomendasi langkah-langkah                                             melalui media telekonferensi, video konferensi,
         strategis untuk meminimalkan risiko atas                                          atau sarana media elektronik lainnya yang harus
         investasi BCA pada sektor TI.                                                     memungkinkan semua peserta rapat ITSC saling
      • Memberikan rekomendasi kelayakan investasi                                         melihat dan/atau mendengar secara langsung
         pada sektor TI yang dapat memberikan                                              serta berpartisipasi dalam rapat.
         kontribusi terhadap tercapainya tujuan bisnis
         bank.                                                                    4. Pengambilan Keputusan
      • Memberikan rekomendasi atas perumusan                                           Ketentuan terkait pengambilan keputusan oleh ITSC
         kebijakan, standar, dan prosedur TI yang utama.                                adalah sebagai berikut:
                                                                                        • Pengambilan keputusan dalam kaitan
      Tugas dan Tanggung Jawab ITSC                                                        penggunaan wewenang ITSC hanya diambil
      ITSC bertanggung jawab memberikan rekomendasi                                        melalui keputusan rapat ITSC yang sah.
      antara lain terkait:                                                              • Keputusan rapat ITSC yang sah dan mengikat
      • Rencana strategis TI yang sejalan dengan                                           apabila disetujui oleh sedikitnya ½ (setengah)
         rencana korporasi BCA.                                                            jumlah anggota yang hadir dan memiliki hak
      • Kebijakan, standar, dan prosedur TI.                                               suara ditambah 1 (satu) suara.
      • Kesesuaian antara rencana pengembangan TI
         dan rencana strategis TI.                                                5. Frekuensi Rapat ITSC Selama Tahun 2025
      • Kesesuaian antara pelaksanaan pengembangan                                      Sampai dengan 31 Desember 2025, ITSC telah
         TI dan rencana pengembangan TI.                                                mengadakan rapat sebanyak 4 kali dengan rincian
      • Evaluasi atas efektivitas biaya TI terhadap                                     sebagai berikut:
         pencapaian manfaat yang direncanakan.




356     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 359
                                    Jabatan                                Jumlah Rapat          Kehadiran          Persentase

   Direktur yang membawahkan fungsi Strategic Information                         4                   4                100%
   Technology (Santoso)
   Direktur yang membawahkan fungsi Risk Management (Antonius                     4                   4                100%
   Widodo Mulyono)
   Direktur yang membawahkan Regional & Branch Banking                            4                   4                100%
   Management (Frengky Chandra Kusuma)
   Executive Vice President Strategic Information Technology Group                4                   4                100%
   (EVP TI)
   Head of Risk Management Division                                               4                   4                100%
   Head of Compliance Division                                                    4                   4                100%
   Executive Vice President Operation Strategy & Development                      4                  32)                75%
   Group (POL)
   Kepala Unit Kerja Pengguna Utama TI 1)                                         4                   4                100%
   Keterangan:
   1)  Tanpa Hak Suara
   2) Hadir, diwakilkan 1 kali

   Pelaksanaan rapat ITSC sampai dengan Desember 2025 adalah sebagai berikut:

    No.                   Tanggal                                                     Agenda

   1      21 April 2025                       1. Tindak Lanjut Arahan Komite
                                              2. GSIT Performance Update
                                              3. Update BCA Data Center
   2      22 Juli 2025                        1.   Tindak Lanjut Arahan Komite
                                              2.   Fraud Mitigation
                                              3.   GSIT Performance Update
                                              4.   Strategic Project Update
   3      3 November 2025                     1. Strategic Project Update
                                              2. GSIT Performance Update
                                              3. Tindak Lanjut Arah Komite
   4      10 Desember 2025                    1. Cyber Range Exercise 2025
                                              2. GSIT Performance Update
                                              3. Tabletop Exercise 2025

6. Pelaporan Pertanggungjawaban                                        •     Mengevaluasi dan mengawasi:
   Laporan pertanggungjawaban/realisasi kerja                                a) Pelaksanaan proyek strategis TI yang selaras
   ITSC dapat disampaikan melalui risalah rapat ITSC                            dengan strategic corporate objective BCA serta
   dengan ketentuan sebagai berikut:                                            arah bisnis BCA.
   • Kehadiran anggota ITSC dalam rapat memenuhi                             b) Pelaksanaan kepatuhan terhadap aturan regulator.
      kuorum kehadiran rapat.                                                c) Pelaksanaan Cyber Range Exercise 2025
   • Hasil rapat ITSC wajib dituangkan dalam risalah                         d) Pelaksanaan Tabletop Exercise 2025
      rapat dan didokumentasikan dengan baik.                          •     Melakukan pengkajian dan pemantauan :
   • Risalah rapat dibuat oleh Sekretaris ITSC dan                           a) Realisasi dan Proyeksi Budget TI tahun 2025.
      ditandatangani oleh Ketua ITSC.                                        b) Laporan availability layanan TI tahun 2025.
                                                                             c) Update serangan siber dan mitigasi yang
7. Realisasi Program Kerja Tahun 2025                                           dilakukan tahun 2025.
   Sampai dengan 31 Desember 2025, ITSC telah
   merealisasikan program kerja antara lain:                      8. Rencana Kerja ITSC 2026
   • Mengevaluasi dan mengawasi inisiatif TI yang                      ITSC telah menetapkan rencana kerja untuk tahun 2026
     dilaksanakan untuk mendukung delivery proyek-                     sebagai berikut:
     proyek strategis TI, sebagai berikut:                             a. Meninjau ulang rencana strategis TI agar sejalan
     a) Update data center baru, untuk menunjang                          dengan rencana strategis kegiatan usaha BCA.
         kebutuhan infrastruktur TI BCA dalam jangka                   b. Meninjau ulang efektivitas langkah-langkah strategis
         panjang, mencakup strategi migrasi ke data                       untuk meminimalkan risiko atas investasi BCA pada
         center baru, serta aspek-aspek baru yang                         sektor TI.
         berdampak positif pada availability layanan                   c. Meninjau ulang kelayakan investasi pada sektor
         BCA.                                                             TI yang dapat memberikan kontribusi terhadap
     b) Progres proyek strategis seperti: myBCA                           tercapainya tujuan bisnis BCA.
         Bisnis, Generative AI, Fraud Mitigation,                      d. Meninjau sistem keamanan TI secara berkelanjutan
         Private Cloud dan lainnya.                                       untuk menjamin sistem selalu diperbarui dengan
                                                                          standar keamanan terkini demi menjaga
                                                                          keandalannya.


                                                                           Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk    357
Page 360
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




VII. Komite Pertimbangan Kasus Kepegawaian
  Komite Pertimbangan Kasus Kepegawaian (KPKK) dibentuk oleh dan bertanggung jawab kepada Direksi berdasarkan
  Surat Keputusan Direksi No. 145/SK/DIR/2021 tanggal 28 Juli 2021 perihal Piagam Komite Pertimbangan Kasus
  Kepegawaian (KPKK). Pembentukan KPKK bertujuan untuk memberikan rekomendasi yang independen kepada
  Direksi mengenai penyelesaian kasus yang memenuhi prinsip keadilan dan kesetaraan melalui penelaahan atas
  kasus pelanggaran dan/atau kejahatan yang dilakukan pekerja.

  Pedoman KPKK
  Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, KPKK berpedoman pada Surat Keputusan
  No. 145/SK/DIR/2021 tanggal 28 Juli 2021 perihal Piagam Komite Pertimbangan Kasus Kepegawaian.

 1. Struktur, Keanggotaan KPKK, dan Status Hak Suara
      Struktur, keanggotaan, serta status hak suara KPKK diatur dalam Piagam KPKK, adalah sebagai berikut:


        Posisi di Komite                                     Diisi Oleh                                 Status Hak Suara

   Ketua (merangkap                 Head of Human Capital Management Division                   Mempunyai hak suara
   Anggota Tetap)
   Anggota Tetap                    •   Head of Internal Audit Division
                                    •   Head of Legal Group
                                    •   Head of Operation Strategy & Development Division
   Anggota Tidak Tetap              Head of Branch Network Management
   Sekretaris                       Head of Branch Office & Regional Office Audit Subdivision   Tanpa hak suara


 2. Fungsi Pokok, Wewenang, Tugas, dan                                       •   Pengenaan sanksi.
    Tanggung Jawab KPKK                                                      •   Pembenahan sistem dan prosedur operasional.
      Fungsi Pokok KPKK                                                      •   Pemrosesan kasus secara hukum.
      KPKK memiliki beberapa fungsi pokok sebagai
      berikut:                                                               Dalam hal anggota komite berhalangan, kehadirannya
      • Menelaah kasus tindak pelanggaran dan/atau                           dapat diwakili oleh pejabat lain (satu level jabatan
         kejahatan oleh pekerja yang memerlukan                              di bawah anggota) yang ditunjuk berdasarkan Surat
         keputusan Direksi untuk tindak lanjut                               Penunjukan oleh anggota.
         penyelesaiannya.
      • Memberikan pertimbangan kepada Direksi                            3. Rapat KPKK
         dalam menentukan tindak lanjut penyelesaian                         Beberapa ketentuan mengenai pelaksanaan rapat
         atas kasus pelanggaran dan/atau kejahatan                           KPKK adalah sebagai berikut:
         tersebut, yang meliputi pengenaan sanksi,                           • Rapat KPKK dilaksanakan sesuai keperluan.
         pembenahan sistem dan prosedur operasional,                         • Hak suara dimiliki oleh anggota.
         serta pemrosesan kasus secara hukum jika                            • Pelaksanaan rapat KPKK dianggap sah apabila
         diperlukan.                                                            dihadiri oleh sedikitnya 2/3 jumlah Anggota Tetap.
      • Menelaah secara berkala penyelesaian
         kasus pelanggaran dan/atau kejahatan yang                        4. Pengambilan Keputusan
         diputuskan oleh Kepala Kantor Cabang Utama,                         Beberapa ketentuan terkait keputusan dan
         Kepala Kantor Wilayah, dan Kepala Divisi/                           pengambilan keputusan rapat oleh KPKK adalah
         pejabat setara unit kerja kantor pusat.                             sebagai berikut:
      • Memberikan saran dan pengarahan ( jika                               • Pengambilan keputusan dalam kaitan penggunaan
         diperlukan) kepada kantor cabang, wilayah, dan                         wewenang KPKK hanya diambil melalui keputusan
         divisi/unit kerja kantor pusat dalam menangani                         rapat KPKK yang sah.
         kasus pelanggaran dan/atau kejahatan.                               • Keputusan rapat KPKK dapat berupa:
                                                                                » Satu rekomendasi kepada Direksi yang
      Wewenang KPKK                                                                disepakati bersama oleh segenap anggota;
      KPKK memiliki wewenang untuk memberikan usulan/                              atau
      rekomendasi kepada Direksi tentang penyelesaian                           » Lebih dari satu rekomendasi (apabila tidak
      kasus pelanggaran dan/atau kejahatan yang                                    dicapai kesepakatan bersama).
      dilakukan oleh pekerja.
                                                                          5. Frekuensi Rapat KPKK Selama Tahun
      Tugas dan Tanggung Jawab KPKK                                          2025
      Tugas pokok anggota KPKK yang memiliki hak suara                       Sampai dengan 31 Desember 2025, KPKK telah
      adalah memberikan masukan berupa informasi, analisa,                   mengadakan rapat sebanyak 15 kali dengan rincian
      dan pertimbangan pada rapat untuk membuat usulan/                      tanggal dan kehadiran anggota KPKK sebagai
      rekomendasi KPKK mengenai:                                             berikut:

358     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 361
                                    Jabatan                           Jumlah Rapat         Kehadiran          Persentase

   Head of Human Capital Management Division                                15                 15                100%
   Head of Internal Audit Division   1)
                                                                            15                 15                100%
   Head of Legal Group1)                                                    15                 13                 87%
   Head of Operation Strategy & Development Division1)                      15                 10                 67%
   Head of Branch Network Management2)                                      15                 13                 87%
   Keterangan:
   1)  Anggota Tetap.
   2) Anggota Tidak Tetap.




   Pelaksanaan rapat KPKK sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut:


    No.                   Tanggal                                                Agenda

   1.      14 Januari 2025                    Pemberian rekomendasi/usulan kepada Direksi terkait pemberian sanksi
                                              kepada karyawan atas beberapa kasus pelanggaran yang pemberian
   2.      20 Januari 2025
                                              sanksinya memerlukan keputusan Direksi (kewenangan Direksi).
   3.      17 Februari 2025
   4.      19 Maret 2025
   5.      14 April 2025
   6.      28 April 2025
   7.      21 Mei 2025
   8.      18 Juni 2025
   9.      14 Juli 2025
   10.     29 Juli 2025
   11.     1 September 2025
   12.     15 September 2025
   13.     13 Oktober 2025
   14.     12 November 2025
   15.     3 Desember 2025

6. Pelaporan Pertanggungjawaban
   Laporan pertanggungjawaban realisasi kerja KPKK dapat disampaikan melalui:
   • Risalah rapat rutin KPKK.
   • Risalah rapat khusus KPKK yang diadakan untuk membahas hal tertentu.

7. Realisasi Program Kerja Tahun 2025
   KPKK telah merealisasikan program kerja yang mencakup pemberian masukan berupa informasi, analisis, dan
   pertimbangan untuk membuat rekomendasi kepada Direksi atas beberapa kasus tindak pelanggaran yang
   dilakukan oleh pekerja yang memerlukan keputusan Direksi untuk tindak lanjut penyelesaiannya berupa pengenaan
   sanksi dan/atau pembenahan sistem dan prosedur operasional dan/atau pemrosesan kasus secara hukum.

8. Rencana Kerja KPKK Tahun 2026
   KPKK akan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya untuk memberikan masukan berupa informasi, analisa,
   dan pertimbangan pada rapat untuk membuat usulan/rekomendasi terkait kasus kepegawaian yang terjadi di
   tahun 2026.




                                                                     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk    359
Page 362
       T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




SEKRETARIS PERUSAHAAN

Sekretaris Perusahaan BCA menjalankan tugas dan tanggung jawab antara lain:
1. Memelihara citra positif dan melindungi kepentingan BCA;
2. Memastikan bahwa BCA telah menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik;
3. Membangun hubungan yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan;
4. Mendukung penyelenggaraan usaha BCA oleh manajemen;
5. Menjalankan tugas kesekretariatan; serta
6. Memastikan kepatuhan BCA terhadap seluruh regulasi yang berlaku.

Struktur dan Kedudukan Sekretaris Perusahaan
1 Januari – 31 Mei 2025
Dalam periode 1 Januari 2025 - 31 Mei 2025, fungsi dan peran Sekretaris Perusahaan BCA dijalankan oleh Executive
Vice President (EVP) yang membawahi Grup Riset Ekonomi dan Industri, Grup Environment Sustainability Governance
(ESG), Grup Investor Relations (IVR), Grup Accounting (ACT), dan Grup Tax (TAX) berdasarkan Surat Keputusan Direksi
No.149/SK/DIR/2022 tanggal 27 September 2022. Sekretaris Perusahaan bertanggung jawab langsung kepada Direktur
Perencanaan dan Keuangan.

Gambar 1: Posisi Sekretaris Perusahaan pada struktur organisasi


                                                              RUPS


                                                             DIREKSI



                                                                            CFO OFFICE




                                                                               DIREKTUR KEUANGAN
    DIREKTUR LAINNYA
                                                                                 & PERENCANAAN




                                                                            EXECUTIVE VICE PRESIDENT
                                                                            (SEKRETARIS PERUSAHAAN)




                                           DIVISI                      GROUP
                   UNIT KERJA                        RISET EKONOMI                    GROUP
   KANTOR                               CORPORATE                   ENVIRONMENT                   GROUP
                  KANTOR PUSAT                         PERBANKAN                    INVESTOR                 GROUP TAX
   WILAYAH                              STRATEGY &                 SUSTAINABILITY               ACCOUNTING
                    LAINNYA                           DAN INDUSTRI                  RELATIONS
                                         PLANNING                   GOVERNANCE



1 Juni - 31 Desember 2025
Per 1 Juni 2025 terdapat perubahan struktur organisasi dimana , fungsi dan peran Sekretaris Perusahaan BCA dijalankan
oleh Head of Corporate Secretary – Investor Relations & ESG Division yang membawahi Subdivisi Investor Relation dan
Subdivisi Environmental, Social & Governance, berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.092/SK/DIR/2025 tanggal 15
Mei 2025. Sekretaris Perusahaan bertanggung jawab langsung kepada Direktur Perencanaan dan Keuangan.




360      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 363
Gambar 2: Posisi Sekretaris Perusahaan pada struktur organisasi

                             Gambar 1: Posisi CVG Division pada struktur organisasi BCA

                                      GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS


                                                    BOARD OF DIRECTORS



                                                                               CFO OFFICE




                                                                                 FINANCE & CORPORATE
         OTHER DIRECTORS
                                                                                  PLANNING DIRECTOR




                                                                                               CORPORATE
                                                CORPORATE                ECONOMIC              SECRETARY
REGIONAL OFFICE                                                                                                          TAX &
                        OTHER UNITS             STRATEGY &               & INDUSTRY            – INVESTOR
 MANAGEMENT                                                                                                           ACCOUNTING
                                                 PLANNING                RESEARCH            RELATIONS & ESG
                                                                                                DIVISION


Dasar Hukum dan Profil Sekretaris Perusahaan
1 Januari – 31 Mei 2025
Sekretaris Perusahaan BCA dijabat oleh Raymon Yonarto sejak 1 September 2019-31 Mei 2025, berdasarkan Surat
Keputusan No. 2271/SK/HCM-KP/A/2019 tanggal 1 September 2019. Pengangkatan tersebut juga telah dilaporkan
kepada OJK melalui Surat No. 489/DIR/2019 tanggal 3 September 2019 sebagai pemenuhan atas POJK No. 35/
POJK.04/2014 dan dilakukan keterbukaan informasi kepada publik melalui e-reporting OJK, IDX, dan situs web BCA
pada tanggal yang sama.

1 Juni - 31 Desember 2025
I Ketut Alam Wangsawijaya menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan BCA sejak 1 Juni 2025 hingga saat ini. Pengangkatan
tersebut juga telah dilaporkan kepada OJK melalui Surat No.0700/DIR/2025 tanggal 28 Mei 2025 sebagai pemenuhan
atas POJK No. 35/POJK.04/2014 dan dilakukan keterbukaan informasi kepada publik melalui e-reporting OJK, IDX,
dan situs web BCA pada tanggal yang sama.

Profil, jabatan, dasar hukum penunjukan, pengalaman kerja, dan riwayat pendidikan Sekretaris Perusahaan BCA dapat
dilihat pada Profil Perusahaan halaman 61 Laporan Tahunan ini.

Program Pengembangan Kompetensi dan Pelatihan
Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas, Sekretaris Perusahaan telah mengikuti beberapa program pengembangan
kompetensi dan pelatihan baik secara online maupun offline sepanjang tahun 2025, antara lain sebagai berikut:

Raymon Yonarto

 No     Program Pelatihan/Workshop                       Penyelenggara                    Tanggal                    Lokasi

  1   Asia Forum 2025                        Jefferies                             18-19 Maret             Hong Kong, Hong Kong
  2   Mergers and Acquisitions               The University of Chicago Booth       31 Maret - 4 April      Chicago, Amerika Serikat
I Ketut Alam Wangsawijaya
  1   BofA ASEAN Financials Forum 2025       BofA Securities                       24 Juni                 Virtual
  2   Citi's 2025 ASEAN C-Suite              Citigroup Securities                  27-28 Agustus           Singapura, Singapura
      Corporate Day
  3   J.P. Morgan Indonesia Forum            J.P. Morgan                           3 September             Jakarta, Indonesia
  4   The 3rd OJK International Research     OJK                                   6-7 Oktober             Yogyakarta, Indonesia
      Forum (IRF) 2025
  5   CGSI 4th Regional Financials Virtual   CGSI                                  2-3 Desember            Virtual
      Conference 2025
  6   Strategic Thinking for Leader          BTS (Bisnis Transformasi Solusi       8-9 Desember            Bogor, Indonesia
                                             Indonesia)


                                                                               Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk    361
Page 364
      T a t a    K e l o l a   P e r u s a h a a n




Fungsi Sekretaris Perusahaan                                                 d. Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi
Fungsi Sekretaris Perusahaan BCA mengacu pada Pasal 5                           dan/atau Dewan Komisaris; dan
POJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan                       e. Pelaksanaan program orientasi terhadap BCA bagi
Emiten atau Perusahaan Publik, Pedoman Tata Kelola BCA                          anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
dan Surat Keputusan Direksi No.092/SK/DIR/2025 tanggal                          baru.
15 Mei 2025, antara lain:                                               4.   Sebagai penghubung komunikasi yang baik antara
1. Mengikuti perkembangan pasar modal khususnya                              BCA dengan pihak internal maupun eksternal BCA
   peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang                       seperti pemegang saham BCA, OJK, dan pemangku
   pasar modal;                                                              kepentingan lainnya;
2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan                          5.   Menyediakan dan menatausahakan daftar khusus
   Komisaris untuk mematuhi ketentuan peraturan                              kepemilikan saham anggota Direksi dan Dewan
   perundang-undangan di bidang pasar modal;                                 Komisaris;
3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam                           6.   Menyediakan Daftar Pemegang Saham (DPS) per bulan
   pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi:                         dan DPS per recording date untuk aksi korporasi BCA;
   a. Keterbukaan informasi kepada masyarakat,                          7.   Bertanggung jawab dalam penyelenggaraan RUPS
       termasuk ketersediaan informasi pada situs web                        BCA dan aksi korporasi lainnya yang diselenggarakan
       BCA;                                                                  oleh BCA;
   b. Penyampaian laporan kepada OJK tepat waktu;                       8.   Membangun, mengelola citra perusahaan serta
   c. Penyelenggaraan dan dokumentasi RUPS;                                  bertanggung jawab atas fungsi hubungan investor,
                                                                             kesekretariatan perusahaan & GCG terintegrasi, serta
                                                                             keuangan berkelanjutan.

Pelaksanaan Tugas Sekretaris Perusahaan Pada Tahun 2025
Sepanjang tahun 2025, Sekretaris Perusahaan telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, antara lain sebagai
berikut:


No.             Perihal                                                        Keterangan

 1.   Implementasi                a.   Mengoordinasikan pembagian dividen final tahun buku 2024 dan dividen interim tahun buku
      ketentuan pasar                  2025.
      modal, bursa efek,          b.   Mengoordinasikan penyusunan Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan
      dan ketentuan               c.   Menyelenggarakan Black Out Period bagi Dewan Komisaris dan Direksi.
      lainnya                     d.   Menyelenggarakan Public Expose Live tanggal 11 September 2025.
                                  e.   Menyelenggarakan Analyst Meeting tahun 2025 antara lain:
                                       • Tanggal 23 Januari 2025 (posisi Triwulan IV - 2024).
                                       • Tanggal 23 April 2025 (posisi Triwulan I - 2025).
                                       • Tanggal 30 Juli 2025 (posisi Semester I -2025).
                                       • Tanggal 20 Oktober 2025 (posisi Triwulan III -2025).
                                  f.   Melakukan Self-Assessment Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Semester I dan Semester II
                                       tahun 2025.
                                  g.   Melakukan Self-Assessment Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi Semester I dan Semester II
                                       tahun 2025.
 2.   Mengikuti sosialisasi a.       Sosialisasi APOLO Laporan Insidental Perbankan.
      atau perkembangan b.           Sosialisasi POJK No. 9 Tahun 2025 tentang Dematerialisasi Efek Bersifat Ekuitas dan Pengelolaan
      ketentuan terbaru              Aset Yang Tidak Diklaim Di Pasar Modal.
      khususnya peraturan c.         Sosialisasi Pelaporan atas Implementasi POJK No. 4 Tahun 2024 dan SEOJK No. 10/
      yang berlaku di                SEOJK.04/2025 tentang Laporan Kepemilikan Atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham
      bidang pasar modal             Perusahaan Terbuka Dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka.
                            d.       Sosialisasi Laporan Insidental BU, BUS, UUS Confirmation.
                            e.       Sosialisasi POJK No. 45 Tahun 2024 tentang Pengembangan dan Penguatan Emiten dan
                                     Perusahaan Publik.
                                  f. Sosialisasi Rancangan POJK tentang Pelaporan Bank Umum melalui Sistem Pelaporan OJK.
                                  g. Sosialisasi POJK Transparansi dan Publikasi Laporan Bank.
                                  h. Sosialisasi SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
                                  i. Sosialisasi POJK No. 30 Tahun 2024 tentang Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan
 3.   Memberikan                  a.   Memberi masukan/mengkaji transaksi afiliasi BCA.
      masukan/opini untuk         b.   Memastikan pelaksanaan rapat dan pelatihan Anggota Dewan Komisaris dan Direksi.
      mematuhi peraturan          c.   Memberi masukan dan mengoordinasikan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB).
      perundang-                  d.   Menindaklanjuti pemenuhan kriteria ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS).
      undangan di bidang          e.   Melakukan review dan berkoordinasi dengan unit kerja terkait dalam penyusunan beberapa
      pasar modal                      kebijakan antara lain piagam Komite Dewan Komisaris, piagam Komite Direksi, kebijakan
                                       pengelolaan informasi website, kebijakan transaksi afiliasi, dan kebijakan Penyesuaian Prosedur
                                       Penyampaian Laporan Data Penjaminan Simpanan Berbasis Nasabah.




362     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 365
No.         Perihal                                                        Keterangan

4.    Menyempurnakan      a.      Menyelenggarakan mapping tata kelola terintegrasi dalam konglomerasi keuangan BCA setiap
      implementasi tata           semester di tahun 2025.
      kelola berdasarkan  b.      Melakukan focus group discussion dengan Perusahaan Anak setiap triwulan untuk membahas
      peraturan/ketentuan         implementasi terkait ESG antara lain cyber security dan data security, review pelaporan GCG
      hukum yang berlaku          dan update regulasi ESG di Indonesia terkait dengan LJK, dan penyelesaian sengketa pajak.
5.    Keterbukaan            a.   Melakukan review dan menyempurnakan situs web BCA bagian Tata Kelola, Hubungan Investor
      informasi kepada            dan Keberlanjutan secara berkala (dengan mempertimbangkan UU Pelindungan Data Pribadi).
      masyarakat,            b.   Menyediakan laporan keterbukaan informasi/berita investor baik kepada investor maupun
      termasuk                    masyarakat. Laporan tersebut dapat diakses pada situs web BCA:
      ketersediaan                https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/hubungan-investor/berita-investor.
      informasi pada Situs   c.   Menyediakan laporan BCA pada situs web BCA di antaranya:
      web Emiten atau             1) Laporan Tahunan
      Perusahaan Publik               (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/hubungan-investor/laporan-presentasi/laporan-tahunan);
                                  2) Laporan Keuangan Bulanan, Kuartal dan Tahunan
                                      (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/hubungan-investor/laporan-presentasi/laporan-keuangan);
                                  3) Laporan Tata Kelola Perusahaan
                                      (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/laporan-acgs);
                                  4) Laporan Tata Kelola Terintegrasi
                                      (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/laporan-acgs);
                                  5) Laporan Keberlanjutan dan/atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
                                      (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/keberlanjutan/laporan-keberlanjutan).
                             d.   Mengungkapkan Rencana Aksi (Recovery Plan) yang dapat diakses pada situs web BCA:
                                  (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg)
                             e.   Mengelola penyelenggaraan penyertaan modal kepada perusahaan anak sebagaimana yang
                                  telah disampaikan pada situs web BCA:
                                  https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/hubungan-investor/berita-investor
                             f.   Menyediakan Laporan Transaksi Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi melalui situs
                                  web Bursa Efek Indonesia.
6.    Penyampaian            a. Menyampaikan Laporan Keuangan Audited.
      laporan kepada OJK     b. Menyampaikan laporan atau korespondensi terkait penyelenggaraan tata kelola dan pemenuhan
      secara tepat waktu        ketentuan pasar modal kepada OJK dan Bursa Efek Indonesia antara lain namun tidak terbatas
                                pada laporan transaksi afiliasi, laporan bulanan registrasi pemegang efek, serta laporan
                                kepemilikan saham Dewan Komisaris dan Direksi sebagaimana diuraikan dalam bagian Akses
                                Informasi – Laporan Tahunan ini.
                             c. Menyampaikan Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang Baik setiap tahun kepada OJK.
                             d. Menyampaikan Laporan atau korespondensi terkait penyelenggaraan tata kelola terintegrasi
                                kepada OJK dan Bursa Efek Indonesia sebagaimana diuraikan dalam bagian Akses Informasi –
                                Laporan Tahunan ini.
                             e. Menyampaikan laporan lainnya terkait ketentuan pasar modal dan bursa efek.
7.    Penyelenggaraan        a. Menyelenggarakan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 pada tanggal 12 Maret 2025.
      dan dokumentasi        b. Mendokumentasikan data RUPS Tahunan BCA yang terdiri atas pengumuman, pemanggilan dan
      Rapat Umum                hasil keputusan RUPS Tahunan dengan baik antara lain melalui:
      Pemegang Saham            1) Situs web BCA yang dapat diakses pada https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-
      (RUPS)                        kelola/aksi-korporasi.
                                2) Data softcopy dan hardcopy dokumentasi dikelola oleh Biro Corporate Secretary &
                                    Integrated GCG - Subdivisi Environmental, Social & Governance untuk dilakukan pendataan.
8.    Penyelenggaraan        Membuat notulensi dan menatausahakan risalah rapat Direksi dan/atau risalah rapat Dewan
      dan dokumentasi        Komisaris.
      rapat Direksi
      dan/atau Dewan
      Komisaris
9.    Penyelenggaraan        a. Menyelenggarakan sosialisasi GCG principles.
      sarana komunikasi      b. Melakukan sosialisasi/edukasi terkait ESG melalui sarana komunikasi internal antara lain melalui
      dan penyediaan            sarana sharing session dengan cabang, TV plasma, portal internal, serta dalam pertemuan atau
      event internal            rapat dengan unit kerja.
10.   Mengelola materi       a. Memutakhirkan informasi pada bagian Tata Kelola Perusahaan, Hubungan Investor, dan ESG.
      komunikasi BCA         b. Mengelola dan melakukan pengkinian informasi dalam situs web BCA sesuai dengan ketentuan
                                yang berlaku.
                             c. Melakukan koordinasi dengan tim Humas untuk mempersiapkan materi siaran pers terkait dengan
                                kinerja dan perkembangan BCA. Laporan siaran pers 2025 diuraikan pada situs web BCA serta
                                Bagian Akses Informasi dan Data Perusahaan pada Laporan Tahunan ini.
                             d. Melakukan kegiatan roadshow, seminar, meeting dengan investor luar negeri.




                                                                              Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   363
Page 366
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




Laporan Keterbukaan Informasi                              2. Aktivitas Hubungan Investor
Sepanjang tahun 2025, Sekretaris Perusahaan telah            Investor Relations menjalankan fungsi komunikasi
menyampaikan berbagai informasi terkait BCA kepada           dengan investor, calon investor, analis, komunitas
masyarakat baik dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa         keuangan dan pasar modal agar mereka mendapatkan
Inggris melalui media massa, situs web BCA, dan situs        pandangan yang tepat dan akurat mengenai kinerja,
web BEI. Sekretaris Perusahaan juga telah menyampaikan       prospek usaha maupun informasi relevan yang
Laporan secara berkala maupun insidentil kepada, OJK         diperlukan untuk pengambilan keputusan.
Pasar Modal dan/atau OJK Pengawas Bank, BEI dan situs
e-reporting IDXnet dan SPEOJK. Laporan Keterbukaan           BCA menyelenggarakan analyst meeting setiap
Informasi tersebut dapat dilihat pada bagian Akses           triwulan dan public expose setiap 1 (satu) tahun sekali
Informasi dan Data Perusahaan halaman 399 pada Laporan       untuk memaparkan hasil kinerja BCA selama satu
Tahunan ini.                                                 tahun. BCA aktif menghadiri conference baik virtual
                                                             maupun offline dan non-deal road show, kegiatan
FUNGSI HUBUNGAN INVESTOR                                     yang diselenggarakan oleh perusahaan sekuritas
                                                             yang mempertemukan BCA dengan para investor
1. Tugas Pokok Hubungan Investor                             atau calon investor baik domestik maupun asing. BCA
   Peran Hubungan Investor yaitu mewakili dan/atau           juga senantiasa menjaga relasi dengan berbagai jenis
   mendampingi Direksi dalam berhubungan dengan              investor maupun calon investor baik retail maupun
   komunitas investor dan komunitas pasar modal, dimana      institusi.
   tugas utamanya meliputi:
   • Menyiapkan dan mengimplementasikan strategi             Pada tahun 2025, pertemuan dengan analis dan investor
      komunikasi.                                            diselenggarakan secara hybrid, yaitu secara daring
   • Melakukan update kepada seluruh stakeholders            maupun fisik. Secara total, aktivitas Hubungan Investor
      termasuk investor (institusi maupun ritel), fund       naik sebesar 0,96% secara YoY mencapai 417 (empat
      manager dan analis terkait kinerja keuangan,           ratus tujuh belas) pada tahun 2025. Dalam rangka
      strategi dan pencapaian usaha.                         mempererat relasi khususnya dengan investor ritel,
   • Menyampaikan informasi penting lainnya terkait          Hubungan Investor bekerja sama dengan beberapa
      aktivitas perseroan (corporate action) secara          perusahaan asset management dan perusahaan
      proporsional, akurat, tepat waktu, dan sesuai          sekuritas untuk melaksanakan acara talkshow seputar
      ketentuan hukum yang berlaku.                          investasi/update dinamika pasar yang telah diadakan
   • Menjaga hubungan dengan komunitas keuangan              sebanyak 2 (dua) kali selama 2025.
      baik analis, investor, dan pihak eksternal lainnya
      yang relevan.                                          Hubungan Investor BCA juga berpartisipasi dalam acara
   • Memonitor, menganalisa, dan melakukan riset             Medan Investor Meeting & Connectivity 2025 yang
      secara berkala terhadap perkembangan industri          diselenggarakan oleh PT Bursa Efek Indonesia pada
      perbankan, industri keuangan, perkembangan             tanggal 25 Juli 2025, bertujuan untuk mempromosikan
      saham BCA, pasar modal (equity market) sebagai         Perusahaan Tercatat sebagai pilihan investasi dan
      masukan, pandangan dan rekomendasi kepada              sebagai bentuk engagement activity dengan para
      Direksi, Dewan Komisaris, unit kerja bisnis,           investor. Peserta yang hadir dalam acara tersebut
      perusahaan anak dan divisi lainnya.                    sebanyak 58 (lima puluh delapan) peserta yang terdiri
   • Berpartisipasi dalam kegiatan road show &               dari investor individual dan institusi (Dana Pensiun).
      conference dan menyelenggarakan analyst
                                                             Statistik Aktivitas Hubungan Investor BCA
      meeting & paparan kinerja, company visit serta         tahun 2025 dan 2024
      conference call untuk mempererat hubungan
                                                                                                           2025             2024
      dengan stakeholders.
   • Menyampaikan update informasi di situs web               Analyst Meeting dan Public                     5                 5
                                                              Expose1)
      dan materi komunikasi lainnya untuk kepentingan
      investor, serta mendukung penyusunan Laporan            Investor & Analyst Calls &                    274               267
                                                              Virtual & In-Person Meetings
      Tahunan perseroan.                                      (dalam dan luar negeri)2)
   • Mengupayakan perolehan corporate ratings pada
                                                              Kunjungan Investor3)                          138               141
      level yang baik agar BCA mampu menjaga financial
      reputation dan credibility dalam mengakses pasar        Total                                         417               413
      modal dan wholesale financial markets.                  Keterangan:
                                                              1)  Paparan hasil kinerja keuangan dan non keuangan bagi investor,
   • Mendukung dan/atau bekerja sama dengan divisi                analyst, dan rekan-rekan media
      lain terkait kegiatan aksi korporasi.                   2) Pertemuan BCA dengan investor lokal/luar negeri serta analyst untuk
                                                                  melakukan update kinerja dan strategi BCA, termasuk kepada retail
                                                                  investors
                                                              3) Fasilitas yang diberikan oleh BCA bagi investor lokal/luar negeri untuk
                                                                  melakukan pertemuan secara fisik dengan Direksi/Manajemen BCA




364     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 367
Sebanyak 994 (sembilan ratus sembilan puluh empat) partisipan hadir dalam konferensi, investor call dan meeting
baik daring maupun fisik, dengan komposisi berdasarkan asal negara sebagai berikut:


                                              Hong Kong 13%                        Lainnya 17%


                             Amerika Serikat 9%




                                         UK 15%
                                                                                            Indonesia 24%




                                                             Singapura 22%
                   Keterangan:
                   Lainnya berasal dari: Malaysia, Australia, India, Jepang, Thailand, China, Kanada, Switzerland,
                   Denmark, Uni Emirat Arab, Irlandia, Taiwan, Perancis, Finlandia, Swedia, Belanda, Afrika Selatan,
                   Belgia, Norwegia, Jerman.




Frekuensi Aktivitas Hubungan Investor Setiap Bulan pada Tahun 2025
                                                                                                    53
                                                                     48

                                                                             41      43
                                       39
                                                              38                            35
                        33                            32
                               27

                                               20


                                                                                                            8



                       Jan     Feb    Mar     Apr     Mei    Jun     Jul    Agu     Sep     Okt    Nov     Des


Rata-rata frekuensi aktivitas Investor Relations pada tahun 2025 adalah 35 (tiga puluh lima) aktivitas per bulan.

Kontak Hubungan Investor
Hubungan Investor BCA dapat dihubungi melalui:

PT Bank Central Asia Tbk
Menara BCA Grand Indonesia Lt.20
Jl. M.H. Thamrin No.1, Jakarta
Tel.		           : +62 21 235 88000
E-mail		         : investor_relations@bca.co.id




                                                                             Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   365
Page 368
       T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




DIVISI AUDIT INTERNAL

Divisi Audit Internal (DAI) dibentuk untuk memperkuat kemampuan perusahaan dalam menciptakan, melindungi, dan
mempertahankan nilai BCA dengan memberikan assurance, advis (advice), wawasan (insight), dan pandangan ke
depan (foresight) yang independen, berbasis risiko, dan objektif, serta berperan sebagai mitra strategis manajemen
dalam membangun BCA sebagai lembaga perbankan yang sehat dan unggul. Pelaksanaan fungsi audit dilakukan DAI
dengan tujuan untuk menilai kecukupan dan efektivitas proses tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian internal
BCA serta berpedoman pada POJK No. 1/POJK.03/2019 tentang Penerapan Fungsi Audit Internal pada Bank Umum
dan International Professional Practices Framework yang ditetapkan oleh The Institute of Internal Auditors sebagai
standar profesional audit intern.

Dalam melaksanakan peran sebagai lini ketiga, DAI secara berkelanjutan melakukan koordinasi dan komunikasi
dengan unit kerja/fungsi lini lainnya untuk berkolaborasi dalam menciptakan dan menjaga value yang selaras dengan
kepentingan stakeholders.

1. Struktur dan Kedudukan Divisi Audit Internal
   Divisi Audit Internal menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara independen dan objektif dengan dipimpin
   oleh Kepala Divisi yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden Direktur dan dapat berkomunikasi secara
   langsung dengan Dewan Komisaris serta Komite Audit. Kepala DAI diangkat dan diberhentikan oleh Presiden
   Direktur setelah mendapat persetujuan Dewan Komisaris dengan mempertimbangkan rekomendasi Komite Audit
   serta dilaporkan kepada OJK.



                                               RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS)




                               PRESIDEN DIREKTUR                                   DEWAN KOMISARIS




                                    DIREKTUR
      WAKIL PRESIDEN             KEPATUHAN DAN
                                                           DIREKTUR                  KOMITE AUDIT
        DIREKTUR                  SUMBER DAYA
                                    MANUSIA




          DIREKTUR




                                                              DIVISI AUDIT
                                                               INTERNAL




       SUB-DIVISI AUDIT            SUB-DIVISI AUDIT                            PENGENDALIAN
                                                           SUB-DIVISI AUDIT
      KANTOR PUSAT DAN             KANTOR CABANG                                 MUTU DAN           BIRO CREDIT
                                                             TEKNOLOGI
        PERUSAHAAN                   DAN KANTOR                               PENGEMBANGAN            REVIEW
                                                             INFORMASI
           ANAK*                      WILAYAH                                      AUDIT

      Keterangan:
             Jalur Pelaporan
             Jalur Komunikasi
      *      Termasuk fungsi Audit Intern Terintegrasi




366      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 369
2. Profil Kepala Divisi Audit Internal

                 Keterangan                                Riwayat Jabatan                        Pendidikan dan Kualifikasi

Kepala Divisi Audit Internal adalah            •   Kepala Divisi Audit Internal            •   Sarjana Teknik Sipil dari Universitas
Bapak Leo Ariston sejak tahun                      (2024-sekarang)                             Katolik Parahyangan pada tahun 1996
2024, berdasarkan Surat Keputusan              •   Senior Vice President Subdivisi Audit
Pengangkatan Karyawan No. 0572/SK/                 Teknologi Informasi (2017-2023)
HCM-KP/A/2024 tanggal 01 Februari              •   Senior Vice President Subdivisi Audit
2024.                                              Kantor Cabang & Wilayah (2016-2017)
                                               •   Vice President Subdivisi Audit Kantor
                                                   Cabang & Wilayah (2011-2016)



Tabel pengembangan Kepala Divisi Audit Internal
No.                  Program Pengembangan                             Lembaga Penyelenggara                         Tanggal

  1     Risk & Governance Summit 2025                         Otoritas Jasa Keuangan                       19 Agustus 2025
 2      Indonesia Knowledge Forum XIV 2025                    Bank Central Asia                            28-29 Oktober 2025
 3      The State of Artificial Intelligence                  ISACA                                        9 Desember 2025


3. Piagam Audit Internal                                                 DAI memiliki wewenang:
      Dalam melaksanakan fungsinya, DAI berpedoman                       a. Kepala DAI diberi kebebasan dalam menetapkan
      pada Piagam Audit Internal yang merupakan kerangka                    metodologi audit yang dilakukan sesuai dengan
      acuan dalam melaksanakan tugas dan memuat tentang                     profesi dan standar audit intern.
      misi, kedudukan dalam organisasi, independensi                     b. Mengakses seluruh data, personil, properti, dan
      dan objektivitas, kewenangan, serta ruang lingkup                     sumber daya dari Perusahaan dan Perusahaan
      pekerjaan. Piagam Audit Internal terakhir dikinikan                   Anak yang terkait dengan pelaksanaan tugas dan
      berdasarkan Surat Keputusan Direksi nomor 0192/                       tanggung jawabnya.
      SK/DIR/2024 tanggal 19 November 2024 dan telah                     c. Melakukan komunikasi secara langsung dengan
      mendapat persetujuan Presiden Direktur dan Dewan                      Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite Audit.
      Komisaris, dengan mempertimbangkan rekomendasi                     d. Kepala DAI dapat menyelenggarakan rapat secara
      Komite Audit. Penyusunan Piagam Audit Internal                        berkala dan insidentil dengan Direksi, Dewan
      berpedoman pada POJK No. 1/POJK.03/2019 tentang                       Komisaris, dan Komite Audit.
      Penerapan Fungsi Audit Internal pada Bank Umum dan                 e. Bekerja sama dan melakukan koordinasi dengan
      International Professional Practices Framework yang                   Fungsi Audit intern Perusahaan Anak dan jika
      ditetapkan oleh The Institute of Internal Auditors.                   diperlukan dapat berkomunikasi dengan Dewan
                                                                            Komisaris pada Perusahaan Anak dalam rangka
4. Independensi & Objektivitas                                              penerapan fungsi audit internal terintegrasi.
      Kedudukan DAI independen terhadap satuan kerja                     f. Melakukan koordinasi kegiatan dengan auditor
      operasional atau risk taking unit, dimana DAI tidak                   ekstern.
      memiliki wewenang dan tanggung jawab untuk                         g. Mengikuti rapat BCA yang bersifat strategis tanpa
      melaksanakan kegiatan operasional di BCA dan                          memiliki hak suara.
      Perusahaan Anak.
                                                                      5. Standar Pelaksanaan Audit
      Setiap auditor wajib membuat pernyataan tidak memiliki             dan Pengendalian Mutu
      hubungan keluarga/finansial/kepentingan lain terhadap              Standar pelaksanaan fungsi audit oleh DAI berpedoman
      objek audit dan/atau pihak yang akan diperiksa (auditee)           kepada standar profesional audit intern, antara lain:
      yang dapat memengaruhi objektivitas pemeriksaan.                   • POJK No. 1/POJK.03/2019 tentang Penerapan
      Selama tahun 2025, DAI telah melaksanakan kegiatan                    Fungsi Audit Intern pada Bank Umum
      audit secara independen dimana tidak terdapat                      • POJK No. 11/POJK.03/2022 tentang
      benturan kepentingan, pembatasan cakupan dan                          Penyelenggaraan Teknologi informasi oleh Bank
      akses terhadap data, personel/properti, serta sumber                  Umum
      daya yang dapat memengaruhi independensi dan                       • POJK No. 18/POJK.03/2014 tentang Penerapan Tata
      objektivitas pelaksanaan audit.                                       Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan
                                                                         • International Professional Practices Framework
      Rencana audit tahunan dan alokasi anggaran DAI telah                  yang ditetapkan The Institute of Internal Auditors
      disetujui oleh Presiden Direktur dan Dewan Komisaris               • Information Technology Audit Framework (ITAF)
      dengan mempertimbangkan rekomendasi Komite                            yang ditetapkan oleh Information System Audit
      Audit.                                                                and Control Association (ISACA), sebagai acuan
                                                                            best practices.




                                                                               Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   367
Page 370
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




  Metodologi yang digunakan dalam penerapan fungsi               7. Tugas dan Tanggung Jawab Audit Internal
  audit adalah audit berbasis risiko (risk-based audit),           Dalam melaksanakan fungsinya, tugas dan tanggung
  mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, dan                  jawab Audit Internal antara lain:
  pelaporan serta pemantauan tindak lanjut perbaikan.              1. Membantu tugas Presiden Direktur dan Dewan
  Sejalan dengan perkembangan teknologi, DAI terus                    Komisaris dalam pengambilan keputusan dan
  melakukan pengembangan pemanfaatan data, tools,                     melakukan pengawasan dengan cara menjabarkan
  dan teknologi untuk meningkatkan efektivitas dan                    secara operasional baik perencanaan, pelaksanaan,
  efisiensi pelaksanaan audit, meningkatkan nilai tambah,             maupun pemantauan hasil audit.
  menyediakan early warning system bagi manajemen,                 2. Menilai kecukupan dan efektivitas proses tata
  serta mendeteksi indikasi terjadinya fraud, antara lain             kelola, manajemen risiko, dan pengendalian internal
  dengan implementasi Continuous Auditing, Robotic                    perusahaan.
  Process Automation, Predictive Analytic Tools, dan               3. Mengevaluasi efektivitas penggunaan sumber daya
  Machine Learning.                                                   dan anggaran.
                                                                   4. Memberikan rekomendasi perbaikan dan informasi
  Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan audit, DAI                     yang objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada
  telah menggunakan Audit Management System yang                      semua tingkatan manajemen.
  terintegrasi mulai dari perencanaan audit, pelaksanaan           5. Berperan sebagai advisor bagi pihak internal
  proses audit, hingga pemantauan tindak lanjut                       perusahaan yang membutuhkan, terutama yang
  perbaikan yang dapat dipantau melalui dashboard.                    menyangkut ruang lingkup tugasnya.
                                                                   6. Melakukan koordinasi dengan unit kerja yang
  DAI memiliki unit Pengendalian Mutu dan Pengembangan                melakukan fungsi pengendalian lain.
  Audit yang bertugas antara lain memastikan kesesuaian            7. Melakukan fungsi audit internal terintegrasi.
  dengan standar dan kode etik yang telah ditetapkan. Kaji
  ulang oleh pihak eksternal yang merupakan bagian dari            Fungsi Audit internal Terintegrasi dilaksanakan oleh DAI
  pengendalian mutu yang independen telah dilakukan                dengan berpedoman pada POJK No. 18/POJK.03/2014
  setiap 3 (tiga) tahun sekali, terakhir dilaksanakan pada         perihal Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi
  tahun 2023 untuk periode pemeriksaan 1 Juli 2020 - 30            Konglomerasi Keuangan. Pelaksanaan audit internal
  Juni 2023 dengan kesimpulan “generally conform” dan              terintegrasi secara garis besar mencakup:
  telah dilaporkan oleh BCA kepada OJK pada bulan                  • Pemantauan atas penerapan fungsi satuan kerja
  Agustus 2023.                                                        audit internal di Perusahaan Anak dan pemberian
                                                                       rekomendasi yang menjadi nilai tambah.
6. Etik dan Profesionalisme                                        • Pemeriksaan/audit atas Perusahaan Anak.
  Dalam melakukan tugas dan tanggung jawabnya,                     • Dukungan pengembangan fungsi audit internal
  auditor internal dituntut untuk patuh terhadap kode etik             Perusahaan Anak.
  dan profesionalisme auditor sebagai dasar pedoman
  pemikiran, sikap dan perilaku dalam bekerja. Kode                DAI telah menyampaikan laporan audit internal
  etik dan profesionalisme auditor mengacu kepada                  terintegrasi kepada Dewan Komisaris, Komite Audit,
  International Professional Practices Framework (IPPF)-           dan Direksi setiap semester dan DAI turut hadir di dalam
  The Institute of Internal Auditors (IIA), yang terdiri dari:     setiap rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi.
  1. Mendemonstrasikan Integritas
      Auditor internal mendemonstrasikan integritas              8. Komposisi Auditor dan
      dalam pekerjaan dan perilaku mereka.                          Pengembangan Kompetensi
  2. Mempertahankan Objektivitas                                   Dalam melaksanakan fungsinya, Audit Internal didukung
      Auditor internal mempertahankan sikap tidak                  oleh sumber daya manusia yang kompeten dan memiliki
      memihak dan tidak bias ketika melakukan jasa audit           kualifikasi yang memadai.
      internal dan mengambil keputusan.
  3. Mendemonstrasikan Kompetensi                                  Berikut komposisi auditor internal BCA per 31 Desember
      Auditor internal menerapkan pengetahuan,                     2025:
      keterampilan, dan kemampuan untuk memenuhi
      peran dan tanggung jawabnya dengan baik.                                                            Jumlah Auditor
                                                                                     Jabatan
  4. Menerapkan Kecermatan Profesional
      Auditor internal menerapkan kecermatan                        Executive Vice President                     1
      profesional dalam merencanakan dan melaksanakan               Senior Vice President                        4
      jasa audit internal.                                          Vice President                              16
  5. Menjaga Kerahasiaan                                            Assistant Vice President                    36
      Auditor internal menggunakan dan melindungi
                                                                    Audit Officer                               34
      informasi dengan tepat.
                                                                    Associate Audit Officer                     50
                                                                    Assistant Audit Officer                     75
  Untuk menjaga kepercayaan stakeholders, seluruh
  auditor internal wajib membuat pernyataan kepatuhan               Total                                      216
  terhadap etik dan profesionalisme auditor setiap tahun.

368     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 371
  Auditor internal BCA telah diikutsertakan dalam                      1. Kegiatan Treasury.
  berbagai program sertifikasi profesi dengan jumlah                   2. Proses penanganan pengaduan serta operasional
  sertifikasi yang dimiliki hingga per 31 Desember 2025:                  EDC.
                                                                       3. Keandalan aplikasi yang menunjang operasional
                          Sertifikasi                     Jumlah1)        bank, seperti aplikasi Mobile Banking & Kartu Kredit.
                                                                       4. Keamanan Informasi dan Ketahanan Siber serta
   CIA (Certified Internal Auditor)                          2
                                                                          Pelindungan Data Pribadi.
   CISA (Certified Information Security Auditor)             6
                                                                       5. Melakukan review kualitas kredit dan penyelamatan
   CBIA level Auditor                                       53            kredit.
   CBIA level Supervisor                                    53         6. Penerapan Manajemen Risiko.
   IT Auditor                                                15        7. Meningkatkan cakupan pemeriksaan melalui
   SMR Jenjang Kualifikasi 4                                 15           continuous auditing dan data analytic.
   SMR Jenjang Kualifikasi 5                                38
                                                                       8. Meningkatkan fungsi audit internal terintegrasi.

   SMR Jenjang Kualifikasi 6                                 2
                                                                       Selama tahun 2025, DAI telah melakukan pertemuan
   CFE (Certified Fraud Examiner)                            3
                                                                       dengan Presiden Direktur sebanyak 8 (delapan) kali,
   ERMCP (Enterprise Risk Management                         5         pertemuan dengan Komite Audit sebanyak 8 (delapan)
   Certified Professional)
                                                                       kali dan pertemuan dengan Dewan Komisaris sebanyak
   ERMAP (Enterprise Risk Management                         1
   Associate Professional)
                                                                       2 (dua) kali.

   CGI (Certificate in General Insurance)                    4
                                                                     10.Kegiatan Advisori Divisi Audit
   CLI (Certificate in Life Insurance)                       1
                                                                        Internal Tahun 2025
   CA (Chartered Accountant)                                 1         Selama tahun 2025, DAI melakukan kegiatan advisori
   Computer Hacking Forensic Investigator                    2         terkait proses tata kelola, manajemen risiko, dan
   (CHFI)
                                                                       pengendalian Internal yang meliputi berbagai
   Offensive Security Certified Professional                 1         aspek seperti melakukan independent review, post
   (OSCP)
                                                                       Implementation review, memfasilitasi diskusi mengenai
   COBIT 2019 Foundation Certificate                         2
                                                                       risiko dan kontrol, dan lain-lain.
   Cybersecurity Audit                                       1
   1) 1 auditor dapat memiliki lebih dari 1 sertifikasi                Pada kegiatan advisori, audit memberikan advis tanpa
                                                                       memberikan asuransi atau mengambil tanggung jawab
  DAI melakukan skill assessment secara periodik untuk                 manajemen untuk menjaga objektivitas.
  mengidentifikasi serta memetakan kompetensi
  yang diperlukan oleh auditor dan hasilnya digunakan                11. Fokus Kegiatan Audit tahun 2026
  sebagai dasar dalam melakukan pengembangan                           Fokus pemeriksaan audit tahun 2026 sesuai hasil risk
  kompetensi auditor secara berkelanjutan (termasuk                    assessment terutama terkait risiko kredit, operasional,
  memenuhi kebutuhan auditor spesialis). Pengembangan                  risiko pasar, dan risiko likuiditas, antara lain:
  kompetensi dilakukan secara berkesinambungan baik                    1. Keandalan aplikasi yang menunjang operasional
  dengan cara memberikan pelatihan internal maupun                         bank, seperti Deposit & Loan System serta
  eksternal. Auditor internal juga diberikan kesempatan                    Application Programming Interface (API)
  untuk mengikuti seminar untuk menambah wawasan                       2. Third Party Management, untuk menilai efektivitas
  mengenai perkembangan bisnis, teknologi informasi,                       manajemen risiko atas pihak ketiga.
  dan teknik audit.                                                    3. Pemeriksaan terkait Sistem informasi, antara
                                                                           lain: Enterprise Security serta Identity & Access
  DAI juga mengikutsertakan Auditor internal dalam                         Management
  berbagai perhimpunan profesi terkait audit, antara                   4. Kegiatan Treasury dalam Transaksi Pasar Uang dan
  lain The Institute of Internal Auditors (IIA), Information               Valuta Asing
  Systems Audit and Control Association (ISACA), Ikatan                5. Melakukan review kualitas kredit berikut cadangan
  Auditor Internal Bank (IAIB), Ikatan Akuntan Indonesia                   kerugian penurunan nilainya.
  (IAI), dan Association of Fraud Examiners (ACFE).                    6. Pemantauan terhadap kegiatan konglomerasi
                                                                           keuangan.
9. Pelaksanaan Tugas Divisi Audit                                      7. Penerapan atas Penerapan Program Anti Pencucian
   Internal Tahun 2025                                                     Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan
  Pada tahun 2025, DAI telah melaksanakan audit                            Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata
  terhadap Kantor Cabang, Kantor Wilayah, Divisi/Unit                      Pemusnah Massal.
  Kerja Kantor Pusat, dan Perusahaan Anak serta proses                 8. Meningkatkan cakupan pemeriksaan melalui
  bisnis sesuai dengan Rencana Audit Tahunan yang                          continuous auditing.
  ditetapkan berdasarkan hasil risk assessment yang
  dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan
  berbagai faktor risiko terkini. Fokus pelaksanaan audit
  tahun 2025, antara lain:

                                                                            Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   369
Page 372
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




AKUNTAN PUBLIK (AUDIT EKSTERNAL)                                a. Dokumen penunjukan AP dan/atau KAP antara lain
                                                                   Ringkasan Risalah RUPS atau Risalah RUPS, Perjanjian
Dalam rangka memenuhi penerapan fungsi audit                       Kerja antara BCA dengan KAP.
eksternal sesuai dengan POJK No. 9 Tahun 2023 tentang           b. Rekomendasi Komite Audit dan pertimbangan
Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan                  yang digunakan dalam memberikan rekomendasi
Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan dan SE OJK No.18/              penunjukan AP dan/atau KAP.
SEOJK.03/2023 tentang Tata Cara Penggunaan Jasa                 c. Hasil penilaian oleh AP terhadap pemenuhan
Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan            pembatasan penggunaan jasa audit, dan masa jeda
Jasa Keuangan, maka:                                               yang diberlakukan.
1. BCA menggunakan jasa Akuntan Publik (AP) dan/
   atau Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk melaksanakan       Dengan mempertimbangkan usulan Dewan Komisaris dan
   audit informasi keuangan historis tahunan berdasarkan     memperhatikan rekomendasi Komite Audit serta peraturan
   perjanjian kerja sama dengan KAP yang mencantumkan        perundang-undangan yang berlaku, RUPS Tahunan pada
   ruang lingkup audit.                                      tanggal 12 Maret 2025 telah memutuskan hal-hal sebagai
2. AP dan/atau KAP yang ditunjuk adalah AP dan/atau KAP      berikut:
   yang terdaftar aktif di OJK dan memiliki kompetensi       I. Menunjuk Kantor Akuntan Publik (KAP) Rintis, Jumadi,
   sesuai dengan kompleksitas usaha BCA.                          Rianto & Rekan (firma anggota dari jaringan global PwC),
3. Penggunaan jasa audit dari AP yang sama dibatasi dan           sebagai Kantor Akuntan Publik Terdaftar di Otoritas
   paling lama untuk periode audit selama 7 (tujuh) tahun         Jasa Keuangan untuk mengaudit atau memeriksa buku
   kumulatif terhitung sejak tahun buku 2017. BCA dapat           dan catatan BCA untuk tahun buku yang berakhir pada
   menggunakan kembali jasa audit informasi keuangan              tanggal 31 Desember 2025.
   historis tahunan dari AP yang sama setelah masa jeda      II. Menunjuk Bapak Eddy Rintis yang merupakan Akuntan
   (cooling off period) 5 (lima) tahun buku pelaporan             Publik yang tergabung dalam Kantor Akuntan Publik
   berturut-turut.                                                (KAP) Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota dari
4. Penunjukan AP dan/atau KAP yang akan memberikan                jaringan global PwC), dan merupakan Akuntan Publik
   jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan            Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan untuk mengaudit
   wajib diputuskan oleh Rapat Umum Pemegang Saham                atau memeriksa buku dan catatan BCA untuk tahun
   (RUPS) dengan mempertimbangkan usulan Dewan                    buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.
   Komisaris. Usulan dimaksud wajib memperhatikan            III. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan
   rekomendasi Komite Audit. Dalam hal RUPS tidak                 Komisaris untuk:
   dapat memutuskan penunjukan tersebut, maka RUPS                1. Menunjuk Kantor Akuntan Publik pengganti, dalam hal
   dapat mendelegasikan kewenangan dimaksud kepada                    Kantor Akuntan Publik (KAP) Rintis, Jumadi, Rianto &
   Dewan Komisaris, disertai penjelasan mengenai alasan               Rekan (firma anggota dari jaringan global PwC),karena
   pelimpahan kewenangan dan kriteria atau batasan AP/                sebab apa pun tidak dapat menyelesaikan audit atau
   KAP yang dapat ditunjuk.                                           pemeriksaan buku dan catatan BCA untuk tahun buku
5. Dalam menyusun rekomendasi, Komite Audit                           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025;
   mempertimbangkan:                                              2. Menunjuk Akuntan Publik pengganti yang terdaftar di
   a. Independensi AP, KAP, dan Orang Dalam KAP;                      Otoritas Jasa Keuangan dalam hal Bapak Eddy Rintis
   b. Ruang lingkup audit;                                            karena sebab apa pun tidak dapat menyelesaikan
   c. Imbalan jasa audit;                                             audit atau pemeriksaan buku dan catatan BCA untuk
   d. Keahlian dan pengalaman AP, KAP, dan Tim Audit                  tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember
       dari KAP;                                                      2025; dan
   e. Metodologi, teknik, dan sarana audit yang digunakan         3. Melakukan hal-hal lain yang diperlukan sehubungan
       KAP;                                                           dengan penunjukan dan/atau penggantian Kantor
   f. Manfaat sudut pandang baru yang akan diperoleh                  Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik Terdaftar
       melalui penggantian AP, KAP, dan Tim Audit dari                di Otoritas Jasa Keuangan, termasuk tetapi tidak
       KAP;                                                           terbatas pada menetapkan besarnya honorarium
   g. Potensi risiko atas penggunaan jasa audit oleh KAP              dan syarat lainnya sehubungan dengan penunjukan
       yang sama secara berturut-turut untuk kurun waktu              tersebut;
       yang cukup panjang; dan
   h. Hasil evaluasi terhadap pelaksanaan pemberian jasa     Nama AP
       audit atas informasi keuangan historis tahunan oleh   Eddy Rintis
       AP dan KAP pada periode sebelumnya.
6. BCA melaporkan penunjukan AP dan/atau KAP dalam           Nama KAP
   rangka audit atas informasi keuangan historis tahunan     KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan
   dengan menggunakan formulir yang terdapat pada            firma anggota jaringan global PwC
   lampiran SE OJK No.18/SEOJK.03/2023 tentang Tata          WTC 3, Jl. Jend. Sudirman Kav. 29-31, Jakarta 12920,
   Cara Penggunaan Jasa AP dan KAP dalam Kegiatan            Indonesia
   Jasa Keuangan, dengan melampirkan:                        Tel.   (62-21) 5099 2901, 3119 2901
                                                             Fax. (62-21) 5290 5555, 5290 5050



370     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 373
Periode Penugasan                                                                   a. Kesesuaian pelaksanaan audit oleh AP dan/atau
1 Januari 2025 s/d 31 Desember 2025                                                    KAP dengan standar audit yang berlaku;
                                                                                    b. Kecukupan waktu pekerjaan lapangan;
Pada tahun 2025, penunjukkan AP Eddy Rintis merupakan                               c. Pengkajian cakupan jasa yang diberikan dan
penugasan tahun ke-1 dan Kantor Akuntan Publik (KAP)                                   kecukupan uji petik; dan
Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota dari jaringan                         d. Rekomendasi perbaikan yang diberikan oleh AP
global PwC), untuk penugasan periode ke-9.                                             dan/atau KAP.

Selama tahun 2025, tidak terdapat mantan anggota Direksi,                           Laporan hasil evaluasi Komite Audit disampaikan
jajaran manajerial, maupun pekerja BCA yang menjadi                                 oleh Direksi BCA dengan menggunakan formulir yang
auditor eksternal BCA.                                                              terdapat pada lampiran SE OJK No.18/SEOJK.03/2023
                                                                                    tentang Tata Cara Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan
Atas penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP) Rintis, Jumadi,                         Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan
Rianto & Rekan (firma anggota dari jaringan global PwC),                            dan ditandatangani oleh Komite Audit pada tanggal 4
BCA telah menyampaikan laporan kepada OJK melalui                                   Februari 2025.
Surat Direksi No. 0985A/DIR/2025 tanggal 10 Juli 2025.
Hal ini telah sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam                         2. Hubungan antara Bank, Akuntan
POJK No. 9 Tahun 2023 tentang Penggunaan Jasa Akuntan                              Publik, dan Otoritas Jasa Keuangan
Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa                                Dalam pelaksanaan audit, BCA senantiasa melakukan
Keuangan dan SE OJK No.18/SEOJK.13/2023 tentang Tata                                komunikasi dengan auditor eksternal terkait rencana
Cara Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan                              pelaksanaan audit, progress audit dan isu-isu penting
Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan.                                                lainnya untuk mendukung kelancaran proses audit.
                                                                                    Laporan hasil audit disampaikan kepada OJK sesuai
Setiap tahun BCA menyampaikan laporan publikasi tahunan                             dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
yang disertai dengan Surat Komentar (Management Letter)
atas audit laporan keuangan tahunan kepada OJK paling                           3. Biaya Audit Tahun 2025
lambat 4 (empat) bulan setelah akhir tahun buku.                                    Kantor Akuntan Publik (KAP) Rintis, Jumadi, Rianto &
                                                                                    Rekan (firma anggota dari jaringan global PwC), ditunjuk
1. Efektivitas Pelaksanaan Audit Eksternal                                          sebagai auditor BCA dan beberapa Perusahaan Anak
   Komite Audit melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan                             BCA untuk melakukan audit atas laporan keuangan
   pemberian jasa audit atas informasi keuangan historis                            untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31
   tahunan oleh AP dan/atau KAP yang paling sedikit                                 Desember 2025, dengan perincian imbalan jasa yang
   mencakup:                                                                        dibebankan kepada masing-masing Perusahaan Anak
                                                                                    sesuai pada tabel di bawah ini:


    No.            Perusahaan                                  Jasa yang Dilakukan pada Tahun 2025                             Nilai Imbalan1)
    1      PT Bank Central Asia Tbk         Audit                                                                            Rp9.364.066.000,00
    2      PT BCA Finance                   Audit                                                                            Rp1.200.000.000,00
    3      PT BCA Sekuritas                 Audit                                                                             Rp400.000.000,00
                                            AUP Rekonsiliasi Buku Pembantu Efek2)                                              Rp50.000.000,00
                                            NAAE MKBD     2)
                                                                                                                                Rp65.000.000,00
    Catatan:
    1)  Belum termasuk PPN.
    2) Termasuk dalam biaya audit.
    Berdasarkan ketentuan pengungkapan IESBA (International Ethics Standards Board for Accountants).



4. Jasa Selain Audit yang Diberikan oleh KAP/AP
   Pada 2025, PwC Indonesia juga memberikan jasa selain audit kepada BCA sebagai berikut:


    No.                                     Jasa yang Dilakukan pada Tahun 2025                                                Nilai Imbalan1)
    1      Kustodian AUP (Agreed Upon Procedures)              2)
                                                                                                                                 Rp51.250.000,00
    2      AUP VoNB Sharing for AIA (AUP for AIA, BCA sebagai pihak terinformasi)                                              Rp185.000.000,00
    Catatan:
    1)  Belum termasuk PPN.
    2) Termasuk dalam biaya audit.




                                                                                           Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   371
Page 374
      T a t a    K e l o l a   P e r u s a h a a n




5. Historis KAP dan AP yang melakukan Audit
   Informasi-informasi mengenai KAP dan AP yang melakukan audit BCA sejak tahun 2017 adalah sebagai berikut:


      Tahun                                              KAP                                                   AP
    2025          KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan global PwC)        Eddy Rintis
    2024          KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan global PwC,        M. Jusuf Wibisana
                  sebelumnya bernama KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan)
    2023                                                                                        Lucy Luciana Suhenda
    2022                                                                                        Jimmy Pangestu
    2021                                                                                        Jimmy Pangestu
    2020                                                                                        Jimmy Pangestu
    2019                                                                                        Lucy Luciana Suhenda
    2018                                                                                        Lucy Luciana Suhenda
    2017                                                                                        Lucy Luciana Suhenda


FUNGSI KEPATUHAN

Dalam menjalankan fungsi kepatuhan sebagaimana diatur dalam POJK No. 46/POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan
Fungsi Kepatuhan Bank Umum, BCA telah membentuk Compliance Division (DCP) yang berada di bawah Direktur
Kepatuhan sebagai unit kerja yang independen dan bebas pengaruh dari unit kerja lainnya. Selain itu, sebagai Entitas
Utama dalam Konglomerasi Keuangan BCA serta dalam rangka menerapkan Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi
Keuangan, BCA telah menambahkan Fungsi Kepatuhan Terintegrasi dalam struktur organisasi DCP.

1. Struktur Organisasi DCP
   Struktur organisasi DCP ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 247/SK/DIR/2022 tanggal 28 Desember
   2022. DCP dipimpin oleh Head of Compliance Division yang pengangkatannya telah dilaporkan kepada OJK. DCP
   bertanggung jawab langsung kepada Direktur Kepatuhan. Penunjukan dan pengangkatan Direktur Kepatuhan telah
   memenuhi persyaratan yang berlaku dan dilaksanakan melalui proses sebagaimana ditentukan oleh OJK.



                                       RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS)




                               DEWAN KOMISARIS                                    DIREKSI




                                                               DIREKTUR LAINNYA            DIREKTUR KEPATUHAN




                                                                         Unit Kerja Kantor
                                                     Kantor Wilayah                            Compliance Division
                                                                          Pusat Lainnya



2. Tanggung Jawab DCP
   Tanggung jawab DCP adalah sebagai berikut:
   • Memantau tingkat kepatuhan BCA dalam memenuhi ketentuan OJK, BI, PPATK, maupun regulator lainnya. Hal ini
      juga termasuk memastikan bahwa kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur, serta kegiatan usaha BCA telah
      sesuai dengan ketentuan regulator.
   • Mengoordinasikan Penerapan Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan
      Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT, dan PPPSPM), termasuk di dalamnya bertanggung
      jawab untuk melakukan penilaian risiko Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Tindak Pidana Pendanaan Terorisme
      (TPPT), dan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPSPM) sesuai ketentuan dari regulator.
   • Melaksanakan fungsi pengendalian Gratifikasi di lingkungan BCA.




372        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 375
3. Fungsi Kepatuhan Terintegrasi                                  »  kepatuhan terhadap pelepasan kredit
  Dalam rangka penerapan Tata Kelola Terintegrasi sesuai             korporasi, dan
  dengan POJK No. 18/POJK.03/2014 tentang Penerapan              » dokumen dalam rangka rencana penyertaan
  Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan,               modal,
  BCA sebagai Entitas Utama dalam Konglomerasi                • melakukan uji kepatuhan terhadap pelaksanaan
  Keuangan BCA juga telah menambahkan fungsi                     ketentuan di Kantor Cabang dan Kantor Wilayah,
  kepatuhan terintegrasi dalam struktur organisasi DCP.          bekerja sama dengan Pengawas Internal Cabang
  Tugas utama fungsi kepatuhan terintegrasi dalam DCP            dan Pengawas Internal Kantor Wilayah,
  adalah memantau dan mengevaluasi pelaksanaan fungsi         • melakukan pemantauan terhadap tingkat
  kepatuhan dan tingkat kepatuhan pada masing-masing             kepatuhan atas ketentuan regulator yang
  Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dalam Konglomerasi                 berlaku terkait prinsip prudential banking, yaitu:
  Keuangan BCA, termasuk penerapan Program APU,                  » Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
  PPT, dan PPPSPM.                                                   (KPMM),
                                                                 » Giro Wajib Minimum (GWM),
  Dalam rangka memastikan pelaksanaan fungsi                     » Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM),
  kepatuhan BCA, Direksi dan Dewan Komisaris juga telah          » Posisi Devisa Neto (PDN),
  melakukan pengawasan secara aktif dalam bentuk                 » Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK),
  antara lain persetujuan atas kebijakan dan prosedur,           » Non-Performing Loan (NPL),
  pelaporan secara periodik, permintaan penjelasan,              » Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM),
  dan melalui pertemuan.                                         » Liquidity Coverage Ratio (LCR),
                                                                 » Net Stable Funding Ratio (NSFR),
4. Pelaksanaan Kerja Fungsi                                      » Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial
   Kepatuhan Selama Tahun 2025                                       (RPIM),
  Selama tahun 2025, DCP telah menjalankan fungsinya          • melakukan pemantauan terhadap pengenaan
  sebagai berikut:                                               sanksi/denda dari regulator,
  a. Mendorong terciptanya budaya kepatuhan, yaitu:           • melakukan penilaian risiko kepatuhan dan
     • menyosialisasikan/menginformasikan ketentuan              menyusun Laporan Profil Risiko Kepatuhan
        baru dari regulator kepada Direksi, Dewan                setiap triwulan, dalam rangka mengelola risiko
        Komisaris, dan unit kerja,                               kepatuhan,
     • menyediakan informasi peraturan OJK, BI,               • menyusun Laporan Triwulanan Pemantauan
        PPATK, dan peraturan perundangan lainnya                 Kepatuhan yang disampaikan kepada Direksi
        dalam situs portal BCA yang dapat diakses oleh           dan Dewan Komisaris,
        unit kerja,                                           • melakukan koordinasi dengan unit kerja dalam
     • mengikutsertakan sumber daya manusia di DCP               rangka penilaian Tingkat Kesehatan Bank
        dalam berbagai pelatihan, seminar sosialisasi            berbasis risiko,
        peraturan dari regulator, serta sertifikasi           • melakukan kolaborasi bersama Subdivisi
        manajemen risiko, termasuk aktif berpartisipasi          Environmental Social & Governance terkait
        dalam kelompok kerja Forum Komunikasi                    penerapan Tata Kelola BCA dan Tata Kelola
        Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP),                    Terintegrasi dalam Konglomerasi Keuangan BCA,
     • melaksanakan fungsi konsultatif terkait dengan         • melakukan pemanfaatan teknologi informasi
        penerapan peraturan yang berlaku melalui                 atau yang dikenal dengan istilah Regulatory
        pemberian saran/tanggapan atas pertanyaan-               Technology (RegTech), untuk meningkatkan
        pertanyaan dari unit kerja atau cabang.                  efisiensi dan efektivitas dalam proses
  b. Memastikan kebijakan, ketentuan, sistem, dan                pengelolaan ketentuan regulator, serta memiliki
     prosedur, serta kegiatan usaha yang dilakukan oleh          database ketentuan regulator yang terkini.
     BCA telah sesuai dengan ketentuan, antara lain:       c. Memastikan kepatuhan BCA terhadap komitmen
     • mengidentifikasi sumber-sumber risiko                   yang dibuat kepada regulator, antara lain:
        kepatuhan,                                            • memantau komitmen BCA kepada OJK, BI, dan
     • melakukan gap analysis, menganalisis dampak               regulator lainnya bersama dengan DAI,
        ketentuan baru terhadap operasional BCA, dan          • memantau dan menindaklanjuti permintaan
        mengusulkan penyesuaian manual, kebijakan,               informasi/data oleh OJK, BI, dan regulator
        dan prosedur internal,                                   lainnya dalam rangka pengawasan Bank.
     • menyusun Compliance Matrix Diary sebagai            d. Melaksanakan fungsi pengendalian gratifikasi,
        sarana pemantauan untuk menjaga komitmen              antara lain:
        terhadap kewajiban pelaporan kepada regulator,        • m e r u m u s k a n ke b i j a k a n d a n p ro se d u r
     • melakukan review dan memberikan pendapat                  pengendalian gratifikasi,
        untuk memastikan kesesuaiannya dengan                 • mengoordinasikan kegiatan sosialisasi atas
        ketentuan regulator yang berlaku atas:                   ketentuan pengendalian gratifikasi kepada
        » rencana produk dan aktivitas baru,                     seluruh Insan BCA dan pemangku kepentingan,
        » rancangan ketentuan internal yang akan              • menerima dan mengadministrasikan laporan
            diterbitkan,                                         gratifikasi dari Insan BCA,

                                                                Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   373
Page 376
          T a t a    K e l o l a   P e r u s a h a a n




           •
        menyampaikan laporan pelaksanaan                                                •    melakukan koordinasi dengan unit kerja dalam
        pengendalian gratifikasi kepada Direksi secara                                       rangka penilaian Tingkat Kesehatan Bank
        berkala, sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun                                           Konsolidasi berbasis risiko,
        sekali.                                                                         •    melakukan review dan memberikan pendapat
     • Pemaparan atas Kebijakan Anti Korupsi dan                                             untuk memastikan kesesuaiannya dengan
        Pengendalian Gratifikasi terdapat pada halaman                                       ketentuan regulator, terkait rencana Sinergi
        385 dalam Laporan Tahunan ini.                                                       Kerja Sama BCA dengan Perusahaan Anak,
  e. Memantau dan mengevaluasi fungsi kepatuhan                                         •    melakukan koordinasi dengan PIC Kepatuhan
     baik secara terintegrasi dan pada masing-masing                                         Perusahaan Anak dalam rangka penyusunan
     Perusahaan Anak dalam Konglomerasi Keuangan                                             Profil Risiko Kepatuhan Terintegrasi setiap
     BCA, antara lain:                                                                       semester,
     • menyusun Laporan Kepatuhan Terintegrasi                                          •    melakukan komunikasi dengan Perusahaan
        yang disampaikan kepada Direksi dan Dewan                                            Anak dalam ruang lingkup pelaksanaan fungsi
        Komisaris,                                                                           kepatuhan.

5. Indikator Kepatuhan Tahun 2025
  Indikator kepatuhan tahun 2025 sebagai bentuk komitmen dan tingkat kepatuhan BCA terhadap ketentuan dan
  peraturan perundang-undangan yang berlaku, adalah sebagai berikut:

  Tabel Indikator Kepatuhan Tahun 2025

   No.                        Indikator Kepatuhan                     Ketentuan yang Berlaku Pencapaian BCA                           Keterangan

      1        Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM).             Min. 14% s.d <15%                29,76%                  Telah sesuai
                                                                                                                               dengan ketentuan
                                                                                                                               yang berlaku
      2        Non-Performing Loan (NPL) Net                          Maks. 5%                         0,67%
      3        Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)                 Maks. 10% dari total             5,46%
                                                                      modal
      4        Giro Wajib Minimum (GWM) Rupiah                        Min. 4,6%                        5,61%
      5        Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM)             Min. 4%                          33,54%
      6        Giro Wajib Minimum (GWM) Valuta Asing                  Min. 4%                          4,27%
      7        Posisi Devisa Neto (PDN)                               Maks. 20%                        0,08%
      8        Liquidity Coverage Ratio (LCR)                         Min. 100%                        310,8%
      9        Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM)               84% - 94%                        78,79%                  Sesuai dengan
                                                                                                                               Keterangan RIM
                                                                                                                               di bawah ini1)
    10         Giro RIM                                               Min. sesuai ketentuan            1,00%                   Sesuai dengan
                                                                                                                               Keterangan RIM
                                                                                                                               di bawah ini1)
      11       Net Stable Funding Ratio (NSFR)                        Min. 100%                        158,77%                 Telah sesuai
                                                                                                                               dengan ketentuan
      12       Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial              Min. 21,75%                      22,75%
                                                                                                                               yang berlaku
               (RPIM)
   Keterangan:
   1) RIM Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) BCA Desember 2025 lebih kecil dari batas bawah RIM Target yang ditetapkan BI sebesar 84% dalam PADG
   No. No. 23 Tahun 2025 tanggal 20 Oktober 2025 tentang Rasio Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial bagi Bank Umum
   Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah, sehingga BCA wajib membentuk Giro RIM dalam Rupiah sebesar perhitungan antara Parameter
   Disinsentif Bawah dengan selisih RIM BCA dan RIM Target terhadap DPK Rupiah.

   Berdasarkan PADG No. 23 Tahun 2025 tanggal 20 Oktober 2025 tentang Rasio Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial bagi
   Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah, Parameter Disinsentif Bawah terkait pemenuhan RIM untuk Bank dengan kondisi RIM
   <84%, NPL <5% dan KPMM >19% ditetapkan sebesar 0,15.



6. Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan
   Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT, dan PPPSPM)
  BCA berkomitmen untuk melaksanakan Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan
  Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT, dan PPPSPM) sesuai dengan POJK No. 8 Tahun 2023 tentang
  Penerapan Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata
  Pemusnah Massal di Sektor Jasa Keuangan. Aktivitas terkait Penerapan Program APU, PPT, dan PPPSPM selama tahun 2025
  adalah sebagai berikut:
  • melaporkan secara berkala pelaksanaan program APU, PPT, dan PPPSPM kepada Direksi dan Dewan Komisaris,
  • memantau transaksi keuangan mencurigakan dengan menggunakan aplikasi STIM (Suspicious Transaction Identification
     Model) yang berbasis web, serta melakukan pengembangan dan penyempurnaan sistem dengan menggunakan teknologi
     terkini dan pembaharuan parameter untuk dapat mendeteksi transaksi mencurigakan,
  • mengoordinasikan pelaksanaan pengkinian data nasabah melalui penyusunan rencana, pemantauan realisasi dan
     pelaporan kepada regulator,



374            Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 377
   •   melakukan screening data nasabah dan transaksi                 •   meningkatkan pemahaman terkait APU, PPT,
       terhadap watchlist yang diterbitkan oleh otoritas                  dan PPPSPM secara berkesinambungan dengan
       yang berwenang antara lain Daftar Terduga Teroris                  mengadakan pelatihan dan sosialisasi melalui
       dan Organisasi Teroris (DTTOT), Daftar Pendanaan                   classroom training, online training, e-learning,
       Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (DPPSPM), The                  dan virtual/hybrid event maupun dalam forum
       Office of Foreign Assets Control (OFAC) List, United                internal seperti Rapat Koordinasi Wilayah dan Rapat
       Nations (UN) List, dan European Union (EU) List, dan The           Koordinasi Kepala Operasional Cabang dan Service
       Office of Financial Sanctions Implementation (OFSI) List,          Operations Forum,
       termasuk pada saat terjadi perubahan daftar watchlist          •   melakukan pengembangan materi maupun sarana
       tersebut,                                                          pelatihan Penerapan APU, PPT, dan PPPSPM,
   •   melakukan identifikasi dan penilaian risiko Tindak              •   melakukan review dan memberikan pendapat atas
       Pidana Pencucian Uang (TPPU), Tindak Pidana                        rencana produk dan aktivitas baru serta rancangan
       Pendanaan Terorisme (TPPT) dan Pendanaan                           ketentuan internal yang akan diterbitkan, untuk
       Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPSPM)                        memastikan kesesuaiannya dengan ketentuan APU,
       dengan pendekatan berbasis risiko (Risk Based                      PPT, dan PPPSPM yang berlaku,
       Approach) dengan memperhatikan faktor-faktor                   •   mengikuti kegiatan yang diselenggarakan regulator,
       terkait nasabah, negara atau area geografis, produk                 antara lain, pelaksanaan:
       dan jasa serta jaringan distribusi,                                a. Financial Integrity Rating (FIR) PPATK tahun 2025,
   •   melakukan uji kepatuhan atas penerapan APU, PPT,                   b. Pilot Penilaian Indeks Efektivitas Kinerja Rezim
       dan PPPSPM di Kantor Cabang bekerja sama dengan                        APU PPT Tahun 2025,
       Pengawas Internal Cabang,                                          c. Penilaian National Risk Assessment (NRA) TPPU,
   •   melaporkan transaksi keuangan mencurigakan,                            TPPT dan PPSPM tahun 2025,
       transaksi keuangan tunai, dan transaksi keuangan                   d. Program Mentoring Berbasis Risiko (Promensisko)
       transfer dana dari dan ke luar negeri, serta                           PPATK terkait Tindak Pidana Siber Tahun 2025.
       penyampaian data melalui Sistem Informasi
       Pengguna Jasa Terpadu (SIPESAT) dan Sistem                  SISTEM MANAJEMEN RISIKO
       Informasi Terduga Pendanaan Terorisme (SIPENDAR)
       kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi               BCA memiliki sistem manajemen risiko dan sistem
       Keuangan (PPATK),                                           pengendalian internal secara efektif yang disesuaikan
                                                                   dengan tujuan, kebijakan usaha, ukuran, dan kompleksitas
                                                                   kegiatan usaha BCA. Dewan Komisaris dan Direksi BCA
                                                                   bertanggung jawab atas penerapan manajemen risiko
                                                                   dan sistem pengendalian internal di BCA dan Perusahaan
                                                                   Anak secara terintegrasi.

Dalam penerapan manajemen risiko, BCA berpedoman pada ketentuan regulator, dan international best practices.


Struktur Organisasi Manajemen Risiko


                                                      Risk Management




                                                                                              Business
 Operational Risk         Credit Risk          Market Risk           Enterprise Risk                               Cyber Security
                                                                                          Continuity & Crisis
  Management             Management            Management             Management                                  Risk Management
                                                                                            Management




Gambaran Umum Sistem Manajemen Risiko
Dalam rangka pengelolaan risiko, BCA telah mengimplementasikan Kerangka Sistem Manajemen Risiko (Risk Management
Framework) secara terpadu. Kerangka tersebut digunakan sebagai sarana dalam penetapan strategi, organisasi,
kebijakan dan prosedur, serta infrastruktur manajemen risiko untuk memastikan seluruh risiko yang dihadapi BCA dapat
diidentifikasi, diukur, dipantau, dikendalikan, dan dilaporkan dengan benar.




                                                                            Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   375
Page 378
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




Kerangka Sistem Manajemen Risiko


                                              RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS)



                                      Direksi                                                         Dewan Komisaris



       Risk Management                           Direktur Manajemen                Audit Internal           Komite         Komite
          Committee                              Risiko (Terintegrasi)             (Terintegrasi)         Tata Kelola     Pemantau
                                                                                                         Terintegrasi      Risiko

       Integrated Risk                          Cakupan penerapan Manajemen        Corporate-Wide
   Management Committee                         Risiko Terintegrasi mengacu        Risk Management
                                                kepada peraturan regulator
                                                antara lain namun tidak terbatas   • Manajemen
                                                pada:                                Risiko
                                                • POJK No.17/POJK.03/2014            (Terintegrasi)
                                                • POJK No.18/POJK.03/2014          • Kepatuhan
                                                • POJK No.26/POJK.03/2015            (Terintegrasi)    Panduan
                                                • POJK No.18/POJK.03/2016          • Tata Kelola       Kebijakan
                                                • POJK No. 30 Tahun 2024             (Terintegrasi)      Dasar
                                                • SEOJK No.14/SEOJK/03/2015        • Permodalan
                                                • SEOJK No.34/SEOJK/03/2016          (Terintegrasi)
                                                                                                      Monitoring
                                                                                                                   Perusahaan
                                                                                    • Risk                            Anak
                                                                                      Management
                                                                                      Division
                                                                                   • Corporate
                                                                                      Strategy
                                                                                      & Planning       Laporan
                                                                                      Division
                                                                                   • Environment
                                                                                      Social
                                                                                      Governance
                                                                                      Subdivision



Kerangka penerapan manajemen risiko BCA dan                                   Adapun jenis risiko yang dihadapi oleh BCA baik secara
Terintegrasi menggambarkan kerangka kerja dan proses                          individu maupun terintegrasi terdiri dari:
manajemen risiko yang memiliki keterkaitan dan hubungan                       • Risiko Kredit
timbal balik, baik antara Dewan Komisaris, Direksi, Komite-                   • Risiko Pasar
komite penunjang di bawah Dewan Komisaris dan Direksi,                        • Risiko Likuiditas
antar unit kerja di BCA maupun dengan Perusahaan Anak.                        • Risiko Operasional
                                                                              • Risiko Hukum
Penerapan manajemen risiko BCA mencakup:                                      • Risiko Reputasi
• Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi                                • Risiko Stratejik
• Kecukupan Kebijakan dan Prosedur Manajemen Risiko,                          • Risiko Kepatuhan
   serta Penetapan Limit Risiko                                               • Risiko Transaksi Intra-grup
• Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,                                  • Risiko Asuransi
   Pemantauan dan Pengendalian Risiko, serta Sistem
   Informasi Manajemen Risiko                                                 Dalam rangka memitigasi risiko untuk mendukung
• Sistem Pengendalian Internal yang Menyeluruh                                penerapan manajemen risiko di BCA, pengelolaan untuk
                                                                              setiap jenis risiko selengkapnya disajikan pada halaman 98
Implementasi penerapan manajemen risiko BCA                                   bagian Tinjauan Pendukung Bisnis pada Laporan Tahunan ini.
selengkapnya disajikan pada halaman 95 bagian Tinjauan
Pendukung Bisnis pada Laporan Tahunan ini.                                    Tinjauan/Hasil Review atas Efektivitas Sistem
                                                                              Manajemen Risiko
Jenis Risiko dan Pengelolaannya                                               Berdasarkan hasil penilaian sendiri (self-assessment), pada
Mengacu pada POJK No. 18/POJK.03/2016 tentang                                 tahun 2025 peringkat profil risiko BCA secara individu
Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum, BCA                                maupun secara terintegrasi dengan Perusahaan Anak
mengelola 8 (delapan) jenis risiko dan sesuai POJK                            adalah “low to moderate”.
No. 17/POJK.03/2014 tentang Penerapan Manajemen
Risiko Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan, terdapat                      Peringkat profil risiko tersebut merupakan hasil penilaian
penambahan 2 (dua) jenis risiko yang harus dikelola BCA                       dari 10 (sepuluh) jenis risiko dengan peringkat tingkat risiko
selaku Entitas Utama Konglomerasi Keuangan BCA (KK                            sebagai berikut:
BCA), yaitu:                                                                  • Risiko yang memiliki peringkat tingkat risiko “low”
                                                                                 adalah Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Hukum dan
                                                                                 Risiko Transaksi Intra-Grup.



376     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 379
•   Risiko yang memiliki peringkat tingkat risiko “low to        SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL
    moderate” adalah Risiko Kredit, Risiko Operasional,          (INTERNAL CONTROL)
    Risiko Reputasi, Risiko Stratejik, Risiko Kepatuhan dan
    Risiko Asuransi.                                             Sistem pengendalian internal merupakan suatu mekanisme
                                                                 pengawasan yang ditetapkan oleh manajemen BCA secara
Peringkat profil risiko “low to moderate” ini dapat tercapai      berkesinambungan (ongoing basis) yang disesuaikan
karena BCA dan Perusahaan Anak telah menerapkan proses           dengan tujuan, ukuran, dan kompleksitas kegiatan usaha
manajemen risiko secara cukup efektif dan efisien pada            BCA. Penerapan sistem pengendalian internal BCA
seluruh aktivitasnya.                                            berpedoman kepada SE OJK No.35/SEOJK.03/2017
• Tren risiko inheren BCA dan terintegrasi adalah stabil         tanggal 7 Juli 2017 tentang Pedoman Standar Sistem
   karena diperkirakan tidak akan terjadi perubahan risiko       Pengendalian Intern bagi Bank Umum.
   inheren yang signifikan.
   Kondisi makro ekonomi pada periode mendatang                  Tujuan penerapan sistem pengendalian internal yang
   diperkirakan tidak berdampak buruk bagi BCA. Hal              efektif yaitu untuk memastikan:
   tersebut juga didukung oleh sinergi dan koordinasi            1. kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan
   kebijakan Pemerintah dan Bank Indonesia untuk                    serta kebijakan/ketentuan internal yang berlaku.
   mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi               2. tersedianya informasi keuangan dan manajemen yang
   sesuai dengan kapasitas perekonomian nasional.                   lengkap, akurat, tepat guna, dan tepat waktu yang
   Sejalan dengan kondisi tersebut, KK BCA terus berupaya           diperlukan dalam rangka pengambilan keputusan yang
   untuk memaksimalkan performa bisnis dan pencapaian               tepat dan dapat dipertanggungjawabkan.
   kinerja dengan tetap mengelola risiko pada seluruh            3. efisiensi dan efektivitas dari kegiatan usaha BCA.
   kegiatan usaha berdasarkan prinsip kehati-hatian.             4. efektivitas budaya risiko/risk culture pada organisasi
• Kualitas penerapan manajemen risiko terintegrasi akan             BCA secara menyeluruh.
   tetap kuat. Hal ini disebabkan karena KK BCA telah
   menetapkan Integrated Risk Management Framework               Kerangka Sistem Pengendalian Internal
   yang terdiri dari strategi, organisasi, kebijakan dan         BCA menerapkan kerangka three lines model untuk
   prosedur, serta infrastruktur manajemen risiko dan            mendukung terciptanya manajemen risiko dan tata kelola
   secara terus menerus melakukan kaji ulang atas                yang handal. Penerapan prinsip three lines model pada
   pengelolaan manajemen risiko di semua aktivitasnya            BCA adalah sebagai berikut:
   untuk memastikan bahwa seluruh risiko yang dihadapi           1. Lini Pertama
   KK BCA dapat diidentifikasi, diukur, dipantau,                    Lini pertama bertanggung jawab dalam penyediaan
   dikendalikan,dan dilaporkan dengan benar.                        produk dan jasa kepada customer termasuk
                                                                    pengelolaan risiko terkait.
Kebijakan manajemen risiko BCA dan Perusahaan Anak               2. Lini Kedua
senantiasa diperbarui sesuai dengan ketentuan regulator,            Lini kedua berperan memberikan dukungan terkait
arah perkembangan penerapan Basel terkini, prudential               pengelolaan risiko termasuk tanggung jawab atas
banking principle dan international best practices. Dalam           enterprise risk management. Peran lini kedua dilakukan
menjalankan bisnisnya, KK BCA selalu memperhatikan                  oleh Direktur Kepatuhan, Direktur Manajemen Risiko,
situasi dan kondisi perekonomian serta perkembangan                 Risk Management Division (MRK), Compliance Division
perbankan dan lembaga jasa keuangan non-bank.                       (DCP) serta Operation Strategy and Development
                                                                    Group (GPOL).
Pernyataan Direksi dan Dewan Komisaris atas                      3. Lini Ketiga
Kecukupan serta Tinjauan atas Efektivitas                           Peran lini ketiga dilakukan oleh Divisi Internal Audit (DAI)
Sistem Manajemen Risiko                                             untuk memperkuat kemampuan perusahaan dalam
BCA telah melakukan evaluasi atas sistem manajemen                  menciptakan, melindungi, dan mempertahankan nilai
risiko di tahun 2025 dimana:                                        BCA dengan memberikan assurance, advis (advice),
• Direksi melakukan evaluasi atas efektivitas sistem                wawasan (insight), dan pandangan ke depan (foresight)
    manajemen risiko di BCA melalui peninjauan secara               yang independen, berbasis risiko, dan objektif, serta
    berkala atas kebijakan dan prosedur manajemen risiko,           berperan sebagai mitra strategis manajemen dalam
    kecukupan sistem informasi manajemen risiko, laporan            membangun BCA menjadi lembaga perbankan yang
    eksposur risiko, dan penilaian profil risiko BCA dan profil      sehat melalui penilaian kecukupan dan efektivitas
    risiko Terintegrasi.                                            proses tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian
• Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Pemantau                      internal perusahaan. DAI mengomunikasikan laporan
    Risiko melakukan pengawasan serta evaluasi terhadap             hasil audit kepada Presiden Direktur, Dewan Komisaris,
    penerapan sistem manajemen risiko yang telah                    dan Komite Audit.
    dilakukan oleh Direksi.
                                                                 Dalam menjalankan perannya, semua lini telah melakukan
Berdasarkan hasil evaluasi dan pengawasan yang dilakukan,        komunikasi dan kolaborasi secara rutin serta berkontribusi
Dewan Komisaris menilai bahwa sistem manajemen risiko            dalam menciptakan dan menjaga value yang selaras
di BCA telah memadai dan berjalan efektif.                       dengan kepentingan stakeholders.


                                                                          Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   377
Page 380
       T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




Dewan Komisaris dan komite di bawah koordinasinya                   3. Kegiatan Pengendalian dan Pemisahan Fungsi
bertanggung jawab untuk mengawasi seluruh pelaksanaan                  Berdasarkan kerangka kerja dan komponen
pengendalian internal dan memastikan antara lain:                      pengendalian internal yang telah disusun, BCA
• Struktur dan proses yang ada, telah memadai dan telah                melaksanakan pengendalian internal untuk memastikan
   tersedia untuk pelaksanaan pengendalian internal sebagai            kecukupan pengendalian keuangan, efektivitas dan
   bagian dari tata kelola yang efektif.                               efisiensi operasional, serta kepatuhan terhadap
• Tujuan dan aktivitas organisasi telah selaras dengan                 ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang
   kepentingan stakeholders.                                           berlaku. Selain itu, penetapan kebijakan, manual, dan
                                                                       prosedur operasional menjadi pedoman pelaksanaan
Komponen Utama Sistem Pengendalian Internal                            tugas dan pemisahan fungsi pada masing-masing
Pengendalian Internal BCA terdiri dari 5 (lima) komponen               unit kerja agar setiap individu dalam jabatannya
utama sejalan dengan Internal Control Integrated Framework             tidak memiliki peluang untuk melakukan kesalahan/
yang dikembangkan oleh The Committee of Sponsoring                     penyimpangan di dalam pelaksanaan tugas tersebut.
Organization of the Treadway Commission (COSO), meliputi:
1. Pengawasan oleh Manajemen dan Budaya Pengendalian                   Pemantauan dan pengujian atas pelaksanaan tugas dan
   Direksi dan Dewan Komisaris sesuai perannya bertanggung             fungsi tersebut dipantau oleh MRK dan DAI sebagai
   jawab untuk menciptakan suatu budaya pengendalian.                  unit kerja yang independen pada lini kedua dan lini
   Direksi telah menciptakan struktur dan memelihara sistem            ketiga. Laporan Hasil Penilaian DAI atas kecukupan
   pengendalian internal yang efektif serta telah memastikan           dan efektivitas proses tata kelola, manajemen risiko,
   bahwa sistem tersebut berjalan secara aman dan handal,              dan pengendalian internal dilaporkan kepada Direksi,
   antara lain dengan menerbitkan Pedoman Standar Sistem               Dewan Komisaris dan Komite Audit.
   pengendalian Internal BCA, kebijakan, dan prosedur
   operasional.                                                        Pelaksanaan pengendalian internal antara lain meliputi:
                                                                       a. Pengendalian Keuangan
   Dewan Komisaris telah melakukan fungsi oversight                       Untuk menjamin keberhasilan pelaksanaan rencana
   dan penilaian atas kecukupan pengendalian internal                     strategis yang mendukung perkembangan BCA,
   melalui komite di bawah koordinasinya, yaitu Komite                    BCA telah menerapkan hal-hal berikut:
   Audit, Komite Pemantau Risiko, dan Komite Tata Kelola                  1) Direksi telah menyusun dan mendapat
   Terintegrasi. Komite Audit membantu Dewan Komisaris                        persetujuan dari Dewan Komisaris atas rencana
   melakukan oversight pengawasan atas hal-hal yang terkait                   stratejik dan Rencana Kerja dan Anggaran
   dengan laporan keuangan, sistem pengendalian internal,                     Tahunan (RKAT) yang dituangkan ke dalam
   pelaksanaan fungsi audit intern dan ekstern, implementasi                  Rencana Bisnis Bank (RBB) sebagai blueprint
   good corporate governance (GCG) serta kepatuhan                            strategi bisnis 3 (tiga) tahunan serta telah
   terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.                        didistribusikan kepada pejabat BCA yang terkait
                                                                              dalam rangka implementasi.
2. Identifikasi dan Penilaian Risiko                                      2) Penetapan strategi telah memperhitungkan
   BCA telah memiliki mekanisme pengendalian internal                         dampak risiko stratejik terhadap permodalan
   yang melekat pada masing-masing unit kerja, hal ini tidak                  BCA, antara lain proyeksi permodalan dan
   lepas dari peran Direksi dalam rangka identifikasi, analisa                Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM).
   dan penilaian risiko yang dihadapi BCA untuk memastikan                3) Direksi secara aktif melakukan diskusi/
   pencapaian target yang ditetapkan. Peran tersebut                          memberikan masukan serta memantau kondisi
   dilakukan dengan membentuk MRK yang berfungsi untuk                        internal dan perkembangan faktor eksternal
   meyakinkan BCA dan Perusahaan Anak secara terintegrasi                     yang secara langsung maupun tidak langsung
   melakukan mitigasi risiko dengan benar melalui identifikasi,               memengaruhi strategi bisnis BCA.
   pengukuran, pemantauan, pengendalian dan pelaporan                     4) BCA telah melaksanakan proses pengendalian
   risiko sesuai kerangka kerja manajemen risiko, serta                       keuangan, baik terhadap BCA maupun terhadap
   mampu menghadapi situasi darurat yang mengancam                            anggota Konglomerasi Keuangan BCA guna
   kelangsungan usaha BCA.                                                    memantau pencapaian kinerja secara berkala
                                                                              melalui Divisi Corporate Strategy and Planning
   BCA telah melakukan identifikasi dan penilaian risiko                      untuk meningkatkan pertumbuhan dan kinerja
   secara menyeluruh yang meliputi risiko kredit, risiko pasar,               BCA serta Perusahaan Anak.
   risiko likuiditas, risiko operasional, risiko hukum, risiko            5) BCA telah memastikan seluruh kebijakan dan
   reputasi, risiko stratejik, risiko kepatuhan, risiko asuransi,             standar akuntansi diperbaharui secara berkala
   dan risiko transaksi intra-grup. Selain itu, BCA juga secara               sesuai dengan ketentuan dan peraturan
   konsisten melakukan Risk Control Self-Assessment (RCSA)                    perundang-undangan yang berlaku.
   guna melakukan kaji ulang atas risiko operasional yang
   melekat pada fungsi pokok masing-masing unit kerja.                 b. Pengendalian Operasional
                                                                          Untuk dapat mendukung pengendalian risiko
                                                                          operasional secara menyeluruh, BCA telah
                                                                          menerapkan hal-hal berikut:



378      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 381
   1)   Membentuk struktur organisasi BCA antara lain:             4) Strategi Manajemen Risiko Kepatuhan adalah
        • Pemisahan fungsi agar tidak menimbulkan                     mempunyai kebijakan untuk senantiasa
            conflict of Interest.                                     mematuhi ketentuan yang berlaku yaitu secara
        • Supervisor yang berfungsi mengawasi jalannya                proaktif melakukan pencegahan (ex-ante) dalam
            kontrol internal.                                         rangka meminimalkan terjadinya pelanggaran
        • Pengawasan Internal yang berfungsi meyakini                 dan melakukan tindakan kuratif (ex-post) dalam
            pelaksanaan kontrol internal di unit kerja                rangka perbaikan.
            operasional.
        • DAI yang independen terhadap risk taking unit         d. Sistem Akuntansi, Informasi, dan Komunikasi
            untuk mengevaluasi serta menilai kecukupan             BCA telah memiliki sistem akuntansi, informasi,
            dan efektivitas proses tata kelola, manajemen          dan komunikasi yang memadai untuk mendukung
            risiko, dan pengendalian internal perusahaan baik      identifikasi masalah yang mungkin timbul serta
            terhadap BCA maupun anggota Konglomerasi               dapat digunakan sebagai sarana pertukaran
            Keuangan BCA.                                          informasi dalam rangka pelaksanaan tugas sesuai
        • MRK dan DCP yang independen terhadap risk                dengan tanggung jawabnya. Sistem akuntansi yang
            taking unit.                                           dimiliki telah menghasilkan informasi keuangan yang
        • Biro Anti-Fraud untuk meningkatkan efektivitas           akurat, tepat, dan konsisten karena BCA memiliki
            penerapan strategi Anti-fraud atas seluruh             kebijakan akuntansi sesuai prinsip/ketentuan
            kegiatan perusahaan.                                   yang berlaku dan didukung sistem pencatatan
   2)   Setiap transaksi operasional perbankan yang                yang efektif dan proses rekonsiliasi yang
        dilakukan di BCA telah mempunyai prosedur                  didokumentasikan dengan baik. Sistem informasi
        kerja yang dituangkan dalam manual kerja, untuk            yang dimiliki terus dikembangkan sejalan dengan
        memastikan bahwa risiko operasional yang mungkin           perkembangan bisnis bank dan teknologi agar dapat
        ada pada aktivitas tersebut telah dimitigasi dengan        mendukung seluruh aktivitas operasional BCA. BCA
        baik.                                                      juga telah berkomunikasi dengan pihak eksternal
   3)   Memiliki kebijakan rotasi pekerja.                         seperti regulator,shareholders, serta menerapkan
   4)   Penetapan limit dan wewenang petugas dalam                 whistleblowing system.
        melakukan suatu transaksi.
   5)   Penetapan kebijakan, standar, dan prosedur                 BCA juga telah melakukan kaji ulang yang dilakukan
        sistem pengelolaan pengamanan informasi yang               oleh pihak independen untuk memastikan sistem
        diperlukan untuk melakukan pengamanan aset                 informasi yang dimiliki dapat menyediakan data dan
        terkait penyelenggaraan dan penggunaan TI.                 informasi terkait kegiatan usaha, kondisi keuangan,
   6)   Evaluasi hasil kaji ulang dan pengujian atas Disaster      dan penerapan manajemen risiko yang telah
        Recovery Plan.                                             memenuhi ketentuan, akurat, terkini, tepat waktu,
   7)   Penetapan kebijakan dan prosedur mengenai                  dan dapat diakses oleh pihak yang berkepentingan
        penggunaan pihak penyedia jasa TI.                         serta dilaporkan secara konsisten untuk mendukung
                                                                   pelaksanaan tugas Direksi dan Dewan Komisaris.
c. Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-Undangan
   yang Berlaku                                                 5. Kegiatan Pemantauan dan Tindakan Koreksi
   Untuk memastikan kepatuhan BCA terhadap peraturan               Penyimpangan
   perundang-undangan yang berlaku, BCA telah                      BCA melakukan pemantauan secara terus menerus
   menerapkan hal-hal berikut:                                     terhadap efektivitas keseluruhan pelaksanaan
   1) BCA memiliki komitmen mematuhi peraturan                     pengendalian internal. Pemantauan berfungsi
      perundang-undangan yang berlaku dan mengambil                sebagai evaluasi secara berkala, baik dilakukan oleh
      langkah-langkah untuk memperbaiki kelemahan                  satuan-satuan kerja operasional maupun oleh DAI.
      risiko ini, apabila terjadi.                                 Apabila terdapat kelemahan dalam pengendalian
   2) BCA telah membentuk unit kerja DCP yang bersifat             internal, baik yang diidentifikasi oleh satuan kerja
      independen terhadap dan bertanggung jawab untuk              operasional (risk-taking unit), DAI, maupun pihak
      memantau kepatuhan BCA dan Perusahaan Anak                   lainnya, maka akan dilaporkan tepat waktu kepada
      secara terintegrasi.                                         Pejabat dan atau Direksi yang berwenang untuk
   3) BCA telah:                                                   ditindaklanjuti.
      • melakukan pemantauan kepatuhan pelaporan
           kepada BI/OJK/regulator lainnya;                        DAI juga melakukan kaji ulang atau langkah
      • menyampaikan laporan kepatuhan BCA                         pemantauan lainnya yang memadai terhadap
           termasuk Laporan Penerapan Program APU dan              pelaksanaan tindak lanjut hasil audit dan segera
           PPT kepada OJK setiap 6 (enam) bulan;                   melaporkan kepada Dewan Komisaris, Komite Audit,
      • menyampaikan Laporan Pemantauan Kepatuhan                  dan Presiden Direktur dalam hal masih terdapat
           terhadap Ketentuan Kehati-hatian BCA termasuk           kelemahan yang belum diperbaiki atau rekomendasi
           Laporan Pelaksanaan Program APU dan PPT                 tindakan korektif belum ditindaklanjuti.
           kepada Dewan Komisaris, Presiden Direktur,
           dan Wakil Presiden Direktur setiap 3 (tiga) bulan.

                                                                     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   379
Page 382
       T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




Evaluasi Sistem Pengendalian Internal                             •   Menyediakan sistem informasi yang mendukung pelaporan
Direksi bertanggung jawab untuk memastikan penerapan                  keuangan sesuai dengan standar akuntansi keuangan serta
sistem pengendalian internal yang baik untuk mencapai                 ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai pencatatan
tujuan BCA. Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Audit,                transaksi keuangan.
Komite Pemantau Risiko dan Komite Tata Kelola Terintegrasi
juga bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan                 Pernyataan Direksi atas Kecukupan dan
atas penyelenggaraan sistem pengendalian internal di BCA.         Efektivitas Sistem Pengendalian Internal
                                                                  dalam Proses Pelaporan Keuangan Bank
Untuk mengevaluasi kecukupan dan efektivitas sistem               BCA telah merancang dan menetapkan kebijakan dan
pengendalian internal BCA tersebut, sepanjang tahun               prosedur yang dapat memberikan keyakinan memadai atas
2025 telah dilakukan kegiatan pemantauan dan koreksi              efektivitas penerapan pengendalian internal dalam proses
penyimpangan antara lain:                                         pelaporan keuangan, dan mengevaluasi penerapannya,
1. BCA melakukan evaluasi dan pemantauan secara terus             sesuai dengan ketentuan yang berlaku, untuk menyusun dan
   menerus atas efektivitas keseluruhan pelaksanaan               menyajikan secara wajar Laporan Keuangan yang bebas dari
   pengendalian internal, termasuk jika terjadi perubahan         salah saji material.
   kondisi internal dan eksternal yang dapat memengaruhi
   BCA dalam mencapai sasarannya.                                 Sehubungan dengan Laporan Keuangan BCA untuk tahun buku
2. BCA memprioritaskan pemantauan terhadap risiko                 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Direksi BCA
   utama BCA sebagai bagian dari kegiatan sehari-hari,            dengan ini menyatakan bahwa:
   termasuk evaluasi secara berkala untuk mendeteksi dan          1. Direksi BCA bertanggung jawab atas:
   mencegah munculnya risiko baru, baik oleh unit kerja              • Penyusunan dan penyajian Informasi Keuangan dan
   operasional, unit kerja pemantau risiko, maupun oleh DAI.             Laporan Keuangan;
3. DAI melakukan evaluasi atas kecukupan dan efektivitas             • Kesesuaian penyusunan dan penyajian Laporan
   sistem pengendalian internal secara independen dan                    Keuangan dengan standar akuntansi keuangan
   objektif melalui pelaksanaan kegiatan audit yang                      dan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai
   berbasis risiko. Hasil evaluasi dan tindak lanjut dilaporkan          pencatatan transaksi keuangan;
   kepada Dewan Komisaris, Komite Audit, dan Direksi.                • Kelengkapan dan kebenaran isi Laporan Keuangan; dan
                                                                     • Penerapan pengendalian internal dalam proses
Pernyataan Dewan Komisaris atas Kecukupan                                pelaporan keuangan BCA.
dan Efektivitas Sistem Pengendalian Internal                      2. Direksi BCA telah menelaah dan melakukan penilaian atas
Berdasarkan hasil kajian dan pembahasan dengan                       Laporan Keuangan untuk tahun buku yang berakhir pada
Komite Audit atas laporan evaluasi yang disampaikan                  tanggal 31 Desember 2025, sesuai kriteria yang ditetapkan
oleh manajemen, Dewan Komisaris menilai bahwa sistem                 dalam Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/
pengendalian internal BCA telah memadai dan berjalan                 SEOJK.03/2017 tentang Pedoman Standar Sistem
efektif.                                                             Pengendalian Intern bagi Bank Umum dan Internal Control
                                                                     Framework yang diterbitkan Committee of Sponsoring
Laporan Pengendalian Internal Dalam                                  Organizations of the Treadway Commission (COSO),
Proses Pelaporan Keuangan                                            dengan hasil bahwa pengendalian internal dalam proses
BCA berkomitmen untuk menjaga integritas Laporan                     pelaporan keuangan BCA telah diterapkan secara efektif
Keuangan sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas                  dan Laporan Keuangan telah menyajikan secara wajar
Jasa Keuangan No. 15 Tahun 2024 tanggal 2 Oktober 2024               semua hal yang material.
tentang Integritas Pelaporan Keuangan Bank. Untuk itu,
Direksi telah:                                                    PENERAPAN STRATEGI ANTI-FRAUD
• Menerbitkan Surat Keputusan Direksi No. 240/SK/                 1. Pengantar
   DIR/2024 tanggal 30 Desember 2024 tentang Integritas               BCA telah memiliki Pedoman Penerapan Strategi Anti-
   Pelaporan Keuangan Bank.                                           Fraud sebagaimana terakhir telah diperbaharui melalui
• Menyusun dan menetapkan kebijakan dan prosedur yang                 Surat Keputusan Direksi No. 009/SK/DIR/2025 tanggal 20
   bertujuan untuk memastikan kebenaran, keakuratan,                  Januari 2025 tentang Penyesuaian Kebijakan Strategi Anti-
   dan transparansi atas Informasi Keuangan dan Laporan               Fraud (selanjutnya disebut “Pedoman Penerapan Strategi
   Keuangan serta memastikan Laporan Keuangan telah                   Anti-Fraud“). Pedoman Penerapan Strategi Anti-Fraud
   disusun sesuai dengan standar akuntansi keuangan dan               mengacu pada POJK No. 12 Tahun 2024 perihal Penerapan
   ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai pencatatan               Strategi Anti-Fraud bagi Lembaga Jasa Keuangan.
   transaksi keuangan.
• Memastikan penerapan kebijakan dan prosedur                         Pedoman Penerapan Strategi Anti-Fraud merupakan
   pengendalian internal dalam proses pelaporan keuangan              wujud komitmen manajemen BCA dalam mencegah
   Bank berjalan dengan efektif.                                      terjadinya fraud dengan menerapkan suatu sistem
• Menunjuk Anti Fraud Bureau yang bertanggung jawab                   pengendalian fraud yang dijalankan secara efektif
   untuk melakukan pencegahan kecurangan atau                         dan berkesinambungan. Sistem pengendalian fraud ini
   manipulasi dalam Informasi Keuangan dan/atau Laporan               mengarahkan BCA dalam menentukan langkah-langkah
   Keuangan Bank.                                                     untuk mencegah, mendeteksi, investigasi, dan memantau
                                                                      atas kejadian fraud.

380      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 383
  Sesuai dengan POJK tersebut, BCA mendefinisikan fraud        Dalam menyusun dan menerapkan Strategi Anti-Fraud
  sebagai tindakan penyimpangan dan/atau pembiaran             yang efektif, BCA telah memperhatikan hal-hal sebagai
  yang sengaja dilakukan untuk mengelabui, menipu, atau        berikut:
  memanipulasi BCA, nasabah, atau pihak lain, yang terjadi     1) kondisi lingkungan internal dan eksternal;
  di lingkungan BCA dan/atau menggunakan sarana BCA            2) kompleksitas kegiatan usaha;
  sehingga mengakibatkan BCA, nasabah, atau pihak lain         3) jenis fraud;
  menderita kerugian dan/atau pelaku fraud dan/atau pihak      4) risiko terkait fraud; dan
  lain memperoleh keuntungan secara langsung maupun            5) kecukupan sumber daya yang dibutuhkan.
  tidak langsung.
                                                               Dalam mendukung pelaksanaan Strategi Anti-Fraud,
  Jenis perbuatan yang tergolong fraud adalah:                 BCA telah membentuk Anti-Fraud Bureau yang bertugas
  1) Korupsi meliputi:                                         untuk melaksanakan fungsi penerapan Strategi Anti-
     a. benturan kepentingan yang merugikan BCA dan/           Fraud di BCA. Anti-Fraud Bureau bersifat independen
         atau nasabah;                                         dan bertanggung jawab kepada Direktur Manajemen
     b. penyuapan;                                             Risiko. Anti-Fraud Bureau memiliki garis komunikasi dan
     c. penerimaan tidak sah; dan/atau                         pelaporan kepada Dewan Komisaris serta memiliki garis
     d. pemerasan;                                             koordinasi dengan Head of Risk Management Division.
  2) Penyalahgunaan aset meliputi:
     a. penyalahgunaan uang tunai;                           2. Tujuan
     b. penyalahgunaan persediaan; dan/atau                    Penerapan kebijakan Anti-Fraud di BCA bertujuan untuk
     c. penyalahgunaan aset lainnya;                           sebagai berikut :
  3) Kecurangan laporan keuangan meliputi:                     • Menumbuhkan budaya Anti-Fraud pada seluruh
     a. melebihkan kekayaan bersih dan/atau pendapatan            jajaran organisasi BCA.
         bersih; atau                                          • Meningkatkan awareness dan kepedulian terhadap
     b. mengurangi kekayaan bersih dan/atau pendapatan            risiko fraud pada operasional BCA.
         bersih;                                               • Mengingatkan para pelaksana operasional BCA
  4) Penipuan;                                                    agar senantiasa mematuhi prosedur dan ketentuan
  5) Pembocoran informasi rahasia;                                yang berlaku.
  6) Tindakan lain yang dapat dipersamakan dengan fraud
     sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
     undangan.

Pilar dan Penerapan Strategi Anti-fraud




                                          4         Pillar Strategi
                                                    Anti-Fraud

                                                                 Investigasi,                Pemantauan,
            Pencegahan                    Deteksi               Pelaporan, dan            Evaluasi, dan Tindak
                                                                    Sanksi                      Lanjut


                                                              Menggali informasi             Memantau dan
             Mengurangi              Mengidentifikasi          sistem pelaporan              mengevaluasi
          potensi terjadinya         dan menemukan              dan pengenaan             kejadian fraud serta
               fraud                  kejadian fraud          sanksi atas kejadian        tindak lanjut yang di
                                                                      fraud                    perlukan


             Anti-Fraud
             Awareness                Whistleblowing              Investigasi                 Pemantauan



             Identifikasi
             Kerawanan                 Surprise Audit             Pelaporan                      Evaluasi



             Know Your                  Surveillance           Pengenaan Sanksi               Tindak Lanjut
             Employee                     System


                       Surat Keputusan No. 009/SK/DIR/2025 tanggal 20 Januari 2025 tentang
                                     Penyesuaian Kebijakan Strategi Anti-Fraud


                                                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   381
Page 384
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




  Strategi Anti-Fraud terdiri dari 4 pilar sebagai berikut:
  1) Pencegahan
     Memuat perangkat-perangkat dalam rangka mengurangi potensi risiko terjadinya fraud, yang paling kurang
     mencakup anti-Fraud awareness (seperti penyusunan dan sosialisasi deklarasi anti-fraud, program employee
     awareness, program customer awareness), identifikasi kerawanan, dan know your employee.
  2) Deteksi
     Memuat perangkat-perangkat dalam rangka mengidentifikasi dan menemukan kejadian fraud dalam kegiatan
     usaha BCA, yang paling sedikit mencakup kebijakan dan mekanisme whistleblowing, surprise audit, dan
     surveillance system.
  3) Investigasi, Pelaporan, dan Sanksi
     Memuat langkah untuk penyelidikan atau investigasi, sistem pelaporan, dan pengenaan sanksi terhadap kejadian
     fraud yang paling sedikit mencakup investigasi, pelaporan, dan pengenaan sanksi.
  4) Pemantauan, Evaluasi, dan Tindak Lanjut
     Memuat langkah untuk melakukan pemantauan dan evaluasi serta menindaklanjuti fraud yang paling sedikit
     mencakup pemantauan, evaluasi, dan tindak lanjut.




3. Penerapan dan Internalisasi Deklarasi Anti-Fraud
  Sejalan dengan komitmen BCA dalam penerapan Strategi Anti-Fraud, BCA menyusun Deklarasi Anti-Fraud yang
  menyatakan bahwa manajemen berkomitmen untuk menerapkan kebijakan “Zero Tolerance” terhadap fraud
  melalui upaya membangun pilar-pilar yang kuat yang berfungsi untuk mencegah, mendeteksi, menginvestigasi,
  dan memantau secara terus menerus terhadap risiko, indikasi, dan kejadian fraud yang ada.

  Isi Deklarasi Anti-Fraud BCA (berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 127/SK/DIR/2025 tanggal 11 Juli 2025 perihal
  Deklarasi Anti-Fraud dan Pakta Integritas) adalah sebagai berikut:

  “Dalam rangka memperkuat sistem pengendalian internal, penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik, dan sebagai pelaksanaan
  lebih lanjut Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang Penerapan Strategi Anti-Fraud Bagi Lembaga Jasa Keuangan, maka dengan ini
   PT Bank Central Asia Tbk menyatakan berkomitmen untuk:
  a. menjalankan bisnis secara adil, jujur, dan terbuka atau transparan;
  b. menghindari berbisnis dengan pihak ketiga yang tidak berkomitmen sesuai dengan kebijakan perusahaan;
      dan/atau
  c. memberikan konsekuensi atas pelanggaran terhadap kebijakan dan komitmen.

  Mari seluruh jajaran organisasi BCA, nasabah, dan mitra kerja bersama-sama membangun budaya anti-fraud dan
  mewujudkan BCA yang bersih dan aman dari tindakan fraud.”

  Sosialisasi dan Pelatihan terkait Anti-Fraud
  Sosialisasi
  BCA terus berupaya untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan karyawan BCA terhadap tindakan fraud.
  Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi terkait Anti-Fraud baik dalam bentuk poster digital, video Anti-Fraud
  Awareness. karyawan BCA juga memiliki kewajiban untuk mengisi Pakta Integritas setiap tahun, dengan cara
  mengakses dokumen Pakta Integritas pada portal internal BCA.




382     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 385
                                                                      Pelatihan
                                                                      BCA secara berkelanjutan terus berupaya meningkatkan
                                                                      kesadaran dan kewaspadaan pekerja BCA terhadap
                                                                      tindakan fraud melalui program Anti-Fraud awareness
                                                                      antara lain melalui e-learning, kelas tutor Anti-Fraud
                                                                      Awareness bagi trainee untuk meningkatkan kontrol
                                                                      operasional, dan sebagainya.

                                                                      Seluruh karyawan BCA diwajibkan untuk mengikuti
                                                                      e-Learning Anti-fraud Awareness yang dapat diakses
                                                                      melalui portal internal MyBCA maupun Mobile Learning.


   Data Pelatihan Anti-Fraud pada Tahun 2025 dan 2024

                      Media                                    2025                                           2024

                    e-learning                              35.559 orang                                  35.299 orang

4. Data Pelanggaran Internal Fraud tahun 2025
   Pengungkapan penyimpangan (internal fraud) dilakukan berdasarkan POJK tentang Penerapan Tata Kelola bagi
   Bank Umum dan Bab XXIII angka 5 SEOJK No.14/SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
   Laporan penyimpangan tersebut terdiri atas bentuk penyimpangan (internal fraud), yaitu fraud yang dilakukan oleh
   anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, pegawai tetap, pegawai tidak tetap (honorer), dan/atau tenaga kerja alih
   daya (outsourcing). Nominal penyimpangan yang diungkapkan adalah penyimpangan lebih dari Rp100.000.000,00
   (seratus juta rupiah).


    Tabel Data Pelanggaran Internal Fraud yang Dilakukan oleh Manajemen, Pegawai Tetap, dan Tidak Tetap
                                      Anggota Direksi dan                                                Pegawai Tidak Tetap dan
      Penyimpangan Selama 1                                                Pegawai Tetap
                                    Anggota Dewan Komisaris                                               Tenaga Kerja Alih Daya
             Tahun
                                      2025         2024                2025                2024             2025            2024

    Total Fraud                         -               -                  2                 3                3                  3

    Telah diselesaikan                  -               -                  1                 2                1                  3

    Dalam proses penyelesaian           -               -                  1                  1               -                  -
    di internal BCA

    Belum diupayakan                    -               -                  -                  -               -                  -
    penyelesaian

    Telah ditindaklanjuti melalui       -               -                  -                  -               2                  -
    proses hukum



5. Pelaporan                                                     1. Tujuan Whistleblowing System
   BCA menyampaikan Laporan Penerapan Strategi                        Penerapan whistleblowing system di BCA bertujuan:
   Anti-Fraud kepada OJK setiap semester dan Laporan                  • Membangun kesadaran stakeholder (pekerja,
   Insidentil dalam hal terdapat kejadian fraud berdampak                nasabah, dan lainnya) untuk melaporkan tindakan
   signifikan yang dapat mengganggu kegiatan                             fraud atau pelanggaran yang terjadi di internal BCA
   operasional BCA sebagai wujud pemantauan atas                         tanpa rasa takut dan khawatir karena BCA akan
   penerapan Strategi Anti-Fraud.                                        memberikan perlindungan terhadap pelapor.
                                                                      • Agar fraud atau pelanggaran dapat terdeteksi dan
WHISTLEBLOWING SYSTEM                                                    dicegah sedini mungkin melalui pengungkapan dari
                                                                         pelapor (whistleblower).
BCA telah memiliki dan menerapkan Whistleblowing
System (sistem pengaduan pelanggaran) sejak tahun 2013.          2. Cara Penyampaian Laporan
Whistleblowing System merupakan sarana pelaporan yang                 A. Saluran Pelaporan
dapat digunakan oleh pihak internal dan pihak eksternal                  Pelapor dapat menyampaikan laporannya
BCA untuk melaporkan tindakan fraud atau pelanggaran                     melalui situs web BCA, yaitu www.bca.
yang dilakukan oleh pelaku di lingkungan internal BCA.                   co.id/whistleblowingsystem. Laporan yang
                                                                         disampaikan akan diterima langsung oleh Pengelola
                                                                         Whistleblowing System.


                                                                               Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk       383
Page 386
       T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




 B. Kriteria Pelaporan yang Diterima                                                    f) Tindakan lain yang dapat dipersamakan
    Untuk mempermudah dan mempercepat proses                                                dengan fraud sesuai dengan ketentuan
    tindak lanjut, pelapor wajib memastikan hal-hal                                         peraturan perundang-undangan.
    berikut dalam menyampaikan Laporan:                                              2. Perbuatan yang tergolong pelanggaran
    1) Laporan harus didasari itikad baik dan bukan                                     bisnis/kode etik, yaitu tindakan yang tidak
        merupakan suatu keluhan pribadi ataupun didasari                                sesuai dengan budaya BCA yang telah
        kehendak buruk/fitnah.                                                          dirumuskan berdasarkan nilai-nilai positif
    2) Memberikan informasi mengenai identitas diri                                     yang tumbuh dan berkembang di dalam
        pelapor yang sekurang-kurangnya mencakup                                        diri segenap Insan BCA, untuk mencapai
        sebagai berikut:                                                                tujuan bersama dan juga sebagai acuan bagi
        • Nama pelapor (diperbolehkan menggunakan                                       Insan BCA dalam mengambil keputusan dan
            anonim);                                                                    bertindak.
        • Nomor telepon/handphone atau alamat email                                  3. Perbuatan yang tergolong pelanggaran
            yang dapat dihubungi.                                                       benturan kepentingan, yaitu tindakan
    3) Memberikan indikasi awal yang dapat                                              yang menyebabkan suatu kondisi di
        dipertanggungjawabkan atas tindakan fraud atau                                  mana seseorang dalam menjalankan
        pelanggaran yang dilaporkan disertai dengan data                                tugas dan kewajibannya mempunyai
        pendukung (jika ada), yang meliputi 4W1H sebagai                                kepentingan di luar kepentingan dinas,
        berikut:                                                                        baik yang menyangkut kepentingan pribadi,
        • Tindakan/perbuatan yang dilaporkan (What);                                    keluarga, maupun kepentingan pihak-
        • Pihak yang terlibat (Who);                                                    pihak lain sehingga Insan BCA tersebut
        • Waktu kejadian (When);                                                        dimungkinkan kehilangan objektivitasnya
        • Tempat/lokasi kejadian (Where);                                               dalam mengambil keputusan dan kebijakan
        • Bagaimana kejadiannya (How).                                                  sesuai wewenang yang telah diberikan BCA
    4) Jenis perbuatan yang dapat dilaporkan, antara                                    kepadanya.
        lain:                                                                        4. Perbuatan yang tergolong pelanggaran
        1. Perbuatan yang tergolong fraud, yang terdiri                                 hukum, yaitu tindakan atau perilaku
            atas:                                                                       seseorang yang bertentangan dengan
            a) Korupsi meliputi:                                                        ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.
               i) benturan kepentingan yang merugikan
                    BCA dan/atau nasabah;                               3. Perlindungan bagi Pelapor
               ii) penyuapan;                                                BCA akan memberikan perlindungan terhadap
               iii) penerimaan tidak sah; dan/atau                           pelapor,meliputi sebagai berikut:
               iv) pemerasan;                                                • Jaminan kerahasiaan identitas pelapor dan isi
            b) Penyalahgunaan aset meliputi:                                    laporan yang disampaikan;
               i) penyalahgunaan uang tunai;                                 • Jaminan perlindungan terhadap perlakuan yang
               ii) penyalahgunaan persediaan; dan/atau                          merugikan pelapor;
               iii) penyalahgunaan aset lainnya.                             • Jaminan perlindungan kemungkinan adanya
            c) Kecurangan laporan keuangan meliputi:                            tindakan ancaman, intimidasi, hukuman, ataupun
               i) melebihkan kekayaan bersih dan/atau                           tindakan tidak menyenangkan dari pihak terlapor;
                    pendapatan bersih; atau                                  • Larangan pembalasan kepada pelapor.
               ii) mengurangi kekayaan bersih dan/atau
                    pendapatan bersih.                                  4. Alur Penanganan Pengaduan
            d) Penipuan;                                                     Berikut ini merupakan alur penanganan pengaduan
            e) Pembocoran informasi rahasia; dan/atau                        terkait whistleblowing system di BCA:




      Pengelola Whistleblowing                                                                  Unit Kerja:
      system:                                                                                   •   Melakukan investigasi atau
                                                     Anti-Fraud Bureau:
      •   Menerima laporan dan                                                                      tindak lanjut
                                                     •   Melakukan verifikasi dan
          memastikan laporan sesuai                                                             •   Menyerahkan hasil investigasi
                                                         analisis data
          kriteria                                                                                  atau tindak lanjut kepada
                                                     •   Melakukan koordinasi serta
      •   Meneruskan pengaduan                                                                      pejabat pemutus (apabila
                                                         tindak lanjut dengan unit kerja
          kepada Anti-Fraud Bureau                                                                  terbukti fraud)
                                                                                                •   Menginformasikan status ke
                                                                                                    Anti-Fraud Bureau




384      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 387
5. Pihak yang Mengelola Pengaduan
  Pengelolaan dan tindak lanjut atas pengaduan tersebut ditangani secara seksama oleh tim internal BCA yang
  ditetapkan oleh manajemen BCA dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku di BCA dan peraturan perundang-
  undangan yang berlaku di Indonesia. Tim internal BCA yang dimaksud terdiri dari Pengelola Whistleblowing System,
  Anti-Fraud Bureau, dan Unit Kerja.

6. Pengungkapan, Tindak Lanjut Pengaduan dan Sanksi atas Pengaduan
   Melalui Whistleblowing System pada Tahun 2025
  A. Jumlah Pengaduan melalui Whistleblowing System
     Sampai dengan 31 Desember 2025, jumlah pengaduan yang diterima melalui whistleblowing system tercatat
     sebanyak 56 laporan. terdiri dari:
     • 9 laporan memenuhi kriteria untuk diinvestigasi
     • 46 laporan tidak memenuhi kriteria pelaporan; dan
     • 1 laporan masih dalam proses.

     Dari 56 laporan:
     9 laporan atau 16,07% sudah selesai diinvestigasi dengan hasil sebanyak 5 laporan terbukti, 4 laporan tidak
     terbukti sedangkan 1 laporan masih dalam proses investigasi. Adapun rincian status laporan pada whistleblowing
     system adalah sebagai berikut:


                    Status                      Jumlah                            Keterangan

      Open                                        1       Dalam proses
      (masih proses)
      Closed                                      55      Terbukti: 5
      (sudah selesai)                                     Tidak terbukti: 4
                                                          Tidak Memenuhi Kriteria Pelaporan:
                                                          • Bersifat Informasi/Keluhan Nasabah (20)
                                                          • Data tidak lengkap dan Pelapor tidak memberikan
                                                              informasi/data tambahan yang diminta (26)
  B. Sanksi dan Tindak Lanjut Pengaduan melalui Whistleblowing System
     Apabila berdasarkan hasil investigasi terbukti terlapor melakukan fraud atau pelanggaran, maka pejabat pemutus
     akan memberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


                              Jenis Sanksi                                     Jumlah Pelanggaran

                             Peringatan Lisan                                             1
                              Surat Teguran                                               -
                                   SP1                                                    2
                                   SP2                                                    -
                                   SP3                                                    -
                                  PHK                                                     2


KEBIJAKAN ANTIKORUPSI DAN PENGENDALIAN GRATIFIKASI

1. Latar Belakang
  Kepercayaan masyarakat umum dan pelaku pasar terhadap BCA sangat dipengaruhi oleh etika perilaku seluruh
  jajaran Insan BCA mulai dari Dewan Komisaris, Direksi, jajaran manajemen sampai seluruh pekerjanya. Kepercayaan
  ini sangat penting untuk membina dan memelihara hubungan bisnis dengan nasabah dan pihak ketiga lainnya yang
  berhubungan dengan BCA.

  Sehubungan dengan hal tersebut, untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat serta mendukung Undang-Undang
  No. 20 Tahun 2001 yang merupakan perubahan atas Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan
  Tindak Pidana Korupsi, Direksi BCA memandang perlu untuk menetapkan ketentuan mengenai antikorupsi dan
  pengendalian gratifikasi, yang dimaksudkan untuk mendukung pelaksanaan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan
  yang Baik serta memberikan pedoman bagi jajaran Insan BCA sebagai individu dalam berhubungan dengan nasabah,
  rekanan, maupun sesama pekerja.




                                                                  Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   385
Page 388
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




2. Kebijakan Antikorupsi dan                                      •   Seluruh jajaran BCA dilarang meminta atau menerima,
   Pengendalian Gratifikasi                                           mengizinkan atau menyetujui untuk menerima
  Sebagai komitmen untuk meningkatkan praktik dan budaya              suatu hadiah atau imbalan dari pihak ketiga yang
  antikorupsi dan pencegahan gratifikasi dalam lingkungan             mendapatkan atau berusaha mendapatkan pekerjaan
  BCA, BCA telah menetapkan beberapa kebijakan yang                   atau pesanan yang berkaitan dengan pengadaan
  terkait dengan pencegahan korupsi dan pengendalian                  barang maupun jasa dari BCA.
  gratifikasi, antara lain:                                       •   Dalam hal nasabah, rekanan, dan pihak-pihak lain
  a. Surat Keputusan Direksi No. 219/SK/DIR/2003 tanggal              memberikan bingkisan pada saat-saat tertentu, seperti
      10 November 2003 perihal Ketentuan mengenai                     pada hari raya atau pada perayaan lainnya, yang mana:
      Benturan Kepentingan.                                           » akibat penerimaan bingkisan tersebut diyakini
  b. Surat Keputusan Direksi No. 269/SK/DIR/2021 tanggal                 menimbulkan dampak negatif dan memengaruhi
      31 Desember 2021 perihal Kebijakan Antikorupsi dan                 keputusan BCA, dan
      Pengendalian Gratifikasi.                                        » harga bingkisan tersebut di luar batas yang wajar
  c. Surat Edaran No. 336/SE/POL/2022 tanggal 15
      September 2022 tentang Pelaporan Pengendalian               maka anggota jajaran BCA yang menerima bingkisan tersebut
      Gratifikasi.                                                harus segera mengembalikan bingkisan tersebut disertai
  d. Kode Etik BCA yang berhubungan dengan Antikorupsi            penjelasan secara sopan bahwa seluruh jajaran BCA tidak
      (informasi lengkap dapat dilihat pada bagian Kode Etik      diperkenankan menerima bingkisan.
      halaman 411 Laporan Tahunan ini).
  e. Pedoman Penerapan Strategi Anti-fraud (informasi             Pokok-pokok kebijakan tersebut dapat dilihat pada situs
      lengkap dapat dilihat pada Bagian Penerapan Strategi        web BCA bagian Tata Kelola (https://www.bca.co.id/id/
      Anti-fraud halaman 380 Laporan Tahunan ini).                tentang-bca/tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg).
  f. Kebijakan Benturan Kepentingan (informasi lengkap
      dapat dilihat pada bagian Transaksi Afiliasi dan           3. Implementasi Kebijakan Antikorupsi
      Benturan Kepentingan halaman 388 Laporan Tahunan             dan Pengendalian Gratifikasi
      ini).                                                       BCA senantiasa berupaya untuk meningkatkan budaya
                                                                  antikorupsi dan pengendalian gratifikasi dalam lingkungan
  Kebijakan-kebijakan tersebut bersifat mengikat dan              BCA, antara lain, melalui praktik-praktik sebagai berikut:
  harus dipahami serta dilaksanakan sungguh-sungguh               a. Annual Disclosure
  oleh seluruh jajaran Insan BCA sebagai bagian dari Kode             Sebagai bentuk upaya pencegahan korupsi dan
  Etik dan dalam rangka mendukung pelaksanaan prinsip-                pengendalian gratifikasi, seluruh anggota Dewan
  prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Apabila terjadi           Komisaris, anggota Direksi, dan Insan BCA wajib
  pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap kebijakan                  membuat Pernyataan Tahunan (Annual Disclosure) yang
  ini, maka setiap pelaku pelanggaran dikenai sanksi sesuai           memuat semua keadaan atau situasi yang memungkinkan
  dengan tingkat pelanggarannya.                                      timbulnya benturan kepentingan. Informasi lengkap
  Seluruh jajaran Insan BCA diwajibkan untuk:                         mengenai Annual Disclosure dapat dilihat pada bagian
  a. mengetahui, memahami, dan melaksanakan Kebijakan                 Internalisasi halaman 237 Laporan Tahunan ini.
       Antikorupsi dan Pengendalian Gratifikasi dengan             b. Pakta Integritas
       penuh tanggung jawab dan tanpa pengecualian, dan               Sebagai bentuk penerapan strategi anti-fraud berupa
  b. mendukung pelaksanaan Kebijakan Antikorupsi dan                  pernyataan yang wajib disusun secara berkala tiap
       Pengendalian Gratifikasi.                                       tahunnya untuk seluruh jajaran Insan BCA, maka Insan BCA
                                                                      diwajibkan untuk membuat pernyataan Pakta Integritas
  Kebijakan antikorupsi yang terkandung dalam Kode Etik               yang dapat diakses melalui sarana digital yang ada di
  BCA, antara lain, meliputi:                                         mybcaportal.
  • menjaga agar kepentingan pribadi tidak bertentangan           c. Sosialisasi serta Internalisasi Nilai-nilai Antikorupsi dan
     dengan kepentingan BCA ataupun nasabah,                          Pengendalian Gratifikasi
  • tidak menyalahgunakan jabatan dan wewenangnya                     Pelaksanaan sosialisasi dan internalisasi nilai-nilai
     untuk kepentingan pribadi maupun keluarganya,                    antikorupsi dan pengendalian gratifikasi dilakukan melalui
  • tidak melakukan perbuatan tercela yang dapat                      e-learning, sosialisasi/awareness antara lain melalui email
     merugikan citra profesinya maupun citra BCA pada                 blast dan media sosial BCA.
     umumnya.                                                     d. Pelaporan terkait Tindak Korupsi dan Pengendalian
                                                                      Gratifikasi
  Kebijakan Pengendalian Gratifikasi BCA, antara lain,                 Untuk mendukung implementasi kebijakan antikorupsi,
  menetapkan bahwa:                                                   BCA telah memiliki saluran Whistleblowing System (WBS)
  • Seluruh jajaran BCA dilarang meminta atau menerima,               sebagai sarana pelaporan bagi internal BCA maupun
     mengizinkan atau menyetujui untuk menerima                       pihak eksternal. Selama tahun 2025, tidak terdapat
     suatu hadiah atau imbalan dari pihak ketiga yang                 laporan terkait pelanggaran korupsi yang diterima melalui
     mendapatkan atau berusaha mendapatkan fasilitas                  Whistleblowing System. Informasi lengkap mengenai
     dari BCA dalam bentuk fasilitas kredit ataupun fasilitas         Kebijakan Penanganan Pengaduan melalui Whistleblowing
     lainnya yang berkaitan dengan kegiatan operasional               System dapat dilihat pada bagian Whistleblowing System
     BCA.                                                             halaman 383 Laporan Tahunan ini.

386     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 389
  Untuk mendukung implementasi pengendalian gratifikasi,     Selain itu, BCA tidak pernah melakukan pemberian
  BCA telah menunjuk Compliance Division (DCP) sebagai       dana/kontribusi politik atau donasi sukarela yang
  Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) dan menyediakan        mengarah pada tindak korupsi atau penyuapan.
  sarana pelaporan bagi internal BCA apabila menerima        Ketentuan mengenai pemberian dana/sumbangan
  gratifikasi. Selama tahun 2025, terdapat 6 laporan yang    terkait aktivitas politik atau sosial telah diatur dalam
  diterima melalui sarana ini.                               Pedoman Tata Kelola Perusahaan bagian Kode Etik
                                                             Perusahaan sebagai berikut:
4. Informasi Lain                                            • Setiap partisipasi Insan BCA dalam aktivitas sosial
  Sudah menjadi budaya BCA untuk tidak menerima                 dan/atau politik adalah atas nama pribadi dan tidak
  pemberian atau imbalan dari nasabah, debitur, vendor,         dapat mewakili BCA. Setiap pernyataan, sikap dan
  rekanan, mitra kerja, dan pihak ketiga lainnya atas jasa      tindakan yang dapat mencerminkan posisi BCA
  yang diberikan oleh Insan BCA dalam menjalankan               wajib mendapat persetujuan terlebih dahulu dari
  tugasnya. Terkait hal ini, Insan BCA juga harus mematuhi      Direksi;
  Kode Etik yang berhubungan dengan vendor. Kode             • Pengeluaran dalam bentuk sumbangan atas nama
  etik dimaksud tertuang dalam Pedoman Tata Kelola              BCA yang dimaksudkan untuk aktivitas sosial dan/
  BCA dan dapat dilihat pada bagian Kode Etik Laporan           atau politik, wajib mendapat persetujuan terlebih
  Tahunan ini.                                                  dahulu dari Direksi.




                                                                  Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   387
Page 390
       T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




TRANSAKSI AFILIASI DAN TRANSAKSI                                5.   PT Central Capital Ventura
BENTURAN KEPENTINGAN                                            6.   PT BCA Sekuritas
                                                                7.   PT Asuransi Jiwa BCA
Kebijakan Transaksi Afiliasi dan Transaksi                      8.   PT Bank Digital BCA
Benturan Kepentingan
BCA telah memiliki kebijakan transaksi afiliasi dan transaksi   Informasi dan struktur kepemilikan saham terkait
benturan kepentingan sebagaimana diatur dalam Surat             Perusahaan Anak BCA tersebut dapat dilihat dalam Laporan
Keputusan Direksi No. 151/SK/DIR/2023 tanggal 12                Tahunan ini pada halaman 420-423.
September 2023 perihal Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan serta Surat Edaran No. 155/SE/             1. Transaksi Afiliasi
POL/2024 tanggal 15 Mei 2024 perihal Pelaksanaan                   Pengungkapan Transaksi Afiliasi dalam
Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.             Laporan Tahunan Tahun Buku 2025
Pokok-pokok Kebijakan Transaksi Afiliasi dan Transaksi               Pengungkapan Laporan Transaksi Afiliasi BCA dalam
Benturan Kepentingan dapat dilihat pada bagian Kebijakan             Laporan Tahunan Tahun Buku 2025 memperhatikan
GCG situs web BCA (https://www.bca.co.id/id/tentang-                 ketentuan Pasal 22 POJK No. 42/POJK.04/2020 yaitu
bca/tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg).                                 dalam hal Transaksi Afiliasi dan/atau Transaksi Benturan
                                                                     Kepentingan dilakukan oleh Perusahaan Terkendali yang
BCA senantiasa memastikan kesesuaian kebijakan internal              bukan merupakan Perusahaan Terbuka dan laporan
dengan perkembangan regulasi yang berlaku, mengingat                 keuangannya dikonsolidasikan dengan Perusahaan
telah diterbitkannya POJK No. 42/POJK.04/2020 tanggal 2              Terbuka, maka Perusahaan Terbuka wajib melakukan
Juli 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan          prosedur sebagaimana diatur dalam POJK No. 42/
Kepentingan (“POJK No. 42/POJK.04/2020”). BCA                        POJK.04/2020. Pada sub-bab ini yang dimaksud
melakukan sosialisasi secara berkala kepada perusahaan               Perusahaan Terkendali adalah Perusahaan Anak BCA
anak, kantor-kantor cabang, unit-unit kerja terkait di kantor        sebagaimana dijabarkan pada halaman 420 Laporan
wilayah dan kantor pusat mengenai transaksi afiliasi sesuai          Tahunan ini, yang mana istilah Perusahaan Anak antara
dengan POJK No. 42/POJK.04/2020.                                     lain didefinisikan pada POJK Penerapan Tata Kelola
                                                                     Terintegrasi dan POJK Penerapan Manajemen Risiko
Pihak Terafiliasi BCA                                                Terintegrasi.
Pihak Terafiliasi BCA adalah:
• Pekerja, anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris                  Transaksi Afiliasi yang diungkapkan dalam Laporan
   BCA.                                                              Tahunan 2025 ini adalah:
• Pemegang Saham Utama BCA, yaitu orang atau                         • Transaksi Afiliasi antara BCA dengan Perusahaan
   perusahaan, baik yang secara langsung maupun tidak                   Anak BCA;
   langsung memiliki sekurang-kurangnya 20% (dua puluh               • Transaksi antara BCA dengan Pihak Terafiliasi BCA
   persen) hak suara dari seluruh saham yang mempunyai                  selain Perusahaan Anak BCA;
   hak suara yang dikeluarkan oleh BCA atau jumlah yang              • Transaksi Afiliasi antar Perusahaan Anak BCA; dan
   lebih kecil dari itu sebagaimana ditetapkan oleh OJK.             • Transaksi Afiliasi antara Perusahaan Anak BCA
• Perusahaan Terkendali dari BCA, baik secara langsung                  dengan Pihak Terafiliasi BCA (selain Perusahaan
   maupun tidak langsung.                                               Anak BCA).
• Perusahaan yang memiliki satu atau lebih anggota
   Direktur atau Dewan Komisaris yang menjabat/                      Mekanisme Review dan Persetujuan atas
   merangkap jabatan sebagai anggota Direksi atau                    Transaksi Afiliasi dan/atau Benturan
   anggota Dewan Komisaris BCA.                                      Kepentingan
• Perusahaan yang dikendalikan secara langsung maupun                Setiap unit kerja dan Perusahaan Anak yang akan
   tidak langsung oleh Pemegang Saham Utama BCA.                     melakukan transaksi dengan Pihak Terafiliasi BCA
• Seseorang yang memiliki hubungan keluarga karena                   wajib menginformasikanya secara tertulis kepada
   perkawinan maupun keturunan sampai dengan derajat                 Subdivisi Environmental Social Governance (ESG
   kedua, baik secara horizontal maupun vertikal dengan              Subdivision) disertai dengan data yang dibutuhkan.
   anggota Direksi BCA, anggota Dewan Komisaris BCA,                 ESG Subdivision berkoordinasi dengan unit kerja terkait
   dan/atau Pemegang Saham Utama BCA.                                melakukan analisis untuk menentukan tindak lanjut yang
                                                                     perlu dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Guna
Perusahaan Terkendali (Perusahaan Anak) BCA                          memastikan transaksi dilakukan untuk kepentingan
BCA memiliki Perusahaan Anak yang bukan merupakan                    terbaik Perseroan dan mencegah terjadinya potensi
Perusahaan Terbuka dan laporan keuangannya                           benturan kepentingan yang merugikan BCA, maka
dikonsolidasikan dengan BCA, yaitu:                                  sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya, Komite
1. BCA Finance Limited                                               Audit akan menelaah dan memberikan saran kepada
2. PT BCA Finance                                                    Dewan Komisaris terkait adanya potensi benturan
3. PT Bank BCA Syariah                                               kepentingan.
4. PT Asuransi Umum BCA




388      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 391
Alur Mekanisme Pelaporan Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan di BCA

                                                                                 Atas informasi tertulis Unit Kerja Kantor Pusat/
  Unit Kerja Kantor Pusat/Kantor Wilayah/Cabang/
                                                                                Kantor Wilayah/Cabang/Perusahaan Anak, Grup
  Perusahaan Anak melaporkan rencana Transaksi
                                                                               ESG melakukan kajian untuk menentukan kategori
              Afiliasi ke ESG Subdivision
                                                                                           Transaksi Afiliasi tersebut




                                                                                          Kategori 2                               Kategori 3
                                                                                  Transaksi yang hanya wajib          Transaksi yang wajib diungkapkan
                          Kategori 1
                                                                                 diungkapkan dalam laporan              melalui keterbukaan informasi
  Transaksi yang hanya wajib dilaporkan ke OJK yaitu transaksi
                                                                                  tahunan/laporan keuangan              kepada publik adalah transaksi
   yang memenuhi ketentuan Pasal 6 ayat 2 juncto ayat 1 POJK
                                                                               adalah transaksi yang memenuhi          yang memenuhi ketentuan Pasal
                    No. 42/POJK.04/2020
                                                                                    ketentuan Pasal 8 ayat 1             4 ayat 1 huruf b POJK No.42/
                                                                                 POJK No.42/POJK.04/2020                        POJK.04/2020




  Kriteria Transaksi Afiliasi yang masuk dalam Kategori 1 antara lain:
  b. Transaksi antara:
       1)    Perusahaan Terbuka dengan Perusahaan Terkendali yang
             sahamnya dimiliki paling sedikit 99% dari modal yang disetor
             Perusahaan Terkendali;                                             Kriteria Transaksi Afiliasi yang       Kriteria Transaksi Afiliasi yang
       2) Sesama Perusahaan Terkendali dengan perusahaan yang                   masuk dalam Kategori 2 adalah:         masuk dalam Kategori 3 adalah:
             sahamnya dimiliki paling sedikit 99% oleh Perusahaan Terbuka       Transaksi yang merupakan kegiatan      Transaksi yang tidak masuk dalam
             dimaksud; atau                                                     usaha yang dijalankan dalam            Kategori 1 dan Kategori 2.
       3) Perusahaan Terkendali dengan perusahaan yang sahamnya                 rangka menghasilkan pendapatan
             dimiliki Perusahaan Terkendali paling sedikit 99% dari modal       usaha dan dijalankan secara rutin,     Contohnya: transaksi dengan nilai
             yang disetor perusahaan tersebut.                                  berulang, dan/atau berkelanjutan,      transaksi melebihi 0,5% dari modal
  c. Transaksi dengan nilai transaksi tidak melebihi 0,5% dari modal disetor    antara lain transaksi yang termasuk    disetor Perusahaan Terbuka atau
       Perusahaan Terbuka atau tidak melebihi jumlah Rp5 miliar, digunakan      dalam biaya operasional (Operation     dengan jumlah lebih dari Rp5 miliar,
       nilai yang lebih rendah; dan/atau                                        Expenditure/OPEX)                      digunakan nilai yang lebih rendah.
  d. Transaksi penambahan atau pengurangan modal untuk
       mempertahankan persentase kepemilikannya setelah penyertaan
       dimaksud dilakukan selama paling singkat 1 (satu) tahun.




   Seluruh transaksi afiliasi dalam kategori 1, 2 dan 3 dipaparkan dalam Laporan Tahunan ini. Terhadap transaksi
   Kategori 1 telah dilaporkan kepada OJK dan terhadap transaksi Kategori 3 telah dilakukan Keterbukaan Informasi.

   Penyajian Transaksi Afiliasi Tahun 2025
   Pasal 22 POJK No. 42/POJK.04/2020 mengatur bahwa dalam hal Transaksi Afiliasi dan/atau Transaksi Benturan
   Kepentingan dilakukan oleh Perusahaan Terkendali yang bukan merupakan Perusahaan Terbuka dan laporan
   keuangannya dikonsolidasikan dengan Perusahaan Terbuka, maka Perusahaan Terbuka wajib melakukan prosedur
   sebagaimana diatur dalam POJK No. 42/POJK.04/2020.

   Pelaksanaan Transaksi Afiliasi dan/atau Transaksi Benturan dapat dikelompokkan:
   • BCA dengan Perusahaan Anak dan Pihak Afiliasi BCA
   • Perusahaan Anak dengan Perusahaan Anak dan Pihak Afiliasi BCA

   Maka, guna memenuhi POJK No. 42/POJK.04/2020 tersebut di atas, berikut ini adalah pengungkapan atas Transaksi
   Afiliasi dan/atau Transaksi Benturan Kepentingan sesuai kategori dari masing-masing transaksi.




                                                                                             Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk          389
Page 392
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




 1) Realisasi Transaksi Afiliasi yang dilakukan oleh BCA dengan Perusahaan Anak dan Pihak
    Afiliasi BCA
      (I.1) Kategori 1
      Sepanjang tahun 2025, terdapat 27 Transaksi Afiliasi dengan total nilai Rp135.218.993.639,20 yang masuk
      dalam Kategori 1, yaitu sebagai berikut:
                 Tanggal
       No                            Jenis Transaksi         Pihak Afiliasi       Nilai Transaksi           Sifat hubungan
                Transaksi
        1    17 Februari       Penjualan Aset Tetap Tidak   PT Abacus Dana         Rp21.000.000,00 Transaksi antara BCA dengan
             2025              Terpakai                     Pensiuntama                            perusahaan yang dikendalikan
                                                                                                   oleh Dana Pensiun BCA
        2    28 Februari       Jual Beli Saham PT BCA       BCA Finance         Rp58.042.856.628,00 Transaksi antara BCA dengan
             2025              Finance                      Limited                                 Perusahaan Anak BCA
        3    13 Maret          Pembelian Hardware           PT Akar Inti         Rp2.858.831.640,00 Transaksi antara BCA dengan
             2025                                           Solusi                                  perusahaan yang dikendalikan
                                                                                                    oleh pemegang saham utama
        4    13 Maret          Pemberian Jasa               PT Akar Inti          Rp580.970.670,00
                                                                                                    BCA
             2025              Pemeliharaan Hardware        Solusi
        5    17 Maret          Pengadaan Tablet             PT Global Digital      Rp20.068.800,00
             2025                                           Niaga Tbk
        6    24 Maret          Penjualan Server Bekas       PT Asuransi            Rp10.000.000,00 Transaksi antara BCA dengan
             2025                                           Umum BCA                               Perusahaan Anak BCA
        7    30 April          Jual Beli Modul E-Learning   PT Bank Digital         Rp5.500.000,00
             2025                                           BCA
        8    9 Mei 2025        Sewa Menyewa Ruangan         PT Bank Digital       Rp182.896.920,00
                                                            BCA
        9    23 Juni           Pembelian Server             PT Akar Inti        Rp3.145.498.020,00 Transaksi antara BCA dengan
             2025                                           Solusi                                 perusahaan yang dikendalikan
                                                                                                   oleh pemegang saham utama
       10    4 Juli 2025       Pengadaan Camera Digital     PT Global Digital      Rp29.612.580,00
                                                                                                   BCA
                               dan KVM Switch               Niaga Tbk
        11   11 Juli 2025      Pengadaan PC                 PT Global Digital      Rp34.350.060,00
                                                            Niaga Tbk
       12    25 Juli 2025      Pengadaan Projector          PT Global Digital       Rp13.169.040,00
                               Digital                      Niaga Tbk
       13    4 Agustus         Penyediaan Aplikasi          PT Bank BCA           Rp50.000.000,00 Transaksi antara BCA dengan
             2025              Analisa Rekening             Syariah                               Perusahaan Anak BCA
       14    22 Agustus        Pengadaan Tablet             PT Global Digital      Rp22.605.150,00 Transaksi antara BCA dengan
             2025                                           Niaga Tbk                              perusahaan yang dikendalikan
                                                                                                   oleh pemegang saham utama
       15    25 Agustus        Sewa Menyewa Ruangan         PT Djarum             Rp48.480.000,00
                                                                                                   BCA
             2025
       16    04                Pengadaan Camera Digital     PT Global Digital      Rp26.884.200,00
             September                                      Niaga Tbk
             2025
       17    12                Pembelian Lisensi            PT Akar Inti        Rp2.408.700.000,00
             September         Software API Converter       Solusi
             2025              Tools SNAP
       18    16                Sewa Menyewa Ruangan         PT Dana Purna           Rp178.677.721,20 Transaksi antara BCA dengan
             September                                      Investama                                perusahaan yang dikendalikan
             2025                                                                                    oleh Dana Pensiun BCA
       19    30                Penjualan Meja Kerja Bekas PT Dana Purna              Rp700.000,00
             September                                    Investama
             2025
       20 9 Oktober            Penjualan Tanah              PT BCA Finance      Rp8.500.000.000,00 Transaksi antara BCA dengan
          2025                                                                                     Perusahaan Anak BCA
       21    13 Oktober        Pengadaan Mesin              PT Akar Inti           Rp18.315.000,00 Transaksi antara BCA dengan
             2025              Penghitung Kartu             Teknologi                               perusahaan yang dikendalikan
                                                                                                    oleh pemegang saham utama
       22 11 November Pembelian server                      PT Akar Inti         Rp1.051.158.000,00
                                                                                                    BCA
          2025                                              Solusi
       23 21                   Jasa Pengembangan Fitur      PT Akar Inti         Rp1.177.027.200,00
          November             API                          Teknologi
          2025
       24 27                   Penjualan Cash Recycle       PT Abacus Dana         Rp3.000.000,00 Transaksi antara BCA dengan
          November             Machine Bekas                Pensiuntama                           perusahaan yang dikendalikan
          2025                                                                                    oleh Dana Pensiun BCA
       25 10                   Penjualan brangkas bekas     PT Dana Purna           Rp3.100.000,00
          Desember                                          Investama
          2025



390     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 393
        Tanggal
No                        Jenis Transaksi         Pihak Afiliasi       Nilai Transaksi             Sifat hubungan
       Transaksi
 26 12             Penyediaan Layanan            PT Bank BCA           Rp64.592.010,00 Transaksi antara BCA dengan
    Desember       DevOps                        Syariah                               Perusahaan Anak BCA
    2025
 27 18             Pembelian saham PT            PT Central         Rp56.721.000.000,00
    Desember       Penyelesaian Transaksi        Capital Ventura
    2025           Elektronik Nasional


(I.2) Kategori 2
Sepanjang tahun 2025, terdapat 65 Transaksi Afiliasi yang masuk dalam Kategori 2 dan nilainya relatif besar (di
atas Rp1 Miliar), yaitu sebagai berikut:
 No.    Tanggal Transaksi          Jenis Transaksi        Pihak Afiliasi         Nilai Transaksi          Sifat Hubungan

1      07 Januari 2025         Perpanjangan Layanan     PT Darta Media           Rp1.463.578.212,00 Transaksi antara
                               Amazon Web Services      Indonesia                                   BCA dengan
                               (AWS)                                                                perusahaan yang
                                                                                                    dikendalikan oleh
                                                                                                    pemegang saham
                                                                                                    utama BCA
2      08 Januari 2025         Perjanjian Alih Daya     PT Dana Purna          Rp118.209.577.820,00 Transaksi antara
                               Pekerjaan                Investama                                   BCA dengan
                                                                                                    perusahaan yang
                                                                                                    dikendalikan oleh
                                                                                                    Dana Pensiun BCA
3      03 Februari 2025        Sponsorship Promosi      PT Grand                Rp1.043.456.250,00 Transaksi antara
                                                        Indonesia                                  BCA dengan
                                                                                                   perusahaan yang
                                                                                                   dikendalikan oleh
                                                                                                   pemegang saham
                                                                                                   utama BCA
4      04 Februari 2025        Pembayaran Jasa          PT Danamas                Rp1.147.416.082,00 Transaksi antara
                               Rekrutmen Nasabah &      Insan Kreasi                                 BCA dengan
                               Telemarketing            Andalan                                      perusahaan yang
                                                                                                     dikendalikan oleh
5      05 Februari 2025        Pembayaran Jasa          PT Danamas               Rp2.295.248.221,00
                                                                                                     Dana Pensiun BCA
                               Rekrutmen Nasabah        Insan Kreasi
                               Kartu Kredit             Andalan
6      11 Februari 2025        Biaya SPG Pembukaan   PT Danamas                 Rp12.795.509.346,00
                               Rekening Online MyBCA Insan Kreasi
                               & Mobile BCA          Andalan
7      11 Februari 2025        Pembayaran Jasa          PT Danamas                Rp4.879.741.137,00
                               Rekrutmen Nasabah        Insan Kreasi
                               Kartu Kredit             Andalan
8      12 Februari 2025        Pembayaran Jasa          PT Danamas               Rp8.201.132.580,00
                               Rekrutmen Nasabah        Insan Kreasi
                               Kartu Kredit             Andalan
9      14 Februari 2025        Biaya Pekerjaan          PT Danamas               Rp1.142.067.900,00
                               Telemarketing            Insan Kreasi
                                                        Andalan
10     18 Februari 2025        Biaya SPG Pembukaan   PT Danamas                  Rp5.297.661.019,00
                               Rekening Online MyBCA Insan Kreasi
                               & Mobile BCA          Andalan
11     18 Februari 2025        Pembayaran Jasa          PT Danamas               Rp2.467.195.490,00
                               Rekrutmen Nasabah        Insan Kreasi
                               Kartu Kredit             Andalan
12     25 Februari 2025        Pembayaran Jasa          PT Danamas              Rp2.890.473.003,00
                               Layanan EDC dan          Insan Kreasi
                               Biaya SPG Pembukaan      Andalan
                               Rekening Online
13     26 Februari 2025        Sewa ruangan Hotel       PT Grand                   Rp1.418.175.116,00 Transaksi antara
                               Indonesia Kempinski      Indonesia                                     BCA dengan
                                                                                                      perusahaan yang
                                                                                                      dikendalikan oleh
                                                                                                      pemegang saham
                                                                                                      utama BCA




                                                                     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   391
Page 394
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




       No.       Tanggal Transaksi              Jenis Transaksi       Pihak Afiliasi      Nilai Transaksi      Sifat Hubungan

       14       26 Februari 2025            Biaya Pemborongan        PT Danamas           Rp1.372.853.550,00 Transaksi antara
                                            Telemarketing            Insan Kreasi                            BCA dengan
                                                                     Andalan                                 perusahaan yang
                                                                                                             dikendalikan oleh
       15       28 Februari 2025            Pembayaran Jasa          PT Danamas           Rp1.764.864.682,00
                                                                                                             Dana Pensiun BCA
                                            Rekrutmen Nasabah        Insan Kreasi
                                            Kartu Kredit             Andalan
       16       03 Maret 2025               Biaya SPG Pembukaan      PT Danamas           Rp4.687.637.822,00
                                            Rekening Online Via      Insan Kreasi
                                            Aplikasi                 Andalan
       17       05 Maret 2025               Jasa Rekrut Merchant     PT Danamas           Rp4.125.481.500,00
                                            EDC & QR                 Insan Kreasi
                                                                     Andalan
       18       05 Maret 2025               Biaya SPG Pembukaan      PT Danamas          Rp2.640.031.236,00
                                            Rekening Online Via      Insan Kreasi
                                            Aplikasi                 Andalan
       19       05 Maret 2025               Pembayaran Jasa          PT Danamas          Rp2.613.450.098,00
                                            Rekrutmen Nasabah        Insan Kreasi
                                            Kartu Kredit             Andalan
       20       05 Maret 2025               Pembayaran Jasa          PT Dana Purna        Rp1.037.932.473,00
                                            Pengelolaan EDC & QR     Investama
       21       07 Maret 2025               Biaya SPG Pembukaan      PT Danamas           Rp3.815.471.076,00
                                            Rekening dan Akuisisi    Insan Kreasi
                                            QRIS                     Andalan
       22       11 Maret 2025               Jasa Rekrut Merchant     PT Danamas           Rp3.773.633.700,00
                                            EDC & QR                 Insan Kreasi
                                                                     Andalan
       23       13 Maret 2025               Pembayaran Jasa          PT Danamas          Rp3.480.193.099,00
                                            Rekrutmen Nasabah        Insan Kreasi
                                            Kartu Kredit             Andalan
       24       18 Maret 2025               Biaya SPG Pembukaan      PT Danamas          Rp3.499.889.424,00
                                            Rekening Online Via      Insan Kreasi
                                            Aplikasi                 Andalan
       25       18 Maret 2025               Pembayaran Jasa          PT Danamas           Rp3.001.065.142,00
                                            Rekrutmen Nasabah        Insan Kreasi
                                            Kartu Kredit             Andalan
       26       21 Maret 2025               Biaya Pekerjaan          PT Danamas          Rp1.049.049.900,00
                                            Telemarketing            Insan Kreasi
                                                                     Andalan
       27       10 April 2025               Jasa pengelolaan EDC     PT Dana Purna        Rp1.059.657.504,00
                                            & QRIS                   Investama
       28       14 April 2025               Undian Gebyar Hadiah     PT Global Digital    Rp5.001.519.000,00 Transaksi antara
                                            BCA III                  Niaga Tbk                               BCA dengan
                                                                                                             perusahaan yang
       29       14 April 2025               Voucher Gebyar BCA III   PT Global Digital   Rp1.800.000.000,00
                                                                                                             dikendalikan oleh
                                                                     Niaga Tbk
                                                                                                             pemegang saham
                                                                                                             utama BCA
       30       17 April 2025               Jasa Rekrut Merchant     PT Danamas          Rp4.429.599.300,00 Transaksi antara
                                            EDC & QR                 Insan Kreasi                           BCA dengan
                                                                     Andalan                                perusahaan yang
                                                                                                            dikendalikan oleh
       31       17 April 2025               Biaya SPG Pembukaan      PT Danamas          Rp2.903.604.985,00
                                                                                                            Dana Pensiun BCA
                                            Rekening Online Via      Insan Kreasi
                                            Aplikasi                 Andalan
       32       17 April 2025               Pembayaran Jasa          PT Danamas           Rp4.972.644.612,00
                                            Rekrutmen Nasabah        Insan Kreasi
                                            Kartu Kredit             Andalan
       33       21 April 2025               Biaya SPG Pembukaan      PT Danamas          Rp3.232.068.392,00
                                            Rekening MyBCA &         Insan Kreasi
                                            Mobile BCA               Andalan
       34       21 April 2025               Biaya SPG Pembukaan      PT Danamas          Rp3.083.826.755,00
                                            Rekening Online Via      Insan Kreasi
                                            Aplikasi                 Andalan
       35       21 April 2025               Pekerjaan                PT Danamas           Rp1.109.322.900,00
                                            Telemarketing            Insan Kreasi
                                                                     Andalan
       36       29 April 2025               Biaya SPG Pembukaan      PT Danamas           Rp3.267.291.727,00
                                            Rekening Online          Insan Kreasi
                                                                     Andalan




392     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 395
No.    Tanggal Transaksi      Jenis Transaksi       Pihak Afiliasi        Nilai Transaksi          Sifat Hubungan

37    29 April 2025        Pembayaran Jasa        PT Danamas              Rp2.959.224.180,00
                           Rekrutmen Nasabah      Insan Kreasi
                           Kartu Kredit           Andalan
38    30 April 2025        Pembayaran Jasa        PT Danamas              Rp3.049.134.688,00
                           Rekrutmen Nasabah      Insan Kreasi
                           Kartu Kredit           Andalan
39    02 Mei 2025          Pembayaran Jasa        PT Danamas             Rp2.805.499.269,00
                           Rekrutmen Nasabah      Insan Kreasi
                           Kartu Kredit           Andalan
40    06 Mei 2025          Biaya SPG Pembukaan    PT Danamas             Rp5.762.933.046,00
                           Rekening Online        Insan Kreasi
                                                  Andalan
41    06 Mei 2025          Pembayaran Jasa        PT Danamas               Rp4.772.196.771,00
                           Rekrutmen Nasabah      Insan Kreasi
                           Kartu Kredit           Andalan
42    08 Mei 2025          Jasa Rekrut Merchant   PT Dana Purna            Rp1.125.741.021,00
                           EDC & QR               Investama
43    15 Mei 2025          Pembayaran Jasa        PT Danamas             Rp2.046.666.437,00
                           Rekrutmen Nasabah      Insan Kreasi
                           Kartu Kredit           Andalan
44    15 Mei 2025          Biaya SPG Pembukaan    PT Danamas              Rp1.950.795.333,00
                           Rekening MyBCA &       Insan Kreasi
                           Mobile BCA             Andalan
45    19 Mei 2025          Biaya SPG Pembukaan    PT Danamas             Rp2.222.928.204,00
                           Rekening Online        Insan Kreasi
                                                  Andalan
46    23 Mei 2025          Pembayaran Jasa        PT Danamas              Rp2.436.958.081,00
                           Rekrutmen Nasabah      Insan Kreasi
                           Kartu Kredit           Andalan
47    28 Mei 2025          Pembayaran Jasa        PT Danamas              Rp2.864.404.951,00
                           Rekrutmen Nasabah      Insan Kreasi
                           Kartu Kredit           Andalan
48    05 Juni 2025         Project Kerja Sama    PT Narasi Citra        Rp2.086.800.000,00 Transaksi antara
                           Program KKN Bakti BCA Sahwahita                                 BCA dengan
                                                                                           perusahaan yang
                                                                                           dikendalikan oleh
                                                                                           pemegang saham
                                                                                           utama BCA
49    12 Juni 2025         Biaya SPG Pembukaan    PT Danamas             Rp7.824.445.928,00 Transaksi antara
                           Rekening Online        Insan Kreasi                              BCA dengan
                                                  Andalan                                   perusahaan yang
                                                                                            dikendalikan oleh
50    12 Juni 2025         Pembayaran Jasa        PT Danamas             Rp2.078.981.565,00
                                                                                            Dana Pensiun BCA
                           Rekrutmen Nasabah      Insan Kreasi
                           Kartu Kredit           Andalan
51    13 Juni 2025         Jasa Pengelolaan EDC   PT Danamas             Rp3.480.624.225,00
                           & QRIS                 Insan Kreasi
                                                  Andalan
52    13 Juni 2025         Pembayaran Jasa        PT Danamas              Rp3.074.736.832,00
                           Rekrutmen Nasabah      Insan Kreasi
                           Kartu Kredit           Andalan
53    17 Juni 2025         Jasa Pengelolaan EDC   PT Dana Purna           Rp1.135.680.849,00
                           & QRIS                 Investama
54    20 Juni 2025         Biaya SPG Pembukaan    PT Danamas              Rp2.415.846.367,00
                           Rekening Online        Insan Kreasi
                                                  Andalan
55    20 Juni 2025         Pembayaran Jasa        PT Danamas              Rp4.163.487.398,00
                           Rekrutmen Nasabah      Insan Kreasi
                           Kartu Kredit           Andalan
56    26 Juni 2025         Biaya SPG Pembukaan    PT Danamas              Rp2.406.341.732,00
                           Rekening Online        Insan Kreasi
                                                  Andalan




                                                              Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   393
Page 396
      T a t a    K e l o l a   P e r u s a h a a n




       No.        Tanggal Transaksi              Jenis Transaksi         Pihak Afiliasi         Nilai Transaksi        Sifat Hubungan

       57        01 Juli 2025                Kerja Sama BCA UMKM      PT Global Digital       Rp2.000.000.000,00 Transaksi antara
                                             Fest 2025                Niaga Tbk                                   BCA dengan
                                                                                                                  perusahaan yang
       58        19 September 2025           Pengembangan             PT Darta Media          Rp3.000.000.000,00
                                                                                                                  dikendalikan oleh
                                             Perangkat Lunak untuk    Indonesia
                                                                                                                  pemegang saham
                                             Solusi Digital
                                                                                                                  utama BCA
       59        24 September 2025           Pekerjaan Subduct        PT iForte Solusi         Rp4.005.726.486,00
                                             Bangun Jalur Exit Tol    Infotek
       60        19 Oktober 2025             Pemberian Fasilitas      PT Darta Media            Rp6.198.366.922,00
                                             Berlangganan Layanan     Indonesia
                                             AWS
       61        21 Oktober 2025             HUAWEI Watch Fit 4       PT Global Digital         Rp1.994.670.000,00
                                             dan Samsung Galaxy       Niaga Tbk
                                             S25 Ultra
       62        21 November 2025            Pemberian Jasa           PT Akar Inti              Rp1.306.500.192,00
                                             Pengembangan dan         Teknologi
                                             Implementasi Fitur API
                                             SCF di Channel MyBCA
                                             Bisnis
       63        25 November 2025            API - Converter Tools    PT Akar Inti             Rp2.725.050.000,00
                                             Integrasi SNAP           Solusi
       64        27 November 2025            PKS Kerja Sama Promosi PT Global                  Rp1.000.000.000,00
                                                                    Teknologi Niaga
       65        11 Desember 2025            Perjanjian Pemberian   PT Global                 Rp46.626.642.579,00
                                             Fasilitas Berlangganan Distribusi
                                             Software Google Cloud Nusantara
                                             Platform


      1) Selain 65 Transaksi Afiliasi di atas, terdapat 622 transaksi lainnya dengan total nilai Rp54.310.586.438,29
         yang tidak dipaparkan secara detail dalam Laporan Tahunan ini mengingat nilai dari setiap transaksi relatif
         kecil (tidak material).
      2) Selain Transaksi Afiliasi di atas, terdapat juga Transaksi Afiliasi berupa pinjaman, cerukan, penempatan dan/
         atau simpanan dengan nilai posisi per 31 Desember 2025 yang dilakukan antara BCA dengan Perusahaan
         Anak BCA dan Pihak Terafiliasi selain Perusahaan Anak BCA.

      Transaksi Afiliasi dimaksud yang dilakukan BCA dengan Pihak Terafiliasi selain Perusahaan Anak BCA dapat
      dilihat pada Laporan Keuangan Tahunan Catatan 45 halaman 579 pada Laporan Tahunan ini, sedangkan Transaksi
      Afiliasi dimaksud yang dilakukan BCA dengan Perusahaan Anak BCA yaitu sebagai berikut:


       No                 Jenis Transaksi                   Pihak Afiliasi            Nilai Transaksi             Sifat hubungan

        1       Pinjaman yang diberikan                 -                                               - Transaksi antara BCA dengan
                                                                                                          Perusahaan Anak BCA

        2       Pinjaman yang diterima                  -                                               -
        3       Cerukan (Overdraft) yang                PT BCA Finance          Rp239.969.614.680,00
                diberikan
        4       Cerukan yang diterima                   -                                               -
        5       Penempatan dana (berupa giro            PT Bank BCA Syariah                Rp166.871.131
                deposito dan sejenisnya)
        6       Simpanan dana (berupa giro,             PT BCA Finance                 Rp30.090.417,00
                deposito dan sejenisnya)
                                                        PT Bank BCA Syariah          Rp8.175.579.860,47
                                                        PT Bank Digital BCA       Rp91.519.261.086,00
                                                        PT Asuransi Umum             Rp24.543.217.731,27
                                                        BCA
                                                        PT Asuransi Jiwa BCA           Rp732.981.393,25
                                                        PT Central Capital
                                                        Ventura                  Rp25.249.840.320,18
                                                        PT BCA Sekuritas             Rp9.349.048.117,00




394     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 397
  (I.3) Kategori 3
  Sepanjang tahun 2025 terdapat 1 (satu) Transaksi Afiliasi dengan total nilai Rp38.932.934.760,00 yang masuk
  dalam Kategori 3, yaitu sebagai berikut:


   No             Jenis Transaksi            Pihak Afiliasi          Nilai Transaksi              Sifat hubungan

   1    Pengadaan Hardware TI berikut    PT Akar Inti Solusi      Rp38.932.934.760,00 Transaksi antara BCA dengan
        instalasinya dan maintenance                                                  perusahaan yang dikendalikan
                                                                                      oleh Pemegang Saham
                                                                                      Pengendali BCA


2) Realisasi Transaksi Afiliasi yang dilakukan oleh Perusahaan Anak dengan Perusahaan Anak
   dan Pihak Afiliasi BCA
  (II.1) Kategori 1
  Sepanjang tahun 2025, terdapat 1 Transaksi Afiliasi yang masuk dalam Kategori 1, yaitu sebagai berikut:


   No            Jenis Transaksi             Pihak Afiliasi          Nilai Transaksi               Sifat hubungan

   1    Jual beli saham                  BCA Finance Limited                  Rp136.872 Transaksi antar Perusahaan
                                         dengan PT BCA                                  Anak BCA
                                         Sekuritas

  (II.2) Kategori 2
  1) Sepanjang tahun 2025, terdapat 1 Transaksi Afiliasi yang dilakukan oleh Perusahaan Anak BCA yang masuk
       dalam Kategori 2 dan nilainya relatif besar (di atas Rp1 Miliar), yaitu sebagai berikut:


   No            Jenis Transaksi             Pihak Afiliasi          Nilai Transaksi               Sifat hubungan

   1    Jasa Konsultasi IT               PT Akar Inti Teknologi        Rp14.513.272.200 Transaksi antar Perusahaan
                                         dengan PT Bank                                 Anak BCA dengan Perusahaan
                                         Digital BCA                                    yang dikendalikan oleh
                                                                                        pemegang saham utama BCA


  2) Selain 1 (satu) Transaksi Afiliasi di atas, terdapat 69 transaksi lainnya dengan total nilai Rp2.363.404.220,65
     yang tidak dipaparkan secara detail dalam Laporan Tahunan ini mengingat nilai dari setiap transaksi relatif
     kecil (tidak material).
  3) Selain Transaksi Afiliasi di atas, terdapat juga Transaksi Afiliasi berupa pinjaman, cerukan, penempatan
     dan/atau simpanan dengan nilai posisi per 31 Desember 2025 yang dilakukan antar Perusahaan Anak BCA.
     Adapun Transaksi Afiliasi dimaksud adalah sebagai berikut:


   No          Jenis Transaksi             Pihak Afiliasi              Nilai Transaksi              Sifat hubungan

   1    Transaksi Pemberian/        -                                                     - Transaksi antar Perusahaan
        Penerimaan Pinjaman                                                                 Anak BCA
   2    Transaksi Pemberian/        -                                                     -
        Penerimaan Cerukan
   3    Penempatan/simpanan dana    PT Central Capital Ventura          Rp22.956.900,92
        (berupa giro deposito dan   dengan PT Bank BCA Syariah
        sejenisnya)
                                    PT Central Capital Ventura           Rp3.000.000,00
                                    dengan PT BCA Sekuritas
                                    PT BCA Sekuritas dengan        Rp150.903.564.891,00
                                    PT Bank BCA Syariah
                                    PT BCA Sekuritas dengan           Rp4.289.974.157,85
                                    PT Bank Digital BCA
                                    PT Asuransi Jiwa BCA             Rp26.301.320.961,00
                                    dengan PT Bank BCA Syariah
                                    PT Asuransi Jiwa BCA                  Rp5.017.187.504
                                    dengan PT Bank Digital BCA
                                    PT BCA Finance dengan                  Rp1.951.359,05
                                    PT Bank BCA Syariah
                                    PT Asuransi Umum BCA           Rp10.000.000.000,00
                                    dengan PT Bank BCA Syariah
                                    PT Asuransi Umum BCA             Rp2.522.045.342,00
                                    dengan PT Bank Digital BCA



                                                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   395
Page 398
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




      (II.3) Kategori 3                                                 Kebijakan Benturan Kepentingan bagi
      Sepanjang tahun 2025, tidak ada Transaksi Afiliasi                 Dewan Komisaris dan Direksi
      yang masuk dalam Kategori 3.                                      Ketentuan terkait benturan kepentingan bagi Dewan
                                                                        Komisaris dan Direksi diatur dalam Pedoman Tata Kelola
      Kewajaran Transaksi                                               Perusahaan, antara lain mengatur hal-hal berikut:
      Prinsip yang diperhatikan pada saat melakukan                     • Anggota Dewan Komisaris dan/atau anggota Direksi
      transaksi dengan pihak terafiliasi adalah sebagai                    yang memiliki benturan kepentingan dilarang
      berikut:                                                             mengambil keputusan dan/atau tindakan dan/atau
      • M e m p e r h a t i k a n p r i n s i p Ta t a K e l o l a         terlibat dalam proses pelaksanaan transaksi yang
          Perusahaan yang Baik yaitu keterbukaan                           dapat merugikan BCA atau mengurangi keuntungan
          (transparency), akuntabilitas (accountability),                  BCA dan wajib mengungkapkan kondisi benturan
          p e r t a n g g u n g j awa b a n ( responsibility ) ,           kepentingan dimaksud dalam tiap keputusan.
          independensi (independency), dan kewajaran                    • Anggota Direksi tidak berwenang mewakili BCA
          (fairness).                                                      dalam hal atau transaksi dimana anggota Direksi
      • Memastikan kelayakan, kewajaran nilai, dan                         yang bersangkutan memiliki benturan kepentingan
          persyaratan dari transaksi yang bersangkutan                     dengan BCA.
          (arm’s length transaction).
                                                                        Pihak Independen dalam Transaksi Afiliasi dan
      Direksi menyatakan bahwa Transaksi Afiliasi yang                  Transaksi Benturan Kepentingan
      telah dilaksanakan oleh BCA dan Perusahaan Anak                   Sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan telah
      BCA selama tahun 2025 telah melalui prosedur                      dituangkan dalam kebijakan internal BCA, jika terdapat
      yang memadai untuk memastikan bahwa transaksi                     transaksi dengan pihak terafiliasi yang wajib dilakukan
      afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis                keterbukaan informasi kepada masyarakat dan
      yang berlaku umum antara lain dilakukan dengan                    dilaporkan kepada OJK, maka BCA akan menunjuk
      memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arms-length                penilai independen untuk mengevaluasi kewajaran
      principle).                                                       nilai transaksi tersebut.

2. Transaksi Benturan Kepentingan                                       Dalam hal terdapat transaksi yang dilakukan BCA
   Kebijakan terkait Benturan Kepentingan                               dengan pihak ketiga yang mengandung perbedaan
  Sesuai dengan Kode Etik BCA, bahwa proses                             antara kepentingan ekonomis BCA dengan kepentingan
  pengambilan keputusan tidak dipengaruhi pihak lain                    ekonomis anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris,
  dan benturan kepentingan apa pun. Hasil pengambilan                   pemegang saham utama atau Pengendali yang dapat
  keputusan dan benturan kepentingan yang ada, wajib                    merugikan BCA, BCA wajib menggunakan penilai
  dicatat dan didokumentasikan sebagai bukti.                           independen untuk menentukan nilai wajar dari objek
                                                                        transaksi dan/atau kewajaran transaksi tersebut serta
  Kebijakan BCA terkait benturan kepentingan yang                       mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari para
  tercantum dalam Surat Keputusan Direksi No. 0039/SK/                  Pemegang Saham Independen BCA melalui RUPS
  DIR/2025 tanggal 25 Februari 2025 perihal Pernyataan                  Independen.
  Tahunan terkait Benturan Kepentingan telah mengatur
  bahwa seluruh jajaran BCA harus mengetahui dan                        Transaksi Benturan Kepentingan pada Tahun
  menyadari kegiatan-kegiatan yang memungkinkan                         2025
  timbulnya atau terjadinya benturan kepentingan serta                  Selama tahun 2025, anggota Dewan Komisaris dan
  wajib menghindarinya. Sebagai salah satu bentuk                       anggota Direksi BCA telah melakukan pengelolaan atas
  pengelolaan terhadap potensi benturan kepentingan,                    potensi terjadinya benturan kepentingan sebagaimana
  BCA mewajibkan seluruh pekerja eselon 7 ke atas                       yang telah diatur pada ketentuan yang berlaku, antara
  (termasuk anggota DIreksi dan Dewan Komisaris)                        lain jika anggota Dewan Komisaris atau anggota Direksi
  mengisi Annual Disclosure secara digital (sebagaimana                 memiliki benturan kepentingan maka anggota Dewan
  diungkapkan pada bagian Internalisasi bab Pendahuluan                 Komisaris atau anggota Direksi yang memiliki benturan
  Tata Kelola pada Laporan Tahunan ini).                                kepentingan tersebut tidak ikut dalam pengambilan
                                                                        keputusan. Sepanjang 2025, tidak ada transaksi
  Dalam kaitannya dengan Tata Kelola Terintegrasi, Direksi              benturan kepentingan yang dapat merugikan BCA atau
  BCA juga memastikan bahwa penerapan manajemen                         mengurangi keuntungan BCA.
  risiko transaksi intra-grup dalam Konglomerasi
  Keuangan bebas dari benturan kepentingan antar-
  individual Lembaga Jasa Keuangan.


    Nama dan Jabatan
                                    Nama dan Jabatan
    Pihak yang Memiliki                                      Jenis Transaksi         Nilai Transaksi         Keterangan
                                   Pengambil Keputusan
   Benturan Kepentingan

                                         Belum ada transaksi Benturan Kepentingan pada tahun 2025



396     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 399
PERMASALAHAN HUKUM

Permasalahan hukum meliputi perkara pidana dan perkara perdata yang dihadapi oleh BCA selama tahun 2025, 2024,
dan 2023 dijabarkan sebagai berikut.

1. Permasalahan Hukum Pidana
   Rincian permasalahan hukum pidana yang dihadapi oleh BCA selama tahun 2025, 2024, dan 2023 adalah sebagai
   berikut:


                   Permasalahan Hukum Pidana                        2025                 2024                  2023

   Perkara yang sudah selesai (sudah ada putusan yang berkekuatan     6                     6                    13
   hukum tetap)
   Perkara yang sedang dalam proses penyelesaian                      1                     1                    4

    Total                                                             7                     7                    17


   Selama tahun 2025, perkara pidana di Pengadilan atas laporan BCA terhadap nasabah, karyawan, atau pihak ketiga
   lainnya meliputi perkara tentang dugaan tindak pidana informasi elektronik, penipuan, penggelapan, pencurian,
   pemalsuan, penyerobotan tanah/pekarangan tertutup, dan perusakan barang, dimana tidak ada perkara dengan
   nilai kerugian materiil di atas Rp1 miliar.

   Sedangkan perkara pidana di Pengadilan atas laporan nasabah, karyawan, atau pihak ketiga lainnya terhadap BCA
   tidak ada/nihil.

2. Permasalahan Hukum Perdata
   Rincian permasalahan hukum perdata yang dihadapi oleh BCA selama tahun 2025, 2024 dan 2023 adalah sebagai
   berikut:


                  Permasalahan Hukum Perdata                        2025                  2024                 2023

   Perkara yang sudah selesai (sudah ada putusan yang berkekuatan    222                   203                  155
   hukum tetap)
   Perkara yang sedang dalam proses penyelesaian                     200                   216                  219

    Total                                                            422                   419                  374


   Perkara Perdata yang dihadapi dan/atau diajukan BCA antara lain terjadi karena:
   1) Gugatan terkait rekening oleh ahli waris nasabah.
   2) Gugatan/perlawanan nasabah terkait sita/blokir rekening yang dilakukan oleh BCA atas permintaan Pengadilan,
       Kantor Pajak dan atau pihak ketiga lainnya.
   3) Gugatan nasabah/pihak ketiga lainnya terkait transaksi pembayaran, transfer, saldo, dan pencairan rekening
       dan/atau warkat.
   4) Gugatan nasabah terkait penipuan rekening.
   5) Gugatan terkait penggunaan, penagihan dan/atau pembayaran tagihan kartu kredit.
   6) Gugatan pihak ketiga terkait sengketa tanah/bangunan kantor milik BCA.
   7) Gugatan terkait rekening badan hukum sehubungan dengan sengketa pengurus badan hukum, yayasan dan/
       atau perhimpunan.
   8) Gugatan/perlawanan kepada BCA terkait pembayaran ganti rugi dan pemblokiran rekening.
   9) Gugatan/bantahan debitur (suami/istri), pemilik agunan dan/atau pihak lain terkait sita eksekusi, lelang dan/
       atau pengosongan terhadap agunan.
   10) Gugatan/bantahan debitur (suami/istri) dan/atau pihak ketiga terkait kredit dan/atau agunan.
   11) Gugatan wanprestasi yang diajukan oleh BCA terhadap debitur macet.




                                                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   397
Page 400
        T a t a   K e l o l a    P e r u s a h a a n




  Perkara Perdata BCA yang masih berjalan di tahun 2025 dengan nominal tuntutan di atas Rp50 milliar, namun nilai
  perkaranya tidak material atau tidak berpengaruh terhadap kelangsungan usaha BCA, antara lain sebagai berikut:


                                       Posisi                                                                                     Risiko Bagi
   No.     Nomor Perkara                                               Pokok Gugatan                            Status Perkara
                                       BCA                                                                                           Bank

   1.     298/Pdt.G/2025/           Tergugat I    Gugatan debitur terhadap lelang eksekusi hak                  Dalam proses      Potensi
          PN.Mdn                                  tanggungan atas objek jaminan dengan alasan menurut           banding           pembayaran
                                                  debitur BCA telah melakukan PMH karena tidak                                    ganti rugi
                                                  memberikan salinan dokumen terkait kredit, pengikatan         (BCA menang
                                                  agunan serta pengumuman lelang kepada debitur, dan            di tingkat
                                                  nilai limit lelang jauh dari rasa keadilan dan kemanusiaan.   pertama)
   2.     41/PDT.G/2022/            Turut         Gugatan nasabah RDN BCA terhadap perusahaan efek              Dalam proses    Potensi
          PN.JKT.SEL                Tergugat II   PT KS dengan alasan nasabah merasa telah diberikan            kasasi.         pembayaran
                                                  iming-iming keuntungan yang menyesatkan dan transaksi         (BCA menang di ganti rugi
                                                  jual beli saham yang dilakukan oleh PT KS dilakukan tanpa     tingkat banding
                                                  sepengetahuan/ persetujuan nasabah sehingga nasabah           dan tingkat
                                                  mengalami kerugian atas transaksi tersebut.                   pertama)
   3.     267/Pdt.G/2025/           Tergugat I    Gugatan pemilik jaminan terhadap lelang eksekusi hak          Dalam proses    Potensi
          PN.Ckr                                  tanggungan atas objek jaminan dengan alasan BCA telah         persidangan di  pembayaran
                                                  melakukan PMH karena melaksanakan lelang atas harta           tingkat pertama ganti rugi
                                                  pribadi penggugat secara sepihak dan nilai limit lelang
                                                  yang ditetapkan terlalu rendah karena dibawah harga
                                                  pasar.
   4.     265/Pdt.G/2025/           Tergugat      Gugatan debitur terhadap lelang eksekusi hak                  Dalam proses    Potensi
          PN.Smr                                  tanggungan atas objek jaminan dengan alasan BCA               persidangan di  pembayaran
                                                  melakukan PMH karena tidak memenuhi permintaan                tingkat pertama ganti rugi
                                                  restrukturisasi kredit yang diajukan oleh debitur dengan
                                                  maksud untuk melakukan tindakan lelang eksekusi secara
                                                  sepihak.
   5.     630/Pdt.G/2022/           Tergugat I,   Gugatan debitur terhadap tindakan BCA yang                    Dalam proses      Potensi
          PN.Jkt.Pst                II, III       mengirimkan surat-surat peringatan kepada debitur             kasasi            pembayaran
                                                  dengan alasan BCA melakukan PMH karena tidak                                    ganti rugi
                                                  memberikan restrukturisasi kredit kepada debitur.             (BCA menang di
                                                                                                                tingkat banding
                                                                                                                dan tingkat
                                                                                                                pertama)
   6.     32/Pdt.G/2025/            Tergugat I    Gugatan debitur terhadap lelang eksekusi hak                  Dalam proses    Potensi
          PN.Mgg                                  tanggungan terhadap objek jaminan dengan alasan               persidangan di  pembatalan
                                                  BCA melakukan PMH karena tidak memberikan                     tingkat pertama PK dan
                                                  restrukturisasi kredit kepada debitur selama covid-19                         lelang serta
                                                  dan dirasa telah mempersulit proses penyelesaian utang                        pembayaran
                                                  debitur, serta nilai limit lelang yang ditetapkan terlalu                     ganti rugi
                                                  rendah karena dibawah harga pasar.



  Sepanjang tahun 2025, BCA tidak menghadapi risiko yang signifikan terhadap permasalahan hukum yang ada
  karena berdasarkan hasil penilaian sendiri (self-assessment), tingkat risiko hukum BCA berada di posisi “low”.

3. Permasalahan Hukum yang Dihadapi oleh Perusahaan Anak
  Rincian permasalahan hukum perdata dan pidana yang dihadapi oleh Perusahaan Anak selama tahun 2025 adalah
  sebagai berikut:


   Perusahaan Anak                                                Status Perkara                                       Perdata      Pidana

   PT BCA Finance               Perkara yang sudah selesai (sudah ada putusan yang berkekuatan hukum tetap)              52            0
                                Perkara yang sedang dalam proses penyelesaian                                            50            0
   BCA Finance Ltd              Perkara yang sudah selesai (sudah ada putusan yang berkekuatan hukum tetap)               0            0
                                Perkara yang sedang dalam proses penyelesaian                                             0            0
   PT Bank BCA                  Perkara yang sudah selesai (sudah ada putusan yang berkekuatan hukum tetap)               9            1
   Syariah
                                Perkara yang sedang dalam proses penyelesaian                                             9            0
   PT Asuransi Umum Perkara yang sudah selesai (sudah ada putusan yang berkekuatan hukum tetap)                           0            0
   BCA
                    Perkara yang sedang dalam proses penyelesaian                                                         0            0
   PT Asuransi Jiwa             Perkara yang sudah selesai (sudah ada putusan yang berkekuatan hukum tetap)               2            0
   BCA
                                Perkara yang sedang dalam proses penyelesaian                                             0            0




398       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 401
   Perusahaan Anak                                   Status Perkara                                      Perdata      Pidana

   PT BCA Sekuritas   Perkara yang sudah selesai (sudah ada putusan yang berkekuatan hukum tetap)           0             0
                      Perkara yang sedang dalam proses penyelesaian                                         0             0
   PT Central Capital Perkara yang sudah selesai (sudah ada putusan yang berkekuatan hukum tetap)           0             0
   Ventura
                      Perkara yang sedang dalam proses penyelesaian                                         0             0
   PT Bank Digital    Perkara yang sudah selesai (sudah ada putusan yang berkekuatan hukum tetap)           0             0
   BCA
                      Perkara yang sedang dalam proses penyelesaian                                         0             0
                      Perkara yang sedang dalam proses penyelesaian                                         0             0


PERKARA PENTING & SANKSI                                       5. Sanksi pelanggaran hukum terkait
ADMINISTRATIF                                                     masalah perburuhan/ketenagakerjaan/
                                                                  kepailitan/persaingan atau lingkungan
1. Perkara Penting yang Dihadapi                                   Sepanjang tahun 2025, BCA tidak pernah mendapatkan
   oleh Anggota Direksi dan Anggota                                sanksi atas suatu putusan pengadilan yang telah
   Dewan Komisaris BCA                                             berkekuatan hukum tetap (inkracht) berkaitan dengan
  Sepanjang tahun 2025, seluruh anggota Direksi maupun             perkara perburuhan/ketenagakerjaan/kepailitan/
  anggota Dewan Komisaris yang sedang menjabat                     persaingan atau lingkungan.
  tidak pernah terlibat dalam perkara penting apa pun,
  baik perkara pidana dan/atau perkara perdata, yang           6. Sanksi dari regulator terkait
  melibatkan dirinya dalam kedudukannya masing-                   peristiwa penting
  masing sebagai anggota Direksi dan anggota Dewan                 Sepanjang tahun 2025, BCA tidak pernah mendapatkan
  Komisaris BCA.                                                   sanksi dari regulator yang disebabkan karena tidak
                                                                   membuat pengumuman dalam jangka waktu yang
2. Perkara Penting yang Dihadapi oleh Anggota                      ditentukan untuk peristiwa penting.
   Direksi dan Anggota Dewan Komisaris
   Perusahaan Anak                                             7. Sanksi terkait peraturan pencatatan
  Sepanjang tahun 2025, seluruh anggota Direksi dan                Sepanjang tahun 2025, BCA tidak pernah mendapatkan
  anggota Dewan Komisaris Perusahaan Anak yang                     sanksi yang terkait dengan pelanggaran atas peraturan
  sedang menjabat tidak pernah terlibat dalam perkara              pencatatan dari regulator. BCA selalu berupaya
  penting apa pun, baik perkara pidana dan/atau perkara            mematuhi aturan, regulasi, ketentuan dan/atau
  perdata, yang melibatkan dirinya dalam kedudukannya              peraturan pencatatan dari regulator serta SRO baik
  sebagai anggota Direksi/anggota Dewan Komisaris                  aturan pengungkapan maupun aturan terkait lainnya.
  Perusahaan Anak.
                                                               8. Sanksi terkait peraturan perpajakan
  Dampak Permasalahan Hukum bagi BCA dan                           Dalam 3 (tiga) tahun terakhir, BCA tidak pernah
  Perusahaan Anak                                                  mendapat sanksi terkait peraturan perpajakan.
  Seluruh permasalahan hukum yang dihadapi BCA
  dan Perusahaan Anak sepanjang tahun 2025 tidak               AKSES INFORMASI DAN
  berdampak secara material terhadap kedudukan dan             DATA PERUSAHAAN
  kelangsungan usaha BCA dan Perusahaan Anak.
                                                               BCA senantiasa membina komunikasi yang baik
3. Sanksi Administratif dari Otoritas Terkait                  dengan regulator, pemegang saham, nasabah, pekerja
  Sepanjang tahun 2025, BCA, anggota Direksi dan/atau          BCA, mitra kerja, maupun masyarakat luas sebagai
  anggota Dewan Komisaris tidak pernah mendapatkan             bentuk implementasi dari prinsip transparansi dan
  sanksi administratif yang bersifat materiil maupun non-      pertanggungjawaban kepada pemangku kepentingan.
  materiil dari OJK atau regulator lainnya, yang dapat         Hubungan baik BCA dengan pemangku kepentingan diatur
  memengaruhi kelangsungan usaha BCA.                          dalam Kebijakan Komunikasi.

4. Sanksi atas ketidakpatuhan terhadap                         Kebijakan Komunikasi BCA diatur dalam Bab Fungsi
   hukum atau peraturan terkait                                Komunikasi dan Informasi serta Bab Keterbukaan Informasi
   dengan transaksi pihak berelasi                             dalam Pedoman Tata Kelola BCA. BCA menyediakan akses
   yang signifikan atau material                               informasi dan data perusahaan kepada publik, antara lain
  Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat kasus                   melalui sarana komunikasi yang dijelaskan lebih lanjut di
  ketidakpatuhan terhadap hukum, aturan dan peraturan          bawah ini.
  yang berkaitan dengan transaksi dengan pihak berelasi
  yang signifikan atau material yang terkait dengan BCA.




                                                                        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   399
Page 402
        T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




 1. Sarana atau Saluran Komunikasi Pemangku Kepentingan

    Pemangku kepentingan BCA adalah pihak-pihak yang berhubungan dengan kegiatan usaha BCA dan memengaruhi
    keberlanjutan BCA secara signifikan.
                                                            PEMANGKU KEPENTINGAN

                                                                                    Media, Kelompok
                                                                                    Kepentingan dan                            Pekerja dan
Nasabah dan Klien                               Regulator                           Masyarakat Umum                           Serikat Pekerja




                       Investor dan                                 Komunitas                            Mitra Bisnis/
                     Pemegang Saham                                 Masyarakat                         Pemasok/Vendor




    BCA bekerja sama dan berinteraksi dengan para pemangku kepentingan melalui proses formal dan sesuai dengan
    keterlibatan yang diperlukan. Interaksi dengan pemangku kepentingan seperti regulator, investor, dan masyarakat
    dikelola oleh Corporate Secretary - Investor Relations & Environmental Social Governance (ESG) Division dan Grup
    Corporate Communication & Social Responsibility (CCR).

    Selain itu, unit kerja terkait juga melakukan komunikasi dengan pemangku kepentingan sesuai dengan tugas dan
    tanggung jawabnya.

    Dalam menjalin interaksi dengan pemangku kepentingan, BCA telah menyediakan berbagai saluran komunikasi
    untuk memastikan penyebaran informasi BCA dapat dilakukan secara intensif dan efektif.


       Nama Pemangku
                                                      Kepentingan                          Sarana Komunikasi                   Frekuensi
        Kepentingan

     Nasabah dan Klien            •   Memberikan informasi mengenai produk          •   Contact center Halo BCA           Setiap saat
                                      dan layanan perbankan serta keamanan          •   Situs web BCA
                                      privasi nasabah.                              •   Media sosial
                                  •   Memberikan solusi perbankan terbaik bagi
                                      para pemangku kepentingan.
                                  •   Memberikan solusi atas permasalahan
                                      dalam bertransaksi, menggunakan produk
                                      dan/atau layanan perbankan.
     Investor atau                Kinerja finansial, implementasi keberlanjutan/    •   RUPS Tahunan dan/atau RUPS        •    Setahun
     Pemegang Saham               sustainability, dan pelaksanaan prinsip kehati-       Luar Biasa                             sekali
                                  hatian dan Tata Kelola Perusahaan yang Baik.      •   Laporan Tahunan dan Laporan       •    Insidental
                                                                                        Keberlanjutan                     •    Triwulan
                                                                                    •   Analyst Meeting                   •    Setiap saat
                                                                                    •   Public Expose
                                                                                    •   Kontak Hubungan Investor:
                                                                                    •   Telp:+62 21 235 88000
                                                                                    •   E-mail: investor_relations@bca.
                                                                                        co.id




 400      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 403
     Nama Pemangku
                                         Kepentingan                              Sarana Komunikasi                 Frekuensi
      Kepentingan

   Regulator dan SRO     Kepatuhan dan pelaksanaan prinsip kehati-         •   Laporan Bulanan                   Sesuai regulasi
   (OJK, IDX, KSEI dan   hatian dan Tata Kelola Perusahaan yang Baik.      •   Laporan Triwulan                  (bulanan,
   Bank Indonesia)                                                         •   Keterbukaan informasi             triwulan,
                                                                               sehubungan dengan Transaksi       semester,
                                                                               Afiliasi                          tahunan dan
                                                                           •   Penjelasan informasi di media     insidental)
                                                                               massa
                                                                           •   Penyampaian bukti
                                                                               pengumuman RUPST dan/
                                                                               atau RUPSLB, Laporan Bulanan
                                                                               Efek, Laporan Public Expose,
                                                                               ringkasan Laporan Keuangan
                                                                               Konsolidasi melalui sarana
                                                                               elektronik dan/atau hardcopy
                                                                           •   Penyampaian press release
                                                                               terkait Laporan Keuangan, dan
                                                                               salinan keterangan Akta Risalah
                                                                               RUPST dan/atau RUPSLB
                                                                           •   Penyampaian bukti
                                                                               Pemanggilan RUPS dan/atau
                                                                               RUPSLB
                                                                           •   Laporan dan pengumuman
                                                                               jadwal pembagian dividen
                                                                           •   Laporan kepemilikan atau
                                                                               perubahan kepemilikan saham
   Komunitas             Program dan peluang pemberdayaan melalui          •   Laporan Keberlanjutan             Setahun sekali
   Masyarakat            program kemasyarakatan dan Corporate              •   Youtube Solusi BCA                Setiap saat
                         Social Responsibility (CSR).                      •   Instagram GoodLifeBCA
   Media, Kelompok       Informasi dan data BCA, antara lain mengenai      •   Siaran pers (press release)       Jika diperlukan
   Kepentingan dan       kondisi finansial BCA, produk dan aksi                melalui media cetak dan           Setiap saat
   Masyarakat Umum       korporasi.                                            elektronik
                                                                           •   Kontak corporate
                                                                               communication BCA: corcom_
                                                                               bca@bca.co.id
   Mitra Bisnis/         •   Kebijakan umum terkait pengadaan barang       •   Situs web BCA                     Jika diperlukan
   Pemasok/vendor            dan/atau jasa, jenis kebutuhan/spesifikasi,   •   Beauty Contest                    Setiap saat
                             informasi dan data BCA, proses menjadi        •   Kode etik yang berhubungan
                             rekanan.                                          dengan vendor
                         •   Masukan, saran dan informasi vendor/          •   Kontak PIC Divisi Logistik
                             rekanan.                                          (Aspek Pengadaan)
   Pekerja dan Serikat   Hubungan industrial dan hal-hal yang terkait      Komunikasi internal melalui           Setiap saat
   Pekerja               dengan kesejahteraan, hak, dan kewajiban          e-magazine Info BCA, BCA
                         pekerja.                                          Update, MyBCAPortal, sarana
                                                                           audio visual, Halo SDM- call center
                                                                           bagi pekerja BCA, sharing session,
                                                                           artikel GCG series, layanan dan/
                                                                           atau fasilitas perbankan



2. Informasi dan Transparansi                                       Selain melalui sarana-sarana tersebut, BCA juga
   Produk dan Layanan                                               menyampaikan informasi produk dan layanannya
  BCA telah memberikan informasi mengenai produk                    kepada nasabah secara langsung. Penyampaian
  dan layanan BCA sesuai dengan ketentuan OJK dan                   informasi kepada nasabah dilakukan atas dasar
  BI secara transparan, akurat, dan terkini. Adapun                 persetujuan nasabah yang telah diberikan pada saat
  sarana-sarana yang BCA gunakan untuk mempermudah                  menandatangani kolom persetujuan kepada BCA
  nasabah dalam mendapatkan informasi tersebut antara               untuk melakukan penawaran produk/layanan BCA via
  lain:                                                             sarana komunikasi pribadi pada formulir pembukaan
  • Situs web resmi BCA dan akun media sosial resmi                 rekening. Publikasi informasi produk, layanan, dan/atau
      BCA yang menyajikan informasi lengkap dan terkini             fasilitas perbankan BCA dilakukan sesuai ketentuan
      terkait segala produk, layanan, serta program BCA;            regulator tentang Transparansi Informasi Produk Bank
  • Leaflet, brosur, TV Plasma, atau bentuk tertulis lain           dan Penggunaan Data Pribadi Nasabah.
      di setiap kantor cabang BCA di seluruh Indonesia
      yang memuat informasi produk bank untuk                   3. Sarana Penyampaian Informasi
      mempermudah pemahaman nasabah;                               dan Data Perusahaan
  • Frontliner BCA, seperti Relationship Officer ,                  Pengelolaan bisnis BCA tidak sekedar mengejar
      Account Officer, dan Customer Service, di seluruh             profitabilitas, namun juga mencakup upaya untuk
      kantor cabang BCA yang antusias memberikan                    memberikan solusi perbankan terbaik bagi para
      informasi produk/layanan serta solusi yang                    pemangku kepentingan. BCA senantiasa memberikan
      dibutuhkan oleh nasabah.                                      kemudahan bagi nasabah untuk mengakses informasi

                                                                           Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk     401
Page 404
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




 BCA. Solusi perbankan terbaik diberikan oleh BCA                   SOLA adalah menggali dan menindaklanjuti
 melalui sarana komunikasi, yakni:                                  kebutuhan serta keluhan nasabah, kemudian
 a. haloBCA                                                         memberikan rekomendasi solusi yang
    haloBCA merupakan pusat layanan informasi dan                   tepat sesuai dengan profil dan kebutuhan
    pengaduan nasabah yang dapat diakses melalui                    nasabah. SOLA menghubungi nasabah
    berbagai kanal komunikasi, antara lain:                         menggunakan Nomor Telepon haloBCA
    • Telepon: 1500888                                              1500888 dan Nasabah dapat menghubungi
    • WhatsApp: 0811 1500 998                                       SOLA melalui media komunikasi berikut:
    • E-mail: halobca@bca.co.id                                     1) Nomor Telepon 1500118 dengan
    • haloBCA Chat (Aplikasi haloBCA dan Webchat                         extension yang diinformasikan kepada
       di www.bca.co.id).                                                nasabah secara langsung.
    • Video Call dan Video Banking terdapat di:                     2) Whatsapp resmi Bank BCA di nomor 0811
       » myBCA Store (Central Park, Emporium Pluit,                      1500 998 dengan mengetik #HaloBCA
           Kota Kasablanka, Ciputra World, myBCA                         di kolom chat.
           Learning Institute);                                     3) E-mail korespondensi SOLA melalui
       » myBCA Hybrid (Gandaria City, Menara                             alamat e-mail sola_doc@bca.co.id.
           BCA, Pondok Indah Mall 2, Summarecon              •   Layanan Digital Lainnya
           Mall Serpong, AEON Mall Sentul, UGM                   haloBCA juga mengelola beberapa layanan
           Yogyakarta);                                          digital, antara lain:
       » myBCA Booth (Tangerang City Mall,                       » Pembukaan rekening secara online melalui:
           Supermall Karawaci, Cibinong City Mall,                  BCA mobile, myBCA, dan marketplace
           Royal Plaza, AEON Mall Deltamas, Cilegon                 (Blibli, DANA, MyCampus, Bayarind);
           Center Mall, Sunrise Mall Mojokerto);                 » Pengajuan kartu kredit secara online melalui
       » Tersedia juga di kantor cabang (KCU Alam                   video call;
           Sutera, KCU Serpong, KCU Harapan Indah,               » Verifikasi nasabah secara online melalui
           KCU Bekasi, KCU Matraman, KCU Darmo,                     video call di myBCA;
           KCU SCBD, KCP Sahid J-Walk, KCU Sunter,
           KCU Hybrid Thamrin).                                  Dalam upaya menjaga kualitas layanan, haloBCA
    • Aplikasi haloBCA                                           berkomitmen untuk menerima pelaporan
       Aplikasi haloBCA merupakan layanan berbasis               nasabah dan melakukan tindak lanjut atas
       mobile yang dapat diunduh oleh nasabah BCA                pengaduan nasabah dengan menetapkan
       atau non nasabah BCA dari gawai (gadget) untuk            standar waktu respond time sebagai berikut:
       menghubungi haloBCA secara online melalui                 » Inbound call: 20 detik
       Voice Over Internet Protocol/VoIP Call (tanpa             » Whatsapp: 2 menit
       biaya telepon), E-mail, Chat, Whatsapp dan akun           » X: 25 menit
       media sosial resmi BCA sehingga memudahkan                » Halo BCA Chat: 2 menit
       nasabah untuk mengakses layanan tanpa biaya               » e-mail: 30 menit
       komunikasi. BCA juga menambahkan fitur VoIP
       Call pada aplikasi myBCA, sehingga nasabah         b. Situs Web BCA
       dapat menjangkau Layanan Telepon Halo                 Situs web resmi BCA www.bca.co.id, menjadi
       BCA melalui aplikasi myBCA dengan mudah               rujukan informasi terpercaya bagi nasabah dan
       dan cepat. Selain itu, aplikasi haloBCA juga          calon nasabah BCA serta bagi seluruh masyarakat.
       memungkinkan nasabah untuk melakukan
       pengkinian data, persetujuan digital, serta           Melalui situs ini, BCA menghadirkan beragam
       pengaturan fasilitas perbankan secara mandiri         informasi tentang produk dan layanan perbankan,
       (self-service), seperti buka blokir PIN Kartu         promo terbaru, kabar terkini seputar BCA, laporan
       Debit/ATM BCA dan Pengaturan Pengiriman               riset ekonomi, dan berbagai informasi korporasi
       Kode OTP.                                             terkait BCA secara menyeluruh.
    • Layanan Outbound Call
       BCA juga mengembangkan layanan Outbound               Saat ini, situs web resmi BCA telah berkembang
       Call Services (1500888) yang meliputi:                menjadi saluran digital yang mampu memenuhi
       » Digital Relationship Officer (DRO) merupakan        berbagai kebutuhan nasabah dengan menghadirkan
           layanan outbound campaign Halo BCA yang           formulir online (e-form) serta fitur tracking dan
           bertujuan untuk menyampaikan informasi,           checking yang semakin lengkap. Beragam e-form
           melakukan verifikasi & konfirmasi transaksi,      dan layanan pelacakan (tracking and checking)
           telesurvey , customer retention , dan             yang tersedia di www.bca.co.id meliputi:
           penawaran produk solusi bisnis BCA kepada
           nasabah sesuai dengan lead based.                 Pengajuan dan Registrasi, antara lain:
       » Solution Assistant (SOLA) merupakan Agen            • Kredit Pemilikan Rumah (KPR)
           Khusus haloBCA yang didedikasikan untuk           • Kartu Kredit BCA
           kelompok nasabah terpilih. Peran utama            • Kredit Kendaraan Bermotor (KKB)

402     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 405
•   Kredit Sepeda Motor (KSM)                             Hadirnya berbagai e-form , fitur tracking dan
•   Asuransi BCA                                          checking , serta akses unduh e-Banking di
•   Kredit Usaha dan Kredit Usaha Rakyat (KUR)            www.bca.co.id, sejalan dengan komitmen BCA
•   EDC BCA                                               dalam memberikan kemudahan bagi nasabah
•   Autopay BCA                                           untuk mengakses beragam produk dan layanan
•   API BCA                                               perbankan yang didukung pemanfaatan teknologi
                                                          terkini.
Tracking dan Checking, antara lain:
• Pengiriman Uang (Firecash)                              Lebih lanjut, BCA konsisten menjaga transparansi
• Status Bank Garansi                                     informasi untuk mendukung penerapan Tata
• Saldo Reward BCA                                        Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate
• Status Pengajuan KPR dan kelengkapan                    Governance), sesuai regulasi serta kebutuhan
   dokumen                                                informasi investor, pemegang saham, dan
                                                          masyarakat pasar modal. Transparansi tersebut
Laporan dari Masyarakat:                                  diwujudkan melalui penyajian informasi seputar
• Whistleblowing System                                   perusahaan, investor relations, tata kelola,
                                                          komitmen keberlanjutan, tanggung jawab
Dengan tersedianya berbagai e-form di situs               korporasi, siaran berita terbaru terkait BCA,
web BCA ini, nasabah individu bisa mengajukan             dan riset ekonomi di situs resmi BCA secara
KPR, Kartu Kredit, KKB, KSM, dan Asuransi BCA             komprehensif.
secara daring dengan lebih praktis. Kehadiran fitur
tracking dan checking pun membantu nasabah                Tidak hanya itu, investor dan publik juga dapat
dalam memantau saldo Reward BCA, status                   mengecek kinerja saham BCA secara realtime di
pengiriman uang (Firecash), Bank Garansi BCA,             www.bca.co.id melalui laman Harga Kinerja Saham,
serta perkembangan pengajuan KPR termasuk                 memantau perkembangan obligasi pasar perdana
dokumen KPR yang masih kurang.                            dan pasar sekunder di laman Pilihan Produk Obligasi,
                                                          serta melakukan simulasi investasi reksa dana di
Bagi nasabah bisnis, situs resmi BCA menyediakan          laman Simulasi Reksa Dana.
akses yang makin mudah ke layanan permodalan
berupa pengajuan Kredit Usaha secara online               Terakhir, www.bca.co.id konsisten mengedukasi
di www.bca.co.id. Tidak hanya itu, nasabah                nasabah serta masyarakat luas mengenai layanan,
dapat memanfaatkan fitur simulasi kredit guna             produk, dan program terbaru BCA, melalui artikel
menghitung plafon, estimasi cicilan, dan jangka           edukatif dan informatif dalam rubrik Berita BCA,
waktu, sehingga proses pengajuan bisa lebih tepat         EdukaTips BCA, dan AwasModus. Untuk informasi
sasaran dan sesuai kebutuhan usaha.                       promosi terkini, BCA juga menghadirkan halaman
                                                          khusus, yaitu www.promo.bca.co.id sebagai pusat
Selanjutnya, untuk mendukung kelancaran                   informasi promo BCA yang selalu up-to-date.
operasional bisnis dan usaha, registrasi kerja sama
API (Application Programming Interface) BCA, dan       c. Media Sosial BCA
pengajuan EDC, kini dapat dilakukan dengan mudah          Melalui konten-konten informatif dan kreatif yang
melalui www.bca.co.id.                                    disajikan secara konsisten di berbagai platform media
                                                          sosial, BCA berupaya membangun interaksi yang
Guna meningkatkan pengalaman nasabah ataupun              solid khususnya dengan nasabah maupun dengan
calon nasabah dalam menggunakan layanan                   masyarakat pada umumnya. Langkah ini merupakan
e-Banking BCA, situs web BCA menyediakan akses            perwujudan dari slogan “Senantiasa di Sisi Anda” untuk
untuk mengunduh aplikasi myBCA, aplikasi BCA              menjadikan akun media sosial BCA sebagai salah satu
mobile, aplikasi eBranch BCA, aplikasi haloBCA,           sumber informasi dan referensi terpercaya, sekaligus
aplikasi Merchant BCA, dan aplikasi Sakuku di setiap      sumber inspirasi kreatif bagi semua kalangan di era
halaman informasi layanan dari aplikasi-aplikasi          digital.
e-Banking BCA tersebut.
                                                          Berikut ini daftar akun media sosial resmi BCA.
Kehadiran berbagai formulir online dan fitur              • Akun X (@BankBCA, @HaloBCA, @XpresiBCA, @
tracking dan checking di www.bca.co.id ini sejalan           GoodLifeBCA, @KartuKreditBCA)
dengan komitmen BCA yang senantiasa berupaya              • Facebook (BankBCA, XpresiBCA, GoodLifeBCA,
memberikan kemudahan kepada setiap nasabah                   KartukreditBCA)
untuk bisa menikmati beragam produk dan layanan           • YouTube (Solusi BCA)
perbankan BCA yang didukung oleh pemanfaatan              • Linkedln PT Bank Central Asia Tbk
teknologi terkini.                                        • Instagram (@GoodLifeBCA) dan (@LifeAtBCA)
                                                          • Line (Bank BCA)
                                                          • Tiktok (@BankBCA)


                                                           Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   403
Page 406
      T a t a    K e l o l a   P e r u s a h a a n




 Informasi lengkap terkait akun-akun resmi dan aktivitas                    6. Kampanye terkait literasi bisnis khususnya untuk
 media sosial BCA dapat diakses melalui https://www.                            para pengusaha UMKM;
 bca.co.id/socialmedia.                                                     7. Kampanye terkait edukasi keamanan dan
                                                                                pelindungan data nasabah;
 BCA juga terus berinovasi dengan menghadirkan                              8. Kampanye terkait literasi keuangan;
 chat-bot VIRA atau Virtual Assistant Chat Banking                          9. Kampanye BCA “Bangga Lokal”; dan
 BCA. VIRA dapat diakses di Facebook Messenger                              10. Kampanye terkait kegiatan-kegiatan corporate
 akun BankBCA, aplikasi chat LINE akun Bank BCA, dan                            share value BCA di bawah payung ”Bakti BCA”,
 WhatsApp Bank BCA. Melalui Channel VIRA tersebut                               berikut dampaknya bagi masyarakat dan
 nasabah dapat memperoleh informasi terkait promo,                              lingkungan.
 cek saldo dan mutasi, kurs, info ATM, info kartu kredit,
 serta akses perbankan lainnya. Selain itu, BCA juga
 telah meluncurkan layanan chatting melalui aplikasi
                                                                                                                                 FACEBOOK
 Whatsapp dengan agen Halo BCA yang dapat diakses                             X

 oleh nasabah selama 24 jam/7 hari.

 Sepanjang tahun 2025, BCA terus aktif memanfaatkan
 akun-akun media sosial-nya untuk mengampanyekan
 berbagai materi komunikasi, antara lain:                                                                                        LINKEDIN

                                                                            YOUTUBE
 1. Kampanye terkait pemutakhiran produk perbankan
    BCA, termasuk mengomunikasikan manfaat produk
    perbankan BCA kepada potensi market;
 2. Kampanye terkait edukasi transaksi perbankan
    yang aman bagi masyarakat;
 3. Kampanye terkait promo-promo dari BCA;
 4. Kampanye terkait lowongan pekerjaan yang
    tersedia di BCA;                                                         LINE               INSTAGRAM                         TIKTOK

 5. Kampanye terkait penawaran produk pinjaman
    dari BCA;

 d. Daftar Siaran Pers 2025
    Siaran pers yang dilakukan BCA merupakan bagian dari penerapan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik,
    khususnya prinsip transparansi. Selama tahun 2025 terdapat 179 siaran pers yang dilakukan oleh BCA. Rincian
    judul dan isi lengkap seluruh siaran pers dapat diakses di https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/media-riset/
    pressroom/siaran-pers.
          No.                                   Tema Siaran Pers                                            Jumlah Siaran Pers
             1      Product & Business Activity                                                                     88
             2      Financial Performance                                                                           7
             3      Sustainability                                                                                  84


 e. Korespondensi kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia
    Korespondensi BCA kepada OJK dan BEI merupakan bagian dari penerapan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang
    Baik, khususnya prinsip transparansi dan pertanggungjawaban. Selama tahun 2025, korespondensi kepada OJK
    dan BEI yang dilakukan oleh BCA adalah sebagai berikut:

      Otoritas Jasa Keuangan
        No              Tanggal              No. Dokumen           Kepada                                     Perihal
         1       23 Januari 2025           0002/ESG/2025     OJK Pasar Modal        Penyampaian Press Release terkait Informasi
                                                                                    Ringkasan Kinerja Keuangan Kuartal IV Tahun 2024
                                                                                    (audited) PT Bank Central Asia Tbk ("Perseroan")
         2       24 Januari 2025           0003/ESG/2025     OJK Pasar Modal        Penyampaian Bukti Pengumuman Rapat Umum
                                                                                    Pemegang Saham Tahunan PT Bank Central Asia Tbk
         3       24 Januari 2025           0004/ESG/2025     OJK DPBS2              Penyampaian Bukti Pengumuman Rapat Umum
                                                                                    Pemegang Saham Tahunan PT Bank Central Asia Tbk
         4       24 Januari 2025           0005/ESG/2025     OJK Pasar Modal        Pengumuman Rapat Umum Pemegang Saham
                                                                                    Tahunan
         5       24 Januari 2025           0006/ESG/2025     OJK DPBS2              Penyampaian Laporan Keuangan Kuartal IV Tahun
                                                                                    2024 (audited)
         6       24 Januari 2025           0007/ESG/2025     OJK DPBS2              Penyampaian Bukti Pengumuman Laporan Keuangan
                                                                                    Kuartal IV Tahun 2024



404     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 407
No        Tanggal        No. Dokumen        Kepada                                Perihal
7    24 Januari 2025    0009/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Penyampaian Bukti Pengumuman Lap Keuangan
                                                          Kuartal IV Tahun 2024 PT BCA Tbk
8    12 Februari 2025   0014/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Penyampaian Laporan Tahunan TB 2024 dan Laporan
                                                          Keberlanjutan Tahun 2024 PT BCA Tbk
9    12 Februari 2025   0015/ESG/2025   OJK DPBS2         Penyampaian Laporan Tahunan TB 2024 dan Laporan
                                                          Keberlanjutan Tahun 2024 PT BCA Tbk
10   12 Februari 2025   0017/ESG/2025   OJK DPBS2         Penyampaian Laporan Pengendalian Internal
                                                          PT BCA Tbk
11   12 Februari 2025   0018/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham
                                                          Tahunan
12   13 Februari 2025   0019/ESG/2025   OJK DPBS2         penyampaian bukti pemanggilan RUPST PT BCA Tbk
13   13 Februari 2025   0020/ESG/2025   OJK Pasar Modal   penyampaian bukti pemanggilan RUPST PT BCA Tbk
14   19 Februari 2025   0034/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Transaksi Afiliasi
15   25 Februari 2025   0043/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan
                                                          Kepemilikan Saham PT Bank Central Asia Tbk
16   25 Februari 2025   0044/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan
                                                          Kepemilikan Saham PT Bank Central Asia Tbk
17   25 Februari 2025   0045/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan
                                                          Kepemilikan Saham PT Bank Central Asia Tbk
18   28 Februari 2025   0046/ESG/2025   OJK DPBS2         Penyampaian Laporan Tahunan Pelaksanaan TKT KK
                                                          BCA TB 2024
19   28 Februari 2025   0047/ESG/2025   OJK DPBS2         Penyampaian Laporan Tahunan Pelaksanaan Tata
                                                          Kelola BCA TB 2024
20   04 Maret 2025      0048/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Transaksi Afiliasi
21   07 Maret 2025      0050/ESG/2025   OJK DPBS2         Penyampaian Laporan Tahunan dan Laporan
                                                          Keuangan Entitas Anak
22   14 Maret 2025      0051/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Transaksi Afiliasi
23   14 Maret 2025      0052/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Transaksi Afiliasi
24   14 Maret 2025      0053/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Penyampaian Copy Surat Keterangan Notaris Terkait
                                                          Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
                                                          PT Bank Central Asia Tbk (“Perseroan”)
25   14 Maret 2025      0054/ESG/2025   OJK DPBS2         Penyampaian Copy Surat Keterangan Notaris Terkait
                                                          Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
                                                          PT Bank Central Asia Tbk (“Perseroan”)
26   14 Maret 2025      0055/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Penyampaian Bukti Pengumuman Ringkasan Risalah
                                                          Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank
                                                          Central Asia Tbk (“Perseroan”)
27   14 Maret 2025      0056/ESG/2025   OJK DPBS2         Penyampaian Bukti Pengumuman Ringkasan Risalah
                                                          Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank
                                                          Central Asia Tbk (“Perseroan”)
28   19 Maret 2025      0058/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Transaksi Afiliasi
29   19 Maret 2025      0059/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan
                                                          Kepemilikan Saham PT Bank Central Asia Tbk
30   19 Maret 2025      0060/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan
                                                          Kepemilikan Saham PT Bank Central Asia Tbk
31   19 Maret 2025      0061/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan
                                                          Kepemilikan Saham PT Bank Central Asia Tbk
32   19 Maret 2025      0062/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan
                                                          Kepemilikan Saham PT Bank Central Asia Tbk
33   19 Maret 2025      0063/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Kepemilikan dan Setiap Perubahan
                                                          Kepemilikan Saham PT Bank Central Asia Tbk
34   19 Maret 2025      0064/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan
                                                          Kepemilikan Saham PT Bank Central Asia Tbk
35   19 Maret 2025      0065/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan
                                                          Kepemilikan Saham PT Bank Central Asia Tbk
36   19 Maret 2025      0066/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan
                                                          Kepemilikan Saham PT Bank Central Asia Tbk




                                                          Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   405
Page 408
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




        No             Tanggal              No. Dokumen       Kepada                               Perihal
        37      20 Maret 2025             0067/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan
                                                                            Kepemilikan Saham PT Bank Central Asia Tbk
        38      20 Maret 2025             0068/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Kepemilikan dan Setiap Perubahan
                                                                            Kepemilikan Saham PT Bank Central Asia Tbk
        39      20 Maret 2025             0069/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Kepemilikan dan Setiap Perubahan
                                                                            Kepemilikan Saham PT Bank Central Asia Tbk
        40      20 Maret 2025             0070/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Kepemilikan dan Setiap Perubahan
                                                                            Kepemilikan Saham PT Bank Central Asia Tbk
         41     20 Maret 2025             0072/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Kepemilikan dan Setiap Perubahan
                                                                            Kepemilikan Saham PT Bank Central Asia Tbk
        42      20 Maret 2025             0073/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Kepemilikan dan Setiap Perubahan
                                                                            Kepemilikan Saham PT Bank Central Asia Tbk
        43      20 Maret 2025             0074/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Kepemilikan dan Setiap Perubahan
                                                                            Kepemilikan Saham PT Bank Central Asia Tbk
        44      20 Maret 2025             0075/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Kepemilikan dan Setiap Perubahan
                                                                            Kepemilikan Saham PT Bank Central Asia Tbk
        45      20 Maret 2025             0076/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Kepemilikan dan Setiap Perubahan
                                                                            Kepemilikan Saham PT Bank Central Asia Tbk
        46      18 Maret 2025             0071/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Kepemilikan dan Setiap Perubahan
                                                                            Kepemilikan Saham PT Bank Central Asia Tbk
        47      25 Maret 2025             0077/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Keterbukaan Informasi terkait Pembelian Kembali
                                                                            Saham pada Kondisi Signifikan
        48      26 Maret 2025             0078/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Transaksi Afiliasi
        49      27 Maret 2025             0080/ESG/2025   OJK DPBS2         Keterbukaan Informasi Buyback
        50      08 April 2025             0081/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Pembelian Kembali Saham (Buyback)
         51     08 April 2025             0083/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Pembelian Kembali Saham (Buyback)
        52      08 April 2025             0084/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Pembelian Kembali Saham (Buyback)
        53      09 April 2025             0085/ESG/2025   OJK DPBS2         Penyampaian Fotokopi Akta Berita Acara RUPST BCA
        54      09 April 2025             0086/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Penyampaian Fotokopi Akta Berita Acara RUPST BCA
        55      23 April 2025             0090/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Press Release AM Q 2025
        56      24 April 2025             0091/ESG/2025   OJK DPBS2         Penyampaian Laporan Keuangan Kuartal I Tahun 2025
                                                                            (unaudited) BCA
        57      24 April 2025             0092/ESG/2025   OJK DPBS2         Penyampaian Bukti atas Pengumuman Laporan
                                                                            Keuangan Kuartal I Tahun 2025 (unaudited) BCA
        58      24 April 2025             0093/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Penyampaian Bukti atas Pengumuman Laporan
                                                                            Keuangan Kuartal I Tahun 2025 (unaudited) BCA
        59      24 April 2025             0094/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Pembelian Kembali Saham (Buyback)
        60      28 April 2025             0095/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Pembelian Kembali Saham (Buyback)
         61     29 April 2025             0096/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Pembelian Kembali Saham (Buyback)
        62      30 April 2025             0104/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Pembelian Kembali Saham (Buyback)
        63      02 Mei 2025               0105/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Pembelian Kembali Saham (Buyback)
        64      05 Mei 2025               0107/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Transaksi Afiliasi
        65      05 Mei 2025               0108/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Pembelian Kembali Saham (Buyback)
        66      06 Mei 2025               0109/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Pembelian Kembali Saham (Buyback)
        67      08 Mei 2025               0110/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Pembelian Kembali Saham (Buyback)
        68      14 Mei 2025               0111/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Transaksi Afiliasi
        69      15 Mei 2025               0112/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Informasi Fakta Material
        70      15 Mei 2025               0113/ESG/2025   OJK DPBS2         Laporan Informasi atau Fakta Material
         71     02 Juni 2025              0117/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Penyampaian Perubahan Susunan Pengurus
                                                                            PT Bank Central Asia Tbk (“Perseroan”)
        72      02 Juni 2025              0118/ESG/2025   OJK DPBS2         Penyampaian Perubahan Susunan Pengurus
                                                                            PT Bank Central Asia Tbk (“Perseroan”)
        73      23 Juni 2025              0132/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Transaksi Afiliasi
        74      30 Juni 2025              0133/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Keterbukaan Informasi sehubungan Transaksi Afiliasi
        75      30 Juni 2025              0134/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Bukti Keterbukaan Informasi dan Dokumen
                                                                            Pendukung
        76      08 Juli 2025              0137/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Transaksi Afiliasi




406     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 409
No         Tanggal        No. Dokumen        Kepada                                Perihal
77    14 Juli 2025       0142/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Transaksi Afiliasi
78    28 Juli 2025       0145/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Transaksi Afiliasi
79    29 Juli 2025       0147/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Perkembangan Pengalihan Saham Hasil
                                                           Buyback BCA
80    30 Juli 2025       0148/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Penyampaian Press Release terkait Informasi
                                                           Ringkasan Kinerja Keuangan Semester I Tahun 2025
                                                           (unaudited) PT Bank Central Asia Tbk ("Perseroan")
81    31 Juli 2025       0149/ESG/2025   OJK DPBS2         Penyampaian Laporan Keuangan Kuartal II Tahun
                                                           2025 (unaudited) BCA
82    31 Juli 2025       0150/ESG/2025   OJK DPBS2         Penyampaian Bukti atas Pengumuman Laporan
                                                           Keuangan Kuartal II Tahun 2025 (unaudited) BCA
83    31 Juli 2025       0151/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Penyampaian Bukti atas Pengumuman Laporan
                                                           Keuangan Kuartal II Tahun 2025 (unaudited) BCA
84    01 Agustus 2025    0152/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Materi Analyst Meeting
85    05 Agustus 2025    0187/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Transaksi Afiliasi
86    15 Agustus 2025    0191/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan
                                                           Kepemilikan Saham PT Bank Central Asia Tbk
87    20 Agustus 2025    0197/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Pemberitahuan Pemenuhan Peraturan BEI No.I-E
                                                           terkait Permintaan Penjelasan atas Pemberitaan di
                                                           Media Massa
88    20 Agustus 2025    0198/ESG/2025   OJK DPBS2         Pemberitahuan Pemenuhan Peraturan BEI No.I-E
                                                           terkait Permintaan Penjelasan atas Pemberitaan di
                                                           Media Massa
89    25 Agustus 2025    0199/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Transaksi Afiliasi
90    25 Agustus 2025    0200/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Transaksi Afiliasi
91    02 September       0202/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan
      2025                                                 Kepemilikan Saham BCA
92    02 September       0203/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Tanggapan Surat OJK Nomor S-1063/PM.211/2025
      2025                                                 tanggal 29 Agustus 2025 perihal Permintaan
                                                           Penjelasan dan Dokumen Pendukung
                                                           PT Bank Central Asia Tbk
93    09 September       0208/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Transaksi Afiliasi
      2025
94    10 September 2025 0209/ESG/2025    OJK Pasar Modal   Laporan Perubahan Kepemilikan Saham
95    15 September 2025 0213/ESG/2025    OJK Pasar Modal   Laporan Transaksi Afiliasi
96    16 September 2025 0215/ESG/2025    OJK Pasar Modal   Laporan Transaksi Afiliasi
97    23 September       0224/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Tanggapan atas Surat Nomor S-1182/PM.211/2025
      2025
98    02 Oktober 2025    0226/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Transaksi Afiliasi
99    06 Oktober 2025    0230/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan
                                                           Kepemilikan Saham BCA
100   13 Oktober 2025    0232/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Penyampaian Laporan Transaksi Afiliasi
101   15 Oktober 2025    0233/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Penyampaian Laporan Transaksi Afiliasi
102   20 Oktober 2025    0234/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Keterbukaan Informasi
103   21 Oktober 2025    0237/ESG/2025   OJK DPBS2         Penyampaian Laporan Keuangan Kuartal III Tahun
                                                           2025 (unaudited) BCA
104   21 Oktober 2025    0238/ESG/2025   OJK DPBS2         Penyampaian Bukti atas Pengumuman Laporan
                                                           Keuangan Kuartal III Tahun 2025 (unaudited) BCA
105   21 Oktober 2025    0239/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Penyampaian Bukti atas Pengumuman Laporan
                                                           Keuangan Kuartal III Tahun 2025 (unaudited) BCA
106   21 Oktober 2025    0240/ESG/2025   OJK DPBS2         Keterbukaan Informasi
107   24 Oktober 2025    0242/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Pembelian Kembali Saham (Buyback)
108   27 Oktober 2025    0243/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Pembelian Kembali Saham (Buyback)
109   06 November 2025   0247/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Pembelian Kembali Saham (Buyback)
110   11 November 2025   0248/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Pembelian Kembali Saham (Buyback)
111   12 November 2025   0252/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Pembelian Kembali Saham (Buyback)
112   13 November 2025   0253/ESG/2025   OJK Pasar Modal   Laporan Transaksi Afiliasi




                                                           Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   407
Page 410
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




        No             Tanggal              No. Dokumen         Kepada                               Perihal
        113     13 November 2025          0255/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buyback)
        114     14 November 2025          0256/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buyback)
        115     17 November 2025          0257/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buyback)
        116     18 November 2025          0258/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buyback)
        117     19 November 2025          0259/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buyback)
        118     20 November 2025          0260/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buyback)
        119     21 November 2025          0262/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buyback)
        120     24 November 2025          0264/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buyback)
        121     25 November 2025          0265/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Transaksi Afiliasi
        122     25 November 2025          0266/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buyback)
        123     26 November 2025          0267/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buy Back)
        124     27 November 2025          0268/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buy Back)
        125     28 November 2025          0269/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buy Back)
        126     28 November 2025          0270/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Transaksi Afiliasi
        127     01 Desember 2025          0271/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buy Back)
        128     02 Desember 2025          0272/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buy Back)
        129     03 Desember 2025          0273/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buy Back)
        130     04 Desember 2025          0275/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buy Back)
        131     05 Desember 2025          0276/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buy Back)
        132     08 Desember 2025          0277/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buy Back)
        133     09 Desember 2025          0278/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buy Back)
        134     10 Desember 2025          0279/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buy Back)
        135     11 Desember 2025          0281/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buy Back)
        136     12 Desember 2025          0283/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Transaksi Afiliasi
        137     12 Desember 2025          0284/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buy Back)
        138     15 Desember 2025          0285/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buy Back)
        139     16 Desember 2025          0286/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Transaksi Afiliasi
        140     16 Desember 2025          0287/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buy Back)
        141     17 Desember 2025          0289/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buy Back)
        142     18 Desember 2025          0290/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buy Back)
        143     18 Desember 2025          0291/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Transaksi Afiliasi
        144     18 Desember 2025          0292/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Informasi atau Fakta Material
        145     19 Desember 2025          0293/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buy Back)
        146     22 Desember 2025          0294/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buy Back)
        147     22 Desember 2025          0295/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Pemberian Tanggapan atas Surat OJK
        148     23 Desember 2025          0296/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buy Back)
        149     24 Desember 2025          0297/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buy Back)
        150     29 Desember 2025          0298/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buy Back)
        151     30 Desember 2025          0299/ESG/2025    OJK Pasar Modal    Laporan Pembelian Kembali Saham (Buy Back)

      Bursa Efek Indonesia
        No            Tanggal              No. Dokumen                                    Perihal
         1      6 Januari 2025           0001/ESG/2025    Laporan Bulanan RegistrasI Pemegang Efek
         2      5 Februari 2025          0011/ESG/2025    Laporan Bulanan RegistrasI Pemegang Efek
         3      10 Februari 2025         0012/ESG/2025    Tanggapan Atas Surat BEI No. S-01248/BEI.PPU/02-2025 tanggal 7
                                                          Februari 2025 perihal Permintaan Penjelasan Atas Pemberitaan di Media
                                                          Massa
         4      6 Maret 2025             0049/ESG/2025 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
         5      14 Maret 2025            0057/ESG/2025    Pengumuman Jadwal dan Tata Cara Pembagian Dividen Tunai Tahun Buku
                                                          2024
         6      8 April 2025             0082/ESG/2025 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
         7      5 Mei 2025               0106/ESG/2025    Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
         8      3 Juni 2025              0122/ESG/2025    Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek




408     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 411
    No          Tanggal        No. Dokumen                                      Perihal
     9    1 Juli 2025         0135/ESG/2025   Tanggapan atas Penerimaan Laporan kepada Bursa
     10   2 Juli 2025         0136/ESG/2025   Laporan Bulanan Registrasi Pemegang efek
     11   28 Juli 2025        0146/ESG/2025   Penyampaian Materi pada Acara Medan Investor Meeting & Connectivity
                                              2025 ("MIMC 2025")
     12   6 Agustus 2025      0188/ESG/2025   Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
     13   20 Agustus 2025     0196/ESG/2025   Tanggapan atas Surat Bursa Efek Indonesia No. S-09602/BEI.PP2/08-2025
                                              tanggal 19 Agustus 2025 perihal Permintaan Penjelasan Atas Pemberitaan
                                              di media massa
     14   27 Agustus 2025     0201/ESG/2025   Rencana Penyelenggaraan Public Expose Tahunan 2025
     15   8 September 2025    0206/ESG/2025 Materi Public Expose
     16   8 September 2025    0207/ESG/2025   Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
     17   12 September 2025   0212/ESG/2025   Tanggapan atas Surat Bursa Efek Indonesia No. S-10536/BEI.PP2/09-
                                              2025 tanggal 11 September 2025 perihal Permintaan Penjelasan atas
                                              Pemberitaan di Media Massa
     18   16 September 2025   0214/ESG/2025   Penyampaian Hasil Pelaksanaan PUBEX 2025 BCA
     19   17 September 2025   0218/ESG/2025   Tanggapan atas Penerimaan Pengaduan
     20   2 Oktober 2025      0227/ESG/2025   Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
     21   20 Oktober 2025     0235/ESG/2025   Penyampaian Materi Presentasi Indonesia Day
     22   20 Oktober 2025     0236/ESG/2025   Laporan Analyst Meeting (Siaran Pers)
     23   6 November 2025     0244/ESG/2025 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
     24   24 November 2025    0263/ESG/2025   Pengumuman Dividen Interim
     25   4 Desember 2025     0274/ESG/2025   Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek


f. Komunikasi Internal
   Komunikasi internal menjadi faktor esensial untuk membangun karakter dan budaya BCA serta soliditas tim
   kerja. Komunikasi internal yang lancar, intensif, dan efektif dalam menyebarkan informasi BCA akan mendorong
   percepatan proses dan mekanisme di semua lini, sehingga berpengaruh terhadap pencapaian kinerja BCA
   secara keseluruhan.

   Muatan informasi dan media komunikasi menjadi kunci keberhasilan komunikasi internal. Keduanya menjadi satu
   kesatuan yang saling melengkapi agar informasi yang disampaikan dapat sampai kepada pekerja dan mudah
   dipahami serta ditindaklanjuti.

   Mengingat jumlah pekerja BCA yang relatif besar dan tersebar di seluruh Indonesia, BCA menyadari perlunya
   suatu strategi komunikasi internal yang efektif dan tepat sasaran untuk menciptakan hubungan yang harmonis
   dengan seluruh pekerja sehingga visi misi BCA dapat tercapai.

   Media komunikasi internal yang ada di BCA, meliputi:
   1) Majalah Digital InfoBCA
      Majalah yang diterbitkan dalam bentuk e-magazine ini menyajikan berbagai informasi tentang BCA, produk dan
      layanan perbankan, serta informasi tentang jaringan, program internal, penghargaan, teknologi, manajemen,
      dan informasi lainnya yang bermanfaat bagi Insan BCA dengan harapan dapat menjadi media edukasi,
      sosialisasi, hiburan, dan sarana untuk saling berbagi pengetahuan serta pengalaman dan kegiatan BCA bagi
      segenap pekerja. Majalah ini dapat diakses melalui portal internal MyBCA dan fitur highlight Instagram @
      BCASemuaBeres.
   2) MyBCAPortal
      BCA juga memiliki portal komunikasi internal berbasis internet yang hanya dapat diakses oleh kalangan internal
      BCA yaitu MyBCAPortal. Portal internal ini dikelola bersama-sama oleh Grup Strategi & Pengembangan
      Operasi Layanan, Grup Teknologi Informasi, Grup Corporate Communication & Social Responsibility, dan unit
      kerja lainnya di kantor pusat. Selain untuk sarana penyampaian informasi BCA, program unit kerja, sosialisasi
      produk perbankan, layanan, pembelajaran dan informasi penting lainnya, MyBCAPortal telah dikembangkan
      untuk layanan informasi dan administrasi ketenagakerjaan secara online, seperti biaya kesehatan, pengajuan
      cuti, lembur, perjalanan dinas, data pekerja, kompensasi, appraisal, dan sebagainya.




                                                                   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   409
Page 412
        T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




        3) LED Display                                                              e. Berbagai kegiatan sharing knowledge ,
           LED Display atau Videotron, adalah media                                     misalnya kegiatan COP ( Community of
           komunikasi elektronik audio visual internal yang                             Practice), BCA Open Source
           ditempatkan di lokasi strategis di gedung atau                        7) Corporate Identity Manual
           area kantor BCA. Media elektronik audio visual                           Merupakan panduan atau standardisasi bagi
           ini berisi informasi tentang BCA, produk dan                             internal BCA, khususnya dalam penggunaan
           layanan yang dipromosikan, aktivitas unit kerja,                         logo korporasi, beberapa implementasi, serta
           dan informasi penting lainnya.                                           materi korporasi.
        4) E-mail                                                                8) TikTok dan Instagram @BCASemuaBeres
           BCA menggunakan e-mail untuk media                                       Media komunikasi internal juga dikembangkan
           komunikasi dan informasi internal. Komunikasi                            melalui penggunaan platform sosial media
           internal lain yang dibangun melalui sarana e-mail                        Instagram & TikTok dengan nama akun @
           adalah forum komunikasi manajemen.                                       BCASemuaBeres. Kalangan internal yang telah
        5) Microsoft Teams                                                          terdaftar sebagai follower saling terhubung
           Melalui fasilitas Microsoft Teams, pekerja BCA                           satu sama lain dan dapat bertukar informasi
           dapat melakukan kolaborasi dan komunikasi                                dan berbagi pengalaman.
           lebih mudah dalam melakukan pekerjaannya,                             9) Halo SDM
           seperti: berbagi file, mengirimkan pesan                                 Layanan call center bagi pekerja merupakan
           (chatting) dan melakukan virtual meeting melalui                         sarana komunikasi untuk menjembatani
           Personal Computer (PC), laptop, handphone dan                            informasi yang berkaitan dengan ketentuan-
           device lainnya seperti pada gadget modern.                               ketentuan sumber daya manusia. Sarana ini
           Fasilitas Microsoft Teams sangat bermanfaat                              diharapkan dapat memberikan kesempatan
           untuk hal-hal yang bersifat mendesak, karena                             kepada setiap pekerja untuk lebih mengetahui,
           pesan yang masuk langsung muncul di layar                                memahami, dan mengikuti ketentuan yang
           monitor disertai tanda pesan masuk. Selain                               berlaku di BCA dengan lebih baik.
           itu, Microsoft Teams dapat digunakan untuk
           mengirimkan file atau data yang berukuran                       4. Penyelesaian Penanganan Pengaduan
           besar, host konferensi audio, video dan web                        Sebagai bagian dari komitmen dalam memberikan
           dengan siapapun di internal BCA maupun di                          layanan terbaik kepada nasabah, BCA secara konsisten
           luar BCA.                                                          melakukan publikasi penanganan pengaduan nasabah
        6) Event Internal                                                     dilakukan paling sedikit 1 (satu) kali dalam setahun. Hal
           Komunikasi internal juga dibangun melalui                          ini sesuai dengan SEOJK Nomor 17 /SE.OJK.07/2018
           berbagai event internal, yang dilaksanakan                         tentang Pedoman Pelaksanaan Layanan Pengaduan
           secara fisik/tatap muka maupun secara virtual,                     Konsumen Di Sektor Jasa Keuangan. Adapun rincian
           seperti:                                                           penanganan pengaduan berdasarkan jenis transaksi
           a. Kegiatan peringatan HUT BCA;                                    keuangan tahun 2025 adalah sebagai berikut:
           b. Rapat Kerja Nasional;
           c. Kegiatan Bakorseni;
           d. Town Hall/Silahturahmi Manajemen dan
               Karyawan; dan
              Jenis Transaksi                       Selesai             Dalam Proses              Tidak Selesai            Jumlah
   No
                Keuangan                 Jumlah         Persentase   Jumlah  Persentase        Jumlah   Persentase       Pengaduan
  1.       Kartu ATM/Debit/               318.749        96,90%      10.207        3,10%          -          0,00%         328.956
           Mesin ATM
  2.       Electronic Banking            295.948         97,61%      7.242         2,39%          -          0,00%         303.190
  3.       Kartu Pra Bayar               160.850         99,63%       601          0,37%          -          0,00%          161.451
  4.       Tabungan                       154.108        95,85%      6.674         4,15%          -          0,00%         160.782
  5.       Sistem Pembayaran              90.511         99,71%       260          0,29%          -          0,00%          90.771
           Lainnya1)
  6.       Kartu Kredit                   85.808         98,88%       975          1,12%          -          0,00%          86.783
  7.       Giro                            6.774         98,82%        81          1,18%          -          0,00%          6.855
  8.       RTGS                             209          95,43%        10          4,57%          -          0,00%           219
  9.       Produk Kerjasama                 166          98,22%        3           1,78%          -          0,00%           169
           Lainnya2)
  10.      Kliring (Transfer)/              95          100,00%        -           0,00%          -          0,00%            95
           Remittance
  11.      Direct Debit                      72         100,00%        -           0,00%          -          0,00%            72
  12.      Reksa Dana                        12         100,00%        -           0,00%          -          0,00%            12




410       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 413
               Jenis Transaksi                     Selesai                  Dalam Proses                Tidak Selesai              Jumlah
     No
                 Keuangan                Jumlah        Persentase        Jumlah  Persentase          Jumlah   Persentase         Pengaduan
    13.     SMS Banking                      6             85,71%          1           14,29%           -          0,00%                 7
    14.     Wealth Management                2           100,00%           -           0,00%            -          0,00%                 2

    Total                               1.113.310         97,71%         26.054        2,29%            -          0,00%          1.139.364
    1)    Data Mencakup Paylater dan BI - Fast
    2)    Data Mencakup Token Key, Majalah Prioritas dan Personal Loan


   Sepanjang tahun 2025, BCA menerima sebanyak 1.139.364 pengaduan nasabah yang mencakup berbagai jenis
   transaksi keuangan. BCA dalam memberikan pengalaman layanan yang optimal, telah menyelesaikan pengaduan
   dengan tingkat penyelesaian pengaduan nasabah 97,71% dari total pengaduan seluruh tiket. BCA memastikan
   bahwa seluruh pengaduan nasabah, termasuk pengaduan yang masih dalam proses tetap ditindaklanjuti secara
   berkelanjutan hingga tercapai penyelesaian sesuai dengan ketentuan waktu penanganan yang diatur oleh regulator.

KODE ETIK                                                                         Pokok-pokok Kode Etik BCA juga telah dimuat dalam
                                                                                  portal internal BCA (MyBCA) dan situs web BCA Bagian
BCA telah memiliki Kode Etik BCA yang merupakan                                   Tata Kelola Perusahaan.
penjabaran dari budaya BCA dan dirumuskan berdasarkan
nilai-nilai positif yang tumbuh dan berkembang di dalam                        2. Pemberlakuan Kode Etik
diri segenap Insan BCA untuk mencapai tujuan bersama                              Kode Etik BCA memberikan kerangka nilai-nilai dan
serta menjadi acuan bagi Insan BCA dalam mengambil                                standar etika yang wajib dipenuhi dan merupakan
keputusan, bertindak, dan menjalankan tugas dan tanggung                          tanggung jawab pribadi setiap Insan BCA.
jawab sehari-hari secara profesional dan beretika.
                                                                                  Kode Etik BCA berlaku bagi seluruh jenjang organisasi,
Kode Etik BCA tersebut merupakan pedoman bagi Insan                               meliputi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris,
BCA dalam menjalin hubungan dengan nasabah, pemegang                              dan seluruh pekerja BCA.
saham, pemasok/rekanan, pemerintah, serta masyarakat.
                                                                               3. Kode Etik yang Berhubungan
Prinsip-prinsip utama dalam Kode Etik BCA adalah:                                 dengan Antikorupsi
a. Profesional.                                                                   BCA telah mengeluarkan Surat Keputusan Direksi No.
b. Integritas.                                                                    269/SK/DIR/2021 tanggal 31 Desember 2021 tentang
c. Tim yang unggul.                                                               Kebijakan Antikorupsi dan Pengendalian Gratifikasi
d. Pelayanan prima.                                                               dan Surat Edaran No. 336/SE/POL/2022 tanggal 15
e. Kepedulian sosial.                                                             September 2022 tentang Pelaporan Pengendalian
                                                                                  Gratifikasi sebagai upaya pencegahan praktik korupsi
1. Pokok-Pokok Kode Etik BCA                                                      dan pengendalian gratifikasi di lingkungan BCA. BCA
   Pokok-pokok isi Kode Etik BCA meliputi:                                        mematuhi peraturan terkait antikorupsi, memastikan
   a. Mematuhi dan menaati pada undang-undang dan                                 kegiatan usaha BCA telah dijalankan dengan
      peraturan yang berlaku.                                                     menerapkan prinsip kehati-hatian dan sesuai dengan
   b. Menjaga nama baik dan mengamankan harta                                     prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik.
      kekayaan bank.                                                              Seluruh Insan BCA berkomitmen menerapkan budaya
   c. Menjaga kerahasiaan data nasabah dan bank.                                  antikorupsi di seluruh aspek pekerjaan.
   d. Menjaga agar kepentingan pribadi tidak                                      Kebijakan antikorupsi yang terkandung dalam Kode Etik
      bertentangan dengan kepentingan bank ataupun                                BCA antara lain meliputi:
      nasabah.                                                                    a. Menjaga agar kepentingan pribadi tidak
   e. Mencatat secara benar semua transaksi sesuai                                   bertentangan dengan kepentingan BCA ataupun
      dengan ketentuan yang berlaku.                                                 nasabah.
   f. Menjaga dan membina keharmonisan lingkungan                                 b. Tidak menyalahgunakan jabatan dan wewenangnya
      kerja dan persaingan yang sehat.                                               untuk kepentingan pribadi maupun keluarganya.
   g. Tidak menyalahgunakan jabatan dan wewenangnya                               c. Tidak melakukan perbuatan tercela yang dapat
      untuk kepentingan pribadi maupun keluarganya.                                  merugikan citra profesinya maupun citra BCA pada
   h. Tidak melakukan perbuatan tercela yang dapat                                   umumnya.
      merugikan citra profesinya maupun citra bank pada
      umumnya.                                                                 4. Kode Etik yang Berhubungan dengan Vendor
   i. Menjauhkan diri dari segala bentuk perjudian atau                           BCA juga berupaya memperkuat tata kelola yang
      tindakan spekulatif.                                                        baik, termasuk penghormatan terhadap hak kekayaan
   j. Senantiasa meningkatkan pengetahuan dan                                     intelektual, serta melakukan persaingan yang sehat dan
      wawasannya dengan mengikuti perkembangan                                    terbebas dari praktik monopoli.
      industri perbankan pada khususnya dan dunia usaha
      pada umumnya.


                                                                                       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk       411
Page 414
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




  Dalam kaitannya dengan penerapan budaya antikorupsi,        e. Kode Etik BCA disosialisasikan melalui media
  setiap pekerja BCA senantiasa memperhatikan Kode               publikasi digital internal yang dapat dilihat oleh
  Etik BCA yang berhubungan dengan vendor yaitu                  seluruh pekerja BCA di Kantor Pusat, Kantor
  sebagai berikut:                                               Wilayah, internal display di Kantor Cabang, dan
  a. Harus menjaga nama baik dan reputasi BCA, antara            juga diunggah di akun media sosial internal, akun
      lain termasuk namun tidak terbatas pada:                   Instagram @bcasemuaberes.
      1) Menjaga penampilan diri dan bertindak sesuai
          etika dan tata krama yang baik (tindakan          6. Upaya Penegakan dan Sanksi
          maupun ucapan).                                      Pelanggaran Kode Etik
      2) Tidak melakukan kompromi yang berlebihan             Kode Etik BCA bersifat mengikat dan harus dipahami
          dalam melakukan prakualifikasi vendor dan           serta dilaksanakan secara sungguh-sungguh
          verifikasi atas tagihan dari vendor.                oleh seluruh Insan BCA dalam rangka mendukung
      3) Menghindari pertemuan-pertemuan yang akan            pelaksanaan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan
          memengaruhi keputusan dalam tugas dan               yang Baik. Sehubungan dengan hal tersebut, BCA
          pekerjaannya.                                       memiliki proses untuk memantau kepatuhan Insan BCA
  b. Harus menghindari situasi-situasi dimana perilaku        dalam menerapkan Kode Etik BCA, antara lain melalui
      vendor dapat memberikan keuntungan pribadi dan/         hal-hal sebagai berikut:
      atau menimbulkan kerugian bagi BCA.                     a. Seluruh pekerja BCA, anggota Dewan Komisaris,
  c. Harus menjaga kerahasiaan informasi BCA maupun              dan anggota Direksi wajib membuat Pernyataan
      vendor yang didapat dalam menjalankan tugasnya             Kode Etik secara digital melalui portal internal
      dan tidak memanfaatkannya untuk kepentingan                MyBCA (bagi karyawan tetap) dan e-Form
      pribadi.                                                   (bagi pramukarya atau karyawan yang belum
  d. Secara proaktif memberikan keterangan kepada                mendapatkan/terkendala akses user domain)
      manajemen atau pihak berwenang jika memiliki               setiap tahun. Berdasarkan data tahun 2025,
      hubungan keluarga atau afiliasi dengan pihak vendor        seluruh pekerja BCA, anggota Dewan Komisaris,
      yang berpotensi dapat memengaruhi objektivitas             dan anggota Direksi telah melakukan pengisian
      dalam melaksanakan pekerjaan.                              pernyataan Kode Etik.
  e. Tidak boleh mengambil keuntungan atas kesalahan          b. Pelanggaran Kode Etik BCA termasuk dalam
      vendor.                                                    tindakan yang dapat dilaporkan melalui sarana
  f. Tidak meminta atau menerima segala bentuk                   whistleblowing berdasarkan kebijakan penerapan
      uang/hadiah/bingkisan/fasilitas jasa serta tidak           Whistleblowing System BCA yang dimuat dalam
      mengikatkan diri pada transaksi hutang piutang.            Surat Keputusan Direksi No. 146/SK/DIR/2017
  g. Wajib mengembalikan semua pemberian dalam                   tanggal 1 November 2017 sebagaimana telah
      bentuk uang/hadiah/bingkisan/fasilitas jasa sesuai         diubah dalam Surat Keputusan Direksi No. 009/
      ketentuan yang berlaku dan dapat membuktikan               SK/DIR/2025 tanggal 20 Januari 2025 perihal
      pengembalian tersebut dengan surat yang                    Penyesuaian Kebijakan Strategi Anti Fraud.
      ditandatangani oleh Pemimpin Unit Kerja dan Tanda       c. Apabila terjadi pelanggaran atau ketidakpatuhan
      Terima Pengembalian Barang.                                terhadap Kode Etik BCA, pelaku pelanggaran dikenai
  h. Selalu mencegah adanya benturan kepentingan                 sanksi sesuai dengan tingkat pelanggarannya
      dalam berhubungan dengan vendor.                           sebagaimana diatur dalam Perjanjian Kerja Bersama
                                                                 antara lain berupa:
5. Sosialisasi                                                   • Sanksi pokok dalam bentuk peringatan lisan,
  BCA memastikan Kode Etik BCA dikomunikasikan                       surat teguran, surat peringatan, demosi, maupun
  dan disebarluaskan kepada seluruh Insan BCA melalui                pemutusan hubungan kerja.
  sosialisasi Kode Etik BCA, yaitu antara lain:                  • Sanksi tambahan dalam bentuk pemindahan
  a. Kode Etik BCA dibuat dalam bentuk Buku Saku dan                 jabatan (rotasi), penundaan kenaikan pangkat,
     telah dibagikan kepada setiap pekerja BCA.                      penundaan kenaikan upah/gaji, pencabutan
  b. Kode Etik BCA dibuat dalam bentuk e-learning yang               fasilitas-fasilitas yang melekat pada jabatan
     dapat diakses oleh setiap pekerja BCA, termasuk                 yang bersangkutan, pelepasan jabatan, maupun
     pekerja first jobber maupun pro hire yang baru                  sanksi lainnya sesuai ketentuan hukum yang
     bergabung dengan BCA.                                           berlaku.
  c. Kode Etik BCA telah dimuat dalam portal internal
     BCA (MyBCA) dan situs web BCA Bagian Tata Kelola         Keputusan yang diambil oleh BCA sehubungan dengan
     Perusahaan.                                              pelanggaran Kode Etik akan disesuaikan dengan jenis
  d. Kode Etik BCA disosialisasikan melalui sharing           dan keseriusan pelanggaran yang terjadi serta evaluasi
     session atau COP (Community of Practice) di tiap-        menyeluruh atas individu yang melakukan pelanggaran.
     tiap Divisi/Satuan Kerja di BCA, antara lain terkait
     ketentuan rahasia BCA, rahasia jabatan, fraud, dan
     sebagainya.




412     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 415
7. Kasus Pelanggaran Kode                                        3. Pelatihan dan Sosialisasi Visi,
   Etik BCA Tahun 2025                                              Misi, serta Tata Nilai
   Selama tahun 2025, terdapat pelanggaran Kode Etik               Selama tahun 2025, program sosialisasi Visi, Misi, dan Tata
   BCA sebanyak 262 kasus, rekapitulasinya sebagai                 Nilai dilakukan dengan cara sebagai berikut:
   berikut:                                                        a. Melakukan sosialisasi yang melibatkan seluruh unit
                                                                       kerja dan seluruh pekerja BCA dalam event/kegiatan
    Jumlah Penyelesaian Kasus Pelanggaran Kode
    Etik BCA Pada Tahun 2025                                           antara lain:
                                                    Status
                                                                       1) Community of Practice (COP), sharing session
      Tahun         Jenis Sanksi        Jumlah                              team.
                                                 Penyelesaian
   2025                   SP I           209     Semua kasus           2) Sharing Session BCA Leader+.
                                                 telah selesai     b. Memanfaatkan berbagai media dan kanal komunikasi
                          SP II           7      pada tahun            perusahaan, antara lain:
                         SP III          46      2025
                                                                       1) Komik Visi Misi dan Tata Nilai BCA.
    Keterangan: SP = Surat Peringatan                                  2) Video pada portal internal BCA.
                                                                       3) E - learning.
BUDAYA PERUSAHAAN                                                      4) E - Magazine Info BCA (sosial media internal resmi
                                                                            BCA).
BCA menekankan kepada seluruh insan BCA untuk                          5) Training internal.
memahami dan menerapkan Visi dan Misi BCA serta Tata                   6) Internal culture video clip pada TV Plasma yang
Nilai BCA sebagai budaya perusahaan yang harus dijaga                       tersebar di seluruh cabang BCA.
dan melekat dalam setiap insan BCA. Budaya perusahaan                  7) Blims (Perpustakaan Digital Internal BCA)
tersebut meliputi:                                                     8) Video animasi pada media sosial BCA.
                                                                   c. Melalui program pelatihan/pengembangan kapasitas
1. Visi dan Misi BCA                                                   internal antara lain management development
   Visi dan Misi BCA merupakan landasan, arah, dan                     program atau program pengembangan manajer,
   panduan bagi segenap Insan BCA dalam menjalankan                    program pengembangan karier, forum-forum khusus
   kegiatan usaha BCA. Visi dan Misi telah disetujui                   seperti forum Account Officer, dan grup-grup khusus
   oleh Direksi dan Dewan Komisaris BCA melalui Surat                  seperti Project Management Office.
   Keputusan No. 022/SK/DIR/2006 tertanggal 23
   Februari 2006 perihal Visi dan Misi PT Bank Central Asia      4. Pengenalan Budaya bagi Pekerja Baru
   Tbk. Visi dan Misi Perseroan dievaluasi secara berkala          BCA memberikan pengenalan budaya kepada seluruh
   atau sewaktu-waktu jika diperlukan. Pada tahun                  pekerja baru di BCA melalui program induction yang
   2019, BCA telah menerbitkan visi dan misi penerapan             meliputi pengenalan Visi, Misi, dan Tata Nilai BCA. Khusus
   keuangan berkelanjutan. Dari hasil evaluasi tersebut,           untuk pekerja baru yang merupakan generasi Y dan Z,
   sampai dengan saat ini, Visi dan Misi tersebut masih            pengenalan budaya diberikan dalam bentuk Induction
   sesuai dengan arah strategis BCA. Uraian mengenai               Class dengan konsep fun learning yang merupakan salah
   Visi dan Misi BCA telah tercantum pada Bab Profil               satu cara efektif untuk mengenalkan Visi, Misi, dan Tata
   Perusahaan.                                                     Nilai BCA.

2. Tata Nilai BCA                                                  BCA juga melakukan penilaian dan program pemantauan
   a. Fokus pada Nasabah (Customer Focus)                          agar seluruh level organisasi yang mencakup Direksi,
      Perhatian/kepedulian yang diikuti dengan usaha               Dewan Komisaris, serta seluruh karyawan memahami Tata
      memberikan layanan untuk memenuhi harapan dan/               Nilai serta Kode Etik BCA, dan menerapkannya secara
      atau kebutuhan nasabah secara spesifik.                      efektif untuk menghindari keterlibatan dalam perilaku
   b. Integritas (Integrity)                                       yang tidak tepat.
      Sikap yang teguh dalam menjunjung tinggi kejujuran
      dan keterbukaan, yang diikuti dengan tindakan              5. Pengenalan Budaya bagi Anggota Dewan
      konsisten dan konsekuen pada peran/tugas dalam                Komisaris dan/atau Direksi Baru
      berbagai situasi dan kondisi untuk membangun                 Bagi anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi baru,
      kepercayaan nasabah.                                         pengenalan budaya diberikan melalui program orientasi
   c. Kerja sama Tim (Teamwork)                                    anggota Dewan Komisaris dan Direksi. Metode orientasi
      Interaksi, sinergi, dan kolaborasi yang didasari             diberikan dalam bentuk antara lain:
      atas pemahaman diri sendiri dan orang lain untuk             • Pemaparan oleh Unit Kerja Kantor Pusat (UKKP) online
      mencapai tujuan organisasi.                                     dan/atau offline.
   d. Berusaha Mencapai yang Terbaik (Continuous                   • Kunjungan ke berbagai lokasi kegiatan BCA.
      Pursuit of Excellence)                                       • Pertemuan dan diskusi online maupun offline dengan
      Usaha berkelanjutan untuk mencapai yang terbaik                 anggota Dewan Komisaris dan Direksi lain untuk
      guna memberikan nilai tambah bagi nasabah.                      mendiskusikan berbagai masalah BCA atau informasi
                                                                      lain yang dibutuhkan.
                                                                   • Pembelajaran berbagai informasi BCA yang tersedia
                                                                      secara elektronik (online base).

                                                                        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   413
Page 416
        T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




   Pembahasan program orientasi anggota Dewan Komisaris dan atau Direksi baru secara lengkap dapat dilihat pada
   bab Dewan Komisaris dan Direksi dalam Laporan Tahunan ini.

PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM OLEH MANAJEMEN DAN/
ATAU PEGAWAI MELALUI OPSI MSOP/ESOP

Selama tahun 2025, BCA tidak memiliki program pemberian opsi saham kepada Direksi, Dewan Komisaris, maupun
karyawan.

PEMBELIAN KEMBALI SAHAM

Pembelian kembali (buyback) saham atau obligasi adalah upaya mengurangi jumlah saham atau obligasi yang telah
diterbitkan oleh BCA dengan cara membeli kembali saham atau obligasi tersebut yang tata cara pembayarannya
dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pembelian Kembali Saham
Pada tahun 2025, BCA telah melakukan pembelian kembali saham BCA yang telah dikeluarkan dan tercatat di BEI
(“Buyback”) dalam rangka mendukung upaya regulator untuk menjaga stabilitas harga saham di BEI.

Pelaksanaan Buyback merujuk pada ketentuan antara lain sebagai berikut:
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 13 Tahun 2023 tentang Kebijakan Dalam Kinerja dan Stabilitas Pasar Modal
   Pada Kondisi Pasar Yang Berfluktuasi Secara Signifikan (“POJK No. 13/2023”);
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 29 Tahun 2023 tentang Pembelian Kembali Saham Yang Dikeluarkan oleh
   Perusahaan Terbuka (“POJK No. 29/2023”);
3. Surat Otoritas Jasa Keuangan No. S-17/D.04/2025 tanggal 18 Maret 2025 perihal Kebijakan Pelaksanaan Pembelian
   Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan
   (“Surat OJK No. S-17/D.04/2025”); dan
4. Surat Otoritas Jasa Keuangan No. S-102/D.04/2025 tanggal 17 September perihal Kebijakan Pelaksanaan Pembelian
   Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan
   (“Surat OJK No. S-102/D.04/2025”)

Buyback dilaksanakan sebanyak 2 periode dengan mekanisme sebagai berikut:


                  Keterangan                                       Buyback Periode 1                      Buyback Periode 21)

Periode Buyback                                       Tanggal 26 Maret 2025 sampai dengan 15    Tanggal 22 Oktober 2025 sampai dengan
                                                      Mei 2025.                                 19 Januari 2026
Keterbukaan Informasi rencana Buyback                 Tanggal 25 Maret 2025                     Tanggal 20 Oktober 2025
Nilai maksimal Buyback                                Rp1.000.000.000.000,- (satu triliun       Rp5.000.000.000.000,- (lima triliun
                                                      Rupiah)                                   Rupiah)
Jumlah saham yang dibeli kembali                      28.317.500 lembar                         233.699.300 lembar
Rata-rata harga pembelian                             Rp8.828,19                                Rp8.140,90
Keterangan:
1) per 31 Desember 2025



Berikut pergerakan dan posisi treasury stock per 31 Desember 2025:


                                Keterangan                                                     Jumlah Lembar Saham

Treasury Stock sampai dengan 31 Desember 2024                                                            0
Pergerakan Treasury Stock selama tahun 2025                                                        262.016.800
Treasury Stock sampai dengan 31 Desember 2025                                                      262.016.800
Jumlah Saham Beredar                                                                             123.275.050.000
Jumlah Saham Beredar di luar Treasury Stocks per 31 Desember                                     123.013.033.200
2025

Pembelian Kembali Obligasi
Selama tahun 2025 BCA tidak melakukan pembelian kembali (buyback) obligasi BCA.




414       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 417
AKSI KORPORASI LAINNYA                                           meningkatkan independensi Direksi dan Dewan Komisaris BCA
                                                                 terhadap potensi intervensi dari pihak terkait serta dilakukan
Pada tahun 2025, BCA melakukan aksi korporasi lainnya            sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
dengan uraian sebagai berikut:
                                                                 1. Kebijakan Penyediaan Dana
Pembelian Saham PT Penyelesaian                                     kepada Pihak Terkait
Transaksi Elektronik Nasional (PTEN)                                Ketentuan limit penyediaan dana kepada pihak terkait
Pada tanggal 18 Desember 2025 Perseroan dan CCV telah               adalah sebagai berikut:
menandatangani Akta Jual Beli Saham PT Penyelesaian                 a. Limit BMPK pihak terkait adalah sebesar 10% dari
Transaksi Elektronik Nasional Akta No. 68 tanggal 18                   modal BCA.
Desember 2025 yang dibuat di hadapan Ashoya Ratam, SH.,             b. Limit penyediaan dana kepada pihak terkait dipantau
MKn., Notaris di Jakarta Selatan dalam rangka Perseroan                oleh Satuan Kerja Kepatuhan.
membeli 3.500 saham PTEN yang dimiliki oleh CCV.
                                                                    Wewenang memutus penyediaan dana kepada pihak
PTEN adalah lembaga services dalam ekosistem                        terkait wajib mendapat persetujuan dari Direksi dan
pembayaran GPN (Gerbang Pembayaran Nasional), suatu                 Dewan Komisaris. Penyediaan dana kepada pihak terkait
perusahaan yang sahamnya dapat dimiliki bersama (baik               harus dianalisa sesuai dengan ketentuan dan prosedur
secara langsung atau tidak langsung) oleh sejumlah bank             perkreditan yang berlaku umum di BCA.
KBMI (Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti) IV dan
lembaga switching.                                               2. Kebijakan Penyediaan Dana Besar
                                                                    Penyediaan dana besar adalah nominal penyediaan dana
Atas transaksi tersebut di atas, kepemilikan saham PTEN             kepada satu peminjam atau satu kelompok peminjam
yang sebelumnya dimiliki secara tidak langsung, kini dimiliki       selain Pihak Terkait sebesar 10% atau lebih dari modal
secara langsung oleh Perseroan. Persentase kepemilikan              inti (Tier 1) BCA. Penyediaan dana besar harus dianalisa
saham PTEN oleh Perseroan yaitu sebesar 17,5% (tujuh                kelayakannya minimum sama atau lebih berhati-hati
belas koma lima persen).                                            (prudent) daripada penyediaan dana kepada debitur
                                                                    umum. Syarat dan ketentuan penyediaan dana adalah
 BCA telah melakukan Keterbukaan Informasi atas transaksi           sesuai dengan ketentuan dan prosedur perkreditan yang
ini pada tanggal 19 Desember 2025 melalui situs web BCA             berlaku di BCA.
dan situs web Bursa Efek (SPE IDX). Keterbukaan Informasi
dimaksud dapat diakses pada https://www.bca.co.id/id/            3. Kebijakan Pemberian Pinjaman kepada
tentang-bca/hubungan-investor/berita-investor.                      Direksi dan Dewan Komisaris
                                                                    BCA telah memiliki kebijakan terkait dengan pemberian
Sepanjang tahun 2025, BCA tidak melakukan aksi korporasi            pinjaman kepada Direksi dan Dewan Komisaris yang
seperti penyertaan modal, pemecahan saham (stock split),            diatur dalam:
penggabungan saham (reverse stock), dividen saham,                  • Pedoman Kredit Produktif dan Pedoman Kredit
saham bonus dan perubahan nilai nominal saham. BCA                     Konsumen;
juga tidak melakukan penerbitan Obligasi/Sukuk baru.                • Kebijakan mengenai Mekanisme Persetujuan Kredit
                                                                       Kepada Pihak Terkait; dan
PENYEDIAAN DANA KEPADA                                              • Kebijakan Dasar Perkreditan Bank (KDPB) BCA.
PIHAK TERKAIT (RELATED
PARTY) DAN PENYEDIAAN DANA                                          Dalam Kebijakan Pemberian Pinjaman Kredit Direksi dan
BESAR (LARGE EXPOSURE)                                              Dewan Komisaris diatur bahwa pinjaman kredit kepada
                                                                    Direksi dan Dewan Komisaris diberikan secara wajar dan
Sesuai dengan POJK tentang Penerapan Tata Kelola Bank               sesuai dengan prosedur umum penyediaan dana yang
Umum, BCA wajib menerapkan prinsip kehati-hatian dalam              berlaku.
penyediaan dana paling sedikit dengan menerapkan
penyebaran atau diversifikasi portofolio penyediaan dana         4. Implementasi Penyediaan Dana
yang diberikan. Pengungkapan penyediaan dana kepada                 kepada Pihak Terkait Tahun 2025
pihak terkait (individu atau kelompok, termasuk Direksi, Dewan      Selama tahun 2025, BCA telah menjalankan kebijakan
Komisaris, Pejabat Eksekutif BCA, serta pihak terkait lainnya)      penyediaan dana kepada pihak terkait, kebijakan
dan penyediaan dana besar (large exposure) mengacu pada SE          penyediaan dana besar, dan kebijakan pemberian
OJK tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum bagian             pinjaman kepada Direksi dan Dewan Komisaris sesuai
Transparansi Penerapan Tata Kelola. Dalam penyediaan dana           dengan ketentuan yang berlaku, yang harus memenuhi
kepada pihak terkait dan penyediaan dana besar, BCA selalu          ketentuan antara lain:
menerapkan prinsip kehati-hatian antara lain melakukan              • Penyediaan dana kepada pihak terkait dan rencana
penetapan batas penyediaan dana serta penyediaan dana                   pemberian kredit debitur besar tertentu harus
besar (large exposure) kepada pihak dan/atau kelompok                   diputuskan oleh pejabat pemutus kredit dan wajib
usaha tertentu bertujuan untuk menghindari kegagalan                    mendapat persetujuan Dewan Komisaris BCA secara
usaha BCA sebagai akibat konsentrasi penyediaan dana dan                independen.


                                                                          Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   415
Page 418
         T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




   •     Penyediaan dana kepada pihak terkait tidak boleh                   a. halaman 20-25 terkait Peranan Direksi dalam
         bertentangan dengan ketentuan dan prosedur umum                       perumusan strategi dan kebijakan strategis Perusahaan,
         pemberian kredit yang berlaku dan wajib tetap                      b. halaman 219-220 terkait Prospek, Prioritas Strategis,
         memberikan keuntungan yang wajar bagi BCA.                            dan Proyeksi Tahun 2026,
   •     Kebijakan penetapan persyaratan kredit kepada pihak                c. halaman 215 terkait Pencapaian Target Tahun 2025,
         terkait, khususnya mengenai penetapan suku bunga                   d. halaman 219 terkait Prospek Perekonomian dan Sektor
         kredit serta bentuk dan jenis agunan tetap mengikuti                  Perbankan Tahun 2026, dalam Laporan Tahunan ini.
         ketentuan perkreditan yang berlaku umum pada BCA.                     Integritas Pelaporan dan Sistem Teknologi Informasi

   Pelaporan rutin BMPK kepada OJK atau Bank Indonesia                      INTEGRITAS PELAPORAN DAN
   dilakukan secara tepat waktu. Sepanjang tahun 2025,                      SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI
   tidak terdapat pelanggaran atas BMPK (Batas Maksimum
   Pemberian Kredit). Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait                  BCA melaksanakan transparansi kondisi keuangan dan
   (Related Party) dan kepada Debitur Inti Individu dan Grup                non keuangan kepada Pemangku Kepentingan dengan
   (Large Exposure) di BCA selama tahun 2025 adalah                         menyusun dan menyajikan laporan dengan tata cara, jenis,
   sebagai berikut:                                                         dan cakupan sesuai dengan kebijakan serta prosedur
                                                                            yang mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
                                                Jumlah                      mengenai transparansi dan publikasi laporan bank, antara
       Penyediaan Dana                                                      lain:
                                 Debitur/Grup              Nominal
                                                                            a. POJK No. 37/POJK.03/2019 tentang Transparansi dan
    Kepada Pihak                      742              14.726.311.948.729       Publikasi Laporan Bank sebagaimana telah dicabut
    Terkait
                                                                                dengan POJK No. 18 Tahun 2025 tentang Transparansi
    Kepada Debitur Inti:
                                                                                dan Publikasi Laporan Bank
    1.    Individu                     50          270.776.036.688.293      b. POJK No. 45 Tahun 2024 tentang Pengembangan dan
    2. Grup                            30          380.767.078.533.284          Penguatan Emiten dan Perusahaan Publik
                                                                            c. POJK No. 15 Tahun 2024 tentang Integritas Pelaporan
   Informasi detail yang berisi rincian atas transaksi terkait                  Keuangan Bank
   Penyediaan Dana Pihak Terkait (Related Party) dapat                      d. POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola
   dilihat pada Laporan Keuangan Tahunan Catatan 45                             Bank Umum
   Halaman 579 dan halaman 217 pada Laporan Tahunan                         e. POJK No. 22 Tahun 2023 tentang Pelindungan
   ini.                                                                         Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan
                                                                            f. POJK No. 14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian
RENCANA STRATEGIS                                                               Laporan Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan
                                                                                Publik
Dewan Komisaris dan Direksi senantiasa aktif membangun                      g. POJK No. 13/POJK.03/2021 tentang Penyelenggaraan
komunikasi dalam menyelaraskan pandangan atas strategi                          Produk Bank Umum
usaha perbankan BCA. Dewan Komisaris bertanggung                            h. POJK No. 63/POJK.03/2020 tentang Pelaporan Bank
jawab untuk mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi                             Umum Melalui Sistem Pelaporan OJK
pelaksanaan kebijakan strategis BCA serta memberikan                        i. POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan
nasihat kepada Direksi sesuai dengan maksud dan tujuan                          Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan,
Anggaran Dasar BCA.                                                             Emiten, dan Perusahaan Publik
                                                                            j. POJK No. 29/POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan
Direksi bertanggung jawab dalam proses pengembangan,                            Emiten atau Perusahaan Publik
pelaksanaan termasuk peninjauan atas strategi BCA agar                      k. POJK No. 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan
sesuai dengan kebijakan internal dan regulasi yang berlaku.                     atas Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau
                                                                                Perusahaan Publik
Selama tahun 2025, Dewan Komisaris dan Direksi telah                        l. SE OJK NO 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan
meninjau, memantau dan mengawasi pelaksanaan strategi                           Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik
perusahaan salah satunya melalui Rapat Gabungan Direksi
dan Dewan Komisaris yang dihadiri oleh unit kerja terkait                   BCA juga memiliki saluran penyebaran informasi yang
yang relevan dengan mata acara rapat mengenai Rencana                       dapat diandalkan oleh pemangku kepentingan. Saluran
Strategis.                                                                  atau sarana komunikasi bagi pemangku kepentingan dapat
                                                                            dilihat pada Informasi kondisi keuangan dan non-keuangan
BCA telah menyusun dan menyampaikan rencana strategis                       BCA telah dituangkan secara jelas dan transparan dalam
dalam bentuk rencana korporasi dan rencana bisnis dengan                    beberapa laporan baik melalui media cetak maupun situs
tata cara sesuai dengan peraturan dan ketentuan terkait.                    web BCA antara lain sebagai berikut:
Keterangan selengkapnya mengenai pemaparan Rencana
Strategis BCA tercantum pada:




416        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 419
1. Transparansi Kondisi Keuangan                             2. Transparansi Kondisi Non-Keuangan
  BCA telah menyusun dan menyajikan laporan yang               BCA telah menyusun dan menyajikan laporan yang
  terkait dengan transparansi kondisi keuangan dengan          terkait dengan transparansi kondisi non-keuangan
  tata cara, jenis, dan cakupan sebagaimana diatur dalam       dengan tata cara, jenis, dan cakupan sebagaimana
  ketentuan POJK yang berlaku dan disampaikan setiap           diatur dalam ketentuan POJK yang berlaku serta
  periode bulanan, triwulanan, dan tahunan sesuai dengan       menyediakan dan mempublikasikan informasi lainnya
  jenis laporannya.                                            terkait kondisi non-keuangan, antara lain sebagai
  a. Laporan Tahunan                                           berikut:
      1) BCA setiap tahun selalu menyusun dan                  1. mempublikasikan secara transparan kondisi
          menyampaikan Laporan Tahunan kepada OJK,                non-keuangan kepada stakeholders, antara lain
          pemegang saham, dan lembaga-lembaga                     Pelaporan Rutin BMPK kepada OJK, informasi tata
          lainnya yang dipersyaratkan ataupun yang                kelola perusahaan melalui Laporan Pelaksanaan
          dipandang perlu mendapatkannya. Laporan                 Tata Kelola BCA maupun yang dimuat pada situs
          Tahunan berisi informasi antara lain:                   web BCA, serta informasi kondisi non-keuangan
      2) Ikhtisar data keuangan penting termasuk                  lainnya yang juga ditransparansikan dalam Analyst
          ikhtisar saham, laporan Dewan Komisaris,                Meeting, Press Conference, Public Expose and
          laporan Direksi, profil perusahaan, analisis dan         Non-Deal Road Show, dan situs web BCA sesuai
          pembahasan manajemen mengenai kinerja                   ketentuan yang berlaku,
          bisnis dan keuangan, tata kelola perusahaan,         2. mengungkapkan transparansi Struktur Kepemilikan
          tanggung jawab sosial perusahaan dan                    pada Laporan Tahunan dan situs web BCA,
          keuangan berkelanjutan.                              3. mengungkapkan informasi atau fakta penting dan
      3) Laporan Keuangan Tahunan yang telah diaudit              relevan mengenai peristiwa, kejadian, atau fakta
          oleh AP dan KAP yang terdaftar di OJK, yang             yang dapat memengaruhi harga efek pada Bursa
          dibuat untuk 1 (satu) tahun buku dan disajikan          Efek dan/atau keputusan investor, calon investor,
          dengan perbandingan 1 (satu) tahun buku                 atau pihak lain yang berkepentingan atas informasi
          sebelumnya, serta permulaan dari tahun                  atau fakta tersebut. BCA senantiasa menyampaikan
          komparatif terdahulu.                                   laporan informasi atau fakta material melalui situs
      4) Pernyataan tanggung jawab Dewan Komisaris                web BCA dan Bursa Efek Indonesia,
          dan Direksi atas kebenaran isi Laporan Tahunan.      4. BCA telah mempublikasikan informasi mengenai
          Pernyataan tersebut dituangkan dalam lembar             produk dan/atau layanan BCA secara jelas,
          pernyataan yang dibubuhi tanda tangan oleh              akurat dan terkini sesuai ketentuan OJK tentang
          seluruh anggota Dewan Komisaris dan anggota             Transparansi Informasi Produk Bank dan Penggunaan
          Direksi.                                                Data Pribadi Nasabah. Informasi tersebut dapat
      5) Laporan Tahunan telah termuat pada situs web             diperoleh secara mudah oleh nasabah, antara lain
          BCA - www.bca.co.id.                                    dalam leaflet, brosur atau bentuk tertulis lainnya di
      6) Laporan Keuangan Tahunan yang telah diaudit              setiap kantor cabang BCA pada lokasi-lokasi yang
          telah termuat pada situs web BCA www.bca.               mudah diakses, dan/atau dalam bentuk informasi
          co.id dan dipublikasikan melalui surat kabar            secara elektronis yang disediakan melalui hotline
          berbahasa Indonesia yang memiliki peredaran             service/call center, situs web BCA, dan akun sosial
          luas di Indonesia.                                      resmi perusahaan,
  b. Laporan Publikasi Triwulanan                              5. BCA menyediakan dan menginformasikan tata
      i. BCA telah mengumumkan Laporan Publikasi                  cara pengaduan nasabah dan penyelesaian
          Triwulanan pada situs web BCA - www.bca.                sengketa bagi nasabah sesuai ketentuan OJK
          co.id, termasuk melaporkan Laporan Keuangan             yang mengatur mengenai Pengaduan Nasabah
          Publikasi Triwulanan kepada OJK atau pemangku           dan Mediasi Perbankan, antara lain melalui situs
          kepentingan sesuai dengan POJK yang berlaku.            web BCA - www.bca.co.id. Selain itu, mediasi
      ii. Pengumuman Laporan Publikasi Triwulanan                 dalam rangka penyelesaian pengaduan nasabah
          pada situs web BCA berupa Laporan Keuangan              BCA dilaksanakan melalui sarana pengaduan antara
          Publikasi Triwulanan maupun laporan lainnya             lain melalui Kantor Cabang BCA atau Halo BCA di
          dipelihara paling kurang untuk 5 (lima) tahun           1500888, aplikasi haloBCA, atau e-mail halobca@
          buku terakhir.                                          bca.co.id,
  c. Laporan Publikasi Bulanan                                 6. menyusun pelaporan internal yang telah dilakukan
      i. BCA telah mengumumkan Laporan Publikasi                  dengan lengkap, akurat, dan tepat waktu dengan
          Bulanan pada situs web BCA - www.bca.co.id,             didukung oleh sistem informasi manajemen yang
          termasuk melaporkan Laporan Keuangan                    memadai. BCA memiliki sistem informasi manajemen
          Publikasi Bulanan kepada OJK sesuai dengan              BCA yang handal dan didukung oleh sumber daya
          POJK yang berlaku.                                      manusia yang kompeten serta IT security system
      ii. Pengumuman Laporan Publikasi Bulanan pada               yang memadai dan mampu memberikan informasi
          situs web BCA berupa Laporan Keuangan                   yang lengkap, akurat, dan tepat waktu kepada
          Publikasi Bulanan dipelihara paling kurang untuk        Direksi untuk digunakan dalam mendukung proses
          5 (lima) tahun buku terakhir.                           pengambilan keputusan bisnis BCA,

                                                                   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   417
Page 420
       T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




   7. menyusun dan mempublikasikan Laporan                          Penerapan keuangan berkelanjutan termasuk penerapan
      Keberlanjutan sesuai ketentuan yang berlaku,                  tanggung jawab sosial, antara lain informasi terkait dengan
                                                                    ringkasan rencana aksi keuangan berkelanjutan yang telah
   serta informasi lainnya yang bertujuan untuk                     diimplementasikan oleh BCA tercantum dalam Laporan
   mendukung keterbukaan informasi, edukasi keuangan                Keberlanjutan BCA yang dapat diakses oleh seluruh
   dan layanan kepada masyarakat.                                   stakeholders pada laman resmi BCA.

PENERAPAN KEUANGAN                                                  1. Pemberian Dana untuk Kegiatan Sosial
BERKELANJUTAN                                                             BCA senantiasa berinovasi untuk menghadirkan solusi
                                                                          yang efektif dan relevan dalam menjawab tantangan
Sesuai dengan POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang                            lingkungan dan sosial yang dihadapi masyarakat.
penerapan keuangan berkelanjutan bagi lembaga jasa                        Tanggung jawab sosial dan lingkungan ini berlangsung
keuangan, emiten, dan perusahaan publik dan POJK No.                      secara komprehensif di bawah ‘payung’ Bakti BCA yang
17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank                     berfokus pada pengembangan individu, komunitas, dan
Umum, BCA wajib menerapkan keuangan berkelanjutan                         preservasi ekosistem.
dalam kegiatan usaha dan menyusun rencana aksi
keuangan berkelanjutan.                                                   Program kegiatan Bakti BCA difokuskan pada 5 (lima)
                                                                          pilar utama, yaitu:
BCA selaku Bank wajib melaksanakan praktik bisnis dan                     • Bakti Pendidikan
strategi investasi dengan memperhatikan, menerapkan,                      • Bakti Kesehatan
dan mengintegrasikan nilai lingkungan, sosial, dan tata                   • Bakti Bisnis Unggul
kelola dalam mendukung paling sedikit:                                    • Bakti Budaya
a. Ekosistem bisnis berkelanjutan,                                        • Bakti Lingkungan
b. Pengembangan produk,
c. Transaksi,                                                             Selain program-program tersebut, BCA turut
d. Jasa pembiayaan kegiatan berkelanjutan dan                             berpartisipasi dalam pemberian sumbangan atau
    pembiayaan transisi,                                                  donasi kepada lembaga sosial. Uraian selengkapnya
e. Pengembangan program keuangan berkelanjutan                            mengenai kegiatan sosial BCA dan total pemberian
    serta pelaksanaan aktivitas operasional bank yang                     dana untuk kegiatan sosial yang dilakukan oleh BCA
    berwawasan lingkungan, dan                                            sepanjang tahun 2025 tercantum pada Laporan
f. Pemberdayaan sosial dan masyarakat, dalam                              Keberlanjutan BCA 2025 tersendiri yang merupakan
    penerapan keuangan berkelanjutan                                      satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari
                                                                          Laporan Tahunan ini. Laporan telah diunggah dan dapat
                                                                          dilihat pada situs web BCA pada link https://www.bca.
                                                                          co.id/id/tentang-bca/sustainability/laporan-dan-
                                                                          kebijakan/unduh-laporan-kebijakan.

2. Pemberian Dana untuk Kegiatan Politik
   BCA memiliki komitmen untuk tidak melakukan pemberian dana untuk kegiatan politik baik pada tahun 2025 maupun
   pada tahun-tahun sebelumnya. BCA tidak melakukan kontribusi dan pengeluaran lainnya pada tahun 2025 terkait:


                                         Jenis                                    2025        2024        2023        2022

Pelobian, representasi kepentingan atau sejenisnya                                  0           0           0           0
Referendum, kampanye, dan/atau pemungutan suara untuk pemilihan                     0           0           0           0
anggota organisasi/kandidat politik baik lokal, regional, atau nasional
Kontribusi dan pengeluaran lainnya yang terkait dengan kegiatan politik.            0           0           0           0
Keterangan:
Diungkapkan dalam satuan Rupiah




PENERAPAN TATA KELOLA TERINTEGRASI

Mengacu pada POJK Penerapan Tata Kelola Terintegrasi serta SE OJK No. 15/SEOJK.03/2015 tanggal 25 Mei 2015
tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan, BCA sebagai Entitas Utama telah:
• Membentuk KTKT;
• Memiliki Piagam KTKT; dan
• Menambahkan fungsi kepatuhan terintegrasi, fungsi audit internal terintegrasi, dan fungsi manajemen risiko
   terintegrasi dalam organ tata kelola BCA.




418       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 421
Selain itu BCA telah memiliki:
• Piagam Komite TKT berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 121/SK/KOM/2023.
• Piagam Korporasi berdasarkan POJK No. 45/POJK.03/2020 tanggal 14 Oktober 2020 tentang Konglomerasi
   Keuangan sebagaimana telah dicabut oleh POJK No.30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan
   Induk Konglomerasi Keuangan, yang telah ditandatangani oleh Direksi BCA selaku Entitas Utama dan Direksi LJK
   anggota Konglomerasi Keuangan BCA.

Selama tahun 2025, BCA selaku Entitas Utama telah menerapkan Tata Kelola Terintegrasi dan menyusun laporan
Penilaian Sendiri Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi dengan mengacu pada SE OJK No. 15/SEOJK.03/2015 tentang
Penerapan Tata Kelola Terintegrasi.

1. Laporan Penilaian Sendiri Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi
   Laporan Penilaian Sendiri (Self-Assessment) Pelaksanaan TKT Selama 1 (satu) Tahun Buku.

   Sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 44 dan 45 POJK Penerapan Tata Kelola Terintegrasi pada Bab VIII tentang
   Pelaporan dan SE OJK No. 15/SEOJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi
   Keuangan, BCA sebagai Entitas Utama wajib menyusun laporan penilaian pelaksanaan TKT secara berkala dan
   menyampaikannya kepada OJK.

   Penilaian pelaksanaan TKT dilakukan setiap semester (dua kali dalam setahun). Pada tahun 2025, BCA selaku Entitas
   Utama telah melakukan penilaian sendiri pelaksanaan TKT periode Semester I dan Semester II. Penilaian tersebut
   mencakup penilaian terhadap 3 (tiga) aspek TKT, yaitu Struktur, Proses, dan Hasil TKT.

   Penilaian pelaksanaan TKT meliputi paling sedikit 7 (tujuh) faktor, yaitu:
   1. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi Entitas Utama;
   2. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris Entitas Utama;
   3. Tugas dan tanggung jawab Komite TKT;
   4. Tugas dan tanggung jawab Satuan Kerja Kepatuhan Terintegrasi;
   5. Tugas dan tanggung jawab Satuan Kerja Audit Internal Terintegrasi;
   6. Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi;
   7. Penyusunan dan pelaksanaan Pedoman TKT.

   Hasil kategori penilaian sendiri pelaksanaan TKT pada Semester I dan Semester II tahun 2025 adalah “Peringkat 1”
   (“Sangat Baik”).

   Hasil Penilaian Sendiri (Self-Assessment) Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi
                 Peringkat                                       Definisi Peringkat
   Semester I         1      Konglomerasi Keuangan telah melakukan penerapan Tata Kelola Terintegrasi yang secara umum
                             sangat baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang sangat memadai atas penerapan prinsip
                             TKT. Apabila terdapat kelemahan dalam penerapan TKT, secara umum kelemahan tersebut tidak
                             signifikan dan dapat segera dilakukan perbaikan oleh Entitas Utama dan/atau LJK.
   Semester II        1      Konglomerasi Keuangan telah melakukan penerapan Tata Kelola Terintegrasi yang secara umum
                             sangat baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang sangat memadai atas penerapan prinsip
                             TKT. Apabila terdapat kelemahan dalam penerapan TKT, secara umum kelemahan tersebut tidak
                             signifikan dan dapat segera dilakukan perbaikan oleh Entitas Utama dan/atau LJK.


2. Struktur Konglomerasi Keuangan BCA

   Pada 3 Maret 2025, komposisi kepemilikan saham PT BCA Finance mengalami perubahan, dari BCA sebesar 99,593%
   dan BCA Finance Limited sebesar 0,407%, menjadi BCA sebesar 99,999999% dan BCA Finance Limited sebesar
   0,000001%. Hal ini sesuai Akta No. 01 tanggal 3 Maret 2025 yang telah diberitahukan kepada Menteri Hukum dan
   HAM RI sebagaimana tercantum dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan No. AHU-AH.01.09-0117027 tanggal 3
   Maret 2025.




                                                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   419
Page 422
      T a t a   K e l o l a    P e r u s a h a a n




   Dengan demikian, Struktur Konglomerasi Keuangan BCA per 31 Desember 2025, sebagai berikut:

Struktur Konglomerasi Keuangan BCA per 31 Desember 2025




    90%                                                                                                             99,9999975%
                              99,999999%        99,99995%       75%              99,99975%     100%         90%

                                                                          PT Central
  PT BCA             PT BCA              PT Bank          PT Asuransi                   BCA Finance   PT Asuransi      PT Bank
                                                                           Capital
 Sekuritas           Finance           BCA Syariah        Umum BCA                        Limited      Jiwa BCA      Digital BCA
                                                                           Ventura
    90%               100%                100%               100%                          100%          90%            100%
                                                                            100%
                                  0,00005%                25%         0,00025%
        0,000001%                                                                                             0,0000025%



3. Struktur Kepemilikan Saham pada Konglomerasi Keuangan BCA

   Per 31 Desember 2025, struktur kepemilikan saham pada Konglomerasi Keuangan BCA sebagai berikut:

   Struktur Kepemilikan Saham PT Bank Central Asia Tbk


                        Robert Budi Hartono                              Bambang Hartono
                         (Pemegang Saham                                 (Pemegang Saham
                        Pengendali Terakhir)                            Pengendali Terakhir)
                             51,00%                                          49,00%




                                                        PT Dwimuria
                                                                                               Masyarakat
                                                     Investama Andalan
                                                                                                45,06%1)
                                                          54,94%
                     Keterangan:


                                   Pengendali

                                   Jalur Pengendalian

                     1) Pada komposisi saham yang dimiliki
                     masyarakat per 31 Desember 2025, sebesar
                     2,49% dimiliki oleh pihak yang terafiliasi dengan
                     PT Dwimuria Investama Andalan. Komisaris (tidak
                     termasuk Komisaris Independen) dan Direksi
                     memiliki 0,062% saham BCA.



   Struktur Kepemilikan Saham BCA Finance Limited


                                                         PT Bank Central Asia Tbk


                                                                         100%



                                                            BCA Finance Limited




420     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 423
Struktur Kepemilikan Saham PT Bank BCA Syariah


                                PT Bank Central Asia Tbk

                                                               90%


               99,99995%         99,999999%                          PT BCA Sekuritas


                                                               0,000001%


                                                       PT BCA Finance

                                               0,00005%


                                 PT Bank BCA Syariah


Struktur Kepemilikan Saham PT BCA Finance

            1 Januari 2025 – 2 Maret 2025                              3 Maret 2025 – 31 Desember 2025


 PT Bank Central Asia Tbk                                             PT Bank Central Asia Tbk

                               100%                                                                     90%

  99,593%                                                           99,999999%
                       BCA Finance Limited                                                        PT BCA Sekuritas

                   0,407%                                                             0,000001%


  PT BCA Finance                                                        PT BCA Finance


Struktur Kepemilikan Saham PT Asuransi Umum BCA


                                    PT Bank Central Asia Tbk

                                                                    90%

                                     99,999999%              PT BCA Sekuritas
                              75%
                                                                    0,000001%

                                                  PT BCA Finance


                                                                   25%


                                      PT Asuransi Umum BCA




                                                                   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   421
Page 424
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




 Struktur Kepemilikan Saham PT Central Ventura


                                                PT Bank Central Asia Tbk

                                                                                  90%

                                                    99,999999%               PT BCA Sekuritas
                               99,99975%
                                                                                  0,000001%

                                                                 PT BCA Finance


                                                                                  0,00025%


                                                PT Central Capital Ventura


 Struktur Kepemilikan Saham PT BCA Sekuritas


                 PT Bank Central Asia Tbk                                               Chandra Adisusanto



                                    90%                                                         10%




                                                            PT BCA Sekuritas



 Struktur Kepemilikan Saham PT Asuransi Jiwa BCA


                 PT Bank Central Asia Tbk                                               Chandra Adisusanto



                                    90%                                                         10%




                                                          PT Asuransi Jiwa BCA




422     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 425
  Struktur Kepemilikan Saham PT Bank Digital BCA

                                                   PT Bank Central Asia Tbk

                                                                                               90%

                                                    99,999999%                          PT BCA Sekuritas
                              99,9999975%
                                                                                               0,000001%

                                                                      PT BCA Finance


                                                                                               0,0000025%


                                                       PT Bank Digital BCA




4. Struktur Kepengurusan dalam Konglomerasi Keuangan BCA
   Struktur Kepengurusan pada Entitas Utama
  Struktur Kepengurusan BCA (Entitas Utama)

                                                                     DEWAN KOMISARIS
                                    Jabatan                                                                           Nama
   Presiden Komisaris                                                              Djohan Emir Setijoso         1)


   Presiden Komisaris                                                              Jahja Setiaatmadja2)
   Komisaris                                                                       Tonny Kusnadi
   Komisaris Independen                                                            Cyrillus Harinowo
   Komisaris Independen                                                            Raden Pardede
   Komisaris Independen                                                            Sumantri Slamet
   Catatan:
   1)       Berhenti menjabat sebagai Presiden Komisaris efektif per tanggal 1 Juni 2025.
   2)       Berhenti menjabat sebagai Presiden Direktur efektif per tanggal 1 Juni 2025 dan efektif menjabat sebagai Presiden Komisaris per tanggal 1 Juni 2025.


                                                                             Direksi
                                    Jabatan                                                                           Nama
   Presiden Direktur                                                               Jahja Setiaatmadja      1)


   Presiden Direktur                                                               Gregory Hendra Lembong2)
   Wakil Presiden Direktur 1                                                       John Kosasih3)
   Wakil Presiden Direktur 2                                                       Armand Wahyudi Hartono
   Direktur                                                                        Tan Ho Hien/Subur atau Subur Tan
   Direktur                                                                        Rudy Susanto
   Direktur (yang juga merupakan Direktur yang membawahkan                         Lianawaty Suwono
   fungsi Kepatuhan)
   Direktur                                                                        Santoso
   Direktur                                                                        Vera Eve Lim
   Direktur                                                                        Haryanto T. Budiman
   Direktur                                                                        Frengky Chandra Kusuma
   Direktur                                                                        Antonius Widodo Mulyono
   Direktur                                                                        Hendra Tanumihardja4)
   Catatan:
   1)       Berhenti menjabat sebagai Presiden Direktur efektif per tanggal 1 Juni 2025 dan efektif menjabat sebagai Presiden Komisaris per tanggal 1 Juni 2025.
   2)       sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur, efektif menjabat sebagai Presiden Direktur sejak 1 Juni 2025.
   3)       sebelumnya menjabat sebagai Direktur, efektif menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur sejak 1 Juni 2025.
   4)       efektif menjabat sejak 1 Juni 2025.




                                                                                             Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk              423
Page 426
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




 Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi Entitas Utama
 1. Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris Entitas Utama
    a. Melakukan pengawasan atas penerapan TKT, sekurang-kurangnya:
       1) mengawasi penerapan tata kelola pada masing-masing Perusahaan Anak agar sesuai dengan Pedoman TKT;
       2) mengawasi pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi Entitas Utama, serta memberikan arahan
          atau nasihat kepada Direksi Entitas Utama atas pelaksanaan Pedoman TKT; dan
       3) mengevaluasi Pedoman TKT dan mengarahkan dalam rangka penyempurnaan.
    b. Menyelenggarakan rapat secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali setiap semester. Rapat dapat dilaksanakan
       melalui video conference.
    c. Menuangkan hasil rapat dalam risalah rapat dan didokumentasikan secara baik, serta mencantumkan
       perbedaan pendapat (dissenting opinion) yang terjadi dalam rapat secara jelas dalam risalah rapat beserta
       alasan perbedaan pendapat.
    d. Membentuk Komite Tata Kelola Terintegrasi.
 2. Tugas dan tanggung jawab Direksi Entitas Utama
    a. Memastikan penerapan TKT dalam Konglomerasi Keuangan, sekurang-kurangnya:
       1) menyusun Pedoman TKT;
       2) mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan Pedoman TKT; dan
       3) menindaklanjuti arahan atau nasihat Dewan Komisaris Entitas Utama dalam rangka penyempurnaan
          Pedoman TKT.
    b. Memastikan bahwa temuan audit dan rekomendasi dari Satuan Kerja Audit Internal Terintegrasi, auditor
       eksternal, hasil pengawasan OJK dan/atau hasil pengawasan otoritas lain telah ditindaklanjuti oleh Perusahaan
       Anak.

 Struktur Kepengurusan pada LJK dalam Konglomerasi Keuangan BCA

 STRUKTUR KEPENGURUSAN BCA FINANCE LIMITED

                                                                     DIREKTUR
                                   Jabatan                                                    Nama
  Direktur                                                               Andy Kwok Sau Lai
  Direktur                                                               Fanny Surjadi
  Direktur                                                               Janto Havianto



 STRUKTUR KEPENGURUSAN PT BCA FINANCE

                              Dewan Komisaris                                                 Direksi
                Jabatan                                Nama                         Jabatan                     Nama
  Presiden Komisaris                     Suwignyo Budiman       1)
                                                                         Presiden Direktur        Roni Haslim  2)


  Presiden Komisaris                     Roni Haslim3)                   Presiden Direktur        Petrus Santoso Karim4)
  merangkap Komisaris
  Independen
  Komisaris                              David Hamdan                    Direktur                 Lim Handoyo
  Komisaris Independen                   Sulistiyowati                   Direktur                 Sugito Lie
                                                                         Direktur                 Liston Nainggolan
                                                                         Direktur                 Tan, Widy Tarmizi
                                                                         Direktur                 Herwandi Kuswanto
                                                                         Direktur                 Hendrik Sia, ST, MM5)
  1) menjabat hingga 7 Maret 2025.
  2) menjabat hingga 26 Mei 2025.
  3) efektif menjabat sejak 1 November 2025.
  4) efektif menjabat sebagai Presiden Direktur sejak 26 Mei 2025
  5) efektif menjabat sebagai Direktur sejak 1 Agustus 2025




424     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 427
STRUKTUR KEPENGURUSAN PT BANK BCA SYARIAH

                         Dewan Komisaris                                                          Direksi
            Jabatan                                Nama                         Jabatan                              Nama
Presiden Komisaris                   Ratna Yanti                   Presiden Direktur                  Yuli Melati Suryaningrum
Independen
Komisaris                            Rickyadi Widjaja              Direktur yang Membawahkan          Houda Muljanti1)
                                                                   Fungsi Kepatuhan
Komisaris Independen                 Inge Setiawati                Direktur yang Membawahkan          Eduard Guntoro Purba2)
                                                                   Fungsi Kepatuhan
                                                                   Direktur                           Pranata
                                                                   Direktur                           Lukman Hadiwijaya
                                                                   Direktur                           Ina Widjaja
1)      menjabat hingga 4 Maret 2025.
2)      efektif menjabat sejak 4 Maret 2025.


                                                        Dewan Pengawas Syariah
                              Jabatan                                                             Nama
Ketua                                                              Prof. DR. H. Fathurrahman Djamil, MA
Anggota                                                            Sutedjo Prihatono
Anggota                                                            Nenny Kurnia Noersal1)
1)      efektif menjabat sejak 4 Maret 2025.


STRUKTUR KEPENGURUSAN PT ASURANSI UMUM BCA

                         Dewan Komisaris                                                          Direksi
            Jabatan                                Nama                         Jabatan                              Nama
Komisaris Utama                      Petrus Santoso Karim          Direktur Utama                     Hendro Hadinoto Wenan
Komisaris                            Jacobus Sindu Adisuwono       Direktur                           Antonius
Komisaris Independen                 Gustiono Kustianto            Direktur                           Sri Angraini
Komisaris Independen                 Gunawan Budi Santoso          Direktur                           Erik Surjadi
                                                                   Direktur Kepatuhan                 Arif Singgih Halim Wijaya



STRUKTUR KEPENGURUSAN PT CENTRAL CAPITAL VENTURA
            Jabatan                                Nama                         Jabatan                              Nama
Komisaris                            Jan Hendra                    Presiden Direktur                  Armand Widjaja
                                                                   Direktur                           Adi Prasetyo Susilo


STRUKTUR KEPENGURUSAN PT BCA SEKURITAS
            Jabatan                                Nama                         Jabatan                              Nama
Komisaris Utama                      Dharwin Yuwono                Direktur Utama                     Mardi Henko Sutanto
Komisaris Independen                 Ir. Hendra Iskandar Lubis     Direktur                           Imelda Arismunandar
                                                                   Direktur                           Ughary Yovvy Chandra1)
1)      Efektif menjabat sejak 23 Desember 2025




                                                                              Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk     425
Page 428
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




 STRUKTUR KEPENGURUSAN PT ASURANSI JIWA BCA

                              Dewan Komisaris                                                                  Direksi
                Jabatan                                  Nama                               Jabatan                            Nama
  Presiden Komisaris                    Hariyanto   1)
                                                                               Presiden Direktur                   Christina Wahjuni Setyabudhi1)
  Presiden Komisaris                    Christina Wahjuni Setyabudhi2) Presiden Direktur                           Eva Agrayani, Tjong3)
  Komisaris                             Mathilda Simon                         Direktur                            Yannes Chandra
  Komisaris Independen                  Pudjianto                              Direktur Kepatuhan                  Sukawati Lubis
  Komisaris Independen                  Hardjono                               Direktur                            Gunawan Prayogo2)
  1) menjabat hingga 28 Februari 2025
  2) efektif menjabat sejak 28 Februari 2025
  3) sebelumnya menjabat sebagai Direktur, efektif menjabat sebagai Presiden Direktur sejak 28 Februari 2025


 STRUKTUR KEPENGURUSAN PT BANK DIGITAL BCA

                              Dewan Komisaris                                                                  Direksi
                Jabatan                                  Nama                               Jabatan                            Nama
  Komisaris Utama                        Theresia Endang Ratnawati       1)
                                                                               Direktur Utama                      Lanny Budiati
  Komisaris Utama                        Grace Putri Aju Dewijany2)            Direktur                            Iman Sentosa3)
  Komisaris Independen                   Ina Suwandi                           Direktur                            Nico Lukman4)
  Komisaris Independen                   Daniel Gunawan                        Direktur Kepatuhan                  Nugroho Budiman
  1) menjabat hingga 1 Oktober 2025.
  2) efektif menjabat sejak 1 Oktober 2025.
  3) menjabat hingga 1 Juli 2025.
  4) efektif menjabat sejak 1 Juli 2025.


 Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah LJK dalam
 Konglomerasi Keuangan BCA
 1. Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris LJK dalam Konglomerasi Keuangan BCA, meliputi paling sedikit:
    a. melakukan pengawasan terhadap penerapan tata kelola, tugas, dan tanggung jawab Direksi dan tindak
       lanjut hasil audit dari pihak internal dan eksternal,
    b. membentuk komite atau menunjuk pihak untuk melaksanakan fungsi yang mendukung tugas dan tanggung
       jawab Dewan Komisaris paling sedikit komite atau fungsi pemantauan audit, dan komite atau fungsi
       pemantauan kepatuhan,
    c. menyelenggarakan rapat Dewan Komisaris yang paling sedikit mencakup frekuensi, kehadiran, dan tata
       cara pengambilan keputusan, dan
    d. menyusun tata tertib kerja Dewan Komisaris.
 2. Tugas dan tanggung jawab Direksi LJK dalam Konglomerasi Keuangan BCA, meliputi paling sedikit:
    a. melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan Anak,
    b. menindaklanjuti hasil audit oleh pihak internal dan eksternal,
    c. menyusun tata tertib kerja, dan
    d. menyelenggarakan rapat Direksi yang paling sedikit mencakup tata cara pengambilan keputusan dan
       dokumentasi rapat.
 3. Tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah LJK dalam Konglomerasi Keuangan BCA, meliputi paling
    sedikit:
    a. memberikan nasihat dan saran kepada Direksi serta mengawasi kegiatan Bank BCA Syariah agar sesuai
       dengan Prinsip Syariah, dan
    b. menyusun tata tertib kerja Dewan Pengawas Syariah.




426     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 429
Struktur Tata Kelola Terintegrasi dalam Konglomerasi Keuangan BCA

                Entitas                       Komite TKT1)           Fungsi Kepatuhan           Fungsi Audit Internal Fungsi Manajemen Risiko

PT BCA Tbk (Entitas Utama) 2)                        √                          √                            √                                √
BCA Finance Limited                                 N/A                         √                            √                                √

PT BCA Finance                                      N/A                         √                            √                                √

PT Bank BCA Syariah                                 N/A                         √                            √                                √
PT Asuransi Umum BCA                                N/A                         √                            √                                √
PT Central Capital Ventura                          N/A                         √                            √                                √
PT BCA Sekuritas                                    N/A                         √                            √                                √
PT Asuransi Jiwa BCA                                N/A                         √                            √                                √
PT Bank Digital BCA                                 N/A                         √                            √                                √
1) Komite TKT hanya wajib dibentuk pada Entitas Utama dengan beranggotakan di antaranya perwakilan Komisaris Independen dan/atau anggota
   Dewan Pengawas Syariah dari masing-masing LJK dalam Konglomerasi Keuangan BCA.
2) BCA selaku entitas utama telah memiliki fungsi Kepatuhan Terintegrasi, Fungsi Audit Internal Terintegrasi dan Fungsi Manajemen Risiko Terintegrasi.


Komite Tata Kelola Terintegrasi
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 037/SK/KOM/2015 tentang Pembentukan Komite Tata Kelola
Terintegrasi tanggal 26 Februari 2015, BCA telah membentuk KTKT yang beranggotakan perwakilan Komisaris
Independen BCA, Pihak Independen, dan seluruh perwakilan Komisaris Independen dan/atau Anggota Dewan
Pengawas Syariah Perusahaan Anak. KTKT bertugas untuk membantu Dewan Komisaris BCA sebagai Entitas Utama
dalam melakukan pengawasan atas penerapan TKT di Konglomerasi Keuangan BCA.

Pada tahun 2025, telah dilakukan penyesuaian anggota KTKT dikarenakan adanya perubahan susunan Dewan
Komisaris Perusahaan Anak.

Penjelasan lebih lanjut mengenai KTKT dapat dilihat pada halaman 332 bagian Komite Tata Kelola Terintegrasi
pada Laporan Tahunan ini.

• Satuan Kerja Kepatuhan Terintegrasi
    BCA sebagai Entitas Utama dalam Konglomerasi Keuangan BCA telah menambahkan fungsi kepatuhan terintegrasi
    dalam organisasi Divisi Compliance Division (DCP) untuk memantau dan mengevaluasi pelaksanaan fungsi
    kepatuhan pada masing-masing LJK dalam Konglomerasi Keuangan BCA melalui koordinasi dengan fungsi
    kepatuhan di masing-masing Perusahaan Anak.

    DCP Terintegrasi memiliki tugas dan tanggung jawab, antara lain:
    a. memantau dan mengevaluasi pelaksanaan fungsi kepatuhan pada masing-masing Perusahaan Anak,
    b. mengembangkan metode dan proses yang diperlukan dalam rangka penerapan manajemen risiko kepatuhan
       terintegrasi,
    c. menilai dan menyusun profil risiko kepatuhan terintegrasi dalam rangka penerapan manajemen risiko
       terintegrasi, dan
    d. menyusun dan menyampaikan laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kepatuhan terintegrasi
       kepada Direktur Kepatuhan Entitas Utama. Selanjutnya Direktur Kepatuhan Entitas Utama menyusun dan
       menyampaikan laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kepatuhan terintegrasi kepada Direksi dan
       Dewan Komisaris Entitas Utama.

    Selama tahun 2025, BCA telah melakukan beberapa aktivitas berikut terkait dengan pelaksanaan fungsi
    kepatuhan terintegrasi, sebagaimana dimaksud pada halaman 373 bagian Pelaksanaan Kerja Fungsi Kepatuhan
    selama Tahun 2025 Bab Fungsi Kepatuhan pada Laporan Tahunan ini.

•   Satuan Kerja Audit Internal Terintegrasi
    BCA telah memiliki fungsi satuan kerja audit internal terintegrasi yang dilakukan oleh Divisi Audit Internal dengan
    berpedoman kepada POJK No. 1/POJK.03/2019 tanggal 28 Januari 2019 tentang Penerapan Fungsi Audit Intern
    Pada Bank Umum dan POJK Penerapan Tata Kelola Terintegrasi untuk menunjang Konglomerasi Keuangan BCA
    yaitu untuk memantau penerapan fungsi audit internal pada masing-masing LJK dalam Konglomerasi Keuangan
    BCA dan memberikan rekomendasi yang memiliki nilai tambah.




                                                                                            Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk              427
Page 430
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




      Satuan kerja audit internal terintegrasi memiliki           a. Wewenang dan tanggung jawab Dewan
      tugas dan tanggung jawab, antara lain:                         Komisaris dalam penerapan manajemen risiko
      a. menilai kecukupan dan efektivitas proses                    transaksi intra-grup, antara lain:
         manajemen risiko, pengendalian internal dan                 1) menyetujui kebijakan manajemen risiko
         tata kelola Perusahaan Anak, serta memberikan                   transaksi intra-grup,
         rekomendasi perbaikan,                                      2) mengevaluasi pertanggungjawaban Direksi
      b. memantau pelaksanaan audit internal pada                        dan memberikan arahan perbaikan atas
         masing-masing Perusahaan Anak,                                  pelaksanaan kebijakan manajemen risiko
      c. memantau dan mengevaluasi kecukupan tindak                      transaksi intra-grup.
         lanjut perbaikan atas hasil audit intern/ekstern/        b. Wewenang dan tanggung jawab Direksi dalam
         regulator, serta melaporkannya kepada Direksi,              manajemen risiko transaksi intra-grup, antara
         Dewan Komisaris, dan Komite Audit Entitas                   lain:
         Utama,                                                      1) memahami risiko transaksi intra-grup yang
      d. menyampaikan laporan audit internal terintegrasi                melekat pada Konglomerasi Keuangan,
         kepada Direktur yang ditunjuk untuk melakukan               2) menyusun dan menetapkan kebijakan
         fungsi pengawasan terhadap Perusahaan Anak,                     manajemen risiko transaksi intra-grup,
         Dewan Komisaris Entitas Utama serta Direktur                3) bertanggung jawab dalam penerapan
         yang membawahkan fungsi kepatuhan Entitas                       manajemen risiko transaksi intra-grup,
         Utama, dan                                                  4) m e m a s t i k a n s e t i a p e n t i t a s d a l a m
      e. memberikan dukungan kepada Perusahaan Anak                      Konglomerasi Keuangan menerapkan
         dalam mengembangkan fungsi audit internal.                      manajemen risiko transaksi intra-grup,
      Penerapan fungsi audit intern terintegrasi pada                5) memantau risiko transaksi intra-grup secara
      konglomerasi keuangan BCA meliputi kegiatan                        berkala,
      assurance, monitoring/alignment, dan support/                  6) mengembangkan budaya risiko sebagai
      development yang dilaporkan melalui laporan                        bagian dari penerapan manajemen risiko
      audit intern terintegrasi kepada Direktur yang                     transaksi intra-grup, dan
      ditunjuk untuk melakukan fungsi pengawasan                     7) memastikan penerapan manajemen risiko
      terhadap LJK dalam Konglomerasi Keuangan dan                       transaksi intra-grup bebas dari benturan
      Dewan Komisaris Entitas Utama serta Direktur yang                  kepentingan antara Konglomerasi Keuangan
      membawahkan fungsi kepatuhan Entitas Utama.                        dengan individual LJK.

5. Risiko Transaksi Intra-Grup                                 2. Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan
  Risiko transaksi intra-grup antara lain dapat timbul dari:      Limit Risiko Transaksi Intra-Grup
  a. Kepemilikan silang antar LJK dalam Konglomerasi              Penetapan kebijakan, prosedur dan limit risiko
      Keuangan,                                                   transaksi intra-grup, memperhatikan hal-hal berikut:
  b. Sentralisasi manajemen likuiditas jangka pendek,             a. Konglomerasi Keuangan harus memastikan
  c. Jaminan, pinjaman, dan komitmen yang diberikan                   pemenuhan asas arm’s length (kewajaran
      atau diperoleh suatu LJK dari LJK lain dalam                    transaksi) terkait transaksi intra-grup.
      Konglomerasi Keuangan,                                      b. Tingkat risiko yang akan diambil (risk appetite)
  d. Eksposur kepada pemegang saham pengendali,                       dan toleransi risiko (risk tolerance) harus sejalan
      termasuk eksposur pinjaman dan off-balance sheet                dengan strategi bisnis, profil risiko, dan rencana
      seperti jaminan dan komitmen,                                   permodalan Konglomerasi Keuangan.
  e. Pembelian atau penjualan aset kepada LJK lain                c. Kebijakan dan limit transaksi intra-grup sesuai
      dalam satu Konglomerasi Keuangan,                               dengan ketentuan regulator.
  f. Transfer risiko melalui reasuransi, dan                      d. Prosedur manajemen risiko transaksi intra- grup
  g. Transaksi untuk mengalihkan eksposur risiko pihak                paling sedikit memuat:
      ketiga di antara LJK dalam Konglomerasi Keuangan.               1) Akuntabilitas dan jenjang delegasi
                                                                          wewenang yang jelas dalam pelaksanaan
  Ruang Lingkup Kebijakan Manajemen Risiko                                manajemen risiko transaksi intra-grup.
  Transaksi Intra-Grup                                                2) Pelaksanaan kaji ulang terhadap prosedur
  Penerapan manajemen risiko transaksi intra-grup di                      secara berkala.
  Konglomerasi Keuangan mencakup:                                     3) Dokumentasi prosedur secara memadai,
  1. Pengawasan Dewan Komisaris dan Direksi                               yaitu dokumentasi secara tertulis, lengkap
     Pengawasan oleh Dewan Komisaris dan Direksi                          dan memudahkan untuk dilakukan jejak audit
     sangat diperlukan untuk memastikan efektivitas                       (audit trail).
     penerapan manajemen risiko transaksi intra-grup
     dan kesesuaian dengan ketentuan yang berlaku.




428     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 431
3. Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,              a. Mengacu pada kebijakan dan prosedur yang
   Pemantauan, dan Pengendalian Risiko serta Sistem           telah ditetapkan.
   Informasi Manajemen Risiko Transaksi Intra-Grup         b. Sistem pengendalian internal disusun untuk
   BCA selaku Entitas Utama wajib melakukan                   memastikan:
   proses identifikasi, pengukuran, pemantauan,               1) Kepatuhan terhadap kebijakan atau
   dan pengendalian risiko terhadap seluruh faktor                ketentuan internal serta peraturan
   risiko (risk factors) yang bersifat signifikan secara          perundang-undangan.
   terintegrasi, dengan memperhatikan faktor-faktor           2) Efektivitas budaya risiko ( risk culture )
   berikut:                                                       Konglomerasi Keuangan secara menyeluruh
   a. komposisi transaksi intra-grup dalam                        untuk mengidentifikasi kelemahan dan
       Konglomerasi Keuangan,                                     penyimpangan secara lebih dini dan menilai
   b. dokumentasi dan kewajaran transaksi,                        kembali kewajaran kebijakan dan prosedur
   c. memenuhi ketentuan hukum/regulator,                         yang ada pada Konglomerasi Keuangan
   d. informasi signifikan lainnya.                               secara berkesinambungan.
                                                           c. Kaji ulang terhadap pengukuran risiko transaksi
   Pelaksanaan tersebut juga didukung dengan sistem           intra-grup, paling sedikit mencakup:
   informasi manajemen risiko transaksi intra-grup            1) Kesesuaian kebijakan, struktur organisasi,
   meliputi laporan profil risiko transaksi intra-grup            alokasi sumber daya, desain proses
   yang merupakan bagian dari Laporan Profil Risiko               manajemen risiko transaksi intra-grup,
   Terintegrasi.                                                  sistem informasi, dan pelaporan risiko sesuai
                                                                  dengan kebutuhan bisnis Konglomerasi
4. Sistem Pengendalian Internal yang Menyeluruh                   Keuangan, serta perkembangan peraturan
   terhadap Penerapan Manajemen Risiko Transaksi                  dan praktik terbaik (best practice) terkait
   Intra-Grup                                                     manajemen risiko transaksi intra-grup.
   Proses penerapan manajemen risiko transaksi intra-         2) Dokumentasi secara lengkap dan memadai
   grup yang efektif harus dilengkapi dengan sistem               terhadap cakupan, prosedur operasional,
   pengendalian internal yang menyeluruh.                         temuan audit, serta tanggapan pengurus
                                                                  Konglomerasi Keuangan berdasarkan hasil
   BCA wajib melaksanakan sistem pengendalian                     audit.
   internal risiko transaksi intra-grup secara efektif
   dengan ketentuan sebagai berikut:




                                                            Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   429
Page 432
        T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




INFORMASI TERKAIT PEMENUHAN PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN

1. SEOJK NO. 14/SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum
  Dalam rangka implementasi SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum
  (“SEOJK 14/2025”) maka BCA berupaya untuk selalu mewujudkan pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang Baik.
  Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik sebagaimana diatur dalam Pasal 2 SEOJK 14/2025 antara lain meliputi
  sebagai berikut:


   a.    Pelaksanaan tugas, tanggung                  Dapat dilihat pada Bab Direksi halaman 271 Laporan Tahunan ini.
         jawab, dan wewenang Direksi
   b. Pelaksanaan tugas, tanggung                     Dapat dilihat pada Bab Dewan Komisaris halaman 257 Laporan Tahunan ini.
      jawab, dan wewenang Dewan
      Komisaris
   c. Kelengkapan dan pelaksanaan                     Dapat dilihat di bab Komite Dewan Komisaris dan Komite Eksekutif Direksi halaman 316
      tugas komite                                    dan 340 Laporan Tahunan ini.
   d. Penanganan benturan kepentingan Anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, anggota komite, Pejabat Eksekutif, dan
                                      karyawan BCA selalu berupaya menghindari segala bentuk benturan kepentingan
                                      dalam pelaksanaan tugas pengelolaan dan pengawasan BCA.

                                                      Kebijakan terkait benturan kepentingan dipaparkan dalam Anggaran Dasar, Surat
                                                      Keputusan Direksi perihal Ketentuan mengenai Benturan Kepentingan dan Surat
                                                      Keputusan Direksi terkait Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan,
                                                      serta dapat dilihat di bab Pendahuluan serta Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
                                                      Kepentingan di halaman 388 Laporan Tahunan ini.
   e. Penerapan fungsi kepatuhan                      Dapat dilihat pada Bab Fungsi Kepatuhan halaman 372 Laporan Tahunan ini.
   f.    Penerapan fungsi audit intern                Dapat dilihat pada Bab Unit Audit Internal halaman 366 Laporan Tahunan ini.
   g. Penerapan fungsi audit ekstern                  Dapat dilihat pada Bab Akuntan Publik (Audit Eksternal) halaman 370 Laporan Tahunan
                                                      ini.
   h.    Penerapan manajemen risiko                   Dapat dilihat pada Bab Penerapan Manajemen Risiko halaman 375 Laporan Tahunan ini.
         termasuk sistem pengendalian
         intern
   i.    Pemberian remunerasi                         Dapat dilihat pada Bab Kebijakan Remunerasi halaman 309 Laporan Tahunan ini.
   j.    Penyediaan dana kepada pihak      Dapat dilihat pada Bab Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait (Related Party) dan
         terkait dan penyediaan dana besar Penyediaan Dana Besar (Large Exposure) halaman 415 Laporan Tahunan ini.
   k.    Integritas pelaporan dan sistem              •   BCA senantiasa melakukan transparansi kondisi keuangan dan non keuangan
         teknologi informasi                              kepada Pemangku Kepentingan dengan menyusun dan menyajikan laporan
                                                          dengan tata cara dan cakupan sesuai dengan ketentuan OJK serta dengan sarana
                                                          penyampaian informasi yang dapat diandalkan BCA.
                                                      •   BCA telah mempublikasikan informasi mengenai produk dan/atau layanan BCA
                                                          secara jelas, akurat dan terkini sesuai ketentuan OJK tentang Transparansi
                                                          Informasi Produk Bank dan Penggunaan Data Pribadi Nasabah.
                                                      •   BCA telah menyusun Laporan Keberlanjutan yang dapat dengan mudah diakses
                                                          oleh masyarakat luas pada situs web BCA di link https://www.bca.co.id/id/
                                                          tentang-bca/sustainability/laporan-dan-kebijakan/unduh-laporan-kebijakan.
                                                      •   BCA telah menyusun dan menyampaikan laporan terstruktur dan laporan tidak
                                                          terstruktur kepada OJK sesuai dengan POJK mengenai pelaporan bank umum
                                                          melalui sistem pelaporan OJK.
                                                      •   BCA telah menyusun pelaporan internal secara lengkap, akurat, dan tepat waktu
                                                          dengan didukung oleh sistem informasi manajemen yang memadai. BCA memiliki
                                                          sistem informasi manajemen BCA yang handal dan didukung oleh sumber daya
                                                          manusia yang kompeten serta IT security system yang memadai dan mampu
                                                          memberikan informasi yang lengkap, akurat, dan tepat waktu kepada Direksi untuk
                                                          digunakan dalam mendukung proses pengambilan keputusan bisnis BCA.
                                                      •   Pemaparan terkait transparansi keuangan dan transparansi non keuangan lebih
                                                          lanjut dapat dilihat pada Bab Integritas Pelaporan dan Sistem Teknologi Informasi.
   l.    rencana strategis Bank                       Dapat dilihat pada Bab Rencana Strategis Bank halaman 416 Laporan Tahunan ini.




430       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 433
   m. aspek pemegang saham                  •   BCA telah memiliki kebijakan dividen dan mengkomunikasikan kebijakan dividen
                                                kepada pemegang saham dengan cara upload ke situs web BCA di link https://
                                                www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg
                                            •   BCA memastikan perlakuan yang adil terhadap seluruh pemegang saham dan
                                                melindungi hak pemegang saham serta memfasilitasi partisipasi pemegang saham
                                                dan pemangku kepentingan serta mengelola komunikasi dalam pelaksanaannya.
                                                Pemaparan lebih lanjut dapat dilihat pada Bab RUPS halaman 243 Laporan Tahunan
                                                ini.
                                            •   BCA memiliki kebijakan Transaksi Orang Dalam (Insider Trading)
                                            •   Dalam melakukan Aksi korporasi, BCA selalu melaksanakan sesuai dengan
                                                ketentuan dan prosedur yang berlaku, dan memastikan transaksi terjadi secara
                                                transparan dan wajar serta melindungi hak pemegang saham.
                                            •   BCA telah memiliki kebijakan internal terkait penyertaan modal.
   n.    penerapan strategi anti-fraud,     Dapat dilihat pada bab Penerapan Strategi Anti-Fraud halaman 380 Laporan Tahunan
         termasuk anti penyuapan            ini.
   o. penerapan keuangan                    •   BCA telah menerapkan keuangan berkelanjutan dalam kegiatan usaha dan
      berkelanjutan, termasuk                   menyusun rencana aksi keuangan berkelanjutan.
      penerapan tanggung jawab sosial       •   BCA melaksanakan praktik bisnis dan strategi investasi dengan memperhatikan,
      dan lingkungan                            menerapkan, dan mengintegrasikan nilai lingkungan, sosial, dan tata kelola.
                                            •   Manajemen risiko iklim dipaparkan dalam Laporan Keberlanjutan BCA.
                                            •   Pemaparan terkait penerapan keuangan berkelanjutan, termasuk penerapan
                                                tanggung jawab sosial dan lingkungan lebih lanjut dapat dilihat di Laporan
                                                Keberlajutan dan dapat diakses di https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/
                                                sustainability/laporan-dan-kebijakan/unduh-laporan-kebijakan.
   p. penerapan tata kelola dalam           Dapat dilihat pada Bab Penerapan Tata Kelola Terintegrasi halaman 418 Laporan
      kelompok usaha Bank.                  Tahunan ini.


2. Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka
   (rekomendasi SEOJK No.32/SEOJK.04/2015)

  BCA telah memenuhi penerapan pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka, sesuai dengan Pasal 3 POJK No. 21/
  POJK.04/2015 tentang Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. Pada Laporan Tahunan ini, BCA
  mengungkapkan informasi mengenai penerapan rekomendasi dalam Pedoman Tata Kelola, sebagaimana dimaksud
  pada SEOJK No.32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka, yakni sebagai berikut:

  Pemenuhan Rekomendasi SE OJK No.32/SEOJK.04/2015

   No.            Rekomendasi                                                  Keterangan

   A      HUBUNGAN PERUSAHAAN TERBUKA DENGAN PEMEGANG SAHAM DALAM MENJAMIN HAK-HAK PEMEGANG SAHAM
          Prinsip 1
          Meningkatkan Nilai Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
   1.1    Perusahaan Terbuka              Implementasi: Sesuai
          memiliki cara atau prosedur
          teknis pengumpulan              Teknis pengumpulan suara dalam RUPS BCA diatur dalam Tata Tertib RUPS (dibagikan
          suara (voting), baik secara     kepada pemegang saham atau kuasanya yang hadir dan dibacakan sebelum
          terbuka maupun tertutup         penyelenggaraan RUPS) serta dalam Anggaran Dasar untuk mengedepankan independensi
          yang mengedepankan              dan kepentingan pemegang saham. Sebagai bentuk transparansi, pemegang saham dan
          independensi, dan               masyarakat luas juga dapat mengunduh tata tertib RUPS BCA pada situs web BCA
          kepentingan pemegang            https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/aksi-korporasi bagian Tata Tertib
          saham.                          RUPS.

                                          Pada RUPS Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 12 Maret 2025, pemungutan suara
                                          terkait setiap usul yang diajukan dalam setiap mata acara RUPS dilakukan secara terbuka
                                          Sesuai tata cara yang disampaikan oleh Ketua Rapat, yaitu
                                          a. Pemungutan suara bagi pemegang saham atau kuasanya yang hadir secara fisik dalam
                                              Rapat dilakukan dengan tata cara sebagai berikut:
                                              1) Pimpinan Rapat akan meminta pemegang saham atau kuasanya yang TIDAK
                                                   SETUJU atau ABSTAIN terhadap usul yang diajukan untuk mengangkat tangan dan
                                                   menyerahkan surat suara kepada petugas Rapat;
                                              2) Bagi kuasa pemegang saham yang menerima kuasa dengan pilihan suara melalui
                                                   aplikasi eASY.KSEI, suara yang akan dihitung adalah suara yang diberikan oleh
                                                   pemegang saham melalui eASY.KSEI, dengan demikian kuasa pemegang saham
                                                   terkait tidak perlu mengangkat tangan dan menyerahkan surat suara kepada
                                                   petugas Rapat;




                                                                            Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   431
Page 434
        T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




 Pemenuhan Rekomendasi SE OJK No.32/SEOJK.04/2015

  No.               Rekomendasi                                                        Keterangan

                                                 b. Pemungutan suara bagi pemegang saham atau kuasanya yang hadir secara elektronik
                                                      melalui aplikasi eASY.KSEI dilakukan dengan tata cara sebagai berikut:
                                                      1) Proses pemungutan suara berlangsung di aplikasi eASY.KSEI pada menu E-Meeting
                                                          Hall, sub menu Live Broadcasting;
                                                      2) Pemegang saham yang hadir atau telah memberikan kuasa secara elektronik
                                                          dalam Rapat melalui aplikasi eASY.KSEI, namun belum menetapkan pilihan suara,
                                                          maka pemegang saham atau kuasanya tersebut memiliki kesempatan untuk
                                                          menyampaikan pilihan suaranya selama masa pemungutan suara dibuka oleh BCA
                                                          melalui layar E-Meeting Hall di aplikasi eASY.KSEI;
                                                      3) Selama proses pemungutan suara secara elektronik berlangsung akan terlihat
                                                          status “Voting for agenda item no [ ] has started” pada kolom ‘General Meeting
                                                          Flow Text’;
                                                      4) Pemungutan suara langsung secara elektronik melalui aplikasi eASY.KSEI
                                                          dialokasikan maksimal selama 2 (dua) menit;
                                                      5) Pemegang saham yang telah memberikan suaranya sebelum Rapat dimulai dan
                                                          pemegang saham atau kuasanya yang telah melakukan registrasi melalui aplikasi
                                                          eASY.KSEI pada tanggal pelaksanaan Rapat akan dianggap sah menghadiri Rapat
                                                          walaupun tidak mengikuti jalannya Rapat sampai akhir karena alasan apapun;
                                                      6) Apabila pemegang saham atau kuasanya tidak memberikan pilihan suara hingga
                                                          status pelaksanaan Rapat yang terlihat pada kolom ‘General Meeting Flow Text’
                                                          berubah menjadi “Voting for agenda item no [ ] has ended”, maka pemegang
                                                          saham atau kuasanya tersebut akan dianggap memberikan suara ABSTAIN untuk
                                                          mata acara Rapat yang bersangkutan.
                                                 Selanjutnya suara yang diberikan oleh pemegang saham atau kuasanya baik secara
                                                 fisik maupun elektronik akan dihitung Biro Administrasi Efek Perseroan dan kemudian
                                                 diverifikasi oleh Notaris selaku pejabat umum yang independen

                                                 Info lebih lanjut pada halaman 243
  1.2      Seluruh anggota Direksi dan           Implementasi: Sesuai
           anggota Dewan Komisaris
           Perusahaan Terbuka hadir              Kehadiran seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris pada saat dilaksanakannya RUPST
           dalam RUPS Tahunan.                   tanggal 12 Maret 2025 adalah sebagai berikut:
                                                 Dewan Komisaris 100%
                                                 Direksi 100%

                                                 Info lebih lanjut pada halaman 246
  1.3      Ringkasan risalah RUPS                Implementasi: Sesuai
           tersedia dalam Situs web
           Perusahaan Terbuka paling             BCA telah mempublikasikan ringkasan risalah RUPS Tahunan tanggal
           sedikit selama 1 (satu) tahun.        12 Maret 2025 pada situs web BCA dan tersedia selama lebih dari 1 (satu) tahun.
                                                 Ringkasan risalah RUPS Tahunan 2025 serta ringkasan Risalah RUPS dalam 5 (lima) tahun
                                                 kebelakang dapat diunduh pada situs web BCA:
                                                 https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/aksi-korporasi bagian Rapat Umum
                                                 Pemegang Saham.

                                                 Info lebih lanjut pada halaman 245
           Prinsip 2
           Meningkatkan Kualitas Komunikasi Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham atau Investor.
  2.1      Perusahaan Terbuka memiliki           Implementasi: Sesuai
           suatu kebijakan komunikasi
           dengan pemegang saham                 BCA memiliki kebijakan komunikasi dengan pemegang saham sebagaimana diatur dalam
           atau investor.                        Pedoman Tata Kelola Perusahaan Bab Fungsi Komunikasi dan Informasi. BCA memiliki unit
                                                 kerja Investor Relations yang mendukung proses komunikasi antara BCA dengan pihak
                                                 komunitas pemegang saham dan masyarakat pasar modal lainnya. Bentuk komunikasi
                                                 tersebut termasuk dengan menyelenggarakan analyst meeting pemaparan kinerja, public
                                                 expose, conference call, serta menyampaikan informasi melalui situs web BCA bagian
                                                 Hubungan Investor. Berbagai informasi tersebut juga dapat diakses masyarakat luas
                                                 melalui situs web BCA: https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/hubungan-investor.

                                                 Info lebih lanjut pada halaman 364 dan 399
  2.2      Perusahaan Terbuka                    Implementasi: Sesuai
           mengungkapkan kebijakan
           komunikasi Perusahaan                 BCA telah mengungkapkan kebijakan komunikasi dengan pemegang saham dalam situs
           Terbuka dengan pemegang               web BCA yang dapat dilihat pada:
           saham atau investor dalam             https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg kolom
           Situs Web.                            Kebijakan terkait Tata Kelola bagian Kebijakan Komunikasi.

                                                 Info lebih lanjut pada halaman 256 dan 399




432       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 435
Pemenuhan Rekomendasi SE OJK No.32/SEOJK.04/2015

No.          Rekomendasi                                                    Keterangan

B     FUNGSI DAN PERAN DEWAN KOMISARIS
      Prinsip 3
      Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Dewan Komisaris.
3.1   Penentuan jumlah              Implementasi: Sesuai
      anggota Dewan Komisaris
      mempertimbangkan kondisi      BCA telah memenuhi ketentuan POJK tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum,
      Perusahaan Terbuka.           yaitu bank wajib memiliki anggota Dewan Komisaris dengan jumlah paling sedikit 3 (tiga)
                                    orang dan paling banyak sama dengan jumlah anggota Direksi. Jumlah anggota Dewan
                                    Komisaris BCA per 31 Desember 2025 adalah sebanyak 5 (lima) orang anggota, termasuk 3
                                    (tiga) orang di antaranya adalah Komisaris Independen.

                                    Jumlah dan komposisi anggota Dewan Komisaris ditentukan melalui Komite Remunerasi
                                    dan Nominasi BCA yang memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris untuk
                                    kemudian dimintakan persetujuan kepada RUPS. Rekomendasi tersebut juga telah
                                    memperhatikan peraturan/ketentuan yang berlaku dan mempertimbangkan kondisi,
                                    kapasitas, pencapaian tujuan, dan pemenuhan kebutuhan BCA.

                                    Info lebih lanjut pada halaman 262
3.2   Penentuan komposisi           Implementasi: Sesuai
      anggota Dewan
      Komisaris memperhatikan       KRN BCA bertugas antara lain menyusun dan memberikan rekomendasi kepada Dewan
      keberagaman keahlian,         Komisaris terkait:
      pengetahuan, dan              • Sistem dan prosedur pemilihan dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris dan
      pengalaman yang                  Direksi;
      dibutuhkan.                   • Komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris;
                                    • Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses nominasi; dan
                                    • Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.

                                    Kebijakan keberagaman komposisi Dewan Komisaris telah tertuang dalam ketentuan
                                    terkait Komposisi dan Kriteria Dewan Komisaris Bab 3 Pedoman Tata Kelola BCA. Dalam
                                    penentuan komposisi Dewan Komisaris, BCA telah memperhatikan keberagaman
                                    anggotanya, baik dalam hal pendidikan (bidang studi), pengalaman kerja, usia, maupun
                                    keahlian tanpa membedakan gender, suku, agama, dan ras. Keberagaman masing-
                                    masing anggota Dewan Komisaris yang memiliki kompetensi tinggi mendukung
                                    peningkatan kinerja BCA.

                                    Info lebih lanjut pada halaman 304
      Prinsip 4
      Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris.
4.1   Dewan Komisaris mempunyai     Implementasi: Sesuai
      kebijakan penilaian sendiri
      (self-assessment) untuk       BCA memiliki kebijakan penilaian sendiri Dewan Komisaris sebagaimana tercantum dalam
      menilai kinerja Dewan         Bab 14 Pedoman Tata Kelola BCA. Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) Dewan
      Komisaris.                    Komisaris merupakan suatu pedoman yang digunakan sebagai bentuk akuntabilitas atas
                                    penilaian kinerja Dewan Komisaris.

                                    Evaluasi atas self-assessment Dewan Komisaris, dilakukan oleh Dewan Komisaris
                                    berdasarkan rekomendasi dari KRN.

                                    Info lebih lanjut pada halaman 305
4.2   Kebijakan penilaian sendiri   Implementasi: Sesuai
      (self-assessment) untuk
      menilai kinerja Dewan         BCA telah mengungkapkan kebijakan penilaian sendiri kinerja Dewan Komisaris dalam
      Komisaris, diungkapkan        Laporan Tahunan ini.
      melalui Laporan Tahunan
      Perusahaan Terbuka.           Info lebih lanjut pada halaman 305
4.3   Dewan Komisaris               Implementasi: Sesuai
      mempunyai kebijakan terkait
      pengunduran diri anggota      Kebijakan terkait pengunduran diri anggota Dewan Komisaris dari jabatannya apabila
      Dewan Komisaris apabila       terlibat dalam kejahatan keuangan telah diatur dalam Bab 3 Piagam Dewan Komisaris BCA
      terlibat dalam kejahatan      serta Pasal 14 Anggaran Dasar BCA.
      keuangan.




                                                                         Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   433
Page 436
        T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




 Pemenuhan Rekomendasi SE OJK No.32/SEOJK.04/2015

  No.               Rekomendasi                                                          Keterangan

  4.4      Dewan Komisaris atau                  Implementasi: Sesuai
           Komite yang menjalankan
           Fungsi Nominasi dan                   KRN BCA bertugas menyusun kebijakan suksesi dalam proses nominasi anggota Direksi
           Remunerasi menyusun                   sebagaimana dijelaskan pada Bab 3 Pedoman Tata Kelola BCA. Implementasi kebijakan
           kebijakan suksesi dalam               suksesi Direksi meliputi pemberian rekomendasi mengenai sistem, prosedur, dan calon
           proses nominasi anggota               Direksi pemilihan dan/atau penggantian anggota Direksi kepada Dewan Komisaris untuk
           Direksi.                              disampaikan kepada RUPS.

                                                 Info lebih lanjut pada halaman 328
  C        FUNGSI DAN PERAN DIREKSI
           Prinsip 5
           Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Direksi.
  5.1      Penentuan jumlah anggota              Implementasi: Sesuai
           Direksi mempertimbangkan
           kondisi Perusahaan Terbuka            BCA telah memenuhi ketentuan Pasal 2 POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan
           serta efektivitas dalam               Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, yaitu Direksi Emiten atau Perusahaan
           pengambilan keputusan.                Publik paling kurang terdiri dari 2 (dua) orang anggota Direksi. Jumlah anggota Direksi BCA
                                                 per 31 Desember 2025 adalah sebanyak 12 (dua belas) orang.

                                                 Penentuan jumlah dan komposisi anggota Direksi dilakukan melalui KRN BCA yang
                                                 bertugas memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris untuk kemudian dimintakan
                                                 persetujuan kepada RUPS. BCA juga telah mempertimbangkan kondisi, kapasitas,
                                                 pencapaian tujuan, dan pemenuhan kebutuhan BCA dalam menentukan jumlah anggota
                                                 Direksi.

                                                 Info lebih lanjut pada halaman 276
  5.2      Penentuan komposisi anggota           Implementasi: Sesuai
           Direksi memperhatikan,
           keberagaman keahlian,                 KRN BCA bertugas antara lain menyusun dan memberikan rekomendasi kepada Dewan
           pengetahuan, dan                      Komisaris terkait:
           pengalaman yang dibutuhkan.           • Sistem dan prosedur pemilihan dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris dan
                                                    Direksi;
                                                 • Komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris;
                                                 • Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses nominasi; dan
                                                 • Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.

                                                 Melalui pelaksanaan tugas KRN tersebut, penentuan komposisi anggota Direksi BCA telah
                                                 memperhatikan keberagaman keahlian, pengetahuan, dan pengalaman yang dibutuhkan.
                                                 Kebijakan keberagaman komposisi Direksi juga telah tertuang dalam ketentuan terkait
                                                 Komposisi dan Kriteria Direksi pada Bab 4 Pedoman Tata Kelola BCA, termasuk di
                                                 dalamnya memperhatikan keberagaman Direksi baik dari segi gender, usia, latar belakang
                                                 pendidikan, maupun keahlian.

                                                 Info lebih lanjut pada halaman 305
  5.3      Anggota Direksi yang                  Implementasi: Sesuai
           membawahi bidang
           akuntansi atau keuangan               Anggota Direksi yang membawahi bidang akuntansi dan keuangan memiliki pengalaman
           memiliki keahlian dan/atau            di bidang keuangan dan akuntansi.
           pengetahuan di bidang
           akuntansi.                            Info lebih lanjut pada halaman 47 (profil Ibu Vera Eve Lim).
           Prinsip 6
           Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi.
  6.1      Direksi mempunyai kebijakan           Implementasi: Sesuai
           penilaian sendiri (self-
           assessment) untuk menilai             BCA memiliki kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) terhadap Direksi, sebagaimana
           kinerja Direksi.                      tercantum Bab 4 dalam Pedoman Tata Kelola BCA. Self-assessment dilakukan dengan
                                                 mengacu pada Rencana Bisnis Bank yang telah disetujui oleh Dewan Komisaris.

                                                 Hasil self-assessment anggota Direksi (termasuk Presiden Direktur) dievaluasi oleh Dewan
                                                 Komisaris melalui rapat berdasarkan rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi.

                                                 Info lebih lanjut pada halaman 306




434       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 437
Pemenuhan Rekomendasi SE OJK No.32/SEOJK.04/2015

No.          Rekomendasi                                                      Keterangan

6.2   Kebijakan penilaian sendiri     Implementasi: Sesuai
      (self-assessment) untuk
      menilai kinerja Direksi         Penilaian kinerja Direksi telah diungkapkan pada Laporan Tahunan ini.
      diungkapkan melalui laporan
      tahunan Perusahaan Terbuka.     Info lebih lanjut pada halaman 306
6.3   Direksi mempunyai kebijakan     Implementasi: Sesuai
      terkait pengunduran diri
      anggota Direksi apabila         Kebijakan terkait pengunduran diri anggota Direksi apabila terlibat dalam kejahatan
      terlibat dalam kejahatan        keuangan dalam Bab 4 Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi, selain itu Pasal 11 Anggaran
      keuangan.                       Dasar BCA telah mengatur ketentuan terkait pengunduran diri anggota Direksi.
D     PARTISIPASI PEMANGKU KEPENTINGAN
      Prinsip 7
      Meningkatkan Aspek Tata Kelola Perusahaan melalui Partisipasi Pemangku Kepentingan.
7.1   Perusahaan Terbuka memiliki     Implementasi: Sesuai
      kebijakan untuk mencegah
      terjadinya insider trading.     Kebijakan transaksi orang dalam (insider trading) BCA dimuat dalam Pedoman Tata Kelola
                                      BCA. Pokok kebijakan perdagangan orang dalam (insider trading) telah diungkapkan dalam
                                      situs web BCA bagian kebijakan terkait Tata Kelola:
                                      https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg
                                      bagian Kebijakan Insider Trading.

                                      Info lebih lanjut pada halaman 235
7.2   Perusahaan Terbuka memiliki     Implementasi: Sesuai
      kebijakan antikorupsi dan
      anti-fraud.                     BCA telah memiliki:
                                      Kebijakan antikorupsi sebagaimana diatur dalam:
                                      a. Kode Etik
                                      b. Surat Keputusan No.269/SK/DIR/2021 tentang Kebijakan Antikorupsi dan Pengendalian
                                         Gratifikasi
                                      c. Surat Edaran No.336/SE/POL/2022 tentang Pelaporan Pengendalian Gratifikasi

                                      Sesuai dengan POJK No. 12 Tahun 2024 perihal Penerapan Strategi Anti-Fraud bagi
                                      Lembaga Jasa Keuangan, BCA telah memiliki Pedoman Penerapan Strategi Anti-Fraud
                                      yang mengacu pada POJK tersebut. Pedoman Kebijakan tersebut telah diperbaharui
                                      dalam Surat Keputusan Direksi No. 009/SK/DIR/2025 tanggal 20 Januari 2025 tentang
                                      Penyesuaian Kebijakan Strategi Anti-Fraud.

                                      Info lebih lanjut pada halaman 385 dan 380
                                      Link: https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg
7.3   Perusahaan Terbuka memiliki     Implementasi: Sesuai
      kebijakan tentang seleksi dan
      peningkatan kemampuan           BCA memiliki kebijakan ketentuan pengadaan barang dan jasa yang terkait dengan
      pemasok atau vendor.            logistik, gedung, dan teknologi informasi yang dituangkan dalam Surat Keputusan Direksi
                                      No. 130/SK/DIR/2017 tanggal 10 Oktober 2017 dan No. 089/SK/DIR/2018 tanggal 6 Juni
                                      2018. Kebijakan tersebut mengatur tentang nilai transaksi pengadaan dan metode seleksi
                                      yang digunakan (tender, perbandingan harga/pemilihan langsung, penunjukan langsung,
                                      repeat order, sistem pembayaran, dan sebagainya), sehingga proses pengadaan di BCA
                                      bersifat adil dan terbuka.
                                      Info lebih lanjut pada halaman 411
7.4   Perusahaan Terbuka memiliki     Implementasi: Sesuai
      kebijakan untuk pemenuhan
      hak-hak kreditur.               BCA menjamin pemenuhan hak-hak kreditur dalam:
                                      • Hak untuk mendapat informasi yang jelas.
                                      • Hak untuk menyampaikan saran/masukan, keluhan/pengaduan serta memperoleh
                                         penyelesaiannya.
                                      • Hak untuk menerima hak-hak kreditur sesuai dengan perjanjian yang disepakati.
                                      • Hak untuk mendapatkan akses Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan yang telah
                                         diaudit.
                                      • Hak untuk mendapatkan informasi dan kemudahan akses pengumuman, pemanggilan
                                         dan hasil RUPS sesuai dengan tata cara yang diatur dalam regulasi terkait RUPS.

                                      Dalam pelaksanaannya, BCA berkomitmen untuk selalu memenuhi hak-hak kreditur sesuai
                                      dengan kebijakan yang telah diatur dalam ketentuan yang berlaku serta berdasarkan
                                      kesepakatan yang ditetapkan bersama terkait hak-hak kreditur dalam hubungan antara
                                      BCA dengan Kreditur.

                                      Sepanjang tahun 2025, BCA telah melakukan pemenuhan hak-hak kreditur sesuai
                                      ketentuan yang berlaku.




                                                                           Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   435
Page 438
         T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




  Pemenuhan Rekomendasi SE OJK No.32/SEOJK.04/2015

   No.               Rekomendasi                                                       Keterangan

   7.5      Perusahaan Terbuka memiliki           Implementasi: Sesuai
            kebijakan sistem
            whistleblowing.                       BCA telah memiliki Kebijakan Whistleblowing System yang tercantum dalam Surat
                                                  Keputusan Direksi No.146/SK/DIR/2017 tanggal 1 November 2017 tentang Penerapan
                                                  Whistleblowing System di BCA dan telah melaksanakan POJK No.12 Tahun 2024
                                                  tentang Penerapan Strategi Anti-Fraud bagi Lembaga Jasa Keuangan. Pokok sistem
                                                  whistleblowing telah diungkapkan dalam situs web BCA bagian kebijakan terkait Tata
                                                  Kelola: https://www.bca.co.id/id/Tentang-BCA/Tata-Kelola-Perusahaan/Tata-kelola
                                                  kolom Kebijakan terkait Tata Kelola bagian Kebijakan WBS (Whistleblowing System)

                                                  Info lebih lanjut pada halaman 383
   7.6      Perusahaan Terbuka memiliki Implementasi: Sesuai
            kebijakan pemberian insentif
            jangka panjang kepada        BCA telah mengungkapkan Kebijakan Pemberian Insentif kepada Direksi pada Laporan
            Direksi dan karyawan.        Tahunan ini. Kebijakan Pemberian Insentif kepada karyawan telah dituangkan dalam
                                         Perjanjian Kerja Bersama dan Surat Keputusan Direksi No. 005/SK/DIR/2019 tentang
                                         Kebijakan Pokok tentang Sistem Penilaian Prestasi, Jabatan/Kepangkatan, dan
                                         Penggajian.
   E        KETERBUKAAN INFORMASI
            Prinsip 8
            Meningkatkan Pelaksanaan Keterbukaan Informasi.
   8.1      Perusahaan Terbuka                    Implementasi: Sesuai
            memanfaatkan penggunaan
            teknologi informasi secara            Penggunaan teknologi informasi sebagai media Keterbukaan Informasi BCA:
            lebih luas selain Situs web           a. Eksternal, antara lain:
            sebagai media keterbukaan                • Situs web (www.bca.co.id),
            informasi.                               • HaloBCA,
                                                     • Akun X (@XpresiBCA, @GoodLifeBCA, @HaloBCA, @BankBCA, @KartuKreditBCA),
                                                     • Facebook (XpresiBCA, GoodLifeBCA, BankBCA, KartukreditBCA),
                                                     • Youtube (www.youtube.com/solusibca),
                                                     • Linkedln PT Bank Central Asia Tbk,
                                                     • Instagram (@GoodLifeBCA and @LifeAtBCA),
                                                     • Line (BankBCA),
                                                     • Tiktok (@BankBCA).

                                                  b. Internal
                                                     Media Keterbukaan Informasi internal melalui Portal Intranet MyBCA, grup Facebook
                                                     bagi karyawan (BCA Semua Beres), Instagram @bcasemuaberes, Majalah Info BCA, TV
                                                     Plasma dan Tiktok @BankBCA.

                                                  Info lebih lanjut pada halaman 409
   8.2      Laporan Tahunan Perusahaan            Implementasi: Sesuai
            Terbuka mengungkapkan
            pemilik manfaat akhir                 Laporan Tahunan BCA telah mengungkapkan:
            dalam kepemilikan saham               a. Daftar pemegang saham BCA yang memiliki saham BCA 5% atau lebih;
            perusahaan terbuka paling             b. Pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham BCA; serta
            sedikit 5% (lima persen),             c. Pemegang saham utama/pengendali BCA.
            selain pengungkapan
            pemilik manfaat akhir                 Info lebih lanjut pada halaman 66
            dalam kepemilikan saham
            perusahaan terbuka melalui
            pemegang saham utama atau
            pengendali.


  BCA telah melaksanakan seluruh rekomendasi Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka sesuai dengan
  SEOJK No.32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. Hingga 31 Desember 2025, tidak
  ada rekomendasi di atas yang belum dilaksanakan.

3. Penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan dari OECD oleh BCA adalah sebagai berikut:

   No.                 Rekomendasi                                                      Keterangan

   1.       Kerangka Kerja Tata Kelola             BCA memiliki kerangka kerja (framework) tata kelola BCA yang tercermin dari rencana
            Perusahaan.                            tindak (action plan) dan struktur organisasi BCA.
   2.       Hak-hak Pemegang Saham.                Sesuai dengan Tabel Pemenuhan Rekomendasi SEOJK No.32/SEOJK.04/2015 – Aspek
                                                   A (Hubungan Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham dalam Menjamin Hak-Hak
                                                   Pemegang Saham).




436        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 439
   No.           Rekomendasi                                                     Keterangan

   3.    Perlakuan yang setara            Berdasarkan asas kesetaraan dan kewajaran (equal treatment), BCA memberikan
         terhadap Para Pemegang           kesempatan kepada seluruh pemegang saham untuk menyampaikan pendapat dan
         Saham.                           akses terhadap informasi sesuai dengan prinsip keterbukaan.
   4.    Peran Para Pemangku           Sesuai dengan Tabel Pemenuhan Rekomendasi SEOJK No.32/SEOJK.04/2015 – Aspek D
         Kepentingan dalam Tata Kelola (Partisipasi Pemangku Kepentingan).
         Perusahaan.
   5.    Pengungkapan dan                 Sesuai dengan Tabel Pemenuhan Rekomendasi SEOJK No.32/SEOJK.04/2015 – Aspek E
         Transparansi.                    (Keterbukaan Informasi).
   6.    Peran dan Tanggung Jawab         Sesuai dengan Tabel Pemenuhan Rekomendasi SEOJK No.32/SEOJK.04/2015 – Aspek B
         Dewan Komisaris dan Direksi.     (Fungsi dan Peran Dewan Komisaris) dan Aspek C (Fungsi dan Peran Direksi).

  BCA telah menerapkan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang disusun oleh OECD. Hingga 31 Desember 2025,
  tidak ada rekomendasi lain yang tidak dijalankan oleh BCA.

4. Prinsip Tata Kelola Perusahaan sesuai Guidelines of
   Corporate Governance Principles for Banks
  BCA menerapkan 12 (dua belas) prinsip tata kelola perusahaan sesuai pedoman yang dikeluarkan oleh Basel
  Committee in Banking Supervision. Prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang disusun oleh Basel Committee
  menjadi acuan dalam penerapan tata kelola perusahaan di perbankan.


   No.                     Prinsip                                                   Penerapan BCA

   1.    Tanggung Jawab Dewan Komisaris                Dalam Piagam Dewan Komisaris yang menjadi satu kesatuan dengan
         Dewan Komisaris memiliki tanggung             Pedoman Tata Kelola Perusahaan, telah diatur mengenai tanggung
         jawab yang antara lain: persetujuan           jawab Dewan Komisaris antara lain: memberikan arahan, memantau, dan
         dan pengawasan terhadap penerapan             mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis BCA; mereview visi dan misi
         strategi bisnis, struktur dan mekanisme       BCA secara berkala; serta memastikan terselenggaranya pelaksanaan Good
         governance dan budaya perusahaan.             Corporate Governance dalam setiap kegiatan usaha BCA. Piagam Dewan
                                                       Komisaris dapat diunduh di bagian Struktur Organisasi pada situs web BCA
                                                       (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/Struktur-Organisasi).
   2.    Kualifikasi dan Komposisi Dewan               BCA telah memiliki kualifikasi dan komposisi Dewan Komisaris sesuai tugas
         Komisaris                                     dan tanggung jawabnya sesuai dengan Tabel Pemenuhan Rekomendasi
         Anggota Dewan Komisaris harus memiliki        SEOJK No.32/SEOJK.04/2015 – Aspek B (Fungsi dan Peran Dewan Komisaris)
         kualitas sesuai dengan tugas dan              Prinsip 3. Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Dewan Komisaris.
         tanggung jawabnya, baik secara individu       Kualifikasi dan komposisi Dewan Komisaris dapat dilihat di Piagam Dewan
         maupun secara kolegial. Dewan Komisaris       Komisaris yang dapat diunduh di bagian Struktur Organisasi pada situs web
         harus memahami perannya dalam                 BCA
         pengawasan dan penerapan corporate            (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/Struktur-Organisasi).
         governance, serta mampu melaksanakan
         pengambilan keputusan secara sehat dan
         objektif.
   3.    Struktur dan Mekanisme Dewan                  BCA telah memiliki struktur dan mekanisme Dewan Komisaris sesuai dengan
         Komisaris                                     Tabel Pemenuhan Rekomendasi SEOJK No.32/SEOJK.04/2015 – Aspek
         Dewan Komisaris harus menetapkan              B (Fungsi dan Peran Dewan Komisaris) prinsip 4. Meningkatkan Kualitas
         struktur dan praktik governance yang          Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris. Struktur dan
         tepat dalam melaksanakan tugasnya dan         mekanisme Dewan Komisaris dapat dilihat di Piagam Dewan Komisaris yang
         secara periodik melakukan telaah atas         dapat diunduh di bagian Struktur Organisasi pada situs web BCA
         efektivitasnya.                               (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/Struktur-Organisasi).
   4.    Direksi                                       Direksi BCA menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan
         Di bawah arahan dan pengawasan Dewan          strategi bisnis, selera risiko, kebijakan remunerasi dan kebijakan lainnya
         Komisaris, Direksi mampu mengelola            yang telah disetujui oleh Dewan Komisaris sesuai dengan Tabel Pemenuhan
         kegiatan Bank sesuai dengan strategi          Rekomendasi SEOJK No.32/SEOJK.04/2015 – Aspek C (Fungsi dan Peran
         bisnis, selera risiko, kebijakan remunerasi   Direksi). Tugas dan tanggung jawab Direksi dapat dilihat di Piagam Direksi
         dan kebijakan lainnya yang telah disetujui    yang dapat diunduh di bagian Struktur Organisasi pada situs web BCA
         oleh Dewan Komisaris.                         (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/Struktur-Organisasi).
   5.    Struktur Governance Kelompok Usaha            BCA memiliki Pedoman Tata Kelola Terintegrasi yang penyempurnaannya
         Dalam suatu kelompok usaha, Dewan             telah berlaku sejak tanggal 18 November 2025. BCA juga telah membentuk
         Komisaris perusahaan induk memiliki           Komite Tata Kelola Terintegrasi yang diketuai oleh Komisaris Independen
         tanggung jawab menyeluruh terhadap            BCA sebagai Entitas Utama, yang bertugas mendukung Dewan Komisaris
         kelompok usaha tersebut dan untuk             Entitas Utama dalam melakukan pengawasan atas penerapan tata kelola
         memastikan penetapan dan pelaksanaan          pada Konglomerasi Keuangan BCA secara terintegrasi. Pedoman Tata Kelola
         praktik governance yang bersih terkait        Terintegrasi dapat diunduh pada bagian Kebijakan GCG situs web BCA
         dengan struktur, bisnis, dan risiko           (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg).
         kelompok usaha dan entitas. Dewan
         Komisaris dan Direksi harus memahami
         struktur organisasi kelompok usaha dan
         risiko yang dihadapi.




                                                                             Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   437
Page 440
        T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




  No.                            Prinsip                                                Penerapan BCA

  6.       Fungsi Manajemen Risiko                        Fungsi manajemen risiko di BCA dilakukan oleh Satuan Kerja Manajemen
           Bank harus memiliki fungsi manajemen           Risiko yang dipimpin oleh Direktur yang membawahkan fungsi Manajemen
           risiko yang berkualitas, independen,           Risiko. BCA juga telah memiliki Risk Management Committee dan
           memiliki sumber daya yang berkualitas          Integrated Risk Management Committee yang bertugas untuk memberikan
           dan memiiki akses dengan Dewan                 rekomendasi kepada Direksi atas pelaksanaan manajemen risiko di BCA
           Komisaris.                                     dan Perusahaan Anak secara terintegrasi. Penerapan manajemen risiko di
                                                          BCA dikomunikasikan kepada Dewan Komisaris melalui Komite Pemantau
                                                          Risiko. Pokok-pokok Kebijakan Manajemen Risiko dapat diunduh pada bagian
                                                          Kebijakan GCG situs web BCA
                                                          (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg).

                                                          Info lebih lanjut pada halaman 375
  7.       Identifikasi Pemonitoran dan                   BCA telah melakukan mitigasi risiko melalui identifikasi, pengukuran,
           Pengendalian Risiko                            pemantauan, dan pengendalian risiko sesuai kerangka kerja manajemen
           Risiko harus diidentifikasi, dimonitor         risiko yang berlaku serta menyusun profil risiko secara berkala. Pokok-pokok
           dan dikendalikan untuk seluruh kegiatan        Kebijakan Manajemen Risiko dapat diunduh pada bagian Kebijakan GCG situs
           aktivitas Bank. Kualitas dari infrastruktur    web BCA
           manajemen risiko dan pengendalian              (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg).
           internal harus mampu mengikuti
           perubahan profil risiko Bank, kondisi risiko   Info lebih lanjut pada halaman 375
           eksternal dan praktik industri.
  8.       Komunikasi Risiko                              BCA senantiasa menyampaikan Laporan Profil Risiko BCA secara triwulan
           Implementasi risk governance yang              dan Laporan Profil Risiko Terintegrasi setiap semester kepada Direksi, Dewan
           efektif membutuhkan komunikasi risiko          Komisaris, dan OJK. Pokok-pokok Kebijakan Manajemen Risiko dapat diunduh
           yang akurat dalam lingkungan Bank baik         pada bagian Kebijakan GCG situs web BCA
           antar organisasi maupun melalui pelaporan      (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg).
           kepada Dewan Komisaris dan Direksi.
  9.       Kepatuhan                                      Fungsi kepatuhan di BCA dilakukan oleh Compliance Division (DCP)
           Dewan Komisaris bertanggung jawab              yang dipimpin oleh Direktur yang membawahkan fungsi kepatuhan. DCP
           dalam mengawasi manajemen terkait              menjalankan fungsi kepatuhan di BCA serta memantau pelaksanaan fungsi
           dengan risiko kepatuhan Bank. Dewan            kepatuhan dan tingkat kepatuhan Perusahaan Anak secara terintegrasi.
           Komisaris harus menetapkan fungsi              Dewan Komisaris juga telah melakukan pengawasan secara aktif antara
           kepatuhan dan memberikan persetujuan           lain persetujuan atas kebijakan dan prosedur, Laporan Hasil Audit,
           terhadap kebijakan dan proses                  pelaporan secara periodik, permintaan penjelasan, dan melalui presentasi.
           identifikasi, penilaian, pemonitoran dan       Pertanggungjawaban Dewan Komisaris tersebut dapat dilihat pada Pedoman
           pelaporan, dan pemberian nasihat kepada        dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris yang dapat diunduh di bagian Struktur
           risiko kepatuhan.                              Organisasi pada situs web BCA
                                                          (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/Struktur-Organisasi).

                                                          Info lebih lanjut pada halaman 372
  10.      Audit Internal                                 Fungsi Audit Internal dijalankan oleh DAI yang bertugas melakukan
           Fungsi audit internal harus melaporkan         kegiatan assurance dan konsultasi secara independen dan objektif untuk
           kegiatan independen assurance                  meningkatkan efektivitas dan memberikan nilai tambah terhadap proses
           kepada Dewan Komisaris dan harus               manajemen risiko, pengendalian internal dan tata kelola kegiatan BCA.
           mendukung Dewan Komisaris dan Direksi          DAI bertanggung jawab secara langsung kepada Presiden Direktur dan
           dalam mendorong penerapan proses               berkomunikasi dengan Dewan Komisaris melalui Komite Audit. Fungsi audit
           governance yang efektif serta kesehatan        internal dapat dilihat pada Piagam Audit Internal yang dapat diunduh pada
           Bank dalam jangka panjang.                     bagian Kebijakan GCG situs web BCA
                                                          (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg).

                                                          Info lebih lanjut pada halaman 366




438       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 441
   No.                    Prinsip                                                   Penerapan BCA

   11.   Kompensasi                                  BCA telah memiliki struktur remunerasi yang sesuai dengan POJK No. 45/
         Struktur remunerasi Bank harus              POJK.03/2015 Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi
         mendukung penerapan corporate               Bank Umum dan SE OJK No. 40/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Tata
         governance dan risk management.             Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum. Evaluasi secara berkala
                                                     terhadap penerapan kebijakan remunerasi dilakukan oleh KRN. Terkait dengan
                                                     fungsi remunerasi KRN dapat diunduh pada bagian Struktur Organisasi situs
                                                     web BCA
                                                     (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/struktur-organisasi).

                                                     Info lebih lanjut pada halaman 311
   12.   Pengungkapan dan Transparansi               BCA telah melaksanakan pengungkapan dan transparansi sebagai penerapan
         Penerapan governance dari Bank harus        governance kepada Pemegang Saham, Depositor, Stakeholder relevan
         dilaksanakan secara transparan kepada       lainnya dan Partisipan Pasar sesuai dengan Tabel Pemenuhan Rekomendasi
         Pemegang Saham, Depositor, Stakeholder      SEOJK No.32/SEOJK.04/2015 – Aspek E (Keterbukaan Informasi). Kebijakan
         relevan lainnya, dan Partisipan Pasar.      pengungkapan dan transparansi dapat dilihat pada Pedoman Tata Kelola yang
                                                     dapat diunduh pada bagian Kebijakan GCG situs web BCA
                                                     (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg).


5. Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia
  Pada tahun 2022, Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG) telah memutakhirkan Pedoman Umum Governansi
  Korporat Indonesia (PUGKI). Selaras dengan komitmen BCA untuk mewujudkan 4 (empat) pilar governansi korporat
  yaitu perilaku beretika, akuntabilitas, transparansi, dan keberlanjutan, maka BCA juga terus berupaya menjalankan
  8 (delapan) prinsip governansi korporat Indonesia, antara lain sebagai berikut:


  Prinsip 1: Peran dan Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris
                                              1.1 Peran dan Tanggung Jawab Direksi

                           Rekomendasi                                                       Implementasi

   1.1.1 Untuk mencapai penciptaan nilai yang berkelanjutan,         Diterapkan (applied)
         Direksi menjalankan peran kepemimpinannya dan               1.1.1 Direksi menjalankan peran kepemimpinannya, dan
         berupaya mencapai hasil governansi sebagai berikut:               tanggung jawabnya atas pelaksanaan tata kelola
         a. berdaya saing dan berfokus ke kinerja jangka panjang;          perusahaan yang berkelanjutan antara lain melalui
         b. beretika dan bertanggung jawab dalam menjalankan               penerapan kode etik dan tata nilai BCA.
            bisnis;                                                  1.1.2 Direksi memastikan visi misi tujuan sasaran strategi
         c. berkontribusi positif terhadap masyarakat dan                  rencana tahunan dan jangka panjang dengan
            lingkungan; serta                                              memanfaatkan inovasi dan teknologi secara efektif.
         d. berkemampuan dalam bertahan dan bertumbuh                1.1.3 Direksi memastikan bahwa BCA telah menerapkan
            (corporate resilience)                                         manajemen risiko dan sistem pengendalian internal
   1.1.2 Direksi harus memastikan bahwa misi, visi, tujuan,                secara tepat dan efektif yang disesuaikan dengan tujuan,
         sasaran, strategi, dan rencana tahunan dan jangka                 kebijakan usaha, ukuran dan kompleksitas kegiatan usaha
         menengah korporasi konsisten dengan tujuan jangka                 BCA.
         panjang, dengan memanfaatkan inovasi dan teknologi          1.1.4 Laporan Keuangan BCA disampaikan secara tepat waktu
         secara efektif.                                                   dan akurat sesuai mekanisme dan tata cara yang diatur
   1.1.3 Direksi memastikan bahwa korporasi menerapkan                     dalam regulasi bank umum maupun pasar modal.
         manajemen risiko dan sistem pengendalian internal yang      1.1.5 Laporan Keberlanjutan BCA telah disusun sesuai dengan
         tepat dan efektif yang selaras dengan visi, misi, tujuan,         ketentuan regulasi tentang penerapan keuangan
         sasaran, dan strategi korporasi serta mematuhi peraturan          berkelanjutan bagi lembaga jasa keuangan, emiten, dan
         perundang-undangan dan standar yang berlaku.                      perusahaan publik.
   1.1.4 Direksi memastikan integritas akuntansi dan sistem          1.1.6 BCA memanfaatkan teknologi untuk mendorong
         pelaporan keuangan korporasi dan pengungkapan yang                inovasi, meningkatkan daya saing dan meningkatkan
         tepat waktu dan akurat atas semua informasi material              produktivitas, memperkuat kapabilitas infrastruktur
         mengenai korporasi.                                               TI, serta meningkatkan layanan dan aplikasi digital.
   1.1.5 Direksi memastikan pelaporan keberlanjutan telah                  Untuk meminimalkan kemungkinan risiko operasional
         disusun sebagaimana mestinya.                                     yang timbul dari penggunaan teknologi informasi, BCA
   1.1.6 Direksi membangun kerangka kerja untuk governansi                 memiliki Kebijakan Dasar Manajemen Risiko Penggunaan
         teknologi informasi (TI) korporasi yang selaras dengan            Teknologi Informasi dan Kebijakan Pengamanan
         kebutuhan dan prioritas bisnis korporasi, mendorong               Informasi.
         peluang dan kinerja bisnis, memperkuat manajemen            1.1.7 BCA tidak memiliki unit usaha syariah.
         risiko, serta mendukung tujuan dan strategi korporasi.




                                                                             Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   439
Page 442
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




           1.1.7 Bagi korporasi yang menjalankan kegiatan usaha               1.1.8 Piagam Direksi telah direview secara berkala, dan
                 berdasarkan prinsip Syariah, Direksi perlu memastikan              diperbaharui pada 30 Juni 2021 dan tahun 2025 serta
                 kewenangan dan ketersediaan perangkat pendukung                    diunggah pada website www.bca.co.id. Pada tahun
                 yang memadai agar Dewan Pengawas Syariah dapat                     2024, dilakukan update Piagam Direksi perihal ketentuan
                 menjalankan perannya dengan efektif.                               kuorum rapat.
           1.1.8 Piagam Direksi secara periodik ditinjau. Piagam                    Pembidangan tugas dan tanggung jawab Direksi diatur
                 mencakup antara lain pembagian peran Direktur secara               dalam Surat Keputusan Dewan Komisaris, sedangkan
                 individual dapat diatur di Piagam Direksi atau dengan              kebijakan tentang Wewenang Direksi dalam Memutus
                 surat keputusan Direksi.                                           Transaksi dan Pengeluaran Biaya diatur dalam Surat
           1.1.9 Direksi mempunyai kebijakan terkait pengunduran                    Keputusan Direksi.
                 diri anggota Direksi apabila terlibat dalam kejahatan        1.1.9 Kebijakan terkait pengunduran diri anggota Direksi
                 keuangan dan terbukti melakukan kesalahan                          apabila terlibat dalam kejahatan keuangan dan terbukti
                                                                                    melakukan kesalahan dituangkan dalam Pedoman Tata
                                                                                    Kelola BCA. Tata cara pengangkatan, penggantian,
                                                                                    pemberhentian, perubahan atau pengunduran diri
                                                                                    anggota Direksi mengacu pada Anggaran Dasar BCA.
                                                       1.2 Penilaian Kinerja - Direksi dan Anggotanya

                                         Rekomendasi                                                    Implementasi

           1.2.1 Dewan Komisaris melakukan evaluasi formal tahunan            Diterapkan (applied)
                 secara obyektif dan independen untuk menentukan              BCA memiliki kebijakan penilaian sendiri (self-assessment)
                 efektivitas Direksi dan setiap individu Direktur.            terhadap Direksi baik secara individual maupun kolegial,
           1.2.2 Dewan Komisaris dengan pertimbangan Komite Nominasi          sebagaimana tercantum Bab 4 dalam Pedoman Tata Kelola
                 dan Remunerasi, bertanggung jawab menentukan kriteria        BCA. Self-assessment Direksi termasuk Presiden Direktur
                 evaluasi kinerja dan menilai kinerja Direktur Utama dan      dilakukan 1 (satu) kali dalam setahun. Hasil self-assessment
                 anggota Direksi lainnya.                                     anggota Direksi (termasuk Presiden Direktur) dievaluasi oleh
                                                                              Dewan Komisaris melalui rapat berdasarkan rekomendasi dari
                                                                              Komite Remunerasi dan Nominasi.
                                                    1.3 Peran dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris

                                         Rekomendasi                                                    Implementasi

           1.3.1 Dewan Komisaris mereviu strategi korporasi paling            Diterapkan (applied)
                 tidak setiap tahun dan menyetujui misi, visi dan strategi    1.3.1 Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk
                 korporasi yang dirumuskan oleh Direksi. Dewan Komisaris            mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi
                 juga me review, memberikan saran dan menyetujui                    pelaksanaan kebijakan strategis BCA serta memberikan
                 rencana bisnis dan rencana keuangan jangka panjang                 nasihat kepada Direksi sesuai dengan maksud dan
                 dan rencana keuangan jangka pendek korporasi. Dewan                tujuan Anggaran Dasar BCA. Rencana bisnis Bank dan
                 Komisaris memberikan advis dan melakukan pemantauan                rencana Keuangan jangka panjang disetujui oleh Dewan
                 kepada Direksi atas pengelolaan implementasinya.                   Komisaris.
                 Direksi dan Dewan Komisaris terlibat dalam keputusan
                 yang sangat penting bagi korporasi, diatur dalam                  Dewan Komisaris dan Direksi telah meninjau, memantau
                 Anggaran Dasar korporasi.                                         dan mengawasi pelaksanaan strategi perusahaan
           1.3.2 Jenis keputusan yang memerlukan persetujuan Dewan                 melalui Rapat Gabungan Direksi dan Dewan Komisaris
                 Komisaris harus diungkapkan dalam laporan tahunan.                dengan agenda rapat mengenai Rencana Strategis yang
           1.3.3 Dengan memperhatikan rekomendasi Komite Nominasi                  melibatkan unit kerja terkait.
                 dan Remunerasi, Dewan Komisaris mengusulkan kepada,
                 dan untuk diputuskan oleh, RUPS pengangkatan dan/            1.3.2 Keputusan yang memerlukan persetujuan Dewan
                 atau pemberhentian anggota Direksi dan anggota                     Komisaris telah dipaparkan dalam Bab Dewan Komisaris
                 Dewan Komisaris. Dalam mengusulkan hal di atas,                    Bagian Kewenangan Dewan Komisaris pada Laporan
                 Dewan Komisaris memperhatikan keberagaman, unsur                   Tahunan ini.
                 nondiskriminatif dan memberikan kesempatan yang sama         1.3.3 Berdasarkan rekomendasi KRN, Dewan Komisaris
                 tanpa membedakan suku, agama, ras, antar golongan dan              memutuskan untuk mengajukan calon Dewan Komisaris
                 jender. Dewan Komisaris memastikan proses pencalonan               dan/atau Direksi melalui Surat Keputusan Dewan
                 dan pemilihan anggota Direksi dan anggota Dewan                    Komisaris kepada Pemimpin RUPS untuk dimintakan
                 Komisaris adalah formal dan transparan.                            persetujuan pemegang saham dalam RUPS. Alur
           1.3.4 Dewan Komisaris atau Komite yang menjalankan                       mekanisme nominasi anggota Direksi dan/atau Dewan
                 fungsi nominasi menyusun kebijakan suksesi dalam                   Komisaris telah dipaparkan dalam Bab Dewan Komisaris
                 proses nominasi anggota Direksi. Setiap tahun Dewan                bagian Nominasi Anggota Dewan Komisaris dan Bab
                 Komisaris meninjau pelaporan pelaksanaan rencana                   Direksi bagian Nominasi Anggota Direksi pada Laporan
                 pengembangan dan suksesi yang disampaikan Direktur                 Tahunan ini. Proses pencalonan dan pemilihan dilakukan
                 Utama.                                                             secara transparan dengan mempertimbangkan
                                                                                    keberagaman komposisi Dewan Komisaris dan Direksi.
                                                                              1.3.4 Dewan Komisaris mengusulkan penetapan &
                                                                                    remunerasi kepada RUPS berdasarkan hasil evaluasi dan
                                                                                    rekomendasi kebijakan remunerasi dari KRN.




440     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 443
1.3.5 Dewan Komisaris a). mengajukan kepada RUPS, yang               1.3.5 BCA melalui Dewan Komisaris melakukan kaji ulang
       dapat didahului oleh usulan dari Komite yang menjalankan             atas kebijakan remunerasi secara berkala dengan
       fungsi remunerasi, besaran remunerasi anggota Direksi                menyesuaikan pada ketentuan serta best practice yang
       dan anggota Dewan Komisaris yang selaras dengan                      dituangkan dalam bentuk Surat Keputusan Komisaris
       pengembangan korporasi yang berkelanjutan dan                        tentang Perubahan Kebijakan Remunerasi Direksi dan
       kepentingan jangka panjang korporasi dan pemegang                    Dewan Komisaris.
       saham; b). secara berkala mereviu sistem remunerasi           1.3.6 Dewan Komisaris mengawasi efektivitas kebijakan dan
       Direksi dan Dewan Komisaris.                                         implementasi governansi korporat dan memberikan
1.3.6 Dewan Komisaris mengawasi efektivitas kebijakan                       rekomendasi apabila diperlukan.
       governansi korporat dan implementasinya serta                 1.3.7 Dewan Komisaris secara berkala memantau
       mengusulkan perubahan jika diperlukan.                               perkembangan profil risiko, parameter risiko, penerapan
1.3.7 Dewan Komisaris memantau dan mengarahkan agar                         manajemen risiko terintegrasi, dan tingkat permodalan
       korporasi menerapkan manajemen risiko dan sistem                     bank. Dewan Komisaris memantau perkembangan profil,
       pengendalian internal yang tepat dan efektif yang selaras            parameter, dan batasan risiko-risiko strategis termasuk
       dengan tujuan, sasaran, dan strategi korporasi serta                 potensi peningkatan risiko konsentrasi yang disebabkan
       mematuhi peraturan perundang-undangan, kode perilaku                 oleh perubahan lingkungan usaha.
       dan standar yang berlaku.                                     1.3.8 Dewan Komisaris melakukan pembahasan dalam rangka
1.3.8 Dewan Komisaris mengawasi dan mengarahkan agar                        kaji ulang kinerja audit internal, termasuk kemungkinan
       tercapai integritas akuntansi dan sistem pelaporan                   diperlukannya beberapa penyesuaian butir pengendalian
       keuangan korporat, serta independensi fungsi audit                   internal dalam rangka menyesuaikan perkembangan
       internal dan eksternal.                                              model bisnis bank.
1.3.9 Dewan Komisaris memantau, mereviu dan menyetujui               1.3.9 Dewan Komisaris memantau, melakukan review dan
       laporan tahunan dan laporan keberlanjutan Korporasi                  menyetujui laporan tahunan dan laporan keberlanjutan
       serta memastikan integritasnya, serta mengawasi proses               serta bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi
       pengungkapan dan pengkomunikasian korporasi.                         Laporan Tahunan BCA.
1.3.10 Piagam Dewan Komisaris secara periodik ditinjau.              1.3.10 Piagam Dewan Komisaris di review secara berkala
1.3.11 Dewan Komisaris mempunyai kebijakan terkait                          sebagaimana terakhir diperbaharui pada 30 Juni 2021.
       pengunduran diri anggota Dewan Komisaris apabila                     Pada tahun 2025, telah dilakukan update Piagam Dewan
       terlibat dalam kejahatan keuangan dan terbukti                       Komisaris perihal ketentuan kuorum rapat.
       melakukan kesalahan.                                          1.3.11 Kebijakan terkait pengunduran diri anggota Dewan
1.3.12 Komisaris independen sangat diharapkan untuk dapat                   Komisaris dituangkan dalam Pedoman Tata Kelola BCA.
       berkontribusi dalam diskusi yang jujur, objektif, aktif dan          Sedangkan Tata cara pengangkatan, penggantian,
       konstruktif pada rapat Dewan Komisaris.                              pemberhentian, perubahan atau pengunduran diri
1.3.13 Komisaris Utama berperan sebagai koordinator Dewan                   anggota Dewan Komisaris mengacu pada Anggaran
       Komisaris dan memastikan efektivitasnya. Komisaris                   Dasar BCA.
       Utama mendorong budaya keterbukaan dan dialog                 1.3.12 Komisaris Independen turut serta dan aktif dalam
       konstruktif yang memungkinkan berbagai pandangan                     menyampaikan pandangan dan saran terkait kebijakan
       diungkapkan, termasuk mengkoordinasi penetapan                       dan strategi melalui rapat Dewan Komisaris maupun
       agenda rapat dewan yang tepat dan memastikan waktu                   memorandum.
       yang cukup tersedia untuk mendiskusikan semua agenda.         1.3.13 Rincian tugas Presiden Komisaris diungkapkan dalam
       Selain itu, juga harus ada kesempatan bagi Dewan                     Laporan Tahunan ini dan situs www.bca.co.id Tugas
       Komisaris untuk bertemu dengan jajaran Direksi dan                   Presiden Komisaris antara lain mengkoordinasi
       manajemen senior.                                                    pembagian peran pengawasan di antara para anggota
                                                                            Dewan Komisaris, memimpin rapat Dewan Komisaris dan
                                                                            mewakili Dewan Komisaris dalam urusan dengan pihak
                                                                            luar Dewan Komisaris.
                                                    1.4 Pembentukan Komite

                         Rekomendasi                                                         Implementasi

1.4.1 Korporasi memiliki komite-komite di bawah Dewan                Diterapkan (applied)
      Komisaris sekurang-kurangnya terdiri dari: Komite Audit,       1.4.1 BCA memiliki Komite di bawah Dewan Komisaris yang
      Komite Nominasi dan Remunerasi dan Komite Pemantau                   terdiri dari Komite Audit, Komite Pemantau Risiko,
      Manajemen Risiko.                                                    Komite Remunerasi dan Nominasi dan Komite Tata Kelola
1.4.2 Dewan Komisaris memastikan bahwa anggota Komite                      Terintegrasi.
      Audit seluruhnya independen dan komite lain yang               1.4.2 Anggota Komite Audit merupakan Komisaris Independen
      dibentuk Dewan Komisaris adalah mayoritas dari pihak                 dan Pihak Independen. Ketua Komite Audit dijabat oleh
      independen, serta semua anggota komite memiliki                      seorang Komisaris Independen yaitu Bapak Sumantri
      kompetensi, berkomitmen, serta memiliki wewenang                     Slamet dan bukan Presiden Komisaris. Seluruh anggota
      yang memadai untuk menjalankan perannya secara                       memiliki kompetensi, komitmen dan kewenangan yang
      efektif dan independen.                                              memadai untuk menjalankan tugas tanggung jawab
1.4.3 Untuk memastikan pemantauan atas pelaksanaan tugas                   komite.
      Komite Audit berjalan objektif dan independen, Komisaris       1.4.3 Bapak Jahja Setiaatmadja selaku Presiden Komisaris
      Utama tidak boleh menjadi ketua Komite Audit, kecuali                tidak menjadi ketua ataupun anggota Komite Audit.
      dalam keadaan luar biasa yang harus dijelaskan dalam
      laporan tahunan.




                                                                             Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   441
Page 444
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




                                          1.5 Penilaian Kinerja – Dewan Komisaris dan Anggotanya

                                Rekomendasi                                                  Implementasi

  1.5.1 Dewan Komisaris melakukan evaluasi formal tahunan            Diterapkan (applied)
        secara objektif untuk menentukan efektivitas Dewan,          1.5.1 Pelaksanaan penilaian kinerja Dewan Komisaris dan
        komitenya, dan setiap individu Komisaris.                          komite di bawah Dewan Komisaris dilakukan setiap 1
                                                                           (satu) tahun sekali. Penilaian kinerja Dewan Komisaris
                                                                           (termasuk Presiden Komisaris) dan komite di bawah
                                                                           Dewan Komisaris menggunakan beberapa kriteria dan
                                                                           indikator sebagaimana yang telah dipaparkan dalam
                                                                           Laporan Tahunan ini.
                                                        1.6 Benturan Kepentingan

                                Rekomendasi                                                  Implementasi

  1.6.1 Anggota Direksi yang mempunyai rangkap jabatan di luar       Diterapkan (applied)
        korporasi, harus mendapatkan persetujuan dari Dewan          1.6.1 Rangkap jabatan Direksi BCA dilakukan sesuai dengan
        Komisaris. Seorang Komisaris memberi tahu Dewan                    peraturan perundang-undangan yang berlaku. Oleh
        Komisaris dan ketua komite yang menjalankan fungsi                 Direktur BCA pada perusahaan anak. Rangkap jabatan
        nominasi, sebelum menerima penunjukan baru sebagai                 dimaksud telah dilaporkan dan mendapat persetujuan
        Direktur atau Komisaris dari korporasi terbuka, jabatan            dari Dewan Komisaris.
        Direktur lainnya atau posisi lain dengan komitmen waktu      1.6.2 Dewan Komisaris berkomitmen untuk menghindari
        yang signifikan.                                                   terjadinya potensi benturan kepentingan. Terkait dengan
  1.6.2 Dewan Komisaris memantau dan mengelola potensi                     benturan kepentingan, BCA telah memiliki kebijakan
        benturan kepentingan manajemen, anggota Direksi,                   internal dan dalam Anggaran Dasar BCA mengatur antara
        Dewan Komisaris dan pemegang saham, termasuk                       lain:
        penyalahgunaan aset korporasi dan penyalahgunaan                   • Apabila Presiden Komisaris atau anggota Dewan
        dalam transaksi pihak berelasi. Komisaris yang                        Komisaris yang ditunjuk untuk memimpin RUPS
        memiliki benturan kepentingan tidak turut serta dalam                 mempunyai benturan kepentingan dengan mata
        pemantauan dan pengambilan keputusan atas potensi                     acara yang akan diputuskan dalam RUPS, maka RUPS
        benturan kepentingan yang melibatkan Komisaris atau                   dipimpin oleh anggota Dewan Komisaris lainnya yang
        afiliasi Komisaris yang bersangkutan.                                 tidak mempunyai benturan kepentingan yang ditunjuk
                                                                              oleh Dewan Komisaris. Hal yang sama juga berlaku bagi
                                                                              Direksi.
                                                                           • Suatu transaksi yang mengandung benturan
                                                                              kepentingan hanya dapat dilakukan oleh BCA jika
                                                                              transaksi telah memperoleh persetujuan lebih dahulu
                                                                              dari RUPS yang diselenggarakan sesuai ketentuan
                                                                              dalam Anggaran Dasar dan regulasi terkait.
                                    1.7 Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi dan Dewan Komisaris

                                Rekomendasi                                                  Implementasi
  1.7.1   Dewan Komisaris memastikan bahwa anggota Direksi dan       Diterapkan (applied)
          Dewan Komisaris memahami peran dan tanggung jawab          1.7.1 Direksi dan Dewan Komisaris yang baru diangkat
          mereka, karakteristik dan operasi korporasi, peraturan           menerima program orientasi/pengenalan serta semua
          perundang-undangan dan standar yang relevan serta                informasi yang relevan dengan peran dan tanggung
          kewajiban lain yang berlaku. Direksi melalui sekretaris          jawab mereka. Program orientasi untuk Dewan Komisaris
          korporasi mendukung semua anggota Direksi dan                    dan Direksi diatur dalam Pedoman Tata Kelola BCA dan
          Dewan Komisaris dalam memperbarui dan menyegarkan
                                                                           Surat Keputusan Direksi No. 189/SK/DIR/2020 tanggal
          keterampilan dan pengetahuan mereka yang diperlukan
                                                                           4 Desember 2020 perihal Pedoman Orientasi Anggota
          untuk menjalankan peran mereka di Dewan.
                                                                           Direksi dan Dewan Komisaris Baru PT Bank Central Asia
                                                                           Tbk.
                                                                     1.7.2 BCA memiliki kebijakan program pelatihan Dewan
                                                                           Komisaris dan Direksi yang diatur dalam Piagam Dewan
                                                                           Komisaris dan Direksi. BCA mewajibkan anggota Dewan
                                                                           Komisaris dan Direksi untuk mengikuti program pelatihan
                                                                           paling sedikit 1 (satu) kali dalam setahun guna menunjang
                                                                           pelaksanaan tugas dan kewajibannya. Anggota Dewan
                                                                           Komisaris dan Direksi secara teratur menerima program
                                                                           pelatihan dan pengembangan pengetahuan yang
                                                                           relevan, memadai dan berkelanjutan.
                                                                     1.7.3 Rincian tentang progran orientasi dan pelatihan selama
                                                                           2025 dapat dilihat pada Bab Dewan Komisaris dan Direksi
                                                                           dalam Laporan Tahunan ini.




442       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 445
Prinsip 2: Komposisi dan Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris

                                       2.1 Komposisi Direksi dan Dewan Komisaris

                      Rekomendasi                                                       Implementasi

2.1.1 Dalam menentukan kandidat calon Direktur, Dewan          Diterapkan (applied)
      Komisaris melalui Komite Nominasi dan Remunerasi         2.1.1 Dewan Komisaris meminta kepada KRN untuk membahas
      tidak hanya mengandalkan rekomendasi dari                      usulan terkait nominasi Direksi dari pemegang saham/
      Dewan Komisaris, manajemen atau pemegang                       Dewan Komisaris/Presiden Direktur. BCA juga dapat
      saham mayoritas. Dewan Komisaris melalui Komite                menggunakan jasa pihak ketiga dalam rangka melakukan
      Nominasi dan Remunerasi dapat menggunakan                      pencarian kandidat Direksi. KRN memberikan rekomendasi
      sumber independen untuk menentukan kandidat yang               kepada Dewan Komisaris. Rekomendasi tersebut
      memenuhi syarat.                                               dituangkan dalam bentuk Surat Keputusan KRN untuk
2.1.2 Dewan Komisaris memastikan bahwa kriteria dalam                diajukan kepada Pemimpin RUPS. Uraian mekanisme
      menyeleksi anggota Direksi mencakup paling tidak               nominasi Direktur adalah sebagaimana yang telah
      pengetahuan, kemampuan, dan keahlian yang                      dipaparkan dalam Bab Direksi Sub Bab Nominasi Anggota
      dibutuhkan untuk memenuhi secara tepat peran Direksi           Direksi pada Laporan Tahunan ini.
      serta memperhatikan terpenuhinya keberagaman             2.1.2 Dalam pembahasan calon Direktur mempertimbangkan
      Direksi.                                                       antara lain:
2.1.3 Kebijakan korporasi tentang keberagaman pada,                  a. Alasan dan/atau pertimbangan atas usulan (antara lain
      Direksi dan Dewan Komisaris diungkapkan dalam                     berdasarkan hasil interview, kajian reputasi keuangan,
      Laporan Tahunan.                                                  pengalaman rekam jejak, dan opini publik yang beredar
2.1.4 Dewan Komisaris memastikan bahwa kebijakan dan                    di berbagai media);
      prosedur untuk seleksi dan nominasi Komisaris adalah           b. Kriteria dan kualifikasi kandidat yang sesuai dengan
      jelas dan transparan sehingga dapat menghasilkan                  strategi Bank;
      komposisi Dewan yang diinginkan. Dewan Komisaris               c. Kondisi internal dan eksternal perusahaan;
      menggunakan sumber independen untuk menentukan                 d. Komunikasi dengan pemegang saham pengendali (jika
      kandidat yang memenuhi syarat.                                    usulan bukan dari pemegang saham pengendali).
2.1.5 Dewan Komisaris/Komite yang menjalankan fungsi           2.1.3 Kebijakan keberagaman dalam komposisi Direksi dan
      nominasi menetapkan prosedur dan kriteria nominasi             Dewan Komisaris dituangkan dalam Piagam Direksi dan
      yang konsisten dengan matriks keahlian Dewan                   Piagam Dewan Komisaris serta dipaparkan dalam Bab
      Komisaris yang telah disetujui Dewan Komisaris                 Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi
      dan memastikan bahwa profil kandidat memenuhi                  pada Laporan Tahunan ini.
      persyaratan yang ditetapkan dalam matriks keahlian       2.1.4 Kebijakan dan prosedur seleksi dan nominasi Dewan
      dan kriteria nominasi.                                         Komisaris dilakukan secara jelas dan transparan. Informasi
2.1.6 Komposisi Dewan Komisaris harus dibentuk sedemikian            tentang calon Dewan Komisaris diungkapkan dalam
      rupa sehingga anggota-anggotanya secara kelompok               proses pemilihan/pemilihan kembali dan tersedia sejak
      mencerminkan keberagaman dalam hal kemampuan,                  tanggal dilakukannya pemanggilan RUPS sampai dengan
      keahlian, pengetahuan, pengalaman, usia, latar                 penyelenggaraan RUPS serta dapat diunduh melalui situs
      belakang budaya, dan jender yang dibutuhkan untuk              web BCA dan/atau e-RUPS.
      memenuhi secara tepat peran Dewan Komisaris.             2.1.5 KRN menjalankan fungsi nominasi berdasarkan prosedur
2.1.7 Untuk memampukan Dewan Komisaris dalam                         dan kriteria yang dilakukan secara benar, konsisten,
      memberikan advis dan supervisi secara independen               transparan antara lain dengan memastikan bahwa profil
      kepada Direksi dan untuk peran-peran yang terdapat             kandidat memenuhi persyaratan keahlian Dewan Komisaris.
      potensi benturan kepentingan, Dewan Komisaris terdiri    2.1.6 Komposisi Dewan Komisaris mencerminkan keberagaman
      dari Komisaris Independen yang cukup jumlahnya,                dalam hal kemampuan, keahlian, pengetahuan,
      dengan masa jabatan yang dibatasi dan terdapat                 pengalaman, usia, latar belakang budaya, dan sebagainya
      pengungkapan jangka waktu keanggotaan Dewan                    sebagaimana yang dibutuhkan untuk memenuhi peran
      Komisaris serta independensi mereka dari sudut                 Dewan Komisaris.
      pandang korporasi.                                       2.1.7 Per 31 Desember 2025, Komisaris Independen BCA
2.1.8 Untuk memfasilitasi fungsi Direksi dan Dewan Komisaris         berjumlah 3 (tiga) orang dari keseluruhan anggota Dewan
      yang efektif dan guna meningkatkan kepercayaan                 Komisaris sebanyak 5 (lima) orang atau 60% (enam puluh
      investor dan pemangku kepentingan, Komite Nominasi             persen) dari total anggota Dewan Komisaris. Masa jabatan
      dan Remunerasi memastikan bahwa terdapat proses                Komisaris Independen mengikuti masa jabatan Dewan
      yang formal, ketat dan transparan untuk penunjukan             Komisaris secara umum. Komisaris Independen yang telah
      dan pengangkatan anggota Direksi dan Dewan                     menjabat selama 2 (dua) periode masa jabatan berturut-
      Komisaris.                                                     turut dapat diangkat kembali pada periode selanjutnya.
                                                                     Pengungkapan dan pernyataan Komisaris Independen
                                                                     dapat dilihat pada Bab Komisaris Independen dalam
                                                                     Laporan Tahunan ini.
                                                               2.1.7 Tugas dan tanggung jawab KRN dituangkan dalam Piagam
                                                                     Komite Remunerasi dan Nominasi. Untuk menjalankan
                                                                     proses yang transparan dan bertanggung jawab, maka
                                                                     KRN menyusun pelaporan kepada Dewan Komisaris terkait
                                                                     pelaksanaan tugas, tanggung jawab dan prosedur Nominasi
                                                                     Remunerasi yang dijalankan dan membuat laporan
                                                                     pelaksanaan kegiatan yang diungkapkan dalam Laporan
                                                                     Tahunan.




                                                                         Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   443
Page 446
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




                                                    2.2 Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris

                               Rekomendasi                                                       Implementasi

  2.2.1 Kebijakan remunerasi anggota Direksi terdiri                    Diterapkan (applied)
        atas struktur remunerasi yang berorientasi pada                 2.2.1 Indikator dalam penerapan remunerasi dapat dilihat dalam
        pengembangan korporasi yang berkelanjutan dan                         Bab Kebijakan Remunerasi pada Laporan Tahunan ini. KRN
        mendorong pencapaian tujuan jangka panjang.                           menyampaikan kepada Dewan Komisaris tentang hasil
        Remunerasi Direksi harus diusulkan, dapat dengan                      evaluasi dan rekomendasi kebijakan remunerasi Dewan
        melalui Komite Nominasi dan Remunerasi, oleh                          Komisaris dan Direksi untuk disampaikan kepada RUPS,
        Dewan Komisaris untuk diputuskan oleh RUPS. Jumlah                    yang untuk selanjutnya rekomendasi penetapan remunerasi
        remunerasi yang diusulkan kepada RUPS tersebut                        tersebut akan diusulkan oleh Dewan Komisaris kepada
        ditetapkan dengan mempertimbangkan peran setiap                       RUPS untuk dimintakan persetujuan pemegang saham.
        anggota Direksi dan situasi ekonomi serta kinerja                     Uraian Skema Pengusulan dan Penetapan Remunerasi
        korporasi.                                                            dapat dilihat dalam Bab Kebijakan Remunerasi pada
  2.2.2 Kebijakan remunerasi anggota Dewan Komisaris                          Laporan Tahunan ini.
        terdiri atas struktur remunerasi yang berorientasi pada         2.2.2 Pertimbangan penetapan remunerasi dikaitkan dengan
        pengembangan korporasi yang berkelanjutan dan                         Risiko dan Kinerja (termasuk dilakukan berdasarkan
        mendorong pencapaian tujuan jangka panjang. Jumlah                    indikator pengukuran kinerja) serta dilakukan review setiap
        remunerasi yang diusulkan Dewan Komisaris kepada                      1 (satu) tahun sekali.
        RUPS tersebut ditetapkan dengan mempertimbangkan                2.2.3 KRN wajib bertindak independen dan memastikan bahwa
        peran setiap anggota Dewan Komisaris dan situasi                      kebijakan remunerasi telah sesuai dengan ketentuan
        ekonomi serta kinerja korporasi. Di samping itu juga                  yang didasarkan atas risiko, kinerja, kewajaran peer
        harus dipertimbangkan posisinya sebagai Komisaris                     group, sasaran, strategi jangka panjang BCA, dsb. Untuk
        Utama dan ketua serta keanggotaannya dalam komite-                    menjalankan prosedur yang adil dan transparan KRN:
        komite.                                                               • membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja
  2.2.3 Untuk memastikan bahwa paket remunerasi ditentukan                       dengan kesesuaian remunerasi yang diterima anggota
        berdasarkan prestasi, kualifikasi dan kompetensi                         Direksi dan Dewan Komisaris.
        Direktur dan Komisaris dengan memperhatikan kinerja                   • menyampaikan hasil evaluasi dan rekomendasi kepada
        operasi korporasi, kinerja individu dan kondisi pasar,                   Dewan Komisaris tentang kebijakan remunerasi Dewan
        Komite Nominasi dan Remunerasi memastikan bahwa                          Komisaris dan Direksi, struktur dan besaran remunerasi,
        terdapat prosedur yang adil dan transparan untuk                         serta kebijakan remunerasi pejabat eksekutif dan
        menetapkan kebijakan remunerasi anggota Direksi dan                      pegawai untuk disampaikan kepada Direksi.
        Dewan Komisaris.



 Prinsip 3: Hubungan Kerja antara Direksi dan Dewan Komisaris

                                                                3.1 Sifat Hubungan Kerja

                                 Rekomendasi                                                          Implementasi

  3.1.1 Terdapat diskusi yang terbuka antara Direksi dengan                 Diterapkan (applied)
        Dewan Komisaris serta di antara para anggota Direksi dan            3.1.1 Diskusi Direksi dengan Dewan Komisaris dilakukan melalui
        para anggota Dewan Komisaris. Namun, tetap penting                        rapat Dewan Komisaris bersama Direksi. Dalam rapat
        menjaga kerahasiaan informasi agar tidak terjadi kebocoran                tersebut antara lain membahas laporan kinerja keuangan,
        informasi rahasia.                                                        laporan komite-komite di bawah Dewan Komisaris.
  3.1.2 Sesuai dengan tugas dan perannya masing-masing, Direksi             3.1.2 Direksi berkoordinasi dan bekerjasama dengan Dewan
        bekerjasama dengan Dewan Komisaris dalam merumuskan                       Komisaris dalam merumuskan visi, misi dan strategi korporasi
        misi, visi dan strategi korporasi dan secara reguler                      serta implementasinya.
        membahas pengimplementasiannya.                                     3.1.3 Tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan diuraikan
  3.1.3 Sekretaris Korporasi memiliki peran penting dalam                         dalam bab Sekretaris Perusahaan pada Laporan Tahunan
        mendukung efektivitas hubungan kerja antara Direksi                       ini, antara lain mendorong praktek governansi korporat,
        dengan Dewan komisaris, mendorong implementasi praktek                    membangun komunikasi yang efektif dengan pemangku
        governansi korporat yang baik, termasuk komunikasi                        kepentingan, namun juga turut serta berperan dalam
        yang efektif dengan pemegang saham dan pemangku                           memastikan arus informasi yang baik antara Dewan
        kepentingan lainnya.                                                      Komisaris dengan komitenya dan antara Dewan Komisaris
                                                                                  dengan Direksi.
                                                          3.2 Akses informasi Dewan Komisaris

                                 Rekomendasi                                                          Implementasi

  3.2.1 Direksi bertanggung jawab untuk memastikan Dewan                    Diterapkan (applied)
        Komisaris mendapatkan akses informasi yang akurat,                  3.2.1 Selain dalam rapat gabungan Dewan Komisaris dengan
        relevan dan tepat waktu. Dewan Komisaris sendiri                          Direksi, Direksi juga menyampaikan Laporan Direksi kepada
        memastikan bahwa ia memperoleh informasi yang                             Dewan Komisaris secara triwulanan. Selain itu, Dewan
        memadai. Direksi menyediakan informasi kepada Dewan                       Komisaris memiliki akses untuk dapat sewaktu-waktu
        Komisaris secara teratur, tanpa penundaan dan secara                      meminta Direksi atau manajemen senior terkait untuk
        komprehensif tentang semua masalah yang relevan dengan                    memberikan informasi tambahan terkait korporasi.
        korporasi. Dewan Komisaris sewaktu-waktu dapat meminta
        Direksi untuk memberikan informasi tambahan.




444     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 447
          3.3 Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris atas Dampak Struktur Kepemilikan terhadap Korporasi

                         Rekomendasi                                                         Implementasi

3.3.1 Dampak struktur kepemilikan terhadap korporasi. Direksi       Diterapkan (applied)
      dan Dewan Komisaris mempertimbangkan tanggung                 3.3.1 Direksi dan Dewan Komisaris memastikan bahwa struktur
      jawabnya dalam konteks struktur kepemilikan saham dan               kepemilikan pemegang saham dan hubungan antar-
      hubungan antar-pemegang saham korporasi yang mungkin                pemegang saham tidak memengaruhi pelaksanaan peran
      berdampak terhadap pengelolaan dan operasi korporasi.               dan tanggung jawab Direksi dan Dewan Komisaris (termasuk
                                                                          di antaranya dalam kaitannya dengan rencana suksesi
                                                                          Direksi).
                                                                          Dewan Komisaris juga memantau dan Direksi memastikan
                                                                          bahwa informasi diungkapkan dengan benar ketika terdapat
                                                                          kondisi yang berdampak pada pengendalian atas korporasi.

Prinsip 4: Perilaku Etis dan Bertanggung Jawab

                                              4.1 Pedoman Etika dan Perilaku

                        Rekomendasi                                                      Implementasi

4.1.1 Pernyataan ini dituangkan dalam Pedoman Perilaku dan        Diterapkan (applied)
      Etika Usaha yang harus secara jelas mengungkapkan           • BCA memiliki Kode Etik, Kebijakan Antikorupsi dan
      harapan korporasi bahwa setiap anggota Direksi dan              Pengendalian Gratifikasi serta Pedoman Penerapan
      Dewan Komisaris serta karyawan akan:                            Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan
      a. Bertindak untuk kepentingan terbaik korporasi;               Terorisme yang dituangkan dalam bentuk Surat Keputusan
      b. Bertindak dengan jujur dan dengan integritas                 Direksi dan wajib dipatuhi oleh setiap Insan BCA termasuk
         berstandar tinggi;                                           Direksi dan Dewan Komisaris.
      c. Bersikap independen dan bertindak berdasarkan            • Etika kerja, kewenangan, tugas dan tanggung jawab,
         informasi yang lengkap, dengan itikad baik, dengan uji       larangan, dan sebagainya bagi Direksi dan Dewan
         tuntas dan kehati-hatian.                                    Komisaris telah diatur dalam Piagam Direksi dan Dewan
      d. Mematuhi peraturan perundang-undangan yang                   Komisaris.
         berlaku bagi korporasi dan operasinya;                   • Direksi dan Dewan Komisaris juga wajib membuat
      e. Menghindari tindakan yang melanggar peraturan                Pernyataan Annual Disclosure, Pakta Integritas dan Kode
         perundang-undangan atau tindakan yang tidak etis             Etik tiap tahunnya untuk mendukung implementasi GCG.
         berdasarkan pedoman etika korporasi;
      f. Tidak terlibat atau berpartisipasi dalam kegiatan
         apapun yang akan menimbulkan benturan kepentingan
         dengan kepentingan terbaik korporasi atau yang akan
         berdampak negatif terhadap reputasi korporasi;
      g. Tidak mengambil manfaat atas properti atau informasi
         yang dimiliki korporasi, kepemilikan aset lainnya
         atau pelanggannya untuk kepentingan pribadi atau
         yang menyebabkan kerugian bagi korporasi dan
         pelanggannya.
      h. Tidak memanfaatkan jabatannya atau peluang yang
         dihasilkan oleh jabatannya untuk kepentingan pribadi.
      i. Menghindari perbuatan meminta atau menerima dari
         pihak ketiga pembayaran, gratifikasi atau keuntungan
         lain untuk dirinya sendiri atau untuk orang lain yang
         menimbulkan benturan kepentingan/memberikan
         keuntungan kepada pihak ketiga secara melanggar
         peraturan perundang-undangan.
      j. Menghormati perbedaan pendapat dan hak-hak setiap
         anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan karyawan.
      k. Memastikan pengungkapan yang lengkap, adil, akurat,
         tepat waktu, dan dapat dipahami dalam laporan dan
         dokumen yang disampaikan korporasi kepada regulator
         dan dalam komunikasi publik lainnya.
4.1.2 Direksi menetapkan kebijakan dan praktik anti pencucian
      uang dan pendanaan terorisme, anti suap, antikorupsi,
      antikecurangan (anti-fraud), keterlibatan dalam politik
      dengan mengacu pada standar nasional atau internasional
      mengenai anti pencucian uang, anti suap, antikorupsi,
      antikecurangan atau standar terkait lainnya.
                                          4.2 Nilai – nilai dan Budaya Organisasi

                        Rekomendasi                                                      Implementasi

4.2.1 Korporasi mengartikulasikan, menumbuhkan dan                Diterapkan (applied)
      mengungkapkan budaya dan nilai-nilai korporasi              BCA memiliki Kode Etik yang berlaku bagi seluruh Insan BCA
4.3 Komunikasi dan Penegakan Pedoman Etika, Nilai-nilai           dan dikomunikasikan secara efektif melalui sarana-sarana
      dan Budaya                                                  yang mudah diakses karyawan seperti pemutaran video yang
                                                                  dapat diakses oleh seluruh karyawan BCA dalam portal internal
Rekomendasi                                                       BCA (myVideo), pengisian pernyataan kode etik dan pakta
4.3.1 Pedoman perilaku dan kode etik korporasi                    integritas secara elektronik melalui portal internal BCA, dan
      dikomunikasikan secara efektif kepada Direksi, Dewan        blast e-mail reminder ke seluruh karyawan. Untuk karyawan
      Komisaris, serta seluruh karyawan, diintegrasikan ke        baru akan didampingi oleh buddy yang akan mengenalkan
      dalam strategi dan operasi korporasi termasuk sistem        lebih dalam tentang budaya korporasi, termasuk kode etik dan
      manajemen risiko dan struktur remunerasi, serta             kewajiban menyelesaikan e-learning Kode Etik bankir.
      ditegakkan.

                                                                         Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   445
Page 448
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




 Prinsip 5: Manajemen Risiko, Pengendalian Internal dan Kepatuhan

                                                    5.1 Pengendalian Internal dan Kepatuhan

                                Rekomendasi                                                    Implementasi

  5.1.1 Direksi melakukan review secara berkala atas ketepatan         Diterapkan (applied)
        desain dan efektivitas operasional sistem governansi,          5.1.1 DAI yang berperan selaku lini ketiga memberikan
        pengelolaan risiko, pengendalian internal dan kepatuhan              assurance dan advice yang berbasis risiko, independen,
        korporasi dan melaporkan pelaksanaan dan hasil reviu                 dan objektif mengenai kecukupan dan efektivitas proses
        kepada para pemegang saham melalui laporan tahunan                   tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian internal.
        Korporasi.                                                           DAI mengkomunikasikan hasil audit kepada Direksi,
                                                                             Komite Audit, dan Dewan Komisaris.

                                                                       Dalam penerapan efektivitas operasional sistem governansi,
                                                                       pengelolaan risiko dan pengendalian risiko.
                                                                       Tanggung jawab Direksi mencakup peran lini pertama dan
                                                                       kedua yang bertanggung jawab dalam penyediaan produk dan
                                                                       jasa kepada pelanggan termasuk pengelolaan risikonya dan
                                                                       berperan memberikan dukungan terkait pengelolaan risiko
                                                                       termasuk bertanggung jawab atas enterprise risk management,
                                                                       yang antara lain dicakup oleh Direktur Kepatuhan, Direktur
                                                                       Manajemen Risiko, Risk Management Division, dan Compliance
                                                                       Division.
                                                            5.2 Manajemen Risiko

                                Rekomendasi                                                    Implementasi

  5.2.1 Strategi dan risiko merupakan satu kesatuan,                   Diterapkan (applied)
        diungkapkan secara transparan, masuk ke dalam                  5.2.1 Dewan Komisaris dan Direksi terlibat dalam pengawasan
        pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi dan                     aktif dalam penerapan manajemen risiko di BCA. Direksi
        Dewan Komisaris, serta dalam diskusi di rapat Dewan                  juga secara aktif melakukan diskusi, memberikan
        Komisaris dan Direksi.                                               masukan serta memantau kondisi internal dan
  5.2.2 Komite Pemantau Manajemen Risiko membantu                            perkembangan faktor eksternal yang secara langsung
        pelaksanaan tugas Dewan Komisaris dengan                             maupun tidak langsung memengaruhi strategi bisnis BCA.
        menciptakan mekanisme yang transparan, fokus, dan                    Uraian terkait Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan
        independen dalam pengawasan manajemen risiko                         Direksi dalam menerapkan manajemen risiko dapat dilihat
        korporasi.                                                           dalam Bab Pengungkapan Manajemen Risiko dan Sistem
                                                                             Manajemen Risiko pada Laporan Tahunan ini.
                                                                       5.2.2 BCA memiliki Komite Pemantau risiko yang membantu
                                                                             pelaksanaan tugas Dewan Komisaris. Peran, tanggung
                                                                             jawab dan komposisi anggota Komite Pemantau Risiko
                                                                             BCA dapat dilihat dalam Bab Komite-komite Dewan
                                                                             Komisaris.
                                        5.3 Integrasi Governansi, Manajemen Risiko dan Kepatuhan

                                Rekomendasi                                                    Implementasi

  5.3.1 Direksi membangun sistem governansi, manajemen                 Diterapkan (applied)
        risiko, dan kepatuhan (GRC) yang terintegrasi, dengan          5.3.1 BCA menerapkan kerangka three lines model untuk
        menangani berbagai ketidakpastian secara terpadu dan                 mendukung terciptanya manajemen risiko dan tata kelola
        dengan integritas yang tinggi, untuk meyakinkan bahwa                yang handal.
        korporasi dapat mencapai tujuannya.
  5.3.2 Direksi memastikan bahwa bagian yang membawahi                      Lini pertama bertanggung jawab dalam penyediaan
        fungsi kepatuhan tidak merangkap melaksanakan fungsi                produk dan jasa kepada customer termasuk pengelolaan
        yang berpotensi menimbulkan benturan kepentingan.                   risiko terkait.

                                                                            Lini kedua berperan memberikan dukungan terkait
                                                                            pengelolaan risiko termasuk tanggung jawab atas
                                                                            enterprise risk management. Peran lini kedua dilakukan
                                                                            oleh Direktur Kepatuhan, Direktur Manajemen Risiko, Risk
                                                                            Management Division, dan Compliance Division.

                                                                            Lini ketiga berperan memberikan asurans dan advis
                                                                            yang berbasis risiko, independen, dan objektif
                                                                            mengenai kecukupan dan efektivitas proses tata kelola,
                                                                            manajemen risiko, dan pengendalian internal. Peran lini
                                                                            ketiga dilaksanakan oleh Divisi Audit Internal yang akan
                                                                            mengomunikasikan hasil audit kepada Direksi, Dewan
                                                                            Komisaris, dan Komite Audit.

                                                                       5.3.2 BCA memiliki pembidangan organisasi dengan tugas dan
                                                                             tanggung jawab yang jelas sehingga Fungsi Kepatuhan
                                                                             tidak merangkap dan melaksanakan fungsi yang
                                                                             berpotensi menimbulkan benturan kepentingan.




446     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 449
                                                     5.4 Audit Internal

                       Rekomendasi                                                      Implementasi

5.4.1 Dewan Komisaris melalui Komite Audit memantau dan         Diterapkan (applied)
      memastikan bahwa fungsi audit internal membantu           5.4.1 Dewan Komisaris melalui Komite Audit memantau
      korporasi untuk mencapai tujuannya dengan                       dan mengkaji efektivitas pelaksanaan audit internal
      membawa pendekatan yang objektif dan disiplin untuk             BCA termasuk memastikan DAI selaku lini ketiga yang
      mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas manajemen             berperan memberikan asurans dan advis yang berbasis
      risiko, pengendalian internal, dan governansi korporat.         risiko, independen, dan objektif mengenai kecukupan
                                                                      dan efektivitas proses tata kelola, manajemen risiko,
                                                                      dan pengendalian internal bekerja secara independen.
                                                                      Peran, tanggung jawab dan komposisi anggota Komite
                                                                      Audit BCA dapat dilihat dalam Bab Komite-Komite Dewan
                                                                      Komisaris.

Prinsip 6: Pengungkapan dan Transparansi

                                               6.1 Kebijakan Pengungkapan

                       Rekomendasi                                                      Implementasi

6.1.1 Korporasi memiliki kebijakan dan prosedur                 Diterapkan (applied)
      pengungkapan dan transparansi yang memastikan             BCA memiliki kebijakan terkait keterbukaan informasi yang
      pengungkapan informasi material dan menjaga informasi     dituangkan dalam Pedoman Tata Kelola dan memastikan
      sensitif serta rahasia korporasi                          seluruh pemegang saham memiliki hak yang sama untuk
6.1.2 Hak pemegang saham untuk memperoleh secara teratur        memperoleh informasi material secara benar, tepat waktu,
      dan tepat waktu informasi material yang relevan tentang   berkala sesuai dengan peraturan yang berlaku.
      korporasi harus dipenuhi.                                 Pelaksanaan Keterbukaan Informasi di BCA sesuai dengan
                                                                ketentuan yang berlaku dengan tetap memastikan prinsip
                                                                kehati-hatian dan menjaga kerahasiaan perusahaan.
                                        6.2 Laporan Keuangan dan Keberlanjutan

                       Rekomendasi                                                      Implementasi

6.2.1 Korporasi mengungkapkan sistem dan prosedur untuk         Diterapkan (applied)
      memastikan bahwa laporan keuangan interim yang tidak      6.2.1 Laporan Keuangan disajikan dan diungkapkan sesuai
      diaudit atau di review oleh auditor eksternal secara            dengan Peraturan Nomor VIII.G.7 (“Peraturan VIII.G.7”)
      material adalah akurat, lengkap, dan memberikan                 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan
      investor informasi yang tepat untuk membuat keputusan           Emiten dan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
      investasi yang tepat.                                           yang diterbitkan oleh DSAK-IAI serta peraturan lain yang
6.2.2 Komite Audit memastikan kualitas audit laporan                  relevan dan telah dipaparkan kepada manajemen dan
      keuangan yang dilaksanakan oleh auditor eksternal.              komite audit untuk mendapatkan persetujuan.
      Kegiatan ini termasuk merekomendasikan penunjukan,        6.2.2 Terkait dengan Laporan dan Informasi Keuangan, Komite
      penunjukan kembali dan, jika perlu, pemberhentian dan           Audit memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
      remunerasi auditor eksternal.                                   a. Menelaah informasi keuangan yang akan dikeluarkan
6.2.3 Laporan keberlanjutan harus disiapkan dan diungkapkan              BCA kepada publik dan/atau pihak otoritas, dan laporan
      dengan akurat dan disusun sesuai kerangka pelaporan                lainnya terkait dengan informasi keuangan BCA.
      keberlanjutan nasional atau internasional.                      b. Menelaah dan melaporkan kepada Dewan Komisaris
6.2.4 Korporasi menerbitkan laporan tahunan secara                       atas pengaduan yang berkaitan dengan proses
      terintegrasi yang menempatkan kinerja historis ke                  akuntansi dan pelaporan keuangan BCA. Penunjukan AP
      dalam konteks dan menggambarkan risiko, peluang, dan               dan/atau KAP yang akan memberikan jasa audit atas
      prospek korporasi di masa depan, sehingga membantu                 informasi keuangan historis tahunan wajib diputuskan
      pemegang saham dan pemangku kepentingan                            oleh RUPS dengan mempertimbangkan usulan Dewan
      memahami tujuan strategis korporasi dan kemajuannya                Komisaris. Usulan dimaksud wajib memperhatikan
      dalam menciptakan nilai yang berkelanjutan.                        rekomendasi Komite Audit.
                                                                6.2.3 Pedoman dan standar laporan keberlanjutan merujuk
                                                                      pada:
                                                                      • POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Keuangan
                                                                         Berkelanjutan;
                                                                      • Global Reporting Initiative (GRI) Standards 2021, yang
                                                                         digunakan dalam kesesuaian “in accordance with the
                                                                         GRI Standards”;
                                                                      • GRI-G4 Sector Disclosures: Financial Sector
                                                                         Supplement Disclosures (FSSS);
                                                                      • Sustainability Accounting Standards Board (SASB)
                                                                         kategori Bank Komersial (Commercial Banks);
                                                                      • Sustainable Banking Assessment (SUSBA)
                                                                         Environmental, Social, and Governance (ESG)
                                                                         Integration Pillars dari World Wide Fund for Nature
                                                                         (WWF), yang mengukur integrasi aspek Lingkungan,
                                                                         Sosial, dan Tata Kelola (LST); dan
                                                                      • ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS).
                                                                      BCA menggunakan pihak eksternal Bank untuk kualitas
                                                                      laporan sesuai prinsip pelaporan keberlanjutan dan
                                                                      standar yang digunakan.
                                                                6.2.4 Laporan Tahunan BCA disusun dengan mengacu pada
                                                                      ketentuan terkait bentuk dan isi laporan tahunan emiten
                                                                      atau perusahaan publik antara lain memuat laporan
                                                                      kinerja, risiko, rencana strategis, sehingga membantu
                                                                      pemangku kepentingan memahami arah strategis
                                                                      perusahaan.

                                                                        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   447
Page 450
      T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




                                                         6.3 Diseminasi Informasi

                                Rekomendasi                                                    Implementasi

  6.3.1 Saluran penyebaran informasi harus menyediakan              Diterapkan (applied)
        akses yang setara, tepat waktu, dan relatif murah untuk     6.3.1 BCA memiliki situs web (https://www.bca.co.id/) yang
        informasi yang relevan bagi pengguna.                             mudah diakses sewaktu-waktu bagi masyarakat luas.
  6.3.2 Korporasi memastikan bahwa pernyataan tahunan                     BCA juga mengadakan analyst meeting tiap triwulan dan
        terhadap penerapan Pedoman Umum Governansi                        public expose sekali dalam setahun untuk melakukan
        Korporat Indonesia, termasuk penjelasan atas penerapan            komunikasi dengan para analis keuangan, pemegang
        atas masing-masing Rekomendasi dan Panduan tersedia               saham dan masyarakat luas. Selain itu untuk menjamin
        di situs web selama jangka waktu minimal lima tahun.              kemudahan informasi, BCA juga menyediakan akses
  6.3.3 Untuk korporasi yang terdaftar di pasar modal di                  informasi di berbagai media sosial antara lain X, facebook,
        yurisdiksi selain yurisdiksi asal, peraturan perundang-           YouTube, Linkedln, Instagram, Line, dan Tiktok.
        undangan atas governansi korporat yang berlaku harus        6.3.2 Pernyataan tahunan terhadap penerapan Pedoman Umum
        diungkapkan dengan jelas. Dalam hal cross listing, kriteria       Governansi Korporat Indonesia termasuk penjelasannya
        dan prosedur cross listing, kriteria dan prosedur untuk           serta penerapan regulasi terkait tata kelola bank umum
        mengakui persyaratan listing untuk listing utama harus            maupun emiten tersedia dalam Laporan Tahunan yang
        transparan dan didokumentasikan.                                  diunggah dalam situs web BCA lebih dari 5 (lima) tahun.
                                                                    6.3.3 Selain ketentuan terkait bank umum, BCA juga mematuhi
                                                                          ketentuan pasar modal Indonesia.



 Prinsip 7: Perlindungan terhadap Hak-Hak Pemegang Saham

                                                         7.1 Hak Pemegang Saham

                                Rekomendasi                                                    Implementasi

  7.1.1 Korporasi memiliki suatu kebijakan komunikasi yang            Diterapkan (applied)
        memfasilitasi dan mendorong partisipasi pemegang              7.1.1 BCA menyadari pentingnya kebijakan komunikasi yang
        saham atau investor.                                                mengatur komunikasi antara BCA dengan para pemangku
  7.1.2 Korporasi yang merupakan entitas induk memastikan                   kepentingan. BCA telah memiliki Kebijakan Komunikasi
        bahwa kebijakan governansi korporatnya berlaku bagi                 dan Keterbukaan Informasi yang dituangkan dalam
        entitas anak dan entitas pengendali yang di dalamnya                Pedoman Tata Kelola untuk mendukung komunikasi yang
        investasi korporasi adalah signifikan.                              transparan dan efektif dengan pemangku kepentingan.
  7.1.3 Korporasi memiliki aturan dan prosedur yang mengatur                Platform komunikasi antara lain RUPS, analyst meeting,
        akuisisi, pengambilalihan, dan transaksi luar biasa seperti         public expose, dan sebagainya.
        merger dan penjualan aset korporasi yang substansial          7.1.2 BCA selaku entitas induk melakukan diskusi dan/atau
        untuk memastikan transaksi terjadi secara transparan                sharing session tiap triwulannya antara Tim GCG BCA
        dan dalam kondisi yang wajar dan melindungi hak-hak                 dengan Tim Perusahaan Anak. Mengingat kompleksitas
        semua pemegang saham sesuai dengan kelasnya.                        dan diversifikasi usaha Perusahaan Anak yang berbeda-
                                                                            beda, BCA juga melakukan mapping tata kelola
                                                                            terintegrasi sesuai dengan regulasi yang berlaku pada
                                                                            masing-masing perusahaan anak untuk memastikan
                                                                            implementasi tata kelola perusahaan yang baik dalam
                                                                            konglomerasi keuangan.
                                                                      7.1.3 BCA memiliki kebijakan terkait penyertaan modal
                                                                            mencakup akuisisi dan pengambilalihan saham untuk
                                                                            memastikan agar transaksi berjalan secara transparan
                                                                            dan wajar serta melindungi hak-hak pemegang saham.
                                                7.2 Perlakuan Adil terhadap Pemegang Saham

                                Rekomendasi                                                    Implementasi

  7.2.1 Korporasi memiliki aturan dan prosedur yang                   Diterapkan (applied)
        memastikan:                                                   7.2.1 BCA hanya memiliki 1 (satu) seri saham. Semua pemegang
        a) semua pemegang saham dari seri yang sama dalam                   saham memiliki hak suara yang sama dan mendapatkan
           satu kelas saham harus diperlakukan setara,                      perlakuan yang sama dari BCA. BCA juga telah memiliki
        b) pengungkapan aturan dan prosedur tersebut serta                  kebijakan dividen sebagai bagian dari transparansi hak
           pengungkapan struktur modal dan pengaturan yang                  pemegang saham untuk memperoleh bagian dari laba.
           memungkinkan pemegang saham tertentu memeroleh             7.2.2 BCA memiliki kebijakan transaksi dengan pihak berelasi
           pengaruh atau kendali yang tidak proporsional dengan             yang dilakukan sedemikian rupa untuk memastikan bahwa
           kepemilikan sahamnya.                                            transaksi adalah adil dan wajar (arm’s length transaction).
  7.2.2 Korporasi memiliki aturan dan prosedur yang memastikan              Kebijakan ini dituangkan dalam Surat Keputusan Direksi
        transaksi pihak berelasi disetujui dan dilaksanakan                 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
        sedemikian rupa yang dapat meyakinkan bahwa                         Kepentingan.
        benturan kepentingan telah dikelola dengan tepat, dan         7.2.3 BCA telah memiliki kebijakan transaksi orang dalam
        melindungi kepentingan korporasi dan pemegang saham.                (insider trading) untuk mencegah orang dalam/orang
  7.2.3 Korporasi memiliki dan mengungkapkan kebijakan untuk                yang memiliki informasi orang dalam untuk mendapat
        mencegah terjadinya insider trading. Korporasi memiliki             keuntungan dari informasi yang tidak atau belum tersedia
        aturan yang jelas mengenai perdagangan apa pun dalam                di publik.
        saham korporasi yang dilakukan oleh direktur, komisaris,
        dan orang dalam untuk memastikan bahwa siapapun
        tidak boleh mendapatkan keuntungan secara langsung
        atau tidak langsung dari informasi yang tidak/belum
        tersedia di pasar.




448     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 451
                                            7.3 Rapat Umum Pemegang Saham

                       Rekomendasi                                                      Implementasi

7.3.1 Korporasi melakukan panggilan RUPS dengan agenda          Diterapkan (applied)
      dan materi RUPS selengkap dan sedini mungkin (paling      7.3.1 BCA melakukan pemanggilan RUPS 28 (dua puluh
      lambat 28 hari sebelum RUPS) untuk memberikan waktu             delapan hari) sebelum penyelenggaraan RUPST BCA juga
      dan materi yang cukup bagi pemegang saham untuk                 menyampaikan penjelasan untuk masing-masing mata
      mempelajari dengan baik agenda rapat. Undangan rapat            acara yang memerlukan persetujuan pemegang saham
      dan seluruh informasi RUPS diungkapkan melalui sarana           melalui situs web BCA sehingga masyarakat luas mudah
      elektronik seperti melalui situs web korporasi.                 mengakses bahan RUPS.
7.3.2 Korporasi memiliki dan mengungkapkan aturan dan           7.3.2 Aturan dan prosedur RUPS dituangkan dalam Tata Tertib
      prosedur yang memfasilitasi pemegang saham dalam                dan Mekanisme Perhitungan Suara RUPS dan diupload
      berpartisipasi dan memberikan suara secara efektif di           dalam situs web BCA dan dibacakan serta ditayangkan
      RUPS.                                                           pada saat dimulainya RUPS. Pemungutan suara untuk
7.3.3 Pemegang saham berpartisipasi efektif dalam                     masing-masing mata acara RUPS (untuk satu keputusan)
      menetapkan penunjukan anggota Direksi dan Dewan                 dan BCA menunjukan PT Saham Raya Registra dan Notaris
      Komisaris.                                                      Christina Sri Utami, SH, M.Hum, Mkn, untuk melakukan
7.3.4 Korporasi memastikan transparansi dan akuntabilitas             perhitungan suara.
      auditor eksternal di RUPS.                                7.3.3 Pemegang saham turut serta berpartisipasi pada
7.3.5 Penyampaian hasil pemungutan suara dan ringkasan                pemungutan suara dalam mata acara penunjukan anggota
      risalah RUPS secara lengkap diumumkan ke publik pada            Direksi dan Dewan Komisaris.
      hari kerja berikutnya.                                    7.3.4 Penunjukan KAP Terdaftar (termasuk AP Terdaftar yang
                                                                      tergabung dalam KAP Terdaftar) untuk mengaudit/
                                                                      memeriksa laporan BCA dilakukan dalam mata acara
                                                                      tersendiri untuk diputuskan dalam RUPS. Profil KAP dan AP
                                                                      juga dipaparkan dalam pemanggilan RUPS.
                                                                7.3.5 Pokok-pokok keputusan RUPS diumumkan kepada
                                                                      publik di hari yang sama setelah selesainya RUPS melalui
                                                                      situs www.bca.co.id, hasil pemungutan suara dan
                                                                      ringkasan risalah RUPS diumumkan kepada publik melalui
                                                                      situs web BCA dalam 1 (satu) hari kerja setelah RUPST
                                                                      diselenggarakan.



Prinsip 8: Pemangku Kepentingan Lainnya

                        8.1 Keterlibatan Pemangku Kepentingan Kunci (stakeholder engagement)

                       Rekomendasi                                                      Implementasi

8.1.1 Korporasi melalui Sekretaris Korporasi melaksanakan       Diterapkan (applied)
      komunikasi yang regular, transparan dan efektif dengan    8.1.1 Sekretaris Perusahaan menyediakan saluran komunikasi
      pemangku kepentingan kunci serta melibatkan mereka              untuk seluruh pemangku kepentingan BCA. BCA juga
      untuk memahami harapan dan keluhan mereka serta                 selalu terbuka dalam menerima pendapat, masukan, saran
      dampak korporasi terhadap mereka.                               maupun keluhan dari para pemangku kepentingan. Akses
                                                                      atau sarana informasi bagi para pemangku kepentingan
                                                                      dapat dilihat dalam Bab Akses Informasi pada Laporan
                                                                      Tahunan ini.
                                      8.2 Integrasi Keberlanjutan dalam Model Bisnis

                       Rekomendasi                                                      Implementasi

8.2.1 Dewan Komisaris bersama-sama dengan Direksi              Diterapkan (applied)
      bertanggung jawab, akuntabel dan transparan atas         8.2.1 Direksi memastikan bahwa strategi, prioritas dan target
      governansi keberlanjutan, termasuk menetapkan                  keberlanjutan korporasi serta kinerja terhadap target ini
      strategi, prioritas, dan target keberlanjutan korporasi.       dikomunikasikan kepada para pemangku kepentingan.
      Direksi dan Dewan Komisaris memasukkan pertimbangan            Direksi dan Dewan Komisaris BCA senantiasa mengikuti
      keberlanjutan ketika menjalankan perannya, termasuk            dan memahami masalah keberlanjutan yang relevan bagi
      antara lain dalam pengembangan dan implementasi                korporasi.
      strategi korporasi, rencana bisnis, rencana aksi utama,
      dan manajemen risiko.




                                                                        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   449
Page 452
       T a t a   K e l o l a   P e r u s a h a a n




                                                8.3 Perlindungan terhadap Pemangku Kepentingan

                                 Rekomendasi                                                  Implementasi

   8.3.1 Direksi memastikan dan mengungkapkan bahwa operasi            Diterapkan (applied)
         korporasi mencerminkan penerapan standar etika,               8.3.1 BCA memiliki kebijakan tentang tanggung jawab
         tanggung jawab sosial, dan lingkungan yang tinggi di                korporasi kepada nasabah/pelanggan, vendor,
         seluruh korporasi dan memastikan bahwa kebijakan dan                pemegang saham, serta pemangku kepentingan
         prosedur yang tepat diterapkan untuk menghormati                    lainnya termasuk dalam hal tanggung jawab sosial
         serta mematuhi hak-hak pemangku kepentingan.                        dan lingkungan. Uraian terkait implementasi hak-hak
   8.3.2 Direksi mendorong karyawan bekerja untuk kepentingan                pemangku kepentingan dapat dilihat pada Bab Akses
         jangka panjang korporasi dan mengedepankan                          Informasi pada Laporan Tahunan ini.
         keberlanjutan.                                                8.3.2 Dalam rangka mengedepankan keberlanjutan, BCA
                                                                             memiliki kebijakan pemberian insentif jangka panjang
                                                                             berupa insentif jangka panjang berbasis saham kepada
                                                                             pekerja sebagai penghargaan dalam mempertahankan
                                                                             dan meningkatkan kinerja kepada karyawan, yang
                                                                             mendorong penciptaan nilai yang berkelanjutan. BCA
                                                                             menggunakan hasil penilaian kinerja sebagai rekomendasi
                                                                             pertimbangan promosi kenaikan jabatan serta
                                                                             penyesuaian remunerasi, bonus, dan jenjang karier.


6. ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS)
  Penerapan ACGS di BCA disampaikan lebih detail pada situs web BCA https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/
  tata-kelola/acgs.




7. Pernyataan Bad Corporate Governance
  BCA terus berupaya untuk menerapkan peraturan atau ketentuan terkait tata kelola perusahaan. Sepanjang tahun
  2025, BCA tidak melakukan praktik bad corporate governance yang dapat mengganggu penerapan Tata Kelola
  Perusahaan yang Baik sebagaimana ditunjukkan pada tabel di bawah ini:


   No.                                                       Keterangan                                                  Praktik

   1       Adanya laporan sebagai perusahaan yang mencemari lingkungan                                                    Nihil
   2       Perkara penting yang sedang dihadapi oleh perusahaan, entitas anak, anggota Direksi dan/atau                   Nihil
           anggota Dewan Komisaris yang sedang menjabat yang tidak diungkapkan dalam Laporan Tahunan
   3       Tidak terdapat pengungkapan segmen operasi pada perusahaan listed                                              Nihil
   4       Terdapat ketidaksesuaian antara Laporan Tahunan hardcopy dengan Laporan Tahunan softcopy                       Nihil
   5       Ketidaksesuaian penyajian Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan dengan peraturan yang berlaku                   Nihil
           dan SAK




450      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 453
Informasi kegiatan kami terkait tanggung jawab sosial dan
lingkungan (TJSL) disampaikan pada Laporan Keberlanjutan BCA
2025, yang diterbitkan dalam buku terpisah dan dalam waktu yang
bersamaan dengan Laporan Tahunan ini, sejalan dengan arahan
pada SEOJK 16/SEOJK.04/2021. Sebagian informasi ini disesuaikan
dengan panduan ISO26000, termasuk pengungkapan hak asasi
manusia, ketenagakerjaan, praktik usaha yang wajar, lingkungan,
layanan kepada pelanggan, serta pelibatan dan pemberdayaan
masyarakat. Secara umum, informasi dalam Laporan Tahunan ini dan
Laporan Keberlanjutan BCA 2025 saling melengkapi.




                    05




                          Tanggung Jawab
                          Sosial dan
                          Lingkungan
                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   451
Page 454
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris dan Direksi tentang
Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2025 PT Bank Central Asia Tbk

Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank Central Asia Tbk tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi
Laporan Tahunan Perusahaan.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.

Jakarta, Februari 2026

Anggota Dewan Komisaris




Jahja Setiaatmadja
Presiden Komisaris




Tonny Kusnadi            Cyrillus Harinowo                 Raden Pardede                       Sumantri Slamet
Komisaris                Komisaris Independen              Komisaris Independen                Komisaris Independen

Anggota Direksi




Gregory Hendra Lembong                     Armand Wahyudi Hartono                     John Kosasih
Presiden Direktur                          Wakil Presiden Direktur                    Wakil Presiden Direktur




Subur Tan                                  Rudy Susanto                               Lianawaty Suwono
Direktur                                   Direktur                                   Direktur




Santoso                                    Vera Eve Lim                               Haryanto Tiara Budiman
Direktur                                   Direktur                                   Direktur




Frengky Chandra Kusuma                     Antonius Widodo Mulyono                    Hendra Tanumihardja
Direktur                                   Direktur                                   Direktur
Page 455
06




     Laporan
     Keuangan
Page 456
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN

31 DESEMBER 2025 DAN 2024
Page 457

          
Page 458

          
Page 459

          
Page 460

          
Page 461

          
Page 462
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                    Lampiran 1/1

LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                                                     31 Desember
                                                                             Catatan          2025                 2024
ASET
                                                                           2b,2g,4,37,
Kas                                                                          42,49            25.305.031           29.315.878

                                                                          2b,2g,2i,5,37,
Giro pada Bank Indonesia                                                      42,49           47.768.278           36.408.142

Giro pada bank-bank lain - setelah dikurangi cadangan kerugian
  penurunan nilai sebesar Rp 768 pada tanggal 31 Desember 2025            2b,2g,2i,6,37,
  (31 Desember 2024: Rp 638)                                                  42,49            5.331.638            4.097.199

Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain - setelah
  dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai sebesar Rp 2.510            2b,2g,2j,7,37,
  pada tanggal 31 Desember 2025 (31 Desember 2024: Rp 1.712)                  42,49             9.813.541          15.714.884

                                                                          2g,2k,8,37,42,
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi                    49            35.320.959           21.524.617

Tagihan akseptasi - setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan
  nilai sebesar Rp 200.313 pada tanggal 31 Desember 2025                  2g,2l,9,37,42,
  (31 Desember 2024: Rp 440.695)                                                49              9.494.630           9.621.047

Wesel tagih - setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai
 sebesar Rp 5.381 pada tanggal 31 Desember 2025
 (31 Desember 2024: Rp 3.116)                                             2g,10,37,42,49      11.825.095            8.891.769

Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali - setelah dikurangi
  cadangan kerugian penurunan nilai sebesar Rp 936                         2g,2n,11,37,
  pada tanggal 31 Desember 2025 (31 Desember 2024: Rp 1.041)                    42              5.285.513           1.449.562

Kredit yang diberikan - setelah dikurangi cadangan kerugian
  penurunan nilai sebesar Rp 29.752.034 pada tanggal                     2g,2m,2ak,12,37,
  31 Desember 2025 (31 Desember 2024: Rp 32.624.643)                       40,42,45,49       940.481.200        868,686,210

Piutang pembiayaan konsumen - setelah dikurangi cadangan
  kerugian penurunan nilai sebesar Rp 512.511 pada tanggal
  31 Desember 2025 (31 Desember 2024: Rp 363.284)                         2g,2o,13,37,42       8.953.987            9.435.564

Piutang sewa pembiayaan - setelah dikurangi cadangan kerugian
  penurunan nilai sebesar Rp 2.327 pada tanggal 31 Desember 2025
  (31 Desember 2024: Rp 513)                                               2g,2p,37,42               8.005             51.042

Aset dari transaksi syariah - setelah dikurangi cadangan kerugian
  penurunan nilai sebesar Rp 492.699 pada tanggal 31 Desember 2025
  (31 Desember 2024: Rp 510.590)                                              2g,2q           12.698.160           10.206.637

Efek-efek untuk tujuan investasi - setelah dikurangi cadangan kerugian
  penurunan nilai sebesar Rp 625.742 pada tanggal                         2g,2r,14,37,42,
  31 Desember 2025 (31 Desember 2024: Rp 552.566)                               49           409.421.000        371.151.957

Biaya dibayar dimuka                                                            15             1.713.699             969.926

Pajak dibayar dimuka                                                           20a                77.001            1.562.175

Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar
  Rp 11.880.570 pada tanggal 31 Desember 2025
  (31 Desember 2024: Rp 9.899.706)                                           2h,2s,16         28.473.684           28.250.624

Aset takberwujud - setelah dikurangi akumulasi amortisasi sebesar
  Rp 1.123.847 pada tanggal 31 Desember 2025
  (31 Desember 2024: Rp 917.036)                                             2e,2u,17           1.778.772           1.805.639

Aset pajak tangguhan - bersih                                                2ah,20h            5.852.206           5.495.208

Aset lain-lain - setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai
  sebesar Rp 1.978 pada tanggal 31 Desember 2025                           2g,2h,2t,2ak
  (31 Desember 2024: Rp 23.194)                                          2am,18,42,45,49      27.226.137           24.663.248

JUMLAH ASET                                                                                 1.586.828.536      1.449.301.328




   Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
                                       konsolidasian secara keseluruhan.




460       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 463
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                  Lampiran 1/2

LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                                                    31 Desember
                                                                          Catatan            2025                 2024
LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER, DAN EKUITAS
LIABILITAS
                                                                        2g,2v,2ak,
Simpanan dari nasabah                                                 19,37,42,45,49      1.233.799.081      1.120.613.667
Dana simpanan syariah                                                    2g,2w,42             4.727.157            3.511.679
Simpanan dari bank-bank lain                                         2g,2v,19,37, 42,49       3.966.077            3.656.298
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi   2g,2k,8,37,42,49            97.406             257.613
Utang akseptasi                                                       2g,2l,9,37,42,49        4.733.862            4.651.955

                                                                      2g,2n,11,14,37,
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali                        42,46,49                      -           1.330.996
Utang pajak                                                               2ah,20b             2.943.190             626.355
Pinjaman yang diterima                                               2g,21,37,42,46,49        2.047.436            2.242.516
                                                                       2g,2ab,2am,
Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi                               22,42,49             2.866.909            2.975.187
Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain               2g,2ab,23,42,49        29.268.935           27.515.449
Liabilitas imbalan pasca-kerja                                            2ag,38              9.993.233            9.097.709
Obligasi subordinasi                                                 2g,2z,24,37,42,46           65.000             500.000

JUMLAH LIABILITAS                                                                         1.294.508.286      1.176.979.424

DANA SYIRKAH TEMPORER                                                       2x               10.632.695            9.486.817
EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Modal saham - nilai nominal Rp 12,50 (nilai penuh) per lembar
  saham
  Modal dasar: 440.000.000.000 lembar saham
  Modal ditempatkan dan disetor penuh:
    123.275.050.000 lembar saham                                           1b,25              1.540.938            1.540.938
Tambahan modal disetor                                                 1b,2e,2ad,26           5.492.318            5.548.977
Modal saham diperoleh kembali:
  262.016.800 lembar saham, harga perolehan                              1b,2al,25           (2.152.514)                     -
Surplus revaluasi aset tetap                                               2s,16             11.378.973           11.138.896
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam valuta asing           2f                        -            457.789
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas aset keuangan
  yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif
  lain - bersih                                                          2g,2r,7,14           2.108.873             273.214
Saldo laba
  Telah ditentukan penggunaannya                                            36                4.268.903         3.720.540
  Belum ditentukan penggunaannya                                            2ag             258.920.057       239.958.882
Komponen ekuitas lainnya                                                    2e                  (91.070)                 1.385

Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik
  entitas induk                                                                             281.466.478       262.640.621
Kepentingan non-pengendali                                               1c,2e,44               221.077             194.466

JUMLAH EKUITAS                                                                              281.687.555       262.835.087

JUMLAH LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN EKUITAS                                      1.586.828.536      1.449.301.328




   Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
                                       konsolidasian secara keseluruhan.




                                                                     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk        461
Page 464
 PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                  Lampiran 2/1

 LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
 UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                              Catatan        2025               2024*)
 PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
 Pendapatan bunga dan syariah                                              2ad,2aj,28,45
   Pendapatan bunga                                                                          97.964.378         93.991.349
   Pendapatan syariah                                                                           948.274            805.105

 Jumlah pendapatan bunga dan syariah                                                         98.912.652         94.796.454

 Beban bunga dan syariah                                                   2ad,2aj,29,45
   Beban bunga                                                                               (12.841.842)       (12.137.180)
   Beban syariah                                                                                (522.653)          (395.110)

 Jumlah beban bunga dan syariah                                                              (13.364.495)       (12.532.290)

 PENDAPATAN BUNGA DAN SYARIAH - BERSIH                                                       85.548.157         82.264.164

 Pendapatan asuransi                                                           2am             2.003.240         3.110.733
 Beban asuransi                                                                2am            (1.858.302)       (1.753.761)

 PENDAPATAN ASURANSI - BERSIH                                                                   144.938          1.356.972

 PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA
   Pendapatan provisi dan komisi - bersih                                     2ae,30         19.660.107         17.979.919
   Pendapatan transaksi yang diukur pada nilai wajar melalui
     laba rugi - bersih                                                        2af,31         4.007.144          2.854.529
   Lain-lain                                                                                  2.645.980          2.097.196

 Jumlah pendapatan operasional lainnya                                                       26.313.231         22.931.644

 Beban penyisihan kerugian penurunan nilai aset                                2g,32          (4.011.047)        (2.034.453)

 BEBAN OPERASIONAL LAINNYA
   Beban karyawan                                                         2ag,2aj,33,38,45   (17.780.770)       (17.444.242)
   Beban umum dan administrasi                                              2aj,16,34,45     (16.780.115)       (16.874.142)
   Lain-lain                                                                                  (2.173.518)        (1.982.093)
 Jumlah beban operasional lainnya                                                            (36.734.403)       (36.300.477)

 LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                                              71.260.876         68.217.850

 BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                                      2ah,20c        (13.697.783)       (13.366.576)

 LABA BERSIH                                                                                 57.563.093         54.851.274

 PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:

 Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
   Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti                                2ag,38           (804.399)             71.872
   Pajak penghasilan atas pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti          2ah              152.651             (13.514)

                                                                                               (651.748)            58.358
   Surplus revaluasi aset tetap                                                2s,16            252.056            238.886


                                                                                               (399.692)           297.244

 Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
   Keuntungan/(kerugian) yang belum direalisasi atas aset keuangan
     yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain       2j,2r,14        2.273.789           (824.292)
   Pajak penghasilan                                                            2ah            (426.944)           146.807
                                                                                              1.846.845           (677.485)
   Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam valuta asing            2f                   -             35.287
   Lain-lain                                                                                   (101.189)                 -

                                                                                              1.745.656           (642.198)

 PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN,
   SETELAH PAJAK PENGHASILAN                                                                  1.345.964           (344.954)

 JUMLAH LABA KOMPREHENSIF (Dipindahkan)                                                      58.909.057         54.506.320


 *) Direklasifikasi, lihat Catatan 48



    Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
                                        konsolidasian secara keseluruhan.




462      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 465
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                       Lampiran 2/2

LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                 Catatan           2025              2024

JUMLAH LABA KOMPREHENSIF (Pindahan)                                                58.909.057        54.506.320

LABA BERSIH YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN
  KEPADA:
  Pemilik entitas induk                                                            57.537.287        54.836.305
  Kepentingan non-pengendali                                      2e,44                25.806            14.969

                                                                                   57.563.093        54.851.274

LABA KOMPREHENSIF YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN
  KEPADA:
  Pemilik entitas induk                                                            58.882.446        54.493.191
  Kepentingan non-pengendali                                      2e,44                26.611            13.129

                                                                                   58.909.057        54.506.320

LABA BERSIH PER SAHAM DASAR DAN DILUSIAN
  YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK
  ENTITAS INDUK (nilai penuh)                                    2ac,35                   467               445




  Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
                                      konsolidasian secara keseluruhan.




                                                              Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk     463
Page 466
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                                                                                                                              Lampiran 3/1
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                                                                                               2025
                                                                                                                     Atribusi kepada pemilik entitas induk
                                                                                                                                         Keuntungan
                                                                                                                                          (Kerugian)
                                                                                                                                         yang belum
                                                                                                                                          direalisasi
                                                                                                                                           atas aset
                                                                                                                                           keuangan
                                                                                                                     Selisih kurs        yang diukur
                                                                                                                         karena            pada nilai
                                                                                                                      penjabaran        wajar melalui                                                            Jumlah
                                                     Modal                                                              laporan          penghasilan                                                             ekuitas
                                                  ditempatkan       Tambahan       Modal saham       Surplus           keuangan         komprehensif                     Saldo laba               Komponen       pemilik        Kepentingan
                                                  dan disetor         modal         diperoleh       revaluasi        dalam valuta            lain -         Telah ditentukan Belum ditentukan      ekuitas       entitas           non-           Jumlah
                                     Catatan         penuh           disetor         kembali        aset tetap           asing              bersih          penggunaannya      penggunaannya       lainnya        induk         pengendali        ekuitas
Saldo per 31 Desember 2024                            1.540.938       5.548.977                -      11.138.896            457.789           273.214             3.720.540       239.958.882          1.385     262.640.621         194.466      262.835.087
Laba tahun berjalan                                             -              -               -                 -                  -                   -                 -        57.537.287                -    57.537.287          25.806       57.563.093
Surplus revaluasi aset tetap           2s,16                    -              -               -        240.077                     -                   -                 -            11.979                -      252.056                   -      252.056
Keuntungan (kerugian) yang belum
  direalisasi atas aset keuangan
  yang diukur pada nilai
  wajar melalui penghasilan
  komprehensif lain - bersih          2j,2r,14                  -              -               -                 -                  -       1.835.659                     -                  -               -     1.835.659          11.186        1.846.845
Pengukuran kembali liabilitas
  imbalan pasti - bersih             2ag,2ah,38                 -              -               -                 -                  -                   -                 -          (651.486)               -      (651.486)           (262)        (651.748)
Komponen ekuitas lainnya                                        -              -               -                 -                  -                   -                 -                  -       (91.070)        (91.070)        (10.119)        (101.189)




                                                                                                                                                                                                                                                                 Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Jumlah laba komprehensif
   tahun berjalan                                               -              -               -        240.077                     -       1.835.659                     -        56.897.780        (91.070)     58.882.446          26.611       58.909.057
Selisih transaksi kombinasi bisnis
   entitas sepengendali                2g,26                    -       (56.659)               -                 -                  -                   -                 -                  -               -       (56.659)                 -       (56.659)
Cadangan umum                           36                      -              -               -                 -                  -                   -           548.363          (548.363)               -             -                  -             -
Dividen kas                             36                      -              -               -                 -                  -                   -                 -        (37.595.047)              -   (37.595.047)                 -   (37.595.047)
Modal saham diperoleh kembali,
  harga perolehan                    1b,2al,25                  -              -      (2.152.514)                -                  -                   -                 -                  -               -    (2.152.514)                 -    (2.152.514)
Perubahan atas pelepasan
   Entitas Anak                                                 -              -               -                 -         (457.789)                    -                 -           206.805         (1.385)       (252.369)                 -      (252.369)
Saldo per 31 Desember 2025                           1.540.938        5.492.318       (2.152.514)    11.378.973                     -       2.108.873             4.268.903       258.920.057        (91.070)    281.466.478         221.077      281.687.555
                         Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.




                                                                                                                                                                                                                                                                 464
Page 467
                                                  PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                                                                                                           Lampiran 3/2

                                                  LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
                                                  UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                                  (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                                                                                                                                          2024
                                                                                                                                                               Atribusi kepada pemilik entitas induk
                                                                                                                                                                       Keuntungan
                                                                                                                                                                        (Kerugian)
                                                                                                                                                                       yang belum
                                                                                                                                                                        direalisasi
                                                                                                                                                                         atas aset
                                                                                                                                                                        keuangan
                                                                                                                                                     Selisih kurs      yang diukur
                                                                                                                                                         karena          pada nilai
                                                                                                                                                      penjabaran      wajar melalui                                                            Jumlah
                                                                                                       Modal                                            laporan        penghasilan                                                             ekuitas
                                                                                                   ditempatkan       Tambahan        Surplus           keuangan       komprehensif                   Saldo laba                 Komponen       pemilik        Kepentingan
                                                                                                   dan disetor         modal        revaluasi        dalam valuta          lain -      Telah ditentukan     Belum ditentukan     ekuitas       entitas           non-         Jumlah
                                                                                       Catatan        penuh           disetor       aset tetap           asing            bersih       penggunaannya         penggunaannya       lainnya        induk         pengendali      ekuitas

                                                  Saldo per 31 Desember 2023                           1.540.938       5.548.977     10.936.462            422.502         948.627            3.234.149          219.723.216         1.385     242.356.256         181.337    242.537.593

                                                  Laba tahun berjalan                                            -              -                -               -               -                    -           54.836.305               -    54.836.305          14.969     54.851.274

                                                  Surplus revaluasi aset tetap          2s,16                    -              -       202.434                  -               -                    -               36.452               -      238.886                -       238.886

                                                  Selisih kurs karena penjabaran
                                                     laporan keuangan dalam
                                                     valuta asing                         2f                     -              -                -          35.287               -                    -                    -               -       35.287                -        35.287

                                                  Keuntungan (kerugian) yang belum
                                                    direalisasi atas asset keuangan
                                                    yang diukur pada nilai
                                                    wajar melalui penghasilan
                                                    komprehensif lain - bersih        2j,2r,7,14                 -              -                -               -        (675.413)                   -                    -               -      (675.413)         (2.072)      (677.485)

                                                  Pengukuran kembali liabilitas
                                                    imbalan pasti - bersih            2ag,2ah,38                 -              -                -               -               -                    -               58.126               -       58.126             232         58.358

                                                  Jumlah laba komprehensif
                                                    tahun berjalan                                               -              -       202.434             35.287        (675.413)                   -           54.930.883               -    54.493.191          13.129     54.506.320

                                                  Cadangan umum                          36                      -              -                -               -               -              486.391             (486.391)              -             -               -              -

                                                  Dividen kas                            36                      -              -                -               -               -                    -          (34.208.826)              -   (34.208.826)              -    (34.208.826)

                                                  Saldo per 31 Desember 2024                           1.540.938       5.548.977     11.138.896            457.789         273.214            3.720.540          239.958.882         1.385     262.640.621         194.466    262.835.087




Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
                                                                         Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.




465
Page 468
      PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                          Lampiran 4/1

      LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
      UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
      (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                               Catatan    2025                2024

      ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

      Penerimaan pendapatan bunga dan syariah, asuransi, provisi, dan komisi             116.653.110        110.947.606
      Pendapatan operasional lainnya                                                       3.155.605          6.141.705
      Pembayaran beban bunga dan syariah, asuransi, provisi, dan komisi                  (13.394.155)       (12.578.014)
      Pembayaran imbalan pasca-kerja                                             38       (1.552.406)        (1.165.422)
      Beban operasional lainnya                                                          (33.351.462)       (33.961.074)
      Pembayaran tantiem Dewan Komisaris dan Direksi                             36         (887.700)          (765.000)
      Kenaikan (penurunan) lainnya yang mempengaruhi kas:
        Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain yang
          jatuh tempo lebih dari 3 (tiga) bulan sejak tanggal perolehan                     (599.435)            696.624
        Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi                     (11.008.328)         (5.384.422)
        Tagihan akseptasi                                                                    366.799           4.880.997
        Wesel tagih                                                                       (2.929.891)          1.718.437
        Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali                                 (3.835.846)         91.646.548
        Kredit yang diberikan                                                            (75.158.559)       (111.218.318)
        Piutang pembiayaan konsumen                                                         (163.508)         (1.075.617)
        Piutang sewa pembiayaan - bersih                                                      41.223              88.851
        Aset dari transaksi syariah                                                       (2.502.671)         (1.696.820)
        Aset lain-lain                                                                      (368.424)           (138.657)
        Simpanan dari nasabah                                                            110.410.053          26.690.842
        Dana simpanan syariah                                                              1.215.478             309.709
        Simpanan dari bank-bank lain                                                         255.355          (6.480.950)
        Utang akseptasi                                                                       81.907          (2.049.301)
        Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain                            2.448.145          (2.098.166)
        Dana syirkah temporer                                                              1.145.878           1.592.945

      Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas
        operasi sebelum pembayaran pajak penghasilan                                       90.021.168         66.102.503
      Pembayaran pajak penghasilan                                                        (12.512.383)       (12.282.274)

      Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi                  77.508.785         53.820.229

      ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI

      Pembelian efek-efek untuk tujuan investasi                                         (225.667.316)      (216.097.218)
      Penjualan efek-efek untuk tujuan investasi                                                    -            770.959
      Penerimaan dari efek-efek tujuan investasi yang jatuh tempo
        selama tahun berjalan                                                            194.313.921        160.506.459
      Penerimaan dividen kas dari efek-efek untuk tujuan investasi                           107.764             38.095
      Perolehan aset tetap                                                                (1.914.929)        (3.565.731)
      Perolehan aset hak guna                                                               (536.281)          (607.448)
      Hasil penjualan aset tetap                                                 16            5.915              6.378

      Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas investasi                (33.690.926)       (58.948.506)




         Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
                                             konsolidasian secara keseluruhan.




466     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 469
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                             Lampiran 4/2

LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                     Catatan           2025                2024

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN

Pembayaran efek-efek utang yang diterbitkan                            24                 (435.000)                 -
Penerimaan pinjaman yang diterima                                      46               60.800.000         73.287.728
Pembayaran pinjaman yang diterima                                      46              (60.995.080)       (72.680.017)
Pembayaran dividen kas                                                 36              (37.595.047)       (34.208.826)
Saham yang diperoleh kembali                                           25               (2.152.514)                 -
Penerimaan efek-efek yang dijual dengan janji
  dibeli kembali                                                       46                        -           559.231
Pembayaran efek-efek yang dijual dengan janji
  dibeli kembali                                                       46               (1.330.996)         (286.805)

Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas
  pendanaan                                                                            (41.708.637)       (33.328.689)

KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS                                          2.109.222        (38.456.966)
KAS DAN SETARA KAS, AWAL TAHUN                                                         85.482.530        124.395.987
PENGARUH FLUKTUASI KURS VALUTA ASING PADA
  KAS DAN SETARA KAS                                                                       (42.424)         (456.491)

KAS DAN SETARA KAS, AKHIR TAHUN                                                        87.549.328         85.482.530

Kas dan setara kas terdiri dari:
Kas                                                                    4               25.305.031         29.315.878
Giro pada Bank Indonesia                                               5               47.768.278         36.408.142
Giro pada bank-bank lain                                               6                5.332.406          4.097.837
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain yang jatuh tempo
  dalam waktu 3 (tiga) bulan atau kurang sejak tanggal perolehan       7                 9.143.613        15.660.673

Jumlah kas dan setara kas                                                              87.549.328         85.482.530




  Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
                                      konsolidasian secara keseluruhan.




                                                                       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   467
Page 470
  PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                  Lampiran 5/1

  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
  31 DESEMBER 2025 DAN 2024
  (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


  1.      UMUM

           a. Pendirian dan informasi umum Bank

               PT Bank Central Asia Tbk (“Bank”) didirikan di negara Republik Indonesia berdasarkan Akta
               Pendirian No. 38 tanggal 10 Agustus 1955, dibuat di hadapan Raden Mas Soeprapto, Wakil
               Notaris di Semarang dengan nama “N.V. Perseroan Dagang dan Industrie Semarang Knitting
               Factory”. Akta ini memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman berdasarkan penetapan
               No. J.A.5/89/19 tanggal 10 Oktober 1955 dan diumumkan dalam Berita Negara No. 62 tanggal
               3 Agustus 1956, Tambahan No. 595. Sejak pendiriannya, nama Bank telah diubah beberapa
               kali, dan perubahan nama menjadi PT Bank Central Asia berdasarkan Akta perubahan
               anggaran dasar No.144 tanggal 21 Mei 1974, dibuat di hadapan Wargio Suhardjo, S.H.,
               pengganti Notaris Ridwan Suselo, Notaris di Jakarta. Nama Bank kemudian diubah menjadi
               PT Bank Central Asia Tbk sehubungan dengan perubahan status Perseroan dari sebelumnya
               perseroan tertutup menjadi perusahaan terbuka sebagaimana tercantum dalam Akta
               Perubahan Anggaran Dasar No. 62 tanggal 29 Desember 1999, dibuat di hadapan Notaris
               Hendra Karyadi, S.H., yang telah disetujui oleh Menteri Kehakiman dengan keputusan No. C-
               21020 HT.01.04.TH.99 tanggal 31 Desember 1999 dan diumumkan dalam Berita Negara No.
               30 tanggal 14 April 2000, Tambahan No. 1871.

               Anggaran Dasar Bank telah disesuaikan dengan Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tentang
               Perseroan Terbatas dan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
               Nomor IX.J.1 tentang Pokok-Pokok Anggaran Dasar Perseroan Yang Melakukan Penawaran
               Umum Efek Bersifat Ekuitas dan Perusahaan Publik, Lampiran Keputusan Ketua Badan
               Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Nomor Kep-179/BL/2008 tertanggal 14 Mei
               2008 sebagaimana tercantum dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No 19, tanggal 15
               Januari 2009, dibuat di hadapan Doktor Irawan Soerodjo, S.H., M.Si., Notaris di Jakarta, yang
               telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
               Indonesia    sebagaimana      ternyata    dalam    Surat    Keputusannya         No.    AHU-
               12512.AH.01.02.Tahun 2009, tanggal 14 April 2009.

               Perubahan dan pernyataan kembali seluruh anggaran dasar Bank sebagaimana tercantum
               dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 145, tanggal 24 Agustus 2020, dibuat di
               hadapan Notaris Christina Dwi Utami S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi
               Jakarta Barat yang pemberitahuan perubahan anggaran dasarnya telah diterima dan dicatat
               di   dalam     Sistem    Administrasi     Badan    Hukum,     Kementerian   Hukum    dan
               Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dalam suratnya
               No. AHU-AH.01.03-0383825 tanggal 8 September 2020, dan perubahan terakhir anggaran
               dasar Bank sebagaimana tercantum dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 218,
               tanggal 27 September 2021, dibuat di hadapan Christina Dwi Utami S.H., M.Hum., M.Kn.,
               Notaris di Kota Administrasi Jakarta Barat, yang pemberitahuan perubahan anggaran
               dasarnya telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum, Kementerian
               Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dalam suratnya
               No. AHU-AH.01.03-0453543 tanggal 27 September 2021.

               Sesuai dengan Pasal 3 dari anggaran dasar Bank, maksud dan tujuan Bank ialah berusaha
               sebagai suatu bank umum. Bank bergerak di bidang perbankan dan jasa keuangan lainnya
               sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia. Bank memperoleh izin untuk melakukan
               usaha sebagai bank umum berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan
               No. 42855/U.M.II tanggal 14 Maret 1957. Bank memperoleh izin untuk melakukan kegiatan
               usaha devisa berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia No. 9/110/Kep/Dir/UD
               tanggal 28 Maret 1977.




468    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 471
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                Lampiran 5/2

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1.    UMUM (lanjutan)

      a. Pendirian dan informasi umum Bank (lanjutan)

         Bank berkedudukan di Jakarta Pusat dengan kantor pusat di Jalan M.H. Thamrin No. 1. Pada
         tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank memiliki sejumlah cabang dan kantor perwakilan
         sebagai berikut:

                                                                      2025                   2024

         Cabang dalam negeri*)                                               1.270                  1.264
         Kantor perwakilan luar negeri                                           1                      2
                                                                             1.271                  1.266
         *) termasuk KCP Kas


         Cabang-cabang dalam negeri berlokasi di berbagai pusat bisnis utama yang tersebar di
         seluruh Indonesia. Pada tanggal 31 Desember 2025, kantor perwakilan luar negeri berlokasi
         di Singapura (pada tanggal 31 Desember 2024, berlokasi di Hong Kong dan Singapura).

         Entitas induk langsung Bank adalah PT Dwimuria Investama Andalan, yang didirikan di
         Indonesia, yang merupakan pemegang 54,94% saham Bank pada tanggal 31 Desember 2025
         dan 2024. Pemegang Saham Pengendali Terakhir (“PSPT”) Bank adalah Sdr. Robert Budi
         Hartono dan Sdr. Bambang Hartono.

      b. Aksi Korporasi

         Berikut adalah aksi korporasi yang telah dilakukan oleh Bank:

         Aksi Korporasi                                                                    Tahun
         Penawaran Umum Perdana sebanyak 662.400.000 lembar saham,                          2000
         dengan jumlah nilai nominal Rp 331.200 (harga penawaran Rp 1.400
         (nilai penuh) per lembar saham) yang pemberitahuan efektif pernyataan
         pendaftarannya sebagaimana tercantum dalam Surat dari Badan
         Pengawas Pasar Modal No. S-1037/PM/2000 tanggal 11 Mei 2000*.
         Pemecahan nilai nominal saham Bank (stock split) dari Rp 500 (nilai                2001
         penuh) per saham dipecah menjadi 2 (dua) saham dengan nilai nominal
         Rp 250 (nilai penuh) per lembar, serta persetujuan Rapat Umum
         Pemegang Saham atas rencana penambahan modal disetor melalui
         management stock option plan dengan jumlah tidak melebihi
         Rp 73.599.650.000.
         Penawaran Umum Kedua sebanyak 588.800.000 lembar saham dengan                      2001
         jumlah nilai nominal Rp 147.200 (harga penawaran Rp 900 (nilai penuh)
         per lembar saham) yang pemberitahuan efektif pernyataan
         pendaftarannya sebagaimana tercantum dalam Surat dari Badan
         Pengawas Pasar Modal No. S-1611/PM/2001 tanggal 29 Juni 2001*.
         Pemecahan nilai nominal saham Bank (stock split) dari Rp 250 (nilai                2004
         penuh) per saham dipecah menjadi 2 (dua) saham Bank dengan nilai
         nominal Rp 125 (nilai penuh) per saham.
         Pembelian kembali saham Tahap I sebanyak 45.493.000 lembar (nominal                2006
         Rp 125 (nilai penuh) per lembar saham) dengan total harga perolehan
         sebesar Rp 190.996. dengan rata-rata harga pembelian Rp 4.198,-
         (nilai penuh) per lembar saham.




                                                             Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   469
Page 472
      PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                 Lampiran 5/3

      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
      31 DESEMBER 2025 DAN 2024
      (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


      1.      UMUM (lanjutan)

              b. Aksi Korporasi (lanjutan)

                   Berikut adalah aksi korporasi yang telah dilakukan oleh Bank: (lanjutan)

                   Aksi Korporasi                                                                Tahun
                   Pemecahan nilai nominal saham Bank (stock split) dari Rp 125 (nilai            2007
                   penuh) per saham dipecah menjadi 2 (dua) saham Bank dengan nilai
                   nominal Rp 62,50 (nilai penuh) per saham.
                   Pembelian kembali saham Tahap II sebanyak 198.781.000 lembar                   2008
                   (nominal Rp 62,5 (nilai penuh) per lembar saham) dengan total harga
                   perolehan sebesar Rp 617.589 dengan rata-rata harga pembelian
                   Rp 3.106,88 (nilai penuh) per lembar saham.
                   Penjualan saham hasil pembelian kembali sebanyak 90.986.000 lembar             2012
                   saham pada harga Rp 7.700 (nilai penuh) per lembar saham dengan nilai
                   total penjualan bersih sebesar Rp 691.492. Selisih antara harga perolehan
                   kembali dan harga jual kembali saham tresuri sebesar Rp 500.496 dicatat
                   sebagai “selisih modal dari transaksi saham tresuri”, yang merupakan
                   bagian dari tambahan modal disetor (Catatan 26).
                   Penjualan saham hasil pembelian kembali sebanyak 198.781.000 lembar            2013
                   saham pada harga Rp 9.900 (nilai penuh) per lembar saham dengan nilai
                   total penjualan bersih sebesar Rp 1.932.528. Selisih antara harga
                   perolehan kembali dan harga jual kembali saham tresuri sebesar
                   Rp 1.314.939 dicatat sebagai “selisih modal dari transaksi saham tresuri”,
                   yang merupakan bagian dari tambahan modal disetor (Catatan 26).
                   Penawaran Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Central Asia Tahap         2018
                   I 2018 pada nilai nominal dengan bunga obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga)
                   bulan yang pemberitahuan efektif pernyataan pendaftarannya
                   sebagaimana tercantum dalam Surat dari Bursa Efek Indonesia
                   No. S-03825/BEI.PP2/07-2018 tanggal 3 Juli 2018.
                   Pemecahan saham Bank (stock split) dari Rp 62,50 (nilai penuh) per             2021
                   saham dipecah menjadi 5 (lima) saham Bank masing-masing dengan nilai
                   nominal Rp 12,50 (nilai penuh) per saham.
                   Pembelian kembali saham periode 26 Maret 2025 sampai dengan                    2025
                   24 Juni 2025 sebanyak 28.317.500 lembar (nominal Rp 12,5 (nilai penuh)
                   per lembar saham) dengan total harga perolehan sebesar Rp 249.992
                   dengan rata-rata harga pembelian Rp 8.828,19 (nilai penuh) per lembar
                   saham.
                   Pembelian kembali saham periode 22 Oktober 2025 sampai dengan                  2025
                   19 Januari 2026 sebanyak 233.699.300 lembar (nominal Rp 12,5 (nilai
                   penuh) per lembar saham) dengan total harga perolehan sebesar Rp
                   1.902.462 dengan rata-rata harga pembelian Rp 8.140,64 (nilai penuh) per
                   lembar saham. Dengan demikian total rata-rata harga pembelian periode
                   26 Maret 2025 sampai dengan 24 Juni 2025 dan periode 22 Oktober 2025
                   sampai dengan 19 Januari 2026 adalah sebesar Rp 8.214,95 (nilai penuh)
                   per lembar saham.

                   *catatan: Penawaran umum tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek
                             Surabaya (kedua bursa ini telah digabung dan sekarang bernama Bursa Efek
                             Indonesia).




470   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 473
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                       Lampiran 5/4

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1.    UMUM (lanjutan)

      c. Entitas Anak

         Entitas Anak yang dimiliki secara langsung dan tidak langsung oleh Bank pada tanggal
         31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                Dimulainya                                              Persentase                  Jumlah
                                 kegiatan                               Tempat       kepemilikan efektif             aset
           Nama perusahaan       komersial       Bidang usaha          kedudukan       2025       2024       2025            2024
          PT BCA Finance          1981       Pembiayaan investasi,    Jakarta             100%     100%    10.371.197    10.994.614
                                               pembiayaan modal
                                               kerja, pembiayaan
                                               multiguna, sewa
                                               operasi, kegiatan
                                               pembiayaan lain
                                               berdasarkan
                                               persetujuan instansi
                                               yang berwenang

          BCA Finance Limited     1975       Money lending dan        Hong Kong                -   100%              -       413.805
                                               remittance

          PT Bank BCA             1992       Perbankan syariah        Jakarta             100%     100%    19.207.364    16.641.459
             Syariah

          PT BCA Sekuritas        1992       Perantara perdagangan Jakarta                 90%       90%    2.518.673     1.431.658
                                                efek dan penjamin
                                                emisi efek

          PT Asuransi Umum        1989       Asuransi umum atau       Jakarta             100%     100%     3.454.384     3.355.033
             BCA                               kerugian

          PT Asuransi Jiwa        2014       Asuransi jiwa            Jakarta              90%       90%    4.676.146     3.339.665
             BCA

          PT Central Capital      2017       Modal ventura            Jakarta             100%     100%      468.985         496.706
             Ventura

          PT Bank Digital BCA     1965       Perbankan                Jakarta             100%     100%    18.923.844    16.054.445



         PT BCA Finance

         PT BCA Finance melakukan penggabungan usaha dengan PT BCA Multi Finance yang
         berkedudukan di Jakarta. Keputusan penggabungan usaha ini dituangkan dalam Akta No. 135
         tanggal 15 Agustus 2024 yang dibuat di hadapan Notaris Christina Dwi Utami S.H., M.Hum.,
         M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Barat, dan telah mendapat persetujuan dari
         Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusan No. AHU-
         AH.01.09-0246700 pada tanggal 1 September 2024. PT BCA Finance bertindak sebagai
         perusahaan penerima penggabungan.

         BCA Finance Limited

         Pada tanggal 31 Desember 2025, BCA Finance Limited telah menghentikan kegiatan
         operasional. Pada tanggal 3 Januari 2026, BCA Finance Limited telah efektif dilikuidasi sesuai
         dengan publikasi yang tercantum dalam situs web resmi Hong Kong Company Registry
         (www.e-services.cr.gov.hk). Pelaksanaan likuidasi dijalankan oleh tim likuidator yang ditunjuk
         oleh PT Bank Central Asia Tbk di Hong Kong dan dilaksanakan berdasarkan ketentuan
         peraturan perundang-undangan yang berlaku di Hong Kong.




                                                                                   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk     471
Page 474
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                      Lampiran 5/5

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          1.       UMUM (lanjutan)

                   d. Dewan Komisaris dan Direksi

                        Susunan pengurus Bank adalah sebagai berikut:

                                                                        2025                     2024
                        Dewan Komisaris

                        Presiden Komisaris              :    Jahja Setiaatmadja        Djohan Emir Setijoso
                        Komisaris                       :    Tonny Kusnadi             Tonny Kusnadi
                        Komisaris Independen            :    Cyrillus Harinowo         Cyrillus Harinowo
                        Komisaris Independen            :    Raden Pardede             Raden Pardede
                        Komisaris Independen            :    Sumantri Slamet           Sumantri Slamet

                        Direksi

                        Presiden Direktur               :    Gregory Hendra Lembong    Jahja Setiaatmadja
                        Wakil Presiden Direktur         :    Armand Wahyudi Hartono    Armand Wahyudi Hartono
                        Wakil Presiden Direktur         :    John Kosasih              Gregory Hendra Lembong
                        Direktur                        :    Tan Ho Hien / Subur Tan   Tan Ho Hien/Subur Tan
                        Direktur                        :    Rudy Susanto              Rudy Susanto
                        Direktur (yang juga
                          merupakan Direktur
                          yang membawahkan fungsi
                          Kepatuhan)                    :    Lianawaty Suwono          Lianawaty Suwono
                        Direktur                        :    Santoso                   Santoso
                        Direktur                        :    Vera Eve Lim              Vera Eve Lim
                        Direktur                        :    Haryanto Tiara Budiman    Haryanto Tiara Budiman
                        Direktur                        :    Frengky Chandra Kusuma    Frengky Chandra Kusuma
                        Direktur                        :    Antonius Widodo Mulyono   John Kosasih
                        Direktur                        :    Hendra Tanumihardja       Antonius Widodo Mulyono


                    e. Komite Audit

                        Komite Audit Bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 terdiri dari:

                        Ketua                               : Sumantri Slamet
                        Anggota                             : Rallyati A. Wibowo
                        Anggota                             : Fanny Sagitadewi

                   f.   Divisi Audit Internal dan Corporate Secretary

                         Kepala Divisi Audit Internal Bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah Leo
                         Ariston.

                         Corporate Secretary Bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah I Ketut Alam
                         Wangsawijaya dan Raymon Yonarto.

                   g. Jumlah karyawan

                         Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank dan Entitas Anak mempunyai 27.937 dan
                         27.844 karyawan tetap.

                         Personel manajemen kunci Bank mencakup anggota Dewan Komisaris dan Direksi.




472   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 475
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                  Lampiran 5/6

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1.    UMUM (lanjutan)

      h. Penyelesaian laporan keuangan konsolidasian

         Manajemen Bank bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini,
         yang disetujui untuk diterbitkan pada tanggal 26 Januari 2026.


2.    INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

      Kebijakan-kebijakan akuntansi material yang diterapkan oleh Bank dan Entitas Anak (“Grup”)
      dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian diterapkan secara konsisten, dalam
      penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun berakhir 31 Desember 2025 adalah
      sebagai berikut:

      a. Pernyataan kepatuhan

         Laporan keuangan konsolidasian Grup telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar
         Akuntansi Keuangan di Indonesia yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
         ("PSAK") dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan ("ISAK") yang dikeluarkan oleh Dewan
         Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan Bapepam-LK No. KEP-
         347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 yaitu Peraturan No. VIII G.7 tentang “Penyajian dan
         Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”.

         Pos – pos terkait transaksi syariah disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
         Syariah yang diterbitkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia.

      b. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian

         Laporan keuangan konsolidasian ini disajikan dalam Rupiah, yang merupakan mata uang
         fungsional Bank. Kecuali dinyatakan secara khusus, informasi keuangan yang disajikan telah
         dibulatkan menjadi jutaan Rupiah yang terdekat.

         Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan konsep harga perolehan, kecuali untuk
         aset tetap - kelompok tanah, aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
         komprehensif lain, dan aset dan liabilitas keuangan (termasuk instrumen derivatif) diukur pada
         nilai wajar melalui laba rugi, yang diukur berdasarkan nilai wajar.

         Laporan keuangan konsolidasian menggunakan dasar akrual kecuali untuk laporan arus kas
         konsolidasian.

         Laporan arus kas konsolidasian menyajikan perubahan dalam kas dan setara kas dari aktivitas
         operasi, investasi, dan pendanaan, dan disusun dengan menggunakan metode langsung.
         Untuk tujuan penyajian laporan arus kas konsolidasian, kas dan setara kas meliputi kas, giro
         pada Bank Indonesia, giro pada bank-bank lain, penempatan pada Bank Indonesia dan bank-
         bank lain dengan jatuh tempo 3 (tiga) bulan atau kurang, sepanjang tidak digunakan sebagai
         jaminan atas pinjaman yang diterima serta tidak dibatasi penggunaannya.

      c. Penggunaan pertimbangan, estimasi, dan asumsi

         Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan SAK di Indonesia mengharuskan
         manajemen untuk membuat pertimbangan-pertimbangan, estimasi-estimasi, dan asumsi-
         asumsi yang mempengaruhi penerapan kebijakan akuntansi dan jumlah aset, liabilitas,
         pendapatan, dan beban yang dilaporkan. Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan
         pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian dan kegiatan saat ini, hasil aktual mungkin
         berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula.



                                                                  Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   473
Page 476
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                        Lampiran 5/7

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          2.       INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

                   c. Penggunaan pertimbangan, estimasi, dan asumsi (lanjutan)

                        Estimasi-estimasi dan asumsi-asumsi yang digunakan ditelaah secara berkesinambungan.
                        Revisi atas estimasi akuntansi diakui pada periode di mana estimasi tersebut direvisi dan
                        periode yang akan datang yang dipengaruhi oleh revisi estimasi tersebut.

                        Untuk memberikan pemahaman yang lebih baik atas kinerja keuangan Grup, karena sifat dan
                        jumlahnya yang signifikan, beberapa item pendapatan dan beban telah disajikan secara
                        terpisah.

                        Informasi mengenai hal-hal penting yang terkait dengan ketidakpastian estimasi dan
                        pertimbangan-pertimbangan penting dalam penerapan kebijakan akuntansi yang memiliki
                        dampak yang signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian
                        dijelaskan di Catatan 3.

                   d. Perubahan kebijakan akuntansi

                        Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK-IAI”) telah
                        menerbitkan amandemen dan interpretasi yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2025 sebagai
                        berikut:

                        -    PSAK 117 "Kontrak Asuransi";
                        -    Amendemen PSAK 117 “Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK 117 dan PSAK
                             109 – Informasi Komparatif” ; dan
                        -    Amendemen PSAK 221 “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing”.

                        PSAK 117 dan PSAK 109
                        Entitas Anak telah menerapkan PSAK 117 tentang “Kontrak Asuransi” bersamaan dengan
                        penerapan PSAK 109 tentang “Instrumen Keuangan” mulai tahun berjalan.

                        Dikarenakan penerapan standar-standar ini tidak menimbulkan pengaruh yang material atas
                        jumlah yang dilaporkan atas tahun berjalan dan sebelumnya, Manajemen memutuskan untuk
                        mencatat dampak penerapan tersebut pada laporan keuangan konsolidasian tahun berjalan.

                        STANDAR AKUNTANSI YANG TELAH DITERBITKAN NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF

                        Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) telah menerbitkan
                        standar baru, amandemen dan interpretasi berikut, namun belum berlaku efektif untuk tahun
                        buku yang dimulai pada 1 Januari 2025 sebagai berikut:

                        -    Amandemen PSAK 109 "Instrumen Keuangan" terkait penghentian pengakuan liabilitas
                             keuangan, serta klarifikasi penilaian karakteristik arus kas untuk aset keuangan dengan fitur
                             ESG-linked, aset keuangan dengan fitur non-recourse, dan instrumen yang terikat secara
                             kontraktual seperti tranche; dan
                        -    Amandemen PSAK 107 "Instrumen Keuangan : Pengungkapan” terkait persyaratan
                             pengungkapan investasi pada instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui
                             penghasilan komprehensif lain dan penambahan ketentuan terkait instrumen keuangan
                             dengan persyaratan kontraktual yang mengubah waktu atau jumlah arus kas kontraktual.

                        Standar tersebut akan berlaku efektif pada 1 Januari 2026.

                        -    PSAK 118 "Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan".

                        Standar tersebut akan berlaku efektif pada 1 Januari 2027.



474   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 477
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                       Lampiran 5/8

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.    INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

      d. Perubahan kebijakan akuntansi (lanjutan)

           STANDAR AKUNTANSI YANG TELAH DITERBITKAN NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF
           (lanjutan)

           Pada saat penerbitan laporan keuangan konsolidasian, Grup masih mengevaluasi dampak yang
           mungkin timbul dari penerapan standar baru tersebut serta pengaruhnya pada laporan keuangan
           konsolidasian Grup.

      e.   Prinsip konsolidasian

           Laporan keuangan konsolidasian mencakup laporan keuangan Bank dan Entitas Anak.

           Entitas Anak adalah seluruh entitas di mana Grup memiliki pengendalian. Grup
           mengendalikan entitas lain ketika Grup terekspos atas, atau memiliki hak untuk, pengembalian
           yang bervariasi dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki kemampuan untuk
           mempengaruhi pengembalian tersebut melalui pengendaliannya atas entitas tersebut. Entitas
           Anak dikonsolidasikan secara penuh sejak tanggal di mana pengendalian dialihkan kepada
           Grup. Entitas Anak tidak dikonsolidasikan lagi sejak tanggal di mana Grup kehilangan
           pengendalian.

           Grup menerapkan metode akuisisi untuk mencatat kombinasi bisnis. Imbalan yang dialihkan
           untuk akuisisi suatu Entitas Anak adalah sebesar nilai wajar aset yang dialihkan, liabilitas yang
           diakui terhadap pemilik pihak yang diakuisisi sebelumnya termasuk aset atau liabilitas yang
           timbul dari kesepakatan imbalan kontinjensi dan kepentingan ekuitas yang diterbitkan oleh
           Grup. Aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas serta liabilitas kontinjensi yang diambil
           alih dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada awalnya sebesar nilai wajar pada tanggal
           akuisisi. Grup mengakui kepentingan non-pengendali pada pihak yang diakuisisi baik sebesar
           nilai wajar atau sebesar bagian proporsional kepentingan non-pengendali atas aset neto pihak
           yang diakuisisi. Biaya yang terkait dengan akuisisi dibebankan pada saat terjadinya.

           Grup mencatat goodwill sebesar selisih dari imbalan yang dialihkan dengan jumlah
           kepentingan non-pengendali, dan nilai wajar pada tanggal akuisisi dari kepentingan ekuitas
           sebelumnya atas nilai wajar aset bersih teridentifikasi. Jika jumlah tersebut kurang dari nilai
           wajar aset bersih teridentifikasi dari bisnis yang diakuisisi, selisihnya diakui secara langsung
           dalam laba rugi sebagai pembelian dengan diskon.

           Imbalan kontinjensi yang masih harus dialihkan oleh Grup diakui sebesar nilai wajar pada
           tanggal akuisisi. Perubahan selanjutnya atas nilai wajar imbalan kontinjensi yang diakui
           sebagai aset atau liabilitas dan dicatat sesuai dengan PSAK 109 “Instrumen Keuangan:
           Pengakuan dan Pengukuran”, dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
           konsolidasian. Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali
           dan penyelesaian selanjutnya diperhitungkan dalam ekuitas.

           Kepentingan non-pengendali disajikan di ekuitas dalam laporan posisi keuangan
           konsolidasian, terpisah dari ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik, dan dinyatakan
           sebesar proporsi pemegang saham non-pengendali atas laba Entitas Anak tahun berjalan dan
           ekuitas yang dapat diatribusikan kepada kepentingan non-pengendali berdasarkan
           persentase kepemilikan pemegang saham non-pengendali pada Entitas Anak tersebut.

           Jika Grup kehilangan pengendalian pada Entitas Anak, maka Grup:

           •   Menghentikan pengakuan aset dan liabilitas Entitas Anak terdahulu dari laporan posisi
               keuangan konsolidasian;



                                                                       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   475
Page 478
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                     Lampiran 5/9

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          2.       INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

                   e.    Prinsip konsolidasian (lanjutan)

                         Jika Grup kehilangan pengendalian pada Entitas Anak, maka Grup: (lanjutan)

                         •   Mengakui sisa investasi pada Entitas Anak terdahulu pada nilai wajarnya pada tanggal
                             hilangnya pengendalian dan selanjutnya mencatat sisa investasi tersebut dan setiap
                             jumlah terutang oleh atau kepada Entitas Anak terdahulu sesuai dengan standar
                             akuntansi keuangan yang relevan; dan
                         •   Mengakui keuntungan atau kerugian terkait hilangnya pengendalian yang dapat
                             diatribusikan pada kepentingan pengendali terdahulu.

                         Perubahan yang mempengaruhi persentase kepemilikan dan ekuitas Entitas Anak yang tidak
                         mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas dan disajikan
                         sebagai komponen ekuitas lainnya dalam bagian ekuitas pada laporan posisi keuangan
                         konsolidasian.

                         Untuk transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, yaitu berupa pengalihan bisnis yang
                         dilakukan dalam rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam suatu kelompok
                         usaha yang sama, bukan merupakan perubahan kepemilikan dalam arti substansi ekonomi,
                         sehingga transaksi tersebut tidak dapat menimbulkan laba atau rugi bagi kelompok usaha
                         secara keseluruhan maupun entitas individual dalam kelompok usaha tersebut.

                         Transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, menurut PSAK 338, “Kombinasi Bisnis
                         Entitas Sepengendali”, diakui pada jumlah tercatat berdasarkan metode penyatuan
                         kepemilikan.

                         Seluruh transaksi, saldo, keuntungan dan kerugian intra kelompok usaha di dalam Grup yang
                         material telah dieliminasi.

                    f.   Penjabaran transaksi dalam valuta asing

                         Item-item yang disertakan dalam laporan keuangan Grup diukur menggunakan mata uang
                         yang sesuai dengan lingkungan ekonomi utama di mana entitas beroperasi (“mata uang
                         fungsional”).

                         Grup yang berdomisili di Indonesia menyelenggarakan catatan akuntansinya dalam Rupiah,
                         yang merupakan mata uang fungsional dan penyajian Grup. Transaksi-transaksi dalam valuta
                         asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs pada tanggal transaksi. Pada
                         tanggal pelaporan, saldo akhir tahun aset dan liabilitas moneter dalam valuta asing dijabarkan
                         ke dalam Rupiah dengan kurs penutup yang berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan
                         konsolidasian.

                         Untuk tujuan konsolidasian, laporan keuangan dalam valuta asing milik Entitas Anak yang
                         berdomisili di luar negeri dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan dasar sebagai
                         berikut:

                         (1) Aset dan liabilitas, komitmen dan kontinjensi menggunakan kurs spot Reuters pada pukul
                             15:00 WIB pada tanggal laporan posisi keuangan.
                         (2) Pendapatan, beban, keuntungan dan kerugian merupakan akumulasi dari saldo laba rugi
                             bulanan selama tahun berjalan yang dijabarkan ke dalam Rupiah dengan rata-rata kurs
                             tengah Reuters untuk bulan yang bersangkutan.
                         (3) Akun ekuitas menggunakan kurs historis.
                         (4) Laporan arus kas menggunakan kurs spot Reuters pada pukul 15:00 WIB pada tanggal
                             laporan posisi keuangan, kecuali akun-akun laba rugi menggunakan kurs tengah rata-rata
                             dan unsur-unsur ekuitas menggunakan kurs historis.




476   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 479
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                   Lampiran 5/10

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.    INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

      f.   Penjabaran transaksi dalam valuta asing (lanjutan)

           Selisih yang timbul dari proses penjabaran laporan keuangan tersebut disajikan sebagai
           “selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam valuta asing” pada kelompok ekuitas
           dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

           Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam valuta asing dan dari
           penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam valuta asing diakui dalam laba rugi konsolidasian
           tahun berjalan.

           Berikut ini adalah kurs valuta asing utama masing-masing pada tanggal 31 Desember 2025
           dan 2024, yang menggunakan kurs tengah Reuters pukul 15:00 WIB (Rupiah penuh):

                                  Valuta asing                                  2025               2024

           Dolar Amerika Serikat (USD)                                           16.675,0           16.095,0
           Dolar Australia (AUD)                                                 11.152,2           10.013,5
           Dolar Singapura (SGD)                                                 12.965,1           11.844,6
           Dolar Hong Kong (HKD)                                                  2.142,3            2.073,1
           Yuan China (CNH)                                                       2.385,0            2.198,5
           Poundsterling Inggris (GBP)                                           22.439,6           20.218,5
           Yen Jepang (JPY)                                                         106,5              103,0
           Euro (EUR)                                                            19.571,5           16.758,1

      g. Aset dan liabilitas keuangan

           g.1. Aset keuangan

                 Sesuai dengan PSAK 109, Grup mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori
                 (a) aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, (b) aset keuangan
                 yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, dan (c) aset
                 keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

                 Grup menggunakan 2 (dua) dasar untuk mengklasifikasikan aset keuangan yaitu model
                 bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan dan karakteristik arus kas kontraktual
                 pembayaran pokok dan bunga (Solely Payment of Principal and Interest (“SPPI”)) dari
                 aset keuangan.

                 Penilaian model bisnis

                 Grup menentukan model bisnisnya berdasarkan tingkat yang paling mencerminkan
                 bagaimana Grup mengelola kelompok aset keuangan yang dimiliki untuk mencapai
                 tujuan bisnisnya.

                 Model bisnis Grup tidak dinilai berdasarkan masing-masing instrumennya, tetapi pada
                 tingkat portofolio secara agregat yang lebih tinggi dan didasarkan pada faktor-faktor
                 yang dapat diamati seperti:

                 •   Bagaimana kinerja model bisnis dan aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis
                     tersebut dievaluasi dan dilaporkan kepada personel manajemen kunci;
                 •   Risiko yang mempengaruhi kinerja model bisnis (dan aset keuangan yang dimiliki
                     dalam model bisnis tersebut) dan, khususnya, bagaimana cara risiko tersebut
                     dikelola;




                                                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   477
Page 480
       PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                     Lampiran 5/11

       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
       31 DESEMBER 2025 DAN 2024
       (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


       2.        INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

                 g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)

                     g.1. Aset keuangan (lanjutan)

                             Penilaian model bisnis (lanjutan)

                             Model bisnis Grup tidak dinilai berdasarkan masing-masing instrumennya, tetapi pada
                             tingkat portofolio secara agregat yang lebih tinggi dan didasarkan pada faktor-faktor
                             yang dapat diamati seperti: (lanjutan)

                            •    Bagaimana manajer bisnis dikompensasi (misalnya, apakah kompensasi
                                 didasarkan pada nilai wajar dari aset yang dikelola atau pada arus kas kontraktual
                                 yang tertagih);
                            •    Frekuensi, nilai, dan waktu penjualan yang diharapkan, juga merupakan aspek
                                 penting dari penilaian Grup.

                            Penilaian model bisnis didasarkan pada skenario yang diharapkan secara wajar tanpa
                            mempertimbangkan skenario “worst case” atau “stress case”. Jika arus kas setelah
                            pengakuan awal direalisasikan dengan cara yang berbeda dari yang awal diharapkan,
                            Grup tidak mengubah klasifikasi aset keuangan dimiliki yang tersisa dalam model bisnis
                            tersebut, tetapi memasukkan informasi tersebut dalam melakukan penilaian atas aset
                            keuangan yang baru atau yang baru dibeli selanjutnya.

                             Pengujian SPPI

                             Sebagai langkah pertama dari proses klasifikasi, Grup menilai persyaratan kontraktual
                             keuangan untuk mengidentifikasi apakah mereka memenuhi pengujian SPPI.

                             Pokok pinjaman untuk tujuan pengujian ini didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset
                             keuangan pada pengakuan awal dan dapat berubah selama umur aset keuangan
                             (misalnya, jika ada pembayaran pokok atau amortisasi premi/diskon).

                            Elemen bunga yang paling signifikan dalam perjanjian kredit biasanya adalah
                            pertimbangan atas nilai waktu dari uang dan risiko kredit. Untuk membuat penilaian
                            SPPI, Grup menerapkan pertimbangan dan memperhatikan faktor-faktor yang relevan
                            seperti mata uang di mana aset keuangan didenominasikan dan periode pada saat suku
                            bunga ditetapkan.

                             Sebaliknya, persyaratan kontraktual yang memberikan eksposur lebih dari de minimis
                             atas risiko atau volatilitas dalam arus kas kontraktual yang tidak terkait dengan dasar
                             pengaturan pinjaman, tidak menimbulkan arus kas kontraktual SPPI atas jumlah saldo.
                             Dalam kasus seperti itu, aset keuangan diharuskan untuk diukur pada nilai wajar.

                             Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi

                             Aset keuangan diukur dengan biaya perolehan diamortisasi hanya jika memenuhi kedua
                             kondisi berikut:

                             •   Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
                                 keuangan untuk tujuan mendapatkan arus kas kontraktual; dan
                             •   Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu menghasilkan
                                 arus kas yang merupakan pembayaran pokok dan bunga semata dari jumlah pokok
                                 terutang.

                             Pada saat pengakuan awal, aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi diakui
                             pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
                             diamortisasi dengan menggunakan suku bunga efektif dikurangi cadangan kerugian
                             penurunan nilai.


478   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 481
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                   Lampiran 5/12

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.    INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

      g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)

         g.1. Aset keuangan (lanjutan)

               Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi (lanjutan)

               Pendapatan bunga dari aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi dicatat
               dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan diakui
               sebagai “Pendapatan bunga”. Ketika penurunan nilai terjadi, kerugian penurunan nilai
               diakui sebagai pengurang dari nilai tercatat investasi dan diakui di dalam laporan keuangan
               konsolidasian sebagai “Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan”.

               Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain

               Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, hanya jika
               memenuhi kedua kondisi berikut:

               •   Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk mendapatkan arus
                   kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
               •   Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu menghasilkan
                   arus kas yang merupakan pembayaran pokok dan bunga semata dari jumlah pokok
                   terutang.

               Pada saat pengakuan awal, aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
               komprehensif lain diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi dan selanjutnya
               diukur pada nilai wajarnya di mana keuntungan atau kerugian diakui pada laporan laba rugi
               komprehensif lain kecuali untuk kerugian penurunan nilai dan laba rugi selisih kurs, hingga
               aset keuangan dihentikan pengakuannya. Jika aset keuangan diukur pada nilai wajar
               melalui penghasilan komprehensif lain mengalami penurunan nilai, akumulasi laba atau
               rugi yang sebelumnya diakui pada pendapatan (beban) komprehensif lainnya, diakui pada
               laba rugi. Pendapatan bunga dihitung menggunakan metode suku bunga efektif dan
               keuntungan atau kerugian yang timbul akibat perubahan nilai tukar dari aset moneter yang
               diklasifikasikan sebagai kelompok diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
               komprehensif lain diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
               konsolidasian.

               Grup mengukur semua investasi ekuitas pada nilai wajar. Jika Grup telah memilih untuk
               menyajikan keuntungan atau kerugian nilai wajar atas investasi ekuitas dalam penghasilan
               komprehensif lain, tidak ada reklasifikasi keuntungan dan kerugian nilai wajar ke laba rugi
               setelah penghentian pengakuan investasi tersebut.

               Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi

               Seluruh aset keuangan yang tidak diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur
               dengan biaya perolehan diamortisasi atau aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui
               penghasilan komprehensif lain sebagaimana ketentuan di atas diukur pada nilai wajar
               melalui laba rugi.

               Instrumen keuangan yang dikelompokkan ke dalam kategori ini diakui pada nilai wajarnya
               pada saat pengakuan awal; biaya transaksi diakui secara langsung ke dalam laporan laba
               rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Keuntungan dan kerugian yang
               timbul dari perubahan nilai wajar dan penjualan instrumen keuangan diakui di dalam
               laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dicatat masing--
               masing sebagai “Keuntungan (kerugian) dari perubahan nilai wajar instrumen keuangan”
               dan “Keuntungan (kerugian) dari penjualan instrumen keuangan”. Pendapatan bunga dari
               instrumen keuangan dalam kelompok diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat
               sebagai pendapatan bunga dalam kelompok pendapatan transaksi yang diukur pada nilai
               wajar melalui laba rugi - bersih.




                                                                      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   479
Page 482
      PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                     Lampiran 5/13

      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
      31 DESEMBER 2025 DAN 2024
      (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


      2.      INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

              g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)

                   g.1. Aset keuangan (lanjutan)

                           Modifikasi aset keuangan

                           Grup terkadang melakukan renegosiasi atau dalam hal lain modifikasi atas arus kas
                           kontraktual dari aset keuangan dalam bentuk pinjaman. Jika ini terjadi, Grup menilai
                           apakah syarat-syarat pinjaman yang baru berbeda secara substansial dibanding dengan
                           syarat-syarat pinjaman sebelumnya. Grup melakukan hal ini dengan mempertimbangkan,
                           antara lain, faktor-faktor di bawah ini:

                           •      Jika peminjam berada dalam kesulitan keuangan, apakah modifikasi tersebut
                                  mengurangi arus kas kontraktual ke nilai yang diharapkan dapat dibayarkan oleh
                                  peminjam;
                           •      Perpanjangan signifikan dari waktu pinjaman di mana peminjam tidak berada dalam
                                  kesulitan keuangan;
                           •      Perubahan signifikan dari suku bunga; dan
                           •      Perubahan mata uang pinjaman.

                           Apabila syarat-syarat tersebut berbeda secara substansial, Grup menghentikan
                           pengakuan aset keuangan awal dan mengakui aset keuangan yang ‘baru’ pada nilai
                           wajarnya dan menghitung kembali suku bunga efektif yang baru untuk aset tersebut.
                           Tanggal renegosiasi syarat pinjaman dianggap sebagai tanggal pengakuan awal untuk
                           keperluan perhitungan penurunan nilai, termasuk untuk menentukan apakah terdapat
                           kenaikan signifikan risiko kredit. Namun, Grup juga menilai apakah aset keuangan baru
                           dianggap sebagai aset keuangan yang mengalami penurunan nilai pada pengakuan awal,
                           terutama dalam keadaan di mana renegosiasi didorong oleh peminjam yang tidak dapat
                           melakukan pembayaran yang sudah disetujui sebelumnya.

                           Apabila syarat-syarat tersebut tidak berbeda secara substansial, renegosiasi atau
                           modifikasi tidak menghasilkan penghentian pengakuan, dan Grup menghitung kembali nilai
                           tercatat bruto berdasarkan arus kas yang sudah dimodifikasi dari aset keuangan dan
                           mengakui laba atau rugi modifikasian di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
                           lain konsolidasian. Nilai tercatat bruto yang baru dihitung kembali dengan mendiskontokan
                           arus kas yang telah dimodifikasi dengan menggunakan tingkat suku bunga efektif awal.

                           Reklasifikasi aset keuangan

                           Grup diperkenankan untuk melakukan reklasifikasi atas aset keuangan yang dimiliki jika
                           Grup mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan.

                           Perubahan model bisnis sifatnya harus berdampak secara signifikan terhadap kegiatan
                           operasional Grup seperti memperoleh, melepaskan, atau mengakhiri suatu lini bisnis.
                           Selain itu, Grup perlu membuktikan adanya perubahan tersebut kepada pihak eksternal.

                           Grup akan mereklasifikasi seluruh aset keuangan yang terkena dampak dari perubahan
                           model bisnis. Perubahan tujuan model bisnis Grup harus berdampak sebelum tanggal
                           reklasifikasi.




480   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 483
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                    Lampiran 5/14

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.    INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

      g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)

         g.2. Liabilitas keuangan

               Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangan dalam kategori (a) liabilitas keuangan yang
               diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan (b) liabilitas keuangan yang diukur dengan
               biaya perolehan diamortisasi.

               (a)   Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi

                     Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada
                     nilai wajar melalui laba rugi jika diperoleh atau dimiliki terutama untuk tujuan dijual
                     atau dibeli kembali dalam waktu dekat atau jika merupakan bagian dari portofolio
                     instrumen keuangan tertentu yang dikelola bersama dan terdapat bukti mengenai
                     pola ambil untung dalam jangka pendek (short-term profit-taking) yang terkini.
                     Derivatif diklasifikasikan sebagai instrumen liabilitas keuangan yang diukur pada
                     nilai wajar melalui laba rugi kecuali ditetapkan dan efektif sebagai instrumen
                     lindung nilai.

                     Keuntungan dan kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar liabilitas
                     keuangan yang diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai
                     wajar melalui laba rugi dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan
                     komprehensif lain konsolidasian sebagai “Keuntungan (kerugian) dari perubahan
                     nilai wajar instrumen keuangan”. Beban bunga dari liabilitas keuangan
                     diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
                     laba rugi dicatat sebagai “Beban bunga” dalam kelompok pendapatan transaksi
                     yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

               (b)   Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi

                     Liabilitas keuangan yang tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang
                     diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dikategorikan dan diukur dengan biaya
                     perolehan diamortisasi.

                     Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
                     perolehan diamortisasi diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi (jika ada).

                     Setelah pengakuan awal, Grup mengukur seluruh liabilitas keuangan yang diukur
                     dengan biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga
                     efektif.

         g.3. Pengakuan dan penghentian pengakuan

               Pembelian dan penjualan aset keuangan yang lazim diakui pada tanggal perdagangan,
               yaitu tanggal di mana Grup berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut.
               Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas yang
               berasal dari aset keuangan tersebut telah berakhir atau telah ditransfer dan Grup telah
               mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan.

         g.4. Penentuan nilai wajar

               Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang
               akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur (orderly
               transaction) antara pelaku pasar (market participants) pada tanggal pengukuran di
               pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan
               di mana Grup memiliki akses pada tanggal tersebut. Nilai wajar liabilitas mencerminkan
               risiko wanprestasinya.

               Jika tersedia, Grup mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan menggunakan
               harga kuotasian di pasar aktif untuk instrumen tersebut.




                                                                   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   481
Page 484
      PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                      Lampiran 5/15

      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
      31 DESEMBER 2025 DAN 2024
      (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


      2.      INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
              g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
                   g.4. Penentuan nilai wajar (lanjutan)
                           Instrumen keuangan dianggap memiliki kuotasi di pasar aktif jika harga kuotasi tersedia
                           secara berkala dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang efek (dealer),
                           perantara efek (broker), kelompok industri, badan pengawas (pricing service atau
                           regulatory agency), dan harga tersebut mencerminkan transaksi pasar yang aktual dan
                           rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Jika kriteria di atas tidak terpenuhi, maka pasar
                           aktif dinyatakan tidak tersedia. Indikasi-indikasi dari pasar tidak aktif adalah terdapat
                           selisih yang besar antara harga penawaran dan permintaan atau kenaikan signifikan
                           dalam selisih harga penawaran dan permintaan dan hanya terdapat beberapa transaksi
                           terkini.
                           Untuk instrumen keuangan yang tidak mempunyai harga pasar, estimasi atas nilai wajar
                           ditetapkan dengan mengacu pada nilai wajar instrumen lain yang substansinya sama
                           atau dihitung berdasarkan arus kas yang diharapkan terhadap aset bersih efek-efek
                           tersebut.
                           Nilai wajar untuk semua instrumen keuangan lainnya ditentukan dengan menggunakan
                           teknik penilaian. Dengan teknik ini, nilai wajar merupakan suatu estimasi yang
                           dihasilkan dari data yang dapat diobservasi dari instrumen keuangan yang sama,
                           menggunakan model-model untuk mendapatkan estimasi nilai kini dari arus kas masa
                           depan yang diharapkan atau teknik penilaian lainnya menggunakan input yang tersedia
                           pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.
                   g.5. Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan
                           Grup mengklasifikasikan aset dan liabilitas keuangan ke dalam klasifikasi tertentu yang
                           mencerminkan sifat dari informasi dan mempertimbangkan karakteristik dari instrumen
                           keuangan tersebut. Klasifikasi ini dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

                              Kategori aset dan liabilitas keuangan       Golongan (ditentukan oleh                Subgolongan
                                                                                   Grup)

                                                                                                           Efek-efek
                                            Aset keuangan yang                                             Penempatan pada bank-
                                             diukur pada nilai wajar   Aset keuangan yang diukur pada       bank lain
                                             melalui laba rugi           nilai wajar melalui laba rugi
                                             (“FVPL”)                                                      Aset derivatif
                                                                       Kas
                                                                       Giro pada Bank Indonesia
                                                                       Giro pada bank-bank lain
                                                                       Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain
                                                                       Tagihan akseptasi
                                                                       Wesel tagih
                                                                       Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali
                                                                       Kredit yang diberikan
                                                                       Piutang pembiayaan konsumen
                                                                       Piutang sewa pembiayaan
                                            Aset keuangan yang         Aset dari transaksi syariah - piutang murabahah
                                             diukur pada biaya         Efek-efek untuk tujuan investasi
                            Aset             perolehan diamortisasi
                             keuangan                                                                         Pendapatan bunga yang
                                             (Amortised cost)                                                    masih akan diterima
                                                                                                              Piutang terkait dengan
                                                                                                                 transaksi ATM dan
                                                                                                                 kartu kredit
                                                                                                              Wesel yang belum diaksep
                                                                       Aset lain-lain                         Piutang atas transaksi
                                                                                                                  nasabah
                                                                                                              Aset Kontrak Asuransi
                                                                                                              Term Deposit Valas
                                                                                                                  Devisa Hasil Ekspor
                                                                                                              Lain-lain
                                            Aset keuangan yang
                                             diukur pada nilai wajar   Penempatan pada Bank Indonesia      Sertifikat deposito
                                             melalui penghasilan         dan bank-bank lain
                                             komprehensif lain
                                             (“FVOCI”)
                                                                       Efek-efek untuk tujuan investasi




482   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 485
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                      Lampiran 5/16

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.    INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

      g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)

         g.5. Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)

                                                                Golongan (ditentukan oleh
                 Kategori aset dan liabilitas keuangan                                                      Subgolongan
                                                                         Grup)

                               Liabilitas keuangan yang
                                 diukur pada nilai wajar     Liabilitas keuangan yang diukur        Liabilitas derivatif
                                 melalui laba rugi             pada nilai wajar melalui laba
                                 (“FVPL”)                      rugi

                                                              Simpanan dari nasabah
                                                              Dana simpanan syariah
                               Liabilitas keuangan yang       Simpanan dari bank-bank lain
                                 diukur pada biaya            Utang akseptasi
                                 perolehan diamortisasi       Efek yang dijual dengan janji dibeli kembali
                                 (Amortised cost)             Efek-efek utang yang diterbitkan
                                                              Pinjaman yang diterima
                                                              Transaksi komitmen dan kontinjensi
                Liabilitas
                                                                                                     Liabilitas lain-lain:
                  keuangan
                                                                                                     - Beban bunga yang masih
                                                                                                        harus dibayar
                                                                                                     - Liabilitas terkait dengan
                                                                                                        transaksi ATM dan kartu
                                                              Beban yang masih harus                    kredit
                                                                dibayar dan liabilitas               - Liabilitas transaksi
                                                                lain-lain                               nasabah
                                                                                                     - Liabilitas Kontrak Asuransi
                                                                                                     - Liabilitas sewa
                                                                                                        pembiayaan
                                                                                                     - Term Deposit Valas
                                                                                                         Devisa Hasil Ekspor
                                                              Obligasi subordinasi
                Komitmen       Fasilitas kredit yang diberikan yang belum digunakan
                 dan           Letters of credit yang tidak dapat dibatalkan
                 kontinjensi   Bank garansi yang diterbitkan


         g.6. Saling hapus instrumen keuangan

               Aset keuangan dan liabilitas keuangan yang saling hapus beserta nilai bersihnya
               disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian jika memiliki hak yang
               berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus buku atas jumlah yang telah diakui
               tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan
               liabilitasnya secara simultan. Dalam situasi tertentu, meskipun terdapat saling hapus
               dalam perjanjian utama, keterbatasan dari niat manajemen untuk melakukan
               penyelesaian dengan basis neto menghasilkan aset keuangan dan liabilitas keuangan
               yang disajikan secara gross pada laporan posisi keuangan konsolidasian.

         g.7. Kontrak jaminan keuangan dan tagihan komitmen lainnya

               Kontrak jaminan keuangan adalah kontrak yang mengharuskan penerbit untuk
               melakukan pembayaran yang ditetapkan untuk mengganti uang pemegang kontrak atas
               kerugian yang terjadi karena debitur tertentu gagal untuk melakukan pembayaran pada
               saat jatuh tempo, sesuai dengan ketentuan dari instrumen utang. Jaminan keuangan
               tersebut diberikan kepada bank-bank, lembaga keuangan dan badan-badan lainnya
               atas nama debitur untuk menjamin kredit dan fasilitas-fasilitas perbankan lainnya, dan
               penyediaan dana yang belum ditarik.




                                                                                  Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk    483
Page 486
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                     Lampiran 5/17

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          2.       INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

                   g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)

                        g.7. Kontrak jaminan keuangan dan tagihan komitmen lainnya (lanjutan)

                               Jaminan keuangan awalnya diakui dalam laporan keuangan konsolidasian sebesar nilai
                               wajar pada tanggal jaminan diberikan. Nilai wajar dari jaminan keuangan pada saat
                               dimulainya transaksi pada umumnya sama dengan provisi yang diterima untuk jaminan
                               diberikan dengan syarat dan kondisi normal dan nilai wajar awal diamortisasi sepanjang
                               umur jaminan keuangan.

                               Setelah pengakuan awal kontrak, jaminan keuangan dicatat pada nilai yang lebih tinggi
                               antara nilai wajar amortisasi dengan nilai kerugian kredit ekspektasian sesuai PSAK
                               109.

                        g.8. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan

                                Grup menilai dengan dasar perkiraan masa yang akan datang kerugian kredit
                                ekspektasian (Expected Credit Loss/"ECL”) terkait dengan instrumen aset keuangan
                                yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi dan nilai wajar melalui penghasilan
                                komprehensif lain. Metodologi penurunan nilai tergantung kepada apakah terjadi
                                peningkatan risiko kredit yang signifikan untuk aset keuangan yang diukur pada biaya
                                perolehan diamortisasi dan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif
                                lain (“FVOCI”). Jika pada tanggal pelaporan, risiko kredit atas aset keuangan tidak
                                meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, maka Grup akan mengukur
                                penyisihan kerugian untuk aset keuangan tersebut sejumlah ECL 12 bulan. Jika risiko
                                kredit atas aset keuangan telah meningkat secara signifikan dari pengakuan awal,
                                maka Grup akan menyajikan penyisihan kerugian sejumlah ECL lifetime.

                                ECL 12 bulan dan ECL lifetime

                                ECL 12 bulan adalah bagian dari kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya
                                yang merepresentasikan ECL yang timbul dari peristiwa gagal bayar aset keuangan
                                yang mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan (atau periode yang
                                lebih pendek jika umur aset keuangan yang diharapkan kurang dari 12 bulan). ECL 12
                                bulan dibobot oleh probabilitas terjadinya default yang dimaksud.

                                ECL lifetime adalah kerugian yang diakibatkan dari semua kejadian default yang
                                mungkin terjadi selama perkiraan waktu umur aset keuangan.

                                Staging Criteria

                                Aset keuangan harus dialokasikan ke salah satu dari tiga tahap penurunan nilai (stage
                                1, stage 2, stage 3) dengan menentukan apakah terjadi peningkatan risiko kredit yang
                                signifikan atas aset keuangan sejak pengakuan awal atau apakah fasilitas tersebut
                                gagal bayar pada setiap tanggal pelaporan.

                                Stage 1: mencakup aset keuangan yang tidak memiliki peningkatan signifikan atas
                                risiko kredit sejak pengakuan awal atau memiliki risiko kredit rendah pada tanggal
                                pelaporan. Untuk aset ini, ECL 12 bulan akan dihitung.

                                Stage 2: mencakup aset keuangan yang mengalami peningkatan signifikan atas risiko
                                kredit pada tanggal pelaporan, namun tidak memiliki bukti penurunan nilai yang objektif.
                                Untuk aset ini, ECL lifetime dihitung. ECL lifetime adalah kerugian kredit yang
                                diharapkan yang dihasilkan dari semua kejadian default yang mungkin terjadi selama
                                perkiraan umur dari aset keuangan.

                                Stage 3: mencakup aset keuangan yang memiliki bukti objektif penurunan nilai pada
                                tanggal pelaporan. Untuk aset ini, berisi debitur yang telah default.




484   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 487
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                Lampiran 5/18

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.    INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

      g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)

         g.8. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan (lanjutan)

               Staging Criteria (lanjutan)

               Faktor utama dalam menentukan apakah aset keuangan memerlukan ECL 12 bulan
               (stage 1) atau ECL lifetime (stage 2) disebut dengan kriteria peningkatan signifikan
               dalam risiko kredit (Significant Increase on Credit Risk/"SICR"). Penentuan kriteria
               SICR memerlukan pengkajian apakah telah terjadi peningkatan risiko kredit yang
               signifikan pada setiap tanggal pelaporan.

               PSAK 109 mensyaratkan penyertaan informasi tentang kejadian masa lalu, kondisi saat
               ini dan perkiraan kondisi ekonomi masa depan. Perkiraan perubahan dalam kerugian
               kredit yang diharapkan harus mencerminkan, dan secara langsung konsisten dengan
               perubahan dalam data terkait yang diobservasi dari periode ke periode. Perhitungan
               ECL ini membutuhkan estimasi forward-looking dari Probability of Default (PD), Loss
               Given Default (LGD) dan Exposure at Default (EAD).

               Untuk komitmen pinjaman dan kontrak jaminan keuangan, tanggal pada saat Grup
               menjadi pihak dalam suatu komitmen yang tidak dapat dibatalkan merupakan tanggal
               pengakuan awal untuk keperluan penerapan persyaratan penurunan nilai.

               Probability of Default (“PD”)

               Probabilitas yang timbul di suatu waktu di mana debitur mengalami gagal bayar,
               dikalibrasikan sampai dengan periode 12 bulan dari tanggal laporan (Stage 1) atau
               sepanjang umur/lifetime (Stage 2 dan 3) dan digabungkan pada dampak asumsi
               ekonomi masa depan yang memiliki risiko kredit. PD diestimasikan pada point in time
               di mana hal ini berfluktuasi sejalan dengan siklus ekonomi.

               Loss Given Default (“LGD”)

               Kerugian yang diperkirakan akan timbul dari debitur yang mengalami gagal bayar
               dengan menggabungkan dampak dari asumsi ekonomi masa depan yang relevan (jika
               ada) di mana hal ini mewakili perbedaan antara arus kas kontraktual yang akan jatuh
               tempo dengan arus kas yang diharapkan untuk diterima. LGD diestimasikan
               berdasarkan data historis dari tingkat pemulihan dan mempertimbangkan asumsi
               ekonomi di masa depan jika relevan.

               Exposure at Default (“EAD”)

               Perkiraan nilai eksposur kerugian pada saat gagal bayar dengan mempertimbangkan
               perubahan ekspektasi yang diharapkan selama masa eksposur. Hal ini
               menggabungkan dampak pembayaran pokok dan bunga, amortisasi dan pembayaran
               dipercepat, bersama dengan dampak asumsi ekonomi masa depan jika relevan.

      h. Cadangan kerugian penurunan nilai aset non-keuangan

         Aset yang memiliki masa manfaat yang tidak terbatas - misalnya goodwill atau aset
         takberwujud yang belum siap digunakan - tidak diamortisasi namun diuji penurunan nilainya
         setiap tahun, atau lebih sering apabila terdapat peristiwa atau perubahan pada kondisi yang
         mengindikasikan kemungkinan penurunan nilai. Aset yang diamortisasi diuji ketika terdapat
         indikasi bahwa nilai tercatatnya mungkin tidak dapat dipulihkan. Penurunan nilai diakui jika
         nilai tercatat aset melebihi jumlah terpulihkan. Jumlah terpulihkan adalah yang lebih tinggi
         antara nilai wajar aset dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai aset. Dalam menentukan
         penurunan nilai, aset dikelompokkan pada tingkat yang paling rendah di mana terdapat arus
         kas masuk yang dapat diidentifikasi, yang sebagian besar tidak tergantung pada arus masuk
         kas dari aset lain atau kelompok aset (unit penghasil kas). Aset non-keuangan selain goodwill
         yang mengalami penurunan nilai diuji setiap tanggal pelaporan untuk menentukan apakah
         terdapat kemungkinan pemulihan penurunan nilai.



                                                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   485
Page 488
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                       Lampiran 5/19

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          2.       INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

                    h. Cadangan kerugian penurunan nilai aset non-keuangan (lanjutan)

                         Pemulihan rugi penurunan nilai, untuk aset selain goodwill, diakui jika, dan hanya jika, terdapat
                         perubahan estimasi yang digunakan dalam menentukan jumlah terpulihkan aset sejak
                         pengujian penurunan nilai terakhir kali. Pembalikan rugi penurunan nilai tersebut diakui segera
                         dalam laba rugi, kecuali aset yang disajikan pada jumlah revaluasian sesuai dengan PSAK
                         lain. Rugi penurunan nilai yang diakui atas goodwill tidak akan di pulihkan lagi.

                    i.   Giro pada Bank Indonesia dan bank-bank lain

                         Giro pada Bank Indonesia dan bank-bank lain disajikan sebesar nilai nominal atau nilai saldo
                         bruto, dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai, jika diperlukan. Giro pada Bank
                         Indonesia dan bank-bank lain diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya
                         perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas aset keuangan yang
                         diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

                   j.    Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain

                         Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain diklasifikasikan dalam kelompok aset
                         keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, serta diukur pada nilai wajar melalui
                         penghasilan komprehensif lain. Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas aset
                         keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi serta diukur pada nilai wajar melalui
                         penghasilan komprehensif lain.

                   k. Aset dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi

                         Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas aset dan liabilitas keuangan dalam kelompok
                         yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

                         Instrumen keuangan derivatif

                         Instrumen derivatif diakui pertama-tama pada nilai wajar pada saat kontrak tersebut dilakukan,
                         dan selanjutnya diukur pada nilai wajarnya. Nilai wajar didapatkan dari nilai pasar yang ada
                         dalam pasar aktif, termasuk transaksi yang baru terjadi di pasar dan teknik penilaian, termasuk
                         penggunaan analisis arus kas yang didiskonto dan penggunaan option pricing model. Derivatif
                         dicatat sebagai aset apabila memiliki nilai wajar positif dan sebagai liabilitas apabila memiliki
                         nilai wajar negatif.

                         Investasi pada sukuk yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi

                         Pada saat pengakuan awal, Grup mengakui investasi pada sukuk yang diukur pada nilai wajar
                         melalui laba rugi sebesar nilai wajar. Perubahan nilai wajar diakui dalam laba rugi
                         konsolidasian.

                         Nilai wajar investasi ditentukan dengan mengacu pada urutan sebagai berikut:

                         •   harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif; atau
                         •   input selain harga kuotasian di pasar aktif yang dapat diobservasi.

                         Investasi pada sukuk yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi disajikan pada laporan
                         posisi keuangan konsolidasian sebagai bagian dari aset keuangan yang diukur pada nilai
                         wajar melalui laba rugi.

                   l.    Tagihan dan utang akseptasi

                         Tagihan akseptasi diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
                         diamortisasi, sementara utang akseptasi diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang
                         diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas
                         aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan liabilitas keuangan yang
                         diukur pada biaya perolehan diamortisasi.




486   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 489
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                   Lampiran 5/20

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.    INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

      m. Kredit yang diberikan

         Kredit yang diberikan diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya
         perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas aset keuangan yang
         diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

         Kredit sindikasi, kredit dalam rangka pembiayaan bersama (joint financing), dan kredit
         penerusan (channeling loan) dinyatakan sesuai dengan porsi risiko yang ditanggung oleh
         Grup dan dicatat sebesar biaya perolehan diamortisasi.

         Grup mencatat restrukturisasi kredit bermasalah berdasarkan jenis restrukturisasi. Dalam hal
         restrukturisasi kredit bermasalah dilakukan dengan modifikasi persyaratan kredit,
         pengurangan atau pengampunan sebagian saldo kredit dan/atau kombinasi dari keduanya,
         Grup mencatat dampak restrukturisasi tersebut sesuai kebijakan akuntansi modifikasi aset
         keuangan (Catatan 2g).

      n. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali dan efek-efek yang dijual dengan janji
         dibeli kembali

         Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse repo) disajikan sebagai aset dalam
         laporan keuangan konsolidasian sebesar harga jual kembali efek-efek yang disepakati
         dikurangi selisih antara harga beli dan harga jual kembali yang disepakati. Selisih antara harga
         beli dan harga jual kembali yang disepakati tersebut diamortisasi dengan metode suku bunga
         efektif sebagai pendapatan bunga selama jangka waktu sejak efek-efek tersebut dibeli hingga
         dijual kembali (reverse repo). Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali diklasifikasikan
         sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2g untuk
         kebijakan akuntansi atas aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

         Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) disajikan sebagai kewajiban sebesar
         harga pembelian kembali yang disepakati dikurangi beban bunga yang belum diamortisasi.
         Beban bunga yang belum diamortisasi merupakan selisih antara harga jual dan harga beli
         kembali yang disepakati tersebut dan diakui sebagai beban bunga selama jangka waktu sejak
         efek dijual hingga dibeli kembali. Efek yang dijual tetap dicatat sebagai aset dalam laporan
         posisi keuangan konsolidasian karena secara substansi kepemilikan efek tetap berada pada
         pihak Grup sebagai penjual. Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo)
         diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
         Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
         perolehan.

      o. Piutang pembiayaan konsumen

         Piutang pembiayaan konsumen merupakan jumlah piutang setelah dikurangi dengan bagian
         pembiayaan bersama, pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui dan penyisihan
         kerugian penurunan nilai piutang pembiayaan konsumen. Pembiayaan konsumen
         diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Lihat
         Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
         diamortisasi.

         Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui merupakan selisih antara jumlah
         keseluruhan pembayaran angsuran yang akan diterima dari konsumen dan jumlah pokok
         pembiayaan, ditambah atau dikurangi biaya (pendapatan) transaksi yang belum diamortisasi,
         yang akan diakui sebagai pendapatan selama jangka waktu kontrak dengan menggunakan
         metode suku bunga efektif dari piutang pembiayaan konsumen.

         Biaya (pendapatan) transaksi yang belum diamortisasi adalah pendapatan administrasi
         proses pembiayaan dan biaya transaksi yang timbul pertama kali yang terkait langsung
         dengan pembiayaan konsumen tersebut.

         Penyelesaian kontrak sebelum masa pembiayaan konsumen berakhir diperlakukan sebagai
         pembatalan kontrak pembiayaan konsumen dan keuntungan yang timbul diakui dalam laba
         rugi konsolidasian tahun berjalan.



                                                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   487
Page 490
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                 Lampiran 5/21

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          2.       INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

                   o. Piutang pembiayaan konsumen (lanjutan)

                        Piutang pembiayaan konsumen akan dihapusbukukan setelah menunggak lebih dari 150
                        (seratus lima puluh) dan berdasarkan penelaahan manajemen atas kasus per kasus.
                        Penerimaan dari piutang yang telah dihapusbukukan pada periode berjalan dilakukan dengan
                        menyesuaikan akun cadangan, sedangkan penerimaan atas piutang yang telah dihapuskan
                        pada periode sebelumnya diakui sebagai pendapatan lain-lain.

                        Pembiayaan bersama

                        Seluruh kontrak pembiayaan bersama yang dilakukan oleh Entitas Anak merupakan
                        pembiayaan bersama tanpa tanggung renteng (without recourse) di mana hanya porsi jumlah
                        angsuran piutang yang dibiayai Entitas Anak yang dicatat sebagai piutang pembiayaan
                        konsumen di laporan posisi keuangan konsolidasian (pendekatan neto). Pendapatan
                        pembiayaan konsumen disajikan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
                        konsolidasian setelah dikurangi dengan bagian yang merupakan hak pihak-pihak lain yang
                        berpartisipasi pada transaksi pembiayaan bersama tersebut.

                        Piutang dari jaminan kendaraan yang dikuasakan kembali

                        Piutang dari jaminan kendaraan yang dikuasakan kembali merupakan piutang yang berasal
                        dari jaminan kendaraan milik konsumen untuk pelunasan piutang pembiayaan konsumen,
                        yang disajikan sebagai bagian dari aset lain-lain.

                        Konsumen memberi kuasa kepada Grup untuk menjual kendaraan yang dijaminkan ataupun
                        melakukan tindakan lainnya dalam upaya penyelesaian piutang pembiayaan konsumen bila
                        terjadi wanprestasi terhadap perjanjian pembiayaan.

                        Konsumen berhak atas selisih lebih antara nilai penjualan aset yang dikuasakan kembali
                        dengan saldo piutang pembiayaan konsumen. Jika terjadi selisih kurang, kerugian yang terjadi
                        dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian tahun
                        berjalan.

                        Beban-beban yang berkaitan dengan perolehan dan pemeliharaan piutang dari jaminan
                        kendaraan yang dikuasakan kembali dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan
                        komprehensif lain konsolidasian tahun berjalan pada saat terjadinya.

                   p. Piutang sewa pembiayaan

                        Penentuan apakah suatu perjanjian merupakan perjanjian sewa atau perjanjian yang
                        mengandung sewa didasarkan atas substansi perjanjian pada tanggal awal sewa dan apakah
                        pemenuhan perjanjian tergantung pada penggunaan suatu aset dan perjanjian tersebut
                        memberikan suatu hak untuk menggunakan aset tersebut.

                        Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan secara
                        substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset. Suatu sewa
                        diklasifikasikan sebagai sewa operasi jika sewa tidak mengalihkan secara substansial seluruh
                        risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset.

                        Aset berupa piutang sewa pembiayaan diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian
                        sebesar jumlah yang sama dengan investasi sewa bersih. Penerimaan piutang sewa
                        diperlakukan sebagai pembayaran pokok dan pendapatan sewa pembiayaan. Pengakuan
                        pendapatan sewa pembiayaan didasarkan pada suatu pola yang mencerminkan suatu tingkat
                        pengembalian periodik yang konstan atas investasi bersih Grup sebagai lessor dalam sewa
                        pembiayaan.

                        Piutang sewa pembiayaan konsumen akan dihapusbukukan setelah menunggak lebih dari
                        150 (seratus lima puluh) hari dan berdasarkan penelaahan manajemen atas kasus per kasus.
                        Penerimaan dari piutang yang telah dihapusbukukan pada periode berjalan dilakukan dengan
                        menyesuaikan akun cadangan, sedangkan penerimaan atas piutang yang telah dihapuskan
                        pada periode sebelumnya diakui sebagai pendapatan lain-lain.




488   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 491
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                Lampiran 5/22

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.    INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

      q. Aset dari transaksi syariah

         Aset dari transaksi syariah adalah pembiayaan oleh PT Bank BCA Syariah, Entitas Anak,
         berupa piutang murabahah, pinjaman qardh, pembiayaan mudharabah, pembiayaan
         musyarakah, dan aset yang diperoleh untuk ijarah.

         Penjelasan secara ringkas dari masing-masing jenis pembiayaan tersebut adalah sebagai
         berikut:

         Murabahah adalah akad jual beli barang dengan harga jual sebesar biaya perolehan ditambah
         keuntungan yang disepakati dan penjual harus mengungkapkan biaya perolehan tersebut
         kepada pembeli. Piutang murabahah dinyatakan sebesar jumlah piutang setelah dikurangi
         dengan “margin yang ditangguhkan” yang dapat direalisasikan dan cadangan kerugian
         penurunan nilai.

         Ijarah adalah sewa menyewa atas suatu barang dan/atau jasa antara pemilik objek sewa
         termasuk kepemilikan hak pakai atas objek sewa dengan penyewa untuk mendapatkan
         imbalan atas objek sewa yang disewakan. Ijarah muntahiyah bittamlik adalah sewa menyewa
         antara pemilik objek sewa dan penyewa untuk mendapatkan imbalan atas objek sewa yang
         disewakan dengan opsi perpindahan hak milik objek sewa baik dengan jual beli atau
         pemberian (hibah) pada saat tertentu sesuai akad sewa. Aset ijarah muntahiyah bittamlik
         dinyatakan sebesar harga perolehan dan dikurangi akumulasi penyusutan. Piutang ijarah
         diakui pada saat jatuh tempo sebesar sewa yang belum diterima dan disajikan sebesar nilai
         bersih yang dapat direalisasikan yakni saldo piutang dikurangi cadangan kerugian penurunan
         nilai.

         Mudharabah adalah penanaman dana dari pemilik dana (malik, shahibul maal, atau bank
         syariah) kepada pengelola dana (amil, mudharib, atau nasabah) untuk melakukan kegiatan
         usaha tertentu, dengan menggunakan metode bagi untung (profit sharing) atau metode bagi
         pendapatan (revenue sharing) antara kedua belah pihak berdasarkan nisbah yang telah
         disepakati sebelumnya. Pembiayaan mudharabah dinyatakan sebesar saldo pembiayaan
         dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai.

         Musyarakah adalah penanaman dana dari para pemilik dana/modal untuk mencampurkan
         dana/modal mereka pada suatu usaha tertentu, dengan pembagian keuntungan berdasarkan
         nisbah yang telah disepakati sebelumnya, sedangkan kerugian ditanggung semua pemilik
         dana/modal berdasarkan bagian dana/modal masing-masing.

         Musyarakah permanen adalah musyarakah dengan ketentuan bagian dana setiap mitra
         ditentukan sesuai akad dan jumlahnya tetap hingga akhir masa akad. Musyarakah menurun
         (musyarakah mutanaqisha) adalah musyarakah dengan ketentuan bagian dana salah satu
         mitra akan dialihkan secara bertahap kepada mitra lainnya sehingga bagian dananya akan
         menurun dan pada akhir masa akad mitra lain tersebut akan menjadi pemilik penuh usaha
         tersebut. Pembiayaan musyarakah dinyatakan sebesar saldo pembiayaan dikurangi dengan
         cadangan kerugian penurunan nilai.

         Entitas Anak menetapkan cadangan kerugian penurunan nilai tagihan pembiayaan syariah
         sesuai dengan kualitas pembiayaan berdasarkan penelaahan atas masing-masing saldo
         tagihan pembiayaan, dengan mengacu pada ketentuan OJK, kecuali untuk piutang
         murabahah. Sesuai dengan PSAK 402 "Akuntansi Murabahah" dan Pedoman Akuntansi
         Perbankan Syariah Indonesia (PAPSI Revisi 2013), Bank menghitung penurunan nilai
         individual untuk piutang murabahah sesuai dengan ketentuan di ISAK No. 402 “Penurunan
         Nilai Piutang Murabahah”. Bank mengevaluasi apakah terdapat bukti obyektif bahwa aset
         keuangan mengalami penurunan nilai pada setiap tanggal laporan posisi keuangan. Bank
         menggunakan metode migration analysis yang merupakan suatu metode analisis statistik,
         untuk menilai cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang yang diberikan secara kolektif.
         Bank menggunakan data historis minimal 5 (lima) tahun dalam menghitung Probability of
         Default (“PD”) dan Loss of Given Default (“LGD”).




                                                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   489
Page 492
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                      Lampiran 5/23

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          2.       INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

                   r.   Efek-efek untuk tujuan investasi

                        Efek-efek untuk tujuan investasi terdiri dari efek-efek yang diperdagangkan dari pasar uang
                        dan bursa efek seperti Obligasi Pemerintah, Sekuritas Rupiah dan Valas Bank Indonesia,
                        Sukuk Bank Indonesia, Sukuk, Obligasi Korporasi, Sertifikat Bank Indonesia, unit penyertaan
                        reksa dana, medium term notes, dan saham. Efek-efek untuk tujuan investasi diklasifikasikan
                        sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan diukur pada nilai
                        wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas
                        aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan diukur pada nilai wajar
                        melalui penghasilan komprehensif lain.

                        Investasi pada sukuk yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan diukur pada
                        nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain

                        Grup menentukan klasifikasi investasi pada sukuk berdasarkan model usaha dengan
                        mengacu pada PSAK 410 “Akuntansi Sukuk” sebagai berikut:

                        •     Surat berharga diukur pada biaya perolehan disajikan sebesar biaya perolehan
                              (termasuk biaya transaksi) yang disesuaikan dengan premi dan/atau diskonto yang
                              belum diamortisasi. Premi dan diskonto diamortisasi selama periode hingga jatuh tempo.

                        •     Surat berharga diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain yang
                              dinyatakan sebesar nilai wajar. Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi akibat
                              kenaikan atau penurunan nilai wajarnya disajikan dalam penghasilan komprehensif lain
                              tahun berjalan.

                   s. Aset tetap

                        Aset tetap pada awalnya dicatat sebesar biaya perolehan. Biaya perolehan termasuk
                        pengeluaran-pengeluaran yang dapat diatribusikan secara langsung agar aset tersebut siap
                        digunakan. Kecuali tanah, setelah pengukuran awal, seluruh aset tetap diukur dengan model
                        biaya, yaitu biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai
                        aset. Tanah tidak disusutkan.

                        Tanah disajikan sebesar nilai wajar, berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh penilai
                        independen eksternal yang telah terdaftar di OJK. Penilaian terhadap tanah dilakukan oleh
                        penilai yang memiliki kualifikasi profesional. Revaluasi dilakukan dengan keteraturan yang cukup
                        berkala untuk memastikan bahwa nilai tercatat aset yang direvaluasi tidak berbeda secara
                        material dengan nilai wajarnya pada tanggal pelaporan.

                        Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari revaluasi tanah dikreditkan pada “surplus revaluasi aset
                        tetap” sebagai bagian dari pendapatan komprehensif lainnya. Akan tetapi, kenaikan tersebut
                        diakui dalam laba rugi hingga sebesar jumlah penurunan nilai aset yang sama akibat revaluasi
                        yang pernah diakui sebelumnya dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
                        konsolidasian. Penurunan yang menghapus nilai kenaikan yang sebelumnya atas aset yang
                        sama dibebankan terhadap “surplus revaluasi aset tetap” sebagai bagian dari laba komprehensif,
                        penurunan lainnya dibebankan pada laporan laba rugi konsolidasian.

                        Biaya pengurusan hak legal atas tanah ketika tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai
                        bagian dari biaya perolehan tanah. Biaya perpanjangan atau pembaruan hak legal atas tanah
                        dibebankan dalam laba rugi konsolidasian pada saat terjadinya karena nilainya tidak material.

                        Golongan bangunan disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line
                        method) berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis 20 (dua puluh) tahun. Aset tetap
                        lainnya disusutkan dengan metode garis lurus (straight-line method) berdasarkan taksiran
                        masa manfaat ekonomis 5 (lima) tahun. Pada tahun 2025, beberapa Entitas Anak mengubah
                        estimasi akuntansi terkait taksiran masa manfaat ekonomis untuk golongan aset tetap selain
                        bangunan. Pengaruh perbedaan metode penyusutan tersebut tidak material terhadap laporan
                        keuangan konsolidasian. Untuk semua aset tetap, Grup menetapkan nilai residu nihil untuk
                        perhitungan penyusutan.




490   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 493
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                   Lampiran 5/24

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.    INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

      s. Aset tetap (lanjutan)

           Biaya-biaya setelah pengakuan awal diakui sebagai bagian nilai tercatat aset atau sebagai aset
           yang terpisah, sebagaimana mestinya, hanya jika kemungkinan besar Grup mendapat manfaat
           ekonomis dari pengeluaran tersebut di masa mendatang, berkenaan dengan aset tersebut dan
           biaya perolehan aset dapat diukur dengan andal. Nilai tercatat dari komponen yang diganti
           dihapuskan, biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam laporan laba rugi dan
           penghasilan komprehensif lain konsolidasian dalam periode keuangan ketika biaya-biaya
           tersebut terjadi.

           Bangunan dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan. Akumulasi biaya perolehan
           akan dipindahkan ke akun bangunan pada saat bangunan tersebut selesai dikerjakan dan siap
           digunakan.

           Apabila aset tetap dilepas, maka nilai harga perolehan dan akumulasi penyusutannya
           dikeluarkan dari laporan posisi keuangan konsolidasian, dan keuntungan atau kerugian yang
           dihasilkan diakui dalam laporan laba rugi konsolidasian. Jika aset yang direvaluasi dijual,
           jumlah yang dicatat di dalam ekuitas dipindahkan ke saldo laba.

           Pada setiap tanggal pelaporan, nilai residu, masa manfaat, dan metode penyusutan dikaji
           ulang, dan jika diperlukan, akan disesuaikan sesuai dengan ketentuan PSAK yang berlaku.

           Jika nilai tercatat aset tetap yang diukur dengan model biaya lebih besar dari nilai estimasi
           yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat aset tetap diturunkan menjadi sebesar nilai yang
           dapat diperoleh kembali dan rugi penurunan nilai aset diakui dalam laporan laba rugi dan
           penghasilan komprehensif lain konsolidasian tahun berjalan.

      t.   Aset lain-lain

           Aset lain-lain antara lain terdiri dari pendapatan bunga yang masih akan diterima, piutang,
           agunan yang diambil alih, properti terbengkalai, dan lain-lain.

           Aset yang tidak digunakan (properti terbengkalai) adalah aset dalam bentuk properti yang
           dimiliki Grup, di mana bagian properti tersebut secara mayoritas tidak digunakan untuk
           kegiatan usaha operasional Grup.

           Agunan yang diambil alih (AYDA) adalah aset yang diperoleh Bank dan Entitas Anak, baik
           melalui pelelangan maupun diluar pelelangan berdasarkan penyerahan secara sukarela oleh
           pemilik agunan atau berdasarkan kuasa untuk menjual diluar lelang dari pemilik agunan dalam
           hal debitur tidak memenuhi liabilitasnya kepada Bank dan Entitas Anak.

           Bank mengukur AYDA pada nilai lebih rendah antara jumlah tercatat dan nilai wajar setelah
           dikurangi estimasi biaya untuk menjual AYDA tersebut. Selisih antara nilai bersih yang dapat
           direalisasi dengan penjualan AYDA diakui sebagai keuntungan atau kerugian pada tahun
           berjalan pada saat dijual.

           Beban-beban yang berkaitan dengan pemeliharaan AYDA dan properti terbengkalai
           dibebankan ke laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian tahun
           berjalan pada saat terjadinya. Bila terjadi penurunan nilai yang bersifat permanen, maka nilai
           tercatatnya dikurangi untuk mengakui penurunan tersebut dan kerugiannya dibebankan pada
           laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian tahun berjalan. Lihat
           Catatan 2h untuk kebijakan akuntansi atas penyisihan kerugian AYDA dan properti
           terbengkalai.




                                                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   491
Page 494
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                      Lampiran 5/25

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          2.       INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

                   u. Aset takberwujud

                        Aset takberwujud terdiri dari perangkat lunak dan goodwill.

                        Perangkat lunak

                        Perangkat lunak dicatat sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan
                        akumulasi rugi penurunan nilai aset. Biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh lisensi
                        perangkat lunak komputer dan mempersiapkan perangkat lunak tersebut sehingga siap untuk
                        digunakan dikapitalisasi. Biaya yang terkait dengan pemeliharaan program perangkat lunak
                        diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Biaya pengembangan yang dapat secara langsung
                        diatribusikan kepada desain dan pengujian produk perangkat lunak yang dapat diidentifikasi
                        dan unik yang dikendalikan oleh Grup diakui sebagai perangkat lunak. Pengeluaran
                        pengembangan yang lain yang tidak memenuhi kriteria ini diakui sebagai beban pada saat
                        terjadinya. Biaya pengembangan yang sebelumnya diakui sebagai beban tidak dapat diakui
                        sebagai aset pada periode berikutnya.

                        Perangkat lunak diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method)
                        berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset 5 (lima) tahun bagi Bank. Perangkat lunak
                        diamortisasi dengan menggunakan metode saldo menurun ganda (double-declining balance
                        method) bagi PT BCA Digital, sedangkan bagi Entitas Anak lainnya menggunakan metode
                        garis lurus (straight-line method) dengan berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset
                        yang berkisar antara 4 (empat) sampai dengan 8 (delapan) tahun. Amortisasi diakui dalam
                        laba rugi konsolidasian tahun berjalan. Pengaruh perbedaan metode amortisasi tersebut tidak
                        material terhadap laporan keuangan konsolidasian.

                        Pada tahun 2025, Entitas Anak mengubah kebijakan akuntansi terkait metode amortisasi dan
                        masa manfaat ekonomis untuk perangkat lunak, menjadi metode garis lurus (straight-line
                        method) berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset 5 (lima) tahun bagi Entitas Anak.
                        Perubahan kebijakan akuntansi tersebut tidak material terhadap laporan keuangan
                        konsolidasian.

                        Goodwill

                        Kebijakan akuntansi Grup untuk goodwill dan kerugian penurunan nilai dibahas di Catatan 2e dan
                        2h.

                   v. Simpanan dari nasabah dan simpanan dari bank-bank lain

                        Simpanan dari nasabah adalah dana yang dipercayakan oleh masyarakat (di luar bank)
                        kepada Bank berdasarkan perjanjian penyimpanan dana. Termasuk dalam pos ini adalah giro,
                        tabungan, deposito berjangka dan sertifikat deposito.

                        Simpanan dari bank lain terdiri dari liabilitas terhadap bank lain, baik lokal maupun luar negeri,
                        dalam bentuk giro, tabungan, deposito berjangka dan inter-bank call money.

                        Simpanan dari nasabah dan simpanan dari bank lain diklasifikasikan sebagai liabilitas
                        keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Biaya tambahan yang dapat
                        diatribusikan secara langsung dengan perolehan simpanan nasabah dan simpanan dari bank
                        lain dikurangkan dari jumlah simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain. Lihat Catatan
                        2g untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan
                        diamortisasi.



492   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 495
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                Lampiran 5/26

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.    INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

      w. Dana simpanan syariah

         Dana simpanan syariah merupakan simpanan pihak lain dalam bentuk giro wadiah dan
         tabungan wadiah. Giro wadiah dapat digunakan sebagai instrumen pembayaran, dan dapat
         ditarik setiap saat melalui cek dan bilyet giro. Giro wadiah serta tabungan wadiah
         mendapatkan bonus sesuai kebijakan Entitas Anak. Simpanan dalam bentuk giro wadiah dan
         tabungan wadiah dinyatakan sebesar nilai nominal simpanan nasabah. Dana simpanan
         syariah diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan
         diamortisasi. Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas keuangan yang diukur
         dengan biaya perolehan diamortisasi.

      x. Dana syirkah temporer

         Dana syirkah temporer merupakan investasi dengan akad mudharabah muthlaqah, yaitu
         pemilik dana (shahibul maal) memberikan kebebasan kepada pengelola dana
         (mudharib/Entitas Anak) dalam pengelolaan investasinya dengan tujuan dibagikan sesuai
         dengan kesepakatan.

         Dana syirkah temporer terdiri dari tabungan mudharabah, deposito mudharabah dan Sertifikat
         Investasi Mudharabah Antarbank (“SIMA”). Dana ini diterima oleh Entitas Anak di mana
         Entitas Anak mempunyai hak untuk mengelola dan menginvestasikan dana, baik sesuai
         dengan kebijakan Entitas Anak atau kebijakan pembatasan dari pemilik dana, dengan
         keuntungan dibagikan sesuai dengan kesepakatan. Dalam hal dana syirkah temporer
         berkurang karena kerugian normal yang bukan akibat dari unsur kesalahan yang disengaja,
         kelalaian, atau pelanggaran kesepakatan, Entitas Anak tidak berkewajiban mengembalikan
         atau menutup kerugian atau kekurangan dana tersebut.

         Tabungan mudharabah merupakan simpanan dana pihak lain yang mendapatkan imbalan
         bagi hasil dari pendapatan atas penggunaan dana tersebut dengan nisbah yang ditetapkan
         dan disetujui sebelumnya. Tabungan mudharabah dicatat sebesar nilai simpanan nasabah.

         Deposito mudharabah merupakan simpanan pihak lain yang hanya bisa ditarik pada waktu
         tertentu sesuai dengan perjanjian antara pemegang deposito mudharabah dengan Entitas
         Anak. Deposito mudharabah dinyatakan sebesar nilai nominal sesuai dengan perjanjian
         antara pemegang deposito mudharabah dengan Entitas Anak.

         Dana syirkah temporer tidak dapat digolongkan sebagai liabilitas. Hal ini karena Entitas Anak
         tidak mempunyai liabilitas, ketika mengalami kerugian, untuk mengembalikan jumlah dana
         awal dari pemilik dana kecuali akibat kelalaian atau wanprestasi Entitas Anak. Dana syirkah
         temporer tidak dapat digolongkan sebagai ekuitas karena mempunyai waktu jatuh tempo dan
         pemilik dan tidak mempunyai hak kepemilikan yang sama dengan pemegang saham seperti
         hak voting dan hak atas realisasi keuntungan yang berasal dari aset lancar dan aset non-
         investasi.

         Dana syirkah temporer merupakan salah satu unsur laporan posisi keuangan konsolidasian,
         hal tersebut sesuai dengan prinsip syariah yang memberi hak kepada Entitas Anak untuk
         mengelola dana, termasuk untuk mencampur dana tersebut dengan dana lainnya.

         Pemilik dana syirkah temporer memperoleh bagian atas keuntungan sesuai kesepakatan dan
         menerima kerugian berdasarkan jumlah dana dari masing-masing pihak. Pembagian hasil
         dana syirkah temporer dapat dilakukan dengan konsep bagi hasil atau bagi untung.




                                                                Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   493
Page 496
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                     Lampiran 5/27

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          2.       INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

                   y. Efek-efek utang yang diterbitkan

                        Efek-efek utang yang diterbitkan oleh Entitas Anak, yang terdiri dari obligasi, diklasifikasikan
                        sebagai liabilitas keuangan lainnya yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Biaya
                        emisi sehubungan dengan penerbitan efek-efek utang diakui sebagai diskonto dan
                        dikurangkan langsung dari hasil emisi untuk menentukan hasil emisi bersih efek-efek utang
                        yang diterbitkan tersebut dan diamortisasi selama jangka waktu efek-efek utang dengan
                        menggunakan metode suku bunga efektif. Efek-efek utang yang diterbitkan diklasifikasikan
                        sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan
                        2g untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan
                        diamortisasi.

                   z.   Obligasi subordinasi

                        Obligasi subordinasi diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
                        perolehan diamortisasi. Biaya tambahan yang dapat diatribusikan secara langsung dengan
                        penerbitan obligasi subordinasi dikurangkan dari jumlah obligasi subordinasi yang diterima.
                        Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
                        perolehan diamortisasi.

                   aa. Provisi

                        Provisi diakui jika, sebagai akibat peristiwa masa lalu, Grup memiliki kewajiban kini, baik
                        bersifat hukum maupun bersifat konstruktif yang dapat diestimasi secara andal, dan
                        kemungkinan besar penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar sumber
                        daya yang mengandung manfaat ekonomi. Provisi diukur sebesar nilai kini dari estimasi
                        terbaik manajemen atas pengeluaran yang diharapkan diperlukan untuk menyelesaikan
                        kewajiban kini pada akhir periode pelaporan. Tingkat diskonto yang digunakan untuk
                        menentukan nilai kini adalah tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan penilaian
                        pasar atas nilai waktu uang dan risiko yang terkait dengan kewajiban.

                   ab. Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain

                        Beban yang masih harus dibayar terdiri atas beban bunga yang masih harus dibayar, liabilitas
                        terkait transaksi dengan nasabah dan asuransi, setoran jaminan, pendapatan diterima dimuka,
                        liabilitas sewa pembiayaan dan lain-lain.

                   ac. Laba per saham

                        Laba per saham dasar dihitung berdasarkan laba bersih tahun berjalan yang dapat
                        diatribusikan kepada pemilik entitas induk dibagi dengan jumlah rata-rata tertimbang saham
                        beredar selama tahun berjalan setelah memperhitungkan pembelian kembali saham.

                        Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak terdapat instrumen dilusian. Oleh karena itu,
                        laba per saham dilusian sama dengan laba per saham dasar.

                   ad. Pendapatan dan beban bunga & pendapatan dan beban syariah

                        Pendapatan dan beban bunga

                        Pendapatan dan beban bunga diakui dalam laba rugi konsolidasian tahun berjalan dengan
                        menggunakan metode suku bunga efektif. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara
                        tepat mendiskontokan estimasi pembayaran dan penerimaan kas di masa datang selama
                        perkiraan umur dari aset atau liabilitas keuangan (atau jika lebih tepat, digunakan periode yang
                        lebih singkat) untuk memperoleh nilai tercatat bersih dari aset atau liabilitas keuangan. Pada
                        saat menghitung suku bunga efektif, Grup mengestimasi arus kas di masa datang dengan
                        mempertimbangkan seluruh persyaratan kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut,
                        namun tidak mempertimbangkan kerugian kredit di masa mendatang.



494   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 497
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                Lampiran 5/28

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.    INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

      ad. Pendapatan dan beban bunga & pendapatan dan beban syariah (lanjutan)

         Pendapatan dan beban bunga (lanjutan)

         Perhitungan suku bunga efektif mencakup biaya transaksi (Catatan 2g) dan seluruh
         imbalan/provisi dan bentuk lain yang dibayarkan atau diterima yang merupakan bagian tak
         terpisahkan dari suku bunga efektif.

         Pendapatan dan beban bunga yang disajikan pada laporan laba rugi dan penghasilan
         komprehensif lain konsolidasian meliputi:

         •   Bunga atas aset dan liabilitas keuangan yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi
             yang dihitung menggunakan suku bunga efektif;
         •   Bunga atas efek-efek untuk tujuan investasi yang diukur pada nilai wajar melalui
             penghasilan komprehensif lain yang dihitung menggunakan suku bunga efektif;
         •   Pendapatan bunga dari semua aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba
             rugi dipandang bersifat incidental terhadap kegiatan perdagangan Grup dan disajikan
             sebagai bagian dari pendapatan transaksi perdagangan-bersih; dan
         •   Pendapatan bunga atas aset keuangan yang mengalami penurunan nilai tetap diakui atas
             dasar suku bunga yang digunakan untuk mendiskonto arus kas masa datang dalam
             pengukuran kerugian penurunan nilai.

         Pendapatan dan beban syariah

         Pendapatan syariah terdiri dari keuntungan murabahah, pendapatan ijarah (sewa), dan bagi
         hasil pembiayaan mudharabah dan musyarakah.

         Pengakuan keuntungan transaksi murabahah dengan pembayaran tangguh atau secara
         angsuran dilakukan selama periode akad sesuai dengan metode efektif (anuitas).

         Pendapatan ijarah diakui selama masa akad secara merata dan net.

         Pendapatan bagi hasil musyarakah yang menjadi hak mitra pasif diakui dalam periode
         terjadinya hak bagi hasil sesuai nisbah yang disepakati.

         Pendapatan bagi hasil mudharabah diakui dalam periode terjadinya hak bagi hasil sesuai
         nisbah yang disepakati, dan tidak diperkenankan mengakui pendapatan dari proyeksi hasil
         usaha.

         Beban syariah terdiri dari beban bagi hasil mudharabah dan beban bonus wadiah. Beban bagi
         hasil untuk dana pihak ketiga dihitung dengan menggunakan prinsip bagi hasil berdasarkan
         porsi bagi hasil (nisbah) yang telah disepakati sebelumnya berdasarkan pada prinsip
         mudharabah mutlaqah.

      ae. Pendapatan dan beban atas provisi dan komisi

         Pendapatan dan beban atas provisi dan komisi yang merupakan bagian integral dari suku
         bunga efektif atas aset atau liabilitas keuangan dimasukkan dalam perhitungan suku bunga
         efektif.

         Pendapatan provisi dan komisi lainnya, termasuk pendapatan provisi yang terkait kegiatan
         bancassurance, ekspor-impor, manajemen kas, pendapatan provisi atas jasa dan/atau
         kegiatan yang mempunyai jangka waktu tertentu dan jumlahnya signifikan, diakui sebagai
         pendapatan ditangguhkan/beban dibayar dimuka dan diamortisasi dengan menggunakan
         metode garis lurus (straight-line method) selama jangka waktunya, jika tidak, pendapatan
         provisi dan komisi lainnya langsung diakui pada saat jasa diberikan. Pendapatan provisi atas
         komitmen kredit diakui berdasarkan metode garis lurus (straight-line method) selama jangka
         waktu komitmen.



                                                                 Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   495
Page 498
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                    Lampiran 5/29

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          2.       INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

                   ae. Pendapatan dan beban atas provisi dan komisi (lanjutan)

                        Pendapatan komisi terkait transaksi kartu kredit dan debit dikurangi dengan biaya-biaya yang
                        berkaitan langsung dengan transaksi tersebut, disajikan secara net dalam laporan laba rugi
                        dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

                   af. Pendapatan bersih transaksi yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi

                        Pendapatan bersih transaksi diukur pada nilai wajar melalui laba rugi terdiri dari keuntungan
                        atau kerugian bersih terkait dengan aset dan liabilitas keuangan yang dimiliki yang diukur pada
                        nilai wajar melalui laba rugi, termasuk pendapatan dan beban bunga dari semua instrumen
                        keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, dan seluruh perubahan nilai wajar
                        yang direalisasi maupun yang belum direalisasi dan selisih kurs.

                   ag. Liabilitas imbalan pasca-kerja

                        ag.1. Kewajiban jangka pendek

                               Liabilitas untuk upah dan gaji, termasuk imbalan non-moneter dan akumulasi cuti sakit
                               yang akan diselesaikan dalam waktu 12 bulan setelah akhir dari periode ketika pekerja
                               memberikan jasa yang berhubungan diakui hingga jasa yang diberikan hingga akhir dari
                               periode pelaporan dan dihitung pada jumlah yang diperkirakan akan dibayar ketika
                               liabilitas diselesaikan. Liabilitas dipresentasikan sebagai kewajiban imbalan kerja masa
                               kini pada laporan posisi keuangan konsolidasian.

                        ag.2. Kewajiban pensiun

                               Entitas-entitas di dalam Grup mengoperasikan berbagai skema pensiun. Grup memiliki
                               program imbalan pasti dan iuran pasti. Program iuran pasti merupakan program pensiun
                               di mana Grup membayar sejumlah iuran tertentu kepada entitas (dana) yang terpisah.
                               Grup tidak memiliki kewajiban hukum atau konstruktif untuk membayar iuran lebih lanjut
                               jika entitas tersebut tidak memiliki aset yang cukup untuk membayar seluruh imbalan
                               atas jasa yang diberikan pekerja pada periode berjalan maupun periode lalu. Program
                               imbalan pasti merupakan program yang ditentukan berdasarkan jumlah imbalan
                               pensiun yang akan diterima seorang pekerja pada saat pensiun, biasanya tergantung
                               oleh satu faktor atau lebih, misalnya usia, masa bekerja dan kompensasi.

                               Sehubungan dengan program imbalan pasti, liabilitas diakui pada laporan posisi
                               keuangan konsolidasian sebesar nilai kini kewajiban imbalan pasti pada akhir periode
                               pelaporan dikurangi nilai wajar aset program. Kewajiban imbalan pasti dihitung setiap
                               tahun oleh aktuaris yang independen dengan menggunakan metode projected unit
                               credit. Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan arus kas
                               keluar yang diestimasi dengan menggunakan tingkat bunga Obligasi Pemerintah
                               (dikarenakan saat ini tidak ada pasar aktif untuk obligasi perusahaan yang berkualitas
                               tinggi) yang didenominasikan dalam mata uang di mana imbalan akan dibayarkan dan
                               memiliki jangka waktu jatuh tempo mendekati jangka waktu kewajiban pensiun.

                               Biaya bunga bersih dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto terhadap saldo bersih
                               kewajiban imbalan pasti dan nilai wajar aset program. Biaya ini termasuk dalam beban
                               imbalan kerja dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

                               Keuntungan dan kerugian atas pengukuran kembali yang timbul dari penyesuaian dan
                               perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial langsung diakui seluruhnya melalui
                               penghasilan komprehensif lainnya konsolidasian pada saat terjadinya. Keuntungan dan
                               kerugian ini termasuk didalam laba ditahan pada laporan perubahan ekuitas dan pada
                               laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

                               Perubahan nilai kini atas kewajiban imbalan pasti yang timbul dari amandemen rencana
                               atau program kurtailmen diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
                               lain konsolidasian sebagai biaya jasa lalu pada saat terjadinya.



496   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 499
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                 Lampiran 5/30

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.    INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

      ag. Liabilitas imbalan pasca-kerja (lanjutan)

          ag.2. Kewajiban pensiun (lanjutan)

               Untuk program iuran pasti, Grup membayar iuran program pensiun baik karena
               diwajibkan, berdasarkan kontrak atau sukarela. Namun karena Undang-Undang
               Ketenagakerjaan mengharuskan entitas membayar jumlah tertentu kepada para pekerja
               yang telah memasuki usia pensiun yang ditentukan berdasarkan masa kerja, Grup
               rentan terhadap kemungkinan untuk membayar kekurangan apabila iuran kumulatif
               kurang dari jumlah tertentu. Sebagai akibatnya untuk tujuan pelaporan keuangan,
               program iuran pasti secara efektif diberlakukan seolah-olah sebagai program imbalan
               pasti.

         ag.3. Kewajiban pasca-kerja lainnya

               Bank memberikan imbalan kesehatan pasca-kerja untuk karyawan. Imbalan ini
               biasanya diberikan kepada karyawan yang tetap bekerja sampai usia pensiun dan
               memenuhi masa kerja minimum. Biaya yang diharapkan timbul atas imbalan ini
               dicadangkan selama masa kerja dengan menggunakan metode projected unit credit.
               Kewajiban ini dinilai setiap tahun oleh aktuaris independen yang memenuhi syarat.

         ag.4. Pesangon pemutusan kontrak kerja

               Pesangon pemutusan kontrak kerja terutang ketika Grup memberhentikan hubungan
               kerja sebelum usia pensiun normal, atau ketika seorang pekerja menerima penawaran
               mengundurkan diri secara sukarela dengan kompensasi imbalan pesangon. Grup
               mengakui pesangon pemutusan kontrak kerja pada tanggal yang lebih awal antara (i)
               ketika Grup tidak dapat lagi menarik tawaran atas imbalan tersebut dan (ii) ketika Grup
               mengakui biaya untuk restrukturisasi yang berada dalam ruang lingkup PSAK 237 dan
               melibatkan pembayaran pesangon. Dalam hal menyediakan pesangon sebagai
               penawaran untuk mengundurkan diri secara sukarela, pesangon pemutusan kontrak
               kerja diukur berdasarkan jumlah karyawan yang diharapkan menerima penawaran
               tersebut. Imbalan yang jatuh tempo lebih dari 12 bulan setelah periode pelaporan
               didiskontokan menjadi nilai kininya.

      ah. Pajak penghasilan kini dan tangguhan

         Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba rugi
         dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan
         transaksi atau kejadian yang diakui di penghasilan komprehensif lain atau langsung diakui ke
         ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam penghasilan komprehensif
         lain atau ekuitas.

         Beban pajak kini dihitung berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku atau yang secara
         substantif berlaku pada akhir periode pelaporan, di negara di mana entitas dalam Grup
         beroperasi dan menghasilkan pendapatan kena pajak. Manajemen secara periodik
         mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) sehubungan
         dengan situasi di mana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika perlu,
         manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada
         otoritas pajak.

         Pajak penghasilan tangguhan diakui sepenuhnya, dengan menggunakan metode liabilitas
         untuk semua perbedaan temporer yang berasal dari selisih antara dasar pengenaan pajak
         aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya pada laporan keuangan konsolidasian. Namun,
         liabilitas pajak penghasilan tangguhan tidak diakui jika berasal dari pengakuan awal goodwill.
         Pajak penghasilan tangguhan juga tidak diperhitungkan jika pajak penghasilan tangguhan
         tersebut timbul dari pengakuan awal aset atau pengakuan awal liabilitas dalam transaksi yang
         bukan kombinasi bisnis yang pada saat transaksi tidak mempengaruhi laba akuntansi maupun
         laba kena pajak/rugi pajak.



                                                                 Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   497
Page 500
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                   Lampiran 5/31

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          2.       INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

                   ah. Pajak penghasilan kini dan tangguhan (lanjutan)

                        Pajak penghasilan tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang sudah
                        diberlakukan atau secara substantif berlaku pada akhir periode pelaporan dan diekspektasi
                        akan digunakan ketika aset pajak tangguhan yang berhubungan direalisasi atau liabilitas pajak
                        tangguhan diselesaikan.

                        Aset pajak tangguhan diakui hanya jika kemungkinan jumlah penghasilan kena pajak di masa
                        depan akan memadai untuk dikompensasi dengan perbedaan temporer yang masih dapat
                        dimanfaatkan.

                        Aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat hak yang
                        berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas
                        pajak kini dan apabila aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dikenakan oleh otoritas
                        perpajakan yang sama. Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini atas masing-masing entitas
                        akan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan
                        saling hapus dan adanya niat untuk melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut secara
                        neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.

                   ai. Transaksi sewa - sebagai penyewa

                        Pada tanggal permulaan kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan atau mengandung
                        sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan
                        hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk
                        dipertukarkan dengan imbalan. Grup dapat memilih untuk tidak mengakui aset hak guna dan
                        liabilitas sewa untuk:

                        -    Sewa dengan masa sewa 12 bulan atau kurang; dan
                        -    Sewa yang aset pendasarnya bernilai-rendah

                        Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset
                        identifikasian, Grup harus menilai apakah:

                        -    Grup memiliki hak untuk mendapatkan secara substansial seluruh manfaat ekonomi dari
                             penggunaan aset identifikasian; dan
                        -    Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Grup memiliki hak
                             ini ketika Grup memiliki hak untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang
                             bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya:
                             1. Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset;
                             2. Grup telah mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan
                                 untuk tujuan apa aset akan digunakan selama periode penggunaan.

                        Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa. Aset hak
                        guna diukur pada biaya perolehan, di mana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa
                        yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal
                        permulaan, ditambah dengan biaya langsung awal yang dikeluarkan.

                        Aset hak guna diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus sepanjang jangka waktu
                        sewa.

                        Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal
                        permulaan, didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika
                        suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman
                        inkremental. Pada umumnya, Grup menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai
                        tingkat bunga diskonto.




498   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 501
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                 Lampiran 5/32

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.    INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

      ai. Transaksi sewa - sebagai penyewa (lanjutan)

         Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan
         dibebankan pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga
         periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode.

         Grup menyajikan aset hak guna sebagai bagian dari “Aset tetap” dan liabilitas sewa sebagai
         bagian dari “Liabilitas lain-lain” di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

         Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Grup pada akhir masa sewa atau
         jika biaya perolehan aset hak guna merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, maka
         Grup menyusutkan aset hak guna dari tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat aset
         pendasar. Jika tidak, maka Grup menyusutkan aset hak guna dari tanggal permulaan hingga
         tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak guna atau akhir masa sewa.

         Grup menganalisa fakta dan keadaan untuk masing-masing jenis hak atas tanah dalam
         menentukan akuntansi untuk masing-masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat
         merepresentasikan dengan tepat suatu kejadian atau transaksi ekonomis yang mendasarinya.
         Jika hak atas tanah tersebut tidak mengalihkan pengendalian atas aset pendasar kepada
         Grup, melainkan mengalihkan hak untuk menggunakan aset pendasar, Grup menerapkan
         perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai sewa berdasarkan PSAK 116 “Sewa”,
         kecuali jika hak atas tanah secara substansi menyerupai pembelian tanah, maka Grup
         menerapkan PSAK 216 “Aset tetap”.

      aj. Segmen operasi

         Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang
         memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban, termasuk pendapatan dan beban terkait
         dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama, yang hasil operasinya dikaji
         ulang secara berkala oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat keputusan
         tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya, serta
         tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan. Hasil segmen yang dilaporkan kepada
         pengambil keputusan operasional termasuk komponen-komponen yang dapat diatribusikan
         secara langsung kepada segmen dan juga yang dapat dialokasikan dengan basis yang wajar.
         Komponen yang tidak dapat dialokasikan terutama terdiri dari biaya kantor pusat, aset tetap,
         dan aset/liabilitas pajak penghasilan, termasuk pajak kini dan pajak tangguhan.

         Grup mengelola kegiatan usahanya dan mengidentifikasi segmen yang dilaporkan
         berdasarkan wilayah geografis dan produk. Beberapa wilayah yang memiliki karakteristik
         serupa, diagregasikan dan dievaluasi secara berkala oleh manajemen. Laba/rugi dari masing-
         masing segmen digunakan untuk menilai kinerja masing-masing segmen.

      ak. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi

         Grup melakukan transaksi dengan pihak berelasi. Sesuai dengan PSAK 224 “Pengungkapan
         Pihak-Pihak Berelasi”, yang dimaksud dengan pihak berelasi adalah orang atau entitas yang
         berelasi dengan entitas pelapor sebagai berikut:

         a. Orang atau anggota keluarga terdekatnya berelasi dengan entitas pelapor jika orang
            tersebut:
            i. memiliki pengendalian atau pengendalian bersama terhadap entitas pelapor;
            ii. memiliki pengaruh signifikan terhadap entitas pelapor; atau
            iii. personal manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk pelapor.



                                                                Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   499
Page 502
        PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                     Lampiran 5/33

        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        31 DESEMBER 2025 DAN 2024
        (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


        2.        INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

                  ak. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi (lanjutan)

                      Grup melakukan transaksi dengan pihak berelasi. Sesuai dengan PSAK 224 “Pengungkapan
                      Pihak-Pihak Berelasi”, yang dimaksud dengan pihak berelasi adalah orang atau entitas yang
                      berelasi dengan entitas pelapor sebagai berikut: (lanjutan)

                      b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi hal-hal sebagai berikut:
                         i. entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya
                              entitas induk, entitas anak dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain);
                         ii. suatu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama bagi entitas lain (atau
                              entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok
                              usaha, di mana entitas lain tersebut adalah anggotanya);
                         iii. kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;
                         iv. suatu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah
                              entitas asosiasi dari entitas ketiga;
                         v. entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari
                              suatu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor;
                         vi. entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi
                              dalam butir (a);
                         vii. orang yang diidentifikasi, dalam butir (a) (i) memiliki pengaruh signifikan terhadap
                              entitas atau anggota manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).

                      Jenis transaksi dan saldo dengan pihak berelasi diungkapkan pada Catatan 45.

                 al. Modal saham

                      Ketika entitas Grup membeli modal saham ekuitas entitas (saham treasuri), imbalan yang
                      dibayar, termasuk biaya tambahan yang secara langsung dapat diatribusikan (dikurangi pajak
                      penghasilan) dikurangkan dari ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik ekuitas entitas
                      sampai saham tersebut dibatalkan atau diterbitkan kembali. Ketika saham biasa tersebut
                      selanjutnya diterbitkan kembali, imbalan yang diterima, dikurangi biaya tambahan transaksi
                      yang terkait dan dampak pajak penghasilan yang terkait dimasukkan pada ekuitas yang dapat
                      diatribusikan kepada pemilik ekuitas entitas.

                 am. Kontrak asuransi

                      Berdasarkan PSAK 117, kontrak asuransi dikelompokkan menjadi kelompok-kelompok untuk
                      tujuan pengukuran. Kelompok kontrak asuransi ditentukan dengan mengidentifikasi portofolio
                      kontrak asuransi, di mana setiap portofolio terdiri dari kelompok kontrak dengan risiko yang
                      serupa yang dikelola bersama. Portofolio tersebut dibagi lebih lanjut berdasarkan profitabilitas
                      kontrak menjadi tiga kategori: kontrak yang merugikan, kontrak yang tidak memiliki risiko
                      signifikan untuk menjadi merugikan, dan kontrak yang tersisa. Kontrak asuransi juga
                      dikelompokkan menjadi kohort tahunan (yaitu berdasarkan tahun penerbitan). Portofolio
                      kontrak reasuransi yang dimiliki dinilai untuk agregasi secara terpisah dari portofolio kontrak
                      asuransi yang diterbitkan.




500   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 503
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                Lampiran 5/34

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3.    PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN

      Pengungkapan ini merupakan tambahan atas pembahasan tentang manajemen risiko keuangan
      (Catatan 41).

      Sumber utama atas ketidakpastian estimasi

     1.   Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan

          Sesuai dengan PSAK 109, pengukuran cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan
          yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan diukur pada nilai wajar melalui
          penghasilan komprehensif lain membutuhkan penggunaan model yang kompleks dan asumsi
          signifikan terkait future economic conditions dan credit behaviour.

          Estimasi signifikan dibutuhkan dalam menerapkan perhitungan cadangan kerugian
          penurunan nilai berdasarkan PSAK 109, antara lain:

          •    Penentuan kriteria Significant Increase in Credit Risk;
          •    Menentukan model yang tepat dan asumsi untuk perhitungan cadangan kerugian
               penurunan nilai;
          •    Menentukan jumlah dan pembebanan relatif atas skenario forward-looking untuk
               masing-masing segmen/produk;
          •    Menentukan segmentasi aset keuangan yang sejenis untuk perhitungan cadangan
               kerugian penurunan nilai;
          •    Estimasi arus kas debitur dalam perhitungan individual impairment.

          Informasi mengenai manajemen risiko keuangan khususnya terkait pertimbangan dan
          estimasi yang dibuat oleh Grup diungkapkan di Catatan 41.

     2.   Liabilitas imbalan pasca-kerja

          Nilai kini kewajiban pensiun bergantung pada beberapa faktor yang ditentukan dengan dasar
          aktuarial berdasarkan beberapa asumsi. Asumsi yang digunakan untuk menentukan biaya
          (penghasilan) pensiun neto mencakup tingkat diskonto dan kenaikan gaji di masa datang.
          Adanya perubahan pada asumsi ini akan mempengaruhi jumlah tercatat kewajiban pensiun.

     3.   Perpajakan

          Grup membutuhkan pertimbangan signifikan dalam menentukan provisi perpajakan. Grup
          menentukan provisi perpajakan berdasarkan estimasi atas kemungkinan adanya tambahan
          beban pajak. Jika hasil akhir dari hal ini berbeda dengan jumlah yang dicatat semula, maka
          perbedaan tersebut akan berdampak terhadap laba rugi.


4.    KAS

                                                                       2025                   2024

      Rupiah                                                           24.320.754             27.672.826
      Valuta asing                                                        984.277              1.643.052

                                                                       25.305.031             29.315.878

      Saldo kas dalam mata uang Rupiah termasuk jumlah kas pada Anjungan Tunai Mandiri (“ATM”)
      masing-masing    sebesar    Rp      9.279.539   dan     Rp 9.165.874    pada      tanggal
      31 Desember 2025 dan 2024.



                                                                 Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   501
Page 504
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                        Lampiran 5/35

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          5.       GIRO PADA BANK INDONESIA

                                                                                      2025                      2024

                   Rupiah                                                             43.991.552                32.928.703
                   Valuta asing                                                        3.776.726                 3.479.439

                                                                                      47.768.278                36.408.142

                   Informasi mengenai pemenuhan persyaratan Giro Wajib Minimum (“GWM”) serta Rasio
                   Penyangga Likuiditas Makroprudensial (“PLM”) diungkapkan pada Catatan 49.



          6.       GIRO PADA BANK-BANK LAIN

                                                                                      2025                      2024

                   Rupiah                                                                   172.397                 73.827
                   Valuta asing                                                           5.160.009              4.024.010

                   Jumlah                                                                 5.332.406              4.097.837

                   Cadangan kerugian penurunan nilai
                    Rupiah                                                                        (86)                 (117)
                    Valuta asing                                                                 (682)                 (521)

                                                                                                 (768)                 (638)

                   Jumlah - bersih                                                        5.331.638              4.097.199

                   Grup tidak memiliki saldo giro pada bank-bank lain dari pihak berelasi.

                   Rata-rata tingkat suku bunga efektif (yield) setahun giro pada bank-bank lain adalah sebagai
                   berikut:

                                                                                      2025                      2024

                   Rupiah                                                                      4,19%                4,25%
                   Valuta asing                                                                2,49%                3,43%

                   Seluruh giro pada bank-bank lain tidak mengalami peningkatan signifikan atas risiko kredit sejak
                   pengakuan awal dan tidak memiliki bukti objektif penurunan nilai. Perubahan cadangan kerugian
                   penurunan nilai giro pada bank-bank lain adalah sebagai berikut:

                                                                                          2025
                                                                  Stage 1       Stage 2          Stage 3         Jumlah

                    Saldo awal                                          (638)              -                -          (638)
                    Perubahan bersih pada eksposur                       (82)              -                -           (82)
                    Selisih kurs                                         (48)              -                -           (48)

                    Saldo akhir                                         (768)              -                -          (768)




502   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 505
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                               Lampiran 5/36

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


6.    GIRO PADA BANK-BANK LAIN (lanjutan)

      Seluruh giro pada bank-bank lain tidak mengalami peningkatan signifikan atas risiko kredit sejak
      pengakuan awal dan tidak memiliki bukti objektif penurunan nilai. Perubahan cadangan kerugian
      penurunan nilai giro pada bank-bank lain adalah sebagai berikut: (lanjutan)

                                                                                     2024
                                                         Stage 1           Stage 2            Stage 3            Jumlah

      Saldo awal                                                (899)                  -                 -             (899)
      Perubahan bersih pada eksposur                             271                   -                 -              271
      Selisih kurs                                               (10)                  -                 -              (10)

      Saldo akhir                                               (638)                  -                 -             (638)

      Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai yang dibentuk telah
      memadai.


7.    PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK-BANK LAIN

      a. Berdasarkan jenis dan jangka waktu kontraktual

                                                                           2025
                                        Hingga      >1-3           >3-6           > 6 - 12     Lebih dari
                                        1 bulan     bulan          bulan           bulan        12 bulan          Jumlah

          Bank Indonesia                4.310.376          -             -                -             -         4.310.376
          Call money                    3.861.506     83.375       166.750                -             -         4.111.631
          Deposito berjangka              489.565    398.791        48.738            5.000             -           942.094
          Sertifikat deposito                   -          -             -                -       451.950           451.950

          Jumlah                        8.661.447    482.166       215.488            5.000       451.950         9.816.051

          Cadangan kerugian
            penurunan nilai                                                                                          (2.510)

          Jumlah - bersih                                                                                         9.813.541


                                                                           2024
                                        Hingga      >1-3           >3-6           > 6 - 12     Lebih dari
                                        1 bulan     bulan          bulan           bulan        12 bulan          Jumlah

          Bank Indonesia                8.646.539           -            -                -                  -    8.646.539
          Call money                    5.101.180   1.153.069            -                -                  -    6.254.249
          Deposito berjangka              606.732     153.153       24.401           31.522                  -      815.808

          Jumlah                       14.354.451   1.306.222       24.401           31.522                  -   15.716.596

          Cadangan kerugian
            penurunan nilai                                                                                          (1.712)

          Jumlah - bersih                                                                                        15.714.884




                                                                           Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk     503
Page 506
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                      Lampiran 5/37

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          7.       PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK-BANK LAIN (lanjutan)

                   b. Berdasarkan mata uang

                                                                                    2025                      2024

                        Rupiah                                                          1.826.779              5.115.663
                        Valuta asing                                                    7.989.272             10.600.933
                        Jumlah                                                          9.816.051             15.716.596

                        Cadangan kerugian penurunan nilai                                    (2.510)              (1.712)

                        Jumlah - bersih                                                 9.813.541             15.714.884

                   Grup tidak memiliki saldo penempatan pada bank-bank lain ke pihak berelasi.

                   Perubahan keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi dari penempatan pada bank-bank lain
                   dalam kelompok diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain adalah sebagai
                   berikut:

                                                                                    2025                      2024

                   Saldo awal - sebelum pajak penghasilan
                    tangguhan                                                                     -               (1.086)
                   Penambahan keuntungan (kerugian) yang belum
                    direalisasi selama tahun berjalan - bersih                               (3.742)                 1.110
                   Keuntungan (kerugian) yang direalisasi selama
                    tahun berjalan - bersih                                                       -                    (24)

                   Jumlah sebelum pajak penghasilan tangguhan                                (3.742)                      -

                   Pajak penghasilan tangguhan (Catatan 20)                                    711                        -

                   Saldo akhir - bersih                                                      (3.031)                      -

                   Seluruh penempatan pada bank-bank lain tidak mengalami peningkatan signifikan atas risiko
                   kredit sejak pengakuan awal dan tidak memiliki bukti objektif penurunan nilai. Perubahan
                   cadangan kerugian penurunan nilai penempatan pada bank-bank lain adalah sebagai berikut:

                                                                                        2025
                                                                Stage 1       Stage 2          Stage 3         Jumlah

                    Saldo awal                                      (1.712)              -                -          (1.712)
                    Perubahan bersih pada eksposur                    (670)              -                -            (670)
                    Selisih kurs                                      (128)              -                -            (128)

                    Saldo akhir                                     (2.510)              -                -          (2.510)

                                                                                        2024
                                                                Stage 1       Stage 2          Stage 3         Jumlah

                    Saldo awal                                        (684)              -                -            (684)
                    Perubahan bersih pada eksposur                  (1.006)              -                -          (1.006)
                    Selisih kurs                                       (22)              -                -             (22)

                    Saldo akhir                                     (1.712)              -                -          (1.712)




504   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 507
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                              Lampiran 5/38

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


7.    PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK-BANK LAIN (lanjutan)

      Rata-rata tingkat suku bunga efektif (yield) setahun penempatan pada Bank Indonesia dan bank-
      bank lain adalah sebagai berikut:

                                                                                    2025                     2024

      Bank Indonesia dan call money:
       Rupiah                                                                             4,87%                    5,77%
       Valuta asing                                                                       3,64%                    4,43%

      Deposito berjangka:
       Rupiah                                                                             4,39%                    5,89%
       Valuta asing                                                                       3,00%                    3,00%

      Sertifikat deposito:
       Rupiah                                                                             6,21%                    6,47%

      Kisaran tingkat suku bunga kontraktual setahun dari penempatan pada Bank Indonesia dan bank-
      bank lain adalah sebagai berikut:

                                                                                    2025                     2024
      Deposito berjangka:
       Rupiah                                                                   1,00% - 6,75%           2,00% - 7,55%
       Valuta asing                                                             0,50% - 3,75%           1,00% - 4,85%

      Sertifikat deposito:
       Rupiah                                                                             6,85%                   6,53%

      Tidak terdapat penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain yang digunakan sebagai
      jaminan transaksi perdagangan efek.

      Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai yang dibentuk telah
      memadai.


8.    ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN YANG DIUKUR PADA NILAI WAJAR MELALUI LABA
      RUGI

      Aset dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi terdiri dari:

                                                         2025                                        2024
                                         Nilai nominal          Nilai wajar          Nilai nominal          Nilai wajar
      Aset keuangan:
      Efek-efek
        Sekuritas Rupiah dan
           Valas Bank Indonesia              30.842.353            29.998.896            19.397.441            18.448.845
        Obligasi pemerintah                     875.114               894.070             2.023.959             1.977.974
        Surat Perbendaharaan Negara             782.000               763.059                     -                     -
        Sukuk                                   730.376               740.168               465.904               454.796
        Obligasi korporasi                      634.000               650.705                33.000                32.636
        Reksadana                               541.378               561.835               120.237               127.688
        Surat Perbendaharaan Negara
           Syariah                              521.618               513.861                     -                     -
        Penyertaan saham                              -                91.797                     -                27.072
        Medium-term notes                        16.675                15.661                     -                     -
        Lain-lain                               979.188               972.839               230.272               234.398

                                             35.922.702            35.202.891            22.270.813            21.303.409




                                                                              Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   505
Page 508
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                              Lampiran 5/39

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          8.       ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN YANG DIUKUR PADA NILAI WAJAR MELALUI LABA
                   RUGI (lanjutan)

                   Aset dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi terdiri dari: (lanjutan)

                                                                        2025                                   2024
                                                        Nilai nominal          Nilai wajar     Nilai nominal          Nilai wajar
                   Aset keuangan: (lanjutan)
                   Aset derivatif
                     Forward                                                          68.603                                153.034
                     Swap                                                             45.928                                 66.842
                     Spot                                                              3.513                                  1.332
                     Lain-lain                                                            24                                      -

                                                                                     118.068                                221.208

                   Jumlah                                                         35.320.959                             21.524.617

                   Liabilitas keuangan:
                   Liabilitas derivatif
                     Forward                                                          35.851                                 77.894
                     Swap                                                             60.189                                175.087
                     Spot                                                              1.324                                  4.611
                     Lain-lain                                                            42                                     21

                   Jumlah                                                             97.406                                257.613



          9.       TAGIHAN DAN UTANG AKSEPTASI

                   a. Rincian tagihan akseptasi

                        Berdasarkan jenis

                                                                                               2025                    2024

                        Nasabah non-bank                                                       9.222.508               9.519.812
                        Bank-bank lain                                                           472.435                 541.930
                        Jumlah                                                                 9.694.943              10.061.742

                        Cadangan kerugian penurunan nilai                                       (200.313)                (440.695)

                        Jumlah - bersih                                                        9.494.630                9.621.047

                        Berdasarkan mata uang

                                                                                               2025                    2024

                        Rupiah                                                                 3.994.389               4.114.907
                        Valuta asing                                                           5.700.554               5.946.835
                        Jumlah                                                                 9.694.943              10.061.742

                        Cadangan kerugian penurunan nilai                                       (200.313)                (440.695)

                        Jumlah - bersih                                                        9.494.630                9.621.047




506   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 509
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                        Lampiran 5/40

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


9.    TAGIHAN DAN UTANG AKSEPTASI (lanjutan)

      b. Rincian utang akseptasi

          Berdasarkan jenis

                                                                               2025                   2024

          Nasabah non-bank                                                       689.204                736.591
          Bank-bank lain                                                       4.044.658              3.915.364

          Jumlah                                                               4.733.862              4.651.955

          Berdasarkan mata uang

                                                                               2025                   2024

          Rupiah                                                               1.209.980              1.321.089
          Valuta asing                                                         3.523.882              3.330.866

          Jumlah                                                               4.733.862              4.651.955

     c.   Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi

                                                                                2025
                                                     Stage 1         Stage 2           Stage 3         Jumlah

          Saldo awal                                    (38.090)         (98.434)        (304.171)       (440.695)
          Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
            sepanjang umurnya (Stage 2)                        62         (7.043)                 -          (6.981)
          Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
            12 bulan (Stage 1)                              (96)          13.630               -          13.534
          Perubahan bersih pada eksposur                 (2.517)          17.769         232.381         247.633
          Selisih kurs                                   (1.475)          (4.437)         (7.892)        (13.804)

          Saldo akhir                                   (42.116)         (78.515)         (79.682)       (200.313)

                                                                                2024
                                                     Stage 1         Stage 2           Stage 3         Jumlah

          Saldo awal                                    (77.889)         (25.439)        (179.787)       (283.115)
          Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
            sepanjang umurnya (Stage 2)                   9.187         (113.409)                 -      (104.222)
          Transfer ke kredit yang mengalami
            penurunan nilai (Stage 3)                          62          3.329           (7.684)           (4.293)
          Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
            12 bulan (Stage 1)                             (150)          25.681                -          25.531
          Perubahan bersih pada eksposur                 32.419           11.512         (110.040)        (66.109)
          Selisih kurs                                   (1.719)            (108)          (6.660)         (8.487)

          Saldo akhir                                   (38.090)         (98.434)        (304.171)       (440.695)

      Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai yang dibentuk telah
      memadai.

      Bank tidak memiliki saldo tagihan dan utang akseptasi ke dan dari pihak berelasi.




                                                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk    507
Page 510
        PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                          Lampiran 5/41

        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        31 DESEMBER 2025 DAN 2024
        (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


        10.       WESEL TAGIH

                 a.   Berdasarkan jenis

                                                                                      2025                       2024

                      Nasabah non-bank                                                   428.757                   640.986
                      Bank-bank lain                                                  11.401.719                 8.253.899
                      Jumlah                                                          11.830.476                 8.894.885
                      Cadangan kerugian penurunan nilai                                   (5.381)                   (3.116)

                      Jumlah - bersih                                                 11.825.095                 8.891.769

                  b. Berdasarkan mata uang

                                                                                      2025                       2024

                      Rupiah                                                           3.894.193                 3.497.781
                      Valuta asing                                                     7.936.283                 5.397.104
                      Jumlah                                                          11.830.476                 8.894.885
                      Cadangan kerugian penurunan nilai                                   (5.381)                   (3.116)

                      Jumlah - bersih                                                 11.825.095                 8.891.769

                 c.   Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai wesel tagih

                                                                                          2025
                                                                  Stage 1       Stage 2          Stage 3          Jumlah

                       Saldo awal                                     (3.116)              -                -           (3.116)
                       Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
                         12 bulan (Stage 1)                              (14)              -              -                (14)
                       Perubahan bersih pada eksposur                 (1.582)             (7)          (581)            (2.170)
                       Selisih kurs                                      (88)              7              -                (81)

                       Saldo akhir                                    (4.800)              -           (581)            (5.381)

                                                                                          2024
                                                                  Stage 1       Stage 2          Stage 3          Jumlah

                       Saldo awal                                     (4.516)              -                -           (4.516)
                       Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
                         12 bulan (Stage 1)                              (75)              -                -             (75)
                       Perubahan bersih pada eksposur                  1.551               -                8           1.559
                       Selisih kurs                                      (76)              -               (8)            (84)

                       Saldo akhir                                    (3.116)              -                -           (3.116)

                  Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai yang dibentuk telah
                  memadai.

                  Bank tidak memiliki saldo wesel tagih ke pihak berelasi.

                 Rata-rata tingkat suku bunga efektif (yield) setahun wesel tagih adalah sebagai berikut:

                                                                                      2025                       2024

                  Rupiah                                                                    10,00%                  8,31%
                  Valuta asing                                                               4,66%                  6,09%




508   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 511
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                            Lampiran 5/42

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


11.   EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL KEMBALI

      Akun ini merupakan tagihan kepada Bank Indonesia, bank-bank lain dan pihak ketiga atas
      pembelian efek-efek dengan janji dijual kembali dengan perincian sebagai berikut:

                                                                                             2025
                                                                                       Harga            Pendapatan           Cadangan
                                          Rentang tanggal     Rentang tanggal        penjualan          bunga yang            kerugian
                                            pembelian           penjualan             kembali           belum diakui       penurunan nilai     Nilai tercatat

      Transaksi dengan Bank Indonesia:
         Instrumen yang mendasari:

            Surat Perbendaharaan Negara     3 - 10 Des 25       4 - 11 Mar 26           2.203.570             (19.869)                     -        2.183.701
            Obligasi pemerintah           8 Okt - 26 Nov 25   7 Jan - 25 Feb 26         1.646.866              (8.559)                     -        1.638.307

                                                                                        3.850.436             (28.428)                     -        3.822.008

      Transaksi dengan bank-bank lain:
         Instrumen yang mendasari:
             Obligasi pemerintah            2 - 31 Des 25       2 - 15 Jan 26            767.578                   (646)                   -          766.932
             Sekuritas Rupiah
                Bank Indonesia             18 - 30 Des 25       2 - 13 Jan 26                447.280               (279)                   -          447.001

                                                                                        1.214.858                  (925)                   -        1.213.933

      Transaksi dengan pihak non-bank:
         Instrumen yang mendasari:
             Saham                        3 Sep - 16 Des 25   19 Jan - 23 Nov 26             267.683          (23.672)                (936)           243.075
             Obligasi korporasi            3 Sep - 2 Des 25    5 Jan - 23 Nov 26               6.595              (98)                   -              6.497

                                                                                             274.278          (23.770)                (936)           249.572

                                                                                        5.339.572             (53.123)                (936)         5.285.513


                                                                                             2024
                                                                                       Harga            Pendapatan           Cadangan
                                          Rentang tanggal     Rentang tanggal        penjualan          bunga yang            kerugian
                                            pembelian           penjualan             kembali           belum diakui       penurunan nilai     Nilai tercatat

      Transaksi dengan Bank Indonesia:
         Instrumen yang mendasari:
             Obligasi pemerintah             28 Nov 24            26 Feb 25                   48.312               (503)                   -           47.809

                                                                                              48.312               (503)                   -           47.809

      Transaksi dengan bank-bank lain:
         Instrumen yang mendasari:
             Obligasi pemerintah           18 - 31 Des 24       2 - 13 Jan 25            932.726                   (860)                (91)          931.775
             Sekuritas Rupiah
                Bank Indonesia             16 - 30 Des 24         13 Jan 25              435.353                   (938)                   -          434.415

                                                                                        1.368.079              (1.798)                  (91)        1.366.190

      Transaksi dengan pihak non-bank:
         Instrumen yang mendasari:
             Saham                        3 Okt - 16 Des 24   3 Jan - 16 Jun 25               38.273           (1.760)                (950)            35.563

                                                                                              38.273           (1.760)                (950)            35.563

                                                                                        1.454.664              (4.061)               (1.041)        1.449.562


      Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali
      adalah sebagai berikut:

                                                                                                             2025
                                                                           Stage 1                Stage 2                  Stage 3             Jumlah

      Saldo awal                                                                   (1.041)                     -                       -              (1.041)
      Perubahan bersih pada eksposur                                                  105                      -                       -                 105

      Saldo akhir                                                                   (936)                      -                       -                (936)




                                                                                                       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk          509
Page 512
        PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                          Lampiran 5/43

        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        31 DESEMBER 2025 DAN 2024
        (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


        11.       EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL KEMBALI (lanjutan)

                  Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali
                  adalah sebagai berikut: (lanjutan)

                                                                                          2024
                                                                  Stage 1       Stage 2          Stage 3          Jumlah

                  Saldo awal                                            (998)              -                -            (998)
                  Perubahan bersih pada eksposur                         (43)              -                -             (43)

                  Saldo akhir                                         (1.041)              -                -           (1.041)

                  Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai yang dibentuk telah
                  memadai.

                  Semua efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali adalah dalam mata uang Rupiah.

                  Grup tidak memiliki saldo efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali ke pihak berelasi.

                  Rata-rata tingkat suku bunga efektif (yield) setahun efek-efek yang dibeli dengan janji dijual
                  kembali pada tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar 5,52%
                  dan 6,33%.


        12.       KREDIT YANG DIBERIKAN

                  Kredit yang diberikan terdiri dari:

                  a. Berdasarkan jenis

                                                                                      2025                       2024

                      Modal kerja                                                    433.323.451                405.477.821
                      Investasi                                                      356.926.607                315.243.921
                      Konsumsi                                                       157.017.105                159.153.796
                      Kartu kredit                                                    19.744.975                 18.222.967
                      Pinjaman karyawan                                                3.221.096                  3.212.348

                      Jumlah                                                         970.233.234                901.310.853

                      Cadangan kerugian penurunan nilai                              (29.752.034)               (32.624.643)

                      Jumlah - bersih                                                940.481.200                868.686.210

                  b. Berdasarkan mata uang

                                                                                      2025                       2024

                      Rupiah                                                         920.362.531                857.915.747
                      Valuta asing                                                    49.870.703                 43.395.106

                      Jumlah                                                         970.233.234                901.310.853

                      Cadangan kerugian penurunan nilai                              (29.752.034)               (32.624.643)

                      Jumlah - bersih                                                940.481.200                868.686.210




510   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 513
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                        Lampiran 5/44

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


12.   KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)

      Kredit yang diberikan terdiri dari: (lanjutan)

      c.   Berdasarkan sektor ekonomi

                                                                             2025                     2024

           Manufaktur                                                      211.585.937               197.319.989
           Perdagangan, restoran dan hotel                                 191.923.805               183.979.023
           Jasa bisnis                                                     175.106.749               154.653.535
           Aktivitas rumah tangga                                          160.237.373               162.779.686
           Konstruksi                                                       43.221.971                38.598.617
           Pengangkutan dan pergudangan                                     43.103.465                37.841.985
           Pertanian dan sarana pertanian                                   42.479.686                38.159.778
           Listrik, gas, dan air                                            37.231.613                32.858.454
           Pertambangan                                                     34.724.645                26.620.586
           Jasa-jasa sosial/pelayanan masyarakat                            10.872.082                10.689.585
           Lain-lain                                                        19.745.908                17.809.615

           Jumlah                                                          970.233.234               901.310.853

           Cadangan kerugian penurunan nilai                                (29.752.034)             (32.624.643)

           Jumlah - bersih                                                 940.481.200               868.686.210

      d. Berdasarkan jangka waktu

           Kredit yang diberikan berdasarkan jangka waktu menurut perjanjian kredit:

                                                                             2025                     2024

           Hingga 1 tahun                                                  289.482.904               285.152.133
           > 1 - 5 tahun                                                   228.230.349               198.296.253
           > 5 tahun                                                       452.519.981               417.862.467

           Jumlah                                                          970.233.234               901.310.853

           Cadangan kerugian penurunan nilai                                (29.752.034)             (32.624.643)

           Jumlah - bersih                                                 940.481.200               868.686.210

      e. Berdasarkan staging

           Berikut adalah perubahan jumlah kredit yang diberikan berdasarkan staging selama tahun
           berakhir 31 Desember 2025 dan 2024:

                                                                                2025
                                                       Stage 1        Stage 2          Stage 3          Jumlah

           Saldo awal                                  864.749.322    20.255.905       16.305.626      901.310.853
           Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
             sepanjang umurnya (Stage 2)               (26.687.251)   29.960.239       (2.756.945)        516.043
           Transfer ke kredit yang mengalami
             penurunan nilai (Stage 3)                    (689.582)   (16.314.654)     16.207.076         (797.160)
           Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
             12 bulan (Stage 1)                         14.049.166    (12.859.917)     (1.678.001)        (488.752)
           Perubahan bersih pada eksposur               81.522.764     (1.532.438)     (4.215.899)      75.774.427
           Penghapusbukuan selama tahun berjalan                 -              -      (7.734.297)      (7.734.297)
           Selisih kurs                                  1.511.642         73.916          66.562        1.652.120

           Saldo akhir                                 934.456.061    19.583.051       16.194.122      970.233.234




                                                                      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   511
Page 514
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                             Lampiran 5/45

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          12.      KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)

                   Kredit yang diberikan terdiri dari: (lanjutan)

                   e. Berdasarkan staging (lanjutan)

                        Berikut adalah perubahan jumlah kredit yang diberikan berdasarkan staging selama tahun
                        berakhir 31 Desember 2025 dan 2024: (lanjutan)

                                                                                               2024
                                                                    Stage 1          Stage 2          Stage 3          Jumlah

                        Saldo awal                                  757.146.891      20.089.525       14.960.298      792.196.714
                        Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
                          sepanjang umurnya (Stage 2)               (24.386.823)     26.065.000       (1.745.561)         (67.384)
                        Transfer ke kredit yang mengalami
                          penurunan nilai (Stage 3)                      (725.285)   (12.634.512)     12.688.630         (671.167)
                        Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
                          12 bulan (Stage 1)                         11.067.999      (10.201.732)     (1.473.483)        (607.216)
                        Perubahan bersih pada eksposur              119.944.609       (3.185.859)     (4.668.915)     112.089.835
                        Penghapusbukuan selama tahun berjalan                 -                -      (3.564.430)      (3.564.430)
                        Selisih kurs                                  1.701.931          123.483         109.087        1.934.501

                        Saldo akhir                                 864.749.322      20.255.905       16.305.626      901.310.853

                   f.   Berdasarkan kolektibilitas dan restrukturisasi

                        Informasi tambahan ini disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan merupakan
                        informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Informasi
                        tambahan ini merupakan bagian dari Catatan 49 laporan keuangan konsolidasian:

                        i. Berdasarkan kolektibilitas

                                                                                            2025                     2024

                           Lancar                                                         937.311.901               867.113.405
                           Dalam perhatian khusus                                          16.873.850                18.619.385
                           Kurang lancar                                                    1.353.139                 1.139.670
                           Diragukan                                                        1.831.286                 1.248.012
                           Macet                                                           12.863.058                13.190.381

                           Jumlah                                                         970.233.234               901.310.853

                           Cadangan kerugian penurunan nilai                               (29.752.034)             (32.624.643)

                           Jumlah - bersih                                                940.481.200               868.686.210

                        ii. Kredit yang direstrukturisasi

                           Restrukturisasi kredit dilakukan dengan modifikasi struktur fasilitas dan persyaratan kredit
                           antara lain penurunan suku bunga kredit, perpanjangan jangka waktu kredit, dan lain-lain.

                                                                                            2025                     2024

                           Lancar                                                          12.296.611                11.897.353
                           Dalam Perhatian Khusus                                           5.006.147                 6.860.802
                           Kurang Lancar                                                      421.506                   386.834
                           Diragukan                                                          350.589                   221.515
                           Macet                                                            7.776.226                 9.420.098

                           Jumlah                                                          25.851.079                28.786.602



512   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 515
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                         Lampiran 5/46

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


12.   KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)

      Kredit yang diberikan terdiri dari: (lanjutan)

      g. Kredit sindikasi

          Kredit sindikasi merupakan kredit yang diberikan kepada debitur berdasarkan perjanjian
          pembiayaan bersama (sindikasi) dengan bank-bank lain. Kredit sindikasi dengan pembagian
          risiko secara proporsional terhadap jumlah pendanaan Bank adalah sebagai berikut:

                                                                              2025                     2024

          Partisipasi Bank sebagai anggota berkisar antara
           masing-masing sebesar 2,00% - 84,00% dan
           2,00% - 81,49% untuk tahun yang berakhir
           31 Desember 2025 dan 2024.                                         49.195.042               44.193.652

          Partisipasi Bank sebagai arranger berkisar
           antara masing-masing sebesar 21,43% - 75,00%
           dan 10,00% - 75,00% untuk tahun yang berakhir
           31 Desember 2025 dan 2024.                                         51.616.640               44.281.409

                                                                            100.811.682                88.475.061

      h. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai kredit yang diberikan

                                                                                 2025
                                                       Stage 1         Stage 2          Stage 3         Jumlah

          Saldo awal                                   (11.802.878)     (9.807.519)     (11.014.246)    (32.624.643)
          Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
            sepanjang umurnya (Stage 2)                 1.153.917       (6.427.710)      1.038.143       (4.235.650)
          Transfer ke kredit yang mengalami
            penurunan nilai (Stage 3)                      58.607       4.939.005        (6.303.521)     (1.305.909)
          Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
            12 bulan (Stage 1)                          (1.028.397)     3.257.277           514.546       2.743.426
          Perubahan bersih pada eksposur                  (126.257)      (140.832)       (1.673.039)     (1.940.128)
          Penghapusbukuan selama tahun berjalan                  -              -         7.734.297       7.734.297
          Selisih kurs                                     (25.536)       (45.030)          (52.861)       (123.427)

          Saldo akhir                                  (11.770.544)     (8.224.809)      (9.756.681)    (29.752.034)

                                                                                 2024
                                                       Stage 1         Stage 2          Stage 3         Jumlah

          Saldo awal                                   (12.733.822)    (10.303.493)     (10.271.560)    (33.308.875)
          Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
            sepanjang umurnya (Stage 2)                 1.793.010       (5.834.839)        686.359       (3.355.470)
          Transfer ke kredit yang mengalami
            penurunan nilai (Stage 3)                      94.436       3.422.967        (4.883.438)     (1.366.035)
          Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
            12 bulan (Stage 1)                           (635.109)      1.754.524          412.258       1.531.673
          Perubahan bersih pada eksposur                 (288.416)      1.226.107         (434.669)        503.022
          Penghapusbukuan selama tahun berjalan                 -               -        3.564.430       3.564.430
          Selisih kurs                                    (32.977)        (72.785)         (87.626)       (193.388)

          Saldo akhir                                  (11.802.878)     (9.807.519)     (11.014.246)    (32.624.643)

          Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai yang dibentuk
          telah memadai.




                                                                      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   513
Page 516
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                    Lampiran 5/47

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          12.      KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)

                   Kredit yang diberikan terdiri dari: (lanjutan)

                   h. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai kredit yang diberikan (lanjutan)

                        Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, saldo cadangan kerugian penurunan nilai atas
                        aset dari kredit yang diberikan kepada pihak berelasi masing-masing adalah sebesar
                        Rp 81.879 dan Rp 56.052.

                   i.   Pembiayaan bersama

                        Bank mengadakan perjanjian pemberian fasilitas pembiayaan bersama dengan PT BCA
                        Finance yang merupakan Entitas Anak, untuk membiayai kepemilikan kendaraan bermotor.
                        Segala risiko atas kerugian yang timbul sehubungan dengan fasilitas kredit yang diberikan
                        dalam rangka pemberian fasilitas pembiayaan bersama akan ditanggung secara bersama-
                        sama oleh kedua belah pihak secara proporsional sesuai bagian pembiayaan (partisipasi)
                        masing-masing pihak (tanpa tanggung renteng). Jumlah piutang pembiayaan bersama yang
                        merupakan bagian Bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah masing-masing
                        sebesar Rp 46.331.424 dan Rp 54.623.153.

                   j.   Nilai tercatat dari kredit yang diberikan adalah sebagai berikut:

                                                                                            2025          2024

                        Kredit yang diberikan                                          970.233.234       901.310.853
                        Pendapatan bunga yang masih akan diterima                        3.186.544         3.343.491
                        Cadangan kerugian penurunan nilai (Catatan 12g)                (29.752.034)      (32.624.643)
                        Jumlah - bersih                                                943.667.744       872.029.701

                   k.   Informasi pokok lainnya sehubungan dengan kredit yang diberikan

                        Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank tidak memiliki kredit yang diberikan yang
                        dijadikan sebagai jaminan.

                        Giro, tabungan, dan deposito berjangka yang dijaminkan untuk kredit yang diberikan masing-
                        masing sebesar Rp 26.552.692 dan Rp 18.465.132 pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
                        (Catatan 19).

                        Pinjaman karyawan adalah pinjaman yang diberikan kepada karyawan dengan tingkat bunga
                        sebesar 4% per tahun yang ditujukan untuk pembelian rumah, kendaraan, dan keperluan
                        lainnya dengan jangka waktu berkisar antara 8 tahun sampai dengan 20 tahun, khusus untuk
                        periode 2022 - 2026 Bank memberikan keringanan kepada karyawan dengan tingkat bunga
                        sebesar 3,5% per tahun. Pembayaran pokok pinjaman dan bunga dilunasi melalui
                        pemotongan gaji setiap bulan. Perbedaan suku bunga yang diberikan dengan suku bunga
                        pasar diperlakukan sebagai subsidi dan dicatat sebagai bagian dari aset lain-lain, serta
                        diamortisasi sepanjang umur kredit.

                        Rata-rata tingkat suku bunga efektif (yield) setahun kredit yang diberikan adalah sebagai
                        berikut:

                                                                                            2025          2024

                        Rupiah                                                                 7,43%          7,68%
                        Valuta asing                                                           5,26%          5,85%

                        Informasi mengenai rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan Bank dan
                        rasio non-performing loan (“NPL”) diungkapkan pada Catatan 49.




514   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 517
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                     Lampiran 5/48

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


13.   PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN

      Biaya perolehan diamortisasi dari piutang pembiayaan konsumen Entitas Anak adalah sebagai
      berikut:

                                                                        2025                      2024

      Piutang pembiayaan konsumen
        - Pembiayaan yang dibiayai sendiri oleh Entitas Anak                6.244.700              5.642.551
        - Bagian pembiayaan yang dibiayai bersama pihak
            berelasi tanpa tanggung renteng (without recourse)              8.902.189             11.067.888

      Pendapatan administrasi yang belum diamortisasi - bersih               (373.232)              (514.472)

      Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui                      (5.307.159)           (6.397.119)

      Jumlah                                                                9.466.498              9.798.848

      Cadangan kerugian penurunan nilai                                      (512.511)              (363.284)

      Jumlah - bersih                                                       8.953.987              9.435.564

      Suku bunga kontraktual setahun untuk pembiayaan konsumen selama tahun 2025 dan 2024
      adalah masing-masing sebesar 3,59% - 49,98% dan 3,62% - 49,98%.

      Entitas Anak memberikan kontrak pembiayaan konsumen untuk kendaraan bermotor roda empat
      dengan jangka waktu antara 3 (tiga) bulan sampai dengan 6 (enam) tahun, sedangkan
      pembiayaan konsumen untuk kendaraan bermotor roda dua dengan jangka waktu antara 1 (satu)
      tahun sampai dengan 4 (empat) tahun.

      Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai piutang pembiayaan konsumen adalah sebagai
      berikut:

                                                                             2025
                                                   Stage 1        Stage 2           Stage 3        Jumlah

      Saldo awal                                      (127.718)      (18.860)         (216.706)      (363.284)
      Perubahan bersih pada eksposur                  (181.930)      (10.155)         (453.000)      (645.085)
      Penghapusbukuan selama tahun berjalan                  -             -           495.858        495.858

      Saldo akhir                                     (309.648)      (29.015)         (173.848)      (512.511)

                                                                             2024
                                                   Stage 1        Stage 2           Stage 3        Jumlah

      Saldo awal                                      (170.906)      (17.819)         (139.221)      (327.946)
      Perubahan bersih pada eksposur                    43.188        (1.041)         (395.649)      (353.502)
      Penghapusbukuan selama tahun berjalan                  -             -           318.164        318.164

      Saldo akhir                                     (127.718)      (18.860)         (216.706)      (363.284)



      Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak ada piutang pembiayaan konsumen yang
      dijadikan jaminan.

      Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai yang dibentuk telah
      memadai.




                                                                  Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   515
Page 518
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                 Lampiran 5/49

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          14.      EFEK-EFEK UNTUK TUJUAN INVESTASI

                   Rincian efek-efek untuk tujuan investasi adalah sebagai berikut:

                   a. Berdasarkan jenis

                                                                                                       2025
                                                                               Premi
                                                                             (diskonto)             Keuntungan          Cadangan
                                                                            yang belum            (kerugian) yang        kerugian
                                 Keterangan                Nilai nominal    diamortisasi         belum direalisasi    penurunan nilai       Nilai tercatat

                        Diukur pada biaya perolehan
                          diamortisasi:
                          Obligasi pemerintah
                            - rekapitalisasi                    2.574.961           61.248                       -                   -           2.636.209
                            - non-rekapitalisasi              161.805.139        2.294.104                       -                   -         164.099.243
                          Sukuk                                53.042.669         (446.062)                      -                (111)         52.596.496
                          Unit penyertaan di reksadana            350.000                -                       -              (3.500)            346.500
                          Obligasi korporasi                    7.380.098          (10.903)                      -             (22.329)          7.346.866
                          Surat Perbendaharaan Negara
                            Syariah                               400.000           (4.586)                      -                      -           395.414
                          Sekuritas Rupiah dan Valas
                            Bank Indonesia                     93.110.205       (2.852.789)                      -                   -           90.257.416
                          Lain-lain                                26.433          (21.309)                      -                  (1)               5.123
                        Diukur pada nilai wajar melalui
                          penghasilan komprehensif lain:
                          Obligasi pemerintah
                            - non-rekapitalisasi               32.909.778          730.432              1.380.113                 (19)           35.020.304
                          Sukuk Bank Indonesia                    568.902                -                 32.153                   -               601.055
                          Sukuk                                13.109.940         (289.257)               315.703             (57.773)           13.078.613
                          Unit penyertaan di reksadana         16.719.767                -                483.161             (28.573)           17.174.355
                          Obligasi korporasi                   25.171.613              132                422.343            (407.513)           25.186.575
                          Investasi dalam saham                   712.062                -                      -            (105.416)              606.646
                          Sekuritas Rupiah dan Valas
                            Bank Indonesia                         20.000                  (7)                  2                   -                19.995
                          Lain-lain                                50.000                   -                 697                (507)               50.190

                        Jumlah                                407.951.567         (538.997)             2.634.172            (625.742)         409.421.000

                                                                                                       2024
                                                                               Premi
                                                                             (diskonto)             Keuntungan          Cadangan
                                                                            yang belum            (kerugian) yang        kerugian
                                 Keterangan                Nilai nominal    diamortisasi         belum direalisasi    penurunan nilai       Nilai tercatat

                        Diukur pada biaya perolehan
                          diamortisasi:
                          Obligasi pemerintah
                            - rekapitalisasi                    1.930.915           18.519                       -                   -           1.949.434
                            - non-rekapitalisasi              123.250.385        1.528.190                       -                   -         124.778.575
                          T-Bond USA                            1.287.600           (3.077)                      -                 (97)          1.284.426
                          Sukuk                                55.769.079         (615.025)                      -                 (75)         55.153.979
                          Unit penyertaan di reksadana            300.000                -                       -              (3.000)            297.000
                          Obligasi korporasi                    6.877.539              884                       -             (44.814)          6.833.609
                          Medium-term notes                     3.000.000                -                       -                (619)          2.999.381
                          Surat berharga pasar uang               775.000                -                       -              (7.750)            767.250
                          Sekuritas Rupiah dan Valas
                            Bank Indonesia                     81.121.216       (2.961.575)                      -                      -        78.159.641
                          Lain-lain                                13.433           (5.002)                      -                      -             8.431

                        Diukur pada nilai wajar melalui
                          penghasilan komprehensif lain:
                          Obligasi pemerintah
                            - non-rekapitalisasi               40.303.477          570.615                279.340                   -            41.153.432
                          Sukuk Bank Indonesia                  1.035.278                -                 15.474                   -             1.050.752
                          Sukuk                                19.869.363         (302.959)                19.926             (21.316)           19.565.014
                          Unit penyertaan di reksadana         14.062.049                -                310.914             (12.538)           14.360.425
                          Obligasi korporasi                   22.740.537                -               (264.785)           (357.097)           22.118.655
                          Investasi dalam saham                   645.752                -                      -            (105.260)              540.492
                          Sekuritas Rupiah dan Valas
                            Bank Indonesia                        138.791           (6.800)                   (530)                     -           131.461

                        Jumlah                                373.120.414       (1.776.230)               360.339            (552.566)         371.151.957




516   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 519
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                      Lampiran 5/50

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


14.   EFEK-EFEK UNTUK TUJUAN INVESTASI (lanjutan)

      Rincian efek-efek untuk tujuan investasi adalah sebagai berikut: (lanjutan)

      b. Berdasarkan mata uang

                                                                                            2025                  2024

          Rupiah                                                                        399.266.039              361.505.972
          Valuta asing                                                                   10.154.961                9.645.985

          Jumlah                                                                        409.421.000              371.151.957

      Pada tanggal 31 Desember 2024, efek-efek untuk tujuan investasi termasuk obligasi pemerintah dan
      Sekuritas Rupiah Bank Indonesia masing-masing dengan nilai tercatat sebesar Rp 936.754 (nilai
      nominal sebesar Rp 900.000) dan Rp 285.504 (nilai nominal sebesar Rp 300.000), yang sesuai
      dengan perjanjian, Bank harus membeli kembali obligasi pemerintah tersebut pada tanggal 2 Januari
      2025 dan 6 Januari 2025, serta untuk Sekuritas Rupiah Bank Indonesia pada tanggal 13 Januari
      2025. Nilai tercatat atas kewajiban (“efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali”) pada laporan
      posisi keuangan konsolidasian sebesar Rp 1.330.996 pada tanggal 31 Desember 2024.

      Rincian unit penyertaan di reksadana yang dimiliki Grup berdasarkan nama unit reksadana dan
      jumlah unit adalah sebagai berikut:

                                                                          2025                                 2024
                                                                                   Nilai                               Nilai
      Nama Unit Reksadana                                   Jumlah unit          tercatat      Jumlah unit            Tercatat

      Reksa Dana Batavia Dana Kas Gebyar                           388             1.572.862            137               528.923
      Reksa Dana Tram Pundi Kas 2                                  671             1.065.308            350               528.250
      Reksa Dana Terproteksi Syailendra Capital Protected
         Fund 54                                                   500               580.678            500               551.411
      Reksa Dana Terproteksi Panin Proteksi 2038                   500               528.781            500               502.968
      Reksa Dana Terproteksi Ashmore Dana Terproteksi
         Nusantara IV                                              500               520.117            500               515.943
      Reksa Dana Terproteksi Bahana Centrum Protected
         Fund 233                                                  500               515.727            500               513.878
      Reksa Dana Terproteksi Eastspring Bakti Proteksi 1           500               513.256            500               509.665
      Reksa Dana Terproteksi BNI-AM Proteksi Amarilis              500               511.139            500               509.826
      Reksa Dana Terproteksi BRI Proteksi 90                       500               508.272              -                     -
      Reksa Dana Terproteksi BRI Proteksi 85                       500               507.178              -                     -
      Reksa Dana Terproteksi Bahana Centrum Protected
         Fund 227                                                  500               507.040            500               506.898
      Reksa Dana Terproteksi Trimegah Dana Berkala 12              500               506.832            500               506.585
      Reksa Dana Terproteksi BRI MI Proteksi 103                   500               506.754            500               502.991
      Reksa Dana Terproteksi Allianz Capital Protected
         Fund 62                                                   500               506.673            500               506.140
      Reksa Dana Terproteksi Schroder IDR Income Plan
         VII                                                       494               506.602            500               513.497
      Reksa Dana Terproteksi Premier Proteksi XII                  500               506.148            500               506.158
      Reksa Dana Terproteksi BNI-AM Proteksi Kamelia               500               505.737            500               505.233
      Reksa Dana Terproteksi Mandiri Investa 3                     499               504.890            499               503.893
      Reksa Dana Terproteksi Manulife Proteksi Dana
         Utama VII                                                 500               503.820            500               502.255
      Reksa Dana Terproteksi Manulife Proteksi Dana
         Utama VIII                                                500               503.728               -                     -




                                                                                     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   517
Page 520
       PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                        Lampiran 5/51

       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
       31 DESEMBER 2025 DAN 2024
       (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


       14.       EFEK-EFEK UNTUK TUJUAN INVESTASI (lanjutan)

                 Rincian unit penyertaan di reksadana yang dimiliki Grup berdasarkan nama unit reksadana dan
                 jumlah unit adalah sebagai berikut: (lanjutan)

                                                                                   2025                                 2024
                                                                                            Nilai                                Nilai
                 Nama Unit Reksadana (lanjutan)                      Jumlah unit          tercatat        Jumlah unit          tercatat

                 Reksa Dana Terproteksi Manulife Proteksi Dana
                    Utama VI                                                500               503.637            500               503.458
                 Reksa Dana Terproteksi Sucorinvest Proteksi 53             500               502.529              -                     -
                 Reksa Dana Terproteksi Batavia Proteksi Maxima 51          460               470.167            500               510.296
                 Reksa Dana Terproteksi Bahana Centrum Protected
                    Fund 232                                                407               420.015            500               514.010
                 Reksa Dana Terproteksi Mandiri Investa 2                   406               415.793            500               511.401
                 Reksa Dana Terproteksi Batavia Proteksi Maxima 63          399               402.184              -                     -
                 Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi Dana
                    Berkala 17                                              375               379.985
                 Reksa Dana Terproteksi Allianz Capital Protected
                    Fund 66                                                 318               320.805               -                     -
                 Reksa Dana Terproteksi BNP Paribas Lumina
                    Proteksi Rupiah 2                                       300               303.589               -                     -
                 Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi Dana
                    Berkala 11                                              258               273.524            500               517.211
                 Reksa Dana Terproteksi Batavia Proteksi Maxima 50          255               264.750            500               513.715
                 Reksa Dana Terproteksi Trimegah Dana Berkala 16            250               256.690            250               252.424
                 Reksa Dana Syariah Trimegah Kas Syariah                    140               210.323            105               150.146
                 Reksa Dana Terproteksi BNP Paribas Lumina
                    Proteksi Rupiah                                         200               203.652            200               203.454
                 Reksa Dana Terproteksi BRI MI Proteksi 108                 200               202.451              -                     -
                 Reksa Dana Syariah Syailendra Money Market Fund             67               100.095              -                     -
                 Reksa Dana Syariah Penyertaan Terbatas PNM
                    Pembiayaan Mikro BUMN Seri XIII                         100               100.000            100               100.000
                 Reksa Dana Syariah Penyertaan Terbatas PNM
                    Pembiayaan Mikro BUMN Seri XIV                          100               100.000            100               100.000
                 Reksa Dana Syariah Penyertaan Terbatas PNM
                    Pembiayaan Mikro BUMN Seri XIX                          100               100.000               -                     -
                 Reksa Dana Terproteksi Allianz Capital Protected
                    Fund 65                                                  65                66.175             65                66.032
                 Reksa Dana Syariah Penyertaan Terbatas PNM
                    Pembiayaan Mikro BUMN Seri XX                            50                50.000               -                     -
                 Reksa Dana Syariah Majoris Pasar Uang Syariah
                    Indonesia                                                17                25.022             18                25.025
                 Reksa Dana Terproteksi Panin Proteksi 2031                   -                     -            500               510.130
                 Reksa Dana Terproteksi Danareksa Proteksi 90                 -                     -            500               507.718
                 Reksa Dana Terproteksi Danareksa Proteksi 85                 -                     -            500               505.896
                 Reksa Dana BNP Paribas Obligasi Berlian                      -                     -            222               223.828
                 Reksa Dana Syariah Penyertaan Terbatas PNM
                    Pembiayaan Mikro BUMN Seri XII                             -                     -           100               100.000
                 Reksa Dana Bahana ABF Indonesia Bond Index
                    Fund                                                       -                     -             1                69.785
                 Reksa Dana Eastspring Syariah Fixed Income
                    Amanah Kelas A                                             -                      -            7                10.322
                 Reksa Dana Syailendra Pendapatan Tetap Premium                -                     -             6                10.319
                 Reksa Dana BNP Paribas Prima II                               -                     -             9                10.232
                 Reksa Dana Schroder Prestasi Gebyar Indonesia II              -                     -             3                10.232




518   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 521
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                              Lampiran 5/52

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


14.   EFEK-EFEK UNTUK TUJUAN INVESTASI (lanjutan)

      Rincian unit penyertaan di reksadana yang dimiliki Grup berdasarkan nama unit reksadana dan
      jumlah unit adalah sebagai berikut: (lanjutan)

                                                                                 2025                                  2024
                                                                                          Nilai                                 Nilai
      Nama Unit Reksadana (lanjutan)                             Jumlah unit            tercatat         Jumlah unit          tercatat

      Reksa Dana Sucorinvest Sharia Sukuk Fund                               -                      -              8               10.007
      Reksa Dana Bahana Pendapatan Tetap Makara
         Prima Kelas I                                                       -                      -              9               10.005
      Reksa Dana BNP Paribas Sri Kehati                                      -                      -              9                9.686

      Jumlah                                                                             17.552.928                            14.672.963

           Cadangan kerugian penurunan nilai                                                 (32.073)                             (15.538)

      Jumlah - bersih                                                                    17.520.855                            14.657.425

      Rincian investasi dalam saham yang dimiliki Grup adalah sebagai berikut:

      a.    Berdasarkan pihak lawan:

                                                                                                   2025                   2024

            Pihak berelasi                                                                               17.600                   8.471
            Pihak ketiga                                                                                694.462                 637.281

            Jumlah                                                                                   712.062                    645.752
            Cadangan kerugian penurunan nilai                                                       (105.416)                  (105.260)

            Jumlah - bersih                                                                             606.646                 540.492

      b. Berdasarkan jenis usaha dan persentase kepemilikan:

                                                                                       2025                             2024
                                                                 Jenis       Persentase       Nilai           Persentase      Nilai
                           Nama Perusahaan                       usaha       kepemilikan    tercatat          kepemilikan    Tercatat

            - PT Bank SMBC Indonesia Tbk                      Perbankan          1,03%              366.478     1,03%              366.478
            - PT Bank HSBC Indonesia                          Perbankan          1,00%              184.025     1,06%              184.025
            - PT Bank DBS Indonesia                           Perbankan          1,00%               56.400     1,00%               56.400
            - PT Digital Otomotif Indonesia                   Marketplace       20,00%               17.600    20,00%                8.471
            - PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (“KPEI”)   Pasar Modal        1,11%               20.000     1,11%               20.000
            - PT Penyelesaian Transaksi Elektronik Nasional   Jasa              17,50%               56.721        -                     -
            - Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 8.000)     Beragam       0,06% - 13,49%           10.838 0,06% - 13,49%          10.378
            Jumlah                                                                                  712.062                        645.752
            Cadangan kerugian penurunan nilai                                                      (105.416)                      (105.260)

            Jumlah - bersih                                                                        606.646                         540.492


      c.    Berdasarkan Staging:

                                                                                                   2025                   2024

            Stage 1                                                                                     710.292                 643.982
            Stage 3                                                                                       1.770                   1.770

            Jumlah                                                                                   712.062                    645.752
            Cadangan kerugian penurunan nilai                                                       (105.416)                  (105.260)

            Jumlah - bersih                                                                             606.646                 540.492




                                                                                         Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk      519
Page 522
        PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                          Lampiran 5/53

        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        31 DESEMBER 2025 DAN 2024
        (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


        14.       EFEK-EFEK UNTUK TUJUAN INVESTASI (lanjutan)

                  Rata-rata tingkat suku bunga efektif (yield) setahun efek-efek untuk tujuan investasi adalah
                  sebagai berikut:
                                                                          2025                                         2024
                                                             Rupiah (%)      Valuta asing (%)           Rupiah (%)        Valuta asing (%)
                  Diukur pada biaya perolehan
                    diamortisasi:
                    Obligasi pemerintah                               6,46                   4,36                 6,34                  3,65
                    T-Bond USA                                           -                   4,67                    -                  4,22
                    Sukuk                                             6,49                   2,48                 6,19                  1,46
                    Obligasi korporasi                                7,98                   7,94                 8,04                     -
                    Medium-term notes                                 6,99                      -                 6,85                     -
                    Surat Perbendaharaan Negara                       6,34                      -                    -                     -
                    Surat Perbendaharaan Negara
                       Syariah                                        5,25                      -                    -                     -
                    Sekuritas Rupiah Bank Indonesia                   6,40                      -                 6,76                     -
                    Sekuritas Valas Bank Indonesia                       -                   4,38                    -                  5,50
                    Lain-lain                                         8,92                      -                 7,26                     -
                  Diukur pada nilai wajar melalui
                    penghasilan komprehensif lain:
                    Obligasi pemerintah                               7,22                   4,51                 7,16                  3,87
                    Medium-term notes                                    -                      -                 6,26                     -
                    Sukuk Bank Indonesia                              6,95                      -                 7,24                     -
                    Sukuk                                             7,49                   4,43                 7,13                  4,29
                    Obligasi korporasi                                7,87                   6,91                 7,81                     -
                    Sekuritas Rupiah Bank Indonesia                   5,30                      -                 7,46                     -
                    Lain-lain                                         9,58                      -                    -                     -

                  Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai efek-efek untuk tujuan investasi adalah sebagai
                  berikut:
                                                                                                         2025
                                                                          Stage 1            Stage 2            Stage 3         Jumlah

                  Saldo awal                                                 (450.796)                    -       (101.770)       (552.566)
                  Perubahan bersih pada eksposur                              (16.105)              (37.632)       (19.322)        (73.059)
                  Selisih kurs                                                   (117)                    -              -            (117)

                  Saldo akhir                                                (467.018)              (37.632)      (121.092)       (625.742)

                                                                                                         2024
                                                                          Stage 1            Stage 2            Stage 3         Jumlah

                  Saldo awal                                                 (442.710)                    -       (101.770)       (544.480)
                  Perubahan bersih pada eksposur                               (8.070)                    -              -          (8.070)
                  Selisih kurs                                                    (16)                    -              -             (16)

                  Saldo akhir                                                (450.796)                    -       (101.770)       (552.566)

                  Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai yang dbentuk telah
                  memadai.

                  Perubahan keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi dari efek-efek untuk tujuan investasi
                  dalam kelompok diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain adalah sebagai
                  berikut:
                                                                                                            2025
                                                                                    Rupiah              Valuta asing           Jumlah

                  Saldo awal - sebelum pajak penghasilan tangguhan                       353.608                (15.681)           337.927
                  Penambahan keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi
                    selama tahun berjalan - bersih                                   2.167.766                  12.616           2.180.382
                  Keuntungan (kerugian) direalisasi selama tahun
                    berjalan - bersih                                                     88.369                 5.941              94.310
                  Selisih kurs                                                                 -                  (158)               (158)

                  Jumlah sebelum pajak penghasilan tangguhan                         2.609.743                   2.718           2.612.461

                  Pajak penghasilan tangguhan (Catatan 20)                                                                        (500.557)

                  Saldo akhir - bersih                                                                                           2.111.904




520   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 523
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                Lampiran 5/54

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


14.   EFEK-EFEK UNTUK TUJUAN INVESTASI (lanjutan)

      Perubahan keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi dari efek-efek untuk tujuan investasi
      dalam kelompok diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain adalah sebagai
      berikut: (lanjutan)

                                                                                        2024
                                                                  Rupiah            Valuta asing             Jumlah

      Saldo awal - sebelum pajak penghasilan tangguhan              1.193.549               (21.762)            1.171.787
      Penambahan keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi
        selama tahun berjalan - bersih                               (881.245)                  1.774               (879.471)
      Keuntungan (kerugian) direalisasi selama tahun
        berjalan - bersih                                             41.304                    4.754                46.058
      Selisih kurs                                                         -                     (447)                 (447)

      Jumlah sebelum pajak penghasilan tangguhan                     353.608                (15.681)                337.927

      Pajak penghasilan tangguhan (Catatan 20)                                                                       (64.713)

      Saldo akhir - bersih                                                                                          273.214


      Berikut ini adalah ikhtisar peringkat dan pemeringkat efek-efek untuk tujuan investasi yang dimiliki
      Bank:

                                                                2025                                    2024
                                                    Peringkat      Pemeringkat         Peringkat           Pemeringkat
      Pemerintah Indonesia                             BBB            Fitch               BBB                 Fitch
      Pemerintah Amerika Serikat                         -               -                AA+                 Fitch
      PT Astra Sedaya Finance                          AAA           Fitch                AAA                Pefindo
      PT Bank KB Indonesia Tbk                         AAA           Fitch                  -                   -
      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                    AAA           Pefindo              AAA                Pefindo
      PT Bank Mandiri Taspen                           AAA           Pefindo               AA                 Fitch
      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk           AAA           Pefindo              AAA                Pefindo
      PT Bank Pan Indonesia Tbk                         AA           Pefindo               AA                Pefindo
      PT Bank Pembangunan Daerah
        Jawa Timur Tbk                                  AA-          Pefindo                -                   -
      PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi
        Selatan dan Sulawesi Barat                      A+           Pefindo               A+                Pefindo
      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk           AAA           Pefindo              AAA                Pefindo
      PT Bank SMBC Indonesia Tbk                       AAA           Pefindo              AAA                Pefindo
      PT Bank SulutGo                                   A             Fitch                A                  Fitch
      PT Bank Syariah Indonesia Tbk                    AAA           Pefindo                -                   -
      PT Barito Pacific Tbk                             A+           Pefindo               A+                Pefindo
      PT BFI Finance Indonesia Tbk                     AA-            Fitch               AA-                 Fitch
      PT BRI Multifinance Indonesia                    AA            Pefindo               AA                Pefindo
      PT Bukit Makmur Mandiri Utama                     A+           Pefindo               A+                Pefindo
      PT Bumi Resources Tbk                             A+           Pefindo                -                   -
      PT Bumi Serpong Damai Tbk                        AA            Pefindo                -                   -
      PT Bussan Auto Finance                           AAA            Fitch               AAA                Pefindo
      PT Chandra Asri Pacific Tbk                      AA-           Pefindo              AA-                Pefindo
      PT Dharma Satya Nusantara Tbk                      -              -                  A                 Pefindo
      PT Dian Swastatika Sentosa Tbk                   AA            Pefindo               AA                Pefindo
      PT Federal Internasional Finance                 AAA            Fitch               AAA                Pefindo
      PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk                    A+           Pefindo               A+                Pefindo
      PT Indonesia Infrastructure Finance              AAA           Pefindo              AAA                Pefindo
      PT Indonesian Paradise Property Tbk              AAA           Pefindo                -                   -




                                                                               Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   521
Page 524
        PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                        Lampiran 5/55

        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        31 DESEMBER 2025 DAN 2024
        (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


        14.       EFEK-EFEK UNTUK TUJUAN INVESTASI (lanjutan)

                  Berikut ini adalah ikhtisar peringkat dan pemeringkat efek-efek untuk tujuan investasi yang dimiliki
                  Bank: (lanjutan)

                                                                          2025                           2024
                                                              Peringkat      Pemeringkat     Peringkat      Pemeringkat
                  PT Indosat Tbk                                  -            -                  AAA         Pefindo
                  PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance
                    Indonesia Tbk                                AA             Fitch           AA            Fitch
                  PT Jasa Marga                                  AA            Pefindo           -              -
                  PT Kereta Api Indonesia (Persero)             AAA            Pefindo         AAA           Pefindo
                  PT Lautan Luas Tbk                             A             Pefindo          A            Pefindo
                  PT Lontar Papyrus Pulp and Paper Industry      A             Pefindo          A            Pefindo
                  PT Mandiri Tunas Finance                      AAA            Pefindo         AAA           Pefindo
                  PT Mayora Indah Tbk                            AA            Pefindo          AA           Pefindo
                  PT Medco Energi International Tbk             AA-            Pefindo         AA-           Pefindo
                  PT Merdeka Battery Materials Tbk                A            Pefindo           A           Pefindo
                  PT Merdeka Copper Gold Tbk                     A+            Pefindo          A+           Pefindo
                  PT Oki Pulp & Paper Mills                      A+            Pefindo          A+           Pefindo
                  PT Omni Inovasi Indonesia Tbk                Unrated         Unrated        Unrated        Unrated
                  PT Oto Multiartha                             AAA            Pefindo         AAA           Pefindo
                  PT Pegadaian                                  AAA            Pefindo         AAA           Pefindo
                  PT Permodalan Nasional Madani                 AAA            Pefindo         AA+           Pefindo
                  PT Petrosea Tbk                                A+            Pefindo          A+           Pefindo
                  PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills             A+            Pefindo           -              -
                  PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk                     A            Pefindo           -              -
                  PT Pos Indonesia (Persero)                      A             Fitch           A             Fitch
                  PT Profesional Telekomunikasi Indonesia         -               -            AAA            Fitch
                  PT Pupuk Indonesia (Persero)                  AAA            Pefindo         AAA           Pefindo
                  PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)       AAA            Pefindo         AAA           Pefindo
                  PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)      AAA            Pefindo         AAA           Pefindo
                  PT Sinar Mas Agro Resources and
                    Technology Tbk                              AA-            Pefindo            AA-         Pefindo
                  PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk        A             Pefindo             A          Pefindo
                  PT Summarecon Agung Tbk                        A+            Pefindo             A+         Pefindo
                  PT Surya Artha Nusantara Finance              AA+             Fitch              AA         Pefindo
                  PT Tamaris Hidro                              AAA            Pefindo            AAA         Pefindo
                  PT Tower Bersama Infrastructure Tbk           AA+             Fitch             AA+          Fitch
                  PT Toyota Astra Financial Services            AAA             Fitch             AAA          Fitch
                  PT XL Axiata Tbk                                -               -               AAA          Fitch



        15.       BIAYA DIBAYAR DIMUKA

                                                                                           2025              2024

                  Sewa dibayar dimuka                                                        421.211            129.415
                  Premi asuransi dibayar dimuka                                                8.597             33.816
                  Lain - lain                                                              1.283.891            806.695

                  Jumlah                                                                   1.713.699            969.926

                 Tidak terdapat sewa dibayar dimuka kepada pihak berelasi.




522   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 525
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                 Lampiran 5/56

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


16.   ASET TETAP

      Aset tetap terdiri dari:

                                                                                           2025
                                               Saldo awal      Penambahan       Pengurangan     Reklasifikasi       Revaluasi        Saldo akhir

      Harga perolehan/nilai revaluasi
      Pemilikan langsung
         Tanah                                   15.848.370           2.425           (16.379)          59.448          263.707        16.157.571
         Bangunan                                 7.768.626          24.918            (8.335)          89.137                -         7.874.346
         Perlengkapan dan peralatan kantor       11.518.827       1.371.077           182.275                -                -        13.072.179
         Aset tetap dalam proses pembangunan      1.270.684         516.509          (179.097)        (148.585)               -         1.459.511
      Aset hak guna
         Tanah                                          103              68               (11)                  -               -              160
         Bangunan                                 1.743.720         536.213          (489.446)                  -               -        1.790.487

                                                 38.150.330       2.451.210          (510.993)                  -       263.707        40.354.254

      Akumulasi penyusutan
      Pemilikan langsung
         Bangunan                                (3.294.788)        (344.704)           5.403                   -               -       (3.634.089)
         Perlengkapan dan peralatan kantor       (5.814.428)      (1.648.961)          47.611                   -               -       (7.415.778)
      Aset hak guna
         Tanah                                          (37)            (60)               11                   -               -               (86)
         Bangunan                                  (790.453)       (409.055)          368.891                   -               -          (830.617)

                                                 (9.899.706)      (2.402.780)         421.916                   -               -      (11.880.570)

      Nilai buku bersih                          28.250.624                                                                            28.473.684


                                                                                           2024
                                               Saldo awal      Penambahan       Pengurangan     Reklasifikasi       Revaluasi        Saldo akhir

      Harga perolehan/nilai revaluasi
      Pemilikan langsung
         Tanah                                   15.505.840          12.033            (30.266)        123.096          237.667        15.848.370
         Bangunan                                 6.616.198          49.244            (25.167)      1.128.351                -         7.768.626
         Perlengkapan dan peralatan kantor       10.248.439       2.940.835         (1.670.447)              -                -        11.518.827
         Aset tetap dalam proses pembangunan      2.827.584         563.619           (869.072)     (1.251.447)               -         1.270.684
      Aset hak guna
         Tanah                                          107               4                (8)                  -               -              103
         Bangunan                                 1.698.558         607.444          (562.282)                  -               -        1.743.720
         Perlengkapan dan peralatan kantor            9.371               -            (9.371)                  -               -                -
         Kendaraan bermotor                          18.770               -           (18.770)                  -               -                -

                                                 36.924.867       4.173.179         (3.185.383)                 -       237.667        38.150.330

      Akumulasi penyusutan
      Pemilikan langsung
         Bangunan                                (3.004.164)        (310.019)          19.395                   -               -       (3.294.788)
         Perlengkapan dan peralatan kantor       (6.226.332)      (1.250.634)       1.662.538                   -               -       (5.814.428)
      Aset hak guna
         Tanah                                          (13)            (32)                8                   -               -               (37)
         Bangunan                                  (842.043)       (456.713)          508.303                   -               -          (790.453)
         Perlengkapan dan peralatan kantor           (9.161)              -             9.161                   -               -                 -
         Kendaraan bermotor                         (18.410)              -            18.410                   -               -                 -

                                                (10.100.123)      (2.017.398)       2.217.815                   -               -       (9.899.706)

      Nilai buku bersih                          26.824.744                                                                            28.250.624


      Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, terdapat aset hak guna - bersih pada pihak berelasi
      masing-masing sebesar Rp 230.160 dan Rp 243.940 (Catatan 45).

      Aset tetap dalam proses pembangunan pada 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                                                    2025                            2024

      Tanah                                                                                           1.089.275                     1.087.045
      Bangunan                                                                                          175.907                        79.850
      Lain-lain                                                                                         194.329                       103.789

      Jumlah                                                                                          1.459.511                     1.270.684




                                                                                             Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk           523
Page 526
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                  Lampiran 5/57

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          16.       ASET TETAP (lanjutan)

                    Aset tetap terdiri dari: (lanjutan)

                    Estimasi persentase tingkat penyelesaian aset dalam penyelesaian                 pada    tanggal
                    31 Desember 2025 dan 2024 adalah masing-masing berkisar 1%-99%.

                    Revaluasi aset tanah

                    Bank melakukan revaluasi atas golongan tanah, yang dilakukan oleh penilai independen eksternal
                    sesuai dengan Standar Penilaian Indonesia (“SPI”), Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) dan
                    POJK No. 28/POJK.04/2021 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Properti di Pasar
                    Modal.

                    Selisih penilaian kembali tanah tahun 2024 dicatat sebagai “surplus revaluasi aset tetap”, dan
                    disajikan pada penghasilan komprehensif lain sebesar Rp 238.934. Penurunan bersih nilai tercatat
                    yang timbul dari revaluasi tahun 2024 sebesar Rp 1.267 diakui dalam laba rugi konsolidasian.

                    Selisih penilaian kembali tanah tahun 2025 dicatat sebagai “surplus revaluasi aset tetap”, dan
                    disajikan pada penghasilan komprehensif lain sebesar Rp 254.503. Kenaikan bersih nilai tercatat
                    yang timbul dari revaluasi tahun 2025 sebesar Rp 9.204 diakui dalam laba rugi konsolidasian.

                    Nilai wajar tanah ditentukan berdasarkan pendekatan pasar (market approach) dengan cara
                    membandingkan beberapa transaksi tanah yang sebanding yang telah terjadi maupun yang masih
                    dalam tahap penawaran penjualan dari suatu proses jual beli, dengan menyesuaikan perbedaan-
                    perbedaan di antara tanah yang dinilai dengan data pembanding dan catatan-catatan harga tanah
                    yang diperoleh. Perbandingan ini juga menyangkut faktor lokasi, hak atas properti, karakteristik
                    fisik, penggunaannya, dan elemen pembanding lainnya.

                    Pengukuran nilai wajar untuk tanah termasuk dalam hierarki nilai wajar level 2 berdasarkan input-
                    input dalam teknik penilaian yang digunakan.

                    Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, nilai tercatat tanah Bank seandainya tanah tersebut
                    dicatat dengan model biaya adalah masing-masing sebesar Rp 4.570.935 dan Rp 4.510.689.

                    Informasi lainnya

                    Bank tidak memiliki aset tetap yang dijadikan jaminan.

                    Termasuk dalam pengurangan aset tetap merupakan penjualan aset tetap dengan rincian sebagai
                    berikut:

                                                                                       2025               2024

                    Hasil penjualan                                                         5.915              6.378
                    Nilai buku                                                            (11.210)            (5.423)

                    Laba penjualan                                                         (5.295)               955




524   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 527
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                Lampiran 5/58

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


16.   ASET TETAP (lanjutan)

      Informasi lainnya (lanjutan)

      Beban penyusutan masing-masing sejumlah Rp 2.411.177 dan Rp 2.017.399 untuk tahun yang
      berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 dibebankan ke dalam beban umum dan administrasi.

      Laba atas penjualan aset tetap selama tahun berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 masing-
      masing sebesar Rp 4.370 dan Rp 2.682 diakui sebagai bagian dari pendapatan operasional
      lainnya.

      Rugi atas penjualan aset tetap selama tahun berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 masing-
      masing sebesar Rp 9.665 dan Rp 1.726 diakui sebagai bagian beban operasional lainnya.

      Bank telah mengasuransikan aset tetap (tidak termasuk hak atas tanah) untuk menutupi
      kemungkinan kerugian terhadap risiko kebakaran, pencurian, dan bencana alam dengan nilai
      pertanggungan asuransi pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp 30.608.291, dan pada
      tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp 27.220.336. Manajemen yakin bahwa nilai pertanggungan
      tersebut telah memadai untuk menutup kerugian yang mungkin terjadi atas aset tetap yang
      dipertanggungkan.

      Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, harga perolehan dari aset tetap yang telah disusutkan
      penuh dan masih digunakan adalah masing-masing sebesar Rp 2.754.719 dan Rp 1.488.316.

      Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank tidak mempunyai aset tetap yang tidak dipakai
      sementara, maupun aset tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif yang tidak diklasifikasikan
      sebagai tersedia untuk dijual.

      Manajemen berkeyakinan, tidak terdapat kerugian penurunan nilai atas aset tetap selama tahun
      2025 dan 2024.

      Hak Guna

      Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, liabilitas sewa pembiayaan dalam posisi keuangan
      Grup adalah masing-masing sebesar Rp 283.587 dan Rp 302.470 dicatat sebagai beban yang
      masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain (Catatan 23). Beban bunga atas liabilitas sewa
      pembiayaan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah masing-masing sebesar Rp 21.553
      dan Rp 21.495 dicatat sebagai bagian dari beban bunga dan syariah (Catatan 29).


17.   ASET TAKBERWUJUD

                                                                       2025                   2024

      Perangkat lunak                                                    1.737.437             1.559.495
      Goodwill                                                           1.158.201             1.158.201
      Lain-Lain                                                              6.981                 4.979

      Jumlah                                                             2.902.619             2.722.675
      Amortisasi perangkat lunak                                        (1.123.847)             (917.036)

      Jumlah - bersih                                                    1.778.772             1.805.639




                                                                Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   525
Page 528
         PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                          Lampiran 5/59

         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         31 DESEMBER 2025 DAN 2024
         (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


         18.       ASET LAIN-LAIN

                                                                                       2025                      2024

                   Pendapatan bunga yang masih akan diterima                               9.167.872              8.326.105
                   Piutang terkait dengan transaksi ATM dan kartu kredit                   3.499.738              3.906.220
                   Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor                                  2.688.844              3.082.192
                   Agunan yang diambil alih                                                2.250.820              1.859.220
                   Aset kontrak asuransi                                                     642.232                588.163
                   Piutang atas transaksi nasabah                                            612.303                341.152
                   Lain-lain                                                               8.366.306              6.583.390

                   Jumlah                                                              27.228.115                24.686.442
                   Cadangan kerugian penurunan nilai                                       (1.978)                  (23.194)

                   Jumlah - bersih                                                     27.226.137                24.663.248

                   Pendapatan bunga yang masih akan diterima terdiri dari bunga yang masih akan diterima dari
                   penempatan, efek-efek, obligasi pemerintah, kredit yang diberikan, dan aset dari transaksi syariah.

                   Piutang terkait dengan transaksi ATM dan kartu kredit terdiri dari tagihan atas transaksi ATM
                   dalam jaringan ATM Bersama, Prima dan Link dan terutama tagihan atas Visa dan Master Card
                   untuk transaksi kartu kredit.

                   Aset kontrak asuransi merupakan saldo yang timbul dari kegiatan asuransi/reasuransi pada
                   Entitas anak.

                   Piutang atas transaksi nasabah merupakan piutang yang timbul dari transaksi perdagangan efek
                   Entitas Anak.

                   Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor merupakan suatu instrumen di mana dana devisa hasil
                   ekspor dari rekening khusus eksportir ditempatkan pada Bank Indonesia melalui rekening Bank
                   sesuai mekanisme pasar.

                   Lain-lain terutama terdiri dari wesel yang belum diaksep, properti terbengkalai, rekening antar
                   kantor, piutang atas penjualan penyertaan, piutang dari jaminan kendaraan yang dikuasakan
                   kembali, berbagai macam tagihan kepada pihak ketiga dalam rangka transaksi, antara lain
                   transaksi kliring dan lain-lain.

                   Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai aset lain-lain adalah sebagai berikut:

                                                                                           2025
                                                                  Stage 1        Stage 2          Stage 3         Jumlah

                   Saldo awal                                          (3.135)       (4.185)         (15.874)        (23.194)
                   Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
                     12 bulan (Stage 1)                                     -         1.810             2.129            3.939
                   Perubahan bersih pada eksposur                       1.219         2.375            13.745           17.339
                   Selisih kurs                                           (62)            -                 -              (62)

                   Saldo akhir                                         (1.978)              -                -          (1.978)




526   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 529
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                        Lampiran 5/60

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


18.   ASET LAIN-LAIN (lanjutan)

      Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai aset lain-lain adalah sebagai berikut: (lanjutan)

                                                                                              2024
                                                                Stage 1             Stage 2            Stage 3          Jumlah

      Saldo awal                                                    (3.021)                    -                   -         (3.021)
      Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
        12 bulan (Stage 1)                                               -                4.219                 -             4.219
      Perubahan bersih pada eksposur                                  (180)              (8.404)          (15.874)          (24.458)
      Selisih kurs                                                      66                    -                 -                66

      Saldo akhir                                                   (3.135)              (4.185)          (15.874)          (23.194)


      Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai yang telah dibentuk
      telah memadai.

      Aset lain-lain dari pihak berelasi diungkapkan pada Catatan 45.


19.   SIMPANAN DARI NASABAH DAN BANK-BANK LAIN

      a. Simpanan dari nasabah

                                                        2025                                               2024
                                                       Valuta                                             Valuta
                                          Rupiah        asing             Jumlah         Rupiah            asing         Jumlah


          Giro                           385.281.724   45.728.791     431.010.515       318.448.085      40.987.264     359.435.349
          Tabungan                       585.468.736   22.650.819     608.119.555       540.349.411      19.272.715     559.622.126
          Deposito berjangka             179.444.343   15.224.668     194.669.011       186.951.265      14.604.927     201.556.192

          Jumlah                       1.150.194.803   83.604.278   1.233.799.081      1.045.748.761     74.864.906    1.120.613.667


          Simpanan dari nasabah dari pihak berelasi diungkapkan pada Catatan 45.

      b. Simpanan dari bank-bank lain

                                                        2025                                               2024
                                                       Valuta                                             Valuta
                                          Rupiah        asing             Jumlah         Rupiah            asing         Jumlah


          Giro                             1.880.528    1.564.692          3.445.220       2.078.699       1.531.742       3.610.441
          Deposito berjangka                  35.857            -             35.857          45.857               -          45.857
          Interbank call money               485.000            -            485.000               -               -               -


          Jumlah                           2.401.385    1.564.692          3.966.077       2.124.556       1.531.742       3.656.298


          Bank tidak memiliki saldo simpanan dari bank-bank lain dari pihak berelasi.




                                                                                   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk     527
Page 530
        PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                         Lampiran 5/61

        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        31 DESEMBER 2025 DAN 2024
        (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


        19.       SIMPANAN DARI NASABAH DAN BANK-BANK LAIN (lanjutan)

                  c.   Rata-rata tingkat suku bunga efektif (yield) setahun simpanan dari nasabah dan bank-bank
                       lain adalah sebagai berikut:

                                                                                        2025                                  2024
                                                                                                  Valuta                              Valuta
                                                                              Rupiah (%)         asing (%)        Rupiah (%)         asing (%)

                       Simpanan dari nasabah:
                         Giro                                                        0,94              0,80              0,79               0,61
                         Tabungan                                                    0,09              0,32              0,07               0,35
                         Deposito berjangka                                          3,02              2,02              3,13               2,12
                       Simpanan dari bank-bank lain:
                         Giro                                                        0,40              0,01              0,46               0,01
                         Deposito berjangka                                          1,88                 -              2,03                  -
                         Interbank call money                                        5,24                 -                 -                  -

                  d. Deposito berjangka berdasarkan jangka waktu:
                                                                      2025                                            2024
                                                                     Valuta                                          Valuta
                                                        Rupiah        asing         Jumlah           Rupiah           asing            Jumlah

                       1 bulan                         130.683.773   12.428.813    143.112.586      123.359.199      11.201.103       134.560.302
                       3 bulan                          42.770.510    1.871.894     44.642.404       57.585.594       2.337.650        59.923.244
                       6 bulan                           3.407.849      660.453      4.068.302        3.482.289         786.232         4.268.521
                       12 bulan                          2.618.068      263.508      2.881.576        2.570.040         279.942         2.849.982
                       Jumlah                          179.480.200   15.224.668    194.704.868      186.997.122      14.604.927       201.602.049


                  e. Deposito berjangka menurut periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo:
                                                                      2025                                            2024
                                                                     Valuta                                          Valuta
                                                        Rupiah        asing         Jumlah           Rupiah           asing            Jumlah

                       Hingga 1 bulan                  145.403.078   13.067.647    158.470.725      142.376.626      11.923.673       154.300.299
                       > 1 - 3 bulan                    30.265.412    1.666.777     31.932.189       40.873.549       2.138.306        43.011.855
                       > 3 - 6 bulan                     2.345.750      361.696      2.707.446        2.284.886         395.052         2.679.938
                       > 6 - 12 bulan                    1.465.960      128.548      1.594.508        1.462.061         147.896         1.609.957
                       Jumlah                          179.480.200   15.224.668    194.704.868      186.997.122      14.604.927       201.602.049


                  f.   Simpanan yang dijaminkan untuk kredit yang diberikan Bank pada tanggal 31 Desember 2025
                       dan 2024 (Catatan12) adalah sebagai berikut:

                                                                                                       2025                       2024

                       Giro                                                                            15.936.954                    7.647.247
                       Tabungan                                                                         2.369.908                    1.539.515
                       Deposito berjangka                                                               8.245.830                    9.278.370

                       Jumlah                                                                          26.552.692                 18.465.132


        20.       PAJAK PENGHASILAN

                  a. Pajak dibayar dimuka

                                                                                                       2025                       2024

                       Bank                                                                                   72.843                 1.532.246
                       Entitas Anak                                                                            4.158                    29.929

                       Jumlah                                                                                 77.001                 1.562.175




528   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 531
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                             Lampiran 5/62

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


20.   PAJAK PENGHASILAN (lanjutan)

      b. Utang pajak

                                                                                    2025                   2024

           Utang pajak kini
           Bank:
             Pajak penghasilan Badan - Pasal 25                                       1.056.339                        -
             Pajak penghasilan Badan - Pasal 29                                         657.897                        -
           Entitas Anak:
             Pajak penghasilan Badan - Pasal 25/29                                      135.710                 22.117

           Jumlah utang pajak kini                                                    1.849.946                 22.117

           Utang pajak lainnya
           Bank:
           Pajak penghasilan
             Pasal 21                                                                   131.366                 39.874
             Pasal 23                                                                   351.070                347.122
             Pasal 26                                                                   385.355                  4.564
           Lain-lain                                                                    125.864                102.008

           Jumlah                                                                       993.655                493.568
           Entitas Anak                                                                  99.589                110.670

           Jumlah utang pajak lainnya                                                 1.093.244                604.238

           Jumlah utang pajak                                                         2.943.190                626.355

      c.   Beban pajak penghasilan

                                                                                    2025                   2024

           Pajak kini:
            Tahun berjalan
               Bank*)                                                               13.635.864              10.546.025
               Entitas Anak                                                            704.348                 720.092

           Jumlah pajak kini                                                        14.340.212             11.266.117

           Pajak tangguhan:
            Pembentukan (pemulihan) perbedaan temporer
               Bank                                                                    (565.605)            2.165.591
               Entitas Anak                                                             (76.824)              (65.132)

           Jumlah pajak tangguhan                                                      (642.429)            2.100.459

           Jumlah beban pajak penghasilan                                           13.697.783             13.366.576

           *)   Termasuk dalam beban pajak kini, Bank melakukan pembetulan terhadap SPT tahun 2023 dan telah melakukan
                pembayaran dengan total kurang bayar sebesar Rp 171.504 pada tahun buku 2025 (tahun buku 2024: SPT tahun
                2020 dan 2022, dengan total kurang bayar sebesar Rp 254.764).

           Grup tidak memiliki eksposur terkait ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik
           Indonesia Nomor 136 tahun 2024 yang diundangkan pada tanggal 31 Desember 2024 (“PMK-
           136 tahun 2024 atau Pilar Dua”), yang mulai berlaku 1 Januari 2025.




                                                                            Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   529
Page 532
        PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                 Lampiran 5/63

        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        31 DESEMBER 2025 DAN 2024
        (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


        20.       PAJAK PENGHASILAN (lanjutan)

                 d. Bank telah memenuhi persyaratan dalam Undang-Undang nomor 7 tahun 2021 tanggal 29
                    Oktober 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, untuk memperoleh penurunan tarif
                    PPh sebesar 3% (tiga persen) menjadi 19%.

                      Pemenuhan persyaratan tersebut dilakukan oleh Wajib Pajak Perseroan Terbuka dengan
                      menyampaikan laporan kepada Direktorat Jenderal Pajak, diantaranya: laporan bulanan
                      kepemilikan saham atas emiten atau perusahaan publik dan rekapitulasi yang telah dilaporkan
                      dari Biro Administrasi Efek ("BAE").

                      Pada tanggal 5 Januari 2026 dan 6 Januari 2025, Bank telah mendapatkan surat keterangan
                      dari BAE atas pemenuhan kriteria-kriteria di atas masing-masing untuk tahun pajak 2025 dan
                      2024.

                 e. Rekonsiliasi dari laba akuntansi konsolidasian sebelum pajak ke laba kena pajak Bank adalah
                    sebagai berikut:

                                                                                   2025               2024

                      Laba akuntansi konsolidasian sebelum
                        pajak penghasilan                                          71.260.876        68.217.850
                      Eliminasi                                                     2.162.533         2.445.861

                      Sebelum eliminasi                                            73.423.409        70.663.711
                      Laba Entitas Anak sebelum pajak penghasilan                  (3.253.952)       (3.245.713)

                      Laba akuntansi sebelum pajak penghasilan - Bank              70.169.457        67.417.998

                      Perbedaan permanen:
                       Kesejahteraan karyawan                                           95.550            71.802
                       Pendapatan sewa                                                 (45.919)          (48.249)
                       Hasil dividen dari Entitas Anak                              (2.200.226)       (2.402.602)
                       Pendapatan bunga atas obligasi pemerintah yang
                         diterbitkan di luar negeri                                    (14.059)          (25.840)
                       Beban (pendapatan) lain yang tidak dapat dikurangkan
                         untuk tujuan perhitungan pajak - bersih                      (116.617)          549.273

                                                                                    (2.281.271)       (1.855.616)

                      Perbedaan temporer:
                       Liabilitas imbalan pasca-kerja                                  70.553            133.855
                       Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan              2.397.678        (12.316.400)
                       Cadangan kerugian penurunan nilai aset
                          non-keuangan                                                129.157               (523)
                       Imbalan kerja yang masih harus dibayar                          99.481            280.999
                        Rugi belum direalisasi atas efek-efek dan
                          penempatan pada bank-bank lain yang diukur
                          pada nilai wajar melalui laba rugi                          (247.597)          (72.198)
                        Pendapatan lain yang tidak dapat dikurangkan
                          untuk tujuan perhitungan pajak - bersih                     527.594            576.422

                                                                                    2.976.866        (11.397.845)

                      Laba kena pajak                                              70.865.052        54.164.537




530   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 533
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                  Lampiran 5/64

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


20.   PAJAK PENGHASILAN (lanjutan)

      f.   Rekonsiliasi antara laba akuntansi konsolidasian sebelum pajak dikali tarif pajak maksimum
           yang berlaku dengan beban pajak penghasilan adalah sebagai berikut:

                                                                         2025                   2024
           Laba akuntansi konsolidasian sebelum
             pajak penghasilan                                            71.260.876           68.217.850
           Tarif pajak maksimum                                                 22%                  22%

                                                                          15.677.393            15.007.927

           Perbedaan permanen dengan tarif pajak 22% - Bank                 (501.880)             (408.237)
           Perbedaan permanen dengan tarif pajak 22%
             - Entitas Anak                                                  387.412               478.993

                                                                          15.562.925            15.078.683
           Penyesuaian tarif pajak penghasilan badan - Bank
             (Catatan 20d)                                                (2.036.646)           (1.966.871)
           Lainnya                                                           171.504               254.764

           Beban pajak penghasilan - konsolidasian                        13.697.783            13.366.576

      g. Perhitungan pajak kini dan liabilitas pajak penghasilan adalah sebagai berikut:

                                                                         2025                   2024

           Laba kena pajak:
             Bank                                                         70.865.052           54.164.535
             Entitas Anak                                                  3.201.582            3.273.145

                                                                          74.066.634           57.437.680

           Pajak kini:
            Bank                                                          13.635.864           10.291.262
            Entitas Anak                                                     704.348              720.092

                                                                          14.340.212           11.011.354

           Pajak penghasilan dibayar dimuka:
            Bank                                                         (11.921.628)          (11.766.013)
            Entitas Anak                                                    (568.638)             (697.975)
                                                                         (12.490.266)          (12.463.988)

           Selisih (lebih)/kurang bayar:
            Bank                                                           1.714.236            (1.474.751)
            Entitas Anak                                                     135.710                22.117

           Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) Pajak Penghasilan Badan untuk tahun pajak 2025
           belum dilaporkan. Penghasilan kena pajak hasil rekonsiliasi di atas merupakan dasar dalam
           pengisian   SPT     PPh    Badan    Bank    untuk     tahun      yang   berakhir  tanggal
           31 Desember 2025.

           Perhitungan perpajakan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2024 adalah sesuai
           dengan Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) Bank.



                                                                   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   531
Page 534
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                              Lampiran 5/65

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          20.      PAJAK PENGHASILAN (lanjutan)

                   h. Aset dan liabilitas pajak tangguhan yang signifikan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
                      adalah sebagai berikut:
                                                                                                                            Diakui pada
                                                                                                                            penghasilan
                                                                                                   Diakui pada           komprehensif lain
                                                                          2024               laba rugi tahun berjalan      tahun berjalan             2025

                        Aset Pajak Tangguhan
                         Entitas induk - Bank:
                           Liabilitas imbalan pasca-kerja                         831.186                     13.405                         -               844.591
                           Cadangan kerugian penurunan nilai
                               aset keuangan                                     2.004.014                   458.485                         -           2.462.499
                           Cadangan kerugian penurunan nilai
                               aset non-keuangan                                  131.903                     24.540                         -                156.443
                           Imbalan kerja yang masih harus dibayar                 817.083                     18.901                         -                835.984
                           Penyusutan aset tetap                                  (53.947)                   (68.817)                                        (122.764)
                           Laba (rugi) belum direalisasi atas efek-efek
                               dan penempatan pada bank-bank lain
                               yang diukur pada nilai wajar melalui
                               penghasilan komprehensif lain                      (65.882)                          -                (381.257)            (447.139)
                           Pengukuran kembali liabilitas imbalan pas ti           868.107                           -                 150.763            1.018.870
                           Laba (rugi) belum direalisasi atas efek-efek
                               dan penempatan pada bank-bank lain
                               yang diukur pada nilai wajar melalui
                               laba rugi                                          (30.757)                   (47.044)                        -               (77.801)
                           Koreksi fiskal terkait PSAK 116                         17.549                     (5.478)                        -                12.071
                           Lain-lain                                              661.920                    171.613                         -               833.533

                        Aset pajak tangguhan - bersih                            5.181.176                   565.605                (230.494)            5.516.287

                        Entitas Anak:
                           PT BCA Finance                                           59.552                    36.365                  (1.522)                 94.395
                           PT BCA Sekuritas                                         13.220                     1.824                  (4.644)                 10.400
                           PT Bank BCA Syariah                                      89.096                     9.369                 (22.866)                 75.599
                           PT Asuransi Umum BCA                                     74.901                    (7.084)                   (905)                 66.912
                           PT Asuransi Jiwa BCA                                     34.848                     4.286                 (24.764)                 14.370
                           PT Bank Digital BCA                                      35.507                    31.820                    (248)                 67.079
                           PT Central Capital Ventura                                6.908                       244                      12                   7.164

                        Aset pajak tangguhan - bersih                              314.032                    76.824                 (54.937)                335.919

                        Jumlah aset pajak tangguhan - bersih                     5.495.208                   642.429                (285.431)            5.852.206



                                                                                                                            Diakui pada
                                                                                                                            penghasilan
                                                                                                   Diakui pada           komprehensif lain
                                                                          2023               laba rugi tahun berjalan      tahun berjalan             2024

                        Aset Pajak Tangguhan
                         Entitas induk - Bank:
                           Liabilitas imbalan pasca-kerja                         805.753                     25.433                         -               831.186
                           Cadangan kerugian penurunan nilai
                               aset keuangan                                     4.344.130                (2.340.116)                        -           2.004.014
                           Cadangan kerugian penurunan nilai
                               aset non-keuangan                                  132.003                       (100)                        -               131.903
                           Imbalan kerja yang masih harus dibayar                 763.693                     53.390                         -               817.083
                           Penyusutan aset tetap                                    9.868                    (63.815)                        -               (53.947)
                           Laba (rugi) belum direalisasi atas efek-efek
                               dan penempatan pada bank-bank lain
                               yang diukur pada nilai wajar melalui
                               penghasilan komprehensif lain                     (219.058)                          -                153.176                 (65.882)
                           Pengukuran kembali liabilitas imbalan pas ti           882.253                           -                (14.146)                868.107
                           Laba (rugi) belum direalisasi atas efek-efek
                               dan penempatan pada bank-bank lain
                               yang diukur pada nilai wajar melalui
                               laba rugi                                          (17.039)                   (13.718)                        -               (30.757)
                           Koreksi fiskal terkait PSAK 116                         15.730                      1.819                         -                17.549
                           Lain-lain                                              490.404                    171.516                         -               661.920

                        Aset pajak tangguhan - bersih                            7.207.737                (2.165.591)                139.030             5.181.176

                        Entitas Anak:
                           PT BCA Finance                                           39.838                     22.991                  (3.277)                59.552
                           PT BCA Sekuritas                                          2.568                      7.973                   2.679                 13.220
                           PT Bank BCA Syariah                                      58.501                     27.839                   2.756                 89.096
                           PT Asuransi Umum BCA                                     64.691                     10.196                      14                 74.901
                           PT Asuransi Jiwa BCA                                     30.264                      2.074                   2.510                 34.848
                           PT BCA Multi Finance                                     13.749                    (15.529)                  1.780                      -
                           PT Bank Digital BCA                                      30.289                      6.285                  (1.067)                35.507
                           PT Central Capital Ventura                                3.599                      3.303                       6                  6.908

                        Aset pajak tangguhan - bersih                              243.499                    65.132                   5.401                 314.032

                        Jumlah aset pajak tangguhan - bersih                     7.451.236                 (2.100.459)               144.431             5.495.208




532   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 535
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                   Lampiran 5/66

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


20.   PAJAK PENGHASILAN (lanjutan)

      h. Aset dan liabilitas pajak tangguhan yang signifikan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
         adalah sebagai berikut: (lanjutan)

           Dalam jumlah aset pajak tangguhan Bank dan Entitas Anak, termasuk aset (liabilitas) pajak
           tangguhan yang berasal dari laba (rugi) yang belum direalisasi atas perubahan nilai wajar
           efek-efek untuk tujuan investasi yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
           komprehensif lain (Catatan 14) masing-masing sebesar Rp (447.850) dan Rp (46.677) pada
           tanggal 31 Desember 2025, dan Rp (55.500) dan Rp 1.224 pada tanggal 31 Desember 2024.

           Selain itu, dalam jumlah aset pajak tangguhan Bank, termasuk aset (liabilitas) pajak
           tangguhan yang berasal dari laba (rugi) yang belum direalisasi atas perubahan nilai wajar
           penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain yang diukur pada nilai wajar melalui
           penghasilan komprehensif lain (Catatan 7) sebesar Rp 711 dan Rp nihil masing-masing pada
           tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.

           Manajemen berpendapat bahwa aset pajak tangguhan yang timbul dari perbedaan temporer
           kemungkinan besar dapat direalisasi pada tahun-tahun mendatang.

      i.   Sesuai dengan ketentuan perpajakan di Indonesia, Grup yang berkedudukan di Indonesia
           menghitung, menyetorkan dan melaporkan kewajiban perpajakannya untuk setiap
           perusahaan sebagai suatu badan hukum yang terpisah (pelaporan pajak penghasilan
           konsolidasian tidak diperbolehkan) berdasarkan sistem self-assessment. Fiskus dapat
           menetapkan atau mengubah pajak-pajak tersebut dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan
           ketentuan perpajakan yang berlaku.

      j.   Posisi pajak Grup mungkin dapat dilakukan pemeriksaan oleh fiskus. Namun manajemen akan
           berusaha mempertahankan posisi pajak Grup yang diyakini secara teknis dan telah sesuai
           dengan ketentuan perpajakan. Oleh karena itu, manajemen yakin bahwa akrual atas liabilitas
           pajak telah memadai untuk semua tahun pajak berdasarkan evaluasi atas berbagai faktor,
           termasuk interpretasi atas ketentuan perpajakan berlaku serta pengalaman sebelumnya.
           Penilaian didasarkan pada estimasi, asumsi dan dapat melibatkan keputusan atas kejadian
           mendatang. Informasi baru yang tersedia dapat menyebabkan perubahan keputusan oleh
           manajemen atas kecukupan dari liabilitas pajak. Perubahan atas liabilitas pajak tersebut dapat
           mempengaruhi beban pajak pada periode di mana keputusan itu dibuat.

      k.   Informasi Lainnya

           1. Pemeriksaan Pajak

           Tahun Fiskal 2021

           Pada tanggal 10 September 2024, Direktorat Jenderal Pajak menerbitkan surat
           pemberitahuan pemeriksaan lapangan untuk tahun pajak 2021 kepada Bank. Atas
           pemeriksaan pajak untuk tahun pajak 2021 tersebut, Direktorat Jenderal Pajak berdasarkan
           Surat Ketetapan Pajak ("SKP") dan Surat Tagihan Pajak ("STP") tanggal 15 Agustus 2025,
           menetapkan kekurangan pembayaran pajak dengan perincian:

           a. Pajak Penghasilan (termasuk PPh Badan) sebesar total Rp 754.660.
           b. Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”) sebesar total Rp 6.577.

           Tahun Fiskal 2024

           Pada tanggal 4 September 2025, Direktorat Jenderal Pajak menerbitkan surat
           pemberitahuan pemeriksaan lapangan untuk tahun pajak 2024 kepada Bank.



                                                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   533
Page 536
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                             Lampiran 5/67

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          20.      PAJAK PENGHASILAN (lanjutan)

                   k.   Informasi Lainnya (lanjutan)

                        2. Keberatan Pajak

                        Tahun Fiskal 2021

                        Pada tanggal 12 September 2025, Bank telah melakukan pembayaran atas SKP dan STP
                        sejumlah Rp 761.237. Atas pembayaran ini, sejumlah Rp 76.548 tidak diajukan keberatan
                        dan dibebankan pada tahun 2025, sisanya sejumlah Rp 684.689 telah diajukan keberatan
                        tanggal 13 November 2025 dan dicatat sebagai aset lain-lain.

                         3. Banding Pajak dan Peninjauan Kembali

                        Tahun Fiskal 2016

                        Bank telah mengajukan banding atas pajak yang permohonan keberatannya tidak diterima
                        Direktorat Jenderal Pajak pada tanggal 7 Desember 2020, sejumlah Rp 735.407. Pada
                        tanggal 30 Agustus 2024, Pengadilan Pajak telah memutuskan untuk tidak menerima
                        banding Bank sejumlah Rp 48.774, sedangkan untuk sisanya belum diputuskan oleh
                        Pengadilan Pajak hingga tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian. Atas
                        banding yang tidak diterima sejumlah Rp 48.774 tersebut telah diajukan Peninjauan
                        Kembali oleh Bank ke Mahkamah Agung pada tanggal 5 Desember 2024. Atas pajak yang
                        telah diajukan Peninjauan Kembali sejumlah Rp 48.774 tersebut, baru sejumlah Rp. 3.605
                        saja yang sudah diputuskan oleh Mahkamah Agung dan telah diterima Bank tanggal 27
                        November 2025, dengan putusan diterima.

                        Tahun Fiskal 2017

                        Bank telah mengajukan banding atas pajak yang permohonan keberatannya tidak diterima
                        Direktorat pada tanggal 25 Februari 2022, sejumlah Rp 709.060. Pada tanggal 27
                        September 2024, Pengadilan Pajak telah memberikan keputusan atas sebagian banding
                        tersebut sejumlah Rp 47.724, sedangkan untuk sisanya belum diputuskan oleh Pengadilan
                        Pajak hingga tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian. Dari jumlah yang telah
                        diputuskan tersebut, sebesar Rp 27.499 diterima, sedangkan Rp 20.225 tidak diterima dan
                        telah diajukan Peninjauan Kembali ke Mahkamah Agung tanggal 10 Januari 2025.


                        Tahun Fiskal 2018

                        Bank telah mengajukan banding ke Pengadilan Pajak pada tanggal 19 Februari 2025 dan
                        14 Mei 2025 sejumlah Rp 77.362 dan Rp 392.940. Sampai dengan tanggal laporan
                        konsolidasian, hasil Pengadilan Pajak belum diputuskan.


          21.      PINJAMAN YANG DITERIMA

                   Pinjaman yang diterima oleh Grup adalah sebagai berikut:

                   Berdasarkan jenis dan mata uang:

                                                                                  2025              2024

                   (1) Kredit likuiditas dari Bank Indonesia, Rupiah:
                         Kredit Usaha Tani (“KUT”), jatuh tempo antara
                           13 Maret 2000 sampai dengan 22 September 2000,
                           masih dalam proses untuk penutupan perjanjian                  577              577



534   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 537
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                  Lampiran 5/68

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


21.   PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)

      Pinjaman yang diterima oleh Grup adalah sebagai berikut: (lanjutan)

      Berdasarkan jenis dan mata uang: (lanjutan)

                                                                          2025                  2024

      (2) Pinjaman dari bank-bank lain:
          Rupiah:
            Citibank, N.A.                                                    650.000                     -
            MUFG Bank, Ltd                                                    435.000                     -
            PT Bank Mizuho                                                    360.000               750.000
            PT Bank UOB Indonesia                                             300.000                     -
            PT Bank Artha Graha Internasional Tbk                             200.000                     -
            PT Bank Nationalnobu Tbk                                          100.000                     -
            PT Bank KEB Hana Indonesia                                            334                10.556
            PT Bank SMBC Indonesia Tbk                                              -               700.000
            PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk                           -               285.779
            PT Bank Ina Perdana Tbk                                                 -               200.000

                                                                            2.045.334            1.946.335

          Valuta asing:
           PT Bank Danamon Indonesia Tbk                                              -             252.509

                                                                            2.045.334               252.509

                                                                            2.045.334            2.198.844

                                                                          2025                  2024

      (3) Lain-lain:
          Valuta asing                                                           1.525               43.095

                                                                                 1.525               43.095

          Jumlah                                                            2.047.436            2.242.516

      Rata-rata tingkat suku bunga efektif (yield) setahun pinjaman yang diterima adalah sebagai berikut:

                                                                          2025                  2024

      Rupiah                                                                    6,32%                 5,49%
      Valuta asing                                                                   -                6,00%

      Grup tidak memiliki saldo pinjaman dari bank-bank lain dari pihak berelasi.

      (1) Kredit likuiditas Rupiah dari Bank Indonesia

          Kredit likuiditas Rupiah dari Bank Indonesia merupakan fasilitas kredit yang diperoleh Bank
          sebagai bank swasta nasional di Indonesia, untuk disalurkan kepada debitur-debitur di
          Indonesia yang memenuhi persyaratan program fasilitas kredit yang bersangkutan.




                                                                      Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   535
Page 538
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                     Lampiran 5/69

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          21.      PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)

                   (2) Pinjaman dari bank-bank lain

                        Merupakan pinjaman dari bank-bank lain untuk modal kerja Entitas Anak. Rincian fasilitas
                        pinjaman yang diterima adalah sebagai berikut:

                                                                                                                               Tanggal jatuh tempo
                                               Bank                                      Jumlah fasilitas                           fasilitas
                                                                                      2025              2024                  2025              2024
                        Rupiah:
                          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                    500.000             500.000        24-Mei-2026        24-Mei-2025
                          PT SMBC Indonesia Tbk                                            800.000             800.000        30-Mei-2026        31-Mei-2025
                          PT Bank China Construction Bank
                             Indonesia Tbk                                                       -             285.779                  -        17-Jul-2027
                          PT Bank Danamon Indonesia Tbk *)                                 250.000             250.000        12-Nov-2026       24-Des-2024
                          PT Bank UOB Indonesia *)                                         475.000             475.000        21-Sep-2026       21-Sep-2025
                          PT Bank Mizuho Indonesia *)                                      750.000             750.000        22-Nov-2026       22-Nov-2025
                          PT Bank Pan Indonesia Tbk                                              -             500.000                  -         4-Agt-2025
                          PT Bank Ina Perdana Tbk                                          200.000             200.000        16-Des-2026       16-Des-2025
                          PT Bank Nationalnobu Tbk                                         100.000             100.000        24-Feb-2026       24-Feb-2025
                          PT Bank KEB Hana Indonesia                                           334              10.556        30-Jan-2026       30-Jan-2026
                          MUFG Bank, Ltd                                                   500.000                   -        20-Mar-2026                  -
                          PT Bank Artha Graha Internasional Tbk                            200.000                   -        19-Nov-2026                  -
                          Citibank, N.A.                                                   940.000                   -        20-Mar-2026                  -

                        Valuta asing (nilai penuh):
                          Citibank, N.A. - Cabang Indonesia *)                                   -    USD 60.000.000                     -       20-Mar-2025


                        *)   Sebagian dapat dicairkan dalam Dolar Amerika Serikat/Rupiah


                        Grup tidak memiliki piutang pembiayaan konsumen yang dijadikan sebagai jaminan pinjaman
                        dari bank-bank lain ini.

                        Seluruh perjanjian di atas mencakup adanya pembatasan-pembatasan tertentu yang
                        umumnya diharuskan untuk fasilitas-fasilitas kredit tersebut, antara lain, pembatasan untuk
                        melakukan penggabungan usaha atau konsolidasi dengan pihak lain, mengadakan perjanjian
                        pinjaman dengan pihak lain selain yang timbul dalam kegiatan usaha yang normal atau
                        melakukan perubahan atas struktur modal dan/atau Anggaran Dasar tanpa adanya
                        pemberitahuan/persetujuan tertulis dari kreditur, dan mempertahankan rasio-rasio keuangan
                        tertentu.

                        Rasio-rasio keuangan yang dipersyaratkan antara lain:

                                                                                                      2025                              2024
                                                                                           Persyaratan     Pemenuhan          Persyaratan    Pemenuhan

                        1. Total utang terhadap total ekuitas                         Maksimal 10 Kali < 1 Kali          Maksimal 10 Kali       < 1 Kali
                        2. Piutang terhadap total aset                                Minimal 40%         91,38%         Minimal 40%            86,29%
                        3. Current ratio                                              Minimal 1,1 kali    1,43 kali      Minimal 1,1 kali       1,72 kali
                        4. Non performing financing ("NPF")                           Maksimal 5%         2,37%          Maksimal 5%            2,88%
                                                                                       dari total piutang                  dari total piutang


                        Kisaran tingkat suku bunga kontraktual dari pinjaman yang diterima dari bank-bank lain adalah
                        sebagai berikut:

                                                                                                                       2025                     2024

                        Rupiah                                                                                    4,75% - 8,25%         5,90% - 8,50%
                        Valuta asing                                                                                           -                5,90%




536   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 539
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                          Lampiran 5/70

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


22.   ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI

      Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi terdiri dari:

      a. Berdasarkan jenis

                                                                               2025                     2024

           Fasilitas kredit yang belum digunakan                                  2.814.844             2.898.326
           Bank garansi yang diterbitkan                                             26.746                31.245
           Fasilitas Letter of Credit yang diberikan yang
             tidak dapat dibatalkan                                                    25.319              45.616

           Jumlah                                                                 2.866.909             2.975.187

      b. Berdasarkan mata uang

                                                                               2025                     2024

           Rupiah                                                                 2.651.861             2.720.671
           Valuta asing                                                             215.048               254.516

           Jumlah                                                                 2.866.909             2.975.187
      c.   Berdasarkan hubungan

                                                                               2025                     2024

           Pihak berelasi                                                            14.094                 4.030
           Pihak ketiga                                                           2.852.815             2.971.157

           Jumlah                                                                 2.866.909             2.975.187

      d. Perubahan estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi
                                                                                  2025
                                                       Stage 1          Stage 2          Stage 3         Jumlah

           Saldo awal                                   2.815.315          130.551           29.321       2.975.187
           Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
             sepanjang umurnya (Stage 2)                     (34.414)      201.469                  -      167.055
           Transfer ke kredit yang mengalami
             penurunan nilai (Stage 3)                        (1.196)       (39.901)             276        (40.821)
           Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
             12 bulan (Stage 1)                               16.026        (61.948)              -         (45.922)
           Perubahan bersih pada eksposur                    (60.312)      (114.862)        (22.040)       (197.214)
           Selisih kurs                                        7.088            993             543           8.624

           Saldo akhir                                  2.742.507          116.302              8.100     2.866.909

                                                                                  2024
                                                       Stage 1          Stage 2          Stage 3         Jumlah

           Saldo awal                                   3.181.093          148.170           42.411       3.371.674
           Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
             sepanjang umurnya (Stage 2)                     (27.752)      146.900                  -      119.148
           Transfer ke kredit yang mengalami
             penurunan nilai (Stage 3)                        (1.402)       (37.003)            1.892       (36.513)
           Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
             12 bulan (Stage 1)                               17.879        (87.636)              -         (69.757)
           Perubahan bersih pada eksposur                   (363.030)       (41.276)        (16.576)       (420.882)
           Selisih kurs                                        8.527          1.396           1.594          11.517

           Saldo akhir                                  2.815.315          130.551           29.321       2.975.187

      Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai yang dibentuk telah
      memadai.



                                                                        Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   537
Page 540
         PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                    Lampiran 5/71

         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         31 DESEMBER 2025 DAN 2024
         (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


         23.       BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR DAN LIABILITAS LAIN-LAIN

                                                                                       2025               2024

                   Liabilitas kontrak asuransi                                          4.666.685          3.638.450
                   Pendapatan diterima dimuka                                           3.989.879          3.758.457
                   Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor                               2.688.844          3.082.192
                   Liabilitas terkait dengan transaksi ATM dan
                     kartu kredit                                                       2.418.312          2.411.852
                   Uang elektronik                                                      1.494.432          1.369.505
                   Transaksi transfer nasabah                                           1.396.243          1.952.908
                   Liabilitas transaksi nasabah                                           856.449            207.610
                   Setoran jaminan                                                        308.370            275.896
                   Liabilitas sewa pembiayaan (Catatan 16, 37)                            283.587            302.470
                   Beban bunga yang masih harus dibayar                                   252.056            290.439
                   Lain-lain                                                           10.914.078         10.225.670

                   Jumlah                                                              29.268.935         27.515.449

                   Liabilitas terkait dengan transaksi ATM dan kartu kredit terdiri dari liabilitas atas transaksi ATM
                   dalam jaringan ATM Bersama, Prima, dan Link, dan liabilitas atas transaksi kartu kredit terutama
                   Master Card dan Visa.

                   Pendapatan diterima dimuka terutama merupakan pendapatan diterima dimuka atas komisi kredit.

                   Liabilitas kontrak asuransi merupakan saldo yang timbul dari kegiatan asuransi/reasuransi pada
                   Entitas Anak.

                   Uang elektronik merupakan liabilitas Bank atas uang yang disetor oleh nasabah kepada Bank
                   yang disimpan secara elektronik dan bukan merupakan simpanan sebagaimana dimaksud dalam
                   undang-undang mengenai perbankan.

                   Beban bunga yang masih harus dibayar terdiri dari bunga yang masih harus dibayar dari simpanan
                   nasabah dan bank-bank lain, derivatif, pinjaman yang diterima, efek-efek yang dijual dengan janji
                   dibeli kembali, dan obligasi subordinasi.

                   Liabilitas transaksi nasabah merupakan liabilitas yang timbul dari transaksi perdagangan efek
                   Entitas Anak, yang terdiri dari liabilitas kepada PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (“KPEI”)
                   terkait dengan transaksi beli efek dan deposit yang diserahkan Entitas Anak, serta liabilitas
                   nasabah terkait dengan transaksi jual efek yang jatuh tempo dalam waktu singkat, biasanya dalam
                   waktu 2 (dua) hari dari tanggal perdagangan.

                   Setoran jaminan terutama merupakan jaminan uang tunai yang disetorkan nasabah atas transaksi
                   ekspor impor dan penerbitan bank garansi.

                   Liabilitas sewa pembiayaan merupakan liabilitas sewa terkait penerapan PSAK 116.

                   Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor merupakan suatu instrumen di mana dana devisa hasil
                   ekspor dari rekening khusus eksportir ditempatkan pada Bank Indonesia melalui rekening Bank
                   sesuai mekanisme pasar.

                   Transaksi transfer nasabah merupakan liabilitas yang timbul dari transaksi kliring, inward
                   remittance, outward remittance yang belum dapat diselesaikan.

                   Lain-lain terutama terdiri dari liabilitas atas kewajiban jangka pendek kepada karyawan, rekening
                   antar kantor, titipan dan transaksi yang masih harus diselesaikan.




538   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 541
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                       Lampiran 5/72

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


24.   OBLIGASI SUBORDINASI

                                                                                          2025                      2024

      Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I
       Bank Central Asia Tahap I Tahun 2018                                                      65.000                500.000

      Jumlah                                                                                     65.000                500.000

      Rincian obligasi subordinasi adalah sebagai berikut:

                                                                 Jumlah pokok
                           Tanggal efektif                           utang           Jangka         Tanggal          Tingkat
          Instrumen        dan penerbitan      Persetujuan        subordinasi         waktu       jatuh tempo        bunga

      Obligasi             Tanggal efektif   No. S-03825/       Rp 435.000           7 Tahun      5 Juli 2025         7,75%
       Subordinasi          26 Juni 2018     BEI.PP2/07-2018
       Berkelanjutan I        Tanggal
       Bank Central Asia     penerbitan
       Tahap I Tahun         5 Juli 2018
       2018 -
       Seri A

      Obligasi             Tanggal efektif   No. S-03825/       Rp 65.000           12 Tahun      5 Juli 2030         8,00%
       Subordinasi          26 Juni 2018     BEI.PP2/07-2018
       Berkelanjutan I        Tanggal
       Bank Central Asia     penerbitan
       Tahap I Tahun         5 Juli 2018
       2018 -
       Seri B


      Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Central Asia Tahap I Tahun 2018 – Seri A telah jatuh
      tempo pada tanggal 5 Juli 2025.

      Bunga Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Central Asia Tahap I Tahun 2018 - Seri A dan
      B dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak tanggal Emisi, tanpa opsi percepatan pembayaran
      Bunga Obligasi Subordinasi. Bunga Obligasi Subordinasi pertama akan dibayarkan pada 5
      Oktober 2018. Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Central Asia Tahap I Tahun 2018 - Seri
      A dan B dapat diperhitungkan sebagai Modal Pelengkap (Tier 2) sesuai POJK
      No. 11/POJK.03/2016 serta untuk meningkatkan struktur penghimpunan dana jangka panjang.
      Hasil dari penerbitan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Central Asia Tahap I Tahun 2018
      - Seri A dan B dipergunakan untuk pengembangan usaha terutama pemberian kredit.

      Wali amanat untuk penerbitan obligasi subordinasi di atas adalah PT Bank Rakyat Indonesia
      (Persero) Tbk yang bukan merupakan pihak berelasi dengan Bank.

      Berdasarkan hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang yang dilakukan oleh
      PT Pemeringkat Efek Indonesia (PT Pefindo), peringkat obligasi subordinasi adalah sebagai
      berikut:

                                                               2025                                       2024
                                                                       Periode                                     Periode
                Keterangan                     Peringkat              Peringkat           Peringkat               Peringkat

      Obligasi Subordinasi
       Berkelanjutan I Bank
       Central Asia Tahap I                                      3 Maret 2025 -                                 8 Maret 2024 -
       Tahun 2018                                 idAA            1 Maret 2026                 idAA              1 Maret 2025




                                                                                  Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   539
Page 542
         PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                                     Lampiran 5/73

         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         31 DESEMBER 2025 DAN 2024
         (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


         24.       OBLIGASI SUBORDINASI (lanjutan)

                   Perjanjian Perwaliamanatan mengatur beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh Bank
                   antara lain, sebelum dilunasinya semua obligasi, Bank tanpa izin tertulis dari Wali Amanat tidak
                   diperkenankan melakukan hal-hal sebagai berikut:

                   a. Mengagunkan sebagian besar maupun seluruh pendapatan atau harta kekayaan Bank yang
                      ada pada saat ini maupun di masa yang akan datang di luar kegiatan usaha Bank, kecuali jika
                      tindakan tersebut dilakukan untuk memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan atau
                      pelaksanaan pinjaman likuiditas jangka pendek atau pelaksanaan salah satu atau beberapa
                      opsi pemulihan dalam rencana aksi (recovery plan) Bank;
                   b. Melaksanakan perubahan bidang usaha utama;
                   c. Mengurangi modal dasar dan modal disetor kecuali jika pengurangan tersebut dilakukan atas
                      dasar permintaan/perintah dari Pemerintah Republik Indonesia dan/atau otoritas yang
                      berwenang (termasuk tetapi tidak terbatas pada BI, OJK, Menteri Keuangan Negara Republik
                      Indonesia dan/atau otoritas moneter maupun otoritas penyehatan di bidang perbankan sesuai
                      dengan ketentuan yang berlaku di Negara Republik Indonesia);
                   d. Mengadakan penggabungan atau konsolidasi, dengan perusahaan lain yang menyebabkan
                      bubarnya Bank.

                   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank telah mematuhi semua pembatasan-
                   pembatasan penting sehubungan dengan perjanjian obligasi subordinasi yang diterbitkan.
                   Pembayaran atas jumlah bunga yang jatuh tempo telah dilakukan secara tepat waktu.


         25.       MODAL SAHAM

                   Modal saham Bank masing-masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
                                                                                                  2025                                               2024
                                                                               Jumlah lembar              Jumlah nilai             Jumlah lembar              Jumlah nilai
                                                                                  saham                     nominal                   saham                     nominal

                   Modal dasar - nilai nominal Rp 12,50
                     (nilai penuh) per lembar saham                              440.000.000.000                  5.500.000         440.000.000.000                 5.500.000

                   Belum ditempatkan                                            (316.724.950.000)                (3.959.062)        (316.724.950.000)              (3.959.062)

                   Saham beredar (ditempatkan dan
                     disetor penuh)                                              123.275.050.000                  1.540.938         123.275.050.000                 1.540.938

                   Komposisi pemegang saham pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
                                                                                                                                           2025
                                                                                                                Jumlah lembar           Jumlah nilai
                                                                                                                   saham                  nominal                   %
                  PT Dwimuria Investama Andalan          *)
                                                                                                                  67.729.950.000                846.624                  54,94
                  Komisaris
                     Jahja Setiaatmadja                                                                               34.933.644                     437                  0,03
                     Tonny Kusnadi                                                                                     7.502.058                      94                  0,01
                  Direksi
                     Gregory Hendra Lembong                                                                            1.531.282                     19                   0,00
                     Armand W. Hartono                                                                                 4.256.065                     53                   0,00
                     John Kosasih                                                                                      1.094.492                     14                   0,00
                     Subur Tan                                                                                        11.169.044                    140                   0,01
                     Rudy Susanto                                                                                      3.431.711                     43                   0,00
                     Lianawaty Suwono                                                                                  2.840.417                     35                   0,00
                     Santoso                                                                                           3.269.028                     41                   0,00
                     Vera Eve Lim                                                                                      2.731.601                     34                   0,00
                     Haryanto Tiara Budiman                                                                            1.057.378                     13                   0,00
                     Frengky Chandra Kusuma                                                                            2.429.926                     30                   0,00
                     Antonius Widodo Mulyono                                                                             440.838                      6                   0,00
                     Hendra Tanumihardja                                                                                 193.206                      2                   0,00
                  Pemegang saham publik**)                                                                        55.206.202.510                690.078                  44,80
                                                                                                                123.013.033.200               1.537.663                  99,79

                  Modal saham diperoleh kembali, nilai nominal                                                       262.016.800                   3.275                  0,21
                   Total                                                                                        123.275.050.000               1.540.938                 100,00
                  *)    Pemegang saham PT Dwimuria Investama Andalan adalah Sdr. Robert Budi Hartono dan Sdr. Bambang Hartono, sehingga pemegang saham pengendali
                        terakhir PT Bank Central Asia Tbk adalah Sdr. Robert Budi Hartono dan Sdr. Bambang Hartono.
                  **)   Pada komposisi saham yang dimiliki pemegang saham publik, sebesar 2,49% dimiliki oleh pihak-pihak yang terafiliasi dengan PT Dwimuria Investama Andalan.




540   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 543
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                                  Lampiran 5/74

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


25.   MODAL SAHAM (lanjutan)

      Komposisi pemegang saham pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
      (lanjutan)

                                                                                                                               2024
                                                                                                    Jumlah lembar           Jumlah nilai
                                                                                                       saham                  nominal                   %

      PT Dwimuria Investama Andalan          *)
                                                                                                      67.729.950.000                846.624                  54,94
      Komisaris
         Djohan Emir Setijoso                                                                            106.824.845                   1.335                  0,09
         Tonny Kusnadi                                                                                     7.269.681                      91                  0,01
      Direksi
         Jahja Setiaatmadja                                                                               33.850.785                    423                   0,03
         Armand W. Hartono                                                                                 4.256.065                     53                   0,00
         Gregory Hendra Lembong                                                                              977.547                     12                   0,00
         Subur Tan                                                                                        10.710.172                    134                   0,01
         Rudy Susanto                                                                                      2.908.127                     36                   0,00
         Lianawaty Suwono                                                                                  2.264.685                     28                   0,00
         Santoso                                                                                           2.690.902                     34                   0,00
         Vera Eve Lim                                                                                      2.212.324                     28                   0,00
         Haryanto Tiara Budiman                                                                              776.099                     10                   0,00
         Frengky Chandra Kusuma                                                                            2.107.984                     26                   0,00
         John Kosasih                                                                                        731.076                      9                   0,00
         Antonius Widodo Mulyono                                                                             262.511                      3                   0,00
      Pemegang saham publik**)                                                                        55.367.257.197                692.092                  44,92

                                                                                                    123.275.050.000               1.540.938                 100,00

      *)    Pemegang saham PT Dwimuria Investama Andalan adalah Sdr. Robert Budi Hartono dan Sdr. Bambang Hartono, sehingga pemegang saham pengendali
            terakhir PT Bank Central Asia Tbk adalah Sdr. Robert Budi Hartono dan Sdr. Bambang Hartono.
      **)   Pada komposisi saham yang dimiliki pemegang saham publik, sebesar 2,49% dimiliki oleh pihak-pihak yang terafiliasi dengan PT Dwimuria Investama Andalan.




26.   TAMBAHAN MODAL DISETOR

      Tambahan modal disetor pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 terdiri dari:

                                                                                                                2025                             2024

      Tambahan modal disetor dari pembayaran
        modal saham                                                                                              29.453.007                      29.453.007
      Eliminasi atas saldo rugi melalui kuasi reorganisasi
        tanggal 31 Oktober 2000*)                                                                               (25.853.162)                    (25.853.162)
      Tambahan modal disetor dari eksekusi opsi saham                                                               296.088                         296.088
      Selisih modal dari transaksi saham tresuri
        (Catatan 1c)                                                                                               1.815.435                       1.815.435
      Selisih nilai transaksi kombinasi bisnis entitas
        sepengendali (Catatan 2e)                                                                                    (219.050)                       (162.391)

                                                                                                                   5.492.318                       5.548.977
      *)
            Pada tanggal 31 Oktober 2000, Bank menerapkan PSAK No. 51, “Akuntansi Kuasi Reorganisasi”, untuk mendapatkan laporan yang dimulai
            dari “awal yang baik” (fresh start). Pelaporan fresh start mengharuskan penilaian kembali seluruh aset dan liabilitas yang tercatat dengan
            menggunakan nilai wajarnya dan eliminasi atas saldo rugi (defisit). Dengan penerapan kuasi reorganisasi, saldo rugi Bank pada tanggal
            31 Oktober 2000 sebesar Rp 25.853.162 telah dieliminasi ke akun tambahan modal disetor. Penerapan kuasi reorganisasi ini telah disetujui
            oleh Bank Indonesia melalui surat No. 3/165/DPwB2/IDWB2 tanggal 21 Februari 2001 dan oleh para pemegang saham di dalam RUPSLB
            tanggal 12 April 2001 (notulen rapat dibuat oleh Notaris Hendra Karyadi, S.H., dalam Akta No. 25).




                                                                                                             Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk           541
Page 544
         PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                Lampiran 5/75

         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         31 DESEMBER 2025 DAN 2024
         (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


         27.       KOMITMEN DAN KONTINJENSI

                   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, komitmen dan kontinjensi Grup adalah sebagai berikut:
                                                                                               2025                                   2024
                                                                                  Jumlah                                 Jumlah
                                                                                dalam valuta          Ekuivalen        dalam valuta          Ekuivalen
                                                                Jenis valuta       asing*)             Rupiah             asing*)             Rupiah

                   Komitmen
                   Tagihan komitmen:
                   Fasilitas kredit yang diterima dan
                     belum digunakan                                  Rupiah                            2.795.000                              1.912.490
                                                                        USD                    -                -         60.000.000             965.700

                                                                                                        2.795.000                              2.878.190

                   Lainnya                                            Rupiah                              222.198                                406.294
                                                                        USD         1.700.196              28.351          7.329.059             117.961

                                                                                                          250.549                                524.255

                                                                                                        3.045.549                              3.402.445

                   Liabilitas komitmen:
                   Fasilitas kredit kepada nasabah
                      yang belum digunakan - committed                 Rupiah                         322.060.768                            290.674.248
                                                                         USD    1.595.628.925          26.607.112      1.663.976.586          26.781.703
                                                                     Lainnya,
                                                               ekuivalen USD       44.072.712             734.912         46.672.341             751.191

                                                                                                      349.402.792                            318.207.142

                   Fasilitas kredit kepada bank-bank
                     lain yang belum digunakan - committed            Rupiah                            2.299.975                              2.402.770
                                                                        USD           555.556               9.264            555.556               8.942

                                                                                                        2.309.239                              2.411.712

                   Fasilitas Letter of Credit yang diberikan
                     kepada nasabah yang tidak dapat
                     dibatalkan                                        Rupiah                           3.065.720                              2.368.497
                                                                         USD     307.726.997            5.131.348       385.002.020            6.196.608
                                                                     Lainnya,
                                                               ekuivalen USD     120.471.876            2.008.869         92.600.368           1.490.403

                                                                                                       10.205.937                             10.055.508

                   Lainnya                                            Rupiah                              264.315                                866.726
                                                                        USD         4.277.517              71.327         13.960.128             224.688

                                                                                                          335.642                              1.091.414

                                                                                                      362.253.610                            331.765.776

                   Kontinjensi
                   Tagihan kontinjensi:
                   Bank garansi yang diterima                         Rupiah                              604.625                                529.573

                                                                                                         604.625                                529.573

                   Liabilitas kontinjensi:
                   Bank garansi yang diterbitkan
                      kepada nasabah                                   Rupiah                          22.351.401                             21.381.921
                                                                         USD     364.036.250            6.070.304       323.378.273            5.204.773
                                                                     Lainnya,
                                                               ekuivalen USD       52.267.031             871.553          8.639.700             139.056

                                                                                                       29.293.258                             26.725.750

                   Lainnya                                            Rupiah                                      89                                     89

                                                                                                       29.293.347                             26.725.839

                   *)   Jumlah dalam nilai penuh.




542   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 545
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                  Lampiran 5/76

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


27.   KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan)

      Informasi tambahan

      Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Grup memberikan fasilitas kredit kepada nasabah
      yang belum digunakan - uncommitted masing-masing sebesar Rp 100.451.029 dan
      Rp 93.421.932.

      Grup tidak memiliki fasilitas kredit yang tidak digunakan kepada Bank lain – uncommitted.

      Bank menghadapi beberapa tuntutan hukum, pengurusan administrasi, dan klaim yang belum
      terselesaikan, yang berhubungan dengan kegiatan usaha Bank adalah tidak mungkin untuk
      memastikan apakah Bank akan memenangkan masalah atau tuntutan hukum tersebut, atau
      dampaknya jika Bank kalah. Namun demikian, manajemen Bank yakin bahwa hasil keputusan
      masalah atau tuntutan hukum tersebut tidak akan membawa dampak yang signifikan pada hasil
      usaha, posisi keuangan, atau likuiditas Bank.

      Komitmen dan kontinjensi dari pihak berelasi diungkapkan pada Catatan 45.


28.   PENDAPATAN BUNGA DAN SYARIAH

      Pendapatan bunga dan syariah berasal dari:

                                                                         2025                   2024

      Pendapatan bunga
      Kredit yang diberikan                                              67.446.394             63.092.902
      Efek-efek untuk tujuan investasi                                   24.163.987             22.259.179
      Piutang pembiayaan konsumen dan piutang
        sewa pembiayaan                                                   3.625.497               3.594.918
      Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali                     727.466               2.542.353
      Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain                     633.824                 711.706
      Wesel tagih                                                           525.723                 691.152
      Lain-lain                                                             841.487               1.099.139

                                                                         97.964.378             93.991.349

      Pendapatan syariah
      Bagi hasil syariah                                                     948.274                805.105

      Jumlah                                                             98.912.652             94.796.454

      Termasuk dalam pendapatan bunga dari kredit yang diberikan adalah bunga dari efek diskonto
      aset keuangan syang mengalami penurunan nilai untuk tahun berakhir 31 Desember 2025 dan
      2024, masing-masing sebesar Rp (4.135) dan Rp 11.364.

      Pendapatan bunga dari kredit yang diberikan kepada pihak berelasi diungkapkan pada
      Catatan 45.




                                                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   543
Page 546
        PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                 Lampiran 5/77

        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        31 DESEMBER 2025 DAN 2024
        (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


        29.       BEBAN BUNGA DAN SYARIAH

                  Beban bunga dan syariah meliputi bunga dan beban syariah yang timbul dari:

                                                                                   2025               2024

                  Beban bunga
                  Simpanan dari nasabah                                            10.087.427          9.503.963
                  Premi penjaminan                                                  2.386.381          2.251.915
                  Efek-efek utang yang diterbitkan                                     22.431             38.913
                  Simpanan dari bank-bank lain                                         58.559             82.919
                  Pinjaman yang diterima                                               82.708             87.713
                  Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali                   182.783            150.262
                  Lain-lain                                                            21.553             21.495

                                                                                   12.841.842         12.137.180

                  Beban syariah
                  Syariah                                                             522.653            395.110

                  Jumlah beban bunga dan syariah                                   13.364.495         12.532.290

                  Beban bunga dan syariah atas simpanan dari nasabah kepada pihak berelasi diungkapkan pada
                  Catatan 45.


         30.      PENDAPATAN PROVISI DAN KOMISI - BERSIH

                  Merupakan provisi dan komisi sehubungan dengan:

                                                                                   2025               2024

                  Kredit                                                            2.751.126          2.428.359
                  Trade                                                             1.199.308          1.112.506
                  CASA dan Transactional                                           14.012.215         12.887.956
                  Wealth                                                              998.149            863.046
                  Lain-lain                                                           699.309            688.054

                  Jumlah                                                           19.660.107         17.979.921
                  Beban provisi dan komisi                                                  -                 (2)

                  Pendapatan - bersih                                              19.660.107         17.979.919

                  Komisi dari CASA dan Transactional merupakan pendapatan komisi terkait transaksi kartu kredit
                  dan debit yang telah dikurangi dengan biaya-biaya yang berkaitan langsung dengan transaksi
                  tersebut.

                  Provisi dan komisi dari kredit yang diberikan merupakan pendapatan provisi dan komisi yang
                  terkait dengan pemberian fasilitas kredit yang bukan merupakan bagian tak terpisahkan dari suku
                  bunga efektif.




544   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 547
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                  Lampiran 5/78

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


31.   PENDAPATAN TRANSAKSI YANG DIUKUR PADA NILAI WAJAR MELALUI LABA RUGI -
      BERSIH

      Pendapatan transaksi yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi - bersih meliputi:

                                                                          2025                   2024

      Pendapatan bunga dari aset keuangan yang diukur
       pada nilai wajar melalui laba rugi                                    206.719                254.702
      Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas
       aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
       melalui laba rugi - bersih                                            355.685               (223.207)
      Keuntungan (kerugian) yang direalisasi atas
       transaksi spot dan derivatif - bersih                               1.210.453              1.300.521
      Keuntungan (kerugian) atas penjualan aset keuangan
       yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi - bersih             2.234.287              1.522.513

                                                                           4.007.144              2.854.529


32.   BEBAN (PEMULIHAN) PENYISIHAN KERUGIAN PENURUNAN NILAI ASET

                                                                          2025                   2024

      Kredit yang diberikan (Catatan 12h)                                  4.738.261              2.686.810
      Piutang pembiayaan konsumen (Catatan 13)                               645.085                353.502
      Efek-efek untuk tujuan investasi (Catatan 14)                           73.059                  8.070
      Pembiayaan syariah                                                      11.147                 80.802
      Tagihan akseptasi (Catatan 9c)                                        (254.186)               149.093
      Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi (Catatan 22)               (116.902)              (408.004)
      Lain-lain                                                              (16.633)                18.568

                                                                           5.079.831              2.888.841
      Penerimaan kembali aset yang telah dihapusbukukan                   (1.068.784)              (854.388)

      Beban (pemulihan) penyisihan kerugian
       penurunan nilai aset                                                4.011.047              2.034.453


33.   BEBAN KARYAWAN

                                                                          2025                   2024

      Gaji dan upah                                                        9.074.991              9.066.310
      Kesejahteraan dan kompensasi karyawan                                6.292.477              6.291.396
      Imbalan pasca-kerja (Catatan 2d)                                     1.643.533              1.319.538
      Iuran dana pensiun                                                     390.705                369.061
      Pelatihan                                                              379.064                397.937

                                                                         17.780.770              17.444.242




                                                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   545
Page 548
       PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                 Lampiran 5/79

       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
       31 DESEMBER 2025 DAN 2024
       (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


       34.       BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

                                                                                  2025               2024

                 Keperluan kantor                                                  5.694.527          5.833.053
                 Perbaikan dan pemeliharaan                                        2.377.394          2.020.849
                 Penyusutan                                                        2.402.780          2.017.454
                 Komunikasi                                                        1.241.776          1.828.596
                 Promosi                                                           1.596.938          1.657.278
                 Sewa                                                              1.334.875          1.143.353
                 Jasa tenaga ahli                                                    484.399            777.296
                 Air, listrik, dan bahan bakar                                       311.789            324.939
                 Biaya pajak final                                                   240.707            262.826
                 Amortisasi aset takberwujud - perangkat lunak                       199.255            150.095
                 Komputer dan perangkat lunak                                         74.841            128.701
                 Asuransi                                                             86.722             64.510
                 Pengangkutan                                                         58.701             59.903
                 Penelitian dan pengembangan                                          51.439             33.155
                 Keamanan                                                             21.940             21.709
                 Lain-lain                                                           602.032            550.425

                                                                                  16.780.115         16.874.142


       35.       LABA BERSIH PER SAHAM DASAR DAN DILUSIAN

                 Laba bersih per saham dasar dan dilusian dihitung berdasarkan jumlah rata-rata tertimbang saham
                 yang beredar selama tahun berjalan, sebagai berikut:

                                                                                  2025               2024

                 Laba tahun berjalan                                              57.537.287         54.836.305
                 Rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang
                   beredar di Bursa Efek Indonesia (satuan penuh)            123.244.982.342 123.275.050.000
                 Laba bersih per saham dasar (nilai penuh)                               467             445

                 Tidak ada instrumen yang berpotensi menjadi saham biasa. Oleh karena itu, laba bersih per
                 saham dilusian sama dengan laba bersih per saham dasar.


       36.       PENGGUNAAN LABA BERSIH

                 Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Central Asia Tbk tanggal 12 Maret 2025
                 (notulen dibuat oleh Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., dengan Berita Acara No. 86)
                 memutuskan penggunaan laba bersih 2024 sebagai berikut:

                 a. Laba bersih 2024 sebesar Rp 548.363 disisihkan untuk dana cadangan.
                 b. Membagi dividen tunai sejumlah Rp 36.982.515 (Rp 300 (nilai penuh) per saham) kepada
                    para pemegang saham yang memiliki hak untuk menerima dividen tunai. Jumlah dividen
                    tunai yang akan dibayarkan pada tanggal 11 April 2025 sebesar Rp 30.818.763 (dividen
                    interim tahun buku 2024 telah dibayarkan pada tanggal 11 Desember 2024 sebesar Rp
                    6.163.752).
                 c. Menetapkan tantiem anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang menjabat dalam dan
                    selama tahun buku 2024. Jumlah aktual tantiem yang dibayarkan sebesar Rp 887.700.
                 d. Menetapkan sisa laba bersih 2024 setelah dikurangi dividen sebagai laba ditahan.




546   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 549
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                   Lampiran 5/80

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


36.   PENGGUNAAN LABA BERSIH (lanjutan)

      Sesuai dengan Surat Keputusan Rapat Direksi tanggal 24 November 2025 No. 238 tentang
      Pembagian Dividen Sementara (dividen interim) Tahun Buku 2025, Direksi menetapkan
      bahwa Bank akan membayarkan dividen sementara (dividen interim) kepada pemegang
      saham atas laba tahun 2025 sebesar Rp 55 (nilai penuh) per saham. Jumlah aktual dividen
      interim yang dibayarkan sebesar Rp 6.776.284.

      Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Central Asia Tbk tanggal 14 Maret 2024
      (notulen dibuat oleh Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., dengan Berita Acara No. 87)
      memutuskan penggunaan laba bersih 2023 sebagai berikut:

      a. Laba bersih 2023 sebesar Rp 486.391 disisihkan untuk dana cadangan.
      b. Membagi dividen tunai sejumlah Rp 33.284.264 (Rp 270 (nilai penuh) per saham) kepada
         para pemegang saham yang memiliki hak untuk menerima dividen tunai. Jumlah dividen
         tunai yang akan dibayarkan pada tanggal 4 April 2024 sebesar Rp 28.045.074 (dividen
         interim Tahun Buku 2023 telah dibayarkan pada tanggal 20 Desember 2023 sebesar
         Rp 5.239.190).
      c. Menetapkan tantiem anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang menjabat dalam dan
         selama tahun buku 2023. Jumlah aktual tantiem yang dibayarkan sebesar Rp 765.000.
      d. Menetapkan sisa laba bersih 2023 setelah dikurangi dividen sebagai laba ditahan.

      Sesuai dengan Surat Keputusan Rapat Direksi tanggal 8 November 2024 No. 185 tentang
      Pembagian Dividen Sementara (dividen interim) Tahun Buku 2024, Direksi menetapkan bahwa
      Bank akan membayarkan dividen sementara (dividen interim) kepada pemegang saham atas laba
      tahun 2024 sebesar Rp 50 (nilai penuh) per saham. Jumlah aktual dividen interim yang dibayarkan
      sebesar Rp 6.163.752.


37.   INSTRUMEN KEUANGAN

      Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan

      Instrumen keuangan telah dikelompokkan berdasarkan klasifikasi masing-masing. Kebijakan
      akuntansi yang material di Catatan 2g menjelaskan bagaimana kategori aset dan liabilitas
      keuangan tersebut diukur dan bagaimana pendapatan dan beban, termasuk laba dan rugi atas
      nilai wajar (perubahan nilai wajar instrumen keuangan) diakui.

      Model penilaian instrumen keuangan
      Grup mengukur nilai wajar dengan menggunakan hierarki dari metode berikut:

      •   Level 1: input yang berasal dari harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk
          instrumen yang identik yang dapat diakses Grup pada tanggal pengukuran;
      •   Level 2: input selain harga kuotasian yang termasuk dalam level 1 yang dapat diobservasi,
          baik secara langsung atau tidak langsung. Dalam kategori ini termasuk instrumen yang dinilai
          dengan menggunakan: harga kuotasian untuk instrumen serupa di pasar aktif; harga
          kuotasian untuk instrumen yang identik atau yang serupa di pasar yang tidak aktif; atau teknik
          penilaian lainnya di mana seluruh input signifikan dapat diobservasi secara langsung maupun
          tidak langsung dari data pasar;
      •   Level 3: input yang tidak dapat diobservasi. Dalam kategori ini termasuk semua instrumen di
          mana teknik penilaiannya menggunakan input yang tidak dapat diobservasi dan input yang
          tidak dapat diobservasi ini memberikan dampak signifikan terhadap penilaian instrumen.
          Termasuk dalam kategori ini adalah instrumen yang dinilai berdasarkan harga kuotasian untuk
          instrumen serupa yang memerlukan penyesuaian atau asumsi signifikan yang tidak dapat
          diobservasi untuk mencerminkan perbedaan diantara instrumen tersebut.




                                                                  Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   547
Page 550
        PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                   Lampiran 5/81

        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        31 DESEMBER 2025 DAN 2024
        (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


        37.       INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

                  Model penilaian instrumen keuangan (lanjutan)

                  Nilai wajar dari aset keuangan dan liabilitas keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif
                  didasarkan pada kuotasi harga pasar. Untuk seluruh instrumen keuangan lainnya, Bank
                  menentukan nilai wajar menggunakan teknik penilaian.

                  Teknik penilaian mencakup model nilai kini bersih dan arus kas yang didiskontokan, perbandingan
                  dengan instrumen yang sejenis yang harga pasarnya tersedia dan dapat diobservasi, dan model
                  penilaian lainnya. Asumsi dan input yang digunakan dalam teknik penilaian termasuk suku bunga
                  bebas risiko (risk-free), suku bunga acuan, credit spread, dan variabel lainnya yang digunakan
                  dalam mengestimasi tingkat diskonto, harga obligasi, kurs valuta asing, serta volatilitas, dan
                  korelasi harga yang diharapkan.

                  Tujuan dari teknik penilaian adalah untuk pengukuran nilai wajar yang mencerminkan harga yang
                  akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu
                  liabilitas dalam transaksi teratur (orderly transaction) antara pelaku pasar (market participants)
                  pada tanggal pengukuran.

                  Grup menggunakan model penilaian yang diakui secara luas untuk menentukan nilai wajar atas
                  instrumen keuangan yang umum dan yang lebih sederhana, seperti swap suku bunga dan nilai
                  tukar yang hanya menggunakan data pasar yang dapat diobservasi dan membutuhkan sedikit
                  pertimbangan dan estimasi manajemen. Harga atau input model yang dapat diobservasi biasanya
                  tersedia di pasar untuk efek-efek utang yang tercatat di bursa dan derivatif over-the-counter yang
                  sederhana seperti swap suku bunga. Ketersediaan harga pasar dan input model yang dapat
                  diobservasi mengurangi kebutuhan pertimbangan dan estimasi manajemen dan juga mengurangi
                  ketidakpastian terkait penentuan nilai wajar. Ketersediaan harga pasar dan input yang dapat
                  diobservasi bervariasi tergantung pada produk dan pasar dan mudah berubah berdasarkan
                  kejadian tertentu dan kondisi umum di pasar keuangan.

                  Pertimbangan dan estimasi manajemen biasanya memerlukan pemilihan model yang sesuai untuk
                  digunakan, penentuan arus kas masa depan yang diharapkan pada instrumen keuangan yang
                  dinilai, penentuan probabilitas kegagalan pihak lawan, pembayaran dimuka dan pemilihan tingkat
                  diskonto yang tepat.

                  Kerangka penilaian

                  Penilaian aset keuangan dan liabilitas keuangan dikaji secara independen dari bisnis oleh
                  Accounting & Tax Division (“ATX”) dan Risk Management Division. ATX terutama bertanggung
                  jawab untuk memastikan bahwa penyesuaian penilaian telah dilakukan secara tepat. Risk
                  Management Division melakukan validasi harga secara independen untuk memastikan bahwa
                  Bank menggunakan data pasar yang dapat diandalkan dari sumber-sumber independen misalnya
                  harga perdagangan dan kuotasian pialang.

                  Model penilaian diajukan oleh Risk Management Division dan disetujui oleh manajemen. Risk
                  Management Division melakukan pengkajian secara berkala terhadap kelayakan sumber data
                  pasar yang digunakan dalam penilaian. Data pasar yang digunakan untuk validasi harga
                  mencakup pula sumber data perdagangan terkini yang melibatkan pihak lawan eksternal atau
                  pihak ketiga seperti Bloomberg, Reuters, pialang, dan pricing providers. Data pasar yang
                  digunakan harus sedapat mungkin mencerminkan pasar yang secara berkesinambungan dapat
                  berubah mengikuti perkembangan pasar dan instrumen keuangan. Untuk menentukan kualitas
                  dari input data pasar, faktor-faktor seperti independensi, relevansi, keandalan, ketersediaan
                  berbagai sumber data, dan metodologi yang digunakan oleh pricing providers juga
                  dipertimbangkan.




548   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 551
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                               Lampiran 5/82

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


37.   INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

      Penilaian instrumen keuangan

      Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar

      Tabel di bawah menyajikan nilai tercatat dan nilai wajar instrumen keuangan Grup, yang diukur pada
      nilai wajar dan analisis atas instrumen keuangan tersebut sesuai dengan masing-masing level dalam
      hierarki nilai wajar.

                                                                                        2025
                                                                         Nilai tercatat                      Nilai wajar
                                                                          Diukur pada
                                                                           nilai wajar
                                                                             melalui
                                                   Diukur pada nilai      penghasilan
                                                     wajar melalui       komprehensif
                                                       laba rugi               lain            Jumlah          Level 2

      Aset keuangan
      Penempatan pada Bank Indonesia dan
        bank-bank lain – bersih                                  -              451.849           451.849        451.849
      Aset keuangan yang diukur pada
        nilai wajar - bersih                             35.320.959                     -       35.320.959     35.320.959

      Efek-efek untuk tujuan investasi - bersih                      -       91.131.087         91.131.087     91.131.087

                                                         35.320.959          91.582.936        126.903.895   126.903.895

      Liabilitas keuangan
      Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai
         wajar                                               97.406                     -          97.406          97.406

                                                             97.406                     -          97.406          97.406

                                                                                        2024
                                                                         Nilai tercatat                      Nilai wajar
                                                                          Diukur pada
                                                                           nilai wajar
                                                                             melalui
                                                   Diukur pada nilai      penghasilan
                                                     wajar melalui       komprehensif
                                                       laba rugi               lain            Jumlah          Level 2

      Aset keuangan
      Aset keuangan yang diukur pada
        nilai wajar - bersih                             21.524.617                   -         21.524.617     21.524.617
      Efek-efek untuk tujuan investasi - bersih                   -          98.379.739         98.379.739     98.379.739

                                                         21.524.617          98.379.739        119.904.356   119.904.356

      Liabilitas keuangan
      Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai
         wajar                                              257.613                     -         257.613        257.613

                                                            257.613                     -         257.613        257.613

      Nilai wajar penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain yang diukur pada nilai wajar
      melalui penghasilan komprehensif lain dihitung menggunakan teknik penilaian berdasarkan model
      internal Bank, yaitu metode diskonto arus kas. Input yang digunakan dalam teknik penilaian adalah
      suku bunga pasar instrumen jangka pendek (money market instrument) yang memiliki karakteristik
      kredit, jatuh tempo, dan yield yang serupa.




                                                                               Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   549
Page 552
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                     Lampiran 5/83

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          37.      INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

                   Penilaian instrumen keuangan (lanjutan)

                   Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar (lanjutan)

                   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, nilai wajar efek-efek yang diklasifikasikan dalam
                   kelompok yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, dan nilai wajar efek-efek yang
                   diklasifikasikan dalam kelompok yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif
                   lain adalah berdasarkan harga pasar yang dikeluarkan oleh pricing provider (Penilai Harga Efek
                   Indonesia/"PHEI"). Jika informasi ini tidak tersedia, nilai wajar diestimasi dengan menggunakan
                   harga pasar kuotasian efek yang memiliki karakteristik kredit, jatuh tempo, dan yield yang serupa.

                   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, nilai wajar efek-efek untuk tujuan investasi yang diukur
                   pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain tidak termasuk investasi dalam saham
                   masing-masing sebesar Rp 606.646 dan Rp 540.492 yang dinilai sebesar nilai perolehannya
                   dikarenakan nilai wajarnya tidak dapat diukur secara andal.

                   Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar

                   Tabel di bawah menyajikan nilai tercatat dan nilai wajar instrumen keuangan Grup, yang tidak diukur
                   pada nilai wajar dan analisis atas instrumen keuangan tersebut sesuai dengan masing-masing level
                   dalam hierarki nilai wajar.

                                                                                                          2025
                                                                            Nilai tercatat                                Nilai wajar
                                                               Biaya perolehan
                                                                 diamortisasi              Jumlah         Level 2           Level 3          Jumlah

                   Aset keuangan
                   Kredit yang diberikan - bersih                    940.481.200           940.481.200       25.880.058       910.453.512     936.333.570
                   Piutang pembiayaan konsumen - bersih                8.953.987             8.953.987                -         7.993.161       7.993.161
                   Piutang sewa pembiayaan - bersih                        8.005                 8.005                -             6.635           6.635
                   Aset dari transaksi syariah - piutang
                      murabahah - bersih                               2.253.861             2.253.861                -         2.253.861       2.253.861
                   Efek-efek untuk tujuan investasi - bersih         317.683.267           317.683.267      326.278.201                 -     326.278.201

                                                                    1.269.380.320         1.269.380.320     352.158.259       920.707.169    1.272.865.428

                   Liabilitas keuangan
                   Simpanan dari nasabah                            1.233.799.081         1.233.799.081   1.233.799.081                 -    1.233.799.081
                   Dana simpanan syariah                                4.727.157             4.727.157       4.727.157                 -        4.727.157
                   Liabilitas sewa pembiayaan                             283.587               283.587         283.587                 -          283.587
                   Simpanan dari bank-bank lain                         3.966.077             3.966.077       3.966.077                 -        3.966.077
                   Pinjaman yang diterima                               2.047.436             2.047.436       2.049.293                 -        2.049.293
                   Obligasi subordinasi                                    65.000                65.000          65.000                 -           65.000

                                                                    1.244.888.338         1.244.888.338   1.244.890.195                 -    1.244.890.195


                                                                                                          2024
                                                                            Nilai tercatat                                Nilai wajar
                                                               Biaya perolehan
                                                                 diamortisasi              Jumlah         Level 2           Level 3          Jumlah

                   Aset keuangan
                   Kredit yang diberikan - bersih                    868.686.210           868.686.210       25.116.622       852.431.302     877.547.924
                   Piutang pembiayaan konsumen - bersih                9.435.564             9.435.564                -         9.135.934       9.135.934
                   Piutang sewa pembiayaan - bersih                       51.042                51.042                -            48.459          48.459
                   Aset dari transaksi syariah - piutang
                      murabahah - bersih                               1.924.884             1.924.884                -         1.924.884       1.924.884
                   Efek-efek untuk tujuan investasi - bersih         272.231.726           272.231.726      271.130.953                 -     271.130.953

                                                                   1.152.329.426          1.152.329.426     296.247.575       863.540.579    1.159.788.154

                   Liabilitas keuangan
                   Simpanan dari nasabah                           1.120.613.667          1.120.613.667   1.120.613.667                 -    1.120.613.667
                   Dana simpanan syariah                               3.511.679              3.511.679       3.511.679                 -        3.511.679
                   Liabilitas sewa pembiayaan                            302.470                302.470         302.470                 -          302.470
                   Simpanan dari bank-bank lain                        3.656.298              3.656.298       3.656.298                 -        3.656.298
                   Pinjaman yang diterima                              2.242.516              2.242.516       2.244.759                 -        2.244.759
                   Obligasi subordinasi                                  500.000                500.000         500.000                 -          500.000

                                                                   1.130.826.630          1.130.826.630   1.130.828.873                 -    1.130.828.873




550   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 553
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                  Lampiran 5/84

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


37.   INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

      Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar (lanjutan)

      Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar, diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

      Instrumen keuangan berikut ini merupakan instrumen keuangan jangka pendek atau yang ditinjau
      ulang menggunakan harga pasar secara berkala, dan karenanya, nilai wajar instrumen keuangan
      tersebut mendekati nilai tercatatnya.

      Aset keuangan:
      - Kas
      - Giro pada Bank Indonesia
      - Giro pada bank-bank lain
      - Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain
      - Tagihan akseptasi
      - Wesel tagih
      - Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali
      - Aset lain-lain

      Liabilitas keuangan:
      - Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali
      - Utang akseptasi
      - Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi
      - Liabilitas lain-lain

      Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, nilai wajar kredit yang diberikan, piutang pembiayaan
      konsumen, piutang sewa pembiayaan, dan pinjaman yang diterima dinilai menggunakan diskonto
      arus kas berdasarkan tingkat suku bunga internal.

      Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, nilai wajar, efek-efek untuk tujuan investasi yang
      diklasifikasikan dalam kelompok biaya perolehan diamortisasi adalah berdasarkan harga pasar
      yang dikeluarkan oleh pricing provider (Penilai Harga Efek Indonesia/"PHEI" dahulu Indonesia
      Bond Pricing Agency/“IBPA"). Jika informasi ini tidak tersedia, nilai wajar diestimasi dengan
      menggunakan harga pasar kuotasian efek yang memiliki karakteristik kredit, jatuh tempo, dan yield
      yang serupa.

      Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, nilai wajar simpanan dari nasabah dan simpanan dari
      bank-bank lain sama dengan nilai tercatatnya karena sifatnya dapat ditarik sewaktu-waktu
      (payable on demand).

      Perhitungan nilai wajar dilakukan hanya untuk kepentingan pengungkapan dan tidak berdampak
      pada pelaporan posisi atau kinerja keuangan Grup. Nilai wajar yang dihitung oleh Grup mungkin
      berbeda dengan jumlah aktual yang akan diterima atau dibayar pada saat penyelesaian atau jatuh
      tempo instrumen keuangan. Karena terdapat instrumen keuangan tertentu yang tidak
      diperdagangkan, maka perhitungan nilai wajar melibatkan pertimbangan dan estimasi manajemen.


38.   LIABILITAS IMBALAN PASCA-KERJA

      Sesuai dengan Undang-undang Republik Indonesia No. 11/2020 tentang Cipta Kerja, Bank wajib
      memberikan imbalan pasca-kerja kepada karyawannya pada saat pemutusan hubungan kerja
      atau pada saat karyawan menyelesaikan masa kerjanya. Imbalan pasca-kerja ini diberikan
      berdasarkan masa kerja dan kompensasi karyawan pada saat pemutusan hubungan kerja atau
      selesainya masa kerja. Imbalan pasca-kerja ini merupakan program imbalan pasti.




                                                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   551
Page 554
         PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                Lampiran 5/85

         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         31 DESEMBER 2025 DAN 2024
         (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


         38.       LIABILITAS IMBALAN PASCA-KERJA (lanjutan)

                   Bank memiliki program pensiun iuran pasti untuk karyawan tetap yang memenuhi kriteria yang
                   ditetapkan Bank. Program pensiun iuran pasti ini dikelola dan diadministrasikan Dana Pensiun
                   BCA yang didirikan oleh Bank sebagai wadah untuk mengelola aset, memberikan penghasilan
                   investasi dan membayar imbalan pasca-kerja kepada karyawan Bank. Dana Pensiun BCA telah
                   disahkan pendiriannya oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan Surat Keputusan
                   No. KEP-020/KM.17/1995 tanggal 25 Januari 1995. Iuran untuk dana pensiun dihitung
                   berdasarkan persentase tertentu dari gaji pokok karyawan di mana jumlah yang ditanggung oleh
                   karyawan dan Bank masing-masing sebesar 3% (tiga persen) dan 5% (lima persen). Selama tahun
                   berakhir 31 Desember 2025 dan 2024, akumulasi iuran Bank kepada dana pensiun tersebut
                   sebesar 2% (dua persen) dapat diperhitungkan sebagai pengurang dari liabilitas imbalan pasca-
                   kerja sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan.

                   Selama tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024, Bank telah menyisihkan dana yang
                   akan dipakai untuk mendukung pemenuhan liabilitas imbalan pasca-kerja karyawan masing-
                   masing sebesar Rp 901.467 dan Rp 752.365. Dana yang disisihkan tersebut ditempatkan pada
                   beberapa perusahaan asuransi dalam bentuk program saving plan dan Dana Pensiun Lembaga
                   Keuangan (“DPLK”) dalam bentuk Dana Kompensasi Pasca Kerja (“DKPK”), yang memenuhi
                   kriteria untuk dicatat sebagai aset program.

                   Program pensiun imbalan pasti ini memberikan eksposur risiko aktuarial kepada Bank, seperti
                   risiko investasi, risiko tingkat suku bunga dan risiko inflasi.

                   Imbalan pasca-kerja yang diberikan oleh Bank mencakup pensiun, kompensasi jangka panjang
                   lainnya berupa penghargaan masa kerja, dan imbalan kesehatan pasca-kerja. Liabilitas imbalan
                   pasca-kerja pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dihitung oleh aktuaris independen Bank,
                   yaitu Kantor Konsultan Aktuaria Steven & Mourits dengan menggunakan metode projected-unit-
                   credit. Asumsi-asumsi utama yang digunakan oleh aktuaris independen adalah sebagai berikut:

                                                                                    2025              2024

                   Asumsi ekonomi:
                    Tingkat diskonto per tahun
                      Program pensiun imbalan pasti                                     6,50%             7,15%
                      Kompensasi jangka panjang lainnya – Emas                          6,55%             7,15%
                      Kompensasi jangka panjang lainnya – Non Emas                      6,65%             7,15%
                      Imbalan kesehatan pasca-kerja – Self Insured                      6,05%             7,05%
                      Imbalan kesehatan pasca-kerja – Asuransi                          6,80%             7,15%
                    Tingkat kenaikan penghasilan dasar per tahun                        8,80%             9,00%
                    Tingkat klaim self-Insured per tahun                               13,00%            11,60%
                    Tingkat tren biaya kesehatan                                       11,50%            11,50%

                   Tingkat diskonto digunakan dalam menentukan nilai kini liabilitas imbalan pasca-kerja pada
                   tanggal penilaian. Secara umum, tingkat diskonto mengacu pada imbal hasil atas obligasi
                   pemerintah berkualitas tinggi yang diperdagangkan di pasar modal aktif pada tanggal pelaporan.

                   Asumsi kenaikan penghasilan dasar di masa depan memproyeksikan liabilitas imbalan pasca-
                   kerja mulai dari tanggal penilaian sampai dengan usia pensiun normal. Tingkat kenaikan
                   penghasilan dasar pada umumnya ditentukan dengan menerapkan penyesuaian inflasi untuk
                   skala pembayaran dan dengan memperhitungkan masa kerja.




552   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 555
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                               Lampiran 5/86

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


38.   LIABILITAS IMBALAN PASCA-KERJA (lanjutan)

      Liabilitas imbalan pasca-kerja Bank untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 telah
      sesuai dengan laporan aktuaris independen masing-masing tertanggal 6 Januari 2026 dan 6
      Januari 2025.

      a.   Liabilitas imbalan pasca-kerja

           Liabilitas imbalan pasca-kerja Bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah
           sebagai berikut:

                                                           Program pensiun imbalan pasti
                                                              dan kompensasi jangka             Imbalan kesehatan
                                                                  panjang lainnya                   pasca-kerja
                                                               2025            2024            2025             2024

           Nilai kini liabilitas imbalan pasca-kerja          12.440.880      11.736.185         288.958          183.746
           Nilai wajar aset program                           (2.922.150)     (2.976.290)              -                -

           Liabilitas imbalan
             pasca-kerja bersih - Bank                         9.518.730       8.759.895         288.958          183.746

           Liabilitas imbalan pasca-kerja Entitas Anak pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 yang
           tercatat dalam laporan posisi keuangan konsolidasian masing-masing sebesar Rp 185.545
           dan Rp 154.068.

      b. Perubahan liabilitas imbalan pasca-kerja

                                                           Program pensiun imbalan pasti
                                                              dan kompensasi jangka             Imbalan kesehatan
                                                                  panjang lainnya                   pasca-kerja
                                                               2025            2024            2025             2024

           Perubahan liabilitas imbalan pasti
             Liabilitas imbalan pasti, awal tahun - Bank        8.759.895      8.727.398         183.746          156.844
             Termasuk dalam laba rugi
                Beban jasa kini                                  810.050         796.911          14.452           13.799
                Beban jasa lalu-amandemen                              -        (159.411)          2.383            8.751
                Beban bunga                                      575.689         545.010          12.716           12.221
                Beban terminasi                                  181.116          37.523               -            8.298
                Penyesuaian atas pengalaman
                   masa kerja lalu                                 1.820           4.543               91          19.558
                Dampak atas perubahan metode atribusi
                   pada Laba Rugi                                      -               -                -                -
             Termasuk dalam penghasilan
                komprehensif lainnya
                Keuntungan (kerugian) aktuarial
                   yang timbul atas:
                   Perubahan asumsi keuangan                     761.629        (225.813)          95.676         (15.864)
                   Perubahan asumsi demografi                          -               -                -               -
                   Penyesuaian pengalaman                       (101.789)         89.470           30.509          25.119
                Imbal hasil atas aset program di luar
                   pendapatan bunga                                7.467          52.632                -                -
                Dampak atas perubahan metode
                   atribusi pada PKL                                   -               -                -                -
             Lain-lain
                Penempatan dana pada perusahaan
                   asuransi (aset program)                      (901.467)       (752.365)               -                -
                Imbalan pasca-kerja yang dibayarkan
                   langsung oleh Bank                           (575.680)       (356.003)         (50.615)         (44.980)

           Liabilitas imbalan pasti, akhir tahun - Bank        9.518.730       8.759.895         288.958          183.746




                                                                                Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   553
Page 556
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                      Lampiran 5/87

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          38.      LIABILITAS IMBALAN PASCA-KERJA (lanjutan)

                   b. Perubahan liabilitas imbalan pasca-kerja (lanjutan)

                        Beban imbalan pasca-kerja Entitas Anak tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 yang
                        tercatat dalam laba rugi masing-masing sebesar Rp 45.216 dan Rp 32.335.

                        Selama tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024, pembayaran imbalan pasca-kerja di
                        Entitas Anak masing-masing sebesar Rp 4.594 dan Rp 4.324, dan Entitas Anak telah
                        menyisihkan dana yang akan dipakai untuk mendukung pemenuhan liabilitas imbalan pasca-
                        kerja karyawan masing-masing sebesar Rp 20.050 dan Rp 7.750 dengan menempatkan pada
                        beberapa perusahaan asuransi, yang memenuhi kriteria untuk dicatat sebagai aset program.

                   c. Komposisi aset program

                        Komposisi aset program dari masing-masing dana pensiun pada tanggal 31 Desember 2025
                        dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                   Persentase alokasi 31 Desember 2025            Persentase alokasi 31 Desember 2025
                                                   memiliki harga pasar kuotasian untuk           memiliki harga pasar kuotasian untuk
                                                            program pesangon                                  DPLK DKPK
                                                 AIA             Allianz           Manulife      AIA             Allianz          Manulife

                        Saham                        0,00%             0,00%             0,00%      13,70%            5,43%             7,42%
                        Obligasi                     0,00%            18,87%             0,00%      69,91%           67,45%            54,92%
                        Properti                     0,00%             0,00%             0,00%       0,00%            0,00%             0,00%
                        Derivatif                    0,00%             0,00%             0,00%       0,00%            0,00%             0,00%
                        Kas                        100,00%            81,13%           100,00%      16,39%           27,12%            37,66%
                        Lain-lain                    0,00%             0,00%             0,00%       0,00%            0,00%             0,00%

                        Total                      100,00%           100,00%           100,00%    100,00%           100,00%           100,00%


                                                   Persentase alokasi 31 Desember 2024            Persentase alokasi 31 Desember 2024
                                                   memiliki harga pasar kuotasian untuk           memiliki harga pasar kuotasian untuk
                                                            program pesangon                                  DPLK DKPK
                                                 AIA             Allianz           Manulife      AIA             Allianz          Manulife

                        Saham                        0,00%             0,00%             0,00%       9,40%            9,79%             9,21%
                        Obligasi                     0,00%            37,57%             0,00%      58,83%           59,21%            70,75%
                        Properti                     0,00%             0,00%             0,00%       0,00%            0,00%             0,00%
                        Derivatif                    0,00%             0,00%             0,00%       0,00%            0,00%             0,00%
                        Kas                        100,00%            62,43%           100,00%      31,77%           31,00%            20,04%
                        Lain-lain                    0,00%             0,00%             0,00%       0,00%            0,00%             0,00%

                        Total                      100,00%           100,00%           100,00%    100,00%           100,00%           100,00%


                   d. Perubahan nilai wajar aset program untuk program pasca-kerja

                                                                                                     2025                     2024

                        Nilai wajar aset program, awal tahun - Bank                                   2.976.290                 3.120.458
                        Penempatan dana pada perusahaan asuransi                                        901.467                   752.365
                        Imbal hasil atas aset program di luar
                          pendapatan bunga                                                               (7.467)                  (52.632)
                        Pendapatan bunga dari aset program                                              203.849                   202.203
                        Pembayaran imbalan pasca-kerja                                               (1.151.989)               (1.046.104)

                        Nilai wajar aset program, akhir tahun - Bank                                  2.922.150                 2.976.290




554   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 557
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                     Lampiran 5/88

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


38.   LIABILITAS IMBALAN PASCA-KERJA (lanjutan)

      e. Informasi historis - Bank:
                                                                                                  31 Desember
                                                             2025          2024                2023         2022            2021           2020

           Program pensiun imbalan pasti dan
              kompensasi jangka panjang lainnya
              Nilai kini liabilitas imbalan pasca-kerja     12.440.880    11.736.185         11.847.856     11.225.855     11.800.914    12.966.647
              Nilai wajar aset program                      (2.922.150)   (2.976.290)        (3.120.458)    (3.952.724)    (4.877.681)   (3.664.581)
              Defisit                                        9.518.730     8.759.895          8.727.398      7.273.131      6.923.233     9.302.065
              Penyesuaian yang timbul pada
                 liabilitas program                           (101.789)       89.470            350.315         13.149       (159.362)       (9.914)
              Penyesuaian yang timbul pada
                 aset program                                    7.467        53.632            187.347       159.472        (440.474)      555.010
           Imbalan kesehatan pasca-kerja
              Nilai kini liabilitas imbalan pasca-kerja        288.958      183.746             156.844       137.462         197.102       214.570
              Penyesuaian yang timbul pada
                 liabilitas program                             30.509        25.119             29.185         14.093        (15.238)      (15.955)


      f.   Analisis sensitivitas

           Perubahan 1 (satu) persen asumsi aktuarial akan memiliki pengaruh sebagai berikut:
                                                                                                     2025
                                                             Program pensiun              Kompensasi jangka panjang         Imbalan kesehatan
                                                               imbalan pasti                       lainnya                      pasca-kerja
                                                          Kenaikan     Penurunan           Kenaikan      Penurunan        Kenaikan     Penurunan

           Tingkat diskonto (1% pergerakan)                 (435.904)      489.807            (295.975)      344.200          (21.674)       30.106
           Tingkat penghasilan dasar (1% pergerakan)         541.763      (491.512)            351.948      (308.837)               -             -
           Tingkat biaya kesehatan (1% pergerakan)                 -                  -              -             -           24.773       (21.695)

                                                                                                     2024
                                                             Program pensiun              Kompensasi jangka panjang         Imbalan kesehatan
                                                               imbalan pasti                       lainnya                      pasca-kerja
                                                          Kenaikan     Penurunan           Kenaikan      Penurunan        Kenaikan     Penurunan

           Tingkat diskonto (1% pergerakan)                 (397.170)      443.541            (255.558)      295.487          (13.688)       19.379
           Tingkat penghasilan dasar (1% pergerakan)         495.259      (451.964)            305.338      (269.456)               -             -
           Tingkat biaya kesehatan (1% pergerakan)                 -             -                   -             -           16.152       (14.049)


      g. Analisis jatuh tempo

           Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari manfaat pensiun dan manfaat kesehatan pasca-
           kerja yang tidak terdiskonto adalah sebagai berikut:
                                                                                            Selama 10
                                                                                             tahun ke
                                                                                              depan          10 - 20 tahun         20 tahun - dst

           Imbalan pensiun                                                                      7.947.630          4.192.199             3.948.406
           Kompensasi jangka panjang lainnya                                                    3.487.993          1.762.496             2.048.926
           Imbalan kesehatan pasca-kerja                                                          223.879            136.585               179.642

      h. Durasi rata-rata tertimbang dari program pensiun imbalan pasti, kompensasi jangka panjang
         lainnya - non emas, kompensasi jangka panjang lainnya - emas, imbalan kesehatan pasca-
         kerja - self insured dan imbalan kesehatan pasca-kerja - asuransi, pada tanggal 31 Desember
         2025 adalah masing-masing 12,15 tahun; 12,82 tahun; 15,62 tahun; 6,68 tahun; dan 18,58
         tahun (31 Desember 2024: 11,89 tahun; 12,51 tahun; 15,19 tahun; 6,54 tahun; dan 18,66
         tahun).


39.   JASA KUSTODIAN

      Biro Jasa Kustodian Bank memperoleh izin untuk menyediakan jasa kustodian dari Badan
      Pengawas Pasar Modal (Bapepam, sekarang bernama Otoritas Jasa Keuangan atau “OJK”)
      berdasarkan Surat Keputusan No. KEP-148/PM/1991 tanggal 13 November 1991.

      Jasa-jasa yang diberikan oleh Biro Jasa Kustodian meliputi jasa penitipan saham, obligasi
      pemerintah dan korporasi, deposito, administrasi reksadana dan kontrak pengelolaan dana,
      termasuk di dalamnya penerimaan dividen, bunga dan hak – hak lainnya, menyelesaikan transaksi
      efek serta mewakili pemegang rekening yang menjadi Nasabah.




                                                                                                    Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk    555
Page 558
         PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                      Lampiran 5/89

         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         31 DESEMBER 2025 DAN 2024
         (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


         39.       JASA KUSTODIAN (lanjutan)

                   Aset yang diadministrasikan oleh Biro Jasa Kustodian terdiri dari saham, obligasi, deposito, surat
                   berharga pasar modal, dan pasar uang lainnya.


         40.       SEGMEN OPERASI

                   Grup mengungkapkan pelaporan segmen operasi informasi keuangan berdasarkan produk
                   sebagai berikut:
                                                                                                      2025
                                                                       Kredit             Tresuri            Lainnya             Jumlah

                   Aset                                                940.481.200        524.766.024        121.581.312       1.586.828.536
                   Pendapatan bunga dan syariah                         67.446.394         26.686.436          4.779.822          98.912.652
                   Pendapatan fee-based dan lainnya                      3.533.241            619.672         18.153.174          22.306.087

                                                                                                      2024
                                                                       Kredit             Tresuri            Lainnya             Jumlah

                   Aset                                                868.686.210        459.238.130        121.376.988       1.449.301.328
                   Pendapatan bunga dan syariah                         63.092.902         26.955.707          4.747.845          94.796.454
                   Pendapatan fee-based dan lainnya                      3.418.479            288.678         19.480.693          23.187.850

                   Operasional utama dari Grup dikelola di wilayah Indonesia. Segmen bisnis Bank terbagi atas 5
                   (lima) area geografis utama, yaitu Sumatera, Jawa, Kalimantan, Indonesia bagian timur dan
                   operasi luar negeri.

                   Informasi yang berkaitan dengan segmen berdasarkan geografis dari Grup disajikan dalam tabel
                   di bawah ini:
                                                                                              2025
                                                                                                              Indonesia
                                                        Sumatera            Jawa           Kalimantan        bagian Timur        Jumlah

                   Pendapatan bunga dan syariah           4.677.889        89.629.619         1.861.422         2.743.722         98.912.652
                   Beban bunga dan syariah                 (557.399)      (12.269.210)         (195.154)         (342.732)       (13.364.495)

                   Pendapatan bunga dan
                     syariah - bersih                     4.120.490        77.360.409         1.666.268         2.400.990        85.548.157

                   Pendapatan asuransi                             -        2.003.240                    -                 -       2.003.240
                   Beban asuransi                                  -       (1.858.302)                   -                 -      (1.858.302)

                   Pendapatan asuransi - bersih                    -            144.938                  -                 -        144.938

                   Pendapatan provisi dan
                     komisi - bersih                      1.245.732        16.976.557           513.461           924.357        19.660.107
                   Pendapatan transaksi yang diukur
                     pada nilai wajar melalui
                     laba rugi - bersih                     13.090          3.947.666                4.287         42.101          4.007.144
                   Pendapatan operasional lainnya           32.322          2.536.466               22.683         54.509          2.645.980

                   Total pendapatan segmen                5.411.634       100.966.036         2.206.699         3.421.957       112.006.326
                   Penyusutan dan amortisasi                (41.782)       (2.517.305)          (15.492)          (35.853)       (2.610.432)
                   Unsur material non kas lainnya:
                     (Beban) pemulihan penyisihan
                        kerugian penurunan nilai aset      (136.799)       (3.487.531)         (322.807)           (63.910)       (4.011.047)
                     Beban operasional lainnya           (1.601.360)      (30.827.583)         (579.695)        (1.115.333)      (34.123.971)

                   Laba sebelum pajak penghasilan         3.631.693        64.133.617         1.288.705         2.206.861         71.260.876
                   Beban pajak penghasilan                                                                                       (13.697.783)

                   Laba tahun berjalan                                                                                           57.563.093

                   Aset                                 100.740.319     1.383.382.831        38.447.409        64.257.977      1.586.828.536
                   Liabilitas                           100.740.319     1.091.062.581        38.447.409        64.257.977      1.294.508.286
                   Kredit yang diberikan – bersih        42.184.312       854.083.225        18.659.728        25.553.935        940.481.200
                   Simpanan dari nasabah                 99.740.302     1.032.245.004        38.178.652        63.635.123      1.233.799.081
                   Dana simpanan syariah                          -         4.727.157                 -                 -          4.727.157
                   Dana syirkah temporer                          -        10.632.695                 -                 -         10.632.695




556   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 559
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                            Lampiran 5/90

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


40.   SEGMEN OPERASI (lanjutan)

      Informasi yang berkaitan dengan segmen berdasarkan geografis dari Grup disajikan dalam tabel
      di bawah ini:

                                                                                        2024
                                                                                               Indonesia      Operasi luar
                                               Sumatera          Jawa          Kalimantan     bagian timur      negeri         Jumlah

      Pendapatan bunga dan syariah              4.427.250        86.036.942      1.711.892       2.582.953          37.417     94.796.454
      Beban bunga dan syariah                    (565.890)      (11.454.256)      (195.103)       (313.090)         (3.951)   (12.532.290)

      Pendapatan bunga dan syariah - bersih     3.861.360       74.582.686       1.516.789       2.269.863          33.466     82.264.164
      Pendapatan asuransi                               -        3.110.733               -               -               -      3.110.733
      Beban asuransi                                    -       (1.753.761)              -               -               -     (1.753.761)

      Pendapatan asuransi - bersih                      -        1.356.972               -               -               -      1.356.972
      Pendapatan provisi dan komisi - bersih    1.136.562       15.562.427         461.532         816.852           2.546     17.979.919
      Pendapatan transaksi yang diukur
        pada nilai wajar melalui
        laba rugi - bersih                        (83.918)       2.906.754           5.075          42.112         (15.494)     2.854.529
      Pendapatan operasional lainnya               37.737        2.008.107          12.275          45.528          (6.451)     2.097.196

      Total pendapatan segmen                   4.951.741       96.416.946       1.995.671       3.174.355          14.067    106.552.780
      Penyusutan dan amortisasi                   (44.915)      (2.060.098)        (20.240)        (37.266)         (5.030)    (2.167.549)
      Unsur material non kas lainnya:
        (Beban) pemulihan penyisihan
            kerugian penurunan nilai aset          179.018       (2.423.564)       141.270          67.000           1.823     (2.034.453)
        Beban operasional lainnya               (1.536.804)     (30.972.111)      (546.303)     (1.043.365)        (34.345)   (34.132.928)

      Laba sebelum pajak penghasilan            3.549.040       60.961.173       1.570.398       2.160.724         (23.485)    68.217.850
      Beban pajak penghasilan                                                                                                 (13.366.576)

      Laba tahun berjalan                                                                                                      54.851.274

      Aset                                     93.995.732     1.262.486.824     34.992.548      57.473.797         352.427 1.449.301.328
      Liabilitas                               93.995.732       990.512.830     34.992.548      57.473.797           4.517 1.176.979.424
      Kredit yang diberikan – bersih           38.739.422       788.949.509     16.219.497      24.777.782               -   868.686.210
      Simpanan dari nasabah                    92.838.676       936.118.359     34.725.741      56.930.891               - 1.120.613.667
      Dana simpanan syariah                             -         3.511.679              -               -               -     3.511.679
      Dana syirkah temporer                             -         9.486.817              -               -               -     9.486.817



41.   MANAJEMEN RISIKO

      Bank memiliki eksposur terhadap risiko kredit, likuiditas, pasar, operasional, dan konsolidasian.

      Catatan di bawah ini menyampaikan informasi mengenai eksposur Bank terhadap setiap risiko di
      atas, tujuan, kebijakan dan proses yang dilakukan oleh Bank dalam mengukur dan mengelola
      risiko.

      a. Kerangka manajemen risiko

           Dalam melaksanakan kegiatan usahanya, Bank berhadapan dengan risiko yang melekat
           (inherent) pada instrumen keuangan, yaitu risiko kredit, risiko likuiditas, risiko pasar atas nilai
           tukar valuta asing, dan tingkat suku bunga, risiko operasional, serta risiko lainnya.

           Dalam rangka mengendalikan risiko tersebut, Bank telah mengimplementasikan suatu
           Kerangka Dasar Manajemen Risiko (Risk Management Framework) secara terpadu yang
           dituangkan dalam Kebijakan Dasar Manajemen Risiko ("KDMR"). Kerangka tersebut
           digunakan sebagai sarana untuk penetapan strategi, organisasi, kebijakan dan pedoman,
           serta infrastruktur Bank sehingga dapat dipastikan bahwa semua risiko yang dihadapi Bank
           dapat dikenali, diukur, dikendalikan, dan dilaporkan dengan baik.




                                                                                       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk       557
Page 560
        PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                     Lampiran 5/91

        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        31 DESEMBER 2025 DAN 2024
        (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


        41.       MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)

                  a. Kerangka manajemen risiko (lanjutan)

                      Dalam rangka penerapan manajemen risiko yang efektif, Bank telah memiliki Komite
                      Manajemen Risiko yang berfungsi untuk membahas permasalahan risiko yang dihadapi Bank
                      secara keseluruhan dan merekomendasikan kebijakan manajemen risiko kepada Direksi.

                      Selain komite di atas, Bank telah membentuk beberapa komite lain yang bertugas untuk
                      menangani risiko secara lebih spesifik antara lain: Komite Kebijakan Perkreditan, Komite
                      Kredit, serta Komite Aset dan Liabilitas (Asset and Liability Committee - “ALCO”).

                      Bank senantiasa melakukan kajian risiko secara menyeluruh atas rencana penerbitan produk
                      dan/atau aktivitas baru sesuai dengan jenis risiko yang terdapat di dalam Peraturan Bank
                      Indonesia (“PBI”), Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”), dan peraturan-peraturan lain
                      yang berlaku.

                  b. Manajemen risiko kredit

                      Organisasi perkreditan terus disempurnakan dengan penekanan kepada penerapan prinsip
                      “empat mata” (“four eyes principle”) di mana keputusan kredit diambil berdasarkan
                      pertimbangan dari 2 (dua) sisi, yaitu sisi pengembangan bisnis dan sisi analisis risiko kredit.

                      Bank telah memiliki Kebijakan Dasar Perkreditan Bank (“KDPB”) yang terus mengalami
                      penyempurnaan sejalan dengan perkembangan Bank, PBI, dan POJK serta sesuai dengan
                      “International Best Practices”.

                      Bank telah mengembangkan sistem pemeringkat risiko debitur yang disebut Internal Credit
                      Risk Rating/Scoring System. Setiap debitur memiliki peringkat risiko yang dimaksudkan
                      sebagai masukan untuk membantu pejabat yang berwenang dalam menganalisa usulan kredit
                      dengan lebih baik dan tepat.

                      Untuk memastikan kualitas kredit tetap terjaga dengan baik, sesuai risk appetite bank dan
                      regulasi yang berlaku, dilakukan penetapan limit kredit dan pemantauan portofolio kredit
                      secara rutin, baik per kategori kredit maupun secara bankwide.

                      Bank telah mengembangkan pengelolaan risiko kredit dengan melakukan analisis stress
                      testing secara berkala dengan berbagai skenario yang relevan terhadap portofolio kredit serta
                      melakukan monitoring terhadap hasil stress testing tersebut. Stress testing bermanfaat bagi
                      Bank sebagai alat untuk memperkirakan besarnya dampak potensi risiko pada "stressful
                      condition" sehingga Bank dapat membuat strategi yang sesuai untuk memitigasi potensi risiko
                      tersebut sebagai bagian dari pelaksanaan "contingency plan".

                      Dalam rangka pemantauan dan pengendalian risiko kredit yang terjadi di Entitas Anak, Bank
                      telah melakukan pemantauan risiko dan memastikan Entitas Anak telah memiliki Kebijakan
                      Manajemen Risiko Kredit yang baik dan efektif.

                      Dalam aset keuangan yang diakui di laporan posisi keuangan konsolidasian, eksposur
                      maksimum terhadap risiko kredit sama dengan nilai tercatatnya. Untuk bank garansi yang
                      diterbitkan dan fasilitas Letter of Credit yang tidak dapat dibatalkan, eksposur maksimum
                      terhadap risiko kredit adalah nilai yang harus dibayarkan oleh Bank jika kewajiban atas bank
                      garansi yang diterbitkan dan fasilitas Letter of Credit yang tidak dapat dibatalkan terjadi atau
                      terealisasi. Untuk komitmen kredit, eksposur maksimum atas risiko kredit adalah sebesar
                      jumlah fasilitas yang belum ditarik dari nilai penuh fasilitas kredit yang telah disepakati
                      (committed) kepada nasabah.




558   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 561
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                               Lampiran 5/92

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


41.   MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)

      b. Manajemen risiko kredit (lanjutan)

         i.   Eksposur maksimum terhadap risiko kredit

              Tabel berikut menyajikan eksposur maksimum risiko kredit Grup atas instrumen keuangan
              pada laporan posisi keuangan konsolidasian (on-balance sheet) dan rekening
              administratif konsolidasian (off-balance sheet).

                                                                      2025                   2024

              Posisi keuangan konsolidasian:
               Giro pada Bank Indonesia                               47.768.278             36.408.142
               Giro pada bank-bank lain - bersih                       5.331.638              4.097.199
               Penempatan pada Bank Indonesia dan
                 bank-bank lain - bersih                               9.813.541             15.714.884
               Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
                 melalui laba rugi                                    35.320.959             21.524.617
               Tagihan akseptasi - bersih                              9.494.630              9.621.047
               Wesel tagih - bersih                                   11.825.095              8.891.769
               Efek-efek yang dibeli dengan janji
                 dijual kembali - bersih                              5.285.513              1.449.562
               Kredit yang diberikan - bersih                       940.481.200            868.686.210
               Piutang pembiayaan konsumen - bersih                   8.953.987              9.435.564
               Piutang sewa pembiayaan - bersih                           8.005                 51.042
               Aset dari transaksi syariah - piutang
                 murabahah - bersih                                   2.253.861              1.924.884
               Efek-efek untuk tujuan investasi - bersih            409.421.000            371.151.957
               Aset lain-lain - bersih
                 Pendapatan bunga yang masih akan diterima             9.167.872              8.326.105
                 Transaksi terkait dengan transaksi ATM
                    dan kartu kredit                                   3.499.738              3.906.220
                 Wesel yang belum diaksep                                 28.554                163.769
                 Piutang transaksi nasabah                               612.303                341.152
                 Aset kontrak asuransi                                   642.232                588.163
                 Lain-lain                                               361.373                390.568

                                                                   1.500.269.779         1.362.672.854

              Rekening administratif konsolidasian - bersih:
               Fasilitas kredit kepada nasabah yang belum
                 digunakan - committed                              346.587.948            315.308.816
               Fasilitas kredit kepada bank-bank lain yang
                 belum digunakan - committed                           2.309.239              2.411.712
               Fasilitas Letter of Credit yang tidak dapat
                 dibatalkan                                           10.180.618             10.009.892
               Bank garansi yang diterbitkan kepada nasabah           29.266.512             26.694.505

                                                                    388.344.317            354.424.925

                                                                   1.888.614.096         1.717.097.779




                                                                   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   559
Page 562
         PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                           Lampiran 5/93

         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         31 DESEMBER 2025 DAN 2024
         (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


         41.       MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)

                   b. Manajemen risiko kredit (lanjutan)

                       ii. Analisis konsentrasi risiko kredit

                            Sebagai upaya meminimalkan risiko kredit, Bank melakukan diversifikasi portofolio kredit
                            pada berbagai wilayah geografis, industri, dan produk kredit .

                            Konsentrasi kredit yang diberikan berdasarkan jenis kredit, mata uang, dan sektor
                            ekonomi diungkapkan pada Catatan 12.

                            Berdasarkan pihak lawan

                            Tabel berikut menyajikan konsentrasi risiko kredit Grup berdasarkan pihak lawan:

                                                                                                         2025
                                                                                        Pemerintah dan
                                                                        Korporasi       Bank Indonesia   Bank         Perorangan        Jumlah

                            Posisi keuangan konsolidasian:
                            Giro pada Bank Indonesia                                -       47.768.278            -                -     47.768.278
                            Giro pada bank-bank lain                                -                -    5.332.406                -      5.332.406
                            Penempatan pada Bank Indonesia
                               dan bank-bank lain                                   -        4.310.376    5.505.675                -      9.816.051
                            Aset keuangan yang diukur pada nilai
                               wajar melalui laba rugi                    2.109.565         32.910.620      300.774              -       35.320.959
                            Tagihan akseptasi                             9.220.676                  -      472.435          1.832        9.694.943
                            Wesel tagih                                     428.757                  -   11.401.719              -       11.830.476
                            Efek-efek yang dibeli dengan janji
                               dijual kembali                                     -          3.822.008    1.213.933        250.508        5.286.449
                            Kredit yang diberikan                       677.443.474          4.366.975   25.880.058    262.542.727      970.233.234
                            Piutang pembiayaan konsumen                     555.446                  -           98      8.910.954        9.466.498
                            Piutang sewa pembiayaan                          10.072                  -            -            260           10.332
                            Aset dari transaksi syariah - piutang
                               murabahah                                  2.262.708                  -            -         12.996        2.275.704
                            Efek-efek untuk tujuan investasi             50.019.841        354.582.474    5.444.427              -      410.046.742
                            Aset lain-lain
                               Pendapatan bunga yang masih akan
                                   diterima                               2.801.853          5.401.957      193.937        770.125        9.167.872
                               Transaksi terkait dengan transaksi ATM
                                   dan kartu kredit                       3.499.738                  -            -              -        3.499.738
                               Wesel yang belum diaksep                      28.649                  -            -              -           28.649
                               Piutang transaksi nasabah                     40.219                  -            -        572.084          612.303
                               Aset kontrak asuransi                        642.232                  -            -              -          642.232
                               Lain-lain                                    363.256                  -            -              -          363.256

                            Jumlah                                      749.426.486        453.162.688   55.745.462    273.061.486     1.531.396.122

                            Cadangan kerugian penurunan nilai                                                                            (31.126.343)

                                                                                                                                       1.500.269.779

                            Komitmen dan kontinjensi yang memiliki
                              risiko kredit:
                            Fasilitas kredit yang belum
                              digunakan - committed                     287.540.483          1.133.025    2.358.761     60.679.762      351.712.031
                            Fasilitas Letter of Credit yang
                              tidak dapat dibatalkan                     10.200.581                  -            -          5.356       10.205.937
                            Bank garansi yang diterbitkan
                              kepada nasabah                             27.154.470                  -    1.146.739        992.049       29.293.258

                            Jumlah                                      324.895.534          1.133.025    3.505.500     61.677.167      391.211.226

                            Cadangan kerugian penurunan nilai                                                                             (2.866.909)

                                                                                                                                        388.344.317




560   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 563
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                          Lampiran 5/94

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


41.   MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)

      b. Manajemen risiko kredit (lanjutan)

         ii. Analisis konsentrasi risiko kredit (lanjutan)

             Berdasarkan pihak lawan (lanjutan)

             Tabel berikut menyajikan konsentrasi risiko kredit Grup berdasarkan pihak lawan:
             (lanjutan)

                                                                                            2024
                                                                         Pemerintah dan
                                                         Korporasi       Bank Indonesia     Bank            Perorangan        Jumlah

             Posisi keuangan konsolidasian:
             Giro pada Bank Indonesia                                -       36.408.142               -                  -     36.408.142
             Giro pada bank-bank lain                                -                -       4.097.837                  -      4.097.837
             Penempatan pada Bank Indonesia
                dan bank-bank lain                                   -        8.646.539       7.070.057                  -     15.716.596
             Aset keuangan yang diukur pada nilai
                wajar melalui laba rugi                      555.573         20.804.466         164.578                -       21.524.617
             Tagihan akseptasi                             9.508.319                799         541.930           10.694       10.061.742
             Wesel tagih                                     640.986                  -       8.253.899                -        8.894.885
             Efek-efek yang dibeli dengan janji
                dijual kembali                                     -             47.809       1.366.281           36.513        1.450.603
             Kredit yang diberikan                       614.612.475          5.500.000      25.116.622      256.081.756      901.310.853
             Piutang pembiayaan konsumen                     633.718                  -             165        9.164.965        9.798.848
             Piutang sewa pembiayaan                          50.660                  -               -              895           51.555
             Aset dari transaksi syariah - piutang
                murabahah                                    820.454                  -               -        1.118.269        1.938.723
             Efek-efek untuk tujuan investasi             46.780.829        317.652.887       7.270.807                -      371.704.523
             Aset lain-lain
                Pendapatan bunga yang masih akan
                    diterima                               2.846.813          4.483.982        203.850           791.460         8.326.105
                Transaksi terkait dengan transaksi ATM
                    dan kartu kredit                       3.906.220                  -                 -              -         3.906.220
                Wesel yang belum diaksep                     164.760                  -                 -              -           164.760
                Piutang transaksi nasabah                     55.625                  -                 -        285.527           341.152
                Aset kontrak asuransi                        526.773                  -            25.015         36.375           588.163
                Lain-lain                                    351.231                  -                 -         61.540           412.771

             Jumlah                                      681.454.436        395.544.624      54.111.041      267.587.994     1.396.698.095

             Cadangan kerugian penurunan nilai                                                                                 (34.025.241)

                                                                                                                             1.362.672.854

             Komitmen dan kontinjensi yang memiliki
               risiko kredit:
             Fasilitas kredit yang belum
               digunakan - committed                     260.424.847                  -       2.411.462       57.782.545      320.618.854
             Fasilitas Letter of Credit yang
               tidak dapat dibatalkan                     10.053.228                  -                 -          2.280       10.055.508
             Bank garansi yang diterbitkan
               kepada nasabah                             24.926.592                  -        807.284           991.874       26.725.750

             Jumlah                                      295.404.667                  -       3.218.746       58.776.699      357.400.112

             Cadangan kerugian penurunan nilai                                                                                  (2.975.187)

                                                                                                                              354.424.925




                                                                                          Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk     561
Page 564
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                       Lampiran 5/95

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          41.      MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)

                   b. Manajemen risiko kredit (lanjutan)

                        iii. Analisis risiko kredit

                             Tabel berikut menyajikan aset keuangan yang dikelompokkan ke dalam stage 1, stage 2
                             dan stage 3:

                                                                                                      2025
                                                                                                  Nilai tercatat
                                                                         Stage 1           Stage 2              Stage 3        Total

                             Diukur menggunakan biaya perolehan
                              diamortisasi:
                             Giro pada Bank Indonesia                      47.768.278                 -                   -     47.768.278
                             Giro pada bank-bank lain - bersih              5.331.638                 -                   -      5.331.638
                             Penempatan pada Bank Indonesia
                              dan bank-bank lain - bersih                   9.361.592                -                    -      9.361.592
                             Tagihan akseptasi - bersih                     9.440.141           33.339               21.150      9.494.630
                             Wesel tagih - bersih                          11.825.010                -                   85     11.825.095
                             Efek-efek yang dibeli dengan janji
                              dijual kembali - bersih                       5.285.513                -                    -      5.285.513
                             Kredit yang diberikan - bersih               922.685.517       11.358.242            6.437.441    940.481.200
                             Efek-efek untuk tujuan investasi - bersih    317.683.267                -                    -    317.683.267
                             Piutang pembiayaan
                              konsumen - bersih                             8.752.114           83.521              118.352      8.953.987
                             Piutang sewa
                              pembiayaan - bersih                                  8.005              -                   -            8.005
                             Aset dari transaksi syariah - piutang
                              murabahah - bersih                            2.206.601                 -              47.260      2.253.861
                             Aset lain-lain - bersih
                              Pendapatan bunga yang masih
                                akan diterima                               9.167.872                 -                   -      9.167.872
                              Transaksi terkait dengan transaksi
                                ATM dan kartu kredit                        3.499.738                 -                   -      3.499.738
                              Wesel yang belum diaksep                         28.554                 -                   -         28.554
                              Piutang transaksi nasabah                       612.303                 -                   -        612.303
                              Aset kontrak asuransi                           642.232                 -                   -        642.232
                              Lain-lain                                       361.373                 -                   -        361.373

                                                                         1.354.659.748      11.475.102            6.624.288   1.372.759.138

                             Diukur pada nilai wajar
                              melalui laba rugi (FVPL):
                             Aset keuangan yang diukur
                              pada nilai wajar melalui
                              laba rugi                                    35.320.959                 -                   -     35.320.959

                                                                           35.320.959                 -                   -     35.320.959

                             Diukur pada nilai wajar
                              melalui penghasilan
                              komprehensif lain (FVOCI):
                             Penempatan pada Bank Indonesia
                              dan bank-bank lain                              451.949                 -                   -        451.949
                             Efek-efek untuk tujuan
                              investasi - bersih                           91.701.111           36.622                    -     91.737.733

                                                                           91.153.060           36.622                    -     92.189.682

                                                                         1.482.331.818      11.406.233            6.531.728   1.500.269.779




562   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 565
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                 Lampiran 5/96

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


41.   MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)

      b. Manajemen risiko kredit (lanjutan)

         iii. Analisis risiko kredit (lanjutan)

             Tabel berikut menyajikan aset keuangan yang dikelompokkan ke dalam stage 1, stage 2
             dan stage 3: (lanjutan)

                                                                                    2024
                                                                                Nilai tercatat
                                                         Stage 1         Stage 2              Stage 3          Total

             Diukur menggunakan biaya perolehan
              diamortisasi:
             Giro pada Bank Indonesia                      36.408.142               -                     -     36.408.142
             Giro pada bank-bank lain - bersih              4.097.199               -                     -      4.097.199
             Penempatan pada Bank Indonesia
              dan bank-bank lain - bersih                  15.714.884              -                      -     15.714.884
             Tagihan akseptasi - bersih                     9.619.854            905                    288      9.621.047
             Wesel tagih - bersih                           8.891.768              -                      1      8.891.769
             Efek-efek yang dibeli dengan janji
              dijual kembali - bersih                       1.449.562              -                    -        1.449.562
             Kredit yang diberikan - bersih               852.946.444     10.448.386            5.291.380      868.686.210
             Efek-efek untuk tujuan investasi - bersih    272.215.470         16.256                    -      272.231.726
             Piutang pembiayaan
              konsumen - bersih                             9.253.219         68.484              113.861        9.435.564
             Piutang sewa
              pembiayaan - bersih                              48.774              81               2.187           51.042
             Aset dari transaksi syariah - piutang
              murabahah - bersih                            1.897.288         22.348                5.248        1.924.884
             Aset lain-lain - bersih
              Pendapatan bunga yang masih                   8.326.105               -                     -      8.326.105
                akan diterima
              Transaksi terkait dengan transaksi
                ATM dan kartu kredit                        3.906.220              -                    -        3.906.220
              Wesel yang belum diaksep                        163.769              -                    -          163.769
              Piutang transaksi nasabah                       341.152              -                    -          341.152
              Aset kontrak asuransi                           588.163              -                    -          588.163
              Lain-lain                                       350.180         11.315               29.073          390.568

                                                         1.226.218.193    10.567.775            5.442.038     1.242.228.006

             Diukur pada nilai wajar
              melalui laba rugi (FVPL):
             Aset keuangan yang diukur
              pada nilai wajar melalui
              laba rugi                                    21.524.617               -                     -     21.524.617

                                                           21.524.617               -                     -     21.524.617

             Diukur pada nilai wajar
              melalui penghasilan
              komprehensif lain (FVOCI):
             Efek-efek untuk tujuan
              investasi - bersih                           98.882.720         22.809               14.702       98.920.231

                                                           98.882.720         22.809               14.702       98.920.231

                                                         1.346.625.530    10.590.584            5.456.740     1.362.672.854

             Klasifikasi Aset Keuangan

             Klasifikasi aset keuangan dilakukan berdasarkan model bisnis dan pengujian
             karakteristik arus kas (Solely Payment of Principal & Interest (“SPPI”)). Aset keuangan
             Bank diklasifikasikan sebagai berikut:

             -    Fair Value Through Profit/Loss ("FVPL")
             -    Fair Value Through Other Comprehensive Income (“FVOCI”)
             -    Amortised Cost




                                                                          Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk     563
Page 566
         PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                  Lampiran 5/97

         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         31 DESEMBER 2025 DAN 2024
         (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


         41.       MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)

                   b. Manajemen risiko kredit (lanjutan)

                        iii. Analisis risiko kredit (lanjutan)

                            Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian

                            Bank menghitung pencadangan sesuai PSAK 109 menggunakan metode kerugian
                            kredit ekspektasian untuk mengukur penurunan nilai instrumen keuangan. PSAK 109
                            mengharuskan pengakuan segera atas dampak perubahan kerugian setelah
                            pengakuan awal.

                            Bank menggunakan model seperti PD (Probability of Default), LGD (Loss Given
                            Default), dan EAD (Exposure at Default) untuk menghitung kerugian kredit
                            ekspektasian .

                            Staging Criteria

                            PSAK 109 mengharuskan entitas aset keuangan dikelompokkan ke dalam tiga tahapan
                            penurunan nilai (stage 1, stage 2, dan stage 3).

                            Bank mengukur cadangan kerugian sebesar kerugian kredit ekspektasian 12 bulan
                            untuk aset keuangan dengan risiko kredit rendah (stage 1) dan kerugian sepanjang umur
                            untuk aset dengan peningkatan risiko kredit yang signifikan (stage 2).

                            Secara umum aset keuangan dengan tunggakan 30 hari atau lebih dan belum mengalami
                            penurunan nilai akan selalu dianggap telah mengalami peningkatan risiko kredit yang
                            signifikan (“SICR”).

                            Forward-looking Information

                            Dalam menghitung kerugian kredit ekspektasian, Bank mempertimbangkan proyeksi
                            makroekonomi dan probability weighted untuk kemungkinan terjadinya skenario makro.
                            Berbagai variabel makroekonomi (MEV) digunakan dalam permodelan PSAK 109
                            berdasarkan analisis statistik kesesuaian dengan data historis. Perhitungan kerugian
                            kredit ekspektasian dan proyeksi MEV direviu secara berkala. MEV yang digunakan
                            mencakup GDP, inflasi, nilai kurs, dan lainnya.

                            Aset keuangan yang mengalami penurunan nilai secara individual

                            Aset keuangan yang mengalami penurunan nilai secara individual adalah aset yang
                            signifikan dan telah menunjukkan bukti objektif penurunan nilai setelah pengakuan awal.
                            Pengukuran dilakukan dengan membandingkan seluruh arus kas kontraktual yang jatuh
                            tempo dengan arus kas yang diperkirakan diterima Bank (kekurangan kas), didiskontokan
                            dengan suku bunga efektif.

                            Aset keuangan yang tidak signifikan secara individual dan penurunan nilainya
                            dinilai secara kolektif

                            Aset keuangan yang nilainya tidak signifikan secara individual mencakup kredit dan
                            piutang kepada debitur segmen ritel, seperti Usaha Kecil Menengah (UKM), pembiayaan
                            konsumen, kredit pemilikan dan perbaikan rumah, kredit kendaraan bermotor, dan kartu
                            kredit. Penurunan nilai aset keuangan ini dinilai secara kolektif dengan mengelompokkan
                            berdasarkan karakteristik risiko yang serupa. Pengukuran kolektif dilakukan secara
                            statistik menggunakan parameter PD (Probability of Default), LGD (Loss Given Default),
                            dan EAD (Exposure at Default).




564   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 567
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                 Lampiran 5/98

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


41.   MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)

      b. Manajemen risiko kredit (lanjutan)

         iii. Analisis risiko kredit (lanjutan)

             Aset keuangan yang lewat jatuh tempo dan mengalami penurunan nilai

             Tagihan yang jatuh tempo merupakan seluruh tagihan yang telah jatuh tempo lebih dari
             90 (sembilan puluh) hari, baik atas pembayaran pokok dan/atau pembayaran bunga.
             Sedangkan tagihan yang mengalami penurunan nilai/impairment adalah aset keuangan
             yang memiliki nilai signifikan secara individual dan terdapat bukti objektif bahwa
             penurunan nilai individual terjadi setelah pengakuan awal aset keuangan tersebut.

             Sesuai dengan kualitasnya, kredit yang diberikan, tagihan akseptasi, dan wesel tagih
             dikelompokkan ke dalam 3 (tiga) kategori, yaitu high grade, standard grade, dan low
             grade, berdasarkan estimasi internal Bank atas kemungkinan gagal bayar dari debitur-
             debitur atau portofolio tertentu yang dinilai berdasarkan sejumlah faktor kualitatif dan
             kuantitatif.

             Kredit yang diberikan, tagihan akseptasi, dan wesel tagih dengan skala peringkat risiko
             internal RR1 sampai dengan RR7 sesuai dengan internal credit risk rating/scoring
             system dimasukkan ke dalam kategori high grade. Kategori high grade adalah kredit
             yang debiturnya memiliki kapasitas yang kuat dalam hal pembayaran kembali seluruh
             kewajibannya secara tepat waktu karena didukung oleh faktor fundamental yang baik dan
             tidak mudah dipengaruhi oleh perubahan kondisi ekonomi yang kurang menguntungkan.

             Kredit yang diberikan, tagihan akseptasi, dan wesel tagih dengan skala peringkat risiko
             internal RR8 sampai dengan RR9 sesuai dengan internal credit risk rating/scoring
             system dimasukkan ke dalam kategori standard grade. Kategori standard grade
             adalah kredit yang debiturnya dianggap memiliki kapasitas yang memadai dalam hal
             pembayaran bunga dan pokoknya, namun cukup peka terhadap perubahan kondisi
             ekonomi yang kurang menguntungkan.

             Kredit yang diberikan, tagihan akseptasi, dan wesel tagih dengan skala peringkat risiko
             internal RR10 dan Loss sesuai dengan internal credit risk rating/scoring system
             dimasukkan ke dalam kategori low grade. Kategori low grade adalah kredit yang
             debiturnya rentan dalam hal kapasitas pembayaran bunga dan pokoknya karena faktor
             fundamental yang kurang mendukung dan/atau sangat peka terhadap kondisi ekonomi
             yang kurang menguntungkan.

         iv. Agunan

             Agunan dipergunakan oleh Bank untuk memitigasi eksposur risiko kredit dan perihal jenis
             agunan yang dapat diterima oleh Bank ditentukan dalam kebijakan mitigasi risiko kredit.
             Bank membedakan jenis agunan berdasarkan likuiditas dan keberadaan agunan (agunan
             solid dan non-solid). Agunan solid adalah agunan yang memiliki tingkat likuiditas relatif
             tinggi dan/atau keberadaannya tetap (tidak berpindah-pindah tempat) seperti cash
             collateral dan tanah/bangunan, sehingga dapat segera dicairkan atau diambil alih oleh
             Bank pada saat pinjaman debitur/grup debitur masuk dalam kategori bermasalah. Agunan
             non-solid adalah agunan yang memiliki tingkat likuiditas relatif rendah dan/atau
             keberadaannya tidak tetap (berpindah-pindah tempat) seperti kendaraan bermotor, mesin,
             persediaan, piutang, dan lain-lain. Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank
             memiliki agunan atas fasilitas kredit yang diberikan terutama dalam bentuk kas, properti
             (tanah/bangunan), kendaraan bermotor, garansi, mesin, persediaan, efek-efek utang, dan
             lain-lain.




                                                                   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   565
Page 568
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                     Lampiran 5/99

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          41.       MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)

                    b. Manajemen risiko kredit (lanjutan)

                        iv. Agunan (lanjutan)

                             Kebijakan Bank mengenai agunan sebagai mitigasi risiko kredit tergantung dari kategori
                             kredit atau fasilitas yang diberikan. Untuk kredit SME, seluruh kredit yang diberikan harus
                             ditunjang dengan agunan (collateral based lending) di mana setidaknya 50% (lima puluh
                             persen) merupakan agunan solid. Untuk kredit korporasi dan komersial, besarnya agunan
                             yang harus diserahkan, ditentukan berdasarkan analisis mengenai kelayakan masing-
                             masing debitur. Nilai agunan ditentukan berdasarkan nilai appraisal pada saat kredit
                             diberikan dan ditinjau ulang secara berkala.

                             Untuk fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (“KPR”), Bank mensyaratkan bahwa seluruh
                             fasilitas harus ditunjang dengan agunan properti (tanah/bangunan). Bank memberlakukan
                             aturan Loan-to-Value (“LTV”) berjenjang, dimulai dari fasilitas KPR pertama dan
                             seterusnya, sesuai dengan aturan yang diberlakukan oleh regulator. Nilai agunan untuk
                             KPR dihitung berdasarkan nilai agunan pada saat kredit diberikan dan diperbaharui setiap
                             30 (tiga puluh) bulan. Untuk fasilitas Kredit Kendaraan Bermotor (“KKB”), Bank
                             mensyaratkan bahwa seluruh fasilitas harus ditunjang dengan agunan kendaraan
                             bermotor. Bank memberlakukan aturan uang muka (down payment), sesuai dengan
                             aturan yang diberlakukan oleh regulator.

                             Piutang pembiayaan konsumen Entitas Anak dijamin dengan Buku Pemilik Kendaraan
                             Bermotor (“BPKB”) dari piutang pembiayaan konsumen kendaraan bermotor yang
                             dibiayai.

                             Untuk fasilitas transaksi valuta asing, baik spot maupun forward, Bank mensyaratkan
                             agunan tunai (cash) yang ditetapkan sebesar persentase tertentu dari fasilitas yang
                             diberikan. Bila debitur memiliki fasilitas kredit lain di Bank, debitur dapat menggunakan
                             agunan yang telah diberikan untuk dibuat saling mengikat. Kebijakan mengenai
                             persentase agunan tersebut akan ditinjau secara berkala seiring dengan fluktuasi dan
                             volatilitas nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing.

                             Rincian dari aset keuangan dan non-keuangan yang diperoleh Bank melalui
                             pengambilalihan kepemilikan agunan yang merupakan jaminan terhadap aset keuangan
                             yang dimiliki pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, yang disajikan sebesar nilai yang
                             lebih rendah antara nilai tercatat dan nilai realisasi bersih di akun aset lain-lain adalah
                             sebagai berikut:

                                                                                         2025               2024

                             Tanah                                                          171.126            169.858
                             Bangunan                                                     1.612.242          1.454.484
                             Properti komersial lainnya                                     328.622            170.326

                             Nilai wajar                                                  2.111.990          1.794.668

                             Pada umumnya, Bank tidak menggunakan agunan non-kas yang diambil alih untuk
                             keperluan operasional sendiri. Realisasi agunan yang diambil alih dilakukan dalam rangka
                             penyelesaian kredit.

                             Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, agunan yang diambil alih Entitas Anak
                             masing-masing adalah sebesar Rp 50.737 dan Rp 64.552.




566   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 569
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                               Lampiran 5/100

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


41.   MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)

      b. Manajemen risiko kredit (lanjutan)

         v. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi

             Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Grup memiliki aset keuangan yang diukur
             pada nilai wajar melalui laba rugi masing-masing pada nilai wajar sebesar Rp 35.320.959
             dan Rp 21.524.617 (Catatan 8). Informasi tentang kualitas kredit dari eksposur maksimum
             risiko kredit aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi adalah sebagai
             berikut:

                                                                        2025                   2024
             Surat berharga pemerintah:
               Investment grade                                         32.910.054             20.799.789
             Surat berharga korporasi:
               Investment grade                                             666.366               114.462
             Efek Beragun Aset:
               Investment grade                                             764.269                        -
             Aset derivatif:
               Pihak lawan Pemerintah Indonesia
                 dan Bank Indonesia                                             566                     -
               Pihak lawan bank-bank lain                                    43.927                 2.289
               Pihak lawan korporasi                                         73.575               218.919
             Lainnya                                                        862.202               389.158

             Nilai wajar                                                35.320.959             21.524.617

         vi. Efek-efek untuk tujuan investasi

             Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Grup memiliki efek-efek untuk tujuan investasi
             masing-masing        pada      nilai   tercatat     sebesar     Rp    409.421.000  dan
             Rp 371.151.957 (Catatan 14). Informasi tentang kualitas kredit dari eksposur maksimum
             risiko kredit efek-efek untuk tujuan investasi tersebut adalah sebagai berikut:

                                                                        2025                   2024

             Surat berharga pemerintah:
               Investment grade                                        355.566.254           322.134.558
             Surat berharga korporasi:
               Investment grade                                         35.655.911             33.407.575
               Non-Investment grade                                         39.746                  3.788
             Lainnya                                                    18.159.089             15.606.036

             Nilai tercatat                                            409.421.000           371.151.957

      c. Manajemen risiko likuiditas

         Bank sangat mementingkan penjagaan kecukupan likuiditas dalam memenuhi komitmennya
         kepada para nasabah dan pihak lainnya, baik dalam rangka pemberian kredit, pembayaran
         kembali simpanan nasabah maupun untuk memenuhi kebutuhan likuiditas operasional.
         Fungsi pengelolaan kebutuhan likuiditas secara keseluruhan dilakukan oleh ALCO dan secara
         operasional oleh Divisi Tresuri.

         Bank telah menjalankan ketentuan terkait dengan likuiditas sesuai ketentuan regulator
         mengenai kewajiban pemenuhan Giro Wajib Minimum (GWM) dan Penyangga Likuiditas
         Makroprudensial (PLM). Selain itu Bank juga melakukan pemantauan terhadap rasio likuiditas
         seperti Loan to Deposit Ratio (LDR), Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net Stable Funding
         Ratio (NSFR).



                                                                  Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   567
Page 570
            PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                                      Lampiran 5/101

            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
            31 DESEMBER 2025 DAN 2024
            (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


            41.      MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)

                     c. Manajemen risiko likuiditas (lanjutan)

                          Entitas Anak, dalam rangka mengurangi risiko ketergantungan pada satu sumber pendanaan,
                          melakukan diversifikasi sumber dananya. Selain dari modal dan penerimaan dari pelanggan,
                          Entitas Anak memperoleh sumber dana dari pinjaman bank dan pasar modal berupa
                          penerbitan obligasi dan wesel bayar jangka menengah.

                          Tabel berikut ini menyajikan arus kas kontraktual yang tidak didiskontokan dari liabilitas
                          keuangan dan rekening administratif Grup berdasarkan periode tersisa sampai dengan
                          tanggal jatuh tempo kontraktual pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024:
                                                                                                                          2025
                                                                                     Nilai nominal
                                                                                     bruto masuk/         Hingga          >1-3           > 3 bulan -       >1-5            >5
                                                                   Nilai tercatat       (keluar)          1 bulan         bulan           1 tahun          tahun         tahun

                          Liabilitas keuangan non-derivatif

                          Simpanan dari nasabah                    (1.233.799.081)   (1.234.027.465)    (1.197.795.455)   (31.930.057)      (4.301.953)             -             -
                          Dana simpanan syariah                        (4.727.157)        (4.727.348)       (4.727.348)             -                -              -             -
                          Simpanan dari bank-bank lain                 (3.966.077)        (3.966.147)       (3.964.015)        (2.132)               -              -             -
                          Utang akseptasi                              (4.733.862)        (4.733.862)       (1.854.589)    (1.937.405)        (773.776)      (168.092)            -
                          Pinjaman yang diterima                       (2.047.436)        (2.049.291)       (1.399.291)      (650.000)               -              -             -
                          Estimasi kerugian komitmen
                              dan kontinjensi                          (2.866.909)       (2.866.909)         (233.752)      (510.706)       (1.519.858)      (560.896)      (41.697)
                          Beban yang masih harus dibayar dan
                              Liabilitas lain-lain                     (3.811.307)       (3.811.307)        (3.514.361)        (9.256)         (30.687)      (207.313)      (49.690)
                          Obligasi subordinasi                            (65.000)          (66.242)            (1.242)             -                -        (65.000)            -

                                                                   (1.256.016.829)   (1.256.248.571)    (1.213.490.053)   (35.039.556)      (6.626.274)    (1.001.301)      (91.387)

                          Liabilitas keuangan derivatif
                          Liabilitas keuangan yang diukur pada
                              nilai wajar melalui laba rugi:              (97.406)
                              Arus keluar                                               (25.788.864)      (18.551.296)     (4.361.781)      (2.791.262)       (84.525)            -
                              Arus masuk                                                 25.677.471        18.483.767       4.337.530        2.772.799         83.375             -

                                                                          (97.406)         (111.393)           (67.529)       (24.251)         (18.463)        (1.150)            -

                          Rekening administratif
                          Fasilitas kredit kepada nasabah yang
                             belum digunakan - committed                               (349.402.792)     (349.402.792)              -                  -            -             -
                          Fasilitas kredit kepada bank-bank lain
                             yang belum digunakan - committed                            (2.309.239)        (2.309.239)             -                  -            -             -
                          Fasilitas Letter of Credit yang tidak
                             dapat dibatalkan                                           (10.205.937)        (2.709.891)    (5.496.410)      (1.283.584)      (716.052)            -
                          Bank garansi yang diterbitkan kepada
                             nasabah                                                    (29.293.258)        (2.806.863)    (7.231.329)    (14.047.001)     (5.197.562)      (10.503)

                                                                                       (391.211.226)     (357.228.785)    (12.727.739)    (15.330.585)     (5.913.614)      (10.503)

                                                                   (1.256.114.235)   (1.647.571.190)    (1.570.786.367)   (47.791.546)    (21.975.322)     (6.916.065)     (101.890)

                                                                                                                          2024
                                                                                     Nilai nominal
                                                                                     bruto masuk/         Hingga          >1-3           > 3 bulan -       >1-5            >5
                                                                   Nilai tercatat       (keluar)          1 bulan         bulan           1 tahun          tahun         tahun

                          Liabilitas keuangan non-derivatif

                          Simpanan dari nasabah                    (1.120.613.667)   (1.120.871.522)    (1.073.604.905)   (42.976.722)      (4.289.895)             -             -
                          Dana simpanan syariah                        (3.511.679)       (3.511.776)        (3.511.776)             -                -              -             -
                          Simpanan dari bank-bank lain                 (3.656.298)       (3.656.327)        (3.621.195)       (35.132)               -              -             -
                          Utang akseptasi                              (4.651.955)       (4.651.955)        (1.953.035)    (1.784.655)        (902.423)       (11.842)            -
                          Efek-efek yang dijual dengan janji
                              dibeli kembali                           (1.330.996)       (1.330.996)        (1.330.996)             -                -              -             -
                          Pinjaman yang diterima                       (2.242.516)       (2.244.833)          (298.499)             -       (1.650.000)      (296.334)            -
                          Estimasi kerugian komitmen
                              dan kontinjensi                          (2.975.187)       (2.975.187)         (250.713)      (534.449)       (1.497.920)      (636.589)            -
                          Beban yang masih harus dibayar dan                                                                                                                (55.516)
                              Liabilitas lain-lain                     (3.303.470)       (3.303.470)        (2.966.364)       (23.549)         (34.526)      (232.750)      (46.281)
                          Obligasi subordinasi                           (500.000)         (500.296)            (9.296)             -         (435.000)             -       (65.000)

                                                                   (1.142.785.768)   (1.143.055.362)    (1.087.546.779)   (45.354.507)      (8.809.764)    (1.177.515)     (166.797)

                          Liabilitas keuangan derivatif
                          Liabilitas keuangan yang diukur pada
                              nilai wajar melalui laba rugi:             (257.613)
                              Arus keluar                                               (33.439.150)      (26.618.772)     (6.218.655)        (601.723)             -             -
                              Arus masuk                                                 33.152.453        26.411.154       6.151.332          589.967              -             -

                                                                         (257.613)         (286.697)         (207.618)        (67.323)         (11.756)             -             -

                          Rekening administratif
                          Fasilitas kredit kepada nasabah yang
                             belum digunakan - committed                               (318.207.142)     (318.207.142)              -                  -            -             -
                          Fasilitas kredit kepada bank-bank lain
                             yang belum digunakan - committed                            (2.411.712)        (2.411.712)             -                  -            -             -
                          Fasilitas Letter of Credit yang tidak
                             dapat dibatalkan                                           (10.055.508)        (2.902.168)    (5.172.370)      (1.850.411)      (130.559)            -
                          Bank garansi yang diterbitkan kepada
                             nasabah                                                    (26.725.750)        (2.824.369)    (6.462.513)    (12.954.144)     (4.477.494)       (7.230)

                                                                                       (357.400.112)     (326.345.391)    (11.634.883)    (14.804.555)     (4.608.053)       (7.230)

                                                                   (1.143.043.381)   (1.500.742.171)    (1.414.099.788)   (57.056.713)    (23.626.075)     (5.785.568)     (174.027)




568   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 571
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                               Lampiran 5/102

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


41.   MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)

      c. Manajemen risiko likuiditas (lanjutan)

         Tabel-tabel di atas disusun berdasarkan sisa jatuh tempo kontraktual liabilitas keuangan dan
         fasilitas Letter of Credit yang tidak dapat dibatalkan, dan untuk kontrak garansi yang
         diterbitkan, serta fasilitas kredit yang belum digunakan - committed berdasarkan jatuh tempo
         kontraktual paling awal yang mungkin terjadi. Ekspektasi Bank dan Entitas Anak atas arus kas
         dari instrumen-instrumen tersebut bervariasi secara signifikan dari analisis di atas. Sebagai
         contoh, giro dan tabungan diprediksi mempunyai saldo yang stabil atau meningkat, atau
         fasilitas kredit kepada nasabah/bank-bank lain yang belum digunakan - committed tidak
         seluruhnya diharapkan untuk segera digunakan.

         Nilai nominal arus kas masuk dan keluar yang diungkapkan pada tabel di atas menyajikan
         arus kas kontraktual yang tidak didiskontokan terkait dengan nilai pokok dan bunga dari
         liabilitas keuangan atau komitmen. Pengungkapan instrumen derivatif menunjukkan nilai bruto
         arus kas masuk dan keluar derivatif yang diselesaikan secara bersamaan (sebagai contoh
         kontrak forward valuta asing).

         Analisis tentang nilai tercatat dari aset keuangan dan liabilitas keuangan berdasarkan periode
         tersisa    sampai      dengan      tanggal    jatuh   tempo       kontraktual  pada    tanggal
         31 Desember 2025 dan 2024 disajikan pada Catatan 42.

      d. Manajemen risiko pasar

         i.   Risiko nilai tukar valuta asing

              Bank telah menjalankan perdagangan valuta asing sebagaimana diatur dalam ketentuan
              dan kebijakan internal dan PBI mengenai Posisi Devisa Neto (“PDN”).

              Kewajiban Bank dalam valuta asing terdiri dari simpanan dan pinjaman yang diterima
              dalam Dolar Amerika Serikat dan valuta asing lainnya. Untuk memenuhi peraturan PDN,
              Bank mempertahankan asetnya yang terdiri dari penempatan pada bank-bank lain dan
              kredit yang diberikan dalam Dolar Amerika Serikat dan valuta asing lainnya.

              Untuk mengukur risiko nilai tukar valuta asing pada trading book, Bank menggunakan
              metode Value at Risk (“VaR”) dengan pendekatan Historical Simulation untuk kepentingan
              pelaporan internal, sedangkan untuk perhitungan pelaporan Kebutuhan Pemenuhan
              Modal Minimum (“KPMM”) Bank, Bank menggunakan metode standar OJK.

              Sensitivitas Bank terhadap mata uang asing diperhitungkan dengan menggunakan
              informasi Posisi Devisa Neto yang ditranslasikan ke dalam mata uang asing utama Bank,
              yaitu USD. Tabel di bawah ini mengikhtisarkan sensitivitas laba sebelum pajak Bank atas
              perubahan nilai tukar mata uang asing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024:

                                                                          Pengaruh pada laba
                                                                            sebelum pajak
                                                                         +5%              -5%

              31 Desember 2025                                                11.027               (11.027)
              31 Desember 2024                                               (32.644)               32.644

              Informasi mengenai PDN Bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 diungkapkan
              pada Catatan 49.




                                                                   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   569
Page 572
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                           Lampiran 5/103

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          41.      MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)

                   d. Manajemen risiko pasar (lanjutan)

                        ii. Risiko tingkat suku bunga

                             Risiko Suku Bunga dalam Banking Book

                             Pengukuran IRRBB dengan menggunakan 2 (dua) metode yang mengacu pada SE OJK
                             No. 12/SEOJK.03/2018 perihal Penerapan Manajemen Risiko dan Pengukuran Risiko
                             Pendekatan Standar untuk Risiko Suku Bunga dalam Banking Book (Interest Rate Risk in
                             The Banking Book) bagi Bank Umum:

                              a. Pengukuran berdasarkan perubahan pada nilai ekonomis dari ekuitas (economic
                                 value of equity), yang mengukur dampak perubahan suku bunga terhadap nilai
                                 ekonomis dari ekuitas Bank; dan
                              b. Pengukuran berdasarkan perubahan pada pendapatan bunga bersih (net interest
                                 income), yang mengukur dampak perubahan suku bunga terhadap rentabilitas
                                 (earnings) Bank.

                             Untuk memitigasi IRRBB, Bank menetapkan limit nominal untuk pinjaman dan surat
                             berharga banking book berbunga tetap, limit IRRBB serta strategi pricing.

                             Risiko Suku Bunga dalam Trading Book

                             Pengukuran risiko dilakukan terhadap mata uang Rupiah dan valuta asing (USD) untuk
                             kemudian dilaporkan kepada Direksi/ALCO. Untuk pengukuran risiko suku bunga pada
                             trading book, Bank menggunakan metode VaR dengan pendekatan metode Historical
                             Simulation untuk kepentingan pelaporan internal, sedangkan untuk perhitungan pelaporan
                             KPMM Bank, Bank menggunakan metode standar OJK.

                             Entitas Anak memiliki eksposur risiko tingkat suku bunga yang timbul dari piutang
                             pembiayaan konsumen, tagihan anjak piutang, piutang lain-lain, dan penerbitan obligasi
                             dengan suku bunga tetap. Untuk memperkecil mismatch, Entitas Anak mengelola risiko
                             suku bunga dengan melakukan diversifikasi sumber dana dengan mencari tingkat suku
                             bunga tetap terbaik.

                             Tabel di bawah ini merangkum aset dan liabilitas keuangan Grup (tidak diukur pada nilai
                             wajar melalui laba rugi) pada nilai tercatat, yang dikelompokkan menurut mana yang lebih
                             awal antara tanggal re-pricing atau tanggal jatuh tempo kontraktual:
                                                                                                                2025
                                                             Suku bunga mengambang                        Suku bunga tetap                    Tidak
                                                              Hingga      > 3 bulan -       Hingga           > 3 bulan -   Lebih dari       dikenakan
                                                              3 bulan      1 tahun          3 bulan           1 tahun       1 tahun           bunga           Jumlah

                             Aset keuangan
                             Giro pada Bank Indonesia         35.003.465                -             -                -                -    12.764.813       47.768.278
                             Giro pada bank-bank lain -
                              bersih                           5.331.638                -             -                 -               -               -      5.331.638
                             Penempatan pada
                              Bank Indonesia dan
                              bank-bank lain - bersih                  -              -      9.317.853             43.738       451.950               -        9.813.541
                             Tagihan akseptasi - bersih          943.296      1.142.126              -                  -             -       7.409.208        9.494.630
                             Wesel tagih - bersih                      -              -      8.223.200          3.601.895             -               -       11.825.095
                             Efek-efek yang dibeli
                              dengan janji
                              dijual kembali - bersih                  -                -    5.077.533           207.980                -               -      5.285.513
                             Kredit yang diberikan
                              - bersih                       656.510.614     32.837.399      6.023.764         20.453.597   224.655.826                 -    940.481.200
                             Piutang pembiayaan
                              konsumen - bersih                        -                -      921.566          3.283.174     4.749.247                 -      8.953.987
                             Piutang sewa
                              pembiayaan - bersih                      -                -        1.413              2.113         4.479                 -          8.005
                             Aset dari transaksi syariah -
                              piutang murabahah - bersih               -                -    1.514.513           739.348                -               -      2.253.861
                             Efek-efek untuk tujuan
                              investasi - bersih              17.202.927                -    8.846.073        132.592.763   250.172.591         606.646      409.421.000
                             Aset lain-lain                            -                -      220.575                999             -      14.090.498       14.312.072

                             Jumlah                          714.991.940     33.979.525     40.146.490        160.925.607   480.034.093      34.871.165     1.464.948.820




570   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 573
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                    Lampiran 5/104

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


41.   MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)

      d. Manajemen risiko pasar (lanjutan)

         ii. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan)

             Risiko Suku Bunga dalam Trading Book (lanjutan)

             Tabel di bawah ini merangkum aset dan liabilitas keuangan Grup (tidak diukur pada nilai
             wajar melalui laba rugi) pada nilai tercatat, yang dikelompokkan menurut mana yang lebih
             awal antara tanggal re-pricing atau tanggal jatuh tempo kontraktual: (lanjutan)
                                                                                          2025 (lanjutan)
                                              Suku bunga mengambang                      Suku bunga tetap                    Tidak
                                               Hingga      > 3 bulan -        Hingga        > 3 bulan -   Lebih dari       dikenakan
                                               3 bulan      1 tahun           3 bulan        1 tahun       1 tahun           bunga           Jumlah

             Liabilitas keuangan
             Simpanan dari nasabah      (1.039.130.070)                  -   (190.183.523)    (4.485.488)              -              - (1.233.799.081)
             Dana simpanan syariah                   -                   -              -              -               -     (4.727.157)    (4.727.157)
             Simpanan dari bank-bank
               lain                         (3.445.220)                  -       (520.857)             -               -              -       (3.966.077)
             Utang akseptasi                         -                   -              -              -               -     (4.733.862)      (4.733.862)
             Pinjaman yang diterima                  -                   -     (2.047.436)             -               -              -       (2.047.436)
             Estimasi kerugian komitmen
               dan kontinjensi                       -                   -              -              -               -     (2.866.909)      (2.866.909)
             Beban yang masih harus
               dibayar dan Liabilitas
               lain lain                             -                   -              -        (20.258)        (4.940)     (3.786.109)      (3.811.307)
             Obligasi subordinasi                    -                   -              -              -        (65.000)              -          (65.000)

             Jumlah                          (1.042.575.290)             -   (192.751.816)    (4.505.746)       (69.940)    (16.114.037) (1.256.016.289)

             Gap re-pricing suku bunga        (327.583.350)    33.979.525    (152.605.326)   156.419.861    479.964.153     18.757.128      208.931.991


                                                                                               2024
                                              Suku bunga mengambang                      Suku bunga tetap                    Tidak
                                               Hingga      > 3 bulan -        Hingga        > 3 bulan -   Lebih dari       dikenakan
                                               3 bulan      1 tahun           3 bulan        1 tahun       1 tahun           bunga           Jumlah

             Aset keuangan
             Giro pada Bank Indonesia           27.698.665               -              -              -               -     8.709.477       36.408.142
             Giro pada bank-bank lain -
              bersih                             4.097.199               -              -              -               -               -      4.097.199
             Penempatan pada
              Bank Indonesia dan
              bank-bank lain - bersih                    -             -      15.666.963          47.921               -             -       15.714.884
             Tagihan akseptasi - bersih          1.955.788       806.752               -               -               -     6.858.507        9.621.047
             Wesel tagih - bersih                        -             -       7.277.349       1.614.420               -             -        8.891.769
             Efek-efek yang dibeli
              dengan janji
              dijual kembali - bersih                     -              -      1.419.546        30.016                -               -      1.449.562
             Kredit yang diberikan
              - bersih                         576.467.962     25.747.716       4.157.149     18.869.541    243.443.842                -    868.686.210
             Piutang pembiayaan
              konsumen - bersih                          -               -      1.128.167      3.396.858      4.910.539                -      9.435.564
             Piutang sewa
              pembiayaan - bersih                         -              -        12.234         21.776         17.032                 -         51.042
             Aset dari transaksi syariah -
              piutang murabahah - bersih                  -              -      1.296.757       628.127                -               -      1.924.884
             Efek-efek untuk tujuan
              investasi - bersih                14.372.963               -    13.387.463     121.488.798    221.362.242        540.491      371.151.957
             Aset lain-lain                              -               -       150.653         152.646              -     13.412.678       13.715.977

             Jumlah                            624.592.577     26.554.468     44.496.281     146.250.103    469.733.655     29.521.153     1.341.148.237

             Liabilitas keuangan
             Simpanan dari nasabah            (919.057.475)              -   (197.232.396)    (4.323.796)              -              - (1.120.613.667)
             Dana simpanan syariah                       -               -              -              -               -     (3.511.679)    (3.511.679)
             Simpanan dari bank-bank
               lain                              (3.610.441)             -        (45.857)             -               -              -       (3.656.298)
             Utang akseptasi                              -              -              -              -               -     (4.651.955)      (4.651.955)
             Efek-efek yang dijual
               dengan janji
               dibeli kembali                             -              -     (1.330.996)             -              -                -      (1.330.996)
             Pinjaman yang diterima                       -              -     (1.946.182)             -       (296.334)               -      (2.242.516)
             Estimasi kerugian komitmen
               dan kontinjensi                            -              -              -              -               -     (2.975.187)      (2.975.187)
             Beban yang masih harus
               dibayar dan Liabilitas
               lain lain                                  -              -              -              -              -      (3.303.470)      (3.303.470)
             Obligasi subordinasi                         -              -              -              -       (500.000)              -         (500.000)

             Jumlah                           (922.667.916)              -   (200.555.431)    (4.323.796)      (796.334)    (14.442.291) (1.142.785.768)

             Gap re-pricing suku bunga        (298.075.339)    26.554.468    (156.059.150)   141.926.307    468.937.321     15.078.862      198.362.469




                                                                                                Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk             571
Page 574
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                 Lampiran 5/105

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          41.      MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)

                   d. Manajemen risiko pasar (lanjutan)

                        ii. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan)

                             Risiko Suku Bunga dalam Trading Book (lanjutan)

                             Reformasi mendasar atas acuan suku bunga utama sedang dilakukan secara global,
                             termasuk penggantian beberapa Interbank Offered Rates (“IBORs”) dengan suku bunga
                             alternatif (disebut sebagai 'reformasi IBOR'). Di Indonesia reformasi suku bunga JIBOR
                             sedang dilakukan penggantian dengan suku bunga alternatif yang ditetapkan adalah
                             Indonesia Overnight Index Average (“IndONIA”). Bank tidak memiliki eksposur transaksi
                             derivatif yang menggunakan JIBOR sebagai referensi.

                             Bank telah melakukan persiapan sistem, prosedur, valuasi, dan pengukuran risiko pasar
                             untuk mengakomodasi transaksi baru yang menggunakan IndONIA.

                             Risiko utama yang dihadapi Grup sebagai akibat dari reformasi IBOR adalah operasional.
                             Misalnya, renegosiasi kontrak pinjaman melalui negosiasi bilateral dengan nasabah,
                             pembaruan ketentuan kontrak, pembaruan sistem yang menggunakan kurva IBOR dan
                             revisi pengendalian operasional terkait reformasi. Penggunaan rate convention yang akan
                             digunakan akan mempertimbangkan karakteristik dari produk baik aset derivatif maupun
                             non-derivatif serta melihat masukan dan rekomendasi dari perwakilan asosiasi keuangan
                             maupun working group yang berlaku, untuk dapat memberikan harga yang akurat serta
                             memitigasi risiko yang timbul akibat adanya risiko suku bunga.

                    e. Manajemen risiko operasional dan konsolidasian

                        Informasi tambahan ini disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan merupakan
                        informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Informasi
                        tambahan ini merupakan bagian dari Catatan 49 laporan keuangan konsolidasian:

                        i.   Manajemen risiko operasional

                             Dalam rangka mengendalikan risiko operasional, Bank melakukan pengelolaan terhadap
                             tiga aspek utama, yaitu People, Process, dan Technology. Pada aspek People, Bank
                             melakukan peningkatan awareness dan pengembangan kompetensi SDM terkait risiko.
                             Pada aspek Process, Bank menetapkan kebijakan dan prosedur manajemen risiko
                             operasional yang berlaku untuk operasional Bank, termasuk penetapan limit. Pada aspek
                             Technology, Bank menerapkan tata kelola, pengamanan informasi, dan manajemen risiko
                             teknologi informasi termasuk keamanan siber untuk memitigasi risiko yang timbul dari
                             pemanfaatan TI. Pengelolaan risiko operasional senantiasa direviu secara berkala dan
                             juga diselaraskan dengan ketentuan regulator.

                             Bank memiliki infrastruktur untuk mendukung penerapan manajemen risiko operasional,
                             yaitu aplikasi Operational Risk Management Information System (“ORMIS”), yang terdiri
                             dari Risk and Control Self Assessment (“RCSA”), Loss Event Database (“LED”) dan Key
                             Risk Indicator (“KRI”). Aplikasi ini berbasis web yang dapat digunakan oleh seluruh unit
                             kerja dalam mengelola risiko operasional. Bank senantiasa melakukan pengembangan
                             pada aplikasi ORMIS agar pelaksanaan manajemen risiko operasional lebih efektif dan
                             efisien serta sesuai dengan aktivitas operasional Bank terkini. Bank juga melakukan
                             proses risk assessment dalam pengembangan produk ataupun aktivitas yang akan
                             dijalankan oleh Bank.

                             Business Continuity Management (“BCM”)

                             Bank menerapkan Business Continuity Management (BCM) untuk memitigasi dampak
                             gangguan atau kegagalan akibat teknologi, bencana alam, maupun bencana lainnya
                             terhadap kegiatan operasional bisnis Bank. Pelaksanaan BCM didukung oleh Kebijakan
                             Manajemen Kelangsungan Bisnis (KMKB) dan Business Continuity Plan (BCP) yang



572   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 575
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                Lampiran 5/106

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


41.   MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)

      e.   Manajemen risiko operasional dan konsolidasian

           Informasi tambahan ini disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan merupakan
           informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Informasi
           tambahan ini merupakan bagian dari Catatan 49 laporan keuangan konsolidasian: (lanjutan)

           i. Manajemen risiko operasional (lanjutan)

              Business Continuity Management (“BCM”) (lanjutan)

              mencakup crisis management plan dan crisis communication, sosialisasi Business
              Continuity awareness dan pengujian BCP secara berkala, serta ketersediaan Disaster
              Recovery Center yang terhubung dengan dua Data Center utama, Secondary Work Place,
              serta Command and Crisis Center.

              Manajemen risiko terkait Keamanan Siber dan Pelindungan Data Pribadi (PDP)

              Seiring pesatnya perkembangan Teknologi Informasi, Bank melakukan transformasi digital
              untuk meningkatkan efisiensi operasional serta kualitas layanan kepada nasabah. Di sisi
              lain, pemanfaatan TI juga meningkatkan risiko terkait teknologi, termasuk risiko gangguan
              sistem, serangan siber, kebocoran data, dan social engineering. Untuk memitigasi risiko
              tersebut, Bank menerapkan manajemen risiko TI dan keamanan siber yang didukung oleh
              struktur organisasi yang mengacu pada ketentuan regulator. Bank mengidentifikasi,
              mengukur, dan memantau risiko serta menerapkan kontrol guna memastikan kecukupan
              penerapan manajemen risiko keamanan siber, seperti:

              1.   Bank memiliki kebijakan dan prosedur manajemen risiko keamanan siber dan
                   pengamanan informasi serta melakukan penilaian maturitas digital dan risiko
                   keamanan siber secara berkala.
              2.   Bank mengimplementasikan sistem/teknologi untuk memantau, mendeteksi, dan
                   memitigasi gangguan sistem / keamanan informasi siber serta memiliki Security
                   Monitoring Center (SMC) yang beroperasi 24/7 untuk memantau dan merespon
                   potensi gangguan tersebut.
              3.   Bank melakukan sosialisasi dan edukasi untuk mengembangkan budaya kesadaran
                   terhadap keamanan siber kepada seluruh karyawan, maupun kepada nasabah dan
                   pihak ketiga secara berkelanjutan dengan materi yang relevan.

              Sehubungan dengan ketentuan PDP, serta penyediaan layanan digital yang
              menyebabkan adanya kebutuhan atas pemrosesan data pribadi nasabah, Bank
              menerapkan:

              1.   Kebijakan dan prosedur PDP yang mencakup penggunaan teknologi, pembaruan
                   sistem secara berkala
              2.   Pelatihan maupun awareness kepada karyawan
              3.   Evaluasi untuk memastikan bahwa langkah-langkah yang dilakukan sesuai dengan
                   perkembangan regulasi dan kebutuhan nasabah
              4.   Bank memiliki unit yang mengoordinasikan pemenuhan UU PDP serta menunjuk
                   DPO (Data Protection Officer) sesuai dengan ketentuan regulator




                                                                   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   573
Page 576
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                              Lampiran 5/107

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          41.      MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)

                    e.   Manajemen risiko operasional dan konsolidasian

                         Informasi tambahan ini disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan merupakan
                         informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Informasi
                         tambahan ini merupakan bagian dari Catatan 49 laporan keuangan konsolidasian: (lanjutan)

                         ii. Manajemen risiko konsolidasian

                             Bank menerapkan manajemen risiko secara konsolidasi dan terintegrasi sesuai dengan:
                             •   POJK No. 38/POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 tentang Penerapan Manajemen
                                 Risiko Secara Konsolidasi bagi Bank yang Melakukan Pengendalian Terhadap
                                 Perusahaan Anak.
                             •   POJK No. 17/POJK.03/2014 tanggal 18 November 2014 tentang Penerapan
                                 Manajemen Risiko Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan.

                             Penerapan manajemen risiko tersebut mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan,
                             yang mencakup:
                             •   Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi;
                             •   Kecukupan kebijakan prosedur dan penetapan limit;
                             •   Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko,
                                 serta sistem informasi manajemen risiko; dan
                             •   Sistem pengendalian internal yang menyeluruh.

                             Sesuai konsep penerapan manajemen risiko terintegrasi, pelaksanaan tugas dan
                             tanggung jawab manajemen risiko terintegrasi merupakan salah satu fungsi dari Risk
                             Management Division yang berkoordinasi dengan satuan pelaksana fungsi Manajemen
                             Risiko pada masing-masing Lembaga Jasa Keuangan ("LJK") - Entitas Anak dalam
                             konglomerasi keuangan.

                             Entitas Anak juga menerapkan manajemen risiko sesuai ketentuan regulator dan telah
                             sejalan dengan penerapan manajemen risiko di Entitas Utama.

                             Dalam penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi, Bank sebagai Entitas Utama telah:

                             1.   Memiliki Direktur yang membawahkan fungsi Manajemen Risiko Terintegrasi;
                             2.   Membentuk Integrated Risk Management Committee;
                             3.   Menyesuaikan struktur organisasi Risk Management Division yang mencakup fungsi
                                  manajemen risiko terintegrasi;
                             4.   Menyusun Kebijakan Dasar Manajemen Risiko Terintegrasi ("KDMRT") dan
                                  beberapa kebijakan lainnya terkait dengan penerapan Manajemen Risiko
                                  Terintegrasi;
                             5.   Menyampaikan kepada OJK:
                                  a. Laporan mengenai Entitas Utama dan LJK yang menjadi Anggota Konglomerasi
                                       Keuangan;
                                  b. Laporan Profil Risiko Terintegrasi;
                                  c. Laporan Kecukupan Permodalan Terintegrasi;
                                  d. Laporan mengenai Perubahan Anggota Konglomerasi Keuangan.
                             6.   Mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Risiko Terintegrasi yang digunakan
                                  untuk mendukung pelaksanaan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
                                  pengendalian risiko.




574   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 577
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                                           Lampiran 5/108

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


41.   MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)

      e.     Manajemen risiko operasional dan konsolidasian

             Informasi tambahan ini disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan merupakan
             informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Informasi
             tambahan ini merupakan bagian dari Catatan 49 laporan keuangan konsolidasian: (lanjutan)

             ii. Manajemen risiko konsolidasian (lanjutan)

                   Selain itu konglomerasi keuangan telah melakukan stress test terintegrasi untuk
                   memastikan bahwa permodalan dan likuiditas pada level tiap entitas maupun secara
                   terintegrasi masih memadai dalam menghadapi skenario kondisi yang terburuk (stress).


42.   JATUH TEMPO ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN

      Tabel berikut menggambarkan profil perbedaan jatuh tempo atas aset dan kewajiban keuangan
      Grup berdasarkan sisa periode sampai dengan tanggal jatuh tempo kontraktual pada tanggal 31
      Desember 2025 dan 2024:

                                                                                                               2025
                                                                                                                                                    Tidak
                                                                                                                                                 mempunyai
                                                     Hingga                              > 3 bulan -                           Lebih dari       tanggal jatuh
                                                     1 bulan         > 1 - 3 bulan        1 tahun          > 1 - 5 tahun        5 tahun            tempo              Jumlah

      Aset keuangan
      Kas                                                     -                      -                 -                   -                -      25.305.031         25.305.031
      Giro pada Bank Indonesia                                -                      -                 -                   -                -      47.768.278         47.768.278
      Giro pada bank-bank lain - bersih               5.331.638                      -                 -                   -                -               -          5.331.638
      Penempatan pada Bank Indonesia
         dan bank-bank lain - bersih                  9.040.586            277.370             43.738            451.847                    -                   -      9.813.541
      Aset keuangan yang diukur pada nilai
         wajar melalui laba rugi                      2.898.848          2.059.015         27.551.188            842.214          1.877.897            91.797         35.320.959
      Tagihan akseptasi - bersih                      2.645.794          3.529.458          3.139.857            179.521                  -                 -          9.494.630
      Wesel tagih – bersih                            2.518.692          5.887.133          3.419.270                  -                  -                 -         11.825.095
      Efek-efek yang dibeli dengan janji
         dijual kembali – bersih                      1.419.175          3.658.357            207.981                  -                 -                      -      5.285.513
      Kredit yang diberikan                          57.393.520         80.163.792        227.970.594        291.542.414       313.162.914                      -    970.233.234
      Dikurangi:
      Cadangan kerugian penurunan nilai                                                                                                                               (29.752.034)
      Piutang pembiayaan konsumen – bersih               72.104            136.847            781.795          7.875.061             88.180                     -       8.953.987
      Piutang sewa pembiayaan – bersih                      132              1.157              6.431                285                  -                     -           8.005
      Aset dari transaksi syariah - piutang
         murabahah - bersih                             766.281            748.232            739.348                  -                  -                 -          2.253.861
      Efek-efek untuk tujuan investasi – bersih       6.321.372          3.573.868        132.550.525        203.338.412         63.030.177           606.646        409.421.000
      Aset lain-lain – bersih                         4.399.849            415.414          1.494.916          4.889.038          2.449.821           663.034         14.312.072

                                                     92.807.991       100.450.643         397.905.643        509.118.792       380.608.989         74.434.786       1.525.574.810

      Liabilitas keuangan
      Simpanan dari nasabah                       (1.197.567.071)      (31.930.057)        (4.301.953)                     -                -                   - (1.233.799.081)
      Dana simpanan syariah                           (4.727.157)                -                  -                      -                -                   -     (4.727.157)
      Simpanan dari bank-bank lain                    (3.963.945)           (2.132)                 -                      -                -                   -     (3.966.077)
      Liabilitas keuangan yang diukur pada
         nilai wajar melalui laba rugi                    (53.224)         (25.170)           (18.432)              (580)                   -                   -         (97.406)
      Utang akseptasi                                 (1.854.589)       (1.937.405)          (773.776)          (168.092)                   -                   -      (4.733.862)
      Pinjaman yang diterima                           (1.397.436)        (650.000)                 -                  -                    -                   -      (2.047.436)
      Estimasi kerugian komitmen dan
         kontinjensi                                   (233.752)          (510.706)        (1.519.858)          (560.896)           (41.697)                    -      (2.866.909)
      Beban yang masih harus dibayar dan
         liabilitas lain-lain                         (3.514.361)           (9.256)           (30.687)          (207.313)           (49.690)                    -      (3.811.307)
      Obligasi subordinasi                                     -                 -                  -            (65.000)                 -                     -         (65.000)

                                                  (1.213.311.535)      (35.064.726)        (6.644.706)        (1.001.881)           (91.387)                    - (1.256.114.235)

      Posisi bersih                               (1.120.503.544)       65.385.917        391.260.937        508.116.911       380.517.602         74.434.786        269.460.575




                                                                                                                 Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk                     575
Page 578
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                                             Lampiran 5/109

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          42.      JATUH TEMPO ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN (lanjutan)

                   Tabel berikut menggambarkan profil perbedaan jatuh tempo atas aset dan kewajiban keuangan
                   Grup berdasarkan sisa periode sampai dengan tanggal jatuh tempo kontraktual pada tanggal 31
                   Desember 2025 dan 2024: (lanjutan)
                                                                                                                           2024
                                                                                                                                                                Tidak
                                                                                                                                                             mempunyai
                                                                  Hingga                             > 3 bulan -                           Lebih dari       tanggal jatuh
                                                                  1 bulan        > 1 - 3 bulan        1 tahun          > 1 - 5 tahun        5 tahun            tempo              Jumlah

                   Aset keuangan
                   Kas                                                     -                     -                 -                   -                -      29.315.878         29.315.878
                   Giro pada Bank Indonesia                                -                     -                 -                   -                -      36.408.142         36.408.142
                   Giro pada bank-bank lain - bersih               4.097.199                     -                 -                   -                -               -          4.097.199
                   Penempatan pada Bank Indonesia
                      dan bank-bank lain - bersih                 15.516.794           150.169             47.921                      -                -                   -     15.714.884
                   Aset keuangan yang diukur pada nilai
                      wajar melalui laba rugi                        739.047           277.077         18.003.066            864.695          1.613.660            27.072         21.524.617
                   Tagihan akseptasi - bersih                      3.108.244         3.461.596          3.039.495             11.712                  -                 -          9.621.047
                   Wesel tagih – bersih                            2.915.617         4.363.069          1.613.083                  -                  -                 -          8.891.769
                   Efek-efek yang dibeli dengan janji
                      dijual kembali – bersih                      1.368.661            51.834             29.067                  -                 -                      -      1.449.562
                   Kredit yang diberikan                          43.784.733        65.293.004        212.886.628        289.307.914       290.038.574                      -    901.310.853
                   Dikurangi:
                   Cadangan kerugian penurunan nilai                                                                                                                              (33.308.875)
                   Piutang pembiayaan konsumen – bersih              152.256           516.518          1.007.550          7.516.496           242.744                      -       9.435.564
                   Piutang sewa pembiayaan – bersih                      903             1.044             20.753             28.342                 -                      -          51.042
                   Aset dari transaksi syariah - piutang
                      murabahah - bersih                             512.710           784.048            628.126                  -                  -                 -          1.924.884
                   Efek-efek untuk tujuan investasi – bersih      11.553.498         3.716.110        121.794.187        204.087.279         29.460.391           540.492        371.151.957
                   Aset lain-lain – bersih                         4.641.823           379.403          1.257.897          5.202.181          1.799.609           435.064         13.715.977

                                                                  88.391.485        78.993.872        360.327.773        507.018.619       323.154.978         66.726.648       1.391.304.500

                   Liabilitas keuangan
                   Simpanan dari nasabah                       (1.073.347.050)     (42.976.722)        (4.289.895)                     -                -                   - (1.120.613.667)
                   Dana simpanan syariah                           (3.511.679)               -                  -                      -                -                   -     (3.511.679)
                   Simpanan dari bank-bank lain                    (3.621.166)         (35.132)                 -                      -                -                   -     (3.656.298)
                   Liabilitas keuangan yang diukur pada
                      nilai wajar melalui laba rugi                 (176.640)          (68.348)           (12.625)                     -                -                   -       (257.613)
                   Efek-efek yang dijual dengan janji
                      dibeli kembali                               (1.330.996)               -                  -                  -                    -                   -      (1.330.996)
                   Utang akseptasi                                 (1.953.035)      (1.784.655)          (902.423)           (11.842)                   -                   -      (4.651.955)
                   Pinjaman yang diterima                            (296.182)               -         (1.650.000)          (296.334)                   -                   -      (2.242.516)
                   Estimasi kerugian komitmen dan
                      kontinjensi                                   (250.713)         (534.449)        (1.497.920)          (636.589)           (55.516)                    -      (2.975.187)
                   Beban yang masih harus dibayar dan
                      liabilitas lain-lain                         (2.966.364)         (23.549)           (34.526)          (232.750)           (46.281)                    -      (3.303.470)
                   Obligasi subordinasi                                     -                -           (435.000)                 -            (65.000)                    -        (500.000)

                                                               (1.087.453.825)     (45.422.855)        (8.822.389)        (1.177.515)          (166.797)                    - (1.143.043.381)

                   Posisi bersih                                (999.062.340)       33.571.017        351.505.384        505.841.104       322.988.181         66.726.648        248.261.119




          43.      MANAJEMEN MODAL

                   Tujuan utama dari kebijakan Bank atas kebijakan pengelolaan modal adalah untuk memastikan
                   bahwa Bank memiliki modal yang kuat untuk mendukung strategi pengembangan ekspansi usaha
                   Bank saat ini dan mempertahankan kelangsungan pengembangan di masa mendatang, dan untuk
                   memenuhi ketentuan kecukupan permodalan yang ditetapkan oleh regulator serta memastikan
                   agar struktur permodalan Bank telah efisien.

                   Bank menyusun Rencana Permodalan berdasarkan penilaian dan penelaahan atas kebutuhan
                   kecukupan permodalan yang dipersyaratkan dan mengombinasikan dengan tinjauan
                   perkembangan ekonomi terkini dan hasil dari metode stress testing. Bank senantiasa akan
                   menghubungkan tujuan keuangan dan kecukupan modal terhadap risiko melalui proses
                   perencanaan modal dan stress testing, begitu pula dengan bisnis yang didasarkan pada
                   permodalan dan persyaratan likuiditas Bank.

                   Kebutuhan permodalan Bank juga direncanakan dan didiskusikan secara rutin yang didukung
                   dengan data-data analisis.

                   Rencana Permodalan disusun oleh Direksi sebagai bagian dari Rencana Bisnis Bank (“RBB”) dan
                   disetujui oleh Dewan Komisaris. Perencanaan ini diharapkan akan memastikan tersedianya modal
                   yang cukup dan terciptanya struktur permodalan yang optimal.




576   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 579
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                 Lampiran 5/110

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


43.   MANAJEMEN MODAL (lanjutan)

      Berdasarkan PBI No. 8/6/PBI/2006 tanggal 30 Januari 2006 dan Surat Edaran Bank Indonesia
      No. 8/27/DPNP tanggal 27 November 2006, Bank wajib memenuhi ketentuan Kewajiban
      Penyediaan Modal Minimum (“KPMM”) untuk bank secara individual maupun secara
      konsolidasian. Perhitungan rasio KPMM secara konsolidasian dilakukan dengan menghitung
      modal dan Aset Tertimbang Menurut Risiko (“ATMR”) dari laporan keuangan konsolidasian
      sebagaimana diatur dalam ketentuan Bank Indonesia yang berlaku.

      Surat Edaran Bank Indonesia No. 11/3/DPNP tanggal 27 Januari 2009 mewajibkan bank-bank di
      Indonesia dengan kualifikasi tertentu untuk memperhitungkan risiko operasional (operational risk)
      dalam perhitungan rasio KPMM.

      Bank wajib menyediakan modal minimum sesuai profil risiko pada tanggal 31 Desember 2025 dan
      2024 sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 27 Tahun 2022 tanggal 26 Desember
      2022 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 11/POJK.03/2016
      tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
      No. 34/POJK.03/2016 tanggal 22 September 2016 tentang Perubahan atas Peraturan Otoritas
      Jasa Keuangan No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank
      Umum, dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 11/POJK.03/2016 tanggal 29 Januari 2016
      tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum.

      Bank menghitung kebutuhan modal berdasarkan POJK yang berlaku, di mana modal yang
      diwajibkan regulator terdiri atas dua Tier :

      •   Modal Inti (Tier 1), antara lain:
          1. Modal Inti Utama (CET 1) meliputi modal disetor (setelah dikurangi saham tresuri),
             cadangan tambahan modal, kepentingan non-pengendali yang dapat diperhitungkan, dan
             faktor pengurang Modal Inti Utama.
          2. Modal Inti Tambahan.

      •   Modal Pelengkap (Tier 2), antara lain meliputi instrumen modal dalam bentuk saham atau
          lainnya yang memenuhi persyaratan, agio atau disagio yang berasal dari penerbitan instrumen
          modal pelengkap, cadangan umum aset produktif (Penyisihan Penghapusan Aktiva) yang
          wajib dibentuk (maksimal 1,25% ATMR Risiko Kredit), dan faktor pengurang modal Tier 2.

      Informasi mengenai Rasio KPMM pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 diungkapkan pada
      Catatan 49.


44.   KEPENTINGAN NON-PENGENDALI

      Perubahan kepentingan non-pengendali atas kekayaan bersih Entitas Anak adalah sebagai
      berikut:

                                                                          2025                  2024

      Saldo, awal tahun                                                       194.466               181.337
      Bagian kepentingan non-pengendali atas laba bersih
       Entitas Anak selama tahun berjalan                                      25.806                14.969
      Kenaikan (penurunan) kepentingan non-pengendali dari
       penghasilan komprehensif lain Entitas Anak selama
       tahun berjalan                                                          10.924                 (1.840)
      Komponen Ekuitas Lainnya                                                (10.119)                     -

      Saldo akhir                                                             221.077               194.466



                                                                 Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   577
Page 580
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                  Lampiran 5/111

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          45.      TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI
                                Pihak berelasi               Sifat dari hubungan             Sifat dari transaksi
                    PT Dwimuria Investama Andalan       Pemegang saham                 Simpanan nasabah
                    Dana Pensiun BCA                    Dana pensiun pemberi kerja     Iuran dana pensiun, simpanan
                                                                                         nasabah
                    Dwi Cermat Pte. Ltd                 Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                    Konsorsium Iforte HTS               Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                    PT Abadi Tambah Mulia               Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                       Internasional                      akhir yang sama                nasabah
                    PT Adiwisesa Mandiri Building       Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                       Product Indonesia                  akhir yang sama                nasabah
                    PT Agregasi Cermat Indonesia        Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                    PT Agro Sinarjaya                   Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                    PT Akar Inti Data                   Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah
                    PT Akar Inti Investama              Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                    PT Akar Inti Solusi                 Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah, garansi yang
                                                                                         diberikan
                    PT Akar Inti Teknologi              Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah, garansi yang
                                                          akhir yang sama                diberikan
                    PT Alpha Merah Kreasi               Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah
                    PT Altius Bahari Indonesia          Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                    PT Alto Halodigital International   Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                    PT Alto Network                     Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah, garansi yang
                                                                                         diberikan
                    PT Aman Cermat Cepat                Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah
                    PT Andil Bangunsekawan              Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                    PT Aneka Bumi Cipta                 Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                    PT Angkasa Komunikasi Global        Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah, garansi yang
                       Utama                              akhir yang sama                diberikan
                    PT Ardijaya Karya Appliances        Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                       Product Manufacturing              akhir yang sama
                    PT Arta Karya Adhiguna              Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                    PT Artha Dana Teknologi             Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                    PT Artha Investa Teknologi          Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                    PT Artha Mandiri Investama          Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama




578   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 581
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                     Lampiran 5/112

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


45.   TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
                  Pihak berelasi                Sifat dari hubungan                  Sifat dari transaksi
      PT Astama Loka Indonesia             Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                             akhir yang sama
      PT Bach Multi Global                 Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                             akhir yang sama
      PT Bahtera Maju Selaras              Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                             akhir yang sama
      PT Bangun Loka Indah                 Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                             akhir yang sama
      PT Bangun Media Indonesia            Dimiliki oleh pemegang saham       Kredit yang diberikan, simpanan
                                             akhir yang sama                    nasabah, letter of credit
      PT Bangun Mustika                    Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
         Pratama                             akhir yang sama
      PT Berjaya Agung Indonesia           Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                             akhir yang sama
      PT Bhumi Mahardika Jaya              Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                             akhir yang sama
      PT Bit Teknologi Nusantara           Dimiliki oleh pemegang saham       Kredit yang diberikan, simpanan
                                             akhir yang sama                    nasabah
      PT Broadband Wahana Asia             Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                             akhir yang sama
      PT Bukit Muria Jaya                  Dimiliki oleh pemegang saham       Kredit yang diberikan, simpanan
                                             akhir yang sama                    nasabah
      PT Bukit Muria Jaya Estate           Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                             akhir yang sama
      PT Bumi Aman Sejahtera               Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                             akhir yang sama
      PT Bumi Raya Sakti                   Dimiliki oleh pemegang saham       Kredit yang diberikan, simpanan
                                             akhir yang sama                    nasabah
      PT Caturguwiratna Sumapala           Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                             akhir yang sama
      PT Cermati Pialang Asuransi          Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                             akhir yang sama
      PT Cipta Karya Bumi Indah            Dimiliki oleh pemegang saham       Kredit yang diberikan, simpanan
                                             akhir yang sama                    nasabah
      PT Ciptakreasi Buana Persada         Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                             akhir yang sama
      PT Citra Teknologi Pintar            Dimiliki oleh pemegang saham       Kredit yang diberikan, simpanan
                                             akhir yang sama                    nasabah
      PT Darta Media Indonesia             Dimiliki oleh pemegang saham       Kredit yang diberikan, simpanan
                                             akhir yang sama                    nasabah
      PT Dasakreasi Anekacipta             Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                             akhir yang sama
      PT Dekoruma Inovasi Lestari          Dimiliki oleh pemegang saham       Kredit yang diberikan, simpanan
                                             akhir yang sama                    nasabah
      PT Dekoruma Niaga Sejahtera          Dimiliki oleh pemegang saham       Kredit yang diberikan, simpanan
                                             akhir yang sama                    nasabah, garansi yang
                                                                                diberikan
      PT Digital Data Teknologi Terdepan   Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                             akhir yang sama
      PT Digital Mebelindo Cemerlang       Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                             akhir yang sama
      PT Digital Otomotif Indonesia        Dimiliki oleh pemegang saham       Kredit yang diberikan, simpanan
                                             akhir yang sama                    nasabah
      PT Djarum                            Dimiliki oleh pemegang saham       Kredit yang diberikan, simpanan
                                             akhir yang sama                    nasabah




                                                                          Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   579
Page 582
         PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                   Lampiran 5/113

         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         31 DESEMBER 2025 DAN 2024
         (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


         45.       TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
                               Pihak berelasi                Sifat dari hubungan             Sifat dari transaksi
                   PT Djelas Tandatangan Bersama        Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah
                   PT Dwi Cermat Indonesia              Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                   PT Dwi Putri Selaras                 Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                   PT Dynamo Media Network              Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah
                   PT Ecogreen Oleochemicals            Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah, garansi yang
                                                                                         diberikan, letter of credit
                   PT Energi Batu Hitam                 Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah, garansi yang
                                                                                         diberikan, letter of credit
                   PT Eragraha Pirantimegah             Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                   PT Fajar Surya Perkasa               Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                   PT Farindo Investama Indonesia       Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                   PT Fira Makmur Sejahtera             Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                   PT Futami Food & Beverages           Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah, garansi yang
                                                          akhir yang sama                diberikan
                   PT Gajah Merah Terbang               Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah
                   PT General Buditekindo               Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                   PT Global Astha Niaga                Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah
                   PT Global Dairi Alami                Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah
                   PT Global Danapati Niaga             Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                   PT Global Digital Niaga Tbk          Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah, garansi yang
                                                          akhir yang sama                diberikan, letter of credit
                   PT Global Digital Prima              Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                   PT Global Digital Ritelindo          Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                   PT Global Distribusi Nusantara       Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah
                   PT Global Distribusi Vitara          Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                   PT Global Distribusi Paket           Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah
                   PT Global Distribusi Pusaka          Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah, garansi yang
                                                          akhir yang sama                diberikan
                   PT Global Harapan Nawasena           Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah
                   PT Global Indonesia Komunikatama     Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah




580   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 583
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                    Lampiran 5/114

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


45.   TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)

                 Pihak berelasi                Sifat dari hubungan                  Sifat dari transaksi
      PT Global Infrastruktur Indonesia   Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                            akhir yang sama
      PT Global Inti Nawasena             Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                            akhir yang sama
      PT Global Investama Andalan         Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                            akhir yang sama
      PT Global Kassa Sejahtera           Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                            akhir yang sama
      PT Global Media Visual              Dimiliki oleh pemegang saham       Kredit yang diberikan, simpanan
                                            akhir yang sama                    nasabah
      PT Global Natura Produk             Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                            akhir yang sama
      PT Global Poin Indonesia            Dimiliki oleh pemegang saham       Kredit yang diberikan, simpanan
                                            akhir yang sama                    nasabah
      PT Global Teknologi Niaga           Dimiliki oleh pemegang saham       Kredit yang diberikan, simpanan
                                            akhir yang sama                    nasabah
      PT Global Telekomunikasi Prima      Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                            akhir yang sama
      PT Global Tiket Network             Dimiliki oleh pemegang saham       Kredit yang diberikan, simpanan
                                            akhir yang sama                    nasabah, garansi yang
                                                                               diberikan
      PT Global Visi Media                Dimiliki oleh pemegang saham       Kredit yang diberikan, simpanan
                                            akhir yang sama                    nasabah
      PT Global Visitama Indonesia        Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                            akhir yang sama
      PT Globalnet Aplikasi Indotravel    Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                            akhir yang sama
      PT Globalnet Sejahtera              Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                            akhir yang sama
      PT Gonusa Prima Distribusi          Dimiliki oleh pemegang saham       Kredit yang diberikan, simpanan
                                            akhir yang sama                    nasabah, garansi yang
                                                                               diberikan
      PT Graha Padma Internusa            Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                            akhir yang sama
      PT Grand Indonesia                  Dimiliki oleh pemegang saham       Kredit yang diberikan, simpanan
                                            akhir yang sama                    nasabah, garansi yang
                                                                               diberikan, transaksi sewa
                                                                               kantor
      PT Grand Teknologi Indonesia        Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                            akhir yang sama
      PT Griya Karya Mandiri              Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                            akhir yang sama
      PT Griya Miesejati                  Dimiliki oleh pemegang saham       Kredit yang diberikan, simpanan
                                            akhir yang sama                    nasabah
      PT Griya Muria Kencana              Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                            akhir yang sama
      PT Halmahera Jaya Feronikel         Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                            akhir yang sama
      PT Hartono Istana Teknologi         Dimiliki oleh pemegang saham       Kredit yang diberikan, simpanan
                                            akhir yang sama                    nasabah, letter of credit
      PT Hartono Plantation Indonesia     Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                            akhir yang sama
      PT Harum Lumbung Bersama            Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                            akhir yang sama




                                                                         Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   581
Page 584
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                  Lampiran 5/115

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          45.      TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
                                Pihak berelasi                Sifat dari hubungan            Sifat dari transaksi
                    PT Hidup Bermakna Selamanya         Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                    PT Iforte Energi Nusantara          Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                           akhir yang sama               nasabah
                    PT Iforte Gilang Pertiwi Utama      Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                           akhir yang sama
                    PT Iforte Global Internet           Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                    PT Iforte Payment Infrastructure    Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah
                    PT Iforte Solusi Infotek            Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah
                    PT Indah Bumi Lestari               Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                    PT Indo Paramita Sarana             Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                    PT Indodana Multi Finance           Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah
                    PT Intershop Prima Center           Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                    PT Inti Bangun Sejahtera Tbk        Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                    PT Istana Kencana Mulia             Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                    PT Jasa Semesta Utama               Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                    PT Kalimusada Motor                 Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                    PT Kartika Sanur Cemerlang          Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                    PT Karya Muria Cemerlang            Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                    PT Kencana Muria Jaya               Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                    PT Komet Infra Nusantara            Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah
                    PT Kudos Istana Furniture           Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                    PT Kumparan Kencana Electrindo      Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                    PT Kurio                            Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah
                    PT Legal Tekno Digital              Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah
                    PT Legian Paradise                  Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                    PT Lingkarmulia Indah               Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                    PT Lintas Cipta Media               Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah
                    PT Lunar Inovasi Teknologi          Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah
                    PT Mandala Pusaka Nusantara         Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama




582   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 585
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                Lampiran 5/116

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


45.   TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)

                 Pihak berelasi            Sifat dari hubungan                   Sifat dari transaksi

      PT Marga Sadhya Swasti          Dimiliki oleh pemegang saham        Kredit yang diberikan, simpanan
                                        akhir yang sama                     nasabah
      PT Margo Hotel Development      Dimiliki oleh pemegang saham        Simpanan nasabah
                                        akhir yang sama
      PT Margo Property Development   Dimiliki oleh pemegang saham        Simpanan nasabah
                                        akhir yang sama
      PT Mars Multi Mandiri           Dimiliki oleh pemegang saham        Simpanan nasabah
                                        akhir yang sama
      PT Media Digital Historia       Dimiliki oleh pemegang saham        Kredit yang diberikan, simpanan
                                        akhir yang sama                     nasabah
      PT Merah Cipta Media            Dimiliki oleh pemegang saham        Kredit yang diberikan, simpanan
                                        akhir yang sama                     nasabah
      PT Merah Putih Colony           Dimiliki oleh pemegang saham        Simpanan nasabah
                                        akhir yang sama
      PT Mitra Media Integrasi        Dimiliki oleh pemegang saham        Kredit yang diberikan, simpanan
                                        akhir yang sama                     nasabah
      PT Momentum Global Pratama      Dimiliki oleh pemegang saham        Simpanan nasabah
                                        akhir yang sama
      PT Muria Manis Nusantara        Dimiliki oleh pemegang saham        Simpanan nasabah
                                        akhir yang sama
      PT Muria Mekar Indah            Dimiliki oleh pemegang saham        Simpanan nasabah
                                        akhir yang sama
      PT Muria Sumba Manis            Dimiliki oleh pemegang saham        Simpanan nasabah
                                        akhir yang sama
      PT Muriafood Sapta Jaya         Dimiliki oleh pemegang saham        Simpanan nasabah
                                        akhir yang sama
      PT Narasi Akal Jenaka           Dimiliki oleh pemegang saham        Kredit yang diberikan, simpanan
                                        akhir yang sama                     nasabah
      PT Narasi Citra Sahwahita       Dimiliki oleh pemegang saham        Simpanan nasabah
                                        akhir yang sama
      PT Natura Perisa Aroma          Dimiliki oleh pemegang saham       Kredit yang diberikan, simpanan
                                        akhir yang sama                     nasabah
      PT Nava Samudra Ambara          Dimiliki oleh pemegang saham        Simpanan nasabah
                                        akhir yang sama
      PT Nova Digital Perkasa         Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                        akhir yang sama
      PT Orbit Abadi Sakti            Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                        akhir yang sama
      PT Peniti Sungai Purun          Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                        akhir yang sama
      PT Pindaruma Casa Sentosa       Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                        akhir yang sama
      PT Pradipta Mustika Cipta       Dimiliki oleh pemegang saham       Simpanan nasabah
                                        akhir yang sama
      PT Pratama Nusantara Sakti      Dimiliki oleh pemegang saham       Kredit yang diberikan, simpanan
                                        akhir yang sama                     nasabah
      PT Prema Gandharva Asia         Dimiliki oleh pemegang saham       Kredit yang diberikan, simpanan
                                        akhir yang sama                     nasabah




                                                                     Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   583
Page 586
         PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                     Lampiran 5/117

         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
         31 DESEMBER 2025 DAN 2024
         (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


         45.       TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
                               Pihak berelasi                 Sifat dari hubungan             Sifat dari transaksi
                   PT Prima Top Boga                    Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah, garansi yang
                                                                                         diberikan
                   PT Profesional Telekomunikasi        Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                      Indonesia                           akhir yang sama                nasabah
                   PT Promedia Punggawa Satu            Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                   PT Promoland Indowisata              Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah, garansi yang
                                                                                         diberikan
                   PT Prosa Solusi Cerdas               Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                   PT Puri Bumi Lestari                 Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                   PT Puri Dibya Property               Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                   PT Puri Padma Management             Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah
                   PT Puri Zuqni                        Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                           akhir yang sama
                   PT Quattro International             Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                   PT Raharja Dipta Lestari             Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                   PT Rajawali Inti Selular             Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                   PT Remala Abadi Tbk                  Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah
                   PT Resinda Prima Entertama           Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                   PT Sapta Adhikari Investama          Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                   PT Sarana Kencana Mulya              Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah, letter of
                                                          akhir yang sama                credit
                   PT Sarana Menara Nusantara Tbk       Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                   PT Sasana Cipta Mulia                Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                   PT Savoria Adi Rasa                  Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                   PT Savoria Kreasi Rasa               Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah, garansi
                                                          akhir yang sama                yang diberikan, letter of credit
                   PT Semesta Cipta Internasional       Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah, garansi yang
                                                          akhir yang sama                diberikan
                   PT Semesta Industri Pratama          Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                   PT Seminyak Mas Propertindo          Dimiliki oleh pemegang saham   Kredit yang diberikan, simpanan
                                                          akhir yang sama                nasabah
                   PT Sentral Investama Andalan         Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                   PT Sewu Nayaga Tembaya               Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama
                   PT Sinergi Bumi Cipta                Dimiliki oleh pemegang saham   Simpanan nasabah
                                                          akhir yang sama




584   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 587
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                       Lampiran 5/118

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


45.   TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)

                 Pihak berelasi                  Sifat dari hubungan                    Sifat dari transaksi

      PT Solusi Ruma Sentosa                Dimiliki oleh pemegang saham         Simpanan nasabah
                                              akhir yang sama
      PT Solusi Tunas Pratama Tbk           Dimiliki oleh pemegang saham         Kredit yang diberikan, simpanan
                                              akhir yang sama                      nasabah
      PT Subang Artha Sejahtera             Dimiliki oleh pemegang saham         Simpanan nasabah
                                              akhir yang sama
      PT Subang Sarana Investasi            Dimiliki oleh pemegang saham         Simpanan nasabah
                                              akhir yang sama
      PT Subang Sejahtera Indonesia         Dimiliki oleh pemegang saham         Simpanan nasabah
                                              akhir yang sama
      PT Sumber Kopi Prima                  Dimiliki oleh pemegang saham         Kredit yang diberikan, simpanan
                                              akhir yang sama                      nasabah
      PT Supra Boga Lestari Tbk             Dimiliki oleh pemegang saham         Kredit yang diberikan, simpanan
                                              akhir yang sama                      nasabah
      PT Supra Kreatif Mandiri              Dimiliki oleh pemegang saham         Simpanan nasabah
                                              akhir yang sama
      PT Supra Mas Mandiri                  Dimiliki oleh pemegang saham         Simpanan nasabah
                                              akhir yang sama
      PT Surya Centra Industri              Dimiliki oleh pemegang saham         Simpanan nasabah
                                              akhir yang sama
      PT Surya Energi Parahita              Dimiliki oleh pemegang saham         Kredit yang diberikan, simpanan
                                              akhir yang sama                      nasabah, garansi yang
                                                                                   diberikan
      PT Surya Siti Indotama                Dimiliki oleh pemegang saham         Simpanan nasabah
                                              akhir yang sama
      PT Surya Subang Smartpolitan          Dimiliki oleh pemegang saham         Simpanan nasabah
                                              akhir yang sama
      PT Suryacipta Swadaya                 Dimiliki oleh pemegang saham         Simpanan nasabah
                                              akhir yang sama
      PT Suryacipta Swadaya Infrastruktur   Dimiliki oleh pemegang saham         Simpanan nasabah
                                              akhir yang sama
      PT Timur Persada Lestari              Dimiliki oleh pemegang saham         Simpanan nasabah
                                              akhir yang sama
      PT Tira Timur Lestari                 Dimiliki oleh pemegang saham         Simpanan nasabah
                                              akhir yang sama
      PT Tricipta Mandhala Gumilang         Dimiliki oleh pemegang saham         Simpanan nasabah
                                              akhir yang sama
      PT Trigana Putra Mandiri              Dimiliki oleh pemegang saham         Simpanan nasabah
                                              akhir yang sama
      PT Tunas Nusantara Persada            Dimiliki oleh pemegang saham         Simpanan nasabah
                                              akhir yang sama

      PT Varnion Technology Semesta         Dimiliki oleh pemegang saham         Kredit yang diberikan, simpanan
                                              akhir yang sama                      nasabah
      PT Verve Persona Estetika             Dimiliki oleh pemegang saham         Simpanan nasabah
                                              akhir yang sama




                                                                           Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   585
Page 588
        PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                      Lampiran 5/119

        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
        31 DESEMBER 2025 DAN 2024
        (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


        45.      TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
                               Pihak berelasi                          Sifat dari hubungan                    Sifat dari transaksi
                  PT Visinema Pictures                          Dimiliki oleh pemegang saham           Kredit yang diberikan, simpanan
                                                                  akhir yang sama                        nasabah
                  Personil manajemen kunci                      Dewan Komisaris dan Direksi            Kredit yang diberikan, simpanan
                                                                 Bank                                    nasabah, imbalan kerja
                  Perorangan pengendali Bank dan                Pemegang saham                         Kredit yang diberikan, simpanan
                     anggota keluarga                                                                    nasabah

                  Dalam menjalankan kegiatan normal usahanya, Bank melakukan transaksi-transaksi dengan
                  pihak berelasi karena hubungan kepemilikan dan/atau kepengurusan. Semua transaksi dengan
                  pihak-pihak berelasi telah dilakukan dengan kebijakan dan syarat yang telah disepakati bersama.
                  Perincian saldo dan transaksi yang signifikan dengan pihak berelasi yang tidak dikonsolidasikan
                  pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, serta tahun yang berakhir pada tanggal tersebut
                  adalah sebagai berikut:
                                                                                   2025                                2024
                                                                                         Persentase                         Persentase
                                                                                         dari jumlah                        dari jumlah
                                                                                         akun yang                          akun yang
                                                                         Jumlah         bersangkutan          Jumlah       bersangkutan
                  Kredit yang diberikan (Catatan 12)
                                        *)
                                                                          11.485.252           1,18%           7.230.509             0,80%
                  Aset hak guna - bersih**) (Catatan 16)                     230.160           0,81%             243.940             0,86%
                  Aset lain-lain***) (Catatan 18)                              9.835           0,04%               9.511             0,04%
                  Simpanan dari nasabah (Catatan 19)                       3.121.310           0,25%           3.235.633             0,29%
                  Fasilitas kredit kepada nasabah yang
                     belum digunakan (Catatan 27)                           6.257.488          1,39%           3.941.255             0,96%
                  Fasilitas Letter of Credit yang
                     diberikan kepada nasabah (Catatan 27)                   306.684           3,00%            811.681              8,07%
                  Bank garansi yang diterbitkan
                     kepada nasabah (Catatan 27)                             322.047           1,10%            373.742               1,40%
                  Pendapatan bunga dan syariah (Catatan 28)                  532.154           0,54%            487.674               0,51%
                  Beban bunga dan syariah (Catatan 29)                        38.872           0,29%             42.367               0,34%
                  Iuran dana pensiun (Catatan 33)                            310.369          79,44%            290.843              78,81%
                  Beban sewa (Catatan 34)                                     13.398           1,00%             13.398               1,17%
                  *)
                        Sebelum cadangan kerugian penurunan nilai.
                 **)
                        Merupakan aset hak guna kepada PT Grand Indonesia.
                 ***)
                        Merupakan uang jaminan sewa kepada PT Grand Indonesia.

                  Kompensasi atas personil manajemen kunci Bank (Catatan 1e) adalah sebagai berikut:
                                                                                                       2025                   2024

                  Imbalan kerja jangka pendek (termasuk tantiem)                                       1.148.392              1.125.485
                  Imbalan kerja jangka panjang                                                            42.593                 40.680
                  Jumlah                                                                               1.190.985              1.166.165
                  Perjanjian sewa dengan PT Grand Indonesia
                  Pada tanggal 11 April 2006, Bank menandatangani perjanjian sewa-menyewa dengan
                  PT Grand Indonesia (pihak berelasi), di mana Bank menyewa secara jangka panjang dari
                  PT Grand Indonesia ruangan kantor seluruhnya seluas 28.166,88 m2 senilai USD 35.631.103,20
                  termasuk Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”), dengan hak opsi untuk juga menyewa secara jangka
                  panjang ruangan tambahan dengan luas 3.264,80 m2 senilai USD 4.129.972 termasuk
                  PPN. Transaksi sewa-menyewa tersebut telah mendapat persetujuan dari Direksi dan Pemegang
                  Saham melalui RUPSLB Bank pada tanggal 25 November 2005 (notulen dibuat oleh Notaris
                  Hendra Karyadi, S.H., dengan Akta No. 11). Perjanjian sewa-menyewa tersebut dimulai sejak
                  tanggal 1 Juli 2007 dan akan berakhir pada tanggal 30 September 2035.

                 Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, aset hak guna kepada PT Grand Indonesia adalah
                 masing-masing sebesar Rp 230.160 dan Rp 243.940, dari jumlah tersebut masing-masing sebesar
                 Rp 131.743 dan Rp 144.024 telah dibayarkan penuh. Kewajiban sewa pembiayaan kepada PT
                 Grand Indonesia yang tercatat pada 31 Desember 2025 dan 2024 adalah masing-masing sebesar
                 Rp 100.105 dan Rp 103.298.



586   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 589
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                           Lampiran 5/120

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


46.   REKONSILIASI UTANG BERSIH

                                                                                      2025
                                                                                                              Efek-efek
                                                                                                             yang dijual
                                                                         Efek-efek           Pinjaman       dengan janji
                                                        Obligasi        utang yang             yang             dibeli
                                                      subordinasi       diterbitkan          diterima          kembali

      Utang bersih 31 Desember 2024                        500.000                    -        2.242.516        1.330.996

      Arus kas:

      Penerimaan pinjaman yang diterima                             -                 -       60.800.000                   -
      Pembayaran pinjaman yang diterima                             -                 -      (60.995.080)                  -
      Pembayaran efek-efek yang dijual dengan janji
        dibeli kembali                                           -                    -                 -      (1.330.996)
      Pembayaran obligasi subordinasi                     (435.000)                   -                 -               -

      Utang bersih 31 Desember 2025                         65.000                    -        2.047.436                   -

                                                                                      2024
                                                                                                              Efek-efek
                                                                                                             yang dijual
                                                                         Efek-efek           Pinjaman       dengan janji
                                                        Obligasi        utang yang             yang             dibeli
                                                      subordinasi       diterbitkan          diterima          kembali

      Utang bersih 31 Desember 2023                        500.000                    -        1.629.626        1.054.780

      Arus kas:

      Penerimaan pinjaman yang diterima                             -                 -       73.287.728                   -
      Pembayaran pinjaman yang diterima                             -                 -      (72.680.017)                  -
      Penerimaan efek-efek yang dijual dengan janji
        dibeli kembali                                              -                 -                 -        559.231
      Pembayaran efek-efek yang dijual dengan janji
        dibeli kembali                                              -                 -                 -        (286.805)

      Perubahan non kas:
      Penyesuaian valuta asing                                      -                 -           5.179             3.790

      Utang bersih 31 Desember 2024                        500.000                    -        2.242.516        1.330.996



47.   JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP LIABILITAS PEMBAYARAN BANK UMUM

      Berdasarkan Undang-Undang No. 24 tentang Lembaga Penjamin Simpanan (“LPS”) tanggal
      22 September 2004, efektif sejak tanggal 22 September 2004, LPS dibentuk untuk menjamin
      liabilitas tertentu bank-bank umum berdasarkan program penjaminan yang berlaku, yang besaran
      nilai jaminannya dapat berubah jika memenuhi kriteria tertentu yang berlaku. Undang-undang
      tersebut telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 3 tahun 2008,
      yang mana telah ditetapkan menjadi Undang-undang sejak tanggal 13 Januari 2009 berdasarkan
      Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 tahun 2009.

      Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 66/2008 tanggal 13 Oktober 2008
      mengenai besarnya nilai simpanan yang dijamin LPS, pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,
      jumlah simpanan yang dijamin LPS adalah simpanan sampai dengan Rp 2.000 untuk per nasabah
      per bank.

      Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank adalah peserta dari program penjaminan
      tersebut.




                                                                              Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   587
Page 590
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                         Lampiran 5/121

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          48.      REKLASIFIKASI AKUN

                   Beberapa akun dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain untuk tahun yang
                   berakhir 31 Desember 2024, telah direklasifikasi agar sesuai dengan penyajian akun di laporan
                   laba rugi dan penghasilan komprehensif lain untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025:

                                                                                      31 Desember 2024
                                                                    Sebelum                                     Setelah
                                                                  reklasifikasi          Reklasifikasi        reklasifikasi

                   PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
                     Pendapatan Asuransi                                          -            3.110.733            3.110.733
                     Beban Asuransi                                               -           (1.753.761)          (1.753.761)

                   PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA
                     Lain-lain                                          5.207.929             (3.110.733)           2.097.196

                   BEBAN OPERASIONAL LAINNYA
                     Lain-lain                                         (3.735.854)             1.753.761           (1.982.093)



          49.      INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI
                   KEUANGAN

                   Informasi tambahan ini disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan merupakan informasi yang
                   dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Informasi tambahan ini merupakan
                   bagian dari Catatan 49 laporan keuangan konsolidasian:

                   a. Giro Wajib Minimum (“GWM”) dan Rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial (“PLM”)

                        Saldo giro pada Bank Indonesia disediakan untuk memenuhi persyaratan Giro Wajib Minimum
                        (“GWM”) dari Bank Indonesia. Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Rasio GWM Rupiah
                        dan Valuta asing serta Rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial (“PLM”) yang harus
                        dipenuhi Bank adalah sebagai berikut:

                                                                                          2025                   2024

                        Rupiah
                        - GWM                                                                   4,60%                  5,00%
                          (i) GWM secara harian                                                 0,00%                  0,00%
                          (ii) GWM secara rata-rata                                             9,00%                  9,00%
                          (iii) Insentif pengurang GWM                                         -4,40%                 -4,00%
                        - Giro RIM                                                              1,00%                  0,72%
                        - PLM                                                                   4,00%                  5,00%

                        Valuta asing
                        - GWM                                                                   4,00%                  4,00%
                          (i) GWM secara harian                                                 2,00%                  2,00%
                          (ii) GWM secara rata-rata                                             2,00%                  2,00%

                        GWM adalah simpanan minimum yang wajib dipelihara oleh Bank dalam bentuk saldo
                        Rekening Giro pada Bank Indonesia. PLM adalah cadangan likuiditas minimum yang wajib
                        dipelihara oleh Bank berupa Sertifikat Bank Indonesia (“SBI”), Sertifikat Deposito Bank
                        Indonesia (“SDBI”), Surat Berharga Negara (“SBN”), Sekuritas Rupiah Bank Indonesia
                        (“SRBI”) yang besarnya ditetapkan oleh Bank Indonesia sebesar persentase tertentu dari
                        Dana Pihak Ketiga (“DPK”) Bank.




588   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 591
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                               Lampiran 5/122

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


49.   INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI
      KEUANGAN (lanjutan)

      Informasi tambahan ini disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan merupakan informasi yang
      dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Informasi tambahan ini merupakan
      bagian dari Catatan 49 laporan keuangan konsolidasian: (lanjutan)

      a. Giro Wajib Minimum (“GWM”) dan Rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial (“PLM”)
         (lanjutan)

          Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Rasio GWM Rupiah dan Valuta asing serta Rasio
          PLM yang telah dipenuhi Bank adalah sebagai berikut:

                                                                        2025                  2024

          Rupiah
          - GWM                                                              4,62%                 5,04%
            (i) GWM secara harian                                            0,00%                 0,00%
            (ii) GWM secara rata-rata                                        4,62%                 5,04%
          - Giro RIM                                                         1,00%                 0,72%
          - PLM                                                             33,54%                30,56%

          Valuta asing
          - GWM                                                              4,27%                  4,22%
            (i) GWM secara harian                                            2,00%                  2,00%
            (ii) GWM secara rata-rata                                        2,27%                  2,22%

      b. Batas Maksimum Pemberian Kredit (“BMPK”)

          Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank secara individu maupun konsolidasian telah
          memenuhi Batas Maksimum Pemberian Kredit (“BMPK”), baik untuk pihak berelasi maupun pihak
          ketiga.

      c. Rasio Kredit Usaha Kecil terhadap Jumlah Kredit

          Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan Bank pada tanggal
          31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar 6,61% dan 6,24%.

      d. Kredit yang diberikan

         Non-Performing Loan

         Kredit non-performing Bank (diklasifikasikan sebagai kurang lancar, diragukan, dan macet)
         pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar Rp 15.965.436 dan
         Rp 15.498.016.

         Pada tanggal 31 Desember 2025, rasio non-performing loan (“NPL”) bruto dan rasio NPL neto
         Bank masing-masing sebesar 1,71% dan 0,67% (2024: 1,78% dan 0,59%) yang dihitung sesuai
         dengan POJK yang berlaku.




                                                                  Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   589
Page 592
            PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                         Lampiran 5/123

            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
            31 DESEMBER 2025 DAN 2024
            (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


            49.      INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI
                     KEUANGAN (lanjutan)

                     Informasi tambahan ini disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan merupakan informasi yang
                     dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Informasi tambahan ini merupakan
                     bagian dari Catatan 49 laporan keuangan konsolidasian: (lanjutan)

                     e. Aset Dan Liabilitas Moneter Dalam Valuta Asing

                          Saldo aset dan liabilitas moneter dalam valuta asing adalah sebagai berikut:
                                                                                                                 2025
                                                                                                                                                               Jumlah setara
                                                                      USD          JPY            AUD            SGD            CNH         Lain-lain*)           Rupiah

                          Aset moneter
                          Kas                                           27.888       363.698         12.616         10.697         3.125          11.615             984.277
                          Giro pada Bank Indonesia                     226.490             -              -              -             -               -           3.776.726
                          Giro pada bank-bank lain - bersih            107.508     7.140.717         29.975         53.646       143.293          74.038           5.159.327
                          Penempatan pada Bank Indonesia
                             dan bank-bank lain - bersih               287.505              -             -       227.877          99.946                 -        7.986.955
                          Aset keuangan yang diukur pada
                             nilai wajar melalui laba rugi              266.161            -          1.463              -         7.998               -           4.473.625
                          Tagihan akseptasi - bersih                    215.906    1.029.424              -            149       582.237          26.994           5.550.561
                          Wesel tagih - bersih                          460.243            -              -              -       106.595             145           7.931.191
                          Kredit yang diberikan - bersih              2.795.301            -          3.399         32.802       211.377               -          47.578.968
                          Efek-efek untuk tujuan investasi - bersih     608.993            -              -              -             -               -          10.154.961
                          Aset lain-lain - bersih                        47.591        1.821             29            223         1.724             104             802.852

                                                                      5.043.586    8.535.660         47.482       325.394       1.156.295       112.896           94.399.443

                          Liabilitas moneter
                          Simpanan dari nasabah                       4.257.137   12.431.916         71.902       487.862        706.088        148.815           83.604.278
                          Simpanan dari bank-bank lain                   84.684            -         10.884         2.102            424            176            1.564.692
                          Liabilitas keuangan yang diukur pada
                             nilai wajar melalui laba rugi                 823            -               -               -            -               -              13.716
                          Utang akseptasi                              124.707      702.415               -             150      480.096          13.350           3.523.882
                          Pinjaman yang diterima                            91            -               -               -            -               -               1.525
                          Estimasi kerugian komitmen dan
                             kontinjensi                                12.417            759             -             431           407                 81         215.048
                          Beban yang masih harus dibayar dan
                             liabilitas lain-lain                           983     194.248             206             499         7.008          1.646              90.016

                                                                      4.480.842   13.329.338         82.992       491.044       1.194.023       164.068           89.013.157

                                                                                                                 2024
                                                                                                                                                               Jumlah setara
                                                                      USD          JPY            AUD            SGD            CNH         Lain-lain*)           Rupiah

                          Aset moneter
                          Kas                                           70.986       265.867          6.098         16.093         7.158          12.783           1.643.052
                          Giro pada Bank Indonesia                     216.181             -              -              -             -               -           3.479.439
                          Giro pada bank-bank lain - bersih             74.914    10.807.107         32.095         63.270       110.917          24.210           4.023.489
                          Penempatan pada Bank Indonesia
                             dan bank-bank lain - bersih               534.394               -       49.973         59.999       124.998          31.829          10.599.225
                          Aset keuangan yang diukur pada
                             nilai wajar melalui laba rugi               22.847           -               -              -             -               -             367.726
                          Tagihan akseptasi - bersih                    280.067     966.736               -            548       314.834          17.319           5.584.679
                          Wesel tagih - bersih                          300.269       3.392               -              -       253.504               -           5.394.469
                          Kredit yang diberikan - bersih              2.427.065           -           3.372         39.878             -               -          39.569.708
                          Efek-efek untuk tujuan investasi - bersih     599.316           -               -              -             -               -           9.645.985
                          Aset lain-lain - bersih                        26.768       1.982             119            517             -             105             445.329

                                                                      4.552.807   12.045.084         91.657       180.305        811.413          86.246          80.753.101

                          Liabilitas moneter
                          Simpanan dari nasabah                       4.050.424   10.441.676         79.216       387.116               -       101.196           74.864.906
                          Simpanan dari bank-bank lain                   86.153            -         12.547         1.592               -             -            1.531.742
                          Liabilitas keuangan yang diukur pada
                             nilai wajar melalui laba rugi               2.023            -               -               -             -              -              32.568
                          Utang akseptasi                              152.697      587.406               -             548             -         14.193           3.330.866
                          Pinjaman yang diterima                        17.747            -               -               -             -              -             295.604
                          Estimasi kerugian komitmen dan
                             kontinjensi                                15.231           1.426            2             669             -                 55         254.516
                          Beban yang masih harus dibayar dan
                             liabilitas lain-lain                           943      76.362               -             298             -             550             38.677

                                                                      4.325.218   11.106.870         91.765       390.223               -       115.994           80.348.879

                          *) Aset dan liabilitas dalam mata uang asing lainnya disajikan dalam jumlah yang setara dengan USD dengan menggunakan kurs pada akhir periode
                             pelaporan.


                          Posisi Devisa Neto (“PDN”)

                          Perhitungan Posisi Devisa Neto (“PDN”) Bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
                          dihitung berdasarkan peraturan Bank Indonesia yang berlaku. Berdasarkan peraturan
                          tersebut, bank-bank diwajibkan untuk memelihara PDN (termasuk semua kantor cabang
                          dalam dan luar negeri) secara keseluruhan setinggi-tingginya 20% (dua puluh persen) dari
                          modal.



590   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 593
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                    Lampiran 5/124

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


49.   INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI
      KEUANGAN (lanjutan)

      Informasi tambahan ini disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan merupakan informasi yang
      dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Informasi tambahan ini merupakan
      bagian dari Catatan 49 laporan keuangan konsolidasian: (lanjutan)

      e. Aset Dan Liabilitas Moneter Dalam Valuta Asing (lanjutan)

          Posisi Devisa Neto (“PDN”) (lanjutan)

          PDN secara keseluruhan merupakan angka penjumlahan dari nilai absolut untuk jumlah dari
          (i) selisih bersih aset dan liabilitas untuk setiap valuta asing dan (ii) selisih bersih tagihan dan
          liabilitas, berupa komitmen dan kontinjensi di rekening administratif (transaksi rekening
          administratif) untuk setiap valuta asing, yang semuanya dinyatakan dalam Rupiah. Sedangkan
          PDN untuk laporan posisi keuangan, merupakan angka penjumlahan dari selisih bersih aset
          dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan untuk setiap valuta asing yang semuanya
          dinyatakan dalam Rupiah.

          PDN Bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                             2025
                                                      PDN untuk
                                                    laporan posisi       Selisih neto
                                                      keuangan           tagihan dan
                                                     (selisih neto        liabilitas di        PDN secara
                                                       aset dan             rekening           keseluruhan
                                                       liabilitas)       administratif        (nilai absolut)

          USD                                              8.181.355          (8.024.637)               156.718
          SGD                                             (2.161.613)          2.167.126                  5.513
          CNH                                               (368.253)            371.295                  3.042
          MYR                                                  4.853              (1.054)                 3.799
          CHF                                                    561                   -                    561
          JPY                                               (531.325)            538.361                  7.036
          SEK                                                  1.438                    -                 1.438
          EUR                                               (990.509)            987.870                  2.639
          HKD                                                 (3.058)             11.483                  8.425
          CAD                                                 15.646             (16.634)                   988
          AUD                                               (421.047)            415.867                  5.180
          GBP                                                (12.243)             11.332                    911
          DKK                                                 11.575              (8.316)                 3.259
          SAR                                                 24.620             (23.380)                 1.240
          NZD                                                  5.313              (4.813)                   500
          THB                                                 (3.305)               (123)                 3.428
          Lainnya                                             15.860                    -                15.860

          Jumlah                                                                                        220.537

          Jumlah modal                                                                             268.244.808

          Persentase PDN terhadap modal                                                                   0,08%




                                                                          Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   591
Page 594
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                  Lampiran 5/125

          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


          49.      INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI
                   KEUANGAN (lanjutan)

                   Informasi tambahan ini disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan merupakan informasi yang
                   dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Informasi tambahan ini merupakan
                   bagian dari Catatan 49 laporan keuangan konsolidasian: (lanjutan)

                   e. Aset Dan Liabilitas Moneter Dalam Valuta Asing (lanjutan)

                        Posisi Devisa Neto (“PDN”) (lanjutan)

                        Informasi tambahan ini disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan merupakan informasi
                        yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Informasi tambahan ini
                        merupakan bagian dari Catatan 49 laporan keuangan konsolidasian: (lanjutan)

                        PDN Bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                                      2024
                                                                  PDN untuk
                                                                laporan posisi     Selisih neto
                                                                  keuangan         tagihan dan
                                                                 (selisih neto      liabilitas di     PDN secara
                                                                   aset dan           rekening        keseluruhan
                                                                   liabilitas)     administratif     (nilai absolut)

                        USD                                           3.357.291        (3.912.311)           555.020
                        SGD                                          (2.501.631)        2.506.155              4.524
                        CNH                                            (951.871)          924.221             27.650
                        MYR                                               2.444                 -              2.444
                        CHF                                              39.985           (32.337)             6.648
                        JPY                                              41.919           (30.225)            11.694
                        SEK                                                  (1)           (3.187)             3.188
                        EUR                                            (989.097)          999.677             10.580
                        HKD                                               7.535                 -              7.535
                        CAD                                              14.590           (16.111)             1.521
                        AUD                                             (47.807)           44.550              3.257
                        GBP                                              (8.237)           15.164              6.927
                        DKK                                               8.999            (7.926)             1.073
                        SAR                                              12.415           (16.097)             3.682
                        NZD                                              22.059           (22.670)               611
                        THB                                               3.725              (454)             3.271
                        Lainnya                                           3.250                 -              3.250

                        Jumlah                                                                               652.875

                        Jumlah modal                                                                    249.056.422

                        Persentase PDN terhadap modal                                                         0,26 %




592   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 595
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                      Lampiran 5/126

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


49.   INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI
      KEUANGAN (lanjutan)

      Informasi tambahan ini disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan merupakan informasi yang
      dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Informasi tambahan ini merupakan
      bagian dari Catatan 49 laporan keuangan konsolidasian: (lanjutan)

      f.   Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (“KPMM”)

           Rasio KPMM pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, dihitung sesuai dengan peraturan
           yang berlaku dengan memperhitungkan risiko kredit, risiko pasar, dan risiko operasional,
           adalah sebagai berikut:

                                                                2025                           2024
                                                        Bank       Konsolidasian      Bank        Konsolidasian

             Modal Inti (Tier 1)                       258.057.396   273.828.527     239.468.855      255.311.302
             Modal Pelengkap (Tier 2)                   10.187.412    10.523.248       9.587.567        9.886.723

             Total Modal                               268.244.808   284.351.775     249.056.422      265.198.025

             Aset Tertimbang Menurut Risiko
               ATMR Risiko Kredit                      835.899.197   868.520.469     787.719.400      816.782.306
               ATMR Risiko Pasar                        10.892.413    14.623.797       8.559.151        9.849.977
               ATMR Risiko Operasional                  54.479.020    53.224.191      51.903.001       83.551.413

             Total ATMR                                901.270.630   936.368.457     848.181.552      910.183.696

             Rasio KPMM Sesuai Profil Risiko                9,99%         9,99%            9,99%            9,99%
             Rasio KPMM
               Rasio CET 1                                 28,63%        29,24%           28,23%           28,05%
               Rasio Tier 1                                28,63%        29,24%           28,23%           28,05%
               Rasio Tier 2                                 1,13%         1,12%            1,13%            1,09%
               Rasio KPMM                                  29,76%        30,36%           29,36%           29,14%
             CET 1 untuk Buffer                            19,77%        20,37%           19,37%           19,15%


             Alokasi Pemenuhan KPMM Sesuai
               Profil Risiko
               Dari CET 1                                   8,86%         8,87%            8,86%            8,90%
               Dari AT 1                                    0,00%         0,00%            0,00%            0,00%
               Dari Tier 2                                  1,13%         1,12%            1,13%            1,09%

             Persentase Buffer yang wajib
               dipenuhi oleh Bank
               Capital Conservation Buffer                  2,50%         2,50%            2,50%            2,50%
               Countercyclical Buffer                       0,00%         0,00%            0,00%            0,00%
               Capital Surcharge untuk Bank Sistemik        2,50%         2,50%            2,50%            2,50%



50.   INFORMASI TAMBAHAN

      Informasi yang disajikan pada lampiran 6/1 - 6/7 merupakan informasi keuangan tambahan PT
      Bank Central Asia Tbk, (Entitas Induk), yang menyajikan investasi pada Entitas Anak berdasarkan
      metode harga perolehan dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
      konsolidasian Grup.




                                                                           Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   593
Page 596
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk                                                                 Lampiran 6/1

          INFORMASI TAMBAHAN
          LAPORAN POSISI KEUANGAN (ENTITAS INDUK SAJA)
          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                                     2025             2024

          ASET

          Kas                                                                        25.275.044       29.285.819

          Giro pada Bank Indonesia                                                   46.370.465       35.165.855

          Giro pada bank-bank lain - setelah dikurangi cadangan kerugian
            penurunan nilai sebesar Rp 661 pada tanggal 31 Desember 2025
            (31 Desember 2024: Rp 520)                                                5.092.741        4.019.739

          Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain - setelah
            dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai sebesar Rp 2.419
            pada tanggal 31 Desember 2025 (31 Desember 2024: Rp 1.708)                8.479.787       14.246.183

          Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi               33.656.979       21.044.715

          Tagihan akseptasi - setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan
            nilai sebesar Rp 200.313 pada tanggal 31 Desember 2025
            (31 Desember 2024: Rp 440.695)                                            9.494.630        9.621.047

          Wesel tagih - setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai
           sebesar Rp 5.381 pada tanggal 31 Desember 2025
           (31 Desember 2024: Rp 3.116)                                              11.825.095        8.891.769

          Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali                           4.430.617         862.849

          Kredit yang diberikan - setelah dikurangi cadangan kerugian
            penurunan nilai sebesar Rp 29.390.498 pada tanggal
            31 Desember 2025 (31 Desember 2024: Rp 32.382.006)                      932.513.007      862.530.076

          Efek-efek untuk tujuan investasi - setelah dikurangi cadangan kerugian
            penurunan nilai sebesar Rp 439.437 pada tanggal
            31 Desember 2025 (31 Desember 2024: Rp 374.454)                         390.081.976      352.643.621

          Biaya dibayar dimuka                                                        1.356.605         617.971

          Pajak dibayar dimuka                                                           72.843        1.532.246

          Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar
            Rp 11.195.391 pada tanggal 31 Desember 2025
            (31 Desember 2024: Rp9.244.266)                                          27.577.419       27.347.687

          Aset takberwujud - setelah dikurangi akumulasi amortisasi sebesar
            Rp 832.702 pada tanggal 31 Desember 2025
            (31 Desember 2024: Rp 662.728)                                              531.926         586.410

          Aset pajak tangguhan                                                        5.516.287        5.181.176

          Penyertaan saham - setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai
            sebesar Rp 105.416 pada tanggal 31 Desember 2025
            (31 Desember 2024: Rp 105.260)                                           10.260.951       10.245.537

          Aset lain-lain - setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai
            sebesar Rp 95 pada tanggal 31 Desember 2025
            (31 Desember 2024: Rp 991)                                               24.835.091       22.507.190

          JUMLAH ASET                                                              1.537.371.463   1.406.329.890




594   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 597
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk                                                                          Lampiran 6/2

INFORMASI TAMBAHAN
LAPORAN POSISI KEUANGAN (ENTITAS INDUK SAJA)
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                                2025                  2024

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS

Simpanan dari nasabah                                                        1.219.567.546         1.108.908.832

Simpanan dari bank-bank lain                                                      4.038.227             3.698.286

Liabilitas keuangan yang diukur pada
  nilai wajar melalui laba rugi                                                      97.406               257.613

Utang akseptasi                                                                   4.733.862             4.651.955

Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali                                           -           1.330.996

Utang pajak                                                                       2.707.891               493.568

Pinjaman yang diterima                                                                 2.102               43.672

Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi                                        2.864.112             2.967.583

Liabilitas imbalan pasca-kerja                                                    9.807.688             8.943.641

Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain                         21.829.864            21.466.054

Obligasi subordinasi                                                                 65.000               500.000

JUMLAH LIABILITAS                                                            1.265.713.698         1.153.262.200

EKUITAS

Modal saham - nilai nominal Rp 12,50 (nilai penuh) per lembar
 saham
 Modal dasar: 440.000.000.000 lembar saham
 Modal ditempatkan dan disetor penuh:
   123.275.050.000 lembar saham                                                   1.540.938             1.540.938

Tambahan modal disetor                                                            5.711.368             5.711.368

Modal saham diperoleh Kembali:
 262.016.800 lembar saham, harga perolehan                                       (2.152.514)                     -

Surplus revaluasi aset tetap                                                    11.247.358            11.003.529

Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas aset keuangan
  yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain              1.906.225               280.866

Saldo laba
  Telah ditentukan penggunaannya                                                 4.268.903             3.720.540
  Belum ditentukan penggunaannya                                               249.135.487           230.810.449

JUMLAH EKUITAS                                                                 271.657.765           253.067.690

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                                1.537.371.463         1.406.329.890




                                                                       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   595
Page 598
           PT BANK CENTRAL ASIA Tbk                                                Lampiran 6/3

           INFORMASI TAMBAHAN
           LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN (ENTITAS INDUK SAJA)
           UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
           (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                    2025              2024

           PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL

           Pendapatan bunga                                          91.938.089       88.406.720
           Beban bunga                                              (12.303.405)     (11.668.707)

           PENDAPATAN BUNGA - BERSIH                                79.634.684        76.738.013

           PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA
            Pendapatan provisi dan komisi - bersih                  19.304.304        17.891.823
             Pendapatan transaksi yang diukur pada nilai wajar
               melalui laba rugi - bersih                            3.811.021         2.814.418
             Lain-lain                                               3.920.343         3.582.854


           Jumlah pendapatan operasional lainnya                    27.035.668        24.289.095

           Beban penyisihan kerugian penurunan nilai aset            (2.952.993)      (1.273.883)

           BEBAN OPERASIONAL LAINNYA
            Beban karyawan                                          (16.115.303)     (15.454.514)
            Beban umum dan administratif                            (15.422.474)     (15.094.669)
            Lain-lain                                                (2.010.125)      (1.786.044)

           Jumlah beban operasional lainnya                         (33.547.902)     (32.335.227)

           LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                           70.169.457        67.417.998

           BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                  (13.070.259)     (12.711.616)

           LABA BERSIH                                              57.099.198        54.706.382

           PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:



           Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
             Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti              (793.492)          74.456
             Pajak penghasilan atas pengukuran
               kembali liabilitas imbalan pasti                        150.763           (14.146)

                                                                      (642.729)          60.310
              Surplus revaluasi aset tetap                             255.808          238.391

                                                                      (386.921)         298.701

           Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
             Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas
               aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
               penghasilan komprehensif lain                         2.006.616          (806.189)
             Pajak penghasilan                                        (381.257)          153.176

                                                                     1.625.359          (653.013)

           PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN, SETELAH
             PAJAK PENGHASILAN                                       1.238.438          (354.312)

           JUMLAH LABA KOMPREHENSIF                                 58.337.636        54.352.070

           LABA BERSIH PER SAHAM DASAR DAN DILUSIAN YANG
             DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK
             ENTITAS INDUK (nilai penuh)                                   463               444




596   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 599
                                                  PT BANK CENTRAL ASIA Tbk                                                                                                                                                     Lampiran 6/4

                                                  INFORMASI TAMBAHAN
                                                  LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS (ENTITAS INDUK SAJA)
                                                  UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                                  (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                                                                                                                      2025
                                                                                                                                                                           Keuntungan
                                                                                                                                                                         (kerugian) yang
                                                                                                                                                                        belum direalisasi
                                                                                                                                                                            atas aset
                                                                                                                                                                         keuangan yang
                                                                                                                                                                        diukur pada nilai
                                                                                                                                                                          wajar melalui                Saldo laba
                                                                                                      Modal                        Modal saham        Surplus              penghasilan           Telah            Belum
                                                                                                 ditempatkan dan    Tambahan        diperoleh        revaluasi            komprehensif        ditentukan        ditentukan        Jumlah
                                                                                                  disetor penuh    modal disetor     kembali         aset tetap            lain- bersih     penggunaannya penggunaannya           ekuitas

                                                  Saldo per 31 Desember 2024                           1.540.938       5.711.368                 -    11.003.529                 280.866         3.720.540      230.810.449       253.067.690

                                                  Laba tahun berjalan                                          -               -                 -                -                     -                -       57.099.198        57.099.198

                                                  Surplus revaluasi aset tetap                                 -               -                 -       243.829                        -                -          11.979           255.808

                                                  Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi
                                                    atas aset keuangan yang
                                                    diukur pada nilai wajar melalui
                                                    penghasilan komprehensif lain - bersih                     -               -                 -                -            1.625.359                 -                -         1.625.359

                                                  Pengukuran kembali liabilitas
                                                    imbalan pasti - bersih                                     -               -                 -                -                     -                -         (642.729)         (642.729)

                                                  Jumlah laba komprehensif tahun berjalan                      -               -                 -       243.829               1.625.359                 -       56.468.448        58.337.636

                                                  Cadangan umum                                                -               -                 -                -                     -          548.363         (548.363)                -

                                                  Dividen kas                                                  -               -                 -                -                     -                -      (37.595.047)      (37.595.047)

                                                  Modal saham diperoleh kembali,
                                                    harga perolehan                                            -               -      (2.152.514)                 -                     -                -                -        (2.152.514)

                                                  Saldo per 31 Desember 2025                           1.540.938       5.711.368      (2.152.514)     11.247.358               1.906.225         4.268.903      249.135.487       271.657.765




Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
597
Page 600
598
                                                  PT BANK CENTRAL ASIA Tbk                                                                                                                                                Lampiran 6/5

                                                  INFORMASI TAMBAHAN
                                                  LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS (ENTITAS INDUK SAJA)
                                                  UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                                  (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                                                                                                                  2024
                                                                                                                                                            Keuntungan
                                                                                                                                                          (kerugian) yang
                                                                                                                                                         belum direalisasi
                                                                                                                                                             atas aset
                                                                                                                                                          keuangan yang
                                                                                                                                                         diukur pada nilai
                                                                                                                                                           wajar melalui                   Saldo laba
                                                                                                      Modal                             Surplus             penghasilan
                                                                                                 ditempatkan dan    Tambahan           revaluasi        komprehensif lain-    Telah ditentukan       Belum ditentukan
                                                                                                  disetor penuh    modal disetor       aset tetap              bersih         penggunaannya          penggunaannya        Jumlah ekuitas




Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
                                                  Saldo per 31 Desember 2023                           1.540.938        5.711.368        10.801.590               933.879             3.234.149           210.702.522        232.924.446

                                                  Laba tahun berjalan                                          -                   -                -                    -                       -         54.706.382         54.706.382

                                                  Surplus revaluasi aset tetap                                 -                   -        201.939                      -                       -             36.452            238.391

                                                  Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi
                                                    atas aset keuangan yang
                                                    diukur pada nilai wajar melalui
                                                    penghasilan komprehensif lain - bersih                     -                   -                -             (653.013)                      -                   -          (653.013)

                                                  Pengukuran kembali liabilitas
                                                    imbalan pasti - bersih                                     -                   -                -                    -                       -             60.310             60.310

                                                  Jumlah laba komprehensif tahun berjalan                      -                   -        201.939               (653.013)                      -         54.803.144         54.352.070

                                                  Cadangan umum                                                -                   -                -                    -              486.391              (486.391)                  -

                                                  Dividen kas                                                  -                   -                -                    -                       -         (34.208.826)       (34.208.826)

                                                  Saldo per 31 Desember 2024                           1.540.938        5.711.368        11.003.529               280.866             3.720.540           230.810.449        253.067.690
Page 601
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk                                                                         Lampiran 6/6

INFORMASI TAMBAHAN
LAPORAN ARUS KAS (ENTITAS INDUK SAJA)
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                                2025                 2024

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

Penerimaan pendapatan bunga, provisi dan komisi                                109.263.724          105.037.385
Pendapatan operasional lainnya                                                   2.686.577            2.010.746
Pembayaran beban bunga, provisi dan komisi                                     (12.336.280)         (11.720.323)
Pembayaran imbalan pasca-kerja                                                  (1.527.763)          (1.153.347)
Beban operasional lainnya                                                      (30.348.737)         (28.464.918)
Pembayaran tantiem Dewan Komisaris dan Direksi                                    (887.700)            (765.000)

Kenaikan (penurunan) lainnya yang mempengaruhi kas:
  Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain yang
    jatuh tempo lebih dari 3 (tiga) bulan sejak tanggal perolehan                 (601.619)             210.000
  Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi                 (10.629.685)          (5.468.509)
  Tagihan akseptasi                                                                366.799            4.880.997
  Wesel tagih                                                                   (2.929.891)           1.718.437
  Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali                             (3.567.768)          89.917.519
  Kredit yang diberikan                                                        (72.854.316)        (109.243.514)
  Aset lain-lain                                                                  (127.224)             172.726
  Simpanan dari nasabah                                                        107.884.745           23.900.650
  Simpanan dari bank-bank lain                                                     283.819           (6.515.643)
  Utang akseptasi                                                                   81.907           (2.049.301)
  Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain                          967.397           (2.394.916)

Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi
  sebelum pembayaran pajak penghasilan                                          85.723.985           60.072.989

Pembayaran pajak penghasilan                                                   (11.921.627)          (11.399.598)

Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi              73.802.358           48.673.391

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI

Pembelian efek-efek untuk tujuan investasi                                    (194.532.003)        (169.737.224)
Penerimaan dari efek-efek untuk tujuan investasi yang jatuh tempo
  selama tahun berjalan                                                        164.391.928          118.649.450
Penerimaan dividen kas dari efek-efek untuk tujuan investasi                     2.200.226            2.402.602
Setoran modal pada Entitas Anak                                                    (58.044)                   -
Perolehan aset tetap                                                            (1.832.444)          (3.450.738)
Perolehan aset hak guna                                                           (489.633)            (532.867)
Hasil penjualan aset tetap                                                             243                1.276

Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas investasi           (30.319.727)          (52.667.501)




                                                                       Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   599
Page 602
          PT BANK CENTRAL ASIA Tbk                                                                Lampiran 6/7

          INFORMASI TAMBAHAN
          LAPORAN ARUS KAS (ENTITAS INDUK SAJA)
          UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
          (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                                   2025             2024

          ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN

          Pembayaran efek-efek utang yang diterbitkan                                 (435.000)               -
          Pembayaran pinjaman yang diterima                                            (41.570)         (16.805)
          Pembayaran dividen kas                                                   (37.595.047)     (34.208.826)
          Pembelian saham tresuri                                                   (2.152.514)               -
          Penerimaan efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali                       -          358.462
          Pembayaran efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali              (1.330.996)               -

          Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas pendanaan     (41.555.127)     (33.867.169)

          KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS                            1.927.504       (37.861.279)
          KAS DAN SETARA KAS, AWAL TAHUN                                           82.719.824       121.044.773
          PENGARUH FLUKTUASI KURS VALUTA ASING PADA
            KAS DAN SETARA KAS                                                         (44.911)        (463.670)

          KAS DAN SETARA KAS, AKHIR TAHUN                                          84.602.417        82.719.824

          Kas dan setara kas terdiri dari:
          Kas                                                                      25.275.044        29.285.819
          Giro pada Bank Indonesia                                                 46.370.465        35.165.855
          Giro pada bank-bank lain                                                  5.093.402         4.020.259
          Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain yang
            jatuh tempo dalam 3 (tiga) bulan atau kurang sejak tanggal perolehan    7.863.506        14.247.891

          Jumlah kas dan setara kas                                                84.602.417        82.719.824




600   Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 603
Laporan Keuangan
PT DWIMURIA INVESTAMA ANDALAN DAN ENTITAS ANAK




 PT Dwimuria Investama Andalan dan Entitas Anak
 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian                                                                    Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
 Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                   Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
 (dalam jutaan Rupiah)                                                                                    (dalam jutaan Rupiah, kecuali laba bersih per saham)

                                                                           Diaudit          Diaudit                                                                              Diaudit           Diaudit
 No.                            POS - POS                                                                 No.                             POS - POS
                                                                         31 Des 2025      31 Des 2024                                                                          31 Des 2025       31 Des 2024

       ASET                                                                                                     PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL

 1. Kas                                                                    25.305.051       29.315.883          Pendapatan bunga dan syariah
  2. Giro pada Bank Indonesia                                              47.768.278       36.408.142     1. Pendapatan bunga                                                    99.247.890        94.978.401
  3. Giro pada bank-bank lain - setelah cadangan                            8.088.573        6.550.871     2. Pendapatan syariah                                                     946.017           805.105
  4. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain -                                                      Jumlah pendapatan bunga dan syariah                                100.193.907        95.783.506
         setelah cadangan                                                   9.880.058       22.754.005
  5. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi          47.940.008       27.283.734        Beban bunga dan syariah
  6. Tagihan akseptasi - setelah cadangan                                   9.494.630        9.621.047     3. Beban bunga                                                         (12.874.927)      (12.134.967)
  7. Wesel tagih - setelah cadangan                                        11.825.095        8.891.769     4. Beban syariah                                                          (509.258)         (394.843)
  8. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali -                                                      Jumlah beban bunga dan syariah                                      (13.384.185)      (12.529.810)
         setelah cadangan                                                   5.285.513        1.449.562
  9. Kredit yang diberikan - setelah cadangan                             939.824.597      868.686.210          PENDAPATAN BUNGA DAN SYARIAH - BERSIH                             86.809.722        83.253.696
 10. Piutang pembiayaan konsumen - setelah cadangan                        11.941.292        9.435.564
 11. Piutang sewa pembiayaan - setelah cadangan                                 8.005           51.042     5. Pendapatan asuransi                                                   2.003.240         3.110.733
 12. Aset dari transaksi syariah - setelah cadangan                        12.698.160       10.206.637     6. Beban asuransi                                                       (1.858.302)       (1.753.761)
 13. Efek-efek untuk tujuan investasi - setelah cadangan                  413.374.089      372.085.027
 14. Biaya dibayar dimuka                                                   1.732.551          971.636          PENDAPATAN ASURANSI - BERSIH                                         144.938         1.356.972
 15. Pajak dibayar dimuka                                                     102.292        1.563.199
 16. Aset tetap - setelah akumulasi penyusutan                             28.484.750       28.253.506        PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA
 17. Aset takberwujud - setelah akumulasi amortisasi                      128.032.813      126.411.162     7. Pendapatan provisi dan komisi - bersih                              19.885.290        17.899.177
 18. Aset pajak tangguhan - bersih                                          5.895.937        5.496.515     8. Pendapatan transaksi yang diukur pada nilai wajar melalui
 19. Aset lain-lain - setelah cadangan                                     29.242.291       26.921.808          laba rugi - bersih                                                 3.178.374         1.500.163
                                                                                                           9. Lain-lain                                                            3.436.362         2.257.242
 JUMLAH ASET                                                             1.736.923.983    1.592.357.319       Jumlah pendapatan operasional lainnya                               26.500.026        21.656.582

       LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER, DAN EKUITAS                                                     10. Beban penyisihan kerugian penurunan nilai aset                       (4.447.207)       (2.034.453)

     LIABILITAS                                                                                               BEBAN OPERASIONAL LAINNYA
 1. Simpanan dari nasabah                                                1.233.759.331    1.119.987.754   11. Beban karyawan                                                      (18.030.907)      (17.479.907)
 2. Dana simpanan syariah                                                    4.688.209        3.506.071   12. Beban umum dan administrasi                                         (17.393.156)      (16.901.953)
 3. Simpanan dari bank-bank lain                                             3.966.077        3.656.298   13. Lain-lain                                                            (2.125.241)       (1.986.650)
 4. Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi          97.406          257.613       Jumlah beban operasional lainnya                                    (37.549.304)      (36.368.510)
 5. Utang akseptasi                                                          4.733.862        4.651.955
 6. Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali                              -          1.330.996         LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                    71.458.175        67.864.287
 7. Efek-efek utang yang diterbitkan                                               -                -
 8. Utang Pajak                                                              3.036.163          642.506         BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                           (13.791.350)      (13.402.919)
 9. Pinjaman yang diterima                                                   3.245.144        2.242.516
 10. Liabilitas pajak tangguhan                                                    -                -           LABA BERSIH                                                       57.666.825        54.461.368
 11. Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi                              2.866.909        2.975.187
 12. Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain                30.053.522       27.621.306       PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:
 13. Liabilitas imbalan pasca-kerja                                         10.019.068        9.099.608   14. Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
 14. Obligasi subordinasi                                                       65.000          500.000       a. Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti                        (804.869)            71.847
     JUMLAH LIABILITAS                                                   1.296.530.691    1.176.471.810       b. Pajak penghasilan                                                   152.755            (13.509)
                                                                                                                 Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti - setelah
 15. Dana syirkah temporer                                                 10.632.695        9.486.817             pajak penghasilan                                                 (652.114)          58.338
                                                                                                              c. Surplus revaluasi aset tetap                                         252.056          238.886
     EKUITAS                                                                                                                                                                         (400.058)         297.224
 16. Modal saham                                                          211.419.700      210.619.700    15. Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
 17. Tambahan modal disetor                                               (24.751.655)     (24.720.526)       a. Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas aset
 18. Surplus revaluasi aset tetap                                           2.685.742        2.553.839             keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
 19. Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam                                                         penghasilan komprehensif lain                                   2.273.789          (824.292)
         valuta asing                                                         (330.270)         58.948        b. Pajak penghasilan                                                  (426.944)          146.807
 20. Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas aset                                                      Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas aset
         keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui                                                             keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
         penghasilan komprehensif lain                                        946.653          (61.897)            penghasilan komprehensif lain - setelah pajak penghasilan       1.846.845          (677.485)
 21. Saldo laba                                                           113.150.871       98.952.584        c. Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam
 22. Komponen ekuitas lainnya                                                 (55.869)          (5.073)            valuta asing                                                     (137.793)           35.287
                                                                                                              d. Lain-lain                                                          (101.189)              -
     Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan                                                                                                                                       1.607.863          (642.198)
        kepada pemilik entitas induk                                      303.065.172      287.397.575
 23. Kepentingan non-pengendali                                           126.695.425      119.001.117          PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN, SETELAH PAJAK
                                                                                                                  PENGHASILAN                                                      1.207.805          (344.974)
       JUMLAH EKUITAS                                                     429.760.597      406.398.692
                                                                                                                JUMLAH LABA KOMPREHENSIF                                          58.874.630        54.116.394
 JUMLAH LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER, DAN EKUITAS                   1.736.923.983    1.592.357.319
                                                                                                                LABA BERSIH YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
                                                                                                                Pemilik entitas induk                                             31.636.210        29.737.878
                                                                                                                Kepentingan non-pengendali                                        26.030.615        24.723.490
                                                                                                                                                                                  57.666.825        54.461.368

                                                                                                                LABA KOMPREHENSIF YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN
                                                                                                                  KEPADA:
                                                                                                                Pemilik entitas induk                                             32.268.309        29.549.344
                                                                                                                Kepentingan non-pengendali                                        26.606.321        24.567.050
                                                                                                                                                                                  58.874.630        54.116.394

                                                                                                                LABA BERSIH PER SAHAM DASAR DAN DILUSIAN YANG
                                                                                                                  DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK ENTITAS
                                                                                                                  INDUK                                                              149.637           141.192




                                                                                                                              Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk                             601
Page 604
Laporan Keuangan
PT DWIMURIA INVESTAMA ANDALAN DAN ENTITAS ANAK




Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(dalam jutaan Rupiah)

                                                                                                                      Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 (Diaudit)
                                                                                                                      Atribusi kepada pemilik entitas induk
                                                                                                                                    Keuntungan (kerugian) yang
                                                               Modal                                        Selisih kurs karena
                        POS-POS                                                               Surplus                                belum direalisasi atas aset                                          Jumlah ekuitas       Kepentingan
                                                           ditempatkan     Tambahan                         penjabaran laporan                                                          Komponen                                                Jumlah ekuitas
                                                                                           revaluasi aset                         keuangan yang diukur pada nilai     Saldo Laba                          pemilik entitas     non-pengendali
                                                           dan disetor    modal disetor                      keuangan dalam                                                           ekuitas lainnya
                                                                                               tetap                                 wajar melalui penghasilan                                                induk
                                                              penuh                                             valuta asing
                                                                                                                                     komprehensif lain - bersih

Saldo per 31 Desember 2023                                  210.619.700     (24.720.821)       2.442.617                39.561                           309.189       89.405.763              (5.073)        278.090.936        109.836.672       387.927.608
Laba tahun berjalan                                                 -               -                -                     -                                 -         29.737.878                 -            29.737.878         24.723.490        54.461.368
Surplus revaluasi aset tetap                                        -               -            111.222                   -                                 -             20.027                 -               131.249            107.637           238.886
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam
    valuta asing                                                    -               -                -                  19.387                                -                -                  -                19.387             15.900            35.287
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas aset
    keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
    penghasilan komprehensif lain - bersih                          -               -                -                     -                            (371.086)             -                   -              (371.086)          (306.399)         (677.485)
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti - bersih                -               -                -                     -                                 -             31.916                 -                31.916             26.422            58.338
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan                             -               -            111.222                19.387                          (371.086)      29.789.821                 -            29.549.344         24.567.050        54.116.394
Perubahan atas pelepasan Entitas Anak                               -               295              -                     -                                 -                -                   -                   295                 (1)              294
Setoran modal pada entitas anak                                     -               -                -                     -                                 -                -                   -                   -               11.161            11.161
Dividen kas                                                         -               -                -                     -                                 -        (20.243.000)                -           (20.243.000)       (15.413.765)      (35.656.765)
Saldo per 31 Desember 2024                                  210.619.700     (24.720.526)       2.553.839                58.948                           (61.897)      98.952.584              (5.073)        287.397.575        119.001.117       406.398.692

Saldo per 31 Desember 2024                                  210.619.700     (24.720.526)       2.553.839                58.948                            (61.897)     98.952.584              (5.073)        287.397.575        119.001.117       406.398.692
Laba tahun berjalan                                                 -               -                -                     -                                  -        31.636.210                 -            31.636.210         26.030.615        57.666.825
Surplus revaluasi aset tetap                                        -               -            131.903                   -                                  -             6.581                 -               138.484            113.572           252.056
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam
    valuta asing                                                    -               -                -                (137.699)                               -                -                  -               (137.699)              (94)         (137.793)
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas aset
    keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
    penghasilan komprehensif lain - bersih                          -               -                -                     -                           1.008.550              -                   -             1.008.550            838.295         1.846.845
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti - bersih                -               -                -                     -                                 -           (358.127)                -              (358.127)          (293.987)         (652.114)
Komponen ekuitas lainnya                                            -               -                -                     -                                 -                -               (50.036)            (50.036)           (51.153)         (101.189)
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan                             -               -            131.903              (137.699)                        1.008.550       31.284.664             (50.036)         32.237.382         26.637.248        58.874.630
Setoran modal saham                                             800.000             -                -                     -                                 -                -                   -               800.000                250           800.250
Selisih transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali             -           (31.129)             -                     -                                 -                -                   -               (31.129)           (25.530)          (56.659)
Perubahan kepentingan non-pengendali pada entitas anak              -               -                -                     -                                 -                -                   -                   -              292.986           292.986
Dividen kas                                                         -               -                -                     -                                 -        (17.200.000)                -           (17.200.000)       (16.937.414)      (34.137.414)
Pembelian kembali saham oleh Entitas Anak                           -               -                -                     -                                 -                -                   -                   -           (2.152.514)       (2.152.514)
Perubahan atas pelepasan Entitas Anak                               -               -                -                (251.519)                              -            113.623                (760)           (138.656)          (120.718)         (259.374)
Saldo per 31 Desember 2025                                  211.419.700     (24.751.655)       2.685.742              (330.270)                          946.653      113.150.871             (55.869)        303.065.172        126.695.425       429.760.597




Laporan Komitmen dan Kontinjensi Konsolidasian
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(dalam jutaan Rupiah)


No.                                POS - POS                                Diaudit           Diaudit
                                                                          31 Des 2025       31 Des 2024

    KOMITMEN
    Tagihan komitmen:
 1. Fasilitas pinjaman/pembiayaan yang belum ditarik                          2.795.000        2.878.190
 2. Posisi valas yang akan diterima dari transaksi
      spot dan derivatif/forward                                            22.941.216        29.456.807
 3. Lainnya                                                                    250.549           524.255
                                                                            25.986.765        32.859.252
    Liabilitas komitmen:
 1. Fasilitas kredit/pembiayaan yang belum ditarik                                                                                                                                     Jakarta, 6 Februari 2026
    - Committed                                                            351.712.031       320.618.854
    - Uncommitted                                                          100.451.029        93.421.932
 2. Fasilitas Letter of Credit kepada nasabah yang tidak
       dapat dibatalkan                                                     10.205.937        10.055.508
 3. Posisi valas yang akan diserahkan untuk transaksi
       spot dan derivatif/forward                                           26.516.839        28.755.848
 4. Lainnya                                                                    335.642         1.091.414
                                                                           489.221.478       453.943.556

    KONTINJENSI                                                                                                                                                       Honky Harjo                        Agus Santoso Suwanto
    Tagihan kontinjensi:                                                                                                                                             Direktur Utama                            Direktur
 1. Garansi yang diterima                                                      604.625           529.573
 2. Lainnya                                                                        -                 -
                                                                               604.625           529.573
    Liabilitas kontinjensi:
 1. Garansi yang diberikan                                                  29.293.258        26.725.750
 2. Lainnya                                                                         89                89
                                                                            29.293.347        26.725.839




602              Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk
Page 605
Laporan Tahunan 2025 | PT Bank Central Asia Tbk   603
Page 606
PT Bank Central Asia Tbk
Kantor Pusat
Menara BCA, Grand Indonesia
Jl. M.H. Thamrin No. 1
Jakarta 10310, Indonesia

Tel. : (+62 21) 2358 8000
Fax. : (+62 21) 2358 8300

www.bca.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size8.5 MB
Published12 Feb 2026
Pages606
Characters3,095,503
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 313 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Central Asia Tbk p.1 ×355
linked org Grand Indonesia p.5 ×4
linked org PT Bank Rakyat p.19
linked org BCA Sekuritas p.19 ×10
linked person Gregory Hendra Lembong · Presiden Direktur p.22 ×5
linked person Djohan Emir Setijoso p.25 ×3
linked person Jahja Setiaatmadja p.25 ×14
linked person John Kosasih · Wakil Presiden Direktur p.25 ×6
linked person RUDY SUSANTO p.27 ×3
linked person TONNY KUSNADI p.32 ×4
linked org Dwimuria Investama p.35 ×5
linked org PT Perusahaan Pengelola Aset p.38 ×5
linked person Armand Wahyudi Hartono · Direktur p.43 ×3
linked person Lianawaty Suwono p.43 ×4
linked person David Formula · Executive Vice President Strategic Information Technology Group p.43 ×2
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.46 ×5
linked org PT Bank Danamon p.46 ×3
linked — Robert Budi Hartono p.47 ×2
linked org Bank Danamon Indonesia Tbk p.49 ×10
linked org Dana Pensiun p.49 ×2
linked person Haryanto Tiara Budiman · Direktur p.50 ×2
linked person Frengky Chandra Kusuma · Direktur p.50 ×2
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.50 ×2
linked person Antonius Widodo Mulyono · Direktur p.51 ×3
linked org Kalbe Farma Tbk p.51 ×4
linked org Sarana Menara Nusantara Tbk p.52 ×2
linked org Global Digital Niaga Tbk p.53 ×2
linked org Adaro Energy Indonesia Tbk p.53 ×2
linked org Multi Bintang Indonesia Tbk p.54 ×2
linked org Medco Energi Internasional Tbk p.54 ×2
linked org PT Surya Citra Televisi p.54
linked org Surya Citra Media Tbk p.54 ×8
linked org PT Astra International p.54
linked org Mitrabara Adiperdana Tbk p.55 ×2
linked org Adi Sarana Armada Tbk p.55 ×2
linked org Bina Analisindo p.57
linked org Bank Maybank Indonesia Tbk p.60 ×2
linked person I Ketut Alam Wangsawijaya p.63 ×2
linked — Standard Chartered p.63 ×2
linked org Bank Permata Tbk p.63 ×2
linked org PT Bank HSBC Indonesia p.63
linked — Bambang Hartono p.68
linked — GOVERNMENT OF SINGAPORE p.68 ×2
linked — GOLDMAN SACHS p.68
linked org Fortune Indonesia p.76
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.17 ×16
possible person Hendra p.25
possible org PT BCA Sekuritas BBCA p.35
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.38
possible person Teddy Gunawan · Head of Learning & Development Division p.43 ×2
possible person Rallyati A. Wibowo p.55
possible org Krakatau Steel Tbk p.55 ×2
possible org First Media Tbk p.60 ×2
possible person Hendra Iskandar Lubis p.62
possible — SULASTRI · Kepala Kantor Wilayah XI, Balikpapan p.64
possible — FERRY · Head of Corporate Credit Risk Analysis Group p.64
possible org PT Dwimuria p.68
possible person ANTHONI SALIM p.68 ×2
possible org PT LINGKARMULIA INDAH p.69 ×3
possible org Bursa Efek Indonesia p.71 ×2
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.73 ×2
possible org DBS Bank p.73
possible person Prof. Dr. Satrio p.73
possible — Central Business p.73 ×2
possible — Ketapang Indah p.73
possible person Jahja p.78
unresolved person H. Thamrin p.5 ×5
unresolved person Independensi · Komisaris Independen p.6
unresolved person Komite-Komite · Komisaris p.7
unresolved — Eksternal · Akuntan Publik p.7
unresolved org Bank Kepada Debitur p.7
unresolved org Bank Indonesia p.8 ×22
unresolved org Bank Indonesia Award Trustworthy Companies p.8
unresolved org Bank Indonesia Contactless Payment p.11
unresolved org Bank Central Asia Tahap I Tahun p.19 ×2
unresolved org BCA Sekuritas Indonesia (Persero) Tbk p.19 ×2
unresolved org Koperasi Merah Putih p.22
unresolved org Bank Sentral p.22
unresolved org Kementerian Keuangan p.22
unresolved org BCA · Presiden Direktur p.25 ×27
unresolved person SUWONO · Direktur p.26
unresolved person Setijoso p.30
unresolved person Hendra Tanumihardja Sistem p.30 ×3
unresolved org PT Dwimuria Raden Mas Soeprapto p.35
unresolved org Menteri Kehakiman p.35
unresolved org PT Dwimuria Investama Andalan. Bursa Efek p.35
unresolved org PT Bank Central p.35 ×3
unresolved org BCA Finance Asia Tbk p.35 ×2
unresolved org PT Bank BCA Syariah p.35 ×7
unresolved org PT Bank Digital BCA Efek Indonesia. p.35
unresolved org PT Asuransi Umum BCA p.35 ×6
unresolved org PT Asuransi Jiwa BCA ISIN p.35
unresolved org PT Central Capital Ventura ID p.35
unresolved org BCA Finance Limited p.35 ×7
unresolved org Bank Devisa. p.38
unresolved org PT Telkom p.38
unresolved org Penyehatan Perbankan Nasional p.38 ×3
unresolved org Bank Digital BCA p.39 ×4
unresolved org Bank Royal p.39 ×2
unresolved org PT AIA Financial BCA p.39
unresolved org Bank Notes Health Protection Travellers’ Cheque Life Protection p.40
unresolved org Reksa Dana Pasar Uang Reksa Dana Pasar Uang USD p.40
unresolved org Reksa Dana Pendapatan Tetap IDR EDC BCA Reksa Dana p.40
unresolved org Reksa Dana Indeks Pendapatan Tetap Tunai BCA Reksa Dana p.40
unresolved org Reksa Dana Saham IDR BCA p.40
unresolved org Reksa Dana Saham USD p.40
unresolved org Reksa Dana Indeks Saham Internet Banking Reksa Dana Terproteksi p.40
unresolved org Bank BCA Elektronik p.40
unresolved org Bank Garansi p.41
unresolved org Bank Digital BCA BCA Sekuritas Executive Vice p.42
unresolved org Linus Ekabranko President Ltd. p.42
unresolved org PT Asuransi Umum BCA Perjalanan p.46
unresolved org PT Central Capital Ventura p.46 ×3
unresolved org Indonesia Tbk p.46
unresolved org PT Bank Risjad Salim p.46
unresolved org PT Bank Risjad Salim Internasional p.46
unresolved org PT Asuransi Jiwa BCA p.48 ×5
unresolved org Penyehatan Perbankan p.48
unresolved org Bank LTCB Central Asia p.48 ×4
unresolved org San Francisco State Indonesia Tbk p.48
unresolved org PT Abacus Cash Solution p.49 ×2
unresolved org PT Asuransi Adira Dinamika p.49
unresolved org Dana Pensiun BCA p.49
unresolved org Danamon Indonesia Tbk p.49 ×2
unresolved org PT MBF Leasing p.49
unresolved org Musyawarah Perbankan Daerah Jawa Timur p.50
unresolved org PT McKinsey p.50
unresolved org Yayasan Pendidikan Ujung Pandang p.50
unresolved org PT Bank DKI p.51
unresolved org PT Cipta Karya Bumi Indah p.52
unresolved org PT Sarana Kencana Mulya p.52
unresolved org PT Tamara Indah p.52
unresolved org PT Indomobil p.52
unresolved org Menteri Perdagangan p.53
unresolved org Menteri Keuangan p.53
unresolved org Menteri Keuangan RI p.53
unresolved org Departemen Perindustrian RI p.53
unresolved org PT Pupuk Kujang p.53
unresolved org PT Danakita Investama p.54
unresolved org Trimegah Securities Tbk p.54 ×2
unresolved org PT Bank Internasional Indonesia p.54 ×3
unresolved — Tahun Sumantri Slamet · Ketua Komite Audit p.55 ×6
unresolved org WOM Finance Tbk p.55 ×2
unresolved org PT Indospec Asia p.55
unresolved org PT Tugu Pratama Indonesia p.55
unresolved org PT Sewu New York Life p.55
unresolved org Drs. Hadi Sutanto dan Rekan p.55
unresolved person Drs. Hadi Sutanto p.55
unresolved — Tahun Cyrillus Harinowo · Ketua p.56 ×9
unresolved org Legislasi DPR-RI p.56
unresolved org PT Putera Lintas Kemas p.56
unresolved org PT. Abacus Dana Pensiuntama p.57
unresolved org PT. Zeals Digital Asia p.57
unresolved org PT Abacus Teknika Solusindo p.57
unresolved org PT Bina Analisindo Semesta p.57
unresolved — Tahun Raden Pardede · Ketua p.58 ×6
unresolved org Sarjana Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri Universit · Anggota p.58
unresolved person Trisakti · Anggota p.58
unresolved org PT BCA Finance Perjalanan Karir p.59
unresolved org Yayasan Akuntansi Indonesia p.59
unresolved org Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan p.59
unresolved org PT Asuransi Umum BCA Perjalanan Karir p.60
unresolved org Indonesia Air Transport Tbk p.60 ×2
unresolved org PT Global Transport Service p.60
unresolved org Broadband Multimedia Tbk p.60 ×2
unresolved org PT Askes p.60 ×3
unresolved org Tri Polyta Indonesia Tbk p.60 ×2
unresolved org PT Chandra Asri p.60
unresolved org Asuransi Kesehatan Indonesia Pacific Tbk p.60 ×2
unresolved org Bank Restructuring Unit BPPN p.60
unresolved org Bank Tiara Asia Tbk p.60 ×2
unresolved org Danamon Tbk p.60
unresolved org PT Bank BCA Syariah Perjalanan p.61
unresolved org PT Bank BCA Indonesia p.61
unresolved org Bank Muamalat Indonesia Tbk p.61 ×2
unresolved org Independen BCA Finance Limited p.62
unresolved org Hasnur International Shipping Tbk p.62 ×4
unresolved org PT Central Sudirman Development p.62
unresolved org PT Rabobank Indonesia p.62
unresolved org PT Bank Credit Agricole Indonesia p.62
unresolved org Bank Bali p.62 ×2
unresolved org PT Pefindo Riset Konsultasi p.62
unresolved org PT OSK p.62
unresolved org PT Catunilai Finans Adhinarya p.62
unresolved org Bank Restructuring p.62
unresolved org PT Bank Digital BCA Perjalanan p.62
unresolved org Bank Vice President Cards Portfolio p.63
unresolved — HIANNI · Kepala Kantor Wilayah I, Bandung p.64
unresolved — ANDREAS ANDY CHRISTIANTO · Kepala Kantor Wilayah II, Semarang p.64
unresolved — WIDJAJA STEPHEN · Kepala Kantor Wilayah III, Surabaya p.64
unresolved — HARIJANTO · Kepala Kantor Wilayah IV, Makassar p.64
unresolved — OMAR · Kepala Kantor Wilayah V, Medan p.64
unresolved — SUHARDJO MOELIADI · Kepala Kantor Wilayah VI, Palembang p.64
unresolved — LINDAWATI SUSANTO · Kepala Kantor Wilayah VII, Malang p.64
unresolved — LILIANA · Kepala Kantor Wilayah VIII, Pondok Indah, Jakarta p.64
unresolved — SEWAKA KOSASIH MULJADI · Kepala Kantor Wilayah IX, Matraman, Jakarta p.64
unresolved — JUNIARTA · Kepala Kantor Wilayah X, Pluit, Jakarta p.64
unresolved — TITIANI · Kepala Kantor Wilayah XII, Wisma Asia, Jakarta p.64
unresolved — WIRA CHANDRA · Executive Vice President Grup Corporate Banking, Transaction & Finance p.64
unresolved — LINUS EKABRANKO WINDOE · Executive Vice President Treasury Division & International Banking Division p.64
unresolved — LILIK WINARNI SOEDARSO · Executive Vice President Operation Strategy & Development Group p.64
unresolved — DEDDY MULJADI HENDRAWINATA · Executive Vice President Credit Risk Analysis Group p.64
unresolved — HERA FENDAYANI HARYN · Head Of Corporate Communication & Social Responsibility - CSR p.64
unresolved — LEO ARISTON · Kepala Divisi Audit Internal p.64
unresolved — FREDDY IMAN · Head of Commercial & SME Banking Division p.64
unresolved — TJHONG WELLY YANDOKO · Head of Consumer Credit Division p.64
unresolved — TJOE ANIEK SUSILOWATI · Kepala Divisi Cash Management p.64
unresolved — JAYAPRAWIRYA DIAH · Kepala Divisi Corporate Strategy & Planning p.64
unresolved — ALRIANTO DJUNAIDI · Head of Human Capital Management Division p.64
unresolved — DODY SANTOSA ISWAN · Head of Individual Customer Business Development Division p.64
unresolved — RUBY PURWADI · Kepala Divisi Logistik dan Gedung p.64
unresolved — IWAN SANTOSO NARTO · Kepala Divisi Manajemen Jaringan & Pengembangan Wilayah p.64
unresolved — TJOE HENNY · Head of International Banking Division p.64
unresolved — JUNITA GRACE · Head of Treasury Division p.64
unresolved — INDRAWAN B · Kepala Divisi Wealth Management p.64
unresolved — ANDI AGUS SALIM · Head of Corporate Credit Risk Analysis Group p.64 ×2
unresolved — EDY GUNAWAN · Head of Corporate Credit Risk Analysis Group p.64
unresolved — TAN TESIEN TANUDJAJA · Head of Corporate Credit Risk Analysis Group p.64
unresolved — SHIRLEY MAGDALENA · Head of SME & Commercial Credit Risk Analysis Group p.64
unresolved — SUSANTO UTOMO · Head of SME & Commercial Credit Risk Analysis Group p.64
unresolved — BUDI MULIA ADISENTANA · Head of SME & Commercial Credit Risk Analysis Group p.64
unresolved — SIANNE DHALIA WINATA · Head of SME & Commercial Credit Risk Analysis Group p.64
unresolved — HENRIETTA SOESILO · Head of SME & Commercial Credit Risk Analysis Group p.64
unresolved — INGE SETIAWATY · Head of Corporate Transaction Group p.65
unresolved — SYLNA · Kepala Grup Corporate Banking p.65
unresolved — YAYI MUSTIKA PUDYANTI · Kepala Grup Corporate Banking p.65
unresolved — KRISTIAN MARBUN · Kepala Grup Corporate Banking p.65
unresolved — DENNY HARYANTO · Kepala Grup Corporate Banking p.65
unresolved — HERU WIRAWAN CHANDRA · Kepala Grup Corporate Banking p.65
unresolved — R. MARTHIN JOEL OPPUSUNGGU · Kepala Grup Corporate Banking p.65
unresolved — WINNY HARIANTO · Kepala Corporate Support & Data Analytics p.65
unresolved — MARIA JASHINTA FRANSISKA · Kepala Grup Corporate Finance p.65
unresolved — LILIANI KURNIAWAN · Kepala Kantor Cabang Korporasi p.65
unresolved — EVANS CHARLES BENNY H. · Head of Digital Innovation Solutions Group p.65
unresolved — INDRA TJAHAJA · Head of IT Infrastructure & Operation Group p.65
unresolved — LILY WONGSO · Head of Enterprise IT Architecture, Data Management & Service Quality Group p.65
unresolved — THOMAS ARMAND LAHEY · Head of Application Management Group p.65
unresolved — FERDINAN MARLIM H. S. · Head of IT Security Group p.65
unresolved — PAULINE · Head of Modernization Group p.65
unresolved — NORISA · Kepala Divisi Pengembangan Bisnis & Pemasaran Transaksi Perbankan p.65
unresolved — JAN HENDRA · Head of Transaction Banking Product Development Division p.65
unresolved — WILSON KARIMUN · Kepala Sentra Layanan dan Pendukung Bisnis Perbankan Transaksi p.65
unresolved — MARTINUS ROBERT WINATA · Head of Wholesale Transaction Banking Product Development p.65
unresolved — TOMMY KURNIAWAN · * p.65
unresolved — FELIX IVANATA DARMASETIA · Head of Accounting and Tax Division p.65
unresolved — SUSANWATI · Head of Experience Design - Consumer & Wholesale Banking Group p.65
unresolved — BONIFACIA WISNI ARISUSANTI · Head of Experience Design - Branch & Shared Service Group p.65
unresolved — ANDRY SANTOSO · Head of Experience Design - Loan Operation and Credit Process Group p.65
unresolved — I MADE SUCITA · Head of Application & User Acceptance Test Group p.65
unresolved — THAN THANDY ANTHONY · Head of E-Channel & Settlement Services p.65
unresolved — LANNY TANZANIA · Head of Compliance Division p.65
unresolved — FAMIATI DAUN · Head of Risk Management Division p.65
unresolved — EDY UNTUNG · Head of Credit Recovery Group p.65
unresolved — RADIMAN ALI ROHIM · Head of Global Trade & Payment Services p.65
unresolved — ADRIANUS WAGIMIN WANG · Head of Contact Center & Digital Services p.65
unresolved — WIWIN WIELIANTI · Kepala Sentra Layanan Kredit p.65
unresolved — SUZI TANZINO · Head of Legal Operation & Litigation Group p.65
unresolved — RIEKA · Head of Legal Operation & Litigation Group p.65
unresolved — DAVID ERENST SUMUAL · Head of Economic & Industry Research p.65
unresolved — AGNES YINNY BOEN · Head of Anti Fraud Bureau p.65
unresolved org PT DWIMURIA INVESTAMA ANDALAN p.68 ×4
unresolved org PT TRICIPTA MANDHALA GUMILANG p.68 ×2
unresolved org PT CATURGUWIRATNA SUMAPALA p.68 ×2
unresolved org Sentral Efek Indonesia p.69
unresolved org PT Raya Saham Registra p.69 ×2
unresolved org Reksa Dana Indonesia p.70
unresolved person Forum Komunikasi · Direktur p.70
unresolved org Jiwa Limited p.72
unresolved org PT CSML p.72
unresolved org PT UIB p.72
unresolved org PT Bank Royal Indonesia p.72
unresolved org PT CSI p.72
unresolved org PT BCA Sekuritas Menara BCA p.72
unresolved org PT DUJ p.72
unresolved org PT Central Capital Ventura Berdiri p.72
unresolved org Rintis p.73
unresolved org Rianto & Rekan p.73
unresolved org Wali Amanat Fitch Ratings Ltd p.73
unresolved org PT Fitch Ratings Indonesia p.73
unresolved org PT Pemeringkat Efek Indonesia p.73
unresolved person Christina Dwi Utami p.73
unresolved person K.H. Zainul Arifin p.73
unresolved org Hadinoto & Partners p.73
unresolved org Kementerian Keuangan RI p.75 ×2
unresolved org Bank Swasta Terbaik Mitra Collecting Agent p.75
unresolved org Bank Euromoney p.76
unresolved org Bank KBMI IV Bisnis Indonesia Financial Award p.76
unresolved org Bank KBMI IV Excellence p.76
unresolved org Bank Digital PR p.76
unresolved org Bank In Customer Loyalty The Best KBMI IV p.76
unresolved org Bank In Digital Brand p.76
unresolved org Bank Analyst Favourite Listed p.76
unresolved org Bank Awards p.77
unresolved org Bank Umum KBMI p.77
unresolved org Bank Award XIX Property p.77
unresolved org Bank Implementasi KEJAR Terbaik p.77
unresolved org Bank KEJAR Award p.77
unresolved org Kementerian Pariwisata p.77
unresolved org Bank Investor Trust Emission Reduction Awards p.77
unresolved org Bank Sector ESG Award p.77
unresolved org Bank CSR Awards p.77
unresolved person Vera Eve Lim IDN Times Inspiring News p.78 ×8
unresolved org Bank Award p.79
unresolved org Jahja Property p.79
unresolved org Bank XIX p.79
unresolved org Bank Indonesia Award p.79
unresolved org Bank The Best E-money Business p.79
unresolved org Bank Sistemik p.97
unresolved org Bank Umum Rencana Resolusi p.97
unresolved person I.A. Pengawasan Aktif · Komisaris p.97
unresolved person H. Pengungkapan Eksposur Risiko Kepatuhan p.106

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result